<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:blogger='http://schemas.google.com/blogger/2008' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd="http://schemas.google.com/g/2005" xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-3222371025788646072</id><updated>2024-10-24T03:11:00.681-07:00</updated><category term="Berita"/><category term="Ilmu Islam"/><category term="Nasional"/><category term="Kisah"/><category term="Suplemen"/><category term="Tazkiyah"/><category term="Biografi"/><category term="Fiqih"/><category term="Internasional"/><category term="Narasi Islam"/><category term="Al-Quran"/><category term="Aqidah"/><category term="Arab Saudi"/><category term="Dakwah"/><category term="Hadits"/><category term="Raja Salman"/><category term="Video"/><category term="Dr Dzakir Naik"/><category term="Tazkiyatun Nufus"/><category term="212"/><category term="Akhlaq"/><category term="Al-Bani"/><category term="Dunia islam"/><category term="Fadhilah"/><category term="Inspirasi"/><category term="Khalid Basalamah"/><category term="Mahram"/><category term="Mualaf"/><category term="Renungan"/><category term="Salaf"/><category term="Sejarah"/><category term="Tauhid"/><category term="Zakir Naik"/><category term="shalat"/><category term="Aagym"/><category term="Al-Fatihah"/><category term="Azan"/><category term="Bacaan Quran"/><category term="Belgia"/><category term="Doa"/><category term="Dzikir"/><category term="Fakta"/><category term="Filipina"/><category term="Iman"/><category term="Israel"/><category term="Kafir"/><category term="Khilafah"/><category term="Kisah Sahabat"/><category term="Kristenisasi"/><category term="Kufur"/><category term="Mahjura"/><category term="Makanan"/><category term="Merdu"/><category term="Munafik"/><category term="Nabi Muhammad"/><category term="Nasehat"/><category term="Neraka"/><category term="Pacaran"/><category term="Pemimpin"/><category term="Sabar"/><category term="Shahabiyah"/><category term="Sirah Nabawiyah"/><category term="Syaikh bin Baz"/><category term="Tugas"/><category term="akhwat"/><title type='text'>Al Islam Media</title><subtitle type='html'>Amar Ma&#39;ruf Nahi Munkar</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://alislamedia.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3222371025788646072/posts/default?redirect=false'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://alislamedia.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><link rel='next' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3222371025788646072/posts/default?start-index=26&amp;max-results=25&amp;redirect=false'/><author><name>Anonymous</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05171640487475382224</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>67</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>25</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3222371025788646072.post-594679615421543081</id><published>2018-08-26T05:06:00.001-07:00</published><updated>2018-08-26T05:06:45.609-07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Tugas"/><title type='text'>Peran dan Fungsi Mahasiswa di Era Millenial</title><content type='html'>&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgkRoB3QTduKl1jXU8bxFeqwRBIKhm5vjPcxo6-ox0vTFjGpRot18edTjGbVgizvU9xGHhN5fNVPMw4O4CN4szmTSJK-uJVkQgYI4ALT-49WbLoSWOZKcoz1uJyUEMYh8lCznsR_TYoGmY/s1600/millennials_20170508_164231.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; data-original-height=&quot;393&quot; data-original-width=&quot;700&quot; height=&quot;179&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgkRoB3QTduKl1jXU8bxFeqwRBIKhm5vjPcxo6-ox0vTFjGpRot18edTjGbVgizvU9xGHhN5fNVPMw4O4CN4szmTSJK-uJVkQgYI4ALT-49WbLoSWOZKcoz1uJyUEMYh8lCznsR_TYoGmY/s320/millennials_20170508_164231.jpg&quot; width=&quot;320&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;span class=&quot;first-character&quot;&gt;M&lt;/span&gt;ahasiswa, dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) dijelaskan arti kata Mahasiswa secara harfiah, yakni &quot;orang yang belajar di Perguruan Tinggi&quot;. Namun, sebenarnya Mahasiswa bukanlah sekedar seseorang yang belajar di Perguruan Tinggi, melainkan ialah sang pencetus masa depan dan penggerak roda kehidupan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dialah pemuda yang seringkali dianggap remeh oleh orang tua, kelakuanya yang idealis terkadang membuat para orang tua kerap kewalahan dengan tingkahnya. Tetapi, itulah yang membuat ia begitu spesial, tekadnya yang kuat dalam membangun cita-cita dan keinginanya membuat keadaan seolah baik-baik saja tanpa ada halangan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&quot;Beri aku 1.000 orang tua, niscaya akan kucabut semeru dari akarnya. Beri aku 10 pemuda niscaya akan kuguncangkan dunia&quot;. Ucap Ir. Soekarno.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Beliau faham betul akan potensi pemuda, peranya sungguh sangat besar bagi suatu bangsa, tak terkecuali bagi tanah air tercinta kita ini, Indonesia. Proklamasi kemerkedaan Indonesia bisa di wujudkan dengan desakan para pemuda, reformasipun bisa diwujudkan atas desakan Mahasiswa (pemuda). Sungguh peran Mahasiswa sebagai seorang pemuda tak pernah tergerus waktu, dari masa kolonial, orde lama, order baru, dan tentu di zaman millenial sekarang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Adapun dalam Islam, Pemuda adalah tulang punggung yang membentuk komponen pergerakan. Karena mereka memiliki kekuatan yang produktif dan kontribusi (peran) yang terus-menerus. Dan pada umumnya, tidaklah suatu umat akan runtuh, karena masih ada pundak para pemuda yang punya kepedulian dan semangat yang membara.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dalam Islampun pemuda sangat besar sumbanganya, sebutlah Mus&#39;ab bin Umair, Zaid bin Tsabit, Muhammad Al-Fatih, Sa&#39;ad bin Abi Waqqash dll.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dalam Era ini tentunya Mahasiswa sebagai pemuda akan jauh lebih berpengaruh dari sebelumnya, sebagai generasi &lt;i&gt;trend setter&lt;/i&gt;&amp;nbsp;Mahasiswa berperan sebagai penggerak kehidupan Agama, Sosial, Politik dan bahkan Ekonomi. Peranya dalam membangun agama dan bangsa merupakan hal yang luar biasa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka juga memiliki fungsi yang sangat vital dalam kehidupan. Tak dapat dipungkiri fungsinya&amp;nbsp; sangat mempengaruhi tatanan kehidupan beragama dan bernegara. Mereka berfungsi sebagai &lt;i&gt;pioneer&lt;/i&gt;&amp;nbsp;dan benteng terakhir dan terkuat. Di era millenial ini merekalah yang memegang kunci globalisasi, dan kunci itulah yang membuat fungsi mahasiswa sangatlah penting. Teknologi dan informasi menjadi kelebihan tersendiri bagi mahasiswa dalam mengarungi kehidupan di era millenial. Hanya dengan beberapa mahasiswa yang aktif dalam sosial media saja dapat mempengaruhi ribuan bahkaan jutaan orang di berbagai belahan dunia. fungsi inilah yang sangat krusial, karena bagaikan 2 bilah mata pisau, ia bisa berfungsi sebagai penggerak roda kemajuan Agama dan Negara dengan pesat. Namun juga bisa menjadi roda penggerak untuk kemunduran Agama dan Negara.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Merekalah Mahasiswa, seorang pemuda pemegang kunci perubahan besar di era millenial ini.</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://alislamedia.blogspot.com/feeds/594679615421543081/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://alislamedia.blogspot.com/2018/08/peran-dan-fungsi-mahasiswa-di-era.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3222371025788646072/posts/default/594679615421543081'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3222371025788646072/posts/default/594679615421543081'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://alislamedia.blogspot.com/2018/08/peran-dan-fungsi-mahasiswa-di-era.html' title='Peran dan Fungsi Mahasiswa di Era Millenial'/><author><name>Deden Ikhsan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03075212952445019791</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgkRoB3QTduKl1jXU8bxFeqwRBIKhm5vjPcxo6-ox0vTFjGpRot18edTjGbVgizvU9xGHhN5fNVPMw4O4CN4szmTSJK-uJVkQgYI4ALT-49WbLoSWOZKcoz1uJyUEMYh8lCznsR_TYoGmY/s72-c/millennials_20170508_164231.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3222371025788646072.post-8912334076833361302</id><published>2017-04-15T15:58:00.000-07:00</published><updated>2017-04-15T16:00:48.813-07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Berita"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Nasional"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Video"/><title type='text'>Video : Klarifikasi Ust Adi Hidayat terhadap isu yang tertuju padanya</title><content type='html'>&lt;span class=&quot;first-character&quot;&gt;B&lt;/span&gt;eberapa waktu lalu terdapat seorang Ustadz Ahlu Sunnah Wal Jamaah yang menyatakan agar para akhwat dan ummat untuk tidak mendengar, mengambil ilmu dari ustad Adi Hidayat bahkan ia menyuruh agar menjauhi ustadz Adi Hidayat.&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;
&lt;b&gt;Dengan alasan bahwa Ust Adi Hidayat Manhajnya bermasalah dan pemahamanya rusak. &lt;/b&gt;&amp;nbsp;Ia menambahkan bahwa meskipun hafalanya banyak dan kuat mengenai AL-Qur&#39;an dan Al-Hadits dengan nomor-nomor haditsnya. Tidak menunjukan &amp;nbsp;bahwa ia benar dan lurus, karena orientalispun hafal qur&#39;an dan hadits beserta nomernya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menanggapi hal tersebut netizenpun berduyun-duyun membela Ustadz Adi Hidayat. Hal seperti ini sudah ada sejak zaman dahulu yakni mentahdzir para alim, bahkan zaman dulu jauh lebih parah dari ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menurut mereka akar masalahnya adalah sikap intoleran suatu golongan yang merasa benar sendiri terhadap masalah furu&#39;iyah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menyikapi hal tersebut Ust Adi Hidayat mengklarifikasi dengan pesan yang sangat tenang dan damai, sungguh sangat luar biasa akhlak yang ditunjukan Ust Adi Hidayat. Beliaupun akan menerima dengan baik saran-saran positif bahkan celaaan agar bisa menjadikan beliau lebih baik dalam berdakwah.&lt;br /&gt;
[youtube src=&quot;BefQyqmoFtQ&quot;/]</content><link rel='enclosure' type='video' href='http://alislamedia.blogspot.com/2017/04/video-klarifikasi-ust-adi-hidayat.html' length='0'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://alislamedia.blogspot.com/feeds/8912334076833361302/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://alislamedia.blogspot.com/2017/04/video-klarifikasi-ust-adi-hidayat.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3222371025788646072/posts/default/8912334076833361302'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3222371025788646072/posts/default/8912334076833361302'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://alislamedia.blogspot.com/2017/04/video-klarifikasi-ust-adi-hidayat.html' title='Video : Klarifikasi Ust Adi Hidayat terhadap isu yang tertuju padanya'/><author><name>Anonymous</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05171640487475382224</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3222371025788646072.post-2803693321638697530</id><published>2017-04-15T14:55:00.001-07:00</published><updated>2017-04-15T14:55:23.054-07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Berita"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Nasional"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Salaf"/><title type='text'>Fatwa MUI Jakarta : Salafy Bukan Aliran Sesat</title><content type='html'>&lt;table align=&quot;center&quot; cellpadding=&quot;0&quot; cellspacing=&quot;0&quot; class=&quot;tr-caption-container&quot; style=&quot;margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center;&quot;&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhNGbMeC8rnHqyTS5xUyLOLxF-2GuOR6IOaCJUCSqZSKpsrijUsgqvLxRkUpyB9QR4K2j4_43iPwuGawbBofTq_VkmVKPUFJspCfHS0U18YdFMgHmXRZN03LMGvkdTD27ONb6hBL8s_eUuj/s1600/salafi-1.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: auto; margin-right: auto;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;Salafy &quot; border=&quot;0&quot; height=&quot;360&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhNGbMeC8rnHqyTS5xUyLOLxF-2GuOR6IOaCJUCSqZSKpsrijUsgqvLxRkUpyB9QR4K2j4_43iPwuGawbBofTq_VkmVKPUFJspCfHS0U18YdFMgHmXRZN03LMGvkdTD27ONb6hBL8s_eUuj/s640/salafi-1.jpg&quot; title=&quot;Salafy &quot; width=&quot;640&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class=&quot;tr-caption&quot; style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;thewayofsalafiyyah.wordpress.com&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;
&lt;span class=&quot;first-character&quot;&gt;S&lt;/span&gt;etelah kita dengar banyak fitnah dan rumah terhadap salafi, penting untuk kita ketahui bahwa salfi buka golong melainkan orang-orang yang meneruskan dakwah Nabi Shalallahu &#39;Alaihi Wasallam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dakwah yang berusaha meurnikan tauhid dari noda-noda bid&#39;ah, dakwah yang memurnikan agama ini dari segala macam penyimpangan maksiat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
dan berikut fatwa MUI yang dapat menjelaskan secara singkat mengenai salafi :&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fatwa MUI Jakarta : Salafy Bukan Aliran Sesat&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Alhamdulillah segala puji hanya milik Allah yang telah mengutus para rasul dengan petunjuk. Sesungguhnya dakwah salafy atau ahlussunnah wal jama’ah adalah dakwah yang meneruskan dakwah Nabi Salallahu ‘alaihi wassalam. Dakwah yang berusaha memurnikan tauhid dari noda-noda syirik, Dakwah yang berusaha memurnikan sunnah dari noda-noda bid’ah, dakwah yang memurnikan agama ini dari segala macam penyimpangan dan maksiat..&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Akan senantiasa ada sekelompok orang yang berjuang di jalan Allah, menegakkan amar ma’ruf nahi munkar :&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Beliau shallallahu &#39;alaihi wa sallam bersabda :&lt;br /&gt;
&quot;Senantiasa ada dari umatku sekelompok orang yang menegakkan kebenaran tidak merugikannya orang yang menghina sampai datang hari kiamat dan mereka dalam keadaan demikian&quot; [HR. Muslim]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka itulah yang berusaha meniti jalan yang telah ditempuh oleh pendahulunya dari Nabi dan sahabat yang telah sampai dulu ke surga..&lt;br /&gt;
Firman Allah Ta&#39;ala :&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Orang-orang yang terdahulu lagi yang pertama-tama (masuk Islam) di antara orang-orang Muhajirin dan Anshar serta orang-orang yang mengikuti mereka dengan baik, Allah ridha kepada mereka dan merekapun ridha kepada Allah dan Allah menyediakan bagi mereka surga-surga yang mengalir sungai-sungai di dalamnya; mereka kekal di dalamnya selama-lamanya. Itulah kemenangan yang besar.” (At-Taubah: 100)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan bertawakkal kepada Allah suhhanahu wa ta &#39;ala MEMUTUSKAN :&lt;br /&gt;
PANDANGAN MUI KOTA ADMINISTRASI JAKARTA UTARA TENTANG SALAFI :&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Penjelasan tentang apa itu SALAF/SALAFI&lt;br /&gt;
1. Salaf/salafi tidak termasuk ke dalam 10 kriteria sesat yang telah ditetapkan oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI), sehingga Salaf/salafi bukanlah merupakan sekte atau aliran sesat sebagaimana yang berkembang belakangan ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
2. Salaf/salafi adalah nama yang diambilkan dari kata salaf yang secara bahasa berarti orang-orang terdahulu, dalam istilah adalah orang-orang terdahulu yang mendahului kaum muslimin dalam Iman, Islam, dst. Mereka adalah para sahabat dan orang-orang yang mengikuti mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
3. Penamaan salafi ini bukanlah penamaan yang baru saja muncul, namun telah sejak dahulu ada.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
4. Dakwah salaf adalah ajakan untuk memurnikan agama Islam dengan kembali kepada Al-Quran dan As-Sunnnah dengan menggunakan pemahaman para sahabat radhiyallahu &#39;arihum.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
KEDUA :&lt;br /&gt;
Nasehat dan Tausiyah kepada masyarakat :&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
1. Hendaknya masyarakat tidak mudah melontarkan kata sesat kepada suatu dakwah tanpa di klarifikasi terlebih dahulu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
2. Hendaknya masyarakat tidak terprovokasi dengan pernyataan - pernyataan yang tidak bertanggung jawab.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
3. Kepada para da&#39;i, ustadz, tokoh agama, serta tokoh masyarakat hendaknya dapat menenangkan serta memberikan penjelasan yang obyektif tentang masalah ini kepada masyarakat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
4. Hendaknya masyarakat tidak bertindak anarkis dan main hakim sendiri, sebagaimana terjadi di beberapa daerah di Indonesia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ditetapkan di : Jakarta&lt;br /&gt;
Pada tanggal : 12 Rabi&#39;ull Akhir 1430H. 08 April 2009 M&lt;br /&gt;
DEWAN PIMPINAN MAJELIS ULAMA INDONESIA KOTA ADMINISTRASI JAKARTA UTARA</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://alislamedia.blogspot.com/feeds/2803693321638697530/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://alislamedia.blogspot.com/2017/04/fatwa-mui-jakarta-salafy-bukan-aliran.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3222371025788646072/posts/default/2803693321638697530'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3222371025788646072/posts/default/2803693321638697530'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://alislamedia.blogspot.com/2017/04/fatwa-mui-jakarta-salafy-bukan-aliran.html' title='Fatwa MUI Jakarta : Salafy Bukan Aliran Sesat'/><author><name>Anonymous</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05171640487475382224</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhNGbMeC8rnHqyTS5xUyLOLxF-2GuOR6IOaCJUCSqZSKpsrijUsgqvLxRkUpyB9QR4K2j4_43iPwuGawbBofTq_VkmVKPUFJspCfHS0U18YdFMgHmXRZN03LMGvkdTD27ONb6hBL8s_eUuj/s72-c/salafi-1.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3222371025788646072.post-7045116998602451451</id><published>2017-04-15T07:18:00.000-07:00</published><updated>2017-04-15T07:18:25.654-07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Al-Fatihah"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Al-Quran"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Ilmu Islam"/><title type='text'>Mengapa harus dinamakan al-fathihah ?</title><content type='html'>&lt;table align=&quot;center&quot; cellpadding=&quot;0&quot; cellspacing=&quot;0&quot; class=&quot;tr-caption-container&quot; style=&quot;margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center;&quot;&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhHoMmquSralcun2YT5j-EO_ac3XrUmDYTKtR4w17cfbdxiyUcMOFKdhNQUuZSxrdoxRtNQqkWNsdCJizn5kiAlQymsjMOu1yJ9P6ikJK3IKkCycYc9z_eZ9EjrpeOAIxJkEMUJht9f8nBj/s1600/Belajar-Membaca-Alquran.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: auto; margin-right: auto;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;al-quran&quot; border=&quot;0&quot; height=&quot;426&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhHoMmquSralcun2YT5j-EO_ac3XrUmDYTKtR4w17cfbdxiyUcMOFKdhNQUuZSxrdoxRtNQqkWNsdCJizn5kiAlQymsjMOu1yJ9P6ikJK3IKkCycYc9z_eZ9EjrpeOAIxJkEMUJht9f8nBj/s640/Belajar-Membaca-Alquran.jpg&quot; title=&quot;al-quran&quot; width=&quot;640&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class=&quot;tr-caption&quot; style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;lesprivat99.com&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span class=&quot;first-character&quot;&gt;A&lt;/span&gt;l fahihah merupakan surat yang bisa kita temui dibagian paling awal dalam Al-Qur&#39;an. Bahkan Al Fatihah juga menjadi rukun shalat yang mana bila kita tidak membacanya maka shalat kita tidak sah baik saat shalat fardu maupun sunnah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Al fatihah juga dijulukis sebagai As Sab&#39;ul Matsani yang artinya tujuh yang diulang-ulang karena kita membacanya berulang-ulang ketika shalat pada setiap rakaat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Surat ini dinamakan Al-Fatihah yang mempunyai makna pembukaan, karena telah kita ketahui al-fatihah menjadi surat pembuka dalam Al-Quran. Namun, pernahkah terlintas dalam benak kita mengapa surat ini dinamakan Al Fatihah ? tidak dengan Mukaddima ? &lt;i&gt;Opening ?&lt;/i&gt;&amp;nbsp;atau dengan yang lainya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan hal yang terfikir pula ialah mengapa al fatihah dijadikan surat pembuka ? bukankah ayat pertama yang turun merupakan surat al-alaq ?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seorang Mufassir Al-Qur&#39;an bernama Fakh Al-Din Al-Razi yang hidup pada abad ke-12 dalam tafsirnya yang mahsyur yakni &lt;i&gt;Mafatih Al-ghaib&lt;/i&gt;&amp;nbsp;menjawab mengapa surat ini dinamakan Al-Fatihah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Al-Razi mengatakan bahwa Al-Fatihah adalah surat pertama yang diturunkan secara lengkap, memang benar yang pertama turun ayat al-qur&#39;an ada pada surat al-alaq namun al fatihah lah yang menjadi &lt;b&gt;surat&lt;/b&gt; pertama yang telah diturunkan lengkap, sehingga al-fatihah layak dijadikan pembuka, bahkan al-faihah dijuluki &quot;fatihat al-kitab&quot; pembuka al-kitab (quran).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Surat inipun bila kita renungkan isi kandunganya maka akan dapat membimbing kita untuk membuka kebaikan-kebaikan yang Allah berikan kepada kita.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebagai contoh saat di zaman Rasulullah Shalallahu &#39;Alaihi Wasallam terdapat seseorang yang terkena racun kalajengking, ia sangat kesakitan lalu datang kepada tabib. Namun, tabib tersebut tidak dapat mengobatinya akhirnya hal tersebut terdengar oleh salah satu sahabat Rasulullah lantas ia datang dan membacakan Al-Fatihah tanpa perantara dan dengan izin Allah racun tersebut hilang beserta rasa sakitnya, ini contoh bahwa al-fatihah dapat membuka kebaikan-kebaikan bilamana kita memahami isi kandunganya dengan baik dan benar. Dan tidak lupa selalu berserah diri kepada Allah Subhanahu Wata&#39;ala.</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://alislamedia.blogspot.com/feeds/7045116998602451451/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://alislamedia.blogspot.com/2017/04/mengapa-harus-dinamakan-al-fathihah.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3222371025788646072/posts/default/7045116998602451451'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3222371025788646072/posts/default/7045116998602451451'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://alislamedia.blogspot.com/2017/04/mengapa-harus-dinamakan-al-fathihah.html' title='Mengapa harus dinamakan al-fathihah ?'/><author><name>Anonymous</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05171640487475382224</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhHoMmquSralcun2YT5j-EO_ac3XrUmDYTKtR4w17cfbdxiyUcMOFKdhNQUuZSxrdoxRtNQqkWNsdCJizn5kiAlQymsjMOu1yJ9P6ikJK3IKkCycYc9z_eZ9EjrpeOAIxJkEMUJht9f8nBj/s72-c/Belajar-Membaca-Alquran.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3222371025788646072.post-1654666046818069172</id><published>2017-04-15T06:13:00.002-07:00</published><updated>2017-04-15T06:13:56.278-07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="212"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Berita"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Nasional"/><title type='text'>pernyataan mengejutkan Ardian Syaf terkait 212 dan Qs Al Maidah</title><content type='html'>&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiDJTKWf-A3zR7bi23yKUdggsPhAqxss1vjSU6dgqFIKuwYpMA80zIWT0OB8Nn4-1Ae9ISIL6y7PhIsciJ7B0sDbGoH4ukhbXnR32fxHEMThzKUnk-JA5gU-ssc-BOPyqCNeHzZulSbcSZI/s1600/11xp-marvel2-master675.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;Terdapat tulisan QS5:51&quot; border=&quot;0&quot; height=&quot;488&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiDJTKWf-A3zR7bi23yKUdggsPhAqxss1vjSU6dgqFIKuwYpMA80zIWT0OB8Nn4-1Ae9ISIL6y7PhIsciJ7B0sDbGoH4ukhbXnR32fxHEMThzKUnk-JA5gU-ssc-BOPyqCNeHzZulSbcSZI/s640/11xp-marvel2-master675.jpg&quot; title=&quot;Terdapat tulisan QS5:51&quot; width=&quot;640&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span class=&quot;first-character&quot;&gt;S&lt;/span&gt;etelah Ardian Syaf menyisipkan simbol 212 yang merupakan aksi bela islam pada 2 desember 2016 dan QS5:51 yang merupakan ayat tentang dilarangnya kaum muslim untuk menjadikan orang kafir sebagai teman dekat, pelindung, atau pemimpin akhirnya Marvel menindak lanjuti hal tersebut dengan mengeluarkan pernyataan mengejutkan terkait dilepasnya kontrak Marvel dengan Ardian Syaf sebagai komikus Marvel.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hal serupa pernah ia lakukan tatkala pemilihan presiden Republik Indonesia ia menyusupi gambar Joko Widodo yang merupakan calon presiden saat itu dalam gambar baliho di komik buatanya yang dipesan oleh DC Comics.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Impianya menjadi komikus terkenal telah ia raih, ia menjadi salah satu komikus internasional. Namun, ketika semua itu sirna mungkin terlihat sebuah berita menyedihkan. Tetapi siapa sangka respon yang diperlihatkan oleh Ardian Syaf setelah kontraknya diputus sangat mengejutkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Anak dari Tamsir (Novelis tahun-80an) ini menyatakan dalam akun Facebooknya pada Senin, 11 April 2017 yaitu :&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;blockquote class=&quot;tr_bq&quot;&gt;
Hello, Worlds...&lt;br /&gt;My Career is over now.&lt;br /&gt;It&#39;s the consequence what i did, and i take it.&lt;br /&gt;Please no more mockery, debat, no more hate. I hope all in peace.&lt;br /&gt;In this last chance, i want to tell you the true meaning of the numbers 212 and QS5:51.&lt;br /&gt;It is number of JUSTICE. It is number of LOVE. My love to holy Qur&#39;an... My love to the last prophet, the messanger... my love to ALLAH, the one god...&lt;br /&gt;My apologize for all the noise, good bye, may god bless you all. I love all of you.&lt;br /&gt;-Ardian Syaf-&lt;/blockquote&gt;
&lt;br /&gt;
bila kita terjemahkan kedalam bahasa Indonesia maka isinya adalah&lt;br /&gt;
&quot;hai dunia, karir saya telah berakhir, ini konsekuensi dari apa yang saya perbuat, dan saya menerimanya. Tolong tidak ada lagi debat, tidak ada lagi benci saya berharap semuanya damai.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
dikesempatan terakhir ini saya akan menjelaskan makna sesungguhnya dari angka 212 dan QS5:51&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ini adalah angka keadilan, angka cinta, cintaku kepada Al-Qur&#39;an, cintaku kepada nabi terakhir, cintaku kepada Allah.&quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sayangnya pernyataan ini telah dihapusnya dari laman Facebook sehingga kita tidak dapat melihat langsung.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sungguh mengejutkan memang pernyataan tersebut. Namun, inilah salah satu bukti cinta seorang muslim sesungguhnya, ia berani berbicara kebenaran didepan banyak orang tanpa takut hidupnya akan hancur karena semuanya telah diatur oleh Allah Subhanahu Wata&#39;ala,&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bahkan ia menyatakan bahwa mungkin inilah awal dari kebebasa ia berkarya, karena saat terikat kontrak dengan Marvel, Ardian Syaf tidak diperbolehkan berkerja sama dengan pihak lain.</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://alislamedia.blogspot.com/feeds/1654666046818069172/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://alislamedia.blogspot.com/2017/04/pernyataan-mengejutkan-ardian-syaf.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3222371025788646072/posts/default/1654666046818069172'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3222371025788646072/posts/default/1654666046818069172'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://alislamedia.blogspot.com/2017/04/pernyataan-mengejutkan-ardian-syaf.html' title='pernyataan mengejutkan Ardian Syaf terkait 212 dan Qs Al Maidah'/><author><name>Anonymous</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05171640487475382224</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiDJTKWf-A3zR7bi23yKUdggsPhAqxss1vjSU6dgqFIKuwYpMA80zIWT0OB8Nn4-1Ae9ISIL6y7PhIsciJ7B0sDbGoH4ukhbXnR32fxHEMThzKUnk-JA5gU-ssc-BOPyqCNeHzZulSbcSZI/s72-c/11xp-marvel2-master675.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3222371025788646072.post-2939924414698348142</id><published>2017-04-14T19:44:00.000-07:00</published><updated>2017-04-14T19:46:27.005-07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="akhwat"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Narasi Islam"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Suplemen"/><title type='text'>Yang benar akhwat ataukah akhawat ?</title><content type='html'>&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjkNIzc5Q1scRdA4x_tComt-adhHh8pG4rkJ-2BsVR-b5pLRyH-RAdm3R1sTH2tncTecplwW2zDpNZhU6a_XhyNwwM4_4Bmfw1uH5ZzCzedliVVXgcDcpgPKf14LneOsMcUGVsABkjlE0l_/s1600/akhawat.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;Yang benar akhwat ataukah akhawat ?&quot; border=&quot;0&quot; height=&quot;480&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjkNIzc5Q1scRdA4x_tComt-adhHh8pG4rkJ-2BsVR-b5pLRyH-RAdm3R1sTH2tncTecplwW2zDpNZhU6a_XhyNwwM4_4Bmfw1uH5ZzCzedliVVXgcDcpgPKf14LneOsMcUGVsABkjlE0l_/s640/akhawat.jpg&quot; title=&quot;Yang benar akhwat ataukah akhawat ?&quot; width=&quot;640&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span class=&quot;first-character&quot;&gt;S&lt;/span&gt;udah sering kita dengar kata &quot;akhwat&quot; diucapkan baik oleh teman ataupun keluarga kita.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kata ini merupakan bentuk jamak dari saudara perempuan ukhti atau /ukht/ (أخت). &amp;nbsp;Tulisan jamaknya adalah أخوات yang mestinya dibaca /akhawat/. Jadi seharusnya salah bukan transliterinya ? karena kita sering membacanya baik dalam chat dengan siapapun, poster atau apapun dengan tulisan &quot;Akhwat&quot;, Bahkan para ustadzpun menggunakan frasa /akhwat/ bila dalam penulisanya meskipun tidak semuanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, ternyata bahasa ini telah diserap menjadi kata dalam bahasa Indonesia sehingga kita punya aturan penulisan sendiri yang bisa dijadikan rujukan. Sehingga kata yang kita anggap transliterasinya salah /akhwat/ dan seharusnya /akhawat/ telah mempunyai bentuk EYD (Ejaan Yang Disempurnakan) dengan menghilangkan huruf &#39;a&#39; pada &#39;kha&#39; sehingga menjadi &#39;akhwat&#39;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
akhwat/akh·wat/ Ar n (bentuk jamak) 1 saudara perempuan; 2 teman perempuan (&lt;a href=&quot;http://kbbi.co.id/arti-kata/akhwat&quot;&gt;http://kbbi.co.id/arti-kata/akhwat&lt;/a&gt; dan &lt;a href=&quot;http://kbbi.web.id/akhwat&quot;&gt;http://kbbi.web.id/akhwat&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
sehingga frasa akhwat sudah benar. Namun, bila kita menyebutkan kata ini kepada orang arab maka jangan lupa untuk menggunakan kata aslinya yaitu /akhawat/.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Wallahu a&#39;lam bishawab.</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://alislamedia.blogspot.com/feeds/2939924414698348142/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://alislamedia.blogspot.com/2017/04/yang-benar-akhwat-ataukah-akhawat.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3222371025788646072/posts/default/2939924414698348142'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3222371025788646072/posts/default/2939924414698348142'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://alislamedia.blogspot.com/2017/04/yang-benar-akhwat-ataukah-akhawat.html' title='Yang benar akhwat ataukah akhawat ?'/><author><name>Anonymous</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05171640487475382224</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjkNIzc5Q1scRdA4x_tComt-adhHh8pG4rkJ-2BsVR-b5pLRyH-RAdm3R1sTH2tncTecplwW2zDpNZhU6a_XhyNwwM4_4Bmfw1uH5ZzCzedliVVXgcDcpgPKf14LneOsMcUGVsABkjlE0l_/s72-c/akhawat.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3222371025788646072.post-3840972217095121682</id><published>2017-04-13T19:33:00.002-07:00</published><updated>2017-04-13T19:33:55.681-07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="212"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Berita"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Nasional"/><title type='text'>Marvel memutus kontrak Ardian Syaf karena 212 dan Qs Al Maidah</title><content type='html'>&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh7cmLNHTbjygXQdLLRGp0Oc8045oVpq5uZO-ECiZkCC5LdL-f74VVcSegP4pqkEdPq_bBW-3p5x5kVwlvy4ON09PPo7D8qFuc2f8dLt7upQq-AFxTHcaGEu5psyR6WkyGl30z6XcqGy4Mw/s1600/597337_620.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;Ardian Syaf&quot; border=&quot;0&quot; height=&quot;364&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh7cmLNHTbjygXQdLLRGp0Oc8045oVpq5uZO-ECiZkCC5LdL-f74VVcSegP4pqkEdPq_bBW-3p5x5kVwlvy4ON09PPo7D8qFuc2f8dLt7upQq-AFxTHcaGEu5psyR6WkyGl30z6XcqGy4Mw/s640/597337_620.jpg&quot; title=&quot;Ardian Syaf&quot; width=&quot;640&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span class=&quot;first-character&quot;&gt;K&lt;/span&gt;omikus Marvel asal Indonesia yaitu Ardian Syaf baru saja dilepas kontraknya oleh Marvel pada selasa 11 April 2017. Dan ia resmi berstatus komikus lepas yang sebelumnya tidak diperbolehkan menjadi komikus dengan pihak lain oleh Marvel.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Marvel mengungkapkan bahwa ia melepas kontrak dengan Ardian Syaf sebagai penggambah tokoh komiknya karena terdapat sentimen anti kristen dan yahudi yang terlalu keras menurut mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ardian Syaf juga telah menerima keputusan itu yang ditulisnya dalam akun Facebooknya senin lalu. Dalam komik kirimanya yaitu X-men:Gold ia menyisipkan angka 212 yang kita tahu merupakan salah satu aksi belas Islam di Monas, Jakarta, Indonesia pada 2 Desember 2016 dan QS5:51 yang merujuk pada Quran Surat Al-Maidah ayat 51 yang berisikan tentang memilih pemimpin atau teman dekat dari orang kafir.&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
[slide]
[item url=&quot;&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEifvRkCWKMsgs6GA0W3w418sCLUI9qwdwF3tk6kSN4cSqSnnLug9E5Z8MlmUKHxrf-4p_MJR03EdHUclxILjOGq1uCD4j6bwFNKAFaulbTrpwTjXIZJMT0crgGgBggASXPg2TyRdz6vPKlM/s1600/11xp-marvel1-master768.jpg&quot; title=&quot;212&quot;]212 merupakan aksi bela Islam yang bertujuan untuk menggugat Basuki tjahaja Purnama (Ahok) terkait penistaan agama yang dilakukanya[/item]
[item url=&quot;#&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhM-y_JpVI8wBCawErUea_REnkdoIw6F98neuD9XqutfsSiDpiZ47en2MnkXNZ3RtdJHFpFn0LxPh2CQD-LBc2KqouYxnZjETiElhEWRYyMyhMmlXZMaSFVkB4PYd00fpWpAaWlGjvTzXNT/s1600/11xp-marvel2-master675.jpg&quot; title=&quot;QS5:51&quot;]QS5:51 yaitu surat yang dijadikan landasarn/dalil bahwa kaum Muslim dilarang untuk menjadikan teman dekat, pelindung, dan pemimpin dari orang kafir.[/item]
[/slide] &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pesan-pesan sisipan ini bukan pertama kalinya dilakukan oleh Ardian Syaf, karena sebelumnya menjelang pemilihan presiden Republik Indonesia ia menggambar sebuah baliho dalam komiknya yang terdapat muka Jokowi, ia mengaku bahwa ia mengidolakan Jokowi sebagai Presiden Indonesia Selanjutnya. Namun, kala itu DC Comics tidak menyadarinya karena tidak mempengaruhi jalan cerita.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pemuda ini asal Desa Tenggur, Kecamatan Rejotangan, Kabupaten Tulanggung ini mendapatkan kontrak eksklusifnya dengan Marvel pada 2009. Salah satu karya komiknya yang laris manis di Amerika yaitu Batman, yang menjadikanya komikus trotoar menjadi komikus profesional yang mendunia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bakatnya ini memang berawal dari sang Ayahnya yang merupakan seorang novelis atau penerbit bukun era-80an yakni Tamsir. Tamsir dikenal sebagai penulis cerita anak-anak yang hasil karyanya sulit dihitung banyaknya, tidak sedikit karyanya menjadi bacaan wajib anak sekolah kala itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ardian memulai bakat menggambar komiknya ketika ia masih menginjak bangku sekolah dasar, tak ingat persis karya pertamanya namun ia mengatakan bahwa dalam menggambar komik ia memiliki referensi komik seperti Donald Duck, Tintin, Lucky Luke dll yang berasal dari barat sehingga akhirnya ia mempunyai gaya komik layaknya komikus barat.</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://alislamedia.blogspot.com/feeds/3840972217095121682/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://alislamedia.blogspot.com/2017/04/marvel-memutus-kontrak-ardian-syaf.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3222371025788646072/posts/default/3840972217095121682'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3222371025788646072/posts/default/3840972217095121682'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://alislamedia.blogspot.com/2017/04/marvel-memutus-kontrak-ardian-syaf.html' title='Marvel memutus kontrak Ardian Syaf karena 212 dan Qs Al Maidah'/><author><name>Anonymous</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05171640487475382224</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh7cmLNHTbjygXQdLLRGp0Oc8045oVpq5uZO-ECiZkCC5LdL-f74VVcSegP4pqkEdPq_bBW-3p5x5kVwlvy4ON09PPo7D8qFuc2f8dLt7upQq-AFxTHcaGEu5psyR6WkyGl30z6XcqGy4Mw/s72-c/597337_620.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3222371025788646072.post-4579291508702337313</id><published>2017-04-13T18:23:00.000-07:00</published><updated>2017-04-13T18:23:17.528-07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Al-Bani"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Biografi"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Kisah"/><title type='text'>Biografi Al-Imam Muhammad Nashiruddin Al-Albani (2/2)</title><content type='html'>&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgVnAIWpZIUxbrSzDCMYwi4n5UnWKSmF-vYeElV2uY5JzAkXrFaLnUGOLjttToyynoeDO2cxbiMuZ0WzfoJMVHa2Fk2kQh7ZpGiY8taR6Ovdf56ENtEaGo7iw9SKM4mNBLhMiL7SHPXGIab/s1600/20091223095202.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot; Al-Imam Muhammad Nashiruddin Al-Albani&quot; border=&quot;0&quot; height=&quot;460&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgVnAIWpZIUxbrSzDCMYwi4n5UnWKSmF-vYeElV2uY5JzAkXrFaLnUGOLjttToyynoeDO2cxbiMuZ0WzfoJMVHa2Fk2kQh7ZpGiY8taR6Ovdf56ENtEaGo7iw9SKM4mNBLhMiL7SHPXGIab/s640/20091223095202.jpg&quot; title=&quot; Al-Imam Muhammad Nashiruddin Al-Albani&quot; width=&quot;640&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;h3&gt;
Menjadi Imam para ulama ahli hadits abad ini&lt;/h3&gt;
&lt;div&gt;
Begitu banyaknya karya tulis dan hasil-hasil studi beliau dalam disiplin ilmu haditsl yang dikenal dengan kesimpulan-kesimpulan yang detil dan cermat, menjadikan &amp;nbsp;beliau sebagai rujukan para ulama dan penuntut ilmu dari berbagai Negara Islam. Mereka berdatangan dari berbagai penjuru dunia untuk mengambil faedah dari berkah ilmu beliau.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Berikut ini beberapa hal yang menggambarkan kedudukan beliau :&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;ol&gt;
&lt;li&gt;Beliau terpilih sebagai anggota dewan kajian hadits yang dibentuk oleh mesir dan suria, untuk memimpin komite publikasi kitab-kitab sunnah.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Menjadi guru besar bidang studi hadits di Universitas Islam Madinah, sebagaimana yang telah disinggung. Bahkan kemudian beliau dipilih sebagai anggota majelis tinggi Universitas yang sama, periode 1381-1383.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Beliau pernah diminta menjadi guru besar di Universitas as-Salafiyah, India, tapi beliau tidak menyanggupi.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Beliau juga pernah diminta oleh menteri wakaf Saudi Arabia, Syaikh hasan abdullah Alu asy-Syaikh, untuk menjadi guru besar ilmu hadits di Universitas Makkah al-Mukarramah.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Oleh raja Khalid bin Abdul Aziz, Raja Saudi Arabia, beliau terpilih kembali sebagai anggota dewan majelis tinggi Universitas Islam Madinah periode 1395-1398 H.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Perpustakaan az-zhahiriyah, di Damaskus, mengkhususkan satu ruang tersendiri untuk Syaikh, demi memudahkan studi dan penelitian beliau. Dan ini tidak pernah terjadi bagi seorangpun sebelum beliau.&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;
&lt;h3&gt;
Pujian para Ulama&lt;/h3&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;ol&gt;
&lt;li&gt;Sikap hormat yang tidak lazim oleh Syaikh al-Allamah Muhammad Amin asy-Syinqithi Rahimahullah yang dikenal sebagai seorang ahli tafsir yang tidak ada bandinganya dizamanya kepada Syaikh al-Albani, dimana saat beliau melihat al-Albani berlalu, padahal beliau tengah mengajar di Masjid Nabawi, beliau menyempatkan berdiri untuk mengucapkan salam kepada al-Albani, demi menghormatinya.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Pujian al-Allamah Muhibbuddin al-Khathib Rahimahullah, &quot;Diantara para da&#39;i kepada as-sunnah, yang menhabiskan hidupnya demi berkerja keras untuk menghidupkanya, adalah saudara kami Abu Abdurrahman Muhammad Nashiruddin bin Nuh Najati al-Albani.&quot;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Syaikh Muhammad bin Ibrahim Alu-Asy-Syaikh Rahimahullah pernah menyebut al-Albani dengan pujian, &quot;Beliau adalah ahli Sunnah, pembela kebenaran, dan musu para pengikut kebatilan.&quot;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Pujian Syaikh Abdul Aziz bin Baz Rahimahullah, &quot;saya tidak pernah melihat seorang ulama dibawah kolong langit ini, di abad modern ini, seperti al-Allamah Muhammad Nashiruddin al-Albani.&quot;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Pujian Syaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin, &quot;Yang saya ketahui tentang Syaikh, dari pertemuan saya dengan beliau, dan itu sangat sedikit, bahwa beliau sangat teguh didalam mengamalkan as sunnah dan memerangi bid&#39;ah, baik dalam akidah maupun amaliyah. Dan dari telaah saya terhadap karya tulis beliau, saya mengetahui bahwa beliau memiliki ilmu yang luas di dalam hadits, &lt;i&gt;riwayat&lt;/i&gt;&amp;nbsp;maupun &lt;i&gt;dirayat&lt;/i&gt;. Dan bahwasanya Allah memberikan manfaat yang banyak dari karya tulis beliau, baik dari segi ilmu maupun metodologi...&quot;&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;
&lt;div&gt;
Dan begitu banyak pujian yang beliau terima, yang tidak mungkin disebut seluruhnya dalam lembaran biografi singkat ini.&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;h3&gt;
Karya tulis Sang Imam&lt;/h3&gt;
&lt;div&gt;
Berkah hidup dan sumbangsih sang imam kepada dunia Islam, tidak saja berupa dakwah kepada Al-Qur&#39;an dan as-Sunnah berdasarkan &lt;i&gt;manhaj&lt;/i&gt;&amp;nbsp;as-Salaf ash-Shalih, yang memenuhi cakrawala dan menghentakkan para pengikut kesesatan. Tapi juga meninggalkan karya tulis yang didalamnya tertuang hasil-hasil studi ilmiah yang tidak kita dapatkan dalam karya tulis lain. Karya tulis beliau yang telah tercetak tidak kurang dari 119 Buah, baik yang berupa &lt;i&gt;ta&#39;lif &lt;/i&gt;&lt;u style=&quot;font-style: italic;&quot;&gt;.&lt;/u&gt;&amp;nbsp;atau &lt;i&gt;takhrij&lt;/i&gt;. Bahkan masih banyak yang masih berbentuk manuskrip.&lt;/div&gt;
&lt;h4&gt;
Berikut ini di antara karya tulis beliau :&lt;/h4&gt;
&lt;div&gt;
&lt;ol&gt;
&lt;li&gt;Adab az-Zafaf.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Al-Ayat al-Bayyinat fi Adami Sima&#39;i al-Amwat.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Al-Ajwibah an-Nafi;ah An As&#39;ilah Lajnah Masjid al-Jami&#39;ah.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Ahkam al-Jana&#39;iz.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Irwa&#39; al-Ghalil Fi Takhrij Ahadits Manar as-Sabil.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Tahdzir as-Sajid Min Ittikhadz al-Qubur Masajid.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Tahrim Alat ath-Tharb.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Shifah Shalati an-Nabi Shalallahu &#39;Alaihi Wasallam Min at-Takbir Ila at-Taslim.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Silsilah al-Ahadits adh-Dha&#39;ifah Wa al-Maudhu&#39;ah.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Silsilah al-Ahadits ash-shahihah.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;At-Tawassul Anwa&#39;uhu Wa Ahkamuhu, dan lain-lain&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;
&lt;div&gt;
Ketika menjelang ajal, beliau berwasiat agar seluruh perpustakaan pribadinya dihibahkan ke Universitas Islam Madinah.&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Beliau wafat pada hari sabtu 22 Jumadil Akhir 1420 H. Jenazah Beliau dipersaksikan dengan iringan ribuan para pelayat dari berbagai negeri. Semoga Allah melimpahkan rahmat kepada sang imam, yang telah berjasa besar menggaungkan kembali dakwah as-Salafiyah di abad ini.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Demikian biografi singkat ini kami tulis disadur dari kitab &lt;i&gt;al-Imam al-Mujaddid al-Allamah al-Muhaddits Muhammad Nashiruddin al-Albani&lt;/i&gt;, oleh Umar Abu Bakar.&lt;/div&gt;
</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://alislamedia.blogspot.com/feeds/4579291508702337313/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://alislamedia.blogspot.com/2017/04/biografi-al-imam-muhammad-nashiruddin_13.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3222371025788646072/posts/default/4579291508702337313'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3222371025788646072/posts/default/4579291508702337313'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://alislamedia.blogspot.com/2017/04/biografi-al-imam-muhammad-nashiruddin_13.html' title='Biografi Al-Imam Muhammad Nashiruddin Al-Albani (2/2)'/><author><name>Anonymous</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05171640487475382224</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgVnAIWpZIUxbrSzDCMYwi4n5UnWKSmF-vYeElV2uY5JzAkXrFaLnUGOLjttToyynoeDO2cxbiMuZ0WzfoJMVHa2Fk2kQh7ZpGiY8taR6Ovdf56ENtEaGo7iw9SKM4mNBLhMiL7SHPXGIab/s72-c/20091223095202.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3222371025788646072.post-2295031008105563847</id><published>2017-04-12T17:40:00.002-07:00</published><updated>2017-04-12T17:40:29.849-07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Al-Bani"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Biografi"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Kisah"/><title type='text'>Biografi Al-Imam Muhammad Nashiruddin Al-Albani (1/2)</title><content type='html'>&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgoXWhi4wbh7XO_mrkqNar6jmEhfzZGC9LfnH8aOt3sgpGlAidfwYYMNB2t2vP9De4CZEDEdsBqAIeEpt0UzQwgc4ZsUs-xlFXTqkA3M93ATEzaRZTquT9tGMqD7FqFB8ibwStkEcyjkpCx/s1600/20091223095202.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;Al-Imam Muhammad Nashiruddin Al-Albani&quot; border=&quot;0&quot; height=&quot;460&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgoXWhi4wbh7XO_mrkqNar6jmEhfzZGC9LfnH8aOt3sgpGlAidfwYYMNB2t2vP9De4CZEDEdsBqAIeEpt0UzQwgc4ZsUs-xlFXTqkA3M93ATEzaRZTquT9tGMqD7FqFB8ibwStkEcyjkpCx/s640/20091223095202.jpg&quot; title=&quot;Al-Imam Muhammad Nashiruddin Al-Albani&quot; width=&quot;640&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span class=&quot;first-character&quot;&gt;B&lt;/span&gt;eliau adalah salah seorang imam Ahlus Sunnah abad ini, yang mengorbankan seluruh hidupnya demi mengabdikan diri kepada Allah, seorang laki-laki agung yang namanya telah memenuhi cakrawala. Beliau tidak saja dikenal sebagai seorang ulama ahli hadits, akan tetapi beliau juga sala seorang diantara barisan para ulama yang mendapat predikat sebagai pembaharu Islam (&lt;i&gt;Mujaddid al-Islam&lt;/i&gt;).&lt;br /&gt;
&lt;h3&gt;
Nama, Kelahiran dan pertumbuhan Syaikh Al-Albani&lt;/h3&gt;
&lt;div&gt;
Beliau adalah Muhammad Nashiruddin bin Nuh, dikenal dengan&amp;nbsp;&lt;i&gt;kunyah&lt;/i&gt;&amp;nbsp;Abu Abdurrahman. Beliau lahir tahun 1914 Masehi di tengah sebuah keluarga yang sangat sederhana dan sibuk dengan ilmu agama, di ibu kota Albania. Bapanya, Haji Nuh adalah seorang ulama besar Albania kala itu; yang pernah menuntut ilmu di istambul, turki, kemudia kembali ke Albania untuk mengajarkan ilmu dan &amp;nbsp;berdakwah.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Lingkungan keluarga yang menaungi Syaikh al-Albani ketika masih kanak-kanak, penuh dengan cahaya Islam, yang tampak sangat terjaga dalam setiap sisi.&lt;/div&gt;
&lt;h3&gt;
Hijrah demi melindungi Agama&lt;/h3&gt;
&lt;div&gt;
Ketika Ahmad Zogo menjadi raja Albania, dia mulai melancarkan berbagai perubahan aturan sosial yang revolusioner bagaikan hantaman hebat yang menggoncangkan pondasi-pondasi lingkungan Islam tersebut, karena tindakan yang dilakukan oleh raja Ahmad Zogo tersebut sama dengan yang dilakukan oleh&amp;nbsp;&lt;i&gt;thagut&lt;/i&gt;&amp;nbsp;turki, Musthafa Ataturk; dimana para wanita Albania diharuskan menanggalkan hijabnya, sehingga rangkaian fitnah dan malapetaka pun tak dapat dihindarkan. Sejak saat itu, mulailah kaum muslimin yang mengkhawatirkan agama mereka, berhijrah ke berbagai negeri. Termasuk diantara yang paling pertama hijrah adalah keluarga Syaikh Haji Nuh, yang membawa agama dan kelularganya ke Suriah. Termasuk didalamnya, sang Imama kecil, Muhammad Nashiruddin Al-Albani.&lt;/div&gt;
&lt;h3&gt;
Al-Albani mulai menuntut Ilmu&lt;/h3&gt;
&lt;div&gt;
Di Damaskus, lelaki kecil Muhammad Nashiruddin mulai menimba ilmu dengan mempelajari bahasa Arab di madrasah Jami&#39;iyah al-Is&#39;af al-Hairi. Disanalah beliau mulai menapaki dunia ilmu dan kemudian mendaki kemuliaan sebagai seorang alim.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Orang pertama yang menanamkan pengaruhnya adalah bapaknya sendiri, Haji Nuh, yang merupakan salah seorang ulama madzhab hanafi kala itu. Dan untuk mbeberapa lama beliau mengikuti&amp;nbsp;&lt;i&gt;Taqlid Madzhabi&amp;nbsp;&lt;/i&gt;yang diajarkan bapaknya. Akan tetapi hidayah Allah selalu datang kepada orang yang dikehendaki kebaikan pada dirinya oleh Allah. Dan kemudian beliau muncul sebagai seorang yang tidak terkekang oleh madzhab tertentu.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Begitulah al-Albani muda ini muncul sebagai seorang pemuda yang unggul dalam kajian hadits, yang pindan dari satu majelis pengajian ke majelis lainya demi menimba ilmu.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Semua sepak terjang beliau dalam mencari ilmu tadi, berbarengan dengan kehidupan beliau &amp;nbsp;yang sangat pas-pasan. Sehingga untuk menunjang kebutuhan sehari-hari, beliau bergelut sebagai seorang tukang servis jam, dan beliau dikenal sangat ahli dalam pekerjaan tersebut. Dan semua itu sama sekali tidak menghalangi beliau untuk menjadi seorang alim yang &amp;nbsp;besar dikemudian hari.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;h3&gt;
Menjadi guru besar di Universitas Islam Madinah&lt;/h3&gt;
&lt;div&gt;
Berkat jerih payah dan keuletan sang imam dan tentu taufik dari Allah, sejumlah karya tulis beliau mulai terbit dari tangan beliau dalam berbagai disiplin ilmu, seperti fiqih, aqidah dan lainya, terlebih dalam ilmu hadits yang memang merupakan spesifikasi beliau; yang menunjukan kepada dunia ilmiah, luasnya ilmu yang telah Allah anugerahkan kepada beliau; berupa pemahaman yang shahih, ilmu yang luas, dan kajian yang dalam tentang hadits, dari berbagai sisinya. Ditambah lagi dengan manhaj beliau yang lurus, yang menjadikan Al-Quran dan as-sunnah sebagai tolak ukur dan dasar dalam segala sesuatu. Semua itu menjadikan sang Imam muncul sebagai sosok yang fenomenal, menjadi rujukan ahli ilmu dan dengan cepat keutamaan yang ada pada diri beliau dikenal oleh berbagai kalangan .Maka ketika Universitas Islam Madina mulai dirintis, yang dipelopori oleh Syaikh Al-Allamah Muhammad bin Ibrahim Alu asy-syaikh, yang saat itu adalah langsung menjadi pilihan menjadi guru besar bidang studi Hadits disana.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Disana sang Imam sempat mengajar, dengan berbagai suka dan duka, selama tiga tahun. Dalam masa-masa itu, beliau adalah figur dan telada dalam keuletan, kesungguhan dan keikhlasan mengabdi, sampai seringkali, pada waktu istirahat diantara mata pelajaran, beliau ikut serta duduk ditengan para mahasiswa diatas pasir demi menjawab pertanyaan dan berdiskusi dengan murid-murid beliau.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Beliau adalah seorang yang sangat rendah hati, sehingga ditengah para mahasiswanya, beliau bagaikan sebuah seorang diantara mereka. Tak heran bila mobil pribadi beliau yang sangat sederhana selalu dipenuhi oleh para murid. Murid beliau yang selalu ingin mengambil faidah dari beliau. Kedekatan dan keakraban beliau dengan para mahasiswa dan ketergantungan mereka pada beliau, adalah bukti bahwa pengajaran-pengajaran beliau memang menuai berkah disana.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Diantara kenangan dan berkah yang masih tersisa sampai saat ini di Universitas Islam Madina adalah metodologi kuliah yang beliau sampaikan dalam sub disiplin &quot;Ilmu Isnad&quot;. Beliau mengajarkan bidang ini dengan metode, memilih hadits dari&amp;nbsp;&lt;i&gt;shahih Muslim&lt;/i&gt;&amp;nbsp;misalnya, lalu menuliskanya dipapan tulis, lengkap dengan sanad. Berikutnya beliau membawa kitab-kitab biografi rawi-rawi hadits, lalu menjelaskan kepada para mahasiswa tentang metodologi kritik rawi dan metodologi&amp;nbsp;&lt;i&gt;takhrij&lt;/i&gt;&amp;nbsp;hadits, serta segala hal yang berkaitan denganya.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Pengajaran ilmu Isnad yang dirintis oleh beliau ini, menempatkan sosok beliau sebagai guru paling pertama menetapkan sub disiplin ini sebagai mata pelajaran di perguruan tinggi, dan itu paling pertama di Dunia. Dan ketika sang Imam menigngalkan Universitas Islam Madinah untuk menetap di Yordania, metodologi pengajaran ini terus dijalankan para dosen yang menggantikan beliau.&lt;/div&gt;
</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://alislamedia.blogspot.com/feeds/2295031008105563847/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://alislamedia.blogspot.com/2017/04/biografi-al-imam-muhammad-nashiruddin_12.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3222371025788646072/posts/default/2295031008105563847'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3222371025788646072/posts/default/2295031008105563847'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://alislamedia.blogspot.com/2017/04/biografi-al-imam-muhammad-nashiruddin_12.html' title='Biografi Al-Imam Muhammad Nashiruddin Al-Albani (1/2)'/><author><name>Anonymous</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05171640487475382224</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgoXWhi4wbh7XO_mrkqNar6jmEhfzZGC9LfnH8aOt3sgpGlAidfwYYMNB2t2vP9De4CZEDEdsBqAIeEpt0UzQwgc4ZsUs-xlFXTqkA3M93ATEzaRZTquT9tGMqD7FqFB8ibwStkEcyjkpCx/s72-c/20091223095202.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3222371025788646072.post-8552362284924413340</id><published>2017-04-02T04:44:00.000-07:00</published><updated>2017-04-09T17:24:46.573-07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Berita"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Nasional"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Zakir Naik"/><title type='text'>Pemuda Bandung ini ikrarkan Syahadat didepan dr Zakir Naik</title><content type='html'>&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiW4yGQ-3loZgleUsNkqZ8su199CvmG3rRzdfVkkRbOkAImlX28b9dBH7YTlhuGVut2cMKhlTOTCT5yh1-TtFcl4Y4WlEFOy0FI6C68BfwQKjxJvlr6E4bBF1FeMxbqw96jDvX1HhumJbiK/s1600/mualaf.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;Pemuda Bandung ini ikrarkan Syahadat didepan dr Zakir Naik&quot; border=&quot;0&quot; height=&quot;213&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiW4yGQ-3loZgleUsNkqZ8su199CvmG3rRzdfVkkRbOkAImlX28b9dBH7YTlhuGVut2cMKhlTOTCT5yh1-TtFcl4Y4WlEFOy0FI6C68BfwQKjxJvlr6E4bBF1FeMxbqw96jDvX1HhumJbiK/s640/mualaf.jpg&quot; title=&quot;Pemuda Bandung ini ikrarkan Syahadat didepan dr Zakir Naik&quot; width=&quot;640&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;span class=&quot;first-character&quot;&gt;C&lt;/span&gt;endekiawan internasional dr Zakir Naik baru saja menyelesaikan dialog terbukanya di Gymnasium Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) pada Ahad 2 April 2017. Beliau memberikan ceramah selama 1,5 jam dan setelah itu ia membuka sesi pertanyaan. Namun, dr Zakir Naik memprioritaskan bagi non-muslim untuk bertanya terlebih dahulu. Kuliah umum ini berjalan dengan antusias, bahkan yang seharusnya acara dijadwalkan selesai pada pukul 12:00 acara diperpanjang hingga pukul sekitar 13:35 WIB.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ada yang menarik dari program ini yaitu seperti biasa, terdapat non-muslim yang bersedia mengikrarkan syahadat didepan ribuan orang dan dibimbing langsung oleh dr Zakir Naik. terdapat belasan Non-muslim yang bertanya tentang nabi Isa, Allah Subhanahu Wata&#39;ala, dan tentang Islam. Namun, hanya terdapat 4 orang yang bersedia langsung mengikrarkan syahadat didepan ribuan orang yakni&amp;nbsp;Danalia Permata Sari (26 tahun) beragama Buddha, Novita Luciana (25) beragama Katolik, Kevin beragama Katolik, dan Deni Saputra seorang ateis.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat syahadat di ucapkan banyak orang menangis baik para muslim maupun non-muslim itu sendiri, momen haru ini diiringi riuk gemuruh kegembiraan para muslimin yang mendapat saudara seiman baru.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Novi, adalah salah satu mualaf yang menitikan air matanya dengan sangat haru karena akhirnya ia bisa memeluk Islam setelah sekian lama ia belajar tentang Islam dari pacaranya yang muslim. Ketertarikan awalnya ia tentang Islam yakni ketika pacarnya muslim namun tidak pernah memaksanya untuk masuk Islam, lalu ia mulai mempelajari Islam melalui ceramah dari video-video dr Zakir Naik yang ia tonton di YouTube.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah banyak belajar mengenai perbandingan Islam dan kristen selama 2 tahun, ia akhirnya mantap mengikrarkan syahadat dan langsung dibimbing oleh seorang dai yang karenanya ia mengenal jauh tentang Islam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“&lt;i&gt;Alhamdulillah, saya bisa bertanya langsung ke Zakir Naik dan dibimbing bersyahadat langsung oleh beliau,&lt;/i&gt;” Katanya dengan tangis haru.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Selama 2 tahun ia mendalami Islam ia merasa semakin cocok bila semakin mempelajarinya, karena agamanya semakin masuk akal dan mudah dipahami. Iapun sudah berhenti untuk beribadah di gereja selama 2 tahun setelah hatinya merasa ia telah menemukan kebenaran.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“&lt;i&gt;Saya semakin yakin untuk memeluk Islam, setelah melihat video Zakir Naik. Sudah dua tahun, saya nggak ke gereja&lt;/i&gt;,” ujar Novi seperti dilansir republika, ahad (2/4/2017).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bagi Novi ceramah Zakir Naik yang di upluod di Youtube sangat memudahkan non-muslim untuk belajar agama Islam dan perbandingan agama mereka, karena bila membaca dari buku sangat sulit untuk dipahami dan masuk kedalam pikiran dan hati.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&quot;&lt;i&gt;Tadi saya pun dapat jawaban dari Zakir Naik, agar jangan khawatir kehilangan pekerjaan setelah masuk Islam karena Allah yang memberikan rezeki,&lt;/i&gt;&quot; kata Novi seraya mengatakan bahwa ia sebernarnya sudah belajar shalat dan sudah hapal surah al-Ikhlas, an-Nas, dan al-Falaq.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sementara menurut Deni Saputra, dia sebenarnya lahir dari orang tua beragama Islam. Namun, kedua orang tuanya bercerai. Jadi, dia pun mempelajari banyak paham. Yakni, dari mulai paham komunis, sosialis, Kristen, Buddha, dan agama yang lainnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, sampai sekarang dia belum meyakini satu agama pun. &quot;&lt;i&gt;Saya ke sini untuk menguatkan keyakinan saya, agama apa yang harus saya pilih. Soalnya, saya sering lihat Zakir Naik di Youtube memang masuk akal,&lt;/i&gt;&quot; katanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Deni mengatakan, ia sempat melontarkan beberapa pertanyaan kepada Zakir Naik, yang selama ini mengganjal pikirannya. Ternyata, Zakir Naik bisa menjawab semua pertanyaannya dan menjelaskannya. &quot;&lt;i&gt;Ya, saya mengikrarkan kembali untuk masuk Islam,&lt;/i&gt;&quot; katanya.</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://alislamedia.blogspot.com/feeds/8552362284924413340/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://alislamedia.blogspot.com/2017/04/pemuda-bandung-ini-ikrarkan-syahadat.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3222371025788646072/posts/default/8552362284924413340'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3222371025788646072/posts/default/8552362284924413340'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://alislamedia.blogspot.com/2017/04/pemuda-bandung-ini-ikrarkan-syahadat.html' title='Pemuda Bandung ini ikrarkan Syahadat didepan dr Zakir Naik'/><author><name>Anonymous</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05171640487475382224</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiW4yGQ-3loZgleUsNkqZ8su199CvmG3rRzdfVkkRbOkAImlX28b9dBH7YTlhuGVut2cMKhlTOTCT5yh1-TtFcl4Y4WlEFOy0FI6C68BfwQKjxJvlr6E4bBF1FeMxbqw96jDvX1HhumJbiK/s72-c/mualaf.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3222371025788646072.post-7496461749453824594</id><published>2017-04-01T17:41:00.000-07:00</published><updated>2017-04-09T17:35:43.375-07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Renungan"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Suplemen"/><title type='text'>Bisakah keshalehan orang tua diturunkan kepada anaknya ?</title><content type='html'>&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjDk5GES3_y5KypZe2G0n1wC6wjo-idG_IrfMAxhcmfEbgkBDC1PNay-qYsOlDTT2NIjN7PW48VSSxwFpO7JJQ82MDvjvTtQIcCt9SPeby3BS57wz4gSnkGEgr87tMaRN1vhi3byNJAiPjC/s1600/Anak-ramadhan1-2xoca7ornl3j2e2w9pj5kw.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;Bisakah keshalehan orang tua diturunkan kepada anaknya ?&quot; border=&quot;0&quot; height=&quot;358&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjDk5GES3_y5KypZe2G0n1wC6wjo-idG_IrfMAxhcmfEbgkBDC1PNay-qYsOlDTT2NIjN7PW48VSSxwFpO7JJQ82MDvjvTtQIcCt9SPeby3BS57wz4gSnkGEgr87tMaRN1vhi3byNJAiPjC/s640/Anak-ramadhan1-2xoca7ornl3j2e2w9pj5kw.jpg&quot; title=&quot;Bisakah keshalehan orang tua diturunkan kepada anaknya ?&quot; width=&quot;640&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;span class=&quot;first-character&quot;&gt;S&lt;/span&gt;ungguh sangat bahagia orang tua bila anaknya menjadi pribadi yang shalih. Namun, bisakah keshalihan yang dimiliki orang tua itu diturunkan kepada anaknya ?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Allah Ta&#39;ala berfirman :&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&quot;Dan berikanlah keshalihan kepadaku (dengan juga memberikan keshalihan itu) kepada anak cucuku&quot; (QS. Al-Ahqaf [46]: 15)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&quot;Wahai Tuhanku, jadikanlah aku dan anak cucuku termasuk orang yang tetap mendirikan shalat, wahai Rabb kami, perkenankanlah doaku&quot; (QS. Ibrahim [14]: 40)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Imam al-Bukhari rahimahullah, diantara sebab beliau menjadi anak yang shalih adalah karena keshalihan ayahnya yaitu Abul Hasan Isma&#39;il bin Ibrahim...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ahmad bin Hafsh berkata :&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&quot;Aku masuk menemui Abul Hasan Isma&#39;il bin Ibrahim tatkala ia hendak meninggal. Maka beliau berkata : &quot;Aku tidak mengetahui di seluruh hartaku ada satu dirham yang aku peroleh dengan syubhat&quot; (Taariikh ath-Thabari 19/239 dan Tabaqaat asy-Syaafi&#39;iyyah al-Kubra II/213).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Allah Ta&#39;ala berfirman :&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&quot;Adapun dinding rumah itu adalah kepunyaan dua orang anak yatim di kota itu dan di bawahnya ada harta benda simpanan bagi mereka berdua, sedang &quot;ayahnya adalah seorang yang shalih&quot;, maka Tuhanmu menghendaki agar supaya mereka sampai kepada kedewasaannya dan mengeluarkan simpanannya itu, sebagai rahmat dari Tuhanmu...&quot; (QS. Al-Kahfi [18]: 82)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Al-Hafizh Ibnu Katsir rahimahullah berkata :&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&quot;Dikatakan bahwa ayah (yang tersebutkan dalam ayat di atas) adalah ayah/kakek ke-7, dan dikatakan juga kakek yang ke-10. Dan apapun pendapatnya (kakek ke-7 atau ke-10), maka ayat ini merupakan dalil bahwasanya seseorang yang shalih akan dijaga keturunannya&quot; (Al-Bidaayah wan-Nihaayah 1/348).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lihatlah bagaimana Allah menjaga sampai keturunan yang ke-7 karena keshalihan seseorang...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sa&#39;iid bin Jubair rahimahullah berkata :&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&quot;Sungguh aku menambah shalatku karena putraku ini&quot;&lt;br /&gt;
Berkata Hisyam : &quot;Yaitu karena berharap agar Allah menjaga putranya&quot; (Tahdziibul Kamaal X/366 dan Hilyatul Auliyaa&#39; IV/279)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Umar bin ‘Abdil ‘Aziz rahimahullah berkata :&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&quot;Setiap mukmin yang meninggal dunia (di mana ia terus memperhatikan kewajiban pada Allah), maka Allah akan senantiasa menjaga anak dan keturunannya setelah itu&quot; (Jami’ al-‘Ulum wal Hikam 1/467)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sekarang coba renungkan, apakah sudah termasuk orang-orang yang shalih…? Banyak beribadah…? Selalu menjaga diri untuk tidak memakan dan membeli dari harta yang syubhat...?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Maka janganlah seseorang heran jika mendapati anak-anaknya keras kepala dan bandel, masih lalai dengan shalat, tidak mau diajak shalat ke masjid, sulit untuk menghafal al-Qur&#39;an, tidak mau diajak ke taklim, tidak mau menutupi aurat dll...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&quot;Bisa Jadi&quot; sebabnya adalah orang tua itu sendiri yang tidak shalih, durhaka kepada orang tuanya serta memakan atau menggunakan harta haram, sehingga dampaknya kepada anak-anaknya...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Anak yang tumbuh dari makanan yang haram kelak menjadi orang yang tidak peduli akan rambu-rambu halal dan haram dalam agamanya, lalu bagaimana mungkin orang tua akan mendapatkan anak yang shalih...?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Akan tetapi pada asalnya insya Allah jika seorang ayah atau ibu itu shalih dan shalihah, maka Allah Ta&#39;ala pun akan menjaga anak-anaknya...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Wahai Saudaraku...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Inginkah anakmu menjadi shalih dan shalihah...?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Taat kepada Allah dan Rasul-Nya, serta berbakti kepada kedua orang tuanya...?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan jika engkau menginginkannya...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lalu sudahkah engkau shalih sebagai orang tua...?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Allah Ta&#39;ala berfirman :&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&quot;...Sesungguhnya orang-orang yang merugi ialah orang-orang yang merugikan diri mereka sendiri dan keluarganya pada hari kiamat...&quot; (QS. Az-Zumar [39]: 15)</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://alislamedia.blogspot.com/feeds/7496461749453824594/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://alislamedia.blogspot.com/2017/04/bisakah-keshalehan-orang-tua-diturunkan.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3222371025788646072/posts/default/7496461749453824594'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3222371025788646072/posts/default/7496461749453824594'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://alislamedia.blogspot.com/2017/04/bisakah-keshalehan-orang-tua-diturunkan.html' title='Bisakah keshalehan orang tua diturunkan kepada anaknya ?'/><author><name>Anonymous</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05171640487475382224</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjDk5GES3_y5KypZe2G0n1wC6wjo-idG_IrfMAxhcmfEbgkBDC1PNay-qYsOlDTT2NIjN7PW48VSSxwFpO7JJQ82MDvjvTtQIcCt9SPeby3BS57wz4gSnkGEgr87tMaRN1vhi3byNJAiPjC/s72-c/Anak-ramadhan1-2xoca7ornl3j2e2w9pj5kw.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3222371025788646072.post-4351511819794311167</id><published>2017-04-01T17:04:00.000-07:00</published><updated>2017-04-09T17:36:31.170-07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Fiqih"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Ilmu Islam"/><title type='text'>Adakah puasa pada bulan Rajab ?</title><content type='html'>&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiSMWdsUNCQKSmI4_dNjRM4LMgyDNVy32n3RsVB5H9pKiVoR4T2jvXhecFKTnDuwGHt-CWOdKPtonA0-Smr9tsOAcXEy13-fgzaFGY0m5HT0pqxGDlfcOahnAyo-9vvoieoeCCS0mJnzoCd/s1600/puasa-rajab_20150420_182722.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;Adakah puasa pada bulan Rajab ?&quot; border=&quot;0&quot; height=&quot;358&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiSMWdsUNCQKSmI4_dNjRM4LMgyDNVy32n3RsVB5H9pKiVoR4T2jvXhecFKTnDuwGHt-CWOdKPtonA0-Smr9tsOAcXEy13-fgzaFGY0m5HT0pqxGDlfcOahnAyo-9vvoieoeCCS0mJnzoCd/s640/puasa-rajab_20150420_182722.jpg&quot; title=&quot;Adakah puasa pada bulan Rajab ?&quot; width=&quot;640&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;span class=&quot;first-character&quot;&gt;S&lt;/span&gt;ebagian orang sempat menganjurkan bahwa banyaklah puasa pada bulan Rajab. Ada pula yang menganjurkan untuk berpuasa di awal-awal bulan Rajab. Apakah betul anjuran seperti ini ada dasarnya?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak terdapat amalan khusus terkait bulan Rajab, baik bentuknya shalat, puasa, zakat, maupun umrah. Mayoritas ulama menjelaskan bahwa hadis yang menyebutkan amalan di bulan Rajab adalah hadis dhaif dan tertolak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ibnu Hajar mengatakan,&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: right;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: right;&quot;&gt;
لم يرد في فضل شهر رجب ، ولا في صيامه ، ولا في صيام شيء منه معين ، ولا في قيام ليلة مخصوصة فيه حديث صحيح يصلح للحجة ، وقد سبقني إلى الجزم بذلك الإمام أبو إسماعيل الهروي الحافظ&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;nbsp;“Tidak terdapat riwayat yang sahih yang layak dijadikan dalil tentang keutamaan bulan Rajab, tidak pula riwayat yang shahih tentang puasa rajab, atau puasa di tanggal tertentu bulan Rajab, atau shalat tahajud di malam tertentu bulan rajab. Keterangan saya ini telah didahului oleh keterangan Imam Al-Hafidz Abu Ismail Al-Harawi.” (Tabyinul Ujub bi Ma Warada fi Fadli Rajab, hlm. 6)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Keterangan yang sama juga disampaikan oleh Imam Ibnu Rajab. Dalam karyanya yang mengupas tentang amalan sepanjang tahun, yang berjudul Lathaiful Ma’arif, &amp;nbsp;beliau menegaskan tidak ada shalat sunah khusus untuk bulan rajab,&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: right;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: right;&quot;&gt;
لم يصح في شهر رجب صلاة مخصوصة تختص به و الأحاديث المروية في فضل صلاة الرغائب في أول ليلة جمعة من شهر رجب كذب و باطل لا تصح و هذه الصلاة بدعة عند جمهور العلماء&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
“Tidak terdapat dalil yang sahih tentang anjuran shalat tertentu di bulan Rajab. Adapun hadis yang menyebutkan keutamaan shalat Raghaib di malam Jumat pertama bulan Rajab adalah hadis dusta, batil, dan tidak sahih. Shalat Raghaib adalah bid’ah, menurut mayoritas ulama.” (Lathaiful Ma’arif, hlm. 213)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Terkait masalah puasa di bulan Rajab, Imam Ibnu Rajab juga menegaskan,&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: right;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: right;&quot;&gt;
لم يصح في فضل صوم رجب بخصوصه شيء عن النبي صلى الله عليه و سلم و لا عن أصحابه و لكن روي عن أبي قلابة قال : في الجنة قصر لصوام رجب قال البيهقي : أبو قلابة من كبار التابعين لا يقول مثله إلا عن بلاغ و إنما ورد في صيام الأشهر الحرم كلها&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
“Tidak ada satu pun hadis sahih dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam tentang keutamaan puasa bulan Rajab secara khusus. Hanya terdapat riwayat dari Abu Qilabah, bahwa beliau mengatakan, ‘Di surga terdapat istana untuk orang yang rajin berpuasa di bulan Rajab.’ Namun, riwayat ini bukan hadis. Imam Al-Baihaqi mengomentari keterangan Abu Qilabah, ‘Abu Qilabah termasuk tabi’in senior. Beliau tidak menyampaikan riwayat itu, melainkan hanya kabar tanpa sanad.’ Riwayat yang ada adalah riwayat yang menyebutkan anjuran puasa di bulan haram seluruhnya” (Lathaiful Ma’arif, hlm. 213)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan pada dalil yang lain&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku bertanya pada Sa’id bin Jubair tentang puasa Rajab dan kami saat itu sedang berada di bulan Rajab, maka ia menjawab : Aku mendengar Ibnu Abbas radhiyallahu ‘anhuma berkata: “Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam senantiasa berpuasa sampai kami berkata nampaknya beliau akan berpuasa seluruh bulan. Namun suatu saat beliau tidak berpuasa sampai kami berkata : Nampaknya beliau tidak akan puasa sebulan penuh.” (HR. Muslim dalam kitab Ash Shiyam. An Nawawi membawaknnya dalam Bab Puasa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam di selain bulan ramadhan)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebagian orang agak sedikit bingung dalam menyikapi hadits di atas, apakah di bulan Rajab harus berpuasa sebulan penuh ataukah seperti apa?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah mengatakan,&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
”Adapun mengkhususkan bulan Rajab dan Sya’ban untuk berpuasa pada seluruh harinya atau beri’tikaf pada waktu tersebut, maka tidak ada tuntunannya dari Nabi shallallahu ’alaihi wa sallam dan para sahabat mengenai hal ini. Juga hal ini tidaklah dianjurkan oleh para ulama kaum muslimin. Bahkan yang terdapat dalam hadits yang shahih (riwayat Bukhari dan Muslim) dijelaskan bahwa Nabi shallallahu ’alaihi wa sallam biasa banyak berpuasa di bulan Sya’ban. Dan beliau dalam setahun tidaklah pernah banyak berpuasa dalam satu bulan yang lebih banyak dari bulan Sya’ban, jika hal ini dibandingkan dengan bulan Ramadhan.&lt;br /&gt;
Adapun melakukan puasa khusus di bulan Rajab, maka sebenarnya itu semua adalah berdasarkan hadits yang seluruhnya lemah (dho’if) bahkan maudhu’ (palsu). Para ulama tidaklah pernah menjadikan hadits-hadits ini sebagai sandaran. Bahkan hadits-hadits yang menjelaskan keutamaannya adalah hadits yang maudhu’ (palsu) dan dusta.”(Majmu’ Al Fatawa, 25/290-291)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bahkan telah dicontohkan oleh para sahabat bahwa mereka melarang berpuasa pada seluruh hari bulan Rajab karena ditakutkan akan sama dengan puasa di bulan Ramadhan, sebagaimana hal ini pernah dicontohkan oleh ’Umar bin Khottob. Ketika bulan Rajab, ’Umar pernah memaksa seseorang untuk makan (tidak berpuasa), lalu beliau katakan,&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: right;&quot;&gt;
لَا تُشَبِّهُوهُ بِرَمَضَانَ&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: right;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
”Janganlah engkau menyamakan puasa di bulan ini (bulan Rajab) dengan bulan Ramadhan.” (Riwayat ini dibawakan oleh Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah dalam Majmu’ Al Fatawa, 25/290 dan beliau mengatakannya shahih. Begitu pula riwayat ini dikatakan bahwa sanadnya shahih oleh Syaikh Al Albani dalam Irwa’ul Gholil)&lt;br /&gt;
Adapun perintah Nabi shallallahu ’alaihi wa sallam untuk berpuasa di bulan-bulan haram yaitu bulan Rajab, Dzulqo’dah, Dzulhijjah, dan Muharram, maka ini adalah perintah untuk berpuasa pada empat bulan tersebut dan beliau tidak mengkhususkan untuk berpuasa pada bulan Rajab saja. (Lihat Majmu’ Al Fatawa, 25/291)&lt;br /&gt;
Imam Ahmad mengatakan, Sebaiknya seseorang tidak berpuasa (pada bulan Rajab) satu atau dua hari.”&lt;br /&gt;
Imam Asy Syafi’i mengatakan, ”Aku tidak suka jika ada orang yang menjadikan menyempurnakan puasa satu bulan penuh sebagaimana puasa di bulan Ramadhan.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Beliau berdalil dengan hadits ’Aisyah yaitu ’Aisyah tidak pernah melihat Rasulullah shallallahu ’alaihi wa sallam berpuasa sebulan penuh pada bulan-bulan lainnya sebagaimana beliau menyempurnakan berpuasa sebulan penuh pada bulan Ramadhan. (Latho-if Ma’arif, 215)&lt;br /&gt;
Ringkasnya, berpuasa penuh di bulan Rajab itu terlarang jika memenuhi tiga point berikut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan kalo tetap melakukan amalan tersebut sementara tidak ada asal usulnya dari nabi sallalahu alayhi wassallam apakah amalannya di terima ? Wallahu alam , tapi Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda,&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: right;&quot;&gt;
مَنْ عَمِلَ عَمَلاً لَيْسَ عَلَيْهِ أَمْرُنَا فَهُوَ رَدٌّ&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: right;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
Barangsiapa melakukan suatu amalan yang bukan berasal dari kami, maka amalan tersebut tertolak” (HR. Muslim no. 1718)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Wallahu A&#39;lam Bishawab</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://alislamedia.blogspot.com/feeds/4351511819794311167/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://alislamedia.blogspot.com/2017/04/adakah-puasa-pada-bulan-rajab.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3222371025788646072/posts/default/4351511819794311167'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3222371025788646072/posts/default/4351511819794311167'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://alislamedia.blogspot.com/2017/04/adakah-puasa-pada-bulan-rajab.html' title='Adakah puasa pada bulan Rajab ?'/><author><name>Anonymous</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05171640487475382224</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiSMWdsUNCQKSmI4_dNjRM4LMgyDNVy32n3RsVB5H9pKiVoR4T2jvXhecFKTnDuwGHt-CWOdKPtonA0-Smr9tsOAcXEy13-fgzaFGY0m5HT0pqxGDlfcOahnAyo-9vvoieoeCCS0mJnzoCd/s72-c/puasa-rajab_20150420_182722.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3222371025788646072.post-4219595111493185585</id><published>2017-03-30T16:09:00.000-07:00</published><updated>2017-04-09T17:37:22.194-07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Berita"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Nasional"/><title type='text'>Parah ! Anak menggugat Ibunya Rp 1,8 Miliar di Garut</title><content type='html'>&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiHieHuQsrvzBX4VufDYLyPrzSK5q7r94nt55DwybG3dmg6ZDMHyY5PbFerzQ4EgHetiIk2QPpAWI5zYO2RzHVKJIJ8kOC5z-LZRAg-wxgqeTePkPFn6jwlPc34w_eTLHgGdMhKBbiNvI9v/s1600/heboh-anak-gugat-ibu-kandung-keluarga-beri-klarifikasi-dan-beri-pelajaran-tentang-dahsyatnya-efek-riba.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;Parah ! Anak menggugat Ibunya Rp 1,8 Miliar di Garut&quot; border=&quot;0&quot; height=&quot;380&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiHieHuQsrvzBX4VufDYLyPrzSK5q7r94nt55DwybG3dmg6ZDMHyY5PbFerzQ4EgHetiIk2QPpAWI5zYO2RzHVKJIJ8kOC5z-LZRAg-wxgqeTePkPFn6jwlPc34w_eTLHgGdMhKBbiNvI9v/s640/heboh-anak-gugat-ibu-kandung-keluarga-beri-klarifikasi-dan-beri-pelajaran-tentang-dahsyatnya-efek-riba.jpg&quot; title=&quot;Parah ! Anak menggugat Ibunya Rp 1,8 Miliar di Garut&quot; width=&quot;640&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;span class=&quot;first-character&quot;&gt;M&lt;/span&gt;asalah ini dimulai karena urusan utang piutang antara kedua anak Siti Rohaya yang sudah berumur lanjut yaitu 83 tahun. Ibu yang biasa di sebut dengan panggilan Amih ini digugat ke pengadilan karena masalah hutang piutangnya. Niatan Amin yang ingin membantu anaknya dengan bersedia menandatangani bahwa ia bersedia untuk menyatakan bahwa dirinyalah yang memilik hutang agar anaknya tidak ditalak oleh suaminya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&quot;Amih mah enggak nyangka anak yang disayang Amin malah menggugat ke pengadilan.&quot; Ungkap Amih ketika ditemui di kediaman anak bungsunya dikeluarahan Muara Sanding, Garut Kota, Garut, Jum&#39;at 24 Maret 2017.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sambil mengusap linangan air matanya, Yani Suryani memohon agar Amih menandatangani surat pernyataan bahwa Amihlah yang mempunyai hutang kepada anaknya yang disayang itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Maka dengan teganya Yani menggugat ibunya sendiri ! &quot;Dia cuman ngomong tantanganin surat ini, katanya dia takut dicerai oleh suaminya.&quot; Katanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mendengar cerita anaknya yang datang kepada orang tua untuk meminta pertolongan seperti itu, mana ada orang tua yang akan membiarkanya begitu saja, pastilah orang tua yang sayang terhadap anaknya akan menolongnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&quot;Ya Amih selaku orang tua kan enggak mau lihat anaknya disakitin, ya Amih tanda tangan aja,&quot; Kata Amih sambil mengusap air matanya. Amih sangat berharap bahwa anaknya dan menantunya mau menyelesaikan masalah ini dengan jalur kekeluargaan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&quot;Udah capek Amih harus (bolak balik) terus ke pengadilan,&quot; pungkasnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kasus ini berakar pada 2001 saat salah satu anak Amih yang meminjam uang kepada Yani dan suaminya Handoko sekitar 42 Juta. Namun, hingga saat ini belum dapat dilunasi oleh anaknya yang meminjam tersebut yaitu Asep Ruhiyat. Saat ini hutang tersebut masih tersisa Rp 20 juta. Selang 16 tahun, Yani malah menggugat orang yang telah merawatnya, membesarkanya, melahirkanya, dan berkorban untuknya. Parahnya ia menuntut Rp 18 Miliar untuk kerugian materil dan immateril.</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://alislamedia.blogspot.com/feeds/4219595111493185585/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://alislamedia.blogspot.com/2017/03/parah-anak-menggugat-ibunya-rp-18.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3222371025788646072/posts/default/4219595111493185585'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3222371025788646072/posts/default/4219595111493185585'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://alislamedia.blogspot.com/2017/03/parah-anak-menggugat-ibunya-rp-18.html' title='Parah ! Anak menggugat Ibunya Rp 1,8 Miliar di Garut'/><author><name>Anonymous</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05171640487475382224</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiHieHuQsrvzBX4VufDYLyPrzSK5q7r94nt55DwybG3dmg6ZDMHyY5PbFerzQ4EgHetiIk2QPpAWI5zYO2RzHVKJIJ8kOC5z-LZRAg-wxgqeTePkPFn6jwlPc34w_eTLHgGdMhKBbiNvI9v/s72-c/heboh-anak-gugat-ibu-kandung-keluarga-beri-klarifikasi-dan-beri-pelajaran-tentang-dahsyatnya-efek-riba.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3222371025788646072.post-8375109281187452061</id><published>2017-03-30T15:44:00.000-07:00</published><updated>2017-04-09T17:38:09.226-07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Kisah"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Sejarah"/><title type='text'>Mengenal panji-panji Islam</title><content type='html'>&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhF4Fj9-cNV285kBCX9LIaq2l0YuR0ysSS31BPF2x36TTU8czVT2cPb9Cldhs8gDi6Yvum64LrH5HSHgUxfm6uZNpeucT5zfTYMUQQm2ov2WpjSPZbC8Vg7B3BTAI-t5eHuCS4jQ21BlCMp/s1600/liwarayah.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;liwa rayah&quot; border=&quot;0&quot; height=&quot;206&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhF4Fj9-cNV285kBCX9LIaq2l0YuR0ysSS31BPF2x36TTU8czVT2cPb9Cldhs8gDi6Yvum64LrH5HSHgUxfm6uZNpeucT5zfTYMUQQm2ov2WpjSPZbC8Vg7B3BTAI-t5eHuCS4jQ21BlCMp/s640/liwarayah.jpg&quot; title=&quot;Mengenal panji-panji islam&quot; width=&quot;640&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;span class=&quot;first-character&quot;&gt;I&lt;/span&gt;bn Abbas ra. Juga menyatakan:&lt;br /&gt;
Panji (râyah) Rasulullah saw. berwarna hitam dan benderanya (liwâ’) berwarna putih; tertulis padanya: Lâ ilâha illalLâh Muhammad RasûlulLâh (HR ath-Thabrani).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kaum Sekuler Radikal yang selama ini membuat streotip negatif tentang islam, telah membuat opini menyesatkan bahwa bendera hitam dan putih yang bertuliskan lafadz tauhid itu adalah bendera Teroris. Hal itu tentu merupakan sebuah kemufakatan jahat atas simbol-simbol islam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sahabat, sesungguhnya bendera itu adalah bendera Nabi saw. Selain hadits di atas, terdapat juga lafadz hadits lainnya,&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jabir bin Abdullah ra. menyatakan, “Sesungguhnya liwa Nabi saw. pada Hari Penaklukkan Kota Makkah berwarna putih.” (HR Ibn Majah, al-Hakim dan Ibn Hibban)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dahulu, sebelum kenal islam dengan mindset perjuangannya yang universal dan kaffah, Simbol-simbol dan pemikiran islam nampak mengerikan. Tapi akhirnya saya tersadarkan bahwa islam adalah agama yang kaffah, yang mengatur urusan pribadi hingga negara. Maka wajar, kekinian getol sekali para pengemban islam, menginformasikan bendera islam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sahabatku, menyanjung dan memuliakan bendera ini adalah kehormatan yang terus perlu kita jaga. Kita berhadapan dengan kaum pandir, berhadapan dengan mereka yang berselimut &quot;iman&quot; padahal jubah mereka tak lebih sebagai gerakan sekuler yang radikal, yang ingin memisahkan rakyat dengan islam yang diembannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sesungguhnya, Allah SWT sudah memberikan peringatan kepada kita semua terhadap hal ini,&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di antara manusia (ada) orang yang menggunakan perkataan yang tidak berguna untuk menyesatkan (manusia) dari jalan Allah tanpa ilmu dan menjadikan jalan Allah itu olok-olokan. Mereka itu akan memperoleh azab yang menghinakan (QS Luqman [31]: 6).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Maka, mari kita kibarkan bendera tauhid itu. Apapun ras kita, bangsa kita, negara kita. Semoga tulisan ini menjadi bagian penting untuk mewacanakan islam sebagai petunjuk hidup manusia.</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://alislamedia.blogspot.com/feeds/8375109281187452061/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://alislamedia.blogspot.com/2017/03/mengenal-panji-panji-islam.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3222371025788646072/posts/default/8375109281187452061'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3222371025788646072/posts/default/8375109281187452061'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://alislamedia.blogspot.com/2017/03/mengenal-panji-panji-islam.html' title='Mengenal panji-panji Islam'/><author><name>Anonymous</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05171640487475382224</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhF4Fj9-cNV285kBCX9LIaq2l0YuR0ysSS31BPF2x36TTU8czVT2cPb9Cldhs8gDi6Yvum64LrH5HSHgUxfm6uZNpeucT5zfTYMUQQm2ov2WpjSPZbC8Vg7B3BTAI-t5eHuCS4jQ21BlCMp/s72-c/liwarayah.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3222371025788646072.post-2226660800272979495</id><published>2017-03-27T16:47:00.000-07:00</published><updated>2017-04-14T19:46:50.654-07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Dakwah"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Narasi Islam"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Suplemen"/><title type='text'>Inilah penyakit-penyakit aktifis dakwah</title><content type='html'>&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgl_vQDVSQosu3lSLb0VamonPtHe6VxCSSIiOo-TIvaMI9JtJTv60T4gcHutld8iMH8t-jyhxEQo6lucWiEY0J-lf3CUTVIzUdl9PXNJVK-eDr42rIv_hsjIKl17FMBNkTWLGs0RVrC1Uk7/s1600/aktifis.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;Inilah penyakit-penyakit aktifis dakwah&quot; border=&quot;0&quot; height=&quot;354&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgl_vQDVSQosu3lSLb0VamonPtHe6VxCSSIiOo-TIvaMI9JtJTv60T4gcHutld8iMH8t-jyhxEQo6lucWiEY0J-lf3CUTVIzUdl9PXNJVK-eDr42rIv_hsjIKl17FMBNkTWLGs0RVrC1Uk7/s640/aktifis.jpg&quot; title=&quot;Inilah penyakit-penyakit aktifis dakwah&quot; width=&quot;640&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;span class=&quot;first-character&quot;&gt;S&lt;/span&gt;ering kita diajak untuk menjadi aktifis dakwah atau menjadi aktifis lainya. Namun, pernahkah kita terfikirkan apakah aktifis dakwah selalu dalam jalan kebenaran ? ternyata tidak saudara, karena tidak semua aktifis dakwah mempunyai tujuan yang murni Lillah Karena Allah, tidak semua murni karena bertujuan menegakan agama. Banyak diantara kita mempunyai penyakit yang sering dijangkiti oleh para aktifis dakwah yang sangat berbahaya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Maka tatkala orang lain berlomba berbuat kebaikan ia berlomba untuk tampil didepan orang-orang, ketika orang lain tenang dalam melakukan sesuatu ia tergesa-gesa, atau ia selalu ingin mendapatkan apa yang dia inginkan dan sebagainya. berikut diantara penyakit-penyakit aktifis yang dipaparkan oleh Ustadz Farid Nu&#39;man Hasan.&lt;br /&gt;
&lt;h3&gt;
Kamaliyat (Perfeksionis)&lt;/h3&gt;
Ada aktifis Islam yang begitu ingin sempurna dan ideal. Apa yang dia baca, dia pahami, dia inginkan, dia dambakan, dia impikan harus terwujud hingga tujuan akhirnya. Dan cara ia berpandangan pada suatu hal/seseorang begitu idela dan sempuran dari nilai, entetis dan lainya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aktifis semacam ini akan sangat mudah dilanda rasa kecewa, sedih, atau galau ketika tujuanya tidak tercapai atau tidak sesuai dengan apa yang ia inginkan.&lt;br /&gt;
Jenis muharrik (aktifis) seperti ini rentan menggerutu, merajuk (ngambek), mengomel dan sebagainya jika idealismenya tidak terwujud.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia lupa bahwa dirinya manusia, qiyadah-nya manusia, &amp;nbsp;kawannya manusia, mad’u (objek da’wah)-nya juga manusia, maka hal yang akan terjadi adalah hal yang hasilnya manusiawi pula.&lt;br /&gt;
&lt;h3&gt;
Isti’jaal (Tergesa-gesa)&lt;/h3&gt;
Ada lagi aktifis dakwah atau Islam yang begitu semangat dalam da’wahnya, mengerahkan semua tenaga dan pikirannya, mengorbankan banyak sekali waktu, dengan tidak memahami hakikat tabi&#39;at dakwah yang harus ia raih dengan jalan yang panjang dan tentu melelahkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Akhirnya tenaganya berakhir pada saat jauh dari tujuan. Ini bisa terjadi karena keinginannya/tujuanya untuk cepat-cepat mendapat hal yang ia impikan, cepat-cepat menang, cepat-cepat terjadinya futuhat (penaklukan) atas musuh/lawan atau daerah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seringkali juga ia tergesa-gesa dalam menilai perubahan musuh-musuh dakwah, sehingga hilanglah darinya rasa kewaspadaan.&lt;br /&gt;
Disangkanya musuh sudah melunak, disangkanya musuh sudah ditaklukan, disangkanya musuh sudah menjadi pendukung, &amp;nbsp;padahal itu semua adalah strategi mereka. Terburu-buru memang membuat kita menjadi mempunyai rasa hati-hati yang sangat sedikit atau tipis&lt;br /&gt;
&lt;h3&gt;
Futuur (Lemah dan Berhenti)&amp;nbsp;&lt;/h3&gt;
Ada pula aktifis dakwah yang lemah dan lelah setelah semangat, berhenti setelah bergerak. Itulah Futur. Hal ini sering disebabkan oleh kerasnya perlawanan/pertarungan dan minimnya stamina baik berupa pasokan ruhiyah/jiwa yang ringkih, fikriyah/fikiran yang lemah, jasadiyah/tubuh yang layu, ditambah faktor ekonomi yang lemah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di sisi lain, kemenangan yang diinginkan tidak kunjung datang bahkan tanda-tandanyapun tidak terlihat, sementara musuh-musuh da’wah Islam semakin agresif menteror, memfitnah, sampai menangkap mereka. Lahirlah rasa takut, akhirnya mereka meninggalkan dan surut dari arena juang dakwah. &amp;nbsp;Dulunya mereka orang yang kuat, sekarang menjadi buih.&lt;br /&gt;
&lt;h3&gt;
Hubbuzh Zhuhuur (Senang Tampil)&lt;/h3&gt;
Terdapat pula aktifis yang selalu ingin tampil didepan umum. Ingin disebut namanya, dianggap mempunyai kontribusi yang besar dalam saham dakwah, dan penting kontribusinya. Semangat dalam keramaian, lemah dalam kesendirian. Iri hati jika saudaranya lebih baik dan sering tampil. Keikhlasannya dipertaruhkan. Menilai saudaranya sesama aktifis sebagai kompetitor/rival dalam arti negatif, bukan berlomba dalam kebaikan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Penyakit ini bisa disembuhkan dengan bagusnya tauhid/aqidah, meluruskan niat untuk Fii Sabilillah, dan mengenyampingkan target pribadi duniawi.&lt;br /&gt;
&lt;h3&gt;
Isytighal bimaa laa ya&#39;nih (Sibuk Dengan Hal Yang Tidak Bermanfaat)&lt;/h3&gt;
Terdapat aktifis yang sangat senang mengoleksi kesalahan-kesalahan orang lain, berdebat di sana sini, berkutat pada masalah yang tidak produktif, dan jauh dari umat. Seolah dia autis, punya dunia dan kehidupan sendiri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bagaimana kita bisa maju dan memperbaiki diri sedangkan ia sibuk dengan urusanya dan menjauh dari permasalahan umat ?&lt;br /&gt;
&lt;h3&gt;
Tafarruq (perpecahan)&amp;nbsp;&lt;/h3&gt;
Yang terakhir yaitu tidak mempunyai sikap toleran dan menerima pendapat/pandangan orang lain. Lapang dada adalah sikap mahal baginya. kemanapun ia berada selalu mengundang dan mengandung ihtikaak (gesekan/friksi), baik di remaja mesjid, organisasi, lembaga dakwah dan sejenisnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ia senang sekali berpecah, dengan dalih &quot;meluruskan yang salah&quot;. Akhirnya, Saudara menjau, kawan menjadi lawan, musuhpun kegirangan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Wallahu A&#39;lam Bishowab</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://alislamedia.blogspot.com/feeds/2226660800272979495/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://alislamedia.blogspot.com/2017/03/inilah-penyakit-penyakit-aktifis-dakwah.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3222371025788646072/posts/default/2226660800272979495'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3222371025788646072/posts/default/2226660800272979495'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://alislamedia.blogspot.com/2017/03/inilah-penyakit-penyakit-aktifis-dakwah.html' title='Inilah penyakit-penyakit aktifis dakwah'/><author><name>Anonymous</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05171640487475382224</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgl_vQDVSQosu3lSLb0VamonPtHe6VxCSSIiOo-TIvaMI9JtJTv60T4gcHutld8iMH8t-jyhxEQo6lucWiEY0J-lf3CUTVIzUdl9PXNJVK-eDr42rIv_hsjIKl17FMBNkTWLGs0RVrC1Uk7/s72-c/aktifis.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3222371025788646072.post-5667138236699523616</id><published>2017-03-22T22:50:00.000-07:00</published><updated>2017-04-09T17:40:27.511-07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Doa"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Dzikir"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Fadhilah"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Tazkiyah"/><title type='text'>Manfaat doa yang penting untuk diketahui</title><content type='html'>&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgkRqMHF2Bh6zqQAqgcb-k_q2PNTdQ3t9n-AfSb47gy-QH04N-q32uU7OaCFOQIlS4JqMQQYqJqwP0YQxfx3StmDeTmmjHoCBJ4kDBVhOR_7uoBz_u1rPErX6KwzE4d9yS3TB21dpkVS3Ly/s1600/2-Waktu-waktu-Doa-Mustajab-Dan-Cara-Berdoa-Dikabulkan.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;Manfaat doa yang penting untuk diketahui (1/2)&quot; border=&quot;0&quot; height=&quot;364&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgkRqMHF2Bh6zqQAqgcb-k_q2PNTdQ3t9n-AfSb47gy-QH04N-q32uU7OaCFOQIlS4JqMQQYqJqwP0YQxfx3StmDeTmmjHoCBJ4kDBVhOR_7uoBz_u1rPErX6KwzE4d9yS3TB21dpkVS3Ly/s640/2-Waktu-waktu-Doa-Mustajab-Dan-Cara-Berdoa-Dikabulkan.jpg&quot; title=&quot;Manfaat doa yang penting untuk diketahui (1/2)&quot; width=&quot;640&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;span class=&quot;first-character&quot;&gt;S&lt;/span&gt;ecara bahasa, doa bisa diartikan sebagai memohon atau meminta, doa pun identik dengan kata lain; dakwah. Sehingga doa bisa juga berarti mengajak atau mengundang agar datang. Doa memiliki arti permohonan yang mekanismenya dilakukan dengan permohonan langsung kepada Allah swt agar diberikan Rezeki, kebaikan, keberkahan, kemudahan, kesehatan dan jalan keluar dari kesulitan, kesempitan, kemudharatan dan lain-lain.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sementara itu doa yang berarti mengundang ataupun mengajak dilakukan dengan cara menghadirkan arti-arti sifat dari Allah Subhanahu Wata&#39;ala. yang berjumlah 99 (asmaul husna) di setiap perilaku kita sehari-hari.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Manfaat doan dan dzikir amat banyak, jumlahnya bisa mencapai seratus lebih. Akan tetapi kami akan menyebutkan beberapa faedah mengingat Allah Subhanahu Wata&#39;ala.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
1. Mendatangkan Keridhaan Allah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
2. Mengusir Syaitan, menundukkan dan mengenyahkanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
3. Menghilangkan kesedihan hati dan kemuramanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
4. Mendatangkan kegembiraan serta ketentraman dalam jiwa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
5. Menguatkan jasmani dan rohani.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
6. Membuat hati dan wajah berseri-seri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
7. Melapangkan rezeki.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
8. Menimbulkan rasa percaya diri dan menunjukan karisma.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
9. Menumbuhkan rasa cinta kepada Allah SUbhanahu Wata&#39;ala yang merupakan ruh Islam, inti agama, poros kebahagian, kenikmatan, kemudahan dan keselamatan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
10. Menumbuhkan rasa selalu diawasi/dilihat oleh Allah subhanahu Wata&#39;ala, sehingga memasukan seorang hamba ke dalam Ihsan. Maka, iapun dapat beribadah kepada Allah seolah-olah ia melihat-Nya, tetapi bila ia tidak mampu, ketahuilah bahwa sesungguhnya Allah maha melihat pasti melihatnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
11. Membuahkan ketundukan berupa kepasrahan diri kepada Allah dan niat kembali kepada-Nya. Selagi dia banyak bertaubat kepada Allah Subahanahu Wata&#39;ala dengan menyebut asma-Nya, maka hatinya selalu ingat kepada Allah, sehingga Allah menjadi tempat mengadu serta tempat kembali baginya, juga sumber dari kebahagiaan dan kesenanganya, tempat bergantung saat senang ataupun mendapat bencana atau musibah, ketika lapang maupun sempit.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
12. Mendekatkan diri kepada Allah Subhanahu Wata&#39;ala. Semakin banyak seseorang berdzikir maka semakin dekatlah ia kepada-Nya. Begitu pula sebaliknya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
13. &amp;nbsp;Membuka berbagai pintu ma&#39;rifat selebar-lebarnya. Semakin banyak dia berdzikir, semakin lebar pintu tersebut terbuka baginya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
14. Memupuk rasa takut kepada Allah dan menggugah hati untuk senantiasa memuliakan-Nya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
15 Membuat diri selalu diingat Allah Subhanahu Wata&#39;ala. Sebagaimana Firmanya :&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&quot;Maka ingatlah kepada-Ku, Aku pun akan ingat kepadamu...&quot; (QS. Al-Baqarah:152)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
16. Menghidupkan hati. Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah Rahimahullah berkata : &quot;Dzikir bagi hati sama dengan ari bagi ikan, maka apa yang terjadi pada ikan seandainya ia berpisah dengan air ?&quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
17. Dzikir merupakan santapan hati dan ruh. Jika hati dan ruh kehilangan santapanya, maka sama dengan badan yang tidak mendapatkan santapanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suatu hari Ibnul Qayyim menemui Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah yang sedang melaksanakan shalat shubuh. Seusai shalat, Syaikh berdzikir hingga hampir pertengahan siang. Saat itulah, beliau menoleh kearahnya dan berkata : &quot;Inilah santapanku. Andaikan aku tidak mendapatkanya, niscaya kekuatanku akan hilang.&quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Syaikhul Islam juga pernah berkata : &quot;Aku tidak akan meninggalkan dzikir; kecuali dengan niat mengistirahatkan jiwaku. Istirahat ini sebagai persiapan bagiku untuk melakukan dzikir yang berikutnya.&quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
18. Membersihkan hati dan karatnya. Segala sesuatu memiliki karat, adapun karat hati adalah lalai dan hawa nafsu. Sedangkan cara membersihkan karat ini seorang hamba harus bertaubat dan beristighfar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
19. Menghapuskan dan menghilangkan kesalahan. Dzikir merupakan kebaikan yang paling agung, sementara kebaikan dapat menyingkirkan keburukan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
20. Menghilangkan kerisauan dalam hubungan antara dirinya dengan Allah. Orang yang lalai terus dihantui oleh kerisauan atau kegelisahan, yang tidak bisa dihilangkan kecuali berdzikir.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
21. Takbir (Allahu Akbar), Tasbih (Subahanallah), Tahmid (Alhamdulillah, dan tahlil (Laa ilaaha Illallah). Seorang hamba tatkala berdzikir akan mengingatnya saat ditimpa kesulitan&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
22. Seorang yang mengenal Allah Subahanahu Wata&#39;ala dengan cara berdzikir pada saat lapang menjadikan hamba tetap mengenal-Nya disaat menghadapi kesulitan, Maka Allah mengenalnya saat ia ditimpa kesulitan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
23. Berdzikir kepada Allah merupakan benteng yang kokoh dari berbagai keburukan didunia dan akhirat, serta sebagai penyelamat dari adzab Allah, seperti dikatakan Mu&#39;adz bin Jabal Rahimahullah :&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&quot;Tidak ada amal anak Adam yang lebih menyelamatkan dari adzab Allah selain daripada dzikir kepada Allah.&quot; (HR. Ahmad, At-Tirmidzi, Ibnu Majah, Sanadnya Shahih)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
24.Dzikir kepada Allah menyebabkan turunya ketenangan serta datangnya rahmat. Bahkan ditegaskan bahwasanya para malaikat mengelilingi orang-orang yang berdzikir, sebagaimana yang disabdakan oleh Nabi Muhammad Shalallahu &#39;Alaihi Wasallam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
25. Dzikir menyibukan lisan hingga ia tidak melakukan ghibah, mengadu domba, berdusta, kekejian dan kebathilan. &amp;nbsp;Siapapun yang membiasakan lidahnya untuk selalu berdzikir, maka lebih terjaga (selamat) dari kebathilan serta perkataan yang sia-sia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Secara harfiah, doa berarti memohon, doa pun identik dengan kata lain; dakwah. Sehingga doa bisa juga berarti mengajak atau mengundang agar datang. Doa yang berarti permohonan mekanismenya melakukan permohonan langsung kepada Allah swt agar diberikan kebaikan, keberkahan, kemudahan, kesehatan dan jalan keluar dari kesulitan dan lain-lain.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sementara doa yang berarti mengundang hadir atau mengajak dilakukan dengan caara menghadirkan arti-arti sifat Allah swt. yang berjumlah 99 (asmaul husna) di setiap perilaku kita sehari-hari.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
26. Majelis dzikir adalah majelisnya para malaikat, sedangkan majelis kelalaian dan permainan adalah majelis syaitan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
27. Para malaikat selalu memohonkan ampunan bagi orang yang berdzikir. Banyak berdzikir akan menghindarkan diri kita dari sifat nifaq (munafik).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
28. Orang yang senantiasa berdzikir kepada Allah akan merasa bahagia dan mendapat keberkahan, begitu pula bagi orang yang dekat denganya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
29. Dzikir memberikan rasa aman dari penyesalan pada hari kiamat, karena setiap majelis yang tidak terdapat dzikir kepada Allah akan menjadi penyesalan kelak (pada hari kiamat).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
30. Berdzikir kepada Allah sendirian sambil meneteskan air mata akan melindunginya dari panas matahari dipadang mahsyar pada hari kiamat, karena dia dilindungi oleh Arsy Allah. Adapanu orang lain yang tidak berdzikir &amp;nbsp;kepada Allah akang tersengat panasnya matahari pada saat itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
31. Dzikir itu ibadah yang paling mudah, namun yang paling agung dan paling utama. Sebab, gerakan lidah adalah gerakan anggota badan yang paling ringan dan paling mudah dilakukan manusia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Diantara kalimat yang ringan dilisan tetapi berat ditimbangan dan dicintai oleh Allah yaitu :&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: right;&quot;&gt;
سُبْحَانَ اللَّهِ وَبِحَمْدِهِ سُبْحَانَ اللَّهِ الْعَظِيمِ&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&quot;Maha suci Allah, aku memuji-Nya, mahasuci Allah yang maha agung.&quot; (Shahih HR. Al-Bukhari dan Muslim dari Abu Hurairah)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
32. Dzikir merupakan tanaman Surga. Ini sebagaimana riwayat at-Tirmidzi dari Abdullah bin Mas&#39;ud Rahimahullah, bahwa Rasulullah Shalallahu &#39;Alaihi Wasallam bersabda : &quot;Pada malam tatkala diisra&#39;kan, aku bertemu Ibrahim al-Khalil, lantas dia berkata padaku : &#39;Wahai Muhammad, sampaikan salamku kepada umatmu dan beritahukan kepada mereka bahwa Surga itu bagus tanahnya, segar airnya, dan bahwa surga itu berupa tanah yang kosong sedangkan tanamanya adalah lafazh dzikir :&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: right;&quot;&gt;
سُبْحَانَ اللَّهِ وَالْحَمْدُ لِلَّهِ وَلاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ وَاللَّهُ أَكْبَرُ&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&#39;Maha suci Allah, segala puji milik-Nya, tidak ada ilah yang berhak diibadahidengan benar kecuali Allah, dan Allah maha besar.&#39;&quot; (Shahih: HR. At-Tirmidzi)&lt;br /&gt;
Menurut at-Tirmidzi Rahimahullah, sanad hafits tersebut hasan gharib.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
33. Pemberian dan karunia Allah yang dilimpahkan karena dzikir tidak pernah dilimpahkan-Nya karena amal yang lain. Dari Abu Hurairah Rahimahullah, bahwasanya Rasulullah Shalallahu &#39;Alaihi Wasallam bersabda :&lt;br /&gt;
&quot;Barang siapa yang mengucapkan :&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: right;&quot;&gt;
لا اله الا الله وحده لا شريك له، له الملك وله الحمد، وهو على كل شيء قدير&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&#39;Tidak ada ilah yang berhak diibadahi dengan benar melainkan hanya Allah yang Maha Esa, yang tidak ada sekutu bagi-Nya. Bagi-Nya kerajaan dan pujian dan Dia maha kuasa atas segala sesuatu.&#39;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebanyak seratus kali dalam sehari, maka dia mendapat pahala seperti pahala membebaskan sepuluh budak, ditetapkan baginya seratus kebaikan, dihapuskan darinya seratus keburukan, dan hal itu menjadi perlindungan dari syaitan pada hari itu hingga sore hari, dan tidak seorangpun yang membawa sesuatu yang lebih baik darpiada sesuatu yang dibawa orang itu, kecuali seseorang yang melakukanya lebih banyak lagi.&quot; (Shahih: HR. Al-Bukhari dan Muslim)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
34. Terus-menerus berdzikir membuat hati seseorang tidka melalaikan Allah. Siapa yang melalaikan Allah akan lalai terhadap kemaslahatan dirinya sehingga dia pun binasa. Allah Subhanahu Wata&#39;ala berfirman :&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: right;&quot;&gt;
وَلَا تَكُونُوا كَالَّذِينَ نَسُوا اللَّهَ فَأَنْسَاهُمْ أَنْفُسَهُمْ ۚ أُولَٰئِكَ هُمُ الْفَاسِقُونَ&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&quot;Dan janganlah kamu seperti orang-orang yang lupa kepada Allah, sehingga Allah menjadikan mereka lupa akan diri sendiri. Mereka itulah orang-orang fasik.&quot;(QS. Al-Hasyr:19)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: right;&quot;&gt;
وَمَنْ أَعْرَضَ عَنْ ذِكْرِي فَإِنَّ لَهُ مَعِيشَةً ضَنْكًا وَنَحْشُرُهُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ أَعْمَى (١٢٤)قَالَ رَبِّ لِمَ حَشَرْتَنِي أَعْمَى وَقَدْ كُنْتُ بَصِيرًا (١٢٥) قَالَ كَذَلِكَ أَتَتْكَ آيَاتُنَا فَنَسِيتَهَا وَكَذَلِكَ الْيَوْمَ تُنْسَى (١٢٦&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&quot;Dan barangsiapa berpaling dari peringatan-Ku, maka sesungguhnya baginya penghidupan yang sempit, dan Kami akan menghimpunkannya pada hari kiamat dalam keadaan buta. Berkatalah ia: &quot;Ya Tuhanku, mengapa Engkau menghimpunkan aku dalam keadaan buta, padahal aku dahulunya adalah seorang yang melihat?&quot; Allah berfirman: Demikianlah, telah datang kepadamu ayat-ayat Kami, maka kamu melupakannya, dan begitu [pula] pada hari ini kamupun dilupakan&quot;. (QS. Thaha: 124-126)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Makna firman Allah tersebut yaitu kamu diabaikan dan berada dalam kubangan azab sebagaimana kamu melupakan ayat-ayat-Ku dan tidak mau mengmalkanya dahulu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Juga mencakup berpaling dari berdzikir kepada-Nya dengan hal yang disebutkan dalam kitab tersebut, juga berpaling dari asma-Nya, sifat-sifat-Nya, perintah-Nya, anugerah maupun nikmat-nikmat-Nya. Semua ini adalah akibat berpaling dari kitab Allah Subhanahu Wata&#39;ala, al-Quran.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan kata lain, &quot;Siapa saja yang berpaling dari kitab-Ku, tidak mau membacanya, tidak mau mendalaminya, dan tidak memahaminya serta tidak mengamalkanya, maka niscaya hidup dan kehidupanya akan menjadi sempit dan dia akan senantiasa tersiksa.&quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
35. Dzikir selalu menyertai hamba meskipun dia berada ditempat tidak, dipasar, tatkala sehat, sewaktu sakit, pada saat mendapat kenikmatan dan kesenangan, ketika menderita dan mendapat cobaan. Bahkan dzikir itu bersama hamba disetiap kondisi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
36. Dzikir merupakan cahaya bagi orang yang sering mengucapkanya di dunia, dikuburan, dan ditempat kembalinya, yang meneranginya pada saat melalui Shirath. Sungguh, tidak ada yang dapat menyinari kubur dan hati melainkan hanya dengan berdzikir kepada Allah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: right;&quot;&gt;
أَوَمَن كَانَ مَيۡتً۬ا فَأَحۡيَيۡنَـٰهُ وَجَعَلۡنَا لَهُ ۥ نُورً۬ا يَمۡشِى بِهِۦ فِى ٱلنَّاسِ كَمَن مَّثَلُهُ ۥ فِى ٱلظُّلُمَـٰتِ لَيۡسَ بِخَارِجٍ۬ مِّنۡہَا‌ۚ كَذَٲلِكَ زُيِّنَ لِلۡكَـٰفِرِينَ مَا كَانُواْ يَعۡمَلُونَ&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&quot;Dan apakah orang yang sudah mati kemudian dia Kami hidupkan dan Kami berikan kepadanya cahaya yang terang, yang dengan cahaya itu dia dapat berjalan di tengah-tengah masyarakat manusia, serupa dengan orang yang keadaannya berada dalam gelap gulita yang sekali-kali tidak dapat keluar daripadanya? Demikianlah Kami jadikan orang yang kafir itu memandang baik apa yang telah mereka kerjakan.&quot; (QS. Al-An&#39;am:122)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
37. Dzikir merupakan pangkal landasan jalan manusia secara umum dan bentuk kecintaan yang ditebarkan. Siapa yang dibukakan jalan untuk berdzikir berarti telah dibukakan baginya jalan untuk menuju kepada Allah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
38. Didalam hati ada suatu celah yang hanya dapat disumbat dengan berdzikir. Jika dzikir sudah menjadi semboyan hati, dimana hati inilah yang pada asalnya berdzikir, kemudian lisan mengikutinya, maka dzikir yang bisa menutupi celah tersebut. Maka manusia kan menjadi kaya bukan karena harta, terpandang bukan karena keturunan, dan disegani bukan karena kekuasaan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
39. Dzikir dapat menghimpun yang tercerai berai dan menceraiberaikan yang terhimpun, serta mendekatkan yang jauh dan menjauhkan yang dekat. Apa yang berserakan dihati hamba bisa dihimpun, seperti kehendak dan hasrat. Siksaan terpedih ialah jika apa yang ada dalam hati hamba tercerai berai. Hati hamba baru hidup dan merasakan kenikmatan hakiki jika kehendak dan hasratnya terhimpun menjadi satu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
40. Dzikir akan membangunkan hati dari tidur panjangnya, dan menjaganya dari kantuk (kelalaian). Manusia yang hatinya terjaga dari kelalaian akan menyadari berbagai kebaikan yang terluput darinya. Lalu dia berusaha menghidupkan sisa umurnya untuk meraih kebaikan-kebaikan tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
41. Dzikir yang intinya tauhid ibarat sebatang pohon yang membuahkan pengetahuan dan keadaan yang dituju oleh hamba yang berjalan menuju Allah Subhanahu Wata&#39;ala. Buahnya hanya bisa dipetik dari pohon dzikir. Jika pohon itu semakin besar dan akarnya kokoh, niscaya ia akan banyak menghasilkan buah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
42. Orang yang berdzikir senantiasa merasakaan ma&#39;iyyah (Kebersamaan) Allah, bahkan Dia selalu bersamanya. kebersamaan ilahi ini bersifat khusus, bukan kebersamaan yang hanya bersifat pengetahuan Allah terhadap hamba-Nya; tetapi kebersamaan karena kedekatan, cinta, pertolongan, dan taufiq-Nya.&lt;br /&gt;
Allah berfirman :&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: right;&quot;&gt;
...إِنَّ ٱللَّهَ مَعَ ٱلَّذِينَ ٱتَّقَواْ&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&quot;Sungguh Allah &amp;nbsp;beserta orang-orang yang bertaqwa...&quot; (QS. An-Nahl:128)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: right;&quot;&gt;
وَٱللَّهُ مَعَ ٱلصَّـٰبِرِينَ...&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&quot;...Dan Allah beserta orang-orang yang sabar.&quot; (QS. Al-Baqarah:249)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena kebersamaan ini, orang yang berzikir mendapatkan karunia yang melimpah, sebagaimana dalam hadits qudsi : &quot;Aku bersama hamba-Ku selagi dia mengingat-Ku dan kedua bibirnya bergerak karena Aku.&quot; (Shahih: HR. Ibnu Majah, Ahmad, &amp;nbsp;Al-Hakim, dan Ibnu Hibban)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
43. Sesungguhnya didalam hati ada kekerasa yang tidak bisa dicairkan kecuali dengan berdzikir kepada Allah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
44. Dzikir merupakan penyembuhan dan obat penyakit hati. Imam Mak-hul berkata : &quot;Mengingat Allah adalah kesembuhan, sedangkan mengingat manusia adalah penyakit.&quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
45. Dzikir mendatangkan shalawat Allah dan para malaikat bagi pelakunya.&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: right;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: right;&quot;&gt;
يَـٰٓأَيُّہَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ ٱذۡكُرُواْ ٱللَّهَ ذِكۡرً۬ا كَثِيرً۬ا (﻿٤١﻿) وَسَبِّحُوهُ بُكۡرَةً۬ وَأَصِيلاً (﻿٤٢﻿) هُوَ ٱلَّذِى يُصَلِّى عَلَيۡكُمۡ وَمَلَـٰٓٮِٕكَتُهُ ۥ لِيُخۡرِجَكُم مِّنَ ٱلظُّلُمَـٰتِ إِلَى ٱلنُّورِۚ وَڪَانَ بِٱلۡمُؤۡمِنِينَ رَحِيمً۬ا (﻿٤٣﻿&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&quot;Hai orang-orang yang beriman, berzikirlah [dengan menyebut nama] Allah, zikir yang sebanyak-banyaknya. Dan bertasbihlah kepada-Nya di waktu pagi dan petang. Dialah yang memberi rahmat kepadamu dan malaikat-Nya [memohonkan ampunan untukmu], supaya Dia mengeluarkan kamu dari kegelapan kepada cahaya [yang terang]. Dan adalah Dia Maha Penyayang kepada orang-orang yang beriman.&quot; (QS. Al-Ahzab: 41-43)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Shalawat dari Allah dan para malaikat merupakan sebab untuk mengeluarkan manusia dari kegelapan menuju cahaya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
46. Berdzikir kepada Allah Subhanahu Wata&#39;ala dapat memudahkan kesulitan serta dapat meringankan beban yang berat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
47. Dzikir kepada Allah menyingkirkan segala ketakutan didalam hati sehingga menghadirkan perasaan aman.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
48. Dzikir kepada Allah memberikan kekuatan bagi pelakunya sehingga mampu menyelesaikan suatu pekerjaan berat tanpa disangka-sangkat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Nabi Shalallahu &#39;Alaihi Wasallam perna mengajari putrinya, Fathimah, dan Ali bin Abi Thalib Rahimahullah pada suatu malam agar bertasbih sebanyak 33 kali tatkala hendak beranjak tidur, juga supaya bertahmid sebanyak 33 kali dan bertakbir 34 kali. Ini terjadi ketika putri beliau itu meminta seorang pelayan untuk membantun pekerjaanya, setelah mengadukan kesulitanya sebab harus menggunakan alat penggiling dan menyelesaikan urusan rumah tangga. Kemudia Rasulullah Shalallahu &#39;Alaihi Wasallam mengjarkan dzikir tersebut dan bersabda : &quot;Yang demikian itu lebih baik bagi kalian berdua daripada seorang hamba/pelayan.&quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
49. Dzikir adalah pangkal Syukur. Orang yang tidak berdzikir adalah orang yang tidak bersyukur kepada Allah. Dzikir dan syukur adalah paduan kebahagiaan dan kejayaan. Kedua anugerah tersebut dihimpun dalam firman-Nya:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: right;&quot;&gt;
فَٱذۡكُرُونِىٓ أَذۡكُرۡكُمۡ وَٱشۡڪُرُواْ لِى وَلَا تَكۡفُرُونِ&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&quot;Karena itu, ingatlah kamu kepada-Ku niscaya Aku ingat [pula] kepadamu [2], dan bersyukurlah kepada-Ku, dan janganlah kamu mengingkari [ni’mat] -Ku.&quot; (QS Al-Baqarah:152)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
50. Termasuk dzikir kepada Allah Subhanahu Wata&#39;ala adalah melaksanakan perintah-Nya, menjauhi segala larangan-Nya, serta menunaikan hukum-hukum-Nya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Wallahu A&#39;lam Bishowab.</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://alislamedia.blogspot.com/feeds/5667138236699523616/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://alislamedia.blogspot.com/2017/03/manfaat-doa-yang-penting-untuk-diketahui.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3222371025788646072/posts/default/5667138236699523616'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3222371025788646072/posts/default/5667138236699523616'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://alislamedia.blogspot.com/2017/03/manfaat-doa-yang-penting-untuk-diketahui.html' title='Manfaat doa yang penting untuk diketahui'/><author><name>Anonymous</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05171640487475382224</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgkRqMHF2Bh6zqQAqgcb-k_q2PNTdQ3t9n-AfSb47gy-QH04N-q32uU7OaCFOQIlS4JqMQQYqJqwP0YQxfx3StmDeTmmjHoCBJ4kDBVhOR_7uoBz_u1rPErX6KwzE4d9yS3TB21dpkVS3Ly/s72-c/2-Waktu-waktu-Doa-Mustajab-Dan-Cara-Berdoa-Dikabulkan.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3222371025788646072.post-2641218513367794162</id><published>2017-03-22T01:10:00.000-07:00</published><updated>2017-04-09T17:42:08.098-07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Tazkiyah"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Tazkiyatun Nufus"/><title type='text'>Berhentilah diperbudak dunia !</title><content type='html'>&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgL1lVo9iOK0tWQJzuF9ETr0i3Z7-cbiEON_97z59dg-8Px3kMh_btqu4sJFUQTjgERdMZdn_Tj4VmU2lnQ_h5BHEPxmpi9Pk-j3squr_ra3Sy3kZCaGdAoX2J4Yd_ImYsV42GGjhUG4Sxk/s1600/Inilah+Tanda-Tanda+Anda+Sudah+Menjadi+Budak+Kehidupan+Dunia.png&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;Berhentilah diperbudak dunia !&quot; border=&quot;0&quot; height=&quot;334&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgL1lVo9iOK0tWQJzuF9ETr0i3Z7-cbiEON_97z59dg-8Px3kMh_btqu4sJFUQTjgERdMZdn_Tj4VmU2lnQ_h5BHEPxmpi9Pk-j3squr_ra3Sy3kZCaGdAoX2J4Yd_ImYsV42GGjhUG4Sxk/s640/Inilah+Tanda-Tanda+Anda+Sudah+Menjadi+Budak+Kehidupan+Dunia.png&quot; title=&quot;Berhentilah diperbudak dunia !&quot; width=&quot;640&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;span class=&quot;first-character&quot;&gt;M&lt;/span&gt;engejar dunia tidaklah salah dan tidaklah tercela, tapi menghamba kepada dunia adalah kesalahan besar dan suatu celaan. &amp;nbsp;Banyak diantara kita yang tidak menyadari bahwa dirinya pada hakikatnya sedang diperbudak atau sedang menghamba kepada dunia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dunia adalah hal yang sangat hina lagi fana. Menjadi bukti akan kehinaannya, kehidupan dunia dijadikan sebagai mainan para hambanya. Ini adalah salah satu bentuk penghambaan terburuk seorang manusia. Di mana seseorang itu hatinya dipenuhi dengan ambisi dunia, jasadnya haus akan dunia, pikirannya terpaut hanya untuk dunia, kehidupannya keras akan dunia, keinginannya dipenuhi cita-cita dunia, ucapannya dipenuhi dengan kelalaian dunia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tatkala seseorang hatinya terpenuhi oleh dunia, ia akan memandang kehidupan akhirat sebagai kehidupan yang hina. Ambillah bukti yang nyata di sekitar kita, lihatlah kepada diri kita sendiri atau orang di sekitar kita. Orang yang hatinya dipenuh hasrat terhadap dunia akan melalaikan kehidupan akhiranya. Mereka membangga-banggakan akan derajatnya yang mulia, atau ambisinya dipenuhi perkara dunia, mereka bersedih tatkala dunia pergi dari mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tatkala kita bangga dan semangat dalam mengejar dunia, namun lengah lagi lalai dalam mengejar akhirat. Maka renungkanlah, mungkin engkau adalah salah satu dari mereka. Salah satu dari hamba-hamba dunia. Tatkala engkau lebih mementingkan jabatan atau kedudukan, gelar atau kehormatan, yang mana engkau menggadai aqidah dan agama, maka mintalah hidayah kepada Allah Ta’ala, karena mungkin saja engkau adalah hamba dunia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kita lihat sebagian dari mereka yang di perbudak oleh dunia. Mereka akan menganggap berlebihan kepada orang yang mempelajari agama, yang menjalankan syari&#39;at dengan semangat. Namun, mereka akan memuliakan orang yang sesamanya, yang mereka saling mengejar dunia dengan cara &quot;menghamba&quot; kepadanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Perhatikanlah nasihat indah ini wahai saudaraku, semoga Allah melapangkan dadamu. Syaikh Ustaimin رحمه الله mengatakan, &quot;Seakan-akan manusia diciptakan untuk dunia, bukan dunia diciptakan untuk manusia.&quot; Padahal sejatinya dunia lah yang diciptakan untuk kita, bukan kita diciptakan untuk dunia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Demi Allah wahai saudaraku, aku sampaikan ini bukan untuk mencela kekayaan, bukan juga untuk mencela jabatan, apalagi gelar atau pun kehormatan. Semua itu adalah mulia, semua itu adalah terpuji dan bisa menjadi anjuran bagi kita untuk meraihnya. Namun tatkala engkau menggadaikan agamamu, mengenyampingkan agamamu, melalaikan ibadahmu yang mana dengan itu tujuan kita DICIPTAKAN, atau berambisi terlalu keras, saling berbangga akan apa yang ia raih. Niscaya semua itu adalah suatu celaan yang nyata.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tanyakanlah kepada diri kita sendiri, apakah kita termasuk bagian dari mereka? Tanyakanlah kepada diri kita sendiri wahai saudaraku, semoga Allah Ta’ala membimbing kita selalu, apakah kita termasuk hamba dunia? Tak usah beri jawaban itu kepada orang lain, tidak juga kepada seorang &#39;alim, jawablah itu untuk diri kita sendiri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Wahai dunia, sekiranya aku hidup dipangkuanmu selamanya, niscaya akupun ingin seperti mereka. Namun engkau hanya kehidupan yang singkat lagi sementara. Gedung mewah, harta melimpah, jabatan gelar yang tinggi, pada akhirnya akan tertimbun dalam tanah. Jasad yang gagah, tubuh yang indah, pada akhirnya akan menjadi bangkai yang dimakan binatang tanah. Wahai dunia, andai engkau adalah istriku, nicaya akan aku talak. Andai engkau adalah majikanku, niscaya akan aku igkari. Jika engkau adalah rajaku, niscaya akan aku hinakan. Jangan dekati aku dengan fitnah-fitnahmu, kehidupanku sejatinya adalah di akhirat. Kehidupan kekal yang tiada keraguan padanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidakkah kita ingat ayat-ayat-Nya yang sangat banyak tentang hakikat kehidupan dunia ini?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Allah Ta&#39;ala berfirman,&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: right;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: right;&quot;&gt;
وَمَا الْحَيَاةُ الدُّنْيَا إِلَّا لَعِبٌ وَلَهْوٌ ۖ وَلَلدَّارُ الْآخِرَةُ خَيْرٌ لِّلَّذِينَ يَتَّقُونَ ۗ أَفَلَا تَعْقِلُونَ&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
“Dan tiadalah kehidupan dunia ini, selain dari main-main dan senda gurau belaka, dan sungguh kampung akhirat itu lebih baik bagi orang-orang yang bertakwa. Maka tidakkah kalian memahaminya?” (QS. Al An’am 32)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: right;&quot;&gt;
وَمَا هَٰذِهِ الْحَيَاةُ الدُّنْيَا إِلَّا لَهْوٌ وَلَعِبٌ ۚ وَإِنَّ الدَّارَ الْآخِرَةَ لَهِيَ الْحَيَوَانُ ۚ لَوْ كَانُوا يَعْلَمُونَ&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
“Dan tiadalah kehidupan dunia ini melainkan senda gurau dan main-main. Dan sesungguhnya akhirat itulah yang sebenarnya kehidupan, kalau mereka mengetahuinya.” (QS. Al Ankabut 64)&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: right;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: right;&quot;&gt;
إِنَّمَا الْحَيَاةُ الدُّنْيَا لَعِبٌ وَلَهْوٌ ۚ وَإِن تُؤْمِنُوا وَتَتَّقُوا يُؤْتِكُمْ أُجُورَكُمْ وَلَا يَسْأَلْكُمْ أَمْوَالَكُمْ&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
“Sesungguhnya kehidupan dunia hanyalah permainan dan senda gurau. Dan jika kamu beriman dan bertakwa, Allah akan memberikan pahala kepadamu dan Dia tidak akan meminta harta-hartamu.” (QS. Muhammad 36)&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: right;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: right;&quot;&gt;
اعْلَمُوا أَنَّمَا الْحَيَاةُ الدُّنْيَا لَعِبٌ وَلَهْوٌ وَزِينَةٌ وَتَفَاخُرٌ بَيْنَكُمْ وَتَكَاثُرٌ فِي الْأَمْوَالِ وَالْأَوْلَادِ ۖ كَمَثَلِ غَيْثٍ أَعْجَبَ الْكُفَّارَ نَبَاتُهُ ثُمَّ يَهِيجُ فَتَرَاهُ مُصْفَرًّا ثُمَّ يَكُونُ حُطَامًا ۖ وَفِي الْآخِرَةِ عَذَابٌ شَدِيدٌ وَمَغْفِرَةٌ مِّنَ اللَّهِ وَرِضْوَانٌ ۚ وَمَا الْحَيَاةُ الدُّنْيَا إِلَّا مَتَاعُ الْغُرُورِ&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
‘Ketahuilah, sesungguhnya kehidupan dunia itu hanya permainan dan suatu yang melalaikan, perhiasan dan bermegah-megah antara kamu serta berbangga-banggaan tentang banyaknya harta dan anak…” (QS. Al Hadid 20)</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://alislamedia.blogspot.com/feeds/2641218513367794162/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://alislamedia.blogspot.com/2017/03/berhentilah-diperbudak-dunia.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3222371025788646072/posts/default/2641218513367794162'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3222371025788646072/posts/default/2641218513367794162'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://alislamedia.blogspot.com/2017/03/berhentilah-diperbudak-dunia.html' title='Berhentilah diperbudak dunia !'/><author><name>Anonymous</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05171640487475382224</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgL1lVo9iOK0tWQJzuF9ETr0i3Z7-cbiEON_97z59dg-8Px3kMh_btqu4sJFUQTjgERdMZdn_Tj4VmU2lnQ_h5BHEPxmpi9Pk-j3squr_ra3Sy3kZCaGdAoX2J4Yd_ImYsV42GGjhUG4Sxk/s72-c/Inilah+Tanda-Tanda+Anda+Sudah+Menjadi+Budak+Kehidupan+Dunia.png" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3222371025788646072.post-1002680822918155977</id><published>2017-03-21T20:09:00.000-07:00</published><updated>2017-04-09T17:42:57.738-07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Berita"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Nasional"/><title type='text'>Heboh! deklarasi agama baru di Mataram</title><content type='html'>&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgwlxZeePyZybbrbGA_R0Bh3vAnbpY_dq7TYz5OKVTDMitt2WBWsuG5mkiKV1bn-mRhFVw4K3KI8I-B3hAi3R7PYp8j4uciyrL-6Xbmaw8Wv_2jkpZVAUo06b_fTrckqZWEFlCqPxR9K73i/s1600/sb.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;Heboh! deklarasi agama baru di Mataram&quot; border=&quot;0&quot; height=&quot;226&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgwlxZeePyZybbrbGA_R0Bh3vAnbpY_dq7TYz5OKVTDMitt2WBWsuG5mkiKV1bn-mRhFVw4K3KI8I-B3hAi3R7PYp8j4uciyrL-6Xbmaw8Wv_2jkpZVAUo06b_fTrckqZWEFlCqPxR9K73i/s640/sb.jpg&quot; title=&quot;Heboh! deklarasi agama baru di Mataram&quot; width=&quot;640&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;span class=&quot;first-character&quot;&gt;M&lt;/span&gt;edia sosial kembali digemparkan dengan seseorang yang mendeklarasikan sebuah agama baru bernama Agama Angkasa Nauli (AAN). Hal tersebut bisa kita jumpai di akun jejaring sosial Facebook milik Sabar Nababan. Entah hal apa yang ada dipikiran pria berumur 46 tahun tersebut hingga mendeklarasikan agama baru dengan pusat bait suci dan sekretariatnya di Jl. Sunan Ampel II blok B-12, BTN Kodya Asri, Pagesangan, Mataram, NTB.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ia mengumumkan informasi-informasi tentang cara ibadah dan peraturan agamanya diakun facebook miliknya. Ia mengungkapkan bahwa peraturan agama AAN tersebut harus dipatuhi oleh seluruh umatnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Salah satu isi peraturanya adalah Puasa 16 hari dengan tidak makan tetapi minum 3 gelas sehari dan puasa ini bisa dilakukan hanya satu kali seumur hidup, ia pun menambahkan bahwa jubah pendetanya berwarna hijau muda dan memakai dasi putih. Bahasa pengantar yang digunakan dalam Agama Angkasa Nauli (AAN) yang ia deklarasikan menggunakan bahasa Indonesia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
tak hanya itu ia menjabarkan Visi misi dari agamanya itu, yaitu menjadikan agama AAN sebagai agama yang memiliki akses paling besar di seluruh angkasa. Dan salah satu misinya yaitu menjadikan agamanya menjadi agama yang paling disukai oleh tuhan mereka sendiri yaitu tuhan Jahowa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tata cara ibadah yang dibuat oleh Sabar Nababan berupa berdoa, bernyanyi, koor, pengumuman, khotbah, pesembahan, dan penutupan, selebihnya ia mengaku bahwa ia masih memikirkanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bahkan ia mengumumkan bahwa tuhanya adalah Tuhan Jahowa dan Tuhan Sabar Nababan yang tidak lain dan tidak bukan adalah dirinya sendiri. Iapun menyertakan daftar-daftar pengurus agama tersebut seperti pemimpin, penyebar, seksi perlengkapan, seksi keamanan, seksi perencana, dan seksi dana.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebelumnya ia telah sering membantah ayat-ayat dari kitab-kitab agama lain seperti ayat-ayat dalam agama kristen. Ruston Nababan, yang disebutkan oleh Sabar Nababan dalam akunya sebagai salah satu pengurus yang menjabat sebagai pemimpin agama AAN mengklarifikasi hal tersebut diakun facebook Sabar Nababan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&quot;Saya tdk mengenal langsung (hanya melalui FB) Sdr. Sabar Nababan. Saya tdk pernah di beritahu resmi atau diminta langsung sebagai pengurus AAN oleh Sdr. Sabar Nababan. Saya tdk pernah tertarik msk sebagai anggota/pengurus AAN.&quot; Ungkap Ruston Nababan, sabtu 20 Maret 2017.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sayang disayangkan perilaku Sabar Nababan tersebut, karena ternyata ia seorang dosen fakultas teknik di Universitas Mataram, Nusa Tenggara Barat. Namun dari informasi yang kami dapat bahwa setelah dikonfirmasi hal tersebut kepada sang isri Sabar Nababan, ternyata ia sedang mengalami gangguan jiwa beberapa tahun terakhir, ia sempat dirawat di rumah sakit jiwa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kapolsek kota Ampenan, Kompol R Sujoko mengatakan bahwa Sabar Nababan telah diperiksa oleh kepolisian sektor Ampenan pada Ahad 19 Maret 2017. Ia mengungkapkan bahwa pihaknya telah memintai keterangan dan hasilnya sedang dalam tahap perkembangan, dan ia sedang menunggu konfirmasi dari rumah sakit jiwa di Mataram.</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://alislamedia.blogspot.com/feeds/1002680822918155977/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://alislamedia.blogspot.com/2017/03/heboh-deklarasi-agama-baru-di-mataram.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3222371025788646072/posts/default/1002680822918155977'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3222371025788646072/posts/default/1002680822918155977'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://alislamedia.blogspot.com/2017/03/heboh-deklarasi-agama-baru-di-mataram.html' title='Heboh! deklarasi agama baru di Mataram'/><author><name>Anonymous</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05171640487475382224</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgwlxZeePyZybbrbGA_R0Bh3vAnbpY_dq7TYz5OKVTDMitt2WBWsuG5mkiKV1bn-mRhFVw4K3KI8I-B3hAi3R7PYp8j4uciyrL-6Xbmaw8Wv_2jkpZVAUo06b_fTrckqZWEFlCqPxR9K73i/s72-c/sb.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3222371025788646072.post-1888854517951345159</id><published>2017-03-21T00:41:00.000-07:00</published><updated>2017-04-09T17:44:25.945-07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Hadits"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Ilmu Islam"/><title type='text'>Bahaya bicara tentang agama tanpa ilmu</title><content type='html'>&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhMzdvP_JO7_TbCbA7dCSRU1ia7PlMyAQkedk-hgCJeK3-R78D14Vlbc0om8f3hpTfh9mUVGeYsujKS9jA-SGVpng8REKKzvUKuzkIqVcrkva2cGMMzCjyLlbeOow_OI8dAeiAaDIrQC3Rv/s1600/clipartbest%255Bdot%255Dcom.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;Bahaya bicara tentang agama tanpa ilmu&quot; border=&quot;0&quot; height=&quot;484&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhMzdvP_JO7_TbCbA7dCSRU1ia7PlMyAQkedk-hgCJeK3-R78D14Vlbc0om8f3hpTfh9mUVGeYsujKS9jA-SGVpng8REKKzvUKuzkIqVcrkva2cGMMzCjyLlbeOow_OI8dAeiAaDIrQC3Rv/s640/clipartbest%255Bdot%255Dcom.jpg&quot; title=&quot;Bahaya bicara tentang agama tanpa ilmu&quot; width=&quot;640&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both;&quot;&gt;
&lt;span class=&quot;first-character&quot;&gt;W&lt;/span&gt;ahai Sahabat, tahukah engkau bahwa ketika ilmu sudah hilang dari para manusia lewat kematian para ulama, maka akan banyak orang bodoh berkeliaran. Akan banyak kejahilan terjadi di masyarakat luas. Dan karena hawa nafsu tidak akan pernah habis, mereka yang bodoh ini keluar dari tempat mereka dan banyak berbicara tentang agama tanpa ilmu. Itulah realita di zaman fitan ini. Subhaanallaah.&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both;&quot;&gt;
Allaah berfirman,&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: right;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: right;&quot;&gt;
قُلْ إِنَّمَا حَرَّمَ رَبِّيَ الْفَوَاحِشَ مَا ظَهَرَ مِنْهَا وَمَا بَطَنَ وَاْلإِثْمَ وَالْبَغْىَ بِغَيْرِ الْحَقِّ وَأَن تُشْرِكُوا بِاللهِ مَا لَمْ يُنَزِّلْ بِهِ سُلْطَانًا وَأَنْ تَقُولُوا عَلَى اللهِ مَا لاَ تَعْلَمُونَ&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both;&quot;&gt;
Katakanlah, “Rabbku/tuhanku hanya mengharamkan/melarang perbuatan yang keji, baik yang nampak maupun yang tersembunyi, dan perbuatan dosa, melanggar hak manusia tanpa alasan yang benar, (mengharamkan) mempersekutukan Allaah dengan sesuatu yang Allaah tidak menurunkan hujjah untuk itu dan (mengharamkan) mengada-adakan terhadap Allaah apa saja yang tidak kamu ketahui (berbicara tentang Allaah tanpa ilmu).” (QS. Al-A’raaf [7]: 33).&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both;&quot;&gt;
Ibnul Qayyim rahimahullaah ketika menjelaskan ayat di atas mengatakan, “Allah subhanahu Wata&#39;ala mengurutkan keharaman menjadi empat tingkatan. Allaah memulai dengan menyebutkan tingkatan dosa yang lebih ringan yaitu al fawaahisy (perbuatan keji). Kemudian Allaah menyebutkan keharaman yang lebih dari itu, yaitu melanggar hak manusia tanpa jalan yang benar. Kemudian Allaah beralih lagi menyebutkan dosa yang lebih besar lagi yaitu berbuat syirik kepada Allaah. Lalu terakhir Allaah menyebutkan dosa yang lebih besar dari itu semua yaitu berbicara tentang Allaah tanpa ilmu. Larangan berbicara tentang Allaah tanpa ilmu ini mencakup berbicara tentang nama dan shifat Allaah, perbuatan-Nya, agama dan syari’at-Nya.” (Faedah Ilmu dari I’lamul Muwaqi’in, Ibnul Qayyim, 1/38, Darul Jail Beirut)&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both;&quot;&gt;
Betapa menyeramkan wahai Sahabat apabila kita berani mengatakan tentang agama ini sesuatu yang kita tidak punya ilmunya yang benar. Sungguh, Allaah telah melarang kita untuk mengatakan suatu hukum perkara dengan asal-asalan tanpa ilmu yang lurus.&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both;&quot;&gt;
Allaah berfirman dalam surat an-nahl surat 16 ayat ke 116,&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both;&quot;&gt;
Dan janganlah kamu mengatakan terhadap apa yang disebut-sebut oleh lidahmu secara dusta “ini halal dan ini haram”, untuk mengada-adakan kebohongan terhadap Allaah. Sesungguhnya orang yang mengada-adakan kebohongan terhadap Allaah tiadalah beruntung.&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both;&quot;&gt;
Imam Ali bin Abil ‘Izzi Al-Hanafi rahimahullaah berkata, “Barangsiapa berbicara/berkata tanpa ilmu, maka sesungguhnya dia hanyalah mengikuti hawa-nafsunya, dan Allaah telah berfirman,&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: right;&quot;&gt;
وَمَنْ أَضَلُّ مِمَّنِ اتَّبَعَ هَوَاهُ بِغَيْرِ هُدًى مِّنَ اللهِ&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both;&quot;&gt;
Dan siapakah yang tidak lebih sesat dari pada orang yang mengikuti hawa nafsunya dengan tidak mendapat petunjuk dari Allaah sedikitpun. (QS. Al-Qashash [28]: 50).” (Kitab Minhah Ilahiyah Fii Tahdzib Syarh Ath-Thahawiyah, hal: 393)&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both;&quot;&gt;
Bayangkan apa yang akan terjadi apabila kita berkata tentang syari’at agama kita tanpa ilmu dan pemahaman yang lurus?&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both;&quot;&gt;
Rasūlullāh bersabda,&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both;&quot;&gt;
“Barangsiapa menyeru/memberi tahu kepada petunjuk, maka dia akan mendapatkan pahala seperti pahala-pahala orang yang mengikutinya/melakukanya, hal itu tidak mengurangi pahala mereka sedikitpun. Dan barangsiapa menyeru kepada kesesatan, maka dia akan mendapatkan dosa sebagaimana dosa-dosa orang yang mengikutinya, hal itu tidak mengurangi dosa mereka sedikitpun.” (HR. Muslim no. 2674).&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both;&quot;&gt;
Seramkah ? Takutlah wahai saudara. Bukan sekedar itu, bahkan kalau kita asal-asalan menyampaikan hadits saja, sudah jelas ancamannya disiapkan tempat duduk di Neraka, Na’uudzubillaah.&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both;&quot;&gt;
Rasūlullāh bersabda,&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both;&quot;&gt;
“Sesungguhnya berdusta (berbohong) atas namaku (Rasulllah Shalallahu &#39;Alaihi Wasallam) tidaklah sama dengan berdusta(berbohong) pada selainku. Barangsiapa yang berdusta(berbohong) atas namaku secara sengaja, maka hendaklah dia menempati tempat duduknya di Neraka.” (HR. Bukhari no. 1291 dan Muslim no. 4).&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both;&quot;&gt;
Maka dari itu bila kita belum mempunyai ilmu agama dan pemahaman yang jelas lebih baik kita diam, tapi bila kita sudah mendapat pemahaman yang jelas dari para ulama maka sampaikanlah.&lt;/div&gt;
</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://alislamedia.blogspot.com/feeds/1888854517951345159/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://alislamedia.blogspot.com/2017/03/bahaya-bicara-tentang-agama-tanpa-ilmu.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3222371025788646072/posts/default/1888854517951345159'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3222371025788646072/posts/default/1888854517951345159'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://alislamedia.blogspot.com/2017/03/bahaya-bicara-tentang-agama-tanpa-ilmu.html' title='Bahaya bicara tentang agama tanpa ilmu'/><author><name>Anonymous</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05171640487475382224</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhMzdvP_JO7_TbCbA7dCSRU1ia7PlMyAQkedk-hgCJeK3-R78D14Vlbc0om8f3hpTfh9mUVGeYsujKS9jA-SGVpng8REKKzvUKuzkIqVcrkva2cGMMzCjyLlbeOow_OI8dAeiAaDIrQC3Rv/s72-c/clipartbest%255Bdot%255Dcom.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3222371025788646072.post-2205828190261005440</id><published>2017-03-20T23:20:00.000-07:00</published><updated>2017-04-09T17:45:20.778-07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Berita"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Nasional"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Zakir Naik"/><title type='text'>Selamat datang Dr Zakir Naik, ini informasi lengkapnya</title><content type='html'>&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiMpoSeVpXt9n8Al196zc0Iv3VCU33FoqDBjZ61-8AMvKtoQr1CYuMiY7eoNVWiWYaKL1XEm2bAR3s3eFUYQtgTHdpqQNco97MTV_PAOMmfGIbMPz02QFzXCQ6qX-bNlOXgoFxvsYOLWNLV/s1600/DR.-Zakir-Naik-Indonesia-Visit-2017-3.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;Selamat datang Dr Zakir Naik, ini informasi lengkapnya&quot; border=&quot;0&quot; height=&quot;348&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiMpoSeVpXt9n8Al196zc0Iv3VCU33FoqDBjZ61-8AMvKtoQr1CYuMiY7eoNVWiWYaKL1XEm2bAR3s3eFUYQtgTHdpqQNco97MTV_PAOMmfGIbMPz02QFzXCQ6qX-bNlOXgoFxvsYOLWNLV/s640/DR.-Zakir-Naik-Indonesia-Visit-2017-3.jpg&quot; title=&quot;Selamat datang Dr Zakir Naik, ini informasi lengkapnya&quot; width=&quot;640&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;span class=&quot;first-character&quot;&gt;Z&lt;/span&gt;akir Abdul Karim Naik adalah nama lengkap dari Dr Zakir Naik atau disingkat DZN. Setelah lama menunggu akhirnya warga Indonesia bisa menghadiri langsung ceramah dai kondang tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dr Zakir Naik adalah seorang pendakwah internasional yang namanya tidak perlu diragukan lagi, banyak orang non-islam yang terang-terangan masuk Islam setelah berdiskusi denganya, baik yahudi, kristen atau bahkan atheis sekalipun tidak segan mengucapkan 2 kalimat syahadat dan memulai kembali hidupnya sebagai seorang muslim.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
DZN sudah dikenal luas oleh masyarakat Indonesia sejak tahun 2015 silam. Beliau dikenal karena kearifan dan ketegasanya dalam berceramah, ia sangat mampu membuat orang-orang awam sekalipun untuk mengerti dengan apa yang ia sampaikan dan dakwahkan. Beliau awalnya dikenal melalui video-video ceramah dan diskusinya di youtube yang telah diterjemahkan kedalam bahasa Indonesia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tak banyak yang tahu bahwa sebenarnya Dr Zakir Naik merupakan seorang Dokter, ia lulus dari University Of Mumbai dan berhasil mendapat gelar MBBS (Bachelor of Medicine Bachelor Of Surgery). Seperti orang kebanyak tentunya karena DZN lulusan kedokteran tentunya ia berkerja sebagai dokter, maka dari itu ia melanjutkan hidupnya dengan berkerja sebagai dokter di Mumbai, India.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, setelah menjalani hidup sebagai dokter, ia termotivasi untuk menjadi seorang pendakwah untuk menghilangkan pemikiran-pemikiran negatif masyarakat terhadap Islam, akhirnya pada tahun 1991 Dr Zakir Naik resmi keluar dari dunia kedokteran.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ahmad Deedat adalah seorang pendakwah yang membuat DZN termotivasi untuk berdakwah, bahkan hingga membuatnya tidak segan untuk berdiskusi tentang perbandingan agama. Yang membuatnya luar biasa adalah hafalanya, ia hafal 30 Juz Al-Qur&#39;an dan Hafal Hadits-hadits pula, ditambah dengan pemahaman dan penghafalan yang tidak kalah juga ia miliki di kitab-kitab agama lain.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sehingga banyak negara-negara barat yang takut akan kehadiranya dalam ceramah-ceramah agama dinegara mereka, karena sudah terlalu banyak orang yang terang-terangan memilih Islam sebagai jalan hidup mereka.&lt;br /&gt;
&lt;h3&gt;
Akhirnya Dr Zakir Naik mengunjungi Indonesia pada Maret 2017&lt;/h3&gt;
&lt;table align=&quot;center&quot; cellpadding=&quot;0&quot; cellspacing=&quot;0&quot; class=&quot;tr-caption-container&quot; style=&quot;margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center;&quot;&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjpmhKK4504dDHsl-RsUFiVdrBWFWdEpsnaEec8yhz9-SB5Uk4J3JQbuStGEsJYSUbfbQcldDD_u3UM2JdA5tAAEFhbhFEt1Gk3q_wWnUTbIC1cTb7DX2IWq-PaB2nKVBztCXxntNGBJguC/s1600/3.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: auto; margin-right: auto;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;Dr Zakir Naik Resmi kunjungi Indonesia&quot; border=&quot;0&quot; height=&quot;360&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjpmhKK4504dDHsl-RsUFiVdrBWFWdEpsnaEec8yhz9-SB5Uk4J3JQbuStGEsJYSUbfbQcldDD_u3UM2JdA5tAAEFhbhFEt1Gk3q_wWnUTbIC1cTb7DX2IWq-PaB2nKVBztCXxntNGBJguC/s640/3.jpg&quot; title=&quot;Dr Zakir Naik Resmi kunjungi Indonesia&quot; width=&quot;640&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class=&quot;tr-caption&quot; style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;www.middleeastupdate.net&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;
Setelah sebelumnya Dr Zakir Naik membatali kedatanganya ke Indonesia pada April 2016 lalu di Yogyakarta akhirnya beliau memastikan akang mengunjungi Indonesia pada Maret 2017. Dikabarkan Beliau akan di Indonesia selama 11 Hari, namun kami tidak dapat memastikanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yang pasti beliau akan berkujung di Indonesia dan melakukan safari Dakwah di tanah air ini dari akhir maret hingga awal April 2017. Berikut Kota yang akan beliau singgahi :&lt;br /&gt;
&lt;ol&gt;
&lt;li&gt;Jakarta&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Bandung&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Yogyakarta&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Ponorogo&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Bekasi&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Makassar&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;
Beliau juga akan mengadakan &amp;nbsp;beberapa kegiatan diantaranya :&lt;br /&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;Ceramah Umum&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Ceramah Khusus&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Pertemuan dengan Pemerintah&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Pertemuan dengan Ulama&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Pertemuan dengan Organisasi Fakwah&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Pertemuan dengan Donatur&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;dan kunjungan Wisata&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
Berikut informasi safari dakwah dr zakir naik :&lt;br /&gt;
&lt;ol&gt;
&lt;li&gt;Kota Wisata, mesjid darussalam, Ceramah Khusus Oleh Farhat Naik, Jum&#39;at 31 Maret 15.30-18.00 WIB, Tertutup, 2.500 Muslimah.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Bandung, Auditorium UPI, dengan tema &quot;Da&#39;wah or Destruction&quot;, Ahad, 02 April 08.00-12.00 WIB, Terbuka untuk Umum, 10.000 peserta.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Yogyakarta, Auditorium UMY, dengan tema &quot;Religion as an Agent of Mercy and Peace.&quot;, Senin, 03 April, 08.00-12.00 WIB, Terbuka untuk Umum, 15.000 Peserta.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Gontor, Lapangan UNIDA, dengan tema &quot;Religion in the right prespective.&quot;, Selasa, 04 April 19.30-24.00 WIB, Terbuka untuk umum, 15.000 Peserta.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Bekasi, Stadion Patriot, dengan tema &quot;Similarity between Islam and Christianity.&quot;, Sabtu, 08 April, 19.30-24.00 WIB, terbuka untuk Umum, 40.000 Peserta.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Makassar, Auditorium UNHAS, dengan tema &quot;Qur&#39;an and Modern Science : Compatible or Incompatible.&quot;, Senin, 10 April 08.00-12.00 WITA, terbuka untuk umum, 10.000 peserta.&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;
Acara ini juga dinasehati oleh Kh. Abdullah Gymnastiar (Aagym), KH. Arifin Ilham, KH. Yusuf Mansyur, dan H. Ahmad Heryawan.</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://alislamedia.blogspot.com/feeds/2205828190261005440/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://alislamedia.blogspot.com/2017/03/selamat-datang-dr-zakir-naik-ini.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3222371025788646072/posts/default/2205828190261005440'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3222371025788646072/posts/default/2205828190261005440'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://alislamedia.blogspot.com/2017/03/selamat-datang-dr-zakir-naik-ini.html' title='Selamat datang Dr Zakir Naik, ini informasi lengkapnya'/><author><name>Anonymous</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05171640487475382224</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiMpoSeVpXt9n8Al196zc0Iv3VCU33FoqDBjZ61-8AMvKtoQr1CYuMiY7eoNVWiWYaKL1XEm2bAR3s3eFUYQtgTHdpqQNco97MTV_PAOMmfGIbMPz02QFzXCQ6qX-bNlOXgoFxvsYOLWNLV/s72-c/DR.-Zakir-Naik-Indonesia-Visit-2017-3.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3222371025788646072.post-4812979338688135625</id><published>2017-03-20T03:21:00.000-07:00</published><updated>2017-04-09T17:46:07.609-07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Fiqih"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Ilmu Islam"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Kafir"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Pemimpin"/><title type='text'>Hukum memilih pemimpin kafir bagi kaum muslimin</title><content type='html'>&lt;table align=&quot;center&quot; cellpadding=&quot;0&quot; cellspacing=&quot;0&quot; class=&quot;tr-caption-container&quot; style=&quot;margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center;&quot;&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhvoziOcb2ROaY297dMEZyXe-k1VjoLx386HJyVOM010gvkLPNxLfMagMrhyphenhyphencP0kGn0idtKJhvRQiwOvMBHGFfxwY8SvlnNVasBkAGDXRCMlwXUB2mUVRM5gU9uuCxDN5Vw8luIFJhdmWX2/s1600/36239.png&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: auto; margin-right: auto;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;Hukum memilih pemimpin kafir bagi kaum muslimin&quot; border=&quot;0&quot; height=&quot;336&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhvoziOcb2ROaY297dMEZyXe-k1VjoLx386HJyVOM010gvkLPNxLfMagMrhyphenhyphencP0kGn0idtKJhvRQiwOvMBHGFfxwY8SvlnNVasBkAGDXRCMlwXUB2mUVRM5gU9uuCxDN5Vw8luIFJhdmWX2/s640/36239.png&quot; title=&quot;Hukum memilih pemimpin kafir bagi kaum muslimin&quot; width=&quot;640&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class=&quot;tr-caption&quot; style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;
&lt;div&gt;
&lt;span class=&quot;first-character&quot;&gt;B&lt;/span&gt;aru-baru ini tengah hangat soal masalah pemilihan seorang pemimpin, didaerah tersebut terdapat seorang calon pemimpin yang non muslim. Kebanyak orang sebelumnya tidak mengetahui akan hukum memilih pemimpin kafir. Namun, hal itu berubah ketika calon pemimpin tersebut menyerukan sebuah pernyataan yang menistakan agama Islam.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;
Ramailah perbincangan tentang hukum sebenarnya tentang memilih pemimpin kafir. Bolehkah umat muslim memilih pemimpin kafir sedangkan masih ada calon pemimpin muslim ?&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Sungguh, seorang muslim yang memilih non muslim sebagai pemimpin berarti ia telah menentang Allah, Rasulullah dan ijma para ulama. Karena dengan memilih pemimpin kafir pula akang membuat kaum muslim &#39;dikerjai&#39; dengan wewenangnya.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Bagaimana seorang pemimpin akan mengajak beriman sedangkan pemimpinya pun tidak beriman ?. Maka sungguh penting bagi kita untuk memilih kaum muslim sebagai pemimpin kita.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Terdapat banyak dalil yang melarang umat islam memilih pemimpin kafir. Allah berfirman,&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: right;&quot;&gt;
لَّا يَتَّخِذِ ٱلۡمُؤۡمِنُونَ ٱلۡكَـٰفِرِينَ أَوۡلِيَآءَ مِن دُونِ ٱلۡمُؤۡمِنِينَ‌ۖ وَمَن يَفۡعَلۡ ذَٲلِكَ فَلَيۡسَ مِنَ ٱللَّهِ فِى شَىۡءٍ إِلَّآ أَن تَتَّقُواْ مِنۡهُمۡ تُقَٮٰةً۬‌ۗ وَيُحَذِّرُڪُمُ ٱللَّهُ نَفۡسَهُ ۥ‌ۗ وَإِلَى ٱللَّهِ ٱلۡمَصِيرُ&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&quot;Janganlah orang-orang mu’min mengambil orang-orang kafir menjadi wali dengan meninggalkan orang-orang mu’min. Barangsiapa berbuat demikian, niscaya lepaslah ia dari pertolongan Allah kecuali karena [siasat] memelihara diri dari sesuatu yang ditakuti dari mereka. Dan Allah memperingatkan kamu terhadap diri [siksa]-Nya. Dan hanya kepada Allah kembali [mu].&quot; (QS.Ali-Imran:28)&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Allah subahahu Wata&#39;ala juga berfirman,&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: right;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: right;&quot;&gt;
يَـٰٓأَيُّہَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوٓاْ أَطِيعُواْ ٱللَّهَ وَأَطِيعُواْ ٱلرَّسُولَ وَأُوْلِى ٱلۡأَمۡرِ مِنكُمۡ‌ۖ فَإِن تَنَـٰزَعۡتُمۡ فِى شَىۡءٍ۬ فَرُدُّوهُ إِلَى ٱللَّهِ وَٱلرَّسُولِ إِن كُنتُمۡ تُؤۡمِنُونَ بِٱللَّهِ وَٱلۡيَوۡمِ ٱلۡأَخِرِ‌ۚ ذَٲلِكَ خَيۡرٌ۬ وَأَحۡسَنُ تَأۡوِيلاً&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&quot;Hai orang-orang yang beriman, ta’atilah Allah dan ta’atilah Rasul [Nya], dan ulil amri di antara kamu. Kemudian jika kamu berlainan pendapat tentang sesuatu, maka kembalikanlah ia kepada Allah [Al Qur’an] dan Rasul [sunnahnya], jika kamu benar-benar beriman kepada Allah dan hari kemudian. Yang demikian itu lebih utama [bagimu] dan lebih baik akibatnya.&quot; (QS.An-Nisa:59)&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Didalam surat An-nisa:59 diatas ketika kata &quot;Min kum&quot; berarti diantara kalian yang bermakna diantara seluruh kaum muslimin.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Dan pada Syarah Shahih Muslim, ulama sepakat bahwa dilarang kaum muslim untuk memilih orang kafir sebagai pemimpinya, juga ketika seorang pemimpin kafir melakukan kekufuran maka harus dilengserkan.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Al-Qurthubi pun mengatakan demikian ketika menafsirkan Al-Imran ayat 118,&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Allah melarang kaum muslim, dalam ayat ini, untuk tidak menjadi orang kafir, penyembah aliran sesat, atau yahudi untuk dijadikan teman dekat, menyerahkan urusan, dan memberinya kepercayaan penuh.&lt;/div&gt;
&lt;h3&gt;
Kesimpulan&lt;/h3&gt;
&lt;div&gt;
Sehingga dari pernyataan diatas yang barasalkan dari dali yang shahih, dapat kita ketahui bahwa memilih orang kafir sebagai pemimpin adalah Dilarang. Selain itu juga karena bila orang non-islam menjadi pemimpin ia tidak akan merasakan hal yang dirasakan kaum muslim sehingga ia tidak akan bisa memenuhi kebutuhan-kebutuhan kaum muslimin.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Juga selain itu bila orang kafir dijadikan pemimpin maka ia tidak mungkin mengajak kita untuk beriman kepada Allah, bertaqwa dan mendekatkan diri kepada-Nya karena iapun tidak beriman.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Terlepas dari masalah politik, kita harus terus menegakan aqidah kita, jangan sampai hanya karena masalah seperti ini kita kehilangan keislaman kita dengan saling menghujat satu sama lain, yang satu mengadu domba yang lainya dan saling menyalahi atas kesalahan-kesalahanya. Sebagai muslim yang baik sudah sepatutnya kita harus menyerukan hukum Allah Subhanahu Wata&#39;ala namun tetap dibingkai dengan ciri akhlaq muslim yaitu akhlaqul karimah.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Wallahu A&#39;lam Bishawab.&lt;/div&gt;
</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://alislamedia.blogspot.com/feeds/4812979338688135625/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://alislamedia.blogspot.com/2017/03/hukum-memilih-pemimpin-kafir-bagi-kaum.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3222371025788646072/posts/default/4812979338688135625'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3222371025788646072/posts/default/4812979338688135625'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://alislamedia.blogspot.com/2017/03/hukum-memilih-pemimpin-kafir-bagi-kaum.html' title='Hukum memilih pemimpin kafir bagi kaum muslimin'/><author><name>Anonymous</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05171640487475382224</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhvoziOcb2ROaY297dMEZyXe-k1VjoLx386HJyVOM010gvkLPNxLfMagMrhyphenhyphencP0kGn0idtKJhvRQiwOvMBHGFfxwY8SvlnNVasBkAGDXRCMlwXUB2mUVRM5gU9uuCxDN5Vw8luIFJhdmWX2/s72-c/36239.png" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3222371025788646072.post-8055239634516900396</id><published>2017-03-19T22:03:00.000-07:00</published><updated>2017-04-09T17:47:10.223-07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Hadits"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Ilmu Islam"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Mahram"/><title type='text'>Menyentuh yang bukan mahram, bukan dosa ringan</title><content type='html'>&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgwhTvZ7ioqRIks8rIx7YBupA6PU1EfKWClUuZIDP_Wfp4xRQEOOFBQsm6_7IIVT4RyUrO7pEx_FjAyhLsUxlIS6s8CZN0exhkPERDuFW19db1v3RQeAe4kWxo_UtnaV0xFWNN09P1JEW7K/s1600/mahram.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;Menyentuh yang bukan mahram, bukan dosa ringan&quot; border=&quot;0&quot; height=&quot;480&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgwhTvZ7ioqRIks8rIx7YBupA6PU1EfKWClUuZIDP_Wfp4xRQEOOFBQsm6_7IIVT4RyUrO7pEx_FjAyhLsUxlIS6s8CZN0exhkPERDuFW19db1v3RQeAe4kWxo_UtnaV0xFWNN09P1JEW7K/s640/mahram.jpg&quot; title=&quot;Menyentuh yang bukan mahram, bukan dosa ringan&quot; width=&quot;640&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;span class=&quot;first-character&quot;&gt;W&lt;/span&gt;ahai saudara, zaman yang maju terkadang banyak membawa nilai-nilai yang buruk jika kita tidak pandai memilahnya, khususnya dari negara barat yang mayoritas adalah non-muslim.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dari hal tersebut, kita sebagai remaja atau pemuda yang masih sering tidak Istiqamah terbawa dampak buruk tersebut. Bisa kita lihat bahwa pergaulan zaman sekarang begitu buruk sekali, akhlak para pemuda mengalami kemunduran, hati mereka tidak ada lagi rasa takut kepada Allah dan jauh dari ketaatan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lihatlah wahai saudaraku, bagaimana sekelilingmu. Campur baur antara laki-laki dan perempuan begitu tidak bisa terelakkan. Pergaulan bebas menjadi sebuah tren yang merajalela dan tak dapat dihentikan. Pertemanan layaknya permusuhan, karena mereka akan saling bahu membahu dalam kemaksiatan. Lihatlah sekelilingmu wahai saudaraku, dimana laki-laki dan perempuan saling berdekat-dekatan meskipun mereka tidak berdua-duaan, namun tetap saja itu adalah suatu larangan. Hapir tidak ada lagi remaja wanita zaman sekarang yang menjaga kehormatannya dengan benar. Bahkan sudah sangat sedikit atau hampir tidak ada lagi antara perempuan dan laki-laki yang menjaga batasanya dengan yang bukan mahram.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Diantara keburukan yang tersebar di kalangan remaja ataupun pemuda zaman sekarang adalah mereka tidak mempunyai rasa takut kepada Allah subhanahu Wata&#39;ala ketika mereka bersentuhan dengan yang bukan mahramnya, bahkan mereka sengaja saling bersentuhan, saling dekat-dekatan atau selainnya. Demi Allah wahai Akhi/Ukhti bahwa, sesungguhnya bila rasa takut itu tidak hadir pada dirimu walau sekecil Dzarrah maka sungguh harus dipertanyakan status keimananmu dihadapanNya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Allah memberi ancaman keras kepada mereka melalui Rasul utusan-Nya. Manusia paling mulia, akhlak yang paling luhur, manusia yang aku dan engkau mengaku sebagai umatnya. Nabi Muhammad shalallahu &#39;alaihi wasallam bersabda,&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kepala seseorang ditusuk dengan pasak yang terbuat dari besi, sesungguhnya itu lebih baik untuknya daripada menyentuh wanita yang bukan mahramnya.” (HR. Thobroni Syaikh Abu Abdurrahman mengatakan bahwa hadits ini shahih).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
A&#39;isyah radiallahu&#39;anha menceritakan tentang Rasulullah shalallahu&#39;alaihi wasallam tatkala mengambil janji setia para sahabiat (sahabat kalangan wanita). Beliau menceritakan,&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&quot;Demi Allah, Rasulullah shallallahu &#39;alaihi wasallam tidak pernah mengambil sumpah (janji setia) kepada kaum wanita kecuali atas apa yang diperintahkan oleh Allah, dan beliau tidak pernah menyentuh tangan seorang wanita pun, apabila beliau memberi janji kepada mereka, beliau hanya membalas; &quot;Sungguh aku sudah menerima janji kalian.&quot; (HR. Muslim no. 1866 versi Syarah Shahih Muslim. Derajarnya shahih menurut ijma&#39;)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tatkala terlihat saudara-saudari kita begitu lancang dalam masalah menyentuh lawan jenis yang bukan mahram, terkadang disana kita merasa sedih akan hal itu. Dimana lagi kita bisa menjumpai para remaja wanita yang menjaga diri dan kehormatannya dengan tidak menyentuh lelaki yang bukan mahram? Dimana lagi kita bisa berjumpa dengan remaja laki-laki yang menjauhi pergaulan dengan wanita yang bukan mahram? Dimanaa kita bisa menjumpai pergaulan remaja yang tidak bebas? Tolong katakan kepada ummat islam saat ini, dimana itu bisa dijumpai? Hampir-hampir tidak lagi ada hal tersebut di negri kita tercinta ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Wahai saudaraku, dimana rasa cemburumu tatkala melihat saudara-saudarimu SEIMAN yang menjaga melanggar batasan-batasan ini? Sungguh, tidak ada kebaikan bagi mereka yang tidak mempunyai rasa takut kepada Allah untuk menjaga jasadnya dari sentuhan lawan jenis dan dari pergaulan bebas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Maka dari itu mari kita sadari dan renungi sesungguhnya selama ini kita telah melampaui batas terlalu lama dan terlalu dalam, mari kita beritahu pula teman dan kerabat kita agar kita selamat bersama.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Wallahu A&#39;lam Bishawab.</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://alislamedia.blogspot.com/feeds/8055239634516900396/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://alislamedia.blogspot.com/2017/03/menyentuh-yang-bukan-mahram-bukan-dosa.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3222371025788646072/posts/default/8055239634516900396'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3222371025788646072/posts/default/8055239634516900396'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://alislamedia.blogspot.com/2017/03/menyentuh-yang-bukan-mahram-bukan-dosa.html' title='Menyentuh yang bukan mahram, bukan dosa ringan'/><author><name>Anonymous</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05171640487475382224</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgwhTvZ7ioqRIks8rIx7YBupA6PU1EfKWClUuZIDP_Wfp4xRQEOOFBQsm6_7IIVT4RyUrO7pEx_FjAyhLsUxlIS6s8CZN0exhkPERDuFW19db1v3RQeAe4kWxo_UtnaV0xFWNN09P1JEW7K/s72-c/mahram.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3222371025788646072.post-7341770662525830437</id><published>2017-03-18T04:52:00.000-07:00</published><updated>2017-03-18T04:57:13.808-07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Khilafah"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Kisah"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Sejarah"/><title type='text'>Sejarah Singkat Khilafah</title><content type='html'>&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjZ3EPSlmq7kC4TN0_QB2WULEckTMLeX-2qGvlCqVHlvPHok3m_k-fKttqGR10jZKtR9ZxkdoKruergx9JTI2oG3_xB0YP_WhwMZBh_sv3MpwpKl4wA4zUdG9PUnslSsgeBPEaEs403UzbT/s1600/Islamic_Khilafah_Unite_as_One_Ummah__.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;Sejarah Singkat Khilafah&quot; border=&quot;0&quot; height=&quot;480&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjZ3EPSlmq7kC4TN0_QB2WULEckTMLeX-2qGvlCqVHlvPHok3m_k-fKttqGR10jZKtR9ZxkdoKruergx9JTI2oG3_xB0YP_WhwMZBh_sv3MpwpKl4wA4zUdG9PUnslSsgeBPEaEs403UzbT/s640/Islamic_Khilafah_Unite_as_One_Ummah__.jpg&quot; title=&quot;Sejarah Singkat Khilafah&quot; width=&quot;640&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span class=&quot;first-character&quot;&gt;D&lt;/span&gt;ulu ketika kaum Muslim masih disatukan oleh satu perisai kepemimpinan, di masa itu Islam menunjukkan kebesaran dan ketinggiannya di seluruh penjuru dunia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ada yang menyebutnya Khilafah Islam, ada yang menyebutnya Islamic Empire, apapun itu, kekuatannya sangat disegani baik lawan atau kawan, negeri bagi semua Muslim.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sejak wafatnya Rasulullah Muhammad saw, tampuk kepemimpinan ini dilanjutkan Abu Bakar, Umar, Utsman dan Ali, yang dikenal dengan sebutan Khulafaur Rasyidin.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Para Khalifah yang mendapatkan tuntunan ini kemudian diteruskan oleh keluarga Umayyah, Abbasiyyah, dan terakhir Utsmaniyyah yang berpusat di kota Istanbul.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Begitulah penjagaan Islam dan pengurusan kaum Muslim dilakukan oleh para Khalifah, terlepas kekurangan-kekurangan yang ada, Kitabullah dan Sunnah tetap dasar segalanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Islam diterapkan lengkap dengan ketiga pilarnya, aqidah-ukhuwah-syariah, hingga negeri kaum Muslim makmur dan terus bertambah luasnya, tinggi kesejahteraan dan hidupnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kejayaan Utsmani diawali oleh Sultan Mehmed II yang menghabisi Imperium Romawi dengan menaklukkan kota Konstantinopel, dan kota-kota lain di Eropa Timur.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hingga cicitnya kelak yang bergelar Kanuni Sultan Suleyman, memperluas wilayah Utsmani hingga ke Austria, dengan pasukan laut terbesar di dunia pada masanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hingga memang kisah kejayaan Islam ini harus berakhir pada masanya, untuk jadi sebuah pelajaran di masa depan, bagi kita untuk kembali lagi membangkitkan Islam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kanuni Sultan Suleyman telah sukses membawa Khilafah Ustmani sampai pada puncak kekuatannya, bahkan armada laut gabungan Eropa tak bisa menandinginya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bahkan salah seorang admiral lautnya Heyrettin, terkenal kehebatannya di seluruh Italia dengan panggilan &quot;Si Janggut Merah&quot;, Barbaros dalam bahasa latin.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hanya saja, dia dan pendahulunya Fatih Sultan Mehmed, lalai memanfaatkan kehebatan di masanya untuk menambal lubang-lubang kekurangan dalam peradaban Islam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Salah satunya adalah ditinggalkannya bahasa Arab sebagai bahasa Islam, hingga terpisah potensi bahasa dengan potensi Islam, jadilah kaum Muslim jumud dalam agama.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebab mustahil memahami agama Islam tanpa bahasa Arab, dan Utsmani adalah penguasa pertama Muslim sedunia, Khalifah pertama yang berbahasa non-Arab.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ditambah lagi derasnya arus sekularisme pada masa-masa Khalifah setelahnya, mereka meninggalkan Islam dan mencari kebaikan pada peradaban barat, mengerikan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Inggris dan Perancis yang bangkit setelah Rennaisance juga tak ingin kalah, ditiupkanlah racun Nasionalisme, yang mengerat kaum Muslim berdasarkan bangsa, bukan ukhuwah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Maka terpisah-pisahlah kaum Muslim satu dengan yang lain, mereka berucap, &quot;kami Arab kalian Turki, dia India dan mereka Mesir&quot;, padahal seharusnya satu ummat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Rusia menggerogoti secara fisik wilayah Islam di utara Laut Hitam, Inggris dan Perancis sibuk menaklukkan wilayah Islam satu demi satu, petaka itu mulai terjadi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan ini hanya rententan kecil sebelum musibah yang lebih besar, yang kita coba ingat sebagai awal bencana bagi kaum Muslim di seluruh dunia hingga hari ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kaum Muslim yang terpuruk dan dunia barat yang bangkit berbagi sebab yang sama, yaitu meninggalkan agama. Barat meninggalkan agama lalu bangkit, kita tinggalkan agama, sakit.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Studi barat tentang ilmu ketimuran, orientalisme, menghasilkan satu kesimpulan, bahwa selama mengandalkan fisik, mereka takkan bisa menang dari kaum Muslimin, sampai kapanpun.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Studi orientalisme yang dimulai sejak awal abad 14 itupun hasilkan rekomendasi, habisi kaum Muslim dengan perang pemikiran, jauhkan Muslim dari Islamnya, dari agamanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Perang pemikiran atau akrab di telinga kita dengan &quot;ghazwul fikri&quot; ini berlangsung efektif. Terbukti di akhir abad 19 kaum Muslim sudah tersekulerkan barat, membebek barat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Khilafah, institusi penaung ummat seluruh dunia itu pun diambang kejatuhan. Serangan fisik dan pemikiran bertubi-tubi itu melelahkan Khilafah yang memang secara internal sudah lemah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Akhirnya, Perang Dunia I 1914-1917 menjadi pamungkasnya, Khilafah yang saat itu dipaksa bergabung dengan Jerman di Blok Sentral, menelan kekalahan dari Blok Sekutu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Maka Inggris dan Perancis selaku pimpinan Blok Sekutu, lantas membagi-bagi wilayah Khilafah lewat perjanjian Sykes-Picot. Semuanya lantas dilegitimasi oleh Liga Bangsa-Bangsa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Negeri kaum Muslim yang satu itu pun dikerat-kerat jadi 50 lebih negara bangsa, masing-masing dilemahkan atau diatur agar tetap menaati Inggris Raya sebagai adidaya dunia saat itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Khusus tanah Palestina, Lord Rothchilds dan Theodore Hertzl, melobi Raja George V untuk memberikan tanah kaum Muslim itu pada mereka, maka jadilah keinginan itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Maka berdirilah embrio Negara Israel lewat Deklarasi Balfour, lalu disahkan PBB pada tahun 1948. Sampai hari ini, duka dan darah rakyat Palestina masih tertumpah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di pusat Khilafah, Inggris membiarkan Turki untuk merdeka, maka Mustafa Kemal membubarkan Khilafah pada 3 Maret 1924, dan sampai hari ini, kaum Muslim tak punya pelindung.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Warisan Rasulullah, Khulafaur Rasyidin, masih menunggu untuk kita teruskan. Aqidah dan Syariah masih menunggu diterapkan, dan adanya Khilafah di masa depan, adalah janji Allah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Oleh : Ust. Felixiauw [Alislamedia]</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://alislamedia.blogspot.com/feeds/7341770662525830437/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://alislamedia.blogspot.com/2017/03/sejarah-singkat-khilafah.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3222371025788646072/posts/default/7341770662525830437'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3222371025788646072/posts/default/7341770662525830437'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://alislamedia.blogspot.com/2017/03/sejarah-singkat-khilafah.html' title='Sejarah Singkat Khilafah'/><author><name>Anonymous</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05171640487475382224</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjZ3EPSlmq7kC4TN0_QB2WULEckTMLeX-2qGvlCqVHlvPHok3m_k-fKttqGR10jZKtR9ZxkdoKruergx9JTI2oG3_xB0YP_WhwMZBh_sv3MpwpKl4wA4zUdG9PUnslSsgeBPEaEs403UzbT/s72-c/Islamic_Khilafah_Unite_as_One_Ummah__.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3222371025788646072.post-6984089171528020745</id><published>2017-03-16T03:29:00.000-07:00</published><updated>2017-03-16T03:29:54.476-07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Akhlaq"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Kufur"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Tazkiyah"/><title type='text'>4 Pilar Kekufuran</title><content type='html'>&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiKgmhT8AvMP6Z0c31tl9dhsaYi20Qw07a0oKfaCitf4CsQ-0rS1Lk1AZinCioVZa_Sgk18rcV_vHQOwlaf1Uaqqxlke0CC53o9OwQTMcOXenvx9F5ngoHhmm4OSJ306S6asHTkpTqTd2-8/s1600/kekufuran.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;4 Pilar Kekufuran&quot; border=&quot;0&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiKgmhT8AvMP6Z0c31tl9dhsaYi20Qw07a0oKfaCitf4CsQ-0rS1Lk1AZinCioVZa_Sgk18rcV_vHQOwlaf1Uaqqxlke0CC53o9OwQTMcOXenvx9F5ngoHhmm4OSJ306S6asHTkpTqTd2-8/s640/kekufuran.jpg&quot; title=&quot;4 Pilar Kekufuran&quot; width=&quot;640&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span class=&quot;first-character&quot;&gt;D&lt;/span&gt;i dalam kitab Fawaaidul fawaaid, Imam Ibnul Qayyim Al-Jauziyah menyebutkan bahwa setidaknya ada empat pilar kekufuran yang kadang bercokol di dalam diri manusia. Keempat pilar tersebut adalah sifat sombong, dengki, marah dan syahwat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kesombongan akan menghalangi seorang hamba untuk bersikap tunduk dan patuh.&lt;br /&gt;
Kedengkian akan menghalangi seorang hamba untuk menerima nasihat, apalagi melaksanakannya.&lt;br /&gt;
Kemarahan akan menghalangi seorang hamba untuk berlaku adil.&lt;br /&gt;
Dan syahwat akan menghalangi seorang hamba untuk tekun dalam beribadah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Selanjutnya beliau berkata:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&quot;Sungguh, melenyapkan gunung dari tempatnya lebih mudah ketimbang melenyapkan keempat pilar kekufuran tersebut dari dalam diri seseorang yang telah dicekcoki olehnya. Apalagi bila keempatnya telah menjadi sikap, tabiat dan sifat yang melekat pada dirinya. Sebab, apabila keempat sifat tersebut masih bercokol di dalam hatinya, maka amalannya tidak ada lagi yang benar dan jiwanya pun tidak akan pernah bersih.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kenapa empat sifat tersebut muncul?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena ketidaktahuan seorang hamba akan hakikat dirinya sendiri. Seandainya ia mengenal Rabb-nya dengan segala kesempurnaan sifat dan keagungan-Nya, niscaya ia tidak akan bersikap sombong dan tidak akan pernah marah. Ia juga tidak akan pernah merasa dengki kepada seseorang atas karunia yang Allah subhanahu wa ta&#39;ala berikan kepada orang lain. Sebab dengki pada hakikatnya adalah perbuatan menentang Allah subhanahu wa ta&#39;ala.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sifat sombong dan dengki hanya dapat dilenyapkan dari hati seorang hamba dengan mengenal Allah, mentauhidkan-Nya, ridha kepada-Nya dan terhadap pemberian-Nya, serta berupaya kembali kepada-Nya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Adapun kemarahan, yang erat kaitannya dengan kebencian, sifat ini bisa dihilangkan dengan mengenal diri sendiri. Dan menyadari bahwa kita tidak berhak marah dan dendam terhadap orang lain hanya demi memenuhi tuntutan nafsu semata.&lt;br /&gt;
Kiat paling ampuh untuk menghilangkan sifat marah ini adalah dengan membiasakan marah karena Allah dan ridha karena-Nya. Sebab, apabila marah dan ridha karena Allah sudah masuk ke dalam jiwa, maka hal yang berlawanan dengannya, yaitu marah dan ridha karena nafsu, akan keluar dari dalam jiwanya. Pun sebaliknya demikian.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Allah subhanahu wa ta&#39;ala berfirman:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jadilah engkau pemaaf dan suruhlah orang mengerjakan yang ma’ruf, serta berpalinglah dari pada orang-orang yang bodoh.” (Qs. Al-A&#39;raf: 199)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mengenai syahwat, cara memerangi sifat buruk ini adalah dengan mendalami ilmu dan ma&#39;rifat yang benar tentang Allah subhanahu wa ta&#39;ala. Sebab, menuruti syahwat dan nafsu merupakan panghalang utama untuk meraih ilmu dan ma&#39;rifat. Sedangkan mengekang syahwat dan nafsu merupakan faktor utama untuk meraih ilmu dan ma&#39;rifat tersebut. Jika kita membuka pintu syahwat, berarti kita menghalangi diri kita untuk memperoleh ilmu dan ma&#39;rifat. Sebaliknya, bila kita menutup rapat pintu syahwat, berarti kita membiarkan diri kita secara penuh untuk mendapatkan ilmu dan ma&#39;rifat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Walhasil, kemarahan itu tak ubahnya seperti binatang buas, yang apabila dilepaskan oleh pemiliknya, niscaya ia akan menerkam dirinya.&lt;br /&gt;
Syahwat tak ubahnya api, bila api itu dinyalakan niscaya akan membakar dirinya.&lt;br /&gt;
Kesombongan layaknya seorang yang berhasil merebut kerajaan kita, yang jika tidak membinasakan kita, ia pasti akan mengusir kita dari kerajaan kita sendiri.&lt;br /&gt;
Adapun kedengkian, sifat ini diibaratkan dengan memusuhi orang yang lebih mumpuni atau ahli dari pada kita.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Orang yang mengalahkan syahwat dan kemarahan akan membuat syetan takut dengan bayangannya. Sebaliknya, orang yang dikalahkan oleh syahwat dan kemarahan akan takut dengan lamunannya sendiri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Wallahu a&#39;lam Bishowab. [Alislamedia]</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://alislamedia.blogspot.com/feeds/6984089171528020745/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://alislamedia.blogspot.com/2017/03/4-pilar-kekufuran.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3222371025788646072/posts/default/6984089171528020745'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3222371025788646072/posts/default/6984089171528020745'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://alislamedia.blogspot.com/2017/03/4-pilar-kekufuran.html' title='4 Pilar Kekufuran'/><author><name>Anonymous</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05171640487475382224</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiKgmhT8AvMP6Z0c31tl9dhsaYi20Qw07a0oKfaCitf4CsQ-0rS1Lk1AZinCioVZa_Sgk18rcV_vHQOwlaf1Uaqqxlke0CC53o9OwQTMcOXenvx9F5ngoHhmm4OSJ306S6asHTkpTqTd2-8/s72-c/kekufuran.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3222371025788646072.post-31482293175667936</id><published>2017-03-14T07:11:00.000-07:00</published><updated>2017-03-14T07:11:05.101-07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Berita"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Dr Dzakir Naik"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Nasional"/><title type='text'>Ini informasi lengkap tentang Dr Zakir Naik di Indonesia</title><content type='html'>&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgogTpS-7qzRj7YsmLa6v-3TiFNE0IvB9Yi2kxahF1f0T8NIL7cloOwZ9KKcGdbcSxyE4BNZTOMVcdBJmWSHN9fzLPMfWn_pwoTHf2Ap6XzR1_qaw_bBIKrs0TPj_M_exdohU9Gv1_rXsvA/s1600/zakir+naik.jpeg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;Ini informasi lengkap tentang Dr Zakir Naik di Indonesia&quot; border=&quot;0&quot; height=&quot;406&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgogTpS-7qzRj7YsmLa6v-3TiFNE0IvB9Yi2kxahF1f0T8NIL7cloOwZ9KKcGdbcSxyE4BNZTOMVcdBJmWSHN9fzLPMfWn_pwoTHf2Ap6XzR1_qaw_bBIKrs0TPj_M_exdohU9Gv1_rXsvA/s640/zakir+naik.jpeg&quot; title=&quot;Ini informasi lengkap tentang Dr Zakir Naik di Indonesia&quot; width=&quot;640&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span class=&quot;first-character&quot;&gt;N&lt;/span&gt;ama Beliau sudah tidak asing lagi dikepala orang-orang khususnya para Muslim. Dr Zakir Abdul Karim Naik merupakan seorang cendekiawan Muslim dan seorang dai yang sangat terkenal. Beliau sudah mengislamkan ratusan bahkan ribuan orang di seluruh Dunia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan gaya ceramahnya yang tegas, lugas, jelas dan mudah dipahami. Banyak orang mulai tertarik dengan Islam, dan mulai tergugah hatinya kepada Islam melalui Dr Zakir Naik. Tak sedikit orang-orang non-muslim ingin &quot;menantang&quot; Beliau, namun Ia selalu menanggapinya dengan santai dan tidak terburu-buru.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bahkan gaya ceramahnya yang sangat mudah dimengerti dengan memberikan analogi-analogi sederhana sehingga membuat orang-orang mudah mengerti yang disampaikan Beliau, hingga Muslim yang tidak tahupun menjadi Tahu, yang malas mengkaji ilmu menjadi semangat, dan ia mudah mentafakuri diri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Berita baiknya Dr Zakir Naik ini akan memulai safari dakwahnya di Indonesia pada 01 April hingga 10 April 2017. Namun, kami baru saja mendapat kabar bahwa jadwalnya ada yang dirubah, yakni Zakir Naik akan memulai safari dakwahnya dari 31 Maret hingga 10 April 2017.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Beliau akan mengunjungi beberapa tempat di Indonesia yakni Bandung, Gontor, Yogyakarta, Makassar, Bekasi, dan kota Wisata. Dalam ceramahnya akan dibagi menjadi beberapa sesi, yaitu Ceramah dan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab, bukan debat.&lt;br /&gt;
&lt;h3&gt;
Jadwal Dr Zakir Naik di Indonesia&lt;/h3&gt;
&lt;div&gt;
&lt;ol&gt;
&lt;li&gt;Jum&#39;at 31 Maret 2017 di Kota Wisata, Cibubur, bersama Farhat Zakir Naik yakni istri dari Dr Zakir Naik. Ceramah ini dikhususkan untuk Akhwat/perempuan dan tertutup dengan undangan 2.500 Muslimah.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Ahad/Minggu 02 April 2017 di Auditorium Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung, Jawa Barat. Ceramah ini akan diisi oleh Dr Zakir Naik dan diperuntukan untuk Umum dengan target 10.000 Orang dengan tema &quot;&lt;i&gt;Da&#39;wah or Destruction&lt;/i&gt;&quot; pada pukul 08:00-12:00.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Senin 03 April 2017 di Auditorium Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY). Ceramah ini akan diisi oleh Dr Zakir Naik dan diperuntukan untuk Umum dengan target 15.000 Orang dengan tema &quot;&lt;i&gt;Misconception of Islam&lt;/i&gt;&quot; pada pukul 08:00-12:00.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Rabu, 05 April 2017 di Auditorium Universitas Darussalam, Gontor, Ponorogo, Jawa Timur. Ceramah ini akan diisi oleh Dr Zakir Naik dan diperuntukan untuk umum dengan target 10.000 orang dengan tema &quot;&lt;i&gt;Religion in Right Prespective&lt;/i&gt;&quot; pada pukul 08:00-12:00.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Sabtu 08 April 2017 di Stadion Patriot, Bekasi. Ceramah ini akan diisi oleh Dr Zakir Naik dan diperuntukan untuk umum dengan target 40.000 orang dengan tema &quot;&lt;i&gt;Similarity Between Islam and Christianity&lt;/i&gt;&quot; pada pukul 19:00-24:00.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Senin 10 April 2017 di Auditorium Universitas Hasanuddin (UNHAS), Makassar. Ceramah ini akan diisi oleh Dr Zakir Naik dan DIperuntukan untuk umum dengan target 10.000 Orang dengan tema &quot;&lt;i&gt;Qur&#39;an and Modern Science&lt;/i&gt;&quot; pada pukul 08:00-12:00.&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;
&lt;h4&gt;
Rencana kegiatan Dr Zakir Naik&lt;/h4&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;Ceramah Umum&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Ceramah Khusus&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Pertemuan dengan pemerintah&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Pertemuan dengan Ulama&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Pertemuan dengan Organisasi Dakwah&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Pertemuan dengan Donatur&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Kunjungan Wisata&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;div&gt;
Menurut informasi yang kami dapat, acara ini di lindungin oleh Menteri Agama Republik Indonesia dan Majelis Ulama Indonesia (MUI). Sedangkan penasehat rata-rata merupakan para dai Nasional seperti KH. Yusuf Mansur, KH. Abdullah Gymnastiar, KH. Arifin Ilham, selebihnya ada H. Ahmad Heryawan, dan H. Aksa Mahmud.&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Ketua Pelaksana acara ini yaitu Al Bukhari Wahid dan penanggung jawabnya yakni Rizky Diansyah (Bandung) dan Getta Leonardo (Bekasi). [Alislamedia]&lt;/div&gt;
</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://alislamedia.blogspot.com/feeds/31482293175667936/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://alislamedia.blogspot.com/2017/03/ini-informasi-lengkap-tentang-dr-zakir.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3222371025788646072/posts/default/31482293175667936'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3222371025788646072/posts/default/31482293175667936'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://alislamedia.blogspot.com/2017/03/ini-informasi-lengkap-tentang-dr-zakir.html' title='Ini informasi lengkap tentang Dr Zakir Naik di Indonesia'/><author><name>Anonymous</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05171640487475382224</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgogTpS-7qzRj7YsmLa6v-3TiFNE0IvB9Yi2kxahF1f0T8NIL7cloOwZ9KKcGdbcSxyE4BNZTOMVcdBJmWSHN9fzLPMfWn_pwoTHf2Ap6XzR1_qaw_bBIKrs0TPj_M_exdohU9Gv1_rXsvA/s72-c/zakir+naik.jpeg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry></feed>