<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="/~d/styles/rss2enclosuresfull.xsl"?><?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="http://feeds.feedburner.com/~d/styles/itemcontent.css"?><rss xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd" xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0" version="2.0"><channel><title>Agus Ahmad Fadloli</title><link>http://aafadloli.blogspot.com/</link><atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="self" type="application/rss+xml" href="http://feeds.feedburner.com/aafadloli" /><description></description><language>en</language><managingEditor>noreply@blogger.com (Agus Ahmad Fadloli)</managingEditor><lastBuildDate>Sat, 21 Jan 2012 18:20:23 PST</lastBuildDate><generator>Blogger http://www.blogger.com</generator><openSearch:totalResults xmlns:openSearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/">22</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex xmlns:openSearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/">1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage xmlns:openSearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/">25</openSearch:itemsPerPage><feedburner:info uri="aafadloli" /><atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="http://pubsubhubbub.appspot.com/" /><itunes:owner><itunes:email>noreply@blogger.com</itunes:email></itunes:owner><itunes:explicit>no</itunes:explicit><itunes:subtitle></itunes:subtitle><feedburner:browserFriendly></feedburner:browserFriendly><item><title>Tips dan Cara Menghemat Air</title><link>http://aafadloli.blogspot.com/2012/01/tips-dan-cara-menghemat-air.html</link><category>Go Green</category><category>Tips</category><author>noreply@blogger.com (Agus Ahmad Fadloli)</author><pubDate>Sat, 21 Jan 2012 17:31:12 PST</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-24544529.post-790395219780852586</guid><description>Jika teman-teman mulai kebingungan karena tagihan air PAM mulai membesar ditambah anda adalah seorang yang mencintai lingkungan, anda bisa memulai melakukan tips menghemat air seperti yang saya lakukan. Salah satu cara untuk menghemat air adalah menyiram tanaman dengan air sisa cucian.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Loh, emang tanamannya tidak rusak? Tidak. Kalau rusak, anda tidak akan melihat got-got penuh dengan tumbuhan liar. Artinya, air bekas cucian walaupun mengandung sabun, tidak bermasalah terhadap tumbuhan.  &lt;br /&gt;
Tips jika anda tidak ingin membongkar tempat cuci piring anda adalah dengan membuat tadahan di wastafel. Contoh:  &lt;br /&gt;
&lt;a href="http://lh5.ggpht.com/-BuLWT-zkXyY/TmW2rDTDKLI/AAAAAAAACls/8ZvX_iKsI1Y/s1600-h/hemat-air%25255B2%25255D.jpg"&gt;&lt;img alt="hemat-air" border="0" height="244" src="http://lh4.ggpht.com/-sr5iMIxA7e0/TmW2r2srI9I/AAAAAAAAClw/KGLpN8ySH0c/hemat-air_thumb.jpg?imgmax=800" style="border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-top-width: 0px;" width="184" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;br /&gt;
Ketika mencuci piring, tadahan air ini jika sudah penuh, anda bisa masukan ke ember. Setelah ember penuh, anda bisa mengangkutnya ke halaman anda dan menyiram tanaman-tanaman kesayangan anda dengan air sisa cucian.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hemat bukan?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-size: large;"&gt;So, jangan ragu untuk memulai hidup go green.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Situs Agus Ahmad Fadloli&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/24544529-790395219780852586?l=aafadloli.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2012-01-22T08:31:12.866+07:00</app:edited><media:thumbnail url="http://lh4.ggpht.com/-sr5iMIxA7e0/TmW2r2srI9I/AAAAAAAAClw/KGLpN8ySH0c/s72-c/hemat-air_thumb.jpg?imgmax=800" height="72" width="72" /><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Tips dan Cara Menghemat Tisu</title><link>http://aafadloli.blogspot.com/2012/01/tips-dan-cara-menghemat-tisu.html</link><category>Go Green</category><category>Tips</category><author>noreply@blogger.com (Agus Ahmad Fadloli)</author><pubDate>Sat, 21 Jan 2012 17:30:03 PST</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-24544529.post-8412872082108142536</guid><description>&lt;div class="post-body entry-content" id="post-body-5648993631207172016"&gt;
Jika teman-teman mencintai lingkungan atau irit, marilah kita mulai berhemat terhadap hal-hal yang sepele. Salah satu yang bisa kita hemat adalah berhemat penggunaan tisu. Tisu diklaim telah memotong banyak pohon karena bahan dasarnya adalah tumbuhan. Nah, supaya lingkungan kita terjaga, pohon-pohon tidak habis, alias kita berjalan beriringan untuk membuat pengusaha tisu kebingungan karena barangnya tidak laku, maka kita bisa memulai dengan menghemat tisu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Salah satu cara menghemat tisu adalah tidak menggunakan tissue untuk hal kecil lalu dibuang. Tisu yang tidak terpakai semua, bisa digunakan lagi dengan membuang bagian yang terpakai saja. Contoh, jika kita membuang ingus, maka kita cukup membuang bagian tisu yang terkena ingus saja. Caranya: &lt;br /&gt;
1. Setelah membuang ingus di tisu, lipat dan buat seperti ini: &lt;br /&gt;
&lt;a href="http://lh5.ggpht.com/-uK43RdQZjDo/TmW0UbQOOoI/AAAAAAAAClc/z4gqHlCNBwQ/s1600-h/hemat-tisu%25255B4%25255D.jpg"&gt;&lt;img alt="hemat-tisu" border="0" height="244" src="http://lh4.ggpht.com/-Uhr5BdjoGqc/TmW0U4A_K7I/AAAAAAAAClg/RTTzFlaNqbI/hemat-tisu_thumb%25255B2%25255D.jpg?imgmax=800" style="border-bottom: 0px; border-left: 0px; border-right: 0px; border-top: 0px;" width="214" /&gt;&lt;/a&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;br /&gt;
2. Jika sudah terlipat seperti diatas, kita tinggal potong bagian yang ada ingusnya. Hasilnya: &lt;br /&gt;
&lt;a href="http://lh5.ggpht.com/-ya3Gq-0mb44/TmW0VtJ1YvI/AAAAAAAAClk/dOomPNmlvkk/s1600-h/hemat-tissue-potong%25255B2%25255D.jpg"&gt;&lt;img alt="hemat-tissue-potong" border="0" height="244" src="http://lh3.ggpht.com/-zkrkUQgbU5U/TmW0WX0k-CI/AAAAAAAAClo/fqEJrii7Jto/hemat-tissue-potong_thumb.jpg?imgmax=800" style="border-bottom: 0px; border-left: 0px; border-right: 0px; border-top: 0px;" width="186" /&gt;&lt;/a&gt;  &lt;br /&gt;
3. Buang bagian terpotong yang ada ingusnya, lalu yang masih bersih, bisa dilipat kembali dan dimasukan kekantong untuk dipakai lagi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
 &lt;br /&gt;
&lt;span style="font-size: large;"&gt;So, jangan ragu untuk memulai hidup go green.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Situs Agus Ahmad Fadloli&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/24544529-8412872082108142536?l=aafadloli.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2012-01-22T08:30:03.058+07:00</app:edited><media:thumbnail url="http://lh4.ggpht.com/-Uhr5BdjoGqc/TmW0U4A_K7I/AAAAAAAAClg/RTTzFlaNqbI/s72-c/hemat-tisu_thumb%25255B2%25255D.jpg?imgmax=800" height="72" width="72" /><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Pohon Trembesi, Sang Pohon Hujan</title><link>http://aafadloli.blogspot.com/2012/01/pohon-trembesi-sang-pohon-hujan.html</link><category>Trembesi</category><category>Go Green</category><author>noreply@blogger.com (Agus Ahmad Fadloli)</author><pubDate>Sat, 21 Jan 2012 17:15:00 PST</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-24544529.post-5591705694485245843</guid><description>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-z7pPnRpENeA/TxtiCVb95nI/AAAAAAAAAkA/JvK9t_-onfA/s1600/trembesi.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="176" src="http://3.bp.blogspot.com/-z7pPnRpENeA/TxtiCVb95nI/AAAAAAAAAkA/JvK9t_-onfA/s320/trembesi.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
Nama latin pohon trembesi ini adalah &lt;i&gt;Samanea Saman&lt;/i&gt; (Rain Tree). Pohon ini aslinya hidup di Amerika Selatan dan sekarang secara natural juga hidup dalam cuaca tropis. Secara natural bisa mencapai pertumbuhan sampai ketinggian 25 meter dan diameter 30 meter.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Disebut Pohon Hujan (Rain Tree) karena air yang sering menetes dari tajuknya yang disebabkan kemampuannya menyerap air tanah yang kuat. Daunnya juga sangat sensitif terhadap cahaya dan menutup secara bersamaan dalam cuaca mendung (ataupun gelap) sehingga air hujan dapat menyentuh tanah langsung melewati lebatnya kanopi pohon ini. Rerumputan juga berwarna lebih hijau dibawah pohon hujan dibandingkan dengan rumput disekelilingnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pohon ini memang diperuntukkan bagi ruang publik yang sangat luas seperti taman atau taman, halaman sekolah ataupun pekarangan rumah yang mempunyai area tanah yang sangat luas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ciri pohon trembesi ini sangat mudah dikenali dari karakteristik dahan pohonnya yang akan membentuk seperti bentuk payung. Dan pohon trembesi ini akan tumbuh melebar melebihi ketinggian pohonnya (gak kebayang ademnya kalau ditanam di tengah lapangan Simpang Lima). Dinegara asalnya pohon ini dipergunakan sebagai pohon penyejuk di perkebunan maupun taman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain kelebihan diatas ternyata pohon trembesi juga mampu menyerap CO2 puluhan kali dari pohon biasa. Pohon trembesi mampu menyerap 28,5 ton karbondiokasida setiap tahunnya. (diamaeter tajuk 15 meter). Bandingkan dengan pohon biasa yang rata-rata mampu menyerap 1 ton CO2 dalam 20 tahun masa hidupnya. Selain itu pohon Trembesi juga mampu menurunkan kosentrasi gas secara efektif, tanpa penghijauan dan memiliki kemampuan menyerap air tanah yang kuat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin karena kemampuan menyerap CO2 inilah maka pemerintah meluncurkan program Penanaman 1 Miliar Pohon tahun 2010 dengan trembesi sebagai pohon utama untuk ditanam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetap masih ada pro dan kontra terhadap penanaman pohon trembesi ini. Yang pertama karena kemampuan pohon trembesi menyerap air tanah yang sangat kuat sehingga ditakutkan malah akan mengurangi ketersediaan air tanah. Yang kedua karena tanaman yang hidup dibawah pohon trembesi tidak akan dapat bertahan karena perindang yang cukup lebat sehingga tanaman dibawahnya tidak mendapatkan cahaya matahari yang cukup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau menurut saya, asalkan pohon ini tidak ditanam secara membabi buta dan memperhatikan keragaman hayati daerah setempat makan pohon trembesi ini akan sangat bermanfaat. Memperhatikan keragaman hayati setempat inilah yang saya harapkan dari Pemerintah Pusat maupun kota ketika hendak menanam pohon trembesi ini sebagai pohon utama program penghijauan di tahun ini.(jambul/366)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Bobby, sumber Kompasiana)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Situs Agus Ahmad Fadloli&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/24544529-5591705694485245843?l=aafadloli.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2012-01-22T08:15:00.359+07:00</app:edited><media:thumbnail url="http://3.bp.blogspot.com/-z7pPnRpENeA/TxtiCVb95nI/AAAAAAAAAkA/JvK9t_-onfA/s72-c/trembesi.jpg" height="72" width="72" /><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Serunya OPP di MTs. MH Troso</title><link>http://aafadloli.blogspot.com/2012/01/serunya-opp-di-mts-mh-troso.html</link><category>Pramuka</category><author>noreply@blogger.com (Agus Ahmad Fadloli)</author><pubDate>Sat, 21 Jan 2012 17:06:15 PST</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-24544529.post-9157865379199831770</guid><description>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-RfOdc2C8n4E/TxtggtRlwYI/AAAAAAAAAj0/RsuOXDK55kY/s1600/opp0.JPG" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://4.bp.blogspot.com/-RfOdc2C8n4E/TxtggtRlwYI/AAAAAAAAAj0/RsuOXDK55kY/s1600/opp0.JPG" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
Troso, MAMHTROSO.com - Kegiatan Orientasi Pramuka Penggalang (OPP) yang digelar di MTs. Matholi’ul Huda Troso, Jumat (21/10/2011) kemarin berlangsung meriah. Tidak kurang dari 200 calon anggota pramuka penggalang mengikuti kegiatan tersebut. Berbagai kegiatan asah kreatifitas dan kekompakan mengisi acara sehari ini, seperti: lomba yel, dinamika kelompok, permainan meniup balon, serta hasta karya. Dalam OPP ini, Peserta terbagi menjadi 20 regu putra dan putri. Agar dapat mengikuti jalannya acara dengan tertib, setiap regu didampingi satu bina damping yang berasal dari anggota dewan penggalang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seusai upacara pembukaan di halaman MTs. MH Troso, dewan penggalang selaku panitia kegiatan dengan dibantu oleh sejumlah Pembina pramuka melakukan pengecekan perlengkapan yang dibawa oleh peserta OPP. Perlengkapan tersebut meliputi&amp;nbsp; perlengkapan regu dan pribadi yang dibutuhkan selama OPP berlangsung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelum keberangkatan, setiap regu diwajibkan menampilkan sebuah yel penyemangat. Boleh jadi, lomba ini adalah ajang adu spontanitas, pasalnya hampir seluruh peserta OPP belum mempersiapkan materi yel yang akan dilombakan. Dapat dimaklumi, rentang waktu persiapan dan dan pelaksanaan lomba hanya terpaut satu hari. Meski demikian, kreatifitas peserta OPP yang juga siswa kelas VII tersebut patut diacungi jempol. Mereka dapat menyuarakan yel dengan cukup vokal. Setiap regu yang telah melewati lomba ini dapat meneruskan perjalanan menyusuri rute di desa Troso dan sekitarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam perjalanannya, setidaknya ada tiga kegiatan yang diikuti oleh peserta OPP. Ketiga kegiatan tersebut ditempatkan di tiga pos yang berbeda. Pada pos pertama, peserta diajak bermain komunigaya, sebuah permainan mengasah komunikasi antarpeserta dalam satu regu. Dalam permainan ini, salah satu anggota regu maju ke depan barisan untuk menerima lima kata rahasia yang diberikan oleh Pembina pramuka. Kata-kata tersebut harus disampaikan kepada rekan-rekannya menggunakan gestur tubuh. Jika dapat menjawab semua kata dengan tepat, maka regu tersebut mendapatkan nilai sempurna pada lomba ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keluguan dan kepolosan peserta OPP begitu kental terasa. Mereka yang ditugasi memeragakan kata-kata tersebut berusaha memahamkan kata-kata yang dimaksudnya melalui gestur yang lucu, sehingga tak jarang memantik tawa dari rekan-rekannya maupun Pembina yang menyaksikan lomba ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Permainan tak kalah serunya adalah di pos kedua. Jika di pos sebelumnya, peserta diadu kecerdasan dalam menebak suatu kata, maka di pos kedua peserta harus beradu cepat meniup balon hingga pecah. Setiap regu menunjuk salah satu perwakilaan untuk memecahkan balon yang berisi tepung putih. Tentu saja peserta yang satu ini menjadi peserta yang paling ‘sial’ dalam satu regu. Selain harus memompakan udara sebanyak-banyaknya ke dalam balon, dia harus mendengarkan ‘nyaringnya’ bunyi letusan balon yang ditiupnya, sedangkan teman-temannya hanya menutup telinga sambil menertawainya. Sialnya lagi, noda putih dari tepung akan mengenai pakaiannya ketika balon meletus. Meskipun begitu, peserta yang menjadi ‘korban’ tersebut merasa senang dan puas karena dapat memecahkan balon dengan sempurna. Bahkan untuk melampiaskan kepuasannya, peserta tersebut justru berpose saat MAMHTROSO.com mengabadikan momen tersebut menggunakan kamera.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menjelang istirahat shalat jumat, kegiatan dilanjutkan di pos ketiga. Peserta diwajibkan membuat sebuah hasta karya yang berbahan dasar bekas kemasan rokok. Berbagai kreasi unik dihasilkan, seperti miniatur menara, rumah, mobil, hingga burung garuda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perjalanan dilanjutkan setelah peserta putra mengikuti shalat Jumat di masjid Datuk Ampel Troso. Kegiatan berikutnya adalah pengenalan Dewan Penggalang (DP) yang digelar di ruang pertemuan MTs. MH Troso.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap anggota DP diberi kesempatan satu per satu untuk memperkenalkan diri kepada seluruh peserta OPP. Mereka juga memberikan kesempatan kepada peserta untuk menanyakan segala sesuatu yang berkaitan dengan kepramukaan di MTs. MH Troso.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah itu, acara dilanjutkan dengan upacara penutupan dan pengumuman pemenang lomba yang telah diikuti oleh peserta OPP.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kegiatan yang menyenangkan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Boleh dikatakan, kegiatan OPP tahun 2011 yang digelar di MTs. MH Troso nyaris tanpa materi teknik kepramukaan. Ada beberapa alasan mengapa format OPP kali ini dibuat demikian. “Ya, karena (OPP tahun 2011-red) ini sifatnya hanya sebagai perkenalan kepramukaan di MTs. MH Troso, jadi kegiatan dibuat semenyenangkan mungkin dan tidak memberatkan anak.”, kata Danang Fardian, salah satu Pembina pramuka saat ditanyai MAMHTROSO.com melalui sms.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alasan yang diungkapkan Danang cukup masuk akal, pasalnya kegiatan ekstrakurikuler kepramukaan di MTs. MH Troso menjadi satu-satunya ekstrakurikuler yang diwajibkan bagi siswa kelas VII. Dengan dibuatnya format OPP tanpa materi tekpram diharapkan dapat menjadikan anggota pramuka penggalang baru di MTs. MH Troso merasa senang dan betah mengikuti kepramukaan hingga kelas IX. (aaf)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Sumber: mtsmhtroso.blogspot.com)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Situs Agus Ahmad Fadloli&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/24544529-9157865379199831770?l=aafadloli.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2012-01-22T08:06:15.003+07:00</app:edited><media:thumbnail url="http://4.bp.blogspot.com/-RfOdc2C8n4E/TxtggtRlwYI/AAAAAAAAAj0/RsuOXDK55kY/s72-c/opp0.JPG" height="72" width="72" /><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>MTs. MH Troso Raih Juara Umum (Lagi)</title><link>http://aafadloli.blogspot.com/2012/01/mts-mh-troso-raih-juara-umum-lagi.html</link><category>Pramuka</category><author>noreply@blogger.com (Agus Ahmad Fadloli)</author><pubDate>Sat, 21 Jan 2012 17:02:23 PST</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-24544529.post-4783754781011951194</guid><description>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-jCMIkcbarbU/TxtfgBXCeRI/AAAAAAAAAjo/MMmcP_Z7w5I/s1600/piala.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://3.bp.blogspot.com/-jCMIkcbarbU/TxtfgBXCeRI/AAAAAAAAAjo/MMmcP_Z7w5I/s1600/piala.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
Jepara - Gugus depan (Gudep) MTs. Matholi'ul Huda Troso berhasil mempertahankan gelar juara umum putri, bahkan mendapat gelar baru, yaitu juara umum putra pada kompetisi kepramukaan Arena Jelajah Penggalang V (AJP V) yang diselenggarakan oleh SMK Negeri 3 Jepara pada Ahad, 11 April 2010. kejuaraan tersebut diikuti oleh ratusan anggota pramuka penggalang dari gudep-gudep yang ada di Kwartir Cabang Jepara. Hampir keseluruhan mata lomba yang diperlombakan adalah materi-materi teknik kepramukaan seperti shemapore, morse, Pertolongongan Pertama, Menaksir, Pemetaan, dan Cerkas pengetahuan kepramukaan. Selain itu, ada satu mata lomba lagi yang baru pertama kali dilaksanakan dalam event-event pramuka tingkat Jepara, yaitu Jamboree on the Internet (JOTI).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;AJP V ini merupakan kegiatan ketiga yang diikuti MTs. MH Troso sejak keikutsertaan perdana pada tahun 2002 lalu. Pada saat itu, prestasi yang diraih belum semaksimal seperti pada keikutsertaan kedua dan ketiga. Gelar Juara umum putra pertama kali diraih pada MTs. MH Troso pada tahun 2006.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari beberapa mata lomba yang diikuti, hampir seluruhnya disabet oleh MTs. MH Troso dan menggungguli gudep-gudep lain. Atas keberhasilan tersebut, MTs. MH Troso berhasil memboyong kembali tropi bergilir juara umum putri, bahkan berhasil merebut tropi bergilir juara umum putra.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Sumber: mtsmhtroso.blogspot.com)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Situs Agus Ahmad Fadloli&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/24544529-4783754781011951194?l=aafadloli.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2012-01-22T08:02:23.264+07:00</app:edited><media:thumbnail url="http://3.bp.blogspot.com/-jCMIkcbarbU/TxtfgBXCeRI/AAAAAAAAAjo/MMmcP_Z7w5I/s72-c/piala.jpg" height="72" width="72" /><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>14 Cara mengurangi Global Warming</title><link>http://aafadloli.blogspot.com/2012/01/14-cara-mengurangi-global-warming.html</link><category>Tips</category><category>Global Warming</category><author>noreply@blogger.com (Agus Ahmad Fadloli)</author><pubDate>Sat, 21 Jan 2012 16:56:42 PST</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-24544529.post-6944476767368011659</guid><description>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-LEUIOwETEJ0/TxteSOYXVZI/AAAAAAAAAjc/oY0KtlxRGBo/s1600/lingkungan-hidup.jpeg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://4.bp.blogspot.com/-LEUIOwETEJ0/TxteSOYXVZI/AAAAAAAAAjc/oY0KtlxRGBo/s1600/lingkungan-hidup.jpeg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
Masalah Global warming atau pemanasan global memang sudah tidak asing lagi, penyebabnya tidak lain berasal dari manusia sendiri. Global warming terjadi karena adanya EFEK RUMAH KACA dimana panas yang diterima bumi dari sinar matahari yang seharusnya di pantulkan kembali ke luar angkasa, itu malah dipantulkan kembali ke bumi oleh adanya awan polusi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebenarnya ada bermacam cara memperlambat dampak pemanasan global, cara-cara tersebut umumnya mudah dan sederhana. Tetapi kurang dilakukan secara serius oleh kebanyakan orang. Padahal pemanasan global adalah masalah yang serius. Suhu Bumi yang terus meningkat akan ber efek panjangnya musim kering atau kemarau. Mencairnya gunungan es di kutub. Naiknya permukaan air laut. Dan sulitnya mencari sumber mata air. Kalau sudah begitu siapa coba yang tanggung jawab? Berhubung Masih belum terlalu parah efeknya, mari kita lakukan 14 langkah perubahan menuju hidup yang lebih baik, berkualitas&amp;nbsp; dan ramah lingkungan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Batasi Penggunaan kertas&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanamkan di pikiran anda kuat-kuat, bahwa setiap anda menggunakan selembar kertas maka anda telah menebang sebatang pohon. Oleh karena itu gunakan kertas se-efektif mungkin misalnya dengan mencetak print out bolak-balik pada setiap kertas. Bila anda nge-print sesuatu yang tidak terlalu penting, gunakanlah kertas bekas yang dibaliknya masih kosong.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Ganti bola lampu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Segera ganti bola lampu pijar anda dengan lampu neon. Lampu neon ini membutuhkan energi yang lebih sedikit dibanding lampu pijar. Ingat setiap daya daya listrik yang anda pakai maka anda turut serta menghabiskan sumber daya energi listrik yang kebanyakan berbahan bakar fosil. Bahan bakar fosil adalah bahan bakar tak terbarukan, dan dalam jangka sepuluh tahun ke depan mungkin bahan bakar jenis ini akan habis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Hindari Screen Saver&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Shut down Komputer anda jika tidak akan digunakan dalam jangka lama, atau jika anda terpaksa meninggalkan komputer dalam keadaan menyala, matikan screen saver. Mengaktifkan screen saver akan memakan energi dan mengeluarkan emisi Co2. Jadi matikan screen saver anda sekarang!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Periksa tekanan ban&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap anda ingin bepergian janagn lupa memeriksa tekanan ban kendaraan anda. ban yang kurang angin akan memperlambat laju kendaraan dan akhirnya akan membutuhkan bahan bakar yang lebih banyak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Buka jendela lebar-lebar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di&amp;nbsp; Amerika , sebagian besar dari 22,7 ton emisi CO2 berasal dari rumah. Kebanyakan emisi atau gas buang tersebut berasal dari AC, kulkas, kompor gas atau refrigerator. Unutk meminimalkannya ketika dapat mengatur termostat AC dengan suhu udara di luar ruangan. Kemudian bukalah jendela lebar-lebar karena sirkulasi udara yang terjebak dapat&amp;nbsp; mengkonsumsi energi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Gunakan pupuk organik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pupuk yang digunakan kebanyakan petani mengandung unsur nitrogen,&amp;nbsp; yang kemudian berubah menjadi N2O yang menimbulkan efek GRK (Gas Rumah Kaca) 320 kali lebih besar dari pada CO2. Jika anda hobi berkebun gunakanlah pupuk organik. Disamping aman, murah pula.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. Tanamlah rumpun bambu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pepohonan memang terbukti mampu menyerap CO2, tetapi ternyata pohon atau rumpun bambu mampu menyerap CO2 empat kali lebih banyak dari pohon-pohon lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8. Naik kendaraan umum&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat ini jumlah kendaraan pribadi sudah teramat banyak dan bikin sumpek. Sector transportasi menyumbang sampai 14 %&amp;nbsp; emisi gas rumah kaca ke atmosfer, jika kita menggunakan kendaran umum maka kita mengurangi emisi gas rumah kaca, karena dalam satu kendaraan umum bisa mengangkut puluhan orang, dan itu sangat hemat energi. Dibandingkan dengan kendaraan pribadi sperti sedan yang hanya mengangkut maksimal empat orang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;9. Kurangi makan daging sapi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Betul, kurangi dari sekarang memakan daging sapi. Selain megandung kalori y ang tinggi. Daging sapi juga menyumbang emisi gas rumah kaca yang cukup signifikan. Setiap kilogaram daging sapi yang kita makan, setara dengan menyalakan bola lampu 20 watt selama 20 hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;10. Jangan pakai kantong plastik&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di beberapa Negara bagian Amerika, urusan kantong plastik bahkan sampai dibuat undang-undangnya segala. LSM peduli lingkungan mendorong pemerintah Negara setempat unutk melarang penggunaan kantong plastic sebagai kantong belanjaan. Plastik ini memang unsur yang sulit terurai, butuh 1000 tahun untuk mengurainya didalam tanah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Efek Gas rumah kaca yang ditimbulkannya juga cukup besar. Maka beralihlah ke kantong kain, misal dari kain serat alami.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;11. Membeli produk lokal&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Produk lokal tentu tidak memerlukan jalur distribusi yang panjang dan membutuhkan banyak bahan bakar. Ini berarti mengurangi emisi CO2 yang dikeluarkan mobil-mobil pengangkutnya. Kemudian belilah produk sayuran atau buah-buahan sesuai musimnya. Ini akan menghemat biaya transportasi dan menghindari harga jual yang mahal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;12. Hidup efisien&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apapun aktifitas manusia di bumi akan berdampak pada bumi yang kita diami ini. Pola komsumsi energi, pola lingkungan dan sebagainya. Hiduplah seefisien mungkin, gunakan sedikit energi, komsumsilah sedikit makanan, tinggalkan pola hidup konsumtif, ramahlah terhadap lingkungan, sedikit bicara lebih banyak berpikir, dan sebagainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;13. Mengemudi cerdas&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hindari perjalanan yang panjang dan menghabiskan waktu, bila mungkin memotong jalan lakukanlah. Kurangilah aktifitas yang menggunakan kendaraan pribadi. Jika terpaksa menggunakan kendaraan pribadi, pilihlah jalan-jalan alternative yang bebas macet dan tidak mengkonsumsi energi. Bila anda menunggu, matikan mesin sebab gas buangan tetap keluar sementara bahan bahan bakar terpakai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;14. Pakai baju bekas&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekarang bukan jamannya gengsi, toh kita mati tidak membawa gengsi. Tak perlu malu memakai baju bekas atau baju warisan orang tua. Dengan mengurangi membeli pakaian baru maka anda membantu mengurangi pemakaian listrik di pabrik pakaian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apalagi banyak bahan kain sintetis yang mengandung minyak bumi. Bahkan katun yang berasal dari kapas ternyata mengandung pestisida.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Sumber: kabarinews.com)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Situs Agus Ahmad Fadloli&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/24544529-6944476767368011659?l=aafadloli.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2012-01-22T07:56:42.558+07:00</app:edited><media:thumbnail url="http://4.bp.blogspot.com/-LEUIOwETEJ0/TxteSOYXVZI/AAAAAAAAAjc/oY0KtlxRGBo/s72-c/lingkungan-hidup.jpeg" height="72" width="72" /><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Fakta Tentang Global Warming</title><link>http://aafadloli.blogspot.com/2012/01/fakta-tentang-global-warming.html</link><category>Global Warming</category><category>Data dan Fakta</category><author>noreply@blogger.com (Agus Ahmad Fadloli)</author><pubDate>Sat, 21 Jan 2012 16:49:41 PST</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-24544529.post-3708222236119679566</guid><description>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-yFJAsFgRGbQ/TxtdEP7gMBI/AAAAAAAAAjQ/jWK12bkbcF4/s1600/global-warming-kenneth-f-aunchman.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="320" src="http://2.bp.blogspot.com/-yFJAsFgRGbQ/TxtdEP7gMBI/AAAAAAAAAjQ/jWK12bkbcF4/s320/global-warming-kenneth-f-aunchman.jpg" width="256" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 20px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: x-small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Sekarang  ini dunia sedang di landa pemanasan dunia atau GLOBAL WARMING. Banyak  dampak yang telah ditimbulkan seperti, bongkahan-bongkahan es di  Antartika sudah mulai mencair. Hal ini menyebabkan peningkatan  ketinggian air laut, ada 26 bukti nyata penyebab Global Warming  tersebut, diantaranya adalah:&lt;br /&gt;

&lt;br /&gt;
1.1&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: x-small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;8% Produksi ternak bertanggung jawab terhadap emisi GHG global dari seluruh akitivitas manusia&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: x-small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;. (Laporan FAO 2006: Livestock Long Shadow)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
2. 7&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: x-small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;0% tanah dari pembukaan hutan di Amerika Selatan digunakan untuk produksi ternak&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: x-small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;
(&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;a href="http://afp/" style="outline-style: none; text-decoration: none;" target="_blank"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: black;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: x-small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;http://afp&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: x-small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;. google.com/ article/ALeqM5i3 amXGwXSFd3n2DiXV X62yZa0MRw)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
3. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: x-small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;20%  Energi dari makanan yang diolah tubuh kita untuk bekerja, sisanya, 80%,  dijadikan panas tubuh yang dibuang ke lingkungan. Efisiensi energi  tubuh manusia antara 17% (orang tua) hingga 23% (olahragawan kelas  dunia)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: x-small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;. (Dean Heerwagen, “Passive and Active Environmental Controls”, McGraw-Hill Professional, 2003, h.36.)&lt;br /&gt;

&lt;br /&gt;
4.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: x-small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;  36,5 kg CO2 Sumbangan gas rumah kaca penyebab pemanasan global oleh 1  kg daging, setara dengan mobil eropa yang berjalan sejauh 250 km, atau  energi fosil untuk menyalakan lampu 100 watt selama 20 hari&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: x-small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;. (Animal Science Journal, DOI: 10.1111/1740- 929.2007. 00457.x.)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
5. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: x-small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;7 meter Kenaikan air laut bila es di kutub dan gletser di pegunungan mencair akibat pemanasan global.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: x-small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: x-small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;
6. 100 juta ton Tangkapan ikan global pertahun yang terbuang sia-sia (tak dikonsumsi, terjaring percuma).&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: x-small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt; (laporan khusus, “Lautan Nan Senyap – Krisis Perikanan Global”, National Geographic Indonesia, April, 2007)&lt;br /&gt;

&lt;br /&gt;
7. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: x-small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;40 juta ekor Ikan hiu yang dibunuh pertahun hanya untuk diambil sirip-nya. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: x-small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;(laporan khusus, “Lautan Nan Senyap – Krisis Perikanan Global”, National Geographic Indonesia, April, 2007)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
8. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: x-small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;90% Spesies laut yang hilang sejak tahun 1900 akibat eksploitasi&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: x-small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;. (laporan khusus, “Lautan Nan Senyap – Krisis Perikanan Global”, National Geographic Indonesia, April, 2007)&lt;br /&gt;

&lt;br /&gt;
9. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: x-small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;1000 gigaton Karbon yang tertahan lapisan beku (permafrost), lebih banyak dari di&lt;br /&gt;
atmosfir (700 Gt) dan seluruh tumbuhan (650 Gt). Umat manusia melepas 6,5 Gt/tahun.&lt;br /&gt;
Lapisan beku telah mulai mencair dan mulai melepas karbon dalam bentuk CO2 dan NH4 ke atmosfir&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: x-small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;. (Joel K. Bourne, “Change is Here”, National Geographic, June 22, 2008)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
10.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: x-small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;  77% Kematian di negara maju oleh penyakit kardiovaskular dan kanker  yang berhubungan erat dengan pola makan (14% oleh penyakit menular, 9%  oleh kecelakaan)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: x-small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;. (Pangan dan Uang demi Kesehatan Bangsa”, National Geographic Indonesia, edisi khusus: Detak Bumi, h.29)&lt;br /&gt;

&lt;br /&gt;
11. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: x-small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;55%  Kematian di negara berkembang oleh penyakit menular seperti HIV/AIDS,  diare dan pernapasan (37% oleh penyakit noninfeksi, 8% oleh kecelakaan)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: x-small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;. (Pangan dan Uang demi Kesehatan Bangsa”, National Geographic Indonesia, edisi khusus: Detak Bumi, h.29)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
12. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: x-small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;15 juta km2 Lahan pertanian untuk pangan di dunia. (Pangan dan Uang demi Kesehatan Bangsa”&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: x-small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;, National Geographic Indonesia, edisi khusus: Detak Bumi, h.38)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
13. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: x-small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;30 juta km2 Lahan penggembalaan ternak. (Pangan dan Uang demi Kesehatan Bangsa”,&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: x-small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;
National Geographic Indonesia, edisi khusus: Detak Bumi, h.38)&lt;br /&gt;

&lt;br /&gt;
14. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: x-small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;30 miliar dollar AS Subsidi setiap tahun untuk industri perikanan. (Pangan dan Uang demi Kesehatan Bangsa”&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: x-small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;, National Geographic Indonesia, edisi khusus: Detak Bumi, h.40)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
15. 1&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: x-small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;6.000  liter Air yang digunakan untuk memproduksi 1 kg daging (1 kg nasi perlu  3.400 liter, 1 kg daging ayam 3.900 liter, 1 kg daging babi 4.800  liter, 1 buah hamburger 2.400 li-ter). (Pangan dan Uang demi Kesehatan  Bangsa”, National Geographic Indonesia, edisi khusus: Detak Bumi, h.48);  dari sumber Hoekstra/Champagain , 2008. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;a href="http://www.waterfootprint.org/" style="outline-style: none; text-decoration: none;" target="_blank"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: black;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: x-small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;www.waterfootprint.org&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: x-small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
16. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: x-small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;77  juta ton Protein nabati yang dapat dimakan manusia tetapi diberikan ke  ternak. Sebaliknya, ternak hanya memberi 58 juta ton protein untuk  manusia. (Henning Steinfield, dkk., h.294)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: x-small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;

17. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: x-small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;60 miliar hewan yang digunakan untuk memproduksi daging serta produk-produk susu&lt;br /&gt;
setiap tahunnya. Sedangkan populasi manusia saat ini sekitar 6,7 miliar.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: x-small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
18. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: x-small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;465 juta ton Kebutuhan daging dunia tahun 2050, dua kali lipat dari kebutuhan tahun 1990, 229 juta ton.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: x-small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
19.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: x-small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;  1.043 juta ton Kebutuhan susu dunia tahun 2050, bandingkan dengan 580  juta ton di tahun 1999. (Pangan dan Uang demi Kesehatan Bangsa”,  National Geographic Indonesia, edisi khusus: Detak Bumi, h.48)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: x-small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
20. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: x-small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;2,4 triliun ton per tahun CO2 yang ditambahkan ke udara akibat perubahan tanah yang berhubungan dengan peternakan.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: x-small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;

&lt;br /&gt;
21. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: x-small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;987 juta orang Jumlah kaum miskin yang berhubungan dengan kegiatan peternakan.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: x-small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
22. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: x-small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;1,3 miliar orang Jumlah manusia yang berhubungan dengan produksi peternakan (20%&lt;br /&gt;
populasi dunia).&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: x-small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
23. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: x-small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;4,6% Air bersih di dunia yang digunakan untuk ternak. (Lester R. Brown, ”Plan B.30 – Mobilizing to Save Civilization”&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: x-small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;, The Earth Policy Institute, 2008.)&lt;br /&gt;

&lt;br /&gt;
24. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: x-small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;10,7  triliun rupiah Subsidi pupuk kimia untuk tahun 2009 yang mendorong  pemerintah mendukung pupuk organik dan menggalakkan usaha peternakan  sapi melalui tawaran suku bunga kredit ringan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: x-small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;. (Usaha Pembibitan Sapi Mendapat Fasilitas Khusus”, Kompas, 28 Juni 2008)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
25.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: x-small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;  260 tahun Waktu habisnya persediaan minyak fosil dunia bila semua orang  bervegetarian. Jika seluruh manusia makan daging, dalam 13 tahun minyak  fosil dunia&lt;br /&gt;
habis. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: x-small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;(&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;a href="http://www.eatveg.com/" style="outline-style: none; text-decoration: none;" target="_blank"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: black;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: x-small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;www.eatveg.com&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: x-small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt; ; 30/8/8)&lt;br /&gt;

&lt;br /&gt;
26. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: x-small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;125  ton/detik Berat kotoran seluruh ternak di Amerika. Bandingkan dengan 6  ton/detik feses yang dihasilkan oleh seluruh penduduk Amerika.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 20px;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: x-small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;http://sangeunahna.blogspot.com/2011/04/26-fakta-global-warming.html &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: x-small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Situs Agus Ahmad Fadloli&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/24544529-3708222236119679566?l=aafadloli.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2012-01-22T07:49:41.998+07:00</app:edited><media:thumbnail url="http://2.bp.blogspot.com/-yFJAsFgRGbQ/TxtdEP7gMBI/AAAAAAAAAjQ/jWK12bkbcF4/s72-c/global-warming-kenneth-f-aunchman.jpg" height="72" width="72" /><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Hapsoro, Guru "Pemulung" dari Sungai Ciliwung</title><link>http://aafadloli.blogspot.com/2012/01/hapsoro-guru-pemulung-dari-sungai.html</link><category>Go Green</category><category>Tokoh</category><author>noreply@blogger.com (Agus Ahmad Fadloli)</author><pubDate>Sat, 21 Jan 2012 16:44:23 PST</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-24544529.post-4997614915181328140</guid><description>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-dqbJ3r1R4Ec/Txtbph-TwaI/AAAAAAAAAjE/edg1tw4kVUY/s1600/Hapsoro.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://1.bp.blogspot.com/-dqbJ3r1R4Ec/Txtbph-TwaI/AAAAAAAAAjE/edg1tw4kVUY/s1600/Hapsoro.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
Sebagai aktivis lingkungan, Hapsoro banyak mengadvokasi persoalan pembalakan liar di Pulau Kalimantan. Ia masuk-keluar hutan dan berkampanye demi penyelamatan hutan. Namun, ketika melepas semua itu dan hanya memaknai diri sebagai orang Bogor, Hapsoro memilih menjadi "pemulung" di Sungai Ciliwung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukan sembarang "pemulung", sejak 2009 Hapsoro bersama rekan-rekannya menggulirkan Komunitas Peduli Ciliwung Bogor. Rutin sekali dalam sepekan mereka memulung sampah di tepian Sungai Ciliwung. Mereka punya 11 titik favorit yang terbanyak sampahnya di sepenggal Sungai Ciliwung di Kota Bogor, mulai Katulampa hingga Cilebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pesertanya masyarakat awam, dari karyawan kantor, guru, hingga pelajar. Mereka menyebarkan informasi titik memulung melalui pesan singkat berantai yang dimulai oleh Hapsoro. Maklum komunitas ini tida mengikat keanggotaan, siapa saja boleh datang dan pergi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kegiatan itu murni swadaya Hapsoro dan rekan-rekan tanpa dukungan lembaga tertentu. Hapsoro yang kerap "berjuang" untuk pelestarian lingkungan di luar Bogor merasa perlu berbuat sesuatu bagi Bogor, tempat tinggalnya. Persoalan lingkungan yang menonjol di Bogor adalah Sungai Ciliwung yang kerap dijadikan "tempat sampah". "Sekali memulung, sampah yang terkumpul bisa sampai satu mobil bak terbuka. Awalnya kami urunan menyewa mobil Rp100.000, tetapi belakangan Pemerintah Kota Bogor membantu menyediakan mobil sampah. Mungkin mereka malu", tuturnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap Sabtu&lt;br /&gt;Acara memulung bersama itu dilaksanakan setiap Sabtu. Bergantian dengan dua kegiatan lain, yakni menyusuri tepi Ciliwung dan memulung benih pohon beringin serta pekan berikutnya menanam benih yang dikumpulkan dari hutan sekitar Kecamatan Dramaga di tepian Sungai Ciliwung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Harapannya, pohon beringin yang berakar kuat itu bisa membantu menyerap air hujan agar tidak erosi, sekaligus memperkuat daerah sempadan sungai agar tak mudah longsor. Selama dua tahun terakhir sudah ratusan pohon mereka tanam di bantaran Ciliwung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekali dalam setahun mereka menggelar lomba memulung per kelurahan di sepanjang bantaran Sungai Ciliwung dan tahun ini akan menginjak tahun ketiga. Masyarakat berlomba berupaya menjadi yang terbanyak mengumpulkan sampah rumah tangga di Sungai Ciliwung. Juara pertama loba mendapat hadiah Rp5 juta. Uang "pembinaan" bagi pemenang merupakan sisa hasil penjualan sampah plastik dari kegiatan memulung rutin setiap pekan dan donasi perorangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hampir tiga tahun memulung, tentu ada suka dan duka yang dirasakan Hapsoro dan teman-teman. Hal tersering yang mereka alami adalah kaki luka kena pecahan kaca atau paku saat memburu sampah di Ciliwung. Yang membuat mereka sampai mengelus dada, ketika sedang memungut sampah, tiba-tiba orang yang tinggal di bantaran sungai tanpa melihat kegiatan itu dengan entengnya membuang sampah ke sungai. Tak jarang sampah tersebut bahkan mengenai kepala mereka. Duh...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Minus kepedulian&lt;br /&gt;Jumlah peserta atau sukarelawan yang terlibat dalam kegiatan memulung itu tak tentu. Pernah hanya bisa dihitung dengan jari, kadang&amp;nbsp; belasan, pernah pula sampai 80 orang. Dia mengaku sengaja mengajak mereka memulung sampah agar menjadi lebih peduli terhadap Ciliwung. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ciliwung kerap menjadi persoalan saat banjir melanda Jakarta. Daerah hulu Bogor akan dipersalahkan oleh orang-orang di hilir, seperti Jakarta. Kerusakan Ciliwung sudah terbilang parah, dengan sampah di mana-mana, airnya keruh,, terutama di daerah tengah dan hilir sungai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masyarakat membuang sampah karena masih merasa Ciliwung sebagai tempat sampah yang efisien. Orang tinggal melemparnya, lalu sampah hanyut, untuk kemudian menumpuk atau tersangkut di daerah lain. Padahal masyarakat juga memerlukan Ciliwung. Mereka memanfaatkan air dari Sungai Ciliwung untuk kebutuhan sehari-hari. Pada masa lalu, Ciliwung dekat dengan kehidupan masyarakat di sekitarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Leonard Blussem sejarahwan Belanda, dalam buku Persekutuan Aneh mencatat, Batavia (Jakarta) pernah dikenal sebagai kota yang indah dan bersih pada 100 tahun pertama usianya. Namun sejarahwan mencatat pula, akibat erupsi Gunung Salak, sanitasi kota sama sekali tidak baik karena aliran Sungai Ciliwung tersumbat dan air tercemar. Kini, bukan erupsi Gunung Salak yang menyumbat dan mengotori Sungai Ciliwung, melainkan orang-orang yang tinggal di sekitar sungai itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kegiatan memulung ini juga untuk kembali mengingatkan mereka agar peduli terhadap Ciliwung,. Kami sebetulnya lebih berharap muncul kesadaran masyarakat", katanya. Adakah hasilnya? Bagi Hapsoro, apa yang dia dan rekan-rekannya lakukan hanya setitik upaya untuk menjaga Ciliwung. Dimulai dari membangkitkan kepedulian masyarakat terhadap Ciliwung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setidaknya, menurut Hapsoro, kini orang-orang mulai memiliki rasa malu untuk membuang sampah sembarangan di sungai ketika mereka "bekerja" mengurangi sampah. Untuk mendorong agar kegiatan ini menjadi gerakan moral warga, seperti harapan Hapsoro, masih jauh dari kenyataan. Namun, bukankah untuk memulai sebuah perjalanan perlu satu langkah kecil? Bagi Hapsoro dan teman-teman, langah kecil itu dimaknai dengan memulung sampah di Sungai Cilwung...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;i&gt;(Bobby, diambil dari KOMPAS.com)&lt;/i&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Situs Agus Ahmad Fadloli&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/24544529-4997614915181328140?l=aafadloli.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2012-01-22T07:44:23.436+07:00</app:edited><media:thumbnail url="http://1.bp.blogspot.com/-dqbJ3r1R4Ec/Txtbph-TwaI/AAAAAAAAAjE/edg1tw4kVUY/s72-c/Hapsoro.jpg" height="72" width="72" /><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Membakar sampah, baik kah?</title><link>http://aafadloli.blogspot.com/2012/01/membakar-sampah-baik-kah.html</link><category>Sampah</category><category>Go Green</category><author>noreply@blogger.com (Agus Ahmad Fadloli)</author><pubDate>Sat, 21 Jan 2012 16:40:51 PST</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-24544529.post-3557629399747137748</guid><description>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-OeUZSxjaUWo/TxtatwM5OUI/AAAAAAAAAi4/UHZAydRa2Fg/s1600/aW1hZ2VzL3Nma19waG90b3Mvc2ZrX3Bob3Rvc18xMjk4NzE5MzYyX0dFTGNPTTVoLmpwZw%253D%253D.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="320" src="http://2.bp.blogspot.com/-OeUZSxjaUWo/TxtatwM5OUI/AAAAAAAAAi4/UHZAydRa2Fg/s320/aW1hZ2VzL3Nma19waG90b3Mvc2ZrX3Bob3Rvc18xMjk4NzE5MzYyX0dFTGNPTTVoLmpwZw%253D%253D.jpg" width="213" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
Urusan kita dengan sampah tidak berhenti saat kita membuang sampah saja. Membuang sampah di tempatnya memang baik, tetapi masih ada hal-hal yang kita perlu perhatikan setelah membuang sampah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa dari kita memilih untuk membakar sampah yang telah terkumpul. Apakah pilihan untuk membakar sampah merupakan pilihan yang baik? Ternyata membakar sampah malah menimbulkan masalah baru lagi, khususnya bagi kesehatan kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat membakar sampah dalam tumpukan, tidak terjadi proses pembakaran yang baik. Pembakaran yang baik adalah dengan membutuhkan Oksigen (O2) yang cukup. Berbeda saat membakar tumpukan sampah, mungkin bagian luar tumpukan cukup mendapatkan Oksigen sehingga menghasilkan CO2, tapi di dalam tumpukkan sampah akan kekurangan O2 sehingga yang dihasilkan adalah gas Karbon Monoksida (CO).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;Lalu kenapa dengan gas Karbon Monoksida?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Gas Karbon Monoksida (CO) merupakan gas yang berbahaya, karena dapat membunuh kita secara massal. Bila kita menghirup gas CO, hemoglobin darah yang seharusnya mengangkat dan mengedarkan oksigen ke seluruh tubuh akan terganggu. Dengan begitu, tubuh akan mengalami kekurangan Oksigen, yang dapat berujung kematian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Asap yang dihasilkan dari pembakaran sampah juga berbahaya, lho. Masalah juga muncul dari sampah organik, yang dapat mengakibatkan partikel-partikel yang tak terbakar akan berterbangan, atau menghasilkan reaksi yang menghasilkan hidrokarbon berbahaya. Hidrokarbon berbahaya yang dihasilkan asap pembakaran sampah, termasuk senyawa penyebab kanker yaitu benzopirena, nyatanya mencapai 350 kali lebih besar dari asap rokok. Semakin jauh, kita bisa terjangkit kanker paru-paru, infeksi paru-paru, asma, atau bronkitis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Belum lagi dengan gas yang dihasilkan dari pembakaran sampah, yang juga dapat merusak atmosfer bumi. Gas tersebut adalah senyawa chlor, yang dihasilkan dari pembakaran plastik. Pembakaran bahan sintetis yang mengandung nitrogen, seperti nilon, busa poliuretan yang ada pada sofa atau karpet busa, juga membahayakan karena dapat menghasilkan gas HCN yang berbahaya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Membuang sampah di tempatnya memang belum cukup. Proses dalam menghancurkan sampah nyatanya masih jauh lebih ribet lagi. Sehingga pada dasarnya, kita pun perlu mengurangi sampah, terutama sampah-sampah yang susah mengurai. Mengurangi konsumsi, memaksimalkan produk yang bisa digunakan berkali-kali daripada yang sekali pakai.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;br /&gt;Be smart, be green. &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Situs Agus Ahmad Fadloli&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/24544529-3557629399747137748?l=aafadloli.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2012-01-22T07:40:51.308+07:00</app:edited><media:thumbnail url="http://2.bp.blogspot.com/-OeUZSxjaUWo/TxtatwM5OUI/AAAAAAAAAi4/UHZAydRa2Fg/s72-c/aW1hZ2VzL3Nma19waG90b3Mvc2ZrX3Bob3Rvc18xMjk4NzE5MzYyX0dFTGNPTTVoLmpwZw%253D%253D.jpg" height="72" width="72" /><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Tips Belajar Agar Tidak Bosan Dan Jenuh</title><link>http://aafadloli.blogspot.com/2012/01/tips-belajar-agar-tidak-bosan-dan-jenuh.html</link><category>Tips</category><author>noreply@blogger.com (Agus Ahmad Fadloli)</author><pubDate>Sat, 21 Jan 2012 16:31:35 PST</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-24544529.post-8916622583576865233</guid><description>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-G8nRUdU2u7o/TxtYmqFrkaI/AAAAAAAAAis/aiMpSL49joc/s1600/B.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://3.bp.blogspot.com/-G8nRUdU2u7o/TxtYmqFrkaI/AAAAAAAAAis/aiMpSL49joc/s1600/B.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
Setiap belajar di rumah ataupun di sekolah pasti kita sering merasa jenuh atau bosan, maka agar jenuh dan bosan itu hilang pada saat belajar lakukanlah belajar itu dengan gaya kita sendiri.&lt;br /&gt;Beberapa cara agar kita belajar tidak merasa jenuh dan bosan :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;1. BELAJAR SAMBIL MENDENGAR MUSIK&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Banyak orang mengatakan kalau kita belajar sambil mendengarkan musik itu membuat kita tidak konsentrasi dalam belajar, memang pernyataan itu ada benarnya juga tapi ada juga beberapa orang yang menggunakan cara belajar seperti itu agar mereka bisa menghilangkan rasa jenuh dan bosan dalam diri mereka maka jangan heran lagi para guru atau orang tua yang anak –anaknya ada memakai konsep belajar sambil mendengarkan musik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;2. BELAJAR PADA SAAT GURU MENERANGKAN&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Cara belajar seperti ini sudah banyak yang melakukan karena cara belajar ini sangat berguna untuk menyerap semua pelajaran pada saat guru menerangkan, jadi pada saat guru sedang menerangkan pelajaran kita pun siap menyalin apa yang sedang di terangkan oleh guru maka kebanyakan yang menggunakan cara ini pasti mereka tidak belajar lagi di rumah. Dengan cara ini pula kebanyakan orang menghilangkan rasa jenuh mereka dengan tidak belajar lagi di rumah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;3. BELAJAR DI TEMPAT YANG SUNYI&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Dalam belajar pasti semua para pelajar membutuhkan tempat yang sangat sunyi dan sepi jauh dari keributan dan gangguan orang – orang yang jahil pernyataan tersebut sangat benar dari 2 cara di atas cara ini lah yang sering di gunakan para pelajar, karena cara ini sangat berguna untuk bisa berkonsentrasi dalam belajar dirumah. Tapi belajar dengan cara ini banyak para pelajar bilang bisa menyebabkan jenuh dan bosan untuk mengatasinya agar belajr seperti itu tidak jenuh dan bosan adalah belajar dengan cara tersebut jangan terlalu lama kita laksanakan dengan 15 – 20 menit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itu lah cara belajar yang sering di gunakan para pelajar untuk menghilangkan rasa jenuh dan bosan tapi ingat dalam belajar kita tidak bisa memakai cara belajar dengan bersamaan karena itu bisa mengganggu konsentrasi belajar maka dari itu kita harus bisa menentukan dimana letak karakteristik belajar kita.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;i&gt;(Bobby, dari berbagai sumber)&lt;/i&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Situs Agus Ahmad Fadloli&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/24544529-8916622583576865233?l=aafadloli.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2012-01-22T07:31:35.818+07:00</app:edited><media:thumbnail url="http://3.bp.blogspot.com/-G8nRUdU2u7o/TxtYmqFrkaI/AAAAAAAAAis/aiMpSL49joc/s72-c/B.jpg" height="72" width="72" /><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Yuk Kita Menjaga Lingkungan "Go Green"</title><link>http://aafadloli.blogspot.com/2012/01/yuk-kita-menjaga-lingkungan-go-green.html</link><category>Go Green</category><category>Action</category><author>noreply@blogger.com (Agus Ahmad Fadloli)</author><pubDate>Sat, 21 Jan 2012 16:25:14 PST</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-24544529.post-8033547108907077947</guid><description>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-PDcRR7ST87Y/TxtXLWBkpPI/AAAAAAAAAig/F5qsSVPaLgw/s1600/lingkungan-hidup.jpeg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://3.bp.blogspot.com/-PDcRR7ST87Y/TxtXLWBkpPI/AAAAAAAAAig/F5qsSVPaLgw/s1600/lingkungan-hidup.jpeg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
Enggak perlu berkecil hati kalau enggak bisa jadi aktivis lingkungan atau memadamkan kebakaran hutan.Ada kok beberapa hal - hal kevil lain yang masih bisa kita lakukan sebagai bentuk partisipasi kita buat menjaga lingkungan sekitar kita ,diantaranya adalah :&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;Siraamm, hemat saat harus menggunakan air siram seperlunya saja.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;pisahkan sampah&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;buang sampah pada tempatnya&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;bungkus dulu,misal jika mau buang sisa permen karet or makanan lain yg lengket mending bungkus dulu deh&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Hemat AC,jangan biarkan AC menyala sepanjang hari&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Budayakan nebeng,saat pergi rame - rame dengan teman dalam 1 mobil tentu lebih seru dan lebih hemat dari pada harus masing - masing orang pake mobil sendiri - sendiri ( boros)&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Hemat pake hp,hemat pake hp brarti kan jarang charge nya&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Tampung dulu,saat mencuci tangan untuk menyiramnya jgn langsung pake kran mending air kita tampung dulu diember biar lebih hemat&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Recycle sign only, belilah cemilan yg dibungkusnya ada tulisan recycle&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Tolak plastik,sebisa mungkin kurangi penggunaan plastik apalagi saat belanja&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Against animal testing&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;i&gt;(Bobby, dari berbagai sumber)&lt;/i&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Situs Agus Ahmad Fadloli&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/24544529-8033547108907077947?l=aafadloli.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2012-01-22T07:25:14.907+07:00</app:edited><media:thumbnail url="http://3.bp.blogspot.com/-PDcRR7ST87Y/TxtXLWBkpPI/AAAAAAAAAig/F5qsSVPaLgw/s72-c/lingkungan-hidup.jpeg" height="72" width="72" /><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Tahukah Kalian…Berapa lama benda-benda ini terurai di dalam tanah ?</title><link>http://aafadloli.blogspot.com/2012/01/tahukah-kalianberapa-lama-benda-benda.html</link><category>Go Green</category><category>Data dan Fakta</category><author>noreply@blogger.com (Agus Ahmad Fadloli)</author><pubDate>Sat, 21 Jan 2012 16:15:09 PST</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-24544529.post-4562271512640034364</guid><description>&lt;div class="post-body entry-content" id="post-body-7589787136559274119"&gt;
&lt;table border="1" cellpadding="0" cellspacing="0" style="border-collapse: collapse; border: medium none; height: 477px; width: 418px;"&gt;  &lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt;   &lt;td style="-moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; background: rgb(239, 191, 0) none repeat scroll 0% 50%; border-style: none solid solid none; padding: 0cm 5.4pt; width: 33.75pt;" valign="top" width="45"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="EN-US" style="color: #993300; font-family: Arial;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td style="-moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; background: rgb(239, 191, 0) none repeat scroll 0% 50%; border-style: none solid solid none; padding: 0cm 5.4pt; width: 275.05pt;" valign="top" width="367"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="EN-US" style="color: #993300; font-family: Arial;"&gt;Kategori Bahan / Material&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/td&gt;   &lt;td style="-moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; background: rgb(239, 191, 0) none repeat scroll 0% 50%; border-style: none none solid; padding: 0cm 5.4pt; width: 115.8pt;" valign="top" width="154"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="EN-US" style="color: #993300; font-family: Arial;"&gt;Lama terurai&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;   &lt;td style="-moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; background: rgb(242, 242, 242) none repeat scroll 0% 50%; border-style: none solid solid none; padding: 0cm 5.4pt; width: 33.75pt;" valign="top" width="45"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span lang="EN-US" style="color: #993300; font-family: Arial; font-size: 100%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td style="-moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; background: rgb(242, 242, 242) none repeat scroll 0% 50%; border-style: none solid solid none; padding: 0cm 5.4pt; width: 275.05pt;" valign="top" width="367"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;
&lt;span lang="EN-US" style="color: #993300; font-family: Symbol; font-size: 100%;"&gt;·           &lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-US" style="color: #993300; font-family: Arial; font-size: 100%;"&gt;Kertas       &lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-US" style="color: #993300; font-family: Arial; font-size: 100%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/td&gt;   &lt;td style="-moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; background: rgb(242, 242, 242) none repeat scroll 0% 50%; border-style: none none solid; padding: 0cm 5.4pt; width: 115.8pt;" valign="top" width="154"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span lang="EN-US" style="color: #993300; font-family: Arial; font-size: 100%;"&gt;2,5 bulan.&lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-US" style="color: #993300; font-family: Arial; font-size: 100%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;   &lt;td style="-moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; background: rgb(204, 204, 204) none repeat scroll 0% 50%; border-style: none solid solid none; padding: 0cm 5.4pt; width: 33.75pt;" valign="top" width="45"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span lang="EN-US" style="color: #993300; font-family: Arial; font-size: 100%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td style="-moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; background: rgb(204, 204, 204) none repeat scroll 0% 50%; border-style: none solid solid none; padding: 0cm 5.4pt; width: 275.05pt;" valign="top" width="367"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;
&lt;span lang="EN-US" style="color: #993300; font-family: Symbol; font-size: 100%;"&gt;·           &lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-US" style="color: #993300; font-family: Arial; font-size: 100%;"&gt;Kain katun &lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-US" style="color: #993300; font-family: Arial; font-size: 100%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/td&gt;   &lt;td style="-moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; background: rgb(204, 204, 204) none repeat scroll 0% 50%; border-style: none none solid; padding: 0cm 5.4pt; width: 115.8pt;" valign="top" width="154"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span lang="EN-US" style="color: #993300; font-family: Arial; font-size: 100%;"&gt;1,5 bulan. &lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-US" style="color: #993300; font-family: Arial; font-size: 100%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;   &lt;td style="-moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; background: rgb(242, 242, 242) none repeat scroll 0% 50%; border-style: none solid solid none; padding: 0cm 5.4pt; width: 33.75pt;" valign="top" width="45"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span lang="EN-US" style="color: #993300; font-family: Arial; font-size: 100%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td style="-moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; background: rgb(242, 242, 242) none repeat scroll 0% 50%; border-style: none solid solid none; padding: 0cm 5.4pt; width: 275.05pt;" valign="top" width="367"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;
&lt;span lang="EN-US" style="color: #993300; font-family: Symbol; font-size: 100%;"&gt;·           &lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-US" style="color: #993300; font-family: Arial; font-size: 100%;"&gt;Kulit jeruk&lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-US" style="color: #993300; font-family: Arial; font-size: 100%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/td&gt;   &lt;td style="-moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; background: rgb(242, 242, 242) none repeat scroll 0% 50%; border-style: none none solid; padding: 0cm 5.4pt; width: 115.8pt;" valign="top" width="154"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span lang="EN-US" style="color: #993300; font-family: Arial; font-size: 100%;"&gt;6 bulan&lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-US" style="color: #993300; font-family: Arial; font-size: 100%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;   &lt;td style="-moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; background: rgb(204, 204, 204) none repeat scroll 0% 50%; border-style: none solid solid none; padding: 0cm 5.4pt; width: 33.75pt;" valign="top" width="45"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span lang="EN-US" style="color: #993300; font-family: Arial; font-size: 100%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td style="-moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; background: rgb(204, 204, 204) none repeat scroll 0% 50%; border-style: none solid solid none; padding: 0cm 5.4pt; width: 275.05pt;" valign="top" width="367"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;
&lt;span lang="EN-US" style="color: #993300; font-family: Symbol; font-size: 100%;"&gt;·           &lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-US" style="color: #993300; font-family: Arial; font-size: 100%;"&gt;Kardus/karton      &lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-US" style="color: #993300; font-family: Arial; font-size: 100%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/td&gt;   &lt;td style="-moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; background: rgb(204, 204, 204) none repeat scroll 0% 50%; border-style: none none solid; padding: 0cm 5.4pt; width: 115.8pt;" valign="top" width="154"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span lang="EN-US" style="color: #993300; font-family: Arial; font-size: 100%;"&gt;5 bulan&lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-US" style="color: #993300; font-family: Arial; font-size: 100%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;   &lt;td style="-moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; background: rgb(242, 242, 242) none repeat scroll 0% 50%; border-style: none solid solid none; padding: 0cm 5.4pt; width: 33.75pt;" valign="top" width="45"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span lang="EN-US" style="color: #993300; font-family: Arial; font-size: 100%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td style="-moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; background: rgb(242, 242, 242) none repeat scroll 0% 50%; border-style: none solid solid none; padding: 0cm 5.4pt; width: 275.05pt;" valign="top" width="367"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;
&lt;span lang="EN-US" style="color: #993300; font-family: Symbol; font-size: 100%;"&gt;·           &lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-US" style="color: #993300; font-family: Arial; font-size: 100%;"&gt;Filter rokok&lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-US" style="color: #993300; font-family: Arial; font-size: 100%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/td&gt;   &lt;td style="-moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; background: rgb(242, 242, 242) none repeat scroll 0% 50%; border-style: none none solid; padding: 0cm 5.4pt; width: 115.8pt;" valign="top" width="154"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span lang="EN-US" style="color: #993300; font-family: Arial; font-size: 100%;"&gt;10 – 12     tahun.&lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-US" style="color: #993300; font-family: Arial; font-size: 100%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;   &lt;td style="-moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; background: rgb(204, 204, 204) none repeat scroll 0% 50%; border-style: none solid solid none; padding: 0cm 5.4pt; width: 33.75pt;" valign="top" width="45"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span lang="EN-US" style="color: #993300; font-family: Arial; font-size: 100%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td style="-moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; background: rgb(204, 204, 204) none repeat scroll 0% 50%; border-style: none solid solid none; padding: 0cm 5.4pt; width: 275.05pt;" valign="top" width="367"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;
&lt;span lang="EN-US" style="color: #993300; font-family: Symbol; font-size: 100%;"&gt;·           &lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-US" style="color: #993300; font-family: Arial; font-size: 100%;"&gt;Kantung plastik                                        &lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-US" style="color: #993300; font-family: Arial; font-size: 100%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/td&gt;   &lt;td style="-moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; background: rgb(204, 204, 204) none repeat scroll 0% 50%; border-style: none none solid; padding: 0cm 5.4pt; width: 115.8pt;" valign="top" width="154"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span lang="EN-US" style="color: #993300; font-family: Arial; font-size: 100%;"&gt;10 – 20     tahun.&lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-US" style="color: #993300; font-family: Arial; font-size: 100%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;   &lt;td style="-moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; background: rgb(242, 242, 242) none repeat scroll 0% 50%; border-style: none solid solid none; padding: 0cm 5.4pt; width: 33.75pt;" valign="top" width="45"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span lang="EN-US" style="color: #993300; font-family: Arial; font-size: 100%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td style="-moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; background: rgb(242, 242, 242) none repeat scroll 0% 50%; border-style: none solid solid none; padding: 0cm 5.4pt; width: 275.05pt;" valign="top" width="367"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;
&lt;span lang="EN-US" style="color: #993300; font-family: Symbol; font-size: 100%;"&gt;·           &lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-US" style="color: #993300; font-family: Arial; font-size: 100%;"&gt;Sepatu kulit&lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-US" style="color: #993300; font-family: Arial; font-size: 100%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/td&gt;   &lt;td style="-moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; background: rgb(242, 242, 242) none repeat scroll 0% 50%; border-style: none none solid; padding: 0cm 5.4pt; width: 115.8pt;" valign="top" width="154"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span lang="EN-US" style="color: #993300; font-family: Arial; font-size: 100%;"&gt;25 – 43     tahun.&lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-US" style="color: #993300; font-family: Arial; font-size: 100%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;   &lt;td style="-moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; background: rgb(204, 204, 204) none repeat scroll 0% 50%; border-style: none solid solid none; padding: 0cm 5.4pt; width: 33.75pt;" valign="top" width="45"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span lang="EN-US" style="color: #993300; font-family: Arial; font-size: 100%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td style="-moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; background: rgb(204, 204, 204) none repeat scroll 0% 50%; border-style: none solid solid none; padding: 0cm 5.4pt; width: 275.05pt;" valign="top" width="367"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;
&lt;span lang="EN-US" style="color: #993300; font-family: Symbol; font-size: 100%;"&gt;·           &lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-US" style="color: #993300; font-family: Arial; font-size: 100%;"&gt;Baju/kaos kaki yang berbahan nilon                 &lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-US" style="color: #993300; font-family: Arial; font-size: 100%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/td&gt;   &lt;td style="-moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; background: rgb(204, 204, 204) none repeat scroll 0% 50%; border-style: none none solid; padding: 0cm 5.4pt; width: 115.8pt;" valign="top" width="154"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span lang="EN-US" style="color: #993300; font-family: Arial; font-size: 100%;"&gt;30 – 40     tahun.&lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-US" style="color: #993300; font-family: Arial; font-size: 100%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;   &lt;td style="-moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; background: rgb(242, 242, 242) none repeat scroll 0% 50%; border-style: none solid solid none; padding: 0cm 5.4pt; width: 33.75pt;" valign="top" width="45"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span lang="EN-US" style="color: #993300; font-family: Arial; font-size: 100%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td style="-moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; background: rgb(242, 242, 242) none repeat scroll 0% 50%; border-style: none solid solid none; padding: 0cm 5.4pt; width: 275.05pt;" valign="top" width="367"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;
&lt;span lang="EN-US" style="color: #993300; font-family: Symbol; font-size: 100%;"&gt;·           &lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-US" style="color: #993300; font-family: Arial; font-size: 100%;"&gt;Plastik keras (botol plastik, tupperware, dll)    : &lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-US" style="color: #993300; font-family: Arial; font-size: 100%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/td&gt;   &lt;td style="-moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; background: rgb(242, 242, 242) none repeat scroll 0% 50%; border-style: none none solid; padding: 0cm 5.4pt; width: 115.8pt;" valign="top" width="154"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span lang="EN-US" style="color: #993300; font-family: Arial; font-size: 100%;"&gt;50 – 80     tahun.&lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-US" style="color: #993300; font-family: Arial; font-size: 100%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;   &lt;td style="-moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; background: rgb(204, 204, 204) none repeat scroll 0% 50%; border-style: none solid solid none; padding: 0cm 5.4pt; width: 33.75pt;" valign="top" width="45"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span lang="EN-US" style="color: #993300; font-family: Arial; font-size: 100%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td style="-moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; background: rgb(204, 204, 204) none repeat scroll 0% 50%; border-style: none solid solid none; padding: 0cm 5.4pt; width: 275.05pt;" valign="top" width="367"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;
&lt;span lang="EN-US" style="color: #993300; font-family: Symbol; font-size: 100%;"&gt;·           &lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-US" style="color: #993300; font-family: Arial; font-size: 100%;"&gt;Aluminium            &lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-US" style="color: #993300; font-family: Arial; font-size: 100%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/td&gt;   &lt;td style="-moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; background: rgb(204, 204, 204) none repeat scroll 0% 50%; border-style: none none solid; padding: 0cm 5.4pt; width: 115.8pt;" valign="top" width="154"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span lang="EN-US" style="color: #993300; font-family: Arial; font-size: 100%;"&gt;80 – 100   tahun.&lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-US" style="color: #993300; font-family: Arial; font-size: 100%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;   &lt;td style="-moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; background: rgb(242, 242, 242) none repeat scroll 0% 50%; border-style: none solid solid none; padding: 0cm 5.4pt; width: 33.75pt;" valign="top" width="45"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span lang="EN-US" style="color: #993300; font-family: Arial; font-size: 100%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td style="-moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; background: rgb(242, 242, 242) none repeat scroll 0% 50%; border-style: none solid solid none; padding: 0cm 5.4pt; width: 275.05pt;" valign="top" width="367"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;
&lt;span lang="EN-US" style="color: #993300; font-family: Symbol; font-size: 100%;"&gt;·           &lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-US" style="color: #993300; font-family: Arial; font-size: 100%;"&gt;Kaleng timah       &lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-US" style="color: #993300; font-family: Arial; font-size: 100%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/td&gt;   &lt;td style="-moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; background: rgb(242, 242, 242) none repeat scroll 0% 50%; border-style: none none solid; padding: 0cm 5.4pt; width: 115.8pt;" valign="top" width="154"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span lang="EN-US" style="color: #993300; font-family: Arial; font-size: 100%;"&gt;200 – 400 tahun.&lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-US" style="color: #993300; font-family: Arial; font-size: 100%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;   &lt;td style="-moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; background: rgb(204, 204, 204) none repeat scroll 0% 50%; border-style: none solid solid none; padding: 0cm 5.4pt; width: 33.75pt;" valign="top" width="45"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span lang="EN-US" style="color: #993300; font-family: Arial; font-size: 100%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td style="-moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; background: rgb(204, 204, 204) none repeat scroll 0% 50%; border-style: none solid solid none; padding: 0cm 5.4pt; width: 275.05pt;" valign="top" width="367"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;
&lt;span lang="EN-US" style="color: #993300; font-family: Symbol; font-size: 100%;"&gt;·           &lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-US" style="color: #993300; font-family: Arial; font-size: 100%;"&gt;Styrofoam               &lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-US" style="color: #993300; font-family: Arial; font-size: 100%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/td&gt;   &lt;td style="-moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; background: rgb(204, 204, 204) none repeat scroll 0% 50%; border-style: none none solid; padding: 0cm 5.4pt; width: 115.8pt;" valign="top" width="154"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span lang="EN-US" style="color: #993300; font-family: Arial; font-size: 100%;"&gt;tidak dapat terurai &lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-US" style="color: #993300; font-family: Arial; font-size: 100%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;   &lt;td style="-moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; background: rgb(242, 242, 242) none repeat scroll 0% 50%; border-style: none solid none none; padding: 0cm 5.4pt; width: 33.75pt;" valign="top" width="45"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span lang="EN-US" style="color: #993300; font-family: Arial; font-size: 100%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td style="-moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; background: rgb(242, 242, 242) none repeat scroll 0% 50%; border-style: none solid none none; padding: 0cm 5.4pt; width: 275.05pt;" valign="top" width="367"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span lang="EN-US" style="color: #993300; font-family: Arial; font-size: 100%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;span style="font-size: 85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td style="-moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; background: rgb(242, 242, 242) none repeat scroll 0% 50%; border: medium none; padding: 0cm 5.4pt; width: 115.8pt;" valign="top" width="154"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span lang="EN-US" style="color: #993300; font-family: Arial; font-size: 85%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;span style="font-size: 85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;
&lt;span style="font-size: 85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-family: Arial;"&gt;Sumber&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-family: Arial;"&gt; : database Yayasan Hijau GPL&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Situs Agus Ahmad Fadloli&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/24544529-4562271512640034364?l=aafadloli.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2012-01-22T07:15:09.155+07:00</app:edited><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Hijau Indonesiaku</title><link>http://aafadloli.blogspot.com/2012/01/hijau-indonesiaku.html</link><category>Go Green</category><category>Action</category><author>noreply@blogger.com (Agus Ahmad Fadloli)</author><pubDate>Sat, 21 Jan 2012 16:12:33 PST</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-24544529.post-8244878479575155133</guid><description>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-HlRj-SFkiCY/TxtUTf5Q3WI/AAAAAAAAAiU/j2go_FYZw9U/s1600/gogreenindonesia2_s%25281%2529.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://2.bp.blogspot.com/-HlRj-SFkiCY/TxtUTf5Q3WI/AAAAAAAAAiU/j2go_FYZw9U/s1600/gogreenindonesia2_s%25281%2529.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
Yang paling Indonesia banget adalah kepulauan yang begitu banyak,kebudayaan yang begitu unik dan luar biasa,tradisi dan adat istiadat yang masih kental terasa..Keindahaan alamnya kalua kita perhatikan dan cari bahwa Indonesia memiliki Lahan hijau yang begitu luas.tapai karena sebagian orang-orang bertangan jahil sedikit demi sedikit hijau itu semakin lenyap berubah menjadi area yang gundul.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Global Warming yang sekarang ini sangat terasa sekali efeknya untuk kita makhluk hidup..Kegiatan penghijauan hanya sebentar melewatinya,dan tidak bisa dilakukan hanya dengan segelintir orang yang peduli terhadap lingkungan seharusnya kita bersama melakukan hal yang terbaik agar kembali hijaunya Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jaga dan rawatlah bumi tercinta kita!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Situs Agus Ahmad Fadloli&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/24544529-8244878479575155133?l=aafadloli.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2012-01-22T07:12:33.574+07:00</app:edited><media:thumbnail url="http://2.bp.blogspot.com/-HlRj-SFkiCY/TxtUTf5Q3WI/AAAAAAAAAiU/j2go_FYZw9U/s72-c/gogreenindonesia2_s%25281%2529.jpg" height="72" width="72" /><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Global Warming</title><link>http://aafadloli.blogspot.com/2012/01/global-warming.html</link><category>Go Green</category><category>Global Warming</category><category>Action</category><author>noreply@blogger.com (Agus Ahmad Fadloli)</author><pubDate>Sat, 21 Jan 2012 16:08:42 PST</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-24544529.post-5997002179336977403</guid><description>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-o8BOJVfTQxo/TxtTdlGrHzI/AAAAAAAAAiI/WP7g8KFuuSY/s1600/Go_green_by_clickyusho+copy.JPG" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="172" src="http://1.bp.blogspot.com/-o8BOJVfTQxo/TxtTdlGrHzI/AAAAAAAAAiI/WP7g8KFuuSY/s320/Go_green_by_clickyusho+copy.JPG" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
Pemanasan global jadi issue yang bener-bener hot dan jadi perhatian para petinggi negara di seluruh dunia, saat ini. Efek rumah kaca yang semakin nggak terkendali menyebabkan lapisan ozon bolong dan semakin parah tiap harinya. Efek rumah kaca juga menyebabkan energi matahari dalam bentuk radiasi inframerah nggak bisa memantul keluar atmosfer, karena terhalang awan, gas CO2 (karbondioksida) dan gas lainnya ini menyebabkan suhu bumi semakin meningkat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dampaknya, es di kutub mencair, air laut semakin naik, iklim menjadi kacau dan cuaca saat ini nggak bisa ditebak. Yang lebih ngeri, kalau emisi CO2 terus meningkat, suhu bumi bisa meningkat 1.1 - 6.4 derajat celcius yang akan merusak keseimbangan ekosistem bumi. Sikap manusia yang egois juga berperan memperparah global warming. Hutan yang jadi paru-paru dunia malah ditebangi (bego banget), polusi makin banyak karena makin bertambahnya jumlah kendaraan bermotor. Apalagi kita banyak banget memakai barang-barang dari plastik dan sering buang sampah sembarangan. Nggak heran kalau sering terjadi bencana alam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Padahal nggak susah kok berpartisipasi mengurangi pemanasan global. &lt;i&gt;Dont Littering for example&lt;/i&gt;! Kurangi pemakaian plastik dengan menggunakan kantong dari kain atau kertas yang di daur ulang. Gunakan sepeda sebagai alat transportasi ramah lingkungan atau mulai beralih ke angkutan umum. Bayangkan polusi yang bisa dikurangi kalau semua pengguna kendaraan pribadi menggunakan angkutan umum. Jangan lupa untuk mulai menanam pohon.&lt;i&gt; (Bobby, diringkas dari berbagai media)&lt;/i&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Situs Agus Ahmad Fadloli&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/24544529-5997002179336977403?l=aafadloli.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2012-01-22T07:08:42.442+07:00</app:edited><media:thumbnail url="http://1.bp.blogspot.com/-o8BOJVfTQxo/TxtTdlGrHzI/AAAAAAAAAiI/WP7g8KFuuSY/s72-c/Go_green_by_clickyusho+copy.JPG" height="72" width="72" /><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Tisu, Hal Sepele Berdampak di Masa Depan</title><link>http://aafadloli.blogspot.com/2012/01/tisu-hal-sepele-berdampak-di-masa-depan.html</link><category>Go Green</category><category>Tips</category><category>Action</category><author>noreply@blogger.com (Agus Ahmad Fadloli)</author><pubDate>Sat, 21 Jan 2012 15:22:27 PST</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-24544529.post-7709977419753223588</guid><description>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-DiF0p27fMSg/TxtIhsgJl6I/AAAAAAAAAh8/PruRMqZjYTk/s1600/tissue1.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="320" src="http://4.bp.blogspot.com/-DiF0p27fMSg/TxtIhsgJl6I/AAAAAAAAAh8/PruRMqZjYTk/s320/tissue1.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
Teman, pernah tidak terlintas di benak kalian semua mengenai tissue. Ya, benda yang sering kita gunakan setiap saat. Sehabis makan pagi selembar (khusus makanan pedes nanti bisa tambah banyak), pas di sekolah setelah jajan selembar, makan siang selembar (dan bisa tambah), makan malam selembar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kelihatannya sepele jika hanya dalam sehari. Tapi pemakaian itu terus menerus dalam hitungan minggu, bulan, dan tahun. Semua tissue yang kita gunakan itu berasal dari POHON lho...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Nah, sebenarnya kita sendiri telah melakukan perbuatan yang tidak mengarah kepada perbuatan Go Green lho. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ada langkah yang dapat kita lakukan agar hemat dan pohon-pohon yang seharusnya menjadikan segarnya bumi ini tetap lestari. Salah satunya adalah mengganti penggunaan tissue dengan lap kain.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Awalnya saya juga seperti itu, suka memakai tissue setiap hari. Namun setelah membaca salah satu artikel dari internet bahwa pemakaian tissue juga andil dalam mengantarkan semakin besarnya efek rumah kaca, hingga sekarang, saya sudah berusaha mengganti tissue dengan kain lap yang saya bawa ke mana-mana. Hitung-hitung menghemat uang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Daripada dibelikan tissue, mending kita manfaatkan saja buat yang lebih ramah lingkungan, seperti membeli tanaman hias atau bibit pohon agar nanti bisa menjadikan lingkungan rumah kita menjadi segar.&lt;i&gt; (Bobby, sumber dari berbagai media)&lt;/i&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Situs Agus Ahmad Fadloli&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/24544529-7709977419753223588?l=aafadloli.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2012-01-22T06:22:27.209+07:00</app:edited><media:thumbnail url="http://4.bp.blogspot.com/-DiF0p27fMSg/TxtIhsgJl6I/AAAAAAAAAh8/PruRMqZjYTk/s72-c/tissue1.jpg" height="72" width="72" /><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Go Green untuk Menyelamatkan Bumi</title><link>http://aafadloli.blogspot.com/2012/01/go-green-untuk-menyelamatkan-bumi.html</link><category>Go Green</category><category>Tips</category><author>noreply@blogger.com (Agus Ahmad Fadloli)</author><pubDate>Sat, 21 Jan 2012 15:03:24 PST</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-24544529.post-125273310342028986</guid><description>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-4P1s3JFNeJc/TxtD72ONCCI/AAAAAAAAAho/4ZR6y5g7M0I/s1600/SDC12505.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="240" src="http://3.bp.blogspot.com/-4P1s3JFNeJc/TxtD72ONCCI/AAAAAAAAAho/4ZR6y5g7M0I/s320/SDC12505.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
Kata orang tua saya, pada waktu beliau kecil udara pagi begitu segar dan sawah yang hijau di pinggir jalan serta pohon-pohon yang hijau, namun nampaknya sekarang hal tersebut cukup sulit untuk saya temukan, udara semakin panas, polusi udara semakin buruk sehingga orang-orang jadi lebih mudah untuk jatuh sakit. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teman, sebenarnya kita dapat merasakan hal indah yang pernah dialami oleh orang tua saya (dan juga orang tua teman-teman). Mungkin beberapa tips ini dapat dijadikan sebagai langkah awal untuk memulai prinsip Green demi menyelamatkan bumi kita. Setidaknya, bisa kita memulainya dari diri kita sendiri&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;1. Menggunakan Air Secukupnya&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Air adalah sumber kehidupan, air yang bersih dan sehat akan menjaga lingkungan dan tubuh kita. Jangan dibuang-buang. Kalau di tempat kita seperti Jepara ini, kita seharusnya bersyukur karena air cukup melimpah. Namun kadang-kadang kita lupa bahwa di tempat lain ada yang sangat kesulitan air. Bahkan saya pernah membaca sebuah berita bahwa ada beberapa daerah di Indonesia yang sangat kesulitan mendapatkan air.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;2. Menanam tumbuhan di sekitar rumah kita&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Tanaman dan tumbuhan berfungsi sebagai pemancar oksigen bersih, akan lebih baik lagi bila yang ditanam itu pohon, karena pohon akan menjaga kulaitas air kita. selain itu oksigen bersih yang di hasilnyapun jauh lebih besar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;3. Gunakan Teknologi ramah lingkungan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Paling tidak hal terkecil yang bisa kita lakukan adalah mematikan lampu saat tidur, ada manfaatnya yaitu apabila mematikan lampu saat itu baik bagi kesehatan mata, karena mata kita dapat beristirahat dengan penuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;4. Hindari penggunaan kantong plastik saat berberlanja, gantikan dengan kardus&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Plastik merupakan salah satu zat yang sulit di urai oleh bakteri dan mineral-mineral dari tanah, sama halnya streoform&amp;nbsp; baru dapat terurai setelah melewati umur 105 tahun. Hati-hati yang suka beli makanan yang berbungkus styrofoam, kalau mau di rebus mending pindahkan ke kaca agar tidak terkena racun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;5. Gunakan kendaraan bermotor seperlunya&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;saya terkadang heran sama orang-orang bahkan teman saya sendiri, pergi ke warung saja yang jaraknya cuma 50 meter malah menggunakan motor, sungguh terlalu malasnya. Kalau kita pun begitu ayo bergerak, gunakan kaki kita untuk berjalan, jangan malas. orang tua zaman dahulu berumur panjang dan saat tua pun tidak sakit-sakitan karena mereka banyak berjalan kaki.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(disadur dari berbagai sumber)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Situs Agus Ahmad Fadloli&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/24544529-125273310342028986?l=aafadloli.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2012-01-22T06:03:24.199+07:00</app:edited><media:thumbnail url="http://3.bp.blogspot.com/-4P1s3JFNeJc/TxtD72ONCCI/AAAAAAAAAho/4ZR6y5g7M0I/s72-c/SDC12505.jpg" height="72" width="72" /><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>SEKILAS TENTANG MTS MH TROSO</title><link>http://aafadloli.blogspot.com/2012/01/sekilas-tentang-mts-mh-troso_18.html</link><category>Madrasah</category><category>Profil</category><author>noreply@blogger.com (Agus Ahmad Fadloli)</author><pubDate>Sat, 21 Jan 2012 17:44:34 PST</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-24544529.post-7521620863916662199</guid><description>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: justify;"&gt;&amp;nbsp;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-LZsJs1rVJl8/TxZscEHIQwI/AAAAAAAAATo/LyA5hfm10Kg/s1600/logo-mts-editan6.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="640" src="http://4.bp.blogspot.com/-LZsJs1rVJl8/TxZscEHIQwI/AAAAAAAAATo/LyA5hfm10Kg/s640/logo-mts-editan6.jpg" width="640" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Madrasah Tsanawiyah (MTs) Matholi'ul Huda Troso&lt;/b&gt; adalah institusi   pendidikan menengah pertama yang berorientasi Islam. Terletak 13 Km  dari  pusat kota Jepara, MTs Matholi'ul Huda Troso hadir menjawab  harapan  masyarakat yang mendambakan pendidikan yang terjangkau namun  tetap  berkualitas dan berdaya saing. Letak MTs Matholi'ul Huda Troso  cukup  strategis karena terletak di jalur Kecamatan Pecangaan,  menjadikan  madrasah ini mudah dijangkau oleh peserta didik.&lt;br /&gt;Berawal dari  gagasan the Founding Fathers untuk memenuhi harapan  masyarakat yang  mendambakan pendidikan formal yang sesuai dengan 'isi  kantong' namun  tetap dapat bersaing di kancah daerah, pada tanggal 26  April 1996 secara  resmi berdiri MTs Matholi'ul Huda Troso di bawah  naungan Yayasan  pendidikan Islam Matholi'ul Huda Troso yang diketuai  oleh &lt;b&gt;KH. Abdul Jalil al-Hafidz&lt;/b&gt;.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berbagai upaya terus dilakukan oleh pihak madrasah untuk  mengembangkan  kualitas akademis para peserta didik, salah satu usaha  yang ditempuh  adalah dengan menunjuk guru pengampu mata pelajaran yang  memang  kompeten di bidangnya. Selain itu pembenahan infrastruktur  madrasah  juga terus digiatkan dari awal pendirian hingga sekarang. Hal  itu  dimaksudkan agar tercipta suasana belajar mengajar yang nyaman dan   lengkap.&lt;br /&gt;Madrasah ini dibawah naungan Yayasan Pendidikan Islam Matholi'ul Huda Troso.&lt;br /&gt;Kepala Madrasah yang pertama adalah KH. Abdul Jalil yang juga Ketua Yayasan.&lt;br /&gt;Dalam  perjalanannya Kepala Madrasah kemudian diserhakan kepada Drs. H.   Sobari, dan selanjutnya mulai tahun 1999, lalu&amp;nbsp; Drs. H. Nur Kholis  Syam'un, setelah itu dikepalai olah Karwadi, S.Ag. sejak tahun 2009  sampai sekarang 2011.&lt;br /&gt;Dalam perkembangannya  MTs Matholi'ul Huda Troso mengalami perubahan  yang sangat pesat, mulai  dari jumlah siswa yang terus meningkat, sampai  fasilitas gedung yang  sangat menunjang dalam proses belajar mengajar.  Sejak  berdirinya madrasah ini, selalu menorehkan prestasi-prestasi yang  cukup  membanggakan, baik bidang akademik maupun bidang nonakademik.&lt;br /&gt;Berbagai  terobosan yang inovatif dilakukan oleh kepala madrasah dan  pihak-pihak  yang membantunya untuk memberikan 'sesuatu yang lebih' dan  'sesuatu yang  lain dari yang lain' kepada peserta didik. Di antara dari  sekian banyak  inovasi tersebut adalah memasukkan pelajaran ekstra  (pelajaran  tambahan) menjadi pelajaran intra, seperti Tata busana,  Khitobah  (pidato), Nasyid, dan&amp;nbsp; kegiatan-kegiatan yang lainnya.   Langkah-langkah tersebut tidak lain adalah untuk memberikan keterampilan   peserta didik untuk hidup di masyarakat kelak.&lt;br /&gt;Semua itu berorientasi pada visi madrasah, yaitu &lt;b&gt;"Luhur dalam Budi, Tinggi dalam Prestasi"&lt;/b&gt; yang menjadi ruh dalam setiap gerak &lt;b&gt;MTs Matholi'ul Huda Troso&lt;/b&gt; dalam melayani masyarakat menuju manusia yang berbudi luhur, namun juga berprestasi yang tinggi.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-left: 5%; margin-right: 5%; text-align: justify;"&gt;&lt;hr color="maroon" style="margin-left: 0px; margin-right: 0px;" width="85%" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Situs Agus Ahmad Fadloli&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/24544529-7521620863916662199?l=aafadloli.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2012-01-22T08:44:34.586+07:00</app:edited><media:thumbnail url="http://4.bp.blogspot.com/-LZsJs1rVJl8/TxZscEHIQwI/AAAAAAAAATo/LyA5hfm10Kg/s72-c/logo-mts-editan6.jpg" height="72" width="72" /><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>SUASANA PENGECORAN UNTUK KAMPUS BARU</title><link>http://aafadloli.blogspot.com/2012/01/suasana-pengecoran-untuk-kampus-baru_15.html</link><category>Madrasah</category><category>Galeri</category><category>News</category><category>Kegiatan</category><author>noreply@blogger.com (Agus Ahmad Fadloli)</author><pubDate>Sat, 21 Jan 2012 17:44:34 PST</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-24544529.post-182113569390570312</guid><description>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-wNXBfhEe_ao/TxImrr_Y_nI/AAAAAAAAARU/rDmGzUPYMkg/s1600/ngecor.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="240" src="http://4.bp.blogspot.com/-wNXBfhEe_ao/TxImrr_Y_nI/AAAAAAAAARU/rDmGzUPYMkg/s320/ngecor.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;u&gt;&lt;b&gt;Mts Matholi’ul Huda Troso&lt;/b&gt;&lt;/u&gt; (14/01/12). Pembangunan kampus baru, pada hari ini mulai pengecoran bagian langit-langitnya. Acara pengecoran ini dimulai sejak jam tujuh pagi yang dikerjakan oleh para tukang bangunan proyek pembangunan kampus tersebut. Acara dimulai dengan do’a yang dipimpin oleh Ismai’il Al-Qori’ dan H. Musthofa Kamal yang diikuti serentak oleh siswa-siswi Matholi’ul Huda. Pembangunan kampus yang berada tepat disebelah timur kampus MTs Matholi’ul Huda Troso itu begitu antusias mendapat rasa simpatik dari warga tetangga madrasah yang berbondong-bondong keacara pengecoran. Ditempat pengecoran mereka langsung bertindak sesuai komando, ada yang langsung mengangkat semen untuk campuran pasir yang merupakan bahan utama pada acara pngecoran tersebut. Disamping para lelaki yang menyumbangkan tenaganya secara suka rela, para kaum hawa yang rata-rata didominasi kaum hawa-pun tidak mau kalah dalam acara tersebut. Meskipun tidak dengan tenaga seperti halnya yang dilakukan oleh kaum adam, mereka membawakan makanan kecil (dalam bahasa jawa disebut dengan jadah) untuk para pengecor. Tidak kalah juga para siswa MTs-MA Matholi’ul Huda Troso ikut menggunakan tenaganya dalam acara pengecoran tersebut dengan menyalurkan bahan bangunan dan berbaris secara kontinyu. Acara pengecoran dihentikan untuk istirahat karena waktu telah menunjukkan dzuhur dan acara dilanjutkan kembali pada jam satu siang. Para&amp;nbsp; siswapun tidak ambil diam, meskipun telah pulang sekolah mereka melanjutkan kembali ke acara pengecoran dengan komando dari kepala sekolah yang ikut andil dalam pngecoran tersebut. Acara rampung pada jam lima sore dengan ditandai dimatikannya mesin molen yang digunakan untuk mengolah materi bangunan&lt;i&gt;&lt;b&gt;. i.l&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Situs Agus Ahmad Fadloli&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/24544529-182113569390570312?l=aafadloli.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2012-01-22T08:44:34.511+07:00</app:edited><media:thumbnail url="http://4.bp.blogspot.com/-wNXBfhEe_ao/TxImrr_Y_nI/AAAAAAAAARU/rDmGzUPYMkg/s72-c/ngecor.jpg" height="72" width="72" /><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Fasilitas</title><link>http://aafadloli.blogspot.com/2012/01/fasilitas.html</link><category>Madrasah</category><category>Galeri</category><category>Profil</category><author>noreply@blogger.com (Agus Ahmad Fadloli)</author><pubDate>Sat, 21 Jan 2012 17:44:34 PST</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-24544529.post-5977172198738951847</guid><description>Berbagai sarana dan prasarana penunjang kegiatan belajar mengajar di &lt;b&gt;MTs Matholi'ul Huda Troso&lt;/b&gt; kian hari kian bertambah. Hal itu sesuai dengan komitmen &lt;b&gt;MTs Matholi'ul Huda Troso &lt;/b&gt;berusaha  untuk menghasilkan kualitas lulusan yang lebih baik dan menjadi sekolah  terkemuka khususnya di Jepara dengan berbagai sarana dan prasarana yang  dapat mengantarkan peserta didik menggapai cita-citanya.&lt;br /&gt;Fasilitas belajar di MTs Matholi'ul Huda Troso adalah sebagai berikut :&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Ruang Kelas&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Sebanyak  dua belas ruang rombongan belajar yang dapat menampung hampir sekitar  lima ratus peserta didik di MTs Matholi'ul Huda Troso. Jumlah ruang  rombongan belajar kini terus diperbanyak jumlahnya, lantaran dengan  pembangunan kampus baru di sebelah timur madrasah.&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Laboratorium Fisika, Biologi dan Kimia&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Selain  mempelajari materi-materi teori, peserta didik di MTs Matholi'ul Huda  juga dapat melakukan praktik untuk menunjang pemahaman peserta didik  terhadap suatu materi ajar, khususnya materi sains, yang meliputi:  Fisika dan Biologi.&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Laboratorium Komputer&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Teknologi informasi sudah menjadi  kebutuhan pokok di kalangan peserta didik MTs Matholi'ul Huda Troso.  Kebutuhan itu dapat ditunjang dengan adanya laboratorium komputer yang  dapat dimanfaatkan setiap saat bagi kepentingan pembelajaran.  Laboratorium terbagi menjadi dua ruang, di mana setiap ruang terdapat 10  unit &lt;i&gt;personal computer&lt;/i&gt; berteknologi mutakhir. Jumlah tersebut  akan terus ditambah seiring dengan bertambahnya kebutuhan penggunaan  komputer sebagai gerbang menuju era digital.&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Laboratorium Bahasa&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Keberdaan  laboratorium bahasa menjadi menjadi salah satu sarana penunjang  kegiatan belajar peserta didik, khususnya di bidang linguistik.&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Perpustakaan&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Buku  adalah jendela ilmu pengetahuan. Pentingnya peran buku sebagai media  sumber ilmu pengetahuan menjadi dasar diadakannya perpustaakan di MTs  Matholi'ul Huda Troso. Selain buku-buku tentang pelajaran, di  perpustakaan ini juga terdapat berbagai jenis buku, mulai dari sastra,  ilmu terapan, keagamaan, teknologi, hingga arsip majalah islami dan majalah bola. Semua  itu disediakan untuk peserta didik yang selalu haus akan ilmu  pengetahuan. &lt;br /&gt;&lt;b&gt;Ruang Keterampilan&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;- Tata Busana&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Mode  menjadi salah satu tren yang kian diminati di kalangan remaja dewasa  ini. Diharapkan, alumni MTs Matholi'ul Huda Troso tidak hanya sebagai &lt;i&gt;trend follower&amp;nbsp; &lt;/i&gt;di bidang mode semata, tetapi juga dapat menjadi penyumbang ide di dunia mode sehingga menjadi &lt;i&gt;trend setter&lt;/i&gt;.  Cita-cita tersebut diwujudkan dalam bentuk pengadaan ruang tata busana  bagi seluruh peserta didik di MTs Matholi'ul Huda Troso. &lt;br /&gt;&lt;b&gt;- Musik&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Disediakan  ruang keterampilan musik bagi siswa yang berminat di bidang musik. Di  ruang ini, siswa dapat menggunakan semua peralatan yang tersedia, di  antaranya: 1 set alat marching band, 1 set rebana, 1 set alat musik  band, alat musik dangdut, qasidah, dan lain-lainnya.&lt;br /&gt;&lt;b&gt;- Broadcasting/Studio Radio FM&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Peserta didik yang mempunyai minat di dunia &lt;i&gt;broadcasting&lt;/i&gt;  (kepenyiaran) dapat tersalurkan lantaran keberadaan studio Radio Malida  FM yang dimiliki MTs Matholi'ul Huda Troso. Mereka dapat berekspresi di  udara menyapa para pendengar.&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Musholla&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Selain  urusan duniawi, siswa juga harus seimbang untuk urusan ukhrawi. Terdapat  musholla An-Nur yang berintegrasi dengan pondok pesantren. Jadi, siswa  juga dapat memperdalam ilmu keagamaan.&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Ruang OSIS&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Siswa  selain diberikan materi pelajaran, juga diberikan materi kepemimpinan.  Ruang OSIS sangat berguna bagi mereka yang terpilih menjadi pengurus  OSIS untuk membahas masalah dan kegiatan seputar siswa.&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Ruang Pramuka&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Pengurus dewan ambalan dapat melakukan rapat atau membahas kegiatan kepramukaan di ruang Pramuka.&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Ruang UKS&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Bagi  siswa yang merasa kurang sehat, dapat beristirahat di ruang UKS, Selain  mendapatkan perawatan, siswa juga dapat beristirahat dengan nyaman di  ruangan ini.&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Koperasi Karyawan&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Di Koperasi Madrasah, siswa dapat melengkapi keperluan belajarnya, mulai dari alat tulis, buku tulis hingga perlengkapan lain.&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Lapangan Olahraga&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;- Basket&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;MTs  Matholi'ul Huda Troso mempunyai fasilitas berupa lapangan Bakset yang  berstandar NBA. Jadi, siswa dapat belajar basket dan merasakan bermain  basket di lapangan yang standar.&lt;br /&gt;&lt;b&gt;- Voli&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Disediakan  pula lapangan bola voli untuk menunjang minat siswa di bidang  olahraga,khususnya voli. Selain lapangannya yang berstandar PBVSI,  Didatangkan pula pelatih yang sangat berkompeten di bidangnya.&lt;br /&gt;&lt;b&gt;- Sepak Bola&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Terletak  700 m ke selatan dari gedung MTs Matholi'ul Huda Troso. Siswa dapat  bermain sepak bola di lapangan sepak bola "Datuk Ampel".&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Ruang Guru&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Ruang BK&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Ruang Tata Usaha&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Ruang Kepala&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Ruang Bendahara&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Ruang MCK&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Alat Musik&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;- Marching Band&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;- Rebana&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;- Band &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Etalase Surat Kabar&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Dengan  adanya etalase untuk memajang surat kabar, memungkinkan siswa dapat  menambah wawasan dan mengetahui berita seputar Jawa Tengah. Bersumber  dari surat kabar yang terkemuka dan diperbarui setiap hari menjadikan  siswa semakin luas wawasannya.&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Majalah Dinding Emha Pos &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Siswa dapat menyalurkan suaranya di majalah dinding ini yang terbit 10 hari sekali dengan bimbingan dari Syaifur Rahman (pengampu majalah dinding emha pos).&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Situs Agus Ahmad Fadloli&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/24544529-5977172198738951847?l=aafadloli.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2012-01-22T08:44:34.572+07:00</app:edited><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>LATIHAN PRAMUKA  HARI SELASA</title><link>http://aafadloli.blogspot.com/2011/11/latihan-pramuka-hari-selasa_23.html</link><category>Intrakulikuler</category><category>Kegiatan</category><category>Pramuka</category><author>noreply@blogger.com (Agus Ahmad Fadloli)</author><pubDate>Sat, 21 Jan 2012 17:44:34 PST</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-24544529.post-5733659450011671642</guid><description>&lt;table cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="float: left; margin-right: 1em; text-align: left;"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-N3pGM_YPxJI/TsxjyRTEKmI/AAAAAAAAALM/j_R7mbpS4Mo/s1600/pramuka-1.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; margin-bottom: 1em; margin-left: auto; margin-right: auto;"&gt;&lt;img border="0" height="240" src="http://3.bp.blogspot.com/-N3pGM_YPxJI/TsxjyRTEKmI/AAAAAAAAALM/j_R7mbpS4Mo/s320/pramuka-1.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;Dewan Ambalan memberikan bimbingan pada Latihan Baris Berbaris&lt;/i&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;u&gt;&lt;span lang="SV"&gt;|MTs Matholi’ul Huda Troso|&lt;/span&gt;&lt;/u&gt;&lt;/b&gt;&lt;span lang="SV"&gt; Selasa, 22 November 2011 pramuka MTs Matholi’ul Huda Troso latihan kembali dengan materi yang baru dan menyenangkan. Dengan materi latihan sebagai berikut, yakni: Latihan Baris Berbaris (LBB), latihan upacara pembukaan dan penutupan untuk tingkat penggalang, dan yel dari masing-masing kelompok. Pelatihan kepramukaan yang dimulai dengan Latihan Baris Berbaris itu melatih kedisiplinan dan ketanggapan. Pasalnya, baris berbaris melatih kepekaan pendengaran dari sang pemimpin barisan yang memberi aba-aba siap, setengah lengan, hormat, dan lain sebagainya, serta melatih kepekaan respon motorik (gerak) anggota tubuh dari perintah sang pemimpin barisan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;table cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="float: right; margin-left: 1em; text-align: right;"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-ov92tWSfr5o/TsxlqNI32tI/AAAAAAAAALU/WnWgrVkuskU/s1600/pramuka-2.jpg" imageanchor="1" style="clear: right; margin-bottom: 1em; margin-left: auto; margin-right: auto;"&gt;&lt;img border="0" height="240" src="http://3.bp.blogspot.com/-ov92tWSfr5o/TsxlqNI32tI/AAAAAAAAALU/WnWgrVkuskU/s320/pramuka-2.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;Suasana saat Latihan Baris Berbaris&lt;/i&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;Latihan Baris Berbaris dibawah naungan Dewan Penggalang yang dibatu oleh Dewan Ambalan dari MA Matoli’ul Huda Troso itu menjadi dasar untuk latihan yang berikutnya, yakni latihan upacara pembukaan dan upacara penutupan dengan bentuk pasukan angkare atau menyerupai huruf U. Diawali dengan mengambil salah satu anak untuk menjadi pemimpin upacara, pembaca pancasila, pembaca dasa darma , pengibar bendera, dan pembaca undang-undang dasar 1945. Dimulai dengan sang pemimpin upacara memasuki lapangan upacara mengambil alih pasukan, dilanjutkan dengan pembina upacara masuk ke lapangan upacara dan pemberian hormat dari pasukan upacara yang dipimpin olah pemimpin upara, dan lain sebagainya yang ada diupacara pada upacara penggalang. Ditengah-tengah jalannya upacara yang tepatnya pada amanat sang pembina upacara, disini sang pembina upacara memberikan sambutannya, sang pembimbingpun ikut andil dalam amanat ini, Bapak Taufiqur Rohman, S.S. namanya. Dalam hal ini beliau cukup unik, pasalnya pada latihan amanat pembiana upacara pada kelompoknya kali ini disamping digunakan untuk latihan, juga dijadikan mendidik anak asuhannya dengan cerita mendindik yang dibuatnya yang menjadi daya tarik sendiri pada latihan kali ini, sehingga menjadi menyenangkan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;table cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="float: left; margin-right: 1em; text-align: left;"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-IMMYih5oE7c/TsxnmzsrWEI/AAAAAAAAALc/L7Qukdbqn7A/s1600/pramuka-3.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; margin-bottom: 1em; margin-left: auto; margin-right: auto;"&gt;&lt;img border="0" height="240" src="http://3.bp.blogspot.com/-IMMYih5oE7c/TsxnmzsrWEI/AAAAAAAAALc/L7Qukdbqn7A/s320/pramuka-3.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;Suasana saat yel&lt;/i&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;Ditengah-tengah latihan kali ini diselingi dengan latihan yel dari masing-masing kelompok. Masing-masing kelompok yang sebelumnya diberi tahu untuk menyiapkan yelnya sebelumnya, sekarang waktunya untuk menunjukkan kebolehannya. Suasana menjadi seru dan menyenangkan ketika salah satu dari kelompok yang menjadikan kelompoknya untuk yel dalam bentuk serangan tanya jawab, yaitu antara kelompokya Kasri kelas VIII D dengan kelompoknya Heru kelas IX B. Suasana mejadi sangat rame, seru, menyenangkan, bahkan membuat tertawa terbahak-bahak bagi siapa saja yang menyaksikannya, karena sangat lucunya kalimat yang dibuat oleh mereka.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;table cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="float: right; margin-left: 1em; text-align: right;"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-i3mzo-5wb_4/TsxphOncaqI/AAAAAAAAALk/n56L7Z3yEAs/s1600/pramuka-4.jpg" imageanchor="1" style="clear: right; margin-bottom: 1em; margin-left: auto; margin-right: auto;"&gt;&lt;img border="0" height="240" src="http://2.bp.blogspot.com/-i3mzo-5wb_4/TsxphOncaqI/AAAAAAAAALk/n56L7Z3yEAs/s320/pramuka-4.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;Latihan upacara&lt;/i&gt; &lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;Sungguh kegiatan yang sangat menyenangkan dan mendidik, bukan hanya materi kepramukaan yang diberikan, akan tetapi kegiatan permainan dan aspirasi penyampaian kreatifitas siswa yang berupa yel juga ditampilkan, sehingga menjadi daya tarik tersendiri untuk peserta didik.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="text-align: center;"&gt;&lt;b&gt;&lt;u&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/u&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="text-align: center;"&gt;&lt;b&gt;&lt;u&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/u&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="text-align: center;"&gt;&lt;b&gt;&lt;u&gt;&lt;span lang="SV"&gt;"SATYAKU KUDARMAKAN DARMAKU KUBAKTIKAN&lt;/span&gt;&lt;/u&gt;&lt;/b&gt;&lt;u&gt;&lt;span lang="SV"&gt;”&lt;/span&gt;&lt;/u&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="text-align: center;"&gt;&lt;b&gt;&lt;u&gt;&lt;span lang="SV"&gt;”IKHLAS BAKTI BINA BANGSA BERBUDI BAHWA LAKSANA”&lt;/span&gt;&lt;/u&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Situs Agus Ahmad Fadloli&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/24544529-5733659450011671642?l=aafadloli.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2012-01-22T08:44:34.539+07:00</app:edited><media:thumbnail url="http://3.bp.blogspot.com/-N3pGM_YPxJI/TsxjyRTEKmI/AAAAAAAAALM/j_R7mbpS4Mo/s72-c/pramuka-1.jpg" height="72" width="72" /><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>PRAMUKA MTS  MH TROSO MASUK DALAM KEGIATAN INTRA</title><link>http://aafadloli.blogspot.com/2011/11/pramuka-mts-mh-troso-masuk-dalam_09.html</link><category>Intrakulikuler</category><category>Pramuka</category><author>noreply@blogger.com (Agus Ahmad Fadloli)</author><pubDate>Sat, 21 Jan 2012 17:44:34 PST</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-24544529.post-1410859974625341780</guid><description>&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-QH190fMdy48/Trnx9aZ7jGI/AAAAAAAAAKA/coZI06V9t6s/s1600/PRAMUKA-2.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="320" src="http://4.bp.blogspot.com/-QH190fMdy48/Trnx9aZ7jGI/AAAAAAAAAKA/coZI06V9t6s/s320/PRAMUKA-2.jpg" width="240" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span lang="SV" style="font-family: inherit; font-size: small;"&gt;Pramuka???? Apa itu pramuka?..... pramuka merupakan &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: inherit; font-size: small;"&gt;organisasi&lt;/span&gt;&lt;span lang="SV" style="font-family: inherit; font-size: small;"&gt; pendidikan nonformal yang menyelenggarakan pendidikan kepanduan &lt;/span&gt;&lt;span lang="SV" style="font-family: inherit; font-size: small;"&gt;yang dilaksanakan di Indonesia.&lt;/span&gt;&lt;span lang="SV" style="font-family: inherit; font-size: small;"&gt; Kata "pramuka"&lt;/span&gt;&lt;span lang="SV" style="font-family: inherit; font-size: small;"&gt; merupakan singkatan dari &lt;i&gt;Praja Muda Karana&lt;/i&gt;, yang memiliki arti rakyat&lt;/span&gt;&lt;span lang="SV" style="font-family: inherit; font-size: small;"&gt; Muda yang Suka Berkarya. Begitulah kiranya arti dari pramuka yang telah menyebar di seluruh wilayah Indonesia dan negara-negara lainnya. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: inherit; text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="SV" style="font-size: small;"&gt;Biasanya pramuka pada tingkat pendidikan termasuk kegiatan Ekstrakulikuler, namun keadaan ini berbeda dengan pramuka di Mts Matholi’ul Huda yang eksis termasuk kegiatan intra, pasalnya kegiatan pramuka ini mendidik siswa untuk lebih trampil dan tanggap. Latihan pramuka yang diselenggarakan setiap hari selasa itu dimulai sejak selasa, 8 November 2011 itu, mungkin satu-satunya pramuka yang hanya dilaksanakan di MTs Matholi’ul Huda Troso saja. Kegiatan ini dimulai pada jam pelajaran ke-7 dan ke-8 Madrasah Tsanawiyah Matholi’ul Huda Troso yakni pada jam 11.20 sampai jam 13.00 siang. Kegiatan pramuka ini dilaksanakan secara bergantian antara putra dan putri, jika pada hari selasa ini yang melaksanakan latihan pramuka adalah putra, maka pada selasa depannya adalah permpuan begitu seterusnya. Pada latihan yang pertama kalinya yang melaksanakan latihan adalah kelompok putra. Latihan yang dibimbing oleh &lt;br /&gt;Dewan Penggalang MTs Matholi’ul Huda Troso dan Dewan Ambalan Setiabudi dan Fatmawati dari MA Matholi’ul Huda Troso serta pembimbing muhadhoroh yang menjadi pengawas jalannya kegiatan. Semua murid dianjurkan untuk latihan diluar ruangan. karena kondisi hujan pada hari itu, maka latihan dialihkan dalam kelas dan ada juga yang berada diteras-teras sekolah. Meskipun dalam keadaan hujan, tidak melemahkan semangat peserta didik untuk mengikuti jalannya kegiatan pramuka yang dibimbing oleh Dewan Ambalan dan Dewan Penggalang itu. Dewan Ambalan memberikan pengarahan tentang bagaimana jalannya upacara pada dewan penggalang yang bentuk barisannya adalah angkare (yang menyerupai huruf U). &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;table cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="float: right; font-family: inherit; margin-left: 1em; text-align: right;"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-YFyZoBdIFFc/Trn3tQCM59I/AAAAAAAAAKQ/QD8qPK58qxk/s1600/pramuka-5.jpg" imageanchor="1" style="clear: right; margin-bottom: 1em; margin-left: auto; margin-right: auto;"&gt;&lt;img border="0" height="240" src="http://3.bp.blogspot.com/-YFyZoBdIFFc/Trn3tQCM59I/AAAAAAAAAKQ/QD8qPK58qxk/s320/pramuka-5.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: inherit; text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="SV" style="font-size: small;"&gt;Salah satu dari Dewan Ambalan yang ikut andil dalam memberikan pengarahan adalah Joko Aji Saputro yang berasal dari kelas XII IPA MA Matholi’ul Huda Troso pada kelompok yang dibimbing oleh Mahaj Khoirunnas, S.Pd. Pengarahan yang dimulai dari memberkan tata cara sikap siap yang benar, cara hormat dan gerakan baris-berbaris lainnya serta mencontohkan jalanya upacara pada tingkat penggalang. Seperti gambar disamping dengan mencontohkan sang pemimpin upacara menjalankan tugasnya dalam upacara dan sang pengawaspun juga ikut andi menjadi sang pembina. Begitu selesai pelatihan upacara, Dewan Ambalan dan kawan-kawan menyampaikan materi untuk pertemuan berikutnya nanti yakni membuat yel. dihimbau kepada pserta didik pada pertemuan berikutnya bisa mengikutinya secara baik, maka diberikan pengarahan dan contoh yel. Ternyata ada salah satu siswa yang sudah bisa yel dan mencontohkannya kepada teman-temannya. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: inherit; text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="SV" style="font-size: small;"&gt;Hal di atas diterapkan karena Gerakan Pramuka bertujuan mendidik anak-anak dan pemuda Indonesia dengan prinsip-Prinsip Dasar dan Metode Kepramukaan yang pelaksanaannya disesuaikan dengan keadaan, kepentingan dan perkembangan bangsa dan masyarakat Indonesia dengan tujuan agar;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* anggotanya menjadi manusia yang berkepribadian dan berwatak luhur serta tinggi mental, moral, budi pekerti dan kuat keyakinan beragamanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* anggotanya menjadi manusia yang tinggi kecerdasan dan keterampilannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* anggotanya menjadi manusia yang kuat dan sehat fisiknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* anggotanya menjadi manusia yang menjadi warga negara Indonesia yang berjiwa Pancasila, setia dan patuh kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia; sehingga menjadi angota masyarakat yang baik dan berguna, yang sanggup dan mampu menyelanggarakan pembangunan bangsa dan negara. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="font-family: inherit; text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="font-family: inherit; text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="SV"&gt;SATYAKU KUDARMAKAN DARMAKU KUBAKTIKAN&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Situs Agus Ahmad Fadloli&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/24544529-1410859974625341780?l=aafadloli.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2012-01-22T08:44:34.503+07:00</app:edited><media:thumbnail url="http://4.bp.blogspot.com/-QH190fMdy48/Trnx9aZ7jGI/AAAAAAAAAKA/coZI06V9t6s/s72-c/PRAMUKA-2.jpg" height="72" width="72" /><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Menjelang Lomba Menghias Kelas</title><link>http://aafadloli.blogspot.com/2011/10/menjelang-lomba-menghias-kelas_24.html</link><category>Kegiatan</category><author>noreply@blogger.com (Agus Ahmad Fadloli)</author><pubDate>Sat, 21 Jan 2012 17:44:34 PST</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-24544529.post-3362097041141982493</guid><description>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-kBBG6bs7c98/TqS4zaGewWI/AAAAAAAAAHM/rq_ISmuvsc4/s1600/CIMG0278.JPG" imageanchor="1" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="320" src="http://1.bp.blogspot.com/-kBBG6bs7c98/TqS4zaGewWI/AAAAAAAAAHM/rq_ISmuvsc4/s320/CIMG0278.JPG" width="240" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;Dalam rangka melatih kreatifitas siswa Madrasah Tsanawiyah Matholi’ul Huda Troso, maka diadakan lomba menghias kelas yang akan dinilai pada tanggal 31 Oktober 2011. P&lt;/span&gt;&lt;span lang="SV"&gt;ara siswa menghias kelasnya maing-masing sesuai dengan tema yang diinginkan. Karena masih amatiran, maka masing-masing kelas dibantu oleh wali kelasnya dalam mendesainya, wali kelas cukup mengarahkan saja tentang apa yang akan didesain. Soal penerapanya diserahkan kepada siswanya. Siswa kelas 7 masih belum tahu banyak tentang hal ini, sehingga mereka masih banyak memerlukan bantuan dari wali kelasnya untuk mendesain kelasnya karena mereka masih baru dan masih mencari informasi tentang kegiatan apa saja yang perlu dilakukan dalam menghias kelasnya. Meskipun begitu, para siswa begitu antusias menghias kelasnya karena mereka ingin menampilkan yang terbaik. Ada yang sedang membuat khot arab, sebut saja kaligrafi. Meskipun belum tahu akan pasti tentang khot apa yang dibuatnya, namun bentuk dan artistiknya sudah lumayan jika dipandang. Ada pula yang membuat bank data kelas, rata-rata bentuk dan artististik pembuatanya sudah lumayan baik. Dengan bentuk yang berwarna-warni, serta tulisan struktur organisasi kelas dan lain sebagainya yang ada pada bank data kelas yang menambah indahnya suasana kelas. Terus ada pula yang sedang menempelkan properti-properti lainya yang dapat mendukung dan memperindah suasana kelasny,.,&lt;u&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;span style="font-family: Verdana,sans-serif;"&gt; (I.L)&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/u&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;u&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;span style="font-family: Verdana,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/u&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;u&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;span style="font-family: Verdana,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;FOTO KARYA&lt;span id="goog_104708082"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span id="goog_104708083"&gt;&lt;/span&gt; MENGHIAS KELAS&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/u&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;table cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="float: left; margin-right: 1em; text-align: left;"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-8V_Ejw5NdoI/TqTSd78iPpI/AAAAAAAAAH8/3MZ_F5Ue9dA/s1600/KALIGRAFI-1.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; margin-bottom: 1em; margin-left: auto; margin-right: auto;"&gt;&lt;img border="0" height="150" src="http://2.bp.blogspot.com/-8V_Ejw5NdoI/TqTSd78iPpI/AAAAAAAAAH8/3MZ_F5Ue9dA/s200/KALIGRAFI-1.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;kaligrafi&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;table cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="float: left; margin-right: 1em; text-align: left;"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-W-c0ck3Rm4E/TrDav2DH8vI/AAAAAAAAAJw/XNv5BbUIa_E/s1600/kelas.jpg" imageanchor="1" style="clear: right; margin-bottom: 1em; margin-left: auto; margin-right: auto;"&gt;&lt;img border="0" height="240" src="http://1.bp.blogspot.com/-W-c0ck3Rm4E/TrDav2DH8vI/AAAAAAAAAJw/XNv5BbUIa_E/s320/kelas.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;karya kelas 9 A yang baru setengah jadi&lt;/td&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;br /&gt;&lt;table cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="float: left; margin-right: 1em; text-align: left;"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-A-8iBXLZzSw/TqS61pzkgJI/AAAAAAAAAHU/-gNjgytO6tA/s1600/kaligrafi.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; margin-bottom: 1em; margin-left: auto; margin-right: auto;"&gt;&lt;img border="0" height="150" src="http://4.bp.blogspot.com/-A-8iBXLZzSw/TqS61pzkgJI/AAAAAAAAAHU/-gNjgytO6tA/s200/kaligrafi.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;karya kelas 7 &lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;table cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="float: left; margin-right: 1em; text-align: left;"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-dslgBrqIlZM/TqS7XQfw7OI/AAAAAAAAAHc/KigJUIR8yTE/s1600/lambang-NU.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; margin-bottom: 1em; margin-left: auto; margin-right: auto;"&gt;&lt;img border="0" height="150" src="http://4.bp.blogspot.com/-dslgBrqIlZM/TqS7XQfw7OI/AAAAAAAAAHc/KigJUIR8yTE/s200/lambang-NU.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;karya kelas 9&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Situs Agus Ahmad Fadloli&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/24544529-3362097041141982493?l=aafadloli.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2012-01-22T08:44:34.524+07:00</app:edited><media:thumbnail url="http://1.bp.blogspot.com/-kBBG6bs7c98/TqS4zaGewWI/AAAAAAAAAHM/rq_ISmuvsc4/s72-c/CIMG0278.JPG" height="72" width="72" /><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><media:rating>nonadult</media:rating></channel></rss>

