<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="/~d/styles/atom10full.xsl"?><?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="http://feeds.feedburner.com/~d/styles/itemcontent.css"?><feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xmlns:openSearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/" xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:gd="http://schemas.google.com/g/2005" xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0" gd:etag="W/&quot;CUIDQ305fCp7ImA9WxNbEEg.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-4522087944671605417</id><updated>2009-11-13T03:19:32.324+08:00</updated><title>Ayo Hidup Sehat - Info Seputar Hidup Sehat</title><subtitle type="html">Blog ini akan menyediakan info seputar kesehatan yang sangat bermanfaat bagi kita.</subtitle><link rel="http://schemas.google.com/g/2005#feed" type="application/atom+xml" href="http://s-e-h-a-t.blogspot.com/feeds/posts/default" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://s-e-h-a-t.blogspot.com/" /><link rel="hub" href="http://pubsubhubbub.appspot.com/" /><link rel="next" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/4522087944671605417/posts/default?start-index=26&amp;max-results=25&amp;redirect=false&amp;v=2" /><author><name>Alamsyah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17973581198424903228</uri><email>noreply@blogger.com</email></author><generator version="7.00" uri="http://www.blogger.com">Blogger</generator><openSearch:totalResults>179</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>25</openSearch:itemsPerPage><link rel="self" href="http://feeds.feedburner.com/ayohidupsehat" type="application/atom+xml" /><atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="http://pubsubhubbub.appspot.com" /><entry gd:etag="W/&quot;C0QNRn4zfCp7ImA9WxNVEEw.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-4522087944671605417.post-6927719644944607088</id><published>2009-10-20T12:02:00.000+08:00</published><updated>2009-10-20T12:03:17.084+08:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2009-10-20T12:03:17.084+08:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="penyakit" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="hidup sehat" /><title>Pornografi Dapat Rusak Jaringan Otak</title><content type="html">&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: verdana, sans-serif; font-size: 11px; "&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:6;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: 20px;"&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;p style="text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Verdana; "&gt;&lt;img src="http://www.jawaban.com/news//userfile/Pornografi-Otak_main.jpg" alt="" width="250" height="180" align="left" /&gt;Paparan materi pornografi secara terus-menerus dapat menyebabkan kecanduan (adiksi) yang pada akhirnya mengakibatkan jaringan otak mengecil dan fungsinya terganggu. Adiksi mengakibatkan otak bagian tengah depan yang disebut &lt;em&gt;Ventral Tegmental Area&lt;/em&gt; (VTA) secara fisik mengecil.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Verdana; "&gt;Penyusutan jaringan otak yang memproduksi &lt;em&gt;dopamine&lt;/em&gt;(bahan kimia pemicu rasa senang) itu, menyebabkan kekacauan kerja &lt;em&gt;neurotransmiter&lt;/em&gt; yakni zat kimia otak yang berfungsi sebagai pengirim pesan. Pornografi menimbulkan perubahan konstan pada &lt;em&gt;neorotransmiter&lt;/em&gt; dan melemahkan fungsi kontrol. Ini yang membuat orang-orang yang sudah kecanduan tidak bisa lagi mengontrol perilakunya. Adiksi pornografi juga menimbulkan gangguan memori.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Verdana; "&gt;Kondisi tersebut tidak terjadi secara cepat dalam waktu singkat namun melalui beberapa tahap yakni kecanduan yang ditandai dengan tindakan impulsif, ekskalasi kecanduan, desensitisasi dan akhirnya penurunan perilaku. Pornografi dapat merusak sel-sel otak, akibatnya perilaku dan kemampuan intelegensia akan mengalami gangguan. Penurunan intelegensia secara langsung dan tidak langsung akan menurunkan produktivitas dan menurunkan indeks pembangunan sumber daya manusia.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Verdana; "&gt;Kerusakan otak akibat kecanduan pornografi adalah yang paling berat, lebih berat dari kecanduan kokain. Namun demikian, kini ada harapan kerusakan otak itu bisa dipulihkan hingga mendekati normal dengan berbagai metode penyembuhan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Verdana; "&gt;Terapi yang dapat digunakan untuk memulihkan kerusakan otak akibat kecanduan antara lain pemberian motivasi pribadi untuk memacu semangat penderita guna melepaskan diri dari kecanduan, dan penciptaan lingkungan yang aman bagi pecandu dengan menurunkan secara drastis aksesnya terhadap pornografi.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Verdana; "&gt;Selain itu, pembentukan kelompok pendukung dengan konselor dan terapis serta terapi peningkatan spiritualitas dampaknya juga sangat bermakna dalam upaya pemulihan. Penelitian menunjukkan spiritualitas agama apapun akan mempercepat proses pemulihan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Verdana; "&gt;Sebagai penyakit masyarakat yang susah disembuhkan, keterlibatan segenap pihak untuk memberantas penyakit ini sepertinya tidak akan berhasil baik jika secara individu masyarakat tetap memilih untuk berkubang dalam dosa pornografi. Dan di saat seperti itu, hanya kekuatan Tuhan yang dapat memampukan mereka untuk lepas sepenuhnya dari perilaku merusak dan tak terpuji ini.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"   style="font-family:Verdana;font-size:100%;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: 13px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"   style="font-family:Verdana;font-size:100%;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: 13px;"&gt;Source:jawaban.com&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4522087944671605417-6927719644944607088?l=s-e-h-a-t.blogspot.com'/&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://s-e-h-a-t.blogspot.com/feeds/6927719644944607088/comments/default" title="Post Comments" /><link rel="replies" type="text/html" href="https://www.blogger.com/comment.g?blogID=4522087944671605417&amp;postID=6927719644944607088" title="0 Comments" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/4522087944671605417/posts/default/6927719644944607088?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/4522087944671605417/posts/default/6927719644944607088?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/ayohidupsehat/~3/_gfnOroRWj8/pornografi-dapat-rusak-jaringan-otak.html" title="Pornografi Dapat Rusak Jaringan Otak" /><author><name>Alamsyah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17973581198424903228</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:extendedProperty name="OpenSocialUserId" value="06223680583172169702" /></author><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total><feedburner:origLink>http://s-e-h-a-t.blogspot.com/2009/10/pornografi-dapat-rusak-jaringan-otak.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;CkABRXY7eip7ImA9WxNVEEw.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-4522087944671605417.post-8815662907855503296</id><published>2009-10-20T11:51:00.000+08:00</published><updated>2009-10-20T11:52:34.802+08:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2009-10-20T11:52:34.802+08:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="hidup sehat" /><title>Tas Ransel Berbahaya Bagi Kesehatan</title><content type="html">&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: verdana, sans-serif; font-size: 11px; "&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:6;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: 20px;"&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Verdana; "&gt;&lt;img src="http://www.jawaban.com/news//userfile/Ransel-Berbahaya_main.jpg" alt="" width="250" height="180" align="left" /&gt;Semua orang pasti mengenal dan gemar mengenakan tas ransel. Selain simpel dan praktis, tas enis ini juga banyak memuat keperluan barang-barang pribadi, mulai dari komputer, buku-buku, hingga pakaian sekalipun.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Verdana; "&gt;Tapi untuk saat ini tampaknya pemakaian tas ransel harus dipertimbangkan masak-masak lagi. Terutama jika digunakan untuk tas sekolah anak-anak.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Verdana; "&gt;Karena menurut hasil riset yang dilakukan Dr Mary Ellen Franklin, terapis fisik dan fisiologi olahraga dari &lt;em&gt;Medical College of Georgia&lt;/em&gt;, menyatakan bahwa nyeri punggung sering dialami anak-anak yang masih dalam pertumbuhan di usia 11-16 tahun.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Verdana; "&gt;Untuk mengetahui berapa besar pengaruh tas ransel pada punggung anak, dr Mary melakukan studi kasus pada murid-murid berusia 10-13 tahun.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Verdana; "&gt;Hasil penelitiannya, semakin berat beban tas ransel yang berada di punggung si anak, semakin sulit mereka menggerakkan tubuh untuk naik ke alat timbangan. Dan ketika mereka turun dari alat timbangan, ada kecenderungan beban cukup berat bertumpu di bagian punggung mereka.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Verdana; "&gt;Kondisi seperti inilah yang mengakibatkan terjadinya cedera pada punggung anak. Karena ketika menggendong tas ransel dengan beban lebih dari 15% berat tubuh si anak, rangka tubuh mereka akan spontan condong ke depan sehingga menekan tulang belakang secara tidak normal.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Verdana; "&gt;Posisi tubuh seperti ini akan menyebabkan kepala anak maju atau menunduk. Dan saat anak menegakkan kepalanya ketika berjalan, tulang lehernya akan lebih menegang dan tertekan. Akibatnya, selain mempengaruhi pertumbuhan tulang belakang, posisi ini lama kelamaan juga menimbulkan rasa nyeri pada leher.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Verdana; "&gt;Penggunaan tas ransel dengan beban yang berat juga bisa mengakibatkan skoliosis. Skoliosis adalah cekungan tulang belakang yang abnormal ke arah samping. Ketidaknormalan ini bisa terjadi pada leher, dada, maupun pinggang.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Verdana; "&gt;Untuk Anda yang masih memiliki anak dalam masa pertumbuhan, Anda harus memperhatikan beban tas anak Anda. Karena pemakaian tas ini pasti akan dilakukannya setiap hari saat berangkat ke sekolah. Dan tanpa terasa bertahun-tahun berlalu, tanpa disadari pertumbuhan tulang belakang anak Anda pun sudah terganggu.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"   style="font-family:Verdana;font-size:100%;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: 13px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"   style="font-family:Verdana;font-size:100%;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: 13px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"   style="font-family:Verdana;font-size:100%;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: 13px;"&gt;Source:jawaban.com&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"   style="font-family:Verdana;font-size:100%;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: 13px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4522087944671605417-8815662907855503296?l=s-e-h-a-t.blogspot.com'/&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://s-e-h-a-t.blogspot.com/feeds/8815662907855503296/comments/default" title="Post Comments" /><link rel="replies" type="text/html" href="https://www.blogger.com/comment.g?blogID=4522087944671605417&amp;postID=8815662907855503296" title="0 Comments" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/4522087944671605417/posts/default/8815662907855503296?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/4522087944671605417/posts/default/8815662907855503296?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/ayohidupsehat/~3/8iVgjP_c6EI/tas-ransel-berbahaya-bagi-kesehatan.html" title="Tas Ransel Berbahaya Bagi Kesehatan" /><author><name>Alamsyah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17973581198424903228</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:extendedProperty name="OpenSocialUserId" value="06223680583172169702" /></author><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total><feedburner:origLink>http://s-e-h-a-t.blogspot.com/2009/10/tas-ransel-berbahaya-bagi-kesehatan.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;Ck8HRXc7cSp7ImA9WxNVEEw.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-4522087944671605417.post-6743934107040454946</id><published>2009-10-20T11:48:00.002+08:00</published><updated>2009-10-20T11:53:54.909+08:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2009-10-20T11:53:54.909+08:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="hidup sehat" /><title>Makanan Sehat Bagi Otak Anda</title><content type="html">&lt;span class="Apple-style-span"   style="  ;font-family:verdana, sans-serif;font-size:11px;"&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;img src="http://www.jawaban.com/news/userfile/makananotak_small.jpg" border="1" alt="Makanan Otak" title="Makanan Otak" width="100" height="100" align="right" /&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Tahukah Anda, seperti juga bagian tubuh Anda yang lain, kondisi otak Anda juga mencerminkan apa saja yang Anda makan selama ini. Terlalu banyak mengonsumsi makanan tidak sehat, otak juga bakal tidak sehat.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Asupan lemak atau kolesterol berlebihan bisa menyebabkan timbulnya plak pada arteri sehingga berimbas pada kerja otak. Untuk memelihara fungsi otak Anda, sayangilah dia dengan makanan-makanan berikut ini.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;span&gt;&lt;strong&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;- Air&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;Bahan makanan yang mudah didapat ini memiliki manfaat penting bagi otak. Fungsinya untuk mengurangi dehidrasi yang bisa membuat tubuh melepaskan hormon stres. Hormon stres yang terlampau banyak bisa menyebabkan rusaknya saraf pada otak. Jadi biasakan minum sedikitnya delapan gelas air minum per hari.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;span&gt;&lt;strong&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;- Ikan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;Makanan laut ini kaya akan asam lemak omega-3 yang baik bagi sinaps otak. Sinaps adalah bagian yang menghubungkan saraf otak dan penting untuk belajar dan mengingat. Kekurangan asam lemak omega-3 bisa memicu dan menambah risiko terjadinya demensia. Jika Anda tidak menyukai ikan, asam lemak omega-3 juga bisa didapat dari kacang-kacangan.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;span&gt;&lt;strong&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;- Sayuran dan buah&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;Bahan makanan ini kaya akan antioksidan yang baik untuk otak. Buah-buahan yang kaya akan antioksidan antara lain stroberi, alpukat, anggur, jeruk, jambu biji, dan kiwi. Sayuran yang kaya antioksidan antara lain bayam, wortel, dan brokoli. Konsumsi aneka warna buah dan sayuran setiap hari sangat dianjurkan.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;span&gt;&lt;strong&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;- Karbohidrat kompleks&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;Karbohidrat kompleks sangat dibutuhkan sebagai energi bagi otak supaya dapat berpikir dengan baik. Banyak terdapat dalam gandum-ganduman, sayuran, dan buah-buahan.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;img src="http://www.jawaban.com/news/userfile/makananotak.jpg" border="1" alt="Teh Hijau - Makanan Otak" title="Teh Hijau - Makanan Otak" width="100" height="100" align="right" /&gt;&lt;span&gt;&lt;strong&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;- Teh hijau&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;Salah satu alasan mengapa orang Jepang cerdas adalah kebiasaan minum teh. Komposisi yang terdapat dalam teh hijau dapat mengurangi plak dan "kotoran" yang menempel pada otak. Selain itu, minum teh hijau juga dihubungkan dengan kondisi kejiwaan yang lebih baik.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;span&gt;&lt;strong&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;- Telur&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;Makanan ini mengandung kolin, senyawa lemak menyerupai vitamin B yang bisa membantu meningkatkan daya ingat.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;span&gt;&lt;strong&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;- Natokinase&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;Bisa didapatkan pada kedelai yang difermentasikan. Natokinase baik untuk aliran darah dalam tubuh sehingga berpengaruh terhadap asupan darah pada otak.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Source:jawaban.com&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4522087944671605417-6743934107040454946?l=s-e-h-a-t.blogspot.com'/&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://s-e-h-a-t.blogspot.com/feeds/6743934107040454946/comments/default" title="Post Comments" /><link rel="replies" type="text/html" href="https://www.blogger.com/comment.g?blogID=4522087944671605417&amp;postID=6743934107040454946" title="0 Comments" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/4522087944671605417/posts/default/6743934107040454946?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/4522087944671605417/posts/default/6743934107040454946?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/ayohidupsehat/~3/b2TNi8cU5Qs/makanan-sehat-bagi-otak-anda.html" title="Makanan Sehat Bagi Otak Anda" /><author><name>Alamsyah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17973581198424903228</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:extendedProperty name="OpenSocialUserId" value="06223680583172169702" /></author><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total><feedburner:origLink>http://s-e-h-a-t.blogspot.com/2009/10/makanan-sehat-bagi-otak-anda.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;CkMCRn89fCp7ImA9WxNVEEw.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-4522087944671605417.post-5263224193868374500</id><published>2009-10-20T11:46:00.000+08:00</published><updated>2009-10-20T11:47:47.164+08:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2009-10-20T11:47:47.164+08:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="hidup sehat" /><title>Makanan Penjajah Otak</title><content type="html">&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: verdana, sans-serif; font-size: 11px; "&gt;&lt;p style="text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Verdana; "&gt;&lt;img src="http://www.jawaban.com/news/userfile/iceburger1.jpg" border="1" alt="" width="320" height="240" align="right" /&gt;Es krim dan burger adalah makanan pasti sangat diminati oleh semua orang, terlebih anak-anak. Makanan ini memiliki daya tarik tersendiri, bahkan seolah-olah memanggil orang untuk memakannya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Verdana; "&gt;Tetapi tahukah Anda bahwa makanan ini sangat menjajah otak Anda? P&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; color: black; font-family: Verdana; "&gt;enelitian yang dilakukan&lt;span&gt; &lt;/span&gt;di University of Texas Southwestern Medical Center, Dallas, Amerika Serikat menjelaskan bahwa lemak dari makanan tertentu seperti es krim, daging sapi, mentega, keju, susu dan burger dapat mempengaruhi otak Anda.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify; "&gt;&lt;span&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; color: black; font-family: Verdana; "&gt;Molekul lemak memicu otak untuk mengirim pesan ke sel-sel tubuh, dan memperingatkan mereka untuk mengabaikan sinyal penekan selera makan dari leptin dan insulin, yaitu hormon yang terlibat dalam pengaturan berat badan, selama tiga hari. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; color: black; font-family: Verdana; "&gt;The Journal of Clinical Investigation&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; color: black; font-family: Verdana; "&gt; dituliskan bahwa diet dapat membatasi asupan lemak yang masuk kedalam tubuh.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify; "&gt;&lt;span&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; color: black; font-family: Verdana; "&gt;Hewan-hewan percobaan ini menerima jumlah kalori yang sama dan hanya jenis lemaknya berbeda. Jenis ini termasuk asam palmitat, asam lemak tak jenuh tunggal dan asam lemak tak jenuh oleat yang ditemukan dalam minyak zaitun dan biji anggur. "Tindakan itu sangat spesifik untuk asam palmitat, yang sangat tinggi dalam makanan yang kaya lemak jenuh," kata Deborah Clegg, salah seorang peneliti.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"   style="font-family:Verdana;font-size:100%;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: 13px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"   style="font-family:Verdana;font-size:100%;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: 13px;"&gt;Source:jawaban.com&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4522087944671605417-5263224193868374500?l=s-e-h-a-t.blogspot.com'/&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://s-e-h-a-t.blogspot.com/feeds/5263224193868374500/comments/default" title="Post Comments" /><link rel="replies" type="text/html" href="https://www.blogger.com/comment.g?blogID=4522087944671605417&amp;postID=5263224193868374500" title="0 Comments" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/4522087944671605417/posts/default/5263224193868374500?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/4522087944671605417/posts/default/5263224193868374500?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/ayohidupsehat/~3/bLXN_ktwMoA/makanan-penjajah-otak.html" title="Makanan Penjajah Otak" /><author><name>Alamsyah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17973581198424903228</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:extendedProperty name="OpenSocialUserId" value="06223680583172169702" /></author><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total><feedburner:origLink>http://s-e-h-a-t.blogspot.com/2009/10/makanan-penjajah-otak.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;C0cNQnY8cSp7ImA9WxNWGU8.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-4522087944671605417.post-9096769509491678275</id><published>2009-10-19T10:55:00.001+08:00</published><updated>2009-10-19T10:58:13.879+08:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2009-10-19T10:58:13.879+08:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Sehat" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="tips" /><title>Makan Terlalu Cepat Bisa Bikin Gendut</title><content type="html">&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 12px; color: rgb(51, 51, 51); line-height: 18px; "&gt;&lt;div class="image" style="float: left; padding-top: 2px; padding-right: 2px; padding-bottom: 2px; padding-left: 2px; margin-top: 0px; margin-right: 15px; margin-bottom: 15px; margin-left: 0px; border-top-width: 1px; border-right-width: 1px; border-bottom-width: 1px; border-left-width: 1px; border-top-style: solid; border-right-style: solid; border-bottom-style: solid; border-left-style: solid; border-top-color: rgb(185, 213, 192); border-right-color: rgb(185, 213, 192); border-bottom-color: rgb(185, 213, 192); border-left-color: rgb(185, 213, 192); background-image: initial; background-repeat: initial; background-attachment: initial; -webkit-background-clip: initial; -webkit-background-origin: initial; background-color: rgb(245, 250, 246); text-align: right; background-position: initial initial; "&gt;&lt;img src="http://images.detik.com/content/2009/10/18/766/makan-(telegraph.co.uk)-dalam.jpg" alt="img" width="200" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong style="font-size: 11px; font-weight: bold; color: rgb(255, 51, 0); text-align: right; clear: none; "&gt;(Foto: telegraph.co.uk)&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;strong&gt;Jakarta,&lt;/strong&gt; Jika Anda sedang program diet sebaiknya perhatikan pula cara makannya. Orang yang terbiasa makan cepat berpeluang menambah berat badannya tiga kali lebih banyak dibanding orang yang biasa makan dengan tempo lambat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selama ini orang yang sedang mengikuti program penurunan berat badan kerap berpikir faktor utama untuk mengurangi berat badan adalah jumlah makanan yang masuk. Tapi ternyata kecepatan makan adalah faktor yang tak kalah penting.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti dilansir dari&lt;em&gt; Growyouthful.com,&lt;/em&gt; Sabtu (18/10/2009), tubuh memerlukan kira-kira 20 menit untuk mengirimkan sinyal kenyang ke otak. Jika Anda mempuyai kebiasaan makan cepat, Anda akan cenderung makan berlebih sebelum tubuh sempat mengirimkan sinyal kenyang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu makan terlalu cepat membuat tubuh dipaksa untuk mencerna lebih cepat dan Anda akan kehilangan nutrisi sebelum makanan dicerna secara sempurna. Walaupun tidak mempunyai banyak waktu untuk makan karena kesibukan kerja, berusahalah untuk selambat mungkin mengunyah makanan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada beberapa cara yang dapat dicoba untuk mengurangi kecepatan makan namun tidak menambah waktu Anda untuk makan:&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;Makanlah sedikit makanan ringan seperti buah, 20 menit sebelum makanan utama.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Misalnya 20 menit sebelum anda pergi makan siang.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Kurangi porsi makan. Dengan mengurangi porsi makan, waktu yang dibutuhkan untuk makan perlahan tidak akan lebih lama dibandingkan dengan makan banyak dengan cepat. Anda pun akan tidak merasa lapar walaupun makan lebih sedikit.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Minum air putih sebelum makan.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Nikmati dan syukuri makanan Anda.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Berikanlah waktu untuk tubuh mencerna dan mengirimkan sinyal kenyang.&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;br /&gt;Dengan memperlambat tempo makan. Anda dapat mendapatkan berat tubuh yang ideal dan dapat menikmati hidup yang lebih sehat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penelitian soal makan cepat ini sebelumnya juga telah dilakukan oleh peneliti Jepang dari Osaka University yang dimuat dalam &lt;em&gt;British Medical Journal&lt;/em&gt;. Para ahli melakukan penelitian terhadap 3.000 orang mengenai cara makan mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hasilnya, setengah dari mereka mengaku cenderung makan terlalu cepat. Dibandingkan mereka yang makan dengan tempo lambat ternyata dari jumlah itu 84 persen responden pria mengalami kelebihan bobot. Begitu pula dengan wanitanya yang mengalami kelebihan berat lebih dari dua kali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Responden yang melahap makan dengan cepat juga cenderung akan terus makan sampai mereka merasa kenyang.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span"    style="font-family:Arial, Helvetica, sans-serif;font-size:100%;color:#333333;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: 12px; line-height: 18px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span"    style="font-family:Arial, Helvetica, sans-serif;font-size:100%;color:#333333;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: 12px; line-height: 18px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span"    style="font-family:Arial, Helvetica, sans-serif;font-size:100%;color:#333333;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: 12px; line-height: 18px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span"    style="font-family:Arial, Helvetica, sans-serif;font-size:100%;color:#333333;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: 12px; line-height: 18px;"&gt;Source:health.detik.com&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4522087944671605417-9096769509491678275?l=s-e-h-a-t.blogspot.com'/&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://s-e-h-a-t.blogspot.com/feeds/9096769509491678275/comments/default" title="Post Comments" /><link rel="replies" type="text/html" href="https://www.blogger.com/comment.g?blogID=4522087944671605417&amp;postID=9096769509491678275" title="0 Comments" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/4522087944671605417/posts/default/9096769509491678275?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/4522087944671605417/posts/default/9096769509491678275?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/ayohidupsehat/~3/-xCjoDKeDwE/makan-terlalu-cepat-bisa-bikin-gendut.html" title="Makan Terlalu Cepat Bisa Bikin Gendut" /><author><name>Alamsyah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17973581198424903228</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:extendedProperty name="OpenSocialUserId" value="06223680583172169702" /></author><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total><feedburner:origLink>http://s-e-h-a-t.blogspot.com/2009/10/makan-terlalu-cepat-bisa-bikin-gendut.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;DUIFSHkyeyp7ImA9WxNWGUw.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-4522087944671605417.post-8141724560729787345</id><published>2009-10-19T09:56:00.001+08:00</published><updated>2009-10-19T09:58:39.793+08:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2009-10-19T09:58:39.793+08:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Sehat" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="tips" /><title>Mengatasi Lesu Akibat Sindrom Hari Senin</title><content type="html">&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 12px; color: rgb(51, 51, 51); line-height: 18px; "&gt;&lt;div class="image" style="float: left; padding-top: 2px; padding-right: 2px; padding-bottom: 2px; padding-left: 2px; margin-top: 0px; margin-right: 15px; margin-bottom: 15px; margin-left: 0px; border-top-width: 1px; border-right-width: 1px; border-bottom-width: 1px; border-left-width: 1px; border-top-style: solid; border-right-style: solid; border-bottom-style: solid; border-left-style: solid; border-top-color: rgb(185, 213, 192); border-right-color: rgb(185, 213, 192); border-bottom-color: rgb(185, 213, 192); border-left-color: rgb(185, 213, 192); background-image: initial; background-repeat: initial; background-attachment: initial; -webkit-background-clip: initial; -webkit-background-origin: initial; background-color: rgb(245, 250, 246); text-align: right; background-position: initial initial; "&gt;&lt;img src="http://images.detik.com/content/2009/10/19/766/malas-(esquire.com)-dalam.jpg" alt="img" width="200" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong style="font-size: 11px; font-weight: bold; color: rgb(255, 51, 0); text-align: right; clear: none; "&gt;(Foto: esquire.com)&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;Memulai aktivitas kembali di hari Senin buat sebagian orang sangat berat setelah menjalani libur akhir pekan. Umumnya mayoritas pekerja menghadapi sindrom ' &lt;em&gt;I Hate Monday&lt;/em&gt;' dan jarang sekali yang menyambut awal pekan dengan bergairah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak sedikit karyawan yang tidak masuk di hari Senin dengan berbagai alasan karena tidak memiliki semangat di hari Senin. Coba ingat-ingat kapan terakhir Anda merasa sangat senang menyambut Senin alias '&lt;em&gt;I Love Monday&lt;/em&gt;'.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika tidak ingat, Anda tidak sendirian karena sindrom benci hari Senin atau '&lt;em&gt;I Hate Monday&lt;/em&gt;' memang sudah biasa.Tapi ada beberapa tips yang dapat dicoba untuk mengurangi sindrom '&lt;em&gt;I Hate Monday&lt;/em&gt;' seperti dilansir dari &lt;em&gt;psychologytoday.com&lt;/em&gt;, Senin (19/10/2009):&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Gunakan akhir pekan dengan bijaksana dan jangan terlalu banyak tidur saat &lt;em&gt;weekend&lt;/em&gt;.&lt;br /&gt;Sebagian besar orang menggunakan &lt;em&gt;weekend&lt;/em&gt; untuk membayar utang tidur dengan bangun siang dan lebih banyak tidur. Padahal tubuh perlu waktu untuk menyesuaikan diri ke jadwal normal sehingga kita merasa malas bangun pagi di hari Senin dan merasa mengantuk lebih lama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Coba ciptakan sesuatu yang menarik di hari Senin.&lt;br /&gt;Misalnya, makan malam dengan sahabat lama atau hanya sekedar berjanji ngobrol melalui telepon di hari Senin sore.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Beri waktu yang seimbang antara kerja, keluarga, dan diri sendiri.&lt;br /&gt;Memberikan waktu untuk keluarga dan diri sendiri saat weekend sangat penting sebagai upaya mengisi kembali (&lt;em&gt;re-charging&lt;/em&gt;) kebersamaan yang hilang, sehingga waktu kerja sehari-hari bisa maksimal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Cintai pekerjaan Anda dan cobalah tersenyum di pagi hari.&lt;br /&gt;Jika anda berhasil mencintai pekerjaan Anda, hari Senin bukan masalah lagi tetapi jika Anda tidak bisa mencintainya, tersenyumlah! Seyum akan membantu untuk mengusir perasaan negatif dan suasana hati (&lt;em&gt;mood&lt;/em&gt;) yang kurang baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Bersyukurlah.&lt;br /&gt;Tidak akan ada hari Jumat tanpa diawali dengan hari Senin. Bersyukurlah akan pekerjaan yang anda punya sehingga efek positif akan terpancar dari diri Anda.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span"    style="font-family:Arial, Helvetica, sans-serif;font-size:100%;color:#333333;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: 12px; line-height: 18px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span"    style="font-family:Arial, Helvetica, sans-serif;font-size:100%;color:#333333;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: 12px; line-height: 18px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span"    style="font-family:Arial, Helvetica, sans-serif;font-size:100%;color:#333333;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: 12px; line-height: 18px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span"    style="font-family:Arial, Helvetica, sans-serif;font-size:100%;color:#333333;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: 12px; line-height: 18px;"&gt;Source:health.detik.com&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4522087944671605417-8141724560729787345?l=s-e-h-a-t.blogspot.com'/&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://s-e-h-a-t.blogspot.com/feeds/8141724560729787345/comments/default" title="Post Comments" /><link rel="replies" type="text/html" href="https://www.blogger.com/comment.g?blogID=4522087944671605417&amp;postID=8141724560729787345" title="0 Comments" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/4522087944671605417/posts/default/8141724560729787345?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/4522087944671605417/posts/default/8141724560729787345?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/ayohidupsehat/~3/c3pVT-rLXT4/mengatasi-lesu-akibat-sindrom-hari.html" title="Mengatasi Lesu Akibat Sindrom Hari Senin" /><author><name>Alamsyah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17973581198424903228</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:extendedProperty name="OpenSocialUserId" value="06223680583172169702" /></author><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total><feedburner:origLink>http://s-e-h-a-t.blogspot.com/2009/10/mengatasi-lesu-akibat-sindrom-hari.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;DEQAQ3k_cCp7ImA9WxNWE04.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-4522087944671605417.post-83307387255787020</id><published>2009-10-12T16:28:00.000+08:00</published><updated>2009-10-12T16:32:22.748+08:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2009-10-12T16:32:22.748+08:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Sehat" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="tips" /><title>Kiat Efektif Kurangi Bahaya Radiasi Ponsel</title><content type="html">&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 12px; color: rgb(51, 51, 51); line-height: 18px; "&gt;&lt;div class="image" style="float: left; padding-top: 2px; padding-right: 2px; padding-bottom: 2px; padding-left: 2px; margin-top: 0px; margin-right: 15px; margin-bottom: 15px; margin-left: 0px; border-top-width: 1px; border-right-width: 1px; border-bottom-width: 1px; border-left-width: 1px; border-top-style: solid; border-right-style: solid; border-bottom-style: solid; border-left-style: solid; border-top-color: rgb(185, 213, 192); border-right-color: rgb(185, 213, 192); border-bottom-color: rgb(185, 213, 192); border-left-color: rgb(185, 213, 192); background-image: initial; background-repeat: initial; background-attachment: initial; -webkit-background-clip: initial; -webkit-background-origin: initial; background-color: rgb(245, 250, 246); text-align: right; background-position: initial initial; "&gt;&lt;img src="http://images.detik.com/content/2009/10/12/766/SPEAKERPHONE-dalam.jpg" alt="img" width="200" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong style="font-size: 11px; font-weight: bold; color: rgb(255, 51, 0); text-align: right; clear: none; "&gt;(Foto : Assetcache)&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;Meskipun pengaruh radiasi ponsel terhadap beberapa penyakit seperti tumor otak masih dipertanyakan, namun para peneliti tetap mengkhawatirkan efek terakumulasinya radiasi tersebut. Apa saja langkah yang bisa dilakukan untuk mengurangi radiasi tersebut?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam situs The Food and Drug Administration's disebutkan bahwa bukti adanya hubungan antara ponsel dengan masalah kesehatan memang belum ada, namun FDA membenarkan bahwa ponsel mengeluarkan radiasi level rendah dan energi radiofrekuensi (RF) tidak panas yang tidak akan merusak DNA.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meskipun demikian, energi RF bersifat kumulatif dan bisa juga membahayakan jika berlebihan. Apalagi saat ini sudah banyak anak-anak yang memiliki ponsel dan berisiko terkena radiasi tersebut. Jika ketika masih kecil sudah terkena radiasi tersebut, kemungkinan pada saat dewasanya akan mengalami gangguan kesehatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelumnya, organisasi The Environmental Working Group (EWG) pernah melakukan studi pada tahun 2007 dan melaporkan bahwa adanya peningkatan jumlah anak hiperaktif sebesar 80 persen pada anak-anak yang semasa kecilnya menggunakan ponsel atau ketika di dalam kandungan ibunya sering menelepon dengan ponsel.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Risiko penyakit lainnya yang diprediksi bisa muncul dalam jangka waktu 10 tahun dengan intensitas penggunaan yang sering adalah glioma atau tumor otak (60 persen), tumor kelenjar ludah (50 persen), migrain dan vertigo (10-20 persen).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada tahun 2008, parlemen di Eropa pernah melakukan resolusi untuk mengembangkan radiasi ponsel yang lebih kecil namun aturan itu hingga kini belum bisa diaplikasikan. Untuk itu, satu-satunya langkah mengurangi radiasi tersebut adalah dengan menjauhkannya sebisa mungkin dengan organ tubuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Sebaiknya gunakan speaker daripada mendekatkan ponsel ke telinga. Jarak otak dan telinga yang dekat akan membuat radiasinya cepat masuk ke otak. Menggunakan speaker bisa menjauhkan jarak radiasi hingga 15 inci dan mengurangi RF ke otak hingga 1/225th," ujar Dr. Andrew Weil seperti dilansir &lt;em&gt;Huffington Post&lt;/em&gt;, Senin (12/10/2009).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu, Andrew pun menyarankan agar:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;Menggunakan telepon umum (biasa) jika ingin berbicara cukup panjang&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Jika tidak memungkinkan memakai speaker, gunakan headset untuk menjauhkan radiasi dari tubuh&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Tidak meletakkan handphone dalam satu ranjang ketika sedang tidur&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Cari tahu berapa jumlah RF dari ponsel dengan menggunakan metode Specific Absorption Rate atau SAR. Di Amerika, SAR yang diperbolehkan adalah 1,6 watt per kilogram dan setiap ponsel memiliki SAR yang berbeda-beda.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Setiap perusahaan ponsel memberi keterangan label emisi radiasi pada ponselnya agar konsumen bisa lebih mengantisipasi bahayanya.&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Source:health.detik.com&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4522087944671605417-83307387255787020?l=s-e-h-a-t.blogspot.com'/&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://s-e-h-a-t.blogspot.com/feeds/83307387255787020/comments/default" title="Post Comments" /><link rel="replies" type="text/html" href="https://www.blogger.com/comment.g?blogID=4522087944671605417&amp;postID=83307387255787020" title="0 Comments" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/4522087944671605417/posts/default/83307387255787020?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/4522087944671605417/posts/default/83307387255787020?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/ayohidupsehat/~3/h7eGyCNAol0/kiat-efektif-kurangi-bahaya-radiasi.html" title="Kiat Efektif Kurangi Bahaya Radiasi Ponsel" /><author><name>Alamsyah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17973581198424903228</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:extendedProperty name="OpenSocialUserId" value="06223680583172169702" /></author><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total><feedburner:origLink>http://s-e-h-a-t.blogspot.com/2009/10/kiat-efektif-kurangi-bahaya-radiasi.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;DEMAQ3sycCp7ImA9WxNWE04.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-4522087944671605417.post-318573654229963293</id><published>2009-08-10T14:45:00.001+08:00</published><updated>2009-10-12T16:34:02.598+08:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2009-10-12T16:34:02.598+08:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Sehat" /><title>Waktu yang Tepat Untuk Pembuahan</title><content type="html">&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span"   style=" color: rgb(61, 60, 44);  line-height: 18px; font-family:Arial;font-size:12px;"&gt;&lt;img src="http://www.info-sehat.com/article_images/Waktu-yang-Tepat-Untuk-Pemb.jpg" alt="" class="img2" style="padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; margin-top: 0px; margin-right: 30px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; border-top-style: none; border-right-style: none; border-bottom-style: none; border-left-style: none; border-width: initial; border-color: initial; background-color: rgb(255, 255, 255); float: left; height: 180px; width: 180px; " /&gt;&lt;h3 class="t_headline" style="padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font: normal normal normal 14px/18px Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 18px; color: rgb(255, 102, 0); font-weight: normal; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color: rgb(61, 60, 44);  font-size:12px;"&gt;Kehamilan adalah hasil dari kerjasama dari pasangan suami istri. Maka pasangan harus siap meluangkan waktu untuk hubungan seks yang teratur, terutama di masa subur.&lt;/span&gt;&lt;/h3&gt;&lt;p style="padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 10px; margin-left: 0px; text-align: justify; "&gt;Masa subur adalah masa dimana sel telur yang sudah matang dilepas dari indung telur (ovulasi), lalu tersimpan dengan aman disaluran indung telur sampai sperma datang. Usia sel telur matang hanya sekitar 24 jam (sel sperma bisa hidup dalam tubuh calon ibu selama 2 x 24 jam). Bila tidak ada yang membuahin, sel telurpun mati. Akibatnya selaput lendir rahim yang sudah siap menerima hasil pembuahan runtuh dan keluar sebagai darah menstruasi.&lt;/p&gt;&lt;p style="padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 10px; margin-left: 0px; text-align: justify; "&gt;Jadi hubungan seks yang teratur, yaitu setiap dua hari sekali sangat penting untuk terjadinya kehamlan. Tidak benar anggapan  bahwa semakin jarang berhubungan seks itu semakin baik/subur. Disinilah pentingnya komunikasi yang baik antara suami dan istri. Selain itu suami juga harus siap menerima kehamilan.&lt;/p&gt;&lt;p style="padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 10px; margin-left: 0px; text-align: justify; "&gt;Ada cara menghitung masa subur. Pertama berdasarkan daur haid (sistem kalender). Cuma siklus haid harus teratur setiap bulannya. Sebagai patokan setiap wanita yang memiliki siklus haid 28 hari, maka ia akan berevolusi 14 hari kurang lebih 2 hari sebelum masa haid berikutnya.&lt;/p&gt;&lt;p style="padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 10px; margin-left: 0px; text-align: justify; "&gt;Menghitung siklus haid adalah menghitung jarak antara hari pertama haid yang sekarang dengan hari petama haid yang berikutnya atau sebelumnya.&lt;/p&gt;&lt;p style="padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 10px; margin-left: 0px; text-align: justify; "&gt;Kedua, mengukur suhu tubuh basal. Biasanya suhu tubuh akan meningkat bila sedang ovulasi, yakni sekitar 0,5 derajat celcius. Hangatnya suhu tubuh karena hormon progesteron bertugas menyiapkan selaput lendir rahim untuk menerima sel telur yang sudah dibuahi.&lt;/p&gt;&lt;p style="padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 10px; margin-left: 0px; text-align: justify; "&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 10px; margin-left: 0px; text-align: justify; "&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 10px; margin-left: 0px; text-align: justify; "&gt;Source:www.info-sehat.com&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4522087944671605417-318573654229963293?l=s-e-h-a-t.blogspot.com'/&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://s-e-h-a-t.blogspot.com/feeds/318573654229963293/comments/default" title="Post Comments" /><link rel="replies" type="text/html" href="https://www.blogger.com/comment.g?blogID=4522087944671605417&amp;postID=318573654229963293" title="0 Comments" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/4522087944671605417/posts/default/318573654229963293?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/4522087944671605417/posts/default/318573654229963293?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/ayohidupsehat/~3/A9RTy-rZImA/waktu-yang-tepat-untuk-pembuahan.html" title="Waktu yang Tepat Untuk Pembuahan" /><author><name>Alamsyah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17973581198424903228</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:extendedProperty name="OpenSocialUserId" value="06223680583172169702" /></author><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total><feedburner:origLink>http://s-e-h-a-t.blogspot.com/2009/08/waktu-yang-tepat-untuk-pembuahan.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;DEMMQX85fCp7ImA9WxNWE04.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-4522087944671605417.post-4320767617248192483</id><published>2009-08-10T14:43:00.001+08:00</published><updated>2009-10-12T16:34:40.124+08:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2009-10-12T16:34:40.124+08:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Sehat" /><title>Cara Perawatan Masalah Ketidaksuburan</title><content type="html">&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span"   style=" color: rgb(61, 60, 44);  line-height: 18px; font-family:Arial;font-size:12px;"&gt;&lt;img src="http://www.info-sehat.com/article_images/Teknik-Perawatan-Untuk-Masa.jpg" alt="" class="img2" style="padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; margin-top: 0px; margin-right: 30px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; border-top-style: none; border-right-style: none; border-bottom-style: none; border-left-style: none; border-width: initial; border-color: initial; background-color: rgb(255, 255, 255); float: left; height: 180px; width: 180px; " /&gt;&lt;h3 class="t_headline" style="padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font: normal normal normal 14px/18px Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 18px; color: rgb(255, 102, 0); font-weight: normal; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color: rgb(61, 60, 44);  font-size:12px;"&gt;Beberapa jenis teknik perawatan untuk masalah ketidaksuburan atau infertilitas yang memiliki tingkat keberhasilan cukup tinggi di antaranya yaitu:&lt;/span&gt;&lt;/h3&gt;&lt;p style="padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 10px; margin-left: 0px; text-align: justify; "&gt;&lt;strong&gt;Inseminasi Buatan&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 10px; margin-left: 0px; text-align: justify; "&gt;Inseminasi buatan atau artificial insemination (sering disingkat sebagai AI) dilakukan dengan memasukkan cairan semen yang mengandung sperma dari pria ke dalam organ reproduksi wanita tanpa melalui hubungan seks atau bukan secara alami. Cairan semen yang mengandung sperma diambil dengan alat tertentu dari seorang suami kemudian disuntikkan ke dalam rahim isteri sehingga terjadi pembuahan dan kehamilan. Biasanya dokter akan menganjurkan inseminasi buatan sebagai langkah pertama sebelum menerapkan terapi atau perawatan jenis lainnya.&lt;/p&gt;&lt;p style="padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 10px; margin-left: 0px; text-align: justify; "&gt;&lt;strong&gt;GIFT (Gamete Intrafallopian Transfer)&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 10px; margin-left: 0px; text-align: justify; "&gt;GIFT yang merupakan singkatan dari Gamete Intrafallopian Transfer merupakan teknik yang mulai diperkenalkan sejak tahun 1984. Tujuannya untuk menciptakan kehamilan. Prosesnya dilakukan dengan mengambil sel telur dari ovarium atau indung telur wanita lalu dipertemukan dengan sel sperma pria yang sudah dibersihkan. Dengan menggunakan alat yang bernama laparoscope, sel telur dan sperma yang sudah dipertemukan tersebut dimasukkan ke dalam tuba falopi atau tabung falopi wanita melalui irisan kecil di bagian perut melalui operasi laparoskopik. Sehingga diharapkan langsung terjadi pembuahan dan kehamilan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;IVF (In Vitro Fertilization)&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 10px; margin-left: 0px; text-align: justify; "&gt;IVF atau In Vitro Fertilization dikenal juga sebagai prosedur bayi tabung. Mula-mula sel telur wanita dan sel sperma dibuahi di media pembuahan di luar tubuh wanita. Lalu setelah terjadi pembuahan, hasilnya yang sudah berupa embrio dimasukkan ke dalam rahim melalui serviks.&lt;/p&gt;&lt;p style="padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 10px; margin-left: 0px; text-align: justify; "&gt;&lt;strong&gt;ZIFT (Zygote Intrafallopian Transfer)&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 10px; margin-left: 0px; text-align: justify; "&gt;ZIFT atau Zygote Intrafallopian Transfer merupakan teknik pemindahan zigot atau sel telur yang telah dibuahi. Proses ini dilakukan dengan cara mengumpulkan sel telur dari indung telur seorang wanita lalu dibuahi di luar tubuhnya. Kemudian setelah sel telur dibuahi, dimasukkan kembali ke tuba falopi atau tabung falopi melalui pembedahan di bagian perut dengan operasi laparoskopik. Teknik ini merupakan kombinasi antara teknik IVF dan GIFT.&lt;/p&gt;&lt;p style="padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 10px; margin-left: 0px; text-align: justify; "&gt;&lt;strong&gt;ICSI (Intracytoplasmic Sperm Injection)&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 10px; margin-left: 0px; text-align: justify; "&gt;ICSI atau Intracytoplasmic Sperm Injection dilakukan dengan memasukkan sebuah sel sperma langsung ke sel telur. Dengan teknik ini, sel sperma yang kurang aktif maupun tidak matang dapat digunakan untuk membuahi sel telur.&lt;/p&gt;&lt;p style="padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 10px; margin-left: 0px; text-align: justify; "&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 10px; margin-left: 0px; text-align: justify; "&gt;Source:www.info-sehat.com&lt;/p&gt;&lt;p style="padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 10px; margin-left: 0px; text-align: justify; "&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4522087944671605417-4320767617248192483?l=s-e-h-a-t.blogspot.com'/&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://s-e-h-a-t.blogspot.com/feeds/4320767617248192483/comments/default" title="Post Comments" /><link rel="replies" type="text/html" href="https://www.blogger.com/comment.g?blogID=4522087944671605417&amp;postID=4320767617248192483" title="0 Comments" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/4522087944671605417/posts/default/4320767617248192483?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/4522087944671605417/posts/default/4320767617248192483?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/ayohidupsehat/~3/TTIO9rf1Pys/cara-perawatan-masalah-ketidaksuburan.html" title="Cara Perawatan Masalah Ketidaksuburan" /><author><name>Alamsyah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17973581198424903228</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:extendedProperty name="OpenSocialUserId" value="06223680583172169702" /></author><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total><feedburner:origLink>http://s-e-h-a-t.blogspot.com/2009/08/cara-perawatan-masalah-ketidaksuburan.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;DEUBQnw9eyp7ImA9WxJaGEU.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-4522087944671605417.post-6571289420352323503</id><published>2009-08-10T14:35:00.001+08:00</published><updated>2009-08-10T14:37:33.263+08:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2009-08-10T14:37:33.263+08:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Sehat" /><title>Penyakit Menular Akibat Aktivitas Seksual</title><content type="html">&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial; color: rgb(61, 60, 44); font-size: 12px; line-height: 18px; "&gt;&lt;img src="http://www.info-sehat.com/article_images/Penyakit-Menular-Akibat-Akt.jpg" alt="" class="img2" style="padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; margin-top: 0px; margin-right: 30px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; border-top-style: none; border-right-style: none; border-bottom-style: none; border-left-style: none; border-width: initial; border-color: initial; background-color: rgb(255, 255, 255); float: left; height: 180px; width: 180px; " /&gt;&lt;h3 class="t_headline" style="padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font: normal normal normal 14px/18px Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 18px; color: rgb(255, 102, 0); font-weight: normal; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: rgb(61, 60, 44); font-size: 12px; "&gt;Banyak orang (terutama remaja) yang memilih melakukan seks oral, seks anal, dan masturbasi untuk menghindar dari kehamilan dan penyakit menular. Namun sayangnya, jarang ada yang menyadari pentingnya menggunakan pelindung dalam setiap aktifitas seksual tersebut, seperti yang dikatakan oleh salah satu anggota American Collage of Obstetricians and Gynecologist / ACOG.&lt;/span&gt;&lt;/h3&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;p style="padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 10px; margin-left: 0px; text-align: justify; "&gt;Berbagai penyakit menular seperti herpes, kutil kelamin, hepatitis, syphilis, gonorrhea, dan chylamidia dapat ditularkan melalui aktivitas oral seks. Sedangkan untuk HIV, seringkali ditularkan melalui seks anal dan vaginal, namun bukan berarti seks oral tidak memiliki resiko tersebut.&lt;/p&gt;&lt;p style="padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 10px; margin-left: 0px; text-align: justify; "&gt;Agar terhindar dari hal yang tidak diinginkan, selain setia pada pasangan, gunakanlah kondom yang benar dan konsisten. "Mainan" seksual harus selalu dibersihkan setelah selesai digunakan. Bagi mereka yang baru akan memulai suatu hubungan, sebaiknya masing-masing saling memeriksakan diri untuk melihat kemungkinan membawa penyakit menular. Tidak jarang benih penyakit menular terbawa dalam diri seseorang tanpa menunjukkan gejala apapun.&lt;/p&gt;&lt;p style="padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 10px; margin-left: 0px; text-align: justify; "&gt;Bagi para wanita yang aktif secara seksual, sebaiknya rutin melakukan pemeriksaan gonorrhea dan chylamidia setahun sekali. Demikian juga dengan pemeriksaan-pemeriksaan lainnya.&lt;/p&gt;&lt;p style="padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 10px; margin-left: 0px; text-align: justify; "&gt;Segala orientasi seksual, baik hetero-, homo-, maupun bisesual harus menjalani pemeriksaan tersebut, karena semua memiliki resiko yang sama besarnya.&lt;/p&gt;&lt;p style="padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 10px; margin-left: 0px; text-align: justify; "&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 10px; margin-left: 0px; text-align: justify; "&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 10px; margin-left: 0px; text-align: justify; "&gt;Sumber: &lt;em&gt;HealthToday&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4522087944671605417-6571289420352323503?l=s-e-h-a-t.blogspot.com'/&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://s-e-h-a-t.blogspot.com/feeds/6571289420352323503/comments/default" title="Post Comments" /><link rel="replies" type="text/html" href="https://www.blogger.com/comment.g?blogID=4522087944671605417&amp;postID=6571289420352323503" title="1 Comments" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/4522087944671605417/posts/default/6571289420352323503?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/4522087944671605417/posts/default/6571289420352323503?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/ayohidupsehat/~3/XwS4xz7HeQM/penyakit-menular-akibat-aktivitas.html" title="Penyakit Menular Akibat Aktivitas Seksual" /><author><name>Alamsyah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17973581198424903228</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:extendedProperty name="OpenSocialUserId" value="06223680583172169702" /></author><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">1</thr:total><feedburner:origLink>http://s-e-h-a-t.blogspot.com/2009/08/penyakit-menular-akibat-aktivitas.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;DEcDSXs7eyp7ImA9WxJaGEU.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-4522087944671605417.post-4116309826154431840</id><published>2009-08-10T14:32:00.001+08:00</published><updated>2009-08-10T14:34:38.503+08:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2009-08-10T14:34:38.503+08:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Sehat" /><title>Pelumas Untuk Vagina</title><content type="html">&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial; color: rgb(61, 60, 44); font-size: 12px; line-height: 18px; "&gt;&lt;img src="http://www.info-sehat.com/article_images/Pelumas-Wanita.jpg" alt="" class="img2" style="padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; margin-top: 0px; margin-right: 30px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; border-top-style: none; border-right-style: none; border-bottom-style: none; border-left-style: none; border-width: initial; border-color: initial; background-color: rgb(255, 255, 255); float: left; height: 180px; width: 180px; " /&gt;&lt;h3 class="t_headline" style="padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font: normal normal normal 14px/18px Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 18px; color: rgb(255, 102, 0); font-weight: normal; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: rgb(61, 60, 44); font-size: 12px; "&gt;Sepertiga hingga setengah pasangan yang aktif secara seksual menggunakan pelumas vagina. Sejumlah penelitian mengungkapkan bahwa hal tersebut dapat merusak kualitas sperma.&lt;/span&gt;&lt;/h3&gt;&lt;p style="padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 10px; margin-left: 0px; text-align: justify; "&gt;Untuk menyelidikinya, dr. Ashok Agarwal dari Cleveland Clinic, Ohio dan rekannya menguji produk pelumas vagina yang dijual bebas. terhadap kemampuan sperma bergerak, dan pengaruh tiga pelumas terhadap kualitas chromatin sperma. Melibatkan uji terhadap sampel sperma yang diambil dari 12 pria, ternyata pelumas vagina (Replens, Astroglide, dan FemGlide) mengakibatkan penurunan yang signifikan pada kemampuan bergerak sperma selang 30 menit setelah terkena paparan, demikian ungkap para peneliti dalam Fertility and Strerility, sementara pelumas lainnya (Pre-Seed) tidak menyebabkan penurunan yang signifikan terhadap kemampuan bergerak &lt;a href="http://www.info-sehat.com/inside_level2.asp?artid=701&amp;amp;secid=&amp;amp;intid=5" style="color: rgb(61, 60, 44); text-decoration: none; "&gt;&lt;span style="color:#009933;"&gt;sperma&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;, jika dibandingkan dengan contoh sperma yang normal.&lt;/p&gt;&lt;p style="padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 10px; margin-left: 0px; text-align: justify; "&gt;Kerusakan chromatin sperma juga meningkat secara signifikan setelah terpapar dengan FemGlide produk pelumas lainnya (K-Y Jelly) dan ada sedikit kerusakan walaupun secara statistik tidak signifikan setelah terpapar dengan Pre-Seed.&lt;/p&gt;&lt;p style="padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 10px; margin-left: 0px; text-align: justify; "&gt;Dalam penelitian menunjukkan pelumas tahan air yang tidak mengandung bahan-bahan perusak sperma seperti FemGlide, Astroglide, dan replens memiliki pengaruh buruk terhadap kemampuan bergerak &lt;a href="http://www.info-sehat.com/inside_level2.asp?artid=791&amp;amp;secid=&amp;amp;intid=5" style="color: rgb(61, 60, 44); text-decoration: none; "&gt;&lt;span style="color:#009933;"&gt;sperma&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;. Dan kualitas chromatin. Pelembab intimasi Pre-Seed memiliki pengaruh buruk yang minimal terhadpa kemampuan bergerak sperma atau kualitas chromatin mungkin disebabkan oleh tingkat ph dan formula isotonisnya yang lebih fisiologis, jika dibandingkan dengan produk-produk lainnya.&lt;/p&gt;&lt;p style="padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 10px; margin-left: 0px; text-align: justify; "&gt;Para peneliti menambahkan," Penemuan kami menyimpulkan bahwa Pree-Seed mungkin merupakan perawatan yang menjanjikan bagi kekeringan vagina yang dialami pasnagan tidak subur yang sedang berusaha untuk hamil. Walaupun demikian, percoban in vivo berskala besar masih diperlukan untuk mendukung penemuan ini."&lt;/p&gt;&lt;p style="padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 10px; margin-left: 0px; text-align: justify; "&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 10px; margin-left: 0px; text-align: justify; "&gt;Sumber: &lt;em&gt;Healthtoday&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4522087944671605417-4116309826154431840?l=s-e-h-a-t.blogspot.com'/&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://s-e-h-a-t.blogspot.com/feeds/4116309826154431840/comments/default" title="Post Comments" /><link rel="replies" type="text/html" href="https://www.blogger.com/comment.g?blogID=4522087944671605417&amp;postID=4116309826154431840" title="0 Comments" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/4522087944671605417/posts/default/4116309826154431840?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/4522087944671605417/posts/default/4116309826154431840?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/ayohidupsehat/~3/wt3VpJAsUww/pelumas-untuk-vagina.html" title="Pelumas Untuk Vagina" /><author><name>Alamsyah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17973581198424903228</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:extendedProperty name="OpenSocialUserId" value="06223680583172169702" /></author><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total><feedburner:origLink>http://s-e-h-a-t.blogspot.com/2009/08/pelumas-untuk-vagina.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;D04HRn4-eyp7ImA9WxJaGEU.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-4522087944671605417.post-1139436267139543501</id><published>2009-08-10T14:28:00.001+08:00</published><updated>2009-08-10T14:32:17.053+08:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2009-08-10T14:32:17.053+08:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Sehat" /><title>Kondom Untuk Wanita</title><content type="html">&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial; color: rgb(61, 60, 44); font-size: 12px; line-height: 18px; "&gt;&lt;h3 class="t_headline" style="padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font: normal normal normal 14px/18px Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 18px; color: rgb(255, 102, 0); font-weight: normal; "&gt;&lt;br /&gt;&lt;/h3&gt;&lt;div&gt;&lt;img src="http://www.info-sehat.com/article_images/Kondom-Untuk-Wanita.jpg" alt="" class="img2" style="padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; margin-top: 0px; margin-right: 30px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; border-top-style: none; border-right-style: none; border-bottom-style: none; border-left-style: none; border-width: initial; border-color: initial; background-color: rgb(255, 255, 255); float: left; height: 180px; width: 180px; " /&gt;&lt;h3 class="t_headline" style="padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font: normal normal normal 14px/18px Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 18px; color: rgb(255, 102, 0); font-weight: normal; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: rgb(61, 60, 44); font-size: 12px; "&gt;Selama ini kondom memang identik dengan laki-laki. Di Indonesia sendiri sosialisasi adanya kondom perempuan tidak sebanyak dan sebaik kondom laki-laki. Wajar jika tidak semua orang tahu adanya kondom perempuan. Pemakai kondom perempuan jumlahnya juga sangat terbatas, karena perempuan yang tahu adanya kondom khusus tersebut belum tentu mau menggunakannya. Ada beberapa alasan yang melandasinya, terutama alasan aneh karena tidak terbiasa.&lt;/span&gt;&lt;/h3&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;p style="padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 10px; margin-left: 0px; text-align: justify; "&gt;Kondom khusus perempuan memang berbeda dengan kondom laki-laki. Selain bentuknya yang berbeda, kondom perempuan juga berbahan tidak sama dengan kondom laki-laki. Kondom laki-laki berbahan lateks, sedangkan kondom perempuan berbahan polyurethane. Jangan pernah menggunakan kedua jenis kondom ini dalam waktu bersamaan, karena kondom laki-laki akan mudah lepas. Bahan yang berbeda ini yang membuat kondom laki-laki akan "tersangkut" jika digunakan bersamaan.&lt;/p&gt;&lt;p style="padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 10px; margin-left: 0px; text-align: justify; "&gt;Secara umum, kondom ini memiliki efektivitas yang cukup tinggi. Persentase tingkat keefektivan kondom ini mencapai 95 persen. Memang masih ada kemungkinan gagal, tapi persentasenya sangat kecil. Khusus untuk kasus di Amerika, menurut sebuah survei kegagalan sering terjadi akibat salah memasang kondom.&lt;/p&gt;&lt;p style="padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 10px; margin-left: 0px; text-align: justify; "&gt;Memang kondom perempuan tidak sesimpel kondom laki-laki dalam hal pemakaiannya. Hal ini pula yang menjadi faktor ini juga jadi penyebab kadang perempuan enggan menggunakan kondom jenis ini. Berbeda dengan kondom laki-laki yang sekali latihan pasti bisa menggunakan, khusus kondon perempuan ini perlu latihan beberapa kali untuk bisa terpasang dengan benar.&lt;/p&gt;&lt;p style="padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 10px; margin-left: 0px; text-align: justify; "&gt;Faktor pemasangan ke dalam vagina ini memang membuat kondom perempuan pemasangannya lebih ribet dibanding kondom laki-laki yang terpasang di luar dan langsung kelihatan. Hal inilah yang menjadi penyebab mengapa perempuan harus berlatih dulu untuk memastikan kondomnya terpasang dengan benar.&lt;/p&gt;&lt;p style="padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 10px; margin-left: 0px; text-align: justify; "&gt;Meski perlu latihan Anda tak perlu berkecil hati. Bila membaca instruksinya dengan baik dan benar yang terdapat pada pembungkusnya, pasti Anda bisa memasangnya dengan benar. Apalagi instruksi pemasangan tak hanya dalam bentuk tulisan, tapi juga gambar yang pasti sangat membantu pengguna ketika memasang kondom tersebut.&lt;/p&gt;&lt;p style="padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 10px; margin-left: 0px; text-align: justify; "&gt;Cara pemasangannya sendiri sebenarnya tidak sulit. Ketika akan memasang, posisi pengguna sebaiknya jongkok atau berdiri dengan mengangkat satu kaki di kursi. Hal ini memudahkan kondom masuk ke dalam vagina. Setelah itu baru masukkan kondom ke dalam vagina. Lakukan dengan hati-hati dan tidak terburu-buru agar pemasangannya benar-benar presisi.&lt;/p&gt;&lt;p style="padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 10px; margin-left: 0px; text-align: justify; "&gt;Setelah kondom terpasang, Anda pun siap melakukan hubungan seks seperti biasanya. Selain efektif mencegah kehamilan, kondom ini juga bisa mencegah penyakit menular seperti halnya kondom laki-laki. Mau mencoba?&lt;/p&gt;&lt;p style="padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 10px; margin-left: 0px; text-align: justify; "&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 10px; margin-left: 0px; text-align: justify; "&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 10px; margin-left: 0px; text-align: justify; "&gt;Source:www.info-sehat.com&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4522087944671605417-1139436267139543501?l=s-e-h-a-t.blogspot.com'/&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://s-e-h-a-t.blogspot.com/feeds/1139436267139543501/comments/default" title="Post Comments" /><link rel="replies" type="text/html" href="https://www.blogger.com/comment.g?blogID=4522087944671605417&amp;postID=1139436267139543501" title="0 Comments" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/4522087944671605417/posts/default/1139436267139543501?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/4522087944671605417/posts/default/1139436267139543501?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/ayohidupsehat/~3/QJPD4ocUYu8/kondom-untuk-wanita.html" title="Kondom Untuk Wanita" /><author><name>Alamsyah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17973581198424903228</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:extendedProperty name="OpenSocialUserId" value="06223680583172169702" /></author><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total><feedburner:origLink>http://s-e-h-a-t.blogspot.com/2009/08/kondom-untuk-wanita.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;DkcHQns8eyp7ImA9WxJUFk8.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-4522087944671605417.post-7261252472160984183</id><published>2009-07-15T10:11:00.001+08:00</published><updated>2009-07-15T10:13:53.573+08:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2009-07-15T10:13:53.573+08:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="hidup sehat" /><title>Khasiat Semangka</title><content type="html">&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial; color: rgb(61, 60, 44); font-size: 12px; line-height: 18px; "&gt;&lt;img src="http://www.info-sehat.com/article_images/Semangka.jpg" alt="" class="img2" style="padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; margin-top: 0px; margin-right: 30px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; border-top-style: none; border-right-style: none; border-bottom-style: none; border-left-style: none; border-width: initial; border-color: initial; background-color: rgb(255, 255, 255); float: left; height: 180px; width: 180px; " /&gt;&lt;h3 class="t_headline" style="padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font: normal normal normal 14px/18px Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 18px; color: rgb(255, 102, 0); font-weight: normal; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: rgb(61, 60, 44); font-size: 12px; "&gt;Semangka berasal dari daerah tropik dan subtropik Afrika. Buah ini tumbuh menjalar di atas tanah dan memanjat dengan sulur-sulur. Buah ini memiliki warna kulit yang beragam, seperti hijau tua, kuning keputihan, hijau muda bergaris putih. Warna dagingnya juga bervariasi, mulai dari merah, merah muda, jingga, kuning, bahkan ada juga yang berwarna putih. Ada yang berbiji dan tanpa biji.&lt;/span&gt;&lt;/h3&gt;&lt;p style="padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 10px; margin-left: 0px; text-align: justify; "&gt;Biji semangka yang telah diolah dapat menjadi kuaci. Setelah mencuci kumpulan biji semangka, jemur, setelah dingin rendam dalam air garam seharian, jemur kembali di panas matahari. Lalu kuaci pun siap dinikmati. Selain biji, kulit dan buah mengandung antosianin, yang bersifat dingin. &lt;/p&gt;&lt;p style="padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 10px; margin-left: 0px; text-align: justify; "&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 10px; margin-left: 0px; text-align: justify; "&gt;Semangka berkhasiat sebagai :&lt;/p&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;Penyejuk tubuh&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Merangsang keluarnya urine, sehingga baik bagi Anda yang mengalami gangguan buang air kecil&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Anti radang, demam, dan sariawan&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Pelumas usus&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Menghilangkan rasa haus&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Melawan gejala penyakit yang ditandai dengan seringnya berkeringat, rasa haus, suhu tubuh yang tinggi, warna urine yang jernih, mudah marah, dan diare&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Semangka mengandung kadar likopen, yang merupakan salah satu komponen karotenoid yang cukup tinggi untuk mengurangi risiko kanker prostat, meningkatkan kualitas sperma, memperbaiki struktur sperma, dan juga meningkatkan pergerakan sperma.&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Kandungan air dan kaliumnya yang tinggi dapat menetralisir tekanan darah sehingga baik juga bagi Anda penderita tekanan darah tinggi.&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Memberantas bibit kanker mulut rahim.&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Memberantas bibit kanker pankreas.&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Memberantas bibit kanker pencernaan (kanker rongga mulut, kanker kerongkongan, kanker lambung, kanker usus besar, dan kanker anus).&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Mempergiat kerja jantung.&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Membantu sel-sel tubuh tetap sehat karena semangka mengandung antioksidan, betakaroten, dan vitamin C.&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Menyehatkan ginjal (mencegah dan menghancurkan batu ginjal).&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Membersihkan ginjal dan meningkatkan keluarnya urine.&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Memulihkan gangguan kesehatan pada lansia.&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Meningkatkan kemampuan mental.&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Mempertajaman daya ingat, sehingga tidak mudah pikun.&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Mempercepat penurunan berat badan. Saat makan, prioritaskan hidangan penutup disantap terlebih dahulu. Ambil buah segar, jangan pudding. Makanlah sebanyak yang Anda mampu. Karena banyak mengandung 92% air dan serat, dengan kandungan kalori yang sedikit pula dapat mengaktifkan reseptor dalam perut yang kemudian akan memberi signal kenyang pada otak.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Memerangi radikal bebas yang berlangsung tidak terkendali akibat pola makan yang tidak teratur dan polusi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;p style="padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 10px; margin-left: 0px; text-align: justify; "&gt;Makanan berserat tinggi dapat memiliki fungsi sebagai penangkap butir lemak dan kolesterol, lalu membawanya keluar tubuh melalui feses. Buah ini bebas kandungan lemak, memiliki kombinasi kadar gula terbatas, dan air yang melimpah. Konsumsi semangka yang baik adalah pada saat perut kosong dan tidak dicampur dengan makanan atau minuman apa pun. Namun interval antara semangka dan makanan lain harus tetap seimbang. Mengonsumsi semangka yang berlebihan juga dapat mengakibatkan pelonjakan kadar gula darah.&lt;/p&gt;&lt;p style="padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 10px; margin-left: 0px; text-align: justify; "&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 10px; margin-left: 0px; text-align: justify; "&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 10px; margin-left: 0px; text-align: justify; "&gt;Source:www.info-sehat.com&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4522087944671605417-7261252472160984183?l=s-e-h-a-t.blogspot.com'/&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://s-e-h-a-t.blogspot.com/feeds/7261252472160984183/comments/default" title="Post Comments" /><link rel="replies" type="text/html" href="https://www.blogger.com/comment.g?blogID=4522087944671605417&amp;postID=7261252472160984183" title="0 Comments" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/4522087944671605417/posts/default/7261252472160984183?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/4522087944671605417/posts/default/7261252472160984183?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/ayohidupsehat/~3/4dpACTFM9Gg/khasiat-semangka.html" title="Khasiat Semangka" /><author><name>Alamsyah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17973581198424903228</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:extendedProperty name="OpenSocialUserId" value="06223680583172169702" /></author><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total><feedburner:origLink>http://s-e-h-a-t.blogspot.com/2009/07/khasiat-semangka.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;CU8NQnszfCp7ImA9WxJUFk8.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-4522087944671605417.post-7775119610568302214</id><published>2009-07-15T10:10:00.000+08:00</published><updated>2009-07-15T10:11:33.584+08:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2009-07-15T10:11:33.584+08:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="hidup sehat" /><title>Daun Sirih untuk Obat Mimisan</title><content type="html">&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial; color: rgb(61, 60, 44); font-size: 12px; line-height: 18px; "&gt;&lt;img src="http://www.info-sehat.com/article_images/Daun-Sirih-untuk-Obat-Mimis.gif" alt="" class="img2" style="padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; margin-top: 0px; margin-right: 30px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; border-top-style: none; border-right-style: none; border-bottom-style: none; border-left-style: none; border-width: initial; border-color: initial; background-color: rgb(255, 255, 255); float: left; height: 180px; width: 180px; " /&gt;&lt;h3 class="t_headline" style="padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font: normal normal normal 14px/18px Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 18px; color: rgb(255, 102, 0); font-weight: normal; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: rgb(61, 60, 44); font-size: 12px; "&gt;Mimisan atau keluarnya darah yang mengalir dari hidung kerap terjadi begitu saja pada si kecil . Bila darah yang keluar berjumlah banyak dan sulit dihentikan, perlu hati-hati. Mimisan atau episteksis lebih banyak terjadi pada balita dibandingkan pada orang dewasa.  &lt;/span&gt;&lt;/h3&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;p style="padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 10px; margin-left: 0px; text-align: justify; "&gt;Penyebabnya adalah selaput lendir hidung yang masih tipis sehingga pembuluh darah mudah pecah. Selain tipisnya selaput lendir, mimisan juga terjadi karena pecahnya pembuluh darah di hidung anak, tumor di hidung, tumor di sinus paranasal atau tumor di nasofaring. Pecahnya pembuluh darah di hidung paling banyak disebabkan oleh kebiasaan buruk anak, misalnya sering mengutak-atik kotoran hidung (mengupil) sehingga pembuluh darah di sekitar hidung rusak atau mengalami infeksi. Pecahnya pembuluh darah pada hidung juga bisa dipicu oleh udara yang terlalu dingin atau kondisi udara yang terlalu kering.&lt;/p&gt;&lt;p style="padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 10px; margin-left: 0px; text-align: justify; "&gt;Daun sirih diyakini bisa meredakan kucuran darah  dari hidung atau mimisan, khasiat daun sirih membantu menutupnya pembuluh darah yang pecah di hidung .Daun sirih lebih efektif karena memiliki dua fungsi. Fungsi pertama adalah mekanis dan kedua berfungsi kimiawi. Fungsi mekanis daun sirih adalah menekan pembuluh darah didalam hidung, saat gulungan daun dimasukkan ke dalam lubang hidung yang mimisan. Dengan begitu, otomatis penutupan pembuluh darah yang pecah bertambah cepat.&lt;/p&gt;&lt;p style="padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 10px; margin-left: 0px; text-align: justify; "&gt;Sedangkan fungsi kimiawi daun sirih disebabkan adanya kandungan zat kimia bernama tannin. Zat ini bisa membantu menutup pembuluh darah yang pecah di hidung. Sumber lain menyebutkan bahwa minyak atsiri dari daun sirih mengandung betalephenol dan chavicol yang memiliki daya mematikan kuman, antioksidan, dan anti jamur. Itulah sebabnya, daun sirih bersifat menahan pebuluh darah, menyembuhkan luka pada kulit, dan menghentikan perdarahan.&lt;/p&gt;&lt;p style="padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 10px; margin-left: 0px; text-align: justify; "&gt;Fungsi daun sirih sebagai desinfektan atau pembunuh kuman, membuat tanaman obat tradisional ini dapat membunuh bakteri atau kuman yang terdapat dalam hidung. Selain menghentikan pendarahan, akan mengurangi luka dihidung akibat infeksi.&lt;/p&gt;&lt;p style="padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 10px; margin-left: 0px; text-align: justify; "&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 10px; margin-left: 0px; text-align: justify; "&gt;Source:www.info-sehat.com&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4522087944671605417-7775119610568302214?l=s-e-h-a-t.blogspot.com'/&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://s-e-h-a-t.blogspot.com/feeds/7775119610568302214/comments/default" title="Post Comments" /><link rel="replies" type="text/html" href="https://www.blogger.com/comment.g?blogID=4522087944671605417&amp;postID=7775119610568302214" title="0 Comments" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/4522087944671605417/posts/default/7775119610568302214?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/4522087944671605417/posts/default/7775119610568302214?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/ayohidupsehat/~3/nTMZueKtKBc/daun-sirih-untuk-obat-mimisan.html" title="Daun Sirih untuk Obat Mimisan" /><author><name>Alamsyah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17973581198424903228</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:extendedProperty name="OpenSocialUserId" value="06223680583172169702" /></author><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total><feedburner:origLink>http://s-e-h-a-t.blogspot.com/2009/07/daun-sirih-untuk-obat-mimisan.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;CUAASHw8fSp7ImA9WxJUFk8.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-4522087944671605417.post-3464667409591415967</id><published>2009-07-15T10:07:00.000+08:00</published><updated>2009-07-15T10:09:09.275+08:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2009-07-15T10:09:09.275+08:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Makanan" /><title>Potensi Pisang</title><content type="html">&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial; color: rgb(61, 60, 44); font-size: 12px; line-height: 18px; "&gt;&lt;img src="http://www.info-sehat.com/article_images/Potensi-Pisang.jpg" alt="" class="img2" style="padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; margin-top: 0px; margin-right: 30px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; border-top-style: none; border-right-style: none; border-bottom-style: none; border-left-style: none; border-width: initial; border-color: initial; background-color: rgb(255, 255, 255); float: left; height: 180px; width: 180px; " /&gt;&lt;h3 class="t_headline" style="padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font: normal normal normal 14px/18px Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 18px; color: rgb(255, 102, 0); font-weight: normal; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: rgb(61, 60, 44); font-size: 12px; "&gt;Proses penuaan selalu disertai dengan meningkatnya kejadian ketidak-cukupan status vitamin B6. Hal ini mungkin berkaitan dengan perubahan-perubahan yang terjadi pada lansia dan memengaruhi metabolisme vitamin B6.&lt;/span&gt;&lt;/h3&gt;&lt;p style="padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 10px; margin-left: 0px; text-align: justify; "&gt;Meskipun mekanismenya sampai saat ini belum dapat dijelaskan, beberapa hasil penelitian yang dilakukan secara eksperimental menunjukkan adanya hubungan antara status vitamin B6 dengan respons imunitas dan kapasitas kognitif pada lansia.&lt;/p&gt;&lt;p style="padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 10px; margin-left: 0px; text-align: justify; "&gt;Sebuah penelitian yang diterbitkan di tahun 1990-an menunjukkan bahwa pisang dapat memenuhi 2/3 kebutuhan vitamin B6 pada lansia dengan status ekonomi rendah yang tinggal di daerah metropolitan.Ada juga yang memenuhi kebutuhan vitamin B6-nya hanya dari sayur dan buah. Fakta penting dari penelitian ini adalah bahwa pisang mengandung vitamin B6 yang dapat memenuhi sebanyak 30 persen dari total kebutuhan vitamin B6. Keuntungan lain dari pisang adalah sifatnya yang padat gizi, ekonomis, dan mampu memenuhi kebutuhan vitamin B6 dan folat dalam jumlah yang cukup signifikan dan siap santap dan sangat cocok untuk mencegah demensia sejak dini.&lt;/p&gt;&lt;p style="padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 10px; margin-left: 0px; text-align: justify; "&gt;Kebutuhan vitamin B6 dan folat dapat dipenuhi dengan cara mengonsumsi 1,5 - 2 pisang dalam setiap hari. Karena, 100 gram pisang mengandung 0,58 miligram vitamin B6. Sementara satu buah pisang ukuran sedang seberat 120 gram mengandung 0,70 miligram, artinya guna memenuhi kebutuhan vitamin B-6 untuk lansia berkisar antara 1,5-2 mg/harinya, cukup mengonsumsi dua buah pisang setiap harinya.&lt;/p&gt;&lt;p style="padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 10px; margin-left: 0px; text-align: justify; "&gt;Dua buah pisang setara dengan dengan 58 mikrogram folat meskipun hanya memenuhi sepertiga kebutuhan folat tubuh karena 2/3- nya dapat dipenuhi dari sumber folat lainnya, seperti brokoli, bayam, dan kacang-kacangan.&lt;br /&gt;Kebutuhan vitamin B12 tidak dapat dipenuhi dari sumber pangan nabati, untuk memperolehnya harus mengonsumsi sumber pangan hewani, susu, kerang, dan daging. Untuk yang terakhir, yakni daging, sebaiknya yang tanpa lemak dan tidak terlalu banyak.&lt;/p&gt;&lt;p style="padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 10px; margin-left: 0px; text-align: justify; "&gt;Keunggulan lain pisang adalah kandungan energinya merupakan energi instan, yang mudah tersedia dalam waktu singkat, sehingga bermanfaat dalam menyediakan kebutuhan kalori sesaat. Karbohidrat pisang merupakan karbohidrat kompleks tingkat sedang dan tersedia secara bertahap sehingga dapat menyediakan energi dalam waktu tidak terlalu cepat. Karbohidrat pisang merupakan cadangan energi yang sangat baik digunakan dan dapat secara cepat tersedia bagi tubuh.&lt;/p&gt;&lt;p style="padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 10px; margin-left: 0px; text-align: justify; "&gt;Gula pisang merupakan gula buah, yaitu terdiri dari fruktosa yang mempunyai indeks glikemik lebih rendah dibandingkan dengan glukosa, sehingga cukup baik sebagai penyimpan energi karena sedikit lebih lambat dimetabolisme. Sehabis bekerja keras atau berpikir, selalu timbul rasa kantuk. Keadaan ini merupakan tanda-tanda otak kekurangan energi sehingga aktivitas secara biologis juga menurun.&lt;/p&gt;&lt;p style="padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 10px; margin-left: 0px; text-align: justify; "&gt;Untuk melakukan aktivitasnya, otak memerlukan energi berupa glukosa. Glukosa darah sangat vital bagi otak untuk dapat berfungsi dengan baik, antara lain diekspresikan dalam kemampuan daya ingat. Glukosa tersebut terutama diperoleh dari sirkulasi darah otak karena glikogen sebagai cadangan glukosa sangat terbatas keberadaannya.&lt;/p&gt;&lt;p style="padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 10px; margin-left: 0px; text-align: justify; "&gt;Jadi, tips mudah untuk mencegah demensia adalah dengan dua buah pisang ukuran sedang dan minum susu setiap hari, sepertinya akan cukup membantu.&lt;/p&gt;&lt;p style="padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 10px; margin-left: 0px; text-align: justify; "&gt;Sumber: &lt;em&gt;www.depkes.go.id&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4522087944671605417-3464667409591415967?l=s-e-h-a-t.blogspot.com'/&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://s-e-h-a-t.blogspot.com/feeds/3464667409591415967/comments/default" title="Post Comments" /><link rel="replies" type="text/html" href="https://www.blogger.com/comment.g?blogID=4522087944671605417&amp;postID=3464667409591415967" title="1 Comments" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/4522087944671605417/posts/default/3464667409591415967?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/4522087944671605417/posts/default/3464667409591415967?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/ayohidupsehat/~3/z05W3Z2H12Y/potensi-pisang.html" title="Potensi Pisang" /><author><name>Alamsyah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17973581198424903228</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:extendedProperty name="OpenSocialUserId" value="06223680583172169702" /></author><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">1</thr:total><feedburner:origLink>http://s-e-h-a-t.blogspot.com/2009/07/potensi-pisang.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;CEMMRnoyfyp7ImA9WxJVGUg.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-4522087944671605417.post-1723591996939672941</id><published>2009-07-07T15:38:00.000+08:00</published><updated>2009-07-07T15:41:27.497+08:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2009-07-07T15:41:27.497+08:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="hidup sehat" /><title>Tanda-Tanda Penuaan Dini</title><content type="html">&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial; color: rgb(61, 60, 44); font-size: 12px; line-height: 18px; "&gt;&lt;h3 class="t_headline" style="padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font: normal normal normal 14px/18px Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 18px; color: rgb(255, 102, 0); font-weight: normal; "&gt;&lt;br /&gt;&lt;/h3&gt;&lt;div&gt;&lt;img src="http://www.info-sehat.com/article_images/Ciri-Penuaan-Dini.jpg" alt="" class="img2" style="padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; margin-top: 0px; margin-right: 30px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; border-top-style: none; border-right-style: none; border-bottom-style: none; border-left-style: none; border-width: initial; border-color: initial; background-color: rgb(255, 255, 255); float: left; height: 180px; width: 180px; " /&gt;&lt;h3 class="t_headline" style="padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font: normal normal normal 14px/18px Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 18px; color: rgb(255, 102, 0); font-weight: normal; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: rgb(61, 60, 44); font-size: 12px; "&gt;Puncak proses penuaan dini mulai terjadi pada rentang usia 30 tahun ke atas, dengan sejumlah ciri seperti:&lt;/span&gt;&lt;/h3&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;Kulit Kering dan Kasar (Xerosis Cutis). Kondisi ini ditandai dengan kemerahan, sisik-sisik dan retak-retak, terjadi akibat kurangnya lemak kulit dan kandungan air serta menurunnya aktivitas kelenjar minyak dan keringat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Kulit Berkerut dan Longgar (Wrinkle dan Laxity). Kulit tampak kaku, tidak lentur dan tidak elastis. Ini terjadi akibat perubahan dan berkurangnya serabut kolagen serta serabut elastis yang menjaga kelenturan kulit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Kulit Kusam dan Terdapat Bentuk Ketuaan (Pigmentasi). Bentuk ketuaan dapat berupa noda hitam yang merata (melasma) serta noda setempat (freckles dan Lentigo). Kondisi ini terjadi diantaranya akibat berkurangnya kemampuan kulit untuk melepaskan sel kulit lama dan menggantinya dengan sel kulit baru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Tumor-Tumor kulit. Tumor ini tergolong tumor jinak, dengan bentuk bintik-bintik kecil di kulit (Keratosis seboroik dan Keratosis Aktinik) serta tumpukan lemak berwarna kekuningan di sekitar mata (Xantelasma). Ketiganya bisa muncul seiring pertambahan usia, akibat paparan matahari atau karena faktor genetik. Sertingkali, muncul pula lesi-lesi pra-kanker. Meski 3 yang pertama tergolong tidak berbahaya, lesi-lesi kulit pra kanker (biasanya berupa tahi lalat yang membesar, mudah berdarah dengan warna hitam tak merata dan bagian tertentu yang lebih pekat) perlu segera diperiksakan ke dokter.&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Source:www.info-sehat.com&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4522087944671605417-1723591996939672941?l=s-e-h-a-t.blogspot.com'/&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://s-e-h-a-t.blogspot.com/feeds/1723591996939672941/comments/default" title="Post Comments" /><link rel="replies" type="text/html" href="https://www.blogger.com/comment.g?blogID=4522087944671605417&amp;postID=1723591996939672941" title="0 Comments" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/4522087944671605417/posts/default/1723591996939672941?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/4522087944671605417/posts/default/1723591996939672941?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/ayohidupsehat/~3/nuNPP3CZcbA/tanda-tanda-penuaan-dini.html" title="Tanda-Tanda Penuaan Dini" /><author><name>Alamsyah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17973581198424903228</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:extendedProperty name="OpenSocialUserId" value="06223680583172169702" /></author><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total><feedburner:origLink>http://s-e-h-a-t.blogspot.com/2009/07/tanda-tanda-penuaan-dini.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;CEYDR3Y4cCp7ImA9WxJVGUg.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-4522087944671605417.post-8965719558262191730</id><published>2009-07-07T15:34:00.001+08:00</published><updated>2009-07-07T15:36:16.838+08:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2009-07-07T15:36:16.838+08:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="hidup sehat" /><title>Let's Push-Up!</title><content type="html">&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial; color: rgb(61, 60, 44); font-size: 12px; line-height: 18px; "&gt;&lt;img src="http://www.info-sehat.com/article_images/Ayo-Push-Up!.jpg" alt="" class="img2" style="padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; margin-top: 0px; margin-right: 30px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; border-top-style: none; border-right-style: none; border-bottom-style: none; border-left-style: none; border-width: initial; border-color: initial; background-color: rgb(255, 255, 255); float: left; height: 180px; width: 180px; " /&gt;&lt;h3 class="t_headline" style="padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font: normal normal normal 14px/18px Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 18px; color: rgb(255, 102, 0); font-weight: normal; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: rgb(61, 60, 44); font-size: 12px; "&gt;Push-up merupakan simbol kesehatan, yang juga digunakan sebagai barometer kebugaran yang paling sederhana, mudah, dan paling cepat. Push-up menguji seluruh tubuh, mengatur otot di lengan, dada, perut, pinggul, dan kaki.&lt;/span&gt;&lt;/h3&gt;&lt;p style="padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 10px; margin-left: 0px; text-align: justify; "&gt;Push-up mengharuskan tubuh tegang seperti papan dengan jari kaki dan telapak tangan di atas lantai. Gerakan-gerakan seperti mengangkat dan menurunkan berat badan memerlukan kekuatan dan daya tahan yang prima untuk melakukan gerakan push-up berkali-kali.&lt;/p&gt;&lt;p style="padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 10px; margin-left: 0px; text-align: justify; "&gt;Banyak orang tidak dapat melakukan push-up. Banyak para ahli kesehatan dan kebugaran memfokuskan kebugaran tubuh bagian atas, seperti aerobik yang menekankan kebugaran kardiovaskuler (jantung dan pembuluh darah).&lt;/p&gt;&lt;p style="padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 10px; margin-left: 0px; text-align: justify; "&gt;Push-up juga penting untuk orang tua. Kemampuan untuk melakukan push-up lebih dari satu kali dengan sikap sempurna adalah indikator kapasitas untuk melawan efek penuaan. Para peneliti yang mempelajari mengenai biomekanisme penuaan mencatat bahwa push-up dapat memberikan kekuatan dan kemampuan otot untuk menahan saat tubuh terjatuh. Bila seseorang terjatuh ke depan, ia akan mempertahankan diri sehingga akan menghasilkan suatu gerakan yang serupa dengan push-up. Tangan menyentuh lantai, pergelangan tangan dan lengan menyerap dampak jatuh, posisi siku bengkok sedikit untuk mengurangi gaya karena terjatuh.&lt;/p&gt;&lt;p style="padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 10px; margin-left: 0px; text-align: justify; "&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 10px; margin-left: 0px; text-align: justify; "&gt;source:www.info-sehat.com&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4522087944671605417-8965719558262191730?l=s-e-h-a-t.blogspot.com'/&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://s-e-h-a-t.blogspot.com/feeds/8965719558262191730/comments/default" title="Post Comments" /><link rel="replies" type="text/html" href="https://www.blogger.com/comment.g?blogID=4522087944671605417&amp;postID=8965719558262191730" title="0 Comments" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/4522087944671605417/posts/default/8965719558262191730?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/4522087944671605417/posts/default/8965719558262191730?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/ayohidupsehat/~3/faF5qhmZuv0/lets-push-up.html" title="Let's Push-Up!" /><author><name>Alamsyah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17973581198424903228</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:extendedProperty name="OpenSocialUserId" value="06223680583172169702" /></author><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total><feedburner:origLink>http://s-e-h-a-t.blogspot.com/2009/07/lets-push-up.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;C04FQng7eyp7ImA9WxJVGUg.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-4522087944671605417.post-3899755713506905056</id><published>2009-06-13T12:45:00.001+08:00</published><updated>2009-07-07T15:31:53.603+08:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2009-07-07T15:31:53.603+08:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="penyakit" /><title>Migran</title><content type="html">&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span"   style=" color: rgb(61, 60, 44);  line-height: 18px; font-family:Arial;font-size:12px;"&gt;&lt;img src="http://www.info-sehat.com/article_images/Migran.jpg" alt="" class="img2" style="padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; margin-top: 0px; margin-right: 30px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; border-top-style: none; border-right-style: none; border-bottom-style: none; border-left-style: none; border-width: initial; border-color: initial; background-color: rgb(255, 255, 255); float: left; height: 180px; width: 180px; " /&gt;&lt;h3 class="t_headline" style="padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font: normal normal normal 14px/18px Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 18px; color: rgb(255, 102, 0); font-weight: normal; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color: rgb(61, 60, 44);  font-size:12px;"&gt;Migran disebut juga &lt;span style="color:#009933;"&gt;&lt;a href="http://s-e-h-a-t.blogspot.com/2009/06/sakit-kepala.html"&gt;sakit kepala&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;a href="http://www.info-sehat.com/inside_level2.asp?artid=1351&amp;amp;secid=31" style="color: rgb(61, 60, 44); text-decoration: none; "&gt; &lt;/a&gt;sebelah, yang sering datang dan menyerang secara tiba-tiba. Migran juga seringkali disebut sakit kepala tipe pulsatil. Terjadi akibat fase mengecil dan membesarnya pembuluh darah yang abnormal. Fase mengecil atau membesar secara tiba-tiba harus segera diatasi. Sebab jika tidak, dapat berlangsung seharian.&lt;/span&gt;&lt;/h3&gt;&lt;p style="padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 10px; margin-left: 0px; text-align: justify; "&gt;Migran menimbulkan rasa nyeri berdenyut-denyut sesuai aliran darah. Migran paling lama menyerang sekitar 72 jam. Namun dari banyaknya kasus, migran sering hilang dalam 2 hingga 3 jam.&lt;/p&gt;&lt;p style="padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 10px; margin-left: 0px; text-align: justify; "&gt;Citi-ciri migran adalah:&lt;/p&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;Nyeri di satu sisi yang bisa berkembang menjadi dua sisi.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Berdenyut dengan intensitas ringan hingga berat.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Durasi paling cepat 30 menit.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Disertai rasa mual atau &lt;a href="http://www.info-sehat.com/inside_level2.asp?artid=1350&amp;amp;secid=31" style="color: rgb(61, 60, 44); text-decoration: none; "&gt;&lt;span style="color:#009933;"&gt;muntah&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;.&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;p style="padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 10px; margin-left: 0px; text-align: justify; "&gt;Organ yang paling peka saat migran adalah pembuluh darah yang terletak di kiri dan kanan.  Umumnya serangan migran akan berkurang dan membaik dengan beristirahat.&lt;/p&gt;&lt;p style="padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 10px; margin-left: 0px; text-align: justify; "&gt;Ada 2 jenis migran:&lt;/p&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;Migran dengan aura, diawai dengan serangan aura.&lt;br /&gt;Misalnya: penderita merasa melihat kilatan cahaya, fortifikasi, atau melihat sensasi bintang-bintang paling lama 30 menit disertai dengan serangan kepala.&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Migran tanpa aura, serangan yang terjadi secara tiba-tiba. Bisa salah satu, atau berkembang di kedua sisi. Namun umumnya satu sisi kepala saja. Migran jenis ini lebih banyak terjadi.&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;p style="padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 10px; margin-left: 0px; text-align: justify; "&gt;Ada beberapa literatur yang mengaitkan migran dengan genetik. Beberapa penderita yang diteliti dalam keluarganya memang memiliki riwayat migran.&lt;/p&gt;&lt;p style="padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 10px; margin-left: 0px; text-align: justify; "&gt;Migran juga lebih banyak menyerang wanita, karena faktor hormonal yang turut beperan. Misalnya menjelang, atau selama menstruasi.  Beberapa makanan yang dapat mencetuskan migran: coklat, kopi, keju.&lt;/p&gt;&lt;p style="padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 10px; margin-left: 0px; text-align: justify; "&gt;Komplikasi terberat adalah migran komplikata. Penderita merasa lemah sebelah (lumpuh) seperti terkena stroke dan dapat berlangsung lama. Meskipun begitu, dapat dipulihkan. Komplikasi ringan yang terjadi adalah mengecilnya kelopak mata.&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4522087944671605417-3899755713506905056?l=s-e-h-a-t.blogspot.com'/&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://s-e-h-a-t.blogspot.com/feeds/3899755713506905056/comments/default" title="Post Comments" /><link rel="replies" type="text/html" href="https://www.blogger.com/comment.g?blogID=4522087944671605417&amp;postID=3899755713506905056" title="0 Comments" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/4522087944671605417/posts/default/3899755713506905056?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/4522087944671605417/posts/default/3899755713506905056?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/ayohidupsehat/~3/b5f4ftRWLvo/migran.html" title="Migran" /><author><name>Alamsyah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17973581198424903228</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:extendedProperty name="OpenSocialUserId" value="06223680583172169702" /></author><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total><feedburner:origLink>http://s-e-h-a-t.blogspot.com/2009/06/migran.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;DUAHQHk9eCp7ImA9WxJXGEs.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-4522087944671605417.post-1894396372498401452</id><published>2009-06-13T12:34:00.000+08:00</published><updated>2009-06-13T12:35:31.760+08:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2009-06-13T12:35:31.760+08:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="penyakit" /><title>Segeralah Ke Dokter Jika Sakit Kepala Anda Seperti Ini...</title><content type="html">&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial; color: rgb(61, 60, 44); font-size: 12px; line-height: 18px; "&gt;&lt;img src="http://www.info-sehat.com/article_images/Segeralah-Ke-Dokter-Jika-Sa.jpg" alt="" class="img2" style="padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; margin-top: 0px; margin-right: 30px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; border-top-style: none; border-right-style: none; border-bottom-style: none; border-left-style: none; border-width: initial; border-color: initial; background-color: rgb(255, 255, 255); float: left; height: 180px; width: 180px; " /&gt;&lt;h3 class="t_headline" style="padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font: normal normal normal 14px/18px Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 18px; color: rgb(255, 102, 0); font-weight: normal; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: rgb(61, 60, 44); font-size: 12px; "&gt;Segeralah ke dokter jika :&lt;/span&gt;&lt;/h3&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;Sakit kepala muncul secara tiba-tiba dan sakitnya menjadi-jadi.&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Sakit kepala yang Anda derita membuat Anda mengalami kesulitan berbicara, membuat Anda mengalami gangguan pengelihatan, kehilangan keseimbangan, linglung, hilang ingatan, atau kesulitan dalam menggerakkan tangan dan kaki.&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Sakit yang Anda derita semakin bertambah dalam 24 jam.&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Sakit kepala disertai dengan demam, leher kaku, mual, dan muntah.&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Sakit kepala akibat luka pada kepala.&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Jika Anda menggolongkannya sebagai sakit kepala yang paling parah yang pernah Anda derita, terutama jika Anda sering mengalami sakit kepala.&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Sakit kepala hingga mengganggu tidur.&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Sakit kepala yang bertahan selama beberapa hari.&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Sakit amat sangat pada bagian kepala, terutama di sebelah mata. Ditandai dengan mata merah.&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Jika Anda telah berusia lebih dari 50 tahun, dan baru-baru ini mengalami sakit kepala, terutama jika disertai gangguan pengelihatan, dan sakit ketika sedang mengunyah makanan.&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Kepala lebih sakit pada pagi hari.&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Jika Anda sering mengalami sakit kepala tanpa penyebab yang jelas.&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Jika Anda memiliki sejarah sakit kepala, namun pola dan intensitas sakit kepala Anda berubah.&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4522087944671605417-1894396372498401452?l=s-e-h-a-t.blogspot.com'/&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://s-e-h-a-t.blogspot.com/feeds/1894396372498401452/comments/default" title="Post Comments" /><link rel="replies" type="text/html" href="https://www.blogger.com/comment.g?blogID=4522087944671605417&amp;postID=1894396372498401452" title="0 Comments" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/4522087944671605417/posts/default/1894396372498401452?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/4522087944671605417/posts/default/1894396372498401452?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/ayohidupsehat/~3/WPhg9d_fFXw/segeralah-ke-dokter-jika-sakit-kepala.html" title="Segeralah Ke Dokter Jika Sakit Kepala Anda Seperti Ini..." /><author><name>Alamsyah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17973581198424903228</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:extendedProperty name="OpenSocialUserId" value="06223680583172169702" /></author><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total><feedburner:origLink>http://s-e-h-a-t.blogspot.com/2009/06/segeralah-ke-dokter-jika-sakit-kepala.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;DUIMSXw5cCp7ImA9WxJXGEs.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-4522087944671605417.post-5660305733087473282</id><published>2009-06-13T12:31:00.000+08:00</published><updated>2009-06-13T12:33:08.228+08:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2009-06-13T12:33:08.228+08:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="penyakit" /><title>Fakta Sakit kepala</title><content type="html">&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial; color: rgb(61, 60, 44); font-size: 12px; line-height: 18px; "&gt;&lt;img src="http://www.info-sehat.com/article_images/Fakta-Sakit-kepala.jpg" alt="" class="img2" style="padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; margin-top: 0px; margin-right: 30px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; border-top-style: none; border-right-style: none; border-bottom-style: none; border-left-style: none; border-width: initial; border-color: initial; background-color: rgb(255, 255, 255); float: left; height: 180px; width: 180px; " /&gt;&lt;h3 class="t_headline" style="padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font: normal normal normal 14px/18px Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 18px; color: rgb(255, 102, 0); font-weight: normal; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: rgb(61, 60, 44); font-size: 12px; "&gt;Meskipun kelihatan ringan, sakit kepala tidak bisa dianggap remeh. Karena itu ada banyak mitos tentangnya. Bagaimana faktanya?&lt;/span&gt;&lt;/h3&gt;&lt;p style="padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 10px; margin-left: 0px; text-align: justify; "&gt;Tidak semua &lt;span style="color:#009933;"&gt;&lt;a href="http://s-e-h-a-t.blogspot.com/2009/06/sakit-kepala.html"&gt;sakit kepala&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;a href="http://www.info-sehat.com/inside_level2.asp?artid=1349&amp;amp;secid=31" style="color: rgb(61, 60, 44); text-decoration: none; "&gt; &lt;/a&gt;adalah migran. Presentase kasus migran hanya sekitar 15 hingga 20%.&lt;/p&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;Tidak semua sakit kepala dapat diatasi dengan obat sakit kepala yang beredar di masyarakat.&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Kleyengan merupakan istilah yang umumnya digunakan oleh masyarakat untuk menggambarkan pusing yang berputar atau tujuh keliling. Disebut juga vertigo, merupakan pusing akibat sensasi berputar atau sekitar tubuh yang berputar. Vertigo umumnya didahului oleh sakit kepala. Bisa juga tidak. Gangguan terletak pada keseimbangan tubuh. Keseimbangan tubuh dimulai dari otak kecil dan batang otak. Jika kedua organ tersebut terganggu, dapat menimbulkan gangguan keseimbangan yang salah satunya adalah vertigo. Vertigo harus diwaspadai, karena merupakan salah satu gejala stroke.&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Salah satu gejala hipertensi adalah sakit kepala. Namun pernyataan "sakit kepala karena tekanan darah sedang naik" tidak sepenuhnya benar.&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Banyak yang beranggapan bahwa &lt;span style="color:#009933;"&gt;&lt;a href="http://s-e-h-a-t.blogspot.com/2009/06/sakit-kepala.html"&gt;sakit kepala&lt;/a&gt;&lt;/span&gt; yang disertai muntah disebabkan oleh keletihan dan bisa hilang dengan sendirinya. Sebaiknya cari penyebab pastinya, berkonsultasilah kepada dokter.&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Sakit kepala akibat makan makanan / minum minuman yang terlalu dingin (brain freeze) disebabkan karena pendinginan yang cepatdi sinus bagian depan yang memicu syaraf nyeri lokal. Teori lainnya mengatakan penyebabnya adalah penyempitan pembuluh darah di langit-langit dan belakang mulut, sehingga menyebabkan aktifnya syaraf nyeri sehingga rasa nyeri menyebar ke kepala.&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4522087944671605417-5660305733087473282?l=s-e-h-a-t.blogspot.com'/&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://s-e-h-a-t.blogspot.com/feeds/5660305733087473282/comments/default" title="Post Comments" /><link rel="replies" type="text/html" href="https://www.blogger.com/comment.g?blogID=4522087944671605417&amp;postID=5660305733087473282" title="0 Comments" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/4522087944671605417/posts/default/5660305733087473282?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/4522087944671605417/posts/default/5660305733087473282?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/ayohidupsehat/~3/PMpIMXb91cs/fakta-sakit-kepala.html" title="Fakta Sakit kepala" /><author><name>Alamsyah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17973581198424903228</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:extendedProperty name="OpenSocialUserId" value="06223680583172169702" /></author><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total><feedburner:origLink>http://s-e-h-a-t.blogspot.com/2009/06/fakta-sakit-kepala.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;DUMHRHY-fCp7ImA9WxJXGEs.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-4522087944671605417.post-6892138751708099285</id><published>2009-06-13T12:27:00.001+08:00</published><updated>2009-06-13T12:30:35.854+08:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2009-06-13T12:30:35.854+08:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="penyakit" /><title>Sakit Kepala</title><content type="html">&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial; color: rgb(61, 60, 44); font-size: 12px; line-height: 18px; "&gt;&lt;img src="http://www.info-sehat.com/article_images/Sakit-Kepala.jpg" alt="" class="img2" style="padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; margin-top: 0px; margin-right: 30px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; border-top-style: none; border-right-style: none; border-bottom-style: none; border-left-style: none; border-width: initial; border-color: initial; background-color: rgb(255, 255, 255); float: left; height: 180px; width: 180px; " /&gt;&lt;h3 class="t_headline" style="padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font: normal normal normal 14px/18px Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 18px; color: rgb(255, 102, 0); font-weight: normal; "&gt;&lt;br /&gt;&lt;/h3&gt;&lt;p style="padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 10px; margin-left: 0px; text-align: justify; "&gt;Sakit kepala merupakan perasaan nyeri di sekitar kepala. Sakit kepala adalah perasaan subjektif seseorang yang merasa tidak nyaman di daerah sekitar kepala. Sensasi nyeri dapat dirasakan di semua organ tubuh yang peka nyeri di daerah kepala mulai dari kulit hingga otak.&lt;/p&gt;&lt;p style="padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 10px; margin-left: 0px; text-align: justify; "&gt;Sakit kepala terdiri dari dua, yaitu:&lt;/p&gt;&lt;p style="padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 10px; margin-left: 0px; text-align: justify; "&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 10px; margin-left: 0px; text-align: justify; "&gt;&lt;strong&gt;Sakit kepala primer&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 10px; margin-left: 0px; text-align: justify; "&gt;Disebut sakit kepala primer jika tidak terdapat gangguan di organ lain. Tidak ada gangguan struktural, infeksi, atau gangguan di daerah wajah atau mata. Sakit kepala primer tidak memiliki penyebab langsung, namun memiliki faktor pencetus. Empat hal yang menjadi faktor pencetus terjadinya sakit kepala:&lt;/p&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;Posisi tidur kurang baik.&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Terlalu memaksakan diri.&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Sering menggertakkan gigi.&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Terlalu lama berada di satu posisi yang sama, misalnya saat Melihat komputer atau mikroskop. &lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;p style="padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 10px; margin-left: 0px; text-align: justify; "&gt;Sakit kepala primer terdiri dari:&lt;/p&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;Sakit kepala tipe tegang&lt;br /&gt;Umumnya disebabkan oleh gaya hidup. Menurut Dr. Mursyid, staf Departemen Neurologi FKUI RSCM, saat terkena sakit kepala tipe tegang, penderita merasa penuh di kepala, tegang dari bagian belakang kepala sampai daerah belakang (punggung) dan bahu. Pemicu utamanya adalah stres dan masalah psikologi.&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Sakit kepala tipe kluster&lt;br /&gt;Sakit kepala ini mirip dengan sakit kepala migran. Hanya saja ada gejala lain yang menyertai. Sakit kepala dapat muncul pada beberapa hari, hilang selama berbulan-bulan, lalu muncul kembali.&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Sakit kepala migran&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;p style="padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 10px; margin-left: 0px; text-align: justify; "&gt;Jika dibandingkan ketiga jenis kepala tersebut, yang paling umum diderita adalah sakit kepala tipe tegang, kemudian sakit kepala migran, dan yang terakhir adalah sakit kepala tipe kluster.&lt;/p&gt;&lt;p style="padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 10px; margin-left: 0px; text-align: justify; "&gt;Sakit kepala sekunder memiliki penyebab yang jelas, yaitu akibat penyebab lain di kepala. Contoh: infeksi gigi, sinusitis, tumor otak.&lt;/p&gt;&lt;p style="padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 10px; margin-left: 0px; text-align: justify; "&gt;"Wajar jika seseorang menderita sakit kepala satu hingga dua kali salam sebulan. Namun sebaiknya waspada jika Anda mengalami sakit kepala lebih dari 15 hari. Apalagi jika berlangsung secara terus menerus, sehingga sulit diatasi,"ungkap Dr. Mursyid.&lt;/p&gt;&lt;p style="padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 10px; margin-left: 0px; text-align: justify; "&gt;Sakit kepala yang semakin lama semakin berat dapat merupakan salah satu gejala sakit kepala serius. Hal tersebut sesuai dengan sifat tumor atau abses yang terus tumbuh dan mendesak tekanan di otak. Akibatnya pembuluh darah di selaput otak terdesak. Nyeri semakin lama semakin besar karena tekanan di otak semakin tinggi.&lt;/p&gt;&lt;p style="padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 10px; margin-left: 0px; text-align: justify; "&gt;Waspadai juga jika Anda menderita sakit kepala yang berat pada pagi hari, dan lama kelamaan berkurang. Namun durasi sakit kepala tersebut semakin panjang, bahkan disertai muntah. Hal itu menandakan sistem kekebalan tubuh yang kurang bagus. Sakit kepala jenis ini dapat menjalar ke tungkai atau lengan, dan dapat berujung pada stroke.&lt;/p&gt;&lt;p style="padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 10px; margin-left: 0px; text-align: justify; "&gt;Demikian pula halnya jika Anda menderita sakit kepala yang disertai muntah, pandangan kabur, dan biasanya menyerang pada pagi hari saat bangun tidur. Hal ini merupakan tanda peningkatan tekanan di otak. Belum tentu tumor, tetapi ada benda yang menekan otak.&lt;/p&gt;&lt;p style="padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 10px; margin-left: 0px; text-align: justify; "&gt;Tidak perlu tergesa-gesa mengkonsumsi obat. Sakit epala ringan dapat diredam hanya dengan beristirahat. Jika ternyata istirahat ternyata tidak mampu menyembuhkan, maka Anda boleh mengkonsumsi obat sakit kepala biasa (analgetik). Seringkali terjadi kesalahan dalam pengobatan. Jika obat tidak sesuai, ada peningkatan dosis dan pada akhirnya sakit kepala menjadi kronik, sehingga agak sulit mengatasinya. Lama-kelamaan mengkonsumsi obatpun jadi tidak mempan.&lt;/p&gt;&lt;p style="padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 10px; margin-left: 0px; text-align: justify; "&gt;Baik sakit kepala primer, dan sekunder, sebaiknya hilangkan terlebih dahulu penyebabnya. Jika sakit kepala Anda terjadi karena stres, maka jauhilah stres. Jika sakit kepala Anda terjadi akibat infeksi, obatilah terlebih dahulu.&lt;/p&gt;&lt;p style="padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 10px; margin-left: 0px; text-align: justify; "&gt;Hindari sakit kepala dengan gaya hidup sehat, seperti bekerja tidak terlalu berat, cukup beristirahat, dan jauhi stres.&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4522087944671605417-6892138751708099285?l=s-e-h-a-t.blogspot.com'/&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://s-e-h-a-t.blogspot.com/feeds/6892138751708099285/comments/default" title="Post Comments" /><link rel="replies" type="text/html" href="https://www.blogger.com/comment.g?blogID=4522087944671605417&amp;postID=6892138751708099285" title="0 Comments" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/4522087944671605417/posts/default/6892138751708099285?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/4522087944671605417/posts/default/6892138751708099285?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/ayohidupsehat/~3/dnGTtx3MRI4/sakit-kepala.html" title="Sakit Kepala" /><author><name>Alamsyah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17973581198424903228</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:extendedProperty name="OpenSocialUserId" value="06223680583172169702" /></author><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total><feedburner:origLink>http://s-e-h-a-t.blogspot.com/2009/06/sakit-kepala.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;CUEFSXY4fSp7ImA9WxJQGE4.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-4522087944671605417.post-3864871395399426305</id><published>2009-05-28T11:50:00.002+08:00</published><updated>2009-06-01T13:20:18.835+08:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2009-06-01T13:20:18.835+08:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Pengobatan" /><title>Jadilah anggota yang aktif dalam tim kesehatan Anda</title><content type="html">&lt;span class="Apple-style-span"   style="  ;font-family:Arial;font-size:13px;"&gt;&lt;p style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; line-height: 150%; "&gt;Saat Anda menggunakan obat sangat penting bagi Anda untuk mengetahui bahwa obat yang Anda konsumsi sepenuhnya aman. Badan Pengawasan Obat Amerika Serikat menilai suatu obat aman untuk digunakan jika manfaat yang diperoleh melebihi dari risiko yang diketahui. Tim kesehatan Anda terdiri dari dokter, asisten dokter, suster, apoteker dan Anda sendiri. Untuk mengurangi risiko yang timbul dari penggunaan obat dan untuk mendapat manfaat yang semaksimal mungkin maka Anda harus menjadi bagian aktif dari tim kesehatan Anda. Dalam menggunakan obat gunakan prinsip &lt;strong&gt;SAFER&lt;/strong&gt; :&lt;/p&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="color:#000066;"&gt;&lt;strong&gt;S&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;peak up&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="color:#000066;"&gt;&lt;strong&gt;A&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;sk question&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="color:#000066;"&gt;&lt;strong&gt;F&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;ind the facts&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="color:#000066;"&gt;&lt;strong&gt;E&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;valuate your choice&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="color:#000066;"&gt;&lt;strong&gt;R&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;ead the label and follow directions&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;p style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; line-height: 150%; "&gt;&lt;strong&gt;Speak Up – Informasi&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; line-height: 150%; "&gt;Semaikn banyak informasi yang didapat tim kesehatan dari Anda maka semakin baik tim kesehatan dapat merencanakan tatalaksana yang tepat untuk Anda. Anggota tim kesehatan lainnya akan memerlukan riwayat kesehatan Anda, seperti penyakit-penyakit, kondisi medis yang menyertai (seperti tekanan darah tinggi, diabetes) dan riwayat operasi yang pernah Anda lakukan.&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; line-height: 150%; "&gt;Mereka juga perlu mengetahui semua obat dan pengobatan yang Anda terima atau lakukan, baik sepanjang waktu atau hanya beberapa waktu saja. Sebelum Anda menambah sesuatu yang baru selalu bicarakan dengan tim kesehatan Anda. Tim kesehatan Anda dapat membantu Anda untuk menentukan boleh atau tidaknya. Anda sangat membantu tim kesehatan Anda dengan memberikan daftar tertulis semua obat dan pengobatan yang Anda dapatkan kepada dokter, apoteker dan anggota tim kesehatan lainnya. Anda simpan untuk diri Anda dan satu lagi disimpan oleh keluarga/istri/suami/anak Anda. Pastikan termasuk :&lt;/p&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Obat yang diresepkan, termasuk contoh obat yang diberikan dokter kepada Anda&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Obat bebas (OTC-over the counter), obat yang dapat Anda beli tanpa resep dokter (seperti antasid, pencahar, obat nyeri, demam, atau batuk pilek)&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Suplemen makanan, termasuk vitamin dan herbal&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Pengobatan lainnya&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Alergi, dan setiap masalah yang Anda alami dengan obat-obatan&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Semua keadaan yang dapat mempengaruhi penggunaan obat Anda seperti kehamilan, menyusui, kesulitan menelan, kesulitan mengingat dan biaya&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;p style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; line-height: 150%; "&gt;&lt;strong&gt;Ask question – Tanyakan&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; line-height: 150%; "&gt;Tim kesehatan Anda akan membantu Anda menentukan pilihan yang terbaik, tetapi Anda harus menanyakan pertanyaan yang tepat. Saat Anda bertemu tim kesehatan Anda tuliskan semua pertanyaan Anda dan catat jawabannya. Anda dapat mengajak keluarga atau teman Anda untuk membantu Anda mengerti dan mengingat.&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; line-height: 150%; "&gt;&lt;strong&gt;Find the Fact- fakta obat&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; line-height: 150%; "&gt;Sebelum Anda dan tim Anda menentukan resep atau obat bebas, pelajari dan pahami sebanyak mungkin yang Anda bisa, termasuk :&lt;/p&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Merk dan nama generik&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Bahan aktif- untuk memastikan kalau Anda tidak menggunakan lebih dari satu obat dengan bahan aktif yang sama&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Bahan tidak aktif- jika Anda punya masalah dengan kandungan lainnya di dalam obat seperti pewarna, perasa, gula, tepung&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Penggunaan (indikasi dan kontraindikasi)- alasan Anda menggunakannya dan kapan obat tidak boleh digunakan&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Peringatan- peringatan untuk memastikan obat digunakan dengan benar&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Interaksi- bahan/zat yang sebaiknya tidak digunakan bersamaan dengan obat. Cari informasi jika obat resep, obat bebas, makanan, suplemen makanan atau zat lainnya (rokok, alkohol) dapat menyebabkan masalah dengan obat yang kita minum&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Efek samping – efek yang tidak diinginkan yang dapat ditimbulkan obat, dan apa yang Anda lakukan jika Anda merasakannya&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Kemungkinan toleransi, ketergantungan- masalah yang dapat ditimbulkan beberapa obat dan bagaimana Anda menghindarinya&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Overdosis- apa yang harus dilakukan jika Anda memakai terlalu banyak&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Petunjuk/cara pakai- dosis; apa yang harus dilakukan jika lupa satu dosis; petunjuk khusus menggunakan obat,seperti kapan meminum dengan makanan atau tanpa makanan&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Cara penyimpanan- bagaimana dan dimana untuk menyimpan obat&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Kadaluarsa- tanggal saat obat sudah tidak dapat digunakan lagi atau berbahaya jika digunakan&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;p style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; line-height: 150%; "&gt;&lt;strong&gt;Evaluate your choices- Manfaat dan risiko&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; line-height: 150%; "&gt;Setelah Anda mendapat informasi, pertimbangkanlah dengan seksama mengenai pilihan Anda. Pikirkan mengenai efek yang menolong dan juga efek yang tidak diinginkan yang mungkin muncul. Putuskan yang terpenting bagi Anda. Ini cara Anda menilai manfaat dan risiko. Saran ahli dari tim kesehatan Anda dan informasi yang Anda berikan kepada tim kesehatan Anda dapat membantu Anda dan tim kesehatan memutuskan yang tepat untuk Anda&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; line-height: 150%; "&gt;&lt;strong&gt;Read the label and follow direction – Baca dan Ikuti&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; line-height: 150%; "&gt;Baca kemasan obat untuk mengetahui bahan aktif yang terkandung di dalam obat. Bahan aktif di dalam obat resep atau obat bebas dapat juga terdapat dalam obat-obatan lainnya yang Anda minum. Bahan aktif yang sama bila digunakan dapat meningkatkan kemungkinan Anda mendapat efek yang tidak diinginkan. Baca label/kemasan setiap kali Anda membeli obat bebas atau resep obat Anda. Baca Fakta Obat secara teliti untuk memastikan obat yang tepat untuk Anda. Obat resep dan bebas tidak selalu bekerja bersama dengan baik. Suplemen makanan (seperti vitamin dan mineral) dan beberapa makanan dan minuman dapat menyebabkan masalah dengan obat Anda. Tanyakan kepada apoteker Anda.&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; line-height: 150%; "&gt;Sebelum Anda meninggalkan apotek pastikan Anda mendapat obat yang benar, mengetahui dosis yang benar dan cara menggunakannya. Jika Anda membawa obat yang sama sebelumnya, pastikan obatnya memiliki bentuk, warna, ukuran dan kemasan yang sama. Bila berbeda maka tanyakan kepada apoteker. Jika obat yang Anda minum ternyata rasanya berbeda saat Anda minum maka beritahukan kepada tim kesehatan Anda. Baca dan simpan semua informasi yang Anda dapat mengenai obat-obatan Anda&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; line-height: 150%; "&gt;&lt;strong&gt;Baca label/kemasan obat setiap kali Anda akan menggunakan obat. Pastikan :&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Obat yang tepat&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Untuk pasien yang benar&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Jumlah yang benar&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Waktu yang benar&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Cara yang benar (contoh dengan menelan bukan dikunyah)&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;p style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; line-height: 150%; "&gt;Ikuti petunjuk dari label dan tim kesehatan Anda. Saat Anda menggunakan obat, maka pastikan manfaat yang Anda dapat jauh lebih besar dari risiko dengan menggunakan obat sesuai petunjuk&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; line-height: 150%; "&gt;Jika Anda ingin berhenti menggunakan obat dari dokter Anda atau menggunakannya dengan cara yang berbeda dari yang disarankan maka selalu bicarakan dahulu dengan tim kesehatan Anda. Beberapa obat memerlukan waktu untuk memberikan efek yang diinginkan. Obat seperti antibiotik (sesuai indikasi) penting untuk dihabiskan walaupun Anda sudah merasa lebih baik.&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; line-height: 150%; "&gt;&lt;strong&gt;Laporkan kembali kepada tim kesehatan&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; line-height: 150%; "&gt;Jika Anda merasakan efek yang tidak diinginkan segera laporkan kepada tim kesehatan Anda. Perubahan dosis atau obat mungkin diperlukan.&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; line-height: 150%; "&gt;&lt;strong&gt;Panduan Pertanyaan&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; line-height: 150%; "&gt;Anda dapat menggunakan panduan pertanyaan ini saat berdiskusi dengan tim kesehatan Anda untuk mengetahui mengenai obat yang Anda gunakan. Pastikan untuk mendapat jawaban dari pertanyaan ini untuk tiap obat yang Anda dapat dari dokter.&lt;/p&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;Apa merk dan generik dari obat yang didapat?&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Apa bahan aktifnya?&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Dapatkan saya menggunakan bentuk generik?&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Untuk apa obat tersebut? Dan apa manfaatnya kepada saya?&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Kapan saya akan merasakan lebih baik?&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Kapan saya harus kontrol kembali?&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Apakah obat ini akan menggantikan obat-obatan lain yang sudah saya gunakan selama ini?&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Apakah saya harus menghindari makanan, minuman, bahan-bahan kimia atau aktivitas tertentu selama menggunakan obat ini?&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Apakah obat ini dapat digunakan secara aman bersamaan dengan obat atau pengobatan yang sudah saya dapatkan sebelumnya? Apakah ini termasuk obat resep, obat bebas, vitamin, herbal atau suplemen atau bentuk pengobatan lain?&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Apakah saya harus menghindari menggunakan obat-obatan lain (resep atau bebas), suplemen dimakan (herbal atau vitamin) atau pengobatan lainnya selama menggunakan obat ini?&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Apa efek samping yang mungkin timbul dan apa yang harus saya lakukan bila efek samping tersebut muncul?&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Apakah ada kemungkinan saya menjadi ketergantungan atau toleransi terhadap obat ini? Bagaimana menghindarinya?&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Bagaimana dan kapan saya menggunakan obat ini? Berapa banyak dan berapa lama? Apakah ada petunjuk khusus dalam penggunaan obat ini?&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Apakah saya perlu melakukan tes penunjang (tes darah, rontgen, atau tes lainnya) untuk memastikan obat ini bekerja? Bagaimana saya mendapatkan hasilnya kalau obat ini bekerja?&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Bagaimana jika saya lupa satu dosis? Apa yang harus saya lakukan?&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Bagaimana dan dimana saya menyimpan obat ini? Pastikan Anda selalu menyimpan obat jauh dari jangkauan anak-anak&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Bagaimana dan dimana saya dapat memperoleh informasi menganai obat ini?&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;p style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; line-height: 150%; "&gt;&lt;strong&gt;Ingat: untuk mengurangi risiko penggunaan obat dan untuk mendapat manfaat sebesar-besarnya maka Anda harus menjadi bagian aktif dalam tim kesehatan Anda.&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; line-height: 150%; "&gt;&lt;strong&gt;Sumber :&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; line-height: 150%; "&gt;Be An Active Member of Your Health Care Team U.S. Department of Health and Human Services Food and Drug Administration in Cooperation with the council on Family Health &lt;a href="http://www.fda.gov/buyonlineguide/active12panelEng.htm" target="_blank"&gt;http://www.fda.gov/buyonlineguide/active12panelEng.htm&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4522087944671605417-3864871395399426305?l=s-e-h-a-t.blogspot.com'/&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://s-e-h-a-t.blogspot.com/feeds/3864871395399426305/comments/default" title="Post Comments" /><link rel="replies" type="text/html" href="https://www.blogger.com/comment.g?blogID=4522087944671605417&amp;postID=3864871395399426305" title="0 Comments" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/4522087944671605417/posts/default/3864871395399426305?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/4522087944671605417/posts/default/3864871395399426305?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/ayohidupsehat/~3/Ggb8DpVw5-E/jadilah-anggota-yang-aktif-dalam-tim.html" title="Jadilah anggota yang aktif dalam tim kesehatan Anda" /><author><name>Alamsyah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17973581198424903228</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:extendedProperty name="OpenSocialUserId" value="06223680583172169702" /></author><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total><feedburner:origLink>http://s-e-h-a-t.blogspot.com/2009/05/jadilah-anggota-yang-aktif-dalam-tim.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;CUIMRno6eCp7ImA9WxJQGE4.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-4522087944671605417.post-2437990890123938820</id><published>2009-05-28T11:47:00.001+08:00</published><updated>2009-06-01T13:19:47.410+08:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2009-06-01T13:19:47.410+08:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Pengobatan" /><title>Apa Yang Bisa Anda Lakukan Untuk Menghindari Kekeliruan Pengobatan</title><content type="html">&lt;span class="Apple-style-span"   style="  ;font-family:Arial;font-size:13px;"&gt;&lt;p style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; line-height: 150%; "&gt;&lt;strong&gt;Pribadi/ Perawatan di Rumah&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Buat daftar semua obat, baik yang diresepkan dokter, obat bebas dan produk lain seperti vitamin, mineral dan lainnya yang Anda gunakan&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Bawa daftar ini kemanapun Anda berkonsultasi dengan tenaga kesehatan dan beritahukan tenaga kesehatan untuk menganalisanya&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Cari informasi dimana Anda dapat menemukan informasi mengenai obat-obat Anda pada fasilitas setempat atau situs internet yang dapat dipercaya&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;p style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; line-height: 150%; "&gt;&lt;strong&gt;Apotek&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Pastikan nama obat (bermerk atau generik) dan cara penggunaan saat diberitahukan apoteker sama seperti yang dituliskan oleh dokter&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Ketahui bahwa Anda bisa melihat ulang kembali daftar obat-obatan Anda dengan apoteker untuk alasan keamanan&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Ketahui bahwa Anda berhak untuk berkonsultasi dengan apoteker jika Anda mempunyai pertanyaan. Anda dapat menanyakan kepada apoteker untuk menjelaskan bagaimana menggunakan obat dengan tepat, efek samping obat dan apa yang harus Anda lakukan bila mengalami efek samping obat (sama seperti yang Anda tanyakan kepada dokter)&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Tanyakan informasi tertulis mengenai obat yang Anda dapatkan&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;p style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; line-height: 150%; "&gt;&lt;strong&gt;Pasien rawat jalan&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Minta dokter menuliskan nama obat (bermerk atau generik jika tersedia), untuk tujuan apa, dosis, frekuensi penggunaan, atau sediakan informasi tertulis megenai hal-hal tersebut&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Mintalah kepada dokter bagaimana untuk menggunakan obat dengan tepat&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Tanyakan efek samping obat dan apa yang sebaiknya Anda lakukan jika mengalami efek samping&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;p style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; line-height: 150%; "&gt;&lt;strong&gt;Pasien rawat inap&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Tanyakan kepada dokter atau perawat mengenai obat apa yang akan Anda dapatkan di rumah sakit&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Jangan minum obat tanpa dijelaskan atau diinstruksikan sebelumnya&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Sediakan wali/wakil Anda saat Anda menerima obat dan Anda tidak dapat memonitor penggunaan obat Anda sendiri&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Menjelang pembedahan tanyakan apakah ada obat yang harus digunakan, terutama antibiotik, apakah Anda harus melanjutkan atau menghentikan pengobatan sebelum operasi&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Sebelum pulang, tanyakanlah daftar obat yang akan Anda gunakan di rumah, minta dokter untuk menjelaskan kepada Anda dan pastikan Anda mengerti cara penggunaan obat tersebut&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;p style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; line-height: 150%; "&gt;&lt;strong&gt;Sumber :&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; line-height: 150%; "&gt;What You Can Do to Avoid Medication Errors Committtee on Identifying and Preventing Medication Errors, Institute of Medicine Fact sheet, July 2006 &lt;a href="http://www.iom.edu/Object.File/Master/35/945/medication%20errors%20fact%20sheet.pdf" target="_blank"&gt;http://www.iom.edu/&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4522087944671605417-2437990890123938820?l=s-e-h-a-t.blogspot.com'/&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://s-e-h-a-t.blogspot.com/feeds/2437990890123938820/comments/default" title="Post Comments" /><link rel="replies" type="text/html" href="https://www.blogger.com/comment.g?blogID=4522087944671605417&amp;postID=2437990890123938820" title="0 Comments" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/4522087944671605417/posts/default/2437990890123938820?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/4522087944671605417/posts/default/2437990890123938820?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/ayohidupsehat/~3/-NhP_gFUtKk/apa-yang-bisa-anda-lakukan-untuk.html" title="Apa Yang Bisa Anda Lakukan Untuk Menghindari Kekeliruan Pengobatan" /><author><name>Alamsyah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17973581198424903228</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:extendedProperty name="OpenSocialUserId" value="06223680583172169702" /></author><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total><feedburner:origLink>http://s-e-h-a-t.blogspot.com/2009/05/apa-yang-bisa-anda-lakukan-untuk.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;CUIBR38zfyp7ImA9WxJQGE4.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-4522087944671605417.post-7803321632896639185</id><published>2009-05-28T11:44:00.001+08:00</published><updated>2009-06-01T13:19:16.187+08:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2009-06-01T13:19:16.187+08:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Pengobatan" /><title>Mencegah Kesalahan Pengobatan</title><content type="html">&lt;span class="Apple-style-span"   style="  ;font-family:Arial;font-size:13px;"&gt;&lt;p style="text-align: justify;font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; line-height: 150%; "&gt;Hampir setiap orang di dunia ini menggunakan obat-obatan pada suatu waktu atau berulang. Di amerika serikat, pada satu perkiraan, pada suatu minggu sekitar 1 dari lima orang dewasa di AS akan menggunakan obat resep dokter, obat bebas atau suplemen makanan dan hampir sepertiga dari orang dewasa akan menggunakan lima atau lebih obat yang berbeda.&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; line-height: 150%; "&gt;Sebagian besar obat-obatan memberikan manfaat, tetapi pada keadaan tertentu dapat memberikan bahaya kepada orang yang menggunakannya. Beberapa efek samping obat (ESO) ini tidak dapat dihilangkan; semakin kuat/poten suatu obat maka kecenderungan untuk memiliki bahaya/efek yang tidak diinginkan semakin besar. Bahaya atau efek yang tidak diinginkan ini kadangkala disebabkan kesalahan dalam peresepan atau kesalahan menggunakan obat-obat tersebut dan efek yang timbul tidak dapat dihilangkan namun sebenarnya dapat dicegah.&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; line-height: 150%; "&gt;Untuk itu Institute of Medicine (IOM) membuat laporan mengenai hal ini, dan menemukan bahwa kesalahan pengobatan ternyata secara mengejutkan umum terjadi dan membebankan anggaran negara. Untuk itu IOM memberikan pendekatan untuk menurunkan angka kesalahn pengobatan tersebut. Pendekatan yang dilakukan memerlukan perubahan dari dokter, suster, apoteker dan pihak lain dalam industri kesehatan, mulai dari Badan Pengawas Obat dan makanan dan lembaga pemerintah lainnya, rumah sakit dan organisasi/institusi kesehatan lainnya dan dari pasien.&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; line-height: 150%; "&gt;&lt;strong&gt;Biaya yang tidak dapat diterima dari kesalahan pengobatan&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; line-height: 150%; "&gt;Di rumah sakit, kesalahan dalam penggunaan obat umum terjadi di setiap tahapan; penyediaan obat, peresepan obat, penjualan obat, penggunaan obat dan pemantauan efek obat; tetapi kesalahan tersering terjadi pada tahap peresepan dan penggunaan obat. Saat semua bentuk kesalahan diperhitungkan maka pasien rumah sakit diperkirakan secara rerata mengalami lebih dari satu kesalahan pengobatan setiap hari.&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; line-height: 150%; "&gt;Efek samping obat (ESO) akibat kesalahan pengobatan dipertimbangkan dapat dicegah. Angka kejadian yang akurat mengenai seberapa sering efek samping obat yang sebenarnya dapat dicegah sulit didapat. Satu studi memperkirakan 380.000 efek samping obat yang dapat dicegah terjadi tiap tahun, studi lain memperkirakan 450.000 dan pihak IOM percaya bahwa angka ini cenderung di bawah perkiraan. Angka yang sama juga ditunjukka pada keadaan yang lain, pada satu studi di layanan perawatan jangka panjang angka efek samping obat yang dapat dicegah yang muncul tiap tahun sebanyak 800.000; pasien rawat jalan Medicare menunjukkan 530.000 per tahun angka efek samping obat yang dapat dicegah. Bukti menunjukkan kedua angka ini juga di bawah perkiraan sebenernya. Studi-studi tersebut tidak ada yang memasukkan kesalahan dalam pemberian- kegagalan untuk meresepkan obat yang sebenarnya dibutuhkan pasien. Institute of Medicine dengan memasukkan semua angka dalam penghitungan menyimpulkan sedikitnya terdapat 1,5 juta efek samping obat yang tidak diinginkan di AS setiap tahunnya. Angka sebenarnya dapat jauh lebih banyak.&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; line-height: 150%; "&gt;Kesalahan pengobatan ini tidak dapat disangkal akan menimbulkan biaya bagi pasien, keluarga mereka, tempat kerja mereka dan rumah sakit, penyedia layanan kesehatan dan asuransi. Satu studi menemukan bahwa setiap ESO yang dapat dicegah yang terjadi di rumah sakit menambah sekitar $8,750 (pada kurs 2006) terhadap biaya menginap di rumah sakit. Dengan perkiraan 400.000 kejadian setiap tahun maka secara perkiraan konservatif maka didapatkan total biaya mencapai $3,5 milyar pada satu kelompok. Studi lain ESO yang dapat dicegah pada Medicare pasien usia 65 tahun atau lebih menemukan biaya tahunan sebesar $887 juta untuk mengatasi kesalahan pengobatan pada kelompok ini. Studi ini sayangnya hanya mencakup beberapa biaya, tetapi tidak mengikutsertakan kehilangan pendapatan, atau kesakitan dan penderitaan yang ditimbulkan.&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; line-height: 150%; "&gt;Hal yang mengejutkan adalah kejadian ini bisa dicegah. Untuk itu IOM menyarankan langkah-langkah serial/berkelanjutan yang sebaiknya dilakukan untuk mencegah kesalahan pegobatan.&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; line-height: 150%; "&gt;&lt;strong&gt;Perubahan pandangan dalam hubungan Pasien-Penyedia Layanan Kesehatan/provider&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; line-height: 150%; "&gt;Langkah pertama adalah mempersilahkan dan mendorong pasien untuk lebih aktif mengambil peranan dalam perawatan kesehatan mereka. Di masa lalu sistem kesehatan cenderung paternalistik dan terpusat pada penyedia layanan kesehatan/providersentris, Ternyata cara yang paling efektif untuk mengurangi kesalahan pengobatan adalah menuju model pelayanan kesehatan dengan peningkatan relasi antara pasien dan provider kesehatan. Pasien sebaiknya lebih mengerti mengenai obat-obatan yang mereka gunakan dan mengambil tanggung jawab lebih besar untuk memantau pengobatan mereka, sementara provider kesehatan mengambil langkah untuk mengedukasi, berdiskusi dan mendengarkan pasien.&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; line-height: 150%; "&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Untuk mendukung model ini maka dokter, suster, apoteker dan provider lainnya harus berkomunikasi lebih dengan pasien di setiap tahap pengobatan dan membuat komunikasi 2 arah, mendengarkan pasien sama baiknya dengan berbicara kepada pasien. Mereka sebaiknya memberikan informasikan kepada pasien semua risiko, kontraindikasi dan kemungkinan efek samping dari obat-obatan yang mereka gunakan dan apa yang harus dilakukan bila pasien merasakan efek samping tersebut. Mereka sebaiknya menyediakan diri saat kesalahan pengobatan terjadi dan menjelaskan kemungkinan yang terjadi.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pasien dan walinya sebaiknya ikut ambil bagian secara aktif dalam proses pengobatan. Mereka sebaiknya belajar untuk mencatat semua pengobatan yang mereka gunakan dan turut bertanggung jawab dalam memantau pengobatan, contoh: mencek ulang obat yang didapat dari apotek dan melaporkan perubahan yang tidak diharapkan setelah menggunakan obat yang baru.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; line-height: 150%; "&gt;Sistem kesehatan juga perlu untuk melakukan edukasi yang lebih baik kepada pasien dan menyediakan fasilitas kepada pasien untuk belajar mandiri. Pasien sebaiknya diberikan kesempatan untuk berkonsultasi mengenai obat-obatan mereka pada berbagai tahap perawatan, selama konsultasi dengan dokter, saat pulang dari rumah sakit, saat di apotek dan seterusnya. Perlu adanya usaha untuk meningkatkan kualitas dan kemudahan informasi mengenai obat kepada konsumen. IOM menyarankan Badan Pengawas Obat dan Makanan untuk menstandarisasi dan meningkatkan selebaran informasi kesehatan yang disediakan apotek, memperbaiki informasi obat di internet dan membangun layanan telepon 24 jam sehingga pasien dengan mudah mendapat akses kepada informasi obat.&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; line-height: 150%; "&gt;&lt;strong&gt;Menggunakan teknologi informasi untuk mengurangi kesalahan pengobatan&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; line-height: 150%; "&gt;Langkah kedua yang cukup penting untuk mengurangi kesalahan pengobatan adalah dengan menggunakan secara maksimal teknologi informasi dalam peresepan dan penjualan obat. Dokter, perawat dan asisten dokter tidak dapat selalu memiliki informasi mengenai obat yang mereka resepkan, namun dengan teknologi informasi saat ini mereka bisa. Dengan akses internet atau PDA, peresep dapat memperoleh informasi mendetail mengenai obat yang akan mereka resepkan dan terbantu dalam menentukan obat yang akan diresepkan.&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; line-height: 150%; "&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Yang lebih menjanjikan adalah resep elektronik (e-prescription). Dengan menulis resep secara elektronik , dokter dan provider lainnya dapat menghindari kesalahan penulisan resep manual. Dengan menggunakan resep elektronik dan dihubungkan dengan riwayat pasien maka dimungkinkan untuk memeriksa kemungkinan alergi obat, interaksi obat-obat, dan kelebihan dosis. Dengan sistem elektronik maka resep akan mengikuti pasien dari rumah sakit ke praktek dokter atau dari rumah perawatan ke apotek mencegah kesalahan yang umum terjadi. IOM menyarankan tahun 2010 semua provider dan apotek menggunakan resep elektronik.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Secara umum semua penyedia layanan kesehatan sebaiknya menjadi organisasi yang terpercaya dan bertujuan untuk meningkatkan keamanan pengobatan.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; line-height: 150%; "&gt;&lt;strong&gt;Meningkatkan Pengemasan dan penulisan label obat&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; line-height: 150%; "&gt;Cara lainnya untuk mengurangi kesalahan pengobatan adalah memastikan informasi obat dikomunikasikan secara jelas dan efektif kepada provider dan pasien. Beberapa kesalahan muncul karena 2 obat yang berbeda memiliki nama yang tampak atau berbunyi hampir serupa. Dengan ini IOM menyarankan industri obat dan pemerintah bekerja bersama untuk penamaan obat, tidak hanya nama obat tetapi juga singkatan dan akronim. Pada saat bersamaan lembar informasi obat juga sebaiknya didesain ulang dengan mempertimbangkan cara terbaik untuk mengkomunikasikan informasi mengenai obat.&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; line-height: 150%; "&gt;&lt;strong&gt;Kebijakan Pemerintah&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; line-height: 150%; "&gt;Untuk menurunkan ESO yang dapat dicegah membutuhkan perhatian dan peran serta aktif dari semua pihak yang terlibat. Pemerintah sebaiknya memperhatikan dan mengkoordinasikan penelitian yang diarahkan untuk mempelajari lebih lanjut perihal pencegahan kesalah pengobatan. Badan-badan pembuat kebijakan sebaiknya mendorong pengaplikasian praktek dan teknologi yang akan menurunkan angka kesalahan pengobatan. Badan akreditasi sebaiknya mendapat pelatihan mengenai praktek pengobatan. IOM percaya dengan usaha ini akan menghasilkan kesalahan pengobatan yang jauh lebih sedikit dan mencegah kejadian ESO, menurunkan angka bahaya kepada pasien karena obat, dan sangat menurunkan biaya ekonomi negara.&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; line-height: 150%; "&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;strong&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sumber :&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/strong&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; line-height: 150%; "&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Preventing Medication Errors&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a href="http://www.iom.edu/?id=35961" target="_blank"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: rgb(0, 0, 0); "&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://www.iom.edu/?id=35961" target="_blank"&gt;http://www.iom.edu/?id=35961&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4522087944671605417-7803321632896639185?l=s-e-h-a-t.blogspot.com'/&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://s-e-h-a-t.blogspot.com/feeds/7803321632896639185/comments/default" title="Post Comments" /><link rel="replies" type="text/html" href="https://www.blogger.com/comment.g?blogID=4522087944671605417&amp;postID=7803321632896639185" title="0 Comments" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/4522087944671605417/posts/default/7803321632896639185?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/4522087944671605417/posts/default/7803321632896639185?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/ayohidupsehat/~3/1_saDoywxqE/mencegah-kesalahan-pengobatan.html" title="Mencegah Kesalahan Pengobatan" /><author><name>Alamsyah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17973581198424903228</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:extendedProperty name="OpenSocialUserId" value="06223680583172169702" /></author><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total><feedburner:origLink>http://s-e-h-a-t.blogspot.com/2009/05/mencegah-kesalahan-pengobatan.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;C04ERHY9eip7ImA9WxJQFEU.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-4522087944671605417.post-8239803175602531310</id><published>2009-05-28T11:37:00.000+08:00</published><updated>2009-05-28T11:38:25.862+08:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2009-05-28T11:38:25.862+08:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Obat" /><title>Cara Untuk Membuang Obat Yang Tidak Dipakai Lagi</title><content type="html">&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial; font-size: 13px; "&gt;&lt;p style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; line-height: 150%; "&gt;&lt;strong&gt;Badan Pengawasan Obat Amerika Serikat (FDA) menyarikan panduan pembuangan obat :&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Ikuti petunjuk pembuangan obat dari label obat atau informasi yang didapat dari pembelian obat. Jangan membuang obat di toilet kecuali ada instruksi dari informasi obat tersebut yang menyatakan demikian.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Jika tidak ada instruksi pembuangan obat maka buanglah pada tempat sampah namun terlebih dahulu :&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Keluarkan dari kemasannya dan campurkan dengan bahan lain yang akan dibuang seperti tanah atau campuran serabut untuk menampung kotoran hewan. Obat-obat akan menjadi tidak menarik untuk anak dan binatang dan tidak dikenali oleh orang yang mengambil sampah kita&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Letakkan dalam kantung yang rekat, kaleng kosong atau kemasan/wadah untuk mencegah obat bocor atau keluar dari kantung sampah&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Ambil bagian dalam program masyarakat untuk membuang obat yang tidak terpakai ke fasilitas untuk pembuangan yang tepat.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;p style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; line-height: 150%; "&gt;&lt;strong&gt;Saran dari Ilisa Bernstein, PharmD.,J.D, Direktur Obat FDA :&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Sebelum membuang obat, hilangkan informasi seputar obat di kemasan agar tidak terbaca lagi. Ini akan melindungi identitas dan privasi mengenai keadaan kesehatan Anda&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Jangan berikan obat-obatan kepada teman Anda. Dokter meresepkan obat berdasarkan gejala dan riwayat kesehatan yang spesifik kepada tiap-tiap individu. Obat yang bekerja terhadap Anda bisa berbahaya terhadap orang lain&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Saat timbul keraguan mengenai cara pembuangan obat maka bicarakan dengan apoteker Anda&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;p style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; line-height: 150%; "&gt;&lt;strong&gt;Cara pembuangan obat resep dapat dilakukan terhadap obat bebas&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; line-height: 150%; "&gt;&lt;strong&gt;Isu lingkungan&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; line-height: 150%; "&gt;Obat-obatan yang disarankan dibuang ke toilet merupakan hasil pertimbangan antara Badan pengawas Obat dengan pabrik pembuat obat. Metode ini dipilih dengan pertimbangan sebagai metode yang paling tepat untuk keamanan yang paling optimal. Contoh pada obat golongan narkotik tempel (patch/koyo) disarankan pembuangan dengan di toilet. Baik koyo bekas pakai ataupun tidak terpakai, karena obat ini bila terlalu banyak dapat mengakibatkan gangguan pernapasan berat dan dapat mengakibatkan kematian pada bayi, anak, hewan atau orang dewasa terutama pada orang yang belum pernah menggunakan obat tersebut. Koyo tersebut walaupun setelah dipakai masih mengandung kandungan aktif obat, sehingga berbahaya bila dibuang di tempat sampah, karena masih mengandung golongan narkotik yang berpotensi membahayakan orang lain.&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; line-height: 150%; "&gt;Badan Pengawasan Obat di Amerika mensyaratkan analisa lingkungan sebagai syarat untuk penyetujuan obat. Bagaimana efek obat tersebut terhadap lingkungan. Salah satu obat yang mempengaruhi lingkungan adalah obat inhaler untuk asma atau masalah pernapasan yang menggunakan clorofluorocarbon (CFC) karena merusak ozon. Saat ini inhaler sudah tidak menggunakan CFC.&lt;br /&gt;Hal yang perlu diketahui masyarakat adalah pembuangan inhaler atau aerosol perlu penanganan khusus. Karena beberapa inhaler sebaiknya tidak ditusuk atau dibuang dalam insenarator atau dibakar. Sehingga untuk amannya pastikan Anda membaca instruksi pembuangan.&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; line-height: 150%; "&gt;&lt;strong&gt;Sumber :&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; line-height: 150%; "&gt;How to Dispose of Unused Medicines&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.fda.gov/consumer/updates/drug_disposal062308.html" target="_blank"&gt;http://www.fda.gov/&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4522087944671605417-8239803175602531310?l=s-e-h-a-t.blogspot.com'/&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://s-e-h-a-t.blogspot.com/feeds/8239803175602531310/comments/default" title="Post Comments" /><link rel="replies" type="text/html" href="https://www.blogger.com/comment.g?blogID=4522087944671605417&amp;postID=8239803175602531310" title="0 Comments" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/4522087944671605417/posts/default/8239803175602531310?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/4522087944671605417/posts/default/8239803175602531310?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/ayohidupsehat/~3/K-pKgnM3pTc/cara-untuk-membuang-obat-yang-tidak.html" title="Cara Untuk Membuang Obat Yang Tidak Dipakai Lagi" /><author><name>Alamsyah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17973581198424903228</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:extendedProperty name="OpenSocialUserId" value="06223680583172169702" /></author><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total><feedburner:origLink>http://s-e-h-a-t.blogspot.com/2009/05/cara-untuk-membuang-obat-yang-tidak.html</feedburner:origLink></entry></feed>
