<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" standalone="no"?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><rss xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd" version="2.0"><channel><title>Motivasi</title><description>Blog yang selalu memberikan anda motivasi, biografi tokoh, berita teknologi dan pemikiran yang baru.</description><managingEditor>noreply@blogger.com (Unknown)</managingEditor><pubDate>Tue, 16 Jun 2026 04:07:27 -0700</pubDate><generator>Blogger http://www.blogger.com</generator><openSearch:totalResults xmlns:openSearch="http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/">45</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex xmlns:openSearch="http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/">1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage xmlns:openSearch="http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/">25</openSearch:itemsPerPage><link>http://abandayzier.blogspot.com/</link><language>en-us</language><itunes:explicit>no</itunes:explicit><itunes:subtitle>Blog yang selalu memberikan anda motivasi, biografi tokoh, berita teknologi dan pemikiran yang baru.</itunes:subtitle><itunes:category text="Education"><itunes:category text="Educational Technology"/></itunes:category><itunes:owner><itunes:email>noreply@blogger.com</itunes:email></itunes:owner><item><title>Buah dari Sinergi adalah kesuksesan</title><link>http://abandayzier.blogspot.com/2015/03/buah-dari-sinergi-adalah-kesuksesan.html</link><category>Indri Agape</category><category>Pemikiran</category><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><pubDate>Thu, 26 Mar 2015 03:17:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-9194604087297175969.post-1630677851908678355</guid><description>


Sendirian, begitu sedikit yang bisa kita
perbuat, bersama-sama begitu banyak yang bisa kita perbuat.



Pernahkah kamu melihat sekawanan unggas terbang
membentuk formasi V? Ternyata dalam cara mereka terbang itu:



Dengan terbang dalam formasi, seluruh kawanan
itu bisa terbang lebih jauh ketimbang kalau masing-masing burung terbang
sendirian. Ketika seekor unggas mengepakkan sayapnya, </description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhYtQ-vVzsplr-pLj6PccBmAbq5lRc0c9GGf7NUUaQjpNy_vs8-5LylvOBFF8nH9stVJ4E-3niTxRR6IqfiBTDFIBgrdJR6Qsq5xkfFkw054l4DNl-VtqhWZWdRQm6t_eVJ5i6s9-XZneKd/s72-c/IMG_20150326_174523_20150326181740867.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Hadapilah kenyataan...</title><link>http://abandayzier.blogspot.com/2015/03/hadapilah-kenyataan.html</link><category>Indri Agape</category><category>Pemikiran</category><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><pubDate>Thu, 26 Mar 2015 03:10:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-9194604087297175969.post-5030479476761777801</guid><description>


Abraham Lincoln pernah ditanya, "Apa yang
akan bapak lakukan kalau punya waktu delapan jam untuk menebang pohon?"



Jawabnya, "Empat jam pertamanya akan saya
habiskan untuk mengasah gergajinya.'



Biar saya bilang begini deh. Untuk segalanya
itu ada waktunya. Ada waktu untuk seimbang, ada waktu untuk tidak seimbang. Ada
waktu ketika kamu perlu kurang tidur dan memaksa tubuhmu selama satu </description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh5N6iuJP_FMbzZ7rukpteCn5BQ1DdzweJj6winsqfmp3vpX49saAZWEwBkpmnJ6tubd9aqsCh1JJ9aGmgbGjV5i61Rs9LFIXb4JxxdPI6nUC85jrFpxwh_a884BKA08Kqa3duUssJzbxFS/s72-c/IMG_20150326_174523_20150326175604927.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Hindarilah sikap saling mengalahkan atau sama-sama kalah..</title><link>http://abandayzier.blogspot.com/2015/03/hindarilah-sikap-saling-mengalahkan.html</link><category>Indri Agape</category><category>Pemikiran</category><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><pubDate>Thu, 26 Mar 2015 02:48:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-9194604087297175969.post-1950906592436502133</guid><description>


Sikap ini mengatakan, "Kalau aku harus jatuh, kamu juga
harus jatuh, bung". Toh, orang sengsara pasti senang ditemani. Perang
adalah contoh yang baik dalam hal ini. Renungkanlah. Siapapun yang membunuh
orang paling banyaklah yang menang perang. Itu sih kedengarannya tidak ada yang
menang sama sekali. Balas dendam juga sikap saling mengalahkan atau sama-sama
kalah.




Dengan menuntut balas, </description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEia7UHVQCyv74_wNJn6Er_QPwR0H8TcJ_ftSI1bFPCWSUvz282EEV6TPCqpFlBImGbgrQhNR5CYrYZXoSlPi56wmUZLH9fXVtrXCoin9xA6oNovQ8dsfmSFutXKKJr4DUU9jMSd84OPd_x7/s72-c/IMG_20150327_112104.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Ancaman Kehidupan</title><link>http://abandayzier.blogspot.com/2015/03/ancaman-kehidupan.html</link><category>Indri Agape</category><category>Pemikiran</category><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><pubDate>Thu, 26 Mar 2015 02:40:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-9194604087297175969.post-5330091084032396088</guid><description>


Ketika hidup anda terancamlah, anda sungguh
menghargai kehidupan. Kehidupan itu sangat berharga, namun bisa terus menerus
menghadapi ancaman yang di luar kuasa kita.


Selama bertahun-tahun semua rencana serta
harapan saya berulang-kali hancur dan saya terus menerus mengalami kekecewaan,
maka saya mulai merujuk pada tujuan akhir, dalam artian belajar, menyesuaikan
diri, mengatasi dan </description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh7kKs-KSrenqc7mprlm6u2x62PyS_25olpXLfAx1TCYh4hUmjkFyi7OGnG7IOgpnanKlEgT496fofXCBxLtRXmy0rxcRmudY9qNhGfNCfLCFUp2t19lEwcahbyGVNla_AjX_2Emy6M0D4I/s72-c/IMG_20150327_123319.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Cara berkomunikasi dengan anak Remaja</title><link>http://abandayzier.blogspot.com/2015/03/cara-berkomunikasi-dengan-anak-remaja.html</link><category>Indri Agape</category><category>Pemikiran</category><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><pubDate>Thu, 26 Mar 2015 02:32:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-9194604087297175969.post-7048026975013883462</guid><description>




Terkadang saya berpikir alat yang paling
berharga untuk berkomunikasi dengan anak remaja adalah diam.



Bagaimana jadinya kalau anda ke hutan untuk
berburu dan memulainya dengan menembak ke udara? Sering kali seperti itulah
kalau kita banyak tanya; terkadang pertanyaan itu begitu otobiografisnya dan
begitu mengendalikannya sehingga orang malah jadi tidak mau membicarakan
hal-hal yang lebih </description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEil57hIm0D8iO7gIiK8Xf7z8pK9y-fSNRYo9EieCU4no4h2irQpMCWfBMockkx-lXDVnMvIcCOCiY3U8RdiR-zhjMu9qZkSE0lRa5itEhyYekkR4quglZjbrlCZBONUw94xs3u5JE7-Zj8t/s72-c/IMG_20150327_124451.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Pemberian Seorang Ayah.</title><link>http://abandayzier.blogspot.com/2015/03/pemberian-ayah.html</link><category>Indri Agape</category><category>Pemikiran</category><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><pubDate>Thu, 26 Mar 2015 02:28:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-9194604087297175969.post-2873250721158571765</guid><description>


Saya dibesarkan dalam keluarga yang
mengagumkan: tidak pernah diperlakukan secara kejam, dilecehkan, atau
dijatuhkan.Saya diajarkan bahwa saya mampu, istimewa,
ditakdirkan untuk hal-hal besar.Saya rasa penegasan setiap hari itulah yang
membantu membentuk saya.



Dulu setiap malam, ayah bilang sama saya,
"Nak, ingatlah, hanya antara kamu dan ayah ya, bahwa kamu ini sungguh
dikaruniai dan </description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj582ga4YsIuMvA1GA1lsOlMYz12EWOuQw0t1CWrInvoaSmGUA8NDVblsBoYHHT8UsXBdM6RAeViavAtf9tmGhw26HkYVNVIWx3WfSSN5oXbT8P7uKe_q_h3mqPEOeDE95DRtAVLYvWBIZ5/s72-c/IMG_20150326_174523.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Mereka yang berkomitmen selalu menemukan jalannya. </title><link>http://abandayzier.blogspot.com/2015/03/mereka-yang-berkomitmen-selalu.html</link><category>Indri Agape</category><category>Motivasi</category><category>Pemikiran</category><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><pubDate>Thu, 26 Mar 2015 02:21:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-9194604087297175969.post-6925918284927284974</guid><description>
Hingga seseorang berkomitmen, selalu ada keragu-raguan, peluang untuk mundur,
selalu tidak efektif. Hanya ada satu kebenaran mendasar, yang kalau tidak kita
ketahui, akan membunuh tak terhitung banyaknya ide serta rencana sempurna:
bahwa begitu seseorang membuat komitmen terhadap dirinya sendiri, maka sang
ilahipun turut bergerak.



Segalanya pun mulai terjadi, yang takkan
terjadi tanpa </description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Harapan dan Kepuasan</title><link>http://abandayzier.blogspot.com/2015/03/harapan-dan-kepuasan.html</link><category>Indri Agape</category><category>Motivasi</category><category>Pemikiran</category><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><pubDate>Wed, 25 Mar 2015 23:54:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-9194604087297175969.post-8617279835067148364</guid><description>
Hingga usia tujuh atau delapan tahun, ketika
kesadaran diri mulai berkembang, cara berfikir anak kecil terutama dipengaruhi
oleh lingkungannya. Terutama sikap dan tindakan orangtuanya sangat berpengaruh
terhadap mereka.



Mereka ibarat H2O, yang mewujudkan dirinya
dalam bentuk uap, air, atau es, tergantung temperatur dan tekanan di
sekelilingnya.



Harapan mental kita bukan saja mempengaruhi
</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Serahkan diri pada Tuhan.</title><link>http://abandayzier.blogspot.com/2015/03/serahkan-diri-pada-tuhan.html</link><category>Indri Agape</category><category>Motivasi</category><category>Pemikiran</category><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><pubDate>Wed, 25 Mar 2015 23:45:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-9194604087297175969.post-175129220261087429</guid><description>
Seringkali yang
menahan kita sehingga tidak dituntun oleh kekuatan Ilahi adalah keinginan kita,
perbuatan yang hanya mengandalkan pemikiran kita sendiri, kita merasa tahu apa
yang harus dilakukan. Dan yang perlu kita lakukan untuk merasakan kedamaian adalah
berhenti berusaha mengambil keputusan sendiri dan membiarkan kebijaksanaan
Illahi memutuskan untuk kita. Karena&amp;nbsp;Dia memiliki lebih </description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Apa gunanya Frustasi?</title><link>http://abandayzier.blogspot.com/2015/03/apa-gunanya-frustasi.html</link><category>Indri Agape</category><category>Motivasi</category><category>Pemikiran</category><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><pubDate>Wed, 25 Mar 2015 23:39:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-9194604087297175969.post-7098640523871090769</guid><description>
Jangan menganggap masalah terlalu berbahaya...&amp;nbsp;karena
di dalamnya tersirat ketidakpuasan dan rasa tertekan yang menumpuk. Kenyataan
bahwa kamu begitu tegang dan sangat tergesa-gesa menunjukkan bahwa kamu
tertekan. Kalau semua tampak sangat genting berarti ada banyak yang
dipertaruhkan, resikonya tinggi. Hal ini menimbulkan kekhawatiran dan
ketakutan. Kamu jarang puas karena selalu </description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Ujian Terberat</title><link>http://abandayzier.blogspot.com/2015/03/ujian-terberat.html</link><category>Indri Agape</category><category>Motivasi</category><category>Pemikiran</category><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><pubDate>Wed, 25 Mar 2015 23:30:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-9194604087297175969.post-7340986836041208433</guid><description>
Daripada marah karena orang yang kita sayangi
ternyata bukan orang yang tepat atau menjadi benci atau ingin balas dendam karena
seseorang berubah atau tidak memenuhi harapan, lebih baik bisa mempertahankan
perasaan baik terhadap orang itu dan dengan tulus mengharapkan kebahagiaanya.&amp;nbsp;



Salah satu ujian terberat menjadi manusia adalah mampu mengharapkan kebahagiaan
orang lain ketika kamu </description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Terpusat lah pada prinsip. inilah yang sejati!.</title><link>http://abandayzier.blogspot.com/2015/03/terpusat-lah-pada-prinsip-inilah-yang.html</link><category>Indri Agape</category><category>Motivasi</category><category>Pemikiran</category><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><pubDate>Wed, 25 Mar 2015 23:23:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-9194604087297175969.post-570998657305298468</guid><description>
Lemparkan bola ke atas pasti turun juga. Itu
adalah hukum atau prinsip alam. Prinsip bukan milik siapa-siapa, prinsip bukan
untuk didiskusikan. Prinsip berlaku untuk semua orang. Prinsip tidak bisa
diperjualbelikan.



Kalau kamu hidup menurut prinsip-prinsip, kamu
akan meraih kesuksesan, kalau kamu melanggarnya kamu akan gagal.



Contoh, kejujuran itu prinsip, kasih itu
prinsip, kerja keras </description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Tanda Kekuatan</title><link>http://abandayzier.blogspot.com/2015/03/tanda-kekuatan.html</link><category>Indri Agape</category><category>Motivasi</category><category>Pemikiran</category><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><pubDate>Wed, 25 Mar 2015 23:19:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-9194604087297175969.post-5542210716829020788</guid><description>
Kemampuan untuk menghadapi dan menyelesaikan
suatu masalah adalah suatu tanda kekuatan. Bila saya kehilangan semuanya, saya
akan tetap penuh karena saya memiliki sumber kehidupan sejati,. sebuah hubungan
pribadi dengan Tuhan. Bukanlah orang bodoh yang menyerahkan apa yang tidak
dapat dipertahankan demi mendapatkan apa yang tidak akan pernah hilang
daripadanya.



Kita tidak pernah dapat </description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Berterimakasihlah pada Pencobaan</title><link>http://abandayzier.blogspot.com/2015/03/berterimakasihlah-pada-pencobaan.html</link><category>Indri Agape</category><category>Motivasi</category><category>Pemikiran</category><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><pubDate>Wed, 25 Mar 2015 22:32:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-9194604087297175969.post-7391404760318179328</guid><description>
Berterimakasihlah kepada Tuhan selama kita
berada dalam situasi yang menyakitkan karena kita tahu kasih tersembunyi dalam
penderitaan dan luka hati.



Pencobaan adalah sahabat kita karena mereka
menghasilkan kedewasaan, yang pada akhirnya membuat kita utuh dan tidak
kekurangan kasih.



Tuhan menghajar kita untuk kebaikan kita,
memang tiap-tiap ganjaran pada waktu ia diberikan tidak </description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Ke-egois-an membuat kita mudah marah</title><link>http://abandayzier.blogspot.com/2015/03/ke-egois-membuat-kita-mudah-marah.html</link><category>Indri Agape</category><category>Motivasi</category><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><pubDate>Wed, 25 Mar 2015 22:06:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-9194604087297175969.post-3859980065760211539</guid><description>
Biasanya jika perasaan kita terluka, itu adalah
karena kita telah berharap bahwa individu yang menyakiti kita akan membuat kita
bahagia entah bagaimana caranya. Perasaan ini menyatakan kepada kita bahwa kita
sedang berusaha menggunakan seseorang demi kepentingan kita tapi orang
bersangkutan menolak mengikuti kemauan kita.



Kemarahan sesungguhnya adalah refleksi
harapan-harapan yang egosentris.</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Siapa yang berjasa?</title><link>http://abandayzier.blogspot.com/2015/03/siapa-yang-berjasa.html</link><category>Indri Agape</category><category>Motivasi</category><category>Pemikiran</category><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><pubDate>Wed, 25 Mar 2015 21:59:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-9194604087297175969.post-8450466323927810365</guid><description>
Yang berjasa adalah orang yang benar-benar
turun ke lapangan, yang wajahnya ternoda debu, keringat, yang berupaya keras
dengan gagah berani, yang membuat kesalahan dan berkali-kali gagal, yang
bersemangat tinggi, setia dan habis-habisan dalam memperjuangkan sesuatu yang
layak, yang berpotensi meraih prestasi tinggi, yang paling tidak kalau pun
gagal setidaknya gagal setelah mencoba dengan berani</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Peliharalah pengharapan anda.</title><link>http://abandayzier.blogspot.com/2015/03/peliharalah-pengharapan-anda.html</link><category>Indri Agape</category><category>Motivasi</category><category>Pemikiran</category><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><pubDate>Wed, 25 Mar 2015 21:55:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-9194604087297175969.post-5378013669994930328</guid><description>
Kalau lagi-lagi
anda merosot, jangan berkecil hati. Ingatlah penerbangan pesawat. Kalau lepas
landas ada rencana penerbangannya. Tapi selama penerbangannya, angin, hujan,
udara jelek, lalu lintas udara, kesalahan manusia, dan faktor-faktor lainnya
terus saja membuat pesawatnya menyimpang dari jalurnya. Kuncinya adalah
pilotnya terus membuat koreksi kecil dan bicara dengan menara kendali.
</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Rahasia kesuksesan yang sebenarnya</title><link>http://abandayzier.blogspot.com/2015/03/rahasia-kesuksesan-yang-sebenarnya.html</link><category>Indri Agape</category><category>Motivasi</category><category>Pemikiran</category><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><pubDate>Wed, 25 Mar 2015 21:51:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-9194604087297175969.post-5388613739944033327</guid><description>
Semua orang sukses punya kebiasaan melakukan
hal-hal yg tidak suka dilakukan oleh para pecundang. Sebenarnya mereka sendiri
juga tidak suka melakukannya tetapi ketidaksukaan mereka itu ditaklukan pada
kekuatan tujuan mereka.



Maksudnya, orang-orang sukses bersedia untuk
mengalah dan melakukan hal-hal yg tidak mereka sukai. Mengapa mereka melakukannya?
Karena mereka tahu bahwa semuanya itu akan</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Rahasia orang yang berprestasi</title><link>http://abandayzier.blogspot.com/2015/03/rahasia-orang-yang-berprestasi.html</link><category>Indri Agape</category><category>Motivasi</category><category>Pemikiran</category><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><pubDate>Wed, 25 Mar 2015 21:44:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-9194604087297175969.post-2032370222142468017</guid><description>
Telah lama saya perhatikan bahwa orang-orang
berprestasi jarang duduk-duduk dan menantikan segalanya terjadi pada mereka.
Mereka berbuat dan menjadikan segalanya terjadi.
&lt;!--[if !supportLineBreakNewLine]--&gt;
&lt;!--[endif]--&gt;

Itu benar sekali. Untuk mencapai sasaran dalam
hidupmu, kamu harus mengambil inisiatif. 

Kalau kamu sedih tidak ada yang mengajak
kencan, jangan duduk-duduk saja dan ngambek</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Butuh Cinta</title><link>http://abandayzier.blogspot.com/2015/03/butuh-cinta.html</link><category>Indri Agape</category><category>Motivasi</category><category>Pemikiran</category><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><pubDate>Wed, 25 Mar 2015 21:39:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-9194604087297175969.post-6640252163957569233</guid><description>
Kebanyakan dari kita paling membutuhkan cinta
saat kita sedang dalam keadaan paling tidak pantas dicintai.



Waktu itu aku memutuskan memilih memendam
perasaanku pada cowok idola sekolah yg ternyata sudah memiliki pacar. Aku patah
hati. Aku merasa diriku sangat tidak menarik dan tidak patut dicintai ketika
itu.








Saat kendaraan kuhentikan di lampu merah,
sebuah mobil kelabu yg sangat </description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Dan...SIAPAKAH AKU...adalah...</title><link>http://abandayzier.blogspot.com/2015/03/dansiapakah-akuadalah.html</link><category>Indri Agape</category><category>Motivasi</category><category>Pemikiran</category><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><pubDate>Wed, 25 Mar 2015 21:28:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-9194604087297175969.post-2413307912039096034</guid><description>
Aku adalah teman
tetapmu. Aku adalah penolongmu yg terbesar atau bebanmu yg terberat. Aku akan
mendorongmu maju atau menyeretmu menuju kegagalan. Aku sepenuhnya tunduk kepada
perintahmu...


&lt;!--[if !supportLineBreakNewLine]--&gt;
&lt;!--[endif]--&gt;

Aku mudah
diatur----kamu tinggal tegas terhadapku. Tunjukkan kepadaku, bagaimana
persisnya kamu ingin sesuatu itu dilaksanakan dan setelah beberapa kali </description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Ikuti Mimpimu!!!</title><link>http://abandayzier.blogspot.com/2015/03/ikuti-mimpimu.html</link><category>Indri Agape</category><category>Motivasi</category><category>Pemikiran</category><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><pubDate>Wed, 25 Mar 2015 21:03:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-9194604087297175969.post-1605241429092964517</guid><description>
Ikuti mimpimu, jika kamu tidak segera
menangkapnya, mimpi itu akan meninggalkanmu jauh di belakang.

Jika kamu mempunyai mimpi atau visi utk menjadi
Nicole Kidman kedua, terus lanjutkan! Ikuti hasratmu menjadi model, pelukis,
penulis, atlet, penyanyi, atau apa saja yg kamu impikan.


Dunia ada di kakimu, jadi, apalagi yg kamu
tunggu? Kamu tidak mau kan menerima penyesalan ketika kamu melihat ke </description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>SIAPAKAH AKU ?</title><link>http://abandayzier.blogspot.com/2015/03/siapakah-aku.html</link><category>Indri Agape</category><category>Motivasi</category><category>Pemikiran</category><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><pubDate>Wed, 25 Mar 2015 20:56:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-9194604087297175969.post-1111100789541495309</guid><description>
Aku adalah teman tetapmu. Aku adalah penolongmu yg
terbesar atau bebanmu yg terberat. Aku akan mendorongmu maju atau menyeretmu
menuju kegagalan. Aku sepenuhnya tunduk kepada perintahmu. Sebagian hal yg kau
lakukan mungkin sebaiknya kamu serahkan saja kepadaku, maka aku akan dapat
melakukannya dengan cepat dan tepat. Aku mudah diatur-- kamu tinggal tegas
terhadapku. Tunjukkan kepadaku, bagaimana</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Anda harus membayar sebuah harga...</title><link>http://abandayzier.blogspot.com/2015/03/anda-harus-membayar-sebuah-harga.html</link><category>Indri Agape</category><category>Motivasi</category><category>Pemikiran</category><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><pubDate>Wed, 25 Mar 2015 20:52:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-9194604087297175969.post-5442800173670544151</guid><description>
Tak ada yang mudah dalam hidup ini. Anda harus
bayar harganya! Semua orang harus bayar harganya. Tulislah itu. Hafalkanlah
itu. Garisbawahilah itu. Saya tidak peduli apa kata orang, makan gratis itu
tidak ada deh! Alangkah lugunya menganggap bisa mendapatkan pelajaran seumur
hidup tanpa membayar harganya. Tetapi apakah kita tidak begitu juga, ketika
menganggap bisa mendapatkan pekerjaan yang </description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">3</thr:total></item><item><title>Paradigma kita bisa keliru…</title><link>http://abandayzier.blogspot.com/2015/03/paradigma-kita-bisa-keliru.html</link><category>Indri Agape</category><category>Motivasi</category><category>Pemikiran</category><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><pubDate>Wed, 25 Mar 2015 20:48:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-9194604087297175969.post-261682729908452297</guid><description>
Sewaktu saya menunggu di stasiun kereta, saya masih
punya banyak waktu menunggu. Setelah membeli secangkir kopi dan sekantong kue
kering, saya menuju sebuah meja kosong. Saya sedang membaca surat kabar ketika
sadar ada seseorang yg merogoh kantong kertas di meja saya. Dari balik surat
kabar, saya terkejut melihat seorang pemuda berpakaian rapih sedang mengambil
kue saya.&amp;nbsp;



Karena tidak </description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item></channel></rss>