<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="/~d/styles/rss2full.xsl"?><?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="http://feeds.feedburner.com/~d/styles/itemcontent.css"?><rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/" xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/" xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0" version="2.0">

<channel>
	<title>FacebLog argunbdg.com</title>
	
	<link>http://argunbdg.com</link>
	<description>Just Another Ngeblog</description>
	<lastBuildDate>Tue, 07 Sep 2010 03:26:54 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.9.1</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="self" type="application/rss+xml" href="http://feeds.feedburner.com/argunbdg" /><feedburner:info uri="argunbdg" /><atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="http://pubsubhubbub.appspot.com/" /><feedburner:emailServiceId>argunbdg</feedburner:emailServiceId><feedburner:feedburnerHostname>http://feedburner.google.com</feedburner:feedburnerHostname><feedburner:browserFriendly></feedburner:browserFriendly><item>
		<title>Selamat Hari RAya Idul Fitri 2010</title>
		<link>http://argunbdg.com/selamat-hari-raya-idul-fitri-2010.html</link>
		<comments>http://argunbdg.com/selamat-hari-raya-idul-fitri-2010.html#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 07 Sep 2010 03:26:54 +0000</pubDate>
		<dc:creator>argun</dc:creator>
				<category><![CDATA[Catatan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://argunbdg.com/?p=998</guid>
		<description><![CDATA[
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="aligncenter" src="http://t3.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcQbZsidXfXQjZ3IQ7ynUuLymXdzia87ncLlTjZ2Muo2CzhMbvA&amp;t=1&amp;usg=__7EMMBe6v_O0OoUyFj13z8nt0ADw=" alt="" width="363" height="363" /></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://argunbdg.com/selamat-hari-raya-idul-fitri-2010.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Masih Adakah Pahlawan Tanpa Tanda Jasa?</title>
		<link>http://argunbdg.com/masih-adakah-pahlawan-tanpa-tanda-jasa.html</link>
		<comments>http://argunbdg.com/masih-adakah-pahlawan-tanpa-tanda-jasa.html#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 31 Aug 2010 02:40:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>argun</dc:creator>
				<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<category><![CDATA[masa penjajahan]]></category>
		<category><![CDATA[pahlawn tanpa tanda jasa]]></category>
		<category><![CDATA[pembangunan]]></category>
		<category><![CDATA[pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[persamaan status pns]]></category>
		<category><![CDATA[pra-pembangunan]]></category>
		<category><![CDATA[serikat guru]]></category>
		<category><![CDATA[status pegawai negeri sipil]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://argunbdg.com/?p=992</guid>
		<description><![CDATA[Ketika negeri kita tercinta ini masih dalam masa pra-pembangunan dan langkanya pendidikan, figur seorang pendidik/guru dianggap sebagai seorang pahlawan dengan tanpa tanda jasa yang berjuang demi masa depan rakyat indonesia. Hal ini dikarenakan seseorang yang mengabdikan diri untuk memberikan pendidikan kepada masyarakat, benar-benar melakukannya dengan ikhlas tanpa pamrih, tak pernah menuntut timbal balik jasa, baik [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Ketika negeri kita tercinta ini masih dalam masa pra-pembangunan dan langkanya pendidikan, figur seorang pendidik/guru dianggap sebagai seorang pahlawan dengan tanpa tanda jasa yang berjuang demi masa depan rakyat indonesia. Hal ini dikarenakan seseorang yang mengabdikan diri untuk memberikan pendidikan kepada masyarakat, benar-benar melakukannya dengan ikhlas tanpa pamrih, tak pernah menuntut timbal balik jasa, baik kepada pemerintah mau pun kepada masyarakat yang dibinanya, dan tidak pernah menuntut persamaan status seperti pahlawan lainnya yang berjuang dengan senjata.</p>
<p style="text-align: justify;"><img class="aligncenter" src="http://api.ning.com/files/alUvt0dxC9*1*WgMw-wi1Pmsz9SufT7uxplRpRw-ltiW3L9Wi5SE7AtjoFpGZYDld*iPDrThSjCitD*hRcLWDMSYwc925i2V/gb67.jpg" alt="" width="437" height="343" /></p>
<p style="text-align: justify;">Akan tetapi, kini jaman sudah berubah. Pekerjaan mendidik atau mengajar sudah menjadi sebuah profesi tersendiri dan bukan lagi sebuah pekerjaan amal yang dilakukan dengan <span id="more-992"></span>tulus ikhlas, baik demi bangsa mau pun negara, melainkan sebuah mata pencaharian yang dilakukan demi menafkahi kebutuhan hidup dirinya serta keluarga, yang tidak beda dengan profesi lainnya yang menuntut upah dari keringat/tugas yang telah dilakukannya. Sehingga, baik pemerintah mau pun pihak yang menyelenggarakan sebuah kegiatan pendidikan dituntut untuk membayar jasa mereka.</p>
<p style="text-align: justify;">Lebih dari itu, kaum pendidik jaman sekarang, dengan serikatnya, kerap-kali melakukan demo dan protes menuntut persamaan status seperti status pegawai negeri sipil lainnya, dengan catatan supaya mereka mendapatkan upah yang sama seperti pegawai negeri pada umumnya.</p>
<p style="text-align: justify;">Saya tidak menyangkal atau pun menyalahkan pergeseran dan perubahan budaya di atas tadi, dikarenakan semuanya adalah hal yang wajar dan tak bisa dipungkiri <span style="text-decoration: underline;">kepentingan para guru terhadap tanda jasa mereka yang setimpal untuk setiap bulannya.</span></p>
<p style="text-align: justify;">Akan tetapi, masih pantaskan jaman sekarang seorang guru disebut &#8220;Pahlawan Tanpa Tanda Jasa?&#8221;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://argunbdg.com/masih-adakah-pahlawan-tanpa-tanda-jasa.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pintu NERAKA di UZBEKISTAN!!!</title>
		<link>http://argunbdg.com/pintu-neraka-di-uzbekistan.html</link>
		<comments>http://argunbdg.com/pintu-neraka-di-uzbekistan.html#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 28 Aug 2010 05:10:54 +0000</pubDate>
		<dc:creator>argun</dc:creator>
				<category><![CDATA[Info]]></category>
		<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<category><![CDATA[lubang api neraka]]></category>
		<category><![CDATA[lubang raksasa]]></category>
		<category><![CDATA[neraka]]></category>
		<category><![CDATA[pintu neraka]]></category>
		<category><![CDATA[uzbekistan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://argunbdg.com/?p=982</guid>
		<description><![CDATA[Pintu neraka sering dilukiskan dengan suasana api menyala yang sangat  mengerikan panasnya. Kondisi seperti itulah yang terdapat di sebuah  lubang api menganga di daratan Uzbekistan, Asia Tengah. Maka, lubang api  itu pun disebut sebagai &#8220;pintu neraka&#8221;.
Lubang api raksasa di Usbekistan yang biasa disebut &#8220;pintu neraka&#8221; sudah ada sejak 1975
Lubang api itu berukuran [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Pintu neraka sering dilukiskan dengan suasana api menyala yang sangat  mengerikan panasnya. Kondisi seperti itulah yang terdapat di sebuah  lubang api menganga di daratan Uzbekistan, Asia Tengah. Maka, lubang api  itu pun disebut sebagai &#8220;pintu neraka&#8221;.</p>
<p style="text-align: center;"><img class="aligncenter" src="http://stat.k.kidsklik.com/data/photo/2010/08/28/0543334p.jpg" alt="" width="456" height="233" />Lubang api raksasa di Usbekistan yang biasa disebut &#8220;pintu neraka&#8221; sudah ada sejak 1975</p>
<p style="text-align: justify;">Lubang api itu berukuran  sekitar dua kali lapangan bola dengan kedalaman lebih dari 30 meter.  Semula ukurannya tidak <span id="more-982"></span>sebesar itu sejak pertama kali &#8220;pintu neraka&#8221; itu  dijumpai manusia pada tahun 1975.</p>
<p style="text-align: justify;">Awalnya ahli geologi menggali  dengan alat berat untuk pengeboran gas alam. Anehnya, di lokasi itu  ditemukan jurang besar di bawah tanah. Saking besarnya, semua peralatan  untuk penggalian itu terperosok ke dalam.</p>
<p style="text-align: justify;">Jurang itu dipenuhi  dengan gas bumi yang beracun. Belum ada keterangan resmi Uni Soviet kala  itu terkait berapa jumlah korban tewas akibat terkena gas beracun.  Namun, para ahli segera menyingkir dan semua peralatan yang terperosok  itu ditinggal pergi.</p>
<p style="text-align: justify;">Untuk menghindari gas beracun yang telanjur  terbuka ke langit bumi itu menyebar, para ahli memutuskan untuk  membakarnya. Posisinya berada di dekat kota kecil bernama Davaz.</p>
<p style="text-align: justify;">Praktis  sejak 1975 lubang raksasa itu menyemburkan api seperti gunung berapi  dan masih tetap menyala hingga kini walau sudah 35 tahun berlalu.  Masyarakat sekitar tak ada yang berani mendekat karena pengaruh medan  panas hingga beberapa ratus meter sehingga dinamakan &#8220;pintu neraka&#8221;.</p>
<p style="text-align: justify;">Sampai  sekarang belum ada penjelasan apakah &#8220;pintu neraka&#8221; itu ukurannya  melebar atau stabil karena gas yang keluar dari perut bumi itu langsung  terbakar. Walau terkena hujan pun, apinya tidak mati.</p>
<p style="text-align: justify;">Lubang api  raksasa itu kelihatan dari kejauhan karena berada di daratan tandus yang  luas. Bila malam, tampak semakin jelas dengan sorotan cahaya kekuningan  yang bersumber dari &#8220;pintu neraka&#8221; itu.</p>
<p style="text-align: justify;">Mirip dengan lumpur  Lapindo, yang terus mengeluarkan lumpur panas gara-gara pengeboran yang  dinilai gagal sehingga menyembur ke permukaan bumi. Hingga kini juga  belum ada ahli geologi yang mampu menghentikan semburan lumpur panas  Lapindo. Yang bisa dilakukan hanya membatasi agar area efek lumpur panas  itu tidak terus melebar.</p>
<p style="text-align: justify;">::sumber:: <a href="http://internasional.kompas.com/read/2010/08/28/05510462/Ada.Pintu.Neraka.di.Usbekistan-7" target="_blank">kompas.com</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://argunbdg.com/pintu-neraka-di-uzbekistan.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
