<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="/~d/styles/rss2full.xsl"?><?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="http://feeds.feedburner.com/~d/styles/itemcontent.css"?><rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/" xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/" version="2.0">

<channel>
	<title>Fresh Fruit PAPAYA</title>
	
	<link>http://blog.agroprima.com</link>
	<description>Anything you want to know all about papaya, it's here. [Fresh Fruit, Buah Segar, Papaya, Pepaya, Gedang, Kates, Papaw, Betik]</description>
	<lastBuildDate>Fri, 30 Jul 2010 08:15:32 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.9.2</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="self" type="application/rss+xml" href="http://feeds.feedburner.com/agroprima/RByQ" /><feedburner:info xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0" uri="agroprima/rbyq" /><atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="http://pubsubhubbub.appspot.com/" /><item>
		<title>Talkshow di Radio RPK FM “Memulai Usaha Dari Nol”</title>
		<link>http://blog.agroprima.com/?p=151</link>
		<comments>http://blog.agroprima.com/?p=151#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 30 Jul 2010 07:36:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Amir Hamzah</dc:creator>
				<category><![CDATA[Education]]></category>
		<category><![CDATA[Entrepreneurship]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.agroprima.com/?p=151</guid>
		<description><![CDATA[ Suatu kehormatan yang tinggi sekali saya diundang untuk live talkshow bersama-sama direktur Indonesian Entrepreneur Society (IES) Bapak Bambang Suharno di stasiun Radio Pelita Kasih (RPK FM) Jakarta pada pagi hari tadi (Jumat 30 Juli 2010, pkl.  07:00-08:00 wib). Dalam program &#8220;Bisnis Anda&#8221; yang biasa diudarakan setiap hari Jumat pagi dengan tema kali ini &#8220;Memulai [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://agroprima.com/katesbangkok/wp-content/uploads/2010/07/talkS-01.jpg"><img class="size-full wp-image-129 alignleft" title="Talkshow di Radio RPK FM" src="http://agroprima.com/katesbangkok/wp-content/uploads/2010/07/talkS-01.jpg" alt="" width="200" height="165" align="left" /></a> Suatu kehormatan yang tinggi sekali saya diundang untuk <em>live</em> <em>talkshow </em>bersama-sama direktur <a title="IES" href="http://komunitaswirausaha.net/" target="_blank"><em>Indonesian Entrepreneur Society (IES)</em></a> Bapak Bambang Suharno di stasiun Radio Pelita Kasih (<a title="Radio pelita Kasih" href="http://www.radiopelitakasih.com/" target="_blank">RPK FM</a>) Jakarta pada pagi hari tadi (Jumat 30 Juli 2010, pkl.  07:00-08:00 wib). Dalam program &#8220;Bisnis Anda&#8221; yang biasa diudarakan setiap hari Jumat pagi dengan tema kali ini &#8220;Memulai usaha dari Nol&#8221;.<span id="more-151"></span></p>
<p>Jadi pertanyaan saya apa yang dimaksud dari nol, apakah memulai usaha dengan nol pengetahuan, nol modal, nol pengalaman dan nol latar belakang usaha serta nol nol lainnya.</p>
<p>Ternyata apa yang dikemukanan oleh pa Bambang selaku Direktur IES serta para anggota yang telah bergabung dengan IES kita bisa memulai usaha dari nol, benar adanya. Seperti yang dituturkan oleh Waryono seorang <em>office boy</em> yang kini ia sebagai owner Pecel lele di dua cabang, Tanaman Hias   beberapa cabang, Sewa Traktor, Sembako, dan Bengkel spareparts aksesoris  motor dan beberapa usaha lainnya, yang menarik meskipun ia telah memiliki banyak usaha namun masih tetap berprofesi sebagai <em>office boy</em>.</p>
<p>Pada kesempatan <em>talkshow </em>pa Bambang Suharno mengajak kita semua untuk bergabung di<em> <a title="IES" href="http://komunitaswirausaha.net" target="_blank">Indonesian Entrepreneur Society</a></em>, banyak yang bisa kita dapatkan di sana belajar dengan para usahawan yang telah berhasil yang memulai bisnisnya dengan memulai usaha dari nol bahkan tanpa meninggalkan pekerjaan sehari-hari bagi yang masih bekerja baik sebagai pegawai negeri maupun pegawai swasta.</p>

<p><a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/jQ4urNcjkCR3StYK58ZRTVlXLn4/0/da"><img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/jQ4urNcjkCR3StYK58ZRTVlXLn4/0/di" border="0" ismap="true"></img></a><br/>
<a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/jQ4urNcjkCR3StYK58ZRTVlXLn4/1/da"><img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/jQ4urNcjkCR3StYK58ZRTVlXLn4/1/di" border="0" ismap="true"></img></a></p><div class="feedflare">
<a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/agroprima/RByQ?a=LhhBJ3EHXzI:0u7fq5TdN70:yIl2AUoC8zA"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/agroprima/RByQ?d=yIl2AUoC8zA" border="0"></img></a> <a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/agroprima/RByQ?a=LhhBJ3EHXzI:0u7fq5TdN70:dnMXMwOfBR0"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/agroprima/RByQ?d=dnMXMwOfBR0" border="0"></img></a> <a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/agroprima/RByQ?a=LhhBJ3EHXzI:0u7fq5TdN70:7Q72WNTAKBA"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/agroprima/RByQ?d=7Q72WNTAKBA" border="0"></img></a> <a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/agroprima/RByQ?a=LhhBJ3EHXzI:0u7fq5TdN70:V_sGLiPBpWU"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/agroprima/RByQ?i=LhhBJ3EHXzI:0u7fq5TdN70:V_sGLiPBpWU" border="0"></img></a>
</div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.agroprima.com/?feed=rss2&amp;p=151</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Membuat Bibit Pepaya</title>
		<link>http://blog.agroprima.com/?p=124</link>
		<comments>http://blog.agroprima.com/?p=124#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 14 Apr 2010 08:11:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Amir Hamzah</dc:creator>
				<category><![CDATA[Education]]></category>
		<category><![CDATA[Benih]]></category>
		<category><![CDATA[bibit]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.agroprima.com/?p=124</guid>
		<description><![CDATA[ Terima kasih kepada semua yang telah mempercayai saya dengan memanfaatkan benih yang saya hasilkan baik jenis pepaya bangkok, pepaya california, pepaya hawaii, maupun pepaya redlady. 
Dan saya pun menghapakan respon balik perkembangan lebih lanjut dari benih pepaya yang telah dibudidayakan, saya sangat gembira dari banyak respon mengatakan berhasil dan tumbuh dengan baik serta berbunga dan berbuah [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://agroprima.com/katesbangkok/wp-content/uploads/2010/04/kecambah.jpg"><img class="size-full wp-image-129 alignleft" title="kecambah" src="http://agroprima.com/california/kecambah.jpg" alt="" width="200" height="165" align="left" /></a> Terima kasih kepada semua yang telah mempercayai saya dengan memanfaatkan benih yang saya hasilkan baik jenis pepaya bangkok, pepaya california, pepaya hawaii, maupun pepaya redlady. </p>
<p>Dan saya pun menghapakan respon balik perkembangan lebih lanjut dari benih pepaya yang telah dibudidayakan, saya sangat gembira dari banyak respon mengatakan berhasil dan tumbuh dengan baik serta berbunga dan berbuah cukup bagus.<span id="more-124"></span></p>
<p>Namun ada beberapa yang  masih awam dan belum menguasai dalam membuat bibit khususnya mengkecambahkan. Bagi yang telah biasa memang tidak menjadi masalah, benih yang telah diterima di rendam dalam air lk. 1 malam bisa ditambahkan cairan perangsang pertumbuhan namun ini biasanya untuk benih yang telah lama disimpan (lebih dari 6 bulan), untuk benih dari saya tidak harus diberikan cairan perangsang karena benih masih baru. Setelah direndam selanjutnya &#8230;&#8230; klik [<a title="Membuat Benih Sendiri" href="http://blog.agroprima.com/?p=93">baca tulisan sebelumnya</a>].</p>
<p>Bagi yang masih awam tidak usah khawatir, karena dikeluhkan benihnya setelah lk. 1 minggu tidak juga menjadi kecambah atau tidak seluruhnya menjadi kecambah atau tidak keluar bakal akar yang berwana putih seperti gambar di atas. Sebenarnya biji tersebut bisa langsung di tanam di pekarangan atau di kebun tanpa melalui proses prendaman dan pembibitan di dalam polybag yang akan memakan waktu lk. 1-1,5 bulan.</p>
<p>Namun untuk skala besar dan untuk alasan efisiensi biji perlu diproses terlebih dahulu mulai dari perendaman dan dikecambahkan hingga disemai dalam polybag. Bayangkan kalau kita tanam 1 ha atau lebih dan langsung biji kita tanam di lahan seluas itu, berapa biaya yang harus kita keluarkan untuk merawatnya dan berapa tenaga kerja yang dibutuhkan juga kekahawatiran akan gangguan-gangguan karena pohon masih kecil2 bisa kemungkinan terinjak2 dan gangguan hama. Oleh karena itu untuk skala besar perlu di tanam di polybag. Seperti gambar di bawah ini.</p>
<dl class="wp-caption alignnone" style="width: 210px;">
<dt class="wp-caption-dt"><img title="Bibit pepaya" src="http://www.agroprima.com/california/california-002.jpg" alt="" width="200" height="150" /></dt>
<dd class="wp-caption-dd">Bibit pepaya</dd>
</dl>
<p><strong>Untuk penanaman di halaman rumah</strong></p>
<p>Bagi yang ingin menanam di pekarangan rumah atau menanam tidak banyak, biji bisa langsung Anda ditanam di halaman  rumah atau biji di tanam terlebih dahulu di pot atau polybag atau di bekas gelas aqua, dan setelah usia lk. 1 bulan pindahkan kehalaman, Ingat&#8230; jangan lupa siran setiap hari atau yang penting  media tanam harus selalu tetap basah/lembab.</p>
<p>Beberapa yang dikeluhkan pada saya, biji/benih tidak menjadi kecambah setelah 1 minggu, ini tidak usah dikhawatirkan, benih tersebut masih bagus dan benih tersebut langsung saja tanam di polybag yang telah diisi media sedalam lk. 1cm. Dalam satu polybag juga bila ada alasan efisiensi media, maka dalam 1 polybag bisa di tanam 1-3 butir.</p>

<p><a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/a5k4kc3Jr0rFNEcaErCCcKroc8Y/0/da"><img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/a5k4kc3Jr0rFNEcaErCCcKroc8Y/0/di" border="0" ismap="true"></img></a><br/>
<a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/a5k4kc3Jr0rFNEcaErCCcKroc8Y/1/da"><img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/a5k4kc3Jr0rFNEcaErCCcKroc8Y/1/di" border="0" ismap="true"></img></a></p><div class="feedflare">
<a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/agroprima/RByQ?a=HH6nT6Gdf5o:bNh1-ICFiLk:yIl2AUoC8zA"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/agroprima/RByQ?d=yIl2AUoC8zA" border="0"></img></a> <a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/agroprima/RByQ?a=HH6nT6Gdf5o:bNh1-ICFiLk:dnMXMwOfBR0"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/agroprima/RByQ?d=dnMXMwOfBR0" border="0"></img></a> <a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/agroprima/RByQ?a=HH6nT6Gdf5o:bNh1-ICFiLk:7Q72WNTAKBA"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/agroprima/RByQ?d=7Q72WNTAKBA" border="0"></img></a> <a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/agroprima/RByQ?a=HH6nT6Gdf5o:bNh1-ICFiLk:V_sGLiPBpWU"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/agroprima/RByQ?i=HH6nT6Gdf5o:bNh1-ICFiLk:V_sGLiPBpWU" border="0"></img></a>
</div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.agroprima.com/?feed=rss2&amp;p=124</wfw:commentRss>
		<slash:comments>40</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Jangan Sepelekan Gizi Pepaya!</title>
		<link>http://blog.agroprima.com/?p=97</link>
		<comments>http://blog.agroprima.com/?p=97#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 21 Jan 2010 07:10:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Amir Hamzah</dc:creator>
				<category><![CDATA[Health]]></category>
		<category><![CDATA[Benih]]></category>
		<category><![CDATA[gizi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.agroprima.com/?p=97</guid>
		<description><![CDATA[JAKARTA, KOMPAS.com
Meski semakin banyak jenis dan ragam buah impor, pepaya tetap populer di Indonesia. Selain murah, zat gizi yang dikandungnya pun lengkap. Biji, daun, batang, dan akarnya sangat bermanafaat sebagai obat.
 Pada tahun 1992, The Center for Science in the Public Interest (CSPI) di Washington AS meneliti manfaat kesehatan dari 40 jenis buah. Penilaian didasarkan pada [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img style="width: 200px; height: 171px;" title="Kompas.com" src="http://stat.k.kidsklik.com/data/photo/2008/10/27/114132p.jpg" border="0" alt="Kompas.com" hspace="2" vspace="2" width="200" height="171" align="left" /><strong>JAKARTA, KOMPAS.com</strong></p>
<p>Meski semakin banyak jenis dan ragam buah impor, pepaya tetap populer di Indonesia. Selain murah, zat gizi yang dikandungnya pun lengkap. Biji, daun, batang, dan akarnya sangat bermanafaat sebagai obat.</p>
<p> Pada tahun 1992, The Center for Science in the Public Interest (CSPI) di Washington AS meneliti manfaat kesehatan dari 40 jenis buah. Penilaian didasarkan pada sumbangan dari sembilan jenis vitamin, potasium, dan serat pangan yang terkandung pada masing-masing buah terhadap angka kecukupan gizi yang dianjurkan (AKG).<span id="more-97"></span></p>
<p>Selengkapnya baca di <a title="Kompas.com" href="http://kesehatan.kompas.com/read/2010/01/11/1320015/Jangan.Sepelekan.Gizi.Pepaya." target="_blank">Kompas.com</a></p>
<p>Sumber: Direktorat Gizi, Depkes RI (1992)</p>
<p><strong>Prof Dr. Ir Made Astawan<br />
Ahli Teknologi Pangan Institut Pertanian Bogor</strong></p>

<p><a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/9rK3IdDPI2K5uTrWVmsaS3JG1tk/0/da"><img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/9rK3IdDPI2K5uTrWVmsaS3JG1tk/0/di" border="0" ismap="true"></img></a><br/>
<a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/9rK3IdDPI2K5uTrWVmsaS3JG1tk/1/da"><img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/9rK3IdDPI2K5uTrWVmsaS3JG1tk/1/di" border="0" ismap="true"></img></a></p><div class="feedflare">
<a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/agroprima/RByQ?a=XfWeiJl67HU:DbHNljviJrM:yIl2AUoC8zA"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/agroprima/RByQ?d=yIl2AUoC8zA" border="0"></img></a> <a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/agroprima/RByQ?a=XfWeiJl67HU:DbHNljviJrM:dnMXMwOfBR0"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/agroprima/RByQ?d=dnMXMwOfBR0" border="0"></img></a> <a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/agroprima/RByQ?a=XfWeiJl67HU:DbHNljviJrM:7Q72WNTAKBA"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/agroprima/RByQ?d=7Q72WNTAKBA" border="0"></img></a> <a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/agroprima/RByQ?a=XfWeiJl67HU:DbHNljviJrM:V_sGLiPBpWU"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/agroprima/RByQ?i=XfWeiJl67HU:DbHNljviJrM:V_sGLiPBpWU" border="0"></img></a>
</div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.agroprima.com/?feed=rss2&amp;p=97</wfw:commentRss>
		<slash:comments>15</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Peluang Masih Terbuka Lebar di Bidang Agribisnis</title>
		<link>http://blog.agroprima.com/?p=94</link>
		<comments>http://blog.agroprima.com/?p=94#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 19 Nov 2009 08:32:38 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Amir Hamzah</dc:creator>
				<category><![CDATA[Education]]></category>
		<category><![CDATA[Entrepreneurship]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.agroprima.com/?p=94</guid>
		<description><![CDATA[Terima kasih saya ucapkan kepada Indonesian Entrepreneur Society, bapak Bambang  Suharno selaku Direktur Indonesian Entrepreneur Society, telah memberikan kepercayaan pada saya untuk pertama kalinya mentraining dan menjadi mentor kepada para entrepreneur dan calon entrepreneur dari anggota Indonesian Entrepreneur Society (IES) khususnya bidang agribisnis.
Pada kesempatan tersebut saya mencoba memberikan motivasi kepada para entrepreneur dan calon entrepreneur yang ingin menekuni [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img style="width: 200px; height: 124px;" title="menjadi trener di IES" src="http://www.agroprima.com/ies/ies-001.jpg" border="0" alt="menjadi trener di IES" hspace="5" width="200" height="124" align="left" />Terima kasih saya ucapkan kepada <em>Indonesian Entrepreneur Society</em>, bapak Bambang  Suharno selaku Direktur <em>Indonesian Entrepreneur</em> <em>Society,</em> telah memberikan kepercayaan pada saya untuk pertama kalinya mentraining dan menjadi mentor kepada para <em>entrepreneur</em> dan calon <em>entrepreneur</em> dari anggota <em>Indonesian Entrepreneur Society</em> (IES) khususnya bidang agribisnis.<span id="more-94"></span></p>
<p>Pada kesempatan tersebut saya mencoba memberikan motivasi kepada para <em>entrepreneur</em> dan calon <em>entrepreneur</em> yang ingin menekuni usaha di bidang agribisnis seperti yang sedang saya geluti saat ini. Konon katanya untuk jadi wirausahawan tidak ada sekolahnya, yang ada motivasi atau dorongan untuk mau atau berani melangkah untuk jadi usahawan. Mudah-mudahan dengan dorongan ini timbul keberanian untuk melangkah.</p>
<p><strong>Peluang Masih Terbuka Lebar di Bidang Agribisnis</strong></p>
<p>Meskipun perkembangan di sektor pertanian tidak sepesat di sektor lainnya, namun peluang pengembangan usaha di sektor agribisnis masih sangat terbuka lebar. Tidak saja dengan diuntungkannya oleh letak geografis Indonesia yang sepanjang tahun mendapat sinar matahari terus menerus, sehingga dapat menghasilkan produk pertanian sepanjang tahun, juga mata rantai usaha atau kegiatan di bidang agribisnis cukup panjang dan beragam serta sistem pemasarannya cukup kompleks.</p>
<p>Peluang kegiatan bidang agribisnis sangat potensial dikembangkan oleh para calon <em>entrepreneur</em> karena bisa di kerjakan dengan skala kecil, menengah atau besar, tergantung kemampuan yang dimiliki dan bisa memulai usaha dari yang terkecil hingga besar/industri. Seperti misalnya kegiatan-kegiatan usaha di bidang:</p>
<ul>
<li>Usaha di bidang pembuatan benih,</li>
<li>Usaha di bidang penyediaan pupuk dan pestisida,</li>
<li>Usaha di bidang peralatan pertanian,</li>
<li>Usaha di bidang budidaya,</li>
<li>Usaha di bidang transportasi,</li>
<li>Usaha di bidang pengepakan,</li>
<li>Usaha di bidang penyimpanan,</li>
<li>Usaha di bidang pengolahan,</li>
<li>Usaha di bidang perdagangan:
<ul>
<li>pemborong,</li>
<li>pengepul,</li>
<li>bandar,</li>
<li>pemasok/supplier</li>
<li>pengecer.</li>
</ul>
</li>
<li>Usaha di bidang keuangan (kerjasama pemberian modal).</li>
<li>dan masih banyak usaha di bidang lainnya seperti asuransi, jasa dll.</li>
</ul>
<p>Di dalam sistem pemasaran produk pertanian relatif lebih kompleks dibanding komoditas lainnya, karena sifat produk pertanian tidak sama satu dengan lainnya seperti dalam hal penangan pasca panen. Demikian pula produk pertanian bisa masuk disegala lapisan pasar seperti pedagang eceran, toko, grosir, restoran, hotel, pasar tradisional, pasar swalayan sampai ekspor.</p>
<p>Kepada para calon entrepreneur bisa memilih bidang-bidang mana yang dirasakan mampu untuk digeluti, bisa pula memilih dengan memulai dari usaha kecil-kecilan/eceran dengan satu dua jenis komoditi sambil terus mengamati dan mempelajari hingga menjadi besar dan sambil terus berupaya menjadi pengusaha atau sebuah industri dengan skala yang besar.</p>
<p>Dan yang terpenting <strong>jangan pernah berhenti berusaha dan jangan menyerah karena gagal</strong>.</p>
<p>Salam sukses.</p>

<p><a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/RfjxuUnfaJuwwvGH5yTPVaIt5zE/0/da"><img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/RfjxuUnfaJuwwvGH5yTPVaIt5zE/0/di" border="0" ismap="true"></img></a><br/>
<a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/RfjxuUnfaJuwwvGH5yTPVaIt5zE/1/da"><img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/RfjxuUnfaJuwwvGH5yTPVaIt5zE/1/di" border="0" ismap="true"></img></a></p><div class="feedflare">
<a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/agroprima/RByQ?a=oGTI9R4aZ6A:2gw9iLNpmIo:yIl2AUoC8zA"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/agroprima/RByQ?d=yIl2AUoC8zA" border="0"></img></a> <a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/agroprima/RByQ?a=oGTI9R4aZ6A:2gw9iLNpmIo:dnMXMwOfBR0"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/agroprima/RByQ?d=dnMXMwOfBR0" border="0"></img></a> <a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/agroprima/RByQ?a=oGTI9R4aZ6A:2gw9iLNpmIo:7Q72WNTAKBA"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/agroprima/RByQ?d=7Q72WNTAKBA" border="0"></img></a> <a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/agroprima/RByQ?a=oGTI9R4aZ6A:2gw9iLNpmIo:V_sGLiPBpWU"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/agroprima/RByQ?i=oGTI9R4aZ6A:2gw9iLNpmIo:V_sGLiPBpWU" border="0"></img></a>
</div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.agroprima.com/?feed=rss2&amp;p=94</wfw:commentRss>
		<slash:comments>13</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Budidaya Pepaya California di Lahan Perkebunan (I)</title>
		<link>http://blog.agroprima.com/?p=93</link>
		<comments>http://blog.agroprima.com/?p=93#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 17 Nov 2009 06:31:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Amir Hamzah</dc:creator>
				<category><![CDATA[About Papaya]]></category>
		<category><![CDATA[Education]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.agroprima.com/?p=93</guid>
		<description><![CDATA[Telah banyak berbagai benih pepaya baik pepaya bangkok, pepaya california, pepaya hawaii maupun red lady yang memesan kepada saya, terima kasih atas kepercayaannya kepada sahabat-sahabat di Aceh, Medan, Palembang, Lampung, Jambi, Batam, Kaltim, Jatim, Jateng, Jabar, Bekasi dan daerah lainnya yang ingin membudidayakan pepaya. Meskipun saya tidak khusus membuat untuk diperjualbelikan, saya hanya gunakan untuk keperluan sendiri.
Mengingat [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img hspace="5" border="0" src="http://www.agroprima.com/california/california-002.jpg" alt="penyemaian papaya california" align="left" title="penyemaian papaya california" />Telah banyak berbagai benih pepaya baik pepaya bangkok, pepaya california, pepaya hawaii maupun red lady yang memesan kepada saya, terima kasih atas kepercayaannya kepada sahabat-sahabat di Aceh, Medan, Palembang, Lampung, Jambi, Batam, Kaltim, Jatim, Jateng, Jabar, Bekasi dan daerah lainnya yang ingin membudidayakan pepaya. Meskipun saya tidak khusus membuat untuk diperjualbelikan, saya hanya gunakan untuk keperluan sendiri.</p>
<p><span id="more-93"></span>Mengingat cukup banyak yang berminat untuk membudidayakan sendiri sehingga saya upayakan semaksimal mungkin membuat benih yang baik agar dapat ditanama dengan baik pula sehingga menghasilkan buah yang optimal. Karena tidak sedikit yang mengeluh pada saya dengan membeli benih di pasaran ternyata hasilnya tidak optimal. Ini ada beberapa kemungkinan: Kualitas benihnya kurang baik; benih sudah kadaluarsa, atau cara penyemaian dan penanaman yang masih kurang dikuasai.</p>
<p>Saya yakin para pemesan benih telah cukup menguasai bagaimana menyemai benih agar bisa tumbuh maksimal, namun ada pula pemesan yang menyampaikan kepada saya belum menguasai bagaimana proses penyemaian yang baik hingga penanaman di perkebunan.</p>
<p><img border="0" src="http://www.agroprima.com/california/california-003.jpg" alt="benih pepaya califirnia" style="width: 242px; height: 308px" align="left" title="benih pepaya califirnia" height="308" width="242" /></p>
<p>Pada kesempatan ini saya ingin mencoba bagaimana mengolah benih yang telah Anda terima.  Sebenarnya benih bisa langsung kita tanam baik di pekarangan maupun di perkerbunan, namun pada umumnya para petani dan saya pun benih tidak langsung ditanam diperkebunan, dengan pertimbangan al: mempermudah perawatan dan menghindari gangguan-gangguan.</p>
<p>Sebelum benih dimasukan ke dalam kantong/polibag benih perlu di rendam 1 x 24 jam atau satu malaman. Terhadap benih yang telah lama disimpan sebaiknya perlu di berikan tambahan cairan bahan perangsang secukupnya agar cepat tumbuh menjadi kecambah. Bahannya mudah didapat di toko-toko tanaman, harganya pun relatif murah.</p>
<p>Setelah direndam semalaman langsung di bungkus dengan koran dan kain dan kaos basah pada bagian luaruya, lalu simpan ditempat sejuk. Dalam waktu kurang lebih 1 minggu sudah menampakan menjadi kecambah yang siap di pindahkan ke masing-masing polibag yang telah disediakan.  </p>
<p><img hspace="5" border="0" src="http://www.agroprima.com/california/california-004.jpg" alt="benih california" style="width: 200px; height: 271px" align="left" title="benih california" height="271" width="200" /><img hspace="5" border="0" src="http://www.agroprima.com/california/california-005.jpg" alt="benih papaya california" style="width: 200px; height: 271px" title="benih papaya california" height="271" width="200" /></p>
<p align="center"><a href="http://blog.agroprima.com/?page_id=95" title="Penyiapan Bibit">BERSAMBUNG&#8230;&#8230;&#8230; (Mempersiapkan Bibit)</a></p>
<p><strong>nb</strong>: <em>Saya mohonkan bagi yang telah menggunakan benih pepaya dari saya, bila tidak keberatan saya ingin mengetahui perkiraan persentage benih yang tumbuh menjadi bibit. tks</em>.</p>

<p><a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/wK4LZmgEeBeW4xhsgdlKD7IyycU/0/da"><img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/wK4LZmgEeBeW4xhsgdlKD7IyycU/0/di" border="0" ismap="true"></img></a><br/>
<a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/wK4LZmgEeBeW4xhsgdlKD7IyycU/1/da"><img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/wK4LZmgEeBeW4xhsgdlKD7IyycU/1/di" border="0" ismap="true"></img></a></p><div class="feedflare">
<a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/agroprima/RByQ?a=mSYhBK3oMuM:yWCwoEO-v2k:yIl2AUoC8zA"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/agroprima/RByQ?d=yIl2AUoC8zA" border="0"></img></a> <a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/agroprima/RByQ?a=mSYhBK3oMuM:yWCwoEO-v2k:dnMXMwOfBR0"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/agroprima/RByQ?d=dnMXMwOfBR0" border="0"></img></a> <a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/agroprima/RByQ?a=mSYhBK3oMuM:yWCwoEO-v2k:7Q72WNTAKBA"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/agroprima/RByQ?d=7Q72WNTAKBA" border="0"></img></a> <a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/agroprima/RByQ?a=mSYhBK3oMuM:yWCwoEO-v2k:V_sGLiPBpWU"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/agroprima/RByQ?i=mSYhBK3oMuM:yWCwoEO-v2k:V_sGLiPBpWU" border="0"></img></a>
</div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.agroprima.com/?feed=rss2&amp;p=93</wfw:commentRss>
		<slash:comments>53</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Mengapa Sebaiknya Pilih Buah Lokal dari Impor</title>
		<link>http://blog.agroprima.com/?p=90</link>
		<comments>http://blog.agroprima.com/?p=90#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 04 Sep 2009 12:03:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Amir Hamzah</dc:creator>
				<category><![CDATA[Health]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.agroprima.com/?p=90</guid>
		<description><![CDATA[Ini empat alasan mengapa sebaiknya Anda lebih memilih buah lokal dibandingkan impor!
VIVAnews (Jum&#8217;at, 4 September 2009, 14:21 WIB) &#8211; Saat ini masih banyak orang beranggapan produk buah dan sayur yang berasal dari luar negeri lebih baik dibandingkan dengan produk lokal. Padahal banyak produk buah dan sayur lokal yang kualitasnya sangat baik.
Selain masalah kualitas ada empat [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong><img style="width: 200px; height: 150px;" title="Vivanews.com" src="http://media.vivanews.com/thumbs/64377_buah_segar_thumb_300_225.jpg" border="0" alt="Vivanews.com" hspace="5" vspace="5" width="200" height="150" align="left" /></strong><strong>Ini empat alasan mengapa sebaiknya Anda lebih memilih buah lokal dibandingkan impor!</strong></p>
<p><strong>VIVAnews </strong>(Jum&#8217;at, 4 September 2009, 14:21 WIB) &#8211; Saat ini masih banyak orang beranggapan produk buah dan sayur yang berasal dari luar negeri lebih baik dibandingkan dengan produk lokal. Padahal banyak produk buah dan sayur lokal yang kualitasnya sangat baik.<span id="more-90"></span></p>
<p>Selain masalah kualitas ada empat alasan lain mengapa Anda harus membeli produk sayur dan buah lokal. Simak alasannya, dan mulailah untuk selalu membeli produk lokal.</p>
<p><strong>1. Cita rasa lebih baik<br />
</strong>Produk buah dan sayur lokal lebih cepat didistribusikan ke pasar dan masyarakat pun bisa dengan mudah langsung membelinya. Sayur dan buah yang masih dalam keadaan segar bisa langsung dimakan ataupun diproses menjadi masakan. Rasa sayuran dan buah segar tentu lebih baik dibandingkan dengan buah dan sayur dari luar negeri yang sudah berhari-hari dalam kapal kargo dan sudah diberikan bahan pengawet.</p>
<p><strong>2. Nutrisi lebih optimal<br />
</strong>Alasan kita mengonsumsi buah dan sayur salah satunya adalah nutrisi yang terkandung didalamnya. Proses pengiriman dan mengemasan buah dan sayur dari luar negeri, bisa menurunkan atau bahkan menghilangkan nutrisi didalamnya. Belum lagi kontaminasi bakteri pada sayur dan buah selama pengiriman. Buah dan sayur paling baik dikonsumsi segera setelah dipanen.</p>
<p><strong>3. Harga lebih terjangkau<br />
</strong>Harga sayuran dan buah lokal tentu lebih rendah dibandingkan dengan yang diimpor. Hal itu karena ongkos distribusinya tidak semahal dibandingkan buah dan sayur impor.  Anda juga tidak hanya bisa menghemat pengeluaran belanja, tetapi juga membantu memajukan perekonomian petani lokal.</p>
<p><strong>4. Ikut mencegah pemanasan global<br />
</strong>Dengan membeli produk lokal Anda juga ikut menjaga lingkungan. Kapal kargo yang membawa buah dan sayur lokal tentu menghasilkan banyak polusi akibat pembakaran bahan bakarnya. Polusinya tentu lebih banyak dibandingkan dengan polusi dari pengiriman yang digunakan untuk membawa buah dan sayuran lokal.</p>
<p><span id="text_closed">• VIVAnews <a href="http://kosmo.vivanews.com/news/read/87844-mengapa_sebaiknya_pilih_buah_lokal_dari_impor" target="_blank"><img src="http://sg.yimg.com/i/id/fp/vivanews.jpg?x=114&amp;y=27&amp;sig=oBNxIivq6wgqQS8wZaaVhg--" border="0" alt="" width="114" height="27" /></a></span></p>

<p><a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/3nWmgEvOI8q-QLGXqf56oMWAWdI/0/da"><img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/3nWmgEvOI8q-QLGXqf56oMWAWdI/0/di" border="0" ismap="true"></img></a><br/>
<a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/3nWmgEvOI8q-QLGXqf56oMWAWdI/1/da"><img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/3nWmgEvOI8q-QLGXqf56oMWAWdI/1/di" border="0" ismap="true"></img></a></p><div class="feedflare">
<a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/agroprima/RByQ?a=yp7sqvHF278:IKkgVkFuR9M:yIl2AUoC8zA"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/agroprima/RByQ?d=yIl2AUoC8zA" border="0"></img></a> <a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/agroprima/RByQ?a=yp7sqvHF278:IKkgVkFuR9M:dnMXMwOfBR0"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/agroprima/RByQ?d=dnMXMwOfBR0" border="0"></img></a> <a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/agroprima/RByQ?a=yp7sqvHF278:IKkgVkFuR9M:7Q72WNTAKBA"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/agroprima/RByQ?d=7Q72WNTAKBA" border="0"></img></a> <a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/agroprima/RByQ?a=yp7sqvHF278:IKkgVkFuR9M:V_sGLiPBpWU"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/agroprima/RByQ?i=yp7sqvHF278:IKkgVkFuR9M:V_sGLiPBpWU" border="0"></img></a>
</div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.agroprima.com/?feed=rss2&amp;p=90</wfw:commentRss>
		<slash:comments>15</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Bentuk Buah Antara</title>
		<link>http://blog.agroprima.com/?p=88</link>
		<comments>http://blog.agroprima.com/?p=88#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 21 Aug 2009 04:50:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Amir Hamzah</dc:creator>
				<category><![CDATA[Education]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.agroprima.com/?p=88</guid>
		<description><![CDATA[Ada yang tanya pada saya, buah pepaya yang bentuknya tidak sempurna atau panjang agak bengkok, kira-kira seperti gagang golok tapi besar, dan bawahnya runcing. (seperti gambar diatas).
Pepaya dengan bentuk seperti itu disebut buah antara, ini biasanya diakibatkan pengaruh iklim yang tidak merata atau berbuah pada saat pergantian iklim, maka dari banyak buah yang bentuknya sempurna [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://www.agroprima.com/foto/pepaya-antara-01.jpg" style="width: 128px; height: 162px" align="left" height="162" width="128" /><img src="http://agroprima.com/foto/pepaya-antara-02.jpg" style="width: 128px; height: 162px" align="left" height="162" width="128" /><img src="http://agroprima.com/foto/pepaya-antara-03.jpg" style="width: 128px; height: 162px" align="left" height="162" width="128" />Ada yang tanya pada saya, buah pepaya yang bentuknya tidak sempurna atau panjang agak bengkok, kira-kira seperti gagang golok tapi besar, dan bawahnya runcing. (seperti gambar diatas).<span id="more-88"></span></p>
<p>Pepaya dengan bentuk seperti itu disebut<strong> buah antara</strong>, ini biasanya diakibatkan pengaruh iklim yang tidak merata atau berbuah pada saat pergantian iklim, maka dari banyak buah yang bentuknya sempurna dalam satu pohon ada beberapa buah dengan bentuk yang tidak sempurna.</p>
<p>Pepaya tersebut sulit di temukan di pasar-pasar modern, umumnya di pasar modern hanya menjual bentuk-bentuk yang sempurna dan mulus. Bisa ditemukan biasanya di para pedagang buah tradisional.</p>
<p>Saat saya membawa hasil penen ke pasar buah seperti itu di rebutkan oleh para pedagang buah, karena mereka tau buah tersebut <strong>lebih manis dari buah yang berbentuk sempurna</strong>, namun konsumen umumnya belum banyak yang mengetahui kalau buah itu lebih manis dan daging buahnya tebal karena rongga dalamnya kecil ketimbang buah sempurna.</p>
<p><strong>Ga percaya!</strong> silahkan anda cari/beli, kadang-kadang pedagang agak nahan harganya, susah ditawar ketimbang yang bentuknya sempurna.</p>
<p><strong>Tapi!</strong> Kalau ternyata tidak manis, dipastikan belum masak pohon sudah dipetik.</p>

<p><a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/vPgszmAti8XSdmKQAPKWLg2aoXY/0/da"><img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/vPgszmAti8XSdmKQAPKWLg2aoXY/0/di" border="0" ismap="true"></img></a><br/>
<a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/vPgszmAti8XSdmKQAPKWLg2aoXY/1/da"><img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/vPgszmAti8XSdmKQAPKWLg2aoXY/1/di" border="0" ismap="true"></img></a></p><div class="feedflare">
<a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/agroprima/RByQ?a=3T2d5Zc4NDI:QFcxk6e-xDo:yIl2AUoC8zA"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/agroprima/RByQ?d=yIl2AUoC8zA" border="0"></img></a> <a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/agroprima/RByQ?a=3T2d5Zc4NDI:QFcxk6e-xDo:dnMXMwOfBR0"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/agroprima/RByQ?d=dnMXMwOfBR0" border="0"></img></a> <a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/agroprima/RByQ?a=3T2d5Zc4NDI:QFcxk6e-xDo:7Q72WNTAKBA"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/agroprima/RByQ?d=7Q72WNTAKBA" border="0"></img></a> <a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/agroprima/RByQ?a=3T2d5Zc4NDI:QFcxk6e-xDo:V_sGLiPBpWU"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/agroprima/RByQ?i=3T2d5Zc4NDI:QFcxk6e-xDo:V_sGLiPBpWU" border="0"></img></a>
</div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.agroprima.com/?feed=rss2&amp;p=88</wfw:commentRss>
		<slash:comments>11</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pemilihan Lokasi</title>
		<link>http://blog.agroprima.com/?p=87</link>
		<comments>http://blog.agroprima.com/?p=87#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 14 Aug 2009 19:33:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Amir Hamzah</dc:creator>
				<category><![CDATA[Education]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.agroprima.com/?p=87</guid>
		<description><![CDATA[Untuk mendapatkan hasil yang maksimal dalam membudidayakan pepaya, penentuan lokasi perlu dilakukan dengan cermat, tidak saja lokasi itu harus baik dalam aspek membudidayakan pepaya tapi lokasi juga harus diupayakan baik dalam aspek keamanan terutama dari tangan-tangan jahil, karena dari aspek keamanan ini sering dilupakan atau diabaikan ataupun salah memperkirakan dalam membudidayakan pepaya.
Pada dasarnya pepaya dapat ditanam [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img hspace="5" border="0" src="http://agroprima.com/foto/lahan-01.jpg" alt="lahan pepaya di banyuwangi" align="left" title="lahan pepaya di banyuwangi" height="150" width="200" />Untuk mendapatkan hasil yang maksimal dalam membudidayakan pepaya, penentuan lokasi perlu dilakukan dengan cermat, tidak saja lokasi itu harus baik dalam aspek membudidayakan pepaya tapi lokasi juga harus diupayakan baik dalam aspek keamanan terutama dari <em>tangan-tangan jahil</em>, karena dari aspek keamanan ini sering dilupakan atau diabaikan ataupun salah memperkirakan dalam membudidayakan pepaya.<span id="more-87"></span></p>
<p>Pada dasarnya pepaya dapat ditanam dimana saja, namun untuk mendapatkan hasil yang maksimal ada beberapa aspek yang perlu diperhatikan diantaranya sebagai berikut:</p>
<p>Pepaya dapat ditanam di dataran rendah sampai dataran tinggi dengan ketinggian sampai 1.000 m diatas permukaan laut (dpl), namun untuk dapat menghasilkan buah yang optimal penanaman pepaya sangat baik dengan ketinggian tidak lebih dari 500 m dpl. Semakin tinggi lahan pepaya ditanam maka semakin kurang tingkat kemanisannya dan bentuk buahnya pun kurang baik (kulit kasar tidak mulus).</p>
<p>Keadaan tanah, pepaya bisa ditanam disegala keadaan, namun untuk hasil yang optimal pilih tanah berat (latosol/laterit merah) dan di daerah yang subur dan gembur serta banyak mengandung bahan organik dengan pengairan yang baik, mengingat pepaya sangat peka terhadap kekurangan ataupun kelebihan air. Adapun pH tanah yang dianjurkan adalah netral (6-7).</p>
<p>Tanaman pepaya bila kelebihan air atau akar terlalu lama tergenang air ini mengakibatkan akar akan membusuk dan tanaman layu dan pada akhirnya akan mati. Demikian pula sebaliknya bila kekurangan air pepaya tidak akan tumbuh dengan sempurna.</p>
<p>Terhadap suhu udara tanaman pepaya  yang baik berkisar 22 &#8211; 26 derajat C, dengan penyinaran matahari langsung tanpa adanya halangan.</p>
<p>Dalam hal keamanan perlu diperhatikan a.l.:</p>
<p>Apakah lingkungan atau masyarakat di sekitar lahan yang akan kita tanami pepaya bisa menerima kita untuk membudidayakan pepaya. Pengalaman sendiri membuktikan, setelah melihat kondisi teknis tanah cukup baik,  langsung memulai membudidayakan tanpa memperhitungkan faktor keamanan, maka setelah buah pepaya masak satu persatu dari setiap pohon raib dicuri.</p>
<p>Ada pertanyaan bagaimana cara yang mudah memilih atau memperkirakan lahan yang baik sedangkan kita tidak punya alat ukur dan aman dari penjarahan?</p>
<p>Dari pengalaman kami memilih lahan, pilihlah lahan yang disekitarnya banyak ditanami tanaman sayur-sayuran atau tanaman jagung, atau di lahan tersebut pernah ditanam tanaman sayuran seperti kacang-kacangan, dll. Lahan tersebut hampir dipastikan sangat cocok untuk penanaman pepaya. Mengapa hal ini menjadi pilihan, umumnya akses air mudah serta akses transportasi yang mudah dan cepat mengingat sayuran harus tetap segar sampai di pasar atau konsumen.</p>
<p>Dalam segi keamanan atau kekhawatiran akan pencurian terhadap buah pepaya yang telah matang dan siap di panen, kami menghindari pemilihan lahan di wilayah yang padat penduduk dan jauh dari akses lalu-lalang sepeda motor. Ada pula lahan yang dekat dengan masyarakat namun sebelumnya telah ada kesepakatan dengan orang-orang yang berpengaruh atau pemuka masyarakat diseputar lahan.</p>

<p><a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/6RRpZfjA8dFtKm6E3R18QL2TeoY/0/da"><img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/6RRpZfjA8dFtKm6E3R18QL2TeoY/0/di" border="0" ismap="true"></img></a><br/>
<a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/6RRpZfjA8dFtKm6E3R18QL2TeoY/1/da"><img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/6RRpZfjA8dFtKm6E3R18QL2TeoY/1/di" border="0" ismap="true"></img></a></p><div class="feedflare">
<a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/agroprima/RByQ?a=p1GduZSdjNE:2zASZFtNKFc:yIl2AUoC8zA"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/agroprima/RByQ?d=yIl2AUoC8zA" border="0"></img></a> <a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/agroprima/RByQ?a=p1GduZSdjNE:2zASZFtNKFc:dnMXMwOfBR0"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/agroprima/RByQ?d=dnMXMwOfBR0" border="0"></img></a> <a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/agroprima/RByQ?a=p1GduZSdjNE:2zASZFtNKFc:7Q72WNTAKBA"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/agroprima/RByQ?d=7Q72WNTAKBA" border="0"></img></a> <a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/agroprima/RByQ?a=p1GduZSdjNE:2zASZFtNKFc:V_sGLiPBpWU"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/agroprima/RByQ?i=p1GduZSdjNE:2zASZFtNKFc:V_sGLiPBpWU" border="0"></img></a>
</div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.agroprima.com/?feed=rss2&amp;p=87</wfw:commentRss>
		<slash:comments>7</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Menanam Pepaya California Dipekarangan Rumah (I)</title>
		<link>http://blog.agroprima.com/?p=81</link>
		<comments>http://blog.agroprima.com/?p=81#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 29 Jun 2009 03:52:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Amir Hamzah</dc:creator>
				<category><![CDATA[Education]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.agroprima.com/?p=81</guid>
		<description><![CDATA[Sayang rasanya memiliki pekarangan atau taman di seputar rumah kita yang masih tersisa dan subur serta terbuka tidak kita tanami pepohonan produktif seperti pohon rambutan, mangga, belimbing, pepaya dll. tentunya disamping menanam tanaman berbunga untuk memperindah sebuah taman disekeliling rumah kita. Pada kesempatan ini saya ingin mencoba memanfaatkan ruang yang masih cukup untuk ditanami beberapa pohon pepaya jenis IPB-9 atau yang lebih dikenal di pasaran [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p align="left"><img src="http://agroprima.com/tabulakar/28-06-09-01-k.jpg" alt="Tanam Pepaya California" style="width: 200px; height: 133px" title="Tanam Pepaya California" align="left" height="133" hspace="5" width="200" />Sayang rasanya memiliki pekarangan atau taman di seputar rumah kita yang masih tersisa dan subur serta terbuka tidak kita tanami pepohonan produktif seperti pohon rambutan, mangga, belimbing, pepaya dll. tentunya disamping menanam tanaman berbunga untuk memperindah sebuah taman disekeliling rumah kita. <span id="more-81"></span>Pada kesempatan ini saya ingin mencoba memanfaatkan ruang yang masih cukup untuk ditanami beberapa pohon pepaya jenis IPB-9 atau yang lebih dikenal di pasaran dengan nama <strong>Pepaya California</strong> di depan rumah, di samping dan di halaman belakang rumah. Pemilihan jenis pepaya mengingat lk. 9-10 bulan sudah dapat dipanen dan masa produktif 2-3 tahun, sehingga bila kita ingin merubah penataan taman pohon pepaya bisa dengan mudah kita ganti dengan tanam lain sehingga keasrian datau keindahan taman rumah kita masih tetap terjaga.</p>
<p align="left">I. PEMBUATAN LUBANG</p>
<blockquote>
<p align="left">Penggalian lubang dilakukan pada tanggal : 28 JUNI 2009 pk. 08:00 s/d selesai.</p>
</blockquote>
<p align="center"><img src="http://www.agroprima.com/tabulakar/28-06-09-02.jpg" alt="Pembuatan Lubang" title="Pembuatan Lubang" align="middle" height="266" width="400" /></p>
<p align="center"><img src="http://www.agroprima.com/tabulakar/28-06-09-05.jpg" alt="Pembuatan Lubang" title="Pembuatan Lubang" align="middle" height="266" width="400" /></p>
<p align="center"><img src="http://www.agroprima.com/tabulakar/28-06-09-04.jpg" alt="Pembuatan Lubang" title="Pembuatan Lubang" align="middle" height="266" width="400" /></p>
<p align="center"><img src="http://www.agroprima.com/tabulakar/28-06-09-03a.jpg" alt="Pembuatan Lubang" title="Pembuatan Lubang" align="middle" height="266" width="400" /></p>
<p align="center">Pembuatan lubang idealnya adalah lk. 100 x 100 x 100 cm, namun bisa disesuaikan dengan keadaan tanah. Bila tanah cukup gembur lubang bisa diperkecil.</p>
<p align="center">Jarak antar lubang/antar tanaman berkisar 3 m, atau minimal 2,5 m.</p>
<p align="center"><img src="http://www.agroprima.com/tabulakar/28-06-09-06.jpg" alt="Pembuatan Lubang" title="Pembuatan Lubang" align="middle" height="266" width="400" /></p>
<p align="center"><strong><a href="http://blog.agroprima.com/?page_id=84" title="Menanam Pepaya California di pekarangan Rumah">Bersambung: 04 Juli 2009</a></strong></p>
<p align="left">Setelah pembuatan lubang bibit tidak langsung di tanama, lubang dibiarkan diangin-anginkan dahulu selama lk. 1-2 minggu.</p>

<p><a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/PhFcVvuel396g7qW1Rd9GPWcDX0/0/da"><img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/PhFcVvuel396g7qW1Rd9GPWcDX0/0/di" border="0" ismap="true"></img></a><br/>
<a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/PhFcVvuel396g7qW1Rd9GPWcDX0/1/da"><img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/PhFcVvuel396g7qW1Rd9GPWcDX0/1/di" border="0" ismap="true"></img></a></p><div class="feedflare">
<a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/agroprima/RByQ?a=oti2W5ePk64:67cLKwSYur4:yIl2AUoC8zA"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/agroprima/RByQ?d=yIl2AUoC8zA" border="0"></img></a> <a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/agroprima/RByQ?a=oti2W5ePk64:67cLKwSYur4:dnMXMwOfBR0"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/agroprima/RByQ?d=dnMXMwOfBR0" border="0"></img></a> <a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/agroprima/RByQ?a=oti2W5ePk64:67cLKwSYur4:7Q72WNTAKBA"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/agroprima/RByQ?d=7Q72WNTAKBA" border="0"></img></a> <a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/agroprima/RByQ?a=oti2W5ePk64:67cLKwSYur4:V_sGLiPBpWU"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/agroprima/RByQ?i=oti2W5ePk64:67cLKwSYur4:V_sGLiPBpWU" border="0"></img></a>
</div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.agroprima.com/?feed=rss2&amp;p=81</wfw:commentRss>
		<slash:comments>8</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Bibit dan Benih Pepaya</title>
		<link>http://blog.agroprima.com/?p=80</link>
		<comments>http://blog.agroprima.com/?p=80#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 20 Jun 2009 09:34:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Amir Hamzah</dc:creator>
				<category><![CDATA[About Papaya]]></category>
		<category><![CDATA[Education]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.agroprima.com/?p=80</guid>
		<description><![CDATA[Kesuksesan berbudidaya pepaya salah satunya diawali dengan memiliki bibit atau benih yang baik, namun dalam prakteknya ternyata tidak saja cukup memiliki benih yang baik atau benih unggul, Perlu penanganan yang baik sehingga akan menghasilkan buah pepaya unggul.
Terkait kepada sahabat2 saya yang telah mempercayai saya dengan memesan benih, meskipun saya tidak khusus memproduksi benih untuk di [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://agroprima.com/foto/bibitpepaya.jpg" alt="benih" title="benih" align="left" border="0" />Kesuksesan berbudidaya pepaya salah satunya diawali dengan memiliki bibit atau benih yang baik, namun dalam prakteknya ternyata tidak saja cukup memiliki benih yang baik atau benih unggul, Perlu penanganan yang baik sehingga akan menghasilkan buah pepaya unggul.</p>
<p><span id="more-80"></span>Terkait kepada sahabat2 saya yang telah mempercayai saya dengan memesan benih, meskipun saya tidak khusus memproduksi benih untuk di perjual belikan, sehingga kepada yang berminat saya harus mempersiapkan terlebih dahulu. Mengingat untuk membuat benih dibutuhkan beberapa persyaratan al. diambil dari varietas unggul, tingkat kemurnian yang tinggi, sehat dll.</p>
<p>Kini benih telah ada di tangan Anda, apa yang harus dilakukan terhadap benih tersebut?</p>
<ul>
<li>Bila berencana tidak segera disemai maka bibit harus disimpan dengan baik dan tidak lebih dari 6 (enam) bulan.</li>
<li>Bila akan segera disemai maka perlu dilakukan langkah2 sbb:
<ul>
<li>Siapkan media tanam untuk pembibitan yaitu terdiri dari campuran tanah, pupuk kandang dan pasir dengan perbandingan kira-kira sebesar 2 : 1 : 1,</li>
<li>Dan kantong polibag berukuran lk. 8cm x 10 m.</li>
</ul>
<p><img src="http://agroprima.com/foto/bibitpepaya01.jpg" alt="benih pepaya" style="width: 150px; height: 231px" title="benih pepaya" align="right" border="0" height="231" hspace="5" width="150" />Untuk dapat tumbuh dengan baik, benih direndam dengan air. Banyak metode yang dilakukan oleh beberapa petani. Ada yang melakukan perendaman selama 1 hari atau 24 jam, lalu dibungkus dengan kain kaos dan ditaruh di tempat yang lembab kira2 selama 5 hari atau sudah nampak sedikit keluar akar lalu dimasukkan kedalam polibag yang telah disediakan.</li>
</ul>
<p>Ada pula yang menganjurkan lain namun intinya tidak jauh berbeda yakni dari para ahli, Juga dari pengamatan saya setiap daerah memiliki metodenya masing-masing.</p>
<p>Persemaian. Benih segera masukkan kedalam polibag yang telah disediakan sedalam lk 1-2 cm. Persemaian harus selalu dijaga tetap lembab namun jangan terlalu basah dan jangan lupa selalu harus disiram serta selalu perhatikan hama2  yang mengganggunya.</p>
<blockquote></blockquote>

<p><a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/uzoN7TTQolh9QS_UtrzhJrPmYag/0/da"><img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/uzoN7TTQolh9QS_UtrzhJrPmYag/0/di" border="0" ismap="true"></img></a><br/>
<a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/uzoN7TTQolh9QS_UtrzhJrPmYag/1/da"><img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/uzoN7TTQolh9QS_UtrzhJrPmYag/1/di" border="0" ismap="true"></img></a></p><div class="feedflare">
<a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/agroprima/RByQ?a=_mijBdi4R2g:hJmDY9ChJnw:yIl2AUoC8zA"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/agroprima/RByQ?d=yIl2AUoC8zA" border="0"></img></a> <a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/agroprima/RByQ?a=_mijBdi4R2g:hJmDY9ChJnw:dnMXMwOfBR0"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/agroprima/RByQ?d=dnMXMwOfBR0" border="0"></img></a> <a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/agroprima/RByQ?a=_mijBdi4R2g:hJmDY9ChJnw:7Q72WNTAKBA"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/agroprima/RByQ?d=7Q72WNTAKBA" border="0"></img></a> <a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/agroprima/RByQ?a=_mijBdi4R2g:hJmDY9ChJnw:V_sGLiPBpWU"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/agroprima/RByQ?i=_mijBdi4R2g:hJmDY9ChJnw:V_sGLiPBpWU" border="0"></img></a>
</div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.agroprima.com/?feed=rss2&amp;p=80</wfw:commentRss>
		<slash:comments>49</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
