<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	>

<channel>
	<title>C Sutanto Architect</title>
	<atom:link href="http://c.sutanto.or.id/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://c.sutanto.or.id</link>
	<description>Catatan &#38; Jurnal Arsitektur.</description>
	<pubDate>Thu, 15 Sep 2011 06:35:25 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.7.1</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Desain Rumah: Ventilasi Udara</title>
		<link>http://c.sutanto.or.id/desain/desain-rumah-ventilasi-udara</link>
		<comments>http://c.sutanto.or.id/desain/desain-rumah-ventilasi-udara#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 05 May 2008 09:05:39 +0000</pubDate>
		<dc:creator>C Sutanto</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Desain]]></category>

		<category><![CDATA[rumah]]></category>

		<category><![CDATA[ventilasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://c.sutanto.or.id/?p=24</guid>
		<description><![CDATA[Desain rumah mempengaruhi pengeluaran biaya listrik setiap bulannya. Bagaimana cara mengurangi beban listrik melalui desain rumah yang peka terhadap ventilasi udara.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Ventilasi udara adalah pergerakan udara di dalam rumah dan antara ruang dalam dengan ruang luar. Kontrol terhadap ventilasi udara pada desain rumah adalah hal penting saat melakukan proses desain rumah. Bagaimana cara mendesain ventilasi udara agar nyaman, menghilangkan hawa panas dan membuat penghuni betah.</p>
<p>Memang ada cara mudah untuk membuat nyaman rumah daerah tropis. Penggunaan Air Conditioning atau kipas angin di langit-langit. Solusi tercepat dan termudah, namun merupakan jalan keluar yang membutuhkan biaya listrik dan perawatan bulanan - belum termasuk masalah lingkungan, global warming.</p>
<h2>Menggunakan Alam</h2>
<p>Jadi bagaimana mendesain aliran udara non-mekanik, tanpa menggunakan kipas angin. Sebenarnya angin dapat dengan mudah diatur melalui perbedaan tekanan. <strong>Tekanan positif</strong> ada pada bidang yang menerima angin, atau dimana udara memberi tekanan pada bidang. <strong>Tekanan negatif</strong> ada pada bidang dimana angin meninggalkan rumah, atau pada bidang dimana udara keluar. Bedakan istilah angin dan pertukaran udara. Angin dapat berupa topan, tornado, angin laut - sedangkan pertukaran udara pada rumah adalah bagaimana angin sepoi-sepoi membuang udara panas keluar rumah.</p>
<p>Ada trik sederhana untuk mengatur aliran angin, dengan gradasi tekanan. Caranya adalah sebagai berikut:</p>
<ol>
<li>Menggunakan perbedaan tekanan pada sisi luar rumah.</li>
<li>Menggunakan perbedaan tekanan yang disebabkan oleh variasi tekanan dalam rumah.</li>
</ol>
<p>Untuk desain rumah kota mungkin sulit. Kerapatan bangunan hanya menyisakan sisi depan dan belakang rumah. Sedangkan sisi kiri dan kanan terhalang oleh rumah tetangga. Alternatif desain pergerakan angin menjadi terbatas. Oleh karena itu bebaskan bagian depan dan belakang rumah untuk membuat ruang terbuka. Kesulitan desain rumah Jakarta atau kota besar lainnya adalah membangun rumah pada seluruh luasan tanah, bila perlu tanpa melihat garis sempadan bangunan. Jadi bersyukurlah bila tinggal di kota kecil, tanah masih luas dan terjangkau.</p>
<h2>Tips Desain Rumah</h2>
<p>Solusi rumah kota adalah sebagai berikut:</p>
<ol>
<li>Desain rumah dengan bukaan.</li>
<li>Meletakkan dinding tanaman di bidang bertekanan udara positif. Kelembaban tanaman terbawa oleh angin sehingga mendinginkan udara.</li>
<li>AC alami, mengarahkan aliran angin untuk melewati tanaman dan kolam membuat udara menjadi lebih dingin.</li>
<li>Overstek atap lebar, bagian dari atap di sisi luar bangunan. Beritahukan hal ini kepada arsitek saat mereka membuat desain.</li>
<li>Teras rumah yang tidak memantulkan sinar matahari, lebih baik bila halamannya berumput.</li>
<li>Pohon menaungi dinding rumah.</li>
</ol>
<p>Pertimbangan desain ventilasi udara ini membuat perbedaan kenyamanan saat ditinggali. Ingat melakukan kegiatan desain hanya sekali, tetapi menempati bangunan untuk selamanya.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://c.sutanto.or.id/desain/desain-rumah-ventilasi-udara/feed</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Desain Rumah Bulat</title>
		<link>http://c.sutanto.or.id/sajian-utama/desain-rumah-bulat</link>
		<comments>http://c.sutanto.or.id/sajian-utama/desain-rumah-bulat#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 02 May 2008 09:47:38 +0000</pubDate>
		<dc:creator>C Sutanto</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Sajian Utama]]></category>

		<category><![CDATA[arsitektur]]></category>

		<category><![CDATA[organik]]></category>

		<category><![CDATA[rumah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://c.sutanto.or.id/?p=31</guid>
		<description><![CDATA[Bosan dengan bangunan kotak - gunakan bentuk bulat. Cocok untuk desain villa, cottage, atau rumah retreat.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://www.calearth.org/cvillage/VillageDrinkFountain.jpg" alt="Cal Earth" width="300" height="204" /></p>
<p>Desain rumah bulat oleh <a title="Cal-Earth" href="http://www.calearth.org"  target="_blank">Cal-Earth</a> memberi warna unik untuk bangunan tempat tinggal. Refleksi bentuk bulat memiliki filosofi mendekati alam. Alam yang secara organik memberikan variasi bentuk yang luar biasa. Memang ada beberapa perbedaan, seperti kristal salju dengan bentuk bersudut banyak.</p>
<p>Namun apa kelebihan dari bentuk bulat ini? Pertanyaan normal bila kita telah lama terbiasa tinggal di rumah berbentuk persegi 4. Satuan material bangunan saja semuanya berbentuk persegi empat, seperti batu bata, kayu, keramik lantai, bahkan sampai dengan furniture. Susah adalah kata sifat paling mendekati penggunaan bentuk ini.</p>
<h2>Fitur Bentuk Bulat</h2>
<p><strong>Mengalir</strong>, itu salah satu kelebihan yang dapat kita terima. Bila sebuah bidang tegak lurus dengan arah angin, maka bidang tersebut menerima tekanan yang cukup besar. Bentuk bulat memiliki resistan angin yang rendah. Mengapa demikian karena permukaannya yang cenderung mengalir. Fitur ini cocok untuk daerah dengan aliran angin kuat.</p>
<p><strong>Air hujan mudah mengalir</strong>, ini solusi bebas talang tidak perlu pusing dengan kemiringan atap. Masalah di daerah tropis adalah bahwa bila curah hujan tinggi dan kemiringan atap kurang, terjadi bocor. Bentuk bulat mempermudah air hujan mengalir.</p>
<p><strong>Green building</strong>, bangunan ini dapat dibuat dengan semen dan tanah. Menghemat penggunaan kayu dan baja - turut mendukung eco-design. Mulai peduli dengan alam.</p>
<p><strong>Denah fleksibel</strong>, penggabungan bentuk dapat dilakukan pada semua sisi. Mengingat bentuk bulat memiliki sisi tidak terbatas maka penggabungan ruang dapat diletakkan secara bebas.</p>
<h2>Contoh penggunaan Rumah Bulat</h2>
<p><img src="http://www.cwdg.ca/images/slides/slide4.jpg" alt="Rumah Bulat - contoh #1" /></p>
<p><img src="http://www.eikongraphia.com/wordpress/wp-content/Trinity%20Dome%20House%202.jpg" alt="Trinity Home" width="400" height="206" /></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://c.sutanto.or.id/sajian-utama/desain-rumah-bulat/feed</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Bangunan Minimalis #1 - definisi</title>
		<link>http://c.sutanto.or.id/desain/bangunan-minimalis-1</link>
		<comments>http://c.sutanto.or.id/desain/bangunan-minimalis-1#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 25 Apr 2008 17:07:36 +0000</pubDate>
		<dc:creator>C Sutanto</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Desain]]></category>

		<category><![CDATA[minimalis]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://c.sutanto.or.id/?p=30</guid>
		<description><![CDATA[Semua orang tergerak memiliki rumah dengan desain minimalis. Katanya sedang tren, faktanya tidak semua orang mengerti langgam minimalis ini seperti apa.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img onclick="return insertImage(this,'22963087@N04','2441333156','csutanto')" src="http://farm4.static.flickr.com/3178/2441333156_a1273d7245_m.jpg" alt="Desain Bangunan Minimalis" width="300" height="240" /></p>
<p>German Pavillion, Barcelona</p>
<p>Mengapa orang membuat <strong>desain rumah minimalis</strong>? bila itu tren, apa salah kita mengikutinya. Saya berikan perumpamaan bagi yang berminat ingin membangun rumah minimalis. Seperti orang yang ingin berlibur dan sedang berdiri di depan loket penjualan tiket. Boleh jadi Anda yang memiliki rumah, dan penjual tiket hanyalah pelaksana. Anda berkata, &#8220;Saya mau pergi berlibur, pokoknya tempat yang paling laku&#8221; - penjual tiket memberikan Bali. Dengan bayangan tentang berlibur Anda berangkat ke Bali. Lho kok pantai? Bayangan Anda berlibur itu adalah dingin, berkabut, makan sate kelinci dan jagung bakar.</p>
<p>Jadi apa pelajaran yang Anda miliki? Salah jurusan bila tidak tahu apa yang Anda mau. Saya akan mencoba untuk memberikan gambaran tentang rumah minimalis. Tidak lengkap namun cukup untuk membuat Anda tahu <strong>sebelum memutuskan membangun rumah minimalis</strong>.</p>
<h2>Langgam Desain Minimalis</h2>
<p>Untuk mengerti suatu hal perlu melihat akar atau <strong>asal langgam minimalis</strong>. Minimalis merupakan gerakan di bidang seni atau desain. Ciri desain minimalis adalah menampilkan elemen yang seperlunya saja. Dalam bidang arsitektur gerakan ini berakar pada <strong>langgam modern</strong> dan merupakan <strong>transisi </strong>ke langgam post-modern.</p>
<p>Gerakan ini sangat dipengaruhi oleh <strong>budaya dan arsitektur tradisional Jepang</strong>. Ingat moto arsitektur <em>Less is more</em> - Ludwig Mies van der Rohe yang menampilkan struktur elegan dan sederhana pada karya bangunan pameran temporer, German Pavillion, Barcelona. Sejujurnya bangunan tersebut termasuk langgam Internasional.</p>
<p><strong>Ciri desain minimalis</strong> adalah:</p>
<ul>
<li><strong>Sambungan bidang yang sempurna</strong>, pertemuan dinding dan atap memerlukan penanganan yang rapi. Mungkin ini yang menjadi pertimbangan biaya desain minimalis mahal.</li>
<li><strong>Penampilan struktur yang elegan</strong>, konstruktsi struktural tersusun sederhana dan lugas tanpa kamuflase elemen arsitektur.</li>
<li><strong>Penggunaan cahaya</strong>, sebagai elemen yang mampu memberikan efek dramatis. Permainan cahaya buatan atau alami menghasilkan efek kedalaman ruang.</li>
<li><strong>Atap datar</strong>, atau nyaris datar untuk bangunan di iklim tropis.</li>
<li><strong>Ruang terbuka dan jendela yang lebar</strong>, ruang terbuka bermanfaat untuk mengimbangi masa bangunan, sedangkan jendela memberikan pandangan ke luar lebih leluasa.</li>
<li><strong>Open space</strong>, menghilangkan material dinding - contoh dapur dan ruang makan dalam satu ruang.</li>
</ul>
<p>Beberapa gambar tentang desain bangunan minimalis</p>
<p><img onclick="return insertImage(this,'22963087@N04','2440604957','csutanto')" src="http://farm4.static.flickr.com/3170/2440604957_deba70480e.jpg" alt="Desain Minimalis Toko" /></p>
<p>Tampak depan bangunan yang rapi dan bersih, ciri khas desain bangunan minimalis</p>
<p><img onclick="return insertImage(this,'22963087@N04','2440604511','csutanto')" src="http://farm4.static.flickr.com/3085/2440604511_83f93bae6a.jpg" alt="Desain Bangunan Minimalis" /></p>
<p>Rumah Pink di Florida menampilkan bidang fasade yang bersih.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://c.sutanto.or.id/desain/bangunan-minimalis-1/feed</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Anomali Fasade</title>
		<link>http://c.sutanto.or.id/desain/anomali-fasade</link>
		<comments>http://c.sutanto.or.id/desain/anomali-fasade#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 08 Apr 2008 05:11:58 +0000</pubDate>
		<dc:creator>C Sutanto</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Desain]]></category>

		<category><![CDATA[arsitektur]]></category>

		<category><![CDATA[fasade]]></category>

		<category><![CDATA[rumah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://c.sutanto.or.id/?p=25</guid>
		<description><![CDATA[Ingin memiliki bangunan yang mudah dikenali? Pengolahan fasade atau wajah bangunan dengan teknik anomali akan membantu rumah atau bangunan Anda tampil berbeda.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Fasade merupakan <strong>elemen utama</strong> dalam tampilan bangunan. Memiliki fasade bangunan yang mudah dikenali akan mendatangkan kemudahan tamu atau pengunjung. Misal untuk bangunan komersial (ruko) seluruh tampak muka pasti sama, atau kurang lebih mirip. Lalu setiap kali calon pengunjung ingin datang, Anda harus menjelaskan bagaimana cara menuju lokasi.</p>
<p>Bayangkan keuntungan memiliki fasade yang <strong>mudah dikenali</strong>. Pengunjung dengan mudah menuju lokasi, tidak usah mencari-cari atau berputar berkali-kali hanya untuk mencapai tempat Anda. Misal seorang dari tangerang ingin melakukan transaksi bisnis di kantor Anda. Letak kantornya di daerah roxy, jakarta barat. Dengan kepadatan seperti sekarang bisa jadi dia tersesat dan lurus menuju harmoni. Ditambah dengan kompleksnya sistem lalu lintas jakarta, bisa jadi dia langsung pulang lewat tomang.</p>
<h2>Anomali</h2>
<p><img style="border: 1px solid black;" src="http://farm4.static.flickr.com/3182/2401019272_f2bdbdf006_o.jpg" alt="Azuma House" width="245" height="360" /><br />
<cite>Foto: Azuma House, Tadao Ando.</cite></p>
<p>Gunakan anomali, yaitu memberikan <strong>perbedaan </strong>dari aturan atau kondisi normal yang ada. Melalui bentuk, ukuran, warna ataupun fungsi. Ambilah contoh Azuma House, Tadao Ando, 1975 - 1976 Sumiyoshi, Osaka, Jepang. Bagian kiri dan kanan bangunan adalah rumah padat dengan model yang kurang lebih sama. Lahan yang sempit dan memanjang menempatkan ruang di bagian depan dan belakang. Bagian tengah merupakan taman terbuka untuk pencahayaan.</p>
<p>Anomali <strong>ke-1</strong>, rumah ini menggunakan <strong>dinding masif</strong>. Perhatikan rumah sekitarnya yang menggunakan bervariasi. Satu-satunya bukaan adalah pintu masuk.</p>
<p>Anomali <strong>ke-2</strong>, penggunaan kanopi yang menjadi standar wajib setiap bukaan pada dinding pun dihindarkan. <strong>Tanpa kanopi</strong> wajah rumah menjadi rata.</p>
<p>Anomali <strong>ke-3</strong>, <strong>material</strong> beton cetak dalam satu warna. Menyederhanakan tampak muka menjadi sepolos mungkin.</p>
<p>Anomali <strong>ke-4</strong>, warna bangunan menggunakan warna material. Murni tanpa penggunaan cat.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://c.sutanto.or.id/desain/anomali-fasade/feed</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Arsitek, Interior atau Sipil?</title>
		<link>http://c.sutanto.or.id/berita/arsitek-interior-atau-sipil</link>
		<comments>http://c.sutanto.or.id/berita/arsitek-interior-atau-sipil#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 04 Apr 2008 07:37:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator>C Sutanto</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Berita]]></category>

		<category><![CDATA[arsitek]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://c.sutanto.or.id/?p=18</guid>
		<description><![CDATA[Siapa yang harus Anda undang untuk membantu mendesain rumah idaman selama ini. arsitek, sipil atau interior designer. Setiap peran memiliki pekerjaan dan ruang lingkup yang berbeda.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Kalau ingin membangun rumah siapa yang harus kita cari? Seorang arsitek, interior atau sipil. Pertanyaan yang membingungkan. Baca artikel ini untuk menentukan pilihan yang terbaik.</p>
<h2>Peran dan Fungsi</h2>
<p><strong>Arsitek </strong>adalah orang yang <strong>merencanakan dan merancang sebuah lingkungan buatan</strong>. Baik itu rumah, ruko, fasilitas umum ataupun sebuah kota. Pekerjaan utamanya adalah menggali kebutuhan pengguna sampai menemukan masalah. Berangkat dari masalah itu seorang arsitek merancang solusi, yaitu lingkungan buatan sesuai kebutuhan pengguna. Lingkungan buatan ini menjadi filter atas lingkungan alam sehingga manusia dapat melakukan kegiatannya. Contoh: tenda kulit binatang pada jaman pra sejarah berguna untuk tidur dan berlindung dari cuaca ekstrim dingin. Pusat perbelanjaan mengakomodasi kebutuhan berbelanja di satu tempat.</p>
<p>Arsitek kemudian bekerja sama dengan <strong>insinyur sipil</strong> untuk menghitung kekuatan konstruksi dan membicarakan bagaimana bangunan tersebut dapat dibangun. Ahli sipil memiliki kemampuan untuk <strong>merencankan dan merancang solusi konstruksi</strong> bangunan. Mau yang tahan gempa? tidak roboh bila dibangun 100 tingkat ke atas? Atau mungkin mau membangun di lahan rawa.</p>
<p>Lalu apakah <strong>Interior Designer</strong> itu? Merekalah yang <strong>merancang furnitur dan dekorasi interior</strong> yang lebih spesifik. Furnitur yang memenuhi cita rasa dan tuntutan ergonomis merupakan solusi interior  designer untuk pengguna. Pilihan dekorasi tertentu menghasilkan nuansa tertentu pun karya mereka. Mungkin Anda berpikir lebih mudah saya ke toko furnitur cari sendiri dan bawa pulang. Betul, namun lebih mudah dan bagus seorang Interior Designer yang bekerja.</p>
<h2>Siapa Yang Membangun</h2>
<p>Dengan mengetahui fungsi arsitek, sipil dan interior designer maka Anda dapat bertanya kepada kontraktor, &#8220;Jasa apa yang Anda sediakan? <strong>arsitektur, sipil atau interior?</strong>&#8221; Mungkin saja dalam satu kontraktor terdapat satu atau lebih jasa. Anda harus tahu tipe proyek dan pemerannya.</p>
<p>Bagaimana sebuah proyek berlangsung. Ambilah contoh bangunan sederhana, yaitu rumah. Klien mencari seorang arsitek. Arsitek akan membantu menggali kebutuhan dan batasan-batasan atas kebutuhan Anda. Dari proses ini munculah bentuk rumah dan berapa biaya yang akan diperlukan. Seorang sipil dan interior mulai dapat terlibat bila dibutuhkan. Tahap negosiasi dengan kontraktor mulai. Dengan anggaran tersebut maukah kontraktor membangunnya untuk Anda. Bila oke, maka proyek mulai djalankan. Setelah urusan konstruksi selesai, interior designer dapat dipanggil. Akhirnya interior designer akan menyediakan furnitur dan dekorasi yang sesuai dengan model rumah.</p>
<p>Mungkin proses ini dapat dilakukan oleh seorang dengan kemampuan arsitektur, sipil dan interior sekaligus. Saya katakan <strong>kemampuan artinya</strong> belum tentu si orang tersebut lulusan arsitektur, sipil dan interior. Namun saya punya catatan khusus mengenai hal ini:</p>
<ul>
<li>Desain rumah bagus, tetapi struktur dan interior jelek = <strong>gagal</strong>.</li>
<li>Struktur bagus, tetapi desain rumah dan interior jelek = <strong>gagal</strong>.</li>
<li>Interior bagus, tetapi desain rumah dan struktur jelek = <strong>gagal</strong>.</li>
</ul>
<p>Menghasilkan <strong>desain rumah, struktur dan interior yang bagus</strong> membutuhkan orang yang tepat pada saat yang tepat.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://c.sutanto.or.id/berita/arsitek-interior-atau-sipil/feed</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Karyanya Bukan Miliknya</title>
		<link>http://c.sutanto.or.id/berita/karyanya-bukan-miliknya</link>
		<comments>http://c.sutanto.or.id/berita/karyanya-bukan-miliknya#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 03 Apr 2008 07:06:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>C Sutanto</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Berita]]></category>

		<category><![CDATA[arsitek]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://c.sutanto.or.id/?p=17</guid>
		<description><![CDATA[Setiap arsitek memiliki kebanggaan untuk mengakui suatu karya sebagi miliknya. Namun Richard Rogers tidak mengakui adanya kepemilikan atas pekerjaan. Ternyata dengan memberi dia menerima.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft" style="float: left; border: 1px solid black; margin-left: 2px; margin-right: 2px;" onclick="return insertImage(this,'22963087@N04','2386962319','csutanto')" src="http://farm3.static.flickr.com/2053/2386962319_b0030de405_s.jpg" alt="Richard Rogers" width="75" height="75" />Hidup jaman ini katanya sulit. Semua orang berlomba-lomba mencari kerja dengan gaji yang tinggi. Seorang arsitek juga manusia dengan segala kebutuhan hidup. Namun ada dari mereka (atau kita) yang hidup dan karyanya <strong>bukan untuk diri sendiri</strong>.</p>
<p>Mereka yang secara duniawi bekerja dan berprestasi. Satu orang saya kenal secara pribadi. Dia juga yang memberi dorongan untuk memberi (namun tidak dengan tujuan menerima). Awali dengan yang kita mampu dan punya, bukan yang tidak kita punyai. Terima kasih untuk <strong>Pitoyo Adhi</strong>.</p>
<p>Ternyata di bidang arsitektur saya menemukan orang yang sama. Orang yang bahkan namanya telah cukup lama dan dikenal semua arsitek. Richard Rogers arsitek Pompidou Centre, 1977 memenangkan penghargaan <a title="Penghargaan Arsitektur" href="http://www.pritzkerprize.com/full_new_site/rogers.htm"  target="_blank">Pritzker Award 2007</a>. Dan inilah salah satu kata-katanya</p>
<blockquote><p>Over the years, the architect has become well known for <strong>his philosophy </strong>as well as for his buildings. His London firm, Richard Rogers Partnership, has adopted bylaws specifying that t<strong>he directors get no more than six times the salary of the lowest-paid architect</strong>, with the rest of the money going to profit-sharing, charities or investment. “<strong>I don’t believe in the ownership of work</strong>,” he said.</p></blockquote>
<p>Siapa diantara pembaca yang rela menyerahkan ke-aku-an dari setiap karyanya? Siapa yang bisa mengatakan sebagian besar keuntungan adalah untuk dibagi, sumbangan dan investasi lebih lanjut. Siapa yang mau mengorbankan keinginannya untuk orang lain?</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://c.sutanto.or.id/berita/karyanya-bukan-miliknya/feed</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Memilih Langgam Arsitektur</title>
		<link>http://c.sutanto.or.id/desain/memilih-langgam-arsitektur</link>
		<comments>http://c.sutanto.or.id/desain/memilih-langgam-arsitektur#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 03 Apr 2008 03:56:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator>C Sutanto</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Desain]]></category>

		<category><![CDATA[langgam]]></category>

		<category><![CDATA[rumah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://c.sutanto.or.id/?p=16</guid>
		<description><![CDATA[Langgam arsitektur adalah bagian dari budaya. Dan budaya adalah hasil karya manusia. Pilihlah langgam yang sesuai dengan budaya kita.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Langgam arsitektur adalah bagian dari budaya. Dan budaya adalah hasil karya manusia. Namun manusia seringkali diperbudak oleh hasil karya mereka sendiri. Ironis? Lihatlah tren pemasaran telepon selular. Setiap tiga bulan sekali mereka meluncurkan model baru. Seperti memilih telepon selular, saya harus pilih yang mana? nokia, motorola, samsung atau yang mana? bingung nih. Dan penjual dengan segera menjawab, &#8220;Oh Pak yang terbaru saja nih. Bisa ini, itu, anu &#8230; dst&#8221;. Lalu Anda tertarik dan bertanya, &#8220;Berapa harganya?&#8221; - Weleh, weleh harganya selangit. Demikian juga saat memilih langgam arsitektur.</p>
<p>Mungkin bukan harganya yang membuat Anda geleng-geleng. Tapi saat sudah jadi dan mulai tinggal, kok <strong>rasanya kurang pas</strong> dengan saya? Merubah atau menerima? merubah akan menimbulkan biaya baru, tetapi menerima juga sulit. Oleh karena itu jangan memilih langgam arsitektur karena model terbaru semata. Namun ada juga yang tetap ngotot mengambil model yang terbaru. Mau dibilang apa?</p>
<p>Untuk itu saya ingin memberikan beberapa tips terkait dengan memilih langgam arsitektur.</p>
<ul>
<li><strong>Kenali </strong>asal-usul langgam. Setiap langgam memiliki proses kelahirannya. Mengapa bisa lahir? Karena terjadi sesuatu pada masa itu. Kadang berlaku sesaat, setempat namun tidak jarang menjadi mendunia. Memilih secara serampangan maka hasilnya hanyalah sebuah bangunan yang tampaknya bagus.</li>
<li>Lihat <strong>lingkungan atau kondisi </strong>tempat bangunan akan dibuat. Lingkungan menjadi faktor penentu atas desain bangunan. Definisi bangunan adalah suatu wadah untuk melakukan kegiatan yang terlindung dari pengaruh lingkungan luar. Contoh, sebuah igloo merupakan hasil desain untuk berlindung dari cuaca ekstrim dingin. Rumah Panjang di kalimantan dibuat karena mereka harus berlindung dari binatang. Selain itu pola hidup berkomunitas dalam satu rumah panjang merupakan jawaban atas faktor keamanan.</li>
<li>Periksalah dengan <strong>budaya </strong>Anda. Pengertian budaya di sini luas, termasuk nilai-nilai keluarga, adat istiadat dan kepercayaan, kebiasaan yang dimiliki. Contohlah ingin menggunakan rumah model minimalis. Namun ternyata Anda tidak memiliki kebiasaan teratur dan rapi. Jadinya bukan rumah minimalis tetapi ruko.</li>
<li>Perhitungan <strong>anggaran</strong>. Terakhir namun tidak kalah penting - ingatlah anggaran Anda. Rumah tropis yang menggunakan material kayu memang bagus. Namun dengan kelangkaan kayu saat ini maka anda harus membayar dengan harga tinggi.</li>
</ul>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://c.sutanto.or.id/desain/memilih-langgam-arsitektur/feed</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Anda Juga Seorang Arsitek</title>
		<link>http://c.sutanto.or.id/sajian-utama/anda-juga-seorang-arsitek</link>
		<comments>http://c.sutanto.or.id/sajian-utama/anda-juga-seorang-arsitek#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 02 Apr 2008 14:47:52 +0000</pubDate>
		<dc:creator>C Sutanto</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Sajian Utama]]></category>

		<category><![CDATA[rumah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://c.sutanto.or.id/?p=23</guid>
		<description><![CDATA[Kita dapat belajar menjadi arsitek. Dasar pemikiran logis dan matematis yang dimiliki semua orang menjadi dasar untuk merencanakan desain rumah.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img style="border: 1px solid black;" src="http://farm3.static.flickr.com/2231/2376741783_ca556b1d35_o.jpg" alt="Bubble diagram" width="300" height="180" /></p>
<p>Memang betul bahwa seorang arsitek memiliki dasar kemampuan membuat ruang yang lebih baik. Seluruh arsitek rumah, arsitek bangunan tingkat menengah atau tinggi, arsitek interior menggunakan logika meruang yang sama. Logika ini yang membuat karya arsitektur yang luar biasa. Ruang di <strong>ilmu matematika</strong> terwujud karena pertemuan titik-titik pada sumbu X, Y dan Z. Lalu bagaimana perwujudan di ruang nyata? Hubungkan titik-titik untuk membentuk garis sambung tertutup, jadilah bidang. Arsitektur pun demikian, bidang-bidang membentuk pembatas ruang. Contohnya: dinding merupakan pembatas vertikal, atap dan lantai merupakan pembatas horisontal atas dan bawah. Dari beberapa ruang terhubung terbentuklah bangunan. <strong>Konsepnya</strong> adalah matematika, <strong>aplikasinya</strong> adalah membuat ruang.</p>
<h2>Arsitek adalah Logis</h2>
<p>Desain rumah berawal dari perencanaan ruang, yang menggunakan <strong>pemikiran logis</strong>. Contoh; kita tidak dapat meletakkan ruang dapur di tengah-tengah ruang makan. Karena asap dapur membawa minyak yang dapat membuat kotor ruang makan. Arsitek mempelajari ini pada saat mereka belajar. Dan saya yakin semua orang memulai karirnya dengan tahap belajar. Hanya sekarang Anda <strong>belajar</strong> tentang membuat dan menyusun hubungan antar ruang.</p>
<p>Contoh lain seorang ibu rumah tangga yang berpikir logis untuk berbelanja. Akan masak apa untuk keluarga, masakan ini membutuhkan bahan apa saja, bagaimana cara membuat atau menghidangkannya. Berpikir logis sadar atau tidak sadar merupakan bagian yang menyatu dengan hidup sehari-hari. Dan itu berlangsung dari pagi sampai malam. Mungkin saat tidur saja Anda tidak membuat rencana. Jadi Anda dan seorang arsitek memiliki kesamaan mendasar, yaitu merencanakan sesuatu.</p>
<h2>Bagaimana Arsitek Merencanakan Ruang</h2>
<p>Mari kita lihat apa itu ruang sebenarnya. Menurut ensiklopedi ruang adalah tempat di mana sesuatu terjadi atau bisa berisi sesuatu. Anda lihat kata-kata “<strong>sesuatu terjadi</strong>” dan “<strong>berisi sesuatu</strong>”. Kegiatan dan barang mungkin kata-kata yang memperjelas.</p>
<p><strong>Kegiatan</strong>, membutuhkan standar atau kriteria tertentu agar berjalan dengan nyaman. Contoh: lari pagi membutuhkan ruang yang besar dan bila memungkinkan terbuka. Bila tidak, kegiatan olah raga lari cukup dengan ruang 80cm x 120cm - treadmill. Pastikan menambah 20% luasan untuk sirkulasi.</p>
<p><strong>Barang</strong>, adalah barang fisik yang secara nyata dapat terukur. Dengan mudah kita mampu mengukurnya. Ambil alat pengukur dan catat panjang serta lebar barang tersebut. Jumlahkan dengan luas kegiatan yang terkait dengan barang itu. Selesai, Anda memiliki sebuah ruang dengan luasannya.<br />
Itulah cara merencanakan ruang. Seluruh rumah Anda pasti berisi barang atau kegiatan. Buatlah tabel kegiatan dan barang yang diperlukan. Lalu satukan beberapa kegiatan yang dapat berada dalam satu ruang. Setelah beberapa ruang terbentuk, cobalah membuat matrik hubungan antar ruang. Dan jadilah sebuah desain rumah sesuai kebutuhan Anda sendiri, bukan dari kebutuhan orang lain.</p>
<h2>Model Arsitektur</h2>
<p>Lalu bagaimana saya bisa <strong>menterjemahkan</strong> dalam bentuk gambar? Ambil pensil dan penggaris lalu gambarlah ruang pertama dengan ukuran skala. Tambahkan ruang selanjutnya sesuai dengan matrik hubungan antar ruang, demikian seterusnya. Mungkin gambar tersebut akan penuh dengan coretan dan bekas penghapus. Ingin lebih mudah? gunakan komputer untuk membuat model tersebut. Anda dapat menemukan software untuk memodel denah melimpah. Mulai dari yang gratis sampai dengan membayar.</p>
<p>Cobalah untuk memasukan kata kunci “CAD” pada search engine seperti Google, Yahoo, Ask Jeeves. Bila perlu dengan tambahan kata kunci “free” untuk memberikan hasil pencarian software gratis. Secara umum hasil pencarian tersebut dapat dikelompokkan menjadi 2. Pertama, software yang meniru <strong>pola kerja pensil dan kertas</strong>, seperti AutoCAD. Kedua, software yang meniru <strong>model blok lego</strong>, seperti ArchiCAD. Dua software tersebut adalah sebagai contoh. Mana yang dipilih? Saya pribadi menyarankan model blok lego. Ada beberapa alasan yang cukup kuat:</p>
<ul>
<li>Anda lebih mudah menyusun lego untuk membentuk ruang.</li>
<li>Merubah ukuran ruangan cukup dengan memasukkan angka panjang, lebar dan tinggi.</li>
<li>Secara otomatis membentuk ruang 3 dimensi yang membantu perencanaan visual.</li>
</ul>
<p>Anda dapat membuat gambar desain arsitektur rumah. Gunakan dasar logika dan kemampuan merencana sehari-hari. Ditambah dengan penggunaan software, proses merencanakan ruang menjadi lebih mudah. Orang awam pun bisa menjadi arsitek rumah mereka sendiri, pertimbangkan untuk mempraktekkannya.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://c.sutanto.or.id/sajian-utama/anda-juga-seorang-arsitek/feed</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Merancang Kebutuhan Ruang Rumah</title>
		<link>http://c.sutanto.or.id/desain/merancang-kebutuhan-ruang-rumah</link>
		<comments>http://c.sutanto.or.id/desain/merancang-kebutuhan-ruang-rumah#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 02 Apr 2008 08:17:35 +0000</pubDate>
		<dc:creator>C Sutanto</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Desain]]></category>

		<category><![CDATA[proses]]></category>

		<category><![CDATA[ruang]]></category>

		<category><![CDATA[rumah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://c.sutanto.or.id/?p=15</guid>
		<description><![CDATA[Setiap anggota keluarga memiliki kebiasaan dan kegiatan yang berbeda. Bagaimana cara melakukan analisa kebutuhan ruang dari kegiatan.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Tidak semua keluarga memiliki kebutuhan ruang yang sama. Jangan asal karena tetangga punya ruang musik kita juga mau. Keinginan tanpa kebutuhan akan menimbulkan &#8220;gudang&#8221; tersembunyi. Maksudnya, kelihatan seperti ruangan khusus namun ternyata tidak pernah dipakai.  Bagaimana sebaiknya menyusun ruang? Mulailah dari <strong>mendaftar kegiatan</strong> harian.  Ambillah sebuah kertas dan bagi menjadi empat kolom. Kolom pertama berisi nama, kolom ke-2 berisi kegiatan, kolom ke-3 berisi jam, dan kolom ke-4 berisi nama ruang yang dibutuhkan.  Ingat, kegiatan seorang manusia <strong>terkait dengan kebiasaan</strong> yang dimilikinya. Inilah mengapa saya menyebut setiap keluarga memiliki kebutuhan masing-masing unik. Perhatikan faktor berikut sebagai bantuan menyusun daftar kegiatan:</p>
<ul>
<li><strong>Kegiatan</strong>, apa saja yang dilakukan penghuni rumah saat pagi, siang, sore/pulang kantor, malam. Perhatikan lama sebuah kegiatan. Bila sebuah kegiatan membutuhkan di atas 30 menit maka pertimbangkan untuk membuat ruang khusus.</li>
<li><strong>Situasi yang diinginkan</strong>, bagaimana kegiatan berlaku, haruskah secara terbuka atau tertutup?</li>
<li><strong>Kebiasaan</strong>, beberapa orang memiliki kebiasaan khusus. Sebagai contoh tidak mau diganggu bila bekerja. Atau takut bila berada di ruang yang tertutup saat bekerja sendirian. Untuk mereka maka perlu dibuat catatan khusus.</li>
</ul>
<h2>Menganalisa Ruang</h2>
<p>Anda akan menemukan konflik kepentingan kebutuhan ruang. Bayangkan suami ingin memiliki tempat kerja tertutup sedangkan istri ingin berkumpul bersama setelah suami pulang. Bagaimana ini? Bekerja di ruang keluarga jelas bising dengan suara TV dan teriakan anak-anak. Namun kalau bekerja di kamar terus istri akan cemberut. Di sinilah <strong>proses kreatif</strong> bekerja. Memenuhi keunikan kebutuhan tanpa ada yang terlalu berkorban. Pertanyaan di bawah mungkin dapat membantu.</p>
<ul>
<li>Haruskah kegiatan tersebut dilakukan terpisah?</li>
<li>Menggunakan selasar sebagai penghubung?</li>
<li>Menyusun ruang atas dan bawah?</li>
<li>Apakah ada kegiatan yang dapat disatukan?</li>
<li>Haruskah membuat ruangan khusus?</li>
<li>Menggunakan dinding pemisah transparan?</li>
</ul>
<p>Ingat sekali lagi, bukan mengalahkan satu kebutuhan dengan yang lainnya namun <strong>mencari kompromi</strong>. Dan yang pasti tidak seluruhnya akan mendapat keinginan mereka 100%. Namun tidak mustahil ada hasil pemikiran yang justru akhirnya membuat desain rumah Anda indah.</p>
<h2>Ruang Rapat Yang Penuh Matahari</h2>
<p><a title="Perbesar gambar di jendela baru." href="http://farm4.static.flickr.com/3088/2376521963_7d9dc23768_o.jpg"  target="_blank"><img style="border: 1px solid black; padding: 10px; margin-top: 10px; margin-bottom: 10px;" src="http://farm4.static.flickr.com/3088/2376521963_5ebd79f913.jpg?v=0" alt="Falkstrasse Rooftop Remodelling Eksterior" vspace="10" width="270" height="190" /></a> <a title="Perbesar gambar di jendela baru." href="http://farm4.static.flickr.com/3101/2377359404_91abe76a68_o.jpg"  target="_blank"><img style="border: 1px solid black; padding: 10px; margin-top: 10px; margin-bottom: 10px;" src="http://farm4.static.flickr.com/3101/2377359404_a4dc750c98.jpg?v=0" alt="Falkstrasse Rooftop Remodelling Eksterior" vspace="10" width="270" height="190" /></a></p>
<p><em>Falkstrasse, Rooftop Remodelling, Coop Himmelblau.</em></p>
<p>Adalah proses kreatif untuk mencari solusi atas suatu masalah. Sebagai contoh, bangunan di atas merupakan kebutuhan atas ruang rapat di lantai atas yang membutuhkan cahaya matahari. Desain ini merupakan jawaban atas beberapa kondisi:</p>
<ul>
<li>Perluasan kantor ke arah atas.</li>
<li>Solusi ruang di bagian sudut.</li>
<li>Energi matahari untuk mengurangi beban pemanas.</li>
</ul>
<p>Bedakan bagaimana sebuah proses analisa <strong>menghasilkan masalah</strong> dan proses merancang <strong>menyelesaikan masalah </strong>secara kreatif. Mungkin Anda mendapatkan ide saat membuka-buka tabloid interior. Atau mungkin ide ini muncul karena Anda berada di dalam mobil dan melihat betapa lalu lintas sangat macet dan panas, namun AC mobil tetap membuat nyaman. Belajarlah dari pengalaman hidup sehari-hari untuk memancing ide kreatif.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://c.sutanto.or.id/desain/merancang-kebutuhan-ruang-rumah/feed</wfw:commentRss>
		</item>
	</channel>
</rss>
