<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="/~d/styles/rss2enclosuresfull.xsl"?><?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="http://feeds.feedburner.com/~d/styles/itemcontent.css"?><rss xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd" xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0" version="2.0"><channel><title>Ada Beasiswa</title><link>http://ada-beasiswa.blogspot.com/</link><atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="self" type="application/rss+xml" href="http://feeds.feedburner.com/ada-beasiswa" /><description>Scholarship And Career</description><language>en</language><managingEditor>noreply@blogger.com (Hilman Ridha)</managingEditor><lastBuildDate>Thu, 21 Apr 2011 17:40:49 PDT</lastBuildDate><generator>Blogger http://www.blogger.com</generator><openSearch:totalResults xmlns:openSearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/">13</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex xmlns:openSearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/">1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage xmlns:openSearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/">25</openSearch:itemsPerPage><feedburner:info uri="ada-beasiswa" /><atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="http://pubsubhubbub.appspot.com/" /><media:category scheme="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd">Government &amp; Organizations/Non-Profit</media:category><itunes:owner><itunes:email>noreply@blogger.com</itunes:email></itunes:owner><itunes:explicit>yes</itunes:explicit><itunes:subtitle>Scholarship And Career</itunes:subtitle><itunes:category text="Government &amp; Organizations"><itunes:category text="Non-Profit" /></itunes:category><item><title>Karir di PEJ</title><link>http://feedproxy.google.com/~r/ada-beasiswa/~3/F01pMz5cjx4/karir-di-pej.html</link><author>noreply@blogger.com (Hilman Ridha)</author><pubDate>Fri, 14 Nov 2008 07:18:22 PST</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4934193740862633784.post-6691805504426555312</guid><description>Analysis Researchers/Coders&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    The Project for Excellence in Journalism (PEJ) tengah mencari individu yang memiliki motivasi kuat untuk bergabung di dunia Jurnalisme berkaliber internasional. Karir yang ditawarkan berbentuk On going Part-time Job&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Mengenal PEJ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    PEJ adalah suatu Organisasi riset non-partisan, non political yang menganalisa/meneliti performan News Mwdia seluruh Dunia. Ia merupakan bagian dari Pew Research Center di Washington DC dan didanai oleh Pew Charitable Trusts.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Position Description&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Anggota dari coding team dituntut untuk menganalisa dan mengumpulkan data dari berbagai surat kabar. kemudian membaca dan menafsirkan secara sistematis artikel-artikel berita. sebagai tambahan, coders akan memasukkan data ke dalam data base, menyusun koleksi dan membantu pemeliharaan arsip. jika anda berpengalaman dalam ilmu Riset dan analisa Sosial, pasti akan sangat membantu, tetapi tidak harus. karena mereka akan menyediakan pelatihan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda akan bekerja dan ditempatkan di Kantor PEJ di Washngton DC.&lt;br /&gt;Gaji yang Anda terima adalah $ 15 per jam. atau sekitar Rp.165.000 per jam-nya.&lt;br /&gt;Dan Anda kan bekerja 20 sampai 30jam per minggu. Atau rp.3.300.000,- sampai Rp.4.950.000,- per minggunya&lt;br /&gt;Jam kerja sangat fleksibel. walaupun terkadang Anda harus tidak dapat berakhir pekan karena Anda harus diminta bekerja. &lt;br /&gt;Posisi ini bersifat reguler. Coders akan Eligibel untuk Partials Benefits&lt;br /&gt;    &lt;br /&gt;  Cara Melamar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   Calon Pelamar yang tertarik harus mengirimkan Resume, Cover Letter dan Lampiran-lampiran pada umumnya ke:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mail&lt;br /&gt;Paul Hitlin&lt;br /&gt;Project for Excellence in Journalism&lt;br /&gt;1615 L St., N.W.&lt;br /&gt;Suite 700&lt;br /&gt;Washington, DC 20006&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Atau Melalui Email ke:&lt;br /&gt;phitlin@journalism.org&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan Fax ke:&lt;br /&gt;202-419-3699&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Sebagai bagian dari Pew Research Center, PEJ memberikan kesempatan sebesar-besarnya kepada siapa saja. baik wanita dan kaum minoritas yang ingin melamar.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;ada beasiswa. daftar beasiwa. scholarship information&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4934193740862633784-6691805504426555312?l=ada-beasiswa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/ada-beasiswa/~4/F01pMz5cjx4" height="1" width="1"/&gt;</description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2008-11-14T07:18:22.677-08:00</app:edited><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">1</thr:total><feedburner:origLink>http://ada-beasiswa.blogspot.com/2008/11/karir-di-pej.html</feedburner:origLink></item><item><title>Trik-trik bagi Mahasiswa yang Tertarik Terjun Ke dunia Jurnalisme</title><link>http://feedproxy.google.com/~r/ada-beasiswa/~3/KnfA562AGSg/trik-trik-bagi-mahasiswa-yang-tertarik.html</link><author>noreply@blogger.com (Hilman Ridha)</author><pubDate>Fri, 14 Nov 2008 07:17:08 PST</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4934193740862633784.post-5978435918034283094</guid><description>Bill Kovach, Penasihat Senior di  Project for Excellence in Journalism&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasa ingin tahu dan gampang curiga serta punya wawasan yang luas adalah syarat pasti untuk menjadi wartawan yang baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terkadang orang menganggap seorang wartawan itu harus memiliki gelar dalam bidang jurnalisme, atau harus lulusan dari sekolah tinggi jurnalisme. padahal yang terpenting adalah kebiasan mereka untuk kritis. selanjutnya tidak ada masalah jika mereka memang menginginka kulian di jurnalisme.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal yang terpenting untuk mulai karir di Jurnalisme adalah Anda harus bergabung dulu di pers-pers mahasiswa atau stasiun radio yang terdapat di dalam atau di luar kampus anda. anda dapat juga mengajukan magang di stasiun televisi lokal yang memungkinkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal ini dikarenakan, hampir semua media, mensyaratkan penglaman kerja bagi para calon karyawannya yang berminat menjadi wartawan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengalaman yang sangat menyenangkan ketika Anda mencari berita dan dapat mengomentarinya dari dini. Lagian, Hal itu tentu tidak akan mengganggu studi Anda malalahn akan sangat membantu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang Perlu juga Anda biasakan dari sekarang adalah menulis. tulislah apapun yang ingin Anda tulis. lihat apa yang ada di sekitar Anda, dan tulislah tentang mereka. Hal itu pasti sangat membantu dan akan memudahkan ketika Anda telah menjadi wartawan profesional.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Good luck.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;ada beasiswa. daftar beasiwa. scholarship information&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4934193740862633784-5978435918034283094?l=ada-beasiswa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/ada-beasiswa/~4/KnfA562AGSg" height="1" width="1"/&gt;</description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2008-11-14T07:17:08.235-08:00</app:edited><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total><feedburner:origLink>http://ada-beasiswa.blogspot.com/2008/11/trik-trik-bagi-mahasiswa-yang-tertarik.html</feedburner:origLink></item><item><title>Trik Mendapat Beasiswa Gratis di Belanda</title><link>http://feedproxy.google.com/~r/ada-beasiswa/~3/toDm0LG1kiM/trik-mendapat-beasiswa-gratis-di.html</link><author>noreply@blogger.com (Hilman Ridha)</author><pubDate>Fri, 14 Nov 2008 07:15:42 PST</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4934193740862633784.post-68146030542308464</guid><description>Sama persis dengan Jerman, hanya saja nama lembaga penyalur informasi pendidikannya adalah Netherlands Education Center (NEC). Di Jakarta lokasinya di Gedung Patra Jl.Gatot Subroto, Kuningan. Kantornya bersebelahan dengan kantor kamar dagang Belanda di Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekolah di Belanda juga gratis, tapi yang international programme biasanya tidak gratis. Pemerintah Belanda juga menyediakan skim beasiswa yang saingannya lumayan banyak, namanya beasiswa TALIS.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;NEC juga menyediakan informasi beasiswa tahunan yang disediakan langsung oleh universitas-universitas di Belanda. Selain itu ada juga program-program internasional yang berbahasa Inggris. Sayangnya untuk level S2 (Drs, Ir.), beasiswa kelas-kelas berbahasa Inggris itu biasanya cuma 1/2 uang tution fee dan sulit mendapatkannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk S3, gratis dan digaji, sama seperti Jerman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Informasi lebih lanjut bisa hubungi:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Netherlands Education Centre Citra Graha 7th floor, suite 703&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jl. Jend. Gatot Subroto kav. 35-36 Jakarta 12950, Indonesia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Phone (62 21) 5200453, 5201085Fax (62 21) 5200457&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;E-mail: necjkt@ibm.net&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;ada beasiswa. daftar beasiwa. scholarship information&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4934193740862633784-68146030542308464?l=ada-beasiswa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/ada-beasiswa/~4/toDm0LG1kiM" height="1" width="1"/&gt;</description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2008-11-14T07:15:42.569-08:00</app:edited><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total><feedburner:origLink>http://ada-beasiswa.blogspot.com/2008/11/trik-mendapat-beasiswa-gratis-di.html</feedburner:origLink></item><item><title>Mengelola Blogspot</title><link>http://feedproxy.google.com/~r/ada-beasiswa/~3/ncLIM8jFH80/mengelola-blogspot.html</link><author>noreply@blogger.com (Hilman Ridha)</author><pubDate>Wed, 20 Aug 2008 00:38:20 PDT</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4934193740862633784.post-1758207967692003079</guid><description>&lt;div class="navbar section" id="navbar"&gt;&lt;div class="widget Navbar" id="Navbar1"&gt;&lt;script type="text/javascript"&gt;     function setAttributeOnload(object, attribute, val) {       if(window.addEventListener) {         window.addEventListener("load",           function(){ object[attribute] = val; }, false);       } else {         window.attachEvent('onload', function(){ object[attribute] = val; });       }     }   &lt;/script&gt; &lt;iframe src="navbar.g?targetBlogID=4503965035738883965&amp;amp;blogName=Gudang+Rezeki&amp;amp;publishMode=PUBLISH_MODE_BLOGSPOT&amp;amp;navbarType=BLUE&amp;amp;layoutType=LAYOUTS&amp;amp;homepageUrl=http%3A%2F%2Fgudangrezeki.blogspot.com%2F&amp;amp;searchRoot=http%3A%2F%2Fgudangrezeki.blogspot.com%2Fsearch" marginwidth="0" marginheight="0" id="navbar-iframe" title="Blogger Navigation and Search" frameborder="0" height="30" scrolling="no" width="100%"&gt;&lt;/iframe&gt; &lt;/div&gt;&lt;/div&gt; &lt;table cellpadding="0" cellspacing="0"&gt; &lt;tbody&gt;&lt;tr&gt; &lt;td&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt; &lt;!--batas pinggir kiri kosong--&gt; &lt;td bgcolor="#f9c40a" width="10"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt; &lt;!--tempat background kiri 1--&gt; &lt;td bgcolor="#7e6922" width="10"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt; &lt;!--tempat background kiri 2--&gt; &lt;td&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt; &lt;td&gt;&lt;p style="color: white;"&gt;c&lt;/p&gt;&lt;/td&gt; &lt;!--pembatas putih--&gt; &lt;td valign="top" width="210"&gt;&lt;br /&gt;&lt;center&gt;&lt;a href="http://miftahhilmi.com/" target="_blank"&gt;&lt;img alt="Get more earning" src="http://galerigif.files.wordpress.com/2008/07/dollar_symbol.gif" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/center&gt;&lt;br /&gt;&lt;center&gt;&lt;a href="http://www.yuwie.com/r/24734/" target="_blank"&gt;&lt;img alt="Where it pay to socialize" src="http://ww1.yuwie.com/images/banners/box2.png" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/center&gt;&lt;br /&gt;&lt;center&gt;&lt;a href="http://www.affiliatefuture.com/registration/affiliates.asp?AffiliateID=135478" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://banners.affiliatefuture.com/125x125.gif" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/center&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://scholarship-links.blogspot.com/" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://bp1.blogger.com/_f-heGQdKz6Q/SI3pwphgJvI/AAAAAAAAACI/cycAnaloHfw/s400/beasiswa.jpg" border="none" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://englishstudyweb.blogspot.com/" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://bp3.blogger.com/_f-heGQdKz6Q/SI3pw2wNJQI/AAAAAAAAACY/OqkqfjZ7NJQ/s400/english-copy.jpg" border="none" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://study-on-abroad.blogspot.com/" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://bp0.blogger.com/_f-heGQdKz6Q/SI3pw5lu5oI/AAAAAAAAACQ/Xml7g-Ob_ag/s400/univ.jpg" border="none" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.ezinfocenter.com/10227659/FREE" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://bp1.blogger.com/_f-heGQdKz6Q/SI3q6XzZQEI/AAAAAAAAACg/9xti0UEDB5k/s400/sfi1.jpg" border="none" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;/td&gt; &lt;!--pinggir kanan--&gt; &lt;td bgcolor="#7e6922" width="10"&gt;&lt;p style="color: rgb(126, 105, 34);"&gt;a&lt;/p&gt;&lt;/td&gt; &lt;!--tempat background kanan satu--&gt; &lt;td bgcolor="#f9c40a" width="10"&gt;&lt;p style="color: rgb(249, 196, 10);"&gt;a&lt;/p&gt;&lt;/td&gt; &lt;!--tempat background kanan dua--&gt; &lt;/tr&gt; &lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt; &lt;script type="text/javascript" src="widgets/1320600892-widgets.js"&gt;&lt;/script&gt; &lt;script type="text/javascript"&gt; _WidgetManager._Init('http://www.blogger.com/rearrange?blogID=4503965035738883965', 'http://gudangrezeki.blogspot.com/2008/07/mendaftar-adsense-dan-mengelola.html','4503965035738883965'); _WidgetManager._SetPageActionUrl('http://www.blogger.com/display?blogID=4503965035738883965', 'NEwGL8GS_hlTQi51O-2RykTIKSk:1219206376274'); _WidgetManager._SetDataContext([{'name': 'blog', 'data': {'title': 'Gudang Rezeki', 'pageType': 'item', 'url': 'http://gudangrezeki.blogspot.com/2008/07/mendaftar-adsense-dan-mengelola.html', 'homepageUrl': 'http://gudangrezeki.blogspot.com/', 'pageName': 'Mendaftar Adsense dan Mengelola Blogspot', 'pageTitle': 'Gudang Rezeki: Mendaftar Adsense dan Mengelola Blogspot', 'encoding': 'UTF-8', 'isPrivate': false, 'languageDirection': 'ltr', 'feedLinks': '\74link rel\75\42alternate\42 type\75\42application/atom+xml\42 title\75\42Gudang Rezeki - Atom\42 href\75\42http://gudangrezeki.blogspot.com/feeds/posts/default\42 /\76\n\74link rel\75\42alternate\42 type\75\42application/rss+xml\42 title\75\42Gudang Rezeki - RSS\42 href\75\42http://gudangrezeki.blogspot.com/feeds/posts/default?alt\75rss\42 /\76\n\74link rel\75\42service.post\42 type\75\42application/atom+xml\42 title\75\42Gudang Rezeki - Atom\42 href\75\42http://www.blogger.com/feeds/4503965035738883965/posts/default\42 /\76\n\74link rel\75\42EditURI\42 type\75\42application/rsd+xml\42 title\75\42RSD\42 href\75\42http://www.blogger.com/rsd.g?blogID\0754503965035738883965\42 /\76\n\74link rel\75\42alternate\42 type\75\42application/atom+xml\42 title\75\42Gudang Rezeki - Atom\42 href\75\42http://gudangrezeki.blogspot.com/feeds/6934157866179109955/comments/default\42 /\76\n', 'meTag': '', 'openIdOpTag': ''}}]); _WidgetManager._SetSystemMarkup({'layout': {'varName': '', 'template': '\74div class\75\47widget-wrap1\47\76\n\74div class\75\47widget-wrap2\47\76\n\74div class\75\47widget-wrap3\47\76\n\74div class\75\47widget-content\47\76\n\74div class\75\47layout-title\47\76\74data:layout-title\76\74/data:layout-title\76\74/div\76\n\74a class\75\47editlink\47 expr:href\75\47data:widget.quickEditUrl\47 expr:onclick\75\47\46quot;return _WidgetManager._PopupConfig(document.getElementById(\\\46quot;\46quot; +       data:widget.instanceId + \46quot;\\\46quot;));\46quot;\47 target\75\47chooseWidget\47\76\74data:edit-link\76\74/data:edit-link\76\74/a\76\n\74/div\76\n\74/div\76\n\74/div\76\n\74/div\076'}, 'quickedit': {'varName': '', 'template': '\74div class\75\47clear\47\76\74/div\76\n\74span class\75\47widget-item-control\47\76\n\74span class\75\47item-control blog-admin\47\76\n\74a class\75\47quickedit\47 expr:href\75\47data:widget.quickEditUrl\47 expr:onclick\75\47\46quot;return _WidgetManager._PopupConfig(document.getElementById(\\\46quot;\46quot; +       data:widget.instanceId + \46quot;\\\46quot;));\46quot;\47 expr:target\75\47\46quot;config\46quot; + data:widget.instanceId\47 expr:title\75\47data:edit-link\47\76\n\74img alt\75\47\47 src\75\47http://img1.blogblog.com/img/icon18_wrench_allbkg.png\47/\76\n\74/a\76\n\74/span\76\n\74/span\76\n\74div class\75\47clear\47\76\74/div\076'}, 'all-head-content': {'varName': 'page', 'template': '\74meta expr:content\75\47\46quot;text/html; charset\75\46quot; + data:page.encoding\47 http-equiv\75\47Content-Type\47/\76\n\74meta content\75\47true\47 name\75\47MSSmartTagsPreventParsing\47/\76\n\74meta content\75\47blogger\47 name\75\47generator\47/\76\n\74data:blog.feedLinks\76\74/data:blog.feedLinks\76\n\74data:blog.meTag\76\74/data:blog.meTag\76\n\74data:blog.openIdOpTag\76\74/data:blog.openIdOpTag\76\n\74b:if cond\75\47data:page.isPrivate\47\76\n\74meta content\75\47NOINDEX,NOFOLLOW\47 name\75\47robots\47/\76\n\74/b:if\076'}}); _WidgetManager._RegisterWidget('_HTMLView', new _WidgetInfo('HTML1', 'footer',{'main': {'varName': '', 'template': '\74b:if cond\75\47data:title !\75 \46quot;\46quot;\47\76\n\74h2 class\75\47title\47\76\74data:title\76\74/data:title\76\74/h2\76\n\74/b:if\76\n\74div class\75\47widget-content\47\76\n\74data:content\76\74/data:content\76\n\74/div\76\n\74b:include name\75\47quickedit\47\76\74/b:include\076'}}, document.getElementById('HTML1'), {}, 'displayModeFull')); _WidgetManager._RegisterWidget('_HTMLView', new _WidgetInfo('HTML6', 'sidebar',{'main': {'varName': '', 'template': '\74b:if cond\75\47data:title !\75 \46quot;\46quot;\47\76\n\74h2 class\75\47title\47\76\74data:title\76\74/data:title\76\74/h2\76\n\74/b:if\76\n\74div class\75\47widget-content\47\76\n\74data:content\76\74/data:content\76\n\74/div\76\n\74b:include name\75\47quickedit\47\76\74/b:include\076'}}, document.getElementById('HTML6'), {}, 'displayModeFull')); _WidgetManager._RegisterWidget('_BlogArchiveView', new _WidgetInfo('BlogArchive1', 'sidebar',{'main': {'varName': '', 'template': '\74b:if cond\75\47data:title\47\76\n\74h2\76\74data:title\76\74/data:title\76\74/h2\76\n\74/b:if\76\n\74div class\75\47widget-content\47\76\n\74div id\75\47ArchiveList\47\76\n\74div expr:id\75\47data:widget.instanceId + \46quot;_ArchiveList\46quot;\47\76\n\74b:if cond\75\47data:style \75\75 \46quot;HIERARCHY\46quot;\47\76\n\74b:include data\75\47data\47 name\75\47interval\47\76\74/b:include\76\n\74/b:if\76\n\74b:if cond\75\47data:style \75\75 \46quot;FLAT\46quot;\47\76\n\74b:include data\75\47data\47 name\75\47flat\47\76\74/b:include\76\n\74/b:if\76\n\74b:if cond\75\47data:style \75\75 \46quot;MENU\46quot;\47\76\n\74b:include data\75\47data\47 name\75\47menu\47\76\74/b:include\76\n\74/b:if\76\n\74/div\76\n\74/div\76\n\74b:include name\75\47quickedit\47\76\74/b:include\76\n\74/div\076'}, 'flat': {'varName': 'data', 'template': '\74ul\76\n\74b:loop values\75\47data:data\47 var\75\47i\47\76\n\74li class\75\47archivedate\47\76\n\74a expr:href\75\47data:i.url\47\76\74data:i.name\76\74/data:i.name\76\74/a\76 (\74data:i.post-count\76\74/data:i.post-count\76)\n      \74/li\76\n\74/b:loop\76\n\74/ul\076'}, 'menu': {'varName': 'data', 'template': '\74select expr:id\75\47data:widget.instanceId + \46quot;_ArchiveMenu\46quot;\47\76\n\74option value\75\47\47\76\74data:title\76\74/data:title\76\74/option\76\n\74b:loop values\75\47data:data\47 var\75\47i\47\76\n\74option expr:value\75\47data:i.url\47\76\74data:i.name\76\74/data:i.name\76 (\74data:i.post-count\76\74/data:i.post-count\76)\74/option\76\n\74/b:loop\76\n\74/select\076'}, 'interval': {'varName': 'intervalData', 'template': '\74b:loop values\75\47data:intervalData\47 var\75\47i\47\76\n\74ul\76\n\74li expr:class\75\47\46quot;archivedate \46quot; + data:i.expclass\47\76\n\74b:include data\75\47i\47 name\75\47toggle\47\76\74/b:include\76\n\74a class\75\47post-count-link\47 expr:href\75\47data:i.url\47\76\74data:i.name\76\74/data:i.name\76\74/a\76\n\74span class\75\47post-count\47 dir\75\47ltr\47\76(\74data:i.post-count\76\74/data:i.post-count\76)\74/span\76\n\74b:if cond\75\47data:i.data\47\76\n\74b:include data\75\47i.data\47 name\75\47interval\47\76\74/b:include\76\n\74/b:if\76\n\74b:if cond\75\47data:i.posts\47\76\n\74b:include data\75\47i.posts\47 name\75\47posts\47\76\74/b:include\76\n\74/b:if\76\n\74/li\76\n\74/ul\76\n\74/b:loop\076'}, 'toggle': {'varName': 'interval', 'template': '\74b:if cond\75\47data:interval.toggleId\47\76\n\74b:if cond\75\47data:interval.expclass \75\75 \46quot;expanded\46quot;\47\76\n\74a class\75\47toggle\47 expr:href\75\47data:widget.actionUrl + \46quot;\46amp;action\75toggle\46quot; +       \46quot;\46amp;dir\75close\46amp;toggle\75\46quot; + data:interval.toggleId +       \46quot;\46amp;toggleopen\75\46quot; + data:toggleopen\47\76\n\74span class\75\47zippy toggle-open\47\76\46#9660; \74/span\76\n\74/a\76\n\74b:else\76\74/b:else\76\n\74a class\75\47toggle\47 expr:href\75\47data:widget.actionUrl + \46quot;\46amp;action\75toggle\46quot; +         \46quot;\46amp;dir\75open\46amp;toggle\75\46quot; + data:interval.toggleId +         \46quot;\46amp;toggleopen\75\46quot; + data:toggleopen\47\76\n\74span class\75\47zippy\47\76\n\74b:if cond\75\47data:blog.languageDirection \75\75 \46quot;rtl\46quot;\47\76\n              \46#9668;\n            \74b:else\76\74/b:else\76\n              \46#9658;\n            \74/b:if\76\n\74/span\76\n\74/a\76\n\74/b:if\76\n\74/b:if\076'}, 'posts': {'varName': 'posts', 'template': '\74ul class\75\47posts\47\76\n\74b:loop values\75\47data:posts\47 var\75\47i\47\76\n\74li\76\74a expr:href\75\47data:i.url\47\76\74data:i.title\76\74/data:i.title\76\74/a\76\74/li\76\n\74/b:loop\76\n\74/ul\076'}}, document.getElementById('BlogArchive1'), {'languageDirection': 'ltr'}, 'displayModeFull')); _WidgetManager._RegisterWidget('_LinkListView', new _WidgetInfo('LinkList3', 'sidebar',{'main': {'varName': '', 'template': '\74b:if cond\75\47data:title\47\76\74h2\76\74data:title\76\74/data:title\76\74/h2\76\74/b:if\76\n\74div class\75\47widget-content\47\76\n\74ul\76\n\74b:loop values\75\47data:links\47 var\75\47link\47\76\n\74li\76\74a expr:href\75\47data:link.target\47\76\74data:link.name\76\74/data:link.name\76\74/a\76\74/li\76\n\74/b:loop\76\n\74/ul\76\n\74b:include name\75\47quickedit\47\76\74/b:include\76\n\74/div\076'}}, document.getElementById('LinkList3'), {}, 'displayModeFull')); _WidgetManager._RegisterWidget('_LinkListView', new _WidgetInfo('LinkList2', 'sidebar',{'main': {'varName': '', 'template': '\74b:if cond\75\47data:title\47\76\74h2\76\74data:title\76\74/data:title\76\74/h2\76\74/b:if\76\n\74div class\75\47widget-content\47\76\n\74ul\76\n\74b:loop values\75\47data:links\47 var\75\47link\47\76\n\74li\76\74a expr:href\75\47data:link.target\47\76\74data:link.name\76\74/data:link.name\76\74/a\76\74/li\76\n\74/b:loop\76\n\74/ul\76\n\74b:include name\75\47quickedit\47\76\74/b:include\76\n\74/div\076'}}, document.getElementById('LinkList2'), {}, 'displayModeFull')); _WidgetManager._RegisterWidget('_LinkListView', new _WidgetInfo('LinkList1', 'sidebar',{'main': {'varName': '', 'template': '\74b:if cond\75\47data:title\47\76\74h2\76\74data:title\76\74/data:title\76\74/h2\76\74/b:if\76\n\74div class\75\47widget-content\47\76\n\74ul\76\n\74b:loop values\75\47data:links\47 var\75\47link\47\76\n\74li\76\74a expr:href\75\47data:link.target\47\76\74data:link.name\76\74/data:link.name\76\74/a\76\74/li\76\n\74/b:loop\76\n\74/ul\76\n\74b:include name\75\47quickedit\47\76\74/b:include\76\n\74/div\076'}}, document.getElementById('LinkList1'), {}, 'displayModeFull')); _WidgetManager._RegisterWidget('_ProfileView', new _WidgetInfo('Profile1', 'sidebar',{'main': {'varName': '', 'template': '\74b:if cond\75\47data:title !\75 \46quot;\46quot;\47\76\n\74h2\76\74data:title\76\74/data:title\76\74/h2\76\n\74/b:if\76\n\74div class\75\47widget-content\47\76\n\74b:if cond\75\47data:team \75\75 \46quot;true\46quot;\47\76\n\74ul\76\n\74b:loop values\75\47data:authors\47 var\75\47i\47\76\n\74li\76\74a expr:href\75\47data:i.userUrl\47\76\74data:i.display-name\76\74/data:i.display-name\76\74/a\76\74/li\76\n\74/b:loop\76\n\74/ul\76\n\74b:else\76\74/b:else\76\n\74b:if cond\75\47data:photo.url !\75 \46quot;\46quot;\47\76\n\74a expr:href\75\47data:userUrl\47\76\74img class\75\47profile-img\47 expr:alt\75\47data:photo.alt\47 expr:height\75\47data:photo.height\47 expr:src\75\47data:photo.url\47 expr:width\75\47data:photo.width\47/\76\74/a\76\n\74/b:if\76\n\74dl class\75\47profile-datablock\47\76\n\74dt class\75\47profile-data\47\76\74data:displayname\76\74/data:displayname\76\74/dt\76\n\74b:if cond\75\47data:showlocation \75\75 \46quot;true\46quot;\47\76\n\74dd class\75\47profile-data\47\76\74data:location\76\74/data:location\76\74/dd\76\n\74/b:if\76\n\74b:if cond\75\47data:aboutme !\75 \46quot;\46quot;\47\76\74dd class\75\47profile-textblock\47\76\74data:aboutme\76\74/data:aboutme\76\74/dd\76\74/b:if\76\n\74/dl\76\n\74a class\75\47profile-link\47 expr:href\75\47data:userUrl\47\76\74data:viewProfileMsg\76\74/data:viewProfileMsg\76\74/a\76\n\74/b:if\76\n\74b:include name\75\47quickedit\47\76\74/b:include\76\n\74/div\076'}}, document.getElementById('Profile1'), {}, 'displayModeFull')); _WidgetManager._RegisterWidget('_HTMLView', new _WidgetInfo('HTML2', 'sidebar',{'main': {'varName': '', 'template': '\74b:if cond\75\47data:title !\75 \46quot;\46quot;\47\76\n\74h2 class\75\47title\47\76\74data:title\76\74/data:title\76\74/h2\76\n\74/b:if\76\n\74div class\75\47widget-content\47\76\n\74data:content\76\74/data:content\76\n\74/div\76\n\74b:include name\75\47quickedit\47\76\74/b:include\076'}}, document.getElementById('HTML2'), {}, 'displayModeFull')); _WidgetManager._RegisterWidget('_HeaderView', new _WidgetInfo('Header1', 'header')); _WidgetManager._RegisterWidget('_NavbarView', new _WidgetInfo('Navbar1', 'navbar')); _WidgetManager._RegisterWidget('_HTMLView', new _WidgetInfo('HTML5', 'main',{'main': {'varName': '', 'template': '\74b:if cond\75\47data:title !\75 \46quot;\46quot;\47\76\n\74h2 class\75\47title\47\76\74data:title\76\74/data:title\76\74/h2\76\n\74/b:if\76\n\74div class\75\47widget-content\47\76\n\74data:content\76\74/data:content\76\n\74/div\76\n\74b:include name\75\47quickedit\47\76\74/b:include\076'}}, document.getElementById('HTML5'), {}, 'displayModeFull')); _WidgetManager._RegisterWidget('_BlogView', new _WidgetInfo('Blog1', 'main',{'main': {'varName': 'top', 'template': '\74div class\75\47blog-posts hfeed\47\76\n\74b:include data\75\47top\47 name\75\47status-message\47\76\74/b:include\76\n\74data:adStart\76\74/data:adStart\76\n\74b:loop values\75\47data:posts\47 var\75\47post\47\76\n\74b:if cond\75\47data:post.dateHeader\47\76\n\74h2 class\75\47date-header\47\76\74data:post.dateHeader\76\74/data:post.dateHeader\76\74/h2\76\n\74/b:if\76\n\74b:include data\75\47post\47 name\75\47post\47\76\74/b:include\76\n\74b:if cond\75\47data:blog.pageType \75\75 \46quot;item\46quot;\47\76\n\74b:include data\75\47post\47 name\75\47comments\47\76\74/b:include\76\n\74/b:if\76\n\74b:if cond\75\47data:post.includeAd\47\76\n\74data:adEnd\76\74/data:adEnd\76\n\74data:adCode\76\74/data:adCode\76\n\74data:adStart\76\74/data:adStart\76\n\74/b:if\76\n\74/b:loop\76\n\74data:adEnd\76\74/data:adEnd\76\n\74/div\76\n\74b:include name\75\47nextprev\47\76\74/b:include\76\n\74b:include name\75\47feedLinks\47\76\74/b:include\76\n\74b:if cond\75\47data:top.showStars\47\76\n\74script src\75\47http://www.google.com/jsapi\47 type\75\47text/javascript\47\76\74/script\76\n\74script type\75\47text/javascript\47\76\n      google.load(\46quot;annotations\46quot;, \46quot;1\46quot;, {\46quot;locale\46quot;: \46quot;\74data:top.languageCode\76\74/data:top.languageCode\76\46quot;});\n      function initialize() {\n        google.annotations.setApplicationId(\74data:top.blogspotReviews\76\74/data:top.blogspotReviews\76);\n        google.annotations.createAll();\n        google.annotations.fetch();\n      }\n      google.setOnLoadCallback(initialize);\n    \74/script\76\n\74/b:if\076'}, 'nextprev': {'varName': '', 'template': '\74div class\75\47blog-pager\47 id\75\47blog-pager\47\76\n\74b:if cond\75\47data:newerPageUrl\47\76\n\74span id\75\47blog-pager-newer-link\47\76\n\74a class\75\47blog-pager-newer-link\47 expr:href\75\47data:newerPageUrl\47 expr:id\75\47data:widget.instanceId + \46quot;_blog-pager-newer-link\46quot;\47 expr:title\75\47data:newerPageTitle\47\76\74data:newerPageTitle\76\74/data:newerPageTitle\76\74/a\76\n\74/span\76\n\74/b:if\76\n\74b:if cond\75\47data:olderPageUrl\47\76\n\74span id\75\47blog-pager-older-link\47\76\n\74a class\75\47blog-pager-older-link\47 expr:href\75\47data:olderPageUrl\47 expr:id\75\47data:widget.instanceId + \46quot;_blog-pager-older-link\46quot;\47 expr:title\75\47data:olderPageTitle\47\76\74data:olderPageTitle\76\74/data:olderPageTitle\76\74/a\76\n\74/span\76\n\74/b:if\76\n\74b:if cond\75\47data:blog.homepageUrl !\75 data:blog.url\47\76\n\74a class\75\47home-link\47 expr:href\75\47data:blog.homepageUrl\47\76\74data:homeMsg\76\74/data:homeMsg\76\74/a\76\n\74b:else\76\74/b:else\76\n\74b:if cond\75\47data:newerPageUrl\47\76\n\74a class\75\47home-link\47 expr:href\75\47data:blog.homepageUrl\47\76\74data:homeMsg\76\74/data:homeMsg\76\74/a\76\n\74/b:if\76\n\74/b:if\76\n\74/div\76\n\74div class\75\47clear\47\76\74/div\076'}, 'post': {'varName': 'post', 'template': '\74div class\75\47post hentry uncustomized-post-template\47\76\n\74a expr:name\75\47data:post.id\47\76\74/a\76\n\74b:if cond\75\47data:post.title\47\76\n\74h3 class\75\47post-title entry-title\47\76\n\74b:if cond\75\47data:post.link\47\76\n\74a expr:href\75\47data:post.link\47\76\74data:post.title\76\74/data:post.title\76\74/a\76\n\74b:else\76\74/b:else\76\n\74b:if cond\75\47data:post.url\47\76\n\74a expr:href\75\47data:post.url\47\76\74data:post.title\76\74/data:post.title\76\74/a\76\n\74b:else\76\74/b:else\76\n\74data:post.title\76\74/data:post.title\76\n\74/b:if\76\n\74/b:if\76\n\74/h3\76\n\74/b:if\76\n\74div class\75\47post-header-line-1\47\76\74/div\76\n\74div class\75\47post-body entry-content\47\76\n\74data:post.body\76\74/data:post.body\76\n\74div style\75\47clear: both;\47\76\74/div\76\n\74/div\76\n\74div class\75\47post-footer\47\76\n\74div class\75\47post-footer-line post-footer-line-1\47\76\n\74span class\75\47post-author vcard\47\76\n\74b:if cond\75\47data:top.showAuthor\47\76\n\74data:top.authorLabel\76\74/data:top.authorLabel\76\n\74span class\75\47fn\47\76\74data:post.author\76\74/data:post.author\76\74/span\76\n\74/b:if\76\n\74/span\76\n\74span class\75\47post-timestamp\47\76\n\74b:if cond\75\47data:top.showTimestamp\47\76\n\74data:top.timestampLabel\76\74/data:top.timestampLabel\76\n\74b:if cond\75\47data:post.url\47\76\n\74a class\75\47timestamp-link\47 expr:href\75\47data:post.url\47 rel\75\47bookmark\47 title\75\47permanent link\47\76\74abbr class\75\47published\47 expr:title\75\47data:post.timestampISO8601\47\76\74data:post.timestamp\76\74/data:post.timestamp\76\74/abbr\76\74/a\76\n\74/b:if\76\n\74/b:if\76\n\74/span\76\n\74span class\75\47reaction-buttons\47\76\n\74b:if cond\75\47data:top.showReactions\47\76\n\74table border\75\0470\47 cellpadding\75\0470\47 width\75\047100%\47\76\74tr\76\n\74td valign\75\47center\47\76\74span class\75\47reactions-label\47\76\n\74data:top.reactionsLabel\76\74/data:top.reactionsLabel\76\74/span\76\n              \46#160;\74/td\76\n\74td\76\74iframe allowtransparency\75\47true\47 class\75\47reactions-iframe\47 expr:src\75\47data:post.reactionsUrl\47 frameborder\75\0470\47 name\75\47reactions\47 scrolling\75\47no\47\76\74/iframe\76\74/td\76\n\74/tr\76\74/table\76\n\74/b:if\76\n\74/span\76\n\74span class\75\47star-ratings\47\76\n\74b:if cond\75\47data:top.showStars\47\76\n\74div expr:g:background-color\75\47data:backgroundColor\47 expr:g:text-color\75\47data:textColor\47 expr:g:url\75\47data:post.absoluteUrl\47 g:height\75\04742\47 g:type\75\47RatingPanel\47 g:width\75\047280\47\76\74/div\76\n\74/b:if\76\n\74/span\76\n\74span class\75\47post-comment-link\47\76\n\74b:if cond\75\47data:blog.pageType !\75 \46quot;item\46quot;\47\76\n\74b:if cond\75\47data:post.allowComments\47\76\n\74a class\75\47comment-link\47 expr:href\75\47data:post.addCommentUrl\47 expr:onclick\75\47data:post.addCommentOnclick\47\76\74b:if cond\75\47data:post.numComments \75\75 1\47\0761 \74data:top.commentLabel\76\74/data:top.commentLabel\76\74b:else\76\74/b:else\76\74data:post.numComments\76\74/data:post.numComments\76\n\74data:top.commentLabelPlural\76\74/data:top.commentLabelPlural\76\74/b:if\76\74/a\76\n\74/b:if\76\n\74/b:if\76\n\74/span\76\n\74span class\75\47post-backlinks post-comment-link\47\76\n\74b:if cond\75\47data:blog.pageType !\75 \46quot;item\46quot;\47\76\n\74b:if cond\75\47data:post.showBacklinks\47\76\n\74a class\75\47comment-link\47 expr:href\75\47data:post.url + \46quot;#links\46quot;\47\76\74data:top.backlinkLabel\76\74/data:top.backlinkLabel\76\74/a\76\n\74/b:if\76\n\74/b:if\76\n\74/span\76\n\74span class\75\47post-icons\47\76\n\74b:if cond\75\47data:post.emailPostUrl\47\76\n\74span class\75\47item-action\47\76\n\74a expr:href\75\47data:post.emailPostUrl\47 expr:title\75\47data:top.emailPostMsg\47\76\n\74img alt\75\47\47 class\75\47icon-action\47 src\75\47http://www.blogger.com/img/icon18_email.gif\47/\76\n\74/a\76\n\74/span\76\n\74/b:if\76\n\74b:include data\75\47post\47 name\75\47postQuickEdit\47\76\74/b:include\76\n\74/span\76\n\74/div\76\n\74div class\75\47post-footer-line post-footer-line-2\47\76\n\74span class\75\47post-labels\47\76\n\74b:if cond\75\47data:post.labels\47\76\n\74data:postLabelsLabel\76\74/data:postLabelsLabel\76\n\74b:loop values\75\47data:post.labels\47 var\75\47label\47\76\n\74a expr:href\75\47data:label.url\47 rel\75\47tag\47\76\74data:label.name\76\74/data:label.name\76\74/a\76\74b:if cond\75\47data:label.isLast !\75 \46quot;true\46quot;\47\76,\74/b:if\76\n\74/b:loop\76\n\74/b:if\76\n\74/span\76\n\74/div\76\n\74div class\75\47post-footer-line post-footer-line-3\47\76\74/div\76\n\74/div\76\n\74/div\076'}, 'postQuickEdit': {'varName': 'post', 'template': '\74b:if cond\75\47data:post.editUrl\47\76\n\74span expr:class\75\47\46quot;item-control \46quot; + data:post.adminClass\47\76\n\74a expr:href\75\47data:post.editUrl\47 expr:title\75\47data:top.editPostMsg\47\76\n\74img alt\75\47\47 class\75\47icon-action\47 src\75\47http://www.blogger.com/img/icon18_edit_allbkg.gif\47/\76\n\74/a\76\n\74/span\76\n\74/b:if\076'}, 'commentDeleteIcon': {'varName': 'comment', 'template': '\74span expr:class\75\47\46quot;item-control \46quot; + data:comment.adminClass\47\76\n\74a expr:href\75\47data:comment.deleteUrl\47 expr:title\75\47data:top.deleteCommentMsg\47\76\n\74img src\75\47http://www.blogger.com/img/icon_delete13.gif\47/\76\n\74/a\76\n\74/span\076'}, 'backlinkDeleteIcon': {'varName': 'backlink', 'template': '\74span expr:class\75\47\46quot;item-control \46quot; + data:backlink.adminClass\47\76\n\74a expr:href\75\47data:backlink.deleteUrl\47 expr:title\75\47data:top.deleteBacklinkMsg\47\76\n\74img src\75\47http://www.blogger.com/img/icon_delete13.gif\47/\76\n\74/a\76\n\74/span\076'}, 'comments': {'varName': 'post', 'template': '\74div class\75\47comments\47 id\75\47comments\47\76\n\74a name\75\47comments\47\76\74/a\76\n\74b:if cond\75\47data:post.allowComments\47\76\n\74h4\76\n\74b:if cond\75\47data:post.numComments \75\75 1\47\76\n          1 \74data:commentLabel\76\74/data:commentLabel\76:\n        \74b:else\76\74/b:else\76\n\74data:post.numComments\76\74/data:post.numComments\76\n\74data:commentLabelPlural\76\74/data:commentLabelPlural\76:\n        \74/b:if\76\n\74/h4\76\n\74b:if cond\75\47data:post.commentPagingRequired\47\76\n\74span class\75\47paging-control-container\47\76\n\74a expr:class\75\47data:post.oldLinkClass\47 expr:href\75\47data:post.oldestLinkUrl\47\76\74data:post.oldestLinkText\76\74/data:post.oldestLinkText\76\74/a\76\n          \46#160;\n          \74a expr:class\75\47data:post.oldLinkClass\47 expr:href\75\47data:post.olderLinkUrl\47\76\74data:post.olderLinkText\76\74/data:post.olderLinkText\76\74/a\76\n          \46#160;\n          \74data:post.commentRangeText\76\74/data:post.commentRangeText\76\n          \46#160;\n          \74a expr:class\75\47data:post.newLinkClass\47 expr:href\75\47data:post.newerLinkUrl\47\76\74data:post.newerLinkText\76\74/data:post.newerLinkText\76\74/a\76\n          \46#160;\n          \74a expr:class\75\47data:post.newLinkClass\47 expr:href\75\47data:post.newestLinkUrl\47\76\74data:post.newestLinkText\76\74/data:post.newestLinkText\76\74/a\76\n\74/span\76\n\74/b:if\76\n\74dl id\75\47comments-block\47\76\n\74b:loop values\75\47data:post.comments\47 var\75\47comment\47\76\n\74dt expr:class\75\47\46quot;comment-author \46quot; + data:comment.authorClass\47 expr:id\75\47data:comment.anchorName\47\76\n\74a expr:name\75\47data:comment.anchorName\47\76\74/a\76\n\74b:if cond\75\47data:comment.authorUrl\47\76\n\74a expr:href\75\47data:comment.authorUrl\47 rel\75\47nofollow\47\76\74data:comment.author\76\74/data:comment.author\76\74/a\76\n\74b:else\76\74/b:else\76\n\74data:comment.author\76\74/data:comment.author\76\n\74/b:if\76\n\74data:commentPostedByMsg\76\74/data:commentPostedByMsg\76\n\74/dt\76\n\74dd class\75\47comment-body\47\76\n\74b:if cond\75\47data:comment.isDeleted\47\76\n\74span class\75\47deleted-comment\47\76\74data:comment.body\76\74/data:comment.body\76\74/span\76\n\74b:else\76\74/b:else\76\n\74p\76\74data:comment.body\76\74/data:comment.body\76\74/p\76\n\74/b:if\76\n\74/dd\76\n\74dd class\75\47comment-footer\47\76\n\74span class\75\47comment-timestamp\47\76\n\74a expr:href\75\47data:comment.url\47 title\75\47comment permalink\47\76\n\74data:comment.timestamp\76\74/data:comment.timestamp\76\n\74/a\76\n\74b:include data\75\47comment\47 name\75\47commentDeleteIcon\47\76\74/b:include\76\n\74/span\76\n\74/dd\76\n\74/b:loop\76\n\74/dl\76\n\74b:if cond\75\47data:post.commentPagingRequired\47\76\n\74span class\75\47paging-control-container\47\76\n\74a expr:class\75\47data:post.oldLinkClass\47 expr:href\75\47data:post.oldestLinkUrl\47\76\n\74data:post.oldestLinkText\76\74/data:post.oldestLinkText\76\n\74/a\76\n\74a expr:class\75\47data:post.oldLinkClass\47 expr:href\75\47data:post.olderLinkUrl\47\76\n\74data:post.olderLinkText\76\74/data:post.olderLinkText\76\n\74/a\76\n          \46#160;\n          \74data:post.commentRangeText\76\74/data:post.commentRangeText\76\n          \46#160;\n          \74a expr:class\75\47data:post.newLinkClass\47 expr:href\75\47data:post.newerLinkUrl\47\76\n\74data:post.newerLinkText\76\74/data:post.newerLinkText\76\n\74/a\76\n\74a expr:class\75\47data:post.newLinkClass\47 expr:href\75\47data:post.newestLinkUrl\47\76\n\74data:post.newestLinkText\76\74/data:post.newestLinkText\76\n\74/a\76\n\74/span\76\n\74/b:if\76\n\74p class\75\47comment-footer\47\76\n\74b:if cond\75\47data:post.embedCommentForm\47\76\n\74b:include data\75\47post\47 name\75\47comment-form\47\76\74/b:include\76\n\74b:else\76\74/b:else\76\n\74b:if cond\75\47data:post.allowComments\47\76\n\74a expr:href\75\47data:post.addCommentUrl\47 expr:onclick\75\47data:post.addCommentOnclick\47\76\74data:postCommentMsg\76\74/data:postCommentMsg\76\74/a\76\n\74/b:if\76\n\74/b:if\76\n\74/p\76\n\74/b:if\76\n\74div id\75\47backlinks-container\47\76\n\74div expr:id\75\47data:widget.instanceId + \46quot;_backlinks-container\46quot;\47\76\n\74b:if cond\75\47data:post.showBacklinks\47\76\n\74b:include data\75\47post\47 name\75\47backlinks\47\76\74/b:include\76\n\74/b:if\76\n\74/div\76\n\74/div\76\n\74/div\076'}, 'comment-form': {'varName': 'post', 'template': '\74div class\75\47comment-form\47\76\n\74a name\75\47comment-form\47\76\74/a\76\n\74h4 id\75\47comment-post-message\47\76\74data:postCommentMsg\76\74/data:postCommentMsg\76\74/h4\76\n\74p\76\74data:blogCommentMessage\76\74/data:blogCommentMessage\76\74/p\76\n\74a expr:href\75\47data:post.commentFormIframeSrc\47 id\75\47comment-editor-src\47 style\75\47display: none\47\76\74/a\76\n\74iframe allowtransparency\75\47true\47 class\75\47blogger-iframe-colorize\47 frameborder\75\0470\47 height\75\047275\47 id\75\47comment-editor\47 scrolling\75\47auto\47 src\75\47\47 width\75\047100%\47\76\74/iframe\76\n\74data:post.iframeColorizer\76\74/data:post.iframeColorizer\76\n\74/div\076'}, 'backlinks': {'varName': 'post', 'template': '\74a name\75\47links\47\76\74/a\76\74h4\76\74data:post.backlinksLabel\76\74/data:post.backlinksLabel\76\74/h4\76\n\74b:if cond\75\47data:post.numBacklinks !\75 0\47\76\n\74dl class\75\47comments-block\47 id\75\47comments-block\47\76\n\74b:loop values\75\47data:post.backlinks\47 var\75\47backlink\47\76\n\74div class\75\47collapsed-backlink backlink-control\47\76\n\74dt class\75\47comment-title\47\76\n\74span class\75\47backlink-toggle-zippy\47\76\46#160;\74/span\76\n\74a expr:href\75\47data:backlink.url\47 rel\75\47nofollow\47\76\74data:backlink.title\76\74/data:backlink.title\76\74/a\76\n\74b:include data\75\47backlink\47 name\75\47backlinkDeleteIcon\47\76\74/b:include\76\n\74/dt\76\n\74dd class\75\47comment-body collapseable\47\76\n\74data:backlink.snippet\76\74/data:backlink.snippet\76\n\74/dd\76\n\74dd class\75\47comment-footer collapseable\47\76\n\74span class\75\47comment-author\47\76\74data:post.authorLabel\76\74/data:post.authorLabel\76\n\74data:backlink.author\76\74/data:backlink.author\76\74/span\76\n\74span class\75\47comment-timestamp\47\76\74data:post.timestampLabel\76\74/data:post.timestampLabel\76\n\74data:backlink.timestamp\76\74/data:backlink.timestamp\76\74/span\76\n\74/dd\76\n\74/div\76\n\74/b:loop\76\n\74/dl\76\n\74/b:if\76\n\74p class\75\47comment-footer\47\76\n\74a class\75\47comment-link\47 expr:href\75\47data:post.createLinkUrl\47 expr:id\75\47data:widget.instanceId + \46quot;_backlinks-create-link\46quot;\47 target\75\47_blank\47\76\74data:post.createLinkLabel\76\74/data:post.createLinkLabel\76\74/a\76\n\74/p\076'}, 'feedLinks': {'varName': '', 'template': '\74b:if cond\75\47data:blog.pageType !\75 \46quot;item\46quot;\47\76\n\74b:if cond\75\47data:feedLinks\47\76\n\74div class\75\47blog-feeds\47\76\n\74b:include data\75\47feedLinks\47 name\75\47feedLinksBody\47\76\74/b:include\76\n\74/div\76\n\74/b:if\76\n\74b:else\76\74/b:else\76\n\74div class\75\47post-feeds\47\76\n\74b:loop values\75\47data:posts\47 var\75\47post\47\76\n\74b:if cond\75\47data:post.allowComments\47\76\n\74b:if cond\75\47data:post.feedLinks\47\76\n\74b:include data\75\47post.feedLinks\47 name\75\47feedLinksBody\47\76\74/b:include\76\n\74/b:if\76\n\74/b:if\76\n\74/b:loop\76\n\74/div\76\n\74/b:if\076'}, 'feedLinksBody': {'varName': 'links', 'template': '\74div class\75\47feed-links\47\76\n\74data:feedLinksMsg\76\74/data:feedLinksMsg\76\n\74b:loop values\75\47data:links\47 var\75\47f\47\76\n\74a class\75\47feed-link\47 expr:href\75\47data:f.url\47 expr:type\75\47data:f.mimeType\47 target\75\47_blank\47\76\74data:f.name\76\74/data:f.name\76 (\74data:f.feedType\76\74/data:f.feedType\76)\74/a\76\n\74/b:loop\76\n\74/div\076'}, 'status-message': {'varName': '', 'template': '\74b:if cond\75\47data:navMessage\47\76\n\74div class\75\47status-msg-wrap\47\76\n\74div class\75\47status-msg-body\47\76\n\74data:navMessage\76\74/data:navMessage\76\n\74/div\76\n\74div class\75\47status-msg-border\47\76\n\74div class\75\47status-msg-bg\47\76\n\74div class\75\47status-msg-hidden\47\76\74data:navMessage\76\74/data:navMessage\76\74/div\76\n\74/div\76\n\74/div\76\n\74/div\76\n\74div style\75\47clear: both;\47\76\74/div\76\n\74/b:if\076'}}, document.getElementById('Blog1'), {}, 'displayModeFull')); &lt;/script&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;ada beasiswa. daftar beasiwa. scholarship information&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4934193740862633784-1758207967692003079?l=ada-beasiswa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/ada-beasiswa/~4/ncLIM8jFH80" height="1" width="1"/&gt;</description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2008-08-20T00:38:20.247-07:00</app:edited><media:thumbnail url="http://bp1.blogger.com/_f-heGQdKz6Q/SI3pwphgJvI/AAAAAAAAACI/cycAnaloHfw/s72-c/beasiswa.jpg" height="72" width="72" /><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total><feedburner:origLink>http://ada-beasiswa.blogspot.com/2008/08/mengelola-blogspot.html</feedburner:origLink></item><item><title>Biografi Khairil anwar</title><link>http://feedproxy.google.com/~r/ada-beasiswa/~3/Ku5VphG1yjg/biografi-khairil-anwar.html</link><author>noreply@blogger.com (Hilman Ridha)</author><pubDate>Tue, 19 Aug 2008 23:59:44 PDT</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4934193740862633784.post-4555770429705158067</guid><description>&lt;h2&gt;&lt;a href="http://penyair.wordpress.com/2007/02/05/biografi-chairil-anwar-1922-1949/" rel="bookmark" title="Pautan kekal: Biografi Chairil Anwar (1922 - 1949)"&gt;Biografi Chairil Anwar (1922 - 1949)&lt;/a&gt;&lt;/h2&gt;           &lt;div class="snap_preview"&gt;&lt;p&gt;&lt;a href="http://bp1.blogger.com/_PQQJL41xTEk/RcguWyiY2SI/AAAAAAAAAA0/E96yAXfZiYU/s1600-h/chairil.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt auto 10px; display: block; text-align: center;" src="http://bp1.blogger.com/_PQQJL41xTEk/RcguWyiY2SI/AAAAAAAAAA0/E96yAXfZiYU/s200/chairil.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Chairil Anwar dilahirkan di Medan, 26 Julai 1922. Dia dibesarkan dalam keluarga yang cukup berantakan. Kedua ibu bapanya bercerai, dan ayahnya berkahwin lagi. Selepas perceraian itu, saat habis SMA, Chairil mengikut ibunya ke Jakarta. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Semasa kecil di Medan, Chairil sangat rapat dengan neneknya. Keakraban ini begitu memberi kesan kepada hidup Chairil. Dalam hidupnya yang amat jarang berduka, salah satu kepedihan terhebat adalah saat neneknya meninggal dunia. Chairil melukiskan kedukaan itu dalam sajak yang luar biasa pedih:&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;em&gt;Bukan kematian benar yang menusuk kalbu/ Keridlaanmu menerima segala tiba/ Tak kutahu setinggi itu atas debu/ Dan duka maha tuan bertahta &lt;/em&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sesudah nenek, ibu adalah wanita kedua yang paling Chairil puja. Dia bahkan terbiasa membilang nama ayahnya, Tulus, di depan sang Ibu, sebagai tanda menyebelahi nasib si ibu. Dan di depan ibunya, Chairil acapkali kehilangan sisinya yang liar. Beberapa puisi Chairil juga menunjukkan kecintaannya pada ibunya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sejak kecil, semangat Chairil terkenal kedegilannya. Seorang teman dekatnya Sjamsul Ridwan, pernah membuat suatu tulisan tentang kehidupan Chairil Anwar ketika semasa kecil. Menurut dia, salah satu sifat Chairil pada masa kanak-kanaknya ialah pantang dikalahkan, baik pantang kalah dalam suatu persaingan, maupun dalam mendapatkan keinginan hatinya. Keinginan dan hasrat untuk mendapatkan itulah yang menyebabkan jiwanya selalu meluap-luap, menyala-nyala, boleh dikatakan tidak pernah diam. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Rakannya, Jassin pun punya kenangan tentang ini. “Kami pernah bermain bulu tangkis bersama, dan dia kalah. Tapi dia tak mengakui kekalahannya, dan mengajak bertanding terus. Akhirnya saya kalah. Semua itu kerana kami bertanding di depan para gadis.”&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Wanita adalah dunia Chairil sesudah buku. Tercatat nama Ida, Sri Ayati, Gadis Rasyid, Mirat, dan Roosmeini sebagai gadis yang dikejar-kejar Chairil. Dan semua nama gadis itu bahkan masuk ke dalam puisi-puisi Chairil. Namun, kepada gadis Karawang, Hapsah, Chairil telah menikahinya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pernikahan itu tak berumur panjang. Disebabkan kesulitan ekonomi, dan gaya hidup Chairil yang tak berubah, Hapsah meminta cerai. Saat anaknya berumur 7 bulan, Chairil pun menjadi duda.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tak lama setelah itu, pukul 15.15 WIB, 28 April 1949, Chairil meninggal dunia. Ada beberapa versi tentang sakitnya. Tapi yang pasti, TBC kronis dan sipilis.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Umur Chairil memang pendek, 27 tahun. Tapi kependekan itu meninggalkan banyak hal bagi perkembangan kesusasteraan Indonesia. Malah dia menjadi contoh terbaik, untuk sikap yang tidak bersungguh-sungguh di dalam menggeluti kesenian. Sikap inilah yang membuat anaknya, Evawani Chairil Anwar, seorang notaris di Bekasi, harus meminta maaf, saat mengenang kematian ayahnya, di tahun 1999, “Saya minta maaf, karena kini saya hidup di suatu dunia yang bertentangan dengan dunia Chairil Anwar.”&lt;/p&gt; &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;ada beasiswa. daftar beasiwa. scholarship information&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4934193740862633784-4555770429705158067?l=ada-beasiswa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/ada-beasiswa/~4/Ku5VphG1yjg" height="1" width="1"/&gt;</description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2008-08-19T23:59:44.322-07:00</app:edited><media:thumbnail url="http://bp1.blogger.com/_PQQJL41xTEk/RcguWyiY2SI/AAAAAAAAAA0/E96yAXfZiYU/s72-c/chairil.jpg" height="72" width="72" /><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total><feedburner:origLink>http://ada-beasiswa.blogspot.com/2008/08/biografi-khairil-anwar.html</feedburner:origLink></item><item><title>Biografi Ibnu Khaldun</title><link>http://feedproxy.google.com/~r/ada-beasiswa/~3/NM5nqVl-T34/biografi-ibnu-khaldun.html</link><author>noreply@blogger.com (Hilman Ridha)</author><pubDate>Tue, 19 Aug 2008 23:55:54 PDT</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4934193740862633784.post-1472222440077607885</guid><description>&lt;h2&gt;&lt;a href="http://hafez.wordpress.com/2008/03/14/seri-biografi-tokoh-islam-ibnu-khaldun/" rel="bookmark" title="Taut Tetap ke Seri Biografi Tokoh Islam: Ibnu Khaldun"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/h2&gt;&lt;h2&gt;&lt;a href="http://hafez.wordpress.com/2008/03/14/seri-biografi-tokoh-islam-ibnu-khaldun/" rel="bookmark" title="Taut Tetap ke Seri Biografi Tokoh Islam: Ibnu Khaldun"&gt;Seri Biografi Tokoh Islam: Ibnu Khaldun&lt;/a&gt;&lt;/h2&gt;    &lt;p class="date"&gt;Ditulis oleh &lt;a href="http://hafez.wordpress.com/"&gt;Hafez&lt;/a&gt; di/pada Maret 14, 2008&lt;/p&gt;    &lt;div class="entrytext"&gt;    &lt;div class="snap_preview"&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:85%;"&gt;Jika kita berbicara tentang seorang cendekiawan yang satu ini, memang cukup unik dan mengagumkan. Sebenarnya, dialah yang patut dikatakan sebagai pendiri ilmu sosial. Ia lahir dan wafat di saat bulan suci Ramadan. Nama lengkapnya adalah Waliuddin Abdurrahman bin Muhammad bin Muhammad bin Abi Bakar Muhammad bin al-Hasan yang kemudian masyhur dengan sebutan Ibnu Khaldun.&lt;span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;"&gt;Pemikiran-pemikirannya yang cemerlang mampu memberikan pengaruh besar bagi cendekiawan-cendekiawan Barat dan Timur, baik Muslim maupun non-Muslim. Dalam perjalanan hidupnya, Ibnu Khaldun dipenuhi dengan berbagai peristiwa, pengembaraan, dan perubahan dengan sejumlah tugas besar serta jabatan politis, ilmiah dan peradilan. Perlawatannya antara&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;Maghrib dan Andalusia, kemudian antara Maghrib dan negara-negara Timur memberikan hikmah yang cukup besar. Ia adalah keturunan dari sahabat Rasulullah saw. bernama Wail bin Hujr dari kabilah Kindah.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span id="more-321"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;"&gt;Lelaki yang lahir di Tunisia pada 1 Ramadan 732 H./27 Mei 1332 M. adalah dikenal sebagai sejarawan dan bapak sosiologi Islam yang hafal Alquran sejak usia dini. Sebagai ahli politik Islam, ia pun dikenal sebagai bapak Ekonomi Islam, karena pemikiran-pemikirannya tentang teori ekonomi yang logis dan realistis jauh telah dikemukakannya sebelum Adam Smith (1723-1790) dan David Ricardo (1772-1823) mengemukakan teori-teori ekonominya. Bahkan ketika memasuki usia remaja, tulisan-tulisannya sudah menyebar ke mana-mana. Tulisan-tulisan dan pemikiran Ibnu Khaldun terlahir karena studinya yang sangat dalam, pengamatan terhadap berbagai masyarakat yang dikenalnya dengan ilmu dan pengetahuan yang luas, serta ia hidup di tengah-tengah mereka dalam pengembaraannya yang luas pula.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;"&gt;Selain itu dalam tugas-tugas yang diembannya penuh dengan berbagai peristiwa, baik suka dan duka. Ia pun pernah menduduki jabatan penting di Fez, Granada, dan Afrika Utara serta pernah menjadi guru besar di Universitas al-Azhar, Kairo yang dibangun oleh dinasti Fathimiyyah. Dari sinilah ia melahirkan karya-karya yang monumental hingga saat ini. Nama dan karyanya harum dan dikenal di berbagai penjuru dunia. Panjang sekali jika kita berbicara tentang biografi Ibnu Khaldun, namun ada tiga periode yang bisa kita ingat kembali dalam perjalan hidup beliau. Periode pertama, masa dimana Ibnu Khaldun menuntut berbagai bidang ilmu pengetahuan. Yakni, ia belajar Alquran, tafsir, hadist, usul fikih, tauhid, fikih madzhab Maliki, ilmu nahwu dan sharaf, ilmu balaghah, fisika dan matematika.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;"&gt;Dalam semua bidang studinya mendapatkan nilai yang sangat memuaskan dari para gurunya. Namun studinya terhenti karena penyakit pes telah melanda selatan Afrika pada tahun 749 H. yang merenggut ribuan nyawa. Ayahnya dan sebagian besar gurunya meninggal dunia. Ia pun berhijrah ke Maroko selanjutnya ke Mesir; Periode kedua, ia terjun dalam dunia politik dan sempat menjabat berbagai posisi penting kenegaraan seperti qadhi al-qudhat (Hakim Tertinggi). Namun, akibat fitnah dari lawan-lawan politiknya, Ibnu Khaldun sempat juga dijebloskan ke dalam penjara.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;"&gt;SETELAH keluar dari penjara, dimulailah periode ketiga kehidupan Ibnu Khaldun, yaitu berkonsentrasi pada bidang penelitian dan penulisan, ia pun melengkapi dan merevisi catatan-catatannya yang telah lama dibuatnya. Seperti kitab al-’ibar (tujuh jilid) yang telah ia revisi dan ditambahnya bab-bab baru di dalamnya, nama kitab ini pun menjadi Kitab al-’Ibar wa Diwanul Mubtada’ awil Khabar fi Ayyamil ‘Arab wal ‘Ajam wal Barbar wa Man ‘Asharahum min Dzawis Sulthan al-Akbar.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;"&gt;Kitab al-i’bar ini pernah diterjemahkan dan diterbitkan oleh De Slane pada tahun 1863, dengan judul Les Prolegomenes d’Ibn Khaldoun. Namun pengaruhnya baru terlihat setelah 27 tahun kemudian. Tepatnya pada tahun 1890, yakni saat pendapat-pendapat Ibnu Khaldun dikaji dan diadaptasi oleh sosiolog-sosiolog German dan Austria yang memberikan pencerahan bagi para sosiolog modern.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;"&gt;Karya-karya lain Ibnu Khaldun yang bernilai sangat tinggi diantaranya, at-Ta’riif bi Ibn Khaldun (sebuah kitab autobiografi, catatan dari kitab sejarahnya); Muqaddimah (pendahuluan atas kitabu al-’ibar yang bercorak sosiologis-historis, dan filosofis); Lubab al-Muhassal fi Ushul ad-Diin (sebuah kitab tentang permasalahan dan pendapat-pendapat teologi, yang merupakan ringkasan dari kitab Muhassal Afkaar al-Mutaqaddimiin wa al-Muta’akh-khiriin karya Imam Fakhruddin ar-Razi).&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;"&gt;DR. Bryan S. Turner, guru besar sosiologi di Universitas of Aberdeen, Scotland dalam artikelnya “The Islamic Review &amp;amp; Arabic Affairs” di tahun 1970-an mengomentari tentang karya-karya Ibnu Khaldun. Ia menyatakan, “Tulisan-tulisan sosial dan sejarah dari Ibnu Khaldun hanya satu-satunya dari tradisi intelektual yang diterima dan diakui di dunia Barat, terutama ahli-ahli sosiologi dalam bahasa Inggris (yang menulis karya-karyanya dalam bahasa Inggris).” Salah satu tulisan yang sangat menonjol dan populer adalah muqaddimah (pendahuluan) yang merupakan buku terpenting tentang ilmu sosial dan masih terus dikaji hingga saat ini.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;"&gt;Bahkan buku ini telah diterjemahkan dalam berbagai bahasa. Di sini Ibnu Khaldun menganalisis apa yang disebut dengan ‘gejala-gejala sosial’ dengan metoda-metodanya yang masuk akal yang dapat kita lihat bahwa ia menguasai dan memahami akan gejala-gejala sosial tersebut. Pada bab ke dua dan ke tiga, ia berbicara tentang gejala-gejala yang membedakan antara masyarakat primitif dengan masyarakat moderen dan bagaimana sistem pemerintahan dan urusan politik di masyarakat.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;"&gt;Bab ke dua dan ke empat berbicara tentang gejala-gejala yang berkaitan dengan cara berkumpulnya manusia serta menerangkan pengaruh faktor-faktor dan lingkungan geografis terhadap gejala-gejala ini. Bab ke empat dan kelima, menerangkan tentang ekonomi dalam individu, bermasyarakat maupun negara. Sedangkan bab ke enam berbicara tentang paedagogik, ilmu dan pengetahuan serta alat-alatnya. Sungguh mengagumkan sekali sebuah karya di abad ke-14 dengan lengkap menerangkan hal ihwal sosiologi, sejarah, ekonomi, ilmu dan pengetahuan. Ia telah menjelaskan terbentuk dan lenyapnya negara-negara dengan teori sejarah.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;"&gt;Ibnu Khaldun sangat meyakini sekali, bahwa pada dasarnya negera-negara berdiri bergantung pada generasi pertama (pendiri negara) yang memiliki tekad dan kekuatan untuk mendirikan negara. Lalu, disusul oleh generasi ke dua yang menikmati kestabilan dan kemakmuran yang ditinggalkan generasi pertama. Kemudian, akan datang generasi ke tiga yang tumbuh menuju ketenangan, kesenangan, dan terbujuk oleh materi sehingga sedikit demi sedikit bangunan-bangunan spiritual melemah dan negara itu pun hancur, baik akibat kelemahan internal maupun karena serangan musuh-musuh yang kuat dari luar yang selalu mengawasi kelemahannya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;"&gt;ADA&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;"&gt; beberapa catatan penting dari sini yang dapat kita ambil bahan pelajaran. Bahwa Ibnu Khaldun menjunjung tinggi ilmu pengetahuan dan tidak meremehkan akan sebuah sejarah. Ia adalah seorang peneliti yang tak kenal lelah dengan dasar ilmu dan pengetahuan yang luas. Ia selalu memperhatikan akan komunitas-komunitas masyarakat. Selain seorang pejabat penting, ia pun seorang penulis yang produktif. Ia menghargai akan tulisan-tulisannya yang telah ia buat. Bahkan ketidaksempurnaan dalam tulisannya ia lengkapi dan perbaharui dengan memerlukan waktu dan kesabaran. Sehingga karyanya benar-benar berkualitas, yang di adaptasi oleh situasi dan kondisi.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;"&gt;Karena pemikiran-pemikirannya yang briliyan Ibnu Khaldun dipandang sebagai peletak dasar ilmu-ilmu sosial dan politik Islam. Dasar pendidikan Alquran yang diterapkan oleh ayahnya menjadikan Ibnu Khaldun mengerti tentang Islam, dan giat mencari ilmu selain ilmu-ilmu keislaman. Sebagai Muslim dan hafidz Alquran, ia menjunjung tinggi akan kehebatan Alquran. Sebagaimana dikatakan olehnya, “Ketahuilah bahwa pendidikan Alquran termasuk syiar agama yang diterima oleh umat Islam di seluruh dunia Islam. Oleh kerena itu pendidikan Alquran dapat meresap ke dalam hati dan memperkuat iman. Dan pengajaran Alquran pun patut diutamakan sebelum mengembangkan ilmu-ilmu yang lain.”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;"&gt;Jadi, nilai-nilai spiritual sangat di utamakan sekali dalam kajiannya, disamping mengkaji ilmu-ilmu lainnya. Kehancuran suatu negara, masyarakat, atau pun secara individu dapat disebabkan oleh lemahnya nilai-nilai spritual. Pendidikan agama sangatlah penting sekali sebagai dasar untuk menjadikan insan yang beriman dan bertakwa untuk kemaslahatan umat. Itulah kunci keberhasilan Ibnu Khaldun, ia wafat di Kairo Mesir pada saat bulan suci Ramadan tepatnya pada tanggal 25 Ramadan 808 H./19 Maret 1406 M.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;"&gt;Sumber: &lt;a href="http://jacksite.wordpress.com/2007/04/17/biografi-ibnu-khaldun/"&gt;Jack Blog&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;ada beasiswa. daftar beasiwa. scholarship information&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4934193740862633784-1472222440077607885?l=ada-beasiswa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/ada-beasiswa/~4/NM5nqVl-T34" height="1" width="1"/&gt;</description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2008-08-19T23:55:54.552-07:00</app:edited><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total><feedburner:origLink>http://ada-beasiswa.blogspot.com/2008/08/biografi-ibnu-khaldun.html</feedburner:origLink></item><item><title>Biografi adam smith</title><link>http://feedproxy.google.com/~r/ada-beasiswa/~3/LUSL5zoMmWU/biografi-adam-smith.html</link><author>noreply@blogger.com (Hilman Ridha)</author><pubDate>Tue, 19 Aug 2008 23:51:41 PDT</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4934193740862633784.post-7777541624217544485</guid><description>&lt;table&gt; &lt;tbody&gt;&lt;tr&gt; &lt;td colspan="2" align="left" valign="top"&gt;&lt;strong&gt;Adam Smith&lt;/strong&gt;&lt;/td&gt; &lt;/tr&gt; &lt;tr&gt; &lt;td colspan="2" align="left" valign="top"&gt;&lt;a href="http://wapedia.mobi/id/Berkas:Adam_Smith.jpg" class="image"&gt;&lt;img src="http://pic.srv4.wapedia.mobi/thumb/02ac14111/id/fixed/115/177/Adam_Smith.jpg?format=jpg,png,gif" alt="" height="177" width="115" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Adam Smith&lt;/td&gt; &lt;/tr&gt; &lt;tr&gt; &lt;th align="left" valign="top"&gt;Lahir&lt;/th&gt; &lt;td align="left" valign="top"&gt;&lt;a href="http://wapedia.mobi/id/5_Juni"&gt;5 Juni&lt;/a&gt; &lt;a href="http://wapedia.mobi/id/1723"&gt;1723&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://wapedia.mobi/id/Kirkcaldy"&gt;Kirkcaldy&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://wapedia.mobi/id/Skotlandia"&gt;Skotlandia&lt;/a&gt;&lt;/td&gt; &lt;/tr&gt; &lt;tr&gt; &lt;th align="left" valign="top"&gt;Meninggal&lt;/th&gt; &lt;td align="left" valign="top"&gt;&lt;a href="http://wapedia.mobi/id/17_Juli"&gt;17 Juli&lt;/a&gt; &lt;a href="http://wapedia.mobi/id/1790"&gt;1790&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://wapedia.mobi/id/Edinburgh"&gt;Edinburgh&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://wapedia.mobi/id/Skotlandia"&gt;Skotlandia&lt;/a&gt;&lt;/td&gt; &lt;/tr&gt; &lt;tr&gt; &lt;th align="left" valign="top"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/th&gt; &lt;td align="left" valign="top"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt; &lt;/tr&gt; &lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt; &lt;h3 class="head1" id="1."&gt;1. Biografi&lt;/h3&gt; &lt;p&gt;Adam Smith dikenal luas dengan teori ekonomi '"&lt;a href="http://wapedia.mobi/id/Laissez-faire"&gt;laissez-faire&lt;/a&gt;" yang mengumumkan perkumpulan di abad 18 Eropa. Smith percaya akan hak untuk mempengaruhi kemajuan ekonomi diri sendiri dengan bebas, tanpa dikendalikan oleh perkumpulan dan/atau negara. Teori ini sampai pada proto-industrialisasi di Eropa, dan mengubah mayoritas kawasan Eropa menjadi daerah perdagangan bebas, membuat kemungkinan akan adanya pengusaha. Dia juga dikenal sebagai "Bapak Ekonomi".&lt;/p&gt; &lt;h3 class="head2" id="1.1."&gt;1. 1. Pendidikan&lt;/h3&gt; &lt;p&gt;Pada umur 13, Smith memasuki &lt;a href="http://wapedia.mobi/id/Universitas_Glasgow"&gt;Universitas Glasgow&lt;/a&gt;, dimana dia belajar filosofi moral dibawah"&lt;em&gt;si orang yang tidak boleh dilupakan&lt;/em&gt;" (sebagaimana Smith memanggilnya) &lt;a href="http://wapedia.mobi/id/Francis_Hutcheson_%28filsuf%29"&gt;Francis Hutcheson&lt;/a&gt;. Di sini, Smith mengembangkan keinginan kuatnya akan &lt;a href="http://wapedia.mobi/id/Kebebasan"&gt;kebebasan&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://wapedia.mobi/id/Akal_sehat"&gt;akal sehat&lt;/a&gt;, dan &lt;a href="http://wapedia.mobi/id/Kebebasan_berpendapat"&gt;kebebasan berpendapat&lt;/a&gt;. Tahun &lt;a href="http://wapedia.mobi/id/1740"&gt;1740&lt;/a&gt; dia dianugrahi Snell exhibition dan memasuki Kampus Balliol, &lt;a href="http://wapedia.mobi/id/Oxford"&gt;Oxford&lt;/a&gt;, tetapi seperti William Robert Scott katakan, "Universitas Oxford dalam masanya memberikan sedikit jika bantuan manapun yang diberikan apa yang harusnya merupakan kerja seumur hidupnya," dan dia meninggalkan universitas itu tahun 1746. Dalam Buku ke V dari &lt;em&gt;&lt;a href="http://wapedia.mobi/id/The_Wealth_of_Nations"&gt;The Wealth of Nations&lt;/a&gt;&lt;/em&gt;, Smith berkomentar pada instruksi kualitas rendah dan aktivitas intelektual yang berjumlah sedikit dibandingkan dengan di Skotlandia. komentarnya ditujukan pada orang-orang yang dianugerahi kekayaan dari kampus-kampus Oxford dan &lt;a href="http://wapedia.mobi/id/Universitas_Cambridge"&gt;Cambridge&lt;/a&gt;, dimana membuat pemasukan dari para profesor tidak berdasarkan pada kemampuan mereka untuk menarik murid, dan pada fakta bahwa orang-orang yang menyaru sebagai &lt;em&gt;men of letters&lt;/em&gt; bisa menikmati kehidupan lebih nyaman dari mentri di &lt;em&gt;Church of England&lt;/em&gt;.&lt;/p&gt; &lt;h3 class="head2" id="1.2."&gt;1. 2. Karir di Edinburgh dan Glasgow&lt;/h3&gt; &lt;p&gt;Tahun &lt;a href="http://wapedia.mobi/id/1748"&gt;1748&lt;/a&gt; Smith memulai menguliahi umum di &lt;a href="http://wapedia.mobi/id/Edinburgh"&gt;Edinburgh&lt;/a&gt; dibawah bimbingan &lt;a href="http://wapedia.mobi/id/Lord_Kames"&gt;Lord Kames&lt;/a&gt;. Sebagian dari perkuliahannya menyinggung retorika dan &lt;em&gt;belles-letters&lt;/em&gt;, tetapi nantinya dia akan mengambil subyek dari "kemajuan dari kesejahteraan," dan nantinya, di pertengahan atau akhir abad duapuluh, dimana dia pertamakalinya mengemukakan filosofi ekonomi dari "sistem yang jelas dan sederhana dari kebebasan alamiah" dimana dia menyatakan hal tersebut ke khalayak dalam buku karangannya &lt;em&gt;&lt;a href="http://wapedia.mobi/id/The_Wealth_of_Nations"&gt;The Wealth of Nations&lt;/a&gt;&lt;/em&gt;. Pada sekitar tahun 1750 dia bertemu filusuf &lt;a href="http://wapedia.mobi/id/David_Hume"&gt;David Hume&lt;/a&gt;, yang merupakan seniornya terpaut sepuluh tahun. Hubungan dan kesamaan opini yang dapat ditemukan dalam detil dari tulisan mereka mencakup sejarah, politik, filosofi, ekonomi, dan agama menandakan bahwa mmereka berdua memiliki persekutuan intelektual yang dekat dan persahabatan dibanding orang lain yang mana akan memerankan peran penting selama Pencerahan di Skotlandia. [1] , dia merutinkan &lt;a href="http://wapedia.mobi/id/The_Poker_Club"&gt;The Poker Club&lt;/a&gt; dari &lt;a href="http://wapedia.mobi/id/Edinburgh"&gt;Edinburgh&lt;/a&gt;.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tahun &lt;a href="http://wapedia.mobi/id/1751"&gt;1751&lt;/a&gt; Smith ditunjuk sebagai ketua dewan logika di Universitas Glasgow, dipindahkan tahun 1752 ke Dewan filosofi moral Glasgow, pernah ditinggali oleh gurunya yang terkenal, Francis Hutcheson. Kuliahnya mencakup &lt;a href="http://wapedia.mobi/id/Etika"&gt;etika&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://wapedia.mobi/id/Retorika"&gt;retorika&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://wapedia.mobi/id/Jurispundens"&gt;jurispundens&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://wapedia.mobi/id/Politik_ekonomi"&gt;politik ekonomi&lt;/a&gt;, dan "polisi dan keuntungan". Tahun 1759 dia menerbitkan &lt;em&gt;&lt;a href="http://wapedia.mobi/id/Teori_dari_Sentimen_Moral"&gt;Teori dari Sentimen Moral&lt;/a&gt;&lt;/em&gt;, memasukan sebagian kuliahnya di &lt;a href="http://wapedia.mobi/id/Glasgow"&gt;Glasgow&lt;/a&gt;. Karya ini, yang membangun reputasi Smith masa itu, menjelaskan bagaimana komuikasi manusia bergantung pada simpati antara agen dan penonton (itu, sang individual dan anggota masyarakat yang lain). Analisanya pada evolusi bahasa terkadang superfisial, seperti yang ditunjukkan 14 tahun kemudian oleh penelitian yang lebih dalam pada bahasa primitif oleh &lt;a href="http://wapedia.mobi/id/Lord_Monboddo"&gt;Lord Monboddo&lt;/a&gt; [2] . dalam karyanya berjudul &lt;em&gt;Asal Muasal dan Perkembangan Bahasa&lt;/em&gt; kapasitas Smith akan pengaruh, persuasif, atau argumen retorikal, lebih banyak dalam buktinya. Dia mendasarkan penjelasannya tidak, seperti Lord Shaftesbury ketiga dan Hutcheson lakukan pada "kepentingan moral", juga tidak seperti Hume pada &lt;a href="http://wapedia.mobi/id/Utilitarianisme"&gt;utilitarianisme&lt;/a&gt;, tetapi berdasarkan atas simpati.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Smith sekarang memulai memberi perhatian lebih pada jurisprudensi dan ekonomi di dalam kuliahnya dan sedikit pada teorinya tentang moral. Kesan yang didapatkan sama ke pengembangan ide-idenya pada ekonomi politik dari catatan kuliahnya oleh seorang mahasiswa sekitar tahun 1763 yang nantinya diedit oleh &lt;a href="http://wapedia.mobi/id/Edwin_Cannan"&gt;Edwin Cannan&lt;/a&gt; [3] , dan membentuk apa yang Scott, penemu dan penerbitnya, mendeskripsikannya sebagai "Bagian dari Draft Wealth of Nations", yang bertanggal sekitar 1763. Karya Cannan muncul sebagai &lt;em&gt;Kuliah dalam Keadilan, Polisi, Pajak dan Senjata&lt;/em&gt;. Sebuah versi lebih lengkap diterbitkan sebagai &lt;a href="http://wapedia.mobi/id/Kuliah_dalam_Jurispundensi"&gt;Kuliah dalam Jurispundensi&lt;/a&gt; di edisi Glasgow tahun 1976.&lt;/p&gt; &lt;h3 class="head2" id="1.3."&gt;1. 3. Tur Perancis&lt;/h3&gt; &lt;p&gt;pada 1762 senat akademik dari &lt;a href="http://wapedia.mobi/id/Universitas_Glasgow"&gt;Universitas Glasgow&lt;/a&gt; bertemu dalam titel Doktor Hukum Smith. Pada akhir 1763, dia mendapatkan tawaran menggiurkan dari &lt;a href="http://wapedia.mobi/id/Charles_Townshend"&gt;Charles Townshend&lt;/a&gt; (yang dikenalkan ke Smith oleh &lt;a href="http://wapedia.mobi/id/David_Hume"&gt;David Hume&lt;/a&gt;), untuk mengajar anak tirinya, &lt;a href="http://wapedia.mobi/id/Henry_Scott%2C_Duke_ke_3_dari_Buccleucgh"&gt;Duke of Buccleuch&lt;/a&gt;. Smith akhirnya pensiun dari keprofessorannya dan dari 1764-66 berkelana bersama muridnya, kebanyakan di &lt;a href="http://wapedia.mobi/id/Perancis"&gt;Perancis&lt;/a&gt;, dimana dia datang untuk menemui pemimpin intelektual seperti &lt;a href="http://wapedia.mobi/id/Anne_Robert_Jaques_Turgot%2C_Baron_dari_Laune"&gt;Turgor&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://wapedia.mobi/id/Jean_le_Ron_d%27Alembert"&gt;Jean D'Alembert&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://wapedia.mobi/id/Andre_Morrelet"&gt;Andre Morrelet&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://wapedia.mobi/id/Helvetius"&gt;Helvetius&lt;/a&gt; dan, khususnya, &lt;a href="http://wapedia.mobi/id/Frangois_Quesnay"&gt;Frangois Quesnay&lt;/a&gt;, kepala dari &lt;a href="http://wapedia.mobi/id/Psiokrat"&gt;Sekolah Psiokrat&lt;/a&gt; yang karyanya dihormati oleh Smith sangat tinggi. Dalam perjalanan pulangnyake Kirkaldy Smith dipilih menjadi anggota &lt;a href="http://wapedia.mobi/id/Royal_Society"&gt;Royal Society&lt;/a&gt; dari &lt;a href="http://wapedia.mobi/id/London"&gt;London&lt;/a&gt; dan dia mendedikasikan kebanyakan sepuluh tahun berikutnya pada &lt;em&gt;magnum opus&lt;/em&gt;nya, &lt;em&gt;&lt;a href="http://wapedia.mobi/id/The_Wealth_of_Nations"&gt;The Wealth of Nations&lt;/a&gt;&lt;/em&gt;, yang muncul tahun 1776. Buku tersebut diterima dengan baik dan membuat sang pengarang terkenal.&lt;/p&gt; &lt;h3 class="head2" id="1.4."&gt;1. 4. Tahun-Tahun Akhir&lt;/h3&gt; &lt;p&gt;Tahun 1778 Smith ditunjuk untuk menduduki pos sebagaikomisioner untuk cukai di Skotlandia dan hidup bersama ibunya di Edinburgh. Tahun 1783 dia menjadi salah satu pendiri &lt;a href="http://wapedia.mobi/id/Royal_Society_of_Edinburgh"&gt;Royal Society of Edinburgh&lt;/a&gt; dan dari tahun 1787 sampai 1789 dia mendaat posisi kehormatan Lord &lt;a href="http://wapedia.mobi/id/Rektor_Universitas_Glasgow"&gt;Rektor Universitas Glasgow&lt;/a&gt;. Dia meninggal di edinburgh pada 17 Juli 1790 karena sakit keras dan dikuburkan di &lt;a href="http://wapedia.mobi/id/Canogatw_Kirkyard"&gt;Canogatw Kirkyard&lt;/a&gt;.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Eksekutor literatur Smith ialah dua orang teman lama dari akademi dunia Skotlandia, fisikawan dan kimiawan &lt;a href="http://wapedia.mobi/id/Joseph_Black"&gt;Joseph Black&lt;/a&gt;, dan geolog pionir &lt;a href="http://wapedia.mobi/id/James_Huton"&gt;James Huton&lt;/a&gt;. Smith meninggalakan banyak catatan dan material yang tidak dipublikasikan, tetapi memberi instruksi untuk menghancurkan apapun yang tidak pantas dipublikasikan. Dia menyebut &lt;em&gt;History of Astronomy&lt;/em&gt; cocok, dan muncul pada tahun 1795, bersama material lain, sebagai &lt;em&gt;&lt;a href="http://wapedia.mobi/id/Essay_on_Philoshopical_Objects"&gt;Essay on Philoshopical Objects&lt;/a&gt;&lt;/em&gt;.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pengikut kontemporer Adam Smith termasuk &lt;a href="http://wapedia.mobi/id/John_Millar"&gt;John Millar&lt;/a&gt;&lt;/p&gt; &lt;h3 class="head2" id="1.5."&gt;1. 5. Karakter Pribadi dan Pandangan-Pandangan&lt;/h3&gt; &lt;p&gt;Sangat sedikit yang diketahui tentang Adam Smith selain dari apa yang bisa dideduksi dari karya-karyanya yang sudah diterbitkan. Semua paper pribadinya sudah dihancurkan setelah kematiannya. Dia tidak menikah dan sepertinya mempertahankan hubungan dekat dengan ibunya, dimana dia tinggal setelah pulang dari Perancis dan mendahului kematian Smith hanya 6 tahun berselang. Kesaksian kontemporer menjelaskan Smith sebagai eksentrik tetapi intelektual yang dermawan dan ramah, kepikunan yang komikal, dengan kebiasaan yang berulang tentang pidato dan memberi senyuman yang "ramah tanpa ekspresi." [4] Kesabarannya disebut memiliki nilai penting dalam pekerjaannya sebagai administrasi Glasgow. Setelah kematiannya ditemukan bahwa sebagian besar pendapatannya disumbangkan secara rahasia olehnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Telah terjadi beberapa debat terhadap pandangan relijius dari Adam Smith. Ayahnya memiliki ketertarikan besar pada Kekristenan [5] dan merupakan sayap moderat dari &lt;a href="http://wapedia.mobi/id/Gereja_Skotlandia"&gt;gereja Skotlandia&lt;/a&gt; (&lt;a href="http://wapedia.mobi/id/Gereja_nasional"&gt;gereja nasional&lt;/a&gt; di Skotlandia sejak 1690). Smith mungkin pergi ke &lt;a href="http://wapedia.mobi/id/Inggris"&gt;Inggris&lt;/a&gt; untuk meniti karir didalam Gereja Inggris: pernyataan ini kontroversial dan bergantung pada status eksibisi Snell. Di Oxford, Smith menolak Kristen dan dipercaya kalau dia pulang ke Skotlandia sebagai &lt;a href="http://wapedia.mobi/id/Deisme"&gt;Deis&lt;/a&gt;. [6]&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ekonom &lt;a href="http://wapedia.mobi/id/Ronald_Coase"&gt;Ronald Coase&lt;/a&gt;, bagaimanpun, telah menantang pandangan kalau Smith merupakan seorang Deist, menyatakan bahwa, ketika SMith mungkin dihubungkan sebagai "&lt;a href="http://wapedia.mobi/id/Arsitek_Besar_Alam_Semesta"&gt;Arsitek Besar Alam Semesta&lt;/a&gt;", sarjana lain telah "jauh melebih-lebihkan perluasan sampai dimana Adam Smith telah memasuki sebuah keyakinan dalam sebuah Tuhan Pribadi". Dia mendasari analisa ini dari sebuah remark dalam &lt;em&gt;The Wealth of Nations&lt;/em&gt; dimana Smith menulis kalau keingintahuan umat manusia tentang "fenomena luarbiasa dari alam" seperti "generasi, kehidupan, pertumbuhan dan kematian dari tanaman dan binatang" telah membuat manusia untuk "memasukkannya dalam akal sehat mereka". Coase mencatat observasi Smith dimana: "Takhayul pertama-tama ditujukkan untuk memenuhi keingintahuan, dengan menghubungkan semua penampakan menakjubkan pada agensi tentang Tuhan". Bagaimanapun, kepercayaan ini tidak bertentangan dnegan Deisme, sebuah sistem kepercayaan yang memegang ide sekptis tentang Tuhan pribadi.&lt;/p&gt; &lt;h3 class="head1" id="2."&gt;2. Karya&lt;/h3&gt; &lt;p&gt;Tidak lama sebelum kematiannya Smith menghancurkan nyaris semua manuskrip miliknya. Pada tahun terakhirnya dia sepertinya telah merencanakan dua keterilmuan besar, satu dalam teori dan sejarah hukum dan satu dalam ilmu sains dan kesenian. Terbitan setelah kematiannya &lt;em&gt;Essays on Philoshopical Subjects&lt;/em&gt; (1795) mungkin berisi bagian dari apa yang akan menjadi pembelokan selanjutnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;em&gt;The Wealth of Nations&lt;/em&gt; menjadi berpengaruh karena telah dengan keras membuat bidang ekonomi dan perkembangannya kedalam disiplin yang sistematis dan berdiri sendiri. Dalam dunia barat, masih dibincangkan kalau ini merupakan buku paling berpengaruh dalam subyek tersebut yang pernah diterbitkan. Ketika buku tersebut menjadi manifestasi klasik melawan &lt;a href="http://wapedia.mobi/id/Merkantilisme"&gt;merkantilisme&lt;/a&gt; (teori dimana cadangan besar dari &lt;a href="http://wapedia.mobi/id/Logam_mulia"&gt;logam mulia&lt;/a&gt; merupakan keharusan bagi suksesi ekonomis), muncul di tahun 1776, ada kesadaran kuat untuk &lt;a href="http://wapedia.mobi/id/Perdagangan_bebas"&gt;perdagangan bebas&lt;/a&gt; baik di Inggris maupun Amerika. Perasaan baru ini telah dilahirkan dari kesusahan keadaan ekonomi dan kemiskinan yang diakibatkan oleh Perang kemerdekaan Amerika. Bagaimanapun, pada saat publikasinya, tidak semua orang lantas yakin pada kelebihan perdagangan bebas: publik dan parlemen di Inggris masih memakai sistem merkantilisme untuk beberapa tahun kedepannya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;em&gt;The Wealth of Nations&lt;/em&gt; juga menolak pernyataan &lt;a href="http://wapedia.mobi/id/Psiokrat"&gt;Psiokrat&lt;/a&gt; dalam pentingnya lahan, malah, Smith percaya bahwa buruh merupakan proritas tinggi, dan &lt;a href="http://wapedia.mobi/id/Pembagian_buruh"&gt;pembagian buruh&lt;/a&gt; akan berakibat pada kenaikan signifikan pada produksi. Smith memakai contoh dengan pembuatan jepitan. Satu pekerja bisa membuat duapuluh pin sehari. Tapi jika sepuluh orang dibagi menjadi delapanbelas langkah yang diperlukan membuat sebuah jepitan, mereka bisa membuat 48.000 jepitan dalam sehari. &lt;em&gt;Nations&lt;/em&gt; sangat sukses, dan faktanya, hal ini mengakibatkan pengosongan sekolah ekonomi yang lebih tua dan ekonom lebih muda, seperti &lt;a href="http://wapedia.mobi/id/Thomas_Malthus"&gt;Thomas Malthus&lt;/a&gt; dan &lt;a href="http://wapedia.mobi/id/David_Ricardo"&gt;David Ricardo&lt;/a&gt;, fokus dalam memperbaiki teori Smith kedalam apa yang akan dikenal sebagai &lt;a href="http://wapedia.mobi/id/Ekonomi_klasik"&gt;ekonomi klasik&lt;/a&gt;. Baik &lt;a href="http://wapedia.mobi/id/Ekonomi_moderen"&gt;ekonomi moderen&lt;/a&gt; dan, secara terpisah, &lt;a href="http://wapedia.mobi/id/Ekonomi_Marxisan"&gt;ekonomi Marxisan&lt;/a&gt; bergantung sekali pada ekonomi klasik. Malthus mengembangkan ruminasi Smith dalam &lt;a href="http://wapedia.mobi/id/Overpopulasi"&gt;overpopulasi&lt;/a&gt;, sedangkan Ricardo percaya pada "&lt;a href="http://wapedia.mobi/id/Hukum_besi_upah"&gt;hukum besi upah&lt;/a&gt;" - dimana ledakan populasi bisa mencegah upah melewati tingkat yang rasional. Smith memberi solusi pada kenaikan upah dengan kenaikan produksi, pandangan yang dianggap lebih akurat sekarang ini.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Satu dari poin utama &lt;em&gt;The Wealth of Nations&lt;/em&gt; adalah pasar bebas, ketika penampilannya kacau dan tidak teratur, sebenarnya dipandu untuk membuat nilai yang benar dan bermacam barang oleh "&lt;a href="http://wapedia.mobi/id/Tangan-tangan_tak_terlihat"&gt;tangan-tangan tak terlihat&lt;/a&gt;" (sebuah imej yang dipakai Smith dalam &lt;em&gt;Teory of Moral Sentiments&lt;/em&gt;, tetapi pertamakali dipakai dalam esai miliknya, "Sejarah Astronomy"). Jika sebuah kelangkaan produk terjadi, misalnya, maka harganya naik, membuat marjin keuntungan yang membuat insentif bagi yang lain untuk masuk ke produksi tersebut, dan mengatasi kelangkaan. Jika terlalu banyak produsen yang msauk ke pasar, &lt;a href="http://wapedia.mobi/id/Kompetisi"&gt;kompetisi&lt;/a&gt; yang meningkat diantara para manufaktur dan kenaikan penawaran akan menurunkan harga di produk tersebut sampai titik dimana harga produksinya, &lt;a href="http://wapedia.mobi/id/Harga_natural"&gt;harga natural&lt;/a&gt;. Bahkan jika keuntungan sampai kosong pada "harga natural", maka akan ada insentif untuk memproduksi barang dan jasa, dan semua ongkos produksi, termasuk kompensasi untuk buruh pemilik, juga dimasukkan dalam harga barang jual. Jika harga jatuh dibawah keuntungan kosong, produsen akan keluar dari pasar, jika mereka berada diatas keuntungan kosong, produsen akan masuk ke pasar. Smith percaya kalau motif manusia seringkali &lt;a href="http://wapedia.mobi/id/Egois"&gt;egois&lt;/a&gt; dan &lt;a href="http://wapedia.mobi/id/Tamak"&gt;tamak&lt;/a&gt;, kompetisi dalam pasar bebas akan bertujuan menguntungkan masyarakat seluruhnya dengan memaksa harga tetap rendah, dimana tetap membangun dalam insentif untuk bermacam barang dan jasa. Selain itu, dia cemas akan pebisnis dan melawan formasi &lt;a href="http://wapedia.mobi/id/Monopoli"&gt;monopoli&lt;/a&gt;.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Smith dengan keras menyerang pembatasan antik oleh pemerintah dimana dia pikir batasan tersebut memundurkan ekspansi industri. Faktanya, dia menyerang hampir semua bentuk intervensi pemerintah dalam proses ekonomi, termasuk &lt;a href="http://wapedia.mobi/id/Tarif"&gt;tarif&lt;/a&gt;, berpendapat bahwa hal tersebut membuat inefisiensi dan harga tinggi pada jangka panjang. Teori ini kemudian dikenal dengan "laissez-faire", yang berarti "biarkan mereka lakukan", mempengaruhi legislastif pemerintah di tahun-tahun berikutnya, khususnya selama abad ke 19. (Bagaimanapun dia tidak melawan pada pemerintahan. Smith menganjurkan edukasi publik bagi orang dewasa miskin, sistem institusional yang tidak non laba untuk industri swasta, judisiari, dan pasukan berdiri.)&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;ada beasiswa. daftar beasiwa. scholarship information&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4934193740862633784-7777541624217544485?l=ada-beasiswa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/ada-beasiswa/~4/LUSL5zoMmWU" height="1" width="1"/&gt;</description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2008-08-19T23:51:41.012-07:00</app:edited><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total><enclosure url="http://wapedia.mobi/id/Berkas:Adam_Smith.jpg" length="-1" type="application/xhtml+xml; charset=utf-8" /><media:content url="http://wapedia.mobi/id/Berkas:Adam_Smith.jpg" type="application/xhtml+xml; charset=utf-8" /><itunes:explicit>yes</itunes:explicit><itunes:subtitle> Adam Smith Adam Smith Lahir 5 Juni 1723 Kirkcaldy, Skotlandia Meninggal 17 Juli 1790 Edinburgh, Skotlandia 1. Biografi Adam Smith dikenal luas dengan teori ekonomi '"laissez-faire" yang mengumumkan perkumpulan di abad 18 Eropa. Smith percaya akan hak unt</itunes:subtitle><itunes:author>noreply@blogger.com (Hilman Ridha)</itunes:author><itunes:summary> Adam Smith Adam Smith Lahir 5 Juni 1723 Kirkcaldy, Skotlandia Meninggal 17 Juli 1790 Edinburgh, Skotlandia 1. Biografi Adam Smith dikenal luas dengan teori ekonomi '"laissez-faire" yang mengumumkan perkumpulan di abad 18 Eropa. Smith percaya akan hak untuk mempengaruhi kemajuan ekonomi diri sendiri dengan bebas, tanpa dikendalikan oleh perkumpulan dan/atau negara. Teori ini sampai pada proto-industrialisasi di Eropa, dan mengubah mayoritas kawasan Eropa menjadi daerah perdagangan bebas, membuat kemungkinan akan adanya pengusaha. Dia juga dikenal sebagai "Bapak Ekonomi". 1. 1. Pendidikan Pada umur 13, Smith memasuki Universitas Glasgow, dimana dia belajar filosofi moral dibawah"si orang yang tidak boleh dilupakan" (sebagaimana Smith memanggilnya) Francis Hutcheson. Di sini, Smith mengembangkan keinginan kuatnya akan kebebasan, akal sehat, dan kebebasan berpendapat. Tahun 1740 dia dianugrahi Snell exhibition dan memasuki Kampus Balliol, Oxford, tetapi seperti William Robert Scott katakan, "Universitas Oxford dalam masanya memberikan sedikit jika bantuan manapun yang diberikan apa yang harusnya merupakan kerja seumur hidupnya," dan dia meninggalkan universitas itu tahun 1746. Dalam Buku ke V dari The Wealth of Nations, Smith berkomentar pada instruksi kualitas rendah dan aktivitas intelektual yang berjumlah sedikit dibandingkan dengan di Skotlandia. komentarnya ditujukan pada orang-orang yang dianugerahi kekayaan dari kampus-kampus Oxford dan Cambridge, dimana membuat pemasukan dari para profesor tidak berdasarkan pada kemampuan mereka untuk menarik murid, dan pada fakta bahwa orang-orang yang menyaru sebagai men of letters bisa menikmati kehidupan lebih nyaman dari mentri di Church of England. 1. 2. Karir di Edinburgh dan Glasgow Tahun 1748 Smith memulai menguliahi umum di Edinburgh dibawah bimbingan Lord Kames. Sebagian dari perkuliahannya menyinggung retorika dan belles-letters, tetapi nantinya dia akan mengambil subyek dari "kemajuan dari kesejahteraan," dan nantinya, di pertengahan atau akhir abad duapuluh, dimana dia pertamakalinya mengemukakan filosofi ekonomi dari "sistem yang jelas dan sederhana dari kebebasan alamiah" dimana dia menyatakan hal tersebut ke khalayak dalam buku karangannya The Wealth of Nations. Pada sekitar tahun 1750 dia bertemu filusuf David Hume, yang merupakan seniornya terpaut sepuluh tahun. Hubungan dan kesamaan opini yang dapat ditemukan dalam detil dari tulisan mereka mencakup sejarah, politik, filosofi, ekonomi, dan agama menandakan bahwa mmereka berdua memiliki persekutuan intelektual yang dekat dan persahabatan dibanding orang lain yang mana akan memerankan peran penting selama Pencerahan di Skotlandia. [1] , dia merutinkan The Poker Club dari Edinburgh. Tahun 1751 Smith ditunjuk sebagai ketua dewan logika di Universitas Glasgow, dipindahkan tahun 1752 ke Dewan filosofi moral Glasgow, pernah ditinggali oleh gurunya yang terkenal, Francis Hutcheson. Kuliahnya mencakup etika, retorika, jurispundens, politik ekonomi, dan "polisi dan keuntungan". Tahun 1759 dia menerbitkan Teori dari Sentimen Moral, memasukan sebagian kuliahnya di Glasgow. Karya ini, yang membangun reputasi Smith masa itu, menjelaskan bagaimana komuikasi manusia bergantung pada simpati antara agen dan penonton (itu, sang individual dan anggota masyarakat yang lain). Analisanya pada evolusi bahasa terkadang superfisial, seperti yang ditunjukkan 14 tahun kemudian oleh penelitian yang lebih dalam pada bahasa primitif oleh Lord Monboddo [2] . dalam karyanya berjudul Asal Muasal dan Perkembangan Bahasa kapasitas Smith akan pengaruh, persuasif, atau argumen retorikal, lebih banyak dalam buktinya. Dia mendasarkan penjelasannya tidak, seperti Lord Shaftesbury ketiga dan Hutcheson lakukan pada "kepentingan moral", juga tidak seperti Hume pada utilitarianisme, tetapi berdasarkan atas simpati. Smith sekarang memulai memberi perhatian lebih pada jurisprudensi dan ekonomi di dalam kuliahnya dan sedikit pada teorinya tentang moral. Kesan yang d</itunes:summary><feedburner:origLink>http://ada-beasiswa.blogspot.com/2008/08/biografi-adam-smith.html</feedburner:origLink></item><item><title>Biografi Karl marx</title><link>http://feedproxy.google.com/~r/ada-beasiswa/~3/cJF_-GfRs1E/biografi-karl-marx.html</link><author>noreply@blogger.com (Hilman Ridha)</author><pubDate>Tue, 19 Aug 2008 23:42:39 PDT</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4934193740862633784.post-3261500693131500766</guid><description>&lt;div id="globalWrapper"&gt;   &lt;div id="column-content"&gt;  &lt;div id="content"&gt;   &lt;a name="top" id="top"&gt;&lt;/a&gt;     &lt;h1 class="firstHeading"&gt;Karl Marx&lt;/h1&gt;   &lt;div id="bodyContent"&gt;    &lt;h3 id="siteSub"&gt;Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas&lt;/h3&gt;              &lt;div id="jump-to-nav"&gt;Langsung ke: &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Karl_Marx#column-one"&gt;navigasi&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Karl_Marx#searchInput"&gt;cari&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;   &lt;!-- start content --&gt;    &lt;div class="thumb tright"&gt; &lt;div class="thumbinner" style="width: 182px;"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Berkas:Karl_Marx.jpg" class="image" title="Karl Marx"&gt;&lt;img alt="Karl Marx" src="http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/f/fc/Karl_Marx.jpg/180px-Karl_Marx.jpg" class="thumbimage" border="0" height="211" width="180" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;div class="thumbcaption"&gt; &lt;div class="magnify"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Berkas:Karl_Marx.jpg" class="internal" title="Perbesar"&gt;&lt;img src="http://id.wikipedia.org/skins-1.5/common/images/magnify-clip.png" alt="" height="11" width="15" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt; Karl Marx&lt;/div&gt; &lt;/div&gt; &lt;/div&gt; &lt;p&gt;&lt;b&gt;Karl Heinrich Marx&lt;/b&gt; (&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Trier" title="Trier"&gt;Trier&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Jerman" title="Jerman"&gt;Jerman&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/5_Mei" title="5 Mei"&gt;5 Mei&lt;/a&gt; &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/1818" title="1818"&gt;1818&lt;/a&gt; – &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/London" title="London"&gt;London&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/14_Maret" title="14 Maret"&gt;14 Maret&lt;/a&gt; &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/1883" title="1883"&gt;1883&lt;/a&gt;) adalah seorang filsuf, pakar ekonomi politik dan teori kemasyarakatan dari &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Prusia" title="Prusia"&gt;Prusia&lt;/a&gt;. Walaupun Marx menulis tentang banyak hal semasa hidupnya, ia paling terkenal atas analisisnya terhadap sejarah, terutama mengenai pertentangan kelas, yang dapat diringkas sebagai &lt;i&gt;"Sejarah dari berbagai masyarakat hingga saat ini pada dasarnya adalah sejarah tentang pertentangan kelas"&lt;/i&gt;, sebagaimana yang tertulis dalam kalimat pembuka dari &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Manifesto_Komunis" title="Manifesto Komunis"&gt;Manifesto Komunis&lt;/a&gt;.&lt;/p&gt; &lt;table id="toc" class="toc" summary="Daftar isi"&gt; &lt;tbody&gt;&lt;tr&gt; &lt;td&gt; &lt;div id="toctitle"&gt; &lt;h2&gt;Daftar isi&lt;/h2&gt;  &lt;span class="toctoggle"&gt;[&lt;a href="javascript:toggleToc()" class="internal" id="togglelink"&gt;sembunyikan&lt;/a&gt;]&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;ul&gt;&lt;li class="toclevel-1"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Karl_Marx#Biografi"&gt;&lt;span class="tocnumber"&gt;1&lt;/span&gt; &lt;span class="toctext"&gt;Biografi&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; &lt;ul&gt;&lt;li class="toclevel-2"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Karl_Marx#Kehidupan_awal"&gt;&lt;span class="tocnumber"&gt;1.1&lt;/span&gt; &lt;span class="toctext"&gt;Kehidupan awal&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="toclevel-2"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Karl_Marx#Pendidikan"&gt;&lt;span class="tocnumber"&gt;1.2&lt;/span&gt; &lt;span class="toctext"&gt;Pendidikan&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="toclevel-2"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Karl_Marx#Marx_dan_Pemuda_Hegelian"&gt;&lt;span class="tocnumber"&gt;1.3&lt;/span&gt; &lt;span class="toctext"&gt;Marx dan Pemuda Hegelian&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; &lt;/li&gt;&lt;li class="toclevel-1"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Karl_Marx#Karya-karya_Marx"&gt;&lt;span class="tocnumber"&gt;2&lt;/span&gt; &lt;span class="toctext"&gt;Karya-karya Marx&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="toclevel-1"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Karl_Marx#Lihat_pula"&gt;&lt;span class="tocnumber"&gt;3&lt;/span&gt; &lt;span class="toctext"&gt;Lihat pula&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="toclevel-1"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Karl_Marx#Pranala_luar"&gt;&lt;span class="tocnumber"&gt;4&lt;/span&gt; &lt;span class="toctext"&gt;Pranala luar&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; &lt;/td&gt; &lt;/tr&gt; &lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt; &lt;script type="text/javascript"&gt; //&lt;![CDATA[  if (window.showTocToggle) { var tocShowText = "tampilkan"; var tocHideText = "sembunyikan"; showTocToggle(); }  //]]&gt; &lt;/script&gt; &lt;p&gt;&lt;a name="Biografi" id="Biografi"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt; &lt;h2&gt;&lt;span class="editsection"&gt;[&lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Karl_Marx&amp;amp;action=edit&amp;amp;section=1" title="Sunting bagian: Biografi"&gt;sunting&lt;/a&gt;]&lt;/span&gt; &lt;span class="mw-headline"&gt;Biografi&lt;/span&gt;&lt;/h2&gt; &lt;p&gt;&lt;a name="Kehidupan_awal" id="Kehidupan_awal"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt; &lt;h3&gt;&lt;span class="editsection"&gt;[&lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Karl_Marx&amp;amp;action=edit&amp;amp;section=2" title="Sunting bagian: Kehidupan awal"&gt;sunting&lt;/a&gt;]&lt;/span&gt; &lt;span class="mw-headline"&gt;Kehidupan awal&lt;/span&gt;&lt;/h3&gt; &lt;p&gt;Karl Marx lahir dalam keluarga &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Yahudi" title="Yahudi"&gt;Yahudi&lt;/a&gt; progresif di &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Trier" title="Trier"&gt;Trier&lt;/a&gt;, Prusia, (sekarang di &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Jerman" title="Jerman"&gt;Jerman&lt;/a&gt;). Ayahnya bernama Herschel, keturunan para &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Rabi" title="Rabi"&gt;rabi&lt;/a&gt;, meskipun cenderung seorang deis, yang kemudian meninggalkan agama Yahudi dan beralih ke &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Agama" title="Agama"&gt;agama&lt;/a&gt; resmi Prusia, Protestan aliran &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Gereja_Lutheran" title="Gereja Lutheran"&gt;Lutheran&lt;/a&gt; yang relatif liberal, untuk menjadi pengacara. Herschel pun mengganti namanya menjadi Heinrich. Saudara Herschel, Samuel — seperti juga leluhurnya— adalah rabi kepala di Trier. Keluarga Marx amat liberal dan rumah Marx sering dikunjungi oleh cendekiawan dan artis masa-masa awal Karl.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Marx terkenal karena analisis nya di bidang sejarah yang dikemukakan nya di kalimat pembuka pada buku ‘Communist Manifesto’ (1848) :” Sejarah dari berbagai masyarakat hingga saat ini pada dasarnya adalah sejarah tentang pertentangan kelas.” Marx percaya bahwa kapitalisme yang ada akan digantikan dengan komunisme, masyarakat tanpa kelas setelah beberapa periode dari sosialisme radikal yang menjadikan negara sebagai revolusi keditaktoran proletariat(kaum paling bawah di negara Romawi).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Marx sering dijuluki sebagai bapak dari komunisme, Marx merupakan kaum terpelajar dan politikus. Ia memperdebatkan bahwa analisis tentang kapitalisme miliknya membuktikan bahwa kontradiksi dari kapitalisme akan berakhir dan memberikan jalan untuk komunisme. Di lain tangan, Marx menulis bahwa kapitalisme akan berakhir karena aksi yang terorganisasi dari kelas kerja internasional. “Komunisme untuk kita bukanlah hubungan yang diciptakan oleh negara, tetapi merupakan cara ideal untuk keadaan negara pada saat ini. Hasil dari pergerakan ini kita yang akan mengatur dirinya sendiri secara otomatis. Komunisme adalah pergerakan yang akan menghilangkan keadaan yang ada pada saat ini. Dan hasil dari pergerakan ini menciptakan hasil dari yang lingkungan yang ada dari saat ini. – Ideologi Jerman- Dalam hidupnya,Marx terkenal sebagai orang yang sukar dimengerti, ide-ide nya mulai menunjukkan pengaruh yang besar dalam perkembangan pekerja segera setelah ia meninggal. Pengaruh ini berkembang karena didorong oleh kemenangan dari Marxist Bolsheviks dalam Revolusi Oktober Rusia. Namun, masih ada beberapa bagian kecil dari dunia ini yang belum mengenal ide Marxian ini sampai pada abad ke-20. Hubungan antara Marx dan Marxism adalah titik kontroversi. Marxism tetap berpengaruh dan kontroversial dalam bidang akademi dan politik sampai saat ini. Dalam bukunya Marx, Das Kapital (2006), penulis biografi Francis Wheen mengulangi penelitian David McLellan yang menyatakan bahwa sejak Marxisme tidak berhasil di Barat, hal tersebut tidak menjadikan Marxisme sebagai ideologi formal, namun hal tersebut tidak dihalangi oleh kontrol pemerintah untuk dipelajari.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;a name="Pendidikan" id="Pendidikan"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt; &lt;h3&gt;&lt;span class="editsection"&gt;[&lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Karl_Marx&amp;amp;action=edit&amp;amp;section=3" title="Sunting bagian: Pendidikan"&gt;sunting&lt;/a&gt;]&lt;/span&gt; &lt;span class="mw-headline"&gt;Pendidikan&lt;/span&gt;&lt;/h3&gt; &lt;p&gt;Marx menjalani sekolah di rumah sampai ia berumur 13 tahun. Setelah lulus dari Gymnasium Trier, Marx melanjutkan pendidikan nya di Universitas Bonn jurusan hukum pada tahun 1835 pada usia nya yang ke-17, dimana ia bergabung dengan klub minuman keras Trier Tavern yang mengakibatkan ia mendapat nilai yang buruk. Marx tertarik untuk belajar kesustraan dan filosofi, namun ayahnya tidak menyetujuinya karena ia tak percaya bahwa anaknya akan berhasil memotivasi dirinya sendiri untuk mendapatkan gelar sarjana. Pada tahun berikutnya, ayahnya memaksa Karl Marx untuk pindah ke universitas yang lebih baik, yaitu Friedrich-Wilhelms-Universität di Berlin. Pada saat itu, Marx menulis banyak puisi dan esai tentang kehidupan, menggunakan bahasa teologi yang diwarisi dari ayahnya seperti ‘The Deity’ namun ia juga menerapkan filosofi atheis dari Young Hegelian yang terkenal di Berlin pada saat itu. Marx mendapat gelar Doktor pada tahun 1841 dengan tesis nya yang berjudul ‘The Difference Between the Democritean and Epicurean Philosophy of Nature’ namun, ia harus menyerahkan disertasi nya ke Universitas Jena karena Marx menyadari bahwa status nya sebagai Young Hegelian radikal akan diterima dengan kesan buruk di Berlin.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pada tahun &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/1835" title="1835"&gt;1835&lt;/a&gt;, Marx mendaftar di &lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Universitas_Bonn&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="Universitas Bonn (belum dibuat)"&gt;Universitas Bonn&lt;/a&gt; untuk belajar &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Hukum" title="Hukum"&gt;hukum&lt;/a&gt;, dan di sana ia bergabung dengan Trier Tavern Club, dan sempat menjadi presiden Klub, sehingga prestasi sekolahnya buruk. Setahun kemudian, ayah Marx mendesaknya untuk pindah ke &lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Universitas_Friedrich-Wilhelms&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="Universitas Friedrich-Wilhelms (belum dibuat)"&gt;Universitas Friedrich-Wilhelms&lt;/a&gt; di &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Berlin" title="Berlin"&gt;Berlin&lt;/a&gt;, agar dapat lebih serius belajar. Di sini, Marx banyak menulis puisi dan esai tentang kehidupan, dengan menggunakan bahasa teologis yang diperoleh dari ayahnya yang deis. Pada saat itulah ia mengenal filsafat atheis yang dianut kelompok Hegelian-kiri. Marx memperolehi doktorat pada tahun 1841 dengan tesis yang bertajuk "Perbedaan Filsafat Alam Demokritos dan Epikurus", tetapi beliau harus menyerahkan tesisnya kepada Universitas Jena karena beliau diamarankan bahwa reputasinya di antara fakultas sebagai seorang Hegelian-kiri akan menyebabkan penerimaan yang buruk di Berlin.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;a name="Marx_dan_Pemuda_Hegelian" id="Marx_dan_Pemuda_Hegelian"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt; &lt;h3&gt;&lt;span class="editsection"&gt;[&lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Karl_Marx&amp;amp;action=edit&amp;amp;section=4" title="Sunting bagian: Marx dan Pemuda Hegelian"&gt;sunting&lt;/a&gt;]&lt;/span&gt; &lt;span class="mw-headline"&gt;Marx dan Pemuda Hegelian&lt;/span&gt;&lt;/h3&gt; &lt;p&gt;Di Berlin, minat Marx beralih ke filsafat, dan bergabung ke lingkaran mahasiswa dan dosen muda yang dikenal sebagai &lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Pemuda_Hegelian&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="Pemuda Hegelian (belum dibuat)"&gt;Pemuda Hegelian&lt;/a&gt;. Sebagian dari mereka, yang disebut juga sebagai Hegelian-kiri, menggunakan metode &lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Dialektika&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="Dialektika (belum dibuat)"&gt;dialektika&lt;/a&gt; &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Hegel" title="Hegel" class="mw-redirect"&gt;Hegel&lt;/a&gt;, yang dipisahkan dari isi teologisnya, sebagai alat yang ampuh untuk melakukan kritik terhadap politik dan agama mapan saat itu.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;a name="Karya-karya_Marx" id="Karya-karya_Marx"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt; &lt;h2&gt;&lt;span class="editsection"&gt;[&lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Karl_Marx&amp;amp;action=edit&amp;amp;section=5" title="Sunting bagian: Karya-karya Marx"&gt;sunting&lt;/a&gt;]&lt;/span&gt; &lt;span class="mw-headline"&gt;Karya-karya Marx&lt;/span&gt;&lt;/h2&gt; &lt;ul&gt;&lt;li&gt;Manifest der Kommunistischen Partei&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Achtzehnte Brumaire&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; &lt;p&gt;&lt;a name="Lihat_pula" id="Lihat_pula"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt; &lt;h2&gt;&lt;span class="editsection"&gt;[&lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Karl_Marx&amp;amp;action=edit&amp;amp;section=6" title="Sunting bagian: Lihat pula"&gt;sunting&lt;/a&gt;]&lt;/span&gt; &lt;span class="mw-headline"&gt;Lihat pula&lt;/span&gt;&lt;/h2&gt; &lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Friedrich_Engels" title="Friedrich Engels"&gt;Friedrich Engels&lt;/a&gt;, sahabat karib Karl Marx&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Daftar_Filsuf" title="Daftar Filsuf" class="mw-redirect"&gt;Daftar Filsuf&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; &lt;p&gt;&lt;a name="Pranala_luar" id="Pranala_luar"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt; &lt;h2&gt;&lt;span class="editsection"&gt;[&lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Karl_Marx&amp;amp;action=edit&amp;amp;section=7" title="Sunting bagian: Pranala luar"&gt;sunting&lt;/a&gt;]&lt;/span&gt; &lt;span class="mw-headline"&gt;Pranala luar&lt;/span&gt;&lt;/h2&gt; &lt;div class="infobox sisterproject"&gt; &lt;div class="floatleft"&gt;&lt;span&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Berkas:Wikiquote-logo-en.svg" class="image" title="Wikiquote-logo-en.svg"&gt;&lt;img alt="" src="http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/d/d6/Wikiquote-logo-en.svg/50px-Wikiquote-logo-en.svg.png" border="0" height="50" width="50" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div style="margin-left: 60px;"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Wikiquote" title="Wikiquote"&gt;Wikiquote&lt;/a&gt; memiliki koleksi kutipan yang berkaitan dengan: &lt;div style="margin-left: 10px;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;&lt;a href="http://id.wikiquote.org/wiki/en:Karl_Marx" class="extiw" title="q:en:Karl Marx"&gt;Karl Marx&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt; &lt;/div&gt; &lt;/div&gt; &lt;div class="infobox sisterproject"&gt; &lt;div class="floatleft"&gt;&lt;span&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Berkas:Commons-logo.svg" class="image" title="Commons-logo.svg"&gt;&lt;img alt="" src="http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/4/4a/Commons-logo.svg/50px-Commons-logo.svg.png" border="0" height="67" width="50" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div style="margin-left: 60px;"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Wikimedia_Commons" title="Wikimedia Commons"&gt;Wikimedia Commons&lt;/a&gt; memiliki galeri mengenai: &lt;div style="margin-left: 10px;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;&lt;a href="http://commons.wikimedia.org/wiki/Karl_Marx" class="extiw" title="commons:Karl Marx"&gt;Karl Marx&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt; &lt;/div&gt; &lt;/div&gt; &lt;p&gt;&lt;span id="interwiki-el-fa"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="interwiki-it-fa"&gt;&lt;/span&gt; &lt;span id="interwiki-la-fa"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;!--  NewPP limit report Preprocessor node count: 49/1000000 Post-expand include size: 602/2048000 bytes Template argument size: 33/2048000 bytes Expensive parser function count: 0/500 --&gt;  &lt;!-- Saved in parser cache with key idwiki:pcache:idhash:6881-0!1!0!!id!2 and timestamp 20080812003315 --&gt; &lt;div class="printfooter"&gt; Diperoleh dari "&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Karl_Marx"&gt;http://id.wikipedia.org/wiki/Karl_Marx&lt;/a&gt;"&lt;/div&gt;    &lt;div id="catlinks" class="catlinks"&gt;&lt;div id="mw-normal-catlinks"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Istimewa:Daftar_kategori" title="Istimewa:Daftar kategori"&gt;Kategori&lt;/a&gt;: &lt;span dir="ltr"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kategori:Kelahiran_1818" title="Kategori:Kelahiran 1818"&gt;Kelahiran 1818&lt;/a&gt;&lt;/span&gt; | &lt;span dir="ltr"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kategori:Kematian_1883" title="Kategori:Kematian 1883"&gt;Kematian 1883&lt;/a&gt;&lt;/span&gt; | &lt;span dir="ltr"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kategori:Komunis" title="Kategori:Komunis"&gt;Komunis&lt;/a&gt;&lt;/span&gt; | &lt;span dir="ltr"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kategori:Filsuf_Jerman" title="Kategori:Filsuf Jerman"&gt;Filsuf Jerman&lt;/a&gt;&lt;/span&gt; | &lt;span dir="ltr"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kategori:Marxisme" title="Kategori:Marxisme"&gt;Marxisme&lt;/a&gt;&lt;/span&gt; | &lt;span dir="ltr"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kategori:100_Tokoh_menurut_Michael_H._Hart" title="Kategori:100 Tokoh menurut Michael H. Hart"&gt;100 Tokoh menurut Michael H. Hart&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;   &lt;!-- end content --&gt;          &lt;/div&gt;  &lt;/div&gt;   &lt;/div&gt;   &lt;div id="column-one"&gt;  &lt;div id="p-cactions" class="portlet"&gt;   &lt;h5&gt;Tampilan&lt;/h5&gt;   &lt;div class="pBody"&gt;    &lt;ul&gt;&lt;li id="ca-nstab-main" class="selected"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Karl_Marx" title="Lihat halaman artikel [alt-shift-c]" accesskey="c"&gt;Artikel&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li id="ca-talk"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Pembicaraan:Karl_Marx" title="Pembicaraan halaman isi [alt-shift-t]" accesskey="t"&gt;Pembicaraan&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li id="ca-edit"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Karl_Marx&amp;amp;action=edit" title="Sunting halaman ini. Gunakan tombol pratayang sebelum menyimpan. [alt-shift-e]" accesskey="e"&gt;Sunting&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li id="ca-edittop"&gt;&lt;a title="Suntingan bagian atas halaman ini" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Karl_Marx&amp;amp;action=edit&amp;amp;section=0"&gt;↑&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li id="ca-history"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Karl_Marx&amp;amp;action=history" title="Versi-versi sebelumnya dari halaman ini. [alt-shift-h]" accesskey="h"&gt;Versi terdahulu&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;   &lt;/div&gt;  &lt;/div&gt;  &lt;div class="portlet" id="p-personal"&gt;   &lt;h5&gt;Peralatan pribadi&lt;/h5&gt;   &lt;div class="pBody"&gt;    &lt;ul&gt;&lt;li id="pt-login"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Istimewa:Masuk_log&amp;amp;returnto=Karl_Marx" title="Anda disarankan untuk masuk log, meskipun hal itu tidak diwajibkan. [alt-shift-o]" accesskey="o"&gt;Masuk log / buat akun&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;   &lt;/div&gt;  &lt;/div&gt;  &lt;div class="portlet" id="p-logo"&gt;     &lt;/div&gt;  &lt;script type="text/javascript"&gt; if (window.isMSIE55) fixalpha(); &lt;/script&gt;  &lt;div class="generated-sidebar portlet" id="p-navigation"&gt;   &lt;h5&gt;Navigasi&lt;/h5&gt;   &lt;div class="pBody"&gt;    &lt;ul&gt;&lt;li id="n-mainpage"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Halaman_Utama" title="Kunjungi Halaman Utama [alt-shift-z]" accesskey="z"&gt;Halaman Utama&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li id="n-recentchanges"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Istimewa:Perubahan_terbaru" title="Daftar perubahan terbaru dalam wiki. [alt-shift-r]" accesskey="r"&gt;Perubahan terbaru&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li id="n-currentevents"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Portal:Peristiwa_terkini" title="Temukan informasi tentang peristiwa terkini"&gt;Peristiwa terkini&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li id="n-randompage"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Istimewa:Halaman_sembarang" title="Tampilkan sembarang halaman [alt-shift-x]" accesskey="x"&gt;Halaman sembarang&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;   &lt;/div&gt;  &lt;/div&gt;  &lt;div class="generated-sidebar portlet" id="p-komunitas"&gt;   &lt;h5&gt;komunitas&lt;/h5&gt;   &lt;div class="pBody"&gt;    &lt;ul&gt;&lt;li id="n-Warung-Kopi"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Wikipedia:Warung_Kopi"&gt;Warung Kopi&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li id="n-portal"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Portal:Komunitas" title="Tentang proyek, apa yang dapat anda lakukan, di mana mencari sesuatu"&gt;Portal komunitas&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li id="n-help"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Bantuan:Isi" title="Tempat mencari bantuan."&gt;Bantuan&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;   &lt;/div&gt;  &lt;/div&gt;  &lt;div class="generated-sidebar portlet" id="p-wikipedia"&gt;   &lt;h5&gt;wikipedia&lt;/h5&gt;   &lt;div class="pBody"&gt;    &lt;ul&gt;&lt;li id="n-aboutsite"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Wikipedia:Perihal"&gt;Perihal Wikipedia&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li id="n-Pancapilar"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Wikipedia:Pancapilar"&gt;Pancapilar&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li id="n-Kebijakan"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Wikipedia:Kebijakan_dan_pedoman"&gt;Kebijakan&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li id="n-sitesupport"&gt;&lt;a href="http://wikimediafoundation.org/wiki/Penggalangan_dana" title="Dukung kami"&gt;Menyumbang&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;   &lt;/div&gt;  &lt;/div&gt;  &lt;div id="p-search" class="portlet"&gt;   &lt;h5&gt;&lt;label for="searchInput"&gt;Pencarian&lt;/label&gt;&lt;/h5&gt;   &lt;div id="searchBody" class="pBody"&gt;    &lt;form action="/wiki/Istimewa:Pencarian" id="searchform"&gt;&lt;div&gt;     &lt;input autocomplete="off" id="searchInput" name="search" title="Cari dalam wiki ini [alt-shift-f]" accesskey="f" value="" type="text"&gt;     &lt;input name="go" class="searchButton" id="searchGoButton" value="Tuju ke" title="Cari suatu halaman dengan nama yang persis seperti ini jika tersedia" type="submit"&gt;      &lt;input name="fulltext" class="searchButton" id="mw-searchButton" value="Cari" title="Cari halaman yang memiliki teks seperti ini" type="submit"&gt;    &lt;/div&gt;&lt;/form&gt;   &lt;/div&gt;  &lt;/div&gt;  &lt;div class="portlet" id="p-tb"&gt;   &lt;h5&gt;Kotak peralatan&lt;/h5&gt;   &lt;div class="pBody"&gt;    &lt;ul&gt;&lt;li id="t-whatlinkshere"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Istimewa:Pranala_balik/Karl_Marx" title="Daftar semua halaman wiki yang memiliki pranala ke halaman ini [alt-shift-j]" accesskey="j"&gt;Pranala balik&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li id="t-recentchangeslinked"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Istimewa:Perubahan_terkait/Karl_Marx" title="Perubahan terbaru halaman-halaman yang memiliki pranala ke halaman ini [alt-shift-k]" accesskey="k"&gt;Perubahan terkait&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li id="t-upload"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Istimewa:Pemuatan" title="Muatkan gambar atau berkas media [alt-shift-u]" accesskey="u"&gt;Pemuatan&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li id="t-specialpages"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Istimewa:Halaman_istimewa" title="Daftar semua halaman istimewa [alt-shift-q]" accesskey="q"&gt;Halaman istimewa&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li id="t-print"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Karl_Marx&amp;amp;printable=yes" title="Versi cetak halaman ini [alt-shift-p]" accesskey="p"&gt;Versi cetak&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li id="t-permalink"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Karl_Marx&amp;amp;oldid=1612463" title="Pranala permanen untuk revisi halaman ini"&gt;Pranala permanen&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li id="t-cite"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Istimewa:Cite&amp;amp;page=Karl_Marx&amp;amp;id=1612463"&gt;Kutip artikel ini&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;   &lt;/div&gt;  &lt;/div&gt;  &lt;div id="p-lang" class="portlet"&gt;   &lt;h5&gt;Bahasa lain&lt;/h5&gt;   &lt;div class="pBody"&gt;    &lt;ul&gt;&lt;li class="interwiki-af"&gt;&lt;a href="http://af.wikipedia.org/wiki/Karl_Marx"&gt;Afrikaans&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="interwiki-an"&gt;&lt;a href="http://an.wikipedia.org/wiki/Karl_Marx"&gt;Aragonés&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="interwiki-ar"&gt;&lt;a href="http://ar.wikipedia.org/wiki/%D9%83%D8%A7%D8%B1%D9%84_%D9%85%D8%A7%D8%B1%D9%83%D8%B3"&gt;العربية&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="interwiki-ast"&gt;&lt;a href="http://ast.wikipedia.org/wiki/Karl_Marx"&gt;Asturianu&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="interwiki-az"&gt;&lt;a href="http://az.wikipedia.org/wiki/Karl_Marks"&gt;Azərbaycan&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="interwiki-bat-smg"&gt;&lt;a href="http://bat-smg.wikipedia.org/wiki/Karls_Marksos"&gt;Žemaitėška&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="interwiki-bcl"&gt;&lt;a href="http://bcl.wikipedia.org/wiki/Karl_Marx"&gt;Bikol Central&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="interwiki-be"&gt;&lt;a href="http://be.wikipedia.org/wiki/%D0%9A%D0%B0%D1%80%D0%BB_%D0%9C%D0%B0%D1%80%D0%BA%D1%81"&gt;Беларуская&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="interwiki-be-x-old"&gt;&lt;a href="http://be-x-old.wikipedia.org/wiki/%D0%9A%D0%B0%D1%80%D0%BB_%D0%9C%D0%B0%D1%80%D0%BA%D1%81"&gt;Беларуская (тарашкевіца)&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="interwiki-bg"&gt;&lt;a href="http://bg.wikipedia.org/wiki/%D0%9A%D0%B0%D1%80%D0%BB_%D0%9C%D0%B0%D1%80%D0%BA%D1%81"&gt;Български&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="interwiki-bn"&gt;&lt;a href="http://bn.wikipedia.org/wiki/%E0%A6%95%E0%A6%BE%E0%A6%B0%E0%A7%8D%E0%A6%B2_%E0%A6%AE%E0%A6%BE%E0%A6%B0%E0%A7%8D%E0%A6%95%E0%A7%8D%E0%A6%B8%E0%A7%8D"&gt;বাংলা&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="interwiki-bpy"&gt;&lt;a href="http://bpy.wikipedia.org/wiki/%E0%A6%95%E0%A6%BE%E0%A6%B0%E0%A7%8D%E0%A6%B2_%E0%A6%AE%E0%A6%BE%E0%A6%B0%E0%A7%8D%E0%A6%95%E0%A7%8D%E0%A6%B8%E0%A7%8D"&gt;ইমার ঠার/বিষ্ণুপ্রিয়া মণিপুরী&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="interwiki-br"&gt;&lt;a href="http://br.wikipedia.org/wiki/Karl_Marx"&gt;Brezhoneg&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="interwiki-bs"&gt;&lt;a href="http://bs.wikipedia.org/wiki/Karl_Marx"&gt;Bosanski&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="interwiki-ca"&gt;&lt;a href="http://ca.wikipedia.org/wiki/Karl_Marx"&gt;Català&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="interwiki-cs"&gt;&lt;a href="http://cs.wikipedia.org/wiki/Karl_Marx"&gt;Česky&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="interwiki-cv"&gt;&lt;a href="http://cv.wikipedia.org/wiki/%D0%9A%D0%B0%D1%80%D0%BB_%D0%9C%D0%B0%D1%80%D0%BA%D1%81"&gt;Чăвашла&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="interwiki-cy"&gt;&lt;a href="http://cy.wikipedia.org/wiki/Karl_Marx"&gt;Cymraeg&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="interwiki-da"&gt;&lt;a href="http://da.wikipedia.org/wiki/Karl_Marx"&gt;Dansk&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="interwiki-de"&gt;&lt;a href="http://de.wikipedia.org/wiki/Karl_Marx"&gt;Deutsch&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li title="Ini adalah artikel pilihan pada bahasa lain." class="interwiki-el FA"&gt;&lt;a href="http://el.wikipedia.org/wiki/%CE%9A%CE%B1%CF%81%CE%BB_%CE%9C%CE%B1%CF%81%CE%BE"&gt;Ελληνικά&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="interwiki-en"&gt;&lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Karl_Marx"&gt;English&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="interwiki-eo"&gt;&lt;a href="http://eo.wikipedia.org/wiki/Karl_Marx"&gt;Esperanto&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="interwiki-es"&gt;&lt;a href="http://es.wikipedia.org/wiki/Karl_Marx"&gt;Español&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="interwiki-et"&gt;&lt;a href="http://et.wikipedia.org/wiki/Karl_Marx"&gt;Eesti&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="interwiki-eu"&gt;&lt;a href="http://eu.wikipedia.org/wiki/Karl_Marx"&gt;Euskara&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="interwiki-ext"&gt;&lt;a href="http://ext.wikipedia.org/wiki/Karl_Marx"&gt;Estremeñu&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="interwiki-fa"&gt;&lt;a href="http://fa.wikipedia.org/wiki/%DA%A9%D8%A7%D8%B1%D9%84_%D9%85%D8%A7%D8%B1%DA%A9%D8%B3"&gt;فارسی&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="interwiki-fi"&gt;&lt;a href="http://fi.wikipedia.org/wiki/Karl_Marx"&gt;Suomi&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="interwiki-fr"&gt;&lt;a href="http://fr.wikipedia.org/wiki/Karl_Marx"&gt;Français&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="interwiki-fy"&gt;&lt;a href="http://fy.wikipedia.org/wiki/Karl_Marx"&gt;Frysk&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="interwiki-ga"&gt;&lt;a href="http://ga.wikipedia.org/wiki/Karl_Marx"&gt;Gaeilge&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="interwiki-gd"&gt;&lt;a href="http://gd.wikipedia.org/wiki/Karl_Marx"&gt;Gàidhlig&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="interwiki-gl"&gt;&lt;a href="http://gl.wikipedia.org/wiki/Karl_Marx"&gt;Galego&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="interwiki-glk"&gt;&lt;a href="http://glk.wikipedia.org/wiki/%D9%85%D8%A7%D8%B1%DA%A9%D8%B3"&gt;گیلکی&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="interwiki-he"&gt;&lt;a href="http://he.wikipedia.org/wiki/%D7%A7%D7%A8%D7%9C_%D7%9E%D7%A8%D7%A7%D7%A1"&gt;עברית&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="interwiki-hi"&gt;&lt;a href="http://hi.wikipedia.org/wiki/%E0%A4%95%E0%A4%BE%E0%A4%B0%E0%A5%8D%E0%A4%B2_%E0%A4%AE%E0%A4%BE%E0%A4%B0%E0%A5%8D%E0%A4%95%E0%A5%8D%E0%A4%B8"&gt;हिन्दी&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="interwiki-hr"&gt;&lt;a href="http://hr.wikipedia.org/wiki/Karl_Marx"&gt;Hrvatski&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="interwiki-hsb"&gt;&lt;a href="http://hsb.wikipedia.org/wiki/Karl_Marx"&gt;Hornjoserbsce&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="interwiki-hu"&gt;&lt;a href="http://hu.wikipedia.org/wiki/Karl_Marx"&gt;Magyar&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="interwiki-hy"&gt;&lt;a href="http://hy.wikipedia.org/wiki/%D4%BF%D5%A1%D5%BC%D5%AC_%D5%84%D5%A1%D6%80%D6%84%D5%BD"&gt;Հայերեն&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="interwiki-ia"&gt;&lt;a href="http://ia.wikipedia.org/wiki/Karl_Marx"&gt;Interlingua&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="interwiki-io"&gt;&lt;a href="http://io.wikipedia.org/wiki/Karl_Marx"&gt;Ido&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="interwiki-is"&gt;&lt;a href="http://is.wikipedia.org/wiki/Karl_Marx"&gt;Íslenska&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li title="Ini adalah artikel pilihan pada bahasa lain." class="interwiki-it FA"&gt;&lt;a href="http://it.wikipedia.org/wiki/Karl_Marx"&gt;Italiano&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="interwiki-ja"&gt;&lt;a href="http://ja.wikipedia.org/wiki/%E3%82%AB%E3%83%BC%E3%83%AB%E3%83%BB%E3%83%9E%E3%83%AB%E3%82%AF%E3%82%B9"&gt;日本語&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="interwiki-jv"&gt;&lt;a href="http://jv.wikipedia.org/wiki/Karl_Marx"&gt;Basa Jawa&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="interwiki-ka"&gt;&lt;a href="http://ka.wikipedia.org/wiki/%E1%83%99%E1%83%90%E1%83%A0%E1%83%9A_%E1%83%9B%E1%83%90%E1%83%A0%E1%83%A5%E1%83%A1%E1%83%98"&gt;ქართული&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="interwiki-kaa"&gt;&lt;a href="http://kaa.wikipedia.org/wiki/Karl_Marx"&gt;Qaraqalpaqsha&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="interwiki-kk"&gt;&lt;a href="http://kk.wikipedia.org/wiki/%D0%9C%D0%B0%D1%80%D0%BA%D1%81,_%D0%9A%D0%B0%D1%80%D0%BB"&gt;Қазақша&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="interwiki-ko"&gt;&lt;a href="http://ko.wikipedia.org/wiki/%EC%B9%B4%EB%A5%BC_%EB%A7%88%EB%A5%B4%ED%81%AC%EC%8A%A4"&gt;한국어&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="interwiki-ku"&gt;&lt;a href="http://ku.wikipedia.org/wiki/Karl_Marx"&gt;Kurdî / كوردی&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li title="Ini adalah artikel pilihan pada bahasa lain." class="interwiki-la FA"&gt;&lt;a href="http://la.wikipedia.org/wiki/Carolus_Marx"&gt;Latina&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="interwiki-lb"&gt;&lt;a href="http://lb.wikipedia.org/wiki/Karl_Marx"&gt;Lëtzebuergesch&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="interwiki-lt"&gt;&lt;a href="http://lt.wikipedia.org/wiki/Karl_Marx"&gt;Lietuvių&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="interwiki-lv"&gt;&lt;a href="http://lv.wikipedia.org/wiki/K%C4%81rlis_Markss"&gt;Latviešu&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="interwiki-mk"&gt;&lt;a href="http://mk.wikipedia.org/wiki/%D0%9A%D0%B0%D1%80%D0%BB_%D0%9C%D0%B0%D1%80%D0%BA%D1%81"&gt;Македонски&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="interwiki-ml"&gt;&lt;a href="http://ml.wikipedia.org/wiki/%E0%B4%95%E0%B4%BE%E0%B4%B3%E0%B5%8D%E2%80%8D_%E0%B4%AE%E0%B4%BE%E0%B4%95%E0%B5%8D%E0%B4%B8%E0%B5%8D"&gt;മലയാളം&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="interwiki-mn"&gt;&lt;a href="http://mn.wikipedia.org/wiki/%D0%9A%D0%B0%D1%80%D0%BB_%D0%9C%D0%B0%D1%80%D0%BA%D1%81"&gt;Монгол&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="interwiki-mr"&gt;&lt;a href="http://mr.wikipedia.org/wiki/%E0%A4%95%E0%A4%BE%E0%A4%B0%E0%A5%8D%E0%A4%B2_%E0%A4%AE%E0%A4%BE%E0%A4%B0%E0%A5%8D%E0%A4%95%E0%A5%8D%E0%A4%B8"&gt;मराठी&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="interwiki-ms"&gt;&lt;a href="http://ms.wikipedia.org/wiki/Karl_Marx"&gt;Bahasa Melayu&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="interwiki-mt"&gt;&lt;a href="http://mt.wikipedia.org/wiki/Karl_Marx"&gt;Malti&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="interwiki-mzn"&gt;&lt;a href="http://mzn.wikipedia.org/wiki/%DA%A9%D8%A7%D8%B1%D9%84_%D9%85%D8%A7%D8%B1%DA%A9%D8%B3"&gt;مَزِروني&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="interwiki-nds"&gt;&lt;a href="http://nds.wikipedia.org/wiki/Karl_Marx"&gt;Plattdüütsch&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="interwiki-nl"&gt;&lt;a href="http://nl.wikipedia.org/wiki/Karl_Marx"&gt;Nederlands&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="interwiki-nn"&gt;&lt;a href="http://nn.wikipedia.org/wiki/Karl_Marx"&gt;‪Norsk (nynorsk)‬&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="interwiki-no"&gt;&lt;a href="http://no.wikipedia.org/wiki/Karl_Marx"&gt;‪Norsk (bokmål)‬&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="interwiki-oc"&gt;&lt;a href="http://oc.wikipedia.org/wiki/Karl_Marx"&gt;Occitan&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="interwiki-pl"&gt;&lt;a href="http://pl.wikipedia.org/wiki/Karol_Marks"&gt;Polski&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="interwiki-pt"&gt;&lt;a href="http://pt.wikipedia.org/wiki/Karl_Marx"&gt;Português&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="interwiki-qu"&gt;&lt;a href="http://qu.wikipedia.org/wiki/Karl_Marx"&gt;Runa Simi&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="interwiki-rm"&gt;&lt;a href="http://rm.wikipedia.org/wiki/Karl_Marx"&gt;Rumantsch&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="interwiki-ro"&gt;&lt;a href="http://ro.wikipedia.org/wiki/Karl_Marx"&gt;Română&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="interwiki-ru"&gt;&lt;a href="http://ru.wikipedia.org/wiki/%D0%9C%D0%B0%D1%80%D0%BA%D1%81,_%D0%9A%D0%B0%D1%80%D0%BB"&gt;Русский&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="interwiki-sa"&gt;&lt;a href="http://sa.wikipedia.org/wiki/%E0%A4%95%E0%A4%BE%E0%A4%B0%E0%A5%8D%E0%A4%B2_%E0%A4%AE%E0%A4%BE%E0%A4%B0%E0%A5%8D%E0%A4%95%E0%A5%8D%E0%A4%B8"&gt;संस्कृत&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="interwiki-scn"&gt;&lt;a href="http://scn.wikipedia.org/wiki/Karl_Marx"&gt;Sicilianu&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="interwiki-sco"&gt;&lt;a href="http://sco.wikipedia.org/wiki/Karl_Marx"&gt;Scots&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="interwiki-sh"&gt;&lt;a href="http://sh.wikipedia.org/wiki/Karl_Marx"&gt;Srpskohrvatski / Српскохрватски&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="interwiki-si"&gt;&lt;a href="http://si.wikipedia.org/wiki/%E0%B6%9A%E0%B7%8F%E0%B6%BD%E0%B7%8A_%E0%B6%B8%E0%B7%8F%E0%B6%9A%E0%B7%8A%E0%B7%83%E0%B7%8A"&gt;සිංහල&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="interwiki-simple"&gt;&lt;a href="http://simple.wikipedia.org/wiki/Karl_Marx"&gt;Simple English&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="interwiki-sk"&gt;&lt;a href="http://sk.wikipedia.org/wiki/Karl_Heinrich_Marx"&gt;Slovenčina&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="interwiki-sl"&gt;&lt;a href="http://sl.wikipedia.org/wiki/Karl_Marx"&gt;Slovenščina&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="interwiki-sq"&gt;&lt;a href="http://sq.wikipedia.org/wiki/Karl_Marx"&gt;Shqip&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="interwiki-sr"&gt;&lt;a href="http://sr.wikipedia.org/wiki/%D0%9A%D0%B0%D1%80%D0%BB_%D0%9C%D0%B0%D1%80%D0%BA%D1%81"&gt;Српски / Srpski&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="interwiki-st"&gt;&lt;a href="http://st.wikipedia.org/wiki/Karl_Marx"&gt;Sesotho&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="interwiki-sv"&gt;&lt;a href="http://sv.wikipedia.org/wiki/Karl_Marx"&gt;Svenska&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="interwiki-ta"&gt;&lt;a href="http://ta.wikipedia.org/wiki/%E0%AE%95%E0%AE%BE%E0%AE%B0%E0%AF%8D%E0%AE%B2%E0%AF%8D_%E0%AE%AE%E0%AE%BE%E0%AE%B0%E0%AF%8D%E0%AE%95%E0%AF%8D%E0%AE%B8%E0%AF%8D"&gt;தமிழ்&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="interwiki-te"&gt;&lt;a href="http://te.wikipedia.org/wiki/%E0%B0%95%E0%B0%BE%E0%B0%B0%E0%B1%8D%E0%B0%B2%E0%B1%8D_%E0%B0%AE%E0%B0%BE%E0%B0%B0%E0%B1%8D%E0%B0%95%E0%B1%8D%E0%B0%B8%E0%B1%8D"&gt;తెలుగు&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="interwiki-tg"&gt;&lt;a href="http://tg.wikipedia.org/wiki/%D0%9A%D0%B0%D1%80%D0%BB_%D0%9C%D0%B0%D1%80%D0%BA%D1%81"&gt;Тоҷикӣ&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="interwiki-th"&gt;&lt;a href="http://th.wikipedia.org/wiki/%E0%B8%84%E0%B8%B2%E0%B8%A3%E0%B9%8C%E0%B8%A5_%E0%B8%A1%E0%B8%B2%E0%B8%A3%E0%B9%8C%E0%B8%81%E0%B8%8B"&gt;ไทย&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="interwiki-tl"&gt;&lt;a href="http://tl.wikipedia.org/wiki/Karl_Marx"&gt;Tagalog&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="interwiki-tr"&gt;&lt;a href="http://tr.wikipedia.org/wiki/Karl_Marx"&gt;Türkçe&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="interwiki-uk"&gt;&lt;a href="http://uk.wikipedia.org/wiki/%D0%9C%D0%B0%D1%80%D0%BA%D1%81_%D0%9A%D0%B0%D1%80%D0%BB"&gt;Українська&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="interwiki-ur"&gt;&lt;a href="http://ur.wikipedia.org/wiki/%DA%A9%D8%A7%D8%B1%D9%84_%D9%85%D8%A7%D8%B1%DA%A9%D8%B3"&gt;اردو&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="interwiki-uz"&gt;&lt;a href="http://uz.wikipedia.org/wiki/Karl_Marx"&gt;O'zbek&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="interwiki-vi"&gt;&lt;a href="http://vi.wikipedia.org/wiki/Karl_Marx"&gt;Tiếng Việt&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="interwiki-yi"&gt;&lt;a href="http://yi.wikipedia.org/wiki/%D7%A7%D7%90%D7%A8%D7%9C_%D7%9E%D7%90%D7%A8%D7%A7%D7%A1"&gt;ייִדיש&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="interwiki-zh"&gt;&lt;a href="http://zh.wikipedia.org/wiki/%E5%8D%A1%E5%B0%94%C2%B7%E9%A9%AC%E5%85%8B%E6%80%9D"&gt;中文&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="interwiki-zh-min-nan"&gt;&lt;a href="http://zh-min-nan.wikipedia.org/wiki/Karl_Marx"&gt;Bân-lâm-gú&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="interwiki-zh-yue"&gt;&lt;a href="http://zh-yue.wikipedia.org/wiki/%E9%A6%AC%E5%85%8B%E6%80%9D"&gt;粵語&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;   &lt;/div&gt;  &lt;/div&gt;   &lt;/div&gt;&lt;!-- end of the left (by default at least) column --&gt;        &lt;div id="footer"&gt;     &lt;div id="f-poweredbyico"&gt;&lt;a href="http://www.mediawiki.org/"&gt;&lt;img src="http://id.wikipedia.org/skins-1.5/common/images/poweredby_mediawiki_88x31.png" alt="Powered by MediaWiki" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;     &lt;div id="f-copyrightico"&gt;&lt;a href="http://wikimediafoundation.org/"&gt;&lt;img src="http://id.wikipedia.org/images/wikimedia-button.png" alt="Wikimedia Foundation" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;    &lt;ul id="f-list"&gt;&lt;li id="lastmod"&gt; Halaman ini terakhir diubah pada 23:58, 6 Agustus 2008.&lt;/li&gt;&lt;li id="copyright"&gt;Seluruh teks tersedia sesuai dengan &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Wikipedia:Lisensi_Dokumentasi_Bebas_GNU"&gt;Lisensi Dokumentasi Bebas GNU&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Wikipedia® adalah merek dagang terdaftar dari &lt;a href="http://www.wikimediafoundation.org/"&gt;Wikimedia Foundation, Inc&lt;/a&gt;.&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li id="privacy"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Wikipedia:Kebijakan_privasi" title="Wikipedia:Kebijakan privasi"&gt;Kebijakan privasi&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li id="about"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Wikipedia:Perihal" title="Wikipedia:Perihal"&gt;Perihal Wikipedia&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li id="disclaimer"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Wikipedia:Penyangkalan_umum" title="Wikipedia:Penyangkalan umum"&gt;Penyangkalan&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;   &lt;/div&gt; &lt;/div&gt;    &lt;script type="text/javascript"&gt;if (window.runOnloadHook) runOnloadHook();&lt;/script&gt; &lt;!-- Served by srv60 in 0.106 secs. --&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;ada beasiswa. daftar beasiwa. scholarship information&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4934193740862633784-3261500693131500766?l=ada-beasiswa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/ada-beasiswa/~4/cJF_-GfRs1E" height="1" width="1"/&gt;</description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2008-08-19T23:42:39.400-07:00</app:edited><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total><feedburner:origLink>http://ada-beasiswa.blogspot.com/2008/08/biografi-karl-marx.html</feedburner:origLink></item><item><title>Biografi Archimedes</title><link>http://feedproxy.google.com/~r/ada-beasiswa/~3/tLNqvftYuYc/biografi-archimedes.html</link><author>noreply@blogger.com (Hilman Ridha)</author><pubDate>Tue, 19 Aug 2008 23:36:41 PDT</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4934193740862633784.post-5101383949831391182</guid><description>&lt;span class="postbody"&gt;&lt;br /&gt;Archimedes yang hidup di Yunani pada tahun 287 sampai 212 sebelum masehi, adalah seorang matematikawan, fisikawan,&lt;br /&gt;astronom sekaligus filusuf. Archimedes dilahirkan di kota pelabuhan bernama Syracuse, kota ini sekarang dikenal sebagai&lt;br /&gt;Sisilia. Archimedes merupakan keponakan raja Hiero II yang memerintah di Syracuse pada masa itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nama Archimedes menjadi terkenal setelah ia melompat dari bak mandinya dan berlari-lari telanjang setelah membuktikan bahwa mahkota raja tidak terbuat dari emas murni. Ucapannya "Eureka (aku menemukannya)" menjadi terkenal sampai saat ini. Archimedes juga merupakan orang pertama yang mendefinisikan sistem angka yang mengandung "myriad (10000)", myramid menunjukkan seuatu bilangan yang nilainya tak berhingga. Ia juga mendefinisikan perbandingan antara keliling lingkaran dan jari-jari lingkaran yang dikenal sebagai pi sebesar 3.1429.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Raja Hiero II kala itu terikat perjanjian dengan bangsa Romawi. Syracuse harus mengirimkan gandum dalam jumlah yang besar pada bangsa Romawi, agar mereka tidak diserang. Hingga pada suatu ketika Hiero II tidak mampu lagi mengirim gandum dalam jumlah yang ditentukan. Karena itu Archimedes ditugaskan merancang dan membuat kapal jenis baru untuk memperkuat angkatan laut raja Hiero II.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada masa itu, kapal yang dibuat oleh Archimedes adalah kapal yang terbesar. Untuk dapat mengambang, kapal ini harus dikeringkan dahulu dari air yang menggenangi dek kapal. Karena besarnya kapal ini, jumlah air yang harus dipindahkanpun amat banyak. Karena ituArchimedes menciptakan sebuah alat yang disebut "Sekrup Archimedes". Dengan ini air dapat dengan mudah disedot dari dek kapal. Ukuran kapal yang besar ini juga menimbulkan masalah lain. Massa kapal yang berat, menyebabkan ia sulit untuk dipindahkan. Untuk mengatasi hal ini, Archimedes kembali menciptkan sistem katrol yang disebut "Compound Pulley". Dengan sistem ini, kapal tersebut beserta awak kapal dan muatannya dapat dipindahkan hanya dengan menarik seutas tali. Kapal ini kemudian diberi nama Syracusia, dan menjadi kapal paling fenomenal pada zaman itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selama perang dengan bangsa Romawi, yang dikenal dengan perang punik kedua, Archimedes kembali berjasa besar. Archimedes mendesain sejumlah alat pertahanan untuk mencegah pasukan Romawi di bawah pimpinan Marcus Claudius Marcellus, merebut Syracuse.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat armada Romawi yang terdiri dari 120 kapal mulai tampak di cakrawala Syracuse. Archimedes berfikir keras untuk mencegah musuh merapat dipantai. Archimedes kemudian mencoba membakar kapal-kapal Romawi ini dengan menggunakan sejumlah cermin yang disusun dari perisai-perisai prajurit Syracuse. Archimedes berencana untuk membakar kapal-kapal musuh dengan memusatkan sinar matahari. Namun rencana ini tampaknya kurang berhasil. Hal ini disebabkan untuk memperoleh jumlah panas yang cukup untuk membakar sebuah kapal, kapal tersebut haruslah diam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Walaupun hasilnya kurang memuaskan, dengan alat ini Archimedes berhasil menyilaukan pasukan Romawi hingga mereka kesulitan untuk memanah. Panas yang ditimbulkn dengan alat ini juga berhasil membuat musuh kegerahan, hingga mereka lelah sebelum berhadapan dengan pasukan Syrcuse.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat musuh mulai mengepung pantai Syracuse, Archimedes kembali memutar otak. Tujuannya kali ini adalah mencari cara untuk menenggelamkan kapal-kapal Romawi ini. Archimedes kemudian menciptakan alat yang disebut cakar Archimedes. Alat ini bentuknya mirip derek pada masa kini. Setelah alat ini secara diam-diam dikaitkan ke badan kapal musuh, derek ini kemudian ditarik. Akibanya kapal musuh akan oleng, atau bahkan robek dan tenggelam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain kedua alat ini Archimedes juga mengembangkan ketapel dan balista untuk melawan pasukan Romawi. Namun sayangnya walaupun didukung berbagai penemuan Archimedes, Syracuse masih kalah kuat dibandingkan pasukan Romawi. Archimedespun akhirnya terbunuh oleh pasukan Romawi. Saat tewas Archimedes sedang mengerjakan persoalan geometri dengan menggambarkan lingkaran-lingkaran di atas tanah. Sebelum dibunuh ia meneriaki pasukan Romawi yang lewat "Jangan ganggu lingkaranku!!!&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;ada beasiswa. daftar beasiwa. scholarship information&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4934193740862633784-5101383949831391182?l=ada-beasiswa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/ada-beasiswa/~4/tLNqvftYuYc" height="1" width="1"/&gt;</description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2008-08-19T23:36:41.203-07:00</app:edited><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total><feedburner:origLink>http://ada-beasiswa.blogspot.com/2008/08/biografi-archimedes.html</feedburner:origLink></item><item><title>anda butuh alamat email atau nomor telponnya orang-orang hebat....................................</title><link>http://feedproxy.google.com/~r/ada-beasiswa/~3/21IPWH0zWAk/anda-butuh-alamat-email-atau-nomor.html</link><author>noreply@blogger.com (Hilman Ridha)</author><pubDate>Mon, 18 Aug 2008 06:43:19 PDT</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4934193740862633784.post-283113277516631258</guid><description>anda butuh alamat email atau nomor telponnya orang-orang hebat seperti Andi F noya, dan orang-orang sukses lainnya...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sama saya juga gak tahu... juga bingung kaya anda mo nyari dimana??&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;ada beasiswa. daftar beasiwa. scholarship information&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4934193740862633784-283113277516631258?l=ada-beasiswa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/ada-beasiswa/~4/21IPWH0zWAk" height="1" width="1"/&gt;</description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2008-08-18T06:43:19.053-07:00</app:edited><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total><feedburner:origLink>http://ada-beasiswa.blogspot.com/2008/08/anda-butuh-alamat-email-atau-nomor.html</feedburner:origLink></item><item><title>Jangan Memperingati HUT RI lagi..........</title><link>http://feedproxy.google.com/~r/ada-beasiswa/~3/Yl8owdKuevc/jangan-memperingati-hut-ri-lagi.html</link><author>noreply@blogger.com (Hilman Ridha)</author><pubDate>Mon, 18 Aug 2008 06:26:50 PDT</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4934193740862633784.post-5130828730383573263</guid><description>&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;u&gt;&lt;span style="font-size: 14pt;" lang="SV"&gt;Sudahkah Kita Merdeka?&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/u&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Oleh: Hilman R&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;!--[if !supportEmptyParas]--&gt; &lt;!--[endif]--&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Apa yang dirasakan masyarakat ketika bangsa Indonesia kembali akan merayakan hari jadinya? Jawabanya adalah biasa saja dan bingung harus jawab apa. Sangat menyesal jika harus mengatakan bahwa tidak ada yang akan istimewa di hari tersebut. Hari Kemerdekaan tak lebih hanya akan menjadi seremonial rutin yang dilakukan setiap tahun. Kenapa? Karena ternyata sangat tidak rasional bagi masyarakat yang belum merdeka untuk merayakan hari kemerdekaan. Kemerdekaan dari apa yang akan kita rayakan? Jika kemerdekaan yang kita maksud selama ini merupakan kemerdekaan dari penjajah, ternyata selama ini kita masih dijajah.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Di zaman, ketika orang tua atau kakek-nenek kita masih dalam masa dijajah oleh Belanda, apa yang mereka pikirkan tentang sebuah kemerdekaan? Kemudian, bagaimana bentuk penyiksaan yang mereka hadapi sehingga mereka begitu berapi-api mengobarkan semangat perjuangan kemerdekaan? Mari kita bandingkan dengan apa yang terjadi di zaman sekarang.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Tempo dulu, petani-petani pergi ke ladang-ladang mereka. mereka bekerja dengan penuh semangat. mereka memperoleh kebebasan bekerja dari Belanda, dengan syarat mereka menyisihkan hasil panen untuk pajak yang diserahkan ke Belanda.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;Misi &lt;i style=""&gt;gold, gospel &lt;/i&gt;dan &lt;i style=""&gt;glory&lt;/i&gt; yang dahulu menjadi misi Belanda dalam penjajahanya di Indonesia ternyata sampai sekarang masih berjalan, bahkan diwariskan ke penduduk lokal di Indonesia. Melalui misi &lt;i style=""&gt;gold &lt;/i&gt;atau mencari kekayaan yang sebanyak-banyaknya, di sisi internal pemegang kekuasaan di negeri ini menindas rakyat dengan cara berkuasa hanya untuk kebahagiaan pribadi atau kelompok. Hal ini menimbulkan kemerdekaan pribadi bukan bersama. Kemudian dari eksternal, bangsa lain dapat bebas mengeruk kekayan negeri ini tanpa perlawanan. Aset-aset dan kekayan negara yang seharusnya dinikmati oleh rakyat malah dijual ke luar negeri, kemudian hasil penjualannya hanya dinikmati segelintir orang saja. Sementara, rakyat dibiarkan menjerit kebingungan ketika tidak ada uang untuk membeli bahan pokok yang harganya semakin hari semakin melonjak naik.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Misi kedua disebut misi &lt;i style=""&gt;gospel. &lt;/i&gt;Sambil menyelam minum air. Sambil menjarah harta kekayaan bangsa Indonesia, Belanda menyebarkan agama Kristen di bumi pertiwi ini. Hasilnya, banyak rakyat Indonesia berhasil dikristen-kannya, terutama rakyat di daerah timur Indonesia. Jika kita lihat sampai saat sekarang ini ternyata masih ada sekumpulan orang yang mengajak orang lain untuk berpindah agama, baik hal tersebut dilakukan dengan paksaan maupun dengan cara halus. Entah kecolongan dari mana, sebuah agama baru tiba-tiba saja bisa masuk dan kemudian dapat menjadi salah satu agama di Indonesia. Kita tak perlu menyebutkan agama tersebut satu per satu, Karena sangat sensitif sekali untuk disebutkan. Namun, yang terpenting adalah persoalan penyebaran agama baru ataupun agama yang telah popular masih terjadi di Indonesia, hal ini mengindikasikan bahwa bangsa Indonesia belum merdeka dari misi ini.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Ketiga, misi &lt;i style=""&gt;Glory&lt;/i&gt;. Inilah inti dari kemerdekaan. Kemerdekaan adalah saat dimana kita bebas menikmati kekayaan negeri kita tanpa ada pengawasan pihak luar, Kita bebas belajar, bermain dan berkreasi di negeri ini. Intinya adalah kita menjadi penguasa di negeri ini, kita bebas mendapatkan hak kita di samping juga harus menunaikan kewajiban. Namun, yang terjadi adalah sebaliknya. Kekayan negeri ini hanya dinikmati oleh segelintir orang saja. Kekuasaan adalah permainan mewah yang hanya dapat diikuti orang tertentu. Hak-hak yang diperjuangkan dengan menumpahkan darah oleh para pahlawan menjadi barang langka untuk kita nikmati.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Tugas bagi pemerintah dan seluruh rakyat untuk membuat bangsa ini menjadi mandiri, bermartabat dan berkepribadian. Salah satu hal yang ditimbulkan oleh kemerdekaan adalah kemandirian tanpa menafikan kerjasama. Kemandirian yang dimaksud adalah kebebasan suatu negara untuk bertindak untuk kemajuan bangsanya, tanpa adanya intimidasi dari negara lain. Sehingga bangsa ini kelak akan menjadi bangsa yang bermartabat dan berkepribadian sendiri, tidak kepribadian bangsa lain.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: right; text-indent: 0.5in; line-height: 150%;" align="right"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;!--[if !supportEmptyParas]--&gt; &lt;!--[endif]--&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: right; text-indent: 0.5in; line-height: 150%;" align="right"&gt;Tangerang, Agustus 2008&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: right; text-indent: 0.5in; line-height: 150%;" align="right"&gt;&lt;!--[if !supportEmptyParas]--&gt; &lt;!--[endif]--&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: right; text-indent: 0.5in; line-height: 150%;" align="right"&gt;&lt;!--[if !supportEmptyParas]--&gt; &lt;!--[endif]--&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;ada beasiswa. daftar beasiwa. scholarship information&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4934193740862633784-5130828730383573263?l=ada-beasiswa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/ada-beasiswa/~4/Yl8owdKuevc" height="1" width="1"/&gt;</description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2008-08-18T06:26:50.936-07:00</app:edited><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total><feedburner:origLink>http://ada-beasiswa.blogspot.com/2008/08/jangan-memperingati-hut-ri-lagi.html</feedburner:origLink></item><item><title>Indonesia Penganut Hukum Liberal??</title><link>http://feedproxy.google.com/~r/ada-beasiswa/~3/5YS3Dz9RptU/indonesia-penganut-hukum-liberal.html</link><author>noreply@blogger.com (Hilman Ridha)</author><pubDate>Thu, 14 Aug 2008 07:14:22 PDT</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4934193740862633784.post-8904029509780115080</guid><description>&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;Hukum Liberal di Indonesia?&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;u&gt;Oleh: Hilman Ridha&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/u&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;Pemerhati Hukum dan Perundang-undangan&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;u&gt;&lt;!--[if !supportEmptyParas]--&gt; &lt;!--[endif]--&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/u&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.25in; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Mengamati dan merenungkan proses-proses hukum yang terjadi di tengah bangsa kita di tahun-tahun yang lalu, seperti kasus kaburnya tommy soeharto menghindari eksekusi, kasus-kasus korupsi besar yang berakhir dengan putusan bebas, memberi alasan kuat untuk mempertanyakan apakah yang salah dengan hukum kita?&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.25in; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Perjuangan untuk menjaga kemerdekaan dan kebebasan manusia telah menimbulkan problem baru yang sama sekali tak dapat dianggap kecil, yaitu dunia “prosedur hukum”. Hukum modern menampilkan wacana baru dengan menempatkan “prosedur” pada titik terdepan dari pada “substansi” hukum itu sendiri.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.25in; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Tommy lolos di sela-sela debat para advokat dan jaksa tentang keabsahan suatu dokumen yang difotocopi.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.25in; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Di Amerika dikenal &lt;i&gt;exclusionary rules &lt;/i&gt;yang tidak lain adalah memenangkan prosedur di atas substansi. Keadilan dan kebenaran harus mengalah demi untuk menegakkan prosedur yang membentengi kebebasan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.25in; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Hukum liberal ini telah menyebar ke seluruh dunia. Atas dasar hak asasi dan berdasarkan “konsensus”, bangsa-bangsa yang sebenarnya memiliki kultur dan perkembangan berbeda, seperti Cina, Korea, Jepang termasuk Indonesia “terpaksa” memakai hukum ini.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.25in; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Hukum liberal ini sejak lama telah dimasukkan dan dikembangkan secara sistematis pada pendidikan untuk para hakim, advokat, dan jaksa. Akhirnya sebagai pelindung keadilan di Indonesia, mereka menganggap sistem tersebut menjadi absolut yang tidak dapat diganggu gugat. Secara pribadi mereka sangat diuntungkan dengan keberadaan hukum ini karena dapat melindungi klien mereka dengan lebih mudah.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.25in; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Lihatlah, betapa para advokat berapi-rapi bicara mengenai hak asasi sang klien, mengenai supremasi hukum dan lain-lain.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.25in; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Dalam menyelesaikan persoalan, suatu institusi hukum, khususnya hukum modern, sangat bertumpu pada prosedur. Dengan kata lain ciri hukum yang berkembang sekarang ini adalah bekerja secara prosedural. Kalau hukum itu adalah ditugasi untuk menegakkan keadilan, maka caranya harus dilakukan secara prosedural. Bagaimanapun adilnya suatu keputusan hukum, namun jika tidak dilengkapi dengan prosedur yang lengkap, hukum itu akan dengan mudah digugat. Orang bilang keputusan hakim ”cacat hukum”. Sebaliknya bagaimanapun tidak adilnya suatu keputusan hukum, namun jika prosedurnya lengkap, maka keputusan itu akan lebih aman. Hukum tanpa prosedur mereka sebut sebagai ”hukum radikal”. Padahal, substansi hukum yang nyata adalah ”keadilan” bukan bekerja dengan prosedur. Walaupun prosedur merupakan sesuatu yang juga penting dalam hukum, namun tidak seharusnya kita melebih-lebihkan pengertiannya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.25in; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Kelemahan ini tidak hanya terjadi pada pelaksanaan hukum yang dibebankan kepada legislatif. Lebih parah lagi, legislatif dalam hal ini DPR yang membuat hukum dan keputusan ikut terjun membangun supremasi hukum yang keliru.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.25in; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Proses pembuatan undang-undang di Indonesia dilaksanakan DPR. Pada proses ini, pertukaran antara DPR dan masyarakat berlangsung dalam intensitas sangat tinggi. Dalam arti ”perjuangan kepentingan” sangat jelas tampak dalam tahap ini.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.25in; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Sejak penyusunan undang-undang menyangkut pengakuan dan perlindungan kepentingan-kepentingan tertentu dan alokasi hak serta kewajiban, maka masyarakat yang tentunya berkepentingan akan berusaha masuk ke dalam pekerjaan tersebut sejauh mungkin. Hal seperti itulah yang disebut ”perjuangan kepentingan”.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.25in; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Sampai di sana, mungkin dapat kita lihat kompetisi tersebut sangat terbuka untuk rakyat. Namun, dalam kenyataannya kompetisi tersebut tidak begitu terbuka, melainkan penuh seleksi. Mereka harus anggota dari suatu partai politik. Partai itu harus memperoleh suara yang cukup mengantarkan calonnya ke legislasi. Proses tersebut, mulai dari pendirian partai hingga bersaingnya ia dalam Pemilu memerlukan biaya yang tidak sedikit. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.25in; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Jadi,&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;akan ada golongan dalam masyarakat yang lebih mudah menemukan jalan masuk (&lt;i style=""&gt;acces&lt;/i&gt;) ke DPR dan ada yang tidak. Hal ini menyangkut faktor pendidikan, status dan kekayaan material. Bila mereka tidak juga dapat masuk, maka orang yang memiliki kekayaan material dapat melakukan penyogokan dan orang biasa dapat melakukan unjuk rasa untuk mempengaruhi keputusan DPR. Bagaimanapun menyakitkannya, tapi inilah yang terjadi. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.25in; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Sekarang kita tahu, bahwa yang disepakati itu adalah sistem liberal. Setelah mengetahui hakikat hukum yang kita pakai, tentu terbersit di pikiran untuk merubah sistem tersebut.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.25in; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Sebenarnya bibit hukum liberal ini, merupakan semaian Belanda yang ternyata dipelihara dengan baik oleh Indonesia. Sebagian isi KUHP merupakan reduplikasi dari hukum kolonial. Jadi, yang perlu kita ubah terlebih dahulu adalah dasar hukum itu sendiri. Kemudian kita harus menentukan tujuan hukum secara pasti, sehingga tidak muncul lagi dilema antara perlindungan hak asasi dan penegakan substansi, sebagaimana yang terjadi pada banyak kasus.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.25in; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Indonesia merupakan negara beradab dan berdaulat. Tidak ada salahnya jika ia menetapkan dasar hukum sendiri tanpa ada rasa was-was jika hukum tersebut ternyata berseberangan dengan hukum di negara lain. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.25in; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;!--[if !supportEmptyParas]--&gt; &lt;!--[endif]--&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.25in; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;!--[if !supportEmptyParas]--&gt; &lt;!--[endif]--&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.25in; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;!--[if !supportEmptyParas]--&gt; &lt;!--[endif]--&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: right; text-indent: 0.25in; line-height: 150%;" align="right"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Tangerang, 12 Juli 2008&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: right; text-indent: 0.25in; line-height: 150%;" align="right"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;!--[if !supportEmptyParas]--&gt; &lt;!--[endif]--&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 200%;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Century Gothic&amp;quot;;" lang="IN"&gt;&lt;!--[if !supportEmptyParas]--&gt; &lt;!--[endif]--&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 200%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;u&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Century Gothic&amp;quot;;" lang="IN"&gt;Biodata Penulis &lt;/span&gt;&lt;/u&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Century Gothic&amp;quot;;" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;                                                                &lt;/span&gt;&lt;u&gt;&lt;!--[if gte vml 1]&gt;&lt;v:shapetype id="_x0000_t75" coordsize="21600,21600" spt="75" preferrelative="t" path="m@4@5l@4@11@9@11@9@5xe" filled="f" stroked="f"&gt;  &lt;v:stroke joinstyle="miter"&gt;  &lt;v:formulas&gt;   &lt;v:f eqn="if lineDrawn pixelLineWidth 0"&gt;   &lt;v:f eqn="sum @0 1 0"&gt;   &lt;v:f eqn="sum 0 0 @1"&gt;   &lt;v:f eqn="prod @2 1 2"&gt;   &lt;v:f eqn="prod @3 21600 pixelWidth"&gt;   &lt;v:f eqn="prod @3 21600 pixelHeight"&gt;   &lt;v:f eqn="sum @0 0 1"&gt;   &lt;v:f eqn="prod @6 1 2"&gt;   &lt;v:f eqn="prod @7 21600 pixelWidth"&gt;   &lt;v:f eqn="sum @8 21600 0"&gt;   &lt;v:f eqn="prod @7 21600 pixelHeight"&gt;   &lt;v:f eqn="sum @10 21600 0"&gt;  &lt;/v:formulas&gt;  &lt;v:path extrusionok="f" gradientshapeok="t" connecttype="rect"&gt;  &lt;o:lock ext="edit" aspectratio="t"&gt; &lt;/v:shapetype&gt;&lt;v:shape id="_x0000_i1025" type="#_x0000_t75" style="'width:84.75pt;" bordertopcolor="this" borderleftcolor="this" borderbottomcolor="this" borderrightcolor="this"&gt;  &lt;v:imagedata src="file:///C:/DOCUME~1/DHILLAH/LOCALS~1/Temp/msoclip1/01/clip_image001.jpg" title="_MG_3956 merah"&gt;  &lt;w:bordertop type="thinThickLarge" width="24"&gt;  &lt;w:borderleft type="thinThickLarge" width="24"&gt;  &lt;w:borderbottom type="thinThickLarge" width="24"&gt;  &lt;w:borderright type="thinThickLarge" width="24"&gt; &lt;/v:shape&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if !vml]--&gt;&lt;img src="file:///C:/DOCUME%7E1/DHILLAH/LOCALS%7E1/Temp/msoclip1/01/clip_image002.jpg" shapes="_x0000_i1025" height="184" width="127" /&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/u&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 200%;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Century Gothic&amp;quot;;" lang="IN"&gt;Nama Pena&lt;span style=""&gt;             &lt;/span&gt;: Orie&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 200%;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Century Gothic&amp;quot;;" lang="IN"&gt;Nama Lengkap&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;: Hilman Ridha&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 200%;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Century Gothic&amp;quot;;" lang="IN"&gt;N0.KTP&lt;span style=""&gt;                       &lt;/span&gt;: 32.08.17.2007.297&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 200%;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Century Gothic&amp;quot;;" lang="IN"&gt;TTL&lt;span style=""&gt;                              &lt;/span&gt;: Padang, 22 Desember 1987&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 1.5in; text-align: justify; text-indent: -1.5in; line-height: 200%;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Century Gothic&amp;quot;;" lang="IN"&gt;Alamat&lt;span style=""&gt;                     &lt;/span&gt;: Komplek kehutanan Wanamulya 13 no 22, RT 04/04, kelurahan karang mulya, karang tengah, tangerang.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 1.5in; text-align: justify; text-indent: -1.5in; line-height: 200%;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Century Gothic&amp;quot;;" lang="IN"&gt;HP&lt;span style=""&gt;                               &lt;/span&gt;: 021-93722136&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 1.5in; text-align: justify; text-indent: -1.5in; line-height: 200%;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Century Gothic&amp;quot;;" lang="IN"&gt;Telepon&lt;span style=""&gt;                     &lt;/span&gt;: 021-7311888&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: right; text-indent: 0.25in; line-height: 150%;" align="right"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;!--[if !supportEmptyParas]--&gt; &lt;!--[endif]--&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;ada beasiswa. daftar beasiwa. scholarship information&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4934193740862633784-8904029509780115080?l=ada-beasiswa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/ada-beasiswa/~4/5YS3Dz9RptU" height="1" width="1"/&gt;</description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2008-08-14T07:14:22.778-07:00</app:edited><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total><feedburner:origLink>http://ada-beasiswa.blogspot.com/2008/08/indonesia-penganut-hukum-liberal.html</feedburner:origLink></item><item><title>Cerpen - Air Mata Sang Perwiri</title><link>http://feedproxy.google.com/~r/ada-beasiswa/~3/eUNcDNtV_zg/cerpen-air-mata-sang-perwiri.html</link><author>noreply@blogger.com (Hilman Ridha)</author><pubDate>Thu, 14 Aug 2008 06:06:03 PDT</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4934193740862633784.post-2306523776652940308</guid><description>&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size: 14pt;"&gt;Air Mata Sang Perwiri&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size: 14pt;"&gt;Oleh: Orie&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;!--[if !supportEmptyParas]--&gt; &lt;!--[endif]--&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 27pt; line-height: 150%;"&gt;Tak dapat ku tahan dan tak akan ku hentikan tangisku ketika bersua kembali dengan sentuhan kerut kulit yang ku rindukan. Kerut kulit kehidupan. Sejuknya jiwa ini ketika perut tangannya menyentuh dan jari kurusnya mengacaukan rambut hitamku.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 27pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;Menangiskah ia ketika itu, mengalirkah airmatanya mengairi kerut wajah yang menganak sungai di pipinya? Berdosanya aku, apakah tak pernah kusadari bahwa wanita tua itu adalah ibuku. Ia yang menjerit kesakitan, ia gigit b &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;agar aku dapat hidup dunia. Jeritan itulah yang mendahului tangisanku ketika aku muncul di sini.Aku tak pernah sadar kapan ia tersenyum dan kapan ia kutangiskan kembali. Ibuku memang wanita ceria yang tak kupedulikan ibanya. Aku adalah duri yang ikut tumbuh di tengah rumput hijau nan subur yang ditumbuhkan tanahnya. &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 27pt; line-height: 150%;"&gt;Aku peluk kakinya semakin kuat. Kaki yang dipakaikan sepatu itali yang ku kirimkan beberapa tahun yang lalu. Sungguh tak kusangka sebelumnya. Sepatu itu tidak cocok untuknya. Kontras sekali dengan kakinya yang hitam keriput. Aku ciumi kain batik, kodek ibu. Aku menangis sejadi-jadinya. Apakah dunia akan turut bersedih ataukah menertawai dan mengejek memarahiku? Aku tak tahu. Yang ku tahu hanyalah sampai saat ini tak ada yang ku lakukan untuk membantu ibu? Aku sadar walau kami saling mencintai, kami ternyata memiliki dunia yang benar-benar berbeda.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 27pt; line-height: 150%;"&gt;Ibu sejak kecil telah diperlihatkan dengan kerasnya hidup oleh nenek. Mereka, anak-anak nenek, harus bekerja untuk membiayai sekolah sendiri-sendiri. Wajar saja, karena nenek adalah janda yang ditinggali banyak anak oleh suaminya.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 27pt; line-height: 150%;"&gt;Pulang sekolah bocah berumur tujuh tahun itu pergi ke kebun pisang di pinggiran desa. Dengan penuh semangat, anak kecil itu menginjik, menjuluk, mengait dan tak jarang memanjat untuk menjatuhkan daun-daun pisang yang masih muda atau daun pisang yang masih menggulung dan hijau muda. Anak kecil itu sangat teliti dan cekatan memilih daun pisang mana yang dapat dijadikan pembungkus makanan. Hanya pisang-pisang tertentu saja yang daunnya dapat dijual sebagai pembungkus. Tiap sore sepulang sekolah ia melakukan pekerjaan rutinnya itu. Tidak ada yang tahu, kapan ia menangis sendiri karena takut teriakan petir tatkala hujan. Memeluk gulungan daun pisangnya. Atau, ketika jari mungilnya luka, ditoreh pisau yang dibawanya. Ia mengulum jari itu di sela tangisnya. Lari dan mencari daun obat untuk mengobati lukanya. Sendiri tanpa seorang pun yang mau membantu. &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 27pt; line-height: 150%;"&gt;Bocah itu tak pernah tahu permainan apa yang sedang musim dimainkan oleh teman sebayanya. Ia hanya tahu cacian para pemilik kebun pisang yang pohon pisangnya rusak karena ulahnya.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 27pt; line-height: 150%;"&gt;Ia tegar tak pernah goyah. Selalu bekerja demi cita-citanya yang setinggi langit untuk bersekolah. Hingga suatu ketika, ketika uang jualan daun pisangnya sudah tak cukup lagi untuk melanjutkan sekolah. Suatu saat ketika nenek telah meninggal. &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 27pt; line-height: 150%;"&gt;Inilah dinding terakhir yang tidak sanggup lagi diruntuhkan setelah ratusan dinding telah berhasil ia lewati.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Ia hanya mampu sekolah sampai tingkat SD, itupun tidak tamat. Sedangkan semua saudara laki-lakinya dapat sekolah hingga SMA, bahkan ada yang melanjutkan belajarnya hingga ke perguruan tinggi. Tak akan ada pekerjaan untuk perempuan ingusan yang dapat menyekolahkannya hingga SMP, SMA apalagi perguruan tinggi. &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 27pt; line-height: 150%;"&gt;Bila direnungkan betapa keras usahanya agar dapat menikmati pendidikan dasar saja di waktu itu, membuatku menangis perih. Ia mengorbankan banyak hal demi mendapatkan pendidikan itu. Harus kehilangan teman, kehilangan masa kecil dan menjadi dewasa secara prematur. Sekolah yang sampai saat ini hanya menjadikannya petani karet upahan di kebun orang. &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 27pt; line-height: 150%;"&gt;Terkadang ketika musim panen tiba, ibu menawarkan jasa untuk membantu orang memanen padinya. Namun, hal itu terjadi jika ibu benar-benar beruntung, karena kebanyakan orang lebih memilih tenaga pria untuk melakukan pekerjaan berat itu. Sekarang ketika musim panen tiba, ibu berjalan membawa tampi dan karung goni kecil kesana-kemari, membawa harapan anak-anaknya &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;ke tempat orang-orang yang sedang memanen padinya. Bukan untuk mengemis, tapi menunggu orang tersebut mengangini padinya. Setelah padi diangini, akan ada seonggokan kecil gabah ringan yang disebut &lt;i style=""&gt;ampo&lt;/i&gt;. Ibu kembali menampi gabah sisa anginan tersebut. Gabah itu berasnya kecil-kecil dan tidak enak ketika dimakan. Aku sering membuang makanan itu ketika ibu mengambilkanya untukku. Perutku terasa mual jika memakan nasi itu. Nasinya kehitam-hitaman dan agak lembek. Tak pernah aku menuruti kata-kata ibu agar senantiasa bersyukur atas nikmat yang diberikan yang berkali-kali diucapkannya sebelum dan sesudah makan. Nasi itulah yang kami makan dua bulan mendatang. Syukurnya, nasi itu tidak akan ku nikmati selama itu. Beras itu jarang sekali akan cukup untuk dua bulan. Ibu pun harus meminta pinjaman ke Si perempuan cina, rentenir di kampung. Ia membeli beras yang lebih bagus dengan uang itu.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 27pt; line-height: 150%;"&gt;Satu hal yang aku herankan dengan sikap ibu adalah semangatnya yang begitu besar untuk menyekolahkanku. Dengan kondisinya yang seperti ini, aku pikir sangat mustahil untuknya menyekolahkan kami hingga kuliah semuanya. Bahkan, aku dapat menikmati program master walaupun sebagian biayanya kudapat dari beasiswa. Ibu tidak pernah mengatakan `tidak ada uang` jika uang tersebut kami minta untuk keperluan sekolah, kapan pun hal itu terjadi. Kami hanya tahu hasil jadi bahwa kami pasti akan memperoleh uang itu. Tidak pernah tahu dengan cara apa ibu mendapatkan uang. Apa yang telah ia lakukan, atau apa yang telah ia jual dan gadaikan.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 27pt; line-height: 150%;"&gt;Ternyata cita-cita masa kecilnya diam-diam masih ia tanamkan kuat di hatinya. Kamilah tiga orang anaknya yang menjadi tumpuan cita-citanya. &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;Aku ingat ketika masih SMA, aku diperingatkan oleh wali kelasku di depan kelas karena SPP-ku yang pembayarannya menunggak tiga bulan. Teman-temanku menertawai. Aku benar-benar malu. Pulang sekolah, aku langsung memarahi ibu. Aku memecahkan piring-piring. Memporak-porandakan kain-kain yang telah ia lipat di lemari. Aku baru berhenti saat ia menangis. Aku tidur menyendiri di kamar, mengutuk keadaan kami yang miskin. Aku terbangun di tengah malam dan sadar bahwa ibu tidak ada lagi di rumah. “Apa yang dilakukan ibu di tengah malam seperti ini?” pikirku. Ibu adalah janda muda yang masih cantik. Aku tak ingin tahu, jika seandainya ibu melakukannya. Lagipula, tidak mungkin. Siapapun yang berani menyentuh ibu, ia akan ku bunuh. Paginya, aku menemukan uang tiga-ratus ribu rupiah di kantong seragam sekolahku. Tidak ada kata-kata `terima kasih bu` dariku. Begitu juga ibu, ia tidak mengatakan apapun. Aku berangkat.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 27pt; line-height: 150%;"&gt;Tak akan sanggup lagi kukatakan apa yang dilakukannya untuk kami ketika kami telah kuliah di perguruan tinggi. Bahkan aku tidak mengetahuinya sama sekali. Yang sekarang aku tahu hanyalah, ketika aku telah menyelesaikan kuliah di Amerika dan bekerja di Indonesia, aku pulang ke kampung. Aku sangat merindukan ibu. Di kampung, aku tidak menemukannya. Semua orang memelototi ketika aku sampai di pekarangan rumah. Rumah yang dulu kami tempati, sekarang tidak ada lagi. Kayu-kayunya dibakar, dan lahan itu dijadikan lapangan bola volley.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 27pt; line-height: 150%;"&gt;Lebih dua tahun aku terus mencari ibu kesana-kemari. Menyebarkan informasi di berbagai media. Perasaan berbuat dosa terus menggelayuti pundakku.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 27pt; line-height: 150%;"&gt;Pikiranku membayangkan ketika aku sering malas-malasan belajar, sering bolos kuliah. Di pikiran yang lain tampak ibu sedang menangis menyembah-nyembah meminta pinjaman orang lain.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 27pt; line-height: 150%;"&gt;Ketika ku temukan, ibu tengah bernyanyi bersama orang-orang jompo di sebuah panti. Aku tak melihat lagi sosok ibuku yang dulu. Ibuku yang kuat dan memancarkan keoptimisan. Perempuan itu tampak sangat tua dan lelah. Pandangannya kosong. Gaya bicaranya seperti anak kecil. Aku menangis memeluknya.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 27pt; line-height: 150%;"&gt;“Perempuan ini orang tua bapak? Ia telah menggelandang di kota ini selama tiga tahun.” Ujar seorang perempuan muda pengasuh di panti itu. Aku tidak mendengarkan lagi kata-katanya setelah itu, yang seperti menasehatiku.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 27pt; line-height: 150%;"&gt;Aku bersujud di kaki ibu. Mencium kakinya yang dingin. Mengerang menangisi deritanya. Akan tetapi, aku tak mendapati ekspresi apa-apa di wajahnya. Ia menatap asing, dan seolah-olah menganggapku makhluk dari dunia lain. Sering wajahnya dibuang ke kiri dan kanan. Terkadang ia menjerit memanggil suster pengasuh untuk mengusirku.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 27pt; line-height: 150%;"&gt;Aku memaksa orang-orang di panti untuk membawa ibu pulang. Di rumah, ku perlihatkan photo-photo ketika aku kuliah di Amerika, bersalaman dengan presiden dan bangunan perguruan tinggi yang telah kudirikan. Aku onggokkan di depan ibu buku-buku yang telah ku tulis.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Aku memperhatikannya dengan penuh harap. Ia terdiam sangat lama. Tangannya yang dari tadi hanya memegang gagang kursi roda berpindah menutup wajahnya. Ia menghadap ke langit sangat lama. Kemudian, ia menatapku. Matanya merah dan penuh makna kehidupan. Dua telapak tangannya yang basah menyentuh pipiku. Senyum bangga terkembang dari mulutnya walau air mata terus mengalir membasahi pipinya. Air mata sang perwiri.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: right; text-indent: 27pt; line-height: 150%;" align="right"&gt;&lt;!--[if !supportEmptyParas]--&gt; &lt;!--[endif]--&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: right; text-indent: 27pt; line-height: 150%;" align="right"&gt;Tangerang, 8 Juli 2008&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: right; text-indent: 27pt; line-height: 150%;" align="right"&gt;&lt;!--[if !supportEmptyParas]--&gt; &lt;!--[endif]--&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 200%;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Century Gothic&amp;quot;;" lang="IN"&gt;&lt;!--[if !supportEmptyParas]--&gt; &lt;!--[endif]--&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 200%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;u&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Century Gothic&amp;quot;;" lang="IN"&gt;Biodata Penulis &lt;/span&gt;&lt;/u&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Century Gothic&amp;quot;;" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;                                                                   &lt;/span&gt;&lt;u&gt;&lt;!--[if gte vml 1]&gt;&lt;v:shapetype id="_x0000_t75" coordsize="21600,21600" spt="75" preferrelative="t" path="m@4@5l@4@11@9@11@9@5xe" filled="f" stroked="f"&gt;  &lt;v:stroke joinstyle="miter"&gt;  &lt;v:formulas&gt;   &lt;v:f eqn="if lineDrawn pixelLineWidth 0"&gt;   &lt;v:f eqn="sum @0 1 0"&gt;   &lt;v:f eqn="sum 0 0 @1"&gt;   &lt;v:f eqn="prod @2 1 2"&gt;   &lt;v:f eqn="prod @3 21600 pixelWidth"&gt;   &lt;v:f eqn="prod @3 21600 pixelHeight"&gt;   &lt;v:f eqn="sum @0 0 1"&gt;   &lt;v:f eqn="prod @6 1 2"&gt;   &lt;v:f eqn="prod @7 21600 pixelWidth"&gt;   &lt;v:f eqn="sum @8 21600 0"&gt;   &lt;v:f eqn="prod @7 21600 pixelHeight"&gt;   &lt;v:f eqn="sum @10 21600 0"&gt;  &lt;/v:formulas&gt;  &lt;v:path extrusionok="f" gradientshapeok="t" connecttype="rect"&gt;  &lt;o:lock ext="edit" aspectratio="t"&gt; &lt;/v:shapetype&gt;&lt;v:shape id="_x0000_i1025" type="#_x0000_t75" style="'width:84.75pt;" bordertopcolor="this" borderleftcolor="this" borderbottomcolor="this" borderrightcolor="this"&gt;  &lt;v:imagedata src="file:///C:/DOCUME~1/DHILLAH/LOCALS~1/Temp/msoclip1/01/clip_image001.jpg" title="_MG_3956 merah"&gt;  &lt;w:bordertop type="thinThickLarge" width="24"&gt;  &lt;w:borderleft type="thinThickLarge" width="24"&gt;  &lt;w:borderbottom type="thinThickLarge" width="24"&gt;  &lt;w:borderright type="thinThickLarge" width="24"&gt; &lt;/v:shape&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if !vml]--&gt;&lt;img src="file:///C:/DOCUME%7E1/DHILLAH/LOCALS%7E1/Temp/msoclip1/01/clip_image002.jpg" shapes="_x0000_i1025" height="184" width="127" /&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/u&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 200%;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Century Gothic&amp;quot;;" lang="IN"&gt;Nama Pena&lt;span style=""&gt;             &lt;/span&gt;: Orie&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 200%;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Century Gothic&amp;quot;;" lang="IN"&gt;Nama Lengkap&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;: Hilman Ridha&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 200%;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Century Gothic&amp;quot;;" lang="IN"&gt;N0.KTP&lt;span style=""&gt;                       &lt;/span&gt;: 32.08.17.2007.297&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 200%;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Century Gothic&amp;quot;;" lang="IN"&gt;TTL&lt;span style=""&gt;                              &lt;/span&gt;: Padang, 22 Desember 1987&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 1.5in; text-align: justify; text-indent: -1.5in; line-height: 200%;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Century Gothic&amp;quot;;" lang="IN"&gt;Alamat&lt;span style=""&gt;                     &lt;/span&gt;: Komplek kehutanan Wanamulya 13 no 22, RT 04/04, kelurahan karang mulya, karang tengah, tangerang.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 1.5in; text-align: justify; text-indent: -1.5in; line-height: 200%;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Century Gothic&amp;quot;;" lang="IN"&gt;HP&lt;span style=""&gt;                               &lt;/span&gt;: 021-93722136&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 1.5in; text-align: justify; text-indent: -1.5in; line-height: 200%;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Century Gothic&amp;quot;;" lang="IN"&gt;Telepon&lt;span style=""&gt;                     &lt;/span&gt;: 021-7311888&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 1.5in; text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 200%;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Century Gothic&amp;quot;;" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: right; text-indent: 27pt; line-height: 150%;" align="right"&gt;&lt;!--[if !supportEmptyParas]--&gt; &lt;!--[endif]--&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;ada beasiswa. daftar beasiwa. scholarship information&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4934193740862633784-2306523776652940308?l=ada-beasiswa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/ada-beasiswa/~4/eUNcDNtV_zg" height="1" width="1"/&gt;</description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2008-08-14T06:06:03.459-07:00</app:edited><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">1</thr:total><feedburner:origLink>http://ada-beasiswa.blogspot.com/2008/08/cerpen-air-mata-sang-perwiri.html</feedburner:origLink></item><media:rating>adult</media:rating></channel></rss>

