<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" standalone="no"?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><rss xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd" version="2.0"><channel><title>Bulan Berkunjung Ke Jember</title><description>Bulan Berkunjung Ke Jember 2008</description><managingEditor>noreply@blogger.com (Bulan Berkunjung Ke Jember)</managingEditor><pubDate>Wed, 6 Nov 2024 10:05:15 +0700</pubDate><generator>Blogger http://www.blogger.com</generator><openSearch:totalResults xmlns:openSearch="http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/">96</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex xmlns:openSearch="http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/">1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage xmlns:openSearch="http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/">25</openSearch:itemsPerPage><link>http://halobbj.blogspot.com/</link><language>en-us</language><itunes:explicit>yes</itunes:explicit><itunes:subtitle>Bulan Berkunjung Ke Jember 2008</itunes:subtitle><itunes:owner><itunes:email>noreply@blogger.com</itunes:email></itunes:owner><item><title>UMK Jember 2009 Tembus 770 Rupiah</title><link>http://halobbj.blogspot.com/2008/09/umk-jember-2009-tembus-770-rupiah.html</link><category>Berita Jember</category><author>noreply@blogger.com (Bulan Berkunjung Ke Jember)</author><pubDate>Sun, 21 Sep 2008 19:52:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-3949744627673466207.post-1335797971846231411</guid><description>&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiC8nqcpo9OzZd1ClXCSpb1gyKVndWmX5Vuokgxh2-PIMJdMBkIIRRuHt8WRWC-YNjiJhCYPblhQUAe5C-GhsgcpfatPNwGg3sAIJ33mWj0UsQ_2UTos01IMfuM16m1GKR_7W9efsHyOaPk/s1600-h/Salah+satu+potret+Buruh+jahit+di+Mangli+Jember+(2).JPG"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5248457114852733954" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; CURSOR: hand; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiC8nqcpo9OzZd1ClXCSpb1gyKVndWmX5Vuokgxh2-PIMJdMBkIIRRuHt8WRWC-YNjiJhCYPblhQUAe5C-GhsgcpfatPNwGg3sAIJ33mWj0UsQ_2UTos01IMfuM16m1GKR_7W9efsHyOaPk/s400/Salah+satu+potret+Buruh+jahit+di+Mangli+Jember+(2).JPG" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;strong&gt;Berita Jember,&lt;/strong&gt; Tim Dewan Pengupahan Kabupaten (DPK) Jember sudah melaksanakan rapat koordinasi terkait penetapan Upah Minimum Kabupaten (UMK) Jember Tahun 2009 mendatang. Berdasarkan hasil survey yang dilakukan DPK diempat lokasi yaitu pasar Tanggul, Rambipuji, Kalisat dan Kepatihan didapat Kebutuhan Hidup Layak (KHL) sebesar 800 ribu rupiah. “Dari angka tersebut kemudian dilakukan perhitungan dengan menggunakan berbagai komponen Kebutuhan Hidup Layak (KHL) juga termasuk melihat angka inflasi dan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Jember ketemu 800 ribu rupiah, “ungkap Asisten Ekonomi Pembangunan Jember, Drs. Edi B. Susilo, beberapa hari lalu di gedung DPRD Jember.&lt;br /&gt;Lebih lanjut masih menurut Edi, bahwa kemudian angka tersebut dimasukkan dalam perhitungan penetapan Upah Minimum Kabupaten (UMK), dimana dari hasil Kebutuhan Hidup Layak (KHL) itu dengan pentahapan 96,25 % ditemukan angka sebesar 770 ribu rupiah dari Upah Minimum Kabupaten (UMK) tahun 2008 sebesar 645 ribu rupiah, dan ini masih sebatas usulan kepada Gubernur Jawa Timur untuk menentukan Upah Minimum Kabupaten (UMK) Jember tahun 2009 mendatang. “Besaran 770 ribu rupiah ini akan direkomendasikan oleh Tim Dewan Pengupahan Kabupaten (DPK) kepada Bupati Jember dan selanjutnya akan diusulkan kepada Gubernur Jawa Timur yang akan keluar besaran Upah Minimum Kabupaten (UMK) Jember tahun 2009, “tandas Edi.&lt;br /&gt;Diperkirakan kalau usulan Upah Minimum Kabupaten (UMK) Jember ini disetujui oleh Gubernur, maka akan ada kenaikan sekitar 19 % yang disebabkan oleh angka inflasi Jember yang cukup tinggi untuk bulan ini sampai dengan Desember mendatang sekitar 13 %. “Realisasinya tentunya setelah mendapatkan persetujuan dari Gubernur Jawa Timur sesuai dengan agenda pada Bulan Desember 2008 mendatang, “ujarnya.&lt;br /&gt;Sejak awal proses penetapan Upah Minimum Kabupaten (UMK) Jember sudah dilakukan oleh Tim Dewan Pengupahan Kabupaten (DPK) Jember, dan setelah mendapatkan rekomendasi dari Bupati Jember segera akan dikirim kepada Gubernur Jawa Timur yang selanjutnya akan mengalami proses untuk perhitungan dimasing-masing Kabupaten/Kota. “Diperkirakan bulan Oktober dan Nopember sudah rampung dan mulai Desember sesuai jadwal sudah akan turun Upah Minimum Kabupaten (UMK) Jember yang baru, “kilahnya.&lt;br /&gt;Jadi Pemerintah Kabupaten Jember sudah merekomendasikan hasil Upah Minimum Kabupaten (UMK) tahun 2008 kemarin sebesar 645 ribu rupiah itu dan sudah terlaksana sekitar 50% dan sisanya masih dalam tahap menuju kesana, oleh karena itu melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi yang sangat erat kaitannya dengan soal Upah Minimum Kabupaten (UMK) ini diminta untuk terus mensosialisasikan, mengajak dan menghimbau kepada perusahaan untuk menyesuaikan dengan Upah Minimum Kabupaten (UMK) yang telah ditetapkan. “Dan kedepan dengan angka Upah Minimum Kabupaten (UMK) sebesar 770 ribu rupiah ini kalau disetujui oleh Gubernur, maka segera para pengusaha menyesuaikan dengan Upah Minimum Kabupaten (UMK) yang baru, “harapnya.&lt;br /&gt;Memang ada sedikit kesulitan, mungkin bagi kalangan perindustrian hal itu tidak terlalu bermasalah, tetapi di Jember ini khan kebanyakan buruh kebun yang ini juga sangat berat, tetapi yang penting prinsipnya adalah karena ini merupakan sebuah kesepakatan dari setiap unsur di Dewan Pengupahan Kabupaten (DPK) yaitu ada unsur pengusaha, pekerja/buruh, dan Pemerintah Kabupaten Jember. “Makanya semua keputusan yang diambil sudah melalui proses dan berdasarkan perhitungan nyata, sekaligus hasil daripada Kebutuhan Hidup Layak (KHL) hasil survey di lapangan. “katanya.&lt;br /&gt;Menurut Edi, secara tehnis bagi pengusaha Jember yang tidak melaksanakan Upah Minimum Kabupaten (UMK) ini akan ada sangsi dari Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Jember, mulai dari surat peringatan, teguran dan yang lainnya agar mereka mematuhi peraturan yang sudah berlaku.&lt;br /&gt;Salah satu buruh yang seharinya bekerja pada perusahaan garment di kota Mangli Jember, Jarwo mengharapkan para pengusaha memberikan upah kepada buruhnya sesuai dengan peraturan yang berlaku dari Kabupaten Jember, sebab dimasa sulit seperti ini penghasilan yang memadai sangat dibutuhkan untuk memenuhi kebutuhan keluarga. “Sekarang semua harga naik, kalau upah buruh tidak juga dinaikkan kasihan dengan rakyat kecil seperti saya ini mas, “keluhnya. (*/tot)&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiC8nqcpo9OzZd1ClXCSpb1gyKVndWmX5Vuokgxh2-PIMJdMBkIIRRuHt8WRWC-YNjiJhCYPblhQUAe5C-GhsgcpfatPNwGg3sAIJ33mWj0UsQ_2UTos01IMfuM16m1GKR_7W9efsHyOaPk/s72-c/Salah+satu+potret+Buruh+jahit+di+Mangli+Jember+(2).JPG" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Budidaya Ikan, Peluang Investasi yang Prospektif</title><link>http://halobbj.blogspot.com/2008/09/budidaya-ikan-peluang-investasi-yang.html</link><category>Berita Jember</category><author>noreply@blogger.com (Bulan Berkunjung Ke Jember)</author><pubDate>Sun, 21 Sep 2008 19:50:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-3949744627673466207.post-1787852947474072529</guid><description>&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgvT_c6sSS_UWWiieh8Mprg4NkHvVf-yjCTLnOVqzoHhzOzierfGLmG8IhcXxEJYenwJhZy3tYpUAEwdRJUZaFP4zmbUAZ0BbIYMPGtOD9lNh_oS6e35_vOvLJxF3sp4JyrAMTqZd11cb2-/s1600-h/Panen+Gurami+di+Desa+Paleran+(2).JPG"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5248456509545678850" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; CURSOR: hand; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgvT_c6sSS_UWWiieh8Mprg4NkHvVf-yjCTLnOVqzoHhzOzierfGLmG8IhcXxEJYenwJhZy3tYpUAEwdRJUZaFP4zmbUAZ0BbIYMPGtOD9lNh_oS6e35_vOvLJxF3sp4JyrAMTqZd11cb2-/s400/Panen+Gurami+di+Desa+Paleran+(2).JPG" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Berita Jember, Pembudiyaan ikan merupakan salah satu peluang investasi usaha yang mampu meningkatkan nilai ekonomi masyarakat. Apalagi hal itu didukung oleh potensi alam yang dimiliki oleh Kabupaten Jember yang sangat memungkinkan untuk menjadikan komoditas perikanan sebagai produk unggulan.&lt;br /&gt;”Peluang investasi produk unggulan perikanan di Kab. Jember sangat prospektif, hal itu karena didukung oleh ekologi sumber daya alamnya dan bila ditinjau dari analisa usaha ke semua produk unggulan, ini sangat layak (fisible) untuk diusahakan ke arah usaha komersial”, kata Ir. Mahfud Afandi selaku Kabid Produksi Perikanan pada Dinas Peternakan dan Perikanan saat dikonfirmasi di ruang kerjanya.&lt;br /&gt;Selain itu, tambahnya, hal lain yang mendukung adalah pangsa pasar yang cukup baik. Selama ini, Disnakkan juga membantu dibidang pemasaran hasil-hasil perikanan.&lt;br /&gt;Hal yang paling penting dari pengembangan produk ini adalah langsung menyentuh pada kehidupan masyarakat desa, khususnya petani ikan yang dapat meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan hidupnya, menciptakan kesempatan kerja serta dapat memenuhi kebutuhan gizi / protein hewani masyarakat, terutama yang ada di Kab. Jember.&lt;br /&gt;Menurut Mahfud, konsep pengembangan produk unggulan perikanan dilakukan dengan pendekatan analisa ekonomi yang dapat digunakan untuk mengetahui status atau tingkat usaha perikanan. Produksi perikanan budidaya (akuakultur) pemanenannya (harvesting) dilakukan setelah kegiatan pemeliharaan ikan yang mencakup persiapan wadah pemeliharaan, penebaran benih, pemberian pakan, pengelolaan kualitas air, serta penanganan hama dan penyakit.&lt;br /&gt;Untuk menggairahkan produk perikanan air tawar, saat ini Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan) sedang menggalakkan budidaya ikan Gurami dan Lele. Jenis ikan ini dipilih karena cukup digemari masyarakat sebab rasanya yang gurih dan lezat, mudah dicerna dan bergizi tinggi.&lt;br /&gt;”Disamping itu, keuntungan dari budidaya ikan Lele dan Gurami ini adalah merupakan usaha sektor perikanan yang dapat berkembang dengan pesat karena tuntutan permintaan pasar yang cenderung tinggi dan resiko pemeliharaannya-pun relatif kecil”, kata Mahfud menandaskan.&lt;br /&gt;Untuk itu, program pengembangan yang diterapkan saat ini adalah Intensifikasi dan Ekstensifikasi dalam rangka mencukupi kebutuhan ikan. Kegiatan pokok program ini adalah melakukan pembinaan dan pengembangan perikanan serta meningkatkan dan mengembangkan produktivitas BBI (Balai Benih Ikan).&lt;br /&gt;Mahfud menjelaskan bahwa upaya yang telah dilakukan berkaitan dengan program tersebut adalah dengan memberikan bantuan benih ikan sebanyak kurang lebih 90.000 ekor kepada petani ikan.&lt;br /&gt;”Kami juga melakukan rehab dan pemeliharaan konstruksi kolam di BBI Rambipuji, Kalisat dan Gumukmas”, ungkapnya.&lt;br /&gt;Ia juga menambahkan bahwa pihaknya telah melakukan program pengembangan sistem penyuluhan perikanan yang dilakukan oleh Petugas Penyuluh Perikanan di lapang dan juga oleh Mantri Perikanan. Materi yang disampaikan kepada petani ikan misalnya saja mengenai fungsi peningkatan perikanan dengan mengadakan studi banding.&lt;br /&gt;Dengan adanya program-program yang digalakkan oleh Disnakkan, Mahfud mengatakan bahwa kualitas ikan yang dihasilkan cenderung menjadi lebih baik daripada sebelumnya.&lt;br /&gt;Untuk masalah yang dihadapi, menurut Mahfud, saat ini belum ada kendala yang dianggap signifikan. Hanya saja yang sedikit menjadi penghalang peningkatan produksi ikan air tawar bagi para petani ikan adalah dari sisi harga pakan ikan.&lt;br /&gt;”Hal ini karena sebagian besar biaya produksi petani ikan, yaitu sekitar 60 % dipergunakan sebagai biaya pakan ikan, sedang harga pakan setiap tahunnya cenderung naik, sehingga tingkat keuntungan petani ikan menurun”, paparnya.&lt;br /&gt;Namun, untuk mengatasi kendala tersebut para petani ikan Lele rupanya sudah cukup jeli untuk mencari pemecahan masalah. ”Bagi yang lokasi budidaya ikannya diwilayah Puger dan sekitarnya, mereka menggunakan ikan Lemuru sebagai bahan substitusi pakan, tapi bagi yang letaknya jauh dari Puger akan mengalami kesulitan, sehingga mereka akan mengganti jenis ikan yang dibudidayakannya”, cetus Mahfud. (*/dn)&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgvT_c6sSS_UWWiieh8Mprg4NkHvVf-yjCTLnOVqzoHhzOzierfGLmG8IhcXxEJYenwJhZy3tYpUAEwdRJUZaFP4zmbUAZ0BbIYMPGtOD9lNh_oS6e35_vOvLJxF3sp4JyrAMTqZd11cb2-/s72-c/Panen+Gurami+di+Desa+Paleran+(2).JPG" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>9880 Orang Guru Ngaji Terima Bantuan</title><link>http://halobbj.blogspot.com/2008/09/9880-orang-guru-ngaji-terima-bantuan.html</link><category>Berita Jember</category><author>noreply@blogger.com (Bulan Berkunjung Ke Jember)</author><pubDate>Sat, 20 Sep 2008 21:33:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-3949744627673466207.post-5727768275074058858</guid><description>&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiHn1KGiRE_T7VvKXUHCYaIEqUzAORkYasxL7l4Czygn-N3muRQ09amQPcuoakKlRu1TWXmsnpyzSq8G35ZhGQedA8F3BwjJv101S_jZSEOkybFFjsuetIJrzKxwfPV9IJ0ADew1G_TEwjK/s1600-h/Bantuan+Guru+Ngaji+di+Pemkab.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5248112047395560402" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; CURSOR: hand; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiHn1KGiRE_T7VvKXUHCYaIEqUzAORkYasxL7l4Czygn-N3muRQ09amQPcuoakKlRu1TWXmsnpyzSq8G35ZhGQedA8F3BwjJv101S_jZSEOkybFFjsuetIJrzKxwfPV9IJ0ADew1G_TEwjK/s400/Bantuan+Guru+Ngaji+di+Pemkab.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Berita Jember, Sebanyak 9880 orang guru ngaji yang tersebar di 31 kecamatan menerima bantuan dari Pemkab Jember. Mereka berasal dari 247 desa yang ada dan setiap desa terdiri dari kurang lebih 40 orang guru ngaji. Masing – masing guru ngaji menerima bantuan sebesar Rp 400.000,- , sehingga total bantuan yang diserahkan sekitar Rp 3, 952 Milyar.&lt;br /&gt;Penyerahan bantuan ini sebenarnya telah diberikan secara simbolis oleh Bupati Jember, MZA Djalal saat acara Buka Puasa Bersama di beberapa kecamatan di Jember beberapa waktu lalu. Jadi, saat ini merupakan rangkaian lanjutan agenda yang digelar setiap tahun itu.&lt;br /&gt;“Penyerahan bantuan ini merupakan rangkaian bantuan Bupati Djalal kepada guru ngaji, ustadz, ustadzah dan kiai yang telah didata sebelumnya oleh tim”, kata H. Moch. Rasyad selaku Kasi Agama yang mewakili Kabag Kesra ketika memberikan sambutannya saat penyerahan bantuan di Aula PB. Sudirman, Jum’at (19/09).&lt;br /&gt;Lebih lanjut ia mengatakan bahwa yang merupakan tim pendata adalah perangkat desa setempat, LPPTKA dan Al Ma’arif yang jumlahnya pada tiap desa berbeda-beda tergantung pada unsur kelembagaan yang ada di desa tersebut.&lt;br /&gt;Dan karena pemberian bantuan ini dilakukan setiap tahun, maka dari data yang ada diverifikasi kembali. “Bila tahun lalu telah mendapat bantuan, maka untuk tahun ini tidak mendapat bantuan lagi, sebab untuk memberikan giliran kepada yang lain”, imbuhnya.&lt;br /&gt;Dalam penyerahan bantuan tersebut, Rasyad mengungkapkan bahwa pada dasarnya tidak terdapat kendala yang cukup signifikan. “Hanya saja biasanya ada orang-orang yang memanfaatkan moment ini dengan mengaku-ngaku sebagai guru ngaji setempat agar mendapat bantuan”, katanya.&lt;br /&gt;Bila hal tersebut terjadi, sejauh ini pihaknya dapat mengatasinya dengan cara menolak memberikan bantuan kepada yang bukan berhak. “Kami akan menolak orang yang tidak sesuai dengan data yang ada, biasanya mereka membawa surat kuasa dari orang yang bersangkutan dan beralasan berhalangan hadir karena sebab-sebab tertentu”, katanya menegaskan.&lt;br /&gt;Namun bila ada yang terlanjur menerima bantuan, sedang data mereka tidak sesuai dengan data tim, maka pihaknya akan menelusurinya dan yang bersangkutan harus mengembalikan uang tersebut kepada Bagian Kesra.&lt;br /&gt;Perlu diketahui bahwa penyerahan bantuan tersebut mulai diberikan terhitung sejak tanggal 19 – 27 September mulai pukul 8.30 WIB di Aula PB. Sudirman. Dan setiap harinya bantuan diberikan kepada guru ngaji dari 3-4 kecamatan.&lt;br /&gt;Sebelum acara penyerahan dimulai, Rasyad menyampaikan bahwa pihaknya, khususnya Bupati Djalal mengucapkan rasa terima kasih kepada para guru ngaji yang telah hadir memenuhi undangan Pemkab Jember.&lt;br /&gt;Ia juga menyampaikan rasa terima kasihnya kepada para guru ngaji atas partisipasinya selama ini karena telah membantu pemerintah khususnya dalam bidang pendidikan atau pengajaran ilmu Al Qur’an untuk mencerdaskan anak bangsa.&lt;br /&gt;“Namun Bupati juga memohon maaf apabila bantuan ini belum dapat memenuhi harapan para guru ngaji, dengan kata lain jangan melihat nomimal bantuan, akan tetapi hendaknya dilihat dari perhatian Pemkab atau Bupati terhadap guru ngaji yang ada di desa-desa di Kab. Jember”, kata Rasyad di depan hadirin.Pihaknya berharap, ke depan agar para guru ngaji tidak mengurangi partisipasinya dalam membantu pembangunan pemerintah, khususnya di bidang keagamaan. “Sebab, seperti kita ketahui bersama bahwa upaya memperbaiki akhlak dan budi pekerti anak-anak bangsa merupakan tanggung jawab kita semua, khususnya generasi muda di Kab. Jember agar dapat menjadi generasi muda yang Qur’ani”, katanya menandaskan. (*/dn)&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiHn1KGiRE_T7VvKXUHCYaIEqUzAORkYasxL7l4Czygn-N3muRQ09amQPcuoakKlRu1TWXmsnpyzSq8G35ZhGQedA8F3BwjJv101S_jZSEOkybFFjsuetIJrzKxwfPV9IJ0ADew1G_TEwjK/s72-c/Bantuan+Guru+Ngaji+di+Pemkab.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">1</thr:total></item><item><title>TKP2M Temukan Mamin Kadaluwarsa “Roti Jamuran masih banyak beredar”</title><link>http://halobbj.blogspot.com/2008/09/tkp2m-temukan-mamin-kadaluwarsa-roti.html</link><category>Berita Jember</category><author>noreply@blogger.com (Bulan Berkunjung Ke Jember)</author><pubDate>Sat, 20 Sep 2008 21:31:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-3949744627673466207.post-2799428906529171295</guid><description>&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgezv0qmn96vTbxU2tBHwZfzqaQ09ul00D0PRWHo7FdU3xF5AwTKCDqCnjJ03ntKwB4-60WQ-23s-dNbv1BpATmVE1zTjjvgaVCAHZTY5m0naFQ0u-ZBhfvFH2UTirOHJqzInu93KMxsuee/s1600-h/sidak+makanan+2.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5248111479653052402" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; CURSOR: hand; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgezv0qmn96vTbxU2tBHwZfzqaQ09ul00D0PRWHo7FdU3xF5AwTKCDqCnjJ03ntKwB4-60WQ-23s-dNbv1BpATmVE1zTjjvgaVCAHZTY5m0naFQ0u-ZBhfvFH2UTirOHJqzInu93KMxsuee/s400/sidak+makanan+2.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Berita Jember, Menjelang Lebaran tahun ini, masyarakat Kabupaten Jember harus berhati-hati memilih makanan yang akan dikonsumsi. Jika tidak, akan fatal akibatnya. Sebab, saat ini masih saja ditemukan makanan dan minuman yang tidak layak untuk dikonsumsi. Bahkan, makanan tersebut dijual bebas terutama di toko-toko kecil dipinggiran kota Jember.&lt;br /&gt;Hal itu terkuak setelah TKP2M yang merupakan tim gabungan dari Pemerintah Kabupaten Jember menggelar operasi mendadak (sidak) makanan minuman (mamin) di sejumlah toserba dan supermarket di kota ini, Kamis (18/9) siang kemarin.&lt;br /&gt;Hasilnya, tim yang terdiri dari Satpol PP, Polres Jember, Dinkes, Disperindag, Pemberdayaan, Pendapatan, Infokom, Pariwisata, Kesra, PBSB itu menemukan sejumlah mamin yang tidak layak untuk dikonsumsi masyarakat.&lt;br /&gt;Sedangkan supermarket dan toserba seperti indomart dan toko sejenisnya sangat kecil sekali ditemukan mamin yang tidak layak dikonsumsi. “Karena di swalayan ini sudah diterapkan manajemen yang bagus dan selalu dikontrol setiap hari oleh petugas dari swalayan tersebut, “ujar Jumarlis&lt;br /&gt;Selain ditemukan mamin ringan itu, ada sejumlah toko yang menjual roti yang berjumlah puluhan bungkus itu juga sudah kedaluwarsa alias habis tanggal peredarannya. “Bahkan pada saat melakukan operasi di toserba lainnya, petugas juga menemukan susu kaleng yang sudah karatan, “tandasnya.&lt;br /&gt;Kendati demikian, tim yang terbagi menjadi 2 kelompok ini selain menyita barang-barang yang tidak layak dikonsumsi masyarakat juga melakukan pendataan beberapa temuan itu. Oleh petugas, para pemilik toko tersebut diberikan pemberitahuan terkait temuan itu, sedangkan barang yang rusak di bawa oleh petugas untuk pemeriksaan lebih lanjut. "Operasi ini kita gelar dalam rangka menyambut Lebaran. Jika banyak beredar makanan tak layak, kan kasihan masyarakat," ujar Jumarlis, Humas Dinas Kesehatan Jember via telpon.&lt;br /&gt;Diantara kejanggalan yang ditemui oleh tim gabungan berupa makanan dan minuman yang sudah rusak kemasan (penyot), kadaluwarsa, dan jamuran yang dianggap berbahaya untuk dikonsumsi oleh masyarakat. Selanjutnya makanan dan minuman yang tidak dilengkapi dengan masa berlakunya dibawa petugas untuk diperiksa lebih lanjut.&lt;br /&gt;Makanan dan minuman yang disita itu di antaranya 12,5 kg kacang yang tidak berlabel, 13 kaleng susu dengan kemasan penyot, 36 makanan ringan kedaluwarsa, 21 bungkus makanan yang sudah jamuran dan beberapa makanan yang tidak dicantumkan batas akhir. “Makanan dan minuman kadaluwarsa tersebut kami sita dan untuk diperiksa lebih lanjut, apakah makan tersebut berbahaya bagi kesehatan, “ujarnya.&lt;br /&gt;Terkait sidak mamin, Jumarlis mengatakan, operasi dilakukan untuk menghindari kerugian konsumen akibat mengonsumsi makanan dan minuman yang diperdagangkan secara bebas di pasaran. "Konsumsi masyarakat menjelang Lebaran lebih tinggi, sehingga kami melakukan sidak untuk menghindari kemungkinan konsumen dirugikan," katanya ketika dihubungi melalui telepon, Kamis (18/9) kemarin.&lt;br /&gt;Sehingga kedepan diharapkan akan terwujud kualitas kesehatan makanan dan minuman serta kesadaran para pengusaha mamin akan arti pentingnya penyehatan mamin bagi usahanya. “Dan akhirnya konsumen akan terhindar dari keracunan mamin akibat rendahnya kualitas makanan yang dipasarkan, “pungkas Jumarlis. (*/tot)&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgezv0qmn96vTbxU2tBHwZfzqaQ09ul00D0PRWHo7FdU3xF5AwTKCDqCnjJ03ntKwB4-60WQ-23s-dNbv1BpATmVE1zTjjvgaVCAHZTY5m0naFQ0u-ZBhfvFH2UTirOHJqzInu93KMxsuee/s72-c/sidak+makanan+2.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Peringatan Nuzulul Qur’an “Yakin akan kebenaran Al-Qur’an sebagai pedoman hidup”</title><link>http://halobbj.blogspot.com/2008/09/peringatan-nuzulul-quran-yakin-akan.html</link><category>Berita Jember</category><author>noreply@blogger.com (Bulan Berkunjung Ke Jember)</author><pubDate>Sat, 20 Sep 2008 21:28:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-3949744627673466207.post-3657278737721736199</guid><description>&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhhQBTSqgW44De6bdBnsaqT-pYH6ThLlKhvT1p1d79fxgkHIfvVkGB0yeN2bXjFdEF60yIsiMeqC9lo1Op3k6pj6UH4AGDGcWr_lUE1Tis4Ai10M4YNRX8bm7ykKMNIuYUeN89sgc4PIuv9/s1600-h/bUPATI+Djalal+dalam+sambutan+Nuzulul+Qur"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5248110921537006690" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; CURSOR: hand; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhhQBTSqgW44De6bdBnsaqT-pYH6ThLlKhvT1p1d79fxgkHIfvVkGB0yeN2bXjFdEF60yIsiMeqC9lo1Op3k6pj6UH4AGDGcWr_lUE1Tis4Ai10M4YNRX8bm7ykKMNIuYUeN89sgc4PIuv9/s400/bUPATI+Djalal+dalam+sambutan+Nuzulul+Qur%27an+(1).JPG" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Berita Jember, Bergetar dalam hati ini ketika mengenang sebuah peristiwa yang cukup mengemparkan dan terjadi dimuka bumi ini, dimana ada satu peristiwa yang terjadi berupa turunnya perintah membaca (iqro’) yang sering disebut dengan Nuzulul Qur’an. “Meski kita tidak mengetahui persis peristiwa itu terjadi, namun kita harus yakin bahwa itulah kebenaran diatas kebenaran yang universal dan sejatinya kebenaran yaitu Al-Qur’an Nur Karim, “demikian sambutan Bupati Jember MZA Djalal pada acara Peringatan Nuzulul Qur’an, Selasa (16/9) malam kemarin bertempat di Masjid Jami’ Al Baitul Amin Jember.&lt;br /&gt;Dalam sambutannya Bupati Jember MZA Djalal mengatakan bahwa turunnya Al Qur’an pertama kali berupa perintah untuk membaca telah menimbulkan perubahan yang sangat besar dimuka bumi ini. Bahwa Al-Qur’an sebagai penuntun umat manusia diatas bumi ini untuk mengetahui mana yang hak dan mana yang batil dan harus diyakini sebuah kebenaran yang hakiki. “Al-Qur’an tidak ada yang mampu merubah dan siapa saja yang bisa merubahnya, tidak seperti Undang-Undang yang dibuat oleh manusia bahkan pernah kita sakralkan yang dalam sekejap dapat dirubahnya, “tegasnya.&lt;br /&gt;Saat ini, tambah Djalal, kebiasaan membaca perlu terus dikembangkan untuk mendukung kemajuan ilmu pengetahuan. Karena hanya dengan proses ini masyarakat akan mampu membangun peradaban yang lebih tinggi, sehingga mampu berdiri sejajar dengan bangsa-bangsa lain yang lebih dahulu mengalami kemajuan. “Tanpa memiliki kebiasan membaca yang kuat kita akan sulit untuk menguasai ilmu pengetahuan,” tegas Djalal.&lt;br /&gt;Djalal menjelaskan Al-Quran merupakan pedoman utama dalam menempuh lautan gelombang kehidupan dunia yang bergejolak terus menerus ini. Al-Qur’an penuh dengan tuntunan-tuntunan hidup untuk mencapai kebahagiaan baik di dunia maupun di akhirat serta Al-Quran merupakan Mukjizat yang abadi yang menundukkan semua generasi dan bangsa sepanjang masa.&lt;br /&gt;Betapa sangat berdosanya kita semua yang pandai membaca Al-Qur’an menyaksikan rakyat dan saudara kita yang masih bodoh dan buta huruf, padahal dewasa ini Al-Qur’an sudah dapat dijumpai dimana-mana, baik di dalam komputer yang dapat dibawa kemana-mana dan didengar kapan saja, tetapi justru mengapa masih ada umat muslim yang belum bisa membacanya. “Betapa sangat meruginya orang yang buta huruf, karena mereka akan buta politik, ekonomi dan hukum, sehingga mereka akan jauh menuju kesuksesan, “terangnya.&lt;br /&gt;Oleh karena itu, momentum peringatan Nuzulul-Qur’an ini hendaklah sama-sama kita jadikan titik-balik untuk mengaktualisasikan makna iqra’ dalam menyikapi fenomena kehidupan kita, “ujar Bupati Jember, MZA Djalal ketika memberikan sambutan peringatan Nuzulul Qur’an Selasa kemarin&lt;br /&gt;Peringatan Nuzulul Qur’an kali ini hasil kerjasama antara Pemkab Jember dengan takmir masjid Al-Baitul Amin, Jember, hadir pula Bupati Jember MZA Djalal beserta Ibu Sri Wahyuni, unsur muspida dan para pejabat dilingkungan Pemkab Jember.&lt;br /&gt;Sementara itu Ketua Penyelenggara, KH. Hasyim mengatakan kerjasama yang baik antara pengurus masjid jami’ Al Baitul Amin Jember dengan para takmir masjid se Kabupaten Jember serta dengan jajaran Pemkab ditingkat Kabupaten dan kecamatan, desa akan berjalan bagus, sehingga membuahkan rahmad bagi seluruh rakyat Jember yang sekarang sedang giatnya membangun baik fisik maupun rohani. “Kami pengurus masjid menyampaikan Ahlan Wah Sahlan kepada para jamaah semua, sehingga kegiatan yang bersifat spiritual akan meningkatkan kualitas baik manajemen masjid, khotib dll akan terwujud dimasa mendatang, “jelasnya.&lt;br /&gt;Kedepan beliau bertekad akan menyelenggarakan festival budaya islami yang akan menambah semaraknya kegiatan Bulan Berkunjung Ke Jember Agustus 2009 mendatang. “Bila dalam memberikan sambutan kepada hadirin semua, baik berupa tempat atau lainnya, kami selaku penyelenggara menyampaikan permohonan maaf, “pintanya.&lt;br /&gt;Kemudian acara diisi dengan tausiah yang menjelaskan bahwa tujuan diturunkannya Al-Qur’an kepada kita agar menjadi petunjuk bagi semua umat manusia, tetapi diawal Surat Al-Baqarah disebutkan Alloh SWT menyatakan bahwa Al-Qur’an itu hanya menjadi petunjuk bagi orang-orang yang bertaqwa. “Kayaknya terkesan ada yang tidak sama dalam 2 ayat ini, “ungkapnya.&lt;br /&gt;Dari 2 ayat ini para mufasir mencoba mempertemukannya dengan mengatakan bahwa sejatinya Al-Qur’an bisa menjadi petunjuk bagi semua umat manusia, tetapi tidak semua umat manusia mau menjadikan Al-Qur’an sebagai petunjuk. “Dan yang mau menjadikan Al-Qur’an sebagai petunjuk hanyalah orang-orang yang bertaqwa kepada Alloh SWT, “katanya.&lt;br /&gt;Diantara orang yang bertaqwa dan menjadikan Al-Qur’an sebagai petunjuk dalam kehidupannya, cirinya adalah orang beriman kepada yang Ghoib. “Bahwa mereka menyakini setelah kehidupan ada kematian dan ada dunia pasti ada akhirat, “terangnya. (*/tot)&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhhQBTSqgW44De6bdBnsaqT-pYH6ThLlKhvT1p1d79fxgkHIfvVkGB0yeN2bXjFdEF60yIsiMeqC9lo1Op3k6pj6UH4AGDGcWr_lUE1Tis4Ai10M4YNRX8bm7ykKMNIuYUeN89sgc4PIuv9/s72-c/bUPATI+Djalal+dalam+sambutan+Nuzulul+Qur%27an+(1).JPG" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>THR PNS Pemkab Jember Akhirnya Dicairkan</title><link>http://halobbj.blogspot.com/2008/09/thr-pns-pemkab-jember-akhirnya.html</link><category>Berita Jember</category><author>noreply@blogger.com (Bulan Berkunjung Ke Jember)</author><pubDate>Sat, 20 Sep 2008 21:26:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-3949744627673466207.post-4837319489238763377</guid><description>&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhbSWagMRQWOsAeZxkAnQsIa4Nh7PxHws9coyNfkrkkMlp8x_eD6WAzMqYB22cSM5GhY03-aOeryCHVDgEseKmyRyOVt6jxnAsDEf4CqlWLN6PEn-kIo1x_75hRKCUz-i5soC4IDR8yyiwB/s1600-h/SUGIARTO+KEPALA+BKD.JPG"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5248110314849613458" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; CURSOR: hand; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhbSWagMRQWOsAeZxkAnQsIa4Nh7PxHws9coyNfkrkkMlp8x_eD6WAzMqYB22cSM5GhY03-aOeryCHVDgEseKmyRyOVt6jxnAsDEf4CqlWLN6PEn-kIo1x_75hRKCUz-i5soC4IDR8yyiwB/s400/SUGIARTO+KEPALA+BKD.JPG" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Berita Jember, Bagi yang merayakan lebaran, pasti ada begitu banyak rencana setelah uang THR masuk ke kantong. Ada yang ingin secepatnya mudik lebaran ke kampung halaman untuk bersilaturahmi dengan sanak kerabat. Ada yang ingin membelikan baju baru untuk anak-anak. Ada yang ingin berwisata bersama keluarga. Pokoknya ada 1001 satu keinginan yang ingin dipenuhi setelah THR diterima.&lt;br /&gt;Ada angin segar yang dapat dirasakan oleh ribuan PNS dan Rollstat Pemkab Jember, karena Pemkab Jember akhirnya mencabut surat edaran yang menyatakan bahwa tidak akan memberikan THR (Tunjangan Hari Raya) kepada karyawannya beberapa hari lalu. Demikian ditegaskan Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Jember, Sugiarto SH, kepada wartawan usai mengikuti sidang paripurna di DPRD Jember, Senin (15/9).&lt;br /&gt;Kata dia Bupati Jember MZA Djalal sudah mencabut pernyataannya terdahulu dan berencana memberikan THR kepada karyawannya. “Bupati akhirnya mencabut surat itu dan menyampaikan surat baru yang menyatakan bakal memberikan THR kepada semua karyawan, PNS dan Rollstaat, ”paparnya.&lt;br /&gt;Besaran THR sendiri menurut Sugiarto tetap seperti tahun lalu. Sekitar Rp 100 ribu dipotong pajak dan totalnya mencapai Rp 2 miliar untuk lebih dari 20 ribu pegawai. “Yang mendapat jatah THR itu adalah khusus PNS dan rollstaat, honorer atau sukwan tidak termasuk. Itu kewajiban kepala unit kerja masing-masing, ”imbuhnya.&lt;br /&gt;Tapi hingga kini pihaknya belum bisa menyebutkan kapan dana itu cair dan diterima karyawan. “Kami usahakan sebelum hari raya bisa dicairkan, kami akan usahakan, ”ujarnya.&lt;br /&gt;Selain dana THR dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember secara resmi, Bupati Djalal juga menghimbau kepada seluruh Kepala Unit kerja untuk mencarikan THR tambahan kepada karyawan masing-masing. “Sudah tidak usah setor ke Bupati, carikan saja karyawan masing-masing, ”papar Djalal, pada apel bersama karyawan/ti Pemkab Jember kemarin.&lt;br /&gt;Menurutnya dana Rp 100 ribu yang diberikan kepada karyawan itu dirasa masih kurang dan tidak layak, sehingga Kepala Unit Kerja diminta menyediakan anggaran lain untuk THR kepada stafnya.&lt;br /&gt;Bagi seorang staf siapa yang tak senang menerima uang Tunjangan Hari Raya (THR), karena baru membayangkannya saja rasanya sudah ingin membeli ini-itu. Kendati terjadi setiap tahun, kebiasaan menghabiskan uang THR sepertinya sulit terelakkan.&lt;br /&gt;Padahal, setiap akhir bulan puasa kita sebenarnya memiliki dua kali uang gaji. Satu kali gaji untuk membiayai kebutuhan sehari-hari, dan satu lagi untuk membiayai keperluan khusus di hari raya. “Namun, entah mengapa, sering kali godaan untuk berbelanja dan menghabiskan THR begitu besarnya, “keluh salah seorang pegawai Pemkab Jember sesaat setelah mendengar kabar THR akan dicairkan oleh Pemkab.(*/tot)&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhbSWagMRQWOsAeZxkAnQsIa4Nh7PxHws9coyNfkrkkMlp8x_eD6WAzMqYB22cSM5GhY03-aOeryCHVDgEseKmyRyOVt6jxnAsDEf4CqlWLN6PEn-kIo1x_75hRKCUz-i5soC4IDR8yyiwB/s72-c/SUGIARTO+KEPALA+BKD.JPG" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>APB-Des Syarat Pencairan ADD</title><link>http://halobbj.blogspot.com/2008/09/apb-des-syarat-pencairan-add.html</link><category>Berita Jember</category><author>noreply@blogger.com (Bulan Berkunjung Ke Jember)</author><pubDate>Sat, 20 Sep 2008 21:21:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-3949744627673466207.post-5048448467640485992</guid><description>&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjp9G2ciMuAidn19ftSWuXjpDVBxoJWvjJbYtgNSjGTjFyCzLzBp_czrn0jaWcZKFeMBhyphenhyphennu-P9Xa2Rjblfgn5h58DGugBNixuU4M8wIUQb6MW6ewrgiurTbDv__nApLo2jF_dVDKpZNRa7/s1600-h/HAsi+MAdani+Asisten+I+Pemkab+Jember.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5248109658364199362" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; CURSOR: hand; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjp9G2ciMuAidn19ftSWuXjpDVBxoJWvjJbYtgNSjGTjFyCzLzBp_czrn0jaWcZKFeMBhyphenhyphennu-P9Xa2Rjblfgn5h58DGugBNixuU4M8wIUQb6MW6ewrgiurTbDv__nApLo2jF_dVDKpZNRa7/s400/HAsi+MAdani+Asisten+I+Pemkab+Jember.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Berita Jember, Asisten I Pemkab Jember, Drs Hasi Madani, mengeluarkan pernyataan persnya menyusul keluhan tidak segera cairnya Anggaran Dana Desa (ADD) kepada 247 Desa menjelang tutup tahun anggaran 2008 ini. Menurut Hasi Madani, guna mewujudkan tata pemerintahan desa yang baik, perlu dibangun mekanisme dialog atau komunikasi antar kelembagaan desa, sehingga lembaga desa sama-sama merasa memiliki tata pengaturan.&lt;br /&gt;Badan Perwakilan Desa (BPD) sebagai wakil dari masyarakat desa harus mengutamakan kepentingan masyarakat Desa sehingga menyangkut masalah rakyat, semua perbedaan persepsi dan kesalahpahaman untuk sementara dikendalikan. “Bicarakan baik-baik tentang pembangunan desa dan pemerintahan desa, sehingga tidak mengalami kemandegan pemerintahan desa ini,“ ujar Hasi Madani Asisten Administrasi Pemkab Jemkab Jember.&lt;br /&gt;Kepala Desa sebagai pucuk pimpinan pemerintah di tingkat desa dalam melaksanakan tugas berkewajiban mempertanggung-jawabkannya kepada rakyat melalui Badan Perwakilan Desa dan menyampaikan laporan mengenai pelaksanaan tugasnya kepada Bupati.&lt;br /&gt;Kalau Kades ada yang menyimpang dari ketentuan yang berlaku semua itu ada prosedurnya dan akan diperiksa Badan Pengawas. “Karena tidak mudah memecat Kades semua itu ada aturan dan tata caranya, karena bicara tentang rakyat mari kita duduk bersama,” ujarnya.&lt;br /&gt;Hasi hanya mengingatkan bahwa potensi pembangunan Desa melalu ADD harus menggunakan APBDes, dengan kerja sama sinergi antara BPD dengan Kades.Terutama terkait penetapan Perdes dan disahkan secara hukum oleh Badan Perwakilan Desa. Jika Badan Perwakilan Desa atau Kepala Desa tidak terlibat dalam penetapan Perdes maka peraturan itu tidak sah. “Perdes yang ditetapkan Badan Perwakilan Desa dan Kepala Desa juga termasuk penetapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APB-des) setiap tahunnya,“ tegas Hasi Madani..&lt;br /&gt;ADD adalah bagian dari APBD Kabupaten dan anggaran itu sekian persennya juga berasal dari dana perimbangan dari PBB. Selain itu didapat dari hasil evaluasi PBB. Dengan besarnya PBB dana dana perimbangan makin besar.Meski ada perbedaan persepsi dalam menjalankan tugas masing-masing antara BPD dan Kepala Desa, hendaknya cepat diselesaikan. “Segera rumuskan Perdes tentang APB-des sebagai syarat pencairan ADD,“ tandas Hasi Madani.Hasi menegaskan bahwa tidak kunjung cairnya ADD itu bukan karena Pemkab tapi Kades dan BPD sendiri yang tidak kompak. Karena hingga kini APBDes dan Perdes belum ada yang rampung. Ada yang menyusul sana sini tapi masih kurang. (*/tot)&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjp9G2ciMuAidn19ftSWuXjpDVBxoJWvjJbYtgNSjGTjFyCzLzBp_czrn0jaWcZKFeMBhyphenhyphennu-P9Xa2Rjblfgn5h58DGugBNixuU4M8wIUQb6MW6ewrgiurTbDv__nApLo2jF_dVDKpZNRa7/s72-c/HAsi+MAdani+Asisten+I+Pemkab+Jember.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Anak Yatim Piatu dapat bingkisan paket sembako dan uang saku</title><link>http://halobbj.blogspot.com/2008/09/anak-yatim-piatu-dapat-bingkisan-paket.html</link><category>Berita Jember</category><author>noreply@blogger.com (Bulan Berkunjung Ke Jember)</author><pubDate>Fri, 12 Sep 2008 08:41:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-3949744627673466207.post-1600575784274480800</guid><description>&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgQkqooPfNl7AcI9pqwU2I1izNB24V_x6zoc6WH2FGKTHpa_1a-aMezYOMA2At-HG2VMlLEXuyB05_rye9IuwFmGLoSy48FUnLrNByFHppgI9MEEdnmF2SxZyDggxPnUqJfhFXV7ApQLo3c/s1600-h/Anak+yatim+buka+bersama+dengan+bupati+Djalal+(4).JPG"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5244944351314700802" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; CURSOR: hand; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgQkqooPfNl7AcI9pqwU2I1izNB24V_x6zoc6WH2FGKTHpa_1a-aMezYOMA2At-HG2VMlLEXuyB05_rye9IuwFmGLoSy48FUnLrNByFHppgI9MEEdnmF2SxZyDggxPnUqJfhFXV7ApQLo3c/s400/Anak+yatim+buka+bersama+dengan+bupati+Djalal+(4).JPG" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Berita Jember, Ratusan anak yatim dari berbagai panti asuhan di Kabupaten Jember menghadiri acara berbuka puasa bersama Bupati Jember MZA Djalal dengan Muspida plus, ulama, pimpinan organisasi keagamaan dan pejabat pemkab Jember di Aula PB Sudirman Jember. Acara berbuka puasa bersama yang berlangsung Kamis (11/9) malam tersebut dilanjutkan dengan shalat Mahgrib bersama bersama itu berlangsung dengan suasana penuh kekeluargaan.&lt;br /&gt;Sebelum datangnya waktu berbuka yang ditandai dengan bunyi sirene dari Mesjid Jami’ Al Baitul Amin yang tidak jauh dari lokasi, orang nomor satu di Jember itu menyempatkan diri untuk memberikan arahan kepada undangan yang hadir. Djalal berharap agar kelak anak yatim ini menjadi anak yang berguna bagi nusam, bangsa dan agama.&lt;br /&gt;Lebih jauh menurut Djalal silaturahmi yang kita laksanakan ini semoga mendapatkan berkah dari Alloh SWT “Tetap teguhkan komitmen kita dengan amar ma’ruf nahi munkar, “katanya.&lt;br /&gt;Kepada para ustad, guru ngaji serta ulama di Kabupaten Jember itu dia berpesan “Berikan santapan rohani, sontoh dan suri serta perilaku yang baik agar masyarakat Jember bahagia dunia dan akhirta kelak, “pintanya.&lt;br /&gt;Disisi lain, melalui acara berbuka puasa bersama ini kata Djalal juga akan lebih mempererat hubungan silaturahmi dinatara kita, maupun dengan Pimpinan Daerah.&lt;br /&gt;Selain kepada para ulama dan ustad, Djalal juga berpesan kepada ratusan anak yatim yang berasal dari sejumlah panti asuhan yang ada di Kabupaten Jember. Djalal yang didampingi Ny. Sri Wahyuni Djalal mengatakan, bahwa Pemerintah Kabupaten Jember juga tidak mengenyampingkan perhatiannya terhadap anak-anak yatim yang ada di Kabupaten Jember. “Hal ini terbukti, pertemuan dengan para anak yatim piatu dan pimpinan yayasan tidak hanya dilakukan seperti pada saat Bulan Ramadhan saja, namun kunjungan tersebut dilakukan oleh Bupati dan jajarannya pada setiap kesempatan.&lt;br /&gt;Pada kesempatan tersebut Bupati Jember MZA Djalal bersama Ny. Sri Wahyuni Djalal memberikan secara simbolis bingkisan kepada ratusan anak yatim piatu masing-masing memperoleh paket sembako dan uang saku.. Tidak hanya para anak yatim yang dalam acara berbuka puasa itu tercatat yang hadir juga mendapatkan bingkisan berupa sarung dari bupati.&lt;br /&gt;Dalam kesempatan itu, KH. Mansur dalam tauziahnya berharap kepada umat muslim untuk selalu merenungkan dan berusaha sekuat tenaga, karena selain kita seharian penuh menjalankan puasa, kita pada malam harinya melaksanakan taraweh serta memperbanyak membaca kita suci Al-Quran. “Dengan puasa, kita harus bisa menekan hawa nafsu kita masing-masing, sehingga terhindar dari hal-hal yang dapat membatalkan pahala puasa itu sendiri, “ajaknya.&lt;br /&gt;Dan dalam merayakan hari kemenangan idul fitri nantinya diminta untuk lebih banyak meramaikan dan memakmurkan masjid dan mushola dengan banyak mendengungkan takbir, tahlil dan tahmid diseluruh pelosok daerah Jember ini. “Dengan takbir berharap siar agama akan lebih bermanfaat bagi kita semua, “ujarnya.&lt;br /&gt;Sementara itu Kepala Kantor Infokom Jember, Drs. Agoes Slameto menyatakan, sehari sebelum melakukan acara berbuka puasa bersama ini, Djalal juga melaksanakan safari Ramadhan, ke beberapa kecamatan di daerah ini. Sementara untuk acara berbuka puasa bersama juga telah dilaksanakan mulai dari kalangan Pimpinan Daerah, tokoh ulama, tokoh agama, pemuda, pasukan kuning dan para tokoh masyarakat yang ada di Kabupaten Jember. (*/tot)&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgQkqooPfNl7AcI9pqwU2I1izNB24V_x6zoc6WH2FGKTHpa_1a-aMezYOMA2At-HG2VMlLEXuyB05_rye9IuwFmGLoSy48FUnLrNByFHppgI9MEEdnmF2SxZyDggxPnUqJfhFXV7ApQLo3c/s72-c/Anak+yatim+buka+bersama+dengan+bupati+Djalal+(4).JPG" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>BLT Tahap 2 Siap Dicairkan</title><link>http://halobbj.blogspot.com/2008/09/blt-tahap-2-siap-dicairkan.html</link><category>Berita Jember</category><author>noreply@blogger.com (Bulan Berkunjung Ke Jember)</author><pubDate>Fri, 12 Sep 2008 08:35:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-3949744627673466207.post-4234120622840085338</guid><description>&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh0gR-62goP9yLXy_1OR35RynsB-5RSjCQviBz6pmZSRPPmi3c3W14CUsx2bD_aq0D1ftYwAFOqcznGXo2xZRbXEQnvmmpuVOi-sLiitVZfrMyCFsCcz546WsxzOQ1kOIy71z2B4vvrRsSF/s1600-h/Foto+Rakor+BLT+(1).jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5244943968767733154" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; CURSOR: hand; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh0gR-62goP9yLXy_1OR35RynsB-5RSjCQviBz6pmZSRPPmi3c3W14CUsx2bD_aq0D1ftYwAFOqcznGXo2xZRbXEQnvmmpuVOi-sLiitVZfrMyCFsCcz546WsxzOQ1kOIy71z2B4vvrRsSF/s400/Foto+Rakor+BLT+(1).jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Berita Jember, Pencairan dana Bantuan Langsung Tunai (BLT) tahap 2 untuk Rumah Tangga Sasaran (RTS) diseluruh wilayah Kabupaten Jember siap dicairkan oleh PT. Pos Jember pada bulan September ini. Demikian disampaikan oleh Kepala Dinas Sosial Kab. Jember, Drs. Suhanan, M.Pd saat rapat koordinasi pelaksaanaan pencairan dana BLT di kantor Dinas Sosial, Kamis (11/09).&lt;br /&gt;Menurutnya, pembayaran BLT disetiap kecamatan di Kab. Jember akan dijadwalkan oleh Kantor Pos terhitung mulai 13 – 22 September 2008 bertempat dibalai desa/kelurahan.&lt;br /&gt;Lebih lanjut Suhanan menyampaikan bahwa perlu ada koordinasi yang mantap tentang pencairan dana BLT. “Pada prinsipnya pihak Kantor Pos siap mencairkan dana BLT tahap 2 sebanyak 237.413 RTS diseluruh wilayah Kabupaten Jember”, tambahnya.&lt;br /&gt;Dan RTS hasil verifikasi yang dilaksanakan melalui rembug desa, jelas ex-Kepala Sat Pol PP itu, ada sebanyak 22.734 RTS yang belum bisa direalisasikan pencairannya, mengingat kartu susulan BLT belum turun dari PT. Pos Pusat.&lt;br /&gt;“Kami upayakan untuk menyelesaikan proses turunnya kartu tersebut agar BLT bisa dicairkan sebelum hari raya, tapi bila belum selesai, ya terpaksa pencairannya setelah hari raya”, tegas Suhanan.&lt;br /&gt;Ia juga menandaskan, karena pencarian BLT kali ini bertepatan dengan bulan puasa, maka hendaknya ada koordinasi yang baik antara Muspika, Kepala Desa/Kelurahan dan kantor Pos Kecamatan agar tercipta kondisi yang kondusif maupun untuk mengurangi berkurangnya gejolak sosial di masyarakat.&lt;br /&gt;“Dan bagi warga penerima yang sudah lanjut usia dan cacat, hendaknya didahulukan”, pesannya. Selain itu, akan ada pula penambahan loket dan petugas pelayanan agar tidak terjadi permasalahan-permasalahan yang mungkin akan muncul.&lt;br /&gt;Suhanan mengingatkan, bagi peserta PKH di 11 kecamatan (Jombang, Kencong, Balung, Rambipuji, Sukorambi, Kaliwates, Patrang, Arjasa, Kalisat, Pakusari dan Mayang) harus dipastikan tetap mendapat BLT. “Jangan sampai kita mengambil hak orang lain, malah kalau bisa, kita hendaknya memberi untuk orang yang tidak mampu”, katanya berpesan.&lt;br /&gt;Pelaksanaan pembayaran BLT di masing-masing desa/kelurahan akan tetap dipantau oleh UPP (Unit Pelaksana Program) BLT RTS. Dan setelah selesai pembayaran BLT, petugas seperti biasanya harus segera melaporkan hasil pelaksanaannya kepada Bupati Jember dan tembusan kepada Dinas Sosial.&lt;br /&gt;“Ada hal penting lain pada bulan September ini, yaitu BPS akan mengadakan pendataan Program Perlindungan Sosial (PPLS) yang hasilnya akan dijadikan acuan dalam program-program penanggulangan kemiskinan yang harus dipantau pelaksanaannya oleh perangkat desa setempat agar tepat sasaran”, kata Suhanan dengan tegas.&lt;br /&gt;Sementara itu, menurut Kepala Kantor Pos Jember, Adi Sunanto yang juga hadir dalam acara itu menjelaskan jadwal pelaksanaan pembayaran BLT diseluruh wilayah Kab. Jember, yaitu tanggal 13 September (Kec. Balung, Puger, Gumukmas) ; 14 September (Kec. Ledokombo, Sumberjambe, Sukowono, Kalisat) ; 15 September (Kec. Semboro, Kencong, Jombang, Umbulsari) ; tanggal 16 September (Kec. Bangsalsari, Rambipuji) ; tanggal 17 September (Kec. Patrang, Panti, Sukorambi) ; tanggal 18 September (Kec. Jelbuk, Arjasa) ; tanggal 19 September (Kec.Silo, Mayang) ; tanggal 19 September (Kec. Silo, Mayang) ; tanggal 20 September (Kec.Sumbersari, Pakusari, Kaliwates) ; tanggal 21 September (Kec. Ambulu, Wuluhan, Tempurejo, Mumbulsari, Jenggawah, Ajung) ; tanggal 22 September (Kec. Tanggul, Sumberbaru).&lt;br /&gt;Ada sebanyak 1.310 RTS yang belum mencairkan BLT tahap lalu. “Oleh karena itu, silahkan pada pencairan yang akan datang untuk membawa kupon yang lalu agar bisa dicairkan, sehingga mereka akan memperoleh sejumlah Rp 700 ribu sebagai rapelan dan untuk pencairan BLT tahap 2 ini warga RTS yang lain akan mendapat Rp 400 ribu”, kata Adi. (*/dn)&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh0gR-62goP9yLXy_1OR35RynsB-5RSjCQviBz6pmZSRPPmi3c3W14CUsx2bD_aq0D1ftYwAFOqcznGXo2xZRbXEQnvmmpuVOi-sLiitVZfrMyCFsCcz546WsxzOQ1kOIy71z2B4vvrRsSF/s72-c/Foto+Rakor+BLT+(1).jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Bupati serahkan bingkisan kepada 150 orang pasukan kuning</title><link>http://halobbj.blogspot.com/2008/09/bupati-serahkan-bingkisan-kepada-150.html</link><category>Berita Jember</category><author>noreply@blogger.com (Bulan Berkunjung Ke Jember)</author><pubDate>Mon, 8 Sep 2008 09:51:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-3949744627673466207.post-3324167449341824451</guid><description>&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgwYIH2NftzkuXx8f2gDxSzMW7nWgigbW0ZnW0O2HyuZqSiKIot8zCPWPUuGe69YVkInagGzHJtVZMygNSLpiBOuNvRGcm-J8HRkapoV2fR3rgxg0fBpLRRQk13UNP7WdoMrzur2mdUwSJC/s1600-h/Bupati+Buka+puasa+bersama+(2).JPG"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5243478356135578034" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; CURSOR: hand; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgwYIH2NftzkuXx8f2gDxSzMW7nWgigbW0ZnW0O2HyuZqSiKIot8zCPWPUuGe69YVkInagGzHJtVZMygNSLpiBOuNvRGcm-J8HRkapoV2fR3rgxg0fBpLRRQk13UNP7WdoMrzur2mdUwSJC/s400/Bupati+Buka+puasa+bersama+(2).JPG" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Berita Jember, Momentum Bulan suci Ramadhan rupanya benar-benar dimanfaatkan oleh Bupati beserta pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember untuk menyempatkan diri bersilaturahmi yang dikemas ke dalam acara berbuka puasa bersama, setelah seharian disibukkan dengan tugasnya masing-masing.&lt;br /&gt;Acara yang sangat akrab ini digelar di Aula PB Sudirman Kabupaten Jember, hari Jum’at (5/9) kemarin yang dihadiri oleh para pejabat SKPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember dan anggota pasukan kuning.&lt;br /&gt;Sambil menanti bedug pertanda berbuka puasa, seperti biasanya Bupati selalu memberikan arahan dan sambutan dihadapan hadirin yang datang pada saat itu. Menurutnya, di bulan puasa ini, hendaknya kita selaku umat yang beriman dapatnya meningkatkan iman dan taqwa (imtaq) kepada Allah SWT, karena di bulan ini merupakan bulan penuh ampunan dan baroqah dari Allah SWT. ”Bulan Ramadan hanya terjadi satu tahun sekali, karena itu pergunakan dan manfaatkanlah dengan sebaik-baiknya untuk memohon ampun kepada Allah SWT atas segala kesalahan selama di dunia ini, ”ingat Bupati Djalal.&lt;br /&gt;Mantan Kepala Dinas PU Propinsi Jawa Timur ini menambahkan, untuk memperoleh ampunan dari Allah SWT, dapat dilakukan dengan cara berpuasa, sholat tarawih dan salat wajib, bersedekah serta memberikan santunan kepada anak yatim, orang tua jumpo dan fakir miskin. ”Kalau semua itu dapat dilakukan dengan ikhlas semata-mata karena Allah SWT, maka seluruh dosa yang telah kita lakukan niscaya mendapat ampunan dari Allah SWT, ”ujar Bupati.&lt;br /&gt;Hingga akhirnya waktu tibanya berbuka puasa, Bupati Djalal beserta umat muslim yang memadati Aula PB Sudirman tersebut menyantap hidangan yang disediakan. Setelah itu, bersama-sama menjalankan ibadah salat maghrib secara berjamaah.Dalam kesempatan yang sama, Bupati Jember MZA Djalal menyerahkan bantuan dan bingkisan kepada 150 orang pasukan kuning (Paskun) di Kabupaten Jember sebagai wujud kepedulian pemerintah terhadap masyarakat kecil didaerahnya. (*/tot)&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgwYIH2NftzkuXx8f2gDxSzMW7nWgigbW0ZnW0O2HyuZqSiKIot8zCPWPUuGe69YVkInagGzHJtVZMygNSLpiBOuNvRGcm-J8HRkapoV2fR3rgxg0fBpLRRQk13UNP7WdoMrzur2mdUwSJC/s72-c/Bupati+Buka+puasa+bersama+(2).JPG" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title/><link>http://halobbj.blogspot.com/2008/09/blog-post.html</link><category>Galleri BBJ</category><author>noreply@blogger.com (Bulan Berkunjung Ke Jember)</author><pubDate>Thu, 4 Sep 2008 20:17:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-3949744627673466207.post-8759326079040193386</guid><description>&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjp8N0g8C1NBDT2e-295jEUBEkmE3RZohgpgH4glmabdBn9Ft9csPJe6cii869wfO8r9OdIER9SiCie5b5ggJm5LXKMEq7Iin8c7Ix63vajQksFwjjlnqYBx1CPFguHx_YtDp6iGZHxBev-/s1600-h/Bupati+dan+rombongan+saat+menaiki+pesawat+komersial+Tri+MG.JPG"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5242155679913764338" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; CURSOR: hand; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjp8N0g8C1NBDT2e-295jEUBEkmE3RZohgpgH4glmabdBn9Ft9csPJe6cii869wfO8r9OdIER9SiCie5b5ggJm5LXKMEq7Iin8c7Ix63vajQksFwjjlnqYBx1CPFguHx_YtDp6iGZHxBev-/s400/Bupati+dan+rombongan+saat+menaiki+pesawat+komersial+Tri+MG.JPG" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEidf71BEnWSI6teVB4G-OwkUS6Z59h6l74vPbH4qdyNh9Zy6ZcWEZnLMh6ifPn1YT6T2cyk8Sl4i2A-wTBdGBfWBItvnn-PUo7JdWkNW9IQTvk2D4PyElhOk05782-VP_-M8jmtaZLw9Wvo/s1600-h/Bupati+dan+rombongan+saat+menaiki+pesawat+komersial+Tri+MG+(1).JPG"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5242155684819869426" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; CURSOR: hand; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEidf71BEnWSI6teVB4G-OwkUS6Z59h6l74vPbH4qdyNh9Zy6ZcWEZnLMh6ifPn1YT6T2cyk8Sl4i2A-wTBdGBfWBItvnn-PUo7JdWkNW9IQTvk2D4PyElhOk05782-VP_-M8jmtaZLw9Wvo/s400/Bupati+dan+rombongan+saat+menaiki+pesawat+komersial+Tri+MG+(1).JPG" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiLYUgusUxhZLqTc7fHJ6334CkIS2WbRSkIw6RltAmXNQl2cw0pWs5QYQDFrf5VLuAmSephLwTDAe5aqJ8-PNziDthRVMHrI_9Xt9O9T16ATao5QekK-t-2izsGLPevR0MFia_aAQDvWfZ-/s1600-h/Bupati+dan+rombongan+saat+menaiki+pesawat+komersial+Tri+MG+(2).JPG"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5242155686060188578" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; CURSOR: hand; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiLYUgusUxhZLqTc7fHJ6334CkIS2WbRSkIw6RltAmXNQl2cw0pWs5QYQDFrf5VLuAmSephLwTDAe5aqJ8-PNziDthRVMHrI_9Xt9O9T16ATao5QekK-t-2izsGLPevR0MFia_aAQDvWfZ-/s400/Bupati+dan+rombongan+saat+menaiki+pesawat+komersial+Tri+MG+(2).JPG" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj90jAQ__AvBpBX7Fgt2X70r4AUfF90qpEcWghdS6ZsMwxebOjOzoLRBxyiFZJcyTJnZeSfGlF9ZwqL3E5Z0COJB4_-1vRXpR9xZv60Pm6MGx-8ACDqv-Qw5onVnLrclbO3OmemhyrV8w_p/s1600-h/Safari+Ramadhan+di+Kec.+Bangsalsatri.JPG"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5242155690960476978" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; CURSOR: hand; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj90jAQ__AvBpBX7Fgt2X70r4AUfF90qpEcWghdS6ZsMwxebOjOzoLRBxyiFZJcyTJnZeSfGlF9ZwqL3E5Z0COJB4_-1vRXpR9xZv60Pm6MGx-8ACDqv-Qw5onVnLrclbO3OmemhyrV8w_p/s400/Safari+Ramadhan+di+Kec.+Bangsalsatri.JPG" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhNiU5BQ-x-0QQfrxANIAdRPFF0P9yypxS44gEwNFOyBE7I-x46J5iqpfGxuqH4Uvk8X0ge8Kb_RluX_YFH06s_p9lMPa7NUPEHOwJsEmeGrKOsJRqQgbDkmN-h0pFYgV-n_1fSrBEf58mc/s1600-h/Safari+Ramadhan+di+Kec.+Bangsalsatri+(1).JPG"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5242155690729105218" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; CURSOR: hand; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhNiU5BQ-x-0QQfrxANIAdRPFF0P9yypxS44gEwNFOyBE7I-x46J5iqpfGxuqH4Uvk8X0ge8Kb_RluX_YFH06s_p9lMPa7NUPEHOwJsEmeGrKOsJRqQgbDkmN-h0pFYgV-n_1fSrBEf58mc/s400/Safari+Ramadhan+di+Kec.+Bangsalsatri+(1).JPG" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjp8N0g8C1NBDT2e-295jEUBEkmE3RZohgpgH4glmabdBn9Ft9csPJe6cii869wfO8r9OdIER9SiCie5b5ggJm5LXKMEq7Iin8c7Ix63vajQksFwjjlnqYBx1CPFguHx_YtDp6iGZHxBev-/s72-c/Bupati+dan+rombongan+saat+menaiki+pesawat+komersial+Tri+MG.JPG" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Bupati Jember MZA Djalal dan rombongan mendarat mulus di Bandara Notohadinegoro Jember</title><link>http://halobbj.blogspot.com/2008/09/bupati-jember-mza-djalal-dan-rombongan.html</link><category>Berita Jember</category><author>noreply@blogger.com (Bulan Berkunjung Ke Jember)</author><pubDate>Thu, 4 Sep 2008 20:05:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-3949744627673466207.post-1654220988115436941</guid><description>&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiTh2VJ4v2wNyQQriaCh8pJYC_ujMUi_CqhIsdZ5PbcETLMr9vgp-ydJK22mVWLv11ISobYrd-V2ZirkWMAgvfkyZREwgd9_VGDJ2II_6SYw_lkcTt34lKVP3icPi7Q3x-XDY6zW-tHUmXR/s1600-h/Bupati+dan+rombongan+saat+menaiki+pesawat+komersial+Tri+MG+(1).JPG"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5242152143016171954" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; CURSOR: hand; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiTh2VJ4v2wNyQQriaCh8pJYC_ujMUi_CqhIsdZ5PbcETLMr9vgp-ydJK22mVWLv11ISobYrd-V2ZirkWMAgvfkyZREwgd9_VGDJ2II_6SYw_lkcTt34lKVP3icPi7Q3x-XDY6zW-tHUmXR/s400/Bupati+dan+rombongan+saat+menaiki+pesawat+komersial+Tri+MG+(1).JPG" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Berita Jember, Kamis (4/9) siang kemarin sebuah pesawat komersial jenis LET 410 milik maskapai penerbangan PT Tri MG terbang dari Surabaya sekitar pukul 11.30, mendarat mulus di Bandara Notohadinegoro Jember pukul 12.00 Wib dengan membawa Bupati Jember MZA Djalal bersama rombongan untuk melakukan evaluasi kenyamanan dan kemudahan penumpang dalam memakai jasa angkutan udara, terkait telah dibukanya penerbangan Jember-Surabaya 3 kali sehari kecuali setiap hari Rabu.&lt;br /&gt;Selain Bupati Jember MZA Djalal ada 14 pejabat yang ikut dalam rombongan tersebut diantaranya tampak Asisten II Drs. Edi B. Susilo, Kepala Kantor Infokom, Drs. Agoes Slameto, Kepala Bappekab, Drs. Mudhar Syarifudin, Kepala Dinas Kesehatan, dr. Olong Fadjri Maulana, Kepala Dinas Perhubungan, Drs. Sunarsono, Kabag. Kesra Drs. Farouq, Kabag Ekonomi, Kabag Perlengkapan Drs. Ita P dan sejumlah pejabat lainnya di Jember.&lt;br /&gt;Agenda singkat perjalanan Bupati Jember beserta rombongan pejabat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember dengan menggunakan pesawat komersial itu diantaranya untuk mengadakan evaluasi penerbangan menyangkut telah dibukanya penerbangan Jember-Surabaya oleh maskapai PT. Tri MG dengan menggunakan jenis pesawat LET 410.&lt;br /&gt;Selain mengadakan evaluasi, salah satunya untuk melakukan promosi kepada masyarakat bahwa Bandara Notohadinegoro telah dioperasionalkan, sehingga masyarakat bisa memanfaatkan untuk melakukan perjalanan ke dan dari Jember-Surabaya. “Tidak usah takut naik pesawat, karena ternyata enak dan ini dilakukan untuk memberikan sentuhan psikologis kepada masyarakat, “ujarnya.&lt;br /&gt;Dan yang tidak kalah pentingnya juga ditujukan untuk mengetahui hal-hal yang perlu diperbaiki dan dibenahi, termasuk sekarang ini masyarakat kesulitan memperoleh tiket penumpang, karena masih minimnya loket untuk penjualannya. “Penumpang banyak yang belum tahu, dimana harus mendapatkan tiket +dan kedepan harus banyak kerjasama dengan pengelola Bandara Juanda untuk menjual tiketnya, “tegasnya.&lt;br /&gt;Menyinggung soal promosi, menurut Bupati Jember MZA Djalal masih belum sempurna, kalau perlu dibeberapa tempat pelayanan publik seperti restoran, hotel dan lainnya ditempatkan banner-banner, baik di Jember maupun di Surabaya yang tepatnya di Bandara Juanda, kalau perlu dibuatkan yang lebih besar lagi, biar masyarakat mengetahui bahwa Jember-Surabaya telah ada penerbangan komersial, “ungkapnya.&lt;br /&gt;Namun demikian yang lebih penting lagi agar masyarakat diberikan kemudahan untuk memperoleh tiket penumpang dan harus tahu dimana memperoleh tiket tersebut. “Dengan menggunakan pesawat sebesar Tri MG yang berpenumpang 18 orang, Bupati Jember sangat terkesan, karena terbang dengan ketinggian 8.000 kaki masih bisa melihat ke bawah dengan jelas, “katanya.&lt;br /&gt;Meski baru ada satu maskapai penerbangan yang beroperasi di Bandara Notohadinegoro Jember, namun maskapai penerbangan seperti Merpati juga telah melakukan Memory Of Understanding (MOU) dengan Pemerintah Kabupaten Jember yang sifatnya penjajakan landasan, maskapai ini masih akan membeli pesawat dari Cina. “Dan setelah semuanya lancar, maka akan ditambah lagi maskapai lainnya tentunya disesuaikan dengan anggaran yang ada, “tandasnya.&lt;br /&gt;Dengan beroperasinya maskapai penerbangan Tri MG penerbangan komersial ini diharapkan dapat mengurangi waktu tempuh Surabaya-Jember melalui perjalanan darat, jika menggunakan pesawat, waktu tempuh yang diperlukan hanya sekitar 30 menit, sedangkan melalui jalur transportasi darat dibutuhkan sekitar empat hingga lima jam.&lt;br /&gt;Selain itu penerbangan komersial ini juga ditargetkan dapat membuka ruang investasi di Jember dan sekitarnya. “Sebab para pelaku bisnis seringkali mengaku panjangnya waktu tempuh menghambat rencana pengembangan investasi di Jember dan sekitarnya, "kata Djalal.&lt;br /&gt;Ternyata selain rombongan Bupati Jember, terdapat 3 orang penumpang umum diantaranya Ardianto Manager Branch Manager Permata Bank dan Achmad Subchan Director tps-Agro yang merasa sangat terkesan mengikuti perjalanan Surabaya Jember, “Meski dengan menggunakan pesawat dengan 18 penumpang, tetapi sangat enak berada didalamnya, “ungkapnya setelah mendarat dibandara Notohadinegoro Jember. (*/tot)&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiTh2VJ4v2wNyQQriaCh8pJYC_ujMUi_CqhIsdZ5PbcETLMr9vgp-ydJK22mVWLv11ISobYrd-V2ZirkWMAgvfkyZREwgd9_VGDJ2II_6SYw_lkcTt34lKVP3icPi7Q3x-XDY6zW-tHUmXR/s72-c/Bupati+dan+rombongan+saat+menaiki+pesawat+komersial+Tri+MG+(1).JPG" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Jember Terbuka Lebar Untuk Investasi Ternak Sapi</title><link>http://halobbj.blogspot.com/2008/09/jember-terbuka-lebar-untuk-investasi.html</link><category>Berita Jember</category><author>noreply@blogger.com (Bulan Berkunjung Ke Jember)</author><pubDate>Thu, 4 Sep 2008 07:46:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-3949744627673466207.post-200836177072212628</guid><description>&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhv_ceMrOwIYoeM8PsEbA-j7GOgvRBaDxLmjdbvXZHDtXr96wKjAC3mNviAsmTPlUB-9wYI7hZ_SuxsT80hC1PH8IRLyxSA8MTcjQwYbac9P9SG_r86xOK15Re-h09nt-AltKlY0XJhhcrs/s1600-h/Salah+satu+peternak+sapi+Jember.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5241961587909835570" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; CURSOR: hand; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhv_ceMrOwIYoeM8PsEbA-j7GOgvRBaDxLmjdbvXZHDtXr96wKjAC3mNviAsmTPlUB-9wYI7hZ_SuxsT80hC1PH8IRLyxSA8MTcjQwYbac9P9SG_r86xOK15Re-h09nt-AltKlY0XJhhcrs/s400/Salah+satu+peternak+sapi+Jember.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Berita Jember, Kabupaten Jember merupakan salah satu daerah yang diproyeksikan menjadi penghasil ternak sapi di Jawa Timur. ”Alam Kabupaten Jember sangat potensial sebagai lokasi pengembangan peternakan, tak hanya sapi, tapi juga kambing dan domba, “urai Bupati Jember MZA Djalal beberapa waktu lalu.&lt;br /&gt;Untuk Bupati Jember, MZA Djalal mengajak kepada lapisan masyarakat, tidak saja yang ada di Kabupaten Jember, untuk memproduksi ternak sapi khususnya dalam penyediaan daging secara nasional. “Pokoknya Jawa Timur bagian Timur, mari berlomba-lomba untuk meningkatkan ternaknya, agar dapat memakmurkan dan memajukan bangsa ini, “ajaknya.&lt;br /&gt;Atas nama masyarakat dan pemerintah Jember, Djalal akan membantu dan mendukung sepenuhnya apabila ada investor yang ingin menanamkan investasinya dibidang peternakan di Kabupaten Jember. “Karena iklim dan kelembaban, suasana dan suhu sangat mendukung untuk usaha ini, dan ketinggian tanah dari permukaan laut serta potensi pakan ternak cukup, “imbuhnya.&lt;br /&gt;Kepada para petani dan peternak diminta untuk tidak pernah mengenal menyerah berusaha di bidang perternakan. “Silahkan para petani dan peternakan untuk mencari pengetahuan dan pengalaman cara beternak sapi yang baik, dan mengembangkan usahanya, “pintanya.&lt;br /&gt;Sebenarnya usaha bidang peternakan sapi potong tambah Djalal lagi, sangat besar peluangnya dalam meningkatkan ekonomi rakyat. Jika benar-benar usaha ini dilakukan, hasilnya cukup fantastis dan secara rasio bisnis ini sangat menguntungkan. ”Ke depan, kita ingin pelaku usaha ini benar-benar siap bekerja keras, mau belajar sesuai standar prosedur peternakan.&lt;br /&gt;Sementara itu Ir. Dalhar mengatakan potensi sapi potong di Kabupaten Jember mempunyai populasi berkisar 210.000 ekor sapi dan ini sangat mendukung upaya pemerintah dalam swasembada daging pada tahun 2010 mendatang. “Tahun 2010, kita diharapkan sudah bisa swasembada daging, “ungkap Ir. Dalhar, Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Jember beberapa hari lalu di Tanggul.&lt;br /&gt;Sedangkan untuk lokal Kabupaten Jember saja, jumlah populasi sapi potong sudah mencukupi, namun secara nasional masih harus terus berupaya meningkatkan produksinya. Untuk hidup sehat dibutuhkan 7,6 kg/kapita/tahun, jumlah kebutuhan daging dengan jumlah penduduk Jember sudah mencukupi. “Namun demikian konsumsi daging tidak hanya dipenuhi dari daging sapi, melainkan dari ayam potong, kambing, domba dan ikan, “lanjutnya.&lt;br /&gt;Untuk pemasaran daging sampai ke kota besar seperti Jakarta dan Surabaya, Jember setiap tahunnya mengirimkan berkisar antara 23 ribu s/d 25 ribu ekor. Untuk itu dalam beternak, baik sapi maupun kambing, penyakit yang harus diwaspadai menurut Dalhar diantaranya penyakit mata, dan demam. “Ini dilakukan untuk menunjung keberpihakan daerah terhadap peternakan sapi di Kabupaten Jember, “harapnya.&lt;br /&gt;Sedangkan produksi susu sapi di Kabupaten Jember masih sangat sedikit rata-rata produksi susu 10 s/d 15 liter/hari/ekor dari jumlah sapi perah 500 ekor di Kabupaten Jember. “Dan setiap dua hari sekali, kita sudah mengirimkan susu ke Indo-lacto sekitar 200 s/d 500 liter/duahari, “jelasnya.&lt;br /&gt;Untuk pengembangan ternak sapi program Inseminasi Buatan (IB) satu tahunnya berkisar antara 60.000 s/d 70.000 dosis yang berarti dalam satu tahunnya diharapkan akan lahir anakan sapi minimal 50.000 ekor/tahun. “Untuk sirkulasi daging di Kabupaten masih memungkinkan dan cukup, “tandasnya.&lt;br /&gt;Upaya itu telah ditempuh dengan memperbanyak inseminator yang dahulunya 54 orang inseminator bertambah menjadi 69 orang inseminator yang berada diseluruh wilayah Kecamatan. “Inseminator ini bertugas untuk melaksanakan kawin suntik dan sekaligus memberikan penyuluhan kepada para peternak, “ungkapnya.&lt;br /&gt;Bahkan, sebagian kelompok dan perorangan telah melakukan usaha ternak sapi dengan kesadarannya. Di tingkat ini, sebagian warga telah menjadikan ternak sapi sebagai usaha sungguhan, bukan usaha sampingan lagi. (*/tot)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhv_ceMrOwIYoeM8PsEbA-j7GOgvRBaDxLmjdbvXZHDtXr96wKjAC3mNviAsmTPlUB-9wYI7hZ_SuxsT80hC1PH8IRLyxSA8MTcjQwYbac9P9SG_r86xOK15Re-h09nt-AltKlY0XJhhcrs/s72-c/Salah+satu+peternak+sapi+Jember.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Safari Ramadhan Bupati Jember Bersama Muspida sebagai Ajang Silaturahmi</title><link>http://halobbj.blogspot.com/2008/09/safari-ramadhan-bupati-jember-bersama.html</link><category>Berita Jember</category><author>noreply@blogger.com (Bulan Berkunjung Ke Jember)</author><pubDate>Thu, 4 Sep 2008 07:42:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-3949744627673466207.post-3524520493721952859</guid><description>&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgoajm34258sCn2oQLC3HCZmuu_zmGVslUoxEA5N0lGDYneBFHKQ7E40L6netrqbHKp1UKWBx0hVsZm8PwUid0Prt3IG3NMGxOwHGyDMQ-1-cCkeXd9lStYdUjFWh1NjBxigiJZdJcCd9L9/s1600-h/Safari+Ramadhan+di+Kec.+Bangsalsatri+(2).JPG"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5241960725554966178" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; CURSOR: hand; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgoajm34258sCn2oQLC3HCZmuu_zmGVslUoxEA5N0lGDYneBFHKQ7E40L6netrqbHKp1UKWBx0hVsZm8PwUid0Prt3IG3NMGxOwHGyDMQ-1-cCkeXd9lStYdUjFWh1NjBxigiJZdJcCd9L9/s400/Safari+Ramadhan+di+Kec.+Bangsalsatri+(2).JPG" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;strong&gt;Berita Jember, &lt;/strong&gt;Perjalanan Safari Ramadhan Bupati Jember beserta Muspida dan Pejabat lingkup Pemkab Jember, Rabu (3/8) berawal di Kecamatan Bangsalsari. Safari Ramadhan menurut penuturan Bupati Jember merupakan perjalanan yang menggembirakan, karena dalam kesempatan tersebut ia bersama pejabat lainnya bisa bersilaturrahmi dan melihat langsung kondisi warganya.&lt;br /&gt;Lebih lanjut Bupati Djalal berharap perkokoh Ukhuwah Islamiyah diantara kita untuk menciptakan kerukunan umat beragama menuju masyarakat damai dan sejahtera. “Lakukan gotong royong satu sama lainnya, sebab dengan tebaran ulama dan umaroh, hidup rukun akan bisa tercapai, “harapnya.&lt;br /&gt;Dengan lebih banyak melakukan amal ibadah dibulan suci Ramadhan ini, terutama dalam memberikan pendidikan kepada anak-anak kita, niscaya umat Islam akan dapat meningkatkan pengetahuannya disegala bidang. “Kedepan umat Islam Jember akan mampu menumbuhkembangkan ekonomi, budi pekerti dan Aklaqnya dengan baik, “yakinnya.&lt;br /&gt;Bupati minta selalu mengedepankan kerjasama diantara kita untuk menuju suatu kemajuan daerah yang lebih baik, “pungkasanya.&lt;br /&gt;Kegiatan yang diagendakan selama bulan Ramadan ini adalah momen silahturahmi para pejabat Jember dengan seluruh lapisan masyarakat. Pasalnya kegiatan keagamaan seperti ceramah agama oleh pemuka agama Islam juga dilaksanakan. “Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk silahturahmi serta kepedulian pemerintah daerah kepada sesama umat beragama khususnya yang beragama muslim yang sedang menjalankan ibadah puasa, “ujarnya.&lt;br /&gt;Tujuannya, untuk meningkatkan iman dan takwa. Selain itu juga dikatakan bahwa bulan Ramadan adalah bulan yang penuh berkah dan ampunan. “Kesempatan ini hendaknya sebisa mungkin dimanfaatkan dengan amal dan ibadah, ”Pungkasnya.&lt;br /&gt;Dalam kesempatan itu juga diserahkan secara simbolis bantuan berupa uang tunai kepada pondok pesantren dan guru ngaji yang ada di Kabupaten Jember masing-masing sebesar Rp. 10 juta dan Rp. 400 ribu. “Semoga bantuan ini dapat dimanfaatkan dengan baik untuk meningkatkan kesejahteraan terutama kepada para guru ngaji, “harapnya.&lt;br /&gt;Sedangkan simbolis bantuan tersebut diberikan kepada PP Nuris di Desa Gumukbanji Kecamatan Kencong dan Antok Irianto Desa Kecong, PP Raudlatul Tholabah Desa Paleran dan Ustadi Desa Umbulsari, PP Assalam II Desa Wringin Agung dan Abu Tholib Desa Jombang, PP Al-Muafi Desa Kepanjen dan Syamsuri Syaiful Desa Gumukmas, PP Nurul Jadid Desa Tanggul Kulon dan Fairus Zubaidi Desa Tanggul Wetan, PP Miftahul Ikhlas Desa Pringgowirawan dan Imam Sahroni Desa Yosorati, PP Hidayatullah Musta’alimin Desa Pondokm Dalem dan Nur Hariri Desa Semboro, PP Haudhul Wildan Desa Gebang Langkap dan A. Fauzi Umami Desa Bangsalsari. (*/tot)&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgoajm34258sCn2oQLC3HCZmuu_zmGVslUoxEA5N0lGDYneBFHKQ7E40L6netrqbHKp1UKWBx0hVsZm8PwUid0Prt3IG3NMGxOwHGyDMQ-1-cCkeXd9lStYdUjFWh1NjBxigiJZdJcCd9L9/s72-c/Safari+Ramadhan+di+Kec.+Bangsalsatri+(2).JPG" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Lomba Hias Kantor, Diknas Jember Gondol Juara Pertama</title><link>http://halobbj.blogspot.com/2008/08/lomba-hias-kantor-diknas-jember-gondol.html</link><category>Halo BBJ</category><author>noreply@blogger.com (Bulan Berkunjung Ke Jember)</author><pubDate>Fri, 29 Aug 2008 11:42:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-3949744627673466207.post-5040565854677267474</guid><description>&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEit_cPupiB_7Xp1xtBWHBhX95T0n8BVVYq9V0zDHoKhW8L7wnoG684SkzqvSu9BYldfId6YSUQKG3W4kJs5WJj4y4ZbvnCuCDmQABMgPezHoHNldERDu66iFS_NIAGeWpXtsHJihBZaUdt0/s1600-h/Kadiknas+Jember+saat+menerima+trophy+dari+Bupati+Jember+MZA+Djalal.JPG"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5239795705758315522" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; CURSOR: hand; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEit_cPupiB_7Xp1xtBWHBhX95T0n8BVVYq9V0zDHoKhW8L7wnoG684SkzqvSu9BYldfId6YSUQKG3W4kJs5WJj4y4ZbvnCuCDmQABMgPezHoHNldERDu66iFS_NIAGeWpXtsHJihBZaUdt0/s400/Kadiknas+Jember+saat+menerima+trophy+dari+Bupati+Jember+MZA+Djalal.JPG" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Berita Jember, Momentum Agustusan, rupanya tidak disia-siakan dan dimanfaatkan oleh Drs. Ahmad Sudiyono, SH, Msi sebagai Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Jember dengan menghias kantornya yang bernuansa merah putih, untuk memberikan semangat dan memacu stafnya melakukan kebersihan kawasan kantor menjadi teduh, indah dan bersih dan memberikan semangat untuk ikut memperingati HUT ke-63 RI tahun 2008 ini. "Tidak hanya keindahan gapura, tapi juga kreatifitas pegawainya yang menghias gapura sesuai dengan tema kemerdekaan, dan sekali lagi kebersihan lingkungan juga menjadi perhatiannya, "ujar Ahmad Sudiyono usai menerima piala penghargaan sebagai juara pertama lomba menghias kantor, Kamis (28/8) di Lapangan Kecamatan Pakusari Jember kemarin.&lt;br /&gt;“Melalui lomba menghias kantor ini, image dan performen kantornya yang bersih, teduh dan indah akan senantiasa terjaga, “harap Ahmad&lt;br /&gt;Namun yang terpenting, lanjut Ahmad, lomba tersebut juga untuk membiasakan dengan peduli lingkungan. "Kami berharap dengan lomba tersebut, kepedulian lingkungan menjadi budaya di masyarakat dan kantor-kantor pemerintah dan swasta, "harapnya.&lt;br /&gt;Sedangkan kegiatan menghias kantor yang dilakukan mulai dari pemasangan lampu hias dengan nuansa merah putih, pemasangan umbul-umbul dan rontek, pengapuran dan pengetiran batang-batang pohon perindang jalan, pengecatan pot-pot hias yang berada ditepi jalan dengan cat serasi dan bernuansa merah putih. “Peningkatan keindahan taman-taman dengan penyiraman dan penataan, sehingga nampak lebih teratur dan rapi, “ungkapnya.&lt;br /&gt;Diharapkan oleh Ahmad melalui acara ini masyarakat bisa mulai mencintai dan menjaga kebersihan lingkungannya yakni mulai dari lingkungan di sekitar rumah mereka maupun lingkungan tempat mereka bekerja, sehingga tercipta suasana yang sehat dan nyaman. (*/tot)&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEit_cPupiB_7Xp1xtBWHBhX95T0n8BVVYq9V0zDHoKhW8L7wnoG684SkzqvSu9BYldfId6YSUQKG3W4kJs5WJj4y4ZbvnCuCDmQABMgPezHoHNldERDu66iFS_NIAGeWpXtsHJihBZaUdt0/s72-c/Kadiknas+Jember+saat+menerima+trophy+dari+Bupati+Jember+MZA+Djalal.JPG" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Dari Dialoq Solutif Bedah Potensi Desa Di Kecamatan Pakusari</title><link>http://halobbj.blogspot.com/2008/08/dari-dialoq-solutif-bedah-potensi-desa.html</link><category>Berita Jember</category><author>noreply@blogger.com (Bulan Berkunjung Ke Jember)</author><pubDate>Fri, 29 Aug 2008 11:37:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-3949744627673466207.post-7651647749246718861</guid><description>&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh40-teX-bfUq8B-PQehyistOEWvAZBZgd83j19CMxu0C6CNpl5a-0Xq6YwHdX4SJ2sZpMgQ_NM5mxXh6k3hsl1kUiLK9fOmsl9Rkl6-CMbq2tusqjihxlR0pj5NSrvZtAyBMRroIZkvrLc/s1600-h/DSC_0107.JPG"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5239794753833653858" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; CURSOR: hand; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh40-teX-bfUq8B-PQehyistOEWvAZBZgd83j19CMxu0C6CNpl5a-0Xq6YwHdX4SJ2sZpMgQ_NM5mxXh6k3hsl1kUiLK9fOmsl9Rkl6-CMbq2tusqjihxlR0pj5NSrvZtAyBMRroIZkvrLc/s400/DSC_0107.JPG" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Berita Jember, Meski Pakusari yang merupakan salah satu kecamatan di Kabupaten Jember yang tergolong miskin, tetapi kesadaran masyarakat untuk memenuhi kewajibannya membayar pajak sangat tinggi. “Baru pada bulan Agustus 2008, ternyata pelunasan pajak sudah mencapai 60 % atau 10 besar (urutan ke-7) dari semua kecamatan di Kabupaten Jember, “ungkap Bupati Jember, MZA Djalal pada saat acara dialoq solutif bedah potensi desa, Kamis (28/8) di Kecamatan Pakusari kemarin.&lt;br /&gt;Atas nama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember, Djalal menyampaikan penghargaan kepada masyarakat atas kesadarannya memenuhi kewajibannya dalam soal pelunasan pajaknya yang semata-mata untuk melanjutkan pembangunan, khususnya di wilayah Kabupaten Jember ini. “Tentunya semua ini patut menjadi panutan khususnya bagi kecamatan yang selama ini masih belum sepenuhnya melunasi pajaknya, “harap Djalal.&lt;br /&gt;Ternyata selain punya kesadaran yang tinggi dari warga masyarakatnya, Kecamatan Pakusari menyimpan banyak potensi Sumber Daya Alam (SDA) yang melimpah dan masih belum sepenuhnya dimanfaatkan oleh para investor diwilayah ini. “Potensi itu diantaranya tanahnya yang subur dan adanya tambang batu piring dan dan gunung sepikul yang dapat dikembangkan untuk wisata, “jelas orang nomor satu di Jember ini.&lt;br /&gt;Untuk itu Djalal sangat berharap kepada para investor untuk tidak ragu lagi menanamkan investasinya diwilayah ini dan mengenai keamanannya akan ditanggung sepenuhnya oleh pemerintah kabupaten bersama aparatnya termasuk TNI dan Polri di Kabupaten Jember. “Karena segi keamanan merupakan syarat mutlak keberhasilan para pengusaha untuk berinvestasi menanamkan modalnya, “ujarnya.&lt;br /&gt;Tentang potensi wisata gunung sepikul seperti yang diungkapkan Marzuki salah satu warga desa Pakusari mengungkapkan bahwa pernah ada investor yang ingin mengembangkan gunung sepikul ini untuk wisata, tetapi karena mereka berniat untuk membelinya akhirnya niatan itu ditolak oleh warga desa setempat, tetapi warga menginginkan investor ini untuk bekerjasama dalam mengelola aset tersebut. “Dipersilahkan para investor yang ingin mengelola wisata gunung sepikul, masyarakat akan sangat mendukungnya, “kata Fitri.&lt;br /&gt;Potensi yang juga tidak kalah pentingnya berupa batu piring yang untuk wilayah Pakausari dan sekitarnya sangat melimpah dan berkualitas baik, namun dari tahun ke tahun karena kurangnya sentuhan tehnologi dan alat berat, potensi tersebut kurang maksimal dalam pengelolaannya. “Bahkan sampai saat ini masyarakat sangat membutuhkan alat berat yang dipergunakan untuk membuang limbah batu piring yang sudah tidak bisa digunakan lagi, ‘ungkap Fitri warga Desa Bedadung yang mewakili pengrajin batu piring didesanya.&lt;br /&gt;Namun demikian dari dialoq yang berlangsung selama kurang lebih 2 jam banyak terungkap berbagai hal yang perlu mendapatkan suport dan dukungan dari pemerintah setelah masyarakat berupaya melakukannya dengan cara swadaya dengan masyarakat. “Semua itu untuk percepatan dan akselerasi pembangunan yang selama ini terus digalakkan oleh pemerintah, “Ujar Sugiono warga desa Jatian yang sudah lama menjadi konsultan dan pekerja sosial diwilayah ini.Dari tujuh desa (Jatian, Kertosari, Patemon, Subo, Sumberpinang, Bedadung, dan Pakusari) yang ada di Kecamatan Pakusari akan bertekad mensukseskan semua program pembangunan untuk menuju masyarakat sejahtera dan lebih baik. (*/tot)&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh40-teX-bfUq8B-PQehyistOEWvAZBZgd83j19CMxu0C6CNpl5a-0Xq6YwHdX4SJ2sZpMgQ_NM5mxXh6k3hsl1kUiLK9fOmsl9Rkl6-CMbq2tusqjihxlR0pj5NSrvZtAyBMRroIZkvrLc/s72-c/DSC_0107.JPG" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Saat Masyarakat Nikmati BBJ, Jalanpun Terus Dibangun</title><link>http://halobbj.blogspot.com/2008/08/saat-masyarakat-nikmati-bbj-jalanpun.html</link><category>Berita Jember</category><author>noreply@blogger.com (Bulan Berkunjung Ke Jember)</author><pubDate>Wed, 27 Aug 2008 09:32:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-3949744627673466207.post-383251653623935774</guid><description>&lt;div align="center"&gt;&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhDeMiBbSknZFR2Lnzpet1Nbpo_4H-01Ic3LMIxCPyNYTesOoS4xhi3suNsE5jopCYzQWeqvQ9I1D8_qCfswSnNdgcMM2-jdB40SQ4w0H9e-RMK_PhLJl3XfyOrm2cfewdYi3FBE_4pFYKC/s1600-h/Jalan+Lingkungan.JPG"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5239020767873544402" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; CURSOR: hand; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhDeMiBbSknZFR2Lnzpet1Nbpo_4H-01Ic3LMIxCPyNYTesOoS4xhi3suNsE5jopCYzQWeqvQ9I1D8_qCfswSnNdgcMM2-jdB40SQ4w0H9e-RMK_PhLJl3XfyOrm2cfewdYi3FBE_4pFYKC/s400/Jalan+Lingkungan.JPG" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;Meski maraknya BBJ di Jember satu bulan penuh, Program pembangunan terus dikerjakan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Memperingati HUT RI ke 63 di Jember menyisakan hitungan hari dan selama sebulan penuh oleh pemerintah disajikan berbagai hiburan dan tontonan untuk masyarakat Jember dan sekitarnya.&lt;br /&gt;Namun ditengah-tengah berlangsungnya BBJ, pemerintah masih tetap konsen dan terus melakukan kegiatan pembangunan seperti pada bulan-bulan sebelumnya. Sepeti yang sekarang dilakukan oleh Dinas Pekerjaan Umum Jember lewat Bidang Cipta Karya membangun di 31 kecamatan di Jember.&lt;br /&gt;Tidak terkecuali, saat masyarakat menikmati berbagai event di BBJ kali ini melangsungkan garapannya berupa jalan lingkungan dan MCK di pelosok desa dan kota. “Pembangunan terkait dengan jalan lingkungan dan MCK di tahun ini terus berlanjut sesuai jadwal yang telah ditentukan,”ungkap Ir Sudarminto Kabid Cipta Karya di ruang kerjannya kemarin.&lt;br /&gt;Diungkap oleh Kabid Cipta Karya berlanjutnya pembangunan sesuai dengan amanat pembangunan yang tertuang di APBD Jember. “Sehingga konsentrasi pembangunan di seluruh desa di 31 kecamatan tetap terus digarap,”tandasnya.&lt;br /&gt;Lebih lanjut menurut Sudarminto pembangunan jalan lingkungan di Jember ada beberapa tempat. “Di masing-masing desa yang telah di flooting ada 102 paket/unit jalan lingkungan,”paparnya.&lt;br /&gt;Pembangunan jalan itu menurut Kabid Cipta Karya, pembangunan jalan itu sangat diperlukan untuk masyarakat desa yang membutuhkan kelancaran dalam akses ekonomi dengan daerak lainnya. “Sehingga kalau kondisinya rusak atau belum diperbaiki diharapkan dengan sentuhan pembangunan itu akan dapat memperlancar masyarakat setempat untuk ke kota,”jelasnya.&lt;br /&gt;Dicontohkan di daerah seperti Curahnongko-Temporejo selain jalan sangat parah dan berat jika dilalui oleh masyarakat setempat maupun yang masuk ke daerah itu. “Dengan kondisi jalan sekarang yang telah bagus, maka warga dapat lebih lancar menjual hasil buminya ke kota,”paparnya.&lt;br /&gt;Komitmen pemerintah daerah dalam membangun jalan lingkungan dalam tahun 2008 ini senilai kurang lebih 9,5 M, tentunya tidak seluruhnya dapat dicover oleh anggaran itu. “Mudah-mudahan ditahun mendatang dapat tersentuh dan diprogramkan,”harapnya.&lt;br /&gt;Selain di Desa Curahnongk-Tempurejo, di wilayak kecamatan kota juga banyak yang telah dilakukan oleh pemerintah. “Seperti dio Kecamatan Patrang, di Jalan Damai, Jalan Kaswari Gang VIII, Jalan Kacah Piring Gang III, Jalan Kenanga Gang IV, Jalan Tengku Umar di sebelah SDN Tegal Besar III dan banyak lainnya,”imbuhnya.&lt;br /&gt;Lebih lanjut dituturkan oleh Sudarminto di kecamatan kota saja ada sekitar 44 titik jalan lingkungan yang menjadi konsentrasi pembangunan di Jember. “Dari jumlah itu maka selebihnya berada di luar kecamatan kota,”terangnya. (*/jok) &lt;/div&gt;&lt;/div&gt;</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhDeMiBbSknZFR2Lnzpet1Nbpo_4H-01Ic3LMIxCPyNYTesOoS4xhi3suNsE5jopCYzQWeqvQ9I1D8_qCfswSnNdgcMM2-jdB40SQ4w0H9e-RMK_PhLJl3XfyOrm2cfewdYi3FBE_4pFYKC/s72-c/Jalan+Lingkungan.JPG" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">1</thr:total></item><item><title>Lagi, Jember Bakal Menerima ISO 9001-2000</title><link>http://halobbj.blogspot.com/2008/08/lagi-jember-bakal-menerima-iso-9001.html</link><category>Berita Jember</category><author>noreply@blogger.com (Bulan Berkunjung Ke Jember)</author><pubDate>Wed, 27 Aug 2008 09:30:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-3949744627673466207.post-6492755069772637769</guid><description>&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEivVeOcgJPRMpXFFsHjkdtqT8Lx4_tkS4lc9C9mBrTWFYAp6FvBamPxK5T6x41gu_ftLHf-91u2flCgjNMgiUX-AuO65uDb8CYo3yp2zkdzW76PMkSiKXiTA2vs2H-bVimEh9JZDm-ryZTn/s1600-h/Tranfusi+darah.JPG"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5239019738690145106" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; CURSOR: hand; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEivVeOcgJPRMpXFFsHjkdtqT8Lx4_tkS4lc9C9mBrTWFYAp6FvBamPxK5T6x41gu_ftLHf-91u2flCgjNMgiUX-AuO65uDb8CYo3yp2zkdzW76PMkSiKXiTA2vs2H-bVimEh9JZDm-ryZTn/s400/Tranfusi+darah.JPG" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Kalau pada Bulam Maret 2008 kemarin pemerintah lewat Dinas Kesehatan Jember dalam rangka memberikan pelayanan kesehatan telah mendapatkan penghargaan ISO 9001-2000 di ketiga Puskesamasnya di Jember.&lt;br /&gt;Maka rencananya pada hari ini, bertempat di Hotel Mulia Jember, WQA (Worldwide Quality Assuransce) akan memberikan penghargaan Sertifikat Sistem Menejement Mutu ISO 9001/2000 kepada Unit Transfusi Darah PMI Cabang Jember.&lt;br /&gt;Pada agenda acara itu nantinya tidak saja diberikan penghargaan kepada Pemerintah Kabupaten Jember lewat Bupati Jember namun selanjutnya akan dilakukan pelatihan penghitungan biaya pelayanan darah se Jatim.&lt;br /&gt;Kehadiran UTDC (Unit Tranfusi Darah Cabang) se Jawa Timur menurut Dr Umi Jauhari “Karena Jember dianggap pioner dan satu-satunya daerah menjadi contoh karena UPDC se Indonesia hanya Jember yang dapat ISO sehingga atas anjuran UTDP (Unit Tranfusi Darah Pusat) mengundang UTDP lainnya,”ungkapnya.&lt;br /&gt;.Hal ini pantas diterima oleh Jember medapatkan ISO karesa selain pembinaa sering dilakukan oleh pusat ke UPDC Jember. “Selain itu kita uji kepuasan pelanggan terhadap pelayanan kami selama satu tahun ini dengan melakukan penebaran quisioner dan ternyata mendapatkan diatas 70 persen mendapatkan kepuasannya,”paparnya.&lt;br /&gt;Penyerahan penghargaan ISO 9001/2000 di Jember menurut Kepala UTDC Jember, sekaligus terkait dengan diselenggarakannya BBJ kali ini. “Harapannya dengan mengundang UPTD se Jatim dan UPDP (unit Transfusi Darah Pusat) agar juga mengnal dari dekat Jember dan potensinya,”tandasnya.&lt;br /&gt;Pelatihan selama 2 hari dengan nara sumber dari UPDP yakni Direktur UPDP Dr Yuyun Sudarmono MKes. “Beliau yang nantinya akan memaparkan penjelasan terkait dengan palayanan transfusi darah yang baik,”pungkasnya&lt;br /&gt;Adapun Unit transfuse siap hadir dan datang menyaksikan penerimaan penghargaan itu dan sekaligus pelatihannya. “Ada sekitar 20 UTDC cabang kabupaten/kota se Jatim yang siap hadir dengan crewnya sejumlah 34 orang siap datang,”cetusnya.&lt;br /&gt;Direncanakan mulai Malang, Bojonegoro Kediri, Lamongan, Bondowoso Lumajang, Ponorogo, Pasuruan, Jombang dan lainnya. “Kalau Kabupaten sekitar Jember seperti eks Karesidenan Besuki siap hadir,”imbuhnya. (*/jok)&lt;/div&gt;</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEivVeOcgJPRMpXFFsHjkdtqT8Lx4_tkS4lc9C9mBrTWFYAp6FvBamPxK5T6x41gu_ftLHf-91u2flCgjNMgiUX-AuO65uDb8CYo3yp2zkdzW76PMkSiKXiTA2vs2H-bVimEh9JZDm-ryZTn/s72-c/Tranfusi+darah.JPG" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Meski Cacat Tapi Berhasil Membuat Lampu Unik</title><link>http://halobbj.blogspot.com/2008/08/meski-cacat-tapi-berhasil-membuat-lampu.html</link><category>Berita Jember</category><author>noreply@blogger.com (Bulan Berkunjung Ke Jember)</author><pubDate>Wed, 27 Aug 2008 09:27:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-3949744627673466207.post-1443666699097041308</guid><description>&lt;div align="center"&gt;&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiM5DthK_CoJ6ogkyYINLBSncZrhNc7FCw2rMqk1RtQ95EhPrdvv13My8KF72MtGucVAR99_H_CsJrVwwBy0ZjRsQey3y4JfmH5lKGweEVE0RM3MAid85wuvzb6-dg1-Wp1ZriSTvjsTph9/s1600-h/Lampu+Unik.JPG"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5239018970035607666" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; CURSOR: hand; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiM5DthK_CoJ6ogkyYINLBSncZrhNc7FCw2rMqk1RtQ95EhPrdvv13My8KF72MtGucVAR99_H_CsJrVwwBy0ZjRsQey3y4JfmH5lKGweEVE0RM3MAid85wuvzb6-dg1-Wp1ZriSTvjsTph9/s400/Lampu+Unik.JPG" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;Karya kreatifitas Suparti dari barang bekas menjadi bernilai ribuan rupiah&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Kegigihan sosok satu ini tidak kalah dengan orang yang normal pada umumnya, meski dengan tubuh cacat akan tetapi berjuang untuk bertahan hidup di era yang membutuhkan tantangan. Namun ketrampilan yang dimiliki dalam membuat kerajinan tangan berupa lampu unik dapat menyabung hidup bersama keluarganya.&lt;br /&gt;Warga dari Kecamatan Balung keseharian membuat lampu unik diperoleh dari temannya ketika lampu unik tapi tidak berhasil. “Awal bersama temennya membuat lampu itu tidak berhasil karena sering nyeblos, sehingga lambat laun saya berhasil membuat sendiri dengan dilobangi atasnya,”ungkap Suparto.&lt;br /&gt;Dengan keberhasilan itu, Suparto yang berdomisili di Jalan Menco No. 45 Balung sebelah timur Pondok Pesantren Al Multajam, akhirnya dapat membuat memproduksi sendiri. “Sehingga dengan membuat sendiri itulah maka saya bisa menyambung hidup saya ini,”pungkasnya.&lt;br /&gt;Namun bagi Suparto, pemikiran kuatnya muncul dalam membuat lampu unik ini ternyata seringnya ada pemadaman diwilayahnya. “Sehingga dengan pemadaman ini apa yang saya buat ini menjadi salah satu jalan keluar ketika ada pemadaman listrik,”paparnya.&lt;br /&gt;Menurut Parto sebenarnya tidak saja berguna untuk penerangan rumah atau di halaman, namun karena bentuknya sekilas menyerupai lampu strongking, itu yang membuat pembeli tertarik. “Banyak pembeli karena tertarik keunikkannya sehingga banyak digunakan untuk hiasan,”imbuhnya.&lt;br /&gt;Selanjutnya diungkap oleh Parto dirinya dalam sehari dengan berbekal bahan baku yang tidak terpakai seperti kaleng susu, kaleng roti dan kaca bekas. “Merangkai bahan baku itu sehari bisa membuat sebanyak 20 buah dan selebihnya waktunya untuk digunakan berjualan sampai sekuatnya berspeda ontel,”jelasnya.&lt;br /&gt;Puasnya lagi dalam membuat lampu unik itu dirinya bersama anak-anaknya dalam membuat lampu unik itu sebenarnya ada di bahan bakunya. “Dengan bahan baku bekas itulah membuat kami lebih puas, karena apa yang kami buat meski dari bahan yang tidak berguna kami buat menjadi yang lebih berguna,”tambahnya.&lt;br /&gt;Karena yang membuat hanya dirinya bersama keluarganya, Parto menjamin apa yang dibuat tidak akan ada di etalase took di Jember. “Lampu ini langsung saya jajakan sendiri sehingga di took tidak akan ada,”paparnya.&lt;br /&gt;Berbekal speda ontel buatan dalam negeri yang dulu menjadi milik anaknya, namun sekarang digunakan untuk berjualan keliling Jember. “Kalau seperti sekarang ini karena berangkatnya jam 1 siang maka nanti pulangnya malam hari sampai di Balung,”akunya.&lt;br /&gt;Dituturkan oleh bapak 3 anak ini, terkait dengan nama lampu unik berawal dari seringnya pembeli menyebutnya unik. “Banyak pembeli yang saya tawarkan ini menyebutnya dengan sebutan lampu unik, sehingga saya beri merk lampu saya ini lampu unik bintang terang,”jelasnya.&lt;br /&gt;Perjuangan hidup yang ia tekuni bersama anak-anaknya mengalami pasang surut.. “Karena sebagai pelukis kaligrafi lagi sepi maka saya berusaha untuk membuat lampu unik ini yang saya jual ke seluruh pelosok Jember sambil menunggu istrinya yang sekarang menjadi TKW Malaysia,”tandasnya.&lt;br /&gt;Dirinya bersama keluarga dalam membuat lampu unik ini berharap banyak ketika pemerintah nantinya dengan mengetahui lampu unik hasil produksinya. “Mudah-mudahan dapat membantu pemasaran dan modal agar kami bisa membuat lebih banyak lagi,”harapnya. (*/jok)&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiM5DthK_CoJ6ogkyYINLBSncZrhNc7FCw2rMqk1RtQ95EhPrdvv13My8KF72MtGucVAR99_H_CsJrVwwBy0ZjRsQey3y4JfmH5lKGweEVE0RM3MAid85wuvzb6-dg1-Wp1ZriSTvjsTph9/s72-c/Lampu+Unik.JPG" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Bupati Jember Disambut Peserta Primitif</title><link>http://halobbj.blogspot.com/2008/08/bupati-jember-disambut-peserta-primitif.html</link><category>Halo BBJ</category><author>noreply@blogger.com (Bulan Berkunjung Ke Jember)</author><pubDate>Wed, 27 Aug 2008 09:25:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-3949744627673466207.post-208698943953505918</guid><description>&lt;div align="center"&gt;&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjR3dX6LQFh2AJ0TLepG-LFUW1gZ4MfaW73nwmhYckd0rF8cC72okr7cLuJ6IgWCEeMTbzjiNkBQ-8IdutP0Wm32Qlod9vS7ZdJX0l4Hh3YgSBX178xnU8XH7C5sLnYL0yaciCET9d3GRtS/s1600-h/Tajemtra+2008+(1).JPG"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5239018299891955826" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; CURSOR: hand; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjR3dX6LQFh2AJ0TLepG-LFUW1gZ4MfaW73nwmhYckd0rF8cC72okr7cLuJ6IgWCEeMTbzjiNkBQ-8IdutP0Wm32Qlod9vS7ZdJX0l4Hh3YgSBX178xnU8XH7C5sLnYL0yaciCET9d3GRtS/s400/Tajemtra+2008+(1).JPG" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;Bupati Djalal bersama anggota Muspida Jember disambut peserta Primitif ala Gengster Jember&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/strong&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Gerak jalan tradisional Taggul Jember (Tajemtra) “Mahmudi Cup” yang digelar kemarin (23/8) banyak memiliki daya tarik tersendiri bagi peserta yang mengikutinya. Gerak jalan yang dilepas oleh Bupati Jember MZA Djalal tidak saja pesertanya meningkat dibanding dengan tahun lalu, namun memiliki keunikan tersendiri.&lt;br /&gt;Bupati Jember bersama rombongannya setelah transit dari Pendopo Kecamatan Tanggul menuju panggung penghormatan disambut oleh peserta Tajemtra yang berkostum ala Papua Barat berjajar sepanjang 100 meter.&lt;br /&gt;Sengaja kelompok dari Anton dan kawan-kawan berkostum celonteng hitam pekat, warna perak dan biru. “Semua dari sejumlah 190 orang baik tua maupun muda berpakaian primitif menyambut Bupati Jember jalan menuju mimbar penghormatan,”ungkap Anton Harsono Ketua Gengster Jember.&lt;br /&gt;Tubuh dari masing anggota Gengster dengan dicat pewarna terbuat dari feber cereb yang dicampur dengan hand body dan minyak kelapa. “Kesan semakin kuat menjadi primitif apalagi hanya menngunakan batok kelapa dan tanduk sapi sebagai pengganti koteka,”ujarnya.&lt;br /&gt;Anton sebagai Ketua Gengster, dari thema primitif yang dibuatnya pada Tajemtra kemarin berharap ketika ada wakil Musium Rekor Indonesia (MURI) berharap mencatatnya sebagai peserta paling banyak yang menggunakan ala Papua Barat yakni sejumlah 190 ditambang pengembira 330 pegembira.&lt;br /&gt;Sebagai peserta Tajemtra primitif ala Gengster membuat kesan mendalam oleh Bupati Jember bersama Muspida Jember lainnya sehingga berkenan menyapa dan melambaikan tangannya.&lt;br /&gt;Lebih dari itu Bupati Jember MZA Djalal dalam menyapa peserta lainnya dalam sambutannya mengharapkan kepada semua peserta agar saling menyapa dan menebarkan senyum. “Kita tidak boleh merengut tebarkan senyum dan saling sapa diantara kita,”pintanya.&lt;br /&gt;Lebih jauh Bupati Jember yang saat itu didampingi oleh Istri Wahyuni Djalal dalam sambutannya menyampaikan juga jangan saling zu’dhon. “Terbarkan bunga-bunga khu’nuzdhon diantra kita dan berpikirlah positif tingking selama perjalanan dari Tanggul sampau Jember,”ujarnya.&lt;br /&gt;Selain itu dalam Tajemtra ini Bupati Djalal meminta juga agar kegiatan olah raga dijadikan momentum untuk mewujudkan mensejahterakan anak-anak bangsa dengan segala aspek kehidupan. “Jika dengan istiqomah maka insyallah kita akan mencapai itu,”tandasnya.&lt;br /&gt;Sebelum mengakhiri sambutannya dan melepas 17.470 peserta, Bupati Jember menyampaikan selamat datangnya peserta dari berbagai kota diantaranya Bondowoso, Situbondo, Lumajang, Malang, Banyuwangi, Madura dan Papua Barat. “Selamat datang di Jember kita semua masih bersaudara sebagai masyarakat Indonesia yang dalam lingkaran NKRI,”paparnya. Semantara itu Ketua Penyelenggara Tajemtra dalam laporannya menyampaikan bahwa peserta pada tahun ini meningkat dibandingkan dengan tahun sebelunya yang hanya 15.521 orang. “Paserta putra dengan usia 45 tahun keatas 548 orang, peserta 45 tahun keatas putrid 267 orang, umum putra 1.145 orang dan umum putri 168 orang, peserta doorprize 1.805 orang serta pelajar putra 122 regu dan pelajar putri 58 regu,”jelas Slamet. (*/jok)&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjR3dX6LQFh2AJ0TLepG-LFUW1gZ4MfaW73nwmhYckd0rF8cC72okr7cLuJ6IgWCEeMTbzjiNkBQ-8IdutP0Wm32Qlod9vS7ZdJX0l4Hh3YgSBX178xnU8XH7C5sLnYL0yaciCET9d3GRtS/s72-c/Tajemtra+2008+(1).JPG" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Dendang Rindu Keroncong Kebangsaan</title><link>http://halobbj.blogspot.com/2008/08/dendang-rindu-keroncong-kebangsaan.html</link><category>Galleri BBJ</category><author>noreply@blogger.com (Bulan Berkunjung Ke Jember)</author><pubDate>Mon, 25 Aug 2008 10:03:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-3949744627673466207.post-2393859919195239223</guid><description>&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiWUzOSeLbHSQwExBS030Y_AsaN7oQdGgI4fMB9stPdzBDHFM6iXdm84w0sEf9E2A6cZBNDRSH_VpqRYn0OxMTh1RhGIpiL3jRMD0Y4e3AEmA5EAlkG4ahBHgBk9tkceVWb3VEmQx2j2L0J/s1600-h/Keroncong.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5238286122161866914" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; CURSOR: hand; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiWUzOSeLbHSQwExBS030Y_AsaN7oQdGgI4fMB9stPdzBDHFM6iXdm84w0sEf9E2A6cZBNDRSH_VpqRYn0OxMTh1RhGIpiL3jRMD0Y4e3AEmA5EAlkG4ahBHgBk9tkceVWb3VEmQx2j2L0J/s400/Keroncong.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;strong&gt;Berita Jember,&lt;/strong&gt; Musik keroncong ternyata dapat membangkitkan rasa kebangsaan bangsa Indonesia terhadap perjuangan tempo dulu, meski musik yang satu ini hampir saja ditinggalkan utamanya para generasi muda. Demikian disampaikan oleh Dandim 0824 Jember Letkol. Inf. Dedi Agus P. pada saat membuka Festival Keroncong Kebangsaan yang diikuti oleh sekitar 20 peserta dari berbagai daerah se-Jawa Timur diplataran Gedung Balai Serba Guna (BSG) Jember, Minggu pagi (24/8) kemarin.&lt;br /&gt;Komandan Kodim 0824 Jember, Letkol Inf. Dedi Agus P. mengatakan festival yang digelar di plataran BSG tersebut, merupakan wujud pelestarian seni budaya bangsa dan menanamkan rasa cinta dan apresiasinya masyarakat terhadap musik keroncong. “Kegiatan tersebut juga dimaksudkan dalam rangka mensukseskan HUT ke-63 RI dan kegiatan Bulan Berkunjung Ke Jember (BBJ) Agustus 2008, “jelasnya.&lt;br /&gt;Lebih jauh Dedi Agus P menjelaskan, musik keroncong adalah salah satu jenis musik asli yang dimiliki oleh Bangsa Indonesia. Keberadaannya harus terus dilestarikan agar tidak punah. Tentunya festival semacam ini harus terus dilaksanakan agar keberadaan musik keroncong tidak sampai dilupakan oleh Bangsa Indonesia sendiri dan justru akan dilantunkan dinegara-negara tetangga dan itu tidak boleh terjadi. “Selain itu dengan sering digelarnya festival lagu keroncong ini diharapkan dapat menambah masyarakat yang mencintai musik keroncong tersebut, ” ujarnya, saat membuka festival kemarin.&lt;br /&gt;Sementara itu Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Linmas Kabupaten Jember, Sudjak Hidayat mengharapkan masyarakat seni khususnya kaum muda, untuk senantiasa memelihara seni budaya nasional seperti halnya Irama Musik Keroncong, “harapnya.&lt;br /&gt;Bahkan Sudjak juga menghimbau khususnya kepada generasi muda untuk tidak alergi terhadap seni budaya nasional seperti halnya Irama Musik Keroncong ini, karena takut dicap norak dan ketinggalan zaman. Padahal mencintai bahkan melestarikan budaya bangsa adalah salah satu tanggungjawab moral kita selaku bagian dari komponen Bangsa Indonesia. ”Melalui seni dan alunan lagu-lagu perjuangan kebangsaan, pada akhirnya akan mampu membangun kehalusan perasaan dan budi pekerti luhur, bahkan bisa mendorong tumbuhnya jiwa nasionalisme, demi tertatanya kembali kehidupan masyarakat ke arah yang lebih baik, “ungkapnya.&lt;br /&gt;Dan momentum seperti ini juga akan cenderung menumbuhkembangkan perilaku cinta damai, sikap reaktif yang dapat menumbuhkembangkan rasa kebangsaan diantara kita terhadap situasi dan kondisi yang terjadi dewasa ini, ”Ujar Sudjak.&lt;br /&gt;Sudjak juga berpesan dan berharap kepada segenap elemen masyarakat pencinta seni, agar senantiasa memelihara Seni Budaya Daerah yang memperkaya khasanah Seni Budaya Nasional, diantaranya Irama Musik Keroncong di samping seni lainnya, “Bahkan kalau bisa, kita tampilkan kembali kebesaran Seni Budaya Nasional khususnya Irama Musik Keroncong, sehingga kembali menjadi suguhan yang dinikmati masyarakat, “pungkasnya Festival yang diikuti diantaranya dari Kabupaten Kediri, Pacitan, Lumajang dan Banyuwangi dan daerah lainnya di Jawa Timur ini memperebutkan piala Bupati Cup, selain mendapatkan thropi, pemenang juga berhak menerima hadiah uang dengan total Rp 6 juta yang terbagi dalam 6 juara diantaranya juara I, II, III dan juara harapan I, II, dan III. (*/tot).&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiWUzOSeLbHSQwExBS030Y_AsaN7oQdGgI4fMB9stPdzBDHFM6iXdm84w0sEf9E2A6cZBNDRSH_VpqRYn0OxMTh1RhGIpiL3jRMD0Y4e3AEmA5EAlkG4ahBHgBk9tkceVWb3VEmQx2j2L0J/s72-c/Keroncong.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Muncul Wajah Kegembiraan Janda dan Duda Kaum Dhuafa</title><link>http://halobbj.blogspot.com/2008/08/muncul-wajah-kegembiraan-janda-dan-duda.html</link><category>Berita Jember</category><author>noreply@blogger.com (Bulan Berkunjung Ke Jember)</author><pubDate>Mon, 25 Aug 2008 09:01:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-3949744627673466207.post-7058789145544216282</guid><description>&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhWi2vi5dCa4hg9N_aQ3o-G2xGEpMgzSqnWO-ATNn3V2_vgEa4Dc65Z2pJiPgu2UCaLqSKma6u8bB8L4OY2wZ-QmsSy2ybDoUJYdbv8btwiAwxS1JoitxYdfR8zGGQ-yvXoToR93inbVeIK/s1600-h/Kaum+Dhuafa+(1).JPG"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5238270176884799762" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; CURSOR: hand; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhWi2vi5dCa4hg9N_aQ3o-G2xGEpMgzSqnWO-ATNn3V2_vgEa4Dc65Z2pJiPgu2UCaLqSKma6u8bB8L4OY2wZ-QmsSy2ybDoUJYdbv8btwiAwxS1JoitxYdfR8zGGQ-yvXoToR93inbVeIK/s400/Kaum+Dhuafa+(1).JPG" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Kegembiraan dalam memperingati HUT RI ke 63 di Jember tidak saja tersaji berbagai event dalam BBJ 2008. Namun kemarin para kaum dhuafa dan penjaga Kereta Api di Jember merasakan kegembiraannya setelah menerima bantuan dari Bupati Jember.&lt;br /&gt;Ada sejumlah 100 orang kaum dhuafa dan 60 orang penjaga kereta api yang hadir di Pendopo Wahya Wibawa Graha untuk menerima bingkisan sembako sebagai wujud membagi kebahagian dengan para kaum dhuafa dan penjaga lintasan di Jember dalam rangka memperingati kemerdekaan RI.&lt;br /&gt;Kegembiraan terungkap ketika janda dari Dusun Sumberjeding meski harus berangkat menyiapkan diri mulai jam 5 pagi menuju ke Balai Desa Seputih-Mayang naik truk untuk menuju ke pendopo Bupati Jember. “Mator kaso’on benyak, rajeh peparengah, dher mogeh benyak gentenah (Trima kasih banyak, besar gantinya dan semoga banyak gantinya),”ungkap Bu. Muhari yang berusia senja dengan sambil makan sirih.&lt;br /&gt;Wujud kegembiraan tercermin juga dari wajah Murasir yang keseharian bekerja sebagai pengrajin keranjang di dusunnya. “Allhamdulilah, Beres-ah gebye atanak bisa semenggu pak reng coma kesorang, sarongah gebye abejeng (Berasnya untuk dimasak bisa jadi seminggu karena hanya 1 orang dan sarongnya untuk sholat),”ujar pak tua yang tidak memiliki istri dan anak seorangpun.&lt;br /&gt;Lain lagi dengan cerita dari Kusnadi (54) salah satu penjaga pintu kereta api di Jalam Melati Jember yang paling tua, mengungkapkan kegembiraan dengan karena bari kali ini bisa masuk ke pendopo dan bertemu dengan istri Bupati Jember. “Selama saya bertugas di Jember baru kali ini saya bisa masuk ke pendopo dan saya sangat bersyukur sembako yang diberikan ini untuk menymbung hidup karena banyak kebutuhan,”jelas PNS yang memiliki pangkat IIB ini.&lt;br /&gt;Dalam aksi sosial kemarin yang hadir kebanyakan kaum dhuafa sebagai penyandang janda dan duda yang mempunyai mata pencarian kesehariannya sebagai petani pengasak di Desa Seputih. “Bakti sosial ini merupakan kolaborasi pihaknya dari bagian ekonomi dengan PKK dan Bagian Kesra yang setiap bulannya memberikan bantuan sembako kepada 4 desa binaan dan 1 Desa Seputih,”tandas Kabag Ekonomi, Ir Erni Setianingrum.&lt;br /&gt;Sementara itu Sri Wahyuni Djalal sebelum memberikan simbolis bingkisan kepada kaum dhuafa dan penjaga kereta api. Berkesempatan memberikan sambutan dengan berbahasa madura. “Dalam HUT ini mari kita lakukan kebaikan dan supaya rukun sesama tetangga, tak oleh ngrasani gih,”pintanya dengan disambut anggukan para undangan.&lt;br /&gt;Selanjutnya istri orang nomor satu ini di Jember, berpesan agar agar salah satu isi bingkisan yang diberikan untuk semakin menggiatkan imannya. “Bereng genekah sopajeh eyanggui sholat, bik shlolatah jen rajin gih,”pungkas Sri Wahyuni Djalal sambil dijawab serentak oleh para undangan “enggih”.&lt;br /&gt;Terkahir juga sempat memberikan harapanya kepada 60 orang penjaga pintu kereta api di 20 titik di wilayah Jember. “Agar bisa melaksanakan tugas lebih baik lagi dimasa-masa mendatang sehingga tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan oleh kita semua dan terima kasih selama ini telah mengamankan masyarakat Jember ketika melintasi jalan itu,”terangnya. (*/jok)&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhWi2vi5dCa4hg9N_aQ3o-G2xGEpMgzSqnWO-ATNn3V2_vgEa4Dc65Z2pJiPgu2UCaLqSKma6u8bB8L4OY2wZ-QmsSy2ybDoUJYdbv8btwiAwxS1JoitxYdfR8zGGQ-yvXoToR93inbVeIK/s72-c/Kaum+Dhuafa+(1).JPG" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Selain Kabupaten Eks Besuki, Lumajang dan Probolinggo Hadir</title><link>http://halobbj.blogspot.com/2008/08/selain-kabupaten-eks-besuki-lumajang.html</link><category>Galleri BBJ</category><author>noreply@blogger.com (Bulan Berkunjung Ke Jember)</author><pubDate>Mon, 25 Aug 2008 08:55:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-3949744627673466207.post-3439238751207877615</guid><description>&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg65oWbNjj4r_1dtG8ZNEPwnb70JJGvJUG0wHLc0AJb9w8B8RTnoCg2JBj5Wb_hgOrpy2OOs44o4PpnjBqQt8Kfe7ssi5vBGtU7DrMK6zRPhGdhH0062ihfIDdmnrga5yUFK7K4WVUelDef/s1600-h/Lomba+Tenak+(6).jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5238268664128033394" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; CURSOR: hand; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg65oWbNjj4r_1dtG8ZNEPwnb70JJGvJUG0wHLc0AJb9w8B8RTnoCg2JBj5Wb_hgOrpy2OOs44o4PpnjBqQt8Kfe7ssi5vBGtU7DrMK6zRPhGdhH0062ihfIDdmnrga5yUFK7K4WVUelDef/s400/Lomba+Tenak+(6).jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Memperingati HUT ke 63 di Jember lewat Bulan Berkunjung ke Jember (BBJ) episode II, tidak saja menggelar event untuk masyarakat kelas menengah keatas. Namun bagi peternak sapi, kambing dan domba di Jember ajang ini digunakan untuk pamer ternaknya.&lt;br /&gt;Kontes yang bakal digelar tanggal 26-27 Agustus 2008 di Tanggul Kulon rencana peserta dari Jember, Lumajang, Banyuwangi, Probolinggo, Bondowoso, Situbondo. “Ternak yang siap hadir diperkirakan 225 ekor sapi dan 100 ekor kambing dan domba yang telah sanggup hadir dari Jember diwakili setiap kecamatan,”ungkap Soenyoto, Kasi Pembibitan dan Penyuluhan Disnakan Jember ditemui di ruang kerjannya kemarin.&lt;br /&gt;Tujuan dilakukan kontes itu menurut panitia tidak saja memberikan nilai lebih pada ternak yang dibesarkan oleh petani itu sendiri. “Diharapkan Kabupaten Jember bisa mendukung Indonesia swasembada daging pada tahun 2010,”ujarnya.&lt;br /&gt;Tidak hanya itu sebenarnya dalam kontes yang dilakukan selama dua hari di Jember. Diharapkan ada daya tarik dari peternak lain yang belum melakukan hal yang sama dalam beternak. “Agar membudidayakan sapi, kambing atau domba bisa dilakukan inseminasi buatan (IB),”tandasnya.&lt;br /&gt;Sapi, domba dan kambing dalam kontes itu oleh panitia akan melombakan 9 katagori diantaranya sapi kereman (Exstrem), sapi kereman (poel1-3), sapi calon kereman (Belum poel), sapi induk (minimal beranak 1), sapi calon induk (belum beranak).&lt;br /&gt;Swdangkan untuk jenis kambing dan domba akan dilombakan katagori kambing jantan (Umur &gt; 1 tahun, minimal poel 1 pasang), kambing betina (telah beranak, minimal poel 1 pasang), domba jantan (Umur &gt; 1 tahun, minimal poel 1 pasang), domba betina (telah beranak, minimal poel 1 pasang). “Penilaian akan dilakukan pada tanggal 26 agustus 2008, sehari menjelang pengumuman tanggal 28 agustus mendatang,”cetus Soenyoto.&lt;br /&gt;Dalam kontes itu untuk memilih peserta yang telah memiliki kualitas lebih maka panitia akan memilih juara 1-3 di masing-masing kelas.dan pemenangnya juga akan medapatkan uang pembinaan. “Namun untuk semua peserta akan medapatkan piagam penghargaan dari panitia,”terangnya.&lt;br /&gt;Diajang itu, panitia tidak saja menggelar kontes ternak, akan tetapi menggelar pameran yang masih terkait dengan hasil peternakan misalnya pakan ternak, pupuk kompos dan sebagainya. “Akan kita coba dalam pameran itu menggelar susu olahan, limba ternak dibuat bio gas,”bebernya.&lt;br /&gt;Di pameran itu akan ikut serta juga HKTI, KTNA yang akan memamerkan segala produk hasil pertanian dan ternaknya yang selama ini telah dikembangkan oleh petani di Jember.&lt;br /&gt;Sedangkan terkait dengan pendaftaran untuk mengikuti kontes tersebut, panitia telah membuka pendaftaran sejak lama. “Namun untuk lebih jelasnya bisa datang atau telpon ke Dinas Perternakan dan perikanan Kabupaten Jember, Jalan Letjen Suprapto No. 139 Jember, Telpon/Fax (0331) 337275,”terangnya. (*/jok)&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg65oWbNjj4r_1dtG8ZNEPwnb70JJGvJUG0wHLc0AJb9w8B8RTnoCg2JBj5Wb_hgOrpy2OOs44o4PpnjBqQt8Kfe7ssi5vBGtU7DrMK6zRPhGdhH0062ihfIDdmnrga5yUFK7K4WVUelDef/s72-c/Lomba+Tenak+(6).jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Turnamen Billiard Bupati Cup tahun 2008</title><link>http://halobbj.blogspot.com/2008/08/turnamen-billiard-bupati-cup-tahun-2008.html</link><category>Halo BBJ</category><author>noreply@blogger.com (Bulan Berkunjung Ke Jember)</author><pubDate>Fri, 22 Aug 2008 07:43:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-3949744627673466207.post-5028225649587991341</guid><description>&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjMOJc-LMFEX3GE_j-TfTaeKFyxErzEUcNgNUDuTJ_E83yUanaUj2CZGg7lARkfdpaCLX1mWqeSuwZtpVR_9hkkuY1yyVizvM_uThWks7aoeW8cWuU9BGJhfH-YderNQ8gufhqFd_hGwzDL/s1600-h/Tournament+Biliard+(1).jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5237137150578124274" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; CURSOR: hand; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjMOJc-LMFEX3GE_j-TfTaeKFyxErzEUcNgNUDuTJ_E83yUanaUj2CZGg7lARkfdpaCLX1mWqeSuwZtpVR_9hkkuY1yyVizvM_uThWks7aoeW8cWuU9BGJhfH-YderNQ8gufhqFd_hGwzDL/s400/Tournament+Biliard+(1).jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;strong&gt;Berita Jember, &lt;/strong&gt;Turnamen billiard sangat penting, karena selama ini penggemar olah raga billiard dan masyarakat sendiri berfikir bahwa billiard indentik dengan judi. "Saya berharap dengan turnamen ini persepsi negatif di masyarakat Jember semakin menepis. Demikian menurut Ketua KONI Jember H Kamil, saat membuka Open Tournament Billiard Bupati Cup untuk meramaikan Bulan Berkunjung Jember (BBJ) dan Hari Ulang Tahun RI ke-63 yang berhadiah total Rp 76 juta digelar, Senin (18/8) malam kemarin.&lt;br /&gt;Ketua KONI Jember, H. Kamil berharap dengan event Biliard digelar di Jember masyarakat dapat lebih mengenal dan akhirnya mau mencintai oleh raga billiard ini.&lt;br /&gt;Pertandingan yang dibuka resmi oleh Ketua KONI Jember, H. Kamil Gunawan di Rumah Billiard Putra Jember. Even billiard ini diikuti sekitar 250 - 300 pebilliard terbaik se-Kabupaten Jember, dan luar kota Jember, bahkan, dalam turnamen kali ini ada 4 (empat) negara yang sudah mendaftarkan diri melalui Pobsi Pusat.&lt;br /&gt;Ke-empat atlet itu berasal dari 4 negara diantaranya Malaysia, Singapura, Philiphina dan Thailand. Even ini akan mempertandingkan sistem Nine ball (Bola Sembilan).&lt;br /&gt;Dan yang terpenting oleh raga billiar ini jangan lagi sekadar jadi olah raga hiburan. Tapi para pencinta di Kabupaten Jember ini biasa menjadikan olah raga ini sebagai olah raga berprestasi,” ujarnya.&lt;br /&gt;Jika selama ini cabang olah raga billiard sudah dilombakan sampai tingkat Internasional, KONI berharap dengan seringnya diadakan event seperti itu ke depan akan muncul atlit - atlit pebilliard dari kota Jember yang berbakat.&lt;br /&gt;Ketua Panitia Penyelenggara, Arif Widodo Lukito mengatakan tujuan di selenggarakan event ini adalah untuk membentuk generasi baru atlit billiard, serta meningkatkan kemampuan para atlit dalam upaya kemajuan memajukan Cabang Olahraga (Cabor) Billiar di Kabupaten Jember.&lt;br /&gt;Sedang yang lebih khusus lagi dalam menyemarakan BBJ ke 2. tentunya dengan adanya dukungan dari Bupati Jember MZA Djalal, diharapkan even ini akan menjadi event tahunan, “harapnya. (*/tot)&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjMOJc-LMFEX3GE_j-TfTaeKFyxErzEUcNgNUDuTJ_E83yUanaUj2CZGg7lARkfdpaCLX1mWqeSuwZtpVR_9hkkuY1yyVizvM_uThWks7aoeW8cWuU9BGJhfH-YderNQ8gufhqFd_hGwzDL/s72-c/Tournament+Biliard+(1).jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Simponi Kemerdekaan Hut Ke-63 Kabupaten Jember, “Kemerdekaan Harus Diisi Dengan Pembangunan”</title><link>http://halobbj.blogspot.com/2008/08/simponi-kemerdekaan-hut-ke-63-kabupaten.html</link><category>Berita Jember</category><author>noreply@blogger.com (Bulan Berkunjung Ke Jember)</author><pubDate>Fri, 22 Aug 2008 07:37:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-3949744627673466207.post-25900108062022100</guid><description>&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj2xEb_upsAX9K2C1vjuxm0mNGUbcCi1JkqiyJPCrLJKSgvhutnd4r68PLGZLFlgxol2PG2S0A-j2LP350Imd0MKNUZfnucHwGZ6nK371KWPIPDuWm5ZFYyByw0Ho-kLVHq-gkTn5z4VYth/s1600-h/Simponi+Kemerdekaan+HUT+ke-63+RI+(2).JPG"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5237135486739362818" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; CURSOR: hand; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj2xEb_upsAX9K2C1vjuxm0mNGUbcCi1JkqiyJPCrLJKSgvhutnd4r68PLGZLFlgxol2PG2S0A-j2LP350Imd0MKNUZfnucHwGZ6nK371KWPIPDuWm5ZFYyByw0Ho-kLVHq-gkTn5z4VYth/s400/Simponi+Kemerdekaan+HUT+ke-63+RI+(2).JPG" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;strong&gt;Berita Jember, &lt;/strong&gt;Musuh yang paling berat diera bangsa Indonesia mengalami kemerdekaan berupa musuh kepada diri kita sendiri daripada dengan Belanda, Portugal, Inggris, Sekutu bahkan Jepang sekalipun. Demikian disampaikan Bupati Jember MZA Djalal ketika memberikan sambutannya pada acara Simponi Kemerdekaan dalam rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-63 yang digelar di Alun-alun Kabupaten Jember, Selasa (19/8) malam kemarin.&lt;br /&gt;Selain itu dan dalam rangka mencapai kemajuan, Bupati Jember Djalal mengajak seluruh lapisan masyarakat didaerah ini untuk dapat menjadikan peringatan HUT ke-63 Kemerdekaan RI sebagai momentum untuk lebih mempererat rasa persatuan dan meningkatkan rasa kebersamaan. “Persatuan dan kesatuan untuk mempercepat keberhasilan proses pembangunan di daerah ini. Kalau ingin hidup bersatu, mari ciptakan suasana harmonis, “ajaknya.&lt;br /&gt;Dengan memperkuat rasa persaudaraan, lanjut Bupati Djalal, siapapun di daerah ini yang hidup hari ini, akan mampu melaksanakan tanggungjawab kesejarahan untuk mewujudukan Kabupaten Jember yang berisi catatan tentang kemajuan yang terus menerus.&lt;br /&gt;Segala perbedaan, harap Bupati Djalal, apapun bentuknya dan penyebabnya, harus diselesaikan secara baik dan bijak. “Karena, semua persoalan yang terjadi, pastilah ada peran dan keterlibatan kita, meskipun sangat kecil, sebab di muka ini tak ada yang berdiri sendiri dan saling berhubungan”, katanya.&lt;br /&gt;Menurutnya, setiap perbedaan yang terjadi, hendaknya dijadikan sebagai inspirasi untuk mendatangan kekuatan yang dirahmati Allah. “Perbedaan itu akan menjadi karya yang manis, jika kita tidak suka meremehkan orang lain, karena setiap orang memiliki peran sendiri yang tidak dapat digantikan, “jelasnya.&lt;br /&gt;Serta, pantang menonjolkan diri, karena tanpa orang lain kita tidak akan bisa berbuat apa-apa dan memiliki semangat sukses bersama. “Sukses bukan untuk diri kita sendiri, sukses yang kita raih harus dapat menjadi jalan bagi kesuksuksesan orang lain”, katanya.&lt;br /&gt;Selain itu, harapnya lagi, nilai, sikap dan perilaku kebangsaan yang telah ditetapkan, dibangun dan kemudian diwariskan kepada generasi-generasi setelah itu, harus tetap dipelihara dan digelorakan serta tetap menjadi ruh, menjadi jiwa serta semangat dalam membangun Negara Republik Indonesia ini. “Khususnya oleh generasi muda, tidak terkecuali generasi penerus dan anak jati diri di Kabupaten Jember, “imbuhnya.&lt;br /&gt;Dikatakan sebagai generasi penerus perjuangan yang saat ini sedang mengemban amanah untuk melanjutkan kepemimpinan dan pembangunan bangsa dan negara ini, terutama generasi muda di Kabupaten Jember ini, harus berketetapan hati, berjanji, satu tekad dan terus akan melanjutkan semua apa yang telah dikonsensuskan para pendiri bangsa dan negara ini. “Sebagaimana para pejuang, seluruh anak lapisan masyarakat di daerah ini juga harus siap berkorban jiwa dan raganya untuk kepentingan bangsa dan negara, “ajaknya.&lt;br /&gt;Pada bagian lain, sebagai bagian dari anak bangsa yang arif dan bijaksana, Bupati Jember juga mengajak seluruh lapisan masyarakat di daerah ini agar bisa melihat ke depan, adalah bahwa hanya kita, sebagai anak bangsa yang kita cintai ini, yang bisa mengubah dan menentukan nasib masa depan bangsa dan negara ini.&lt;br /&gt;Untuk itu, sesuai tuntutan zaman yang berkembang dan meskipun wujud, implementasinya, bisa tidak persis sama dengan yang dilakukan generasi sebelumnya, semangat patriotisme pejuang, tetap harus bergelora dalam sanubari kita masing-masing, “ajak Bupati Jember lagi.&lt;br /&gt;Sementara itu Kepala Kantor Infokom Jember yang juga sebagai Sekretaris HUT ke-63 RI, Drs Agoes Slameto mengatakan dengan peringatan HUT Proklamasi kemerdekaan ke-63 ini akan mampu menghayati nilai-nilai kemerdekaan, sehingga sebagai generasi penerus bangsa menunjukkan rasa kesyukuran dan penghargaan kepada pahlawan kusuma bangsa yang telah berjuang membebaskan bangsa dari tangan penjajah dengan segala pengorbanan. “Karena-nya dengan nilai-nilai perjuangan pahlawan bangsa akan menjadi landasan penerus bangsa dalam mengisi kemerdekaan ini, “katanya.&lt;br /&gt;Dalam acara Simponi Kemerdekaan dalam memperingati HUT ke-63 Proklamasi Kemerdekaan di Alun-alun Jember Selasa malam, Agoes menyatakan, jika cita-cita pahlawan kusuma bangsa merebut kemerdekaan untuk memberikan kehidupan yang adil dan makmur bagi bangsa dan negara, tentu saja penerus bangsa harus berusaha melakukan pembangunan di semua lini dengan menjalin kebersamaan antar elemen.&lt;br /&gt;Agoes menambahkan, yang terpenting saat ini sebagai generasi penerus bangsa harus memiliki tangung jawab untuk tampil sebagai SDM yang handal, dengan semangat dan nilai-nilai luhur para pahlawan pejuang bangsa Indonesia . Pada resepsi kenegaraan simponi kemerdekaan itu juga Bupati Jember MZA Djalal memberikan penghargaan kepada salah satu putra terbaik Jember yang telah mengharumkan nama baik Jember dikancah nasional maupun Internasional yaitu Dynand Faris dengan berbagai karyanya melalui Jember Fashion Carnaval (JFC). (*/tot)&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj2xEb_upsAX9K2C1vjuxm0mNGUbcCi1JkqiyJPCrLJKSgvhutnd4r68PLGZLFlgxol2PG2S0A-j2LP350Imd0MKNUZfnucHwGZ6nK371KWPIPDuWm5ZFYyByw0Ho-kLVHq-gkTn5z4VYth/s72-c/Simponi+Kemerdekaan+HUT+ke-63+RI+(2).JPG" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item></channel></rss>