<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" standalone="no"?><rss xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" xmlns:blogger="http://schemas.google.com/blogger/2008" xmlns:gd="http://schemas.google.com/g/2005" xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd" xmlns:openSearch="http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/" xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0" version="2.0"><channel><atom:id>tag:blogger.com,1999:blog-3791249150735668693</atom:id><lastBuildDate>Fri, 01 Nov 2024 08:04:45 +0000</lastBuildDate><category>Deepak Chopra</category><category>Spiritual</category><category>Penyelam kehidupan</category><category>di saat menjelang kematian</category><category>Attunement</category><category>Reinkarnasi</category><category>transisi jiwa</category><category>Bisnis gratis</category><category>Gede Prama</category><category>Intuisi</category><category>Neale donald walsch</category><category>alam roh</category><category>mati suri</category><category>regresi</category><title>Spiritual blog's</title><description>Dengan memberi, kita tidak akan pernah kekurangan</description><link>http://badru1.blogspot.com/</link><managingEditor>noreply@blogger.com (Anonymous)</managingEditor><generator>Blogger</generator><openSearch:totalResults>36</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>25</openSearch:itemsPerPage><language>en-us</language><itunes:explicit>no</itunes:explicit><itunes:subtitle>Dengan memberi, kita tidak akan pernah kekurangan</itunes:subtitle><itunes:owner><itunes:email>noreply@blogger.com</itunes:email></itunes:owner><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-3791249150735668693.post-8705451571093303447</guid><pubDate>Fri, 15 Feb 2013 14:26:00 +0000</pubDate><atom:updated>2013-02-15T06:26:50.178-08:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">di saat menjelang kematian</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Spiritual</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">transisi jiwa</category><title>Mengapa kita takut akan Kematian?</title><description>Oleh:&lt;strong&gt; Caroline Nettle&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;a href="http://badru2.files.wordpress.com/2012/01/caroline-nettle.jpg"&gt;&lt;img src="http://badru2.files.wordpress.com/2012/01/caroline-nettle.jpg" alt="Caroline nettle" width="184" height="274" class="alignleft size-full wp-image-3544" /&gt;&lt;/a&gt;Sering dikatakan bahwa hanya ada dua hal dalam hidup yang pasti yaitu kematian dan pajak dan ini nampaknya&lt;br /&gt;
benar. Segala sesuatu di dunia sekitar kita terus berubah. Kita harus melepaskan tradisi, beradaptasi dengan perubahan sosial, politik dan keuangan di dunia dalam rangka untuk terus berfungsi dan masuk ke dunia di sekitar kita. Semua perubahan ini, yang tampaknya akan terjadi lebih cepat dan lebih dramatis&lt;br /&gt;
hari ini, telah menyebabkan kemungkinan melihat kehidupan dan kematian dari perspektif yang baru. Persepsi ini tidak benar-benar baru, melainkan lebih merupakan kenangan tentang cara alami untuk melihat lingkaran kehidupan dan peran kita di dalamnya Jika Anda berhenti sejenak untuk merenungkan faktor-faktor yang memainkan peranan untuk adanya kehidupan di Bumi, Anda akan terkejut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Planet Bumi memerlukan jarak yang tepat dari matahari dengan komposisi yang tepat dari materi-materi untuk&lt;br /&gt;
mendukung suatu kehidupan. Kehidupan ini juga harus dipertahankan di Bumi, sambil kita terus bergerak&lt;br /&gt;
melalui ruang dengan kecepatan tertentu yang kita hanya dapat mencoba untuk memahami.&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Alam memiliki pola untuk semua kehidupan. Diawali siklus kelahiran, diikuti oleh pertumbuhan, reproduksi dan akhirnya kematian. Namun, kematian bukanlah berakhir sekedar menjadi sisa-sisa organisme hewan, tumbuhan, serangga atau organisme hidup lain, ia digunakan untuk memelihara dan menyediakan kehidupan pada&lt;br /&gt;
organisme lain dalam siklus. Tanpa siklus ini, kehidupan yang berkelanjutan di permukaan bumi tidak mungkin terjadi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pikirkan tentang pohon dan bagaimana ia melengkapi siklus hidupnya. Sebutir benih jatuh ke tanah, berakar dan tumbuh. Selama bertahun-tahun menumpuk daun yang membusuk untuk memperkaya tanah di mana pohon dan&lt;br /&gt;
tanaman lainnya tumbuh. Bahkan ketika pohon tersebut tumbang, dalam kematian batang dan anggota badan tetap digunakan dalam rencana besar alam.&lt;br /&gt;
Di dalam lautan ikan-ikan menetas, tumbuh dan makan, bereproduksi dan mati, dengan tubuh mereka yang&lt;br /&gt;
kemudian tenggelam ke bawah, memberi makan spesies lain dari ikan dan organisme lain.&lt;br /&gt;
Organisme dan ikan lebih kecil ini menjadi pakan ikan yang lebih besar, melanjutkan siklus tidak pernah&lt;br /&gt;
berakhir. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setiap bentuk kehidupan mengalami proses sirkuler yang sama, masing-masing bersimbiosis dan menyediakan rantai makanan untuk organisme selanjutnya. Hewan, tanaman dan organisme di alam tidak punya waktu untuk&lt;br /&gt;
mengkhawatirkan tentang kematian. Hal ini disebabkan karena mereka hidup terlalu sibuk setiap hari. Hanya spesies manusia lah yang memiliki kekhawatiran, dan ketakutan akan kematian. Para peneliti telah menemukan dari pemangsa yang memangsa binatang, ketika terjebak oleh pemangsa, mereka berjuang untuk&lt;br /&gt;
sementara waktu dan kemudian menyerah, menerima nasib mereka tanpa menyebabkan stress atau perjuangan&lt;br /&gt;
yang meningkat. Hal ini seolah-olah mereka memahami peran yang mereka mainkan dalam skema besar kehidupan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mungkin alasan bahwa manusia, khususnya dalam budaya barat, sekarang merasa takut akan kematian adalah karena kita tidak lagi melihat diri kita sebagai bagian dari siklus alami.&lt;br /&gt;
Tidak ada rasa takjub pada keajaiban kehidupan dan tempat kita berada di dalam alam semesta. Fokus kita adalah pada apa yang kita dapat buktikan, teori apa yang paling trend dan bagaimana penting dan esensial&lt;br /&gt;
kita di dunia. Masih ada beberapa budaya di dunia yang masih sangat menghargai Bumi dan merangkul pikiran tentang kematian hanya sebagai bagian lain dari suatu siklus.&lt;br /&gt;
Mereka tidak hanya menerima kematian sebagai kejadian alami dalam hidup tetapi mereka juga menunjukkan&lt;br /&gt;
penghargaan dan apresiasi bagi leluhur mereka dan mereka yang telah pergi mendahului. Mereka mewarisi&lt;br /&gt;
kebijaksanaan budaya yang diwariskan dari generasi ke generasi, bukannya melupakan sebagai sesuatu yang tidak lagi relevan. Mereka mencari pemahaman di masa lalu, dan menghormati leluhur mereka. Jika Anda berhenti untuk merenungkan tentang kematian, Anda akan menemukan bahwa kadang-kadang, meskipun itu adalah&lt;br /&gt;
sebuah akhir, itu juga merupakan awal yang baru. Kematian dalam sebuah hubungan misalnya, memungkinkan Anda untuk mencari hubungan-hubungan baru dalam hidup Anda yang dapat membuat hubungan Anda menjadi lebih&lt;br /&gt;
kuat, lebih mendukung dan lebih baik untuk Anda.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketika kita membuat pilihan berdasarkan pengalaman hidup kita, persepsi lama kita akan mati dan layu ketika pemahaman baru berkembang. Ini juga diulang pada skala dunia. Budaya dan peradaban lama mati untuk&lt;br /&gt;
digantikan oleh budaya yang lebih maju. Peristiwa bencana seperti jatuhnya meteor mungkin akan menghapus sebagian besar kehidupan di planet ini namun spesies lain yang lebih baik yang mampu beradaptasi akan bangkit dari abu tersebut. Ide-ide dan filosofi baru akan menggantikan ide-ide yang mungkin telah dilihat&lt;br /&gt;
sebagai satu-satunya jalan di masa lalu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Daripada kita takut akan kematian adalah penting untuk melihat kematian sebagai bagian alamiah dari kehidupan. Dengan melepaskan rasa takut Anda akan kematian, Anda akan dapat menikmati kehidupan yang Anda&lt;br /&gt;
alami hari ini. Semua waktu yang Anda habiskan untuk mengkhawatirkan tentang bagaimana kematian akan terjadi adalah bukan waktu yang Anda harus habiskan sia-sia dalam hidup yang telah diberikan. Kita semua akan mati dan tidak ada dari kita yang tahu kapan itu akan terjadi. Beberapa akan hidup lama sementara yang lain mungkin memiliki kehidupan yang pendek, tapi semua orang dapat membuat hidup mereka berarti.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketika orang menghabiskan seluruh waktu mereka mengkhawatirkan hal-hal yang belum terjadi mereka terlibat dalam proses yang dikenal sebagai proyeksi. Proyeksi adalah hal umum yang dirasakan pada orang yang takut&lt;br /&gt;
mati dan mereka biasanya tidak menyadari betapa kekhawatirkan mereka sesungguhnya adalah penurunan kualitas hidup yang mereka alami.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Melepaskan proyeksi dan menjalani hidup dengan penuh kesadaran adalah pilihan terbaik.&lt;br /&gt;
Menjalani kehidupan sebaik-baiknya dan melihat dari sudut pandang lebih luas terhadap kematian adalah salah satu cara untuk membantu proyeksi ini berhenti karena Anda dapat yakin bahwa hal-hal tersebut akan&lt;br /&gt;
tertangani dengan baik. Kita tidak mengerti apa yang terjadi setelah kematian atau mengapa kematian itu terjadi ketika itu terjadi. Sulit untuk melihat gambaran lebih besar ketika orang yang dicintai meninggal tiba-tiba atau meninggal pada usia muda. Alih-alih mencoba untuk merasionalisasi dan menentukan mengapa kematian terjadi, yang terbaik adalah untuk mempertimbangkan bahwa ada gambaran yang jauh lebih besar dalam kehidupan. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kita semua memiliki peran untuk dimainkan dalam drama kehidupan, meskipun kita mungkin tidak sepenuhnya&lt;br /&gt;
memahami peran kita. Seringkali kematian orang yang di cintai adalah bagian dari pengalaman pembelajaran kita. Kita dapat belajar bagaimana untuk berduka, bagaimana untuk melepaskan, atau bahkan menjadi lebih harmonis dengan menjadi spritual.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bagi banyak budaya kematian tidak dilihat sebagai akhir kehidupan, tetapi pelepasan roh dari pelajaran sementara di bumi. Dalam beberapa budaya kematian ini sering diakui sebagai bagian dari perjalanan hidup,&lt;br /&gt;
sehingga kehidupan di sisi lain adalah kehidupan yang benar-benar indah. Bahkan untuk mereka yang mungkin tidak memiliki pandangan yang sama tentang kematian dan akhirat, menghabiskan waktu untuk gelisah dan&lt;br /&gt;
mengkhawatirkan tentang kematian, akan merampas sebagian besar waktu yang Anda miliki di sini di Bumi.&lt;br /&gt;
Nikmati hidup Anda, pastikan kehidupan tersebut diisi dengan tawa, cinta dan hal-hal yang menyenangkan&lt;br /&gt;
adalah cara terbaik untuk menghabiskan hari-hari Anda, jangan mengkhawatirkan bagian dari kehidupan Anda di mana Anda tidak memiliki kendali atasnya.&lt;br /&gt;
&lt;a href="http://badru2.wordpress.com"&gt;untuk meliha lebih banyak tentang artikel spiritual silahkan klik disini&lt;/a&gt;</description><link>http://badru1.blogspot.com/2013/02/mengapa-kita-takut-akan-kematian.html</link><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><thr:total>0</thr:total><georss:featurename>Indonesia</georss:featurename><georss:point>-0.789275 113.92132700000002</georss:point><georss:box>-31.6682765 72.61273300000002 30.0897265 155.22992100000002</georss:box></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-3791249150735668693.post-6381386493933191493</guid><pubDate>Mon, 28 Jan 2013 17:48:00 +0000</pubDate><atom:updated>2013-01-28T09:48:22.256-08:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">alam roh</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">di saat menjelang kematian</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">mati suri</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">transisi jiwa</category><title>Pengalaman  Menjelang Kematian dan Eksistensi Jiwa setelah Kematian</title><description>&lt;p align="center"&gt;&lt;font COLOR="Blue"&gt;&lt;big&gt; Pengalaman Menjelang Kematian dan Eksistensi Jiwa setelah Kematian  &lt;/big&gt;&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;Apakah eksistensi jiwa hanyalah suatu mitos? Apakah jiwa akan tetap ada setelah kematian? Jika ya, apakah mungkin untuk mengalami hidup’ setelah tubuh fisik ini mati? Para ilmuwan dan peneliti telah&lt;br /&gt;
berusaha untuk menjawab pertanyaan ini selama bertahun-tahun. Beberapa orang mengatakan bahwa dari sisi&lt;br /&gt;
ilmiah, kehidupan setelah meninggal adalah tidak mungkin: satu-satunya cara yang dapat dilakukan adalah bertanya kepada mereka yang pernah mengalami kematian. Beberapa dokter seperti dr Raymond Moody, dr Ken Ring, dan dr Bruce Greyson, memiliki pasien yang mengalami: hidup kembali dari kematian. Sesudah mendokumentasikan pengalaman pasien-pasien ini, para dokter sekarang percaya bahwa ada bukti tentang eksistensi jiwa dan kehidupan setelah kematian&lt;/p&gt;&lt;a href="http://badru2.files.wordpress.com/2012/04/ilmuan-4.jpg"&gt;&lt;img src="http://badru2.files.wordpress.com/2012/04/ilmuan-4.jpg?w=150" alt="" title="ilmuan 4" width="150" height="128" class="alignleft size-thumbnail wp-image-2950" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;u&gt;Rudolf Steiner, pengarang “Life beyond Death”&lt;/u&gt;&lt;p ALIGN="JUSTIFY"&gt;Rudolf Steiner, pengarang “Life beyond Death (Kehidupan Setelah Kematian)”, tidak melihat manusia sebagai kumpulan organ-organ fisik saja. Ia mengatakan bahwa tubuh fisik adalah ekspresi eterik dari aktivitas&lt;br /&gt;
astral dan ego, yang berevolusi dalam bentuk dan fungsi. Ia juga mengatakan bahwa jiwa dan roh digabungkan dengan organ fisik, dan mengambil suatu imaji kosmos spiritual, dimana jiwa turun saat dibentuk dalam&lt;br /&gt;
kandungan.&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt; Definisi-definisi ini berasal dari pandangan spiritual. Namun, melalui Fisika Kuantum ada banyak ahli yang percaya bahwa eksistensi tidak hanya ada pada tubuh fisik saja. Kesadaran Kuantum berdasar pada&lt;br /&gt;
konsep: semua hal saling berhubungan dan dapat saling memengaruhi dengan kecepatan lebih tinggi dari kecepatan cahaya; dan kesadaran diperoleh melalui alur informasi dari efek spiritual. Beberapa orang&lt;br /&gt;
berpendapat bahwa teori ini merupakan awal dari konsep spiritualisme, mistik, dan beberapa okultisme. Para ahli berpendapat bahwa bukti ilmiah tentang kehidupan setelah kematian datang dari pengalaman menjelang kematian atau biasa disebut NDE (Near Death Experiences). Saat pengalaman menjelang kematian, seseorang mati secara fisik, misalkan saat seseorang sedang operasi atau mengalami serangan jantung.&lt;/p&gt; &lt;p ALIGN="JUSTIFY"&gt;Jantung mereka berhenti berdetak, dan mereka berhenti bernapas. Beberapa menit atau jam kemudian, jantung kembali memompa dan mereka bernapas kembali. Orang-orang ini&lt;br /&gt;
cenderung mengalami pengalaman keluar tubuh dan merasakan berada di dunia roh. Para dokter telah mengumpulkan data dari pasien-pasien yang melaporkan pengalaman ini lebih dari 30 tahun. Beberapa ahli dan dokter percaya bahwa hal ini adalah halusinasi. Tetapi beberapa karakteristik dari NDE’s tidak dapat dijelaskan hanya karena halusinasi saja. Dalam satu penelitian, seorang pengemudi truk berusia 55 tahun, &lt;u&gt;Al Sullivan&lt;/u&gt; bertemu dengan almarhumah ibu dan iparnya melalui NDE saat proses operasi jantung berlangsung. Sullivan berkata bahwa ibunya menyuruhnya untuk kembali dan memberitahu tetangganya yang mempunyai anak yang sakit limfoma bahwa ia akan baik-baik saja. Menakjubkan, Al&lt;br /&gt;
secara akurat berkata bahwa dokter yang mengoperasinya menepuk lengannya dengan mengempit tangannya. &lt;u&gt;Dr Greyson &lt;/u&gt;meragukan&lt;br /&gt;
pengalaman ini sebagai halusinasi dan melakukan penelitian. Ia kemudian berkata, ”Bagaimana mungkin informasi yang begitu akurat dan dapat dibuktikan hanya berasal dari NDE saja? Adalah lumrah jika ada orang yang mengalami NDE dan memberikan informasi yang akurat dari pengalamannya. Terkadang informasinya sangat fisikal dan kadang sangat spiritual. Suatu kali, pengalaman NDE seorang bapak bernama &lt;u&gt;Mellen- Thomas Benedict,&lt;/u&gt; diperlihatkan pada biofotonik,&lt;br /&gt;
komunikasi selular, biologi kuantum, dan DNA. Di kemudian hari ia memperolah enam hak paten. Beberapa NDE yang mendalam terjadi selama beberapa hari. Seorang ahli neuropatologi, &lt;u&gt;George Rodonaia,&lt;/u&gt; mengalami NDE selama 3 hari. Ia&lt;br /&gt;
sadar kembali saat para dokter sedang mempersiapkan otopsi untuk dirinya. Sebelum pengalaman ini, ia adalah seorang ateis. Setelah melewati pengalaman di alam roh yang begitu berkesan, ia kemudian melanjutkan studi doktoral di bidang spiritualitas agama dan menjadi seorang pendeta. Bukti lain tentang keberadaan jiwa setelah kematian berasal dari sekelompok orang yang mengalami NDE. Dalam satu kasus, sekelompok petugas pemadam kebakaran hampir mengalami kematian saat bekerja di hutan. Mereka melaporkan bahwa mereka dapat saling bertemu dengan sesama mereka saat NDE dan keluar dari tubuh mereka yang tidak bernyawa, akan tetapi mereka semua pada akhirnya &lt;/p&gt;&lt;p ALIGN="JUSTIFY"&gt;dapat diselamatkan. Pengalaman menjelang kematian”dipopulerkan oleh dr. Raymond Moody, dalam bukunya, “Life after Life (Kehidupan setelah Kehidupan)”. Dr. Moody juga merupakan penulis laris untuk kesebelas bukunya –yang telah terjual lebih dari 13 juta eksemplar di seluruh dunia. Selain itu, ia juga menulis berbagai artikel akademis dan literatur profesional seperti “Near Death Experiences (Pengalaman Menjelang Kematian) Death with Dignity ,(Meninggal Dengan Mulia) , dan Life after Loss (Kehidupan setelah Kehilangan)”.&lt;/p&gt;&lt;a href="http://badru2.files.wordpress.com/2012/04/ilmuan-3.jpg"&gt;&lt;img src="http://badru2.files.wordpress.com/2012/04/ilmuan-3.jpg?w=150" alt="" title="ilmuan 3" width="150" height="75" class="aligncenter size-thumbnail wp-image-2951" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;u&gt;Dr. Raymond Moody dengan bukunya&lt;/u&gt;&lt;br /&gt;
 &lt;br /&gt;
&lt;p align="justify"&gt;Dr. Moody telah mengadakan penelitian terhadap lebih dari seratus kasus “mati klinis” dan hidup kembali. Studi klasik ini telah menobatkan dirinya sebagai sesepuh dunia di bidang pengalaman menjelang kematian. Life after Life (Kehidupan setelah Kehidupan) telah mengubah pandangan kita terhadap hidup dan kematian. Salah satu ringkasan penjelasannya dari pengalaman menjelang kematian adalah “suatu sensasi melayang dan ketidakterhubungan dengan tubuh fisik kita”. Ia melanjutkan bahwa“jiwa melihat tubuh tanpa kehidupan dari sudut langit-langit; dan perasaan tenang dan hening mendominasi pada saat waktu berhenti. Jiwa merasa ditarik ke terowongan gelap dengan cahaya putih berkilauan di ujungnya. Saat kita memasuki cahaya putih, orang yang kita cintai atau tokoh religius akan menyambut kita, dan kita akan melihat gambaran berwarna dari kilas kehidupan yang telah dilalui.  Menakjubkan, banyak orang dari berbagai belahan dunia telah mengalami hal yang persis sama. Sesudah mengalami NDE, orang itu akan lebih menghargai kehidupan, mementingkan hubungan personal, dan lebih gigih dalam usaha mencapai tujuan.&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;p ALIGN="JUSTIFY"&gt;Dr Moody menjelaskan, ada seorang wanita tunanetra yang dengan tepat mendeskripsikan peralatan yang dipergunakan, saat ia dioperasi karena serangan jantung,“sampai ke warna-warnanya”.Kenyataan bahwa wanita ini telah buta selama lima puluh tahun meyakinkan adanya pengalaman menjelang kematian. Moody juga melaporkan sebagian orang dengan pengalaman menjelang kematian dimana mereka enggan untuk kembali setelah meninggalkan tubuh fisiknya. Beberapa pasien bahkan marah kepada para dokter yang membawa mereka kembali. Dari sini kita dapat mengetahui bahwa mereka pasti mengalami pengalaman yang sangat berkesan!&lt;/p&gt;&lt;a href="http://badru2.files.wordpress.com/2012/04/ilmuan-2.jpg"&gt;&lt;img src="http://badru2.files.wordpress.com/2012/04/ilmuan-2.jpg?w=150" alt="" title="ilmuan 2" width="150" height="75" class="aligncenter size-thumbnail wp-image-2952" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;u&gt;Dr. Ken Ring dan bukunya&lt;/u&gt;&lt;br /&gt;
&lt;p ALIGN="JUSTIFY"&gt;Dr. Ken Ring adalah seorang profesor psikologi di Universitas Connecticut. Ia telah mendokumentasikan 102 NDE. Dalam risetnya yang terakhir termasuk NDE dari seorang tunanetra, dan penemuannya dapat dibaca pada bukunya "Mindsight&lt;br /&gt;
(Penglihatan Pikiran). Buku-bukunya terdahulu termasuk "Life at Death (Hidup saat Kematian)”, "Lessons from the Light (Pelajaran dari Cahaya)”, "Heading toward Omega (Menuju ke Omega) ”, dan "The Omega Project (Proyek Omega)”. Dr Ring meriset NDE, termasuk orang yang menyaksikan keluarnya roh dari tubuh fisik, dan ini telah dibuktikan kebenarannya. Ia juga telah meneliti NDE yang mengonfirmasikan adanya reinkarnasi. Fenomena menarik terjadi saat seseorang mengalami NDE adalah saat dimana jiwa mereka bertemu orang lain, biasanya orang yang dicintai. Mereka juga dapat mendengar pembicaraan orang di sekitarnya saat jiwa mereka keluar dari tubuh fisik. Dr Ring mengatakan, Bukti ini telah menunjukkan bahwa kesadaran itu ada. Dr.Ring menulis satu artikel di "Journal of Near-Death Studies (Majalah Penelitian Menjelang Kematian) sehubungan dengan NDE. Ia melaporkan, saat keluar dari tubuh fisik, semua orang hampir memiliki pengalaman yang sama. Termasuk bergerak ke dalam terowongan kosong atau gelap menuju cahaya terang; bertemu dengan saudara dan teman yang telah meninggal; merasa tenang dan damai; merasa dikelilingi perasaan penuh cinta; merasa sangat cantik dan sangat rindu berada di sana. Saat orang kembali ke realitas dunia setelah mengalami NDE, mereka sangat&lt;br /&gt;
terpengaruh oleh perasaan ini sepanjang sisa hidup mereka.&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;a href="http://badru2.files.wordpress.com/2012/04/ilmuan-1.jpg"&gt;&lt;img src="http://badru2.files.wordpress.com/2012/04/ilmuan-1.jpg" alt="" title="ilmuan 1" width="150" height="188" class="alignleft size-full wp-image-2982" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;u&gt;Dr. Bruce Greyson&lt;/u&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;p ALIGN="JUSTIFY"&gt;Dr. Bruce Greyson Dokter berikutnya mendokumentasikan satu dari contoh yang paling meyakinkan dari seseorang yang telah mengalami pengalaman keluar dari tubuh fisik atau NDE. Dr. Bruce Greyson adalah Carlson Professor of Psychiatry pada&lt;br /&gt;
University of Virginia Health System. Ia merupakan salah seorang anggota dari Asosiasi Parapsikologi yang meriset pengalaman menjelang kematian. Ia menerima sembilan bantuan riset dimana ia sebagai kepala investigator telah melakukan presentasi ilmiah kepada lebih dari 60 konferensi nasional dan regional. Dr Greyson juga telah menerbitkan lebih dari 60 artikel. Ia telah menulis buku dengan judul, “The Near-Death Experience: Problems, Prospects, Perspectives (Pengalaman Menjelang Kematian: Masalah, Prospek, Perspektif), dan ia telah menjadi editor pada Majalah Penelitian Menjelang Kematian selama lebih dari dua puluh tahun. Dr. Greyson telah mendokumentasikan pola yang jelas atas pola kesehatan pasien dalam jangka panjang setelah mengalami fenomena menjelang kematian. Ia juga menulis terapi strategis demi membantu pasien untuk menyesuaikan kehidupan setelah NDE. Pengalaman menjelang kematian adalah peristiwa yang sangat mendalam, dimana hampir semua orang berubah setelahnya. Seorang kriminal berubah menjadi seorang yang mengabdi kepada sesama. Kesehatan mereka juga akan membaik, masalah mental terselesaikan.&lt;br /&gt;
Kebanyakan orang yang mengalami NDE tidak akan bertanya lagi apakah Tuhan&lt;br /&gt;
ada. Mereka tahu Tuhan ada. Saatkata-kata, bagian yang ada dalam diri kita selamanya. Setelah mati secara fisik, jiwa kita tetap mengetahui berbagai peristiwa, dan merekam cerita-cerita menarik untuk mereka yang berkenan mendengarkan. Pengalaman mendalam dan penting dari NDE menunjukkan dengan jelas bahwa jiwa melampaui hidup dan Tuhan itu ada.&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;
</description><link>http://badru1.blogspot.com/2013/01/pengalaman-menjelang-kematian-dan.html</link><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><thr:total>0</thr:total><georss:featurename>Indonesia</georss:featurename><georss:point>-0.789275 113.92132700000002</georss:point><georss:box>-31.6682765 72.61273300000002 30.0897265 155.22992100000002</georss:box></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-3791249150735668693.post-3294877107425284954</guid><pubDate>Sat, 21 Jan 2012 02:26:00 +0000</pubDate><atom:updated>2012-01-20T18:26:50.508-08:00</atom:updated><title>Apakah neraka itu ada?</title><description>Oleh : Michael Evans
Beberapa tulisan suci
kuno
menggambarkan
Surga dan Neraka
dengan sangat rinci,
tetapi ada
penerimaan yang
sangat berbeda dari
orang-orang muda
saat ini. Bagi anak
muda yang skeptis
dan berpikiran kritis,
menganggap para
Imam dan Raja-raja
jaman dahulu
menemukan bahwa
janji surga dan
ancaman neraka ini
sebagai sesuatu
sangat berguna
untuk membuat
orang patuh pada
aturan-aturan
perilaku dan
kepercayaan yang
ditetapkan oleh
otoritas yang diatas.
Satu-satunya bukti
modern yang
tersedia pada subjek
surga dan neraka
berasal dari catatan
yang diberikan oleh
roh-roh, yang
sekarang berada di
akhirat, tentang apa
yang mereka benar-
benar alami sejak
kematian mereka.
Roh-roh ini
melaporkan berbagai
eksistensi yang baik
dan buruk, mulai dari
yang menyenangkan
hingga yang
mengerikan.
Sebagian besar dari
mereka mengatakan
bahwa mereka
senang dengan
kehidupan baru
mereka. Roh dari Dr
Raynor Johnson
yang sebelumnya
adalah Kepala dari
University College
ditanya apakah ia
menemukan sesuatu
yang tak terduga
dalam kehidupan
barunya, Dia berkata,
“Ini benar-benar
lebih indah daripada
yang saya pikir
mungkin bisa
menjadi.”
Seorang teman
spiritualis yang saya
ketahui, Profesor
Wilson Knight,
kembali
mengatakan,
“Michael, tempat
itu adalah lebih baik
daripada yang kita
duga”. Seorang
anak laki-laki
berumur sebelas
tahun yang bangkit
kembali dari
kematiannya
mengatakan, “Ini
sangat
menyenangkan Saya
tidak mau kembali
ke bumi – disini
saya bisa melakukan
semuanya. Dapatkah
Anda berdiri di atas
Menara Eiffel? Saya
bisa! “Ada ribuan
dokumentasi serupa
tentang orang-orang
yang benar-benar
menikmati hidup di
dimensi berikutnya
– tetapi bagaimana
dengan orang lain
yang menemukan
dirinya dalam
sesuatu tempat
seperti Neraka? Mari
kita lihat beberapa
laporan ini.
Pada tanggal 23
Agustus 2001,
sekitar pukul 3:30,
seorang roh wanita,
ingin berbicara
dengan kami melalui
medium Sheila
Gwillam, yang
mengatakan bahwa
ia telah mati karena
dihukum gantung.
Berikut ini adalah
transkrip rekaman
pada saat itu.
Michael: “Selamat
datang teman.
Apakah Anda ingin
berbicara dengan
kami?
Roh: “Aku tahu aku
mati karena kata-
kata, ‘Anda akan
digantung dileher’
yang tertanam
dalam pikiran
saya.” “
Michael: “Kami
mengerti!”
Roh: “saat-saat
terakhir kematian,
saya tetap
memikirkannya, dan
saya tidak bisa
menghapuskannya
dari pikiran”.
Michael: “Kami
akan melihat apa
yang bisa kami
lakukan untuk
membantu Anda”.
Roh: Saya tahu saya
melanggar hukum,
tetapi saya masih
merasa dendam
pada ketidakadilan
“.
Michael; Sekarang
kita adalah
sekelompok orang
yang -
Roh: (memotong)
“Tidak ada
bedanya. Peristiwa
itu masih berputar-
putar di dalam
kepalaku, bahwa jika
itu adalah salah
untuk mencoba
mengambil
kehidupan orang lain,
mengapa hidup saya
malah diambil. Itu
bukan keadilan, itu
balas dendam, dan
pikiran saya
berusaha untuk
mengatasi kutukan
dan kebencian dan
rasa bersalah atas
peristiwa itu. Saya
merasa bersalah
karena telah
mencoba mengambil
kehidupan
seseorang, tetapi
jika mereka tidak
mati, mengapa saya
harus dihukum
gantung ?
Bagaimana bisa
dihukum seperti itu
kalau tidak
menyebabkan
kematian?”
Wanita ini mendapati
dirinya dalam
kegelapan dan kami
membutuhkan
beberapa waktu
untuk membebaskan
dirinya dan
membantunya untuk
bergerak ke dalam
kedamaian dan
situasi yang lebih
bahagia. Dalam
waktu duniawinya ia
terjebak dalam
situasi yang sulit
selama 46 tahun.
Sekarang mari kita
mendengarkan
seseorang yang
harus menunggu di
kegelapan untuk
waktu yang lebih
lama dari itu.
M. “Apakah Anda
ingin berbicara
dengan kami?
Tidak ada jawaban
Dapatkah Anda
mendengar kata-
kata saya?
Medium sedikit
mengangguk.
“Apakah Anda
bahagia? “
Roh: “Tidak!”
M: “Kami dapat
membantu orang-
orang yang tidak
bahagia. Katakan
pada saya, apakah
terang atau gelap di
mana Anda berada?
“
Roh: (Perlahan)
“Gelap. ”Saya
membutuhkan
beberapa, saya tidak
tahu kata yang tepat
dalam bahasa Anda,
tapi aku butuh
pengampunan untuk
banyak hal buruk
yang telah saya
lakukan di kehidupan
dunia ketika saya
berada dalam posisi
otoritas yang besar
ketika ada begitu
banyak – sangat
banyak –
kesempatan untuk
melakukan sesuatu
yang lebih baik. “
M: “Kami
memahami perasaan
Anda”
Roh: “Ini tidak
mudah.”
M: “Kami
mengerti.”
Roh: “Saya hidup
beribu tahun yang
lalu di Mesir. Saya
adalah seorang
Imam Besar di salah
satu Dewan. Saya
menyalahgunakan
posisi kekuasaan
saya, tidak begitu
banyak yang saya
lakukan, tapi apa
yang saya lakukan
adalah sebuah
kegagalan.
Saya sesungguhnya
tidak mau datang
malam ini, tapi saya
diberitahu bahwa ini
adalah satu-satunya
cara agar saya
mendapatkan
kedamaian dan
bergerak maju. “
M: “Saya yakin hal
ini benar.
Memberitahu kami
tentang hal itu
adalah langkah
pertama dan masih
ada harapan bagi
semua orang.
Apakah Anda ingin
untuk memberitahu
kami lebih banyak
lagi atau apakah itu
cukup? “
Roh: “Ada begitu
banyak
pertumpahan darah,
begitu banyak
penderitaan dan
hilangnya nyawa di
antara para budak
dan pekerja yang
membangun kuil dan
piramida yang
orang-orang lihat
sekarang. Apa yang
mereka tidak lihat,
adalah kengerian
yang terjadi pada
saat itu, yang
sebagian besar
membuat saya malu.
Untuk mengatakan
bahwa itu bukan
hanya saya yang
melakukan, tidak
membuatnya
menjadi lebih mudah.
” Saya dapat
melakukan jauh lebih
baik dari itu. “
M: “Apakah Anda
memiliki beban ini
sejak Anda
meninggal?”
Roh: “Ya, kegelapan
ini sudah lama,
namun selalu
menghidupkan
kembali semua
adegan yang
mengerikan
tersebut. Tidak ada
kesempatan untuk
memperbaikinya dan
perasaan rasa
bersalah yang besar
dan kesedihan
karena saya harus
hidup melalui
penderitaan dan rasa
sakit yang terjadi
saat itu. “
M: “Semua orang
bisa mencapai
kedamaian pada
akhirnya. Semua
akan mendapatkan
kemajuan pada
akhirnya. Bersedia
untuk bertobat,
menyesal, untuk
mengakui adalah
langkah-langkah
yang akan
membawa Anda
pada kedamaian.
Anda telah membuat
sebuah awal.
Apakah Anda
memiliki orang yang
sudah berlalu yang
Anda ingin lihat lagi,
yang bisa datang dan
berbicara kepada
Anda untuk
membantu Anda dan
memberitahu Anda?
“
Roh: “Saya sangat
menghargai respek
dan cinta ayah saya
yang adalah pria
yang baik. Kalau dia
bisa membantu saya
dan memaafkan
saya, itu akan
membantu. “
M: “Sekarang, apa
yang ingin kami
katakan adalah
bahwa kita semua
membuat suatu
keinginan, kita
semua di sini, agar
ayahmu datang. Tapi
Anda harus membuat
keinginan terbesar,
‘Mohon, ayah,
datang ke saya’,
dan saya pikir kami
mungkin akan
berhasil. Anda
mungkin akan
menemukan bahwa
Anda mulai menjadi
lebih ringan dan
seseorang akan
datang kepada Anda
dan membawa
keluar menuju
cahaya. Mari kita
semua membuat
keinginan sekarang,
‘Ya ayah, datang!
“
Sekarang saya akan
tetap diam dan
meminta Anda untuk
memberitahu kami
kalau ada
perubahan, hal itu
akan lebih ringan,
Anda mendengar
sesuatu atau Anda
melihat sesuatu.
Sekarang kami akan
menunggu untuk
melihat apa yang
terjadi. “
Sebuah jeda terjadi.
Roh: “Saya dapat
melihat langit!”
M: “Bagus, itu telah
dimulai.”
Roh: “Langit
malam, dengan
semua bintang-
bintang. Ini mengisi
hatiku dengan
sukacita! “
M: “Pikirkan
tentang ayahmu –
bagaimana ia
tampak seperti,
bagaimana
suaranya.”
Roh: “Ada cahaya di
udara – dan suara-
suara! Aku merasa
seolah-olah saya
bergerak ke atas.
Ada suara-suara ,
“Mari, bergerak
maju, Anda telah
melunasinya –
sekarang Anda dapat
masuk ke dalam
cahaya!” ‘
M: “cobaan Anda
sudah selesai.”
Roh: “Terima
kasih!”
M: “Kami memberi
Anda cinta dan
karunia.”
Roh: “Aku merasa
tidak layak untuk
merasakan
kebahagiaan ini.”
M: “Kasih Tuhan itu
tak terbatas, tak
terbatas. Jadilah
bahagia sekarang. “
(Sang medium
merasakan roh yang
berbicara tersebut
sebagai orang kuat
besar dengan hiasan
kepala yang rumit,
tampak seperti
kepala seekor anjing.
Sang medium,
Valerie, berkata,
“Saya kira dia pasti
telah menghidupkan
kembali banyak
adegan yang telah
terjadi. Saya bisa
melihat orang-orang
yang mengangkut
batu dan dicambuk
dan hal-hal lain
seperti itu. “)
Ada beberapa kasus
yang jauh lebih
buruk dari ini yang
tidak akan saya
kutip di sini.
Pertanyaan tentang
‘Apakah ada
Neraka? Saya
membiarkan
pembaca untuk
memutuskan.</description><link>http://badru1.blogspot.com/2012/01/apakah-neraka-itu-ada.html</link><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-3791249150735668693.post-5116908741860560047</guid><pubDate>Thu, 19 Jan 2012 09:16:00 +0000</pubDate><atom:updated>2012-01-19T01:16:23.242-08:00</atom:updated><title>Perjalanan jiwa setelah kematian</title><description>Penelitian oleh :
Michael Newton Phd.
Ketika Dr Michael
Newton, seorang
Master hipnoterapis
bersertifikat, mulai
meregresi kliennya
ke kehidupan lampau
untuk mengakses
memori kehidupan
tersebut, ia secara
tidak sengaja
menemukan bahwa
adalah mungkin
untuk melihat ke
dalam dunia roh
melalui subyek yang
berada dalam kondisi
terhipnotis atau
supra sadar; dan
dalam keadaan ini
kliennya mampu
menceritakan apa
yang dialami oleh
jiwa mereka di
antara kehidupan di
Bumi. Bukunya,
Journey of Souls,
menyajikan sepuluh
tahun penelitian dan
wawasannya untuk
membantu orang
memahami tujuan di
balik pilihan hidup
mereka, dan
bagaimana dan
mengapa jiwa kita
– dan jiwa-jiwa dari
orang yang kita
cintai – hidup
selama-lamanya.
Buku lanjutannya,
Destiny of Souls,
sangat dianjurkan
juga untuk dibaca. Dr
Newton juga
merupakan pendiri
dari The Society for
Spiritual Regression.
Berikut ini adalah
kutipan dari buku
Journey of Souls
yang
menggambarkan
hakikat hidup di alam
roh.
Transisi Setelah
Kematian
Ada jiwa-jiwa yang
telah begitu tersesat
sehingga mereka
terlepas dari arus
utama jiwa yang
kembali ke basis
rumah spiritual
mereka setelah
kematian.
Dibandingkan dengan
semua entitas yang
kembali, jumlah jiwa
yang abnormal ini
tidaklah begitu
besar.
Ada dua jenis jiwa
yang tersesat:
orang-orang yang
tidak menerima
kenyataan bahwa
tubuh fisik mereka
sudah mati dan
mencoba berjuang
kembali di bumi
karena ketakutan
akan penderitaan
pribadi, dan jiwa-
jiwa yang telah
dipengaruhi oleh,
atau telah terlibat
dengan, kriminal
yang abnormal
selama berada di
tubuh manusia. Tipe
pertama ini kita
sebut hantu. Roh ini
menolak untuk
pulang ke rumah
setelah kematian
fisik dan seringkali
memiliki pengaruh
yang tidak
menyenangkan pada
orang-orang
sekitarnya yang
ingin menjalani
kehidupan dengan
damai. Jiwa ini
kadang-kadang
secara keliru disebut
roh-roh jahat karena
mereka sering
dituduh menyerang
pikiran orang-orang
dengan maksud yang
berbahaya.
Mereka yang terlibat
dalam melakukan
kejahatan yang
kejam ini menjalani
pemisahan atau
isolasi di dunia roh,
dan ini terjadi pada
saat orientasi
mereka bersama roh
pemandu. Mereka
tidak menjalani jalur
perjalanan yang
sama seperti jiwa-
jiwa yang lain dan
akan pergi terlebih
dahulu ke tempat
pemisahan sebelum
kembali ke dunia roh.
Jiwa-jiwa ini tidak
bergaul dengan
entitas lain dalam
cara yang
konvensional dalam
waktu yang cukup
lama.
Karena banyaknya
tingkat dan jenis
kesalahan di Bumi,
instruksi spiritual
dan isolasi yang
digunakan adalah
bervariasi untuk
setiap jiwa. Variasi
ini tampaknya akan
dievaluasi selama
orientasi di akhir
setiap kehidupan.
Waktu reindoctrinasi
di pemisahan relatif
tidak konsisten juga.
Misalnya, saya
memiliki kasus
tentang roh yang
langsung kembali ke
Bumi setelah periode
singkat di pemisahan
mereka untuk
sesegera mungkin
berinkarnasi kembali
untuk membayar
kesalahannya
dengan perbuatan
yang baik.
Semua jiwa akhirnya
akan tiba di pusat
dunia roh yang saya
sebut area
pemberangkatan.
Setelah melewati
orientasi ini
tampaknya tidak ada
perjalanan lebih
lanjut bagi siapa pun
memasuki ruang ini
di dunia roh.
Rupanya, sejumlah
besar jiwa-jiwa yang
datang dibawa
melalui jalur transit
massal. Roh-roh
tersebut dibawa
masuk, dikumpulkan,
dan kemudian
diproyeksikan ke
tujuan akhir yang
mirip dengan sebuah
terminal bandara
yang memiliki
kapasitas untuk
terbang ke segala
arah. Karakteristik
yang paling menonjol
dari dunia ini adalah
perasaan mental
yang kuat secara
kontinu yang mampu
mengarahkan segala
sesuatu dalam
harmoni yang luar
biasa. Banyak yang
mengatakan ini
adalah tempat
pemikiran murni.
Setelah jiwa tiba
kembali ke dalam
kelompok-kelompok
jiwa mereka,
mereka dihadapkan
pada Dewan Tetua.
Dewan ini terlibat
dalam melakukan
evaluasi langsung
kegiatan jiwa
sebelum kembali ke
kelompok jiwa
mereka.
Penempatan
kelompok jiwa ini
ditentukan oleh
tingkat
perkembangan jiwa.
Setelah kematian
fisik, perjalanan jiwa
kembali ke rumah
berakhir dengan
debarkasi ke ruang
yang disediakan
untuk kelompok
mereka sendiri, jika
mereka bukan jiwa
yang masih sangat
muda atau terisolasi
karena alasan lain.
Jiwa-jiwa yang
terwakili dalam
kelompok-kelompok
ini adalah teman-
teman yang akrab
dalam waktu yang
lama yang memiliki
tingkat kesadaran
yang sama. Anggota
grup yang sama
akan erat bersatu
untuk selamanya.
Kelompok yang
terjalin erat ini
sering kali terdiri dari
jiwa yang berpikiran
sama dan terus-
menerus bekerja
satu sama lain untuk
tujuan yang sama.
Biasanya mereka
memilih hidup
bersama sebagai
saudara dan teman
dekat selama
inkarnasi di Bumi.
Tingkat
Pengelompokan
Jiwa
The Beginner Soul/
Jiwa Pemula
Ada dua jenis jiwa
pemula : jiwa-jiwa
yang benar-benar
muda dalam hal
keberadaan didunia
roh, dan jiwa-jiwa
yang telah
berreinkarnasi di
Bumi dalam jangka
waktu yang relatif
lama, tapi masih
tetap belum matang.
Saya yakin bahwa
hampir tiga
perempat dari
semua jiwa-jiwa
yang mendiami
tubuh manusia di
Bumi saat ini masih
dalam tahap awal
perkembangan. Jiwa
akan mengakhiri
inkarnasi di Bumi
ketika mereka telah
mencapai
perkembangan
penuh.
Para jiwa pemula ini
dapat hidup di
sejumlah kehidupan
dalam keadaan
kebingungan dan
ketidakefektifan,
dipengaruhi oleh
pelajaran di Bumi
yang dirasakan
berbeda dengan
koherensi dan
keselarasan yang
ada di dunia roh.
Jiwa yang kurang
berkembang
cenderung untuk
menyerahkan diri
mereka kepada
aspek pengendalian
masyarakat umum,
pada struktur sosial-
ekonomi mereka
atau agama yang
menyebabkan
sebagian besar
orang menjadi
subordinat bagi
orang lain. Jiwa yang
belum
berpengalaman ini
cenderung
dilumpuhkan oleh
kurangnya pemikiran
independen. Mereka
juga bersandar pada
ego dan tidak mudah
menerima pendapat
orang lain yang
menunjukkan siapa
mereka. Setiap jiwa
pernah menjadi jiwa
pemula.
The Intermediate
Soul/ Jiwa
Menengah
Setelah jiwa kita
maju ke kisaran
menengah, kegiatan
kelompok lebih
banyak dikurangi. Ini
tidak berarti bahwa
kita kembali ke jenis
seperti isolasi seperti
yang terjadi dengan
jiwa-jiwa pemula.
Jiwa jiwa yang
berkembang ke
tingkat
perkembangan
menengah
mengurangi
hubungan mereka
dengan kelompok-
kelompok utama
karena mereka telah
memperoleh
kedewasaan dan
pengalaman untuk
beroperasi secara
lebih mandiri. Jiwa-
jiwa ini juga
mengurangi jumlah
inkarnasi mereka.
Jiwa-jiwa ini pada
akhirnya siap untuk
menerima tanggung
jawab yang lebih
serius. Hubungan kita
dengan pemandu
kita sekarang
berubah dari
hubungan guru-
murid menjadi
hubungan rekan
kerja. Pemandu lama
kita telah
membentuk
kelompok murid
baru, sekarang
giliran kita untuk
mengembangkan
kemampuan untuk
mengajar yang pada
akhirnya akan
memenuhi syarat
untuk bertanggung
jawab sebagai
pemandu bagi orang
lain.
Ini adalah tahap yang
penting bagi jiwa-
jiwa dalam
perkembangan
mereka, karena
sekarang mereka
mulai diberikan
tambahan tanggung
jawab untuk
membimbing jiwa-
jiwa pemula. Namun
status pemandu ini
tidak diberikan
kepada kita semua
secara sekaligus.
Seperti halnya
banyak aspek lain
dalam kehidupan
jiwa, di sini kita diuji
secara hati-hati.
Jiwa tingkat
menengah adalah
periode pelajaran
bagi calon pemandu.
Mentor kita
menetapkan jiwa
yang akan kita
pandu, dan kemudian
mengevaluasi
kinerja
kepemimpinan kita
di dalam dan luar
inkarnasi fisik.
Hanya jika pelatihan
awal ini sukses, kita
diperbolehkan untuk
berfungsi di tingkat
pemandu junior.
Tidak setiap orang
cocok untuk
mengajar, tetapi hal
ini tidak membuat
kita tidak bisa
menjadi jiwa yang
maju. Pemandu,
seperti orang lain,
memiliki
kemampuan dan
bakat yang berbeda,
serta kekurangan.
Pada saat kita
mencapai tingkat
yang maju, bakat
jiwa kita akan
sangat terkenal di
dunia roh. Kita akan
diberi tugas-tugas
pekerjaan yang
sepadan dengan
kemampuan kita.
Pendekatan yang
berbeda untuk
belajar akhirnya
membawa kita
semua untuk
akhirnya menuju hal
yang sama dalam
memperoleh
keutuhan rohani.
The Advanced Soul/
Jiwa Maju
Saya percaya bahwa
orang-orang di bumi
yang memiliki jiwa
yang tua dan sangat
maju adalah langka.
Seseorang yang
memiliki jiwa yang
maju ini tidak
mencari seorang
terapis regresi untuk
menyelesaikan
konflik hidupnya.
Pada kebanyakan
kasus, mereka
menjelma sebagai
pemandu. Jika
sebagian besar dari
kita bergulat setiap
hari dengan
menguasai masalah-
masalah mendasar,
jiwa maju lebih
tertarik membuat
perbaikan kecil
terhadap tugas-
tugas tertentu.
Kita mungkin akan
mengenali mereka
ketika mereka
muncul sebagai
tokoh publik, seperti
Mother Teresa; tapi
akan lebih berguna
bagi jiwa yang maju
untuk melakukan
perbuatan baik
mereka di tempat
yang tenang, dengan
cara sederhana.
Tanpa menampilkan
diri, pemenuhan diri
mereka berasal dari
meningkatkan
kehidupan orang lain.
Mereka kurang fokus
pada masalah
pembentukan
organisasi dan lebih
menitik beratkan
pada peningkatan
nilai-nilai
kemanusiaan
individu.
Tanda jiwa yang
maju adalah orang
yang memiliki
kesabaran tinggi
dalam masyarakat
dan menunjukkan
kemampuan
bertahan yang luar
biasa. Yang paling
menonjol adalah
wawasan mereka
yang luar biasa. Ini
bukan untuk
mengatakan hidup
mereka tidak
memiliki perangkap
karma, kalau tidak,
mereka mungkin
tidak akan berada di
sini sama sekali.
Mereka dapat
ditemukan di semua
lapisan kehidupan,
namun seringkali
dalam profesi atau
membantu
memerangi
ketidakadilan sosial
dalam berbagai cara.
Jiwa yang maju
memancarkan
ketenangan jiwa,
kebaikan, dan
pemahaman
terhadap orang lain.
Tidak dimotivasi oleh
kepentingan diri
sendiri, mereka
dapat mengabaikan
kebutuhan fisik
mereka sendiri dan
hidup dalam keadaan
berkekurangan.
Kembali ke tubuh
Fisik
Ada masa ketika
jiwa harus sekali lagi
meninggalkan
tempat kudus di
dunia roh untuk
kembali lagi ke Bumi.
Keputusan ini
tidaklah mudah.
Jiwa-jiwa harus
bersiap-siap
meninggalkan dunia
total kebijaksanaan,
di mana mereka
berada dalam
keadaan bahagia dan
kebebasan, untuk
kemudian kembali
pada tuntutan tubuh
fisik dan mental.
Setelah mereka
kembali ke dunia roh,
jiwa-jiwa menjadi
ragu untuk
meninggalkan dunia
pemahaman diri,
persahabatan, dan
kasih sayang untuk
kemudian kembali
pergi ke lingkungan
planet
ketidakpastian dan
ketakutan yang
ditimbulkan oleh
agresifitas, dan rasa
bersaing manusia.
Meskipun memiliki
banyak keluarga dan
teman-teman di
Bumi, banyak jiwa-
jiwa yang
berinkarnasi merasa
kesepian dan tidak
dikenal di antara
populasi besar
manusia.
Peremajaan energi
dan penilaian pribadi
seseorang
memerlukan waktu
lebih lama bagi
beberapa jiwa-jiwa
dibanding yang lain,
tapi akhirnya jiwa
akan termotivasi
untuk memulai
proses inkarnasi.
Meskipun kita sulit
untuk meninggalkan
lingkungan roh,
sebagai jiwa kita
juga masih
mengingat
kesenangan fisik di
kehidupan di Bumi
dengan kesukaan
dan bahkan
nostalgia. Ketika
luka-luka kehidupan
masa lalu itu
disembuhkan dan
kita kembali
sepenuhnya pada diri
kita sendiri, kita
merasakan tarikan
untuk memiliki
ekspresi fisik
sebagai identitas
kita. Sesi pelatihan
dengan pemandu
dan kelompok jiwa
menyediakan
kolaborasi upaya
rohani untuk
mempersiapkan kita
untuk kehidupan
selanjutnya. Karma
kita di masa lalu
terhadap
kemanusiaan,
kesalahan dan
prestasi kita semua
telah dievaluasi ke
arah masa depan
yang terbaik dari
usaha kita. Jiwa-
jiwa sekarang harus
menyerap semua
informasi ini dan
mengambil tindakan
berdasarkan tiga
tujuan utama:
1. Apakah saya
siap untuk
kehidupan
fisik baru?
2. Apa pelajaran
spesifik yang
ingin saya
lakukan untuk
memajukan
pembelajaran
dan
pengembanga
n saya?
3. Kemana saya
harus pergi,
dan siapa saja
yang berada
dalam
kehidupanku
berikutnya
untuk
memberi
kesempatan
yang terbaik
untuk
melayani
tujuan saya?
Sekali jiwa telah
memutuskan untuk
inkarnasi lagi, tahap
berikutnya adalah
seleksi kehidupan.
Jiwa-jiwa akan
mempertimbangkan
kapan dan di mana
mereka ingin terlahir
di Bumi sebelum
membuat keputusan
dengan siapa
mereka akan tinggal
dalam kehidupan
mereka yang baru.
Meskipun pada
beberapa orang sulit
bagi saya untuk
menggambarkan
situasi saat
pemilihan tersebut,
mereka
menggunakan
deskripsi yang
sangat mirip. Mereka
mengatakan tempat
itu menyerupai
sebuah bioskop yang
memungkinkan jiwa-
jiwa untuk melihat
diri mereka di masa
depan, memainkan
peran yang berbeda
dalam berbagai
setting kehidupan.
Di tempat pilihan
hidup ini, jiwa kita
melihat pratinjau
hidup lebih dari satu
manusia dalam siklus
yang sama. Saat kita
meninggalkan
daerah ini, sebagian
besar jiwa
cenderung telah
memilih salah satu
tempat yang
disajikan kepada kita
untuk inkarnasi jiwa.
Namun, pembimbing
rohani kita memberi
kita banyak
kesempatan untuk
merenungkan semua
yang telah kita lihat
di masa depan
sebelum membuat
keputusan akhir.
Setelah jiwa
menyelesaikan
konsultasi dengan
pemandu dan
kelompok jiwa
tentang banyaknya
dampak fisik dan
psikologis dari pilihan
tubuh dan kehidupan
baru mereka,
keputusan untuk
inkarnasi kemudian
dibuat. Ini menjadi
logis untuk
mengasumsikan
bahwa mereka
kemudian akan pergi
langsung ke Bumi. Ini
tidak terjadi sebelum
elemen penting dari
persiapan terjadi.
Jiwa-jiwa
sebelumnya pergi ke
tempat dalam dunia
roh yang biasanya
disebut tempat
pengenalan, atau
kelas pengenalan.
Saya diberitahu
bahwa aktivitas di
sini adalah seperti
persiapan untuk
menghadapi ujian
akhir.
Salah satu
persyaratan terakhir
sebelum
keberangkatan bagi
banyak jiwa adalah
pergi kepada Dewan
Tetua untuk kedua
kalinya. Dunia roh
adalah sebuah
lingkungan yang
dipersonifikasikan
oleh hirarki dan para
tetua yang ingin
memperkuat makna
dari tujuan jiwa
untuk kehidupan
selanjutnya.
Beberapa kembali ke
kelompok jiwa
mereka setelah
pertemuan ini untuk
mengucapkan
selamat tinggal
sementara yang lain
mengatakan mereka
segera berangkat
untuk reinkarnasi.
Jiwa-jiwa ini
kemudian bersiap-
siap untuk
embarkasi ke Bumi
seperti seorang
prajurit yang siap
berangkat ke medan
pertempuran. Ini
adalah kesempatan
terakhir bagi jiwa-
jiwa untuk
menikmati
keberadaan di alam
roh sebelum mereka
beradaptasi dengan
tubuh fisik yang
baru.</description><link>http://badru1.blogspot.com/2012/01/perjalanan-jiwa-setelah-kematian.html</link><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-3791249150735668693.post-469362903891713618</guid><pubDate>Thu, 19 Jan 2012 09:08:00 +0000</pubDate><atom:updated>2012-01-19T01:08:07.906-08:00</atom:updated><title>Roh yang tersesat</title><description>Oleh : Michael
Newton
Artikel ini adalah
bagian dari buku
Journey of Souls
yang berisi
wawancara
terhadap subjek
terhipnotis mengenai
kehidupan antar
kehidupan. Dalam
salah satu bagian
penelitiannya
Dr.Newton
memfokuskan
tentang fenomena
roh tersesat/hantu
berdasarkan
wawancara dengan
beberapa subjek
terhipnotis tersebut.
Ini adalah
kesimpulannya :
Setelah kematian
fisik di Bumi, ada
banyak roh yang
sedemikian
terlukanya sehingga
mereka terpisah dari
roh-roh yang
berpulang ke sebuah
rumah keluarga
spiritual.
Dibandingkan dengan
jumlah entitas yang
berpulang, maka
jumlah roh yang
abnormal ini tidak
begitu besar.
Bagaimanapun, apa
yang telah terjadi
pada mereka di Bumi
dipandang penting
karena dampak
besarnya pada roh
terinkarnasi lainnya.
Ada dua jenis roh
yang tersesat: roh
yang tidak menerima
kenyataan bahwa
tubuh fisik mereka
sudah mati sehingga
mereka menentang
kepulangan menuju
alam roh dengan
alasan penderitaan
pribadi; dan roh yang
telah menjadi lemah
karena suatu
abnomalitas kriminal
selama berada
dalam tubuh fisik.
Pada contoh
pertama,
ketersesatan adalah
pilihan roh itu sendiri,
sementara pada
kasus kedua, roh
pembimbing spiritual
dengan sengaja
menjauhkan roh itu
dari komunikasi lebih
lanjut dengan entitas
lain selama periode
yang tidak
ditentukan. Dalam
kedua situasi itu, roh
pembimbing dari roh
roh ini memberikan
pengaruh besar pada
rehabilitasi mereka,
tetapi karena kondisi
antara tiap tiap jenis
roh yang tersesat ini
sangatlah berbeda
maka diperlukan
penanganan yang
berbeda.
Jenis pertama inilah
yang dinamakan
hantu. Roh ini
menolak untuk
pulang setelah
kematian fisik, dan
seringkali menebar
pengaruh pada orang
lain yang ingin
menuntaskan
kehidupan fisik
dengan tenteram.
Roh yang tersesat ini
terkadang
disalahpahami
sebagai “roh
jahat” karena
mereka dituduh
merasuki pikiran
orang dengan tujuan
merusak. Topik
sekitar roh negatif
telah mendorong
dilakukannya
penyelidikan yang
serius di bidan
parapsikologi.
Sayangnya bidang
spiritualitas ini telah
menarik unsur tak
wajar dari roh roh
yang diasosiasikan
dengan kuasa gelap,
yang akan
mengambil manfaat
dari emosi siapapun
yang rohnya rapuh.
Roh yang tersesat
adalah entitas yang
belum dewasa,
dengan persoalan
yang belum
tertuntaskan dalam
sebuah kehidupan
lampau di Bumi.
Mereka belum tentu
memiliki
kekerabatan dengan
orang hidup yang
mereka ganggu. Ada
benarnya bahwa
sebagian orang
dapat berperan
sebagai penghantar
yang cocok dan
reseptif bagi roh
negatif yang ingin
meledak-ledakkan
sifat suka menuruti
emosinya. Itu berarti
seseorang yang
sedang berada
dalam kondisi
kesadaran meditatif
dapat sewaktu-
waktu menangkap
berbagai pola sinyal
yang mengganggu
dari entitas tak
terinkarnasi, yang
sifat komunikasinya
dapat riang atau
agresif. Entitas yang
resah ini bukan roh
pembimbing.
Sejatinya roh
pembimbing adalah
roh penyembuh yang
tidak akan
mengganggu orang
hidup dan berbagai
pesan yang tidak
ramah.
Lebih sering dari
pada tidak, roh yang
resah ini terikat pada
sebuah lokasi
geografis tertentu.
Para peneliti yang
berspesialisasi dalam
fenomena hantu
menyatakan bahwa
entitas yang
tersesat ini terjebak
dalam suatu daerah
tak bertuan diantara
tataran astral lebih
rendah dari bumi dan
alam roh. Dari hasil
penelitian saya
sendiri, saya tidak
percaya bahwa roh-
roh ini tersesat
dalam suatu dimensi
ruang dan bahwa
mereka adalah roh
jahat. Mereka
memilih untuk tetap
tinggal dalam
tataran bumi setelah
kematian fisik untuk
sementara waktu,
karena besarnya
ketidak bahagiaan
mereka. Menurut
hemat saya mereka
adalah roh roh yang
terluka karena
perilaku mereka
menyiratkan
kebingungan,
keputusasaan dan
bahkan keagresifan,
hingga pada taraf
mereka menolak
kehadiran roh
pembimbing. Entitas
negatif yang
tersesat ini dapat
dihadapi dan diatasi
dengan berbagai
cara, agar mereka
berhenti
mengganggu
makhluk hidup. Roh
yang sedang
merasuki seseorang
dapat dibujuk untuk
pergi dan, pada
akhirnya, melakukan
peralihan yang tepat
guna memasuki alam
roh.
Kalau memang alam
roh itu
“terorganisir”
dengan roh
pembimbing yang
siap menyertai kita,
bagaimana mungkin
roh-roh yang tidak
mampu melakukan
penyesuaian diri ini,
yang menyedot
energi makhluk
hidup, tetap
diperkenankan untuk
eksis? Salah satu
penjelasannya
adalah bahwa kita
masih diberi
kehendak bebas
bahkan setelah
kematian sehingga
roh dapat memilih
untuk tetap tinggal
disekitar bumi.
Penjelasan lainnya
adalah bahwa
karena kita telah
begitu sering
mengalami
kepedihan yang luar
biasa di jagad fisik,
maka segala
ketidakberaturan
dan perubahan
spiritual dalam suatu
perjalanan normal
harus pula
diantisipasi. Selain
itu hantu hanya
menyalurkan satu
bagian energi, dari
rohnya yang resah,
sementara energi
sisanya telah
kembali ke alam roh
untuk melakukan
penyatuan kembali.
Ada kemungkinan
bahwa roh tak
terinkarnasi, roh
yang tak bahagia,
yang memerangkap
dirinya sendiri adalah
bagian dari suatu
rancangan besar.
Ketika roh-roh ini
telah siap, mereka
akan dibebaskan
pada saat itu juga
dari tataran astral
bumi dan didampingi
menuju tempat
semestinya di alam
roh.</description><link>http://badru1.blogspot.com/2012/01/roh-yang-tersesat.html</link><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-3791249150735668693.post-3331364476116581657</guid><pubDate>Thu, 19 Jan 2012 09:03:00 +0000</pubDate><atom:updated>2012-01-19T01:03:23.129-08:00</atom:updated><title>Arti kepulangan di alam roh</title><description>Oleh : Kevin Williams
Artikel ini adalah
kesimpulan dari
penelitian Kevin
Williams terhadap
dokumentasi
pengalaman mati
suri(NDE) dan juga
pengalaman-
pengalaman dari
para medium
physics/paranormal,
dan ahli regresi
hipnosis tentang
proses kepulangan
kita di alam roh.
Dokumentasi
pengalaman-
pengalaman ini
menunjukkan bahwa
di alam roh kita akan
disambut oleh orang-
orang terkasih,
keluarga dan
sahabat yang telah
mendahului kita. Kita
akan merasakan
kepulangan
sebenarnya dan rasa
sukacita. Berikut
adalah beberapa
dokumentasi dari
pengalaman-
pengalaman
tersebut.
Pengalaman mati
suri Betty Bethard:
Ketika Anda mati
Anda akan terlebih
dahulu disambut oleh
orang-orang terkasih
agar Anda dapat
memahami apa yang
telah terjadi. Ada
perayaan besar,
seperti pesta ulang
tahun, yang
menyambut
kedatangan Anda.
Keluarga dan teman-
teman yang telah
pergi sebelum Anda
berada di sana untuk
merayakan
kedatangan Anda.
Selalu ada kesan
yang baik pada saat
peralihan Anda.
Bahkan orang-orang
yang dalam hidupnya
lebih banyak
mementingkan diri
sendiri akan
mengetahui dan
memahami sukacita
tersebut. Apa pun
yang Anda telah
taburkan akan Anda
tuai dalam bentuk
strukturisasi
pengalaman dan
pelajaran yang terus
berlangsung di sisi
lain. Tetapi beberapa
hari pertama setelah
kematian, Anda
diijinkan untuk tetap
bersama dengan
orang yang
mengasihi Anda
sebelumnya. Anda
dapat melihat orang-
orang yang
ditinggalkan untuk
mendengar pikiran
dan kata-kata
mereka. Enam
minggu pertama kita
tinggal sangat dekat
dengan orang yang
kita kasihi di Bumi …
Setelah enam
minggu pertama
jiwa kemudian akan
bertemu dengan apa
yang disebut dewan
roh yang penuh
kasih. Dewan ini
terdiri dari guru dan
makhluk yang lebih
tinggi yang telah
mengiringi
perjalanan kita.
Makhluk-makhluk ini
membantu Anda
meninjau kehidupan
masa lalu Anda,
untuk mulai melihat
apa yang telah
dipelajari dan belum
dipelajari, dan apa
yang Anda ingin
perbaiki atau
lakukan dari titik ini.
( Betty Bethards )
Pengalaman mati
suri Ned Dougherty:
Saya menoleh ke
kanan, lalu saya
menyadari hadirnya
sekelompok makhluk
rohani dengan kami
di alam roh.
Peristiwa ini
memang seperti
sebuah kepulangan
bagi saya. Di antara
kelompok makhluk
rohani tersebut, saya
mengenali beberapa
teman-teman dekat
dan kerabat yang
telah meninggal
sebelumnya. Saya
juga mengenali
teman-teman lain
dari kehidupan
rohani saya sebelum
kelahiran saya di
Bumi. Saya dipenuhi
dengan sukacita
ketika saya
mengenali kakek-
nenek, bibi, dan
paman saya yang
telah meninggal
sebelumnya. Namun,
saya kecewa karena
saya tidak melihat
Ayah saya di antara
kelompok ini. Saya
kemudian mengenali
teman-teman lain
dari hidup saya,
termasuk seorang
teman wanita
sewaktu SMA. Saya
tidak tahu bahwa dia
telah meninggal.
Perasaan cinta,
sukacita dan berbagi
dengan kerabat dan
teman-teman ini
jauh melampaui
emosi saat berbagi
dengan mereka
selama hidup saya.
Sebagai anak dari
seorang pecandu
alkohol dan broken
home, saya tidak
pernah
berkomunikasi
tentang perasaan
saya kepada sanak
keluarga atau teman
dekat. Bahkan, saya
tidak sadar bahwa
saya punya perasaan
itu. Sebagian besar
perasaan saya
tersembunyi di
dalam. Ketika saya
berada di tempat
kepulangan saya
sebagai makhluk
rohani,
penyambutannya
adalah seperti yang
saya bayangkan
terjadi seperti dalam
keluarga yang
bahagia. Ini seolah-
olah kami sedang
merayakan setiap
liburan besar, setiap
kelahiran dan ulang
tahun, setiap
peristiwa indah
dalam semua
kehidupan kita
dengan cara yang
kita tak pernah bisa
merayakan sebagai
manusia. Saya ingin
perayaan dan
kepulangan ini
berlanjut untuk
selamanya, tetapi
kedamaian tersebut
tiba-tiba berubah
menjadi keriuhan
ketika saya harus
kembali ke tubuh
fisik saya. ( Ned
Dougherty )
Pengalaman Sylvia
Browne seorang
cenayang/medium
psikis:
Kebanyakan orang,
yang pergi melalui
proses surgawi,
pergi melalui
terowongan dan
menuju cahaya
Tuhan. Mereka
pulang ke tempat
mereka berasal di
sisi lain. Di sini,
mereka akan
bertemu kembali
dengan keluarga dan
teman-teman yang
telah pergi sebelum
mereka. Setelah
pertemuan itu,
kebanyakan dari kita
akan dibimbing oleh
roh pemandu kita
untuk menuju
sebuah bangunan di
sisi lain yang disebut
Kuil Kebijaksanaan.
Dalam ruangan yang
suci ini, kita melihat
kilas balik hidup kita
sebelumnya …
Ketika seseorang
selesai
menyesuaikan diri
dengan transisi
tersebut, mereka
dapat mengunjungi
suatu tempat yang
disebut Aula
Rekaman Kehidupan
dimana disimpan
data historis seperti
bagan dari
kehidupan masa lalu
setiap orang. Tempat
lain yang indah
adalah Kuil Keadilan
di mana orang-orang
pergi menghadap
Dewan Tetua yang
merupakan
kumpulan roh
tingkat tinggi, juru
bicara Tuhan yang
membantu kita
memutuskan
bagaimana untuk
mendapatkan
kemajuan yang lebih
jauh di alam roh.
( Sylvia Browne )
Pengalaman Mati
suri Betty Eadie :
Hidup tidak berakhir
ketika kita mati.
Kematian adalah
kelahiran kembali ke
dalam dunia roh
penuh cahaya dan
cinta, sebuah transisi
dari fisik hingga
spiritual yang tidak
lebih menakutkan
atau menyakitkan
daripada berjalan di
antara dua kamar
melalui pintu yang
terbuka. Ini adalah
kegembiraan pada
kepulangan ke
rumah alami kita.
(Betty Eadie)
Pengalaman George
Anderson seorang
medium psikis:
Menurut apa yang
mereka katakan,
kita pergi melalui
tingkat kesadaran
yang berbeda. Kita
bekerja dengan jalan
masing-masing kita
ke atas. Ini seperti,
untuk naik ke kelas
dua belas, Anda
harus lulus melalui
tingkat kesebelas.
Ketika kita pergi, kita
masuk ke
terowongan, kita
dapat pergi melalui
tingkat yang sedikit
lebih gelap dari
terowongan ini, yang
dapat mewakili
bentuk neraka atau
api penyucian,
karena ini adalah dua
tingkat negatif, atau
yang lebih gelap.
Tapi kalau kita sudah
menjadi orang yang
baik, kita umumnya
hanya melewati
mereka dengan
sangat cepat dan
kemudian kita
melanjutkan melalui
tingkat ketiga dan
keempat tingkat
kesadaran, di mana
orang-orang rata-
rata seperti kita
pergi – tidak semua
orang dapat menjadi
Bunda Teresa, yang
mungkin akan pergi
ke tingkat lebih
tinggi. Ketika kita
melalui tingkat ini
kita bertemu
kerabat dan teman-
teman kita yang
menyambut kita di
ujung terowongan,
seperti dalam film
Resurrection, di
mana mereka
menunggu kita dan
membawa kita ke
dalam cahaya. Dan
ada bentuk seperti
peremajaan rohani,
seperti reuni, seperti
pesta. Kita
mengenali satu sama
lain melalui
kepribadiannya.
Seperti kita semua
secara individu
memilikinya, sidik
jari yang unik, kita
masing-masing
memiliki kepribadian
yang sangat unik.
( George Anderson )
Penelitian NDE Dr
Elisabeth Kubler-
Ross :
Seluruh anggota
keluarganya berada
di dalam mobil yang
sedang dalam
perjalanan untuk
menjemputnya
ketika terjadi
kecelakaan tragis
yang membakar
seluruh keluarganya.
Ia kemudian menjadi
sangat tertekan dan
tidak percaya bahwa
ia tiba-tiba menjadi
seorang diri, dan
tiba-tiba menjadi
tidak memiliki anak,
hidup tanpa satupun
kerabat dekat. Dia
menyatakan total
ketidakmampuannya
untuk mengatasi hal
tersebut. Ia
menceritakan
bagaimana dia telah
berubah dari orang
yang berorientasi
pada penghasilan,
bersikap baik, suami
kelas menengah dan
seorang ayah yang
baik menjadi
seorang
gelandangan, yang
mabuk setiap hari
dari pagi hingga
malam,
menggunakan obat-
obatan dan mencoba
bunuh diri dengan
segala cara, tapi
tidak pernah mampu
berhasil. Kenangan
terakhirnya adalah
bahwa setelah dua
tahun hidup
menggelandang, ia
terbaring di jalan
tanah di tepi hutan,
mabuk, dan
berusaha untuk
bunuh diri agar dapat
berkumpul kembali
dengan keluarganya.
Ia tidak ingin hidup,
bahkan tidak
memiliki tenaga
untuk bergerak
keluar dari jalan
ketika ia melihat
sebuah truk besar
yang datang ke
arahnya dan
menabraknya.
Pada saat itu ia
seolah melihat
dirinya tergeletak di
jalan, menderita luka
parah, ketika ia
sedang mengamati
seluruh tempat
kecelakaan dari atas
tempat kejadian.
Pada saat itu
keluarganya muncul
di hadapannya,
dalam pancaran
cahaya rasa cinta
yang luar biasa. Ia
melihat senyum
bahagia di wajah
mereka, yang
membuat dia sadar
akan kehadiran
mereka, mereka
tidak berkomunikasi
secara verbal tetapi
dalam bentuk
telepati, mereka
berbagi kegembiraan
bersamanya dan
kebahagiaan atas
keberadaan mereka
sekarang. Ia tidak
dapat
memberitahukan
berapa lama reuni ini
berlangsung. Dia
begitu terpesona
oleh keadaan
keluarganya,
keindahan mereka,
cahaya mereka dan
total penerimaan
dari situasi saat itu,
dan cinta mereka
yang tanpa syarat. Ia
berjanji untuk tidak
bergabung dengan
mereka saat itu, tapi
untuk kembali
masuk ke tubuh
fisiknya sehingga ia
bisa berbagi dengan
dunia apa yang dia
telah alami. Ini akan
menjadi suatu
bentuk penebusan
untuk dua tahun
kesalahannya yang
mencoba untuk
meninggalkan
kehidupan fisik.
Sesaat setelah
berjanji ia melihat
sopir truk membawa
tubuh-nya yang
terluka parah ke
dalam mobil. Dia
melihat ambulans
yang bergegas
datang ke lokasi
kecelakaan itu,
kemudian ia dibawa
ke ruang gawat
darurat rumah sakit
dan akhirnya ia
masuk kembali ke
tubuh fisiknya, lalu
berusaha melepas
tali yang mengikat di
sekelilingnya dan
berjalan keluar dari
ruang gawat
darurat. Dia tidak
pernah menderita
efek samping dari
penyalahgunaan
narkoba dan alkohol.
Dia merasa
disembuhkan dan
utuh, dan membuat
komitmen bahwa ia
tidak akan
meninggal sampai ia
memiliki
kesempatan untuk
berbagi tentang
pengalaman
kehidupan setelah
kematian dengan
sebanyak mungkin
orang yang bersedia
mendengarkan.
Kemudian setelah ia
membaca sebuah
artikel di koran
tentang penampilan
saya di Santa
Barbara ia mengirim
pesan ke auditorium.
Dengan
mengizinkannya
untuk berbagi
dengan pemirsa
saya, ia mampu
memenuhi janji yang
dibuatnya pada
waktu kematiannya
yang singkat
tersebut. ( Dr.
Elisabeth Kubler-
Ross )
Penelitian Aziz
Khabirpour tentang
NDE:
Pertemuan dengan
sahabat dan kerabat
selama NDE adalah
hal yang umum, dan
sering mempunyai
efek yang besar
pada orang tersebut
sesudahnya. Orang-
orang yang mereka
jumpai biasanya
adalah anggota
keluarga atau
teman-teman yang
sangat dekat. Orang-
orang ini, dalam
bentuk makhluk-
makhluk rohani,
biasanya ada untuk
melindungi atau
untuk menjadi
pemandu. Tidak
selalu hal umum bagi
orang untuk melihat
mereka, tetapi
biasanya mereka
lebih banyak hadir
‘. Contoh : Seorang
wanita yang
bertemu
keluarganya ketika
ia meninggal merasa
bahwa mereka telah
datang untuk
melindungi atau
membimbing saya. Ia
merasa seolah-olah
saya kembali ke
rumah, dan mereka
di sana untuk
menyapa atau
menyambutnya.
Saat itu, ia
merasakan segala
sesuatu menjadi
bercahaya dan indah.
Ini adalah saat yang
indah dan mulia. Ada
juga dokumentasi
yang melaporkan di
mana mereka
dipandu oleh hewan
peliharaan yang
pernah dimilikinya
dulu. Orang-orang
yang ditemui
biasanya adalah
orang-orang yang
memainkan peran
penting dalam
kehidupan
seseorang. Orang-
orang yang terlihat
sering kali
digambarkan
sebagai belahan
jiwa. Jadi, ini
menunjukkan
bagaimana hanya
orang-orang yang
memiliki ikatan
khusus dalam
kehidupan ini, yang
akan kita jumpai di
akhirat. ( Aziz
Khabirpour )
Pengalaman mati
suri Michelle Dillon :
Dan kemudian saya
berada di rumah, dan
saya tahu itu adalah
kepulangan saya dan
saya tidak takut.
Saya melihat banyak
orang yang saya
kenal, beberapa di
antaranya saya
kenal lama, dan
banyak yang saya
tahu adalah
“terkait” tapi
bukan itu yang
penting. Yang
penting adalah
bahwa saya
MENGETAHUI mereka
dan mereka
MENGETAHUI saya
dan kami tidak
berkata apa-apa.
Kami punya
semacam perasaan
satu sama lain hanya
saja tidak diucapkan
dalam kata kata.
Tetapi saya belum
pernah merasakan
kegembiraan dalam
penyambutan
seperti ini
sebelumnya, saya
merasa sangat
dicintai, dan benar-
benar mencintai.
( Michelle Dillon )
Pengalaman mati
suri Randy Gehling:
Randy bisa
mendengar musik
yang indah di suatu
tempat di kejauhan.
“Tidak jauh dari
situ, saya bisa
melihat sebuah
jembatan dengan
seseorang yang
berdiri di atasnya.
Setelah melewati
jembatan tersebut,
saya melihat sebuah
kota dengan menara
emas seperti istana-
istana di Eropa.
Seluruh kota tampak
bersinar dengan
cahaya yang melesat
ke langit seperti
lampu sorot raksasa.
Saya bisa melihat
beberapa kubah di
kota berwarna
merah, yang lain
berwarna emas, dan
beberapa lainnya
berwarna biru. Pintu
gerbang dan tembok
kota tampaknya
terbuat dari cahaya
biru, merah, dan
ungu. ” Randy
bertanya pada Areo
apakah mereka akan
mengunjungi kota
tersebut. Malaikat
mengangguk. “Itu
adalah rumah baru
untuk Anda,
Randy.” Mereka
mulai berjalan ke
arah jembatan
menuju ke kota, dan
Randy melihat
bahwa pria yang
sedang berdiri
menunggu mereka
adalah kakeknya
Hansen. Randy
berlari menuju ke
kakeknya dan
merasakan
lengannya yang
memeluknya. Kakek
Hansen menjadi
petani selama
hidupnya di
Minnesota. Dia telah
meninggal ketika
Randy berusia enam
tahun. Randy
bertanya kepada
kakek tercinta
apakah ia bisa
tinggal bersamanya
di surga. “Suatu
hari kelak,” ucap
Kakek Hansen
padanya. “Tapi
tidak sekarang.” ia
mengatakan
kepadanya bahwa
dia masih memiliki
beberapa hal untuk
dipelajari di Bumi.
( Randy Gehling )
Pengalaman mati
suri Laurelynn
Martin:
Saat saya sedang
mengagumi
keindahan cahaya
itu, saya tertarik
untuk mendekat,
merasakan
kehangatan, kasih
yang tak terhingga
dan kedamaian
abadi. Saya merasa
seolah-olah berada
di rumah dan dalam
cahaya. Sebelum
saya lebih jauh
tenggelam dalam
cahaya, saya
menyadari hadirnya
banyak roh. Mereka
mengelilingi saya,
memeluk dan
mendukung
perjalanan saya
dengan kelembutan,
pengetahuan dan
bimbingan. Saya
merasa bahwa salah
satu dari mereka
mulai mendekati
saya dari sisi atas
kanan saya.
Kehadiran yang
akrab semakin dekat
dan perasaan saya
berubah menjadi
sangat
menyenangkan
ketika saya
menemukan bahwa
ia adalah adik ipar
saya yang berumur
tiga puluh tahun,
yang meninggal
tujuh bulan
sebelumnya karena
kanker. Inti
keberadaan saya lalu
bergerak
menemuinya. Saya
tidak bisa melihat
dengan mata atau
mendengarkan
dengan telinga saya,
tapi saya secara
naluriah tahu bahwa
itu adalah “Wills.”
Aku melihat ia
tersenyum,
mendengar tawa
dan merasakan
leluconnya.
Kelihatannya tidak
masuk akal, tapi itu
sangat masuk akal.
Kami terpisah tapi
kami juga adalah
satu. Seolah-olah
saya pulang
kerumah dan adik
iparku berada di sini
untuk menyambut
saya. Aku langsung
berpikir betapa
senang aku akan
bersama dia, karena
sekarang aku bisa
kembali melihatnya.
Saya merasa sedih
saat itu dan sedikit
merasa bersalah
karena tidak
meluangkan waktu
dari jadwal saya
yang sibuk untuk
berbicara hati ke hati
dengan dia ketika ia
memintanya. Saya
sadar bahwa saya
tidak dihakimi oleh-
nya, tetapi oleh
diriku sendiri. Saya
melihat bahwa
semua prestasi, uang
atau pengakuan di
dunia ini tidak akan
dibawa ketika Anda
mati. Satu-satunya
yang Anda bawa
dengan diri Anda
adalah cinta yang
Anda berikan pada
orang lain.
( Laurelynn Martin )
Pengalaman mati
suri Karen
Schaeffer :
Saya segera berada
di tempat kedamaian
yang paling indah
yang pernah saya
tahu. Kakek ku,
orang yang telah
saya kenal dalam
kehidupan
sebelumnya, dan
seorang pembimbing
yang siap untuk
membantu saya
dalam masa transisi.
Mereka
menceritakan
tentang kecelakaan
tersebut dan
menunjukkan
tempatnya. Itu
adalah waktu saya
untuk pulang ke
rumah kata mereka.
Tempat tersebut
diliputi oleh cinta dan
kebahagiaan. ( Karen
Schaeffer )
Penelitian
berdasarkan regresi
dari Dr Michael
Newton:
Setelah kematian
fisik, perjalanan jiwa
kembali ke rumah
berakhir dengan
debarkasi ke ruang
untuk kelompok jiwa
mereka, selama
mereka bukanlah
jiwa yang masih
sangat muda atau
terisolasi karena
alasan lain. Jiwa-
jiwa yang dihadirkan
dalam kelompok-
kelompok ini adalah
teman-teman akrab
lama yang memiliki
tingkat kesadaran
yang sama. Anggota
kelompok jiwa yang
sama bersatu
dengan erat untuk
selamanya.
Kelompok jiwa yang
terjalin erat ini
sering terdiri dari
jiwa yang berpikiran
sama dengan tujuan
yang sama dengan
terus-menerus
bekerja satu sama
lain. Biasanya
mereka memilih
hidup bersama
sebagai saudara dan
teman dekat selama
inkarnasi di Bumi. (Dr
Michael Newton)
Pengalaman mati
suri Barbara Springer
:
Saya kemudian
menyadari adanya
makhluk surgawi
yang bercahaya.
Saya seolah-olah
merasakan
kehadiran Tuhan.
Makhluk ini memiliki
cahaya yang
terpancar dari
padanya dan dia
memeluk saya. Dan
ketika ia memeluk
saya, saya bisa
merasakan cinta
yang sangat kuat. Ini
adalah kasih
terbesar yang ada di
alam semesta. Tidak
ada kasih yang lebih
besar. Itu adalah
cinta yang absolut,
total, nyata, besar,
dan Menyeluruh.
Saya merasakan
cinta di sekeliling
saya. Saya
merasakan itu
mengalir melalui
saya. Tidak ada
kata-kata. Saya
tidak dapat
menemukan kata-
kata yang tepat
untuk menjelaskan
bagaimana saya
merasakannya saat
itu. Besarnya
sukacita yang saya
rasakan. Besarnya
cinta yang diberikan.
Saya merasa seolah-
olah kembali ke
rumah
sesungguhnya. Saya
mengetahui bahwa
ini adalah tempat
dari mana saya
berasal. Meskipun
saya mencintai Bumi
dan saya suka
tinggal di sini. Tapi
ketika saya bertemu
dengan makhluk
cahaya ini, saya tahu
bahwa saya telah
pulang ke rumah.
( Barbara Springer )
Pengalaman mati
suri Barbara Marie:
Dan kemudian ada
saat ketika sedang
dipeluk oleh cinta
dan kedamaian dan
ketenangan dan
mengetahui bahwa
saya telah mencapai
tujuan akhir saya,
bahwa ini benar-
benar rumah
sesungguhnya. Yang
memberi arti baru
untuk kata
“rumah.” Ini
adalah menyadari
darimana kita
sesungguhnya
berasal. Ini adalah
tempat di mana ia
ingin selalu berada.
( Barbara Marie )</description><link>http://badru1.blogspot.com/2012/01/arti-kepulangan-di-alam-roh.html</link><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-3791249150735668693.post-2461347921033396141</guid><pubDate>Wed, 18 Jan 2012 11:33:00 +0000</pubDate><atom:updated>2012-01-18T03:35:02.096-08:00</atom:updated><title>Memahami kehidupan lampau dan antar kehidupan</title><description>Oleh : Joe Collen&lt;br /&gt;Teknik regresi Umur&lt;br /&gt;telah berhasil&lt;br /&gt;digunakan oleh&lt;br /&gt;Hypnotherapists&lt;br /&gt;selama puluhan&lt;br /&gt;tahun untuk&lt;br /&gt;membantu klien&lt;br /&gt;untuk mendapatkan&lt;br /&gt;memori detail dari&lt;br /&gt;kehidupan mereka&lt;br /&gt;saat kejadian. Hal ini&lt;br /&gt;bermanfaat ketika&lt;br /&gt;rincian dari masa lalu&lt;br /&gt;diperlukan tetapi&lt;br /&gt;tidak dapat diakses&lt;br /&gt;oleh pikiran sadar.&lt;br /&gt;Dalam kasus-kasus&lt;br /&gt;tertentu teknik&lt;br /&gt;regresi hipnoterapi&lt;br /&gt;juga digunakan&lt;br /&gt;untuk membuka&lt;br /&gt;blokir amnesia.&lt;br /&gt;Regresi kehidupan&lt;br /&gt;lampau&lt;br /&gt;Regresi kehidupan&lt;br /&gt;lampau pada&lt;br /&gt;dasarnya adalah&lt;br /&gt;merupakan&lt;br /&gt;perluasan dari&lt;br /&gt;regresi umur, dimana&lt;br /&gt;klien dibimbing untuk&lt;br /&gt;membuka ingatan&lt;br /&gt;mereka dari&lt;br /&gt;kehidupan&lt;br /&gt;sebelumnya. Regresi&lt;br /&gt;kehidupan lampau&lt;br /&gt;dapat terjadi secara&lt;br /&gt;spontan selama&lt;br /&gt;regresi umur, seperti&lt;br /&gt;yang terjadi pada&lt;br /&gt;Michael Newton PhD&lt;br /&gt;dan Dr Brain Weiss,&lt;br /&gt;keduanya adalah&lt;br /&gt;penulis yang sangat&lt;br /&gt;diakui secara&lt;br /&gt;internasional dan&lt;br /&gt;profesional yang&lt;br /&gt;secara tidak sengaja&lt;br /&gt;menemukan regresi&lt;br /&gt;kehidupan lampau&lt;br /&gt;saat menggunakan&lt;br /&gt;hipnoterapi&lt;br /&gt;tradisional pada&lt;br /&gt;klien.&lt;br /&gt;Sekarang ini secara&lt;br /&gt;umum telah&lt;br /&gt;dipahami bahwa&lt;br /&gt;semua kenangan&lt;br /&gt;kita, termasuk&lt;br /&gt;kehidupan masa lalu&lt;br /&gt;kita disimpan di&lt;br /&gt;bagian dari pikiran&lt;br /&gt;yang tidak muncul&lt;br /&gt;saat pikiran sadar&lt;br /&gt;aktif. Pikiran sadar&lt;br /&gt;adalah pikiran yang&lt;br /&gt;kita gunakan setiap&lt;br /&gt;hari yang berfungsi&lt;br /&gt;dalam keadaan&lt;br /&gt;kesadaran terjaga.&lt;br /&gt;Pikiran bawah sadar&lt;br /&gt;dan pikiran atas&lt;br /&gt;sadar adalah pikiran&lt;br /&gt;yang dapat diakses&lt;br /&gt;selama kondisi&lt;br /&gt;sangat santai.&lt;br /&gt;Meskipun para&lt;br /&gt;terapis dapat&lt;br /&gt;menggunakan istilah&lt;br /&gt;yang berbeda dan&lt;br /&gt;dapat berdebat&lt;br /&gt;secara semantik,&lt;br /&gt;secara umum&lt;br /&gt;dipahami bahwa&lt;br /&gt;pikiran bawah sadar&lt;br /&gt;memegang rincian,&lt;br /&gt;bahkan catatan&lt;br /&gt;pengalaman&lt;br /&gt;fotografi seluruh&lt;br /&gt;kehidupan kita saat&lt;br /&gt;ini – yaitu&lt;br /&gt;pengalaman hidup&lt;br /&gt;dari rahim hingga&lt;br /&gt;sekarang. Pikiran&lt;br /&gt;supra sadar adalah&lt;br /&gt;istilah yang diberikan&lt;br /&gt;kepada pikiran yang&lt;br /&gt;memiliki kenangan&lt;br /&gt;rinci jiwa, catatan&lt;br /&gt;rinci kehidupan kita&lt;br /&gt;sebagai jiwa&lt;br /&gt;sebelum inkarnasi&lt;br /&gt;fisik ini.&lt;br /&gt;Pikiran bawah sadar&lt;br /&gt;dan supra sadar&lt;br /&gt;tidak dapat dengan&lt;br /&gt;mudah diakses oleh&lt;br /&gt;pikiran sadar.&lt;br /&gt;Meskipun banyak&lt;br /&gt;metode dan&lt;br /&gt;modalitas telah&lt;br /&gt;melaporkan&lt;br /&gt;keberhasilan mereka&lt;br /&gt;dalam&lt;br /&gt;membangkitkan&lt;br /&gt;kenangan kehidupan&lt;br /&gt;lampau, metode&lt;br /&gt;yang paling dapat&lt;br /&gt;diandalkan dan&lt;br /&gt;dapat&lt;br /&gt;didokumentasikan&lt;br /&gt;dengan baik adalah&lt;br /&gt;mereka yang&lt;br /&gt;menggunakan&lt;br /&gt;hipnoterapi.&lt;br /&gt;Berikut adalah daftar&lt;br /&gt;dari beberapa&lt;br /&gt;metode umum yang&lt;br /&gt;digunakan untuk&lt;br /&gt;membangkitkan&lt;br /&gt;memori dari&lt;br /&gt;kehidupan lampau:&lt;br /&gt;Mimpi –&lt;br /&gt;kenangan masa&lt;br /&gt;lalu yang&lt;br /&gt;merambat ke&lt;br /&gt;dalam sekuens&lt;br /&gt;mimpi di berbagai&lt;br /&gt;tingkat detail.&lt;br /&gt;Ingatan spontant&lt;br /&gt;– terutama yang&lt;br /&gt;terjadi pada&lt;br /&gt;anak-anak yang&lt;br /&gt;secara spontan&lt;br /&gt;mengingat detail&lt;br /&gt;tentang masa&lt;br /&gt;kehidupan&lt;br /&gt;lainnya. Terutama&lt;br /&gt;karya Dr Ian&lt;br /&gt;Stevenson di&lt;br /&gt;mana ia terus&lt;br /&gt;melakukan riset&lt;br /&gt;dan studi untuk&lt;br /&gt;memvalidasi&lt;br /&gt;kasus mengingat&lt;br /&gt;spontan dari&lt;br /&gt;ribuan anak-anak.&lt;br /&gt;Kilas balik –&lt;br /&gt;kurang umum, ini&lt;br /&gt;adalah ketika&lt;br /&gt;seseorang&lt;br /&gt;memiliki kilas&lt;br /&gt;balik yang jelas&lt;br /&gt;tentang sebuah&lt;br /&gt;adegan&lt;br /&gt;kehidupan masa&lt;br /&gt;lalu, kadang&lt;br /&gt;begitu jelas batas&lt;br /&gt;antara kehidupan&lt;br /&gt;ini dan memori&lt;br /&gt;tersebtu,&lt;br /&gt;berganti-ganti&lt;br /&gt;selama&lt;br /&gt;pengalaman&lt;br /&gt;tersebut.&lt;br /&gt;Déjà vu –&lt;br /&gt;perasaan yang&lt;br /&gt;kuat pernah&lt;br /&gt;berada di tempat&lt;br /&gt;tersebut&lt;br /&gt;sebelumnya, atau&lt;br /&gt;telah merasa&lt;br /&gt;mengenal orang&lt;br /&gt;tersebut&lt;br /&gt;sebelumnya.&lt;br /&gt;Meditasi –&lt;br /&gt;beberapa teknik&lt;br /&gt;meditasi dapat&lt;br /&gt;menyebabkan&lt;br /&gt;keadaan trance&lt;br /&gt;yang cukup dalam&lt;br /&gt;untuk mengakses&lt;br /&gt;memori&lt;br /&gt;kehidupan masa&lt;br /&gt;lalu.&lt;br /&gt;Pekerjaan Energi&lt;br /&gt;tubuh –&lt;br /&gt;penyembuhan&lt;br /&gt;tubuh atau energi&lt;br /&gt;kerja dapat&lt;br /&gt;memfasilitasi&lt;br /&gt;pelepasan&lt;br /&gt;kenangan dari&lt;br /&gt;kehidupan ini dan&lt;br /&gt;kehidupan&lt;br /&gt;lainnya.&lt;br /&gt;Regresi&lt;br /&gt;Hypnotherapy –&lt;br /&gt;adalah teknik&lt;br /&gt;yang paling dapat&lt;br /&gt;dipercaya karena&lt;br /&gt;kedalaman trance&lt;br /&gt;secara&lt;br /&gt;profesional dapat&lt;br /&gt;dikendalikan&lt;br /&gt;secara terampil&lt;br /&gt;dan dipelihara.&lt;br /&gt;Perhatikan bahwa&lt;br /&gt;semua metode yang&lt;br /&gt;disebutkan adalah&lt;br /&gt;berhubungan dengan&lt;br /&gt;‘akses langsung’&lt;br /&gt;seseorang dengan&lt;br /&gt;kenangan mereka&lt;br /&gt;sendiri. Ini bukan&lt;br /&gt;tentang&lt;br /&gt;menggunakan&lt;br /&gt;paranormal untuk&lt;br /&gt;mendapatkan&lt;br /&gt;informasi tentang&lt;br /&gt;kehidupan Anda. Ini&lt;br /&gt;adalah tentang Anda&lt;br /&gt;mengingat kenangan&lt;br /&gt;dan informasi Anda&lt;br /&gt;sendiri.&lt;br /&gt;Apakah regresi&lt;br /&gt;antarkehidupan atau&lt;br /&gt;regresi Spiritual&lt;br /&gt;(LBL)?&lt;br /&gt;Regresi&lt;br /&gt;antarkehidupan,&lt;br /&gt;atau regresi Spiritual&lt;br /&gt;(modalitas yang&lt;br /&gt;sama, nama yang&lt;br /&gt;berbeda), adalah&lt;br /&gt;langkah alami&lt;br /&gt;berikutnya setelah&lt;br /&gt;regresi kehidupan&lt;br /&gt;lampau.&lt;br /&gt;Regresi kehidupan&lt;br /&gt;lampau menawarkan&lt;br /&gt;kenangan, urutan&lt;br /&gt;cerita dan informasi&lt;br /&gt;dari kehidupan&lt;br /&gt;lainnya, ini kadang-&lt;br /&gt;kadang mencakup&lt;br /&gt;adegan kematian&lt;br /&gt;dari kehidupan lain.&lt;br /&gt;Biasanya adegan&lt;br /&gt;kematian adalah&lt;br /&gt;konsisten dialami&lt;br /&gt;ketika meninggalkan&lt;br /&gt;tubuh, sering seperti&lt;br /&gt;perasaaan melayang&lt;br /&gt;ke atas di atas&lt;br /&gt;tubuh, dan kemudian&lt;br /&gt;kepergian jiwa dari&lt;br /&gt;kehidupan fisik&lt;br /&gt;menuju “cahaya”,&lt;br /&gt;atau “rumah” di&lt;br /&gt;alam roh. Pada&lt;br /&gt;sebagian besar&lt;br /&gt;regresi kehidupan&lt;br /&gt;lampau memori dari&lt;br /&gt;apa yang terjadi&lt;br /&gt;setelah kematian&lt;br /&gt;adalah singkat, yang&lt;br /&gt;berisi beberapa&lt;br /&gt;detail dari&lt;br /&gt;perjumpaan jiwa&lt;br /&gt;dengan makhluk baik&lt;br /&gt;hati, kadang-kadang&lt;br /&gt;suatu review&lt;br /&gt;kehidupan&lt;br /&gt;sebelumnya, tetapi&lt;br /&gt;regresi kehidupan&lt;br /&gt;lampau sebagian&lt;br /&gt;besar tidak&lt;br /&gt;menawarkan banyak&lt;br /&gt;tentang kehidupan&lt;br /&gt;jiwa di-antara&lt;br /&gt;kehidupan.&lt;br /&gt;Sebaliknya, pikiran&lt;br /&gt;klien akan inkarnasi&lt;br /&gt;beralih ke memori&lt;br /&gt;yang lain.&lt;br /&gt;Pengalaman akhirat&lt;br /&gt;berlangsung singkat.&lt;br /&gt;Karya Michael&lt;br /&gt;Newton PhD (USA)&lt;br /&gt;telah mempelopori&lt;br /&gt;wilayah kerja baru&lt;br /&gt;regresi hipnoterapi.&lt;br /&gt;Sekarang pensiun&lt;br /&gt;pada usia 70-tahun,&lt;br /&gt;dia benar-benar&lt;br /&gt;menghabiskan 30&lt;br /&gt;tahun karirnya&lt;br /&gt;sebagai seorang&lt;br /&gt;hipnoterapis yang&lt;br /&gt;melakukan regresi&lt;br /&gt;antar kehidupan,&lt;br /&gt;yang kemudian&lt;br /&gt;didokumentasikan&lt;br /&gt;dalam bukunya&lt;br /&gt;“Journey of&lt;br /&gt;Souls” dan&lt;br /&gt;“Destiny of Souls”.&lt;br /&gt;Regresi antar&lt;br /&gt;kehidupan (LBL)&lt;br /&gt;merupakan&lt;br /&gt;perluasan dari&lt;br /&gt;regresi kehidupan&lt;br /&gt;lampau di mana klien&lt;br /&gt;difasilitasi untuk&lt;br /&gt;kedalaman trance&lt;br /&gt;yang cukup untuk&lt;br /&gt;mengakses ingatan&lt;br /&gt;jiwa mereka antara&lt;br /&gt;masa hidup fisik.&lt;br /&gt;Kedalaman trans&lt;br /&gt;yang dibutuhkan&lt;br /&gt;untuk LBL ini jauh&lt;br /&gt;lebih dalam daripada&lt;br /&gt;yang dibutuhkan&lt;br /&gt;untuk mengingat&lt;br /&gt;kehidupan lampau.&lt;br /&gt;Kondisi kesadaran&lt;br /&gt;saat terjaga disebut&lt;br /&gt;‘kondisi Beta “,&lt;br /&gt;(dinamakan&lt;br /&gt;berdasarkan&lt;br /&gt;gelombang otak&lt;br /&gt;yang dominan&lt;br /&gt;selama terjaga).&lt;br /&gt;Secara sederhana:&lt;br /&gt;tepat di bawah&lt;br /&gt;kondisi Beta adalah&lt;br /&gt;“Alpha”, yang&lt;br /&gt;dapat diakses&lt;br /&gt;dengan relaksasi&lt;br /&gt;tubuh dan pikiran.&lt;br /&gt;Kondisi alpha&lt;br /&gt;dangkal adalah&lt;br /&gt;sebuah kondisi&lt;br /&gt;santai di mana&lt;br /&gt;intuisi, kreativitas&lt;br /&gt;dan ingatan memori&lt;br /&gt;sangat meningkat.&lt;br /&gt;Beberapa orang&lt;br /&gt;dapat mengingat&lt;br /&gt;masa lalu kehidupan&lt;br /&gt;secara spontan dari&lt;br /&gt;kondisi alfa yang&lt;br /&gt;dangkal ini . Yang lain&lt;br /&gt;memerlukan kondisi&lt;br /&gt;alfa lebih dalam&lt;br /&gt;untuk mendapatkan&lt;br /&gt;memori kehidupan&lt;br /&gt;masa lalu. Alpha&lt;br /&gt;yang dalam adalah&lt;br /&gt;kondisi trans. Kondisi&lt;br /&gt;trans adalah bagian&lt;br /&gt;alami dari kehidupan&lt;br /&gt;kita sehari-hari,&lt;br /&gt;tidak perlu ditakuti&lt;br /&gt;atau disalahpahami.&lt;br /&gt;Ini adalah kondisi&lt;br /&gt;rileks yang dalam,&lt;br /&gt;dengan kesadaran&lt;br /&gt;difokuskan, di mana&lt;br /&gt;pikiran sadar&lt;br /&gt;disisihkan sehingga&lt;br /&gt;pikiran bawah sadar&lt;br /&gt;dan supra sadar&lt;br /&gt;dapat diakses. Anda&lt;br /&gt;dapat pergi ke&lt;br /&gt;kondisi Alpha ketika&lt;br /&gt;Anda mengantuk,&lt;br /&gt;ketika hendak tidur,&lt;br /&gt;selama bagian dari&lt;br /&gt;tidur Anda dan siklus&lt;br /&gt;mimpi setiap malam,&lt;br /&gt;atau ketika Anda&lt;br /&gt;melakukan gerakan&lt;br /&gt;yang berulang, dll. Di&lt;br /&gt;bawah Alpha adalah&lt;br /&gt;kondisi “Theta”.&lt;br /&gt;Menurut Michael&lt;br /&gt;Newton LBL&lt;br /&gt;memerlukan kondisi&lt;br /&gt;Theta.&lt;br /&gt;Setelah melakukan&lt;br /&gt;ribuan LBL pada klien&lt;br /&gt;dari berbagai&lt;br /&gt;spektrum yang&lt;br /&gt;sangat luas dari&lt;br /&gt;budaya dan agama,&lt;br /&gt;Michael Newton&lt;br /&gt;menemukan&lt;br /&gt;informasi yang&lt;br /&gt;konsisten tentang&lt;br /&gt;struktur, sifat dan&lt;br /&gt;fungsi dari :&lt;br /&gt;jiwa&lt;br /&gt;dunia roh&lt;br /&gt;kelompok jiwa&lt;br /&gt;dan belahan jiwa&lt;br /&gt;Para pemandu,&lt;br /&gt;para dewan dan&lt;br /&gt;para guru&lt;br /&gt;peremajaan jiwa&lt;br /&gt;rekreasi jiwa&lt;br /&gt;pelajaran jiwa&lt;br /&gt;spesialisasi minat&lt;br /&gt;dan pekerjaan&lt;br /&gt;jiwa&lt;br /&gt;memilih tubuh&lt;br /&gt;integrasi jiwa ke&lt;br /&gt;dalam janin&lt;br /&gt;Apakah perbedaan&lt;br /&gt;antara regresi&lt;br /&gt;kehidupan lampau&lt;br /&gt;dan LBL?&lt;br /&gt;Regresi kehidupan&lt;br /&gt;lampau&lt;br /&gt;mengeksplorasi&lt;br /&gt;inkarnasi fisik masa&lt;br /&gt;lalu Anda; sedangkan&lt;br /&gt;LBL mengeksplorasi&lt;br /&gt;identitas abadi dan&lt;br /&gt;warisan spiritual&lt;br /&gt;Anda. LBL&lt;br /&gt;memerlukan&lt;br /&gt;kedalaman trance&lt;br /&gt;yang lebih dalam dan&lt;br /&gt;menggunakan&lt;br /&gt;kematian di&lt;br /&gt;kehdidupan lampau&lt;br /&gt;sebagai pintu masuk&lt;br /&gt;ke dalam rumah dan&lt;br /&gt;identitas jiwa.&lt;br /&gt;Bagaimana kita tahu&lt;br /&gt;itu nyata?&lt;br /&gt;Bagi yang berpikiran&lt;br /&gt;skeptis memori&lt;br /&gt;regresi kehidupan&lt;br /&gt;lalu dapat diperiksa&lt;br /&gt;kembali dengan&lt;br /&gt;catatan sejarah,&lt;br /&gt;dapat diteliti dan&lt;br /&gt;divalidasi, tetapi LBL&lt;br /&gt;berkerja tanpa&lt;br /&gt;kemewahan&lt;br /&gt;konfirmasi semacam&lt;br /&gt;ini. Tidak ada cara&lt;br /&gt;yang solid untuk&lt;br /&gt;mengkonfirmasi&lt;br /&gt;atau menyangkal&lt;br /&gt;keaslian memori dari&lt;br /&gt;LBL. Selain dari&lt;br /&gt;metodologi Michael&lt;br /&gt;Newton yang&lt;br /&gt;kredibel dan&lt;br /&gt;banyaknya jumlah&lt;br /&gt;kasus yang&lt;br /&gt;konsisten, LBL&lt;br /&gt;adalah sebuah&lt;br /&gt;pengalaman batin&lt;br /&gt;tanpa validasi&lt;br /&gt;eksternal. Untuk&lt;br /&gt;sebagian besar,&lt;br /&gt;keasliannya berasal&lt;br /&gt;dari perasaan yang&lt;br /&gt;mendalam untuk&lt;br /&gt;mengetahui, dan&lt;br /&gt;tanggapan&lt;br /&gt;emosional yang&lt;br /&gt;tubuh mereka&lt;br /&gt;‘rasakan ketika&lt;br /&gt;mengalami&lt;br /&gt;keabadian diri&lt;br /&gt;mereka dan&lt;br /&gt;kepulangan&lt;br /&gt;sesungguhnya.&lt;br /&gt;Banyak yang&lt;br /&gt;menggambarkan&lt;br /&gt;kedamaian dan cinta&lt;br /&gt;yang hadir di dunia&lt;br /&gt;roh sangat besar&lt;br /&gt;untuk dapat&lt;br /&gt;dipahami atau&lt;br /&gt;dibandingkan secara&lt;br /&gt;fisik.&lt;br /&gt;Terlepas dari&lt;br /&gt;metodologi yang&lt;br /&gt;digunakan,&lt;br /&gt;hambatan terbesar&lt;br /&gt;bagi pekerjaan&lt;br /&gt;regresi kehidupan&lt;br /&gt;lampau dan regresi&lt;br /&gt;spiritual yang akurat&lt;br /&gt;adalah&lt;br /&gt;‘Interferensi&lt;br /&gt;Pikiran Sadar’.&lt;br /&gt;Gangguan pikiran&lt;br /&gt;Sadar adalah&lt;br /&gt;kemampuan pikiran&lt;br /&gt;sadar untuk:&lt;br /&gt;memfilter&lt;br /&gt;menyensor&lt;br /&gt;memblok&lt;br /&gt;dan salah&lt;br /&gt;menginterpretasi&lt;br /&gt;Untuk kebanyakan&lt;br /&gt;klien, pikiran sadar&lt;br /&gt;aktif sampai batas&lt;br /&gt;tertentu saat&lt;br /&gt;regresi, ini terjadi&lt;br /&gt;terutama karena&lt;br /&gt;kurangnya&lt;br /&gt;kedalaman trance.&lt;br /&gt;Kedalaman trance&lt;br /&gt;karena itu harus,&lt;br /&gt;terus-menerus&lt;br /&gt;dipantau dan&lt;br /&gt;diperdalam untuk&lt;br /&gt;mengurangi dampak&lt;br /&gt;gangguan pikiran&lt;br /&gt;sadar. Jadi yang&lt;br /&gt;paling penting adalah&lt;br /&gt;terapis harus siap&lt;br /&gt;untuk menantang&lt;br /&gt;pikiran klien ketika&lt;br /&gt;dicurigai adanya&lt;br /&gt;gangguan. Seringkali&lt;br /&gt;klien melakukan&lt;br /&gt;yang terbaik yang&lt;br /&gt;mereka dapat&lt;br /&gt;dengan kosa kata&lt;br /&gt;terbatas dan&lt;br /&gt;pengetahuan&lt;br /&gt;tentang diri manusia&lt;br /&gt;mereka untuk&lt;br /&gt;menginterpretasikan&lt;br /&gt;konsep-konsep dan&lt;br /&gt;realitas yang jauh&lt;br /&gt;lebih luas. Kesalahan&lt;br /&gt;dan salah tafsir yang&lt;br /&gt;memang terjadi&lt;br /&gt;harus diatasi.&lt;br /&gt;Semua pekerjaan&lt;br /&gt;LBL dan bekerja PLR&lt;br /&gt;adalah subyektif.&lt;br /&gt;Pikirkan tentang&lt;br /&gt;betapa besarnya&lt;br /&gt;tugas yang ada di&lt;br /&gt;tangan mereka.&lt;br /&gt;Dengan PLR kita&lt;br /&gt;mencoba untuk&lt;br /&gt;mengakses&lt;br /&gt;informasi dari waktu&lt;br /&gt;lain dan tempat-&lt;br /&gt;tempat lain yang&lt;br /&gt;tubuh dan otak saat&lt;br /&gt;ini tidak memiliki&lt;br /&gt;konteks. Dengan LBL&lt;br /&gt;kita melangkah lebih&lt;br /&gt;jauh, kita membawa&lt;br /&gt;informasi dan&lt;br /&gt;kebijaksanaan dari&lt;br /&gt;non-fisik, non-linear&lt;br /&gt;non realitas, di mana&lt;br /&gt;komunikasi adalah di&lt;br /&gt;luar bahasa manusia,&lt;br /&gt;telepati, dan tidak&lt;br /&gt;terbatas pada fisik 3&lt;br /&gt;dimensi&lt;br /&gt;keterbatasan kita.&lt;br /&gt;Fakta bahwa&lt;br /&gt;pekerjaan LBL&lt;br /&gt;adalah belum&lt;br /&gt;sempurna tidak&lt;br /&gt;membuatnya kurang&lt;br /&gt;berharga. Ahli terapi&lt;br /&gt;LBL mengakui&lt;br /&gt;falibilitas dan&lt;br /&gt;bekerja secara aktif&lt;br /&gt;dengan potensi&lt;br /&gt;masalah seperti&lt;br /&gt;gangguan pikiran&lt;br /&gt;sadar dan&lt;br /&gt;pengulangan (klien&lt;br /&gt;keluar dari&lt;br /&gt;kedalaman trance),&lt;br /&gt;mereka dapat&lt;br /&gt;melakukan layanan&lt;br /&gt;terbaik pada&lt;br /&gt;kliennya, dengan&lt;br /&gt;menjadi pembela&lt;br /&gt;kebenaran yang&lt;br /&gt;lebih dalam.&lt;br /&gt;Ahli terapi LBL&lt;br /&gt;adalah advokat bagi&lt;br /&gt;klien, yang&lt;br /&gt;mendorong batas-&lt;br /&gt;batas pikiran&lt;br /&gt;manusia untuk&lt;br /&gt;menarik sumber&lt;br /&gt;daya dan informasi&lt;br /&gt;ke permukaan dari&lt;br /&gt;tingkat terdalam&lt;br /&gt;jiwa.&lt;br /&gt;Beberapa orang akan&lt;br /&gt;mengatakan –&lt;br /&gt;tinggalkan masa lalu.&lt;br /&gt;Beberapa orang akan&lt;br /&gt;mengatakan,&lt;br /&gt;tinggalkan surga, itu&lt;br /&gt;urusan Tuhan. Orang&lt;br /&gt;lain merasakan&lt;br /&gt;panggilan dari dalam&lt;br /&gt;untuk mencari&lt;br /&gt;sebuah referensi&lt;br /&gt;internal, kebenaran&lt;br /&gt;pribadi. Mereka&lt;br /&gt;biasanya tidak&lt;br /&gt;senang menerima&lt;br /&gt;kebenaran&lt;br /&gt;pengganti, yang&lt;br /&gt;datang dari&lt;br /&gt;eksternal, yang lahir&lt;br /&gt;dari keyakinan.&lt;br /&gt;Mereka&lt;br /&gt;menginginkan&lt;br /&gt;pengalaman pribadi,&lt;br /&gt;untuk membuat&lt;br /&gt;pikiran mereka&lt;br /&gt;sendiri berkembang,&lt;br /&gt;untuk menemukan&lt;br /&gt;Tuhan mereka&lt;br /&gt;sendiri, untuk&lt;br /&gt;menemukan jiwa&lt;br /&gt;mereka sendiri. Bagi&lt;br /&gt;para pencari, LBL&lt;br /&gt;dan PLR adalah jalan&lt;br /&gt;yang berharga untuk&lt;br /&gt;mendapatkan&lt;br /&gt;jawaban pribadi,&lt;br /&gt;kebijaksanaan&lt;br /&gt;pribadi dan&lt;br /&gt;mengetahui daripada&lt;br /&gt;sekedar percaya.&lt;br /&gt;Pikirkan PLR dan LBL&lt;br /&gt;sebagai pembuka&lt;br /&gt;pintu, setiap inci&lt;br /&gt;yang terbuka adalah&lt;br /&gt;berharga. Anda tidak&lt;br /&gt;hanya memiliki 1&lt;br /&gt;kesempatan, Anda&lt;br /&gt;dapat membuka&lt;br /&gt;pintu untuk pikiran&lt;br /&gt;bawah sadar dan&lt;br /&gt;pikiran supra sadar&lt;br /&gt;untuk mencari harta,&lt;br /&gt;bertanya, mencari&lt;br /&gt;dan menggali&lt;br /&gt;kebenaran. Harta&lt;br /&gt;yang Anda gali&lt;br /&gt;adalah lebih dalam&lt;br /&gt;dan memberi&lt;br /&gt;pemahaman pribadi&lt;br /&gt;pada diri abadi Anda,&lt;br /&gt;untuk kemudian&lt;br /&gt;lebih terintegrasi ke&lt;br /&gt;dalam hidup dan&lt;br /&gt;tubuh fisik Anda.&lt;br /&gt;Kemudian kita akan&lt;br /&gt;mendapatkan&lt;br /&gt;kebenaran yang&lt;br /&gt;terdalam, bahwa&lt;br /&gt;cahaya yang&lt;br /&gt;berusaha untuk&lt;br /&gt;membimbing kita&lt;br /&gt;melalui kegelapan di&lt;br /&gt;bumi yang&lt;br /&gt;bergejolak ini, adalah&lt;br /&gt;cahaya jiwa kita</description><link>http://badru1.blogspot.com/2012/01/memahami-kehidupan-lampau-dan-antar.html</link><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-3791249150735668693.post-2712164102831737911</guid><pubDate>Wed, 18 Jan 2012 11:25:00 +0000</pubDate><atom:updated>2013-02-13T11:32:38.279-08:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Attunement</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">di saat menjelang kematian</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">regresi</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Reinkarnasi</category><title>Sebuah review dari terapi regresi antar kehidupan</title><description>Oleh :&lt;b&gt; Evelyn Lim&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kehidupan antara kehidupan (atau dikenal sebagai “Life Between Life” atau “LBL”) adalah kondisi dimana jiwa Anda berada di-antara dua kehidupan fisik. Ini adalah periode setelah roh Anda meninggalkan tubuh fisik Anda dalam kehidupan terakhir sebelum inkarnasi fisik di kehidupan sekarang ini. Jika Anda menginginkan, adalah memungkinkan&lt;br /&gt;
untuk mengakses ke dalam memori antara kehidupan ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Cara termudah untuk mengakses memori antara kehidupan adalah melalui sesi hipnoterapi. Saya pernah melakukan terapi regresi antarkehidupan sendiri sekitar dua minggu lalu. Jika Anda tertarik tentang apa yang terjadi saat itu, bacalah terus. Rincian ini sebagian besar disusun dari sebuah transkrip rekaman audio yang dibuat ketika saya melangsungkan&lt;br /&gt;
regresi antara kehidupan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Adalah buku Michael&lt;br /&gt;
Newton &lt;a href="http://badru2.wordpress.com/journey-of-souls/"&gt;Journey of Souls:&lt;/a&gt; Studi Kasus Selama Jeda Antara Kehidupan yang membuat saya tertarik untuk melakukan LBL regresi. Buku ini menyediakan penjelasan rinci tentang perjalanan jiwa pada setiap tahap perjalanan dalam bentuk roh di- antara dua inkarnasi fisik. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun saya dapat mengakses banyak kenangan kehidupan lampau saya dan saya adalah hipnoterapi yang terlatih, tetapi&lt;br /&gt;
saya tidak begitu ingat tentang kehidupan saya di dunia roh. Ketika saya selesai membaca buku itu dua bulan lalu, saya&lt;br /&gt;
bergegas kemudian pergi ke seorang Therapist LBL, Antoinette Biehlmeier dari Past Life Regression Academy di Singapura. Keberangkatan Dari Dunia Fisik Selama sesi saya dengan dia, Antoinette mengawali dengan membantu saya&lt;br /&gt;
meregresi sampai akhir dari masa kehidupan saya sebelumnya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saya melihat diri saya sebagai seorang perempuan tua diusia sekitar 82 tahun. Ada pertemuan kecil dengan orang-orang&lt;br /&gt;
di sekeliling saya. Saya tidak bisa melihat wajah mereka dengan jelas tapi saya sadar bahwa mereka adalah anggota&lt;br /&gt;
keluarga dan anak-anak saya. Saya memakai gaun hijau polos, dan sedang berbaring di ranjang saya. Saya diminta untuk pergi ke saat sebelum kematian saya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Antoinette:&lt;/b&gt; Apa perasaan yang Anda bawa dari kehidupan itu?&lt;br /&gt;
Saya: Kesedihan.&lt;br /&gt;
Antoinette: Pikiran apa yang Anda bawa dengan kesedihan itu?&lt;br /&gt;
Saya : Kesedihan dengan rasa penghargaan. [Dalam nada tegas] saya ingin pergi. Saya kemudian diminta pergi ke saat di mana jantung saya berhenti berdetak. Saya sangat sadar tentang perasaan takut pada saat itu. Saya punya perasaan ketakutan bahwa saya akan mati ketika dihipnotis! Namun, saya memutuskan untuk terus mengikuti instruksi-nya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saya: Saya melihat seberkas Cahaya. Sesuatu sedang menarikku kuat. Saya melihat kilatan lampu di sekeliling di atas kepalaku. Mereka mengelilingi saya. Mustahil untuk mengabaikan cahaya tersebut. Aku mendengar Antoinette memintaku untuk memastikan bahwa saya benar-benar telah keluar dari tubuh saya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Antoinette: Di mana Anda sekarang?&lt;br /&gt;
Saya : saya hanya berdiri di sana. Di ruangan.&lt;br /&gt;
Antoinette: Jelaskan diri Anda sendiri.&lt;br /&gt;
Saya : Saya memiliki rambut panjang bergelombang. [Melihat ke bawah ke tangan dan jari-jari saya] Tanganku tidak lagi kusut. Saya menjadi putih. Gaun hijau saya telah berubah menjadi putih.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Antoinette: Apakah Anda siap untuk melanjutkan, untuk kembali pulang? Nikmati perjalanan.&lt;br /&gt;
Saya: Aku berada di sebuah terowongan. Ini seperti sebuah terowongan panjang yang membentang tanpa akhir yang jelas. Semuanya putih. Saya berada dalam sejenis travelator. Saya bergerak cukup cepat; kadang berjalan dan kadang melayang. Saya merasa sangat senang.&lt;br /&gt;
Saya : Aku melihat bunga kristal putih sebagai latar belakang. [Dua atau tiga menit berlalu.]&lt;br /&gt;
Saya: Aku tiba di perhentian. Saya tidak begitu yakin apa yang seharusnya saya lakukan berikutnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bertemu dengan Mia di pintu masuk Pada akhir terowongan ada cabang. Saya berdiri di sana. Apakah saya harus ke kiri atau ke kanan? Saya mencari pikiran saya. Saya sadar bahwa saya sedang menunggu seseorang muncul. Saya sedang menunggu&lt;br /&gt;
seseorang.&lt;br /&gt;
Saya : Ada seperti dua atau tiga. Tapi hanya satu yang datang ke arahku. Ahhh … .. itu adalah pemandu saya. Dia tampak mirip seperti saya. Saya seperti versi lain dari dirinya. Kecuali bahwa ia tampak jauh lebih tua, lebih bijaksana, jauh lebih ringan dan jauh lebih indah dari saya. Dia memegang tangan saya. Saya sangat bahagia bertemu dengan Mia, hingga melupakan yang lainnya. Saya percaya bahwa mereka adalah pemandu saya juga. Tapi saya begitu tertarik pada Mia sejak saya mengenalinya sebagai pemandu kehidupan saya saat ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Antoinette: Lihatlah lurus ke matanya dan katakan apa yang Anda lihat.&lt;br /&gt;
Saya: Coklat tua. Matanya membawa pesan kebijaksanaan, cinta dan keindahan.&lt;br /&gt;
Saya : Dia memiliki rambut panjang bergelombang, hidung mancung dan senyum yang indah. Dia berwarna putih kristal. Dia&lt;br /&gt;
mengatakan kepada saya bahwa dia telah ada di sana bahkan pada saat-saat ketika saya sakit.&lt;br /&gt;
Saya: [Agak bingung] Tunggu dulu … saya melihat gambar lainnya muncul. Itu seperti sebuah gambar terpecah. Sebuah gambaran seorang wanita muda India Amerika Utara. Saya pikir gambaran ini adalah dirinya juga.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Antoinette: Apakah ia pernah bersama dengan Anda di kehidupan lain sebagai pemandu juga?&lt;br /&gt;
Saya: Ya. Pengertiannya adalah bahwa kami telah bersama-sama melalui beberapa kehidupan lampau saya. Kemudian Mia&lt;br /&gt;
menggenggam tangan saya dan membimbing saya di sepanjang jalan. Sebuah Perhentian untuk Istirahat Dari Beban kehidupan&lt;br /&gt;
sebelumnya Kami menuju ke sebuah struktur batu besar. Batu itu sangat besar dengan beberapa ukiran prasasti di atasnya. Prasasti itu berwarna merah dan tampak seperti pepatah Cina. Aku tidak bisa melihat dengan jelas apa arti&lt;br /&gt;
kata-kata tersebut.&lt;br /&gt;
Untuk pertanyaan Antoinette, aku menjawab bahwa arti makna ukiran adalah tentang beristirahat. Saya mencatat bahwa&lt;br /&gt;
kami berada di perhentian untuk beristirahat. Ini adalah tempat istirahat dari keletihan berat yang dibawa oleh&lt;br /&gt;
kehidupan saya sebelumnya. Saya duduk disana untuk bermeditasi untuk waktu yang lama. Lamanya waktu yang dibutuhkan dalam meditasi ini terkait dengan waktu yang diperlukan untuk kembali terhubung ke kedamaian sekali lagi setelah periode kemarahan, kepahitan dan penderitaan. Saya harus kembali mendapatkan keseimbangan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Antoinette: Bagaimana sepertinya kehidupan masa lalu Anda?&lt;br /&gt;
Saya : Ada kemarahan dan kegetiran. Saya mengharapkan hal-hal berjalan dengan cara lain. Ada kecemburuan juga.&lt;br /&gt;
Saya tidak bisa mendapatkan apa yang saya inginkan. Butuh waktu lama untuk belajar tentang memberi ini. Namun, ketika saya hendak pergi, ada orang-orang yang berduka untuk saya. Terlepas dari semua kepahitan, ada banyak cinta. [menangis] Setelah beberapa saat, saya merasa siap untuk melanjutkan. Saya merasa jauh lebih tenang dan lebih ringan dari meditasi tersebut dan saya agak mengalami sedikit perubahan penampilan. Saya melihat sebuah jalan setapak yang membawa saya ke atas menuju sebuah bangunan seperti paviliun.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pelajaran kehidupan lampau dari sosok bijaksana Saya : Seseorang sedang menunggu saya di paviliun tersebut. Ia adalah&lt;br /&gt;
seorang tua. Dia memakai semacam kostum cina. Rambut putih panjang. Sangat tua. Bijaksana. Alis lebat putih. Dia&lt;br /&gt;
melambaikan tangannya kepadaku untuk mengampiri dan berbicara dengannya. Kepalaku sedikit membungkuk saat saya mendekatinya. Saya duduk di sampingnya di meja bundar tempat ia berada.&lt;br /&gt;
Saya : Saya berada di sini untuk beberapa pelajaran. Dia adalah seseorang yang bijaksana. Yup, saya telah bekerja dengan dia sebelumnya. Beberapa kali. Sebuah kelanjutan dari pelajaran. Saya berada di sini untuk menerima pelajaran&lt;br /&gt;
baru. Saya telah siap untuk kelas berikutnya. Setiap pelajaran berada pada topik yang berbeda. Pelajaran kali ini adalah pada rasa bersalah, rasa malu, kekejaman, pengampunan (dan seterusnya). Saya memiliki pengetahuan batin bahwa orang bijak ini adalah Lao Tzu. Saya tidak mengatakan ini pada Antoinette karena ia tidak bertanya padaku siapa dia.&lt;br /&gt;
Diamnya saya juga disebabkan oleh fakta bahwa saya masih “terkejut” melihatnya. Saya tidak mengharapkan mengalami&lt;br /&gt;
hubungan dengan bapak kebijaksanaan Cina kuno tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saya: Pelajaran tidak muncul dalam sebuah ceramah panjang. Sangat singkat. Lebih secara telepati. Tidak terlalu banyak bicara. Pelajaran-pelajaran ini berbentuk pengetahuan. Penjelasan dan pemahaman terkandung dalam pesan terlihat samar namun mendalam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Antoinette: Pelajaran apa yang Anda pelajari kali ini?&lt;br /&gt;
Saya : Pengampunan dan kesabaran. Lebih tentang pengampunan diri. Melakukan tindakan kejahatan kecil tidak membuat saya menjadi orang yang lebih rendah. Saya telah menghukum diri saya sendiri. Pelajarannya adalah bahwa tidak ada&lt;br /&gt;
standar seperti yang selama ini saya anggap. Semua adalah standar dari diri sendiri yang dipaksakan. Semua harapan diciptakan oleh diri sendiri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Antoinette: Apa konsekuensi dari pelajaran Anda?&lt;br /&gt;
Saya : Aku melupakan siapa saya. Saya telah percaya bahwa standar-standar itu benar. Saya telah menciptakan dinding&lt;br /&gt;
dan kendala yang memisahkan saya dari orang lain.&lt;br /&gt;
Saya : Pada kesabaran, waktu adalah sebuah kontruksi dalam pikiran. Semuanya adalah kekal. Dalam pikiran saya, saya&lt;br /&gt;
melihat gerbang yang ditinggikan. Ini adalah gerbang besi yang saya telah bangun di sekitar diri saya. Dengan menyingkirkan gerbang ini, hambatan itu tidak ada lagi. Semua yang tersisa adalah inti dari siapa saya.&lt;br /&gt;
Saya : Orang tua itu menepuk-nepuk tanganku sekarang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pelajaran terasa lengkap. Saya harus datang kembali di waktu lain untuk lebih banyak pelajaran. Saya sadar bahwa saya&lt;br /&gt;
harus pergi tapi …… saya tidak tahu kemana harus pergi berikutnya.&lt;br /&gt;
Saya : saya punya tiga pilihan, naik, ke samping dan jalan lain yang mengarah ke bawah. [Jeda].&lt;br /&gt;
Saya rasa saya akan naik. Saya memutuskan sendiri sekarang. Saya tidak membutuhkan bantuan panduan saya lagi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Energy Attunement oleh Ascended Masters&lt;br /&gt;
Saya: saya merasa lebih ringan dan lebih ringan. Saya tampaknya mengarah ke tempat yang lebih tinggi di awan. Ada sejumlah makhluk-makhluk di sana. Mereka berada dalam tempat seperti setengah lingkaran.&lt;br /&gt;
Saya: Mereka memiliki penampilan yang bijaksana, meskipun saya tidak bisa mendapatkan cukup pandangan terhadap mereka.&lt;br /&gt;
Kepalaku sedikit membungkuk. Sekelompok Master tingkat tinggi.&lt;br /&gt;
Delapan atau sembilan dari mereka. Mereka mengharapkan sesuatu dari saya, tapi mereka tidak mengatakan apa-apa kepada saya. Tidak ada kata-kata yang diperlukan rupanya. Kedamaian di sini sangat luar biasa.&lt;br /&gt;
Saya : Saya berada di sini untuk beberapa jenis pemurnian energi. Saya hanya duduk di sini mendapatkan transferensi energi untuk saya.&lt;br /&gt;
Attunement di sini adalah sempurna.&lt;br /&gt;
Pengalaman di sini tidak sama dengan di perhentian lain. Disini adalah bukan tentang pelajaran hidup, tetapi tentang&lt;br /&gt;
mendapatkan kembali energi dan menyesuaikan diri lagi. Segala sesuatunya menjadi murni, bersih, jelas. [Beberapa menit&lt;br /&gt;
berlalu]. &lt;br /&gt;
Saya: Saya sekarang telah memancar dengan cahaya putih dari diri saya. Sebelumnya saya adalah roh dengan getaran, rambut bergelombang panjang dan semua. Saya sekarang melihat diri saya sebagai sikap yang lebih serius. Rambutku lurus. Saya punya ketenangan dan ketenteraman dalam diri saya. Kepekaan yang lebih dalam. Gerakan saya menjadi lebih&lt;br /&gt;
lambat, lebih mengalir.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bertemu dengan kelompok jiwa&lt;br /&gt;
Antoinette kemudian meminta saya untuk pergi ke kelompok jiwa saya. Aku enggan melakukannya, karena saya sedang menikmati perjalanan saya menjelajahi secara bebas selama ini. Meskipun demikian, saya melakukan apa yang diminta.&lt;br /&gt;
Saya : Saya memasuki semacam desa. Ada rumah-rumah dan kompartemen. Rasanya seperti tidak terisi.&lt;br /&gt;
Kemudian makhluk-makhluk itu keluar untuk menyambut saya kembali. Beberapa jiwa tidak ada disana. Mereka sedang berada&lt;br /&gt;
dalam inkarnasi.&lt;br /&gt;
Berikutnya saya melihat suami saya saat ini, dua anak perempuan saya, saudara dan anggota keluarga lainnya.&lt;br /&gt;
Masing-masing telah sepakat untuk berbagi atau belajar suatu aspek kehidupan yang penting seperti pengampunan, keikhlasan, keberanian, dll – untuk saya. Saya tidak berbagi di sini karena posting ini terlalu panjang! Apa yang penting untuk dicatat adalah bahwa ada tema umum yang mengikat anggota grup jiwa ini bersama-sama. Kita hadir dimaksudkan untuk memberikan dukungan yang diperlukan untuk saling melayani kemanusiaan, menjadi pekerja cahaya/lightworkers.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Antoinette: Apakah Anda hanya anggota kelompok jiwa ini saja?&lt;br /&gt;
Saya: Saya memiliki sejumlah kelompok jiwa. Mungkin tiga atau lebih. Tapi saya tampak seperti seorang guru untuk&lt;br /&gt;
sisanya. Dengan jumlah jiwa dari kelompok lain, kami memiliki banyak kehidupan bersama.&lt;br /&gt;
Pelajaran Kehidupan ini oleh Ascended Masters Selanjutnya,&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Antoinette meminta saya untuk pindah ke pertemuan dengan para dewan tetua atau yang bijaksana.&lt;br /&gt;
Saya : Ada tujuh dewan tetua. Hanya satu yang tampaknya menjadi juru bicara. [Aku mengenali dia sebagai Lao Tzu lagi.]&lt;br /&gt;
Lebih bercahaya di sini. Putih rambut panjang, alis lebat putih, mungkin kumis. Penampilan orang tua. Dia menunjukkan&lt;br /&gt;
padaku sebuah tongkat kayu bengkok.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Antoinette: Apa yang diwakili oleh tongkat tersebut?&lt;br /&gt;
Saya : Untuk menggunakan pengetahuan kuno. Selami ke dalamnya. Ada banyak celah dan lubang pada tongkat tersebut.&lt;br /&gt;
Celah dan lubang adalah lambang dari tantangan di masa hidup. Tetapi semua kebijaksanaan telah tertuang di dalamnya. [Secara berbisik] saya harus melihat ke dalam celah ini secara hati-hati untuk menemukan pesan yang tersembunyi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saya: Tongkat ini adalah alat. Saya melihat gambar pena. Saya dapat berkomunikasi dengan mereka jika saya ingin. Saya&lt;br /&gt;
harus percaya bahwa itu adalah mungkin. Tantangannya adalah dalam kepercayaan. Sekali saya bisa melaluinya, aksesnya akan bebas dan mengalir. Informasi ini tidak akan berhenti.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Antoinette: Bisakah dia berbagi dengan Anda bagaimana Anda dapat membebaskan diri dari keyakinan Anda sebelumnya?&lt;br /&gt;
Saya : Saya sedang membungkus diri dalam rantai logam. Mereka hanya figmen figmen dari imajinasi saya. Mereka tidak nyata.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Antoinette: Dapatkah ia menunjukkan kerangka waktu tertentu yang memungkinkan untuk membebaskan diri?&lt;br /&gt;
Saya : Dia tidak bisa menunjukkan. Saya perlu bermeditasi. Tujuan dari meditasi ini adalah untuk memahami bahwa segala sesuatu adalah tidak nyata. Itu hanya ilusi. Tidak ada yang nyata. Perlu kepercayaan dan keyakinan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Antoinette: Apa energi jiwa yang Anda bawa ke dalam kehidupan Anda sekarang?&lt;br /&gt;
Saya : Jeda [... merasa bingung mendengar pertanyaan itu] 70%. Saya selalu dapat mengaksesnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Antoinette: Pesan Apa yang Anda bawa ke dalam kehidupan Anda sekarang?&lt;br /&gt;
Saya : Tidak perlu terburu-buru. Ini bukan sesuatu yang harus dilakukan dalam satu kehidupan. Ini adalah tentang mengakses pengetahuan dan kebijaksanaan masa lalu. Saya perlu belajar untuk bekerja dengan energi. Saya bisa melakukan apa pun yang saya inginkan dalam kehidupan saya saat ini. Perbedaannya hanya terletak pada bagaimana saya&lt;br /&gt;
ingin mengekspresikan diri. Tidak perlu terburu-buru. Semuanya akan terjadi pada waktu yang tepat. Kami mengucapkan terima kasih kepada para tetua yang bijak. Mia kemudian muncul. Dia datang untuk mengucapkan selamat tinggal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seleksi kehidupan Saya diberi tiga pilihan untuk kehidupan yang akan saya jalani kemudian. Tapi telah jelas apa pilihan saya. Sebuah jalur dimana saya merasa bisa muncul lebih bersinar. Pilihan hidup lain adalah kehidupan dengan&lt;br /&gt;
lingkungan cukup nyaman. Namun perasaan yang saya dapatkan adalah bahwa hal itu akan kurang menarik.&lt;br /&gt;
Saya merasa bahwa saya akan cukup bosan dengan tidak adanya tantangan. Sebaliknya, saya melihat ke depan dengan kehidupan yang telah saya pilih.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Antoinette: Apakah Anda membawa kegembiraan ini bersama dengan Anda?&lt;br /&gt;
Saya : Ya. Kelahiran kembali&lt;br /&gt;
Antoinette: Sekarang masuklah ke titik di mana Anda bergabung dengan tubuh bayi. Kapan itu?&lt;br /&gt;
Saya : Usia tiga bulan.&lt;br /&gt;
Antoinette: Apakah Anda benar-benar sepenuhnya berada di tubuh bayi?&lt;br /&gt;
Saya : Belum. Penggabungan penuh terjadi pada usia 6 bulan atau lebih.&lt;br /&gt;
Antoinette: Jelaskan perasaan dan sensasi Anda saat penggabungan tersebut.&lt;br /&gt;
Saya : Pengalaman baru dan kegembiraan. Ada banyak harapan. Saya ingin mengalami sentuhan dan kontak manusia lagi. Saya masih membawa rasa pengetahuan dari mana saya datang. Itu seperti sebuah percikan kecil di dalam diri saya.&lt;br /&gt;
Percikan itu sangat banyak berkurang secara ukuran. Ini menjadi jauh lebih mudah bagi saya untuk membawanya ke mana pun aku pergi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Antoinette selanjutnya membawa saya kembali ke sini dan sekarang. Saya diminta untuk membawa semua informasi dan pengetahuan yang saya dapatkan dan bahwa pengetahuan itu akan selalu tersedia untuk saya setiap kali saya membutuhkannya. Saya diminta untuk membawa indra saya kembali ke tubuh fisik saya. Saya secara bertahap kembali ke&lt;br /&gt;
kesadaran penuh dalam tubuh saya kecuali lengan kiri saya. Kesadaran lengan kiri saya kelihatannya menolak untuk&lt;br /&gt;
kembali. Setelah serangkaian pertanyaan, tampaknya memberikan jawaban bahwa itu berhubungan dengan kehidupan masa lalu&lt;br /&gt;
saya yang lain. Setelah kami sepakat dengan Diri Lebih Tinggi saya bahwa kami akan memfokuskan ini di sesi lain, saya bisa kembali sepenuhnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tinjauan Sesi LBL Saya Sepanjang sesi saya, saya tidak punya kesadaran waktu. Barulah ketika saya kembali ke kesadaran penuh, saya mengetahui bahwa saya telah berada dalam kondisi trans mendalam selama lebih dari 3 jam.&lt;br /&gt;
Hampir segera setelah masuk ke kondisi trans, tubuh saya menjadi panas. Saya merasa seperti sedang terbakar! Saya hampir ingin membatalkan sesi. Tapi ada yang membuat saya terus berusaha. Sekitar tiga perempat dari sesi itu, saya&lt;br /&gt;
mengatakan pada Antoinette bahwa saya merasa “panas”. Entah bagaimana dalam kondisi terhipnotis, saya tidak dapat&lt;br /&gt;
berkomunikasi dengan jelas bahwa saya tidak ingin melanjutkan karena ketidaknyamanan tersebut. &lt;br /&gt;
Antoinette berbagi pada saya bahwa rasa panas ini menunjukkan bahwa saya tengah berada di hadapan sesosok ascended master.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sesi LBL saya adalah seperti petualangan spiritual. Setelah review, saya melihat pengalaman itu tidak cukup mengikuti&lt;br /&gt;
urutan seperti yang dijelaskan oleh Michael Newton. Tapi saya diberitahu bahwa itu tidak terlalu penting. Sesi ini membantu saya menghubungkan dengan ascended master dan mendapat&lt;a href="http://badru2.wordpress.com/2013/01/14/attunement-batin-dengan-diri-kristus-anda/"&gt; attunement&lt;/a&gt; energi dalam prosesnya. Hal ini tentu tidak sama dengan melakukan regresi kehidupan lampau, yang bertujuan membuka rahasia penyebab masalah-masalah di&lt;br /&gt;
kehidupan saat ini yang berasal dari kehidupan masa lalu.</description><link>http://badru1.blogspot.com/2012/01/sebuah-reveiw-dari-terapi-regresi-antar.html</link><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><thr:total>0</thr:total><georss:featurename>Indonesia</georss:featurename><georss:point>-0.789275 113.92132700000002</georss:point><georss:box>-31.6682765 72.61273300000002 30.0897265 155.22992100000002</georss:box></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-3791249150735668693.post-3943156341832013475</guid><pubDate>Wed, 18 Jan 2012 06:00:00 +0000</pubDate><atom:updated>2012-01-17T22:01:33.174-08:00</atom:updated><title>Kematian dan kepergian</title><description>Dari Buku Journey of&lt;br /&gt;souls, koleksi studi&lt;br /&gt;kasus mengenai&lt;br /&gt;kehidupan selama&lt;br /&gt;jeda antar kehidupan&lt;br /&gt;oleh Michael Newton&lt;br /&gt;Phd.&lt;br /&gt;Apa saja kesamaan&lt;br /&gt;dari rekoleksi&lt;br /&gt;(mengingat kembali)&lt;br /&gt;kehidupan sesudah&lt;br /&gt;kematian antara&lt;br /&gt;orang-orang yang&lt;br /&gt;melaporkan&lt;br /&gt;pengalaman keluar&lt;br /&gt;dari tubuh fisik&lt;br /&gt;sebagai hasil dari&lt;br /&gt;trauma fisik&lt;br /&gt;temporer dengan&lt;br /&gt;subjek terhipnotis&lt;br /&gt;yang mengingat&lt;br /&gt;kembali&lt;br /&gt;kematiannya dalam&lt;br /&gt;sebuah kehidupan&lt;br /&gt;lampau? Keduanya&lt;br /&gt;sama-sama&lt;br /&gt;mendapati diri&lt;br /&gt;mereka melayang&lt;br /&gt;mengelilingi tubuh&lt;br /&gt;masing-masing&lt;br /&gt;secara aneh, dan&lt;br /&gt;berusaha menyentuh&lt;br /&gt;benda-benda padat&lt;br /&gt;yang sifat&lt;br /&gt;materialnya telah&lt;br /&gt;hilang, di depan&lt;br /&gt;mereka. Keduanya&lt;br /&gt;sama-sama&lt;br /&gt;mengaku frustasi&lt;br /&gt;ketika mencoba&lt;br /&gt;berbicara pada orang&lt;br /&gt;hidup, yang tidak&lt;br /&gt;memberikan respon.&lt;br /&gt;Keduanya sama&lt;br /&gt;sama merasakan&lt;br /&gt;suatu sensasi ditarik&lt;br /&gt;dari tempat di mana&lt;br /&gt;mereka meninggal,&lt;br /&gt;serta merasa relaks&lt;br /&gt;dan ingin tahu&lt;br /&gt;daripada merasa&lt;br /&gt;takut.&lt;br /&gt;Semua orang&lt;br /&gt;melaporkan suatu&lt;br /&gt;sensasi kebebasan&lt;br /&gt;dan terang yang&lt;br /&gt;membangkitkan&lt;br /&gt;ektase di sekeliling&lt;br /&gt;mereka. Sebagian&lt;br /&gt;subjek menyaksikan&lt;br /&gt;suatu cahaya putih&lt;br /&gt;cemerlang yang&lt;br /&gt;menyelimuti mereka&lt;br /&gt;sepenuhnya pada&lt;br /&gt;saat kematian,&lt;br /&gt;sementara sebagian&lt;br /&gt;lainnya melihat&lt;br /&gt;cahaya yang terang&lt;br /&gt;yang letaknya agak&lt;br /&gt;jauh dari suatu&lt;br /&gt;daerah gelap,&lt;br /&gt;dimana mereka&lt;br /&gt;sedang ditarik&lt;br /&gt;melaluinya. Kondisi&lt;br /&gt;ini sering disebut&lt;br /&gt;sebagai efek lorong,&lt;br /&gt;yang banyak dikenal&lt;br /&gt;dari pengalaman&lt;br /&gt;mati suri(NDE)&lt;br /&gt;Bertentangan&lt;br /&gt;dengan keyakinan&lt;br /&gt;sebagian besar&lt;br /&gt;orang, roh kerap kali&lt;br /&gt;tidak memiliki&lt;br /&gt;ketertarikan besar&lt;br /&gt;pada apa yang&lt;br /&gt;terjadi pada tubuh&lt;br /&gt;mereka, begitu&lt;br /&gt;mereka mati secara&lt;br /&gt;fisik. Ini bukan&lt;br /&gt;karena mereka tidak&lt;br /&gt;memiliki keperdulian&lt;br /&gt;atas situasi pribadi&lt;br /&gt;dan orang-0rang&lt;br /&gt;yang mereka&lt;br /&gt;tinggalkan di Bumi,&lt;br /&gt;tetapi lebih&lt;br /&gt;dikarenakan oleh&lt;br /&gt;pemahaman roh atas&lt;br /&gt;tujuan dari kematian&lt;br /&gt;fisik. Mereka ingin&lt;br /&gt;bergegas melakukan&lt;br /&gt;perjalanan&lt;br /&gt;memasuki indahnya&lt;br /&gt;alam roh.&lt;br /&gt;Bagaimanapun&lt;br /&gt;banyak roh lainnya&lt;br /&gt;justru ingin&lt;br /&gt;melayang di sekitar&lt;br /&gt;tempat dimana&lt;br /&gt;mereka mati selama&lt;br /&gt;beberapa hari di&lt;br /&gt;Bumi, biasanya&lt;br /&gt;sampai proses&lt;br /&gt;pemakaman mereka&lt;br /&gt;usai. Walau&lt;br /&gt;tampaknya&lt;br /&gt;dipercepat bagi roh,&lt;br /&gt;sehingga satu hari di&lt;br /&gt;Bumi dapat terasa&lt;br /&gt;bagaikan satu menit&lt;br /&gt;bagi mereka. Ada&lt;br /&gt;bermacam-macam&lt;br /&gt;alasan bagi rohyang&lt;br /&gt;seakan tidak mau&lt;br /&gt;pergi ini. Sebagai&lt;br /&gt;contoh, seseorang&lt;br /&gt;yang telah dibunuh&lt;br /&gt;atau meninggal&lt;br /&gt;dalam suatu&lt;br /&gt;kecelakaan&lt;br /&gt;seringkali tidak mau&lt;br /&gt;pergi saat itu juga.&lt;br /&gt;Saya sering melihat&lt;br /&gt;roh-roh ini merasa&lt;br /&gt;bingung atau marah.&lt;br /&gt;Sindrom roh&lt;br /&gt;melayang sering&lt;br /&gt;terjadi dalam kasus&lt;br /&gt;kematian orang&lt;br /&gt;muda.&lt;br /&gt;Mendadak terpisah&lt;br /&gt;dari tubuh fisik,&lt;br /&gt;bahkan setelah lama&lt;br /&gt;sakit, tetap menjadi&lt;br /&gt;guncangan bagi rata-&lt;br /&gt;rata roh dan hal&lt;br /&gt;inipun sering&lt;br /&gt;membuat roh&lt;br /&gt;merasa ragu-ragu&lt;br /&gt;untuk pergi pada&lt;br /&gt;saat kematian.&lt;br /&gt;Selain itu, ada&lt;br /&gt;sesuatu yang&lt;br /&gt;sifatnya simbolik&lt;br /&gt;dari periode tiga&lt;br /&gt;sampai lima hari&lt;br /&gt;persiapan&lt;br /&gt;pemakaman bagi&lt;br /&gt;roh. Sesungguhnya&lt;br /&gt;roh tidak memiliki&lt;br /&gt;keingintahuan yang&lt;br /&gt;melankolis untuk&lt;br /&gt;menyaksikan diri&lt;br /&gt;mereka&lt;br /&gt;dimakamkan, karena&lt;br /&gt;emosi di alam roh&lt;br /&gt;tidaklah sama&lt;br /&gt;dengan emosi yang&lt;br /&gt;kita alami di Bumi.&lt;br /&gt;Walaupun demikian,&lt;br /&gt;saya menjumpai&lt;br /&gt;bahwa roh&lt;br /&gt;menghargai&lt;br /&gt;penghormatan yang&lt;br /&gt;diberikan kepada&lt;br /&gt;kenangan atas&lt;br /&gt;kehidupan fisik&lt;br /&gt;mereka oleh kerabat&lt;br /&gt;dan teman yang&lt;br /&gt;masih hidup.&lt;br /&gt;Satu alasan&lt;br /&gt;mendasar mengapa&lt;br /&gt;banyak roh yang&lt;br /&gt;tidak ingin cepat-&lt;br /&gt;cepat pergi&lt;br /&gt;meninggalkan lokasi&lt;br /&gt;kematian fisik&lt;br /&gt;mereka adalah&lt;br /&gt;karena adanya&lt;br /&gt;keinginan untuk&lt;br /&gt;secara mental&lt;br /&gt;menghibur orang-&lt;br /&gt;orang tercinta,&lt;br /&gt;sebelum mereka&lt;br /&gt;pergi jauh memasuki&lt;br /&gt;alam roh. Orang yang&lt;br /&gt;baru saja meninggal&lt;br /&gt;tidaklah merasa&lt;br /&gt;hancur hati karena&lt;br /&gt;kematian itu, karena&lt;br /&gt;mereka tahu bahwa&lt;br /&gt;orang-orang tercinta&lt;br /&gt;di Bumi akan&lt;br /&gt;bertemu mereka lagi&lt;br /&gt;di alam roh dan&lt;br /&gt;mungkin juga kelak&lt;br /&gt;dalam kehidupan&lt;br /&gt;mendatang&lt;br /&gt;(reinkarnasi). Di lain&lt;br /&gt;pihak, para pelayat&lt;br /&gt;dalam suatu&lt;br /&gt;pemakaman&lt;br /&gt;biasanya merasa&lt;br /&gt;telah kehilangan&lt;br /&gt;orang tercinta&lt;br /&gt;mereka selamanya.&lt;br /&gt;Selama hipnotis,&lt;br /&gt;para subjek benar-&lt;br /&gt;benar masih ingat&lt;br /&gt;perasaan frustasi&lt;br /&gt;karena tidak mampu&lt;br /&gt;untuk dengan efektif&lt;br /&gt;menggunakan energi&lt;br /&gt;mereka, untuk&lt;br /&gt;secara mental&lt;br /&gt;menyentuh orang&lt;br /&gt;hidup yang menjadi&lt;br /&gt;tidak reseptif&lt;br /&gt;(terbuka) akibat&lt;br /&gt;trauma dan&lt;br /&gt;kesedihan. Trauma&lt;br /&gt;emosional pada&lt;br /&gt;orang hidup dapat&lt;br /&gt;mengaburkan pikiran&lt;br /&gt;batin, hingga taraf&lt;br /&gt;dimana kemampuan&lt;br /&gt;mental mereka&lt;br /&gt;untuk berkomunikasi&lt;br /&gt;dengan roh menjadi&lt;br /&gt;terhambat.&lt;br /&gt;Manakala roh yang&lt;br /&gt;baru saja terlepas&lt;br /&gt;dari tubuhnya&lt;br /&gt;menemukan cara&lt;br /&gt;untuk memberikan&lt;br /&gt;penghiburan pada&lt;br /&gt;orang yg masih&lt;br /&gt;hidup, sesingkat&lt;br /&gt;apapun itu, mereka&lt;br /&gt;biasanya merasa&lt;br /&gt;puas dan kemudian&lt;br /&gt;ingin secepatnya&lt;br /&gt;beranjak dari&lt;br /&gt;tataran astral Bumi.&lt;br /&gt;Kita dapat&lt;br /&gt;merasakan&lt;br /&gt;kehadiran roh orang&lt;br /&gt;tercinta yang penuh&lt;br /&gt;daya penghiburan,&lt;br /&gt;terutama selama&lt;br /&gt;atau sesudah&lt;br /&gt;pemakaman. Agar&lt;br /&gt;komunikasi spiritual&lt;br /&gt;ini dapat menembus&lt;br /&gt;dinding trauma&lt;br /&gt;akibat kesedihan,&lt;br /&gt;anda perlu&lt;br /&gt;merelaksasikan dan&lt;br /&gt;menjernihkan&lt;br /&gt;pikiran, setidaknya&lt;br /&gt;sejenak. Pada saat-&lt;br /&gt;saat seperti ini&lt;br /&gt;tingkat penerimaan&lt;br /&gt;kita terhadap suatu&lt;br /&gt;pengalaman&lt;br /&gt;supernatural&lt;br /&gt;menjadi lebih&lt;br /&gt;terbuka terhadap&lt;br /&gt;komunikasi positif&lt;br /&gt;seputar cinta,&lt;br /&gt;pengampunan,&lt;br /&gt;harapan, dorongan&lt;br /&gt;semangat, dan&lt;br /&gt;kepastian bahwa&lt;br /&gt;orang tercinta Anda&lt;br /&gt;kini berdiam di&lt;br /&gt;tempat yang indah.&lt;br /&gt;Sesekali terjadi, roh&lt;br /&gt;yang belum tenang&lt;br /&gt;tidak ingin&lt;br /&gt;meninggalkan Bumi&lt;br /&gt;setelah kematian&lt;br /&gt;fisik. Hal ini&lt;br /&gt;dikarenakan ada&lt;br /&gt;suatu masalah yang&lt;br /&gt;belum terselesaikan,&lt;br /&gt;yang telah&lt;br /&gt;berdampak besar&lt;br /&gt;pada kesadarannya.&lt;br /&gt;Pada kasus tidak&lt;br /&gt;lazim seperti ini ,&lt;br /&gt;bantuan dapat&lt;br /&gt;diperoleh dari entitas&lt;br /&gt;lebih tinggi/roh&lt;br /&gt;pendamping yang&lt;br /&gt;penuh belas kasih,&lt;br /&gt;yang dapat&lt;br /&gt;membantu proses&lt;br /&gt;penyelarasan dari&lt;br /&gt;alam lain. Kita juga&lt;br /&gt;memiliki sarana&lt;br /&gt;untuk membantu roh&lt;br /&gt;yang resah ini dalam&lt;br /&gt;melepas&lt;br /&gt;keterikatannya&lt;br /&gt;dengan Bumi.&lt;br /&gt;Bagaimana baiknya&lt;br /&gt;kita mempesiapkan&lt;br /&gt;diri untuk&lt;br /&gt;menghadapi&lt;br /&gt;kematian kita&lt;br /&gt;sendiri? Boleh saja&lt;br /&gt;kita hidup singkat&lt;br /&gt;atau panjang, sehat&lt;br /&gt;atau sakit, namun&lt;br /&gt;akan tiba masanya&lt;br /&gt;ketika kita semua&lt;br /&gt;harus menyongsong&lt;br /&gt;ajal dengan cara&lt;br /&gt;yang paling sesuai&lt;br /&gt;untuk kita. Jika kita&lt;br /&gt;telah lama&lt;br /&gt;menderita sakit&lt;br /&gt;parah yang dapat&lt;br /&gt;berakibat pada&lt;br /&gt;kematian, masih ada&lt;br /&gt;waktu untuk&lt;br /&gt;mempersiapkan&lt;br /&gt;pikiran secara&lt;br /&gt;memadai, begitu&lt;br /&gt;trauma, penolakan,&lt;br /&gt;dan frustasi di awal&lt;br /&gt;kematian telah&lt;br /&gt;berlalu. Pikiran&lt;br /&gt;mengambil jalan&lt;br /&gt;pintu melalui&lt;br /&gt;progresi seperti ini&lt;br /&gt;ketika kita&lt;br /&gt;dihadapkan pada&lt;br /&gt;kematian. Seiring&lt;br /&gt;dengan kian&lt;br /&gt;dekatnya akhir dari&lt;br /&gt;kehidupan fisik kita&lt;br /&gt;masing-masing&lt;br /&gt;memiliki&lt;br /&gt;kemampuan untuk&lt;br /&gt;menyatu dengan&lt;br /&gt;tataran kesadaran&lt;br /&gt;yang lebih tinggi.&lt;br /&gt;Periode menjelang&lt;br /&gt;ajal adlaah periode&lt;br /&gt;termudah dalam&lt;br /&gt;hidup kita guna&lt;br /&gt;mengalami&lt;br /&gt;kesadaran spiritual,&lt;br /&gt;dimana kita dapat&lt;br /&gt;merasakan bahwa&lt;br /&gt;roh kita terhubung&lt;br /&gt;dengan keabadian&lt;br /&gt;waktu.&lt;br /&gt;Walaupun ada orang&lt;br /&gt;yang merasa bahwa&lt;br /&gt;penerimaan itu lebih&lt;br /&gt;sukar daripada&lt;br /&gt;penolakan ketika&lt;br /&gt;mereka menghadapi&lt;br /&gt;ajal, para perawat&lt;br /&gt;yang bekerja di&lt;br /&gt;sekitar mereka&lt;br /&gt;menyatakan bahwa&lt;br /&gt;hampir semua orang&lt;br /&gt;merasakan&lt;br /&gt;ketenangan saat&lt;br /&gt;meninggal. Saya&lt;br /&gt;percaya bahwa&lt;br /&gt;orang yang&lt;br /&gt;menjelang ajal selalu&lt;br /&gt;diberi akses menuju&lt;br /&gt;pemahaman akan&lt;br /&gt;kesadaran yang&lt;br /&gt;abadi, dan hal ini&lt;br /&gt;kerap terlihat di raut&lt;br /&gt;wajah mereka.&lt;br /&gt;Orang yang&lt;br /&gt;menjelang ajal&lt;br /&gt;mengalami suatu&lt;br /&gt;metamorfosis&lt;br /&gt;keterpisahan roh&lt;br /&gt;dari tubuh yang&lt;br /&gt;ditinggalinya. Orang&lt;br /&gt;menganggap&lt;br /&gt;kematian sebagai&lt;br /&gt;kehilangan daya&lt;br /&gt;hidup, padahal&lt;br /&gt;kebalikannyalah&lt;br /&gt;yang benar. Kita&lt;br /&gt;meninggalkan tubuh&lt;br /&gt;kita dalam kematian,&lt;br /&gt;tetapi daya hidup&lt;br /&gt;kita yang kekal akan&lt;br /&gt;menyatu dengan&lt;br /&gt;daya dari Roh&lt;br /&gt;Mahatinggi.&lt;br /&gt;Kematian tidak&lt;br /&gt;berarti gelap, namun&lt;br /&gt;terang.</description><link>http://badru1.blogspot.com/2012/01/kematian-dan-kepergian.html</link><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-3791249150735668693.post-4548429921584402151</guid><pubDate>Wed, 18 Jan 2012 03:25:00 +0000</pubDate><atom:updated>2012-01-17T19:26:16.232-08:00</atom:updated><title>The four Agreement</title><description>Oleh :&lt;br /&gt;Michael Ruiz&lt;br /&gt;Di awal tahun 1970-&lt;br /&gt;an, pada akhir di&lt;br /&gt;sekolah&lt;br /&gt;kedokterannya,&lt;br /&gt;Michael Ruiz&lt;br /&gt;mengalami&lt;br /&gt;kecelakaan mobil yg&lt;br /&gt;mengerikan yang&lt;br /&gt;mengubah jalan&lt;br /&gt;hidupnya. Meski&lt;br /&gt;kecelakaan itu&lt;br /&gt;mengerikan,&lt;br /&gt;ajaibnya Ruiz tidak&lt;br /&gt;terluka, dan ia&lt;br /&gt;memiliki pengalaman&lt;br /&gt;spiritual yang tidak&lt;br /&gt;bisa ia jelaskan.&lt;br /&gt;Maka ia pun&lt;br /&gt;berpaling pada&lt;br /&gt;kebijaksanaan kuno&lt;br /&gt;keluarganya, Toltec.&lt;br /&gt;Ruiz dibesarkan di&lt;br /&gt;kawasan pedesaan&lt;br /&gt;Meksiko oleh&lt;br /&gt;seorang ibu yang&lt;br /&gt;adalah curandera&lt;br /&gt;(penyembuh) dan&lt;br /&gt;seorang kakek yang&lt;br /&gt;adalah nagual&lt;br /&gt;(dukun), tetapi ia&lt;br /&gt;meninggalkan adat&lt;br /&gt;tradisional mereka.&lt;br /&gt;Sekarang ia sendiri&lt;br /&gt;mulai menjadi&lt;br /&gt;nagual, bertekad&lt;br /&gt;membimbing orang&lt;br /&gt;menuju kebebasan&lt;br /&gt;mental yang lebih&lt;br /&gt;besar.&lt;br /&gt;The Four Agreement&lt;br /&gt;menarik perhatian&lt;br /&gt;publik setelah aktor&lt;br /&gt;Ellen DeGeneres&lt;br /&gt;menyebutkannya&lt;br /&gt;dalam acara Oprah&lt;br /&gt;Winfrey bahwa buku&lt;br /&gt;ini telah mengubah&lt;br /&gt;hidupnya. Gagasan&lt;br /&gt;mengadopsi empat&lt;br /&gt;aturan dalam hidup&lt;br /&gt;kedengarannya&lt;br /&gt;sederhana, tetapi&lt;br /&gt;dalam ulasan ini&lt;br /&gt;kami berusaha&lt;br /&gt;menjelaskan&lt;br /&gt;interpretasi Ruiz atas&lt;br /&gt;kebijaksanaan Toltec&lt;br /&gt;sekaligus melihat&lt;br /&gt;sekilas kesepakatan&lt;br /&gt;itu sendiri.&lt;br /&gt;Terjaga dari mimpi&lt;br /&gt;Yang utama dalam&lt;br /&gt;kebijaksanaan Toltec&lt;br /&gt;adalah dunia,&lt;br /&gt;“realitas”, adalah&lt;br /&gt;mimpi kolektif. Kata&lt;br /&gt;yang digunakan&lt;br /&gt;untuk&lt;br /&gt;menggambarkan&lt;br /&gt;kabut persepsi&lt;br /&gt;adalah “mitote”,&lt;br /&gt;serupa dengan kata&lt;br /&gt;Hindu untuk ilusi,&lt;br /&gt;maya. Mimpi ini&lt;br /&gt;sama dengan mimpi&lt;br /&gt;di malam hari,&lt;br /&gt;kecuali bahwa&lt;br /&gt;aturan dan&lt;br /&gt;kebiasaan&lt;br /&gt;memahami dan&lt;br /&gt;berperilaku&lt;br /&gt;membuat mimpi ini&lt;br /&gt;terasa lebih nyata.&lt;br /&gt;Kita dilahirkan&lt;br /&gt;kedalam mimpi siap&lt;br /&gt;pakai berisi bahasa,&lt;br /&gt;budaya, agama dan&lt;br /&gt;keluarga, dan kita&lt;br /&gt;setuju untuk&lt;br /&gt;mengikuti semua itu&lt;br /&gt;karena sulis sekali&lt;br /&gt;menolaknya. Ruiz&lt;br /&gt;mendeskripsikan&lt;br /&gt;proses ini sebagai&lt;br /&gt;“domestikasi&lt;br /&gt;manusia”.&lt;br /&gt;Agar dapat diterima,&lt;br /&gt;kita membuat&lt;br /&gt;kesepakatan tak&lt;br /&gt;terlihat dengan yang&lt;br /&gt;lainnya, pasangan,&lt;br /&gt;anak, masyarakat,&lt;br /&gt;Tuhan, tetapi&lt;br /&gt;kesepakatan&lt;br /&gt;terpenting yang kita&lt;br /&gt;buat adalah&lt;br /&gt;kesepakatan dengan&lt;br /&gt;diri kita sendiri.&lt;br /&gt;Sebagian&lt;br /&gt;kesepakatan itu&lt;br /&gt;menguntungkan kita,&lt;br /&gt;tetapi yang lain&lt;br /&gt;membuat kita&lt;br /&gt;menderita. Kita&lt;br /&gt;berpegang teguh&lt;br /&gt;pada kesepakatan&lt;br /&gt;itu karena kita&lt;br /&gt;percaya diri kita&lt;br /&gt;akan menjadi kurang&lt;br /&gt;berarti tanpa&lt;br /&gt;mereka. Menurut&lt;br /&gt;kebijaksanaan&lt;br /&gt;Toltec, sebagian&lt;br /&gt;besar masalah yang&lt;br /&gt;dihadapi muncul&lt;br /&gt;karena mereka tidak&lt;br /&gt;bisa memaafkan diri&lt;br /&gt;sendiri, karena fakta&lt;br /&gt;bahwa diri mereka&lt;br /&gt;tidak sempurna,&lt;br /&gt;meski sebenarnya&lt;br /&gt;yang dijadikan&lt;br /&gt;patokan adalah&lt;br /&gt;standar orang lain,&lt;br /&gt;bukan standar&lt;br /&gt;mereka sendiri.&lt;br /&gt;Kabar baiknya, tulis&lt;br /&gt;Ruiz, adalah dengan&lt;br /&gt;menyadari&lt;br /&gt;kesepakatan kita,&lt;br /&gt;kita bisa mulai&lt;br /&gt;mengendalikan&lt;br /&gt;kehidupan. Kita bisa&lt;br /&gt;mendeklarasikan&lt;br /&gt;suatu “perang&lt;br /&gt;kemerdekaan” di&lt;br /&gt;mana diri kitalah&lt;br /&gt;yang menetapkan&lt;br /&gt;bagaimana kita akan&lt;br /&gt;memandang dunia.&lt;br /&gt;Dalam tradisi&lt;br /&gt;shaman, ujarnya,&lt;br /&gt;seorang individu&lt;br /&gt;disebut ksatria&lt;br /&gt;bukan karena&lt;br /&gt;ketrampilan mereka&lt;br /&gt;menggunakan&lt;br /&gt;senjata, melainkan&lt;br /&gt;karena mereka&lt;br /&gt;memerangi parasit&lt;br /&gt;yang ada di dalam&lt;br /&gt;pikiran mereka&lt;br /&gt;sendiri.&lt;br /&gt;Kesempurnaan kata&lt;br /&gt;Kesepakatan&lt;br /&gt;pertama yang harus&lt;br /&gt;kita taati dengan diri&lt;br /&gt;kita sendiri adalah&lt;br /&gt;menjaga&lt;br /&gt;kesempurnaan kata&lt;br /&gt;kata kita. Maksud&lt;br /&gt;Ruiz bukan hanya&lt;br /&gt;menepati komitmen,&lt;br /&gt;tetapi menyadari&lt;br /&gt;bahwa yang kita&lt;br /&gt;ucapkan (baik&lt;br /&gt;kepada dunia&lt;br /&gt;maupun kepada diri&lt;br /&gt;kita sendiri)&lt;br /&gt;menentukan siapa&lt;br /&gt;diri kita dan seperti&lt;br /&gt;apa dunia yang kita&lt;br /&gt;ingin tinggali. Yang&lt;br /&gt;kita ucapkan bersifat&lt;br /&gt;kreatif; maksudnya,&lt;br /&gt;kita bisa&lt;br /&gt;menggunakan kata&lt;br /&gt;kata kita untuk&lt;br /&gt;membangkitkan&lt;br /&gt;amarah atau&lt;br /&gt;kecemburuan, atau&lt;br /&gt;menggunakannya&lt;br /&gt;untuk&lt;br /&gt;menyembuhkan.&lt;br /&gt;Kata-kata kita&lt;br /&gt;adalah benih yang&lt;br /&gt;keluar ke dunia dan&lt;br /&gt;kembali pada kita&lt;br /&gt;sebagai realitas yang&lt;br /&gt;matang. Tidak ada&lt;br /&gt;makhluk lain yang&lt;br /&gt;bisa berbicara&lt;br /&gt;seperti kita, dan&lt;br /&gt;tidak ada makhlukk&lt;br /&gt;lain yang juga&lt;br /&gt;memiliki&lt;br /&gt;kemampuan&lt;br /&gt;menciptakan realitas&lt;br /&gt;yang indah atau&lt;br /&gt;yang buruk.&lt;br /&gt;Kita membuat orang&lt;br /&gt;lain berada dalam&lt;br /&gt;suatu tingkatan rasa&lt;br /&gt;takut dan ragu&lt;br /&gt;dengan kata kata&lt;br /&gt;kita yang digunakan&lt;br /&gt;dengan tidak benar.&lt;br /&gt;Ruiz berpendapat&lt;br /&gt;bahwa bergosip&lt;br /&gt;berarti&lt;br /&gt;menggunakan kata&lt;br /&gt;kata dengan tidak&lt;br /&gt;benar, dan ia&lt;br /&gt;membandingkannya&lt;br /&gt;dengan virus&lt;br /&gt;komputer yang&lt;br /&gt;membahayakan.&lt;br /&gt;Dengan menerapkan&lt;br /&gt;kesepakatan&lt;br /&gt;pertama, kita jadi&lt;br /&gt;lebih tahan&lt;br /&gt;menghadapi&lt;br /&gt;‘mantra kata”&lt;br /&gt;yang mungkin&lt;br /&gt;dirapalkan oleh&lt;br /&gt;orang lain kepada&lt;br /&gt;kita. Tetapi yang&lt;br /&gt;lebih penting lagi ,&lt;br /&gt;kita dibersihkan dari&lt;br /&gt;racun emosional&lt;br /&gt;yang ada dalam&lt;br /&gt;pikiran kita.&lt;br /&gt;Tidak perlu diambil&lt;br /&gt;hati&lt;br /&gt;Mengapa kita&lt;br /&gt;tersinggung? Ruiz&lt;br /&gt;memperlihatkan&lt;br /&gt;hubungan antara&lt;br /&gt;seseorang yang&lt;br /&gt;tersinggung bahkan&lt;br /&gt;untuk hal hal kecil&lt;br /&gt;sekalipun, dan&lt;br /&gt;keyakinan orang&lt;br /&gt;tersebut bahwa diri&lt;br /&gt;merekalah yang&lt;br /&gt;paling penting.&lt;br /&gt;Merasa tersinggung&lt;br /&gt;membuat kita&lt;br /&gt;merasa perlu&lt;br /&gt;membalas dan&lt;br /&gt;melindungi diri kita&lt;br /&gt;sendiri, untuk&lt;br /&gt;membuktikan bahwa&lt;br /&gt;orang lain tersebut&lt;br /&gt;adalah salah. Hal ini&lt;br /&gt;tentu saja hanya&lt;br /&gt;akan menimbulkan&lt;br /&gt;konflik.&lt;br /&gt;Walau demikian&lt;br /&gt;beberapa hal yang&lt;br /&gt;diucapkan kepada&lt;br /&gt;kita atau tentang&lt;br /&gt;kita, merefleksikan&lt;br /&gt;kebenaran tentang&lt;br /&gt;siapa diri kita.&lt;br /&gt;Kecaman lebih&lt;br /&gt;berbicara tentang&lt;br /&gt;keadaan pikiran dan&lt;br /&gt;pengkondisian&lt;br /&gt;daripada tentang&lt;br /&gt;kita. Oleh karena itu,&lt;br /&gt;kesepakatan kedua,&lt;br /&gt;“jangan diambil&lt;br /&gt;hati”, termasuk&lt;br /&gt;ketika kita&lt;br /&gt;menghadapi kritik&lt;br /&gt;yang jelas jelas&lt;br /&gt;diarahkan kepada&lt;br /&gt;kita. Kita tidak ingin&lt;br /&gt;menjadi mangsa dari&lt;br /&gt;apa yang disebut&lt;br /&gt;Ruiz sebagai&lt;br /&gt;“penyihir hitam”,&lt;br /&gt;orang yang bisa&lt;br /&gt;merusak ktia dengan&lt;br /&gt;kata kata mereka.&lt;br /&gt;Kamu melahap&lt;br /&gt;semua sampah&lt;br /&gt;emosional&lt;br /&gt;mereka, dan&lt;br /&gt;sekarang itu&lt;br /&gt;menjadi&lt;br /&gt;sampahmu.&lt;br /&gt;Tetapi kamu&lt;br /&gt;tidak&lt;br /&gt;memasukkanny&lt;br /&gt;a ke dalam hati,&lt;br /&gt;kamu kebal&lt;br /&gt;terhadap&lt;br /&gt;mereka&lt;br /&gt;Tidak berasumsi&lt;br /&gt;Persepsi pikiran&lt;br /&gt;manusia&lt;br /&gt;menyebabkan kita&lt;br /&gt;tidak bisa melihat&lt;br /&gt;hal-hal dengan&lt;br /&gt;benar, membuat&lt;br /&gt;asumsi yang hanya&lt;br /&gt;akan menimbulkan&lt;br /&gt;kekeliruan yang lebih&lt;br /&gt;jauh. Karena kita&lt;br /&gt;cepat berasumsi,&lt;br /&gt;kita tidak memiliki&lt;br /&gt;kemampuan untuk&lt;br /&gt;melihat hal-hal&lt;br /&gt;sebagaimana&lt;br /&gt;adanya. Manusia&lt;br /&gt;takut dengan hal-hal&lt;br /&gt;yang tidak ia&lt;br /&gt;ketahui, karenanya&lt;br /&gt;kita pun mereka-&lt;br /&gt;reka jawaban untuk&lt;br /&gt;semua pertanyaan&lt;br /&gt;kita agar kita&lt;br /&gt;merasa aman, tidak&lt;br /&gt;perduli benar atau&lt;br /&gt;salah. Berdasarkan&lt;br /&gt;hal ini, kesepakatan&lt;br /&gt;ketiga berbunyi,&lt;br /&gt;“Jangan&lt;br /&gt;berasumsi”.&lt;br /&gt;Asumsi menimbulkan&lt;br /&gt;banyak&lt;br /&gt;permasalahan dalam&lt;br /&gt;relasi karena kita&lt;br /&gt;berasumsi bahwa&lt;br /&gt;jika seseorang&lt;br /&gt;mencintai kita,&lt;br /&gt;mereka seharusnya&lt;br /&gt;tahu apa yang&lt;br /&gt;sedang kita pikirkan.&lt;br /&gt;Di level yang lebih&lt;br /&gt;luas, masalah&lt;br /&gt;tercipta karena kita&lt;br /&gt;berasumsi orang lain&lt;br /&gt;melihat dunia sama&lt;br /&gt;seperti kita. Daripada&lt;br /&gt;berasumsi, kata Ruiz,&lt;br /&gt;lebih baik ajukan&lt;br /&gt;pertanyaan. Tanpa&lt;br /&gt;kejelasan yang&lt;br /&gt;diperoleh dengan&lt;br /&gt;bertanya, relasi kita&lt;br /&gt;tidak akan berhasil,&lt;br /&gt;dan relasi kita&lt;br /&gt;dengan dunia&lt;br /&gt;menjadi miskin.&lt;br /&gt;“Mimpi neraka”&lt;br /&gt;yang dihuni oleh&lt;br /&gt;banyak orang,&lt;br /&gt;katanya, berasal dari&lt;br /&gt;tindakan mereka&lt;br /&gt;membuat asumsi&lt;br /&gt;demi asumsi yang&lt;br /&gt;keliru, tidak pernah&lt;br /&gt;mengajukan&lt;br /&gt;pertanyaan.&lt;br /&gt;Melakukan yang&lt;br /&gt;terbaik&lt;br /&gt;Kesepakatan&lt;br /&gt;keempat, “Selalu&lt;br /&gt;lakukan yang&lt;br /&gt;terbaik”,&lt;br /&gt;kedengarannya&lt;br /&gt;biasa-biasa saja, lalu&lt;br /&gt;mengapa Ruiz&lt;br /&gt;menganggap penting&lt;br /&gt;sekali menjalani&lt;br /&gt;hidup dengan baik?&lt;br /&gt;Salah satu masalah&lt;br /&gt;utamanya adalah&lt;br /&gt;kita terus menilai diri&lt;br /&gt;kita dengan keras&lt;br /&gt;berdasarkan&lt;br /&gt;sejumlah patokan&lt;br /&gt;eksternal. Tetapi jika&lt;br /&gt;kita selalu&lt;br /&gt;melakukan yang&lt;br /&gt;terbaik, kita jadi sulit&lt;br /&gt;menilai diri kita&lt;br /&gt;sendiri dan&lt;br /&gt;menciptakan&lt;br /&gt;perasaan bersalah&lt;br /&gt;dan penyesalan.&lt;br /&gt;Melakukan yang&lt;br /&gt;terbaik&lt;br /&gt;membebaskan kita.&lt;br /&gt;Dengan selalu&lt;br /&gt;melakukan yang&lt;br /&gt;terbaik, kita akan&lt;br /&gt;merasa bahagia&lt;br /&gt;karena kita&lt;br /&gt;bertindak,&lt;br /&gt;melakukan suatu&lt;br /&gt;upaya. Kita&lt;br /&gt;menikmati tindakan&lt;br /&gt;kita, tidak&lt;br /&gt;memikirkan hasil&lt;br /&gt;atau imbalannya.&lt;br /&gt;Jika kita benar-&lt;br /&gt;benar larut dalam&lt;br /&gt;apa yang sedang kita&lt;br /&gt;kerjakan saat itu,&lt;br /&gt;kita akan merasa&lt;br /&gt;sungguh sungguh&lt;br /&gt;hidup; tidak ada&lt;br /&gt;waktu untuk&lt;br /&gt;merindukan&lt;br /&gt;seseorang atau&lt;br /&gt;apapun.&lt;br /&gt;Kesepakatan&lt;br /&gt;keempat merupakan&lt;br /&gt;kunci bagi tiga&lt;br /&gt;kesepakatan&lt;br /&gt;sebelumnya, kata&lt;br /&gt;Ruiz, karena meski&lt;br /&gt;kita tidak bisa selalu&lt;br /&gt;sempurna dengan&lt;br /&gt;kata kata kita, atau&lt;br /&gt;tidak bisa tidak&lt;br /&gt;tersinggung atau&lt;br /&gt;tidak berasumsi, kita&lt;br /&gt;selalu bebas untuk&lt;br /&gt;melakukan yang&lt;br /&gt;terbaik.&lt;br /&gt;Kesepakatan&lt;br /&gt;keempat merupakan&lt;br /&gt;cara untuk memiliki&lt;br /&gt;kembali diri kita&lt;br /&gt;yang sejati serta&lt;br /&gt;tetap teguh dengan&lt;br /&gt;siapa diri kita dan&lt;br /&gt;apa yang kita yakini.&lt;br /&gt;Dunia ini dirancang&lt;br /&gt;agar kita&lt;br /&gt;menghianati&lt;br /&gt;kesepakatan kita,&lt;br /&gt;kata Ruiz, tetapi kita&lt;br /&gt;harus tabah.&lt;br /&gt;Membebaskan&lt;br /&gt;pikiran kita, persepsi&lt;br /&gt;kita didasari oleh&lt;br /&gt;kesepakatan yang&lt;br /&gt;salah. Ibarat&lt;br /&gt;mendaki gunung,&lt;br /&gt;awalnya memang&lt;br /&gt;sangat berat, tetapi&lt;br /&gt;bila keempat&lt;br /&gt;kesepakatan ini&lt;br /&gt;sudah menjadi&lt;br /&gt;kebiasaan, akan&lt;br /&gt;lebih mudah&lt;br /&gt;menjalankannya.&lt;br /&gt;Penutup&lt;br /&gt;Buku ini&lt;br /&gt;memberitahu kita&lt;br /&gt;bahwa ada sosok diri&lt;br /&gt;sejati yang&lt;br /&gt;bersembunyi di balik&lt;br /&gt;lapisan perilaku&lt;br /&gt;eksternal kita, dan&lt;br /&gt;anehnya banyak&lt;br /&gt;diantara kita yang&lt;br /&gt;mengiginkan sosok&lt;br /&gt;itu tetap&lt;br /&gt;tersembunyi.&lt;br /&gt;Permintaan Ruiz&lt;br /&gt;adalah: apapun&lt;br /&gt;strategi kita untuk&lt;br /&gt;menjalani hidup,&lt;br /&gt;atau apapun kisah&lt;br /&gt;yang kita&lt;br /&gt;beritahukan kepada&lt;br /&gt;diri kita sendiri, kita&lt;br /&gt;harus memastikan&lt;br /&gt;bahwa sosok diri itu&lt;br /&gt;adalah sosok yang&lt;br /&gt;sadar.&lt;br /&gt;The Four Agreement&lt;br /&gt;mungkin tampak&lt;br /&gt;sperti interpretasi&lt;br /&gt;dasar dari&lt;br /&gt;kebijaksanaan&lt;br /&gt;shamanistis, tetapi&lt;br /&gt;pesannya yang&lt;br /&gt;inspirasional tentang&lt;br /&gt;kemunculan kembali&lt;br /&gt;sosok diri dari&lt;br /&gt;gelembung&lt;br /&gt;pengkondisian&lt;br /&gt;memang luar biasa.&lt;br /&gt;Buku ini merupakan&lt;br /&gt;berkah bagi banyak&lt;br /&gt;orang yang untuk&lt;br /&gt;pertama kalinya&lt;br /&gt;mempertahankan&lt;br /&gt;identitas sejati&lt;br /&gt;mereka, dan ingin&lt;br /&gt;terus&lt;br /&gt;mempertahankanny&lt;br /&gt;a.</description><link>http://badru1.blogspot.com/2012/01/four-agreement.html</link><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-3791249150735668693.post-3487329724767891564</guid><pubDate>Wed, 18 Jan 2012 03:19:00 +0000</pubDate><atom:updated>2012-01-17T19:20:29.656-08:00</atom:updated><title>Apa sesungguhnya arti dari ilusi?</title><description>Oleh :&lt;br /&gt;Ariel Bravy&lt;br /&gt;Ketika para guru&lt;br /&gt;spiritual mengatakan&lt;br /&gt;bahwa semua ini&lt;br /&gt;adalah ” ilusi “,&lt;br /&gt;jadi apakah yang&lt;br /&gt;sesungguhnya&lt;br /&gt;benar-benar nyata?&lt;br /&gt;Kelaparan adalah&lt;br /&gt;ilusi, tapi kita pasti&lt;br /&gt;masih bisa&lt;br /&gt;mengalaminya&lt;br /&gt;bahkan bisa mati&lt;br /&gt;karenanya.&lt;br /&gt;Bagaimana&lt;br /&gt;pemahaman ini bisa&lt;br /&gt;membantu kita?&lt;br /&gt;Pertama, anggaplah&lt;br /&gt;Anda sedang&lt;br /&gt;mengendarai mobil.&lt;br /&gt;Mobil yang Anda&lt;br /&gt;miliki adalah alat.&lt;br /&gt;Alat ini bukanlah diri&lt;br /&gt;Anda, tapi masih&lt;br /&gt;perlu diisi dengan&lt;br /&gt;bensin dan dirawat&lt;br /&gt;untuk dapat&lt;br /&gt;berfungsi secara&lt;br /&gt;efektif. Tanpa&lt;br /&gt;mengisi bensin, ia&lt;br /&gt;akan berhenti&lt;br /&gt;bekerja.&lt;br /&gt;Mobil itu,&lt;br /&gt;bagaimanapun,&lt;br /&gt;adalah bukan Anda.&lt;br /&gt;Jelas bahwa Anda&lt;br /&gt;adalah pengemudi&lt;br /&gt;mobil, bukan mobil&lt;br /&gt;itu sendiri.&lt;br /&gt;“Ilusi”&lt;br /&gt;mengatakan bahwa&lt;br /&gt;mobil itu adalah Anda&lt;br /&gt;dan jika mobil itu&lt;br /&gt;mati, maka Anda&lt;br /&gt;juga mati.&lt;br /&gt;Orang-orang&lt;br /&gt;memiliki&lt;br /&gt;kecenderungan&lt;br /&gt;untuk percaya&lt;br /&gt;bahwa tubuh&lt;br /&gt;mereka adalah diri&lt;br /&gt;mereka dan jika&lt;br /&gt;tubuh mati, mereka&lt;br /&gt;juga akan mati. Kita&lt;br /&gt;bisa melihat hal ini&lt;br /&gt;tercermin dalam&lt;br /&gt;cara kita&lt;br /&gt;mengatakan hal-hal&lt;br /&gt;seperti, “Saya tidak&lt;br /&gt;enak badan” ketika&lt;br /&gt;sedang sakit perut.&lt;br /&gt;Perut Anda mungkin&lt;br /&gt;sakit, tapi perut itu&lt;br /&gt;bukanlah diri Anda.&lt;br /&gt;Bahasa ini&lt;br /&gt;mencerminkan ilusi.&lt;br /&gt;Kesalahan pertama&lt;br /&gt;adalah&lt;br /&gt;kesalahpahaman&lt;br /&gt;identitas.&lt;br /&gt;Ilusi pertama adalah&lt;br /&gt;bahwa mobil itu&lt;br /&gt;adalah diri Anda.&lt;br /&gt;Melihat melewati&lt;br /&gt;ilusi itu memberikan&lt;br /&gt;kesadaran bahwa&lt;br /&gt;mobil itu bukanlah&lt;br /&gt;Anda.&lt;br /&gt;Dengan mengakui&lt;br /&gt;bahwa mobil itu&lt;br /&gt;bukan diri Anda, itu&lt;br /&gt;tidak berarti bahwa&lt;br /&gt;Anda harus berhenti&lt;br /&gt;merawat mobil.&lt;br /&gt;Demikian pula,&lt;br /&gt;dengan mengakui&lt;br /&gt;bahwa tubuh Anda&lt;br /&gt;adalah bukan diri&lt;br /&gt;Anda, tidak berarti&lt;br /&gt;bahwa Anda tiba-&lt;br /&gt;tiba harus berhenti&lt;br /&gt;merawat tubuh Anda&lt;br /&gt;itu.&lt;br /&gt;Sehubungan dengan&lt;br /&gt;kelaparan, tentu&lt;br /&gt;kelaparan adalah&lt;br /&gt;sebuah kenyataan&lt;br /&gt;yang sangat dialami&lt;br /&gt;oleh kita semua.&lt;br /&gt;Tetapi ada beberapa&lt;br /&gt;cerita mengenai para&lt;br /&gt;yogi di India yang,&lt;br /&gt;melalui hubungan&lt;br /&gt;mereka dengan&lt;br /&gt;Sumber, mampu&lt;br /&gt;mendapatkan semua&lt;br /&gt;energi yang mereka&lt;br /&gt;butuhkan dan karena&lt;br /&gt;itu tidak perlu&lt;br /&gt;memakan makanan.&lt;br /&gt;Ada juga cerita&lt;br /&gt;tentang orang-orang&lt;br /&gt;yang mampu dengan&lt;br /&gt;menatap matahari&lt;br /&gt;dan, hampir seperti&lt;br /&gt;tanaman, ia bisa&lt;br /&gt;memperoleh energi&lt;br /&gt;yang mereka&lt;br /&gt;butuhkan dari&lt;br /&gt;matahari tersebut.&lt;br /&gt;Saya tidak tahu&lt;br /&gt;berapa banyak&lt;br /&gt;kebenaran dari hal&lt;br /&gt;ini, tapi menarik&lt;br /&gt;untuk dipikirkan …&lt;br /&gt;tanpa makanan pun&lt;br /&gt;manusia bisa hidup.&lt;br /&gt;Ini adalah cerita&lt;br /&gt;menarik, dengan&lt;br /&gt;kesadaran bahwa&lt;br /&gt;tubuh ini bukanlah&lt;br /&gt;diri kita, alih-alih&lt;br /&gt;mengatakan “Saya&lt;br /&gt;lapar,” kita&lt;br /&gt;kemudian bisa&lt;br /&gt;mengubah bahasa&lt;br /&gt;kita untuk&lt;br /&gt;mencerminkan&lt;br /&gt;pemisahan dan&lt;br /&gt;sekarang&lt;br /&gt;mengatakan bahwa&lt;br /&gt;“tubuh ini lapar”&lt;br /&gt;Ini mungkin&lt;br /&gt;kedengarannya&lt;br /&gt;aneh. Kebanyakan&lt;br /&gt;orang tidak&lt;br /&gt;berbicara seperti itu,&lt;br /&gt;tapi ini lebih akurat.&lt;br /&gt;Sekarang, bahkan&lt;br /&gt;jika kita membuat&lt;br /&gt;perbedaan antara&lt;br /&gt;“Aku lapar” dan&lt;br /&gt;“Tubuh ini lapar,”&lt;br /&gt;tidak benar-benar&lt;br /&gt;mengubah fakta&lt;br /&gt;bahwa tubuh ini&lt;br /&gt;lapar, tapi&lt;br /&gt;sebenarnya juga&lt;br /&gt;bukan dimaksudkan&lt;br /&gt;untuk ini.&lt;br /&gt;Apa yang terjadi&lt;br /&gt;adalah bahwa ini&lt;br /&gt;dimulai dengan&lt;br /&gt;pengungkapan dari&lt;br /&gt;rasa diri pribadi.&lt;br /&gt;Ketika seseorang&lt;br /&gt;mengatakan&lt;br /&gt;“Tubuh ini lapar,&lt;br /&gt;tapi aku tidak,” kita&lt;br /&gt;biasanya&lt;br /&gt;menganggap mereka&lt;br /&gt;sebagai aneh.&lt;br /&gt;“Saya tidak lapar?&lt;br /&gt;Saya jelas&lt;br /&gt;mengalami rasa&lt;br /&gt;lapar dan merasa&lt;br /&gt;seperti sangat nyata.&lt;br /&gt;Siapa yang&lt;br /&gt;mengalami rasa&lt;br /&gt;lapar ini? “&lt;br /&gt;Kemudian orang&lt;br /&gt;mulai mengajukan&lt;br /&gt;pertanyaan lebih&lt;br /&gt;besar, “Siapakah&lt;br /&gt;saya?”&lt;br /&gt;Tingkat kesadaran&lt;br /&gt;seseorang akan&lt;br /&gt;mulai meningkat&lt;br /&gt;ketika mereka mulai&lt;br /&gt;untuk memiliki&lt;br /&gt;“pengalaman&lt;br /&gt;spiritual” di mana&lt;br /&gt;mereka memiliki&lt;br /&gt;rasa singkat&lt;br /&gt;mengenai Tuhan,&lt;br /&gt;Keesaan total dan&lt;br /&gt;lengkap dengan&lt;br /&gt;ketiadaan yang tak&lt;br /&gt;terbatas. Namun,&lt;br /&gt;sebagaimana Tom&lt;br /&gt;Stine tepat&lt;br /&gt;menunjukkan,&lt;br /&gt;pertemuan dengan&lt;br /&gt;yang Mutlak&lt;br /&gt;belumlah sebuah&lt;br /&gt;Pencerahan. Ini lebih&lt;br /&gt;mirip rasa akan hal-&lt;br /&gt;hal yang akan&lt;br /&gt;datang, sebuah&lt;br /&gt;tanda bahwa Anda&lt;br /&gt;telah berada di jalur&lt;br /&gt;yang benar. Dan&lt;br /&gt;secara bertahap&lt;br /&gt;pengalaman&lt;br /&gt;tersebut menjadi&lt;br /&gt;lebih dan lebih umum&lt;br /&gt;sampai menjadi&lt;br /&gt;perubahan&lt;br /&gt;pemahaman dari&lt;br /&gt;pemisahan individual&lt;br /&gt;menjadi kesatuan&lt;br /&gt;dan kemudian&lt;br /&gt;akhirnya kehadiran&lt;br /&gt;Mutlak menjadi&lt;br /&gt;permanen.&lt;br /&gt;Dari keadaan&lt;br /&gt;Keesaan dengan Ilahi&lt;br /&gt;dan hanya dari&lt;br /&gt;kondisi ini kita dapat&lt;br /&gt;benar-benar melihat&lt;br /&gt;bentuk dunia&lt;br /&gt;material&lt;br /&gt;sesungguhnya dan&lt;br /&gt;mengenali alam ilusi&lt;br /&gt;yang lengkap ini.&lt;br /&gt;Semua perubahan,&lt;br /&gt;semua yang ada di&lt;br /&gt;dunia adalah bentuk&lt;br /&gt;dari ilusi.&lt;br /&gt;Kesalahan kedua&lt;br /&gt;adalah keyakinan&lt;br /&gt;bahwa apa yang kita&lt;br /&gt;alami adalah benar-&lt;br /&gt;benar nyata.&lt;br /&gt;Apa yang berubah&lt;br /&gt;adalah tidak nyata.&lt;br /&gt;Apa yang tidak&lt;br /&gt;berubah adalah&lt;br /&gt;nyata.&lt;br /&gt;Ya ilusi yang dapat&lt;br /&gt;dialami adalah&lt;br /&gt;seperti kita dapat&lt;br /&gt;mengamati dan&lt;br /&gt;merasakan reaksi&lt;br /&gt;kita sendiri terhadap&lt;br /&gt;apa yang kita lihat di&lt;br /&gt;TV, dimana ilusi&lt;br /&gt;masih dikenali&lt;br /&gt;sebagai ilusi.&lt;br /&gt;Ini seperti melihat&lt;br /&gt;istana pasir di mana-&lt;br /&gt;mana dan berpikir&lt;br /&gt;bahwa mereka&lt;br /&gt;adalah benar-benar&lt;br /&gt;sebuah istana.&lt;br /&gt;Istana-istana ini&lt;br /&gt;hanyalah struktur&lt;br /&gt;pasir yang dibentuk.&lt;br /&gt;Satuan-satuan&lt;br /&gt;dasar, butir pasir&lt;br /&gt;adalah nyata, tetapi&lt;br /&gt;tidak ada istana&lt;br /&gt;yang SEBENARNYA di&lt;br /&gt;sana, meskipun&lt;br /&gt;kemampuan bagi&lt;br /&gt;orang-orang untuk&lt;br /&gt;melihat “istana”.&lt;br /&gt;Konsep “istana”.&lt;br /&gt;Hanya ada di dalam&lt;br /&gt;pikiran manusia.&lt;br /&gt;Dengan rasa lapar,&lt;br /&gt;itu hal yang persis&lt;br /&gt;sama. Pernahkah&lt;br /&gt;Anda&lt;br /&gt;memperhatikan&lt;br /&gt;bahwa dengan&lt;br /&gt;mengalihkan&lt;br /&gt;perhatian Anda&lt;br /&gt;untuk sesuatu yang&lt;br /&gt;Anda sangat terlibat&lt;br /&gt;dalam, Anda dapat&lt;br /&gt;terus melakukan&lt;br /&gt;kegiatan selama&lt;br /&gt;beberapa jam tanpa&lt;br /&gt;merasakan lapar?&lt;br /&gt;Rupanya pikiran kita&lt;br /&gt;ada hubungannya&lt;br /&gt;dengan kelaparan&lt;br /&gt;dan tubuh kita, yang&lt;br /&gt;merespon pikiran&lt;br /&gt;kita, dan bereaksi&lt;br /&gt;sesuai dengan itu.&lt;br /&gt;Ada jelas lebih dari&lt;br /&gt;itu dimana kita dapat&lt;br /&gt;mengenali dengan&lt;br /&gt;fakta bahwa bayi&lt;br /&gt;bisa lapar. Rasa lapar&lt;br /&gt;adalah kapasitas&lt;br /&gt;naluriah tubuh,&lt;br /&gt;bahkan jika bisa&lt;br /&gt;diganti oleh pikiran.&lt;br /&gt;Terlepas dari&lt;br /&gt;kemampuan kita&lt;br /&gt;untuk merasa lapar&lt;br /&gt;dan berinteraksi&lt;br /&gt;dengan itu, pada&lt;br /&gt;akhirnya tidak ada&lt;br /&gt;yang lebih nyata&lt;br /&gt;daripada&lt;br /&gt;pengalaman kita di&lt;br /&gt;malam hari ketika&lt;br /&gt;kita bermimpi.&lt;br /&gt;Artinya, itu “semua&lt;br /&gt;ada dalam pikiran&lt;br /&gt;kita” (dan tubuh&lt;br /&gt;kita, tetapi keduanya&lt;br /&gt;adalah bukan&lt;br /&gt;realitas tertinggi).&lt;br /&gt;Tidak ada seorang&lt;br /&gt;pun di sana benar-&lt;br /&gt;benar mengalami&lt;br /&gt;kelaparan. Hanya&lt;br /&gt;rasa lapar yang&lt;br /&gt;dialami. Adalah tubuh&lt;br /&gt;imajiner yang&lt;br /&gt;mengalami&lt;br /&gt;kelaparan imajiner.&lt;br /&gt;Artinya, butuh waktu&lt;br /&gt;untuk pergi dari&lt;br /&gt;panggung A ke&lt;br /&gt;panggung B. Dalam&lt;br /&gt;dunia nondualistik,&lt;br /&gt;semuanya ada&lt;br /&gt;sekaligus, Sekarang.&lt;br /&gt;Semua yang linear&lt;br /&gt;dan dualistis adalah&lt;br /&gt;tidak nyata.&lt;br /&gt;Sedangkan yang&lt;br /&gt;non-linear dan non-&lt;br /&gt;dualistik adalah&lt;br /&gt;nyata.&lt;br /&gt;Kesalahan ketiga&lt;br /&gt;adalah tidak melihat&lt;br /&gt;Tuhan dalam Segala-&lt;br /&gt;sesuatu.&lt;br /&gt;Akhirnya saat&lt;br /&gt;seseorang tidak lagi&lt;br /&gt;mengidentifikasi&lt;br /&gt;dengan ini dan Bukan&lt;br /&gt;itu. Tidak lagi&lt;br /&gt;dengan”Aku adalah&lt;br /&gt;aku, tapi aku bukan&lt;br /&gt;Anda,”ia akan&lt;br /&gt;benar-benar menjadi&lt;br /&gt;Kesatuan, dan segala&lt;br /&gt;sesuatu yang&lt;br /&gt;“nyata” ini dapat&lt;br /&gt;dipahami sebagai&lt;br /&gt;satu aspek&lt;br /&gt;Ketuhanan.&lt;br /&gt;Tuhan adalah Alfa&lt;br /&gt;dan Omega,&lt;br /&gt;pengerak yang tidak&lt;br /&gt;bergerak, Perubah&lt;br /&gt;yang tidak Berubah,&lt;br /&gt;Kekosongan,&lt;br /&gt;Keheningan yang&lt;br /&gt;Mengalir. Tuhan&lt;br /&gt;adalah inti dari&lt;br /&gt;segala paradoks.&lt;br /&gt;Segala sesuatu di&lt;br /&gt;Semesta adalah&lt;br /&gt;Tuhan, termasuk ego&lt;br /&gt;yang memungkinkan&lt;br /&gt;kita untuk&lt;br /&gt;mengalami&lt;br /&gt;pemisahan dari&lt;br /&gt;Tuhan, di dalam&lt;br /&gt;panggung yang kita&lt;br /&gt;sebut bumi. Dalam&lt;br /&gt;panggung ini kita&lt;br /&gt;berpura-pura bahwa&lt;br /&gt;kita terpisah dari&lt;br /&gt;Tuhan yang adalah&lt;br /&gt;benar-benar ironis&lt;br /&gt;mengingat kita&lt;br /&gt;ADALAH Tuhan.&lt;br /&gt;Akhirnya setiap&lt;br /&gt;aspek Keesaan akan&lt;br /&gt;diakui sebagai&lt;br /&gt;Tuhan , TERMASUK&lt;br /&gt;setiap tubuh, setiap&lt;br /&gt;pikiran, setiap&lt;br /&gt;ketakutan, setiap&lt;br /&gt;tindakan, setiap&lt;br /&gt;penciptaan, setiap&lt;br /&gt;kerusakan.&lt;br /&gt;Tuhan adalah Semua&lt;br /&gt;yang Ada dan tidak&lt;br /&gt;ada yang&lt;br /&gt;berlawanan dengan&lt;br /&gt;Tuhan, tidak ada hal&lt;br /&gt;yang bukan-Tuhan.&lt;br /&gt;Anak laki-laki yang&lt;br /&gt;berdandan saat&lt;br /&gt;Halloween sebagai&lt;br /&gt;vampir&lt;br /&gt;mendapatkan&lt;br /&gt;pengalaman menjadi&lt;br /&gt;vampir, bahkan jika&lt;br /&gt;ia lupa bahwa ia&lt;br /&gt;adalah anak kecil.&lt;br /&gt;Kita semua adalah&lt;br /&gt;Tuhan yang&lt;br /&gt;mengalami apa yang&lt;br /&gt;kita sebut eksistensi&lt;br /&gt;manusia, tapi kita&lt;br /&gt;semua masih Tuhan&lt;br /&gt;bahkan jika kita&lt;br /&gt;sementara lupa&lt;br /&gt;menjadi demikian.&lt;br /&gt;Tapi jangan&lt;br /&gt;menggunakan ini&lt;br /&gt;untuk mencoba dan&lt;br /&gt;merasionalisasi&lt;br /&gt;validitas ego. ” Jika&lt;br /&gt;semuanya adalah&lt;br /&gt;bagian dari Tuhan&lt;br /&gt;dan ego merupakan&lt;br /&gt;bagian dari Tuhan,&lt;br /&gt;maka ego adalah&lt;br /&gt;baik dan saya tidak&lt;br /&gt;perlu repot-repot&lt;br /&gt;melampaui itu. Hura!!&lt;br /&gt;“&lt;br /&gt;Tidak, jangan&lt;br /&gt;membuat kesalahan&lt;br /&gt;itu. Identifikasi ini&lt;br /&gt;dengan Segala&lt;br /&gt;Sesuatu harus&lt;br /&gt;terjadi SETELAH&lt;br /&gt;realisasi bahwa&lt;br /&gt;mereka adalah&lt;br /&gt;makhluk yang tidak&lt;br /&gt;terpisah, tidak&lt;br /&gt;terputus dari&lt;br /&gt;keseluruhan. Ini&lt;br /&gt;adalah ego yang&lt;br /&gt;membuat pemisahan&lt;br /&gt;ini mungkin terjadi.&lt;br /&gt;Ya ego pada&lt;br /&gt;akhirnya merupakan&lt;br /&gt;bagian dari Tuhan,&lt;br /&gt;sama seperti semua&lt;br /&gt;orang lain, tapi&lt;br /&gt;dengan terlibat&lt;br /&gt;menciptakan rasa&lt;br /&gt;pemisahan dari&lt;br /&gt;Semuanya (yang&lt;br /&gt;sebenarnya tidak&lt;br /&gt;mungkin) dengan&lt;br /&gt;demikian&lt;br /&gt;menciptakan suatu&lt;br /&gt;pengalaman yang&lt;br /&gt;tidak nyata.&lt;br /&gt;Sebagai rangkuman,&lt;br /&gt;ilusi dapat dikenali&lt;br /&gt;dengan atribut-&lt;br /&gt;atribut berikut:&lt;br /&gt;Perasaan&lt;br /&gt;pemisahan dari&lt;br /&gt;Tuhan&lt;br /&gt;Pikiran dan&lt;br /&gt;keyakinan yang&lt;br /&gt;tumbuh dari&lt;br /&gt;pemisahan dari&lt;br /&gt;Tuhan&lt;br /&gt;Keyakinan yang&lt;br /&gt;berbasis dualitas&lt;br /&gt;yang menyatakan&lt;br /&gt;bahwa ada dua&lt;br /&gt;hal yang saling&lt;br /&gt;bertentangan&lt;br /&gt;Sesuatu yang&lt;br /&gt;berubah&lt;br /&gt;Setiap perasaan&lt;br /&gt;selain kehadiran&lt;br /&gt;Cinta Ilahi&lt;br /&gt;Realitas fisik kita&lt;br /&gt;termasuk waktu&lt;br /&gt;dan ruang (jarak)&lt;br /&gt;Akhirnya, satu titik&lt;br /&gt;kunci untuk&lt;br /&gt;mengenalinya adalah&lt;br /&gt;bahwa mengenali&lt;br /&gt;Keesaan tidak perlu&lt;br /&gt;menyetop fungsi&lt;br /&gt;tubuh seperti makan,&lt;br /&gt;minum, atau berada&lt;br /&gt;di dalam dunia.&lt;br /&gt;Seperti kata&lt;br /&gt;pepatah, “Sebelum&lt;br /&gt;pencerahan, belahlah&lt;br /&gt;kayu dan bawalah&lt;br /&gt;air. Setelah&lt;br /&gt;pencerahan, belah&lt;br /&gt;kayu dan bawa air.&lt;br /&gt;“&lt;br /&gt;Hal ini dimungkinkan&lt;br /&gt;untuk mengenali ilusi&lt;br /&gt;sebagai ilusi dan&lt;br /&gt;masih berinteraksi&lt;br /&gt;dengan itu, untuk&lt;br /&gt;berpura-pura bahwa&lt;br /&gt;itu adalah nyata dan&lt;br /&gt;bermain tanpa&lt;br /&gt;benar-benar percaya&lt;br /&gt;bahwa itu asli.&lt;br /&gt;Ariel Bravy adalah&lt;br /&gt;guru spiritual yang&lt;br /&gt;membimbing orang-&lt;br /&gt;orang menuju&lt;br /&gt;pencerahan dan&lt;br /&gt;cinta tanpa syarat&lt;br /&gt;dengan membantu&lt;br /&gt;orang meningkatkan&lt;br /&gt;tingkat kesadaran&lt;br /&gt;dan melampaui ego&lt;br /&gt;mereka.</description><link>http://badru1.blogspot.com/2012/01/apa-sesungguhnya-arti-dari-ilusi.html</link><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-3791249150735668693.post-3062729702013523426</guid><pubDate>Wed, 18 Jan 2012 03:08:00 +0000</pubDate><atom:updated>2012-01-17T19:10:59.115-08:00</atom:updated><title>From Science to God</title><description>Oleh : Peter Russell&lt;br /&gt;Sebagai seorang&lt;br /&gt;ilmuwan&lt;br /&gt;matematika dan&lt;br /&gt;fisika dengan minat&lt;br /&gt;yang sangat&lt;br /&gt;mendalam pada&lt;br /&gt;filsafat Timur, Peter&lt;br /&gt;Russell telah&lt;br /&gt;menghabiskan&lt;br /&gt;sebagian besar&lt;br /&gt;karirnya untuk&lt;br /&gt;mencari jembatan&lt;br /&gt;penghubung antara&lt;br /&gt;sains dan&lt;br /&gt;spiritualitas dan&lt;br /&gt;kemudian&lt;br /&gt;melanjutkan&lt;br /&gt;penelitiannya untuk&lt;br /&gt;akhirnya&lt;br /&gt;menemukan sifat&lt;br /&gt;magis dari&lt;br /&gt;kesadaran! Dalam&lt;br /&gt;buku ini ia&lt;br /&gt;menyajikan sebuah&lt;br /&gt;konsep yang&lt;br /&gt;menyediakan&lt;br /&gt;jembatan&lt;br /&gt;penghubung yang&lt;br /&gt;mengeksplorasi&lt;br /&gt;bagaimana realitas&lt;br /&gt;eksternal yang&lt;br /&gt;didefinisikan sebagai&lt;br /&gt;ruang, waktu dan&lt;br /&gt;materi, ternyata&lt;br /&gt;hanyalah&lt;br /&gt;manifestasi dari&lt;br /&gt;kesadaran.&lt;br /&gt;Berikut adalah&lt;br /&gt;kutipan dari bukunya&lt;br /&gt;‘From Science To&lt;br /&gt;God’ Bab 7:&lt;br /&gt;Kesadaran Sebagai&lt;br /&gt;Tuhan&lt;br /&gt;Bagi banyak orang,&lt;br /&gt;pernyataan “Saya&lt;br /&gt;adalah Tuhan” pasti&lt;br /&gt;akan banyak menuai&lt;br /&gt;penghujatan. Tuhan,&lt;br /&gt;menurut agama&lt;br /&gt;konvensional, adalah&lt;br /&gt;dewa tertinggi,&lt;br /&gt;pencipta, maha tahu,&lt;br /&gt;Mahakuasa yang&lt;br /&gt;kekal. Bagaimana&lt;br /&gt;bisa ada klaim dari&lt;br /&gt;seorang manusia&lt;br /&gt;yang menyatakan&lt;br /&gt;bahwa dia adalah&lt;br /&gt;Tuhan?&lt;br /&gt;Ketika pendeta&lt;br /&gt;Kristen abad&lt;br /&gt;keempat belas dan&lt;br /&gt;mistikus Meister&lt;br /&gt;Eckhart berkhotbah&lt;br /&gt;bahwa “Tuhan dan&lt;br /&gt;aku adalah Satu”&lt;br /&gt;dia dibawa ke&lt;br /&gt;hadapan Paus&lt;br /&gt;Yohanes XXII dan&lt;br /&gt;dipaksa untuk&lt;br /&gt;“menarik semua&lt;br /&gt;pernyataannya dan&lt;br /&gt;menyatakan bahwa&lt;br /&gt;ia telah salah&lt;br /&gt;mengajar.” Yang&lt;br /&gt;lain mengalami nasib&lt;br /&gt;yang lebih buruk.&lt;br /&gt;Mistikus Islam abad&lt;br /&gt;kesepuluh al-Hallaj&lt;br /&gt;dibunuh karena ia&lt;br /&gt;mengklaim bahwa&lt;br /&gt;dirinya adalah satu&lt;br /&gt;identitas dengan&lt;br /&gt;Tuhan.&lt;br /&gt;Namun ketika para&lt;br /&gt;mistikus&lt;br /&gt;mengatakan “Aku&lt;br /&gt;adalah Tuhan,”&lt;br /&gt;atau kata-kata yang&lt;br /&gt;serupa, mereka tidak&lt;br /&gt;berbicara tentang&lt;br /&gt;seorang individu.&lt;br /&gt;Eksplorasi batin&lt;br /&gt;mereka telah&lt;br /&gt;mampu&lt;br /&gt;mengungkapkan&lt;br /&gt;sifat sebenarnya dari&lt;br /&gt;diri, dan inilah yang&lt;br /&gt;mereka&lt;br /&gt;identifikasikan&lt;br /&gt;dengan Tuhan.&lt;br /&gt;Mereka mengklaim&lt;br /&gt;bahwa esensi dari&lt;br /&gt;diri, rasa “Aku”&lt;br /&gt;tanpa atribut pribadi,&lt;br /&gt;adalah Tuhan.&lt;br /&gt;Ilmuwan&lt;br /&gt;kontemporer dan&lt;br /&gt;mistikus Thomas&lt;br /&gt;Merton telah&lt;br /&gt;menyatakannya&lt;br /&gt;dengan sangat jelas:&lt;br /&gt;Jika saya menembus&lt;br /&gt;ke kedalaman&lt;br /&gt;keberadaan dan&lt;br /&gt;realitas saya sendiri&lt;br /&gt;saat ini, Aku adalah&lt;br /&gt;sesuatu yang tak&lt;br /&gt;dapat dijelaskan di&lt;br /&gt;akarnya yang&lt;br /&gt;terdalam, maka&lt;br /&gt;melalui pusat&lt;br /&gt;kedalaman, saya&lt;br /&gt;masuk ke dalam diri&lt;br /&gt;saya yang tak&lt;br /&gt;terbatas yang saya&lt;br /&gt;katakan sebagai&lt;br /&gt;Yang Mahakuasa.&lt;br /&gt;“Aku Adalah”&lt;br /&gt;adalah salah satu&lt;br /&gt;nama Tuhan Ibrani,&lt;br /&gt;Yahweh. Berasal dari&lt;br /&gt;bahasa Ibrani YHWH,&lt;br /&gt;nama Tuhan yang&lt;br /&gt;tak terkatakan, yang&lt;br /&gt;sering&lt;br /&gt;diterjemahkan&lt;br /&gt;sebagai “AKU&lt;br /&gt;Adalah AKU.”&lt;br /&gt;Klaim serupa muncul&lt;br /&gt;dalam tradisi Timur.&lt;br /&gt;Sosok bijak besar&lt;br /&gt;India Sri Ramana&lt;br /&gt;Maharshi&lt;br /&gt;mengatakan:&lt;br /&gt;“Aku” adalah&lt;br /&gt;nama Tuhan …&lt;br /&gt;Tuhan tidak lain&lt;br /&gt;adalah Diri.&lt;br /&gt;Pada abad kedua&lt;br /&gt;belas, Ibn-Al-Arabi,&lt;br /&gt;salah satu mistikus&lt;br /&gt;sufi yang paling&lt;br /&gt;dihormati, menulis:&lt;br /&gt;Jika engkau&lt;br /&gt;mengenali diri&lt;br /&gt;engkau sendiri,&lt;br /&gt;Engkau akan&lt;br /&gt;mengetahui Tuhan.&lt;br /&gt;Shankara, santo&lt;br /&gt;India abad delapan,&lt;br /&gt;yang wawasannya&lt;br /&gt;mempengaruhi&lt;br /&gt;ajaran Hindu,&lt;br /&gt;mengatakan tentang&lt;br /&gt;pencerahannya&lt;br /&gt;sendiri:&lt;br /&gt;Saya adalah&lt;br /&gt;Brahman … saya&lt;br /&gt;berada di semua&lt;br /&gt;makhluk sebagai&lt;br /&gt;jiwa, kesadaran&lt;br /&gt;murni, dan dasar dari&lt;br /&gt;semua fenomena …&lt;br /&gt;Pada hari-hari&lt;br /&gt;ketidaktahuan saya,&lt;br /&gt;saya dulu berpikir ini&lt;br /&gt;sebagai terpisah dari&lt;br /&gt;diriku sendiri.&lt;br /&gt;Sekarang saya tahu&lt;br /&gt;bahwa saya adalah&lt;br /&gt;Semua.&lt;br /&gt;Semua ini menyoroti&lt;br /&gt;penafsiran baru pada&lt;br /&gt;salah satu perintah&lt;br /&gt;Alkitab “Diamlah&lt;br /&gt;dan ketahuilah,&lt;br /&gt;bahwa Akulah&lt;br /&gt;Tuhan.” Saya tidak&lt;br /&gt;percaya bahwa itu&lt;br /&gt;berarti: “Hentikan&lt;br /&gt;keraguan dan akui&lt;br /&gt;bahwa yang&lt;br /&gt;berbicara kepada&lt;br /&gt;Anda adalah Tuhan&lt;br /&gt;Maha Kuasa dari&lt;br /&gt;semua ciptaan.” Ini&lt;br /&gt;jauh lebih masuk&lt;br /&gt;akal sebagai&lt;br /&gt;dorongan untuk&lt;br /&gt;menenangkan&lt;br /&gt;pikiran, dan&lt;br /&gt;mengetahui, bukan&lt;br /&gt;sebagai pemahaman&lt;br /&gt;intelektual tetapi&lt;br /&gt;sebagai realisasi&lt;br /&gt;langsung, bahwa&lt;br /&gt;“Aku” adalah&lt;br /&gt;esensi dari diri Anda,&lt;br /&gt;Satu kesadaran&lt;br /&gt;murni yang ada di&lt;br /&gt;balik semua&lt;br /&gt;pengalaman, yang&lt;br /&gt;adalah Tuhan.&lt;br /&gt;Konsep tentang&lt;br /&gt;Tuhan ini bukanlah&lt;br /&gt;sesuatu berada yang&lt;br /&gt;diatas yang terpisah,&lt;br /&gt;yang berada di&lt;br /&gt;langit, yang&lt;br /&gt;memperhatikan&lt;br /&gt;setiap tingkah laku&lt;br /&gt;manusia dan&lt;br /&gt;mencintai atau&lt;br /&gt;menghakimi kita&lt;br /&gt;menurut perbuatan&lt;br /&gt;kita. Tuhan ada di&lt;br /&gt;dalam diri masing-&lt;br /&gt;masing dan setiap&lt;br /&gt;dari kita, aspek yang&lt;br /&gt;paling intim dan tak&lt;br /&gt;terbantahkan dari&lt;br /&gt;diri kita sendiri.&lt;br /&gt;Tuhan adalah cahaya&lt;br /&gt;kesadaran yang&lt;br /&gt;bersinar dalam&lt;br /&gt;pikiran setiap&lt;br /&gt;makhluk.&lt;br /&gt;Aku adalah&lt;br /&gt;Kebenaran&lt;br /&gt;Mengidentifikasi&lt;br /&gt;Tuhan dengan&lt;br /&gt;cahaya kesadaran&lt;br /&gt;membawa arti baru&lt;br /&gt;dan signifikan&lt;br /&gt;terhadap gambaran&lt;br /&gt;tradisional tentang&lt;br /&gt;Tuhan.&lt;br /&gt;Apapun yang terjadi&lt;br /&gt;di pikiran saya, apa&lt;br /&gt;pun yang saya&lt;br /&gt;mungkin pikir,&lt;br /&gt;percaya, rasakan&lt;br /&gt;atau alami, satu hal&lt;br /&gt;yang saya tidak bisa&lt;br /&gt;ragukan adalah&lt;br /&gt;kesadaran.&lt;br /&gt;Kesadaran adalah&lt;br /&gt;absolut, kebenaran&lt;br /&gt;yang tak&lt;br /&gt;terbantahkan. Jika&lt;br /&gt;kesadaran itu adalah&lt;br /&gt;Tuhan, maka Tuhan&lt;br /&gt;adalah kebenaran.&lt;br /&gt;Hal yang sama&lt;br /&gt;berlaku untuk orang&lt;br /&gt;lain. Satu-satunya&lt;br /&gt;hal yang saya tidak&lt;br /&gt;ragukan tentang&lt;br /&gt;Anda adalah bahwa&lt;br /&gt;Anda adalah&lt;br /&gt;kesadaran dan&lt;br /&gt;memiliki dunia&lt;br /&gt;interior pengalaman&lt;br /&gt;Anda sendiri. Saya&lt;br /&gt;bisa meragukan&lt;br /&gt;bentuk-fisik Anda,&lt;br /&gt;fisika modern&lt;br /&gt;memberitahu saya&lt;br /&gt;bahwa tidak ada&lt;br /&gt;yang benar-benar&lt;br /&gt;ada secara materi,&lt;br /&gt;tidak ada hal&lt;br /&gt;sungguh ada secara&lt;br /&gt;material. Semua&lt;br /&gt;yang saya lihat dari&lt;br /&gt;Anda adalah proyeksi&lt;br /&gt;dalam pikiran saya.&lt;br /&gt;Saya bisa&lt;br /&gt;meragukan apa yang&lt;br /&gt;Anda katakan. Saya&lt;br /&gt;bisa meragukan&lt;br /&gt;pikiran dan perasaan&lt;br /&gt;Anda. Tapi saya tidak&lt;br /&gt;meragukan bahwa&lt;br /&gt;“di dalam sana”&lt;br /&gt;ada kesadaran lain&lt;br /&gt;seperti diri saya.&lt;br /&gt;Seperti Tuhan,&lt;br /&gt;kesadaran ada di&lt;br /&gt;mana-mana. Apapun&lt;br /&gt;pengalaman kita,&lt;br /&gt;kesadaran selalu ada&lt;br /&gt;disana. Ia adalah&lt;br /&gt;kekal, abadi.&lt;br /&gt;Tuhan adalah Maha&lt;br /&gt;Tahu, semua-&lt;br /&gt;pengetahuan.&lt;br /&gt;Demikian juga,&lt;br /&gt;kesadaran adalah&lt;br /&gt;inti dan sumber dari&lt;br /&gt;semua pengetahuan&lt;br /&gt;kita. Disitu terletak&lt;br /&gt;semua pemahaman.&lt;br /&gt;Tuhan adalah&lt;br /&gt;pencipta. Segala&lt;br /&gt;sesuatu di dunia kita,&lt;br /&gt;segala sesuatu yang&lt;br /&gt;kita lihat, dengar,&lt;br /&gt;rasa, bau, dan&lt;br /&gt;sentuh, setiap&lt;br /&gt;pikiran, perasaan,&lt;br /&gt;fantasi, pernyataan,&lt;br /&gt;harapan, dan&lt;br /&gt;ketakutan, itu semua&lt;br /&gt;adalah bentuk-&lt;br /&gt;bentuk yang berasal&lt;br /&gt;dari kesadaran.&lt;br /&gt;Semuanya&lt;br /&gt;diciptakan dalam&lt;br /&gt;kesadaran dari&lt;br /&gt;kesadaran. Aku,&lt;br /&gt;cahaya kesadaran,&lt;br /&gt;adalah sang&lt;br /&gt;pencipta.&lt;br /&gt;Doa&lt;br /&gt;Dalam setiap saat&lt;br /&gt;saya memiliki pilihan&lt;br /&gt;bagaimana saya&lt;br /&gt;melihat setiap&lt;br /&gt;situasi. Saya bisa&lt;br /&gt;melihatnya melalui&lt;br /&gt;mata yang terjebak&lt;br /&gt;dalam pola pikir&lt;br /&gt;materialis yang&lt;br /&gt;selalu&lt;br /&gt;mengkhawatirkan&lt;br /&gt;apakah saya akan&lt;br /&gt;mendapatkan apa&lt;br /&gt;yang saya pikir akan&lt;br /&gt;membuat saya&lt;br /&gt;bahagia. Atau, saya&lt;br /&gt;bisa memilih untuk&lt;br /&gt;melihatnya melalui&lt;br /&gt;mata kebebasan&lt;br /&gt;terhadap konsep&lt;br /&gt;yang berasal dari&lt;br /&gt;sistem pemikiran&lt;br /&gt;saya.&lt;br /&gt;Tetapi tidak selalu&lt;br /&gt;mudah untuk&lt;br /&gt;membuat pilihan&lt;br /&gt;tersebut. Sekali saya&lt;br /&gt;terperangkap oleh&lt;br /&gt;persepsi rasa takut,&lt;br /&gt;sehingga saya&lt;br /&gt;menjadi kurang&lt;br /&gt;menyadari bahwa&lt;br /&gt;ada cara lain untuk&lt;br /&gt;melihat sesuatu.&lt;br /&gt;Saya akan berpikir&lt;br /&gt;bahwa realitas saya&lt;br /&gt;adalah satu-satunya&lt;br /&gt;realitas.&lt;br /&gt;Kadang-kadang,&lt;br /&gt;bagaimanapun, saya&lt;br /&gt;mengakui mungkin&lt;br /&gt;ada cara lain untuk&lt;br /&gt;melihat hal-hal, tapi&lt;br /&gt;saya tidak&lt;br /&gt;mengetahui apa itu.&lt;br /&gt;Saya tidak bisa&lt;br /&gt;membuat perubahan&lt;br /&gt;itu sendiri, saya&lt;br /&gt;membutuhkan&lt;br /&gt;bantuan. Tapi ke&lt;br /&gt;manakah saya harus&lt;br /&gt;mencari bantuan?&lt;br /&gt;Banyak orang lain&lt;br /&gt;juga mungkin telah&lt;br /&gt;terperangkap dalam&lt;br /&gt;pola pikir yang sama&lt;br /&gt;seperti saya. Tempat&lt;br /&gt;untuk mencari&lt;br /&gt;bantuan&lt;br /&gt;sesungguhnya&lt;br /&gt;adalah jauh di dalam&lt;br /&gt;lubuk hati kita, pada&lt;br /&gt;kesadaran yang&lt;br /&gt;terletak di luar pola&lt;br /&gt;pikir materialistis-&lt;br /&gt;pada Tuhan yang ada&lt;br /&gt;di dalam diri. Saya&lt;br /&gt;harus meminta&lt;br /&gt;Tuhan untuk&lt;br /&gt;membantu. Saya&lt;br /&gt;harus berdoa.&lt;br /&gt;Ketika saya berdoa&lt;br /&gt;dengan cara ini, saya&lt;br /&gt;tidak meminta&lt;br /&gt;campur tangan&lt;br /&gt;Tuhan yang&lt;br /&gt;eksternal. Saya&lt;br /&gt;berdoa ke hadirat&lt;br /&gt;ilahi di dalam, ke diri&lt;br /&gt;sejati saya. Selain&lt;br /&gt;itu, saya tidak&lt;br /&gt;berdoa untuk dunia&lt;br /&gt;yang akan berbeda&lt;br /&gt;dari sekarang. Saya&lt;br /&gt;berdoa untuk&lt;br /&gt;memiliki persepsi&lt;br /&gt;yang berbeda&lt;br /&gt;terhadap dunia. Saya&lt;br /&gt;meminta intervensi&lt;br /&gt;ilahi pada hal yang&lt;br /&gt;benar-benar&lt;br /&gt;penting-dalam pola&lt;br /&gt;pikir yang mengatur&lt;br /&gt;pemikiran saya.&lt;br /&gt;Hasilnya tidak&lt;br /&gt;pernah berhenti&lt;br /&gt;untuk mengesankan&lt;br /&gt;saya. Selalu, saya&lt;br /&gt;menemukan&lt;br /&gt;ketakutan dan&lt;br /&gt;penilaian saya&lt;br /&gt;sebelumnya menjadi&lt;br /&gt;hilang. Di kondisi&lt;br /&gt;tersebut yang ada&lt;br /&gt;hanyalah rasa&lt;br /&gt;nyaman. Siapa pun&lt;br /&gt;atau apa pun yang&lt;br /&gt;mengganggu saya,&lt;br /&gt;sekarang saya&lt;br /&gt;mampu melihatnya&lt;br /&gt;melalui mata yang&lt;br /&gt;lebih mencintai dan&lt;br /&gt;berbelas kasih.&lt;br /&gt;Tuhan adalah Cinta&lt;br /&gt;Cinta adalah kualitas&lt;br /&gt;batin lain yang sering&lt;br /&gt;dianggap berasal&lt;br /&gt;dari Tuhan. Cinta ini&lt;br /&gt;sering disalahartikan&lt;br /&gt;dengan apa yang&lt;br /&gt;umumnya dianggap&lt;br /&gt;sebagai cinta di&lt;br /&gt;dunia kita, yang lebih&lt;br /&gt;sering daripada&lt;br /&gt;tidak, memiliki asal-&lt;br /&gt;usul dalam pola pikir&lt;br /&gt;materialis yang&lt;br /&gt;sama yang hadir&lt;br /&gt;dalam kehidupan&lt;br /&gt;kita. Kita percaya&lt;br /&gt;bahwa jika orang&lt;br /&gt;lain berpikir atau&lt;br /&gt;berperilaku seperti&lt;br /&gt;yang kita inginkan,&lt;br /&gt;kita akan bahagia.&lt;br /&gt;Ketika mereka tidak&lt;br /&gt;melakukannya, kita&lt;br /&gt;mungkin&lt;br /&gt;menemukan diri kita&lt;br /&gt;merasa kecewa,&lt;br /&gt;marah, frustrasi,&lt;br /&gt;atau emosi karena&lt;br /&gt;merasa kurang&lt;br /&gt;dicintai. Ketika kita&lt;br /&gt;bertemu dengan&lt;br /&gt;seseorang yang kita&lt;br /&gt;pikir akan&lt;br /&gt;memuaskan&lt;br /&gt;keinginan kita, yaitu&lt;br /&gt;yang cocok dengan&lt;br /&gt;gambaran kita&lt;br /&gt;tentang seseorang&lt;br /&gt;yang sempurna, hati&lt;br /&gt;kita akan dipenuhi&lt;br /&gt;dengan perasaan&lt;br /&gt;cinta terhadap&lt;br /&gt;mereka. Kita&lt;br /&gt;mengatakan bahwa&lt;br /&gt;kita mencintai&lt;br /&gt;mereka.&lt;br /&gt;Cinta tersebut&lt;br /&gt;sesungguhnya&lt;br /&gt;adalah bersyarat.&lt;br /&gt;Kita mencintai&lt;br /&gt;seseorang untuk&lt;br /&gt;tampilan mereka,&lt;br /&gt;cara mereka,&lt;br /&gt;kecerdasan mereka,&lt;br /&gt;tubuh mereka, bakat&lt;br /&gt;mereka, bau mereka,&lt;br /&gt;pakaian mereka,&lt;br /&gt;kebiasaan mereka,&lt;br /&gt;kepercayaan mereka&lt;br /&gt;dan nilai-nilai lain.&lt;br /&gt;Kita mencintai&lt;br /&gt;seseorang yang kita&lt;br /&gt;rasakan adalah&lt;br /&gt;khusus; seseorang&lt;br /&gt;yang sesuai harapan&lt;br /&gt;kita, seseorang yang&lt;br /&gt;akan memenuhi&lt;br /&gt;kebutuhan kita lebih&lt;br /&gt;dalam, seseorang&lt;br /&gt;yang akan membuat&lt;br /&gt;hidup kita lengkap.&lt;br /&gt;Cinta tersebut juga&lt;br /&gt;rapuh. Jika orang&lt;br /&gt;lain tersebut menjadi&lt;br /&gt;gemuk, atau&lt;br /&gt;kemudian memiliki&lt;br /&gt;beberapa kebiasaan&lt;br /&gt;yang mengganggu,&lt;br /&gt;atau tidak peduli&lt;br /&gt;pada kita&lt;br /&gt;sebagaimana kita&lt;br /&gt;pikir mereka&lt;br /&gt;seharusnya,&lt;br /&gt;penilaian kita bisa&lt;br /&gt;meloncat dari positif&lt;br /&gt;ke negatif, dan cinta&lt;br /&gt;itu akan lenyap&lt;br /&gt;secepat datangnya.&lt;br /&gt;Cinta yang&lt;br /&gt;dibicarakan para&lt;br /&gt;mistikus adalah&lt;br /&gt;bentuk yang sangat&lt;br /&gt;berbeda dari cinta&lt;br /&gt;biasa. Ini adalah cinta&lt;br /&gt;tanpa syarat, cinta&lt;br /&gt;yang tidak&lt;br /&gt;tergantung pada&lt;br /&gt;atribut atau tindakan&lt;br /&gt;orang lain. Hal ini&lt;br /&gt;tidak didasarkan&lt;br /&gt;pada keinginan,&lt;br /&gt;kebutuhan, harapan,&lt;br /&gt;ketakutan kita atau&lt;br /&gt;manifestasi lain dari&lt;br /&gt;konsep pikiran ego.&lt;br /&gt;Cinta tanpa syarat&lt;br /&gt;adalah cinta yang&lt;br /&gt;muncul ketika&lt;br /&gt;pikiran telah&lt;br /&gt;ditenangkan, dan&lt;br /&gt;kita telah terbebas&lt;br /&gt;dari rasa takut,&lt;br /&gt;evaluasi dan&lt;br /&gt;penilaian.&lt;br /&gt;Seperti kedamaian&lt;br /&gt;yang selalu kita cari,&lt;br /&gt;cinta tanpa syarat ini&lt;br /&gt;selalu ada di inti diri&lt;br /&gt;kita. Ini bukanlah&lt;br /&gt;sesuatu yang kita&lt;br /&gt;harus ciptakan, ini&lt;br /&gt;merupakan bagian&lt;br /&gt;dari esensi batin kita.&lt;br /&gt;Kesadaran murni&lt;br /&gt;yang tidak&lt;br /&gt;dikondisikan oleh&lt;br /&gt;kebutuhan dan&lt;br /&gt;hanya berfokus pada&lt;br /&gt;cinta diri individu-&lt;br /&gt;yan gadalah cinta&lt;br /&gt;yang murni. Aku,&lt;br /&gt;pada dasarnya&lt;br /&gt;adalah esensi saya,&lt;br /&gt;dan saya adalah&lt;br /&gt;cinta.</description><link>http://badru1.blogspot.com/2012/01/from-science-to-god.html</link><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-3791249150735668693.post-7409743409765633761</guid><pubDate>Tue, 17 Jan 2012 17:50:00 +0000</pubDate><atom:updated>2012-01-17T09:51:27.865-08:00</atom:updated><title>Kenapa kita takut akan kematian?</title><description>oleh Caroline Nettle&lt;br /&gt;Sering dikatakan&lt;br /&gt;bahwa hanya ada&lt;br /&gt;dua hal dalam hidup&lt;br /&gt;yang pasti yaitu&lt;br /&gt;kematian dan pajak&lt;br /&gt;dan ini nampaknya&lt;br /&gt;benar. Segala&lt;br /&gt;sesuatu di dunia&lt;br /&gt;sekitar kita terus&lt;br /&gt;berubah. Kita harus&lt;br /&gt;melepaskan tradisi,&lt;br /&gt;beradaptasi dengan&lt;br /&gt;perubahan sosial,&lt;br /&gt;politik dan keuangan&lt;br /&gt;di dunia dalam&lt;br /&gt;rangka untuk terus&lt;br /&gt;berfungsi dan masuk&lt;br /&gt;ke dunia di sekitar&lt;br /&gt;kita. Semua&lt;br /&gt;perubahan ini, yang&lt;br /&gt;tampaknya akan&lt;br /&gt;terjadi lebih cepat&lt;br /&gt;dan lebih dramatis&lt;br /&gt;hari ini, telah&lt;br /&gt;menyebabkan&lt;br /&gt;kemungkinan&lt;br /&gt;melihat kehidupan&lt;br /&gt;dan kematian dari&lt;br /&gt;perspektif yang&lt;br /&gt;baru. Persepsi ini&lt;br /&gt;tidak benar-benar&lt;br /&gt;baru, melainkan lebih&lt;br /&gt;merupakan&lt;br /&gt;kenangan tentang&lt;br /&gt;cara alami untuk&lt;br /&gt;melihat lingkaran&lt;br /&gt;kehidupan dan peran&lt;br /&gt;kita di dalamnya&lt;br /&gt;Jika Anda berhenti&lt;br /&gt;sejenak untuk&lt;br /&gt;merenungkan&lt;br /&gt;faktor-faktor yang&lt;br /&gt;memainkan peranan&lt;br /&gt;untuk adanya&lt;br /&gt;kehidupan di Bumi,&lt;br /&gt;Anda akan terkejut.&lt;br /&gt;Planet Bumi&lt;br /&gt;memerlukan jarak&lt;br /&gt;yang tepat dari&lt;br /&gt;matahari dengan&lt;br /&gt;komposisi yang&lt;br /&gt;tepat dari materi-&lt;br /&gt;materi untuk&lt;br /&gt;mendukung suatu&lt;br /&gt;kehidupan.&lt;br /&gt;Kehidupan ini juga&lt;br /&gt;harus dipertahankan&lt;br /&gt;di Bumi, sambil kita&lt;br /&gt;terus bergerak&lt;br /&gt;melalui ruang&lt;br /&gt;dengan kecepatan&lt;br /&gt;tertentu yang kita&lt;br /&gt;hanya dapat&lt;br /&gt;mencoba untuk&lt;br /&gt;memahami.&lt;br /&gt;Alam memiliki pola&lt;br /&gt;untuk semua&lt;br /&gt;kehidupan. Diawali&lt;br /&gt;siklus kelahiran,&lt;br /&gt;diikuti oleh&lt;br /&gt;pertumbuhan,&lt;br /&gt;reproduksi dan&lt;br /&gt;akhirnya kematian.&lt;br /&gt;Namun, kematian&lt;br /&gt;bukanlah berakhir&lt;br /&gt;sekedar menjadi&lt;br /&gt;sisa-sisa organisme&lt;br /&gt;hewan, tumbuhan,&lt;br /&gt;serangga atau&lt;br /&gt;organisme hidup lain,&lt;br /&gt;ia digunakan untuk&lt;br /&gt;memelihara dan&lt;br /&gt;menyediakan&lt;br /&gt;kehidupan pada&lt;br /&gt;organisme lain dalam&lt;br /&gt;siklus. Tanpa siklus&lt;br /&gt;ini, kehidupan yang&lt;br /&gt;berkelanjutan di&lt;br /&gt;permukaan bumi&lt;br /&gt;tidak mungkin&lt;br /&gt;terjadi.&lt;br /&gt;Pikirkan tentang&lt;br /&gt;pohon dan&lt;br /&gt;bagaimana ia&lt;br /&gt;melengkapi siklus&lt;br /&gt;hidupnya. Sebutir&lt;br /&gt;benih jatuh ke tanah,&lt;br /&gt;berakar dan tumbuh.&lt;br /&gt;Selama bertahun-&lt;br /&gt;tahun menumpuk&lt;br /&gt;daun yang&lt;br /&gt;membusuk untuk&lt;br /&gt;memperkaya tanah&lt;br /&gt;di mana pohon dan&lt;br /&gt;tanaman lainnya&lt;br /&gt;tumbuh. Bahkan&lt;br /&gt;ketika pohon&lt;br /&gt;tersebut tumbang,&lt;br /&gt;dalam kematian&lt;br /&gt;batang dan anggota&lt;br /&gt;badan tetap&lt;br /&gt;digunakan dalam&lt;br /&gt;rencana besar alam.&lt;br /&gt;Di dalam lautan ikan-&lt;br /&gt;ikan menetas,&lt;br /&gt;tumbuh dan makan,&lt;br /&gt;bereproduksi dan&lt;br /&gt;mati, dengan tubuh&lt;br /&gt;mereka yang&lt;br /&gt;kemudian tenggelam&lt;br /&gt;ke bawah, memberi&lt;br /&gt;makan spesies lain&lt;br /&gt;dari ikan dan&lt;br /&gt;organisme lain.&lt;br /&gt;Organisme dan ikan&lt;br /&gt;lebih kecil ini menjadi&lt;br /&gt;pakan ikan yang&lt;br /&gt;lebih besar,&lt;br /&gt;melanjutkan siklus&lt;br /&gt;tidak pernah&lt;br /&gt;berakhir. Setiap&lt;br /&gt;bentuk kehidupan&lt;br /&gt;mengalami proses&lt;br /&gt;sirkuler yang sama,&lt;br /&gt;masing-masing&lt;br /&gt;bersimbiosis dan&lt;br /&gt;menyediakan rantai&lt;br /&gt;makanan untuk&lt;br /&gt;organisme&lt;br /&gt;selanjutnya.&lt;br /&gt;Hewan, tanaman dan&lt;br /&gt;organisme di alam&lt;br /&gt;tidak punya waktu&lt;br /&gt;untuk&lt;br /&gt;mengkhawatirkan&lt;br /&gt;tentang kematian.&lt;br /&gt;Hal ini disebabkan&lt;br /&gt;karena mereka hidup&lt;br /&gt;terlalu sibuk setiap&lt;br /&gt;hari. Hanya spesies&lt;br /&gt;manusia lah yang&lt;br /&gt;memiliki&lt;br /&gt;kekhawatiran, dan&lt;br /&gt;ketakutan akan&lt;br /&gt;kematian. Para&lt;br /&gt;peneliti telah&lt;br /&gt;menemukan dari&lt;br /&gt;pemangsa yang&lt;br /&gt;memangsa binatang,&lt;br /&gt;ketika terjebak oleh&lt;br /&gt;pemangsa, mereka&lt;br /&gt;berjuang untuk&lt;br /&gt;sementara waktu&lt;br /&gt;dan kemudian&lt;br /&gt;menyerah,&lt;br /&gt;menerima nasib&lt;br /&gt;mereka tanpa&lt;br /&gt;menyebabkan stress&lt;br /&gt;atau perjuangan&lt;br /&gt;yang meningkat. Hal&lt;br /&gt;ini seolah-olah&lt;br /&gt;mereka memahami&lt;br /&gt;peran yang mereka&lt;br /&gt;mainkan dalam&lt;br /&gt;skema besar&lt;br /&gt;kehidupan.&lt;br /&gt;Mungkin alasan&lt;br /&gt;bahwa manusia,&lt;br /&gt;khususnya dalam&lt;br /&gt;budaya barat,&lt;br /&gt;sekarang merasa&lt;br /&gt;takut akan kematian&lt;br /&gt;adalah karena kita&lt;br /&gt;tidak lagi melihat diri&lt;br /&gt;kita sebagai bagian&lt;br /&gt;dari siklus alami.&lt;br /&gt;Tidak ada rasa&lt;br /&gt;takjub pada&lt;br /&gt;keajaiban kehidupan&lt;br /&gt;dan tempat kita&lt;br /&gt;berada di dalam&lt;br /&gt;alam semesta. Fokus&lt;br /&gt;kita adalah pada apa&lt;br /&gt;yang kita dapat&lt;br /&gt;buktikan, teori apa&lt;br /&gt;yang paling trend&lt;br /&gt;dan bagaimana&lt;br /&gt;penting dan esensial&lt;br /&gt;kita di dunia.&lt;br /&gt;Masih ada beberapa&lt;br /&gt;budaya di dunia yang&lt;br /&gt;masih sangat&lt;br /&gt;menghargai Bumi&lt;br /&gt;dan merangkul&lt;br /&gt;pikiran tentang&lt;br /&gt;kematian hanya&lt;br /&gt;sebagai bagian lain&lt;br /&gt;dari suatu siklus.&lt;br /&gt;Mereka tidak hanya&lt;br /&gt;menerima kematian&lt;br /&gt;sebagai kejadian&lt;br /&gt;alami dalam hidup&lt;br /&gt;tetapi mereka juga&lt;br /&gt;menunjukkan&lt;br /&gt;penghargaan dan&lt;br /&gt;apresiasi bagi leluhur&lt;br /&gt;mereka dan mereka&lt;br /&gt;yang telah pergi&lt;br /&gt;mendahului. Mereka&lt;br /&gt;mewarisi&lt;br /&gt;kebijaksanaan&lt;br /&gt;budaya yang&lt;br /&gt;diwariskan dari&lt;br /&gt;generasi ke generasi,&lt;br /&gt;bukannya&lt;br /&gt;melupakan sebagai&lt;br /&gt;sesuatu yang tidak&lt;br /&gt;lagi relevan. Mereka&lt;br /&gt;mencari pemahaman&lt;br /&gt;di masa lalu, dan&lt;br /&gt;menghormati leluhur&lt;br /&gt;mereka.&lt;br /&gt;Jika Anda berhenti&lt;br /&gt;untuk merenungkan&lt;br /&gt;tentang kematian,&lt;br /&gt;Anda akan&lt;br /&gt;menemukan bahwa&lt;br /&gt;kadang-kadang,&lt;br /&gt;meskipun itu adalah&lt;br /&gt;sebuah akhir, itu&lt;br /&gt;juga merupakan&lt;br /&gt;awal yang baru.&lt;br /&gt;Kematian dalam&lt;br /&gt;sebuah hubungan&lt;br /&gt;misalnya,&lt;br /&gt;memungkinkan Anda&lt;br /&gt;untuk mencari&lt;br /&gt;hubungan-hubungan&lt;br /&gt;baru dalam hidup&lt;br /&gt;Anda yang dapat&lt;br /&gt;membuat hubungan&lt;br /&gt;Anda menjadi lebih&lt;br /&gt;kuat, lebih&lt;br /&gt;mendukung dan lebih&lt;br /&gt;baik untuk Anda.&lt;br /&gt;Ketika kita membuat&lt;br /&gt;pilihan berdasarkan&lt;br /&gt;pengalaman hidup&lt;br /&gt;kita, persepsi lama&lt;br /&gt;kita akan mati dan&lt;br /&gt;layu ketika&lt;br /&gt;pemahaman baru&lt;br /&gt;berkembang.&lt;br /&gt;Ini juga diulang pada&lt;br /&gt;skala dunia. Budaya&lt;br /&gt;dan peradaban lama&lt;br /&gt;mati untuk&lt;br /&gt;digantikan oleh&lt;br /&gt;budaya yang lebih&lt;br /&gt;maju. Peristiwa&lt;br /&gt;bencana seperti&lt;br /&gt;jatuhnya meteor&lt;br /&gt;mungkin akan&lt;br /&gt;menghapus sebagian&lt;br /&gt;besar kehidupan di&lt;br /&gt;planet ini namun&lt;br /&gt;spesies lain yang&lt;br /&gt;lebih baik yang&lt;br /&gt;mampu beradaptasi&lt;br /&gt;akan bangkit dari&lt;br /&gt;abu tersebut. Ide-ide&lt;br /&gt;dan filosofi baru&lt;br /&gt;akan menggantikan&lt;br /&gt;ide-ide yang&lt;br /&gt;mungkin telah dilihat&lt;br /&gt;sebagai satu-&lt;br /&gt;satunya jalan di&lt;br /&gt;masa lalu.&lt;br /&gt;Daripada kita takut&lt;br /&gt;akan kematian&lt;br /&gt;adalah penting untuk&lt;br /&gt;melihat kematian&lt;br /&gt;sebagai bagian&lt;br /&gt;alamiah dari&lt;br /&gt;kehidupan. Dengan&lt;br /&gt;melepaskan rasa&lt;br /&gt;takut Anda akan&lt;br /&gt;kematian, Anda akan&lt;br /&gt;dapat menikmati&lt;br /&gt;kehidupan yang Anda&lt;br /&gt;alami hari ini. Semua&lt;br /&gt;waktu yang Anda&lt;br /&gt;habiskan untuk&lt;br /&gt;mengkhawatirkan&lt;br /&gt;tentang bagaimana&lt;br /&gt;kematian akan&lt;br /&gt;terjadi adalah bukan&lt;br /&gt;waktu yang Anda&lt;br /&gt;harus habiskan sia-&lt;br /&gt;sia dalam hidup yang&lt;br /&gt;telah diberikan. Kita&lt;br /&gt;semua akan mati&lt;br /&gt;dan tidak ada dari&lt;br /&gt;kita yang tahu kapan&lt;br /&gt;itu akan terjadi.&lt;br /&gt;Beberapa akan hidup&lt;br /&gt;lama sementara&lt;br /&gt;yang lain mungkin&lt;br /&gt;memiliki kehidupan&lt;br /&gt;yang pendek, tapi&lt;br /&gt;semua orang dapat&lt;br /&gt;membuat hidup&lt;br /&gt;mereka berarti.&lt;br /&gt;Ketika orang&lt;br /&gt;menghabiskan&lt;br /&gt;seluruh waktu&lt;br /&gt;mereka&lt;br /&gt;mengkhawatirkan&lt;br /&gt;hal-hal yang belum&lt;br /&gt;terjadi mereka&lt;br /&gt;terlibat dalam proses&lt;br /&gt;yang dikenal sebagai&lt;br /&gt;proyeksi. Proyeksi&lt;br /&gt;adalah hal umum&lt;br /&gt;yang dirasakan pada&lt;br /&gt;orang yang takut&lt;br /&gt;mati dan mereka&lt;br /&gt;biasanya tidak&lt;br /&gt;menyadari betapa&lt;br /&gt;kekhawatirkan&lt;br /&gt;mereka&lt;br /&gt;sesungguhnya&lt;br /&gt;adalah penurunan&lt;br /&gt;kualitas hidup yang&lt;br /&gt;mereka alami.&lt;br /&gt;Melepaskan proyeksi&lt;br /&gt;dan menjalani hidup&lt;br /&gt;dengan penuh&lt;br /&gt;kesadaran adalah&lt;br /&gt;pilihan terbaik.&lt;br /&gt;Menjalani kehidupan&lt;br /&gt;sebaik-baiknya dan&lt;br /&gt;melihat dari sudut&lt;br /&gt;pandang lebih luas&lt;br /&gt;terhadap kematian&lt;br /&gt;adalah salah satu&lt;br /&gt;cara untuk&lt;br /&gt;membantu proyeksi&lt;br /&gt;ini berhenti karena&lt;br /&gt;Anda dapat yakin&lt;br /&gt;bahwa hal-hal&lt;br /&gt;tersebut akan&lt;br /&gt;tertangani dengan&lt;br /&gt;baik.&lt;br /&gt;Kita tidak mengerti&lt;br /&gt;apa yang terjadi&lt;br /&gt;setelah kematian&lt;br /&gt;atau mengapa&lt;br /&gt;kematian itu terjadi&lt;br /&gt;ketika itu terjadi.&lt;br /&gt;Sulit untuk melihat&lt;br /&gt;gambaran lebih&lt;br /&gt;besar ketika orang&lt;br /&gt;yang dicintai&lt;br /&gt;meninggal tiba-tiba&lt;br /&gt;atau meninggal pada&lt;br /&gt;usia muda. Alih-alih&lt;br /&gt;mencoba untuk&lt;br /&gt;merasionalisasi dan&lt;br /&gt;menentukan&lt;br /&gt;mengapa kematian&lt;br /&gt;terjadi, yang terbaik&lt;br /&gt;adalah untuk&lt;br /&gt;mempertimbangkan&lt;br /&gt;bahwa ada&lt;br /&gt;gambaran yang jauh&lt;br /&gt;lebih besar dalam&lt;br /&gt;kehidupan. Kita&lt;br /&gt;semua memiliki&lt;br /&gt;peran untuk&lt;br /&gt;dimainkan dalam&lt;br /&gt;drama kehidupan,&lt;br /&gt;meskipun kita&lt;br /&gt;mungkin tidak&lt;br /&gt;sepenuhnya&lt;br /&gt;memahami peran&lt;br /&gt;kita. Seringkali&lt;br /&gt;kematian orang yang&lt;br /&gt;dicintai adalah&lt;br /&gt;bagian dari&lt;br /&gt;pengalaman&lt;br /&gt;pembelajaran kita.&lt;br /&gt;Kita dapat belajar&lt;br /&gt;bagaimana untuk&lt;br /&gt;berduka, bagaimana&lt;br /&gt;untuk melepaskan,&lt;br /&gt;atau bahkan menjadi&lt;br /&gt;lebih harmonis&lt;br /&gt;dengan menjadi&lt;br /&gt;spritual.&lt;br /&gt;Bagi banyak budaya&lt;br /&gt;kematian tidak&lt;br /&gt;dilihat sebagai akhir&lt;br /&gt;kehidupan, tetapi&lt;br /&gt;pelepasan roh dari&lt;br /&gt;pelajaran sementara&lt;br /&gt;di bumi. Dalam&lt;br /&gt;beberapa budaya&lt;br /&gt;kematian ini sering&lt;br /&gt;diakui sebagai&lt;br /&gt;bagian dari&lt;br /&gt;perjalanan hidup,&lt;br /&gt;sehingga kehidupan&lt;br /&gt;di sisi lain adalah&lt;br /&gt;kehidupan yang&lt;br /&gt;benar-benar indah.&lt;br /&gt;Bahkan untuk&lt;br /&gt;mereka yang&lt;br /&gt;mungkin tidak&lt;br /&gt;memiliki pandangan&lt;br /&gt;yang sama tentang&lt;br /&gt;kematian dan&lt;br /&gt;akhirat,&lt;br /&gt;menghabiskan&lt;br /&gt;waktu untuk gelisah&lt;br /&gt;dan&lt;br /&gt;mengkhawatirkan&lt;br /&gt;tentang kematian,&lt;br /&gt;akan merampas&lt;br /&gt;sebagian besar&lt;br /&gt;waktu yang Anda&lt;br /&gt;miliki di sini di Bumi.&lt;br /&gt;Nikmati hidup Anda,&lt;br /&gt;pastikan kehidupan&lt;br /&gt;tersebut diisi dengan&lt;br /&gt;tawa, cinta dan hal-&lt;br /&gt;hal yang&lt;br /&gt;menyenangkan&lt;br /&gt;adalah cara terbaik&lt;br /&gt;untuk menghabiskan&lt;br /&gt;hari-hari Anda,&lt;br /&gt;jangan&lt;br /&gt;mengkhawatirkan&lt;br /&gt;bagian dari&lt;br /&gt;kehidupan Anda di&lt;br /&gt;mana Anda tidak&lt;br /&gt;memiliki kendali&lt;br /&gt;atasnya.</description><link>http://badru1.blogspot.com/2012/01/kenapa-kita-takut-akan-kematian.html</link><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-3791249150735668693.post-5990411569618027956</guid><pubDate>Tue, 17 Jan 2012 06:33:00 +0000</pubDate><atom:updated>2012-01-16T22:39:02.482-08:00</atom:updated><title>Hubungan NDE dan keyakinan agama</title><description>Penelitian oleh :&lt;br /&gt;Kevin Williams&lt;br /&gt;Banyak dokumentasi&lt;br /&gt;pengalaman&lt;br /&gt;mendekati-kematian&lt;br /&gt;(NDE)&lt;br /&gt;mengungkapkan&lt;br /&gt;bahwa agama-&lt;br /&gt;agama dunia ini&lt;br /&gt;adalah merupakan&lt;br /&gt;jalan eksternal yang&lt;br /&gt;ideal yang memimpin&lt;br /&gt;orang-orang menuju&lt;br /&gt;ke arah spiritualitas.&lt;br /&gt;Orang-orang sering&lt;br /&gt;mencampuradukkan&lt;br /&gt;agama dengan&lt;br /&gt;spiritualitas. Agama&lt;br /&gt;adalah bentuk&lt;br /&gt;lahiriah dari ibadah&lt;br /&gt;dan spiritualitas&lt;br /&gt;adalah bentuk batin&lt;br /&gt;ibadah. Orang-orang&lt;br /&gt;yang memiliki&lt;br /&gt;pengalaman&lt;br /&gt;mendekati kematian&lt;br /&gt;sering saat kembali&lt;br /&gt;menjadi kurang&lt;br /&gt;religius dan menjadi&lt;br /&gt;lebih spiritual.&lt;br /&gt;Contoh perubahan&lt;br /&gt;yang sering terjadi di&lt;br /&gt;pengalaman&lt;br /&gt;mendekati kematian&lt;br /&gt;dapat ditemukan&lt;br /&gt;dalam kumpulan&lt;br /&gt;dokumentasi dari&lt;br /&gt;Tom Harpur berjudul&lt;br /&gt;Life After Death. Di&lt;br /&gt;dalamnya, ada profil&lt;br /&gt;seorang pemimpin&lt;br /&gt;gereja bernama Ken&lt;br /&gt;Martin yang&lt;br /&gt;mempunyai&lt;br /&gt;pengalaman mati&lt;br /&gt;suri. Sekembalinya&lt;br /&gt;dari pengalamannya&lt;br /&gt;tersebut, ia&lt;br /&gt;menemukan bahwa&lt;br /&gt;segala yang ia&lt;br /&gt;ketahui sebelumnya&lt;br /&gt;– ceramahnya,&lt;br /&gt;seruannya,&lt;br /&gt;semuanya – tidak&lt;br /&gt;signifikan&lt;br /&gt;dibandingkan dengan&lt;br /&gt;pengalamannya&lt;br /&gt;ketika berada di&lt;br /&gt;alam roh.&lt;br /&gt;Surga bukanlah&lt;br /&gt;tentang keyakinan&lt;br /&gt;agama, tetapi&lt;br /&gt;tentang tindakan&lt;br /&gt;spiritual. Tidaklah&lt;br /&gt;benar, seperti&lt;br /&gt;dipercayai sebagian&lt;br /&gt;orang, bahwa kita&lt;br /&gt;hanya bisa masuk ke&lt;br /&gt;surga dengan&lt;br /&gt;memberikan&lt;br /&gt;persetujuan lisan&lt;br /&gt;atas kepercayaan&lt;br /&gt;kita kepada Tuhan.&lt;br /&gt;Tuhan adalah kasih,&lt;br /&gt;bukan doktrin-&lt;br /&gt;doktrin keagamaan,&lt;br /&gt;yang menciptakan&lt;br /&gt;pertumbuhan rohani.&lt;br /&gt;Agama-agama&lt;br /&gt;adalah institusi&lt;br /&gt;budaya tetapi cinta&lt;br /&gt;adalah universal.&lt;br /&gt;Orang-orang yang&lt;br /&gt;mengklaim&lt;br /&gt;superioritas&lt;br /&gt;agamanya atas&lt;br /&gt;agama-agama lain&lt;br /&gt;atau mengecualikan&lt;br /&gt;orang karena&lt;br /&gt;berbagai alasan,&lt;br /&gt;sesungguhnya&lt;br /&gt;melawan hukum&lt;br /&gt;Tuhan yang&lt;br /&gt;mencintai orang lain&lt;br /&gt;seperti kita&lt;br /&gt;mengasihi diri kita&lt;br /&gt;sendiri. Meskipun&lt;br /&gt;agama apa yang kita&lt;br /&gt;peluk tidak penting&lt;br /&gt;bagi Tuhan, semua&lt;br /&gt;agama adalah&lt;br /&gt;diperlukan karena&lt;br /&gt;ada orang-orang&lt;br /&gt;yang membutuhkan&lt;br /&gt;apa yang mereka&lt;br /&gt;ajarkan. Untuk&lt;br /&gt;alasan ini, semua&lt;br /&gt;agama adalah&lt;br /&gt;berharga dalam&lt;br /&gt;pandangan Tuhan.&lt;br /&gt;Semua agama&lt;br /&gt;merujuk pada Tuhan&lt;br /&gt;yang sama. Semua&lt;br /&gt;agama memiliki&lt;br /&gt;beberapa cara yang&lt;br /&gt;berbeda untuk&lt;br /&gt;menggambarkan&lt;br /&gt;Tuhan yang sama.&lt;br /&gt;Setelah kematian,&lt;br /&gt;jika Anda&lt;br /&gt;memaksakan diri&lt;br /&gt;untuk mencari&lt;br /&gt;seorang pria tua&lt;br /&gt;yang di atas sebuah&lt;br /&gt;tahta sebagai Tuhan,&lt;br /&gt;Anda akan&lt;br /&gt;melakukan hal ini&lt;br /&gt;untuk sementara&lt;br /&gt;sampai Anda&lt;br /&gt;menemukan bahwa&lt;br /&gt;Anda hanya&lt;br /&gt;mengikuti ilusi anda.&lt;br /&gt;Agama tidaklah&lt;br /&gt;sepenting seperti&lt;br /&gt;banyak orang&lt;br /&gt;berpikir&lt;br /&gt;Doktrin, keyakinan&lt;br /&gt;dan rasa keunggulan&lt;br /&gt;tidak ada artinya.&lt;br /&gt;Tidak peduli apa&lt;br /&gt;yang kita percaya&lt;br /&gt;kita semua adalah&lt;br /&gt;anak-anak yang&lt;br /&gt;bergabung di bawah&lt;br /&gt;satu Tuhan. Satu-&lt;br /&gt;satunya hukum&lt;br /&gt;Tuhan adalah :&lt;br /&gt;Lakukan kepada&lt;br /&gt;orang lain seperti&lt;br /&gt;yang Anda ingin&lt;br /&gt;mereka lakukan&lt;br /&gt;kepada dirimu. ( May&lt;br /&gt;Eulitt )&lt;br /&gt;Tuhan tidak peduli&lt;br /&gt;agama manakah&lt;br /&gt;yang terbaik. Tuhan&lt;br /&gt;tidak peduli apa yang&lt;br /&gt;orang-orang&lt;br /&gt;beragama&lt;br /&gt;praktekkan. Mereka&lt;br /&gt;semua adalah aspek&lt;br /&gt;yang berkembang&lt;br /&gt;dari keseluruhan.&lt;br /&gt;Semua agama&lt;br /&gt;mengacu pada Tuhan&lt;br /&gt;yang sama. (Mellen-&lt;br /&gt;Thomas Benedict)&lt;br /&gt;Orang yang memiliki&lt;br /&gt;pengalaman mati&lt;br /&gt;suri menyadari&lt;br /&gt;bahwa “Tuhan”&lt;br /&gt;yang digambarkan&lt;br /&gt;agama-agama sama&lt;br /&gt;sekali tidak seperti&lt;br /&gt;kenyataannya. Dia&lt;br /&gt;melihat bahwa tidak&lt;br /&gt;masalah jika orang-&lt;br /&gt;orang memanggilnya&lt;br /&gt;Tuhan, Allah, Roh&lt;br /&gt;Agung atau apa pun,&lt;br /&gt;ia adalah satu dan&lt;br /&gt;sama. ( Dr. Liz Dale )&lt;br /&gt;Setiap orang,&lt;br /&gt;beragama atau&lt;br /&gt;tidak, percaya&lt;br /&gt;kepada Tuhan atau&lt;br /&gt;tidak, transisi ke&lt;br /&gt;dunia roh adalah&lt;br /&gt;bagian dari proses&lt;br /&gt;alami kehidupan.&lt;br /&gt;Sama seperti orang&lt;br /&gt;yang tidak perlu&lt;br /&gt;agama untuk hidup&lt;br /&gt;di dunia fisik, kita&lt;br /&gt;tidak perlu untuk&lt;br /&gt;menyatakan iman&lt;br /&gt;tertentu untuk hidup&lt;br /&gt;di dunia roh. ( Nora&lt;br /&gt;Spurgin )&lt;br /&gt;Surga adalah&lt;br /&gt;tentang perbuatan,&lt;br /&gt;bukan kepercayaan.&lt;br /&gt;Oleh karena itu,&lt;br /&gt;orang-orang dari&lt;br /&gt;berbagai budaya dan&lt;br /&gt;agama membentuk&lt;br /&gt;masyarakat surga.&lt;br /&gt;( Emanuel&lt;br /&gt;Swedenborg )&lt;br /&gt;Keyakinan&lt;br /&gt;keagamaan memiliki&lt;br /&gt;sedikit pengaruh&lt;br /&gt;pada apa yang kita&lt;br /&gt;alami pada masa&lt;br /&gt;transisi dari satu&lt;br /&gt;dimensi ke dimensi&lt;br /&gt;yang lain, kecuali&lt;br /&gt;bahwa kita&lt;br /&gt;diperbolehkan untuk&lt;br /&gt;melihat secara&lt;br /&gt;singkat dengan guru&lt;br /&gt;yang kita ikuti.&lt;br /&gt;Terlepas dari budaya&lt;br /&gt;atau agama, kita&lt;br /&gt;memiliki pengalaman&lt;br /&gt;dasar yang sama&lt;br /&gt;pada saat kematian.&lt;br /&gt;(Betty Bethards)&lt;br /&gt;Tuhan tidak&lt;br /&gt;tergantung pada&lt;br /&gt;kepercayaan kita,&lt;br /&gt;karena keyakinan&lt;br /&gt;kita atau tidak&lt;br /&gt;percaya pada Tuhan&lt;br /&gt;tidak akan&lt;br /&gt;mempengaruhi&lt;br /&gt;Tuhan – hanya&lt;br /&gt;mempengaruhi kita.&lt;br /&gt;( Dr. PMH Atwater )&lt;br /&gt;Tuhan hanya peduli&lt;br /&gt;sedikit tentang&lt;br /&gt;agama kita afiliasi&lt;br /&gt;atau keanggotaan&lt;br /&gt;gereja. Cinta tidak&lt;br /&gt;terbatas pada satu&lt;br /&gt;agama atau bahkan&lt;br /&gt;tanpa agama sama&lt;br /&gt;sekali. Agama adalah&lt;br /&gt;institusi budaya&lt;br /&gt;tetapi cinta adalah&lt;br /&gt;universal. ( Kevin&lt;br /&gt;Williams )&lt;br /&gt;Tuhan bukanlah&lt;br /&gt;anggota gereja atau&lt;br /&gt;agama apapun.&lt;br /&gt;Gereja-gereja dan&lt;br /&gt;agama-agamalah&lt;br /&gt;yang menghimpun&lt;br /&gt;anggota&lt;br /&gt;mengatasnamakan&lt;br /&gt;keluasan dan&lt;br /&gt;kemuliaan dari&lt;br /&gt;Tuhan. Tidak ada&lt;br /&gt;satu agamapun dan&lt;br /&gt;tidak ada umat atau&lt;br /&gt;orang terpilih, atau&lt;br /&gt;apapun satu satunya&lt;br /&gt;jalan terhadap apa&lt;br /&gt;yang tidak dapat&lt;br /&gt;sepenuhnya&lt;br /&gt;dipahami. Kita semua&lt;br /&gt;adalah anak-anak&lt;br /&gt;Tuhan dalam arti&lt;br /&gt;bahwa jiwa kita&lt;br /&gt;semua adalah&lt;br /&gt;ciptaan Tuhan, tanpa&lt;br /&gt;jenis kelamin, tanpa&lt;br /&gt;bentuk, tanpa&lt;br /&gt;kewarganegaraan,&lt;br /&gt;lengkap dan utuh&lt;br /&gt;dan sempurna&lt;br /&gt;seperti kita&lt;br /&gt;menjelajahi&lt;br /&gt;ketakjuban Tuhan&lt;br /&gt;yang tiada batas,(Dr&lt;br /&gt;PMH Atwater)&lt;br /&gt;Cinta adalah&lt;br /&gt;“Agama”&lt;br /&gt;sesungguhnya&lt;br /&gt;Saya bertanya&lt;br /&gt;kepada cahaya, yang&lt;br /&gt;saya sebut Kristus,&lt;br /&gt;bagaimana orang-&lt;br /&gt;orang dari agama&lt;br /&gt;lain masuk ke surga.&lt;br /&gt;Saya telah&lt;br /&gt;ditunjukkan bahwa&lt;br /&gt;kelompok,&lt;br /&gt;organisasi, atau&lt;br /&gt;aliansi yang kami&lt;br /&gt;anut adalah tidak&lt;br /&gt;penting. Yang&lt;br /&gt;penting adalah&lt;br /&gt;bagaimana kita&lt;br /&gt;menunjukkan kasih&lt;br /&gt;kita untuk Tuhan&lt;br /&gt;dengan cara kita&lt;br /&gt;memperlakukan satu&lt;br /&gt;sama lain dengan&lt;br /&gt;kasih. Hal ini karena&lt;br /&gt;ketika kita masuk ke&lt;br /&gt;alam rohani kita&lt;br /&gt;semua akan bertemu&lt;br /&gt;dengan dia, yang&lt;br /&gt;pernah dikatakan,&lt;br /&gt;“Tidak ada&lt;br /&gt;seorangpun yang&lt;br /&gt;datang kepada Bapa,&lt;br /&gt;kalau tidak melalui&lt;br /&gt;Aku.” Cahaya itu&lt;br /&gt;menunjukkan&lt;br /&gt;kepada saya bahwa&lt;br /&gt;yang penting adalah&lt;br /&gt;bahwa kita&lt;br /&gt;mengasihi Tuhan dan&lt;br /&gt;satu sama lain cinta&lt;br /&gt;dalam diri merekalah&lt;br /&gt;yang menjadi jalan di&lt;br /&gt;akhirat. (Sandra&lt;br /&gt;Rogers)&lt;br /&gt;Apa yang benar-&lt;br /&gt;benar penting adalah&lt;br /&gt;cinta, bukan agama.&lt;br /&gt;( Beth Hammond )&lt;br /&gt;Agama terbaik&lt;br /&gt;adalah agama yang&lt;br /&gt;membawa Anda&lt;br /&gt;dekat dengan Tuhan.&lt;br /&gt;( Rev. Howard&lt;br /&gt;Storm )&lt;br /&gt;Hanya ada dua&lt;br /&gt;agama – agama&lt;br /&gt;berdasarkan cinta&lt;br /&gt;dan agama&lt;br /&gt;berdasarkan&lt;br /&gt;ketakutan. (Sandra&lt;br /&gt;Rogers)&lt;br /&gt;Agamamu adalah di&lt;br /&gt;mana cinta Anda&lt;br /&gt;berada. ( Henry David&lt;br /&gt;Thoreau )&lt;br /&gt;Bagaimana kita&lt;br /&gt;diselamatkan?&lt;br /&gt;Dengan cinta yang&lt;br /&gt;tanpa syarat. Ketika&lt;br /&gt;kita mencintai tanpa&lt;br /&gt;syarat, getaran kita&lt;br /&gt;sangat tinggi&lt;br /&gt;sehingga satu-&lt;br /&gt;satunya tempat kita&lt;br /&gt;adalah surga. Tidak&lt;br /&gt;ada tempat lain kita&lt;br /&gt;bisa pergi jika kita&lt;br /&gt;ingin. Ini adalah&lt;br /&gt;keadilan Tuhan&lt;br /&gt;karena memberikan&lt;br /&gt;semua orang yang&lt;br /&gt;pernah hidup, serta&lt;br /&gt;semua hewan&lt;br /&gt;tingkat tinggi yang&lt;br /&gt;tahu yang benar dan&lt;br /&gt;yang salah,&lt;br /&gt;kesempatan yang&lt;br /&gt;sama untuk akhirnya&lt;br /&gt;mencapai harmoni&lt;br /&gt;internal yang akan&lt;br /&gt;membawa mereka&lt;br /&gt;menuju surga –&lt;br /&gt;terlepas dari&lt;br /&gt;pendidikan,&lt;br /&gt;indoktrinasi,&lt;br /&gt;ketidaktahuan,&lt;br /&gt;kekayaan atau&lt;br /&gt;kemiskinan mereka.&lt;br /&gt;(Arthur Yensen)&lt;br /&gt;Pesan inti yang&lt;br /&gt;didapat dari umat&lt;br /&gt;Buddha yang&lt;br /&gt;mengalami NDE&lt;br /&gt;setelah kembali dari&lt;br /&gt;perjalanan mereka&lt;br /&gt;adalah bahwa&lt;br /&gt;kualitas yang paling&lt;br /&gt;penting dalam hidup&lt;br /&gt;adalah cinta dan&lt;br /&gt;pengetahuan, belas&lt;br /&gt;kasih dan&lt;br /&gt;kebijaksanaan.&lt;br /&gt;(Lingza Chokyi)&lt;br /&gt;Orang-orang yang&lt;br /&gt;mempraktikkan&lt;br /&gt;agama cinta akan&lt;br /&gt;menemukan diri&lt;br /&gt;mereka dalam&lt;br /&gt;lingkup universal di&lt;br /&gt;mana setiap orang&lt;br /&gt;memahami bahwa&lt;br /&gt;agama yang benar&lt;br /&gt;adalah untuk&lt;br /&gt;mencintai orang lain&lt;br /&gt;seperti mencintai diri&lt;br /&gt;kita sendiri. ( Nora&lt;br /&gt;Spurgin )&lt;br /&gt;Dokumentasi&lt;br /&gt;Pengalaman&lt;br /&gt;mendekati kematian&lt;br /&gt;menunjukkan bahwa&lt;br /&gt;cinta tanpa syarat&lt;br /&gt;adalah bentuk&lt;br /&gt;tertinggi dari agama&lt;br /&gt;yang ada. (Kevin&lt;br /&gt;Williams)&lt;br /&gt;Yesus tidak datang&lt;br /&gt;untuk menyebarkan&lt;br /&gt;agama baru. Yesus&lt;br /&gt;adalah seorang&lt;br /&gt;Yahudi yang&lt;br /&gt;mengajarkan cinta&lt;br /&gt;tanpa syarat. (Kevin&lt;br /&gt;Williams)&lt;br /&gt;Agama memiliki&lt;br /&gt;tujuan yang penting&lt;br /&gt;Saya ingin tahu&lt;br /&gt;mengapa ada begitu&lt;br /&gt;banyak macam&lt;br /&gt;gereja di dunia.&lt;br /&gt;Mengapa Tuhan&lt;br /&gt;tidak memberi kita&lt;br /&gt;hanya satu gereja&lt;br /&gt;saja, satu agama&lt;br /&gt;murni? Jawabannya&lt;br /&gt;datang kepada saya&lt;br /&gt;dengan pemahaman&lt;br /&gt;yang paling murni.&lt;br /&gt;Setiap dari kita, saya&lt;br /&gt;diberi tahu, berada&lt;br /&gt;pada tingkat&lt;br /&gt;perkembangan&lt;br /&gt;spiritual dan&lt;br /&gt;pemahaman yang&lt;br /&gt;berbeda. Oleh karena&lt;br /&gt;itu untuk setiap&lt;br /&gt;orang disiapkan&lt;br /&gt;tingkat yang&lt;br /&gt;berbeda dari&lt;br /&gt;pengetahuan rohani.&lt;br /&gt;Gereja dapat&lt;br /&gt;memenuhi&lt;br /&gt;kebutuhan rohani&lt;br /&gt;yang mungkin orang&lt;br /&gt;lain tidak dapat&lt;br /&gt;mengisi. Tidak ada&lt;br /&gt;satu gereja yang&lt;br /&gt;dapat memenuhi&lt;br /&gt;kebutuhan semua&lt;br /&gt;orang di setiap&lt;br /&gt;tingkat&lt;br /&gt;perkembangan.&lt;br /&gt;(Betty Eadie)&lt;br /&gt;Agama yang berbeda&lt;br /&gt;hanyalah karena&lt;br /&gt;memiliki cara yang&lt;br /&gt;berbeda untuk&lt;br /&gt;menjelaskan&lt;br /&gt;Pencipta yang sama.&lt;br /&gt;(Dr Liz Dale)&lt;br /&gt;Tuhan menciptakan&lt;br /&gt;perbedaan dalam&lt;br /&gt;agama karena ada&lt;br /&gt;pelajaran yang&lt;br /&gt;berbeda yang kita&lt;br /&gt;semua perlu belajar.&lt;br /&gt;(Sandra Rogers)&lt;br /&gt;Agama diperlukan&lt;br /&gt;karena ada orang-&lt;br /&gt;orang yang&lt;br /&gt;membutuhkan apa&lt;br /&gt;yang mereka&lt;br /&gt;ajarkan. (Betty&lt;br /&gt;Eadie)&lt;br /&gt;Yang paling penting&lt;br /&gt;adalah untuk benar-&lt;br /&gt;benar&lt;br /&gt;mempraktekan&lt;br /&gt;dalam kehidupan apa&lt;br /&gt;yang diajarkan&lt;br /&gt;agama kita.&lt;br /&gt;Meskipun kita&lt;br /&gt;memiliki agama&lt;br /&gt;terbesar dari semua,&lt;br /&gt;tidak akan ada&lt;br /&gt;gunanya jika kita&lt;br /&gt;tidak&lt;br /&gt;mempraktekkannya&lt;br /&gt;dalam hidup kita. Apa&lt;br /&gt;pun yang kita&lt;br /&gt;praktekan menjadi&lt;br /&gt;bagian dari kita.&lt;br /&gt;(Daniel Rosenblit)&lt;br /&gt;Agama digunakan&lt;br /&gt;sebagai batu&lt;br /&gt;loncatan untuk&lt;br /&gt;pengetahuan lebih&lt;br /&gt;lanjut. Sebagai&lt;br /&gt;seorang individu&lt;br /&gt;yang ingin&lt;br /&gt;meningkatkan&lt;br /&gt;tingkat&lt;br /&gt;pemahamannya&lt;br /&gt;tentang Tuhan dan&lt;br /&gt;kemajuan bagi&lt;br /&gt;dirinya sendiri, ia&lt;br /&gt;mungkin merasa&lt;br /&gt;tidak puas dengan&lt;br /&gt;ajaran-ajaran gereja&lt;br /&gt;yang sekarang dan&lt;br /&gt;mencari filosofi yang&lt;br /&gt;berbeda atau agama&lt;br /&gt;untuk mengisi&lt;br /&gt;kekosongan&lt;br /&gt;tersebut. Ketika ini&lt;br /&gt;terjadi ia telah&lt;br /&gt;mencapai tingkat&lt;br /&gt;pemahaman yang&lt;br /&gt;berbeda, kebenaran&lt;br /&gt;dan pengetahuan ini&lt;br /&gt;akan lebih lama&lt;br /&gt;bertahan , dan&lt;br /&gt;muncul kesempatan&lt;br /&gt;lain untuk tumbuh.&lt;br /&gt;Dan pada setiap&lt;br /&gt;langkah dijalan ini&lt;br /&gt;kesempatan baru&lt;br /&gt;untuk belajar akan&lt;br /&gt;diberikan. ( Betty&lt;br /&gt;Eadie )&lt;br /&gt;Orang tidak harus&lt;br /&gt;beragama untuk&lt;br /&gt;tinggal di dunia roh,&lt;br /&gt;tetapi satu pasti&lt;br /&gt;akan memperoleh&lt;br /&gt;manfaat dari&lt;br /&gt;pemahaman dan&lt;br /&gt;praktek tradisi&lt;br /&gt;tertentu. (Nora&lt;br /&gt;Spurgin)&lt;br /&gt;Kita tidak punya hak&lt;br /&gt;untuk mengkritik&lt;br /&gt;gereja atau agama&lt;br /&gt;apapun dengan cara&lt;br /&gt;apapun. Mereka&lt;br /&gt;semua berharga di&lt;br /&gt;mata Tuhan. Orang-&lt;br /&gt;orang yang sangat&lt;br /&gt;istimewa dengan&lt;br /&gt;misi penting telah&lt;br /&gt;ditempatkan di&lt;br /&gt;dalam semua agama&lt;br /&gt;bahwa mereka&lt;br /&gt;mungkin akan&lt;br /&gt;menyentuh orang&lt;br /&gt;lain. ( Betty Eadie )</description><link>http://badru1.blogspot.com/2012/01/hubungan-nde-dan-keyakinan-agama.html</link><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-3791249150735668693.post-6620666288644837354</guid><pubDate>Tue, 17 Jan 2012 05:25:00 +0000</pubDate><atom:updated>2012-01-16T21:27:55.620-08:00</atom:updated><title>Sisi gelap kepribadian kita</title><description>Oleh :&lt;br /&gt;Lama Surya Das&lt;br /&gt;Kita semua&lt;br /&gt;dilahirkan dengan&lt;br /&gt;sisi positif/cahaya/&lt;br /&gt;terang dan juga sisi&lt;br /&gt;gelap/bayangan.&lt;br /&gt;Persis sebagaimana&lt;br /&gt;tidak ada kanan&lt;br /&gt;tanpa kiri, tidak ada&lt;br /&gt;atas tanpa bawah,&lt;br /&gt;tidak ada timur&lt;br /&gt;tanpa barat, maka&lt;br /&gt;cahaya tanpa&lt;br /&gt;bayangan nyaris&lt;br /&gt;merupakan&lt;br /&gt;kontradiksi. Lihatlah&lt;br /&gt;permainan terang&lt;br /&gt;dan gelap di sekitar&lt;br /&gt;kita. Di langit sendiri&lt;br /&gt;ada bintang-bintang&lt;br /&gt;cemerlang, tetapi&lt;br /&gt;ada juga lubang-&lt;br /&gt;lubang hitam yang&lt;br /&gt;mustahil diteliti.&lt;br /&gt;Beberapa orang&lt;br /&gt;mengatakan hanya&lt;br /&gt;Tuhan yang hidup&lt;br /&gt;tanpa bayangan.&lt;br /&gt;Tetapi jika Tuhan&lt;br /&gt;adalah terang murni,&lt;br /&gt;maka beberapa&lt;br /&gt;orang mungkin&lt;br /&gt;mengatakan bahwa&lt;br /&gt;dunia itu sendiri&lt;br /&gt;mewakili sisi&lt;br /&gt;bayangan Tuhan.&lt;br /&gt;Kehidupan spiritual&lt;br /&gt;sendiri sering&lt;br /&gt;didefinisikan sebagai&lt;br /&gt;pencarian terang dan&lt;br /&gt;pancaran. Tetapi jika&lt;br /&gt;itu masalahnya, apa&lt;br /&gt;yang kita lakukan&lt;br /&gt;dengan kegelapan&lt;br /&gt;yang kita semua&lt;br /&gt;ketahui ada? Apa&lt;br /&gt;yang kita lakukan&lt;br /&gt;dengan bayang-&lt;br /&gt;bayang personal kita&lt;br /&gt;sendiri? Bagaimana&lt;br /&gt;kita bisa&lt;br /&gt;memadukan sisi&lt;br /&gt;gelap dan terang&lt;br /&gt;dalam diri kita&lt;br /&gt;masing-masing?&lt;br /&gt;Menurut Carl Jung,&lt;br /&gt;sosok-sosok&lt;br /&gt;bayangan ini bisa&lt;br /&gt;didefinisikan sebagai&lt;br /&gt;unsur-unsur&lt;br /&gt;kepribadian terwakili&lt;br /&gt;dimana kita memilih&lt;br /&gt;untuk tidak&lt;br /&gt;diidentifikasikan.&lt;br /&gt;Bayangan itu adalah&lt;br /&gt;sisi dalam dari&lt;br /&gt;topeng-topeng&lt;br /&gt;cemerlang yang kita&lt;br /&gt;tampilkan pada&lt;br /&gt;publik. Itu meliputi&lt;br /&gt;bagian-bagian diri&lt;br /&gt;kita sendiri yang kita&lt;br /&gt;jaga agar tetap&lt;br /&gt;tersembunyi,&lt;br /&gt;kadang-kadang&lt;br /&gt;bahkan dari kita&lt;br /&gt;sendiri. Dan siapa&lt;br /&gt;yang tidak&lt;br /&gt;mempunyai rahasia&lt;br /&gt;yang disimpan rapi di&lt;br /&gt;berbagai almari jiwa&lt;br /&gt;dan ingatan?&lt;br /&gt;Cobalah menarik&lt;br /&gt;kembali, menekan,&lt;br /&gt;dan mengingkari sisi&lt;br /&gt;gelap kepribadian&lt;br /&gt;kita sendiri, maka&lt;br /&gt;kita akan&lt;br /&gt;menghadapi risiko&lt;br /&gt;menarik unsur-unsur&lt;br /&gt;dalam diri kita&lt;br /&gt;sendiri dengan cara&lt;br /&gt;lain.&lt;br /&gt;Jangan membuat&lt;br /&gt;kesalahan dengan&lt;br /&gt;percaya bahwa hal&lt;br /&gt;itu tidak mempunyai&lt;br /&gt;arti nyata dalam&lt;br /&gt;kehidupan kita&lt;br /&gt;sendiri.&lt;br /&gt;“Bayangan” itu&lt;br /&gt;bukan sekedar&lt;br /&gt;konsep kefilsafatan.&lt;br /&gt;Ketika kita menjalani&lt;br /&gt;hidup dari hari ke&lt;br /&gt;hari, berkali kali kita&lt;br /&gt;secara tidak sadar&lt;br /&gt;bertemu dengan&lt;br /&gt;bayang-bayang kita.&lt;br /&gt;Mereka menggoda&lt;br /&gt;kita, mereka&lt;br /&gt;mempermainkan&lt;br /&gt;kita. Mereka&lt;br /&gt;menakut-nakuti kita,&lt;br /&gt;dan membuat kita&lt;br /&gt;muak. Mereka&lt;br /&gt;datang dalam&lt;br /&gt;berbagai bentuk dan&lt;br /&gt;ukuran, dan mereka&lt;br /&gt;menampakkan diri&lt;br /&gt;dengan berbagai&lt;br /&gt;cara tergantung&lt;br /&gt;pada siapa kita ini&lt;br /&gt;dan bagaimana&lt;br /&gt;kehidupan kita.&lt;br /&gt;Seseorang misalnya ,&lt;br /&gt;bertemu dengan&lt;br /&gt;bayangannya setiap&lt;br /&gt;kali ia marah besar&lt;br /&gt;pada istri atau anak-&lt;br /&gt;anaknya, sehingga ia&lt;br /&gt;tidak mampu&lt;br /&gt;mengendalikan diri.&lt;br /&gt;Atau orang lain tidak&lt;br /&gt;mampu&lt;br /&gt;mengendalikan&lt;br /&gt;dirinya ketika ia&lt;br /&gt;mabuk atau tidak&lt;br /&gt;mampu&lt;br /&gt;mengendalikan diri&lt;br /&gt;ketika berdebat/&lt;br /&gt;berkompromi dsb.&lt;br /&gt;Pendek kata,&lt;br /&gt;bayang-bayang kita&lt;br /&gt;membuat kita&lt;br /&gt;melakukan hal-hal&lt;br /&gt;dan mengatakan ini&lt;br /&gt;itu yang kita lebih&lt;br /&gt;suka tidak akui.&lt;br /&gt;Kita melihat bayang-&lt;br /&gt;bayang beraksi di&lt;br /&gt;sekitar kita. Koran-&lt;br /&gt;koran, televisi,&lt;br /&gt;dipenuhi cerita&lt;br /&gt;tentang skandal dan&lt;br /&gt;kata-kata munafik&lt;br /&gt;tentang dan dari&lt;br /&gt;para pemimpin, baik&lt;br /&gt;agama, spiritual&lt;br /&gt;maupun politis, yang&lt;br /&gt;tidak mampu&lt;br /&gt;mewujudkan&lt;br /&gt;omongan mereka&lt;br /&gt;dalam tindakan&lt;br /&gt;nyata. Pemimpin-&lt;br /&gt;pemimpin ini&lt;br /&gt;mungkin terlindung&lt;br /&gt;rapat di balik tameng&lt;br /&gt;psikologis yang&lt;br /&gt;berkilau seperti baja&lt;br /&gt;tahan karat, namun&lt;br /&gt;ada bercak-bercak&lt;br /&gt;pada tameng itu;&lt;br /&gt;unsur-unsur&lt;br /&gt;bayangan selalu&lt;br /&gt;bocor keluar.&lt;br /&gt;Saya tidak percaya&lt;br /&gt;bahwa kemunafikan&lt;br /&gt;yang kita saksikan di&lt;br /&gt;sekitar kita adalah&lt;br /&gt;disengaja. Kita&lt;br /&gt;melihatnya terjadi&lt;br /&gt;karena sering kali&lt;br /&gt;para pemimpin kita&lt;br /&gt;memang tidak&lt;br /&gt;mengenal diri&lt;br /&gt;mereka sendiri.&lt;br /&gt;Mereka begitu&lt;br /&gt;disibukkan dengan&lt;br /&gt;topeng-topeng dan&lt;br /&gt;imaji-imaji yang&lt;br /&gt;mereka hadapkan&lt;br /&gt;pada dunia sehingga&lt;br /&gt;mereka memilih&lt;br /&gt;untuk mengingkari&lt;br /&gt;dan menekan,&lt;br /&gt;bukannya&lt;br /&gt;mengkonfrontasi&lt;br /&gt;dan mengatasi,&lt;br /&gt;konflik-konflik&lt;br /&gt;bayangan mereka.&lt;br /&gt;Pengingkaran&lt;br /&gt;macam ini&lt;br /&gt;membuahkan&lt;br /&gt;suasana hati mirip&lt;br /&gt;neraka tersendiri.&lt;br /&gt;Mungkin mereka&lt;br /&gt;berusaha&lt;br /&gt;memproyeksikan&lt;br /&gt;kebaikan, tetapi&lt;br /&gt;kebaikan ini jadi&lt;br /&gt;dikaburkan.&lt;br /&gt;Bayang-bayang juga&lt;br /&gt;muncul dalam hidup&lt;br /&gt;kita sebagai&lt;br /&gt;proyeksi. Kita&lt;br /&gt;melihat orang-orang&lt;br /&gt;lain, dan kualitas-&lt;br /&gt;kualitas yang&lt;br /&gt;menonjol adalah&lt;br /&gt;kualitas-kualitas&lt;br /&gt;yang kita tidak sukai&lt;br /&gt;atau yang kita tekan&lt;br /&gt;atau tidak kita akui&lt;br /&gt;dalam diri kita&lt;br /&gt;sendiri. Sungguh,&lt;br /&gt;sering kali kita&lt;br /&gt;mengitari diri sendiri&lt;br /&gt;dengan orang-orang&lt;br /&gt;yang mempunyai&lt;br /&gt;kualitas yang di&lt;br /&gt;mata kita kurang&lt;br /&gt;memuaskan. Banyak&lt;br /&gt;orang misalnya ,&lt;br /&gt;mempunyai banyak&lt;br /&gt;teman yang&lt;br /&gt;perilakunya mungkin&lt;br /&gt;dipandang kurang&lt;br /&gt;ideal dibanding&lt;br /&gt;dengan dirinya.&lt;br /&gt;Dianggap lebih tidak&lt;br /&gt;bermoral dibanding&lt;br /&gt;dirinya sendiri. Ia&lt;br /&gt;kemudian dengan&lt;br /&gt;keras menghakimi&lt;br /&gt;orang-orang yang ia&lt;br /&gt;pilih untuk diajak&lt;br /&gt;bergaul. Tetapi&lt;br /&gt;mengapa ia&lt;br /&gt;meluangkan waktu&lt;br /&gt;begitu banyak dalam&lt;br /&gt;lingkungan itu ?&lt;br /&gt;Kita semua pernah&lt;br /&gt;berlaku seperti itu ,&lt;br /&gt;dan bayangan itu&lt;br /&gt;menjelaskan&lt;br /&gt;sebabnya. Bayang-&lt;br /&gt;bayang yang&lt;br /&gt;terpendam&lt;br /&gt;mendorong kita ke&lt;br /&gt;tempat-tempat yang&lt;br /&gt;mungkin kita tidak&lt;br /&gt;inginkan. Semakin&lt;br /&gt;kurang kemampuan&lt;br /&gt;kita untuk&lt;br /&gt;menghadapi&lt;br /&gt;kegelapan personal&lt;br /&gt;kita sendiri, siluman-&lt;br /&gt;siluman kita sendiri,&lt;br /&gt;maka semakin besar&lt;br /&gt;dorongan kita untuk&lt;br /&gt;menghadapi dan&lt;br /&gt;menghayati mereka&lt;br /&gt;dengan cara-cara&lt;br /&gt;lain yang kurang&lt;br /&gt;sadar. Kita mencari&lt;br /&gt;bayang-bayang kita&lt;br /&gt;dalam wajah orang-&lt;br /&gt;orang lain; kita&lt;br /&gt;mendekatkan&lt;br /&gt;mereka pada kita.&lt;br /&gt;Bayang-bayang kita&lt;br /&gt;bisa menjadi sekutu&lt;br /&gt;dan guru kita atau&lt;br /&gt;lawan dan&lt;br /&gt;penyerang kita.&lt;br /&gt;Semakin sadar kita&lt;br /&gt;pada apa yang ada&lt;br /&gt;dalam diri kita,&lt;br /&gt;positif atau negatif,&lt;br /&gt;terang maupun&lt;br /&gt;gelap, semakin besar&lt;br /&gt;kemampuan kita&lt;br /&gt;untuk menangani&lt;br /&gt;hidup dengan cara&lt;br /&gt;seimbang, waras dan&lt;br /&gt;spiritual.&lt;br /&gt;William James&lt;br /&gt;mengatakan,&lt;br /&gt;“Kesadaran biasa&lt;br /&gt;kita hanyalah salah&lt;br /&gt;satu bentuk&lt;br /&gt;kesadaran. Di sekitar&lt;br /&gt;kita ada dunia-dunia&lt;br /&gt;yang tidak terbatas,&lt;br /&gt;yang dipisahkan&lt;br /&gt;hanya oleh cadar-&lt;br /&gt;cadar tipis.”&lt;br /&gt;Kedalaman dari&lt;br /&gt;dunia-dunia&lt;br /&gt;kegelapan yang&lt;br /&gt;tidak terlihat, tidak&lt;br /&gt;mewujud, dan&lt;br /&gt;mustahil dilihat serta&lt;br /&gt;yang kita takuti ini&lt;br /&gt;hanyalah ekspresi&lt;br /&gt;dari suatu realita&lt;br /&gt;batin, pikiran yang&lt;br /&gt;belum diselami dan&lt;br /&gt;yang bekerja secara&lt;br /&gt;bawah sadar dan&lt;br /&gt;membisu. Kita&lt;br /&gt;menemukan apa&lt;br /&gt;yang ada di sana&lt;br /&gt;hanya lewat&lt;br /&gt;menyelami diri&lt;br /&gt;sendiri, dengan&lt;br /&gt;menggapai dan&lt;br /&gt;menghadapkan apa&lt;br /&gt;yang kita takuti pada&lt;br /&gt;terang, persis&lt;br /&gt;sebagaimana lautan&lt;br /&gt;hanya membuka&lt;br /&gt;rahasia-rahasianya&lt;br /&gt;ketika kita bisa&lt;br /&gt;menyelami&lt;br /&gt;kedalalamannya,&lt;br /&gt;jauh dibawah&lt;br /&gt;permukaannya yang&lt;br /&gt;berkilauan diterpa&lt;br /&gt;sinar mentari.&lt;br /&gt;Sisi gelap kita&lt;br /&gt;maupun faset-faset&lt;br /&gt;yang lebih terang&lt;br /&gt;juga ada di sana&lt;br /&gt;untuk memperkaya&lt;br /&gt;dan menghidupi kita.&lt;br /&gt;Mereka ada di sana&lt;br /&gt;agar kita bisa belajar&lt;br /&gt;dan berkembang.&lt;br /&gt;Pesannya sudah&lt;br /&gt;sangat jelas:&lt;br /&gt;Selamilah dirimu&lt;br /&gt;sendiri dan ubahlah&lt;br /&gt;dirimu sendiri. Persis&lt;br /&gt;sebagaimana Buddha&lt;br /&gt;bertemu dengan&lt;br /&gt;Mara sebelum&lt;br /&gt;pencerahannya,&lt;br /&gt;sering kali kita&lt;br /&gt;berhadapan dengan&lt;br /&gt;bayang-bayang&lt;br /&gt;tergelap kita&lt;br /&gt;sebelum subuh&lt;br /&gt;merebak. Bulan&lt;br /&gt;purnama di langit&lt;br /&gt;gelap adalah simbol&lt;br /&gt;pencerahan, tetapi&lt;br /&gt;bulan sampai pada&lt;br /&gt;keadaan itu sesudah&lt;br /&gt;melengkapi suatu&lt;br /&gt;siklus yang dimulai&lt;br /&gt;dengan secercah&lt;br /&gt;sinar yang muncul&lt;br /&gt;dari kegelapan.&lt;br /&gt;Yang selalu harus&lt;br /&gt;kita camkan adalah&lt;br /&gt;bahwa tidak satu hal&lt;br /&gt;pun sepenuhnya&lt;br /&gt;negatif atau tanpa&lt;br /&gt;harapan, atau&lt;br /&gt;akhirnya harus&lt;br /&gt;ditangisi. Kita semua&lt;br /&gt;tahu pepatah lama&lt;br /&gt;ini : “Setiap awan&lt;br /&gt;mempunyai&lt;br /&gt;pinggiran&lt;br /&gt;keperakan.”&lt;br /&gt;Berbagai hal bisa&lt;br /&gt;dibalik. Kita bisa&lt;br /&gt;melihat terang.&lt;br /&gt;Dalam keyakinan&lt;br /&gt;inilah hidup kita&lt;br /&gt;berkembang.&lt;br /&gt;Ketika kita sampai&lt;br /&gt;pada wawasan yang&lt;br /&gt;lebih spiritual dan&lt;br /&gt;lengkap mengenai&lt;br /&gt;realita dan totalitas,&lt;br /&gt;kita melihat bahwa&lt;br /&gt;bayang-bayang itu&lt;br /&gt;tak lain adalah juga&lt;br /&gt;terang. Sebenarnya&lt;br /&gt;yang disebut&lt;br /&gt;kegelapan itu, atau&lt;br /&gt;kedinginan, tidak&lt;br /&gt;ada. Kedua hal ini&lt;br /&gt;hanya didefinisikan&lt;br /&gt;oleh kita dalam&lt;br /&gt;hubungan dengan&lt;br /&gt;besarnya terang,&lt;br /&gt;energi, dan&lt;br /&gt;kehangatan yang&lt;br /&gt;ada atau tidak ada di&lt;br /&gt;dalamnya. Hal ini&lt;br /&gt;mencerminkan&lt;br /&gt;prinsip spiritual yang&lt;br /&gt;mengajari kita&lt;br /&gt;bahwa yang ada&lt;br /&gt;hanyalah terang dan&lt;br /&gt;atau bahwa segala&lt;br /&gt;sesuatu adalah&lt;br /&gt;energi murni, arus&lt;br /&gt;Tao, sifat alami.</description><link>http://badru1.blogspot.com/2012/01/sisi-gelap-kepribadian-kita.html</link><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-3791249150735668693.post-8531645297518287077</guid><pubDate>Sat, 14 Jan 2012 03:21:00 +0000</pubDate><atom:updated>2012-01-13T19:21:17.005-08:00</atom:updated><title>http://badru6.wordpress.com/</title><description>&lt;a href="http://badru6.wordpress.com/"&gt;http://badru6.wordpress.com/&lt;/a&gt;</description><link>http://badru1.blogspot.com/2012/01/httpbadru6wordpresscom.html</link><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-3791249150735668693.post-4209519424608723245</guid><pubDate>Tue, 27 Sep 2011 09:56:00 +0000</pubDate><atom:updated>2011-09-27T02:56:59.033-07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Gede Prama</category><title>Cara sederhana menciptakan kebahagiaan</title><description>Oleh Gede Prama
Setiap orang pasti menginginkan hidupnya bahagia. Namun, bagi sebagian orang, kebahagiaan terkadang tak kunjung menghampiri sehingga terasa “mahal”. Padahal, menurut Gde Prama dalam seminar tentang The starting point of beauty and hapiness , kebahagiaan dapat diraih dengan beberapa cara mudah:
1. Kebahagiaan sejati bukan berasal dari luar, melainkan ada di dalam diri kita sendiri. Belajarlah menerima diri Anda apa adanya sehingga Anda bisa merasakan kebahagian yang sesungguhnya.
2. Stop membandingkan diri dengan orang lain. Setiap manusia dilahirkan dengan keunikan dan kelebihan sendiri. Dan tidak ada kehidupan yang lebih baik, selain bisa menjadi diri sendiri.
3. Belajarlah memberi dengan rasa ikhlas. Jangan bebani hidup dengan imbalan karena hanya akan mendatangkan kekecewaan jika Anda tak mendapatkannya. Anda bisa memulainya dengan hal-hal sederhana, misal selalu tersenyum atau memerhatikan orang-orang di sekeliling sehingga orang-orang pun akan merasa nyaman berada di dekat Anda.
4. Pandanglah setiap kesulitan dengan cara yang positif. Ini akan mendatangkan keindahan dan kebahagiaan. Semakin mampu menanggulagi kesulitan, Anda akan tampak semakin “bercahaya” dengan kekuatan yang Anda miliki.
5. Jangan mematok hidup terlalu tinggi. Ketahuilah batasan kemampuan Anda dan Anda akan merasa menjadi manusia yang lebih sempurna dan berarti.
6. Jauhkan diri dari ketakutan, dekatkan diri pada Tuhan. Nikmati dan cintailah hal-hal kecil di sekeliling Anda yang dapat mendatangkan kebahagiaan, seperti mendengarkan suara burung di pagi hari atau bersenandung.</description><link>http://badru1.blogspot.com/2011/09/cara-sederhana-menciptakan-kebahagiaan.html</link><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-3791249150735668693.post-6371656457049114073</guid><pubDate>Sat, 23 Jul 2011 16:36:00 +0000</pubDate><atom:updated>2011-07-23T09:36:01.130-07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Spiritual</category><title>Langkah pertama adalah langkah terakhir</title><description>Oleh : J.
Krishnamurti
Langkah pertama
adalah langkah
terakhir. Langkah
pertama adalah
langkah persepsi
jernih, dan tindakan
persepsi jernih
adalah tindakan
terakhir. Ketika Anda
melihat suatu
bahaya, seekor ular,
persepsi itu sendiri
adalah tindakan
lengkap. Pahamkah
Anda?
Nah, kita berkata,
langkah pertama
adalah langkah
terakhir. Langkah
pertama adalah
untuk melihat
[perceive], melihat
apa yang Anda
pikirkan, melihat
ambisi Anda, melihat
kecemasan Anda,
kesepian Anda,
keputusasaan Anda,
rasa kesedihan yang
luar biasa ini,
melihatnya, tanpa
menyalahkan, mem-
benarkan, tanpa
menginginkan
supaya lain—hanya
melihatnya saja,
seperti apa adanya.
Bila Anda melihat itu
seperti apa adanya,
maka ada tindakan
yang berbeda sama
sekali yang
berlangsung, dan
tindakan itu adalah
tindakan terakhir.
Bukan? Artinya, bila
Anda melihat
sesuatu sebagai
salah atau benar,
persepsi itu sendiri
adalah tindakan
terakhir, yang adalah
langkah terakhir.
Bukan?
Nah, simaklah ini.
Saya melihat
kesalahan mengikuti
orang lain, ajaran
orang lain—Krishna,
Buddha, Kristus,
tidak peduli siapa
dia. Saya melihat ada
persepsi atau
kebenaran bahwa
mengikuti orang lain
adalah sama sekali
salah. Bukan? Oleh
karena akal budi
Anda, logika Anda,
dan segala sesuatu
menunjukkan betapa
absurdnya mengikuti
orang lain.
Nah,persepsi itu
adalah langkah
terakhir, dan bila
Anda sudah melihat,
Anda
meninggalkannya,
melupakannya, oleh
karena pada menit
berikutnya Anda
harus melihat lagi
yang baru, yang lagi-
lagi langkah terakhir.
Jika Anda tidak
melepaskan apa
yang telah Anda
pelajari, apa yang
Anda lihat, maka ada
kelanjutan dari
gerakan pikiran, dan
gerakan dan
kelanjutan dari
pikiran adalah
waktu. Dan bila batin
terperangkap dalam
gerakan waktu, itu
adalah ikatan.
Jadi, itulah salah
satu masalah utama,
yakni apakah batin
bisa bebas dari masa
lampau, penyesalan
lampau, kenikmatan
lampau, ingatan,
kenangan, kejadian
dan pengalaman,
segala sesuatu yang
telah kita bangun,
masa lampau, yang
adalah juga si
‘aku’. Si ‘aku’
adalah masa lampau.
Nah, pikiran memberi
kelanjutan pada
sesuatu yang telah
terlihat secara jelas,
dan karena tidak
bisa
mengesampingkanny
a, memberinya
kelanjut-an yang
menjadi alat untuk
melestarikan pikiran.
Anda mengalami
kejadian yang
menyenangkan
kemarin. Anda tidak
melupakannya, Anda
tidak
melepaskannya,
Anda membawa-
bawanya bersama
Anda, Anda
memikirkannya.
Berpikir tentang
sesuatu yang dari
masa lampau itu
sendiri memberikan
kelanjutan masa
lampau. Dengan
demikian, masa
lampau tidak pernah
berakhir. Anda
paham semua ini?
Tetapi, jika Anda
melihat bahwa Anda
mengalami kejadian
yang amat luar
biasa,
menyenangkan
kemarin, melihatnya,
mencerapnya
[perceive], dan
mengakhirinya
sepenuhnya, tidak
membawa-
bawanya, maka
tidak ada kelanjutan
sebagai masa
lampau yang telah
dibangun oleh
pikiran. Dengan
demikian, setiap
langkah adalah
langkah terakhir.
Pahamkah Anda?
Jadi, kita harus
menyelami masalah
apakah pikiran, yang
memberi kelanjutan
kepada ingatan
sebagai ingatan—
dan ingatan adalah
masa lampau—
apakah pikiran bisa
berhenti. Oleh karena
itu adalah bagian
dari meditasi. Itu
adalah bagian dari
perubahan
[mutation] total pada
sel-sel otak itu
sendiri, oleh karena
jika ada kelanjutan
dari gerakan pikiran,
itu adalah
pengulangan dari
yang usang, oleh
karena pikiran
adalah ingatan,
pikiran adalah
respons ingatan,
pikiran adalah
pengalaman, pikiran
adalah pengetahuan.
Jadi, masalah kita
adalah: pikiran selalu
melestarikan dirinya
melalui pengalaman,
melalui pengulangan
terus-menerus dari
ingatan-ingatan
tertentu.
Pengetahuan selalu
berada di masa
lampau, dan bila
Anda bertindak
menurut
pengetahuan, Anda
memberi kelanjutan
kepada pikiran;
tetapi Anda harus
punya pengetahuan
untuk bertindak
secara teknologis.
Tampakkah
kesulitannya?
Jika Anda tidak
menggunakan
pikiran, Anda tidak
bisa pulang ke
rumah, Anda tidak
bisa bekerja di
kantor. Anda mesti
punya pengetahuan,
tetapi juga lihat
pentingnya,
bahayanya suatu
batin yang
terperangkap di
dalam gerak pikiran
terus-menerus, dan
dengan demikian
tidak pernah melihat
sesuatu secara baru.
Pikiran selalu usang,
pikiran selalu
terkondisi, tidak
pernah bebas, oleh
karena ia bertindak
menurut masa
lampau.
Jadi, masalahnya
ialah: bagaimanakah
gerak pikiran ini,
yang pada satu
tingkat mutlak
diperlukan untuk
berfungsi secara
logis, waras, sehat,
bagaimanakah gerak
pikiran ini bisa
berakhir, bagi
manusia untuk
melihat sesuatu
yang sama sekali
baru, untuk hidup
secara lain sama
sekali?
Pendekatan yang
tradisional terhadap
masalah ini ialah
mengendalikannya,
menahannya, atau
belajar
berkonsentrasi.
Bukan? Ini lagi-lagi
adalah absurd,
karena siapakah si
pengendali?
Bukankah si
pengendali bagian
dari pikiran, bagian
dari pengetahuan
yang berkata, Anda
harus
mengendalikan?
Artinya, Anda telah
diajar untuk
mengendalikan.
Ada cara mengamati
pikiran tanpa suatu
pengendalian, tanpa
memberinya
kelanjutan,
melainkan
mengamatinya
sampai ia berakhir.
Pahamkah Anda
pertanyaan saya?
Oleh karena, jika
pikiran berlanjut,
batin tidak pernah
hening, dan hanya
ketika batin hening
sepenuhnya ada
kemungkinan bagi
persepsi.
Lihatlah kelogisan
hal ini. Artinya, jika
batin saya terus
berceloteh,
membandingkan,
menilai, mengatakan
ini benar, itu salah,
saya tidak
menyimak Anda.
Untuk menyimak
Anda, untuk
memahami apa yang
Anda katakan, saya
harus mem-berikan
perhatian, dan untuk
bisa memberikan
perhatian penuh,
perhatian itu sendiri
adalah keheningan.
Bukan?
Kita melihat begitu
jelas bahwa
keheningan sama
sekali perlu, bukan
hanya pada tingkat
permukaan, tetapi
juga pada tingkat
paling dalam; di
pusat diri kita harus
ada keheningan
penuh. Bagaimana ini
bisa terjadi?
Itu tidak mungkin
terjadi jika ada
sebentuk
pengendalian, oleh
karena dengan
demikian ada konflik,
oleh karena lalu ada
orang yang berkata,
“Saya harus
mengendalikan,”
dan ada yang harus
dikendalikan. Di situ
ada pemisahan, dan
di dalam pemisahan
itu ada konflik.
Dengan demikian,
mungkinkah bagi
batin untuk kosong
dan hening
sepenuhnya, bukan
berkelanjutan,
melainkan dari detik
ke detik?
Itulah persepsi
pertama, bahwa
batin harus hening
sepenuhnya.
Persepsi itu,
kebenaran itu dan
melihat kebenaran
itu adalah langkah
pertama dan
terakhir. Lalu
persepsi itu harus
diakhiri; kalau tidak,
Anda akan
membawa-
bawanya. Dengan
demikian, batin
harus mengamati,
harus eling tanpa
memilih akan setiap
persepsi, dan harus
ada pengakhiran dari
persepsi itu dengan
seketika, melihat
dan mengakhiri.
Paham-kah Anda ini?
Jadi batin tidak
hidup bersama
pikiran, yang adalah
respons dari masa
lampau, dan
memberikan
kelanjutan kepada
pikiran itu ke masa
depan, yang mungkin
menit berikutnya,
detik berikutnya.
Dan pikiran adalah
respons ingatan,
yang adalah struktur
sel-sel otak itu
sendiri. Jika Anda
pernah mengamati
batin Anda sendiri,
Anda akan melihat
bahwa di dalam sel-
sel otak itu sendiri
terdapat bahan
ingatan, dan ingatan
itu merespons, yang
adalah pikiran.
Untuk menghasilkan
perubahan
[mutation] total pada
kualitas sel itu
sendiri, harus ada
pengakhiran dari
setiap persepsi,
pemahaman,
melihat, bertindak
dan meninggalkan
itu, sehingga batin
selalu melihat dan
mati, melihat
kepalsuan dari
kebenaran itu dan
mengakhirinya dan
bergerak terus tanpa
membawa-bawa
ingatan. Bukan?
Semua ini menuntut
persepsi yang sangat
kuat, vitalitas, energi
yang sangat besar.
Untuk menyelami ini
selangkah demi
selangkah seperti
tengah kita lakukan,
tanpa terlewat satu
hal pun,
membutuhkan
energi sangat besar.
…
Bagaimana batin,
tanpa mengikuti
suatu sistem, tanpa
mengikuti suatu
paksaan, tanpa
pembandingan apa
pun, bagaimana
batin yang telah
terkondisi begitu
lama, bisa kosong
sepenuhnya dari
masa lampau? Anda
paham per-tanyaan
saya? Kosong
sepenuhnya
sehingga ia melihat
dengan jelas, dan
apa yang jelas
terlihat
mengakhirinya,
sehingga ia selalu
memperbarui dirinya
dalam kekosongan,
artinya,
memperbarui dirinya
dalam kepolosan
[innocence].
Nah, kata
‘kepolosan’
berarti batin yang
polos, batin yang tak
pernah bisa terluka.
Kata ‘kepolosan’
berasal dari sebuah
kata Latin yang
berarti tak dapat
terluka. Dan
kebanyakan dari kita
terluka, terluka
dengan segala
ingatan yang kita
timbun di sekitar
luka-luka itu,
penyesalan-
penyesalan kita,
kerinduan-kerinduan
kita, kesepian kita.
Ketakutan-
ketakutan kita
adalah bagian dari
rasa terluka ini.
Dari sejak kanak-
kanak kita terluka
secara sadar atau
tak sadar.
Bagaimana
mengosongkan
semua luka itu,
tanpa mengambil
waktu—Anda
paham?—tanpa
berkata, “Saya
akan berangsur-
angsur melenyapkan
luka itu”? Bila Anda
lakukan itu, Anda tak
akan pernah
mengakhirinya, Anda
mati pada akhirnya.
Jadi, masalahnya
ialah: bisakah batin
mengosongkan
dirinya sama sekali,
bukan saja di tingkat
permukaan, tetapi
juga di kedalaman
dirinya, pada
akarnya. Oleh karena
kalau tidak, kita
hidup di dalam
penjara, kita hidup di
dalam penjara sebab
dan akibat di dunia
perubahan ini.
Jadi Anda harus
mengajukan
pertanyaan ini,
mengajukan-nya
kepada diri Anda
sendiri: apakah batin
Anda bisa kosong
dari segenap masa
lampaunya, namun
tetap
mempertahankan
pengetahuan
teknologis,
pengetahuan
insinyur Anda,
pengeta-huan
bahasa Anda, ingatan
dari semua itu,
namun berfungsi dari
sebuah batin yang
kosong sepenuhnya?
Pengosongan batin
itu terjadi secara
alamiah, secara
manis tanpa disuruh,
bila Anda memahami
diri Anda, bila Anda
memahami apa diri
Anda itu. Diri Anda
adalah ingatan,
kumpulan ingatan,
pengalaman, pikiran.
Bila Anda memahami
itu, memandangnya,
mengamatinya, dan
bila Anda meng-
amatinya, melihat di
dalam pengamatan
itu tidak ada dualitas
antara si pengamat
dan yang diamati.
Maka bila Anda
melihat itu, Anda
akan melihat bahwa
batin Anda bisa
kosong sepenuhnya,
penuh perhatian. Dan
di dalam perhatian
itu, Anda bisa
bertindak secara
utuh, tanpa
keterpecahan
[fragmentation]
sedikit pun. Semua
itu adalah bagian
dari meditasi.
Dan bila Anda
memahami
sepenuhnya seluruh
keterpecah-an dari
diri Anda—bukan
keterpaduan
[integration]—
pahami-lah
bagaimana
keterpecahan dan
kontradiksinya
muncul, bukan
bagaimana
mempersatukannya
kembali. Anda tak
bisa melakukan itu.
Mempersatukan
menyiratkan ada
dualitas—orang
yang mengerjakan
itu, yang
memadukan, dan
sebagainya.
Maka bila Anda
sungguh-sungguh,
secara mendalam,
secara kuat
memahami diri Anda,
belajar tentang diri
Anda, maka Anda
bisa memahami
makna dari waktu,
waktu yang
mengikat, menahan,
yang menghasilkan
kesedihan.
Jika Anda telah
melangkah sejauh
itu—dan itu bukan
berarti Anda pergi
jauh dalam jarak—
jauh secara kata-
kata—bukan jauh
yang terukur—jika
Anda telah
melangkah sejauh
itu—bukan dalam
ketinggian maupun
kedalaman—jika
Anda telah sampai
pada ketinggian
pemahaman, dengan
kepenuhan itu, maka
Anda akan
mendapati sendiri
suatu dimensi yang
tak dapat diuraikan,
yang tidak punya
kata-kata, yang
bukan sesuatu yang
bisa dibeli dengan
pengorbanan, yang
tidak tercantum
dalam kitab-kitab,
yang tidak bisa
dialami oleh Guru
mana pun. Ia ingin
mengajar Anda
tentang itu,
bagaimana
mencapainya.
Dengan demikian,
kalau ia berkata,
“Saya telah
mengalami itu, dan
saya tahu apa itu,”
ia belum mengalami-
nya, ia tidak tahu
apa itu. Orang yang
berkata ia tahu,
tidak tahu. Jadi batin
harus bebas, dari
kata itu, gambaran
[image] itu, masa
lampau, dan itu
adalah langkah
pertama dan langkah
terakhir.</description><link>http://badru1.blogspot.com/2011/07/langkah-pertama-adalah-langkah-terakhir.html</link><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-3791249150735668693.post-1246830431293297061</guid><pubDate>Fri, 22 Jul 2011 07:15:00 +0000</pubDate><atom:updated>2011-07-22T00:15:40.047-07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Spiritual</category><title>Menciptakan kebahagiaan</title><description>Oleh :
Paramahansa
Yogananda
Jika Anda ingin
dicintai, mulailah
mencintai diri sendiri
dan orang lain. Jika
Anda mengharapkan
orang lain untuk
berlaku jujur dengan
Anda, maka mulailah
jujur pada diri
sendiri. Jika Anda
tidak ingin orang lain
menjadi jahat, maka
anda harus berhenti
menjadi jahat. Jika
Anda ingin orang lain
bersimpati dengan
Anda, mulailah
menunjukkan
simpati pada orang-
orang di sekitar
anda. Jika Anda ingin
dihormati, Anda
harus belajar untuk
hormat kepada
semua orang, baik
muda maupun tua.
Jika Anda ingin
mendapatkan
kedamaian dari yang
lain, anda harus
damai pada diri
sendiri. Jika Anda
ingin orang lain
untuk menjadi
religius, mulailah diri
sendiri menjadi
makhluk spiritual.
Ingat, apapun yang
Anda ingin orang lain
lakukan, pertama
lakukan pada diri
Anda sendiri, maka
anda akan
menemukan orang
lain yang akan
menanggapi seperti
Anda.
Adalah mudah
menginginkan orang
lain bersikap baik
terhadap Anda, dan
mudah untuk melihat
kesalahan mereka,
tetapi sangat sulit
untuk melakukannya
sendiri dengan benar
dan untuk
mempertimbangkan
kesalahan sendiri.
Jika anda ingat
untuk bersikap baik,
yang lainnya akan
berusaha untuk
mengikuti contoh
Anda. Jika Anda
dapat menemukan
kesalahan Anda
sendiri tanpa
mengembangkan
rasa rendah diri, dan
dapat tetap
memperbaiki diri
sendiri, maka anda
akan menggunakan
waktu lebih baik
daripada
menghabiskan
waktu berharap agar
orang lain menjadi
lebih baik. Contoh
yang baik akan
dapat melakukan
lebih banyak
perubahan pada
orang lain daripada
yang Anda harapkan,
perintahkan atau
katakan pada orang
lain.
Semakin banyak
Anda memperbaiki
diri sendiri, semakin
banyak Anda akan
meninggikan orang
lain di sekitar anda.
Manusia yang
meningkatkan
dirinya sendiri adalah
manusia yang
semakin senang.
Semakin Anda
bahagia, orang-
orang disekitar Anda
akan menjadi lebih
bahagia.
Orang yang tidak
berubah adalah
orang yang tak
bahagia. Dimanapun
Anda berada, tetap
sadar dan hidup
dengan pikiran,
persepsi, dan intuisi
Anda, selalu siap,
untuk mengambil
pengalaman yang
baik dari setiap hal
dan meninggalkan
perilaku buruk.
Kebahagiaan
tertinggi Anda
terletak di dalam
kesadaran dalam
keinginan untuk
belajar dan
berkelakuan baik.
Jika Anda memiliki
harapan untuk
bahagia,
bergembiralah.
Jangan pernah
kehilangan harapan.
Jiwa Anda, pada
dasarnya, adalah
kebahagiaan itu
sendiri. Jika Anda
menutup mata
perhatian Anda, Anda
tidak dapat melihat
matahari
kebahagiaan
menyinari dalam
sanubari Anda, tetapi
tidak peduli
seberapa ketat anda
menutup mata
perhatian Anda, sinar
kebahagiaan akan
tetap mencoba
membuka pintu
tertutup dari pikiran
Anda. Bukalah
penghalang dari
ketenangan Anda,
dan Anda akan
menemukan secara
tiba tiba rangkaian
dari cahaya
kebahagiaan yang
berasal dari dalam
diri sendiri.
Sinar kebahagiaan
dari jiwa dapat
dirasakan jika anda
memperluas
perhatian Anda. Ini
dapat dilakukan
dengan
menggunakan
gambar dari pikiran
Anda untuk
menikmati
pemandangan indah
dari dalam pikiran
terhadap apa yang
tidak terlihat, nyata
dalam diri Anda.
Jangan hanya
mencari
kebahagiaan dalam
pakaian yang indah,
rumah yang bersih,
makanan yang enak,
dan tempat tidur dan
kursi yang empuk. Ini
akan memenjarakan
kebahagiaan Anda di
garis belakang
daripada yang ada di
permukaan atau
tampak luar.
Sebaliknya, di dalam
alat visualisasi Anda,
perluas pemahaman
yang terbatas dari
pikiran Anda. Tiba-
tiba akan ada
rangkaian aspirasi
spiritual yang tak
terbantahkan, untuk
memperbaiki diri
sendiri dan orang
lain.
Jika Anda telah
membuat pikiran
anda menemukan
sukacita di dalam diri
sendiri, cepat atau
lambat anda akan
menemukannya.
Carilah sekarang,
setiap hari, dengan
kesadaran,
mendalam, dan
meditasi yang lebih
dalam, dan Anda
akan menemukan
kebahagiaan yang
kekal. Buatlah usaha
yang stabil menuju
ke dalam, dan Anda
akan menemukan
banyak kebahagiaan
di sana.</description><link>http://badru1.blogspot.com/2011/07/menciptakan-kebahagiaan.html</link><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-3791249150735668693.post-2176633326875264820</guid><pubDate>Thu, 21 Jul 2011 10:07:00 +0000</pubDate><atom:updated>2011-07-21T03:07:38.689-07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Spiritual</category><title>Cinta</title><description>oleh : Swami Dhyan
Giten
Cinta bukanlah suatu
hubungan eksklusif
antara kita dengan
orang lain; cinta
adalah kualitas yang
muncul ketika kita
berada dalam kontak
dengan batin kita,
dengan diri-sejati,
dengan kualitas
meditasi yang dalam,
dengan keheningan
batin dan
kekosongan. Diri
sejati ini dialami oleh
kita dan dinyatakan
ke luar dalam wujud
cinta. Cinta ini tidak
ditujukan kepada
orang tertentu,
melainkan sebuah
kehadiran dan
kualitas yang
mengelilingi orang
seperti aroma.
Hati manusia adalah
penyembuh, yang
menyembuhkan baik
orang lain maupun
diri kita sendiri. Hati
yang terbuka adalah
seperti air mancur,
yang tidak lagi
membuat perbedaan
antara: “Aku suka
kamu – aku tidak
suka kamu”. Hati
yang terbuka adalah
tidak membuat
perbedaan apapun
antara teman dan
musuh. Hati yang
terbuka terbuka baik
bagi diri kita sendiri
dan untuk orang lain.
Hati yang terbuka
adalah cinta tanpa
syarat.
Intuisi kita adalah
suara batin kita yang
sejati, sumber cinta
yang selalu hadir,
kebenaran dan
kebijaksanaan, dan
suara yang ada
dalam diri kita
sendiri. Melalui
intuisi, kita selalu
berada dalam kontak
dengan Keseluruhan.
Hati kita adalah pintu
yang memungkinkan
Keberadaan untuk
membimbing kita –
bukannya diarahkan
oleh ide-ide kita
sendiri, sikap dan
harapan yang
terbentuk
sebelumnya tentang
bagaimana
kehidupan
seharusnya berjalan.
Bila hati kita
tertutup, maka
dapat menciptakan
perasaan kesepian
dan terisolasi
bersama-sama
dengan sikap: “Tak
seorang pun
mencintai saya”
atau “Tak ada yang
peduli tentang
saya”, yang dapat
membuat sulit bagi
orang lain untuk
mencintai kita.
Masalah mendasar
dengan dunia adalah
bahwa ada terlalu
banyak kebencian
dan terlalu sedikit
cinta.
Tingkat keempat
dari kesadaran
terletak di hati.
Tingkat keempat
dari kesadaran
adalah hati manusia.
Hati manusia
berkaitan dengan
mencintai tanpa
syarat dan
penerimaan, baik
bagi diri kita sendiri
maupun untuk orang
lain. Hati manusia
berkaitan dengan
kualitas seperti
empati, sukacita,
penerimaan,
kepercayaan, intuisi,
pengertian, kasih
sayang,
kebahagiaan,
penyembuhan,
persahabatan,
ketulusan dan rasa
kesatuan dalam
cinta.
Hati manusia
memiliki kualitas
keluar yang aktif dan
kualitas kedalam
yang reseptif.
Kualitas aktif cinta
keluar dan kualitas
cinta kedalam
berarti kualitas
untuk mengizinkan
baik orang lain dan
diri kita sendiri untuk
mengasihi kita.
Cinta bukanlah suatu
hubungan eksklusif
dengan orang lain;
cinta adalah kualitas
yang muncul ketika
kita berada dalam
kontak dengan batin
kita.
Sebuah revolusi
hening dari hati yang
terjadi ketika kita
mulai peduli tentang
orang lain dan hal itu
adalah kebahagiaan
untuk meletakkan
kebutuhan orang lain
sebelum kebutuhan
kita sendiri. Ini
adalah tingkat
kesadaran bahwa
hati kita mulai
mengembangkan
kesadaran dan
kepekaan, yang
membuat kita mulai
peduli tentang orang
lain.
Bila hati kita ditutup,
ini menciptakan
perasaan kesepian
dan terisolasi. Ini
mencegah kita untuk
melihat cinta yang
mengelilingi kita
setiap saat. Ini
adalah ketika kita
mulai membuka hati
kita bahwa kita
melihat kesatuan
perasaan cinta
dengan orang lain,
dengan alam, dengan
pohon-pohon,
dengan batu-batu,
dengan lautan dan
dengan langit biru.
Ketika kita
mempunyai
hubungan yang
menyakitkan dengan
seseorang dan tidak
tahu apa yang ingin
kita lakukan dengan
hubungan tersebut.
Pejamkan mata dan
bertanyalah pada
intuisi Anda sendiri,
batin Anda, sumber
kasih dan kebenaran,
Existence dalam diri
Anda, apa yang harus
Anda lakukan dengan
hubungan tersebut.
” Jawaban yang
kemudian datang
secara berbisik
adalah: “Fokuslah
pada cinta, bukan
pada orangnya.”
Ini adalah pada
tingkat kesadaran
dari hati bahwa kita
mulai memahami
bahwa kita tidak
terpisahkan dari
kehidupan. Kita mulai
mengerti bahwa kita
bukanlah pulau-
pulau kecil yang
terpisah di laut
besar, tetapi bahwa
kehidupan adalah
satu, dan bahwa kita
semua adalah bagian
kecil dari
Keseluruhannya. Kita
mulai memahami
apa yang benar-
benar penting dan
bermakna dalam
kehidupan. Ini adalah
pada tingkat
kesadaran dalam
hati yang kita yang
mulai memahami
bahwa hidup adalah
tentang berbagi,
bukan
mengumpulkan. Kita
mulai memahami
bahwa hidup adalah
tentang memberi,
bukan
menggenggam.
Di atas tingkat
kesadaran dalam
hati, kita
membutuhkan guru
dan panduan. Ini
adalah seseorang
yang
“mengetahui”,
yang telah berjalan
lebih jauh di jalan
cinta daripada kita
dan yang dapat
membimbing ,
mendorong dan
mengilhami kita. Ada
pepatah India
mengatakan:
“Ketika murid siap,
gurunya akan
datang.” terjadi.
Hati kita sebenarnya
sudah terbuka,
tetapi penilaian kita
tentang orang lain
dan diri kita sendiri
yang membuatnya
tetap tertutup.
Ketika kita berhenti
menilai orang lain
dan diri kita sendiri,
hati kita mulai
terbuka. Cara untuk
penyembuhan
adalah belajar
mencintai dan
menerima diri sendiri
tanpa syarat. Artinya
melingkupi kedua sisi
positif dan negatif
kita dengan cinta. Itu
berarti mencintai
segala sesuatu yang
kita temukan di
dalam diri kita
sendiri.
Penyembuhan
terjadi ketika kita
membawa segala
sesuatu yang kita
temukan di dalam
diri kita keluar ke
dalam cahaya.
Kepercayaan adalah
syarat untuk cinta.
Tanpa kepercayaan,
cinta menjadi tanpa
kedalaman. Ini
menjadi seperti
bunga mawar
plastik, bukannya
mawar yang segar
dan hidup. Bahkan
jika beberapa orang
akan menggunakan
dan mengkhianati
kepercayaan kita, itu
bukan alasan untuk
mengizinkan mereka
untuk melemahkan
kepercayaan dasar
kita dalam hidup.
Lebih baik untuk
memungkinkan
beberapa orang
untuk mengkhianati
kepercayaan kita
daripada tidak
membiarkan
kepercayaan dasar
kita dalam hidup
untuk berkembang.
Banyak orang juga
yang tertidur dan
tidak sadar siapa
mereka bahkan tidak
tahu apa yang
mereka lakukan.
Bahkan jika kita
merasa sakit hati,
dan kecewa dengan
orang-orang, cobalah
untuk memberi
mereka cinta. Satu
kriteria untuk
kedewasaan rohani
adalah bahwa kita
mulai memberikan
cinta, bukan
membutuhkan cinta.
Mereka yang benar-
benar miskin adalah
mereka yang
berpikir bahwa uang
adalah makna
kehidupan. Ketika
kita merasa
mengalami
kekurangan cinta
dalam hidup kita,
uang menjadi
pengganti.
Cinta adalah makan
pizza bersama
dengan yang kita
cintai meskipun kita
benci pizza.
Kita telah diajarkan
untuk mencintai
orang lain, tetapi
tidak untuk
mencintai diri sendiri.
Tapi bagaimana kita
dapat mencintai
orang lain jika kita
tidak mengasihi diri
kita terlebih dahulu?
Kamus dasar cinta
adalah bahwa
pertama-tama kita
perlu mencintai diri
kita sendiri sebelum
kita dapat mengasihi
orang lain.
Persis seperti irama
napas yang masuk
dan keluar dari tubuh
fisik, cinta juga
terdiri dari dua
kutub: untuk
memberikan cinta
dan membiarkan diri
kita untuk dicintai.
Beberapa orang
dapat lebih mudah
memberi cinta,
sementara yang lain
dapat lebih mudah
dicintai. Tetapi untuk
cinta kita menjadi
utuh, kita perlu
belajar baik untuk
memberikan cinta
dan membiarkan diri
kita untuk dicintai.
Cinta dan ketakutan
adalah dua sisi mata
uang yang sama.
Dalam ketiadaan
cinta, rasa takut
muncul. Dalam
cahaya cinta, rasa
takut hilang.
Ketakutan adalah
kontraksi energi
kehidupan kita
bersama-sama
dengan perasaan
kesepian dan isolasi.
Cinta menciptakan
perluasan energi
kehidupan kita
bersama-sama
dengan perasaan
kasih, sukacita dan
kemelekatan dengan
kehidupan.
Cinta adalah
kekuatan terbesar
yang pernah ada.
Tidak ada daya
penyembuh lebih
kuat daripada cinta.
Cinta adalah
keajaiban. Cinta
dapat mengubah
orang tanpa
melakukan apapun.
Kehadiran cinta
dapat mengubah
manusia. Tidak ada
yang lebih suci
daripada cinta
karena cinta
membuat manusia
menjadi utuh.
Cinta menerima
manusia seperti apa
adanya. Cinta
menciptakan
kebebasan bagi
manusia untuk
menjadi siapa
dirinya. Cinta
menciptakan
kenyamanan, yang
membantu orang
untuk nyaman di
dalam batin sendiri,
di dalam penemuan
diri-sejati.
Cinta memungkinkan
kita untuk
menghargai
kesempurnaan yang
telah kita miliki.
Cinta bukanlah suatu
hubungan eksklusif
dengan orang lain;
cinta adalah kualitas
batin kita. Ini adalah
menemukan sumber
cinta jauh di dalam
diri kita sendiri, yang
merupakan sifat
sejati kita.
Dalam kedalaman
hati kita, kita sudah
tahu bahwa kita
telah sempurna
seperti apa adanya
kita. Pada
kedalaman batin
kita, kita sudah tahu
bahwa kehidupan ini
sudah sempurna
seperti apa adanya.
Cinta adalah karunia
yang paling berharga
yang dapat kita
berikan kepada
orang lain. Yang
perlu kita lakukan
adalah membuka
hati kita dan
memberikan cinta
kita kepada dunia,
kepada umat
manusia, kepada
alam, hewan, pohon-
pohon dan langit –
dan cinta ini akan
dikembalikan seribu
kali untuk kita.
Dasar ketakutan
terhadap cinta
adalah bahwa cinta
lebih besar dari diri
kita sendiri.
Cinta berarti untuk
menyadari bahwa
kita adalah satu
dengan kehidupan.
Cinta sejati berarti
untuk menyadari
bahwa kita adalah
satu dengan orang
lain, satu dengan
alam, dan satu
dengan pohon-
pohon, batu-batu,
bumi dan langit biru.
Ini berarti untuk
menyadari bahwa
seluruh kehidupan
adalah Tuhan.</description><link>http://badru1.blogspot.com/2011/07/cinta.html</link><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-3791249150735668693.post-1894700992659406125</guid><pubDate>Sat, 16 Jul 2011 06:42:00 +0000</pubDate><atom:updated>2011-07-15T23:42:22.658-07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Spiritual</category><title>Nondualitas, ilusi dan kebangkitan spiritual</title><description>Oleh :
Sasson Remez
Filosofi dari
nonduality atau
nondualism,
mengatakan bahwa
hanya ada Satu Jiwa
yang tak berbentuk
dan tak terbatas,
dan segala sesuatu
yang ada di dalam
alam semesta,
adalah bagian dari
itu dan diciptakan
oleh itu. Ini
mencakup setiap
orang, binatang,
tanaman dan pohon,
segalanya yang
bernyawa dan mati.
Satu Roh ini
bermanifestasi
dalam dan melalui
berbagai bentuk,
semua bentuk dan
menjadi bagian tak
terpisahkan dari itu.
Filosofi ini, yang
berasal Timur dan
disebut Advaita
Vedanta di India-,
juga mengatakan
bahwa ilusilah yang
menyebabkan kita
melihat dunia
sebagai sesuatu
yang terpisah dari
kita.
Ada begitu banyak
kesalahpahaman,
perselisihan dan
bentrokan akibat
ego di dunia, karena
fakta bahwa setiap
kepribadian/ego
adalah berbeda dan
unik, yang merasa
dirinya sebagai unit
terpisah. Setiap
orang sangat asyik
dengan kepribadian/
ego mereka, dan
berusaha menjaga
dan melindunginya
ego mereka. Sikap ini
menyebabkan kita
terjebak dalam dunia
imajiner kecil, di
mana
kesalahpahaman,
perselisihan,
ketegangan dan
perjuangan terus
menerus terjadi.
Menerimanya secara
konsep, atau lebih
baik mengalami
sendiri nonduality,
dapat memecahkan
masalah ini.
Sangat mungkin
bahwa tidak semua
orang akan setuju
dengan informasi
dan deskripsi non
dualitas yang
disajikan di sini.
Pengalaman orang
lain mungkin
berbeda, tapi saya
harap artikel ini akan
memberikan
kontribusi
setidaknya beberapa
informasi menarik
dan berharga
tentang nondualitas.
Jiwa yang Satu ini
bermanifestasi
melalui tubuh, otak
dan pikiran. Jiwa
adalah Kesadaran
murni, tapi ketika
bertindak melalui
tubuh dan panca
indera, tampaknya
menjadi
teridentifikasikan
dengan tubuh, dan ini
melahirkan
kepribadian individu/
ego. Seolah-olah
Jiwa tersebut telah
“lupa” akan
dirinya
sesungguhnya
sebagai kesadaran
murni, Kesadaran
yang tak terbagi.
“Kealpaan” ini
sangat kuat dan
mendalam saat
tubuh dan Jiwa
bermanifestasi
melalui tubuh fisik,
dan cenderung
bertindak sebagai
satu unit, sebagai
individualitas –
kepribadian yang
terpisah dan
independen. Jiwa
adalah Kesadaran
murni, satu kesatuan
yang homogen,
namun karena
keterlibatan kita
yang mendalam
dengan tubuh, panca
indera dan pikiran
kita, munculah
identifikasi kita
dengan mereka, dan
“menciptakan”
unit individu yang
terpisah, yang
menganggapnya
sebagai diri yang
berbeda .
Tubuh fisik adalah
alat yang dibuat dan
digunakan oleh Jiwa
dan bukan oleh diri
“saya”
sesungguhnya,
tetapi kita
mengidentifikasi
begitu kuat dengan
itu, dan
menganggapnya
sebagai entitas
nyata oleh kita. Anda
dapat mulai
menyadari bahwa
Anda bukanlah tubuh
atau kepribadian
Anda yang Anda
anggap sebagai diri
sendiri, bila Anda
belajar untuk
menjadi saksi yang
tidak melekat pada
aktivitas tubuh, dan
pikiran. Hal ini tentu
saja memerlukan
beberapa tingkat
kemampuan untuk
menguasai pikiran
Anda dan
menenangkannya.
Nondualitas dan
Pikiran
Sekarang Anda
mungkin sudah mulai
memahami apa arti
Nondualitas
sebenarnya. Idenya
adalah bahwa hanya
ada satu Jiwa –
Kesadaran mana-
mana, yang tidak
dapat dibagi, dan
Kesadaran ini adalah
satu-satunya yang
nyata, abadi, dan
menciptakan segala
‘sesuatu’ di alam
semesta.
Kesadaran ini
tampaknya
menghasilkan
pikiran, gagasan dan
perasaan, yang tidak
kekal dan terus
berubah, dan dalam
pengertian ini harus
dianggap sebagai
tidak nyata,
sekarang mereka di
sini, saat berikutnya
ada di tempat lain. Ini
adalah yang disebut
Maya oleh filsafat
Timur. Ini semacam
selimut yang
menyembunyikan
Kesadaran murni
tersebut, yang
tampaknya
melupakan dirinya
dan mengidentifikasi
dengan tubuh fisik.
Dalam nondualitas
tidak ada ‘dua’,
hanya ada satu-
satunya ‘. Dualitas
itu hanyalah ilusi dan
cara berpikir yang
keliru yang
menyebabkan kita
untuk melihat segala
sesuatu sebagai
terpisah dari kita.
Fakta ini bisa
diwujudkan dalam
keadaan keheningan
batin dan
kedamaian, jika
tidak ada pikiran
yang gelisah dan
aktivitas mental
yang
menyembunyikan
kebenaran tersebut.
Ketika kemampuan
kita untuk
membungkam
pikiran ini menjadi
alami, seseorang
dapat hidup dalam
Kesadaran ini –
Kesadaran, saat
hidup dan
berpartisipasi dalam
kehidupan dan
aktivitas sehari-hari.
Pikiran yang diam
merupakan
prasyarat untuk
menjadi sadar
terhadap Jiwa yang
Satu, dan inti dari
nondualitas. Hal ini
mungkin tampak
aneh, karena pikiran
dianggap sebagai
alat untuk
mendapatkan
pengetahuan, tapi
untuk
membangkitkan
Jiwa, mengerti
tentang nondualitas
dan mendapatkan
pengetahuan
spiritual harus
melalui keheningan
pikiran, karena ini
adalah pengetahuan
dan kesadaran yang
berada di luar
pikiran.
Semua pikiran, ide
dan pengetahuan
adalah mental. Untuk
mengetahui sesuatu
di luar dunia mental
kita membutuhkan
instrumen yang
berbeda. Untuk
memahami pikiran
dan apa yang di luar
itu, kita harus naik di
atas, kepada sumber
asalnya.
Illusi Nondualitas dan
Maya
Berikut adalah
informasi lebih lanjut
untuk membuat
konsep nondualitas
menjadi lebih jelas.
Sebuah hologram
terlihat seperti tiga-
dimensi, namun
sesungguhnya
datar;. Sebuah
fatamorgana
tampak begitu
nyata, namun hanya
ilusi. Robot dapat
dibangun,
menyerupai manusia
dan bertindak
seperti manusia,
namun ia hanya
sebuah mesin. Dalam
semua kasus ini
adalah ilusi, tetapi
ada juga beberapa
realitas di balik ilusi
ini.
Di Timur mereka
menggunakan
metafora berikut
untuk menjelaskan
dan membedakan
antara ilusi dan
kenyataan:
Perhiasan yang
terbuat dari emas
disebut anting-
anting, gelang atau
cincin, tetapi mereka
hanya emas. Untuk
kenyamanan kita
menyebut semua
objek dengan nama
yang berbeda,
namun aslinya
adalah emas.
Sebelum mereka
dibuat menjadi
perhiasan mereka
adalah emas,
sekarang mereka
tetap adalah emas,
dan setelah mereka
dicairkan mereka
juga tetap emas.
Objek yang terbuat
dari tanah liat adalah
tanah liat. Mereka
dapat disebut piring,
vas, atau patung,
namun mereka
terbuat dari hal-hal
yang sama, tanah
liat, yang sementara
dinamakan sebagai
sesuatu yang
berbeda.
Hanya ada Satu
Kesadaran tak
terbagi – Realitas,
tetapi karena
adanya fenomena
ilusi yang disebut
Maya, kenyataan ini
menjadi
tersembunyi. Semua
makhluk dan benda-
benda mati,
termasuk planet dan
galaksi, adalah satu
Kesatuan, tetapi
karena Maya mereka
tampaknya ada
pemisahan, unit
individu dalam Jiwa
yang luas dan tidak
terbatas.
Nondualitas dan
Kebangkitan Spiritual
Menerima dan
menyadari
nondualitas ini, dapat
mengubah sikap
seseorang terhadap
segala sesuatu dan
mengakibatkan
kebangkitan
spiritual. Kesadaran
ini bisa datang
melalui peningkatan
kemampuan untuk
memfokuskan dan
menenangkan
pikiran, melalui
meditasi, membaca
secara konstan
tentang subjek ini,
meditasi, dan berada
di antara orang-
orang yang telah
menyadari
nondualitas. Kadang-
kadang mungkin
seperti ada
pemahaman yang
tiba-tiba, sebuah
pencerahan tiba-
tiba, tetapi sering
merupakan proses
yang membutuhkan
waktu. Kebangkitan
dan realisasi bisa
datang dan pergi,
samar-samar pada
awalnya, namun
semakin kuat sejalan
waktu. Ketika proses
pemahaman
nonduality dan
kebangkitan dimulai,
ia akan terus,
meskipun kadang-
kadang Anda tidak
menyadari proses
tersebut. Akan ada
sinar cahaya kecil
pada awalnya, tetapi
suatu hari cahaya
besar penuh
kesadaran dan
realisasi akan
bersinar.
Dari perspektif
nondualitas, ketika
seseorang mulai
memahami dan
menerima
nondualitas,
identifikasi dengan
ego atau tubuh mulai
melonggarkan
cengkeramannya.
Kehidupan dan
kegiatan eksternal
Anda kemungkinan
besar akan terus
seperti sebelumnya.
Anda akan terus
bertindak,
berinteraksi,
bekerja, makan,
tidur dan melakukan
segala sesuatu
seperti sebelumnya,
tapi sekarang Anda
mulai menyadari
bahwa Anda
merupakan bagian
yang tidak
terpisahkan dari
Kesatuan ini, dan
memahami bahwa
tubuh dan
kepribadian
bukanlah diri Anda.
Kesadaran ini akan
membawa rasa
kebenaran dan rasa
kebebasan dan rasa
kebahagiaan.
Dalam keadaan ini
Anda akan
merasakan dan
mengetahui bahwa
Anda adalah
Kesadaran yang
selalu hadir dan tidak
terbagi. Dunia akan
terlihat seperti ilusi
dari sudut pandang
ini, meskipun Anda
masih hidup di
dalamnya dan
mengalaminya. Ini
kemudian seperti
menonton film. Anda
melihat apa yang
terjadi pada layar,
menyadari
semuanya, namun
tidak terlalu terlibat
dengan karakter
yang dimainkan di
layar, mengetahui
bahwa mereka
adalah tidak nyata.
Anda hidup di dunia,
namun dengan
kesadaran yang
berada di luar dunia
relatif, diluar ego dan
tubuh Anda. Ini
adalah kebangkitan
spiritual.
Kebangkitan dari
mimpi yang tidak
nyata adalah jalan
non-dualitas.
Kebangkitan ini
membawa
kebahagiaan,
sukacita,
kesenangan,
keberanian, dan
kekuatan batin. Kita
bangkit melampau
pikiran dan kembali
ke Rumah, ke tempat
dimana kita selalu
pergi, tapi kita telah
lupa. Dengan
kebangkitan ini kita
akan menyadari
siapa diri kita
sebenarnya.</description><link>http://badru1.blogspot.com/2011/07/nondualitas-ilusi-dan-kebangkitan.html</link><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-3791249150735668693.post-1125397813080655854</guid><pubDate>Thu, 23 Jun 2011 15:41:00 +0000</pubDate><atom:updated>2011-06-23T08:41:24.097-07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Reinkarnasi</category><title>Reinkarnasi :  Alternatif Pencerahan Spiritual</title><description>Oleh : D.
Indrahartanto
“Apa yang terjadi
sesudah kita
mati?” adalah
pertanyaan yang
terus menghantui
banyak orang. Ada 3
versi jawaban
berdasarkan ajaran-
ajaran agama/
kepercayaan dunia
saat ini. Pertama,
bahwa setelah
kematian Sang
penguasa semesta
akan
menganugerahkan
surga yang kekal
bagi manusia yang
selalu berbuat
kebaikan, dan dua,
bila hidup seseorang
berakhir,
keberadaannya juga
berakhir. Ini adalah
kepercayaan
“kemusnahan pada
kematian” atau
pandangan
materialistik. Ketiga,
bahwa setelah
kematian akan ada
kelanjutan berupa
proses kelahiran
kembali.
Kata kunci yang
paling tepat untuk
menjawab
pertanyaan di atas,
yaitu berujung pada
sifat ketuhanan Yang
Maha Adil dan Maha
penyayang. Apakah
Tuhan begitu kejam
mencampakkan
manusia jahat
kedalam neraka
selama-lamanya
hanya karena
kemungkaran yang
dilakukan oleh
manusia yang
mungkin hidup 60-70
tahun saja, atau
karena manusia
menganut agama
yang“salah”
walau mereka selalu
berbuat kebajikan
dan meyakini
eksistensi
keberadaan-Nya.
Reinkarnasi adalah
pengejawantahan
kasih dan keadilan
Tuhan terhadap
semua makhluk-Nya
dengan memberikan
berkali-kali
kesempatan untuk
berubah, kembali
dalam kesucian.
Untuk memahami
reinkarnasi,
dibutuhkan
pemikiran atau
wawasan yang luas
agar tidak
terjerumus dalam
pro dan kontra
berkepanjangan.
Pemikiran yang
sempit hanya akan
menutup diri kita
dari suatu
pengetahuan baru
dan hal itu akan
membuat kualitas
diri sebagai manusia
menurun. Ilmu
tentang ketuhanan
adalah sangat luas.
Untuk itulah
hendaknya kita
membuka pikiran
kita seluas-
luasnya ,bahkan
terhadap pandangan
yang kontra
sekalipun menurut
pandangan manusia.
Di saat kegelisahan
hati tiada kunjung
reda, sementara
jawaban belum juga
ditemukan meskipun
segala cara telah
ditempuh, sekarang
saatnya kita harus
berani membuka diri
dengan seluasnya
mencari cara lain
sebagai pemuas hati.
Apakah konsep
reinkarnasi bisa
menjawab
kegelisahan
manusia ?
Setidaknya ada
beberapa hikmah
yang tidak jauh
berbeda dari ajaran
spiritual/keagamaan
manapun yang ada di
muka bumi ini, yaitu :
1. Kepasrahan
terhadap
kehendak
yang Maha
Tinggi:
Penjelasan
tentang
hikmah ini
mungkin
berbeda
diantara
ajaran-ajaran
keagamaan,
namun tetap
memiliki satu
tujuan
penyerahan,
yaitu Tuhan
Kepasrahan
kepada Tuhan
akan
membuat hati
dan pikiran
kita menjadi
begitu lapang.
Dengan
kepasrahan,
kita akan siap
menghadapi
situasi apapun
yang memang
harus terjadi
dalam hidup
kita sekarang.
Tuhan telah
menciptakan
reinkarnasi
sebagai
hukum alam
yang secara
otomatis
bekerja
karena
adanya
mekanisme
sebab/aksi.
Manusia tidak
pernah tahu
aktifitas apa
yang pernah
dilakukan
pada
kehidupan
terdahulu,
namun
dengan
munculnya
akibat/reaksi
(dalam kondisi
baik maupun
buruk) kita
bisa menilai
kualitas
kehidupan
kita di masa
lalu. Bahwa
munculnya
berbagai
persoalan
hidup
sekarang
adalah buah
dari aksi diri
kita sendiri di
masa lalu,
bukan semata
cobaan atau
ujian dari
Tuhan.
2. Apapun yang
kita tanam,
pasti kita
sendiri akan
menuainya:
Pengetahuan
tentang pola
kerja
reinkarnasi
membuat kita
sadar bahwa
apapun
aktivitas kita ,
hasilnya akan
kembali pada
diri kita
sendiri. Maka
bersiap-
siaplah
menghadapi
berbagai
persoalan
buruk apabila
selama ini
aktivitas
buruk selalu
kita lakukan.
Demikian
sebaliknya,
hiduplah
dalam
keceriaan
untuk
menanti
datangnya
kebahagiaan
melimpah
atas amal
baik yang
selalu kita
perbuat.
Pilihan hidup
ada di tangan
kita sendiri.
3. Menghargai
perbedaan di
antara
manusia:
Dalam
melakukan
penjelajahan
mencari
sebuah
pencerahan
spiritual,
manusia akan
menempuh
jalan yang
berbeda-beda
karena
memang
spiritualitas
bersifat
individualistis.
Setiap
manusia
mempunyai
sejarah hidup
yang
berbeda-beda
sejak
dilahirkan,
dan
lingkungan
adalah salah
satu sebab
terjadinya
perbedaan
tersebut.
Hukum
reinkarnasi
akan
menempatka
n manusia
pada
lingkungan
yang
berbeda-beda
sesuai
karmanya.
Walau
demikian,
perbedaan
adalah sebuah
keunikan.
Setiap
individu
mempunyai
kehendak
bebas yang
tidak bisa
dipaksakan.
Setiap
manusia
mempunyai
cara masing-
masing dalam
mencari
pencerahan
batinnya.
Jalan yang
telah
ditempuh
orang lain
belum tentu
baik untuk
orang lain,
karena
kegelisahan
seseorang
dalam
pencarian jati
diri adalah
berbeda-
beda.
4. Dunia
hanyalah
setetes air di
samudra luas :
Reinkarnasi
mengajak kita
berpikir
melampaui
dunia. Bahwa
kehidupan
dunia adalah
sebagian kecil
saja dar
perjalanan
roh di jagat
raya ini
mencari
Tuhan. Dan
bahwa masih
banyak lagi
rute yang
harus
ditempuh .
Dunia begitu
kecil, di luar
sana, semesta
terbentang
luas seolah
tiada batas.
Dan Sang
Pencipta
berkehendak
semua
makhluk
menyaksikan
betapa
cantiknya
jagat semesta
ciptaanNya.
Pernahkah terlintas
dalam pikiran Anda,
bahwa sebenarnya
diri kita masing-
masing adalah
sesosok tunggal
yang selalu gelisah,
yang terus mencari
sumber dari mana
dirinya berasal.
Dalam setiap sosok
terdapat ego yang
bersifat egosentris,
yang menganggap
bahwa sayalah
pemeran utama dari
episode kehidupan
saya , dan Anda atau
orang-0rang dekat
saya hanyalah
pemeran pembantu
atau bahkan figuran.
Sebaliknya, Anda
bisa menyatakan
bahwa andalah
pemeran utama dari
episode kehidupan
Anda sendiri, dan
orang-orang dekat
Anda dan bahkan
saya hanyalah
pemeran pembantu
atau figuran belaka.
Kita sebagai sosok
tunggal mempunyai
kehendak bebas
untuk menentukan
sendiri bagaimana
alam dan sosok-
sosok lain
memperlakukan diri
kita. diri kita
sendirilah yang
bertanggung jawab
atas kelanjutan
hidup ini. Namun ada
kekuatan besar di
saat kehendak bebas
kita tidak berdaya
sama sekali.
Kekuatan ini disebut
kehendak Tuhan.
Reinkarnasi
merupakan sebuah
sistem maha dasyat,
yang diciptakan oleh
otoritas tertinggi
alam semesta
(Tuhan) , yang
mengikat secara
pasti bagi semua
entitas roh untuk
terus-menerus
berevolusi menuju
kesempurnaan
dengan menempati
makhluk-makhluk
berdimensi ruang
dan waktu di alam
semesta ini.
Reinkarnasi adalah
hukum yang sangat
sulit dijangkau oleh
akal pikiran biasa
manusia. Reinkarnasi
hanya bisa dipahami
oleh kesadaran
tinggi manusia yang
telah memahami
hakikat kehidupan.
Tuah Yang Maha
Pengampun, telah
berkehendak
terhadap tiap-tiap
makhluk untuk
masuk dalam
mekanisme
reinkarnasi.
Mekanisme ini
merupakan
pemakluman Tuhan
atas perilaku
manusia yang
memiliki
kecenderungan lalai.
Semua ini adalah
kehendak Tuhan, dan
hanya kepadaNya,
segala sesuatu
kembali.</description><link>http://badru1.blogspot.com/2011/06/reinkarnasi-alternatif-pencerahan.html</link><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-3791249150735668693.post-5673780829810308524</guid><pubDate>Wed, 22 Jun 2011 11:18:00 +0000</pubDate><atom:updated>2011-06-22T04:18:55.950-07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Penyelam kehidupan</category><title>Penyakit kambuhan para pejalan kebenaran</title><description>Terlalu sering
berbicara atas nama
kebenaran yang
dipelajarinya
Tanpa sadar
pembandingan lewat
penilaian persepsi
pun keluar juga
Tadinya hanya ingin
berbagi sesuatu yang
indah tentang
kebenarannya
Namun tanpa
disadari terlena
menjadi
penghakiman atas
pejalan lainnya
Kejujuran adalah
harta termahal dari
sebuah penyelaman
ke dalam diri
Pembenaran adalah
nama lain kejujuran
yang dibungkus ego
benar sendiri
Tiada disangka
tadinya sangat lurus
dalam sifat
menghargai dan
rendah hati
Sekarang menjadi
emosi karena pejalan
lain menjadi liar
menyerang diri
Tiada yang kebetulan
datang kepada
seorang pejalan yang
mencari kebenaran
Setiap yang datang
hanyalah permainan
tuk buktikan
sedalam mana
ketenangan
Nyatanya bukan
kejujuran yang
dijadikan pondasi
malah emosi jadi
pembenaran
Sekali lagi penyakit
kambuhannya
muncul dan butuh
terapi lagi tuk
penyadaran
Berjalan di hutan
kehidupan pasti
menemukan begitu
banyak monyet
pikiran
Sering
bergelantungan
terkadang
mengganggu
perjalanan dengan
gangguan
Ketenangan
sebenarnya dilatih
ketika berjalan di
tengah hutan maya
kehidupan
Terganggu dengan
monyet pikiran
nyatanya masih
belum melampui
pikiran
Setiap perjalanan
memiliki kadar
gangguan dari setiap
monyet pikiran di
jalan
Ada yang bertingkah
bergaya
menyebalkan
sembari meledek
cara penyelaman
Ada pula yang
bertingkah seakan
lebih tahu kebenaran
dari pejalan
kebenaran
Semua itu adalah
pelengkap sempurna
untuk mengamati
dalamnya
ketenangan
Bila masih
terpengaruh oleh
suasana dan teriakan
dari pinggiran jalan
yang ada
Yang jujur di hatinya
akan melihat dengan
terbuka dirinya
masih terganggu
juga
Keterbukaan
menuntun untuk
belajar mencari cara
melampaui keributan
yang ada
Dalam kejujuran saja
pejalan kebenaran
bisa melihat ego dan
emosi sebening kaca
Perjalanan masih
terus berlangsung
selama badan raga
masih diberi nafas
berada
Artinya penyakit
kambuhan untuk
jatuh ke dalam
gangguan yang sama
masih ada
Tanpa penjaga
kewaspadaan diri
dan keterbukaan hati
para pejalan
kebenaran sunya
Nada penghakiman
dan ego pembenaran
dibalut emosi
kebenaran  jatuhkan
jiwa
Hanya keterbukaan
hati dan kejujuran
diri yang bisa
memasuki
ketenangan jiwa
Hanya kerendahan
hati dan sikap tidak
menghakimi yang
bisa hening di
dalamnya
Hanya kewaspadaan
diri yang tidak
menilai orang lain
dari persepsi
pikirannya saja
Yang bisa memasuki
keheningan dan
ketenangan menuju
alam Kasih satu
adanya</description><link>http://badru1.blogspot.com/2011/06/penyakit-kambuhan-para-pejalan.html</link><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-3791249150735668693.post-8166024893175621321</guid><pubDate>Wed, 22 Jun 2011 03:32:00 +0000</pubDate><atom:updated>2011-06-22T04:10:53.968-07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Neale donald walsch</category><title>Cinta Adalah emosi alamiah kita</title><description>Oleh :
Neale Donald Walsch
Cinta adalah Emosi
Alamiah kita. Jika
cinta dibiarkan untuk
diekspresikan, dan
diterima, oleh anak-
anak, secara normal
dan alamiah, tanpa
batasan atau kondisi,
hambatan atau rasa
malu, cinta tidak
memerlukan hal-hal
lain lagi. Cinta yang
diungkapkan dan
diterima dengan cara
seperti ini telah
mencukupi. Namun
cinta yang
bersyarat/
dikondisikan,
terbatas, diselubungi
oleh aturan dan
peraturan, ritual dan
pembatasan,
dikendalikan,
dimanipulasi, dan
ditahan, menjadi
tidak wajar.
Anak-anak yang
diajarkan untuk
merasa bahwa cinta
alami mereka tidak
baik– sehingga salah
mengekspresikannya
, dan ternyata
mereka bahkan tidak
merasakannya–
akan mengalami
waktu yang sulit
dalam berurusan
dengan cinta pada
masa dewasa.
Cinta yang terus
ditekan akan
menjadi posesif,
emosi yang sangat
tidak alamiah.
Banyak orang telah
terbunuh karena
posesif. Perang
dimulai, negara-
negara jatuh.
Banyak orang yang
suka jatuh cinta.
Namun“cinta”
adalah kata yang
agung. Ini adalah
kata teragung dalam
bahasa. Bahasa
apapun.
Apakah
sesungguhnya
cinta ? Dikatakan
dalam buku CWG
bahwa cinta adalah
sebuah keputusan,
bukan sebuah reaksi.
Mungkin ini adalah
salah satu hal yang
paling penting yang
bisa dikatakan pada
subjek tersebut.
Cinta sejati tidak
pernah merupakan
hasil dari bagaimana
orang lain
berpenampilan,
berperilaku, atau
berinteraksi dengan
kita. Ini adalah
pilihan kita untuk
mencintai tidak
peduli bagaimana
yang lain
berpenampilan,
berperilaku atau
berinteraksi dengan
kita.
Ini tidak berarti
bahwa cinta yang
sejati mengharuskan
kita untuk bertahan
dalam hubungan
yang menyakitkan.
Jangan
mencampuradukkan
kata-kata“cinta”
dan “hubungan.” Kita
tidak membuktikan
mencintai seseorang
dengan tetap
bertahan dalam
sebuah hubungan
yang menyakitkan.
Tentu saja, ada
banyak contoh yang
membuktikan bahwa
kita mencintai
mereka hanya
dengan
meninggalkan
mereka. Jadi tidak
benar bahwa cinta
menyuruh kita
menerima pelecehan
dari orang yang kita
cintai.
Jika seseorang
menyiksa kita,
adalah sama
kejamnya kita pada
orang tersebut untuk
membiarkan
pelecehan tersebut
berlanjut. Karena
jika kita membiarkan
pelecehan tersebut
terus berlanjut, apa
yang bisa kita
ajarkan pada
mereka? Namun jika
kita dengan tegas
menyatakan bahwa
penyiksaan tersebut
tidak dapat diterima,
apa yang kemudian
harus mereka
pelajari?
Tentu saja, benar
bahwa tidak ada
seorangpun yang
bisa benar-benar
“keluar” dari sebuah
hubungan. Kita selalu
berada dalam
hubungan satu sama
lain, dan satu-
satunya yang
berubah adalah
bentuk dari
hubungan tersebut.
Anda tidak dapat
mengakhiri suatu
hubungan, Anda
hanya dapat
mengubahnya. Jadi
jangan berpikir
untuk mengakhiri
hubungan Anda,
tetapi berpikirlah
untuk merubah itu.
Anda mungkin ingin
mengubah
bentuknya, atau
Anda mungkin ingin
bertahan pada
bentuk sebelumnya,
tetapi mengubah
karakteristik dalam
bentuk hubugan itu.
Memilih untuk
mencintai seseorang
—dengan sungguh-
sungguh mencintai
mereka— adalah
tindakan yang
sangat mulia. Ini
adalah tanda dari
seorang Guru.
Mencintai seseorang
sebagai“reaksi”
adalah bukan
tindakan seorang
Guru. Ini adalah
tindakan seorang
murid. Bahaya dari
mencintai seseorang
sebagai reaksi
adalah bahwa yang
kita cintai bisa saja
berubah. Bahkan, itu
adalah kepastian
bahwa mereka akan
berubah. Mereka
mungkin bertambah,
atau kehilangan
berat badan.
Kepribadian mereka
mungkin telah
berubah. Mereka
mungkin telah
mengubah ide-ide
mereka tentang
sesuatu yang
penting bagi kita.
Dan jika kita
mencintai
berdasarkan apa
yang orang lain
berikan kepada kita
dalam hubungan,
kita akan
mendapatkan
kekecewaan besar.
Jadi kita mengetahui
kebenaran besar
kedua tentang
semua ini: cinta
bukanlah apa yang
orang lain berikan
kepada Anda, ini
adalah tentang apa
yang Anda berikan
kepada orang lain.
Memang, tujuan dari
semua hubungan
cinta adalah untuk
memberikan kita
kesempatan untuk
memutuskan dan
menyatakan, untuk
menjadi, untuk
menunjukkan, dan
untuk mengalami,
siapa diri kita
sesungguhnya.
Ini mungkin cara lain
untuk menegaskan
kembali kebenaran
pertama, karena
siapa diri kita
sesungguhnya
adalah pilihan, bukan
reaksi. Ini adalah
keputusan, bukan
reaksi– meskipun
kebanyakan orang
masih berpikir
sebaliknya.
Buku A Course in
Miracles
mengatakan,“Tidak
ada hubungan yang
spesial.” Dengan
kata lain, tidak ada
seorangpun yang
lebih spesial bagi kita
daripada yang lain.
Itu adalah
bagaimana Tuhan
mengalami cinta.
Tidak terkondisi, dan
tidak ada yang lebih
istimewa daripada
yang lain.
Sulit bagi
kebanyakan orang
untuk memahami hal
ini. Bagaimana Tuhan
bisa mengasihi kita
semua secara sama,
mengasihi orang
yang“baik” dan
“jahat” dengan
sama? Hal ini karena
Tuhan tidak melihat
kita sebagai“baik”
atau “jahat.” Kita
semua sudah
sempurna di mata
Tuhan, tidak peduli
bagaimana kita
berperilaku. Ini
adalah perjalanan
panjang umat
manusia hingga
akhirnya mereka
mengklaim cinta
yang bersyarat
tersebut. Sebagian
besar dari kita
kemudian
menempatkan
syarat-syarat pada
rasa cinta kita, dan
kita dengan sangat
cepat menarik
kembali cinta
tersebut ketika
kondisi tersebut
tidak terpenuhi.
Jadi kebenaran
besar ketiga tentang
cinta adalah bahwa
ia tidak terkondisi/
tidak bersyarat.
Tidak ada perkataan
“Saya mencintaimu
JIKALAU …” dalam
dunia Tuhan.
Kebenaran besar
yang keempat
tentang cinta adalah
bahwa ia tidak
mengenal batas.
Cinta adalah
kebebasan,
pengalaman.
Kebebasan total dan
mutlak. Dan
seseorang yang
mengasihi yang lain
tidak pernah
berusaha untuk
membatasi atau
membelenggu yang
lain dengan cara
apapun. Ini adalah
hal yang sulit bagi
kebanyakan orang.
Bagi kebanyakan
orang, cinta biasa
diterjemahkan,
secara kasar,
menjadi
“kepemilikan.”
Bukan berarti ini
pernah diungkapkan,
tentu saja. Itu hanya
dirasakan. Ini adalah
rasa“kamu adalah
milikku.” Tentu saja,
dalam cinta sejati ini
adalah jauh dari
kebenaran. Dan
dalam cinta sejati,
ide-ide atau pikiran
seperti itu tidak
pernah merupakan
bagian dari
paradigma. Tidak
ada yang berhak
memiliki siapa pun.
Sekarang saya akan
memberikan
kebenaran kelima,
dan mungkin yang
paling
“kontroversial,”
kebenaran tentang
cinta yang saya
ketahui.
Cinta tak pernah
mengatakan tidak.
Tidak peduli apa
keinginan dari yang
dicintai, cinta selalu
mengatakan ya. Ini
tidak berarti bahwa
pendapat pribadi
tidak diungkapkan,
atau preferensi
pribadi diumumkan.
Tapi, pada akhirnya,
permintaan dari
cinta tidak pernah
ditolak.
Sekali lagi, ini adalah
hal yang sulit bagi
banyak orang untuk
lakukan. Namun ini
adalah cara yang
Tuhan mengasihi
kita. Saya sering
mengatakan bahwa
Tuhan hanya
memiliki satu kata
dalam kosakata-Nya.
Tuhan selalu
mengatakan ya.
Tidak peduli apa
yang Anda inginkan,
tidak peduli apa yang
Anda pilih, Dia tidak
pernah mengatakan
tidak.
Ide ini dapat
dikurangi menjadi
dua kata: Tuhan
memberikan.
Conversations with
God
memberitahukan
kita bahwa kata
“Tuhan” dan “cinta”
dapat dipertukarkan,
Anda kemudian bisa
mengatakan,“cinta
adalah memberi.”
Pada akhirnya, itulah
yang cinta lakukan.
Cinta memberikan.
Tidak pernah
membatasi, tidak
pernah berhenti,
hanya memberikan.
Dalam hubungan
cinta sejati, Anda
bisa memiliki apa
yang Anda inginkan.
Kebenaran keenam
tentang cinta adalah
bahwa cinta selalu
memperbaharui
dirinya sendiri. Tidak
pernah habis.
Ini sangat
bermanfaat ketika
kita melihat sesuatu
seperti itu terjadi!
Seolah-olah cinta itu
sendiri menjadi
berlipat ganda
dengan sendirinya,
dengan kita sebagai
instrumennya. Dan
Anda juga bisa,
sama, berfungsi
sebagai instrumen
pelipat ganda Cinta.
Dengan setiap
pemikiran yang Anda
pikirkan, dengan
setiap kata yang
Anda ucapkan,
dengan setiap
tindakan yang Anda
lakukan.
Cinta adalah emosi
yang alamiah. Ketika
kita mampu untuk
mengekspresikan
sepenuhnya di setiap
hari dalam segala
hal, kita menjadi
hidup, melalui
pengalaman
langsung tentang
siapa diri kita
sesungguhnya.</description><link>http://badru1.blogspot.com/2011/06/cinta-adalah-sipat-alamiah-kita.html</link><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-3791249150735668693.post-7838724273302177611</guid><pubDate>Tue, 21 Jun 2011 17:41:00 +0000</pubDate><atom:updated>2011-06-21T10:41:36.727-07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Penyelam kehidupan</category><title>Kembalilah pada yang sederhana dalam hidup</title><description>Pernah ada masa
ketidaktahuan
menjadi milik
perjalanan manusia
Menjalani kehidupan
sebatas makan
minum dan
meninggalkan raga
Rutinitas dan
aktifitas telah
mencapai puncak
pengalaman dunia
Pertanyaan demi
pertanyaan mulai
muncul dalam
sanubari jiwanya
Adakah arti
kehidupan di luar dari
semua kebiasaan
yang membosankan
Adakah nilai diri
selain menjadi budak
dari perjalanan dunia
kefanaan
Siapakah diri ini yang
harus mengikuti
kehendak Tuhan saja
tanpa pilihan
Dan perjalanan
pencarian
menemukan
jawaban pun mulai
dijejakkan
Sauh perahu berlayar
menuju lautan
kehidupan tuk
temukan pelajaran
Nakhoda yang sudah
berpengalaman tak
segan berbagi saran
kehidupan
Tiap nakhoda
memiliki kadar
pengalaman yang
berbeda hadapi
lautan
Hati yang haus
makna kehidupan
belajar dengan
mengharapkan
tatapan
Waktu bergulir
membawa
pengertian pada
kehidupan luas
bertambah tinggi
Tak ubahnya batang
padi yang menjulang
menggapai
ketinggian langit hati
Sedikit demi sedikit
ketinggian
melupakan esensi
pencarian awal
tentang diri
Pengetahuan yang
banyak
memabukkan
jiwanya dan hilang
ditelan pikiran ilusi
Seorang sahabat
yang terus
menantikan
kedatangan para
pengelana tak diam
saja
Menyadari
kemungkinan
hilangnya sahabat
hati di tengah
terjangan gelombang
maya
Dia pun pergi menuju
lautan yang sudah
selesai diarungi
untuk temukan
sahabatnya
Mengajaknya pulang
dan mengingatkan
rumah sebenarnya
bukan lautan di dunia
fana
Tak mudah
mengajak seseorang
ketika kepalanya
terisi begitu banyak
pengetahuan
Dulu dia begitu
terbuka tuk belajar
sekarang dia
menganggap guru
sejati kehidupan
Sahabat tetap
mengajaknya pulang
karena anak isteri
menunggu
kedatangan tuan
Mengapa terus
berteriak di lautan
bila di rumah
menanti harta yang
membahagiakan
Kembalilah pulang ke
rumah dan
kembalilah pada
yang sederhana
dalam hidup ini
Bangun pagi
menyiapkan segala
keperluan anak dan
istri sembari mulut
ini bernyanyi
Melayani telah
ditetapkan pada
setiap hati tidak jauh
dari keberadaan
rumahnya sendiri
Yang dicari telah
ditemukan dan sudah
waktunya
berdendang bersama
keluarga sendiri
Pulanglah sahabat
dari keriuhan
pengetahuan dan
ketinggian yang
menyilaukan jiwa
Kembalilah bersama
kesederhanaan dan
kesahajaan yang
menunggu panutan
jiwa
Mereka menanti
dengan mata penuh
arti mengharap
dirimu pulang tuk
ajari nirwana
Ingatlah
kepergianmu adalah
janjimu untuk pulang
tidak sendiri tapi
bersama mereka</description><link>http://badru1.blogspot.com/2011/06/kembalilah-pada-yang-sederhana-dalam.html</link><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><thr:total>0</thr:total></item></channel></rss>