<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" standalone="no"?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><rss xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd" version="2.0"><channel><title>Kang Andre</title><description></description><managingEditor>noreply@blogger.com (Unknown)</managingEditor><pubDate>Fri, 1 Nov 2024 14:41:29 +0700</pubDate><generator>Blogger http://www.blogger.com</generator><openSearch:totalResults xmlns:openSearch="http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/">44</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex xmlns:openSearch="http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/">1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage xmlns:openSearch="http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/">25</openSearch:itemsPerPage><link>http://catatankecilandre.blogspot.com/</link><language>en-us</language><itunes:explicit>no</itunes:explicit><itunes:subtitle>Sobekan yang mencoba memaknai...</itunes:subtitle><itunes:category text="Education"><itunes:category text="Higher Education"/></itunes:category><itunes:owner><itunes:email>noreply@blogger.com</itunes:email></itunes:owner><xhtml:meta content="noindex" name="robots" xmlns:xhtml="http://www.w3.org/1999/xhtml"/><item><title>Cerita ku membunuh ku</title><link>http://catatankecilandre.blogspot.com/2010/10/cerita-ku-membunuh-ku.html</link><category>Ungkapan</category><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><pubDate>Thu, 28 Oct 2010 13:40:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-1014109251934166790.post-3863151277988432713</guid><description>Hari itu ku ceritakan tentang seseorang yang menarik hati ku. Kekagumanku tentangnya mendorongku menceritakan semua. Kata semua yang mengandung batasan sekedar yang ku tahu tentangnya.&lt;br /&gt;Mulai dari nama, alamat, latar belakang ini dan itu mirip dengan ikhtisar riwayat hidup atau formulir isian data kependudukan dan atau bahkan wawancara singkat. Bahkan lebih dari itu di sana sini ku libatkan opini ku tentangnya membumbui cerita ku.&lt;br /&gt;Seorang teman yang telah ku anggap sebagai saudara ku yang selalu setia menjadi lawan bicara punya suatu pendapat lain. Ada banyak kejanggalan dalam presentasi ku tentang dia. Bumbu opini ku yang berlebihan dianggapnya suatu kebohongan yang terrekayasa.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Hari demi hari di lalui, satu hari hingga seterusnya. Ku gali semua tentangnya layaknya sebuah penelitian. Ku menyimpan harapan bahwa suatu saat dia bisa menjadi teman hidupku. Hingga ku menemui semua kebenarannya.&lt;br /&gt;Kau benar saudaraku… bahwa ceritaku tentangnya dengan segala bumbu opini, kesimpulan yang prematur tentangnya jauh dari kenyataan. Emosi ku yang dominan tak bisa memisahkan mana fakta, kenyataan dan opini.&lt;br /&gt;Cerita ku tentangnya membunuh ku.    &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Tersesat dalam tawa dan suka cita. Petaka!
Terjerumus dalam duka lara. Nesatapa!
Terbelenggu oleh tata cara dan norma. Merdeka!&lt;/div&gt;</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Tuhan Tiri</title><link>http://catatankecilandre.blogspot.com/2010/08/tuhan-tiri.html</link><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><pubDate>Fri, 6 Aug 2010 18:52:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-1014109251934166790.post-2936800519605407433</guid><description>Pengalaman yang menarik dan tak henti-hentinya mengusik dan mengganggu pikiran saya. Walau hati kecil ini tak rela jika otak, pikiran dan keseimbanganku selalu terkuras dan terjaga oleh suatu sosok yang baru dalam hidup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Inilah suatu sosok Tuhan Tiri yang kini mengisi pikiran, perasaan dan ingatan. Puja dan puji baginya yang entah dia tersentuh atau tidak. Saya pikir ini “ada rasa yang tak berasa”.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Telah mendekati suatu pengkultusan yang selalu melebih-lebihkan tentangnya. Padahal saya tak pernah mendengar suara lirih memanggil saya atau mendengar pikiran tentang saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada harapan disaat yang akan datang semua menjadi jelas dan nyata. Dia yang tak hanya terlihat, tapi terdengar…. aktif!    &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Tersesat dalam tawa dan suka cita. Petaka!
Terjerumus dalam duka lara. Nesatapa!
Terbelenggu oleh tata cara dan norma. Merdeka!&lt;/div&gt;</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Di Batam Sudah 3 Bulan?</title><link>http://catatankecilandre.blogspot.com/2009/07/di-batam-sudah-3-bulan.html</link><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><pubDate>Sun, 19 Jul 2009 14:02:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-1014109251934166790.post-6627242406191804989</guid><description>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Bila Anda Tiba Anda Menyesal.... itulah akronim pertama dari Batam yang aku dengar 1 hari sedatangnya ku di Batam 15 Mei lalu. Perasaan menyesal seperti apa? yang bagaimana kala itu aku tak tahu. Memang setibanya ku dijemput di Bandara Hang Nadim pukul 17.00 waktu Batam ada perasaan aneh, lampu jalan yang tak terang benderang serta kiri kanan yang kulihat masih banyak semak belukar seakan kota ini tak terawat dan masih banyak belantara.&lt;br /&gt;Bahu jalan yang tak terurus, banyak debu yang berterbangan apalagi dihiasi oleh kiri kanan kulihat rumah liar (ruli) yang dibangun seenaknya menambah kesan kumuh pulau yang kini aku tinggali dalam mengais keberkahan Tuhan.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Sesal menyesal itu datang seminggu ketika kesepian meraja dalam diriku, Ku tak berkeluarga, tak punya sanak saudara, family di Batam ini. Kemana aku harus mengadu dan mengeluh, dalam genggamanku hanya sebuah ponsel yang ku isi dengan banyak isi ulang yang menjadi temanku. Ku berkeluh, berkesah ke kampung halaman ku, pada Ayah, Ibu, atau saudara bahkan teman yang tak pernah ku keluhkan menjadi teman bicara yang asyik dalam membunuh perasaan sepi ini.&lt;br /&gt;Sabar sabar dan sabar lagi, hanya kata itu yang kudengar dari semua nomer ponsel yang aku hubungi. Sekalinya ada yang bersimpati mereka hanya berujar "mau pulang lagi, biar kusiapkan tiketnya" hanya kata itu yang terus terulang.&lt;br /&gt;Ku pikir di batam ini aku akan menjadi worker, begitu tiba tak menunggu lama aku langsung kerja, kerja dan uang uang uang begitu hasilnya. Tapi anggapan itu salah, Surviver, mencoba betah dengan bertahan. Betah dan bertahan begitu mungkin.&lt;br /&gt;Apa dan mana pengalaman ku selama 1/4 tahun di batam ini boleh di bilang nihil, nol besar. Aku tak punya komunitas yang sehati dan sejalan. Ku hidup hanya pada komunitas yang keras, mengandalkan otot bukan urat saraf.&lt;br /&gt;Kini kuberharap ada teman dan kekasih di batam ini, di tengah kerinduanku akan dia yang memaksaku berangkat ke sini dan kerinduanku pada gelak tawa dan bahak kawan saudara yang menikmati kopi hangat dan berbatang rokok di tangannya. Insya allah bulan 11 aku pulang, dan jangan ada ke rinduan dalam hatiku akan batam.&lt;br /&gt;  &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Tersesat dalam tawa dan suka cita. Petaka!
Terjerumus dalam duka lara. Nesatapa!
Terbelenggu oleh tata cara dan norma. Merdeka!&lt;/div&gt;</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>3 bulan sudah di Batam</title><link>http://catatankecilandre.blogspot.com/2009/07/3-bulan-sudah-di-batam.html</link><category>Menulis</category><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><pubDate>Mon, 13 Jul 2009 11:08:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-1014109251934166790.post-1635351318995904606</guid><description>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj6f7FkTeMNEHDNLuWkDDBfnKMFhK16oR5uC0zzXvxgMAzXUCEoelyNMcSVArD7s52yjVws5R4FiRrojlP4-w1kvXS_GyEpK_H8WAuyUxwst33qBET38or_646jyZZTFaQxn7GZa6VVVMPS/s1600-h/galanganbatam-590x393.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 320px; height: 213px;" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj6f7FkTeMNEHDNLuWkDDBfnKMFhK16oR5uC0zzXvxgMAzXUCEoelyNMcSVArD7s52yjVws5R4FiRrojlP4-w1kvXS_GyEpK_H8WAuyUxwst33qBET38or_646jyZZTFaQxn7GZa6VVVMPS/s320/galanganbatam-590x393.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5357796210084408978" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Satu tri wulan aku di batam, ga banyak hal yang ku temui istimewa... semuanya gersang, kering, panas seperti cuaca di mana tempatku tinggal. Perumahan Taman Pesona Indah Tanjung Uncang Batu aji kota batam dimana aku tinggal tak ada sama sekali pemandangan yang dapat menyejukan hati. Tak ada tanah tinggi dan lapangan yang luas, rumput yang hijau dimana aku bisa berbaring menatap bintang dan arah rasi bintang yang tepat jatuh di kampung halaman ku Karawang Jawa barat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Tak pernah terpikir oleh ku aku akan jauh pergi meninggalkan kampung halamanku yang airnya ku minum jutaan galon sudah selama lebih dari 1/4 abad. terkadang jika di malam hari rasanya ku ingin menikmati malam di karawang dengan segelas kopi hangat dan berbatang rokok yang ku hisap. Tapi entah seperti jauh hal itu dapat kulaksanakan karena kehidupan di sini kota batam yang ku singgahi dan kunaungi selama ini begitu keras.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Ada akronim dari kota batam yang ku dengar dari orang-orang yang senasib mungkin dengan ku. BATAM kata mereka Bila Anda Tiba Anda Menyesal begitu bunyinya. Memang setibanya aku di batam 3 bulan yang lalu di bandara Hang Nadim batam ada perasaan menyesal meninggalkan Soekarno Hatta Jakarta, karena di batam tak ada yang khusus yang menentramkan hati. Semua panas, gersang, banyak bukit yang dipapas habis rata dengan permukaan kaki bukit.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Akronim kedua BATAM Bila Anda Tabah Anda Menang begitu bunyinya, entah benar atau tidak. Akronim yang kedua ini seakan batam seperti medan pertempuran. Medan yang seperti apa entah. Memang di rasa keras kehidupan di batam, tepo seliro, toleransi mungkin tak ada lagi. Bahkan pekerjaan yang berat dan keras yang seharusnya dilakukan oleh mesin dilakukan oleh manusia dengan segenap akal dan daya yang mereka punya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Pertempuran hawa nafsu, mungkin juga seperti itu, suatu yang halal akan sulit ditemui di sini. semua subhat, banyak keraguan jika kita menikmati rejeki di sini. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;bersambung....&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;   &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Tersesat dalam tawa dan suka cita. Petaka!
Terjerumus dalam duka lara. Nesatapa!
Terbelenggu oleh tata cara dan norma. Merdeka!&lt;/div&gt;</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj6f7FkTeMNEHDNLuWkDDBfnKMFhK16oR5uC0zzXvxgMAzXUCEoelyNMcSVArD7s52yjVws5R4FiRrojlP4-w1kvXS_GyEpK_H8WAuyUxwst33qBET38or_646jyZZTFaQxn7GZa6VVVMPS/s72-c/galanganbatam-590x393.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">1</thr:total></item><item><title>Kutipan Usang berita seputar Batam yang ada benarnya</title><link>http://catatankecilandre.blogspot.com/2009/06/kutipan-usang-berita-seputar-batam-yang.html</link><category>Iseng</category><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><pubDate>Sat, 6 Jun 2009 21:03:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-1014109251934166790.post-7330989614858626759</guid><description>Kamis, 20 September 2001&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang Masuk ke Batam Diatur Perda&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Batam, Kompas&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemerintah Kota (Pemko) Batam mulai memberlakukan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 2 Tahun 2001 tentang Penyelenggaraan Pendaftaran dan Pengendalian Penduduk dalam Daerah Kota Batam, 1 Oktober mendatang. Pihak Pemko dan Otorita Batam (OB) sudah menyiapkan personel petugas di lapangan dan pintu-pintu masuk sebagai tempat check point bagi pendatang ke Batam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Tanggal 1 Oktober ini Perda Kependudukan di Batam sudah mulai efektif diberlakukan. Mudah-mudahan saja segala sesuatunya bisa berjalan sebagaimana yang diharapkan," kata Kepala Dinas Kependudukan Batam Drs Said Hasyim kepada Kompas di Batam, Rabu (19/9).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Perda Kependudukan ini bertujuan sebagai antisipasi pengaturan orang yang masuk dan keluar Batam. Isi Perda Kependudukan ini antara lain menyebutkan, setiap pendatang di Batam dengan maksud mencari kerja dikenai uang jaminan sebesar ongkos tiket ke daerah asal dan menunjukkan uang biaya hidup sebesar Rp 300.000 untuk tinggal selama 15 hari. Apabila tak memiliki uang jaminan, Pemko Batam berhak menolak pendatang tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam Perda Nomor 21 ini juga disebutkan, pendatang yang tujuannya mencari kerja ke Batam harus mempunyai jaminan dari keluarga yang memiliki domisili tetap yang bertempat tinggal di permukiman yang legal, bukan rumah liar. Pendatang yang sudah berada di Batam selama 15 hari diperkenankan memperpanjang masa tinggalnya atas persetujuan kepala desa atau kelurahan setelah mendapat permohonan dari pihak keluarga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hasyim menjelaskan, diberlakukan Perda Kependudukan ini bukan berarti ingin membatasi orang masuk ke Batam. Siapa saja boleh datang ke Batam sepanjang memiliki maksud dan tujuan yang jelas. Tujuan Perda Kependudukan ini semata-mata untuk mengendalikan dan menata ulang soal kependudukan di Batam agar tidak menimbulkan masalah di masa depan bagi Kota Batam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagaimana data OB, pertumbuhan penduduk rata-rata meningkat antara 15 sampai 20 persen tiap tahunnya. Pada tahun 1978 penduduk di Batam berjumlah 31.800 orang, naik menjadi 43.000 jiwa tahun 1983. Kemudian naik lagi menjadi 95.800 jiwa tahun 1990 dan 10 tahun kemudian menjadi 462.528 orang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Hasyim, saat ini Pemko sedang menyiapkan 183 orang sebagai personel petugas di lapangan, mulai dari petugas pengawasan di lapangan, di pelabuhan-pelabuhan dan di pintu-pintu cehck point. Ada sebanyak 12 pintu pelabuhan keberangkatan yang sudah disiapkan personelnya yang masing-masing pelabuhan diisi dua orang. Ke-12 pelabuhan itu adalah Belawan, Tanjung Priuk, Kuala Tungkal (Jambi), Palembang, Tanjungbalai Karimun, Kundur, Tanjungbatu, Tanjungpinang, Selat Panjang, Buton (Kabupaten Siak), Tembilahan dan Dumai (Riau). (smn) &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Tersesat dalam tawa dan suka cita. Petaka!
Terjerumus dalam duka lara. Nesatapa!
Terbelenggu oleh tata cara dan norma. Merdeka!&lt;/div&gt;</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Kangen Karawang...</title><link>http://catatankecilandre.blogspot.com/2009/06/kangen-karawang.html</link><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><pubDate>Sat, 6 Jun 2009 20:53:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-1014109251934166790.post-4414630410817647123</guid><description>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg0ja6fNBNrpYgGz6HW8csTFMyrSrZqp9JDGljb2mDxsPiYyeGxpbD94xHUAUxS3vjIDdqGeE0h8iSKWGdRFBvAT349tgmjT3PUDnUD0iet6NvckNxMJzq2WfCoWpqm34WxLAAdkr1ZVeJ4/s1600-h/batam-island-map.png"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 284px; height: 320px;" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg0ja6fNBNrpYgGz6HW8csTFMyrSrZqp9JDGljb2mDxsPiYyeGxpbD94xHUAUxS3vjIDdqGeE0h8iSKWGdRFBvAT349tgmjT3PUDnUD0iet6NvckNxMJzq2WfCoWpqm34WxLAAdkr1ZVeJ4/s320/batam-island-map.png" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5344214144327482258" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Kumaha damang Karawang.....???? panginten teh nu panas di karawang wae tapi da batam lebih panas........ &lt;br /&gt;Ieu tah peta Batam teh.... &lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Alamat Abdi teh Di Perumahan Taman Pesona Indah C1 No.6 RT.01 RW 09 el. Tanjung Uncang Kec. Batu Aji Kota Batam sok pilarian weh dina peta na. sakitu panginten sekilas info ti abdi... Kangen karawang...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Tersesat dalam tawa dan suka cita. Petaka!
Terjerumus dalam duka lara. Nesatapa!
Terbelenggu oleh tata cara dan norma. Merdeka!&lt;/div&gt;</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg0ja6fNBNrpYgGz6HW8csTFMyrSrZqp9JDGljb2mDxsPiYyeGxpbD94xHUAUxS3vjIDdqGeE0h8iSKWGdRFBvAT349tgmjT3PUDnUD0iet6NvckNxMJzq2WfCoWpqm34WxLAAdkr1ZVeJ4/s72-c/batam-island-map.png" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">1</thr:total></item><item><title>Pangalaman Di Batam Bagian Ka 2</title><link>http://catatankecilandre.blogspot.com/2009/05/pangalaman-di-batam-bagian-ka-2.html</link><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><pubDate>Sun, 17 May 2009 11:25:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-1014109251934166790.post-2941708853379184802</guid><description>Duh kanggo saderek-saderek anu bade ka batam sing tiasa-tiasa milah-milah padamelan naon nu bade dilaksanakeun di batam. Teu aya anu aneh da di kota batam mah... Mung panas ngaheab sareng cuacana teu tangtu.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Tersesat dalam tawa dan suka cita. Petaka!
Terjerumus dalam duka lara. Nesatapa!
Terbelenggu oleh tata cara dan norma. Merdeka!&lt;/div&gt;</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">1</thr:total></item><item><title>My Experience In Batam</title><link>http://catatankecilandre.blogspot.com/2009/04/my-experience-in-batam.html</link><category>Iseng</category><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><pubDate>Sat, 18 Apr 2009 15:29:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-1014109251934166790.post-6489323851570345088</guid><description>Menyedihkan?????&lt;br /&gt;Pernah Ke batam??? Ga banyak hal yang aneh buat sodara-sodara saya yang tinggal di kota-kota besar se-jawa dan bali. Yang katanya gaya hidup, salary? semua salah besar, big wrong budy...&lt;br /&gt;Apalagi yang pernah hidup di kota jakarta, daerah satelit sekitar jakarta kehidupan ga jauh beda, semua sama.....&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;yang beda cuma saya, kami dan semua orang yang baru datang ke sini. so, jika mau pergi ke sini, pikir dua kali jika harapan salary yang ingin diperolehHHHHH&lt;br /&gt;jurnal saya sampai sini nantin kita sambung lagi.&lt;br /&gt;    &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Tersesat dalam tawa dan suka cita. Petaka!
Terjerumus dalam duka lara. Nesatapa!
Terbelenggu oleh tata cara dan norma. Merdeka!&lt;/div&gt;</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">2</thr:total></item><item><title>Tinjauan Yuridis Perzinahan dalam Hukum Pidana Indonesia</title><link>http://catatankecilandre.blogspot.com/2009/04/tinjauan-yuridis-perzinahan-dalam-hukum.html</link><category>Pidana</category><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><pubDate>Mon, 13 Apr 2009 11:05:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-1014109251934166790.post-7949232683890861005</guid><description>Ketentuan hukum pidana Indonesia (KUHP) mengenai delik perzinahan memiliki pengertian yang berbeda dengan konsepsi yang diberikan masyarakat. Menurut KUHP, zina diidentikkan dengan overspel yang pengertiannya jauh lebih sempit dari pada zina itu sendiri. Overspel hanya dapat terjadi jika salah satu pelaku atau kedua pelaku telah terikat tali perkawinan.Overspel dapat ditindak dengan hukum pidana jika ada pengaduan dari istri atau suami pelaku. Tanpa adanya pengaduan, atau tanpa diadukan oleh istri/suami, maka tindak pidana perzinahan bukan sebagai hal yang terlarang.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Hal ini berbeda dengan konsepsi masyarakat/bangsa Indonesia yang komunal dan religius. Setiap bentuk perzinahan, baik telah terikat tali perkawinan maupun belum, merupakan perbuatan tabu yang melanggar nilai-nilai kesusilaan. Konsepsi masyarakat seperti ini tidak dapat berarti banyak jika hukum pidana nasional mendatang tidak mengakomodasi dalam ketentuannya.&lt;br /&gt;Hukum pidana Indonesia (baca: KUHP) yang nama aslinya Wetboek van Strafrecht voor Nederlandsch-Indie (WvSNI), merupakan produk asli bangsa Belanda yang diterapkan bagi bangsa Indonesia. Baru kemudian dengan Undang-undang Nomor 1 Tahun 1946 tentang&lt;br /&gt;Peraturan Hukum Pidana, Wetboek van Strafrecht voor Nederlandsch-Indie tersebut berubah nama menjadi Wetboek van Strafrecht (WvS), dan dapat disebut dengan Kitab Undang-undang Hukum Pidana. Perubahan nama itu diikuti dengan perubahan istilah, penambahan beberapa tindak pidana, dan perubahan ancaman hukuman yang sifatnya tambal sulam agar tampak lebih meng-Indonesia.&lt;br /&gt;Setelah sekian lama KUHP tersebut berlaku di Indonesia, terbukti masih saja menyisakan berbagai masalah sosial di Indonesia. Permasalahan-permasalahan sosial yang muncul, tidak secara otomatis kemudian selesai dengan hanya menerapkan pasal-pasal dalam KUHP tersebut. Ada banyak faktor sosiologis bangsa Indonesia yang membuat KUHP itu malah merugikan bangsa. Apalagi, perkembangan teknologi&lt;br /&gt;yang sedemikian global membuat KUHP lebih tampak usang, out of date.&lt;br /&gt;Secara lebih mendasar KUHP memang memiliki jiwa yang berbeda dengan jiwa bangsa Indonesia. KUHP warisan zaman Hindia Belanda ini berasal dari sistem hukum kontinental (Civil Law System) atau menurut Rene David disebut dengan the Romano-Germanic family.&lt;br /&gt;The Romano Germanic family ini dipengaruhi oleh ajaran yang menonjolkan aliran individualisme dan liberalisme (individualism, liberalism, and individual right)1. Hal ini sangat berbeda dengan kultur bangsa Indonesia yang menjunjung tinggi nilai-nilai sosial. Jika kemudian KUHP ini dipaksakan untuk tetap berlaku, benturan nilai dan kepentingan yang muncul tidak mustahil justru akan menimbulkan&lt;br /&gt;kejahatan-kejahatan baru.&lt;br /&gt;Masalah delik perzinahan merupakan salah satu contoh aktual adanya benturan antara pengertian dan paham tentang zina dalam KUHP dengan kepentingan/nilai sosial masyarakat. Benturan-benturan yang sering terjadi di masyarakat, acapkali menimbulkan kejahatan baru seperti pembunuhan, penganiayaan, atau main hakim sendiri. Hal ini diperparah dengan lemahnya praktek penegakan hukum. Dalam edisi&lt;br /&gt;ini, pertama kali delik perzinahan hanya akan dikaji secara yuridis formal agar lebih mudah mencermati kejanggalan-kejanggalan yang ada. &lt;br /&gt;&lt;a href=" http://www.ziddu.com/download/4258139/TinjauanYuridisPerzinahandalamHukumPidanaIndonesia.pdf.html" target="blank"&gt; Tinjauan Yuridis Perzinahan dalam Hukum Pidana Indonesia&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;  &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Tersesat dalam tawa dan suka cita. Petaka!
Terjerumus dalam duka lara. Nesatapa!
Terbelenggu oleh tata cara dan norma. Merdeka!&lt;/div&gt;</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Undang-Undang Dasar RI</title><link>http://catatankecilandre.blogspot.com/2009/04/undang-undang-dasar-ri.html</link><category>Hukum</category><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><pubDate>Sun, 12 Apr 2009 18:19:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-1014109251934166790.post-6216228369969793008</guid><description>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://www.cpns-id.com/bonus/uud1945.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 182px; height: 234px;" src="http://www.cpns-id.com/bonus/uud1945.jpg" border="0" alt="" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Sejak berdirinya Republik Indonesia hingga sekarang ada beberapa undang-undang dasar yang pernah berlaku, diantaranya :&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;UUD 1945&lt;br /&gt;Konstitusi RIS&lt;br /&gt;UUDS 1950&lt;br /&gt;Download link UUD &gt;&gt;&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href=" http://www.ziddu.com/download/4258138/UUD1945Amandemen.pdf.html" target="blank"&gt;UUD 1945 Amandemen&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.ziddu.com/download/4261178/KonstitusiRIS.pdf.html" target="blank"&gt;Konstitusi RIS&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href=" http://www.ziddu.com/download/4258136/uuds1950.pdf.html" target="blank"&gt; uuds 1950&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;    &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Tersesat dalam tawa dan suka cita. Petaka!
Terjerumus dalam duka lara. Nesatapa!
Terbelenggu oleh tata cara dan norma. Merdeka!&lt;/div&gt;</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Trafficking</title><link>http://catatankecilandre.blogspot.com/2009/04/trafficking.html</link><category>Pidana</category><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><pubDate>Sun, 12 Apr 2009 18:16:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-1014109251934166790.post-1991541224867759508</guid><description>Dengan hanya mengandalkan pada ketentuan Pasal 297 dan Pasal 324 KUHP untuk memberantas tindak pidana perdagangan orang, dalam kenyataannya, belum secara tuntas dapat dilakukan. Pasal 297 KUHP menentukan bahwa “memperniagakan perempuan dan memperniagakan laki-laki yang belum dewasa, dpidana dengan pidana penjara paling lama 6 (enam) tahun. Pasal 324 menentukan bahwa “barangsiapa dengan ongkos sendiri atau ongkos orang lain menjalankan peniagaan budak belian atau melakukan perbuatan perniagaan budak belian atau dengan sengaja turut campur dalam segala sesuatu itu, baik langsung maupun tidak langsung, dipidana dengan pidana penjara paling lama 12 (dua belas) tahun.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Selain KUHP, ada beberapa undang-undang yang juga mengatur mengenai tindak pidana perdagangan orang, walaupun tidak secara khusus mengatur secara rinci mengenai perdagangan orang, misalnya Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan dalam Rumah Tangga. Beberapa undang-undang yang terkait dengan perizinan dan persyaratan untuk menjadi tenaga kerja di dalam atau luar negeri atau bepergian ke luar negeri, yang dimaksudkan untuk mencegah terjadinya tindak pidana perdagangan orang dan melindungi korbannya,juga telah diatur di Indonesia, misalnya, Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003&lt;br /&gt;tentang Ketenagakerjaan dan Undang-Undang Nomor 39 Tahun 2004 tentang Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja di Luar Negeri.&lt;br /&gt;Keberadaan undang-undang di atas, tampaknya belum komprehensif mengatur mengenai tindak pidana perdagangan orang, terutama mengenai elemen-elemen tindak pidana perdagangan orang dan hukum acaranya, termasuk pengaturan perlindungan terhadap korban tindak pidana perdagangan orang. Sebagaimana kita pahami bersama bahwa tindak pidana perdagangan orang sekarang ini telah meluas dalam bentuk jaringan kejahatan yang terorganisasi, dibarengi dengan peralatan yang canggih karena kemajuan teknologi informasi dan transportasi sehingga batas antarnegara hampir tidak dikenal, merupakan salah satu indikasi bahwa untuk menangani masalah perdagamgan orang tersebut, diperlukan suatu undang-undang yang mengatur secara komprehensif mengenai pencegahan, penanganan, penanggulangan, dan penegakan hukum atas tindak pidana perdagangan orang&lt;br /&gt;&lt;a href=" http://www.ziddu.com/download/4258137/Trafficking.pdf.html" target="blank"&gt;Trafficking&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;    &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Tersesat dalam tawa dan suka cita. Petaka!
Terjerumus dalam duka lara. Nesatapa!
Terbelenggu oleh tata cara dan norma. Merdeka!&lt;/div&gt;</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Reaktualisasi Supremasi Hukum Pasca Reformasi ( Dalam Perspektif Hukum Pidana )</title><link>http://catatankecilandre.blogspot.com/2009/04/reaktualiasi-supremasi-hukum-pasca.html</link><category>Pidana</category><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><pubDate>Sun, 12 Apr 2009 18:11:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-1014109251934166790.post-5576255641398758599</guid><description>Semenjak reformasi bergulir, supremasi hukum menjadi isu penting, disamping isu-isu populer lainnya seperti demokratisasi dan Hak Azasi Manusia (HAM). Oleh karena itu pembahasan mengenai supremasi hukum dalam konteks kekinian tidak akan lengkap tanpa menyinggung tentang gerakan reformasi yang amat fenomenal itu.&lt;br /&gt;Gerakan reformasi yang mencuat sejak tahun 1998 lalu, menuntut berbagai pembaharuan dan perbaikan-perbaikan di segala sektor kehidupan, baik politik, ekonomi, hukum dan bidang-bidang lainnya. Karena tuntutannya bersifat komprehensif dan integral itulah maka reformasi yang diinginkan dipertegas dengan istilah reformasi total.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Penegakan supremasi hukum mengemuka sebagai wujud tuntutan reformasi di bidang hukum.&lt;br /&gt;Kini, setelah hampir tiga tahun berlalu semenjak berbagai tuntutan reformasi dikumandangkan, pantas untuk dipertanyakan, apakah perubahan-perubahan mendasar yang diinginkan itu telah terjadi di Indonesia. Secara khusus di bidang hukum, layak dipertanyakan sejauh mana penegakan supremasi hukum di negeri ini telah dapat direalisasikan.&lt;br /&gt;Bila diamati dengan seksama, nampak bahwa perubahan-perubahan mendasar sebagaimana yang dituntut dalam gerakan reformasi itu belum terjadi. Adanya perubahan-perubahan elementer, sementara perubahan substansial belum ada. Sebagian pengamat politik bahkan berani menyatakan bahwa reformasi jalan di tempat. Sebagian yang lain mengatakan bahwa para pejuang reformasi telah kehabisan energi. Memang patut untuk dihargai bahwa di bidang politik telah terjadi proses demokratisasi, sekurangkurangnya dengan telah dibukanya kebebasan untuk berserikat dan kebebasan menyampaikan pendapat, sebagaimana diamanahkan oleh Undang-Undang Dasar 1945 pasal 18. Namun tanpa disertai dengan adanya pendidikan politik yang memadai bagi rakyat Indonesia, terbukti bahwa pintu kebebasan yang dibuka sebagai wujud demokratisasi ternyata menimbulkan berbagai ekses negatif. masyarakat dari berbagai elemen bangsa, terkesan bisa berbuat semaunya dengan dalih demokrasi. Pada periode awal pasca reformasi, kita masih dapat berlindung dibalik argumentasi ‘euforia’. Namun setelah hampir tiga tahun berlalu, setelah tiga kali berganti pemerintahan, dari Habibie, Gus Dur dan Megawati, masih pantaskah menyebut berbagai instabilitas yang terjadi di bumi pertiwi ini dengan sekedar menganggapnya sebagai efek euforia. Demokratisasi yang mulai berjalan ternyata harus dibayar dengan harga begitu mahal, terutama dengan munculnya berbagai tindakan warga masyarakat yang mencerminkan runtuhnya supremasi hukum. Fenomena main hakim sendiri (eigenrechting) justru marak terjadi pada saat bangsa ini menggebu memperjuangkan tegaknya supremasi hukum.&lt;br /&gt;Mengingat fungsi hukum sebagai alat untuk menciptakan ketertiban masyarakat, mewujudkan keadilan, serta alat untuk menciptakan perubahan sosial (law as a tool of social engineering), maka tegaknya supremasi hukum menjadi prasyarat untuk melakukan reformasi di segala bidang kehidupan. Kenyataan membuktikan bahwa, semenjak reformasi bergulir dan dengan terbukanya pintu kebebasan bagi warga masyarakat, pelecehan terhadap hukum masih tetap merajalela. Pelecehan terhadap hukum tidak hanya dilakukan oleh masyarakat saja tetapi bahkan oleh aparat penegak hukum yang mestinya menjadi pelopor penegakan supremasi hukum.&lt;br /&gt;&lt;a href=" http://www.ziddu.com/download/4258080/Reaktualisasi.PDF.html" target="blank"&gt;Reaktualisasi&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;    &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Tersesat dalam tawa dan suka cita. Petaka!
Terjerumus dalam duka lara. Nesatapa!
Terbelenggu oleh tata cara dan norma. Merdeka!&lt;/div&gt;</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Arbitrase</title><link>http://catatankecilandre.blogspot.com/2009/04/arbitrase.html</link><category>Perdata</category><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><pubDate>Sun, 12 Apr 2009 17:52:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-1014109251934166790.post-285104045965953835</guid><description>Setiap masyarakat mempunyai berbagai macam cara untuk menyelesaikan sengketa atau konflik seperti konsultasi, negosiasi, mediasi, konsiliasi, arbitrase dan ajudikasi. Untuk cara penyelesaian mana yang dipilih oleh anggota masyarakat, hal itu didasarkan pada berbagai faktor seperti pemahaman anggota masyarakat atas cara atau bentuk penyelesaian sengketa tersebut, keyakinan bahwa cara tersebut adalah cara terbaik dan paling menguntungkan dilihat dari segi biaya, efektifitas dan cepat lambatnya waktu yang diperlukan untuk menyelesaikan sengketa.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Di dalam transaksi bisnis asuransi, penyelesaian sengketa pada masyarakat yang sudah sadar akan pentingnya asuransi (insurance minded society) lebih sering diselesaikan melalui arbitrase, karena itu kontrak-kontrak asuransi di negara-negara yang penduduknya sudah masyarakat sadar asuransi selalu memuat klausul penyelesaian sengketa melalui arbitrase. Di Inggris misalnya, semua sengketa mengenai besarnya jumlah ganti rugi (klaim) asuransi diselesaikan melalui arbitrase, sedangkan sengketa mengenai penafsiran kontrak (contract/policy wording) masih dimungkinkan diselesaikan melalui peradilan umum. Mengapa demikian, karena cara penyelesaian sengketa kontrak asuransi melalui arbitrase dianggap sebagai cara paling adil (fair) bagi para pihak yang bersengketa.&lt;br /&gt;Pranata asuransi masuk ke Indonesia sejak zaman penjajahan Belanda dan terus berkembang hingga saat ini menjadi suatu pranata yang sangat penting dalam dunia usaha dan kehidupan masyarakat yang tingkat ekonominya menengah ke atas. Pentingnya pranata asuransi dalam dunia usaha dapat dilihat dari kenyataan bahwa dalam dunia perbankan, tidak akan ada pemberian kredit dari bank jika agunan kredit tersebut tidak dijamin dengan asuransi seperti halnya dalam pembelian rumah dan mobil melalui kredit dari bank atau lembaga pembelian seperti leasing.&lt;br /&gt;Kontrak asuransi atau yang juga dikenal dengan sebutan polis asuransi yang dijual oleh perusahaan-perusahaan asuransi di Indonesia adalah berasal dari Belanda dan Inggris atau Amerika Serikat, meskipun sekarang ini sudah ada beberapa kontrak asuransi yang dibuat oleh Asosiasi Asuransi Indonesia atau oleh perusahaan asuransi Indonesia, akan tetapi struktur dan pokok-pokok isi kontrak asuransi tersebut mengandung banyak persamaan dengan kontrak asuransi yang ada di negara-negara yang disebutkan tadi.&lt;br /&gt;Salah satu ketentuan dalam kontrak asuransi di negara-negara yang masyarakatnya sudah sadar asuransi adalah ketentuan atau klausul penyelesaian sengketa melalui arbitrase. Semua polis yang dibuat dan dikeluarkan oleh Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI) memuat klausul penyelesaian sengketa melalui arbitrase. Akan tetapi jika kita lihat kenyataan di dalam penyelesaian sengketa asuransi, kerap kali sengketa asuransi dibawa ke pengadilan untuk penyelesaian sengketa tersebut. Artinya masih sedikit sengketa yang diminta oleh masyarakat tertanggung untuk diselesaikan melalui arbitrase.&lt;br /&gt;Download Makalah &gt;&gt;&gt;&gt; &lt;a href="http://www.ziddu.com/download/4257968/ARBITRASE.pdf.html"target="blank"&gt;Arbitrase&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;   &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Tersesat dalam tawa dan suka cita. Petaka!
Terjerumus dalam duka lara. Nesatapa!
Terbelenggu oleh tata cara dan norma. Merdeka!&lt;/div&gt;</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Penemuan Hukum Oleh Hakim</title><link>http://catatankecilandre.blogspot.com/2009/04/penemuan-hukum-oleh-hakim.html</link><category>Hukum</category><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><pubDate>Sun, 12 Apr 2009 16:57:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-1014109251934166790.post-2970455986368071047</guid><description>Dalam kehidupan bermasyarakat diperlukan suatu sistem hukum untuk menciptakan kehidupan masyarakat yang harmonis dan teratur. Kenyataannya hukum atau peraturan perUndang-undangan yang dibuat tidak mencakup seluruh perkara yang timbul dalam masyarakat sehingga menyulitkan penegak hukum untuk menyelesaikan perkara tersebut.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Menurut Pasal 20 AB “Hakim harus mengadili berdasarkan Undang-Undang”. Dan Pasal 22 AB dan Pasal 14 Undang-undang No. 14 tahun 1970 mewajibkan “Hakim untuk tidak menolak mengadili perkara yang diajukan kepadanya dengan alasan tidak lengkap atau tidak jelas Undang-undang yang mengaturnya melainkan wajib mengadilinya”.&lt;br /&gt;Untuk mengatasinyadalam pasal 27 UU No. 14 Tahun 1970 menyebutkan : “Hakim sebagai penegak hukum dan keadilan wajib menggali, mengikuti dan memahami nilai-nilai hukum yang hidup didalam masyarakat”. &lt;br /&gt;Artinya seorang Hakim harus memiliki kemampuan dan keaktifan untuk menemukan hukum (Recht vinding). Yang dimaksud dengan Recht vinding adalah proses pembentukan hukum oleh hakim/aparat penegak hukum lainnya dalam penerapan peraturan umum terhadap peristiwa hukum yang konkrit.&lt;br /&gt;Dan hasil penemuan hukum menjadi dasar baginya untuk mengambil keputusan (Prof. Dr. Sudikno Mertokusumo, SH, hal 47)&lt;br /&gt;Download Makalah &gt;&gt;&gt;&gt; &lt;a href=" http://www.ziddu.com/download/4258082/PenemuanHukumOlehHakim.pdf.html" target="_blank"&gt;Penemuan Hukum Oleh Hakim&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Tersesat dalam tawa dan suka cita. Petaka!
Terjerumus dalam duka lara. Nesatapa!
Terbelenggu oleh tata cara dan norma. Merdeka!&lt;/div&gt;</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Mengadu Nasib Menjadi Blogger....</title><link>http://catatankecilandre.blogspot.com/2009/04/mengadu-nasib-menjadi-blogger.html</link><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><pubDate>Tue, 7 Apr 2009 00:53:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-1014109251934166790.post-7957960776276612443</guid><description>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhQlTA1efUat6RuunptWkptijATGwqyehJZ3aKKRiVTRq-qfaPeDiQ2j_sW6e62TiaBdc7JsNtBc4xZM-c3lUON6Ok9EYYf1O8ar3cJFbRgk4HfNl64nVrqU3ju4G14m_G05UYZ0FNQx6BQ/s1600-h/blogger1.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 166px; height: 200px;" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhQlTA1efUat6RuunptWkptijATGwqyehJZ3aKKRiVTRq-qfaPeDiQ2j_sW6e62TiaBdc7JsNtBc4xZM-c3lUON6Ok9EYYf1O8ar3cJFbRgk4HfNl64nVrqU3ju4G14m_G05UYZ0FNQx6BQ/s200/blogger1.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5321642506684983026" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Ada yang bilang ini lagi marak, Blog yang dulu lebih bersifat pribadi kini jadi wahana publik dan berekspresi bagi para pengagum dunia maya. So, saya yang awam di dunia maya ini untuk membuat blog saja masih clingukan sana sini. Surfing dan browsing ke sana ke sini demi satu tampilan blog yang menarik buat saya.&lt;br /&gt;Awalnya demikian, tampilan yang seadanya yang cukup dinikmati oleh diri ini semata dirasa cukup memuaskan hati. Tapi tak hanya disitu berhenti, keisengan surfing dan melihat-lihat tampilan blog milik orang lain menggugah hati untuk merombak habis halaman blog bahkan sampai menghapusnya karena jelek bila dibandingkan dengan milik orang lain.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Waktu serasa tak membatasi bila di depan kotak gelas bercahaya ini, surfing dari blog satu ke blog lainnya hanya membuahkan kengirian bagaimana membuat tampilan yang menarik.&lt;br /&gt;Kata demi kata dibaca setiap blog yang saya kunjungi, dari yang sifatnya pribadi, informasi, opini sampai sesuatu yang semerawut tak ada relevansinya dengan apapun saya pilah dan baca. Ada kalanya saya tertegun sejenak betapa kini blog kini bagi sebagian orang menjadi suatu wahana untuk mengais rejeki, mereka bercerita saya sukses menjadi blogger, rating kunjungan ke blog meningkat katanya. Informasi atau apapun yang saya suguhkan dapat diterima dan dibutuhkan oleh penikmatnya.&lt;br /&gt;Ada kalanya suatu blog sangat dipenuhi oleh banner-banner yang berisikan iklan, dari iklan yang berbau anu sampai dengan berasa anu! tak ngerti saya.&lt;br /&gt;Mengadu nasib menjadi blogger????&lt;br /&gt;Untuk mencoba???&lt;br /&gt;Maaf ! Go Go Go Blog Ger!&lt;br /&gt;Permios....&lt;br /&gt;  &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Tersesat dalam tawa dan suka cita. Petaka!
Terjerumus dalam duka lara. Nesatapa!
Terbelenggu oleh tata cara dan norma. Merdeka!&lt;/div&gt;</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhQlTA1efUat6RuunptWkptijATGwqyehJZ3aKKRiVTRq-qfaPeDiQ2j_sW6e62TiaBdc7JsNtBc4xZM-c3lUON6Ok9EYYf1O8ar3cJFbRgk4HfNl64nVrqU3ju4G14m_G05UYZ0FNQx6BQ/s72-c/blogger1.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Jus Bloger</title><link>http://catatankecilandre.blogspot.com/2009/04/jus-bloger.html</link><category>Iseng</category><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><pubDate>Sun, 5 Apr 2009 22:31:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-1014109251934166790.post-730901637482147018</guid><description>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjVMZC9GbpiHNKMyYIe8NdD_mvOf89X4oIvzAPaq-fa3yN2-Yk27W5AhJhR5dZIiu5PUc5ieU9ucX0ZV7ZyrI1-j_Tq6ThrniIPtXgepwjnMYf0NbLYHg2ySPGyg4W-coH44d-b6cQZQfU_/s1600-h/icontexto-drink-web20-blogger.png"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 256px; height: 256px;" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjVMZC9GbpiHNKMyYIe8NdD_mvOf89X4oIvzAPaq-fa3yN2-Yk27W5AhJhR5dZIiu5PUc5ieU9ucX0ZV7ZyrI1-j_Tq6ThrniIPtXgepwjnMYf0NbLYHg2ySPGyg4W-coH44d-b6cQZQfU_/s400/icontexto-drink-web20-blogger.png" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5321238155868363906" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Pada posting kali ini saya akan membahas tentang bagaimana membuat jus blogger. Walau saya bukan seorang chef blog seperti Kang Rohman yang sering saya copy paste resep-resepnya tapi saya akan mencoba menjelaskannya dengan sampai tidak jelas.&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Bahan pertama&lt;/span&gt; yang harus disiapkan adalah : semangat, mau pusing, jangan ada pemandu sorak atau menyoraki diri biasanya dengan kata-kata GO BLOG! awon sareng teu raos kadanguna. Minat bakat dan mental sangat diperlukan, coz jus ini agak-agak susah, jika berhasil bikin BANGGA.... (bangga mah ceuk urang sunda mah susah)&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Bahan Kedua&lt;/span&gt; seperangkat CPU (computer personal unit) yang dapat terkoneksi dengan jaringan internet. Familiar dengan copy dan paste, ga pasif2 amat dalam bahasa inggris, jika agak kesulitan sekalian kamus bahasa inggris lebih baik mendampingi dari pada didampingi si doi.&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Cara pembuatan :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Koneksikan CPU anda dengan jaringan internet&lt;br /&gt;mualilah dengan berdoa dan tatap lekat-lekat monitor CPU anda.&lt;br /&gt;biasakan dengan pencarian google tips n trick membuat blog.&lt;br /&gt;daftarkan diri untuk memiliki blog.&lt;br /&gt;setelah terdaftar muali deh tercengang terbelalak, tertegun, marah kesal.&lt;br /&gt;ala bisa karena biasa Java atau HTML lama-lama juga bisa.&lt;br /&gt;halaman telah siap, dan bisa dinikmati. jagan males untuk buat posting agar blog tetap sejuk dan enak dinikmati.&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 255);"&gt;maaf... GO GO BLOG!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 255);"&gt;Advice : BE BLOGGER JANGAN DEKIL Coz U are Internet celebritis....&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Tersesat dalam tawa dan suka cita. Petaka!
Terjerumus dalam duka lara. Nesatapa!
Terbelenggu oleh tata cara dan norma. Merdeka!&lt;/div&gt;</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjVMZC9GbpiHNKMyYIe8NdD_mvOf89X4oIvzAPaq-fa3yN2-Yk27W5AhJhR5dZIiu5PUc5ieU9ucX0ZV7ZyrI1-j_Tq6ThrniIPtXgepwjnMYf0NbLYHg2ySPGyg4W-coH44d-b6cQZQfU_/s72-c/icontexto-drink-web20-blogger.png" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Sundanis</title><link>http://catatankecilandre.blogspot.com/2009/04/sundanis.html</link><category>Iseng</category><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><pubDate>Sun, 5 Apr 2009 22:11:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-1014109251934166790.post-346621793907159549</guid><description>Hidup dan terlahir di daratan sunda "tataran" sunda mebuat saya sedikit berbangga hati. Orang sunda yang polos, lugu, penuh haru dan biru. &lt;br /&gt;Alhamdulillah saya dilahirkan di tatar sunda (daratan sunda) yang berada di satu pulau yang bernama jawa tapi orang-orangnya tak mau disebut sebagai orang jawa padahal letaknya di pulau jawa bagian barat.&lt;br /&gt;Orang sunda sangat pandai basa basi, untuk menyampaikan suatu maksud kadang kala harus kemana-mana, kesana kemari, tak mau mengunggkapkan pokok masalahnya dengan tegas dan jelas. Hingga kini orang sunda seperti itu. Malu-malu tapi mau.....&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;sejak masuk sekolah dasar sampai dengan sekolah menegah pertama saya belajar tata bahas sunda, sastra sunda yang kaya namun tak berbekas.&lt;br /&gt;Ada satu tembang (pupuh) atau nyayian atau syair sunda yang sampai saat ini masih saya ingat.&lt;br /&gt;    Budak leutik bisa ngapung&lt;br /&gt;    Babaku ngapungna peuting&lt;br /&gt;    Nguriling kakalayangan&lt;br /&gt;    Neangan nu amis-amis&lt;br /&gt;    Sarupaning bungbuahan&lt;br /&gt;    Naon bae nu kapanggih&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;        Ari beurang ngagarantung&lt;br /&gt;        Pinuh dina dahan kai&lt;br /&gt;        Disarada patembalan&lt;br /&gt;        Nu kitu naon ngaranna&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;jika diterjemahkan kira-kira seperti ini.&lt;br /&gt;anak kecil bisa terbang&lt;br /&gt;biasanya tengah malam&lt;br /&gt;keliling melayang-layang&lt;br /&gt;mencari yang manis&lt;br /&gt;berupa buah-buahan&lt;br /&gt;apa saja yang didapat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kalau siang bergantungan&lt;br /&gt;penuh di dahan kayu&lt;br /&gt;bersuara bersautan&lt;br /&gt;seperti itu apa namanya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;lucu juga kalo diterjemahkan kedalam bahasa Indonesia karena saya terbiasa menembangnya dalam bahasa sunda, tapi dengan lagam yang sama masih bisa loh dinyanyikan dalam bahasa Indonesia....&lt;br /&gt;Siapa tahu arti kinanti????&lt;br /&gt;Nama kinanti itu indah tapi pupuh kinanti yang tadi menyatakan kalo itu ........!&lt;br /&gt;permios....&lt;br /&gt;   &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Tersesat dalam tawa dan suka cita. Petaka!
Terjerumus dalam duka lara. Nesatapa!
Terbelenggu oleh tata cara dan norma. Merdeka!&lt;/div&gt;</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Ziddu di Blokir?????</title><link>http://catatankecilandre.blogspot.com/2009/04/ziddu-di-blokir.html</link><category>Opini</category><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><pubDate>Fri, 3 Apr 2009 21:53:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-1014109251934166790.post-1737740923813222247</guid><description>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj_NL1zzaVlM_KsxeUJ_KPtKvPAiOWXgE4pBuRWudf3Tx2RsRZtEc51yX-9xRTSMghKp2ti045nWwVF77-gQiR-cjPcbInqtSswmPoyx8KUP2YlK1gsNfTkSWwHOk7FIb0AI4dZ6NP_GUeo/s1600-h/Untitled-1.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 400px; height: 193px;" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj_NL1zzaVlM_KsxeUJ_KPtKvPAiOWXgE4pBuRWudf3Tx2RsRZtEc51yX-9xRTSMghKp2ti045nWwVF77-gQiR-cjPcbInqtSswmPoyx8KUP2YlK1gsNfTkSWwHOk7FIb0AI4dZ6NP_GUeo/s400/Untitled-1.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5320479585580011714" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Waduh....... Kunaon ieu???? Peringatan ini teh serius dari google???&lt;br /&gt;Wah bodo teuing lah masih ada opsi abaikan saja. pilihlah yang itu.Menurut saya loh...&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Kenapa diblokir eh malah keluar keterangan berikut ini....&lt;br /&gt;Penjelajahan Aman&lt;br /&gt;Laman diagnostik untuk ziddu.com/download&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah status ziddu.com/download saat ini?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   Situs termasuk mencurigakan - mengunjungi situs web ini dapat membahayakan komputer Anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   Sebagian situs ini digolongkan sebagai aktivitas mencurigakan sebanyak 2 kali selama 90 hari terakhir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah yang terjadi saat Google mengunjungi situs ini?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   Dari 2461 laman di situs yang diuji selama 90 hari terakhir, 14 laman mengalami gangguan akibat mengunduh dan menginstal perangkat lunak berbahaya tanpa izin pengguna. Google terakhir kali mengunjungi situs ini pada tanggal 2009-04-02 dan konten yang mencurigakan terakhir kali ditemukan di situs ini pada tanggal 2009-04-02.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   Malicious software includes 10 trojan(s), 2 scripting exploit(s), 1 adware(s). Successful infection resulted in an average of 5 new process(es) on the target machine.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   Perangkat lunak berbahaya di-host di 18 domain, termasuk catjepzcft.com/, skalty.com/, 2mdn.net/.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   10 domain tampaknya berfungsi sebagai perantara penyebaran malware ke pengunjung situs ini, termasuk yieldmanager.com/, globe7.com/, lekkert.com/.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   This site was hosted on 1 network(s) including AS41813 (AXILLEUROPE).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah situs ini bertindak sebagai perantara penyebaran malware?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   Selama 90 hari terakhir, ziddu.com/download tampaknya berfungsi sebagai perantara infeksi 1 situs, termasuk deloveme.com/.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah situs ini meng-host malware?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   Tidak, situs ini tidak meng-host perangkat lunak berbahaya selama 90 hari terakhir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana hal ini terjadi?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   Terkadang pihak ketiga dapat menambahkan kode berbahaya ke situs yang sah, sehingga kami akan menampilkan pesan peringatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Tersesat dalam tawa dan suka cita. Petaka!
Terjerumus dalam duka lara. Nesatapa!
Terbelenggu oleh tata cara dan norma. Merdeka!&lt;/div&gt;</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj_NL1zzaVlM_KsxeUJ_KPtKvPAiOWXgE4pBuRWudf3Tx2RsRZtEc51yX-9xRTSMghKp2ti045nWwVF77-gQiR-cjPcbInqtSswmPoyx8KUP2YlK1gsNfTkSWwHOk7FIb0AI4dZ6NP_GUeo/s72-c/Untitled-1.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Tukar Link</title><link>http://catatankecilandre.blogspot.com/2009/04/tukar-link.html</link><category>Link</category><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><pubDate>Fri, 3 Apr 2009 00:58:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-1014109251934166790.post-3327387029405587233</guid><description>Jalan-jalan di dunia maya "internet Katanya", ada banyak blog di sini atau di sana? Kata mana yang mewakili tempat yang jauh buat saya tetapi serasa dekat dengan saya. Kumaha Atuh?????&lt;br /&gt;Malam Ini telah berhasil saya mengkoleksi banner yang para blogger punya diantaranya :&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;center&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://gogreenindonesia.blogspot.com/"&gt;&lt;img border="0" alt="go green Indonesia!" src="http://i23.photobucket.com/albums/b382/soakzzz/gogreenindonesia2s.jpg"/&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.BannerFans.com"&gt;&lt;img border="0" width="290" alt="Powered by BannerFans.com" src="http://img212.imageshack.us/img212/6030/1781028ec5d4686m3.jpg"/&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.ayongeblog.com/"&gt;&lt;img src="http://www.ayongeblog.com/wp-content/uploads/2007/10/ayongeblog-banner3.gif"/&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.rumahblogger.com/"&gt;&lt;img alt="rumahblogger.com, rumahnya blogger indonesia!" src="http://www.rumahblogger.com/images/banner_rumahblogger_small.gif"/&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://chieritanyachie.blogspot.com/" target="_blank"&gt;&lt;img border="0" alt="Photobucket" src="http://i84.photobucket.com/albums/k10/chiee_uchiee/me/blog/blogbanner-1.jpg"/&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://hikarianna.blogspot.com/" target="_blank"&gt; &lt;img border="0" alt="a byte for a soul" src="http://h1.ripway.com/hikarianna/hikarianna.gif"/&gt; &lt;/a&gt;&lt;br/&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://catatan-nje.blogspot.com/"&gt;&lt;img border="0" width="160" src="http://i156.photobucket.com/albums/t5/de_lacoste/Linksharecatatan-nje-1.jpg" height="160"/&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href='http://masmoemet.co.cc/' target='_blank' title='blog ancur'&gt;&lt;img src='http://masmoemet.co.cc/images/hehe.gif' border='0' /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://d3nan1.blogspot.com/" target="_blank" title="d3nan1"&gt;&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;img border="0" width="150" alt="d3nan1's blog" src="http://i79.servimg.com/u/f79/11/59/11/00/511.jpg"/&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://palembang-blogger.blogspot.com" target="_blank"&gt;&lt;br /&gt;&lt;img border="0" src="http://www.geocities.com/zanial_mz/komunitas.JPG"/&gt;&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.angingmammiri.org/portal/"&gt;&lt;img src="http://angingmammiri.org/portal/ambanner.png" border="0" alt="banner angingmammiri" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://cahandong.org/"&gt;&lt;br /&gt;&lt;img src="http://cahandong.org/banner/?100x50" &lt;br /&gt;alt="Komunitas Bloger Yogyakarta - CAHANDONG.ORG" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://andalas-comunity.blogspot.com/" target="_blank"&gt;&lt;br /&gt;&lt;img border="0" src="http://www.geocities.com/zanial_mz/andalas.JPG"/&gt;&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.batagor.net/"&gt;&lt;img src="http://batagor.net/wp-content/uploads/2008/01/banner-batagor-biru.png" border="0" alt="Batagor" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;h2 class="title"&gt;Bendera Bunderan HI&lt;/h2&gt;&lt;a href="http://b-h-i.blogspot.com/" target="_blank"&gt;&lt;br /&gt;&lt;img src="http://farm2.static.flickr.com/1060/566427102_77ebfc41d9_m.jpg" width="110" border="0" alt="http://b-h-i.blogspot.com"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;img src="http://angkringan.or.id/banner/angkringan_banner1.gif" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/center&gt;&lt;br /&gt;mungkin ada banyak lagi, kapan-kapan saya hunting lagi, eh surfing lagi, eh browsing lagi dweh....&lt;br /&gt;    &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Tersesat dalam tawa dan suka cita. Petaka!
Terjerumus dalam duka lara. Nesatapa!
Terbelenggu oleh tata cara dan norma. Merdeka!&lt;/div&gt;</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="http://farm2.static.flickr.com/1060/566427102_77ebfc41d9_t.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Entah....</title><link>http://catatankecilandre.blogspot.com/2009/04/entah.html</link><category>Renunganku</category><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><pubDate>Thu, 2 Apr 2009 00:30:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-1014109251934166790.post-5889770631390071110</guid><description>Tulisan ini seharusnya saya ungkapkan secara lisan kepada kamu, tetapi karena setelah dipikir terlalu banyak dan saya akan mempersingkatnya serta mengingat tidak banyak waktu kamu untuk mendengar segala ocehan dan sumpah serapah saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Walau siang hari, ketika saya mengatakan lewat telepon begitu lepas dan penuh keyakinan bukanlah berarti tidak dihantui rasa kecemasan ketika harus menunggu jawaban yang akan kamu kemukakan beserta alasanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai manusia memang saya selalu membutuhkan pengakuan dari lingkungan sekitar untuk membuktikan bahwa saya ini ada dan bukan sebagai pelengkap suatu komunitas dari ekosistem.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Tersesat dalam tawa dan suka cita. Petaka!
Terjerumus dalam duka lara. Nesatapa!
Terbelenggu oleh tata cara dan norma. Merdeka!&lt;/div&gt;</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Pelangi Masa Depan</title><link>http://catatankecilandre.blogspot.com/2009/04/pelangi-masa-depan.html</link><category>Renunganku</category><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><pubDate>Thu, 2 Apr 2009 00:28:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-1014109251934166790.post-5022505388252681783</guid><description>Assalamualaikum Wr, Wb&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelumnya dengan segala kerendahan hati dan terlepas dari keakuan  diri saya haturkan permohonan maaf yang mendalam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam kegalauan hati ini, akankah terjawab suatu keraguan yang menyelimuti.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika pengalaman serta kesalahan menjadi sandaran dalam melangkah, apakah sikap serta tutur yang telah terlepas menjadikan penilaian atas diriku ini.?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga perbaikan akan menyertai ku serta kebaikan bersama mu. Akankah? Ku harap itu dari mu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wassalamua’laikum Wr, Wb&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Tersesat dalam tawa dan suka cita. Petaka!
Terjerumus dalam duka lara. Nesatapa!
Terbelenggu oleh tata cara dan norma. Merdeka!&lt;/div&gt;</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Karena Mu Aku Ada</title><link>http://catatankecilandre.blogspot.com/2009/04/karena-mu-aku-ada.html</link><category>Renunganku</category><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><pubDate>Thu, 2 Apr 2009 00:27:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-1014109251934166790.post-3892903120981890485</guid><description>Entah ... apa yang membuat aku dapat merangkaikan kata-kata ini sehingga ada rasa  ingin melayangkannya kepada mu. Yang jelas kedatangannya, salah satu sisi bagian hidup kamu telah menggugah logika dan sejarah masa lalu aku yang telah lewat dan hanya dapat terkenang jika ada peristiwa dan hal yang mengugah memori itu.&lt;br /&gt;Bila ku berpikir secara sehat, aku merasa bodoh jika harus terhenti sejenak untuk mengingat dan mengenang masa-masa itu. Tak apalah ....,&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;  aku, kamu dan peristiwa itu merupakan bukti dari keberadaan kita di masa lalu yang telah membuat rentetan hingga keberadaan ku di sini dan saat ini. Walau jika ditelaah lebih jauh, jika harus terhenti menyambut masa yang lalu yang pernah menjadi penyakit hati dan pengeroposan jiwa, pastilah bodoh oleh anggapan publik, tapi apapun yang telah terjadi haruslah dinikmati rasa getir dan mengenaskannya hidup ini.&lt;br /&gt;Tadinya ku berpikir kedatangan dia, karib mu dan sisi hidup kamu akan menjemput ku dan mengantarkan aku menghampiri kamu untuk mengulang kembali dengan harapan-harapan yang lebih besar dari sebelumnya. Tetapi aku tak tahu dan tak ku mengerti sama sekali&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Tersesat dalam tawa dan suka cita. Petaka!
Terjerumus dalam duka lara. Nesatapa!
Terbelenggu oleh tata cara dan norma. Merdeka!&lt;/div&gt;</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Ketika suatu kenyataan tak seindah dari khayalan</title><link>http://catatankecilandre.blogspot.com/2009/04/ketika-suatu-kenyataan-tak-seindah-dari.html</link><category>Renunganku</category><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><pubDate>Thu, 2 Apr 2009 00:26:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-1014109251934166790.post-4012158928449390928</guid><description>Membayangkan yang menjadi khayalan merupakan suatu kenikmatan tersendiri bagi sang pengkhayal. Mengukuti alur dari imajinasi yang tergurat dalam pikiran. Hiruk pikuk dan ricuh dalam kehidupan semu dalam angan seakan menenggelamkan kenyataan di sekitar yang senyap dan sepi tanpa kehadiran diri yang telah hilang diculik sang khayal yang lebih menjanjikan. &lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Hidup di atas mimpi yang berlangitkan harapan seakan lebih ternikmati di banding suatu kenyataan yang kita rasakan. Adakalanya kita harus berhenti dari angan itu, ketika sang kenyataan menyiram kita dengan air waktu dan alur hidup sesungguhnya. Jika aku lebih lama berpikir terlalu jauhkan pikirku jikalau menjemputmu dari dunia khayalku, megajakmu ke dalam kenyataan yang utuh, dimana apa yang kita sentuh, dan rasakan nyata adanya. Aku harap kamu bersedia, kesediaan kamu yang terdorong dari niat baik yang tulus, menjajaki kebersamaan dari hidup yang nyata tanpa keraguan. Hanya itu seruanku untukmu yang terkasih, yang terpisahkan antara kenyataan dan khayalku. Senyum yang mengembang pelipur lara.&lt;br /&gt;Andreas&lt;br /&gt;    &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Tersesat dalam tawa dan suka cita. Petaka!
Terjerumus dalam duka lara. Nesatapa!
Terbelenggu oleh tata cara dan norma. Merdeka!&lt;/div&gt;</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Surat Ku</title><link>http://catatankecilandre.blogspot.com/2009/04/surat-ku.html</link><category>Renunganku</category><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><pubDate>Thu, 2 Apr 2009 00:25:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-1014109251934166790.post-2377629549325988893</guid><description>Kamar ku, 24 Februari 2004 &lt;br /&gt;21. 35 WIB&lt;br /&gt;Teruntuk&lt;br /&gt;LAIL&lt;br /&gt;Di mana dan kapan saja&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Assalamualaikum Wr, Wb&lt;br /&gt;Dear Lail,&lt;br /&gt;Ini ketiga kalinya andre nulis surat buat kamu. Terdorong oleh rasa kagum dan suka, mungkin itu cukup menjadi alasannya. Biasa bagi yang lain tapi luar biasa bagi saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebenarnya saya bukan orang yang pandai buat merangkai kata-kata, bukan penulis yang baik. Terbukti selama sekolah saya mengarang tak pernah dapat nilai 8. Tapi apalah daya, saya coba menuliskan dan merangkaikan kata demi kata yang ada dalam hati ini buat kamu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kamu boleh percaya, pertama saya lihat kamu waktu itu, ada perasaan kagum. Saya sering curi pandang ke kamu. Ah ... itu nggak perlu diungkapkan lagi. Saya yakin kamu sudah tahu. Wajar ya ... sebagai laki-laki saya kagum sama kamu. Kamu cantik dan bukan hanya itu, masih banyak lagi yang belum aku ketahui dan perhatikan dari diri kamu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku. Jujur ! Setiap  orang mungkin hanya sedikit jujurnya, tapi aku rasa untuk perasaan cinta, suka, sayang ... orang mana mungkin berbohong, begitu juga dengan perasaan saya sekarang ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasa kagum, penasaran dan bla bla bla yang lain telah memenuhi pikiran saya. Maka dari itu surat demi surat yang kamu terima buat pengobat rasa penasaran saya sama kamu. Sebenarnya saya ingin ngobrol, bertanya dan tertawa sama kamu. Tapi terasa ada dinding pemisah antara kamu dan aku. Dan mudah mudahan bukan ego kamu yang menjadi pemisah. Hati dan pikiran saya sudah banyak dengan pertanyaan seputar kamu. Semua sudah tercemar, teracuni dengan pertanyaan seputar “Lail” siapa sih dia? Dimana rumahnya? Kapan lahirnya? Dan uh... banyak lagi. Dari pertanyaan seputar biodata sampai yang pribadi. Nggak keterlaluankan semua itu?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terkadang memang ada pikiran negatif, ngeres, lamunan jorok tentang kamu, tapi maaf bukan kamu yang terbayang, tapi Titi Kamal. Kalaupun terbayang kamu mungkin cuma setengah leher ke atas atau paha ke bawah. Bukannya seneng malah bingung memang kamu seperti itu ? soalnya yang saya lihat waktu itu tertutup dari atas ke bawah yang keliatan cuman muka dan aksesorisnya juga jari tangan kamu sama kuku-kukunya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selagi nggak bosen kamu baca, saya masih banyak yang ingin diungkapkan seputar kamu dan perasaan saya. Banyak harapan saya ingin wujudkan mungkin salah satunya kenal kamu, jadi pacar kamu, setelah itu selanjutnya kita rencanakan berdua. Kalaupun ada tanggapan baik dari kamu mungkin bukan yang mustahil semuanya itu dapat terwujud. Aku nggak mimpikan ? nggak ... buktinya aku malah berdebar-debar kala menulis dan berharap  apa yang aku tulis dapat dipahami dan diterima sama kamu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lela ... setelah beberapa paragraf aku tulis. Saya malah yakin kalau kamu banyak mendatangkan inspirasi buat saya, terbukti biasanya nggak bisa ngarang atau nulis ilmiah, tapi ... sekarang wuih ... udah banyak banget sampe tumplek semuanya. Nggak apa-apa yang penting hurufnya nggak ada yang tumpah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jikalau ada tanggapan baik dan bukan sekedar iseng atau ngisengin, saya mohon dibalas secepatnya dengan apa adanya. Dan maaf saya boleh minta foto, biodata kamu? Yang paling penting cinta buat ngilangin dahaga saya. Itupun  kalau kamu nggak keberatan dan nggak punya ikatan dan janji dengan lelaki lain.&lt;br /&gt;Dan untuk kamu tahu, kamu sudah mendapatkan 1/5 bagian dari hati saya, karena 4/5 bagian yang lain sudah saya berikan kepada diri saya sendiri, Allah SWT tuhan saya, keluarga saya, dan teman sahabat serta karib yang mencintai saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nggak bosen kan kamu baca surat ini. Saya akhiri saja. Pokoknya semoga kamu juga punya harapan seperti saya. Dan kamu juga bukan hanya sekedar singgah sesaat di hati saya, tetapi berlabuh dan menetap serta menjadi bagian dari kehidupan saya.&lt;br /&gt;Untuk sumber inspirasiku, positif dan negatif, sehat dan jorok pikiran, Lail ... sejahtera buat kamu! Semoga Allah SWT melindungi  dan mengasihi kamu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wassalamualaikum Wr, Wb&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hormat saya,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Andreas Kurniawan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Tersesat dalam tawa dan suka cita. Petaka!
Terjerumus dalam duka lara. Nesatapa!
Terbelenggu oleh tata cara dan norma. Merdeka!&lt;/div&gt;</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Aku Tak Percaya Hari Esok</title><link>http://catatankecilandre.blogspot.com/2009/04/aku-tak-percaya-hari-esok.html</link><category>Renunganku</category><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><pubDate>Thu, 2 Apr 2009 00:22:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-1014109251934166790.post-7665032437218862648</guid><description>Aku paling tak percaya hari esok&lt;br /&gt;Karena dua kemungkinan yang menjadi teka-teki&lt;br /&gt;Terjadi ... &lt;br /&gt;Atau tidak terjadi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku tak mampu membuat kesempatan&lt;br /&gt;Hanyalah Dia pembuatan kesempatan&lt;br /&gt;Aku hanya memanfatkan kesempatan yang telah diberikan-Nya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Aku tak yakin hari esok&lt;br /&gt;Karena kesempatan kali ini telah lebih baik dari hari kemarin&lt;br /&gt;Aku tak percaya hari esok&lt;br /&gt;Karena aku sangat ingin memaksimalkan hari ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku tak suka hari esok&lt;br /&gt;Karena hanya Dia yang merencanakan dan mengaturnya.&lt;br /&gt;Aku tak yakin hari esok&lt;br /&gt;Seindah apapun kau lukis dan rekayasa&lt;br /&gt;Hanya Dia Yang Maha Tahu dan  Maha menghendaki&lt;br /&gt;Dia dan hanya Dia yang ku yakini akan janji esok untuk ku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jalani hidup sebaik-baiknya untuk hari ini&lt;br /&gt;Esok kau jelang ....&lt;br /&gt;Andreas Kurniawan&lt;br /&gt;Perintis Komputer, 31 Januari 2004&lt;br /&gt;    &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Tersesat dalam tawa dan suka cita. Petaka!
Terjerumus dalam duka lara. Nesatapa!
Terbelenggu oleh tata cara dan norma. Merdeka!&lt;/div&gt;</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item></channel></rss>