<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="/~d/styles/atom10full.xsl"?><?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="http://feeds.feedburner.com/~d/styles/itemcontent.css"?><feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xmlns:openSearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/" xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:gd="http://schemas.google.com/g/2005" xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0" xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0" gd:etag="W/&quot;DkcBQnk5eyp7ImA9WhRUFEs.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-2195711014503804688</id><updated>2012-01-25T11:00:53.723+07:00</updated><category term="Toksoplasma" /><category term="Tips Merawat Bayi dan Janin" /><category term="Tips Perjalanan" /><category term="Info Kesehatan" /><category term="Persalinan" /><category term="Kamar Bayi" /><category term="Tips Menyusui" /><category term="Tips Finansial" /><category term="Ilmu Pengetahuan" /><category term="Kontrasepsi" /><category term="Gumoh" /><category term="Tips Merawat Pakaian" /><category term="Water Birth" /><category term="Kehamilan" /><category term="Metode Kanguru" /><category term="Manfaat Sayuran" /><category term="tips kecantikan" /><category term="Tips Merawat Rumah" /><category term="Tips Fashion" /><category term="Tips Pergaulan" /><category term="Kesehatan Anak" /><category term="Kesehatan Gigi" /><category term="Alzheimer" /><category term="Merawat Anak" /><category term="Pre-eklamsia" /><category term="Tips Memilih Makanan" /><category term="Manfaat Buah buahan" /><category term="Imunisasi" /><title>Kumpulan Artikel Menarik</title><subtitle type="html">Situs ini berisi berbagai artikel menarik untuk anda.</subtitle><link rel="http://schemas.google.com/g/2005#feed" type="application/atom+xml" href="http://www.artikel-menarik.com/feeds/posts/default" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://www.artikel-menarik.com/" /><link rel="next" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/2195711014503804688/posts/default?start-index=26&amp;max-results=25&amp;redirect=false&amp;v=2" /><author><name>Owner</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="16" height="16" src="http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif" /></author><generator version="7.00" uri="http://www.blogger.com">Blogger</generator><openSearch:totalResults>242</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>25</openSearch:itemsPerPage><atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="self" type="application/atom+xml" href="http://feeds.feedburner.com/artikel-menarik/ydyX" /><feedburner:info uri="artikel-menarik/ydyx" /><atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="http://pubsubhubbub.appspot.com/" /><feedburner:emailServiceId>artikel-menarik/ydyX</feedburner:emailServiceId><feedburner:feedburnerHostname>http://feedburner.google.com</feedburner:feedburnerHostname><entry gd:etag="W/&quot;A0QGRH4_fSp7ImA9WhRVEko.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-2195711014503804688.post-5739232609281380082</id><published>2012-01-11T17:38:00.002+07:00</published><updated>2012-01-11T17:55:25.045+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2012-01-11T17:55:25.045+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Tips Perjalanan" /><title>Tips Membuat Rencana Berpergian Sendirian</title><content type="html">&lt;div class="mobile-photo"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-oxmrzIPuyEE/Tw1mseCRA8I/AAAAAAAAGkQ/fUsvDXmbWMg/s1600/womentravelling-dlm-720903.jpg" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img alt="" border="0" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5696322017856390082" src="http://2.bp.blogspot.com/-oxmrzIPuyEE/Tw1mseCRA8I/AAAAAAAAGkQ/fUsvDXmbWMg/s320/womentravelling-dlm-720903.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: x-small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="-webkit-border-horizontal-spacing: 0px; -webkit-border-vertical-spacing: 0px; -webkit-text-decorations-in-effect: none; -webkit-text-size-adjust: auto; -webkit-text-stroke-width: 0px; border-collapse: separate; color: black; font: normal normal normal 11px/normal 'lucida grande', tahoma, arial, sans-serif; letter-spacing: normal; orphans: 2; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 2; word-spacing: 0px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #474747; font-size: 12px; line-height: 22px;"&gt;&lt;strong style="font-weight: bold; margin: 5px auto; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;Jakarta&lt;/strong&gt;&lt;span class="Apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;- Berencana travelling sendirian dalam  waktu dekat ini? Berarti Anda harus melakukan persiapan sematang  mungkin.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Anda harus membuat rencana perjalanan yang nantinya akan  memberikan kesenangan sekaligus kenyamanan dalam kesendirian. Hal yang paling  penting adalah memperhitungkan tempat, biaya, aktivitas, ketersediaan dan bahasa  (jika liburan ke luar kota atau mancanegara).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seperti dikutip dari  Helium, ini beberapa tips membuat perencanaan sebelum berpergian  sendirian.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
1. Tentukan tempat tujuan, kenapa Anda ingin pergi ke sana;  bagaimana cara menuju ke sana; apakah Anda pernah ke sana sebelumnya dan apa  yang Anda tahu tentang tempat itu. Pergi ke suatu tempat untuk pertama kalinya  mengharuskan Anda untuk tahu kondisi geografis dan lingkungan sekitar jika Anda  ingin benar-benar menikmati waktu liburan di sana.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
2. Anda bisa memilih  tempat liburan sesuai dengan hobi, olahraga favorit atau ketertarikan pribadi  agar lebih bisa mendapatkan 'me time' yang maksimal. Misalnya jika Anda tertarik  dengan arsitektur bangunan kuno, bisa pergi ke Roma. Barcelona, memiliki banyak  pantai yang indah sedangkan Paris adalah surga belanja fashion. Tahu apa yang  menjadi daya tarik dari sebuah tempat adalah cara termudah untuk menentukan  tempat kunjungan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
3. Pengeluaran biaya yang mendetail tentunya harus ada  dalam perencanaan. Untuk itu, cari tahu informasi selengkapnya tentang biaya  hidup di negara atau daerah yang akan Anda kunjungi. Eropa misalnya, umumnya  biaya untuk ke sana cukup mahal. Mulai dari transportasi, makan dan belanja.  Oleh karena itu, sebaiknya Anda sudah membuat persiapan jauh-jauh hari untuk  menabung.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
4. Perhitungkan juga aktivitas apa saja yang akan Anda lakukan  di tempat tujuan, berapa lama tinggal dan lokasi wisata apa yang akan didatangi.  Apakah lokasi penginapan cukup jauh atau dekat dari pusat kota, atau Anda  mungkin justru tertarik mendatangi kota-kota kecil. Semua harus dikalkulasi  secara detail untuk mencegah pengeluaran yang melebihi budget.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
5. Buatlah  itinerary atau jurnal perjalanan. Selain membantu Anda menghabiskan waktu  liburan secara maksimal, juga memperhitungkan biaya yang nantinya dikeluarkan.  Jika Anda pencinta hiking, maka London bukanlah tempat yang tepat. Bila Anda  lebih suka menikmati kehidupan urban atau penggila belanja, Singapura, Hong Kong  atau New York bisa jadi pilihan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
6. Hal terakhir yang tak boleh Anda  lewatkan adalah akomodasi dan bahasa penduduk lokal. Anda tentunya tidak mungkin  berpergian selalu menggunakan taksi, karena akan kehabisan biaya. Cari tahu  sistem transportasi di tempat tujuan. Daerah mana yang lebih mudah diakses  menggunakan bus, kereta atau taksi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bahasa adalah satu hal yang juga  sangat penting dalam rencana perjalanan. Pelajari beberapa bahasa umum seperti  "selamat pagi/siang/sore/malam", "halo", "terima kasih", atau "berapa harganya?"  Jika Anda ingin berbelanja.&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;(hst/eny)&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="-webkit-border-horizontal-spacing: 0px; -webkit-border-vertical-spacing: 0px; -webkit-text-decorations-in-effect: none; -webkit-text-size-adjust: auto; -webkit-text-stroke-width: 0px; border-collapse: separate; color: black; font: normal normal normal 11px/normal 'lucida grande', tahoma, arial, sans-serif; letter-spacing: normal; orphans: 2; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 2; word-spacing: 0px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #474747; font-size: 12px; line-height: 22px;"&gt;&lt;span class="041123710-11012012"&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;sumber:wolipop.com&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2195711014503804688-5739232609281380082?l=www.artikel-menarik.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;p&gt;&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/kkTVbB0QCF54iapZbVqLaJbm5p4/0/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/kkTVbB0QCF54iapZbVqLaJbm5p4/0/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;br/&gt;
&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/kkTVbB0QCF54iapZbVqLaJbm5p4/1/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/kkTVbB0QCF54iapZbVqLaJbm5p4/1/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/artikel-menarik/ydyX/~4/s7_9bHDwEUQ" height="1" width="1"/&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://www.artikel-menarik.com/feeds/5739232609281380082/comments/default" title="Post Comments" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2195711014503804688&amp;postID=5739232609281380082" title="1 Comments" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/2195711014503804688/posts/default/5739232609281380082?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/2195711014503804688/posts/default/5739232609281380082?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/artikel-menarik/ydyX/~3/s7_9bHDwEUQ/tips-membuat-rencana-berpergian.html" title="Tips Membuat Rencana Berpergian Sendirian" /><author><name>Owner</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="16" height="16" src="http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif" /></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://2.bp.blogspot.com/-oxmrzIPuyEE/Tw1mseCRA8I/AAAAAAAAGkQ/fUsvDXmbWMg/s72-c/womentravelling-dlm-720903.jpg" height="72" width="72" /><thr:total>1</thr:total><feedburner:origLink>http://www.artikel-menarik.com/2012/01/tips-membuat-rencana-berpergian.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;A0MER305fyp7ImA9WhRVEko.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-2195711014503804688.post-8562368208321128455</id><published>2012-01-05T14:17:00.002+07:00</published><updated>2012-01-11T17:56:46.327+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2012-01-11T17:56:46.327+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Kehamilan" /><title>Saudara Kembar Tapi Beda Jarak Lahir Sampai 5 Tahun</title><content type="html">&lt;div class="mobile-photo"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-3c5HUoOt5rw/TwVOm988BJI/AAAAAAAAGiA/0YKMql5dyac/s1600/kembar-767111.jpg" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img alt="" border="0" height="320" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5694043735252010130" src="http://3.bp.blogspot.com/-3c5HUoOt5rw/TwVOm988BJI/AAAAAAAAGiA/0YKMql5dyac/s320/kembar-767111.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: x-small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="-webkit-border-horizontal-spacing: 0px; -webkit-border-vertical-spacing: 0px; -webkit-text-decorations-in-effect: none; -webkit-text-size-adjust: auto; -webkit-text-stroke-width: 0px; border-collapse: separate; color: black; font: normal normal normal medium/normal 'Times New Roman'; letter-spacing: normal; orphans: 2; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 2; word-spacing: 0px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #333333; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 12px; line-height: 18px;"&gt;&lt;strong&gt;Gloucestershire,  Inggris,&lt;/strong&gt;Bayi kembar biasanya lahir hanya berjarak beberapa menit, tapi  hal itu tidak berlaku bagi Reuben Blake dan adiknya Floren Blake. Mereka adalah  saudara kembar namun berbeda waktu lahir hingga 5 tahun.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Reuben dan  Floren Blake merupakan saudara kembar yang lahir dari batch embrio yang sama,  yang dihasilkan dari perawatan IVF (In vitro fertilisation atau bayi tabung)  dari sel sperma dan sel telur orangtuanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi sementara embrio Reuben  berhasil ditanamkan pada tahun 2006, embrio Floren yang berusia 7 minggu terus  dibekukan hingga tahun lalu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kini kedua orangtua mereka, Jody dan Simon,  merasakan sangat senang bisa berbagi cerita tentang perbedaan usia yang luar  biasa di antara anak 'kembar' mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"Saya memberitahu semua orang.  Orang-orang tertarik melihat bayi kami yang baru lahir dan saya merasa sangat  sulit untuk menahan godaan untuk mengatakan 'Omong-omong, mereka kembar lho,',"  ujar Simon Blake (45 tahun), ayah si kembar Reuben dan Floren Blake yang bekerja  sebagai dosen bisnis, seperti dilansir&lt;span class="Apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;em&gt;Dailymail&lt;/em&gt;, Kamis  (5/1/2012).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menurut Simon, setiap orang yang mendengar ceritanya merasa  benar-benar kagum dan sangat terkejut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"Saya pikir orang-orang  benar-benar terkejut dan perlu beberapa menit untuk bisa kembali tersadar. Saya  jelas telah hamil selama 9 bulan dengan lancar dan saya berpikir 'Kami  mendapatkan kembaran Reuben, itu sangat istimewa'," jelas Jody (38 tahun),  ibunda si kembar yang bekerja sebagai pekerja amal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jody dan Simon Blake  memulai program perawatan kesuburan pada tahun 2005. Selama proses medis, lima  embrio berhasil dihasilkan dan dua diantaranya telah ditanamkan dalam rahim  Jody, yang berhasil melahirkan Reuben pada 9 Desember 2009.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tiga embrio  yang tersisa terus dibekukan oleh pasangan yang berasal dari Cheltenham,  Gloucestershire ini, yang kemudian mereka memutuskan untuk mencoba memiliki anak  lagi pada Maret tahun lalu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hanya satu embrio yang selamat dari proses  pencairan dan 39 minggu kemudian Floren lahir ke dunia melalui operasi  caesar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Reuben sangat terpesona pada adiknya. Dia tahun bahwa adik  perempuannya tersebut sudak lama ada di dalam mesin pendingin.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"Mereka  terlihat sangat mirip. Reuben hanya versi lebih besar dari Floren ketika dia  lahir, jadi pasti ada kemiripan secara fisik," jelas Jody.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dokter yang  menangani perawatan kesuburan keluarga Blake di Bristol Centre for Reproductive  Medicine mengatakan keputusan untuk membekukan embrio IVF yang tersisa adalah  cara aman untuk memiliki lebih dari satu anak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"Kami sangat sering  merekomendasikan untuk menyimpan kelebihan embrio, sehingga mereka dapat  digunakan di kemudian hari. Sayangnya, karena kesempatan cara kerja alam, tidak  semua orang dapat memiliki surplus embrio dan tentu saja tidak semua orang  sukses dengan embrio yang mereka punya," jelas Dr Valentine Akande dari Bristol  Centre for Reproductive Medicine.&lt;br &lt;br="" /&gt;(&lt;strong&gt;mer/ir&lt;/strong&gt;)&lt;span class="Apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="-webkit-border-horizontal-spacing: 0px; -webkit-border-vertical-spacing: 0px; -webkit-text-decorations-in-effect: none; -webkit-text-size-adjust: auto; -webkit-text-stroke-width: 0px; border-collapse: separate; color: black; font: normal normal normal medium/normal 'Times New Roman'; letter-spacing: normal; orphans: 2; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 2; word-spacing: 0px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #333333; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 12px; line-height: 18px;"&gt;&lt;span class="Apple-converted-space"&gt;&lt;span class="325031607-05012012"&gt;&lt;em&gt;sumber:  Detikhealth.com&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2195711014503804688-8562368208321128455?l=www.artikel-menarik.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;p&gt;&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/dJESg3lMXsXSorIUf-XwdxXLb9g/0/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/dJESg3lMXsXSorIUf-XwdxXLb9g/0/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;br/&gt;
&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/dJESg3lMXsXSorIUf-XwdxXLb9g/1/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/dJESg3lMXsXSorIUf-XwdxXLb9g/1/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/artikel-menarik/ydyX/~4/SX1M9IY6Qvo" height="1" width="1"/&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://www.artikel-menarik.com/feeds/8562368208321128455/comments/default" title="Post Comments" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2195711014503804688&amp;postID=8562368208321128455" title="0 Comments" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/2195711014503804688/posts/default/8562368208321128455?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/2195711014503804688/posts/default/8562368208321128455?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/artikel-menarik/ydyX/~3/SX1M9IY6Qvo/saudara-kembar-tapi-beda-jarak-lahir.html" title="Saudara Kembar Tapi Beda Jarak Lahir Sampai 5 Tahun" /><author><name>Owner</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="16" height="16" src="http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif" /></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://3.bp.blogspot.com/-3c5HUoOt5rw/TwVOm988BJI/AAAAAAAAGiA/0YKMql5dyac/s72-c/kembar-767111.jpg" height="72" width="72" /><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://www.artikel-menarik.com/2012/01/saudara-kembar-tapi-beda-jarak-lahir.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;A0MDR3Y6fCp7ImA9WhRVEko.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-2195711014503804688.post-8040775712680144908</id><published>2012-01-03T18:05:00.002+07:00</published><updated>2012-01-11T17:57:56.814+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2012-01-11T17:57:56.814+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Tips Finansial" /><title>Ini Dia Daftar Bank dengan KPR Paling Murah</title><content type="html">&lt;div class="mobile-photo"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-EIPxaLUiD-U/TwLg_hMtn5I/AAAAAAAAGh0/015f9QeGBNI/s1600/KPR-dalam-733002.jpg" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img alt="" border="0" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5693360260797800338" src="http://4.bp.blogspot.com/-EIPxaLUiD-U/TwLg_hMtn5I/AAAAAAAAGh0/015f9QeGBNI/s320/KPR-dalam-733002.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: x-small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="-webkit-border-horizontal-spacing: 0px; -webkit-border-vertical-spacing: 0px; -webkit-text-decorations-in-effect: none; -webkit-text-size-adjust: auto; -webkit-text-stroke-width: 0px; border-collapse: separate; color: black; font: normal normal normal medium/normal 'Times New Roman'; letter-spacing: normal; orphans: 2; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 2; word-spacing: 0px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 12px; line-height: 16px; text-align: left;"&gt;&lt;strong&gt;Jakarta&lt;/strong&gt;&lt;span class="Apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;- Bank Indonesia (BI) merilis Suku  Bunga Dasar Kredit (SBDK) 45 bank-bank. Dari basis SBDK tersebut, diketahui  daftar sejumlah bank yang memberikan suku bunga kredit perumahan paling  murah.&lt;span class="Apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Data SBDK yang  dipublikasikan ini berasal dari bank umum konvensional yang wajib publikasi  dimana memiliki total aset minimal Rp 10 triliun. Perbankan wajib memberikan  transparansi data Kredit Korporasi, Kredit Ritel dan Kredit  Konsumsi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"Informasi SBDK yang dipublikasikan didasarkan atas laporan  yang disampaikan oleh Bank kepada Bank Indonesia untuk posisi akhir bulan  laporan," jelas BI dalam situs resminya seperti dikutip&lt;strong&gt;&lt;span class="Apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;detikFinance&lt;/strong&gt;&lt;span class="Apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;di Jakarta, Selasa (3/1/2012)..&lt;span class="Apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Informasi SBDK tersebut dapat  saja berbeda dengan yang dipublikasikan pada papan pengumuman di setiap kantor  Bank, website Bank dan/atau surat kabar antara lain karena menggunakan posisi  data yang berbeda.&lt;span class="Apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Berikut  kredit konsumsi bank segmen Kredit Kepemilikan Rumah (KPR) yang memberikan suku  bunga termurah alias single digit:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: x-small;"&gt;PT Bank Central Asia Tbk (BCA) 7,50%&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;span style="font-family: Arial; font-size: x-small;"&gt;
&lt;li&gt;PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur (BPD Jatim) 8,28%&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;The Hong Kong and Shanghai Bank (HSBC) 8,75%.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;PT Bank Pembangunan Daerah Riau Kepri (BPD Riau Kepri) 8,83%&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;PT Bank Pembangunan Daerah Bali (BPD Bali) 9,23%&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah (BPD Jateng) 9,26%&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Standard Charetered Bank 9,27%&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;PT Bank Pembangunan Daerah Sumatera Barat (BPD Sumbar) 9,86%&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten (BPD Jabar)  9,87%.&lt;/li&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/ol&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: x-small;"&gt;&lt;br /&gt;
"SBDK per Oktober 2011 (data terakhir) ini menurut BI belum  memperhitungkan komponen premi risiko yang besarnya tergantung dari penilaian  bank terhadap risiko masing-masing debitur/kelompok debitur. Dengan demikian,  besarnya suku bunga kredit yang diberikan kepada debitur belum tentu sama dengan  SBDK," ungkap BI.&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;(dru/qom)&lt;/b&gt;&lt;span class="Apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: x-small;"&gt;&lt;span class="Apple-converted-space"&gt;&lt;span class="302295310-03012012"&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;sumber:  finance.detik.com&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2195711014503804688-8040775712680144908?l=www.artikel-menarik.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;p&gt;&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/1BNywSGEfX1sPl86A4bh8DZy43Q/0/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/1BNywSGEfX1sPl86A4bh8DZy43Q/0/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;br/&gt;
&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/1BNywSGEfX1sPl86A4bh8DZy43Q/1/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/1BNywSGEfX1sPl86A4bh8DZy43Q/1/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/artikel-menarik/ydyX/~4/Qzygi8r1t5A" height="1" width="1"/&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://www.artikel-menarik.com/feeds/8040775712680144908/comments/default" title="Post Comments" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2195711014503804688&amp;postID=8040775712680144908" title="0 Comments" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/2195711014503804688/posts/default/8040775712680144908?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/2195711014503804688/posts/default/8040775712680144908?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/artikel-menarik/ydyX/~3/Qzygi8r1t5A/ini-dia-daftar-bank-dengan-kpr-paling.html" title="Ini Dia Daftar Bank dengan KPR Paling Murah" /><author><name>Owner</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="16" height="16" src="http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif" /></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://4.bp.blogspot.com/-EIPxaLUiD-U/TwLg_hMtn5I/AAAAAAAAGh0/015f9QeGBNI/s72-c/KPR-dalam-733002.jpg" height="72" width="72" /><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://www.artikel-menarik.com/2012/01/ini-dia-daftar-bank-dengan-kpr-paling.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;CUUGRXoyfip7ImA9WhRXGUU.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-2195711014503804688.post-8317605101261458123</id><published>2011-12-27T11:33:00.002+07:00</published><updated>2011-12-27T17:53:44.496+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2011-12-27T17:53:44.496+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Info Kesehatan" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Kehamilan" /><title>Menghalau Morning Sickness</title><content type="html">&lt;div class="mobile-photo"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-Y9wKSDIV7wQ/TvlKh8AkBJI/AAAAAAAAGUw/Q8l28coeswg/s1600/morningsickness-791204.jpg" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"&gt;&lt;img alt="" border="0" height="266" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5690661551063958674" src="http://3.bp.blogspot.com/-Y9wKSDIV7wQ/TvlKh8AkBJI/AAAAAAAAGUw/Q8l28coeswg/s400/morningsickness-791204.jpg" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="-webkit-border-horizontal-spacing: 0px; -webkit-border-vertical-spacing: 0px; -webkit-text-decorations-in-effect: none; -webkit-text-size-adjust: auto; -webkit-text-stroke-width: 0px; border-collapse: separate; color: black; font: normal normal normal medium/normal 'Times New Roman'; letter-spacing: normal; orphans: 2; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 2; word-spacing: 0px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #757575; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 10px; font-weight: bold;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style="color: #757575; font-size: 12px; font-weight: 400; margin: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="-webkit-border-horizontal-spacing: 0px; -webkit-border-vertical-spacing: 0px; -webkit-text-decorations-in-effect: none; -webkit-text-size-adjust: auto; -webkit-text-stroke-width: 0px; border-collapse: separate; color: black; font: normal normal normal medium/normal 'Times New Roman'; letter-spacing: normal; orphans: 2; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 2; word-spacing: 0px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #757575; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 10px; font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="color: #be8f37; font-size: medium; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;strong style="margin: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;Morning  Sickness (Mual) dan Tips Pencegahannya&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br style="margin: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;Masa  kehamilan telah identik dengan gejala mual dan muntah. Disebut ‘morning  sickness’ karena pada sebagian wanita hamil, gejala ini paling parah menyerang  pada pagi hari dan kemudian mereda seiring dengan berjalannya hari. Tetapi,  gejala ini sebenarnya bisa menyerang kapan saja dan bisa berlangsung seharian  penuh, dengan intensitas yang berbeda-beda pada setiap wanita hamil.&lt;br style="margin: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #757575; font-size: 12px; font-weight: 400; margin: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="-webkit-border-horizontal-spacing: 0px; -webkit-border-vertical-spacing: 0px; -webkit-text-decorations-in-effect: none; -webkit-text-size-adjust: auto; -webkit-text-stroke-width: 0px; border-collapse: separate; color: black; font: normal normal normal medium/normal 'Times New Roman'; letter-spacing: normal; orphans: 2; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 2; word-spacing: 0px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #757575; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 10px; font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="color: #be8f37; font-size: medium; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;strong style="margin: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;Apa  penyebabnya?&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br style="margin: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;Morning  sickness dapat timbul karena adanya berbagai perubahan dalam tubuh selama hamil,  yaitu:&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #757575; font-size: 12px; font-weight: 400; margin: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #757575; font-size: 12px; font-weight: 400; margin: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="-webkit-border-horizontal-spacing: 0px; -webkit-border-vertical-spacing: 0px; -webkit-text-decorations-in-effect: none; -webkit-text-size-adjust: auto; -webkit-text-stroke-width: 0px; border-collapse: separate; color: black; font: normal normal normal medium/normal 'Times New Roman'; letter-spacing: normal; orphans: 2; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 2; word-spacing: 0px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #757575; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 10px; font-weight: bold;"&gt;•&amp;nbsp;Meningkatnya  sejumlah hormon secara drastis pada awal kehamilan seperti estrogen dan hCG  (human chorionic gonadotrophin) yaitu hormon yang diproduksi plasenta selama  masa kehamilan dalam tubuh Anda. Intensitas mual dan muntah cenderung meningkat  seiring dengan melonjaknya kadar hCG. Wanita hamil yang memiliki kadar hCG lebih  tinggi, misalnya ketika mengandung anak kembar, juga cenderung mengalami  intensitas morning sickness yang lebih tinggi.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="-webkit-border-horizontal-spacing: 0px; -webkit-border-vertical-spacing: 0px; -webkit-text-decorations-in-effect: none; -webkit-text-size-adjust: auto; -webkit-text-stroke-width: 0px; border-collapse: separate; color: black; font: normal normal normal medium/normal 'Times New Roman'; letter-spacing: normal; orphans: 2; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 2; word-spacing: 0px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #757575; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 10px; font-weight: bold;"&gt;&lt;br style="margin: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt; &lt;div style="color: #757575; font-size: 12px; font-weight: 400; margin: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;•&amp;nbsp;Indera  penciuman menjadi lebih sensitif. Makanan-makanan tertentu yang memiliki aroma  kuat dapat tercium dari jarak cukup jauh dan bisa langsung membuat Anda merasa  mual.&lt;/div&gt;&lt;br style="margin: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt; &lt;div style="color: #757575; font-size: 12px; font-weight: 400; margin: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;•&amp;nbsp;Kondisi  emosional Anda juga bisa memperparah morning sickness, misalnya jika sedang  stres.&lt;/div&gt;&lt;br style="margin: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt; &lt;div style="color: #757575; font-size: 12px; font-weight: 400; margin: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;span style="color: #be8f37; font-size: medium; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;strong style="margin: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;Kapan  dan berapa lama saya akan mual-mual?&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br style="margin: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;Morning  sickness umumnya terjadi pada trimester pertama kehamilan. Ada wanita hamil yang  mual-mual dan diikuti dengan muntah, namun ada juga yang hanya merasa mual. Rasa  mual biasanya muncul saat kehamilan memasuki minggu ke-6, tetapi bisa juga  timbul lebih awal pada minggu ke-4.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #757575; font-size: 12px; font-weight: 400; margin: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;Ada  wanita hamil yang terbebas dari gejala mual-mual dan muntah setelah melewati 14  minggu. Ada pula yang butuh waktu sekitar sebulan untuk terbebas dari morning  sickness, meski mungkin nanti akan muncul-hilang selama masa kehamilan. Bahkan  ada juga wanita yang terus menerus mengalami mual dan muntah sepanjang kehamilan  sampai persalinan.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #757575; font-size: 12px; font-weight: 400; margin: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;span style="color: #be8f37; font-size: medium; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;strong style="margin: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;br style="margin: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;Apa  akibat yang dapat ditimbulkan?&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br style="margin: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;Walaupun  morning sickness dianggap sebagai gejala yang normal, tapi bukan berarti Anda  bisa menyepelekannya. Mual-mual dan muntah akan menimbulkan kelelahan dan  menurunkan kondisi fisik, yang tentu saja tidak baik bagi kehamilan Anda.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #757575; font-size: 12px; font-weight: 400; margin: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;span style="color: #be8f37; font-size: medium; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;strong style="margin: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;br style="margin: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;Apakah  mual-mual dan muntah dapat mempengaruhi bayi Anda?&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br style="margin: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;Bila  intensitas mornick sickeness tergolong ringan hingga sedang, maka tidak akan  berpengaruh buruh pada kesehatan janin. Sedangkan gejala mual-mual dan muntah  yang berlangsung terus menerus dengan intensitas tinggi, ada kemungkinan  menimbulkan risiko yang lebih tinggi pada kesehatan janin. Untuk lebih  memastikan, berkonsultasilah dengan dokter.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #757575; font-size: 12px; font-weight: 400; margin: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;span style="color: #be8f37; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;strong style="margin: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;span style="font-size: medium; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;br style="margin: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;Tips  menghalau rasa mual&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #757575; font-size: 12px; font-weight: 400; margin: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #757575; font-size: 12px; font-weight: 400; margin: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;•&amp;nbsp;Terapkan  metode ‘makan sedikit tapi sering’ sepanjang hari sehingga perut Anda tidak  pernah dalam keadaan kosong. Bisa berupa makanan yang tergolong karbohidrat,  makanan yang mengandung protein tinggi, dan snack. Jangan lupa untuk minum yang  banyak, baik air putih atau jus, di sela-sela makan.&lt;/div&gt;&lt;br style="margin: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt; &lt;div style="color: #757575; font-size: 12px; font-weight: 400; margin: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;•&amp;nbsp;Hindari  makanan-makanan dengan aroma yang kuat, yang dapat membuat Anda merasa mual.  Sebaiknya makanlah makanan yang memiliki suhu ruang atau dingin, karena makanan  yang baru matang dan masih panas cenderung mengeluarkan aroma yang kuat.&lt;/div&gt;&lt;br style="margin: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt; &lt;div style="color: #757575; font-size: 12px; font-weight: 400; margin: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;•&amp;nbsp;Hindari  makanan berkadar lemak tinggi karena butuh waktu lebih lama bagi sistem  pencernaan untuk mencernanya. Makanan-makanan yang digoreng, pedas, dan asam  juga tidak disarankan karena dapat mengganggu sistem pencernaan.&lt;/div&gt;&lt;br style="margin: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt; &lt;div style="color: #757575; font-size: 12px; font-weight: 400; margin: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;•&amp;nbsp;Waspadai  pula pemicu mual di luar makanan, seperti ruangan yang sumpek dan mengeluarkan  bau kurang sedap, bau parfum yang menyengat, atau menaiki mobil.&lt;/div&gt;&lt;br style="margin: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt; &lt;div style="color: #757575; font-size: 12px; font-weight: 400; margin: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;•&amp;nbsp;Ketika  bangun tidur, jangan langsung turun dari tempat tidur. Duduklah dulu di tempat  tidur selama beberapa menit. Untuk alternatif, saat bangun tidur, minumlah air  putih dan makan biskuit atau cracker yang telah Anda letakkan di samping tempat  tidur pada malam sebelumnya. Kemudian beristirahatlah selama 20-30 menit sebelum  turun dari tempat tidur. Mengemil cracker di malam hari juga dapat membantu bila  Anda terbangun dengan mual-mual pada tengah malam.&lt;/div&gt;&lt;br style="margin: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt; &lt;div style="color: #757575; font-size: 12px; font-weight: 400; margin: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;•&amp;nbsp;Rasa  mual akan bertambah parah jika Anda merasa lelah dan stres. Jadi, luangkan waktu  untuk bersantai dan tidur. Lakukanlah kegiatan yang menyenangkan seperti  menonton film atau berkumpul dengan teman-teman untuk mengalihkan Anda dari rasa  mual.&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;br /&gt;
&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="-webkit-border-horizontal-spacing: 0px; -webkit-border-vertical-spacing: 0px; -webkit-text-decorations-in-effect: none; -webkit-text-size-adjust: auto; -webkit-text-stroke-width: 0px; border-collapse: separate; color: black; font: normal normal normal medium/normal 'Times New Roman'; letter-spacing: normal; orphans: 2; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 2; word-spacing: 0px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #232323; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 14px; line-height: 18px;"&gt;&lt;span class="022242303-27122011"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;sumber:  www.clubnutricia.co.id&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2195711014503804688-8317605101261458123?l=www.artikel-menarik.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;p&gt;&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/1dm6Gj_AV-ozlMUTXM1dNBG0z3w/0/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/1dm6Gj_AV-ozlMUTXM1dNBG0z3w/0/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;br/&gt;
&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/1dm6Gj_AV-ozlMUTXM1dNBG0z3w/1/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/1dm6Gj_AV-ozlMUTXM1dNBG0z3w/1/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/artikel-menarik/ydyX/~4/Q3h4-EY39_4" height="1" width="1"/&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://www.artikel-menarik.com/feeds/8317605101261458123/comments/default" title="Post Comments" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2195711014503804688&amp;postID=8317605101261458123" title="0 Comments" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/2195711014503804688/posts/default/8317605101261458123?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/2195711014503804688/posts/default/8317605101261458123?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/artikel-menarik/ydyX/~3/Q3h4-EY39_4/menghalau-morning-sickness.html" title="Menghalau Morning Sickness" /><author><name>Owner</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="16" height="16" src="http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif" /></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://3.bp.blogspot.com/-Y9wKSDIV7wQ/TvlKh8AkBJI/AAAAAAAAGUw/Q8l28coeswg/s72-c/morningsickness-791204.jpg" height="72" width="72" /><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://www.artikel-menarik.com/2011/12/menghalau-morning-sickness.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;CUUCQXY8fip7ImA9WhRXGUU.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-2195711014503804688.post-9116969712054297819</id><published>2011-12-27T10:18:00.002+07:00</published><updated>2011-12-27T17:54:20.876+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2011-12-27T17:54:20.876+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Tips Merawat Bayi dan Janin" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Info Kesehatan" /><title>Cegah Infeksi Bakteri pada Susu Formula</title><content type="html">&lt;div class="mobile-photo"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-NEBnd9YbPFk/Tvk4_g98iaI/AAAAAAAAGUk/kLtsOquBMeE/s1600/baby-702097.jpg" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"&gt;&lt;img alt="" border="0" height="205" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5690642267992000930" src="http://2.bp.blogspot.com/-NEBnd9YbPFk/Tvk4_g98iaI/AAAAAAAAGUk/kLtsOquBMeE/s400/baby-702097.jpg" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: x-small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="-webkit-border-horizontal-spacing: 0px; -webkit-border-vertical-spacing: 0px; -webkit-text-decorations-in-effect: none; -webkit-text-size-adjust: auto; -webkit-text-stroke-width: 0px; border-collapse: separate; color: black; font: normal normal normal medium/normal 'Times New Roman'; letter-spacing: normal; orphans: 2; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 2; word-spacing: 0px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #232323; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 14px; line-height: 18px;"&gt;&lt;strong style="list-style-type: none; margin: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;Kompas.com  -&lt;/strong&gt;&lt;span class="Apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;Keberadaan bakteri  dalam susu formula bukanlah hal baru di kalangan peneliti pangan. Keterkaitan  antara bakteri susu formula dengan penyakit pada bayi telah diidentifikasi sejak  tahun 1983.&lt;br style="list-style-type: none; margin: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;&lt;br style="list-style-type: none; margin: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;Yang  perlu diketahui adalah susu formula mau pun makanan bayi bukanlah produk steril.  Karena itulah susu harus diseduh dengan air matang bersuhu minimal 70 derajat  celcius serta dikonsumsi segera setelah dicairkan.&lt;span class="Apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br style="list-style-type: none; margin: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;&lt;br style="list-style-type: none; margin: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;Setelah  heboh dengan bakteri E.sakazakii di Indonesia, kini orangtua di Amerika Serikat  dibuat cemas dengan kasus cemaran Cronobacter sakazakii dalam susu formula yang  beredar di sana.&lt;br style="list-style-type: none; margin: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;&lt;br style="list-style-type: none; margin: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;Untuk  mencegah terjadinya kontaminasi bakteri pada susu formula, ada beberapa langkah  yang bisa kita lakukan, seperti yag dipaparkan oleh Pusat Pengendalian dan  Pencegahan Penyakit (CDC), AS berikut ini:&lt;br style="list-style-type: none; margin: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;&lt;br style="list-style-type: none; margin: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;*  Gunakan air panas untuk membuat susu bayi dari susu bubuk formula. Panas air  harus mencapai 158 ° F (70 ° C)&lt;br style="list-style-type: none; margin: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;&lt;br style="list-style-type: none; margin: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;*  Jika memungkinkan, jangan menggunakan susu bubuk. Anda bisa menggunakan susu  formula cair yang biasanya lebih steril.&lt;br style="list-style-type: none; margin: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;&lt;br style="list-style-type: none; margin: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;*  Ikuti instruksi pembuatan susu sebagaimana tertera dalam kemasan.&lt;br style="list-style-type: none; margin: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;&lt;br style="list-style-type: none; margin: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;*  Buanglah susu formula jika Anda tidak segera meminumnya dalam waktu 24 jam  setelah dipersiapkan.&lt;br style="list-style-type: none; margin: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;&lt;br style="list-style-type: none; margin: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;Sementara  itu Lorry Rubin, kepala penyakit menular di Cohen Children's Medical Center, New  York mengatakan, hal terpenting yang harus para orang tua ketahui adalah,  bagaimana dapat mempersiapkan susu formula dengan benar.&lt;br style="list-style-type: none; margin: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;&lt;br style="list-style-type: none; margin: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;Gelas  dan botol harus dibersihkan dan disterilkan dan air harus direbus dan  didinginkan sebelum menambahkan susu bubuk formula. "Jika Anda mencoba  menghangatkan atau salah dalam penyajiannya, bakteri dapat berkembang biak dan  Anda memiliki risiko lebih tinggi untuk mendapatkan sakit,"  jelasnya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="-webkit-border-horizontal-spacing: 0px; -webkit-border-vertical-spacing: 0px; -webkit-text-decorations-in-effect: none; -webkit-text-size-adjust: auto; -webkit-text-stroke-width: 0px; border-collapse: separate; color: black; font: normal normal normal medium/normal 'Times New Roman'; letter-spacing: normal; orphans: 2; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 2; word-spacing: 0px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #232323; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 14px; line-height: 18px;"&gt;&lt;span class="244051503-27122011"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;sumber:health.kompas.com&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2195711014503804688-9116969712054297819?l=www.artikel-menarik.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;p&gt;&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/XcQxeyt-z1cLMNfIy5b-3unJ1A8/0/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/XcQxeyt-z1cLMNfIy5b-3unJ1A8/0/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;br/&gt;
&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/XcQxeyt-z1cLMNfIy5b-3unJ1A8/1/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/XcQxeyt-z1cLMNfIy5b-3unJ1A8/1/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/artikel-menarik/ydyX/~4/Nzs-AGfrvIM" height="1" width="1"/&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://www.artikel-menarik.com/feeds/9116969712054297819/comments/default" title="Post Comments" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2195711014503804688&amp;postID=9116969712054297819" title="0 Comments" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/2195711014503804688/posts/default/9116969712054297819?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/2195711014503804688/posts/default/9116969712054297819?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/artikel-menarik/ydyX/~3/Nzs-AGfrvIM/cegah-infeksi-bakteri-pada-susu-formula.html" title="Cegah Infeksi Bakteri pada Susu Formula" /><author><name>Owner</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="16" height="16" src="http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif" /></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://2.bp.blogspot.com/-NEBnd9YbPFk/Tvk4_g98iaI/AAAAAAAAGUk/kLtsOquBMeE/s72-c/baby-702097.jpg" height="72" width="72" /><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://www.artikel-menarik.com/2011/12/cegah-infeksi-bakteri-pada-susu-formula.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;DEYNSX08eSp7ImA9WhRXFEs.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-2195711014503804688.post-3580238635562892549</id><published>2011-12-21T18:14:00.002+07:00</published><updated>2011-12-21T18:16:38.371+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2011-12-21T18:16:38.371+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Tips Menyusui" /><title>Panduan Memberi ASI untuk Bayi Kembar</title><content type="html">&lt;div class="mobile-photo"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-kJzk7DihNJE/TvG_nZERQdI/AAAAAAAAGSo/DmTLOF2tFtc/s1600/kembar-776696.jpg" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"&gt;&lt;img alt="" border="0" height="200" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5688538487810245074" src="http://2.bp.blogspot.com/-kJzk7DihNJE/TvG_nZERQdI/AAAAAAAAGSo/DmTLOF2tFtc/s400/kembar-776696.jpg" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: x-small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="border-collapse: separate; color: black; font: medium 'Times New Roman'; letter-spacing: normal; orphans: 2; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 2; word-spacing: 0px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #232323; font-family: arial; font-size: 14px; line-height: 18px; text-align: left;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; list-style-type: none; margin: 0px; padding-bottom: 20px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: x-small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="border-collapse: separate; color: black; font: medium 'Times New Roman'; letter-spacing: normal; orphans: 2; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 2; word-spacing: 0px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #232323; font-family: arial; font-size: 14px; line-height: 18px; text-align: left;"&gt;&lt;b style="list-style-type: none; margin: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;KOMPAS.com  -&lt;span class="Apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;Mendapatkan bayi kembar  adalah suatu anugerah.&amp;nbsp; Ini akan menjadi pengalaman berharga sekaligus  membahagiakan bagi siapa pun. Tetapi permasalahan yang kemudian muncul adalah  saat-saat di mana Anda harus memberikan ASI eksklusif kepada bayi kembar  Anda.&lt;br style="list-style-type: none; margin: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;&lt;br style="list-style-type: none; margin: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;Pada  kondisi ini, proses menyusui dapat menjadi suatu tantangan yang cukup berat dan  melelahkan. Tetapi, jangan sampai pengalaman memberi ASI kepada sang buah hati  menjadi sesuatu yang mengecewakan.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; list-style-type: none; margin: 0px; padding-bottom: 20px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: x-small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="border-collapse: separate; color: black; font: medium 'Times New Roman'; letter-spacing: normal; orphans: 2; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 2; word-spacing: 0px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #232323; font-family: arial; font-size: 14px; line-height: 18px; text-align: left;"&gt;Agar  pemberian air susu ibu berjalan dengan mulus, ada baiknya Anda mengikuti  beberapa panduan berikut yang dapat membantu Anda menyusui secara nyaman dan  efektif.&lt;br style="list-style-type: none; margin: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;&lt;b style="list-style-type: none; margin: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;br style="list-style-type: none; margin: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;*  Berikan secara bersamaan&lt;/b&gt;&lt;br style="list-style-type: none; margin: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;&lt;br style="list-style-type: none; margin: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;Memberikan  ASI secara bersamaan jauh lebih efektif ketimbang harus dilakukan secara  bergantian. Ubah posisi bayi setiap kali menyusu agar kedua payudara memproduksi  ASI dalam jumlah yang sama. Cara ini juga dapat membantu mengurangi kemungkinan  duktus (saluran susu) tersumbat.&lt;br style="list-style-type: none; margin: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;&lt;b style="list-style-type: none; margin: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;br style="list-style-type: none; margin: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;*  Beli pompa yang baik&lt;/b&gt;&lt;br style="list-style-type: none; margin: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;&lt;br style="list-style-type: none; margin: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;Memompa  akan merangsang produksi susu, sehingga Anda tidak perlu khawatir kekurangan  cairan ASI. Gunakan pompa untuk memerah susu pada kedua payudara pada saat yang  bersamaan. Jika memungkinkan, sebaiknya gunakan pompa elektrik.&lt;br style="list-style-type: none; margin: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;&lt;br style="list-style-type: none; margin: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;&lt;b style="list-style-type: none; margin: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;*  Perhitungkan popok yang basah&lt;/b&gt;&lt;br style="list-style-type: none; margin: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;&lt;br style="list-style-type: none; margin: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;Perhatikan  berapa kali si mungil Anda membasahkan popok dan perhatikan ketika buang air  besar. Bayi seharusnya kencing setidaknya sekali dalam 24 jam pertama setelah  lahir, dua kali di hari berikutnya, tiga kali pada hari ketiga, dan seterusnya.  Setelah satu minggu pertama, Anda harus mengganti popok tujuh sampai delapan  kali sehari. Anda dapat mengusahakan agar bayi menyusu 8-12 kali dalam periode  24 jam. Sediakan diagram waktu atau jadwal menyusui untuk membantu memantau  berapa banyak ASI yang sudah diberikan.&lt;br style="list-style-type: none; margin: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;&lt;br style="list-style-type: none; margin: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;&lt;b style="list-style-type: none; margin: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;*  Minta bantuan&lt;/b&gt;&lt;br style="list-style-type: none; margin: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;&lt;br style="list-style-type: none; margin: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;Mintalah  dukungan bantuan suami, orang tua atau kerabat lainnya saat akan menyusui,  mengganti popok dan membuat bayi bersendawa setelah menyusui untuk mengeluarkan  angin. Anda juga dapat mencari dukungan dari teman atau orang tua lain yang  memiliki anak kembar dan belajar dari pengalaman mereka.&lt;br style="list-style-type: none; margin: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;&lt;b style="list-style-type: none; margin: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;br style="list-style-type: none; margin: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;*  Tenang&lt;/b&gt;&lt;br style="list-style-type: none; margin: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;&lt;br style="list-style-type: none; margin: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;Menyusui  adalah prioritas. Cari tempat yang tenang agar tidak terganggu. Nikmati  saat-saat bersama Anda dengan bayi. Ingat, jangan lupa untuk menjaga kondisi  kesehatan diri Anda sendiri. Cukupi waktu istirahat, minum banyak air dan makan  makanan yang bergizi. Jika Anda lebih bertenaga saat menyusu, anak Anda juga  akan merasa lebih nyaman.&lt;br style="list-style-type: none; margin: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;&lt;br style="list-style-type: none; margin: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;Gambar  atau ilustrasi di atas adalah berbagai bentuk posisi terbaik yang mungkin bisa  Anda terapkan saat memberikan ASI kepada kedua buah hati Anda :&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: x-small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="border-collapse: separate; color: black; font: medium 'Times New Roman'; letter-spacing: normal; orphans: 2; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 2; word-spacing: 0px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #232323; font-family: arial; font-size: 14px; line-height: 18px; text-align: left;"&gt;&lt;span class="275461211-21122011"&gt;&lt;i&gt;sumber:  kompas.com&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2195711014503804688-3580238635562892549?l=www.artikel-menarik.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;p&gt;&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/CFBOIQK0RYE-cJ_G5uwVx8DzdpA/0/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/CFBOIQK0RYE-cJ_G5uwVx8DzdpA/0/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;br/&gt;
&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/CFBOIQK0RYE-cJ_G5uwVx8DzdpA/1/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/CFBOIQK0RYE-cJ_G5uwVx8DzdpA/1/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/artikel-menarik/ydyX/~4/XvE9T35JWlE" height="1" width="1"/&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://www.artikel-menarik.com/feeds/3580238635562892549/comments/default" title="Post Comments" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2195711014503804688&amp;postID=3580238635562892549" title="0 Comments" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/2195711014503804688/posts/default/3580238635562892549?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/2195711014503804688/posts/default/3580238635562892549?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/artikel-menarik/ydyX/~3/XvE9T35JWlE/panduan-memberi-asi-untuk-bayi-kembar.html" title="Panduan Memberi ASI untuk Bayi Kembar" /><author><name>Owner</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="16" height="16" src="http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif" /></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://2.bp.blogspot.com/-kJzk7DihNJE/TvG_nZERQdI/AAAAAAAAGSo/DmTLOF2tFtc/s72-c/kembar-776696.jpg" height="72" width="72" /><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://www.artikel-menarik.com/2011/12/panduan-memberi-asi-untuk-bayi-kembar.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;D0UDRXc4eip7ImA9WhRXFEk.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-2195711014503804688.post-3194919032061510310</id><published>2011-12-19T18:17:00.004+07:00</published><updated>2011-12-21T12:27:54.932+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2011-12-21T12:27:54.932+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Info Kesehatan" /><title>Gagang Pintu WC di RS Jangan Dipegang, Dorong Pakai Badan</title><content type="html">&lt;div class="mobile-photo"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-RhYEx89b0Nk/Tu8dR7-fMPI/AAAAAAAAGSc/7bN2nvg_jNg/s1600/gagang-ts-dalam-747000.jpg" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img alt="" border="0" height="400" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5687797048386990322" src="http://4.bp.blogspot.com/-RhYEx89b0Nk/Tu8dR7-fMPI/AAAAAAAAGSc/7bN2nvg_jNg/s400/gagang-ts-dalam-747000.jpg" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: x-small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="-webkit-border-horizontal-spacing: 0px; -webkit-border-vertical-spacing: 0px; -webkit-text-decorations-in-effect: none; -webkit-text-size-adjust: auto; -webkit-text-stroke-width: 0px; border-collapse: separate; color: black; font: normal normal normal medium/normal 'Times New Roman'; letter-spacing: normal; orphans: 2; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 2; word-spacing: 0px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #333333; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 12px; line-height: 18px;"&gt;&lt;strong&gt;Jakarta,&lt;/strong&gt;&lt;span class="Apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;Kebiasaan orang membuka pintu WC adalah  dengan memakai tangan. Khusus di rumah sakit, sebisa mungkin bukalah pintu  toilet dengan cara mendorongnya pakai badan karena gagang pintu WC adalah sarang  kuman yang sebaiknya tidak dipegang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"Rumah sakit adalah hutan bagi para  kuman. Gagang pintu WC termasuk yang paling banyak ditumbuhi kuman," kata Prof  Dr Usman Chatib Warsa, PhD, SpMK, pakar mikroba dari Fakultas Kedokteran  Universitas Indonesia (FKUI) dalam edukasi media di Laboratorium Mikrobiologi  Klinis FKUI, Senin (19/12/2011).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Agar tidak tertular, Prof usman  menganjurkan agar pasien atau siapapun tidak sembarangan memegang pintu WC saat  berada di rumah sakit. Sebisa mungkin, gunakan badan untuk mendorongnya atau  jika harus mengunakan tangan maka lapisilah dengan kertas tisu sekali  pakai.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kalaupun susah didorong pakai badan dan terpaksa memakai tangan  tanpa dilapisi tisu, pastikan sesudahnya langsung mencuci tangan memakai alkohol  yang tersedia di hampir setiap sudut rumah sakit. Alternatifnya, cucilah tangan  dengan menggunakan sabun dan air mengalir.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menurut Prof Usman, infeksi  kuman yang terjadi di rumah sakit atau disebut juga infeksi nosokomial cenderung  lebih susah diobati dibanding infeksi yang didapat di luar. Banyak faktor yang  mempengaruhinya, salah satunya karena kuman di rumah sakit banyak yang sudah  bermutasi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dari pihak rumah sakit sendiri, sudah banyak sekali dilakukan  penyesuaian prosedur untuk mengurangi risiko penularan infeksi nosokomial di  rumah sakit. Salah satunya menurut Prof Usman adalah dengan tidak menggunakan 1  baskom untuk memandikan banyak pasien.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"Satu baskom untuk memandikan  banyak pasien itu sekarang tidak boleh, sudah diganti pakai air mengalir.  Walaupun kelihatannya masih bersih, kalau diteliti di laboratorium baskom bekas  itu banyak sekali kumannya dan bisa menular saat dipakai untuk memandikan pasien  berikutnya," kata Prof Usman.&lt;br &lt;br="" /&gt;(&lt;strong&gt;up/ir&lt;/strong&gt;)&lt;span class="Apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="-webkit-border-horizontal-spacing: 0px; -webkit-border-vertical-spacing: 0px; -webkit-text-decorations-in-effect: none; -webkit-text-size-adjust: auto; -webkit-text-stroke-width: 0px; border-collapse: separate; color: black; font: normal normal normal medium/normal 'Times New Roman'; letter-spacing: normal; orphans: 2; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 2; word-spacing: 0px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #333333; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 12px; line-height: 18px;"&gt;&lt;span class="Apple-converted-space"&gt;&lt;span class="515341611-19122011"&gt;&lt;em&gt;sumber:  detikhealth.com&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2195711014503804688-3194919032061510310?l=www.artikel-menarik.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;p&gt;&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/mkaF6APPd_yEP28hPpAd_IxSfhA/0/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/mkaF6APPd_yEP28hPpAd_IxSfhA/0/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;br/&gt;
&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/mkaF6APPd_yEP28hPpAd_IxSfhA/1/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/mkaF6APPd_yEP28hPpAd_IxSfhA/1/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/artikel-menarik/ydyX/~4/iMRpTEr_P8g" height="1" width="1"/&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://www.artikel-menarik.com/feeds/3194919032061510310/comments/default" title="Post Comments" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2195711014503804688&amp;postID=3194919032061510310" title="0 Comments" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/2195711014503804688/posts/default/3194919032061510310?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/2195711014503804688/posts/default/3194919032061510310?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/artikel-menarik/ydyX/~3/iMRpTEr_P8g/gagang-pintu-wc-di-rs-jangan-dipegang.html" title="Gagang Pintu WC di RS Jangan Dipegang, Dorong Pakai Badan" /><author><name>Owner</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="16" height="16" src="http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif" /></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://4.bp.blogspot.com/-RhYEx89b0Nk/Tu8dR7-fMPI/AAAAAAAAGSc/7bN2nvg_jNg/s72-c/gagang-ts-dalam-747000.jpg" height="72" width="72" /><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://www.artikel-menarik.com/2011/12/gagang-pintu-wc-di-rs-jangan-dipegang.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;D0EBR38zcCp7ImA9WhRXEEg.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-2195711014503804688.post-8828399289529277986</id><published>2011-12-15T13:45:00.002+07:00</published><updated>2011-12-17T00:14:16.188+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2011-12-17T00:14:16.188+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Tips Finansial" /><title>3 Tips Mencari Kerja untuk Anda yang Pengganguran</title><content type="html">&lt;div class="mobile-photo"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-6i_9erzJmzo/TumXpvDfArI/AAAAAAAAGRA/bLY-YRvNz6k/s1600/carikerja-758425.jpg" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"&gt;&lt;img alt="" border="0" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5686242747793474226" src="http://1.bp.blogspot.com/-6i_9erzJmzo/TumXpvDfArI/AAAAAAAAGRA/bLY-YRvNz6k/s320/carikerja-758425.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: x-small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="-webkit-border-horizontal-spacing: 0px; -webkit-border-vertical-spacing: 0px; -webkit-text-decorations-in-effect: none; -webkit-text-size-adjust: auto; -webkit-text-stroke-width: 0px; border-collapse: separate; color: black; font-family: 'lucida grande', tahoma, arial, sans-serif; font-size: 11px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: normal; orphans: 2; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 2; word-spacing: 0px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #474747; font-size: 12px; line-height: 22px;"&gt;&lt;strong style="font-weight: bold; margin: 5px auto; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;Jakarta&lt;/strong&gt;&lt;span class="Apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;- Menganggur pasca keluar dari  pekerjaan lama di masa kondisi ekonomi dunia tengah tidak baik, memang bukan  suatu hal yang menyenangkan. Namun hal lebih sulit akan dialami oleh mereka yang  sama sekali belum pernah bekerja dan cukup lama jadi pengangguran. Kondisi itu  membuat orang tersebut lebih sulit mendapatkan pekerjaan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka yang  belum pernah kerja atau pengangguran susah memperoleh pekerjaan karena  kebanyakan bagian HRD memilih orang yang sebelumnya punya pengalaman. Hal  tersebut terungkap dari tulisan New York Times yang membahas soal diskriminasi  di dunia kerja.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"Berdasarkan review dari beberapa situs pencari kerja  yang cukup populer terungkap, pencari kerja lebih memilih atau merekrut orang  yang masih bekerja atau baru saja keluar dari pekerjaannya," begitu tulis koran  tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bagi Anda yang sama sekali belum punya pengalaman dan pernah  bekerja, tentu cukup pusing membaca fakta di atas. Tapi bukan berarti tidak ada  jalan keluarnya untuk tidak lagi menjadi pengangguran. Simak tipsnya seperti  yang dikutip dari She Knows berikut ini:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;strong style="font-weight: bold; margin: 5px auto; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;1.  Ambil pekerjaan apapun posisinya&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jika Anda mendapatkan suatu  pekerjaan dengan posisi yang bukan Anda harapkan, sebaiknya Anda tidak menolak  tawaran tersebut. Anda sebaiknya harus berpikir terlebih dahulu sebelum Anda  menolaknya. Jika Anda mendapatkan tawaran pekerjaan tetapi bukan dengan posisi  yang disukai, setidaknya jika diterima, Anda akan menjadi seorang pekerja atau  karyawan dan bukan lagi sebagai pengangguran. Dengan begitu untuk ke depannya  jika Anda ingin mencari pekerjaan yang lain yang sesuai dengan keinginan Anda,  pekerjaan tersebut bisa jadi referensi sehingga bisa memudahkan Anda  nantinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;strong style="font-weight: bold; margin: 5px auto; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;2.  Menjadi relawan atau ikut program magang&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Anda tidak mendapatkan  suatu pekerjaan dalam waktu yang lama? Sebaiknya Anda mencoba untuk menjadi  seorang relawan atau dapat juga mengikuti program magang terlebih dahulu dalam  suatu perusahaan. Meskipun Anda tidak akan mendapatkan bayaran dengan hasil  jerih payah Anda selama menjadi relawan atau magang di suatu perusahaan,  setidaknya itu bisa jadi pengalaman Anda nantinya saat melamar di perusahaan  yang diinginkan. Anda dapat menjelaskan pekerjaan apa saja yang Anda lakukan  selama menjadi relawan atau selama mengikuti program magang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;strong style="font-weight: bold; margin: 5px auto; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;3.  Ceritakanlah pengalaman Anda&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Salah satu cara terbaik untuk  menjadi seorang kandidat yang dapat dipertimbangkan oleh suatu perusahaan yaitu  dengan menjelaskan apa pekerjaan Anda sebelumnya. Ceritakanlah pengalaman Anda  selama ini. Meskipun Anda adalah seorang pengangguran yang belum pernah bekerja  sebelumnya atau belum pernah menjadi seorang relawan, akan tetapi Anda dapat  menjelaskan bagaimana kegiatan Anda selama Anda menganggur.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jangan segan  untuk menceritakan kegiatan-kegiatan ataupun tugas dan pekerjaan yang selama ini  Anda lakukan. Jika Anda dapat menjelaskan bagaimana menjadi seorang pengangguran  ternyata bisa jadi pelajaran hidup yang berharga, Anda juga dapat memiliki  peluang untuk memenuhi syarat di dalam suatu  perusahaan.&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;(rma/eny)&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="-webkit-border-horizontal-spacing: 0px; -webkit-border-vertical-spacing: 0px; -webkit-text-decorations-in-effect: none; -webkit-text-size-adjust: auto; -webkit-text-stroke-width: 0px; border-collapse: separate; color: black; font-family: 'lucida grande', tahoma, arial, sans-serif; font-size: 11px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: normal; orphans: 2; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 2; word-spacing: 0px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #474747; font-size: 12px; line-height: 22px;"&gt;&lt;span class="390144406-15122011"&gt;&lt;span style="font-size: xx-small;"&gt;&lt;em&gt;sumber:wolipop.com&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2195711014503804688-8828399289529277986?l=www.artikel-menarik.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;p&gt;&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/sZxlAW3diTaJC61Z-q75ckmYv1o/0/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/sZxlAW3diTaJC61Z-q75ckmYv1o/0/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;br/&gt;
&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/sZxlAW3diTaJC61Z-q75ckmYv1o/1/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/sZxlAW3diTaJC61Z-q75ckmYv1o/1/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/artikel-menarik/ydyX/~4/DhlLo0234XU" height="1" width="1"/&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://www.artikel-menarik.com/feeds/8828399289529277986/comments/default" title="Post Comments" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2195711014503804688&amp;postID=8828399289529277986" title="0 Comments" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/2195711014503804688/posts/default/8828399289529277986?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/2195711014503804688/posts/default/8828399289529277986?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/artikel-menarik/ydyX/~3/DhlLo0234XU/3-tips-mencari-kerja-untuk-anda-yang.html" title="3 Tips Mencari Kerja untuk Anda yang Pengganguran" /><author><name>Owner</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="16" height="16" src="http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif" /></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://1.bp.blogspot.com/-6i_9erzJmzo/TumXpvDfArI/AAAAAAAAGRA/bLY-YRvNz6k/s72-c/carikerja-758425.jpg" height="72" width="72" /><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://www.artikel-menarik.com/2011/12/3-tips-mencari-kerja-untuk-anda-yang.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;D0EHQXo8eip7ImA9WhRXEEg.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-2195711014503804688.post-8000142053476822588</id><published>2011-12-15T13:42:00.002+07:00</published><updated>2011-12-17T00:13:50.472+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2011-12-17T00:13:50.472+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Tips Finansial" /><title>6 Cara Agar Bisa Berhemat &amp; Menabung</title><content type="html">&lt;div class="mobile-photo"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-8M5-kOLNREg/TumW1DNBcNI/AAAAAAAAGQ0/5fl3LpAvk4o/s1600/saving-748265.jpg" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img alt="" border="0" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5686241842669121746" src="http://1.bp.blogspot.com/-8M5-kOLNREg/TumW1DNBcNI/AAAAAAAAGQ0/5fl3LpAvk4o/s320/saving-748265.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: x-small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="-webkit-border-horizontal-spacing: 0px; -webkit-border-vertical-spacing: 0px; -webkit-text-decorations-in-effect: none; -webkit-text-size-adjust: auto; -webkit-text-stroke-width: 0px; border-collapse: separate; color: black; font-family: 'lucida grande', tahoma, arial, sans-serif; font-size: 11px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: normal; orphans: 2; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 2; word-spacing: 0px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #474747; font-size: 12px; line-height: 22px;"&gt;&lt;strong style="font-weight: bold; margin: 5px auto; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;Jakarta&lt;/strong&gt;&lt;span class="Apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;- Berhemat sehingga bisa menyisihkan  uang untuk ditabung memang hal yang sulit untuk dilakukan. Banyaknya pengeluaran  untuk kebutuhan sehari-hari, membuat Anda sulit menyisakan sedikit uang  Anda.&lt;span class="Apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bahkan terkadang  uang tersebut tidak mencukupi kebutuhan Anda. Sehingga muncul masalah keuangan  yang dapat mempengaruhi kesehatan fisik dan mental, selain itu juga menguji  kemampuan Anda untuk menjadi pasangan, orang tua dan karyawan yang  baik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Berikut enam cara sederhana untuk menurunkan stres Anda dengan  membuat beberapa perubahan sederhana yang bisa dilakukan agar bisa berhemat dan  menabung, seperti dikutip dari She Knows:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;strong style="font-weight: bold; margin: 5px auto; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;1.  Jual barang-barang lama&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Anda dapat membuat garage sale dengan  menjual barang-barang dan pakaian Anda yang sudah lama atau sudah tidak  digunakan lagi. Untuk barang yang dijual dengan harga yang signifikan, maka Anda  dapat menjualnya melalui kaskus atau eBay. Menjual barang-barang lama Anda yang  sudah digunakan lagi merupakan salah satu cara untuk mendapatkan uang yang  lebih, sehingga Anda dapat menyisihkan uang untuk ditabung.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;strong style="font-weight: bold; margin: 5px auto; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;2.  Membuat anggaran belanja&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Membuat anggaran belanja merupakan cara  yang sederhana bagaimana menghabiskan uang Anda dengan lebih disiplin. Anda  dapat mengetahui rencana pengeluaran lebih jelas. Sehingga nantinya Anda tidak  perlu terlibat hutang dan dapat menyisihkan uang untuk ditabung atau jalan-jalan  bersama keluarga.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;strong style="font-weight: bold; margin: 5px auto; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;3.  Membuat catatan belanjaan&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketika Anda ingin pergi ke mal atau ke  supermarket untuk belanja bulanan, pastikan Anda membuat catatan belanjaan  terlebih dahulu dan jangan pernah meninggalkan rumah dengan perut kosong. Jika  tidak makan terlebih dahulu, Anda akan mengeluarkan pengeluaran lebih untuk  makan di restoran. Selain itu, sebaiknya Anda juga tidak perlu mengajak  anak-anak ikut belanja bersama. Hal tersebut untuk menghindari adanya  pengeluaran tak terduga.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;strong style="font-weight: bold; margin: 5px auto; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;4.  Belanja saat diskon atau melalui online shop&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Berbelanja saat  diskon merupakan salah satu cara dimana Anda dapat membeli pakaian dengan model  terbaru tanpa harus membayar dengan harga normal. Selain itu Anda juga dapat  belanja melalui online shop. Dengan begitu Anda bisa lebih hemat dalam  berbelanja, karena tak perlu ongkos perjalanan dan kemungkinan tergoda membeli  yang lain jika ke mall. Namun sebelum Anda memutuskan untuk berbelanja melalui  online shop, pastikan terlebih dahulu bahwa harga yang ditawarkan lebih murah  dibanding harga ditoko dan jangan lupa menghitung harga barang yang ditawarkan  dengan ongkos pengirimannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;strong style="font-weight: bold; margin: 5px auto; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;5.  Bersenang-senang secara hemat&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Apabila Anda pecinta film, pasti  Anda akan mengeluarkan uang Anda dengan menonton film di bioskop. Salah satu  cara agar Anda dapat menyisihkan uang Anda yaitu dengan menonton DVD di rumah.  Selain sesekali menonton DVD di rumah, Anda juga bisa meminjam buku di  perpustakaan tanpa harus membeli buku di toko buku. Dengan begitu Anda dapat  meminimalisir pengeluaran Anda untuk bersenang-senang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;strong style="font-weight: bold; margin: 5px auto; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;6.  Jika bisa, buatalah sendiri&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Anda baru saja mengetahui bahwa di  dekat rumah Anda telah dibuka sebuah kedai kopi. Dengan begitu Anda langsung  pergi ke kedai tersebut dan membeli minuman kopi dengan harga yang terbilang  tidak murah. Hal ini yang dapat memicu Anda untuk menghamburkan uang Anda. Jika  Anda dapat membuat kopi, sebaiknya Anda membuatnya sendiri tanpa harus membeli  kopi di kedai kopi. Sehingga Anda tidak perlu mengeluarkan uang  lebih.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Terkadang hal-hal kecil bisa menentukan apakah Anda berhasil atau  gagal dalam mengelola keuangan. Tapi dengan beberapa perubahan gaya hidup  sederhana dan sedikit disiplinan diri, Anda dapat menabung dan berhemat cukup  banyak uang setiap tahunnya.&lt;b&gt;(rma/eny)&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="-webkit-border-horizontal-spacing: 0px; -webkit-border-vertical-spacing: 0px; -webkit-text-decorations-in-effect: none; -webkit-text-size-adjust: auto; -webkit-text-stroke-width: 0px; border-collapse: separate; color: black; font-family: 'lucida grande', tahoma, arial, sans-serif; font-size: 11px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: normal; orphans: 2; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 2; word-spacing: 0px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #474747; font-size: 12px; line-height: 22px;"&gt;&lt;span class="637154006-15122011"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size: xx-small;"&gt;sumber:wolipop.com&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2195711014503804688-8000142053476822588?l=www.artikel-menarik.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;p&gt;&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/ptR4odAIpca3bVEH4g21nEQycIU/0/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/ptR4odAIpca3bVEH4g21nEQycIU/0/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;br/&gt;
&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/ptR4odAIpca3bVEH4g21nEQycIU/1/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/ptR4odAIpca3bVEH4g21nEQycIU/1/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/artikel-menarik/ydyX/~4/ohnE6ou1yIo" height="1" width="1"/&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://www.artikel-menarik.com/feeds/8000142053476822588/comments/default" title="Post Comments" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2195711014503804688&amp;postID=8000142053476822588" title="0 Comments" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/2195711014503804688/posts/default/8000142053476822588?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/2195711014503804688/posts/default/8000142053476822588?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/artikel-menarik/ydyX/~3/ohnE6ou1yIo/6-cara-agar-bisa-berhemat-menabung.html" title="6 Cara Agar Bisa Berhemat &amp; Menabung" /><author><name>Owner</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="16" height="16" src="http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif" /></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://1.bp.blogspot.com/-8M5-kOLNREg/TumW1DNBcNI/AAAAAAAAGQ0/5fl3LpAvk4o/s72-c/saving-748265.jpg" height="72" width="72" /><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://www.artikel-menarik.com/2011/12/6-cara-agar-bisa-berhemat-menabung.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;DUYNQ34zfCp7ImA9WhRQEE0.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-2195711014503804688.post-3776765227180721017</id><published>2011-11-30T15:37:00.002+07:00</published><updated>2011-12-04T20:59:52.084+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2011-12-04T20:59:52.084+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Info Kesehatan" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Ilmu Pengetahuan" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Kesehatan Anak" /><title>Membedakan Demam Karena Infeksi Virus atau Bakteri</title><content type="html">&lt;div class="mobile-photo"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-h8XM9XazfpE/TtXrJ3clXyI/AAAAAAAAGOQ/LgEPVwYWsmk/s1600/demam-anak-ts-dlm-714861.jpg" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img alt="" border="0" height="400" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5680705059732938530" src="http://4.bp.blogspot.com/-h8XM9XazfpE/TtXrJ3clXyI/AAAAAAAAGOQ/LgEPVwYWsmk/s400/demam-anak-ts-dlm-714861.jpg" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: x-small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="-webkit-border-horizontal-spacing: 0px; -webkit-border-vertical-spacing: 0px; -webkit-text-decorations-in-effect: none; -webkit-text-size-adjust: auto; -webkit-text-stroke-width: 0px; border-collapse: separate; color: black; font-family: 'Times New Roman'; font-size: medium; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: normal; orphans: 2; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 2; word-spacing: 0px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #333333; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 12px; line-height: 18px;"&gt;&lt;strong&gt;Jakarta,&lt;/strong&gt;&lt;span class="Apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;Demam merupakan salah satu gejala khas  yang menandakan adanya infeksi mikroorganisme di dalam tubuh. Jika dipicu oleh  virus, infeksi itu akan sembuh dengan sendirinya dalam waktu beberapa hari  sedangkan jika dipicu oleh bakteri maka harus diberi antibiotik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun  pemeriksaan laboratorium untuk menentukan penyebab infeksi selalu menjadi  tantangan tersendiri. Biakan mikroorganisme untuk menentukan penyebab infeksi  secara pasti biasanya membutuhkan waktu 3 hari, sedangkan pasien tidak bisa  menunggu lebih lama lagi untuk mendapat antibiotik jika memang terinfeksi  bakteri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"Pertanda yang sering digunakan adalah hitung leukosit, tapi  tidak spesifik. Peningkatan polimorfonuklear lebih akurat menentukan adanya  infeksi bakteri," kata dr Hindra Irawan Satari, SpA dari RS Pondok Indah dalam  seminar Pengobatan Terkini Kasus Infeksi di RS Pondok Indah, Rabu  (30/11/2011).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Selain dari tes darah, dokter yang akrab disapa dr Hingky  ini mengatakan bahwa jenis demam juga bisa membedakan antara infeksi virus  dengan infeksi bakteri. Perbedaan jenis demam ini cukup cepat untuk dipakai  dalam pengambilan keputusan saat memberi obat pada pasien.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Demam pada  anak 90-95 persen disebabkan oleh virus, hanya 5-10 persen disebabkan oleh  bakteri. Demam dengan suhu tinggi (di atas 39 derajat Celsius) dan durasi yang  lama (di atas 3 hari) lebih banyak disebabkan oleh infeksi bakteri dibanding  infeksi virus.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lokasi demam juga membedakan jenis infeksinya. Demam yang  terlokalisasi di satu organ biasanya disebabkan oleh bakteri, sedangkan jika  melibatkan banyak organ (biasanya berhubungan dengan saluran napas) lebih sering  dipicu oleh virus sehingga tidak perlu diberi antibiotik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Perbedaan demam  karena virus dan bakteri juga bisa dilihat dari perilaku anak saat demam. Jika  anak masih bisa bermain dan berinteraksi dengan baik maka bisa dicurigai  infeksinya dipicu oleh virus sedangkan jika anak tampak sakit berat, menangis  lemah dan tidak tertarik pada lingkungan sekitar maka bisa dicurigai pemicunya  adalah bakteri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada prinsipnya, pemberian antibiotik tidak boleh  sembarangan karena berisiko memicu resistensi atau kekebalan balkteri terhadap  antibiotik. Jika semua bakteri sudah kebal, maka dunia akan kembali pada masa  sebelum penicilin ditemukan.&lt;br /&gt;
&lt;di &lt;br=""&gt;(&lt;strong&gt;ir/ir&lt;/strong&gt;)&lt;span class="Apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/di&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="-webkit-border-horizontal-spacing: 0px; -webkit-border-vertical-spacing: 0px; -webkit-text-decorations-in-effect: none; -webkit-text-size-adjust: auto; -webkit-text-stroke-width: 0px; border-collapse: separate; color: black; font-family: 'Times New Roman'; font-size: medium; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: normal; orphans: 2; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 2; word-spacing: 0px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #333333; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 12px; line-height: 18px;"&gt;&lt;span class="Apple-converted-space"&gt;&lt;span class="255443508-30112011"&gt;&lt;em&gt;sumber:  detikhealth.com&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2195711014503804688-3776765227180721017?l=www.artikel-menarik.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;p&gt;&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/doc_slMdZHku5QqlD6nh23ZloPE/0/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/doc_slMdZHku5QqlD6nh23ZloPE/0/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;br/&gt;
&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/doc_slMdZHku5QqlD6nh23ZloPE/1/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/doc_slMdZHku5QqlD6nh23ZloPE/1/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/artikel-menarik/ydyX/~4/Oqs_rZFRmbw" height="1" width="1"/&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://www.artikel-menarik.com/feeds/3776765227180721017/comments/default" title="Post Comments" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2195711014503804688&amp;postID=3776765227180721017" title="0 Comments" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/2195711014503804688/posts/default/3776765227180721017?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/2195711014503804688/posts/default/3776765227180721017?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/artikel-menarik/ydyX/~3/Oqs_rZFRmbw/membedakan-demam-karena-infeksi-virus.html" title="Membedakan Demam Karena Infeksi Virus atau Bakteri" /><author><name>Owner</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="16" height="16" src="http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif" /></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://4.bp.blogspot.com/-h8XM9XazfpE/TtXrJ3clXyI/AAAAAAAAGOQ/LgEPVwYWsmk/s72-c/demam-anak-ts-dlm-714861.jpg" height="72" width="72" /><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://www.artikel-menarik.com/2011/11/membedakan-demam-karena-infeksi-virus.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;DUUGRHY4fCp7ImA9WhRQEE0.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-2195711014503804688.post-8738622275558807797</id><published>2011-11-29T09:11:00.001+07:00</published><updated>2011-12-04T21:00:25.834+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2011-12-04T21:00:25.834+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Ilmu Pengetahuan" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Tips Finansial" /><title>Tips Investasi Properti untuk Pemula</title><content type="html">&lt;div class="mobile-photo"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-oP4FpRXyXtQ/TtQ_c3g7zwI/AAAAAAAAGOE/L7W154LwHKk/s1600/Apartemen-dalam-722954.jpg" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"&gt;&lt;img alt="" border="0" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5680234795192012546" src="http://1.bp.blogspot.com/-oP4FpRXyXtQ/TtQ_c3g7zwI/AAAAAAAAGOE/L7W154LwHKk/s320/Apartemen-dalam-722954.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: x-small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="-webkit-border-horizontal-spacing: 0px; -webkit-border-vertical-spacing: 0px; -webkit-text-decorations-in-effect: none; -webkit-text-size-adjust: auto; -webkit-text-stroke-width: 0px; border-collapse: separate; color: black; font-family: 'Times New Roman'; font-size: medium; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: normal; orphans: 2; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 2; word-spacing: 0px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 12px; line-height: 16px; text-align: left;"&gt;&lt;strong&gt;Jakarta&lt;/strong&gt;&lt;span class="Apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;- Jika Anda buta soal investasi di  saham atau obligasi, maka berinvestasi di properti sebenarnya jauh lebih  mudah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Berinvestasi di properti berarti anda tidak perlu tahu misteri  soal pasar modal yang melibatkan perusahaan sekuritas dan kawan-kawannya, hanya  ada dua pihak yang utama: pemilik dan penyewa atau pembeli. Atas hak untuk  menggunakan properti, si penyewa harus membayar sejumlah uang ke pemilik. Selama  listrik dan air tetap mengalir dan uang sewa datang tepat waktu, kedua pihak  tetap senang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebagai investor baru, anda harus mempertimbangkan untuk  masuk ke properti terlebih dahulu sebelum ke instrumen investasi lain seperti  saham dan obligasi. Cara paling mudah beli sebuah rumah, renovasi sedikit, lalu  cari penyewa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ada banyak cara investor properti mendapatkan uang tambahan  tanpa harus benar-benar bekerja dari pagi hingga sore. Beberapa kategori di  bawah ini adalah jenis-jenis investasi properti, dikutip dari&lt;span class="Apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;em&gt;beginnerinvest.com&lt;/em&gt;, Senin  (27/11/2011) yang bisa anda pertimbangkan sebagai tambahan penghasilan atau  bahkan penghasilan utama anda:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;strong&gt;1.  Residensial&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Berinvetasi di properti residensial berarti anda  membeli rumah, apartemen, atau rumah susun. Biaya investasi di properti jenis  ini merupakan yang paling murah dibandingkan properti lainnya. Setelah membeli,  anda bisa menyari penyewa atau menjualnya kembali.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Anda bisa melakukan  berbagai perombakan terhadap properti yang anda beli ini sebelum disewakan atau  dipasarkan. Kreatifitas dalam merombak menentukan harga sewa atau harga jual  properti anda tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;strong&gt;2. Bangunan Kantor  Komersial&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Berinvestasi di properti macam ini butuh dana yang  cukup besar. Pasalnya sebuah kantor harus memiliki beberapa fasilitas  pendukungnya, tak hanya sebuah bangunan rumah biasa saja. Perlu beberapa  perombakan jika sebuah rumah akan dipakai menjadi kantor, kecuali dari awal anda  membeli atau membangun bangunan khusus untuk kantor.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Penyewa bangunan  kantor seperti ini biasanya perusahaan kecil yang masih dalam tahap berkembang  atau usaha kecil dan menengah (UKM). Lokasi yang tepat untuk bangunan kantor ini  berada di daerah yang ramai dan tidak terlalu jauh dari pusat  kota.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;strong&gt;3. Properti Industri&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yang termasuk dalam  properti di kawasan industri antara lain contohnya kawasan pergudangan, tempat  parkir mobil atau bangunan dengan kegunaan khusus. Jika anda membeli properti  seperti ini sebaiknya disewakan untuk jangka waktu yang lama, karena  keuntungannya akan sangat tinggi ketimbang anda menjualnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pasalnya,  penyewaan di properti seperti ini punya tambahan biaya dari si penyewa karena  ruangannya dipakai untuk berbisnis sehingga lebih banyak lagi keuntungan yang  bisa anda dapat. Selain itu, anda bisa menyimpan mesin minuman swalayan memakai  koin untuk tambahan pendapatan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;strong&gt;4.  Pertokoan&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Properti yang termasuk pertokoan ini banyak macamnya,  mulai dari toko kecil di sebuah rumah, ruko bahkan sampai mal yang besar.  Lazimnya, jika anda punya salah satu bentuk properti ini untuk disewakan,  sebagian keuntungan dari si penyewa juga menjadi hak kita, tentunya sesuai  dengan kesepakatan masing-masing. Dana tambahan dari keuntungan si penyewa ini  biasanya diputar kembali untuk perwatan dan renovasi properti  tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;strong&gt;5. Bangunan Multi Guna&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bangunan multi  guna adalah gabungan dari beberapa kategori di atas yang berkumpul di bawah satu  atap. Contohnya, jika anda punya uang yang cukup banyak untuk membeli sebuah  gedung kecil, atau mungkin sebagian uang bisa didapat dari bank. Supaya  pembayaran tidak terlalu berat, anda bisa meminta bank tersebut membuka gerai di  lantai paling bawah, sementara untuk lantai lainnya anda bisa mencari  penyewa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bank yang meminjami anda uang tersebut akan mengembalikan  sejumlah dana kepada anda berupa uag sewa, sehingga pembayaran utang dan  bunganya tidak terlalu berat. Terus cari penyewa yang tepat untuk lantai yang  masih kosong, lebih baik dengan diversifikasi jenis usaha jadi bisa lebih  menarik pengunjung.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Nah, secara teknis, meminjamkan sejumlah uang kepada  pihak lain yang oleh mereka digunakan untuk membeli properti bisa termasuk  sebagai investasi properti. Tapi, pinjaman seperti itu lebih condong ke arah  investasi fixed income atau mirip obligasi, karena anda meminjamkan uang yang  diberi jaminan sebuah properti.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bunga yang diberikan kepada anda sesuai  dengan perjanjian yang disepakati sebelumnya. Jika terjadi lonjakan keuntungan  atau kerugian atas properti yang anda pinjami uangnya, maka hal itu sama sekali  tidak berpengaruh terhadap keuntungan anda.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jadi, cermatilah instrumen  investasi properti ini dengan baik sebelum anda mulai berinvestasi.&lt;span class="Apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;(ang/qom)&lt;/b&gt;&lt;span class="Apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="-webkit-border-horizontal-spacing: 0px; -webkit-border-vertical-spacing: 0px; -webkit-text-decorations-in-effect: none; -webkit-text-size-adjust: auto; -webkit-text-stroke-width: 0px; border-collapse: separate; color: black; font-family: 'Times New Roman'; font-size: medium; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: normal; orphans: 2; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 2; word-spacing: 0px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 12px; line-height: 16px; text-align: left;"&gt;&lt;span class="Apple-converted-space"&gt;&lt;span class="595551002-29112011"&gt;&lt;em&gt;sumber:  detikhealth.com&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2195711014503804688-8738622275558807797?l=www.artikel-menarik.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;p&gt;&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/okW8AfZQVgpzrgrbRBRaSkVbVG4/0/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/okW8AfZQVgpzrgrbRBRaSkVbVG4/0/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;br/&gt;
&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/okW8AfZQVgpzrgrbRBRaSkVbVG4/1/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/okW8AfZQVgpzrgrbRBRaSkVbVG4/1/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/artikel-menarik/ydyX/~4/ZhIxycNpToU" height="1" width="1"/&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://www.artikel-menarik.com/feeds/8738622275558807797/comments/default" title="Post Comments" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2195711014503804688&amp;postID=8738622275558807797" title="8 Comments" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/2195711014503804688/posts/default/8738622275558807797?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/2195711014503804688/posts/default/8738622275558807797?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/artikel-menarik/ydyX/~3/ZhIxycNpToU/tips-investasi-properti-untuk-pemula.html" title="Tips Investasi Properti untuk Pemula" /><author><name>Owner</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="16" height="16" src="http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif" /></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://1.bp.blogspot.com/-oP4FpRXyXtQ/TtQ_c3g7zwI/AAAAAAAAGOE/L7W154LwHKk/s72-c/Apartemen-dalam-722954.jpg" height="72" width="72" /><thr:total>8</thr:total><feedburner:origLink>http://www.artikel-menarik.com/2011/11/tips-investasi-properti-untuk-pemula.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;DUQEQXg6eCp7ImA9WhRQEE0.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-2195711014503804688.post-4107334574033717189</id><published>2011-11-29T09:10:00.002+07:00</published><updated>2011-12-04T21:01:40.610+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2011-12-04T21:01:40.610+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Info Kesehatan" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Ilmu Pengetahuan" /><title>Ingin Punya Anak Cerdas? Beri Jarak Kelahiran Dua Tahun</title><content type="html">&lt;div class="mobile-photo"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-hulvkx1zSt8/TtQ_JiX5oKI/AAAAAAAAGN4/NyC3VD7tzZ8/s1600/kakak-adik-ts-dlm-746200.jpg" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img alt="" border="0" height="320" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5680234463099461794" src="http://2.bp.blogspot.com/-hulvkx1zSt8/TtQ_JiX5oKI/AAAAAAAAGN4/NyC3VD7tzZ8/s320/kakak-adik-ts-dlm-746200.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: x-small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="-webkit-border-horizontal-spacing: 0px; -webkit-border-vertical-spacing: 0px; -webkit-text-decorations-in-effect: none; -webkit-text-size-adjust: auto; -webkit-text-stroke-width: 0px; border-collapse: separate; color: black; font-family: 'Times New Roman'; font-size: medium; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: normal; orphans: 2; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 2; word-spacing: 0px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #333333; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 12px; line-height: 18px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="-webkit-border-horizontal-spacing: 0px; -webkit-border-vertical-spacing: 0px; -webkit-text-decorations-in-effect: none; -webkit-text-size-adjust: auto; -webkit-text-stroke-width: 0px; border-collapse: separate; color: black; font-family: 'Times New Roman'; font-size: medium; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: normal; orphans: 2; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 2; word-spacing: 0px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #333333; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 12px; line-height: 18px;"&gt;&lt;strong&gt;Notre  Dame, Indiana,&lt;/strong&gt;&lt;span class="Apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;Ada cara  sederhana bagi orang tua yang ingin melahirkan bayi cerdas yakni pastikan jarak  kelahiran antara dua anak tidak kurang dari dua tahun. Peneliti menemukan bahwa  jarak dua tahun dapat mengoptimalkan kekuatan otak anak-anak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Efek ini  paling kuat ditemui pada anak pertama dan anak kedua, namun efeknya juga  terlihat di antara saudara-saudara dalam sebuah keluarga besar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Teori ini  berasal dari Kasey Buckles, ekonom yang anak-anaknya memiliki selisih umur lebih  dari dua tahun. Dia mengatakan bahwa perbedaan prestasi akademik dapat  diakibatkan waktu dan sumber daya yang dimiliki orang tua sebelum kelahiran anak  berikutnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk mencapai kesimpulan ini, Buckles dan rekannya melihat  data dari sekitar 3.000 ibu yang melahirkan 5.000 pasang saudara. Anak-anak  diberi tes prestasi kemampuan membaca dan matematika pada usia 5 dan 7  tahun.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Buckles menemukan bahwa menambah jarak kelahiran satu tahun akan  meningkatkan skor membaca sang kakak. Rata-rata anak dalam penelitian ini mampu  membaca 22 dari 84 kata-kata. Saudara kandung yang lebih tua bisa membaca 24  kata.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebanyak 300 orang Ibu telah mengalamin keguguran sehingga jarak  kelahiran antara dua anaknya semakin lebar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hasil penelitian menunjukkan  bahwa anak yang lebih tua dari ibu yang pernah mengalami keguguran mendapat skor  tes yang lebih bagus daripada 2.700 orang ibu yang tidak terganggu jarak  kelahiran anaknya akibat keguguran.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"Ini adalah pertama kalinya ditemukan  manfaat sebab akibat dengan menambah jarak kelahiran antara saudara kandung,"  kata Kasey Buckles, asisten profesor ekonomi di University of Notre Dame, yang  memimpin penelitian.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Penelitian yang dimuat dalam&lt;span class="Apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;em&gt;Journal of Human  Resources&lt;/em&gt;&lt;span class="Apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;ini juga  menunjukkan bahwa jarak kelahiran dua tahun juga bermanfaat untuk keluarga yang  besar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menurut Buckles, ketika jarak kelahiran anak kurang dari dua  tahun, anak yang lebih tua kehilangan waktu dan perhatian dari  orangtua.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"Jarak kelahiran dua tahun ini penting karena tahun-tahun awal  adalah yang paling penting dalam perkembangan anak. Membagi waktu dan perhatian  ketika anak masih berusia satu tahun lebih berbahaya daripada ketika anak sudah  di sekolah," kata Buckles seperti dilansir&lt;span class="Apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;em&gt;Daily Mail&lt;/em&gt;, Selasa  (29/11/2011).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Efek ini lebih terasa pada keluarga dengan pendapatan yang  rendah, sebab keluarga dengan uang yang lebih banyak bisa mencari cara lain  untuk berkompromi dalam pengasuhan anak karena kurangnya waktu yang  dimiliki&lt;br /&gt;
(&lt;strong&gt;ir/ir&lt;/strong&gt;)&lt;span class="Apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="-webkit-border-horizontal-spacing: 0px; -webkit-border-vertical-spacing: 0px; -webkit-text-decorations-in-effect: none; -webkit-text-size-adjust: auto; -webkit-text-stroke-width: 0px; border-collapse: separate; color: black; font-family: 'Times New Roman'; font-size: medium; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: normal; orphans: 2; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 2; word-spacing: 0px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #333333; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 12px; line-height: 18px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="-webkit-border-horizontal-spacing: 0px; -webkit-border-vertical-spacing: 0px; -webkit-text-decorations-in-effect: none; -webkit-text-size-adjust: auto; -webkit-text-stroke-width: 0px; border-collapse: separate; color: black; font-family: 'Times New Roman'; font-size: medium; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: normal; orphans: 2; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 2; word-spacing: 0px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #333333; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 12px; line-height: 18px;"&gt;&lt;span class="Apple-converted-space"&gt;&lt;span class="153490902-29112011"&gt;&lt;em&gt;sumber:  Detikhealth.com&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2195711014503804688-4107334574033717189?l=www.artikel-menarik.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;p&gt;&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/aFbZBVNONlFYWw_3EmyG1GXp10g/0/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/aFbZBVNONlFYWw_3EmyG1GXp10g/0/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;br/&gt;
&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/aFbZBVNONlFYWw_3EmyG1GXp10g/1/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/aFbZBVNONlFYWw_3EmyG1GXp10g/1/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/artikel-menarik/ydyX/~4/cHtEut7Gx6o" height="1" width="1"/&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://www.artikel-menarik.com/feeds/4107334574033717189/comments/default" title="Post Comments" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2195711014503804688&amp;postID=4107334574033717189" title="0 Comments" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/2195711014503804688/posts/default/4107334574033717189?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/2195711014503804688/posts/default/4107334574033717189?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/artikel-menarik/ydyX/~3/cHtEut7Gx6o/ingin-punya-anak-cerdas-beri-jarak.html" title="Ingin Punya Anak Cerdas? Beri Jarak Kelahiran Dua Tahun" /><author><name>Owner</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="16" height="16" src="http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif" /></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://2.bp.blogspot.com/-hulvkx1zSt8/TtQ_JiX5oKI/AAAAAAAAGN4/NyC3VD7tzZ8/s72-c/kakak-adik-ts-dlm-746200.jpg" height="72" width="72" /><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://www.artikel-menarik.com/2011/11/ingin-punya-anak-cerdas-beri-jarak.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;DkcMQHw6cSp7ImA9WhRRFEs.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-2195711014503804688.post-4278193084417420796</id><published>2011-11-28T09:02:00.002+07:00</published><updated>2011-11-28T14:08:01.219+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2011-11-28T14:08:01.219+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Info Kesehatan" /><title>Awas, Pil KB Ganggu Daya Ingat!</title><content type="html">&lt;div class="mobile-photo"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-Whft2UxHYhY/TtLrwgY6VPI/AAAAAAAAGNs/Ul-rMY09zzA/s1600/pil_kb_562003202-762115.jpg" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"&gt;&lt;img alt="" border="0" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5679861298628285682" src="http://1.bp.blogspot.com/-Whft2UxHYhY/TtLrwgY6VPI/AAAAAAAAGNs/Ul-rMY09zzA/s320/pil_kb_562003202-762115.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="-webkit-border-horizontal-spacing: 0px; -webkit-border-vertical-spacing: 0px; -webkit-text-decorations-in-effect: none; -webkit-text-size-adjust: auto; -webkit-text-stroke-width: 0px; border-collapse: separate; color: black; font: normal normal normal 12px/18px Arial, ' Tahoma', Verdana; letter-spacing: normal; orphans: 2; text-align: center; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 2; word-spacing: 0px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="text-align: left;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="-webkit-border-horizontal-spacing: 0px; -webkit-border-vertical-spacing: 0px; -webkit-text-decorations-in-effect: none; -webkit-text-size-adjust: auto; -webkit-text-stroke-width: 0px; border-collapse: separate; color: black; font: normal normal normal 12px/18px Arial, ' Tahoma', Verdana; letter-spacing: normal; orphans: 2; text-align: center; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 2; word-spacing: 0px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="text-align: left;"&gt;&lt;strong&gt;Wanita yang mengonsumsi pil kontrasepsi atau biasa disebut pil KB  ternyata cenderung terganggu daya ingatnya terhadap sebuah informasi atau  kejadian, sebuah penelitian yang dilakukan ilmuwan dari University of  California, Amerika menyebutkannya.&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="-webkit-border-horizontal-spacing: 0px; -webkit-border-vertical-spacing: 0px; -webkit-text-decorations-in-effect: none; -webkit-text-size-adjust: auto; -webkit-text-stroke-width: 0px; border-collapse: separate; color: black; font: normal normal normal 12px/18px Arial, ' Tahoma', Verdana; letter-spacing: normal; orphans: 2; text-align: center; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 2; word-spacing: 0px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="text-align: left;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="-webkit-border-horizontal-spacing: 0px; -webkit-border-vertical-spacing: 0px; -webkit-text-decorations-in-effect: none; -webkit-text-size-adjust: auto; -webkit-text-stroke-width: 0px; border-collapse: separate; color: black; font: normal normal normal 12px/18px Arial, ' Tahoma', Verdana; letter-spacing: normal; orphans: 2; text-align: center; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 2; word-spacing: 0px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="text-align: left;"&gt;"Ini karena pil kontrasepsi bekerja dengan mengurangi estrogen dan  progesteron untuk mencegah kehamilan. Padahal senyawa kimia inilah yang telah  dikaitkan dengan kemampuan wanita untuk mengingat peristiwa secara logis" jelas  Larry Cahill, seorang neurobiologi yang menjadi salah satu peneliti.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="-webkit-border-horizontal-spacing: 0px; -webkit-border-vertical-spacing: 0px; -webkit-text-decorations-in-effect: none; -webkit-text-size-adjust: auto; -webkit-text-stroke-width: 0px; border-collapse: separate; color: black; font: normal normal normal 12px/18px Arial, ' Tahoma', Verdana; letter-spacing: normal; orphans: 2; text-align: center; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 2; word-spacing: 0px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="text-align: left;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="-webkit-border-horizontal-spacing: 0px; -webkit-border-vertical-spacing: 0px; -webkit-text-decorations-in-effect: none; -webkit-text-size-adjust: auto; -webkit-text-stroke-width: 0px; border-collapse: separate; color: black; font: normal normal normal 12px/18px Arial, ' Tahoma', Verdana; letter-spacing: normal; orphans: 2; text-align: center; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 2; word-spacing: 0px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="text-align: left;"&gt;Dengan mengubah keseimbangan hormon wanita, pil KB mengubah cara wanita  mengingat informasi. Mereka yang mengonsumsi pil KB cenderung mengingat rincian  kejadian dengan lengkap namun tidak dengan detail dampak emosinya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="-webkit-border-horizontal-spacing: 0px; -webkit-border-vertical-spacing: 0px; -webkit-text-decorations-in-effect: none; -webkit-text-size-adjust: auto; -webkit-text-stroke-width: 0px; border-collapse: separate; color: black; font: normal normal normal 12px/18px Arial, ' Tahoma', Verdana; letter-spacing: normal; orphans: 2; text-align: center; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 2; word-spacing: 0px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="text-align: left;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="-webkit-border-horizontal-spacing: 0px; -webkit-border-vertical-spacing: 0px; -webkit-text-decorations-in-effect: none; -webkit-text-size-adjust: auto; -webkit-text-stroke-width: 0px; border-collapse: separate; color: black; font: normal normal normal 12px/18px Arial, ' Tahoma', Verdana; letter-spacing: normal; orphans: 2; text-align: center; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 2; word-spacing: 0px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="text-align: left;"&gt;Ini terlihat dari percobaan yang dilakukan peneliti terhadap beberapa wanita  pengonsumsi pil KB yang kemudian dibandingkan dengan wanita yang tidak  mengonsumsi pil KB. Terlihat mereka yang tidak mengonsumsi pil KB lebih detail  mengingat sebuah kejadian, bahkan sampai ke dampak traumatik atau emosi yang  disebabkan kejadian tersebut.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="-webkit-border-horizontal-spacing: 0px; -webkit-border-vertical-spacing: 0px; -webkit-text-decorations-in-effect: none; -webkit-text-size-adjust: auto; -webkit-text-stroke-width: 0px; border-collapse: separate; color: black; font: normal normal normal 12px/18px Arial, ' Tahoma', Verdana; letter-spacing: normal; orphans: 2; text-align: center; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 2; word-spacing: 0px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="text-align: left;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="-webkit-border-horizontal-spacing: 0px; -webkit-border-vertical-spacing: 0px; -webkit-text-decorations-in-effect: none; -webkit-text-size-adjust: auto; -webkit-text-stroke-width: 0px; border-collapse: separate; color: black; font: normal normal normal 12px/18px Arial, ' Tahoma', Verdana; letter-spacing: normal; orphans: 2; text-align: center; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 2; word-spacing: 0px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="text-align: left;"&gt;Hasil penelitian ini pun menimbulkan pertanyaan tersendiri tentang bagaimana  pil KB dapat mempengaruhi sebagaian besar wanita di dunia yang menggunakannya  khususnya pada wanita yang bekerja.(fen)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="-webkit-border-horizontal-spacing: 0px; -webkit-border-vertical-spacing: 0px; -webkit-text-decorations-in-effect: none; -webkit-text-size-adjust: auto; -webkit-text-stroke-width: 0px; border-collapse: separate; color: black; font: normal normal normal 12px/18px Arial, ' Tahoma', Verdana; letter-spacing: normal; orphans: 2; text-align: center; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 2; word-spacing: 0px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="text-align: left;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="-webkit-border-horizontal-spacing: 0px; -webkit-border-vertical-spacing: 0px; -webkit-text-decorations-in-effect: none; -webkit-text-size-adjust: auto; -webkit-text-stroke-width: 0px; border-collapse: separate; color: black; font: normal normal normal 12px/18px Arial, ' Tahoma', Verdana; letter-spacing: normal; orphans: 2; text-align: center; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 2; word-spacing: 0px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="text-align: left;"&gt;&lt;span class="194570102-28112011"&gt;&lt;em&gt;sumber:sehatnews.com&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2195711014503804688-4278193084417420796?l=www.artikel-menarik.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;p&gt;&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/VXYLtpkIPc_4NNaFfVy_pYqugsU/0/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/VXYLtpkIPc_4NNaFfVy_pYqugsU/0/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;br/&gt;
&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/VXYLtpkIPc_4NNaFfVy_pYqugsU/1/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/VXYLtpkIPc_4NNaFfVy_pYqugsU/1/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/artikel-menarik/ydyX/~4/12GLYZ-H8a8" height="1" width="1"/&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://www.artikel-menarik.com/feeds/4278193084417420796/comments/default" title="Post Comments" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2195711014503804688&amp;postID=4278193084417420796" title="0 Comments" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/2195711014503804688/posts/default/4278193084417420796?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/2195711014503804688/posts/default/4278193084417420796?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/artikel-menarik/ydyX/~3/12GLYZ-H8a8/awas-pil-kb-ganggu-daya-ingat.html" title="Awas, Pil KB Ganggu Daya Ingat!" /><author><name>Owner</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="16" height="16" src="http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif" /></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://1.bp.blogspot.com/-Whft2UxHYhY/TtLrwgY6VPI/AAAAAAAAGNs/Ul-rMY09zzA/s72-c/pil_kb_562003202-762115.jpg" height="72" width="72" /><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://www.artikel-menarik.com/2011/11/awas-pil-kb-ganggu-daya-ingat.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;DkYEQnc5fyp7ImA9WhRRFEs.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-2195711014503804688.post-1826166960469792666</id><published>2011-11-28T08:59:00.001+07:00</published><updated>2011-11-28T14:08:23.927+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2011-11-28T14:08:23.927+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Info Kesehatan" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Manfaat Buah buahan" /><title>Jus Ceri Tingkatkan Kualitas Tidur</title><content type="html">&lt;div class="mobile-photo"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-Trw-lxNHW7o/TtLrJao2mQI/AAAAAAAAGNg/V7uJeO0rCdw/s1600/cerry_399750214-705234.jpg" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img alt="" border="0" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5679860627069638914" src="http://4.bp.blogspot.com/-Trw-lxNHW7o/TtLrJao2mQI/AAAAAAAAGNg/V7uJeO0rCdw/s320/cerry_399750214-705234.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="-webkit-border-horizontal-spacing: 0px; -webkit-border-vertical-spacing: 0px; -webkit-text-decorations-in-effect: none; -webkit-text-size-adjust: auto; -webkit-text-stroke-width: 0px; border-collapse: separate; color: black; font: normal normal normal 12px/18px Arial, ' Tahoma', Verdana; letter-spacing: normal; orphans: 2; text-align: center; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 2; word-spacing: 0px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="text-align: left;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="-webkit-border-horizontal-spacing: 0px; -webkit-border-vertical-spacing: 0px; -webkit-text-decorations-in-effect: none; -webkit-text-size-adjust: auto; -webkit-text-stroke-width: 0px; border-collapse: separate; color: black; font: normal normal normal 12px/18px Arial, ' Tahoma', Verdana; letter-spacing: normal; orphans: 2; text-align: center; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 2; word-spacing: 0px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="text-align: left;"&gt;&lt;strong&gt;Lupakan susu panas atau teh camomile jika Anda tak bisa tidur di  malam hari, kini cobalah segelas jus ceri.&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="-webkit-border-horizontal-spacing: 0px; -webkit-border-vertical-spacing: 0px; -webkit-text-decorations-in-effect: none; -webkit-text-size-adjust: auto; -webkit-text-stroke-width: 0px; border-collapse: separate; color: black; font: normal normal normal 12px/18px Arial, ' Tahoma', Verdana; letter-spacing: normal; orphans: 2; text-align: center; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 2; word-spacing: 0px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="text-align: left;"&gt;Ilmuwan mengklaim konsumsi jus buah bervitamin c ini ternyata dapat  meningkatkan kualitas dan durasi tidur dengan baik, meskipun mempunyai rasa yang  asam.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="-webkit-border-horizontal-spacing: 0px; -webkit-border-vertical-spacing: 0px; -webkit-text-decorations-in-effect: none; -webkit-text-size-adjust: auto; -webkit-text-stroke-width: 0px; border-collapse: separate; color: black; font: normal normal normal 12px/18px Arial, ' Tahoma', Verdana; letter-spacing: normal; orphans: 2; text-align: center; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 2; word-spacing: 0px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="text-align: left;"&gt;Dalam percobaan yang dilakukan ilmuwan dari Centre for Sleep Research, School  of Life Sciences partisipan yang minum jus ceri tidak hanya tidur lebih lama,  tetapi juga memiliki kualitas tidur yang baik.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="-webkit-border-horizontal-spacing: 0px; -webkit-border-vertical-spacing: 0px; -webkit-text-decorations-in-effect: none; -webkit-text-size-adjust: auto; -webkit-text-stroke-width: 0px; border-collapse: separate; color: black; font: normal normal normal 12px/18px Arial, ' Tahoma', Verdana; letter-spacing: normal; orphans: 2; text-align: center; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 2; word-spacing: 0px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="text-align: left;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="-webkit-border-horizontal-spacing: 0px; -webkit-border-vertical-spacing: 0px; -webkit-text-decorations-in-effect: none; -webkit-text-size-adjust: auto; -webkit-text-stroke-width: 0px; border-collapse: separate; color: black; font: normal normal normal 12px/18px Arial, ' Tahoma', Verdana; letter-spacing: normal; orphans: 2; text-align: center; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 2; word-spacing: 0px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="text-align: left;"&gt;Ini terlihat ketika sekelompok sukarelawan tersebut diberi porsi 30ml jus  ceri tart atau jus plasebo dua kali sehari selama tujuh hari dan dilengkapi  dengan sensor untuk memonitor pola tidur mereka.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="-webkit-border-horizontal-spacing: 0px; -webkit-border-vertical-spacing: 0px; -webkit-text-decorations-in-effect: none; -webkit-text-size-adjust: auto; -webkit-text-stroke-width: 0px; border-collapse: separate; color: black; font: normal normal normal 12px/18px Arial, ' Tahoma', Verdana; letter-spacing: normal; orphans: 2; text-align: center; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 2; word-spacing: 0px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="text-align: left;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="-webkit-border-horizontal-spacing: 0px; -webkit-border-vertical-spacing: 0px; -webkit-text-decorations-in-effect: none; -webkit-text-size-adjust: auto; -webkit-text-stroke-width: 0px; border-collapse: separate; color: black; font: normal normal normal 12px/18px Arial, ' Tahoma', Verdana; letter-spacing: normal; orphans: 2; text-align: center; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 2; word-spacing: 0px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="text-align: left;"&gt;Para peserta yang mengkonsumsi jus ceri terlihat mengalami peningkatan  sekitar 25 menit di waktu tidur total dan peningkatan 6 persen dalam kualitas  tidur mereka.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="-webkit-border-horizontal-spacing: 0px; -webkit-border-vertical-spacing: 0px; -webkit-text-decorations-in-effect: none; -webkit-text-size-adjust: auto; -webkit-text-stroke-width: 0px; border-collapse: separate; color: black; font: normal normal normal 12px/18px Arial, ' Tahoma', Verdana; letter-spacing: normal; orphans: 2; text-align: center; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 2; word-spacing: 0px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="text-align: left;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="-webkit-border-horizontal-spacing: 0px; -webkit-border-vertical-spacing: 0px; -webkit-text-decorations-in-effect: none; -webkit-text-size-adjust: auto; -webkit-text-stroke-width: 0px; border-collapse: separate; color: black; font: normal normal normal 12px/18px Arial, ' Tahoma', Verdana; letter-spacing: normal; orphans: 2; text-align: center; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 2; word-spacing: 0px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="text-align: left;"&gt;"Temuan ini dapat bermanfaat bagi mereka yang sulit tidur karena pekerjaan,  insomnia, atau jet lag. Ini karena jus ceri mengandung melatonin yang cukup  untuk merespon tidur yang sehat" jelas salah satu peneliti Dr Jason  Ellis.(fen)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="-webkit-border-horizontal-spacing: 0px; -webkit-border-vertical-spacing: 0px; -webkit-text-decorations-in-effect: none; -webkit-text-size-adjust: auto; -webkit-text-stroke-width: 0px; border-collapse: separate; color: black; font: normal normal normal 12px/18px Arial, ' Tahoma', Verdana; letter-spacing: normal; orphans: 2; text-align: center; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 2; word-spacing: 0px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="text-align: left;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="-webkit-border-horizontal-spacing: 0px; -webkit-border-vertical-spacing: 0px; -webkit-text-decorations-in-effect: none; -webkit-text-size-adjust: auto; -webkit-text-stroke-width: 0px; border-collapse: separate; color: black; font: normal normal normal 12px/18px Arial, ' Tahoma', Verdana; letter-spacing: normal; orphans: 2; text-align: center; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 2; word-spacing: 0px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="text-align: left;"&gt;&lt;span class="317505701-28112011"&gt;&lt;em&gt;sumber:sehatnews.com&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2195711014503804688-1826166960469792666?l=www.artikel-menarik.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;p&gt;&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/93J48xnRtKT1wFxawjkTFkcAMWw/0/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/93J48xnRtKT1wFxawjkTFkcAMWw/0/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;br/&gt;
&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/93J48xnRtKT1wFxawjkTFkcAMWw/1/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/93J48xnRtKT1wFxawjkTFkcAMWw/1/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/artikel-menarik/ydyX/~4/HF6Cg6L8pWc" height="1" width="1"/&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://www.artikel-menarik.com/feeds/1826166960469792666/comments/default" title="Post Comments" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2195711014503804688&amp;postID=1826166960469792666" title="0 Comments" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/2195711014503804688/posts/default/1826166960469792666?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/2195711014503804688/posts/default/1826166960469792666?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/artikel-menarik/ydyX/~3/HF6Cg6L8pWc/jus-ceri-tingkatkan-kualitas-tidur.html" title="Jus Ceri Tingkatkan Kualitas Tidur" /><author><name>Owner</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="16" height="16" src="http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif" /></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://4.bp.blogspot.com/-Trw-lxNHW7o/TtLrJao2mQI/AAAAAAAAGNg/V7uJeO0rCdw/s72-c/cerry_399750214-705234.jpg" height="72" width="72" /><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://www.artikel-menarik.com/2011/11/jus-ceri-tingkatkan-kualitas-tidur.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;CUACQXo_fip7ImA9WhRREk0.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-2195711014503804688.post-4278277043072858545</id><published>2011-11-25T13:17:00.002+07:00</published><updated>2011-11-25T13:49:20.446+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2011-11-25T13:49:20.446+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Info Kesehatan" /><title>Sindrom Aneh, Lumpuh Mendadak Tiap Dengar Dering Telepon</title><content type="html">&lt;div class="mobile-photo"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-8zaZa8l-WyI/Ts8y7MiMjJI/AAAAAAAAGNI/zSGg9H1NadE/s1600/wallace-dailymail-dalam-735622.jpg" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img alt="" border="0" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5678813647695809682" src="http://2.bp.blogspot.com/-8zaZa8l-WyI/Ts8y7MiMjJI/AAAAAAAAGNI/zSGg9H1NadE/s320/wallace-dailymail-dalam-735622.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="-webkit-text-decorations-in-effect: none; font: normal normal normal medium/normal 'Times New Roman'; orphans: 2; text-indent: 0px; widows: 2;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #333333; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;b style="-webkit-border-horizontal-spacing: 0px; -webkit-border-vertical-spacing: 0px; -webkit-text-size-adjust: auto; -webkit-text-stroke-width: 0px; border-collapse: separate; color: black; font-family: Arial; font-size: 12px; letter-spacing: normal; line-height: 18px; text-transform: none; white-space: normal; word-spacing: 0px;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/b&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class="Apple-style-span" style="-webkit-text-decorations-in-effect: none; font: normal normal normal medium/normal 'Times New Roman'; orphans: 2; text-indent: 0px; widows: 2;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #333333; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 18px;"&gt;&lt;b&gt;Jakarta&lt;/b&gt;, Berada di dekat perempuan ini rasanya seperti sedang mengikuti rapat, karena dering ponsel harus dimatikan. Perempuan asal Inggris ini mengalami sindrom aneh yang membuatnya lumpuh mendadak tiap kali mendengar suara telepon berdering.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class="Apple-style-span" style="-webkit-text-decorations-in-effect: none; font: normal normal normal medium/normal 'Times New Roman'; orphans: 2; text-indent: 0px; widows: 2;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #333333; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 18px;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class="Apple-style-span" style="-webkit-text-decorations-in-effect: none; font: normal normal normal medium/normal 'Times New Roman'; orphans: 2; text-indent: 0px; widows: 2;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #333333; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 18px;"&gt;Bagi Caitlin Wallace (26 tahun), bunyi telepon berdering bisa membuatnya terkejut dan mengalami reaksi yang tidak diinginkan. Tiap kali merasa terkejut, otot-otot wajah, kaki dan akhirnya seluruh tubuh mengalami kelumpuhan selama beberapa menit berikutnya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class="Apple-style-span" style="-webkit-text-decorations-in-effect: none; font: normal normal normal medium/normal 'Times New Roman'; orphans: 2; text-indent: 0px; widows: 2;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #333333; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 18px;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class="Apple-style-span" style="-webkit-text-decorations-in-effect: none; font: normal normal normal medium/normal 'Times New Roman'; orphans: 2; text-indent: 0px; widows: 2;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #333333; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 18px;"&gt;Dalam kondisi kolaps atau lumpuh, Wallace masih bisa mendengar suara namun tidak bisa berbicara maupun melihat. Tingkat kelumpuhannya tergantung tingkat keterkejutannya, namun pada tingkat paling parah ia hampir seperti orang yang sedang koma.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class="Apple-style-span" style="-webkit-text-decorations-in-effect: none; font: normal normal normal medium/normal 'Times New Roman'; orphans: 2; text-indent: 0px; widows: 2;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #333333; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 18px;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class="Apple-style-span" style="-webkit-text-decorations-in-effect: none; font: normal normal normal medium/normal 'Times New Roman'; orphans: 2; text-indent: 0px; widows: 2;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #333333; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 18px;"&gt;Perempuan asal Liverpool ini pertama kali mengalami serangan lumpuh mendadak tersebut pada Februari 2010, ketika mendadak ia jatuh dan tidak bergerak. Suaminya, Jhon (35 tahun) mengiranya kena stroke, lalu membawanya ke James Cook University Hospital.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class="Apple-style-span" style="-webkit-text-decorations-in-effect: none; font: normal normal normal medium/normal 'Times New Roman'; orphans: 2; text-indent: 0px; widows: 2;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #333333; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 18px;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class="Apple-style-span" style="-webkit-text-decorations-in-effect: none; font: normal normal normal medium/normal 'Times New Roman'; orphans: 2; text-indent: 0px; widows: 2;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #333333; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 18px;"&gt;Dokter melakukan pemindaian dengan Magnetic Resonance Imaging (MRI), namun tidak menemukan ada kerusakan pembuluh darah di sekitar otak. Wallace akhirnya dirujuk ke dokter saraf, lalu iapun didiagnosis punya gangguan saraf yang disebut cataplexy.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class="Apple-style-span" style="-webkit-text-decorations-in-effect: none; font: normal normal normal medium/normal 'Times New Roman'; orphans: 2; text-indent: 0px; widows: 2;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #333333; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 18px;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class="Apple-style-span" style="-webkit-text-decorations-in-effect: none; font: normal normal normal medium/normal 'Times New Roman'; orphans: 2; text-indent: 0px; widows: 2;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #333333; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 18px;"&gt;Gangguan ini menyebabkan kelumpuhan otot, dengan pemicu yang berbeda-beda. Ada yang bisa kumat karena tertawa, marah dan ketakutan, namun pada kasus Wallace pemicunya adalah rasa terkejut termasuk mendengar suara telepon atau tiba-tiba bertemu teman lama.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class="Apple-style-span" style="-webkit-text-decorations-in-effect: none; font: normal normal normal medium/normal 'Times New Roman'; orphans: 2; text-indent: 0px; widows: 2;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #333333; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 18px;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class="Apple-style-span" style="-webkit-text-decorations-in-effect: none; font: normal normal normal medium/normal 'Times New Roman'; orphans: 2; text-indent: 0px; widows: 2;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #333333; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 18px;"&gt;"Saya bisa kolaps hanya karena ponsel saya berbunyi. Beberapa bulan yang lalu saya juga kambuh di supermarket saat tiba-tiba bertemu teman lama yang sudah 5 tahun tidak ada kabarnya," kata Wallace seperti dikutip dari Dailymail, Jumat &amp;nbsp;(25/11/2011).&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class="Apple-style-span" style="-webkit-text-decorations-in-effect: none; font: normal normal normal medium/normal 'Times New Roman'; orphans: 2; text-indent: 0px; widows: 2;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #333333; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 18px;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class="Apple-style-span" style="-webkit-text-decorations-in-effect: none; font: normal normal normal medium/normal 'Times New Roman'; orphans: 2; text-indent: 0px; widows: 2;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #333333; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 18px;"&gt;Selain menderita cataplexy, Wallase juga didiagnosis menderita narcolepsy. Kelainan yang terakhir ini lebih terkait dengan kebiasaan tidur, yang membuat Wallace bisa tertidur dengan mudahnya pada saat-saat yang tidak semestinya misalnya saat sedang makan.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class="Apple-style-span" style="-webkit-text-decorations-in-effect: none; font: normal normal normal medium/normal 'Times New Roman'; orphans: 2; text-indent: 0px; widows: 2;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #333333; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span class="Apple-style-span" style="color: black; font-family: Arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: 12px; line-height: 18px;"&gt;&lt;img alt="" height="153" src="http://images.detik.com/albums/detikhealth/2009/07/content/wallace-dailymail-ib.jpg" width="250" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
Dr Paul Reading, konsultan saraf dari James Cook University Hospital mengatakan bahwa pada umumnya cataplexy dan narcolepsy memang saling berhubungan. Cataplexy biasanya memang hanya ditemukan pada orang-orang yang didiagnosis menderita narcolepsy.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"Orang dengan gangguan narcolepsy kekurangan senyawa di otak yang mengatur siklus tidur, sehingga orang tersebut bisa tertidur kapan saja. Cataplexy ditemukan hanya pada orang narcolepsy dan bisa dipicu oleh banyak hal misalnya emosi, terkejut dan kadang-kadang kemarahan atau rasa frustrasi," papar Dr Reading.&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;(up/ir)&amp;nbsp;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;i&gt;sumber: Detikhealth.com&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #333333; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: 12px; line-height: 18px;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2195711014503804688-4278277043072858545?l=www.artikel-menarik.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;p&gt;&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/tJQvbAfQN1WhsfZTpARKw7XgSd4/0/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/tJQvbAfQN1WhsfZTpARKw7XgSd4/0/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;br/&gt;
&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/tJQvbAfQN1WhsfZTpARKw7XgSd4/1/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/tJQvbAfQN1WhsfZTpARKw7XgSd4/1/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/artikel-menarik/ydyX/~4/mwYr7W32jzY" height="1" width="1"/&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://www.artikel-menarik.com/feeds/4278277043072858545/comments/default" title="Post Comments" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2195711014503804688&amp;postID=4278277043072858545" title="0 Comments" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/2195711014503804688/posts/default/4278277043072858545?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/2195711014503804688/posts/default/4278277043072858545?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/artikel-menarik/ydyX/~3/mwYr7W32jzY/sindrom-aneh-lumpuh-mendadak-tiap.html" title="Sindrom Aneh, Lumpuh Mendadak Tiap Dengar Dering Telepon" /><author><name>Owner</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="16" height="16" src="http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif" /></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://2.bp.blogspot.com/-8zaZa8l-WyI/Ts8y7MiMjJI/AAAAAAAAGNI/zSGg9H1NadE/s72-c/wallace-dailymail-dalam-735622.jpg" height="72" width="72" /><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://www.artikel-menarik.com/2011/11/sindrom-aneh-lumpuh-mendadak-tiap.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;AkcARno8fCp7ImA9WhRREUg.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-2195711014503804688.post-6239464784017001430</id><published>2011-11-25T01:07:00.001+07:00</published><updated>2011-11-25T01:07:27.474+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2011-11-25T01:07:27.474+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Info Kesehatan" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Tips Memilih Makanan" /><title>Hepatitis A Hanya Bisa Menyerang Sekali Seumur Hidup</title><content type="html">&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-9eSypKIGu1c/Ts6HsFXGL3I/AAAAAAAAGM8/L9X8cKk_1lI/s1600/hati2-ts-dlm.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://3.bp.blogspot.com/-9eSypKIGu1c/Ts6HsFXGL3I/AAAAAAAAGM8/L9X8cKk_1lI/s1600/hati2-ts-dlm.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;strong style="background-color: #f6fbf7; color: #333333; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 12px; line-height: 18px;"&gt;Jakarta,&lt;/strong&gt;&lt;span style="background-color: #f6fbf7; color: #333333; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 12px; line-height: 18px;"&gt;&amp;nbsp;Hepatitis A memang penyakit yang mudah menular karena virus dapat ditularkan melalui makanan dan minuman yang terkontaminasi. Tapi jangan khawatir, jika Anda sudah pernah terinfeksi hepatitis A maka tubuh akan menjadi kebal dan tak akan mengalami penyakit yang sama seumur hidup.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style="background-color: #f6fbf7; color: #333333; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 12px; line-height: 18px;"&gt;"Orang yang sudah pernah menderita hepatitis A akan mengembangkan kekebalan yang sifatnya seumur hidup, jadi tidak mungkin terjadi infeksi hepatitis A berulang. Hanya sekali seumur hidup," jelas DR Dr Rino A Gani, SpPD,K-GEH,FINASIM,&amp;nbsp;Ketua Perhimpunan Peneliti Hati Indonesia (PPHI) dalam acara temu media di Sekretariat PB PAPDI, Jakarta, Kamis (24/11/2011).&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style="background-color: #f6fbf7; color: #333333; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 12px; line-height: 18px;"&gt;Hepatitis A sangat terkait dengan pola hidup bersih. Dalam banyak kasus, infeksi hepatitis A tidak pernah berkembang hingga separah hepatitis B atau C sehingga tidak akan menyebabkan kanker hati.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style="background-color: #f6fbf7; color: #333333; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 12px; line-height: 18px;"&gt;Hepatitis A adalah tipe hepatitis yang paling ringan dibandingkan hepatitis B dan C, serta termasuk self limiting disease atau penyakit yang bisa sembuh dengan sendirinya bila beristirahat dengan baik. Kasus-kasus ringan hepatitis A biasanya tidak memerlukan pengobatan dan kebanyakan orang yang terinfeksi sembuh sepenuhnya tanpa kerusakan hati permanen.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style="background-color: #f6fbf7; color: #333333; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 12px; line-height: 18px;"&gt;Tidak ada pengobatan yang spesifik untuk hepatitis A, sebab infeksinya sendiri biasanya akan sembuh dalam 1-2 bulan. Namun untuk mengurangi dampak kerusakan pada hati sekaligus mempercepat proses penyembuhan, beberapa langkah penanganan berikut ini akan diberikan saat dirawat di rumah sakit.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style="background-color: #f6fbf7; color: #333333; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 12px; line-height: 18px;"&gt;1. Istirahat. Tujuannya untuk memberikan energi yang cukup bagi sistem kekebalan tubuh dalam memerangi infeksi.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style="background-color: #f6fbf7; color: #333333; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 12px; line-height: 18px;"&gt;2. Anti mual. Salah satu dampak dari infeksi hepatitis A adalah rasa mual, yang mengurangi nafsu makan. Dampak ini harus diatasi karena asupan nutrisi sangat penting dalam proses penyembuhan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style="background-color: #f6fbf7; color: #333333; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 12px; line-height: 18px;"&gt;3. Istirahatkan hati. Fungsi hati adalah memetabolisme obat-obat yang sudah dipakai di dalam tubuh. Karena hati sedang mengalami sakit radang, maka obat-obatan yang tidak perlu serta alkohol dan sejenisnya harus dihindari selama sakit.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style="background-color: #f6fbf7; color: #333333; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 12px; line-height: 18px;"&gt;Pencegahan spesifik hepatitis A juga dapat dilakukan dengan pemberian vaksinasi. Namun lebih dari 80 persen penduduk Indonesia yang berusia di atas 15 tahun sudah pernah terinfeksi virus hepatitis A (HVA) meski tidak semuanya mengembangkan penyakit hepatitis A. Oleh karena itu, pada dasarnya vaksinasi tidak diperlukan lagi bila tubuh sudah pernah terinfeksi virus tersebut.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style="background-color: #f6fbf7; color: #333333; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 12px; line-height: 18px;"&gt;Bila Anda tetap ingin melakukan vaksinasi, maka perlu dilakukan pemeriksaan terlebih dahulu apakah sudah terinfeksi atau belum, karena akan sia-sia saja dan harganya juga cukup mahal.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style="background-color: #f6fbf7; color: #333333; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 12px; line-height: 18px;"&gt;"Karena lebih dari 80 persen, maka Kementerian Kesehatan tidak menganjurkan vaksinasi secara massal karena tidak efektif biaya. Tapi bila secara pribadi menginginkan vaksinasi, maka dicek dulu apakah sudah pernah terinfeksi atau belum. Kalau sudah ya nggak apa-apa sih, cuma kan rugi karena harga vaksinnya relatif mahal, Rp 120 ribu sekali vaksin dan butuh 3 kali," lanjut Dr Rino.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="background-color: #f6fbf7; color: #333333; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 12px; line-height: 18px;"&gt;(&lt;/span&gt;&lt;strong style="background-color: #f6fbf7; color: #333333; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 12px; line-height: 18px;"&gt;mer/ir&lt;/strong&gt;&lt;span style="background-color: #f6fbf7; color: #333333; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 12px; line-height: 18px;"&gt;)&amp;nbsp;&lt;/span&gt; &lt;br /&gt;
&lt;span style="background-color: #f6fbf7; color: #333333; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 12px; line-height: 18px;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="background-color: #f6fbf7; color: #333333; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 12px; line-height: 18px;"&gt;&lt;i&gt;sumber: Detikhealth.com&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2195711014503804688-6239464784017001430?l=www.artikel-menarik.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;p&gt;&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/-c9nJPqihge78kqA81Cu9EN_krI/0/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/-c9nJPqihge78kqA81Cu9EN_krI/0/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;br/&gt;
&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/-c9nJPqihge78kqA81Cu9EN_krI/1/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/-c9nJPqihge78kqA81Cu9EN_krI/1/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/artikel-menarik/ydyX/~4/ZNUKf6hyYJY" height="1" width="1"/&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://www.artikel-menarik.com/feeds/6239464784017001430/comments/default" title="Post Comments" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2195711014503804688&amp;postID=6239464784017001430" title="0 Comments" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/2195711014503804688/posts/default/6239464784017001430?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/2195711014503804688/posts/default/6239464784017001430?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/artikel-menarik/ydyX/~3/ZNUKf6hyYJY/hepatitis-hanya-bisa-menyerang-sekali.html" title="Hepatitis A Hanya Bisa Menyerang Sekali Seumur Hidup" /><author><name>Owner</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="16" height="16" src="http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif" /></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://3.bp.blogspot.com/-9eSypKIGu1c/Ts6HsFXGL3I/AAAAAAAAGM8/L9X8cKk_1lI/s72-c/hati2-ts-dlm.jpg" height="72" width="72" /><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://www.artikel-menarik.com/2011/11/hepatitis-hanya-bisa-menyerang-sekali.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;DUADQX0ycSp7ImA9WhRREUg.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-2195711014503804688.post-1905085182086702552</id><published>2011-11-25T01:02:00.001+07:00</published><updated>2011-11-25T01:02:50.399+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2011-11-25T01:02:50.399+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Ilmu Pengetahuan" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Persalinan" /><title>Ibu Termuda Dalam Sejarah, Melahirkan Saat Usia 5 Tahun</title><content type="html">&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-bFXyysOm9QI/Ts6F6LrDCgI/AAAAAAAAGM0/LTprx4v61lo/s1600/lina-medina-%2528oddee%2529-dlm.jpg" imageanchor="1" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://2.bp.blogspot.com/-bFXyysOm9QI/Ts6F6LrDCgI/AAAAAAAAGM0/LTprx4v61lo/s1600/lina-medina-%2528oddee%2529-dlm.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;strong style="background-color: #f6fbf7; color: #333333; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 12px; line-height: 18px;"&gt;Pisco, Peru,&lt;/strong&gt;&lt;span style="background-color: #f6fbf7; color: #333333; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 12px; line-height: 18px;"&gt;&amp;nbsp;Lina Medina adalah ibu muda yang pernah tercatat dalam sejarah. Ia mengalami menarche atau menstruasi pertama pada usia 8 bulan, pembesaran payudara usia 4 tahun dan melahirkan pada usia 5 tahun.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style="background-color: #f6fbf7; color: #333333; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 12px; line-height: 18px;"&gt;Pada tahun 1939, di sebuah rumah sakit di Pisco Peru, datang seorang wanita keturunan India dengan wajah lelah dan pakaian compang-camping dari kaki bukit Andes. Dia dituntun oleh tangan seorang gadis kecil pemalu dengan perut yang sangat menonjol.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style="background-color: #f6fbf7; color: #333333; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 12px; line-height: 18px;"&gt;Menunjuk pada gadis kecil yang ketakutan, wanita India tersebut memohon kepada dokter bedah Dr Geraldo Lozada untuk mengusir roh-roh jahat yang menguasai diri si gadis kecil.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style="background-color: #f6fbf7; color: #333333; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 12px; line-height: 18px;"&gt;Awalnya Dr Lozada mengira gadis kecil yang bernama Lina Medina itu menderita tumor perut. Namun betapa terkejutnya ketika diperiksa diketahui bahwa Lina tengah hamil 8 bulan, yang membuat gadis kecil usia 5 tahun tersebut menjadi ibu termuda di dunia yang pernah ada, seperti dilansir&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;em style="background-color: #f6fbf7; color: #333333; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 12px; line-height: 18px;"&gt;Huffingtonpost&lt;/em&gt;&lt;span style="background-color: #f6fbf7; color: #333333; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 12px; line-height: 18px;"&gt;&amp;nbsp;dan&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;em style="background-color: #f6fbf7; color: #333333; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 12px; line-height: 18px;"&gt;Oddee&lt;/em&gt;&lt;span style="background-color: #f6fbf7; color: #333333; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 12px; line-height: 18px;"&gt;, Kamis (24/11/2011).&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;img alt="" height="300" src="http://images.detik.com/albums/detikhealth/2009/07/content/lina.jpg" style="background-color: #f6fbf7; color: #333333; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 12px; line-height: 18px;" width="119" /&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style="background-color: #f6fbf7; color: #333333; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 12px; line-height: 18px;"&gt;Dr Lozada membawanya ke Lima, ibukota Peru, untuk mengkonfirmasi pada dokter spesialis lain bahwa Lina benar-benar sedang hamil. Satu setengah bulan kemudian, pada 14 Mei 1939, Lina melahirkan anak laki-laki dengan operasi caesar karena panggulnya yang kecil. Operasi dilakukan oleh Dr Lozada dan Dr Busalleu dan Dr Colretta yang memberikan anestesi.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style="background-color: #f6fbf7; color: #333333; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 12px; line-height: 18px;"&gt;Kasusnya dilaporkan secara detail oleh Dr Edmundo Escomel ke La Presse Medicale, bersama dengan rincian tambahan bahwa Lina telah mengalami menarche pada usia 8 bulan, perkembangan payudara pada usia 4 tahun. Pada usia 5 tahun Lina sudah mengalami pelebaran tulang panggul dan pematangan tulang.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style="background-color: #f6fbf7; color: #333333; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 12px; line-height: 18px;"&gt;Anak Lina lahir dengan berat 2,7 kg dan diberi nama Gerardo. Saat tumbuh besar, Gerardo percaya bahwa Lina adalah kakaknya, tetapi pada usia 10 tahun ia baru mengetahui bahwa Lina adalah ibunya. Ia tumbuh dengan sehat, namun si anak meninggal tahun 1979 pada usia 40 tahun karena penyakit di sumsum tulang.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;img alt="" height="283" src="http://images.detik.com/albums/detikhealth/2009/07/content/lina2.jpg" style="background-color: #f6fbf7; color: #333333; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 12px; line-height: 18px;" width="200" /&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style="background-color: #f6fbf7; color: #333333; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 12px; line-height: 18px;"&gt;Tidak ada bukti siapa yang menghamili Lina Medina. Lina pun tidak pernah mengungkapkan siapa ayah dari anaknya. Ayah Lina pernah ditangkap atas dugaan pemerkosaan dan inses, namun kemudian dibebaskan karena kurangnya bukti.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style="background-color: #f6fbf7; color: #333333; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 12px; line-height: 18px;"&gt;Lina Medina kemudian menikah dengan Raul Jurado, yang menjadi ayah dari anak keduanya pada tahun 1972. Mereka tinggal di sebuah distrik miskin di Lima yang dikenal sebagai Chicago Chico (Little Chicago).&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style="background-color: #f6fbf7; color: #333333; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 12px; line-height: 18px;"&gt;Meskipun kasus ini disebut bohong (hoax) oleh beberapa orang, namun sejumlah dokter telah memverifikasi selama bertahun-tahun berdasarkan biopsi, sinar X kerangka janin dalam rahim, serta foto-foto yang diambil oleh dokter yang merawatnya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style="background-color: #f6fbf7; color: #333333; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 12px; line-height: 18px;"&gt;Pubertas prekoks (pubertas dini pada anak) ekstrem yang terjadi pada anak usia di bawah 5 tahun memang sangat jarang tetapi bukan tidak pernah terjadi. Kehamilan dan persalinan pada anak kecil juga masih sangat jarang karena pubertas prekoks sangat diperlakukan untuk menekan kesuburan, mempertahankan potensi pertumbuhan dan mengurangi konsekuensi sosial dari perkembangan seksual di masa kecil.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="background-color: #f6fbf7; color: #333333; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 12px; line-height: 18px;"&gt;(&lt;/span&gt;&lt;strong style="background-color: #f6fbf7; color: #333333; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 12px; line-height: 18px;"&gt;mer/ir&lt;/strong&gt;&lt;span style="background-color: #f6fbf7; color: #333333; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 12px; line-height: 18px;"&gt;)&lt;/span&gt; &lt;br /&gt;
&lt;span style="background-color: #f6fbf7; color: #333333; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 12px; line-height: 18px;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="background-color: #f6fbf7; color: #333333; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 12px; line-height: 18px;"&gt;&lt;i&gt;sumber: detikhealth.com&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2195711014503804688-1905085182086702552?l=www.artikel-menarik.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;p&gt;&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/iW5g3aqwI7DgmsYdXnfNKSiSNL4/0/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/iW5g3aqwI7DgmsYdXnfNKSiSNL4/0/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;br/&gt;
&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/iW5g3aqwI7DgmsYdXnfNKSiSNL4/1/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/iW5g3aqwI7DgmsYdXnfNKSiSNL4/1/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/artikel-menarik/ydyX/~4/QJIQdIQfCb0" height="1" width="1"/&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://www.artikel-menarik.com/feeds/1905085182086702552/comments/default" title="Post Comments" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2195711014503804688&amp;postID=1905085182086702552" title="0 Comments" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/2195711014503804688/posts/default/1905085182086702552?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/2195711014503804688/posts/default/1905085182086702552?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/artikel-menarik/ydyX/~3/QJIQdIQfCb0/ibu-termuda-dalam-sejarah-melahirkan.html" title="Ibu Termuda Dalam Sejarah, Melahirkan Saat Usia 5 Tahun" /><author><name>Owner</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="16" height="16" src="http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif" /></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://2.bp.blogspot.com/-bFXyysOm9QI/Ts6F6LrDCgI/AAAAAAAAGM0/LTprx4v61lo/s72-c/lina-medina-%2528oddee%2529-dlm.jpg" height="72" width="72" /><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://www.artikel-menarik.com/2011/11/ibu-termuda-dalam-sejarah-melahirkan.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;D0IEQHw6fyp7ImA9WhRREUg.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-2195711014503804688.post-7487847052981911738</id><published>2011-11-22T15:51:00.002+07:00</published><updated>2011-11-25T00:25:01.217+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2011-11-25T00:25:01.217+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Tips Merawat Bayi dan Janin" /><title>Cara Bermain dengan Bayi yang Baru Lahir</title><content type="html">&lt;div class="mobile-photo"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-IYRN2m8QaW0/TstimNsrLJI/AAAAAAAAGIY/Q3VICuVvrcc/s1600/bayi-ayah-dlm-ts-795762.jpg" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img alt="" border="0" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5677740163882232978" src="http://1.bp.blogspot.com/-IYRN2m8QaW0/TstimNsrLJI/AAAAAAAAGIY/Q3VICuVvrcc/s320/bayi-ayah-dlm-ts-795762.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: x-small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="-webkit-border-horizontal-spacing: 0px; -webkit-border-vertical-spacing: 0px; -webkit-text-decorations-in-effect: none; -webkit-text-size-adjust: auto; -webkit-text-stroke-width: 0px; border-collapse: separate; color: black; font-family: 'Times New Roman'; font-size: medium; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: normal; orphans: 2; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 2; word-spacing: 0px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #333333; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 12px; line-height: 18px;"&gt;&lt;strong&gt;Jakarta,&lt;/strong&gt;&lt;span class="Apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;Anak yang baru lahir biasanya belum  bisa memegang atau mengucapkan apa-apa, sehingga orangtua atau pengasuh bingung  bagaimana cara bermain dengannya. Untuk itu ketahui bagaimana cara bermain  dengan si kecil yang baru lahir.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bayi yang baru lahir bisa merasa bosan  dan kesepian jika tidak ada orang yang berinteraksi dengannya ketika sedang  terjaga. Kondisi ini bisa membuat bayi merasa stres yang nantinya berpengaruh  terhadap perkembangan otaknya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"Salah satu cara mudah untuk bermain  dengannya bayi yang baru lahir adalah dengan memeluk, tersenyum dan berbicara  dengannya," ujar psikolog anak Penelope Leach, seperti dikutip  dari&lt;em&gt;Babycenter,&lt;span class="Apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;Selasa  (22/11/2011).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Selain itu Leach menuturkan cara lain yang bisa dilakukan  adalah membawa bayi ikut bermain bersama atau ketika sedang menonton televisi  saat ia terjaga, tapi sebaiknya hindari obrolan cepat sehingga tidak membuat  bayi menjadi stres.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Memberikan tali gendongan yang nyaman untuk mendukung  kepala bayi dengan baik, lalu berikan sudut pandang yang sempurna ketika bayi  tengah terbangun. Irama gerakan saat berjalan dan pemandangan yang dilihat bisa  menjadi hal yang menarik bagi bayi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hal ini juga membuat ibu tetap bisa  dekat dengan bayi meski sedang mengerjakan pekerjaan lain di sekitar rumah,  belanja bahan makanan atau tugas lainnya. Jika ia sudah bisa menegakkan  kepalanya sendiri, maka gendonglah ia menghadap keluar sehingga bisa lebih mudah  melihat segala hal di sekelilingnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bisa juga dengan memindahkan tempat  tidurnya ke ruang keluarga disaat ia terjaga, sehingga ia tidak merasa kesepian  dan bisa melihat orang-orang disekitarnya dan mendengar suara.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun  bayi yang baru lahir masih terpaku dengan pola hitam putih dan belum mengerti  bentuk serta warna, tetaplah memberikan ia berbagai pemandangan yang menarik  seperti mainan yang digantung di atas tempat tidurnya atau boks bayi yang  berwarna, serta sering-seringlah berbicara atau mengajaknya bernyanyi.&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: x-small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="-webkit-border-horizontal-spacing: 0px; -webkit-border-vertical-spacing: 0px; -webkit-text-decorations-in-effect: none; -webkit-text-size-adjust: auto; -webkit-text-stroke-width: 0px; border-collapse: separate; color: black; font-family: 'Times New Roman'; font-size: medium; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: normal; orphans: 2; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 2; word-spacing: 0px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #333333; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 12px; line-height: 18px;"&gt;(&lt;strong&gt;ver/ir&lt;/strong&gt;)&lt;span class="Apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: x-small;"&gt;&lt;span class="Apple-converted-space"&gt;&lt;span class="575365008-22112011"&gt;&lt;em&gt;sumber:detikhealth.com&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2195711014503804688-7487847052981911738?l=www.artikel-menarik.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;p&gt;&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/J3prCRfTiY3GHueqJoBNxdzDDLQ/0/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/J3prCRfTiY3GHueqJoBNxdzDDLQ/0/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;br/&gt;
&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/J3prCRfTiY3GHueqJoBNxdzDDLQ/1/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/J3prCRfTiY3GHueqJoBNxdzDDLQ/1/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/artikel-menarik/ydyX/~4/uOK0CPPxErc" height="1" width="1"/&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://www.artikel-menarik.com/feeds/7487847052981911738/comments/default" title="Post Comments" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2195711014503804688&amp;postID=7487847052981911738" title="0 Comments" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/2195711014503804688/posts/default/7487847052981911738?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/2195711014503804688/posts/default/7487847052981911738?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/artikel-menarik/ydyX/~3/uOK0CPPxErc/cara-bermain-dengan-bayi-yang-baru.html" title="Cara Bermain dengan Bayi yang Baru Lahir" /><author><name>Owner</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="16" height="16" src="http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif" /></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://1.bp.blogspot.com/-IYRN2m8QaW0/TstimNsrLJI/AAAAAAAAGIY/Q3VICuVvrcc/s72-c/bayi-ayah-dlm-ts-795762.jpg" height="72" width="72" /><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://www.artikel-menarik.com/2011/11/cara-bermain-dengan-bayi-yang-baru.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;CUUFQXw6eCp7ImA9WhRSGEs.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-2195711014503804688.post-7171060320111503267</id><published>2011-11-21T15:13:00.001+07:00</published><updated>2011-11-21T15:13:30.210+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2011-11-21T15:13:30.210+07:00</app:edited><title>Yang Bisa Dilakukan untuk Mencegah Kelahiran Prematur</title><content type="html">&lt;p class="mobile-photo"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-htGepAOrYIY/TsoIKtrZmLI/AAAAAAAAGIM/S20kkaV_mos/s1600/melahirkan-dlm-ts-710212.jpg"&gt;&lt;img src="http://4.bp.blogspot.com/-htGepAOrYIY/TsoIKtrZmLI/AAAAAAAAGIM/S20kkaV_mos/s320/melahirkan-dlm-ts-710212.jpg"  border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5677359260407273650" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;DIV&gt;&lt;FONT face=Arial size=2&gt;&lt;SPAN class=Apple-style-span  style="WORD-SPACING: 0px; FONT: medium 'Times New Roman'; TEXT-TRANSFORM: none; COLOR: rgb(0,0,0); TEXT-INDENT: 0px; WHITE-SPACE: normal; LETTER-SPACING: normal; BORDER-COLLAPSE: separate; orphans: 2; widows: 2; -webkit-border-horizontal-spacing: 0px; -webkit-border-vertical-spacing: 0px; -webkit-text-decorations-in-effect: none; -webkit-text-size-adjust: auto; -webkit-text-stroke-width: 0px"&gt;&lt;SPAN  class=Apple-style-span  style="FONT-SIZE: 12px; COLOR: rgb(51,51,51); LINE-HEIGHT: 18px; FONT-FAMILY: Arial, Helvetica, sans-serif"&gt;&lt;STRONG&gt;Jakarta,&lt;/STRONG&gt;&lt;SPAN  class=Apple-converted-space&gt;&amp;nbsp;&lt;/SPAN&gt;Kelahiran prematur atau sebelum  waktunya bisa menimbulkan beberapa risiko baik bagi bayi maupun ibunya. Meski  begitu kondisi ini bisa dicegah dengan melakukan beberapa hal.&lt;BR&gt;&lt;BR&gt;Kelahiran  prematur tidak bisa dianggap enteng karena dapat memicu masalah kesehatan  seperti keterlambatan perkembangan, penyakit paru-paru kronis serta cerebral  palsy. Serta dapat mempengaruhi emosional dan finansial dari  keluarga.&lt;BR&gt;&lt;BR&gt;"Kami tidak memahami mekanisme kelahiran prematur yang cukup  aman, sehingga dibutuhkan cara yang efektif untuk mencegah hal tersebut," ujar  Ronald Gibbs, MD, ketua departemen obestetri dan ginekologi dari University of  Colorado Health Sciences Center di Denver, seperti dikutip dari&lt;SPAN  class=Apple-converted-space&gt;&amp;nbsp;&lt;/SPAN&gt;&lt;EM&gt;Parenting.com,&lt;/EM&gt;&lt;SPAN  class=Apple-converted-space&gt;&amp;nbsp;&lt;/SPAN&gt;Senin (21/11/2011).&lt;BR&gt;&lt;BR&gt;Berikut ini  adalah beberapa hal yang perlu diketahui dan dilakukan untuk membantu mencegah  kelahiran prematur yaitu:&lt;BR&gt;&lt;BR&gt;&lt;SPAN style="COLOR: rgb(0,0,255)"&gt;1.  Mendapatkan perawatan sejak awal kehamilan&lt;/SPAN&gt;&lt;BR&gt;Mengunjungi dokter sejak  diketahui hamil atau saat mencoba untuk hamil bisa bantu kurangi risiko  kelahiran prematur. Biasanya dokter akan menyarankan pola makan yang benar  seperti asam folat dan vitamin B, berat badan yang tepat, pemberian suplemen  atau vitamin jika diperlukan serta pemeriksaan terhadap risiko infeksi yang  membahayakan kehamilan.&lt;BR&gt;&lt;BR&gt;&lt;SPAN style="COLOR: rgb(0,0,255)"&gt;2. Mengetahui  risiko diri sendiri&lt;/SPAN&gt;&lt;BR&gt;Ketahui faktor risiko yang dimiliki seperti apakah  merokok, memiliki tekanan darah tinggi, diabetes, usia saat hamil, pernah  memiliki komplikasi kehamilan sebelumnya atau tidak, berat badan yang dimiliki  serta faktor genetik lainnya. Konsultasikan dengan dokter untuk meminimalkan  risiko yang ada.&lt;BR&gt;&lt;BR&gt;&lt;SPAN style="COLOR: rgb(0,0,255)"&gt;3. Melakukan  pemeriksaan terhadap infeksi saluran kemih&lt;/SPAN&gt;&lt;BR&gt;Studi menunjukkan infeksi  pada rahim bisa dimulai dari saluran kemih dan menyebabkan kelahiran prematur.  Seperti infeksi bakteri di vagina membuat tubuh melepaskan zat kimia pelawan  infeksi (sitokin) yang menyebabkan peradangan yang nantinya memicu pelepasan  prostaglandin (zat kimia yang memicu kontraksi dan pelebaran leher  rahim).&lt;BR&gt;&lt;BR&gt;&lt;SPAN style="COLOR: rgb(0,0,255)"&gt;4. Mengunjungi dokter gigi  secara teratur&lt;/SPAN&gt;&lt;BR&gt;Pemeriksaan ke dokter gigi bisa membantu cegah  kelahiran prematur. Hal ini karena perubahan hormon selama kehamilan membuat  perempuan lebih renan terhadap radang gusi (bengkak, gusi merah dan penyakit  gusi). Kondisi ini memicu penyebaran infeksi lebih lanjut yang mempengaruhi  kehamilan.&lt;BR&gt;&lt;BR&gt;&lt;SPAN style="COLOR: rgb(0,0,255)"&gt;5. Perhatikan berat  badan&lt;/SPAN&gt;&lt;BR&gt;Memiliki kenaikan berat badan yang berlebih ketika hamil  memberikan peluang lebih besar terhadap komplikasi seperti diabetes gestational  dan preeklampsia yang meningkatkan risiko persalinan prematur.&lt;BR&gt;&lt;BR&gt;&lt;SPAN  style="COLOR: rgb(0,0,255)"&gt;6. Memiliki pola makan yang benar dan  olahraga&lt;/SPAN&gt;&lt;BR&gt;Mengonsumsi makanan bergizi selama kehamilan seperti gandum,  sumber protein sehat, susu, buah dan sayur membantu perkembangan janin sehat.  Konsumsi kadar asam lemak omega 3 yang lebih tinggi menurunkan risiko kelahiran  prematur. Sedangkan olahraga bantu cegah diabetes gestational dan  preeklampsia.&lt;BR&gt;&lt;BR&gt;&lt;SPAN style="COLOR: rgb(0,0,255)"&gt;7. Mencegah stres dan  depresi&lt;/SPAN&gt;&lt;BR&gt;Perempuan hamil yang mengalami depresi atau cemas memiliki  peningkatan 2 kali lipat terhadap kelahiran prematur. Untuk itu cegah stres dan  depresi dengan melakukan hal-hal yang disukai serta berlatih yoga atau meditasi  untuk membantu merilekskan tubuh.&lt;BR&gt;&lt;DI  &lt;br=""&gt;(&lt;STRONG&gt;ver/ir&lt;/STRONG&gt;)&lt;/SPAN&gt;&lt;/SPAN&gt;&lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&lt;FONT face=Arial size=2&gt;&lt;SPAN class=Apple-style-span  style="WORD-SPACING: 0px; FONT: medium 'Times New Roman'; TEXT-TRANSFORM: none; COLOR: rgb(0,0,0); TEXT-INDENT: 0px; WHITE-SPACE: normal; LETTER-SPACING: normal; BORDER-COLLAPSE: separate; orphans: 2; widows: 2; -webkit-border-horizontal-spacing: 0px; -webkit-border-vertical-spacing: 0px; -webkit-text-decorations-in-effect: none; -webkit-text-size-adjust: auto; -webkit-text-stroke-width: 0px"&gt;&lt;SPAN  class=Apple-style-span  style="FONT-SIZE: 12px; COLOR: rgb(51,51,51); LINE-HEIGHT: 18px; FONT-FAMILY: Arial, Helvetica, sans-serif"&gt;&lt;/SPAN&gt;&lt;/SPAN&gt;&lt;/FONT&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&lt;FONT size=2&gt;&lt;SPAN class=Apple-style-span  style="WORD-SPACING: 0px; FONT: medium 'Times New Roman'; TEXT-TRANSFORM: none; COLOR: rgb(0,0,0); TEXT-INDENT: 0px; WHITE-SPACE: normal; LETTER-SPACING: normal; BORDER-COLLAPSE: separate; orphans: 2; widows: 2; -webkit-border-horizontal-spacing: 0px; -webkit-border-vertical-spacing: 0px; -webkit-text-decorations-in-effect: none; -webkit-text-size-adjust: auto; -webkit-text-stroke-width: 0px"&gt;&lt;SPAN  class=Apple-style-span  style="FONT-SIZE: 12px; COLOR: rgb(51,51,51); LINE-HEIGHT: 18px; FONT-FAMILY: Arial, Helvetica, sans-serif"&gt;&lt;SPAN  class=Apple-converted-space&gt;&lt;SPAN class=610161208-21112011&gt;&lt;EM&gt;Sumber:  detikhealth.com&lt;/EM&gt;&lt;/SPAN&gt;&lt;/SPAN&gt;&lt;/SPAN&gt;&lt;/SPAN&gt;&lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&lt;FONT size=2&gt;&lt;SPAN class=Apple-style-span  style="WORD-SPACING: 0px; FONT: medium 'Times New Roman'; TEXT-TRANSFORM: none; COLOR: rgb(0,0,0); TEXT-INDENT: 0px; WHITE-SPACE: normal; LETTER-SPACING: normal; BORDER-COLLAPSE: separate; orphans: 2; widows: 2; -webkit-border-horizontal-spacing: 0px; -webkit-border-vertical-spacing: 0px; -webkit-text-decorations-in-effect: none; -webkit-text-size-adjust: auto; -webkit-text-stroke-width: 0px"&gt;&lt;SPAN  class=Apple-style-span  style="FONT-SIZE: 12px; COLOR: rgb(51,51,51); LINE-HEIGHT: 18px; FONT-FAMILY: Arial, Helvetica, sans-serif"&gt;&lt;SPAN  class=Apple-converted-space&gt;&lt;SPAN  class=610161208-21112011&gt;&lt;/SPAN&gt;&amp;nbsp;&lt;/SPAN&gt;&lt;/DI&gt;&lt;/SPAN&gt;&lt;/SPAN&gt;&lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2195711014503804688-7171060320111503267?l=www.artikel-menarik.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;p&gt;&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/ei7xUKqdb0BoTjulRENevpwFMm8/0/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/ei7xUKqdb0BoTjulRENevpwFMm8/0/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;br/&gt;
&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/ei7xUKqdb0BoTjulRENevpwFMm8/1/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/ei7xUKqdb0BoTjulRENevpwFMm8/1/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/artikel-menarik/ydyX/~4/bHiB5LYRd40" height="1" width="1"/&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://www.artikel-menarik.com/feeds/7171060320111503267/comments/default" title="Post Comments" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2195711014503804688&amp;postID=7171060320111503267" title="0 Comments" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/2195711014503804688/posts/default/7171060320111503267?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/2195711014503804688/posts/default/7171060320111503267?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/artikel-menarik/ydyX/~3/bHiB5LYRd40/yang-bisa-dilakukan-untuk-mencegah.html" title="Yang Bisa Dilakukan untuk Mencegah Kelahiran Prematur" /><author><name>Owner</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="16" height="16" src="http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif" /></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://4.bp.blogspot.com/-htGepAOrYIY/TsoIKtrZmLI/AAAAAAAAGIM/S20kkaV_mos/s72-c/melahirkan-dlm-ts-710212.jpg" height="72" width="72" /><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://www.artikel-menarik.com/2011/11/yang-bisa-dilakukan-untuk-mencegah.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;DkYCQXY6fip7ImA9WhRRFEs.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-2195711014503804688.post-9007860228934561752</id><published>2011-11-17T08:56:00.002+07:00</published><updated>2011-11-28T14:09:20.816+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2011-11-28T14:09:20.816+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Tips Merawat Bayi dan Janin" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Ilmu Pengetahuan" /><title>Apa yang Membuat Ibu Hamil Merasakan Ngidam?</title><content type="html">&lt;div class="mobile-photo"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-ZADIlf3L7Vo/TsRp56OsddI/AAAAAAAAGGA/T4-L_lfC3KE/s1600/ngidam-715704.jpg" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img alt="" border="0" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5675777873998018002" src="http://2.bp.blogspot.com/-ZADIlf3L7Vo/TsRp56OsddI/AAAAAAAAGGA/T4-L_lfC3KE/s320/ngidam-715704.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: x-small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="-webkit-border-horizontal-spacing: 0px; -webkit-border-vertical-spacing: 0px; -webkit-text-decorations-in-effect: none; -webkit-text-size-adjust: auto; -webkit-text-stroke-width: 0px; border-collapse: separate; color: black; font: normal normal normal 11px/normal 'lucida grande', tahoma, arial, sans-serif; letter-spacing: normal; orphans: 2; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 2; word-spacing: 0px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #474747; font-size: 12px; line-height: 22px;"&gt;&lt;strong style="font-weight: bold; margin: 5px auto; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;Jakarta&lt;/strong&gt;&lt;span class="Apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;- Sebagian besar ibu hamil merasakan  masa-masa ngidam. Mereka jadi tiba-tiba menginginkan sesuatu dan terkadang di  waktu yang tak terduga. Apa sebenarnya yang membuat mereka merasakan  ngidam?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Janet Pope, PhD, asisten profesor nutrisi dan diet dari Lousiana  Tech University, Ruston, Amerika Serikat, menjelaskan ngidam sebenarnya terjadi  karena adanya pengaruh hormon. Saat hamil, wanita merasakan hal serupa ketika  mereka tengah haid, menginginkan sesuatu yang disebabkan pengaruh  hormon.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seperti dikutip dari Parents, selain hormon, ngidam sebenarnya  juga sebagai tanda tubuh ibu hamil memerlukan nutrisi tertentu. Beberapa hal  yang diidamkan memang apa yang dibutuhkan oleh tubuh untuk menambahkan kalori  selama kehamilan. Misalnya saja kalau ingin buah, berarti tubuh butuh vitamin  C.&lt;span class="Apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Masa ngidam juga bisa  berarti sinyal dari kekurangan suatu nutrisi. Beberapa perempuan yang menjalani  program vegetarian mungkin akan mengidamkan untuk makan steak dan daging merah  lainnya selama hamil. Ini berarti tubuh memerlukan zat besi lebih untuk membantu  pertumbuhan bayi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ibu hamil biasanya merasa ngidam di trimester pertama  kehamilannya. Namun sebenarnya perasaan ngidam itu bisa terus terjadi sampai  menjelang melahirkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Penelitian menunjukkan, keinginan makan makanan  rasa tertentu pada ibu hamil berubah seiring usia kehamilannya. Misalnya saja,  ibu yang baru hamil seringkali sangat ingin makan makanan manis. Menurut  ilmuwan, hal itu karena tubuh ibu hamil butuh kalori lebih.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Berikut ini  rasa makanan atau minuman yang umumnya didambakan ibu hamil, menurut riset dari  Valerie Duffy, PhD, asisten profesor di School of Allied Health, University of  Connecticut Storrss:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
- Ketimbang di trimester pertama, wanita di  trimester kedua dan ketiga kehamilan suka makanan atau minuman dengan rasa asam.  "Rasa asam membuat wanita hamil jadi menjalani pola makan yang lebih bervariasi  sehingga mereka bisa mendapatkan kalori yang cukup," ujar Dr. Duffy.&lt;span class="Apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
- Wanita akan semakin menyukai  makanan asin seiring usia kehamilannya bertambah. Hal itu karena, saat hamil,  volume darah wanita meningkat sehingga mereka membutuhkan lebih banyak  sodium.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
- Wanita hamil, khususnya di trimester pertama jadi lebih  sensitif pada rasa pahit. Para peneliti menduga hal itu terjadi sebagai bagian  dari insting melindungi wanita hamil karena cukup banyak tumbuhan dan buah  beracun yang rasanya pahit atau getir.&lt;span class="Apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"Perasaan sensitif pada rasa  pahit ini juga bisa jadi peringatan untuk ibu hamil stop mengonsumsi racun,  seperti minuman beralkohol," jelas Dr.  Duffy.&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;(eny/eny)&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="-webkit-border-horizontal-spacing: 0px; -webkit-border-vertical-spacing: 0px; -webkit-text-decorations-in-effect: none; -webkit-text-size-adjust: auto; -webkit-text-stroke-width: 0px; border-collapse: separate; color: black; font: normal normal normal 11px/normal 'lucida grande', tahoma, arial, sans-serif; letter-spacing: normal; orphans: 2; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 2; word-spacing: 0px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #474747; font-size: 12px; line-height: 22px;"&gt;&lt;span class="727035601-17112011"&gt;&lt;em&gt;sumber:Wolipop.com&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2195711014503804688-9007860228934561752?l=www.artikel-menarik.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;p&gt;&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/3yPTaH1kYVYOi2wwGwN4mzmLTzQ/0/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/3yPTaH1kYVYOi2wwGwN4mzmLTzQ/0/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;br/&gt;
&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/3yPTaH1kYVYOi2wwGwN4mzmLTzQ/1/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/3yPTaH1kYVYOi2wwGwN4mzmLTzQ/1/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/artikel-menarik/ydyX/~4/PG0RN6L9Ta8" height="1" width="1"/&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://www.artikel-menarik.com/feeds/9007860228934561752/comments/default" title="Post Comments" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2195711014503804688&amp;postID=9007860228934561752" title="0 Comments" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/2195711014503804688/posts/default/9007860228934561752?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/2195711014503804688/posts/default/9007860228934561752?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/artikel-menarik/ydyX/~3/PG0RN6L9Ta8/apa-yang-membuat-ibu-hamil-merasakan.html" title="Apa yang Membuat Ibu Hamil Merasakan Ngidam?" /><author><name>Owner</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="16" height="16" src="http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif" /></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://2.bp.blogspot.com/-ZADIlf3L7Vo/TsRp56OsddI/AAAAAAAAGGA/T4-L_lfC3KE/s72-c/ngidam-715704.jpg" height="72" width="72" /><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://www.artikel-menarik.com/2011/11/apa-yang-membuat-ibu-hamil-merasakan.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;CUQEQ304fSp7ImA9WhRREk0.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-2195711014503804688.post-6105483135475731274</id><published>2011-11-17T08:47:00.004+07:00</published><updated>2011-11-25T13:41:42.335+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2011-11-25T13:41:42.335+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Ilmu Pengetahuan" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Merawat Anak" /><title>Ini yang Bikin Kakak Adik Sering Berantem</title><content type="html">&lt;div class="mobile-photo"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-GXvMXLrLRS4/TsRnnntZWiI/AAAAAAAAGF0/y2sh7mJFioI/s1600/kakakadik-dlm-ts-729133.jpg" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"&gt;&lt;img alt="" border="0" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5675775360765614626" src="http://2.bp.blogspot.com/-GXvMXLrLRS4/TsRnnntZWiI/AAAAAAAAGF0/y2sh7mJFioI/s320/kakakadik-dlm-ts-729133.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #333333; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 18px;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #333333; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;b&gt;Jakarta, &lt;/b&gt;Sudah menjadi rahasia umum kalau antara kakak dan adik sering terjadi pertengkaran. Tapi sebenarnya ada hal-hal tertentu yang bisa menjadi pemicu pertengkaran.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #333333; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #333333; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Pertengkaran yang terjadi antara kakak dan adik kadang bisa membuat orangtua stres dan senewen. Untuk menghindari kondisi ini orangtua sebaiknya mengetahui hal-hal apa saja yang bisa memicu pertengkaran, seperti dikutip dari Parenting, Rabu (16/11/2011) yaitu:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #333333; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #333333; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;1. Kompetisi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #333333; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Anak-anak sebenarnya memperhatikan bagaimana orangtua memperlakukan anak-anaknya satu sama lain. Jika mereka berpikir ada perlakuan yang berbeda tanpa mendasar maka hal ini bisa memicu kompetisi tersendiri antara kakak dan adik. Perlakuan yang berbeda seperti menghabiskan lebih banyak waktu atau lebih sering melakukan kegiatan tertentu dengan salah satu anak.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #333333; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #333333; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;2. Bertengkar untuk mendapat perhatian&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #333333; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Terkadang pertengkaran yang terjadi berada dalam jarak dekat dengan orangtua untuk mendapatkan perhatiannya. Salah satu anak bermain sebagai korban untuk mendapatkan perhatian lebih besar.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #333333; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #333333; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;3. Saling berebut mainan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #333333; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Meski sudah dibelikan masing-masing mainan, terkadang kakak adik masih bisa bertengkar saling berebut mainan. Hal ini karena anak belum terlalu bisa menghargai barang-barang milik saudara kandungnya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #333333; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #333333; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;4. Salah satu bertingkah seperti bos&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #333333; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Anak yang lebih tua kadang diberi tugas untuk mengawasi adiknya, tapi tanpa disadari perilakunya kadang seperti bos sehingga si adik menganggap ada ketidakadilan sehingga memicu pertengkaran.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #333333; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #333333; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;5. Bercanda dengan kekerasan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #333333; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Seringkali cara anak-anak yang lebih tua bercanda dengan adiknya sama seperti ia bermain dengan teman sebayanya, sehingga tak jarang si adik merasa kakaknya terlalu kasar seperti ada kontak fisik.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #333333; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #333333; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;6. Bercanda yang saling meledek&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #333333; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Pertengkaran tidak hanya dipicu oleh kekerasan fisik, tapi bisa juga akibat serangan verbal atau yang dimulai dari ledek-ledekan. Jika tidak dihentikan kondisi ini bisa membuat kakak dan adik bertengkar dengan fisik seperti saling memukul.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #333333; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #333333; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Beberapa hal yang bisa dilakukan oleh orangtua untuk mengatasi pertengkaran anak-anaknya sesama saudara kandung, yaitu:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #333333; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #333333; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Jangan menyelesaikan masalah secara langsung (to the point), anak-anak terutama remaja membutuhkan waktu untuk menemukan solusi bagi dirinya sendiri.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #333333; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Jika salah satu anak ada yang merajuk (manja) setelah bertengkar, maka biarkan saja dan dengarkan segala keluh kesahnya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #333333; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Cobalah untuk meluangkan waktu bersama dengan setiap anak secara sendiri-sendiri, hal ini akan sangat bermanfaat bagi orangtua untuk bisa mengenal lebih jauh karakteristik dari setiap anaknya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #333333; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Membuat beberapa peraturan yang telah disepakati bersama-sama untuk menghindari pertengkaran.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #333333; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Memberi penghargaan atau pujian jika anak-anaknya bisa melalui beberapa harinya tanpa bertengkar.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #333333; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;(ver/ir)&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #333333; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #333333; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: x-small;"&gt;&lt;i&gt;Sumber: detikhealth.com&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2195711014503804688-6105483135475731274?l=www.artikel-menarik.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;p&gt;&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/7g5ZOqNOqXl0SDUAC9S6sfQeFtc/0/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/7g5ZOqNOqXl0SDUAC9S6sfQeFtc/0/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;br/&gt;
&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/7g5ZOqNOqXl0SDUAC9S6sfQeFtc/1/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/7g5ZOqNOqXl0SDUAC9S6sfQeFtc/1/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/artikel-menarik/ydyX/~4/TKfMDNT-lnE" height="1" width="1"/&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://www.artikel-menarik.com/feeds/6105483135475731274/comments/default" title="Post Comments" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2195711014503804688&amp;postID=6105483135475731274" title="0 Comments" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/2195711014503804688/posts/default/6105483135475731274?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/2195711014503804688/posts/default/6105483135475731274?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/artikel-menarik/ydyX/~3/TKfMDNT-lnE/ini-yang-bikin-kakak-adik-sering.html" title="Ini yang Bikin Kakak Adik Sering Berantem" /><author><name>Owner</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="16" height="16" src="http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif" /></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://2.bp.blogspot.com/-GXvMXLrLRS4/TsRnnntZWiI/AAAAAAAAGF0/y2sh7mJFioI/s72-c/kakakadik-dlm-ts-729133.jpg" height="72" width="72" /><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://www.artikel-menarik.com/2011/11/ini-yang-bikin-kakak-adik-sering.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;DkYMQX0_eip7ImA9WhRRFEs.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-2195711014503804688.post-8128907995437674368</id><published>2011-11-16T08:51:00.002+07:00</published><updated>2011-11-28T14:09:40.342+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2011-11-28T14:09:40.342+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Ilmu Pengetahuan" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Tips Finansial" /><title>9 Pertanyaan Penting Tentang Keuangan Sebelum Menikah</title><content type="html">&lt;div class="mobile-photo"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-VWmpDcN4uJM/TsMXMY2R9gI/AAAAAAAAGFo/adzLbpZ4Mzk/s1600/weddingmoney-704707.jpg" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"&gt;&lt;img alt="" border="0" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5675405457012946434" src="http://4.bp.blogspot.com/-VWmpDcN4uJM/TsMXMY2R9gI/AAAAAAAAGFo/adzLbpZ4Mzk/s320/weddingmoney-704707.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: x-small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="-webkit-border-horizontal-spacing: 0px; -webkit-border-vertical-spacing: 0px; -webkit-text-decorations-in-effect: none; -webkit-text-size-adjust: auto; -webkit-text-stroke-width: 0px; border-collapse: separate; color: black; font: normal normal normal 11px/normal 'lucida grande', tahoma, arial, sans-serif; letter-spacing: normal; orphans: 2; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 2; word-spacing: 0px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #474747; font-size: 12px; line-height: 22px;"&gt;&lt;strong style="font-weight: bold; margin: 5px auto; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;Jakarta&lt;/strong&gt;&lt;span class="Apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;- Sebelum menikah, tak sedikit orang  yang terbuai dengan mimpi manis tentang kisah cinta yang berakhir bahagia  selamanya. Namun pernahkah Anda membayangkan bahwa pernikahan bisa berakhir  hanya karena masalah keuangan?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Survei yang dilakukan oleh American  Psychological Association membuktikan, belakangan ini semakin banyak pasangan  yang bercerai karena masalah keuangan. Survei ini juga mengungkapkan bahwa uang  merupakan salah satu masalah terbesar yang memicu timbulnya stres dalam  kehidupan rumah tangga.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Keuangan yang sehat adalah pondasi kuat untuk  membangun sebuah kehidupan rumah tangga. Sebelum akhirnya Anda memutuskan untuk  menikah, cobalah jawab pertanyaan berikut agar masalah keuangan tidak menjadi  bumerang dalam rumah tangga Anda kelak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;strong style="font-weight: bold; margin: 5px auto; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;1.  Berapakah Skor Kredit Anda?&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;
Skor kredit adalah sebuah angka yang  menunjukkan kemampuan keuangan seseorang. Misalnya kemampuan bulanan untuk  mencicil rumah ataupun tagihan-tagihan rutin. Banyak wanita dengan skor kredit  bagus, menikahi pria dengan skor kredit buruk. Pada akhirnya hal ini akan memicu  timbulnya masalah dalam rumah tangga.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Carmen Wong Ulrich, seorang  perencana keuangan dan penulis buku 'The Real Living Cost' menyarankan untuk  menanyakan hal ini terlebih dulu kepada pasangan sebelum menikah. Tanyakan juga  alasan kenapa skor kreditnya buruk, apakah karena dia terlalu boros atau posisi  di kantor kurang mendukung.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;strong style="font-weight: bold; margin: 5px auto; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;2.  Apakah Anda Mempunyai Utang?&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;
Pertanyaan ini sangat penting untuk  diajukan. Apakah orang yang akan Anda nikahi mempunyai utang? Jika punya, utang  sepeti apa itu? Apakah utang kartu kredit atau utang lain? Selain itu, tanyakan  juga, apakah nantinya setelah menikah Anda harus ikut menanggung utang ini?  Pastikan hal-hal seperti ini tidak akan menjadi masalah bagi Anda berdua dalam  kehidupan mendatang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;strong style="font-weight: bold; margin: 5px auto; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;3.  Aset Apa yang Dimiliki?&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;
Banyak orang yang tidak tahu berapa asetnya  dan dalam bentuk apa saja. Apakah berupa rumah, tanah, emas, saham, obligasi  atau reksadana. Anda perlu memastikan semua itu sebelum menikah, karena hal ini  adalah sebuah gambaran untuk membangun masa depan bersama.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;strong style="font-weight: bold; margin: 5px auto; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;4.  Apakah Anda Seorang yang Boros atau Hemat?&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;
Sifat ini tentu sudah  terlihat ketika pacaran, namun ada baiknya didiskusikan dengan pasangan agar  lebih tahu mengenai karakteristik belanja masing-masing. Apakah anda pasangan  yang sama-sama suka menabung? Atau pasangan yang sama-sama boros? Atau kombinasi  suka menabung dan boros? Tentu saja hal ini punya kelebihan dan kekurangan  masing-masing.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;strong style="font-weight: bold; margin: 5px auto; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;5.  Apa yang Anda Inginkan 5-10 Tahun ke Depan?&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;
Diskusikan kehidupan  seperti apa yang Anda berdua inginkan, baik itu menyangkut penghasilan bersama  dan tujuan bersama. Berapa rumah atau mobil yang ingin Anda berdua miliki?  Berapa kali liburan yang akan Anda berdua lakukan selama setahun? Disini Anda  perlu membuat penyesuaian keuangan bersama sehingga pada akhirnya bisa mencapai  tujuan bersama yang telah ditetapkan di awal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;strong style="font-weight: bold; margin: 5px auto; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;6.  Berapa Anak yang Anda Inginkan?&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;
Memiliki anak tentu impian semua  pasangan, namun diskusi ini bukan tentang seperti apa anak Anda kelak. Biaya  mengurus anak semakin hari semakin mahal, jadi sebelum menikah bicarakan  terlebih dulu jumlah anak yang Anda berdua inginkan, biaya untuk merawat anak  tersebut, apakah ada salah satu di antara Anda yang berhenti bekerja untuk  mengurus anak, dan semua hal yang berhubungan dengan itu. Ini akan menjadi  pembicaraan yang cukup sulit mengingat hal ini belum terjadi, tapi sebaiknya  Anda harus mempunyai persiapan yang matang untuk membangun sebuah  keluarga.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;strong style="font-weight: bold; margin: 5px auto; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;7.  Bagaimana Anda Akan Berbagi Tanggung Jawab?&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;
Tanggung jawab keuangan  dalam sebuah rumah tangga adalah tentang penghasilan, pengeluaran rutin, dan  tabungan. Bicarakan mengenai pembagian tanggung jawab, siapakah yang akan  mengatur pemasukan dan pengeluaran? Berapa yang akan ditabung? Dan siapakah yang  akan membuat anggaran untuk semua itu? Hal ini perlu didiskusikan karena Anda  berdua perlu tahu kelemahan dan kelebihan masing-masing dalam mengatur  uang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;strong style="font-weight: bold; margin: 5px auto; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;8.  Bagaimana Anda Akan Membicarakan Masalah Keuangan Kelak?&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;
Ketika Anda  sudah memiliki rencana keuangan yang matang, diskusikanlah bagaimana cara  mengajak pasangan berbicara apabila terjadi masalah keuangan kelak. Banyak  pertengkaran terjadi karena salah memilih waktu bicara. Jadi sebelum ini menimpa  Anda, bicarakan terlebih dulu tentang bagaimana Anda berdua akan menghadapi  masalah seperti itu di masa mendatang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;strong style="font-weight: bold; margin: 5px auto; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;9.  Haruskan Anda Membuat Perjanjian Pranikah?&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;
Membuat perjanjian  pranikah bukan lagi hal yang tabu. Dalam beberapa kasus, perjanjian ini penting  dibuat terutama ketika penghasilan Anda lebih tinggi dari pasangan, atau  pasangan Anda memiliki cukup banyak utang. Jangan membayangkan perjanjian  pranikah sebagai hal yang akan membawa Anda ke sebuah perceraian. Justru dengan  adanya perjanjian ini penyelesaian masalah-masalah keuangan dalam rumah tangga  bisa lebih jernih.&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;(eya/hst)&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="400465001-16112011"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: x-small;"&gt;&lt;em&gt;sumber:wolipop.com&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2195711014503804688-8128907995437674368?l=www.artikel-menarik.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;p&gt;&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/hJ7JyKgeHrJ2sXWLn69USCjYG8Y/0/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/hJ7JyKgeHrJ2sXWLn69USCjYG8Y/0/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;br/&gt;
&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/hJ7JyKgeHrJ2sXWLn69USCjYG8Y/1/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/hJ7JyKgeHrJ2sXWLn69USCjYG8Y/1/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/artikel-menarik/ydyX/~4/sWqYPTSjqsA" height="1" width="1"/&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://www.artikel-menarik.com/feeds/8128907995437674368/comments/default" title="Post Comments" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2195711014503804688&amp;postID=8128907995437674368" title="0 Comments" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/2195711014503804688/posts/default/8128907995437674368?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/2195711014503804688/posts/default/8128907995437674368?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/artikel-menarik/ydyX/~3/sWqYPTSjqsA/9-pertanyaan-penting-tentang-keuangan.html" title="9 Pertanyaan Penting Tentang Keuangan Sebelum Menikah" /><author><name>Owner</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="16" height="16" src="http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif" /></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://4.bp.blogspot.com/-VWmpDcN4uJM/TsMXMY2R9gI/AAAAAAAAGFo/adzLbpZ4Mzk/s72-c/weddingmoney-704707.jpg" height="72" width="72" /><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://www.artikel-menarik.com/2011/11/9-pertanyaan-penting-tentang-keuangan.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;DkUERH45fCp7ImA9WhRRFEs.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-2195711014503804688.post-2222991181153813165</id><published>2011-11-16T08:47:00.002+07:00</published><updated>2011-11-28T14:10:05.024+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2011-11-28T14:10:05.024+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Info Kesehatan" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Ilmu Pengetahuan" /><title>4 Benda Sehari-hari yang Bahaya Jika Dipakai Bergantian</title><content type="html">&lt;div class="mobile-photo"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-FwlC8rNpLpQ/TsMWQlf-4bI/AAAAAAAAGFc/lH7s8pSczfw/s1600/womenlaptop362-765922.jpg" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"&gt;&lt;img alt="" border="0" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5675404429616931250" src="http://2.bp.blogspot.com/-FwlC8rNpLpQ/TsMWQlf-4bI/AAAAAAAAGFc/lH7s8pSczfw/s320/womenlaptop362-765922.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: x-small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="-webkit-border-horizontal-spacing: 0px; -webkit-border-vertical-spacing: 0px; -webkit-text-decorations-in-effect: none; -webkit-text-size-adjust: auto; -webkit-text-stroke-width: 0px; border-collapse: separate; color: black; font: normal normal normal 11px/normal 'lucida grande', tahoma, arial, sans-serif; letter-spacing: normal; orphans: 2; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 2; word-spacing: 0px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #474747; font-size: 12px; line-height: 22px;"&gt;&lt;strong style="font-weight: bold; margin: 5px auto; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;Jakarta&lt;/strong&gt;&lt;span class="Apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;- Berhati-hatilah bagi Anda yang sering  meminjam telepon genggam orang lain. Menurut penelitian, handphone merupakan  salah satu benda yang paling banyak mengandung bakteri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebuah penelitian  yang dilakukan London School of Hygiene and Tropical Medicine pada 390  handphone, menemukan bahwa hampir semua ponsel mengandung bakteri. Beberapa di  antaranya mengandung 1000 jenis kuman, seperti Methicillin-resistant  Staphylococcus aureus (MRSA) dan E.Coli yang dapat menyebabkan keracunan  makanan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Selain handphone, para peneliti percaya ada beberapa benda yang  berbahaya jika dipakai secara bergantian karena bisa menularkan bakteri jahat.  Seperti yang dikutip dari Daily Mail, berikut empat benda  tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;strong style="font-weight: bold; margin: 5px auto; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;1.  Keyboard dan Mouse Komputer&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;
Sebuah jajak pendapat yang dibuat oleh  lembaga konsumen, Which? menemukan bahwa keyboard komputer di kantor-kantor  mengandung kuman lima kali lebih banyak dari dudukan toilet. Begitu juga dengan  mouse komputer, menurut University of Arizona, rata-rata mouse mengandung 1.676  mikroba per inci persegi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hal tersebut tentu tidak terlalu mengejutkan  karena 10 persen dari pekerja kantor mengklaim tidak pernah membersihkan  keyboard mereka. Hal ini semakin diperparah dengan fakta bahwa setengah dari  karyawan kantor makan siang di meja kerja mereka sehingga remah-remah makanan  yang berjatuhan jadi pemicu berkembangnya koloni bakteri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;strong style="font-weight: bold; margin: 5px auto; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;2.  Handuk&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;
Handuk dikatakan dapat membawa semua jenis kuman mulai dari  yang umum hingga virus penyebab masalah kulit seperti kutil. Oleh karena itu,  para pakar kesehatan menyarankan agar menghindari memakai handuk orang lain atau  secara bergantian.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"Handuk merupakan tempat perkembangbiakan yang  sempurna bagi kuman karena lembab. Orang menggunakan handuk untuk mengeringkan  daerah bawah dan bukan hal tak mungkin Anda yang memakai handuk orang lain  terkena bakteri fekal (bakteri yang terdapat dalam kotoran, darah atau urin),"  ujar Dr Ron Cutler, seorang ahli mikrobiologi dari University of  London.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;strong style="font-weight: bold; margin: 5px auto; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;3.  Sikat Gigi&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;
Ada beberapa keluarga atau pasangan yang sering  menggunakan sikat gigi yang sama secara bergantian. Masalahnya, kuman yang  terkandung dalam sikat gigi hampir sama dengan kuman yang ada pada toilet.  Peneliti dari Manchester University mengungkapkan bahwa terdapat lebih dari 100  juta bakteri hidup pada satu buah sikat gigi, termasuk E.coli, staphylococcus,  streptokokus dan kandida.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Selain bahaya kuman, kebiasaan meminjam sikat  gigi orang lain juga bisa membuat Anda mendapatkan masalah gigi di kemudian  hari. Menurut Dr Phil Stemmer, seorang dokter gigi di Fresh Breath Centre,  mengatakan," Jika seseorang memiliki kerusakan gigi atau gusi meradang, berarti  mereka memiliki tingkat bakteri streptokokus yang tinggi di dalam mulut dan  sikat gigi mereka. Anda bisa mendapatkan masalah gigi atau kondisi gusi buruk  jika berbagi sikat gigi dengan mereka."&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;strong style="font-weight: bold; margin: 5px auto; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;4.  Pulpen&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;
Sebaiknya pikirkan kembali jika Anda ingin meminjam atau  meminjamkan alat tulis kepada teman. Menurut survei pada 1000 warga Amerika  serikat, satu dari lima pekerja kantor mengaku seringkali menghisap atau  menggigiti ujung pena mereka. Pulpen yang dimiliki oleh para akuntan  disebut-sebut pulpen dengan kontaminasi bakteri paling banyak, yaitu 2.400, bila  dibandingkan dengan pengacara yang hanya  670.&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;(eya/eny)&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="721414601-16112011"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: x-small;"&gt;&lt;em&gt;sumber:  wolipop.com&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2195711014503804688-2222991181153813165?l=www.artikel-menarik.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;p&gt;&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/ZFwxTo0AFVSIbRapmZ8WA23_vAQ/0/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/ZFwxTo0AFVSIbRapmZ8WA23_vAQ/0/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;br/&gt;
&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/ZFwxTo0AFVSIbRapmZ8WA23_vAQ/1/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/ZFwxTo0AFVSIbRapmZ8WA23_vAQ/1/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/artikel-menarik/ydyX/~4/BrptOHJtt1Q" height="1" width="1"/&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://www.artikel-menarik.com/feeds/2222991181153813165/comments/default" title="Post Comments" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2195711014503804688&amp;postID=2222991181153813165" title="0 Comments" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/2195711014503804688/posts/default/2222991181153813165?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/2195711014503804688/posts/default/2222991181153813165?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/artikel-menarik/ydyX/~3/BrptOHJtt1Q/4-benda-sehari-hari-yang-bahaya-jika.html" title="4 Benda Sehari-hari yang Bahaya Jika Dipakai Bergantian" /><author><name>Owner</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="16" height="16" src="http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif" /></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://2.bp.blogspot.com/-FwlC8rNpLpQ/TsMWQlf-4bI/AAAAAAAAGFc/lH7s8pSczfw/s72-c/womenlaptop362-765922.jpg" height="72" width="72" /><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://www.artikel-menarik.com/2011/11/4-benda-sehari-hari-yang-bahaya-jika.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;DkUGRX46eip7ImA9WhRRFEs.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-2195711014503804688.post-3007380948839509856</id><published>2011-11-16T08:43:00.001+07:00</published><updated>2011-11-28T14:10:24.012+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2011-11-28T14:10:24.012+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Ilmu Pengetahuan" /><title>Warna Mata Permanen Kini Bisa Diubah dengan Laser</title><content type="html">&lt;div class="mobile-photo"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-bnR96KT01BE/TsMVY9vVTMI/AAAAAAAAGFQ/qYsi9f9qUiA/s1600/eye-743214.jpg" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"&gt;&lt;img alt="" border="0" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5675403474051091650" src="http://2.bp.blogspot.com/-bnR96KT01BE/TsMVY9vVTMI/AAAAAAAAGFQ/qYsi9f9qUiA/s320/eye-743214.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: x-small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="-webkit-border-horizontal-spacing: 0px; -webkit-border-vertical-spacing: 0px; -webkit-text-decorations-in-effect: none; -webkit-text-size-adjust: auto; -webkit-text-stroke-width: 0px; border-collapse: separate; color: black; font: normal normal normal 11px/normal 'lucida grande', tahoma, arial, sans-serif; letter-spacing: normal; orphans: 2; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 2; word-spacing: 0px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #474747; font-size: 12px; line-height: 22px;"&gt;&lt;strong style="font-weight: bold; margin: 5px auto; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;Jakarta&lt;/strong&gt;&lt;span class="Apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;- Beberapa tahun lalu, lensa kontak  ditemukan dan menjadi favorit banyak orang untuk mengubah warna bola matanya.  Kini, ada cara lebih canggih untuk mengubah warna mata, yakni dengan laser yang  memberikan hasil permanen.&lt;span class="Apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Gregg Homer, dokter di Laguna  Beach, California yang telah mengembangkan teknik pengubahan warna mata  tersebut. Caranya dengan menghancurkan pigmen cokelat dalam  iris.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Prosedur tersebut cepat dan tidak sakit, hanya mengambil waktu satu  menit saja. Setelah laser warna mata belum langsung berubah.&lt;span class="Apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seperti dilansir Washington  Post, perubahan warna akan terjadi sekitar 2-3 minggu, dengan menghilangkan  melanin secara perlahan yang tergantikan dengan warna biru. Cara kerjanya, mata  akan terus mengeluarkan air mata selama beberapa minggu untuk mengeluarkan warna  hingga mata mendapatkan warna biru.&lt;span class="Apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Operasi mata tersebut saat ini  hanya dapat mengubah warna dari coklat ke biru saja. Gregg sedang bekerja agar  warna mata lainnya bisa diubah ke berbagai warna.&lt;span class="Apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Operasi mata ini akan diperluas  ke seluruh bagian Amerika Serikat dalam beberapa tahun ke depan. Untuk  mendapatkan warna mata yang berbeda itu, pasien harus membayar US $ 5,000 atau  sekitar Rp 45 juta.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: x-small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="-webkit-border-horizontal-spacing: 0px; -webkit-border-vertical-spacing: 0px; -webkit-text-decorations-in-effect: none; -webkit-text-size-adjust: auto; -webkit-text-stroke-width: 0px; border-collapse: separate; color: black; font: normal normal normal 11px/normal 'lucida grande', tahoma, arial, sans-serif; letter-spacing: normal; orphans: 2; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 2; word-spacing: 0px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #474747; font-size: 12px; line-height: 22px;"&gt;&lt;b&gt;(kik/kik)&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="045584201-16112011"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: x-small;"&gt;&lt;em&gt;sumber:  wolipop.com&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2195711014503804688-3007380948839509856?l=www.artikel-menarik.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;p&gt;&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/DL0tgIa8XHCOKLYYXizbf5q-g_k/0/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/DL0tgIa8XHCOKLYYXizbf5q-g_k/0/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;br/&gt;
&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/DL0tgIa8XHCOKLYYXizbf5q-g_k/1/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/DL0tgIa8XHCOKLYYXizbf5q-g_k/1/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/artikel-menarik/ydyX/~4/IggxZxR4eZo" height="1" width="1"/&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://www.artikel-menarik.com/feeds/3007380948839509856/comments/default" title="Post Comments" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2195711014503804688&amp;postID=3007380948839509856" title="0 Comments" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/2195711014503804688/posts/default/3007380948839509856?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/2195711014503804688/posts/default/3007380948839509856?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/artikel-menarik/ydyX/~3/IggxZxR4eZo/warna-mata-permanen-kini-bisa-diubah.html" title="Warna Mata Permanen Kini Bisa Diubah dengan Laser" /><author><name>Owner</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="16" height="16" src="http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif" /></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://2.bp.blogspot.com/-bnR96KT01BE/TsMVY9vVTMI/AAAAAAAAGFQ/qYsi9f9qUiA/s72-c/eye-743214.jpg" height="72" width="72" /><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://www.artikel-menarik.com/2011/11/warna-mata-permanen-kini-bisa-diubah.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;DkUBRHg8eyp7ImA9WhRRFEs.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-2195711014503804688.post-5151229932434071715</id><published>2011-11-16T08:42:00.002+07:00</published><updated>2011-11-28T14:10:55.673+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2011-11-28T14:10:55.673+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Info Kesehatan" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="tips kecantikan" /><title>3 Kebiasaan Buruk yang Dilakukan Pada Rambut</title><content type="html">&lt;div class="mobile-photo"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-MCy6WGmZVno/TsMU_eY9SgI/AAAAAAAAGFE/46voNYpqhzY/s1600/hair-740725.jpg" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"&gt;&lt;img alt="" border="0" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5675403036139014658" src="http://4.bp.blogspot.com/-MCy6WGmZVno/TsMU_eY9SgI/AAAAAAAAGFE/46voNYpqhzY/s320/hair-740725.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="-webkit-border-horizontal-spacing: 0px; -webkit-border-vertical-spacing: 0px; -webkit-text-decorations-in-effect: none; -webkit-text-size-adjust: auto; -webkit-text-stroke-width: 0px; border-collapse: separate; color: black; font: normal normal normal 11px/normal 'lucida grande', tahoma, arial, sans-serif; letter-spacing: normal; orphans: 2; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 2; word-spacing: 0px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #474747; font-size: 12px; line-height: 22px;"&gt;&lt;strong style="font-weight: bold; margin: 5px auto; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;Jakarta&lt;/strong&gt;&lt;span class="Apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;- Menjaga keindahan rambut, bukan hanya  merawatnya dengan rutin keramas dan creambath, tapi Anda juga harus  menghilangkan kebiasaan-kebiasaan buruk pada rambut. Mungkin Anda tidak  menyadari kebiasaan-kebiasaan ini dapat merusak rambut Anda.&lt;span class="Apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seperti dirangkum dari  Beautylish, Elizabeth Cunnane-Phillips, seorang ahli rambut dan kulit kepala  dari klinik Philip Kingsley Trichology di New York City, memberikan penjelasan  tentang tiga kebiasaan buruk yang sering dilakukan pada rambut.&lt;span class="Apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;strong style="font-weight: bold; margin: 5px auto; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;Memelintir  rambut&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;
Elizabeth menyarankan untuk menghentikan kebiasaan memelintir  rambut. Hal itu berdampak negatif pada penampilan rambut.&lt;span class="Apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"Semakin panjang rambut,  semakin sering keinginan untuk memelintir rambut. Kebiasaan memegang rambut  membuat rambut cepat kotor, berminyak dan menciptakan penampilan rambut kusam,"  ujar Elizabeth.&lt;span class="Apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Elizabeth  juga menjelaskan, memelintir rambut dapat merapuhkan rambut sehingga lebih mudah  patah. Di beberapa kasus kebiasaan ini memicu kondisi yang disebut  trikotilomania. Merupakan kondisi di mana Anda memelintir rambut lalu menariknya  satu demi satu. Akhirnya rambut bisa tipis bahkan mengalami kebotakan.&lt;span class="Apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;strong style="font-weight: bold; margin: 5px auto; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;Sering  Menguncir Rambut&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;
Menguncir rambut dapat menciptakan garis kunciran.  Hal ini memicu kerusakan folikel dan akhirnya berhenti memproduksi. Elizabeth  menyarankan, jika Anda ingin menguncir rambut, pastikan Anda tidak mengucirnya  dengan ketat dan gunakan kunciran dari bahan yang lembut.&lt;span class="Apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;strong style="font-weight: bold; margin: 5px auto; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;Mencabut  Uban&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;
Ternyata uban tidak boleh dicabut. Hal itu sangat berbahaya  untuk jaringan kulit kepala dan dapat merusak folikel. Selain itu rambut hitam  Anda juga bisa ikut tercabut, yang malah membuat rambut menjadi  tipis.&lt;b&gt;(kik/kik)&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;br /&gt;
&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="856034101-16112011"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: x-small;"&gt;&lt;em&gt;sumber:  wolipop.com&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2195711014503804688-5151229932434071715?l=www.artikel-menarik.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;p&gt;&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/1qbVbKkdtGwLHoXR3-JYjlJSOro/0/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/1qbVbKkdtGwLHoXR3-JYjlJSOro/0/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;br/&gt;
&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/1qbVbKkdtGwLHoXR3-JYjlJSOro/1/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/1qbVbKkdtGwLHoXR3-JYjlJSOro/1/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/artikel-menarik/ydyX/~4/NTfMwxPUF-Q" height="1" width="1"/&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://www.artikel-menarik.com/feeds/5151229932434071715/comments/default" title="Post Comments" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2195711014503804688&amp;postID=5151229932434071715" title="0 Comments" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/2195711014503804688/posts/default/5151229932434071715?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/2195711014503804688/posts/default/5151229932434071715?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/artikel-menarik/ydyX/~3/NTfMwxPUF-Q/3-kebiasaan-buruk-yang-dilakukan-pada.html" title="3 Kebiasaan Buruk yang Dilakukan Pada Rambut" /><author><name>Owner</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="16" height="16" src="http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif" /></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://4.bp.blogspot.com/-MCy6WGmZVno/TsMU_eY9SgI/AAAAAAAAGFE/46voNYpqhzY/s72-c/hair-740725.jpg" height="72" width="72" /><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://www.artikel-menarik.com/2011/11/3-kebiasaan-buruk-yang-dilakukan-pada.html</feedburner:origLink></entry></feed>

