<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" standalone="no"?><rss xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" xmlns:blogger="http://schemas.google.com/blogger/2008" xmlns:gd="http://schemas.google.com/g/2005" xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd" xmlns:openSearch="http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/" xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0" version="2.0"><channel><atom:id>tag:blogger.com,1999:blog-6587638294821776057</atom:id><lastBuildDate>Fri, 01 Nov 2024 10:33:27 +0000</lastBuildDate><category>belajar</category><category>berbagi</category><category>berbagi ilmu</category><category>mengupas pustaka</category><category>cara</category><category>cerita</category><category>sejarah</category><category>rakyat</category><category>kesehatan</category><category>musik</category><category>otak</category><category>blogging tips</category><category>gimbal</category><category>jawa</category><category>kuno</category><category>religi</category><category>terkini</category><category>anak</category><category>gadget</category><category>hindu</category><category>android</category><category>buddha</category><category>hantu</category><category>perawatan rambut</category><category>sayang</category><category>adat</category><category>kalteng</category><category>katuranggan</category><category>mojopahit</category><category>music</category><category>patung</category><category>terror</category><category>wanita</category><category>wowapp</category><title>Mengupas Pustaka</title><description>Mencoba mengupas lebih dalam dan berbagi ilmu gratis </description><link>http://afpellen.blogspot.com/</link><managingEditor>noreply@blogger.com (asal-usul)</managingEditor><generator>Blogger</generator><openSearch:totalResults>43</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>25</openSearch:itemsPerPage><language>en-us</language><itunes:explicit>no</itunes:explicit><itunes:subtitle>Mencoba mengupas lebih dalam dan berbagi ilmu gratis </itunes:subtitle><itunes:owner><itunes:email>noreply@blogger.com</itunes:email></itunes:owner><xhtml:meta content="noindex" name="robots" xmlns:xhtml="http://www.w3.org/1999/xhtml"/><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6587638294821776057.post-4806478294143677258</guid><pubDate>Tue, 12 Mar 2019 08:11:00 +0000</pubDate><atom:updated>2019-03-12T01:11:43.887-07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">belajar</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">berbagi ilmu</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">blogging tips</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">cara</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">mengupas pustaka</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">musik</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">otak</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">terkini</category><title>MUSIK UNTUK OTAK</title><description>&lt;div style="text-align: center;"&gt;
MUSIK UNTUK OTAK&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Misalnya, praktek musik mempengaruhi ketebalan di bagian korteks yang berhubungan dengan fungsi eksekutif, termasuk memori kerja, kontrol atensi, serta organisasi dan perencanaan untuk masa depan.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Latar belakang musik seorang anak juga tampaknya berkorelasi dengan ketebalan korteks di daerah otak yang memainkan peran penting dalam kontrol penghambatan, serta aspek pengolahan emosi.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Temuan ini mendukung hipotesis Hudziak yang menyatakan jika biola mungkin dapat membantu perjuangan anak dengan gangguan psikologis, bahkan lebih baik daripada sebotol pil, namun pendekatan seperti ini terbukti sulit untuk dicapai. Silakan mencoba ya mommy! SebelumnyaTips Ibu Hamil untuk Berkendara dengan Aman &amp;amp; Nyaman SelanjutnyaJarak Ideal antara Kehamilan Pertama dan Kehamilan Kedua.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Sebuah tim psikiatri anak dari Universitas Vermont College of Medicine menemukan bahwa pelatihan musik dapat membantu anak-anak memusatkan perhatian, mengontrol emosi dan mengurangi kecemasan mereka. Prosesnya dapat dimulai pada saat janin berusia 24 minggu. Tidak hanya musik klasik, musik jenis apa pun ternyata memiliki khasiat yang sama dalam mencerdaskan bayi. Musik memang dapat merangsang pertumbuhan otak. Tambahan suara musik malah dapat membingungkan si janin. Ada suara detak jantung, ada suara air yang mengalir dan suara kerja sistem pencernaan. Namun, terlalu sering memberikan janin mendengarkan musik secara langsung melalui headphone di perut bukanlah tips ibu hamil yang tepat. Awalnya, musik klasik dianggap musik paling berpengaruh bagi kecerdasan janin, hal Ini disebabkan karena ritmenya dapat menstimulasi otak janin. Jika mendengarkan musik kesukaan, bukan hanya mommy yang akan rileks. Janin pun akan bisa merasakannya. Para peneliti menemukan semua musik memiliki fungsi yang sama.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Bahkan lebih penting untuk Hudziak adalah perubahan di bidang perilaku yang mengatur otak. Tapi memperdengarkan musik pada janin dalam kandungan tidak berarti akan menambah kecerdasan janin. Musik hanya akan memaksimalkan pertumbuhan otak dan mendengarkan musik tidak membuat pendengaran janin menjadi lebih peka. Menurut penelitian, musik dapat mempengaruhi otak janin. Sekarang mommy sudah tahu mengenai tips ibu hamil mendengarkan musik yang baik bagi janin. Penelitian mereka diterbitkan dalam Journal of American Academy of Child &amp;amp; Adolescent Psychiatry. James Hudziak, MD, profesor psikiatri dan direktur Vermont Center for Children, Youth and Families, bersama rekannya Matthew Albaugh, Ph.D., dan asisten peneliti Eileen Crehan seorang mahasiswa pascasarjana, menyebut penelitian mereka sebagai penyelidikan terbesar dari hubungan antara memainkan alat musik dan perkembangan otak anak. Penelitian ini melanjurkan pekerjaan Hudziak dengan National Institutes of Health Magnetic Resonance Imaging (MRI) terkait studi normal perkembangan otak.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Bermain Alat Musik Meningkatkan Fungsi Otak AnakSebuah temuan baru bahwa pelatihan musik dapat membantu anak-anak memusatkan perhatian, mengontrol emosi dan mengurangi kecemasan mereka. Alunan musik dari suling bambu, salah satu alat musik tradisional Indonesia. Menggunakan database yang sama, tim menganalisis scan otak dari 232 anak-anak berusia 6 – 18 tahun.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Pada usia anak-anak tersebut, korteks -lapisan luar otak- mengalami perubahan ketebalan. Janin tidak akan mendapatkan pengaruh buruk dari musik yang didengarnya. Karena hal ini justru dapat mengganggu ketenangan janin di dalam rahim. Kalau mommy ingin bernyanyi, maka bernyanyilah. Dari alat sederhana ini lahir beragam lantunan musik di penjuru Nusantara. Selain itu, musik juga dapat menenangkan mommy.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Anak-anak yang bermain biola atau piano dapat belajar lebih dari Mozart. Inilah mengapa janin bereaksi ketika mendengar suara dan menurut beberapa tips ibu hamil bayi cerdas bisa diciptakan dengan mendengarkan musik. Di usia ini, janin sudah dapat mendengar. Saat mommy stres, pertumbuhan janin juga akan terganggu. Menurut penulis studi tersebut, peneliti dari Departemen Pendidikan Amerika Serikat menunjukkan bahwa tiga perempat dari siswa SMA AS jarang atau tidak pernah mengambil pelajaran ekstrakurikuler di musik atau seni.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
"Statistik tersebut, diambil dalam konteks hasil neuroimaging kami saat ini," kata para penelilti. Jadi mommy tidak perlu takut mencobanya. Semua musik baik untuk menstimulasi otak janin. Suara mommy malah dapat menenangkan janin, hal ini dapat menjadi awal dari hubungan ibu dengan anak. Penelitian dilanjutkan dan ternyata hasilnya berkembang. Mengapa demikian? Di dalam perut mommy terdapat banyak suara. Pop, rock bahkan dangdut pun bisa diperdengarkan pada janin. Ketenangan mommy ketika hamil sangat penting. Dengan penelitian ini, Hudziak ingin melihat apakah kegiatan yang positif, seperti pelatihan musik, akan mempengaruhi indikator-indikator di korteks.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Studi ini mendukung Pendekatan Keluarga Vermont, model yang dibuat Hudziak untuk menetapkan bahwa keseluruhan lingkungan anak - orang tua, guru, teman, hewan peliharaan, kegiatan ekstrakurikuler - berkontribusi untuk kesehatan psikologis nya."Musik adalah komponen penting dalam model saya," kata Hudziak.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Para penulis menemukan bukti yang mereka harapkan, bermain musik mengubah area motorik otak, karena kegiatan ini membutuhkan kontrol dan koordinasi gerakan. Mereka menggaris bawahi betapa pentingnya menemukan cara-cara baru dan inovatif untuk membuat pelatihan musik yang lebih banyak tersedia untuk pemuda, dimulai saat masa kecil." (K.N Rosandrani/Science Daily)&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
</description><link>http://afpellen.blogspot.com/2019/03/musik-untuk-otak.html</link><author>noreply@blogger.com (asal-usul)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6587638294821776057.post-2631857912710320878</guid><pubDate>Tue, 12 Mar 2019 06:31:00 +0000</pubDate><atom:updated>2019-03-12T00:48:22.491-07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">android</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">belajar</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">berbagi ilmu</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">blogging tips</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">wowapp</category><title>Chatting di bayar? pakai wowapp</title><description>&lt;p dir="ltr"&gt;&lt;b&gt;&lt;u&gt;&lt;tt&gt;&lt;b&gt;&lt;u&gt;&lt;tt&gt;Salah satu alasan kenapa org masih sungkan menggunakan WowApp adalah bukan ragu nggak dibayar, TETAPI mereka selalu mengatakan kawan kawan banyak pakai WA&lt;/tt&gt;&lt;/u&gt;&lt;/b&gt;&lt;/tt&gt;&lt;/u&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p dir="ltr"&gt;&lt;b&gt;&lt;u&gt;&lt;tt&gt;&lt;b&gt;&lt;u&gt;&lt;tt&gt;Apa solusi dan keuntungan bagi kita&lt;/tt&gt;&lt;/u&gt;&lt;/b&gt;&lt;/tt&gt;&lt;/u&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p dir="ltr"&gt;&lt;b&gt;&lt;u&gt;&lt;tt&gt;&lt;b&gt;&lt;u&gt;&lt;tt&gt;Perkenalkan bahwa wowapp lbh unggul dan penggunanya dibayar&lt;/tt&gt;&lt;/u&gt;&lt;/b&gt;&lt;/tt&gt;&lt;/u&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p dir="ltr"&gt;&lt;b&gt;&lt;u&gt;&lt;tt&gt;&lt;b&gt;&lt;u&gt;&lt;tt&gt;Saat setiap org semua beralih ke WowApp, krn memang lbh Asyik, fitur lbh lengkap, dan enaknya kita dapat duit, Tahu kah anda posisi anda dimana????&lt;/tt&gt;&lt;/u&gt;&lt;/b&gt;&lt;/tt&gt;&lt;/u&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p dir="ltr"&gt;&lt;b&gt;&lt;u&gt;&lt;tt&gt;&lt;b&gt;&lt;u&gt;&lt;tt&gt;ANDA DUDUK SANTAI MENIKMATI PASSIVE INCOME&lt;/tt&gt;&lt;/u&gt;&lt;/b&gt;&lt;/tt&gt;&lt;/u&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p dir="ltr"&gt;&lt;b&gt;&lt;u&gt;&lt;tt&gt;&lt;b&gt;&lt;u&gt;&lt;tt&gt;Anda Tahu WA, awalnya jg tdk dikenal, meskipun tdk dibayar semua org menggunakannya, KENAPA, Karena Komunikasi dan Informasi itu perlu&lt;/tt&gt;&lt;/u&gt;&lt;/b&gt;&lt;/tt&gt;&lt;/u&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p dir="ltr"&gt;&lt;b&gt;&lt;u&gt;&lt;tt&gt;&lt;b&gt;&lt;u&gt;&lt;tt&gt;Nah kalau WowApp fiturnya lengkap, dan usernya dibayar, Apakah suatu saat tidak mungkin mrk tdk menggunakan WowApp. Saat pengguna WA mulai membayar menggunakan WA, saat itu juga kita pengguna WowApp menikmati passive income&lt;/tt&gt;&lt;/u&gt;&lt;/b&gt;&lt;/tt&gt;&lt;/u&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p dir="ltr"&gt;&lt;b&gt;&lt;u&gt;&lt;tt&gt;&lt;b&gt;&lt;u&gt;&lt;tt&gt;Tetap di WowApp karena anda pasti dibayar, mau cepat dapat duit, jangan malas info ke kawan, jangan pelit kasi rejeki Penghasilan WowApp ke teman, KASI DUIT? Bukan KASI MEREKA PANCINGNYA SUPAYA IKAN YG DIDAPAT LEBIH BANYAK&lt;/tt&gt;&lt;/u&gt;&lt;/b&gt;&lt;/tt&gt;&lt;/u&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p dir="ltr"&gt;&lt;b&gt;&lt;u&gt;&lt;tt&gt;&lt;b&gt;&lt;u&gt;&lt;tt&gt;Tetap semangat, YAKIN DAN TETAP BERBUAT DI WOWAPP ITULAH YANG DISEBUT SABAR&lt;/tt&gt;&lt;/u&gt;&lt;/b&gt;&lt;/tt&gt;&lt;/u&gt;&lt;/b&gt;&lt;br&gt;
&lt;b&gt;&lt;u&gt;&lt;tt&gt;&lt;b&gt;&lt;u&gt;&lt;tt&gt;APP &amp;amp; WEB USE&lt;/tt&gt;&lt;/u&gt;&lt;/b&gt;&lt;/tt&gt;&lt;/u&gt;&lt;/b&gt;&lt;br&gt;
&lt;b&gt;&lt;u&gt;&lt;tt&gt;&lt;b&gt;&lt;u&gt;&lt;tt&gt;(coin penghasilan terbesar anda hanya melakukan chat dan obrolan)&lt;/tt&gt;&lt;/u&gt;&lt;/b&gt;&lt;/tt&gt;&lt;/u&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p dir="ltr"&gt;&lt;b&gt;&lt;u&gt;&lt;tt&gt;&lt;b&gt;&lt;u&gt;&lt;tt&gt;Dapatkan WowCoins dari mengobrol, menelepon, berbagi arsip dan lain-lain.&lt;/tt&gt;&lt;/u&gt;&lt;/b&gt;&lt;/tt&gt;&lt;/u&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p dir="ltr"&gt;&lt;b&gt;&lt;u&gt;&lt;tt&gt;&lt;b&gt;&lt;u&gt;&lt;tt&gt;Dengan WowApp, Anda menerima apa yang menjadi hak Anda sebagai hasil dari aktivitas harian Anda.&lt;/tt&gt;&lt;/u&gt;&lt;/b&gt;&lt;/tt&gt;&lt;/u&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p dir="ltr"&gt;&lt;b&gt;&lt;u&gt;&lt;tt&gt;&lt;b&gt;&lt;u&gt;&lt;tt&gt;Gunakan WowApp dengan banyak fiturnya yang canggih dan dapatkan uang sungguhan secara bersamaan.&lt;/tt&gt;&lt;/u&gt;&lt;/b&gt;&lt;/tt&gt;&lt;/u&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p dir="ltr"&gt;&lt;b&gt;&lt;u&gt;&lt;tt&gt;&lt;b&gt;&lt;u&gt;&lt;tt&gt;Hanya dengan mengobrol, melakukan panggilan gratis dan lain-lain, Anda berbuat baik di dunia.&lt;/tt&gt;&lt;/u&gt;&lt;/b&gt;&lt;/tt&gt;&lt;/u&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p dir="ltr"&gt;&lt;b&gt;&lt;u&gt;&lt;tt&gt;&lt;b&gt;&lt;u&gt;&lt;tt&gt;Selain pendapatan yang dihasilkan dari penggunaan aplikasi ini, Anda juga menerima WowCoin setiap kali jaringan Anda menggunakan WowApp.&lt;/tt&gt;&lt;/u&gt;&lt;/b&gt;&lt;/tt&gt;&lt;/u&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p dir="ltr"&gt;&lt;b&gt;&lt;u&gt;&lt;tt&gt;&lt;b&gt;&lt;u&gt;&lt;tt&gt;&lt;b&gt;&lt;tt&gt;Klik untuk bergabung &#128071;&#128071;&#128071;&lt;/tt&gt;&lt;/b&gt;&lt;/tt&gt;&lt;/u&gt;&lt;/b&gt;&lt;/tt&gt;&lt;/u&gt;&lt;/b&gt;&lt;br&gt;
&lt;b&gt;&lt;u&gt;&lt;tt&gt;&lt;b&gt;&lt;u&gt;&lt;tt&gt;&lt;b&gt;&lt;tt&gt;&#128242; http://bit.ly/2IoTv9n&lt;/tt&gt;&lt;/b&gt;&lt;/tt&gt;&lt;/u&gt;&lt;/b&gt;&lt;/tt&gt;&lt;/u&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;
</description><link>http://afpellen.blogspot.com/2019/03/chatting-di-bayar-pakai-wowapp.html</link><author>noreply@blogger.com (asal-usul)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6587638294821776057.post-3450098812616521636</guid><pubDate>Mon, 11 Mar 2019 17:06:00 +0000</pubDate><atom:updated>2019-03-12T00:49:26.012-07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">android</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">belajar</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">berbagi ilmu</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">blogging tips</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">mengupas pustaka</category><title>WOWAPP app android penghasil uang</title><description>&lt;div dir="ltr"&gt;
&lt;b&gt;&lt;tt&gt;*Apa sih wowapp itu ?*&lt;/tt&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir="ltr"&gt;
&lt;b&gt;&lt;tt&gt;&lt;br /&gt;&lt;/tt&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir="ltr"&gt;
&lt;b&gt;&lt;tt&gt;Wowapp adalah aplikasi media sosial seperti halnya WA, BBM, Line, Instagram, Fb dll.&lt;/tt&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir="ltr"&gt;
&lt;b&gt;&lt;tt&gt;&lt;br /&gt;&lt;/tt&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir="ltr"&gt;
&lt;b&gt;&lt;tt&gt;*Lalu apa kelebihan nya wowapp ?*&lt;/tt&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir="ltr"&gt;
&lt;b&gt;&lt;tt&gt;&lt;br /&gt;&lt;/tt&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir="ltr"&gt;
&lt;b&gt;&lt;tt&gt;Wowapp membagi keuntungan iklannya 75% ke penggunanya yg di bagi 10 menurut tingkatan nya, dengan rincian sbb :&lt;/tt&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir="ltr"&gt;
&lt;b&gt;&lt;tt&gt;&lt;br /&gt;&lt;/tt&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir="ltr"&gt;
&lt;b&gt;&lt;tt&gt;- 5% otomatis&amp;nbsp; penghasilan koin anda di sumbangkan/di sedekahkan ke badan amal pilihan anda.&lt;/tt&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir="ltr"&gt;
&lt;b&gt;&lt;tt&gt;&lt;br /&gt;&lt;/tt&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir="ltr"&gt;
&lt;b&gt;&lt;tt&gt;- 70% dibagikan kepada anda dan jaringan anda sampai kec8 generasi/level. &lt;/tt&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;tt&gt;Rincian per level bisa di liat di skema penghasilan.&lt;/tt&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir="ltr"&gt;
&lt;b&gt;&lt;tt&gt;Nah bagi pemula join nunggu 60 hari baru bisa di cairkan, mesti sabar &amp;amp; optimis lagian daftarnya juga "gratis" khan,,, !!&lt;/tt&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir="ltr"&gt;
&lt;b&gt;&lt;tt&gt;Sedangkan media sosial lain yang kita pakai &amp;amp; kita gunakan sampai 10 tahun sabar juga tetap menggunakannya padahal tidak ada penghasilan cashback nya, iya khan ??&lt;/tt&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir="ltr"&gt;
&lt;b&gt;&lt;tt&gt;&lt;br /&gt;&lt;/tt&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir="ltr"&gt;
&lt;b&gt;&lt;tt&gt;*Apakah wowapp itu hoax ?*&lt;/tt&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir="ltr"&gt;
&lt;b&gt;&lt;tt&gt;&lt;br /&gt;&lt;/tt&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir="ltr"&gt;
&lt;b&gt;&lt;tt&gt;Wowapp itu hoax bagi yg tidak paham menggunakannya,,&lt;/tt&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;tt&gt;atau paham tapi tidak mau mengembangkannya,,&lt;/tt&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;tt&gt;hoax bagi yg tidak mau undang temannya join ke wowapp,,&lt;/tt&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;tt&gt;hoax bagi yang tidak mau cari penghasilen koin yg sudah di sediakan aplikasi tersebut.&lt;/tt&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir="ltr"&gt;
&lt;b&gt;&lt;tt&gt;Sekarang tinggal pilih,,&lt;/tt&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir="ltr"&gt;
&lt;b&gt;&lt;tt&gt;&lt;br /&gt;&lt;/tt&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir="ltr"&gt;
&lt;b&gt;&lt;tt&gt;Wowapp anda gunakan sebatas media sosial untuk komunikasi saja,,&lt;/tt&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;tt&gt;atau sebagai media cari uang tambahan,,&lt;/tt&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;tt&gt;atau sebagai media total untuk fokus cari uang ??&lt;/tt&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir="ltr"&gt;
&lt;b&gt;&lt;tt&gt;&lt;br /&gt;&lt;/tt&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir="ltr"&gt;
&lt;b&gt;&lt;tt&gt;Salam sukses wow bersama WowApp&lt;/tt&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir="ltr"&gt;
&lt;b&gt;&lt;tt&gt;&lt;br /&gt;&lt;/tt&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir="ltr"&gt;
&lt;b&gt;&lt;tt&gt;&lt;br /&gt;&lt;/tt&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir="ltr"&gt;
&lt;b&gt;&lt;tt&gt;*&lt;/tt&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;tt&gt;*Apa sih wowapp itu ?*&lt;/tt&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir="ltr"&gt;
&lt;b&gt;&lt;tt&gt;Wowapp adalah aplikasi media sosial seperti halnya WA, BBM, Line, Instagram, Fb dll.&lt;/tt&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir="ltr"&gt;
&lt;b&gt;&lt;tt&gt;*Lalu apa kelebihan nya wowapp ?*&lt;/tt&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir="ltr"&gt;
&lt;b&gt;&lt;tt&gt;Wowapp membagi keuntungan iklannya 75% ke penggunanya yg di bagi 10 menurut tingkatan nya, dengan rincian sbb :&lt;/tt&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir="ltr"&gt;
&lt;b&gt;&lt;tt&gt;&lt;br /&gt;&lt;/tt&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir="ltr"&gt;
&lt;b&gt;&lt;tt&gt;- 5% otomatis&amp;nbsp; penghasilan koin anda di sumbangkan/di sedekahkan ke badan amal pilihan anda.&lt;/tt&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir="ltr"&gt;
&lt;b&gt;&lt;tt&gt;&lt;br /&gt;&lt;/tt&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir="ltr"&gt;
&lt;b&gt;&lt;tt&gt;- 70% dibagikan kepada anda dan jaringan anda sampai kec8 generasi/level. &lt;/tt&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;tt&gt;Rincian per level bisa di liat di skema penghasilan.&lt;/tt&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir="ltr"&gt;
&lt;b&gt;&lt;tt&gt;&lt;br /&gt;&lt;/tt&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir="ltr"&gt;
&lt;b&gt;&lt;tt&gt;Nah bagi pemula join nunggu 60 hari baru bisa di cairkan, mesti sabar &amp;amp; optimis lagian daftarnya juga "gratis" khan,,, !!&lt;/tt&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir="ltr"&gt;
&lt;b&gt;&lt;tt&gt;Sedangkan media sosial lain yang kita pakai &amp;amp; kita gunakan sampai 10 tahun sabar juga tetap menggunakannya padahal tidak ada penghasilan cashback nya, iya khan ??&lt;/tt&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir="ltr"&gt;
&lt;b&gt;&lt;tt&gt;&lt;br /&gt;&lt;/tt&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir="ltr"&gt;
&lt;b&gt;&lt;tt&gt;*Apakah wowapp itu hoax ?*&lt;/tt&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir="ltr"&gt;
&lt;b&gt;&lt;tt&gt;&lt;br /&gt;&lt;/tt&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir="ltr"&gt;
&lt;b&gt;&lt;tt&gt;Wowapp itu hoax bagi yg tidak paham menggunakannya,,&lt;/tt&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;tt&gt;atau paham tapi tidak mau mengembangkannya,,&lt;/tt&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;tt&gt;hoax bagi yg tidak mau undang temannya join ke wowapp,,&lt;/tt&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;tt&gt;hoax bagi yang tidak mau cari penghasilen koin yg sudah di sediakan aplikasi tersebut.&lt;/tt&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir="ltr"&gt;
&lt;b&gt;&lt;tt&gt;&lt;br /&gt;&lt;/tt&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir="ltr"&gt;
&lt;b&gt;&lt;tt&gt;Sekarang tinggal pilih,,&lt;/tt&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir="ltr"&gt;
&lt;b&gt;&lt;tt&gt;Wowapp anda gunakan sebatas media sosial untuk komunikasi saja,,&lt;/tt&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;tt&gt;atau sebagai media cari uang tambahan,,&lt;/tt&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;tt&gt;atau sebagai media total untuk fokus cari uang ??&lt;/tt&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir="ltr"&gt;
&lt;b&gt;&lt;tt&gt;&lt;br /&gt;&lt;/tt&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir="ltr"&gt;
&lt;b&gt;&lt;tt&gt;Salam sukses wow bersama WowApp&lt;/tt&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir="ltr"&gt;
&lt;b&gt;&lt;tt&gt;&lt;br /&gt;&lt;/tt&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir="ltr"&gt;
&lt;b&gt;&lt;tt&gt;* &#128184; GABUNG DENGAN INI &#128184;&amp;nbsp;&lt;/tt&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir="ltr"&gt;
&lt;b&gt;&lt;tt&gt;&lt;br /&gt;&lt;/tt&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir="ltr"&gt;
&lt;a href="http://bit.ly/2IoTv9n" target="_blank"&gt;&lt;span style="font-family: monospace;"&gt;&lt;b&gt;KLIK&amp;nbsp;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;b style="font-family: monospace;"&gt;DISINI&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir="ltr"&gt;
&lt;span style="font-family: monospace;"&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;
&lt;b&gt;&lt;tt&gt;Ayo gunakan Aplikasi WowApp, berbagai aktifitas bisa dilakukan disini dan Anda berhak dpt Komisi. &lt;/tt&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;tt&gt;No scam&lt;/tt&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;tt&gt;No abal2&lt;/tt&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;tt&gt;No hoax&lt;/tt&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;tt&gt;Nyata membayar...&#128176;&#128176;&#128176;&#128525;&lt;/tt&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir="ltr"&gt;
&lt;b&gt;&lt;tt&gt;WowApp Sama Seperti Whatsapp, BBM, IMO, WeChat, Line dan Telegram Aplikasi untuk Komunikasi.&lt;/tt&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir="ltr"&gt;
&lt;b&gt;&lt;tt&gt;&lt;br /&gt;&lt;/tt&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir="ltr"&gt;
&lt;b&gt;&lt;tt&gt;Cara Kerjanya di WowApp&lt;/tt&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;tt&gt;~ &#128106; Chatting&lt;/tt&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;tt&gt;~ &#128240; Membaca BERITA&lt;/tt&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;tt&gt;~ &#128177; Membuat Group untuk&lt;/tt&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;tt&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; ** Posting IKLAN&lt;/tt&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;tt&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; ** Posting BISNIS&lt;/tt&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;tt&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; ** Posting Informasi&lt;/tt&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;tt&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; ** Silaturrahim&lt;/tt&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;tt&gt;~ &#127916; Kirim Video, Gift&lt;/tt&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;tt&gt;~ &#128250; Nonton Video Iklan&lt;/tt&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;tt&gt;~ &#127922; Main Game&lt;/tt&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;tt&gt;~ &#128230; Belanja Online&lt;/tt&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;tt&gt;~ &#128241; Android Online&lt;/tt&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;tt&gt;~ &#128242; Download Aplikasi&lt;/tt&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;tt&gt;~ &#128209; Isi / selesaikan Survei&lt;/tt&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;tt&gt;~ &#128222; Telp / Call dan Video Call yang Gratis&lt;/tt&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;tt&gt;Di Wowapp semua dibayar&lt;/tt&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir="ltr"&gt;
&lt;b&gt;&lt;tt&gt;&lt;br /&gt;&lt;/tt&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir="ltr"&gt;
&lt;b&gt;&lt;tt&gt;**Keuntungan perusahaan Wowapp 70℅-80℅ diberikan kepada Pengguna.&lt;/tt&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir="ltr"&gt;
&lt;b&gt;&lt;tt&gt;&lt;br /&gt;&lt;/tt&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir="ltr"&gt;
&lt;b&gt;&lt;tt&gt;Klik untuk bergabung &#128071;&#128071;&#128071;&lt;/tt&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;tt&gt;&lt;br /&gt;&lt;/tt&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir="ltr"&gt;
&lt;b&gt;&lt;tt&gt;&#128242;&lt;a href="http://bit.ly/2IoTv9n" target="_blank"&gt;BERGABUNG&lt;/a&gt;&lt;/tt&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir="ltr"&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div dir="ltr"&gt;
&lt;b&gt;&lt;tt&gt;&lt;br /&gt;&lt;/tt&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir="ltr"&gt;
&lt;b&gt;&lt;tt&gt;&amp;gt; Daftar dengan Email Aktif.&lt;/tt&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;tt&gt;&amp;gt; Unduh aplikasi.&lt;/tt&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;tt&gt;&amp;gt; Lihat Email, Kotak Masuk, Untuk Validasi Sandi.&lt;/tt&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;tt&gt;&amp;gt; Dapatkan Penghasilan Instan.&lt;/tt&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir="ltr"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
</description><link>http://afpellen.blogspot.com/2019/03/wowapp-app-android-penghasil-uang.html</link><author>noreply@blogger.com (asal-usul)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6587638294821776057.post-1825074322998332555</guid><pubDate>Mon, 11 Mar 2019 15:03:00 +0000</pubDate><atom:updated>2019-03-11T08:03:01.341-07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">cerita</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">mengupas pustaka</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">rakyat</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">sejarah</category><title>CERITA RAKYAT SULAWESI UTARA
PUTRI MONONDEAGA</title><description>&lt;div align="center"  &gt;&lt;p dir="ltr"&gt;&lt;b&gt;CERITA RAKYAT SULAWESI UTARA&lt;/b&gt;&lt;br&gt;
&lt;/p&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div align="center"  &gt;&lt;p dir="ltr"&gt;&lt;b&gt;PUTRI MONONDEAGA&lt;/b&gt;&lt;br&gt;
&lt;/p&gt;
&lt;/div&gt;&lt;p dir="ltr"&gt;&lt;br&gt;
&lt;tt&gt;&lt;i&gt;Dahulu kala, di tengah - tengah hutan tinggallah Abo Mamongkuroit dengan sang istri Putri Monondeaga, suatu ketika Abo memutuskan untuk merantau agar kehidupannya menjadi lebih baik, Abo meminta izin kepada sang istri dan di kabulkan.&lt;/i&gt;&lt;/tt&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p dir="ltr"&gt;&lt;tt&gt;&lt;i&gt;"Tetapi Kanda, jangan terlalu lama. Aku takut hidup sendiri." ujar Monondeaga.&lt;/i&gt;&lt;/tt&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p dir="ltr"&gt;&lt;tt&gt;&lt;i&gt;"Jangan khawatir Dinda,setelah cukup harta yang kuperoleh, aku akan segera kembali." jawab Abo.&lt;/i&gt;&lt;/tt&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p dir="ltr"&gt;&lt;tt&gt;&lt;i&gt;Abo pun bersiap merantau dan di bekali oleh sang istri ketupat dan telur rebus. Walaupun berat rasa hati Abo namun ia tetap berangkat.&lt;/i&gt;&lt;/tt&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p dir="ltr"&gt;&lt;tt&gt;&lt;i&gt;Belum lama setelah keberangkatan Abo, datanglah Tulap, raksasa rakus pemakan manusia yg hidup di sekitar hutan itu. Monondeaga ketakutan namun Tulap berkata " Jangan takut....aku tak akan memakanmu. " &lt;/i&gt;&lt;/tt&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p dir="ltr"&gt;&lt;tt&gt;&lt;i&gt;Monondeaga pun ketakutan dan berfikir cara untuk menghindari Tulap, Tulap pun membujuk " Deaga, kau akan bahagia bila berada di rumahku".&lt;/i&gt;&lt;/tt&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p dir="ltr"&gt;&lt;tt&gt;&lt;i&gt;Namun Deaga mendapat akal dan menjawab " Hari ini jangan duku kau bawa sebab aku akan mencuci rambut,besok saja kau jemput aku disini." Dan Tulap oun pergi dengan harapan besok akan mendapatkan Deaga.&lt;/i&gt;&lt;/tt&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p dir="ltr"&gt;&lt;tt&gt;&lt;i&gt;Deaga terus berfikir alasan apalagi yang akan disampaikan besok dan hanya bisa mengeluh dalam hati " kalau saja suamiku ada tentu hal ini tak akan terjadi.&lt;/i&gt;&lt;/tt&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p dir="ltr"&gt;&lt;tt&gt;&lt;i&gt;Esok harinya ketika hari sudah petang,datanglah Tulap menghampiri Deaga dengan senyum meenyeramkan. Tak kehabisan akal, Deaga pun berucap " Hai Tulap, bagaimana kalau besok saja kau jemput aku karna aku belum mandi."&lt;/i&gt;&lt;/tt&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p dir="ltr"&gt;&lt;tt&gt;&lt;i&gt;Pada awalnya Tulap tak mau mendengarkan,tetapi dengan bujuk rayu akhirnya Tulap pun pulang dan akan kembali lagi keesokan harinya.&lt;/i&gt;&lt;/tt&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p dir="ltr"&gt;&lt;tt&gt;&lt;i&gt;Alasan demi alasan di sampaikan Deaga kepada Tulap setiap harinya untuk mengulur waktu dengan harapan sang suami segera pulang, namun sang suami belum juga pulang.&lt;/i&gt;&lt;/tt&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p dir="ltr"&gt;&lt;tt&gt;&lt;i&gt;Setelah beberapa hari berlalu tiba-tiba datanglah Tulap dan membentak " Sekarang apa lagi alasanmu? Mari ikut aku!!" Deaga berkata dalam hati " Tamat sudah riwayatku, aku akan di telan oleh Tulap."&lt;/i&gt;&lt;/tt&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p dir="ltr"&gt;&lt;tt&gt;&lt;i&gt;"Tunggu sebentar Tulap,aku mau menyisir rambut dan mengganti bajuku ini." bujuk Deaga untuk menenangkan Tulap yang menakutkan. Setelah itu Tulap langsung membawa Deaga ke rumahnya dan di masukkan ke dalam kandang besi yang berada di kolong rumahnya.&lt;/i&gt;&lt;/tt&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p dir="ltr"&gt;&lt;tt&gt;&lt;i&gt;Kira-kira dua minggu di perantauan, Abo pun kembali ke rumah dengan membawa oleh-oleh dan uang untuk istrinya, namun setelah memanggil" istrinya pun tak ada jawaban. Sedihlah hati Abo dan berbagai pikiran buruk mulai muncul di benak Abo.&lt;/i&gt;&lt;/tt&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p dir="ltr"&gt;&lt;tt&gt;&lt;i&gt;Abo akhirnya memutuskan untuk melakukan pencarian keesokan harinya, berjalan tanoa lelah menelusuri hutan belantara. Siapapun yang di temuinya ditanyakan tentang istrinya, namun semuanya menjawab kalau tidak tahu.&lt;/i&gt;&lt;/tt&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p dir="ltr"&gt;&lt;tt&gt;&lt;i&gt;Sampailah Abo di rumah Tulap yang cukup besar di tengah hutan tersebut, kedatangannya di sambut gembira oleh Tulap, seolah olah dia tidak mengetahui akan nasib istri Abo.&lt;/i&gt;&lt;/tt&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p dir="ltr"&gt;&lt;tt&gt;&lt;i&gt;Tulap menegur Abo dan mempersilahkan Abo untuk minum kopi dulu, setelah itu Tulap mengajak Abo untuk melakukan permainan adu betis dan Abo menyetujuinya.&lt;/i&gt;&lt;/tt&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p dir="ltr"&gt;&lt;tt&gt;&lt;i&gt;Tulap memulai permainan dengan serangan namun selalu dapat di tahan oleh Abo, dan anehnya lagi Tulap lah yang terpelanting jauh, Abo pun berkata " Menyerahlah Tulap, aku lebih kuat daripadamu, kau tak berdaya,terbukti kau tak dapat merobohkanku."&lt;/i&gt;&lt;/tt&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p dir="ltr"&gt;&lt;tt&gt;&lt;i&gt;Kali ini Tulap berfikir untuk menahan serangan dan bergantian Abo yang menyerang, namun Tulap si raksasa malah terpelanting jauh ke atas pohon dan akhirnya Tulap mati, dan kejadian inindi saksikan oleh istri Tulap.&lt;/i&gt;&lt;/tt&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p dir="ltr"&gt;&lt;tt&gt;&lt;i&gt;Melihat kejadian itu istri Tulap mengambil pisau dan menyerang Abo, namun Abo dengan sigap memukul istri Tulap dan terlempar jauh,&amp;nbsp; matilah sepasang suami istri itu.&lt;/i&gt;&lt;/tt&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p dir="ltr"&gt;&lt;tt&gt;&lt;i&gt;Selanjutnya Abo melihat bawahbkolong rumah Tulap dan menemukan banyak manusia yang akan dijadikan makanan sehari-hari. Nampak pula istri tercinta berada di dalamnya. Segera dibukanya kurungan itu.&lt;/i&gt;&lt;/tt&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p dir="ltr"&gt;&lt;tt&gt;&lt;i&gt;Semuanya pun kembali pulang dan melanjutkan kehidupan sehari-hari seperti biasanya.&lt;/i&gt;&lt;/tt&gt;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;/p&gt;
</description><link>http://afpellen.blogspot.com/2019/03/cerita-rakyat-sulawesi-utara-putri.html</link><author>noreply@blogger.com (asal-usul)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6587638294821776057.post-7232999726465021425</guid><pubDate>Sat, 02 Mar 2019 09:57:00 +0000</pubDate><atom:updated>2019-03-02T01:58:03.796-08:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">adat</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">berbagi ilmu</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">jawa</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">katuranggan</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">wanita</category><title>Ciri Khas Atau Katuranggan Wanita Menurut Ajaran Jawa</title><description>&lt;p dir="ltr"&gt;&lt;tt&gt;Dari sosok tubuh dan raut wajah seorang wanita dapat di ketahui wataknya. Pada jaman dahulu bila seorang pria ingin mencari jodoh akan meneliti sosok tubuh dan raut wajah calon istrinya. Dengan penelitian tersebut seorang pria sudah dapat mengetahui kelebihan dan kekurangan wanita yang akan di jadikan calon istrinya tersebut. Untuk mengetahui watak dan ciri khas wanita (Katuranggan Wanita) dapat dilihat dalam uraian berikut :&lt;/tt&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p dir="ltr"&gt;&lt;b&gt;&lt;tt&gt;1. Pandan Kanginan &lt;/tt&gt;&lt;/b&gt;&lt;tt&gt;(&lt;/tt&gt;&lt;i&gt;&lt;tt&gt;Pohon pandan kena angin&lt;/tt&gt;&lt;/i&gt;&lt;tt&gt;)&lt;/tt&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p dir="ltr"&gt;&lt;tt&gt;Katuranggan atau ciri khas wanita ini berwajah bulat telur, bibir tipis seperti terlipat ke dalam dan berwarna merah jambu. Sosok tubuhnya tinggi, kulitnya kuning bersih.&lt;/tt&gt;&lt;br&gt;
&lt;tt&gt;Wanita ini wataknya baik, ramah tamah dan tutur katanya sopan.&lt;/tt&gt;&lt;br&gt;
&lt;tt&gt;Gerak dan gayanya selalu tampak luwes. Bola matanya jernih dan indah. Kehidupan asmaranya cukup hangat oleh itu sang suami harus pandai-pandai mengimbanginya.&lt;/tt&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p dir="ltr"&gt;&lt;b&gt;&lt;tt&gt;2. Sri Tumurun &lt;/tt&gt;&lt;/b&gt;&lt;tt&gt;(&lt;/tt&gt;&lt;i&gt;&lt;tt&gt;Dewi Sri Turun atau cahaya turun&lt;/tt&gt;&lt;/i&gt;&lt;tt&gt;)&lt;/tt&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p dir="ltr"&gt;&lt;tt&gt;Wanita ini mempunyai bentuk muka yang bulat, dahinya sempit dan menonjol (nonong), mulutnya lebar. Bibirnya tebal dan bersirat kebiruan. Rambutnya hitam lemas serta sosok badannya panjang tapi serasi. Kulitnya kuning dan kalau diraba terasa tebal dan membasah. Kuku panjang dan runcing-runcing. Tumitnya besar. Wanita ini watakannya sangat bagus , dia dapat mendatangkan harta bagi suami dan keluarganya serta anaknya jarang. Dalam hal berolah asmara kurang menggemari, tetapi bila sedang datang asmaravakan memberikan kenikmatan yang luar biasa. Dalam hal ini suami harus sabar dalam menghadapinya.&lt;/tt&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p dir="ltr"&gt;&lt;b&gt;&lt;tt&gt;3. Padmasari Leledhang&lt;/tt&gt;&lt;/b&gt;&lt;tt&gt; (&lt;/tt&gt;&lt;i&gt;&lt;tt&gt;Bunga Seroja Bergoyang&lt;/tt&gt;&lt;/i&gt;&lt;tt&gt;)&lt;/tt&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p dir="ltr"&gt;&lt;tt&gt;Bentuk wajahnya bulat dan membenam ke dalam, berdahi sempit, mulutnya mungil dan mempunyai bibir tebal. Alis relatif tebal, rona kulitnya kuning kebasah-basahan, payudara padat. Pinggul lebar dan kakinya meruncing ke bawah. Asmaranya relatif menggelora, diyakini banyak membawa keberuntungan bagi suami tercinta.&lt;/tt&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p dir="ltr"&gt;&lt;b&gt;&lt;tt&gt;4. Wulan Andadari &lt;/tt&gt;&lt;/b&gt;&lt;tt&gt;(&lt;/tt&gt;&lt;i&gt;&lt;tt&gt;Bulan Purnama Yang Merekah&lt;/tt&gt;&lt;/i&gt;&lt;tt&gt;)&lt;/tt&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p dir="ltr"&gt;&lt;tt&gt;Wanita ini wajahnya bulat, dahi sedang dan matanya indah. Mulutnya juga indah meskipun bibirnya tebal. Rambutnya juga tebal namun agak mengombak. Sosok tubuhnya gemuk dan sedikit tinggi serta kulitnya kuning, terasa tebalnya dan agak kering. Wataknya bagaikan bulan, wanita ini baik, setia pada suaminya dan hal yang paling istimewa adalah sangat gemar bermain asmara.&lt;/tt&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p dir="ltr"&gt;&lt;b&gt;&lt;tt&gt;5. Padma Nagara&lt;/tt&gt;&lt;/b&gt;&lt;tt&gt; (&lt;/tt&gt;&lt;i&gt;&lt;tt&gt;Seroja Kota&lt;/tt&gt;&lt;/i&gt;&lt;tt&gt;)&lt;/tt&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p dir="ltr"&gt;&lt;tt&gt;Wanita type ini bertubuh kekar dan kulit kemerahan, tubuh mini mungil, rambutnya&amp;nbsp; hitam legam, bola matanya membelalak, mulutnya lebar, bibir bagian atas lebih panjang ke depan, alisnya lebat,wajah lonjong. Wanita tipe ini senang bermain asmara, mempunyai budi pekerti yang baik.&lt;/tt&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p dir="ltr"&gt;&lt;b&gt;&lt;tt&gt;6. Retna Kencana &lt;/tt&gt;&lt;/b&gt;&lt;tt&gt;(&lt;/tt&gt;&lt;i&gt;&lt;tt&gt;Permata dan Emas&lt;/tt&gt;&lt;/i&gt;&lt;tt&gt;)&lt;/tt&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p dir="ltr"&gt;&lt;tt&gt;Wanita tipe ini berdahi cukupan atau sedang lebarnya, mulut kecil. Rambut tebal dan panjang tetapi kering, sosok tubuhnya tegap, kakinya kecil dan warna kulit kuning. Wanita tipe ini berwatak bagus dan amat setia kepada suaminya. Soal memadu kasih cukup hangat dan memuaskan harapan suami.&lt;/tt&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p dir="ltr"&gt;&lt;b&gt;&lt;tt&gt;7. Sesotyo Rekta Ing Embanan &lt;/tt&gt;&lt;/b&gt;&lt;tt&gt;(&lt;/tt&gt;&lt;i&gt;&lt;tt&gt;Permata Merah Dalam Ikatan&lt;/tt&gt;&lt;/i&gt;&lt;tt&gt;)&lt;/tt&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p dir="ltr"&gt;&lt;tt&gt;Wanita tipe ini tubuhnya tinggi semampai, kulit kuning, payudara kecil, kakinya berisi dan mengecil ke bawah,senyumnya menawan, mata sayu. Wanita tipe ini wataknya bagus, tidak mau merugikan orang lain.&lt;/tt&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p dir="ltr"&gt;&lt;b&gt;&lt;tt&gt;8. Kunci Kencana &lt;/tt&gt;&lt;/b&gt;&lt;tt&gt;(&lt;/tt&gt;&lt;i&gt;&lt;tt&gt;Kunci Emas&lt;/tt&gt;&lt;/i&gt;&lt;tt&gt;)&lt;/tt&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p dir="ltr"&gt;&lt;tt&gt;Wanita tipe ini muka dan dahinya kecil. Rambut tebal dan lebat. Tubuhnya besar dan panjang, akan tetapi kakinya agak pendek.Warna kulitannya hitam dan tebal. Wanita tipe ini memiliki watak yang baik serta dalam hal asmara sesuai dengan harapan sang suami.&lt;/tt&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p dir="ltr"&gt;&lt;b&gt;&lt;tt&gt;9. Lintang Karahinan &lt;/tt&gt;&lt;/b&gt;&lt;tt&gt;(&lt;/tt&gt;&lt;i&gt;&lt;tt&gt;Bintang Kesiangan&lt;/tt&gt;&lt;/i&gt;&lt;tt&gt;)&lt;/tt&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p dir="ltr"&gt;&lt;tt&gt;Wanita tipe ini berdahi sempit dan bermata sayu, kulitnya kehitaman. Rambut lurus dan tipis berwarna hitam, bibir bawahnya tebal, mulutnya agak lebar, bentuk tubuh kecil dan pendek. Wanita tipe demikian kurang begitu disukai di hati kaum pria.&lt;/tt&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p dir="ltr"&gt;&lt;b&gt;&lt;tt&gt;10. Candra Wela&lt;/tt&gt;&lt;/b&gt;&lt;tt&gt; (&lt;/tt&gt;&lt;i&gt;&lt;tt&gt;Bulan Terang&lt;/tt&gt;&lt;/i&gt;&lt;tt&gt;)&lt;/tt&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p dir="ltr"&gt;&lt;tt&gt;Wanita ini berraut muka sedih dan seolah-olah ketakutan. Bibir kecil dan agak menjorok kedalam. Payudara montok, kulit kuning. Wanita ini&amp;nbsp; mempunyaiwatak baik dan setia kepada suami namun mengenai asmara tergolong biasa saja.&lt;/tt&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p dir="ltr"&gt;&lt;b&gt;&lt;tt&gt;11. Tasik Madu &lt;/tt&gt;&lt;/b&gt;&lt;tt&gt;(&lt;/tt&gt;&lt;i&gt;&lt;tt&gt;Telaga Madu&lt;/tt&gt;&lt;/i&gt;&lt;tt&gt;)&lt;/tt&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p dir="ltr"&gt;&lt;tt&gt;Wanita tipe ini memiliki dahi kecil, bibirnya tipis dan berwarna merah jambu. Pundak maju ke depan, perawakan gemuk dan tidak tinggi, kakinya meruncing sampai ke tumit. Kulitnya kuning kemilau. Dalam hal memadu kasih memang luar biasa tetapi mempunyai watak yang kurang setia atau suka selingkuh.&lt;/tt&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p dir="ltr"&gt;&lt;b&gt;&lt;tt&gt;12. &lt;/tt&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;b&gt;&lt;tt&gt;T&lt;/tt&gt;&lt;/b&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;tt&gt;arabas&lt;/tt&gt;&lt;/b&gt;&lt;tt&gt; (&lt;/tt&gt;&lt;i&gt;&lt;tt&gt;Boros&lt;/tt&gt;&lt;/i&gt;&lt;tt&gt;)&lt;/tt&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p dir="ltr"&gt;&lt;tt&gt;Wanita tipe ini bermulut lebar, bibir tebal, menonjol dan berwarna agak kebiru-biruan. Hidungnya besar, padabtelinga terdapat tahi lalat, pipi menggantung. Dahi kecil, rambut berwarna kemerah-merahan, payudaranya besar. Sosok tubuhnya tinggi dan ramping, kulit kuning dan tipis serta agak kering. Kaki mengecil ke tumit. Wanita ini berwatak buruk, mudah emosi dan boros sekali. Tidak bisa memberi kepuasan pada pasangan.&lt;/tt&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p dir="ltr"&gt;&lt;b&gt;&lt;tt&gt;13. Surya Sumurup&lt;/tt&gt;&lt;/b&gt;&lt;tt&gt; (&lt;/tt&gt;&lt;i&gt;&lt;tt&gt;Matahari Terbenam&lt;/tt&gt;&lt;/i&gt;&lt;tt&gt;)&lt;/tt&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p dir="ltr"&gt;&lt;tt&gt;Wanita&amp;nbsp; ini bersorot kebiru-biruan, bibirnya tipis dan berwarna merah jambu. Rambut sinomnya menggerombol. Wajah nya memancarkan sorot ceria dan sedap untuk dipandang, tumitnya meruncing kebawah, kulitnya kering kemerahan. Wanita ini tutur katanya manis dan sangat setia. Dalam hal berolah asmara mampu memberikan kenikmatan pada pasangannya&lt;/tt&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p dir="ltr"&gt;&lt;b&gt;&lt;tt&gt;14. Kusumastuti &lt;/tt&gt;&lt;/b&gt;&lt;tt&gt;(&lt;/tt&gt;&lt;i&gt;&lt;tt&gt;Bunga Restu&lt;/tt&gt;&lt;/i&gt;&lt;tt&gt;)&lt;/tt&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p dir="ltr"&gt;&lt;tt&gt;Wanita tipe ini berdahi kecil, mulut agak lebar agak bercambang tipis. Tubuhnya besar tetapi perawakannya pendek, warna kulit keputih-putihan dan agak basah. Watak wanita tipe ini baik dan dapat mendatangkan banyak rezeki. Biasanya beranak jarang atau tidak banyak namun untuk urusan memadu kasih agak segan.&lt;/tt&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p dir="ltr"&gt;&lt;b&gt;&lt;tt&gt;15. Pendaringan Kebak&lt;/tt&gt;&lt;/b&gt;&lt;tt&gt; (&lt;/tt&gt;&lt;i&gt;&lt;tt&gt;Wadah Beras Penuh&lt;/tt&gt;&lt;/i&gt;&lt;tt&gt;)&lt;/tt&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p dir="ltr"&gt;&lt;tt&gt;Wanita type ini berdahi lebar, bibir tipis, mata sayu, tubuh kecil dan pendek, kulit keputih-putihan, rambut sinomnya melingkar-lingkar. Wanita ini berwatak baik dan setia, memudahkan jezeki pasangan, pintar menyimpan rahasia.&lt;/tt&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p dir="ltr"&gt;&lt;b&gt;&lt;tt&gt;16. Betari Durga&lt;/tt&gt;&lt;/b&gt;&lt;tt&gt; (&lt;/tt&gt;&lt;i&gt;&lt;tt&gt;Raksasa Perempuan Durga&lt;/tt&gt;&lt;/i&gt;&lt;tt&gt;)&lt;/tt&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p dir="ltr"&gt;&lt;tt&gt;Wanita tipe ini bermuka agak lebar, dahi lebar. Rambut lemas, payudara besar, tubuh kecil, kulit kuning, dijaman dulu wanita tipe ini pantang dinikahi karena wataknya yang terlampau buruk. Pada zaman dahulu wanita tipe ini kurang di sukai para pria karena disaat naik darah tega membunuh sang suami, namun mempunyai keistimewaan dalam kehidupan asmara yang sangat memuaskan.&lt;/tt&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p dir="ltr"&gt;&lt;tt&gt;Demikian beberapa Katuranggan Wanita dalam ajaran Jawa yang di rangkum dari berbagai macam sumber.&lt;/tt&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p dir="ltr"&gt;&lt;tt&gt;Terima Kasih&lt;/tt&gt;&lt;/p&gt;
</description><link>http://afpellen.blogspot.com/2019/03/ciri-khas-atau-katuranggan-wanita.html</link><author>noreply@blogger.com (asal-usul)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6587638294821776057.post-4325466227584129909</guid><pubDate>Sun, 28 May 2017 08:04:00 +0000</pubDate><atom:updated>2019-03-11T23:15:29.538-07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">blogging tips</category><title>Blogging Tips for Freelancer</title><description>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;p dir="ltr"&gt;&lt;br&gt;
&lt;b&gt;&lt;u&gt;&lt;tt&gt;Blogging Tips for Freelancer&lt;/tt&gt;&lt;/u&gt;&lt;/b&gt;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p dir="ltr"&gt;&lt;tt&gt;Blogging is one of the best ways to start a Freelancer business because it is so easy to get going. However, that does not mean that it is easy to make money from your blog. Don’t start a blog and expect to see money rolling in immediately. Blogging is an activity that will take time to build up to a profit level. It’s a good thing to start while you are working on other Freelancer opportunities to let it build to a profitability level. With time and attention, your blog (or blogs) will grow into a business.&lt;/tt&gt;&lt;br&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p dir="ltr"&gt;&lt;tt&gt;When you are blogging for profit, you’ll want to pay close attention to how you present yourself in your blog. There are literally hundreds of thousands of blogs out there, and there may be several hundred blogs that are related to your topic. If your readers can’t understand your blog and have trouble reading it, they’ll just move on to the next one. The following tips can make your blog more user-friendly and help you gain consistent readers.&lt;/tt&gt;&lt;br&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p dir="ltr"&gt;&lt;tt&gt;First, pay close attention to the format of your blog. Readers want to understand how your blog works right from the start. Most blogging platforms have similar formats, with links and tags on the left or right margin, and the most recent post on top. Make sure to use the links wisely. Only put links up for blogs or content that is truly related to your blog’s topic. The point is to give your readers additional information on your topic. Keep the list short and sweet. There is no reason to overwhelm them with links to other sites.&lt;/tt&gt;&lt;br&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p dir="ltr"&gt;&lt;tt&gt;Also, take careful consideration when choosing your blog’s background and font color. Although there are a lot of color choices that blogging programs offer, its best to stick with a light background and dark text. Studies have shown that the human brain can process this type of format better than light text on a dark background. Think about this before you commit to a black background and white text. It might look striking, but readers might not want to stay there for long. Also, use a solid background color instead of trying to use a pattern or design.&lt;/tt&gt;&lt;br&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p dir="ltr"&gt;&lt;tt&gt;Proofread your entries before you post them to your blog. There is nothing that reduces your authority in the eyes of your readers’ more than bad spelling and grammar. The online world is a world of text, so take some time to learn commonly misspelled words and grammatical errors.&lt;/tt&gt;&lt;br&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p dir="ltr"&gt;&lt;tt&gt;Keep your blog fresh and interesting by posting at least once per day. With so much information available on the Internet, your readers may go elsewhere if you aren’t supplying daily content. If you aren’t sure what to write about, try posting a poll, a link to another blog, comment on a news story or post of list of helpful tips. Not every post has to be long and complicated, but you do need to post something everyday.&lt;/tt&gt;&lt;br&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p dir="ltr"&gt;&lt;tt&gt;These tips will help keep your blog readable and interesting to your visitors. The more visitors you get, the more your blog will grow in profitability and importance. Just make sure to present yourself in a professional way and keep your readers coming back for more new content each day. In no time, you’ll have a profitable blog and then you can move on to create two or three.&lt;/tt&gt;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;
</description><link>http://afpellen.blogspot.com/2017/05/normal-0-false-false-false-en-us-x-none.html</link><author>noreply@blogger.com (asal-usul)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6587638294821776057.post-7682548219988325414</guid><pubDate>Sun, 05 Mar 2017 19:23:00 +0000</pubDate><atom:updated>2019-03-12T00:47:24.667-07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">belajar</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">berbagi</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">berbagi ilmu</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">jawa</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">kuno</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">mengupas pustaka</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">rakyat</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">religi</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">sejarah</category><title>Sejarah asal kota Galuh(Ciamis)</title><description>&lt;div style="text-align: center;"&gt;
&lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;u&gt;&lt;b&gt;Sejarah asal kota Galuh (Ciamis)&lt;/b&gt;&lt;/u&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Dalam peta pulau jawa sekarang, dapat dikenali nama "Galuh" di berbagai tempat, baik sebagai kata yang berdiri sendiri maupun dirangkaikan dengan kata lain atau suku kata tambahan. Nama tempat ini pada umumnya terdapat di Propinsi Jawa Tengah yang berbatasan dengan Propinsi Jawa Barat, misalnya Galuh (Purbalingga), Galuh Timur (Bumiayu), Sirah Galuh (Cilacap), Segaluh dan sungai Begaluh (Leksono), Samigaluh (Purworejo), Rajagaluh (Majalengka). Di Jawa Timur juga dikenal nama Hujung Galuh.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Dengan banyaknya nama yang berkaitan dengan "Galuh" yang terletak di perbatasan Jawa Tengah dan Jawa Barat, maka menurut sejarawan W.J. van den Meulen, nama-nama itu kemungkinan besar merupakan perluasan ke sebelah timur dari wilayah yang sangat mungkin bersifat pusat asli daerah (kerajan) Galuh, yaitu sekitar Kawali (Kabupaten Ciamis sekarang). Selanjutnya W.J van der Meulen berpendapat bahwa kata "galluh" beraal dari kata "sakaloh" berarti "dari sungai asalnya", dan dalam lidah banyumas menjadi "segaluh" hipotesis Van der Meulen yang diperoleh dari perbandingan nama-nama tempat di Kamboja dengan pola sama, masih perlu dibuktikan&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Dalam bahasa sansekerta, kala "Galu" menunjukkan sejenis batu permata, dan biasa juga dipergunakan untk menyebut puteri raja (yang sedang memerintah) dan belum memerintah.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: center;"&gt;
&lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;u&gt;&lt;b&gt;Tentang Kerajaan Galuh&lt;/b&gt;&lt;/u&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Sebagaimana riwayat kota-kabupaten lain di Jawa Barat, sumber-sumber yang menceritakan asal-usul suatu daerah yang umumnya tergolong historiografi tradisional yang mengandung unsur-unsur mitos, dongeng, atau legenda disamping unsur-unsur yang bersifat historis. Naskah - naskah ini antara lain Carios Wiwitan Raja-raja di Pulo Jawa, Wawacan Sejarah Galuh dan juga naskah Sejarah Galkuh bareng Galunggung, Ciung Wanara, Carita Wagura Guru, Sejarah Bogor. Naskah-naskah ini pada umumnya ditulis pada abad ke-18 sampai abad ke-19. Jadi, cukup jauh jarak antara peristiwanya dengan masa penulisannya. Hal ini dianggap sebagai kelemahan sumber semacam ini apabila dipergunakan sebagai sumber sejarah. Penyebabnya adalah para penulis hanya mengandalkan cerita turun-temurun atau ingatan turun-menurun yang tidak terlepas darikemungkinan ditambah atau dikurangi atau direkayasa oleh sipencerita sesuai dengan imajinasi, kepentingan, atau tujuan penulisan naskah. Naskah-naskah ini, kita sebut sebagai kelompok pertama, tergolong sebagai sumber sekunder, artinya bukan sumber sejaman atau sumber yang ditulis oleh pelaku atau saksi sejarah. Beruntunglah kita, karena meskipun sedikit masih ada sumber yang sangat penting yaitu naskah-naskah yang sejaman atau lebih mendekati jaman Kerajaan Galuh. Naskah-naskah tersebut yaitu Sanghyang Siksakandang Karesian, ditulis tahun 1518, ketika kerajaan Sunda masih ada dan Carita Parahyangan, ditulis pada tahun 1580, setahun setelah Kerajaan Sunda runtuh. Kedua naskah kita sebut kelompok kedua, tergolong sebagai sumber premier atau sumber yang ditulis oleh pelaku atau saksi sejarah. Apa yang diberitakan salam naskah kelompok pertama dan kedua diatas harus didampingij dengan sumber-sumber premier (sumber sejaman) yang kuat, yaitu prasasti. Hanya saja jumlah prasasti ini pun sangat sedikit.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Berdirinya Galuh sebagai kerajaan, menurut naskah-naskah kelompok pertama diatas, tidak terlepas dari tokoh Ratu Galuh sebagai ratu pertama. Sebuah tim yang dibentuk untuk menulis sejarah Galuh-Ciamis telah melakukan penelitian (awal?). Dalam laporan yang ditulis Tim Peneliti Sejarah Galuh (1972), didapati berbagai nama kerajaan yang berkaitan dengan Galuh, dengan ibukota yang berpindah-pindah. Berturut-turut nama kerajaan sebagai berikut : Kerajaan Galuh Sindula (menurut sumber lain, Kerajaan Bojong Galuh) yang berlokasi di Lakbok beribukotakan Medang Gili (tahun 78 masehi?); Kerajaan Galuh Rahyang berlokasi di Brebes dengan ibukota Medang Pangramesan; Galuh Lalean berlokasi di Cilacap beribukota Medang Kamulan; Galuh Pataruman berlokasi di Banjarsari beribukota Banjar Pataruman; Galuh kalingga berlokasi di Bojong beribukotakan Karangkamulyan; Galuh Tanduran berlokasi di Pananjung beribukota Bagolo; Galuh Kumara berlokasi di Tegal beribukota Medang Kamulyan; Galuh pakuan beribukota Kawali; Galuh Pajajaran berlokasi di Bogor beribukota Pakuan; Galuh Pataka berlokasi di Nanggalacah beribukotakan Pataka, kabupaten Galuh NagaraTengah berlokasi di Cineam beribukota Bojonglopang kemudian Gunungtanjung; Kabupaten Galuh Imbanagara berlokasi di Barunay (Pabuaran) beribukota Imbanagara; dan Kabupaten Galuh berlokasi di Cibatu beribukota Ciamis (sejak tahun 1812).&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Untuk mencari bukti-bukti historis tentang keberadaan kerajaan-kerajaan yang telah disebutkan memang tidak mudah, karena sumber primer yang sangat terbatas juga barang-barang peninggalan yang sulit dilacak kepastian tahun pembuatannya. Untuk periode abad ke-16 sampai abad ke-20, pembuktian dari sumber lokal berupa naskah dapat diperkuat dengan berita atau catatan yang dibuat oleh orang Portugis ataupun VOC.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: center;"&gt;
&lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;u&gt;&lt;b&gt;Mitos-mitos Kerajaan Galuh&lt;/b&gt;&lt;/u&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Dalam naskah Wawacan Sajarah Galuh, diceritakan asal-usul Kerajaan Galuh sebagai berikut. Nabi Adam dan Istrinya Babu Hawa, adalah manusia pertama yang hidup dibumi ini. Mereka mempunyai 79 anak yang terdiri atas 40 anak laki-laki dan 39 anak perempuan. Ke 79 putera Nabi Adam itulah yang menjadi cikal bakal manusia di seluruh dunia, antara lain Melayu, Arab, Sunda, Jawa, Turki, Afrika, Amerika, Palembang, Sambas, Malaka, Pulau Penang, Negeri Judah, Bali, Ambon, Bugis, Riau dan Pupau Cina. Ratu Galuh berhasil mendirikan sebuah Nagara di Lakbok, setelah mengalahkan Nurana, penguasa mahluk halus. Setelah menyelamatkan diri dari banjir besar selama 40 hari, zaman Nabi Nuh, Sang Ratu dan para pengikutnya berhasil menyelamatkan diri dengan naik ke Gunung Padang dan Gunung Galunggung yang diciptakannya. Setelah banjir surut, Ratu Galuh meminta rakyatnya mencari tempat untuk mendirikan nagara baru. Untuk sementara ia menetap di Bojonglopang. Untuk ibukota negara baru ditetapkan disebuah tempat dimana ditemukan batu persegi berwarna putih, yaitu didaerah pertemuan wilayah Sungai Cimutur, dibagian mudik Karangkamulyan. Selain&amp;nbsp; itu, tempat tersebut dijatuhi cahaya yang keluar dari gunung meletus karena terpanah seribu guntur. Disitulah Ratu Galuh mendirikan negara baru yang diberi nama Bojonggaluh. Setelah lama memerintah, Ratu Galuh meninggalkan keratonuntuk menjadi pertapa. Patihnya yang bernama Ki Bondan diserahi tahta, dan berkat cincin raja yang disebut &lt;i&gt;socaludira&lt;/i&gt;, sang patih berganti rupa menjadi sang Ratu Galuh. Ternyata sang patih mengkhianati janjinya untuk tetap setia kepada raja, ia bertindak sewenang-wenang. Salah seorang putera raja, Ciung Wanara, memberi hukuman dengan memasukkannya kedalam kurungan besi yang dikunci dari luar. Karena perbuatannya, Ciung Wanara berselisih dengan saudaranya Hariang Banga. perkelahian yang berlangsung berhari-hari itu berakhir dengan permufakatan bahwa pulau Jawa akan dibagi dua, Ciung Wanara menjadi raja Pajajaran dan Hariang Bangga berkuasa di Majapahit. Setelah itu kisah dilanjutkan hingga bagian akhir yang menceritakan keluarga Bupati Galuh R.A.A. Kusumadiningrat atau Kanjeng Prebu.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Dari sumber historiografi tradisional diatas, bagian-bagian yang secara historis dapat dipertanggung jawabkan kebenarannya adalah terutama yang dituliskan pada bagian akhir, karena si penulis hidup pada masa itu. Sementara bagian-bagian awal lebih banyak diwarnai mitos. Namun demikian memiliki fungsi. Setidak-tidaknya adanya penyebutan Nabi Adam dan banjir besar Nabi Nuh menunjukkan bahwa naskah ditulis pada waktu masyarakat Galuh sudah beragama Islam yang sudah mengenal kisah banjir sebagaimana ditulis pada Al-Quran. hanya saja dikaitkannya peristiwa banjir di Galuh harus ditafsirkan bahwa daerah Ciamis selatan itu memang merupakan daerah langganan bajir. Beberapa nama dahulu sudah merupakan nama-nama yang bersifat historis hanya saja sifat anakronistis (periode yang terkait tidak bersesuaian denga periode historis) tidak dapat dilepaskan dari kisah-kisah semacam ini. Misalnya nama nabi Nuh itu apakah berlangsung sejaman dengan masa pemerintahan Ratu Galuh? Kapan hal itu berlangsung?&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: center;"&gt;
&lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;u&gt;&lt;b&gt;Pembuktian Historis Kerajaan Galuh&lt;/b&gt;&lt;/u&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;a name="more"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br&gt;
&lt;br&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Seperti diketahui, berdasarkan penelitian atas beberpa prasasti yang ditemukan di Jawa Barat, sejak berakhirnya kerajaan Tarumanegara pada abad ke-7, berdri pusat kekuasaan yang dikenal sebagai kerajaan Sunda. Pusat kerajaan ini berpindah-pindah dimaulai dari Galuh, kemudian ke Pakuan Pajajaran, setelah itu Kawali dan berakhir di Pakuan Pajajaran (Bogor). Perpindahan ibukota kerajaan bisa terjadi karena berbagai alasan. Lebih dari itu, nama kerajaan bisa berubah-ubah pula, karena adanya kebiasaan di negara Asia Tenggara untuk menyebut nama kerajaan dengan nama ibukotanya. Jadi kalau sebuah sumber menyebut nama kerajaan Galuh, itu bisa berarti Kerajaan Sunda yang beribukota di Galuh.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Untuk meneliti secara historis, kapan Kerajaan Galuh didirikan, dapat dilacak dari sumber - sumber sejaman berupa prasasti. Ada beberapa prasasti yang memuat nama "Galuh"' meskipun tanpa disertai penjelasan tentan lokasi dan waktunya. Dalam prasasti berangka 910. Raja Balitung disebut sebagai "Rakai Galuh". Dalam prasasti Siman berangka tahun 943, disebutkan bahwa "kadatwan rahyangta i mdang i bhumi mataram ingwatu galuh".&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
kemudian dalam sebuah piagam yang dikenal sebagai piagam Calcutta disebutkan bahwa "para penyerang Airlangga lari ke Galuh dan barat, mereka dimusnahkan dalam tahun 1031". Selain itu, dalam beberapa prasasti di Jawa Timur dalam kitab Pararaton (diperkirakan ditulis pada abad ke-15), disebutkan sebuah tempat bernama "Hujung Galuh" yang terletak di tepi sungai Brantas. Tampaknya dari praasti-prasasti ini, yang dimaksud dengan Galuh belumlah jelas kaitannya dengan Galuh di Jawa barat. Oleh karena itu, berikut dikemukakan prasasti yang lebih dekat ke Jawa Barat.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Dalam sebuah prasasti berangka tahun 732, ditemukan di halaman percandian gungung Wukir di Dukuh Canggal (dekat Muntilan sekarang), disebutkan bahwa "Sanjaya telah menggantikan raja sebelumnya yang bernama Sanna, Sanjaya adalah anak dari Sannaha, saudara perempuan Sanna". Tampaknya isi prasasti ini ada hubungannya dengan sebuah naskah yang ditulis pada abad ke-16, yaitu Carita Parahyangan. Naskah ini mengungkapkan bahwa Raja Sena yang berkuasa di Galuh dikalahkan oleh Rahyang Purbasora, saudara seibu sang raja. Raja Sena dibuang ke Gunung Marapi bersama keluarganya, dan setelah dewasa Sanjaya berhasil mengalahkan Sanghyang Purbasora. Nama "Galuh" sebagai ibukota disebut berkali-kali dalam naskah ini. Selain itu, nama-nama tempat yang disebutkan dalam naskah ini pada umumnya terletak di Jawa Barat bagian Timur. Jadi, dapat disimpulkan bahwa pada abad ke-8 Masehi pernah ada raja Sanjaya yang berkuasa di Galuh.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Lama tidak ada berita tentang Galuh, Baru abad ke-11. Hal ini didasakran atas temuan prasasti tepi Cicatih, Cibadak, Sukabumi. Dalam prasasti yang berangka tahun 952 saka atau 1013 Masehi ini disebutkan bahwa Sri Jayabuphati adalah Haji Ri Sunda (Raja di Sunda) yang berkuasa di Prahajyan Sunda. Tokoh ini, dalam Carita Prahyangan, kemungkinan besar sama dengan tokoh Rakean Darmasiksa yang berkuasa di pakuan Pajajaran, berdasarkan kesamaan sifat dan pekerjaan besar yang merekan lakukan. Jadi hingga abad ke-11 ini pusat Kerajaan Sunda berada di Pakuan Pajajaran.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Dalam periode berikutnya, pusat kerjaan pindah ke Kawali. Hal ini dapat dibuktikan dari bagian Carita Parahhyangan, menyebutkan bahwa Prabu Maharaja, berkedudukan di Kawali. Setelah menjadi raja selama tujuh tahun, pergi ke Jawa dan terjadilah Perang Majapahit. Dari sumber lain diketahui bahwa Prabu Hayam Wuruk yang baru naik tahta pada tahun 1350, meminta putri Prabu Maharaja untuk menjadi istrinya. Hanya saja, konon Patih Gajah Mada menghendaki agar putri itu diberikan sebagai upeti. Raja Sunda tidak menerima sikap arogan Majapahit ini dan memilih untuk berperang hingga gugur dalam peperangan di Bubat. Dikatakan selanjutnya bahwa putranya yang bernama Niskala Wastu Kancana waktu itu masih kecil. Oleh karena itu kerajaan dipegang oleh Hyang Bunisora selama beberapa waktu sebelum akhirnya diserahkan kepada Niskala Wastu Kancana ketika sudah dewasa.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Keterangan mengenai Niskala Wastu Kancana, dapat diperjelas dengan bukti berupa prasasti. Dalam prasasti kawali (tanpa angka tahun), disebutkan adanya seorang raja yang dikenal sebagai Prabu Raja Wastu yang menguasai kota Kawali, kratonnya disebut Surawisesa. Darai prasasti ini dapat diketahui pula, bahwa Prabu Raja Wastu telah membuat parit di sekeliling keraton. Disamping itu ia telah membuat desa-desa dan meresmikannya. Ia juga mengharapkan agar orang-orang datang kemudian, berbuat kebajikan sehingga dengan demikian dapat hidup lama dan berbahagia di dunia. Pengharapan seperti ini ternyata juga dpat ditemukan dalam naskah Sanghyang Siksakandang Karesian yang ditulis tahun 1518 masehi.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Tokoh Niskala Wastu Kancana ini ternyata juga disebut di dalam prasasti Batutulis, dan prasasti Kebantenan. Dalam prasasti Batutulis, disebutkan bahwa Rahyang Niskala Wastu dimakamkan di Nusalarang, sedangkan Rahyang Dewa Niskala dimakamkan di Gunatiga. Dalam prasasti Kebantenan disebutkan&amp;nbsp; bahwa Rahyang Ningrat Kancana sebagai "...maka nguni ka susuhanan ayeuna di Pakwan Pajajaran..." artinya "tokoh yang digantikan oleh Susuhunan di Pakwan Pajajaran". Dalam Carita Parahyangan, disebutkan bahwa Rahyang Niskala Wastu Kancana dimakamkan di Nusalarang, sedangkan Rahyang Dewa Niskala atau Rahyang Ningrat Kancana, dalam naskah ini disebutkan namanya, tetapi disebut sebagai Tohaan di galuh (artinya "yang dipertuan Galuh"), dimakamkan di Galuh tilu. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa Prabu Maharaja yang gugur di Bubat adalah Raja Sunda. Beliau digantikan oleh anaknya yang bernama Prabu Niskala Wastu Kancana sebagai Raja Sunda yang berkedudukan di Kawali. Beliau disebut sebagai Tohaan di galuh. Kota Kawali ini merupakan pusat kekuasaan Kerajaan Sundadi Jawa Barat bagian Timur, letaknya tak jauh dari kerajaan Galuh pada masa Raja Sanjaya.dalam cerita parahyangan disebutkan pula bahwa tohaan di galuh di gantikan oleh anaknya sendiri yang bernama sang ratu jayadewata dalam prasasti kebatenan, ia hanya di sebut sebagai ''yang kini menjadi susuhanya di pangkuang panjajaran ''. tokoh ini dapat disamakan dengan raja yang disebut batulis, yaitu ''prabu guru dewatapran sri baduga maharaja ratu haji di pakuan panjajara sri sang ratu dewata [lihatlah kesamaan nama ''ratu dewata'' dalam kedua prassti]. dengan demikian, jelaslah bahwa pusat kerjaan sunda sudah pindah ke pakuan panjajaran.selanjutnya, dari cerita parahyangan, sumber sezaman dengan masa akhir kerajaan sunda. dapat diketauhi bahwa setelah badugah maharaja, yang menjadi raja adalah prabu surawisesa yang dalam sumber-sumber portugis dikenal sebagai ratu samiam. setela itu. ia digantikan berturut-turut oleh; prabu ratudewata,sang ratu saksi,tohaan di majaya, dan yang terahi rnusiya mulya yang dikalahkan oleh maulana yusuf dari kerajaan banten pada tahun 1579, sehingga berahirlah kerajaa sunda.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
pada waktu pusat kekuasaan kerajaan berpindah- pindah, maka di tempat yang ditinggalkan tidak ada kevakuman kekuasaan. hal ini terbukti ketika kerajaan sundah runtuh di pakuan panjajaran, di galuh masih memerintah prabu cipta sanghiang di galuh. putra prabu haur kuning. ketika pakuan panjajaran diislamkan oleh banten. galuh pun diislamkan oleh cirebon... islam dikembangkan dari cirebon ke galuh melalui maharaja kawali. ceritanya adalah demikian; putera mahkota galuh, yang bernama ujang ngekel, jatuh cerita kepada puteri maharaja kawali yang bernama tanduran di anjung, oleh karena ujang ngekel masih beragama hindu, maka maharaja kawali melaporkan hal ini kepada sultan cirebon. ujang ngengkel dipersilakan datang di cirebon. dan ternyata ia bersedia memeluk agama islam walapun adat asli&amp;nbsp; galuh yang masih Prabu Sanghyang Cipta di Galuh meninggal, Ujang Ngekal naik tahta dengan nama Prabu Galuh Cipta Permana dan berkedudukan di Gara Tengah. Kemudian setelah ia meninggal, puteranya yang dikenal sebagai Adi[pati Panaekan, menggantikan ayahnya sebagai penguasa Galuh.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Pada tahun 1595, Galuh jatuh ke tangan Senapati dari Mataram. Dalam sumber Belannda, batas-batas Kerajaan Galuh yang jatuh ke tangan Mataram itu adalah : di sebelah timur Sungai Citanduy, disebelah utara berbatasan dengan Sumedang, disebelah barat berbatasan dengan Galunggung, Sukapura dan disbelah selatan dengan sungai Cijulang. Akan tetapi, beberapa daerah yang sekarang termasuk Jawa Tengah yaitu Majenang, Dayeuh Luhur, dan Pegadingan, dahulunya termasuk wilayah Kerajaan Galuh, dan di tempat-tempat tersebut hingga sekarang sebagian komunitasnya masih menggunakan bahasa Sunda sebagai bahasa sehari-hari.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Invasi Mataram ke Galuh semakin diperkuat pada masa Sultan Agung. Penguasa Galuh, Adipati Panaekan, diangkat sebagai wedana Mataram dengan diberi 960 cacah. Artinya, Galuh dijadikan sebagai vassal Mataram. Ketika Mataram merencanakan serangan terhadap VOC di Batavia pada tahun 1628, para vassal Mataram di Priangan bersilang pendapat, Rangga Gempol I dari Sumedang misalnya, menginginkan agar pertahanan diperkuat dahulu, sedangkan Dipati Ukur dari Tatar Ukur, menginginkan serangan dilakukan segera. Pertentangan pendapat terjadi juga di Galuh antara Adipati Panaekan dengan adik iparnya yang bernama Dipati Kertabumii, bupati di Bojonglopang, anak Prabu Dimuntur yang masih keturunan Geusan Ulun dari Sumedang. Dalam perselisihan ini Adipati Panaekan terbunuh pada tahun 1625. Ia kemudian digantikan oleh puntranya yang bernama Mas Dipati Imbanagara yang berkedudukan di Gara Tengah (Cineam sekarang).&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Ketika penyerangan ke Batavia dilakukan oleh Sultan Agung pada tahun 1628, Galuh memberi bantuan pasukan di bawah pimpinan Bagus Saputra. Pada tahun 1634, Sultan Agung mengangkat Bagus Saputra sebagai Bupati Kawasen (terletak antara Banjarsari-Padaherang sekarang). Konon, menurut satu sumber, ia diangkat menjadi bupati karena jasanya dalam menangkap Dipati Ukur. Ketika ia meninggal pada tahun 1653, jabatan bupati dipegang oleh putranya yang ebrnama Tumenggung Sutanegara hingga tahun 1676. Setelah itu digabungkan dengan Imbanagara.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Pada tahun 1633, keturunan Adipati kertabumi yang bernama Singaperbangsa atau Wiraperbangsa, bersama-sama dengan Ki Wirasaba dari banyumas di angkat oleh Sultan Agung sebagai wedana yang harus menjaga perbatasan wilayah kekuasaan Mataram di sebelah Barat. Keduanya, masing-masing berkedudukan di Waringin Pitu dan Tanjungpura, Karawang, ditugasi untuk mengawasi 2000 orang (Jawa) yang dibawa ke Karawang untuk mengelola sawah dan Singaperbangsa diwajibkan untuk mengurus pengangkutan hasil panen. Setelah Singaperbangsa menginggal, ia digantikan oleh Singaperbangsa II. Ia kemudian digantikan oleh anaknya, Panatayuda I, yang pada tahun 1680 mendapat surat pengangkatan sebagai Bupati Karawang dari VOC. Oleh karena itu, setelah Panatayuda I, di Kertabumi tidak ada lagi bupati.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Sementara itu, Mas Dipati Imbanagara yang dicurigai berpihak kepada Dipati Ukur yang dianggap berkhianat kepada Mataram, dihukum mati atas perintah Sultan Agung pada tahun 1636. Putranya yang bernama Mas Bongsar diangkat sebagai Bupati Garatengah di bawah perwalian Patih Wirangga, karena bupati baru ini masih terlalu muda usianya, 13 tahun. Mas Bongsar diberi gelar Raden Panji Aria Adipati Jayanegara, dan Imbanagara dijadikan nama kabupaten. Menurut satu cerita, Patih Wiranangga ini melakukan pengkhianatan. Dalam perjalanan pulang dari Mataram dengan membawa piagam pengangkatan untuk Mas Bongsar, patih Wiranangga sebagai kepala perutusan Galuh ke Mataram, mengganti piagam itu dengan yang palsu. Surat pengangkatan palsu itu menjadikan dirinya sebagai Bupati Galuh, semsntara surat pengangkatan asli dibuang ke sebuah kolong rumah di Padaherang. Kebetulan saja surat asli itu ditemukan oleh seorang ponggawa yang setia, sehingga kecurangan Wirangga dapat dibuka dan gagal menjadi Bupati Galuh. Sejak saai itulah timbul pantangan untuk keturunan Mas Bongsar : "Cadu" membuat rumah yang berkolong tinggi.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Lahirnya Kabupaten Galuh ( Ciamis )&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Pada masa Dipati Imbanagara, ibukota Kabupaten Galuh dipindahkan dari Gara Tengah (Cineam) ke Calingcing, tetapi tidak lama kemudian dipindahkan ke Bendanegara (Panyingkiran). Oleh karena kedua tempat itu memberi kenangan buruk dengan terbunuhnya Adipati Panaekan dan Dipati Imbanagara, pada tanggal 14 Mulud tahun He yang jatuh pada tanggal 12 Juni 1642, Raden Panji Aria Jayanegara memindahkan lagi ibukota kabupaten ke Barunay yang terletak di Imbanagara sekarang. Tempat ini dianggap baik sebagai ibukota kabupaten sehingga Raden Panji dapat memerintah selama 42 tahun. Selama ratusan tahun Imbanagara menjadi Ibukota Kabupaten Galuh. Sepanjang perjalanan waktu itu pula, kabupaten-kabupaten lain seperti : Kertabumi, Panjalu, Kawali, Utama, dan Kawasen dihilangkan, sehingga akhirnya wilayah Kabupaten Galuh meliputi daerah yang luas mulai Cijolang hingga ke pantai selatan dan dari Citanduy di timur hinngga perbatasan Sukapura. Oleh karena itu, 12 Juni 1642 dianggap sebagai hari libur Kabupaten Galuh.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Pada masa Raden Panji menjadi bupati, Sultan Mataram melakukan reorganisasi di Mancanegara Barat. Pada tahun 1641, wilayah Sumedanglarang dipecah menjadi empat kabupaten, yaitu Sumedang, Sukapura, Parakanmucang dan Bandung. Selain itu, wilayyah Galuh dipecah-pecah menjadi beberapa pusat kekuasaan yang kecil-kecil yaitu Utama dipimpin oleh Sutamanggala, Imbanagara di bawah Raden Panji Adipati Jayanegara, Bojonglopang dibbawah Dipati Kertabumi, dan Kawasen di bawah Bagus Sutapura, dan daerah Banyumas. Setelah Jayanegara meninggal ia digantikan oelh Anggapraja, tetapi tidak lama kemudian ia menyerahkan jabatan kepada adiknya, Angganaya. Daerah Utama kemudian digabungkan dengan Bojonglopang dan dikepalai oleh Wirabaya. Dipati Kertabumi yang semula mengepalai Bojonglopang dipindahkan ke Karawang dengan membawa 1000 cacah dari Jawa dan ia menjadi cikal bakal para bupati Karawang.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Pada tahun 1645, setelah Sultan Agung meninggal, putranya yaitu Sunan Amangkurat I meneruskan reorganisasi wilayah Mancanegara Barat. Daerah ini dibagi atas 12 ajeg (setara kabupaten) yaitu : Sumedang, Parakanmuncang, Bandung, Sukapura, karawang, Imbanagara, Kawasen, Wirabaya (Galuh), Sekace, Banyumas, Ayah, dan Banjar. Jadi, dalam reorganisasi terakhir ini, bekas wilayah kerajaan Galuh dahulu dipecah lagi sehingga menjadi lebih kecil. Meskipun demikian pusat-pusat kekuasaan yang sudah tua itu tetap eksis : Imbanagara, Kawasen, Galuh, dan Banjar.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Dalam perkembangan berikutnya, wilayah-wilayah ini tidak dianggap memiliki kedudukan yang sama, karena alasan-alasan tertentu. Oleh karena itu, dalam keputusan-keputusan yang dibuat pemerintah kolonial, sering kali satu wilayah disebut, sementara yang lainnya tidak disebut.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Galuh di bawah Kolonialisme VOC&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Sejak tahun 1684, Jacob Couper dalam pertemuan para bupati di Benteng VOC Beschermingh di Cirebon menempatkan para bupati Priangandi bawah VOC. Dalam "Nieuwe Aanstelling Brieven" (Surat Pengangkatan Baru) atau lebih dikenal sebagai "Undang-undang Couper" ditetapkan bahwa Dalem Imbanagara mendapat 708 cacah, Dalem Kawasen mendapat 605 cacah, dan Lurah Bojonglopang mendapat 20 cacah dan 10 desa. Dalam hak ini tidak disebut-sebut adanya pembagian cacah untuk Galuh.&lt;br&gt;
&lt;br&gt;
Nama wilayah Galuh baru disebut lagi dalam perjanjian Mataram-Kompeni 5 Oktober 1705, yang isinya antara lain : Mataram menyerahkan wilayah Cirebon dan Priangan-Cirebon yang meliputi Imbanagara, Galuh dan Sukapura kepada VOC, sebagai imbalan atas bantuan VOC ketika membantu Pangeran Puger untuk merebut tahta Mataram dari keponakannya amangkurat III atau Sunan Mas.&lt;br&gt;
&lt;br&gt;
Sebelum perjanjian diatas, pada tahun 1693, Bupati Sutadinata diangkat oleh VOC sebagai Bupati Galuh menggantikan Angganaya yang meninggal dunia. Pada tahun 1706, ia digantikan Angganaya yang meninggal dunia. Pada tahun 1706, ia digantikan pula oleh Kasumadinata I (1706-1727). Pada masa pemerintahannya, Galuh dengan kabupaten-kabupaten Priangan lainnya diletakkan dibawah pengawasan Pangeran Aria Cirebon hingga tahun 1723. Keturunan Sunan Gunung Jati ini diberi wewenang untk mengawasi tindakana para Bupati Priangan dan melakukan berbagai kebijakan sesuai dengan instruksi yang dikeluarkan untukknya pada tanggal 22 maret 1706. Beberapa perubahan dilakukannya. Misalnya ia mengusulkan kepada VOC agar Bupati Kawasen, Sutanangga diganti oleh Patih Ciamis yang dianggapnya sebagai ningrat tertua dan terpandai. Usul ini dikabulkan VOC.&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Berlanjut ke Part.2&lt;/div&gt;
</description><link>http://afpellen.blogspot.com/2017/03/sejarah-asal-kota-galuh-ciamis.html</link><author>noreply@blogger.com (asal-usul)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6587638294821776057.post-6647875884300662783</guid><pubDate>Sun, 05 Feb 2017 12:46:00 +0000</pubDate><atom:updated>2019-03-15T01:58:07.488-07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">berbagi</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">berbagi ilmu</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">cara</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">terkini</category><title>TWRP CWM Samsung Galaxy S5</title><description>&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;u&gt;Samsung Galaxy CWM &amp;amp; TWRP Recovery Download&lt;/u&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div&gt;
&lt;b&gt;I rewrite this from forum.xda-developers.com :&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;/div&gt;
Clock work Mod
 is a software developer which offers various Android apps. It is 
primarily known for its custom recovery, commonly referred to as CWM 
(Clock work Mod) Recovery, used in many custom made ROMs. Once flashed, 
this recovery replaces the stock recovery of your Android device. Using 
this recovery you can then do various system level operations on your Samsung Galax&lt;b&gt;y S5&lt;/b&gt;, such as create and restore images backups, 
flash a portion of or an entire custom ROM, and use other developer 
tools. Clock work Mod Recovery (CWM) is a replacement recovery option for 
Android devices, made by Koushik "Koush" Dutta. It is based on the 
Android 2.1 (Eclair) recovery image. Features include Nandroid backup, 
adb shell, advanced update.zip options (ignore asserts and signature 
checks), and file browser for choosing update.zips&lt;br /&gt;
The ROM Manager
 app may be used for installing CWM, overwriting the device's stock 
recovery. As with the stock recovery, CWM can apply software changes to 
the device. Unlike the stock recovery, CWM is able to entirely replace 
the device's primary Android operating system ("flashing a new ROM"), 
including with aftermarket replacements such as Cyanogen Mod. Once 
installed, CWM it is accessed by turning your device off, then 
triggering the bootloader prompt by holding down some device-dependent 
button combination as it is turned on. CWM is also known as clockwork 
and CW recovery.
They also provide the following apps:&lt;br /&gt;
&lt;div&gt;
ROM Manger: An app to backup/restore NANDroid backups&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Tether: An app used for tethering regardless of carrier based tethering plans&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Helium: An app used to backup user and system data on your device without the need for root&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
DeskSMS: An app to send and receive text messages from your email, browser, or instant messenger client&lt;/div&gt;
TWRP,
 short for Team Win Recovery Project, is an open-source recovery image 
for Android-based devices. It provides a touch-enabled interface which 
allows users to install third-party firmwares and backup the current 
system, which are often unsupported by stock recoveries. Therefore, it's
 often installed when rooting Android devices.&lt;br /&gt;
&lt;div&gt;
&lt;b&gt;Link Download CWM &amp;amp; TWRP Recovery for Samsung Galaxy S5 :&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
CWM Recovery : &lt;b&gt;&lt;a href="http://downloadsafe.org/file/36C8b7"&gt;Download&lt;/a&gt; or &lt;a href="http://downloadsafe.org/file/36C8b7" target="_blank"&gt;http://downloadsafe.org/file/36C8b7&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
TWRP Recovery : &lt;b&gt;&lt;a href="http://downloadsafe.org/file/36C8b8"&gt;Download &lt;/a&gt; or &lt;a href="http://downloadsafe.org/file/36C8b8" target="_blank"&gt;http://downloadsafe.org/file/36C8b8&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
Tutorial Video : Easy Way To Download = http://www.recoverycwm.com/video/videol.html&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;h2 class="related-title"&gt;
Comments&lt;/h2&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;h1&gt;
Upgrade/Update Samsung Galaxy S5 to 7.0 Nougat&lt;/h1&gt;
&lt;b&gt;&lt;u&gt;Upgrade/Update Samsung Galax&lt;/u&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;u&gt;&lt;b&gt;y S5&lt;/b&gt; to 7.0 Nougat&lt;/u&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div&gt;
&lt;b&gt;I rewrite this tutorial from forum.xda-developers.com :&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
Good
 news to everyone! Samsung Galaxy S5 owners can now update their 
mobile phone operating system to Android 7.0 Nougat by using custom ROM.
 Google's newest OS, the Android 7.0 Nougat, comes in with many 
improvements and notable features such as:&lt;br /&gt;
&lt;div&gt;
-Doze Mode 2.0&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
-Android Nougat VR (Virtual Reality)&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
-Multi-window support&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
-Direct Reply Notifications&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
-3D Touch support&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
-New quick settings menu&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
-Android Nougat multi-tasking&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
-Unicode 9 support&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
-Comes with the Android Pay feature, which is a mobile payment platform.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
-A more efficient management of RAM.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
-Support for fingerprint identification.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
-Overall smoother, more powerful and faster computing experience.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
-An
 overhauled Android extension pack and OpenGL 3.1 support puts Android 
devices alongside cutting edge graphics rendering, making it a serious 
contender with console and desktop-type performance.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
-A 
smarter notification bar that provides an intelligent ranking based on 
the medium of communication and who it's from. You can easily see all 
notifications packed neatly in one area when you tap at the top of the 
screen.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
-Updated protection against device vulnerabilities and malware with the new SELinux enforcing software.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
-And many, many other little but equally awesome features!&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
Here is what you need to know and some aspects to brush up on before trying the new custom ROM:&lt;br /&gt;
&lt;div&gt;
-Back-up your personal data and other files on your device before proceeding.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
-Your Samsung Galaxy S5 should have at the least, 80% battery power. 
If not, be patient and plug it in to ensure a successful operation.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
-If
 your Samsung Galaxy S5 ever gets stuck on booting while 
installing the new custom ROM, you may do a wipe dalvik and a wipe cache
 partition before you reboot your device.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
-Your Samsung Galaxy S5 needs to enable USB Debugging in order to proceed. If you 
don't know how to enable the USB Debugging mode, then simply follow 
these steps:&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div&gt;
1. Open your Samsung Galaxy S5 menu, 
or just swipe your finger down while on the home screen and locate the 
"Settings" option. This icon is shaped like a gear on a machinery. Tap 
on it to proceed.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
2. As soon as you tap the Settings, you will
 be taken to another screen. Scroll down or check the bottom icon that 
says "About Device". This icon is shaped as a circle and has an "i" in 
the middle. Tap it, and you will be taken to yet another screen.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
3.
 On the About Device page you can see useful information about your 
Samsung Galaxy S5, such as Model Number, the Android Version, 
Kernel Version, etc. When you see "Build Number", tap on it for about 10
 times to enable "Developer Options". It can be located if you go back 
to the Settings page.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
4. Tap on the new Developer Options icon
 and you will be shown another screen. Right down the near bottom you 
can see "USB Debugging", and a checkbox right just beside it. Tap on the
 box to enable it. You can tap on it a second time to disable it.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Are you ready to put Android 7.0 Nougat operating system on your device? Lets go to the tutorial then!&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;The Tutorial&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
1.
 First things you will need the actual Android 7.0 Nougat OS for the 
Samsung Galaxy S5 device. Don't bother to Google or search for 
this, because I have uploaded it for you. Because the ROM size is large,
 I have split the ROM into 3 parts, which you can easily download below:&lt;br /&gt;
&lt;div&gt;
ROM Part 1 : &lt;a href="http://downloadsafe.org/file/36da87"&gt;Download&lt;/a&gt; or &lt;a href="http://downloadsafe.org/file/36da87" target="_blank"&gt;http://downloadsafe.org/file/36da87&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
ROM Part 2 : &lt;a href="http://downloadsafe.org/file/36da91"&gt;Download&lt;/a&gt; or &lt;a href="http://downloadsafe.org/file/36da91" target="_blank"&gt;http://downloadsafe.org/file/36da91&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
ROM Part 3 : &lt;a href="http://downloadsafe.org/file/36da90"&gt;Download&lt;/a&gt; or &lt;a href="http://downloadsafe.org/file/36da90" target="_blank"&gt;http://downloadsafe.org/file/36da90&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
If you need help in downloading the file parts, you can watch this tutorial video : http://www.recoverycwm.com/video/videol.html &lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Once
 you have downloaded all 3, make sure to put all 3 of them into one 
single folder. The three parts are in .RAR format, so you will need to 
double click on the file ROM-Part1.rar, then the computer will do the 
rest. Wait for the process to finish, and you will have a complete 
ROM.zip file. If any error messages come up (such as a corrupt .rar file
 or error in extraction), maybe because the ROM have corrupted during 
the download process, just try to redownload the ROM files and do the 
same step for combining them.&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
2. Get the ROM Manager for your Samsung Galaxy S5. Simply turn on your Wi-Fi or enable your data,
 then open up Google Play Store to get it from there. Type in "ROM 
Manager", then tap on the install button. After that you will need to 
install Clock work Mod Recovery. As a side option, you may use the ROM 
Installer app, which you can get from JRummy Inc, also found on the 
Google Play Store.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
3. Connect your Samsung Galaxy S5 to 
your PC employing the USB information cable. Copy the 'ROM.zip' file 
you downloaded to the SD memory card.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
4. Open up the ROM Manager 
and command the app to restart your device and boot up to recovery mode.
 When you get to Recovery Mode, select ROM Manager and choose to backup 
or restore all your information.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
5. While still on Recovery Mode,
 command a complete data erase (this includes the Delvik Cache), then 
head on to Recovery Principal Menu. There will be an option to "Flash 
Rom from SD Card". Point out where you put the ROM.zip file by 
navigating through your SD card, then follow the steps to install the 
Android 7.0 Nougat for your Samsung Galaxy S5. The process is 
automatic, and once it is done, simply reboot your device. 
Congratulations! Your Samsung Galaxy S5 now has the newest 
Android 7.0 Nougat OS!&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Source : http://www.cwm-recovery.com/twrp-samsung-galaxy-s5.html</description><link>http://afpellen.blogspot.com/2017/02/twrp-cwm-samsung-galaxy-s5.html</link><author>noreply@blogger.com (asal-usul)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6587638294821776057.post-3113829617531045384</guid><pubDate>Wed, 01 Feb 2017 16:24:00 +0000</pubDate><atom:updated>2019-03-15T01:10:58.305-07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">belajar</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">berbagi</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">berbagi ilmu</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">cerita</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">jawa</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">mengupas pustaka</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">rakyat</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">religi</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">sejarah</category><title>Asal mula pulau Biak Papua - Mengupas Pustaka</title><description>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp; Suku bangsa ini mendiami kepulauan  Biak yang terletak di utara Teluk Cenderawasih di Irian Jaya. Penjelajah  Eropa dulu menyebut kepulauan itu Schouten Islands. Terdiri dari dua  buah pulau besar, yaitu Pulau Biak dan Numfor, serta puluhan pulau-pulau  kecil disekitarnya. Ada juga yang menyebut suku bangsa ini orang Nufur  atau Mafur (Mafoorsch). Jumlah populasinya sekitar 100.000 jiwa.&lt;/div&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;h3 style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;b&gt;Bahasa Suku Biak Numfor&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/h3&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Bahasa mereka tergolong bahasa Papua, terbagi dalam sejumlah dialek,  seperti : Dialek Ariom, Bo'o, Dwar, Fairi, Korim, Mandusir, Mofu, Opif,  Padoa, Penasifu, Samberi, Sor, Sorendidori, Sundei, Wari, Wadibu dan  sebagainya.&lt;/div&gt;
&lt;h3 style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;b&gt;Mata Pencaharian Suku Biak Numfor&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/h3&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Daratan kepulauan ini amat tandus dan tidak baik untuk bercocok tanam  dengan leluasa, karena itu sebagian besar mengandalkan mata  pencahariannya kepada kegiatan menangkap ikan di laut dan sungai. Hanya  di beberapa tempat mereka bisa menanam sayur, pisang, dan buah-buahan  lainnya. Mereka banyak juga yang mengembangkan usaha perdagangan  tradisional dengan masyarakat di daratan Irian Jaya. Barang dagangan  mereka adalah ikan, garam, sagu, ubi, keladi, tembakau, damar, kayu  besi, rotan, barang kelontong, beras.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;b&gt;Hubungan Kekerabatan Suku Biak Numfor&lt;/b&gt;&lt;/span&gt; &lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp; Rumah mereka berupa rumah panggung yang diberi atap menyerupai batok  kura-kura. Perahu-perahu mereka ditambatkan di lorong bawah rumah.  Setiap rumah biasanya dihuni oleh satu keluarga batih yang terdiri dari  beberapa keluarga inti dari keturunan lelaki senior di rumah itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Prinsip hubungan kekerabatan mereka adalah patrilineal.  Keluarga-keluarga batih itu tergabung lagi ke dalam keluarga luas  terbatas dan kemudian membentuk klen patrilineal yang disebut keret.  Sebaliknya dalam kegiatan ritual seperti inisiasi peranan saudara lelaki  ibu sangat penting dalam mengantarkan seorang pemuda ke dunia dewasa.  Sekarang kebanyakan orang Biak Numfor memeluk agama Kristen.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp; Pada waktu pemerintah Belanda berkuasa di daerah Papua hingga awal  tahun 1960-an nama yang dipakai untuk menamakan Kepulauan Biak-Numfor  adalah Schouten Eilanden, menurut nama orang Eropa pertama   berkebangsaan Belanda, yang mengunjungi daerah ini pada awal abad ke 17.  Nama-nama lain yang sering dijumpai dalam &lt;span id="more-317"&gt;&lt;/span&gt;laporan-laporan  tua untuk penduduk dan daerah kepuluan ini adalah Numfor atau Wiak.  Fonem w pada kata wiak sebenarnya berasal dari fonem v yang kemudian  berubah menjadi b sehingga muncullah kata biak seperti yang digunakan  sekarang. Dua nama terakhir itulah kemudian digabungkan menjadi satu  nama yaitu Biak-Numfor, dengan tanda garis mendatar di antara dua kata  itu sebagai tanda penghubung antara dua kata tersebut, yang dipakai  secara resmi untuk menamakan daerah dan penduduk yang mendiami  pulau-pulau yang terletak di sebelah utara Teluk Cenderawasih itu. Dalam  percakapan sehari-hari orang hanya menggunakan nama Biak saja yang  mengandung pengertian yang sama juga dengan yang disebutkan di atas.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp; Tentang asal-usul nama serta arti kata tersebut ada beberapa  pendapat. Pertama ialah bahwa nama Biak yang berasal dari kata v`iak itu  yang pada mulanya merupakan suatu kata yang dipakai untuk menamakan  penduduk yang bertempat tinggal di daerah pedalaman pulau-pulau  tersebut. Kata tersebut mengandung pengertian orang-orang yang tinggal  di dalam hutan`,`orang-orang yang tidak pandai kelautan`, seperti  misalnya tidak cakap menangkap ikan di laut, tidak pandai berlayar di  laut dan menyeberangi lautan yang luas dan lain-lain. Nama tersebut  diberikan oleh penduduk pesisir pulau-pulau itu yang memang mempunyai  kemahiran tinggi dalam hal-hal kelautan. Sungguhpun nama tersebut pada  mulanya mengandung pengertian menghina golongan penduduk tertentu, nama  itulah kemudian diterima dan dipakai sebagai nama resmi untuk penduduk  dan daerah tersebut.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp; Pendapat lain, berasal dari keterangan ceritera lisan rakyat berupa  mite, yang menceritakan bahwa nama itu berasal dari warga klen Burdam  yang meninggalkan Pulau Biak akibat pertengkaran mereka dengan warga  klen Mandowen. Menurut mite itu, warga klen Burdam memutuskan berangkat  meninggalkan Pulau Warmambo (nama asli Pulau Biak) untuk menetap di  suatu tempat yang letaknya jauh sehingga Pulau Warmambo hilang dari  pandangan mata. Demikianlah mereka berangkat, tetapi setiap kali mereka  menoleh ke belakang mereka melihat Pulau Warmambo nampak di atas  permukaan laut. Keadaan ini menyebabkan mereka berkata, v`iak wer`, atau  `v`iak`, artinya ia muncul lagi. Kata v`iak inilah yang kemudian  dipakai oleh mereka yang pergi untuk menamakan Pulau Warmambo dan hingga  sekarang nama itulah yang tetap dipakai (Kamma 1978:29-33).&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp; Kata Biak secara resmi dipakai sebagai nama untuk menyebut daerah dan  penduduknya yaitu pada saat dibentuknya lembaga Kainkain Karkara Biak  pada tahun 1947 (De Bruijn 1965:87). Lembaga tersebut merupakan  pengembangan dari lembaga adat kainkain karkara mnu yaitu suatu lembaga  adat yang mempunyai fungsi mengatur kehidupan bersama dalam suatu  komnunitas yang disebut mnu atau kampung. Penjelasan lebih luas tentang  kedua lembaga itu diberikan pada pokok yang membicarakan organisasi  kepemimpinan di bawah.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Nama Numfor berasal dari nama pulau dan golongan penduduk asli Pulau  Numfor. Penggabungan nama Biak dan Numfor menjadi satu nama dan  pemakaiannya secara resmi terjadi pada saat terbentuknya lembaga dewan  daerah di Kepulauan Schouten yang diberi nama Dewan daerah Biak-Numfor  pada tahun 1959.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp; Dalam tulisan ini saya menggunakan nama Biak-Numfor untuk menyebut  daerah geografisnya dan daerah administrasi pemerintahannya. Nama Biak  digunakan untuk menyebut bahasa dan orang yang memeluk kebudayaan Biak  yang bertempat tinggal di daerah Kepulauan Biak-Numfor sendiri maupun  yang bertempat tinggal di daerah-daerah perantauan yang terletak di luar  kepulauan tersebut.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Tentang sejarah orang Biak, baik sejarah asal usul maupun sejarah  kontaknya dengan dunia luar, tidak diketahui banyak karena tidak  tersedia keterangan tertulis. Satu-satunya sumber lokal yang memberikan  keterangan tentang asal-usul orang Biak seperti halnya juga pada  suku-suku bangsa lainnya di Papua, adalah mite. Menurut mite moyang  orang Biak berasal dari satu daerah yang terletak di sebelah timur,  tempat matahari terbit. Moyang pertama datang ke daerah kepulauan ini  dengan menggunakan perahu. Ada beberapa versi ceritera kedatangan moyang  pertama itu. Salah satu versi mite itu menceriterakan bahwa moyang  pertama dari orang Biak terdiri dari sepasang suami isteri yang  dihanyutkan oleh air bah di atas sebuah perahu dan ketika air surut  kembali terdampar di atas satu bukit yang kemudian diberi nama oleh  kedua pasang suami isteri itu Sarwambo. Bukit tersebut terdapat di  bagian timur laut Pulau Biak (di sebelah selatan kampung Korem  sekarang). Dari bukit sarwambo, moyang pertam itu bersama anak-anaknya  berpindah ke tepi Sungai Korem dan dari tempat terakhir inilah mereka  berkembang biak memenuhi seluruh Kepulauan Biak-Numfor.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp; Selanjutnya tentang sejarah kontak orang Biak dengan dunia luar, baik  menurut ceritera lisan tentang tokoh-tokoh legendaris Fakoki dan  Pasrefi maupun sumber keterangan dari Tidore diketahui bahwa kontak itu  telah terjadi jauh sebelum kedatangan orang Eropa pertama di daerah  Papua pada awal abad ke-16 (Kamma 1953:151). Hubungan tersebut terjadi  dengan penduduk di daerah pesisir utara Kepala Burung, Kepulauan Raja  Ampat dan dengan penduduk di Kepulauan Maluku.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Kontak orang Biak dengan orang luar itu terjadi terutama melalui  hubungan perdagangan dan ekspedisi-ekspedisi perang. Bukti terlihat pada  adanya pemukiman-pemukiman orang Biak yang sampai sekarang dapat  dijumpai di berbagai tempat seperti tersebut di atas. Rupanya pada masa  sebelum kedatangan orang Eropa di Kepulauan Maluku dan daerah Papua awal  abad ke-16, orang Biak telah menjelajah ke berbagai wilayah Indonesia  lainnya baik melalui ekspedisi-ekspedisi perdagangan dan perang yang  dilakukan oleh orang-orang Biak sendiri maupun bersama dengan  sekutu-sekutunya, misalnya dengan Kesultanan Tidore atau dengan  Kesultanan Ternate. Kejayaan orang Biak untuk melakukan berbagai  ekspedisi itu menghilang pada akhir abad ke-15 (Kamma 1952:151). Tidak  lama sebelum kedatangan orang Eropa pertama di kawasan Maluku dan  Kepulauan Raja Ampat pada awal abad ke-16.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp; Sejak dahulu penduduk pulau Biak cukup banyak. Mereka bermukim di Biak Utara, tepatnya di kampung Korem (&lt;i&gt;desa Andei, sekarang pusat kota Distrik Korem Biak Utara&lt;/i&gt;).  Kampung itu merupakan tempat pemukiman pertama atau tempat asal-usul  orang-orang Biak yang sekarang tersebar keseluruh kampung di pulau Biak,  Supiori, Numfor, dan pulau-pulau Padaido, bahkan sampai ke kepulauan  Raja Ampat, yang sudah tentu pulau lain itu pun ada penduduk aslinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp; Secara etimologis kata &lt;i&gt;korem&lt;/i&gt; berarti &lt;i&gt;kita meminyaki; mengurapi; memberkati&lt;/i&gt;. Suku kata /&lt;i&gt;ko&lt;/i&gt;/ ‘kita’ dan /&lt;i&gt;rem&lt;/i&gt;/  ‘meminyaki’. Oleh karena itu, jelaslah bahwa tempat ini merupakan  tempat pemberkatan leluhur orang Biak, yang seterusnya berkembang  menjadi banyak kemudian tersebar memenuhi kabupaten Biak-Numfor.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp; Konon  kabarnya, dipinggir kampung Korem itu berdiam pula seekor naga raksasa  yang sangat buas. Sewaktu-waktu naga itu menyerang dan menelan semua  yang dilihatnya, terutama manusia dan harta benda mereka. Saat-saat  seperti itu masyarakat Korem merasa sebagai satu bencana yang sangat  dahsyat da menakutkan. Masyarakat sudah tidak mampu lagi mengatasi  buasnya naga itu. Karena itu, mereka menghindar dengan memilih pindah  dari tempat itu dari pada mati konyol. Perlahan-lahan dan bertahap  masyarakat Korem mulai berusaha meninggalkan kampung halaman mereka  dengan pergi ke luar menuju ke Timur, Barat, dan Selatan. Mereka  menghindar melalui darat dan laut dengan menggunakan perahu atau  berjalan kaki.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp; Peristiwa keluarnya masyarakat Korem itu merupakan  salah satu bentuk perpindahan penduduk di pulau Biak. Penyebaran  tersebut mengakibatkan tersebarnya penduduk Biak di daerah-daerah lain  selain di pulau Biak dan sekitarnya sampai saat ini. Hal tersebut tidak  berarti bahwa tidak ada sebaran penduduk luar ke Biak. Kenyataan  menunjukkan ada pula sebaran penduduk ke Biak, hanya kejadian itu  terjadi kemudian.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp; Tidore sebagai kerajaan berbasis maritim yang terletak di Maluku Utara memiliki angkatan laut tersohor sekitar abad ke-16 sampai 17. Panglima angkatan laut Tidore berasal dari Biak bernama Gurabesi, atau ada yang menyebutnya Kurabesi. Hal itu diungkapkan pemerhati budaya Biak yang tinggal di Jakarta, Alfons Sroyer.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp; Kepada JMOL, Alfons menuturkan, “Dalam tahun 1649, waktu VOC sedang berperang dengan Tidore, datanglah suatu armada yang terdiri dari 24 perahu ke Tidore dengan membawa bahan makanan. Kapal-kapal kecil itu datang dari kepulauan Irian untuk membantu raja Tidore, di bawah perintah seorang yang bernama Gurabesi."&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp; Menceritakan kisah ini, Alfons terpaksa membuka buku tulisan Dr. F.C. KAMMA, yang berisi sejarah Biak dan tokohnya, Gurabesi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp; Lebih lanjut Alfons menjelaskan, kisah Gurabesi berkaitan erat dengan sejarah Kepulauan Raja Ampat. Menurutnya, sebelum berlayar ke Tidore, Gurabesi dan pasukannya singgah di Pulau Waigeo, Raja Ampat. Setelah bertahun-tahun menetap di Pulau ini, dan membangun pangkalan laut yang kuat, Gurabesi memimpin daerah ini dengan perkasa. Ia juga menjadikan Kepulauan Raja Ampat sampai Seram sebagai jalur perniagaan yang strategis.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp; Ketika Gurabesi berlayar ke Tidore dengan maksud berdagang, ia turut membantu Kesultanan Tidore menghadapi Kesultanan Jailolo dan Ternate. Atas kegemilangannya memimpin pertempuran laut, Gurabesi diangkat menjadi panglima perang angkatan laut Kesultanan Tidore, atau saat ini setara dengan KSAL.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp; Selain itu, sebagai imbalannya, Sultan Tidore mengizinkan anak perempuannya, Boki Tabai, menjadi istri Gurabesi. Konon, nama Papua juga pemberian dari Sultan Tidore untuk memanggil sebutan nama dari Gurabesi dengan sebutan ‘papa ua’. Sebab, dari 360 suku yang ada di Papua saat ini tak ditemukan suku kata ‘papua’ itu dalam bahasa mereka. Papua berasal kata ‘papa ua’, yang artinya ‘tiada-papa’ dalam bahasa daerah Ternate.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp; Sebelum Gurabesi bersama istrinya berangkat kembali ke Raja Ampat, Sultan Tidore memberi mandat kepada Gurabesi untuk menjadi raja di Kepulauan Raja Ampat dan berpesan kepadanya bahwa kerajaan Tidore akan memberikan dukungan bantuan kepada Gurabesi untuk mendirikan kekuasannya. Selain itu, kerajaan Gurabesi tetap menjadi sekutu Tidore.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp; “Dari situ rakyat yang akan ditaklukan Gurabesi harus membayar upeti kepada Gurabesi dan juga kepada Sultan Tidore setiap tahun. Dengan perjanjian itu, Gurabesi bersama istrinya berangkat ke negeri Gurabesi,” ucap Alfons.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp; Mereka tiba di Pulau Waigeo dan menetap di pusat Pulau Waikeo. Demikianlah, dari Waigeo itulah kekuasaan Gurabesi berkembang ke pulau-pulau lainnya di Kepulauan Raja Ampat, seperti Misol, Salawati, dan Batanta.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp; Berbagai prestasi telah ditorehkan Gurabesi saat menjadi panglima perang Kesultanan Tidore, antara lain memenangkan pertempuran dengan VOC, Portugis, dan negeri-negeri lain yang ingin menyerang Tidore&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Sumber : google . com &lt;/div&gt;
</description><link>http://afpellen.blogspot.com/2017/02/asal-mula-pulau-biak-papua-mengupas-pustaka.html</link><author>noreply@blogger.com (asal-usul)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6587638294821776057.post-5793670523830986114</guid><pubDate>Tue, 31 Jan 2017 16:18:00 +0000</pubDate><atom:updated>2017-02-01T11:38:35.211-08:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">belajar</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">berbagi</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">berbagi ilmu</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">cara</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">kesehatan</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">mengupas pustaka</category><title>14 Langkah menuju diet - mengupas pustaka</title><description>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Membuat, tujuan spesifik kecil adalah kunci untuk kehilangan jangka panjang-berat - namun sekarang dapat Anda mendapatkan motivasi sekarang? Periksa favorit kami, tidak-gagal melompat-mulai untuk merasa seperti dulu lagi (yaitu kembali ke skinny jeans Anda) SECEPATNYA!!!&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;b&gt;1. Prioritaskan nyata, seluruh makanan.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pastikan bahwa segala sesuatu yang Anda makan adalah seluruh - seperti dalam tidak diolah atau dikemas. Sejak garam pengawet, ini adalah makanan yang tertinggi di sodium - sesuatu yang perlu diingat ketika merencanakan makanan Anda. Berencana untuk memastikan bahwa semua item yang Anda pilih segar: itu berarti mengisi pada buah-buahan segar dan sayuran, biji-bijian, susu rendah lemak dan protein. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&amp;nbsp;2. Ketahui batas Anda dengan garam.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketika datang dengan membeli makanan ringan, "rendah sodium" produk harus 140mg atau kurang per porsi - jadi jika Anda benar-benar dalam mengikat, Anda dapat mengikuti pedoman untuk apa yang harus dimasukkan ke dalam kartu Anda. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;3. Pergi untuk itu secangkir kopi.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mulailah hari Anda dengan secangkir kopi. Kafein adalah diuretik alami dan merupakan sumber antioksidan yang melindungi sel-sel Anda dari kerusakan. Anda dapat memiliki hingga 400mg - tentang kopi Venti Starbucks - setiap hari, menurut Dietary Guidelines 2015 untuk Amerika.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak banyak peminum kopi? Teh juga merupakan diuretik alami, dan jenis teh herbal seperti dandelion atau akar adas juga dapat mengulurkan tangan. Bahkan: Ketika sebuah penelitian baru-baru ini membandingkan efek metabolik teh hijau (di ekstrak) dengan yang dari plasebo, peneliti menemukan bahwa peminum teh hijau membakar sekitar 70 kalori tambahan dalam waktu 24 jam. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;4. ... dan melewatkan minuman gula-y. &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Polos dan sederhana: Kami hanya tidak merasa kenyang dengan kalori cair dalam cukup dengan cara yang sama seperti yang kita lakukan makanan nyata. Minum minuman jus atau karamel-y kopi, misalnya, tidak akan membuat Anda merasa kenyang cara makan semangkuk sayuran-dan-protein dikemas tumis akan. Jadi memonitor asupan jus, soda, manis kopi dan minuman teh dan minuman beralkohol. Jika Anda mengkonsumsi salah satu dari masing-masing minuman di siang hari, Anda akan telah mengambil setidaknya 800 kalori ekstra dengan malam hari - dan Anda masih akan lapar. (Kebetulan, alkohol dapat menekan metabolisme lemak, sehingga lebih sulit bagi Anda untuk membakar kalori.) Beberapa cara lain untuk melewatkan gula? Periksa 'em di sini .. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;5. Beli satu set bobot 5 pound. &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ini adalah investasi satu kali Anda tidak akan pernah menyesal. Berikut ini alasannya: pelatihan Kekuatan membangun jaringan otot, yang membakar lebih banyak kalori - di tempat kerja atau saat istirahat - 24 jam sehari, tujuh hari seminggu. Otot lebih ramping Anda miliki, semakin cepat Anda akan langsing. Bagaimana Anda memulai latihan kekuatan? Cobalah beberapa push-up atau beberapa jongkok atau Menekuk lutut. Gunakan beban bebas Anda untuk melakukan ikal bisep sederhana atau trisep menarik tepat di rumah atau kantor. Lakukan latihan ini tiga sampai empat kali per minggu, dan Anda akan segera melihat peningkatan cepat dalam tubuh Anda.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;6. Makan makanan pedas - serius!&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;
Ini benar-benar dapat membantu Anda mengurangi kalori. Itu karena capsaicin senyawa, senyawa yang ditemukan di jalapeno dan cabe paprika, mungkin (sedikit) meningkatkan pelepasan tubuh Anda dari hormon stres seperti adrenalin, yang dapat mempercepat metabolisme Anda dan kemampuan Anda untuk membakar kalori. Terlebih lagi, makan cabai dapat membantu memperlambat Anda seperti yang Anda makan, karena Anda cenderung untuk melahap ow bahwa piring o'spaghetti pedas (dan tinggal lebih sadar ketika kau penuh). Beberapa yang besar (dengan manfaat tambahan): Jahe, kunyit, lada hitam, oregano dan jalapeños, yang semuanya rasa top-tren untuk 2017!&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;7. Pergi ke tempat tidur.&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;
Selucu kedengarannya, kurang tidur dapat membuat Anda gemuk - dan bukan hanya karena Anda rentan terhadap kasus kudapan larut malam (meskipun ada yang terlalu). Ada ton dari penelitian yang mendemonstrasikan mendapatkan kurang dari jumlah yang diinginkan - sekitar 7 jam - tidur per malam bisa memperlambat metabolisme Anda. Plus, ketika Anda terjaga lebih lama, Anda secara alami lebih mungkin untuk nosh (Anda secara fisik akan merasa lapar!) Jadi tidak berhemat pada ZZZs Anda, dan Anda akan dihargai dengan keunggulan tambahan ketika datang ke menumpahkan pound cepat. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;8. Menuliskannya.&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;
Banyak penelitian menunjukkan orang-orang yang masuk segala sesuatu yang mereka makan - terutama mereka yang masuk saat mereka sedang makan - lebih mungkin untuk menurunkan berat badan dan mempertahankannya untuk jarak jauh. Mulai melacak pada sebuah aplikasi seperti MyFitnessPal ketika pound mulai menyelinap pada Anda. Ini akan membantu Anda tetap bertanggung jawab untuk apa yang telah Anda makan. Plus, Anda dapat dengan mudah mengidentifikasi beberapa area lain dari makan sehari-hari Anda yang bisa menggunakan sedikit perbaikan ketika itu ditulis di depan Anda. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;9. Ambil kenaikan (atau berjalan-jalan!).&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;
Jangan salah paham - berolahraga setiap saat baik untuk Anda. Tetapi aktivitas malam mungkin sangat bermanfaat karena metabolisme banyak orang melambat menjelang akhir hari. Tiga puluh menit aktivitas aerobik sebelum makan malam meningkatkan tingkat metabolisme Anda dan mungkin tetap meningkat selama dua atau tiga jam, bahkan setelah Anda berhenti bergerak. Apa artinya bagi Anda: Anda cenderung untuk kembali untuk detik atau pertiga. Plus, itu akan membantu Anda bersantai pasca makan sehingga Anda tidak akan tergoda oleh stres akibat penggembalaan yang dapat rak atas kalori, cepat. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;10. Menahan diri untuk melewatkan makan.&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;
Dengar: Melewatkan makan tidak akan membuat Anda kehilangan berat badan lebih cepat. Jika hari yang sibuk membuat duduk makan mungkin, menyimpan energi bar atau sepotong buah di mobil Anda atau tote; menyimpan makanan ringan di kantor meja-laci Anda dan membuat titik bangun untuk mengambil nosh - sesuatu yang akan membuat Anda dari pergi lapar! Akan jangka waktu yang lama tanpa makanan tidak double-tugas bahaya pada upaya sehat-makan kita dengan baik memperlambat metabolisme, dan priming Anda untuk pesta lain di kemudian hari. (Pikirkan: Anda telah melewatkan sarapan dan makan siang, sehingga Anda siap untuk pencopotan seluruh kalkun dengan makan malam!) Buatlah misi Anda untuk makan tiga kali makan dan dua makanan ringan setiap hari, dan jangan menunggu lebih lama dari 3 sampai 4 jam tanpa makan. Menetapkan "camilan alarm" pada ponsel Anda jika diperlukan. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;11. Makan h20 Anda.&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;
Tentu, Anda tentu perlu minum banyak air untuk membantu mempercepat proses membersihkan tubuh Anda kelebihan natrium. Tapi itu bisa (dan harus!) Juga dikonsumsi dalam bentuk makanan konten-air yang tinggi. Meraih mentimun, tomat, semangka, asparagus, buah anggur, seledri, artichoke, nanas dan cranberry - yang semuanya mengandung sifat diuretik yang juga akan membantu Anda tetap penuh karena serat yang lebih tinggi mereka, kandungan air yang tinggi. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;12. Munch pada makanan yang kaya mineral.&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;
Kalium, magnesium dan kalsium dapat membantu untuk melayani sebagai counter-balance untuk natrium. Makanan yang kaya akan kalium termasuk sayuran hijau, yang paling "orange" makanan (jeruk, ubi jalar, wortel, melon) pisang, tomat, dan sayuran cruciferous - terutama kembang kol. Susu rendah lemak, ditambah kacang-kacangan dan biji-bijian juga dapat membantu memberikan dorongan mengasapi-penghilang, iklan telah dikaitkan dengan berbagai macam manfaat kesehatan tambahan, seperti menurunkan tekanan darah, mengontrol gula darah, dan mengurangi risiko penyakit kronis keseluruhan . &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;13. Mengabaikan gimmicks.&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;
Pada waktu tertentu, ada puluhan penurunan berat badan hypes di pasar yang mengklaim memiliki kemampuan untuk melepas 10 pound dalam 10 hari, atau apa pun. Keputusasaan bisa menggoda kita untuk mencoba sesuatu - dari "makan bersih" untuk memotong kelompok makanan seluruhnya. Perlu diingat: Hanya karena sebuah alpukat-walnut "renyah" -kale-salad menetes dalam minyak kelapa dianggap "bersih" oleh apa yang disebut "ahli" di feed Instagram Anda tidak menjadikannya sebuah makanan terbatas. Pesan moral dalam cerita? Hindari mode, makan makanan yang nyata, menonton beberapa Netflix dan menggunakan musim dingin ini sebagai waktu untuk beristirahat dan bersantai (mungkin dengan segelas anggur di tangan). Nah, itu saya jenis detoks. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;14. Carilah lambang kami pada label makanan.&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;
Pada akhirnya, penurunan berat badan untuk jangka panjang memerlukan perubahan perilaku jangka pendek dan pembentukan kebiasaan sehat. Itulah mengapa kami membuat kami Good Housekeeping Ahli Gizi Disetujui Emblem, yang ada untuk membantu mengubah pilihan makanan cerdas dalam kebiasaan makan sehat. Semua makanan dan minuman GHNA sederhana, transparan dan membuatnya lebih mudah untuk menemukan - dan makan - baik-untuk-Anda makanan tanpa tambahan waktu, tenaga, dan biaya. Kami menargetkan faktor gaya hidup yang berhubungan yang membuat sehat makan keras, dan menemukan solusi sederhana namun kreatif yang benar-benar bekerja! Carilah lambang pada label mana pun Anda berbelanja untuk makanan!&lt;/div&gt;
</description><link>http://afpellen.blogspot.com/2017/01/14-langkah-menuju-diet-mengupas-pustaka.html</link><author>noreply@blogger.com (asal-usul)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6587638294821776057.post-4511822150768774598</guid><pubDate>Tue, 31 Jan 2017 15:17:00 +0000</pubDate><atom:updated>2019-03-15T02:36:57.019-07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">belajar</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">berbagi</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">berbagi ilmu</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">cerita</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">mengupas pustaka</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">rakyat</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">religi</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">sejarah</category><title>ASAL USUL TERBENTUKNYA DANAU SENTANI - Mengupas Pustaka</title><description>&lt;div class="entry-content"&gt;
&lt;div style="text-align: center;"&gt;
&lt;b&gt;ASAL USUL TERBENTUKNYA DANAU SENTANI&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: center;"&gt;
&amp;nbsp; &lt;b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Dahulu kala hidup seorg Raja di Cyclop yg  menguasai gunung &amp;amp; dataran luas. Keberadaan air terjun membuat  daerah kekuasaan si Raja sangat subur. Kesuburan &amp;amp; kemakmuran negeri  ini tersira ke pelosol bumi via burung-burung di udara. Pada suatu  saat, Pemimpin di negri seberang mendengar kabar burung bahwa  di Gunung Cyclop hdp seorang Raja yang baik hati &amp;amp; memiliki sumber  air. Kabar ini menarik perhatian para pemimpin dinegeri seberang utk  dtng &amp;amp; memohon kemurahan hati raja Cyclop utk mendapatkan sedikit  air bagi negeri mereka yang dilanda kekeringan. Singkat cerita, raja di  negeri seberang mengirim utusannya terbang ke  Cyclop membawa segala harta benda yang mereka miliki untuk minta air  kepada penguasa Cyclop.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Ketika sang utusan dari negeri seberang tiba, stelah memohon belas  kasihan raja untuk sedikit air, Penguasa Cyclop dengan keramahtamahannya  menyambut mereka dengan baik &amp;amp; menolak menerima persembahan mereka.  Aku akan memberikan air kepada kalian, bawa’lah pulang semua harta yang  kau bawa untuk’ku, karena disini aku tak hnya memiliki simber air  tetapi juga semua kekayaan alam ada padaku, jawab Raja Cyclop dengan  penuh kerendahan hati tanpa menyinggung perasaan utusan dari negeri  seberang. Sbelum pulang, kalian minumlah dulu karna perjalananmu sangat  jauh, supaya tidak kehausan ditengah jalan. Silahkan minum sampai puas  sbelum membawakan air bagi rakyat dinegerimu. Kemudian raja memetik bayi  dari pohon enau, membentuknya menyerupai wadah, kemudian mengisi air  &amp;amp; diberikan kepada para utusan ini. Kemudian menyuruh mereka segera  pulang sbelum hari gelap.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Stelah berpamitan, mereka pulang. Saking  senangnya, mereka lupa akan pesan raja Cyclop yg mana jangan berhenti  disepanjang jalan sebelum anda tiba dinegerimu. Saking riangnya, mereka  lupa akan pesan raja. Karena capek terbang sangat jauh, mereka berhenti  &amp;amp; istirahat disuatu tempat. Ketika terjaga dari mimpinya, secara tak  sengaja tangannya menyambar bayi yg berisi air tumpah. Walaupun wadah  bayi yg terisi air ini kecil, namun air yg tumpah mengalir tak ada  henti2nya, dari sinilah terbentuk danau yang akhirnya dinamakan Danau  Sentani, atas kelalaian utusan tersebut!&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: center;"&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: center;"&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Perjalanan ke Papua bisa sangat menyenangkan dengan berkunjung ke  Danau Sentani, danau ini memiliki pemandangan yang indah di atas kilauan  air, terletak di dekat Jayapura, ibu kota Papua. Keheningan air akan  membuat Anda merasa damai seperti berada di surga. Dengan merangkul  Pegunungan Cyclops di sebelah utara dan tumbuhan subur sebagai latar  belakang yang indah dan melindungi 24 desa yang betengger sekitar danau  menjadikan danau ini sangat indah dan unik. Orang-orang di sini ramah  dan kreatif, hasil kerajinan tangan mereka merupakan yang terbaik di  tanah Papua.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Menaiki perahu di danau merupakan pengalaman yang indah, Anda bisa  menyewa perahu bermotor di salah satu desa. Merasakan hembusan angin  membelai kulit dan rambut Anda ketika melaju di danau, mengabadikan  rumah-rumah panggung dan berkenalan dengan penduduk setempat hanya bisa  Anda dapatkan dan rasakan di danau ini.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Danau Sentani dan sekitarnya dahulu merupakan tempat pelatihan untuk  pendaratan pesawat amfibi. Landasan ini dibangun oleh Jepang yang  kemudian diambil alih oleh Angkatan Darat AS pada tahun 1944. Legenda  perang Amerika, Jenderal McArthur dikatakan pernah tinggal di danau dan  di 22 pulau di dalamnya.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Hidup sebagai nelayan dan lokasinya yang dekat dengan ibu kota  provinsi, adalah alasan mengapa sebagian besar penduduk sekitar danau  terbuka pada pengunjung. Rumah panggung dengan kolam dan jaring adalah  pemandangan umum di danau. Danau ini merupakan rumah bagi setidaknya 33  jenis ikan, yang hampir separuh dari mereka adalah asli danau ini. ikan  gergaji &lt;i&gt;(Pristis Microdon) &lt;/i&gt;merupakan ikan asli danau ini, namun  kini diperkirakan sudah punah. Ikan ini merupakan salah satu ornamen  adat pada kerajinan kayu Sentani.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;b&gt;KULINER&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class="fulltext"&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Restoran Mickey yang berada di sekita Danau Sentani dan Jayapura cukup nyaman untuk Anda singgahi.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Restoran Yougwa kebanyakan dikunjungi oleh wisatawan saat berkunjung  ke Pulau Asei terletak di sekitar aula para seniman lokal. Anda dapat  makan siang dan membeli berbagai macam barang seni dan kerajinan Papua.  Restoran lain juga tersedia di tepi danau yang menyediakan menu udang  dan ikan air tawar.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Jika pilihan makanan yang tersedia terlalu terbatas untuk Anda, Anda  dapat pergi ke Jayapura untuk menemukan restoran dan tempat-tempat makan  lainnya seperti di pasar malam. kuliner terkenal pertama yaitu :&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;ol&gt;
&lt;li&gt;PAPEDA &lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;table align="center" cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center;"&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr align="left"&gt;&lt;td&gt;&lt;a href="https://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/0/01/Papeda%2C_Kuah_Kuning%2C_Ikan_Tude_Bakar_2.jpg/250px-Papeda%2C_Kuah_Kuning%2C_Ikan_Tude_Bakar_2.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: auto; margin-right: auto;"&gt;&lt;img border="0" src="https://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/0/01/Papeda%2C_Kuah_Kuning%2C_Ikan_Tude_Bakar_2.jpg/250px-Papeda%2C_Kuah_Kuning%2C_Ikan_Tude_Bakar_2.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="color: #0000ee;"&gt;&lt;u&gt;wikipedia&lt;/u&gt;&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;/b&gt; 2&lt;b&gt;. &lt;/b&gt;SATE ULAT SAGU&lt;br /&gt;
&lt;img height="193" id="irc_mi" src="https://www.tempatwisataid.com/wp-content/uploads/2014/04/Kuliner-Papua-Sate-Ulat-Sagu.jpg" style="margin-top: 52px;" width="320" /&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;KEGIATAN&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;img height="183" id="irc_mi" src="https://statik.tempo.co/?id=126469&amp;amp;width=620" style="margin-top: 60px;" width="320" /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Di desa Taturi, lukisan batu adalah suatu keajaiban yang layak  dikunjungi. Terletak di sebuah bukit kecil di tepi danau, Anda bisa  menikmati batu ini sambil berperahu. Desa lain yang menawarkan  pemandangan indah adalah Doyo Lama, tempat seni lukisan batu. Danau ini  adalah titik awal yang fantastis untuk memahami budaya Papua.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Sisa-sisa Perang Dunia II tersebar di sekitar danau ini seperti  markas komando penting selama perang. Di salah satu bukit, di Gunung  Ifar, sebuah monumen dibangun untuk memperingati komando militer Amerika  Jenderal McArthur. Dari monumen ini Anda bisa menikmati pemandangan  spektakuler danau.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Desa di sekitar Danau Sentani mempunyai adat yang berbeda, namun  berasal dari beberapa budaya yang sama sebagaimana terlihat dari  kepercayaan dan ritual mereka. Isolo, misalnya, adalah sebuah upacara  yang menyatukan perbedaan budaya dari 24 desa di sekitar danau. Upacara  ini&amp;nbsp; juga dapat dilihat sebagai bagian dari Festival Danau Sentani yang  dihelat selama bulan Juni.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Pulau Asei adalah salah satu rumah seniman di sekitar danau. Pulau Asei dikenal dengan kain kulit kayunya  yang bermotif indah dan unik. Kain kulit kayu adalah pakaian  tradisional perempuan Sentani yang kebanyakan wanitanya beraktivitas  dengan menangkap ikan di danau. Motif spiral pada kain melambangkan  kehidupan di Danau Sentani, ada buaya, ikan gergaji, serta motif  campuran yang juga dimiliki Suku Asmat seperti bipane, sebuah simbol  gading babi hutan, dan tokoh-tokoh Asmat.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Festival budaya tahunan Danau Sentani adalah daya tarik utama yang  digelar di Kalkote, Sentani. Festival ini digelar Pada ketinggian 75  meter di atas permukaan laut dan dimeriahkan dengan tarian perang diatas  kapal, yang merupakan daya tarik spektakuler bagi pengunjung. Beberapa  perwakilan desa dari seluruh Papua dan Indonesia berpartisipasi untuk  menunjukkan keterampilan budaya mereka. Dua festival sebelumnya telah  berhasil dipentaskan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;b&gt;DANAU SENTANI MEMILIKI 22 PULAU&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;b&gt;Jayapura&lt;/b&gt; – Apabila membicarakan Papua, nama Raja  Ampat pasti tidak akan lupa. Tapi selain itu, masih ada Danau Sentani di  Jayapura. Saking besarnya Danau Sentani, dari atas udara dapat terlihat  berbagai pulau di dalamnya.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Apabila tengah berkunjung ke ibukota Papua di Jayapura, pandangan  pasti akan tertahan pada Danau Sentani. Sebelum tiba di Jayapura, Danau  Sentani akan menyambut Anda. detikTravel pernah ke sana beberapa waktu  lalu.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Dengan latar Pegunungan Cyclops di sebelah Utara dan pepohonan hijau,  Danau Sentani tampak menawan. Di sekitar Danau Sentani setidaknya  terdapat 24 desa yang dihuni oleh banyak penduduk dan suku lokal. Mereka  sendiri menjual hasil kerajinan tangan khas Papua.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Salah satu keunikan utama dari Danau Danau Sentani adalah keberadaan  pulau di dalamnya. Bukan cuma satu atau lima, tapi 22 pulau yang  tersebar di Danau Sentani. Anda bisa mampir ke salah satu pulau dengan  menyewa perahu motor di salah satu desa.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Sejarahnya dulu, Danau Sentani menjadi lokasi dari tempat pelatihan  untuk pendaratan pesawat amfibi. Dibangun oleh Jepang, namun diambil  alih oleh Angkatan Darat Amerika tahun 1944. Legenda Perang Dunia  kenamaan Amerika, Jenderal McArthur, dikabarkan pernah tinggal di Danau  Sentani.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Salah satu pulau yang cukup populer di Danau Sentani adalah Pulau  Asei. Di pulau tersebut wisatawan dapat belanja kerajinan tangan khas  Papua, seperti kain kulit kayu bermotif indah, serta berbagai kekhasan  lainnya.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Sehari-harinya, dapat disaksikan aktivitas masyarakat yang sedang  mencari ikan. Walaupun bukan laut, tapi ada setidaknya 33 jenis ikan.  Danau Sentani juga menjadi habitat asli ikan gergaji yang diperkirakan  sudah punah.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Kalau Anda tertarik untuk mampir ke Danau Sentani, usahakan untuk  datang pada bulan Juni. Rutin setiap tahun pada bulan Juni,  diselenggarakan Festival Danau Sentani. Dalam festival tersebut  ditampilkan atraksi dari suku lokal, termasuk ‘tarian perang’ yang dulu  dilakukan sungguhan.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Danau Sentani cantiknya memang bukan main. Pastikan Anda tidak  ketiduran saat di pesawat untuk mengabadikan indahnya danau ini dari  atas pesawat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;b&gt;MISTERI TENGKORAK TENTARA JEPANG DI DANAU SENTANI&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class="gallery_view clearfik" style="text-align: justify;"&gt;
&lt;div class="relative"&gt;
&lt;img alt="Misteri Tengkorak Tentara Jepang di Danau Sentani" class="bigpic" height="230" src="https://i0.wp.com/images.detik.com/customthumb/2013/06/21/1383/195144_teng1.jpg" title="Misteri Tengkorak Tentara Jepang di Danau Sentani" width="320" /&gt; &lt;img height="226" id="irc_mi" src="https://images.detik.com/content/2013/06/21/1383/195158_teng2.jpg" style="margin-top: 27px;" width="320" /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="relative"&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class="gallery_ket"&gt;
Tengkorak tentara Jepang di Kampung Puay, Danau Sentani (Madin/ detikTravel)&lt;/div&gt;
&lt;div class="gallery_ket"&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class="text_detail minwidth" style="text-align: justify;"&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;b&gt;Jayapura&lt;/b&gt; – Berkunjung  ke Danau Sentani di Kabupaten Jayapura, Papua, tak lengkap tanpa  berkeliling pulau-pulaunya. Salah satu pulau yang menarik adalah Kampung  Puay, tempat adanya tengkorak tentara Jepang yang jadi misteri. detikTravel bersama rombongan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi  Kreatif sempat menengok pulau tersebut, Jumat (21/6/2013). Butuh waktu  30 menit naik perahu dari Pantai Khalkote, pusat diadakannya Festival  Danau Sentani (FDS) ke-6.&lt;/div&gt;
&lt;div class="text_detail minwidth" style="text-align: justify;"&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Tak perlu menyusur jauh untuk mencari keberadaan tengkorak itu di  kampung Puay. Setibanya di pesisir pulau, kita akan langsung melihat  tumpukan tengkorak dan tulang belulang manusia yang sudah terpisah satu  sama lain. Ada tiga lokasi penumpukan. Pertama di dekat tanjakan menuju Balai Desa, dua lagi bersebelahan di pinggir danau. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;img class="irc_mut" height="240" src="https://encrypted-tbn3.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcQ63LwLBnKqBVnt1EyUZ-YrPKJ4CcQFkaw3cKiqma5-cwiroNQP" style="margin-top: 17px;" width="320" /&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Belthasar Doyapo, Kepala Desa Puay mengatakan, tengkorak itu adalah  para tentara Jepang yang dibunuh pihak Sekutu saat perang dunia ke II.  Kala itu, pasukan Nippon terpojok dan kalah jumlah. Sekitar ratusan  pasukan Jepang yang tewas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;nbsp;&lt;img height="230" id="irc_mi" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhdUmKGueubYmJ_YFp8v-_Rqg3Ek5nVLUyDhLLz6RAR_ovudKe23-eexBu8bRDzhJpJRo71u6WdA1pxF41iCI1f9L1lAPAyP_DqbwYPg1ZtiWyMh3UFp8aJRBCqTUp4mvFD282PaZ9nOuGQ/s400/Pohon+PD+II+b.jpg" style="margin-top: 59px;" width="400" /&gt;&lt;u&gt; &lt;/u&gt;&lt;br /&gt;
POHON-POHON PEMAKAN SENJATA&lt;br /&gt;
&lt;table bgcolor="ffffff" border="0" style="width: 160px;"&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class="content"&gt;&lt;span style="color: black; font-family: &amp;quot;arial&amp;quot;; font-size: xx-small;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;
&lt;div id="aim15120578151580752889"&gt;
&lt;a href="https://www.blogger.com/" rel="nofollow" target="_blank"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/a&gt;&lt;a href="http://adf.ly/3511700/http://idegue-network.blogspot.com/p/postingan-menarik.html" target="_blank"&gt;&lt;img alt="artikel2populer.blogspot.com - Inilah Pohon-Pohon Pemakan Senjata Perang Dunia II" class="gbrpost" height="230" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjoIUgtm0Lq7-TiWY8TdCMbM9KgXbgcelQVz_FmuxyUcqQByrq6YQyu02nJT7N1Ul1X5_5vTCF0f0AS0aj-00iK1AhBuKcZySJI7Pi_MmexlaToGeiXrhNTnATl7J1T2aUHgeUyURtgbF8q/s400/Pohon+PD+II+a.jpg" title="Inilah Pohon-Pohon Pemakan Senjata Perang Dunia II" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/b&gt;&amp;nbsp; &amp;nbsp; Memang Perang Dunia II telah usai, akan tetapi kisah kelam bersejarah  itu tetap meninggalkan bekas yang tidak mungkin dilupakan sebagian orang  du dunia hingga kini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Peralatan perang pada era PD II pun sudah  disimpan sebagian di museum, untuk memperlihatkan betapa kerasnya  perjuangan di kala itu. Namun tahukah anda, di sebuah hutan tepatnya di  Rusia, peralatan dari PD II tetap menjadi bagian yang unik untuk dilihat  dilihat. Seperti helm, mortir, hingga granat masih berada di sana,  bahkan terlihat beberapa pohon "memakannya." Sehingga terlihat unik,  namun tetap berbahaya karena ditakutkannya masih ada sebagian yang  aktif.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;img alt="afpellen.blogspot.com - Asal usul terbentuknya danau sentani" class="gbrpost" height="230" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiWI87cWN1vK8EKEgg61e1S2AytVKqNtWcevOiMMp6eFFy0fTU1vQTW5xVosR4O70gyUgrE6dHKYkXgMkwy_C50V0H9vQqjsVAPyrUVL4_bEaICspJnTlAy0YIcUXWnPIe0rlDuNOy7mNrd/s400/Pohon+PD+II.jpg" title="Inilah Pohon-Pohon Pemakan Senjata Perang Dunia II" width="400" /&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div class="text_detail minwidth" style="text-align: justify;"&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class="text_detail minwidth" style="text-align: justify;"&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class="text_detail minwidth" style="text-align: justify;"&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class="text_detail minwidth" style="text-align: justify;"&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class="text_detail minwidth" style="text-align: justify;"&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class="text_detail minwidth" style="text-align: justify;"&gt;
&lt;img alt="artikel2populer.blogspot.com - Inilah Pohon-Pohon Pemakan Senjata Perang Dunia II" class="gbrpost" height="230" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgQi9_DbEyoE4zCkgjKKmGRVQnD9H1vgF966SP8St8L5KH-xIHEkaoSJXU-z6rmLJA3N72Ms6CX7jdFNgp9HgPv0JLrYoKSHhzw4PMkWG3pZZY77QIluTKDJfTHPmwtWN1HxV9avyXKS7ZE/s400/Pohon+PD+II+c.jpg" title="Inilah Pohon-Pohon Pemakan Senjata Perang Dunia II" width="400" /&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="text_detail minwidth" style="text-align: justify;"&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Hutan  tersebut pada kala itu, memang pernah menjadi tempat peperangan dan  persembunyian tentara Soviet. Sehingga tak heran, jika banyak peralatan  tempur yang tergeletak dan ditinggalkan di sana. Lambat laun, akhirnya  pohon-pohon yang tumbuh setelah usainya perang "memakan" peralatan  perang tersebut. Bahkan ada sebuah helm yang "ditusuk" oleh pohon yang  menjulang tinggi.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div class="text_detail minwidth" style="text-align: justify;"&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class="text_detail minwidth" style="text-align: justify;"&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; “Mereka bersembunyi di sini dan berbaur dengan masyarakat karena  dikejar Sekutu (AS). Ketika perang, masyarakat digeser, tinggal Jepang  dan Amerika saja,” jelas Belthasar. Awalnya, para penduduk tidak tahu soal asal mula tengkorak-tengkorak  itu. Keberadannya juga baru diketahui setelah tergerus air pasang. Warga  sempat terganggu karena tengkorak-tengkorak itu mengganggu saluran air  bersih&lt;/div&gt;
&lt;div class="text_detail minwidth" style="text-align: justify;"&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class="text_detail minwidth" style="text-align: justify;"&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;span class="post-author vcard"&gt; Diposkan oleh &lt;span class="fn" itemprop="author" itemscope="itemscope" itemtype="http://schema.org/Person"&gt;   &lt;span itemprop="name"&gt;rezya_ifha triramadhani39&lt;/span&gt;  &lt;/span&gt; &lt;/span&gt; &lt;span class="post-timestamp"&gt; di  &lt;abbr class="published" itemprop="datePublished" title="2015-03-29T12:32:00-07:00"&gt;12.32&lt;/abbr&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class="post-timestamp"&gt;&lt;abbr class="published" itemprop="datePublished" title="2015-03-29T12:32:00-07:00"&gt;Sumber : http://sejarahdanausentani.blogspot.co.id&amp;nbsp;&lt;/abbr&gt; &lt;/span&gt; &lt;span class="reaction-buttons"&gt; &lt;/span&gt; &lt;span class="post-comment-link"&gt; &lt;/span&gt; &lt;span class="post-backlinks post-comment-link"&gt; &lt;/span&gt; &lt;span class="post-icons"&gt;  &lt;/span&gt;</description><link>http://afpellen.blogspot.com/2017/01/asal-usul-terbentuknya-danau-sentani.html</link><author>noreply@blogger.com (asal-usul)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhdUmKGueubYmJ_YFp8v-_Rqg3Ek5nVLUyDhLLz6RAR_ovudKe23-eexBu8bRDzhJpJRo71u6WdA1pxF41iCI1f9L1lAPAyP_DqbwYPg1ZtiWyMh3UFp8aJRBCqTUp4mvFD282PaZ9nOuGQ/s72-c/Pohon+PD+II+b.jpg" width="72"/><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6587638294821776057.post-8677245123338803004</guid><pubDate>Mon, 30 Jan 2017 13:38:00 +0000</pubDate><atom:updated>2019-03-15T01:56:13.386-07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">belajar</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">berbagi</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">berbagi ilmu</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">buddha</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">hindu</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">mengupas pustaka</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">rakyat</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">religi</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">sejarah</category><title> Jejak Peradaban Veda di Afrika dan Timur Tengah </title><description>&lt;h3 class="post-title entry-title" style="text-align: center;"&gt;
Jejak Peradaban Veda di Afrika dan Timur Tengah &lt;/h3&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&amp;nbsp; &amp;nbsp; Kalau kita memeriksa wilayah dan negara-negara di Timur Tengah, kita  menemukan banyak bukti yang menunjukan pengaruh awal dari peradaban  Veda. Banyak dari pengaruh tersebut masih ada sampai saat ini. Hal ini  membenarkan fakta bahwa pengaruh tersebut tidak akan ada disana jika  wilayah tersebut tidak pernah pada suatu ketika menjadi bagian dari  peradaban global Vedic Aryan dan diperintah oleh para penguasa Vedic.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Sejumlah negara Timur Tengah menerima dewa-dewa yang sama dengan cara  yang beragam, walaupun mereka disebut dengan nama yang berbeda-beda.  Mereka juga memiliki banyak kesamaan dalam cerita legenda dan cerita  yang menjelaskan tentang penciptaan realitas kosmis. Seringkali itu  hanya merupakan variasinya atau bocoran dari tradisi milik tetangga atau  yang sebelumnya merupakan keyakinan yang memang sudah lama ada. Dengan  mempelajari beberapa hubungan dan kesamaan tersebut kita dapat melihat  bahwa banyak dari kebudayaan tersebut saling terkait dan berhubungan  dengan tradisi paling awal yang berasal dari peradaban Vedic Aryan. Kita  juga dapat mengenali bagaimana pengaruh Veda melingkupi wilayah yang  sangat luas dan bergerak ke arah barat masuk ke daratan Eropa dan  wilayah-wilayah lain dan mempengaruhi negara-negara tersebut dalam kadar  yang lebih besar atau lebih rendah.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&amp;nbsp; &amp;nbsp; India di jaman purba tidak diragukan lagi mencakup suatu wilayah yang  jauh lebih luas daripada negara India sekarang ini dan menyebar jauh  lebih ke utara dan barat. Setidaknya itu adalah indikasi sejarah yang  memperlihatkan bahwa pengaruh Aryan dirasakan sampai di tempat yang  sangat jauh. Para dewa Vedic, misalnya, dikenal luas. V.Gordon Childe,  dalam bukunya The Aryans, menyatakan bahwa bukti menjadikannya jelas  bahwa orang Arya telah menetap di pusat-pusat hunian di wilayah Upper  Euphrate pada tahun 1400 B.C. Pusat-pusat hunian tersebut sama dengan  kota-kota Lembah Indus dan kemudian dengan di Media dan Persia. Sebagai  bukti, Hugo Winckler, dalam tahun 1907, mengenali nama-nama empat dewa  Vedic (Indra, Varuna, Mitra, dan Nasatya) bersama dengan sepuluh dewa  Babylonia dan empat dewa Mitanni yang ‘diundang’ sebagai saksi dalam  perjanjian yang ditandatangani tahun 1360 B.C. antara raja Mitanni dan  raja Hittite. Juga terdapat tablet-tablet di Tell-el-Amarna yang  menyebut para pangeran Aryan di Syria dan Palestine. Tetapi orang-orang  Arya tersebut sesungguhnya bukanlah penghuni tetap area tersebut tetapi  adalah dinasti-dinasti yang menguasai wilayah non-Aryan tersebut. Ini  menjelaskan kenapa para ilmuwan seperti Jacobi, Pargiter, dan Konow  menerima deity-deity Mittani di Upper Euphrate, Syria dan Palestine  sebagai milik bangsa India, diperkenalkan ke wilayah itu melalui  perantaraan orang-orang yang bebicara Sanskrit yang datang dari Punjab.  Lebih lanjut, L.A. Waddell mengklaim bahwa raja-raja Aryan yang pertama  dapat ditelusuri balik setidaknya ke tahun 3380 B.C. Mereka memiliki ibu  kota di bagian utara Euphrate dekat Laut Hitam yaitu Cappadocia di  tahun 3378 B.C., dan raja-raja Hittite di Cappadocia tersebut memakai  nama-nama Aryan. Hal ini berarti bahwa pada waktu itu orang-orang Arya  telah sangat mapan mendiami area tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-size: large;"&gt;Bangsa Hittite&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp; Berbicara tentang bangsa Hittite, dikatakan bahwa mereka menginvasi dan  masuk ke wilayah Cappadocia sekitar 1950 B.C. Tetapi, sebagaimana bukti  di atas menunjukan, mereka telah ada di sana jauh sebelumnya. Bangsa  Hittite disebut-sebut dalam catatan bangsa Mesir dan lain-lain, seperti  halnya dalam Old Testament. Dokumen yang berasal dari Boghaz-Koi, Turki,  diterjemahkan tahun 1917, memperlihatkan bahwa mereka berbicara  menggunakan bahasa kuno, tetapi tidak dikenal, bahasa Indo-European. Ini  tidak diragukan lagi pastilah terkait atau masih turunan dari Sanskrit.  Dialek mereka termasuk Luwian, Palaic, Lydian, Lycian, dan lainnya.  Dalam dokumen-dokumen tertua orang-orang Hittite disebut dengan Khatti.  Ini kemungkinannya diturunkan dari istilah Sanskrit, Kshatriya atau Pali  Khattiyo sebagaimana disebutkan oleh D.D. Kosambi dalam buku The  Culture and Civilization of Ancient India, (hal. 77). Orang-orang  Hittite diketahui menyembah dewa yang disebut dengan Inar, sangat tidak  diragukan lagi ini adalah nama dewa Vedic, Indra, yang disebutkan dalam  Larousse Encyclopedia of Mythology (hal. 85) sebagai dewa yang datang  dari India bersama dengan Indo-European Hittities. Juga terdapat sebuah  buku yang ditemukan di Anatolia, di tempat pelatihan kuda, yang  berisikan istilah-istilah teknis dalam bahasa Sanskrit yang sempurna.  Jadi, orang-orang Hittite tentunya merupakan bagian dari peradaban Veda  dan sebuah arus migrasi keluar dari wilayah India. Ini kemungkinan  terjadi karena ketiadaan sumber air di wilayah tersebut seiring dengan  meluasnya gurun pasir.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-size: large;"&gt; Bangsa Kassite&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Juga di wilayah Iran dan Asia Barat kita menjumpai bangsa Kassite, hanya  sebelum 2000 B.C. Mereka adalah orang-orang Indo-Aryan di Iran. Mereka  menyerang Babylonia sekitar tahun 1760 B.C. Mereka menyembah deity Vedic  dan memerintah Babylonia selama lebih dari 500 tahun setelah mereka  memindahkan kerajaan Hammurabi. Walau mereka meng-adopsi ucapan dan  tradisi Babylonia, mereka masih memuja Suria (Vedic, Surya), Marutta  (Vedic, Maruta), dan Indabugas (Vedic, Indra dan Bhaga, atau Bhagavan).  Bangsa Kassite adalah suatu kelompok dari Vedic Puru. Dewa-dewa bangsa  Kassite juga memiliki nama mirip dengan dewa-dewa Veda, sebagaimana  ditunjukkan oleh sedikit contoh berikut :&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
KASSITE/ VEDIC&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
a. Indash/ Indra&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
b. Shuriash/ Surya&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
c. Maruttash/ Maruts&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
d. Bugash (istilah untuk Tuhan)/ Bhaga, Bhagavan (nama Tuhan)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-size: large;"&gt; Bangsa Mitanni&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Orang-orang Mitanni juga adalah orang-orang yang berasal dari daerah  timur yang terpaksa pindah lebih jauh lagi ke arah barat dari tanah  kelahirannya di India. Mereka muncul sebagai suku pribumi penguasa  Mesopotamia, Syria dan Palestine sekitar 1400 B.C. Ini adalah contoh  lainnya dari orang-orang India Bagian Utara yang harus meninggalkan  wilayahnya karena kekurangan sumber air dan sumber daya alam lainnya  sejalan dengan meluasnya gurun pasir. Walau mereka membawa serta bahasa  lokal dan kebudayaan dari daerahnya, mereka masih meninggalkan clay  tablet di El Amara dari abad ke-15 B.C. yang mencatat nama-nama raja  Mitanni di Syria, yang bernama Artatama, Artamanya, Saussatar, Sutarna,  Subanda, Dusratta, Suwardata, dan Yasdata. Berikutnya, dalam perjanjian  yang dibuat antara raja Hittite Shubbiluliuma dan raja Mitanni Mattiuza  disebutkan adanya doa permohonan sebagai saksi kepada dewa-dewa Mitanni  yaitu Mitra (Vedic Mitra), Indaru (Indra), Uruwna (Varuna), dan  Nashattiya (Nasatyas). Disini dapat kita lihat bahwa dewa-dewa Mitanni  memiliki nama yang sama dengan dewa-dewa Vedic. Penduduk Mitanni juga  disebut sebagai orang-orang Maryanni. Childe, dalam bukunya The Aryans  (hal.19), membandingkan nama ini dengan kata Sanskrit marya, yang  berarti para pemuda atau pahlawan. Kata ini digunakan dalam Rig-veda  (3.54.13 &amp;amp; 5.59.6).&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Jadi, sepertinya bahwa bangsa Mitanni tidak mungkin lain tetapi bagian  dari peradaban Veda dan berasal dari India. Tetapi, karena mereka pindah  dari tanah tumpah darahnya, mereka mengembangkan bibit-bibit kebudayaan  mereka. Orang-orang Mitanni merupakan kelompok yang berasal dari  keluarga Vedic Puru.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-size: large;"&gt; Bangsa Sumeria&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Satu pandangan yang diterima secara luas tentang bangsa Sumeria adalah  bahwa mereka datang di Mesopotamia sebelum 3000 B.C. ketika mereka  mengambil alih harta benda dari penduduk yang tinggal disana. Tetapi,  menurut pandangan lain bangsa Sumeria sebenarnya merupakan penghuni  pertama dan yang memulai pembangunan Mesopotamia. Mereka memiliki  filosofi yang secara khusus mempengaruhi bangsa Babylonia dan Assyria  yang menyerap banyak kepercayaan mereka. Orang-orang Sumeria percaya  jagat raya dan segala isinya merupakan cerminan dari pikiran dan  aktivitas supernatural. Mereka percaya bahwa jagat raya diciptakan dari  samudra primeval bersamaan dengan semua planet, bintang, matahari,  bulan, yang memiliki orbitnya sendiri-sendiri. Setelah penciptaan  planet-planet, datang manusia super dan mahluk-mahluk yang tidak kasat  mata, yang kemudian membuat manusia, hewan, dan tumbuh-tumbuhan.  Theologi bangsa Sumeria, yang sangat mirip dengan versi Veda, masih  dapat ditemukan dalam sebuah tulisan yang sangat detil bertajuk tahun  1900 B.C.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Walau kota-kota Mesopotamia menerima pantheon umum, tidak semua dewa  disembah di setiap kota, mereka juga tidak disebut dengan nama-nama yang  sama. Dan ketika bangsa Semit menginvasi wilayah itu, mereka mengganti  nama-nama para dewa, sifat-sifatnya dan hubungannya. Sehingga saat ini  menjadi tidak jelas yang mana dewa-dewa bangsa Sumeria atau yang mana  yang dibawa dari Vedic Aryan, kepada siapa orang-orang Sumeria  setidaknya memiliki hubungan dekat jika bukan merupakan bagian dari  peradaban Veda.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Bangsa Sumeria memiliki banyak kuil, seperti kuil Enki di Eridu, dan  Marduk di Babylon. Citra para dewa disembah dengan cara diberikan  persembahan makanan dan minuman, buah, dupa, dan pakaian baru saat hari  festival. Ini sama dengan cara yang digunakan dalam pemujaan Vedic deity  di India. Anu adalah dewa kahyangan, dan awalnya adalah pimpinan dari  dewa-dewa lain, seperti Enlil, (dewa angin dan pencipta matahari, bulan,  dan tumbuh-tumbuhan), Ninki (ibu pertiwi), dan Enki (penguasa dunia  bawah). Anu khususnya dipuja di Uruk, sekitar 3000 B.C., tetapi kemudian  digantikan oleh Enlil saat kota Nippur mengalahkan Uruk, kota bibel  Erech dan Warka moderen. Terapi, dewa Marduk, putra Enki, menggantikan  Enlil di Babylonia ketika kotanya Babylonia memerintah Mesopotamia  dengan pengaruh dinasti yang sangat kuat, dan juga digantikan oleh Ashur  di Assyria sekitar pertengahan millenium kedua. Pasangan Enlil, Ninlil,  menjadi Ishtar bagi orang-orang Babylonia, yang mewakili deity  perempuan sebelumnya dan juga dikenal sebagai Anat bagi orang-orang  Syria, sebagai Atar bagi orang-orang Arab, sebagai Astarte bagi  orang-orang Yunani, dan sebagai Isis bagi orang-orang Mesir. Di Assyria,  Adad merupakan dewa yang mengendalikan hujan. Di Syria ia disebut  sebagai Ramman sang dewa petir, di kalangan Hittite ia adalah Teshub,  dan di dalam tradisi Veda ia disebut Indra. Jadi, kita bisa melihat  keterkaitan kebudayaan Sumeria dengan yang lainnya di wilayah tersebut,  yang sebagian besar akarnya dapat ditelusuri kembali ke India dan  tradisi Veda. Ternyata, L.A. Waddell menyimpulkan bahwa dalam banyak hal  orang-orang Sumeria adalah Aryan.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Kebanyakan ilmuwan sepakat bahwa agama tertua sepertinya telah muncul  dari sebuah kebudayaan terorganisir yang sangat purba, apakah itu bangsa  Sumeria di sepanjang sungai Euphrate atau bangsa Arya di wilayah Lembah  Indus. Kenyataannya, kedua kebudayaan ini mempunyai hubungan. C.L.  Wooley, salah seorang arkeolog dunia yang sangat terkenal, menyatakan di  dalam bukunya, The Sumerian, bahwa karakteristik roman muka orang-orang  Sumeria dapat ditelusuri ke Afganistan, Baluchistan, dan akhirnya ke  wilayah Lembah Indus. Peradaban awal Indus, yang telah berkembang secara  istimewa, memiliki banyak kesamaan dengan Sumeria yang berjarak 1500  mil, khususnya dalam hal cap stempel yang berbentuk bujur sangkar yang  memuat materi yang identik antara keduanya, dan mirip dalam hal gaya  pahatan dan tulisan. Juga terdapat kemiripan dalam metode yang dipakai  dalam perencanaan tata kota dan konstruksi bangunan-bangunannya. Woolley  mengusulkan bahwa, daripada membuat kesimpulan yang terlalu cepat bahwa  peradaban Sumeria dan Indus memiliki ras dan budaya politik yang sama,  yang kemungkinan besar kenyataannya adalah demikian, atau bahwa  kemiripan tersebut sekedar karena hubungan perdagangan, bukti tersebut  setidaknya menunjukkan bahwa keduanya memiliki sebuah sumber yang sama.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Peneliti dan ilmuwan L.A. Waddell menawarkan bukti-bukti lebih banyak  lagi untuk menunjukkan hubungan antara orang-orang Arya dan orang-orang  Sumeria. Dia mengemukakan di dalam bukunya, The Indo Sumerian Seals  Deciphered, bahwa temuan dan terjemahan cap stempel bangsa Sumeria  begitu juga dengan Lembah Indus memberikan bukti-bukti bahwa keberadaan  masyarakat Arya disana sudah ada jauh sebelum 3100 B.C. Beberapa cap  stempel bangsa Sumeria dan Lembah Indus yang ditemukan secara bersamaan  keduanya menampilkan nama-nama peramal terkenal Vedic Aryan dan para  pangeran yang disebutkan di dalam hymne-hymne Veda. Tetapi, personalitas  orang-orang Arya tersebut tidak hanya sekedar bagian dari sebuah  dongeng yang sengaja dibuat, sebagaimana diklaim oleh banyak orang,  tetapi kenyataannya mereka memang pernah hidup lima ribu tahun yang lalu  sebagaimana disebutkan dalam beberapa epos dan Purana.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Waddell juga mengatakan bahwa bahasa dan agama dari Indo-Aryan secara  keseluruhan sama persis dengan bangsa Sumeria dan Phoenic, dan bahwa  raja-raja masa awal Vedic Aryan India adalah identik dengan raja-raja  yang dikenal dalam sejarah bangsa Sumeria. Dia percaya bahwa arti dari  tulisan yang terdapat dalam cap stempel Lembah Indus memberikan  konfirmasi bahwa bangsa Sumeria sebenarnya adalah orang-orang Arya  permulaan dan pencetus dan juga pelaku dari peradaban India. Dia  menyimpulkan bahwa bangsa Sumeria adalah orang Arya dalam postur tubuh,  kebudayaan, agama, bahasa, dan tulisan. Dia juga menganggap bahwa bangsa  Sumeria permulaan di Teluk Persia sekitar 3100 B.C. adalah orang-orang  Phoenic yang adalah orang Arya dalam ras dan pembicaraan, dan penggagas  peradaban Arya di India kuno. Jadi, dia menyimpulkan bahwa adalah  orang-orang Arya yang mengusung peradaban tinggi dan yang menyebarkannya  ke seluruh Mediterrania, Barat Laut Eropa, dan Britania, begitu juga  dengan India. Tetapi, dia menyatakan bahwa bangsa Arya Sumero-Phoenician  permulaan tidak ambil bagian dalam Invasi bangsa Arya ke India sampai  pada abad ketujuh B.C. setelah mereka dikalahkan oleh Assyrian Sargon II  dalam tahun 718 B.C. di Carchemish di Mesopotamia Atas. Walaupun bangsa  Sumeria mungkin benar-benar adalah bangsa Arya, beberapa peneliti  menganggap bahwa agaknya daripada sebagai originator dari peradaban  Vedic Arya, atau ambil bagian dalam invasi ke India, mereka merupakan  sebuah perluasan dari peradaban Veda yang bersumber di India dan  menyebar sepanjang Persia dan masuk ke Eropa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-size: large;"&gt; Bangsa Persia&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Nama Persia sebenarnya adalah turunan dari nama Sanskrit Parasu, yang  adalah nama senjata kampak milik Parashurama. Lord Parashurama telah  memimpin 21 kali ekspedisi ke seluruh dunia untuk menghukum demi  kebaikan para Kshatriya yang telah melenceng dari prinsip-prinsip Veda  dan menjadi kejam dan tidak patuh. Ini terjadi pada masa sebelum Lord  Ramachandra. Persia telah dibanjiri oleh Parashurama dan pasukannya dan  tunduk di bawah administrasinya. Menurut E. Pococke dalam bukunya India  in Greece halaman 45, tanah Persia menjadi dikenal dengan nama  Paarasika.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Pococke meneruskan penjelasannya bahwa istilah “Chaldean” berasal dari  istilah Sanskrit Kul-deva (sering diucapkan Kaldeo), yang berarti  ‘keluarga para dewa’ merujuk kepada orang-orang yang menyembah dewa-dewa  dari kaum Brahmana. Ia juga menambahkan bahwa peta Persia, Colchis, dan  Armenia di jaman purba memberikan bukti berbeda yang memperlihatkan  kolonisasi orang-orang dari India dalam skala yang sangat besar. Itu  juga memperlihatkan kebenaran beberapa uraian utama wilayah tersebut  sebagaimana ditemukan dalam Ramayana dan Mahabharata.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Seorang pengarang Inggris, R.G. Wallace, menunjukkan pada halaman tujuh  bukunya, Memories of India, bahwa bangsa Hindu adalah sejumlah  keseluruhan Afghanistan, begitu juga Arabia dan Persia. Ini bukanlah  para migran terbaru tetapi sisa-sisa dari populasi lokal yang telah  dikonversi masuk Islam dengan kekuatan militer.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Lt. Gen. Charles Vallancy, pada halaman 465 bukunya Collectania De Rebus  Hibernicus, mengutip perkataan Sir William Jones, “Itu telah terbukti  melalui bukti dan alasan yang jelas bahwa sebuah monarki yang sangat  berkuasa telah berdiri di Iran, jauh sebelum diperintah oleh bangsa  Assyria atau Pishdadi; yang jelas-jelas adalah sebuah monarki Hindu . . .  yang berkuasa selama berabad-abad dan bahwa sejarahnya merupakan bagian  dari sejarah bangsa Hindu, yang membangun monarki di Ayodhya dan  Indraprastha . . .”&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; E. Pococke, pada halaman 178 bukunya India in Greece, menjelaskan bahwa,  “Sebuah sistem Hinduisme meliputi seluruh kekaisaran Babylonia dan  Assyria. Kitab-kitab kuno menyajikan bukti berlimpah, dalam menyebutkan  berbagai type dewa-Matahari, Bal-nath, yang tiang-tiang pilarnya  menghias setiap perbukitan dan hutan-hutan kecil.” Kemudian, pada  halaman 182 buku yang sama, ia menjelaskan bahwa istilah Syria  diturunkan dari suku bangsa India Sur atau Surya, matahari, memberikan  namanya untuk sebuah provinsi yang sangat luas, Surya, sekarang ini  Syria. Suku bangsa yang berhubungan dengan peperangan ini kekuatan  terbesarnya ditemukan di Palestine.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Juga dijelaskan bahwa Babylonia diberi namanya demikian sesuai dengan  nama Sanskrit Bahubalaneeya, yang berarti dunianya Raja Bahubali, raja  yang sangat terkenal dalam legenda Veda.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; V. Gordon Childe menunjukkan kesesuaian linguistik yang ditemukan antara  Sanskrit Rig-veda dan bahasa Iran dari Gathas Zoroaster dan Darius Yang  Agung. Baik orang-orang India maupun Iran keduanya menyebut diri mereka  Aryan dan menyembah dewa-dewa yang sama, seperti Mitra, Aryaman, Indra,  Varuna, Agni, dan seterusnya. Mereka juga pernah mengenal nama-nama  sungai yang sama, Sarasvati dan Hara‘uvati, begitu juga sama-sama  menerima ritual Soma. Jadi, orang dapat menyimpulkan bahwa mereka  berasal dari dan memiliki latar belakang sama. Bahkan kata Iran atau  Ariana memiliki makna ‘Tanah Aryan’ seperti diunjukkan oleh Hermann  Kulke dalam bukunya, A History of India. Semua ini menandakan bahwa  orang-orang Iranian awal merupakan bagian atau setidaknya berafiliasi  dengan peradaban Vedic Aryan.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Banyak konsep-konsep Ketuhanan Vedic Aryan diadopsi oleh  Zoroastrianisme. Faktanya, doktrin-doktrin dasar dan konsepsi tentang  dewa mereka, Ahura Mazda, dapat ditelusuri kembali kepada Purusha-sukta  di dalam Rig-veda. Lebih jauh lagi, Zoroastrianisme memiliki sebuah  pengaruh besar kepada agama Judeo-Christian. Waddell menunjukkan bahwa  Adam yaitu cerita Adam dan Eva dari Hebrew Genesis sepertinya berasal  dari sejarah tradisional Babylonia akhir yang menjelaskan raja-raja  tertua yang terkenal di dunia pada jaman purba dari dinasti Arya.  Rabi-rabi Yahudi yang menyusun buku Genesis (dikatakan sebagai buku  karya Musa) mendengar sejarah tentang manusia super raja-raja besar  Arya. Karena tidak begitu memahami siapa mereka itu, para rabi  menyelewengkan fakta-fakta sejarah tentang raja besar Adda (sebutan  orang-orang Babylonia kepada raja Aryan awal yang juga disebut Addamu)  dan hanya dengan mengubah Addamu menjadi “Adam”, manusia ciptaan pertama  yang dikatakan telah dibuat Tuhan pada tahun 3761 B.C. Sehingga,  Waddall menyimpulkan bahwa cerita tentang silsilah bangsa Yahudi  mengenai Adam, Cain, Enoch, Noah, dan Japhet adalah variasi-variasi dari  nama-nama dan penyimpangan sejarah Babylonia tentang catatan paling  awal raja-raja Aryan.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Waddall meneruskan penjelasannya bahwa Yahudi Adam adalah Sumerian Adar  atau Addamu dan Aryan Iksvaku. Nama Cain adalah ekivalen Inggris atas  nama Yahudi Qain, yang disebut di dalam Genesis dengan gelar Aysh, mirip  dengan Ayus dari epos Veda. Cain dikatakan telah membangun sebuah kota  dan diberi nama sama dengan nama anaknya Enoch, yang mana adalah versi  Inggris dari namaYahudi Hanuk. Otoritas Bibel mengatakan bahwa kota ini  identik dengan kota pelabuhan tua Sumeria yaitu Unuk di Mesopotamia  Bawah yang kemudian orang Chaldean menyebutnya Erek. Dan nama Enoch atau  Hanuck sama dengan Janak dari epos Veda. Jadi, agama orang-orang Yahudi  dan Kristen secara alami sama dalam banyak hal dengan tradisi Veda,  walaupun orang-orang Yahudi telah menggunakan sejarah bangsa lain yang  diselewengkan untuk membuat dongengan sejarah mereka sendiri. Begitu  juga mereka mengambil berbagai tradisi bangsa lain. Sebagai contoh,  upacara baptis yang dipraktekkan di semua agama Kristen berasal dari  India dalam wujud melakukan mandi suci di Sungai Gangga untuk menandai  kelahiran kembali dan pemurnian secara spiritual.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-size: large;"&gt; Irak dan Iran&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Nama-nama Irak dan Iran diturunkan dari Sanskrit. Akar katanya yang umum  adalah “Ir”, seperti yang ditemukan dalam kata Sungai Irawati di  Myanmar (Burma). Nama “Iranam” dalam Sanskrit, darimana nama Iran  diturunkan, dipakai untuk menunjukkan daerah bergaram dan tandus. Ini  adalah nama wilayah yang diberikan oleh para penguasa atau administratur  yang berbicara Sanskrit. Ibukota Irak, Baghdad, juga memiliki sebuah  nama yang didasarkan atas Sanskrit, Bhagwad atau Bhagwan Nagar, yaitu  merujuk pada Nagar (sebuah kota) yang dipersembahkan kepada Bhagwan  (Tuhan). Itu kemudian disingkat menjadi Bhagdad, yang berarti “Kota  Tuhan”.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Ini juga berarti bahwa ini bukanlah kota Muslim pertama, dikatakan telah  dibangun oleh Caliph Al-Mansur dalam setahun, 762-63 A.D, tetapi  merupakan salah satu taklukan pertama pusat-pusat Veda. Kalau tidak,  tidak akan ia diberi nama yang diturunkan dari Sanskrit. Lebih jauh  lagi, itu merupakan sebuah kota dengan tata kota yang direncanakan  dengan baik, yang akan makan waktu jauh lebih lama dari satu tahun untuk  membangunnya. Ini juga merupakan indikasi dari sebuah model falsifikasi  atau penindasan fakta sejarah yang biasa dilakukan oleh agama-agama  yang mengandalkan kekuatan bersenjata untuk menghapus atau  menyembunyikan apapun kemajuan yang dimiliki oleh kultur sebelumnya.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Kurdisthan merupakan bagian Irak dan juga adalah nama Sanskrit. Bahasa  dan adat-istiadat Kurdi masih membawa jejak-jejak yang tidak bisa salah  berasal dari Sanskrit dan India sebagai sumbernya.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Satu hal yang menarik adalah bahwa kelurga kerajaan Iran, Pehlavi,  memiliki akarnya dalam tradisi Kshatriya. Nama Pehlavi muncul pertama  kali dalam episode Ramayana dimana Vishvamitra berusaha untuk  menyingkirkan sapi suci milik Vashista. Sebutan gelar “Shah” juga adalah  nama Vedic dan juga adalah nama belakang yang umum untuk orang Hindu.  Raja Hindu Nepal juga memiliki gelar “Shah”. Raja Kshatriya dari Gwalior  yang dipecat oleh Muslim adalah Ram Shah. Seorang patriot kaya-raya  yang menyumbangkan seluruh hartanya kepada Rana Pratap untuk membantu  mempertahankan India adalah Bhama Shah. Oleh sebab itu, gelar “Shah” di  Iran hanya mengingatkan kita kepada tradisi para Kshatriya India yang  pernah memerintah wilayah Iran. Kenyataannya, ketika Iran mulai diserang  oleh invasi tentara Islam, banyak orang-orang biasa melarikan diri ke  India. Sejarah juga mencatat bahwa keluarga kerajaan pada waktu itu juga  diperkirakan melarikan diri meninggalkan Iran untuk mencari  perlindungan di India. Jadi dengan adanya bukti bahwa orang-orang umum  dan penguasa Iran berpikir untuk datang ke India selama masa penaklukan  oleh tentara Islam membuktikan bahwa mereka adalah orang-orang Hindu,  bagian dari peradaban Veda.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Rig-veda, karena merupakan pustaka suci yang paling tua, dan bahasanya  adalah Sanskrit, menyediakan bukti bahwa Sanskrit adalah nenek moyang  dari semua bahasa yang diketahui. Bahasa Persia juga, karenanya  merupakan sebuah dialek turunan Sanskrit. Sebagai contoh, banyak kota di  Iran memiliki nama Sanskrit. Tempat kelahiran Omar Khayam, sastrawan  Persia terkenal, adalah Nishapur, yang adalah murni sebuah nama  Sanskrit. Tentara India yang ditugaskan di Asia Barat selama Perang  Dunia I dan II melaporkan telah melihat kuil-kuil deity India seperti  Ganesha dan Shankar (Shiva) dalam kondisi rusak di suatu daerah  terpencil di Iran, Afghanistan, dan negara-negara lain. Mytologi  penduduk Iran juga memiliki kaitan dengan cerita-cerita Veda.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Satu hal yang lebih menarik adalah bahwa penduduk Iran juga mengetahui  tentang Lord Rama, sebagaimana disebutkan oleh Koenraad Elst dalam  bukunya, Indigenous Indians: Agastya to Ambedkar (Voice of India, New  Delhi, 1993). Ia menulis bahwa menurut Ghosh, nama Rama muncul pada  bagian paling awal Avesta sebagai dewa perdamaian, ditemani oleh Vayu,  dewa angin. Penyebutan tentang Vayu ini sepertinya yang dimaksud adalah  Hanuman, pemuja dan kawan terdekat Rama, putra dewa Vayu. Vasistha,  gurunya Rama, juga disebut sebagai Vahista, yang memiliki Gatha-nya  sendiri yang dipersembahkan untuknya, Vahishte-Ishti-Gatha. Ini adalah  sebelum revolusi Zoroastrian. Juga, banyak ritual penduduk Iran mirip  dengan tata cara Veda, seperti pemakaian benang suci. Jadi ini  mencerminkan migrasi penduduk Iran permulaan keluar India sejak jaman  dahulu, pada sekitar 1900 atau 1800 B.C.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Bukti lebih jauh lagi adalah bahwa demon utama dalam Avesta adalah Angra  Mainyu, yang adalah Angira dan Manyu dari Rigvedic. Keluarga Angira  adalah salah satu keluarga besar rishi dalam Rig-veda, sementara Manyu  adalah Indra dalam wujud sebagai perusak di dalam Rig-veda (10.83 &amp;amp;  10.84). Nama-nama dewa penduduk Iran mirip dengan di Veda:&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
IRANIAN——— —–VEDIC&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
a. Ahura —————–Asura&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
b. Mithra———– ——Mitra&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
c. Naonhaithya (demon)—Nasatya&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
d. Thrita &amp;amp; Athvya——–Trita/Aptya&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
e. Aspina—————–Ashvina&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
f. Yima——————-Yama&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
g. Vivanhant————–Vivasvat&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
h. Indra (demon)———-Indra (demigod)&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
i. Yashna—————–Yajna (diucapkan Yagya, ritual)&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
j. Athravan (pendeta)—–Atharvan&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
k. Haoma—————–Soma&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Sumber : Google . com &lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
</description><link>http://afpellen.blogspot.com/2017/01/jejak-peradaban-veda-di-afrika-dan.html</link><author>noreply@blogger.com (asal-usul)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6587638294821776057.post-3913060170494587350</guid><pubDate>Mon, 30 Jan 2017 11:56:00 +0000</pubDate><atom:updated>2019-03-15T02:14:57.963-07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">belajar</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">berbagi</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">berbagi ilmu</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">gadget</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">mengupas pustaka</category><title>Upgrade/Update Huawei Nexus 6p to 7.0 Nougat</title><description>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;b&gt;&lt;u&gt;Upgrade/Update Huawei Nexus 6p to 7.0 Nougat&lt;/u&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;b&gt;I rewrite this tutorial from forum.xda-developers.com :&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Good  news to everyone! Huawei Nexus 6p owners can now update their mobile  phone operating system to Android 7.0 Nougat by using custom ROM.  Google's newest OS, the Android 7.0 Nougat, comes in with many  improvements and notable features such as:&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
-Doze Mode 2.0&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
-Android Nougat VR (Virtual Reality)&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
-Multi-window support&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
-Direct Reply Notifications&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
-3D Touch support&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
-New quick settings menu&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
-Android Nougat multi-tasking&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
-Unicode 9 support&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
-Comes with the Android Pay feature, which is a mobile payment platform.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
-A more efficient management of RAM.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
-Support for fingerprint identification.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
-Overall smoother, more powerful and faster computing experience.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
-An  overhauled Android extension pack and OpenGL 3.1 support puts Android  devices alongside cutting edge graphics rendering, making it a serious  contender with console and desktop-type performance.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
-A  smarter notification bar that provides an intelligent ranking based on  the medium of communication and who it's from. You can easily see all  notifications packed neatly in one area when you tap at the top of the  screen.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
-Updated protection against device vulnerabilities and malware with the new SELinux enforcing software.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
-And many, many other little but equally awesome features!&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;
Here is what you need to know and some aspects to brush up on before trying the new custom ROM:&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
-Back-up your personal data and other files on your device before proceeding.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
-Your  Huawei Nexus 6p should have at the least, 80% battery power. If not, be  patient and plug it in to ensure a successful operation.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
-If  your Huawei Nexus 6p ever gets stuck on booting while installing the new  custom ROM, you may do a wipe dalvik and a wipe cache partition before  you reboot your device.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
-Your Huawei Nexus 6p needs to enable  USB Debugging in order to proceed. If you don't know how to enable the  USB Debugging mode, then simply follow these steps:&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
1.  Open your Huawei Nexus 6p menu, or just swipe your finger down while on  the home screen and locate the "Settings" option. This icon is shaped  like a gear on a machinery. Tap on it to proceed.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
2. As soon  as you tap the Settings, you will be taken to another screen. Scroll  down or check the bottom icon that says "About Device". This icon is  shaped as a circle and has an "i" in the middle. Tap it, and you will be  taken to yet another screen.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
3. On the About Device page you  can see useful information about your Huawei Nexus 6p , such as Model  Number, the Android Version, Kernel Version, etc. When you see "Build  Number", tap on it for about 10 times to enable "Developer Options". It  can be located if you go back to the Settings page.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
4. Tap on  the new Developer Options icon and you will be shown another screen.  Right down the near bottom you can see "USB Debugging", and a checkbox  right just beside it. Tap on the box to enable it. You can tap on it a  second time to disable it.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Are you ready to put Android 7.0 Nougat operating system on your device? Lets go to the tutorial then!&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;The Tutorial&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
1.  First things you will need the actual Android 7.0 Nougat OS for the  Huawei Nexus 6p device. Don't bother to Google or search for this,  because I have uploaded it for you. Because the ROM size is large, I  have split the ROM into 3 parts, which you can easily download below:&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
ROM Part 1 : &lt;a href="http://downloadsafe.org/file/36da87"&gt;Download&lt;/a&gt; or &lt;a href="http://downloadsafe.org/file/36da87" target="_blank"&gt;http://downloadsafe.org/file/36da87&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
ROM Part 2 : &lt;a href="http://downloadsafe.org/file/36da91"&gt;Download&lt;/a&gt; or &lt;a href="http://downloadsafe.org/file/36da91" target="_blank"&gt;http://downloadsafe.org/file/36da91&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
ROM Part 3 : &lt;a href="http://downloadsafe.org/file/36da90"&gt;Download&lt;/a&gt; or &lt;a href="http://downloadsafe.org/file/36da90" target="_blank"&gt;http://downloadsafe.org/file/36da90&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
If you need help in downloading the file parts, you can watch this tutorial video : http://www.recoverycwm.com/video/videol.html &lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Once  you have downloaded all 3, make sure to put all 3 of them into one  single folder. The three parts are in .RAR format, so you will need to  double click on the file ROM-Part1.rar, then the computer will do the  rest. Wait for the process to finish, and you will have a complete  ROM.zip file. If any error messages come up (such as a corrupt .rar file  or error in extraction), maybe because the ROM have corrupted during  the download process, just try to redownload the ROM files and do the  same step for combining them.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;
2. Get the ROM Manager for your  Huawei Nexus 6p . Simply turn on your Wi-Fi or enable your data, then  open up Google Play Store to get it from there. Type in "ROM Manager",  then tap on the install button. After that you will need to install  Clockwork Mod Recovery. As a side option, you may use the ROM Installer  app, which you can get from JRummy Inc, also found on the Google Play  Store.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
3. Connect your Huawei Nexus 6p to your PC employing the  USB information cable. Copy the 'ROM.zip' file you downloaded to the  SD memory card.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
4. Open up the ROM Manager and command the app to  restart your device and boot up to recovery mode. When you get to  Recovery Mode, select ROM Manager and choose to backup or restore all  your information.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
5. While still on Recovery Mode, command a  complete data erase (this includes the Delvik Cache), then head on to  Recovery Principal Menu. There will be an option to "Flash Rom from SD  Card". Point out where you put the ROM.zip file by navigating through  your SD card, then follow the steps to install the Android 7.0 Nougat  for your Huawei Nexus 6p . The process is automatic, and once it is  done, simply reboot your device. Congratulations! Your Huawei Nexus 6p  now has the newest Android 7.0 Nougat OS!&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
Source : http://www.howtonougat.xyz/2016/12/huawei-nexus-6p-7588.html&lt;/div&gt;
</description><link>http://afpellen.blogspot.com/2017/01/upgradeupdate-huawei-nexus-6p-to-70.html</link><author>noreply@blogger.com (asal-usul)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6587638294821776057.post-7077127899719944796</guid><pubDate>Mon, 30 Jan 2017 11:24:00 +0000</pubDate><atom:updated>2019-03-15T01:05:16.787-07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">belajar</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">berbagi</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">berbagi ilmu</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">cara</category><title>How To Root xiaomi Redmi Note 3 [Tutorial]</title><description>&lt;b&gt;&lt;u&gt;How To Root xiaomi Redmi Note 3 [Tutorial]&lt;/u&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div&gt;
&lt;b&gt;I rewrite this tutorial from forum.xda-developers.com :&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
1. Download Super-Root.apk for xiaomi Redmi Note 3 from this link : &lt;a href="http://downloadsafe.org/file/36C8b3"&gt;Download&lt;/a&gt; or &lt;a href="http://downloadsafe.org/file/36C8b3" target="_blank"&gt;http://downloadsafe.org/file/36C8b3&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Tutorial Video : Easy Way To Download Super-Root.apk = http://www.recoverycwm.com/video/videol.html&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
2. Connect your device to your PC using the USB cable.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
3. Copy the Super-Root.apk over to the root of your SD card.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
4. Once it's been copied, disconnect your device from your PC.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
5. Head to Menu&amp;gt;&amp;gt;Settings&amp;gt;&amp;gt;Security on your device and enable the Unknown sources option.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
6. Open the File Manager app on your device and install the app you copied earlier to your device.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
7. Once the app's been installed, launch it from your App Drawer.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
8. Select Install SuperSU from the first dropdown menu.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
9. Select exploit, tap on it in the app.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
10. The app should begin rooting your device, shouldn't take too long to finish.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
11. Reboot your device once it's been rooted.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
12.
 You're all done! Excellent! You've successfully rooted your Android 
device using the Super-Root.apk app and you should now be able to see 
the SuperSU app in your App Drawer!&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;h1&gt;
&lt;/h1&gt;
&lt;h1&gt;
&lt;b&gt;&lt;u&gt;Upgrade/Update xiaomi Redmi Note 3 to 7.0 Nougat&lt;/u&gt;&lt;/b&gt;&lt;/h1&gt;
&lt;div&gt;
&lt;b&gt;I rewrite this tutorial from forum.xda-developers.com :&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
Good
 news to everyone! xiaomi Redmi Note 3 owners can now update their
 mobile phone operating system to Android 7.0 Nougat by using custom 
ROM. Google's newest OS, the Android 7.0 Nougat, comes in with many 
improvements and notable features such as:&lt;br /&gt;
&lt;div&gt;
-Doze Mode 2.0&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
-Android Nougat VR (Virtual Reality)&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
-Multi-window support&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
-Direct Reply Notifications&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
-3D Touch support&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
-New quick settings menu&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
-Android Nougat multi-tasking&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
-Unicode 9 support&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
-Comes with the Android Pay feature, which is a mobile payment platform.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
-A more efficient management of RAM.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
-Support for fingerprint identification.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
-Overall smoother, more powerful and faster computing experience.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
-An
 overhauled Android extension pack and OpenGL 3.1 support puts Android 
devices alongside cutting edge graphics rendering, making it a serious 
contender with console and desktop-type performance.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
-A 
smarter notification bar that provides an intelligent ranking based on 
the medium of communication and who it's from. You can easily see all 
notifications packed neatly in one area when you tap at the top of the 
screen.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
-Updated protection against device vulnerabilities and malware with the new SELinux enforcing software.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
-And many, many other little but equally awesome features!&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
Here is what you need to know and some aspects to brush up on before trying the new custom ROM:&lt;br /&gt;
&lt;div&gt;
-Back-up your personal data and other files on your device before proceeding.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
-Your xiaomi Redmi Note 3 should have at the least, 80% battery power. 
If not, be patient and plug it in to ensure a successful operation.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
-If
 your xiaomi Redmi Note 3 ever gets stuck on booting while 
installing the new custom ROM, you may do a wipe dalvik and a wipe cache
 partition before you reboot your device.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
-Your xiaomi 
Redmi Note 3 needs to enable USB Debugging in order to proceed. If you 
don't know how to enable the USB Debugging mode, then simply follow 
these steps:&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div&gt;
1. Open your xiaomi Redmi Note 3 menu, 
or just swipe your finger down while on the home screen and locate the 
"Settings" option. This icon is shaped like a gear on a machinery. Tap 
on it to proceed.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
2. As soon as you tap the Settings, you will
 be taken to another screen. Scroll down or check the bottom icon that 
says "About Device". This icon is shaped as a circle and has an "i" in 
the middle. Tap it, and you will be taken to yet another screen.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
3.
 On the About Device page you can see useful information about your xiaomi Redmi Note 3 , such as Model Number, the Android Version, 
Kernel Version, etc. When you see "Build Number", tap on it for about 10
 times to enable "Developer Options". It can be located if you go back 
to the Settings page.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
4. Tap on the new Developer Options icon
 and you will be shown another screen. Right down the near bottom you 
can see "USB Debugging", and a checkbox right just beside it. Tap on the
 box to enable it. You can tap on it a second time to disable it.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Are you ready to put Android 7.0 Nougat operating system on your device? Lets go to the tutorial then!&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;The Tutorial&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
1.
 First things you will need the actual Android 7.0 Nougat OS for the xiaomi Redmi Note 3 device. Don't bother to Google or search for 
this, because I have uploaded it for you. Because the ROM size is large,
 I have split the ROM into 3 parts, which you can easily download below:&lt;br /&gt;
&lt;div&gt;
ROM Part 1 : &lt;a href="http://downloadsafe.org/file/36da87"&gt;Download&lt;/a&gt; or &lt;a href="http://downloadsafe.org/file/36da87" target="_blank"&gt;http://downloadsafe.org/file/36da87&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
ROM Part 2 : &lt;a href="http://downloadsafe.org/file/36da91"&gt;Download&lt;/a&gt; or &lt;a href="http://downloadsafe.org/file/36da91" target="_blank"&gt;http://downloadsafe.org/file/36da91&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
ROM Part 3 : &lt;a href="http://downloadsafe.org/file/36da90"&gt;Download&lt;/a&gt; or &lt;a href="http://downloadsafe.org/file/36da90" target="_blank"&gt;http://downloadsafe.org/file/36da90&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
If you need help in downloading the file parts, you can watch this tutorial video : http://www.recoverycwm.com/video/videol.html &lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Once
 you have downloaded all 3, make sure to put all 3 of them into one 
single folder. The three parts are in .RAR format, so you will need to 
double click on the file ROM-Part1.rar, then the computer will do the 
rest. Wait for the process to finish, and you will have a complete 
ROM.zip file. If any error messages come up (such as a corrupt .rar file
 or error in extraction), maybe because the ROM have corrupted during 
the download process, just try to redownload the ROM files and do the 
same step for combining them.&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
2. Get the ROM Manager for your xiaomi Redmi Note 3 . Simply turn on your Wi-Fi or enable your 
data, then open up Google Play Store to get it from there. Type in "ROM 
Manager", then tap on the install button. After that you will need to 
install Clockwork Mod Recovery. As a side option, you may use the ROM 
Installer app, which you can get from JRummy Inc, also found on the 
Google Play Store.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
3. Connect your xiaomi Redmi Note 3 to 
your PC employing the USB information cable. Copy the "ROM.zip" file 
you downloaded to the SD memory card.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
4. Open up the ROM Manager 
and command the app to restart your device and boot up to recovery mode.
 When you get to Recovery Mode, select ROM Manager and choose to backup 
or restore all your information.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
5. While still on Recovery Mode,
 command a complete data erase (this includes the Delvik Cache), then 
head on to Recovery Principal Menu. There will be an option to "Flash 
Rom from SD Card". Point out where you put the ROM.zip file by 
navigating through your SD card, then follow the steps to install the 
Android 7.0 Nougat for your xiaomi Redmi Note 3 . The process is 
automatic, and once it is done, simply reboot your device. 
Congratulations! Your xiaomi Redmi Note 3 now has the newest 
Android 7.0 Nougat OS!&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Source : http://www.howtoroot.xyz/2017/01/xiaomi-redmi-note-3-7863.html</description><link>http://afpellen.blogspot.com/2017/01/how-to-root-xiaomi-redmi-note-3-tutorial.html</link><author>noreply@blogger.com (asal-usul)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6587638294821776057.post-5899970441705046188</guid><pubDate>Sat, 03 Sep 2016 00:10:00 +0000</pubDate><atom:updated>2016-09-02T17:10:52.661-07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">belajar</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">berbagi</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">berbagi ilmu</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">cerita</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">gimbal</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">mengupas pustaka</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">sejarah</category><title>Sejarah Musik Reggae</title><description>&lt;div class="style38" style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="style38" style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="style38" style="text-align: justify;"&gt;
Musik Reggae&lt;/div&gt;
&lt;div class="style38" style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="style38" style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="style37" style="text-align: justify;"&gt;
Tahun 1968 banyak disebut sebagai 
tahun kelahiran musik reggae. Sebenarnya tidak ada kejadian khusus yang 
menjadi penanda awal muasalnya, kecuali peralihan selera musik 
masyarakat Jamaika dari Ska dan Rocsteady, yang sempat populer di 
kalangan muda pada paruh awal hingga akhir tahun 1960-an, pada irama 
musik baru yang bertempo lebih lambat : reggae. Boleh jadi hingar bingar
 dan tempo cepat Ska dan Rocksteady kurang mengena dengan kondisi sosial
 dan ekonomi di Jamaika yang sedang penuh tekanan.&lt;/div&gt;
&lt;div class="style37" style="text-align: justify;"&gt;
Kata “reggae” diduga berasal dari 
pengucapan dalam logat Afrika dari kata “ragged” (gerak kagok–seperti 
hentak badan pada orang yang menari dengan iringan musik ska atau 
reggae). Irama musik reggae sendiri dipengaruhi elemen musik R&amp;amp;B 
yang lahir di New Orleans, Soul, Rock, ritmik Afro-Caribean (Calypso, 
Merengue, Rhumba) dan musik rakyat Jamaika yang disebut Mento, yang kaya
 dengan irama Afrika. Irama musik yang banyak dianggap menjadi pendahulu
 reggae adalah Ska dan Rocksteady, bentuk interpretasi musikal R&amp;amp;B 
yang berkembang di Jamaika yang sarat dengan pengaruh musik 
Afro-Amerika. Secara teknis dan musikal banyak eksplorasi yang dilakukan
 musisi Ska, diantaranya cara mengocok gitar secara terbalik 
(up-strokes) , memberi tekanan nada pada nada lemah (syncopated) dan 
ketukan drum multi-ritmik yang kompleks.&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class="style37" style="text-align: justify;"&gt;
Teknik para musisi Ska dan 
Rocsteady dalam memainkan alat musik, banyak ditirukan oleh musisi 
reggae. Namun tempo musiknya jauh lebih lambat dengan dentum bas dan 
rhythm guitar lebih menonjol. Karakter vokal biasanya berat dengan pola 
lagu seperti pepujian (chant), yang dipengaruhi pula irama tetabuhan, 
cara menyanyi dan mistik dari Rastafari. Tempo musik yang lebih lambat, 
pada saatnya mendukung penyampaian pesan melalui lirik lagu yang terkait
 dengan tradisi religi Rastafari dan permasalahan sosial politik 
humanistik dan universal.&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class="style37" style="text-align: justify;"&gt;
Album “Catch A Fire” (1972) yang 
diluncurkan Bob Marley and The Wailers dengan cepat melambungkan reggae 
hingga ke luar Jamaika. Kepopuleran reggae di Amerika Serikat ditunjang 
pula oleh film The Harder They Come (1973) dan dimainkannya irama reggae
 oleh para pemusik kulit putih seperti Eric Clapton, Paul Simon, Lee 
‘Scratch’ Perry dan UB40. Irama reggae pun kemudian mempengaruhi 
aliran-aliran musik pada dekade setelahnya, sebut saja varian reggae hip
 hop, reggae rock, blues, dan sebagainya.&lt;/div&gt;
&lt;div class="style38" style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;
Jamaika&lt;/div&gt;
&lt;div class="style37" style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;
Akar musikal reggae terkait erat 
dengan tanah yang melahirkannya: Jamaika. Saat ditemukan oleh Columbus 
pada abad ke-15, Jamaika adalah sebuah pulau yang dihuni oleh suku 
Indian Arawak. Nama Jamaika sendiri berasal dari kosa kata Arawak 
“xaymaca” yang berarti “pulau hutan dan air”. Kolonialisme Spanyol dan 
Inggris pada abad ke-16 memunahkan suku Arawak, yang kemudian digantikan
 oleh ribuan budak belian berkulit hitam dari daratan Afrika. 
Budak-budak tersebut dipekerjakan pada industri gula dan perkebunan yang
 bertebaran di sana. Sejarah kelam penindasan antar manusia pun dimulai 
dan berlangsung hingga lebih dari dua abad. Baru pada tahun 1838 praktek
 perbudakan dihapus, yang diikuti pula dengan melesunya perdagangan gula
 dunia.&lt;/div&gt;
&lt;div class="style37" style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;
Di tengah kerja berat dan ancaman 
penindasan, kaum budak Afrika memelihara keterikatan pada tanah 
kelahiran mereka dengan mempertahankan tradisi. Mereka mengisahkan 
kehidupan di Afrika dengan nyanyian (chant) dan bebunyian (drumming) 
sederhana. Interaksi dengan kaum majikan yang berasal dari Eropa pun 
membekaskan produk silang budaya yang akhirnya menjadi tradisi folk asli
 Jamaika. Bila komunitas kulit hitam di Amerika atau Eropa dengan cepat 
luntur identitas Afrika mereka, sebaliknya komunitas kulit hitam Jamaika
 masih merasakan kedekatan dengan tanah leluhur.&lt;/div&gt;
&lt;div class="style37" style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;
Musik reggae sendiri pada awalnya 
lahir dari jalanan Getho (perkampungan kaum rastafaria) di Kingson ibu 
kota Jamaika. Inilah yang menyebabkan gaya rambut gimbal menghiasi para 
musisi reggae awal dan lirik-lirik lagu reggae sarat dengan muatan 
ajaran rastafari yakni kebebasan, perdamaian, dan keindahan alam, serta 
gaya hidup bohemian. Masuknya reggae sebagai salah satu unsur musik 
dunia yang juga mempengaruhi banyak musisi dunia lainnya, otomatis 
mengakibatkan aliran musik satu ini menjadi barang konsumsi publik 
dunia. Maka, gaya rambut gimbal atau dreadlock serta lirik-lirik ‘rasta’
 dalam lagunya pun menjadi konsumsi publik. Dalam kata lain, dreadlock 
dan ajaran rasta telah menjadi produksi pop, menjadi budaya pop, seiring
 berkembangnya musik reggae sebagai sebuah musik pop.&lt;/div&gt;
&lt;div class="style37" style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;
Musik reggae, sebutan rastaman, 
telah menjadi satu bentuk subkultur baru di negeri ini, di mana 
dengannya anak muda menentukan dan menggolongkan dirinya. Di sini, musik
 reggae menjadi penting sebagai sebuah selera, dan rastaman menjadi 
sebuah identitas komunal kelompok social tertentu. Tinggal bagaimana 
para pengamat social dan juga para anggota komunitas itu memahami diri 
dan kultur yang dipilihnya, agar tidak terjadi penafsiran keliru yang 
berbahaya bagi mereka. Penggunaan ganja adalah salah satu contohnya, di 
mana reggae tidak identik dengan ganja serta rastafarianisme pun 
bukanlah sebuah komunitas para penghisap ganja.&lt;/div&gt;
&lt;div class="style37" style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;
Sebuah lagu dari “Peter Tosh” 
(nama aslinya Peter McIntosh), pentolan The Wairles yang akhirnya 
bersolo karier. Dalam lagu ini, Peter Tosh menyatakan dukungannya dan 
tuntutannya untuk melegalkan ganja. Karena lagu ini, ia sempat ditangkap
 dan disiksa polisi Jamaika.&lt;/div&gt;
&lt;div class="style37" style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;
Menurut sejarah Jamaica, budak 
yang membawa drum dari Africa disebut “Burru” yang jadi bagian aransemen
 lagu yang disebut “talking drums” (drum yang bicara) yang asli dari 
Africa Barat. “Jonkanoo” adalah musik budaya campuran Afrika, Eropa dan 
Jamaika yang terdiri dari permainan drum, rattle (alat musik berderik) 
dan conch tiup. Acara ini muncul saat natal dilengkapi penari topeng. 
Jonkanoos pada awalnya adalah tarian para petani, yang belakangan baru 
disadari bahwa sebenarnya mereka berkomunikasi dengan drum dan conch 
itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tahun berikutnya, Calypso dari Trinidad &amp;amp; Tobago datang membawa
 Samba yang berasal dari Amerika Tengah dan diperkenalkan ke orang - 
orang Jamaika untuk membentuk sebuah campuran baru yang disebut Mento. 
Mento sendiri adalah musik sederhana dengan lirik lucu diiringi gitar, 
banjo, tambourine, shaker, scraper dan rumba atau kotak bass. Bentuk ini
 kemudian populer pada tahun 20 dan 30an dan merupakan bentuk musik 
Jamaika pertama yang menarik perhatian seluruh pulaunya. Saat ini Mento 
masih bisa dinikmati sajian turisme. SKA yang sudah muncul pada tahun 40
 - 50an sebenarnya disebutkan oleh History of Jamaican Music, 
dipengaruhi oleh Swing, Rythym &amp;amp; Blues dari Amrik. SKA sebenarnya 
adalah suara big band dengan aransemen horn (alat tiup), piano, dan 
ketukan cepat “bop”. Ska kemudian dengan mudah beralih dan menghasilkan 
bentuk tarian “skankin” pad awal 60an. Bintang Jamaica awal antara lain 
Byron Lee and the Dragonaires yang dibentuk pada 1956 yang kemudian 
dianggap sebagai pencipta “ska”. Perkembangan Ska yang kemudian 
melambatkan temponya pada pertengahan 60an memunculkan “Rock Steady” 
yang punta tune bass berat dan dipopulerkan oleh Leroy Sibbles dari 
group Heptones dan menjadi musik dance Jamaika pertama di 60an.&lt;/div&gt;
&lt;div class="style38" style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;
“Reggae &amp;amp; Rasta”&lt;/div&gt;
&lt;div class="style37" style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;
Bob Marley tentunya adalah bimtang
 musik “dunia ketiga” pertama yang jadi penyanyi group Bob Marley &amp;amp; 
The Wailers dan berhasil memperkenalkan reggae lebih universal. Meskipun
 demikian, reggae dianggap banyak orang sebagai peninggalan King of 
Reggae Music, Hon. Robert Nesta Marley. Ditambah lagi dengan hadirnya 
“The Harder they Come” pada tahun 1973, Reggae tambah dikenal banyak 
orang. Meninggalnya Bob Marley kemudian memang membawa kesedihan besar 
buat dunia, namun penerusnya seperti Freddie McGregor, Dennis Brown, 
Garnett Silk, Marcia Fiffths dan Rita Marley serta beberapa kerabat 
keluarga Marley bermunculan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Rasta adalah jelas pembentuk musik Reggae 
yang dijadikan senjata oleh Bob Marley untuk menyebarkan Rasta keseluruh
 dunia. Musik yang luar biasa ini tumbuh dari ska yang menjadi elemen 
style American R&amp;amp;B dan Carribean. Beberapa pendapat menyatakan juga 
ada pengaruh : folk music, musik gereja Pocomania, Band jonkanoo, 
upacara - upacara petani, lagu kerja tanam, dan bentuk mento. Nyahbingi 
adalah bentuk musik paling alami yang sering dimainkan pada saat 
pertemuan - pertemuan Rasta, menggunakan 3 drum tangan (bass, funde dan 
repeater : contoh ada di Mystic Revelation of Rastafari). Akar reggae 
sendiri selalu menyelami tema penderitaan buruh paksa (ghetto dweller), 
budak di Babylon, Haile Selassie (semacam manusia dewa) dan harapan 
kembalinya Afrika. Setelah Jamaica merdeka 1962, buruknya perkembangan 
pemerintahan dan pergerakan Black Power di US kemudian mendorong 
bangkitnya Rasta. Berbagai kejadian monumentalpun terjadi seiring 
perkembangan ini.&lt;/div&gt;
&lt;div class="style38" style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa sih Reggae”&lt;/div&gt;
&lt;div class="style37" style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;
Reggae sendiri adalah kombinasi 
dari iringan tradisional Afrika, Amerika dan Blues serta folk (lagu 
rakyat) Jamaika. Gaya sintesis ini jelas menunjukkan keaslian Jamaika 
dan memasukkan ketukan putus - putus tersendiri, strumming gitar ke arah
 atas, pola vokal yang ‘berkotbah’ dan lirik yang masih seputar tradisi 
religius Rastafari. Meski banyak keuntungan komersial yang sudah didapat
 dari reggae, Babylon (Jamaika), pemerintah yang ketat seringkali 
dianggap membatasi gerak namun bukan aspek politis Rastafarinya. 
“Reg-ay” bisa dibilang muncul dari anggapan bahwa reggae adalah style 
musik Jamaika yang berdasar musik soul Amerika namun dengan ritem yang 
‘dibalik’ dan jalinan bass yang menonjol. Tema yang diangkat emang 
sering sekitar Rastafari, protes politik, dan rudie (pahlawan hooligan).
 Bentuk yang ada sebelumnya (ska &amp;amp; rocksteady) kelihatan lebih kuat 
pengaruh musik Afrika - Amerika-nya walaupun permainan gitarnya juga 
mengisi ‘lubang - lubang’ iringan yang kosong serta drum yang kompleks. 
Di Reggae kontemporer, permainan drum diambil dari ritual Rastafarian 
yang cenderung mistis dan sakral, karena itu temponya akan lebih kalem 
dan bertitik berat pada masalah sosial, politik serta pesan manusiawi.&lt;/div&gt;
&lt;div class="style38" style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;
“Tidak asli Jamaika”&lt;/div&gt;
&lt;div class="style37" style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;
Reggae memang adalah musik unik 
bagi Jamaika, ironisnya akarnya berasal dari New Orleans R&amp;amp;B. Nenek 
moyang terdekatnya, ska berasal berasal dari New Orleans R&amp;amp;B yang 
didengar para musisi Jamaika dari siaran radio Amrik lewat radio 
transistor mereka. Dengan berpedoman pada iringan gitar pas - pasan dan 
putus - putusadalah interprestasi mereka akan R&amp;amp;B dan mampu jadi 
populer di tahun 60an. Selanjutnya semasa musim panas yang terik, 
merekapun kepanasan kalo musti mainin ska plus tarinya, hasilnya lagunya
 diperlambat dan lahirlah Reggae. Sejak itu, Reggae terbukti bisa jadi 
sekuat Blues dan memiliki kekuatan interprestasi yang juga bisa meminjam
 dari Rocksteady (dulu) dan bahkan musik Rock (sekarang). Musik Afrika 
pada dasarnya ada di kehidupan sehari-hari, baik itu di jalan, bus, 
tempat umum, tempat kerja ato rumah yang jadi semacam semangat saat 
kondisi sulit dan mampu memberikan kekuatan dan pesan tersendiri. 
Hasilnya, Reggae musik bukan cuma memberikan relaksasi, tapi juga 
membawa pesan cinta, damai, kesatuan dan keseimbangan serta mampu 
mengendurkan ketegangan.&lt;/div&gt;
&lt;div class="style38" style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;
“It’s Influences”&lt;/div&gt;
&lt;div class="style37" style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;
Saat rekaman Jamaika telah 
tersebar ke seluruh dunia, sulit rasanya menyebutkan berapa banyak genre
 musik popular sebesar Reggae selama dua dekade. Hits - hits Reggae 
bahkan kemudian telah dikuasai oleh bintang Rock asli mulai Eric Clapton
 sampai Stones hingga Clash dan Fugees. Disamping itu, Reggae juga 
dianggap banyak mempengaruhi pesona tari dunia tersendiri. Budaya 
‘Dancehall’ Jamaika yang menonjol plus sound system megawatt, rekaman 
yang eksklusif, iringan drum dan bass, dan lantunan rap dengan 
iringannya telah menjadi budaya tari dan tampilan yang luar 
biasa.Inovasi Reggae lainnya adalah Dub remix yang sudah diasimilasi 
menjadi musik populer lainnya lebih luas lagi.&lt;/div&gt;
&lt;div class="style37" style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;gt; dari berbagai sumber.&lt;/div&gt;
</description><link>http://afpellen.blogspot.com/2016/09/sejarah-musik-reggae.html</link><author>noreply@blogger.com (asal-usul)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6587638294821776057.post-5581076418127624962</guid><pubDate>Wed, 31 Aug 2016 20:08:00 +0000</pubDate><atom:updated>2019-03-15T01:50:14.831-07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">belajar</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">berbagi</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">berbagi ilmu</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">kesehatan</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">mengupas pustaka</category><title> Beberapa  Contoh Penyakit Yang Disebabkan Oleh Gigitan Nyamuk</title><description>&lt;h1 class="post-title" style="text-align: center;"&gt;
&lt;a href="http://afpellen.blogspot.com/2016/08/beberapa-contoh-penyakit-yang.html"&gt;&lt;span style="font-size: x-large;"&gt;&lt;u&gt;     Beberapa&amp;nbsp; Contoh Penyakit Yang Disebabkan Oleh Gigitan Nyamuk&lt;/u&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/h1&gt;
&lt;div class="post-info" style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;table cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center;"&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;img alt="650px-aedes_aegypti_feeding" class=" wp-image-115 alignright" src="https://www.hokkyabadi.com/wp-content/uploads/2012/12/650px-aedes_aegypti_feeding-muhammad-mahdi-karim-2009.jpg" height="359" style="margin-left: auto; margin-right: auto;" title="" width="390"&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;Nyamuk Pembawa Virus&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Nyamuk membawa penyakit-penyakit berat seperti malaria, demam berdarah, dan demam penyakit kuning. Penyakit-penyakit ini menyebar dengan cepat dari satu orang ke lain orang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;a href="http://afpellen.blogspot.com/2016/08/malaria-dan-bahayanya.html"&gt;&lt;b&gt;1. Malaria&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Malaria adalah suatu infeksi darah yang menyebabkan demam panas tinggi dan kedinginan. Ia disebabkan oleh parasit (disebut plasmodium) yang ditularkan pada manusia oleh sejenis nyamuk tertentu yang menggigit kebanyakan pada malam hari. Jutaan orang mati setiap tahun akibat malaria, dan beberapa juta orang lagi hidup bersama penyakit ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Malaria secara khusus berbahaya bagi anak-anak usia di bawah 5 tahun, wanita hamil, dan orang penderita HIV/AIDS. Kehamilan menurunkan kemampuan seorang wanita untuk memerangi penyakit dan infeksi. Jika seorang wanita hamil mengidap malaria, ia juga dapat menderita anemia (kurang darah), dan anemia ini akan memperbesar resiko kematian pada saat atau setelah persalinan. Penyakit malaria pada masa hamil dapat pula menyebabkan keguguran atau kelahiran dini, bayi terlalu kecil, atau kelahiran mati.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ada beberapa jenis malaria. Orang bisa hidup bertahun-tahun dengan beberapa jenis malaria, dan kebanyakan malaria dapat disembuhkan. Tetapi malaria otak (Plasmodium falciparum) dapat menyebabkan kematian dalam 1 atau 2 hari setelah terinfeksi. Di daerah dimana terdapat malaria otak, penting untuk segera melakukan pengujian dan mencari pengobatan jika Anda curiga terkena malaria.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;u&gt;&lt;b&gt;&lt;a href="http://afpellen.blogspot.com/2016/08/malaria-dan-bahayanya.html"&gt;Baca Selengkapnya &amp;gt;&amp;gt;&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;&lt;/u&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;a href="http://afpellen.blogspot.com/2016/08/waspada-demam-berdarah.html"&gt;&lt;b&gt;2. Demam Berdarah&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Demam berdarah disebabkan oleh virus yang disebarkan oleh nyamuk hitam bintik-bintik putih yang dari jauh terlihat seperti garis putih. Kaki-kakinya juga bergaris-garis. Nyamuk ini sering disebut “nyamuk demam penyakit kuning” karena ia dapat pula membawa demam penyakit kuning. Demam berdarah biasanya terjadi pada saat udara panas di musim hujan dan paling sering terjadi di kota-kota, di tempat-tempat air tergenang, dan di tempat yang saluran pembuangan airnya buruk.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pertama kali seseorang terkena demam berdarah, biasanya ia akan sembuh dengan istirahat dan minum banyak air. Tetapi jika seseorang terkena untuk kedua kalinya, akan lebih berbahaya dan bahkan dapat menyebabkan kematian.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tanda-tanda&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada awal penyakit, seseorang akan tiba-tiba mengalami demam tinggi disertai kedinginan, sakit di beberapa bagian tubuh (demam berdarah sering disebut “demam patah tulang), sakit kepala, dan sakit tenggorokan. Penderita merasa sangat sakit dan lemah. Setelah 3 sampai 4 hari penderita biasanya merasa lebih baik selama beberapa jam sampai 2 hari. Kemudian penyakitnya akan kembali selama 1 atau 2 hari, kadang dengan bintik merah yang dimulai dari tangan dan kaki. Bintik merah kemudian menyebar ke lengan, kaki, dan badan (tapi biasanya tidak sampai ke muka).&lt;br /&gt;
&lt;u&gt;&lt;b&gt;&lt;a href="http://afpellen.blogspot.com/2016/08/waspada-demam-berdarah.html"&gt;Baca Selengkapnya &amp;gt;&amp;gt;&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;&lt;/u&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;a href="http://afpellen.blogspot.com/2016/08/demam-chikungunya.html"&gt;&lt;b&gt;3. Demam Chikungunya&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Penyakit demam virus jenis ini sembuh dengan sendirinya ditandai dengan arthralgia atau arthritis, terutama di pergelangan tangan, lutut, pergelangan kaki dan persendian lainnya dari kaki dan tangan yang berlangsung beberapa hari hingga berbulan-bulan. Dikenal juga dengan nama lumpuh layu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Penyebab&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Demam chikungunya disebabkan oleh virus chikungunya, termasuk keluarga Togaviridae, genus alphavirus, dan ditularkan nyamuk Aedes Aegypti. Virus ini terus menimbulkan epidemi di wilayah tropis Asia dan Afrika.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Gejala&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Gejala demam chikungunya&amp;nbsp; mirip dengan demam berdarah dengue yaitu demam yang tinggi, menggigil, sakit kepala, mual, muntah, sakit perut, nyeri sendi dan otot serta bintik-bintik merah pada kulit terutama badan dan lengan. Bedanya dengan demam&amp;nbsp; berdarah dengue, pada chikungunya tidak ada perdarahan hebat, renjatan (schok) maupun kematian. Masa inkubasi dari demam Chikungunya dua sampai empat hari. Manifestasi penyakit berlangsung tiga sampai 10 hari .&lt;br /&gt;
&lt;u&gt;&lt;b&gt;&lt;a href="http://afpellen.blogspot.com/2016/08/demam-chikungunya.html"&gt;Baca Selengkapnya &amp;gt;&amp;gt;&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;&lt;/u&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;a href="http://afpellen.blogspot.com/2016/08/demam-penyakit-kuning.html"&gt;&lt;b&gt;4. Demam Penyakit Kuning&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Demam penyakit kuning dibawa oleh nyamuk-nyamuk di Afrika dan sebagian Amerika Selatan. Ada dua macam demam penyakit kuning dan mereka menyebar dengan cara yang berbeda:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Demam penyakit kuning hutan menyebar dari nyamuk yang terinfeksi ke monyet, dan kembali lagi dari monyet ke nyamuk. Manusia terinfeksi saat mereka digigit oleh nyamuk yang telah terinfeksi oleh monyet. Demam penyakit kuning hutan jarang terjadi dan kebanyakan diderita oleh mereka yang bekerja di hutan-hutan tropis.&lt;br /&gt;
&lt;u&gt;&lt;b&gt;&lt;a href="http://afpellen.blogspot.com/2016/08/demam-penyakit-kuning.html"&gt;Baca Selengkapnya &amp;gt;&amp;gt;&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;&lt;/u&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;u&gt;&lt;b&gt;&lt;/b&gt;&lt;/u&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;u&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/u&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;a href="http://afpellen.blogspot.com/2016/08/filariasis-penyakit-kaki-gajah.html"&gt;&lt;b&gt;5. Penyakit Kaki Gajah&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Filariasis (penyakit kaki gajah) adalah penyakit menular yang disebabkan cacing yang ditularkan melalui gigitan berbagai jenis nyamuk. Cacing jenis Wuchereria bancrofti yang paling sering ditemukan di negeri tropis seperti Indonesia. Kemudian ada jenis lain bernama Brugia malayi merupakan jenis endemis di daerah pedesaan di India, Asia Tenggara, daerah pantai utara China dan Korea Selatan. Dan yang terakhir jenis Brugia timori yang banyak ditemukan di daerah pedesaan di Kepulauan Timor, Flores, Alor dan Roti di Tenggara Indonesia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Penyakit kaki gajah bersifat menahun (kronis). Apabila tidak mendapat pengobat sesegera mungkin, bisa menimbulkan cacat menetap berupa pembesaran kaki, lengan, dan alat kelamin baik perempuan maupun laki-laki. Akibatnya penderita tidak dapat bekerja optimal bahkan hidupnya bergantung pada orang lain.&lt;br /&gt;
&lt;u&gt;&lt;b&gt;&lt;a href="http://afpellen.blogspot.com/2016/08/filariasis-penyakit-kaki-gajah.html"&gt;Baca Selengkapnya &amp;gt;&amp;gt;&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;&lt;/u&gt;&lt;/div&gt;
</description><link>http://afpellen.blogspot.com/2016/08/beberapa-contoh-penyakit-yang.html</link><author>noreply@blogger.com (asal-usul)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6587638294821776057.post-5510754476722257968</guid><pubDate>Wed, 31 Aug 2016 19:58:00 +0000</pubDate><atom:updated>2016-08-31T13:10:38.132-07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">belajar</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">berbagi</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">berbagi ilmu</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">cara</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">kesehatan</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">mengupas pustaka</category><title>Malaria Dan Bahayanya</title><description>&lt;div style="text-align: center;"&gt;
&lt;span style="font-size: x-large;"&gt;&lt;b&gt;Malaria Dan Bahayanya&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: center;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;table align="center" cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center;"&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;img alt="Image result for malaria" class="rg_ic rg_i" data-sz="f" name="QJDrmg2_zDBrhM:" src="data:image/jpeg;base64,/9j/4AAQSkZJRgABAQAAAQABAAD/2wCEAAkGBxISEBIQEBIVFRAVFRUVEBUPFQ8PEBAPFRUWFhUSFRUYHSggGBolGxUVITEhJSkrLi4uFx8zODMsNygtLisBCgoKDg0OFxAQGC0fHR0rKy0tLS0tLS0tLS0tLSstLS0tLS0tLSstLSsrLSstLS0tKy0tKy0tKy0tLS0tLS0tLf/AABEIALYBFAMBIgACEQEDEQH/xAAbAAACAwEBAQAAAAAAAAAAAAACAwABBAUGB//EADoQAAEDAgQDBQcCBQQDAAAAAAEAAhEDIQQSMUEFUWETInGBkQYyobHB0fBS4RUjQlOCFGKT8TNykv/EABkBAQEBAQEBAAAAAAAAAAAAAAEAAgMEBf/EACMRAQEBAQACAgMAAgMAAAAAAAABEQIDEiFBEzFRBCIyYYH/2gAMAwEAAhEDEQA/APk7kh6a5yU5eSOdLKgVkKgujIwrUCiyVqirUhSCqcjhC5SLUCkIgFpIAjBVQrhCGHIsyUrWcQnFJcUxAQmIKsBGGIxTTaiw1SE/KqLVnVhBVEpjmpZC1EEqkSFaOLUUVFRxcqpQkqpTiwZKolDKoqw4hKgKFWEpcqK1EJpUUCtc2AkIYTgFRarUFoRQoAiCLUoBXCIBXCNOFkIHJpQEJgKhE0K4VgLWpYCbXwzmGHtLSQCA4QYOhUw5hzTyI+a9v7a4JtSizEtu5sB8CDFtfh6rn11ldeePbm3+PCQpCOETKROgJ8Oa1rnhUKwxaGYZ1yQQG3Nj5KmtWfZYFrEbac23TGtXpeAYBlOmcZiBLBak3+4/7Ln106cce1ebr4VzDle0tPIiClli7ftJiDVrZ3alrekdFySETpdc5cZnsWZ7V0CFmrMXXnpjGSFSY5qAhdYlISihVC0cCVRRKoSQqkRahISkhRRWpLUVKLKawEQCsBEAuOsYoBSERUARqDCsBMa1H2aNMhIChWhmGcdk9nDXnZHtGpxb9OfCmVdmlwVxWpvAEfkjc8PV+nm8qgYvUs4D0WqnwHoj80dJ/i9V5FlM8l7bgmKztr4ap7j2BzS7QOAykT1BHoq/ggAkiw1W6lhw2w1iD0N9/NYvfs7ceG8OHg+B0WO/mZqh3DQWNHI8/Iwuo3BtIyspBrTa2XMOd41Oi7WF4bu6IFoA1PhuV0sBwumSXVAYAJI0MCOfyWL3bcdefFzzHBrcNJpFteXPEAZgHEnYDnAlebxPDhnI7NtMNsc7gJPO/wBF9L4zWplvaucwkGBTIeH5JguzAxAE26QvJ8YxDD3qFMPpQ0ioA4d4+83KRYi0p03iX6cFnDm/qpes/CV0q3fDWVajC1tmANIDfKVlGJnKcre+6AIEjWT7vRa61fLIOW3IC/KAAsn8f/TNXwtJ2rgTpZuw21Sf4WzrHgwfVbeHV3YgPPuNZYzYlxnkLQl4oGmwvzZgOZAJ6QVfo/h+cwn+DUtZMb2/dC72epu0JPwWrhOHGJaXkAAOI5kwAfPVacQ0URIDjBvDiAOU36K9rF+D5zHOf7J09TmjzmOtvqs7fZmiTEu/+mLv4IvqsDmtOWJMEExpMTe/JPOCIiHEmLjTL0Mhbnd/rN8Ely8vMVPZFmzng+DXX8llxHsbUAlj2no6WH42Xsm0XN2+iZ/qXN0YZ/8AbXx7q1PJ1Ptm+Dm/T5XieHvpnK9pB6/Mc0rsV9A4vhn16naPaAYAAaIED5nquVV4MeS6TzVw6/xr9PKGklOpr0lXhJ5LHV4aRstTyxzvh6jhuYhhdKrgSsrsORsus8krnebCIUTDTKidgxrajLV0MFwl7iJC7uH4BI0XmvX8bniteVp0S7QLoYfhDivZYH2fA2Xaw3BwNkW2u/H+P/XhsPwA8l08P7P9F7ajw4DZamYMDZZsdufDI8fQ4D0W+lwUcl6lmHCvsUY7TiOBS4SBstP8LbyXRr4cgh+saga+KbTcHaIbkjjjho5JrcAOS6hpxdZMXSeAH036TIdo4LONX4YOIYFzqbmsaC46T43C41DE0qTyKrH5xtoGk3Ec10qnFapnKWm9w0CRrIN1z24imXnLmdBl9gLuiYkSNZjonPhy6st+G+pxRok5DEWgF/eMnMdIBMeXom9uXZcoJL284AJ2Pqs9F1Uugkw4WLhlOYe7Ljrf5roU8Jm7xOU3Z5mxcOQkBEnwK4fH8A+nQdUc4l7pHdGUNZpDb6JnC+FVP9EOzktMgwATBcJtrqFXtHjs1Psc5fUENaAIaznPVauH8SyUAWQHWAB8dPULXj9faynLnw8zVwDWGXWLZge8REkm+mq5+PflBIIJna1treq9hX4mXCuDTY41AAToGxGnK4HovINwDGWq1Adsrbn1R5JzP09fhy/8vr/1zaVYsactpO0gLZiKjiIiGmxDZAJEee4XX4nwpjMPTqtb/VBmwmPU6BcNrnElr5jTQw0zr4LlXt8c57/2kO4fiX02ljHQ3U9Tz8YT8VWzsAeJvciMzXAWvFxB03hZaALXFrhoCD0JFk6gWk5YlsySLG3I+azbddPxc27jp+z/ABRtGn2TpzSTNoMn4LRj8WQGVZvNr7HeNSFzMHw91QjJ3gSYjaBJBGxhew4d7P5qQa4A1CIOYZgR0Btyv0FgtSdd/EcvL4vHz17VrZTzUmvLrwLODYIjSQLH1RNwrXCW359DyU4dw9ziKT5EW0DfJdrDcALDIJINtdSNrLvzzc3Hze7OOrK4T+HDkkP4WOS7ReG1CwzG03M76JjXMNg4Tym6jPXp5erwkclhr8IHJe3dh1nqYULWC+OPn2I4P0XOr8I6L6NWwIWGtw7onHK+KPnFThN9Fa9w/hl9FFMfhasLwgDZdSjw8BbW001jUnIz06ACexidlRABDUhYppgpq5UcSityLDFYWCtjCxwDpvpAcZ9FTOKUzq6PEOHzCxrXw3VKoCzVQx15h3NpgrL2tAucXVGOJMjM5vdECwBPmtDXUjuw+GQhGn9s+KfUa0iQ5pgX7rgDvZc32g4jkwpyDvS1pFQPEAzLra6bHddTEspS33ALye6Ibvdc/iXDsPVYWmsQDrFUubMzcEwrWLzbsjwn8dykk0zHOi4ggz+l23mvTezvEO0dnpEOcLSBE/7XtNwV5PE8FqOe4U3NyAmSSSIBO4FxyXqvZ1+Hw1IZBWfVmX5acAkjaSFrqTNjj4935ehxeIFVmVwh4Is7TkRfTzWGhgs78lgIkOaCHBwiM2x1TqnGGvicNWPXKJHxWzgpaS9wa9ulqjQ21z5/9LPy7+svX7ec4lgg2oA0QQe9Op69bpdXhr2Aucxwae8O64jN1gW8+S9y5jSQ4tBcNCQJHgmB6x6/OtzxvkuKNW890dZErNhMPLpO156C5+S+s4zhtOpeIdzAE/uuFi+DvZJ7KjUEROTK4+Mb9Vi89f16fH5PWZI4Fd2bhpMnM2vMHqvLsoEXkzzBOq+iUKjRharXYWnlD2k05qAEneZlccVKBcJwkD/a9/1WbbM+XTw+XPb/AF+3Bq0j2TZJn3dbRrPjchLoUSASB5r1FZmEgB1OoN+64OuehSsRhcKaf8uq8PJiHi3wWOrXo48035lYPZvFPY8i2VzS02Fp3C9oPaHK1oGWY2zHTUBeVwOH7M39dQtTcxdZpg+a6ceW8z4XlnHk69vp6IcQLw53MSPELv8ACOLHIQ4Ag2INjI6+a87w3hb6kBxyt/q55eS7A4WRZr48v3Xq466zXyPNxOurIZiW04MkuLgcpfALXTu4e8PJcyjlmRPaCx0Ii111jgGFoa8Zo5k3PkioYOmycjQJ1jU+ar81jnxWfYMpgSNdEt7Fm4fwVtF7ntqVXBxJDHvJY0ncDc3NzzXQLUx353PlhfTSH0l0XMSnU0pzXUFFuNJRSxQailQhMZTU88yFyUbWFGBCYHwhrSmsTMivMSqlFhlZsTSqEjI4NG8tzE+F7LG/h9b+83/jb911XOQEopzXIdwio7WsOv8AKZ90LeAn+4T/AIUvsuyEZCyvWPPv4SCTSzGIBJAYDrpAEJTvZRh/rPo1dvDgFz3HnA8AnkjZQnMef4fwUUKtNrXFwcKjnZgNso+bl23CL6DfYLHiq4bWa42Apv8AUuZp6JWR1a75FPZotPiiOlznJBGq6qS2nIZ/U8/ILdhsKGNgeZOpPMomFoADbdNAFb6hSpPuiyIHyFRqFX2isalQPKY1yUKgRseFnGrUOHBa4RrEysDuGsHvMEcwuvTNiOY+SoEJxmX5rh1eFUSdDHRGzgtD9PkV2BSE6IgwckenP8b9+v65tLgVIiwIPP8AZb8LFKG1GNA2ewQ3/LkntRTzW5JP059bTm02i7Yg3kRfqpCxmiW3omObD7h8OSuhjgTlcMr/ANLvmDut7HPK1lqW4JjXqOSpazOQymPCWQsO0UVSohVC1qsQtUUlRLOEqweSolSSl5hlQKZCiYQJQUaCEQbujpvA1E/RU6r6bKw6rs+apzRJVPPS3mgEnl5LLRma0AXSnutJNok9EwApWKa4MJyiN+g/LeaFaHCs7g6yed0xSjZrR0FlHP0j4hBjM/Dte6S2SI87puXw+SfTi0j6EdQgLBe/0VjRJaJ5+pV2BtMRva6YGfmyrL+XVh0MiJsL6HXxUAOtlOzRSdAlAPh8kAcni2sedwqqUuXwBj4hWLTMKJcRI90m3gktdzV4cEO6X1QuYs4t+TQ8DdGKvokdn5+CvL1jonGta21AjDlgbveyZTLpUvhsKRXoh1nCRtzHgrFTmmggqDFlqM90528jZ48Dum0Mc11ph27XWd6KYhrm95l+Y5rK4sqgZhD9tnA9Cj9JvzKSsAFRmnfG2kpoxP6mlvxCZTrWArLVmbiAdCmNqLUqWWK1WdRIYWg/nJG1vNWNLT9FTR49Vp5tG58WUbdW2mmERyjfkgygYxMyX+f2WCpx2gDlYTVf+mg11Q+ZFh5lWytiqnusZSbzqHtXxzyNsPMqWuhkgSbLC/i1JpytJqO/TRGf4iw8ylHhYeZrPfV6OOWmPBjYC3U6TWCGtAHQAD0Qflja/E1NGikzmf5tT090HxlaMLgwx2cue58XNR02OwaLAJoq2v8ANV24/LlDUgsnWypjR+WQuxHT6IQ8oaassDb4IXD8ss0uUvulYaSOY8kII5/VLcByVEcgho3tRufkqkJQYi7Mb/JQG5wH1RMePyUtreSblMJSnXUYbSBpqjb1Cz0K4NRzDY6t5FpV9s/bRbT7eStzLbz4JgYjA9NvskkBg126hW1gnp4RdPLB+WhUW8vukaS8N2tbeRJ5qmZdJv0uEdUfl0lrb2+yqpRdoQlva12ogoi3n+6UR4ws3lv2G2W9QnMqLI57gqbVHgUZh9mt1Jp1ASnYMf0yPBCKnNMZVUiHUX7O9VFrzAqKDNkvHyuhrVm0xL3Bo6kAfuudnxNQaik07Dv1I+Q+KmH4WxjsxBc/9VQl7vjp5LprzYaeKvf/AOCmY2fVllPyHvO9EP8AoC/vV3l/Jt2UR/gNfMla5/NVMx0WWpBU2hohoAHJoDQmtqJEJrWKa+BF5J/JVFHTsiCh7FBigYE4uhAXXVh9guUa5QlWGqOo4oQEzKiCsWlQoWJhCohGHQNaoSJREIXNVhE1GgpgIirCMNWPidGwqN95l7bjcLW1yKZ1SKVh3hzQ4HVOaSufh3dnULNjdv2XRaEKGsfzRtjVZwdlAITos02rqqcwdEJJRgp0YS9oS3U+S0O8El7QpEOb+dVnewHotjmlKc3/ALUWN0iwP1UZVI1WhzNigdTRjWjbXCizOp9FFep1psFC2eihHNGAIWnm0LWImtVSiajFopUIQlFKkoBGCgKqUEbuiFXKGVKLCNqUSrU0PMrlKBTKTZSkKEuKlUoWoagmo0AKvMk6LIrCoPUlWDRomlLzKAqJGPo5hI94XCdgq4c2d9/FSViP8t8j3TqgOoo42QB1pGiouSRtMIwUprlWdSND9ihN/wB1WZUVBHW6Jc+YTCfRDY6JQXNaRb4oGcimEBB2e6grs1EeV3iolFkKkUoSpwiEqiVFQQ0Jt1eiGIVkqSEoSrUAQUVwooSohJRByWSpKCMlFTclSrBUjIVFDKuUnUCkq4VQpagKIFCWwoHqOmSgLlHOQhSgi5BUAcIKigQ0Vh62Xuu0WolZsTSkTuEOGq2gpUbQVMyUKisOUjw9TMlhyqUgzMiCUXKmnkhYeFC0IAVYSMDJUREq0glCXKKKcgByJpUUQaj3KgVFFJCUMqlEFRchLlFEN4kqSrUUFSoHKKJIsyrOoooyCbURteoolWCdUlJKiiquUzKByiiislUFFFIUrLUOV1lFFJpzqSoohqKDyiNRRRRQPRsN1aiVYcCqzKKJYEIVqKKT/9k=" style="height: 182px; margin-left: auto; margin-right: auto; margin-top: 0px; width: 276px;" /&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;Nyamuk Malaria&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;
&lt;div style="text-align: center;"&gt;
&lt;span style="font-size: x-large;"&gt;&lt;b&gt; &lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Malaria adalah suatu infeksi darah
 yang menyebabkan demam panas tinggi dan kedinginan. Ia disebabkan oleh 
parasit (disebut plasmodium) yang ditularkan pada manusia oleh sejenis 
nyamuk tertentu yang menggigit kebanyakan pada malam hari. Jutaan orang 
mati setiap tahun akibat malaria, dan beberapa juta orang lagi hidup 
bersama penyakit ini.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Malaria secara khusus berbahaya 
bagi anak-anak usia di bawah 5 tahun, wanita hamil, dan orang penderita 
HIV/AIDS. Kehamilan menurunkan kemampuan seorang wanita untuk memerangi 
penyakit dan infeksi. Jika seorang wanita hamil mengidap malaria, ia 
juga dapat menderita anemia (kurang darah), dan anemia ini akan 
memperbesar resiko kematian pada saat atau setelah persalinan. Penyakit 
malaria pada masa hamil dapat pula menyebabkan keguguran atau kelahiran 
dini, bayi terlalu kecil, atau kelahiran mati.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Ada 
beberapa jenis malaria. Orang bisa hidup bertahun-tahun dengan beberapa 
jenis malaria, dan kebanyakan malaria dapat disembuhkan. Tetapi malaria 
otak (Plasmodium falciparum) dapat menyebabkan kematian dalam 1 atau 2 
hari setelah terinfeksi. Di daerah dimana terdapat malaria otak, penting
 untuk segera melakukan pengujian dan mencari pengobatan jika Anda 
curiga terkena malaria.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Biasanya malaria menyebabkan 
demam setiap 2 atau 3 hari, tapi pada awalnya demam dapat terjadi setiap
 hari. Siapa pun yang menderita demam yang tak jelas alasannya sebaiknya
 menjalani pengujian untuk malaria. Hal ini dapat dilakukan di hampir 
semua pusat-pusat kesehatan. Jika hasil pengujian darah mengatakan 
positif mengidap malaria, atau jika pengujian tak dapat dilakukan, 
segera mencari pengobatan.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Tanda-tandanya :&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Malaria menyerang dalam 3 tahap:&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&amp;nbsp;a. &amp;nbsp; Tanda pertama adalah rasa kedinginan dan sering sakit kepala. Penderita menggigil selama 15 menit sampai 1 jam.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&amp;nbsp;b.
 &amp;nbsp; Kedinginan diikuti dengan demam tinggi. Penderita menjadi lemah dan 
kadang-kadang mengigau. Demamnya bisa berlangsung antara beberapa jam 
sampai beberapa hari.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&amp;nbsp;c. &amp;nbsp; Akhirnya penderita mulai berkeringat dan demamnya menurun. Setelah demamnya turun, penderita merasa lemah.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Pengobatan&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Jika
 memungkinkan, lakukan pengujian darah. Mulailah pengobatan segera 
setelah tanda-tanda pertama terlihat. Karena malaria dipindahkan dari 
orang yang satu ke orang yang lain oleh nyamuk maka dengan mengobati 
orang yang sakit berarti kita juga melindungi orang lain agar tidak 
terinfeksi. Setelah Anda diobati maka nyamuk yang menggigit Anda tidak 
akan menularkan malaria ke orang lain.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Cari tahu obat 
malaria apa yang dianjurkan oleh petugas kesehatan setempat. Di beberapa
 tempat, parasit malaria telah berkembang menjadi parasit yang tidak 
mempan diobati. Ini berarti bahwa obat yang semula ampuh mencegah atau 
mengobati malaria sudah tidak lagi efektif. Obat-obatan yang dapat 
menyembuhkan malaria di satu daerah belum tentu dapat menyembuhkan 
malaria yang ditemukan di tempat lain.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Saat ini ada 
obat-obatan atau kombinasi obat-obatan baru yang diberikan untuk 
mengobati malaria di berbagai daerah. Salah satunya adalah artemisinin 
(sudah digunakan bertahun-tahun di Cina), yang sering diberikan bersama 
dengan obat antimalaria lainnya atau dengan antibiotik. Di beberapa 
daerah klorokin (obat yang paling banyak digunakan selama 
bertahun-tahun) masih ampuh. Satu-satunya cara untuk mengetahui obat apa
 yang ampuh di daerah Anda adalah dengan menanyakannya pada petugas 
kesehatan setempat.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Pencegahan&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Malaria
 paling sering muncul pada saat udara panas, di musim hujan karena 
nyamuk pembawa malaria berkembangbiak di air yang hangat dan tidak 
mengalir. Tapi di beberapa daerah di dunia, malaria juga ditemukan di 
musim kering di mana nyamuk mendapat tempat berkembangbiak dalam 
genangan air di kolam-kolam kecil.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Seperti halnya pada 
demam berdarah dan demam penyakit kuning, cara terbaik untuk mencegah 
malaria adalah dengan menghindari gigitan nyamuk. Tidur di bawah kelambu
 berinsektisida adalah cara yang baik untuk mencegah dan mengendalikan 
malaria.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
</description><link>http://afpellen.blogspot.com/2016/08/malaria-dan-bahayanya.html</link><author>noreply@blogger.com (asal-usul)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6587638294821776057.post-1066444787928138985</guid><pubDate>Wed, 31 Aug 2016 19:55:00 +0000</pubDate><atom:updated>2016-08-31T12:55:12.748-07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">berbagi</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">berbagi ilmu</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">kesehatan</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">mengupas pustaka</category><title>Waspada Demam Berdarah</title><description>&lt;div style="text-align: center;"&gt;
&lt;span style="font-size: x-large;"&gt;&lt;b&gt;Demam Berdarah&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: center;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;table align="center" cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center;"&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;img alt="Image result for Demam berdarah" class="rg_ic rg_i" data-sz="f" name="e0vtsNaM40eiMM:" src="data:image/png;base64,iVBORw0KGgoAAAANSUhEUgAAAOEAAADhCAMAAAAJbSJIAAABfVBMVEX///8Hjs7aJRz54ccAAADYAAAFktT/58zaIhkEk9YhAADaIBb85MkfGhfZEwD/5szZGw8gDQDZFwn29vb/69AAiMz87+799PMgCAAgDwD++fkJAAAAhsv65OPy8vLxuLahoJ+7urnb2toKgbofFg/ja2cIicbkzrb1zMv319YPcaHvravqlZLpjovzw8Hi4uHS0dHFxMNST02vrq0Nea7jaWXdPTbldXHgU04VWn5GQ0EaPFDiX1rcMywSZpGVlJMbM0LtoqAXTWqDgYDYw6yol4Zwbm3EsZ0dIybngX4zLy0TCgBcWVd3dXOLiYgWVHXb7PYeISMAFB9RSECdjHpvY1iJe20rJSHgVU+1o5A9OjcaOEmayudsst3B3vBfVUs4ndQAMk02KiAAKTsAFi+21ux/bFoLIi5BhawvHQBjVFJpJh+sLycuIRQoNC5QGxQDEhh5ueBQQDAiXXkAJkFWRTNALRoAHBh6RTy9V0xGOjEAAx8ARmsjLDMNFhj3KqOQAAAgAElEQVR4nO19iV9aWdbgA+977IuAyCLIJiiogBAUEQRUVEDRuOAaTazE+WYmM0lP9TcztuRvn3OXt7GIqUqqqudXp6sTgzy45559uedy3N/wN/wNf8P/LxCMZMO5XCi0eXi4GcrlwtlM2vlnr+nHQDob2mo3EYC/udJuNw4ODhrt9spVDL8UWznYDEf+bTF1RkIHgFqzfRAKZ4JD3hBMZ3OH7XWEWu3N7LA3/JXBmd2Ela8f5iLjV+5MhzfbLdQ8CKf/gJX9EIiEVhBqhL6P+9LhrS7qbmV/1qJ+HGS2EFoJ/TZqOMONGGrn/soMm9lqoUb2VbTzjXg9stlF7fBfU/kEQ5ZR6LkXZhf3Va/M6zf2a8sLQ/GMbPrRQeYnrPD3QbaN1sPDf1XmAaz8rPK1FG93WPHLa/upwOAjkQPUCv2VuNWZ66LDUbK3wGsxmMpKgi1ayYtavcnB8xtDcHTmrtDWX0W5BjeRJdfHnW75xxRDhq8pfj9n18pg55eHfW6mjRp/BWYNbqF1lY73zS8VgP/WxFWvOhi5rAoiFkz4JavVrie/4heGfnYaPvvPxjF4iFaUawik3ph4K16+SaRZmfwL47Mkv8+EMbPWaqtaQmHT2gufH/lZi38NbKr2eH5pjWdUIWxJCOMGMdQXCFfyEu8GCF743759q/xe9jGLSrkEHmn/afIYbnWV/FngHYT3THYHwdL+Br+6zOOfAljdOFbFt1Ltw5OfN+yEnNLHBKxW/mJ2Wv7cYANt/SkGMrKOcqoX9qnA8YXVfcKZWh4vcwlo5Njn3tiVlJrFGJoK5Geiiewb4qdM42ftvPWNQlkNfNUfAlsDGztPCGPFGsatxVTk5+HHCxOhEKGahAcxFnZK0mVeJYhrdJ/05GEJwv6rP5hVs63moAKgGBLLTuiJjfw0xhWvds0k4swx/WpdJD8vK+gJZsQqSrEKQ865hTZ/HjoD4Gyg0JCXiUTZ56Qf8SIJ7fgAo7CICEHXmiI/q7h0Cb9Lrx/EEFi1GfvDLEcGrQxlGbJWPegP3yL9ycdewy9Nl/WMrABWvSyVhJ5MCaUIgoWCfgiGWHP/QWQ8VBAwkFqqSbo9QNl0cdVBLQDmwlXivKyu6Xlq28v4jdP0jfRBSk+iS+d5ivmGaSiGXMS//gdIY7rblSRwucBbQbe/EZ0V6qk4iEk08YQsWmo4TKKVJH4AYV29ljxGt4XgE6AILpHPGYYhxx38fKWaRVvij+4NnmCktZaZ9VpiDppW7+DLs/L62YvkD/20WrkQidWbfMxOaO0X3ACGbtl0ZNHBz0XwUN7DZSvznvX8EiMitRdgzeyry/QlgovWhCMlq536oktiZFFeXUrVCmRTHDh6JHZCb3JzvnKfHL7hTZJvnu5e/cSwyrnSkji0Biylt/JWrUMvrcVH+NM+J7tghKqmtf3F5QU3Qwx8NeqM6+3A4ia6R0CjN1aRXamFkeMN0D96flXy2xvop+nUtKUtGXlMHJO2Nl/jNxQOFvFcqLdGgagRPXuHmzfhuHeOu1DGThjBWWYnQBMtT3PTJhWGTIHZJU4N/SxhzChFANAzlfF3gkJ0zy/P0x2m9sIkh0kqa87tazeWUssBXwEzrYP56HoS/qd4EVvT6ixxDiQM18h+OBT7lkWHPwPBsNLKYxJSDb+wRLMU5B8KxUhgAahm5QdDI/fCfG1/gzzI8/sBSYKpGFN2FTFcpMQ1KVMEEdT48QiGkDKOwP606SKwsFjmRVEixoGoQ4cUCNYca3NLs8PDWwyBhQDhPWonADf6YQRDltdhSZA+4xFsrv8wzBhsqsWbahAgnRQN0iWR16lZxzA9PfBBQ2GV7BO/6K4VxI8UMaRhinW/7wnnytWPjag2kdrRnlVwFQMTxotyGz8ktfQyuFMFnnLzwhLlUurBczRANpUHH1lp/kgUt1Cft+TjJeJhpa9nZoDzmfQmMCHDMkvBdDqTzYbD4Ww2E0kHB5YXWBSVJbEqFMNlxqPDGL1t+XGGccs/4A7OUn8GnBftaipVljzpDb6wOK9O9Doj4c3GepPU0yRoda/aW7nhJSeikUnkMU0dIX5x6LIalh9Fxc1+CmJY1mI96Ngn6NAYCWMYUDNoOnywjmuHrZaFAGrmruAvL0Cr5YffNBuhAftdkzB8Q1wD+6g8VfsHMWpoGIIAC/PzIjpuKw2bVBAMH7Qwct5JT6xH8evmuCBg6K1UivVS1eKZBEQBzba6lFPDegdjSI2k3urmRsDK1e/CjEFI1KJDFSNV4lhy1OoumGv7kT/mnTy+Liaj0V7MYmlBeAehOiCYNAiCYNBo4slKqeedxFg2NxVIBhZB79REG6KuB6hh5QcYjaxoB30F7eLAZu7zq+Bl7eOMoV3xy2wbJA2WXqpE4wbBELUAgugqzW36/RaLJwnIUQBENdFk/XjSG/OjdWWlYn61NsSZGQBn83eb/ghi9RbfmgP8q1WVUgsUwPHm7bxDlTlKb8YAPc9xPakxAACCMYxgiIs0gYAxT1LQqADQjBarHkxJVRafOTPlUYU4AsHf68AFpcTBBTFMDr4wK31jirkzxBsREYw0gDknLfU8rFwj5DvvH+rHMUvLkoHIC9RNzJLvQ5BhGS32JmMtdCUVsKZNVvrpLzApQPp3uuESE2yIOTATX15kAjknmn09f8FYNNJGrdhktQK8CeuOl9DT4SEwJloJOlcQVqK96DAECZKafB0rnqa44uk5IofKwGkYZH9XMNUQBXmVF6lFggHGrEs8xAd6O69n25xuAHsaS3nDNeFEofoBPKF2ywJ+cobYi8lrzSgE8fsN8WJsMoaaIh1TPJFEq3Ywo+FLFUTNFkK/3fLLz1K9XRbdUAcrLS3MaXntG4Zf8ADw89ajgISxAogIFU8QZwUsaIvLYQLGJouG0fgxQlb2AMcrRhb3Bd1Zfkm9sAXsyEp+QOM324yMgv44KHUspbQijsCsNcysPrfIQqEYGId6VDDsFaPGIsawfoA/w+IPgc9gGSmCgzhagFcbbG9r1HeyFmQVh91z4gnwKfZK9zfmboLKgBATUW+d9tWsIo56q3VfdmDS6yjmuY4ahHg0Wq8Yi2DxDO9BzTUtrRUOG0HLZDX+CgQJjh1PzO9n4rhQpr63GC/Or/JSiCW+9lu1zUpb8Q8fFkKSt62VRacbBFLc2U1g0OOkJh6NV0p5Td173XnuJOsN4HOw9NgIWrzF1+FHcIyXvDEp7byPFQ4tkgdqWl6ZARFNVHaE2/UyhJDK6SPOIsFoVlSremkPgYDejiYOkE9qopV6zNJunHhRFyPI/LXY6xEkZNzztkQyLmsd+Jt9yxsSA9mtZZW7c/AbfJs0UvcnTeO0Ci4vkMS03apIFuWAgL0ksCdAXAP/q5K6jTPTZgj6UW6r9D0YxvNVoe6xiLmK6Td8zb1Ylshn5y/mcU5VUTr2f3/Cv7vV9wKJ2vh5EkZY5xZ5q4jgAUhgR1AgEPe3N8n2WC4xii3QpUF/vyfzEkSrxarBkIy1/F3GfasXcjrBwc8tgAbSqlIbke+2ipvd/ldIsUFfxvJoBVfRvUo5JAgcasGepgJHlhBon7o+AYoroBZXHl6JIOb0ZCVa6lUq0d5Bq8WcxgU5gaPF+s1NGEkZVW3Gvg/BNNsSt8KdJjVBXPmyXsgvRmItL1GSQlKmEn0492SbsCUSsMbgij/+Ouwwo+fzmny1G9o88R+Cl8DcRikZR/1UklNWZ6ea38enV4xHV/WyQRBrEA7F1oWRxVMnmBk6xl4UR0VASyLCQZQwT0y4dlC2gR5eaSgkMLYzeIuwEmbCuMxrTVZsHO0FH8VXrozTvf4ufRpC9O8F3mSVTS1NxpvWfIr3xTwVuvg8SI8RYkGA/AMugK/s6CYAYiGugQQDNpSvIiP5tOgdfHj6buKp27qyIGq1Unwh5S6AsnFc+EiRqz95s/Udrk1Q1KMbdti4vvS6IpEGCHpZsGc4BpczWd8zlqL55PW6kws/YQR1O9jmfKgX61WLcbyyEZKxJOaC+Al8ejthNu+207GYf4XYLZwvCWDfyl7oLx4QcPpfb/cPVujfhBn0crsWKUvIPSObKBYTHTFD/NhbgXgwX4XQ/gowRNtmTELiFzX8EOJWS+MxzFfi1b16MhqPBbnNS92E7iSzXq/H/HJudAGrGH3fTjMIo9embSSOZiGT5PeyNpgFGUExForD3hdjnt5xy09b+DbPKQn9+Euv9qrV62q1Ml4Yr+txTeXx/RcUSZ/pJmy7bS64V4TwUkZxnuUx5Y2WYf210fCKaAp9Iorip9EGBOrTA4sey8Fex1itJCHWZQYsiDABJ8ytEO5r8JdK1d6eZazfFt1LVnq9tyvZoJNrT5gnbBB9Obux42OLf0Va3Sxr2xnWtPlKZZNVEHuf6k/RPmC2ZejmFBTEEhSte4zePdHubp0SEl6idPbQ+6VYr3eKleRYiyFES5a9FlEsYfgA22WDc961rnsQUPllJ5n4xX0kZEat0eZeA82Q4h8pyhSOMv2MNVaeh21QIYiXZxAMRbbV6Rgl4YfDYBNVIMwAiBer47kURySEDncgxboPmat/JfPJfDR57ZWqTbTPQ5VhXJjjadohiF7T5hdGqn/O24k3aNcS6VvmqQZLI4t3MNoTSixQ2yKWwryLuab9GI3jfJrx+BVyCCrrAUeGuV0zPN7gIo9ReLZajVdjzPQHiPfmUKQu5zd4O+s+4rZkbh4N3RD9e2l/mVa+ytQM0lwT/WRnt+WpDMbrQp1utNNPSOi6I0zT/hYzgpTm45Ux9KMYvseMfgIktJ1ksGiV6sl8MRo/jlEHjnWkSCRcXsMOuVheDL7CPc216N8BcK358v5sQOzE0isysystz7CEhFAhqpPbJFJoTtCvc36og40sQkj1MoKVvAGn56JgC8OXQMJtEhEd1Ht71U5ciMZiVI+Q4qyo3VNlsR+EmbTD8WGUhZlNojZNDt5aXp3doJ8iJUYOkbeu4Dilz01Y6Rshoe60Sd8OUaLnuIqzwy+iWJosgs+df0YHXBt2SPeJ0KxdqlQq1aIgJD0tGg2AanAQsZuGeFh0yFl3ziuImGVSKJed9XY5a7DP3hPrKTc/2SOuN2axJP6C7Bnx13TgsFG2QBUIGqNFY/0lQYwXe5Ol4renbDAdITzQxfxw+L7Y6RSxyBuKk34qBItkq91LJrk+6+A3GN9ujUuCrzAPvSxHKzKQrhAuaFGrUaES26tASBAVop1HBA7fCnFnzNtipq5pjHmMxnGaJnpcqZceiWk/TMDjlwdcZLP5LFBnHn9Pyctiqf1pLrAvB4w4vSlZx/QYmxhhq3LTdl+t3qHElDJ7u+VRrVUoeWJer2cSYvL1XCYSCT65CAnPqV5LPz3mwRuPKpl5GAjxTqn3SBxizAO6uwwXbj8L9DeEv+OWGCtkgnlwyPtuWlKajnZ/6K6GhpiXC5Dmc3158cIk9W7rtfg3OeRVZySilWR1slrMV1gJIXRqI3IYwxKd3vKX4iIVxoBgiH7DJMxeYh7wky/7Fbi/2KM7ikWR7Nq8Kh3lUHs3mRcTxAqLGdCTtoo5zrdQe2MlWBJl6gRTr15X3niNk09GP9u8q4TEpKEuei+ZTcP48Cl+jD/gkNhSKk8HX0o9DxgMGoPWvTRvuMY4y+TQqnrE6feHXsAwpNC1bi1pMadh5kJqtUw7CRqtyb4YQYjvgZAVO0xHpU+InrGd43Atveln3qgA4eN4Mj7iT8BMaqOaFMRm0uOxdEQtfBzzYwrR8r6dX8ONDKqDHAC5l/IZLWoq6BPusgJFeJEUsLPAo4OWMJ6vHDNFx4Vo5Gv7QLcy/blOIr66pzSyKEN2gBAJm/vIDnC57YnyWhDV89FoscO2KemhXwOKECfcqEZkzcZihd35gsHIUJ87wK8uK1C8UL7lqhUbZtXAn3ykGHErlEkTIsOn0XUyWbFM1vPJF9g0fk10ShLWnyOq2EKfzr4HT2FPoqFQipH1p3h+g7iROI1Le1FA+8zRZw5GJ/kbVJI2HA4ekJzmfBRFRV4mhEZVV4S3zFX4QEl4aRGfyaHJSS8ujb5kDw3FOv5cw69h7sCMpZhyRPA/othrl78y7mlh7veJ5sFHErez3Dw4b3oWUUVGRsKMvPOMyfVzy24i0g4pM+P0x45HrFLEMHtOzf2ZFMgEYxawJpOe3gsxvqEUL9XjgiH+bIngD7DtgF3OhBqP+BkhL0eWho5oFBngUENfuCDaVfTH/SPOCYr+jKio9HZeu0HshFVEcRP1qxkZw2tqKw53SfbCFZOTJld7RYgOo4Z8fSSG+bxFUwHPrpnhghhD3XkYh86/YCsjCHvKMMYSayoX7cYHdPTMerMganNUmNgma0zxDrnfiSHrKPgokWMjYzyh+Jl8yPoEBYW4X3n2KvlK8dpYGolhr1SxdJLJb2lmDXV3RIoPn3EbQE8pGEJlUlVp8q0pfBKWb4mMMInMGE4vr5Z5a5/TRjXqpn+gzQAkg/0dJTgxhwZCQ0kWgv5k59i7V62/UD4UKr3r6h6xqETRuJ6o83KSrFT3koaOMgGypyCie0nhdIFzynLE3eFZt7CkG3wLiwXeqipjYYXstAySUCiKTrhQwinAyCfi0Oh25FUcvBUMsA+GF/0aQZMsdh6w/GwlMJMzY5F7C153vqp0ooSKJImBfavS+ZYbRTaHB8INlUMXSL3hJX6lbb45NIyExjrjoTj22kI7FMNPkou/hRjt4i8ETzgwFAzP2CvFkdOEi7WrZ1C1d1zKCx2lGo4RdUqcU4XzrSjXApsOxRD1H/f3ze8DKU1S43w3tjeER5O44It/hNCpwTVomlR3h2U6mAs1/G8ZgkKvM5KIQp0U/oshjno0E651yuQh1KsXi9fHReWbi14iEFJ7iBbCqEV1w1Zs2OiC4VYkUFuDKJhIIbgzA/GPUO8JFWOJBA71L+0QOKVU0VBJOERf8mJ2omJ8weBHLXnghOgT7ArBUHdCFuP8EI0mK5WouoMj7m1hDmHdw1JLgRIawwKMkSrWPfuGMEBj0J0BAxYrGfI9Y6xaf3sCjOV8sjFVSjcxi5gIgX/+UiOGIerFKbnnLWosGIaRDxVBMxiXGOoxoixJy7+JnV1RQ3igOAiwMibrH1SnLsiyk718fLIaNcSTxRZx2iN3Ooah6LN5QUxhjRVwaISRRIxa4prScScZ/aWVI7GX7izIZWNouCcr5CdJsQBcE7t8oloFzmFx8LhUIzhsA+o+XjLW89eevVK9Th9nHg14peI3ZFBek+9YIGg2FI2jdI2QtBTjEIKhzWCWZDBs52l8XP09+3X/+3t0PwuSeRiA7qBbkxmufmRYafUGd1RIHhvrnXqJZapFVQrBoSTUjW9e414xbtDUjaPSGPHjpAbsXvUBXDWKoe6UbFjugeQwkvm+bwVdg3dwfvQpgK1B7zs0JiGeRkP7RQRDshQzGr1+6rMdUJ8NMJQeDKOKxqCJFj2gTEbUEIVoyQsqs463JcySyVRmDsAZqscG4q6oZ1xnQrg58FJ7zCMh5BmxPEEDC2d+N01CYZdGejCDjo8tXmMP8ExaRjh9oLFAZSaxeghTLkiwjIjfWC0mK/W+rxaqsUEM+gjS77j5xh1BXR/GpFJ2SXgIkXcdUz2jpCEY7XolH9fki1XjCNdb6OQxMxrwQ7lLqo3PyMMnQMJSvZjsf4Cx6QvQ6reIgzirIej3DjHYUnuC8J7yPWIYJmQMN79UjQT2OtER9kKIxkg3xzNsU445Ref4WeJ5w3/5fgmOTg49iayAAZ7Mtl5+IDxEk2If0UhFRKh8dg7HMAhaNI7TifHRjZdxQ7xXh1/HgdfDp1Qbb7fT3NYv5BmhaOkXROG4NUZvDJj3cYrmoBUbtjahFKO9BXGyp8EPZjF4Ys85Vx7JIl/MdlvA7ytaKnHNMzqkuhRv0t1hqP3tGXAslTT9goizbmNI0k+yxhhFY4kNSUBhS1WdTBpIMyn2FSOiSzPBmD78+cv4ThqDptRLGuKdbygEdp5lWyfMOAp2br6txCqaar3vy4Xk5JgCRbrfCY2NCvwpBIfbijhoiLqxlIfQyFBBW8HMCXNpJnB3cHqrhTpj8dMI1/VovrTXqTSDuObBtDGA6yyNxSNfOU7me30bFfWOEUSnv8+DGaOaskPFUIOdTUO+atyrFyvJb6i7KTpturssnt21juqv6BWKV6oQQdRxxj5952IGdXc3YU5gB/vgW7143cv3P9RrjSnB9A11GqdKD/2WYdxmwHGFwQD+Vi8GJOSyEoafqH3MnCBpZ0bLIjaHRZKNzFGPwfbp7vT8SufCvlkG9bAx6X+k5B1jEfuUaWbMIan2UGsYjxuiVeNxvZJMJknyhNXVcK5MbPzYpO6zYIh2XmrAFAxf8ApylzSPZdlObJ+4XDhr4HxrGGaIIdIfQxS13xYeUzpteocsTygawd+MFku942PaKxEWMQRlLz568AArjFaAlV+srpFGL9FW6HbOzs5Oddt4kc5vQ1UcqJqXB/Tl1JmMkcEhhRGKRlPxGEuVZD5fKdHUiYThhE1S5hlUurYYvfW8YXT0hFdMYlYWm0zoMLhwxIlpOOyBuGdMc3dWXb44eLmbKDMiTwpuf73nNXqOS1R3yxi6PgSlZz2ToCiLnZ5xZPSEuS5E3nyHGcDmcrl0uokzQqTM++Gkt/hfLhSm1QazHRr6Lp+PpoLDyDOgzCiGTAUIDENR09CULoHNh3ynunfcuy4mX9CrQoUohuA6hZOTk7MDqu5DI5i7yryaafc0Bp9PXCyDoNogEtXq299fXV2dm3vzZmPj4mJtrQCgJeVVCCyG1mM6kqKkLBO+Ey2+WHjg0v4KGEuSjHixATOpVAxOZ1A6RnsyIqQp0Ywbt4GP9pu02nIZr3dt7eJig8bFagNIRlr5tPBeBiYGdMTKlv946Ld0jKz5UqgTuc6eiBhOTLBuz6uqKEaGvGdEaQbHFcLnoVzERX6ljq8hns/HFVpVqHtJKwNpmNQTENfMJtypnR7yL590kkKR7GZJqN7QpRk6xiLl0yhxMbJPol864TrbwpK48ig63IYkTtUMwy9eef711+dfJMURCR2s9/b2eusHoTR3RhVA5XH9rH31KHMsBFAtIuob9oFFUwzVGUVK0cJgAwbFcKV1PTw4hOCiSmIi8EvxGaDYhAznKOdcR2/r1FwDvYuG5BB9JVQsh9l0OntAtX9mC08d/gIIPn7517/QOv5iIfqW9nSmGw/yY5N00ReDi6YYXqmcGmo9R2J41Rridwv1Ij4cCXEt7u82dBDKppECQ9f2h5V0JtRGb8E3j18DQ1eMgzZHeD5jEpfuQuy0jlDzfHc7YQZdmtg+vUPPwJpRmeHC/xKfA4MYGYUhkUNV8tApY2iyEiCzLrRiu2xzIJFIvoP2rid7xlIy/4Aa4XRQiSF4z5+wugtuoWLFsxfFLD3gnhieFRqm2UXofNuls4G9AIHWgc2Y2PnwrHlQ8FvomUl+nkUXBTpdgx4A4+kkUYJhW4kh06xrJq1pLYVhdnZ2eRkXH1/AUGOIXhvxYTUhWZpEjTQnNc5KoDundhwcBuzfJQ3Fat9n4DS3BGl0nnCZE+YJ2+XTqc6287RjM7vMO2Lj5cIi5r5mXMKQIO4GCAQCuMjmSC3DwmdTKWIAGiEVhhzD0K7oTCX9shhDZ3cYhvm8wQD0qxbzmiQNZbKtczWGE64nsoocqpSMpThEIX39icIz3ujaBitat7dtE1doF0JDdG6DP8CB2J1wfaIkTOE5KGBfxcMBarcNY6g+1q4KeZn9B5ZWdsAvSxhahiRpIDD0dvKaaKfq8VAEM58nRIOPxQj+BLN4TJfur1cqe4BkfzbilyDuUwOTRioPIXBL72CXzJg/gUt1gCVKsEqbw76BK/XhZ/oZ0UlVuXsQw4MhGOLDB4q2hJTIpcFhGGrw4WSjt9qpVB4pGzV3JQQTZxaL34+dzBhReFlU9Vg6g0l6AX+xyVor0NbO3LltQmeDx3fx9uD/EncniQ9UFVkdy9rvwlDpiTIM8QxOflr1kMilQytjOK7rVC1iZk8WQvPVHejD8xMXsCntMfWDwA4zOJiGWsdqmSr4EEvSdNGlLdHtkkM3LtcZ1aRLPBl/ouBSJYaFl2nI5BCfbLKLx7KnyeAUYi2GyyFdItiJEtMEMoYJlICV7YCXyjDkToa0FOPHn8NYGtjkFppQBg7fvsRscE68v13dJXOxU3N4qNiHPk2jxFBVZOvTNIQRSDOV3b6xtLi4f0GOw+v15PfDdSmDuPhN5KATha7fYun6z3TmhJ8KUXtEeTSPg9yFxRRxmiNPpJXmNGEm9Scd2SuUmOgqPMzQs1iuE3UpcbwJhg6V662KJpg9dNOT03aH1eqgU/JY0/9LGAp5hgRn2TVLcrgLgO32KaNve8RhC8N7BS8dkywU2ESdzO+7uxO23WMpnM8i8WvFbJuVON7kSKmeOd6UDVX2UPTDV61q50DsMlpvjc5ACBXRZ16/lPxuMwOpyvY0MsD/VUQx3SPPm7d31G4DUHOXiVzw8K2ojTGG5LO1euJ403IwcbztVJeoC6KseDhdtqsRZI2N7dbosxJC8YR9SOPUNqEC28QHpgycnpGtJsLzh1A6GMw2ukwVm3UT/WBLnHUbm4crX4pSSCpUvLSdVj8YLlAMm2q/lIlSoKygokM68D4qtiBf1REzIIdnagzN2x/EbUyj0aEhWJ1fH9EZcOMAZsSmkj9dd6gV6zZ7vcf3z5U49vmLXjpFyTQKQ78qtpDw9S1h8+sgM+Hl5ulD/9Ccfh8NQ0gN3raUlA2hl6YpCAZDb0I3gBb+4VKUyeaZC+c2wB3fPf3HL8W4oU7Tib5hGPoUfMlAwbO+5drS6upSTTntKTc8xmcYfhDfls1mGEQwKLIIKy+26ePa1bZZRtC2K+NqETuOxTeYzeATnH54LtFKt48fAhuVtN0AABv5SURBVBRDVbZxTNliRMqbLi7vH3vsL+2XH6fRYp/5FyqnShr6RSqaXadEuF3npF6AkWOiuuNnLbvM815YWJifX15eJp43xrAvEzWk7K1a4ZBWGgniYxKXAKG34psN0eL7t+jLQz2pxjHul2lo3r1zJdhP5wmc3AKd3GxaWsdPZzuitOoSYwrdfY0Jw4trvsDsEjnq7BxaHyUCBFDqfxhfELTSjbVizfZWKAMU9rP9EaLX6Gkrlw2H2n6kPtJQPHdJTLpz6upS78F8d0eOJjyVjiev63ud/DPaEQsHiZfz9H2V/OxAEcC9vHih5XkHdRjXW9cDqgLi+0rp8e1DvaPM+TizW1cIfXl8qAJclx6+oFhjix1WFyryFP7gpr+qlG3hreS3A4a7YlrS1t3RmW2fvvSqnVIpjtsE34tboTt9McnbR7SIUpZ887VViJxJRxsb89ho7Q3K3wPyboVCmw0/ktyqyJYFffvy5S2e0YanKSD09vHh0U/boQxFVUUsffVNgWK8i3ZdopVpnovukQ7oaf70rIkn95JJbzRpEYRfJcfCwr0AB+qEcZApHt9Car8gTcTFYCeN7CHk7W+H6Mhzq7IrNF0Kf/u/IXSHEy0uotwT25fnJwiRbJSQRH1FyisprwTe2+U2MCDFC6JCSdVcnib+k0y70cTiUW+8CEpZ8n+9g3j53IGFWZqmCal/QxktZQVjqM7s6E3YfA6k9YWSR6lfQmiTy6yjFrKA5dbZzGbJQ7WB9335D/SQF+IDNc2gpyj5YP+E7bDcbdPyocs/sYOVq223eXfyjephoVg0JKsGSxTea+uj4bQ7MD+bWppbK2jtYCyIYDX79N8VIcL84EhLlqlBalVjqE+qS6xhtI6+IctpwkW/XWejRSQzkAV0/PYZKtUVsh5YYBsjfuAjmDvzRPfL2S7eE9fJ9lPCBp8Bz3XEhGu0CoFaMlkRgN6Yn11YDpdr+3MbBTLh0AqcZ8I+HDGHwf6a7xbhWrdd6SA4eNwBT89rrLd6ymbr5EAVfRN9859ijKiKOD0hKZsz/wk9yObaPpF5NIDzY6TrmE0hECqfiAyCPkGxTzvbicunbmJ358xycvlJUrnxPVylw0YmjrZdOtdl18n57DiyULs1NE0x0ESbo0l4mjHVk/NEjqXl6Td2FkBt+r1Kzfc4WPdZfwLHy5w4PyNH65AfXZohuvPjUMg2YQNySD7GND5vRI+kNpiv8y1BIsP31Xy1ly++f6g+tk7OToHhXTvPaukgf0TR+elTOyj3mCqBngnO9VsHZh/ppQX2wpKWnnivWVkHNAiiIqOeZ6td3pdnzucQORaJECnjfno6pRb7PGE2n3efdl07ktSkeDwrmHzuJpnqAiSkzWzvq9FSKS/gBPPDrsuGA6c+DNkCon6aYqz1hXtAHBMVqwEfhrEtTj5Z8QUhG3YyIxUEU+/A8aTTogiChQ5xtqcLvEO+x8kJniP4HuiEyqGLNv4QpvX7WyhxKg3m2Hc4FgM8UWEh2m3zC9GOtsvnqtBLklBUSP6DCvLp0H5BMUlDp2kzbxT/qC2sXRCvdD3Uz2Q0usBUJ2uGzcHsicd20gxyQ9EyJDwQh2kDjyuXhxs0L3GWbFsnIUbDV6wRu6g7IWNYs5o24P/4tNIhKX9G/0m3Y/f9taEaPSbiYPh1x0UMh8r1+fpxiiyg7iWJBTLaSV+YDwTc0+TyGmlkjXOwXZYaSByLkLM1QDzCRrBJ9HxfWNGob3iLN2iaB1Et6KXjf+vYR2a9IjSLlNilAYFtIoHnK4hfhelnpXcIEDkUiqwrNfFQMlSKlSLrsiIHL/6hcvlvuRn4417Dmr7YUHvaBw38pxeHow/rWmeSiVOmGDNMPDyvEwST3skR9MtsaiC9lkBvnlt0SIf/m5Kv4QJfBswZsCwVygma0JB2dZ6n6WsI/cm5JjF0MjcxZqKJrPwnxhApFdzUzNERrFzIsyI+KGUifOSc85xdMZQnNNh6wbqk8LhqYk9Aq2KSz8LGODjKplJLjeGBeIRWYFGHNFHMiaRElO20eQcaNXGFnmh0N7GdMNtOZNn3Lc8S3s5Re9gTd+afSsfJ8HzuMm//qiDh1NebW+5WM4O72phiXmSTwIEjeOVx0mHhILVwUiZ/1U7eTwSTpK7CsjZlQS+ZmeEQZ8pnxb5EsPG2CR1NWTPnq4v8CdvugGgEaYdHvCv60p/UjhOYvZ1nhRmeuj3iuBvc6id3Js5r6Zlna1nMX1NshkR0DUIXPEeI2HjgasKevFg05vwxqWAdpYvFtRIxgcy178g6bYmd3b6EC9aw4Evq7voHG7cfyafFmxKGKqEDfeo6U+J8z33V3HBHUxVlMpgNAdWSI2ziiwN9exiYzQftSOpPCxA44dnHa9o5ZvMO/ZMiEwkl1o6zIOXRMzTNQLDZGUBxl3Drh6YyseBsi+mpR5FL/6F27w2/7HpUL3x1crcz94ZqTBVVpMSj3XJZKTTs4BMLL94wVeMrrKYwzafxFSE1ui+yron2X2oTRNI5BCQLpISimXKswnPjsp+/sEqNoco0TeJRhQ8Q8T9V1fWpqamv3M1UfrIvvA+siWPIxIsG+wMLCvQgDymLKiscviWrVUuUcLs1KeoaiGVVnxE8fpLodbk9NC1IED1F3c1M2hnMhK7ApWYVYeF/XdKTtQP+SzymsPdT797dT83cvJsqDTZ5L7HZSnaq94ZYQwy082sezzRRnNNI4QNwdJZIRtH7ZaigtsxyOfBk5Hipn4IK0E2cstnsj/UK7heLG8BF+y+fKP3/oz+pKih7g+/v33Efb523UeOQxst5PRuuRJaeHd5ATE9yuylzMlgu89LMfBxgyD2YQvQRHWSDQWcwErKg/mx3P/Hkn3Qn3/yt7tXTydPT0+dJQPWhk4w38Ttcp88DmRKlMXQeYRxvpsBUMAopm6CowtHbCbcNPdgFYOnvE15YE6ej0AAjrGzgEzTJa4S8n1sodpoYTMQrIaHUrl20I5Ma5wCePOjLOTiyu2NGDzqPnO80M1NRLzMVC2/K5Q3FqSc8mppGTiNP5B+qczeBOcX4CWpprlrKRlrBoMnnk+jSpXuBLydILCXV3UATWZQkhXjXNbF7hvynO60Xh/BOzWiObm64W4NIQtCger2d35DpGChYqckfefBAFTROLzH87HpcuaJzJrOoP6soGL5cDhKwr7jiOrmT82jK2pn4om5ix4KG11BFBD8e3dw6b0A46OFDKR1hVU5PXKKEGMWkqgNfNT2NvEz83BIZzES9z/VW/9kgofRpYMXmxJn633JO3naCEjob7h41qwivmzhHL2b+j7h378AaGq7pMCWfNEBHNQFznojh6DZ+6YCwqGD0fHlhlkwtYO51BsX6KolC5fMACW3nTaXmAUZsiqcotlFz+3Ln9Px0ZzfhUmld1/bk6CLl1NTMV+7d/S0ejEHc20Up9FWO/aIQHp1lZGEweOwUP6s2xYa9SvO0DwYOrMcHDbwLRxYSZW3nOy7ctED5tWXBuVT/4wP8eb6tlGBdYlirNUXw5gabQu5esxcj/XoBMpqajOGxX/SjMRj8yrBCfFOflt4Q51j00fH9iqt8g/5YX25YKP2jj01BmyTMCal5yHaJTneo6wlBYswbO76+PvaW8tHKAzqbUKK47R9VHeGOnM6jm3s8M4Isf84BIc9sACdd7Ku+1OraxcabudVVYtNePHfAlBC+J8fO4/eTqYJSoRRDCJSNWiVEUZ+uMe+iCd1pV175LmoSt9yW8Jc6nWtvrxLPXxs7BkP+8XNCgaLr/MtQDO/vb45mnB/fCXkvLamRiAevqqzXmuYghsO1bTublnf4Ys86q5uuOehV0nicvjynbYGZfaNarQsdf8I8gKHS/XZRBWqe6La8RmMpWYnFkoakpyQIQumz0nYkhg5Unvr4bubI+XFmSuixmW1rouUjvYbSCHXilDpfLoVt0gBjvkwU1BwvDu32BVJv2KVVaTTAp9dPSmbDXLq9jRKKV3RdEEzzxIdHsKb5krEidICC0UmsPB9PlHz6zyElrqmZew7+u4Wt9FKHnwylI7faKFNtbExdbtgxbhlUA93IkX7HAueeXS3QQVELjE/Vel0oKdxSQrOns9MTpTZ1nd+5dAlAEOcsDEVj3pAEFPOAKk59yjzuOhu0GEBBMPQzN0dTSQ/lUTxYSE9GVe7LE79Eh00aqTcKtmQmXiNXoO4vlaVCDVNbbfXQRKHi30HdhAIjsAm4p03q23dhDC/919KOVAWMHuiNOE6fy7GI7m6Qhrdfb94dcfdT93EL41F6Wym/6CP3RVsZMHWYHTeIVhroNk3vXtSyC5ppTweN9oN+i7LoHUfnrkQX1I1MRt0OLmQybao7f9q9+3SG5MVHjVENUDKqscBrQl0yqObEkFnDIIAzYCjw2V+afvKxaR9WLRZH7SLuh63Vamzk4frYoddtli9aUzCAycFr17Dvxi76y6LYsRxkdLw0uL1LyDjqnk5BvYjrPkeW1qNiT4Q9cOCFXt1QMWJe+HLGshiuU9SPnwbc0XdTmql7AfxRurQlabQ3MKu+73Kfl6e1ERAn1dZ4CTu+sDSfou3UzHCEUEwKvsFY4Dyp+Qyhs23RCdednblOiICZba7Eqb+lGksv1K9xOdEYFfA+CXlEkr9m1y7qt4e3TuyOvsPxqCiEXGBVjgj0hb4j+SsvH6ShRGThZRlfsGLlC/uzbi7ALlUFL4f+siEN3jOU2KlK1131G+qebk/gPm0wgdtoVwdxw/bpFWpeflAdAhUqFvIn+ydE0zsgq0DqzoDzfcR9PHJyN+CtWeRr1sTlEHGcU47cewUJZUmc5fnyKklrusVNc1iXxJzySmuSylUUicFfrBjLe76gz3fnl7vbiZOuf+fy/MSCuufbZtd53wE04r4r6iDo6ezO86VfCG9Bkx4dzWjuwdTHVImJ+YJ0tZ1iUa+dBt1gRGQpNt+i1SGGGfJ24Sm0uDpvqD9JPnXRIhg73kr9AWcpPMYYQifnlwkbzp/uvNgTBRxbeixV+g57T92AAGqm3jk1ZDxrX3iecsiXpZhErzL7ukt10qrdSrFBRSb+QsXyaQuxGRIJwfus9AyTFfBWyIj5aPzhzOWy0fBhHIZ4wNDAQYWZjzczBFGCYGhgneLOK27a6b7y9gDFpNplMczgC/1TUtItfPdP54OYzd15LJYMvUpdVEGGohzZ68ZhOAhTR7c3R7caTMXo8TAEQXr2mfTQXgN5QvBYcIocsSApGGtq8G0RZPEU34oNPLadh07JUC9FjVK/eks+b3n6nRjOfH0H8eARxx3dEwpS2mys9Q3bYQtkxt7Zz8mjIcfSGfQeK61DurSZwnStQAQy0mp5WyKddDtvO3VDMqa5Fg8QgbciBh2688fvwXBKc3TDfcW+2u1XQ15CcM5q4vkl9bRSrHLEOzy3vuOymSuqkqbJTSD8qsqqLqzipgcaiVn8d2KvFgQUQMO4MZmX5kEZ6mLQ4Xoa05uoBpzYvuXu3x1hS+IVWZTsN4S9F8uq/Z5lff7AU68ZV85AfHPN2qdgfLNrZISYiV42nkZy43MC1WNgHauGnozNI5siofv8HXchQTD47mhm5uPRFLBo0cN8NdmVsfNl1TWFPqZJm68w9jIcspK0vaxUMIElq2hq7WTOYETRnm9+wkNWohUhKuWqIHA4o5O9X32RztSUBphzivs6NRX8OqMpeVos3Kspui5MVn5uYHxS6LVqhoE/RHFSvLR8obz+lwzEDCvOG+o+EQFUx1VJ6tJtv9AErcbv5nbmq1ODeRRvUM/bElvmauzGTr1EyJRKePpvbxoL/bdgKa5bMtGb0fEBla07ObYDgzi4ZCqKutMvr8JPc/P1CLTn0c3UzLuPU0IFdMyKGAv5cHRj36/ZpWsKrXblfZMr332Z5YGy40Zx2ZmdvyA3TJC+nIYiVwqEGpaV33tygR9eHa9Kp+5vuHf399wNd8RpMC+UQAQVThhundE73Mqb3xz8Wop5bKFX308iQ1f8dHdKeVvWxgIugDMj21ae/UgMY0UQRfCq0XhFc39zy4H/cv/u48xHUKVgd7wti4rxTOzSMK4mj1O3s7r2919opXzogpc/8M0Cy6fT1iolhhNDMYRIyQ+/Ga9o7jnN0ZHz3b2Gu5/RGOKlyZiyfIeB3vyGNcy8dPObeDlo91Uedz+EWFetryBRkKSicB8Sm/baOFNx6dA5UHH/6e4QCWUwJf4wc4SJOHN/+/WrIBTxdZ39+RZyfR+OwQP2/pvftl7OPo2ENkvyk4HJDitzj1IyCblDRb7Jtos8nfiQA9HFzyfDToITy3B/I/3jlptx3rzjvs4IyePJFmoMyhUlYmoaZ40cF2DpxTxn7jddDsjhXjZGe3fZyu/T7PcsR+b2snNw4ZbCWpyjltdSHJwMEY/hUPL+HqMxM0WJdg+0ur25mTkiXVz4xfsZ7v6rE8xgsoqv6RTP8Cyulcsb7Ppaok715QK7uItLMWc58np/tB8i0mEhfHyGOBUOcsBfvEFjWWHxJ7qHK/iexwEcDSVjUpi6ObrnnMGjm3czYA1g944+frx599WJ46PbjzdT99xHMIEYP9CgzBhzvn3cbG4C20f1SY0eGAQEy4qThs7W77gSWE1+kuInzYDs/maf/n/v6GQmdXLZK3rZqirWE5JGQTP18eNXHK1/5L5qnCB0X2e+Ht06OSem4M1HCOZvb+4N8coe4Ic2GYPOOuQreim5mJ0waVWXIbzmbpmRsOVX6jPx8J5IwiX+/0iet+6EzuBZx9dVV8nhKwkqwhTgBObuHcR83D1gCDbhlpvibm44gakbw1S+HgMv2yLi537Dyx4US4HV2CXISlfr4HfeId9WXddGZ1CIVxEFrKb/K7Kpblc0Lpk2vdQ5qRgMdXsz47y/eXf79f7m48cj5z2uRNwDhrcz8A8Nvbe6h28g7+bE5aYc9OZ4BwtySZPnNLmQzKqMEkfd/P56aKruW7UqSbhh1xeu2PkOs0V+X/qwhS/mjtXx1c4Ey3vuHQd0u9fMgBw6uXuQyhkwfO++gjbF3QCdHr2WW7LwgQ1CQDs/t8iaumgQSAqjpoK8ot93ozMBp3KUD+USdtwbW36RiLozFOTW5EA53PBjbp3sdZJRjUGYuv+KsTpyfvwK7Hl0P3V7g3ETDEI8XyzFyP3xK4qr1WvsMuc5NyfdtEYCeXoWT7rSh8v8djUqQ1p2Dt1E0kUSkspW4eAKH0n+BFp3w2pV3BIeDDcsyI+vkN+77uDZl7hni9wAaZgCzKY08XyyWOpZyMXx/vWQitfovfF2dtcB7ZOl3bGEiFI/ZGTcfMjXgfwxNV4hhcTy88tL//N/nJ7jXB+uVOn5NYW778xsriOEWpiYnlivWqrX651OB/4sXfeOPZ5J8Fz8CFkOwv05QHZdpthMuWSVlI0PCGpnV6TB5n//DbJjUNyXb5OaxvxiuuDKpv/+3/7rZlCcrm1SnDwlkAk11v24dN8CTEWAn/FrqNk+zCqxC6SWlki0QKNBSeDIaCBa+aqBhfzRCGJuF1Gcs4ok3KezXWC3yR1Jb6RaJT+YlnOms7nDRnu92ex2LZZus3m10tgKhTNq0i0sFXir1cHbsTdN7wMQBW6W3mOLf5y2W9kWpscM+/qNKG6wvhPCR45V8UAGtpTMGhdGfgpHRlw5h5qvAJ7kb2JsEBCPioin5Tl60oAoskUWTqTRD0QQM6qobgqUhHhaOCYn7uVfJOVwU3nVrlU18AT2UwvuIR82AIGa6jYGB+44oA0z4pW/WKvpy8pnMj+ORSlE1Du2zJpQ3HhWyMI+ueyFRG3K6S+4kdNR3licDfQPhWfgm3bDftTWKHp6Ox1rxJxCGuayZC/5aGV/V/bHaFElpP1K008sRdmHMdWXMYua7AFcVNdbFXqG5B1whY63r63OSrbSHZhfTi3uv7ko4KlHblFHWa1zswtMa2IdOs9ST6QnxKFVXDPO4S7JH44giFDzStIMNJJapq0CejtOCwXohd1LiidWpTKyHtdZiQZKsVFO4pEzQIaaO2uNbMGafNPvPuXTDc59QUioEPDN702svRLaftEs44INUd6sl8VkX6Chv1aZjqYH4azsUjM9QXG277AZiK2PdAqwmBqPyGFdFaw5z7pPXFOTop7d+J7s9nfBlrx1NSveaGaZ9Y4FunReVTmhtFlc3NCyKyJ90nE6k92Bpzbw5GAY0VBUBy+TmTisF481WJINcsjxRHC9+aoq4W+CsMKDY4cyyNIXKCHUloIiQ+SI3nCL2ZruiWntzf5SbXZ+geigZfGa4fkNMiCnLDKCNGpFz7+RlFUGfXdm9HsgYllRmjMSTWEEqWOlvimbmmla+Cd9DphetIuJV9VWSIoJsNYTf9u0JiEjzrxwmGTeCP0MHaMEZ9svhyu+Ms8yeqIDoAR8hAr7dRgKemYqaYTXd2k4u9Kc3UFYLkiFebpJ/Jwkgs7274+WxkJImYhe5B3ExJMBlLzavJNbvLXluaXZeYKCiZwQKzMM3Qvzy7Wl/TeYmmJHs9idZNWKOzDnAE0lF4eyaOXniaAMkW5TDnXcpAhEk8Tqewh9BXbIw0oOTOvpVogKVrQZlF/ZFJ3VfS2N6E1iInTawe/LHL31szlUgoP+byJOlV792jTTs0xXlFkZpW+QI3U8SQcePpc1vWZlqoVJ3qzsBGaUO/uzIetvKi1SbdBSyD4JT3wyfYEtdZUl0PUmE564RSWSvpcQeaMPRQm2frQjOgYOldLoW+LtA+3WKZZScc/X1qxyR8gSTTDx+sLG6v5iit4bTdmU9qSz5gG9OgrLoqs/joAUIlfKFElgrk89Ms5jiQjqV5J3UMQ3+t5MjI3eTkQOZ55NVn6tJgtgeuUPk0Al5NC6glUHLrUhHibzxQgX0ikps8TH7Cc49Q6Yflnk+UJN4cE7t9DBH6FCB8F5SKeWDgWfMrVJWJMGVsSBGQyTiYoVR4suq7YrhFZ+lhs6HtKNkTiyFmyTdmMxRaMEKmYLNCHhJuNIaourF5SP6a33psFAMoT6h5T8wZBuo4OhOIpWHOJD1n9GVQebXFg2MYPIMoM43+PgHf28nmsNuZrqj4ZIG7WHeFIgTA670vaZ6BX208waSPf6MTNa4K37fR0kwU00ri39D4L0llTvk8G3MLv0pozH25nwVEO9g9HHp1XUW/S4dEZV5mx/Z2DkAK38ufyphOCmv3U4hFl97vnU/lpZ63CYpN5U0CmAFxk3bbVrC2sbw5I4ztw6avx5+mUoZFfQyiiRAa2imGzL8+WL1aVaankh4PYNfX9mC7VCf459eBGCm13UDo8t5o3LL0YOkTxj6y8HkUMLaud+++47s1vwAdnfV/L82ZABSl4d/hYaRHJtoN5AleavCMFwA6HmVvj1rnIwswnYrWz+xXTLi5DOHTQRutrKZYIv8ZwzmA5vtlso1g79ZUXvBQhmcniGor/ZPtjMhbORNEPWGQymM9lw6LC9HkMo1ghl08N16r8JBCPZ0FZjpelXD6i1rAPe4Uz6r61Vvhcw8dLp4It8+zf8DX/D3/BvCP8P+7x+nZSKwXAAAAAASUVORK5CYII=" style="height: 176px; margin-left: auto; margin-right: auto; margin-top: 0px; width: 176px;" /&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;Waspada Demam Berdarah&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;
&lt;div style="text-align: center;"&gt;
&lt;span style="font-size: x-large;"&gt;&lt;b&gt; &lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Demam berdarah disebabkan 
oleh virus yang disebarkan oleh nyamuk hitam bintik-bintik putih yang 
dari jauh terlihat seperti garis putih. Kaki-kakinya juga 
bergaris-garis. Nyamuk ini sering disebut “nyamuk demam penyakit kuning”
 karena ia dapat pula membawa demam penyakit kuning. Demam berdarah 
biasanya terjadi pada saat udara panas di musim hujan dan paling sering 
terjadi di kota-kota, di tempat-tempat air tergenang, dan di tempat yang
 saluran pembuangan airnya buruk.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Pertama kali 
seseorang terkena demam berdarah, biasanya ia akan sembuh dengan 
istirahat dan minum banyak air. Tetapi jika seseorang terkena untuk 
kedua kalinya, akan lebih berbahaya dan bahkan dapat menyebabkan 
kematian.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Tanda-tanda&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Pada awal 
penyakit, seseorang akan tiba-tiba mengalami demam tinggi disertai 
kedinginan, sakit di beberapa bagian tubuh (demam berdarah sering 
disebut “demam patah tulang), sakit kepala, dan sakit tenggorokan. 
Penderita merasa sangat sakit dan lemah. Setelah 3 sampai 4 hari 
penderita biasanya merasa lebih baik selama beberapa jam sampai 2 hari. 
Kemudian penyakitnya akan kembali selama 1 atau 2 hari, kadang dengan 
bintik merah yang dimulai dari tangan dan kaki. Bintik merah kemudian 
menyebar ke lengan, kaki, dan badan (tapi biasanya tidak sampai ke 
muka).&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Bayi, anak-anak, dan orang tua, atau orang 
dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah (misalnya penderita HIV/AIDS), 
beresiko menderita demam berdarah dalam bentuk yang lebih parah yang 
disebut demam pendarahan. Jika tidak segera diobati, bentuk demam 
berdarah ini menyebabkan pendarahan dari kulit dan dapat mengarah pada 
kematian.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Pengobatan&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Tidak ada obat 
untuk mengobati demam berdarah dan tidak ada vaksin untuk mencegahnya. 
Pada kebanyakan kasus, demam berdarah dapat diobati di rumah dengan 
banyak istirahat, minum banyak cairan, dan minum tablet ibuprofen atau 
paracetamol atau acetaminophen (bukan aspirin) untuk mengurangi rasa 
sakit dan demam.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Pencegahan&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Nyamuk 
penyebar demam berdarah berkembangbiak di genangan air bersih. Tidak 
seperti nyamuk malaria, nyamuk demam berdarah kebanyakan menggigit di 
siang hari. Karena itulah kelambu tidak banyak berpengaruh kecuali bagi 
anak kecil atau orang tua yang biasa tidur pada siang hari. 
Nyamuk-nyamuk demam berdarah biasanya berdiam di tempat yang terlindung,
 gelap, seperti di bawah meja atau di bawah tempat tidur, atau di 
sudut-sudut yang gelap.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Untuk mencegah demam berdarah, cara terbaik adalah menghindari gigitan nyamuk.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
</description><link>http://afpellen.blogspot.com/2016/08/waspada-demam-berdarah.html</link><author>noreply@blogger.com (asal-usul)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6587638294821776057.post-3891466078423200072</guid><pubDate>Wed, 31 Aug 2016 19:51:00 +0000</pubDate><atom:updated>2016-08-31T12:51:16.640-07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">belajar</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">berbagi</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">berbagi ilmu</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">kesehatan</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">mengupas pustaka</category><title>Demam Chikungunya</title><description>&lt;div style="text-align: center;"&gt;
&lt;span style="font-size: x-large;"&gt;Demam Chikungunya&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: center;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;table align="center" cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center;"&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;img alt="Image result for Demam Chikungunya" class="rg_ic rg_i" data-sz="f" name="vk0q4ls56ywluM:" src="data:image/jpeg;base64,/9j/4AAQSkZJRgABAQAAAQABAAD/2wCEAAkGBxMTEhUTExMVFRUXFxcXFxcVFxcdFxUXFxcXFxcXFRcYHSggGBolGxUVITEhJSkrLi4uFx8zODMtNygtLisBCgoKDg0OGhAQGi0lICUtLS0tLS0tLS0tLS0tLS0tLS0tLS0tLS0tLS0tLS0tLS0tLS0tLS0tLS0tLS0tLS0tLf/AABEIAMIBBAMBIgACEQEDEQH/xAAcAAACAwEBAQEAAAAAAAAAAAADBAACBQEGBwj/xABDEAABBAADBAcFBQcDAgcAAAABAAIDEQQhMQUSQVEGEyJhcYGhMpGxwfAjUnLC0TNCkqKy0uEUU2IHghUWY6PT4vH/xAAaAQACAwEBAAAAAAAAAAAAAAABAgADBAUG/8QALxEAAgIBAwIDBgcBAQAAAAAAAAECEQMEITESQRMyUQUiYZGhwRRCcYHR4fAzFf/aAAwDAQACEQMRAD8Aaw44JyP5pOJyYEi5iZ3WSY14JWXMJlzwf/xCLeOifsHYzHx+S9V0exwkbuu9tuv/ACH3gvPzN80GOR0bg9hoj6o9yDUJP3lf6leSNrY+hRgckzGwclibL2s2RtjIj2m5ZH9O9ajcUOSSWfR43TpP9P6MjjMfZSK0pJuL7l0Ygnkl/wDV0seH8kI8Uh7ezRsRr4hZj5nc/RPONtae5Xab2hj1EnGCe2+5XLG40weJdojYI9n3pebgjYTj5LoRZTkXulpm3Y52vMyiiV6qRebxrKe7xVpmvYBGUvtf9jJ+B39JR6VZ221w5gj0UFsdabAPNXCX2a+4YzzY0+9oTKILPFyxdp34j8V1sSbeztHxPxVmsXIb3PRxWwr1K71SdEaXxk4jbdbxJpo5u1ruyBQC9hcxLrY041zXtDm6EX/g96BC5pdQcL5WPD5j3oXuN2B9UumFJnEtkxjY2m+ra8u/Fe6NddNe9bZgUkhYuzNfCqdWmNpYqOFodK4NBIaNbJOgAGZUjpw3mmxnwI0JByOYzCqa7lqa4FgxdITIhVmYe0EF0Agjseaiahiq75qLdjfuowZPMzJjPFMNmCSY/JMMcsqNjHGkK7WpccE0w5JrFsXmi7s1nzDjotndvQpaeCu9MGzMgldG8Pb58iORXsNm41srN5vgQdQe9eYfCAgQTPhfvs14jg4ciseq0izq1yK0e9aVeJyzNnbSZK2xkRqDqCn2OFrz04OEqa3K2MWtCB9x+BWcnNnu7Lh4H5Lf7Kn06lL1TX3+xny+ULN7K7hjn5KHQoeHOYXrYsyS4Y8vObew7zJ2H7mX3Qb969E5ZW2B7J8lejG2efOFn/3m+cX6OC5/psR/uxecTv8A5FoWutKlCORm7IM3UsG9Hk0N9h37uWu/3J3em/8ATPk4fNL7K9gjlJKPdK//AAn6UJZi1mfFEaxWDM0dgXFlLc9TFbCrG9ojw+f6JLaRBlhZfa6y67tySj71rSR8RqPXuWBtaJzpju6mPebwILd8a1z3UFRJXWxi7Vxe88wwGmmSg68nSdkUAP3R6lYmzYwW9f2m7/2TSDu0XOaHv3TmQW2Ncs0/hWdSOtliEgBIjjeXN+2e4Audua7gGYus8kGLZgZhp2yOJna6IxtD27jWHdk6wAHVwpuV8Vqjxsc6Td7ieGmlimcA9vWsJAc/2uya1BzBDdDz816XDdOmgVNEWuGu44EO723SytvbFEpGLBkPWNeXsjaz7JwO61zi94sGiTXELxzmzdT1z2bzBJ1VgEU8NLiL51fuS+G3wWxy0tz3OxcZFPOcTiZWCQWIonGmwt59oUXHn9D0Gz5PtZowQRbZWkaVIKP87HHzXzLZh60taHC3eyXU2yNRmavzpabsHiIDvbskedbwBo2chvN71TOLumXwyKro+kbpXWyUvB4fpHiIz2n7w4h4v/7L12wtptxDHl0bm5UCCK3ufNKost8RMY/8TZZF5g0VxGweCYxu6ANfM95UWzH5UZMnmZ5tsqOyS6zWaxyZikWNGpmqx2WqYj01tZ8Uiewz7TID4GAVHkqrcgaCqx16pwHJGpKZqeYqTRn64oBoyopnMdvMNH0I5Fek2ftNslD2XfdP5TxCw3QZ/JBlhrMf5WfUaWGbnn1FcT2scvensBMASNBX+fkvD4Pbb4zUg328x7Q9+q9Fs7acchG64E6UcjpyXI8DNpsinV137FE1tRvmdv3lxuIF8UhvqjXm1bH2xqXukvk/5KniieifKEhtR4La5V9eq5h5SWhL7Qcd1x+sl28etytKVfQ508aToVAVguBcK65jbFcBkZBykd6hrvzJ8LPwv7SUf8mn3saPyp5qiI2JMbmrujdqPd/lEYzO0djL4rhvk9ansJ9aNC1w8r/ptYO2doNhk60Z1FJd3rbay4+C9PO7cF1ZOQHElZeNgG/CJBZc57TenajcaHcN0KLYWVtbHj9hYaWaQCWQ4iF7HAn9xrwGybsTSMmtLhnQzsJFmyZYsQ+KRgkDyC2Qglwa1w9jgNQD5hbnR/Zgw7nYiO3B5DQHjdcY3OoFgHHLjqBwXrpYQ67oOqgeNJ3k32Ko4dtzzseG66HqDH2A94JIG69m+6gO+wsfpD0cP+n6jDseN6Vr6a/7MANcLexx9qyO03UXemfrdmx/ZNy5n3uJRXNKRZJRdot8GLhTPj/TDBNibhYtzdlZCRIQ8ObJ9o7dexzSde1l3L0Oz+kseD63DYpsmJI6swONFgBY17S+jvEbxbzXpcX0Ywz5OsdCC7UgEhrqzzA0s60vHYvojOcTH1UTGtMrfadcbaIPaPtbl8SFqjlhPkySwzx8HsdnRRSMEu6CXi7d2jnqM70K1IQNKA8F8n2PtDEYXESxsp7blPVh1xktLjcbjwyOmZC+h9Hto/6mFsu7uE6tzyPcSBY71nyY3B3yjTiyKarhmy1iiz8U54Ip1ZfqoroZEooqnjbk9zx8buCMxyNtTBdW/L2Tp3cwlws0XZcpdStD8UvNORE62smF1JyGTMclakE2Y3LgaeKVhkzrNMsFZ2nSE6gjH81JiSgvviV1pyS0SwQYRqhzEDvRXEcKtBbqbOf1ojQ3IpI0nMLggBTm6VRraFcSgBoth9pzxey8kcndoeunkn4Oljh7cYPMty9DfxSIjHFUkgHJGL6eCqWKMuT0+A6Swuy39w3o/L109Vs0XMPEEHMaL5m+AXor4fETQ5xvc3uB7J8WnIrTDU1s0Ys3s+3cWe7jOQVqXlcF0oc3KVlj7zNfNp/Vb+B2nFL7DwTy0d7jmtUMsZcM5ebT5MfmRyP9s/vZH8ZB+idCTd+38Yz/ACuH96atWFNlm7veuGUV2Wkn3IjGnkjAELiNfA9euAIhNhxbTqrK0CaMPewkdqN28DwBILaPPIo+ImLR3k00cydB8/JcjjIFXzJPMnUoErsINZ9tVCmMFAaAuLhp4N9UctHEFAwcxM0/c5jf/bDvzJp7zmboAGyeHeloNiOyATCyjq2/fmmXjmq4DD7kbGNdvNa0AOqiRwPuRXQnmj0i9QtKCg58QmXFw0rzQu0ORQoZMQ2ns5r2WI2OLbLQQM7uxfC7KrhpGuY1zRTSMqyrmCOBu8lpyub4LJmHUvyrq5Dn/wAJDp5O+Pii1sCLp2L45p3hR4fMrim0AN7y+ZUUXAz5NXb2xt9pI+u9eJkBad06hfWJV4bpds+j1g8/r61WfFKtjDjyU6ZgsdnmmISRmlWlFYeC2xZoTHYXE+KbbNWqz2yEIzXb1EBPQskOdauNkKWbea6HEaqNEsa3wqEgcNEuM87Vg7PPRSg2FewkZFWLKNd1rkT7yTLSKRYjm0CYLA+auRefFWFc+9CnLRRJI5IUBTsj47CTmscLtP7tigudWK3eSFDKdGa2KxnrxyQn4PiNU5Ow8CqxO5/FHp7oN2Uw+0sRG4G98AFvbzyJBIvX90LYwnSmM5SNLDz9pvpn6LI3SRmkJY61HuVsMk4mbJo8WTtT+B9HwW0GyZxvY78JsjxGqO9/Mkr5M7I3xGhGoWlgekM7KHWFw5Sdr1OfqgoY3zY83qI+Rx+X9n0DCPdVvAsmw0aM4VdZmuPeilzuFLy+F6Wf7kXmw/J36rTZ0lwxGby3uLXX6Aq1YML7mSWo1cXvBfK/uMw4fdc9wq3u3neO6G5eTQuY9j3RvY2rc0geeSysX0uhH7Nr3nw3R7zn6JBvTI3nCK7nm/6aSPBgXd/79iyOfVyV9K/37nqQDpemSo6N3P1WMzpXEQOxJfKm/wByNH0igOpc0/8AIf22j4GH1+pPH1S/J9B9zHc1RzHc1fDYqOT2Htd4HPzHBHc1MtJjfdlb1+VcpfIQEpPaokHPRVnAcN1zbHIjJOYFvZ8C4e5xTDokVpIfED12T0R57G4eVzyQxhHDMtruIo8bUW+I1FatNjE/F5A7Z+eSV2jgWyMIPEI0uIjOpA8wkMTj42Anro673t/VedjGT4RobR4CSItc5p4Ej3Ikb6Rtq4mKSZzo3scCATuuBo+RSrVvjdbqjVF2k0PxI7DXD670hG9ORS8FYg2EJCG9193JR0mao5yahSznUFxj71VQrAKUFsvu0dSPmjukQA/mqyV62jRW5DDpCRkaPyVQ/neuQpCbMul/HO0yQbGxiyDVeGaj5zdVf6LMawjM8VfcNtdd3l+mSPQhqQWd5FAGvrggSgkAnyRHN58NPNUlNVeloqgplTMQaC7LIXcskZ0F1lnqfrxQThqd9cVEkFMBJCSlHw0tRh4HW1J2Zd6SRaqMwWAmIsQDk4eaJNhnVkrYfB5doeCWyOKBzRCrA8x/hUGE7rTDsCRne75qrnPHepaGSoXnwtHMK8UA0pCnncUu/EOHA+SlIdNGo2EggtJaRmCCQR4FaOG2jOzMPLxxDjYI8dQvLP2hRzseK1NkzveRQy5nj4KJtcMLx457SSZ7nY+MbIHVYt10daoX62tArzeFwzmAvBog0PPIZe9a+Cxrt4NkrPRw58iFqx5r2Zyc+glG5Y90vmPbpURKXFs2OZuYEf8A07wQ1EjvxPP5aXZOg+BrKH+eT+5er3UF8a87+LzvdzfzN/hx9D5/tTo7DA0uiZumxZ3nGx/3ErMjaV7/AGrhN6Nw7ivChpGSfFllkb6nb+Js06SjRSRhUzCbIsWgABaEh2qKNdzUlK4WWrBpuk6Qti5eckVsi4WC1wtTdIrZZr1C5UC7aPSVtnWO+uaI1xrJC3lZxRoKYR5Go05LsUm6KP0EBtZ2uEgqNDJoKZrNFWBHPNLhwpWB0pLW49D8ctA0huNt7Xoux5A1QP8AhUs1maAR4IuTjGcKv61TBjF+aXJoZeSvCw7uuaPI6sd6rLmiMZ3eKmHOWuWlJkNHvSdIboBJHfGx3pLE4YajQLRaK+A45Ie6Twy5fWqnTRbBmI6EUd7LxS7oc1tyNDs6yHNRuHb3JWi2Mosw34K9RqtTZExj7LmkgaEa+q0Y4RWiLFhRyQSaexZ0xYUYh7yMgGjOhx5Ep2UW3NDjhrgjtZvEMHHLy4+itSsjcYR+BowkloPcomg0clF0keQct9h4Rob41V+IJyCp1ROq5MdHiXJtc2K4poo5814LaUW5IeRzX0SaBoabPBeW6RwNLQ4aj4KrJ+HxPZpP9TVpnLuefaLQ5G5q8ZpGLQVbHc2yVi7FYsUfFRXWlOVUUkYhliO5yWkeUbK3Eq4IblV/MnJLPe5xoZDnz/RV5M8YLcXpGDIB3+CPECeBVIsKaWtBAuVm18/y7ApGWa5ozdnFwtpCPisECrbPeWZHRPg1mSTpsqyNpWhN+z5B+77lSSB7Paa5vc4EfFeiDw4LddtGNzQCyR+WY6p5afMtorq6dvJaZmlrJwrazwYfyV3OXpMVgoX6YWUHm3cb6OfXoseDYs0l7rQAHOHbcL7LiM9286AV7xtFsNdB87ChI/QrsDq80xNsbEN1jJHNtH4ZpcYd41jePFp/RK18DVHPF8MejflWis6dKsY/7jz/ANrv0RWYOY6RP/hIHqhTH8VLlosZ6qz9clP9VmEePo/O7UNb+I/22moujLQO1I4u5toAeRu0ehsrlrMce5kz4zLJUZKTnddy0JujD/3JAfxAj4Wqs2JO37v8X+ErhJdi3HrMXqdw/MlOxSgIUeyZOLmj3lOxbKaM3Eu9B7gjGDY0tdiiubAnFcs8wPeaFnhmQncG2ZmYjYSdS6Qj3AMK5jWhsTqFBo3sh92nfJajCroY6dnP1GtllXStkK9ZPyjHm4+tBdTJUV5htehpNiARLXC8cBfeUVsPNcSGiyPzP7m55EuDNxryW5DUrJxGGJsEei9LiGaJV0aoy+ylKduf0NGLL7vB8/2hgHRnMdngeXilGuXvsXhQ4URYXncd0eBNsNLbjxOEauy1ZvUxDIgOcE7NsKUaH4IJ2HLzPonph8WIo6RBMt5DPwWrD0acT2j6rawWw2M4e9FQ9SuWX0MTA7G3+06xyCedsZpAcBVZO/VekhwtKz4d03wORTSwwkqaMzyOzHg2SK4FVfhN3gtVzNw5eyfRYPSLZeMmkHU4hsUJaLr2t6zeguqrisOu0mOWLlQp3b/pAWRp3VgsQ0A2SAO9ZM228Kw9qVp1ybbv6ckdv/T1hp000kruPAetn1RoujEERyhaaINut39S52J6LHL/AKSl+ipfX+CS8WS4S/cycL0ma5xbBDLIedADxNXQX0bZJcYIy4AOLG7w5GswsaeLdbkAMqyyW1sl1ws8PmV39Pkg51CNKvW2c3LF9NthSkMAadMOUnxjjd8XFaJakoRUsg/A73gt/ItxQkM7ym+VAooyIsHooQQ1GCg1FUGRuaYQZUGWRBOKqWrq6EvJYgYXaXTquhQcDPFbXN5gj3ghGwMm9Gx3NrT7wqkoeyz9m0crb/CS35KIjHrUVC5RWinoGRgIqlqpKzI0sDiTmEu4JicZ+SA4KuXJoh5UBe1CdEmSqEIDChgVHYdOBi5SgGJ9SitiRaRGBFCME1qtJFYKJuIgamK2IsaCKKWkjIBA4ZhOOFFEdHefcqNTi8XFKHqgxfS7MoWhSMTwgdyVZcK6l4zDps037sX8jZOSQpNh95qZ2Y2mVyJ+No0MOWfBWiFX4r2ei084RUp+hxs0k20i6RLamd3xt/lc7+8J6ktKPtmd7JB6xn5FdApo6ApSNuqtKMiRKVQ5Ec1CaoFIvvIcoUcqlyA6QMlQIlKtJaHKFq6V1yHvKDHHlC2c7J45SO/mO/8AmXXPS2Dkp8o5lrve0N/Iog0ae8ogiRRWi0enL1cIbGq7SsxqaBz6pdyLNqhOKqfJfFbI4VwrtqtoDFgqhd3lW0RSBqsAqgKzQiAtSsApShCIjQKRoXI1dwVAERWhkj5JfEDJdfiKoVwS88zj6rmZfaunxTcd216L+aLFhk0dicKVIzmQgYfiixe15H5LRpdbLO1SpGTNiUWwyUxgp8R/5OHvjefi0J2krtAUGHlIz+Y7n5l1DPQQLrQpSuwIEohSycLUCUcUQ0AcubqIVUoBKlcViqIBKlLPKZcUji30ClY6QpjMa1gtxAHEleZ/864ZsrjvOILWi2tJFtLv7l5XpntVz5Cyzuj6C80RxS2W9Ox9ab06wf8AuO/gd+ii+URwF2YHFRN1snQj9WgqArzj+l+GH75Pg0/NCj6YwnRsh8h+qo8SPqa/w+R9megnOfuQXHNZLukMJcMy2/vD4lOiYHQ8FX1JvYu8OUUrQwXKEpfrFbfRsRoL5roQmuVgjYKCMKIAhRolo2K0XUpVtdBKlitEIVXDJWKoSmsWgEgXDCSE1BoVZy40/ZOOeaWSTe7ui7xGo0hLCQc+SsRRCvA7tV3lSbUeK7OlwY8UOmCowZ7crZYJTag+zJ+6WO/he13yTYCX2my4ZBzY/wDpK0WVUWcM0VjUON15880UKWSiOQnhXdmuOClkoXVXK1ZqPQbCkCcqFytKUB7kHIKR0lKbQbbDXIpgLkjEox8I2+CJXA81nXa+gdPujrs5owSP3gAvANZw5peCxD2Ca7cFGtVFbd4AgAaKIbDWz1WJK9LgWjqGGhZ17/FRRc1+U9G/MhWVem2A49UM+fxUUTw5F1nlRpg/BHYooru5zWXafiusKiifuIw7SiBRRQQjf0VmhRRFCs6UNyiiIC0HHy+CvIoogEUZ7fn8l2bX65qKK/EZc3IdUxI7Dvwn4KKJyoUwn7Nn4W/AJpRRQhxqiiigWLu1XHqKIMjFJ0IKKKt8jFl166oj2IxadoNgi/FfGulsYGIfQA0OQrgooix48GS/VRRRIOf/2Q==" style="height: 184px; margin-left: auto; margin-right: auto; margin-top: 0px; width: 247px;" /&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;Contoh nyamuk &lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;
&lt;div style="text-align: center;"&gt;
&lt;span style="font-size: x-large;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Penyakit demam virus jenis ini 
sembuh dengan sendirinya ditandai dengan arthralgia atau arthritis, 
terutama di pergelangan tangan, lutut, pergelangan kaki dan persendian 
lainnya dari kaki dan tangan yang berlangsung beberapa hari hingga 
berbulan-bulan. Dikenal juga dengan nama lumpuh layu.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Penyebab&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Demam
 chikungunya disebabkan oleh virus chikungunya, termasuk keluarga 
Togaviridae, genus alphavirus, dan ditularkan nyamuk Aedes Aegypti. 
Virus ini terus menimbulkan epidemi di wilayah tropis Asia dan Afrika.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Gejala&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Gejala
 demam chikungunya&amp;nbsp; mirip dengan demam berdarah dengue yaitu demam yang 
tinggi, menggigil, sakit kepala, mual, muntah, sakit perut, nyeri sendi 
dan otot serta bintik-bintik merah pada kulit terutama badan dan lengan.
 Bedanya dengan demam&amp;nbsp; berdarah dengue, pada chikungunya tidak ada 
perdarahan hebat, renjatan (schok) maupun kematian. Masa inkubasi dari 
demam Chikungunya dua sampai empat hari. Manifestasi penyakit 
berlangsung tiga sampai 10 hari .&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Gejala utama terkena 
penyakit demam chikungunya adalah tiba-tiba tubuh terasa demam diikuti 
dengan linu di persendian. Bahkan, karena salah satu gejala yang khas 
adalah timbulnya rasa pegal-pegal, ngilu, juga timbul rasa sakit pada 
tulang-tulang, ada yang menamainya sebagai demam tulang atau flu tulang.
 Dalam beberapa kasus didapatkan juga penderita yang terinfeksi tanpa 
menimbulkan gejala sama sekali atau silent virus chikungunya.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Pengobatan&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Demam
 Chikungunya&amp;nbsp; termasuk Self Limiting Disease atau penyakit yang sembuh 
dengan sendirinya. Tak ada vaksin maupun obat khusus untuk penyakit ini.
 Pengobatan yang diberikan hanyalah terapi simtomatis atau menghilangkan
 gejala penyakitnya, seperti obat penghilang rasa sakit atau demam 
seperti golongan parasetamol. Sebaiknya dihindarkan penggunaan obat 
sejenis asetosal.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Untuk memperbaiki keadaan umum 
penderita dianjurkan makan makanan yang bergizi, cukup karbohidrat dan 
terutama protein serta minum sebanyak mungkin. Perbanyak mengkonsumsi 
buah-buahan segar atau minum jus buah segar.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Pemberian 
vitamin peningkat daya tahan tubuh mungkin bermanfaat untuk penanganan 
penyakit. Selain vitamin, makanan yang mengandung cukup banyak protein 
dan karbohidrat juga meningkatkan daya tahan tubuh. Daya tahan tubuh 
yang bagus dan istirahat cukup bisa mempercepat penyembuhan penyakit. 
Minum banyak juga disarankan untuk mengatasi kebutuhan cairan yang 
meningkat saat terjadi demam.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Pencegahan&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Tidak
 ada cara lain untuk mencegah demam chikungunya kecuali mencegah gigitan
 nyamuk serta memberantas tempat berkembangbiaknya nyamuk dengan cara 
Tiga M (Menutup, Menguras dan Mengubur barang bekas yang bisa menampung 
air) atau menaburkan bubuk abate pada penampungan air sebagaimana 
mencegah demam berdarah.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
</description><link>http://afpellen.blogspot.com/2016/08/demam-chikungunya.html</link><author>noreply@blogger.com (asal-usul)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6587638294821776057.post-4485076515393705223</guid><pubDate>Wed, 31 Aug 2016 19:45:00 +0000</pubDate><atom:updated>2016-08-31T12:45:31.345-07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">belajar</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">berbagi</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">berbagi ilmu</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">kesehatan</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">mengupas pustaka</category><title>Demam Penyakit Kuning</title><description>&lt;div style="text-align: center;"&gt;
&lt;span style="font-size: x-large;"&gt;&lt;b&gt;Demam Penyakit Kuning&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;table align="center" cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center;"&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;img alt="Image result for Demam Penyakit Kuning" class="rg_ic rg_i" data-sz="f" name="nTitgm0aB5tbOM:" src="data:image/jpeg;base64,/9j/4AAQSkZJRgABAQAAAQABAAD/2wCEAAkGBxMSEhUTExMWFRUXFxUXGBgYFxUXFxgXFRUWFxUYFxcYHSggGB0lHRUVITEhJSkrLi4uFx8zODMtNygtLisBCgoKDg0OGhAQGC0fHR0tKy0tLS0tLS0tLS0tKy0tLS0tLS0tLS0tLS0tLS0tLS0tLS0tLS0tLSstLS03LSstN//AABEIAJ8BPgMBIgACEQEDEQH/xAAbAAACAwEBAQAAAAAAAAAAAAAEBQIDBgEHAP/EADoQAAEDAwIEAggGAgICAwEAAAEAAhEDBCEFMRJBUWFxgQYTIpGhseHwFDJCwdHxFVIjYjNyQ4LCB//EABkBAAMBAQEAAAAAAAAAAAAAAAECAwQABf/EACQRAAICAgICAgMBAQAAAAAAAAABAhEDIRIxBEEyUSJCYVIT/9oADAMBAAIRAxEAPwDzHThDEx01nNLbU+yAnlnTgLyszqz2cCVFoOfNM31DI7BKQjw6XtHUtCySRVmqtGcNOVO3EAuPxVL3Ya3qVTqd8KTY59J+azRi3KkTs7c6hEjIPLv4JHqWrNZs8AxgbnvPRJtQ1BzjJPCDzHFkco6AJYTxflBJned/Gdlvx+Ov2A3QcdfLXf7HvsO8c0Pd63UqGA6PLhMc8IN2k144i3Hj9yrbKy9oBwkdD+x5eC1rHjirRHnNsJsvSC4pgiQ4ZEHO4zC43WnEuLhAeC1wHQxBjqCFfS0YOdDCYzh2HQOUbORFLSQ5uRGI+Px+iRvGMuX2W6T6QlpAOYGT3GxIW60rWP1csbbwvNq+lPpEdD06cj57JtpdxUpAOaNpkbiDuW/H3LPkxRe0VjJvs9Zp3w9mTh2x+X7o4jn9+axFpdTSABmRxN7RkjutJp2ocbR/sPzD3ZUOtDjOnnKn6ufFRovB2+CuYmSFboi2l1VlKmugfRTaUaJtsiaAXHMVsqp6IED1HLhBU4XQEvGyqdAtQkc101eEZXbkiDPIEpHqt1AE9IPvag0kMM6l+A5oB3LgR4c0s1bXGsxzmPM9knN3Di7fhDwBG5J28cgLNXz3e17Uu/KM5c6cwf8ARswuirAH6t6Vk4bJg4b1jm7ss9fa9XeP/IZPJuwzsfoi6dgHDhGduIj9TyciegRjtDcfymOrgMD/ANZWhcIk5MyNXUqs+1UJ6AE/IEDyQz9VrA/nI26//pa1+hsLeFjONw3cTDdzzG/kgmeiDnuzGemJPnkhWWXH7JOMvTFttrz5h7vMjGOo6+CcW+ol0Oa6Y/V48nDmF2r6F8P+rTO5n95Q1xYuoCZaTsC2QfNuzlOUscviPFNLZqrW8kDPi2dj1aeiPY7ccjssHQ1EQQHcD/DmOwwn2lakXFocfDx5hZcuKlYxTqAg1QsZe22y2uuH2z3as7dUsT0hU8efE6UbjsylZmSqiEZeNhzvFCFevF2jzMipjnTmcTgtIxuISrR6EQSm8ry88rZ62FVEo4UXbj22H/sFSWqdHBaejgovoeXRpzWAJJ2aFj9RvvWPc4wSSYGw9k48uqY6zfEMIbuTPgIx8Up02xcXjGO/74hPggorkyITpmmPqHicC48p9kdwOgWustEbEObG3OQYXdMtCP0A9xU7dC2B5LRWtFpG20T4+SEslsKQDT0oNwRxN+Pkld/6M0ySQ0Z8x1yOa1UdTz9676sffRIpV0NxMfa6VByYAwOYztBOQmdTTgRnBHv8+vinNS2BggZHXoqZgAIcwOImqaOHNhwBjMfx25oL/FgSI55AOI5kdwYPktGWfDZcewT7l3PRyRmjQdTA4SRkmInJ3gchz96ZaDd8JEmJlpHv4SO2UbXoiB4z5YQ1GzjiMdx+6HIdGisasAdc48D9T7k1pnGVnrMAkGcyfCDv707Y7CZSA1YS10qQKoY4fVS9Zt9lPZNosC48lRLuai52EthSBrhx+StovIC+LZVVSrH1QK9qiu9rENd15LL6n7TSQZ2EdyQfPZP7mqSJGxz59EtNGQJ5kk/yg2GtCVtAnxcSfDiyT8R8EN/jAHcZGA2GjqJ/d0LQ1qA39/7Bc4cBLyFYustO4RH398vMpj+F4hBHsyrogYXzPHw/k9yu5iVZH8I2IgR06xtKspW2fgPqpjxRDQOGfiEFKxuIL+G3cTkczy7Dog7mzaR+Y53/ANvomobmT994Qzw3xPNNyDxMJruj03GQ48Y2OD8oWfovNNwiBB9oDkeTh0+i9H1Cjxgy6B0WL13T+FpcIB6jsrYsl/iyTjRdqFxx8LgZlplAvbIM9EPZXPG3oRuOWeYRbUHHi6HhtGR1Rhknqly0Wv0MSFniF6mCVwPO8iNSNtSp+yI6BE08hRoswrOFeRJ2z1ktEKgXzeXiFxyhVfAKZKxZlFa7HGSTMnA6kbfummn0Krs+0BzG3ykBKdItg+oXu5bQJ/rktxptER0nlGCnyyUVRFWwnRraCJkR+qZ9/VaB4B8e33lBWbQJjf3o09vvyWXkWjE+nkSph2ypnr9fcues4ejvehY9EnY6+aorLjrwT/EZQ9xVHh4mUrYKOioueuQFW6AP9fsqhehBWChsCu8X35Jc26VorBEUKp1OGPvrCc2tXASAVUda3GcIpjIeNflTD0JSf8VdKomFovc9VipGN1FwVcx4rnIHFFhfzVNUTuuOeqa1TCHIbooe5VSAo1akSg6lxCRsVsJc4Kk1UFcXoHNLrrVWt3IQ2L2O3V1JtcLK/wCbHX5Iy11lnUfJFxkvQ6iamm7pHw+atDv+3u+8JDS1ZvUIlt6CcHfugmMNXVMYyqHuIHz/ALVTLieinuMRHiusBTVLo/T8f3SPUbcmcAg9yPknlXsf3S+5YCPv900ZUyckeeepNOsREA4EGRvKYNUNfo8Lwc79MfBToGcrZkfJJiQVOgXWqU0jPJZCoyCtveN4mkLH3rYcVp8WWqM3lQNpQVxCqptgK1xwvPfZ6BSd0DqT4EDclHvEQgbkS4ABVx9iTHHo/ShmT5R/K1Fs7ZZ3T8bpzQf7lnyu5AjEeW7us+9FMrCdikn4jvtyOypuNTDQkRVDutcgdAPj9Usu9Ya39Z9yyd5r7nOLaTC522Nh4lAVNNrVTNapwj/Vh+ZVlhv5OgD3UfSJjecffiktf0wHIz5fwiKehUWgks4oEy6TsiLeg3ha4Um+0JAgJ4xxL02C36oRV/ShxzDj3hVU9ecdw4LT0msIHscziI2MH3HC+r6Qw7DhPbITKWL/ACd+X2LrPWZ5pxRvpCzd9pTmbD3Kq2uS0wZSyxRe4hqzYsvu6Ot7tZJlachXW94Qs7xtdHUeiWdxPNMqdRZDRb2YWst3TmUEwWWvBwq34V7gqqrUWdYC5wBn5Ki4uVK6JnGyR6hdkTlTZzZZc3kHdLbm8jKEdVJJKT6ldmeEb81WGMEY2T1HVSTDYlJXWFeucTlP9L0ef+R/5enVNWgR7PjjstKmsfXYXHloylv6I1D+ap7iUUz0TcP/AJnDzKfVq4aGukZjJ/7GB8UONSpjimqwFri3hnJjbyR/65ZdE3CMfYs/wVy3LKod2KtpXd1Rj1lIuHVsHHzR9PWKXEAHgy7hmYGBLnEnlyRhvWEnhcHDkRniPbt32QcpftEKml7KbHXGPwMHofqndvdAjf4JLW0+lWE8I/8AYYPiCl5p1bczxF1PrzHj/KhKEZdDqSZrXVvvCpqvwllG64giGvJBUKpnS6FmvMLmR9UotD7PgtBfCWJFTETha4O4USXZN7d1lNbow9awBI/SGl7QV/GlUifkK4jhpVpKHpnZXcSzvs02RrHZCtEuRFU4XLenzTxElsa2jSmAehrOljZEmmVmm9hiwe6rkDskTS6vULeLhYPzO/Yd06v2nhKTsuW0mHIBGfNVx9aWx70Oz6umwBgbTaMdiepPU81mb30k4HOY1geJPOW//U4MeKobWuLw8DBDNidhnf4Kev2VO3aykxsudJc47nMR2ErXjhFSqe5Mx5c30VD0oquaWSI4TiPoUHS1KrLcvAEAc4AMwB0Q1lSfVqspUmj1jzwtEhoJPVzjA81LSbV1Wv6l1WlRI45fVeGsBpySOISNwYhbFiVaRledm10e1u3AVaZbWDWxwyOIZPFIMbor/N8TuCpT9S/Yg4nwB23KSeheuupVm9Jh0bEHGV69rOh0LqnNRoIjB2Ino7dednlwe0aMWd+zCNIJBGQZH07oXUtCDhxsHiuXenVLV/sEvp8uo6junul3jajYB8QoRmvT0b6dckYmk11N0EYVzgtTqujhwkBJfwUNOMhNy+wclRPS7ktcF6BpVWQPJec0RELcejtWQ1Rl8hOzSCn03UKrMIsnCHqDCaSFTEV4IBWWvzLoWn1I4KzNTqpo4W3xLWmOey+0XSOMgnxyjatDjLcbAlaSztAyk3Hc9h4q8Cl0hTdMGABDGjPf+0gutSPH6ui3jeTAAz9+aYX9c1qnqmGGT7TskE9lqvRrSaVJkcOf9uZJ7pJZYxe+xckuMaRgbzRXU2mteOOfy02HmcwDtvyCxtczxAEAE45uHit9/wD0K8Lrgs5MZ7PQEzn4Lzym+jw1vXGp6zhHqeDh4fWcWfWcX6eHovU8a5Kzzcs5e2VgkSOLi5RyzzTXRbOrWkUag42/pJ36xyhLbW6oeoqMdRc6s5zTTq8ZAptH52lmzpznuj/Ri7cy4pEDHGAY6OMEFXypqLolHI7Gg126ongqsAzBMQfIzCe2+pioySWmeQ+q0er6ZTqNdLA4Z3Xl2p6c63qHgks5QTgd15eOePO2upG+Emt9o2lq2CWjbcefJGNYsz6P6oCRPvJPxWvaQdsqOWHFl+VrQDdtwUlLfaWjuaXspJVpQUcctClRalevR7IKcVWJJq0ENndaMPyFyK4ltsZHuRCHobImEslsonok1kq6nT5KdrSlGNoQdlOUqAG6ezARppLmn0sIipTUHs5CPXqwDIWLq2lSuXcJgAT3OYwOv8Ld6rZ8YgDl0x/aztqfVPyJ33WrDLirXZRxUlQ69FbFrGmBgDHc8ylfp1bFtSnUj2SOH91o7MwJbjtyRN9Rp3FM0389iORA3Cz48so5eUvZly4XWjxy+snCMY3nf39ENRtyTELXX3o5WpPdDS9pO7cyPBL7Gxq+sIYwg5ERj47L2Y51x7MDxSsI0K0cXtYN3OAAHLuV7mwlrA07QB8IWJ9DPR1lCa1VwLgMAGeGenOVoLzVBMMaT23PuGV4vnyc9RNvj4vs5qdMH2RGY2Sano0OfUpH2hBB4uFgiCRnfnjqpG/qOfhnPmCAirG0LnTUfAyS1vsieQ8FDDinHs3fFUNKdYVKLTGXDY9+aXVdPHC7sjarwGw2BwtjGJ96VOu5afNWk3ZF/wAM7ww4jpK0vo8+B5pH6rMp1pIgea5sKNk1+FXcPwq6T8Kqu4ouQ3EV3olpCRPpQAnl2d4Sp7eaWxKCqVnIDhlXam9woFuAXFon/UTueyhaXBAjxVlKoD+bbKKCpUA2lu3hdAb/AMYa4lo/NkA8+8z2Ti2vRAA25eCVXFrTa4PYSCIONsGdkBcOLDx+sJBk4yc9ANlLL47ltDSqTBfT+xdxNrtEgt4XD3xPbK8zu7TcjlnE4816425c9kVAOA4h8ZHfos5q/ohx5pHgaeX5hvtIXo+Jl4LjLRhy4G+jAss8x2nOMLUeiGk+srNMHgpkEnkTyHdNtN9CBvWe4gDAZE9gZ2CfMY2kwMaW02jIzwzjczureR5Nqo7FxeO29jKvdgNM7HEc1lb22GXEgTMD73KZ16oaOI+1O/3ulFZ/HvI9x+wvMxY2nbPRjBR6FVpacLuJmDs4HY/wtXp7iBBEdkNpOlHfqnP4bh3G0DwV8kuXYrr0cqUpCVVqOSn/AAYS+vSypJ0TYmqshJdTpgAeP8rRXdPokWrMwPH+VqwvYjdoCtKkgI6il2mflCZUWpprbKx6Gdm1MKVNB2jExojZZJAGem0kybRBQVkYTK3HMIxaCgd9kOYWP17T+F8hegVBISu+tA5pwmbroZOjA06Ly4EnbboPJNf8iWtaCJ4TkgZLYzEK59iWnCibWeW+PlPySud+h1JFlvqsRODBkA535qFbVqR/8bXc5mIMbQfep/hBvGR2VNWyDt24gD5jbzRUkJUTlXVSAGAdRxEz4ezsF2heEuEgtqRvy7yBgyIVwtgD1Phhdfb9Ajoa0Xm/cYBI6wBOY5Abqy2BJnrv9VXQsxvGevNMKbQ0QBjr97p1G+xXIjdO4R3S0bHurLmpxujlzUakTjko5JK9CFLaaY2BS4lMLI7KbCjRUHYXKzjvKHoVV2tUxhKVXQHclBPaiq7kOFwjK6Rhc9bDo5HmvqgzhcrUgRPMZ808JbEaPq7HbjvKWXEd2nec/fuTi2dxCCfr5qutbzgg9p3WrgntHJ0ILnizvmDvAwcZUfb4g4udIyGzgHkenVNhYkZmVI2fUeCRuinLXQqqVauPad7QDT4RCHfbucQ1+xn7HRaAW0Dqu/hP1c0vOgKX8EdpSeWNmZAGeZ80ZbWUntOyYU7c+5GW9vCXkc5F9lRhW3NMESrGCIKlUErmxBaxsKFwxEVQoVBhKcxLehJr6lI8/wCU9vWpTWCvidEzM6S6WN8E3YEl0A+x5p3TWjNqQ2N3FDeydhMqIylNkdk2tzKxSGGlsUzoujKV26ZUilQQoyqqwkZXzXKL34RbCB1rYIV1nBlM2nqugJWcKvUFS/CHpKaMYFZwDknSAJTYxndS/DBNzS++io9SeKd+itGIANlLfB6+SEuX8h/Xgmd1WgQ3ny+HF27IH1UJMs6VIIHwwqqoV9UxKCquO6zpHURJlMLQ5AShr8pnp70zWhlEeUAuVBhdtwSApVGpKKehc9UsKtq48UO1y5CMvc1fNavgVJoXUKVvZwniG3RGBnEO3XceXZca1RYTTOPyk5HJaMWStMVokLWPv4q1lvhWh4cJ2nYTupsYeuVZxTAUm17Lhtka1p6r4jspSiMBCkF3gV7291TkqTRxwLroUHDoolySzqIViqakQraqpKY4WXg3CT1E8uQkldsE+KviJsx/o4ZDh0IT9hysxoD+GoR1C0zFt8iOxMDuNDGzOU4tikdo5O7RywTLDa2R1FyBt3CEazKmMi9p+K+4eq4wK1jJK5Kw0RFNfCmrxTU6dNHicVUaZ5q40+ESFYW81xxwrR0AFqtJ3VNWtwjbPL+VfWa47e9Qbbdf7Qc36OoDZSJJLskqm6GCmNWnAS68dj4eSk0ET10JdVcQiKpS69qoJHUVCoU60wbdOiQUTJT2wdgBGZSKNHQdhfVCVVQmArXAdZ3SehxdcoBMK4S178pUJIMolW8SCoVUUx0pyYUxFNpcQ7oSllG0Zgd9vJctnAzaZbvsPuQi2PB29538MokUwRlVOtB3EfchWTlHoFHAMmN/2VjefJRDXc4PfIlT4PJMn9gIvZ0CHqMRYcoPAKEkmEBc2EO452R1Rip9UFJqjilw6oV7kZWOEA85StnVooukhut09uThKCySVbE/ZN9nnWmvioD2WqbUWYtG/wDJHZaK3yBHJell2yOL8RjbFOrN/JI2Oym1k5eflVGgeUCj6XNLLdyNY9QGQdT2RVMZwl1J/wAUbRcuTooHsYpcIChTdsr4VkIyBbKrNMyiGhd4UWhbB208r57UTCqq/UeKByYDcM4sbfxndKr1mD9/e6bvOZ5x9/sld7segn5pJj0ZjUanCPFJatWSi9ausxlKGvkwjjWhoxD7RpJPktDaTPgk2nUk8oY8lPIOh1RdLQP3+C5VgbYKoonCsDpUxkD1yP6S2vjITS4QNcIpiyQEyqjratkJXXEKdrXgqjjok0aagOaOp0th028zlA2TpHiE1oCT99JSwOXROm3spTykc/cpNwPvmucQjP8ARWn0Kcaxcc2AvjU6H7/dRjE8kGEiQFW5yte0lVIHFVQwqXOXa1WICGqGVGTCkQqlCPCurFDPck7Oege6OEq9cG+aOvH/ACSm4onDuq0Qjomuz//Z" style="height: 159px; margin-left: auto; margin-right: auto; margin-top: 0px; width: 318px;" /&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;Contoh Penyakit Kuning&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Demam penyakit 
kuning dibawa oleh nyamuk-nyamuk di Afrika dan sebagian Amerika Selatan.
 Ada dua macam demam penyakit kuning dan mereka menyebar dengan cara 
yang berbeda:&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Demam penyakit kuning hutan menyebar 
dari nyamuk yang terinfeksi ke monyet, dan kembali lagi dari monyet ke 
nyamuk. Manusia terinfeksi saat mereka digigit oleh nyamuk yang telah 
terinfeksi oleh monyet. Demam penyakit kuning hutan jarang terjadi dan 
kebanyakan diderita oleh mereka yang bekerja di hutan-hutan tropis.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;table align="center" cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center;"&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;img alt="Image result for Demam Penyakit Kuning" class="rg_ic rg_i" data-sz="f" name="aRPRePXdo2nv3M:" src="data:image/jpeg;base64,/9j/4AAQSkZJRgABAQAAAQABAAD/2wCEAAkGBxMSEhUSEhIVFRUVFRUVFRUQEhUQFxUVFRIWFhUVFRUYHSggGBolHRUVITEhJSkrLi4uFx8zODMtNygtLisBCgoKDg0OGhAQGi0dHR0rLS0rLSstLSstLS0tLS0tLS0tLS0tLS0tLS0tLS0tLS0tLS0tLS0tLS0tLTctLTc3Lf/AABEIALMBGQMBEQACEQEDEQH/xAAaAAACAwEBAAAAAAAAAAAAAAABAgADBAUG/8QAOxAAAQMCBAMFBwQBAgcBAAAAAQACEQMhBBIxQQVRYRMicYGRBhQyobHB0SNS4fBCYqIWM0NTcoLxFf/EABsBAAMBAQEBAQAAAAAAAAAAAAABAgMEBQYH/8QAKREAAgIBBAEDBAMBAQAAAAAAAAECEQMEEiExBRNBURUiMmEUQpGBUv/aAAwDAQACEQMRAD8AzL74/PgFAAhAEhAEQBEARAAQACgYEDIgAFIAFIZAEDIUAAhAEQAUAKkMhCBhQAIQBEwAgAFICIGSEwBCBBQBISAkIAiAIgCQgCFAAQBthMyAgREASEDBCAJCBAKYATAhQMCQAQMiGIBCQwIYwwgAIGBAEQBISAkIGRAEQBEwAUhgTACAJCAIgCJAFAEQBEASECIgAIAmVAzbCdmRIQAEAFAAhAAQBCmICAAUxghTKSStlQi5OkFjCZjZcEvJ4Ynpw8TnkrKnVADBB8rrCXl8fsjpx+EyPtiHEAahw6uFkR8rjfsOfg5r3LWwYIIg6HQeui2j5LDL9HNPxOePSsJYeXpf6Lqx6jHP8WceTS5cfcRFrZhTREwJCKAkJARAwIAiAIgAJ+w1ySECTBCGDJCQEhAyQgAlAEQAEASECCgCFAAQM3pEghFioBTsVEAQFAKABCAIQmIVAEITEQf2FhnxynCoujr0uaOKe6SsR7CAOzqEAbFkzvEr5zL47Km+LPqsPlsMo1dGZghx+EyJyuMQT1K5J4px/JM7Y5oT/F2bKOGzDM19JvQ1qWvgSud2jdUZsVT7MwSJ/wBMa+LT1VJtA6EpcQNN2bNE2JyEyPELSLZEoRZPf2G+ceJB+63jq8sP7HLPRYZdxGZXafhfTd4PyE9AHb+a7cfl5riXJ5+TwuOXMRDigJkERANswnxC7sfk8cuzz8niM0fxLmPB0IN4sd12Q1OKfCZ589Llh+URluv9MKfuBAUBTaK2tkVJ2S7QtR4aC46ATa/p1WebIscHJm2DE8s1FHROQ4cZ2tp1mwQGd41GONnPIMA6rx9HqsmXO/g9vW6THh06+Tnr3T54gSAiAIgCICyIAiAIgCIACAIgDoQkFAKBECAAUACECIUxATACBAKAAQgAIGK5oOoB8RKmWOMu0XCcou4Oip2FbeJbOuUx8tFx5NBil2jvw+T1MOEzPVwJOhBMQC4EGOXdIHyXHPxK/qzvxebk/wA1/hQzDVBYtFjOZsPA8hBXBm8fPHy+T0sHk8eTjoZoJMHKCAdXdjImJAMT81wuSXB31fI2J4dVbE03uDtC0dp5S0EKXMpcGE0aY1c4RtOhn1CVj4NhweRgeKt3ZS0Pa1+YO3veyn1pJlelFrolE1W37jx0eW+FjIXXj1uWH9jjy6DDk7j/AIWDiBaZNMkbhwzejm/wuteUn/Y4n4jGvxOlwpnvLsrGimYJlxLSeYA38Cqfkkg+mJGivw14JPdIESGWLZAi3Ii6vH5NXwZZPF7lfRmwOE7StTDjlpBwc924aA4yLRtujW6z1qhD3HodF6F5J+xkq1A7EVi0EN7oaNg0TE9fytvHY9k2mYeUzb8SkvksXt9Hz/BEgIgREARAEQAEARAEQBEABAzpkKLKFhMTQIQTQITCgIFREBQCEwBCBAKYUAhAURAJAhLtg2wQlKUYq2VCDk+Pc04PHUqQqOdS7Rzfhv3TmBEAbmb+S+b13k5Oe3G+D6vx/iYQhuy9sv8AZGhhq1YHE1S03LGOblY8t+IE8xyXmT1WTJw2eotNDHzFHE4jwp/EMVUIqMbTa/KxpcGgtk5XNza2CyTo3riz0FD2ToYPDPqOxTjVYHPyYfEZI0ygCdb7pPsIK3yeBOLxD2trOpCq1zyAS3v63lzYnXdWmOcEmAYd9Q9q4OYxjwA15NmCJbrOpUyaKirR2cO+kXFgAYQe73Q/NaRmAuJ8Clu4M6OlhMAKocIZTqDQHugu/bKW75HRQ6rUoPaxxY0uEkTJZEg3GshZtpmyh8mg+0JpVAOQ7wGjwbyLX6WTjwJpMvxGNpPZnouLSRD6RG2stdvp81ePK4TTMp4t0XE5tKnDnn9xadZ2X0Xjs8ZzbZ895TTOGNRigOxIaW90PaZzHPlhosT5H6J6ryVZNuPmjPReKTx7svF9Fr4numRseYXr4J+pjUjxtRj9PJKPwBbHORIAoAiAAgCBAEKAIgCIGdOFmaNCkIECExUAphRIQKhSmJgIQSRAAIQBIRY0rFITXInAalTkgaSss2eOJWzbBp5ZZbUWYvDmnWex7CGMaAC8WdUcAZA3tptqvl9drpZHUWfY+P8AHQwq2uSYrigbTy0abWwILnAPe5zvicSdJ5dAvOjFHpNclfCeCV8VNUEuc0i7r5iBADudgqljvoN6T5N3B+H0GOc6vTc19IEFhbAnaBr9koTUXTCUb6PG8f4l2tU5WBreQtbm4ok7Z1Y8VRH4T7YnDNDBTzMHJxZ4kDTS11DHPDasOO4mXZSLCrUfUcCZOQuDcrj4/RQ+SYQo1cRaRTkUqZyAzUdExYEXI6JJ8k7VfJjw/EMVVBl5e1neHaMD4I0A3/8Aib54BxSZMbihWLCZbU/cfhAA70fhRGG3guUrQ7srW5XPa9wgtgRr/C1bOdJmjDuL5Jbmygk30Dd56SFlLk2X7Lazv0yWuIIkAcwBotMGWcHUe2ZZscJRuRkxWHayg4tBlwF3fFLo7vgvpcen9LTucvyZ8zk1Xq6pQj+MTbgmxTYDqGj6L18CrGkeJq3eaRat2cpAkAUCsKAFQBEAEIACAIgDrQsjoaFIQKhYTFRIQFAITEKQmJoEIFRIQFEhAUTLKmUlFNsuEHJqPyei4P7PZ6wDwG02jvuc8S4kSMoG1183qfLS3OMT6jB4bEoJyVj18FRoY7tXR2dMAYemNC7IS57+cH0XnZNVkyL7mepj0sIqlGjjYtzqzjWfLg8uNgSG7SBtYR4LkTdnbtpUcrEPaW1IENERO5nmtkxKFmrh/tc7C0uzaTeSMkNgxEz9le4fob3ZysV7Uue5udjSL5nCS4yINyeqxyU1fudEcNGPi3DxVpB9J4LovPdLoNgdgQPWFnGfyCTTPHvaQYNjMLRuzd1R2eLDKKTYIhm+p7xupiZQjZ1cbVdVoNkkSxpEHWDlcPlKj3MpcM9Fwn2eFHhz6j3hlSoDlbN4a50uPQ6eS0lSMN+5nIwGFoNBNd4YwszNIE/4j4f/AGMLHc2zRrg4Veh2bxTLpzgvY8f5Cbei2aIRacZUpPcAQ0z3g34TzEbqaG+gYPGSBmkCSJjZawVNMmXKo6nFD+kACDmewTtr/C+olPfp4r5PkceLZq5s3wvUxqoo8XLLdJkhXZAwaptjpByIsTSBCYqAmKiIESEx2RICIA6xWJ1MWECoEJgCECoBCYmgQgQCE0IWUwCkBZSeBqJtzhY5sTyR2nVps6wy3VZpp8We0CCRAgQTp4c+q8yficSe5s9ePmssvtSAMcKlRrq4LwARqZA5A7aSvMj45ZpS9LpHpz8isEYrLy2bzSaKU0KkxmIboWifhPMLjzaTLi/JHfp9ZizfizxvEsQ8nI7QSYAAvzKxT4O6MTiY8FK2b40jHTM2So1ZZTxjqRBHeEQWnQj7HqpcbJ2qRa+gyv3myIi2rm33P+Q8Ek2jOUXFFXFMM51YNv8ADdx0sTcJqXyLGzs4NobhW55cKVY6WlrsriP9p9VFqzPJzdHU4vj2OxDKbTNJ1gXyAAZdBnoVc0zCK4M3tBhB/wAtsGKTjz3t9lnB1It9HkaZdZ5BMwIFoaR08F0SJiDF4wVNoIiN5AEX3nRNITDhMTaNzMg7aGR18FptM/c9Cwtc3DtMmXz0Ja0wvZwTeyEf2eFqsajOc18HVX0S6PkZd2SUDsiZLZEUhWRFDsgRQ7CgnsiYAQwIkB14WB2AIQBITABCBUKQqE0KQgmgOQgoVrU7EMkMUo9gpJiVKctiWnMLAHvN3zGD/ZXl6jLLPkWLH17s9nSYI4Mbz5Vz7Ii9HBiWOO1HkZ80s0t0mWYeplM/T+3U6jB6sNpro9U8M9wMXhWVbhwD+ZGWfFfOZvE5Y/gfX6fzeCSW5nG4hwoxNvUFcGTTZsf5RPUwa3Dk/CRxHYBzXWBWB3OQ7+HOdbKb3EBKXHIoTt0acL7N1WntPhi+t43+STTbqmKeWLT5OvS4awsaWkSQDc67wuhaDM470rR5svI4oT9N9luJq56NRnZ5Mhb1mQ66z1FqKjto1xO5Np3ZVh3sqNqsykN/Tyl4uTYOAd0yrBcFuJXji91ctYHHKxjbCQOYcljXbYT4icHDuc2r2cQ1hc3MACR3jfxut5dERdI42Oovp1O8JzAwRAkTqeq1SVE2dThfAc4Li9oaYP7jBJ2C6NPp5ZpbUcmr1UcEdzO82m1tSm2Yhj4ka6D1K9z0PTywj8Hzj1Ky4smT5NkL2D56wwgAIAKAIgCJgEJBYS1Kx1YqYiIA65XOdxIQIiYUKQkhMEKhAIRYhSExpAhBLQS1LeVssx4nGtYctzUzACmWkiSJ7xt0svL1WpnKXp4z2tHoYRh62TpD0WEC8ZiSXECJJ+2y7NLp1ijz2+zztdq3nlS4iuhiF2nnsCCQFA+QseRsPMSssmKOTiSN8Gqnif28DnEO2geAAjwWK0OH/wAnS/Lan/0H3l3T0R/Cwv8AqC8pqPaRnr4qA4Tctcb6WHyXkeS2qW2NcHv+KlklDdN2V0R3W66DXwXraGKWnR895Od6iTvlFuc5XAbiBNwL3+Sy8hof5EKijfxvknpslzdlvD8Ex2RpBeWyZiA2dSF4c/ErBicpM+kx+XWpyqMFRxcW+p29Y06jqZLgJFpA2Xjq6o9p83ZowWFBqPNVgIhr+RdmbfwuCvR0mjeaST9jzdXrI4IN/wCHM4hwRxqfoAvt3GOIPg0T12V6zAsEqRnotU80LO97OcCLmg1C5hi4gAzN2x56rmhq5YZXE0y4I541IxYimRicrhBY0i87m3yg+a9/T6hajPGSfSPntVp3ptNKFe5qXu8HzYEASEiqIiyQwlYEhPcPayIsNrGY6FLLi/ktdQkZh6KFPmjZ4k1aKI6LTcjL02diFgdQIQBEDJCLBgIQSLCYqYCEWVFNgAnQT0WeXLHGvuNMWnlklUeTo8PxjKILuzbUqWguu1ngNz9F50lm1LpfbE9OK0+l/LmRzMYO0qurOAzukkxuV2YNHjxcrs49TrsuX7ekIV2L4POrj9ikKiGhYTEAoEwQgQITEECVMnwaQi26Rm43S7Km+rNy3K0dSQPyvl8z3TlI+208dmKMfcbD/A3/AMW/QL6PTV6UT47W368n8li3s5v2W4eu5hkc7jn0WGfBHLHazp02plgmpRK8sEmLkkyb6rlw+Ow411Z36ry+fI1zRy+JcTyOzBubL3HgyBAhwMjSxIXnZc6wahqK6PVwYP5Wmj6js1cR9oaLH0X0hJbldLhobEgcjtK8fM5ZpOTPWxRWGKikc7/ij9XPDrulwLg5u3MadFi8VK2bxlbpI6TYqValQEGS1og7RrB2gAeS9Tw7UcnJ5XmoSlh4RfEbeq+nWaFHyf8AGm30Cyz/AJMPdmi0OT4GbT5aHldJ6qHyWtDMcUPr4fVT/Ib/ABRS0KX5OiwUG855Rz6pepkZpHBhXvZZb/t/3oVP3PuRrtiuoDOovcAAIHQQmpY4dyJyYcmXhKgN4W8pvWY17mS8VkZrwvDXN1Nly5ddj+T0NN4qa7Nf/wCeFz/UIHZ9LZiheufPAQFEDUNhRaacC6zstw4KirujNoQlDkkrfA4xlJ7UrZU6qZhonnNoG64p55TdY+f2eji0kcf3ZX/wLWQSZJ8dhy8FePS/2ycszz6z+mLhDwuukee232KQqE1wLCbJoRwTsTQCEydosJiaAmSSEWNItwzJcFzame3G2duhhvyo6jKjWU6jyGuJHZta8TEgy+F40ce+cIf9Z9Dny+nGU17KkcMM5BfQwSij5KdzlYwppOYLFY7KR5KXNGscErLXUbaKPURrPBKjl8WwUUzViCwtJMagWiN9YXleRjGLWZHseK3bHhl0+jh8S4IKzDVpWESWciNQFy5sCnFZIHdp9TKE3hy+xi9nsIXvyADMJNzqBeF5tbpnrOVQ+09Xg+G5WOqNIILi7I4aXIiTuuhP0cik+jllF5sTiuzo4PDdoJbHIiACOhXtQ1GCUbPBlo9Spdm5vD3cz5KXq8a6N1ocz7Yw4XzJKyl5CCNo+Lb7ZazhreS5peUXydMfEx+C5uDaNlz5PKL2OiHjEvYubhxyXLLyb+TpXjo/Baxg5Lmn5CT9zojoor2HaY2WEtZJm8dLEuACxlnkzRYkg5Qo9Vj9M85C/SLPzKhYQFFjBupbs1jGlZA1zzABJ2AEqZSjBWwUJ5HSRVxhjqDWucwkvMNY0gu8wNFyvWxvbDlnXj8c6uXCMtKi5wBqSDu1pMdJTWKeR3Mcs8MK24/9NQC64wUVwcW+Uny7KlrVoykqYwak2hqLG7JLcV6bKSFZk1QMqBVZCxCYnBlZaqsjYwdkUt6K9CT9hmUzyRuQLDK+ixrCPMxPTdebq88Vwe143TONyolGk5zZEkOOYA7WgLPSSjG5Ps01mOctsIrgvZgXHZdUtXFLs5YaCTfKLzgY0C5/5kb7OteOaXQzMEVMtbBe5rDQS+DZRwfNcOXyCXTO3H4++0ZuM4QOoVBA+AxK4smu9RU2dmPRqHSPMezr8jg2oIZVsC7Rx0c6elrcp5LPHqpQTSHLBHI1a5OlR4WzDxXIbTbndTcKXeBpucQxz5Mh07zyssFqPus39G+DpYvCAO0hr4a4DTo6+6zeob7NPRS6MraBa7Kw5azRLZMCqwcxudlMc7Q3ij8HW4ZxNlUZYy1G/Ex2oPMcws55p9mkMcOqNzmhc7yyZssa+AAAJb2ytqGNIJNsEgFvoluGkFkJbimgVXjZKwSADF0WMnvAS3BRyabqTvheD4GV9cvLM+XfiIHP4jxSjSdkh7365abS756BbR8oqtmUvErpC0/eaw7tNtFp3quzu8mjTzWGTyzv7TaHiUlydLhvD3UpJquc8iC4wPQDRY/zISdzdm8NDsX2I0DC5jcknmVrHX4oujGehnP83wUVMMBqQOuxXYvKRo45eIb5Qnuo2cFa8nBkrxMkP7iNZS+pQH9Jdlowwiyn6jE0Xi+BfciUvqcEL6U2IcAOaPq0Q+jDN4eFMvLRKj4dIf3JsELNeVRp9IVA9waNQpn5cqHh4ljMM1c8vKs6F4yCFrYW1hdZvyr7sr6ZBexhqYVzWw65eQ0eBNz6SuWetll5Z0LSRxrajr0KAaAALBZvXSXCNFpIvlmgUhCiWrk/c0WnihTTWP8AImvc19KIC1J55P3GsUUNT0lZubfuV6aQroOokbyp3j2Wji+1zc1INjQTSc0RlqNBOUkbOEhb458mE4Uc/wBlcEa+GrCq79Oo+Q6ZcXA3t5BLLKhwVnpalBrt5EADpGiyU+DbaUcWwTajBBiow5qbuThseh3SUxSgZsA+nXIrGnkrUzlcP2u3B5hU20rEkmPi8fWpuk0xUZvksR5KFtkivuizUzHsfTFQTBMZY73oltHvorrVHlwAIaNSDc/LRPiPYrcujR7wQIsSpdGiKy87/VQyqLnWvY+BTQrGeZEjklIEZL8wossyt4eyn3WtaOjRC6vUs59iAaDwTl5dJ8invY1BFDu0Jjfff15KtzDgjS4XJJ+aTYWXVsRUbtHTcePVAVZnp4103aZ3OpT3MW1D+9zrTjqQE9zDagVcWwWa6Pp6Kd7HsRbQ4gBo8eY/CrexbC9uPJ1FuYP5U2PYPSxrCdUtwbTS+s0ixHqk5BtJ27RpHW6W+h7C2lDkWFEqW0bClyChGzvZCQ2uDM55fX5ikIAie84XPl+VvyomHDkbGuO9lzqzdpF1PEhs6nyVbqI2WK2rmEkQpbstR9ir3gJDoDa8+CaYUR2XZ1+STQKyjERUaWESCPC/MJxnTJnC0cD2apGka1EGcr8wHlDreS1zK+TPFw6O+2vGtvBY2bMQviUmmNNM4vFA9jveKY7zRD2D/qM/IWsHapmc407RsoYkvaHAEBwBGbcHks2kujSMtxpoNscov1KBuKJVjWI8FLBEZWjUX6XTHRKjOZ8gpooZtTlohCaLqmIEQT5Num2mJRZV2jOZ9FNIdM6bsovdxGvRa8HPGzIRnNrN6WKSZoyOpWDQQOm/8p7mTQ3Yhmwc7yEfyq3i22IME10kkjnN5PNF2OmjHUwcTHyH3S3FbSo4QTJzC2/8I3Coz1cESbfPRG5lcEdhSO6BJPIdFSdiujPWwjuvS+qQ7GbhCBf0QFjGu4WDY+yTYxqVR2pKnsZeOIAWFuqadCoZmMJi5nrZT2wL2OqPIYyHOOgH1JK1j2Z5JKKtj8Jf2bS1xBfJzZnXnx33VzkukZYo8WzVUxJ1gGeoWDbOhRFNYkwLeMR6qG+Rj+8QMoueqpMVckw4ABJgeP4TBgcWz01lQNAw7RPjvZPkTJUpEane2yloqzy4w7/fa4aYflbUbeAZgOB6QuxP7DkfEj0mFLHND2ydR8QsQYIXPNbXZtje5DPe4kTppp91G+y1FIbEUAdPMAwjsfBzeL9oxjXMaHtYe9SGpZvk66WVwp8Gco7eUPhsTTrsD6ZtuB8TTuHDaENNMuMk0dFuFOWSJ5cvRDVqyVKnRgNEgxGu6xumbexY59pDeku0VNiSEY+HSfkD8kkxllRgJkDr4pNDsrzD9pUhZ0MmWw32N1qlRmgtdlmNUroGrFLyTI1CdsKRZToC8k3jWLKkrIb2jOpQIHqbfMptNAppi0cPqCfI96VIORXUw5JEiP70RTGpIsFHKCLX57KrJKW0Lzp5hKymuCVMI0fC2++vrCe4SM3ul5N+iVl0IeH7kQNbm6YrsQ0BEAb33+SNw6EbgyLxbwAKVjKxhIvB8NvqkBo4fXcyvlYCSKZc4/tzd1v39FvFUrZz5fv4LKmAI2nqbrKUfc2i1SK/d3HQ23zEEeSzLC7DuiW7ag/ZAy3CMcLxEppEtkqOM3N/BDGh6RdpFvVKKAse8iIb/tA9VTdE1YtTEjQyD4SFLkPbRzzhi3FsrgHKaZYXDvAi8A9V0Rl9hg4/ey/D4Ko2u91OOzeMzmut3h+0dVMnuVBW12anuMfYGfI2WFUbpoWliDOVwAB/bshOypRGp0oMk22t9UJU7E+VRz62EAFR2HIpPecxdEgkaSNpVrLfZm8ddC4Xi9emwGtQcTJBNGHi0Q7zn5LSk+jNyrsso8SZVdllzXHTMx22uyzlCuTWM7NzWT3dv7cys4lPglVgECPND4KQ7QQJNttZTfRNi9k7l8ioHuQzHQZJ1+StNiZcymZ3LY3VURuGe6NAm3QLklKsZFoSUmKULJiK0m99pJ0Q52EYUAMPj47J0HQxrZbBO6DZYHOJvqobbKSoLaM3PjCCWwF+wT3FKJTSYZ/H3SQ5MtqiVTZKKHt0HrG/mpsoenhw2ZNjzVLgTdlFerSosL3GQOZkydABuVcY2/0ROVIqwGBdTzvd3jUdmM2cJAgW5BPJL2RMF7m0NEEgnwJ/KydmiorZhpFzZJIpyGbTAH51KYWBuYnMfh2CEw4FDSdNPml2O6LaAjX8BWuCXyCrVaba8lLdlLhFhpACYCHSRN2zI995nTaFnvZqoqjU+oTEGDz5LTcZOJx8NWdRqmiSS10upuiTe5aeiufMbREftdM30WyfDn+VhFPs3k1XA+KE218E5MUP2M5lgBp/dUJCui1zWNby5kWTcopUQtzZUwtJvbcTulFr5G0y6m0ATv0+itcEybKqzjvbfS5WcnyWi0VJAyj11WnsQ4uxcp/cVIxDSAMkz4quiuxhW2FgluDaO29pPgFS5JfBZVFtE3wKPLMgZHn5rJdmjNL7N19Vo26IXLKqUEQTfmpXPY5foLWEH+EJOx2mhq9YDVVJkxgUsM/wslyzV8GhjANVr0ZPkQk7fNQxgcdL68kx0B7stteX8odiRxMPhXV676lW1KmR2bIgFwvn6rXfUeDNxcnR3qlTcfNY3ZajXAaLjvBHKFSsUkFybYIBZaZ9Eh2VGoZsLcipT5KpdlppxcBU+Cbsz1HHdZybNFQ9Bg1TiiZWGq/lZKTHGJX2ebQHq4JJWDlTGFItECT11VtC3clNKoQc0XEiw5qY5JJlyxxkjmOxdfD2cw1KRPxN+Ng6jcLobUl8GCTj+zo4eo17Q5pzA7j7rncWjdSs00RH9lUiZDFk6qeyboto4ZrhMwR6K4wRnLJJMaqwAWKJukEXb5M7oA0MneVnao0SdllMiLj1Vt8A+xYUWOyogusFXLLtIFCi6b2CaixSkjQXhp5laWkZU2SvXkSFEpDjGimk/veCmJclwXYiorkyYIzzJgKIs0ao1zAWr4RjXJldrpKys26L6dK1lolwZuRTVcSYWbdlpUOCAEdEvkXsryhJjb4LC3mtCUxBqQbjooY/2PTYAL+SEiWxajp8Ebikh3nSB+EEkcMt/kENguQUheb+aSBge5xMJN2NJJDOFkCTLKVDMOquPKIlKmVGiAZ+Sho0UmwgyI08EWKgUxyTVhIYsAH1TdCXJRkzTP5U9ml0JhmtFgPsmmVKPuPUJBSlYKhqbH6qUmTJoZ1Y6JuTEoIlOoSINyhNvsTikyAAAFyfCC7Yj6k62Clu+ikhJHNTQ6LqQhdEeCJchdWQ5jUBG0RMkpdsG6Q1WBolLgI8iU9bhKDHI2OpNO61aTMNzTMzmAGyhpI2TbKS4yobLSRZSCuMSZMd9WEpOhRjZVSkmUkipOh3uA6pyYkrDScmmJoLnjmhsSQkclFlF2aQrvghrky1XFZPs1iaGmGrT2M2uSl0qKspcFzNFaVIl8spbVJJsosvaPTYdUKNibRea2UQNStLox22ZqmadVk07No0kQkQnYdsdioTKHTfdQWkXYY92wVxJkuRaDZKIrkJPgsc4F0bBNtEpOiVqmwUSlQRhfJVTqbGylMtxLWjKJlaN0R3wUufnsVndlpbRmNkxCpQsHKkWe6/6Vewz9Qc6K30CMpWRr7FmF1KqBEwYjUJT7HDotp6K0Sw0ykIpfqokaRHeO6m+hLsNAd1aLoiXZnd8SyfZqui59tFo+iClyxNEaKYstl0ZvsyO+JZPs0fRpqjRMzQztFUuhIrGij2LDVNlXsJdhpaJrol9lWYyo9zQvaLKmSLRcmhSGpalBPsV1jdTIuPQa2gSkESUymuhMqekaINM91UhPssdomT7i02qF2OXQtbVQ+yo9D0xKpCZZVRIhFVQJPopGuhZk7raHRhPsr7V3NAUf/Z" style="height: 176px; margin-left: auto; margin-right: auto; margin-top: 0px; width: 276px;" /&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;Jenis Nyamuk Penyebab Penyakit Kuning&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
 &lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;
 Demam penyakit kuning perkotaan adalah penyebab dari kebanyakan wabah 
dan epidemi demam penyakit kuning. Seperti malaria dan demam berdarah, 
demam penyakit kuning perkotaan menyebar melalui gigitan nyamuk dan 
hisapan darah dari orang yang sudah terinfeksi dan kemudian infeksinya 
dipindahkan ke orang lain yang digigit nyamuk tadi.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Demam
 penyakit kuning perkotaan disebarkan oleh nyamuk hitam yang sama dengan
 yang menyebarkan demam berdarah. Nyamuknya mempunyai bintik-bintik 
putih di sepanjang punggung dan kaki-kakinya. Nyamuk ini hidup dan 
berkembangbiak dalam genangan air di kota-kota dan desa-desa.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;b&gt;Tanda-tanda&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Demam
 penyakit kuning menyebabkan demam panas dingin, nyeri otot (terutama 
sakit punggung), sakit kepala, kehilangan nafsu makan, mual dan muntah, 
demam tinggi dan denyut nadi lemah. Bagi kebanyakan orang, penyakit ini 
menghilang setelah 3 atau 4 hari.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Tapi untuk sebagian 
orang, sekitar 1 dari 7 penderita, demamnya kambuh 24 jam setelah tanda 
pertamanya hilang. Penyakit kuning, nyeri dada, dan muntah dapat diikuti
 dengan pendarahan dari mulit, hidung, mata, dan perut. Kematian dapat 
terjadi antara 10 sampai 14 hari, tetapi separuh dari mereka yang sakit 
demam penyakit kuning ini untuk yang kedua kalinya selamat tanpa ada 
masalah kesehatan serius.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;b&gt;Pengobatan&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Pengobatan
 terbaik untuk demam penyakit kuning adalah istirahat dan minum banyak 
cairan. Kebanyakan orang sembuh total setelah beberapa waktu dan badan 
mereka membentuk antibodi terhadap demam penyakit kuning. Sejumlah kecil
 orang terkena penyakit ini untuk kedua kali sebelum mereka sembuh betul
 dari serangan yang pertama. Tapi biasanya mereka juga akan pulih dan 
sehat kembali.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;b&gt;Pencegahan&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Seperti halnya malaria dan demam berdarah, cara terbaik mencegah demam penyakit kuning adalah menghindari gigitan nyamuk.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
</description><link>http://afpellen.blogspot.com/2016/08/demam-penyakit-kuning.html</link><author>noreply@blogger.com (asal-usul)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6587638294821776057.post-9186916605320239790</guid><pubDate>Wed, 31 Aug 2016 19:34:00 +0000</pubDate><atom:updated>2016-08-31T12:34:56.190-07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">belajar</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">berbagi</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">berbagi ilmu</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">cara</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">kesehatan</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">mengupas pustaka</category><title>Filariasis \ Penyakit Kaki Gajah</title><description>&lt;div style="text-align: center;"&gt;
&lt;span style="font-size: x-large;"&gt;&lt;b&gt;Filariasis \ Penyakit Kaki Gajah&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;table align="center" cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center;"&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;img alt="Image result for kaki gajah" class="rg_ic rg_i" data-sz="f" name="Gx7FVq5PyTu4PM:" src="data:image/jpeg;base64,/9j/4AAQSkZJRgABAQAAAQABAAD/2wCEAAkGBxMSEhUTExIVFhUWFxcYFxgXGBcXFRcXFRcWFxgVGBgaHSggGBolHRUVITEhJSkrLi4uFx8zODMtNygtLisBCgoKDg0OGhAQFy0dFx0rLS0tLS0tLS0tLS0tLS0tLS0tKy0tNystLS0rLSsrLS0tLS0tKy0rKys3NysrKysrK//AABEIAMcA/QMBIgACEQEDEQH/xAAaAAACAwEBAAAAAAAAAAAAAAACAwEEBQAG/8QANRAAAQMCBAQFAwQCAgMBAAAAAQACEQMhBDFBURJhcYEFkaHB8LHR4QYTIvEUMiNCFVJiM//EABgBAAMBAQAAAAAAAAAAAAAAAAABAgME/8QAHxEBAQACAwEBAQEBAAAAAAAAAAECEQMhMRJBYVEi/9oADAMBAAIRAxEAPwCxW/k6BqfpdUcUImCrVb2VRt81NVGVjv8AYDv5/wBBUZ/k5XcS4F7jp9lRoifNY5XttIZp1XMbsEwU10xoVmqQIF1BJ5JvD2XFvf7IUBzA5pnWyq/pYw0t1DyFoNYYtCpYJv7eIcNHgOHUWd7J4+F5lt7DCWI5rboCRtdY+EuButnDsMZrnvrtl6WaNMm0q2xuhVegeys8cIgrSwdlqMzGcdYWNhZI3V39+M114Vy8mO1zFmy87iqd1rPrSFQrMm6XJ2fFNMzEUsllYhmewWpWzWdiTaFyZOzFjYp2qxca753WzjBGf9LDxt08O08nUVmi10QBTmttfyXFbVxFj5dQ4fVE4khc7r90gW4KC3O1/PNMLVA1+WVAET/UIDTz9k8euigu2HmgrFeNkTaXVN4Z1UcJ1KY09HXy+ZKqwRJ+fMlZxYAy2CpY6pFOBqY+eS6NuZmVWwDOevWUFNohFiJgDcrmntssa3iC2/NSAYKlS4TEWULhfAmsaFzWLuEooMlV8TRmHDNhkc9wnsZupbqkbY8IxMgL0mEqLw1DFNpvaCQOIxHNeqwWKmPllnlNdujjyljcpv1U1XCAVXY6csk0VLbqVruExPADp7JjKxJM3WZTr6J7X3M6Z8lrjki4tQO5IKqr0cQYgKX1hqi5dFMVSu1Y+JzvkterUmc7LNxJCws22nTF8QF85svPvMn1K3fFHQIWIzor4umfNl04CfmqgA/Mk8Cf7XcM/NPutLXNpWDYTG6Tl5Ins+ZoWgj8/IRsCLLJX7cI9QhifhQNIsVBPTkua3Qa8h5qSyw5eqZBBzGX1UPHMj3RuGVrclLTa49kw2K38nE7qj4ibgCButFpWVin8T3Hy7LoyunPjFOvmBsp1uZQl0uJ+WR0xy81la2ggzmuLdecc1zm/MuyJrTp/Sz2pDWFNa3rPRQxqMt5HZBojcnuEQGcmwupaAlY10U3mcmuzPI/ZEK15ihSdi65JMNB00jKNjqvaeHh7RABIHnFrrG/R+G/4WnVxcfJ0D0C9bgnBp2I16Ks7vpXHLJtZwfiBtsrjcWCM/uh/wDH06l22OsH2yKRW8JeNT5H2Wfw2+1pmI/kn0zLXHchZBZiGt//ADLhvr9ZScN4xw2LSIMnOUtVUsr0TC8HXJP4rXWIPGmHXzTG+MtnO3uou1dRoVDKz8U0ASUrEeKNzOXJY3iHipeYFp9EpKdykVvEX8buHTVBAAy5JbSO6Y0EhXOnNll9VB0PsgDs7d0RaJynuoPdP6SgnK+c9Et2lijdHW6i+3RACGk/1koH9onk8guJJtHkgAMjOEEwmhs/PRC8hVCC7f0QkbtnuEz9vYjJA9qeybTnwDyBKyS2BOq0fEhDQP8A2PoFm4lsCN1tmywV6bDmR+U1onVExxAhEyNB91FaRxj86qeIciuDc5+QuvH40UGhg1siI2QhiNmeXVIODbaDnmk+LP4cPVOvAR52t5q3AC83+pvEZ/4G5/8Abzs1Odleo9B+m2tZhqc5xPndXXYuf9R3/Co+HYclrWnIAW8hdbdDDckrZK1xlsVKdWpofKfurjMdiIjijS5VptAcJ6qKeE1IUfbaYs//AMjXBsT5j7KvjPEq7j/yMDtiWiR0cACt52AhL/wuXmq+k3B5s4rKafqbK5QxGHMcVN43IfbygFadbBA6BU63hcp/c/S+L+NCjhqLwTS4SI0/2HMzcLJ8RwGoPdI/xXsPE030jMd1foeI8Q4agh2hVTX4m/1lU9ouPbVGHndFXs/rlzhc3pygi3VZ31NhTidFxMpmY0QzytdIkcUfn7qDHKwUnhHRdw2ygGeaoFmntr8KIQie2FP7ZgfgygFExkO82hcL7cr8lL/h0v2SnAk3n2QQqjY3PaPrmlNAMmU79soGsIyBThLnib5eANBfqbqg4y6NhkrJMkuOt9raKrEknqtcr2zx8NaJ/OqLhUA9fmyk30MqLtYuEKGbflSCctfRMdlJHqpMv9vsUTQNSZ6rmnyhQDJm31RsyvEsUKVNz9R/qJm5yWD+mPDTVeaz7wbTq7Up/wCqKhd+1RGpmPQfUr1PgmBDWtaBlZX5jtMm8tL+Bw4HNaVMck3D4YAXVwNERCwvbrxmiqdERkm08MdtE+jTMHdWKTTshW1MUSDMIKlKc1pOhKcwHXsqJnHDDZIrNt9FpOZHy6r1mHOLfRScZOIw8ZBZGMwusL07m2grMxNKx+BA1HlahcCAdLhXmHPmJ5f2uxlCZS8Mf4iRKq9zbHKarizWVDx18h0T5kR1QkWufwoiLCmMGeyF1TeP60TWtnL7e6X+3pb09VZJD7Cx+dVLran7ckPEch9BdFJGfz1QAvtcQfmyrn6aKyIzmNUPDPLzz+yZImY06pRk5ephODI6LoGseqcIuo+Ab8khjdNUeKqXAFhyXDT4VaXNGspoEjRASdlN7bpXs4c4C0Zd0K42j7+ykOvG3ZZ9qgXgzPw2ROMjPVS/5+FLBnMe4TDz2IHFjmjRrPWPyvZ4BxEQvGeBj93FVag/1uB0kR9PVe58MpjVXyf4fD/rVpOda6u06wNlWMWureGYDpdYupZbV5JoqkIGMGyMthVInbmGcwut3UAHZC5pz1VFtJSajtBZF+5oqtWpmFGUODbDlnYukrNFwE3ujxADlK9POYmlmshubhbLVehxoWEWn9yw0RgjlnWxftx5WUcUzHsiLdz9BCjhMaAFOMBgz8CBxg6eakSPgRQT07pgth1Mev2QVSBqPUpwN9+cJbp0EpkX/WqEtudk556dxmobT+uyYLcANJ+dUQPy2iJ7W3vlpb7oH0gPkI2WlbMk22HIIhnbuhAgQjY75qtEjmdgERcInTdC0BcQDqUqaHEbhHx956Cw1UDexzRh3IXhTsaQ3O17fOiV4o79ujUdeeEx1IgfVXGtEfZZ36lE4epE34fRwuieizoH6LwYbSDtXEn2HovaYXD5LB8AaAxo5L0uHdPJTnd1vxY6i1ToDMq6xvJV6IBV+mLKY0qaYkWTsPhiTmnYKjfktjC4YLoww25+TP5Zj8IYVCo3h7L0+Ip/xheexdEiSVWfHPxPHyWs3dKMao3SLJD1zZOrGKr23lQalzByC6q7MeqpVnluSyaEYyqCJ1WOP5VM9FfxT7EqhgTJcfnNaY9RnynlkDz2UvjX1hTVO39pbmEg3vyNvNKdsEwSN4tmujS48o6FLYSDJk+SaDyPmmTuG1o5ZoSPP5ojYQAfW6VUIO3qnsii+YO3L5Kg1IOQG1rX+iY6NLnnKBo1gdDfsEwlzgJNlId1UQbiPS6Bz+vkUelaQ0SOX0RNpLm21t5o2OOnZa26Tp0SL9l3CfdM4oGSF/1USmNmVlwZGnPe/dAx3blqnNYSBf720SOIAMknIBKxlD92m9uXEw9tvWFYp3mBEqC1oEuItc3sBzKNixV8FxEAdB+fWV67CvyXhaXi9BzyxkkSTxBtgdYOq9LgMSWwZkHUe+xRnGvFm9PSN5V+m66xsJiuLayv0ao1zUzptZ03sFVhaFHEALzYrECdFDcYd1tjyac+XF9PSVsbKx8bV4lVdjFXfXnIoy5Nqw4tIrFVXzNgjfVugNVY27byK9aNlmYhl5WnVqBZ2JqZrPSmR4i60JeGZDQPTmUzEfycAB1Rlu9j9Ff45+TLtzuS4czYLotrnnGy4CQkkrhGnqdUOud9gj4efTsgAJ37f0riKcJNiLe6Ej5KFpgfPso4dZRoIBslutePT3RPcQYifr22KN2QEdhkkREHY85RUwSMwOoROpgaxvv5qeONfJMKbQZg3RGRGXui4bg731Ckuz126q6ToOp+qltj2hSJ+fLLmtvpr/aQSHwJI0GQm85JjHWuPwgeOfv5qQ0dfRFBwqcumS814piXYir/AI9MwwXqOHq0K/45jv2qJLRDnHhbvJU/p7w0UmZfydcnmnjJJsZf9XTU8NwNNjQ1jAB69SVddgiLtMdEWHpzFloUKZGyW9t5jJGU3GOZm0HmLeivYbx1hsQR1V12Fa5Vq3hrRpKNHLVtnibSP9l3+c3eFkf+KacrcxISH+GP/wCrz3up0r6rfON5of8AKC82aVdv/wBdLI2Y0j/Zrx5FFwH29A/ETYG6F9Xms3DYhrsjHULRp4RrrmT0yRMB9kPxE5XVHE1LFab6YbYNWRjDJAylGtUW9E4ekSCbmfojIMnLyKKmYttdRO31U/umIHAb3S6vLuuc25J3tH3XcJ6j3ThJazUzcdNQpcZ0jvElFw5ZfPZC69jfe2SBoJHvr9FImNTbquDAchbTZAWk6ZXkI0NIEcz9bari7Y/ZTcXiOw1S4Mz86Dsgqa68IHsE5+3spbGvbJQ9uw80BXBtr3P1XZAyVM2z8kThlkVqlIp21XNIE+6io86qKbiTdIDdzGWfdQPligDrn5qmvd5JdmxvHafFVoNzHE49wAvTYNtgsHxMA1MO7/7cI6sn2C9FgxlKMvIvik3WnhmfRE5pTA6GypaCRO6cx6a5V1J8XVxtMO1uqwZonUXcJEiyr5Ts12Ek8lH+LyCs0cWMswmms3RHwPpmVcCqlbw8HRbFaqkFyixpGEaHCYjJW6PLJWMUwOVYvjK0JQV2IeB162WJUfLi6LCwuM9UWMruJgee3NAwwI099ylfUZ5ag2G8x5+iXx8st0ZcdclAePXWw7KdMdocB+AoY4AQZ6LnG+uWQ2Usyy77Ipum9m6QgNog8ufRSBqPp6rn2T0EPcb7j0CkPtfYIWM56TKiNQN0EJ4J3j1QBuuR675WXXPPa0IGPvl85pyAHDGl/mqM0oyuodrpHySgJ7JgoO53RIadtR+UZcCVV6T6IN7d1IIm2X0hB+3mZhFT7dkqY2wOfK1lLDPT16LjfP0zUsI2goClUwv7uNoNMwG1H95AB9V6CpSdTdB0A77FUMJ/GtTqm/DLTzDokeYC33Vm4qvNMAsDA2RkSJJ8k/Z2rCavQaP840WgaRtCoeJUjSLWU7uNyNGjcn2XVa9Wm0FxaZgAa3RPdNrY0v8AHPDMhWaVMOHDqs/C+JGB+42FfoVh/sLq+k/hf7AnhCsf44aLlJbieEyk4jxJp1k9QjcLVRXfOeiqPqRkUJxTXa3VGtVj5koq8auPxF1mYnFXMXSKuK7kpdJupF98uygs8tJdUDYB/somumfRTxXy+3VMaOtu+33S6ZFCcxtyUtaD1TCwz9d1zKNr9ErRIWLa2S2uPXvtyTS8XCW53XXMBEp6cDnItHyEL3XGXfTyUOq8uS7dOEINgaX+QjabkWPKcilhusk/OqMGNfP5dBFF0SCOSWRIy7JrxpGeqF4KCIqkZZ9dea6kM59Fwyz3TWRr7KjVGOv+UbQOUJR006m6JrwfvzV3tGzHN1UMqaiOW/ogd19/RMNre6NDZvFKJrj90ppG9/ZNpuGjh9s/NGjNa4a2stH9H1m0TVktDeM1GzbOCR9Vksdb6/j7IqpEXO2iWxLq7e78Lois81HW4zMbDQeSzfHMMatcUmZMuepyHkqvgnj7GQHNM7x5Kxg8a97nFn/Z5MkwYn0T31/W201/DTTAM56dFW/yHMgNF3b6AWkhbvi1QtpfzLZHzRYf6ecKzP3YjjuBqGyQ0HnGaPPFW+Raw+Da4cVSoPnJMxHg7eHiZBG8LsT4ZIkAE8/dLwOLdRJY4fxOmYvlCXQ+qwfEsPwjYjUWVWXEAk5jz7rR8crAkjdUZEZZC1/VK1Gd1enNA0B+6Ics0sTFtt1LGzt2UVmZwTJv57KZg/M+a4zeJ9u6jj+WzRFJFWDp1+ZroG/4PNQ69zHZc4g5GBv2KWi2h3KLdylvectYz37aLi/SfLX8oCAP5E5gp6OUbAfzOp0TWN2+qS1rYBHPkmU7icgBHdIq54kZ5dJ9ClTkPX8aKwTEXQOudTvoAmNBLhYwPr6oOKJtoczlyCE1rkcMlQ3ECYg3meaNABbz5Rv1UPB5+Uo+NuUwl1n5QZ7I2FOo3voobOTjlMZZEyuXK9lpYDBNkbKcayea5ciiHGlPZAGwb/7enVcuTnhGinvnmic2QToPkLlyinB0MMXWEkkwNMk2m7gJLXEFcuQqG18W98Nc4kBWPDqzqQtlMj3XLlNVL22cP4u0i5v0KzPEcdxGGjuuXLQ8srGUWcRk5qXM36xGy5clIz3aF5nl68kbaZ7rlyVEc5vDck/MlAae1rrlyiVQXU5MG48lL6AiD/rYfNlK5VtIBSabJQo/+2egGUTC5cnj3D/RGlPTIds0fFym1zyXLkp6VBUaYnSft91IA69QuXJ0Ifbrr19lVqSNjmuXIlFKB3Fha26YaZtIuuXJlp//2Q==" style="height: 187px; margin-left: auto; margin-right: auto; margin-top: 0px; width: 238px;" /&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;Filariasis \ Kaki Gajah&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-size: x-large;"&gt;&lt;b&gt; &lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Filariasis (penyakit kaki gajah) adalah 
penyakit menular yang disebabkan cacing yang ditularkan melalui gigitan 
berbagai jenis nyamuk. Cacing jenis Wuchereria bancrofti yang paling 
sering ditemukan di negeri tropis seperti Indonesia. Kemudian ada jenis 
lain bernama Brugia malayi merupakan jenis endemis di daerah pedesaan di
 India, Asia Tenggara, daerah pantai utara China dan Korea Selatan. Dan 
yang terakhir jenis Brugia timori yang banyak ditemukan di daerah 
pedesaan di Kepulauan Timor, Flores, Alor dan Roti di Tenggara 
Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penyakit kaki gajah bersifat menahun (kronis). Apabila
 tidak mendapat pengobat sesegera mungkin, bisa menimbulkan cacat 
menetap berupa pembesaran kaki, lengan, dan alat kelamin baik perempuan 
maupun laki-laki. Akibatnya penderita tidak dapat bekerja optimal bahkan
 hidupnya bergantung pada orang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seseorang dapat tertular 
atau terinfeksi penyakit kaki gajah apabila orang tersebut digigit 
nyamuk yang infektif, yaitu nyamuk yang mengandung larva stadium III 
(L3). Nyamuk tersebut mendapat cacing filarial kecil (mikrofilaria) 
sewaktu mengisap darah penderita yang mengandung mikrofilaria atau 
binatang reservoir yang mengandung mikrofilaria.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siklus penularan
 penyakit kaki gajah ini melalui dua tahap, yaitu perkembangan dalam 
tubuh nyamuk (vektor) dan tahap kedua perkembangan dalam tubuh manusia 
(hospes) dan reservoir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apabila pasien menderita filariasis akut 
akan terlihat gejala klinis berupa demam berulang-ulang selama 3–5 hari.
 Demam dapat hilang bila istirahat dan muncul lagi setelah bekerja 
berat. Pembengkakan kelenjar getah bening (tanpa ada luka) di daerah 
lipatan paha, ketiak (lymphadenitis) yang tampak kemerahan, panas dan 
sakit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Radang saluran kelenjar getah bening yang terasa panas dan
 sakit yang menjalar dari pangkal kaki atau pangkal lengan ke arah ujung
 (retrograde lymphangitis). Akibat seringnya menderita pembengkakan, 
kelenjar getah bening dapat pecah dan mengeluarkan nanah serta darah. 
Terjadi pembesaran tungkai, lengan, buah dada, buah zakar yang terlihat 
agak kemerahan dan terasa panas (early lymphodema).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Gejala&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan
 gejala klinis yang kronis berupa pembesaran yang menetap 
(elephantiasis) pada tungkai, lengan, buah dada, buah zakar 
(elephantiasis skroti).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Pengobatan&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengobatan filariasis 
secara massal dilakukan di daerah endemis dengan menggunakan obat 
diethyl carbamazine citrate (DEC) dikombinasikan dengan Albenzol sekali 
setahun selama 5–10 tahun. Untuk mencegah reaksi samping seperti demam, 
diberikan parasetamol. Dosis obat untuk sekali minum adalah DEC 6 
mg/kg/berat badan, Albenzol 400 mg (1 tablet).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Pencegahan&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Satu-satunya
 cara pencegahan penyakit kaki gajah ini adalah dengan berusaha 
menghindarkan diri dari gigitan nyamuk vektor, misalnya, menggunakan 
kelambu bula akan sewaktu tidur. Menutup ventilasi rumah dengan kasa 
nyamuk, menggunakan obat nyamuk semprot atau obat nyamuk bakar, mengoles
 kulit dengan obat antinyamuk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Atau, memberantas nyamuk dengan 
membersihkan tanaman air pada rawa-rawa yang merupakan tempat perindukan
 nyamuk. Menimbun, mengeringkan atau mengalirkan genangan air sebagai 
tempat perindukan nyamuk. Serta membersihkan semak-semak di sekitar 
rumah.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;b&gt;Afpellen&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Indahnya berbagi &lt;/div&gt;
</description><link>http://afpellen.blogspot.com/2016/08/filariasis-penyakit-kaki-gajah.html</link><author>noreply@blogger.com (asal-usul)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6587638294821776057.post-6282902763330411909</guid><pubDate>Mon, 29 Aug 2016 13:18:00 +0000</pubDate><atom:updated>2016-08-29T06:18:55.713-07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">belajar</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">berbagi</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">berbagi ilmu</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">cara</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">gadget</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">terkini</category><title>STEP BY STEP PEMBUATAN ANTENA WAJANBOLIC</title><description>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;b&gt;STEP BY STEP PEMBUATAN ANTENA WAJANBOLIC&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Mungkin masih banyak yang ingin membuat wajan bolic sendiri,berikut Afpellen akan memberikan langkah - langkah lengkap cara pembuatannya, silahkan di coba &lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Bahan-bahan yang diperlukan :&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
· USB Wifi Adapter + kabel USB + CD driver&lt;br /&gt;· Wireless Access Point&lt;br /&gt;· Wajan aluminium diameter 36 cm&lt;br /&gt;· Pipa PVC 3 inch panjang disesuaikan&lt;br /&gt;· Dop pipa 3 inc : 2 buah&lt;br /&gt;· Besi plat bentuk L&lt;br /&gt;· Baut dan mur besar&lt;br /&gt;· Baut U 1 ½ inch : 1 buah&lt;br /&gt;· Aluminium foil secukupnya&lt;br /&gt;· Lem pipa atau Lem karet&lt;br /&gt;· Silikon rubber&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Alat-alat yang diperlukan :&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;· Mesin bor&lt;br /&gt;· Kabel extender&lt;br /&gt;· Kikir bulat atau ½ lingkaran&lt;br /&gt;· Kikir datar&lt;br /&gt;· Gergaji&lt;br /&gt;· Pisau cutter&lt;br /&gt;· Solder ujung lancip&lt;br /&gt;· Penggaris&lt;br /&gt;· Kunci shock&lt;br /&gt;· Papan kayu untuk alas bor&lt;br /&gt;· Antena tower 2 ~ 3 meter&lt;br /&gt;· Notebook&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Hal-hal yang perlu diperhatikan (untuk keselamatan kerja) :&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
1. Alat-alat listrik (mesin bor, solder dsb) yang tidak sedang digunakan dicabut dari stop kontak listrik&lt;br /&gt;2. Benda-benda tajam (cutter, kikir, mata bor dsb) yang tidak sedang dipakai ditaruh pada posisi yang aman.&lt;br /&gt;3. Serpihan-serpihan potongan logam segera dikumpulkan dan dimasukkan ke tempat sampah&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Pengetesan antenna :&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
1. Install driver&lt;br /&gt;2. USB Wifi tidak terpasang ke port USB Notebook/PC&lt;br /&gt;3. Masukkan CD driver dan ikuti langkah-langkah instalasi sampai selesai&lt;br /&gt;4. Hubungkan kabel USB Wifi ke port USB Notebook melalui kabel USB&lt;br /&gt;5. Jika USB Wifi sudah terdeteksi berarti instalasi berhasil&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Indahnya berbagi&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Afpellen.tk&lt;/div&gt;
</description><link>http://afpellen.blogspot.com/2016/08/step-by-step-pembuatan-antena-wajanbolic.html</link><author>noreply@blogger.com (asal-usul)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6587638294821776057.post-1650375566883129669</guid><pubDate>Sat, 27 Aug 2016 21:30:00 +0000</pubDate><atom:updated>2019-03-12T00:59:39.798-07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">anak</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">belajar</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">berbagi</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">berbagi ilmu</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">blogging tips</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">mengupas pustaka</category><title>musik untuk perkembangan otak</title><description>&lt;h2 style="text-align: center;"&gt;&lt;p dir="ltr"&gt;&lt;tt&gt;&lt;b&gt;MUSIK UNTUK OTAK&lt;/b&gt;&lt;/tt&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p dir="ltr"&gt;&lt;tt&gt;Misalnya, praktek musik mempengaruhi ketebalan di bagian korteks yang berhubungan dengan fungsi eksekutif, termasuk memori kerja, kontrol atensi, serta organisasi dan perencanaan untuk masa depan.&lt;/tt&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p dir="ltr"&gt;&lt;tt&gt;Latar belakang musik seorang anak juga tampaknya berkorelasi dengan ketebalan korteks di daerah otak yang memainkan peran penting dalam kontrol penghambatan, serta aspek pengolahan emosi.&lt;/tt&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p dir="ltr"&gt;&lt;tt&gt;Temuan ini mendukung hipotesis Hudziak yang menyatakan jika biola mungkin dapat membantu perjuangan anak dengan gangguan psikologis, bahkan lebih baik daripada sebotol pil, namun pendekatan seperti ini terbukti sulit untuk dicapai. Silakan mencoba ya mommy! SebelumnyaTips Ibu Hamil untuk Berkendara dengan Aman &amp;amp; Nyaman SelanjutnyaJarak Ideal antara Kehamilan Pertama dan Kehamilan Kedua. &lt;/tt&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p dir="ltr"&gt;&lt;tt&gt;Sebuah tim psikiatri anak dari Universitas Vermont College of Medicine menemukan bahwa pelatihan musik dapat membantu anak-anak memusatkan perhatian, mengontrol emosi dan mengurangi kecemasan mereka. Prosesnya dapat dimulai pada saat janin berusia 24 minggu. Tidak hanya musik klasik, musik jenis apa pun ternyata memiliki khasiat yang sama dalam mencerdaskan bayi. Musik memang dapat merangsang pertumbuhan otak. Tambahan suara musik malah dapat membingungkan si janin. Ada suara detak jantung, ada suara air yang mengalir dan suara kerja sistem pencernaan. Namun, terlalu sering memberikan janin mendengarkan musik secara langsung melalui headphone di perut bukanlah tips ibu hamil yang tepat. Awalnya, musik klasik dianggap musik paling berpengaruh bagi kecerdasan janin, hal Ini disebabkan karena ritmenya dapat menstimulasi otak janin. Jika mendengarkan musik kesukaan, bukan hanya mommy yang akan rileks. Janin pun akan bisa merasakannya. Para peneliti menemukan semua musik memiliki fungsi yang sama. &lt;/tt&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p dir="ltr"&gt;&lt;tt&gt;Bahkan lebih penting untuk Hudziak adalah perubahan di bidang perilaku yang mengatur otak. Tapi memperdengarkan musik pada janin dalam kandungan tidak berarti akan menambah kecerdasan janin. Musik hanya akan memaksimalkan pertumbuhan otak dan mendengarkan musik tidak membuat pendengaran janin menjadi lebih peka. Menurut penelitian, musik dapat mempengaruhi otak janin. Sekarang mommy sudah tahu mengenai tips ibu hamil mendengarkan musik yang baik bagi janin. Penelitian mereka diterbitkan dalam Journal of American Academy of Child &amp;amp; Adolescent Psychiatry. James Hudziak, MD, profesor psikiatri dan direktur Vermont Center for Children, Youth and Families, bersama rekannya Matthew Albaugh, Ph.D., dan asisten peneliti Eileen Crehan seorang mahasiswa pascasarjana, menyebut penelitian mereka sebagai penyelidikan terbesar dari hubungan antara memainkan alat musik dan perkembangan otak anak. Penelitian ini melanjurkan pekerjaan Hudziak dengan National Institutes of Health Magnetic Resonance Imaging (MRI) terkait studi normal perkembangan otak. &lt;/tt&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p dir="ltr"&gt;&lt;tt&gt;Bermain Alat Musik Meningkatkan Fungsi Otak AnakSebuah temuan baru bahwa pelatihan musik dapat membantu anak-anak memusatkan perhatian, mengontrol emosi dan mengurangi kecemasan mereka. Alunan musik dari suling bambu, salah satu alat musik tradisional Indonesia. Menggunakan database yang sama, tim menganalisis scan otak dari 232 anak-anak berusia 6 – 18 tahun.&lt;/tt&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p dir="ltr"&gt;&lt;tt&gt;Pada usia anak-anak tersebut, korteks -lapisan luar otak- mengalami perubahan ketebalan. Janin tidak akan mendapatkan pengaruh buruk dari musik yang didengarnya. Karena hal ini justru dapat mengganggu ketenangan janin di dalam rahim. Kalau mommy ingin bernyanyi, maka bernyanyilah. Dari alat sederhana ini lahir beragam lantunan musik di penjuru Nusantara. Selain itu, musik juga dapat menenangkan mommy.&lt;/tt&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p dir="ltr"&gt;&lt;tt&gt;Anak-anak yang bermain biola atau piano dapat belajar lebih dari Mozart. Inilah mengapa janin bereaksi ketika mendengar suara dan menurut beberapa tips ibu hamil bayi cerdas bisa diciptakan dengan mendengarkan musik. Di usia ini, janin sudah dapat mendengar. Saat mommy stres, pertumbuhan janin juga akan terganggu. Menurut penulis studi tersebut, peneliti dari Departemen Pendidikan Amerika Serikat menunjukkan bahwa tiga perempat dari siswa SMA AS jarang atau tidak pernah mengambil pelajaran ekstrakurikuler di musik atau seni.&lt;/tt&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p dir="ltr"&gt;&lt;tt&gt;"Statistik tersebut, diambil dalam konteks hasil neuroimaging kami saat ini," kata para penelilti. Jadi mommy tidak perlu takut mencobanya. Semua musik baik untuk menstimulasi otak janin. Suara mommy malah dapat menenangkan janin, hal ini dapat menjadi awal dari hubungan ibu dengan anak. Penelitian dilanjutkan dan ternyata hasilnya berkembang. Mengapa demikian? Di dalam perut mommy terdapat banyak suara. Pop, rock bahkan dangdut pun bisa diperdengarkan pada janin. Ketenangan mommy ketika hamil sangat penting. Dengan penelitian ini, Hudziak ingin melihat apakah kegiatan yang positif, seperti pelatihan musik, akan mempengaruhi indikator-indikator di korteks. &lt;/tt&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p dir="ltr"&gt;&lt;tt&gt;Studi ini mendukung Pendekatan Keluarga Vermont, model yang dibuat Hudziak untuk menetapkan bahwa keseluruhan lingkungan anak - orang tua, guru, teman, hewan peliharaan, kegiatan ekstrakurikuler - berkontribusi untuk kesehatan psikologis nya."Musik adalah komponen penting dalam model saya," kata Hudziak. &lt;/tt&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p dir="ltr"&gt;&lt;tt&gt;Para penulis menemukan bukti yang mereka harapkan, bermain musik mengubah area motorik otak, karena kegiatan ini membutuhkan kontrol dan koordinasi gerakan. Mereka menggaris bawahi betapa pentingnya menemukan cara-cara baru dan inovatif untuk membuat pelatihan musik yang lebih banyak tersedia untuk pemuda, dimulai saat masa kecil." (K.N Rosandrani/Science Daily)&amp;nbsp;&lt;/tt&gt;&lt;br&gt;&lt;/p&gt;&lt;/h2&gt;
</description><link>http://afpellen.blogspot.com/2016/08/musik-untuk-perkembangan-otak.html</link><author>noreply@blogger.com (asal-usul)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6587638294821776057.post-6030241946102804585</guid><pubDate>Mon, 22 Aug 2016 20:03:00 +0000</pubDate><atom:updated>2016-08-29T05:43:31.215-07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">berbagi</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">music</category><title>Gerombolan Si Berat live @ MALANG</title><description>&lt;div style="text-align: center;"&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: center;"&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: center;"&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: center;"&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: center;"&gt;
Gerombolan Si Berat ( Surabaya Sub Urban Punk Rock)&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: center;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: center;"&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: center;"&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: center;"&gt;
&lt;iframe allowfullscreen="" frameborder="0" height="344" src="https://www.youtube.com/embed/-TF03qqt8H8" width="459"&gt;&lt;/iframe&gt;&lt;/div&gt;
</description><link>http://afpellen.blogspot.com/2016/08/gerombolan-si-berat-live-malang.html</link><author>noreply@blogger.com (asal-usul)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://img.youtube.com/vi/-TF03qqt8H8/default.jpg" width="72"/><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6587638294821776057.post-456411259927291643</guid><pubDate>Fri, 19 Aug 2016 13:08:00 +0000</pubDate><atom:updated>2016-08-19T14:02:11.399-07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">berbagi</category><title>Harga Rokok Naik 2016</title><description>&lt;h2&gt;
Harga rokok&lt;/h2&gt;
"Industri rokok satu-satunya yang tidak terdampak 
krisis, malah naik terus keuntungannya, termasuk saat ekonomi melambat 
sekarang ini. Makanya kalau pemerintah yang bilang industri rokok mati 
akibat harga rokok Rp50.000, berarti sudah dicekokin industri," tegas 
Tulus.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;img alt="Sampoerna Kembali Menaikan Harga Rokok (Oktober 2015) | Harga Sembako" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjvA9FSIjgI4rt61VGfno_iP53-v86bfTFQy3qOLASGWAknoHDiLHgAULGLfrtCQf0Z3kfs0sTQXGe5aCq1Ss1hie_EAX7NuNYiwEy9XKT_40d1H0W23SHSx-d4gV71U_NOuq9FjfR7LbM/s300-c/Scan.jpg" /&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jakarta Dari mulai hoax&amp;nbsp;sampai terbukti banyak pemberitaan, terdengar 
harga rokok&amp;nbsp;akan menjadi 50 ribu perbungkus. Usulan ini pun sudah 
terdengar oleh pemerintah, maka dari itu pemerintah akan mengkaji 
penyesuaian tarif cukai rokok sebagai salah satu harga rokok.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tulus
 memperkirakan, bila harga rokok naik lebih dari dua kali lipat, 
misalnya dari harga Rp15.000 atau Rp20.000 per bungkus menjadi Rp50.000 
per bungkus, maka pemerintah bisa mendapatkan kenaikan pendapatan cukai 
lebih dari 100%.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dampak positif lainnya, dengan harga 
rokok Rp50.000 per bungkus diyakini Tulus, dapat menekan konsumsi rokok,
 utamanya kalangan remaja dan anak-anak. Ia mengaku, selama ini salah 
satu pengeluaran terbesar masyarakat miskin adalah untuk rokok.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jakarta Pasti kamu kini sudah mendengar soal rencana pemerintah yang 
akan menaikan&amp;nbsp;harga rokok dua kali lipat lebih mahal dari sebelumnya, 
yakni Rp 50 per bungkus. Namanya juga berencana, jadi sebenarnya belum 
ditentukan secara pasti kapan harga tersebut akan diberlakukan, apalagi 
saat ini Direktorat Jenderal Bea Cukai (DJBC) masih mengkaji usulan 
kenaikan harga rokok tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bintang.com, Jakarta 
Dari mulai hoax&amp;nbsp;sampai terbukti banyak pemberitaan, terdengar harga 
rokok&amp;nbsp;akan menjadi 50 ribu perbungkus. Usulan ini pun sudah terdengar 
oleh pemerintah, maka dari itu pemerintah akan mengkaji penyesuaian 
tarif cukai rokok sebagai salah satu harga rokok.&lt;br /&gt;
Menurut&amp;nbsp;Fiskal Suahasil Nazara&amp;nbsp;sebagai&amp;nbsp;Kepala Badan 
Kebijakan,&amp;nbsp;Cukai rokok&amp;nbsp;belum kami diskusikan lagi, tapi kami kan 
biasanya setiap tahun ada penyesuaian tarif cukainya.&amp;nbsp; Seperti yang kita
 ketahui, harga rokok yang selama ini beredar di bawah&amp;nbsp;20 ribu yang 
menjadi dampak tingginya jumlah perokok dan bahkan orang-orang yang 
kurang berkecukupan hingga anak-anak di bawah umur pun sudah bisa 
merasakan rokok. Harga rokok yang melonjak dua kali lipat itu pastinya 
akan berdampak bagi jumlah perokoknya.&amp;nbsp;Pemerintah sendiri mengatakan 
bahwa cukai rokok selalu ditinjau ulang setiap tahun. Banyak alasan yang
 menjadi pertimbangan, yakni kondisi ekonomi, permintaan rokok, dan 
perkembangan industri rokok. Nah, bagi para perokok, khususnya perokok 
aktif, setelah tau ketika harga rokok perbungkus&amp;nbsp;akan menjadi 50 ribu, 
apakah masih mau meneruskan merokok?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"Aku sih mikirnya 
malah kalau nanti harganya beneran dinaikin sama pemerintah bisa jadi 
malah ada pemalsuan rokok. Terus bagaimana sama cukai yang didapet dari 
penjualan rokok kalo omsetnya menurun? belum dari segi perusahaan 
rokoknya sendiri, belom dari petani tembakaunya," kata Anggita, Kamis 
(18/8).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di samping itu, lanjut Ade, pendapatan negara 
juga otomatis akan bertambah jika harga rokok dinaikkan. Kenaikan harga 
rokok juga akan membantu anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) 
pada masa mendatang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"Jadi kita harus komunikasikan 
dengan seluruh stakeholder, baik yang pro kesehatan maupun yang pro 
industri, petani karena pasti ada tarik ulur di situ. Kalau cuma 
dengarkan salah satunya, bisa bangkrut itu," jelas Heru.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"‎Dalam
 studi ini, para perokok bilang kalau harga rokok di Indonesia naik jadi
 Rp 50 ribu per bungkus, mereka akan berhenti merokok. Belum lagi ada 
tambahan dana Rp 70 triliun untuk bidang kesehatan," terang Hasbullah. 
(Fik/Gdn)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"Sesuai roadmap, lama-lama pro kesehatan 
dengan kenaikan rokok secara bertahap. Kalau naiknya 2,5 kali lipat di 
sekarang ini dampak negatifnya terlalu besar‎, komunitas dan 
perekonomian yang nanti akan merugi," tegas Heru.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
iya 
gapapa bagus, mahalin aja biar perokok pada berkurang. karna dampaknya 
itu ga bagus banget buat kesehatan, bukan cuma yg aktif tapi juga yg 
pasif. dimahalin biar petani tembakau juga jadi makmur karna harga 
tembakaunya juga naik&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Harga rokok yang melonjak dua 
kali lipat itu pastinya akan berdampak bagi jumlah 
perokoknya.&amp;nbsp;Pemerintah sendiri mengatakan bahwa cukai rokok selalu 
ditinjau ulang setiap tahun. Banyak alasan yang menjadi pertimbangan, 
yakni kondisi ekonomi, permintaan rokok, dan perkembangan industri 
rokok.&lt;br /&gt;
Article genereated by &lt;a href="http://www.articlegeneratorpro.com/"&gt;http://www.articlegeneratorpro.com&lt;/a&gt;, visit our website for more content generator software.</description><link>http://afpellen.blogspot.com/2016/08/harga-rokok-naik-2016.html</link><author>noreply@blogger.com (asal-usul)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjvA9FSIjgI4rt61VGfno_iP53-v86bfTFQy3qOLASGWAknoHDiLHgAULGLfrtCQf0Z3kfs0sTQXGe5aCq1Ss1hie_EAX7NuNYiwEy9XKT_40d1H0W23SHSx-d4gV71U_NOuq9FjfR7LbM/s72-c/Scan.jpg" width="72"/><thr:total>0</thr:total></item></channel></rss>