<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="/~d/styles/atom10full.xsl"?><?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="http://feeds.feedburner.com/~d/styles/itemcontent.css"?><feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xmlns:openSearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/" xmlns:blogger="http://schemas.google.com/blogger/2008" xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:gd="http://schemas.google.com/g/2005" xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0" xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0" gd:etag="W/&quot;Ck8MRH0yfyp7ImA9WhBbGEQ.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-8236350090641871657</id><updated>2013-05-18T22:28:05.397+07:00</updated><category term="Seo" /><category term="Backlink" /><category term="Google Panda" /><category term="Plugins" /><category term="Wordpress" /><category term="Seo Blogspot" /><category term="Hukum Islam" /><category term="Email Provider" /><category term="Surat" /><category term="Clickbank" /><category term="Trafik Blog" /><category term="Free Software" /><category term="Gusdur" /><category term="Motivasi Hidup" /><category term="Website Perusahaan" /><category term="Komentar" /><category term="Keuangan" /><category term="Resep Masakan" /><category term="Blogger Tips" /><category term="Template Blog" /><category term="Internet Marketing" /><category term="Administrasi" /><category term="Adsense" /><category term="Kelapa" /><category term="Info Umum" /><category term="Seleb" /><category term="Database Blogspot" /><category term="Koneksi Internet" /><category term="Indonesia" /><category term="Hosting" /><category term="Wiraswasta" /><category term="Kamera" /><category term="Sholat" /><category term="Electonics" /><category term="Properti" /><category term="Bookmark Social Media" /><category term="Humor" /><category term="Antivirus" /><category term="Facebook" /><category term="Mimpi" /><category term="Coding" /><category term="Islam" /><category term="Ponsel" /><category term="Kesehatan" /><category term="Pemilu" /><category term="Kabar Terkini" /><category term="Bisnis Online" /><category term="Jamur" /><category term="Komputer" /><category term="Membuat Website" /><category term="Cara Membuat Template Blog" /><category term="Gmail" /><category term="Tips Desain Rumah" /><category term="Rumah Gedung" /><category term="Tokoh" /><category term="Wudhu" /><category term="Google" /><category term="Jual Rumah" /><category term="Contoh Surat" /><category term="Seo Tips" /><category term="Kopi" /><category term="Ibadah" /><category term="Google Plus" /><category term="Pekerjaan" /><category term="Melahirkan Bayi" /><category term="Database" /><category term="Tips Cara" /><category term="Cara Membuat Peta" /><category term="Peluang Usaha" /><category term="Lebaran" /><category term="HTML-CSS" /><category term="Makanan" /><category term="Rezeki" /><category term="Hari Besar" /><title>Bahrul Ulum Dot Com</title><subtitle type="html">Mendukung Internet Marketing Indonesia Dengan Belajar Membuat Website,Bikin Blog,Bisnis Online,Bisnis Internet,Toko Online,Cari Uang Lewat Internet</subtitle><link rel="http://schemas.google.com/g/2005#feed" type="application/atom+xml" href="http://www.bahrul-ulum.com/feeds/posts/default" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://www.bahrul-ulum.com/" /><link rel="next" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/8236350090641871657/posts/default?start-index=26&amp;max-results=25&amp;redirect=false&amp;v=2" /><author><name>Bahrul Ulum</name><uri>https://plus.google.com/113342904809597701717</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="32" height="32" src="//lh3.googleusercontent.com/-Gk0kDQhZSQk/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAj4/nFjGJf9shiE/s512-c/photo.jpg" /></author><generator version="7.00" uri="http://www.blogger.com">Blogger</generator><openSearch:totalResults>158</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>25</openSearch:itemsPerPage><atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="self" type="application/atom+xml" href="http://feeds.feedburner.com/bahrul-ulumdotcom" /><feedburner:info uri="bahrul-ulumdotcom" /><atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="http://pubsubhubbub.appspot.com/" /><feedburner:emailServiceId>bahrul-ulumdotcom</feedburner:emailServiceId><feedburner:feedburnerHostname>http://feedburner.google.com</feedburner:feedburnerHostname><entry gd:etag="W/&quot;AkYHRns_eSp7ImA9WhNUFk8.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-8236350090641871657.post-2520791961177821772</id><published>2013-01-08T13:55:00.001+07:00</published><updated>2013-01-08T13:55:37.541+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2013-01-08T13:55:37.541+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Rezeki" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Islam" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Sholat" /><title>Rezeki Dari Allah Bukan dari Ponsel</title><content type="html">&lt;span style="font-size: large;"&gt;Rezeki dari Allah Bukan dari Ponsel&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
Bahrul Ulum adalah nama saya, beragama Islam lahir di Jakarta. Sekolah dasar ,SLTP dan SLTA di Jakarta Timur. Sempat mengenyam pendidikan perguruan tinggi jurusan manajemen ekonomi,meski tdk lulus.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bercita-cita menjadi dokter (Waktu ditanya oleh ibu guru saat kelas satu SD) , trus malah nyasar di Sekolah teknik (STMN 3 Jakarta),tapi kedua-duanya adalah satu bidang : IPA. &lt;br /&gt;
Dan karena mungkin sama-sama IPA itu lah maka suka sekali sama yang namanya kegiatan alam dan interaksi sosial. Misalnya Pramuka ( GUDEP 113 STMN 3) . Pernah mendaki gunung salak,gunung gede, dan pernah juga nyasar di gunung.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kelar STM, ceritanya mau kerja di bidang teknik elektronika, sempat setahun , tapi ternyata tdak merasa nyaman. Setahun kemudian, dengan accident tiba-tiba diperkenalkan di dunia aluminium kaca yang sama sekali tdk ada hubungannya dengan pendidikan sekolah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Akhirnya merasa nyaman di dunia aluminium kaca, sampai sekarang terus exist disana, sambil berusaha mengembangkan aneka pekerjaan : Kusen aluminum,Pintu aluminium,Jendela Aluminium, Partisi kaca,Pintu Kaca, dll . Dan membuka website di &lt;a href="http://www.sumberaluminium.com/" target="_blank"&gt;www.sumberaluminium.com&lt;/a&gt; dan www.&lt;a href="http://aluminiumkaca.blogspot.com/" target="_blank"&gt;aluminiumkaca.blogspot.com&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dalam menjalankan usaha, aku sudah punya &lt;a href="http://www.bahrul-ulum.com/2010/10/cara-untuk-sukses-dengan-setting-goal.html" target="_blank"&gt;GOAL&lt;/a&gt;. Tapi aku tidak mau diperbudak oleh Goal ku itu. Bagiku Goal hanyalah sebuah rencana , dan selebihnya aku serahkan kepada Allah SWT yang maha penentu rencana. Aku hanya rutin menjalankan usaha,memperbaiki yang salah, meningkatkan teknik-teknik, melengkapi sarana dan prasarana, merekrut dan melatih pegawai, membuat neraca pembukuan, membuat surat pesanan dan juga surat penawaran , dll. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
JIka aku dapat order : Alhamdulillah, jika tidak : Alhamdulillah juga. Semua aku serahkan kepada ALLAH SWT Sang Maha pemberi Rezeki. TIdak terlalu ngotot harus dapat, tidak ngoyo harus ada order, tidak dan tidak.... Sekali lagi.. aku hanya berusaha dan akhirnya Allah saja yang menentukan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Oleh karena itu, aku tdk mau kemana-mana membawa telephon atau ponsel, yang kata orang itu sumber rezeki ( Astaghfirullah ) . Biar saja orang bilang begitu , sebab dengan kemana-mana selalu bawa ponsel, hidupku  akan terkungkung oleh ponsel. Serba ketakutan jika tdk bisa menjawab ponsel. Wahhh kacau.. ponsel sudah jadi barang yang ditakuti.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Biar saja orang-orang bilang kalau aku tidak profesional, karena jika profesioanal  aku malah dikuasai ponsel dan melalaikan ALLAH , itu adalah malapetaka besar buat hidupku,&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Biar saja aku dibilang membuang rezeki, karena jika dengan menunggu ponsel adalah sumber rezeki, itu adalah kebohongan besar buatku.Kalau aku akan bilang : Sumber rezeki itu adalah Sholat , kenapa ? silahkan tanya dulu ke pak Ustad yah... jadi aku berusaha untuk terus memperbaiki&amp;nbsp;&lt;a href="http://www.bahrul-ulum.com/2012/04/cara-sholat-yang-benar.html" target="_blank"&gt;Sholat yang benar&lt;/a&gt;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Oleh sebab itu , didalam website pekerjaan ku , aku menuliskan permohonan maaf atas kekurangan ku dalam menjawab setiap panggilan telephon. Aku meminta mereka untuk SMS jika aku sedang tidak bisa dihubungi. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bagiku.. Allah SWT yang menentukan apakah rezeki itu menjadi milik aku atau bukan. Jika sebuah panggilan telephon adalah rezeki, maka dia tidak akan kemana-mana, dan akan tetap sabar menghubungiku meski harus beberapa kali dan beberapa hari mencoba menelpon akau ( Sudah banyak kosnumen ku yang begitu) dan  Inysa Allah itu adalah rezeki yang Halal dan Berkah... Amiien..&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Salam&lt;br /&gt;
Bahrul Ulum&lt;div class="feedflare"&gt;
&lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/bahrul-ulumdotcom?a=DUtXKLlkQ3o:eEKSY7JTh70:yIl2AUoC8zA"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/bahrul-ulumdotcom?d=yIl2AUoC8zA" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/bahrul-ulumdotcom?a=DUtXKLlkQ3o:eEKSY7JTh70:V_sGLiPBpWU"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/bahrul-ulumdotcom?i=DUtXKLlkQ3o:eEKSY7JTh70:V_sGLiPBpWU" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/bahrul-ulumdotcom?a=DUtXKLlkQ3o:eEKSY7JTh70:qj6IDK7rITs"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/bahrul-ulumdotcom?d=qj6IDK7rITs" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/bahrul-ulumdotcom?a=DUtXKLlkQ3o:eEKSY7JTh70:gIN9vFwOqvQ"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/bahrul-ulumdotcom?i=DUtXKLlkQ3o:eEKSY7JTh70:gIN9vFwOqvQ" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/bahrul-ulumdotcom?a=DUtXKLlkQ3o:eEKSY7JTh70:F7zBnMyn0Lo"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/bahrul-ulumdotcom?i=DUtXKLlkQ3o:eEKSY7JTh70:F7zBnMyn0Lo" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/bahrul-ulumdotcom?a=DUtXKLlkQ3o:eEKSY7JTh70:TzevzKxY174"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/bahrul-ulumdotcom?d=TzevzKxY174" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;
&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/bahrul-ulumdotcom/~4/DUtXKLlkQ3o" height="1" width="1"/&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://www.bahrul-ulum.com/feeds/2520791961177821772/comments/default" title="Poskan Komentar" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://www.bahrul-ulum.com/2013/01/rezeki-dari-allah-bukan-dari-ponsel.html#comment-form" title="1 Komentar" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/8236350090641871657/posts/default/2520791961177821772?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/8236350090641871657/posts/default/2520791961177821772?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/bahrul-ulumdotcom/~3/DUtXKLlkQ3o/rezeki-dari-allah-bukan-dari-ponsel.html" title="Rezeki Dari Allah Bukan dari Ponsel" /><author><name>Bahrul Ulum</name><uri>https://plus.google.com/113342904809597701717</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="32" height="32" src="//lh3.googleusercontent.com/-Gk0kDQhZSQk/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAj4/nFjGJf9shiE/s512-c/photo.jpg" /></author><thr:total>1</thr:total><feedburner:origLink>http://www.bahrul-ulum.com/2013/01/rezeki-dari-allah-bukan-dari-ponsel.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;A0cDSH48fSp7ImA9WhNXGEs.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-8236350090641871657.post-3722922056896478685</id><published>2012-12-07T15:31:00.002+07:00</published><updated>2012-12-07T15:31:19.075+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2012-12-07T15:31:19.075+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Islam" /><title>Khilafah Islam Kapan Bisa Berdiri Lagi?</title><content type="html">&lt;span style="font-size: large;"&gt;Cita-Cita Umat Islam Untuk Kembali Tegaknya&amp;nbsp;Khilafah Islam&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sejak berakhirnya pemerintahan &lt;b&gt;Khilafah Islam&lt;/b&gt; di Turki (Khilafah Ustmaniyah) atau Ottoman, tahun 1924 , umat Islam diseluruh dunia bagaikan anak ayam yang kehilangan induk nya. Semua tercerai berai tanpa ada lagi kekuasaan pusat yang mengatur kehidupan Islami.Ini tentunya merupakan sebuah kemunduran besar dalam dunia Islam, dimana sebagai negara yang bersatu tentunya umat Islam memiliki daya saing yang tak akan kalah dengan negara lain.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;table align="center" cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center;"&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-gEeuVjzYv8g/UMGot1KvhYI/AAAAAAAAAjg/aPMm2IjIUdw/s1600/Khilafah_Islam.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: auto; margin-right: auto;"&gt;&lt;img alt="Khilafah Islam" border="0" height="183" src="http://2.bp.blogspot.com/-gEeuVjzYv8g/UMGot1KvhYI/AAAAAAAAAjg/aPMm2IjIUdw/s320/Khilafah_Islam.jpg" title="Khilafah Islam" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;Khilafah Islam&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Berdasarkan pengamatan, baik dari non Islam maupun dari cendekiawan Islam, jika seluruh umat Islam bersatu didalam &lt;b&gt;Khilafah Islamiyah&lt;/b&gt;, maka umat Islam akan menjadi salah satu negara super power yang mungkin tak tertandingi.Kekuatan yang super besar ini bisa dilihat dari data resource ekonomi,SDM, politik,kekuatan militer dan area yang sangat luas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebagai ilustrasi , bisa lihat video youtube tentang&amp;nbsp;&lt;b&gt;khilafah ISlam&lt;/b&gt;&amp;nbsp;disini :&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;a href="http://www.youtube.com/watch?v=TjB0pRbv9JE" rel="nofollow" target="_blank"&gt;http://www.youtube.com/watch?v=TjB0pRbv9JE&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun cita-cita berdirinya &lt;b&gt;Khilafah Islamiyah&lt;/b&gt; &amp;nbsp;ini hanya sebatas wacana dan diskusi-diskusi saja. Semua pemimpin dan mungkin rang-orang Islam, belum merasa tergerak hati untuk mulai secara bersaama-sama memnetukan kapan dan bagaiamana untuk mendirikan sebuah Khilafah Islam yang dapat menaungi seluruh umat Islam di dunia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebagai Muslim, jika kita mengetahui dasar hukum Islam, maka sudah seharusnya Sebuah Khilafah Islam itu berdiri tegak, yang akan menjalankan syareat Islam, melindungi umat Islam dari ancaman kaum musyrikin,dan juga dalam mengatur kehidupan sehari-hari dan kehidupuan akhirat. Misalnya soal pengumpulan Zakat,pengaturan Haji dll.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saya yang bukan lah apa-apa , dan bukan siapa-siapa , yang tidak mempunyai kekuatan baik fisik maupun ilmu , sangat menanti-nanti akan kehadiran Khilafah Islam ini, karena ini adalah wujud ke imanan saya didalam Islam ,dimana ada keharusan di dalam setiap hati orang Mu'min untuk be Amar Ma;ruf dan Nahi Mungkar meski hanya dalam kolbu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Sumbangsih Pemikiran Dalam Mendirikan Kilafah Islam&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
1. Untuk mendirikan nya kita semua perlu menyamakan persepsi,keinginan dan pandangan.&lt;br /&gt;
2. Ambil contoh dari sejarah Islam sejak Rosulullah SAW sampai Kulafaur rasyidin , bagaiamana langkah Baginda Nabi dan Sahabat dalam membangun kejayaan Islam .&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yang lainnya akan saya tuliskan dalam kesempatan yang lain.&lt;br /&gt;
Semoga bermanfaat dan di Ridhoi Allah SWT.&lt;br /&gt;
Salam&lt;br /&gt;
Bahrul Ulum&lt;div class="feedflare"&gt;
&lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/bahrul-ulumdotcom?a=Gejjx2nixvg:YzCmF9sn2e4:yIl2AUoC8zA"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/bahrul-ulumdotcom?d=yIl2AUoC8zA" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/bahrul-ulumdotcom?a=Gejjx2nixvg:YzCmF9sn2e4:V_sGLiPBpWU"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/bahrul-ulumdotcom?i=Gejjx2nixvg:YzCmF9sn2e4:V_sGLiPBpWU" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/bahrul-ulumdotcom?a=Gejjx2nixvg:YzCmF9sn2e4:qj6IDK7rITs"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/bahrul-ulumdotcom?d=qj6IDK7rITs" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/bahrul-ulumdotcom?a=Gejjx2nixvg:YzCmF9sn2e4:gIN9vFwOqvQ"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/bahrul-ulumdotcom?i=Gejjx2nixvg:YzCmF9sn2e4:gIN9vFwOqvQ" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/bahrul-ulumdotcom?a=Gejjx2nixvg:YzCmF9sn2e4:F7zBnMyn0Lo"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/bahrul-ulumdotcom?i=Gejjx2nixvg:YzCmF9sn2e4:F7zBnMyn0Lo" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/bahrul-ulumdotcom?a=Gejjx2nixvg:YzCmF9sn2e4:TzevzKxY174"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/bahrul-ulumdotcom?d=TzevzKxY174" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;
&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/bahrul-ulumdotcom/~4/Gejjx2nixvg" height="1" width="1"/&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://www.bahrul-ulum.com/feeds/3722922056896478685/comments/default" title="Poskan Komentar" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://www.bahrul-ulum.com/2012/12/khilafah-islam-kapan-bisa-berdiri-lagi.html#comment-form" title="6 Komentar" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/8236350090641871657/posts/default/3722922056896478685?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/8236350090641871657/posts/default/3722922056896478685?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/bahrul-ulumdotcom/~3/Gejjx2nixvg/khilafah-islam-kapan-bisa-berdiri-lagi.html" title="Khilafah Islam Kapan Bisa Berdiri Lagi?" /><author><name>Bahrul Ulum</name><uri>https://plus.google.com/113342904809597701717</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="32" height="32" src="//lh3.googleusercontent.com/-Gk0kDQhZSQk/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAj4/nFjGJf9shiE/s512-c/photo.jpg" /></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://2.bp.blogspot.com/-gEeuVjzYv8g/UMGot1KvhYI/AAAAAAAAAjg/aPMm2IjIUdw/s72-c/Khilafah_Islam.jpg" height="72" width="72" /><thr:total>6</thr:total><feedburner:origLink>http://www.bahrul-ulum.com/2012/12/khilafah-islam-kapan-bisa-berdiri-lagi.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;DkMHQHk4eyp7ImA9WhJUFkQ.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-8236350090641871657.post-1864283488485191775</id><published>2012-09-14T14:32:00.000+07:00</published><updated>2012-09-15T14:33:51.733+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2012-09-15T14:33:51.733+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Islam" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Ibadah" /><title>Sajadah Masjid Yang Benar Tepat</title><content type="html">&lt;span style="font-size: large;"&gt;Bagiamana Sajadah Masjid Yang Benar dan Tepat?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tulisan &lt;b&gt;sajadah Masjid yang benar&lt;/b&gt; ini saya paparkan berdasarkan pengamatan pribadi saya ketika Sholat berjmaah di Masjid. Saya melihat ada yang salah dengan Sajadah di banyak Masjid. Sajadah yang saya masksud adalah sajadah yang terpisah-pisah oleh bentuk gambar seperti sajadah personal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kenapa saya berpendapat salah ? Karena dengan adanya gambar pemisah, maka orang atau jamaah yang Sholat akan menempati sesuai dengan gambar Sajadah bagian nya. Nah ini tentau akan mengurangi ke afdol an Sholat berjamaah karena pasti akan terjadi posisi Sholat yang renggang antar jamaah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-n-8QtcJCGOI/UFQs93mSqgI/AAAAAAAAAhU/DTVUdBbkmQI/s1600/Posisi_Sholat_Renggang_Rapat.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="320" src="http://2.bp.blogspot.com/-n-8QtcJCGOI/UFQs93mSqgI/AAAAAAAAAhU/DTVUdBbkmQI/s320/Posisi_Sholat_Renggang_Rapat.jpg" width="255" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
Ini sudah seharusnya menjadi bahan kajian semua umat Muslim terutama para pengurus Masjid. Sudah seharusnya sajadah yang ber gambar itu diganti dengan msalnya yang polos saja, atau mungkin bisa ditambah garis shaft .&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-7yn3AeNZT6I/UFQuLNKBBBI/AAAAAAAAAhc/XL_5g83s-3c/s1600/Sajah_Masjid_Benar_Salah.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://2.bp.blogspot.com/-7yn3AeNZT6I/UFQuLNKBBBI/AAAAAAAAAhc/XL_5g83s-3c/s1600/Sajah_Masjid_Benar_Salah.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
Hal sajadah ini mungkin yang dianggap ringan , namun bisa jadi akan menjadi nilai tambah bagi pahala Sholat kita yang ingin &lt;a href="http://www.bahrul-ulum.com/2012/04/cara-sholat-yang-benar.html" target="_blank"&gt;Sholat dengan benar&lt;/a&gt; , dan ingin mendapatkan ganjaran pahala yang sempurna.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Demikian artikel&amp;nbsp;Sajadah Masjid Yang Benar ini saya pubslih, yang semoga bermanfaat .&lt;br /&gt;
Salam&lt;br /&gt;
Bahrul Ulum&lt;div class="feedflare"&gt;
&lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/bahrul-ulumdotcom?a=vhlUTwLvlNU:h36lsUrestU:yIl2AUoC8zA"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/bahrul-ulumdotcom?d=yIl2AUoC8zA" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/bahrul-ulumdotcom?a=vhlUTwLvlNU:h36lsUrestU:V_sGLiPBpWU"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/bahrul-ulumdotcom?i=vhlUTwLvlNU:h36lsUrestU:V_sGLiPBpWU" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/bahrul-ulumdotcom?a=vhlUTwLvlNU:h36lsUrestU:qj6IDK7rITs"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/bahrul-ulumdotcom?d=qj6IDK7rITs" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/bahrul-ulumdotcom?a=vhlUTwLvlNU:h36lsUrestU:gIN9vFwOqvQ"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/bahrul-ulumdotcom?i=vhlUTwLvlNU:h36lsUrestU:gIN9vFwOqvQ" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/bahrul-ulumdotcom?a=vhlUTwLvlNU:h36lsUrestU:F7zBnMyn0Lo"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/bahrul-ulumdotcom?i=vhlUTwLvlNU:h36lsUrestU:F7zBnMyn0Lo" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/bahrul-ulumdotcom?a=vhlUTwLvlNU:h36lsUrestU:TzevzKxY174"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/bahrul-ulumdotcom?d=TzevzKxY174" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;
&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/bahrul-ulumdotcom/~4/vhlUTwLvlNU" height="1" width="1"/&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://www.bahrul-ulum.com/feeds/1864283488485191775/comments/default" title="Poskan Komentar" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://www.bahrul-ulum.com/2012/09/sajadah-masjid-yang-benar-tepat.html#comment-form" title="5 Komentar" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/8236350090641871657/posts/default/1864283488485191775?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/8236350090641871657/posts/default/1864283488485191775?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/bahrul-ulumdotcom/~3/vhlUTwLvlNU/sajadah-masjid-yang-benar-tepat.html" title="Sajadah Masjid Yang Benar Tepat" /><author><name>Bahrul Ulum</name><uri>https://plus.google.com/113342904809597701717</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="32" height="32" src="//lh3.googleusercontent.com/-Gk0kDQhZSQk/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAj4/nFjGJf9shiE/s512-c/photo.jpg" /></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://2.bp.blogspot.com/-n-8QtcJCGOI/UFQs93mSqgI/AAAAAAAAAhU/DTVUdBbkmQI/s72-c/Posisi_Sholat_Renggang_Rapat.jpg" height="72" width="72" /><thr:total>5</thr:total><feedburner:origLink>http://www.bahrul-ulum.com/2012/09/sajadah-masjid-yang-benar-tepat.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;C0cGQXc9eCp7ImA9WhJVE0U.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-8236350090641871657.post-6204258102727784082</id><published>2012-08-31T09:43:00.002+07:00</published><updated>2012-08-31T09:43:40.960+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2012-08-31T09:43:40.960+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Motivasi Hidup" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Wiraswasta" /><title>Modal Usaha Adalah NIAT Besar</title><content type="html">&lt;br /&gt;
Modal Usaha Adalah NIAT Besar&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
NIAT dan NIAT besar...&lt;br /&gt;
Saya bukan sok paling pinter,, &amp;nbsp;saya bercerita ini adalah dalam rangka balighuni wala ayat: Sampaikan walau satu ayat. Semakin saya memberi.. semakin saya ingat &amp;nbsp;pada ilmu yang saya dapat, dan semakin mantap pada NIAT saya..&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saya bukan orang yang senang pada basa-basi.. saya adalah org yg langsung bag-big-bug tanpa tedeng aling2. Walaupun beresiko tdk disukai orang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seseorang yang punya niat besar maka apapun yang dilakoni, yang dikerjakan, baik itu untung maupun rugi, &amp;nbsp;akan terasa ringan.baik itu berat maupun enteng, akan terasa enjoy.&lt;br /&gt;
Ingat cerita monas??&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ada dua orang, yang satu namanya agus, yg satu anto. Agus tinggal di jakarta, dan anto tinggal di ririan jaya. Anto suatu hari datang kerumah agus di jakarta. Karena dia sudah di jakarta, dia ingin sekali bisa melihat monas yang Cuma bisa dilihat di TV saat di irian jaya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Akhirnya si agus mengantar si anto ke monas. Ditengah jalan agus dan anto ditodong orang uang mereka disikat habis oleh penodong. &amp;nbsp;Karena tak ada uang agus mengajak anto pulang. Tapi Anto bersikera untuk tetap pergi &amp;nbsp;ke monas, karena besok dia harus sudah pulang ke irian jaya. Dan ini mungkin kesempatan satu-satunya untuk bisa melihat monas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Maka kedua sahabat itu pun bertengkar. Agus memlih pulang dan anto nekat jalan sendiri ke monas. Dia bertanya ke orang-orang bagaimana caranya untuk sampai kemonas. Sudah puluhan orang yang dia jumpai , yang memberi tahu dia untuk ke monas. Dia tak lelah, berjalan kesana-kemari. Bahkan sering tersesat di jalan. Sampai akhirnya si anto sampe juga di monas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seseorang yg &amp;nbsp;ingin pergi ke monas, pasti dia akan memulai nya dengan langkah pertamanya. Lalu ditengah jalan dia akan bertemu dengan hambatan misalnya cuaca panas, hujan, ditodong, di jambret dll.Tapi karena dia berniat ke tujuan monas, semua itu tidak mnenyurutkan langkahnya mencapai monas. Apa lantas karena di jambret trus dia pulang? Tidak.. dia bisa berlalri atau berjalan kaki, atau kalau perlu numpang mobil atau yang tragis minta digendong orang dll.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Apapun caranya.. dia harus sampai di monas.. itu saja.&lt;br /&gt;
Nah.. mari kita fikirkan .. apa kita sudah menjadi anto? Atau masih jadi agus??&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saya senang jika anda sukses,,, apalagi jika kamu sukses karena gara-gara mendengarkan ucapaan saya, itu AKAN menjadi amal sholeh saya.. &amp;nbsp;jadi teruskan membacanya....&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ingat .. seseorang yang punya NIAT besar.. tak akan cepat emosi ketika ada sandungan atau rintangan, bahkan terjangan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kalau kita masih terpaku pada modal dan modal, maka ini pertanda bahwa kita masih belum punya niat besar.Dan guru-guru motivasi tidak ada yang mengatakan bahwa modal adalah cara kita untuk mencapai tujuan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jadi sekali lagi saya katakan NIAT dulu kita mantapkan.... cari referensi lain bagaimana cara agar NIAT bisa menjadi MODAL utama dalam mencapai sukses.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Baiklah saya akan cerita pengalaman saya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ditahun 1994.. saya bertemu dengan orang yang mengajak saya di bisnis MLM. Sungguh saya sejak itu mulai terbuka fikiran saya. Bahwa bukan modalyang menjadi &amp;nbsp;STARTER.. tapi NIAT BESAR.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketika saya diajarkan untuk menuliskan NIAT-NIAT saya di diari mahal, maka satu persatu jalan itu terbuka. Allah memberikan kepada saya jalan menuju ilmu-ilmu &amp;nbsp;yang diperlukan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saya bukan langsung begitu saja diberi jalan. Sudah banyak rintangan,cobaan, dan kesulitan2 sampai saya merasa putus asa. Tapi karena saya memiliki NIAT BESAR, maka semua itu mampu saya hadapi, &amp;nbsp;Bahkan herannya ketika saya sudah merasa pingin berhenti,,, ada saja hal atau orang lain yang mengembalikan saya kepada NIAT BESAR saya itu.&lt;br /&gt;
Naahhh.. berdasarkan pengalaman saya itulah maka saya berani mengatakan bahwa sesungguhnya hal pertama yang harus kita miliki dalam memulai wiraswata ,adalah niat besar.. bukan yang lain...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Semoga bermanfaat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
For my friend who want to success&lt;br /&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="feedflare"&gt;
&lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/bahrul-ulumdotcom?a=vttnuU2iZPY:YK7kyygI86Q:yIl2AUoC8zA"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/bahrul-ulumdotcom?d=yIl2AUoC8zA" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/bahrul-ulumdotcom?a=vttnuU2iZPY:YK7kyygI86Q:V_sGLiPBpWU"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/bahrul-ulumdotcom?i=vttnuU2iZPY:YK7kyygI86Q:V_sGLiPBpWU" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/bahrul-ulumdotcom?a=vttnuU2iZPY:YK7kyygI86Q:qj6IDK7rITs"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/bahrul-ulumdotcom?d=qj6IDK7rITs" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/bahrul-ulumdotcom?a=vttnuU2iZPY:YK7kyygI86Q:gIN9vFwOqvQ"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/bahrul-ulumdotcom?i=vttnuU2iZPY:YK7kyygI86Q:gIN9vFwOqvQ" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/bahrul-ulumdotcom?a=vttnuU2iZPY:YK7kyygI86Q:F7zBnMyn0Lo"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/bahrul-ulumdotcom?i=vttnuU2iZPY:YK7kyygI86Q:F7zBnMyn0Lo" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/bahrul-ulumdotcom?a=vttnuU2iZPY:YK7kyygI86Q:TzevzKxY174"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/bahrul-ulumdotcom?d=TzevzKxY174" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;
&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/bahrul-ulumdotcom/~4/vttnuU2iZPY" height="1" width="1"/&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://www.bahrul-ulum.com/feeds/6204258102727784082/comments/default" title="Poskan Komentar" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://www.bahrul-ulum.com/2012/08/modal-usaha-adalah-niat-besar.html#comment-form" title="0 Komentar" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/8236350090641871657/posts/default/6204258102727784082?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/8236350090641871657/posts/default/6204258102727784082?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/bahrul-ulumdotcom/~3/vttnuU2iZPY/modal-usaha-adalah-niat-besar.html" title="Modal Usaha Adalah NIAT Besar" /><author><name>Bahrul Ulum</name><uri>https://plus.google.com/113342904809597701717</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="32" height="32" src="//lh3.googleusercontent.com/-Gk0kDQhZSQk/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAj4/nFjGJf9shiE/s512-c/photo.jpg" /></author><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://www.bahrul-ulum.com/2012/08/modal-usaha-adalah-niat-besar.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;D0UBRH4_eCp7ImA9WhJWEks.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-8236350090641871657.post-5420899776000730540</id><published>2012-08-18T11:47:00.001+07:00</published><updated>2012-08-18T11:47:35.040+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2012-08-18T11:47:35.040+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Islam" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Lebaran" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Ibadah" /><title>Ketentuan Lebaran Idul Fitri Tahun 2012</title><content type="html">&lt;h2&gt;Penentuan Hari Raya Idul Fitri Tahun 2012 M / 1433 H&lt;/h2&gt; &lt;p&gt;Hari ini adalah Insya Allah hari terakhir bulan Ramadhan 2012. Menunggu keputusan pemerintah untuk &lt;u&gt;penetapan 1 Syawal 1433 H / 2012 M&lt;/u&gt;, yang akan diumumkan malam nanti tanggal 18 Agustus 2012. Sambil menunggu keputusan &lt;u&gt;&lt;em&gt;penetapan hari raya Idul fitri 2012&lt;/em&gt;&lt;/u&gt;, saya coba cari informasi di media internet , dan menemukan sebuah sumber utnuk ketetapan &lt;u&gt;&lt;strong&gt;lebaran tahun 2012&lt;/strong&gt;&lt;/u&gt; yang Insya Allah terpercaya. yang ada disini : &lt;a href="http://rri.co.id/index.php/detailberita/detail/27780#.UC8cFqnN-B0"&gt;http://rri.co.id/index.php/detailberita/detail/27780#.UC8cFqnN-B0&lt;/a&gt;  &lt;p&gt;Meskipun Jamaah Tarekat Naqsabandiyah menyambut peringatan Hari Kemerdekaan RI dengan berlebaran. Hal ini disebabkan pada Jumat 17 Agustus, mereka melaksanakan Shalat Idul Fitri 1433 H. Menurut pimpinan tarekat ini, Syafri Malin Mudo, berdasarkan kepercayaan yang mereka anut, 1 Syawal 1433 H tahun ini, bertepatan dengan hari peringatan proklamasi kemerdekaan.  &lt;p&gt;Namun Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah kali ini agaknya sepakat bahwa &lt;u&gt;Idul Fitri 1433 Hijriyah&lt;/u&gt;, jatuh pada &lt;strong&gt;19 Agustus 2012&lt;/strong&gt;, meski pada penentuan awal Ramadhan lalu, ada sebagian umat yang melaksanakan ibadah puasa mulai 20 Juli.  &lt;p&gt;Dengan sepakatnya dua ormas Islam terbesar di Indonesia tentang penetapan hari raya Idul Fitri itu, maka kemungkinan umat Islam di seluruh Indonesia bisa merayakan Lebaran tahun 2012 ini berbarengan, kecuali sekelompok kecil orang di Sumatera Barat yang berlebaran pada 17 Agustus.  &lt;p&gt;Muhammadiyah memprediksikan bahwa saat matahari terbenam pada 29 Ramadhan 1433 H atau Jumat, 17 Agustus, hilal belum wujud. Artinya, puasa dibulatkan menjadi 30 hari hingga Sabtu, 18 Agustus. Dengan demikian, 1 Syawal 1433 akan jatuh pada Minggu, 19 Agustus 2012.  &lt;p&gt;Dalam keterangan tertulisnya, PP Muhammadiyah menetapkan maklumat ini berdasarkan ijtimak jelang Syawal 1433 H terjadi pada Jumat (17/8) pukul 22.55 WIB. Mereka juga mengacu pada tinggi bulan pada saat itu.  &lt;p&gt;Salah satu pimpinan Majelis Tarjih dan Tajdid Pimpinan Pusat Muhammadiyah, KH Marifat Iman membenarkan, "Idul Fitri sama, yaitu pada 19 Agustus 2012, karena pada 17 Agustus posisi hilal masih di bawah ufuk. Maka bulan baru 1 Syawal 1433 H jatuh pada Ahad yaitu 19 Agustus." Dengan posisi hilal seperti itu, kata kyiai yang juga anggota Komisi Fatwa MUI Pusat ini, semua umat Islam akan sepakat menetapkan awal bulan Syawal pada Ahad (19/8).  &lt;p&gt;Dengan kepastian tersebut, PP Muhammadiyah menginstruksikan kepada seluruh warganya untuk melaksanakan shalat Idul Fitri pada 19 Agustus 2012 dan kepada para khatib untuk mensyiarkan poin-poin tertentu di antaranya umat Islam diminta memperkokoh silaturahim dan ukhuwah.  &lt;p&gt;Sementara itu , Rois Syuriah Pengurus Besar NU, Kiai Masdar F. Masudi juga menyebutkan bahwa dalam kalender NU, 1 Syawal 1433 jatuh pada 19 Agustus 2012. Namun demikian, NU masih akan membuktikan secara langsung lewat mekanisme rukyatul hilal.  &lt;p&gt;Ada kemungkinan hasil pengamatan visibilitas bulan yang dilakukan PB NU nantinya juga akan sama dengan penetapan Muhammadiyah, yaitu jatuh pada 19 Agustus 2012.  &lt;p&gt;Sementara itu, menurut Wakil Sekjen PB NU Abdul Mun'im DZ, penetapan Lebaran didasarkan pada perkiraan hisab yang telah dilakukan.  &lt;p&gt;"Dari perkiraan hisab memang diperkirakan sudah bisa dirukyat, bulan sudah pada posisi cukup tinggi pada derajat tertentu."  &lt;p&gt;Tetapi, katanya, hasil akhir ketetapan waktu Idul Fitri tetap akan bertumpu pada pembuktian lewat rukyat, yang akan dilakukan pada 18 Agustus 2012.  &lt;p&gt;"Seperti yang sudah-sudah, kita tunggu hasil rukyat dulu. Tapi, kalau ditanya perkiraan, lebaran kemungkinan jatuh pada 19 Agustus."  &lt;p&gt;Demikian pula dengan MUI yang memprediksi 1 Syawal jatuh pada 19 Agustus. Dalam hitungan tanggal, memang mereka yang berpuasa sejak Sabtu, 21 Juli 2012 hanya genap 29 hari berpuasa, namun, satu bulan dalam tahun Qomariyah memang terdiri dari 29 atau 30 hari.  &lt;p&gt;Sekretaris MUI Kabupaten Cianjur Ahmad Yani menyebutkan, penentuan 1 Syawal dilakukan dengan melihat hilal di salah satu tempat di Pantai Palabuhan Ratu, Sukabumi. Hilal berdasarkan metoda imkan al rukyat, yakni tinggi hilal di atas ufuk minimal dua derajat.  &lt;p&gt;"Untuk menentukan 1 Syawal, MUI Kabupaten Cianjur melihat langsung hilal di tempat yang sudah ditentukan, hari Rabu (15/8) di Pelabuhan Ratu," ujarnya.  &lt;p&gt;Meski demikian, Yani memprediksi 1 Syawal 1433 Hijriyah jatuh hari Minggu (19/8), sehingga pelaksanaan shalat Idul Fitri bagi seluruh umat muslim dapat secara serentak dilakukan tanpa adanya perbedaan.  &lt;p&gt;"Walaupun dalam hitungan berdasarkan kesepakatan para ulama pelaksanaan Ramadhan hanya 29 hari, namun tetap masuk hitungan 1 bulan penuh menjalankan puasa," katanya.  &lt;p&gt;Tunggu hasil sidang isbath Meskipun dalam lampiran SKB tiga menteri tentang cuti bersama tahun 2012 disebutkan bahwa Hari Raya Idul Fitri jatuh pada 19-20 Agustus, tetapi ini baru perkiraan berdasarkan penanggalan saja.  &lt;p&gt;Sebelumnya muncul kabar jika Kementerian Agama tidak lagi menggelar sidang isbath secara terbuka, karena pada isbath penetapan 1 Ramadhan 1433 H lalu masyarakat disuguhi banyak perdebatan. Begitu lamanya isbatjh, penetapan awal puasa muncul lebih dari satu jam setelah azan Isya.  &lt;p&gt;Proses sidang isbath yang diwarnai banyak perdebatan ini disebut tidak baik jika menjadi tontonan masyarakat. Sebab bisa menimbulkan kesan jika umat Islam di Indonesia tidak kompak. Hanya untuk urusan penetapan 1 Ramadan saja debatnya cukup panjang.  &lt;p&gt;Keputusan Kemenag tetap menjalankan sidang isbath secara terbuka dikuatkan dengan pernyataan Menteri Agama Suryadharma Ali bahwa jika sidang digelar tertutup, pemerintah khawatir disebut merekayasa hasil isbath.  &lt;p&gt;Meskipun belum ada ketetapan resmi, kemungkinan besar tidak ada perbedaan penetapan 1 Syawal diantara ormas-ormas besar dengan pemerintah. 1 Syawal 1433 H diprediksi bakal jatuh pada 19 Agustus 2012.  &lt;p&gt;Kementerian Agama sendiri akan melangsungkan sidang isbath penentuan 1 Syawal 1433 Hijriyah hari Sabtu (18/8). Besar kemungkinan tidak ada perbedaan dalam penetapan 1 Syawal 1433 Hijriyah, sehingga umat Islam di Indonesia dapat merayakan Lebaran berama-sama.  &lt;p&gt;Menteri Agama, Suryadharma Ali mengatakan, pemerintah akan menentukan Lebaran 2012 atau Idul Fitri 1433 Hijriyah, di akhir pelaksanaan ibadah puasa yakni sehari sebelum Lebaran versi Muhammadiyah yang sudah menentukan Idul Fitri 1433 Hijriyah jatuh pada 19 Agustus 2012.  &lt;p&gt;"Tanggal 18 Agustus kami baru sidang isbath, setelah itu baru bisa kami bisa umumkan kapan Lebaran," ujar menteri.  &lt;p&gt;Oleh karena itu, pemerintah mengimbau agar masyarakat menunggu ketetapan pemerintah dalam menentukan Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1433 Hijriyah. Imbauan ini disampaikan Kepala Sub-Direktorat Penyuluhan Agama Islam Kementerian Agama, Djawahir Tanthowi.  &lt;p&gt;"Perbedaan Lebaran, menurut dia, seharusnya dapat dihindari. Sebab, lebih dari 33 ormas Islam ikut hadir dalam sidang penentuan Idul Fitri itu. Isbath dihadiri oleh semua tokoh Islam, termasuk Muhammadiyah dan NU. Mereka ikut menandatangani awal Syawal jatuh pada tanggal berapa.  &lt;p&gt;"Nah, kita harus patuhi itu," ujar Djawahir.  &lt;p&gt;Kementerian Agama memiliki orang-orang yang ahli dalam hisab (perhitungan) dan ruhyatul hilal (melihat bulan baru). Ahli Hisab dan Rukyatul Hilal bersidang, kemudian disumpah sebelum menetapkan awal Syawal.  &lt;p&gt;"Jadi sudah kuat," katanya.  &lt;p&gt;Perbedaan 1 Syawal di beberapa komunitas Muslim di Indonesia, menurutnya, baru terjadi setelah era reformasi, dengan dalil untuk menghormati perbedaan umat. Ini merupakan tantangan bagi para penyuluh di Kementerian Agama untuk meyakinkan komunitas tertentu itu.  &lt;p&gt;Apa yang disampaikan Djawahir bahwa ada komunitas yang liberal, ada yang ekstrim dan moderat adalah fakta. Selama tidak menyangkut masalah akidah, masih bisa ditolerir. Ada benarnya bahwa umat Islam di Indonesia perlu meningkatkan perbaikan muamallah yaitu toleransi kepada setiap umat manusia. (Heri.F/Ant)  &lt;p&gt;(Editor : Heri Firmansyah)  &lt;hr&gt;  &lt;p&gt;Sumber : &lt;a href="http://rri.co.id/index.php/detailberita/detail/27780#.UC8cFqnN-B0"&gt;http://rri.co.id/index.php/detailberita/detail/27780#.UC8cFqnN-B0&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;  &lt;div class="feedflare"&gt;
&lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/bahrul-ulumdotcom?a=qktOezMOr8o:4ZVYy2U1qOw:yIl2AUoC8zA"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/bahrul-ulumdotcom?d=yIl2AUoC8zA" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/bahrul-ulumdotcom?a=qktOezMOr8o:4ZVYy2U1qOw:V_sGLiPBpWU"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/bahrul-ulumdotcom?i=qktOezMOr8o:4ZVYy2U1qOw:V_sGLiPBpWU" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/bahrul-ulumdotcom?a=qktOezMOr8o:4ZVYy2U1qOw:qj6IDK7rITs"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/bahrul-ulumdotcom?d=qj6IDK7rITs" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/bahrul-ulumdotcom?a=qktOezMOr8o:4ZVYy2U1qOw:gIN9vFwOqvQ"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/bahrul-ulumdotcom?i=qktOezMOr8o:4ZVYy2U1qOw:gIN9vFwOqvQ" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/bahrul-ulumdotcom?a=qktOezMOr8o:4ZVYy2U1qOw:F7zBnMyn0Lo"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/bahrul-ulumdotcom?i=qktOezMOr8o:4ZVYy2U1qOw:F7zBnMyn0Lo" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/bahrul-ulumdotcom?a=qktOezMOr8o:4ZVYy2U1qOw:TzevzKxY174"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/bahrul-ulumdotcom?d=TzevzKxY174" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;
&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/bahrul-ulumdotcom/~4/qktOezMOr8o" height="1" width="1"/&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://www.bahrul-ulum.com/feeds/5420899776000730540/comments/default" title="Poskan Komentar" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://www.bahrul-ulum.com/2012/08/ketentuan-lebaran-idul-fitri-tahun-2012.html#comment-form" title="0 Komentar" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/8236350090641871657/posts/default/5420899776000730540?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/8236350090641871657/posts/default/5420899776000730540?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/bahrul-ulumdotcom/~3/qktOezMOr8o/ketentuan-lebaran-idul-fitri-tahun-2012.html" title="Ketentuan Lebaran Idul Fitri Tahun 2012" /><author><name>Bahrul Ulum</name><uri>https://plus.google.com/113342904809597701717</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="32" height="32" src="//lh3.googleusercontent.com/-Gk0kDQhZSQk/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAj4/nFjGJf9shiE/s512-c/photo.jpg" /></author><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://www.bahrul-ulum.com/2012/08/ketentuan-lebaran-idul-fitri-tahun-2012.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;C0UFRXk9eCp7ImA9WhJREE0.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-8236350090641871657.post-8772039814519287976</id><published>2012-07-11T15:49:00.002+07:00</published><updated>2012-07-11T17:06:54.760+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2012-07-11T17:06:54.760+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Pemilu" /><title>Hasil Pilkada jakarta 2012</title><content type="html">&lt;h2&gt;
 Perhitungan hasil Pemilu DKI Jakarta Tahun 2012&lt;/h2&gt;
&lt;br /&gt;
Berikut ini adalah &lt;i&gt;&lt;u&gt;hasil pemilu jakarta&lt;/u&gt;&lt;/i&gt; yang merupakah hasil perhitungan QUICK COUNT sementara untuk pemilihan calon Gubernur DKI Jakarta yang saya dapatkan dari sumber di radio .&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hasil sementara sampai jam &lt;strike&gt;14:00&lt;/strike&gt; : 17:00 WIB sbb :&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
1. Foke – Nara &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; : Memperoleh suara = 32.38 %&lt;br /&gt;
2. Hidayat – Didik &amp;nbsp; &amp;nbsp;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&amp;nbsp; &amp;nbsp;: Memperoleh suara = &amp;nbsp;-&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;belum saya catat&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
3. Jokowi – Ahok &amp;nbsp; &amp;nbsp;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&amp;nbsp; &amp;nbsp;: Memperoleh suara = &amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;43.06 %&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
4. Faisal – Biem &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&amp;nbsp; &amp;nbsp;: Memperoleh suara = &amp;nbsp;- belum saya catat&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
5. Alex – Nono &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&amp;nbsp; : Memperoleh suara = &amp;nbsp;-&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;belum saya catat&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
6. Hendardji – Riza &amp;nbsp; &amp;nbsp;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&amp;nbsp;: Memperoleh suara = &amp;nbsp;-&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;belum saya catat&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Keetrangan :&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
1. Foke – Nara &amp;nbsp;=&amp;nbsp;FAUZI BOWO - NACHROWI RAMLI&lt;br /&gt;
2. Hidayat – Didik =&lt;br /&gt;
3. Jokowi – Ahok =&amp;nbsp;Ir. H. JOKO WIDODO - Ir. BASUKI TJAHAJA PURNAMA, MM.&lt;br /&gt;
4. Faisal – Biem = &amp;nbsp;FAISAL B. - BIEM T. BENJAMIN&lt;br /&gt;
5. Alex – Nono =&amp;nbsp;H. ALEX NOERDIN - Letjen TNI (Marinir) Purn. H. NONO SAMPONO&lt;br /&gt;
6. Hendardji – Riza =&amp;nbsp;&lt;span style="background-color: white;"&gt;MAYJEN (PURN) H. HENDARDJI SOEPANDJI - Ir. H. AHMAD RIZA PATRIA, MBA&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Demikian laporan &lt;u&gt;&lt;i&gt;hasil Quick Count Pemilu Kada DKI jakarta&lt;/i&gt;&lt;/u&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Akan saya update sampai perhitungan selesai&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Semoga bermanfaat&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;&lt;div class="feedflare"&gt;
&lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/bahrul-ulumdotcom?a=e3dhyN4Uqjw:2miAgVY1Sl8:yIl2AUoC8zA"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/bahrul-ulumdotcom?d=yIl2AUoC8zA" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/bahrul-ulumdotcom?a=e3dhyN4Uqjw:2miAgVY1Sl8:V_sGLiPBpWU"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/bahrul-ulumdotcom?i=e3dhyN4Uqjw:2miAgVY1Sl8:V_sGLiPBpWU" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/bahrul-ulumdotcom?a=e3dhyN4Uqjw:2miAgVY1Sl8:qj6IDK7rITs"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/bahrul-ulumdotcom?d=qj6IDK7rITs" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/bahrul-ulumdotcom?a=e3dhyN4Uqjw:2miAgVY1Sl8:gIN9vFwOqvQ"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/bahrul-ulumdotcom?i=e3dhyN4Uqjw:2miAgVY1Sl8:gIN9vFwOqvQ" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/bahrul-ulumdotcom?a=e3dhyN4Uqjw:2miAgVY1Sl8:F7zBnMyn0Lo"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/bahrul-ulumdotcom?i=e3dhyN4Uqjw:2miAgVY1Sl8:F7zBnMyn0Lo" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/bahrul-ulumdotcom?a=e3dhyN4Uqjw:2miAgVY1Sl8:TzevzKxY174"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/bahrul-ulumdotcom?d=TzevzKxY174" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;
&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/bahrul-ulumdotcom/~4/e3dhyN4Uqjw" height="1" width="1"/&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://www.bahrul-ulum.com/feeds/8772039814519287976/comments/default" title="Poskan Komentar" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://www.bahrul-ulum.com/2012/07/hasil-pilkada-jakarta-2012.html#comment-form" title="2 Komentar" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/8236350090641871657/posts/default/8772039814519287976?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/8236350090641871657/posts/default/8772039814519287976?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/bahrul-ulumdotcom/~3/e3dhyN4Uqjw/hasil-pilkada-jakarta-2012.html" title="Hasil Pilkada jakarta 2012" /><author><name>Bahrul Ulum</name><uri>https://plus.google.com/113342904809597701717</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="32" height="32" src="//lh3.googleusercontent.com/-Gk0kDQhZSQk/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAj4/nFjGJf9shiE/s512-c/photo.jpg" /></author><thr:total>2</thr:total><feedburner:origLink>http://www.bahrul-ulum.com/2012/07/hasil-pilkada-jakarta-2012.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;AkMNRnc8fSp7ImA9WhNSE08.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-8236350090641871657.post-7339269988452382267</id><published>2012-06-21T22:41:00.000+07:00</published><updated>2012-10-27T16:01:37.975+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2012-10-27T16:01:37.975+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Database Blogspot" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Cara Membuat Template Blog" /><title>Database Blogspot Bagian Body</title><content type="html">&lt;b&gt;Memasukkan&amp;nbsp;Database Blogspot Bagian Body Kedalam Template&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Artikel Database Blogspot Bagian Body ini adalah lanjutan dari artikel &lt;a href="http://www.bahrul-ulum.com/2012/06/memasukkan-database-blogspot-ke.html" target="_blank"&gt;Memasukkan Database Blogspot Ke Template&lt;/a&gt;. Bagian body adalah bagian untuk menampilkan halaman yang dapat dilihat oleh pengunjung manusia. oleh sebab itu akan banyak sekali kode-kode HTML dan kode-kode database blogspot yang terdapat disana. Kita hanya akan mencoba mengenal beberapa kode saja terlebih dulu, agar kita mudah dalam tahapan mempelajari cara membuat blog.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Struktur Utama Template Body&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Hampir semua template blog dinamis biasanya akan terdiri dari &amp;nbsp;:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;ol&gt;
&lt;li&gt;Header&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Navigasi&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Posting&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Komentar&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Sidebar&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Footer&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan di template yg sdg kita pelajarri ( lihat di sini :&amp;nbsp;&lt;a href="http://strukturtemplate.blogspot.com/" rel="nofollow" target="_blank"&gt;http://strukturtemplate.blogspot.com/&lt;/a&gt;&amp;nbsp;)&lt;br /&gt;
adalah salah satu template yang akan kita coba untuk menampilkan template dinamis dengan template NEW XML.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Langkah Memasukkan database blogspot bagian Body&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;1.Ganti tag bagian Header ini :&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;pre&gt;&lt;code&gt;
 &amp;lt;div id='header'&amp;gt;
  &amp;lt;h1&amp;gt;&amp;lt;a href='http://www.bahrul-ulum.com'&amp;gt; Panduan Belajar Membuat Template Blog&amp;lt;/a&amp;gt;&amp;lt;/h1&amp;gt;
 &amp;lt;/div&amp;gt;
&lt;/code&gt;&lt;/pre&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Dengan kode ini : &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;pre&gt;&lt;code&gt;
&amp;lt;div id='header'&amp;gt;

&amp;lt;b:section class='header' id='header-blogspot' maxwidgets='1' showaddelement='no'&amp;gt;

&amp;lt;b:widget id='Header1' locked='true' title='Template Pertamaku (Header)' type='Header'&amp;gt;

&amp;lt;b:includable id='title'&amp;gt;

  &amp;lt;b:if cond='data:blog.url == data:blog.homepageUrl'&amp;gt;

 &amp;lt;data:title/&amp;gt;

 &amp;lt;b:else/&amp;gt;

 &amp;lt;a expr:href='data:blog.homepageUrl'&amp;gt;
  &amp;lt;data:title/&amp;gt;
 &amp;lt;/a&amp;gt;

  &amp;lt;/b:if&amp;gt;

&amp;lt;/b:includable&amp;gt;

&amp;lt;b:includable id='description'&amp;gt;

  &amp;lt;div class='descriptionwrapper'&amp;gt;

 &amp;lt;p class='description'&amp;gt;
 &amp;lt;span&amp;gt;
 &amp;lt;data:description/&amp;gt;
 &amp;lt;/span&amp;gt;
 &amp;lt;/p&amp;gt;

  &amp;lt;/div&amp;gt;

&amp;lt;/b:includable&amp;gt;


&amp;lt;b:includable id='main'&amp;gt;

 &amp;lt;div id='judul-blog'&amp;gt;

 &amp;lt;h1 class='title'&amp;gt;

                &amp;lt;b:include name='title'/&amp;gt;

        &amp;lt;/h1&amp;gt;

 &amp;lt;/div&amp;gt;
 

&amp;lt;div id='deskripsi-blog'&amp;gt;
&amp;lt;b:include name='description'/&amp;gt;

   &amp;lt;/div&amp;gt;

&amp;lt;/b:includable&amp;gt;

&amp;lt;/b:widget&amp;gt;

&amp;lt;/b:section&amp;gt;

&amp;lt;/div&amp;gt;
&lt;/code&gt;&lt;/pre&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;2.Ganti sekumpulan tag-tag bagian posting,komentar,meta dibawah ini &amp;nbsp;:&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;pre&gt;&lt;code&gt;
&amp;lt;div id='kotak-posting'&amp;gt;

 &amp;lt;div id='Judul-Artikel'&amp;gt;
  Judul Artikel : Menampilkan Gambar FULL pada Header
 &amp;lt;/div&amp;gt;

 &amp;lt;div id='isi-Posting'&amp;gt;
  Isi Posting
 &amp;lt;/div&amp;gt;

 &amp;lt;div id='rencana-meta'&amp;gt;
  Isi Meta
 &amp;lt;/div&amp;gt;

 &amp;lt;div id='komentar'&amp;gt;
  rencana kolom komentar
 &amp;lt;/div&amp;gt;

 &amp;lt;div id='form-komentar'&amp;gt;
 rencana form komentar
 &amp;lt;/div&amp;gt;
&amp;lt;/div&amp;gt;
&lt;/code&gt;&lt;/pre&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Dengan kode ini : &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena ini adalah bagian utama komlom posting,komentar,meta dll, yang sangat kompleks sekali kode-kodenya, maka saya langsung saja membundel nya kedalam satu file yang bisa di download disini: download di 4shared.com : 8kb&lt;br /&gt;
&lt;a href="http://www.4shared.com/rar/iHP0YUYe/kotak-posting-database-24jun12.html" rel="nofollow" target="_blank"&gt;kotak-posting-database-24jun12-forupload&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;3.Ganti sekumpulan tag-tag bagian Sidebar ini :&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;pre&gt;&lt;code&gt;
&amp;lt;div id='ruang-Sidebar'&amp;gt;
  
 &amp;lt;div id='ruang-Sidebar-top-besar'&amp;gt;
  Isi ruang-Sidebar-top-besar
 &amp;lt;/div&amp;gt;

 &amp;lt;div id='ruang-Sidebar-kiri'&amp;gt;
  Isi ruang-Sidebar-kiri
 &amp;lt;/div&amp;gt;
   
 &amp;lt;div id='ruang-Sidebar-kanan'&amp;gt;
  Isi ruang-Sidebar-kanan
 &amp;lt;/div&amp;gt;

&amp;lt;/div&amp;gt;
&lt;/code&gt;&lt;/pre&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Dengan kode ini : &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;pre&gt;&lt;code&gt;
&amp;lt;div id='ruang-sidebar'&amp;gt;

 &amp;lt;b:section class='sidebar' id='ruang-Sidebar-top-besar' preferred='yes'/&amp;gt;


 &amp;lt;b:section class='sidebar' id='ruang-Sidebar-kiri' preferred='yes'/&amp;gt;

 &amp;lt;b:section class='sidebar' id='ruang-Sidebar-kanan' preferred='yes'/&amp;gt;

&amp;lt;/div&amp;gt;
&lt;/code&gt;&lt;/pre&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;4.Ganti sekumpulan tag-tag bagian Footer ini :&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;pre&gt;&lt;code&gt;
&amp;lt;div id='footer-kaki'&amp;gt;
 Belajar Template copyright 2010 | Template by : &amp;lt;a href='http://www.bahrul-ulum.com/'&amp;gt;Bahrul Ulum dot com&amp;lt;/a&amp;gt;   | Powered by:Blogger
&amp;lt;/div&amp;gt;
&lt;/code&gt;&lt;/pre&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Dengan kode ini : &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;pre&gt;&lt;code&gt;
&amp;lt;div id='footer-kaki'&amp;gt;

 &amp;lt;b:section class='foot' id='footer-3' showaddelement='no'&amp;gt;

  &amp;lt;b:widget id='Attribution1' locked='true' title='' type='Attribution'&amp;gt;

   &amp;lt;b:includable id='main'&amp;gt;

   &amp;lt;b:if cond='data:feedbackSurveyLink'&amp;gt;

    &amp;lt;div class='mobile-survey-link' style='text-align: center;'&amp;gt;

     &amp;lt;data:feedbackSurveyLink/&amp;gt;

    &amp;lt;/div&amp;gt;

    &amp;lt;/b:if&amp;gt;


    &amp;lt;div class='widget-content' style='text-align: center;'&amp;gt;

    &amp;lt;b:if cond='data:attribution != ""'&amp;gt;

    &amp;lt;data:attribution/&amp;gt;

    &amp;lt;/b:if&amp;gt;

    &amp;lt;/div&amp;gt;


    &amp;lt;b:include name='quickedit'/&amp;gt;

   &amp;lt;/b:includable&amp;gt;

  &amp;lt;/b:widget&amp;gt;

 &amp;lt;/b:section&amp;gt;

&amp;lt;/div&amp;gt;


&lt;/code&gt;&lt;/pre&gt;
&lt;br /&gt;
Selesai....&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Langkah Kedua :Simpan Template di Notepad&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Setelah anda mengganti/Mengedit semua kode2, lalu simpan di notepad dengan cara :&lt;br /&gt;
1. Klik pada tab file pada notepad,&lt;br /&gt;
2. Lalu klik save as,&lt;br /&gt;
3. Beri nama dengan Templateku.xml ,&lt;br /&gt;
4 .Lalu pada Save as type , pilih All files.&lt;br /&gt;
5. Klik save , dan simpan di dekstop.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-fZCIiRC_Qss/T-bGIhVLqxI/AAAAAAAAAgo/r187CKy5gIQ/s1600/Save-as-notepad.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="72" src="http://2.bp.blogspot.com/-fZCIiRC_Qss/T-bGIhVLqxI/AAAAAAAAAgo/r187CKy5gIQ/s320/Save-as-notepad.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Langkah Ketiga : Upload ke Blogger&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
1.Masuk kedashbor blogger&lt;br /&gt;
2.Pilih Tab Template ( pada blog yg baru dibikin)&lt;br /&gt;
3.Klik pada Tab Cadangkan/Pulihkan ( Disebelah kanan atas&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-AFuQTuKMRMU/T-bGIcpIabI/AAAAAAAAAgc/N11GtLKeqYk/s1600/cadangkan-tab.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="115" src="http://2.bp.blogspot.com/-AFuQTuKMRMU/T-bGIcpIabI/AAAAAAAAAgc/N11GtLKeqYk/s320/cadangkan-tab.jpg" width="229" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
4. Klik Pilih File&lt;br /&gt;
5. Lalu cari template yang tadi kita simpan di dekstop&lt;br /&gt;
6. Klik OPEN&lt;br /&gt;
7. Klik Unggah/Upload , tunggu sesaat sampai selesai ter upload&lt;br /&gt;
8. Jika tidak ada masalah, maka kini template bikinan kita sudah merubah bentuk template bawaan blogger. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Catatan : Jika anda masih gagal, silahkan bandingkan dengan template yang telah saya uji coba yang bisa di download disini&amp;nbsp;download di 4shared.com : 6kb&amp;nbsp;:&lt;br /&gt;
&lt;a href="http://www.4shared.com/rar/Cp3Mpsp8/Template-Struktur-dasar-ubah-k.html" rel="nofollow" target="_blank"&gt;Template Struktur dasar ubah konten Pos&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sampai disini kita telah sampai pada tahapan akhir memasukkan Database Blogspot kedalam template bikinan kita sendiri. Tinggal kita utak-atik lagi tampilannya dengan merubah kode tag-tag bagian CSS.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yang perlu diingat : Tidak semua pembuat template itu adalah juga seorang desainer. Perusahaan pembuat template profesional memiliki bagian-bagian tersendiri untuk pembuat kode-kode template dan bagian desainer.&lt;br /&gt;
Jadi jangan berkecil hati dulu yah jika template bikinan kita ini terlihat sangat kaku dan sederhana. Seiring dengan waktu dan pengalaman, nantinya mudah-mudahan kita bisa sekaligus menjadi desainer template yang bagus.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Semoga bermanfaat&lt;br /&gt;
Salam&lt;br /&gt;
Bahrul Ulum&lt;div class="feedflare"&gt;
&lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/bahrul-ulumdotcom?a=tkHn77TjsDA:kw4Uzgupiy4:yIl2AUoC8zA"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/bahrul-ulumdotcom?d=yIl2AUoC8zA" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/bahrul-ulumdotcom?a=tkHn77TjsDA:kw4Uzgupiy4:V_sGLiPBpWU"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/bahrul-ulumdotcom?i=tkHn77TjsDA:kw4Uzgupiy4:V_sGLiPBpWU" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/bahrul-ulumdotcom?a=tkHn77TjsDA:kw4Uzgupiy4:qj6IDK7rITs"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/bahrul-ulumdotcom?d=qj6IDK7rITs" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/bahrul-ulumdotcom?a=tkHn77TjsDA:kw4Uzgupiy4:gIN9vFwOqvQ"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/bahrul-ulumdotcom?i=tkHn77TjsDA:kw4Uzgupiy4:gIN9vFwOqvQ" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/bahrul-ulumdotcom?a=tkHn77TjsDA:kw4Uzgupiy4:F7zBnMyn0Lo"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/bahrul-ulumdotcom?i=tkHn77TjsDA:kw4Uzgupiy4:F7zBnMyn0Lo" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/bahrul-ulumdotcom?a=tkHn77TjsDA:kw4Uzgupiy4:TzevzKxY174"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/bahrul-ulumdotcom?d=TzevzKxY174" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;
&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/bahrul-ulumdotcom/~4/tkHn77TjsDA" height="1" width="1"/&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://www.bahrul-ulum.com/feeds/7339269988452382267/comments/default" title="Poskan Komentar" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://www.bahrul-ulum.com/2012/06/database-blogspot-bagian-body.html#comment-form" title="8 Komentar" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/8236350090641871657/posts/default/7339269988452382267?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/8236350090641871657/posts/default/7339269988452382267?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/bahrul-ulumdotcom/~3/tkHn77TjsDA/database-blogspot-bagian-body.html" title="Database Blogspot Bagian Body" /><author><name>Bahrul Ulum</name><uri>https://plus.google.com/113342904809597701717</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="32" height="32" src="//lh3.googleusercontent.com/-Gk0kDQhZSQk/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAj4/nFjGJf9shiE/s512-c/photo.jpg" /></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://2.bp.blogspot.com/-fZCIiRC_Qss/T-bGIhVLqxI/AAAAAAAAAgo/r187CKy5gIQ/s72-c/Save-as-notepad.jpg" height="72" width="72" /><thr:total>8</thr:total><feedburner:origLink>http://www.bahrul-ulum.com/2012/06/database-blogspot-bagian-body.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;CkIFSHo7cSp7ImA9WhJTEko.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-8236350090641871657.post-4090778396696985879</id><published>2012-06-21T16:19:00.000+07:00</published><updated>2012-06-21T16:21:59.409+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2012-06-21T16:21:59.409+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Database Blogspot" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Cara Membuat Template Blog" /><title>Memasukkan Database Blogspot Ke Template</title><content type="html">&lt;h2&gt;

Memasukkan Database Blogspot Ke Template Buatan Sendiri&lt;/h2&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah lama sekali saya menjanjikan untuk mempublish artikel &lt;a href="http://www.bahrul-ulum.com/2012/06/memasukkan-database-blogspot-ke.html"&gt;memasukkan database blogspot kedalam template&lt;/a&gt;, maka kini saya coba menuliskan tahapan memasukkan beberapa database blogspot untuk template buatan kita sendiri. Saya bukannya sedang banyak waktu luang, tapi ini karena saya kefikiran terus sama janji saya untuk meneruskan &lt;b&gt;artikel cara membuat template&lt;/b&gt;. Dan mudah-mudahan ini bisa menjadi jawaban atas beberapa permintaan teman-teman yg mungkin ingin serius menjadi pembuat template atau minimal ingin mengenal template blog.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-mhXYzQcMQOE/T-Lhy3kHs9I/AAAAAAAAAf8/ws1TPoKnlk0/s1600/Database_blogspot_Previef.gif" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img alt="Database Blogspot" border="0" src="http://2.bp.blogspot.com/-mhXYzQcMQOE/T-Lhy3kHs9I/AAAAAAAAAf8/ws1TPoKnlk0/s1600/Database_blogspot_Previef.gif" title="Database Blogspot" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Catatan : Artikel ini merupakan lanjutan dari seri membuat template blogspot yang dimulai dari sini : &lt;a href="http://www.bahrul-ulum.com/2010/04/belajar-membuat-template-blog.html" target="_blank"&gt;Cara membuat template blog&lt;/a&gt;. Untuk anda yang baru saja mampir di artikel ini silahkan lihat dulu dari awal yah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saya ingin mengingatkan sekali lagi , bahwa saya &lt;u&gt;bukanlah AHLI pembuat template&lt;/u&gt;, saya sekedar membagikan pengalaman saya dalam mengutak-atik template blog atau website saya. Jadi mungkin masih banyak kekurangan yang tidak dapat memuaskan anda. Jadi jika ada kesalahan baik disengaja atau tidak sengaja, saya mohon di maafkan seikhlasnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;h3&gt;

Fungsi Database&lt;/h3&gt;
Database berfungsi menyimpan data untuk ditampilkan berulang-ulang di&amp;nbsp; halaman&amp;nbsp;yang sama atau di halaman berbeda. Dengan adanya database, maka website atau blog bisa di bikin menjadi website yang dinamis.Website dinamis adalah website yang halamannya bisa dirubah atau berubah atau bertambah dan berkurang konten nya seiring dengan penambahan atau pengurangan pada database yang diinput, tanpa harus merubah kode halaman HTML nya.Ciri yang paling mudah dikenali untuk website dinamis adalah pada &amp;nbsp;kolom komentar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;h3&gt;

Pendahahuluan : Pengenalan Database Blogspot&lt;/h3&gt;
&lt;br /&gt;
Blogspot atau blogger memiliki dua kode-kode database yang berbeda cara penulisan dan peng aplikasian nya. Yaitu database untuk template klasik dan database untuk template NEW XML.&lt;br /&gt;
Jika anda mau mencoba semua pembelajaran template dari mulai contoh template 1 s/d template 20 , anda bisa menggunakan form template klasik. Untuk hal ini saya sarankan anda untuk MEMBUAT BLOG BARU di blogspot, jangan blog anda yang telah berjalan(sudah banyak artikel) dijadikan bahan percobaan, nanti akan banyak trial dan error yang terjadi, sehingga blog anda yang sudah eksis akan terganggu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk contoh aplikasi di template klasik telah saya buat disini :&lt;br /&gt;
&lt;a href="http://strukturtemplate.blogspot.com/" rel="nofollow" target="_blank"&gt;http://strukturtemplate.blogspot.com/&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;h3&gt;

Cara memasukkan kode-kode struktur template contoh ke template klasik , sbb :&lt;/h3&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;ol&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;Buat blogspot baru ( harus ), beri judul dan URL blog terserah anda.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;Setelah itu langsung menuju ke pengaturan TEMPLATE ( Klik Tab Template)&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;Lalu scroll ke paling bawah halaman, klik :"Kembali ke Template Klasik" , klik lagi link&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;Kembali ke Template Klasik , sampai terbuka Editor template HTML.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;Hapus kode2 yg ada di kolom editor HTML tsb.Dan gantikan dengan kode2 HTML&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;yg ada di templatepertama20 ,atau bisa copy yg ada disini :&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;view-source:http://strukturtemplate.blogspot.com/&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;Lalu tekan "Save" atau "Simpan Template"&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;Lihat hasilnya&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;
&lt;br /&gt;
Jika ada yang bertanya :"Apa beda template klasik dengan template New XML ?". silahkan lihat di postingan ini :&lt;br /&gt;
&lt;a href="http://universityofbloggers.blogspot.com/2009/02/cara-merubah-template-blog.html"&gt;http://universityofbloggers.blogspot.com/2009/02/cara-merubah-template-blog.html&lt;/a&gt; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Beberapa hal yang ingin saya tambahkan untuk perbedaan template klasik dengan NEW xml adalah pada template&amp;nbsp;&lt;span style="background-color: white;"&gt;NEW xml ada&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;kemudahaan dalam DRAG and DROP fitur widget dll. Kalau di template klasik, kita harus menambahkan sendiri kode-kode widget kedalam editor HTML, sedangkan di NEW xml, kita hanya tinggal klik add gadget lalu pilih widget yang ingin ditampilkan.Template NEW juga kini semakin mudah untuk didesain dengan menggunakan fitur "Blogger Template Designer" . Kelebihan lain, kini ada fitur memasukkan deskripsi dan ada fitur Pengalihan URL ( Redirect ).&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sedangkan kelebihan Template klasik, karena dia sedikit dalam meminta kueri ke database,maka template klasik sedikit lebih cepat loading nya dibanding template NEW xml.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Baiklah, kita kembali ke tema database blogspot. Karena kita ingin kedepannya bisa lebih mudah dalam peng operasian blog, maka kita akan membatasi pada database blogspot NEW XML saja.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;h3&gt;

Struktur Database Blogspot&lt;/h3&gt;
Kode-kode&amp;nbsp;&lt;span style="background-color: white;"&gt;Database Blogspot akan banyak kita temukan dengan kode bukaan:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="background-color: white;"&gt;b:section&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="background-color: white;"&gt;b:widget&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="background-color: white;"&gt;b:includable&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="background-color: white;"&gt;b:include&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
Saya tidak akan membahas maksud dari kode-kode itu di artikel ini, saya akan langsung mulai memberikan beberapa database blogspot penting untuk dimasukkan kedalam template kita.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;h4&gt;

Langkah Memasukkan database Blogspot New XMl ke Template&lt;/h4&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;ol&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;Sebelumnya lihat lagi struktur template dasar yang ada di sini :&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;a href="view-source:http://strukturtemplate.blogspot.com/" rel="nofollow" style="background-color: white;" target="_blank"&gt;view-source:http://strukturtemplate.blogspot.com/&lt;/a&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&amp;nbsp;copy semua kodenya.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;Bikin lagi blogspot baru, atau jika mau pakai blog yg tadi kita ubah ke template klasik, maka ubah lagi ke tempate new xml, caranya klik pada link : "Tingkatkan Template"&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;Lalu masukkan kode-kode yg tadi kita copy.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;h4&gt;

Setelah kode dimasukkan, lalu kita mulai &amp;nbsp;lakukan penggantian kode-kode sbb :&lt;/h4&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;h5&gt;

A. Database dan Kode tag bagian atas Template blog (sebelum body)&lt;/h5&gt;
&lt;br /&gt;
1. Ganti tag &lt;br /&gt;
&lt;pre&gt;&lt;code&gt;&amp;lt;html&amp;gt;&lt;/code&gt;&lt;/pre&gt;
&lt;br /&gt;
dengan tag ini :&lt;br /&gt;
&lt;pre&gt;&lt;code&gt;
&amp;lt;?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?&amp;gt;
&amp;lt;!DOCTYPE html&amp;gt;
&amp;lt;html b:version='2' class='v2' expr:dir='data:blog.languageDirection' xmlns='http://www.w3.org/1999/xhtml' xmlns:b='http://www.google.com/2005/gml/b' xmlns:data='http://www.google.com/2005/gml/data' xmlns:expr='http://www.google.com/2005/gml/expr'&amp;gt;
&lt;/code&gt;&lt;/pre&gt;
&lt;br /&gt;
2. Ganti tag :&lt;br /&gt;
&amp;lt;title&amp;gt;Template Pertamaku&amp;lt;/title&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
dengan kode ini :&lt;br /&gt;
&lt;pre&gt;&lt;code&gt;
&amp;lt;meta content='IE=EmulateIE7' http-equiv='X-UA-Compatible'/&amp;gt;
    &amp;lt;b:if cond='data:blog.isMobile'&amp;gt;
      &amp;lt;meta content='width=device-width,initial-scale=1.0,minimum-scale=1.0,maximum-scale=1.0' name='viewport'/&amp;gt;
    &amp;lt;b:else/&amp;gt;
      &amp;lt;meta content='width=1100' name='viewport'/&amp;gt;
    &amp;lt;/b:if&amp;gt;
    &amp;lt;b:include data='blog' name='all-head-content'/&amp;gt;
    &amp;lt;title&amp;gt;&amp;lt;data:blog.pageTitle/&amp;gt;&amp;lt;/title&amp;gt;

&lt;/code&gt;&lt;/pre&gt;
&lt;br /&gt;
3.Ganti tag :&lt;br /&gt;
&lt;pre&gt;&lt;code&gt;
&amp;lt;style type='text/css'&amp;gt;
&lt;/code&gt;&lt;/pre&gt;
&lt;br /&gt;
dengan kode ini : &lt;br /&gt;
&lt;pre&gt;&lt;code&gt;
&amp;lt;b:skin&amp;gt;&amp;lt;![CDATA[/*
&lt;/code&gt;&lt;/pre&gt;
&lt;br /&gt;
4.Ganti tag :&lt;br /&gt;
&lt;pre&gt;&lt;code&gt;
&amp;lt;/style&amp;gt;
&lt;/code&gt;&lt;/pre&gt;
&lt;br /&gt;
dengan kode ini : &lt;br /&gt;
&lt;pre&gt;&lt;code&gt;
]]&amp;gt;&amp;lt;/b:skin&amp;gt;
&lt;/code&gt;&lt;/pre&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;br /&gt;
Hmmm... karena artikel Memasukkan Database Blogspot Ke Template ini sudah terlalu panjang, maka akan saya lanjutkan di postingan berikutnya disini :&lt;br /&gt;
&lt;a href="http://www.bahrul-ulum.com/2012/06/database-blogspot-bagian-body.html" target="_blank"&gt;Database blogspot bagian body&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;&lt;div class="feedflare"&gt;
&lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/bahrul-ulumdotcom?a=mfKBSyl7Yak:o4qpzef0sYg:yIl2AUoC8zA"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/bahrul-ulumdotcom?d=yIl2AUoC8zA" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/bahrul-ulumdotcom?a=mfKBSyl7Yak:o4qpzef0sYg:V_sGLiPBpWU"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/bahrul-ulumdotcom?i=mfKBSyl7Yak:o4qpzef0sYg:V_sGLiPBpWU" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/bahrul-ulumdotcom?a=mfKBSyl7Yak:o4qpzef0sYg:qj6IDK7rITs"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/bahrul-ulumdotcom?d=qj6IDK7rITs" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/bahrul-ulumdotcom?a=mfKBSyl7Yak:o4qpzef0sYg:gIN9vFwOqvQ"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/bahrul-ulumdotcom?i=mfKBSyl7Yak:o4qpzef0sYg:gIN9vFwOqvQ" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/bahrul-ulumdotcom?a=mfKBSyl7Yak:o4qpzef0sYg:F7zBnMyn0Lo"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/bahrul-ulumdotcom?i=mfKBSyl7Yak:o4qpzef0sYg:F7zBnMyn0Lo" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/bahrul-ulumdotcom?a=mfKBSyl7Yak:o4qpzef0sYg:TzevzKxY174"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/bahrul-ulumdotcom?d=TzevzKxY174" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;
&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/bahrul-ulumdotcom/~4/mfKBSyl7Yak" height="1" width="1"/&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://www.bahrul-ulum.com/feeds/4090778396696985879/comments/default" title="Poskan Komentar" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://www.bahrul-ulum.com/2012/06/memasukkan-database-blogspot-ke.html#comment-form" title="4 Komentar" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/8236350090641871657/posts/default/4090778396696985879?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/8236350090641871657/posts/default/4090778396696985879?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/bahrul-ulumdotcom/~3/mfKBSyl7Yak/memasukkan-database-blogspot-ke.html" title="Memasukkan Database Blogspot Ke Template" /><author><name>Bahrul Ulum</name><uri>https://plus.google.com/113342904809597701717</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="32" height="32" src="//lh3.googleusercontent.com/-Gk0kDQhZSQk/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAj4/nFjGJf9shiE/s512-c/photo.jpg" /></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://2.bp.blogspot.com/-mhXYzQcMQOE/T-Lhy3kHs9I/AAAAAAAAAf8/ws1TPoKnlk0/s72-c/Database_blogspot_Previef.gif" height="72" width="72" /><thr:total>4</thr:total><feedburner:origLink>http://www.bahrul-ulum.com/2012/06/memasukkan-database-blogspot-ke.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;C08DSXg_eip7ImA9WhVaFEw.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-8236350090641871657.post-1319375417699085077</id><published>2012-06-11T17:51:00.001+07:00</published><updated>2012-06-11T17:51:18.642+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2012-06-11T17:51:18.642+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Tokoh" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Mimpi" /><title>Bertemu Pak Joko Widodo</title><content type="html">Beberapa hari yang lalu tak ada hujan atak ada angin, aku tiba-tiba masuk ke sebuah gedung aula tua. Terlihat gedung itu sangat berantakan dan tak ada yang sanggup untuk memperbaikinya.Aku juga heran kenapa gedung yang dinding nya tampak bagus, dengan hiasan dan ornamen yang cantik serta ada pajangan-pajangan yang sangat elok, lalu kenapa terlihat berantakan? Dan juga kulihat banyak disana-sini &lt;a href="http://www.bahrul-ulum.com/2010/05/melahirkan-di-dalam-air.html" target="_blank"&gt;air&lt;/a&gt; tergenang?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lalu aku mendapati ada seorang yang tampak berwibawa sedang duduk termenung di sebuah bangku sederhana. Aku mendekati orang itu dan mencoba mencari tau apa yang sedang difikirkannya. Ternyata orang itu sedang memikirkan bagaimana caranya me renovasi gedung yang sudah berulang kali gonta-ganti kontraktor, dan selalu tak berhasil menjadikan gedung itu berfungsi sebagaimana mestinya.&amp;nbsp;Lalu aku mencoba membuat solusi dengan menyodorkan beberapa lembar kertas rencana. Aku sendiri tak ingat apa solusi yang kutuliskan di kertas itu, pokoknya aku ingat hanya memberikan kertas ke orang itu saja.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-NYeP7ZEMMXQ/T9XLEnERUjI/AAAAAAAAAek/mhsBSCjR3JI/s1600/Mimpi_Ketemu_Pak_JokoWI.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img alt="Ketemu Pak Joko Widodo" border="0" height="283" src="http://3.bp.blogspot.com/-NYeP7ZEMMXQ/T9XLEnERUjI/AAAAAAAAAek/mhsBSCjR3JI/s320/Mimpi_Ketemu_Pak_JokoWI.jpg" title="Ketemu Pak Joko Widodo" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Orang itu menerima kertas ku dengan memicingkan mata seperti berfikir keras. Ia tampak meneliti kertas rencanaku dengan serius. Dibolak-balik kertasku beberapa kali. Dan beberapa saat kemudian, orang itu berteriak: " Haaaa.. ini dia.. ini yang saya mau..!!." Katanya dengan girang dan spontan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dipanggilnya aku dan diberikan kembali kertas rencana itu kepadaku. Orang itu lalu mengatakan bahwa aku lah yang pantas meneruskan perbaikan gedung itu.Aku lalu diberikan &lt;a href="http://www.bahrul-ulum.com/2011/10/contoh-surat-perjanjian-kerja-spk.html" target="_blank"&gt;surat perintah kerja&lt;/a&gt; sebagai bukti bahwa aku ditunjuk oleh orang itu sebagai kontraktor yang akan merenovasi total menurut gambar kerja yang aku berikan. Saking girangnya, aku berlari keluar dan langsung pulang kerumah ku.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tak ada yang istimewa buat anda atas ceritaku itu, tapi buatku itu istimewa. Karena orang itu adalah &lt;b&gt;Bapak Joko Widodo&lt;/b&gt; sang walikota Solo yang terkenal itu. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku heran dan bingung , padahal aku belum pernah bertemu beliau sebelumnya. Dan aku bagai mendapat berkah bisa dipertemukan langsung dengan pak Joko Wi, demikian panggilan pak walikota yang merakyat itu.Apalagi pertemuan ku itu adalah pertemuan membawa rezeki buat ku, yakni aku diberikan proyek renovasi gedung aula yang beberapa kali telah gagal dikerjakan oleh beberapa &lt;a href="http://www.bahrul-ulum.com/2010/03/menjadi-kontraktor-lansekap.html" target="_blank"&gt;kontraktor&lt;/a&gt; sebelumnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namunnnn... yang tidak enaknya.. ternyata itu &lt;b&gt;cuma  mimpi ku&lt;/b&gt; dimalam hari. Ya itu Cuma mimpi. Saat aku terbangun aku masih saja termangu. Kenapa aku ketemu dengan pak Joko widodo yah? Padahal aku lihat beliau aja cuma di televisi. Dan itu pun jarang sekali aku nonton TV.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ahh.. mudah-mudahan mimpi ini menjadi pertanda baik saja buat aku dan juga buat pak Joko Widodo.Semoga beliau selalu mendapat bimbingan, lindungan dan cucuran Rahmat dari Allah SWT. Amiien...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
My Diary... 11 Juni 2012&lt;div class="feedflare"&gt;
&lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/bahrul-ulumdotcom?a=FakGWEoSO0c:a5rTAMKc35E:yIl2AUoC8zA"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/bahrul-ulumdotcom?d=yIl2AUoC8zA" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/bahrul-ulumdotcom?a=FakGWEoSO0c:a5rTAMKc35E:V_sGLiPBpWU"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/bahrul-ulumdotcom?i=FakGWEoSO0c:a5rTAMKc35E:V_sGLiPBpWU" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/bahrul-ulumdotcom?a=FakGWEoSO0c:a5rTAMKc35E:qj6IDK7rITs"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/bahrul-ulumdotcom?d=qj6IDK7rITs" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/bahrul-ulumdotcom?a=FakGWEoSO0c:a5rTAMKc35E:gIN9vFwOqvQ"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/bahrul-ulumdotcom?i=FakGWEoSO0c:a5rTAMKc35E:gIN9vFwOqvQ" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/bahrul-ulumdotcom?a=FakGWEoSO0c:a5rTAMKc35E:F7zBnMyn0Lo"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/bahrul-ulumdotcom?i=FakGWEoSO0c:a5rTAMKc35E:F7zBnMyn0Lo" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/bahrul-ulumdotcom?a=FakGWEoSO0c:a5rTAMKc35E:TzevzKxY174"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/bahrul-ulumdotcom?d=TzevzKxY174" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;
&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/bahrul-ulumdotcom/~4/FakGWEoSO0c" height="1" width="1"/&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://www.bahrul-ulum.com/feeds/1319375417699085077/comments/default" title="Poskan Komentar" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://www.bahrul-ulum.com/2012/06/bertemu-pak-joko-widodo.html#comment-form" title="2 Komentar" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/8236350090641871657/posts/default/1319375417699085077?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/8236350090641871657/posts/default/1319375417699085077?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/bahrul-ulumdotcom/~3/FakGWEoSO0c/bertemu-pak-joko-widodo.html" title="Bertemu Pak Joko Widodo" /><author><name>Bahrul Ulum</name><uri>https://plus.google.com/113342904809597701717</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="32" height="32" src="//lh3.googleusercontent.com/-Gk0kDQhZSQk/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAj4/nFjGJf9shiE/s512-c/photo.jpg" /></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://3.bp.blogspot.com/-NYeP7ZEMMXQ/T9XLEnERUjI/AAAAAAAAAek/mhsBSCjR3JI/s72-c/Mimpi_Ketemu_Pak_JokoWI.jpg" height="72" width="72" /><thr:total>2</thr:total><feedburner:origLink>http://www.bahrul-ulum.com/2012/06/bertemu-pak-joko-widodo.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;C0IFQn0zfip7ImA9WhVbGUw.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-8236350090641871657.post-3973358458701014097</id><published>2012-06-05T22:51:00.003+07:00</published><updated>2012-06-05T22:51:53.386+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2012-06-05T22:51:53.386+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Google Plus" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Google" /><title>Mengembalikan Profil Google Plus Ke Profil Blogger</title><content type="html">&lt;b&gt;Cara Kembali Ke Profil Blogger dari Profil Google&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah tulisan saya tentang &lt;a href="http://www.bahrul-ulum.com/2012/03/mengubah-profil-blogger-ke-googlesplus.html" target="_blank"&gt;merubah profil Blogger ke Profil Google plus&lt;/a&gt; , lalu ada pertanyaan bagaimana caranya jika kita mau kembali ke profil Blogger ? Mungkin ada alasan tertentu sehingga dianatara kita ingin kembali ke profil blogger semula.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-nM8pkxUTBK0/T84lXTol5RI/AAAAAAAAAbk/acuOZy-iuMg/s1600/Google_plus_to_blogger.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img alt="Google Plus Ke Blogger" border="0" src="http://1.bp.blogspot.com/-nM8pkxUTBK0/T84lXTol5RI/AAAAAAAAAbk/acuOZy-iuMg/s1600/Google_plus_to_blogger.jpg" title="Google Plus Ke Blogger" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saya belum pernah melakukan &lt;b&gt;merubah kembali profil google plus ke blogger&lt;/b&gt;, namun jika anda ingin melakukan nya anda bisa coba dengan mengunjungi link ini :&lt;br /&gt;
&lt;a href="http://www.blogger.com/revert-profile.g" rel="nofollow" target="_blank"&gt;http://www.blogger.com/revert-profile.g&lt;/a&gt; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi kalau aturan nya tidak berubah , anda tdk bisa beralih kembali ke profil blogger setalah anda merubah keprofil  google plus, setelah lewat masa 30 hari. Namun tak ada salah nya untuk mencoba.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Demikian tulisan &lt;u&gt;Mengembalikan Profil Google Plus Ke Profil Blogger&lt;/u&gt; ini saya sampaikan sebagai jawaban dari pertanyaan yang ada di kolom komentar disini : &lt;a href="http://www.bahrul-ulum.com/2012/03/mengubah-profil-blogger-ke-googlesplus.html?showComment=1338703102336#c1594641996924201122"&gt;bagaimana caranya untuk kembali ke profil blogger semula?&lt;/a&gt;&lt;div class="feedflare"&gt;
&lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/bahrul-ulumdotcom?a=IwPsfzz4s0s:0vMwU1izwPM:yIl2AUoC8zA"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/bahrul-ulumdotcom?d=yIl2AUoC8zA" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/bahrul-ulumdotcom?a=IwPsfzz4s0s:0vMwU1izwPM:V_sGLiPBpWU"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/bahrul-ulumdotcom?i=IwPsfzz4s0s:0vMwU1izwPM:V_sGLiPBpWU" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/bahrul-ulumdotcom?a=IwPsfzz4s0s:0vMwU1izwPM:qj6IDK7rITs"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/bahrul-ulumdotcom?d=qj6IDK7rITs" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/bahrul-ulumdotcom?a=IwPsfzz4s0s:0vMwU1izwPM:gIN9vFwOqvQ"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/bahrul-ulumdotcom?i=IwPsfzz4s0s:0vMwU1izwPM:gIN9vFwOqvQ" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/bahrul-ulumdotcom?a=IwPsfzz4s0s:0vMwU1izwPM:F7zBnMyn0Lo"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/bahrul-ulumdotcom?i=IwPsfzz4s0s:0vMwU1izwPM:F7zBnMyn0Lo" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/bahrul-ulumdotcom?a=IwPsfzz4s0s:0vMwU1izwPM:TzevzKxY174"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/bahrul-ulumdotcom?d=TzevzKxY174" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;
&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/bahrul-ulumdotcom/~4/IwPsfzz4s0s" height="1" width="1"/&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://www.bahrul-ulum.com/feeds/3973358458701014097/comments/default" title="Poskan Komentar" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://www.bahrul-ulum.com/2012/06/mengembalikan-profil-google-plus-ke.html#comment-form" title="0 Komentar" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/8236350090641871657/posts/default/3973358458701014097?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/8236350090641871657/posts/default/3973358458701014097?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/bahrul-ulumdotcom/~3/IwPsfzz4s0s/mengembalikan-profil-google-plus-ke.html" title="Mengembalikan Profil Google Plus Ke Profil Blogger" /><author><name>Bahrul Ulum</name><uri>https://plus.google.com/113342904809597701717</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="32" height="32" src="//lh3.googleusercontent.com/-Gk0kDQhZSQk/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAj4/nFjGJf9shiE/s512-c/photo.jpg" /></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://1.bp.blogspot.com/-nM8pkxUTBK0/T84lXTol5RI/AAAAAAAAAbk/acuOZy-iuMg/s72-c/Google_plus_to_blogger.jpg" height="72" width="72" /><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://www.bahrul-ulum.com/2012/06/mengembalikan-profil-google-plus-ke.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;C0cGR346cSp7ImA9WhVVFEQ.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-8236350090641871657.post-4359762297680665947</id><published>2012-05-02T22:27:00.000+07:00</published><updated>2012-05-08T22:30:26.019+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2012-05-08T22:30:26.019+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Contoh Surat" /><title>Aneka Surat Perjanjian Kerja</title><content type="html">&lt;span style="font-size: large;"&gt;Aneka Surat Perjanjian Kerja&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
Surat perjanjian adalah ssebuah surat resmi yang cara penulisannya khusus dengan kalimat-kalimat tertentu yang mengikat kedua belah pihak yang mangadakan bentuk ikatan perjanjian.&lt;br /&gt;
Selain Surat perjanjian Kerja Proyek yang pernah saya tuliskan disini : &lt;a href="http://www.bahrul-ulum.com/2011/10/contoh-surat-perjanjian-kerja-spk.html" target="_blank"&gt;Contoh Surat perjanjian Kerja&lt;/a&gt; , ada banyak sekali macam surat perjanjian kerja, misalnya Surat perjanian kerja untuk karyawan, surat perjanjian kerjasama, surat perjanjian kerja perusahaan, surat perjanjian kerjasama bagi hasil, dll .&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Secara garis besar, surat perjanjian kerja terdiri dari :&lt;br /&gt;
Kepala Surat atau Kop surat&lt;br /&gt;
Berisi : Judul surat , misalnya Surat Perjanjian Kerja ; Nomor surat ; serta perihal atau penjelasan surat.&lt;br /&gt;
Isi Surat yang merupakan bagian penting yang perlu di periksa bersama kedua pihak, yang isinya berupa pencantuman nama dan identitas engkap orang2 yang mengikat perjanjian, dan Pasal-pasal perjanjian&lt;br /&gt;
Kaki surat yang merupakan penutup, yg isinya berupa tanda tangan pihak-pihak yang berjanji disertai saksi jika diperlukan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk lebih jelasnya mari kita lihat Contoh Surat perjanjian Kerja untuk karyawan ( Semua nama dan tempat hanya sebagai contoh saja)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div style="text-align: center;"&gt;
&lt;span style="font-size: x-large;"&gt;Surat Perjanjian Kerja&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
Yang bertanda tangan dibawah ini:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
1. Nama &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; : Samsudin&lt;br /&gt;
&amp;nbsp; &amp;nbsp; Alamat &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; : &amp;nbsp;Jl. Teluk Betung No.12 Rt 12 Rw 12 Bekasi –Jawa Barat 111777&lt;br /&gt;
&amp;nbsp; &amp;nbsp; Jabatan &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp;: Manager HRD&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama &amp;nbsp;Perusahaan &amp;nbsp;PT. Sejahtera Selalu Saja&lt;br /&gt;
Yang berkedudukan di &amp;nbsp;Bekasi &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Selanjutnya dalam surat perjanjian ini disebut sebagai pihak pertama .&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
2. Nama &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; : Sudiro&lt;br /&gt;
&amp;nbsp; &amp;nbsp; Jenis Kelamin &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; : &amp;nbsp;Laki-laki&lt;br /&gt;
&amp;nbsp; &amp;nbsp; Tempat &amp;amp; Tgl Lahir &amp;nbsp; : Bekasi , 17 Agustus 1945&lt;br /&gt;
&amp;nbsp; &amp;nbsp; Agama &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; : Islam&lt;br /&gt;
&amp;nbsp; &amp;nbsp; Pendidikan terakhir &amp;nbsp;: SLTA&lt;br /&gt;
&amp;nbsp; &amp;nbsp; Alamat &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp;: Jl.bekasi Rt 17 Rw 8 Bekasi Jawabarat 170845&lt;br /&gt;
&amp;nbsp; &amp;nbsp; No.KTP &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; : &amp;nbsp;170845170845&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama diri sendiri, &amp;nbsp;selanjutnya disebut sebagai pihak kedua.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kedua pihak sepakat untuk membuat perjanjian kerja dengan ketentuan dan syarat-syarat sebagai berikut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-size: large;"&gt;Pasal 1&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pihak pertama degan ini menyatakan menerima pihak kedua sebagai karyawan perusahaan PT. Sejahtera Selalu Saja , yang terletak di Bekasi &amp;nbsp;dalam bidang Percetakan &amp;nbsp;dan pihak kedua dengan ini menyatakan bersedia menjadi karyawan pihak pertama dalam bidang tugas &amp;nbsp;Teknisi Mesin&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-size: large;"&gt;Pasal 2&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Masa percobaan ditetapkan selama 2 bulan dihitung sejak tanggal masuk diterima bekerja (perjanjian waktu tertentu tidak boleh disyaratkan dalam masa percobaan), yakni sejak tanggal &amp;nbsp;17 Agustus 2012&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Upah diberikan secara bulanan, besarnya upah pokok Rp .1.000.000,- dengan waktu kerja sehari 8 jam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-size: large;"&gt;Pasal 3&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tunjangan-tunjangan di luar upah adalah:&lt;br /&gt;
Tunjangan makan &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp;: Rp 10.000,- &amp;nbsp;per hari&lt;br /&gt;
Tunjangan transport &amp;nbsp; &amp;nbsp;: Rp 10.000,- &amp;nbsp;per hari&lt;br /&gt;
Bonus &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp;: Disesuaikan dengan prestasi kerja&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-size: large;"&gt;Pasal 4&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Apabila pemilik usaha atau karyawan mengakhiri perjanjian kerja untuk waktu tertentu sebelum waktunya berakhir, maka pihak yang mengakhiri perjanjian kerja tersebut wajib membayar ganti rugi kepada pihak lainnya sebesar sisa upah pekerja sampai waktu atau pekerjaan seharusnya selesai, kecuali apabila putusnya hubungan kerja karena alasan memaksa/kesalahan berat pekerja.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-size: large;"&gt;Pasal 5&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pihak pertama dan kedua bersedia menaati isi peraturan perusahaan, dan pihak kedua akan patuh pada tata tertib perusahaan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-size: large;"&gt;Pasal 6&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hal-hal yang belum diatur dalam perjanjian kerja ini, berlaku ketentuan isi KKB dan/atau peraturan perusahaan (jika perusahaan belum memiliki KKB atau peraturan perusahaan, perjanjian kerja ini dibuat lebih rinci lagi dengan mengacu pada pedoman pembuatan peraturan perusahaan).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-size: large;"&gt;Pasal 7&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Segala perselisihan yang timbul akibat perjanjian kerja ini akan diselesaikan secara musyawarah dan mufakat,dan apabila tidak dapat diselesaikan para pihak akan menyelesaikannya melalui Kantor Kepaniteraan Pengadilan Negeri Bekasi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Demikian Surat Perjanjian Kerja ini dibuat, setelah Kedua pihak membaca dan mengerti &amp;nbsp;isinya kemudian dengan sukarela tanpa paksaan atau tekanan dari siapa pun bersama-sama menandatanganinya di atas kertas bermaterai yang berlaku.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dibuat di Bekasi&lt;br /&gt;
Tanggal &amp;nbsp;17 Agustus 2011&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pihak Pertama &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp;Pihak Kedua&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;nbsp;(Samsudin) &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp;(Sudiro)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;&lt;div class="feedflare"&gt;
&lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/bahrul-ulumdotcom?a=OgUjvxcN8Jc:G8xSgRjHMhE:yIl2AUoC8zA"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/bahrul-ulumdotcom?d=yIl2AUoC8zA" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/bahrul-ulumdotcom?a=OgUjvxcN8Jc:G8xSgRjHMhE:V_sGLiPBpWU"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/bahrul-ulumdotcom?i=OgUjvxcN8Jc:G8xSgRjHMhE:V_sGLiPBpWU" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/bahrul-ulumdotcom?a=OgUjvxcN8Jc:G8xSgRjHMhE:qj6IDK7rITs"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/bahrul-ulumdotcom?d=qj6IDK7rITs" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/bahrul-ulumdotcom?a=OgUjvxcN8Jc:G8xSgRjHMhE:gIN9vFwOqvQ"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/bahrul-ulumdotcom?i=OgUjvxcN8Jc:G8xSgRjHMhE:gIN9vFwOqvQ" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/bahrul-ulumdotcom?a=OgUjvxcN8Jc:G8xSgRjHMhE:F7zBnMyn0Lo"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/bahrul-ulumdotcom?i=OgUjvxcN8Jc:G8xSgRjHMhE:F7zBnMyn0Lo" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/bahrul-ulumdotcom?a=OgUjvxcN8Jc:G8xSgRjHMhE:TzevzKxY174"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/bahrul-ulumdotcom?d=TzevzKxY174" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;
&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/bahrul-ulumdotcom/~4/OgUjvxcN8Jc" height="1" width="1"/&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://www.bahrul-ulum.com/feeds/4359762297680665947/comments/default" title="Poskan Komentar" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://www.bahrul-ulum.com/2012/05/aneka-surat-perjanjian-kerja.html#comment-form" title="0 Komentar" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/8236350090641871657/posts/default/4359762297680665947?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/8236350090641871657/posts/default/4359762297680665947?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/bahrul-ulumdotcom/~3/OgUjvxcN8Jc/aneka-surat-perjanjian-kerja.html" title="Aneka Surat Perjanjian Kerja" /><author><name>Bahrul Ulum</name><uri>https://plus.google.com/113342904809597701717</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="32" height="32" src="//lh3.googleusercontent.com/-Gk0kDQhZSQk/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAj4/nFjGJf9shiE/s512-c/photo.jpg" /></author><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://www.bahrul-ulum.com/2012/05/aneka-surat-perjanjian-kerja.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;A0YHQX47eyp7ImA9WhVVFEs.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-8236350090641871657.post-8661756601327799705</id><published>2012-05-01T16:15:00.000+07:00</published><updated>2012-05-08T16:25:30.003+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2012-05-08T16:25:30.003+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Jual Rumah" /><title>Jual Rumah di Jatiasih Bekasi</title><content type="html">Mau beli Rumah di Jatiasih Bekasi ? Coba ini saya mau Jual rumah di Jatiasih Bekasi.Dekat ke Pintu Tol Jatiasih cuma 5 menit kalau jalan kaki.Ini rumah mau dijual karena: saya butuh uang utk bayar utang ke pabrik kaca dan aluminium,akibat proyek saya yang belum dibayar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah beberapa waktu lalu saya berniat &lt;a href="http://www.bahrul-ulum.com/2012/03/dijual-tanah-dikecamatan-setu-bekasi.html" target="_blank"&gt;jual tanah di bantar gerbang&lt;/a&gt; yang belum terjual.Akhirnya saya mau ndak mau jual deh rumah, yang kali aja lebih cepat dan lebih banyak peminatnya. Kalau rumah ini juga lama terjualnya, saya sudah ancang-ancang untuk jual mobil pickup saya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Akses kemana-mana mudah.Dekat dengan Sekolah SD TI, SMPN 2, Ke GIANT , dekat dengan GORO, Rumah sakit Bakti Husada,Puskesmas,Pasar Jatiasih. dll.Masjid..lengkap semuanya ada.Secara ini termasuk daerah yang sangat cepat pertumbuhannya sejak jalan Toll JORR berfungsi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-size: large;"&gt;Info Rumah:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;Luas Tanah kurang lebih 45 m2, rumah tingkat dua.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Air sanyo, (bukan Jetpump)&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;listrik 1300 watt.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Telephon belum ada ( Gampang pasang baru).&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Surat masih Akta jual beli.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Bisa masuk motor ( Mobil tdk masuk).&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-size: large;"&gt;Photo Rumah Yang &amp;nbsp;mau Dijual:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;table align="center" cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center;"&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-TGCZ5jfha-w/T6jgbASRurI/AAAAAAAAAaA/AfkUEQNj5DQ/s1600/Rumah_Dijual_Jatiasih.JPG" imageanchor="1" style="margin-left: auto; margin-right: auto;"&gt;&lt;img alt="Rumah_Jatiasih_Dijual" border="0" height="320" src="http://2.bp.blogspot.com/-TGCZ5jfha-w/T6jgbASRurI/AAAAAAAAAaA/AfkUEQNj5DQ/s320/Rumah_Dijual_Jatiasih.JPG" title="Rumah_Jatiasih_Dijual" width="240" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;Tampak Depan -Samping&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;table align="center" cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center;"&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-jcPtdPxdgTo/T6jgcXA2hUI/AAAAAAAAAaI/rGNcdIClQM8/s1600/Rumah_Dijual_Jatiasih_depan.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: auto; margin-right: auto;"&gt;&lt;img alt="Rumah_Jatiasih_Dijual" border="0" height="320" src="http://1.bp.blogspot.com/-jcPtdPxdgTo/T6jgcXA2hUI/AAAAAAAAAaI/rGNcdIClQM8/s320/Rumah_Dijual_Jatiasih_depan.jpg" title="Rumah_Jatiasih_Dijual" width="240" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;Tampak Depan&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-size: large;"&gt;Akses Mobil Angkutan Umum&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ada mobil AGRO yang mampir di depan pintu Tol Jatiasih, Bus Agro ini jurusan Bekasi - BSD.&lt;br /&gt;
Ada juga BUS PPD jurusan Jatiasih - Kota (jakarta)&lt;br /&gt;
Angkot ke Pondok Gede, ke Cawang, Ke Kp.Rambutan, Ke Terminal Bekasi.&lt;br /&gt;
Dekat dengan Pool Taksi Express&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Nahh.. ini rumah cocok nih untuk anda yang punya keluarga kecil ( 4 orang).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-size: large;"&gt;Harga Rumah&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
O iya harga nya saya jual Rp 75 jt ( Tujuh Puluh Lima Juta Rupiah)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Berminat ? hubungi saya : 08129263706 ( Tanpa Perantara ). SMS aja yah dulu. Soalnya saya kadang sulit dihubungi.
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
P.S : Maaf ya untuk subscriber....sampe saya jual rumah aja dipublish di blog :D&lt;div class="feedflare"&gt;
&lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/bahrul-ulumdotcom?a=U5CWeIWkcS8:dLTNRz_Pn9w:yIl2AUoC8zA"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/bahrul-ulumdotcom?d=yIl2AUoC8zA" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/bahrul-ulumdotcom?a=U5CWeIWkcS8:dLTNRz_Pn9w:V_sGLiPBpWU"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/bahrul-ulumdotcom?i=U5CWeIWkcS8:dLTNRz_Pn9w:V_sGLiPBpWU" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/bahrul-ulumdotcom?a=U5CWeIWkcS8:dLTNRz_Pn9w:qj6IDK7rITs"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/bahrul-ulumdotcom?d=qj6IDK7rITs" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/bahrul-ulumdotcom?a=U5CWeIWkcS8:dLTNRz_Pn9w:gIN9vFwOqvQ"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/bahrul-ulumdotcom?i=U5CWeIWkcS8:dLTNRz_Pn9w:gIN9vFwOqvQ" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/bahrul-ulumdotcom?a=U5CWeIWkcS8:dLTNRz_Pn9w:F7zBnMyn0Lo"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/bahrul-ulumdotcom?i=U5CWeIWkcS8:dLTNRz_Pn9w:F7zBnMyn0Lo" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/bahrul-ulumdotcom?a=U5CWeIWkcS8:dLTNRz_Pn9w:TzevzKxY174"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/bahrul-ulumdotcom?d=TzevzKxY174" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;
&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/bahrul-ulumdotcom/~4/U5CWeIWkcS8" height="1" width="1"/&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://www.bahrul-ulum.com/feeds/8661756601327799705/comments/default" title="Poskan Komentar" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://www.bahrul-ulum.com/2012/05/jual-rumah-di-jatiasih-bekasi.html#comment-form" title="0 Komentar" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/8236350090641871657/posts/default/8661756601327799705?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/8236350090641871657/posts/default/8661756601327799705?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/bahrul-ulumdotcom/~3/U5CWeIWkcS8/jual-rumah-di-jatiasih-bekasi.html" title="Jual Rumah di Jatiasih Bekasi" /><author><name>Bahrul Ulum</name><uri>https://plus.google.com/113342904809597701717</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="32" height="32" src="//lh3.googleusercontent.com/-Gk0kDQhZSQk/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAj4/nFjGJf9shiE/s512-c/photo.jpg" /></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://2.bp.blogspot.com/-TGCZ5jfha-w/T6jgbASRurI/AAAAAAAAAaA/AfkUEQNj5DQ/s72-c/Rumah_Dijual_Jatiasih.JPG" height="72" width="72" /><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://www.bahrul-ulum.com/2012/05/jual-rumah-di-jatiasih-bekasi.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;DUMHSXk4eyp7ImA9WhVWE0s.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-8236350090641871657.post-283738638710350535</id><published>2012-04-25T22:23:00.001+07:00</published><updated>2012-04-25T22:23:58.733+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2012-04-25T22:23:58.733+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Melahirkan Bayi" /><title>Video YouTube Melahirkan di Air</title><content type="html">&lt;h3&gt;
Video YouTube tentang Melahirkan Bayi di dalam Air Atau Waterbirth&lt;/h3&gt;
Anda Mencari Info Video Melahirkan diair? Lihat di artikel Video &lt;a href="http://www.bahrul-ulum.com/2012/04/video-youtube-melahirkan-di-air.html"&gt;Youtube melahirkan di air&lt;/a&gt; di bahrul-ulumdotcom. Melahirkan didalam air adalah salah satu alternatif untuk proses melahirkan bayi normal dengan mediasi didalam air.Untuk lebih lengkap tentang informasi melahirkan bayi dadalam air silahkan lihat di postingan ini : &lt;a href="http://www.bahrul-ulum.com/2010/05/melahirkan-di-dalam-air.html"&gt;Pro Kontra Melahirkan Bayi dalam air.&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;h4&gt;
Video Youtube Melahirkan di air Terbaik&lt;/h4&gt;
Berikut ini daftar video terbaik yang ada di Youtube.com untuk kategori &lt;b&gt;waterbirth atau melahirkan di air&lt;/b&gt;:&lt;br /&gt;
&lt;blockquote&gt;
WARNING..!! karena ini adalah video proses melahirkan,maka saya tidak merekomendasikan kepada anak dibawah umur dan juga kepada yg belum menikah untuk meenyaksikan video ini.Karena didalamnya agak sedikit vulgar( Tentu saja vulgar ,karena namanya melahirkan anak pasti ada acara buka pakaian.Masak melahirkan pake pakaian lengkap hehe..) &lt;/blockquote&gt;
Karena khawatir blog saya ini dianggap menampilkan porno, maka saya langsung aja merujuk anda ke &lt;a href="http://www.bahrul-ulum.com/2010/07/menghasilkan-dollar-dari-youtube.html"&gt;youtube&lt;/a&gt; yang bisa disaksikan disini :&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;a href="http://www.youtube.com/results?search_query=water+birth" target="_blank" title="Lihat VIDEO YuTube : pengalaman ibu yang melahirkan didalam air"&gt;Video Yutube melahirkan di air&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;a href="http://www.youtube.com/results?search_query=water+birth" rel="nofollow" target="_blank"&gt;&lt;img alt="Video_YouTube_Melahirkan_di Air" border="0" height="204" src="http://lh4.ggpht.com/-AF8oc51cQ-8/T5WL4CWyogI/AAAAAAAAAZ4/qs63o5qOJvY/Video_YouTube_Melahirkan_di%252520Air_thumb.jpg?imgmax=800" style="border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-top-width: 0px; display: inline;" title="Video_YouTube_Melahirkan_di Air" width="244" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Video waterbirth diatas cukup baik dalam menampilkan &lt;a href="http://www.bahrul-ulum.com/2010/08/proses-kelahiran-bayi.html"&gt;proses kelahiran bayi dengan normal&lt;/a&gt; dalam air. Saya dan terutama istri saya melihat video ini dengan ikut merasakan debar-debar saat melihat si ibu yang berjuang melahirkan si bayi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan ada satu lagi video yang menurut saya lumayan lengkap menayangkan perjuangan seorang ibu yang melahirkan diair yg bisa lihat disini :http://www.youtube.com/watch?v=TdD5sexzh2E &lt;br /&gt;
&lt;h4&gt;
Download video Youtube melahirkan bayi didalam Air&lt;/h4&gt;
Untuk anda yang mau menyimpan video kedalam komputer, silahkan aja di download video nya di YouTube. Caranya&amp;nbsp; :&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
1. Copy URL video , misalnya URL yg saya tulis diatas : http://www.youtube.com/watch?v=TdD5sexzh2E&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
2. Pergi ke situs keepvid.com ,lalu pastekan URL video diatas kedalam kotak yang disediakan&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
3. Kemudian tekan tombol DOWNLOAD ( Tombol; yg ada disebelahkanan kotak pencarian).Setelah anda klik dwonload , nanti akan muncul jendela pertanyaan : Run this.. bla bla…. tekan saja RUN . itu adalah proses security windows yang biasanya akan muncul ketika ada alplikasi baru berjalan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
4. Nanti ada pilihan beberapa format video, makin tinggi nilai resolusi video , akan semakin besar file download nya. Saran saya pilihlah yang maksimal resolusi 480p. Itu sudah cukup menampilkan gambar video yang berkualitas. Tapi kalau anda punya koneksi yang bagus, boleh juga sih pilih resolusi video yang palng tinggi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
5. Klik pada pilihan video dengan resolusi yang anda inginkan, nanti akan langsung terdownload ke hardsik &lt;a href="http://www.bahrul-ulum.com/2010/04/tips-membeli-komputer.html" target="_blank"&gt;komputer&lt;/a&gt; anda.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Nah…demikian lah &lt;a href="http://www.bahrul-ulum.com/2012/04/video-youtube-melahirkan-di-air.html"&gt;artikel Video Melahirkan di air&lt;/a&gt; ini saya sampaikan semoga berguna, dan semoga Allah meridhoi saya yang bermaksud memberikan informasi kepada calon ibu-ibu yang sedang dalam proses melahirkan bayi nya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jika ada yang ingin disampaikan, jangan sungkan untuk memberikan pendapat anda di kolom komentar yahhh…trimakasih.&lt;div class="feedflare"&gt;
&lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/bahrul-ulumdotcom?a=ZaY8dJA7Yms:mCKCpaMCLV4:yIl2AUoC8zA"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/bahrul-ulumdotcom?d=yIl2AUoC8zA" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/bahrul-ulumdotcom?a=ZaY8dJA7Yms:mCKCpaMCLV4:V_sGLiPBpWU"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/bahrul-ulumdotcom?i=ZaY8dJA7Yms:mCKCpaMCLV4:V_sGLiPBpWU" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/bahrul-ulumdotcom?a=ZaY8dJA7Yms:mCKCpaMCLV4:qj6IDK7rITs"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/bahrul-ulumdotcom?d=qj6IDK7rITs" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/bahrul-ulumdotcom?a=ZaY8dJA7Yms:mCKCpaMCLV4:gIN9vFwOqvQ"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/bahrul-ulumdotcom?i=ZaY8dJA7Yms:mCKCpaMCLV4:gIN9vFwOqvQ" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/bahrul-ulumdotcom?a=ZaY8dJA7Yms:mCKCpaMCLV4:F7zBnMyn0Lo"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/bahrul-ulumdotcom?i=ZaY8dJA7Yms:mCKCpaMCLV4:F7zBnMyn0Lo" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/bahrul-ulumdotcom?a=ZaY8dJA7Yms:mCKCpaMCLV4:TzevzKxY174"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/bahrul-ulumdotcom?d=TzevzKxY174" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;
&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/bahrul-ulumdotcom/~4/ZaY8dJA7Yms" height="1" width="1"/&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://www.bahrul-ulum.com/feeds/283738638710350535/comments/default" title="Poskan Komentar" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://www.bahrul-ulum.com/2012/04/video-youtube-melahirkan-di-air.html#comment-form" title="1 Komentar" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/8236350090641871657/posts/default/283738638710350535?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/8236350090641871657/posts/default/283738638710350535?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/bahrul-ulumdotcom/~3/ZaY8dJA7Yms/video-youtube-melahirkan-di-air.html" title="Video YouTube Melahirkan di Air" /><author><name>Bahrul Ulum</name><uri>https://plus.google.com/113342904809597701717</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="32" height="32" src="//lh3.googleusercontent.com/-Gk0kDQhZSQk/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAj4/nFjGJf9shiE/s512-c/photo.jpg" /></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://lh4.ggpht.com/-AF8oc51cQ-8/T5WL4CWyogI/AAAAAAAAAZ4/qs63o5qOJvY/s72-c/Video_YouTube_Melahirkan_di%252520Air_thumb.jpg?imgmax=800" height="72" width="72" /><thr:total>1</thr:total><feedburner:origLink>http://www.bahrul-ulum.com/2012/04/video-youtube-melahirkan-di-air.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;A0ABRXc6fSp7ImA9WhVXGEU.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-8236350090641871657.post-1846070698095322929</id><published>2012-04-20T09:42:00.000+07:00</published><updated>2012-04-20T09:42:34.915+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2012-04-20T09:42:34.915+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Wudhu" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Ibadah" /><title>Cara Wudhu Yang Benar</title><content type="html">&lt;strong&gt;Tata Cara Wudhu Yang Benar&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;
Bagaimana Cara Wudhu yang benar? Apakah Wudhu kita sudah sesuai untuk syarat syah nya Sholat? Baca ini &lt;a href="http://www.bahrul-ulum.com/2012/04/cara-wudhu-yang-benar.html" target="_blank"&gt;Tata Cara wudhu yang&amp;nbsp;benar&lt;/a&gt;&amp;nbsp;agar kita selamat.Seperti yang kita ketahui Wudhu adalah salah satu syarat sah nya Sholat. Jika wudhu tidak sempurna maka sholat kita kemungkinan besar tidak akan diterima oleh Allah SWT .&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-iQBS675vb2s/T5DJUrbHmLI/AAAAAAAAAZg/A20tFOPpJjY/s1600/Gambar_Cara_Wudlu_Yang_Benar.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://2.bp.blogspot.com/-iQBS675vb2s/T5DJUrbHmLI/AAAAAAAAAZg/A20tFOPpJjY/s1600/Gambar_Cara_Wudlu_Yang_Benar.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
Arti wudhu adalah Bersih dan Indah, atau secara syariat wudhu adalah membersihkan diri pada anggota badan tertentu dari hadast kecil menggunakan air yang dilakukan dengan cara yang diajarkan oleh nabi Muhammad SAW dan ulama pewaris nabi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Wudhu merupakan salah satu persiapan awal dan syarat ketika seorang muslim hendak Sholat, baik itu Sholat wajib, maupun Sholat sunnah. O iya saya sempat menuliskan tentang salah satu Sholat sunnah yang bisa dibaca diisni : &lt;a href="http://www.bahrul-ulum.com/2012/03/sholat-qobliyah-dan-badiyah.html" target="_blank"&gt;Sholat qobliyah dan Ba'diyah&lt;/a&gt; .&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Perihal Cara berWudlu yang benar&lt;/b&gt; sebelum Sholat ini di terangkan di dalam firman Allah SWT di Al Qur’an Surat Al Maidah ayat 6 yang artinya sebagai berikut :&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;blockquote&gt;
“Wahai orang-orang yang beriman ketika kamu akan melaksanakan Sholat, maka basuh lah mukamu, tanganmu sampai dengan siku, dan sapu lah kepala mu dan basuh lah kaki mu sampai dengan kedua mata kaki.” ( Al-Maa’idah ayat 6 )&lt;/blockquote&gt;
&lt;br /&gt;
Dalam artikel &lt;u&gt;&lt;a href="http://www.bahrul-ulum.com/2012/04/cara-wudhu-yang-benar.html" target="_blank"&gt;Cara wudlu yang benar&lt;/a&gt; &lt;/u&gt;ini, saya mengambil dari rujukan dari Ustad yang bermazhab kepada Imam Syafi’I yang merupakan mazhab fikih terbesar di Indonesia. Di dalam tata cara wudhu ada beberapa hal yang perlu diperhatikan misalnya Syarat sah nya wudhu,Rukun wudlu,yang membatalkan wudhu dan sunnah-sunnah saat wudhu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;h3&gt;
Syarat Sah Wudhu&lt;/h3&gt;
&lt;br /&gt;
Syarat sah nya wudhu ada 5 perkara, yaitu:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
1. Beragama Islam&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
2. Sudah Tamyiz, yaitu seseorang yang sudah mampu membedakan antara yang baik dan benar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
3. Tidak sedang berhadast besar (Contoh hadats besar: &amp;nbsp;Junub, habis ngimpi besar, datang bulan/haid)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
4. Wudhu harus dengan air yang suci dan mencucikan. Contoh air yang suci dan mencucikan (Air Mutlak): Air Laut, air sungai yang bersih, air hujan, air kolam yang lebih dari 3 kullah, air pancuran air yang berjalan, air terjun, air mata air, air pompa.&lt;br /&gt;
Berhati-hati dengan air yang dipakai untuk berwudlu merupakan salah satu usaha kita menuju kepada sholat yang sempurna.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
5. Ketika berwudlu, tidak ada benda apapun yang menghalangi air wudhu untuk sampai kepada anggota wudhu. Misalnya ada cat atau lem yang menempel di kulit. Termasuk Tato (maka berhati-hati lah wahai anak muda, jangan sampai pakai tato yah...ntar wudhu anda tidak sah, sehingga sholat pun tidak sah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;h3&gt;
Rukun Wudhu&lt;/h3&gt;
Untuk &lt;i&gt;Tata Cara Wudhu yang benar&lt;/i&gt; ,perlu diketahui bahwa Rukun Wudhu ada 6 perkara, harus diperhatikan agar jangan sampai terlewat dan harus benar pelaksanaanya. Sebaiknya minta nasehat atau pelajaran langsung kepada Ustad terdekat untuk minta diberikan contoh praktek wudhu yang benar, Karena saya melihat banyak kaum Muslimin yang wudhu nya asal saja, tidak memenuhi rukun wudhu. Contohnya yang asal saja: membasuh wajah yang sekedar basah, atau menyapu tangan yang tidak merata dan lain-lain .Meskipun ada yang bilang membasuh disini hanya sekedar mengalirkan air ke bagian anggota wudhu, tapi saya pribadi lebih yakin dengan membasuh dengan cara mengusap kan bagian wudhu itu dengan telapak tangan kita sembari membersihkan nya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Baiklah, ini dia 6 perkara Rukun wudhu:&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;ol&gt;
&lt;li&gt;Niat untuk wudhu : “ Nawaitul Wudhu ‘a Lirof ‘il hadatsil Asghori Fadhol Lillahi Ta’ala”&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Membasuh Muka: Batas2 nya: Dimulai dari batas tumbuh nya rambut kepala atas sampai bawah dagu, dan dari telinga kanan hingga ke telinga kiri.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Membasuh kedua tangan. Batas-batas nya: Dari mulai jari tangan sampai dengan sikut, termasuk juga kuku dan bawah kuku. Yang pakai cutex (Pewarna kuku) wudhu nya tidak sah. Ayo segera dihapus itu cutex nya.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Mengusap Kepala. Batas-batas nya: Sebagian kepala atas dekat ubun-ubun, atas rambut kepala walau hanya selebar ubun-ubun.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Membasuh kedua kaki. Batas-batas nya: &amp;nbsp;Mulai dari ujung jari-jari kaki sampai mata kaki.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Harus tertib: Harus berurutan sesuai dengan urutan di atas. Jangan di bolak balik, misalnya basuh kaki dulu baru tangan dan lain-lain.&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;h3&gt;
Sunat-sunat wudhu&lt;/h3&gt;
Di bawah ini adalah termasuk hal yang Sunnah di dalam pelaksanaan wudhu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;Membaca Bismilah sebelum wudhu&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Mencuci telapak tangan ( Sebelum niat wudhu)&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Berkumur&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Basuh lubang hidung&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Mengusap seluruh rambut&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Mengusap telinga&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Mendahulukan bagian kanan dari yang kiri pada bagian anggota tubuh&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Membasuh tiga kali&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Memasukkan jari tangan ke jari2 kaki atau ke jari-tangan lain&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Membaca do’a sesudah wudhu&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Ini dia Do’a setelah wudhu :&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-otD3Nl4iR-8/T5DJKQxnG8I/AAAAAAAAAZY/tsjZXCxT1mY/s1600/Doa_Setelah_Wudhu.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="272" src="http://4.bp.blogspot.com/-otD3Nl4iR-8/T5DJKQxnG8I/AAAAAAAAAZY/tsjZXCxT1mY/s400/Doa_Setelah_Wudhu.jpg" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;i&gt;Ashadu alla Ilaaha Ilallah Wah dahu Laa Syarikalah.Wa asyhadu anna Muhammadan Abduhu Wa Rosuuluh. Allohummaj 'Alni Minattawwabiina Waj 'alni minal Mutathohhiriin . Waj 'alni min ibaadikashshoolihiin&lt;/i&gt;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;h3&gt;
Hal Yang Membatalkan Wudhu&lt;/h3&gt;
Setelah wudhu sudah sempurna, perlu juga diketahui &lt;b&gt;apa saja yang dapat membatalkan wudhu&lt;/b&gt;. Yaitu:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
1.Ada sesuatu yang keluar dari kubul (Penis, vagina dan dubur) misalnya: air kencing, cacing kremi, kentut, kotoran, nanah, ulat dan lain-lain yang walaupun tidak disengaja. Terkecuali air mani yang tidak membatalkan Wudhu. Tapi kalau mau Sholat , harus mandi junub dulu yah.Karena syarat sah nya Sholat adalah suci hadast besar dan hadast kecil.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
2.Tidur atau tertidur tanpa merapatkan tempat duduknya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
3.Hilang akal. Misalnya Gila,pingsan,mabuk.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
4.Bersentuhan kulit laki-laki dengan kulit perempuan yang telah akil baligh secara langsung tanpa ada batas semisal kain tebal atau kertas dan lain-lain.yaitu antara perempuan dan lelaki yang bukan muhrim.Termasuk antara suami dengan Istri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
5.Tersentuh nya telapak tangan bagian dalam termasuk jari bagian dalam dengan kemaluan (Dubur dan alat vital) yaitu kemaluan orang laki atau perempuan, baik yang telah baligh maupun anak kecil, baik yang masih hidup maupun kemaluan orang mati. Namun yang wudhu nya batal hanya lah orang yang menyentuh, sedangkan yang disentuh tidak batal. Kecuali tentu, antara yang bukan muhrim seperti pada no.4 di atas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Nah..saya cukupkan pertemuan di Hari Jum’at yang agung ini dengan bahasan &lt;b&gt;&lt;a href="http://www.bahrul-ulum.com/2012/04/cara-wudhu-yang-benar.html" target="_blank"&gt;Cara wudhu yang benar menurut syariat Islam&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;. Semoga ibadah kita diterima Allah SWT , sehingga kita selamat dunia dan akhirat.&lt;div class="feedflare"&gt;
&lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/bahrul-ulumdotcom?a=eK_1XMb5IA8:kVnTfANeBuM:yIl2AUoC8zA"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/bahrul-ulumdotcom?d=yIl2AUoC8zA" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/bahrul-ulumdotcom?a=eK_1XMb5IA8:kVnTfANeBuM:V_sGLiPBpWU"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/bahrul-ulumdotcom?i=eK_1XMb5IA8:kVnTfANeBuM:V_sGLiPBpWU" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/bahrul-ulumdotcom?a=eK_1XMb5IA8:kVnTfANeBuM:qj6IDK7rITs"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/bahrul-ulumdotcom?d=qj6IDK7rITs" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/bahrul-ulumdotcom?a=eK_1XMb5IA8:kVnTfANeBuM:gIN9vFwOqvQ"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/bahrul-ulumdotcom?i=eK_1XMb5IA8:kVnTfANeBuM:gIN9vFwOqvQ" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/bahrul-ulumdotcom?a=eK_1XMb5IA8:kVnTfANeBuM:F7zBnMyn0Lo"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/bahrul-ulumdotcom?i=eK_1XMb5IA8:kVnTfANeBuM:F7zBnMyn0Lo" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/bahrul-ulumdotcom?a=eK_1XMb5IA8:kVnTfANeBuM:TzevzKxY174"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/bahrul-ulumdotcom?d=TzevzKxY174" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;
&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/bahrul-ulumdotcom/~4/eK_1XMb5IA8" height="1" width="1"/&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://www.bahrul-ulum.com/feeds/1846070698095322929/comments/default" title="Poskan Komentar" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://www.bahrul-ulum.com/2012/04/cara-wudhu-yang-benar.html#comment-form" title="1 Komentar" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/8236350090641871657/posts/default/1846070698095322929?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/8236350090641871657/posts/default/1846070698095322929?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/bahrul-ulumdotcom/~3/eK_1XMb5IA8/cara-wudhu-yang-benar.html" title="Cara Wudhu Yang Benar" /><author><name>Bahrul Ulum</name><uri>https://plus.google.com/113342904809597701717</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="32" height="32" src="//lh3.googleusercontent.com/-Gk0kDQhZSQk/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAj4/nFjGJf9shiE/s512-c/photo.jpg" /></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://2.bp.blogspot.com/-iQBS675vb2s/T5DJUrbHmLI/AAAAAAAAAZg/A20tFOPpJjY/s72-c/Gambar_Cara_Wudlu_Yang_Benar.jpg" height="72" width="72" /><thr:total>1</thr:total><feedburner:origLink>http://www.bahrul-ulum.com/2012/04/cara-wudhu-yang-benar.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;DUUCQnk9fyp7ImA9WhVXFks.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-8236350090641871657.post-4360657349479660614</id><published>2012-04-17T19:07:00.001+07:00</published><updated>2012-04-17T19:54:23.767+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2012-04-17T19:54:23.767+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Cara Membuat Template Blog" /><title>Cara Membuat Template Blogspot</title><content type="html">&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Cara Membuat Template Blogspot Dari Dasar&lt;/b&gt; -&amp;nbsp;Apakah anda ingin tau Cara membuat template blogspot? Baca disini cara membuat template blogspot sendiri yang dimulai dari pengenalan dasar HTML dan CSS.Kenapa saya katakan dari dasar ? dan Kenapa harus dimulai dari pengenalan kode-kode CSS dan HTML? Kenapa tidak dengan software &amp;nbsp;pembuat template saja ? Semisal dengan dreamweaver atau Microsoft frontpage atau artisteer atau XARA webdesigner dan banyak software pembuat template lainnnya? Atau kenapa tidak juga membuat template dengan blogger template designer?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-lb9CXr1xDpA/T41csTFkkSI/AAAAAAAAAY0/hE7TwwFlcM4/s1600/Cara_Membuat_Template_Blogspot.gif" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img alt="Cara membuat template blogspot Sendiri" border="0" src="http://2.bp.blogspot.com/-lb9CXr1xDpA/T41csTFkkSI/AAAAAAAAAY0/hE7TwwFlcM4/s1600/Cara_Membuat_Template_Blogspot.gif" title="Cara membuat template blogspot" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
Saya bukan alergi atau enggan memakai software &amp;nbsp;pembuat template. Saya pun sering menggunakan software tersebut untuk kepentingan membuat template sendiri.Bahkan template &lt;a href="http://www.bahrul-ulum.com/" target="_blank"&gt;bahrul-ulumdotcom&lt;/a&gt; ini pun saya buat dengan blogger template designer, yang kemudian saya modif lagi sesuai keinginan saya.Perlu diketahui bahwa yang namanya software pasti memiliki keterbatasan, begitu juga dengan &lt;b&gt;software pembuat template&lt;/b&gt;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Berikut ini kekurangan dari Software pembuat template blog :&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;Software pembuat template memiliki keterbatasan untuk detail-detail template.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Kadang kurang kompatibel dengan browser tertentu.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Banyak menggunakan tabel sebagai layoutnya&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Kurang variasi dalam pengaturan huruf,warna,jenis font dan lain-lain.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Agak sulit mengedit ulang,ketika sudah di terapkan di blog.Ini terutama untuk yang tidak familiar dengan kode-kode HTML dan CSS.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Kadang penggunaan Image meleset dari penempatan semestinya.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;dan lain-lain&amp;nbsp;&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dari daftar diatas, jika kita tidak belajar dari dasar, maka tentu akan mengalami kendala jika suatu hari ingin mengedit ulang template blogspot.Dan anda boleh tanyakan ke ahli pembuat template tentang artikel ini, Insya Allah pasti mereka akan menjawab benar, bahwa untuk membuat template harus tau cara membuat template dari dasar-dasarnya. Yaitu memplejari kode-kode HTML dan kode-kode CSS.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Berita baiknya meski kita sebaiknya &lt;b&gt;belajar kode HTML dan CSS&lt;/b&gt; , tetapi kita tidak perlu menghapal semua kode HTML dan CSS, cukup dimengerti saja setiap penggunaan nya. Kalau nanti diperlukan tinggal copy dan paste dengan tentunya diedit seperlunya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Nah bagaimana ? Siap untuk belajar cara membuat template blogspot?&lt;br /&gt;
Silahkan diawali dari sini dulu : &lt;a href="http://www.bahrul-ulum.com/2010/04/belajar-membuat-template-blog.html" target="_blank"&gt;CARA MEMBUAT TEMPLATE BLOG SENDIRI&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pesan saya : jangan menyerah… dan siapkan mental dan waktu anda untuk bergulat dengan kode-kode yang rumit itu yah.. :D&lt;br /&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="feedflare"&gt;
&lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/bahrul-ulumdotcom?a=nn_1PcJkBf0:wedG-WndYlk:yIl2AUoC8zA"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/bahrul-ulumdotcom?d=yIl2AUoC8zA" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/bahrul-ulumdotcom?a=nn_1PcJkBf0:wedG-WndYlk:V_sGLiPBpWU"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/bahrul-ulumdotcom?i=nn_1PcJkBf0:wedG-WndYlk:V_sGLiPBpWU" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/bahrul-ulumdotcom?a=nn_1PcJkBf0:wedG-WndYlk:qj6IDK7rITs"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/bahrul-ulumdotcom?d=qj6IDK7rITs" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/bahrul-ulumdotcom?a=nn_1PcJkBf0:wedG-WndYlk:gIN9vFwOqvQ"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/bahrul-ulumdotcom?i=nn_1PcJkBf0:wedG-WndYlk:gIN9vFwOqvQ" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/bahrul-ulumdotcom?a=nn_1PcJkBf0:wedG-WndYlk:F7zBnMyn0Lo"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/bahrul-ulumdotcom?i=nn_1PcJkBf0:wedG-WndYlk:F7zBnMyn0Lo" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/bahrul-ulumdotcom?a=nn_1PcJkBf0:wedG-WndYlk:TzevzKxY174"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/bahrul-ulumdotcom?d=TzevzKxY174" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;
&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/bahrul-ulumdotcom/~4/nn_1PcJkBf0" height="1" width="1"/&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://www.bahrul-ulum.com/feeds/4360657349479660614/comments/default" title="Poskan Komentar" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://www.bahrul-ulum.com/2012/04/cara-membuat-template-blogspot.html#comment-form" title="2 Komentar" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/8236350090641871657/posts/default/4360657349479660614?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/8236350090641871657/posts/default/4360657349479660614?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/bahrul-ulumdotcom/~3/nn_1PcJkBf0/cara-membuat-template-blogspot.html" title="Cara Membuat Template Blogspot" /><author><name>Bahrul Ulum</name><uri>https://plus.google.com/113342904809597701717</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="32" height="32" src="//lh3.googleusercontent.com/-Gk0kDQhZSQk/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAj4/nFjGJf9shiE/s512-c/photo.jpg" /></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://2.bp.blogspot.com/-lb9CXr1xDpA/T41csTFkkSI/AAAAAAAAAY0/hE7TwwFlcM4/s72-c/Cara_Membuat_Template_Blogspot.gif" height="72" width="72" /><thr:total>2</thr:total><feedburner:origLink>http://www.bahrul-ulum.com/2012/04/cara-membuat-template-blogspot.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;D0QCR3o5cSp7ImA9WhVXEk4.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-8236350090641871657.post-4313172954712700668</id><published>2012-04-12T19:56:00.000+07:00</published><updated>2012-04-12T19:56:06.429+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2012-04-12T19:56:06.429+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Cara Membuat Peta" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Google" /><title>Cara Membuat Peta Jalan Sendiri</title><content type="html">&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Cara Membuat Peta Jalan Sendiri Dengan Google Map Gratis -&amp;nbsp;&lt;/b&gt;Anda mencari info Cara membuat Peta jalan sendiri?Baca Pengalaman Saya &lt;a href="http://www.bahrul-ulum.com/2012/04/cara-membuat-peta-jalan-sendiri.html" target="_blank"&gt;membuat peta jalanan&lt;/a&gt; untuk usaha kusen aluminium saya di bahrul-ulumdotcom.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketika saya harus membuatkan peta jalan menuju rumah saya, saya coba membuat peta sederhana dengan MS excel. Hasilnya lumayan jelas dan dapat dimengerti oleh calon konsumen saya.Namun saya sendiri masih kurang puas karena terlihat kurang profesional gitu :D.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Akhirnya saya coba membuat peta lokasi toko kusen aluminium saya dengan google Maps yang bisa diakses online oleh semua orang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;h4&gt;
Langkah dalam membuat Peta jalan dengan google Maps :&lt;/h4&gt;
1. Buka Browser anda dan kunjungi link &amp;nbsp;ini : &lt;a href="http://maps.google.co.id/" rel="nofollow" target="_blank"&gt;http://maps.google.co.id/&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
2. Lalu masuk lah ke akun google anda. Kalau belum punya, bikin dulu.Caranya bisa lihat disini :&lt;br /&gt;
&lt;a href="http://www.bahrul-ulum.com/2010/04/cara-membuat-akun-gmail.html" target="_blank"&gt;Cara Membuat Email &amp;nbsp;Gmail&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
3. Setelah itu , cari lah di kotak searching google maps : alamat jalan yang mendekati alamat lokasi &amp;nbsp;rumah anda.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-joHZnRmmbpc/T4bAPp-Yd0I/AAAAAAAAAYM/s4uayi72pxE/s1600/Peta_google_Maps_Bahrul2.gif" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img alt="Peta dengan Google Maps" border="0" height="135" src="http://1.bp.blogspot.com/-joHZnRmmbpc/T4bAPp-Yd0I/AAAAAAAAAYM/s4uayi72pxE/s400/Peta_google_Maps_Bahrul2.gif" title="Cara Buat Peta dengan Google Maps" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
4. Klik tombol “Tempatku” atau “My Maps”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-CaUubtJ7_4g/T4bAzuOHI1I/AAAAAAAAAYU/X4EnjOfKieI/s1600/Peta_google_Maps_Bahrul.gif" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img alt="Peta dengan Google Maps " border="0" height="176" src="http://4.bp.blogspot.com/-CaUubtJ7_4g/T4bAzuOHI1I/AAAAAAAAAYU/X4EnjOfKieI/s320/Peta_google_Maps_Bahrul.gif" title="Peta dengan Google Maps Klik Tempatku" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
5. Lalu klik “Buat Peta”&lt;br /&gt;
6. Kemudian nanti ada isian sebagai berikut : di bagian Judul Isi dengan Nama yang mudah diingat dan mungkin akan dicari orang&lt;br /&gt;
7. Di bagian Deskripsi isi dengan keterangan misalnya ini workshop ku&lt;br /&gt;
8. Jika anda ingin peta ini dapat dilihat umum, maka centanglah radio buton “UMUM”&lt;br /&gt;
9. Tapi jika hanya untuk pribadi , centang yg &amp;nbsp;“Tidak terdaftar”&lt;br /&gt;
10. Setelah selesai mengisi judul dan deskripsi, lalu lanjutkan utk mengedit peta kita dengan tanda-tanda yang mudah dikenali.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;h4&gt;
Cara Memberi Tanda Garis dan Tanda watermark pada Peta Lokasi Google Maps:&lt;/h4&gt;
1. Untuk menggambar dan memberi tanda, &amp;nbsp;pertama anda klik ikon "tangan"&lt;br /&gt;
2. Lalu klik pada Ikon garis utk membuat garis dan ikon watermarks untuk memeri tanda watermarks&lt;br /&gt;
3. Mulailah membuat garis dan tanda&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;table align="center" cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center;"&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://maps.google.co.id/maps/ms?authuser=0&amp;amp;msa=19&amp;amp;msid=212747257515576142179.0004bd77edd125ca4a2eb" imageanchor="1" style="margin-left: auto; margin-right: auto;"&gt;&lt;img alt="Peta google Maps Bahrul watermarks" border="0" height="300" src="http://2.bp.blogspot.com/-if_-JIitz9o/T4bCXau43mI/AAAAAAAAAYc/3bwTG5pH1FI/s400/Peta_google_Maps_Bahrul_EditorJPG.jpg" title="Peta google Maps Bahrul watermarks" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;Klik Gambar untuk melihat contoh peta lokasi saya&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
4. Setelah pengaturan selesai , maka klik simpan , dan lalu klik selesai&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kini anda sudah mempunyai peta jalan rumah anda yang bisa dishare ke orang lain. Anda copy saja Link URL yang di berikan google maps, yg adanya di sebelah kiri : Lihat gambar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-pBPdn50VYuA/T4bEJuiZMNI/AAAAAAAAAYk/gipD9syg9b8/s1600/Peta_google_Maps_Bahrul_URL.gif" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="198" src="http://3.bp.blogspot.com/-pBPdn50VYuA/T4bEJuiZMNI/AAAAAAAAAYk/gipD9syg9b8/s320/Peta_google_Maps_Bahrul_URL.gif" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Nah demikian &lt;b&gt;&lt;a href="http://www.bahrul-ulum.com/2012/04/cara-membuat-peta-jalan-sendiri.html" target="_blank"&gt;Cara membuat Peta Lokasi Jalan di Google Maps&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;.Semoga berguna untuk anda yang ingin usaha atau rumahnya tercantum di Peta google.&lt;div class="feedflare"&gt;
&lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/bahrul-ulumdotcom?a=BG6Ey076MH0:RageqyRNFJI:yIl2AUoC8zA"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/bahrul-ulumdotcom?d=yIl2AUoC8zA" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/bahrul-ulumdotcom?a=BG6Ey076MH0:RageqyRNFJI:V_sGLiPBpWU"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/bahrul-ulumdotcom?i=BG6Ey076MH0:RageqyRNFJI:V_sGLiPBpWU" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/bahrul-ulumdotcom?a=BG6Ey076MH0:RageqyRNFJI:qj6IDK7rITs"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/bahrul-ulumdotcom?d=qj6IDK7rITs" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/bahrul-ulumdotcom?a=BG6Ey076MH0:RageqyRNFJI:gIN9vFwOqvQ"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/bahrul-ulumdotcom?i=BG6Ey076MH0:RageqyRNFJI:gIN9vFwOqvQ" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/bahrul-ulumdotcom?a=BG6Ey076MH0:RageqyRNFJI:F7zBnMyn0Lo"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/bahrul-ulumdotcom?i=BG6Ey076MH0:RageqyRNFJI:F7zBnMyn0Lo" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/bahrul-ulumdotcom?a=BG6Ey076MH0:RageqyRNFJI:TzevzKxY174"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/bahrul-ulumdotcom?d=TzevzKxY174" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;
&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/bahrul-ulumdotcom/~4/BG6Ey076MH0" height="1" width="1"/&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://www.bahrul-ulum.com/feeds/4313172954712700668/comments/default" title="Poskan Komentar" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://www.bahrul-ulum.com/2012/04/cara-membuat-peta-jalan-sendiri.html#comment-form" title="2 Komentar" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/8236350090641871657/posts/default/4313172954712700668?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/8236350090641871657/posts/default/4313172954712700668?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/bahrul-ulumdotcom/~3/BG6Ey076MH0/cara-membuat-peta-jalan-sendiri.html" title="Cara Membuat Peta Jalan Sendiri" /><author><name>Bahrul Ulum</name><uri>https://plus.google.com/113342904809597701717</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="32" height="32" src="//lh3.googleusercontent.com/-Gk0kDQhZSQk/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAj4/nFjGJf9shiE/s512-c/photo.jpg" /></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://1.bp.blogspot.com/-joHZnRmmbpc/T4bAPp-Yd0I/AAAAAAAAAYM/s4uayi72pxE/s72-c/Peta_google_Maps_Bahrul2.gif" height="72" width="72" /><thr:total>2</thr:total><feedburner:origLink>http://www.bahrul-ulum.com/2012/04/cara-membuat-peta-jalan-sendiri.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;DkEHSX48cCp7ImA9WhNXFks.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-8236350090641871657.post-1834947888161837166</id><published>2012-04-06T11:57:00.000+07:00</published><updated>2012-12-05T06:43:58.078+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2012-12-05T06:43:58.078+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Islam" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Ibadah" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Sholat" /><title>Cara Sholat Yang Benar</title><content type="html">&lt;b&gt;Bagaimana&amp;nbsp;Cara Sholat Yang Benar?&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sholat adalah ibadah langsung seseorang kepada Sang Pencipta, Allah SWT. Ketika seseorang hendak Sholat, maka sudah semestinya dia mengetahui tata cara dan persiapan yang harus dilakukan untuk Sholat, baik itu Sholat wajib atau &lt;a href="http://www.bahrul-ulum.com/2012/03/sholat-qobliyah-dan-badiyah.html" target="_blank"&gt;sholat sunnah&lt;/a&gt;. Dalam agama Islam, kita sudah di berikan pelajaran dari contoh yang diberikan oleh Nabi Muhammad SAW yang lewat perantara Ulama dari berbagai mazhab Ahlu Sunnah untuk &lt;b&gt;&lt;a href="http://www.bahrul-ulum.com/2012/04/cara-sholat-yang-benar.html" target="_blank"&gt;bagaimana cara Sholat yang benar &lt;/a&gt;&lt;/b&gt;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan sesungguhnya dari ke empat Mazhab ahlusunnah itu terdapat berbagai perbedaan-perbedaan dalam &lt;b&gt;tata cara Sholat.&lt;/b&gt; Namun perbedaan-perbedaan ini hanyalah masalah khilafiah yang tak perlu menjadi bahan perdebatan. Karena masing-masing mazhab telah mendasarkan nya pada &lt;a href="http://www.bahrul-ulum.com/2012/04/sumber-hukum-islam.html" target="_blank"&gt;sumber hukum Islam &lt;/a&gt;yang dipercaya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena di Indonesia umumnya dan saya khususnya adalah ber mazhab Imam Syafiie, maka dalam artikel &lt;b&gt;Cara Sholat yang benar&lt;/b&gt; ini, saya akan mengulang tulisan yang diberikan oleh Imam Gozali yang merupakan dalam barisan mazhab Assyafiie.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Tata Cara Mengerjakan Sholat dari Imam Al Gazali&amp;nbsp;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Persiapan Sholat,dari mulai berdiri sampai Takbiratul Ihram&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Seyogialah bagi orang yang mengerjakan shalat (mushalli), apabila telah selesai dari wudlu, dari bersuci daripada najis pada badan, tempat dan pakaian, dari menutupi aurat dari pusat sampai kepada lutut, bahwa ia tegak berdiri menghadap qiblat dan merenggangkan diantara kedua tapak kakinya, tidak dirapatkan keduanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Cara yang demikian itu, termasuk diantara yang menunjukkan kepada adanya pengertian dari seseorang. Dan : "Dilarang oleh Nabi صلى الله عليه وسلم &amp;nbsp;daripada "ash-shafan" dan as-shafad" dalam shalat''.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
الصفد Ash-Shafad : yaitu merapatkan kedua tapak kaki. Di dalam Al-Quran tersebut firman Allah Ta'ala : مُقَرَّنِينَ فِي الأصْفَادِ" Muqnrraniina fil-ash-fad" Artinya: "Mereka (orang-orang yang berdosa itu) terikat bersama-sama dengan rantai''. (S. Ibrahim, ayat 49).(1)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
الصفن Ash-Shafan : yaitu mengangkatkan salah satu daripada dua kaki. Di dalam Al-Qur'an tersebut firman Allah Ta'ala : الصَّافِنَاتُ الْجِيَادُ "Ash-shaafinaa-tuljiyaad". Artinya : "Kuda-kuda yang jinak tenang waktu berhenti dan amat kencang larinya". (S. Shad, ayat 31). (2)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Inilah yang dijaga oleh orang yang mengerjakan shalat mengenai kedua kakinya ketika berdiri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan dijaga mengenai kedua lututnya dan tulang belakangnya dengan lurus. Dan mengenai kepalanya, kalau ia mau, maka dibiarkannya tegak lurus dan kalau ia mau, maka ditundukkannya sedikit. Menundukkan kepala itu adalah lebih mendekatkan kepada khusyu' dan lebih memincingkan kepada mata.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan hendaklah matanya tertuju kepada mushallanya (tempat shalatnya), di mana ia mengerjakan shalat padanya. Jikalau ia tiada mempunyai tikar mushalla, maka hendaklah ia mendekati dinding atau menggariskan suatu garis dihadapannya. Karena dengan demikian, memendekkan jaraknya penglihatan dan mencegah daripada bersimpang-siurnya pikiran.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan hendaklah ia menahan penglihatannya daripada melampaui tepi tikar mushalla dan batas garis. Dan hendaklah berdiri tetap seperti itu sampai kepada ruku' tanpa berpaling ke mana-mana.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(1)Dari ayat ini, dipahami bahwa arti &amp;nbsp;"ash-shafad" ialah dirapatkan, sebagaimana pada ayat tersebut &amp;nbsp;"ash-fad", jama' dan "shafad", yang berarti "dirapatkan" dengan diikat dengan rantai.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(2)Pada ayat itu, tersebut "ash-shaaf inaat", artinya ; kuda yang jinak dan tenang sedang berhenti. Kata-kata "ash-shaafinaat", berasal dari kata mashdar "ash-shafan". Maka dipahami dari itu, bahwa arti "ash-shafan" ialah tegak berdtrinya seperti Kuda terhenti, mengangkat kakinya dsb. (peny).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Inilah adab berdiri!.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Apabila telah berdiri lurus, menghadap qiblat dan menundukkan kepala seperti yang tersebut itu, maka hendaklah ia membaca :&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
قُلْ أَعُوذُ بِرَبِّ النَّاسِ&lt;br /&gt;
(Qul a'uudzu bi rabbinnaas)Artinya: "Katakanlah! Aku berlindung dengan Tuhan (Pemimpin manusia' untuk bermohon pada Tuhan penjagaan diri daripada setan".&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kemudian hendaklah ia Qaniat. Dan dalam ia mengharap akan kedatangan orang yang akan mengikutnya, maka hendaklah ia adzan lebih dahulu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kemudian, hendaklah ia niat, yaitu : niat shalat Dhuhur umpamanya dan mengatakan dengan hatinya : "Aku menunaikan fardlu Dhuhur karena Allah untuk membedakan dengan katanya &amp;nbsp;"Aku menunaikan shalat qadla. Dan dengan fardlu untuk membedakan daripada sunat. Dan dengan Dhuhur, untuk membedakan daripada 'Ashar dan lainnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan hendaklah pengertian kata-kata itu ada pada hatinya. Yaitu, itulah niat Dan kata-kata itu adalah. yang mengingatkan dan yang menjadi sebab untuk adanya niat itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan diusahakannya supaya yang demikian itu tetap sampai kepada akhir takbiratul-ihram. tidak hilang-hilang. Apabila telah ada pada hatinya yang demikian itu, maka hendaklah ia mengangkat kedua tangannya sampai setentang dengan kedua bahunya setelah dilepas-kan lebih dahulu kedua tangan itu, di mana setentang dengan kedua tapak tangannya akan kedua bahunya dan dengan kedua ibu jarinya akan kedua ujung bawah telinganya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan dengan kepala anak-anak jarinya akan tepi atas kedua telinganya. Supaya adalah yang demikian itu menghimpunkan segala maksud hadits-hadits yang datang mengenai itu. Dan adalah orang yang mengerjakan shalat itu menghadap dengan kedua tapak tangannya dan dengan kedua ibu jarinya ke qiblat. Dan membuka segala anak jarinya, tidak menggenggamkannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan tidak memaksakan pada anak-anak jari itu dengan merenggangkan dan menggenggamkan, tetapi membiar-kannya menurut biasanya saja, karena dinukilkan-menurut atsar-melepaskan dan menggenggamkan. Dan yang tersebut di atas tadi, adalah diantara keduanya (diantara melepaskan dan menggenggamkan). Maka itulah yang lebih utama.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Apabila telah tetap kedua tangan pada tempatnya itu, maka mulai-lah bertakbir serta melepaskan keduanya dan menghadlirkan niat. Kemudian meletakkan kedua tangan itu di atas pusat dan di bawah dada.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan meletakkan tangan kanan di atas tangan kiri karena memulia-kan kanan, sehingga ia dipikul oleh yang kiri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Telunjuk dan jari mati dari tangan kanan dilepaskan di atas sepanjang lengan. Dan digenggam dengan ibu jari, kelingking dan jari manis di atas pergelangan tangan kiri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sesungguhnya telah diriwayatkan bahwa takbir itu serta mengang-katkan kedua tangan, serta tetap keduanya dan serta melepaskan. Semuanya itu tak ada salah padanya. Dan saya berpendapat dengan melepaskan kedua tangan itu, adalah lebih layak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Takbiratul Ihram&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Takbir itu adalah kata-kata untuk pengikatan ('aqad). Dan meletakkan salah satu daripada kedua tangan di atas yang lain adalah dalam bentuk pengikatan itu. Permulaan pengikatan itu ialah melepaskan kedua tangan ke bawah dan kesudakannya meletakkan kedua tangan (di atas pusat dan di bawah dada).&lt;br /&gt;
Permulaan takbir itu alif ( ا &amp;nbsp;) dan penghabisannya ra (ر ). Maka sepantasnyalah dipelihara penyesuaian diantara perbuatan dan pengikatan itu. Dan mengangkatkan tangan itu adalah merupakan muqaddimah bagi permulaan ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kemudian, tidaklah seyogianya mengangkatkan kedua tangan itu ke depan sebagai pengangkatan tangan ketika takbir. Dan tidaklah menolakkan kedua tangan itu ke belakang kedua bahu dan tidaklah menghempaskan kedua tangan itu ke kanan dan ke kiri, apabila telah selesai daripada takbir.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan melepaskan kedua tangan itu dengan pelan-pelan, kemudian di mulai meletakkan yang kanan ke atas yang kiri setelah dilepaskan itu. Pada setengah riwayat, bahwa Nabi صلى الله عليه وسلم: "Adalah apabila telah bertakbir, lalu melepaskan kedua tangannya. Dan apabila hendak membaca maka diletakkannya tangan kanan ke atas tangan kiri".&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kalau riwayat ini shah (benar), maka adalah ini lebih utama dari pada yang kami sebutkan itu.&lt;br /&gt;
Adapun takbir, maka seyogialah ha ( ه &amp;nbsp;) pada pengucapan الله &amp;nbsp;ALLAH itu dibaris-depankan, yaitu Allaahu, dengan suara ringan, tanpa bersangatan. Dan tidak masuk antara ha dan alif, yang menyerupakan u (yaitu suara panjang), hal ini terbawa kalau dibacakan هو hu itu dengan suara keras.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan tidak masuk antara “ba “ &amp;nbsp;ak — ba - r dan “ra”-nya itu alif, seolah-olah dibacakannya ak — baa — r (dengan panjang suara pada ba). Dan dimatikan baris ra .takbir itu, tidak dibaris-depankan. Inilah cara takbir dan hal-hal yang menyertai takbir itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;PEMBACAAN&lt;/b&gt;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kemudian, dimulainya dengan membaca "doa iftitah " (do'a pembukaan shalat). Dan baiklah dibacakan setelah membacakan الله أكبر "Allaahu akbar" itu :&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;nbsp;الله أكبر كبيرا والحمد لله كثيرا وسبحانالله بكرة وأصيلا&lt;br /&gt;
(Allaahu akbar kabiiran wal hamdu lillaahi katsiiraa, wa subhaanal-laahi bukratan wa ashiila. وجهت وجهي Wajjahtu wajhia)—sampai kepada— وأنا من المسلمين wa ana minal muslimiin".)&lt;br /&gt;
Artinya : "Allah Maha Besar, segala pujian sebanyak-banyaknya bagi Allah. Maha Suci Allah pagi dan petang. Aku hadapkan wajah-ku". — sampai seterusnya kepada — pembacaan, yang artinya : dan aku adalah sebahagian daripada kaum muslimin.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kemudian, dibacakannya :&lt;br /&gt;
&amp;nbsp;سبحانك اللهم وبحمدك وتبارك اسمك وتعالى جدك وجل ثناؤك ولا إله غيرك&lt;br /&gt;
(Subhaanakallaahumma wa bihamdika wa tabaarakasmuka wa ta'aalaa jidduka wa jalla tsanaa-uka wa laa ilaaha ghairuk).Artinya : "Maha Suci Engkau wahai Tuhanku dan dengan memuji Engkau dan bertambah-tambahlah keagungan nama Engkau, maha besarlah pujian kepada Engkau dan tiadalah yang disembah selain Engkau ".&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Supaya dengan pembacaan yang tersebut tadi, dapat menghimpun-kan diantara yang berpisah-pisah dari apa yang datang pada beberapa hadits.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jikalau ia mengerjakan shalat di belakang imam, hendaklah diringkaskannya, apabila imam itu tiada lama diam sesudah bertakbir, dengan membaca di dalam diamnya itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kemudian, dibacakan :&lt;br /&gt;
أعوذ بالله من الشيطان الرجيم&lt;br /&gt;
(A-'uudzu billaahi minasy syaithaanir rajiim).&lt;br /&gt;
Artinya : "Aku berlindung dengan Allah daripada setan yang kena kutuk ".&lt;br /&gt;
Kemudian, dibacakan "surat الفاتحة Al-Fatihah",di mulai dengan بسم الله الرحمن الرحيم "Bismil-laahir rahmaanir rahiim", dengan menyempurkan tasydid dan hu-rufnya. Dan diusahakan benar-benar membedakan diantara ضاد dlad (tebal) dan ضاد (tipis). Dan dibacakanآمين &amp;nbsp;"aamiin" pada akhir surat Al-Fatihah serta dipanjangkan pembacaan آمين "A amiin ". dan janganlah sekali-kali disambung آمين &amp;nbsp;"Aamiin" dengan ولا الضالين "wa ladl dlaalliin". Dan dikeraskan pembacaan (jhr) pada shalat Shubuh, Maghrib dan 'lsya\ kecuali kalau ia pengikut imam (ma'mum).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan dikeraskan membaca : آمين "Aamiin". Kemudian dibacakan surat atau sekedar tiga ayat atau lebih daripada Al-Qur'an. Dan tidak disambung akhir surat yang dibaca itu dengan takbir berpindah untuk ruku'. Tetapi dipisahkan diantara keduanya sekedar pembacaan "Subhaanallaah".&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan dibacakan pada shalat Shubuh surat-surat yang panjang dan pada shalat Maghrib, surat-surat yang pendek dan pada Dhuhur 'Ashar dan 'Isya seperti surat : والسماء ذات البروج "Was samaa-i dzaatil buruuj" dan yang mendekati panjangnya. Dan pada shalat Shubuh di dalam musafir, dibacakan :قل يا أيها الكافرون &amp;nbsp;"Qul yaa ayyuhal kaafiruun" dan قل هو الله أحد Qullhuwal-laahu ahad". Dan seperti itu pula pada dua raka'at shalat sunat Shubuh, sunat thawaf dan sunat tahiyyah masjid.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Orang yang mengerjakan shalat tadi pada semua itu, terus berdiri dan meletakkan kedua tangannya sebagaimana yang telah kami terangkan pada permulaan shalat dahulu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;RUKU' DAN SEGALA YANG BERHUBUNGAN DENGAN RUKU'&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Kemudian ia ruku ' dan dijaga pada ruku' itu beberapa perkara. Yaitu : bahwa ia bertakbir bagi ruku', mengangkatkan kedua tangan serta takbir ruku' &amp;amp; memanjangkantakbir itu sampai kepada ruku'. Meletakkan kedua tapak tangan atas dua lutut pada ruku' di mana segala anak jarinya dilepaskan menghadap arah ke qiblat atas sepan-jang betis. Bahwa ia menegakkan kedua lututnya, tidak dilipatkan. Bahwa ia memanjangkan punggungnya dengan lurus dan adalah lehemya dan kepalanya lurus menyamai dengan punggungnya seperti sebilah papan. Tidaklah kepalanya lebih rendah dan tidak lebih tinggi. Bahwa ia merenggangkan kedua sikunya daripada kedua lembungnya. Dan bagi wanita merapatkan kedua sikunya kepada kedua lembungnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan dibacakan pada ruku tiga kali :&lt;br /&gt;
سبحان ربي العظيم&lt;br /&gt;
(Subhaana rabbiyal 'adhiim)&lt;br /&gt;
Artinya : Maha Suci Tuhanku Yang Maha Besar".&lt;br /&gt;
Dan dilebihkan sampai tujuh dan sepuluh adalah baik, jika ia bukan imam.&lt;br /&gt;
Kemudian ia bangkit daripada ruku' kepada berdiri kembali dan mengangkatkan kedua tangannya, seraya membaca :&lt;br /&gt;
سمع الله لمن حمده&lt;br /&gt;
(Sami allaahu liman hamidah) =&lt;br /&gt;
Artinya : "Didengar oleh A llah akan siapa yang memujiNya ".&lt;br /&gt;
Dan berkeadaan tetaplah (berthuma'ninah) pada i'tidal itu, seraya membaca:&lt;br /&gt;
ربنا لك الحمد ملء السموات وملء الأرض وملء ما شئت من شيء بعد&lt;br /&gt;
(Rabbanaa lakalhamdu mil-us samaawaati wa mil-ul ardli wa mil-u maa syi'-ta min syai-in ba'du).Artinya : "Hai Tuhan Kami! Bagi Engkau segala pujian, memenuhi segala langit, memenuhi bumi dan memenuhi apa yang Engkau kehendaki dari sesuatu sesudahnya".&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan tidak melamakan berdiri i'tidal ini, selain pada shalat Tasbih, shalat Kusuf (shalat gerhana matahari dan bulan) dan shalat Shubuh. (1)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan dibacakan qunut pada shalat Shubuh pada raka'at kedua sebelum sujud, dengan kalimah-kalimah do'a yang diperoleh dari hadits-hadits.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;SUJUD dan duduk diatara dua Sujud&lt;/b&gt;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kemudian ia turun kepada sujud dengan bertakbir. Maka diletakkannya kedua lututnya di atas lantai. Dan diletakkannya dahinya, hidungnya dan kedua tapak tangannya dengan terbuka. Ia bertakbir ketika turun kepada sujud. Dan tidak mengangkatkan kedua tangan pada bukan ruku'.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan seyogialah, yang mula-mula jatuh ke atas lantai itu, kedua lututnya. Dan diletakkannya sesudah kedua lutut itu, kedua tangannya, kemudian mukanya. Dan diletakkannya dahi dan hidungnya atas lantai dan direnggangkannya kedua sikunya daripada kedua lembungnya. Dan wanita tidak berbuat demikian (artinya tidak merenggangkan kedua sikunya daripada kedua lembungnya).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan direnggangkan diantara kedua kaki dan wanita tidak berbuat demikian. Dan pada sujud itu, bagi laki-laki berbuat "takhwiyah" di atas lantai dan bagi wanita tidak berbuat "takhwiyah".&lt;br /&gt;
***Takhwiyah,yaitu : mengangkatkan perut daripada kedua paha dan menjarangkan diantara kedua lutut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan diletakkan kedua tangan di atas lantai setentang dengan kedua bahu dan tidak dijarangkan diantara anak-anak jari kedua tangan itu, tetapi dirapatkan. Dan dirapatkan ibu jari kepada kedua tangan itu. Dan jika tidak dirapatkan pun, tiada mengapa.&lt;br /&gt;
Dan tidak didudukkan kedua lengan di atastlantai seperti duduk-nya anjing, karena yang demikian itu dilarang. Dan dibacakan di dalam sujud :&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
سبحان ربي الأعلى &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Subhaana rabbiyal-a'Iaa). 3 X&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Artinya : "Maha Suci Tuhanku yang Maha Tinggi". Kalau dilebihkan dari tiga kali, adalah baik, kecuali ia imam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kemudian, bangkit daripada sujud, lalu duduk dengan tenang (thuma'ninah) dan lurus. Ia mengangkat kepala dari sujud dengan bertakbir dan duduk di atas kaki kiri serta menegakkan tapak kaki kanan dan meletakkan kedua tangan di atas kedua paha. Dan segala anak jarinya, terlepas (tidak tergenggam), tidak diberatkan mera-patkannya dan tidak merenggangkannya.&lt;br /&gt;
Dan membaca&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;nbsp;رب اغفر لي وارحمني وارزقني واهدني واجبرني وعافني واعف عني&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"Robbighfirli warhamni warzuqni wahdini wajburni wa'afini wa' fuanni"&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Artinya "Hai Tuhanku! Ampunilah aku, kasihanilah aku, berikanlah aku rezeki, berikanlah aku petunjuk, tutupkanlah kekuranganku, berikanlah aku kesehatan dan ma'afkanlah aku!'&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan tidak dilamakan duduk ini, kecuali pada sujud shalat sunat tasbih.&lt;br /&gt;
Dan dikerjakan sujud kedua seperti yang tadi juga.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan duduk dengan lurus sebentar untuk istirahat (istirahah) pada tiap-tiap raka'at, yang tidak duduk tasyahhud di belakang raka'at itu. Kemudian setelah duduk sebentar tadi, maka bangun berdiri dengan meletakkan tangan di atas lantai. Dan tidak mendahulukan salah satu daripada kedua kakinya ketika bangun berdiri itu, serta memanjangkan takbir sampai habis, diantara tengah-tengah dari bangkitnya daripada duduk sampai kepada tengah-tengah bangkitnya kepada berdiri, di mana "ha" dari ucapannya الله "Alla hu" adalah ketika duduknya sudah lurus. Dan كاف "kaff" dari أكبر "a k bar" ketika ia bertekan dengan tangan untuk berdiri dan را "ra" dari أكبر "akba r" pada tengah-tengah bangkitnya kepada berdiri. Dan di-mulainya pada tengah-tengah bangkitnya kepada berdiri, sehingga jatuh takbir itu pada tengah-tengah perpindahannya. Dan tidak terlepas daripada takbir selain kedua tepi perpindahan itu (permulaan perpindahan dan penghabisan perpindahan dari sujud kepada berdiri). Dan cara yang demikian adalah lebih mendekati kepada meratakan pembacaan ibadah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan dikerjakan raka'at kedua seperti raka'at pertama dan diulangi pembacaan Auudzu billaah seperti pada permulaan shalat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;TASYAHHUD&lt;/b&gt;.&lt;br /&gt;
Kemudian membaca tasyahhud pada raka'at kedua yaitu, tasyahhud pertama. Kemudian membaca selawat kepada Rasulullah صلى الله عليه وسلم &amp;nbsp;. dan kepada keluarganya. Dan meletakkan tangan kanan ke atas paha kanan dan menggenggamkan segala anak jari kanan selain dari telunjuk. Dan tiada mengapa melepaskan ibu jari juga.&lt;br /&gt;
Dan diisyaratkan dengan telunjuk kanan saja ketika mengucapkan إلا الله &amp;nbsp; "illallaah", tidak ketika mengucapkan لا إله "Laa ilaaha&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Duduk ia pada tasyahhud ini di atas kaki kiri seperti duduk diantara dua sujud. Dan pada tasyahhud akhir, disempurnakan do'a yang diterima dari Nabi sesudah membaca selawat kepada Nabi صلى الله عليه وسلم &amp;nbsp; .&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sunat-sunat pada tasyahhud akhir, adalah seperti sunat-sunat pada tasyahhud pertama. Hanya pada tasyahhud akhir itu, duduk ia di atas punggung kiri, karena ia tidak bangun lagi untuk berdiri tetapi terus tetap menyiapkan shalatnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan ditidurkannya kaki kirinya yang keluar dari bawah dan ditegakkannya kaki kanannya serta diletakkan ujung ibu jari kakinya itu ke arah qiblat kalau tiada sukar. Kemudian membaca "السلام عليكم ورحمة الله Assalaa-mualaikum wa rahmatullaah " dan berpaling ke kanan, kira-kira keli-hatanlah pipi kanannya dari belakang dari sebelah kanan. Dan berpaling ke kiri, begitu pula dan membaca salam kedua.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Diniatkan keluar dari shalat dengan salam itu. Dan diniatkan dengan salam itu memberi salam kepada siapa yang ada di kanannya, dari para malaikat dan kaum muslim in pada salam pertama. Dan diniatkan begitu pula pada salam kedua.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dibacakan salam itu dengan dimatikan huruf akhirnya dan tidak dibacakan dengan suara panjang. Begitulah sunnah Nabi صلى الله عليه وسلم &amp;nbsp; .&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Inilah caranya shalat seorang diri. Ditinggikan suara dengan segala takbir perpindahan (takbir intiqalat), yaitu sekedar yang dapat didengar oleh dirinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada shalat jama'ah, imam itu meniatkan imamah (menjadi imam shalat) supaya memperoleh kurnia Allah. Jikalau tidak diniatkan-nya, maka shalat orang ramai yang di belakangnya syah, apabila mereka itu meniatkan ikut imam (menjadi ma'mum). Dan mereka memperoleh pahala berjama'ah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan dibaca dengan suara halus (sirr) do'a iftitah dan ta'awwuz (A'uudzu billaah) seperti orang yang bershalat seorang diri. Dan dibaca dengan suara keras (jahr) al-fatihah dan surat pada sha -lat Shubuh, dua raka'at pertama dari shalat 'Isya' dan Maghrib. Dan orang yang bershalat seorang diri membacanya begitu juga.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan dikeraskan membaca "A a m i n" pada, shalat yang di jahr kan (shalat Shubuh, 'Isya' dan Maghrib). Dan begitu pula ma'mum.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan disamakan oleh ma'mum membaca aaminnya, bersama-sama dengan aamin imam, tidak beriring-iring. Dan berdiam diri imam sebentar sesudah al-fatihah, supaya nafasnya normal kembali. Dan ma'mum dapat membaca al-fatihah shalat yang dijahrkan (shalat jahriyah) pada ketika imam berdiam diri itu, agar ma'mum dapat mendengar pembacaan imam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada shalat jahriyah, ma'mum tidak membaca surat, kecuali apabila ia tiada mendengar suara imam.&lt;br /&gt;
Imam membaca سمع الله لمن حمده "Sami 'allaahu liman hamidah " ketika mengangkatkan kepalanya daripada ruku', Dan demikian juga ma'mum.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan imam tidak melebihkan dari tiga kali membaca tasbih ruku' dan tasbih sujud. Dan tidak menambahkan bacaan pada tasyahhud pertama sesudah membaca "Allaahumma shalli 'alaa Muhammad wa 'alaa ali Muhammad". Dan meringkaskan pada dua raka'at akhir atas al-fatihah saja, tidak memperpanjangkan, karena menyusahkan bagi para ma'mum.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan imam tidak menambahkan do'a pada tasyahhud akhir melebihi dari sekedar tasyahhud dan selawat kepada Rasulullah صلى الله عليه وسلم &amp;nbsp;Dan meniatkan ketika salam, memberi salam kepada orang banyak yang menjadi ma'mum dan kepada para malaikat, Dan orang banyak pun meniatkan dengan salamnya, menjawab salam imam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Imam itu tetap pada tempat duduknya sekejap, sehingga selesai orang ramai dari salam dan ia menghadap kepada mereka itu dengan wajahnya. Yang lebih utama, imam itu tetap di situ dahulu, kalau di belakang ma'mum laki-laki ada ma'mum wanita, supaya kaum wanita itu pergi sebelum bangun imam. Dan tidak seorangpun dari ma'mum bangun berdiri, sebelum bangun berdiri imam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Imam itu pergi keluar dari sebelah mana yang disukainya, dari sebelah kanan atau sebelah kiri. Dan menurut pendapatku, dari sebelah kanan adalah lebih baik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidaklah imam itu menentukan do'a untuk dirinya saja pada qunut Shubuh, tetapi hendaklah ia membaca :اللهم اهدنا &amp;nbsp;"Allaahummah dinaa", artinya : "Ya Allah, ya Tuhanku! Tunjukilah kami". (Tidak : Allaahummah dinii, yang artinya : "Ya Allah, ya Tuhanku! Tunjukilah aku!).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Imam itu membaca qunut dengan suara keras dan para ma'mum mengaminkan, dengan mengangkatkan tangan tentang dada dan menyapukan muka ketika selesai dari do'a qunut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Demikian menurut hadits yang diriwayatkan tentang itu, Kalau tidak karena hadits, maka secara qias (analogi), tangan itu tidaklah diangkatkan seperti pada akhir tasyahhud.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
LARANGAN-LARANGAN.&lt;br /&gt;
Dilarang oleh Rasulullah صلى الله عليه وسلم &amp;nbsp; .الصفن &amp;nbsp;"ash-shafan" dan الصفد "ash-shafad" di dalam shalat dan sudah kami terangkan arti keduanya dahulu. Dan dilarang dari الإقعاء "iq'a", dariالسدل &amp;nbsp;"sadl", dari &amp;nbsp; كفت &amp;nbsp;kaff", dari &amp;nbsp;الاختصار "ikhtishar", dari الصلب "shalb",dari المواصلة "muwashalah", dari صلاة الحاقن "shalat al-haqin", dari "haqib", dari "hadziq", dari "shalat orang lapar", dari "shalat orang marah" dan dari "shalat orang yang menutup muka".&lt;br /&gt;
Adapun الإقعاء iq 'a &amp;nbsp;yaitu -menurut ahli bahasa- artinya : duduk di atas kedua punggung, menegakkan kedua lutut dan meletakkan kedua tangan ke atas lantai seperti duduk anjing. Dan -menurut ahli hadits-ialah : duduk di atas kedua betis dan tiada yang di atas lantai, selain dari ujung anak-anak jari kedua kaki dan kedua lutut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Adapun السدل sadl, yaitu -menurut madzhab ahli hadits- ialah berselimut dengan kain dan memasukkan kedua tangan dari dalam, lalu ruku' dan sujud, dalam keadaan yang demikian. Cara yang begini ialah cara Yahudi di dalam sembahyangnya. Maka dilarang daripada menyerupakan dengan Yahudi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Baju kemeja searti juga dengan kain itu, maka tidaklah wajar ruku' dan sujud, sedang kedua tangan di dalam selimutan kemeja.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ada yang mengatakan arti السدل sadl, ialah meletakkan tengahan kain sarung di atas kepala dan melepaskan kedua pinggirnya, dari kanan dan kiri tanpa meletakkannya ke atas dua bahu. Arti yang pertama tadi adalah lebih mendekati kepada benar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Adapun الكف kaff, yaitu mengangkatkan kain dari muka atau dari belakang, apabila mau sujud. Kadang-kadang الكف kaff itu pada rambut kepala. Dari itu, janganlah dikerjakan shalat, di mana ia menyanggul rambutnya. Larangan ini adalah terhadap laki-laki. Pada hadits tersebut :أمرتأن أسجد على سبعة أعضاء ولا أكفت شعرا ولا ثوبا&lt;br /&gt;
(Umirtu an asjuda 'alaa sab-'ati a'-dlaa-in wa laa akuffu sya'-ran wa laa tsaubaa).&lt;br /&gt;
Artinya : "Disuruh aku supaya sujud dengan tujuh anggota badan dan tidak aku mengangkatkan rambut dan kain waktu sujud".&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ahmad bin Hanbal ra. memandang makruh berkain sarung di atas baju kurung panjang di dalam shalat dan dipandangnya sebahagian dari kaff.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Adapun الاختصار ikhtishar,ialah meletakkan kedua tangan pada pinggang.&lt;br /&gt;
Adapun الصلب shalb, ialah meletakkan kedua tangan pada pinggang, pada waktu berdiri dan merenggangkan antara kedua lengan pada waktu berdiri itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Adapun المواصلة muwashalah (menyambung), maka ada lima : Dua atas imam yaitu : imam itu tiada menyambung bacaannya dengan takbiratul-ihram dan tiada menyambung ruku'nya dengan bacaannya. Dua atas ma'mum yaitu ; ma'mum itu tiada menyambung takbiratul-ihramnya dengan takbiratul-ihram imam dan tiada menyambung salamnya dengan salam imam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan satu lagi di alas keduanya, yaitu : tidak menyambung salam fardiu (salam pertama) dengan salam kedua. Dan hendaklah dipisahkan diantara kedua salam itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Adapun shalat al-haqin, yaitu shalat orang yang mau buang air kecil (mau kencing). Dan haqib, yaitu shalat orang yang mau buang air besar (mau berak). Dan hadziq, yaitu orang yang mengerjakan shalat di dalam alas kaki (muza) yang sempit. Semuanya itu adalah mencegah daripada khusyu'.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan searti dengan yang di atas, ialah orang yang sedang lapar dan susah. Dipahami larangan shalat bagi orang yang sedang lapar, dari sabda Nabi صلى الله عليه وسلم &amp;nbsp;:&lt;br /&gt;
إذا حضر العشاء وأقيمت الصلاة فابدءوا بالعشاء&lt;br /&gt;
(Idzaa hadlaral'asyaa-u wa uqiimatish-shalaatu fab da-uu bil'asyaa-i&lt;br /&gt;
Artinya : "Apabila datang makanan malam dan di qamatkan shalat, maka mulailah dengan makanan malam!". (1) Kecuali sempit waktu atau hatinya tenang .&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;nbsp;1.Dirawikan Al-Bukhari dan Muslim dari Ibnu Abbas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada suatu hadits tersebut :&lt;br /&gt;
الخبر لا يدخلن أحدكم الصلاة وهو مقطب ولا يصلين أحدكم وهو غضبان&lt;br /&gt;
(Laa yadkhulanna 'ahadukumush-shalaata wa huwa muqath-thabun wa laa yushalliyanna ahadukum wa huwa ghadlbaan).Artinya : "Janganlah seorang kamu melakukan shalat, sedang pikirannya terganggu. Dan janganlah bershalat seorang kamu, di mana dia sedang marah". (1)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Berkata Al-Hasan : "Tiap-tiap shalat yang tidak hadlir hati padanya, maka shalat itu lebih mendekati kepada siksaan".&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada suatu hadits tersebut : "Tujuh perkara dalam shalat adalah dari setan : keluar darah dari hidung, datang ngantuk, datang kesangsian hati (waswas), menguap, menggaruk, berpaling muka dan bermain-main dengan sesuatu". Dan ditambah oleh setengah mereka : Lupa dan ragu". (2)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Berkata setengah salaf : "Empat perkara di dalam shalat termasuk bahagian tiada disukai : berpaling muka, menyapu muka, meratakan batu tempat shalat dan engkau mengerjakan shalat pada jalan orang yang melalui dihadapan engkau".&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan juga dilarang di dalam shalat menjerejakkan anak-anak jari atau memukulkan anak-anak jari supaya berbunyi atau menutup muka atau meletakkan salah satu daripada kedua tapak tangan ke atas tapak tangan yang satu lagi dan memasukkan kedua tapak tangan itu diantara kedua paha pada ruku'.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Berkata setengah shahabat ra. : "Adalah kami berbuat demikian, maka dilarang kami daripadanya".&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan dimakruhkan juga menghembus ke lantai ketika sujud untuk membersihkan lantai itu. Dan dimakruhkan juga meratakan batu dengan tangan, karena segala perbuatan tersebut tadi tidak diperlukan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan tidak diangkatkan salah satu dari kedua tapak kaki, lalu diletakkan ke atas paha. Dan tidak bersandar ke dinding waktu berdiri. Kalau bersandar sehingga jikalau dinding itu ditarik, niscaya ia jatuh, maka pendapat yang lebih kuat batal (tidak syah) shalatnya.&lt;br /&gt;
Wallaahu a'lam — Allah yang Maha Tahu!.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
1.Menurut Al Iraqi tidak pernah menjumpai Hadis ini&lt;br /&gt;
2.Dirawikan At Tirmidzi dari Uda bin Tsabit&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
MEMBEDAKAN FARDLU DAN SUNAT.&lt;br /&gt;
Sejumlah apa yang telah kami sebutkan itu, melengkapi kepada : fardiu, sunat, adab dan cara dari hal-ihwal yang sewajarnya dipe-lihara seluruhnya oleh seorang murid yang menuju jalan akhirat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Maka yang fardlu, berjumlah dua belas perkara : niat, takbir, berdiri betul, al-fatihah, membungkuk pada ruku', sehingga kedua tapak tangannya sampai kepada kedua lututnya, serta thuma'ninah, i'tidal dari ruku' di dalam keadaan berdiri betul, sujud serta thuma'ninah dan tiada wajib meletakkan dua tangan, i'tidal dari sujud dengan duduk betul, duduk untuk tasyahhud akhir, membaca tasyahhud akhir, selawat kepada Nabi صلى الله عليه وسلم &amp;nbsp; . padanya dan salam pertama.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Adapun niat keluar dari shalat, maka tiada wajib.&lt;br /&gt;
Selain dari yang dua belas itu, tiada wajib, tetapi adalah sunat dan menjadi hai-ah (cara) pada melakukan yang sunat itu dan pada melakukan yang fardiu.&lt;br /&gt;
Adapun sunat, maka yang termasuk bahagian perbuatan adalah empat : mengangkat kedua tangan pada takbiratul-ihram, pada ketika turun kepada rukupada ketika bangun kepada berdiri dan duduk untuk tasyahhud pertama.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Adapun apa yang kami sebutkan, mengenai cara membuka anak-anak jari dan batas mengangkatkannya, maka itu adalah cara (sunat hai-ah) yang mengikuti sunat di atas tadi.&lt;br /&gt;
Mengenai tawarruk (duduk dengan punggung ke lantai pada duduk tasyahhud akhir) dan iftirasy (duduk di atas tumit kaki kiri pada duduk tasyahhud pertama dan lainnya) adalah hai-ah yang mengikuti bagi duduk itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menundukkan kepala dan meninggalkan berpaling muka adalah hai-ah bagi berdiri betul. Membaguskan bentuk dan duduk istirahat, tidaklah terhitung sebahagian daripada pokok-pokok sunat di dalam perbuatan shalat. Karena dia adalah sebagai pembaikan bagi cara (hai-ah) bangun dari sujud kepada berdiri betul. Dan tidaklah dimaksudkan untuk istirahat itu sendiri. Dari itu tidak kami asing-kan menerangkan nya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Adapun yang sunat dari bacaan-bacaan (adz-kar), maka yaitu : do'a iftitah, kemudian membaca A 'uudzu billah (ta'awwudz), kemudian membaca aamin, maka itu adalah sunat mu-akkadah (sunat yang lebih dikuatkan dari sunat lainnya), kemudian membaca surat Al-Qur'an, kemudian takbir-takbir intiqalat (takbir yang dibacakan waktu berpindah dari rukun ke rukun), kemudian dzikir (pembacaan tasbih) pada ruku', sujud dan i'tidal dari keduanya, kemudian tasyahhud pertama dan selawat padanya kepada Nabi صلى الله عليه وسلم &amp;nbsp;kemudian do'a pada penghabisan tasyahhud akhir, kemudian salam kedua.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Walaupun semuanya yang di atas tadi, kami kumpulkan di dalam nama sunat, tetapi mempunyai derajat yang berlebih-kurang. Karena empat daripadanya ditempel dengan sujud sahwi (sujud karena lupa) kalau terlupa mengerjakannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Adapun yang sunat dari perbuatan shalat, maka adalah satu. Yaitu duduk pertama pada tasyahhud pertama. Maka duduk pertama ini, adalah membekaskan pada tata-tertib susunan shalat pada penglihatan orang yang melihatnya. Karena dengan duduk pertama itu, dikenal apakah shalat itu termasuk empat raka'at atau tidak. Lain halnya dengan mengangkat dua tangan. Maka tidaklah membekaskan pada perobahan susunan shalat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dari itu, disebut sunat yang menjadi sebahagian dari shalat (sunat ab-'adl). Dan dikatakan, sunat ab-'adl itu ditempel dengan sujud shawi apabila terlupa mengerjakannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Adapun sunat bacaan-bacaan (adz-kaar)itu, maka seluruhnya tidak berkehendak kepada sujud sahwi, selain tiga : qunut, tasyahhud pertama dan selawat kepada Nabi صلى الله عليه وسلم, padanya. Lain halnya dengan takbir intiqalat, dzikir pada ruku', pada sujud dan pada i'tidal daripada keduanya. Karena ruku' dan sujud di dalam bentuknya,' sudah menyalahi daripada kebiasaan. Dari itu tercapai maksud ibadah dengan ruku' dan sujud itu, walaupun berdiam diri daripada membaca dzikir dan bertakbir intiqalat. Maka tidak adanya dzikir-dzikir itu, tidaklah merobah bentuk ibadah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Adapun duduk bagi tasyahhud pertama, maka adalah perbuatan biasa. Dan duduk ini tidak ditambahkan melainkan karena membaca tasyahhud. Dari itu, meninggalkan duduk tasyahhud ini, terang benar membekasnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Adapun do'a iftitah dan membaca surat, maka meninggalkannya tiadalah membawa pengaruh apa-apa, di mana berdiri itu sudah terbentuk dengan membacakan al-fatihah. Dan sudah dapat dibeda-kan dari berdiri biasa, dengan al-fatihah itu,&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Begitu pula do'a pada tasyahhud akhir dan qunut, adalah amat jauh daripada ditempel dengan sujud. Tetapi disuruh melamakan i'tidal pada shalat Shubuh karena qunut itu. Maka adalah melamakan i'tidal tadi seperti melamakan duduk istirahat. Karena duduk istirahat itu dengan melaraakannya serta membaca tasyahhud, menjadi duduk tasyahhud pertama.&lt;br /&gt;
Maka tinggallah ini menjadi berdiri yang dilamakan, yang biasa, di mana tak ada padanya dzikir wajib.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tentang melamakan berdiri itu adalah menjaga dari bukan shalat Shubuh. Dan tentang kosongnya dari dzikir wajib, adalah menjaga dari pokok berdiri di dalah shalat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kalau anda bertanya bahwa ; membedakan sunat daripada fardlu, adalah dapat dipahami. Karena hilangnya syah shalat dengan hilangnya fardiu. Tidak dengan hilangnya sunat. Dan dihadapkan kepada siksaan dengan tidak -adanya fardlu, bukan dengan tidak adanya sunat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Adapun membedakan sunat dari sunat dan semuanya disuruh atas jalan sunat dan tak ada siksaan dengan meninggalkan segala yang sunat itu. Dan pahala itu ada dengan mengerjakan semuanya. Maka apakah artinya itu?.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Maka ketahuilah bahwa berserikatnya fardiu dan sunat pada pahala, siksa dan disukai, tidaklah menghilangkan adanya berlebih-kurang pada keduanya. Marilah kami terangkan kepada anda yang demikian itu dengan contoh. Yaitu : bahwa manusia tidaklah bemama manusia, yang ada, lagi sempurna, melainkan dengan pengertian bathin dan anggota dhahir.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pengertian bathin ialah : hidup dan roh. Dan dhahir ialah segala anggota tubuhnya. Kemudian, sebagian daripada anggota tubuh itu, adalah manusia menjadi tidak ada dengan tidak adanya seperti : hati, jantung, otak dan semua anggota yang hilang hidup dengan hilangnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan sebahagian, tidaklah hilang hidup dengan hilangnya, tetapi maksud hidup yang hilang seperti : mata, tangan, kaki dan lidah. Dan sebahagian,tidaklah hilang hidup dan maksudnya, tetapi yang hilang ialah kebagusan, seperti : dua alis mata, janggut, bulu mata dan kebagusan warna kulit.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan sebahagian lagi, tidaklah hilang sebab kecantikan dengan tidak adanya, tetapi yang hilang ialah kesempurnaan kecantikan seperti: melengkung dua alis mata, hitam bulu janggut dan bulu mata, bersesuaian bentuk anggota dan bercampur merah dengan putih pada warna kulit. Maka ini semuanya adalah bertingkat-tingkat, yang berlebih-kurang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Maka seperti itu pulalah ibadah mempunyai bentuk yang dibentuk oleh Syara' dan kita berbuat ibadah dengan mengusahakan bentuk itu.&lt;br /&gt;
Maka nyawa dan hidup bathinnya ialah : khusyu niat, hadlir hati dan ikhlas, sebagaimana akan diterangkan nanti. Dan sekarang kami terangkan bahagian-bahagian dhahirnya.&lt;br /&gt;
Maka ruku\ sujud, berdiri dan rukun-rukun lainnya daripada shalat adalah merupakan hati, kepala dan jantung. Karena tidak adalah wujud shalat dengan tidak adanya yang tersebut tadi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan segala sunat yang telah kami sebutkan, dari mengangkatkan kedua tangan, do'a iftitah dan tasyahhud pertama daripada shalat adalah merupakan dua tangan, dua mata dan dua kaki. Dan tidaklah hilang syahnya shalat dengan tidak adanya sunat-sunat itu, sebagaimana tidak hilangnya hidup dengan hilangnya anggota-anggota tadi. Tetapi jadilah orang dengan sebab hilangnya, memperoleh cacat, dicela dan tidak disukai. Maka seperti itu pulalah orang yang menyingkatkan kepada yang sedikit dari yang mencukupi daripada shalat, adalah seperti orang yang mempersembahkan kepada maharaja, seorang budak yang hidup tetapi tidak bertangan dan berkaki.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Adapun hai-ah, yaitu yang bertingkat di belakang sunat. Maka adalah merupakan sesuatu yang membawa kepada kecantikan, seperti : dua alis mata, janggut, bulu mata dan kecantikan warna kulit.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Adapun tugas dzikir pada sunat-sunat itu, adalah menyempurnakan kecantikan seperti : melengkungnya dua alis mata, membulatnya janggut dan lainnya.&lt;br /&gt;
Maka shalat pada ketika itu, adalah merupakan pendekatan dan persembahan kehadlirat Raja-Diraja, seperti persembahan yang dipersembahkan oleh orang yang mencari kedekatan diri, kepada sultan-sultan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Persembahan itu dipersembahkan kepada Allah 'Azza wa Jalla, kemudian dikembalikan kepada kita pada hari pertemuan akbar. Maka terserahlah kepada kita, untuk membaguskan bentuknya atau menjelekkannya. Kalau kita baguskan, maka adalah untuk kita sendiri dan kalau kita jelekkan, maka adalah di atas kita sendiri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan tidaklah layak anda mengambil bahagian daripada mempelajari fiqih, untuk membedakan diantara yang fardiu dan yang sunat. Lalu tiada yang melekat pada paham anda tentang ciri-ciri sunat itu. selain daripada boleh meninggalkannya, lalu anda tinggalkan. Karena yang demikian itu, serupalah dengan kata dokter bahwa kerusakan mata tidaklah melenyapkan adanya manusia. Tetapi kerusakan mata itu menolak dibenarkan untuk diterima oleh sultan, apabila datang kepadanya membawa hadiah yang akan dipersembahkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Maka begitulah hendaknya dipahami tingkat-tingkat sunat, hai-ah dan adab. Sehingga tiap-tiap shalat yang tidak disempurnakan ruku' dan sujudnya, menjadi musuh pertama kepada yang empunya shalat itu di mana shalat mengatakan : "Disia-siakan oleh Allah kiranya engkau, sebagaimana engkau telah menyia nyiakan aku".&lt;br /&gt;
Maka perhatikanlah benar-benar, segala hadits yang telah kami bentangkan mengenai kesempurnaan rukun-rukun shalat, supaya jelaslah bagimu keadaan yang sebenarnya!.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Syarat Syah Sholat:&lt;br /&gt;
Rukun Sholat&lt;br /&gt;
Sunnah Sholat&lt;br /&gt;
Sumber Referensi :&amp;nbsp;&lt;a class="webkit-html-attribute-value webkit-html-resource-link" href="http://ihya-ahamba.blogspot.com/" rel="nofollow" style="font-family: monospace; white-space: pre-wrap;" target="_blank"&gt;http://ihya-ahamba.blogspot.com/&lt;/a&gt;&lt;div class="feedflare"&gt;
&lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/bahrul-ulumdotcom?a=wZIQu_0opB8:BXGD1YzYC8c:yIl2AUoC8zA"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/bahrul-ulumdotcom?d=yIl2AUoC8zA" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/bahrul-ulumdotcom?a=wZIQu_0opB8:BXGD1YzYC8c:V_sGLiPBpWU"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/bahrul-ulumdotcom?i=wZIQu_0opB8:BXGD1YzYC8c:V_sGLiPBpWU" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/bahrul-ulumdotcom?a=wZIQu_0opB8:BXGD1YzYC8c:qj6IDK7rITs"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/bahrul-ulumdotcom?d=qj6IDK7rITs" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/bahrul-ulumdotcom?a=wZIQu_0opB8:BXGD1YzYC8c:gIN9vFwOqvQ"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/bahrul-ulumdotcom?i=wZIQu_0opB8:BXGD1YzYC8c:gIN9vFwOqvQ" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/bahrul-ulumdotcom?a=wZIQu_0opB8:BXGD1YzYC8c:F7zBnMyn0Lo"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/bahrul-ulumdotcom?i=wZIQu_0opB8:BXGD1YzYC8c:F7zBnMyn0Lo" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/bahrul-ulumdotcom?a=wZIQu_0opB8:BXGD1YzYC8c:TzevzKxY174"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/bahrul-ulumdotcom?d=TzevzKxY174" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;
&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/bahrul-ulumdotcom/~4/wZIQu_0opB8" height="1" width="1"/&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://www.bahrul-ulum.com/feeds/1834947888161837166/comments/default" title="Poskan Komentar" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://www.bahrul-ulum.com/2012/04/cara-sholat-yang-benar.html#comment-form" title="0 Komentar" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/8236350090641871657/posts/default/1834947888161837166?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/8236350090641871657/posts/default/1834947888161837166?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/bahrul-ulumdotcom/~3/wZIQu_0opB8/cara-sholat-yang-benar.html" title="Cara Sholat Yang Benar" /><author><name>Bahrul Ulum</name><uri>https://plus.google.com/113342904809597701717</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="32" height="32" src="//lh3.googleusercontent.com/-Gk0kDQhZSQk/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAj4/nFjGJf9shiE/s512-c/photo.jpg" /></author><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://www.bahrul-ulum.com/2012/04/cara-sholat-yang-benar.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;DEYGR3k4fip7ImA9WhVQFkU.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-8236350090641871657.post-4477083966035029054</id><published>2012-04-06T11:22:00.000+07:00</published><updated>2012-04-06T11:22:06.736+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2012-04-06T11:22:06.736+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Islam" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Hukum Islam" /><title>SUMBER HUKUM ISLAM</title><content type="html">Anda mencari artikel &lt;b&gt;Sumber dan macam-macam Hukum Islam&lt;/b&gt;? Baca lengkap &lt;b&gt;&lt;a href="http://www.bahrul-ulum.com/2012/04/sumber-hukum-islam.html" target="_blank"&gt;pengertian hukum Islam&lt;/a&gt;&lt;/b&gt; dan siapa yang wajib menjalankan syariat Islam itu disini.
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-WLYGTRRiY9I/T35PPkQ8h5I/AAAAAAAAAXo/ciq3aPrTkWc/s1600/Hukum_Islam_Syariat.gif" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img alt="Pengertian Hukum Islam" border="0" src="http://4.bp.blogspot.com/-WLYGTRRiY9I/T35PPkQ8h5I/AAAAAAAAAXo/ciq3aPrTkWc/s1600/Hukum_Islam_Syariat.gif" title="Sumber Syariat Hukum Islam" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;h3&gt;

Apa Arti Hukum Islam&amp;nbsp; ?&lt;/h3&gt;
&lt;a href="http://www.bahrul-ulum.com/2012/04/sumber-hukum-islam.html" target="_blank"&gt;Pengertian Hukum Islam&lt;/a&gt; adalah peraturan-peraturan dan ketentuan-ketentuan yang berhubungan dengan kehidupan manusia berdasarkan Al Qur’an dan Hadis. Hukum Islam ini biasa disebut dengan Syariat Islam. Tulisan ini saya sarikan dari berbagai sumber baik di internet maupun &lt;b&gt;makalah hukum Islam dan buku-buku tentang Islam&lt;/b&gt;, semoga yang membuat artikel dan yang menyebarkannya kembali mendapt rahmat dari Allah SWT. Amiinn
&lt;br /&gt;
&lt;h3&gt;

Apa Tujuan dari Hukum Islam ?&lt;/h3&gt;
Hukum dibuat untuk mengatur kehidupan, maka Hukum Islam dibuat untuk mengatur peribadatan orang Islam ,baik ibaddah kepada Allah ( Hablum minallah) dan kepada manusia ( Hablum minannas).
&lt;br /&gt;
&lt;h3&gt;

Apa Sumber Hukum Islam&lt;/h3&gt;
Menurut Imam Syafi'i didalam kitab Ar Risalah , bahwa Hukum Islam Bersumber dari :
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;ol&gt;
&lt;li&gt;Alquran&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Hadist Nabi Muhammad SAW&amp;nbsp;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Ijma Ulama Islam (kesepakatan Ulama)&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Qiyas&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;
&lt;br /&gt;
Pengambilan sumber hukum Islam berawal dari Alqur’an yg merupakan firman Allah yg disampaikan lewat malaikat Jibril kepada Nabi Muhammad SAW, jika di Alquran tidak menjelaskan rinci tentang suatu perkara,maka hukum akan diambil dari Al hadist , dan jika di hadist tidak ada penjelasan tentang perkara itu, maka para ulama mengambil Ijma' memberikan fatwa yang akan dipertanggung jawabkannya kehadapan Allah SWT.
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk lebih lengkap dengan pendapat dari Imam-imam Mazhab yg empat silahkan lihat disini :&lt;br /&gt;
&lt;a href="http://www.bahrul-ulum.com/2012/03/sistematika-sumber-hukum-islam.html" target="_blank"&gt;Sistematika Sumber Hukum Islam Menurut Empat Imam Mazhab.&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;h3&gt;

Siapa yang wajib menjalankan Hukum Islam?&lt;/h3&gt;
Yang wajib menjalankan Hukum Islam adalah seluruh orang Islam yang telah dewasa&amp;nbsp; yang disebut dengan : Mukalaf.&amp;nbsp;Jadi arti Mukalaf adalah seorang yang telah mencapai usia dewasa, dan wajib menjalankan syariat Islam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Note : awas… bedain yah antara&amp;nbsp; mukalaf dan mu’alaf. &lt;b&gt;Arti&amp;nbsp; Mu’alaf &lt;/b&gt;adalah seseorang yang baru memeluk atau masuk kedalam agama Islam.
&lt;br /&gt;
&lt;h4&gt;

Apa batasan Dewasa atau Mukallaf didalam Islam?&lt;/h4&gt;
Seseorang telah dikatakan dewasa jika seseorang telah mencapai akil baligh, yakni :
&lt;br /&gt;
1. Telah sempuma akalnya&amp;nbsp; &lt;br /&gt;
2. Telah mampu membedakan baik dan buruk.
&lt;br /&gt;
3. Bagi anak laki-laki telah keluar air mani, atau telah mimpi bersetubuh. atau telah berusia 15 tahun.
&lt;br /&gt;
4. Sedangkan bagi anak perempuan telah mengalami menstruasi (haid). yaitu keluarnya darah kotor dari rahimnya. serta telah berusia 9 tahun lebih.&amp;nbsp; &lt;br /&gt;
Nahhh.. kalau sudah tau siapa saja yang wajib memegang teguh dan menjalankan semua syariat Islam, kini kita masuk ke jenis- jenis hukum Islam didasarkan pada tingkat keutamaan dan keharusan dijalankan yaitu :
&lt;br /&gt;
&amp;nbsp; &lt;br /&gt;
&lt;h3&gt;

Dasar Hukum Islam dibagi Lima bagian Utama :&lt;/h3&gt;
&lt;h4&gt;

1. Hukum Islam Pertama adalah : Wajib atau Fardhu&lt;/h4&gt;
Wajib adalah amal (perbuatan) yang jika dikerjakan mendapat pahala dan bila ditinggalkan mendapat dosa. Dalam bahasa Arab kata wajib adalah fardhu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;u&gt;Dan hukum Islam yg Wajib/Fardhu ini terdiri dari dua bagian&amp;nbsp; yaitu:&lt;/u&gt;&lt;br /&gt;
&lt;strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;
&lt;strong&gt;A. Wajib/Fardhu Ain :&lt;/strong&gt;&amp;nbsp; artinya amal (perbuatan) yang harus dikerjakan oleh setiap mukalaf (kewajiban perseorangan), misalnya :&lt;br /&gt;
• Mengerjakan Sholat lima waktu . Lihat disini tentang Sholat Fardhu
&lt;br /&gt;
• Puasa Ramadhan
&lt;br /&gt;
• Zakat
&lt;br /&gt;
• Pergi Haji ( jika mampu dan siap mental,fisik dan material)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;strong&gt;B. Wajib/ Fardhu Kifayah:&lt;/strong&gt; yaitu amal (perbuatan) yang cukup dilakukan oleh beberapa orang mukalaf saja, sedangkan yang lainnya bebas atas kewajiban itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Akan tetapi jika tak ada seorang pun yang melakukannya, maka semua orang mukalaf di daerah&amp;nbsp; itu berdosa, misalnya :
&lt;br /&gt;
memandikan jenazah (mayat), mengkafani (membungkus), men Sholat kan dan menguburkannya.&amp;nbsp; &lt;br /&gt;
&lt;h4&gt;

2. Hukum Islam Kedua adalah : Sunat &lt;/h4&gt;
Amalan sunat adalah sebuah amalan atau perbuatan&amp;nbsp; yang bila dikerjakan mendapat pahala dan jika tidak dikerjakan tidak berdosa.
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Amalan sunah ini dibagi lagi menjadi dua bagian , yaitu :&amp;nbsp; &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;A. Sunnah mu’akkad &lt;/b&gt;. merupakan amalan sunat yang sangat dianjurkan dikerjakan. sebab Rusulullah selalu mengerjakannya..&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Contoh amalan sunnah mu’akadah &lt;/b&gt;:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;Sholat&amp;nbsp; Tarawih.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Sholat&amp;nbsp; Idul Fitri dan idul Adha&amp;nbsp;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Sholat Tahajjud.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Sholat Dhuha&amp;nbsp;&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;B. Sunnah Ghoiru mu’akkad&lt;/b&gt;, yaitu amalan yang dianjrukan untuk dikerjakan tapi tidak sepenting amalan sunat mu’akad.Nabi Muhammad&amp;nbsp; kadang mengerjakannya dan kadang- kadang tidak&amp;nbsp; mengerjakan. Contohnya Sholat sunat dua rakaat sebelum maghrib. 4 rakaat sebelum Ashar, dan lain- lain.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lebih lengkap tentang amalan Sholat sunat bisa lihat disini : &lt;a href="http://www.bahrul-ulum.com/2012/03/sholat-qobliyah-dan-badiyah.html" target="_blank"&gt;Sholat Qobliyah dan Ba’diyah&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;h4&gt;

3. Hukum Islam Ketiga adalah :.. HARAM &lt;/h4&gt;
Haram adalah amal perbuatan yang bila dikerjakan mendapat dosa dan bila ditinggalkan mendapat pahala. misalnya berzina. meminum minurnan keras, mencuri. menipu, berdusta. durhaka pada ibu bapak, dan sebagainya. Lebih lengkap tentang hal amalan yang haram bisa lihat disini
&lt;br /&gt;
&lt;h4&gt;

4. Hukum Islam Keempat adalah : MAKRUH &lt;/h4&gt;
Makruh adalah amal (perbuatan) yang jika dikerjakan tidak berdosa dan jk ditinggalkan mendapat pahala. Intinya : Amalan makruh&amp;nbsp; adalah sesuatu yg sebaiknya ditinggalkan, misalnya merokok, memakan petai,jengkol. bawang mentah, dan lain sebagainya.&amp;nbsp; &lt;br /&gt;
&lt;h4&gt;

5. Hukum Islam Kelima adalah : Mubah &lt;/h4&gt;
Mubah adalah amal perbuatan yang bila dikerjakan atau ditinggalkan tidak mendapal pahala dan tidak berdosa.misalnya makan. minum. tidur, dan sebagainya.&amp;nbsp; &lt;br /&gt;
&lt;h3&gt;

Pondasi Syariat Islam Yang lain :&lt;/h3&gt;
&lt;h4&gt;

Hukum SYARAT&amp;nbsp; : &lt;/h4&gt;
SYARAT&amp;nbsp; adalah ketentuan-ketentuan atau perbuatan perbuatan yang harus dipenuhi scbclum melakukan suatu pekerjaan. Tanpa memenuhi ketentuan atas amalan tersebut. suatu pekerjaan dianggap tidak sah. misalnya menutup aurat sebelum mengerjakan Sholat, dll&amp;nbsp; &lt;br /&gt;
&lt;h4&gt;

Hukum RUKUN &lt;/h4&gt;
Rukun adalah ketentuan atau perbuatan yang harus dipenuhi dalam melakukan suatu pekerjaan. Tanpa memenuhi ketentuan atau perbuatan tersebut. suatu pekerjaan dianggap tidak sah. misalnya membaca surat Al-Fatihah dalam Sholat. dan lain sebagainya.&amp;nbsp; &lt;br /&gt;
&lt;h4&gt;

Hukum SAH &lt;/h4&gt;
SAH&amp;nbsp; artinya sarat dan rukunnva telah terpenuhi secara benar. Misalnya, Sholat seseorang dianggap sah jika Sholat itu dikerjakan sesuai dengan syarat dan rukunnva yang telah ditentukan, dan dikerjakan dengan benar.&amp;nbsp; &lt;br /&gt;
&lt;h4&gt;

Hukum BATAL &lt;/h4&gt;
BATAL artinya syaratdan rukunnya belum terpenuhi seluruhnya. atau tclah terpenuhi tetapi tidak dilakukan secara benar.&amp;nbsp; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Demikian lah Pondasi hukum syariat Islam yang mesti dijalankan oleh umat Islam yang telah Mukalaf, semoga kita kita mampu menjalankannya agar selamat dunia dan akhirat. Amiienn
&lt;br /&gt;
Wasalam&lt;div class="feedflare"&gt;
&lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/bahrul-ulumdotcom?a=lCniq7q2_D8:LU3MrvdHo34:yIl2AUoC8zA"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/bahrul-ulumdotcom?d=yIl2AUoC8zA" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/bahrul-ulumdotcom?a=lCniq7q2_D8:LU3MrvdHo34:V_sGLiPBpWU"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/bahrul-ulumdotcom?i=lCniq7q2_D8:LU3MrvdHo34:V_sGLiPBpWU" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/bahrul-ulumdotcom?a=lCniq7q2_D8:LU3MrvdHo34:qj6IDK7rITs"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/bahrul-ulumdotcom?d=qj6IDK7rITs" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/bahrul-ulumdotcom?a=lCniq7q2_D8:LU3MrvdHo34:gIN9vFwOqvQ"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/bahrul-ulumdotcom?i=lCniq7q2_D8:LU3MrvdHo34:gIN9vFwOqvQ" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/bahrul-ulumdotcom?a=lCniq7q2_D8:LU3MrvdHo34:F7zBnMyn0Lo"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/bahrul-ulumdotcom?i=lCniq7q2_D8:LU3MrvdHo34:F7zBnMyn0Lo" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/bahrul-ulumdotcom?a=lCniq7q2_D8:LU3MrvdHo34:TzevzKxY174"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/bahrul-ulumdotcom?d=TzevzKxY174" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;
&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/bahrul-ulumdotcom/~4/lCniq7q2_D8" height="1" width="1"/&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://www.bahrul-ulum.com/feeds/4477083966035029054/comments/default" title="Poskan Komentar" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://www.bahrul-ulum.com/2012/04/sumber-hukum-islam.html#comment-form" title="2 Komentar" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/8236350090641871657/posts/default/4477083966035029054?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/8236350090641871657/posts/default/4477083966035029054?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/bahrul-ulumdotcom/~3/lCniq7q2_D8/sumber-hukum-islam.html" title="SUMBER HUKUM ISLAM" /><author><name>Bahrul Ulum</name><uri>https://plus.google.com/113342904809597701717</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="32" height="32" src="//lh3.googleusercontent.com/-Gk0kDQhZSQk/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAj4/nFjGJf9shiE/s512-c/photo.jpg" /></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://4.bp.blogspot.com/-WLYGTRRiY9I/T35PPkQ8h5I/AAAAAAAAAXo/ciq3aPrTkWc/s72-c/Hukum_Islam_Syariat.gif" height="72" width="72" /><thr:total>2</thr:total><feedburner:origLink>http://www.bahrul-ulum.com/2012/04/sumber-hukum-islam.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;DUMEQX09fCp7ImA9WhVQFk4.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-8236350090641871657.post-5273469234458569663</id><published>2012-04-05T21:50:00.000+07:00</published><updated>2012-04-05T21:50:00.364+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2012-04-05T21:50:00.364+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Facebook" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Bookmark Social Media" /><title>Hapus Teman Facebook Sekaligus Banyak</title><content type="html">&lt;b&gt;Cara Hapus Teman Facebook Sekaligus Banyak &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Apakah anda mencari &lt;strong&gt;&lt;a href="http://www.bahrul-ulum.com/2012/04/hapus-teman-facebook-sekaligus-banyak.html"&gt;Cara menghapus teman facebook Sekaligus Banyak&lt;/a&gt;&lt;/strong&gt; (mulitple) terbaru 2012? Baca cara bahrul hapus teman facebook di bahrul-ulum.com. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mungkin suatu saat anda ingin &lt;strong&gt;menghapus nama teman di facebook langsung sekali banyak&lt;/strong&gt;, karena ada maksud tertentu. Jika pada psotingan saya di sini : &lt;a href="http://www.bahrul-ulum.com/2010/03/menghapus-teman-di-facebook.html" target="_blank" title="Cara Hapus Teman Facebook"&gt;cara hapus teman facebook&lt;/a&gt; , adalah cara hapus satu-persatu,maka kali ini akan saya berikan cara hapus teman di facebook secara borongan, alias sekali hapus langsung banyak yang terhapus.Tanpa banyak nyedot &lt;a href="http://www.bahrul-ulum.com/2009/10/koneksi-internet-cepat-murah.html" target="_blank" title="Koneksi Internet"&gt;koneksi internet&lt;/a&gt; anda. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Catatan : tentu saja ini adalah &lt;a href="http://www.bahrul-ulum.com/2012/04/hapus-teman-facebook-sekaligus-banyak.html"&gt;cara tercepat hapus teman yang banyak&lt;/a&gt;, karena kalau sekaligus hapus teman , oleh facebook tidak diberikan fitur ini.Mungkin facebook takut kehabisan member yang berbasis pertemanan ini kali yah :D  &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Tulisan hapus teman facebook sekali banyak&lt;/b&gt; ini adalah sebagai jawaban atas pertanyan dari pengunjung bahrul-ulum.com yang baru saya lihat di April 2012 yang ada &lt;a href="http://www.bahrul-ulum.com/2010/03/menghapus-teman-di-facebook.html?showComment=1325045441867#c6217685271986989806" rel="nofollow" target="_blank"&gt;disini&lt;/a&gt; &lt;br /&gt;
&amp;nbsp; &lt;br /&gt;
&lt;h3&gt;
Langkah Hapus Teman Facebook sekaligus banyak :&lt;/h3&gt;
1. Pergi ke Akun Facebook, dan login lah &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
2. Setelah login lihat sebelah atas kanan , klik pada Ikon profil anda. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;a href="http://lh6.ggpht.com/-TeRCaU6Labc/T3xdAV7w5CI/AAAAAAAAAWQ/a0IadianmuE/s1600-h/Hapus_Teman_Facebook_Sejkaligus_banyak1%25255B3%25255D.jpg"&gt;&lt;img alt="Hapus_Teman_Facebook_Sejkaligus_banyak1" border="0" height="173" src="http://lh6.ggpht.com/-t7JlPENvRGQ/T3xdBbcYsnI/AAAAAAAAAWY/Ih8kcbHGnio/Hapus_Teman_Facebook_Sejkaligus_banyak1_thumb%25255B1%25255D.jpg?imgmax=800" style="border-bottom-color: initial; border-bottom-style: initial; border-bottom-width: 0px; border-left-color: initial; border-left-style: initial; border-left-width: 0px; border-right-color: initial; border-right-style: initial; border-right-width: 0px; border-top-color: initial; border-top-style: initial; border-top-width: 0px; display: block; float: none; margin-left: auto; margin-right: auto;" title="Hapus_Teman_Facebook_Sejkaligus_banyak1" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;  &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
3. Lalu lihat kesebelah kiri sisi halaman facebook, dan klik pada link tulisan TEMAN. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;a href="http://lh3.ggpht.com/-u7JlTY-gbl8/T3xdCl-cWXI/AAAAAAAAAWg/pv8gpAuh4Vs/s1600-h/Hapus_Teman_Facebook_Sejkaligus_banyak2%25255B3%25255D.jpg"&gt;&lt;img alt="Hapus_Teman_Facebook_Sejkaligus_banyak2" border="0" height="292" src="http://lh6.ggpht.com/-WfH2G05dlHc/T3xdDkX7RjI/AAAAAAAAAWo/970Dow0yTEo/Hapus_Teman_Facebook_Sejkaligus_banyak2_thumb%25255B1%25255D.jpg?imgmax=800" style="border-bottom-color: initial; border-bottom-style: initial; border-bottom-width: 0px; border-left-color: initial; border-left-style: initial; border-left-width: 0px; border-right-color: initial; border-right-style: initial; border-right-width: 0px; border-top-color: initial; border-top-style: initial; border-top-width: 0px; display: block; float: none; margin-left: auto; margin-right: auto;" title="Hapus_Teman_Facebook_Sejkaligus_banyak2" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;  &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
4. Lalu anda akan dibawa ke halaman deretan teman, Arahkan kursor ke nama teman yang akan dihapus. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
5. Lalu klik pada hapus pertemanan  &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;a href="http://lh3.ggpht.com/-nn_X7_Z9zXg/T3xdErFwKNI/AAAAAAAAAWw/AbLtcBsjIDM/s1600-h/Hapus_Teman_Facebook_Sejkaligus_banyak3%25255B3%25255D.gif"&gt;&lt;img alt="Hapus_Teman_Facebook_Sejkaligus_banyak3" border="0" height="234" src="http://lh6.ggpht.com/-BHWYtMvp_XM/T3xdGEVx7bI/AAAAAAAAAW4/PRqxy6S2vUQ/Hapus_Teman_Facebook_Sejkaligus_banyak3_thumb%25255B1%25255D.gif?imgmax=800" style="border-bottom-color: initial; border-bottom-style: initial; border-bottom-width: 0px; border-left-color: initial; border-left-style: initial; border-left-width: 0px; border-right-color: initial; border-right-style: initial; border-right-width: 0px; border-top-color: initial; border-top-style: initial; border-top-width: 0px; display: block; float: none; margin-left: auto; margin-right: auto;" title="Hapus_Teman_Facebook_Sejkaligus_banyak3" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;  &lt;br /&gt;
&amp;nbsp; &lt;br /&gt;
&amp;nbsp; &lt;br /&gt;
6. Langkah selanjutnya akan muncul jendela pertanyaan . Klik lah pada “Hapus dari Teman-teman” &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;a href="http://lh4.ggpht.com/-0ucjkJqtfYY/T3xdHNFjo6I/AAAAAAAAAXA/ug8700CeSnU/s1600-h/Hapus_Teman_Facebook_Sejkaligus_banyak4%25255B3%25255D.gif"&gt;&lt;img alt="Hapus_Teman_Facebook_Sejkaligus_banyak4" border="0" height="152" src="http://lh3.ggpht.com/-sipxpHZ1HAA/T3xdIbFV2SI/AAAAAAAAAXI/e-5nMKBvycA/Hapus_Teman_Facebook_Sejkaligus_banyak4_thumb%25255B1%25255D.gif?imgmax=800" style="border-bottom-color: initial; border-bottom-style: initial; border-bottom-width: 0px; border-left-color: initial; border-left-style: initial; border-left-width: 0px; border-right-color: initial; border-right-style: initial; border-right-width: 0px; border-top-color: initial; border-top-style: initial; border-top-width: 0px; display: block; float: none; margin-left: auto; margin-right: auto;" title="Hapus_Teman_Facebook_Sejkaligus_banyak4" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;  &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
7. Setelah itu akan muncul Jendela, &lt;span style="color: red;"&gt;&lt;b&gt;yang penting untuk dicatat&lt;/b&gt;&lt;/span&gt; :  &lt;br /&gt;
&lt;strong&gt;Jangan tekan OKE, karena kalau anda tekan oke, anda akan dibawa ke halaman baru yang tentunya akan menambah proses manghapus teman jadi lama&lt;/strong&gt;. Teruskan saja menghapus teman dengan mengulangi langkah seperti di langkah 4. Arahkan kursor untuk mencari teman-teman lain yang ingin dihapus. &lt;br /&gt;
&amp;nbsp; &lt;br /&gt;
&lt;a href="http://lh5.ggpht.com/-_f7VRYuQabI/T3xdJF3MytI/AAAAAAAAAXQ/NkUfzm2G29s/s1600-h/Hapus_Teman_Facebook_Sejkaligus_banyak5%25255B3%25255D.gif"&gt;&lt;img alt="Hapus_Teman_Facebook_Sejkaligus_banyak5" border="0" height="152" src="http://lh5.ggpht.com/-kzcblUSOD3w/T3xdKeGzDXI/AAAAAAAAAXY/ytq4ju3TuhI/Hapus_Teman_Facebook_Sejkaligus_banyak5_thumb%25255B1%25255D.gif?imgmax=800" style="border-bottom-color: initial; border-bottom-style: initial; border-bottom-width: 0px; border-left-color: initial; border-left-style: initial; border-left-width: 0px; border-right-color: initial; border-right-style: initial; border-right-width: 0px; border-top-color: initial; border-top-style: initial; border-top-width: 0px; display: block; float: none; margin-left: auto; margin-right: auto;" title="Hapus_Teman_Facebook_Sejkaligus_banyak5" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;  &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
8. Kalau dirasa sudah cukup ,baru dah tekan tuh tombol oke. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Nahhh..gimana ? Sudah berhasil menghapus teman facebook sekaligus banyak?&amp;nbsp; Good…good kalau mau nambahin saya sebagai &lt;a href="http://www.bahrul-ulum.com/2010/03/menghapus-teman-di-facebook.html" target="_blank"&gt;teman&lt;/a&gt; juga boleh juga sih … ini &lt;a href="http://www.facebook.com/bahrul.ulum2" target="_blank" title="Link facebook bahrul ulum"&gt;link facebok saya&lt;/a&gt;. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Semoga bermanfaat yah…&lt;div class="feedflare"&gt;
&lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/bahrul-ulumdotcom?a=YXywGAyP9OU:jbALfDbpMqo:yIl2AUoC8zA"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/bahrul-ulumdotcom?d=yIl2AUoC8zA" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/bahrul-ulumdotcom?a=YXywGAyP9OU:jbALfDbpMqo:V_sGLiPBpWU"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/bahrul-ulumdotcom?i=YXywGAyP9OU:jbALfDbpMqo:V_sGLiPBpWU" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/bahrul-ulumdotcom?a=YXywGAyP9OU:jbALfDbpMqo:qj6IDK7rITs"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/bahrul-ulumdotcom?d=qj6IDK7rITs" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/bahrul-ulumdotcom?a=YXywGAyP9OU:jbALfDbpMqo:gIN9vFwOqvQ"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/bahrul-ulumdotcom?i=YXywGAyP9OU:jbALfDbpMqo:gIN9vFwOqvQ" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/bahrul-ulumdotcom?a=YXywGAyP9OU:jbALfDbpMqo:F7zBnMyn0Lo"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/bahrul-ulumdotcom?i=YXywGAyP9OU:jbALfDbpMqo:F7zBnMyn0Lo" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/bahrul-ulumdotcom?a=YXywGAyP9OU:jbALfDbpMqo:TzevzKxY174"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/bahrul-ulumdotcom?d=TzevzKxY174" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;
&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/bahrul-ulumdotcom/~4/YXywGAyP9OU" height="1" width="1"/&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://www.bahrul-ulum.com/feeds/5273469234458569663/comments/default" title="Poskan Komentar" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://www.bahrul-ulum.com/2012/04/hapus-teman-facebook-sekaligus-banyak.html#comment-form" title="3 Komentar" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/8236350090641871657/posts/default/5273469234458569663?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/8236350090641871657/posts/default/5273469234458569663?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/bahrul-ulumdotcom/~3/YXywGAyP9OU/hapus-teman-facebook-sekaligus-banyak.html" title="Hapus Teman Facebook Sekaligus Banyak" /><author><name>Bahrul Ulum</name><uri>https://plus.google.com/113342904809597701717</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="32" height="32" src="//lh3.googleusercontent.com/-Gk0kDQhZSQk/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAj4/nFjGJf9shiE/s512-c/photo.jpg" /></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://lh6.ggpht.com/-t7JlPENvRGQ/T3xdBbcYsnI/AAAAAAAAAWY/Ih8kcbHGnio/s72-c/Hapus_Teman_Facebook_Sejkaligus_banyak1_thumb%25255B1%25255D.jpg?imgmax=800" height="72" width="72" /><thr:total>3</thr:total><feedburner:origLink>http://www.bahrul-ulum.com/2012/04/hapus-teman-facebook-sekaligus-banyak.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;D04HRHs9fyp7ImA9WhVQFUQ.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-8236350090641871657.post-2884092970035940308</id><published>2012-04-05T10:18:00.003+07:00</published><updated>2012-04-05T10:18:55.567+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2012-04-05T10:18:55.567+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Trafik Blog" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Seo Tips" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Google Panda" /><title>Tips Meningkatkan Traffik Blog Website</title><content type="html">&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Tips Meningkatkan Traffik Blog yang Turun Drastis Akibat GooglePanda&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Blog anda trafiiknya turun dratis ? Baca Pengalaman saya dalam &lt;a href="http://www.bahrul-ulum.com/2012/04/tips-meningkatkan-traffik-blog-website.html" target="_blank"&gt;meningkatkan trafik blog yang turun&lt;/a&gt; akibat update google panda di bahrul-ulum dot com.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketika google mengupdate algoritma mesin pencariannya , ini langsung mempengaruhi lebih dari 40% dari hasil pencarian Google .Ratusan atau bahkan ribuan website berjumpalitan terkena imbas nya. Ada yang mengalami kenaikan traffik , ada juga yang &lt;b&gt;traffik blog turun drastis&lt;/b&gt;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-5VhrGNUO5g0/T30LpeUuvoI/AAAAAAAAAXg/cYztrkZJzz0/s1600/Traffik_Blog_Turun_drastis.gif" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img alt="Traffik Blog turun Drastis" border="0" src="http://1.bp.blogspot.com/-5VhrGNUO5g0/T30LpeUuvoI/AAAAAAAAAXg/cYztrkZJzz0/s1600/Traffik_Blog_Turun_drastis.gif" title="Meningkatkan Traffik Blog Yg turun Drastis" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bahkan dilaporkan banyak perusahaan bisnis online yang terpaksa mem PHK karyawannya karena turunnya pendapatan &lt;b&gt;&lt;a href="http://www.bahrul-ulum.com/2012/04/tips-meningkatkan-traffik-blog-website.html" target="_blank"&gt;tersebab traffik blog turun drastis akibat si panda&lt;/a&gt;&lt;/b&gt; .Sementara dilain pihak ada yang menikmati keuntungan akibat trafik yang tiba-tiba berdatangan bak durian runtuh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Peristiwa &lt;u&gt;turunnya traffik website secara dratis&lt;/u&gt; ini ,sebuah Assosiasi penerbit online memperkirakan bahwa 'giyangan' Google panda telah menyebabkan pergeseran uang senilai 1 milyar dolar dalam pendapatan tahunan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kenapa ini bisa terjadi? Ada apa dengan Google? Apa yang harus kita lakukan dalam menghadapi Google panda &amp;nbsp;ini ?Kenapa ini bisa meyebakan &lt;u&gt;trafik webiste menurun atau meningkat&lt;/u&gt;, bahkan tanpa kita utak-atik sekalipun ?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Penjelasannya sebenarnya diberikan oleh google lewat &amp;nbsp;posting di &lt;a href="http://googlewebmastercentral.blogspot.com/" rel="nofollow" target="_blank"&gt;Blog Google Webmaster&lt;/a&gt; &amp;nbsp; tentang segala hal yang dilakukan google untuk memperbaiki mesin pencarian dan kualitas hasil pencarian untuk pengguna , dan juga diberikan untuk cara atau langkah yang harus kita &amp;nbsp;lakukan agar website kembali ke indeks Google.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dibawah ini kira-kira beberapa saran dari google dalam rangka &lt;i&gt;menaikkan traffik blog&lt;/i&gt; kita yang menurun drastis.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;h3&gt;
1. Periksa laporan google analitik web Kita &lt;/h3&gt;
Ini untuk mengidentifikasi kata kunci utama dan juga Long tail keyword yang paling turun peringkatnya selama update si panda &amp;nbsp;ini yaitu :&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;Periksa bagaimana pola mereka turun naik&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Apa kata kunci yang paling mengalami penurunan, dan juga mungkin yang mengalami kenaikkan trafik&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;h3&gt;
2.Tinjaulah seluru konten kita .&lt;/h3&gt;
Periksa konten mana yang sebelumnya memiliki peringkat baik,dan ambil keputusan apakah konten ini akan kita hapus atau kita perbaiki dengan menambah kan perbaikan konten . Harus diperhatikan bahwa rendahnya kualitas &amp;nbsp;sebuah konten yang ada di website kita , akan mempengaruhi nilai website kita &amp;nbsp;secara keseluruhan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;h3&gt;
3. Tips jika kita ingin mengedit total konten&lt;/h3&gt;
Jika kita memutuskan untuk mengedit total &amp;nbsp;beberapa halaman di situs Web , maka ini rekomendasi yang disarankan :&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;Saran Pertama : masukkan Meta Robots noindex dan tag nofollow pada halaman yang akan di edit total, lalu perbaiki masalah nya. Setelah di edit , kemudian hapus kembali Meta Robots noindex dan tag nofollow tadi untuk di indeks ulang oleh search engine .&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Saran Kedua : Mulai lah &amp;nbsp;proses itu dengan terlebih dahulu menangani halaman yang paling penting untuk kelangsungan hidup bisnis online kita .&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Saran Ketiga : Kurangi jumlah link internal dan juga external link pada halaman tersebut dan halaman lain di situs Kita . Contoh, jika website kita &amp;nbsp;membidik pada keywords "&lt;a href="http://www.bahrul-ulum.com/2010/04/belajar-membuat-template-blog.html" target="_blank"&gt;Cara membuat template blog&lt;/a&gt;" maka periksa dan perbaiki semua konten yang menagdung link menuju posting cara mmebuat tem,plate blog tadi.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Saran ke empat : menambhakn konten pada halaman yang kandungan iklan nya banayk. Perhatiak perbandingan antara jumlah kalaimat didalam kontent dengan jumalh iklan yang muncul .&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Saran ke lima : Gunakan atribut rel="canonical" pada halaman yang memiliki duplikat konten.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Saran ke enam : &lt;b&gt;Menhapus konten boilerplate&lt;/b&gt; yang mungkin kita sertakan di konten situs Kita , sebisa mungkin kita harus membuat setiap halaman menjadi unik.&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Catatan :&lt;/b&gt; Apa yang dimaksud&lt;b&gt; konten boilerplate&lt;/b&gt; ? Konten boilerplate adalah sejumlah tulisan yang biasanya di sertakan di bagian bawah konten, misalnya seperti yang saya lakukan di web aluminium kaca saya, saya menempatkan disetiap halaman blog itu sederet kalimat ajakan kepada konsumen saya, yang semua kata2nya sama persis disetiap halaman. Nah kesalahan kecil ini yang mungkin membuat halaman web aluminium saya banyak yang terpental jauh kebelakang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ini contoh konten yang ada di bawah konten web aluminium kaca saya :&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;blockquote class="tr_bq"&gt;
Jika Bapak/Ibu bermaksud menggunakan atau memasang KUSEN + PIntu + JENDELA ALUMINIUM dan Kaca , Silahkan hubungi Raban Group Cepta :&lt;br /&gt;
A/n : Bahrul Ulum&lt;br /&gt;
Telp / Fax : 021-82432485&lt;br /&gt;
Fleksi : 021-7011 4044&lt;br /&gt;
Simpati : 0812 926 3706&lt;br /&gt;
Atau lewat email di alumkaca(at)gmail.com .&lt;br /&gt;
Atau bisa kirim gambar lewat faks di : 021-82432485&lt;/blockquote&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;i&gt;Sebuah kesalahan yang tidak saya sadari.&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;h3&gt;
4. Periksa halaman Lama yg terlupakan&lt;/h3&gt;
Cari halaman-halaman lama di website Kita yang mungkn telah terlupakan , hilangkan tulisan atau link-link yang tidak berguna.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;h3&gt;
5. Lakukan Analisa ulang dan Kontinyu&lt;/h3&gt;
Setelah kita melakukan hal diatas ,lalu kembali analisa apakah perubahan itu telah memperbaikin &amp;nbsp;peringkat web &amp;nbsp;Kita .&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Nah itulah sebuah saran dari googlewebmaster blog yang dapat kita lakukan dalam rangka Meningkatkan&amp;nbsp;traffik blog yang turun drastis. Jika anda memiliki tips atau saran ,silakan gunakan area komentar di bawah ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;&lt;div class="feedflare"&gt;
&lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/bahrul-ulumdotcom?a=mCBv5n43N10:mlSuV8vSAi4:yIl2AUoC8zA"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/bahrul-ulumdotcom?d=yIl2AUoC8zA" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/bahrul-ulumdotcom?a=mCBv5n43N10:mlSuV8vSAi4:V_sGLiPBpWU"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/bahrul-ulumdotcom?i=mCBv5n43N10:mlSuV8vSAi4:V_sGLiPBpWU" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/bahrul-ulumdotcom?a=mCBv5n43N10:mlSuV8vSAi4:qj6IDK7rITs"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/bahrul-ulumdotcom?d=qj6IDK7rITs" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/bahrul-ulumdotcom?a=mCBv5n43N10:mlSuV8vSAi4:gIN9vFwOqvQ"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/bahrul-ulumdotcom?i=mCBv5n43N10:mlSuV8vSAi4:gIN9vFwOqvQ" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/bahrul-ulumdotcom?a=mCBv5n43N10:mlSuV8vSAi4:F7zBnMyn0Lo"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/bahrul-ulumdotcom?i=mCBv5n43N10:mlSuV8vSAi4:F7zBnMyn0Lo" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/bahrul-ulumdotcom?a=mCBv5n43N10:mlSuV8vSAi4:TzevzKxY174"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/bahrul-ulumdotcom?d=TzevzKxY174" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;
&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/bahrul-ulumdotcom/~4/mCBv5n43N10" height="1" width="1"/&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://www.bahrul-ulum.com/feeds/2884092970035940308/comments/default" title="Poskan Komentar" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://www.bahrul-ulum.com/2012/04/tips-meningkatkan-traffik-blog-website.html#comment-form" title="2 Komentar" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/8236350090641871657/posts/default/2884092970035940308?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/8236350090641871657/posts/default/2884092970035940308?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/bahrul-ulumdotcom/~3/mCBv5n43N10/tips-meningkatkan-traffik-blog-website.html" title="Tips Meningkatkan Traffik Blog Website" /><author><name>Bahrul Ulum</name><uri>https://plus.google.com/113342904809597701717</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="32" height="32" src="//lh3.googleusercontent.com/-Gk0kDQhZSQk/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAj4/nFjGJf9shiE/s512-c/photo.jpg" /></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://1.bp.blogspot.com/-5VhrGNUO5g0/T30LpeUuvoI/AAAAAAAAAXg/cYztrkZJzz0/s72-c/Traffik_Blog_Turun_drastis.gif" height="72" width="72" /><thr:total>2</thr:total><feedburner:origLink>http://www.bahrul-ulum.com/2012/04/tips-meningkatkan-traffik-blog-website.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;C0YEQncyeSp7ImA9WhVQFUk.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-8236350090641871657.post-3233164777395146588</id><published>2012-04-04T19:05:00.000+07:00</published><updated>2012-04-04T19:05:03.991+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2012-04-04T19:05:03.991+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Website Perusahaan" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Membuat Website" /><title>Cara Membuat Website Perusahaan Terbaik</title><content type="html">&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-ur-izHjQqnA/T3w1uvk0YvI/AAAAAAAAAWI/kr8un0zjk90/s1600/Jasa_Pembuat_Website_Perusahaan.jpg" imageanchor="1" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="240" src="http://2.bp.blogspot.com/-ur-izHjQqnA/T3w1uvk0YvI/AAAAAAAAAWI/kr8un0zjk90/s320/Jasa_Pembuat_Website_Perusahaan.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
Apakah anda mencari Info &lt;b&gt;Jasa Pembuat Website Perusahaan&lt;/b&gt;&amp;nbsp;? Baca Pengalaman saya dalam membantu teman dalam &lt;a href="http://www.bahrul-ulum.com/2012/04/cara-membuat-website-perusahaan-terbaik.html"&gt;membuat website untuk bisnis perusahaan&lt;/a&gt; nya di bahrul-ulum.com.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;a href="http://www.bahrul-ulum.com/2010/03/internet-marketing-dan-bisnis.html" target="_blank" title="Internet marketing"&gt;Internet marketing&lt;/a&gt; adalah berarti pemasaran dan promosi yang menjadi harapan setiap pengusaha. Bisnis membutuhkan pemasaran yg agresif. Tetapi bisakah pemasaran yang agresif ini hanya dengan biaya rendah? Apakah itu mungkin? Bagaimana sesuatu yang begitu agresif menjadi terjangkau?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untungnya, Anda dapat memanfaatkan internet marketing yang murah jika Anda dapat melihat sekecil apapun peluang. Jadilah orang  yang teliti dan waspada dan tahu &lt;a href="http://www.bahrul-ulum.com/2009/07/cara-riset-pasar-indonesia.html" target="_blank"&gt;cara riset pasar&lt;/a&gt; dan tahu apa yang terjadi dalam industri internet.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tips berikut akan membantu Anda membedakan&lt;b&gt; &lt;a href="http://www.bahrul-ulum.com/2012/04/cara-membuat-website-perusahaan-terbaik.html"&gt;situs jasa pembuat website&lt;/a&gt;&lt;/b&gt; mana yang bisa  dipilih untuk melakukan target pemasaran sesuai budget marketing perusahaan.&lt;br /&gt;
&lt;h3&gt;
1. Carilah Jasa Pembuat Website Terbaik.&lt;/h3&gt;
Sangat dianjurkan untuk menggunakan jasa profesional untuk membuat &lt;a href="http://www.bahrul-ulum.com/2009/12/cara-membuat-website-diperhitungkan.html" target="_blank"&gt;website&lt;/a&gt; perusahaan anda. Beberapa situs internet marketing menawarkan &lt;u&gt;desain web gratis untuk website coorporate&lt;/u&gt; , dan pastikan bahwa kebutuhan situs &lt;a href="http://www.bahrul-ulum.com/2010/03/internet-marketing-dan-bisnis.html" target="_blank"&gt;bisnis&lt;/a&gt; &amp;nbsp;Anda terpenuhi ,yang sekaligus bisa mengoptimalisai situs perusahaan anda.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ini suatu keharusan bahwa pemasaran terintegrasi dengan &lt;b&gt;desain web&lt;/b&gt;. Jika perusahaan mengharuskan anda untuk membayar lebih dari lima juta rupiah untuk desain web perusahaan anda yang hanya terdiri dari beberapaa &lt;a href="http://www.bahrul-ulum.com/2009/07/cara-membuat-halaman-tanpa-sidebar.html" target="_blank" title="halaman"&gt;halaman&lt;/a&gt;, maka carilah perusahaan lain yang banyak menawarkan jasa pembuatan situs dengan lebih dulu melihat &lt;b&gt;contoh website perusahaan&lt;/b&gt; yang pernah dibikin dan juga lihat apakah jasa mereka sudah sekaligus optimalisasi kata kunci untuk produk unggulan perusahaan anda.&lt;br /&gt;
&lt;h3&gt;
2. Buatlah target kata kunci yang paling Utama untuk website Bisnis Anda&lt;/h3&gt;
Memiliki terlalu banyak kata kunci atau frase kata yang ditarget akan membuat penurunan &lt;a href="http://www.bahrul-ulum.com/2009/12/menangani-peringkat-blog-turun.html" target="_blank" title="peringkat"&gt;peringkat&lt;/a&gt; &lt;a href="http://www.bahrul-ulum.com/2009/07/cara-membuat-halaman-tanpa-sidebar.html" target="_blank" title="halaman"&gt;halaman&lt;/a&gt; Anda. Membuat halaman web yang lebih kecil dengan konten yang hanya menekankan beberapa kata kunci akan melayani usaha internet pemasaran yang lebih baik.&lt;br /&gt;
&lt;h3&gt;
3. Minta Situs perusahaan anda agar terlihat baik di semua searh engine&lt;/h3&gt;
Internet marketing akan menciptakan pemasaran yang agresif jika telah seratus persen mmemenuhi apa yang disarankan searh engine. Ada sekitar 10 mesin pencari utama , dan situs Anda harus bekerja sesuai dengan mereka. Cari tahu apakah situs internet pemasaran Anda adalah pakar optimasi searh engine.&lt;br /&gt;
&lt;h3&gt;
4. Kenali dan selidiki pesaing Website perusahaan Anda&lt;/h3&gt;
Internet marketing yang agresif  mengharuskan anda mengambil catatan dari pesaing Anda. Analisa dan evaluasi kompetisi adalah wajib untuk mengetahui kekurangan dan kelebihan atas mereka. Jika pekerjaan ini di sepelekan dari rencana pemasaran internet Anda, Anda akan mendapatkan hasil yang biasa-biasa saja.&lt;br /&gt;
&lt;h3&gt;
5. Pantau efisiensi Biaya pemasaran bulanan Website perusahaan Anda&lt;/h3&gt;
Biasanya, Anda diminta untuk membayar biaya bulanan untuk Optimalisai web bisnis anda. Untuk rencana pemasaran yg efisien, harus seminimal mungkin dalam hal-hal berikut:&lt;br /&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;Pengembangan halaman Web.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Pertukaran link.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Konten web yang disukai searh engine dan pengunjung.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Update dan dukungan teknis.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Optimalisasi SEO standar untuk wesbite.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Analisis persaingan dan kepadatan kata kunci yang ditarget website bisnis anda.&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
Jika Anda telah melakukan tips-tips &lt;strong&gt;Internet Marketing Untuk Website Perusahaan &lt;/strong&gt;diatas dengan benar, maka diharapkan anda telah mendapatkan biaya rendah untuk promosi internet marketing perusahaan anda .&lt;div class="feedflare"&gt;
&lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/bahrul-ulumdotcom?a=0J2jGT87n9w:KTgNYPPNL5E:yIl2AUoC8zA"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/bahrul-ulumdotcom?d=yIl2AUoC8zA" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/bahrul-ulumdotcom?a=0J2jGT87n9w:KTgNYPPNL5E:V_sGLiPBpWU"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/bahrul-ulumdotcom?i=0J2jGT87n9w:KTgNYPPNL5E:V_sGLiPBpWU" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/bahrul-ulumdotcom?a=0J2jGT87n9w:KTgNYPPNL5E:qj6IDK7rITs"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/bahrul-ulumdotcom?d=qj6IDK7rITs" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/bahrul-ulumdotcom?a=0J2jGT87n9w:KTgNYPPNL5E:gIN9vFwOqvQ"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/bahrul-ulumdotcom?i=0J2jGT87n9w:KTgNYPPNL5E:gIN9vFwOqvQ" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/bahrul-ulumdotcom?a=0J2jGT87n9w:KTgNYPPNL5E:F7zBnMyn0Lo"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/bahrul-ulumdotcom?i=0J2jGT87n9w:KTgNYPPNL5E:F7zBnMyn0Lo" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/bahrul-ulumdotcom?a=0J2jGT87n9w:KTgNYPPNL5E:TzevzKxY174"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/bahrul-ulumdotcom?d=TzevzKxY174" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;
&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/bahrul-ulumdotcom/~4/0J2jGT87n9w" height="1" width="1"/&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://www.bahrul-ulum.com/feeds/3233164777395146588/comments/default" title="Poskan Komentar" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://www.bahrul-ulum.com/2012/04/cara-membuat-website-perusahaan-terbaik.html#comment-form" title="0 Komentar" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/8236350090641871657/posts/default/3233164777395146588?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/8236350090641871657/posts/default/3233164777395146588?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/bahrul-ulumdotcom/~3/0J2jGT87n9w/cara-membuat-website-perusahaan-terbaik.html" title="Cara Membuat Website Perusahaan Terbaik" /><author><name>Bahrul Ulum</name><uri>https://plus.google.com/113342904809597701717</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="32" height="32" src="//lh3.googleusercontent.com/-Gk0kDQhZSQk/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAj4/nFjGJf9shiE/s512-c/photo.jpg" /></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://2.bp.blogspot.com/-ur-izHjQqnA/T3w1uvk0YvI/AAAAAAAAAWI/kr8un0zjk90/s72-c/Jasa_Pembuat_Website_Perusahaan.jpg" height="72" width="72" /><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://www.bahrul-ulum.com/2012/04/cara-membuat-website-perusahaan-terbaik.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;DkAFQ3g5eyp7ImA9WhVQFE8.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-8236350090641871657.post-2017246925623884249</id><published>2012-04-03T10:45:00.000+07:00</published><updated>2012-04-03T10:45:12.623+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2012-04-03T10:45:12.623+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Tips Cara" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Tips Desain Rumah" /><title>Tips Memilih Kain Gorden Rumah</title><content type="html">&lt;b&gt;Tips memilih gorden rumah tinggal&lt;/b&gt; - Ada berbagai jenis kain Gorden rumah. Jika Anda mencari kain yang sesuai dengan desain tertentu, dengan melakukan sedikit riset mengenai gorden rumah yang bagus akan sangat membantu.  &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Informasi &lt;a href="http://www.bahrul-ulum.com/2012/04/tips-memilih-kain-gorden-rumah.html" target="_blank" title="Cari informasi Tips memilih Kain gorden untukrumah di banyak situs desain rumah"&gt;cara memilih kain gorden rumah&lt;/a&gt; ini dapat ditemukan di majalah-majalah dekorasi rumah, buku dan juga internet pada website dekorasi rumah. &lt;br /&gt;
&lt;h5&gt;
Memilih Gorden Yang tepat Untuk Rumah Anda&lt;/h5&gt;
Sebuah aspek penting dari dekorasi rumah adalah memilih kain Gorden rumah. Ketika memilih sebuah motif desain seperti Victoria, Modern atau Oriental, pilihan &lt;b&gt;macam kain gorden&lt;/b&gt; harus disesuaikan dengan desain keseluruhan.  &lt;br /&gt;
&lt;h5&gt;
Desain Rumah Type Victoria&lt;/h5&gt;
&lt;table cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="float: left; margin-right: 1em; text-align: left;"&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://lh3.ggpht.com/--yd7r_lWXYU/T3pVioeijfI/AAAAAAAAAVY/2Jmjd27xRzs/s1600-h/clip_image001%25255B3%25255D.jpg" style="clear: left; margin-bottom: 1em; margin-left: auto; margin-right: auto;"&gt;&lt;img alt="Desain Rumah Type Victoria" border="0" height="177" src="http://lh3.ggpht.com/-iTtiycXvnCQ/T3pVkssaidI/AAAAAAAAAVg/5dwfjopg4wA/clip_image001_thumb.jpg?imgmax=800" style="border-bottom-color: initial; border-bottom-style: initial; border-bottom-width: 0px; border-left-color: initial; border-left-style: initial; border-left-width: 0px; border-right-color: initial; border-right-style: initial; border-right-width: 0px; border-top-color: initial; border-top-style: initial; border-top-width: 0px; display: inline;" title="Desain Rumah Type Victoria mediranian - untuk orang suka pada hal yg deatil" width="244" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;Desain Type Victoria&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;
&lt;br /&gt;
Jika Anda memutuskan untuk menggunakan desain Victoria untuk dekorasi rumah Anda, misalnya untuk salah satu &lt;b&gt;gorden ruangan kamar&lt;/b&gt; atau seluruh rumah, penting untuk diingat bahwa motif &amp;nbsp;Victoria cukup rumit dan cenderung sangat feminin.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kain dekorasi untuk tempat tidur dan tirai harus dibuat dari bahan berat. Pilihan seperti beludru dan brokat adalah pilihan yang populer untuk kain rumah type Victoria. Untuk accessoris kain, pita ,busur, wajah dan manik-manik dapat digunakan sebagai pemanis. &lt;br /&gt;
&lt;h5&gt;
Desain Rumah Type Modern&lt;/h5&gt;
&lt;table cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="float: left; margin-right: 1em; text-align: left;"&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://lh6.ggpht.com/-Zv1B4iNW67M/T3pVoBhTFWI/AAAAAAAAAVo/_AtBOFhWPFU/s1600-h/clip_image002%25255B3%25255D.jpg" style="clear: left; margin-bottom: 1em; margin-left: auto; margin-right: auto;"&gt;&lt;img alt="Desain Rumah Type Modern" border="0" height="199" src="http://lh3.ggpht.com/-nZVrHVIEyJM/T3pVp5ttp9I/AAAAAAAAAVw/s9BXpHcVH5U/clip_image002_thumb.jpg?imgmax=800" style="border-bottom-color: initial; border-bottom-style: initial; border-bottom-width: 0px; border-left-color: initial; border-left-style: initial; border-left-width: 0px; border-right-color: initial; border-right-style: initial; border-right-width: 0px; border-top-color: initial; border-top-style: initial; border-top-width: 0px; display: inline;" title="Desain Rumah Type MOdern cocok untuk rumah futuristik, digandrungi anak muda" width="244" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;Desain Type Modern&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;
&lt;br /&gt;
Memilih &lt;b&gt;desain modern&lt;/b&gt; akan menyarankan penggunaan kain dekorasi rumah yang berani dan bersemangat. Rumah dengan type modern biasanya didasarkan pada konsep terbuka dengan &lt;a href="http://www.bahrul-ulum.com/2010/04/kamar-tidur-anak-yang-baik.html" target="_blank" title="Baca tips Mendesain kamar tidur untuk anak agar nyaman buat si anak"&gt;kamar&lt;/a&gt; yang besar.di rumah tyoe modern banyak digunakan &lt;b&gt;&lt;a href="http://www.sumberaluminium.com/" target="_blank" title="Baca disini utk tips memeilih kusen aluminium dan kaca untuk rumah anda"&gt;kaca dan aluminium sebagai kusen&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ruang besar ini dimaksudkan untuk menarik perhatian Anda ke berbagai rincian di ruang yang akan mencakup kain gorden utk rumah. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Jenis kain gorden&lt;/b&gt; yang berani dan bersemangat, yang digunakan dalam tirai, slip cover atau bantal, pasti akan menonjol di ruangan yang modern yang luas dengan cahaya untuk warna-warna dingin yang digunakan di dinding. Dalam situasi ini, dekorasi kain rumah pasti akan diperhatikan dan dihargai. &lt;br /&gt;
&lt;h5&gt;
Desain Rumah Type Oriental Atau klasik&lt;/h5&gt;
&lt;table cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="float: left; margin-right: 1em; text-align: left;"&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://lh5.ggpht.com/-DwZ74eXx8IY/T3pVr-VTA-I/AAAAAAAAAV4/s7rQ9nxfnAc/s1600-h/clip_image003%25255B3%25255D.jpg" style="clear: left; margin-bottom: 1em; margin-left: auto; margin-right: auto;"&gt;&lt;img alt="Desain Rumah Type Oriental" border="0" height="169" src="http://lh4.ggpht.com/-r7Z23sxjSps/T3pVtr3XeKI/AAAAAAAAAWA/T-por-jb78c/clip_image003_thumb.jpg?imgmax=800" style="border-bottom-color: initial; border-bottom-style: initial; border-bottom-width: 0px; border-left-color: initial; border-left-style: initial; border-left-width: 0px; border-right-color: initial; border-right-style: initial; border-right-width: 0px; border-top-color: initial; border-top-style: initial; border-top-width: 0px; display: inline;" title="Desain Type Oriental cocok untuk anda yg kalem" width="244" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;Desain Type Oriental/Klasik&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;
&lt;b&gt;&lt;/b&gt; &lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Desain Rumah oriental&lt;/b&gt; tampaknya menjadi populer saat ini. Desain yang unik dengan aksesoris seperti naga Cina, gajah, penggemar dan layar, membuat ruangan lebih menarik dan motif yang menarik untuk di diskusikan.  &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dekorasi kain Rumah atau desain oriental biasanya meliputi karang, merah, gading dan warna batu giok. Kain yang paling populer digunakan di rumah dekorasi oriental adalah sutra.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menggunakan sutra dalam warna seperti karang atau merah pasti akan menonjol dan tambahan mebel kayu gelap juga direkomendasikan untuk dekorasi rumah type oriental. &lt;br /&gt;
&lt;h5&gt;
Pentingnya interior rumah gorden&lt;/h5&gt;
Dekorasi kain Rumah adalah semacam icing pada kue. Untuk itu sama pentingnya jika anda tau &lt;b&gt;cara memilih gorden yang tepat&lt;/b&gt;.Misalnya untuk aksen furnitur atau jendela, Anda memilih kain gorden yang pas. Sebuah jendela, karena menyediakan akses ke luar, selalu merupakan titik fokus dalam setiap ruangan. Menggunakan kain yang dibuat dari bahan cocok untuk desain jendela Anda pasti akan menarik perhatian ke jendela. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jika Anda bertanya-tanya di mana untuk menemukan kain dekorasi rumah dengan &lt;b&gt;harga tips memilih gorden&lt;/b&gt;, ada beberapa tempat di sekitar jatinegara kampung melayu jakarta timur untuk berbelanja. Anda mungkin ingin membeli sarung bantal, bantal atau tirai yang sudah dibuat. Department store memiliki banyak pilihan.  &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ada juga toko yang mengkhususkan diri dalam dekorasi rumah. Ini tentu akan memberikan pilihan &lt;b&gt;jenis kain dekorasi rumah&lt;/b&gt;. Jika Anda seorang individu yang cerdik, Anda dapat memilih untuk membuat sendiri barang dekoratif untuk rumah Anda.  &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sekali lagi, department store biasanya menyediakan berbagai macam kain gorden. Jika masih ragu dengan &lt;b&gt;tips memilih&amp;nbsp;kain Gorden rumah ini&lt;/b&gt;&amp;nbsp;cobalah browsing artikel lain di internet.   &lt;br /&gt;
Semoga bermanfaat...&lt;div class="feedflare"&gt;
&lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/bahrul-ulumdotcom?a=wZKdL-MDde4:8Ld-j6yG00s:yIl2AUoC8zA"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/bahrul-ulumdotcom?d=yIl2AUoC8zA" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/bahrul-ulumdotcom?a=wZKdL-MDde4:8Ld-j6yG00s:V_sGLiPBpWU"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/bahrul-ulumdotcom?i=wZKdL-MDde4:8Ld-j6yG00s:V_sGLiPBpWU" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/bahrul-ulumdotcom?a=wZKdL-MDde4:8Ld-j6yG00s:qj6IDK7rITs"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/bahrul-ulumdotcom?d=qj6IDK7rITs" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/bahrul-ulumdotcom?a=wZKdL-MDde4:8Ld-j6yG00s:gIN9vFwOqvQ"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/bahrul-ulumdotcom?i=wZKdL-MDde4:8Ld-j6yG00s:gIN9vFwOqvQ" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/bahrul-ulumdotcom?a=wZKdL-MDde4:8Ld-j6yG00s:F7zBnMyn0Lo"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/bahrul-ulumdotcom?i=wZKdL-MDde4:8Ld-j6yG00s:F7zBnMyn0Lo" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/bahrul-ulumdotcom?a=wZKdL-MDde4:8Ld-j6yG00s:TzevzKxY174"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/bahrul-ulumdotcom?d=TzevzKxY174" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;
&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/bahrul-ulumdotcom/~4/wZKdL-MDde4" height="1" width="1"/&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://www.bahrul-ulum.com/feeds/2017246925623884249/comments/default" title="Poskan Komentar" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://www.bahrul-ulum.com/2012/04/tips-memilih-kain-gorden-rumah.html#comment-form" title="0 Komentar" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/8236350090641871657/posts/default/2017246925623884249?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/8236350090641871657/posts/default/2017246925623884249?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/bahrul-ulumdotcom/~3/wZKdL-MDde4/tips-memilih-kain-gorden-rumah.html" title="Tips Memilih Kain Gorden Rumah" /><author><name>Bahrul Ulum</name><uri>https://plus.google.com/113342904809597701717</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="32" height="32" src="//lh3.googleusercontent.com/-Gk0kDQhZSQk/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAj4/nFjGJf9shiE/s512-c/photo.jpg" /></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://lh3.ggpht.com/-iTtiycXvnCQ/T3pVkssaidI/AAAAAAAAAVg/5dwfjopg4wA/s72-c/clip_image001_thumb.jpg?imgmax=800" height="72" width="72" /><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://www.bahrul-ulum.com/2012/04/tips-memilih-kain-gorden-rumah.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;DkEAQX48eyp7ImA9WhVQEEQ.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-8236350090641871657.post-255435120569465844</id><published>2012-03-30T15:04:00.000+07:00</published><updated>2012-03-30T15:04:00.073+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2012-03-30T15:04:00.073+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Islam" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Ibadah" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Sholat" /><title>Mengganti Sholat Yang Ditinggalkan Lama</title><content type="html">&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Cara Mengganti Sholat Fardhu Yang Dulu Pernah Kita Tinggal ( Tidak kita Kerjakan )&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Artikel ini menginformasikan &lt;strong&gt;cara mengganti Sholat Yang dulu pernah kita tinggalkan&lt;/strong&gt;, lengkap dengan penjelasan dari Ulama terpercaya.Mudah-mudahan dengan usaha kita menjaga ibadah kepada Allah SWT, kita akan tetap terlindung dibawah barisan umat yang di Rahmati Allah SWT.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Saking sibuknya ber &lt;a title="bisnis" href="http://www.bahrul-ulum.com/2010/03/internet-marketing-dan-bisnis.html" target="_blank"&gt;bisnis&lt;/a&gt; internet atau &lt;a title="bisnis online" href="http://www.bahrul-ulum.com/2009/10/tips-mencari-bisnis-online.html" target="_blank"&gt;bisnis online&lt;/a&gt;, ahirnya suatu waktu Sholat wajib kita tinggalkan.Atau mungkin karena lemah Iman, Sholat wajib tidak kita kerjakan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Padahal salah satu kunci keberhasilan kita di dunia ini termasuk dalam kegiatan &lt;a title="internet marketing" href="http://www.bahrul-ulum.com/2010/03/internet-marketing-dan-bisnis.html" target="_blank"&gt;internet marketing&lt;/a&gt; adalah ber bisnis yang di ridhoi oleh Allah.SWT. Bagaimana mungkin kita akan berkah jika kewajiban Sholat saja kita tinggalkan ? Dan sunguh merugilah kita ,karena kegiatan internet marketing kita telah menghalangi kita dari beribadah kepada Allah SWT.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;a href="http://lh6.ggpht.com/-W9etDQG24NQ/T2wu7FLNJfI/AAAAAAAAAOk/lxNFUcewE2U/s1600-h/jangan_Tinggal_Sholat%25255B3%25255D.jpg"&gt;&lt;img style="border-bottom: 0px; border-left: 0px; display: inline; margin-left: 0px; border-top: 0px; margin-right: 0px; border-right: 0px" title="jangan_Tinggal_Sholat" border="0" alt="jangan_Tinggal_Sholat" align="left" src="http://lh6.ggpht.com/-iQWXIRJua3M/T2wu8kmjFDI/AAAAAAAAAOs/mhJQAx2ZQvw/jangan_Tinggal_Sholat_thumb%25255B1%25255D.jpg?imgmax=800" width="158" height="242"&gt;&lt;/a&gt; &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Lalu bagaimana itu hukumnya terhadap Sholat wajib yang kita tinggalkan ?&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurut Habib Munzir al Musawwa yang beliau mengambill ijtihad empat mazhab,bahwa wajib hukumnya mengganti Sholat fardhu yang pernah kita tinggalkan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pendapat jumhur ulama adalah : Qodha Fauran (Segera meng Qadha Sholat secara keseluruhan).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Wahh…itu kalau sedikit, kalau Sholat wajib yg kita tinggalkan jumlahnya banyak,sudah bertahun-tahun dan gak keitung lagi gimana caranya habib ?&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tentunya sangat berat sekali buat orang yang masih lemah imannya.Namun jika anda sedang membaca artikel ini,saya yakin anda sedang menuju puncaknya IMAN….Insya Allah…Amiiiinnn.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Habib Munzir menjawab :&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ada pendapat atau Qaul yg mengatakan bahwa jika kita mau bertobat sungguh-sungguh dan tidak pernah lagi meninggalkan Sholat wajib, maka Allah SWT akan mengampuni Sholat-Sholat nya yg pernah ditinggalkan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Taaaapiii… kata Habib itu pendapat yang lemah….&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Lalu gimana dong bib ?&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Jalan tengahnya kata Habib Munzir, kita sebaiknya TETAP meng Qadha ( Mengganti ) Sholat yang pernah kita tinggalkan itu, semampu kita ,seingat kita yang kita tinggalkan, dengan cara saat kita akan Sholat sunnah ( Misalnya &lt;a href="http://www.bahrul-ulum.com/2012/03/sholat-qobliyah-dan-badiyah.html" target="_blank"&gt;Sholat sunnah qobliah dan ba’diah&lt;/a&gt; ) maka kita boleh melakasankan Sholat qodha dengan tdk mengerjakan Sholat sunnah.Jadi Sholat sunnah nya kita gantikan dengan pekerjaan Qodho Sholat wajib yg kita tinggalkan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sholat sunnah tidak ada larangannya tidak dikerjakan karena digantikan dengan &lt;strong&gt;qodho Sholat wajib yang telah banyak hingga ratusan kali ditinggalkan&lt;/strong&gt;.Yang tidak boleh itu kalau Sholat wajib yg kita tinggal hanya sekali saja.Misalnya hari ini kita dengan sengaja tidak Sholat dzuhur,maka pada saat Sholat Ashar kita harus menggantinya sebelum kita Sholat sunnat &lt;a title="qobliah" href="http://www.bahrul-ulum.com/2012/03/sholat-qobliyah-dan-badiyah.html" target="_blank"&gt;qobliah&lt;/a&gt; ashar.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Namun di akhir kalimatnya Habib yang mulia,menyampaikan bahwa jika telah &lt;strong&gt;banyaknya Sholat fardhu yang kita tinggalkan&lt;/strong&gt; ,misalnya hingga bertahun-tahun… maka sesungguhnya Rosululloh SAW tidak menyukai kesulitan dan pemaksaan atas umatnya yang dicintai.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Saya pribadi lebih menyukai pendapat Habib yang sebelumnya , bahwa sebaiknya kita mengganti atau meng qodho Sholat wajib yang kita tinggalkan, ini demi menjaga kehati-hatian dalam beribadah dan menjaga kita tetap dalam barisan orang-orang yang menjaga imannya dan ibadahnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Wallahu a’lam bisshowab, hanya Allah yang tau nilai ibadah seseorang , bahwa hanya memohon ampunanlah terus menerus sehingga kita selamat dunia dan akhirat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Wassalamu’alaikum&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sumber Referensi artikel : &lt;strong&gt;Mengganti Sholat Yang Ditinggalkan Lama&lt;/strong&gt; : http://majelisrasulullah.org&lt;/p&gt;  &lt;div class="feedflare"&gt;
&lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/bahrul-ulumdotcom?a=5Prrn48xsHs:kZhK5_Zg1Bc:yIl2AUoC8zA"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/bahrul-ulumdotcom?d=yIl2AUoC8zA" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/bahrul-ulumdotcom?a=5Prrn48xsHs:kZhK5_Zg1Bc:V_sGLiPBpWU"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/bahrul-ulumdotcom?i=5Prrn48xsHs:kZhK5_Zg1Bc:V_sGLiPBpWU" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/bahrul-ulumdotcom?a=5Prrn48xsHs:kZhK5_Zg1Bc:qj6IDK7rITs"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/bahrul-ulumdotcom?d=qj6IDK7rITs" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/bahrul-ulumdotcom?a=5Prrn48xsHs:kZhK5_Zg1Bc:gIN9vFwOqvQ"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/bahrul-ulumdotcom?i=5Prrn48xsHs:kZhK5_Zg1Bc:gIN9vFwOqvQ" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/bahrul-ulumdotcom?a=5Prrn48xsHs:kZhK5_Zg1Bc:F7zBnMyn0Lo"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/bahrul-ulumdotcom?i=5Prrn48xsHs:kZhK5_Zg1Bc:F7zBnMyn0Lo" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/bahrul-ulumdotcom?a=5Prrn48xsHs:kZhK5_Zg1Bc:TzevzKxY174"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/bahrul-ulumdotcom?d=TzevzKxY174" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;
&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/bahrul-ulumdotcom/~4/5Prrn48xsHs" height="1" width="1"/&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://www.bahrul-ulum.com/feeds/255435120569465844/comments/default" title="Poskan Komentar" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://www.bahrul-ulum.com/2012/03/mengganti-sholat-yang-ditinggalkan-lama.html#comment-form" title="0 Komentar" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/8236350090641871657/posts/default/255435120569465844?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/8236350090641871657/posts/default/255435120569465844?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/bahrul-ulumdotcom/~3/5Prrn48xsHs/mengganti-sholat-yang-ditinggalkan-lama.html" title="Mengganti Sholat Yang Ditinggalkan Lama" /><author><name>Bahrul Ulum</name><uri>https://plus.google.com/113342904809597701717</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="32" height="32" src="//lh3.googleusercontent.com/-Gk0kDQhZSQk/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAj4/nFjGJf9shiE/s512-c/photo.jpg" /></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://lh6.ggpht.com/-iQWXIRJua3M/T2wu8kmjFDI/AAAAAAAAAOs/mhJQAx2ZQvw/s72-c/jangan_Tinggal_Sholat_thumb%25255B1%25255D.jpg?imgmax=800" height="72" width="72" /><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://www.bahrul-ulum.com/2012/03/mengganti-sholat-yang-ditinggalkan-lama.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;A0YFQng7fSp7ImA9WhVQEEU.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-8236350090641871657.post-6047519986067601105</id><published>2012-03-30T13:31:00.001+07:00</published><updated>2012-03-30T13:31:53.605+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2012-03-30T13:31:53.605+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Pekerjaan" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Surat" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Administrasi" /><title>CONTOH DAFTAR RIWAYAT HIDUP</title><content type="html">&lt;p&gt;&lt;b&gt;CONTOH SURAT DAFTAR RIWAYAT HIDUP Bahasa Indonesia&lt;/b&gt;  &lt;p&gt;Apakah anda mencari Contoh &lt;a href="http://www.bahrul-ulum.com/2011/10/contoh-surat-perjanjian-kerja-spk.html" target="_blank"&gt;Surat&lt;/a&gt; Daftar Riwayat Hidup?.Ini ada contoh daftar riwayat hidup yang pernah dibuat oleh adik saya sewaktu melamar pekerjaan di Ganesha Operation lembaga pendidikan terbaik di &lt;a href="http://www.bahrul-ulum.com/2010/01/indonesiaku-kaya-raya.html" target="_blank"&gt;Indonesia&lt;/a&gt;.  &lt;p&gt;&lt;a href="http://lh5.ggpht.com/-6Pp30J6fck8/T3VTSOUPbSI/AAAAAAAAAUo/oVFKgSb_2WI/s1600-h/Daftar_RIwayat_Hidup%25255B9%25255D.gif"&gt;&lt;img style="border-bottom: 0px; border-left: 0px; display: inline; margin-left: 0px; border-top: 0px; margin-right: 0px; border-right: 0px" title="Daftar_RIwayat_Hidup" border="0" alt="Daftar_RIwayat_Hidup" align="left" src="http://lh6.ggpht.com/-0Kt2LpTlTF0/T3VTTgUOSLI/AAAAAAAAAUw/cwrZUvkMkk8/Daftar_RIwayat_Hidup_thumb%25255B5%25255D.gif?imgmax=800" width="150" height="186"&gt;&lt;/a&gt;  &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Daftar Riwayat Hidup&lt;/strong&gt; yang dalam bahasa Inggris nya kalo gak salah disebut dengan : Curiculum Vitae ( CV ) ini ditulis oleh adik saya dalam &lt;a title="Bisnis Pasang Ilan Adsense di Blog ber bahasa Indonesia" href="http://www.bahrul-ulum.com/2012/03/adsense-bisa-diblog-bahasa-indonesia.html" target="_blank"&gt;bahasa Indoenesia&lt;/a&gt;,karena dari perusahaan tdk mempersyaratkan untuk membuat surat lamaran kerja dalam bahasa Inggris. Adik saya melamar &lt;a title="Info Pekerjaan lewat internet yg online tanpa batas waktu" href="http://www.bahrul-ulum.com/2009/10/kerja-online-dapatkan-uang.html" target="_blank"&gt;kerja&lt;/a&gt;&amp;nbsp; saat masih menjadi mahasiwa , dan mencoba nyari sambilan kerja di lembaga kursus pendidikan.  &lt;p&gt;Untuk contoh Daftar riwayat hidup dalam bahasa Inggris,silahkan menuju kesini : &lt;a href="http://www.bahrul-ulum.com/2012/03/contoh-surat-cv-curriculum-vitae.html" target="_blank"&gt;Contoh Surat Curiculum Vitae (CV).&lt;/a&gt;  &lt;p&gt;Untuk format surat lamaran kerja bisa lihat disini :&amp;nbsp; &lt;a href="http://www.bahrul-ulum.com/2012/03/contoh-surat-lamaran-kerja.html" rel="Format COntoh Surat Lamaran Untuk kerja" target="_blank"&gt;Contoh surat lamaran kerja&lt;/a&gt;  &lt;p&gt;&amp;nbsp; &lt;p&gt;&amp;nbsp; &lt;h3&gt;Dan inilah contoh daftar riwayat hidup dari adik saya :&lt;/h3&gt; &lt;p&gt; &lt;div style="border-bottom: #ccc 1px solid; border-left: #ccc 1px solid; border-top: #ccc 1px solid; border-right: #ccc 1px solid"&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;a href="http://lh3.ggpht.com/-AwbP7iuj3Zo/T3VTUmvXF2I/AAAAAAAAAU4/aCdwBdSsIkg/s1600-h/fajar%25255B3%25255D.jpg"&gt;&lt;img style="border-right-width: 0px; display: inline; border-top-width: 0px; border-bottom-width: 0px; margin-left: 0px; border-left-width: 0px; margin-right: 0px" title="fajar" border="0" alt="fajar" align="right" src="http://lh4.ggpht.com/-weEbV0rwvzk/T3VTVxS74sI/AAAAAAAAAU8/GxQIdL4Y4ck/fajar_thumb%25255B1%25255D.jpg?imgmax=800" width="105" height="116"&gt;&lt;/a&gt;  &lt;p&gt;Isamudin&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Jalan Aktif no.00 Rt.00 Rw.00 Kelurahan antik &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bekasi – Jawa barat &lt;/p&gt; &lt;div style="border-bottom: #000 5px solid"&gt;&lt;/div&gt; &lt;p align="center"&gt;&lt;b&gt;DAFTAR RIWAYAT HIDUP&lt;/b&gt;  &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Data Pribadi :&lt;/strong&gt;&amp;nbsp; &lt;p&gt;Nama : Isamuddin  &lt;p&gt;Tempat dan Tanggal Lahir : Jakarta, 24 Desember 1985  &lt;p&gt;Alamat : Jl. Aktifi RT. 00 RW. 000 No. 00, Jati Asih - Kota Bekasi  &lt;p&gt;Telepon/ HP : 021-00000000/0000000000  &lt;p&gt;Status Pernikahan : Lajang ( Pelajar/ Mahasiswa )  &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Riwayat Pendidikan :&lt;/strong&gt;  &lt;p&gt;1. Sekolah Dasar : SDN Jati Asih II Jakarta Tahun : 1996 – 2002 ( Lulus )  &lt;p&gt;2. Sekolah Menengah Pertama : SMPN 9 Kota Jakarta Tahun : 2002 – 2005 ( Lulus )  &lt;p&gt;3. Sekolah Menengah Atas : SMAN 11 Kota Jakarta Tahun : 2005 – 2008 ( Lulus )  &lt;p&gt;4. Pergguruan Tinggi : Departemen/Jurusan Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Institut Pertanian Bogor Tahun : 2008 – 2012 ( Status Perkuliahan Aktif )  &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Pengalaman Organisasi :&lt;/strong&gt;  &lt;p&gt;1. Karya Ilmiah Remaja dan Jurnalistik SMA N 11 Jakarta Divisi :Penelitian dan Pengembangan ( TA. 2006-2007 ).  &lt;p&gt;2. Kepanitiaan Massa Perkenalan Departemen Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan 2010 ( &lt;i&gt;One Day Fishing&lt;/i&gt; 2010 ) Divisi : Dana usaha ( Anggota ).  &lt;p&gt;3. Kepanitiaan Lepas Landas Sarjana Departemen/ Jurusan Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan. Divisi : Hubungan masyarakat ( 2010 ).  &lt;p&gt;4. Kepanitiaan Studi Lapang Kelautan Mata Kuliah Oseanografi Umum 2010. Divisi : Kesehatan/ Medis ( Anggota ).  &lt;p&gt;5. Kepanitiaan Studi Lapang Mata Kuliah Pelabuhan Perikanan 2010. Divisi : Kesehatan/ Medis ( Ketua ).  &lt;p&gt;6. Assisten Praktikum Mata Kuliah Avertebrata Air ( Semester Ganjil TA. 2010-2011 ).&lt;/p&gt;&lt;/div&gt; &lt;p&gt;Demikianlah contoh &lt;strong&gt;format DAFTAR RIWAYAT HIDUP dalam format bahasa Indonesia&lt;/strong&gt;, semoga bermanfaat untuk anda yang sedang melamar kerja.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ps. Data diatas sudah saya ubah utk privacy, silahkan anda isi dengan data anda yg sebenarnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;. &lt;/p&gt; &lt;div class="taglinebahrul"&gt; &lt;ul&gt; &lt;li&gt;format daftar riwayat hidup  &lt;li&gt;contoh daftar riwayat hidup lamaran kerja  &lt;li&gt;daftar riwayat hidup 1  &lt;li&gt;daftar riwayat hidup doc  &lt;li&gt;daftar riwayat hidup dalam bahasa inggris  &lt;li&gt;daftar riwayat hidup bkn  &lt;li&gt;daftar riwayat hidup bahasa inggris  &lt;li&gt;daftar riwayat hidup 2011 &lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;/div&gt;  &lt;div class="feedflare"&gt;
&lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/bahrul-ulumdotcom?a=Ig8l1QorbjA:ySFrDFaTrxA:yIl2AUoC8zA"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/bahrul-ulumdotcom?d=yIl2AUoC8zA" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/bahrul-ulumdotcom?a=Ig8l1QorbjA:ySFrDFaTrxA:V_sGLiPBpWU"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/bahrul-ulumdotcom?i=Ig8l1QorbjA:ySFrDFaTrxA:V_sGLiPBpWU" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/bahrul-ulumdotcom?a=Ig8l1QorbjA:ySFrDFaTrxA:qj6IDK7rITs"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/bahrul-ulumdotcom?d=qj6IDK7rITs" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/bahrul-ulumdotcom?a=Ig8l1QorbjA:ySFrDFaTrxA:gIN9vFwOqvQ"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/bahrul-ulumdotcom?i=Ig8l1QorbjA:ySFrDFaTrxA:gIN9vFwOqvQ" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/bahrul-ulumdotcom?a=Ig8l1QorbjA:ySFrDFaTrxA:F7zBnMyn0Lo"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/bahrul-ulumdotcom?i=Ig8l1QorbjA:ySFrDFaTrxA:F7zBnMyn0Lo" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/bahrul-ulumdotcom?a=Ig8l1QorbjA:ySFrDFaTrxA:TzevzKxY174"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/bahrul-ulumdotcom?d=TzevzKxY174" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;
&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/bahrul-ulumdotcom/~4/Ig8l1QorbjA" height="1" width="1"/&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://www.bahrul-ulum.com/feeds/6047519986067601105/comments/default" title="Poskan Komentar" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://www.bahrul-ulum.com/2012/03/contoh-daftar-riwayat-hidup.html#comment-form" title="0 Komentar" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/8236350090641871657/posts/default/6047519986067601105?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/8236350090641871657/posts/default/6047519986067601105?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/bahrul-ulumdotcom/~3/Ig8l1QorbjA/contoh-daftar-riwayat-hidup.html" title="CONTOH DAFTAR RIWAYAT HIDUP" /><author><name>Bahrul Ulum</name><uri>https://plus.google.com/113342904809597701717</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="32" height="32" src="//lh3.googleusercontent.com/-Gk0kDQhZSQk/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAj4/nFjGJf9shiE/s512-c/photo.jpg" /></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://lh6.ggpht.com/-0Kt2LpTlTF0/T3VTTgUOSLI/AAAAAAAAAUw/cwrZUvkMkk8/s72-c/Daftar_RIwayat_Hidup_thumb%25255B5%25255D.gif?imgmax=800" height="72" width="72" /><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://www.bahrul-ulum.com/2012/03/contoh-daftar-riwayat-hidup.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;D0EGSXc_eyp7ImA9WhVQFkU.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-8236350090641871657.post-6420122363555073797</id><published>2012-03-30T11:09:00.000+07:00</published><updated>2012-04-06T11:13:48.943+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2012-04-06T11:13:48.943+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Islam" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Hukum Islam" /><title>SISTEMATIKA SUMBER HUKUM ISLAM</title><content type="html">&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Sistematika Sumber Hukum Islam berdasarkan Sistem Instinbath Imam Mazhab&lt;br&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Pengertian Sumber Hukum Islam&lt;/strong&gt; - Kata "Sumber Hukum Islam" terdiri dari tiga kata yaitu sumber, hukum, dan Islam. Adapun kata "sumber" yang dalam bahasa arabnya مصدر- مصادر"" yang berasal dari akar kata “صدر- يصدر“ berarti tempat terbit sesuatu atau asal sesuatu. Yang dimaksud dengan sumber disini ialah apa-apa yang dijadikan bahan rujukan bagi ulama dalam merumuskan pendapat-pendapat hukumnya (fiqih).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;a href="http://lh6.ggpht.com/-B05gqGyYCU8/T35tcZs6WgI/AAAAAAAAAXw/NjbSYf2PkyA/s1600-h/Sistematika_Sumber_Hukum_Islam%25255B2%25255D.gif"&gt;&lt;img style="border-right-width: 0px; display: inline; border-top-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px" title="Sistematika_Sumber_Hukum_Islam" border="0" alt="Sistematika_Sumber_Hukum_Islam" src="http://lh5.ggpht.com/-PTggbRC9RRg/T35tdmmEoYI/AAAAAAAAAX4/PRJwsfpIxxk/Sistematika_Sumber_Hukum_Islam_thumb.gif?imgmax=800" width="238" height="192"&gt;&lt;/a&gt; &lt;/p&gt; &lt;hr /&gt; &lt;p&gt;Catatan : Artikel Sistematika Sumber Hukum Islam ini saya copy dari blog : &lt;a href="http://alveesyukri.blogspot.com/2011/01/sistematika-sumber-hukum-islam-dan.html" target="_blank"&gt;alveesyukri.blogspot.com&lt;/a&gt;&lt;/p&gt; &lt;hr /&gt; &lt;p&gt;Hukum Islam merupakan rangkaian dari kata "hukum" dan kata "Islam". Kedua kata itu secara terpisah merupakan kata yang digunakan dalam bahasa arab dan banyak terdapat dalam Al-Qur'an dan juga dalam bahasa Indonesia baku.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Hukum Islam" sebagai suatu rangkaian kata telah menjadi bahasa Indonesia yang hidup dan terpakai, namun bukan merupakan kata yang terpakai dalam bahasa Arab dan tidak ditemukan dalam Al-Qur'an; juga tidak ditemukan dalam literatur yang berbahasa Arab. Karena itu tidak akan menemukan artinya secara definitif.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Untuk memahami pengertian Hukum Islam perlu terlebih dahulu diketahui kata "hukum" dalam bahasa Indonesia, kemudian pengertian hukum itu disandarkan kepada kata "Islam". Ada kesulitan dalam memberikan definisi kepada kata "hukum", karena setiap definisi akan mengandung titik lemah. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Karena itu untuk memudahkan memahami pengertian "hukum", berikut ini akan diketengahkan definisi hukum dalam arti yang sederhana, yaitu: seperangkat peraturan tentang tingkah laku manusia yang diakui sekelompok masyarakat; disusun oleh orang yang diberi wewenang oleh masyarakat itu; berlaku dan mengikat untuk seluruh anggotanya". &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Definisi tersebut tentunya masih mengandung kelemahan, namun dapat memberikan pengertian yang mudah dipahami.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bila kata "hukum" dalam pengertian diatas dihubungkan dengan kata "Islam" atau "syara'", maka "hukum Islam" akan berarti: "seperangkat peraturan berdasarkan wahyu Allah SWT dan atau sunnah Rasulullah SAW tentang tingkah laku manusia mukallaf yang diakui dan diyakini mengikat untuk semua yang beragama Islam".&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kata "seperangkat peraturan" menjelaskan bahwa yang dimaksud dengan hukum Islam itu adalah peraturan-peraturan yang dirumuskan secara terperinci dan mempunyai kekuatan yang mengikat. Kata "yang berdasarkan wahyu Allah SWT dan sunnah Rasulullah SAW" menjelaskan bahwa perangkat peraturan itu digali dari dan berdasarkan kepada wahyu Allah SWT dan sunnah Rasulullah SAW, atau yang populer dengan sebutan "syari'ah".&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kata "tentang tingkah laku manusia mukallaf" mengandung arti bahwa hukum Islam itu hanya mengatur tindak lahir dari manusia yang dikenai hukum. Peraturan tersebut berlaku dan mempunyai kekuatan terhadap orang-orang yang meyakini kebenaran wahyu Allah SWT dan sunnah Rasulullah SAW itu, yang dimaksud dalam hal ini adalah umat Islam.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sementara itu, kata “hukum Islam” juga berhubungan dengan kata “syari’ah”. Secara leksikal syari’ah berarti “jalan ke tempat pengairan” atau “jalan yang harus diikuti”, atau “tempat lalu air di sungai”. Arti terakhir ini digunakan orang Arab sampai sekarang untuk maksud kata “syari’ah”.&lt;br&gt;Di antara para pakar Hukum Islam memberikan definisi kepada syari’ah itu dengan “Segala titah Allah yang berhubungan dengan tingkah laku manusia di luar yang mengenai akhlak”. Dengan demikian syariah itu adalah nama bagi hukum-hukum yang bersifat amaliah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Di antara ulama ada yang mengkhususkan lagi penggunaan kata syari’ah itu dengan “apa yang bersangkutan dengan peradilan serta pengajuan perkara kepada mahkamah dan tidak mencakup kepada halal dan haram”. Seorang ulama bernama Qatadah menurut yang diriwayatkan oleh al-Thabari, ahli tafsir dan sejarah, sebagaimana yang dikutip oleh Amir Syarifuddin, menggunakan kata syari’ah kepada hal yang menyangkut kewajiban, hak, perintah dan larangan; tidak termasuk di dalamnya aqidah, hikmah dan ibarat yang tercakup dalam agama.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Mahmud Syaltut mengartikan syari’ah dengan “hukum-hukum dan aturan-aturan yang ditetapkan Allah bagi hambanya untuk diikuti dalam hubungannya dengan Allah dan hubungannya dengan sesama manusia dan alam sekitarnya”. Dr. Farouk Abu Zeid menjelaskan bahwa syari’ah ialah “apa-apa yang ditetapkan Allah melalui lisan Nabinya. Allah adalah pembuat syari’ah yang menyangkut kehidupan agama dan kehidupan dunia”.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;br&gt;&lt;strong&gt;2. Pengertian Istinbath&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Secara bahasa kata istinbath berasal dari bahasa Arab yaitu "استنبط- يستنبط- استنباط" yang berarti mengeluarkan, melahirkan, menggali dan lainnya. Kata dasarnya adalah "نبط- ينبط- نبطا- نبوطا (الماء) " berarti air terbit dan keluar dari dalam tanah. Adapun yang dimaksud dengan istinbath disini adalah suatu upaya menggali dan mengeluarkan hukum dari sumber-sumbernya yang terperinci untuk mencari hukum syara' yang bersifat zhanni.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;3. Pengertian Mazhab&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurut bahasa, mazhabمذهب) ) berasal dari shighah mashdar mimy (kata sifat) dan isim makan (kata yang menunjukkan tempat) yang diambil dari fi'il madhy "dzahaba" (ذهب) yang berarti "pergi". Bisa juga berarti al-ra'yu (الرأى) yang artinya "pendapat".&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sedangkan yang dimaksud dengan mazhab menurut istilah, meliputi dua pengertian, yaitu:&lt;/p&gt; &lt;p&gt;a. Mazhab adalah jalan pikiran atau metode yang ditempuh oleh seorang Imam Mujtahid dalam menetapkan hukum suatu peristiwa berdasarkan kepada Al-Qur'an dan hadits.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;b. Mazhab adalah fatwa atau pendapat seorang Imam Mujtahid tentang hukum suatu peristiwa yang diambil dari Al-Qur'an dan hadits.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Jadi mazhab adalah pokok pikiran atau dasar yang digunakan oleh Imam Mujtahid dalam memecahkan masalah, atau mengistinbathkan hukum Islam. Selanjutnya Imam mazhab dan mazhab itu berkembang pengertiannya menjadi kelompok umat Islam yang mengikuti cara istinbath Imam Mujtahid tertentu atau mengikuti pendapat Imam Mujtahid tentang masalah hukum Islam.&lt;/p&gt; &lt;h2&gt;B. Sistematika Sumber Hukum Islam&lt;/h2&gt; &lt;p&gt;Keempat Imam mazhab sepakat mengatakan bahwa sumber hukum Islam adalah Al-Qur'an dan sunnah Rasulullah SAW. Dua sumber tersebut disebut juga dalil-dalil pokok hukum Islam karena keduanya merupakan petunjuk (dalil) utama kepada hukum Allah SWT.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ada juga dalil-dalil lain selain Al-Qur'an dan sunnah seperti Qiyas, Istihsan, Istishlah, dan lainnya, tetapi dalil ini hanya sebagai dalil pendukung yang hanya merupakan alat bantu untuk sampai kepada hukum-hukum yang dikandung oleh Al-Qur'an dan sunnah Rasulullah SAW. Karena hanya sebagai alat bantu untuk memahami Al-Qur'an dan sunnah, sebagian ulama menyebutnya sebagai metode istinbath.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Oleh karena yang disebut sebagai "dalil-dalil pendukung" di atas pada sisi lain disebut juga sebagai metode istinbath, para ulama Imam mazhab tidak sependapat dalam mempergunakannya sebagai sumber hukum Islam.&lt;/p&gt; &lt;h3&gt;1. Sistematika Sumber Hukum Islam dan Sistem Istinbath Imam Abu Hanifah&lt;/h3&gt; &lt;p&gt;Sampai akhir hayatnya, Imam Abu Hanifah belum mengkodifikasikan metode penetapan hukum yang digunakannya, meskipun secara praktis dan aplikatif telah diterapkannya dalam menyelesaikan beberapa persoalan hukum.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Thaha Jabir Fayadl al-'Ulwani, sebagaimana yang dikutip oleh Jaih Mubarok, membagi cara ijtihad Imam Abu Hanifah menjadi dua cara: cara ijtihad yang pokok dan cara ijtihad yang merupakan tambahan. Cara ijtihadnya yang pokok dapat dipahami dari ucapan beliau sendiri, yaitu:&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;br&gt;انى آخذ بكتاب الله اذا وجدته، فما لم اجده فيه اخذت بسنة رسول الله والآثار الصحاح عنه التى فشت في ايدى الثقات. فاذا لم اجد في كتاب الله و سنة رسول الله صلى الله عليه و سلم اخذت بقول اصحابه اخذت بقول ما شئت ثم لا اخرج عن قولهم الى قول غيرهم، فاذا انتهى الامر الى ابراهيم والشعبي وابن المسيب (عدد رجالا) فاجتهد كما اجتهدوا...&lt;br&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"sesungguhnya aku (Abu Hanifah) merujuk kepada Al-Qur'an apabila aku mendapatkannya; apabila tidak ada dalam Al-Qur'an, aku merujuk kepada sunnah Rasulullah SAW dan atsar yang shahih yang diriwayatkan oleh orang-orang tsiqah. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Apabila aku tidak mendapatkan dalam Al-Qur'an dan sunnah Rasulullah, aku merujuk kepada qaul sahabat, (apabila sahabat ikhtilaf), aku mengambil pendapat sahabat yang mana saja yang kukehendaki, aku tidak akan pindah dari pendapat yang satu ke pendapat sahabat yang lain. Apabila didapatkan pendapat Ibrahim, Al-Sya'bi dan ibnu Al-Musayyab, serta yang lainnya, aku berijtihad sebagai mana mereka berijtihad."&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sahal ibn Muzahim, sebagaimana yang dikutip oleh Hasbi ash-Shiddieqy, menerangkan bahwa dasar-dasar (sumber-sumber) hukum Abu Hanifah dalam menegakkan fiqih adalah: "Abu Hanifah memegangi riwayat orang yang terpercaya dan menjauhkan diri dari keburukan serta memperhatikan muamalat manusia dan adat serta 'uruf mereka itu. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Beliau memegang Qiyas. Kalau tidak baik dalam satu-satu masalah didasarkan kepada Qiyas, beliau memegangi istihsan selama yang demikian itu dapat dilakukan. Kalau tidak, beliau berpegang kepada adat dan 'uruf.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Ringkasnya, dasar (sumber-sumber) hukum Abu Hanifah, ialah:&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;a. Kitabullah (Al-Qur'an).&lt;br&gt;b. Sunnah Rasulullah SAW (hadits) dan atsar-atsar yang shahih yang telah masyhur di antara para ulama.&lt;br&gt;c. Fatwa-fatwa para sahabat.&lt;br&gt;d. Qiyas.&lt;br&gt;e. Istihsan.&lt;br&gt;f. Adat dan 'uruf masyarakat.&lt;br&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Abu Hanifah tidak bersikap fanatik terhadap pendapatnya. Ia selalu mengatakan, "Inilah pendapat saya dan kalau ada orang yang membawa pendapat yang lebih kuat, maka pendapatnya itulah yang lebih benar." Pernah ada orang yang berkata kepadanya, "Apakah yang engkau fatwakan itu benar, tidak diragukan lagi?". Ia menjawab, "Demi Allah, boleh jadi ia adalah fatwa yang salah yang tidak diragukan lagi".&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dari keterangan di atas, tampak bahwa Imam Abu Hanifah dalam beristidlal atau menetapkan hukum syara' yang tidak ditetapkan dalalahnya secara qath'iy dari Al-Qur'an atau dari hadits yang diragukan keshahihannya, ia selalu menggunakan ra'yu. Ia sangat selektif dalam menerima hadits. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Imam Abu Hanifah memperhatikan muamalat manusia, adat istiadat serta 'urf mereka. Beliau berpegang kepada Qiyas dam apabila tidak bisa ditetapkan berdasarkan Qiyas, beliau berpegang kepada istihsan selama hal itu dapat dilakukan. Jika tidak, maka beliau berpegang kepada adat dan 'urf.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam menetapkan hukum, Abu Hanifah dipengaruhi oleh perkembangan hukum di Kufah, yang terletak jauh dari Madinah sebagai kota tempat tinggal Rasulullah SAW yang banyak mengetahui hadits. Di Kufah kurang perbendaharaan hadits. Di samping itu, kufah sebagai kota yang berada di tengah kebudayaan Persia, kondisi kemasyarakatannya telah mencapai tingkat peradaban cukup tinggi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Oleh sebab itu banyak muncul problema kemasyarakatan yang memerlukan penetapan hukumnya. Karena problema itu belum pernah terjadi di zaman Nabi, atau zaman sahabat dan tabi'in, maka untuk menghadapinya memerlukan ijtihad atau ra'yu. Di Kufah, sunnah hanya sedikit yang diketahui di samping banyak terjadi pemalsuan hadits, sehingga Abu Hanifah sangat selektif dalam menerima hadits, dan karena itu maka untuk menyelesaikan masalah yang aktual, beliau banyak menggunakan ra'yu.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Sedangkan cara ijtihad Imam Abu Hanifah yang bersifat tambahan adalah:&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;a. Bahwa dilalah lafaz umum ('am) adalah qath'iy, seperti lafaz khash;&lt;br&gt;b. Bahwa pendapat sahabat yang "tidak sejalan" dengan pendapat umum adalah bersifat khusus;&lt;br&gt;c. Bahwa banyaknya yang meriwayatkan tidak berarti lebih kuat (rajih);&lt;br&gt;d. Adanya penolakan terhadap mafhum (makna tersirat) syarat dan shifat;&lt;br&gt;e. Bahwa apabila perbuatan rawi menyalahi riwayatnya, yang dijadikan dalil adalah perbuatannya, bukan riwayatnya;&lt;br&gt;f. Mendahulukan Qiyas Jali atas khabar ahad yang dipertentangkan;&lt;br&gt;g. Menggunakan istihsan dan meninggalkan Qiyas apabila diperlukan&lt;/p&gt; &lt;p&gt;.&lt;br&gt;&lt;/p&gt; &lt;h3&gt;2. Sistematika Sumber Hukum Islam dan Sistem Istinbath Imam Malik&lt;/h3&gt;&lt;br&gt; &lt;p&gt;Adapun sumber hukum Imam Malik dalam menetapkan hukum Islam adalah berpegang pada:&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;a. Al-Qur'an&lt;br&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam memegang Al-Qur'an ini meliputi pengambilan hukum berdasarkan atas zahir nash Al-Qur'an atau keumumannya, meliputi mafhum al-Mukhalafah dan mafhum al-Aula dengan memperhatikan 'illatnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;b. Sunnah&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam berpegang kepada sunnah sebagai dasar hukum, Imam Malik mengikuti cara yang dilakukannya dalam berpegang kepada Al-Qur'an. Apabila dalil syar'iy menghendaki adanya penta'wilan, maka yang dijadikan pegangan adalah arti ta'wil tersebut. Apabila terdapat pertentangan antara makna zahir Al-Qur'an dengan makna yang terkandung dalam sunnah, maka yang dipegang adalah makna zahir Al-Qur'an.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tetapi apabila makna yang dikandung oleh sunnah tersebut dikuatkan oleh ijma' ahl Al-Madinah, maka ia lebih mengutamakan makna yang terkandung dalam sunnah dari pada zahir Al-Qur'an (sunnah yang dimaksud disini adalah sunnah mutawatir atau masyhurah).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;c. Ijma' Ahl al-Madinah&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ijma' ahl al-Madinah ini ada dua macam, yaitu ijma' ahl al-Madinah yang asalnya dari al-Naql, hasil dari mencontoh Rasulullah SAW, bukan dari hasil ijtihad ahl al-Madinah. Ijma' semacam ini dijadikan hujjah oleh Imam Malik.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurut Ibnu Taimiyah, sebagaimana yang dikutip oleh Huzaemah T. Yanggo, yang dimaksud dengan ijma' ahl al-Madinah tersebut ialah ijma' ahl al-Madinah pada masa lampau yang menyaksikan amalan-amalan yang berasal dari Nabi SAW. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sedangkan kesepakatan ahl al-Madinah yang hidup kemudian, sama sekali bukan merupakan hujjah. Ijma' ahl al-Madinah yang asalnya dari al-Naql, sudah merupakan kesepakatan seluruh kaum muslimin sebagai hujjah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dikalangan mazhab Maliki, ijma' ahl al-Madinah lebih diutamakan dari pada khabar ahad, sebab ijma' ahl al-Madinah merupakan pemberitaan oleh jama'ah, sedang khabar ahad hanya merupakan pemberitaan perseorangan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;d. Fatwa Sahabat&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Yang dimaksud dengan Sahabat disini adalah sahabat besar, yang pengetahuan mereka terhadap suatu masalah itu didasarkan pada al-Naql. Ini berarti bahwa yang dimaksud dengan fatwa sahabat itu adalah berwujud hadits-hadits yang wajib diamalkan. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurut Imam Malik, para sahabat besar itu tidak akan memberi fatwa, kecuali atas dasar apa yang dipahami dari Rasulullah SAW. Namun demikian, beliau mensyaratkan bahwa fatwa sahabat tersebut tidak boleh bertentangan dengan hadits marfu' yang dapat diamalkan dan fatwa sahabat yang demikian ini lebih didahulukan dari pada Qiyas.&lt;br&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;e. Khabar Ahad dan Qiyas&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Imam Malik tidak mengakui khabar ahad sebagai sesuatu yang datang dari Rasulullah, jika khabar ahad itu bertentangan dengan sesuatu yang sudah dikenal oleh masyarakat Madinah, sekalipun hanya dari hasil istinbath, kecuali khabar ahad tersebut dikuatkan oleh dalil-dalil lain yang qath'iy. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam menggunakan khabar ahad ini, Imam Malik tidak selalu konsisten. Kadang-kadang ia mendahulukan qiyas dari pada khabar ahad. Kalau khabar ahad itu tidak dikenal atau tidak populer di kalangan masyarakat Madinah, maka hal ini dianggap sebagai petunjuk, bahwa khabar ahad tersebut tidak benar berasal dari Rasulullah SAW. Dengan demikian, maka khabar ahad tersebut tidak digunakan sebagai dasar hukum, tetapi ia menggunakan qiyas dan mashlahah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;f. Al-Istihsan&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurut mazhab Maliki, al-Istihsan adalah: "Menurut hukum dengan mengambil maslahah yang merupakan bagian dalam dalil yang bersifat kully (menyeluruh) dengan maksud mengutamakan al-istidlal al-Mursal dari pada qiyas, sebab menggunakan istihsan itu,tidak berarti hanya mendasarkan pada pertimbangan perasaan semata, melainkan mendasarkan pertimbangannya pada maksud pembuat syara' secara keseluruhan".&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dari ta'rif tersebut, jelas bahwa istihsan lebih mementingkan maslahah juz'iyyah atau maslahah tertentu dibandingkan dengan dalil kully atau dalil yang umum atau dalam ungkapan yang lain sering dikatakan bahwa istihsan adalah beralih dari satu qiyas ke qiyas lain yang dianggap lebih kuat dilihat dari tujuan syari'at diturunkan. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Artinya jika terdapat satu masalah yang menurut qiyas semestinya diterapkan hukum tertentu, tetapi dengan hukum tertentu itu ternyata akan menghilangkan suatu mashlahah atau membawa madharat tertentu, maka ketentuan qiyas yang demikian itu harus dialihkan ke qiyas lain yang tidak akan membawa kepada akibat negatif. Tegasnya, istihsan selalu melihat dampak suatu ketentuan hukum. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Jangan sampai suatu ketentuan hukum membawa dampak merugikan. Dampak suatu ketentuan hukum harus mendatangkan mashlahat atau menghindarkan madharat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;g. Al-Mashlahah Al-Mursalah&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Maslahah Mursalah adalah maslahah yang tidak ada ketentuannya, baik secara tersurat atau sama sekali tidak disinggung oleh nash. Dengan demikian, maka maslahah mursalah itu kembali kepada memelihara tujuan syari'at diturunkan. Tujuan syari'at diturunkan dapat diketahui melalui Al-Qur'an, sunnah atau ijma'.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Para ulama yang berpegang kepada maslahah mursalah sebagai dasar hukum, menetapkan beberapa syarat untuk dipenuhi sebagai berikut:&lt;/p&gt; &lt;p&gt;1. Maslahah itu harus benar-benar merupakan maslahah menurut penelitian yang seksama, bukan sekedar diperkirakan secara sepintas saja.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;2. Maslahah itu harus benar-benar merupakan maslahah yang bersifat umum, bukan sekedar maslahah yang hanya berlaku untuk orang-orang tertentu.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;3. Maslahah itu harus benar-benar merupakan maslahah yang bersifat umum dan tidak bertentangan dengan ketentuan nash atau ijma'.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;h. Sadd Al-Zara'i&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Imam Malik menggunakan sadd al-Zara'i sebagai landasan dalam menetapkan hukum. Menurutnya, semua jalan atau sebab yang menuju kepada yang haram atau terlarang, hukumnya haram atau terlarang. Dan semua jalan atau sebab yang menuju kepada yang halal, halal pula hukumnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;i. Istishhab&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Imam Malik menjadikan istishhab sebagai landasan dalam menetapkan hukum. Istishhab adalah tetapnya suatu ketentuan hukum untuk masa sekarang atau yang akan datang, berdasarkan atas ketentuan hukum yang sudah ada di masa lampau. Jadi sesuatu yang telah dinyatakan adanya, kemudian datang keraguan atas hilangnya sesuatu yang telah diyakini adanya tersebut, hukumnya tetap seperti hukum pertama, yaitu tetap ada. Begitu pula sebaliknya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;j. Syar'u Man Qablana&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurut Qadhy Abd. Wahab al-Maliky, bahwa Imam Malik menggunakan kaedah syar'u man qablana syar'un lana, sebagai dasar hukum. Tetapi menurut Sayyid Muhammad Musa, tidak kita temukan secara jelas pernyataan Imam Malik yang menyatakan demikian.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurut Abd. Wahab Khallaf, bahwa apabila Al-Qur'an dan sunnah shahihah mengisahkan suatu hukum yang pernah diberlakukan buat umat sebelum kita melalui para Rasul yang diutus Allah untuk mereka dan hukum-hukum tersebut dinyatakan pula di dalam Al-Qur'an dan sunnah shahihah, maka hukum-hukum tersebut berlaku pula buat kita.&lt;/p&gt; &lt;h3&gt;3. Sistematika Sumber Hukum Islam dan Sistem Istinbath Imam Syafi'i&lt;/h3&gt; &lt;p&gt;Adapun pegangan Imam Syafi'i dalam menetapkan hukum adalah Al-Qur'an, Sunnah, Ijma', dan Qiyas. Hal ini sesuai dengan yang disebutkan Imam Syafi'i dalam kitabnya, al-Risalah, sebagai berikut:&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;br&gt;ليس لأحد أن يقول أبدا في شيء حل أو حرم إلا من جهة العلم وجهة الخبر في الكتاب و السنة و الإجماع و القياس&lt;br&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Tidak boleh seseorang mengatakan dalam hukum selamanya, ini halal, ini haram kecuali kalau ada pengetahuan tentang itu. Pengetahuan itu adalah kitab suci Al-Qur'an, Sunnah, Ijma' dan Qiyas."&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pokok pikiran Imam Syafi'i dapat dipahami dari perkataannya yang tercantum dalam kitabnya, al-Umm, sebagaimana dikutip oleh Jaih Mubarok sebagai berikut:&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;br&gt;الأصل قرآن و سنة فان لم يكن فقياس عليهما. وإذا اتصل الحديث من رسول الله و صح الإسناد فهو المنتهى. والإجماع أكبر من الخبر المفرد والحديث على ظاهره أاذا احتمل المعاني فما أشبه منها ظاهره أولاها به و إذا تكافأت الأحاديث فأصحها إسنادا أولاها، و ليس المنقطع بشيء ما عدا منقطع ابن المسيب ولا قياس أصل على أصل ولا يقال لأصل لما و كيف؟ وإنما يقال للفرع لما؟ فإذا صح قياسه على الأصل صح و قامت به حجة.&lt;br&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Dasar utama dalam menetapkan hukum adalah Al-Qur'an dan sunnah. Jika tidak ada, maka dengan mengqiyaskan kepada Al-Qur'an dan sunnah. Apabila sanad hadits bersambung sampai kepada Rasulullah SAW dan shahih sanadnya,maka itulah yang dikehendaki. Ijma' sebagai dalil adalah lebih kuat khabar ahad dan hadits menurut zhahirnya. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Apabila suatu hadits mengandung arti lebih dari satu pengertian, maka arti yang zhahir-lah yang utama. Kalau hadits itu sama tingkatannya, maka yang lebih shahih-lah yang lebih utama. Hadits Munqathi' tidak dapat dijadikan dalil kecuali jika diriwayatkan oleh Ibnu al-Musayyab. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Suatu pokok tidak dapat diqiyaskan kepada pokok yang lain dan terhadap pokok tidak dapat dikatakan mengapa dan bagaimana, tetapi kepada cabang dapat dikatakan mengapa. Apabila sah mengqiyaskan cabang kepada pokok, maka qiyas itu sah dan dapat dijadikan hujjah."&lt;br&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dari perkataan beliau tersebut, dapat diambil kesimpulan, bahwa pokok-pokok pikiran beliau dalam mengistinbathkan hukum adalah:&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;a. Al-Qur'an dan Al-Sunnah&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Imam Syafi'i memandang Al-Qur'an dan sunnah berada dalam satu martabat. Beliau menempatkan Al-Sunnah sejajar dengan Al-Qur'an, karena menurut beliau, sunnah itu menjelaskan Al-Qur'an, kecuali hadits ahad tidak sama nilainya dengan Al-Qur'an dan hadits mutawatir. Di samping itu, karena Al-Qur'an dan sunnah keduanya adalah wahyu, meskipun kekuatan sunnah secara terpisah tidak sekuat seperti Al-Qur'an.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Imam Syafi'i dalam menerima hadits ahad mensyaratkan sebagai berikut:&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;1. Perawinya terpercaya.&lt;br&gt;2. Perawinya berakal, memahami apa yang diriwayatkannya.&lt;br&gt;3. Perawinya dhabith (kuat ingatannya).&lt;br&gt;4. Perawinya benar-benar mendengar sendiri hadits itu dari orang yang menyampaikan kepadanya.&lt;br&gt;5. Perawi itu tidak menyalahi para ahli ilmu yang juga meriwayatkan hadits itu.&lt;br&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;b. Ijma'&lt;br&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Imam Syafi'i mengatakan bahwa ijma' adalah hujjah dan ia menempatkan ijma' ini sesudah Al-Qur'an dan Al-Sunnah sebelum qiyas. Imam Syafi'i menerima ijma' sebagai hujjah dalam masalah-masalah yang tidak diterangkan dalam Al-Qur'an dan sunnah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ijma' menurut pendapat Imam Syafi'i adalah ijma' ulama pada suatu masa di seluruh dunia Islam, bukan ijma' suatu negeri saja dan bukan pula ijma' kaum tertentu saja. Namun Imam Syafi'i mengakui bahwa ijma' sahabat merupakan ijma' yang paling kuat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Imam Syafi'i hanya mengambil ijma' sharih sebagai dalil hukum dan menolak ijma' sukuti menjadi dalil hukum. Alasannya menerima ijma' sharih, karena kesepakatan itu disandarkan kepada nash dan berasal dari semua mujtahid secara jelas dan tegas sehingga tidak mengandung keraguan. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sementara alasannya menolak ijma' sukuti karena tidak merupakan kesepakatan semua mujtahid. Diamnya sebagian mujtahid menurutnya belum tentu menunjukkan setuju.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;c. Qiyas&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Imam Syafi'i menjadikan qiyas sebagai hujjah dan dalil keempat setelah Al-Qur'an, Sunnah dan Ijma' dalam menetapkan hukum.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Imam Syafi'i adalah mujtahid pertama yang membicarakan qiyas dengan patokan kaidahnya dan menjelaskan asas-asasnya. Sedangkan mujtahid sebelumnya sekalipun telah menggunakan qiyas dalam berijtihad, namun belum membuat rumusan patokan kaidah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt; &lt;h3&gt;4. Sistematika Sumber Hukum Islam dan Sistem Istinbath Imam Ahmad ibn Hanbal&lt;/h3&gt; &lt;p&gt;Adapun sumber hukum dan metode istinbath Imam Ahmad ibn Hanbal dalam menetapkan hukum adalah:&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;1. Nash dari Al-Qur'an dan Sunnah yang shahih.&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Apabila beliau telah mendapati suatu nash dari Al-Qur'an dan dari Sunnah Rasul yang shahihah, maka beliau dalam menetapkan hukum adalah dengan nash itu.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;2. Fatwa para sahabat Nabi SAW&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Apabila ia tidak mendapatkan suatu nash yang jelas, baik dari Al-Qur'an maupun dari hadits shahih, maka ia menggunakan fatwa-fatwa dari para sahabat Nabi yang tidak ada perselisihan di kalangan mereka.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;3. Apabila terdapat perbedaan&lt;/strong&gt; di antara fatwa para sahabat, maka Imam Ahmad ibn Hanbal memilih pendapat yang lebih dekat kepada Al-Qur'an dan Sunnah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;4. Hadits Mursal dan Hadits Dha'if&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Apabila ia tidak menemukan dari tiga poin di atas, maka beliau menetapkan hukum dengan hadits mursal dan hadits dha'if. Dalam pandangan Imam Ahmad ibn Hanbal, hadits hanya dua kelompok yaitu, hadits shahih dan hadits dha'if.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;5. Qiyas&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Apabila Imam Ahmad ibn Hanbal tidak mendapatkan nash dari hadits mursal dan hadits dha'if, maka ia menganalogikan / menggunakan qiyas. Qiyas adalah dalil yang digunakan dalam keadaan dharurat (terpaksa).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;6. Langkah terakhir&lt;/strong&gt; adalah menggunakan sadd al-dzara'i, yaitu melakukan tindakan preventif terhadap hal-hal yang negatif.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Kesimpulan&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dari uraian yang telah dikemukakan di atas dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut:&lt;/p&gt; &lt;p&gt;1. Sistematika sumber hukum Islam dan sistem istinbath Imam Abu Hanifah adalah Kitabullah (Al-Qur'an), Sunnah Rasulullah SAW (hadits) dan atsar-atsar yang shahih yang telah masyhur diantara para ulama, Fatwa-fatwa para sahabat, Qiyas, Istihsan, dan Adat serta 'uruf masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;2. Sistematika sumber hukum Islam dan sistem istinbath Imam Malik adalah berpegang pada Al-Qur'an, Sunnah, Ijma' Ahl al-Madinah, Fatwa Sahabat, Khabar Ahad dan Qiyas, Al-Istihsan, Al-Mashlahah Al-Mursalah, Sadd Al-Zara'i, Istishhab, dan Syar'u Man Qablana.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;3. Sistematika sumber hukum Islam dan sistem istinbath Imam Syafi'i adalah Al-Qur'an, Al-Sunnah, Ijma', dan Qiyas.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;4. Sistematika sumber hukum Islam dan sistem istinbath Imam Ahmad ibn Hanbal adalah Nash dari Al-Qur'an, Sunnah yang shahih, Fatwa para sahabat Nabi SAW, Fatwa sahabat yang lebih dekat kepada Al-Qur'an dan Sunnah, Hadits Mursal dan Hadits Dha'if, Qiyas, dan langkah terakhir adalah menggunakan sadd al-dzara'i, yaitu melakukan tindakan preventif terhadap hal-hal yang negatif.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;DAFTAR PUSTAKA&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;ol&gt; &lt;li&gt;Ash-Shiddieqy, T. M. Hasbi, Prof. Dr. 1980. Pengantar Hukum Islam. Jakarta: Bulan Bintang  &lt;li&gt;Hanafi, Ahmad, MA. 1995. Pengantar dan Sejarah Hukum Islam. Jakarta: Bulan Bintang  &lt;li&gt;Haswir, MAg. dan Muhammad Nurwahid, MAg. 2006. Perbandingan Mazhab, Realitas Pergulatan Pemikiran Ulama Fiqih. Pekanbaru: Alaf Riau  &lt;li&gt;I. Doi, Abdurrahman. 1989. Shari'ah Kodifikasi Hukum Islam. Jakarta: Rineka Cipta  &lt;li&gt;Khallaf, Abdul Wahhab, Prof. 2006. Ilmu Ushul Fiqh, terj. Drs. H. Moh. Zuhri dan Drs. Ahmad Qarib, MA. Semarang: Dina Utama Semarang  &lt;li&gt;M. Zein, Satria Effendi, Prof. Dr. H. MA. 2005. Ushul Fiqih. Jakarta: Kencana  &lt;li&gt;Mubarok, Jaih, Dr. 2000. Sejarah dan Perkembangan Hukum Islam. Bandung: PT Remaja Rosdakarya  &lt;li&gt;Mubarok, Jaih, Dr. 2002. Modifikasi Hukum Islam: Studi Tentang Qawl Qadim dan Qawl Jadid. Jakarta: PT. RajaGrafindo Persada  &lt;li&gt;Syarifuddin, Amir, Prof. Dr. 2003. Garis-Garis Besar Fiqh. Bogor: Kencana  &lt;li&gt;Yanggo, Huzaemah Tahido, Dr. 1997. Pengantar Perbandingan Mazhab. Jakarta: Logos  &lt;li&gt;Yunus, Mahmud, Prof. Dr. H. 1989. Kamus Arab-Indonesia. Jakarta: PT. Hidakarya Agung&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;  &lt;div class="feedflare"&gt;
&lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/bahrul-ulumdotcom?a=-UC16zuzbVU:MqjatgS4CWo:yIl2AUoC8zA"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/bahrul-ulumdotcom?d=yIl2AUoC8zA" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/bahrul-ulumdotcom?a=-UC16zuzbVU:MqjatgS4CWo:V_sGLiPBpWU"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/bahrul-ulumdotcom?i=-UC16zuzbVU:MqjatgS4CWo:V_sGLiPBpWU" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/bahrul-ulumdotcom?a=-UC16zuzbVU:MqjatgS4CWo:qj6IDK7rITs"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/bahrul-ulumdotcom?d=qj6IDK7rITs" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/bahrul-ulumdotcom?a=-UC16zuzbVU:MqjatgS4CWo:gIN9vFwOqvQ"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/bahrul-ulumdotcom?i=-UC16zuzbVU:MqjatgS4CWo:gIN9vFwOqvQ" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/bahrul-ulumdotcom?a=-UC16zuzbVU:MqjatgS4CWo:F7zBnMyn0Lo"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/bahrul-ulumdotcom?i=-UC16zuzbVU:MqjatgS4CWo:F7zBnMyn0Lo" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/bahrul-ulumdotcom?a=-UC16zuzbVU:MqjatgS4CWo:TzevzKxY174"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/bahrul-ulumdotcom?d=TzevzKxY174" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;
&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/bahrul-ulumdotcom/~4/-UC16zuzbVU" height="1" width="1"/&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://www.bahrul-ulum.com/feeds/6420122363555073797/comments/default" title="Poskan Komentar" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://www.bahrul-ulum.com/2012/03/sistematika-sumber-hukum-islam.html#comment-form" title="1 Komentar" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/8236350090641871657/posts/default/6420122363555073797?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/8236350090641871657/posts/default/6420122363555073797?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/bahrul-ulumdotcom/~3/-UC16zuzbVU/sistematika-sumber-hukum-islam.html" title="SISTEMATIKA SUMBER HUKUM ISLAM" /><author><name>Bahrul Ulum</name><uri>https://plus.google.com/113342904809597701717</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="32" height="32" src="//lh3.googleusercontent.com/-Gk0kDQhZSQk/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAj4/nFjGJf9shiE/s512-c/photo.jpg" /></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://lh5.ggpht.com/-PTggbRC9RRg/T35tdmmEoYI/AAAAAAAAAX4/PRJwsfpIxxk/s72-c/Sistematika_Sumber_Hukum_Islam_thumb.gif?imgmax=800" height="72" width="72" /><thr:total>1</thr:total><feedburner:origLink>http://www.bahrul-ulum.com/2012/03/sistematika-sumber-hukum-islam.html</feedburner:origLink></entry></feed>
