<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" standalone="no"?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><rss xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd" version="2.0"><channel><title>Poliagro Kalimantan Timur</title><description></description><managingEditor>noreply@blogger.com (Poliagro Kalimantan Timur)</managingEditor><pubDate>Sat, 31 Aug 2024 21:43:54 +0800</pubDate><generator>Blogger http://www.blogger.com</generator><openSearch:totalResults xmlns:openSearch="http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/">95</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex xmlns:openSearch="http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/">1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage xmlns:openSearch="http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/">25</openSearch:itemsPerPage><link>http://agrokaltim.blogspot.com/</link><language>en-us</language><itunes:explicit>no</itunes:explicit><itunes:subtitle/><itunes:owner><itunes:email>noreply@blogger.com</itunes:email></itunes:owner><item><title>Penanaman Pohon di Stadion Palaran</title><link>http://agrokaltim.blogspot.com/2010/10/penanaman-pohon-di-stadion-palaran.html</link><category>IKA Fahutan Unmul dan Poltek Negeri Samarinda</category><category>Penanaman Pohon di Stadion Palaran</category><category>tarakan kalimantan timur</category><author>noreply@blogger.com (Poliagro Kalimantan Timur)</author><pubDate>Tue, 12 Oct 2010 12:57:00 +0800</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-7513689520402159415.post-4151371550352335252</guid><description>&lt;div style="color: red;"&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;u&gt;&lt;b&gt;Penanaman Pohon di Stadion Palaran&lt;/b&gt;&lt;/u&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
Samarinda&lt;u&gt;&lt;b&gt; &lt;/b&gt;&lt;/u&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div class="tanggal"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Minggu, 10 Oktober 2010 | 19:01 WITA&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;Laporan Wartawan Tribun Kaltim, Handry Jonathan&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgynEym-sqyC8WbQrjaUWT57l3CfoBLBz3itlCoZpb_HmS5h1fIPhUyxrtvFNsqpreIpROcKoRTNV51hKOEDYk1pj1Jj886IZhGJCQHy-JNSwFYRLJjgHXRU3J5hG9go9IrytEPA9obeCIa/s1600/palaran+tanam.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgynEym-sqyC8WbQrjaUWT57l3CfoBLBz3itlCoZpb_HmS5h1fIPhUyxrtvFNsqpreIpROcKoRTNV51hKOEDYk1pj1Jj886IZhGJCQHy-JNSwFYRLJjgHXRU3J5hG9go9IrytEPA9obeCIa/s1600/palaran+tanam.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;SAMARINDA, tribunkaltim.co.id&lt;/span&gt; &lt;/b&gt;- Penanaman pohon Trembesi di areal  Stadion Palaran, Minggu (10/10) menandai peluncuran program Kaltim on  the World dalam rangkaian kejuaraan Bulutangkis Bankaltim Indonesia Open  (BIO) Grandprix Gold di Samarinda. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kegiatan bertajuk '10-10-10' yang diprakarsai komunitas Mahasiswa  Pencinta Flora dan Fauna (Mapflofa) Fahutan Unmul ini digelar tepat  pukul 10 pagi. Penanaman diawali oleh Wakil Gubernur Kaltim sekaligus  Ketua Umum Panitia BIO 2010, Farid Wajdy. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Selanjutnya, penanaman diikuti seluruh pejabat yang hadir. Diantaranya  Kepala Badan Lingkungan Hidup, Tuparman dan Kepala Dinas Pemuda dan  Olahraga, Masri Hadi. Turut pula Dandim 0901/Samarinda Letkol Inf  Daryatmo, jajaran manajemen Bankaltim, dan panitia BIO lainnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kesempatan ini, kata Farid membuktikan komitmen Kaltim kepada dunia,  bahwa Kaltim serius membenahi kerusakan hutan. Hingga 2010 sebanyak  6.402.472 hektar hutan di Kalimantan telah rusak. Selain itu, ada  883.379 hektar kawasan Mangrove rusak berat dan 329.579 hektar lainnya  rusak ringan. "Kerusakan akibat perambahan hutan, penambangan dan  pembalakan ilegal ini menjadi tanggung jawab kita bersama," kata Farid.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menurut Suprianto, Ketua Mapflofa, kegiatan serupa serentak digelar di  10 negara sebagai bentuk pelestarian lingkungan. "Di Samarinda, kegiatan  serupa juga digelar Folder Air Hitam dan SD Fastabikul Khairat. Kami  bekerjasama dengan &lt;b&gt;IKA Fahutan Unmul dan Poltek Negeri Samarinda&lt;/b&gt;," kata  Suprianto. (*)</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgynEym-sqyC8WbQrjaUWT57l3CfoBLBz3itlCoZpb_HmS5h1fIPhUyxrtvFNsqpreIpROcKoRTNV51hKOEDYk1pj1Jj886IZhGJCQHy-JNSwFYRLJjgHXRU3J5hG9go9IrytEPA9obeCIa/s72-c/palaran+tanam.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Walikota Temukan Sawah di Tengah Hutan Lindung Tarakan</title><link>http://agrokaltim.blogspot.com/2010/06/walikota-temukan-sawah-di-tengah-hutan.html</link><category>Penyuluhan</category><category>Rangking Empat Perusak Lingkungan</category><category>Tarakan</category><author>noreply@blogger.com (Poliagro Kalimantan Timur)</author><pubDate>Fri, 18 Jun 2010 21:33:00 +0800</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-7513689520402159415.post-7269865333072985675</guid><description>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjCoqTzIuKXWmIpnvcqBW2KgPZnWcc0fEfr20bde6J7I2y2nbivHvjxO4eJlpHJzFhQwwy1QqCZZvk4EF8x9HuJKziEH_dX1ZvvsvdwIOc4Nu0Gvh1GAVupO7qewbcmGRS52FIvBSz52q-q/s1600/walikota+di+sawah.JPG" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="212" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjCoqTzIuKXWmIpnvcqBW2KgPZnWcc0fEfr20bde6J7I2y2nbivHvjxO4eJlpHJzFhQwwy1QqCZZvk4EF8x9HuJKziEH_dX1ZvvsvdwIOc4Nu0Gvh1GAVupO7qewbcmGRS52FIvBSz52q-q/s320/walikota+di+sawah.JPG" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;
TARAKAN- Mendapat laporan terjadinya perambahan di wilayah hutan lindung Kampung Satu, kemarin siang Wali Kota Tarakan H Udin Hianggio bersama staf Dinas Kehutanan, Pertambangan dan Energi (Dishutamben) bersama sejumlah aparat polisi kehutanan (polhut) dan Brimob langsung meninjau lokasi perambahan tersebut. Dan ternyata, di dalam kawasan hutan lindung tersebut memang ditemukan beberapa indikasi yang mengarah kepada perambahan hutan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Selain ditemukan beberapa titik yang bekas dibakar warga, wali kota juga mendapati beberapa jalan-jalan setapak baru yang dirintis warga dengan cara menebangi pohon. Yang paling menonjol, di tengah-tengah hutan lindung tersebut, wali kota mendapati ada kegiatan warga berupa persawahan. Untuk mencapai lokasi persawahan ini, dari titik Embung Binalatung, rombongan yang diikuti beberapa wartawan media harus berjalan kaki selama satu jam lebih dengan jarak tempuh sekitar 7 kilometer. “Tujuan kami adalah untuk melihat langsung seperti apa kondisi yang ada di lapangan sehingga pemerintah dapat memutuskan langkah-langkah apa yang harus kita ambil,” kata Udin Hianggio kepada wartawan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menurut Udin, salah satu langkah yang perlu dilakukan dalam waktu singkat adalah memberikan penyuluhan kepada masyarakat, agar menyadari bahwa kegiatan yang mereka lakukan tersebut melanggar peraturan karena masuk dalam kawasan hutan lindung.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Nanti tugas Dishutamben dan BPLH yang mensosialisasikan ini kepada warga agar mereka sadar. Sebab ini kalau kita biarkan akan merambat ke lainnya, dan dikhawatirkan hutan lindung kita akan habis. Ini yang tidak kita inginkan,” tegas wali kota. Meski begitu, sambungnya, langkah-langkah yang akan diambil pemerintah harus tetap arif dan bijaksana serta masuk dalam kerangka pembinaan pemerintah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sementara itu, kepala Dishutamben Tarakan Budi Setiawan mengatakan, apa yang dilihat langsung oleh wali kota tersebut yaitu kegiatan masyarakat di dalam kawasan hutan lindung, jelas melanggar peraturan. “Ini masuk dalam kawasan hutan lindung. Dan seharusnya memang tidak boleh ada perkebunan di dalam hutan lindung,” kata Budi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pasalnya, kawasan hutan lindung yang merupakan kawasan hulu ini masih didominasi daerah rawa dan beberapa bagian didalamnya perlu dipertahankan. Untuk itu, pemerintah kota akan mempertimbangkan hal-hal teknis yang akan dilakukan pemerintah, terutama soal pengamanan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Diakui Budi, sosialisasi kepada masyarakat memang pernah dilakukan pemerintah kepada warga yang berdomisili di sekitar hutan lindung tersebut. Namun memang belum dilakukan secara tertulis sehingga mereka memahami pentingnya hutan lindung tersebut. “Kalau tindakan tegas bagi mereka yang melakukan tindakan penebangan sudah sering dilakukan, namun kepada warga yang berkebun belum dilakukan sosialisasi agar tidak merambah lagi,” tuturnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lokasi hutan lindung ini, diatur dalam Perda nomor 03 tahun 2006 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Kota Tarakan. Lainnya, diatur dalam peraturan menteri pertanian tahun 1979. untuk diketahui, luas hutan lindung yang dilindungi Perda adalah 6.860 meter persegi.(ddq)&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;Sumber: radar tarakan,&amp;nbsp; Jumat, 18 Juni 2010.&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjCoqTzIuKXWmIpnvcqBW2KgPZnWcc0fEfr20bde6J7I2y2nbivHvjxO4eJlpHJzFhQwwy1QqCZZvk4EF8x9HuJKziEH_dX1ZvvsvdwIOc4Nu0Gvh1GAVupO7qewbcmGRS52FIvBSz52q-q/s72-c/walikota+di+sawah.JPG" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Moratorium Konversi Hutan Selama 2 Tahun</title><link>http://agrokaltim.blogspot.com/2010/05/moratorium-konversi-hutan-selama-2.html</link><category>Moratorium Konversi Hutan Selama 2 Tahun tarakan kalimantan timur</category><author>noreply@blogger.com (Poliagro Kalimantan Timur)</author><pubDate>Fri, 28 May 2010 14:59:00 +0800</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-7513689520402159415.post-4726279134451473487</guid><description>&lt;h4 style="font-weight: normal;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Techno - Science&lt;/span&gt;&lt;/h4&gt;&lt;h2 style="font-weight: normal;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Konferensi REDD+ Norwegia&lt;/span&gt;&amp;nbsp;&lt;/h2&gt;&lt;h2 style="font-weight: normal;"&gt;Moratorium Konversi Hutan Selama 2 Tahun&lt;/h2&gt;&lt;h6 style="font-weight: normal;"&gt;Kamis, 27 Mei 2010 - 16:01 wib&lt;/h6&gt;&lt;h6 style="font-weight: normal;"&gt;Insaf Albert Tarigan - Okezone&lt;/h6&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiyqyZbVrqY3nwQA5grFvMQUX5k66WL7W0pS5MH9-d4jJXyp6iivyxUD-DZ5C1PpxHdGRo6gQTZ-7SJl46GS0sUJNhKQKLJoQNbZmgNp-yHjA7A1p4dPgQIDjsnezDuawpwRTRBXlIwdyVh/s1600/im6UO4bRFa.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="327" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiyqyZbVrqY3nwQA5grFvMQUX5k66WL7W0pS5MH9-d4jJXyp6iivyxUD-DZ5C1PpxHdGRo6gQTZ-7SJl46GS0sUJNhKQKLJoQNbZmgNp-yHjA7A1p4dPgQIDjsnezDuawpwRTRBXlIwdyVh/s400/im6UO4bRFa.jpg" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono&lt;/div&gt;&lt;h5 style="font-weight: normal;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span id="advenueINTEXT" name="advenueINTEXT"&gt;&lt;b&gt;OSLO&lt;/b&gt; -  Indonesia, seperti negara-negara berhutan tropis lainnya, akan terus  berupaya meningkatkan pembangunan sosial ekonomi masyarakatnya, yang  sebagian di antaranya masih hidup dalam kemiskinan. Tapi, Indonesia juga  menyadari bahwa hutan topisnya berperan jauh lebih besar sebagai  paru-paru dunia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Laporan wartawan okezone yang mengikuti  rombongan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) pada pertemuan  Reducing of Emissions from Deforestation and forest Degradation (REDD)  di Norwegia, Kamis (27/5/2010), hal tersebut disampaikan Presiden Susilo  Bambang Yudhoyono dalam pidato pembukaan Konferensi Iklim dan Hutan di  Hotel Holmenkollen Park Rica, Oslo, Norwegia. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"Hutan kami  menyerap karbon dioksida dan menghasilkan oksigen yang memungkinkan  kehidupan manusia. Hutan kami menyediakan jasa lingkungan yang tak  ternilai harganya untuk dunia," katanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Oleh karena itu, kata  Presiden, Indonesia juga berupaya mencapai tujuan kembar yaitu  meningkatkan kesejahteraan masyarakatnya seraya menjaga hutan. Presiden  yakin, tujuan ini bisa dicapai dengan kemauan politik, inovasi dan  kreatifitas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"Selain itu, Indonesia juga bertekad mencapai  sebagian besar target emisi karbon melalui skema REDD plus. Kami akan  mencapai target kami melalui di antaranya dengan manajemen lahan gambut  yang berkelanjutan," katanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Presiden melanjutkan, Indonesia  juga akan bekerjasama dengan negara maju untuk melindungi karbon  Indonesia yang cukup signifikan secara global dan kekayaan  keanekaragaman hayati hutan hujan tropis seraya membantu masyarakat  lokal agar lebih sejahtera.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pernyataan presiden di depan para  pemimpin dunia tersebut kian menegaskan komitmen Indonesia untuk  melakukan moratorium konversi hutan dan lahan gambut selama dua tahun.  Hal tersebut adalah bagian dari Letter of Intent yang ditandatangani  Indonesia dan Norwegia kemarin.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Moratorium dilakukan dalam upaya  menekan emisi karbon dari deforestasi dan degradasi hutan. Jika  berhasil, Norwegia akan membayar hingga 1 miliar dolar kepada Indonesia  dalam kurun waktu 4 tahun mendatang.&lt;/span&gt; (srn)&lt;/span&gt;&lt;/h5&gt;&lt;h2 style="font-weight: normal;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/h2&gt;</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiyqyZbVrqY3nwQA5grFvMQUX5k66WL7W0pS5MH9-d4jJXyp6iivyxUD-DZ5C1PpxHdGRo6gQTZ-7SJl46GS0sUJNhKQKLJoQNbZmgNp-yHjA7A1p4dPgQIDjsnezDuawpwRTRBXlIwdyVh/s72-c/im6UO4bRFa.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Tekankan Pentingnya Hutan Tropis Bagi Dunia</title><link>http://agrokaltim.blogspot.com/2010/05/techno-science-konferensi-redd-norwegia.html</link><category>Tekankan Pentingnya  Hutan Tropis Bagi Dunia tarakan kalimantan timur</category><author>noreply@blogger.com (Poliagro Kalimantan Timur)</author><pubDate>Fri, 28 May 2010 14:48:00 +0800</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-7513689520402159415.post-8485099196588405150</guid><description>&lt;h4&gt;Techno - Science&lt;/h4&gt;&lt;h2 style="background-color: white;"&gt;Konferensi REDD+ Norwegia&lt;/h2&gt;&lt;h1 style="background-color: white;"&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;Tekankan Pentingnya Hutan Tropis Bagi Dunia&lt;/span&gt;&lt;/h1&gt;&lt;h6 style="background-color: white; font-weight: normal;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Kamis, 27 Mei 2010 - 14:30 wib&lt;/span&gt;&lt;/h6&gt;&lt;h6 style="background-color: white; font-weight: normal;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Insaf Albert Tarigan - Okezone&lt;/span&gt;&lt;/h6&gt;&lt;h5 style="background-color: white;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span id="advenueINTEXT" name="advenueINTEXT" style="background-color: white; font-weight: normal;"&gt;OSLO -  Konferensi Iklim dan Hutan di Oslo, Norwegia diawali dengan pemutaran  video mengenai pentingnya hutan tropis dalam menyerap karbon global dan  mengatasi perubahan iklim. Dalam video yang berdurasi sekira 4 menit  tersebut ditunjukkan bagaimana hutan tropis di seluruh dunia terus  berkurang tiap tahun.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Disebutkan, 13 juta hektar hutan lenyap  tiap tahunnya dan menyumbang 17 persen dari emisi karbon global. Karena  itu, dibutuhkan upaya bersama yang terkoordinasi secara global untuk  mengatasi permasalahan tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Laporan wartawan okezone  yang mengikuti rombongan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) pada  pertemuan Reductions of Emissions from Deforestation and forest  Degradation (REDD) di Norwegia, Kamis (27/5/2010), Sekretaris Jenderal  PBB Ban Ki-moon dalam video tersebut menegaskan, dunia tak punya pilihan  selain mengambil tanggungjawab bersama karena peran hutan tropis sangat  penting.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Usai pemutaran video dilanjutkan dengan pidato sambutan  dari Perdana Menteri Norwegia Jens Stoltenberg sebagai tuan rumah dan  Presiden Susilo Bambang Yudhoyono selaku co-chairs.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menurut  keterangan Stoltenberg, konferensi ini diikuti 50 negara lebih dan juga  sejumlah lembaga swadaya masyarakat yang peduli hutan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat  berita ini diturunkan, Pangeran Charles yang duduk bersebelahan dengan  Presiden Yudhoyono tengah menuju panggung untuk menyampaikan  pandangannya.&lt;/span&gt;&lt;span style="background-color: white; font-weight: normal;"&gt; (&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: normal;"&gt;srn&lt;/span&gt;&lt;span style="background-color: white; font-weight: normal;"&gt;)&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/h5&gt;&lt;h6&gt;&amp;nbsp;&lt;/h6&gt;&lt;h6&gt;&amp;nbsp;&lt;/h6&gt;&lt;h1&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/h1&gt;&lt;h6 style="font-weight: normal;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/h6&gt;</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Iwan Fals: Pembalak dan Pembeli Sama Jahatnya</title><link>http://agrokaltim.blogspot.com/2010/05/iwan-fals-pembalak-dan-pembeli-sama.html</link><category>Iwan Fals: Pembalak dan Pembeli Sama JahatnyaBento yang Merusak Pohon tarakan kalimantan timur</category><author>noreply@blogger.com (Poliagro Kalimantan Timur)</author><pubDate>Fri, 28 May 2010 14:31:00 +0800</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-7513689520402159415.post-4174002933390378232</guid><description>Iwan Fals: Pembalak dan Pembeli Sama Jahatnya&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;Kamis, 27 Mei 2010 | 21:51 WIB&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;KOMPAS ENTERTAINMENT/IRFAN  MAULLANA&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEggqLw8wPPg00HTTj4nGLIcsFoVA3LPzQtvKgWptxfxNZ6-DgbmpV2LH7q2BzlONF4AuFM3zybloCM4NeaoS9LufKpwVZD9pJXYdHfIbdwxRRLP1v-hl26zfX50x_415goUcy3g8j9xZaXd/s1600/1700313p.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="301" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEggqLw8wPPg00HTTj4nGLIcsFoVA3LPzQtvKgWptxfxNZ6-DgbmpV2LH7q2BzlONF4AuFM3zybloCM4NeaoS9LufKpwVZD9pJXYdHfIbdwxRRLP1v-hl26zfX50x_415goUcy3g8j9xZaXd/s400/1700313p.jpg" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;Iwan Fals menerima tanaman dari pihak yang mengadakan program Trees for  Life, FX Supanji, di Demak, Jawa Tengah, 27 Mei 2010.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class="isi_berita pt_5"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;DEMAK, KOMPAS.com&lt;/span&gt; —&lt;/strong&gt;  Kondisi hutan Indonesia yang kian lama kian gundul tak luput dari  perhatian vokalis, komposer, dan pencipta lagu Iwan Fals. Menurutnya,  gundulnya hutan Indonesia tak lepas dari aksi pembalakan liar oleh pihak  tak bertanggung jawab.&lt;br /&gt;
"Sama-sama jahatnya antara pembeli dan  pembalak pohon, ini masalah hidup matinya kita. Keuntungannya hanya  sesaat," tandas Iwan dalam jumpa pers Djarum Trees For Life di Desa  Wonosalam, Kecamatan Gajah, Demak, Jawa Tengah, Kamis (27/5/2010).&lt;br /&gt;
Lanjut  Iwan, sudah semestinya aparat yang berwenang semakin tegas untuk  menangani pembalakan liar. "Saya enggak mau ke situ, saya hanya mau  menanam pohon saja. Untuk masalah itu sudah ada polisi kok," katanya.&lt;br /&gt;
Di  luar upaya hukum yang bisa dilakukan, Iwan optimistis jika upaya  penghijauan yang terus digalakkan masih belum terlambat. "Saya bahagia  di desa Demak ini, saya optimistis begitu datang dari Semarang sampai  sini sudah ditanami pohon sampai beberapa ratus. Yang membuat saya  optimistis lagi teman-teman dari Djarum tidak cuma menanam, tapi &lt;em&gt;dijagain&lt;/em&gt;  sampai tiga tahun," ungkap Iwan.&lt;br /&gt;
Rasa optimistis Iwan tersebut  bukan tanpa alasan. Indonesia yang memiliki iklim tropis memungkinkan  pohon trembesi sebagai salah satu tanaman penyerap gas karbon dioksida  mampu tumbuh dengan baik. "Aku yakin iklim kita tropis itu bagus buat  tanam pohon, saya harap teman-teman OI (Orang Indonesia) di Demak bisa  melakukan itu," imbau Iwan.&lt;br /&gt;
Karenanya, Iwan berharap agar 2.767  pohon trembesi yang sudah ditanam di sepanjang jalan Semarang-Kudus bisa  dijaga dan dilestarikan. "Tanpa dukungan untuk menanam, pohon tidak  tumbuh karena pohon itu peka sekali, butuh diperhatikan. Kalau terus  menanam, menjaga, dan menyayangi, saya rasa itu tidak akan sulit,"  tutupnya. &lt;span style="font-size: xx-small;"&gt;&lt;strong&gt;(FAN)&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-size: xx-small;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;Iwan Fals: Bento yang Merusak Pohon&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div class="isi_berita pt_5"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;strong&gt;DEMAK, KOMPAS.com&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt; —  Diguyur hujan deras dan ditiup angin kencang, dengan gitar akustiknya,  vokalis dan pencipta lagu Iwan Fals terus memainkan musiknya di panggung  untuk menghibur sambil menyerukan pesan peduli lingkungan  hidup—menanam, menyiram, dan menjaga pohon. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah penanaman  pohon trembesi di sepanjang jalan Semarang-Kudus, sebagai penutup tahap  pertama Djarum Trees for Life, program penanaman 2.767 pohon trembesi,  terdengar Iwan Fals dielu-elukan oleh 200-an penyuka musiknya yang juga  rela berbasah-basah di bawah hujan yang turun di&amp;nbsp; Desa Wonosalam,  Kecamatan Gajah, Demak, Jawa Tengah, pada Kamis (27/5/2010) sore.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Iwan  membuka pertunjukannya di pentas di tengah sawah itu dengan lagu  "Hutanku". Kata Iwan, ia mencipta lagu tersebut dari puisi karya mantan  Menteri Kehutanan MS Kaban. "Hutan adalah kegelisahan mantan Menteri  Kehutanan, MS Kaban, yang melihat penggundulan hutan belantara. Dia  bikin puisi, lalu dikasih ke saya, dan akhirnya saya bikin lagu, lalu  saya rekam dalam album," terang Iwan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seusai lagu pertama  dinyanyikannya, hujan semakin menjadi. Orang Indonesia (OI), komunitas  penggemar Iwan, yang sangat bersemangat menonton penampilan Iwan, seakan  juga tak peduli lagi dengan tanah becek sawah. "Lagu yang berikutnya  adalah 'Pohon Kehidupan', yang saya masukkan dalam album&lt;em&gt; Wakil  Rakyat&lt;/em&gt;. Memang, menanam pohon itu solusi," ujar Iwan sebelum "Pohon  Kehidupan" meluncur.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menjelang akhir lagu "Pohon Kehidupan",  para penonton menembus barikade merapat ke tepi panggung. Melihat  antusiasme mereka, Iwan tak mau ketinggalan untuk turun dari panggung  sambil terus memainkan gitarnya dan basah kuyup kehujanan. Beberapa  petugas keamanan pun segera melakukan pengawalan untuk Iwan dan  memintanya kembali ke panggung.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"Siram Tanaman" menjadi lagu  berikutnya, lagu ketiga. Namun, tiga lagu tak membuat para penonton  puas. Agaknya mereka menunggu &lt;em&gt;hit-hit&lt;/em&gt; lama Iwan. "Ok,  selanjutnya lagu 'Bento' karena Bento yang merusak pohon selama ini,"  seru Iwan sambil memulai intro lagu "Bento" yang khas itu. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seusai  Bento meluncur, sebagai penutup pertunjukannya yang singkat tapi  berkesan bagi para penonton itu, Iwan menyuguhkan "Bongkar". "Kalau  pohonnya sudah ditanam, ayo kita rawat, sayang kan kalau malah  dibongkar," seru Iwan. &lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;strong&gt;(FAN)&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;!--&lt;span class="c_red font12"&gt;&lt;a href="#"&gt;/ halaman berikutnya&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;--&gt;             &lt;/div&gt;</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEggqLw8wPPg00HTTj4nGLIcsFoVA3LPzQtvKgWptxfxNZ6-DgbmpV2LH7q2BzlONF4AuFM3zybloCM4NeaoS9LufKpwVZD9pJXYdHfIbdwxRRLP1v-hl26zfX50x_415goUcy3g8j9xZaXd/s72-c/1700313p.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>COMING SOON...!!</title><link>http://agrokaltim.blogspot.com/2010/05/coming-soon.html</link><category>coming soon tarakan poliagro kalimantan timur</category><author>noreply@blogger.com (Poliagro Kalimantan Timur)</author><pubDate>Fri, 21 May 2010 13:05:00 +0800</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-7513689520402159415.post-3447548736086974228</guid><description>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgw4yQJ5yKAQYD0d0L0k1QTO6ze3eEWWb-vqFvytEe1FFB1PAdjJG0RH52wnGU-scsKDElBSPL9JibeMuJ1ecb_E_qcfRxdCij04jVl4AGQjexMGvZY_dOaFk60do5XCFyXp3UbyHB7oaHS/s1600/Rotation+of+IMG.1.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="400" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgw4yQJ5yKAQYD0d0L0k1QTO6ze3eEWWb-vqFvytEe1FFB1PAdjJG0RH52wnGU-scsKDElBSPL9JibeMuJ1ecb_E_qcfRxdCij04jVl4AGQjexMGvZY_dOaFk60do5XCFyXp3UbyHB7oaHS/s400/Rotation+of+IMG.1.jpg" width="175" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;"Coming Soon...!! karena berita lengkapnya tanggal 20 Mei 2010 dari www.radartarakan Blom update lagi.&lt;br /&gt;
Don't Worry By Happy.. Bro. ;) orang sabar dikasihi Tuhan, orang cakep diSayang pacar.. ok.&lt;br /&gt;
Don't Miss it....</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgw4yQJ5yKAQYD0d0L0k1QTO6ze3eEWWb-vqFvytEe1FFB1PAdjJG0RH52wnGU-scsKDElBSPL9JibeMuJ1ecb_E_qcfRxdCij04jVl4AGQjexMGvZY_dOaFk60do5XCFyXp3UbyHB7oaHS/s72-c/Rotation+of+IMG.1.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Menteri LH: Waspada Broker Perdagangan Karbon</title><link>http://agrokaltim.blogspot.com/2010/05/menteri-lh-waspada-broker-perdagangan.html</link><category>Menteri LH: Waspada Broker Perdagangan Karbon</category><category>tarakan kalimantan timur</category><author>noreply@blogger.com (Poliagro Kalimantan Timur)</author><pubDate>Fri, 21 May 2010 10:22:00 +0800</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-7513689520402159415.post-6653025418965758157</guid><description>&lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;b&gt;Menteri LH: Waspada Broker Perdagangan Karbon&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
Nusantara.&amp;nbsp; kamis 20 Mei 2010 - 21:04 wib&lt;br /&gt;
&lt;h5 class="reporter" style="font-weight: normal;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Salman Mardira - Okezone&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/h5&gt;&lt;h5 style="font-weight: normal;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span id="advenueINTEXT" name="advenueINTEXT"&gt;&lt;strong&gt;BANDA ACEH &lt;/strong&gt;–  Menteri Lingkungan Hidup Gusti Muhammad Hatta mengingatkan, perlu  mewaspadai broker dalam upaya perdagangan karbon hutan oleh negara  berkembang. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hal itu dikatakan Gusti menanggapi project Reducing Emissions from  Deforestation and Forest Degradation (REDD) yang kini sedang dibahas  oleh belasan delegasi Pemerintah Daerah asal Indonesia, Amerika Serikat,  Brazil, Meksiko, Liberia, Nigeria dan Malaysia dalam pertemuan  Governours’ Climate and Forest (GCF) 2010 di Aceh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ini dikhawatirkan akan muncul broker, sehingga nantinya bisa merugikan  daerah kalau tidak cocok mekanisme perhitungan,” ujar Gusti disela  menghadiri GCF 2010 kepada wartawan di Banda Aceh, Kamis (20/5/2010).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menurut Gusti, metodelogi dan mekanisme REDD atau perdagangan karbon,  belum ada secara internasional. Karenanya, kata dia, perlu adanya  pemantauan dan koordinasi dengan sejumlah pihak untuk mencegah hal  seperti munculnya broker.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pemerintah Indonesia, lanjut Gusti, kini sedang menunggu metode  penjualan karbon resmi secara internasional. Namun, ia meminta kepada  daerah, jika ada hubungan bilateral antardaerah yang dianggap  menguntungkan soal perdagangan karbon, bisa langsung dibina.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menurut Gusti, pertemuan GCF ke tiga di Aceh itu, sangat mendukung  Pemerintah Indonesia dalam program menurunkan 26 persen emisi gas rumah  kaca hingga 2020. Karena, dari 26 persen itu, 14 persennya diharap bisa  diturunkan dengan keberadaan hutan di Indonesia. “Saya sangat mendukung  kegiatan provinsi dalam menjaga hutan,” tutur dia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jika perdagangan karbon terwujud, Gusti berharap agar warga khususnya  yang berdomisili sekitar hutan, menjadi penerima manfaat terbesar dalam  proyek itu. Selebihnya baru untuk Pemerintah Daerah.&lt;/span&gt;(teb)&lt;/span&gt;&lt;/h5&gt;&lt;br /&gt;
&lt;h6&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/h6&gt;&lt;b&gt; &lt;/b&gt;</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Masyarakat Dunia Harus Perhatikan Penjaga Hutan</title><link>http://agrokaltim.blogspot.com/2010/05/masyarakat-dunia-harus-perhatikan.html</link><category>Masyarakat Dunia Harus Perhatikan Penjaga Hutan Tarakan kalimantan Timur</category><author>noreply@blogger.com (Poliagro Kalimantan Timur)</author><pubDate>Tue, 18 May 2010 13:08:00 +0800</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-7513689520402159415.post-6645654144751633120</guid><description>&lt;b&gt;Masyarakat Dunia Harus Perhatikan Penjaga Hutan&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Techno - Science&lt;br /&gt;
Senin, 17 Mei 2010 - 18:30 wib&lt;br /&gt;
Salman Mardira - Okezone&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjzWbVj7L15bfz5fpQhop_TjlDkmlYWRHNHopkkGxogJzEruLFQfuKpIJs7VcqqQneOjXSIy4hpQo_wUGhsz956MVpU-d_Az_gge3EFUzwdKIF8d2z_xdpc8jCHwqamdeXGyMbXvcBQ8m-K/s1600/WFFXBcL00E.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjzWbVj7L15bfz5fpQhop_TjlDkmlYWRHNHopkkGxogJzEruLFQfuKpIJs7VcqqQneOjXSIy4hpQo_wUGhsz956MVpU-d_Az_gge3EFUzwdKIF8d2z_xdpc8jCHwqamdeXGyMbXvcBQ8m-K/s320/WFFXBcL00E.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
BANDA ACEH - Sebanyak 14 perwakilan Pemerintah Provinsi dari negara yang tergabung dalam forum Governors’ Climate and Forest (GCF) bertekad memperjuangkan hak masyarakat lokal atas hutan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka akan merumuskan kebijakan itu dalam pertemuan forum Gubernur untuk membahas perubahan iklim dan pelestarian hutan atau GCF Taskforce Meeting 2010, di Hermes Palace Hotel, Banda Aceh, 18 hingga 22 Mei 2010.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hal itu diungkap Gubernur Aceh Irwandi Yusuf yang juga seorang penggagas GCF kepada wartawan di Banda Aceh, Senin (17/5/2010).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"Beberapa masalah penting yang akan dirumuskan dalam pertemuan itu adalah memperjuangkan hak-hak masyarakat lokal atas hutan untuk diakui secara nasional dan dunia internasional dalam mengurangi risiko pemanasan global," ujarnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayoritas Provinsi anggota GCF memiliki wilayah hutan yang luas, seperti Aceh, Papua, Kalimantan (Indonesia) dan Brazil termasuk negara bagian di Amerika Serikat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"Konservasi hutan dan negara yang menjaga hutan harus mendapat penghargaan dan perhatian serius dari masyarakat dunia," ujar Irwandi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Para wakil Pemerintah anggota GCF akan membuka kerjasama dengan masyarakat international dalam pelestarian hutan dan mengurangi risiko pemanasan global.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Irwandi mengatakan Pemerintah Aceh telah berkomitmen untuk menjaga hutan sebagai bagian dari penyelamatan lingkungan. Pihaknya telah memberlakukan Moratorium Logging (jeda tebang pohon) sejak Juni 2007 lalu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pemerintah Aceh meminta dunia peduli dengan hutan di Aceh yang telah menyuplai karbon-karbon ke sejumlah belahan dunia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"Forum ini telah menjadi kesempatan bagi saya untuk memperjuangkan hak-hak masyarakat Aceh terhadap hutannya di tingkat internasional. Termasuk mengembalikan kedaulatan pengelolaan sumber daya alam kepada masyarakat local," ujar Irwandi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menurutnya, forum GCF yang ke tiga ini juga penting buat Aceh yang sedang menjalankan program Aceh Green, sebagai upaya untuk membuka kerja sama Aceh dengan masyarakat nasional dan internasional.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Wakil dari Pemerintah negara bagian California, Amerika Serikat, Anthony Brunello   menyebutkan berbagai corak partisipasi masyarakat lokal di negara-negara anggota GCF nantinya akan dirumuskan bagaimana standar dan kriteria yang baik untuk memberi manfaat bagi mereka. (srn)</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjzWbVj7L15bfz5fpQhop_TjlDkmlYWRHNHopkkGxogJzEruLFQfuKpIJs7VcqqQneOjXSIy4hpQo_wUGhsz956MVpU-d_Az_gge3EFUzwdKIF8d2z_xdpc8jCHwqamdeXGyMbXvcBQ8m-K/s72-c/WFFXBcL00E.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">1</thr:total></item><item><title>PENGUMUMAN PENERIMAAN MAHASISWA BARU</title><link>http://agrokaltim.blogspot.com/2010/05/pengumuman-penerimaan-mahasiswa-baru.html</link><category>PENGUMUMAN PENERIMAAN MAHASISWA BARUPoliteknik Pertanian Negeri Samarindaagro akltim Tarakan</category><author>noreply@blogger.com (Poliagro Kalimantan Timur)</author><pubDate>Mon, 10 May 2010 14:22:00 +0800</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-7513689520402159415.post-8613086502725774066</guid><description>PENERIMAAN MAHASISWA BARU TAHUN AKADEMIK 2010/2011&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
A.PROGRAM STUDI&lt;br /&gt;
  1. Manajemen Hutan (MH)&lt;br /&gt;
  2. Teknologi Hasil Hutan (THH)&lt;br /&gt;
  3. Budidaya Tanaman Perkebunan (BTP)&lt;br /&gt;
  4. Teknologi Pengolahan Hasil Perkebunan (TPHP)&lt;br /&gt;
  5. Geoinformatika(GI)&lt;br /&gt;
  6. Manajemen Lingkungan (ML)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
B. LULUSAN:&lt;br /&gt;
  Ahli Madya Politeknik Pertanian Negeri Samarinda Bidang Studi Kehutanan dan&lt;br /&gt;
  Perkebunan (Diploma III).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
C. PENDAFTARAN DAN UJIAN MASUK :&lt;br /&gt;
  1. Tanggal dan tempat pendaftaran : 09 Juni s/d 23 Juli 2010 &lt;br /&gt;
     di Kampus Politeknik Pertanian Negeri Samarinda&lt;br /&gt;
  2. Biaya Pendaftaran : Rp 150.000 (seratus Lima Puluh Ribu Rupiah)&lt;br /&gt;
  3. Tanggal Ujian : 24 Juli 2010&lt;br /&gt;
  4. Materi ujian : Matematika, biologi terapan, bahasa Indonesia, bahasa inggris&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
D. SYARAT-SYARAT PENDAFTARAN CALON MAHASISWA :&lt;br /&gt;
  1. Berkelakuan baik, berjiwa dan berbadan sehat&lt;br /&gt;
  2. 1.Lulus / Tamat SMU/SMK/MA semua jurusan negeri/swasta &lt;br /&gt;
       kecuali SMK keterampilan keluarga&lt;br /&gt;
       Khusus program Studi Geoinformatika lulusan SMU IPA, SMK TI dan &lt;br /&gt;
       SMK jurusan bangunan&lt;br /&gt;
     2.Semua Lulusan / Tamatan SLTA Swasta harus berstatus diakui / disamakan&lt;br /&gt;
  3. Membayar biaya pendaftaran&lt;br /&gt;
  4. Umur tidak lebih dari 24 tahun 1 September 2010&lt;br /&gt;
  5. Mengisi formulir ujian masuk dengan melampirkan salinan ijazah yang telah&lt;br /&gt;
     dilegalisir (1 lembar)&lt;br /&gt;
  6. Menyerahkan pas foto terbaru ukuran 4 x 6 (5 lembar)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
E. SYARAT PENDAFTARAN ULANG BAGI CALON MAHASISWA YANG DITERIMA:&lt;br /&gt;
  1. Mengisi blanko  Herregistrasi&lt;br /&gt;
  2. Membayar SPP&lt;br /&gt;
  3. Foto copy kelakuan baik 1 (satu) dilegalisir&lt;br /&gt;
  4. Foto copy ijazah SMA/MA/SMK  2 (dua) lembar dilegalisir&lt;br /&gt;
  5. Pas foto ukuran 3 x 4 (3 lembar), 2 x 3 (1 lembar), 4 x 6 (1 lembar)&lt;br /&gt;
  6. Map 1 (satu) buah&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
F. JADWAL KEGIATAN PENERIMAAN MAHASISWA BARU:&lt;br /&gt;
  1. 11 Januari - 30 April 2010 :Pendaftaran Jalur Bina Prestasi Program &lt;br /&gt;
                                 Beasiswa Bidik Misi&lt;br /&gt;
  2. 1 April - 31 Mei 2010 : Pendaftaran calon mahasiswa Jalur Bina Prestasi&lt;br /&gt;
  3. 9 Juni - 23 Juli 2010 : Pendaftaran calon mahasiswa Jalur Ujian Tulis&lt;br /&gt;
  4.   3 Juni 2010         : Pengumuman hasil seleksi Bina Prestasi (bagi yang&lt;br /&gt;
                             tidak lulus bisa mengambil kartu ujian tertulis)&lt;br /&gt;
  5. 3 Juni - 7 Juni 2010  : Registrasi dan pembayaran SPP mahasiswa yang diterima&lt;br /&gt;
                             melalui jalur Bina Prestasi&lt;br /&gt;
  6.   23 Juli 2010        : Peserta ujian Tulis dapat melihat ruang ujian&lt;br /&gt;
  7.   24 Juli 2010        : Pelaksanaan Ujian Tulis&lt;br /&gt;
      Jam: 09.00-09.30     : penjelasan Absensi dll&lt;br /&gt;
           09.30-12.00     : Pelaksanaan Ujian Tulis&lt;br /&gt;
                             (Peserta ujian tulis diharuskan membawa pensil 2B,&lt;br /&gt;
                              papan scaner / papan LJK dan Penghapus)&lt;br /&gt;
  8.    29 Juli 2010       : Pengumuman Ujian Tulis&lt;br /&gt;
  9. 29 Juli - 7 Agustus 2010 : Registrasi dan pembayaran SPP mahasiswa &lt;br /&gt;
                                jalur ujian tuis&lt;br /&gt;
  10.   20 September 2010     : Kegiatan Akademik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Samarinda,   Pebruari 2010&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Politeknik Pertanian Negeri Samarinda&lt;br /&gt;
Direktur,&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ir Wartomo MP&lt;br /&gt;
NIP. 19631028 198803 1 003</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">1</thr:total></item><item><title>Indonesia, Rangking Empat Perusak Lingkungan</title><link>http://agrokaltim.blogspot.com/2010/05/indonesia-rangking-empat-perusak.html</link><category>Indonesia</category><category>Rangking Empat Perusak Lingkungan</category><category>tarakan kalimantan timur</category><author>noreply@blogger.com (Poliagro Kalimantan Timur)</author><pubDate>Sat, 8 May 2010 15:58:00 +0800</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-7513689520402159415.post-1970097771680649946</guid><description>Indonesia, Rangking Empat Perusak Lingkungan&lt;br /&gt;"Krisis lingkungan yang kini mencengkeram Bumi adalah akibat konsumsi berlebihan manusia."&lt;br /&gt;Jum'at, 7 Mei 2010, 21:17 WIB&lt;br /&gt;Elin Yunita Kristanti&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;VIVAnews - Universitas Adelaide mempublikasikan hasil penelitian terbarunya soal lingkungan. Empat negara, yakni Brazil, Amerika Serikat, China, dan Indonesia dinyatakan sebagai negara paling berkontribusi terhadap kerusakan lingkungan di muka Bumi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada tujuh indikator yang digunakan untuk mengukur degradasi lingkungan, yakni penggundulan hutan, pemakaian pupuk kimia, polusi air, emisi karbon, penangkapan ikan, dan ancaman spesies tumbuhan dan hewan, serta peralihan lahan hijau menjadi lahan komersial -- seperti mal atau pusat perdagangan, dan juga perkebunan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketujuh indikator ini digunakan untuk dua kriteria. Pertama, degradasi lingkungan secara global -- yang 'dipimpin' Brazil. Kedua, dampak kerusakan lingkungan terhadap suatu negara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk kriteria kedua, lebih maju suatu negara, lebih berat kerusakan lingkungan yang akan ditanggungnya. Singapura jadi yang terburuk untuk kriteria ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Krisis lingkungan yang kini mencengkeram Bumi adalah akibat konsumsi berlebihan manusia atas sumber daya alam," kata ketua tim peneliti Universitas Adelaide, Corey Bradshaw, seperti dimuat laman LiveScience, Jumat 7 Mei 2010.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ada cukup banyak bukti bahwa peningkatan degradasi lingkungan dan hilangnya habitat dan spesies hewan dan tumbuhan, pada akhirnya akan berpengaruh pada kelangsungan kualitas kehidupan yang menopang nasib milyaran orang di dunia. "&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bradshaw mengatakan, data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data-data yang kuat dan komperehensif. Tak seperti penelitian lain, yang hanyak mengandalkan data kesehatan manusia dan data-data ekonomi -- untuk mengukur akibat kerusakan lingkungan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penelitian yang bekerjasama dengan Universitas Nasional Singapura dan Universitas Princeton AS menunjukkan, bahwa total kekayaan negara (diukur dengan pendapatan nasional bruto) adalah faktor yang paling penting terhadap dampak lingkungan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Semakin kaya suatu negara, semakin besar dampak kerusakan lingkungan," kata Bradshaw.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ada teori yang mengatakan bahwa semakin kaya suatu negara, dia memiliki  akses lebih banyak mendapatkan teknologi prolingkungan dan menjadi lebih sadar lingkungan sehingga dampak kerusakan lingkungan mulai menurun. Ternyata, berdasar penelitian ini, itu tak terbukti."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Negara paling berkontribusi dalam perusakan lingkungan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   1. Brazil&lt;br /&gt;   2. Amerika Serikat&lt;br /&gt;   3. China&lt;br /&gt;   4. Indonesia&lt;br /&gt;   5. Jepang&lt;br /&gt;   6. Meksiko&lt;br /&gt;   7. India&lt;br /&gt;   8. Rusia&lt;br /&gt;   9. Australia&lt;br /&gt;  10. Peru&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Negara pelanggar lingkungan terbanyak&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   1. Singapura&lt;br /&gt;   2. Korea&lt;br /&gt;   3. Qatar&lt;br /&gt;   4. Kuwait&lt;br /&gt;   5. Jepang&lt;br /&gt;   6 Thailand&lt;br /&gt;   7. Bahrain&lt;br /&gt;   8. Malaysia&lt;br /&gt;   9. Filipina&lt;br /&gt;  10. Belanda&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(jn)&lt;br /&gt;• VIVAnews </description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Ratusan Spesies Baru di Jantung Borneo</title><link>http://agrokaltim.blogspot.com/2010/04/ratusan-spesies-baru-di-jantung-borneo.html</link><category>Ratusan Spesies Baru di Jantung Borneo</category><author>noreply@blogger.com (Poliagro Kalimantan Timur)</author><pubDate>Fri, 23 Apr 2010 12:45:00 +0800</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-7513689520402159415.post-2752908110167132004</guid><description>&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Ratusan Spesies Baru di Jantung Borneo&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Peneliti WWF menemukan sekitar 120 spesies baru di Borneo. Temuan tersebut disampaikan WWF dalam laporan tentang kawasan hutan hujan tropis yang masuk ke wilayah Malaysia, Indonesia, dan Brunei. Pada 2007, pemerintah tiga negara mencanangkan area seluas 220 ribu km persegi itu sebagai Heart of Borneo.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kami sudah menemukan rata-rata tiga spesies baru per bulan dan sekitar 123 dalam tiga tahun terakhir, dan setidaknya 600 spesies baru dalam 15 tahun terakhir,” kata kepala program Heart of Borneo WWF Adam Tomasek.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Temuan ini menunjukkan kekayaan hayati di Borneo dan bahwa ada kemungkinan temuan masa depan yang dapat membantu penyembuhan penyakit seperti kanker, AIDS, dan berkontribusi pada kehidupan keseharian kita,” tambahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Heart of Borneo adalah rumah bagi 10 spesies primata, lebih dari 350 burung, 150 reptil dan amfibi, serta sekitar 10 ribu jenis tumbuhan yang tidak ditemukan di lokasi lain di dunia, menurut laporan tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa temuan tersebut adalah katak berkepala rata sepanjang 7 cm, dinamai "Barbourula kalimantanensis". Spesies ini ditemukan pada 2008. Ia bernafas sepenuhnya lewat kulit karena tidak memiliki paru-paru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada tahun yang sama peneliti juga menemukan "Phobaeticus chani", serangga terpanjang di dunia, dengan total 36 cm. Hanya tiga ekor spesies ini yang pernah tercatat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Temuan menarik lainnya adalah siput berbuntut panjang yang menggunakan ‘panah cinta’ terbuat dari kalsium karbonat untuk menyuntikkan hormon pada pasangannya demi meningkatkan peluang reproduksi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;WWF meminta pemerintah tiga negara untuk lebih sensitif mengembangkan potensi ekonomi di area tersebut. “Kami tahu, tidak mungkin untuk tidak mengembangkan pertambangan, perkebunan kelapa sawit, dan penebangan di area tersebut,” kata Tomasek. “Yang kami inginkan adalah keseimbangan,” tambahnya.(AFP/Yahoo! News)</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Setahun 1,1 Juta Hektare Hutan di Indonesia Rusak</title><link>http://agrokaltim.blogspot.com/2010/04/setahun-11-juta-hektare-hutan-di.html</link><category>1 Juta Hektare Hutan di Indonesia Rusak</category><category>kehutanan tarakan</category><category>Setahun 1</category><author>noreply@blogger.com (Poliagro Kalimantan Timur)</author><pubDate>Sat, 3 Apr 2010 18:52:00 +0800</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-7513689520402159415.post-5901437274490233926</guid><description>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjQnwDFmMDMwIE9IHyTcVHn1oHpMR6dW1nzL0qbvArpKpHYf6l6edBJWNfhyo1uq2LvWn7hIcIdu4t7Q44JUw5M_BZqqvuYOXkmLxNUVfEPEQ8jcCdzbJgrpjBKB8AzYv-i1gqZsOPPaFXc/s1600/Rotation+of+27032010(015).jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 240px; height: 320px;" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjQnwDFmMDMwIE9IHyTcVHn1oHpMR6dW1nzL0qbvArpKpHYf6l6edBJWNfhyo1uq2LvWn7hIcIdu4t7Q44JUw5M_BZqqvuYOXkmLxNUVfEPEQ8jcCdzbJgrpjBKB8AzYv-i1gqZsOPPaFXc/s320/Rotation+of+27032010(015).jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5455864694163216674" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Setahun 1,1 Juta Hektare Hutan di Indonesia Rusak&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Sabtu, 27 Maret 2010 - 05:29 wib&lt;br /&gt;Amir Sarifudin - Okezone&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;BALIKPAPAN - Setiap tahunnya hutan di Indonesia mengalami kerusakan seluas 1,1 juta hektare. Sementara kemampuan untuk mengembalikan lahan rusak dengan menanam pohon hanya sebesar 0,5 juta hektare.  &lt;br /&gt;“Kerusakan hutan dan perubahan fungsi lahan, menyumbang kontribusi yang besar dalam produksi emisi karbon sebesar 14 persen,” ungkap Menteri Lingkungan hidup Gusti Muhammad Hatta di Balikpapan saat penutupan Rakor Lingkungan Hidup regional Kaltim 2010 di Balikpapan, Jumat (26/3/2010).&lt;br /&gt;Karena itu, mulai 2010 hingga 2023 Indonesia, kata Gusti, akan menurunkan emisi gas karbon sebesar 26 persen. Langkah pengurangan gas karbon itu salah satunya dengan pencanangan penanaman pohon 1 miliar dilahan-lahan kritis.&lt;br /&gt;Saat ini, menurut Gusti, Kementerian Kehutanan bersama kepolisian dan kejaksaan tengah melakukan inventarisasi lahan kehutanan terutama pemanfaatan lahan-lahan yang tidak sesuai aturan.&lt;br /&gt;Di Kementerian Lingkungan Hidup untuk kasus pertambangan, Gusti M Hatta menegaskan, pengusaha wajib melakukan reklamasi pascapenambangan. Jika tidak, akan diajukan ke meja hijau baik perdata maupun pidana.&lt;br /&gt;“Di Kalimtan Selatan ada tujuh pertambangan yang kita gugat secara perdata. Hasilnya, mereka diwajibkan oleh pengadilan untuk melakukan reklamasi. Itu biayanya besar sekali. Nah cara ini saya tempuh sebagai pembinaan dulu kepada mereka yang nakal. Jika tidak mau maka ujungnya kita bawa ke Pidana,” terang menteri asal Kalsel ini.&lt;br /&gt;Pihaknya juga mengapresiasi langkah Provinsi Kaltim yng memiliki lahan hutan terbesar dengan melakukan upaya penanaman 1 juta pohon selama tiga bulan. Apalagi ada kebijakan satu orang menanam lima pohon.&lt;br /&gt;Jenis pohon yang dinilai baik untuk mengurangi efek emisi karbon adalah tanaman trembusi yang dapat menyerap sebanyak 28 ton emisi gas karbon.&lt;br /&gt;sumber: okezone.com news.nasional</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjQnwDFmMDMwIE9IHyTcVHn1oHpMR6dW1nzL0qbvArpKpHYf6l6edBJWNfhyo1uq2LvWn7hIcIdu4t7Q44JUw5M_BZqqvuYOXkmLxNUVfEPEQ8jcCdzbJgrpjBKB8AzYv-i1gqZsOPPaFXc/s72-c/Rotation+of+27032010(015).jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>RANGKAIAN KEGIATAN HARI BHAKTI RIMBAWAN KE-27 DI TARAKAN</title><link>http://agrokaltim.blogspot.com/2010/03/rangkaian-kegiatan-hari-bhakti-rimbawan_28.html</link><category>RANGKAIAN KEGIATAN HARI BHAKTI RIMBAWAN KE-27 DI TARAKAN</category><author>noreply@blogger.com (Poliagro Kalimantan Timur)</author><pubDate>Sun, 28 Mar 2010 18:01:00 +0800</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-7513689520402159415.post-6528167563052253530</guid><description>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiZoOaWQFF01UU4aZPQnPHfi49Sprsz_fDQWxSDUTw6VCDBaziTCRFPMaTgGMzlNZktqLpkxJqlEYb6IZdIcHsYkPS2ekxg2fC9lPvAoxa8r4qlyKhUP6Vx7j3DD1TE5is8lyffLUC_sY6Y/s1600/Fotoku.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 240px; height: 320px;" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiZoOaWQFF01UU4aZPQnPHfi49Sprsz_fDQWxSDUTw6VCDBaziTCRFPMaTgGMzlNZktqLpkxJqlEYb6IZdIcHsYkPS2ekxg2fC9lPvAoxa8r4qlyKhUP6Vx7j3DD1TE5is8lyffLUC_sY6Y/s320/Fotoku.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5453625415930717106" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgwD2dLRo3nmg1H4FUlH8OuzedL-0-Zg_7PMdq6FLkt8QPpCvyYTsXxInqKyVx5wy88Ts6Kr4QqqHuK2ogvEZAIkv6BoBky4l82yYCJoXmMWBIuU3xA7bCzopiijXKYueQQHGflajdKV0Pn/s1600/28032010(003).jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgwD2dLRo3nmg1H4FUlH8OuzedL-0-Zg_7PMdq6FLkt8QPpCvyYTsXxInqKyVx5wy88Ts6Kr4QqqHuK2ogvEZAIkv6BoBky4l82yYCJoXmMWBIuU3xA7bCzopiijXKYueQQHGflajdKV0Pn/s320/28032010(003).jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5453625410227365906" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiyb1qYhZeasi6JIv3G1cvW4EpPTQE-Y47Op7FdcU5upM7tVN5cwvE7mFsN7NlKHXkLoX8YgUvdfiNiKuZZTnZBlygssaBYXbwLBWfn1JJGiO-WfQnQj6tdEpq5VY0X_2U9mJZ4gubkCOv3/s1600/28032010(001).jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiyb1qYhZeasi6JIv3G1cvW4EpPTQE-Y47Op7FdcU5upM7tVN5cwvE7mFsN7NlKHXkLoX8YgUvdfiNiKuZZTnZBlygssaBYXbwLBWfn1JJGiO-WfQnQj6tdEpq5VY0X_2U9mJZ4gubkCOv3/s320/28032010(001).jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5453625404495653474" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgl3EGDRO8x8L3DTwFdGAnXYj5AZbomvoiHhVvhOu9z9GCvN9j5p6vLBF1Q78voGSe1HLgW95Dn9q9E0vSr6Wxz99F8Hbxf2HaRE66g76T1gFeo3ikUHv-d7MRe8-EXvJ65fB0pP6T_6B6T/s1600/28032010.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgl3EGDRO8x8L3DTwFdGAnXYj5AZbomvoiHhVvhOu9z9GCvN9j5p6vLBF1Q78voGSe1HLgW95Dn9q9E0vSr6Wxz99F8Hbxf2HaRE66g76T1gFeo3ikUHv-d7MRe8-EXvJ65fB0pP6T_6B6T/s320/28032010.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5453625397311498626" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;RANGKAIAN KEGIATAN HARI BHAKTI RIMBAWAN KE-27 DI TARAKAN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;RANGKAIAN KEGIATAN HARI BHAKTI RIMBAWAN KE-27 DI TARAKAN&lt;br /&gt;"Salam Rimbawan..!!" Pada hari Minggu tanggal 28 Maret 2010, bertempat di halaman kantor PT.Inhutani I Peningki, Tarakan. dilaksanakan kegiatan Senam Bersama dalam rangka memperingati hari bhakti rimbawan ke-27. Dalam kegiatan tersebut dihadiri keluarga besar para rimbawan, juga dihadiri oleh Bpk. Wakil walikota Tarakan beserta Istri (Bpk &amp; Ibu. Suharjo Triatno). Dalam kegiatan tersebut juga dibagikan doorprize yang menarik. Berikut sebagian foto-fotonya:</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiZoOaWQFF01UU4aZPQnPHfi49Sprsz_fDQWxSDUTw6VCDBaziTCRFPMaTgGMzlNZktqLpkxJqlEYb6IZdIcHsYkPS2ekxg2fC9lPvAoxa8r4qlyKhUP6Vx7j3DD1TE5is8lyffLUC_sY6Y/s72-c/Fotoku.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>RANGKAIAN KEGIATAN HARI BHAKTI RIMBAWAN KE-27 DI TARAKAN</title><link>http://agrokaltim.blogspot.com/2010/03/rangkaian-kegiatan-hari-bhakti-rimbawan_27.html</link><category>RANGKAIAN KEGIATAN HARI BHAKTI RIMBAWAN KE-27 DI TARAKAN</category><author>noreply@blogger.com (Poliagro Kalimantan Timur)</author><pubDate>Sat, 27 Mar 2010 14:33:00 +0800</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-7513689520402159415.post-8506111655931562200</guid><description>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjxudaXXIlSzDAMJ3i4BSeploIC8AzBRs-pzFYPoVOo1ns41jO3x1vRFMHH60ik8PwOjTKwgsC-TZyyZGpzqqDjEvm-G7mahkAQ4ccSIVV68GBqohw3pmgDFnoyYefwmeG7Zu3s5NWqsgMk/s1600/27032010.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 85px;" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjxudaXXIlSzDAMJ3i4BSeploIC8AzBRs-pzFYPoVOo1ns41jO3x1vRFMHH60ik8PwOjTKwgsC-TZyyZGpzqqDjEvm-G7mahkAQ4ccSIVV68GBqohw3pmgDFnoyYefwmeG7Zu3s5NWqsgMk/s320/27032010.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5453200280938310930" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiEc5CFHVXvwhfVgBanxBrQbiQ1P434qVzFbfAJsow7dhSXZ1KqBUgiLbSMrKeUFXRpBvS0tx7FRkP33fCktR4pAu-fT_LcY9W27g-HmHaSeD73nMQs3wGdrNGWkEREEsRGeDI2g7mT1ft2/s1600/27032010(006).jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiEc5CFHVXvwhfVgBanxBrQbiQ1P434qVzFbfAJsow7dhSXZ1KqBUgiLbSMrKeUFXRpBvS0tx7FRkP33fCktR4pAu-fT_LcY9W27g-HmHaSeD73nMQs3wGdrNGWkEREEsRGeDI2g7mT1ft2/s320/27032010(006).jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5453200277194328546" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjt5HwsSlz81l6o2CjDTqttdxjvzCwWej57sPe_k7p9N8fB0mKWlJazl_S5dPvKcoYJU0y37N1FEhaCOS-kJboQY1ymA4jwVGFH5izqMxpsj4i5HIiGMYOwABwVgm11E8GGdPN_FW9QfPfd/s1600/Rotation+of+27032010(003).jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 240px; height: 320px;" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjt5HwsSlz81l6o2CjDTqttdxjvzCwWej57sPe_k7p9N8fB0mKWlJazl_S5dPvKcoYJU0y37N1FEhaCOS-kJboQY1ymA4jwVGFH5izqMxpsj4i5HIiGMYOwABwVgm11E8GGdPN_FW9QfPfd/s320/Rotation+of+27032010(003).jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5453200270635736594" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjWV7acxiFLOFwa4aBGsNgeRBMPb0PvDub50Uz8D7eqDDyR7D7313MF4Dyc7eUjCk88AmZDLlFhjpwzAbwWKzoXO8A-LjZxuhnf8TZ3UPwbDygQ4d3TnNoybZjImnfrxQet16MMdMmJ9HbL/s1600/Rotation+of+27032010(010).jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 240px; height: 320px;" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjWV7acxiFLOFwa4aBGsNgeRBMPb0PvDub50Uz8D7eqDDyR7D7313MF4Dyc7eUjCk88AmZDLlFhjpwzAbwWKzoXO8A-LjZxuhnf8TZ3UPwbDygQ4d3TnNoybZjImnfrxQet16MMdMmJ9HbL/s320/Rotation+of+27032010(010).jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5453200258671999538" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;RANGKAIAN KEGIATAN HARI BHAKTI RIMBAWAN KE-27 DI TARAKAN&lt;br /&gt;"Salam Rimbawan..!!" Pada hari Sabtu tanggal 27 Maret 2010, bertempat di halaman kantor Kecamatan Tarakan Utara, Juata Laut dilaksanakan kegiatan penanaman pohon dalam rangka memperingati hari bhakti rimbawan ke-27.Meskipun dalam keadaan cuaca hujan tidak mengurangi semangat para rimbawan. Berikut sebagian foto-fotonya:</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjxudaXXIlSzDAMJ3i4BSeploIC8AzBRs-pzFYPoVOo1ns41jO3x1vRFMHH60ik8PwOjTKwgsC-TZyyZGpzqqDjEvm-G7mahkAQ4ccSIVV68GBqohw3pmgDFnoyYefwmeG7Zu3s5NWqsgMk/s72-c/27032010.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>RANGKAIAN KEGIATAN HARI BHAKTI RIMBAWAN KE-27 DI TARAKAN</title><link>http://agrokaltim.blogspot.com/2010/03/rangkaian-kegiatan-hari-bhakti-rimbawan.html</link><category>RANGKAIAN KEGIATAN HARI BHAKTI RIMBAWAN KE-27 DI TARAKAN</category><author>noreply@blogger.com (Poliagro Kalimantan Timur)</author><pubDate>Thu, 25 Mar 2010 20:14:00 +0800</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-7513689520402159415.post-1135376297994430034</guid><description>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiqI-az_X6vLogcQ7au4wf462lcd_ilYv0PFI0Etz6AtitMpPfmn2GQjQsaMMTT3GtlZIwIOmaIM4wqBJSzKYhvJF_s40Hmy-kCnFz2lGe-kO072ZnfcjyDELJiy_xkIhKk0FToiZG5860H/s1600/DSC01026.JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 181px;" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiqI-az_X6vLogcQ7au4wf462lcd_ilYv0PFI0Etz6AtitMpPfmn2GQjQsaMMTT3GtlZIwIOmaIM4wqBJSzKYhvJF_s40Hmy-kCnFz2lGe-kO072ZnfcjyDELJiy_xkIhKk0FToiZG5860H/s320/DSC01026.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5452550769519793250" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjUv6hCn4J2PXiK1EemiyBFXj-tbg6Q7BEbbZpupmKZydL3eD8UNocBa0T7JjGdtFQ3h_SAZ38xyJHlIfVn1twZxfNHqG3WJMhpV4q_hy-_N_cs6lHvkJQDFsMjP4Dxuv93hJf-hsQp8Y6-/s1600/DSC01027.JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 181px;" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjUv6hCn4J2PXiK1EemiyBFXj-tbg6Q7BEbbZpupmKZydL3eD8UNocBa0T7JjGdtFQ3h_SAZ38xyJHlIfVn1twZxfNHqG3WJMhpV4q_hy-_N_cs6lHvkJQDFsMjP4Dxuv93hJf-hsQp8Y6-/s320/DSC01027.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5452550260081925874" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh0DiEFWnlYLgp6uM4opVef4-1rZCC6lQfAXYtcmIB0lFjCVTh7nf_XBs_bAmvLdMiSoGPp23UAPBEEVFB0ZSawBVOtbT6X84WltzvWqO0DzysV-xmLnLXamAU0Y1JbJWOj62nsuHli22VB/s1600/25032010.1.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 123px;" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh0DiEFWnlYLgp6uM4opVef4-1rZCC6lQfAXYtcmIB0lFjCVTh7nf_XBs_bAmvLdMiSoGPp23UAPBEEVFB0ZSawBVOtbT6X84WltzvWqO0DzysV-xmLnLXamAU0Y1JbJWOj62nsuHli22VB/s320/25032010.1.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5452548314280683986" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;RANGKAIAN KEGIATAN HARI BHAKTI RIMBAWAN KE-27 DI TARAKAN&lt;br /&gt;"Salam Rimbawan..!!" Pada hari Selasa tanggal 23 Maret 2010, bertempat di Gedung Gabungan Dinas-dinas (Gadis) II lantai 1 Jalan Jendral Sudirman No.76 Tarakan. Berlangsung satu kegiatan dalam rangka hari Bhakti Rimbawan ke-27(pada tanggal 16 Maret 2010 yang lalu, bertepatan dengan hari Nyepi). Suatu kegiatan tersebut dengan dilaksanakannya kegiatan Donor darah. Berikut sebagian foto-fotonya:</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiqI-az_X6vLogcQ7au4wf462lcd_ilYv0PFI0Etz6AtitMpPfmn2GQjQsaMMTT3GtlZIwIOmaIM4wqBJSzKYhvJF_s40Hmy-kCnFz2lGe-kO072ZnfcjyDELJiy_xkIhKk0FToiZG5860H/s72-c/DSC01026.JPG" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Gerakan Pelestarian Alam</title><link>http://agrokaltim.blogspot.com/2010/03/gerakan-pelestarian-alam.html</link><category>Gerakan Pelestarian Alam tarakan</category><author>noreply@blogger.com (Poliagro Kalimantan Timur)</author><pubDate>Fri, 19 Mar 2010 17:58:00 +0800</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-7513689520402159415.post-345363707648270073</guid><description>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj_vRKD4s-YRYyT_3LbZXh7f1h_Tlr7SzfY5Sw6AVYfrFQo2Zy7Vn3Jwx4FB3NjR_PPdZmSpykjMDGgzIuvSACu2MjmzjkmE_hoG2Ls6wEYuvLGx_nF2ysB4iGrdCvW-GxpMwBx8UmaIgah/s1600-h/Rotation+of+20100210029.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 240px; height: 320px;" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj_vRKD4s-YRYyT_3LbZXh7f1h_Tlr7SzfY5Sw6AVYfrFQo2Zy7Vn3Jwx4FB3NjR_PPdZmSpykjMDGgzIuvSACu2MjmzjkmE_hoG2Ls6wEYuvLGx_nF2ysB4iGrdCvW-GxpMwBx8UmaIgah/s320/Rotation+of+20100210029.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5450284451432053586" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Gerakan Pelestarian Alam&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malam ini matikan lampu sejam saja. Biasakah kita dengan seruan seperti itu itu..? Yup , memang sudah seharusnya kita mulai sadar untuk menjaga lingkungan. Bisa bayangin nggak gimana seandainya es di kutub mencair, suhu lautan meningkat, kekeringan berkepanjangan, penyebaran wabah penyakit berbahaya, belum lagi banjir besar-besaran dan gelombang badai hebat..? Sepertinya, hal-hal mengerikan dalam film-film Hollywood bakal terjadi dalam dunia nyata. &lt;br /&gt;Mengerikan...Eits, jangan ketakutan duluan. Hal mengerikan itu bisa terjadi jika kita tidak menberupaya berbarengan untuk mencegah perubahan iklim&lt;br /&gt;Perubahan iklim disebabkan penggunaan bahan bakar yang berasal dari fosil seperti batu bara, minyak bumi, dan gas bumi yang terus menerus. Misalnya pemborosan premium, listrik, penggunaan baterai, atau sepertinya ini nih yang paling sering kita lakukan: Buang sampah sembarangan.&lt;br /&gt;Sadar nggak , kalau selama bertahun-tahun kita terus menerus melepaskan karbondioksida ke atmosfer dengan menggunakan bahan bakar yang berasal dari fosil. Rupanya, sikap kita itu dapat meningkatkan suhu iklim dunia yang akhirnya memicu perubahan iklim. Perubahan yang tidak dapat diprediksi seperti itu juga mematikan. &lt;br /&gt;Padahal, yang akan terkena dampak paling besar dari perubahan iklim adalah negara pesisir pantai, negara kepulauan, dan wilayah negara berkembang seperti Asia Tenggara. Indonesia pastinya termasuk dong , ya. So , jangan ditunda-tunda lagi deh . Mulai dari sekarang kita bersikap ramah lingkungan dan hemat energi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah SWT Berfirman :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Telah nampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan karena perbuatan tangan manusi, supaya Allah merasakan kepada mereka sebahagian dari (akibat) perbuatan mereka, agar mereka kembali (ke jalan yang benar). ( Ar Rum : 41 )&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan janganlah kamu membuat kerusakan dimuka bumi sesudah Allah memperbaikinya. (QS.7 : 56)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai muslim kita mengetahui bumi ini diamanahkan Allah kpd kita. Tugas kita sbg khalifah yg kudu Rahmatan lil 'alamin, salah satunya tentu dgn ngejagain kelestarian alam ini, marilah kita mulai merubah gaya hidup kita yg seringkali merugikan alam. Mulailah hemat... mggunakan listrik, AC, dll serta semua prasarana yg memiliki pembuangan emisi tinggi yg memiliki dampak buruk thdp lingkungan. &lt;br /&gt;Jaman kita kecil, pepohonan banyak, sungai &amp; kali airnya jernih, gak ada sampah ampe numpuk, bencana spt banjir jarang, gak sesering sekarang, ini akhirnya berpulang ke kita, jangan maksain diri membangun sentra-sentra bisnis, dgn melupakan lingkungan disekitarnya, padahal dampak rusaknya alam,bakal menimpa generasi mendatang. Mari kita bergerak dimulain dari lingkungan sekitar, ini merupakan ibadah karena memiliki maslahat dlm jangka panjang dimana anak-anak kita akan mendapat kehidupan yg baik dari upaya-upaya kita semua dlm memelihara lingkungan sedari sekarang. Hendaklah kita juga sadar dan mendukung program pemerintah dalam pelestarian lingkunga. Seperti Gerakan Rehabilitasi Hutan dan Lahan, Gerakan Kecil Menanam Dewasa memanen, dsb.&lt;br /&gt;Gerakan ini bisa dengan menggalakan penanaman pohon, sebaiknya jenis-jenis pohon yg multiguna &amp; bukan sekedar penghijauan. Contoh pohon-pohon buah,bias untuk herbal, agar bisa untuk dikonsumsi atau pengobatan, bayangin kita dibiasakan dengan makanan-makanan instan,ngebeli,dst gmn kalo dtg kondisi tertentu dimana kita sulit ngedapetin itu semua?. ...entah krn bencana alam, perang, yg kita gak tau, dimana kegiatan ekonomi macet gak seperti biasanya...kok jauh bgt ya..?.ya gak pp,ketawakalan jg ada dlm bentuk ikhtiar,apalagi ini untuk kemaslahatan umat,bangsa &amp; negara. Bayangin jk kita gak siap, apa-apanya baru nyesel belakangan, yuk kita mulai dari sekarang, dikit-dikit lalu jadi bukit, biar kita jadi muslim yg kuat &amp; mandiri dlm arti yg sesungguhnya,dan menjadi Rahmatan lil 'alamin.Wssalam...&lt;br /&gt;"Selamat Beribadah"</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj_vRKD4s-YRYyT_3LbZXh7f1h_Tlr7SzfY5Sw6AVYfrFQo2Zy7Vn3Jwx4FB3NjR_PPdZmSpykjMDGgzIuvSACu2MjmzjkmE_hoG2Ls6wEYuvLGx_nF2ysB4iGrdCvW-GxpMwBx8UmaIgah/s72-c/Rotation+of+20100210029.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>PENERIMAAN MHS BARU....</title><link>http://agrokaltim.blogspot.com/2009/07/penerimaan-mhs-baru.html</link><category>Anggota</category><category>Serba_Serbi Kampus</category><author>noreply@blogger.com (Poliagro Kalimantan Timur)</author><pubDate>Fri, 24 Jul 2009 12:09:00 +0800</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-7513689520402159415.post-912131948594817679</guid><description>PENGUMUMAN&lt;br /&gt;NOMOR : 64 / K17/PS/2009&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Tentang :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; PENERIMAAN MAHASISWA BARU TAHUN 2009/2010&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Soal penerimaan mahasiswa baru, Poltanesa juga tidak kalah nih ama kampus yang lain. Info terbarunya masih seputar syarat dan tetek bengeknya. Kampus yang meluluskan Ahli Madya Politeknik Pertanian Negeri Samarinda Bidang Studi Kehutanan dan Perkebunan (Diploma III) ini  akan menggelar Pendaftaran dan Ujian Masuk. Pendaftaran dan ujian masuk akan di lakukan :&lt;br /&gt;1. Tanggal dan tempat pendaftaran : 08 Juni s/d 7 Agustus 2009 di Kampus Politeknik Pertanian Negeri Samarinda&lt;br /&gt;2. Biaya Pendaftaran : Rp 150.000&lt;br /&gt;3. Tanggal Ujian : 8 Agustus 2009&lt;br /&gt;4. Materi ujian : Matematika, biologi terapan, bahasa Indonesia, bahasa inggris&lt;br /&gt;Adapun Syarat-syarat pendaftaran calon mahasiswa :&lt;br /&gt;1. berkelakuan baik, berjiwa dan berbadan sehat&lt;br /&gt;2. lulus SMA/SMK/MA negeri dan swasta yang disamakan kecuali SMK keterampilan keluarga&lt;br /&gt;3. membayar biaya pendaftaran&lt;br /&gt;4. Mengisi formulir ujian masuk dengan melampirkan salinan ijazah yang telah dilegalisir sebanyak 1 lembar&lt;br /&gt;5. menyerahkan pas foto terbaru ukuran 4 x 6 (1 lembar)&lt;br /&gt;Syarat pendaftaran ulang bagi calon mahasiswa yang diterima antara lain:&lt;br /&gt;1. mengisi blanko her registrasi&lt;br /&gt;2. membayar spp&lt;br /&gt;3. foto copy kelakuan baik 1 lembar yang telah dilegalisir&lt;br /&gt;4. foto copy ijazah SMA/MA/SMK yang telah dilegalisir (2 lembar)&lt;br /&gt;5. pas foto ukuran 3 x 4 (3 lembar), 2 x 3 (1 lembar), 4 x 6 (1 lembar)&lt;br /&gt;6. map 1 buah&lt;br /&gt;Sebagai informasi tambahan, jadwal kegiatan penerimaan mahasiswa baru antara lain :&lt;br /&gt;1.16 maret – 30 juni 2009 : pendaftaran calon mahasiswa baru PBUD&lt;br /&gt;2.8 juni – 7 agustus : pendaftaran calon mahasiswa baru jalur tertulis&lt;br /&gt;3.6 juli 2009 : pengumuman hasil seleksi PBUD (bagi yang tidak lulus bisa mengambil kartu ujian tertulis)&lt;br /&gt;4.8 – 13 juli 2009 : registrasi dan pembayaran spp mahasiswa yang diterima melalui jalur PBUD&lt;br /&gt;5.7 agustus 2009 peserta ujian tertulis dapat memeriksa ruang ujian&lt;br /&gt;6.8 agustus 2009 : pelaksanaan ujian tertulis&lt;br /&gt;7.13 agustus 2009 : pengumuman ujian tertulis&lt;br /&gt;8.14-22 agustus 2009 : registrasi dan pembayaran spp mahasiswa jalur ujian tertuis&lt;br /&gt;9.1 september 2009 : kegiatan akademik.&lt;br /&gt;Pada tahun ajaran 2009/2010 ini, Politeknik Pertanian Negeri Samarinda membuka penerimaan mahasiswa baru melalui dua jalur yaitu JALUR UJIAN TERTULIS dan JALUR PENELUSURAN BIBIT UNGGUL DAERAH (bagi lulusan terbaik dari tiap sekolah di Kalimantan Timur). Jalur ujian tertulis (UT) adalah proses penerimaan calon mahasiswa yang dianggap telah memenuhi syarat pendaftaran melalui seleksi hasil ujian secara tertulis dilaksanakan terhadap mata ujian tertentu sesuai jadwal yang ditetapkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jalur penelusuran bibit unggul daerah (PBUD) adalah proses penerimaan calon mahasiswa dengan memberi kesempatan kepada siswa terbaik di tiap SLTA di Kaltim tanpa melalui ujian sepanjang memenuhi kriteria yang telah ditetapkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Program studi yang diselenggarakan oleh Politeknik Pertanian Negeri Samarinda antara lain :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   1. Program Studi Teknologi Hasil Hutan&lt;br /&gt;   2. Program Studi Manajemen Hutan&lt;br /&gt;   3. Program Studi Budidaya Tanaman Perkebunan&lt;br /&gt;   4. Program Studi Teknologi Pengolahan Hasil Perkebunan&lt;br /&gt;   5. Program Studi Geoinformatika&lt;br /&gt;   6. Program Studi Manajemen Lingkungan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk tahun akademik 2009/2010 akan diterima mahasiswa baru sebanyak 250 mahasiswa terdiri atas 150 jalur UT dan 100 mahasiswa dari jalur PBUD.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Syarat umum calon mahasiswa baru adalah sebagai berikut :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; 1. Warga Negara Indonesia, mahasiswa adalah sebagai berikut :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   1. Lulusan SMU dan MAN semua jurusan&lt;br /&gt;   2. Lulusan SMK semua jurusan kecuali SMK (Keterampilan Keluarga)&lt;br /&gt;   3. Lulusan SMU/SMK negeri dan swasta dengan status disamakan untuk PBUD dan status diakui/disamakan untuk peserta ujian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2.Umur tidak boleh lebih dari 24 tahun pada 1 September 2009&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; 3. Membayar biaya kuliah pendidikan lainnya yang diisyaratkan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; 4. Jalur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   1. Untuk jalur penelusuran PBUD berlaku bagi lulusan tahun 2009 yang berada di wilayah Kaltim. Yang selama sekolah di SLTA dalam tiap semester calon selalu menempati posisi rangking ke-1 s/d 20 di kelasnya dan atau nilai rata-rata minimal 7&lt;br /&gt;   2. Untuk jalur PBUD hanya berlaku bagi SLTA negeri dan swasta berstatus disamakan.&lt;br /&gt;   3. Jalur PBUD sudah bisa mendaftarkan diri mulai tanggal 16 Maret 2009 dengan rekomendasi sekolah masing-masing.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5.Pemeriksaan kesehatan akan dilakukan kepada peserta yang lolos di kedua jalur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Calon mahasiswa yang memenuhi syarat bisa melakukan pendaftaran dengan melengkapi persyaratan sebagai berikut:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; 1. Menyerahkan pas photo ukuran 3 x 4 cm (4 lembar)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; 2. Membayar biaya pendaftaran Rp 150.000&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; 3. Mengisi formulir pendaftaran dengan melampirkan salinan ijazah yang telah dilegalisir 1 lembar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; 4. Bagi peserta PBUD cukup melampirkan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   1. Photo copy rapor kelas 2 (semester 1 dan 2) dan kelas 3 (semester 1)&lt;br /&gt;   2. Rekomendasi kepala sekolah yang menyatakan bahwa calon telah memenuhi persyaratan dan berminat melanjutkan studi di Politeknik Pertanian Negeri Samarinda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keterangan lainnya yang berkaitan dengan pengumuman ini :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; 1. Pendaftaran untuk jalur ujian tertulis dilakukan mulai tanggal 8 Juni s/d 7 Agustus 2009 serta ujian masuk pada tanggal 8 Agustus 2009&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; 2. Pendaftaran PBUD dilakukan sejak 16 Maret s/d 30 Juni 2009&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; 3. Materi ujian masuk meliputi Matematika, Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; 4. Kuliah perdana dilakukan pada tanggal 1 September 2009&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; 5. Tempat pendaftaran di Kampus Politeknik Pertanian Negeri Samarinda Kampus Sei Keledang Jl Samratulangi Kotak Pos 192 Telp (0541) 260421 Fax 260280 Samarinda&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Hal-hal mengenai penerimaan lebih rinci bisa ditanyakan di tempat pendaftaran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;                                                                            Samarinda, Maret 2009&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Politeknik Pertanian Negeri Samarinda&lt;br /&gt;Direktur,&lt;br /&gt;Ir Wartomo MP&lt;br /&gt;NIP. 131791587&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sumber:www.poltanesa.ac.id</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>POLIAGRO PUNYA GAWE......</title><link>http://agrokaltim.blogspot.com/2009/07/poliagro-punya-gawe.html</link><category>Serba_Serbi Kampus</category><author>noreply@blogger.com (Poliagro Kalimantan Timur)</author><pubDate>Sun, 12 Jul 2009 11:08:00 +0800</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-7513689520402159415.post-266218089579264418</guid><description>HARI INI TANGGAL 12 JULI 2009, POLITEKNIK PERTANIAN NEGERI SAMARINDA PUNYA HAJADAN BESAR....SEORANG STAFF PENGAJAR SENIOR YANG ADA MELAKUKAN RESEPSI PERNIKAHAN YANG KE-2, BELIAU ADALAH IR. M. NASIR BALFAST.....KAMI ALUMNI, MENGUCAHKAN SELAMAT MENEMPUH HIDUP BARU YANG KEDUA KALINYA SEMOGA KALI INI SAMPAI KAKEK-KAKEK DAN NINEN-NINEN, MAWADAH WAROHMAH....SORY BOSS...SUDAH ADA PERWAKILAN YANG DIUTUS MENGHADIRI ACARANYA DI SAMARINDA....</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Borneo Oh Borneo</title><link>http://agrokaltim.blogspot.com/2009/05/borneo-oh-borneo.html</link><category>Borneo</category><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><pubDate>Sun, 10 May 2009 16:34:00 +0800</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-7513689520402159415.post-6670689540032439461</guid><description>&lt;b&gt;Borneo&lt;/b&gt; adalah pulau ketiga terbesar di dunia, pulau &lt;b&gt;Borneo&lt;/b&gt; terdiri dari negara &lt;b&gt;Indonesia&lt;/b&gt;, Malaysia, dan Brunei. &lt;b&gt;Borneo&lt;/b&gt; Indonesia dikenal dengan Kalimantan. &lt;b&gt;Kalimantan&lt;/b&gt; memiliki luas 2/3 dari &lt;b&gt;&lt;a href="http://ardiz.blogspot.com/search/label/Borneo" title="Borneo Island"&gt;pulau Borneo&lt;/a&gt;&lt;/b&gt; namun dari pencarian google untuk kata &lt;b&gt;borneo&lt;/b&gt; lebih banyak menemukan link dari Malaysia. Maka perlu kiranya meningkatkan trik SEO untuk kata &lt;b&gt;borneo&lt;/b&gt; di semua website/blog dengan link dari wilayah-wilayah Indonesia khususnya Kalimantan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemerintah, Swasta, individu dan kita semua &lt;b&gt;rakyat Indonesia&lt;/b&gt; harus melakukan trik SEO ini agar wilayah-wilayah di &lt;b&gt;Kalimantan&lt;/b&gt; gampang ditemukan di Internet. Inilah adalah sebuah &lt;b&gt;tantangan&lt;/b&gt; buat kita semua sebagai &lt;b&gt;warga Indonesia&lt;/b&gt; pada umumnya dan penghuni pulau &lt;b&gt;Kalimantan&lt;/b&gt; khususnya. Sudahkah Anda berbuat untuk negerimu Indonesia ??? Ayo dukung progam &lt;b&gt;SEO Borneo&lt;/b&gt; ini, dan jadikan tantangan buat diri Anda sebagai hadiah untuk &lt;b&gt;Republik Indonesia&lt;/b&gt;. Kalo bukan sekarang, kapan lagi ???&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a target="_blank" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgg7ofmy21eNxVLvXYGut4OosyDSKB7AndqjMQkUmbklETlzuL3qXyrTpP7OO1_FmoXCmmt-MEM6qQbuEu-cSqRP_QNGdrx5ZZQtZPR0GBqlAYvBFog-mAchQfwKSiI8bW9to4zr57GPbWF/s1600-h/kalimantan-borneo-indonesia.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 246px; height: 320px;" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgg7ofmy21eNxVLvXYGut4OosyDSKB7AndqjMQkUmbklETlzuL3qXyrTpP7OO1_FmoXCmmt-MEM6qQbuEu-cSqRP_QNGdrx5ZZQtZPR0GBqlAYvBFog-mAchQfwKSiI8bW9to4zr57GPbWF/s320/kalimantan-borneo-indonesia.jpg" title="Kalimantan - Borneo oh Borneo" alt="Kalimantan - Borneo oh Borneo" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5328283092867766322" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;Sumber : &lt;/span&gt;&lt;a style="font-weight: bold; font-style: italic;" href="http://ardiz.blogspot.com/2009/04/borneo-oh-borneo.html"&gt;Borneo Oh Borneo&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgg7ofmy21eNxVLvXYGut4OosyDSKB7AndqjMQkUmbklETlzuL3qXyrTpP7OO1_FmoXCmmt-MEM6qQbuEu-cSqRP_QNGdrx5ZZQtZPR0GBqlAYvBFog-mAchQfwKSiI8bW9to4zr57GPbWF/s72-c/kalimantan-borneo-indonesia.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Samboja pantai</title><link>http://agrokaltim.blogspot.com/2009/04/samboja-pantai.html</link><category>Serba_Serbi Kampus</category><author>noreply@blogger.com (Poliagro Kalimantan Timur)</author><pubDate>Sun, 26 Apr 2009 08:22:00 +0800</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-7513689520402159415.post-6751005844157285</guid><description>&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhkZGOVUkcMpLj6EWEeX2cQOrxoYvATAJm6S86ZDRfJ5_DXhpG7e1voOb6eu1aeSrhG5cmEH1HkodnqCc7CNS8YvdVgk4ukYYIak3RzlNNnf_3hwq-xhfWsJgTW6ftqtWMqZt-4Seq6Ufj5/s1600-h/25042009515.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhkZGOVUkcMpLj6EWEeX2cQOrxoYvATAJm6S86ZDRfJ5_DXhpG7e1voOb6eu1aeSrhG5cmEH1HkodnqCc7CNS8YvdVgk4ukYYIak3RzlNNnf_3hwq-xhfWsJgTW6ftqtWMqZt-4Seq6Ufj5/s320/25042009515.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5329244922347967010" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Pada hari sabtu tgl 26 april kemarin bbrp dosen poliagro smd melakukan praktek gabungan di samboja, stl praktek rupanya ada acr bakar2 ikan, ayam..stl makan bsm mhs acr selesai..dalam perjalanan plg ke smd, stl capek dan kekenyangan makanya byk yg ngantuk..maklum org indonesia..nah ini ada sekilas kenangan photo mrk..siapa ya dia...????? ooohhhh ternyata slh st geng "3G".... mn yg lainnya????</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhkZGOVUkcMpLj6EWEeX2cQOrxoYvATAJm6S86ZDRfJ5_DXhpG7e1voOb6eu1aeSrhG5cmEH1HkodnqCc7CNS8YvdVgk4ukYYIak3RzlNNnf_3hwq-xhfWsJgTW6ftqtWMqZt-4Seq6Ufj5/s72-c/25042009515.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">1</thr:total></item><item><title>Dahlan Iskan : Pertanyaan Besar untuk PLN Tarakan</title><link>http://agrokaltim.blogspot.com/2009/02/dahlan-iskan-pertanyaan-besar-untuk-pln.html</link><category>Berita</category><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><pubDate>Thu, 26 Feb 2009 12:20:00 +0800</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-7513689520402159415.post-4743456736228956289</guid><description>&lt;a target="_blank" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhRXuQt-T65d6WghuJldTE2iLaxMHuUFFFouSRrwfgfXk5-K8bj5CuywwOYKByr-SzJd3tHX8HDEZ_wW9cGueqKX96NkZjt4WrdrriYeJ9ES2-6KsfN_veyo7uTx8eEebWEztiAi4aRj29k/s1600-h/dahlan-iskan-Pertanyaan-Besar-untuk-PLN-Tarakan.jpeg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 153px; height: 200px;" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhRXuQt-T65d6WghuJldTE2iLaxMHuUFFFouSRrwfgfXk5-K8bj5CuywwOYKByr-SzJd3tHX8HDEZ_wW9cGueqKX96NkZjt4WrdrriYeJ9ES2-6KsfN_veyo7uTx8eEebWEztiAi4aRj29k/s200/dahlan-iskan-Pertanyaan-Besar-untuk-PLN-Tarakan.jpeg" alt="Dahlan Iskan : Pertanyaan Besar untuk PLN Tarakan - Ardiz" title="Dahlan Iskan : Pertanyaan Besar untuk PLN Tarakan - Ardiz" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5306152450055372898" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;SAYA ke Tarakan dan Nunukan minggu lalu. Yang tidak saya duga adalah ini: masyarakat lagi ribut soal listrik yang mati terus. Di Nunukan kelihatannya segera dapat jalan keluar, tapi di Tarakan harapan pun masih gelap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PLN Nunukan cerdas sekali ketika berhasil “merebut” genset-genset bekas PON Kaltim yang memang tidak akan pernah dipakai lagi itu. Saya tidak tahu bagaimana kisah di balik usaha merebut genset yang selama ini memang mubazir itu. Wartawan Radar Tarakan yang ada di Nunukan, alpa menuliskan kisah di balik keberhasilan kecil tapi penting ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di Tarakan ada pertanyaan besar, besar sekali, mengapa tidak mampu mengatasi krisis listrik. Pertanyaan itu besar sekali karena PLN di Tarakan sudah dibuat berbeda dengan PLN di daerah-daerah lain. Status PLN di Tarakan bukan lagi wilayah, atau cabang atau pembantu cabang. PLN di Tarakan sudah berdiri sebagai satu perusahaan mandiri. Di Tarakan, beda dengan di Kaltim, atau Nunukan atau Balikpapan atau Samarinda, atau Banjarmasin atau Surabaya, PLN-nya sudah berdiri sendiri: PT PLN Tarakan. Di Tarakan PLN-nya sudah punya direktur sendiri, komisaris sendiri dan organisasi sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertanyaan besarnya: mengapa direksinya tidak bisa membuat keputusan? Mengapa komisarisnya tidak menegur direksi yang tidak membuat keputusan? Atau, kalau direksinya sudah membuat keputusan, mengapa komisarisnya diam?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PLN di Tarakan, bukanlah cabang atau wilayah, yang untuk memutuskan masih memerlukan petunjuk atau arahan atau sinyal atau kerdipan atau bisik-bisik atau suara-suara gaib atau apa pun dari atasannya. PLN di Tarakan tidak punya atasan. PLN Tarakan adalah atasan itu sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau PLN Tarakan tidak bisa dan tidak mampu membuat keputusan, untuk apa PT PLN Tarakan diadakan? Bubarkan saja! Kembalikan saja statusnya sebagai cabang. Atau bahkan tidak perlu ada PLN agar masyarakat atau Pemda, punya inisiatif sendiri untuk mengatasi kebutuhan listriknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tarakan bukan kota besar yang masyarakatnya tidak mampu mendirikan pembangkit listrik sendiri: asal diberi kesempatan untuk itu. PLN, kalau merasa tidak mampu sebaiknya menyerah: lempar handuk. Jangan mengira hanya PLN yang bisa memproduksi listrik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masalahnya adalah: hanya PLN yang diberi wewenang untuk mengatur listrik. Coba pemerintah beri satu contoh wilayah kecil seperti Tarakan untuk mengatasi listriknya sendiri. Pasti bisa lebih baik. Apa pun jalannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya seperti menangis ketika berada di Tarakan minggu lalu. Saya membayangkan Pemdanya yang sangat bergairah membangun, sampai-sampai ingin membuat Tarakan sebagai Singapura mini. Saya membayangkan pengusahanya yang demikian antusias untuk berinvestasi di Tarakan, padahal banyak tempat lain yang bisa ditanami modal dengan hasil yang lebih baik. Saya membayangkan betapa bangganya orang Tarakan akan kotanya yang berkembang pesat belakangan ini. Semua itu seperti disiram air keras oleh PLN: ludes.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memang PLN rugi besar dengan tarif listrik semurah sekarang. Saya tahu itu. Tapi persoalan pokoknya bukan karena tarifnya murah. Persoalan pokoknya adalah ongkos produksi PLN yang mahal! Bahwa mengapa PLN memilih pembangkit yang ongkos produksinya mahal, bukanlah urusan rakyat. Rakyat tidak tahu itu! Itu urusan PLN sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rakyat Tarakan pernah membuktikan mau membayar tarif listrik termahal di Indonesia. Tidak apa-apa. Tapi ternyata kenaikan itu tidak dipakai sebagai kesempatan untuk mengatasi persoalan PLN secara mendasar. Kenaikan itu hanya untuk mengatasi persoalan sementara. Karena itu kali ini sebaiknya jangan ada lagi kenaikan tarif dulu. Tolak dulu. Harus ada bukti bahwa kenaikan itu nanti untuk mengatasi persoalan yang lebih permanen.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengapa dengan kenaikan yang hebat dulu itu PLN tidak mampu mengadakan pembangkit yang ongkosnya murah? Mengapa kesempatan saat itu tidak digunakan untuk menarik investor yang mau membangun pembangkit yang ongkos operasionalnya murah?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengapa kenaikan tarif saat itu justru hanya untuk menarik investor yang mendatangkan mesin jenis aneh –yang hanya cocok untuk situasi darurat? Bahkan mengapa kalau ada orang yang mau membangun pembangkit dengan ongkos operasional murah –seperti yang saya lakukan di PLTU Embalut dekat Samarinda—tidak mendapat respons yang memadai?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka, kalau PLN Tarakan yang sudah berbentuk PT (Perseroan Terbatas) tidak mampu mengambil keputusan, benar-benar harus dibahas: untuk apa ada PT? Apakah PT PLN Tarakan sebenarnya hanya boneka dari monster PLN saja? (*)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;Sumber : &lt;a href="http://www.kaltimpost.net/index.php?mib=berita.detail&amp;amp;id=15832" target="_blank"&gt;KaltimPost.net&lt;/a&gt; (Senin, 23 Februari 2009)&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhRXuQt-T65d6WghuJldTE2iLaxMHuUFFFouSRrwfgfXk5-K8bj5CuywwOYKByr-SzJd3tHX8HDEZ_wW9cGueqKX96NkZjt4WrdrriYeJ9ES2-6KsfN_veyo7uTx8eEebWEztiAi4aRj29k/s72-c/dahlan-iskan-Pertanyaan-Besar-untuk-PLN-Tarakan.jpeg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">1</thr:total></item><item><title>Stop Global Warming! Help Us… Help You!</title><link>http://agrokaltim.blogspot.com/2009/02/stop-global-warming-help-us-help-you.html</link><category>Global Warming</category><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><pubDate>Thu, 26 Feb 2009 12:12:00 +0800</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-7513689520402159415.post-1306081995482617532</guid><description>&lt;a target="_blank" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjsrQ4rG78H1E3bEhHRhXMXTQgaj0gPwevau7VQ04V7pK4y5LXSBHVQO86NWlNmJ9NpxrM7PFgO0PcYuFuAjgevSWqIO99dAUFCd8x_3BjnMyD9Z2rqYCiJl1msRpRcWe-42Z4RucPHCQqG/s1600-h/stop-global-warming-help-us-help-you-ardiz-tarakan.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 235px; height: 320px;" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjsrQ4rG78H1E3bEhHRhXMXTQgaj0gPwevau7VQ04V7pK4y5LXSBHVQO86NWlNmJ9NpxrM7PFgO0PcYuFuAjgevSWqIO99dAUFCd8x_3BjnMyD9Z2rqYCiJl1msRpRcWe-42Z4RucPHCQqG/s320/stop-global-warming-help-us-help-you-ardiz-tarakan.jpg" alt="Stop Global Warming! Help Us… Help You! - Ardiz Tarakan" title="Stop Global Warming! Help Us… Help You! - Ardiz Tarakan" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5306953451020189506" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Tahun 2040, 2000 Pulau-Pulau Indonesia Tenggelam&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin Anda menduga, udara yang akhir-akhir ini makin panas, bukanlah suatu masalah yang perlu kita risaukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Mana mungkin sih tindakan satu-dua makhluk hidup di jagat semesta bisa mengganggu kondisi planet bumi yang mahabesar ini?" barangkali begitulah Anda berpikir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Baru-baru ini, Inter-governmental Panel on Cimate Change (IPCC) mempublikasikan hasil pengamatan ilmuwan dari berbagai negara. Isinya sangat mengejutkan. Selama tahun 1990-2005, ternyata telah terjadi peningkatan suhu merata di seluruh bagian bumi, antara 0,15 â€“ 0,3o C. Jika peningkatan suhu itu terus berlanjut, diperkirakan pada tahun 2040 (33 tahun dari sekarang) lapisan es di kutub-kutub bumi akan habis meleleh. Dan jika bumi masih terus memanas, pada tahun 2050 akan terjadi kekurangan air tawar, sehingga kelaparan pun akan meluas di seantero jagat. Udara akan sangat panas, jutaan orang berebut air dan makanan. Napas tersengal oleh asap dan debu. Rumah-rumah di pesisir terendam air laut. Luapan air laut makin lama makin luas, sehingga akhirnya menelan seluruh pulau. Harta benda akan lenyap, begitu pula nyawa manusia.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di Indonesia, gejala serupa sudah terjadi. Sepanjang tahun 1980-2002, suhu minimum kota Polonia (Sumatera Utara) meningkat 0,17o C per tahun. Sementara, Denpasar mengalami peningkatan suhu maksimum hingga 0,87 o C per tahun. Tanda yang kasat mata adalah menghilangnya salju yang dulu menyelimuti satu-satunya tempat bersalju di Indonesia, yaitu Gunung Jayawijaya di Papua. Hasil studi yang dilakukan ilmuwan di Pusat Pengembangan Kawasan Pesisir dan Laut, Institut Teknologi Bandung (2007), pun tak kalah mengerikan. Ternyata, permukaan air laut Teluk Jakarta meningkat setinggi 0,8 cm. Jika suhu bumi terus meningkat, maka diperkirakan, pada tahun 2050 daerah-daerah di Jakarta (seperti : Kosambi, Penjaringan, dan Cilincing) dan Bekasi (seperti : Muaragembong, Babelan, dan Tarumajaya) akan terendam semuanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan adanya gejala ini, sebagai warga negara kepulauan, sudah seharusnya kita khawatir. Pasalnya, pemanasan global mengancam kedaulatan negara. Es yang meleleh di kutub-kutub mengalir ke laut lepas dan menyebabkan permukaan laut bumi â€“ termasuk laut di seputar Indonesia â€“ terus meningkat. Pulau-pulau kecil terluar kita bisa lenyap dari peta bumi, sehingga garis kedaulatan negara bisa menyusut. Dan diperkirakan dalam 30 tahun mendatang sekitar 2000 pulau di Indonesia akan tenggelam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukan hanya itu, jutaan orang yang tinggal di pesisir pulau kecil pun akan kehilangan tempat tinggal. Begitu pula asset-asset usaha wisata pantai. Peneliti senior dari Center for International Forestry Research (CIFOR), menjelaskan, pemanasan global adalah kejadian terperangkapnya radiasi gelombang panjang matahari (disebut juga gelombang panas / inframerah) yang dipancarkan bumi oleh gas-gas rumah kaca (efek rumah kaca adalah istilah untuk panas yang terperangkap di dalam atmosfer bumi dan tidak bisa menyebar). Gas-gas ini secara alami terdapat di udara (atmosfer). Penipisan lapisan ozon juga memperpanas suhu bumi. Karena, makin tipis lapisan-lapisan teratas atmosfer, makin leluasa radiasi gelombang pendek matahari (termasuk ultraviolet) memasuki bumi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada gilirannya, radiasi gelombang pendek ini juga berubah menjadi gelombang panas, sehingga kian meningkatkan konsentrasi gas rumah kaca tadi. Karbondioksida (CO2) adalah gas terbanyak (75%) penyumbang emisi gas rumah kaca. Setiap kali kita menggunakan bahan bakar fosil (minyak, bensin, gas alam, batubara) untuk keperluan rumah tangga, mobil, pabrik, ataupun membakar hutan, otomatis kita melepaskan CO2 ke udara. Gas lain yang juga masuk peringkat atas adalah metan (CH4,18%), ozone (O3,12%), dan clorofluorocarbon (CFC,14%). Gas metan banyak dihasilkan dari proses pembusukan materi organic seperti yang banyak terjadi di peternakan sapi. Gas metan juga dihasilkan dari penggunaan BBM untuk kendaraan. Sementara itu, emisi gas CFC banyak timbul dari sistem kerja kulkas dan AC model lama. Bersama gas-gas lain, uap air ikut meningkatkan suhu rumah kaca.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gejala sangat kentara dari pemanasan global adalah berubahnya iklim. Contohnya, hujan deras masih sering datang, meski kini kita sudah memasuki bulan yang seharusnya sudah terhitung musim kemarau. Menurut perkiraan, dalam 30 tahun terakhir, pergantian musim kemarau ke musim hujan terus bergeser, dan kini jaraknya berselisih nyaris sebulan dari normal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak orang menganggap, banjir besar bulan Februari lalu yang merendam lebih dari separuh DKI Jakarta adalah akibat dari pemanasan global saja. Padahal 35% rusaknya hutan kota dan hutan di Puncak adalah penyebab makin panasnya udara Jakarta. Itu sebabnya, kerusakan hutan di Indonesia bukan hanya menjadi masalah warga Indonesia , melainkan juga warga dunia. Direktur Eksekutif Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi), mengatakan, Indonesia pantas malu karena telah menjadi Negara terbesar ke-3 di dunia sebagai penyumbang gas rumah kaca dari kebakaran hutan dan pembakaran lahan gambut (yang diubah menjadi permukiman atau hutan industri). Jika kita tidak bisa menyelamatkan mulai dari sekarang, 5 tahun lagi hutan di Sumatera akan habis, 10 tahun lagi hutan Kalimantan yang habis, 15 tahun lagi hutan di seluruh Indonesia tak tersisa. Di saat itu, anak-anak kita tak lagi bisa menghirup udara bersih. Jika kita tidak secepatnya berhenti boros energi, bumi akan sepanas planet Mars. Tak akan ada satupun makhluk hidup yang bisa bertahan, termasuk anak-anak kita nanti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Cara-cara praktis dan sederhana ‘mendinginkan’ bumi :&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;Matikan listrik. (jika tidak digunakan, jangan tinggalkan alat elektronik dalam keadaan standby. Cabut charger telp. genggam dari stop kontak. Meski listrik tak mengeluarkan emisi karbon, pembangkit listrik PLN menggunakan bahan baker fosil penyumbang besar emisi).&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Ganti bohlam lampu ke jenis CFL, sesuai daya listrik. Meski harganya agak mahal, lampu ini lebih hemat listrik dan awet).&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Bersihkan lampu (debu bisa mengurangi tingkat penerangan hingga 5%).&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Jika terpaksa memakai AC…. Tutup pintu dan jendela selama AC menyala. Atur suhu sejuk secukupnya, sekitar 21-24o C).&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Gunakan timer (untuk AC, microwave, oven, magic jar, dll).&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Alihkan panas limbah mesin AC untuk mengoperasikan water-heater.&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Tanam pohon di lingkungan sekitar Anda.&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Jemur pakaian di luar. Angin dan panas matahari lebih baik ketimbang memakai mesin (dryer) yang banyak mengeluarkan emisi karbon.&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Gunakan kendaraan umum (untuk mengurangi polusi udara).&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Hemat penggunaan kertas (bahan bakunya berasal dari kayu).&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Say no to plastic. Hampir semua sampah plastic menghasilkan gas berbahaya ketika dibakar. Atau Anda juga dapat membantu mengumpulkannya untuk didaur ulang kembali.&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Sebarkan berita ini kepada orang-orang di sekitar Anda, agar mereka turut berperan serta dalam menyelamatkan bumi.&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;/span&gt;</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjsrQ4rG78H1E3bEhHRhXMXTQgaj0gPwevau7VQ04V7pK4y5LXSBHVQO86NWlNmJ9NpxrM7PFgO0PcYuFuAjgevSWqIO99dAUFCd8x_3BjnMyD9Z2rqYCiJl1msRpRcWe-42Z4RucPHCQqG/s72-c/stop-global-warming-help-us-help-you-ardiz-tarakan.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>ID AYU RATIH</title><link>http://agrokaltim.blogspot.com/2009/02/id-ayu-ratih.html</link><author>noreply@blogger.com (Poliagro Kalimantan Timur)</author><pubDate>Tue, 10 Feb 2009 13:06:00 +0800</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-7513689520402159415.post-5410590943493919824</guid><description>Nama : ID Ayu Ratih&lt;br /&gt;Angkatan : 2 (1989)&lt;br /&gt;Pekerjaan : TRH Berau</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">2</thr:total></item><item><title>Pesan Harapan Obama di Upacara Pelantikan</title><link>http://agrokaltim.blogspot.com/2009/01/pesan-harapan-obama-di-upacara.html</link><category>Lain-lain</category><author>noreply@blogger.com (Poliagro Kalimantan Timur)</author><pubDate>Wed, 21 Jan 2009 15:57:00 +0800</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-7513689520402159415.post-9129082663314660759</guid><description>Selasa, 20 Januari 2009 | 23:57 WIB&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;WASHINGTON, SEALASA - Barack Obama telah berada di Capitol Hill untuk dilantik sebagai presiden AS pertama yang merupakan keturunan Afrika-Amerika di hadapan para tamu yang mencapai lebih dari 1 juta orang. Obama tiba di Capitol Hill dengan menyambut wakil presiden Joe Biden dan menteri luar negeri Hillary Clinton sebelum mengambil posisi di dekat istrinya, Michelle Obama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah didahului oleh doa, Obama selanjutnya akan menyampaikan pidato pelantikan dirinya mengenai pesan harapan di balik sejumlah masalah yang dihadapi oleh AS. Joe Biden terlebih dahulu diangkat sumpahnya sebelum kemudian Barack Obama diangkat sumpahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Joe Biden yang telah diangkat sumpahnya menerima ucapan selamat dari Barack Obama. Sekitar 2 juta orang diperkirakan memadati wilayah Capitol, Gedung Putih dan Lincoln Memorial saat berlangsung pelantikan Obama tersebut.....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;JIM&lt;br /&gt;Sumber : AP. Kompas.com</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>PROGRAM STUDI BARU_POLITEKNIK PERTANIAN NEGERI SAMARINDA</title><link>http://agrokaltim.blogspot.com/2009/01/program-studi-barupoliteknik-pertanian.html</link><category>Anggota</category><category>Serba_Serbi Kampus</category><author>noreply@blogger.com (Poliagro Kalimantan Timur)</author><pubDate>Tue, 20 Jan 2009 13:46:00 +0800</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-7513689520402159415.post-7963789895356601473</guid><description>Diinformasikan bahwa Politeknik Pertanian Negeri Samarinda, Kampus biru Samarinda Seberang telah membuka Program Studi Baru untuk tahun 2009:&lt;br /&gt;1. Geoinformatika&lt;br /&gt;2. Manajemen Lingkungan&lt;br /&gt;dimohon rekan-rekan alumni untuk turut menyebar luaskan informasi tersebut...&lt;br /&gt;ada deh ongkos lelahnya tapi minta sendiri ke Kampus Biru....</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item></channel></rss>