<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="/~d/styles/rss2full.xsl"?><?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="http://feeds.feedburner.com/~d/styles/itemcontent.css"?><rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/" xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/" xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0" version="2.0">

<channel>
	<title>Belajar Fotografi</title>
	
	<link>http://belajarfotografi.com</link>
	<description>Tips Fotografi, Photoshop &amp; Memotret</description>
	<lastBuildDate>Wed, 11 Jan 2012 08:41:11 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.2.1</generator>
		<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="self" type="application/rss+xml" href="http://feeds.feedburner.com/belfot" /><feedburner:info uri="belfot" /><atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="http://pubsubhubbub.appspot.com/" /><xhtml:meta xmlns:xhtml="http://www.w3.org/1999/xhtml" name="robots" content="noindex" /><meta xmlns="http://pipes.yahoo.com" name="pipes" content="noprocess" /><feedburner:emailServiceId>belfot</feedburner:emailServiceId><feedburner:feedburnerHostname>http://feedburner.google.com</feedburner:feedburnerHostname><item>
		<title>Mengenal Fitur Lensa: Minimum Focusing Distance</title>
		<link>http://feedproxy.google.com/~r/belfot/~3/qiVV0zlK8Pg/</link>
		<comments>http://belajarfotografi.com/mengenal-fitur-lensa-minimum-focusing-distance-mfd/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 11 Jan 2012 08:28:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>belfot</dc:creator>
				<category><![CDATA[Lensa]]></category>
		<category><![CDATA[lensa]]></category>
		<category><![CDATA[mfd]]></category>
		<category><![CDATA[spesifikasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://belajarfotografi.com/?p=1780</guid>
		<description><![CDATA[Semua jenis lensa yang tersedia di pasaran memiliki titik dimana jika kita bergerak lebih dekat ke obyek foto, maka lensa tidak akan bisa fokus (blur). Secara umum, titik ini biasa disebut Minimum Focusing Distance (MFD) atau jarak fokus minimum. MFD dinyatakan dalam satuan panjang (misal 0,5 m) diukur dari jarak sensor cahaya di kamera sampai [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p></p><p><img id="jarakfokusminimum" title="" src="https://img.skitch.com/20120111-kjas4dx77r89x64t5h8aaa4n3s.jpg" alt="Jarak fokus minimum" /></p>
<p>Semua jenis lensa yang tersedia di pasaran memiliki titik dimana jika kita bergerak lebih dekat ke obyek foto, maka lensa tidak akan bisa fokus (blur). Secara umum, titik ini biasa disebut <em>Minimum Focusing Distance</em> (MFD) atau jarak fokus minimum. MFD dinyatakan dalam satuan panjang (misal 0,5 m) diukur dari jarak sensor cahaya di kamera sampai dengan obyek foto. Jika sebuah lensa, seperti foto diatas memiliki MFD 0,25 meter (25 cm) berarti bahwa jarak minimum obyek foto ke sensor foto agar foto tetap tajam adalah 25 sentimeter, begitu kita membawa obyek foto lebih dekat ke kamera, maka foto akan mulai blur.</p>
<p><span id="more-1780"></span></p>
<p>Informasi besaran <em>Minimum Focusing Distance</em> biasanya tertulis di lensa itu sendiri (seperti foto diatas), jika anda bingung mencarinya di lensa, anda akan tetap menemukannya di spesifikasi teknis di buku manual maupun katalog lensa tersebut.</p>
<p>Informasi mengenai MFD sebenarnya tidak banyak berguna bagi pengguna umum, namun jika anda menggemari fotografi makro (<em>close up</em>), berapa MFD sebuah lensa adalah informasi penting. Karena lensa makro memang dari awal dirancang untuk memenuhi kebutuhan para fotografer makro, maka untuk rata-rata lensa makro, MFD-nya bisa mencapai 16 cm. Dan karena jarak 16 cm ini diukur dari posisi sensor cahaya &#8211; obyek foto, maka kita ibaratnya bisa menempelkan ujung lensa ke obyek foto dan lensa makro tersebut masih bisa mengambil fokus.</p>
<p>Sementara MFD untuk kategori lensa SLR (non makro) biasanya sekitar 30 cm atau lebih. Sebagai contoh lensa Nikon 50mm f/1.4 G dibawah ini tertulis memiliki MFD 0,45 m (sama dengan 45 cm MFD).</p>
<p><img id="minimumfocusingdistance" title="" src="https://img.skitch.com/20120111-m12fxrrp1g78jx129psk1daptc.jpg" alt="minimum focusing distance" /></p>
<div class="feedflare">
<a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/belfot?a=qiVV0zlK8Pg:1XyctaEjkwk:qj6IDK7rITs"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/belfot?d=qj6IDK7rITs" border="0"></img></a> <a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/belfot?a=qiVV0zlK8Pg:1XyctaEjkwk:cZGpJ1yUN_U"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/belfot?d=cZGpJ1yUN_U" border="0"></img></a> <a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/belfot?a=qiVV0zlK8Pg:1XyctaEjkwk:yIl2AUoC8zA"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/belfot?d=yIl2AUoC8zA" border="0"></img></a>
</div><img src="http://feeds.feedburner.com/~r/belfot/~4/qiVV0zlK8Pg" height="1" width="1"/>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://belajarfotografi.com/mengenal-fitur-lensa-minimum-focusing-distance-mfd/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		<feedburner:origLink>http://belajarfotografi.com/mengenal-fitur-lensa-minimum-focusing-distance-mfd/</feedburner:origLink></item>
		<item>
		<title>Tips Foto Akuarium</title>
		<link>http://feedproxy.google.com/~r/belfot/~3/7RL16MtowNM/</link>
		<comments>http://belajarfotografi.com/tips-foto-akuarium/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 14 Dec 2011 14:19:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>belfot</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tips dan Trik]]></category>
		<category><![CDATA[akuarium]]></category>
		<category><![CDATA[tips foto]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://belajarfotografi.com/?p=1775</guid>
		<description><![CDATA[Anda punya akuarium dirumah? Atau anda akan berkunjung ke akuarium raksasa seperti di Seaworld? Nah cobalah jadikan akuarium sebagai obyek foto yang menarik. Tantangan memotret di akuarium adalah adanya kaca yang terletak diantara lensa dan obyek foto, sedangkan kita ingin menghasilkan foto tanpa ada jejak kaca sedikitpun. Tantangan lainnya adalah keterbatasan cahaya. Kalau selama ini [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p></p><p><img id="akuarium-1" title="" src="https://img.skitch.com/20111214-j4gap3wjmfk5p51mkuu6g6whub.jpg" alt="akuarium-1" /></p>
<p>Anda punya akuarium dirumah? Atau anda akan berkunjung ke akuarium raksasa seperti di <em>Seaworld</em>? Nah cobalah jadikan akuarium sebagai obyek foto yang menarik. Tantangan memotret di akuarium adalah adanya kaca yang terletak diantara lensa dan obyek foto, sedangkan kita ingin menghasilkan foto tanpa ada jejak kaca sedikitpun. Tantangan lainnya adalah keterbatasan cahaya.</p>
<p>Kalau selama ini anda sudah mencoba membuat foto dengan obyek ikan (atau tanaman) didalam akuarium dan selalu tidak memuaskan, cobalah beberapa tips berikut ini:</p>
<p><span id="more-1775"></span></p>
<ul>
<ul>
<li><strong>Gunakan lensa tercepat yang anda miliki.</strong> Karena ikan didalam akuarium cenderung selalu bergerak padahal pencahayaan di akuarium cenderung sangat kurang dibandingkan diluar ruangan. Oleh karena itu, manfaatkan lensa tercepat yang anda miliki. Lensa dengan bukaan f/2.8 atau lebih cepat akan membantu.</li>
<li><strong>Belilah Rubber Lens Hood.</strong> Harganya sekitar Rp. 100 ribu, namun sangat bermanfaat. Ketika memotret obyek melewati kaca, kita harus pastikan bahwa jarak antara ujung lensa dan kaca harus serapat dan sestabil mungkin. Dengan memasang lens hood karet, kita bisa membuat lensa seperti menempel erat di kaca dan dengan begitu maka pantulan kaca akan bisa dihilangkan. Anda bisa membeli hood karet ini <a href="http://camera.co.id/accessories-lensa/lenshood/flower-lenshood/">disini</a>.</li>
</ul>
</ul>
<p><img id="hoodlensakaret" title="" src="https://img.skitch.com/20111214-b2m5wpten942676ikagff4tfkq.jpg" alt="Hood Lensa Karet" /></p>
<ul>
<ul>
<li><strong>Jangan Gunakan Filter Polarizer.</strong> Jika anda memasang filter polariser (CPL) saat memotret obyek melewati kaca, besar kemungkinan akan timbul <em>color flare</em>(cahaya tambahan yang muncul didalam foto akibat sudut pantulan) yang merusak foto anda.</li>
</ul>
</ul>
<p><img id="memotretikandalamakuarium" title="" src="https://img.skitch.com/20111214-bbi7mp9bh2mts92snmkr2b8xxc.jpg" alt="Memotret Ikan Dalam Akuarium" /></p>
<ul>
<li><strong>Posisikan Kamera Tegak Lurus Dengan Kaca.</strong> Karena anda akan memotret melewati kaca, pastikan posisi lensa benar-benar tegak lurus dengan bidang kaca. Jika agak miring, maka akan timbul efek perbesaran yang aneh karena kaca dan air seolah-olah berperan sebagai kaca pembesar.</li>
<li><strong>Set ISO Sebesar Mungkin.</strong><br />
Seringkali lensa cepat pun tidak cukup untuk menangkap gerakan cepat binatang air, sebagai contoh untuk memotret ubur-ubur lincah diatas, ISO harus <em>dikorbankan</em> sampai dengan 3200 karena kurangnya pencahyaan. Yang penting obyek tertangkap dengan tajam, meskipun <em>noise</em> jadi terlihat seperti tampak dibawah ini.<br />
<a href="http://belajarfotografi.com/memahami-konsep-iso-pada-fotografi/">Oh ISO, apa pula itu?</a></li>
</ul>
<p><img id="noisedalamfoto" title="" src="https://img.skitch.com/20111214-nyi34jt45e4793cqpyhupbt198.jpg" alt="Noise dalam foto" /></p>
<p>Oke, selamat mencoba!</p>
<div class="feedflare">
<a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/belfot?a=7RL16MtowNM:ZG5M6d4Ceqo:qj6IDK7rITs"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/belfot?d=qj6IDK7rITs" border="0"></img></a> <a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/belfot?a=7RL16MtowNM:ZG5M6d4Ceqo:cZGpJ1yUN_U"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/belfot?d=cZGpJ1yUN_U" border="0"></img></a> <a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/belfot?a=7RL16MtowNM:ZG5M6d4Ceqo:yIl2AUoC8zA"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/belfot?d=yIl2AUoC8zA" border="0"></img></a>
</div><img src="http://feeds.feedburner.com/~r/belfot/~4/7RL16MtowNM" height="1" width="1"/>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://belajarfotografi.com/tips-foto-akuarium/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		<feedburner:origLink>http://belajarfotografi.com/tips-foto-akuarium/</feedburner:origLink></item>
		<item>
		<title>Tips Singkat: Cara Aman Saat Menggantungkan SLR Di Pundak</title>
		<link>http://feedproxy.google.com/~r/belfot/~3/zNwILvE6PFg/</link>
		<comments>http://belajarfotografi.com/tips-cara-aman-membawa-slr-di-pundak/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 02 Dec 2011 15:06:10 +0000</pubDate>
		<dc:creator>belfot</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tips dan Trik]]></category>
		<category><![CDATA[slr]]></category>
		<category><![CDATA[tips]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://belajarfotografi.com/?p=1768</guid>
		<description><![CDATA[Jika anda pemakai kamera SLR, anda satu tips sederhana dan singkat supaya lensa dan kamera anda makin aman. Terutama saat anda memasang lensa panjang (tele) di body kamera, perhatikan cara anda menggantungkan kamera di pundak. Perhatikan dua gambar dibawah ini, ada perbedaan besar diantara keduanya. Dalam gambar sebelah kiri, sisi muka lensa dengan elemen kaca [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p></p><p>Jika anda pemakai kamera SLR, anda satu tips sederhana dan singkat supaya lensa dan kamera anda makin aman. Terutama saat anda memasang lensa panjang (tele) di body kamera, perhatikan cara anda menggantungkan kamera di pundak.</p>
<p>Perhatikan dua gambar dibawah ini, ada perbedaan besar diantara keduanya. Dalam gambar sebelah kiri, sisi muka lensa dengan elemen kaca menyembul keluar. Sementara dalam gambar sebelah kanan, ujung muka lensa relatif tersembunyi di belakang (maaf) pantat.</p>
<p><img style="display:block; margin-left:auto; margin-right:auto;" src="http://belajarfotografi.com/wp-content/uploads/kamera-di-pundak.jpg" alt="Kamera di pundak" title="kamera-di-pundak.jpg" border="0" width="560" height="414" /></p>
<p>Dalam hemat saya, dengan cara menggantungkan kamera seperti dalam gambar sebelah kanan akan membuat lensa lebih terlindung. Jika anda menggantung kamera seperti cara pada gambar di sebelah kiri, besar kemungkinan lensa terbentur benda keras karena arahnya yang menonjol keluar (bayangkan lensa anda terbentur tembok, dinding, pintu, orang yang berjalan berpapasan dll). Akan lebih aman jika anda menyembunyikan ujung lensa kebelakang.</p>
<p>Silahkan dicoba. Sembunyikan lensa dibelakang (sekali lagi, maaf) pantat anda!</p>
<div class="feedflare">
<a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/belfot?a=zNwILvE6PFg:l46xpPX8B8M:qj6IDK7rITs"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/belfot?d=qj6IDK7rITs" border="0"></img></a> <a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/belfot?a=zNwILvE6PFg:l46xpPX8B8M:cZGpJ1yUN_U"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/belfot?d=cZGpJ1yUN_U" border="0"></img></a> <a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/belfot?a=zNwILvE6PFg:l46xpPX8B8M:yIl2AUoC8zA"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/belfot?d=yIl2AUoC8zA" border="0"></img></a>
</div><img src="http://feeds.feedburner.com/~r/belfot/~4/zNwILvE6PFg" height="1" width="1"/>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://belajarfotografi.com/tips-cara-aman-membawa-slr-di-pundak/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		<feedburner:origLink>http://belajarfotografi.com/tips-cara-aman-membawa-slr-di-pundak/</feedburner:origLink></item>
	</channel>
</rss><!-- Dynamic page generated in 0.599 seconds. --><!-- Cached page generated by WP-Super-Cache on 2012-03-10 14:50:22 -->

