<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" standalone="no"?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><rss xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd" version="2.0"><channel><title>Blog Alghafir</title><description>Blog Alghafir ini saya buat untuk sekadar share saja tentang berbagai trik-trik tentang seputar komputer dan internet serta artikel-artikel unik, mudah-mudahan semua ini dapat membuat teman-teman senang dan juga dapat menambah wawasan teman-teman.</description><managingEditor>noreply@blogger.com (Anonymous)</managingEditor><pubDate>Fri, 1 Nov 2024 01:24:25 -0700</pubDate><generator>Blogger http://www.blogger.com</generator><openSearch:totalResults xmlns:openSearch="http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/">9</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex xmlns:openSearch="http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/">1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage xmlns:openSearch="http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/">25</openSearch:itemsPerPage><link>http://alghafir.blogspot.com/</link><language>en-us</language><itunes:explicit>no</itunes:explicit><itunes:subtitle>Blog Alghafir ini saya buat untuk sekadar share saja tentang berbagai trik-trik tentang seputar komputer dan internet serta artikel-artikel unik, mudah-mudahan semua ini dapat membuat teman-teman senang dan juga dapat menambah wawasan teman-teman.</itunes:subtitle><itunes:owner><itunes:email>noreply@blogger.com</itunes:email></itunes:owner><xhtml:meta content="noindex" name="robots" xmlns:xhtml="http://www.w3.org/1999/xhtml"/><item><title>Apa Itu 4G LTE?</title><link>http://alghafir.blogspot.com/2013/08/apa-itu-4g-lte.html</link><category>Teknologi</category><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><pubDate>Tue, 13 Aug 2013 05:41:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4344619587125656796.post-4785072735255619442</guid><description>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgxFFfSOpxrfDo3XzO8NqEI-NtaUOuP2X88W6DXS1nrBhPlfPngklBoM3UAk2apCPJeBuQ2sHvbX7epNsn3BeNIrMpA0bn5Y-VykUGrI0rNoveIK5MUOTi5EN5iqKhTOjHugfa5ygTa2QK3/s1600/lte.jpg" imageanchor="1" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="173" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgxFFfSOpxrfDo3XzO8NqEI-NtaUOuP2X88W6DXS1nrBhPlfPngklBoM3UAk2apCPJeBuQ2sHvbX7epNsn3BeNIrMpA0bn5Y-VykUGrI0rNoveIK5MUOTi5EN5iqKhTOjHugfa5ygTa2QK3/s320/lte.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
LTE merupakan kependekan dari Long Term Evolution yakni sebuah 
standar komunikasi dasar nirkabel tingkat tinggi yang didasarkan pada 
jaringan GSM/EDGE dan UMTS/HSDPA dimana terjadi peningkatan dalam hal 
kapasitas dan kecepatan menggunakan teknik modulasi baru.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Format LTE pertamakali diusulkan oleh operator NTT CoOMo dari Jepang 
dan telah diadopsi sebagai standar internasional. Layanan LTE 
pertamakali dibuka oleh perusahaan TeliaSonera di Stockholm dan Oslo 
pada tanggal 14 Desember 2009. Yang diikuti oleh Amerika Serikat dan 
Jepang pada tahun 2010.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jaringan LTE yang rilis terlebih dahulu diharapkan akan dikerahkan 
secara global pada tahun 2012 sebagai evolusi alami dari beberapa sistem
 2G dan 3G, termasuk sistem global untuk komunikasi mobile (GSM) dan 
Universal Mobile Telecomunications (UMTS) (3GPP seta 3GPP2).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEicqv_tlR7UfNr7qjnaDafigFGLBFTUcD9q9sJCxbcXx-LRWF6a6926bNJy4bdckK995PN1QT3LzPNIadqI02EtZaYL__tlJlrFinCREeDULL-KbRCXNpElFP093WYvoXij8FFsOJdjyrmw/s1600/4207_cell-05.gif" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="246" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEicqv_tlR7UfNr7qjnaDafigFGLBFTUcD9q9sJCxbcXx-LRWF6a6926bNJy4bdckK995PN1QT3LzPNIadqI02EtZaYL__tlJlrFinCREeDULL-KbRCXNpElFP093WYvoXij8FFsOJdjyrmw/s400/4207_cell-05.gif" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&amp;nbsp;LTE adalah standar untuk teknologi komunikasi data jaringan nirkabel dan lanjutan dari teknologi GSM/UMTS Standar. Tujuan dari LTE adalah untuk meningkatkan kapasitas dan kecepatan jaringan data nirkabel menggunakan teknik DSP (Digital Signal Processing) dan modulasi yang dikembangkan pada awal milenium baru. Sistem antar muka nirkabel tidak kompatibel dengan jaringan 2G dan 3G sehingga harus dioprasikan pada spektrum nirkabel yang terpisah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div id="stcpDiv" style="left: -1988px; position: absolute; top: -1999px;"&gt;
Sebagai
 teknologi tingkat tinggi, LTE mampu mendownload sampai dengan kecepatan
 hingga 300 Mbps dan upload 75 Mbps. LTE mendukung operator bandwidth 
terukur, serta mendukung pembagian frekuensi duplexing (FDD) dan 
waktu-divisi dupleks (TDD). Arsitektur jaringan LTE merupakan arsitektur
 jaringan berbasis IP datar uang disebut Evolved Packet Core (EPC), yang
 dirancang untuk menggantikan Core Network GPRS dan mendukung pertukaran
 yang mulus untuk suara maupun data dibandingkan dengan teknologi 
jaringan yang lebih dulu ada seperti GSM, UMTS dan CDNA 2000. - See more
 at: 
http://www.teknokers.com/taukah-kamu-apa-itu-4g-lte-ini-dia-jawabannya.html#sthash.OQctKaqu.dpuf&lt;/div&gt;
Sebagai Teknologi tingkat tinggi, LTE dapat mendownload hingga menembus kecapatan 300 Mbps dan Upload Hingga 75 Mbps. LTE mendukung operator bandwitdh terukur, serta mendukung pembagian frekuensi Duplexing (FDD) dan waktu-divisi dupleks (TDD). Arsitektur jaringan LTE merupakan arsitektur jaringan berbasis IP datar uang disebut Evolved Packet Core (EPC) yang dirancang untuk menggantikan Core Network GPRS yang mendukung pertukaran yang mulus untuk data maupun suara dibandingkan dengan teknologi jaringan yang lebih dulu ada seperti GSM, UMTS dan CDNA 2000.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Beberapa kelebihan yang dimiliki LTE antara lain :&lt;br /&gt;
&lt;ol&gt;
&lt;li&gt;&lt;div id="stcpDiv" style="left: -1988px; position: absolute; top: -1999px;"&gt;
Tingkat
 download sampai dengan 299.6 Mbis/s dan tingkat upload gingga 75.5 
Mbis/s tergantung pada katrgori perangkat yang digunakan. - See more at:
 
http://www.teknokers.com/taukah-kamu-apa-itu-4g-lte-ini-dia-jawabannya.html#sthash.OQctKaqu.dpuf&lt;/div&gt;
&amp;nbsp;Tingkat Download hingga mencapai 299,6 Mbis/s dan tingkat &lt;u&gt;U&lt;/u&gt;pload hingga 75,5 Mbis/s tergantung pada kategori perangkat yang digunakan.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Peningkatan dukungan untuk mobilitas, sebagai contoh untuk dukungan pada terminal bergerak 350 Km/jam atau 500 Km/jam tergantung pita frekuensi.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Dukungan pada semua gelombang frekuensi yang saat ini digunakan oleh sistem IMT dan ITU-R.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Di daerah kota dan perkotaan, frekuensi Band yang lebih tinggi (seperti 2,6 Mghz di Uni Eropa) digunakan untuk kecepatan tinggi Mobile Broadband.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Dukungan untuk MBSFN (Multicast Broadcast Single Frequency Network). Fitur ini bisa memberi layanan seperti Mobile TV menggunakan infrastruktur LTE, dan merupakan pesaing untuk layanan DVB-H berbasis siaran TV&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;
Pada saat ini di indonesia sudah beredar beberapa Ponsel/Smartphone dan Tablet yang sudah mendukung&amp;nbsp; Teknologi LTE seperti Samsung Galaxy Nexus, LG Optimus 4G LTE, Blackbery Playbook 4G LTE dan lain-lain&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sumber: Tabloid Pulsa edisi Desember 2011 dan&lt;br /&gt;
&lt;div id="stcpDiv" style="left: -1988px; position: absolute; top: -1999px;"&gt;
sumber: tabloid pulsa edisi Desember 2011&lt;/div&gt;
&lt;div id="stcpDiv" style="left: -1988px; position: absolute; top: -1999px;"&gt;
 Arsitektur jaringan LTE merupakan arsitektur jaringan berbasis IP datar
 uang disebut Evolved Packet Core (EPC), yang dirancang untuk 
menggantikan Core Network GPRS dan mendukung pertukaran yang mulus untuk
 suara maupun data dibandingkan dengan teknologi jaringan yang lebih 
dulu ada seperti GSM, UMTS dan CDNA 2000. - See more at: 
http://www.teknokers.com/taukah-kamu-apa-itu-4g-lte-ini-dia-jawabannya.html#sthash.OQctKaqu.dpuf&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div id="stcpDiv" style="left: -1988px; position: absolute; top: -1999px;"&gt;
dan
 merupakan lanjutan dari teknologi GSM/UMTS standar. - See more at: 
http://www.teknokers.com/taukah-kamu-apa-itu-4g-lte-ini-dia-jawabannya.html#sthash.OQctKaqu.dpuf&lt;/div&gt;
&lt;div id="stcpDiv" style="left: -1988px; position: absolute; top: -1999px;"&gt;
LTE
 adalah standar untuk teknologi komunikasi data nirkabel dan merupakan 
lanjutan dari teknologi GSM/UMTS standar. Tujuan dari LTE adalah untuk 
meningkatkan kapasitas dan kecepatan jaringan data nirkabel menggunakan 
teknik DSP (Digital Signal Processing) dan modulasi yang dikembangkan 
pada awal milenium baru. Sistem antarmuka nirkabel tidak kompatibel 
dengan jaringan 2G dan 3G sehingga harus diopeasikan pada spektrum 
nirkabel yang terpisah. - See more at: 
http://www.teknokers.com/taukah-kamu-apa-itu-4g-lte-ini-dia-jawabannya.html#sthash.OQctKaqu.dpuf&lt;/div&gt;
&lt;div id="stcpDiv" style="left: -1988px; position: absolute; top: -1999px;"&gt;
LTE
 adalah standar untuk teknologi komunikasi data nirkabel dan merupakan 
lanjutan dari teknologi GSM/UMTS standar. Tujuan dari LTE adalah untuk 
meningkatkan kapasitas dan kecepatan jaringan data nirkabel menggunakan 
teknik DSP (Digital Signal Processing) dan modulasi yang dikembangkan 
pada awal milenium baru. Sistem antarmuka nirkabel tidak kompatibel 
dengan jaringan 2G dan 3G sehingga harus diopeasikan pada spektrum 
nirkabel yang terpisah. - See more at: 
http://www.teknokers.com/taukah-kamu-apa-itu-4g-lte-ini-dia-jawabannya.html#sthash.OQctKaqu.dpufjjjjjjj&lt;/div&gt;
&lt;div id="stcpDiv" style="left: -1988px; position: absolute; top: -1999px;"&gt;
LTE
 adalah standar untuk teknologi komunikasi data nirkabel dan merupakan 
lanjutan dari teknologi GSM/UMTS standar. Tujuan dari LTE adalah untuk 
meningkatkan kapasitas dan kecepatan jaringan data nirkabel menggunakan 
teknik DSP (Digital Signal Processing) dan modulasi yang dikembangkan 
pada awal milenium baru. Sistem antarmuka nirkabel tidak kompatibel 
dengan jaringan 2G dan 3G sehingga harus diopeasikan pada spektrum 
nirkabel yang terpisah. - See more at: 
http://www.teknokers.com/taukah-kamu-apa-itu-4g-lte-ini-dia-jawabannya.html#sthash.OQctKaqu.d&lt;/div&gt;
</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgxFFfSOpxrfDo3XzO8NqEI-NtaUOuP2X88W6DXS1nrBhPlfPngklBoM3UAk2apCPJeBuQ2sHvbX7epNsn3BeNIrMpA0bn5Y-VykUGrI0rNoveIK5MUOTi5EN5iqKhTOjHugfa5ygTa2QK3/s72-c/lte.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title> Kisah Umar dan Keprihatinannya Pada Rakyat Miskin</title><link>http://alghafir.blogspot.com/2013/08/kisah-umar-dan-keprihatinannya-pada-rakyat-miskin.html</link><category>Inspirasi</category><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><pubDate>Tue, 13 Aug 2013 04:30:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4344619587125656796.post-6755215391884120899</guid><description>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgBvgnUxCp_gb2upcs6TVjuwN54QI3V_RHww5GmpoOe1x29c8C1kMX73kKAtIZRGbVV7GD1Ap2bhKtGOEG4LFkfGXwpLstZgQJh9VGsrR1Dj8ELl2aYpxGtcpZbuA0x4luD_nt8JIu0TJIW/s1600/memberi.jpg" imageanchor="1" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="227" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgBvgnUxCp_gb2upcs6TVjuwN54QI3V_RHww5GmpoOe1x29c8C1kMX73kKAtIZRGbVV7GD1Ap2bhKtGOEG4LFkfGXwpLstZgQJh9VGsrR1Dj8ELl2aYpxGtcpZbuA0x4luD_nt8JIu0TJIW/s320/memberi.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
Pelajaran mana yang lebih baik daripada sebuah keteladanan? Terlebih 
dalam kondisi ketika banyak pemimpin negeri kita yang tak amanah. Namun 
tak selayaknya kita berputus asa, justru kita wajib berdoa. Semoga Allah
 kan hadirkan sosok pemimpin teladan seperti sejarah merekam Umar bin 
Khattab dan kepemimpinan beliau dalam &lt;b&gt;kisah inspirasi&lt;/b&gt; berikut... &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: center;"&gt;
***&lt;/div&gt;
Krisis itu masih melanda Madinah. 
Korban sudah banyak berjatuhan. Jumlah orang-orang miskin terus 
bertambah. Khalifah Umar Bin Khatab yang merasa paling bertanggung jawab
 terhadap musibah itu, memerintahkan menyembelih hewan ternak untuk 
dibagi-bagikan pada penduduk.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketika tiba waktu makan, para 
petugas memilihkan untuk Umar bagian yang menjadi kegemarannya: punuk 
dan hati unta. Ini merupakan kegemaran Umar sebelum masuk islam. “Dari 
mana ini?” Tanya Umar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Dari hewan yang baru disembelih hari ini,” jawab mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tidak!
 Tidak!” kata Umar seraya menjauhkan hidangan lezat itu dari hadapannya.
 “Saya akan menjadi pemimpin paling buruk seandainya saya memakan daging
 lezat ini dan meninggalkan tulang-tulangnya untuk rakyat.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj1xTB9D4caPB0QdR-KYb138LHILW-E6VCCesErePgiUWA_NiuQ_s8f_yT9hbbpGWsmrAE98dANyROG5JiP6VbI5rXfm9LS0ie6SkcxI-m1PnU7_CiI1CO6OFUibUYlMP6_2ljfJsfw9SE/s1600/kisah+inspirasi+-+tanah-kering.jpg" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj1xTB9D4caPB0QdR-KYb138LHILW-E6VCCesErePgiUWA_NiuQ_s8f_yT9hbbpGWsmrAE98dANyROG5JiP6VbI5rXfm9LS0ie6SkcxI-m1PnU7_CiI1CO6OFUibUYlMP6_2ljfJsfw9SE/s1600/kisah+inspirasi+-+tanah-kering.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;Kemudian
 Umar menuruh salah seorang sahabatnya,” Angkatlah makanan ini, dan 
ambilkan saya roti dan minyak biasa!” Beberapa saat kemudian, Umar 
menyantap yang dimintanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kisah yang dipaparkan Khalid Muhammad 
Khalid dalam bukunya ar-Rijal Haular Rasul itu menggambarkan betapa 
besar perhatian Umar terhadap rakyatnya. Peristiwa seperti itu bukan 
hanya terjadi sekali saja. Kisah tentang pertemuan Umar dengan seorang 
ibu bersama anaknya yang sedang menangis kelaparan, begitu akrab di 
telinga kita. Ditengah nyenyaknya orang tidur. Ia berkeliling dan masuk 
sudut-sudut kota Madinah. Ketika bertemu seorang ibu dan anaknya yang 
sedang kelaparan, Umar sendiri yang pergi mengambil makanan. Ia sendiri 
juga yang memanggulnya, mengaduknya, memasaknya dan menghidangkannya 
untuk anak-anak itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Keltika kelaparan mencapai puncaknya Umar 
pernah disuguhi remukan roti yang dicampur samin. Umar memanggil seorang
 badui dan mengajaknya makan bersama. Umar tidak menyuapkan makanan ke 
mulutnya sebelum badui itu melakukannya terlebih dahulu. Orang badui 
sepertinya sangat menikmati makanan itu. “Agaknya Anda tidak pernah 
merasakan lemak?” Tanya Umar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Benar,” kata badui itu. “Saya 
tidak pernah makan dengan samin atau minyak zaitun. Saya juga sudah lama
 tidak menyaksikan orang-orang memakannya sampai sekarang,” tambahnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style="float: right; margin: 5px;"&gt;

&lt;ins style="border: none; display: inline-table; height: 600px; margin: 0; padding: 0; position: relative; visibility: visible; width: 160px;"&gt;&lt;ins id="aswift_1_anchor" style="border: none; display: block; height: 600px; margin: 0; padding: 0; position: relative; visibility: visible; width: 160px;"&gt;&lt;/ins&gt;&lt;/ins&gt;
&lt;/div&gt;
Mendengar kata-kata sang badui, Umar bersumpah tidak akan makan lemak sampai 
semua orang hidup seperti biasa. Ucapannya benar-benar dibuktikan. 
Kata-katanya diabadikan sampai saat itu, “Kalau rakyatku kelaparan, aku 
ingin orang pertama yang merasakannya. Kalau rakyatku kekenayangan, aku 
ingin orang terakhir yang menikmatinya.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Padahal saat itu Umar 
bisa saja menggunakan fasilitas Negara. Kekayaan Irak dan Syam sudah 
berada ditangan kaum Muslimin. Tapi tidak. Umar lebih memilih makan 
bersama rakyatnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada kesempatan lain, Umar menerima hadiah 
makanan lezat dari Gubernur Azerbeijan, Utbah bin Farqad. Namun begitu 
mengetahui makanan itu biasanya disajikan untuk kalangan elit, Umar 
segera mengembalikannya. Kepada utusan yang mengantarkannya Umar 
berpesan, “Kenyangkanlah lebih dulu rakyat dengan makanan yang biasa 
Anda makan.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sikap seperti itu tak hanya dimiliki Umar bin 
Khattab. Ketika mendengar dari Aisyah bahwa Madinah tengah dilanda 
kelaparan. Abdurrahman bin Auf yang baru pulang dari berniaga segera 
membagikan hartanya pada masyarakat yang sedang menderita. Semua 
hartanya dibagikan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ironisnya, sikap ini justru amat jauh dari 
para pejabat sekarang. Penderitaan demi penderitaan yang terus melanda 
bangsa ini, tak meyadarkan mereka. Naiknya harga kebutuhan pokok sebelum
 harga BBM naik dan meningkatnya jumlah orang-orang miskin, tak 
menggugah hati mereka. Bahkan, perilaku boros mereka kian marak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Anggota
 Dewan yang ditunjuk rakyat sebagai wakil, justru banyak yang 
berleha-leha. Santai dan mencari aman. Pada saat yang sama, para pejabat
 yang juga dipilih langsung, tak pernah memikirkan rakyat. Yang ada 
dalam benak mereka , bagaimana bisa aman selama lima tahun ke depan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka
 yang dulu vocal mengkritik para pejabat korup dan zalim, justru kini 
diam. Ia takut kalau kursi yang saat ini didudukinya lepas. Sungguh jauh
 beda dengan Abu Dzar al-Ghifari, seorang sahabat Rasulullah saw. Ketika
 suatu saat dia cukup pedas mengkritik para pejabat di Madinah, Ustman 
bn Affan memindahkannya ke Syam agar tak muncul konflik. Namun, ditempat
 inipun ia melakukan kritik tajam pada Muawiyah bin Abu Sufyan agar 
menyantuni fakir miskin.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Muawiyah pernah mengujinya dengan 
mengirimkan uang. Namun ketika esok harinya uang itu ingin diambilnya 
kembali, ternyata Abu Dzar telah membagikannya pada fakir miskin.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sesungguhnya,
 negeri kita ini tidak miskin. Negari kita kaya. Bahkan teramat kaya. 
Tapi karena tidak dikelola dengan baik, kita menjadi miskin. Negeri kita
 kaya, tapi karena kekayaan itu hanya berada pada orang-orang tertentu 
saja, rakyat menjadi miskin. Kekayaan dimonopoli oleh para pejabat, 
anggota parlemen dan para pengusaha tamak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di tengah suara 
rintihan para pengemis dan orang-orang terlantar, kita menyaksikan para 
pejabat dan orang-orang berduit dengan ayik melancong ke berbagai 
negari. Mereka seolah tanpa dosa menghambur-hamburkan uang dengan 
membeli barang serba mewah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ditengah gubuk-gubuk reot penuh 
tambalan kardus bekas, kita menyaksikan gedung-gedung menjulang langit. 
Diantara maraknya tengadah tangan-tangan pengemis, mobil-mobil mewah 
dengan santainya berseleweran. Pemandangan kontras yang selalu memenuhi 
hari-hari kita.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dimasa Umar bin Abdul azis, umat islam pernah 
mengalami kejayaan. Kala itu sulit mencari mustahiq (penerima) zakat. 
Mereka merasa sudah mampu, bahkan harus mengeluarkan zakat. Mereka tidak
 terlalu kaya. Tapi, kekayaan dimasa itu tidak berkumpul pada 
orang-orang tertentu saja.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Disinilah peran zakat, infak dan shadaqah. Tak hanya untuk ‘membersihkan’ harta si kaya, tapi juga menuntaskan kemiskinan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jika
 ini tidak kita lakukan, kita belum menjadi mukmin sejati. Sebab, 
seorang Mukmin tentu takkan membiarkan tetanggana kelaparan. Rasulullah 
saw bersabda, “Tidak beriman seseorang yang dirinya kenyang, sementara 
tetangganya kelaparan.” (HR. Muslim)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Majalah Sabili no 7 Th XIII Judul Asli : "Prihatin pada Rakyat Miskin")&lt;br /&gt;
diambil dari http://myquran.org/forum/index.php/topic,54692.msg1660153.html#msg1660153</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgBvgnUxCp_gb2upcs6TVjuwN54QI3V_RHww5GmpoOe1x29c8C1kMX73kKAtIZRGbVV7GD1Ap2bhKtGOEG4LFkfGXwpLstZgQJh9VGsrR1Dj8ELl2aYpxGtcpZbuA0x4luD_nt8JIu0TJIW/s72-c/memberi.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Hidup Adalah Sebuah Pilihan</title><link>http://alghafir.blogspot.com/2013/08/hidup-adalah-sebuah-pilihan.html</link><category>Inspirasi</category><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><pubDate>Tue, 13 Aug 2013 03:18:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4344619587125656796.post-1211163566883247796</guid><description>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgklapR3D59TGb3JDACYU6FPNTgkBKScyE3jI2lSP03TxebMC1AXTAezTIsvE56EiXJ7r2eNqENgQ63xj05ZPxxsEGkoPT-bM5TT4AbmMDJxMdOFC-CnuON230NfOx_68pn06FH3yyxuWe2/s1600/pilihANHIDUP.jpg" imageanchor="1" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="320" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgklapR3D59TGb3JDACYU6FPNTgkBKScyE3jI2lSP03TxebMC1AXTAezTIsvE56EiXJ7r2eNqENgQ63xj05ZPxxsEGkoPT-bM5TT4AbmMDJxMdOFC-CnuON230NfOx_68pn06FH3yyxuWe2/s320/pilihANHIDUP.jpg" width="292" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Jerry adalah seorang manager restoran 
di Amerika. Dia selalu dalam semangat yang baik dan selalu punya hal 
positif untuk dikatakan. Jika seseorang bertanya kepadanya tentang apa 
yang sedang dia kerjakan, dia akan selalu menjawab, " Jika aku dapat 
yang lebih baik, aku lebih suka menjadi orang kembar!"&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Banyak
 pelayan di restorannya keluar jika Jerry pindah kerja, sehingga mereka 
dapat tetap mengikutinya dari satu restoran ke restoran yang lain. 
Alasan mengapa para pelayan restoran tersebut keluar mengikuti Jerry 
adalah karena sikapnya.&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
Jerry adalah seorang motivator 
alami. jika karyawannya sedang mengalami hari yang buruk, dia selalu ada
 di sana, memberitahu karyawan tersebut bagaimana melihat sisi positif 
dari situasi yang tengah dialami.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Melihat
 gaya tersebut benar-benar membuat aku penasaran, jadi suatu hari aku 
temui Jerry dan bertanya padanya, "Aku tidak mengerti! Tidak mungkin 
seseorang menjadi orang yang berpikiran positif sepanjang waktu.&lt;/div&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;Bagaimana
 kamu dapat melakukannya?" Jerry menjawab, "Tiap pagi aku bangun dan 
berkata pada diriku, aku punya dua pilihan hari ini. Aku dapat memilih 
untuk ada di dalam suasana yang baik atau memilih dalam suasana yang 
jelek. Aku selalu memilih dalam suasana yang baik. Tiap kali sesuatu 
terjadi, aku dapat memilih untuk menjadi korban atau aku belajar dari 
kejadian itu. Aku selalu memilih belajar dari hal itu. Setiap ada 
sesorang menyampaikan keluhan, aku dapat memilih untuk menerima keluhan 
mereka atau aku dapat mengambil sisi positifnya.. Aku selalu memilih 
sisi positifnya."&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
"Tetapi
 tidak selalu semudah itu," protesku. "Ya, memang begitu," kata Jerry, 
"Hidup adalah sebuah pilihan. Saat kamu membuang seluruh masalah, setiap
 keadaan adalah sebuah pilihan. Kamu memilih bagaimana bereaksi terhadap
 semua keadaan. Kamu memilih bagaimana orang-orang disekelilingmu 
terpengaruh oleh keadaanmu. Kamu memilih untuk ada dalam keadaan yang 
baik atau buruk. Itu adalah pilihanmu, bagaimana kamu hidup."&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Beberapa
 tahun kemudian, aku dengar Jerry mengalami musibah yang tak pernah 
terpikirkan terjadi dalam bisnis restoran: membiarkan pintu belakang 
tidak terkunci pada suatu pagi dan dirampok oleh tiga orang bersenjata. 
Saat mencoba membuka brankas, tangannya gemetaran karena gugup dan salah
 memutar nomor kombinasi. Para perampok panik dan menembaknya. 
Untungnya, Jerry cepat ditemukan dan segera dibawa ke rumah sakit.&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Setelah
 menjalani operasi selama 18 jam dan seminggu perawatan intensif, Jerry 
dapat meninggalkan rumah sakit dengan beberapa bagian peluru masih 
berada di dalam tubuhnya. Aku melihat Jerry enam bulan setelah musibah 
tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat aku tanya Jerry bagaimana keadaannya, dia 
menjawab, "Jika aku dapat yang lebih baik, aku lebih suka menjadi orang 
kembar. Mau melihat bekas luka-lukaku?" Aku menunduk untuk melihat 
luka-lukanya, tetapi aku masih juga bertanya apa yang dia pikirkan saat 
terjadinya perampokan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"Hal pertama yang terlintas dalam 
pikiranku adalah bahwa aku harus mengunci pintu belakang," jawab Jerry. 
"Kemudian setelah mereka menembak dan aku tergeletak di lantai, aku 
ingat bahwa aku punya dua pilihan: aku dapat memilih untuk hidup atau 
mati. Aku memilih untuk hidup."&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"Apakah kamu tidak takut?" 
tanyaku. Jerry melanjutkan, " Para ahli medisnya hebat. Mereka terus 
berkata bahwa aku akan sembuh. Tapi saat mereka mendorongku ke ruang 
gawat darurat dan melihat ekspresi wajah para dokter dan suster aku jadi
 takut. Mata mereka berkata 'Orang ini akan mati'. Aku tahu aku harus 
mengambil tindakan."&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"Apa yang kamu lakukan?" tanya saya. "Disana
 ada suster gemuk yang bertanya padaku," kata Jerry. "Dia bertanya 
apakah aku punya alergi. 'Ya' jawabku..&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Para dokter dan suster 
berhenti bekerja dan mereka menunggu jawabanku. Aku menarik nafas 
dalam-dalam dan berteriak, 'Peluru!' Ditengah tertawa mereka aku 
katakan, ' Aku memilih untuk hidup. Tolong aku dioperasi sebagai orang 
hidup, bukan orang mati'."&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jerry dapat hidup karena keahlian para
 dokter, tetapi juga karena sikapnya hidupnya yang mengagumkan. Aku 
belajar dari dia bahwa tiap hari kamu dapat memilih apakah kamu akan 
menikmati hidupmu atau membencinya.&lt;/div&gt;
Satu hal yang 
benar-benar milikmu yang tidak bisa dikontrol oleh orang lain adalah 
sikap hidupmu, sehingga jika kamu bisa mengendalikannya dan segala hal 
dalam hidup akan jadi lebih mudah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber : motivasi.net&lt;/span&gt;</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgklapR3D59TGb3JDACYU6FPNTgkBKScyE3jI2lSP03TxebMC1AXTAezTIsvE56EiXJ7r2eNqENgQ63xj05ZPxxsEGkoPT-bM5TT4AbmMDJxMdOFC-CnuON230NfOx_68pn06FH3yyxuWe2/s72-c/pilihANHIDUP.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Konsep Komunikasi Data</title><link>http://alghafir.blogspot.com/2013/08/konsep-komunikasi-data.html</link><category>ilmu komputer</category><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><pubDate>Fri, 9 Aug 2013 20:44:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4344619587125656796.post-2041619613974676451</guid><description>&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;
 &lt;w:WordDocument&gt;
  &lt;w:View&gt;Normal&lt;/w:View&gt;
  &lt;w:Zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;
  &lt;w:TrackMoves/&gt;
  &lt;w:TrackFormatting/&gt;
  &lt;w:PunctuationKerning/&gt;
  &lt;w:ValidateAgainstSchemas/&gt;
  &lt;w:SaveIfXMLInvalid&gt;false&lt;/w:SaveIfXMLInvalid&gt;
  &lt;w:IgnoreMixedContent&gt;false&lt;/w:IgnoreMixedContent&gt;
  &lt;w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;false&lt;/w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;
  &lt;w:DoNotPromoteQF/&gt;
  &lt;w:LidThemeOther&gt;EN-US&lt;/w:LidThemeOther&gt;
  &lt;w:LidThemeAsian&gt;X-NONE&lt;/w:LidThemeAsian&gt;
  &lt;w:LidThemeComplexScript&gt;X-NONE&lt;/w:LidThemeComplexScript&gt;
  &lt;w:Compatibility&gt;
   &lt;w:BreakWrappedTables/&gt;
   &lt;w:SnapToGridInCell/&gt;
   &lt;w:WrapTextWithPunct/&gt;
   &lt;w:UseAsianBreakRules/&gt;
   &lt;w:DontGrowAutofit/&gt;
   &lt;w:SplitPgBreakAndParaMark/&gt;
   &lt;w:DontVertAlignCellWithSp/&gt;
   &lt;w:DontBreakConstrainedForcedTables/&gt;
   &lt;w:DontVertAlignInTxbx/&gt;
   &lt;w:Word11KerningPairs/&gt;
   &lt;w:CachedColBalance/&gt;
  &lt;/w:Compatibility&gt;
  &lt;w:BrowserLevel&gt;MicrosoftInternetExplorer4&lt;/w:BrowserLevel&gt;
  &lt;m:mathPr&gt;
   &lt;m:mathFont m:val="Cambria Math"/&gt;
   &lt;m:brkBin m:val="before"/&gt;
   &lt;m:brkBinSub m:val="&amp;#45;-"/&gt;
   &lt;m:smallFrac m:val="off"/&gt;
   &lt;m:dispDef/&gt;
   &lt;m:lMargin m:val="0"/&gt;
   &lt;m:rMargin m:val="0"/&gt;
   &lt;m:defJc m:val="centerGroup"/&gt;
   &lt;m:wrapIndent m:val="1440"/&gt;
   &lt;m:intLim m:val="subSup"/&gt;
   &lt;m:naryLim m:val="undOvr"/&gt;
  &lt;/m:mathPr&gt;&lt;/w:WordDocument&gt;
&lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;br /&gt;
&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;
 &lt;w:LatentStyles DefLockedState="false" DefUnhideWhenUsed="true"
  DefSemiHidden="true" DefQFormat="false" DefPriority="99"
  LatentStyleCount="267"&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="0" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Normal"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="heading 1"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 2"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 3"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 4"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 5"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 6"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 7"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 8"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 9"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 1"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 2"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 3"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 4"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 5"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 6"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 7"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 8"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 9"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="35" QFormat="true" Name="caption"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="10" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Title"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="1" Name="Default Paragraph Font"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="11" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Subtitle"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="22" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Strong"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="20" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Emphasis"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="59" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Table Grid"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" UnhideWhenUsed="false" Name="Placeholder Text"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="1" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="No Spacing"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 1"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 1"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 1"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 1"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 1"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 1"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" UnhideWhenUsed="false" Name="Revision"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="34" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="List Paragraph"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="29" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Quote"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="30" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Intense Quote"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 1"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 1"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 1"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 1"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 1"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 1"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 1"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 1"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 2"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 2"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 2"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 2"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 2"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 2"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 2"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 2"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 2"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 2"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 2"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 2"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 2"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 2"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 3"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 3"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 3"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 3"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 3"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 3"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 3"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 3"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 3"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 3"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 3"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 3"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 3"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 3"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 4"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 4"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 4"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 4"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 4"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 4"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 4"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 4"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 4"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 4"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 4"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 4"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 4"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 4"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 5"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 5"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 5"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 5"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 5"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 5"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 5"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 5"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 5"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 5"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 5"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 5"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 5"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 5"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 6"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 6"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 6"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 6"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 6"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 6"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 6"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 6"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 6"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 6"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 6"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 6"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 6"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 6"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="19" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Subtle Emphasis"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="21" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Intense Emphasis"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="31" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Subtle Reference"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="32" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Intense Reference"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="33" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Book Title"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="37" Name="Bibliography"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" QFormat="true" Name="TOC Heading"/&gt;
 &lt;/w:LatentStyles&gt;
&lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 10]&gt;
&lt;style&gt;
 /* Style Definitions */
 table.MsoNormalTable
 {mso-style-name:"Table Normal";
 mso-tstyle-rowband-size:0;
 mso-tstyle-colband-size:0;
 mso-style-noshow:yes;
 mso-style-priority:99;
 mso-style-qformat:yes;
 mso-style-parent:"";
 mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt;
 mso-para-margin:0in;
 mso-para-margin-bottom:.0001pt;
 mso-pagination:widow-orphan;
 font-size:11.0pt;
 font-family:"Calibri","sans-serif";
 mso-ascii-font-family:Calibri;
 mso-ascii-theme-font:minor-latin;
 mso-fareast-font-family:"Times New Roman";
 mso-fareast-theme-font:minor-fareast;
 mso-hansi-font-family:Calibri;
 mso-hansi-theme-font:minor-latin;
 mso-bidi-font-family:"Times New Roman";
 mso-bidi-theme-font:minor-bidi;}
&lt;/style&gt;
&lt;![endif]--&gt;

&lt;br /&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjdFHaglL_VB1OVC3TkkJD9ecqISlPb8yhSC9M84yvyNvamlKJX_wL9yjyAXJrbon7J-iSv72a6sJW-bIMBhIDHkD6I89gOEli5p1nBWY53OONchjtjlPgxZaoYwvYLXhFexRCtRmuTZMi5/s1600/komunikasi_data.jpg" imageanchor="1" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="238" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjdFHaglL_VB1OVC3TkkJD9ecqISlPb8yhSC9M84yvyNvamlKJX_wL9yjyAXJrbon7J-iSv72a6sJW-bIMBhIDHkD6I89gOEli5p1nBWY53OONchjtjlPgxZaoYwvYLXhFexRCtRmuTZMi5/s320/komunikasi_data.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana,sans-serif; font-size: small;"&gt;&lt;b&gt;Pengertian Komunikasi Data&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana,sans-serif; font-size: small;"&gt;Komunikasi data adalah transmisi
data elektronik melalui beberapa media. Media tersebut berupa kabel koaksial,
fiber optic, microwave,dsb.  Istilah lain yang digunakan adalah teleprocessing, telekomunikasi, telecom dan datacom.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana,sans-serif; font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana,sans-serif; font-size: small;"&gt;&lt;b&gt;Fungsi Sistem Komunikasi Data &lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;ol&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style="font-family: Verdana,sans-serif; font-size: small;"&gt;Memberikan informasi yang tepat dalam waktu yang tepat&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style="font-family: Verdana,sans-serif; font-size: small;"&gt;memperoleh data bisnis selagi data itu di buat (online)&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;
 &lt;w:WordDocument&gt;
  &lt;w:View&gt;Normal&lt;/w:View&gt;
  &lt;w:Zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;
  &lt;w:TrackMoves/&gt;
  &lt;w:TrackFormatting/&gt;
  &lt;w:PunctuationKerning/&gt;
  &lt;w:ValidateAgainstSchemas/&gt;
  &lt;w:SaveIfXMLInvalid&gt;false&lt;/w:SaveIfXMLInvalid&gt;
  &lt;w:IgnoreMixedContent&gt;false&lt;/w:IgnoreMixedContent&gt;
  &lt;w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;false&lt;/w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;
  &lt;w:DoNotPromoteQF/&gt;
  &lt;w:LidThemeOther&gt;EN-US&lt;/w:LidThemeOther&gt;
  &lt;w:LidThemeAsian&gt;X-NONE&lt;/w:LidThemeAsian&gt;
  &lt;w:LidThemeComplexScript&gt;X-NONE&lt;/w:LidThemeComplexScript&gt;
  &lt;w:Compatibility&gt;
   &lt;w:BreakWrappedTables/&gt;
   &lt;w:SnapToGridInCell/&gt;
   &lt;w:WrapTextWithPunct/&gt;
   &lt;w:UseAsianBreakRules/&gt;
   &lt;w:DontGrowAutofit/&gt;
   &lt;w:SplitPgBreakAndParaMark/&gt;
   &lt;w:DontVertAlignCellWithSp/&gt;
   &lt;w:DontBreakConstrainedForcedTables/&gt;
   &lt;w:DontVertAlignInTxbx/&gt;
   &lt;w:Word11KerningPairs/&gt;
   &lt;w:CachedColBalance/&gt;
  &lt;/w:Compatibility&gt;
  &lt;w:BrowserLevel&gt;MicrosoftInternetExplorer4&lt;/w:BrowserLevel&gt;
  &lt;m:mathPr&gt;
   &lt;m:mathFont m:val="Cambria Math"/&gt;
   &lt;m:brkBin m:val="before"/&gt;
   &lt;m:brkBinSub m:val="&amp;#45;-"/&gt;
   &lt;m:smallFrac m:val="off"/&gt;
   &lt;m:dispDef/&gt;
   &lt;m:lMargin m:val="0"/&gt;
   &lt;m:rMargin m:val="0"/&gt;
   &lt;m:defJc m:val="centerGroup"/&gt;
   &lt;m:wrapIndent m:val="1440"/&gt;
   &lt;m:intLim m:val="subSup"/&gt;
   &lt;m:naryLim m:val="undOvr"/&gt;
  &lt;/m:mathPr&gt;&lt;/w:WordDocument&gt;
&lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;span style="font-family: Verdana,sans-serif; font-size: small;"&gt;Sistem komunikasi data memungkinkan orang dan
bisnis yang mempunyai lokasi geografi berlainan dapat saling berkomunukasi&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana,sans-serif; font-size: small;"&gt;&lt;b&gt;Tiga komponen utama&amp;nbsp;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;ol&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style="font-family: Verdana,sans-serif; font-size: small;"&gt;Sumber komunikasi&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style="font-family: Verdana,sans-serif; font-size: small;"&gt;Media komunikasi&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style="font-family: Verdana,sans-serif; font-size: small;"&gt;Penerima&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana,sans-serif; font-size: small;"&gt;&lt;b&gt;Sumber data&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style="font-family: Verdana,sans-serif; font-size: small;"&gt;elemen yang bertugas mengirimkan informasi/data, contoh ; telepon, fax, terminal dll&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style="font-family: Verdana,sans-serif; font-size: small;"&gt;Sumber data di lengkapi oleh transmitter&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style="font-family: Verdana,sans-serif; font-size: small;"&gt;Output Transmitter pada Sumber Data : pulsa listrik, gelombang elektromagnetik, pulsa digital&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style="font-family: Verdana,sans-serif; font-size: small;"&gt;Contoh Transmitter: Modem&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana,sans-serif; font-size: small;"&gt;&lt;b&gt;Media Transmisi&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana,sans-serif; font-size: small;"&gt; Adalah media yang digunakan untuk mengirimkan data dari sumber data ke penerima data.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana,sans-serif; font-size: small;"&gt;Media Transmisi terdiri dari 2 katagori/jenis : media transmisi fisik dan media transmisi non fisik.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style="font-family: Verdana,sans-serif; font-size: small;"&gt;Media transmisi Fisik, contoh : kawat tembaga, kabel coaxial, kabel serat optic.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style="font-family: Verdana,sans-serif; font-size: small;"&gt;Media transmisi Non Fisik,&amp;nbsp; contoh : gelombang elektromagnetik&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana,sans-serif; font-size: small;"&gt;&lt;b&gt;Penerima Data&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style="font-family: Verdana,sans-serif; font-size: small;"&gt;elemen yang bertugas menerima informasi/data, contoh ; telepon, fax, terminal dll.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style="font-family: Verdana,sans-serif; font-size: small;"&gt;Penerima Data dilengkapi oleh Receiver&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana,sans-serif; font-size: small;"&gt;&lt;i&gt;-&amp;gt;Semua peralatan Datacom yang saling berhubungan di sebut Jaringan&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana,sans-serif; font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana,sans-serif; font-size: small;"&gt;&lt;b&gt;Jenis-Jenis Jaringan&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana,sans-serif; font-size: small;"&gt;&lt;b&gt;&amp;nbsp;&lt;/b&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana,sans-serif; font-size: small;"&gt;&lt;b&gt;Jaringan Luas (Wide Area Network – WAN)&lt;/b&gt;&lt;/span&gt; &lt;br /&gt;
&lt;div align="justify"&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana,sans-serif; font-size: small;"&gt;meliputi
 area geografis yang luas dengan beragam fasilitas komunikasi seperti 
jasa telepon jarak jauh, transmisi satelit, dan kabel bawah laut. WAN 
umumnya melibatkan host computers dan beragam jenis perangkat keras dan 
perangkat lunak komunikasi. Contoh : jaringan perbankan antar daerah, 
sistem reservasi, dll. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div align="justify"&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana,sans-serif; font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div align="justify"&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana,sans-serif; font-size: small;"&gt;&lt;b&gt;Jaringan Setempat (Local area Network – LAN) &lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div align="justify"&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana,sans-serif; font-size: small;"&gt;meliputi
 area yang terbatas. Namun, perbedaan ini mulai berubah dengan semakin 
meluasnya ruang lingkup cakupan LAN. LAN umumnya menghubungkan hingga 
ratusan komputer mikro yang semuanya berlokasi di area yang relatif 
kecil, seperti satu gedung atau beberapa gedung yang berdekatan. 
Perusahan tertarik pada pada LAN, karena LAN memungkinkan beberapa 
pemakai berbagi perangkat lunak, data, dan peralatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Jaringan Metropolitan (Metropolitan Area Network – MAN)&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div align="justify"&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana,sans-serif; font-size: small;"&gt;meliputi keseluruhan suatu kota. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div align="justify"&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana,sans-serif; font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div align="justify"&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana,sans-serif; font-size: small;"&gt;&lt;b&gt;Public Data Network (PDN)&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div align="justify"&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana,sans-serif; font-size: small;"&gt;Jaringan
 yang digunakan untuk menghubungkan pusat jaringan yang satu dengan yang
 lain dan biasanya terletak berjauhan bahkan berada di benua yang lain. 
Umunya sentral dari PDN dimilik oleh pemerintah atau organisasi lain.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div align="justify"&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana,sans-serif; font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div align="justify"&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana,sans-serif; font-size: small;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div align="justify"&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana,sans-serif; font-size: small;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div align="justify"&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana,sans-serif; font-size: small;"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;
&lt;div align="justify"&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana,sans-serif; font-size: small;"&gt;&lt;b&gt;Private Branch Exchange (PBX)&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana,sans-serif; font-size: small;"&gt;Jaringan
 yang digunakan terutama untuk hubungan telepon atau komunikasi suara 
pada satu bagunan tetapi menggunakan teknologi yang sama dengan sentral 
telepon. Mirip dengan LAN tetapi data transfer-nya tidak setinggi LAN.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana,sans-serif; font-size: small;"&gt;&lt;i&gt;-&amp;gt;Berdasarkan cara atau bentuk transmisi, jaringan komputer dapat dibagi menjadi 2 jenis, yaitu :&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana,sans-serif; font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana,sans-serif; font-size: small;"&gt;&lt;b&gt;Switched Network&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Merupakan sebuah alat jaringan yang
 melakukan bridging transparan (penghubung segmentasi banyak jaringan 
dengan forwarding berdasarkan MAC address). Contoh dari Switched Network
 adalah Circuit Switched Network, Message Switched Network, dan Packet 
Switched Network.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Broadcast Network &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Merupakan
 sebuah alat jaringan yang mengirimkan paket data ke beberapa arah 
sekaligus. Contoh dari Broadcast Network adalah Packet Radio Network, 
Satellite Network, dan Local Network.&lt;i&gt; &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana,sans-serif; font-size: small;"&gt;&lt;i&gt;&lt;br /&gt;-&amp;gt;Dalam sistem komunikasi data dikenal beberapa macam &lt;b&gt;perangkat keras&lt;/b&gt; :&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana,sans-serif; font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana,sans-serif; font-size: small;"&gt;&lt;b&gt;a. Terminal &lt;/b&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana,sans-serif; font-size: small;"&gt;Merupakan alat yang melayani proses 
I/O, jadi merupakan penghubung antara manusia dengan mesin. Pemilihan 
terminal ditentukan oeh kebutuhan pada saat ini dan melihat perkembangan
 di masa datang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;b. Komputer&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana,sans-serif; font-size: small;"&gt;Komputer atau 
prosesor yang dibutuhkan untuk sistem komunikasi data aak berbeda dengan
 prosesor untuk pengolah data. Banyak komputer dapat melayani kegiatan 
komunikasi data, asal saja perangkat keras dapat mengambil alih tugas 
yang kurang dapat dikerjakan secara efisien oleh prosesor tsb. Kebutuhan
 utama prosesor pada komunikasi data ialah mengolah data yang datang 
secara cepat dalam sistem real-time.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;c. Tranmission lines&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana,sans-serif; font-size: small;"&gt;Supaya data dapat diterima oleh penerima diperlukan suatu media untuk 
membawa data tersebut. Medium tersebut dinamakan Saluran Transmisi 
(transmission lines). Pada dasarnya sistem transmisi dapat membawa data 
secara listrik atau elektro optik dan melalui satu kanal telekomunikasi.
 Kanal telekomunikasi merupakan saluran yang dipergunakan untuk membawa 
data dari sumber ke penerima.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;d. Modem&lt;/b&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana,sans-serif; font-size: small;"&gt;Singkatan dari Modulator – DEModulator, sesuai dengan fungsinya yaitu 
melakukan modulasi (merubah pulsa biner menjadi sinyal analog) dan 
demodulasi. Dalam komunikasi data selalu diperlukan sepasang modem yang 
masing-masing dipasang di pemancar dan penerima.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;e. Multiplexer&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana,sans-serif; font-size: small;"&gt;Penggabungan 2 sinyal atau lebih untuk disalurkan ke satu saluran 
komunikasi, sehingga terjadi efisiensi penggunaan saluran komunikasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;f. Concentrator (pengumpul)&lt;/b&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana,sans-serif; font-size: small;"&gt;merupakan antar muka sejumlah terminal dengan saluran ke komputer 
pusat. Digunakan sebagai pengganti ataupun bersama-sama dengan 
multiplexer. Data yang diterima dikumpulkan dalam jumlah tertentu, baru 
kemudian disalurkan secara bersamaan ke tujuan. Sehingga Concentrator 
dapat membebaskan saluran komunikasi dari lalu lintas yag tidak 
bermanfaat, dan membebaskan komputer dari semua kegiatan yang 
berhubungan dengan penyaluran berita tanpa salah (error free messages). &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana,sans-serif; font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana,sans-serif; font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; mso-ansi-language: EN-US; mso-bidi-language: AR-SA; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-fareast-language: EN-US;"&gt;&lt;b&gt;Keuntungan Komunikasi Data&lt;/b&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana,sans-serif; font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; mso-ansi-language: EN-US; mso-bidi-language: AR-SA; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-fareast-language: EN-US;"&gt;a. memungkinkan 
penggunaan komputer atau terminal secara terpusat (sentralisasi) maupun 
tersebar (desentralisasi) sehingga mendukung menajemen dalam hal 
kontrol.&lt;br /&gt;b. mempermudah kemungkinan pengolahan dan pengaturan data yang ada dalam berbagai macam sistem komputer&lt;br /&gt;c. mengurangi waktu untuk pengolahan data&lt;br /&gt;d. mendapatkan data langsung dari sumbernya (mempertinggi kehandalan)&lt;br /&gt;e. mempercepat penyebaran informasi&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana,sans-serif; font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana,sans-serif; font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; mso-ansi-language: EN-US; mso-bidi-language: AR-SA; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-fareast-language: EN-US;"&gt;Dari seluruh penjelasan yang ada, dapat disimpulkan bahwa jaringan 
komputer memiliki pengaruh positif bagi pemecah masalah perorangan dalam
 melakukan komunikasi data. Dengan adanya jaringan komputer perpindahan 
data dari satu komputer ke komputer lain menjadi lebih cepat dan mudah&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana,sans-serif; font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana,sans-serif; font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; mso-ansi-language: EN-US; mso-bidi-language: AR-SA; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-fareast-language: EN-US;"&gt;Sumber: http://gie-r.blogspot.com dan lain-lain &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana,sans-serif; font-size: small;"&gt;&lt;b&gt;

&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjdFHaglL_VB1OVC3TkkJD9ecqISlPb8yhSC9M84yvyNvamlKJX_wL9yjyAXJrbon7J-iSv72a6sJW-bIMBhIDHkD6I89gOEli5p1nBWY53OONchjtjlPgxZaoYwvYLXhFexRCtRmuTZMi5/s72-c/komunikasi_data.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Sejarah dan Pengertian Mikroprosesor</title><link>http://alghafir.blogspot.com/2013/04/sejarah-dan-pengertian-mikroprosesor.html</link><category>ilmu komputer</category><category>sejarah</category><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><pubDate>Fri, 26 Apr 2013 00:27:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4344619587125656796.post-1090594602495833846</guid><description>Mikroprosesor adalah sebuah chip (IC) yang bekerja dengan program. 
Fungsi Mikroprosesor adalah sebagai pengontrol atau pengolah utama dalam
 suatu rangkaian elektronik. Mikroprosesor biasa disebut juga CPU (Central Processing Unit).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cara
 kerja sebuah Mikroprosesor diarahkan oleh suatu program dalam kode-kode
 bahasa mesin yang telah dimasukkan terlebih dahulu ke dalam sebuah 
memori. Di dalam Mikroprosesor minimal terdiri dari rangkaian digital, register, pengolah logika aritmatika, rangkaian sekuensial. Berikut adalah sejarah perkembangan mikroprosesor :&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;strong&gt;Microprocessor 4004 (1971)&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgfnXlSlfy9PPtw-sPWotLwQn-2uQQrGmZ_4RRJJ2fhF8ppPwjgMdct7de0ZG4N5StnGjRndUPuPTxsMDq0Us9aUJDXZLptdToc-wyFZJetOQcmO_6XkiStU0uIt-uVQ9ZHXMY61ssrNSSo/s1600/4004.png" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="196" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgfnXlSlfy9PPtw-sPWotLwQn-2uQQrGmZ_4RRJJ2fhF8ppPwjgMdct7de0ZG4N5StnGjRndUPuPTxsMDq0Us9aUJDXZLptdToc-wyFZJetOQcmO_6XkiStU0uIt-uVQ9ZHXMY61ssrNSSo/s320/4004.png" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;strong&gt;&amp;nbsp;&lt;/strong&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: black;"&gt;Intel 
meluncurkan mikroprosesor pertama di dunia, 4-bit 4004, yang didesain 
oleh Federico Faggin. Microprocessor 4004. Processor di awali pada tahun 
1971 dimana intel mengeluarkan processor pertamanya yang di pakai pada 
mesin penghitung buscom. Ini adalah penemuan yang memulai memasukan 
system cerdas kedalam mesin.&lt;/span&gt;&lt;strong style="color: black;"&gt; &lt;/strong&gt;Chip intel 4004 ini mengawali perkembangan CPU dengan mempelopori peletakan seluruh komponen mesin hitung dalam satu &lt;strong style="color: black;"&gt; &lt;/strong&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: black;"&gt;Mikroprosesor.
 4004 mempunyai 2.250 transistor PMOS, menangani data 4 bit, dan dapat 
mengeksekusi 60 ribu operasi per detik. Mikroprosesor 4004 ini adalah 
salah satu dari seri IC untuk komponen kalkulator tersebut.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class="Apple-style-span" style="color: black;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;strong&gt;Microprocessor 8008 (1972)&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh4y6RaO04irwHc4bkJK9GGZ_9NR9XOoRYGubaBop_RhjlIiuEfkrMmIU576aZ0iDeGBI1wG0Y7OPb07N42mHLiA_5dcgw8uDxd5pyADObRgqJRNZH43AIooAD6ncLwGaWUFfYwTbwvB14Q/s1600/8008.png" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="210" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh4y6RaO04irwHc4bkJK9GGZ_9NR9XOoRYGubaBop_RhjlIiuEfkrMmIU576aZ0iDeGBI1wG0Y7OPb07N42mHLiA_5dcgw8uDxd5pyADObRgqJRNZH43AIooAD6ncLwGaWUFfYwTbwvB14Q/s320/8008.png" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; font-size: x-small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Pada tahun 1972 
intel mengeluarkan microprocessor 8008 yang berkecepatan hitung 2 kali 
lipat dari Mikroprosesor sebelumnya. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; font-size: x-small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Mikroprosesor&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; font-size: x-small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt; ini adalah Mikroprosesor 8 bit pertama. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; font-size: x-small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Mikroprosesor &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; font-size: x-small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;ini juga di desain untuk mengerjakan satu pekerjaan saja. Bill Gates 
muda dan Paul Allen coba mengembangkan bahasa pemograman untuk chip 
tersebut, namun saat itu masih kurang kuat.&lt;/span&gt;
&lt;/span&gt;
&lt;span style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; font-size: x-small;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;strong&gt;Microprocessor 8080 (1974)&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjoaNRwvDGxQhJ1HYQlcA-kS3qtWfYxKfcz_nEvlqPU9g27AR43lYjLiujLMws9Ede8lqYJjEbw-UTU8eEEiKRZSXUuOKWkuxVWubiDHFSGzHEJjAAuU65_tJV2kAclTaR6d2yXzxqB3qqW/s1600/8080.png" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="197" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjoaNRwvDGxQhJ1HYQlcA-kS3qtWfYxKfcz_nEvlqPU9g27AR43lYjLiujLMws9Ede8lqYJjEbw-UTU8eEEiKRZSXUuOKWkuxVWubiDHFSGzHEJjAAuU65_tJV2kAclTaR6d2yXzxqB3qqW/s320/8080.png" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span class="Apple-style-span" style="color: black;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
Pada tahun 1974 intel kembali mengeluarkan mp terbaru dengan seri 8080. 
Pada seri ini intel melakukan perubahan dari mp multivoltage menjadi 
triple voltage, teknologi yang di pakai NMOS, lebih cepat dari seri 
sebelumnya yang memakai teknologi &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/PMOS_logic" target="_blank" title="wiki"&gt;PMOS&lt;/a&gt;.
 Mikroprosesor ini adalah otak pertama bagi komputer yang bernama altair.Pada saat 
ini pengalamatan memory sudah sampai 64 kilobyte. Kecepatanya sampai 10X
 mikroprosesor sebelumnya.&lt;br /&gt;
Tahun ini juga muncul mp dari produsen lain seperti MC6800 dari Motorola
 -1974, Z80 dari Zilog -1976 (merupakan dua rival berat), dan prosessor2
 lain seri 6500 buatan MOST, Rockwell, Hyundai, WDC, NCR dst.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Mikroprosesor 8086 dan 8088&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh0vgBmDZvkVMnbUg8INc1GXlo27z0t5UrexahiFbOVofnnQylurs7mB1TjKPKcKfqoYoFwxWF7MeWs5KgddRY4DEp1_fsu0OcWvUv4Qlw37mvQ9WsuZNNrQLckTa2ctKy_WvWWXrgYTVKm/s1600/8088.png" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="198" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh0vgBmDZvkVMnbUg8INc1GXlo27z0t5UrexahiFbOVofnnQylurs7mB1TjKPKcKfqoYoFwxWF7MeWs5KgddRY4DEp1_fsu0OcWvUv4Qlw37mvQ9WsuZNNrQLckTa2ctKy_WvWWXrgYTVKm/s320/8088.png" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;
&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhDSQ70onlDkN06rq2IdTQXmdj0mvlb0tfoj1Ew-K_YckZIdPhAJeI87Wd1AKVLHgCAJQjEIKaZcodBxhGJOzppP8xM51hb0y8g-oL5nqbUYcDU2geUnKvRf-5BT7tU-_Dk9e9KxRqKKloU/s1600/8086.png" imageanchor="1" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="184" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhDSQ70onlDkN06rq2IdTQXmdj0mvlb0tfoj1Ew-K_YckZIdPhAJeI87Wd1AKVLHgCAJQjEIKaZcodBxhGJOzppP8xM51hb0y8g-oL5nqbUYcDU2geUnKvRf-5BT7tU-_Dk9e9KxRqKKloU/s320/8086.png" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;Processor 8086 (1978)
 merupakan CPU 16 bit pertama Intel yang menggunakan bus sistem 16 bit. 
Tetapi perangkat keras 16 bit seperti motherboard saat itu terlalu 
mahal, dimana komputer mikro 8 bit merupakan standart. Pada 1979 Intel 
merancang ulang CPU sehingga sesuai dengan perangkat keras 8 bit yang 
ada. PC pertama (1981) mempunyai CPU 8088 ini. 8088 merupakan CPU 16 
bit, tetapi hanya secara internal. Lebar bus data eksternal hanya 8 bit 
yang memberi kompatibelan dengan perangkat keras yang ada.&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;
Sesungguhnya
 8088 merupakan CPU 16/8 bit. Secara logika prosesor ini dapat diberi 
nama 8086SX. 8086 merupakan CPU pertama yang benar-benar 16 bit di 
keluarga ini.&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; font-size: x-small;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&amp;nbsp;Mikroprosesor 80286&lt;/span&gt;
&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;



&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; font-size: x-small;"&gt;(&lt;/span&gt;1982)&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiGH_xbW5FpAZpCQOLrmfi36QAuoyc_tRPhzg6GbTODBTxsUV8NMTcIwWazATaPNcpjEykVgt-T8BE0jMlNpXdm0hTpcaGa7wpHDSIyKT3MkMYa660frpLbt8fcKyE8Pzlmjd-eY8Fvk8tb/s1600/80286.png" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiGH_xbW5FpAZpCQOLrmfi36QAuoyc_tRPhzg6GbTODBTxsUV8NMTcIwWazATaPNcpjEykVgt-T8BE0jMlNpXdm0hTpcaGa7wpHDSIyKT3MkMYa660frpLbt8fcKyE8Pzlmjd-eY8Fvk8tb/s1600/80286.png" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;
Pada tahun 1982 Intel mengenalkan mikroprosesor 286 atau yang lebih dikenal dengan nama 80286 &lt;span style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; font-size: x-small;"&gt;&lt;/span&gt;adalah sebuah prosesor yang pertama kali dapat mengenali dan menggunakan software yang di gunakan untuk prosesor sebelumnya. pada mikroprosesor ini mempunyai 134.000 transsistor. Mikropressor ini juga merupakan prosessor 16 bit.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;
Prosessor ini mempunyai 
kemajuan yang relatif&amp;nbsp; besar dibanding chip-chip generasi pertama. 
Frekuensi clock ditingkatkan, tetapi perbaikan yang utama ialah optimasi
 penanganan perintah. 286 menghasilkan kerja lebih banyak tiap tik clock
 daripada 8088/8086. Pada kecepatan awal (6 MHz) berunjuk kerja empat 
kali lebih baik dari 8086 pada 4.77 MHz. Belakangan diperkenalkan dengan
 kecepatan clock 8,10,dan 12 MHz yang digunakan pada IBM PC-AT (1984). 
Pembaharuan yang lain ialah kemampuan untuk bekerja pada protected 
mode/mode perlindungan – mode kerja baru dengan “24 bit virtual address 
mode”/mode pengalamatan virtual 24 bit, yang menegaskan arah perpindahan
 dari DOS ke Windows dan multitasking. Tetapi anda tidak dapat berganti 
dari protected kembali ke real mode / mode riil tanpa mere-boot PC, dan 
sistem operasi yang menggunakan hal ini hanyalah OS/2 saat itu. &lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;1985 : Intel386™ &lt;em&gt;Microprocessor&lt;/em&gt; &lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;

Intel 386 adalah sebuah &lt;em&gt;processor&lt;/em&gt; yang memiliki 275.000 
transistor yang tertanam diprosessor tersebut yang jika dibandingkan 
dengan 4004 memiliki 100 kali lipat lebih banyak dibandingkan dengan 
4004&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;

&lt;strong&gt;1989 : Intel486™ DX CPU &lt;em&gt;Microprocessor&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;

&lt;em&gt;Processor&lt;/em&gt; yang pertama kali memudahkan berbagai aplikasi yang tadinya harus mengetikkan &lt;em&gt;command-command&lt;/em&gt; menjadi hanya sebuah klik saja, dan mempunyai fungsi komplek matematika sehingga memperkecil beban kerja pada &lt;em&gt;processor&lt;/em&gt;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;

&lt;strong&gt;1993 : Intel® Pentium® &lt;em&gt;Processor&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;

&lt;em&gt;Processor&lt;/em&gt; generasi baru yang mampu menangani berbagai jenis data seperti suara, bunyi, tulisan tangan, dan foto.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;

&lt;strong&gt;1995 : Intel® Pentium® Pro &lt;em&gt;Processor&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;

&lt;em&gt;Processor&lt;/em&gt; yang dirancang untuk digunakan pada aplikasi &lt;em&gt;server&lt;/em&gt; dan &lt;em&gt;workstation&lt;/em&gt;, yang dibuat untuk memproses data secara cepat, &lt;em&gt;processor&lt;/em&gt; ini mempunyai 5,5 jt transistor yang tertanam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;

&lt;strong&gt;1997 : Intel® Pentium® II &lt;em&gt;Processor&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;

&lt;em&gt;Processor&lt;/em&gt; Pentium II merupakan &lt;em&gt;processor&lt;/em&gt; yang 
menggabungkan Intel MMX yang dirancang secara khusus untuk mengolah data
 video, audio, dan grafik secara efisien. Terdapat 7.5 juta transistor 
terintegrasi di dalamnya sehingga dengan &lt;em&gt;processor&lt;/em&gt; ini pengguna PC dapat mengolah berbagai data dan menggunakan internet dengan lebih baik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;

&lt;strong&gt;1998 : Intel® Pentium II Xeon® &lt;em&gt;Processor&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;

&lt;em&gt;Processor&lt;/em&gt; yang dibuat untuk kebutuhan pada aplikasi server. Intel saat itu ingin memenuhi strateginya yang ingin memberikan sebuah &lt;em&gt;processor&lt;/em&gt; unik untuk sebuah pasar tertentu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;

&lt;strong&gt;1999 : Intel® Celeron® &lt;em&gt;Processor&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;

&lt;em&gt;Processor&lt;/em&gt; Intel Celeron merupakan &lt;em&gt;processor&lt;/em&gt; yang dikeluarkan sebagai &lt;em&gt;processor&lt;/em&gt; yang ditujukan untuk pengguna yang tidak terlalu membutuhkan kinerja &lt;em&gt;processor&lt;/em&gt; yang lebih cepat bagi pengguna yang ingin membangun sebuah system computer dengan budget (harga) yang tidak terlalu besar. &lt;em&gt;Processor&lt;/em&gt; Intel Celeron ini memiliki bentuk dan &lt;em&gt;fromfactor&lt;/em&gt; yang sama dengan &lt;em&gt;processor&lt;/em&gt; Intel jenis Pentium, tetapi hanya dengan instruksi-instruksi yang lebih sedikit, L2 cache-nya lebih kecil, kecepatan (&lt;em&gt;clock speed&lt;/em&gt;) yang lebih lambat, dan harga yang lebih murah daripada &lt;em&gt;processor&lt;/em&gt; Intel jenis Pentium. Dengan keluarnya &lt;em&gt;processor&lt;/em&gt; Celeron ini maka Intel kembali memberikan sebuah &lt;em&gt;processor&lt;/em&gt; untuk sebuah pasaran tertentu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;

&lt;strong&gt;1999 : Intel® Pentium® III &lt;em&gt;Processor&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;

&lt;em&gt;Processor&lt;/em&gt; Pentium III merupakan &lt;em&gt;processor&lt;/em&gt; yang diberi tambahan 70 instruksi baru yang secara dramatis memperkaya kemampuan pencitraan tingkat tinggi, tiga dimensi, &lt;em&gt;audio streaming&lt;/em&gt;, dan aplikasi-aplikasi video serta pengenalan suara.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;

&lt;strong&gt;1999 : Intel® Pentium® III Xeon® &lt;em&gt;Processor&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;

Intel kembali merambah pasaran server dan workstation dengan 
mengeluarkan seri Xeon tetapi jenis Pentium III yang mempunyai 70 
perintah SIMD. Keunggulan &lt;em&gt;processor&lt;/em&gt; ini adalah ia dapat mempercepat pengolahan informasi dari system bus ke &lt;em&gt;processor&lt;/em&gt; , yang juga mendongkrak performa secara signifikan. &lt;em&gt;Processor&lt;/em&gt; ini juga dirancang untuk dipadukan dengan &lt;em&gt;processor&lt;/em&gt; lain yang sejenis.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;

&lt;strong&gt;2000 : Intel® Pentium® 4 &lt;em&gt;Processor&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;

&lt;em&gt;Processor&lt;/em&gt; Pentium IV merupakan produk Intel yang kecepatan prosesnya mampu menembus kecepatan hingga 3.06 GHz. Pertama kali keluar &lt;em&gt;processor&lt;/em&gt; ini berkecepatan 1.5GHz dengan formafactor pin 423, setelah itu intel merubah &lt;em&gt;fromfactor&lt;/em&gt; &lt;em&gt;processor&lt;/em&gt; Intel Pentium 4 menjadi pin 478 yang dimulai dari &lt;em&gt;processor&lt;/em&gt; Intel Pentium 4 berkecepatan 1.3 GHz sampai yang terbaru yang saat ini mampu menembus kecepatannya hingga 3.4 GHz.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;

&lt;strong&gt;2001 : Intel® Xeon® &lt;em&gt;Processor&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;

&lt;em&gt;Processor&lt;/em&gt; Intel Pentium 4 Xeon merupakan &lt;em&gt;processor&lt;/em&gt; Intel Pentium 4 yang ditujukan khusus untuk berperan sebagai computer server. &lt;em&gt;Processor&lt;/em&gt; ini memiliki jumlah pin lebih banyak dari &lt;em&gt;processor&lt;/em&gt; Intel Pentium 4 serta dengan memory L2 cache yang lebih besar pula.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;

&lt;strong&gt;2001 : Intel® Itanium® &lt;em&gt;Processor&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;

Itanium adalah &lt;em&gt;processor&lt;/em&gt; pertama berbasis 64 bit yang ditujukan bagi pemakain pada server dan workstation serta pemakai tertentu. &lt;em&gt;Processor&lt;/em&gt; ini sudah dibuat dengan struktur yang benar-benar berbeda dari sebelumnya yang didasarkan pada desain dan teknologi &lt;em&gt;Intel’s Explicitly Parallel Instruction Computing&lt;/em&gt; ( EPIC ).&lt;br /&gt;

&lt;strong&gt;2002 : Intel® Itanium® 2 &lt;em&gt;Processor&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;

Itanium 2 adalah generasi kedua dari keluarga Itanium.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;

&lt;strong&gt;2003 : Intel® Pentium® M &lt;em&gt;Processor&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;

Chipset 855, dan Intel® PRO/WIRELESS 2100 adalah komponen dari Intel®
 Centrino™. Intel Centrino dibuat untuk memenuhi kebutuhan pasar akan 
keberadaan sebuah komputer yang mudah dibawa kemana-mana.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;

&lt;strong&gt;2004 : Intel Pentium M 735/745/755 &lt;em&gt;processor&lt;/em&gt;s&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;

Dilengkapi dengan chipset 855 dengan fitur baru 2Mb L2 Cache 400MHz system bus dan kecocokan dengan soket &lt;em&gt;processor&lt;/em&gt; dengan seri-seri Pentium M sebelumnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;

&lt;strong&gt;2004 : Intel E7520/E7320 Chipsets&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;

7320/7520 dapat digunakan untuk dual &lt;em&gt;processor&lt;/em&gt; dengan konfigurasi 800MHz FSB, DDR2 400 &lt;em&gt;memory&lt;/em&gt;, and PCI&lt;em&gt; Express peripheral interfaces&lt;/em&gt;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;

&lt;strong&gt; &lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;

&lt;strong&gt; &lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;

&lt;strong&gt;2005 : Intel Pentium 4 Extreme Edition 3.73GHz&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;

Sebuah &lt;em&gt;processor&lt;/em&gt; yang ditujukan untuk pasar pengguna komputer yang menginginkan sesuatu yang lebih dari komputernya, &lt;em&gt;processor&lt;/em&gt; ini menggunakan konfigurasi 3.73GHz frequency, 1.066GHz FSB, EM64T, 2MB L2 cache, dan &lt;em&gt;HyperThreading&lt;/em&gt;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;

&lt;strong&gt;2005 : Intel Pentium D 820/830/840&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;

&lt;em&gt;Processor&lt;/em&gt; berbasis 64 bit dan disebut dual core karena 
menggunakan 2 buah inti, dengan konfigurasi 1MB L2 cache pada tiap core,
 800MHz FSB, dan bisa beroperasi pada frekuensi 2.8GHz, 3.0GHz, dan 
3.2GHz. Pada &lt;em&gt;processor&lt;/em&gt; jenis ini juga disertakan dukungan &lt;em&gt;HyperThreading&lt;/em&gt;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;

&lt;strong&gt;2006 : Intel Core 2 Quad Q6600&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;

&lt;em&gt;Processor&lt;/em&gt; untuk type desktop dan digunakan pada orang yang 
ingin kekuatan lebih dari komputer yang ia miliki memiliki 2 buah core 
dengan konfigurasi 2.4GHz dengan 8MB L2 &lt;em&gt;cache&lt;/em&gt; (sampai dengan 4MB yang dapat diakses tiap core ), 1.06GHz &lt;em&gt;Front-side&lt;/em&gt; bus dan &lt;em&gt;thermal design power&lt;/em&gt; ( TDP )&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;

&lt;strong&gt;2006 : Intel Quad-core Xeon X3210/X3220&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;

&lt;em&gt;Processor&lt;/em&gt; yang digunakan untuk tipe server dan memiliki 2 
buah core dengan masing-masing memiliki konfigurasi 2.13 dan 2.4GHz, 
berturut-turut , dengan 8MB L2 cache ( dapat mencapai 4MB yang diakses 
untuk tiap core ), 1.06GHz Front-side bus, dan thermal design power 
(TDP).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;

&lt;strong&gt;2008 : Intel i7&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;

&lt;em&gt;Processor&lt;/em&gt; ini mempunyai &lt;em&gt;code name&lt;/em&gt; Nehalem. Pada 
awalnya penggantian nama baru i7 membuat pelanggan setia intel cukup 
sulit mengingatnya. Beberapa keunggulan dari &lt;em&gt;processor&lt;/em&gt; intel terbaru ini adalah:&lt;br /&gt;

1.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Memiliki performa lebih tinggi dan lebih efisien dalam penggunaan energi.&lt;br /&gt;

2.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; FSB (Front Side Bus) digantikan dengan QuickPath Interface.&lt;br /&gt;

3.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;em&gt;Memory Controller&lt;/em&gt; ada dalam processor, tidak 
seperti yang sebelumnya terpisah dalam chip tersendiri. Dengan teknologi
 ini memori akan langsung terhubung dengan &lt;em&gt;processor&lt;/em&gt;.&lt;br /&gt;

4.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Support Three Channel Memory , tiap – tiap kanal berisi 2 slot memori, sehingga total slot yang ada dalam &lt;em&gt;mainboard&lt;/em&gt; yang mendukung processor ini ada 6 slot. -&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Processor Core i7 sementara ini hanya mendukung memori jenis DDR 3.&lt;br /&gt;

5.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Core i7 menggunakan single-die device : core (inti &lt;em&gt;processor&lt;/em&gt;), &lt;em&gt;memory controller&lt;/em&gt;, dan &lt;em&gt;cache&lt;/em&gt; berada dalam satu &lt;em&gt;die&lt;/em&gt;.&lt;br /&gt;

6.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Menggunakan tipe socket baru yaitu Socket B (Socket LGA 1366)&lt;br /&gt;

Selain hal-hal baru diatas, ternyata justru didalam processor Core i7
 ini menggunakan kembali teknologi lama Intel Pentium yang sudah tidak 
diaplikasikan didalam generasi Intel Core, yaitu Hyper-Threading . 
Dengan adanya teknologi Hyper-Threading ini dalam sistem operasi&amp;nbsp; ( 
Windows,Linux, dll) seolah – olah inti processor akan menjadi 2 kali 
lipatnya, misalnya : dalam sistem operasi processor Core i7 4 core akan 
terdeteksi menjadi 8 core. Processor i7 mempunyai 4 &lt;em&gt;core&lt;/em&gt; ( 4 inti processor) atau lebih sering disebut dengan &lt;em&gt;Quad Processor&lt;/em&gt;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;i&gt;diambil dari berbagai sumber &lt;/i&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgfnXlSlfy9PPtw-sPWotLwQn-2uQQrGmZ_4RRJJ2fhF8ppPwjgMdct7de0ZG4N5StnGjRndUPuPTxsMDq0Us9aUJDXZLptdToc-wyFZJetOQcmO_6XkiStU0uIt-uVQ9ZHXMY61ssrNSSo/s72-c/4004.png" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Komponen Motherboard dan Fungsinya</title><link>http://alghafir.blogspot.com/2013/04/komponen-motherboard-dan-fungsinya.html</link><category>ilmu komputer</category><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><pubDate>Thu, 25 Apr 2013 18:15:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4344619587125656796.post-3483556499669915456</guid><description>&lt;table align="center" cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center;"&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;img border="0" height="331" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgcYENnZ6hET1dKwjD72ViJU54gzoWTxlqYjWI0HQm1aHJRl1CkHD8M7rnRFqKJ8MRLISNllkr3mTQnyet3Ylrdi5Ex_8Sqj3uK1JLXaEYfceil5XvKSgFJmN2OxqzsQi_wx-ZWaifrGKdy/s400/motherboard.jpg" style="margin-left: auto; margin-right: auto;" width="400" /&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;Motherboard&lt;/i&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgcYENnZ6hET1dKwjD72ViJU54gzoWTxlqYjWI0HQm1aHJRl1CkHD8M7rnRFqKJ8MRLISNllkr3mTQnyet3Ylrdi5Ex_8Sqj3uK1JLXaEYfceil5XvKSgFJmN2OxqzsQi_wx-ZWaifrGKdy/s1600/motherboard.jpg" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/a&gt;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: left;"&gt;
&lt;b&gt;1. Soket Prosesor&lt;/b&gt;. Soket ini merupakan tempat dimana prosesor dipasang. 
Jenis soket menentukan prosesor apa yang bisa dipasang pada soket 
tersebut. Jadi soket tertentu hanya bisa dipasang prosesor tertentu 
saja.&lt;/div&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: left;"&gt;
&lt;b&gt;2. Slot Memori.&lt;/b&gt; Slot ini digunakan untuk memasang memori utama komputer. 
Jenis slot memori juga berbeda-beda, tergantung sistem yang 
digunakannya.&lt;/div&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: left;"&gt;
&lt;b&gt;3. Northbridge,&lt;/b&gt; merupakan sebutan bagi komponen utama yang mengatur lalu 
lintas data antara prosesor dengan sistem memori dan saluran utama 
motherboard.&lt;/div&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: left;"&gt;
&lt;b&gt;4.
 Southbridge,&lt;/b&gt; sebutan untuk komponen pembantu northbridge yang 
menghubungkan northbridge dengan komponen atau periferal lainnya.&lt;/div&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: left;"&gt;
&lt;b&gt;5. Slot PCI Express x16&lt;/b&gt;, merupakan slot khusus yang bisa dipasangi kartu VGA generasi terbaru.&lt;/div&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: left;"&gt;
&lt;b&gt;6. Slot PCI Express x1,&lt;/b&gt; merupakan slot untuk memasang periferal (kartu atau card) lainnya selain kartu VGA.&lt;/div&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: left;"&gt;
&lt;b&gt;7. Slot AGP,&lt;/b&gt; merupakan slot khusus untuk memasang kartu VGA generasi sebelum adanya slot PCI Express.&lt;/div&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: left;"&gt;
&lt;b&gt;8. Slot PCI,&lt;/b&gt; merupakan slot umum yang biasa digunakan untu memasang kartu 
atau card dengan kecepatan di bawah slot AGP dan PCI Express.&lt;/div&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: left;"&gt;
&lt;b&gt;9. BIOS (Basic Input-Ouput System).&lt;/b&gt; Merupakan program kecil yang dimasukkan
 ke dalam IC ROM atau Flash yang digunakan untuk menyimpan konfigurasi 
dari sebuah motherboard.&lt;/div&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: left;"&gt;
&lt;b&gt;10. Baterai CMOS,&lt;/b&gt; baterai khusus untuk memberikan daya pada BIOS.&lt;/div&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: left;"&gt;
&lt;b&gt;11. Port SATA,&lt;/b&gt; merupakan antarmuka untuk media penyimpanan generasi terbaru.
 Port SATA bisa digunakan untuk menghubungkan Hard Disk dengan sistem 
komputer.&lt;/div&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: left;"&gt;
&lt;b&gt;12. Port IDE,&lt;/b&gt; merupakan antarmuka media penyimpanan sebelum generasi SATA.&lt;/div&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: left;"&gt;
&lt;b&gt;13. Port Floppy Disk,&lt;/b&gt; digunakan untuk menghubungkan media &lt;i&gt;removable&lt;/i&gt; atau media penyimpanan yang bisa dicopot yaitu Disket atau Floppy Disk.&lt;/div&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: left;"&gt;
&lt;b&gt;14. Port Power, &lt;/b&gt;yaitu port untuk memberikan daya kepada sistem komputer.&lt;/div&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: left;"&gt;
&lt;b&gt;15. Back Panel,&lt;/b&gt; merupakan kumpulan port yang biasanya diletakkan di belakang
 casing atau wadah komputer PC. Port atau colokan yang biasanya ada di 
belakang casing komputer PC adalah:&lt;/div&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: left;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;table align="center" cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center;"&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhn6JP-c3tMVoyVsA9gHZLA12jvcUs2WHjy5yM9xq_XasKGHxa5kMRzw3dWn1W16BJjhdKGI_j_rPfWuuBH70mMoICenob1SR-ltgoLTaRzyZlRufUp2hsRb8KrboSivVsVRx5kAQaGMDB7/s1600/back-panel.jpg" style="margin-left: auto; margin-right: auto;"&gt;&lt;img border="0" height="141" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhn6JP-c3tMVoyVsA9gHZLA12jvcUs2WHjy5yM9xq_XasKGHxa5kMRzw3dWn1W16BJjhdKGI_j_rPfWuuBH70mMoICenob1SR-ltgoLTaRzyZlRufUp2hsRb8KrboSivVsVRx5kAQaGMDB7/s320/back-panel.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;Back Panel&lt;/i&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;
&lt;div style="text-align: center;"&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: left;"&gt;
&lt;b&gt;16. Port PS/2 Mouse, &lt;/b&gt;untuk menghubungkan mouse dengan komputer.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: left;"&gt;
&lt;b&gt;17. Port PS/2 Keyboard,&lt;/b&gt; untuk memasang keyboard.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: left;"&gt;
&lt;b&gt;18. Port Paralel,&lt;/b&gt; untuk memasang periferal kecepatan rendah dengan lebar 
data delapan bit. Biasanya digunakan untuk memasang printer sebelum 
generasi USB.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: left;"&gt;
&lt;b&gt;19. Port Serial,&lt;/b&gt; digunakan untuk memasang periferal kecepatan rendah dengan 
mode transfer data serial. Namun saat ini jarang digunakan.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: left;"&gt;
&lt;b&gt;20. Port SPDIF,&lt;/b&gt; digunakan untuk menghubungkan komputer dengan periferal audio seperti home theatre.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: left;"&gt;
&lt;b&gt;21. Port Firewire,&lt;/b&gt; untuk menghubungkan peralatan eksternal kecepatan tinggi seperti video capture atau streaming video.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: left;"&gt;
&lt;b&gt;22. Port RJ45,&lt;/b&gt; digunakan untuk menghubungkan komputer dengan jaringan LAN.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: left;"&gt;
&lt;b&gt;23. Port USB,&lt;/b&gt; digunakan untuk antarmuka dengan periferal atau peralatan 
eksternal generasi baru yang menggantikan port paralel dan Serial.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: left;"&gt;
&lt;b&gt;24. Port Audio, &lt;/b&gt;digunakan untuk menghubungkan komputer dengan sistem audio seperti speaker, mikrofon, line-in dan line-out.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgcYENnZ6hET1dKwjD72ViJU54gzoWTxlqYjWI0HQm1aHJRl1CkHD8M7rnRFqKJ8MRLISNllkr3mTQnyet3Ylrdi5Ex_8Sqj3uK1JLXaEYfceil5XvKSgFJmN2OxqzsQi_wx-ZWaifrGKdy/s72-c/motherboard.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Sejarah Perkembangan Komputer</title><link>http://alghafir.blogspot.com/2013/04/sejarah-perkembangn-komputer.html</link><category>ilmu komputer</category><category>sejarah</category><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><pubDate>Mon, 22 Apr 2013 09:06:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4344619587125656796.post-4454631667905133980</guid><description>&lt;table cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="float: left; margin-right: 1em; text-align: left;"&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjcnsBd5s5_1e92R2d9EoKoOHEJ3L7I4nf-UkNfiA17I9olshJ_MNuOUAbLfnHoInweu3LtS0GTqritxvTAgZoVWOL3H4zlqySr9w4MOela5SLBTZdwLYgvWADQ7SyevN7gwaMGTgNvVFo2/s1600/edvac.png" imageanchor="1" style="clear: left; margin-bottom: 1em; margin-left: auto; margin-right: auto;"&gt;&lt;img border="0" height="227" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjcnsBd5s5_1e92R2d9EoKoOHEJ3L7I4nf-UkNfiA17I9olshJ_MNuOUAbLfnHoInweu3LtS0GTqritxvTAgZoVWOL3H4zlqySr9w4MOela5SLBTZdwLYgvWADQ7SyevN7gwaMGTgNvVFo2/s320/edvac.png" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;komputer generasi pertama (EDVAC)&lt;/i&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;
kali ini saya akan share apa yang saya dapat dari Sejarah Perkembangan komputer, mengenai sejarah perkembangan komputer tidak terlepas dari penemuan-penemuan sejak jaman dahulu kala berupa alat mekanik maupun elektronik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Perkembangan komputer secara umum dibagi menjadi 2 masa, yaitu:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;a) Sebelum tahun 1940&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;
b) Selepas tahun 1940&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Sebelum tahun 1940&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sejak dahulu kala, proses pengolahan data telah dilakukan oleh manusia. 
Manusia juga menemukan alat-alat mekanik dan elektronik untuk membantu 
manusia dalam penghitungan dan pengolahan data supaya bisa mendapatkan 
hasil lebih cepat.  Komputer yang kita temui saat ini adalah suatu 
evolusi panjang dari penemuan-penemuan manusia sejak dahulu kala. Saat 
ini komputer dan piranti pendukungnya telah masuk dalam setiap aspek 
kehidupan dan pekerjaan. Komputer yang ada sekarang memiliki kemampuan 
yang lebih dari sekedar perhitungan matematik biasa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt; &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Beberapa peralatan yang telah digunakan sebagai alat hitung sebelum ditemukannya komputer :&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;1.   Abacus. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
Muncul
 sekitar 5000 tahun yang lalu di Asia kecil dan masih digunakan di 
beberapa tempat hingga saat ini, dapat dianggap sebagai awal mula mesin 
komputasi. Alat ini memungkinkan penggunanya untuk melakukan perhitungan
 menggunakan biji-bijian geser yang diatur pada sebuh rak. Para pedagang
 di masa itu menggunakan abacus untuk menghitung transaksi perdagangan. 
Seiring dengan munculnya pensil dan kertas, terutama di Eropa, Abacus 
kehilangan popularitasnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;2. Kalkulator roda numerik&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
Setelah
 hampir 12 abad, muncul penemuan lain dalam hal mesin komputasi. Pada 
tahun 1642, Blaise Pascal (1623-1662), yang pada waktu itu berumur 18 
tahun, menemukan apa yang ia sebut sebagai kalkulator roda numerik 
(numerical wheel calculator) untuk membantu ayahnya melakukan 
perhitungan pajak.&lt;br /&gt;
Kotak persegi kuningan ini yang dinamakan 
Pascaline, menggunakan delapan roda putar bergerigi untuk menjumlahkan 
bilangan hingga delapan digit. Alat ini merupakan alat penghitung 
bilangan berbasis sepuluh. Kelemahan alat ini adalah hanya terbatas 
untuk melakukan penjumlahan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;3. Kalkulator roda numerik 2&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
Tahun
 1694, seorang matematikawan dan filsuf Jerman, Gottfred Wilhem von 
Leibniz (1646-1716) memperbaiki Pascaline dengan membuat mesin yang 
dapat mengalikan. Sama seperti pendahulunya, alat mekanik ini bekerja 
dengan menggunakan roda-roda gerigi. Dengan mempelajari catatan dan 
gambar-gambar yang dibuat oleh Pascal, Leibniz dapat menyempurnakan 
alatnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;4. Kalkulator Mekanik.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
Charles
 Xavier Thomas de Colmar menemukan mesin yang dapat melakukan empat 
fungsi aritmatik dasar. Kalkulator mekanik Colmar, arithometer, 
mempresentasikan pendekatan yang lebih praktis dalam kalkulasi karena 
alat tersebut dapat melakukan penjumlahan, pengurangan, perkalian, dan 
pembagian. Dengan kemampuannya, arithometer banyak dipergunakan hingga 
masa Perang Dunia I. Bersama-sama dengan Pascal dan Leibniz, Colmar 
membantu membangun era komputasi mekanikal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Selepas Tahun 1940 &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&amp;nbsp;Sejarah Perkembangan Komputer Generasi Pertama 1940 – 1959&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada tahun 1946 Dr John Mauchly dan Presper Eckert berhasil menciptakan 
ENIAC (Electronic Numerical Integrator and Calculator) dan EDVAC 
(Electronic Discrete Variable Automatic Computer) yang merupakan 
komputer generasi pertama dengan menggunakan tabung vakum yang dalam 
proses pengembangannnya sebagai cikal bakal komputer terciptanya UNIVAC I
 ( komputer pertama yang digunakan untuk memproses data perniagaan).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;b&gt;Sejarah Perkembangan Komputer Generasi Kedua ( 1959-1964 )&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Komputer generasi kedua pun muncul dengan menggunakan transistor dan 
diode untuk menggantikan penggunaan tabung vakum yang menjadikan ukuran 
komputer lebih kecil (mini komputer). pada generasi kedua ini telah 
dikenal media penyimpanan memory magnetik dan telah digunakannya bahasa 
tingkat tinggi seperti Cobol &amp;amp; Fortran untuk berinteraksi 
menggantikan bahasa mesin yang sulit dipahami.&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;b&gt;Sejarah Perkembangan Komputer Generasi Ketiga (1964-1990)&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada generasi ketiga Jenis komputer terkecil mikrokomputer telah muncul 
dan popular seperti Apple II, IBM PC dan Sinclair.&amp;nbsp; Dari segi ukuran 
jauh lebih kecil karena teknologi Chip mulai digunakan untuk 
menggantikan transistor sebagai program logic komputer. Variannt bahasa 
pemrograman yang lain pun telah muncul seperti BASIC, Pascal dan PL/1.&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;b&gt;Sejarah Perkembangan Komputer Generasi Keempat (Tahun 1990-an)&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seiring dengan perkembangan teknologi chip yang dapat digunakan untuk&amp;nbsp; 
memproses dan menyimpan memori maka pemprosesan dapat dilakukan dengan 
lebih tepat,sampai jutaan bit per detik. kemajuan teknologi chip ini 
telah mengantarkan sejarah perkembangan komputer naik satu tingkat 
dengan terciptanya Supercomputer.&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;b&gt;Sejarah Perkembangan Komputer Generasi Kelima&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Generasi kelima dalam sejarah perkembangan komputer merupakan komputer 
impian masa depan di masa itu. Diharapkan bahwa komputer dapat melakukan
 lebih banyak unit pemprosesan yang berfungsi bersamaan untuk 
menyelesaikan lebih daripada satu tugas dalam satu waktu (multi function
 &amp;amp; multi tasking). Artificial intelligence / kecerdasa buatan yang 
sepenuhnya dikendalikan oleh sebuah komputer menjadi prioritas pada 
generasi ini.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Semoga ringkasan artikel sejarah perkembangan komputer ini bermanfaat :)&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
oh iya artikel ini diambil dari berbagai sumber yang ada....&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class="wpa" style="clear: both; margin: 10px auto; overflow: hidden; padding: 0pt; position: relative; text-align: center; width: 300px;"&gt;
&lt;a href="http://en.wordpress.com/about-these-ads/" rel="nofollow" style="display: block; font: 9px/1 sans-serif; position: absolute; text-align: left; text-decoration: underline;"&gt;About&lt;/a&gt;


&lt;/div&gt;
</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjcnsBd5s5_1e92R2d9EoKoOHEJ3L7I4nf-UkNfiA17I9olshJ_MNuOUAbLfnHoInweu3LtS0GTqritxvTAgZoVWOL3H4zlqySr9w4MOela5SLBTZdwLYgvWADQ7SyevN7gwaMGTgNvVFo2/s72-c/edvac.png" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">1</thr:total></item><item><title>Apa Itu Algoritma ?</title><link>http://alghafir.blogspot.com/2013/04/apa-itu-algoritma.html</link><category>ilmu komputer</category><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><pubDate>Sun, 21 Apr 2013 07:10:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4344619587125656796.post-7295631547972567635</guid><description>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEisJtn8qaa0N_5tiBsK_bDljWgRcn8XfbVt99pr4WKStx_R1Pyn9ARYZTx0RloLKbwNnXGNHeS5LaTZYH64FvgSpWot4387vKEe8m_0tdnWMV0pxXdJKde1iSXIhb1Q9Yr_pZK2tP2sVci2/s1600/algorithm.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="246" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEisJtn8qaa0N_5tiBsK_bDljWgRcn8XfbVt99pr4WKStx_R1Pyn9ARYZTx0RloLKbwNnXGNHeS5LaTZYH64FvgSpWot4387vKEe8m_0tdnWMV0pxXdJKde1iSXIhb1Q9Yr_pZK2tP2sVci2/s320/algorithm.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
Kawan-kawan&amp;nbsp; kali ini saya akan share sedikit dari materi kuliahan saya tentang apa itu Algoritma, Algoritma adalah urutan langkah-langkah logis penyelesaian suatu masalah yang di susun secara sistematis dan logis. -kata logis adalah kata kunci dalam Algoritma. - Urutan/langkah-langkah logis dalam algoritma harus dapat ditentukan dengan nilai benar (True) atau salah (false). Dan juga algoritma ini adalah jantungnya ilmu komputer atau informatika.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Algoritma&lt;span class="fullpost"&gt; adalalah kerangka dasar dari konsep suatu program untuk menyelesaikan masalah, Algoritma juga tidak terikat pada suatu bahasa pemrograman manapun atau dengan kata lain bahasa yang di gunakan juga bebas menggunakan bahasa apapun. Di dunia ini setiap orang itu mempunyai pola pikir yang berbeda karena itu akan menghasilkan Algoritma yang berbeda pula, suatu Alogaritma dapat dikatakan benar apabila dapat menyelesaikan masalah&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;b&gt;Contoh Algoritma :&lt;/b&gt;&lt;span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span style="color: black; font-family: inherit;"&gt;Misalkan
 ada 2 Ember yang berisi air(larutan) yang berwarna, (anggap saja Ember A
 dan Ember B). Ember A berisi air yang berwarna Merah, sedangkan Ember B
 berisi air yang berwarna Biru. Volume kedua ember tersebut sama.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt; 


&lt;br /&gt;
&lt;div style="font-family: inherit;"&gt;
&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span&gt;&lt;span style="color: black; font-family: Calibri; font-weight: bold;"&gt;Pertanyaannya&lt;/span&gt;&lt;span style="color: black; font-family: Calibri; font-weight: bold;"&gt;? :&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="font-family: inherit;"&gt;
&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span&gt;&lt;span style="color: black; font-family: Calibri; font-weight: bold;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: black; font-family: Calibri;"&gt;Bagaimanakah&lt;/span&gt;&lt;span style="color: black; font-family: Calibri;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="color: black; font-family: Calibri;"&gt;cara&lt;/span&gt;&lt;span style="color: black; font-family: Calibri;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="color: black; font-family: Calibri;"&gt;pertukaran&lt;/span&gt;&lt;span style="color: black; font-family: Calibri;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="color: black; font-family: Calibri;"&gt;isi&lt;/span&gt;&lt;span style="color: black; font-family: Calibri;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="color: black; font-family: Calibri;"&gt;kedua&lt;/span&gt;&lt;span style="color: black; font-family: Calibri;"&gt; ember &lt;/span&gt;&lt;span style="color: black; font-family: Calibri;"&gt;itu&lt;/span&gt;&lt;span style="color: black; font-family: Calibri;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="color: black; font-family: Calibri;"&gt;sehingga&lt;/span&gt;&lt;span style="color: black; font-family: Calibri;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="color: black; font-family: Calibri;"&gt;nanti&lt;/span&gt;&lt;span style="color: black; font-family: Calibri;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="color: black; font-family: Calibri;"&gt;akan&lt;/span&gt;&lt;span style="color: black; font-family: Calibri;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="color: black; font-family: Calibri;"&gt;menjadi&lt;/span&gt;&lt;span style="color: black; font-family: Calibri;"&gt; Ember A &lt;/span&gt;&lt;span style="color: black; font-family: Calibri;"&gt;berisi&lt;/span&gt;&lt;span style="color: black; font-family: Calibri;"&gt; air &lt;/span&gt;&lt;span style="color: black; font-family: Calibri;"&gt;warna&lt;/span&gt;&lt;span style="color: black; font-family: Calibri;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="color: black; font-family: Calibri;"&gt;Biru&lt;/span&gt;&lt;span style="color: black; font-family: Calibri;"&gt;, &lt;/span&gt;&lt;span style="color: black; font-family: Calibri;"&gt;dan&lt;/span&gt;&lt;span style="color: black; font-family: Calibri;"&gt; Ember B &lt;/span&gt;&lt;span style="color: black; font-family: Calibri;"&gt;berisi&lt;/span&gt;&lt;span style="color: black; font-family: Calibri;"&gt; air &lt;/span&gt;&lt;span style="color: black; font-family: Calibri;"&gt;warna&lt;/span&gt;&lt;span style="color: black; font-family: Calibri;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="color: black; font-family: Calibri;"&gt;Merah&lt;/span&gt;&lt;span style="color: black; font-family: Calibri;"&gt;?&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="font-family: inherit;"&gt;
&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span&gt;&lt;span style="color: black; font-family: Calibri;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style="font-family: inherit;"&gt;
&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span&gt;&lt;span style="color: black; font-family: Calibri;"&gt;&lt;b&gt;Algoritmanya:&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: black; font-family: Calibri;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="font-family: inherit;"&gt;
&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="color: black; font-family: Calibri;"&gt;Kondisi&lt;/span&gt;&lt;span style="color: black; font-family: Calibri;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="color: black; font-family: Calibri;"&gt;Awal&lt;/span&gt;&lt;span style="color: black; font-family: Calibri;"&gt; : Ember A (&lt;/span&gt;&lt;span style="color: black; font-family: Calibri;"&gt;Berisi&lt;/span&gt;&lt;span style="color: black; font-family: Calibri;"&gt; air &lt;/span&gt;&lt;span style="color: black; font-family: Calibri;"&gt;warna&lt;/span&gt;&lt;span style="color: black; font-family: Calibri;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="color: black; font-family: Calibri;"&gt;Merah&lt;/span&gt;&lt;span style="color: black; font-family: Calibri;"&gt;) &lt;/span&gt;&lt;span style="color: black; font-family: Calibri;"&gt;dan&lt;/span&gt;&lt;span style="color: black; font-family: Calibri;"&gt; Ember B (&lt;/span&gt;&lt;span style="color: black; font-family: Calibri;"&gt;Berisi&lt;/span&gt;&lt;span style="color: black; font-family: Calibri;"&gt; air &lt;/span&gt;&lt;span style="color: black; font-family: Calibri;"&gt;warna&lt;/span&gt;&lt;span style="color: black; font-family: Calibri;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="color: black; font-family: Calibri;"&gt;Biru&lt;/span&gt;).&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="direction: ltr; margin-bottom: 0pt; margin-left: 0.38in; margin-top: 7.68pt; text-align: left; text-indent: -0.38in; unicode-bidi: embed;"&gt;
&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span&gt;&lt;span style="color: black; font-family: Calibri;"&gt;
&lt;/span&gt;&lt;span style="color: black; font-family: Calibri;"&gt;Kondisi&lt;/span&gt;&lt;span style="color: black; font-family: Calibri;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="color: black; font-family: Calibri;"&gt;Ahir&lt;/span&gt;&lt;span style="color: black; font-family: Calibri;"&gt; :&amp;nbsp;Ember A (&lt;/span&gt;&lt;span style="color: black; font-family: Calibri;"&gt;Berisi&lt;/span&gt;&lt;span style="color: black; font-family: Calibri;"&gt; air &lt;/span&gt;&lt;span style="color: black; font-family: Calibri;"&gt;warna&lt;/span&gt;&lt;span style="color: black; font-family: Calibri;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="color: black; font-family: Calibri;"&gt;Biru&lt;/span&gt;&lt;span style="color: black; font-family: Calibri;"&gt;) &lt;/span&gt;&lt;span style="color: black; font-family: Calibri;"&gt;dan&lt;/span&gt;&lt;span style="color: black; font-family: Calibri;"&gt; Ember B (&lt;/span&gt;&lt;span style="color: black; font-family: Calibri;"&gt;Berisi&lt;/span&gt;&lt;span style="color: black; font-family: Calibri;"&gt; air &lt;/span&gt;&lt;span style="color: black; font-family: Calibri;"&gt;warna&lt;/span&gt;&lt;span style="color: black; font-family: Calibri;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="color: black; font-family: Calibri;"&gt;Merah&lt;/span&gt;&lt;span style="color: black; font-family: Calibri;"&gt;).&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="direction: ltr; margin-bottom: 0pt; margin-left: 0.38in; margin-top: 7.68pt; text-align: left; text-indent: -0.38in; unicode-bidi: embed;"&gt;
&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span&gt;&lt;span style="color: black; font-family: Calibri;"&gt;Penyelesaiannya:&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;
&lt;div style="direction: ltr; margin-bottom: 0pt; margin-left: 0.38in; margin-top: 7.68pt; text-align: left; text-indent: -0.38in; unicode-bidi: embed;"&gt;
Tambahkan&amp;nbsp; satu ember kosong (anggap saja ember C)&lt;/div&gt;
&lt;div style="direction: ltr; margin-bottom: 0pt; margin-left: 0.38in; margin-top: 7.68pt; text-align: left; text-indent: -0.38in; unicode-bidi: embed;"&gt;
Tuang ember A ke Ember C&lt;/div&gt;
&lt;div style="direction: ltr; margin-bottom: 0pt; margin-left: 0.38in; margin-top: 7.68pt; text-align: left; text-indent: -0.38in; unicode-bidi: embed;"&gt;
Tuang ember B ke ember A&lt;/div&gt;
&lt;div style="direction: ltr; margin-bottom: 0pt; margin-left: 0.38in; margin-top: 7.68pt; text-align: left; text-indent: -0.38in; unicode-bidi: embed;"&gt;
Tuang ember C ke ember B&lt;/div&gt;
&lt;div style="direction: ltr; margin-bottom: 0pt; margin-left: 0.38in; margin-top: 7.68pt; text-align: left; text-indent: -0.38in; unicode-bidi: embed;"&gt;
selesai&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk melaksanakan suatu Algoritma kita perlu suatu bahasa Pemograman, contohnya: C++, Pascal, Visual basic, dll.&lt;br /&gt;
Notasi algoritma dapat di terjemahkan kedalam bahasa pemrograman apapun, dengan kata lain notasi algoritma bersifat independent. Notasi algoritma adalah notasi-notasi yang digunakan untuk menuliskan langkah-langkah algoritma pemecahan suatu domain permasalahan. Notasi algoritma&lt;b&gt; &lt;/b&gt;harus independen dari spesifikasi suatu bahasa pemrograman&lt;b&gt; &lt;/b&gt;(Satu hal yang perlu diingat, &lt;b&gt;notasi algoritma&lt;/b&gt; bukan &lt;b&gt;bahasa pemrograman&lt;/b&gt;). Ada 3 jenis notasi algoritma yaitu &lt;b&gt;Deskripsi, Flow chart, dan Pseudo-code&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;1. Deskripsi&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Adalah notasi algoritma
 yang setiap langkah-langkah penyelesaian algoritmanya menggunakan 
bahasa natural (sebagai contoh kita menggunakan bahasa Indonesia). 
Biasanya&amp;nbsp; proses diawali dengan kata kerja seperti ‘baca’, ‘ganti’, 
‘hitung’, ‘pindahkan’ dan sebagainya. Sedangkan pernyataan kondisional 
dapat dinyatakan dengan ‘Jika ... Maka ...’. Notasi ini sangat mudah 
dimengerti, namun sulit untuk diterjemahkan kedalam bahasa pemrograman.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;b&gt;Contoh Analisis Deskripsi :&lt;br /&gt;
&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
ALGORITMA Pertukaran isi dua buah ember, A dan B :&lt;br /&gt;
1. Tuangkan air dari ember A ke dalam ember C&lt;br /&gt;
2. Tuangkan air dari ember B ke dalam ember A&lt;br /&gt;
3. Tuangkan air dari ember C ke dalam ember B &lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;b&gt;2. Flow chart (Bagan Alir)&lt;/b&gt;&lt;b&gt;Flowchart (Bagan Alir)&lt;/b&gt;
 berisi langkah-langkah komputasi yang dituliskan dalam sekumpulan 
bentuk-bentuk geometri. Masing-masing simbol tersebut menggambarkan 
suatu proses tertentu. Berikut merupakan simbol-simbol yang digunakan dalam Flowchart :&lt;/div&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi-6aEH9rA_XTtLOrQJlDkH7Cyyo8DuOWnUw7bHpZpYjrifGK4ZMzGrIpuHUjKya_NCpdLbrHXfV71BvO7j1jDVqtDHxUnMll59vU7Si4yamxPmfDgYUQf1CKpo8gYhlJIvgvZ1ytbC9hS3/s1600/Notasi-Algoritmik-Flowchart.JPG" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="320" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi-6aEH9rA_XTtLOrQJlDkH7Cyyo8DuOWnUw7bHpZpYjrifGK4ZMzGrIpuHUjKya_NCpdLbrHXfV71BvO7j1jDVqtDHxUnMll59vU7Si4yamxPmfDgYUQf1CKpo8gYhlJIvgvZ1ytbC9hS3/s320/Notasi-Algoritmik-Flowchart.JPG" width="288" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;b&gt;Contoh Flow Chart &lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiQfLRPtM-j__Sr4thu5aK8NqcOkmuakDdzV_PlAXeoxz9JA8Qv0wLm3Omaetg5BOe1aYOM9VnJ87W01X35Y-rhQkiCnW1I8cbhjqhRvQT9dcXj3RUc-GAGEP_gpTbkdJANlVsa9g0loV50/s1600/flowchart.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="320" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiQfLRPtM-j__Sr4thu5aK8NqcOkmuakDdzV_PlAXeoxz9JA8Qv0wLm3Omaetg5BOe1aYOM9VnJ87W01X35Y-rhQkiCnW1I8cbhjqhRvQT9dcXj3RUc-GAGEP_gpTbkdJANlVsa9g0loV50/s320/flowchart.jpg" width="241" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;b&gt;3. Pseudo code&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Pseudocode (pseudo = semu / tidak sebenarnya) adalah notasi algoritmik gabungan antara bahasa natural dan bahasa pemrograman. Banyak orang lebih menyukai menuliskan algoritma dalam bentuk ini karena hampir mirip dengan bahasa pemrograman terutama Pascal dan C. Selain itu, pseudocode&amp;nbsp; lebih praktis dan mudah ditranslasikan ke dalam bahasa pemrograman. Tidak ada bentuk atau aturan baku untuk menuliskan pseudocode, yang terpenting adalah notasinya tidak membingungkan pembaca (dapat dimengerti).&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;
sekian dulu ulasan nya yaa mudah-mudah ada manfaatnya aamiin... oh iya ulasan ini diambil dari berbagai sumber bacaan.....
&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEisJtn8qaa0N_5tiBsK_bDljWgRcn8XfbVt99pr4WKStx_R1Pyn9ARYZTx0RloLKbwNnXGNHeS5LaTZYH64FvgSpWot4387vKEe8m_0tdnWMV0pxXdJKde1iSXIhb1Q9Yr_pZK2tP2sVci2/s72-c/algorithm.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Biosentrisme, Hidup Setelah Mati Versi Ilmiah</title><link>http://alghafir.blogspot.com/2013/03/biosentrisme-hidup-setelah-mati-versi.html</link><category>ilmiah</category><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><pubDate>Wed, 13 Mar 2013 04:28:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4344619587125656796.post-7979251243020096168</guid><description>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Dalam dunia sains, mahluk hidup memiliki siklus lahir, hidup, lalu 
musnah (mati). Sementara pandangan ada kehidupan setelah mati hanya ada 
dalam doktrin agama. Pada akhirnya, apa yang tertulis dalam kitab-kitab 
suci mulai diterima secara ilmiah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebuah penelitian ilmiah 
terbaru menunjukkan kematian bukanlah pemberhentian terakhir. Observasi 
ilmiah yang dilakukan menyimpulkan kehidupan dan kematian ternyata 
berkorespondensi dengan "alam lain" (multiverse).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjx1DXv4Xr_tHKpqiTdJQduZ80pB8Mx9LdnG85GnS1B30qAV22BZ-9l6V1uPCj-dBX5TyujIfECZ-vtp9CwZJUFeqHWA1T-xFlS9w2SaLf9waCSqINStz_YSnVSr9qWz3_SjW0FriA5zBI/s1600/lifeafterdeathapakabardunia.jpg" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="265" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjx1DXv4Xr_tHKpqiTdJQduZ80pB8Mx9LdnG85GnS1B30qAV22BZ-9l6V1uPCj-dBX5TyujIfECZ-vtp9CwZJUFeqHWA1T-xFlS9w2SaLf9waCSqINStz_YSnVSr9qWz3_SjW0FriA5zBI/s400/lifeafterdeathapakabardunia.jpg" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: center;"&gt;
&lt;span style="font-size: xx-small;"&gt;Ilustrasi / bertgary.blogspot.com&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Paparan ilmiah tersebut dijelaskan oleh teori ilmiah bernama 
biosentrisme. Menurut teori ini, kendati tubuh dirancang untuk hancur 
sendiri, namun ada sebuah 'energi' yang bekerja dalam otak, yaitu 
'perasaan hidup' mengenai 'siapakah saya'.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"Energi itu tidak musnah ketika manusia mati," tulis ilmuwan terkemuka dunia dan pengarang buku Biocentrism, Robert Lanza.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menurut
 Lanza, energi 'perasaan hidup' itu tak tercipta, tapi tak juga bisa 
musnah. Lantas, apakah energi ini berpindah dari satu dunia ke dunia 
lain?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebuah eksperimen yang belum lama ini dipublikasikan dalam 
jurnal Science memperlihatkan para ilmuwan bisa mengubah sesuatu yang 
sudah terjadi pada masa lalu. Lewat percobaan yang menggunakan beam 
splitter (perangkat optik yang membelah berkas cahaya), 
partikel-partikel energi diputuskan keberadaannya. Ternyata, dari situ 
dapat ditentukan apa yang berlaku pada partikel ini pada masa lalu 
sehingga seseorang dapat menyelami pengalaman di masa lalu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kaitan
 antara pengalaman dan semesta ini melampaui gagasan-gagasan manusia 
mengenai ruang dan waktu. Tapi biosentrisme sendiri menyatakan, ruang 
dan waktu bukan obyek sulit seperti yang dibayangkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Teori ini 
menganalogikan waktu sebagai udara yang sia-sia untuk ditangkap manusia 
karena memang tak pernah bisa diraih. "Anda tak bisa melihat apa pun 
melalui tulang tengkorak yang menyelimuti otak Anda," kata Robert Lanza.
 "Apa yang Anda lihat dan rasakan sekarang adalah putaran informasi pada
 otak Anda."&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menurut biosentrisme, ruang dan waktu semata-mata 
adalah alat penghimpun informasi secara bersamaan. Karena itulah, dalam 
dunia yang tidak ada ruang dan waktu, tak ada istilah kematian.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-size: medium;"&gt;&lt;b&gt;Energi itu kekal&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dalam
 bukunya, “Ghosthunters,” peneliti hantu John Kachuba menulis, “Einstein
 membuktikan bahwa seluruh energi di alam semesta adalah tetap dan tidak
 dapat diciptakan maupun dimusnahkan. Jadi apa yang terjadi denmgan 
energi itu ketika kita mati? Jika itu tak dapat dihancurkan, energi itu 
pastinya, menurut Einstein, berubah menjadi energi dalam bentuk lain. 
Apakah energi baru itu? Apakah kita bisa menyebut kreasi baru itu 
hantu?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Gagasan ini muncul dan diusulkan sebagai bukti adanya 
hantu. Sebuah kelompok di Amerika Serikat yang bernama Tri County 
Paranormal menyatakan, “Ketika kita hidup, kita memiliki energi listrik 
dalam tubuh kita. Apa yang terjadi dengan listrik yang berada dalam 
tubuh kita, yang membuat jantung berdenyut dan kita bernafas?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jawaban
 pertanyaan itu sebenarnya sangat sederhana dan tidak misterius. Setelah
 seseorang meninggal, energi dalam tubuh mereka maupun seluruh organisme
 lain pindah ke lingkungan. Ketika seorang manusia mati, energi yang 
tersimpan dalam tubuh mereka dilepas dalam bentuk panas, dan pindah ke 
binatang yang mengonsumsi jasad itu, baik binatang liar maupun bakteri 
dan cacing serta tumbuhan yang menyerap nutrisi dari tanah. Jika jasad 
itu dikremasi, energi dilepas dalam bentuk panas dan cahaya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketika
 kita makan tumbuhan atau binatang mati, kita mengonsumsi energi mereka 
dan mengubahnya menjadi energi bagi tubuh kita. Reaksi kimia ketika 
makanan dicerna melepas energi yang dibutuhkan binatang untuk hidup, 
bergerak dan bereproduksi. Energi itu tidak ada dalam bentuk energi 
elektromagnetik berbentuk bola cahaya, melainkan panas dan energi kimia.
 &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Sumber:&lt;br /&gt;
&lt;a href="http://www.tempo.co/read/news/2013/01/25/095456892"&gt;tempo&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjx1DXv4Xr_tHKpqiTdJQduZ80pB8Mx9LdnG85GnS1B30qAV22BZ-9l6V1uPCj-dBX5TyujIfECZ-vtp9CwZJUFeqHWA1T-xFlS9w2SaLf9waCSqINStz_YSnVSr9qWz3_SjW0FriA5zBI/s72-c/lifeafterdeathapakabardunia.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item></channel></rss>