<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="/~d/styles/rss2full.xsl"?><?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="http://feeds.feedburner.com/~d/styles/itemcontent.css"?><rss xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" xmlns:openSearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/" xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:gd="http://schemas.google.com/g/2005" xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0" version="2.0"><channel><atom:id>tag:blogger.com,1999:blog-1606100993887297096</atom:id><lastBuildDate>Mon, 30 Jan 2012 02:45:50 +0000</lastBuildDate><category>Geo</category><category>Kesehatan</category><category>Picture</category><category>Bursa</category><category>Renungan</category><category>Ruang Islam</category><category>Tokoh</category><category>Travian</category><category>Israel</category><category>Jin</category><category>Dunia Kerja</category><category>Dunia Cinta</category><category>Techno</category><category>Life Style</category><category>Aneh</category><category>Brunai</category><category>Psiko</category><category>Chines Room</category><category>Informasi</category><category>Korut</category><category>Cerita Kisah</category><category>YPDKY</category><category>Info Bisnis</category><category>Cerita Rakyat</category><category>Serba Serbi</category><category>Area X</category><category>Jepang</category><category>Senyum</category><category>Tradisional</category><category>Internasional</category><category>Serba Tips</category><category>Wisata Mancanegara</category><category>Wawasan Pengetahuan</category><category>WFF Forever</category><category>Wawasan Sejarah</category><category>Islam Sufi</category><category>Wisata Domestik</category><category>Legenda Cerita Rakyat</category><category>Bhutan</category><category>Mithology</category><category>Indonesian</category><category>Natur</category><category>Galaxy</category><title>TUNTUNGAN BLOG</title><description /><link>http://bumi-tuntungan.blogspot.com/</link><managingEditor>noreply@blogger.com (Kiki)</managingEditor><generator>Blogger</generator><openSearch:totalResults>2000</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>25</openSearch:itemsPerPage><atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="self" type="application/rss+xml" href="http://feeds.feedburner.com/blogspot/BJUVE" /><feedburner:info xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0" uri="blogspot/bjuve" /><atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="http://pubsubhubbub.appspot.com/" /><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-1606100993887297096.post-2505767265887400302</guid><pubDate>Mon, 12 Sep 2011 02:02:00 +0000</pubDate><atom:updated>2011-09-12T14:16:19.329+07:00</atom:updated><title>Tentang Cuci Otak dan Hipnoterapi</title><description>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt;Cuci otak&lt;/b&gt; (brainwash) adalah sebuah upaya rekayasa pembentukan ulang tata berpikir, perilaku dan kepercayaan tertentu menjadi sebuah tata nilai baru, praktik ini biasanya merupakan hasil dari tindakan indoktrinasi, dalam &lt;/span&gt;&lt;span class="new"  style="font-size:100%;"&gt;psikopolitik&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt; diperkenalkan dengan bantuan penggunaan obat-obatan dan sebagainya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semua metode yang digunakan untuk melakukan brainwash saat itu, biasanya menggunakan waktu yang cukup panjang, untuk menanamkan sebuah program atau ide tertentu dalam pikiran seseorang. Waktu yang cukup panjang merupakan sebuah proses supaya program baru yang ditanamkan tersebut masuk ke pikiran bawah sadar seseorang. &lt;/span&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;em&gt;Tujuan utama brainwash saat itu adalah lebih cenderung untuk membangun mental dan kesetiaan para prajurit Jerman. &lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;em&gt;Metode utama yang digunakan adalah dengan memasukkan informasi/dogma2 secara audio dan visual secara waktu berkala dan panjang, dan bersifat terfokus.&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Nah, bagaimana brainwash itu dilakukan? Sekali lagi, sebuah informasi yang ditekankan dan dimasukkan secara terfokus, dengan akses audio maupun visual, dan dilakukan secara terus menerus, mampu menggiring persepsi dan pola pikir maupun perasaan seseorang sedikit demi sedikit. Inilah yang kita sebut sebagai memasukkan nilai di bawah sadar seseorang.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Ketika sebuah nilai telah tertanam cukup kuat di dalam bawah sadar seseorang, maka nilai itu lama kelamaan semakin kuat, berakar, dan permanent. Inilah yang kemudian disebut sebagai hasil dari brainwash itu, dan merupakan tujuan utama dilakukan hal tersebut.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Jadi, teknologi ini berbahaya sekali? Mengerikan sekali efek dari brainwash ini, apakah semua orang bisa di brainwash?&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Semua teknologi berpotensi menjadi sesuatu yang berbahaya (nuklir, dinamit, senjata, dll), sedangkan efek dari brainwash tidak selamanya mengerikan. Mengerikan jika (sekali lagi) teknologi dan tujuan brainwash ini disalah gunakan (contoh: utk kegiatan terorisme). Yang menarik adalah, apakah semua orang bisa di brainwash? Jawabannya, BISA… kalau nilai dasar individu yang di brainwash, tidak bertentangan dengan nilai yang dimasukkan dengan metode brainwash ini.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Maksudnya gimana?&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;em&gt;Misalnya, saya memiliki nilai dasar atau sistem belief tentang perjuangan. Saya merupakan seseorang yang menganut bahwa saya dapat memberikan lebih banyak untuk bangsa dan negara maupun agama ketika saya hidup. Saya adalah individu yang lebih mengedepankan perjuangan dengan suara dan pikiran saya. Saya tidak menganut faham bahwa dengan bunuh diri, saya bisa dikenang dan berbuat banyak demi bangsa, negara, dan agama. Saya menganggap bahwa kehidupan ini indah, dan saya punya banyak orang yang saya cintai di sekeliling saya. Ini semua yang disebut sebagai nilai dasar dan sistem belief.&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;em&gt;Misalnya ada sebuah nilai baru yang mau dimasukkan ke dalam pikiran saya, sebuah nilai tentang membela bangsa, negara, dan agama dengan meledakkan diri, di tengah-tengah orang-orang yang tidak secara langsung bersalah pada saya ataupun kepentingan yang saya bawa, dan teknik yang digunakan adalah metode brainwash. &lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;em&gt;Apa yang terjadi?&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;em&gt;Yang terjadi adalah terjadi ”pertarungan” didalam pikiran saya. Dimana nilai dasar yang telah lebih dahulu ada, berhadapan dengan nilai dan sistem belief yang baru, yang dicoba ditanamkan pada pikiran saya.&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;em&gt;Siapa yang menang?&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;em&gt;Nilai dasar yang sudah ada, ketika telah terbentuk selama bertahun tahun, merupakan sebuah sistem yang sangat kuat. Ketika nilai baru mencoba menginfiltrasi pikiran saya, maka perlawanan yang diberikan oleh sistem nilai lama sangatlah kuat. Tentu nilai baru bisa saja (seolah-olah) menguasai pikiran saya di permukaan, menjadi nilai dan sistem belief baru. Tetapi, ketika program yang berusaha di tanamkan tersebut hendak di jalankan (misalkan. Untuk meledakkan diri di keramaian), maka program itu pasti terganggu dengan nilai dan sistem belief lama yang ada. &lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;em&gt;Lalu?&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;em&gt;Program baru tersebut gagal untuk bekerja! Sistem nilai yang sudah ada sebelumnya di pikiran bawah sadar kita lebih kuat daripada sistem nilai yang baru, yang secara ”instant” diprogram ke dalam pikiran saya.&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;em&gt;Jadi, bagaimana cara supaya program itu bekerja seperti yang diinginkan?&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;em&gt;Tentu membutuhkan seseorang yang memang memiliki nilai dasar yang tidak bertentangan sebelumnya. &lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;em&gt;            Mengapa? &lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;em&gt;Karena pada dasarnya brainwash ”hanya” mempertajam nilai yang telah ada sebelumnya, serta membangun keberanian dan kekuatan untuk melakukan sebuah aksi atau tindakan atas ”nilai” atau ”kepercayaan” yang telah ada sebelumnya.&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Satu hal yang pasti, bahwa ini merupakan sebuah metode yang berlandaskan sebuah dasar ilmiah, dan mampu membawa manfaat bagi banyak orang, ketika digunakan untuk sebuah keperluan yang memang positif, dan sesuai dengan nilai dari individu2 yang membutuhkan bantuan dari metode ini.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Menarik bukan, ternyata keuntungan dari brainwash juga banyak (membangkitkan semangat, PD, keberanian, dll sampai untuk membentuk sebuah budaya perusahaan yang positif, kondusif, dan produktif). Nah, mau tahu lebih lanjut mengenai brainwash?&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;a style="font-weight: bold;" href="http://mbud.blogdetik.com/2009/01/02/brainwash/" target="new"&gt;Sumber&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-size:100%;" &gt;Hipnoterapi&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;Di Indonesia, hipnosis sudah diakui sebagai salah satu alternatif penyembuhan yang telah teruji kebenarannya. Bahkan hipnosis kedoteran sudah menjadi seminar resmi bagi calon psikiater di FKUI. Sedangkan di RSPAD Gatot Subroto sebagai pusat hipnosis kedokteran pertama, menerapkan hipnodonsi (dental Hypnosis) untuk dokter gigi serta para psikiaternya. Jadi, jangan takut untuk mencoba manfaat hipnoterapi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Istilah hipnoterapi mengacu dari kata “Hypno” bahasa Yunani berarti tidur. Memang terapi penyembuhan hipnoterapi diawali dengan mengkondisikan pasien dalam fase relaksasi (seperti orang tertidur) sebelum dilakukan terapi inti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hipnoterapi bekerja pada jiwa bawah sadar (alpha state) manusia. Untuk membangkitkan jiwa bawah sadarnya, pasien dalam kondisi relaksasi atau atau mengistirahatkan jiwa sadarnya. Saat jiwa sadarnya beristirahat maka jiwa bawah sadarnya akan muncul.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam kondisi ini rekaman bawah sadarnya seperti gangguan kesehatan yang dirasakan akan diketahui. Rekaman bawah sadar yang salah atau keliru akan diperbaharui dengan memberikan sugesti-sugesti positif oleh terapis melalui hipnoterapi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sugesti ini diberikan secara terus menerus hingga keadaan dimana rekaman bawah sadar yang keliru menghilang dan digantikan oleh sugesti positif . Jadi cara Kerja hipnoterapi “bermain” di “piranti lunak” atau badan halus dalam tubuh manusia, papar Dr. Tubagus Erwin Kusuma,Sp.KJ.(K).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari pengalaman praktek Dr. Erwin, tingkat keberhasilannya sugesti positif pada pasien berbeda masing-masing orang. Tergantung ganguan berat-ringanya penyakit yang diderita serta kemauan untuk sembuh dari dalam diri pasien.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hipnoterapi tidak bisa langsung menyembuhkan dalam satu atau dua kali terapi, seperti kasus kecanduan narkoba atau pasien ingin berhenti merokok. Jika kecanduan narkoba atau merokok sudah sangat berat, untuk sembuh total proses terapi bisa selama dua tahun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk mempercepat kesembuhan, pasien juga harus proaktif dan mempunyai kemauan yang kuat untuk sembuh. Dalam hipnoterapi, terapis hanya berperan sebagai fasilitator, pasien harus kooperatif dan sebagai subyek aktif. Agar proses terapi tepat sasaran, pasin harus benar-benar memahami betul maksud dan tujuan hipnoterapi. Harus ada kesepakatan antara pasien dan terapis, karena pasienlah sebenarnya yang paling tau apa yang dideritanya, tutur dokter yang praktek di Klinik Prorevital di daerah Cempaka Putih dan RSPAD Jakarta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-size:100%;" &gt;Sembuhkan Stres, Depresi dan Fobia&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;Hipnoterapi lebih efektif digunakan untuk mengobati ganguan kesehatan yang sifatnya fungsional. Ganguan kesehatan karena defisiensi organik dalam tubuh maupun defisiensi zat dari luar tubuh tidak bisa disembuhkan. Seperti kasus kekurangan zat gizi tertentu, dehidrasi atau ganguan penyakit kulit, tetap harus diobati dengan pengobatan medis yang lain, tidak bisa dengan hipnoterapi. Begitu juga kasus trauma fisik seperti patah tulang, tandas Dr. Erwin. Dalam prakteknya, Dr.Erwin lebih banyak menangani penyakit akibat ganguan neurosis, seperti stres, depresi, fobia, atau rasa cemas yang berlebihan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ganguan kejiwaan seperti stres lebih mudah disembuhkan dengan hipnoterapi, dengan memberikan sugesti, pasien bisa ditenangkan. Kebanyakan orang melakukan tindakan fisik untuk pencegahan dan penyembuhan penyakit kejiwaan. Penyakit jenis ini lebih tepat diobati dengan hipnoterapi, karena yang sakit bukan fisiknya namun jiwanya. Ganguan bioplasmik juga bisa disembuhkan dengan hipnoterapi. Ganguan bioplasmik biasanya ditandai dengan menurunnya ketahanan fisik dan mental.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-size:100%;" &gt;Self Healing&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;Selain dilakukan oleh terapis, hipnoterapi juga bisa dilakukan untuk penyembuhan diri sendiri atau self healing. Sebenarnya beberapa penyakit sumbernya dari pikiran kita. Ramalan diri sendiri atau sugesti hipnosis seringkali menjadi nyata karena pikiran kita yang memasukan sugesti dalam proses pemikiran. Seperti saat kita kehujanan, di dalam pikiran kita akan tersugesti, saya akan sakit kepala atau pusing karena kehujanan. Akibatnya tubuh benar-benar mengalami sakit kepala. Padahal jika ditanamkan sugesti saya akan sehat dan tidak akan terjadi apa-apa maka sakitpun tidak akan datang. Fenomena seperti ini yang disebut oleh pengobatan memdis barat sebagai efek plasebo.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak penyakit bisa disembuhkan dengan autohipnosis, berdasarkan pengalaman praktek Dr. Erwin, penyakit seperti ketergantungan narkoba, stres, vertigo, insomnia, fobia, migrain, hingga menguruskan berat badan bisa disembuhkan dengan autohipnosis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada kondisi orang sehat, autohipnosis juga bisa digunakan untuk menghindari rekaman negatif, mencegah timbulnya penyakit dan meningkatkan daya tahan tubuh. Ketika tercapai kondisi badan yang sehat, daya tahan tubuh juga meningkat dan badan menjadi tidak mudah sakit. Kemampuan melakukan autohipnosis bisa dipelajari dengan kursus hipnoterapi, dengan 20 kali pertemuan, biasanya Anda sudah bisa melakukan autohipnosis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-size:100%;" &gt;Efek Negatif dan Positif&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;Kelebihan hipnoterapi adalah murah, karena bisa dilakukan sendiri. Hipnoterapi juga relatif lebih efektif menghilangkan rasa nyeri dibandingkan pengobatan analgesik, termasuk morfin sekalipun. Hipnoterapi juga aman tanpa efek negatif seperti efek ketergantungan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Walaupun relatif aman, hipnoterapi mempunyai efek samping. Pada beberapa pasien bia menimbulkan abreaksi. Suatu keadaan dimana pasien keluar dari rekaman bawah sadarnya secara serentak. Akibatnya bisa menimbulkan rasa kekesalan atau kesedihan secara berlebihan, reaksinya pasien bisa tidak terkendali, namun kondisi biasanya tidak berlangsung lama dan bisa dikendalikan oleh terapis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://budiprasetyanto.blogspot.com/2011/03/hipnoterapi.html" target="new"&gt;Sumber&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1606100993887297096-2505767265887400302?l=bumi-tuntungan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://bumi-tuntungan.blogspot.com/2011/09/tentang-cuci-otak-dan-hipnoterapi.html</link><author>noreply@blogger.com (Kiki)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-1606100993887297096.post-1004671341132069556</guid><pubDate>Thu, 08 Sep 2011 03:15:00 +0000</pubDate><atom:updated>2011-09-08T10:52:28.597+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Wawasan Pengetahuan</category><title>Beberapa Keanehan Saat Bayi Lahir</title><description>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Saat hamil, Anda tentu rajin membaca-baca buku dan majalah mengenai  kehamilan dan pengasuhan anak. Anda mendapat banyak informasi mengenai  persalinan, masa-masa kurang tidur ketika si kecil telah hadir, dan  cara-cara menyusui. Namun, sudah tahukah Anda bagaimana kondisi bayi  yang baru dilahirkan? Misalnya, mengapa matanya juling, atau suara  nafasnya berat?&lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Dr Alanna Levine, pakar pengasuhan anak di  Orangetown Pediatric Associates di New York, membeberkan lima hal yang  mungkin akan Anda temukan pada si kecil:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. &lt;strong&gt;Poop-nya muncrat&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Jangan mengaku baru punya bayi bila belum melihat &lt;em&gt;poop&lt;/em&gt; yang berceceran di popoknya. Bahkan, &lt;em&gt;poop&lt;/em&gt;-nya  ini bisa mengenai ranjang atau dinding di sekitarnya. Menurut Dr  Levine, "Poop bayi yang baru lahir kebanyakan berupa cairan, bercampur  dengan tekstur seperti mustar." Memang tidak butuh tenaga ekstra untuk  membersihkannya, hanya sedikit latihan untuk membiasakan diri. Maklum  saja, hal ini akan sering Anda alami.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tinja bayi yang terbilang  sehat adalah yang berwarna coklat, atau kuning kehijauan. Jika Anda  melihat ada tanda-tanda darah di sana, sebaiknya Anda membawa si kecil  ke dokter.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;2. Suara erangan&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Bayi tak hanya  bisa menangis, tetapi juga mengerang, merintih, mendengus, mendengkur,  dan berbagai suara aneh lainnya. Semua suara aneh tersebut disebabkan  jalan di rongga hidung bayi menyempit pada awal kelahirannya. Hal ini  menyebabkan lendirnya terperangkap di sana, dan menciptakan beberapa  efek suara yang hebat.&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Yang bisa Anda lakukan saat mendengar  suara-suara ini adalah membersihkan hidung bayi dengan pompa isap untuk  hidung. Perhatikan juga apakah erangan itu terdengar di setiap nafasnya.  Jika ya, mungkin ia punya masalah sulit bernafas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;3. Kepalanya peyang&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Persalinan  bukan hanya sulit dialami oleh ibu, tetapi juga si bayi. Ia pun  berusaha keras keluar dari saluran kelahirannya. Bayangkan ketika Anda  mengejan saat bayi masih belum keluar sepenuhnya. Kepalanya masih lunak  dan mudah dibentuk itu harus melewati tulang pinggul Anda, sehingga  menyebabkan bentuknya menjadi gepeng atau peyang.&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Jika tidak  terjadi saat persalinan, bentuk kepala yang peyang itu juga bisa terjadi  jika ia terlalu lama tidur dalam posisi telentang. Karena itu,  sering-seringlah menggendong bayi Anda, demikian saran Dr Levine. Atau,  pindah-pindahkan posisi mainan atau posisi tidurnya, agar ia tidak hanya  menghadap ke satu sisi saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, bila Anda sudah mencoba  berbagai cara  namun kepala bayi masih terlihat rata di beberapa tempat,  bayi mungkin membutuhkan semacam helm sementara untuk mengoreksi bentuk  kepalanya. Helm semacam ini akan efektif jika dipakai pada usia 4-6  bulan. Segera konsultasikan dengan dokter bila Anda melihat ada yang  salah dengan kepalanya.&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;4. Penisnya bengkak&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Pada  bayi laki-laki, Anda mungkin akan melihat penisnya sedikit lebih besar  daripada yang Anda bayangkan, khususnya pada testisnya. Hal ini mungkin  dipengaruhi oleh paparan hormon pada perut Anda sesaat sebelum  melahirkan. Kemungkinan lain, ada cairan ekstra di dalam kantung sekitar  testikelnya. Namun cairan ini akan dikeluarkan ketika si kecil buang  air dalam beberapa hari berikutnya.&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Hal yang sama juga terjadi  pada bayi perempuan, dimana labia-nya juga terlihat membengkak pada  hari-hari pertamanya. Pembengkakan ini juga akan berhenti dalam beberapa  hari. Bahkan karena begitu banyaknya cairan yang akan dikeluarkan dalam  beberapa hari tersebut, bayi bisa kehilangan 10 persen berat badan  awalnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang perlu dikhawatirkan adalah ketika bengkak itu tak juga menghilang. Bayi laki-laki bisa mengalami kondisi yang disebut &lt;em&gt;hydrocele&lt;/em&gt;, penimbunan cairan di dalam kantung testikelnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;5. Matanya juling&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Bayi  yang baru lahir jelas baru mengeksplorasi seluruh kemampuannya, salah  satunya adalah indera penglihatannya. Si kecil butuh waktu untuk  menemukan kontrol ototnya, dan mengasah teknik-teknis fokusnya. Namun,  mata bayi bisa saja terlihat juling, meskipun sebenarnya tidak.  Lipatan  kulit ekstra di jembatan hidung dapat menutupi bagian putih dari mata  bayi. Hal ini bisa menciptakan suatu ilusi optikal yang disebut &lt;em&gt;pseudoesotropia&lt;/em&gt;. Perhatikan baik-baik, apakah pupil bayi sebenarnya berbaris rata, atau bergerak bersamaan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut  Dr Levine, jika bayi masih menunjukkan tanda-tanda juling atau mata  yang "mengembara" kemana-mana hingga enam bulan, Anda perlu membawanya  ke dokter. Bila mata julingnya yang menatap ke dua arah terlihat kronis,  kemungkinan ia mengalami &lt;em&gt;strabismus&lt;/em&gt;. Bila hanya satu mata yang menatap ke arah lain, hal ini disebut &lt;em&gt;amblyopia&lt;/em&gt;.&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;a href="http://haxims.blogspot.com/2010/04/5-keanehan-saat-bayi-lahir.html" target="new"&gt;Sumber&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1606100993887297096-1004671341132069556?l=bumi-tuntungan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://bumi-tuntungan.blogspot.com/2011/09/beberapa-keanehan-saat-bayi-lahir.html</link><author>noreply@blogger.com (Kiki)</author><thr:total>1</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-1606100993887297096.post-3268841337421166368</guid><pubDate>Thu, 08 Sep 2011 03:09:00 +0000</pubDate><atom:updated>2011-09-08T10:52:28.602+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Wawasan Sejarah</category><title>Organisasi TRIAD</title><description>&lt;p style="text-align: justify;"&gt; Semula bernama Tian Di Hui (Langit, Bumi, dan Manusia&amp;gt;. Didirikan   pada 1760-an, dengan tujuan menumbangkan kekaisaran Manchu-Dinasti Qing   dan merestorasi peraturan Han di Cina. Dinasti Qing tumbang pada 1911.   Komunitas yang awalnya bersifat patriotis ini kemudian berubah tak   terarah. Juga, tak terlibat dan tak ikut menikmati kemajuan Cina. Mereka   marah dan depresi, namun tak mampu mengubah jalan hidup pemberontak   yang mendarah daging selama dua abad lebih. Akhirnya , mereka berkembang   menjadi organisasi kriminal underground. Inil-ah &lt;b&gt;awal mulanya TRIAD&lt;/b&gt; yang kita kenal.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;table class="tr-caption-container" style="margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center;" align="center" cellpadding="0" cellspacing="0"&gt;&lt;tbody&gt; &lt;tr&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-w17cvtpU2a4/TlZVDgyHJOI/AAAAAAAAR14/SE1sB28Cqo8/s1600/sun-yat-sen.jpg" style=""&gt;&lt;img src="http://4.bp.blogspot.com/-w17cvtpU2a4/TlZVDgyHJOI/AAAAAAAAR14/SE1sB28Cqo8/s1600/sun-yat-sen.jpg" border="0"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt; &lt;tr&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;DR Sun Yat Sen &lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt; &lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sampai dengan berkuasanya DR Sun Yat Sen yang membentuk&lt;b&gt; Republik Rakyat China &lt;/b&gt;Triad   banyak mendapat fasilitas karena menurut sumber yang bisa di percaya  DR  Sun Sat Sen udah ikut menjadi anggota triad sejak beliau masih muda   beliau terbang dari amerika ke RRC untuk menjadi presiden.sampai dengan   berkuasanya Ciang Kai Sek Triad juga masih mendapat fasilitas.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;table class="tr-caption-container" style="margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center;" align="center" cellpadding="0" cellspacing="0"&gt;&lt;tbody&gt; &lt;tr&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-RDKcdaCt96Q/TlZVv7NMwsI/AAAAAAAAR18/2NYuuEyT5O0/s1600/chiang.jpg" style=""&gt;&lt;img src="http://3.bp.blogspot.com/-RDKcdaCt96Q/TlZVv7NMwsI/AAAAAAAAR18/2NYuuEyT5O0/s1600/chiang.jpg" border="0"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt; &lt;tr&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;Chiang Kai Sek&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt; &lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pada 1949, partai Komunis mengambil alih pemerintah Cina dan  menerapkan  pengawasan ketat. Hal ini mengakibatkan para anggota TRIAD  menyingkir ke  daerah selatan, Hongkong, guna melanjutkan kegiatan.  Sekitar 1960 s/d  70-an tersiar kabar bahwa mereka sering bekerja sama  dengan kepolisian  dalam mengontrol wilayah kekuasaan TRIAD. Hal ini  menimbulkan korupsi di  tubuh kepolisian. Sebab, kepolisian harus  mendanai aktivitas TRIAD  sebagai imbalan. Pada 1974, Komisi Independen  Pemberantas Korupsi (ICAC)  mengatasi masalah ini yang mengakibatkan  TRIAD kehilangan sumber dana  utamanya, hingga akhirnya mereka beralih  ke perdagangan underground.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Terdapat sekita 57 komunitas di Hongkong. Kekuatannya terus  meningkat,  namun tetap ‘merendah’. Mereka kejam dalam urusan kriminal.  Skala  keanggotaannya sangat rumit. Kekuatannya lebih kuat dari yang   diperkirakan. Mereka beroperasi dalam skala yang sangat kecil dan   membatasi kekerasan antar anggota geng untuk menghindari sorotan publik.   Tak ada figur pemimpin, namun secara umum mereka tergabung dari   beberapa kelompok independen yang sederajat, sehingga tidak dapat sling   perintah dan perbedaan level. Kekuatan sesungguhnya berada di level   bawah dari hirarki-nya. Biasanya seorang petarung membawahi sekitar 15   anggota aktif yang menguasai jalanan, gedung, pasar, lapangan, atau   taman. Mereka juga memiliki kode numerik sendiri untuk membedakan posisi   dalam geng, seperti &lt;b&gt;426 yang berarti ‘petarung’&lt;/b&gt;, &lt;b&gt;489 ‘ketua’&lt;/b&gt;, &lt;b&gt;438 ‘deputi ketua&lt;/b&gt;’, &lt;b&gt;25 ‘mata-mata’&lt;/b&gt; atau ‘pengkhianat’, dan lain-lain.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Untuk menjadi anggota TRIAD, harus menjalankan upacara dengan mengucapkan 36 butir sumpah, 3 butir di antaranya:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;‘Setelah memasuki gerbang Hung I, saya harus memperlakukan   orangtua dan kerabat dari saudara sesumpah saya sebagai keluarga saya   sendiri. Jika saya melanggar saya bersedia mati disambar lima petir.’&lt;/li&gt;&lt;li&gt;‘Saya  tidak akan berkonspirasi dengan orang lain untuk mencurangi  saudara  sesumpah saya dalam berjudi. Jika terjadi saya akan mati oleh  pedang  anggota-anggota saya sendiri.’&lt;/li&gt;&lt;li&gt;‘Jika saya mengetahui bahwa  Pemerintah mencari saudara sesumpah  saya, maka saya akan segera  memberitahu saudara sesumpah saya tersebut  agar ia dapat melarikan diri  dengan segera. Jika melanggar saya akan  mati disambar lima petir.’&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Aktivitas TRIAD di Luar Negeri&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Aktivitas TRIAD di luar negeri aktif di kota-kota berpopulasi orang  Cina  yang cukup besar, seperti San Fransisco, New York, Seattle,  Chicago,  Sacramento, Boston, Los Angeles, Las Vegas, Auckland, New  Orleans, Van  Couver, Toronto, dan Sao Paulo. Dan, diperkirakan London,  Manchester,  dan Amsterdam merupakan pusat baru aktivitas TRIAD. Mereka  sering  terlibat dalam penyelundupan imigran ilegal dari Asia Timur yang  menuju  Amerika Serikat, Kanada, dan Inggris.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;font size="large"&gt;&lt;b&gt;&lt;font size="small"&gt;Organisasi Kriminal TRIAD&lt;/font&gt;&lt;/b&gt;&lt;/font&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Saat ini posisi TRIAD lebih mirip seperti organisasi bisnis.  Interaksi  antar kekuatan geng TRIAD di Cina daratan, Taiwan, Macau, dan  Hongkong  tidak menghindar dari perhatian pihak berwenang setempat,  namun justru  mendapat banyak keuntungan. Pasar terbesar saat ini berada  di Cina  daratan, dan mereka sangat berorientasi pada bisnis. Mereka  mengejar  uang dalam jumlah besar lewat jalan apapun&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Organisasi kriminal Tionghoa adalah gengster beretnis Tionghoa yg   terlibat dlm kegiatan ilegal. Geng2 ini yang diselidiki MID (Departemen   Intel Militer) RRT dpt dikategorikan sbg dua kelompok :&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;b&gt;organisasi kriminal tradisional (contoh: Triad Wo Hop To, Triad 14K)&lt;/b&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;b&gt;organisasi kriminal yang non-tradisional (contoh: geng Fuqing dan Taihuancai alias "Big Circle Boys")&lt;/b&gt;. &lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kelompok triad Tionghoa ini berbasis dan Hong Kong, Macau, Taiwan dan negara lain dimana terdpt&lt;br /&gt;komunitas etnis Tionghoa yang besar spt Amerika Serikat, Eropa Barat,&lt;br /&gt;Jepang dan Asia Tenggara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kelompok triad ini memiliki kesamaan berikut: asal usul sejarah yg   berusia bbrp ratus thn, struktur organisasi hirarkis yang kukuh dan   upacara yang mengikat tiap2 anggota satu sama lain. Misalnya, San Yee On   dr etnis Tiociu secara khusus didirikan org Tiociu yang merupakan   minoritas di Hong Kong yang mayoritas org Konghu, mereka memiliki   struktur organisasi hirarkis yang kukuh spt misalnya upacara pelantikan   anggota baru dan upacara naik pangkat bagi anggota yg mencapai pangkat   org dlm.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemimpin kelompok triad tdk langsung mengelola kegiatan anggotanya  di  negara lain, tetapi pengaruh mereka meluas secara internasional   disebabkan kekuatan finansial dan hubungan bisnis global dan hubungan   pribadi yang mereka miliki. Sbgn besar anggota senior dr kelompok triad   yang telah berdiri lama adalah pengusaha yang kurang terlibat dlm   kegiatan usaha yang sah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak diantara mereka telah memperoleh paspor negara asing, tmsk  para  anggota keluarga mereka dan mereka telah melakukan diversifikasi  dlm  usaha mereka dan berinvestasi keuntungan dr kegiatan kriminal yang   mereka dptkan di negeri lain. Mereka melakukan kerjasama dgn anggota   triad di luar negeri dlm kejahatan&lt;br /&gt;internasional spt misalnya pengederan narkoba, penyelundupan  pendatang  ilegal, penipuan kartu kredit, pencurian peralatan komputer  dan  kendaraan bermotor, pembajakan hak cipta intelktual dan pencucian  uang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dgn bbrp pengecualian, struktur organisasi triad Tionghoa jaman skrg   lebih sederhana. Org dlm td mendikte bawahan mereka mengenai kegiatan   kriminal yang dlm mana hrs mrk libatkan diri dan sebaliknya.&lt;br /&gt;Tingkat smp mana org dlm mendaptkan kelebihan dlm bentuk uang dr   kedudukan mereka dlm hirarki triad itu berbeda2. Org yang langsung   memimpin organisasi kriminal beruntung drpdnya sdgkan org lain bagi   siapa pangkat tinggi merupakan pahal tersendiri, bisa jd tdk menerima   bagian secara langsung dr keuntungan yang berasal dr kegiatan anggota.   Sbg besar kelompok triad telah mengalami desentralisasi sejauh mana tdk   ada lagi komite pusat utama utk mempersatukan faksi2 dr kelompok yang   terlibat konflik satu sama lain agar memperoleh kontrol di wilayah   masing2.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anggota triad modern yang hanya mencari keuntungan pribadi adalah   wirausaha yang individualis. Mereka pindah dari satu kelompok triad ke   yg lain semau mereka dan jarang sekali mereka setia pd organisasi&lt;br /&gt;dimana mereka menjadi anggota. Mereka sangat perhitungan mengenai   kelebihan yang bisa mereka dapatkan dari Dai Lo (kakak) mereka. Jika   mereka tdk puas dengan hubungan itu, mereka bisa mendatangi seorang Dai   Lo yang baru dr kelompok triad lain dan minta bergabung. Mereka   memanfaatkan kelompok triad mereka sbg basis kekuasaan yang memberikan   mereka suatu jaringan dimana mereka dpt menghimpun sumber daya utk   mengatur kegiatan kriminal demi uang panas yang datang cepat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;font size="large"&gt;&lt;b&gt;Apa kaitan Chiang Kai-shek, Sun Yat-sen dan Triad&lt;/b&gt;&lt;/font&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Triad punya sejarah yang panjang, Triad juga tidak dapat disamakan   dengan organisasi sejenis seperti Yakuza di Jepang ataupun Mafia di   Italia. Triad di dalam sejarah Tiongkok mempunyai sebuah kedudukan yang   tidak dapat dinihilkan.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;table class="tr-caption-container" style="float: left; text-align: left;" cellpadding="0" cellspacing="0"&gt;&lt;tbody&gt; &lt;tr&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-pixqNthQXeY/TlZW1oNvYdI/AAAAAAAAR2A/Sjg_9Wni_rU/s1600/images.jpg" style=""&gt;&lt;img src="http://3.bp.blogspot.com/-pixqNthQXeY/TlZW1oNvYdI/AAAAAAAAR2A/Sjg_9Wni_rU/s1600/images.jpg" border="0"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt; &lt;tr&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;&lt;b&gt;Chen Yong-hua&lt;/b&gt; (Tan Eng-hoa)&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt; &lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Asal  mula Triad sebagai sebuah organisasi rahasia telah  mulai dicatat  sekitar masa pemerintahan Kangxi, namun karena organisasi  ini rahasia,  maka tidak ada catatan sejarah resmi mengenainya.  Pendirinya juga tidak  diketahui. Sampai sekarang, para sejarahwan masih  punya beberapa versi  tentang pendiri Triad ini, versi pertama menunjuk  kepada &lt;b&gt;Chen Yong-hua&lt;/b&gt; (Tan Eng-hoa) yang merupakan penasehat dari Koxinga di Taiwan. Versi lain mengatakan bahwa pendirinya adalah&lt;b&gt; Lin Shuang-wen (Lim Song-bun) &lt;/b&gt;yang pernah saya singgung di posting saya sebelumnya tentang pemberontakan orang Taiwan terhadap Dinasti Qing.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Namun sebuah versi yang lebih berlatar belakang sejarah adalah   kontribusi Shaolin dalam pembentukan Triad ini. Suku Tibet memberontak   terhadap Qing, Shaolin atas permintaan pemerintah membantu memadamkan   pemberontakan itu, namun setelah pemadaman, Shaolin sendiri dituduh   pemerintah sebagai pembangkang. Ini menyebabkan Shaolin direpresi dan   Shaolin akhirnya membentuk Triad untuk melawan Qing.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siapa pendirinya tidaklah penting, namun para sejarahwan sepakat  bahwa  Triad muncul di penghujung pemerintahan Kangxi sampai  pemerintahan  Yongzheng, sekitar tahun 1700 - 1740.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;font size="large"&gt;&lt;b&gt;Apa tujuan pembentukan Triad&lt;/b&gt;&lt;/font&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tujuan pembentukan Triad adalah &lt;b&gt;“fan qing fu ming”&lt;/b&gt;, sebuah  slogan  yang menyerukan perlawanan kepada Qing untuk mengembalikan  kejayaan  Ming. Qing adalah rezim Manchuria, Ming adalah rezim Han.  Triad kemudian  mengadakan gerakan bawah tanah karena secara terang2an  direpresi oleh  pemerintah Qing.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Triad sering memberontak di selatan Tiongkok, karena di utara  pemerintah  Qing relatif lebih berpengaruh. Pemberontakan Taiping juga  dibantu oleh  Triad di Guangdong dan Fujian.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;table class="tr-caption-container" style="margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center;" align="center" cellpadding="0" cellspacing="0"&gt;&lt;tbody&gt; &lt;tr&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-pokOxIhi3KI/TlZXeB-Uu9I/AAAAAAAAR2E/fyFvjtHuM5k/s1600/Last-emperor-puyi.jpg" style=""&gt;&lt;img src="http://2.bp.blogspot.com/-pokOxIhi3KI/TlZXeB-Uu9I/AAAAAAAAR2E/fyFvjtHuM5k/s1600/Last-emperor-puyi.jpg" border="0"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt; &lt;tr&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;&lt;font size="small"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;Pu Yi Kaisar Terakhir Dinasti Qing&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/font&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt; &lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;br /&gt;&lt;font size="large"&gt;&lt;b&gt;Asal mula kata Triad&lt;/b&gt;&lt;/font&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Triad diambil dari nama Tionghoa &lt;b&gt;“San He Hui” "Perkumpulan Tiga Unsur”&lt;/b&gt;   yang sebenarnya merupakan nama lain daripada nama organisasi rahasia   ini. Nama asli organisasi rahasia ini di zaman tersebut adalah “Tian Di   Hui” “Perkumpulan Langit dan Bumi”. San He Hui sendiri muncul setelah   menambahkan unsur Manusia ke dalam 2 unsur lainnya, Langit dan Bumi.&lt;b&gt;Triad juga terkenal dengan nama lainnya, “Hong Men”"Sekte Hong”.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;font size="large"&gt;&lt;b&gt;Kaitan Sun Yat-sen dan Chiang Kai-shek dengan Triad&lt;/b&gt;&lt;/font&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sun Yat-sen menggunakan kekuatan Triad untuk konsolidasi revolusi   menumbangkan rezim Qing. Sun Yat-sen dalam beberapa kesempatan   mengucapkan terima kasih kepada organisasi ini atas bantuan konsolidasi   kekuatan yang memang tidak dipunyai oleh Sun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Chiang Kai-shek lain lagi. Ia tidak berkaitan dengan Triad,  melainkan  organisasi rahasia lainnya, Qing Bang. Qing Bang ini juga  muncul di  zaman Qing, namun tidak mempunyai tujuan “fan qing fu ming”.  Mereka  hanya berorganisasi sebagai oposisi pemerintah, menyerukan mogok  kerja  atau bertindak sebagai penjaga keamanan bagi kalangan asing di  wilayah  konsesi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Chiang Kai-shek dekat dengan seorang tetua Qing Bang di Shanghai, Du   Yue-sheng. Du Yue-sheng ini banyak membantu Chiang dalam melaksanakan   “program2″ Chiang yang rahasia misalnya membantu melenyapkan lawan   politiknya, merepresi gerakan buruh dan lain2. Ini yang menyebabkan   banyak orang mengira Chiang adalah orang Qing Bang. Namun memang ada   catatan menyebutkan bahwa Chiang adalah anggota Qing Bang sebelum ia   masuk dinas militer.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;font size="large"&gt;&lt;b&gt;Perkembangan Triad di zaman sekarang&lt;/b&gt;&lt;/font&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Triad setelah membantu menumbangkan rezim Qing, tidak menuntut  pendirian  kembali Dinasti Ming. Misi yang diemban Triad selesai sudah.  Namun  Triad tidak bubar, melainkan berubah menjadi organisasi rahasia  dalam  bentuk dan misinya yang lain. Triad berkembang sendiri2 dengan  subur di  Taiwan, Hongkong dan Makau. Di daratan, sejak berkuasanya  komunis,  organisasi rahasia ini otomatis direpresi dan digencet ruang  geraknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Triad masih ada di Taiwan dengan nama “Hong Men”, sekarang telah  menjadi  organisasi rahasia yang resmi. Triad di HK berkembang menjadi   organisasi kejahatan mirip Yakuza dan Mafia. Namun setelah pembentukan   Badan Anti Korupsi di HK, Triad tidak seganas dulu lagi. Selain itu   Triad, masih banyak organisasi lainnya yang resmi maupun tidak resmi.   Organisasi seperti ini terkadang dijadikan teman, terkadang dijadikan   lawan oleh pemerintah Taiwan maupun HK, ditandai dengan operasi2   pemberantasan yang dilakukan bila pemerintah menganggap organisasi   rahasia tadi telah kelewat batas. Hal yang sama juga dilakukan oleh   polisi Jepang. Masing2 memegang aturan, sehingga di Jepang ada slogan   “Polisi menjaga keamanan di siang hari, Yakuza menjaga keamanan di malam   hari”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://haxims.blogspot.com/2011/09/asal-mula-kelahiran-organisasi-triad.html" target="new"&gt;Sumber&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="overflow: hidden; color: rgb(0, 0, 0); background-color: transparent; text-align: left; text-decoration: none; border: medium none;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1606100993887297096-3268841337421166368?l=bumi-tuntungan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://bumi-tuntungan.blogspot.com/2011/09/organisasi-triad.html</link><author>noreply@blogger.com (Kiki)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://4.bp.blogspot.com/-w17cvtpU2a4/TlZVDgyHJOI/AAAAAAAAR14/SE1sB28Cqo8/s72-c/sun-yat-sen.jpg" height="72" width="72" /><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-1606100993887297096.post-2614409014607041714</guid><pubDate>Thu, 08 Sep 2011 02:59:00 +0000</pubDate><atom:updated>2011-09-08T10:52:28.607+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Wawasan Pengetahuan</category><title>Jenis Dan Macam Alat Kontrasepsi</title><description>Kontrasepsi             adalah alat untuk mencegah kehailan setelah berhubungan intim. Alat atau cara ini bersifat tidak permanent dan memungkinkan  pasangan untuk mendapat anak, apabila diinginkan. Ada berbagai macam alat Kontrasepsi yang tersedia dipasaran dan dapat dibeli dengan bebas.&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;Antara lain adalah :&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;•	Alat Kontarepsi Berupa Kondom&lt;br /&gt;•	Alat Kontarepsi Berupa Diagfragma&lt;br /&gt;•	Alat Kontarepsi Berupa Susuk KB&lt;br /&gt;•	Alat Kontarepsi Berupa Suntikan KB (KB Suntik)&lt;br /&gt;•	Alat Kontarepsi Berupa Pil KB&lt;/p&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-Cjt-cCQqjaA/TmgxjH8S5II/AAAAAAAABzI/PVcM-ZkI_OM/s1600/macam-macam%2Bkontrasepsi.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 350px; height: 295px;" src="http://1.bp.blogspot.com/-Cjt-cCQqjaA/TmgxjH8S5II/AAAAAAAABzI/PVcM-ZkI_OM/s400/macam-macam%2Bkontrasepsi.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5649820212033414274" border="0"&gt;&lt;/a&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Berikut ini adalah penjabaran dari macam-macam alat kontarasepsi tersebut.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;ALAT KONTRASEPSI  BERUPA KONDOM&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Kondom adalah suatu alat kontrasepsi berupa sarung dari karet yang  diselubungkan ke organ intim lelaki, yang bekerja dengan cara mencegah  sperma bertemu dengan sel telur sehingga tidak terjadi pembuahan. Kondom  merupakan salah satu metode pencegahan kehamilan yang sering  di-gunakan. Kondom juga bisa digunakan untuk melindungi pasangan dan  diri sendiri dari virus HIV dan penyakit menular seksual. Tapi apakah  pemakaian kondom cukup aman dan efektif untuk melindungi Anda dari  kehamilan yang tidak diinginkan dan penyakit?&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Aman atau efektifnya pemakaian kondom sebagai alat pencegah kehamilan  dan pencegah penyebaran penyakit ternyata tergantung pada cara  pemakaiannya. Jika kondom dipakai secara tepat dan benar, maka kondom  akan dapat melindungi Anda dan pasangan dari hal-hal tersebut. Jika  dipakai secara asal-asalan, ada kemungkinan kegagalan penggunaan kondom,  yakni meski sudah digunakan, tetap saja Anda dapat hamil atau  terinfeksi penyakit menular seksual.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Penggunaan kondom yang benar adalah memakaikannya pada organ intim pria yang ereksi. Sisakan  ruangan di bagian paling ujung kondom untuk menampung sperma, caranya  dengan menjepit bagian paling ujung kondom dengan jari saat memakai  kondom tersebut. Setelah terjadi ejakulasi dan sperma keluar dan  ditampung oleh kondom tersebut, segera tarik penis dari vagina selama  penis masih ereksi. Karena kalau penis sudah tidak dalam keadaan ereksi,  kondom akan menjadi longgar dan sperma yang sudah tertampung tadi bisa  merembes keluar dan dapat membuahi.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Kesalahan pemakaian kondom yang lain adalah membuat kondom robek,  misalnya karena kena kuku atau ikut robek saat membuka plastiknya.  Kondom yang sobek tidak akan melindungi dengan sempurna, karena itu Anda  dan pasangan harus memperhatikan dengan baik instruksi pemakaiannya.  Selain itu ada kemungkinan juga kondom yang Anda gunakan bersama  pasangan memiliki cacat produksi, maka perhatikan dengan seksama sebelum  digunakan. Kondom yang sudah digunakan harus segera dibuang dan tidak  boleh dipakai lagi. Perhatikan juga tanggal kadaluarsanya, karena  berkaitan dengan elastisitas kondom tersebut. Yang terakhir adalah Anda  lebih baik memilih kondom yang terbuat dari bahan lateks karena dapat  melindungi lebih baik dari bahan-bahan yang lain.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Menurut penelitian, kondom terbukti memiliki kemungkinan kegagalan  sebesar 2-3%. Berarti dari 100 wanita yang pasangan yang menggunakan  kondom saat bercinta, 2-3 wanitanya terbukti hamil. Karena itu, untuk  meningkatkan efektifitas kondom, lebih baik gunakan bersama-sama dengan  alat kontrasepsi lain, misalnya spermisida. Spermisida adalah senyawa  kimia yang berfungsi membunuh sperma, bentuknya bisa berupa jeli, krem,  sampai busa atau tablet yang harus dimasukkan ke dalam vagina.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Saat ini terdapat banyak kondom dengan bentuk, tekstur, dan rasa yang  bervariasi yang dirancang untuk menambah kepuasan dan kenyamanan dalam  bercinta. Silakan bereksperimen dengan aneka kondom tersebut, namun  tetap perhatikan cara pemakaiannya, agar Anda dan pasangan terlindungi  dengan maksimal.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;ALAT KONTRASEPSI  BERUPA DIAGFRAGMA&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Kontrasepsi diafragma merupakan hal yang tidak biasa di Indonesia.  Kontrasepsi ini adalah kontrasepsi barier yang tidak mengurangi  kenikamatan berhubungan seksual karena terjadi skin to skin kontak  antara penis dengan vagina dan dapat meningkatkan frekuensi sentuhan  pada G Spot dalam. Sayangnya diafragma memiliki efektifitas yang paling  rendah dibandingkan dengan alat kontrasepsi lainnya, selain itu  pemasangannya harus oleh tenaga kesehatan dan harganya relatif lebih  mahal. Bentuk dan pemasangannya adalah sebagai berikut :&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;font style="font-weight: bold;"&gt;ALAT KONTRASEPSI  BERUPA SUSUK KB (IMPLAN)&lt;/font&gt;&lt;br /&gt;Susuk: Disebut alat kontrasepsi bawah kulit, karena dipasang di bawah  kulit pada lengan atas, alat kontrasepsi ini disusupkan di bawah kulit  lengan atas sebelah dalam.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Bentuknya semacam tabung-tabung kecil atau pembungkus plastik  berongga dan ukurannya sebesar batang korek api. Susuk dipasang seperti  kipas dengan enam buah kapsul atau tergantung jenis susuk yang akan  dipakai. Di dalamnya berisi zat aktif berupa hormon. Susuk tersebut akan  mengeluarkan hormon sedikit demi sedikit. Jadi, konsep kerjanya  menghalangi terjadinya ovulasi dan menghalangi migrasi sperma. Pemakaian  susuk dapat diganti setiap 5 tahun, 3 tahun, dan ada juga yang diganti  setiap tahun. Penggunaan kontrasepsi ini biayanya ringan. Pencabutan  bisa dilakukan sebelum waktunya jika memang ingin hamil lagi. Berbentuk  kapsul silastik (lentur), panjangnya sedikit lebih pendek daripada  batang korek api. Jika Implant dicabut kesuburan bisa pulih dan  kehamilan bisa terjadi  Cara pencabutan Implan hampir sama dengan  pemasangannya yaitu dengan penyayatan kecil dan dilakukan oleh petugas  kesehatan yang terlatih.  Sebelum pemasangan Implan sebaiknya kesehatan  Ibu diperiksa terlebih dahulu,dengan tujuan untuk mengetahui apakah Ibu  bisa memakai Implan atau tidak.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;Cara Kerja&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Sama dengan pil namun susuk ditanamkan di dalam kulit, biasanya di  lengan atas. Implan mengandung progesteron yang akan terlepas secara  perlahan dalam tubuh.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Efektifitas&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;•	Lendir serviks menjadi kental&lt;br /&gt;•	Menggangu proses pembentukan endometrium sehingga sulit terjadi implantasi&lt;br /&gt;•	Mengurangi transportasi sperma&lt;br /&gt;•	Menekan ovulasi&lt;br /&gt;•	99 % Sangat efektif (kegagalan 0,2 – 1 kehamilan per 100 perempuan)&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;Indikasi Susuk KB&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;•	Pemakaian KB yang jangka waktu lama&lt;br /&gt;•	Masih berkeinginan punya anak lagi, tapi jarak antara kelahirannya tidak terlalu dekat.&lt;br /&gt;•	Tidak dapat memakai jenis KB yang lain&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;Yang Harus Ibu Lakukan Setelah Pemasangan Implan&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Daftarkan diri segera ke Pos KB Desa atau pusat pelayanan kesehatan  lainya, agar  dapat dibantu mengingatkan pada saat jatuh tempo  pencabutannya.  Sesudah pemasangan mungkin Ibu mengalami sedikit nyeri  dibekas tempat pemasangan, Ibu tidak usah khawatir, karena rasa nyeri  akan hilang dalam satu atau dua hari. Untuk mencegah terjadinya Infeksi  dibekas pemasangan Implant harus dijaga supaya tetap kering selama 3  hari, jika ibu akan mandi angkatlah tangan tempat pemasangan Implant  agar luka tidak terkena air, sebab jika luka menjadi basah dapat   menyebabkan Infeksi. Jangan segan untuk membicarakan dengan petugas  lapangan KB dan petugas kesehatan jika ada masalah dengan pemakaian  Implant.  Sesudah 5 Tahun Implan harus dicabut dan apabila Ibu masih  berniat memakai implant kembali maka implant dapat dipasangkan lagi.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;Keuntungan&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;•	Tahan sampai 5 tahun atau sampai diambil. Kesuburan akan kembali  segera setelah pengangkatan. Pencegahan kehamilan terjadi dalam waktu 24  jam setelah pemasangan.&lt;br /&gt;•	Melindungi wanita dari kanker rahim.&lt;br /&gt;•	Aman digunakan setelah melahirkan dan menyusui.&lt;br /&gt;•	Tidak mengganggu aktivitas seksual.&lt;br /&gt;•	Daya guna tinggi&lt;br /&gt;•	Perlindungan jangka panjang (3 tahun untuk Jadena)&lt;br /&gt;•	Pengembalian tingkat kesuburan yang cepat setelah pencabutan&lt;br /&gt;•	Tidak memerlukan pemeriksaan dalam&lt;br /&gt;•	Bebas dari pengaruh estrogen&lt;br /&gt;•	Tidak menggangu kegiatan senggama&lt;br /&gt;•	Klien hanya perlu kembali ke klinik bila ada keluhan&lt;br /&gt;•	Dapat dicabut setiap saat sesuai dengan kebutuhan&lt;br /&gt;•	Mengurangi nyeri haid&lt;br /&gt;•	Mengurangi jumlah darah haid&lt;br /&gt;•	Mengurangi/memperbaiki anemia&lt;br /&gt;•	Melindungi terjadinya kanker endometrium&lt;br /&gt;•	Menurunkan angka kejadian kelainan jinak payudara&lt;br /&gt;•	Melindungi diri dari beberapa penyebab penyakit radang panggul&lt;br /&gt;•	Menurunkan angka kejadian endometriosis.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;Kelemahan&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Tidak dianjurkan untuk penderita penyakit hati, kanker payudara,  perdarahan tanpa sebab, penggumpalan darah, penderita tekanan darah  tinggi, penyakit kandung empedu, kolesterol tinggi, siklus menstruasi  tidak teratur, sakit kepala, penyakit jantung. Beberapa jenis susuk,  yang tampak dari luar atau terasa bila diraba. Pada kebanyakan klien  dapat menyebabkan pola haid berupa perdarahan bercak (spotting),  hipermenorea, atau meningkatnya jumlah darah haid, serta amenorea.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;br /&gt;Keluhan-Keluhan Yang Dapat Timbul akibat Pemasangan&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;•	Nyeri kepala, peningkatan/penurunan berat badan, nyeri payudara,  mual-mual, pening/pusing kepala, perubahan perasaan (mood) atau  kegelisahan&lt;br /&gt;•	Membutuhkan tindakan pembedahan minor untuk insersi dan pencabutan&lt;br /&gt;•	Tidak memberikan efek protektif terhadap infeksi menular seksual termasuk AIDS&lt;br /&gt;•	Klien tidak menghentikan sendiri pemakaian kontrasepsi ini sesuai  dengan keinginan, akan tetapi harus pergi ke klinik untuk pencabutan&lt;br /&gt;•	Efektifitasnya menurun bila menggunakan obat-obat tuberkulosis atau obat epilepsy&lt;br /&gt;•	Terjadinya kehamilan ektopik sedikit lebih tinggi (1,3 per 100.000 wanita pertahun)&lt;br /&gt;•	 Keluar bercak-bercak darah atau pendarahan yang lebih banyak selama menstruasi.&lt;br /&gt;•	Hematoma/pembekakan dan nyeri.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;Efek Samping&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Gangguan pola Haid :&lt;br /&gt;•	Tidak haid&lt;br /&gt;•	Pendarahan yang tidak lama&lt;br /&gt;•	Kemungkinan infeksi pada bekas luka pemasangan&lt;br /&gt;•	Perdarahan&lt;br /&gt;•	Siklus menstruasi lebih panjang&lt;br /&gt;•	Rambut rontok&lt;br /&gt;•	Gairah seksual turín&lt;br /&gt;•	Jerawat dan depresi.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;Penanggulangan :&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;•	Hubungan Petugas berwenang&lt;br /&gt;•	Hematoma (warna biru dan rasa nyeri) pada deerah pemasangan, kompres  dengan air dingin selama 2 hari, selanjutnya kompres dengan air  panas/hangat sampai warna biru hilang.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;Kontraindikasi&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;•	Hamil atau diduga hamil, penderita jantung, strok, lever, darah tinggi dan kencing manis.&lt;br /&gt;•	Pendarahan Vagina tanpa sebab.&lt;br /&gt;•	Wanita dalam usia reproduksi&lt;br /&gt;•	Telah atau belum memiliki anak&lt;br /&gt;•	Menginginkan kontrasepsi jangka panjang (3 tahun untuk Jadena)&lt;br /&gt;•	Menyusui dan membutuhkan kontrasepsi&lt;br /&gt;•	Pascapersalinan dan tidak menyusui&lt;br /&gt;•	Pascakeguguran&lt;br /&gt;•	Tidak menginginkan anak lagi, tetapi menolak kontrasepsi mantap&lt;br /&gt;•	Riwayat kehamilan ektopik&lt;br /&gt;•Tekanan darah  6 minggu, asal yakin tidak sedang hamil. atau berikan perlindungan ganda sampai haid lalu mulai suntikan.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Kapan akseptor suntik harus datang untuk kunjungan ulang (follow-up)&lt;br /&gt;-	Pada saat jadual ulangan penyuntikan (1 bulan untuk cyclofem, 2 bulan untuk noristerat dan 3 bulan untuk Depo provera)&lt;br /&gt;-	Bila berhalangan, dapat datang sebelum waktu kunjungan berikutnya&lt;br /&gt;-	Bila tidak dapat datang pada jadual berikutnya, pakai perlindungan  ganda (kondom, spermisida, sampai bisa datang untuk suntikan.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Keluarga Berencana&lt;br /&gt;Keluarga Berencana (KB) adalah istilah yang mungkin sudah lama anda  kenal. KB artinya mengatur jumlah anak sesuai kehendak Anda, dan  menentukan sendiri kapan Anda ingin hamil. Bila Anda memutuskan untuk  tidak segera hamil sesudah menikah, Anda bisa ber-KB.Layanan KB di  seluruh Indonesia sudah cukup mudah diperoleh. Ada beberapa metoda  pencegahan kehamilan, atau penjarangan kehamilan, atau kontrasepsi, bisa  Anda pilih sendiri.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Tak seorang pun boleh memaksa Anda mengikuti program KB. tak seorang  pun bisa menggunakan alat KB tertentu bila itu bukan pilihan Anda.  Tetapi kalau alat yang Anda pilih bisa membahayakan diri Anda sendiri  atau, memperparah penyakit yang sudah anda derita, pekerja kesehatan  mungkin menyarankan alat lain yang mungkin lebih aman. Meskipun tidak  ada paksaan, bila Anda telah mengerti risiko-risiko yang mengancam  kesehatan atau bahkan keselamatan Anda sendiri sehubungan dengan  kehamilan dan persalinan, selayaknya Anda mengikuti program KB atas  kesadaran sendiri. Bacalah penjelasan di bawah ini.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Manfaat-manfaat KB&lt;br /&gt;Setiap tahun, ada 500.000 perempuan meninggal akibat berbagai masalah  yang melingkupi kehamilan, persalinan, dan pengguguran kandungan  (aborsi) yang tak aman. KB bisa mencegah sebagian besar kematian itu. Di  masa kehamilan umpamanya, KB dapat mencegah munculnya bahaya-bahaya  akibat :&lt;br /&gt;1.	Kehamilan terlalu dini : Perempuan yang sudah hamil tatkala umurnya  belum mencapai 17 tahun sangat terancam oleh kematian sewaktu  persalinan. Mengapa? karena tubuhnya belum sepenihnya tumbuh; belum  cukup matang dan siap untuk dilewati oleh bayi. Lagipula, bayinya pun  dihadang oleh risiko kematian sebelum usianya mencapai 1 tahun.&lt;br /&gt;2.	Kehamilan terlalu “telat” : Perempuan yang usianya sudah terlalu tua  untuk mengandung dan melahirkan terancam banyak bahaya. Khususnya bila  ia mempunyai problema-problema kesehatan lain, atau sudah terlalu sering  hamil dan melahirkan. Kehamilan-kehamilan terlalu berdesakan jaraknya.  Kehamilan dan persalinan menuntut banyak energi dan kekuatan tubuh  perempuan. Kalau ia belum pulih dari satu persalinan tapi sudah hamil  lagi, tubuhnya tak sempat memulihkan kebugaran, dan berbagai masalah  bahkan juga bahaya kematian, menghadang.&lt;br /&gt;3.	Terlalu sering hamil dan melahirkan : Perempuan yang sudah punya  lebih dari 4 anak dihadang bahaya kematian akibat pendarahan hebat dan  macam-macam kelainan lain, bila ia terus saja hamil dan bersalin lagi.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Jutaan perempuan di seluruh dunia selama ini sudah menggunakan  metoda-metoda KB yang kami paparkan dalam halaman-halaman berikutnya.  Malahan metoda-metoda itu lebih aman ketimbang hamil dan bersalin.  Bila  Anda memilih untuk tetap ber-KB. Sebagian perempuan menginginkan banyak  anak – khususnya di tengah-tengah masyarakat-masyarakat yang miskin,  tak memperoleh pembagian tanah yang adil, sumberdaya kurang, dan  keuntungan social tipis. anak-anak membantu pekerjaan orangtua  sehari-hari, dan merawat mereka di usia lanjut. di banyak tempat, jumlah  anak yang sedikit dianggap sebagai kemewahan (hanya orangtua yang  berkecukupan saja yang mampu mengurangi jumlah anak).&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Tetapi sebagian perempuan lain menganggap bahwa anyaknya anak justru  makin memiskinkan keluarga, dan mempersualit pengentasan nasib mereka.  banyak orangtua yang sedih dan menyesal karena kebanyakan anak; tidak  mampu memberi mereka penghidupan yang layak; tak mampu menyekolahkan  mereka sampai jenjang yang tinggi, dan akibatnya anak-anak mereka itu  tak mendapat peluang memperbaiki generasi mereka.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Umumnya perempuan yang menghendaki pembatasan jumlah anak adalah  perempuan yang sudah punya kesempatan belajar dan mencari nafkah  sendiri, serta statusnya cukup setara dengan laki-laki dalam  masyarakatnya.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Yang jelas, tak peduli di manapun (dalam masyarakat apapun) Anda  berada, Anda akan lebih sehat, dan melahirkan anak-anak yang jauh lebih  sehat, bila Anda memegang kendali atas penentuan berapa banyak anak yang  akan anda miliki, dan kapan akan hamil.&lt;br /&gt;Mungkin Anda sudah mengalami sendiri desakan-desakan dari segala penjuru  untuk ber-KB atau sebaliknya agar jangan ber-KB. Memang nasihat-nasihat  orang lain bisa diambil manfaatnya, tetapi mau ber-KB atau tidak,  sepenuhnya adalah keputusan Anda sendiri.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Kalau Anda sudah mengambil keputusan akan ber-KB, kini tiba saatnya  memilih metoda yang paling cocok. Agar Anda mampu memilih dengan tepat,  Anda harus mempelajari&lt;br /&gt;untung-rugi tiap metoda lebih dahulu. Ada 5 corak metoda KB:&lt;br /&gt;1.	Metoda perintang, yang bekerja dengan cara mengahlangi sperma dari   pertemuan dengan sel telur (merintangi pembuahan).&lt;br /&gt;2.	Metoda hormonal, yang mencegah indung telur mengeluarkan sel-sel  telur, mempersulit pembuahan, dan menjaga agar dinding-dinding rahim tak  menyokong terjadinya kehamilan yang tak dikehendaki.&lt;br /&gt;3.	Metoda yang melibatkan alat-alat yang dimasukkan ke dalam rahim  (IUD), gunanya untuk mencegah pembuahan sel telur oleh sperma.&lt;br /&gt;4.	Metoda alamiah, yang membantu Anda mengetahui kapan masa subur Anda,  sehingga Anda dapat menghindari hubungan seks pada masa itu.&lt;br /&gt;5.	Metoda permanen, atau metoda yang menjadikan Anda taua pasangan Anda  tidak bisa lagi memiliki anak untuk selamanya; lewat suatu operasi.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;ALAT KONTRASEPSI  BERUPA PIL&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Pil Kontrasepsi Kombinasi (OC / Oral Contraception).&lt;br /&gt;Berupa kombinasi dosis rendah estrogen dan progesteron. Merupakan metode  KB paling efektif karena bekerja dengan beberapa cara sekaligus sbb:&lt;br /&gt;•	Mencegah ovulasi (pematangan dan pelepasan sel telur)&lt;br /&gt;•	Meningkatkan kekentalan lendir leher rahim sehingga menghalangi masuknya sperma&lt;br /&gt;•	Membuat dinding rongga rahim tidak siap menerima hasil pembuahan&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Bila pasien disiplin minum OC-nya, bisa dipastikan perlindungan  kontrasepsi hampir 100%. Selain itu, OC merupakan metode yang paling  reversibel, artinya bila pengguna ingin hamil bisa langsung berhenti  minum pil dan biasanya bisa langsung hamil dalam 3 bulan.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;MANFAAT TAMBAHAN OC&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Selain berfungsi sebagai alat kontrasepsi, OC ternyata juga memberikan  manfaat yang tidak langsung berhubungan dengan efek kontrasepsi  (non-contraceptive benefits) yaitu menyembuhkan atau mengurangi resiko  terjadinya beberapa kelainan atau keluhan tertentu seperti:&lt;br /&gt;1.	Manfaat penyembuhan OC :&lt;br /&gt;Menyembuhkan kelainan menstruasi. Pil kontrasepsi dapat menyembuhkan beberapa kelainan menstruasi umum antara lain:&lt;br /&gt;•	Siklus menstruasi yang tidak teratur (irregular cycle)&lt;br /&gt;•	Darah yang keluar pada saat menstruasi terlalu banyak (hiper-menore)&lt;br /&gt;•	Sindroma sebelum haid (premenstrual syndrome / PMS)&lt;br /&gt;•	Haid dengan rasa nyeri hebat di perut (dismenore).&lt;br /&gt;2.	Dengan mengkonsumsi OC, siklus haid menjadi teratur dan lebih ringan  sehingga resiko terkena anemia dan defisiensi besi berkurang s/d 50%.&lt;br /&gt;3.	Mengatasi masalah hiper-androgenisme&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Dalam tubuh wanita diproduksi hormon reproduksi estrogen,  progesteron, dan androgen. Hormon androgen (testosteron) yang umum  disebut hormon reproduksi pria dibutuhkan oleh wanita dalam jumlah  sangat sedikit (± 0,5 mg / liter darah) untuk daya tahan tubuh dan  gairah seksual (libido).&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Wanita usia reproduktif (± 15 – 40 tahun) sering mengalami  ketidakseimbangan hormonal dimana produksi hormon androgennya akan  meningkat sehingga terjadi hiper-androgen yang bisa menyebabkan:&lt;br /&gt;•	Masalah pada kulit dan rambut: kulit berminyak, komedo, jerawat,  ketombe (yang bisa menyebabkan kebotakan) atau hirsutisme (pola tumbuh  rambut pada yang wanita yang menyerupai pria / male hair pattern)&lt;br /&gt;•	Masalah ginekologis: gangguan siklus haid, PCOS  (poly-cystic-ovarian-syndrome) yang bisa menyebabkan sulit punya anak,  kegemukan (obesitas) dan abnormalitas metabolisme tubuh.&lt;br /&gt;OC istimewa mengandung CPA (Siproteron Asetat), zat anti-androgen paling  efektif saat ini yang bekerja khusus mengatasi masalah hiper-androgen  dengan menekan produksi androgen (dalam tubuh) dan minyak (di bawah  permukaan kulit) sehingga mencegah timbulnya komedo dan ketombe bahkan  jerawat.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Berbeda dengan obat-obatan topikal dan antibiotik yang membunuh  bakteri dan mengobati infeksi di permukaan kulit, CPA langsung bekerja  pada akar masalah yaitu dengan mencegah produksi minyak yang berlebihan.  Tetapi karena obat ini bekerja step-by-step dari dalam tubuh untuk  menormalkan kadar hormon androgen, perbaikan pada kulit wajah baru bisa  dilihat setelah 1-3 bulan pemakaian.&lt;br /&gt;Manfaat pencegahan, yaitu OC mengurangi resiko terkena:&lt;br /&gt;•	Infeksi pada organ reproduksi internal, s/d 50%&lt;br /&gt;•	Kanker ovarium dan endometrium, s/d 40%&lt;br /&gt;•	Benjolan jinak payudara, s/d 40%&lt;br /&gt;•	Kista ovarium, s/d 80%&lt;br /&gt;•	Infertilitas primer, s/d 40%&lt;br /&gt;•	Kehamilan ektopik (di luar kandungan), s/d 90%&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;CARA MINUM OC&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;OC harus diminum tiap hari dengan cara mengikuti petunjuk nama hari yang  tertera di blisternya. Untuk memulai blister pertama Anda, mulailah  minum pil pada hari pertama haid, misalnya: Anda mendapat haid pada hari  Rabu maka ambil pil yang dibawahnya ada tanda Rabu. Lanjutkan minum pil  setiap hari sampai habis (21 hari) yang pasti jatuh pada hari Selasa.  Kemudian berhenti minum pil selama 7 hari (akan terjadi menstruasi).  Setelah 7 hari bebas pil ini, lanjutkan minum pil dari kemasan yang baru  pada hari Rabu lagi, jadi untuk blister ke-2 dst, selalu ikuti siklus  21 hari minum pil +7 hari bebas tablet.&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;a href="http://suryadh.wordpress.com/2009/11/12/macam-macam-alat-kontrasepsi/" target="new"&gt;Sumber&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1606100993887297096-2614409014607041714?l=bumi-tuntungan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://bumi-tuntungan.blogspot.com/2011/09/jenis-dan-macam-alat-kontrasepsi.html</link><author>noreply@blogger.com (Kiki)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://1.bp.blogspot.com/-Cjt-cCQqjaA/TmgxjH8S5II/AAAAAAAABzI/PVcM-ZkI_OM/s72-c/macam-macam%2Bkontrasepsi.jpg" height="72" width="72" /><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-1606100993887297096.post-6185775440678520112</guid><pubDate>Thu, 08 Sep 2011 02:48:00 +0000</pubDate><atom:updated>2011-09-08T10:52:28.612+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Wawasan Pengetahuan</category><title>Jenis-jenis Ukuran Kertas</title><description>Ukuran standar kertas saat ini di AS dan  Kanada adalah subset dari ukuran tradisional yg dimaksud di bawah ini.  “Letter”, “legal”, “ledger”, and “tabloid” adalah yang paling umum  digunakan untuk kegiatan sehari-hari. Asal-usul dimensi yang tepat dari  “letter”, ukuran kertas (8 ½ × 11 inc, 215,9 mm x 279,4 mm) hilang dalam  tradisi dan tidak didokumentasikan dengan baik. Asosiasi Hutan dan  Kertas Amerika berpendapat bahwa dimensi berasal dari masa pembuatan  kertas manual, dan bahwa 11 inch panjang halaman sekitar seperempat dari  “rata-rata bentangan maksimum”. Namun, ini tidak menjelaskan lebar atau  aspek rasio. Di luar Amerika Utara, ukuran Surat juga dikenal sebagai  “Quarto Amerika”.&lt;br /&gt;berikut ini ukuran lengkapnya&lt;br /&gt;&lt;img class="alignnone size-full wp-image-366" title="amrik" src="http://www.percetakanjakarta.net/wp-content/uploads/2011/08/amrik.jpg" alt="" height="177" width="230"&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;Ada tambahan ukuran kertas, yang namanya  “surat-pemerintah” diberikan oleh IEEE Printer Working Group: 8 × 10 ½  inc (203,2 mm x 266,7 mm) kertas yang digunakan di Amerika Serikat dan  Kanada untuk anak-anak menulis. Itu ditentukan oleh Herbert Hoover  ketika ia menjabat Menteri Perdagangan yang akan digunakan untuk  pemerintah AS, tampaknya untuk mengaktifkan diskon dari pembelian kertas  untuk sekolah. Dalam tahun-tahun berikutnya, seperti mesin fotokopi  berkembang biak, warga ingin membuat fotokopi, tapi mesin ini umumnya  tidak memiliki ukuran kertas tersebut dalam lacinya. Karena itu  pemerintah AS, melalui Ronald Reagan, telah beralih ke letter biasa  ukuran (8 ½ × 11 in ). ukuran 8 × 10 ½ inc masih umum digunakan dalam  spiral-bound notebook dan sejenisnya. ukuran kertas standar US saat ini  dipakai di Amerika Serikat, Filipina dan Chile. Dua terakhir menggunakan  US “letter”, tapi Filipina dan Chili “legal”, ukurannya adalah 8 ½ × 13  in (215,9 mm x 330,2 mm). ukuran ISO yang tersedia, tetapi tidak banyak  digunakan, baik di Amerika Serikat dan Filipina. Di Kanada, AS, ukuran  kertas secara de facto merupakan standar. Pemerintah, bagaimanapun,  menggunakan kombinasi ukuran kertas ISO. Meksiko telah mengadopsi  standar ISO, tapi US “letter” format sistem masih digunakan di seluruh  negeri. Maka hampir tidak mungkin untuk berjumpa dengan kertas standar  ISO sehari-hari, dengan “Carta 216 mm × 279 mm” (letter), “Oficio 216 mm  × 340 mm” (legal) dan “Doble carta” (ledger/tabloid) yang hampir  universal. Ukuran AS juga luas dan umum digunakan di Kolombia dan ini  adalah ukuran kertas yang paling umum di Kosta Rika.&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;Ukuran Kertas ANSI&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Pada tahun 1995, American National Standards Institute mengadopsi  ANSI/ASME Y14.1 yang ditetapkan berdasarkan pada ukuran kertas standar  de facto 8 ½ × 11 dalam “letter” ukuran yang ditetapkan adl “ANSI A”.  Seri ini juga mencakup “ledger”/”tabloid” sebagai “ANSI B”. Seri ini  agak mirip dengan standar ISO yang memotong lembar di setengah akan  menghasilkan dua lembar ukuran yang lebih kecil berikutnya. Berbeda  dengan standar ISO Namun, aspek rasio yang sewenang-wenang memaksakan  seri ini memiliki dua aspek rasio bergantian. Seri ANSI ditampilkan di  bawah. Dengan hati-hati, dokumen dapat dipersiapkan sehingga teks dan  gambar sesuai di kedua ANSI atau ISO setara 1:1 lembaran pada skala.&lt;br /&gt;&lt;img class="alignnone size-medium wp-image-370" title="ansi" src="http://www.percetakanjakarta.net/wp-content/uploads/2011/08/ansi-300x130.jpg" alt="" height="130" width="300"&gt;&lt;br /&gt;dan ini ilustrasi perbandingannya Spoiler for “ansi” tampilan gambar silahkan klik:&lt;br /&gt;&lt;img class="alignnone size-medium wp-image-371" title="1000px-ANSI_size_illustrationsvg" src="http://www.percetakanjakarta.net/wp-content/uploads/2011/08/1000px-ANSI_size_illustrationsvg-241x300.png" alt="" height="300" width="241"&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;Ukuran Arsitektur&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Di samping sistem ANSI seperti yang tercantum di atas, ada rangkaian  sesuai ukuran kertas yang digunakan untuk tujuan arsitektur. Seri ini  juga membagi dua bagian yg sama persis dan menghasilkan ukuran di  bawahnya. Ini mungkin disukai oleh arsitek Amerika Utara karena aspek  rasio (4:3 dan 3:2) adalah rasio dari bilangan bulat kecil, tidak  seperti mereka ANSI (atau ISO), aspek rasio 4:3 sesuai dengan rasio  aspek tradisional untuk komputer display. seri arsitektur, biasanya  disingkat “Arch”, yang ditunjukkan di bawah ini:&lt;br /&gt;&lt;img class="alignnone size-medium wp-image-372" title="ansi" src="http://www.percetakanjakarta.net/wp-content/uploads/2011/08/ansi1-300x130.jpg" alt="" height="130" width="300"&gt;&lt;br /&gt;dan ini ilustrasi perbandingannya Spoiler for “arch”&lt;br /&gt;tampilan gambar silahkan klik:&lt;br /&gt;&lt;img class="alignnone size-medium wp-image-373" title="1000px-ARCH_PAPER_SIZES_v3svg" src="http://www.percetakanjakarta.net/wp-content/uploads/2011/08/1000px-ARCH_PAPER_SIZES_v3svg-239x300.png" alt="" height="300" width="239"&gt;&lt;br /&gt;Dan inilah gambar perbandingan standar perbandingan kertas yg dipakai secara internasional dgn standar USA&lt;br /&gt;Spoiler for “perbandingannya”&lt;br /&gt;tampilan gambar silahkan klik:&lt;br /&gt;&lt;img class="alignnone size-medium wp-image-374" title="1000px-A_size_illustration2_with_le" src="http://www.percetakanjakarta.net/wp-content/uploads/2011/08/1000px-A_size_illustration2_with_le-219x300.png" alt="" height="300" width="219"&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;a href="http://www.percetakanjakarta.net/berbagai-jenis-ukuran-kertas" target="new"&gt;Sumber&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1606100993887297096-6185775440678520112?l=bumi-tuntungan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://bumi-tuntungan.blogspot.com/2011/09/jenis-jenis-ukuran-kertas.html</link><author>noreply@blogger.com (Kiki)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-1606100993887297096.post-2633475017964436169</guid><pubDate>Thu, 08 Sep 2011 02:41:00 +0000</pubDate><atom:updated>2011-09-08T10:52:28.616+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Kesehatan</category><title>Manfaat Mentimun</title><description>&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 22px; background-color: rgb(81, 23, 9);"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;div style="font-size: medium; text-align: justify; "&gt;Sebagian  besar dari kita mungkin sering mengonsumsi buah mentimun atau ketimun.  Buah yang dalam bahasa latin bernama Cucumis sativus ini  sering kita  jumpai dalam setiap hidangan, terutama lalapan, salad, atau acar.  Mentimun memiliki kandungan &lt;span style="text-decoration: underline; "&gt;air&lt;/span&gt;yang cukup tinggi sehingga berfungsi menyejukkan.&lt;/div&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;a name="more" style="text-decoration: underline; "&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 22px; background-color: rgb(81, 23, 9); "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;div class="separator" style="font-size: medium; clear: both; text-align: center; "&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-BsY3UVKPuAI/TjAUjXineTI/AAAAAAAACjU/GPUA9ISf5wE/s800/kompres%252520mentimun.jpg" style="text-decoration: underline; margin-left: 1em; margin-right: 1em; "&gt;&lt;img src="http://1.bp.blogspot.com/-BsY3UVKPuAI/TjAUjXineTI/AAAAAAAACjU/GPUA9ISf5wE/s800/kompres%252520mentimun.jpg" style="border-top-width: 1px; border-right-width: 1px; border-bottom-width: 1px; border-left-width: 1px; border-top-style: solid; border-right-style: solid; border-bottom-style: solid; border-left-style: solid; border-top-color: rgb(179, 118, 89); border-right-color: rgb(179, 118, 89); border-bottom-color: rgb(179, 118, 89); border-left-color: rgb(179, 118, 89); padding-top: 1px; padding-right: 1px; padding-bottom: 1px; padding-left: 1px; " border="0"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 22px; background-color: rgb(81, 23, 9); "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;div style="font-size: medium; text-align: justify; "&gt;Potongan buah  mentimun juga kerap digunakan untuk membantu melembabkan wajah serta  dipercaya dapat menurunkan tekanan darah tinggi. Namun, untuk mengetahui  lebih lanjut mengenai nutrisi dan manfaat kesehatan yang terdapat dalam  mentimun, mari kita jelajahi area kesehatan apa saja yang didapat dari  konsumsi buah yang termasuk suku labu-labuan ini.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-size: medium; text-align: justify; "&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-size: medium; text-align: justify; "&gt;1. Perawatan kulit &lt;/div&gt;&lt;div style="font-size: medium; text-align: justify; "&gt;Mentimun  memiliki sifat diuretik, efek pendingin, dan pembersih yang bermanfaat  bagi kulit. Kandungan air yang tinggi; vitamin A, B, dan C; serta  mineral, seperti magnesium, kalium, mangan, dan silika; membuat mentimun  menjadi bagian penting dalam perawatan kulit. Masker wajah yang  mengandung sari mentimun digunakan untuk mengencangkan kulit. Asam  askorbat dan asam caffeic yang hadir dalam mentimun dapat menurunkan  tingkat retensi air, yang pada gilirannya mengurangi pembengkakan di  sekitar mata.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-size: medium; text-align: justify; "&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-size: medium; text-align: justify; "&gt;2. Fungsi pencernaan&lt;/div&gt;&lt;div style="font-size: medium; text-align: justify; "&gt;Masalah  pencernaan, seperti mag, gastritis keasaman, dan bahkan tukak, dapat  disembuhkan dengan mengonsumsi jus mentimun segar setiap hari. Kandungan  serat makanan dalam mentimun dapat mengusir racun dari sistem  pencernaan sehingga memingkatkan proses pencernaan. Bahkan, mengonsumsi  mentimun setiap hari dinilai sangat ampuh sebagai obat sembelit.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-size: medium; text-align: justify; "&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-size: medium; text-align: justify; "&gt;3. Kesehatan sendi&lt;/div&gt;&lt;div style="font-size: medium; text-align: justify; "&gt;Dalam mentimun terkandung silika yang dapat mempromosikan kesehatan sendi Anda dengan memperkuat jaringan ikat.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-size: medium; text-align: justify; "&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-size: medium; text-align: justify; "&gt;4.  Pencernaan protein&lt;/div&gt;&lt;div style="font-size: medium; text-align: justify; "&gt;Mentimun mengandung enzim erepsin yang membantu dalam pencernaan protein.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-size: medium; text-align: justify; "&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-size: medium; text-align: justify; "&gt;5. Tekanan darah&lt;/div&gt;&lt;div style="font-size: medium; text-align: justify; "&gt;Potasium, magnesium, dan serat yang hadir pada mentimun dapat membantu Anda menjaga tekanan darah tetap normal.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-size: medium; text-align: justify; "&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-size: medium; text-align: justify; "&gt;6. Membunuh cacing pita&lt;/div&gt;&lt;div style="font-size: medium; text-align: justify; "&gt;Biji  mentimun dianggap sebagai obat alami untuk mengusir cacing pita di  saluran usus. Bahkan, biji mentimun juga dikenal bermanfaat sebagai  antiinflamasi serta efektif dalam pengobatan pembengkakan selaput lendir  (hidung) dan tenggorokan.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-size: medium; text-align: justify; "&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-size: medium; text-align: justify; "&gt;7.  Perawatan kuku&lt;/div&gt;&lt;div style="font-size: medium; text-align: justify; "&gt;Mentimun kaya akan kandungan silika, dapat mencegah pecah dan rusaknya kuku-kuku di jari kaki dan tangan.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-size: medium; text-align: justify; "&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-size: medium; text-align: justify; "&gt;8. Atasi encok dan rematik&lt;/div&gt;&lt;div style="font-size: medium; text-align: justify; "&gt;Jus  mentimun diperkaya kandungan vitamin A, B1, B6, C, dan D serta folat,  magnesium, dan kalsium ketika dicampur dengan jus wortel dapat membantu  pasien yang mengalami nyeri sendi dengan cara menurunkan asam urat.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-size: medium; text-align: justify; "&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-size: medium; text-align: justify; "&gt;9. Mengobati sakit gigi dan gusi&lt;/div&gt;&lt;div style="font-size: medium; text-align: justify; "&gt;Penyakit  mulut pada gigi dan gusi, khususnya pyorrhea, dapat diobati secara  efektif dengan jus mentimun. Konsumsi mentimun mentah juga dapat  meningkatkan air liur serta berfungsi menetralisasi asam dan basa di  dalam rongga mulut.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-size: medium; text-align: justify; "&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-size: medium; text-align: justify; "&gt;10. Diabetes &lt;/div&gt;&lt;div style="font-size: medium; text-align: justify; "&gt;Jus  mentimun dikenal dapat membantu kesehatan pasien diabetes. Kandungan  mineral mangan bermanfaat dalam sintesis insulin alami di dalam tubuh.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-size: medium; text-align: justify; "&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-size: medium; text-align: justify; "&gt;11. Perawatan ginjal &lt;/div&gt;&lt;div style="font-size: medium; text-align: justify; "&gt;Mentimun  menunjukkan manfaat dalam membantu meringankan masalah kandung kemih  dan ginjal. Air yang terkandung dalam mentimun membantu fungsi ginjal  dengan melancarkan proses urinasi. Faktanya, mentimun merupakan diuretik  alami terbaik. &lt;/div&gt;&lt;div style="font-size: medium; text-align: justify; "&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-size: medium; text-align: justify; "&gt;12. Suburkan rambut &lt;/div&gt;&lt;div style="font-size: medium; text-align: justify; "&gt;Mentimun  mengandung silika. Jus mentium yang dicampur dengan wortel, bayam, dan  selada akan membantu penyuburan rambut. Silika terdapat dalam jaringan  ikat di dalam tubuh. Senyawa ini membantu pertumbuhan rambut sehingga  jika rajin mengonsumsi makanan mengandung silika, Anda akan memiliki  rambut yang bagus dan tulang yang sehat.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-size: medium; text-align: justify; "&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;a href="http://blogjoss-ridwan.blogspot.com/2011/08/12-manfaat-mentimun-yang-tidak-anda.html"&gt;sumber&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1606100993887297096-2633475017964436169?l=bumi-tuntungan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://bumi-tuntungan.blogspot.com/2011/09/manfaat-mentimun.html</link><author>noreply@blogger.com (Kiki)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://1.bp.blogspot.com/-BsY3UVKPuAI/TjAUjXineTI/AAAAAAAACjU/GPUA9ISf5wE/s72-c/kompres%252520mentimun.jpg" height="72" width="72" /><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-1606100993887297096.post-7901164075701002781</guid><pubDate>Mon, 22 Aug 2011 00:53:00 +0000</pubDate><atom:updated>2011-08-22T08:07:35.111+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Area X</category><title>Kota Negeri Dongeng</title><description>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Apakah  Anda pernah ingin pergi ke negeri dongeng? Ngiri dengan kehidupan para  Hobbit atau Harry Potter? Atau tercengang-cengang dengan keistimewaan  negeri padang pasir dalam Star Wars? Tempat-tempat ini akan membuat anda  bingung apakah anda baru saja melangkah ke negeri sihir dan fantasi.  Dengan alam yang tidak biasa, pemandangan yang tidak nyata serta  arsitektur negeri dongeng… tempat-tempat ini akan membuat anda masuk ke  dunia yang tidak anda kenal…&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-weight: bold;"&gt;1. COLMAR, PERANCIS&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-l88vYSXqEFs/TlCy0qiPw3I/AAAAAAAABVg/PsOcpY8Q7EI/s1600/colmar1-tile.jpg"&gt;&lt;img src="http://1.bp.blogspot.com/-l88vYSXqEFs/TlCy0qiPw3I/AAAAAAAABVg/PsOcpY8Q7EI/s320/colmar1-tile.jpg" border="0" height="192" width="320"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Daerah Colmar di Perancis telah dinyatakan sebagai kota yang paling  indah di Eropa, seakan baru keluar dari negeri dongeng. Kota Kecil di  Alsace ini terkenal bukan hanya karena arsitektur kota tuanya yang  berwarna warni. Colmar, terletak di jalur Wine (anggur) Alsatian,  disebut sebagai “Pusat Alsatian Wine”. Kota ini mempunyai iklim yang  hangat dan kota terkering kedua di Perancis tentu saja merupakan kota  ideal untuk perkebunan anggur.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Seolah-olah sebagai Ibu Kota  Anggur tidak cukup sebagai sebutannya, Colmar, dengan bangunan, taman,  air mancur dan kanal-kanal-nya disebut sebagai “Venesia Kecil” (La  Petite Venise). Kota ini juga merupakan kota kelahiran dari Frédéric  Bartholdi yang merupakain desainer Patung Liberty yang terkenal di New  York juga kota dari pelukis Martin Schongauer.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-weight: bold;"&gt;2. PULAU FAROE&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-_ATfIOMphnw/TlCy_4RVxjI/AAAAAAAABV0/W1SND1S004g/s1600/PULAU+FAROE.jpg"&gt;&lt;img src="http://4.bp.blogspot.com/-_ATfIOMphnw/TlCy_4RVxjI/AAAAAAAABV0/W1SND1S004g/s400/PULAU+FAROE.jpg" border="0"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Ga  ada yang akan nyalahin agan kalau agan mengira dari pertama kali  melihat bahwa pulau ini memang dihuni para Hobits dan Elves dari “The  Lord Of The Rings”. Pulau ini berlokasi di antara Iceland dan Norwegia,  di tengah-tengah Gulf Stream pada Samudra Atlantik Utara. Terdiri dari  18 pulau, Pulau Faroe benar-benar adalah sebuah rumah dari pemandangan  indah dan dramatic dari puncak Volkanik serta ombak samudra yang  menghantam garis pantainya yang berbatu-batu. Pulau ini benar-benar  sangat magis serta misterius dengan pemandangannya yang membuat kita  terbawa jauh ke dalam dunia fantasi daripada dunia nyata.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-weight: bold;"&gt;3. KASTIL NEUSCHWANSTEIN, JERMAN&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-RfMqxAIJa9o/TlCzsskJOiI/AAAAAAAABWA/PsGBpFl7Ckc/s1600/KASTIL+NEUSCHWANSTEIN%252C+JERMAN.jpg"&gt;&lt;img src="http://3.bp.blogspot.com/-RfMqxAIJa9o/TlCzsskJOiI/AAAAAAAABWA/PsGBpFl7Ckc/s400/KASTIL+NEUSCHWANSTEIN%252C+JERMAN.jpg" border="0"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Kalau  agan berpikir bahwa ini adalah Istana Disneyland, Agan super salah  meskipun ane gak bisa nyalahin agan karena memang istana ini terlihat  seperti dihuni Putri-putri cantik berambut emas. Pada kenyataannya  adalah Neuschwanstein Castle ini lebih nyata daripada yang Agan  pikirkan. Dikontruksi pada sebuah bukit pada abad ke 19 untuk Ludwig II,  namun isi dari kastil sangatlah revolutioner pada waktu itu: bangunan  ini mempunyai air yang mengalir terus menerus dengan toilet yang  otomatis flushing di setiap lantainya serta system penghangat (yang di  jaman itu sudah sangat MEWAH banget, gan). Saat ini, Neuschwanstein  terletak di perhentian utama perjalanan romantic, menyusuri sejarah  Bavaria dengan kota-kota dan kastil-kastilnya yang melegenda.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-weight: bold;"&gt;4. CAPPADOCIA, TURKI&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-u6td6JtwtFM/TlCyuJH43EI/AAAAAAAABVc/iu5U4ISahv0/s1600/CAPPADOCIA%252C+TURKI.jpg"&gt;&lt;img src="http://4.bp.blogspot.com/-u6td6JtwtFM/TlCyuJH43EI/AAAAAAAABVc/iu5U4ISahv0/s400/CAPPADOCIA%252C+TURKI.jpg" border="0"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Jika  memang ada sebuah dongeng tentang negeri magis yang berdasar dari tanah  liat, dan pasti tempatnya berasal dari Cappadocia. Daerah yang terkenal  ini terlenak di tengah Turki dan sangat terkenal untuk kerajinan pot  serta formasi batu yang unik dimana para rakyat zaman dahulu mengukir  rumah mereka dan gereja di batu-batu tersebut. Daerah ini juga terkenal  untuk batu aneh dengan formasi yang disebut “Cerobong Peri” yang bisa  ditemukan dalam berbagai bentuk seperti Cone, jamur, kolom dan batu  lancpi. Tradisi tanah liat dan keramik di Turki merupakan kerajinan  paling tua di dunia yang bermula dari abad ke 8.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-weight: bold;"&gt;5. HOI AN, VIETNAM&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-iRc_A2hPE54/TlCy5X6EcrI/AAAAAAAABVo/icE_LdYmAkI/s1600/HOI+AN%252C+VIETNAM.jpg"&gt;&lt;img src="http://4.bp.blogspot.com/-iRc_A2hPE54/TlCy5X6EcrI/AAAAAAAABVo/icE_LdYmAkI/s400/HOI+AN%252C+VIETNAM.jpg" border="0"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Jika  anda sudah pernah ke Vietnam, ane rasa Agan ga akan melewatkan Hoi An.  Kota kecil yang sangat penuh warna, magis serta luar biasa indah ini  adalah lebih seperti rumah bagi lentera sutra. Terletak di pantai Laut  Cina Selatan, kota ini pada dulunya merupakan pelabuhan penting dan  pusat perdagangan. Saat ini, banyak traveler dan backpacker menemukan  negeri dongeng pada kota ini dan tidak bisa mengalihkan diri dari  pesonanya. Atmosfir Hoi An merupakan sebuah gabunganyang indah dari  keramahan para penduduknya serta arsitektur-nya yang seperti keluar dari  Negeri dongeng, dan tidak heran kalau kota ini menjadi salah satu kota  tujuan paling diincar di Asia Tenggara.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-weight: bold;"&gt;6. GREENLAND&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-L_NGgOmTgKM/TlCy2rh6XrI/AAAAAAAABVk/GqkTVZoj9pU/s1600/GREENLAND.jpg"&gt;&lt;img src="http://1.bp.blogspot.com/-L_NGgOmTgKM/TlCy2rh6XrI/AAAAAAAABVk/GqkTVZoj9pU/s400/GREENLAND.jpg" border="0"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Tidak  tersentuh, terpencil dan sulit dijangkau, Greenland adalah sebuah alam  liar dimana banyak jalan yang belum ada, pemandangan yang belum terjamah  dan tentu saja membuat agan menganga. Dengan tidak adanya pohon, jalan  dan serta hampir tidak ada orang, pulau ini tentu saja membuat agan  berpikir lebih banyak diisi oleh Dwarf daripada manusia. Meskipun  dingin, Greenland adalah sebuah tempat yang tidak terlupakan dengan  auroranya yang magis dan rumah-rumahnya yang berwarna-warni.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-weight: bold;"&gt;7. VENICE, ITALY&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-uaVrhRyjR6k/TlCzE7vzZjI/AAAAAAAABV8/wT2GOCFxVL0/s1600/VENICE%252C+ITALY.jpg"&gt;&lt;img src="http://4.bp.blogspot.com/-uaVrhRyjR6k/TlCzE7vzZjI/AAAAAAAABV8/wT2GOCFxVL0/s400/VENICE%252C+ITALY.jpg" border="0"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Venesia  sangat sulit ditandingi. Arsitektur yang membuat kita menganga,  kanal-kanal yang unik serta percampuran dari pemandangan fantastis dan  atmosfir luar biasa adalah sesuatu yang tidak dimiliki oleh sembarang  tempat. Venesia seperti diimpor dari dimensi lain meskipun Koran New  York Time mendeskripsikannya sebagai “Tidak diragukan sebagai kota  paling indah yang dibangun oleh manusia.” Terletak sepanjang 117 pulau  kecil, Venesia mempunyai 455 jembatan, ratusan kanal dimana gondola  romantic mengayuh perahu mereka melalui kota. Tentu saja ini adalah  rumah dari Karnival venesia yang terkenal, Venice Biennale dan the  Venice Film Festival. Gimana gan? Siap-siap bawa calon-nya kesini,  langsung ane jamin diterima lamarannya&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-weight: bold;"&gt;8. KATHMANDU, NEPAL&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-K7wV_cPe4VM/TlCy9-SiPWI/AAAAAAAABVw/4QVN6BOwk0U/s1600/KATHMANDU%252C+NEPAL.jpg"&gt;&lt;img src="http://4.bp.blogspot.com/-K7wV_cPe4VM/TlCy9-SiPWI/AAAAAAAABVw/4QVN6BOwk0U/s400/KATHMANDU%252C+NEPAL.jpg" border="0"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Indah  dan Spiritual, ibukota Nepal, Kathmandu, benar-benar sebuah tempat  magis bagi Agan. Dikelilingi oleh gunung-gunung besar, kota ini diisi  dengan atmosfir indah, suara dan wangi eksotis dan kuil-kuil yang  membuat agan terkagum-kagum. Meskipun Kathmandu adalah kota terbesar di  Negara tersebut, kota ini memelihara aura fantasi dari kuil-kuil kuno,  altar serta arsitektur tradisitonal. Nampaknya tidak sia-sia Katmandu  dipanggi “Tanah Para Dewa”dikarenakan Kathmandu tidak terlihat seperti  berada di dunia.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-weight: bold;"&gt;9. HUTAN BAMBU, JEPANG&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-ufr9d8TIxjA/TlCy8MEnEoI/AAAAAAAABVs/CGHl3yllMUc/s1600/HUTAN+BAMBU%252C+JEPANG.jpg"&gt;&lt;img src="http://2.bp.blogspot.com/-ufr9d8TIxjA/TlCy8MEnEoI/AAAAAAAABVs/CGHl3yllMUc/s400/HUTAN+BAMBU%252C+JEPANG.jpg" border="0"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Meskipun  berlokasi di Kyoto, Jepang dan tidak berhubungan dengan film,  pemandangan Hutan Bambu menyerupai latar di film Crouching Tiger, Hidden  Dragon or House of Flying Daggers. Tidak heran kalau agan-agan  membayangkan jadi Samurai dan berkelana di hutan ini dengan pedang agan.  Hutan ini adalah sebuah contoh dari beratus-ratus hutan yang  mengagumkan di Asia Tenggara. Bambu memang memainkan sebuah peran  penting dalam budaya asia- sebagai lambang dari umur panjang di Cina,  symbol persahabatan di India dan di Jepang, banyak kuil Shinto  dikelilingi oleh hutan Bambu – dianggap sebagai penghalang suci untuk  menghalau roh jahat.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-weight: bold;"&gt;10. SINTRA, PORTUGAL&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-S5hWPV94SKw/TlCzB8rIsyI/AAAAAAAABV4/XuT-s3L42ug/s1600/SINTRA%252C+PORTUGAL.jpg"&gt;&lt;img src="http://1.bp.blogspot.com/-S5hWPV94SKw/TlCzB8rIsyI/AAAAAAAABV4/XuT-s3L42ug/s400/SINTRA%252C+PORTUGAL.jpg" border="0"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Portugal  mungkin terkenal dengan sepak bolanya untuk agan. Tapi siapa sangka  Portugal mempunyai puteri-puteri yang berkeliaran di kota Sintra. Semua  orang yang mengunjungi kota magis ini, terletak tidak terlalu jauh dari  Lisbon, dapat melihat keindahannya. Istana Perrna, the Castelo dos  Mouros (Kastil The Mouro), dan Palácio Nacional de Sintra (Istana  Nasional Sintra) adalah tiga istana di kota itu yang sangat menakjubkan.  Juga jangan lupa perhitungkan bahwa Pergunungan Sintra merupakan taman  yang paling besar di Lisbon juga menambahkan pesona misterius kota ini.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;&lt;br /&gt;http://pangkalan-unik.blogspot.com/2011/08/10-negeri-dongeng-yang-ada-di-dunia.html&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="overflow: hidden; color: rgb(0, 0, 0); background-color: transparent; text-align: left; text-decoration: none; border: medium none;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1606100993887297096-7901164075701002781?l=bumi-tuntungan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://bumi-tuntungan.blogspot.com/2011/08/kota-negeri-dongeng.html</link><author>noreply@blogger.com (Kiki)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://1.bp.blogspot.com/-l88vYSXqEFs/TlCy0qiPw3I/AAAAAAAABVg/PsOcpY8Q7EI/s72-c/colmar1-tile.jpg" height="72" width="72" /><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-1606100993887297096.post-2797340531591493593</guid><pubDate>Mon, 22 Aug 2011 00:53:00 +0000</pubDate><atom:updated>2011-08-22T08:07:35.121+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Serba Serbi</category><title>Pemegang Kunci Ka'bah</title><description>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;"&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-0kwYBGrlBPQ/TlDAvaDVcII/AAAAAAAABWI/uF_r1vxkPp4/s1600/pemegang-kunci-kabah.jpeg"&gt;&lt;img src="http://1.bp.blogspot.com/-0kwYBGrlBPQ/TlDAvaDVcII/AAAAAAAABWI/uF_r1vxkPp4/s400/pemegang-kunci-kabah.jpeg" border="0"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Boleh  jadi posisi inilah yang diimpikan banyak umat Islam, yakni sebagai  pemegang kunci Ka’bah. Maklum saja, jabatan itu diberikan langsung oleh  Nabi Muhammad setelah menguasai Makkah ketika itu.&lt;/div&gt;&lt;a name="more"&gt;&lt;/a&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Setelah menghancurkan semua  berhala dalam Ka’bah dan bangunan itu dimandikan, Nabi Muhammad lantas  menyerahkan kunci-kunci pintu Ka’bah kepada Usman bin Taha dan Shaibah,  sepupu Usman. “Kunci ini akan tetap Anda pegang hingga hari kiamat,”  kata Nabi.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Saat ini, kunci Ka’bah itu  dipegang oleh keturunan Shaibah, yakni Syekh Abdul Qadir bin Taha  al-Shaibi. Ia bertanggung jawab untuk membuka dan menutup pintu Ka’bah  serta mencuci bangunan yang dibuat oleh Nabi Ibrahim itu. “Kunci-kunci  ini harus dipegang oleh anggota tertua keluarga, jadi bisa saja ke  sepupu saya,” kata Syekh Abdul Qadir.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ia mengatakan Ka’bah dimandikan  dua kali saban tahun, yakni pada 15 Muharam dan permulaan bulan Sya’abn.  Acara ini biasanya dihadiri oleh raja Arab Saudi atau Emir Makkah  Pangeran Khalid al-Faisal, dan para pejabat senior.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Syekah Abdul Qadir mengatakan  lantai Ka’bah dari granit berwarna putih dan sebagian dindingnya juga  dilapisi granit. Di dalamnya terdapat sebuah hijab berwarna hijau, emas,  perhiasan, dan pintu Tobat. Pintu ini terbuat dari emas dan menuju kea  tap Ka’bah.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ia mengungkapkan di dalam Ka’bah  terdapat sebuah ubin berwarna gelap yang meruipakan tempat Nabi  Muhammad meletakkan kepalanya ketika letih. Terdapat pula sejumlah lampu  dari zaman Kekaisaran Ottoman terbuat dari tembaga, perak, dan gelas  berhiaskan ayat-ayat Al-Quran.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Syekh Abdul Qadir menjelaskan  kain penutup Ka’bah (Kiswah) awalnya dibuat di Mesir. Namun setelah  kerajaan Arab Saudi berdiri, raja pertama Abdul Aziz membuat pabrik yang  memproduksi Kiswah.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ia  menyebutkan tempat tinggal pemegang kunci Ka’bah tadinya di Gunung Safa,  dekat Masjid al-Haram. Namun setelah dibongkar akibat proyek perluasan  masjid, kediaman Syekh Abdul Qadir dipindah ke kawasan Aziziyah,  letaknya lebih jauh dari Ka’bah.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ia berharap pemerintah  memberikan rumah yang jaraknya dekat dengan Ka’bah. “Tahun ini saya  menyewa sebuah kamar hotel agar bisa dekat ke Ka’bah. Kami biasa tinggal  dekat Ka’bah dan tidak ingin jauh,” ujarnya.&lt;br /&gt;&lt;i&gt;&lt;br /&gt;http://pangkalan-unik.blogspot.com/2011/08/inilah-pemegang-kunci-kabah.html&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1606100993887297096-2797340531591493593?l=bumi-tuntungan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://bumi-tuntungan.blogspot.com/2011/08/pemegang-kunci-kabah.html</link><author>noreply@blogger.com (Kiki)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://1.bp.blogspot.com/-0kwYBGrlBPQ/TlDAvaDVcII/AAAAAAAABWI/uF_r1vxkPp4/s72-c/pemegang-kunci-kabah.jpeg" height="72" width="72" /><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-1606100993887297096.post-8321598634751844465</guid><pubDate>Sun, 21 Aug 2011 23:45:00 +0000</pubDate><atom:updated>2011-08-22T08:07:35.130+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Ruang Islam</category><title>Wa’ilah, Isteri Nabi Luth</title><description>&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;Allah membuat isteri Nuh dan isteri Luth menjadi  perumpamaan bagi orang-orang yang ingkar. Keduanya berada di bawah  pengawasan dua orang hamba yang soleh di antara hamba-hamba Kami, lalu  kedua isteri itu berkhidmat kepada kedua suaminya, maka kedua suaminya  itu tidak dapat membantu mereka sedikit pun dari (siksaan) Allah; dan  dikatakan (kepada keduanya).” Masuklah ke neraka bersama orang-orang  yang masuk (neraka).” (At-Tahrim: 10)&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;Dalam perjalanan hidup seorang nabi, apabila ia  mendapati kebenaran yang datang dari Allah, keluarga terdekatnyalah  yang terutama mesti ia seru terlebih dahulu. Orang yang paling dekat  dengannya tentu saja memperoleh kesempatan paling besar untuk menerima  seruannya. Akan tetapi, tidak demikian halnya dengan isteri Nuh dan  anaknya. Meskipun keduanya adalah orang-orang yang paling dekat dengan  beliau, mereka termasuk golongan yang ingkar akan kebenaran Allah dengan  enggan beriman.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;    &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;Begitu pula wanita yang satu ini, isteri salah  seorang dari nabi Allah, yakni isteri Luth as. Luth adalah seorang nabi  dan rasul yang diutus oleh Allah kepada kaumnya di Sadom, sebuah negeri  besar yang mempunyai banyak kota, sedangkan penduduknya tenggelam dalam  arus kemaksiatan. Rakyat Negeri Sadom ketika itu berserikat dan  bahu-membahu dalam perbuatan dosa yang mengaibkan.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;Nabi Luth diperintahkan oleh Allah untuk  menyampaikan risalah-Nya kepada kaumnya itu, termasuk kepada isterinya  sendiri. Berkata Nabi Luth kepada mereka seraya mengingatkan: “Mengapa  kamu melakukan perbuatan tercela itu, yang belum pernah dikerjakan oleh  seorangpun di dunia ini sebelummu? Kamu mendatangi lelaki untuk  melepaskan nafsumu, bukan kepada wanita. Bahkan kamu ini adalah kaum  yang melampaui batas.” (Al-A’raf: 80-81)&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;Memang, kaum Nabi Luth ketika itu berada pada  tingkat kebinatangan yang paling rendah, kebejatan akhlak yang paling  parah, dan tidak ada manusia seburuk mereka sebelumnya. Mendengar seruan  Nabi Luth, seruan seorang nabi Allah yang juga pernah didengar oleh  kaum-kaum lain sebelum mereka, rakyat Negeri Sadom merasa terusik  kesenangannya. Mereka tidak tinggal diam setelah mendengar seruan  kebenaran yang disampaikan oleh Nabi Luth. Mereka terus berfikir,  mencari jalan bagaimana agar Nabi Luth tidak dapat mengumandangkan  seruannya kembali. Ketika, mereka tengah duduk berfikir, tiba-tiba  datang seorang perempuan tua menghampiri mereka. Sebenarnya, sudah lama  perempuan tua itu mendengar rencana kaum Luth itu, dan ia tersenyum  bangga mendengar rencana itu.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;“Akan kutunjukkan kepada kalian, suatu lubang  yang dapat menghalangi seruan Luth,” ujar perempuan tua itu dengan wajah  penuh keyakinan. “Lubang yang mana itu?” tanya mereka dengan keinginan  yang penuh harap.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;“Tidak akan kukatakan hal itu, kecuali aku mendapat sekeping perak sebagai upahnya,” sahut si perempuan tua.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;Tak seorangpun dari keturunan kaum Luth itu yang  merasa marah atau heran mendengar ucapan perempuan tua yang terkenal  mata duitan dan sifat lobanya itu. Salah seorang dari mereka memasukkan  tangannya ke dalam sakunya; kemudian mengambil sekeping perak dan  diberikannya kepada perempuan tua itu. Dengan senyum kemenangan,  perempuan tua itu cepat mengambil dan menyembunyikan kepingan perak itu  di dadanya. “Kalian dapat membatalkan seruan Luth melalui isterinya!”  Kata perempuan itu kemudian.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;Terbelalaklah mata kaum Luth ketika mendengar  ucapan itu. Mereka semakin mendekatkan telinga masing-masing ke mulut  perempuan penipu itu dengan penuh harapan.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;“Bagaimana caranya?” Tanya mereka serentak.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;“Kalian harus bekerjasama dengan isteri Luth untuk menghentikan seruannya kepada kalian.”&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;Dengan kesal, salah seorang dari mereka berteriak. “Kami tidak ada urusan dengan isteri Luth!”&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;Dengan wajah marah, perempuan tua itu kembali berkata: “Aku lebih mengerti hal itu daripada kalian!”&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;“Kalau begitu,” sela salah seorang yang lain. “Apa peranan isteri Luth dalam hal ini?”&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;“Dengar baik-baik. Peranan isteri Luth sama seperti perananku bagi kalian sekarang ini,” jawabnya.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;“Jadi, apakah kamu berharap agar isteri Luth dapat  menunjuki kami, siapa orang-orang yang dapat memenuhi keinginan kami,  sebagaimana yang engkau lakukan kini?” tanya salah seorang dari mereka.  Dengan kedua mata yang bersinar, disertai kegembiraan haiwani, perempuan  tua berlalu sambil bergumam, “Ya… ya…”&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;Isteri Nabi Luth sedang menyelesaikan  sebahagian pekerjaannya ketika terdengar pintu rumahnya diketuk orang.  Segera ia berlari, membukakan pintu. Dan seorang perempuan tua tiba-tiba  berada di hadapannya. Dengan tergopoh-gopoh perempuan tua itu lalu  berkata: “Hai, anakku, adakah seteguk air yang dapat menghilangkan  dahaga yang kurasakan ini?”&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;“Silakan masuk dahulu,” jawab Wa’ilah, isteri Nabi Luth, dengan lembut.” Akan kuambilkan air untukmu.”&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;Perempuan tua itu kemudian duduk menunggu,  sementara Wa’ilah masuk ke dapurnya. Tak lama kemudian, Wa’ilah kembali  dengan membawa bekas yang penuh berisi air untuk tamunya itu. Dengan  lahap, si perempuan tua segera meneguk habis air di bekas tersebut, dan  kemudian melepas nafas dengan lega.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;“Kami hidup bersama suamiku, Luth namanya, dan dua anak perempuanku,” jawab Wa’ilah.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;Perempuan itu kemudian memalingkan wajahnya ke  sekeliling rumah yang kecil itu, lalu menggeleng-gelengkan kepalanya  seakan-akan prihatin akan apa yang dilihatnya. Dengan wajah yang  memperlihatkan kesedihan, perempuan tua itu berkata: “Aduhai, apakah  kesengsaraan menimpamu, Anakku?”&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;“Aku tidak sengsara, bahkan rumah ini cukup bagi  kami, dan aku mempunyai suami yang memberiku makan dan minum bersama  kedua puteriku,” jawab Wa’ilah.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;Perempuan tua penipu itu lebih mendekat kepada  isteri Nabi Luth sambil berkata: “Dapatkah ruangan seperti ini disebut  rumah? Dapatkah yang engkau teguk dan engkau rasakan ini disebut makanan  atau minuman?”&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;Wa’ilah terpegun mendengar ucapan perempuan tuan  itu. Dengan penuh keheranan, ia kemudian bertanya. “Kalau begitu, apa  yang selama ini kumakan dan kuminum?”&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;Cepat-cepat perempuan tua itu berkata: “Panggillah  aku dengan sebutan ibu. Bukankah kedudukanku seperti ibu saudaramu?”  Kemudian ia menyambung lagi. “Sesungguhnya semua ini adalah kemiskinan  dan kesengsaraan hidup yang membawa kemalangan bagimu, hai anakku.  Mengapa kamu tidak masuk ke rumah orang-orang kaya di antara kaummu.  Tidakkah kamu melihat kehidupan mereka yang penuh kemegahan, kesenangan,  dan kenikmatan…? Kamu berparas cantik, hai anakku. Tidak layak kamu  membiarkan kecantikanmu itu dalam kemiskinan hina begini. Tidakkah kamu  sedari bahwa kamu tidak mempunyai anak lelaki yang dapat bekerja untuk  memberimu makan kelak apabila suamimu meninggal dunia?”&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;Wa’ilah, isteri Nabi Luth, mendengarkan dengan  saksama semua ucapan perempuan tua itu. Ya, ucapan itu telah membuatnya  terlena sambil merenung atap rumahnya. Sesekali ia perhatikan perempuan  tua yang semakin mengeraskan suaranya yang penuh nada kesedihan dan  kedukaan. Dalam lamunannya itu, tiba-tiba Wa’ilah merasakan pelukan  perempuan tua itu di bahunya.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;Ketika perempuan tua itu menghentikan  pembicaraannya, isteri Nabi Luth memandang kepadanya sambil berusaha  meneliti kalimat-kalimat yang baru didengarnya. Tetapi si perempuan tua  tidak memberinya kesempatan untuk berfikir, bahkan ia mulai menyambung  pembicaraannya dengan berkata: “Hai, anakku, apakah yang dikerjakan  suamimu? Bagaimana hubungannya dengan penduduk Negeri Sadom dan  kampung-kampung kecil di sekelilingnya?&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;Sesungguhnya orang-orang di sini menginginkan  sesuatu yang dapat menyenangkan hati mereka sesuai dengan yang mereka  kehendaki. Dan sesuatu yang dicarinya itu dapat menjadi sumber  penghasilan dan kekayaan bagi orang yang mahu membantu mereka. Lihatlah!  Lihatlah, hai anakku, kepingan-kepingan emas dan perak ini!  Sesungguhnya emas dan perak bagiku adalah barang yang mudah kuperolehi.  Aku menunjukkan kepada kaumku beberapa lelaki berwajah `cantik’ yang  datang dari kota. Sedangkan kamu… di rumahmu sering datang beberapa  pemuda dan remaja lelaki kepada suamimu.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;Ya, suamimu yang seruannya diperolok-olok oleh  kaum kita. Pekerjaan semacam ini sebenarnya tidak memberatkan kamu.  Suruhlah salah seorang puterimu menemui sekelompok kaum kita dan  memberitahu mereka akan adanya lelaki tampan di rumahmu. Dengan  demikian, engkau akan memperoleh emas atau perak sebagai hadiahnya  setiap kali engkau kerjakan itu. Bukankah pekerjaan itu amat mudah  bagimu? Dengan itu, engkau bersama puteri-puterimu dapat merasakan  kenikmatan sesuai dengan apa yang kalian kehendaki.”&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;Sambil mengakhiri ucapannya, perempuan tua itu  meletakkan dua keping perak di tangan Wa’ilah, dan kemudian segera  keluar. Isteri Nabi Luth duduk sambil merenungkan peristiwa yang baru  terjadi itu tentang keadaan pekerjaan yang dicadangkan oleh si perempuan  tuan. Dan… ia kebingungan sambil berputar-putar di sekitar rumahnya.  Suara perempuan tua itu masih terngiang-ngiang di telinganya, sementara  di tangannya terselit dua keping perak. Wa’ilah dibayangi keraguan  apakah sebaiknya ia terima saja saranan perempuan tua itu. Tetapi, apa  yang akan dikatakan orang nanti tentang dirinya jika hal itu ia lakukan;  bahwa isteri seorang yang mengaku sebagai Rasul Allah dan menyerukan  kebajikan, ternyata, menolong kaumnya dalam melakukan kebatilan.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;Tiba-tiba datang suara yang membisikkan ke  telinganya: “Perempuan tua itu telah menasihatimu. Ia tidak mengharapkan  sesuatu kecuali kebaikan dan kebahagiaan bagimu. Kamu tidak  bertanggungjawab atas apa yang dilakukan oleh kaummu. Dan lagi pekerjaan  yang dicadangkan perempuan tua itu sama sekali tidak memberatkanmu.  Kamu hanya memberitahu mereka tentang kedatangan tamu-tamu suamimu,  Luth. Lekaslah… lekaslah… nanti akan kukatakan… lekas, supaya engkau  memperoleh kekayaan dan kenikmatan… Cepatlah…!” Dan tiba-tiba, tanpa  ragu-ragu, Wa’ilah berkata: “Baiklah, kuterima…”&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;“Kalau begitu, selamat kuucapkan kepadamu,”  demikian Iblis membisikkan kepadanya.” Sesudah ini engkau akan merasakan  kenikmatan di dalam kehidupanmu…”&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;Nabi Luth kembali kepada penduduk desa yang berada  di sekitar Sadom untuk menyerukan kebenaran Ilahi sesuai dengan perintah  Allah kepadanya. “Mengapa kalian mengerjakan perbuatan tercela itu,  yang belum pernah diperbuat oleh seorangpun di dunia ini sebelum kalian?  Sesungguhnya kalian mendatangi lelaki untuk melepaskan nafsu kalian  bukan kepada wanita, bahkan kalian ini adalah kaum yang melampaui  batas.”&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;Perlawanan penduduk Sadom terhadap dakwah  kebenaran yang disampaikan oleh Nabi Luth kepada mereka membuat  kesedihan dan kedukaan di hati Nabi Luth sendiri. Betapa kaumnya tidak  mahu menerima kebenaran dan tidak menghendaki diri mereka bersih dari  perangai yang hina dan merusakkan itu.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;Hari demi hari berlalu. Setiap isteri Nabi Luth  melihat beberapa lelaki datang ke rumahnya, ia segera memberi tahu  kaumnya tentang hal itu dan setiap kali berita yang dibawanya sampai  kepada kaumnya si perempuan tua datang kepadanya dengan membawa sepotong  perak seraya berkata: “Jika engkau selalu menolong kami, nescaya engkau  akan dapatkan terus sekeping perak, sementara suamimu tidak dapat  menyeru kepadanya.” Wajah perempuan tua itu tertawa seperti tawa  syaitan, kemudian pergi…&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;Sementara itu, seruan Nabi Luth kepada kaumnya  tidak menambah apa-apa kecuali perlawanan dan kesombongan. Mereka tetap  selalu berpaling dari ajakan suci itu. Bahkan mereka terus-menerus  melakukan perbuatan keji tatkala Nabi Luth memperingatkan akan datangnya  seksa Allah atas mereka apabila mereka tidak mahu berhenti dari  kesesatannya. Mereka malah menentang Nabi Luth dengan berkata:  “Datangkanlah kepada kami azab dari Allah, jika kamu termasuk  orang-orang yang benar.” Maka, Nabi Luth pun memohon kepada Allah, agar  Allah menolongnya dari kaumnya.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;Nabi Luth berdoa: “Ya, Tuhanku, tolonglah aku  (dengan menimpakan azab) atas kaum yang berbuat kerusakan itu.”  (Al-Ankabut: 30) Allah memperkenankan doa Nabi Luth as, dan mengutus  Jibril as. untuk membinasakan mereka. Jibril datang ke Negeri Sadom  dengan menyerupai dua orang lelaki yang tampan. “Dia (Luth) merasa susah  dan sempit dadanya karena kedatangan mereka. Dan ia berkata: “Ini  adalah hari yang amat sulit.” (Hud: 77)&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;Nabi Luth as. cemas memikirkan apa yang bakal  diperbuat kaumnya jika mereka mengetahui kedatangan tamu lelaki yang  berwajah `cantik’ di rumahnya. Bagaimana ia dapat mempertahankan dan  memelihara mereka dari kemungkaran kaumnya? Ah, bukankah tidak ada yang  mengetahui kedatangan mereka, kecuali dia sendiri, dan kedua puterinya?  Sebaliknya kedatangan kedua tamu Nabi Luth itu merupakan kesempatan bagi  isterinya untuk menambah kepingan-kepingan perak yang biasa ia perolehi  dari si wanita tua. Sekarang, ia harus mengutus seseorang kepada  kaumnya untuk memberitahu mereka. Tetapi kedua puterinya sedang sibuk  menyiapkan hidangan bagi kedua tamu ayahnya, atas perintah Nabi Luth.  Karena keinginannya yang mendesak, isteri Luth akhirnya memberi isyarat  kepada salah seorang puterinya untuk mendekat. Kemudian ia membiisikkan  beberapa kalimat ke telinga anak perempuannya itu. Sesaat kemudian, sang  puteri segera keluar rumah untuk memberitahu kaumnya, sebagaimana  biasa.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;Di tengah-tengah kerumunan orang ramai anak  Nabi Luth melihat seorang perempuan tua melambaikan tangan sambil  mengisyaratkan panggilan kepadanya. Segera ia mendekati perempuan itu  dan memberitahu tentang dua lelaki tampan yang datang ke rumahnya.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;Perempuan tua itu kemudian menyuruh ia cepat  pulang, sementara kelompok lelaki menghampiri seraya bertanya: “Apakah  yang terjadi? Apakah ada berita baru?” Wajah si perempuan tua  menampakkan senyum tipuan sambil berkata: “Kali ini tidak kurang dari  empat potong emas harus kuterima.”&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;Dengan bersemangat kaumnya bertanya: “Apakah yang terjadi? Apakah ada yang istimewa?”&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;Perempuan itu berkata kepada mereka, sementara ia  membuka matanya lebar-lebar disertai syaitan. “Kalian akan memperoleh  apa yang kalian kehendaki, iaitu dua orang lelaki yang berwajah  `tampan’. Dengan wajah buas dan bernafsu, mereka bertanya dengan tidak  sabar. “Di mana mereka? Di mana lelaki berwajah `tampan’ itu?&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;“Berikan harta kepadaku terlebih dahulu,  barulah kuberi tahu kalian!” Katanya. Sebahagian dari mereka menyahut:  “Wahai wanita tua, engkau yang tamak, tidak pernah kenyang!” Dan  sebahagian yang lain berkata: “Inilah harta untukmu, tetapi cepat  katakan, di mana lelaki yang berwajah `tampan’ itu?” Setelah tangannya  menggenggam emas, berkatalah perempuan tua itu kepada mereka. “Mereka  ada di rumah Luth…” Hampir-hampir kaumnya tidak mendengar ucapan  perempuan tua itu dengan jelas. Tetapi, sesaat kemudian, mereka  berlumba-lumba untuk segera datang ke rumah Nabi Luth. Masing-masing  ingin memperoleh kepuasan dari dua lelaki `tampan’ yang ada di rumah  Luth. Sesampainya mereka di sana, didapati pintu rumah Nabi Luth  tertutup. Segeralah mereka mengetuk keras sambil berteriak. “Bukakan,  Luth bukalah pintu-pintumu! Kalau tidak, kami terpaksa akan  memecahkannya!” Isteri Nabi Luth mencuba menemui suaminya yang ternyata  telah meninggalkan kedua tamunya di dalam kamar, sementara ia sendiri  mendekati pintu rumahnya yang tertutup dan memisahkan dia dengan  sekumpulan kaumnya. Isteri Nabi Luth mengintai dari balik tirai. Hatinya  melonjak kegirangan. Sebentar lagi ia bakal memperoleh sepotong perak  dari si perempuan tua, sesuai dengan kebiasaan yang telah berlangsung  selama ini. Bahkan di samping itu, tanpa diketahuinya, ia mungkin bakal  memperoleh pula sepotong emas sebagai bonus. Teriakan kaum Luth  bertambah keras dan garang. Mereka tak sabar dan ingin memecah pintu  agar dapat masuk dan menemui tamu-tamu Nabi Luth. Apakah yang akan  dikatakan oleh Nabi Luth atas tindakan kebengisan yang diperbuat oleh  naluri haiwan kaumnya yang rendah itu?&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;Nabi Luth pun berdiri terpaku; hanya pintu yang  memisahkannya dari kaum durjana itu. Sesaat kemudian, Nabi Luth berkata  kepada mereka demi menenangkan keadaan: “Hai, kaumku, inilah  puteri-puteriku, mereka lebih suci bagimu. Maka, bertakwalah kepada  Allah dan janganlah kamu mencemarkan namaku di hadapan tamuku. Tidak  adakah di antaramu seorang yang dapat menbedakan baik dan buruk. Ya,  orang-orang yang berakal ketika itu telah dihinggapi fikiran-fikiran  hewan yang rendah, sehingga nafsu mereka sulit dibendung.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;Luth kemudian kembali menegaskan permohonannya  kepada kaumnya itu, sedangkan isterinya mengintip tidak jauh dari situ.  Nabi Luth menawarkan kepada mereka untuk mengawini puteri-puterinya,  tetapi dengan serentak mereka menjawab: “Sesungguhnya engkau telah tahu  bahwa kami tidak mempunyai keinginan terhadap puteri-puterimu; dan  sesungguhnya kamu tentu mengetahui apa yang sebenarnya kami kehendaki.”  Sampai di sini, dialog antara Nabi Luth dan kaumnya terputus. Nabi Luth  kemudian berfikir, apakah yang akan ia lakukan jika kaumnya memecah  pintu rumahnya dan masuk untuk melampiaskan nafsu syaitannya kepada dua  orang tamunya. Ia berdiri kebingungan, sedangkan isterinya memandangnya  dengan pandangan khianat. Tiba-tiba tamu Nabi Luth berkata kepadanya:  “Sesungguhnya kami adalah utusan-utusan Tuhanmu; sekali-kali mereka  tidak dapat mengganggu engkau.” Kalau begitu, tamu-tamu Nabi Luth adalah  utusan-utusan Allah yang datang untuk menimpakan azab kepada penduduk  Negeri Sadom yang berbuat kerusakan itu. Mendengar semua itu, isteri  Nabi Luth merasa khuatir, karena ia akan gagal memperoleh harta yang  selalu diingininya itu. Kebatilan dan pelakunya memang tidak akan pernah  kekal, dan kini seksa sedang menghampiri mereka. Berkata utusan-utusan  Allah itu kepada Nabi Luth: “Bukakan pintu, dan tinggalkan kami bersama  mereka!”&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;Maka, Nabi Luth pun membuka pintu rumahnya.  Isteri Nabi Luth merasa cemas tatkala melihat serombongan kaumnya  menyerbu masuk dengan penuh kegilaan, dan segera menuju ke arah  tamu-tamu Nabi Luth. Ketika itulah, Jibril menunjukkan kelebihannya. Ia  mengembangkan kedua sayapnya dan memukul orang-orang durjana itu.  akhirnya, mata mereka, tanpa kecuali, buta seketika. Dengan berteriak  kesakitan, mereka semua menghendap-hendap dan bingung, kemana mereka  harus berjalan. Bertanyalah Nabi Luth kepada Malaikat Jibril: “Apakah  kaumku akan dibinasakan saat ini juga?” Malaikat Jibril memberitahu  bahwa azab akan ditimpakan kepada kaum Nabi Luth pada waktu Subuh nanti.  Mendengar itu, Nabi Luth segera berfikir, bukankah waktu Subuh sudah  dekat. Jibril memerintahkan Nabi Luth agar pergi dengan membawa  keluarganya pada akhir malam nanti. Semua keluarga Nabi Luth pada malam  itu pergi bersamanya ke luar kota, kecuali Wa’ilah. Isterinya itu bukan  lagi termasuk keluarganya yang beriman kepada risalah Allah yang  dibawanya. Sebaliknya, Isteri Nabi Luth justeru telah membantu  orang-orang yang berbuat kerosakan, dan ia harus menerima akibatnya.  Maka, turunlah azab atas dirinya, bersama semua kaum Nabi Luth yang  ingkar, sebagaimana yang difirmankan oleh Allah dalam Kitab Suci  Al-Quran: “Maka, tatkala datang azab Kami, Kami balikkan (kota itu), dan  Kami turunkan di atasnya hujan batu, (seperti) tanah liat dibakar  bertubi-tubi. Diberi tanda oleh Tuhanmu. Dan seksaan itu tiadalah jauh  dari orang-orang yang zalim.” Maha Benar Allah lagi Maha Agung.&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;a href="http://dimensi5.wordpress.com/2007/06/18/wailah-isteri-nabi-luth-mati-dalam-kesesatan/" target="new"&gt;Sumber&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1606100993887297096-8321598634751844465?l=bumi-tuntungan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://bumi-tuntungan.blogspot.com/2011/08/wailah-isteri-nabi-luth.html</link><author>noreply@blogger.com (Kiki)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-1606100993887297096.post-4063475770571346894</guid><pubDate>Sun, 21 Aug 2011 23:38:00 +0000</pubDate><atom:updated>2011-08-22T08:07:35.137+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Ruang Islam</category><title>Kisah Qorun</title><description>&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Qarun adalah kaum Nabi Musa, berkebangsaan Israel, dan bukan berasal  dari suku Qibthi (Gypsy, bangsa Mesir). Allah mengutus Musa kepadanya  seperti diutusnya Musa kepada Fir’aun dan Haman. Allah telah mengaruniai  Qarun harta yang sangat banyak dan perbendaharaan yang melimpah ruah  yang banyak memenuhi lemari simpanan. Perbendaharaan harta dan  lemari-lemari ini sangat berat untuk diangkat karena beratnya isi  kekayaan Qarun. Walaupun diangkat oleh beberapa orang lelaki kuat dan  kekar pun, mereka masih kewalahan.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Qarun mempergunakan harta ini dalam kesesatan, kezaliman dan  permusuhan serta membuatnya sombong. Hal ini merupakan musibah dan  bencana bagi kaum kafir dan lemah di kalangan Bani Israil.Dalam  memandang Qarun dan harta kekayaannya, Bani Israil terbagi atas dua  kelompok. Kelompok pertama adalah kelompok orang yang beriman kepada  Allah dan lebih mengutmakan apa yang ada di sisi-Nya. Karena itu mereka  tidak terpedaya oleh harta Qarun dan tidak berangan-angan ingin  memilikinya. Bahkan mereka memprotes kesombongan, kesesatan dan  kerusakannya serta berharap agar ia menafkahkan hartanya di jalan Allah  dan memberikan kontribusi kepada hamba-hamba Allah yang lain.Adapun  kelompok kedua adalah yang terpukau dan tertipu oleh harta Qarun karena  mereka telah kehilangan tolok ukur nilai, landasan dan fondasi yang  dapat digunakan untuk menilai Qarun dan hartanya. Mereka menganggap  bahwa kekayaan Qarun merupakan bukti keridhaan dan kecintaan Allah  kepadanya. Maka mereka berangan-angan ingin bernasib seperti itu.  &lt;font id="more-103"&gt;&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Qarun mabuk dan terlena oleh melimpahnya darta dan kekayaan. Semua  itu membuatnya buta dari kebenaran dan tuli dari nasihat-nasihat orang  mukmin. Ketika mereka meminta Qarun untuk bersyukur kepada Allah atas  sedala nikmat harta kekayaan dan memintanya untuk memanfaatkan hartanya  dalam hal yang bermanfaat,kabaikan dan hal yang halal karena semua itu  adalah harta Allah, ia justru menolak seraya mengatakan “Sesungguhnya  aku hanya diberi harta itu karena ilmu yang ada padaku”&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Suatu hari, keluarlah ia kepada kaumnya dengan kemegahan dan rasa  bangga, sombong dan congkaknya. Maka hancurlah hati orang fakir dan  silaulah penglihatan mereka seraya berkata, “Moga-moga kiranya kita  mempunyai seperti apa diberikan kepada Qarun; sesungguhnya ia  benar-benar mempunyai keberuntungan yang besar.”Akan tetapi orang-orang  mukmin yang dianugerahi ilmu menasihati orang-orang yang tertipu seraya  berkata, “Kecelakaan yang besarlah bagimu, pahala Allah adalah lebih  baik bagi orang-orang yang beriman dan beramal saleh….”&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Berlakulah sunnatullah atasnya dan murka Allah menimpanya. Hartanya  menyebabkan Allah murka, menyebabkan dia hancur, dan datangnya siksa  Allah. Maka Allah membenamkan harta dan rumahnya kedalam bumi, kemudian  terbelah dan mengangalah bumi, maka tenggelamlah ia beserta harta yang  dimilikinya dengan disaksikan oleh orang-orang Bani Israil. Tidak  seorangpun yang dapat menolong dan menahannya dari bencana itu, tidak  bermanfaat harta kekayaan dan perbendaharannya.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Tatkala Bani Israil melihat bencana yang menimpa Qarun dan hartanya,  bertambahlah keimanan orang-orang yang beriman dan sabar. Adapaun mereka  yang telah tertipu dan pernah berangan-angan seperti Qarun, akhirnya  mengetahui hakikat yang sebenarnya dan terbukalah tabir, lalu mereka  memuji Allah karena tidak mengalami nasib seperti Qarun. Mereka berkata,  “Aduhai, benarlah Allah melapangkan rezeki bagi siapa saja yang Dia  kehendaki dari hamba-hamba-Nya dan menyempitkannya; kalau Allah tidak  melimpahkan karunia-Nya atas kita benar-benar Dia telah membenamkan kita  (pula). Aduhai benarlah, tidak beruntung orang-orang yang mengingkari  (nikmat Allah).”&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;PENYEBUTAN QARUN DALAM QURAN&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Nama Qarun diulang sebanyak empat kali dalam Al-Quran, dua kali dalam  surah al-Qashash, satu kali dalam surah al-`Ankabut, dan satu kali  dalam surah al-Mu’min.Penyebutan dalam surah al-`Ankabut pada pembahasan  singkat tentang pendustaan oleh tiga orang oknum thagut, yaitu  Qarun,Fir’aun, dan Haman, lalu Allah menghancurkan mereka.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;“Dan (juga) Qarun, Fir’aun dan Haman. Dan sesungguhnya telah datang  kepada mereka Musa dengan (membawa bukti-bukti) keterangan-keterangan  yang nyata. Akan tetapi, mereka berlaku sombong di (muka) bumi, dan  tiadalah mereka orang-orang yang luput (dari kehancuran itu).&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Maka masing-masing (mereka itu) Kami siksa disebabkan dosanya, maka  diantara mereka ada yang Kami timpakan kepadanya hujan batu, kerikil dan  diantara mereka ada yang ditimpa suara keras yang mengguntur, dan  diantara mereka ada yang Kami benamkan ke dalam bumi, dan diantara  mereka ada yang Kami tenggelamkan, dan Allah sekali-kali tidak hendak  menganiaya mereka, akan tetapi merekalah yang menganiaya diri mereka  sendiri.” (al-`Ankabut: 39-40)&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Penyebutan dalam surah al-Mu’min (Ghafir) pada kisah pengutusan Musa  a.s. kepada tiga orang thagut yang mendustakannya.”Dan sesungguhnya  telah Kami utus Musa dengan membawa ayat-ayat Kami dan keterangan yang  nyata, kepada Fir’aun, Haman, dan Qarun, maka mereka berkata, `(Ia)  adalah seorang ahli sihir yang pendusta.’” (al-Mu’min:23-24)&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;a href="http://dimensi5.wordpress.com/2007/05/03/kisah-qarun/" target="new"&gt;Sumber&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1606100993887297096-4063475770571346894?l=bumi-tuntungan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://bumi-tuntungan.blogspot.com/2011/08/kisah-qorun.html</link><author>noreply@blogger.com (Kiki)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-1606100993887297096.post-3276445526452220448</guid><pubDate>Sun, 21 Aug 2011 23:31:00 +0000</pubDate><atom:updated>2011-08-22T08:07:35.149+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Ruang Islam</category><title>Tentang Taubat</title><description>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dari Abu Hurairah r.a., katanya: Rasulullah s.a.w. bersabda:  “Barangsiapa bertaubat sebelum matahari terbit dari arah barat, maka  Allah menerima taubatnya orang itu.” (Riwayat Muslim)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah berfirman : "Wahai Daud, pengaduan orang yg berdosa (lalu bertaubat) lebih Aku sukai dari teriakan orang yg beribadat"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang yg bertaubat itu kekasih Allah&amp;amp;orang yg bertaubat itu spt org yg tdk mempunyai dosa. | HR. Ibnu Majah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesungguhnya Allah SWT menyukai orang2 yg taubat dan menyukai orang2 yg mensucikan diri. | QS Al Baqarah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesungguhnya kebaikan2 itu membersihkan kejahatan2 sebagaimana air membersihkan kotoran. | HR Abu Na'im&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Andaikata seorang anak Adam – yakni manusia – itu memiliki selembah  emas, ia tentu menginginkan memiliki dua lembah dan samasekali tidak  akan memenuhi mulutnya kecuali tanah – yaitu setelah mati – dan Allah  menerima taubat kepada orang yang bertaubat.” (Muttafaq ‘alaih)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari Abu Musa Abdullah bin Qais al-Asy’ari r.a., dari Nabi s.a.w.,  sabdanya: “Sesungguhnya Allah Ta’ala itu membentangkan tanganNya – yakni  kerahmatanNya -di waktu malam untuk menerima taubatnya orang yang  berbuat kesalahan di waktu siang dan juga membentangkan tanganNya di  waktu siang untuk menerima taubatnya orang yang berbuat kesalahan di  waktu malam. Demikian ini terus menerus sampai terbitnya matahari dari  arah barat – yakni di saat hampir tibanya hari kiamat, kerana setelah  ini terjadi, tidak diterima lagi taubatnya seseorang.” (Riwayat Muslim)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari Abu Nujaid (dengan dhammahnya nun dan fathahnya jim) yaitu lmran  bin Hushain al-Khuza’i radhiallahu ‘anhuma bahwasanya ada seorang wanita  dari suku Juhainah mendatangi Rasulullah s.a.w. dan ia sedang dalam  keadaan hamil karena perbuatan zina.&lt;br /&gt;Kemudian ia berkata: “Ya Rasulullah, saya telah melakukan sesuatu  perbuatan yang harus dikenakan had – hukuman – maka tegakkanlah had itu  atas diriku.” Nabiyullah s.a.w. lalu memanggil wali wanita itu lalu  bersabda: “Berbuat baiklah kepada wanita ini dan apabila telah  melahirkan – kandungannya, maka datanglah padaku dengan membawanya.”&lt;br /&gt;Wali tersebut melakukan apa yang diperintahkan. Setelah bayinya lahir –  lalu beliau s.a.w. memerintahkan untuk memberi hukuman, wanita itu  diikatlah pada pakaiannya, kemudian dirajamlah. Selanjutnya Beliau  s.a.w. menyembahyangi jenazahnya.&lt;br /&gt;Umar berkata pada beliau: “Apakah Tuan menyembahyangi jenazahnya, ya  Rasulullah, sedangkan ia telah berzina?” Beliau s.a.w. bersabda: “Ia  telah bertaubat benar-benar, andaikata taubatnya itu dibagikan kepada  tujuhpuluh orang dari penduduk Madinah, pasti masih mencukupi. Adakah  pernah engkau menemukan seseorang yang lebih utama dari orang yang suka  mendermakan jiwanya semata-mata kerana mencari keridhaan Allah  ‘Azzawajalla.” (Riwayat Muslim)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Taubat berarti kembali. Sebuah perasaan takut kepada Allah Subhaanahu  wa taala yang mendorong perasaan hamba untuk kembali kepada-Nya. Orang  yang bertaubat, dialah orang yang takut, menyesal, dan ingin kembali.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Ia menyucikan diri dari segala dosa dan maksiat, lalu kembali pada  Allah Subhaanahu Wa Taala dengan segala kesadaran. Ia akan berkata, “Ya  Rabbku, dosa yang kulakukan selama bertahun-tahun ini akan kuhentikan,  karena cinta dan taatku pada-Mu.” Itulah taubat. Kita tinggalkan  maksiat, dan kembali ke jalan-Nya.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span id="more-116"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt; Mengapa Bertaubat?&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Sejatinya, ketika jiwa kita merasakan urgensi taubat, maka kita harus  mengerti garis start-nya. Untuk memulainya, kita harus memahami  kedudukan kita di hadapan Allah I. Harus kita sadari berapa banyak kita  melanggar hak Allah. Saat kita mulai menyadari, hati ini seakan terasa  diperas. Ia seolah terbakar, hingga mulut kita pun bergumam, “Aku harus  bertaubat!”&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Kita bertaubat dari dosa besar! Mungkin Anda akan mengatakan, “Aku melakukan dosa besar? Bagaimana mungkin? Seperti apa?”&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Saudaraku! Bukankah mengakhirkan shalat—tanpa udzur—itu dosa besar?  Bukankah lalai dalam shalat itu dosa besar? Allah Subhaanahu Wa Taala  berfirman, artinya: “Maka kecelakaanlah bagi orang-orang yang shalat,  (yaitu) orang-orang yang lalai dalam shalatnya.” (QS. Al Mâ’ûn: 4-5).&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Celaka! Celaka bagi yang melalaikan shalatnya. Ibnu Abbâs  Radhiyallahu Anhu berkata, “Mereka yang melalaikan shalat itu adalah  orang yang mengakhirkan shalat dari waktunya.”&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Apakah kita tahu, betapa kita sangat membutuhkan taubat? Kita butuh  bertaubat dari shalat yang diakhirkan, bertaubat dari kebiasaan  melaksanakan shalat subuh setelah matahari terbit. Bertaubat dari  kedurhakaan kepada kedua orang tua. Bukankah itu dosa besar?&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Selanjutnya, apa pendapat kita tentang pengantar zina? Itu dosa  besar! Lalu apa yang mendahului zina itu? Zina mata. Menonton saluran  parabola yang menyuguhkan film porno, atau menjelajahi situs-situs blue  di internet. Bukankah semua itu pengantar zina? Rasulullah Shallallahu  Alaihi Wa Sallam bersabda, “Dan zina mata adalah melihat.” (HR. Bukhârî  dan Muslim).&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Untuk Muslimah yang belum menutup aurat, berapa helai rambutmu yang  terlihat? Berapa bagian tubuhmu yang tersingkap? Apakah Anda tidak  perduli dengan aurat yang terlihat itu? Padahal Rasulullah Shallallahu  Alaihi Wa Sallam bersabda tentang wanita-wanita yang membuka auratnya,  “Mereka tidak masuk surga dan tidak mencium baunya. Sesungguhnya bau  surga itu tercium dari jarak perjalanan begini dan begini.” (HR.  Muslim).&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Bukankah itu dosa? Setiap kali orang melihat aurat Anda, maka Anda  akan mengambil bagian dosa. Berapakah orang yang melihat Anda? Berjuta  dosa dilakukan setiap hari! Bagaimana kita akan menghadap Allah  Subhaanahu Wa Taala ? Demi Allah, bila kita menghitung dosa selama  sebulan, tentu akan sebesar gunung.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Sufyân Ats-Tsaurî—rahimahullâh—berkata, “Suatu hari aku duduk-duduk  menghitung dosa-dosaku. Lalu aku berkata pada diriku, “Kau akan bertemu  Allah, wahai Sufyân, Dia akan menanyakan padamu dosa demi dosa.”&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Bayangkanlah, siapakah Sufyân? Ia seorang imam atba’ tâbi’în yang  sholeh. Lalu berapa kali kita menghitung dosa yang kita lakukan?&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Ia berkata lagi pada dirinya, “Inikah yang kau ingat, wahai Sufyân?  Bagaimanakah yang Allah ingat, dan kau melupakannya? Bertaubatlah  sebelum engkau bertemu Allah Subhaanahu Wa Taala.”&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt; Taubat, Jalan Pintas Menebus Dosa&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Ketika saat berumur 15 tahun, kita durhaka kepada kedua orang tua. Lalu  pada saat berumur 30 tahun, dosa itu kita tinggalkan. Apakah dosa kita  telah diampuni, dihapus, atau dilenyapkan untuk selamanya? Benar, kita  telah menghentikan dosa, tapi sudahkah kita bertaubat? Jika belum,  berarti kita belum diampuni. Ini merupakan kaedah penting, tetapi  manusia sering melupakan.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Bayangkan, di hari kiamat kita menghadap Allah Subhaanahu Wa Taala  dan ditanya dosa yang telah kita tinggalkan selama sepuluh tahun, dan  kita pun telah melupakannya. Lalu kita menjawab, “Wahai Tuhanku, aku  telah meninggalkan dosa itu, aku telah melupakannya. ” Tetapi sudahkah  ia bertaubat? Belum! Maka firman Allah (artinya), “Pada hari ketika  mereka dibangkitkan Allah semuanya, lalu diberitakan- Nya kepada mereka  apa yang telah mereka kerjakan. Allah mengumpulkan (mencatat) amal  perbuatan itu, padahal mereka telah melupakannya. Dan Allah  Mahamenyaksikan segala sesuatu.” (QS. Al Mujâdalah: 6).&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Allah Subhaanahu Wa Taala juga berfirman (artinya), “Dan  diletakkanlah kitab, lalu kamu akan melihat orang-orang bersalah  ketakutan terhadap apa yang (tertulis) di dalamnya, dan mereka berkata,  “Aduhai celaka kami, kitab apakah ini yang tidak meninggalkan yang kecil  dan tidak (pula) yang besar, melainkan ia mencatat semuanya; dan mereka  dapati apa yang telah mereka kerjakan ada (tertulis). Dan Tuhanmu tidak  menganiaya seorang jua pun.” (QS. Al Kahfî: 49).&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Perhatikanlah pula firman Allah berikut ini, artinya: “Katakanlah,  “Hai hamba-hamba- Ku yang malampaui batas terhadap diri mereka sendiri.  Janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya Allah  mengampuni dosa-dosa semuanya. Sesungguhnya Dialah yang Mahapengampun  lagi Mahapenyayang. Dan kembalilah kamu kepada Tuhanmu, dan berserah  dirilah kepada-Nya sebelum datang azab kepadamu, kemudian kamu tidak  dapat ditolong (lagi).” (QS. Az-Zumar: 53-55).&lt;br /&gt;Marilah kita bertaubat, “Supaya jangan ada yang berkata ketika ia  melihat azab, “Kalau sekiranya aku dapat kembali (ke dunia), niscaya aku  akan termasuk orang-orang yang berbuat baik”. QS. Az-Zumar: 58).&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Perhatikanlah ayat berikut ini (artinya), “Dan pada hari kiamat, kamu  akan melihat orang-orang yang berbuat dusta terhadap Allah, mukanya  menjadi hitam. Bukankah dalam neraka Jahannam itu ada tempat bagi  orang-orang yang menyombongkan diri?” (QS. Az-Zumar: 60).&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Di hari kiamat, kita akan melihat wajah hitam orang yang enggan  bertaubat dan tunduk pada Allah Subhaanahu Wa Taala. Perhatikanlah,  mengapa mereka dikatakan orang sombong? Karena ia enggan bertaubat.  Padahal Allah Subhaanahu Wa Taala berjanji akan mengampuni segala macam  dosa. Betapa kesombongan telah menghancurkannya karena menolak taubat.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Kemudian, resapilah keindahan susunan Al Qur’an ini: “Sesungguhnya  Allah mencintai orang-orang yang bertaubat dan orang-orang yang  menyucikan diri.” (QS. Al Baqarah: 222).&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Renungkanlah, Allah Subhaanahu Wa Taala akan mencintai kita, kalau  kita mau bertaubat. Allah Subhaanahu Wa Taala berfirman (artinya), “Dan  Allah hendak menerima taubatmu….” (QS. An-Nisâ: 72).&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Lihatlah! Apa yang Allah inginkan dari diri kita? “Dan Allah hendak  menerima taubatmu….” Allah menghendaki manusia bertaubat, tetapi  pengikut hawa nafsu enggan bertaubat.&lt;br /&gt;Jika kita enggan bertaubat, maka Allah Subhaanahu Wa Taala akan menegur,  “Dan barangsiapa tidak mau bertaubat, maka ia termasuk orang yang  berbuat zalim.” (QS. Al Hujurât: 11).&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Allah Subhaanahu Wa Taala juga telah berfirman (artinya), “Dan  bersegeralah kamu kepada ampunan dari Tuhanmu.” (QS. Ali ‘Imrân: 133).&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Mayoritas dari penghuni neraka adalah orang-orang yang gemar  menunda-nunda. Mereka mengatakan, “Insya Allah, aku akan mengenakan  jilbab setelah kuliah.” Atau, “Insya Allah, setelah aku menikah nanti,  aku akan tekun mengerjakan shalat dan meninggalkan minuman-minuman  keras.”&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Ia katakan insya Allah, lalu berdusta. Ini adalah menunda-nunda.  Menunda-nunda adalah tentara Iblis untuk menggelincirkan manusia. Maka,  bersegeralah menuju rahmat Allah, bertaubat dan hidup dalam naungan-Nya.  Bertaubatlah, karena jeritan penghuni neraka bukan hanya karena  pedihnya siksa api neraka, tetapi juga karena keengganan manusia untuk  bertaubat.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt; Hadits-hadits Taubat&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Marilah kita renungkan sabda Rasulullah Shallallahu Alaihi Wa Sallam,  melihat-lihat keindahan dan kemudahan Islam, sehingga kita tidak akan  lagi mendengar kekerasan, kegarangan, kesusahan, maupun kepelikan yang  sering disematkan kepada ajaran Islam. Rasulullah Shallallahu Alaihi Wa  Sallam bersabda, “Wahai manusia, minta ampunlah pada Tuhan kalian, dan  bertaubatlah. Maka aku meminta ampun dan bertaubat pada Allah seratus  kali setiap hari.” (HR. Bukhârî dan Muslim).&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Rasulullah Shallallahu Alaihi Wa Sallam meminta ampun dan bertaubat  setiap hari seratus kali. Sedangkan kita, selama sepuluh tahun tidak  pernah bertaubat sama sekali. Rasul yang ma’shûm, terjaga dari maksiat,  bertaubat seratus kali setiap hari? Bertaubat dari apa? Derajat  Rasulullah Shallallahu Alaihi Wa Sallam telah tinggi di sisi Allah, dan  ia ingin mengangkat derajatnya dengan cinta dan ma’rifat Allah  Subhaanahu Wa Taala.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Apakah kita ingat, kapan terakhir kali kita bertaubat? Sudahkah kita mengulangi taubat itu lagi atau belum?&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Nabi Shallallahu Alaihi Wa Sallam bersabda, “Sungguh, Allah  membentangkan tangan-Nya setiap malam, agar orang yang berbuat kejelekan  di siang hari mau bertaubat. Dan Dia juga membentangkan tangan-Nya di  siang hari, agar orang yang berbuat kejelekan di malam hari mau  bertaubat.” (HR. Muslim dan Ahmad).&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt; Sebuah Kisah&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Di zaman Nabi Musa Alaihissalam, terjadi masa paceklik. Manusia dan  hewan kehausan, dan hampir mati, karena sedikitnya persediaan air.  Mereka lelah hingga berkata, “Wahai Musa, serulah Allah, dan mintalah  agar hujan diturunkan!” Nabi Musa pun mengumpulkan mereka di satu tanah  lapang, lalu ia berdoa kepada Allah. Mereka pun mengamini doa beliau,  tetapi hujan tak kunjung turun. Akhirnya, ia pun berkata, “Ya Tuhanku,  mengapa Engkau tidak mau menurunkan hujan, padahal kami telah berdoa dan  menghinakan diri pada-Mu?”&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Allah Subhaanahu Wa Taala menjawab, “Wahai Musa, di antara kalian ada  seorang yang berbuat maksiat selama empat puluh tahun, ia belum  bertaubat. Maka ia menghalangi terkabulnya doa kalian.” Lalu Musa  bertanya, “Lalu apa yang harus kami lakukan?” Allah Subhaanahu Wa Taala  menjawab, “Keluarkanlah orang yang berbuat maksiat itu! Jika orang itu  keluar dari barisan kalian, hujan akan turun.” Nabi Musa Alaihisslam pun  berkata, “Aku minta kalian bersumpah pada Allah. Aku bersumpah pada  Allah, di antara kita ada yang bermaksiat selama empat puluh tahun,  hingga hujan tidak turun-turun, maka hendaklah ia mau keluar dari  barisan.”&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Orang yang berbuat maksiat itu menoleh ke kanan dan ke kiri,  sekiranya ada yang keluar selain dia. Tetapi tidak ada seorang pun yang  keluar. Tahulah ia kalau yang dimaksud adalah dirinya. Lalu ia berkata,  “Ya Tuhanku, aku telah berbuat maksiat selama empat puluh tahun, dan  Engkau berkenan menutupinya. Ya Tuhanku, jika aku keluar, maka namaku  akan tercemar. Dan jika aku tetap tinggal, maka hujan tidak akan turun.  Ya Tuhanku, aku sekarang bertaubat pada-Mu, aku menyesal, aku kembali  pada-Mu. Maka ampunilah aku dan tutupilah kejelekanku. “&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Hujan pun turun, akan tetapi orang yang berbuat maksiat itu tidak  keluar dari barisan. Akhirnya, Nabi Musa u bertanya, “Ya Tuhanku, hujan  telah turun, dan orang itu belum keluar?” Allah Subhaanahu Wa Taala  menjawab, “Ya Musa, hujan telah turun dengan taubat hamba-Ku yang telah  bermaksiat selama empat puluh tahun.”&lt;br /&gt;Nabi Musa bertanya lagi, “Ya Tuhanku, tunjukkan orang itu padaku agar  aku bergembira dengannya.” Allah menjawab, “Wahai Musa, ia telah  bermaksiat kepada-Ku selama empat puluh tahun, dan aku telah  menutupinya. Lalu apakah Aku akan membukanya padamu, mencemarkan  namanya, padahal ia telah kembali pada-Ku?”&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Sumber: &lt;em&gt;Hati Sebening Mata Air, karya Amru Khalid dll...&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1606100993887297096-3276445526452220448?l=bumi-tuntungan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://bumi-tuntungan.blogspot.com/2011/08/tentang-taubat.html</link><author>noreply@blogger.com (Kiki)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-1606100993887297096.post-1172996104563109386</guid><pubDate>Fri, 19 Aug 2011 18:31:00 +0000</pubDate><atom:updated>2011-08-20T16:49:37.926+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Serba Serbi</category><title>Test IQ Online</title><description>Akan ada 15 pertanyaan logika yang lumayan membuat kita bingung. &lt;div&gt;Silahkan anda klik &lt;b&gt;&lt;a href="http://www.quickiqtest.net/indonesian/" target="new"&gt;Disini&lt;/a&gt;&lt;/b&gt; untuk mencoba dan silahkan pilih kata "PERMULAAN".
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-64MYiOQDDNY/Tk-Cafa7z6I/AAAAAAAABzA/QKuxoXTgDvY/s1600/Test%2BIQ%2BOnline.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 277px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-64MYiOQDDNY/Tk-Cafa7z6I/AAAAAAAABzA/QKuxoXTgDvY/s400/Test%2BIQ%2BOnline.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5642872249741201314" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;
&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Saya hanya mampu mendapat point 12. Bagaimana dengan anda??&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1606100993887297096-1172996104563109386?l=bumi-tuntungan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://bumi-tuntungan.blogspot.com/2011/08/test-iq-online.html</link><author>noreply@blogger.com (Kiki)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://2.bp.blogspot.com/-64MYiOQDDNY/Tk-Cafa7z6I/AAAAAAAABzA/QKuxoXTgDvY/s72-c/Test%2BIQ%2BOnline.jpg" height="72" width="72" /><thr:total>5</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-1606100993887297096.post-1114488106393738135</guid><pubDate>Fri, 19 Aug 2011 18:28:00 +0000</pubDate><atom:updated>2011-08-20T16:37:52.111+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Wawasan Pengetahuan</category><title>Kejayaan Nusantara Kuno</title><description>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;font class="Apple-style-span" style="font-family: Verdana, sans-serif; font-size: 13px; line-height: 19px; background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt;Masa lampau Indonesia sangat kaya raya. Ini dibuktikan oleh informasi dari berbagai sumber kuno. Kali ini kami akan membahas kekayaan tiap pulau yang ada di Indonesia. Pulau-pulau itu akan kami sebutkan menjadi tujuh bagian besar yaitu Sumatera, Jawa, Kepulauan Sunda kecil, Kalimantan, Sulawesi, Kepulauan Maluku, dan Papua.&lt;/font&gt;&lt;/div&gt;&lt;font class="Apple-style-span" style="font-family: Verdana, sans-serif; font-size: 13px; line-height: 19px; background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt;&lt;font class="fullpost" style="display: inline; "&gt;&lt;br /&gt;&lt;font style="font-weight: bold; "&gt;Sumatera - Pulau Emas&lt;/font&gt;&lt;br /&gt;&lt;img src="http://2.bp.blogspot.com/_TzhABRYWH3Q/S3ME90eR_DI/AAAAAAAAAUw/FPV094YL0hw/s320/petasumatra.jpg" alt="" border="0" style="border-top-style: solid; border-right-style: solid; border-bottom-style: solid; border-left-style: solid; border-width: initial; border-color: initial; padding-top: 6px; padding-right: 6px; padding-bottom: 6px; padding-left: 6px; border-top-width: 1px; border-top-color: rgb(221, 221, 221); border-left-width: 1px; border-left-color: rgb(204, 204, 204); border-bottom-width: 1px; border-bottom-color: rgb(192, 192, 192); border-right-width: 1px; border-right-color: rgb(192, 192, 192); "&gt;&lt;br /&gt;Dalam berbagai prasasti, pulau Sumatera disebut dengan nama Sansekerta: Suwarnadwipa (“pulau emas”) atau Suwarnabhumi (“tanah emas”). Nama-nama ini sudah dipakai dalam naskah-naskah India sebelum Masehi. Sumatera juga dikenal sebagai pulau Andalas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/font&gt;&lt;/font&gt;&lt;font class="Apple-style-span" style="font-family: Verdana, sans-serif; font-size: 13px; line-height: 19px; background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt;Pada masa Dinasti ke-18 Fir'aun di Mesir (sekitar 1.567SM-1.339SM), di pesisir barat pulau sumatera telah ada pelabuhan yang ramai, dengan nama Barus. Barus (Lobu Tua - daerah Tapanuli) diperkirakan sudah ada sejak 3000 tahun sebelum Masehi. Barus dikenal karena merupakan tempat asal kapur barus. Ternyata kamper atau kapur barus digunakan sebagai salah satu bahan pengawet mummy Fir'aun Mesir kuno.&lt;/font&gt;&lt;div&gt;&lt;font class="Apple-style-span" style="font-family: Verdana, sans-serif; font-size: 13px; line-height: 19px; background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt;&lt;font class="fullpost" style="display: inline; "&gt;&lt;br /&gt;&lt;/font&gt;&lt;/font&gt;&lt;font class="Apple-style-span" style="font-family: Verdana, sans-serif; font-size: 13px; line-height: 19px; background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt;Di samping Barus, di Sumatera terdapat juga kerajaan kuno lainnya. Sebuah manuskrip Yahudi Purba menceritakan sumber bekalan emas untuk membina negara kota Kerajaan Nabi Sulaiman diambil dari sebuah kerajaan purba di Timur Jauh yang dinamakan Ophir. Kemungkinan Ophir berada di Sumatera Barat. Di Sumatera Barat terdapat gunung Ophir. Gunung Ophir (dikenal juga dengan nama G. Talamau) merupakan salah satu gunung tertinggi di Sumatera Barat, yang terdapat di daerah Pasaman. Kabarnya kawasan emas di Sumatera yang terbesar terdapat di Kerajaan Minangkabau. Menurut sumber kuno, dalam kerajaan itu terdapat pegunungan yang tinggi dan mengandung emas. Konon pusat Kerajaan Minangkabau terletak di tengah-tengah galian emas. Emas-emas yang dihasilkan kemudian diekspor dari sejumlah pelabuhan, seperti Kampar, Indragiri, Pariaman, Tikus, Barus, dan Pedir. Di Pulau Sumatera juga berdiri Kerajaan Srivijaya yang kemudian berkembang menjadi Kerajaan besar pertama di Nusantara yang memiliki pengaruh hingga ke Thailand dan Kamboja di utara, hingga Maluku di timur.&lt;/font&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;font class="Apple-style-span" style="font-family: Verdana, sans-serif; font-size: 13px; line-height: 19px; background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt;&lt;font class="fullpost" style="display: inline; "&gt;&lt;br /&gt;Kini kekayaan mineral yang dikandung pulau Sumatera banyak ditambang. Banyak jenis mineral yang terdapat di Pulau Sumatera selain emas. Sumatera memiliki berbagai bahan tambang, seperti batu bara, emas, dan timah hitam. Bukan tidak mungkin sebenarnya bahan tambang seperti emas dan lain-lain banyak yang belum ditemukan di Pulau Sumatera. Beberapa orang yakin sebenarnya Pulau Sumatera banyak mengandung emas selain dari apa yang ditemukan sekarang. Jika itu benar maka Pulau Sumatera akan dikenal sebagai pulau emas kembali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;font style="font-weight: bold; "&gt;Jawa - Pulau Padi&lt;/font&gt;&lt;br /&gt;&lt;img src="http://2.bp.blogspot.com/_TzhABRYWH3Q/S3MEpC1E2zI/AAAAAAAAAUI/dLmOLeir8xY/s320/petajawa.jpg" alt="" border="0" style="border-top-style: solid; border-right-style: solid; border-bottom-style: solid; border-left-style: solid; border-width: initial; border-color: initial; padding-top: 6px; padding-right: 6px; padding-bottom: 6px; padding-left: 6px; border-top-width: 1px; border-top-color: rgb(221, 221, 221); border-left-width: 1px; border-left-color: rgb(204, 204, 204); border-bottom-width: 1px; border-bottom-color: rgb(192, 192, 192); border-right-width: 1px; border-right-color: rgb(192, 192, 192); "&gt;&lt;br /&gt;Dahulu Pulau Jawa dikenal dengan nama JawaDwipa. JawaDwipa berasal dari bahasa Sanskerta yang berarti "Pulau Padi" dan disebut dalam epik Hindu Ramayana. Epik itu mengatakan "Jawadwipa, dihiasi tujuh kerajaan, Pulau Emas dan perak, kaya dengan tambang emas", sebagai salah satu bagian paling jauh di bumi. Ahli geografi Yunani, Ptolomeus juga menulis tentang adanya “negeri Emas” dan “negeri Perak” dan pulau-pulau, antara lain pulau “”Iabadiu” yang berarti “Pulau Padi”.&lt;br /&gt;Ptolomeus menyebutkan di ujung barat Iabadiou (Jawadwipa) terletak Argyre (kotaperak). Kota Perak itu kemungkinan besar adalah kerajaan Sunda kuno, Salakanagara yang terletak di barat Pulau Jawa. Salakanagara dalam sejarah Sunda (Wangsakerta) disebut juga Rajatapura. Salaka diartikan perak sedangkan nagara sama dengan kota, sehingga Salakanagara banyak ditafsirkan sebagai Kota perak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di Pulau Jawa ini juga berdiri kerajaan besar Majapahit. Majapahit tercatat sebagai kerajaan terbesar di Nusantara yang berhasil menyatukan kepulauan Nusantara meliputi Sumatra, semenanjung Malaya, Borneo, Sulawesi, kepulauan Nusa Tenggara, Maluku, Papua, dan sebagian kepulauan Filipina. Dalam catatan Wang Ta-yuan, komoditas ekspor Jawa pada saat itu ialah lada, garam, kain, dan burung kakak tua. Mata uangnya dibuat dari campuran perak, timah putih, timah hitam, dan tembaga. Selain itu, catatan kunjungan biarawan Roma tahun 1321, Odorico da Pordenone, menyebutkan bahwa istana Raja Jawa penuh dengan perhiasan emas, perak, dan permata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut banyak pakar, pulau tersubur di dunia adalah Pulau Jawa. Hal ini masuk akal, karena Pulau Jawa mempunyai konsentrasi gunung berapi yang sangat tinggi. Banyak gunung berapi aktif di Pulau Jawa. Gunung inilah yang menyebabkan tanah Pulau Jawa sangat subur dengan kandungan nutrisi yang di perlukan oleh tanaman.&lt;br /&gt;Raffles pengarang buku The History of Java merasa takjub pada kesuburan alam Jawa yang tiada tandingnya di belahan bumi mana pun. “Apabila seluruh tanah yang ada dimanfaatkan,” demikian tulisnya, “bisa dipastikan tidak ada wilayah di dunia ini yang bisa menandingi kuantitas, kualitas, dan variasi tanaman yang dihasilkan pulau ini.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kini pulau Jawa memasok 53 persen dari kebutuhan pangan Indonesia. Pertanian padi banyak terdapat di Pulau Jawa karena memiliki kesuburan yang luar biasa. Pulau Jawa dikatakan sebagai lumbung beras Indonesia. Jawa juga terkenal dengan kopinya yang disebut kopi Jawa. Curah hujan dan tingkat keasaman tanah di Jawa sangat pas untuk budidaya kopi. Jauh lebih baik dari kopi Amerika Latin ataupun Afrika.&lt;br /&gt;Hasil pertanian pangan lainnya berupa sayur-sayuran dan buah-buahan juga benyak terdapat di Jawa, misalnya kacang tanah, kacang hijau, daun bawang, bawang merah, kentang, kubis, lobak, petsai, kacang panjang, wortel, buncis, bayam, ketimun, cabe, terong, labu siam, kacang merah, tomat, alpokat, jeruk, durian, duku, jambu biji, jambu air, jambu bol, nenas, mangga, pepaya, pisang, sawo, salak,apel, anggur serta rambutan. Bahkan di Jawa kini dicoba untuk ditanam gandum dan pohon kurma. Bukan tidak mungkin jika lahan di Pulau Jawa dipakai dan diolah secara maksimal untuk pertanian maka Pulau Jawa bisa sangat kaya hanya dari hasil pertanian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;font style="font-weight: bold; "&gt;Kepulauan Sunda kecil (Bali, NTB dan NTT) - Kepulauan Wisata&lt;/font&gt;&lt;br /&gt;&lt;img src="http://4.bp.blogspot.com/_TzhABRYWH3Q/S3ME-bcNHNI/AAAAAAAAAU4/GX-2BY7q0T8/s320/petasundakecil.jpg" alt="" border="0" style="border-top-style: solid; border-right-style: solid; border-bottom-style: solid; border-left-style: solid; border-width: initial; border-color: initial; padding-top: 6px; padding-right: 6px; padding-bottom: 6px; padding-left: 6px; border-top-width: 1px; border-top-color: rgb(221, 221, 221); border-left-width: 1px; border-left-color: rgb(204, 204, 204); border-bottom-width: 1px; border-bottom-color: rgb(192, 192, 192); border-right-width: 1px; border-right-color: rgb(192, 192, 192); "&gt;&lt;br /&gt;Ptolemaeus menyebutkan, ada tiga buah pulau yang dinamai Sunda yang terletak di sebelah timur India. Berdasarkan informasi itu kemudian ahli-ahli ilmu bumi Eropa menggunakan kata Sunda untuk menamai wilayah dan beberapa pulau di timur India. Sejumlah pulau yang kemudian terbentuk di dataran Sunda diberi nama dengan menggunakan istilah Sunda pula yakni Kepulauan Sunda Besar dan Kepulauan Sunda Kecil. Kepulauan Sunda Besar ialah himpunan pulau besar yang terdiri dari Sumatera, Jawa, Madura dan Kalimantan. Sedangkan Sunda Kecil merupakan gugusan pulau Bali, Lombok, Sumbawa, Flores, Sumba, dan Timor.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Daerah Kepulauan Sunda kecil ini dikenal sebagai daerah wisata karena keindahan alamnya yang menakjubkan. Sejak dulu telah ada yang berwisata ke daerah ini. Perjalanan Rsi Markandiya sekitar abad 8 dari Jawa ke Bali, telah melakukan perjalanan wisata dengan membawa misi-misi keagaman. Demikian pula Empu Kuturan yang mengembangkan konsep Tri Sakti di Bali datang sekitar abad 11. Pada tahun 1920 wisatawan dari Eropa mulai datang ke Bali. Bali di Eropa dikenal juga sebagai the Island of God.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di Tempat lain di Kepulauan Sunda Kecil tepatnya di daerah Nusa Tenggara Barat dikenal dari hasil ternaknya berupa kuda, sapi, dan kerbau. Kuda Nusa tenggara sudah dikenal dunia sejak ratusan tahun silam. Abad 13 M Nusa Tenggara Barat telah mengirim kuda-kuda ke Pulau Jawa. Nusa Tenggara Barat juga dikenal sebagai tempat pariwisata raja-raja. Raja-raja dari kerajaan Bali membangun Taman Narmada pada tahun 1727 M di daerah Pulau Lombok untuk melepas kepenatan sesaat dari rutinitas di kerajaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Daerah Sunda Kecil yang tidak kalah kayanya adalah Nusa Tenggara Timur, karena di daerah ini terdapat kayu cendana yang sangat berharga. Cendana adalah tumbuhan asli Indonesia yang tumbuh di Propinsi Nusa Tenggara Timur. Cendana dari Nusa Tenggara Timur telah diperdagangkan sejak awal abad masehi. Sejak awal abad masehi, banyak pedagang dari wilayah Indonesia bagian barat dan Cina berlayar ke berbagai wilayah penghasil cendana di Nusa Tenggara Timur terutama Pulau Sumba dan Pulau Timor. Konon Nabi Sulaiman memakai cendana untuk membuat tiang-tiang dalam bait Sulaiman, dan untuk alat musik. Nabi Sulaiman mengimpor kayu ini dari tempat-tempat yang jauh yang kemungkinan cendana tersebut berasal dari Nusa Tenggara Timur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kini Kepulauan Sunda kecil ini merupakan tempat pariwisata yang terkenal di dunia. Bali merupakan pulau terindah di dunia. Lombok juga merupakan salah satu tempat terindah di dunia. Sementara itu di Nusa tenggara Timur terdapat Pulau yang dihuni binatang purba satu-satunya di dunia yang masih hidup yaitu komodo. Kepulauan Sunda kecil merupakan tempat yang misterius dan sangat menawan. Kepulauan ini bisa mendapat banyak kekayaan para pelancong dari seluruh dunia jika dikelola secara maksimal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;font style="font-weight: bold; "&gt;Kalimantan - Pulau Lumbung energi&lt;/font&gt;&lt;br /&gt;&lt;img src="http://4.bp.blogspot.com/_TzhABRYWH3Q/S3MEpZ193VI/AAAAAAAAAUQ/3XrkSZskBCA/s320/petakalimantan.jpg" alt="" border="0" style="border-top-style: solid; border-right-style: solid; border-bottom-style: solid; border-left-style: solid; border-width: initial; border-color: initial; padding-top: 6px; padding-right: 6px; padding-bottom: 6px; padding-left: 6px; border-top-width: 1px; border-top-color: rgb(221, 221, 221); border-left-width: 1px; border-left-color: rgb(204, 204, 204); border-bottom-width: 1px; border-bottom-color: rgb(192, 192, 192); border-right-width: 1px; border-right-color: rgb(192, 192, 192); "&gt;&lt;br /&gt;Dahulu nama pulau terbesar ketiga di dunia ini adalah Warunadwipa yang artinya Pulau Dewa Laut. Kalimantan dalam berita-berita China (T’ai p’ing huan yu chi) disebut dengan istilah Chin li p’i shih. Nusa Kencana" adalah sebutan pulau Kalimantan dalam naskah-naskah Jawa Kuno. Orang Melayu menyebutnya Pulau Hujung Tanah (P'ulo Chung). Borneo adalah nama yang dipakai oleh kolonial Inggris dan Belanda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada zaman dulu pedagang asing datang ke pulau ini mencari komoditas hasil alam berupa kamfer, lilin dan sarang burung walet melakukan barter dengan guci keramik yang bernilai tinggi dalam masyarakat Dayak. Para pendatang India maupun orang Melayu memasuki muara-muara sungai untuk mencari lahan bercocok tanam dan berhasil menemukan tambang emas dan intan di Pulau ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di Kalimantan berdiri kerajaan Kutai. Kutai Martadipura adalah kerajaan tertua bercorak Hindu di Nusantara. Nama Kutai sudah disebut-sebut sejak abad ke 4 (empat) pada berita-berita India secara tegas menyebutkan Kutai dengan nama “Quetaire” begitu pula dengan berita Cina pada abat ke 9 (sembilan) menyebut Kutai dengan sebutan “Kho They” yang berarti kerajaan besar. Dan pada abad 13 (tiga belas) dalam kesusastraan kuno Kitab Negara Kertagama yang disusun oleh Empu Prapanca ditulis dengan istilah “Tunjung Kute”. Peradaban Kutai masa lalu inilah yang menjadi tonggak awal zaman sejarah di Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kini Pulau Kalimantan merupakan salah satu lumbung sumberdaya alam di Indonesia memiliki beberapa sumberdaya yang dapat dijadikan sebagai sumber energi, diantaranya adalah batubara, minyak, gas dan geothermal. Hutan Kalimantan mengandung gambut yang dapat digunakan sebagai sumber energi baik untuk pembangkit listrik maupun pemanas sebagai pengganti batu bara. Yang luar biasa ternyata Kalimantan memiliki banyak cadangan uranium yang bisa dipakai untuk pembangkit listrik tenaga nuklir. Disamping itu Kalimantan juga memiliki potensi lain yakni sebagai penyedia sumber energi botani atau terbaharui. Sumber energi botani atau bioenergi ini adalah dari CPO sawit. Pulau Kalimantan memang sangat kaya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;font style="font-weight: bold; "&gt;Sulawesi - Pulau besi&lt;/font&gt;&lt;br /&gt;&lt;img src="http://4.bp.blogspot.com/_TzhABRYWH3Q/S3ME9rLMn4I/AAAAAAAAAUo/V6oZO9QodL8/s320/petasulawesi.jpg" alt="" border="0" style="border-top-style: solid; border-right-style: solid; border-bottom-style: solid; border-left-style: solid; border-width: initial; border-color: initial; padding-top: 6px; padding-right: 6px; padding-bottom: 6px; padding-left: 6px; border-top-width: 1px; border-top-color: rgb(221, 221, 221); border-left-width: 1px; border-left-color: rgb(204, 204, 204); border-bottom-width: 1px; border-bottom-color: rgb(192, 192, 192); border-right-width: 1px; border-right-color: rgb(192, 192, 192); "&gt;&lt;br /&gt;Orang Arab menyebut Sulawesi dengan nama Sholibis. Orang Belanda menyebut pulau ini dengan nama Celebes. Pulau ini telah dihuni oleh manusia sejak 30.000 tahun yang lalu terbukti dengan adanya peninggalan purba di Pulau ini. Contohnya lokasi prasejarah zaman batu Lembah Besoa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nama Sulawesi konon berasal dari kata ‘Sula’ yang berarti pulau dan ‘besi’. Pulau Sulawesi sejak dahulu adalah penghasil bessi (besi), sehingga tidaklah mengherankan Ussu dan sekitar danau Matana mengandung besi dan nikkel. Di sulawesi pernah berdiri Kerajaan Luwu yang merupakan salah satu kerajaan tertua di Sulawesi. Wilayah Luwu merupakan penghasil besi. Bessi Luwu atau senjata Luwu (keris atau kawali) sangat terkenal akan keampuhannya, bukan saja di Sulawesi tetapi juga di luar Sulawesi. Dalam sejarah Majapahit, wilayah Luwu merupakan pembayar upeti kerajaan, selain dikenal sebagai pemasok utama besi ke Majapahit, Maluku dan lain-lain. Menurut catatan yang ada, sejak abad XIV Luwu telah dikenal sebagai tempat peleburan besi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di Pulau Sulawesi ini juga pernah berdiri Kerajaan Gowa Tallo yang pernah berada dipuncak kejayaan yang terpancar dari Sombaopu, ibukota Kerajaan Gowa ke timur sampai ke selat Dobo, ke utara sampai ke Sulu, ke barat sampai ke Kutai dan ke selatan melalui Sunda Kecil, diluar pulau Bali sampai ke Marege (bagian utara Australia). Ini menunjukkan kekuasaan yang luas meliputi lebih dari 2/3 wilayah Nusantara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selama zaman yang makmur akan perdagangan rempah-rempah pada abad 15 sampai 19, Sulawesi sebagai gerbang kepulauan Maluku, pulau yang kaya akan rempah-rempah. Kerajaan besar seperti Makasar dan Bone seperti yang disebutkan dalam sejarah Indonesia timur, telah memainkan peranan penting. Pada abad ke 14 Masehi, orang Sulawesi sudah bisa membuat perahu yang menjelajahi dunia. Perahu pinisi yang dibuat masyarakat Bugis pada waktu itu sudah bisa berlayar sampai ke Madagaskar di Afrika, suatu perjalanan mengarungi samudera yang memerlukan tekad yang besar dan keberanian luar biasa. Ini membuktikan bahwa suku Bugis memiliki kemampuan membuat perahu yang mengagumkan, dan memiliki semangat bahari yang tinggi. Pada saat yang sama Vasco da Gama baru memulai penjelajahan pertamanya pada tahun 1497 dalam upaya mencari rempah-rempah, dan menemukan benua-benua baru di timur, yang sebelumnya dirintis Marco Polo.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sampai saat ini Sulawesi sangat kaya akan bahan tambang meliputi besi, tembaga, emas, perak, nikel, titanium, mangan semen, pasir besi/hitam, belerang, kaolin dan bahan galian C seperti pasir, batu, krikil dan trass. Jika saja dikelola dengan baik demi kemakmuran rakyat maka menjadi kayalah seluruh orang Sulawesi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;font style="font-weight: bold; "&gt;Maluku - Kepulauan rempah-rempah&lt;/font&gt;&lt;br /&gt;&lt;img src="http://2.bp.blogspot.com/_TzhABRYWH3Q/S3MEpi12oBI/AAAAAAAAAUY/0zi3XXEUqek/s320/petamaluku.jpg" alt="" border="0" style="border-top-style: solid; border-right-style: solid; border-bottom-style: solid; border-left-style: solid; border-width: initial; border-color: initial; padding-top: 6px; padding-right: 6px; padding-bottom: 6px; padding-left: 6px; border-top-width: 1px; border-top-color: rgb(221, 221, 221); border-left-width: 1px; border-left-color: rgb(204, 204, 204); border-bottom-width: 1px; border-bottom-color: rgb(192, 192, 192); border-right-width: 1px; border-right-color: rgb(192, 192, 192); "&gt;&lt;br /&gt;Maluku memiliki nama asli "Jazirah al-Mulk" yang artinya kumpulan/semenanjung kerajaan yang terdiri dari kerajaan-kerajaan kecil. Maluku dikenal dengan kawasan Seribu Pulau serta memiliki keanekaragaman sosial budaya dan kekayaan alam yang berlimpah. Orang Belanda menyebutnya sebagai ‘the three golden from the east’ (tiga emas dari timur) yakni Ternate, Banda dan Ambon. Sebelum kedatangan Belanda, penulis dan tabib Portugis, Tome Pirez menulis buku ‘Summa Oriental’ yang telah melukiskan tentang Ternate, Ambon dan Banda sebagai ‘the spices island’.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada masa lalu wilayah Maluku dikenal sebagai penghasil rempah-rempah seperti cengkeh dan pala. Cengkeh adalah rempah-rempah purbakala yang telah dikenal dan digunakan ribuan tahun sebelum masehi. Pohonnya sendiri merupakan tanaman asli kepulauan Maluku (Ternate dan Tidore), yang dahulu dikenal oleh para penjelajah sebagai Spice Islands.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada 4000 tahun lalu di kerajaan Mesir, Fir’aun dinasti ke-12, Sesoteris III. Lewat data arkeolog mengenai transaksi Mesir dalam mengimpor dupa, kayu eboni, kemenyan, gading, dari daratan misterius tempat “Punt” berasal. Meski dukungan arkeologis sangat kurang, negeri “Punt” dapat diidentifikasi setelah Giorgio Buccellati menemukan wadah yang berisi benda seperti cengkih di Efrat tengah. Pada masa 1.700 SM itu, cengkih hanya terdapat di kepulauan Maluku, Indonesia. Pada abad pertengahan (sekitar 1600 Masehi) cengkeh pernah menjadi salah satu rempah yang paling popular dan mahal di Eropa, melebihi harga emas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain cengkeh, rempah-rempah asal Maluku adalah buah Pala. Buah Pala (Myristica fragrans) merupakan tumbuhan berupa pohon yang berasal dari kepulauan Banda, Maluku. Akibat nilainya yang tinggi sebagai rempah-rempah, buah dan biji pala telah menjadi komoditi perdagangan yang penting pada masa Romawi. Melihat mahalnya harga rempah-rempah waktu itu banyak orang Eropa kemudian mencari Kepulauan rempah-rempah ini. Sesungguhnya yang dicari Christoper Columbus ke arah barat adalah jalan menuju Kepulauan Maluku, ‘The Island of Spices’ (Pulau Rempah-rempah), meskipun pada akhirnya Ia justru menemukan benua baru bernama Amerika. Rempah-rempah adalah salah satu alasan mengapa penjelajah Portugis Vasco Da Gama mencapai India dan Maluku.&lt;br /&gt;Kini sebenarnya Maluku bisa kembali berjaya dengan hasil pertaniannya jika terus dikembangkan dengan baik. Maluku bisa kaya raya dengan hasil bumi dan lautnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;font style="font-weight: bold; "&gt;Papua - Pulau surga&lt;/font&gt;&lt;br /&gt;&lt;img src="http://1.bp.blogspot.com/_TzhABRYWH3Q/S3MEp8qEy0I/AAAAAAAAAUg/bN_kf7dZWms/s320/petapapua.jpg" alt="" border="0" style="border-top-style: solid; border-right-style: solid; border-bottom-style: solid; border-left-style: solid; border-width: initial; border-color: initial; padding-top: 6px; padding-right: 6px; padding-bottom: 6px; padding-left: 6px; border-top-width: 1px; border-top-color: rgb(221, 221, 221); border-left-width: 1px; border-left-color: rgb(204, 204, 204); border-bottom-width: 1px; border-bottom-color: rgb(192, 192, 192); border-right-width: 1px; border-right-color: rgb(192, 192, 192); "&gt;&lt;br /&gt;Papua adalah pulau terbesar kedua di dunia. Pada sekitar Tahun 200 M , ahli Geography bernama Ptolamy menyebutnya dengan nama LABADIOS. Pada akhir tahun 500 M, pengarang Tiongkok bernama Ghau Yu Kua memberi nama TUNGKI, dan pada akhir tahun 600 M, Kerajaan Sriwijaya menyebut nama Papua dengan menggunakan nama JANGGI. Tidore memberi nama untuk pulau ini dan penduduknya sebagai PAPA-UA yang sudah berubah dalam sebutan menjadi PAPUA. Pada tahun 1545, Inigo Ortiz de Retes memberi nama NUEVA GUINEE dan ada pelaut lain yang memberi nama ISLA DEL ORO yang artinya Pulau Emas. Robin Osborne dalam bukunya, Indonesias Secret War: The Guerilla Struggle in Irian Jaya (1985), menjuluki provinsi paling timur Indonesia ini sebagai surga yang hilang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak diketahui apakah pada peradaban kuno sebelum masehi di Papua telah terdapat kerajaan. Bisa jadi zaman dahulu telah terdapat peradaban maju di Papua. Pada sebuah konferensi tentang lampu jalan dan lalulintas tahun 1963 di Pretoria (Afrika Selatan), C.S. Downey mengemukakan tentang sebuah pemukiman terisolir di tengah hutan lebat Pegunungan Wilhelmina (Peg. Trikora) di Bagian Barat New Guinea (Papua) yang memiliki sistem penerangan maju. Para pedagang yang dengan susah payah berhasil menembus masuk ke pemukiman ini menceritakan kengeriannya pada cahaya penerangan yang sangat terang benderang dari beberapa bulan yang ada di atas tiang-tiang di sana. Bola-bola lampu tersebut tampak secara aneh bersinar setelah matahari mulai terbenam dan terus menyala sepanjang malam setiap hari. Kita tidak tahu akan kebenaran kisah ini tapi jika benar itu merupakan hal yang luar biasa dan harus terus diselidiki.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Papua telah dikenal akan kekayaan alamnya sejak dulu. Pada abad ke-18 Masehi, para penguasa dari kerajaan Sriwijaya, mengirimkan persembahan kepada kerajaan China. Di dalam persembahan itu terdapat beberapa ekor burung Cendrawasih, yang dipercaya sebagai burung dari taman surga yang merupakan hewan asli dari Papua. Dengan armadanya yang kuat Sriwijaya mengunjungi Maluku dan Papua untuk memperdagangkan rempah – rempah, wangi – wangian, mutiara dan bulu burung Cenderawasih. Pada zaman Kerajaan Majapahit sejumlah daerah di Papua sudah termasuk dalam wilayah kekuasaan Majapahit. Pada abad XVI Pantai Utara sampai Barat daerah Kepala Burung sampai Namatota ( Kab.Fak-fak ) disebelah Selatan, serta pulau – pulau disekitarnya menjadi daerah kekuasaan Sultan Tidore.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanah Papua sangat kaya. Tembaga dan Emas merupakan sumber daya alam yang sangat berlimpah yang terdapat di Papua. Papua terkenal dengan produksi emasnya yang terbesar di dunia dan berbagai tambang dan kekayaan alam yang begitu berlimpah. Papua juga disebut-sebut sebagai surga kecil yang jatuh ke bumi. Papua merupakan surga keanekaragaman hayati yang tersisa di bumi saat ini. Pada tahun 2006 diberitakan suatu tim survei yang terdiri dari penjelajah Amerika, Indonesia dan Australia mengadakan peninjauan di sebagian daerah pegunungan Foja Propinsi Papua Indonesia. Di sana mereka menemukan suatu tempat ajaib yang mereka namakan "dunia yang hilang",dan "Taman Firdaus di bumi", dengan menyaksikan puluhan jenis burung, kupu-kupu, katak dan tumbuhan yang belum pernah tercatat dalam sejarah. Jika dikelola dengan baik, orang Papua pun bisa lebih makmur dengan kekayan alam yang melimpah tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikianlah sedikit tulisan mengenai pulau-pulau di Indonesia yang sangat kaya. Dari tulisan tersebut sebenarnya Indonesia sudah dikenal sebagai bumi yang kaya sejak zaman peradaban kuno. Kita tidak tahu peradaban kuno apa yang sebenarnya telah ada di Kepulauan Nusantara ini. Bisa jadi telah ada peradaban kuno dan makmur di Indonesia ini yang tidak tercatat sejarah.&lt;/font&gt;&lt;/font&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;font class="Apple-style-span" style="font-family: Verdana, sans-serif; font-size: 13px; line-height: 19px; background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt;&lt;font class="fullpost" style="display: inline; "&gt;&lt;br /&gt;&lt;/font&gt;&lt;/font&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;font class="Apple-style-span" style="font-family: Verdana, sans-serif; font-size: 13px; line-height: 19px; background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt;&lt;font class="fullpost" style="display: inline; "&gt;&lt;a href="http://nagapasha.blogspot.com/2010/03/kejayaan-nusantara-kuno.html" target="new"&gt;Sumber&lt;/a&gt;&lt;/font&gt;&lt;/font&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1606100993887297096-1114488106393738135?l=bumi-tuntungan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://bumi-tuntungan.blogspot.com/2011/08/kejayaan-nusantara-kuno.html</link><author>noreply@blogger.com (Kiki)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://2.bp.blogspot.com/_TzhABRYWH3Q/S3ME90eR_DI/AAAAAAAAAUw/FPV094YL0hw/s72-c/petasumatra.jpg" height="72" width="72" /><thr:total>1</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-1606100993887297096.post-8898046720704073698</guid><pubDate>Fri, 19 Aug 2011 18:04:00 +0000</pubDate><atom:updated>2011-08-20T16:37:52.118+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Dunia Cinta</category><title>Alat Pengukur Kadar Cinta</title><description>Sekedar bermain tebak-tebakan untuk mengukur kadar cinta antara kita dengan pacar kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;embed src="http://www.crazyprofile.com/love_test/love_meter.swf" flashvars="bgcol=Red" quality="high" bgcolor="#ffffff" name="te1" allowscriptaccess="sameDomain" type="application/x-shockwave-flash" pluginspage="http://www.macromedia.com/go/getflashplayer" align="middle" height="400" width="550"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.crazyprofile.com/love_test/love_meter.asp" target="new"&gt;Sumber&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1606100993887297096-8898046720704073698?l=bumi-tuntungan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://bumi-tuntungan.blogspot.com/2011/08/alat-pengukur-kadar-cinta.html</link><author>noreply@blogger.com (Kiki)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-1606100993887297096.post-4045503441738361616</guid><pubDate>Fri, 19 Aug 2011 17:53:00 +0000</pubDate><atom:updated>2011-08-20T01:04:32.043+07:00</atom:updated><title>Download Kalender Masehi 1901 - 2100</title><description>&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;Dalam mencatat kejadian-kejadian penting seperti hari  kelahiran, pernikahan serta moment penting lainnya kadangkala kita hanya  mencatat tanggal Masehinya saja. Ketika mencatat hari kelahiran kita, orang tua  kita biasanya hanya mencatat tahun Jawanya saja, seperti tahun Jim, tahun Alif  dan lain-lainnya. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;Dalam meneliti kronologi sejarah kita kadang kala dibuat  pusing, karena data ada kadang kala hanya berupa momen kejadian alam seperti  gerhana, baik matahari maupun gerhana bulan. Dan ada kalanya data yang ada  berupa penanggalan, seperti penanggalan Jawa atau Arab (Hijriyah Qomariyah) saja,  dengan tanpa dilengkapi penanggalan lainnya. Kadang hanya kondisi musim kala itu  atau dalam kalender jawa disebut Pranoto Mongso. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;Untuk membantu kesulitan para peneliti sejarah, berikut  saya buat kalender mulai tahun 1901 M. sampai 2100 M. Kalender ini saya generate  dari program kalender yang saya susun dengan worksheet excel.&lt;/span&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;Kalender ini memuat berbagai kalender, mulai&lt;b&gt; &lt;/b&gt; &lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:Arial;"&gt;&lt;i&gt;Kalender Hijriyah Qomariyah&lt;/i&gt; (Hijri lunar  calendar), &lt;i&gt;Kalender Hijriyah Syamsiyah&lt;/i&gt; (Hijri solar calendar), &lt;i&gt;Kalender Masehi&lt;/i&gt; (Gregorian calendar), &lt;i&gt;Neptu Jawa&lt;/i&gt; (Jumlah neptu hari dan pasaran), &lt;i&gt;Kalender Jawa&lt;/i&gt; (Asapon), &lt;i&gt;Pasaran Jawa / Hari Jawa&lt;/i&gt; (day of Java), serta &lt;i&gt;Pranoto Mongso Jawa&lt;/i&gt; (season of Java).&lt;/span&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;
&lt;br /&gt;Kalender ini juga dilengkapi dengan prakiraan hari libur yang berlaku di  Indonesia, diantaranya :&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;menu style="margin-top: 0mm; margin-bottom: 0mm" type="square"&gt; 	&lt;li class="MsoNormal"&gt; 	&lt;span style=" letter-spacing: -.05pt;font-family:Arial;"  lang="DE"&gt;Tahun  	Baru Hijriyah&lt;/span&gt;&lt;/li&gt; 	&lt;li class="MsoNormal"&gt;&lt;span  lang="DE" style="font-family:Arial;"&gt;Tahun Baru  	Imlek&lt;/span&gt;&lt;/li&gt; 	&lt;li class="MsoNormal"&gt; 	&lt;span style=" letter-spacing: -.05pt;font-family:Arial;"  lang="DE"&gt;Hari Raya  	Nyepi Tahun Baru Saka&lt;/span&gt;&lt;/li&gt; 	&lt;li class="MsoNormal"&gt; 	&lt;span style=" letter-spacing: .05pt;font-family:Arial;"  lang="DE"&gt;Maulid  	Nabi Muhammad SAW&lt;/span&gt;&lt;/li&gt; 	&lt;li class="MsoNormal"&gt; 	&lt;span style=" letter-spacing: .05pt;font-family:Arial;"  lang="DE"&gt;Wafat Isa  	Al-Masih&lt;/span&gt;&lt;/li&gt; 	&lt;li class="MsoNormal"&gt; 	&lt;span style=" letter-spacing: .05pt;font-family:Arial;"  lang="DE"&gt;Kenaikan  	Isa Al-Masih&lt;/span&gt;&lt;/li&gt; 	&lt;li class="MsoNormal"&gt;&lt;span  lang="DE" style="font-family:Arial;"&gt;Hari Raya  	Waisak&lt;/span&gt;&lt;/li&gt; 	&lt;li class="MsoNormal"&gt; 	&lt;span style=" letter-spacing: .1pt;font-family:Arial;"  lang="DE"&gt;Isra'  	Mi'raj Nabi Muhammad SAW&lt;/span&gt;&lt;/li&gt; 	&lt;li class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="letter-spacing:-.4pt;font-family:Arial;" &gt; 	Hari Kemerdekaan RI &lt;/span&gt;&lt;/li&gt; 	&lt;li class="MsoNormal"&gt; 	&lt;span style=" letter-spacing: -.1pt;font-family:Arial;"  lang="DE"&gt;Hari Raya  	Idul Fitri&lt;/span&gt;&lt;/li&gt; 	&lt;li class="MsoNormal"&gt; 	&lt;span style=" letter-spacing: -.05pt;font-family:Arial;"  lang="DE"&gt;Hari Raya  	Idul Adha&lt;/span&gt;&lt;/li&gt; 	&lt;li class="MsoNormal"&gt; 	&lt;span style=" letter-spacing: -.05pt;font-family:Arial;"  lang="DE"&gt;Hari Raya  	Natal&lt;/span&gt;&lt;/li&gt; &lt;/menu&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;Perhitungan kalender serta Hari libur ini  berdasarkan kalkulasi matematik dengan kriteria-kriteria sebagai berikut :&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;ol&gt;&lt;li style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;Perhitungan kalender Hijriyah Qomariyah berdasarkan  	metode Irsyadul Murid dengan markas GRESIK CONDRODIPO INDONESIA, Bujur 112°  	37' 2,5" BT, Lintang 7° 10' 11,1" LS, Time Zone 7. Kriteria awal bulan berdasarkan ketinggian hilal di awal  	bulan yang sudah mencapai 2° derajat secara haqiqi mar’I (true visible of  	horizon) pada saat Maghrib. &lt;/span&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;Perhitungan kalender Hijriyah Syamsiyah berdasarkan  	metode dari Syeikh Yasin Al-Padangi, dengan patokan awal tahun berdasarkan  	pembangunan masjid Quba’ pada hari Selasa Pon, 9 Robi’ul Awal tahun -1 H. /  	21 September 622 M. dimana posisi matahari pada saat itu mulai bergeser dari  	buruj Sunbulah ke arah buruj Mizan.&lt;/span&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;Perhitungan kalender Masehi berdasarkan kriteria  	kaisar Ugo Buogompagni yang berkuasa pada tahun 1502-1585 M. terkenal dengan  	sebutan Gregorius VIII.&lt;/span&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;Kalender Jawa, Pasaran, dan Neptu berdasarkan  	kriteria Asapon, dimana 1 Suro tahun alip adalah hari Selasa Pon.
&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;Hari Raya Waisak berdasarkan kalender Budha aliran  	Theravada dengan Markas Jawa, time zone +7.&lt;/span&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;Hari Raya Nyepi berdasarkan kalender Caka Bali dengan  	system Malamasa, dihitung dg Markas Bali, time zone +7.&lt;/span&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;Tahun Baru Imlek berdasarkan kalender Konghucu dengan  	kaedah konjungsi (New Moon) system Jean Meeus dengan markas Beijing 120° BT  	time zone +8.&lt;/span&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;Wafat dan kenaikan Sibhi Isa Al-Masih berdasarkan  	Konsili Nicea dengan kaedah perhitungan dari Carl Friedrich Gauss  	menggunakan Gregorian Calendar .&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt; &lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;Mudah mudahan jeri payah kami menyusun kalender ini  ada guna dan manfaatnya sehingga menjadi pahala yang bisa kami persembahkan  kepada kedua orang tua kami, Ibu Asma Aqib serta Bapak Achmad Zahid Sahlan.  Ampunilah segala dosa orang tua kami dan terimalah amal baik kedua orang tua  kami, masukkanlah mereka kedalam surgamu bersama para nabi dan orang-orang yang  sholeh.&lt;/span&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;Apresiasi yang tinggi tak lupa kami sampaikan kepada istri tecinta, Khoirun  Nisak yang telah merawat dan membimbing anak-anak kami sehingga terluang waktu  kami untuk menyusun kalender ini.&lt;/span&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;
&lt;br /&gt;Kasih dan sayang juga tak terlupakan kepada kedua buah hati kami (Zahwah &amp;amp; Afrah)  yang telah banyak kehilangan waktu luang nan riang bersama ayahnya di masa-masa  pertumbuhannya, kehilangan waktu canda dan tawa di masa manjanya seorang anak  seusianya. Semoga kelak menjadi anak-anak yang sholichah, menjadi  pejuang-pejuang Islam yang mengharumkan agama, bangsa dan negara, Amiin.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;p style="text-align: justify;" dir="ltr"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;kami mengharap banyak koreksi dari  antum semua sebagai bahan masukan untuk obsesi kami berikutnyaa yaitu penyusunan  kalender zaman nabi yakni sejak tahun kerosulannya sampai awal Khulafaarur  Rosyidin.&lt;/span&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin-left: 20px"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;KETERANGAN KALENDER&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-left: 20px"&gt; &lt;img src="http://moeidzahid.site90.net/kalender/image002.jpg" align="left" border="0" height="138" width="177" /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-left: 250px"&gt; &lt;span style="font-family:Arial;"&gt;A  : Kalender Hijriyah Qomariyah (Hijri lunar  calendar)
&lt;br /&gt;B  : Kalender Hijriyah Syamsiyah (Hijri solar calendar)
&lt;br /&gt;C  : Kalender Masehi (Gregorian calendar)
&lt;br /&gt;D  : Neptu Jawa / Jumlah neptu hari dan pasaran
&lt;br /&gt;E  : Kalender Jawa (Asapon)
&lt;br /&gt;F  : Pasaran Jawa / Hari Jawa (day of Java)
&lt;br /&gt;G  : Pranoto Mongso Jawa (season of Java)&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p dir="ltr" style="line-height: 150%" align="left"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:100%;"&gt; &lt;u&gt;&lt;b&gt;
&lt;br /&gt;DOWNLOAD&lt;/b&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/u&gt;
&lt;br /&gt;Anda bisa mengkopi sebagian atau seluruh kalender ini dengan syarat :
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;1. Tidak menghilangkan asal usul kalender ini dengan merubah pembuat kalender  ini
&lt;br /&gt;2. Tidak untuk diperjualbelikan yang bersifat menguntungkan pribadi&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p dir="ltr" style="line-height: 150%" align="left"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:100%;"&gt;Untuk download, klik kanan tahun yang dimaksud lalu  pilih&lt;i&gt; Save Target As.&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;table style="border-collapse:  collapse;width:480pt" id="table1" border="1" cellpadding="0" cellspacing="0" width="640"&gt; 	&lt;colgroup&gt; 		&lt;col style="width:48pt" span="10" width="64"&gt; 	&lt;/colgroup&gt; 	&lt;tbody&gt;&lt;tr style="height:12.75pt" height="17"&gt; 		&lt;td    style="height: 12.75pt;   font-weight: 400; font-style: normal; text-decoration: none;  text-align: general; vertical-align: bottom; white-space: nowrap; border: medium none; padding-left: 1px; padding-right: 1px; padding-top: 1pxfont-family:Arial;font-size:10.0pt;color:windowtext;" colspan="10" height="17"&gt; 		&lt;p align="center"&gt;&lt;b&gt; &lt;span style="font-family:Arial;font-size:130%;"&gt;
&lt;br /&gt;		KALENDER 1901-1950
&lt;br /&gt;		 &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt; 	&lt;/tr&gt; 	&lt;tr style="height:15.75pt" height="21"&gt; 		&lt;td style="height: 15.75pt; font-size: 12.0pt; font-weight: 700; font-family: Arial, sans-serif; text-align: center; vertical-align: middle; color: windowtext; font-style: normal; text-decoration: none; white-space: nowrap; border: .5pt solid windowtext; padding-left: 1px; padding-right: 1px; padding-top: 1px" height="21"&gt; 		&lt;a target="_blank" href="http://moeidzahid.site90.net/kalender/kalender_gresik_1901_1950/kalender_gresik_1901.pdf"&gt; 		&lt;span style="text-decoration: none"&gt;1901&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt; 		&lt;td style="font-size: 12.0pt; font-weight: 700; font-family: Arial, sans-serif; text-align: center; vertical-align: middle; color: windowtext; font-style: normal; text-decoration: none; white-space: nowrap; border-left: medium none; border-right: .5pt solid windowtext; border-top: .5pt solid windowtext; border-bottom: .5pt solid windowtext; padding-left: 1px; padding-right: 1px; padding-top: 1px"&gt; 		&lt;a target="_blank" href="http://moeidzahid.site90.net/kalender/kalender_gresik_1901_1950/kalender_gresik_1902.pdf"&gt; 		&lt;span style="text-decoration: none"&gt;1902&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt; 		&lt;td style="font-size: 12.0pt; font-weight: 700; font-family: Arial, sans-serif; text-align: center; vertical-align: middle; color: windowtext; font-style: normal; text-decoration: none; white-space: nowrap; border-left: medium none; border-right: .5pt solid windowtext; border-top: .5pt solid windowtext; border-bottom: .5pt solid windowtext; padding-left: 1px; padding-right: 1px; padding-top: 1px"&gt; 		&lt;a target="_blank" href="http://moeidzahid.site90.net/kalender/kalender_gresik_1901_1950/kalender_gresik_1903.pdf"&gt; 		&lt;span style="text-decoration: none"&gt;1903&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt; 		&lt;td style="font-size: 12.0pt; font-weight: 700; font-family: Arial, sans-serif; text-align: center; vertical-align: middle; color: windowtext; font-style: normal; text-decoration: none; white-space: nowrap; border-left: medium none; border-right: .5pt solid windowtext; border-top: .5pt solid windowtext; border-bottom: .5pt solid windowtext; padding-left: 1px; padding-right: 1px; padding-top: 1px"&gt; 		&lt;a target="_blank" href="http://moeidzahid.site90.net/kalender/kalender_gresik_1901_1950/kalender_gresik_1904.pdf"&gt; 		&lt;span style="text-decoration: none"&gt;1904&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt; 		&lt;td style="font-size: 12.0pt; font-weight: 700; font-family: Arial, sans-serif; text-align: center; vertical-align: middle; color: windowtext; font-style: normal; text-decoration: none; white-space: nowrap; border-left: medium none; border-right: .5pt solid windowtext; border-top: .5pt solid windowtext; border-bottom: .5pt solid windowtext; padding-left: 1px; padding-right: 1px; padding-top: 1px"&gt; 		&lt;a target="_blank" href="http://moeidzahid.site90.net/kalender/kalender_gresik_1901_1950/kalender_gresik_1905.pdf"&gt; 		&lt;span style="text-decoration: none"&gt;1905&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt; 		&lt;td style="font-size: 12.0pt; font-weight: 700; font-family: Arial, sans-serif; text-align: center; vertical-align: middle; color: windowtext; font-style: normal; text-decoration: none; white-space: nowrap; border-left: medium none; border-right: .5pt solid windowtext; border-top: .5pt solid windowtext; border-bottom: .5pt solid windowtext; padding-left: 1px; padding-right: 1px; padding-top: 1px"&gt; 		&lt;a target="_blank" href="http://moeidzahid.site90.net/kalender/kalender_gresik_1901_1950/kalender_gresik_1906.pdf"&gt; 		&lt;span style="text-decoration: none"&gt;1906&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt; 		&lt;td style="font-size: 12.0pt; font-weight: 700; font-family: Arial, sans-serif; text-align: center; vertical-align: middle; color: windowtext; font-style: normal; text-decoration: none; white-space: nowrap; border-left: medium none; border-right: .5pt solid windowtext; border-top: .5pt solid windowtext; border-bottom: .5pt solid windowtext; padding-left: 1px; padding-right: 1px; padding-top: 1px"&gt; 		&lt;a target="_blank" href="http://moeidzahid.site90.net/kalender/kalender_gresik_1901_1950/kalender_gresik_1907.pdf"&gt; 		&lt;span style="text-decoration: none"&gt;1907&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt; 		&lt;td style="font-size: 12.0pt; font-weight: 700; font-family: Arial, sans-serif; text-align: center; vertical-align: middle; color: windowtext; font-style: normal; text-decoration: none; white-space: nowrap; border-left: medium none; border-right: .5pt solid windowtext; border-top: .5pt solid windowtext; border-bottom: .5pt solid windowtext; padding-left: 1px; padding-right: 1px; padding-top: 1px"&gt; 		&lt;a target="_blank" href="http://moeidzahid.site90.net/kalender/kalender_gresik_1901_1950/kalender_gresik_1908.pdf"&gt; 		&lt;span style="text-decoration: none"&gt;1908&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt; 		&lt;td style="font-size: 12.0pt; font-weight: 700; font-family: Arial, sans-serif; text-align: center; vertical-align: middle; color: windowtext; font-style: normal; text-decoration: none; white-space: nowrap; border-left: medium none; border-right: .5pt solid windowtext; border-top: .5pt solid windowtext; border-bottom: .5pt solid windowtext; padding-left: 1px; padding-right: 1px; padding-top: 1px"&gt; 		&lt;a target="_blank" href="http://moeidzahid.site90.net/kalender/kalender_gresik_1901_1950/kalender_gresik_1909.pdf"&gt; 		&lt;span style="text-decoration: none"&gt;1909&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt; 		&lt;td style="font-size: 12.0pt; font-weight: 700; font-family: Arial, sans-serif; text-align: center; vertical-align: middle; color: windowtext; font-style: normal; text-decoration: none; white-space: nowrap; border-left: medium none; border-right: .5pt solid windowtext; border-top: .5pt solid windowtext; border-bottom: .5pt solid windowtext; padding-left: 1px; padding-right: 1px; padding-top: 1px"&gt; 		&lt;a target="_blank" href="http://moeidzahid.site90.net/kalender/kalender_gresik_1901_1950/kalender_gresik_1910.pdf"&gt; 		&lt;span style="text-decoration: none"&gt;1910&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt; 	&lt;/tr&gt; 	&lt;tr style="height:15.75pt" height="21"&gt; 		&lt;td style="height: 15.75pt; font-size: 12.0pt; font-weight: 700; font-family: Arial, sans-serif; text-align: center; vertical-align: middle; color: windowtext; font-style: normal; text-decoration: none; white-space: nowrap; border-left: .5pt solid windowtext; border-right: .5pt solid windowtext; border-top: medium none; border-bottom: .5pt solid windowtext; padding-left: 1px; padding-right: 1px; padding-top: 1px" height="21"&gt; 		&lt;a target="_blank" href="http://moeidzahid.site90.net/kalender/kalender_gresik_1901_1950/kalender_gresik_1911.pdf"&gt; 		&lt;span style="text-decoration: none"&gt;1911&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt; 		&lt;td style="font-size: 12.0pt; font-weight: 700; font-family: Arial, sans-serif; text-align: center; vertical-align: middle; color: windowtext; font-style: normal; text-decoration: none; white-space: nowrap; border-left: medium none; border-right: .5pt solid windowtext; border-top: medium none; border-bottom: .5pt solid windowtext; padding-left: 1px; padding-right: 1px; padding-top: 1px"&gt; 		&lt;a target="_blank" href="http://moeidzahid.site90.net/kalender/kalender_gresik_1901_1950/kalender_gresik_1912.pdf"&gt; 		&lt;span style="text-decoration: none"&gt;1912&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt; 		&lt;td style="font-size: 12.0pt; font-weight: 700; font-family: Arial, sans-serif; text-align: center; vertical-align: middle; color: windowtext; font-style: normal; text-decoration: none; white-space: nowrap; border-left: medium none; border-right: .5pt solid windowtext; border-top: medium none; border-bottom: .5pt solid windowtext; padding-left: 1px; padding-right: 1px; padding-top: 1px"&gt; 		&lt;a target="_blank" href="http://moeidzahid.site90.net/kalender/kalender_gresik_1901_1950/kalender_gresik_1913.pdf"&gt; 		&lt;span style="text-decoration: none"&gt;1913&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt; 		&lt;td style="font-size: 12.0pt; font-weight: 700; font-family: Arial, sans-serif; text-align: center; vertical-align: middle; color: windowtext; font-style: normal; text-decoration: none; white-space: nowrap; border-left: medium none; border-right: .5pt solid windowtext; border-top: medium none; border-bottom: .5pt solid windowtext; padding-left: 1px; padding-right: 1px; padding-top: 1px"&gt; 		&lt;a target="_blank" href="http://moeidzahid.site90.net/kalender/kalender_gresik_1901_1950/kalender_gresik_1914.pdf"&gt; 		&lt;span style="text-decoration: none"&gt;1914&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt; 		&lt;td style="font-size: 12.0pt; font-weight: 700; font-family: Arial, sans-serif; text-align: center; vertical-align: middle; color: windowtext; font-style: normal; text-decoration: none; white-space: nowrap; border-left: medium none; border-right: .5pt solid windowtext; border-top: medium none; border-bottom: .5pt solid windowtext; padding-left: 1px; padding-right: 1px; padding-top: 1px"&gt; 		&lt;a target="_blank" href="http://moeidzahid.site90.net/kalender/kalender_gresik_1901_1950/kalender_gresik_1915.pdf"&gt; 		&lt;span style="text-decoration: none"&gt;1915&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt; 		&lt;td style="font-size: 12.0pt; font-weight: 700; font-family: Arial, sans-serif; text-align: center; vertical-align: middle; color: windowtext; font-style: normal; text-decoration: none; white-space: nowrap; border-left: medium none; border-right: .5pt solid windowtext; border-top: medium none; border-bottom: .5pt solid windowtext; padding-left: 1px; padding-right: 1px; padding-top: 1px"&gt; 		&lt;a target="_blank" href="http://moeidzahid.site90.net/kalender/kalender_gresik_1901_1950/kalender_gresik_1916.pdf"&gt; 		&lt;span style="text-decoration: none"&gt;1916&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt; 		&lt;td style="font-size: 12.0pt; font-weight: 700; font-family: Arial, sans-serif; text-align: center; vertical-align: middle; color: windowtext; font-style: normal; text-decoration: none; white-space: nowrap; border-left: medium none; border-right: .5pt solid windowtext; border-top: medium none; border-bottom: .5pt solid windowtext; padding-left: 1px; padding-right: 1px; padding-top: 1px"&gt; 		&lt;a target="_blank" href="http://moeidzahid.site90.net/kalender/kalender_gresik_1901_1950/kalender_gresik_1917.pdf"&gt; 		&lt;span style="text-decoration: none"&gt;1917&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt; 		&lt;td style="font-size: 12.0pt; font-weight: 700; font-family: Arial, sans-serif; text-align: center; vertical-align: middle; color: windowtext; font-style: normal; text-decoration: none; white-space: nowrap; border-left: medium none; border-right: .5pt solid windowtext; border-top: medium none; border-bottom: .5pt solid windowtext; padding-left: 1px; padding-right: 1px; padding-top: 1px"&gt; 		&lt;a target="_blank" href="http://moeidzahid.site90.net/kalender/kalender_gresik_1901_1950/kalender_gresik_1918.pdf"&gt; 		&lt;span style="text-decoration: none"&gt;1918&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt; 		&lt;td style="font-size: 12.0pt; font-weight: 700; font-family: Arial, sans-serif; text-align: center; vertical-align: middle; color: windowtext; font-style: normal; text-decoration: none; white-space: nowrap; border-left: medium none; border-right: .5pt solid windowtext; border-top: medium none; border-bottom: .5pt solid windowtext; padding-left: 1px; padding-right: 1px; padding-top: 1px"&gt; 		&lt;a target="_blank" href="http://moeidzahid.site90.net/kalender/kalender_gresik_1901_1950/kalender_gresik_1919.pdf"&gt; 		&lt;span style="text-decoration: none"&gt;1919&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt; 		&lt;td style="font-size: 12.0pt; font-weight: 700; font-family: Arial, sans-serif; text-align: center; vertical-align: middle; color: windowtext; font-style: normal; text-decoration: none; white-space: nowrap; border-left: medium none; border-right: .5pt solid windowtext; border-top: medium none; border-bottom: .5pt solid windowtext; padding-left: 1px; padding-right: 1px; padding-top: 1px"&gt; 		&lt;a target="_blank" href="http://moeidzahid.site90.net/kalender/kalender_gresik_1901_1950/kalender_gresik_1920.pdf"&gt; 		&lt;span style="text-decoration: none"&gt;1920&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt; 	&lt;/tr&gt; 	&lt;tr style="height:15.75pt" height="21"&gt; 		&lt;td style="height: 15.75pt; font-size: 12.0pt; font-weight: 700; font-family: Arial, sans-serif; text-align: center; vertical-align: middle; color: windowtext; font-style: normal; text-decoration: none; white-space: nowrap; border-left: .5pt solid windowtext; border-right: .5pt solid windowtext; border-top: medium none; border-bottom: .5pt solid windowtext; padding-left: 1px; padding-right: 1px; padding-top: 1px" height="21"&gt; 		&lt;a target="_blank" href="http://moeidzahid.site90.net/kalender/kalender_gresik_1901_1950/kalender_gresik_1921.pdf"&gt; 		&lt;span style="text-decoration: none"&gt;1921&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt; 		&lt;td style="font-size: 12.0pt; font-weight: 700; font-family: Arial, sans-serif; text-align: center; vertical-align: middle; color: windowtext; font-style: normal; text-decoration: none; white-space: nowrap; border-left: medium none; border-right: .5pt solid windowtext; border-top: medium none; border-bottom: .5pt solid windowtext; padding-left: 1px; padding-right: 1px; padding-top: 1px"&gt; 		&lt;a target="_blank" href="http://moeidzahid.site90.net/kalender/kalender_gresik_1901_1950/kalender_gresik_1922.pdf"&gt; 		&lt;span style="text-decoration: none"&gt;1922&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt; 		&lt;td style="font-size: 12.0pt; font-weight: 700; font-family: Arial, sans-serif; text-align: center; vertical-align: middle; color: windowtext; font-style: normal; text-decoration: none; white-space: nowrap; border-left: medium none; border-right: .5pt solid windowtext; border-top: medium none; border-bottom: .5pt solid windowtext; padding-left: 1px; padding-right: 1px; padding-top: 1px"&gt; 		&lt;a target="_blank" href="http://moeidzahid.site90.net/kalender/kalender_gresik_1901_1950/kalender_gresik_1923.pdf"&gt; 		&lt;span style="text-decoration: none"&gt;1923&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt; 		&lt;td style="font-size: 12.0pt; font-weight: 700; font-family: Arial, sans-serif; text-align: center; vertical-align: middle; color: windowtext; font-style: normal; text-decoration: none; white-space: nowrap; border-left: medium none; border-right: .5pt solid windowtext; border-top: medium none; border-bottom: .5pt solid windowtext; padding-left: 1px; padding-right: 1px; padding-top: 1px"&gt; 		&lt;a target="_blank" href="http://moeidzahid.site90.net/kalender/kalender_gresik_1901_1950/kalender_gresik_1924.pdf"&gt; 		&lt;span style="text-decoration: none"&gt;1924&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt; 		&lt;td style="font-size: 12.0pt; font-weight: 700; font-family: Arial, sans-serif; text-align: center; vertical-align: middle; color: windowtext; font-style: normal; text-decoration: none; white-space: nowrap; border-left: medium none; border-right: .5pt solid windowtext; border-top: medium none; border-bottom: .5pt solid windowtext; padding-left: 1px; padding-right: 1px; padding-top: 1px"&gt; 		&lt;a target="_blank" href="http://moeidzahid.site90.net/kalender/kalender_gresik_1901_1950/kalender_gresik_1925.pdf"&gt; 		&lt;span style="text-decoration: none"&gt;1925&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt; 		&lt;td style="font-size: 12.0pt; font-weight: 700; font-family: Arial, sans-serif; text-align: center; vertical-align: middle; color: windowtext; font-style: normal; text-decoration: none; white-space: nowrap; border-left: medium none; border-right: .5pt solid windowtext; border-top: medium none; border-bottom: .5pt solid windowtext; padding-left: 1px; padding-right: 1px; padding-top: 1px"&gt; 		&lt;a target="_blank" href="http://moeidzahid.site90.net/kalender/kalender_gresik_1901_1950/kalender_gresik_1926.pdf"&gt; 		&lt;span style="text-decoration: none"&gt;1926&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt; 		&lt;td style="font-size: 12.0pt; font-weight: 700; font-family: Arial, sans-serif; text-align: center; vertical-align: middle; color: windowtext; font-style: normal; text-decoration: none; white-space: nowrap; border-left: medium none; border-right: .5pt solid windowtext; border-top: medium none; border-bottom: .5pt solid windowtext; padding-left: 1px; padding-right: 1px; padding-top: 1px"&gt; 		&lt;a target="_blank" href="http://moeidzahid.site90.net/kalender/kalender_gresik_1901_1950/kalender_gresik_1927.pdf"&gt; 		&lt;span style="text-decoration: none"&gt;1927&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt; 		&lt;td style="font-size: 12.0pt; font-weight: 700; font-family: Arial, sans-serif; text-align: center; vertical-align: middle; color: windowtext; font-style: normal; text-decoration: none; white-space: nowrap; border-left: medium none; border-right: .5pt solid windowtext; border-top: medium none; border-bottom: .5pt solid windowtext; padding-left: 1px; padding-right: 1px; padding-top: 1px"&gt; 		&lt;a target="_blank" href="http://moeidzahid.site90.net/kalender/kalender_gresik_1901_1950/kalender_gresik_1928.pdf"&gt; 		&lt;span style="text-decoration: none"&gt;1928&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt; 		&lt;td style="font-size: 12.0pt; font-weight: 700; font-family: Arial, sans-serif; text-align: center; vertical-align: middle; color: windowtext; font-style: normal; text-decoration: none; white-space: nowrap; border-left: medium none; border-right: .5pt solid windowtext; border-top: medium none; border-bottom: .5pt solid windowtext; padding-left: 1px; padding-right: 1px; padding-top: 1px"&gt; 		&lt;a target="_blank" href="http://moeidzahid.site90.net/kalender/kalender_gresik_1901_1950/kalender_gresik_1929.pdf"&gt; 		&lt;span style="text-decoration: none"&gt;1929&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt; 		&lt;td style="font-size: 12.0pt; font-weight: 700; font-family: Arial, sans-serif; text-align: center; vertical-align: middle; color: windowtext; font-style: normal; text-decoration: none; white-space: nowrap; border-left: medium none; border-right: .5pt solid windowtext; border-top: medium none; border-bottom: .5pt solid windowtext; padding-left: 1px; padding-right: 1px; padding-top: 1px"&gt; 		&lt;a target="_blank" href="http://moeidzahid.site90.net/kalender/kalender_gresik_1901_1950/kalender_gresik_1930.pdf"&gt; 		&lt;span style="text-decoration: none"&gt;1930&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt; 	&lt;/tr&gt; 	&lt;tr style="height:15.75pt" height="21"&gt; 		&lt;td style="height: 15.75pt; font-size: 12.0pt; font-weight: 700; font-family: Arial, sans-serif; text-align: center; vertical-align: middle; color: windowtext; font-style: normal; text-decoration: none; white-space: nowrap; border-left: .5pt solid windowtext; border-right: .5pt solid windowtext; border-top: medium none; border-bottom: .5pt solid windowtext; padding-left: 1px; padding-right: 1px; padding-top: 1px" height="21"&gt; 		&lt;a target="_blank" href="http://moeidzahid.site90.net/kalender/kalender_gresik_1901_1950/kalender_gresik_1931.pdf"&gt; 		&lt;span style="text-decoration: none"&gt;1931&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt; 		&lt;td style="font-size: 12.0pt; font-weight: 700; font-family: Arial, sans-serif; text-align: center; vertical-align: middle; color: windowtext; font-style: normal; text-decoration: none; white-space: nowrap; border-left: medium none; border-right: .5pt solid windowtext; border-top: medium none; border-bottom: .5pt solid windowtext; padding-left: 1px; padding-right: 1px; padding-top: 1px"&gt; 		&lt;a target="_blank" href="http://moeidzahid.site90.net/kalender/kalender_gresik_1901_1950/kalender_gresik_1932.pdf"&gt; 		&lt;span style="text-decoration: none"&gt;1932&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt; 		&lt;td style="font-size: 12.0pt; font-weight: 700; font-family: Arial, sans-serif; text-align: center; vertical-align: middle; color: windowtext; font-style: normal; text-decoration: none; white-space: nowrap; border-left: medium none; border-right: .5pt solid windowtext; border-top: medium none; border-bottom: .5pt solid windowtext; padding-left: 1px; padding-right: 1px; padding-top: 1px"&gt; 		&lt;a target="_blank" href="http://moeidzahid.site90.net/kalender/kalender_gresik_1901_1950/kalender_gresik_1933.pdf"&gt; 		&lt;span style="text-decoration: none"&gt;1933&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt; 		&lt;td style="font-size: 12.0pt; font-weight: 700; font-family: Arial, sans-serif; text-align: center; vertical-align: middle; color: windowtext; font-style: normal; text-decoration: none; white-space: nowrap; border-left: medium none; border-right: .5pt solid windowtext; border-top: medium none; border-bottom: .5pt solid windowtext; padding-left: 1px; padding-right: 1px; padding-top: 1px"&gt; 		&lt;a target="_blank" href="http://moeidzahid.site90.net/kalender/kalender_gresik_1901_1950/kalender_gresik_1934.pdf"&gt; 		&lt;span style="text-decoration: none"&gt;1934&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt; 		&lt;td style="font-size: 12.0pt; font-weight: 700; font-family: Arial, sans-serif; text-align: center; vertical-align: middle; color: windowtext; font-style: normal; text-decoration: none; white-space: nowrap; border-left: medium none; border-right: .5pt solid windowtext; border-top: medium none; border-bottom: .5pt solid windowtext; padding-left: 1px; padding-right: 1px; padding-top: 1px"&gt; 		&lt;a target="_blank" href="http://moeidzahid.site90.net/kalender/kalender_gresik_1901_1950/kalender_gresik_1935.pdf"&gt; 		&lt;span style="text-decoration: none"&gt;1935&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt; 		&lt;td style="font-size: 12.0pt; font-weight: 700; font-family: Arial, sans-serif; text-align: center; vertical-align: middle; color: windowtext; font-style: normal; text-decoration: none; white-space: nowrap; border-left: medium none; border-right: .5pt solid windowtext; border-top: medium none; border-bottom: .5pt solid windowtext; padding-left: 1px; padding-right: 1px; padding-top: 1px"&gt; 		&lt;a target="_blank" href="http://moeidzahid.site90.net/kalender/kalender_gresik_1901_1950/kalender_gresik_1936.pdf"&gt; 		&lt;span style="text-decoration: none"&gt;1936&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt; 		&lt;td style="font-size: 12.0pt; font-weight: 700; font-family: Arial, sans-serif; text-align: center; vertical-align: middle; color: windowtext; font-style: normal; text-decoration: none; white-space: nowrap; border-left: medium none; border-right: .5pt solid windowtext; border-top: medium none; border-bottom: .5pt solid windowtext; padding-left: 1px; padding-right: 1px; padding-top: 1px"&gt; 		&lt;a target="_blank" href="http://moeidzahid.site90.net/kalender/kalender_gresik_1901_1950/kalender_gresik_1937.pdf"&gt; 		&lt;span style="text-decoration: none"&gt;1937&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt; 		&lt;td style="font-size: 12.0pt; font-weight: 700; font-family: Arial, sans-serif; text-align: center; vertical-align: middle; color: windowtext; font-style: normal; text-decoration: none; white-space: nowrap; border-left: medium none; border-right: .5pt solid windowtext; border-top: medium none; border-bottom: .5pt solid windowtext; padding-left: 1px; padding-right: 1px; padding-top: 1px"&gt; 		&lt;a target="_blank" href="http://moeidzahid.site90.net/kalender/kalender_gresik_1901_1950/kalender_gresik_1938.pdf"&gt; 		&lt;span style="text-decoration: none"&gt;1938&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt; 		&lt;td style="font-size: 12.0pt; font-weight: 700; font-family: Arial, sans-serif; text-align: center; vertical-align: middle; color: windowtext; font-style: normal; text-decoration: none; white-space: nowrap; border-left: medium none; border-right: .5pt solid windowtext; border-top: medium none; border-bottom: .5pt solid windowtext; padding-left: 1px; padding-right: 1px; padding-top: 1px"&gt; 		&lt;a target="_blank" href="http://moeidzahid.site90.net/kalender/kalender_gresik_1901_1950/kalender_gresik_1939.pdf"&gt; 		&lt;span style="text-decoration: none"&gt;1939&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt; 		&lt;td style="font-size: 12.0pt; font-weight: 700; font-family: Arial, sans-serif; text-align: center; vertical-align: middle; color: windowtext; font-style: normal; text-decoration: none; white-space: nowrap; border-left: medium none; border-right: .5pt solid windowtext; border-top: medium none; border-bottom: .5pt solid windowtext; padding-left: 1px; padding-right: 1px; padding-top: 1px"&gt; 		&lt;a target="_blank" href="http://moeidzahid.site90.net/kalender/kalender_gresik_1901_1950/kalender_gresik_1940.pdf"&gt; 		&lt;span style="text-decoration: none"&gt;1940&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt; 	&lt;/tr&gt; 	&lt;tr style="height:15.75pt" height="21"&gt; 		&lt;td style="height: 15.75pt; font-size: 12.0pt; font-weight: 700; font-family: Arial, sans-serif; text-align: center; vertical-align: middle; color: windowtext; font-style: normal; text-decoration: none; white-space: nowrap; border-left: .5pt solid windowtext; border-right: .5pt solid windowtext; border-top: medium none; border-bottom: .5pt solid windowtext; padding-left: 1px; padding-right: 1px; padding-top: 1px" height="21"&gt; 		&lt;a target="_blank" href="http://moeidzahid.site90.net/kalender/kalender_gresik_1901_1950/kalender_gresik_1941.pdf"&gt; 		&lt;span style="text-decoration: none"&gt;1941&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt; 		&lt;td style="font-size: 12.0pt; font-weight: 700; font-family: Arial, sans-serif; text-align: center; vertical-align: middle; color: windowtext; font-style: normal; text-decoration: none; white-space: nowrap; border-left: medium none; border-right: .5pt solid windowtext; border-top: medium none; border-bottom: .5pt solid windowtext; padding-left: 1px; padding-right: 1px; padding-top: 1px"&gt; 		&lt;a target="_blank" href="http://moeidzahid.site90.net/kalender/kalender_gresik_1901_1950/kalender_gresik_1942.pdf"&gt; 		&lt;span style="text-decoration: none"&gt;1942&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt; 		&lt;td style="font-size: 12.0pt; font-weight: 700; font-family: Arial, sans-serif; text-align: center; vertical-align: middle; color: windowtext; font-style: normal; text-decoration: none; white-space: nowrap; border-left: medium none; border-right: .5pt solid windowtext; border-top: medium none; border-bottom: .5pt solid windowtext; padding-left: 1px; padding-right: 1px; padding-top: 1px"&gt; 		&lt;a target="_blank" href="http://moeidzahid.site90.net/kalender/kalender_gresik_1901_1950/kalender_gresik_1943.pdf"&gt; 		&lt;span style="text-decoration: none"&gt;1943&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt; 		&lt;td style="font-size: 12.0pt; font-weight: 700; font-family: Arial, sans-serif; text-align: center; vertical-align: middle; color: windowtext; font-style: normal; text-decoration: none; white-space: nowrap; border-left: medium none; border-right: .5pt solid windowtext; border-top: medium none; border-bottom: .5pt solid windowtext; padding-left: 1px; padding-right: 1px; padding-top: 1px"&gt; 		&lt;a target="_blank" href="http://moeidzahid.site90.net/kalender/kalender_gresik_1901_1950/kalender_gresik_1944.pdf"&gt; 		&lt;span style="text-decoration: none"&gt;1944&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt; 		&lt;td style="font-size: 12.0pt; font-weight: 700; font-family: Arial, sans-serif; text-align: center; vertical-align: middle; color: windowtext; font-style: normal; text-decoration: none; white-space: nowrap; border-left: medium none; border-right: .5pt solid windowtext; border-top: medium none; border-bottom: .5pt solid windowtext; padding-left: 1px; padding-right: 1px; padding-top: 1px"&gt; 		&lt;a target="_blank" href="http://moeidzahid.site90.net/kalender/kalender_gresik_1901_1950/kalender_gresik_1945.pdf"&gt; 		&lt;span style="text-decoration: none"&gt;1945&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt; 		&lt;td style="font-size: 12.0pt; font-weight: 700; font-family: Arial, sans-serif; text-align: center; vertical-align: middle; color: windowtext; font-style: normal; text-decoration: none; white-space: nowrap; border-left: medium none; border-right: .5pt solid windowtext; border-top: medium none; border-bottom: .5pt solid windowtext; padding-left: 1px; padding-right: 1px; padding-top: 1px"&gt; 		&lt;a target="_blank" href="http://moeidzahid.site90.net/kalender/kalender_gresik_1901_1950/kalender_gresik_1946.pdf"&gt; 		&lt;span style="text-decoration: none"&gt;1946&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt; 		&lt;td style="font-size: 12.0pt; font-weight: 700; font-family: Arial, sans-serif; text-align: center; vertical-align: middle; color: windowtext; font-style: normal; text-decoration: none; white-space: nowrap; border-left: medium none; border-right: .5pt solid windowtext; border-top: medium none; border-bottom: .5pt solid windowtext; padding-left: 1px; padding-right: 1px; padding-top: 1px"&gt; 		&lt;a target="_blank" href="http://moeidzahid.site90.net/kalender/kalender_gresik_1901_1950/kalender_gresik_1947.pdf"&gt; 		&lt;span style="text-decoration: none"&gt;1947&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt; 		&lt;td style="font-size: 12.0pt; font-weight: 700; font-family: Arial, sans-serif; text-align: center; vertical-align: middle; color: windowtext; font-style: normal; text-decoration: none; white-space: nowrap; border-left: medium none; border-right: .5pt solid windowtext; border-top: medium none; border-bottom: .5pt solid windowtext; padding-left: 1px; padding-right: 1px; padding-top: 1px"&gt; 		&lt;a target="_blank" href="http://moeidzahid.site90.net/kalender/kalender_gresik_1901_1950/kalender_gresik_1948.pdf"&gt; 		&lt;span style="text-decoration: none"&gt;1948&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt; 		&lt;td style="font-size: 12.0pt; font-weight: 700; font-family: Arial, sans-serif; text-align: center; vertical-align: middle; color: windowtext; font-style: normal; text-decoration: none; white-space: nowrap; border-left: medium none; border-right: .5pt solid windowtext; border-top: medium none; border-bottom: .5pt solid windowtext; padding-left: 1px; padding-right: 1px; padding-top: 1px"&gt; 		&lt;a target="_blank" href="http://moeidzahid.site90.net/kalender/kalender_gresik_1901_1950/kalender_gresik_1949.pdf"&gt; 		&lt;span style="text-decoration: none"&gt;1949&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt; 		&lt;td style="font-size: 12.0pt; font-weight: 700; font-family: Arial, sans-serif; text-align: center; vertical-align: middle; color: windowtext; font-style: normal; text-decoration: none; white-space: nowrap; border-left: medium none; border-right: .5pt solid windowtext; border-top: medium none; border-bottom: .5pt solid windowtext; padding-left: 1px; padding-right: 1px; padding-top: 1px"&gt; 		&lt;a target="_blank" href="http://moeidzahid.site90.net/kalender/kalender_gresik_1901_1950/kalender_gresik_1950.pdf"&gt; 		&lt;span style="text-decoration: none"&gt;1950&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt; 	&lt;/tr&gt; 	&lt;tr style="height:12.75pt" height="17"&gt; 		&lt;td style="height: 12.75pt; color: windowtext; font-size: 10.0pt; font-weight: 400; font-style: normal; text-decoration: none; font-family: Arial; text-align: general; vertical-align: bottom; white-space: nowrap; border: medium none; padding-left: 1px; padding-right: 1px; padding-top: 1px" colspan="10" height="17"&gt; 		&lt;p align="center"&gt; &lt;/p&gt; 		&lt;p align="center"&gt;&lt;b&gt; &lt;span style="font-family:Arial;font-size:130%;"&gt;KALENDER 1951-2000&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:100%;"&gt;
&lt;br /&gt;		 &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt; 	&lt;/tr&gt; 	&lt;tr style="height:15.75pt" height="21"&gt; 		&lt;td style="height: 15.75pt; font-size: 12.0pt; font-weight: 700; font-family: Arial, sans-serif; text-align: center; vertical-align: middle; color: windowtext; font-style: normal; text-decoration: none; white-space: nowrap; border: .5pt solid windowtext; padding-left: 1px; padding-right: 1px; padding-top: 1px" height="21"&gt; 		&lt;a target="_blank" href="http://moeidzahid.site90.net/kalender/kalender_gresik_1951_2000/kalender_gresik_1951.pdf"&gt; 		&lt;span style="text-decoration: none"&gt;1951&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt; 		&lt;td style="font-size: 12.0pt; font-weight: 700; font-family: Arial, sans-serif; text-align: center; vertical-align: middle; color: windowtext; font-style: normal; text-decoration: none; white-space: nowrap; border-left: medium none; border-right: .5pt solid windowtext; border-top: .5pt solid windowtext; border-bottom: .5pt solid windowtext; padding-left: 1px; padding-right: 1px; padding-top: 1px"&gt; 		&lt;a target="_blank" href="http://moeidzahid.site90.net/kalender/kalender_gresik_1951_2000/kalender_gresik_1952.pdf"&gt; 		&lt;span style="text-decoration: none"&gt;1952&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt; 		&lt;td style="font-size: 12.0pt; font-weight: 700; font-family: Arial, sans-serif; text-align: center; vertical-align: middle; color: windowtext; font-style: normal; text-decoration: none; white-space: nowrap; border-left: medium none; border-right: .5pt solid windowtext; border-top: .5pt solid windowtext; border-bottom: .5pt solid windowtext; padding-left: 1px; padding-right: 1px; padding-top: 1px"&gt; 		&lt;a target="_blank" href="http://moeidzahid.site90.net/kalender/kalender_gresik_1951_2000/kalender_gresik_1953.pdf"&gt; 		&lt;span style="text-decoration: none"&gt;1953&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt; 		&lt;td style="font-size: 12.0pt; font-weight: 700; font-family: Arial, sans-serif; text-align: center; vertical-align: middle; color: windowtext; font-style: normal; text-decoration: none; white-space: nowrap; border-left: medium none; border-right: .5pt solid windowtext; border-top: .5pt solid windowtext; border-bottom: .5pt solid windowtext; padding-left: 1px; padding-right: 1px; padding-top: 1px"&gt; 		&lt;a target="_blank" href="http://moeidzahid.site90.net/kalender/kalender_gresik_1951_2000/kalender_gresik_1954.pdf"&gt; 		&lt;span style="text-decoration: none"&gt;1954&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt; 		&lt;td style="font-size: 12.0pt; font-weight: 700; font-family: Arial, sans-serif; text-align: center; vertical-align: middle; color: windowtext; font-style: normal; text-decoration: none; white-space: nowrap; border-left: medium none; border-right: .5pt solid windowtext; border-top: .5pt solid windowtext; border-bottom: .5pt solid windowtext; padding-left: 1px; padding-right: 1px; padding-top: 1px"&gt; 		&lt;a target="_blank" href="http://moeidzahid.site90.net/kalender/kalender_gresik_1951_2000/kalender_gresik_1955.pdf"&gt; 		&lt;span style="text-decoration: none"&gt;1955&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt; 		&lt;td style="font-size: 12.0pt; font-weight: 700; font-family: Arial, sans-serif; text-align: center; vertical-align: middle; color: windowtext; font-style: normal; text-decoration: none; white-space: nowrap; border-left: medium none; border-right: .5pt solid windowtext; border-top: .5pt solid windowtext; border-bottom: .5pt solid windowtext; padding-left: 1px; padding-right: 1px; padding-top: 1px"&gt; 		&lt;a target="_blank" href="http://moeidzahid.site90.net/kalender/kalender_gresik_1951_2000/kalender_gresik_1956.pdf"&gt; 		&lt;span style="text-decoration: none"&gt;1956&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt; 		&lt;td style="font-size: 12.0pt; font-weight: 700; font-family: Arial, sans-serif; text-align: center; vertical-align: middle; color: windowtext; font-style: normal; text-decoration: none; white-space: nowrap; border-left: medium none; border-right: .5pt solid windowtext; border-top: .5pt solid windowtext; border-bottom: .5pt solid windowtext; padding-left: 1px; padding-right: 1px; padding-top: 1px"&gt; 		&lt;a target="_blank" href="http://moeidzahid.site90.net/kalender/kalender_gresik_1951_2000/kalender_gresik_1957.pdf"&gt; 		&lt;span style="text-decoration: none"&gt;1957&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt; 		&lt;td style="font-size: 12.0pt; font-weight: 700; font-family: Arial, sans-serif; text-align: center; vertical-align: middle; color: windowtext; font-style: normal; text-decoration: none; white-space: nowrap; border-left: medium none; border-right: .5pt solid windowtext; border-top: .5pt solid windowtext; border-bottom: .5pt solid windowtext; padding-left: 1px; padding-right: 1px; padding-top: 1px"&gt; 		&lt;a target="_blank" href="http://moeidzahid.site90.net/kalender/kalender_gresik_1951_2000/kalender_gresik_1958.pdf"&gt; 		&lt;span style="text-decoration: none"&gt;1958&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt; 		&lt;td style="font-size: 12.0pt; font-weight: 700; font-family: Arial, sans-serif; text-align: center; vertical-align: middle; color: windowtext; font-style: normal; text-decoration: none; white-space: nowrap; border-left: medium none; border-right: .5pt solid windowtext; border-top: .5pt solid windowtext; border-bottom: .5pt solid windowtext; padding-left: 1px; padding-right: 1px; padding-top: 1px"&gt; 		&lt;a target="_blank" href="http://moeidzahid.site90.net/kalender/kalender_gresik_1951_2000/kalender_gresik_1959.pdf"&gt; 		&lt;span style="text-decoration: none"&gt;1959&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt; 		&lt;td style="font-size: 12.0pt; font-weight: 700; font-family: Arial, sans-serif; text-align: center; vertical-align: middle; color: windowtext; font-style: normal; text-decoration: none; white-space: nowrap; border-left: medium none; border-right: .5pt solid windowtext; border-top: .5pt solid windowtext; border-bottom: .5pt solid windowtext; padding-left: 1px; padding-right: 1px; padding-top: 1px"&gt; 		&lt;a target="_blank" href="http://moeidzahid.site90.net/kalender/kalender_gresik_1951_2000/kalender_gresik_1960.pdf"&gt; 		&lt;span style="text-decoration: none"&gt;1960&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt; 	&lt;/tr&gt; 	&lt;tr style="height:15.75pt" height="21"&gt; 		&lt;td style="height: 15.75pt; font-size: 12.0pt; font-weight: 700; font-family: Arial, sans-serif; text-align: center; vertical-align: middle; color: windowtext; font-style: normal; text-decoration: none; white-space: nowrap; border-left: .5pt solid windowtext; border-right: .5pt solid windowtext; border-top: medium none; border-bottom: .5pt solid windowtext; padding-left: 1px; padding-right: 1px; padding-top: 1px" height="21"&gt; 		&lt;a target="_blank" href="http://moeidzahid.site90.net/kalender/kalender_gresik_1951_2000/kalender_gresik_1961.pdf"&gt; 		&lt;span style="text-decoration: none"&gt;1961&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt; 		&lt;td style="font-size: 12.0pt; font-weight: 700; font-family: Arial, sans-serif; text-align: center; vertical-align: middle; color: windowtext; font-style: normal; text-decoration: none; white-space: nowrap; border-left: medium none; border-right: .5pt solid windowtext; border-top: medium none; border-bottom: .5pt solid windowtext; padding-left: 1px; padding-right: 1px; padding-top: 1px"&gt; 		&lt;a target="_blank" href="http://moeidzahid.site90.net/kalender/kalender_gresik_1951_2000/kalender_gresik_1962.pdf"&gt; 		&lt;span style="text-decoration: none"&gt;1962&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt; 		&lt;td style="font-size: 12.0pt; font-weight: 700; font-family: Arial, sans-serif; text-align: center; vertical-align: middle; color: windowtext; font-style: normal; text-decoration: none; white-space: nowrap; border-left: medium none; border-right: .5pt solid windowtext; border-top: medium none; border-bottom: .5pt solid windowtext; padding-left: 1px; padding-right: 1px; padding-top: 1px"&gt; 		&lt;a target="_blank" href="http://moeidzahid.site90.net/kalender/kalender_gresik_1951_2000/kalender_gresik_1963.pdf"&gt; 		&lt;span style="text-decoration: none"&gt;1963&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt; 		&lt;td style="font-size: 12.0pt; font-weight: 700; font-family: Arial, sans-serif; text-align: center; vertical-align: middle; color: windowtext; font-style: normal; text-decoration: none; white-space: nowrap; border-left: medium none; border-right: .5pt solid windowtext; border-top: medium none; border-bottom: .5pt solid windowtext; padding-left: 1px; padding-right: 1px; padding-top: 1px"&gt; 		&lt;a target="_blank" href="http://moeidzahid.site90.net/kalender/kalender_gresik_1951_2000/kalender_gresik_1964.pdf"&gt; 		&lt;span style="text-decoration: none"&gt;1964&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt; 		&lt;td style="font-size: 12.0pt; font-weight: 700; font-family: Arial, sans-serif; text-align: center; vertical-align: middle; color: windowtext; font-style: normal; text-decoration: none; white-space: nowrap; border-left: medium none; border-right: .5pt solid windowtext; border-top: medium none; border-bottom: .5pt solid windowtext; padding-left: 1px; padding-right: 1px; padding-top: 1px"&gt; 		&lt;a target="_blank" href="http://moeidzahid.site90.net/kalender/kalender_gresik_1951_2000/kalender_gresik_1965.pdf"&gt; 		&lt;span style="text-decoration: none"&gt;1965&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt; 		&lt;td style="font-size: 12.0pt; font-weight: 700; font-family: Arial, sans-serif; text-align: center; vertical-align: middle; color: windowtext; font-style: normal; text-decoration: none; white-space: nowrap; border-left: medium none; border-right: .5pt solid windowtext; border-top: medium none; border-bottom: .5pt solid windowtext; padding-left: 1px; padding-right: 1px; padding-top: 1px"&gt; 		&lt;a target="_blank" href="http://moeidzahid.site90.net/kalender/kalender_gresik_1951_2000/kalender_gresik_1966.pdf"&gt; 		&lt;span style="text-decoration: none"&gt;1966&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt; 		&lt;td style="font-size: 12.0pt; font-weight: 700; font-family: Arial, sans-serif; text-align: center; vertical-align: middle; color: windowtext; font-style: normal; text-decoration: none; white-space: nowrap; border-left: medium none; border-right: .5pt solid windowtext; border-top: medium none; border-bottom: .5pt solid windowtext; padding-left: 1px; padding-right: 1px; padding-top: 1px"&gt; 		&lt;a target="_blank" href="http://moeidzahid.site90.net/kalender/kalender_gresik_1951_2000/kalender_gresik_1967.pdf"&gt; 		&lt;span style="text-decoration: none"&gt;1967&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt; 		&lt;td style="font-size: 12.0pt; font-weight: 700; font-family: Arial, sans-serif; text-align: center; vertical-align: middle; color: windowtext; font-style: normal; text-decoration: none; white-space: nowrap; border-left: medium none; border-right: .5pt solid windowtext; border-top: medium none; border-bottom: .5pt solid windowtext; padding-left: 1px; padding-right: 1px; padding-top: 1px"&gt; 		&lt;a target="_blank" href="http://moeidzahid.site90.net/kalender/kalender_gresik_1951_2000/kalender_gresik_1968.pdf"&gt; 		&lt;span style="text-decoration: none"&gt;1968&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt; 		&lt;td style="font-size: 12.0pt; font-weight: 700; font-family: Arial, sans-serif; text-align: center; vertical-align: middle; color: windowtext; font-style: normal; text-decoration: none; white-space: nowrap; border-left: medium none; border-right: .5pt solid windowtext; border-top: medium none; border-bottom: .5pt solid windowtext; padding-left: 1px; padding-right: 1px; padding-top: 1px"&gt; 		&lt;a target="_blank" href="http://moeidzahid.site90.net/kalender/kalender_gresik_1951_2000/kalender_gresik_1969.pdf"&gt; 		&lt;span style="text-decoration: none"&gt;1969&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt; 		&lt;td style="font-size: 12.0pt; font-weight: 700; font-family: Arial, sans-serif; text-align: center; vertical-align: middle; color: windowtext; font-style: normal; text-decoration: none; white-space: nowrap; border-left: medium none; border-right: .5pt solid windowtext; border-top: medium none; border-bottom: .5pt solid windowtext; padding-left: 1px; padding-right: 1px; padding-top: 1px"&gt; 		&lt;a target="_blank" href="http://moeidzahid.site90.net/kalender/kalender_gresik_1951_2000/kalender_gresik_1970.pdf"&gt; 		&lt;span style="text-decoration: none"&gt;1970&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt; 	&lt;/tr&gt; 	&lt;tr style="height:15.75pt" height="21"&gt; 		&lt;td style="height: 15.75pt; font-size: 12.0pt; font-weight: 700; font-family: Arial, sans-serif; text-align: center; vertical-align: middle; color: windowtext; font-style: normal; text-decoration: none; white-space: nowrap; border-left: .5pt solid windowtext; border-right: .5pt solid windowtext; border-top: medium none; border-bottom: .5pt solid windowtext; padding-left: 1px; padding-right: 1px; padding-top: 1px" height="21"&gt; 		&lt;a target="_blank" href="http://moeidzahid.site90.net/kalender/kalender_gresik_1951_2000/kalender_gresik_1971.pdf"&gt; 		&lt;span style="text-decoration: none"&gt;1971&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt; 		&lt;td style="font-size: 12.0pt; font-weight: 700; font-family: Arial, sans-serif; text-align: center; vertical-align: middle; color: windowtext; font-style: normal; text-decoration: none; white-space: nowrap; border-left: medium none; border-right: .5pt solid windowtext; border-top: medium none; border-bottom: .5pt solid windowtext; padding-left: 1px; padding-right: 1px; padding-top: 1px"&gt; 		&lt;a target="_blank" href="http://moeidzahid.site90.net/kalender/kalender_gresik_1951_2000/kalender_gresik_1972.pdf"&gt; 		&lt;span style="text-decoration: none"&gt;1972&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt; 		&lt;td style="font-size: 12.0pt; font-weight: 700; font-family: Arial, sans-serif; text-align: center; vertical-align: middle; color: windowtext; font-style: normal; text-decoration: none; white-space: nowrap; border-left: medium none; border-right: .5pt solid windowtext; border-top: medium none; border-bottom: .5pt solid windowtext; padding-left: 1px; padding-right: 1px; padding-top: 1px"&gt; 		&lt;a target="_blank" href="http://moeidzahid.site90.net/kalender/kalender_gresik_1951_2000/kalender_gresik_1973.pdf"&gt; 		&lt;span style="text-decoration: none"&gt;1973&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt; 		&lt;td style="font-size: 12.0pt; font-weight: 700; font-family: Arial, sans-serif; text-align: center; vertical-align: middle; color: windowtext; font-style: normal; text-decoration: none; white-space: nowrap; border-left: medium none; border-right: .5pt solid windowtext; border-top: medium none; border-bottom: .5pt solid windowtext; padding-left: 1px; padding-right: 1px; padding-top: 1px"&gt; 		&lt;a target="_blank" href="http://moeidzahid.site90.net/kalender/kalender_gresik_1951_2000/kalender_gresik_1974.pdf"&gt; 		&lt;span style="text-decoration: none"&gt;1974&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt; 		&lt;td style="font-size: 12.0pt; font-weight: 700; font-family: Arial, sans-serif; text-align: center; vertical-align: middle; color: windowtext; font-style: normal; text-decoration: none; white-space: nowrap; border-left: medium none; border-right: .5pt solid windowtext; border-top: medium none; border-bottom: .5pt solid windowtext; padding-left: 1px; padding-right: 1px; padding-top: 1px"&gt; 		&lt;a target="_blank" href="http://moeidzahid.site90.net/kalender/kalender_gresik_1951_2000/kalender_gresik_1975.pdf"&gt; 		&lt;span style="text-decoration: none"&gt;1975&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt; 		&lt;td style="font-size: 12.0pt; font-weight: 700; font-family: Arial, sans-serif; text-align: center; vertical-align: middle; color: windowtext; font-style: normal; text-decoration: none; white-space: nowrap; border-left: medium none; border-right: .5pt solid windowtext; border-top: medium none; border-bottom: .5pt solid windowtext; padding-left: 1px; padding-right: 1px; padding-top: 1px"&gt; 		&lt;a target="_blank" href="http://moeidzahid.site90.net/kalender/kalender_gresik_1951_2000/kalender_gresik_1976.pdf"&gt; 		&lt;span style="text-decoration: none"&gt;1976&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt; 		&lt;td style="font-size: 12.0pt; font-weight: 700; font-family: Arial, sans-serif; text-align: center; vertical-align: middle; color: windowtext; font-style: normal; text-decoration: none; white-space: nowrap; border-left: medium none; border-right: .5pt solid windowtext; border-top: medium none; border-bottom: .5pt solid windowtext; padding-left: 1px; padding-right: 1px; padding-top: 1px"&gt; 		&lt;a target="_blank" href="http://moeidzahid.site90.net/kalender/kalender_gresik_1951_2000/kalender_gresik_1977.pdf"&gt; 		&lt;span style="text-decoration: none"&gt;1977&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt; 		&lt;td style="font-size: 12.0pt; font-weight: 700; font-family: Arial, sans-serif; text-align: center; vertical-align: middle; color: windowtext; font-style: normal; text-decoration: none; white-space: nowrap; border-left: medium none; border-right: .5pt solid windowtext; border-top: medium none; border-bottom: .5pt solid windowtext; padding-left: 1px; padding-right: 1px; padding-top: 1px"&gt; 		&lt;a target="_blank" href="http://moeidzahid.site90.net/kalender/kalender_gresik_1951_2000/kalender_gresik_1978.pdf"&gt; 		&lt;span style="text-decoration: none"&gt;1978&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt; 		&lt;td style="font-size: 12.0pt; font-weight: 700; font-family: Arial, sans-serif; text-align: center; vertical-align: middle; color: windowtext; font-style: normal; text-decoration: none; white-space: nowrap; border-left: medium none; border-right: .5pt solid windowtext; border-top: medium none; border-bottom: .5pt solid windowtext; padding-left: 1px; padding-right: 1px; padding-top: 1px"&gt; 		&lt;a target="_blank" href="http://moeidzahid.site90.net/kalender/kalender_gresik_1951_2000/kalender_gresik_1979.pdf"&gt; 		&lt;span style="text-decoration: none"&gt;1979&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt; 		&lt;td style="font-size: 12.0pt; font-weight: 700; font-family: Arial, sans-serif; text-align: center; vertical-align: middle; color: windowtext; font-style: normal; text-decoration: none; white-space: nowrap; border-left: medium none; border-right: .5pt solid windowtext; border-top: medium none; border-bottom: .5pt solid windowtext; padding-left: 1px; padding-right: 1px; padding-top: 1px"&gt; 		&lt;a target="_blank" href="http://moeidzahid.site90.net/kalender/kalender_gresik_1951_2000/kalender_gresik_1980.pdf"&gt; 		&lt;span style="text-decoration: none"&gt;1980&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt; 	&lt;/tr&gt; 	&lt;tr style="height:15.75pt" height="21"&gt; 		&lt;td style="height: 15.75pt; font-size: 12.0pt; font-weight: 700; font-family: Arial, sans-serif; text-align: center; vertical-align: middle; color: windowtext; font-style: normal; text-decoration: none; white-space: nowrap; border-left: .5pt solid windowtext; border-right: .5pt solid windowtext; border-top: medium none; border-bottom: .5pt solid windowtext; padding-left: 1px; padding-right: 1px; padding-top: 1px" height="21"&gt; 		&lt;a target="_blank" href="http://moeidzahid.site90.net/kalender/kalender_gresik_1951_2000/kalender_gresik_1981.pdf"&gt; 		&lt;span style="text-decoration: none"&gt;1981&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt; 		&lt;td style="font-size: 12.0pt; font-weight: 700; font-family: Arial, sans-serif; text-align: center; vertical-align: middle; color: windowtext; font-style: normal; text-decoration: none; white-space: nowrap; border-left: medium none; border-right: .5pt solid windowtext; border-top: medium none; border-bottom: .5pt solid windowtext; padding-left: 1px; padding-right: 1px; padding-top: 1px"&gt; 		&lt;a target="_blank" href="http://moeidzahid.site90.net/kalender/kalender_gresik_1951_2000/kalender_gresik_1982.pdf"&gt; 		&lt;span style="text-decoration: none"&gt;1982&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt; 		&lt;td style="font-size: 12.0pt; font-weight: 700; font-family: Arial, sans-serif; text-align: center; vertical-align: middle; color: windowtext; font-style: normal; text-decoration: none; white-space: nowrap; border-left: medium none; border-right: .5pt solid windowtext; border-top: medium none; border-bottom: .5pt solid windowtext; padding-left: 1px; padding-right: 1px; padding-top: 1px"&gt; 		&lt;a target="_blank" href="http://moeidzahid.site90.net/kalender/kalender_gresik_1951_2000/kalender_gresik_1983.pdf"&gt; 		&lt;span style="text-decoration: none"&gt;1983&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt; 		&lt;td style="font-size: 12.0pt; font-weight: 700; font-family: Arial, sans-serif; text-align: center; vertical-align: middle; color: windowtext; font-style: normal; text-decoration: none; white-space: nowrap; border-left: medium none; border-right: .5pt solid windowtext; border-top: medium none; border-bottom: .5pt solid windowtext; padding-left: 1px; padding-right: 1px; padding-top: 1px"&gt; 		&lt;a target="_blank" href="http://moeidzahid.site90.net/kalender/kalender_gresik_1951_2000/kalender_gresik_1984.pdf"&gt; 		&lt;span style="text-decoration: none"&gt;1984&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt; 		&lt;td style="font-size: 12.0pt; font-weight: 700; font-family: Arial, sans-serif; text-align: center; vertical-align: middle; color: windowtext; font-style: normal; text-decoration: none; white-space: nowrap; border-left: medium none; border-right: .5pt solid windowtext; border-top: medium none; border-bottom: .5pt solid windowtext; padding-left: 1px; padding-right: 1px; padding-top: 1px"&gt; 		&lt;a target="_blank" href="http://moeidzahid.site90.net/kalender/kalender_gresik_1951_2000/kalender_gresik_1985.pdf"&gt; 		&lt;span style="text-decoration: none"&gt;1985&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt; 		&lt;td style="font-size: 12.0pt; font-weight: 700; font-family: Arial, sans-serif; text-align: center; vertical-align: middle; color: windowtext; font-style: normal; text-decoration: none; white-space: nowrap; border-left: medium none; border-right: .5pt solid windowtext; border-top: medium none; border-bottom: .5pt solid windowtext; padding-left: 1px; padding-right: 1px; padding-top: 1px"&gt; 		&lt;a target="_blank" href="http://moeidzahid.site90.net/kalender/kalender_gresik_1951_2000/kalender_gresik_1986.pdf"&gt; 		&lt;span style="text-decoration: none"&gt;1986&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt; 		&lt;td style="font-size: 12.0pt; font-weight: 700; font-family: Arial, sans-serif; text-align: center; vertical-align: middle; color: windowtext; font-style: normal; text-decoration: none; white-space: nowrap; border-left: medium none; border-right: .5pt solid windowtext; border-top: medium none; border-bottom: .5pt solid windowtext; padding-left: 1px; padding-right: 1px; padding-top: 1px"&gt; 		&lt;a target="_blank" href="http://moeidzahid.site90.net/kalender/kalender_gresik_1951_2000/kalender_gresik_1987.pdf"&gt; 		&lt;span style="text-decoration: none"&gt;1987&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt; 		&lt;td style="font-size: 12.0pt; font-weight: 700; font-family: Arial, sans-serif; text-align: center; vertical-align: middle; color: windowtext; font-style: normal; text-decoration: none; white-space: nowrap; border-left: medium none; border-right: .5pt solid windowtext; border-top: medium none; border-bottom: .5pt solid windowtext; padding-left: 1px; padding-right: 1px; padding-top: 1px"&gt; 		&lt;a target="_blank" href="http://moeidzahid.site90.net/kalender/kalender_gresik_1951_2000/kalender_gresik_1988.pdf"&gt; 		&lt;span style="text-decoration: none"&gt;1988&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt; 		&lt;td style="font-size: 12.0pt; font-weight: 700; font-family: Arial, sans-serif; text-align: center; vertical-align: middle; color: windowtext; font-style: normal; text-decoration: none; white-space: nowrap; border-left: medium none; border-right: .5pt solid windowtext; border-top: medium none; border-bottom: .5pt solid windowtext; padding-left: 1px; padding-right: 1px; padding-top: 1px"&gt; 		&lt;a target="_blank" href="http://moeidzahid.site90.net/kalender/kalender_gresik_1951_2000/kalender_gresik_1989.pdf"&gt; 		&lt;span style="text-decoration: none"&gt;1989&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt; 		&lt;td style="font-size: 12.0pt; font-weight: 700; font-family: Arial, sans-serif; text-align: center; vertical-align: middle; color: windowtext; font-style: normal; text-decoration: none; white-space: nowrap; border-left: medium none; border-right: .5pt solid windowtext; border-top: medium none; border-bottom: .5pt solid windowtext; padding-left: 1px; padding-right: 1px; padding-top: 1px"&gt; 		&lt;a target="_blank" href="http://moeidzahid.site90.net/kalender/kalender_gresik_1951_2000/kalender_gresik_1990.pdf"&gt; 		&lt;span style="text-decoration: none"&gt;1990&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt; 	&lt;/tr&gt; 	&lt;tr style="height:15.75pt" height="21"&gt; 		&lt;td style="height: 15.75pt; font-size: 12.0pt; font-weight: 700; font-family: Arial, sans-serif; text-align: center; vertical-align: middle; color: windowtext; font-style: normal; text-decoration: none; white-space: nowrap; border-left: .5pt solid windowtext; border-right: .5pt solid windowtext; border-top: medium none; border-bottom: .5pt solid windowtext; padding-left: 1px; padding-right: 1px; padding-top: 1px" height="21"&gt; 		&lt;a target="_blank" href="http://moeidzahid.site90.net/kalender/kalender_gresik_1951_2000/kalender_gresik_1991.pdf"&gt; 		&lt;span style="text-decoration: none"&gt;1991&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt; 		&lt;td style="font-size: 12.0pt; font-weight: 700; font-family: Arial, sans-serif; text-align: center; vertical-align: middle; color: windowtext; font-style: normal; text-decoration: none; white-space: nowrap; border-left: medium none; border-right: .5pt solid windowtext; border-top: medium none; border-bottom: .5pt solid windowtext; padding-left: 1px; padding-right: 1px; padding-top: 1px"&gt; 		&lt;a target="_blank" href="http://moeidzahid.site90.net/kalender/kalender_gresik_1951_2000/kalender_gresik_1992.pdf"&gt; 		&lt;span style="text-decoration: none"&gt;1992&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt; 		&lt;td style="font-size: 12.0pt; font-weight: 700; font-family: Arial, sans-serif; text-align: center; vertical-align: middle; color: windowtext; font-style: normal; text-decoration: none; white-space: nowrap; border-left: medium none; border-right: .5pt solid windowtext; border-top: medium none; border-bottom: .5pt solid windowtext; padding-left: 1px; padding-right: 1px; padding-top: 1px"&gt; 		&lt;a target="_blank" href="http://moeidzahid.site90.net/kalender/kalender_gresik_1951_2000/kalender_gresik_1993.pdf"&gt; 		&lt;span style="text-decoration: none"&gt;1993&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt; 		&lt;td style="font-size: 12.0pt; font-weight: 700; font-family: Arial, sans-serif; text-align: center; vertical-align: middle; color: windowtext; font-style: normal; text-decoration: none; white-space: nowrap; border-left: medium none; border-right: .5pt solid windowtext; border-top: medium none; border-bottom: .5pt solid windowtext; padding-left: 1px; padding-right: 1px; padding-top: 1px"&gt; 		&lt;a target="_blank" href="http://moeidzahid.site90.net/kalender/kalender_gresik_1951_2000/kalender_gresik_1994.pdf"&gt; 		&lt;span style="text-decoration: none"&gt;1994&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt; 		&lt;td style="font-size: 12.0pt; font-weight: 700; font-family: Arial, sans-serif; text-align: center; vertical-align: middle; color: windowtext; font-style: normal; text-decoration: none; white-space: nowrap; border-left: medium none; border-right: .5pt solid windowtext; border-top: medium none; border-bottom: .5pt solid windowtext; padding-left: 1px; padding-right: 1px; padding-top: 1px"&gt; 		&lt;a target="_blank" href="http://moeidzahid.site90.net/kalender/kalender_gresik_1951_2000/kalender_gresik_1995.pdf"&gt; 		&lt;span style="text-decoration: none"&gt;1995&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt; 		&lt;td style="font-size: 12.0pt; font-weight: 700; font-family: Arial, sans-serif; text-align: center; vertical-align: middle; color: windowtext; font-style: normal; text-decoration: none; white-space: nowrap; border-left: medium none; border-right: .5pt solid windowtext; border-top: medium none; border-bottom: .5pt solid windowtext; padding-left: 1px; padding-right: 1px; padding-top: 1px"&gt; 		&lt;a target="_blank" href="http://moeidzahid.site90.net/kalender/kalender_gresik_1951_2000/kalender_gresik_1996.pdf"&gt; 		&lt;span style="text-decoration: none"&gt;1996&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt; 		&lt;td style="font-size: 12.0pt; font-weight: 700; font-family: Arial, sans-serif; text-align: center; vertical-align: middle; color: windowtext; font-style: normal; text-decoration: none; white-space: nowrap; border-left: medium none; border-right: .5pt solid windowtext; border-top: medium none; border-bottom: .5pt solid windowtext; padding-left: 1px; padding-right: 1px; padding-top: 1px"&gt; 		&lt;a target="_blank" href="http://moeidzahid.site90.net/kalender/kalender_gresik_1951_2000/kalender_gresik_1997.pdf"&gt; 		&lt;span style="text-decoration: none"&gt;1997&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt; 		&lt;td style="font-size: 12.0pt; font-weight: 700; font-family: Arial, sans-serif; text-align: center; vertical-align: middle; color: windowtext; font-style: normal; text-decoration: none; white-space: nowrap; border-left: medium none; border-right: .5pt solid windowtext; border-top: medium none; border-bottom: .5pt solid windowtext; padding-left: 1px; padding-right: 1px; padding-top: 1px"&gt; 		&lt;a target="_blank" href="http://moeidzahid.site90.net/kalender/kalender_gresik_1951_2000/kalender_gresik_1998.pdf"&gt; 		&lt;span style="text-decoration: none"&gt;1998&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt; 		&lt;td style="font-size: 12.0pt; font-weight: 700; font-family: Arial, sans-serif; text-align: center; vertical-align: middle; color: windowtext; font-style: normal; text-decoration: none; white-space: nowrap; border-left: medium none; border-right: .5pt solid windowtext; border-top: medium none; border-bottom: .5pt solid windowtext; padding-left: 1px; padding-right: 1px; padding-top: 1px"&gt; 		&lt;a target="_blank" href="http://moeidzahid.site90.net/kalender/kalender_gresik_1951_2000/kalender_gresik_1999.pdf"&gt; 		&lt;span style="text-decoration: none"&gt;1999&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt; 		&lt;td style="font-size: 12.0pt; font-weight: 700; font-family: Arial, sans-serif; text-align: center; vertical-align: middle; color: windowtext; font-style: normal; text-decoration: none; white-space: nowrap; border-left: medium none; border-right: .5pt solid windowtext; border-top: medium none; border-bottom: .5pt solid windowtext; padding-left: 1px; padding-right: 1px; padding-top: 1px"&gt; 		&lt;a target="_blank" href="http://moeidzahid.site90.net/kalender/kalender_gresik_1951_2000/kalender_gresik_2000.pdf"&gt; 		&lt;span style="text-decoration: none"&gt;2000&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt; 	&lt;/tr&gt; 	&lt;tr style="height:12.75pt" height="17"&gt; 		&lt;td style="height: 12.75pt; color: windowtext; font-size: 10.0pt; font-weight: 400; font-style: normal; text-decoration: none; font-family: Arial; text-align: general; vertical-align: bottom; white-space: nowrap; border: medium none; padding-left: 1px; padding-right: 1px; padding-top: 1px" colspan="10" height="17"&gt; 		&lt;p align="center"&gt; &lt;/p&gt; 		&lt;p align="center"&gt;&lt;b&gt; &lt;span style="font-family:Arial;font-size:130%;"&gt;KALENDER 2001-2050&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:100%;"&gt;
&lt;br /&gt;		 &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt; 	&lt;/tr&gt; 	&lt;tr style="height:15.75pt" height="21"&gt; 		&lt;td style="height: 15.75pt; font-size: 12.0pt; font-weight: 700; font-family: Arial, sans-serif; text-align: center; vertical-align: middle; color: windowtext; font-style: normal; text-decoration: none; white-space: nowrap; border: .5pt solid windowtext; padding-left: 1px; padding-right: 1px; padding-top: 1px" height="21"&gt; 		&lt;a target="_blank" href="http://moeidzahid.site90.net/kalender/kalender_gresik_2001_2050/kalender_gresik_2001.pdf"&gt; 		&lt;span style="text-decoration: none"&gt;2001&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt; 		&lt;td style="font-size: 12.0pt; font-weight: 700; font-family: Arial, sans-serif; text-align: center; vertical-align: middle; color: windowtext; font-style: normal; text-decoration: none; white-space: nowrap; border-left: medium none; border-right: .5pt solid windowtext; border-top: .5pt solid windowtext; border-bottom: .5pt solid windowtext; padding-left: 1px; padding-right: 1px; padding-top: 1px"&gt; 		&lt;a target="_blank" href="http://moeidzahid.site90.net/kalender/kalender_gresik_2001_2050/kalender_gresik_2002.pdf"&gt; 		&lt;span style="text-decoration: none"&gt;2002&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt; 		&lt;td style="font-size: 12.0pt; font-weight: 700; font-family: Arial, sans-serif; text-align: center; vertical-align: middle; color: windowtext; font-style: normal; text-decoration: none; white-space: nowrap; border-left: medium none; border-right: .5pt solid windowtext; border-top: .5pt solid windowtext; border-bottom: .5pt solid windowtext; padding-left: 1px; padding-right: 1px; padding-top: 1px"&gt; 		&lt;a target="_blank" href="http://moeidzahid.site90.net/kalender/kalender_gresik_2001_2050/kalender_gresik_2003.pdf"&gt; 		&lt;span style="text-decoration: none"&gt;2003&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt; 		&lt;td style="font-size: 12.0pt; font-weight: 700; font-family: Arial, sans-serif; text-align: center; vertical-align: middle; color: windowtext; font-style: normal; text-decoration: none; white-space: nowrap; border-left: medium none; border-right: .5pt solid windowtext; border-top: .5pt solid windowtext; border-bottom: .5pt solid windowtext; padding-left: 1px; padding-right: 1px; padding-top: 1px"&gt; 		&lt;a target="_blank" href="http://moeidzahid.site90.net/kalender/kalender_gresik_2001_2050/kalender_gresik_2004.pdf"&gt; 		&lt;span style="text-decoration: none"&gt;2004&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt; 		&lt;td style="font-size: 12.0pt; font-weight: 700; font-family: Arial, sans-serif; text-align: center; vertical-align: middle; color: windowtext; font-style: normal; text-decoration: none; white-space: nowrap; border-left: medium none; border-right: .5pt solid windowtext; border-top: .5pt solid windowtext; border-bottom: .5pt solid windowtext; padding-left: 1px; padding-right: 1px; padding-top: 1px"&gt; 		&lt;a target="_blank" href="http://moeidzahid.site90.net/kalender/kalender_gresik_2001_2050/kalender_gresik_2005.pdf"&gt; 		&lt;span style="text-decoration: none"&gt;2005&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt; 		&lt;td style="font-size: 12.0pt; font-weight: 700; font-family: Arial, sans-serif; text-align: center; vertical-align: middle; color: windowtext; font-style: normal; text-decoration: none; white-space: nowrap; border-left: medium none; border-right: .5pt solid windowtext; border-top: .5pt solid windowtext; border-bottom: .5pt solid windowtext; padding-left: 1px; padding-right: 1px; padding-top: 1px"&gt; 		&lt;a target="_blank" href="http://moeidzahid.site90.net/kalender/kalender_gresik_2001_2050/kalender_gresik_2006.pdf"&gt; 		&lt;span style="text-decoration: none"&gt;2006&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt; 		&lt;td style="font-size: 12.0pt; font-weight: 700; font-family: Arial, sans-serif; text-align: center; vertical-align: middle; color: windowtext; font-style: normal; text-decoration: none; white-space: nowrap; border-left: medium none; border-right: .5pt solid windowtext; border-top: .5pt solid windowtext; border-bottom: .5pt solid windowtext; padding-left: 1px; padding-right: 1px; padding-top: 1px"&gt; 		&lt;a target="_blank" href="http://moeidzahid.site90.net/kalender/kalender_gresik_2001_2050/kalender_gresik_2007.pdf"&gt; 		&lt;span style="text-decoration: none"&gt;2007&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt; 		&lt;td style="font-size: 12.0pt; font-weight: 700; font-family: Arial, sans-serif; text-align: center; vertical-align: middle; color: windowtext; font-style: normal; text-decoration: none; white-space: nowrap; border-left: medium none; border-right: .5pt solid windowtext; border-top: .5pt solid windowtext; border-bottom: .5pt solid windowtext; padding-left: 1px; padding-right: 1px; padding-top: 1px"&gt; 		&lt;a href="http://moeidzahid.site90.net/kalender/kalender_2008.pdf"&gt; 		&lt;span style="text-decoration: none"&gt;2008&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt; 		&lt;td style="font-size: 12.0pt; font-weight: 700; font-family: Arial, sans-serif; text-align: center; vertical-align: middle; color: windowtext; font-style: normal; text-decoration: none; white-space: nowrap; border-left: medium none; border-right: .5pt solid windowtext; border-top: .5pt solid windowtext; border-bottom: .5pt solid windowtext; padding-left: 1px; padding-right: 1px; padding-top: 1px"&gt; 		&lt;a href="http://moeidzahid.site90.net/kalender/kalender_2009_neptu.pdf"&gt; 		&lt;span style="text-decoration: none"&gt;2009&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt; 		&lt;td style="font-size: 12.0pt; font-weight: 700; font-family: Arial, sans-serif; text-align: center; vertical-align: middle; color: windowtext; font-style: normal; text-decoration: none; white-space: nowrap; border-left: medium none; border-right: .5pt solid windowtext; border-top: .5pt solid windowtext; border-bottom: .5pt solid windowtext; padding-left: 1px; padding-right: 1px; padding-top: 1px"&gt; 		&lt;a target="main" href="http://moeidzahid.site90.net/kalender/kalenderr2010.htm"&gt; 		&lt;span style="text-decoration: none"&gt;2010&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt; 	&lt;/tr&gt; 	&lt;tr style="height:15.75pt" height="21"&gt; 		&lt;td style="height: 15.75pt; font-size: 12.0pt; font-weight: 700; font-family: Arial, sans-serif; text-align: center; vertical-align: middle; color: windowtext; font-style: normal; text-decoration: none; white-space: nowrap; border-left: .5pt solid windowtext; border-right: .5pt solid windowtext; border-top: medium none; border-bottom: .5pt solid windowtext; padding-left: 1px; padding-right: 1px; padding-top: 1px" height="21"&gt; 		&lt;a target="_blank" href="http://moeidzahid.site90.net/kalender/kalender_gresik_2001_2050/kalender_gresik_2011.pdf"&gt; 		&lt;span style="text-decoration: none"&gt;2011&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt; 		&lt;td style="font-size: 12.0pt; font-weight: 700; font-family: Arial, sans-serif; text-align: center; vertical-align: middle; color: windowtext; font-style: normal; text-decoration: none; white-space: nowrap; border-left: medium none; border-right: .5pt solid windowtext; border-top: medium none; border-bottom: .5pt solid windowtext; padding-left: 1px; padding-right: 1px; padding-top: 1px"&gt; 		&lt;a target="_blank" href="http://moeidzahid.site90.net/kalender/kalender_gresik_2001_2050/kalender_gresik_2012.pdf"&gt; 		&lt;span style="text-decoration: none"&gt;2012&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt; 		&lt;td style="font-size: 12.0pt; font-weight: 700; font-family: Arial, sans-serif; text-align: center; vertical-align: middle; color: windowtext; font-style: normal; text-decoration: none; white-space: nowrap; border-left: medium none; border-right: .5pt solid windowtext; border-top: medium none; border-bottom: .5pt solid windowtext; padding-left: 1px; padding-right: 1px; padding-top: 1px"&gt; 		&lt;a target="_blank" href="http://moeidzahid.site90.net/kalender/kalender_gresik_2001_2050/kalender_gresik_2013.pdf"&gt; 		&lt;span style="text-decoration: none"&gt;2013&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt; 		&lt;td style="font-size: 12.0pt; font-weight: 700; font-family: Arial, sans-serif; text-align: center; vertical-align: middle; color: windowtext; font-style: normal; text-decoration: none; white-space: nowrap; border-left: medium none; border-right: .5pt solid windowtext; border-top: medium none; border-bottom: .5pt solid windowtext; padding-left: 1px; padding-right: 1px; padding-top: 1px"&gt; 		&lt;a target="_blank" href="http://moeidzahid.site90.net/kalender/kalender_gresik_2001_2050/kalender_gresik_2014.pdf"&gt; 		&lt;span style="text-decoration: none"&gt;2014&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt; 		&lt;td style="font-size: 12.0pt; font-weight: 700; font-family: Arial, sans-serif; text-align: center; vertical-align: middle; color: windowtext; font-style: normal; text-decoration: none; white-space: nowrap; border-left: medium none; border-right: .5pt solid windowtext; border-top: medium none; border-bottom: .5pt solid windowtext; padding-left: 1px; padding-right: 1px; padding-top: 1px"&gt; 		&lt;a target="_blank" href="http://moeidzahid.site90.net/kalender/kalender_gresik_2001_2050/kalender_gresik_2015.pdf"&gt; 		&lt;span style="text-decoration: none"&gt;2015&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt; 		&lt;td style="font-size: 12.0pt; font-weight: 700; font-family: Arial, sans-serif; text-align: center; vertical-align: middle; color: windowtext; font-style: normal; text-decoration: none; white-space: nowrap; border-left: medium none; border-right: .5pt solid windowtext; border-top: medium none; border-bottom: .5pt solid windowtext; padding-left: 1px; padding-right: 1px; padding-top: 1px"&gt; 		&lt;a target="_blank" href="http://moeidzahid.site90.net/kalender/kalender_gresik_2001_2050/kalender_gresik_2016.pdf"&gt; 		&lt;span style="text-decoration: none"&gt;2016&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt; 		&lt;td style="font-size: 12.0pt; font-weight: 700; font-family: Arial, sans-serif; text-align: center; vertical-align: middle; color: windowtext; font-style: normal; text-decoration: none; white-space: nowrap; border-left: medium none; border-right: .5pt solid windowtext; border-top: medium none; border-bottom: .5pt solid windowtext; padding-left: 1px; padding-right: 1px; padding-top: 1px"&gt; 		&lt;a target="_blank" href="http://moeidzahid.site90.net/kalender/kalender_gresik_2001_2050/kalender_gresik_2017.pdf"&gt; 		&lt;span style="text-decoration: none"&gt;2017&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt; 		&lt;td style="font-size: 12.0pt; font-weight: 700; font-family: Arial, sans-serif; text-align: center; vertical-align: middle; color: windowtext; font-style: normal; text-decoration: none; white-space: nowrap; border-left: medium none; border-right: .5pt solid windowtext; border-top: medium none; border-bottom: .5pt solid windowtext; padding-left: 1px; padding-right: 1px; padding-top: 1px"&gt; 		&lt;a target="_blank" href="http://moeidzahid.site90.net/kalender/kalender_gresik_2001_2050/kalender_gresik_2018.pdf"&gt; 		&lt;span style="text-decoration: none"&gt;2018&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt; 		&lt;td style="font-size: 12.0pt; font-weight: 700; font-family: Arial, sans-serif; text-align: center; vertical-align: middle; color: windowtext; font-style: normal; text-decoration: none; white-space: nowrap; border-left: medium none; border-right: .5pt solid windowtext; border-top: medium none; border-bottom: .5pt solid windowtext; padding-left: 1px; padding-right: 1px; padding-top: 1px"&gt; 		&lt;a target="_blank" href="http://moeidzahid.site90.net/kalender/kalender_gresik_2001_2050/kalender_gresik_2019.pdf"&gt; 		&lt;span style="text-decoration: none"&gt;2019&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt; 		&lt;td style="font-size: 12.0pt; font-weight: 700; font-family: Arial, sans-serif; text-align: center; vertical-align: middle; color: windowtext; font-style: normal; text-decoration: none; white-space: nowrap; border-left: medium none; border-right: .5pt solid windowtext; border-top: medium none; border-bottom: .5pt solid windowtext; padding-left: 1px; padding-right: 1px; padding-top: 1px"&gt; 		&lt;a target="_blank" href="http://moeidzahid.site90.net/kalender/kalender_gresik_2001_2050/kalender_gresik_2020.pdf"&gt; 		&lt;span style="text-decoration: none"&gt;2020&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt; 	&lt;/tr&gt; 	&lt;tr style="height:15.75pt" height="21"&gt; 		&lt;td style="height: 15.75pt; font-size: 12.0pt; font-weight: 700; font-family: Arial, sans-serif; text-align: center; vertical-align: middle; color: windowtext; font-style: normal; text-decoration: none; white-space: nowrap; border-left: .5pt solid windowtext; border-right: .5pt solid windowtext; border-top: medium none; border-bottom: .5pt solid windowtext; padding-left: 1px; padding-right: 1px; padding-top: 1px" height="21"&gt; 		&lt;a target="_blank" href="http://moeidzahid.site90.net/kalender/kalender_gresik_2001_2050/kalender_gresik_2021.pdf"&gt; 		&lt;span style="text-decoration: none"&gt;2021&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt; 		&lt;td style="font-size: 12.0pt; font-weight: 700; font-family: Arial, sans-serif; text-align: center; vertical-align: middle; color: windowtext; font-style: normal; text-decoration: none; white-space: nowrap; border-left: medium none; border-right: .5pt solid windowtext; border-top: medium none; border-bottom: .5pt solid windowtext; padding-left: 1px; padding-right: 1px; padding-top: 1px"&gt; 		&lt;a target="_blank" href="http://moeidzahid.site90.net/kalender/kalender_gresik_2001_2050/kalender_gresik_2022.pdf"&gt; 		&lt;span style="text-decoration: none"&gt;2022&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt; 		&lt;td style="font-size: 12.0pt; font-weight: 700; font-family: Arial, sans-serif; text-align: center; vertical-align: middle; color: windowtext; font-style: normal; text-decoration: none; white-space: nowrap; border-left: medium none; border-right: .5pt solid windowtext; border-top: medium none; border-bottom: .5pt solid windowtext; padding-left: 1px; padding-right: 1px; padding-top: 1px"&gt; 		&lt;a target="_blank" href="http://moeidzahid.site90.net/kalender/kalender_gresik_2001_2050/kalender_gresik_2023.pdf"&gt; 		&lt;span style="text-decoration: none"&gt;2023&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt; 		&lt;td style="font-size: 12.0pt; font-weight: 700; font-family: Arial, sans-serif; text-align: center; vertical-align: middle; color: windowtext; font-style: normal; text-decoration: none; white-space: nowrap; border-left: medium none; border-right: .5pt solid windowtext; border-top: medium none; border-bottom: .5pt solid windowtext; padding-left: 1px; padding-right: 1px; padding-top: 1px"&gt; 		&lt;a target="_blank" href="http://moeidzahid.site90.net/kalender/kalender_gresik_2001_2050/kalender_gresik_2024.pdf"&gt; 		&lt;span style="text-decoration: none"&gt;2024&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt; 		&lt;td style="font-size: 12.0pt; font-weight: 700; font-family: Arial, sans-serif; text-align: center; vertical-align: middle; color: windowtext; font-style: normal; text-decoration: none; white-space: nowrap; border-left: medium none; border-right: .5pt solid windowtext; border-top: medium none; border-bottom: .5pt solid windowtext; padding-left: 1px; padding-right: 1px; padding-top: 1px"&gt; 		&lt;a target="_blank" href="http://moeidzahid.site90.net/kalender/kalender_gresik_2001_2050/kalender_gresik_2025.pdf"&gt; 		&lt;span style="text-decoration: none"&gt;2025&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt; 		&lt;td style="font-size: 12.0pt; font-weight: 700; font-family: Arial, sans-serif; text-align: center; vertical-align: middle; color: windowtext; font-style: normal; text-decoration: none; white-space: nowrap; border-left: medium none; border-right: .5pt solid windowtext; border-top: medium none; border-bottom: .5pt solid windowtext; padding-left: 1px; padding-right: 1px; padding-top: 1px"&gt; 		&lt;a target="_blank" href="http://moeidzahid.site90.net/kalender/kalender_gresik_2001_2050/kalender_gresik_2026.pdf"&gt; 		&lt;span style="text-decoration: none"&gt;2026&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt; 		&lt;td style="font-size: 12.0pt; font-weight: 700; font-family: Arial, sans-serif; text-align: center; vertical-align: middle; color: windowtext; font-style: normal; text-decoration: none; white-space: nowrap; border-left: medium none; border-right: .5pt solid windowtext; border-top: medium none; border-bottom: .5pt solid windowtext; padding-left: 1px; padding-right: 1px; padding-top: 1px"&gt; 		&lt;a target="_blank" href="http://moeidzahid.site90.net/kalender/kalender_gresik_2001_2050/kalender_gresik_2027.pdf"&gt; 		&lt;span style="text-decoration: none"&gt;2027&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt; 		&lt;td style="font-size: 12.0pt; font-weight: 700; font-family: Arial, sans-serif; text-align: center; vertical-align: middle; color: windowtext; font-style: normal; text-decoration: none; white-space: nowrap; border-left: medium none; border-right: .5pt solid windowtext; border-top: medium none; border-bottom: .5pt solid windowtext; padding-left: 1px; padding-right: 1px; padding-top: 1px"&gt; 		&lt;a target="_blank" href="http://moeidzahid.site90.net/kalender/kalender_gresik_2001_2050/kalender_gresik_2028.pdf"&gt; 		&lt;span style="text-decoration: none"&gt;2028&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt; 		&lt;td style="font-size: 12.0pt; font-weight: 700; font-family: Arial, sans-serif; text-align: center; vertical-align: middle; color: windowtext; font-style: normal; text-decoration: none; white-space: nowrap; border-left: medium none; border-right: .5pt solid windowtext; border-top: medium none; border-bottom: .5pt solid windowtext; padding-left: 1px; padding-right: 1px; padding-top: 1px"&gt; 		&lt;a target="_blank" href="http://moeidzahid.site90.net/kalender/kalender_gresik_2001_2050/kalender_gresik_2029.pdf"&gt; 		&lt;span style="text-decoration: none"&gt;2029&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt; 		&lt;td style="font-size: 12.0pt; font-weight: 700; font-family: Arial, sans-serif; text-align: center; vertical-align: middle; color: windowtext; font-style: normal; text-decoration: none; white-space: nowrap; border-left: medium none; border-right: .5pt solid windowtext; border-top: medium none; border-bottom: .5pt solid windowtext; padding-left: 1px; padding-right: 1px; padding-top: 1px"&gt; 		&lt;a target="_blank" href="http://moeidzahid.site90.net/kalender/kalender_gresik_2001_2050/kalender_gresik_2030.pdf"&gt; 		&lt;span style="text-decoration: none"&gt;2030&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt; 	&lt;/tr&gt; 	&lt;tr style="height:15.75pt" height="21"&gt; 		&lt;td style="height: 15.75pt; font-size: 12.0pt; font-weight: 700; font-family: Arial, sans-serif; text-align: center; vertical-align: middle; color: windowtext; font-style: normal; text-decoration: none; white-space: nowrap; border-left: .5pt solid windowtext; border-right: .5pt solid windowtext; border-top: medium none; border-bottom: .5pt solid windowtext; padding-left: 1px; padding-right: 1px; padding-top: 1px" height="21"&gt; 		&lt;a target="_blank" href="http://moeidzahid.site90.net/kalender/kalender_gresik_2001_2050/kalender_gresik_2031.pdf"&gt; 		&lt;span style="text-decoration: none"&gt;2031&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt; 		&lt;td style="font-size: 12.0pt; font-weight: 700; font-family: Arial, sans-serif; text-align: center; vertical-align: middle; color: windowtext; font-style: normal; text-decoration: none; white-space: nowrap; border-left: medium none; border-right: .5pt solid windowtext; border-top: medium none; border-bottom: .5pt solid windowtext; padding-left: 1px; padding-right: 1px; padding-top: 1px"&gt; 		&lt;a target="_blank" href="http://moeidzahid.site90.net/kalender/kalender_gresik_2001_2050/kalender_gresik_2032.pdf"&gt; 		&lt;span style="text-decoration: none"&gt;2032&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt; 		&lt;td style="font-size: 12.0pt; font-weight: 700; font-family: Arial, sans-serif; text-align: center; vertical-align: middle; color: windowtext; font-style: normal; text-decoration: none; white-space: nowrap; border-left: medium none; border-right: .5pt solid windowtext; border-top: medium none; border-bottom: .5pt solid windowtext; padding-left: 1px; padding-right: 1px; padding-top: 1px"&gt; 		&lt;a target="_blank" href="http://moeidzahid.site90.net/kalender/kalender_gresik_2001_2050/kalender_gresik_2033.pdf"&gt; 		&lt;span style="text-decoration: none"&gt;2033&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt; 		&lt;td style="font-size: 12.0pt; font-weight: 700; font-family: Arial, sans-serif; text-align: center; vertical-align: middle; color: windowtext; font-style: normal; text-decoration: none; white-space: nowrap; border-left: medium none; border-right: .5pt solid windowtext; border-top: medium none; border-bottom: .5pt solid windowtext; padding-left: 1px; padding-right: 1px; padding-top: 1px"&gt; 		&lt;a target="_blank" href="http://moeidzahid.site90.net/kalender/kalender_gresik_2001_2050/kalender_gresik_2034.pdf"&gt; 		&lt;span style="text-decoration: none"&gt;2034&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt; 		&lt;td style="font-size: 12.0pt; font-weight: 700; font-family: Arial, sans-serif; text-align: center; vertical-align: middle; color: windowtext; font-style: normal; text-decoration: none; white-space: nowrap; border-left: medium none; border-right: .5pt solid windowtext; border-top: medium none; border-bottom: .5pt solid windowtext; padding-left: 1px; padding-right: 1px; padding-top: 1px"&gt; 		&lt;a target="_blank" href="http://moeidzahid.site90.net/kalender/kalender_gresik_2001_2050/kalender_gresik_2035.pdf"&gt; 		&lt;span style="text-decoration: none"&gt;2035&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt; 		&lt;td style="font-size: 12.0pt; font-weight: 700; font-family: Arial, sans-serif; text-align: center; vertical-align: middle; color: windowtext; font-style: normal; text-decoration: none; white-space: nowrap; border-left: medium none; border-right: .5pt solid windowtext; border-top: medium none; border-bottom: .5pt solid windowtext; padding-left: 1px; padding-right: 1px; padding-top: 1px"&gt; 		&lt;a target="_blank" href="http://moeidzahid.site90.net/kalender/kalender_gresik_2001_2050/kalender_gresik_2036.pdf"&gt; 		&lt;span style="text-decoration: none"&gt;2036&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt; 		&lt;td style="font-size: 12.0pt; font-weight: 700; font-family: Arial, sans-serif; text-align: center; vertical-align: middle; color: windowtext; font-style: normal; text-decoration: none; white-space: nowrap; border-left: medium none; border-right: .5pt solid windowtext; border-top: medium none; border-bottom: .5pt solid windowtext; padding-left: 1px; padding-right: 1px; padding-top: 1px"&gt; 		&lt;a target="_blank" href="http://moeidzahid.site90.net/kalender/kalender_gresik_2001_2050/kalender_gresik_2037.pdf"&gt; 		&lt;span style="text-decoration: none"&gt;2037&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt; 		&lt;td style="font-size: 12.0pt; font-weight: 700; font-family: Arial, sans-serif; text-align: center; vertical-align: middle; color: windowtext; font-style: normal; text-decoration: none; white-space: nowrap; border-left: medium none; border-right: .5pt solid windowtext; border-top: medium none; border-bottom: .5pt solid windowtext; padding-left: 1px; padding-right: 1px; padding-top: 1px"&gt; 		&lt;a target="_blank" href="http://moeidzahid.site90.net/kalender/kalender_gresik_2001_2050/kalender_gresik_2038.pdf"&gt; 		&lt;span style="text-decoration: none"&gt;2038&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt; 		&lt;td style="font-size: 12.0pt; font-weight: 700; font-family: Arial, sans-serif; text-align: center; vertical-align: middle; color: windowtext; font-style: normal; text-decoration: none; white-space: nowrap; border-left: medium none; border-right: .5pt solid windowtext; border-top: medium none; border-bottom: .5pt solid windowtext; padding-left: 1px; padding-right: 1px; padding-top: 1px"&gt; 		&lt;a target="_blank" href="http://moeidzahid.site90.net/kalender/kalender_gresik_2001_2050/kalender_gresik_2039.pdf"&gt; 		&lt;span style="text-decoration: none"&gt;2039&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt; 		&lt;td style="font-size: 12.0pt; font-weight: 700; font-family: Arial, sans-serif; text-align: center; vertical-align: middle; color: windowtext; font-style: normal; text-decoration: none; white-space: nowrap; border-left: medium none; border-right: .5pt solid windowtext; border-top: medium none; border-bottom: .5pt solid windowtext; padding-left: 1px; padding-right: 1px; padding-top: 1px"&gt; 		&lt;a target="_blank" href="http://moeidzahid.site90.net/kalender/kalender_gresik_2001_2050/kalender_gresik_2040.pdf"&gt; 		&lt;span style="text-decoration: none"&gt;2040&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt; 	&lt;/tr&gt; 	&lt;tr style="height:15.75pt" height="21"&gt; 		&lt;td style="height: 15.75pt; font-size: 12.0pt; font-weight: 700; font-family: Arial, sans-serif; text-align: center; vertical-align: middle; color: windowtext; font-style: normal; text-decoration: none; white-space: nowrap; border-left: .5pt solid windowtext; border-right: .5pt solid windowtext; border-top: medium none; border-bottom: .5pt solid windowtext; padding-left: 1px; padding-right: 1px; padding-top: 1px" height="21"&gt; 		&lt;a target="_blank" href="http://moeidzahid.site90.net/kalender/kalender_gresik_2001_2050/kalender_gresik_2041.pdf"&gt; 		&lt;span style="text-decoration: none"&gt;2041&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt; 		&lt;td style="font-size: 12.0pt; font-weight: 700; font-family: Arial, sans-serif; text-align: center; vertical-align: middle; color: windowtext; font-style: normal; text-decoration: none; white-space: nowrap; border-left: medium none; border-right: .5pt solid windowtext; border-top: medium none; border-bottom: .5pt solid windowtext; padding-left: 1px; padding-right: 1px; padding-top: 1px"&gt; 		&lt;a target="_blank" href="http://moeidzahid.site90.net/kalender/kalender_gresik_2001_2050/kalender_gresik_2042.pdf"&gt; 		&lt;span style="text-decoration: none"&gt;2042&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt; 		&lt;td style="font-size: 12.0pt; font-weight: 700; font-family: Arial, sans-serif; text-align: center; vertical-align: middle; color: windowtext; font-style: normal; text-decoration: none; white-space: nowrap; border-left: medium none; border-right: .5pt solid windowtext; border-top: medium none; border-bottom: .5pt solid windowtext; padding-left: 1px; padding-right: 1px; padding-top: 1px"&gt; 		&lt;a target="_blank" href="http://moeidzahid.site90.net/kalender/kalender_gresik_2001_2050/kalender_gresik_2043.pdf"&gt; 		&lt;span style="text-decoration: none"&gt;2043&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt; 		&lt;td style="font-size: 12.0pt; font-weight: 700; font-family: Arial, sans-serif; text-align: center; vertical-align: middle; color: windowtext; font-style: normal; text-decoration: none; white-space: nowrap; border-left: medium none; border-right: .5pt solid windowtext; border-top: medium none; border-bottom: .5pt solid windowtext; padding-left: 1px; padding-right: 1px; padding-top: 1px"&gt; 		&lt;a target="_blank" href="http://moeidzahid.site90.net/kalender/kalender_gresik_2001_2050/kalender_gresik_2044.pdf"&gt; 		&lt;span style="text-decoration: none"&gt;2044&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt; 		&lt;td style="font-size: 12.0pt; font-weight: 700; font-family: Arial, sans-serif; text-align: center; vertical-align: middle; color: windowtext; font-style: normal; text-decoration: none; white-space: nowrap; border-left: medium none; border-right: .5pt solid windowtext; border-top: medium none; border-bottom: .5pt solid windowtext; padding-left: 1px; padding-right: 1px; padding-top: 1px"&gt; 		&lt;a target="_blank" href="http://moeidzahid.site90.net/kalender/kalender_gresik_2001_2050/kalender_gresik_2045.pdf"&gt; 		&lt;span style="text-decoration: none"&gt;2045&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt; 		&lt;td style="font-size: 12.0pt; font-weight: 700; font-family: Arial, sans-serif; text-align: center; vertical-align: middle; color: windowtext; font-style: normal; text-decoration: none; white-space: nowrap; border-left: medium none; border-right: .5pt solid windowtext; border-top: medium none; border-bottom: .5pt solid windowtext; padding-left: 1px; padding-right: 1px; padding-top: 1px"&gt; 		&lt;a target="_blank" href="http://moeidzahid.site90.net/kalender/kalender_gresik_2001_2050/kalender_gresik_2046.pdf"&gt; 		&lt;span style="text-decoration: none"&gt;2046&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt; 		&lt;td style="font-size: 12.0pt; font-weight: 700; font-family: Arial, sans-serif; text-align: center; vertical-align: middle; color: windowtext; font-style: normal; text-decoration: none; white-space: nowrap; border-left: medium none; border-right: .5pt solid windowtext; border-top: medium none; border-bottom: .5pt solid windowtext; padding-left: 1px; padding-right: 1px; padding-top: 1px"&gt; 		&lt;a target="_blank" href="http://moeidzahid.site90.net/kalender/kalender_gresik_2001_2050/kalender_gresik_2047.pdf"&gt; 		&lt;span style="text-decoration: none"&gt;2047&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt; 		&lt;td style="font-size: 12.0pt; font-weight: 700; font-family: Arial, sans-serif; text-align: center; vertical-align: middle; color: windowtext; font-style: normal; text-decoration: none; white-space: nowrap; border-left: medium none; border-right: .5pt solid windowtext; border-top: medium none; border-bottom: .5pt solid windowtext; padding-left: 1px; padding-right: 1px; padding-top: 1px"&gt; 		&lt;a target="_blank" href="http://moeidzahid.site90.net/kalender/kalender_gresik_2001_2050/kalender_gresik_2048.pdf"&gt; 		&lt;span style="text-decoration: none"&gt;2048&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt; 		&lt;td style="font-size: 12.0pt; font-weight: 700; font-family: Arial, sans-serif; text-align: center; vertical-align: middle; color: windowtext; font-style: normal; text-decoration: none; white-space: nowrap; border-left: medium none; border-right: .5pt solid windowtext; border-top: medium none; border-bottom: .5pt solid windowtext; padding-left: 1px; padding-right: 1px; padding-top: 1px"&gt; 		&lt;a target="_blank" href="http://moeidzahid.site90.net/kalender/kalender_gresik_2001_2050/kalender_gresik_2049.pdf"&gt; 		&lt;span style="text-decoration: none"&gt;2049&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt; 		&lt;td style="font-size: 12.0pt; font-weight: 700; font-family: Arial, sans-serif; text-align: center; vertical-align: middle; color: windowtext; font-style: normal; text-decoration: none; white-space: nowrap; border-left: medium none; border-right: .5pt solid windowtext; border-top: medium none; border-bottom: .5pt solid windowtext; padding-left: 1px; padding-right: 1px; padding-top: 1px"&gt; 		&lt;a target="_blank" href="http://moeidzahid.site90.net/kalender/kalender_gresik_2001_2050/kalender_gresik_2050.pdf"&gt; 		&lt;span style="text-decoration: none"&gt;2050&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt; 	&lt;/tr&gt; 	&lt;tr style="height:12.75pt" height="17"&gt; 		&lt;td style="height: 12.75pt; color: windowtext; font-size: 10.0pt; font-weight: 400; font-style: normal; text-decoration: none; font-family: Arial; text-align: general; vertical-align: bottom; white-space: nowrap; border: medium none; padding-left: 1px; padding-right: 1px; padding-top: 1px" colspan="10" height="17"&gt; 		&lt;p align="center"&gt; &lt;/p&gt; 		&lt;p align="center"&gt;&lt;b&gt; &lt;span style="font-family:Arial;font-size:130%;"&gt;KALENDER 2051-2100&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:100%;"&gt;
&lt;br /&gt;		 &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt; 	&lt;/tr&gt; 	&lt;tr style="height:15.75pt" height="21"&gt; 		&lt;td style="height: 15.75pt; font-size: 12.0pt; font-weight: 700; font-family: Arial, sans-serif; text-align: center; vertical-align: middle; color: windowtext; font-style: normal; text-decoration: none; white-space: nowrap; border: .5pt solid windowtext; padding-left: 1px; padding-right: 1px; padding-top: 1px" height="21"&gt; 		&lt;a target="_blank" href="http://moeidzahid.site90.net/kalender/kalender_gresik_2051_2100/kalender_gresik_2051.pdf"&gt; 		&lt;span style="text-decoration: none"&gt;2051&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt; 		&lt;td style="font-size: 12.0pt; font-weight: 700; font-family: Arial, sans-serif; text-align: center; vertical-align: middle; color: windowtext; font-style: normal; text-decoration: none; white-space: nowrap; border-left: medium none; border-right: .5pt solid windowtext; border-top: .5pt solid windowtext; border-bottom: .5pt solid windowtext; padding-left: 1px; padding-right: 1px; padding-top: 1px"&gt; 		&lt;a target="_blank" href="http://moeidzahid.site90.net/kalender/kalender_gresik_2051_2100/kalender_gresik_2052.pdf"&gt; 		&lt;span style="text-decoration: none"&gt;2052&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt; 		&lt;td style="font-size: 12.0pt; font-weight: 700; font-family: Arial, sans-serif; text-align: center; vertical-align: middle; color: windowtext; font-style: normal; text-decoration: none; white-space: nowrap; border-left: medium none; border-right: .5pt solid windowtext; border-top: .5pt solid windowtext; border-bottom: .5pt solid windowtext; padding-left: 1px; padding-right: 1px; padding-top: 1px"&gt; 		&lt;a target="_blank" href="http://moeidzahid.site90.net/kalender/kalender_gresik_2051_2100/kalender_gresik_2053.pdf"&gt; 		&lt;span style="text-decoration: none"&gt;2053&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt; 		&lt;td style="font-size: 12.0pt; font-weight: 700; font-family: Arial, sans-serif; text-align: center; vertical-align: middle; color: windowtext; font-style: normal; text-decoration: none; white-space: nowrap; border-left: medium none; border-right: .5pt solid windowtext; border-top: .5pt solid windowtext; border-bottom: .5pt solid windowtext; padding-left: 1px; padding-right: 1px; padding-top: 1px"&gt; 		&lt;a target="_blank" href="http://moeidzahid.site90.net/kalender/kalender_gresik_2051_2100/kalender_gresik_2054.pdf"&gt; 		&lt;span style="text-decoration: none"&gt;2054&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt; 		&lt;td style="font-size: 12.0pt; font-weight: 700; font-family: Arial, sans-serif; text-align: center; vertical-align: middle; color: windowtext; font-style: normal; text-decoration: none; white-space: nowrap; border-left: medium none; border-right: .5pt solid windowtext; border-top: .5pt solid windowtext; border-bottom: .5pt solid windowtext; padding-left: 1px; padding-right: 1px; padding-top: 1px"&gt; 		&lt;a target="_blank" href="http://moeidzahid.site90.net/kalender/kalender_gresik_2051_2100/kalender_gresik_2055.pdf"&gt; 		&lt;span style="text-decoration: none"&gt;2055&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt; 		&lt;td style="font-size: 12.0pt; font-weight: 700; font-family: Arial, sans-serif; text-align: center; vertical-align: middle; color: windowtext; font-style: normal; text-decoration: none; white-space: nowrap; border-left: medium none; border-right: .5pt solid windowtext; border-top: .5pt solid windowtext; border-bottom: .5pt solid windowtext; padding-left: 1px; padding-right: 1px; padding-top: 1px"&gt; 		&lt;a target="_blank" href="http://moeidzahid.site90.net/kalender/kalender_gresik_2051_2100/kalender_gresik_2056.pdf"&gt; 		&lt;span style="text-decoration: none"&gt;2056&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt; 		&lt;td style="font-size: 12.0pt; font-weight: 700; font-family: Arial, sans-serif; text-align: center; vertical-align: middle; color: windowtext; font-style: normal; text-decoration: none; white-space: nowrap; border-left: medium none; border-right: .5pt solid windowtext; border-top: .5pt solid windowtext; border-bottom: .5pt solid windowtext; padding-left: 1px; padding-right: 1px; padding-top: 1px"&gt; 		&lt;a target="_blank" href="http://moeidzahid.site90.net/kalender/kalender_gresik_2051_2100/kalender_gresik_2057.pdf"&gt; 		&lt;span style="text-decoration: none"&gt;2057&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt; 		&lt;td style="font-size: 12.0pt; font-weight: 700; font-family: Arial, sans-serif; text-align: center; vertical-align: middle; color: windowtext; font-style: normal; text-decoration: none; white-space: nowrap; border-left: medium none; border-right: .5pt solid windowtext; border-top: .5pt solid windowtext; border-bottom: .5pt solid windowtext; padding-left: 1px; padding-right: 1px; padding-top: 1px"&gt; 		&lt;a target="_blank" href="http://moeidzahid.site90.net/kalender/kalender_gresik_2051_2100/kalender_gresik_2058.pdf"&gt; 		&lt;span style="text-decoration: none"&gt;2058&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt; 		&lt;td style="font-size: 12.0pt; font-weight: 700; font-family: Arial, sans-serif; text-align: center; vertical-align: middle; color: windowtext; font-style: normal; text-decoration: none; white-space: nowrap; border-left: medium none; border-right: .5pt solid windowtext; border-top: .5pt solid windowtext; border-bottom: .5pt solid windowtext; padding-left: 1px; padding-right: 1px; padding-top: 1px"&gt; 		&lt;a target="_blank" href="http://moeidzahid.site90.net/kalender/kalender_gresik_2051_2100/kalender_gresik_2059.pdf"&gt; 		&lt;span style="text-decoration: none"&gt;2059&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt; 		&lt;td style="font-size: 12.0pt; font-weight: 700; font-family: Arial, sans-serif; text-align: center; vertical-align: middle; color: windowtext; font-style: normal; text-decoration: none; white-space: nowrap; border-left: medium none; border-right: .5pt solid windowtext; border-top: .5pt solid windowtext; border-bottom: .5pt solid windowtext; padding-left: 1px; padding-right: 1px; padding-top: 1px"&gt; 		&lt;a target="_blank" href="http://moeidzahid.site90.net/kalender/kalender_gresik_2051_2100/kalender_gresik_2060.pdf"&gt; 		&lt;span style="text-decoration: none"&gt;2060&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt; 	&lt;/tr&gt; 	&lt;tr style="height:15.75pt" height="21"&gt; 		&lt;td style="height: 15.75pt; font-size: 12.0pt; font-weight: 700; font-family: Arial, sans-serif; text-align: center; vertical-align: middle; color: windowtext; font-style: normal; text-decoration: none; white-space: nowrap; border-left: .5pt solid windowtext; border-right: .5pt solid windowtext; border-top: medium none; border-bottom: .5pt solid windowtext; padding-left: 1px; padding-right: 1px; padding-top: 1px" height="21"&gt; 		&lt;a target="_blank" href="http://moeidzahid.site90.net/kalender/kalender_gresik_2051_2100/kalender_gresik_2061.pdf"&gt; 		&lt;span style="text-decoration: none"&gt;2061&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt; 		&lt;td style="font-size: 12.0pt; font-weight: 700; font-family: Arial, sans-serif; text-align: center; vertical-align: middle; color: windowtext; font-style: normal; text-decoration: none; white-space: nowrap; border-left: medium none; border-right: .5pt solid windowtext; border-top: medium none; border-bottom: .5pt solid windowtext; padding-left: 1px; padding-right: 1px; padding-top: 1px"&gt; 		&lt;a target="_blank" href="http://moeidzahid.site90.net/kalender/kalender_gresik_2051_2100/kalender_gresik_2062.pdf"&gt; 		&lt;span style="text-decoration: none"&gt;2062&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt; 		&lt;td style="font-size: 12.0pt; font-weight: 700; font-family: Arial, sans-serif; text-align: center; vertical-align: middle; color: windowtext; font-style: normal; text-decoration: none; white-space: nowrap; border-left: medium none; border-right: .5pt solid windowtext; border-top: medium none; border-bottom: .5pt solid windowtext; padding-left: 1px; padding-right: 1px; padding-top: 1px"&gt; 		&lt;a target="_blank" href="http://moeidzahid.site90.net/kalender/kalender_gresik_2051_2100/kalender_gresik_2063.pdf"&gt; 		&lt;span style="text-decoration: none"&gt;2063&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt; 		&lt;td style="font-size: 12.0pt; font-weight: 700; font-family: Arial, sans-serif; text-align: center; vertical-align: middle; color: windowtext; font-style: normal; text-decoration: none; white-space: nowrap; border-left: medium none; border-right: .5pt solid windowtext; border-top: medium none; border-bottom: .5pt solid windowtext; padding-left: 1px; padding-right: 1px; padding-top: 1px"&gt; 		&lt;a target="_blank" href="http://moeidzahid.site90.net/kalender/kalender_gresik_2051_2100/kalender_gresik_2064.pdf"&gt; 		&lt;span style="text-decoration: none"&gt;2064&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt; 		&lt;td style="font-size: 12.0pt; font-weight: 700; font-family: Arial, sans-serif; text-align: center; vertical-align: middle; color: windowtext; font-style: normal; text-decoration: none; white-space: nowrap; border-left: medium none; border-right: .5pt solid windowtext; border-top: medium none; border-bottom: .5pt solid windowtext; padding-left: 1px; padding-right: 1px; padding-top: 1px"&gt; 		&lt;a target="_blank" href="http://moeidzahid.site90.net/kalender/kalender_gresik_2051_2100/kalender_gresik_2065.pdf"&gt; 		&lt;span style="text-decoration: none"&gt;2065&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt; 		&lt;td style="font-size: 12.0pt; font-weight: 700; font-family: Arial, sans-serif; text-align: center; vertical-align: middle; color: windowtext; font-style: normal; text-decoration: none; white-space: nowrap; border-left: medium none; border-right: .5pt solid windowtext; border-top: medium none; border-bottom: .5pt solid windowtext; padding-left: 1px; padding-right: 1px; padding-top: 1px"&gt; 		&lt;a target="_blank" href="http://moeidzahid.site90.net/kalender/kalender_gresik_2051_2100/kalender_gresik_2066.pdf"&gt; 		&lt;span style="text-decoration: none"&gt;2066&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt; 		&lt;td style="font-size: 12.0pt; font-weight: 700; font-family: Arial, sans-serif; text-align: center; vertical-align: middle; color: windowtext; font-style: normal; text-decoration: none; white-space: nowrap; border-left: medium none; border-right: .5pt solid windowtext; border-top: medium none; border-bottom: .5pt solid windowtext; padding-left: 1px; padding-right: 1px; padding-top: 1px"&gt; 		&lt;a target="_blank" href="http://moeidzahid.site90.net/kalender/kalender_gresik_2051_2100/kalender_gresik_2067.pdf"&gt; 		&lt;span style="text-decoration: none"&gt;2067&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt; 		&lt;td style="font-size: 12.0pt; font-weight: 700; font-family: Arial, sans-serif; text-align: center; vertical-align: middle; color: windowtext; font-style: normal; text-decoration: none; white-space: nowrap; border-left: medium none; border-right: .5pt solid windowtext; border-top: medium none; border-bottom: .5pt solid windowtext; padding-left: 1px; padding-right: 1px; padding-top: 1px"&gt; 		&lt;a target="_blank" href="http://moeidzahid.site90.net/kalender/kalender_gresik_2051_2100/kalender_gresik_2068.pdf"&gt; 		&lt;span style="text-decoration: none"&gt;2068&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt; 		&lt;td style="font-size: 12.0pt; font-weight: 700; font-family: Arial, sans-serif; text-align: center; vertical-align: middle; color: windowtext; font-style: normal; text-decoration: none; white-space: nowrap; border-left: medium none; border-right: .5pt solid windowtext; border-top: medium none; border-bottom: .5pt solid windowtext; padding-left: 1px; padding-right: 1px; padding-top: 1px"&gt; 		&lt;a target="_blank" href="http://moeidzahid.site90.net/kalender/kalender_gresik_2051_2100/kalender_gresik_2069.pdf"&gt; 		&lt;span style="text-decoration: none"&gt;2069&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt; 		&lt;td style="font-size: 12.0pt; font-weight: 700; font-family: Arial, sans-serif; text-align: center; vertical-align: middle; color: windowtext; font-style: normal; text-decoration: none; white-space: nowrap; border-left: medium none; border-right: .5pt solid windowtext; border-top: medium none; border-bottom: .5pt solid windowtext; padding-left: 1px; padding-right: 1px; padding-top: 1px"&gt; 		&lt;a target="_blank" href="http://moeidzahid.site90.net/kalender/kalender_gresik_2051_2100/kalender_gresik_2070.pdf"&gt; 		&lt;span style="text-decoration: none"&gt;2070&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt; 	&lt;/tr&gt; 	&lt;tr style="height:15.75pt" height="21"&gt; 		&lt;td style="height: 15.75pt; font-size: 12.0pt; font-weight: 700; font-family: Arial, sans-serif; text-align: center; vertical-align: middle; color: windowtext; font-style: normal; text-decoration: none; white-space: nowrap; border-left: .5pt solid windowtext; border-right: .5pt solid windowtext; border-top: medium none; border-bottom: .5pt solid windowtext; padding-left: 1px; padding-right: 1px; padding-top: 1px" height="21"&gt; 		&lt;a target="_blank" href="http://moeidzahid.site90.net/kalender/kalender_gresik_2051_2100/kalender_gresik_2071.pdf"&gt; 		&lt;span style="text-decoration: none"&gt;2071&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt; 		&lt;td style="font-size: 12.0pt; font-weight: 700; font-family: Arial, sans-serif; text-align: center; vertical-align: middle; color: windowtext; font-style: normal; text-decoration: none; white-space: nowrap; border-left: medium none; border-right: .5pt solid windowtext; border-top: medium none; border-bottom: .5pt solid windowtext; padding-left: 1px; padding-right: 1px; padding-top: 1px"&gt; 		&lt;a target="_blank" href="http://moeidzahid.site90.net/kalender/kalender_gresik_2051_2100/kalender_gresik_2072.pdf"&gt; 		&lt;span style="text-decoration: none"&gt;2072&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt; 		&lt;td style="font-size: 12.0pt; font-weight: 700; font-family: Arial, sans-serif; text-align: center; vertical-align: middle; color: windowtext; font-style: normal; text-decoration: none; white-space: nowrap; border-left: medium none; border-right: .5pt solid windowtext; border-top: medium none; border-bottom: .5pt solid windowtext; padding-left: 1px; padding-right: 1px; padding-top: 1px"&gt; 		&lt;a target="_blank" href="http://moeidzahid.site90.net/kalender/kalender_gresik_2051_2100/kalender_gresik_2073.pdf"&gt; 		&lt;span style="text-decoration: none"&gt;2073&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt; 		&lt;td style="font-size: 12.0pt; font-weight: 700; font-family: Arial, sans-serif; text-align: center; vertical-align: middle; color: windowtext; font-style: normal; text-decoration: none; white-space: nowrap; border-left: medium none; border-right: .5pt solid windowtext; border-top: medium none; border-bottom: .5pt solid windowtext; padding-left: 1px; padding-right: 1px; padding-top: 1px"&gt; 		&lt;a target="_blank" href="http://moeidzahid.site90.net/kalender/kalender_gresik_2051_2100/kalender_gresik_2074.pdf"&gt; 		&lt;span style="text-decoration: none"&gt;2074&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt; 		&lt;td style="font-size: 12.0pt; font-weight: 700; font-family: Arial, sans-serif; text-align: center; vertical-align: middle; color: windowtext; font-style: normal; text-decoration: none; white-space: nowrap; border-left: medium none; border-right: .5pt solid windowtext; border-top: medium none; border-bottom: .5pt solid windowtext; padding-left: 1px; padding-right: 1px; padding-top: 1px"&gt; 		&lt;a target="_blank" href="http://moeidzahid.site90.net/kalender/kalender_gresik_2051_2100/kalender_gresik_2075.pdf"&gt; 		&lt;span style="text-decoration: none"&gt;2075&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt; 		&lt;td style="font-size: 12.0pt; font-weight: 700; font-family: Arial, sans-serif; text-align: center; vertical-align: middle; color: windowtext; font-style: normal; text-decoration: none; white-space: nowrap; border-left: medium none; border-right: .5pt solid windowtext; border-top: medium none; border-bottom: .5pt solid windowtext; padding-left: 1px; padding-right: 1px; padding-top: 1px"&gt; 		&lt;a target="_blank" href="http://moeidzahid.site90.net/kalender/kalender_gresik_2051_2100/kalender_gresik_2076.pdf"&gt; 		&lt;span style="text-decoration: none"&gt;2076&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt; 		&lt;td style="font-size: 12.0pt; font-weight: 700; font-family: Arial, sans-serif; text-align: center; vertical-align: middle; color: windowtext; font-style: normal; text-decoration: none; white-space: nowrap; border-left: medium none; border-right: .5pt solid windowtext; border-top: medium none; border-bottom: .5pt solid windowtext; padding-left: 1px; padding-right: 1px; padding-top: 1px"&gt; 		&lt;a target="_blank" href="http://moeidzahid.site90.net/kalender/kalender_gresik_2051_2100/kalender_gresik_2077.pdf"&gt; 		&lt;span style="text-decoration: none"&gt;2077&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt; 		&lt;td style="font-size: 12.0pt; font-weight: 700; font-family: Arial, sans-serif; text-align: center; vertical-align: middle; color: windowtext; font-style: normal; text-decoration: none; white-space: nowrap; border-left: medium none; border-right: .5pt solid windowtext; border-top: medium none; border-bottom: .5pt solid windowtext; padding-left: 1px; padding-right: 1px; padding-top: 1px"&gt; 		&lt;a target="_blank" href="http://moeidzahid.site90.net/kalender/kalender_gresik_2051_2100/kalender_gresik_2078.pdf"&gt; 		&lt;span style="text-decoration: none"&gt;2078&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt; 		&lt;td style="font-size: 12.0pt; font-weight: 700; font-family: Arial, sans-serif; text-align: center; vertical-align: middle; color: windowtext; font-style: normal; text-decoration: none; white-space: nowrap; border-left: medium none; border-right: .5pt solid windowtext; border-top: medium none; border-bottom: .5pt solid windowtext; padding-left: 1px; padding-right: 1px; padding-top: 1px"&gt; 		&lt;a target="_blank" href="http://moeidzahid.site90.net/kalender/kalender_gresik_2051_2100/kalender_gresik_2079.pdf"&gt; 		&lt;span style="text-decoration: none"&gt;2079&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt; 		&lt;td style="font-size: 12.0pt; font-weight: 700; font-family: Arial, sans-serif; text-align: center; vertical-align: middle; color: windowtext; font-style: normal; text-decoration: none; white-space: nowrap; border-left: medium none; border-right: .5pt solid windowtext; border-top: medium none; border-bottom: .5pt solid windowtext; padding-left: 1px; padding-right: 1px; padding-top: 1px"&gt; 		&lt;a target="_blank" href="http://moeidzahid.site90.net/kalender/kalender_gresik_2051_2100/kalender_gresik_2080.pdf"&gt; 		&lt;span style="text-decoration: none"&gt;2080&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt; 	&lt;/tr&gt; 	&lt;tr style="height:15.75pt" height="21"&gt; 		&lt;td style="height: 15.75pt; font-size: 12.0pt; font-weight: 700; font-family: Arial, sans-serif; text-align: center; vertical-align: middle; color: windowtext; font-style: normal; text-decoration: none; white-space: nowrap; border-left: .5pt solid windowtext; border-right: .5pt solid windowtext; border-top: medium none; border-bottom: .5pt solid windowtext; padding-left: 1px; padding-right: 1px; padding-top: 1px" height="21"&gt; 		&lt;a target="_blank" href="http://moeidzahid.site90.net/kalender/kalender_gresik_2051_2100/kalender_gresik_2081.pdf"&gt; 		&lt;span style="text-decoration: none"&gt;2081&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt; 		&lt;td style="font-size: 12.0pt; font-weight: 700; font-family: Arial, sans-serif; text-align: center; vertical-align: middle; color: windowtext; font-style: normal; text-decoration: none; white-space: nowrap; border-left: medium none; border-right: .5pt solid windowtext; border-top: medium none; border-bottom: .5pt solid windowtext; padding-left: 1px; padding-right: 1px; padding-top: 1px"&gt; 		&lt;a target="_blank" href="http://moeidzahid.site90.net/kalender/kalender_gresik_2051_2100/kalender_gresik_2082.pdf"&gt; 		&lt;span style="text-decoration: none"&gt;2082&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt; 		&lt;td style="font-size: 12.0pt; font-weight: 700; font-family: Arial, sans-serif; text-align: center; vertical-align: middle; color: windowtext; font-style: normal; text-decoration: none; white-space: nowrap; border-left: medium none; border-right: .5pt solid windowtext; border-top: medium none; border-bottom: .5pt solid windowtext; padding-left: 1px; padding-right: 1px; padding-top: 1px"&gt; 		&lt;a target="_blank" href="http://moeidzahid.site90.net/kalender/kalender_gresik_2051_2100/kalender_gresik_2083.pdf"&gt; 		&lt;span style="text-decoration: none"&gt;2083&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt; 		&lt;td style="font-size: 12.0pt; font-weight: 700; font-family: Arial, sans-serif; text-align: center; vertical-align: middle; color: windowtext; font-style: normal; text-decoration: none; white-space: nowrap; border-left: medium none; border-right: .5pt solid windowtext; border-top: medium none; border-bottom: .5pt solid windowtext; padding-left: 1px; padding-right: 1px; padding-top: 1px"&gt; 		&lt;a target="_blank" href="http://moeidzahid.site90.net/kalender/kalender_gresik_2051_2100/kalender_gresik_2084.pdf"&gt; 		&lt;span style="text-decoration: none"&gt;2084&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt; 		&lt;td style="font-size: 12.0pt; font-weight: 700; font-family: Arial, sans-serif; text-align: center; vertical-align: middle; color: windowtext; font-style: normal; text-decoration: none; white-space: nowrap; border-left: medium none; border-right: .5pt solid windowtext; border-top: medium none; border-bottom: .5pt solid windowtext; padding-left: 1px; padding-right: 1px; padding-top: 1px"&gt; 		&lt;a target="_blank" href="http://moeidzahid.site90.net/kalender/kalender_gresik_2051_2100/kalender_gresik_2085.pdf"&gt; 		&lt;span style="text-decoration: none"&gt;2085&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt; 		&lt;td style="font-size: 12.0pt; font-weight: 700; font-family: Arial, sans-serif; text-align: center; vertical-align: middle; color: windowtext; font-style: normal; text-decoration: none; white-space: nowrap; border-left: medium none; border-right: .5pt solid windowtext; border-top: medium none; border-bottom: .5pt solid windowtext; padding-left: 1px; padding-right: 1px; padding-top: 1px"&gt; 		&lt;a target="_blank" href="http://moeidzahid.site90.net/kalender/kalender_gresik_2051_2100/kalender_gresik_2086.pdf"&gt; 		&lt;span style="text-decoration: none"&gt;2086&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt; 		&lt;td style="font-size: 12.0pt; font-weight: 700; font-family: Arial, sans-serif; text-align: center; vertical-align: middle; color: windowtext; font-style: normal; text-decoration: none; white-space: nowrap; border-left: medium none; border-right: .5pt solid windowtext; border-top: medium none; border-bottom: .5pt solid windowtext; padding-left: 1px; padding-right: 1px; padding-top: 1px"&gt; 		&lt;a target="_blank" href="http://moeidzahid.site90.net/kalender/kalender_gresik_2051_2100/kalender_gresik_2087.pdf"&gt; 		&lt;span style="text-decoration: none"&gt;2087&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt; 		&lt;td style="font-size: 12.0pt; font-weight: 700; font-family: Arial, sans-serif; text-align: center; vertical-align: middle; color: windowtext; font-style: normal; text-decoration: none; white-space: nowrap; border-left: medium none; border-right: .5pt solid windowtext; border-top: medium none; border-bottom: .5pt solid windowtext; padding-left: 1px; padding-right: 1px; padding-top: 1px"&gt; 		&lt;a target="_blank" href="http://moeidzahid.site90.net/kalender/kalender_gresik_2051_2100/kalender_gresik_2088.pdf"&gt; 		&lt;span style="text-decoration: none"&gt;2088&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt; 		&lt;td style="font-size: 12.0pt; font-weight: 700; font-family: Arial, sans-serif; text-align: center; vertical-align: middle; color: windowtext; font-style: normal; text-decoration: none; white-space: nowrap; border-left: medium none; border-right: .5pt solid windowtext; border-top: medium none; border-bottom: .5pt solid windowtext; padding-left: 1px; padding-right: 1px; padding-top: 1px"&gt; 		&lt;a target="_blank" href="http://moeidzahid.site90.net/kalender/kalender_gresik_2051_2100/kalender_gresik_2089.pdf"&gt; 		&lt;span style="text-decoration: none"&gt;2089&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt; 		&lt;td style="font-size: 12.0pt; font-weight: 700; font-family: Arial, sans-serif; text-align: center; vertical-align: middle; color: windowtext; font-style: normal; text-decoration: none; white-space: nowrap; border-left: medium none; border-right: .5pt solid windowtext; border-top: medium none; border-bottom: .5pt solid windowtext; padding-left: 1px; padding-right: 1px; padding-top: 1px"&gt; 		&lt;a target="_blank" href="http://moeidzahid.site90.net/kalender/kalender_gresik_2051_2100/kalender_gresik_2090.pdf"&gt; 		&lt;span style="text-decoration: none"&gt;2090&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt; 	&lt;/tr&gt; 	&lt;tr style="height:15.75pt" height="21"&gt; 		&lt;td style="height: 15.75pt; font-size: 12.0pt; font-weight: 700; font-family: Arial, sans-serif; text-align: center; vertical-align: middle; color: windowtext; font-style: normal; text-decoration: none; white-space: nowrap; border-left: .5pt solid windowtext; border-right: .5pt solid windowtext; border-top: medium none; border-bottom: .5pt solid windowtext; padding-left: 1px; padding-right: 1px; padding-top: 1px" height="21"&gt; 		&lt;a target="_blank" href="http://moeidzahid.site90.net/kalender/kalender_gresik_2051_2100/kalender_gresik_2091.pdf"&gt; 		&lt;span style="text-decoration: none"&gt;2091&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt; 		&lt;td style="font-size: 12.0pt; font-weight: 700; font-family: Arial, sans-serif; text-align: center; vertical-align: middle; color: windowtext; font-style: normal; text-decoration: none; white-space: nowrap; border-left: medium none; border-right: .5pt solid windowtext; border-top: medium none; border-bottom: .5pt solid windowtext; padding-left: 1px; padding-right: 1px; padding-top: 1px"&gt; 		&lt;a target="_blank" href="http://moeidzahid.site90.net/kalender/kalender_gresik_2051_2100/kalender_gresik_2092.pdf"&gt; 		&lt;span style="text-decoration: none"&gt;2092&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt; 		&lt;td style="font-size: 12.0pt; font-weight: 700; font-family: Arial, sans-serif; text-align: center; vertical-align: middle; color: windowtext; font-style: normal; text-decoration: none; white-space: nowrap; border-left: medium none; border-right: .5pt solid windowtext; border-top: medium none; border-bottom: .5pt solid windowtext; padding-left: 1px; padding-right: 1px; padding-top: 1px"&gt; 		&lt;a target="_blank" href="http://moeidzahid.site90.net/kalender/kalender_gresik_2051_2100/kalender_gresik_2093.pdf"&gt; 		&lt;span style="text-decoration: none"&gt;2093&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt; 		&lt;td style="font-size: 12.0pt; font-weight: 700; font-family: Arial, sans-serif; text-align: center; vertical-align: middle; color: windowtext; font-style: normal; text-decoration: none; white-space: nowrap; border-left: medium none; border-right: .5pt solid windowtext; border-top: medium none; border-bottom: .5pt solid windowtext; padding-left: 1px; padding-right: 1px; padding-top: 1px"&gt; 		&lt;a target="_blank" href="http://moeidzahid.site90.net/kalender/kalender_gresik_2051_2100/kalender_gresik_2094.pdf"&gt; 		&lt;span style="text-decoration: none"&gt;2094&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt; 		&lt;td style="font-size: 12.0pt; font-weight: 700; font-family: Arial, sans-serif; text-align: center; vertical-align: middle; color: windowtext; font-style: normal; text-decoration: none; white-space: nowrap; border-left: medium none; border-right: .5pt solid windowtext; border-top: medium none; border-bottom: .5pt solid windowtext; padding-left: 1px; padding-right: 1px; padding-top: 1px"&gt; 		&lt;a target="_blank" href="http://moeidzahid.site90.net/kalender/kalender_gresik_2051_2100/kalender_gresik_2095.pdf"&gt; 		&lt;span style="text-decoration: none"&gt;2095&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt; 		&lt;td style="font-size: 12.0pt; font-weight: 700; font-family: Arial, sans-serif; text-align: center; vertical-align: middle; color: windowtext; font-style: normal; text-decoration: none; white-space: nowrap; border-left: medium none; border-right: .5pt solid windowtext; border-top: medium none; border-bottom: .5pt solid windowtext; padding-left: 1px; padding-right: 1px; padding-top: 1px"&gt; 		&lt;a target="_blank" href="http://moeidzahid.site90.net/kalender/kalender_gresik_2051_2100/kalender_gresik_2096.pdf"&gt; 		&lt;span style="text-decoration: none"&gt;2096&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt; 		&lt;td style="font-size: 12.0pt; font-weight: 700; font-family: Arial, sans-serif; text-align: center; vertical-align: middle; color: windowtext; font-style: normal; text-decoration: none; white-space: nowrap; border-left: medium none; border-right: .5pt solid windowtext; border-top: medium none; border-bottom: .5pt solid windowtext; padding-left: 1px; padding-right: 1px; padding-top: 1px"&gt; 		&lt;a target="_blank" href="http://moeidzahid.site90.net/kalender/kalender_gresik_2051_2100/kalender_gresik_2097.pdf"&gt; 		&lt;span style="text-decoration: none"&gt;2097&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt; 		&lt;td style="font-size: 12.0pt; font-weight: 700; font-family: Arial, sans-serif; text-align: center; vertical-align: middle; color: windowtext; font-style: normal; text-decoration: none; white-space: nowrap; border-left: medium none; border-right: .5pt solid windowtext; border-top: medium none; border-bottom: .5pt solid windowtext; padding-left: 1px; padding-right: 1px; padding-top: 1px"&gt; 		&lt;a target="_blank" href="http://moeidzahid.site90.net/kalender/kalender_gresik_2051_2100/kalender_gresik_2098.pdf"&gt; 		&lt;span style="text-decoration: none"&gt;2098&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt; 		&lt;td style="font-size: 12.0pt; font-weight: 700; font-family: Arial, sans-serif; text-align: center; vertical-align: middle; color: windowtext; font-style: normal; text-decoration: none; white-space: nowrap; border-left: medium none; border-right: .5pt solid windowtext; border-top: medium none; border-bottom: .5pt solid windowtext; padding-left: 1px; padding-right: 1px; padding-top: 1px"&gt; 		&lt;a target="_blank" href="http://moeidzahid.site90.net/kalender/kalender_gresik_2051_2100/kalender_gresik_2099.pdf"&gt; 		&lt;span style="text-decoration: none"&gt;2099&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt; 		&lt;td style="font-size: 12.0pt; font-weight: 700; font-family: Arial, sans-serif; text-align: center; vertical-align: middle; color: windowtext; font-style: normal; text-decoration: none; white-space: nowrap; border-left: medium none; border-right: .5pt solid windowtext; border-top: medium none; border-bottom: .5pt solid windowtext; padding-left: 1px; padding-right: 1px; padding-top: 1px"&gt; 		&lt;a target="_blank" href="http://moeidzahid.site90.net/kalender/kalender_gresik_2051_2100/kalender_gresik_2100.pdf"&gt; 		&lt;span style="text-decoration: none"&gt;2100&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt; 	&lt;/tr&gt; &lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;  &lt;p&gt; &lt;a href="http://moeidzahid.site90.net/kalender.htm" target="new"&gt;Sumber&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1606100993887297096-4045503441738361616?l=bumi-tuntungan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://bumi-tuntungan.blogspot.com/2011/08/download-kalender-masehi-1901-2100.html</link><author>noreply@blogger.com (Kiki)</author><thr:total>1</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-1606100993887297096.post-6215526517633998417</guid><pubDate>Tue, 16 Aug 2011 18:11:00 +0000</pubDate><atom:updated>2011-08-17T01:37:38.321+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Natur</category><title>Platypus</title><description>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Platypus adalah hewan semi-akuatik yang banyak ditemui di bagian timur benua Australia. Walaupun Platypus bertelur tapi ia tergolong ke dalam kelas Mammalia karena ia menyusui anaknya. Platypus memiliki keunikan tersendiri yaitu mempunyai racun seperti Ular Mempunyai mulut dan bertelur seperti bebek dan berenang bagaikan berang-berang.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Platypus juga sering dikenal dengan nama duck-billed Platypus atau Platypus berparuh itik disebabkan bentuknya yang menyerupai bebek. Platypus termasuk binatang yang aneh dari kerajaan Animalia.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Platypus ditemukan pertama kali oleh ilmuwan asal Inggris, Goerge Shaw, pada tahun 1799. Ia memperkirakan hewan ini ada sejak jaman dinosaurus. Nama platypus itu sendiri berasal dari bahasa Yunani dan Latin yang artinya kaki rata.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Hewan ini sangat unik karena ia satu-satunya mamalia yang bertelur dan menyusui anaknya, atau dalam istilah biologi disebut ovovivipar.dan memiliki bisa layaknya ular , mempunyai mulut seperti bebek dan mempunyai bulu seperti berang-berang&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Fisiologi&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center; "&gt;&lt;font class="Apple-style-span" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em; border-style: initial; border-color: initial; border-width: initial; border-color: initial;"&gt;&lt;img border="0" height="268" src="http://1.bp.blogspot.com/-zMG1BVbez6s/TkpllHcm1pI/AAAAAAAABLo/NA894H7KpeI/s400/Platypus1.jpg" width="400" style="border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-style: initial; border-color: initial; border-top-style: none; border-right-style: none; border-bottom-style: none; border-left-style: none; border-width: initial; border-color: initial; "&gt;&lt;/font&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Temperatur tubuh Platypus kira-kira 32 derajat Celcius. Temperatur ini lebih rendah dari kebanyakan Mammalia (sekitar 38 derajat Celcius). Tubuh Platypus ditutupi bulu berwarna coklat yang menjaga agar tubuhnya tetap hangat.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kaki Platypus berselaput seperti bebek. Platypus juga memiliki paruh seperti bebek. Paruh ini digunakan sebagai organ sensor.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Berat Platypus berkisar antara di bawah 1 kg sampai dengan lebih dari 2 kg. Panjang tubuhnya sekitar 30-40 cm dan panjang ekornya sekitar 10-15 cm (jantan) dan 8-13 cm (betina). Platypus jantan lebih besar hingga 3 kali betinanya.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Platypus juga adalah hewan berbisa. Bisa ini digunakan dalam pertarungan perebutan wilayah atau pertempuran antar teman.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Ekologi&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center; "&gt;&lt;font class="Apple-style-span" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em; border-style: initial; border-color: initial; border-width: initial; border-color: initial;"&gt;&lt;img border="0" height="285" src="http://2.bp.blogspot.com/-MP0UKki1IX4/Tkplj5joEDI/AAAAAAAABLk/ycL9U0rq_tE/s400/Platypus+3.jpg" width="400" style="border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-style: initial; border-color: initial; border-top-style: none; border-right-style: none; border-bottom-style: none; border-left-style: none; border-width: initial; border-color: initial; "&gt;&lt;/font&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Platypus adalah hewan malam dan semi-akuatik. Platypus adalah perenang yang baik dan menghabiskan banyak waktunya di dalam air untuk mencari makanan. Ketika berenang, Platypus menutup matanya rapat-rapat dan menyerahkan sisanya kepada indra lainnya.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Keempat kaki Platypus berselaput. Ketika ia berenang, ia mengayuh dengan menggunakan kedua kaki depannya. Dan untuk menjaga keseimbangan tubuhnya digunakan ekornya dan kedua kaki belakangnya. Platypus memakan cacing, larva serangga, dan yabbie yang digalinya atau ia tangkap pada saat berenang.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Platypus memiliki empat kaki yang tersusun secara horisontal dalam tubuhnya. Hal itu berfungsi untuk pergerakannya di darat. Selaput di kaki depannya memiliki ukuran yang cukup besar untuk membantunya berenang dalam air. Platypus berenang dengan mengerakkan kaki depannya.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Fakta Tentang Platypus&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center; "&gt;&lt;font class="Apple-style-span" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em; border-style: initial; border-color: initial; border-width: initial; border-color: initial;"&gt;&lt;img border="0" height="400" src="http://3.bp.blogspot.com/-sytei7iNn4k/Tkplo6845TI/AAAAAAAABLs/MRPFuDMs97A/s400/Platypus2.jpg" width="381" style="border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-style: initial; border-color: initial; border-top-style: none; border-right-style: none; border-bottom-style: none; border-left-style: none; border-width: initial; border-color: initial; "&gt;&lt;/font&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pada tahun 1990an, banyak orang memburu platypus untuk diambil bulunya. Tetapi saat ini, platypus termasuk dalam hewan yang dilindungi oleh pemerintah Australia. Populasi mereka pun semakin berkurang. Hal itu karena danau atau sungai tempat mereka tinggal banyak yang tercemar.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kalau ia sedang berjalan di darat, selaput yang dimilikinya akan melipat ke dalam dan berganti dengan cakar yang digunakkannya untuk berjalan serta menggali tanah. Kaki bagian belakangnya juga memiliki cakar untuk mengendalikan tubuhnya saat berenang. Cakarnya juga dapat digunakan menahan makanannya saat ia menggali dan untuk menjaga bulunya agar tetap kering&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Platypus biasanya mencari makanan di dalam air dengan menyelam dalam air selama 1,5 menit. Ia mencari mangsanya menggunakkan paruh yang memiliki sensor untuk mendeteksi gerakan.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Reproduksi&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Platypus menelurkan telur yang mirip dengan telur reptil, dan sedikit lebih bundar daripada telur burung. Platypus betina biasanya menelurkan dua telur pada saat yang bersamaan. Walaupun terkadang memungkinkan Platypus betina menelurkan satu atau tiga telur.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;b&gt;Periode inkubasi-nya terbagi menjadi tiga bagian :&lt;/b&gt;&lt;div&gt;Tahap pertama – Embrio tidak memiliki satupun organ fungsional dan bergantung pada kantung merah telur untuk bernafas.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Tahap kedua – Jari-jari kaki mulai muncul.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tahap ketiga – Gigi muncul.Telur menetas seusai periode inkubasi yang berlangsung sekitar 10 hari. Setelah telur menetas, keluarlah bayi Platypus tidak berambut yang langsung melekat pada induknya.Sang induk kemudian akan menyusui anaknya yang buta dan peka. Bayi Platypus akan meninggalkan sarangnya setelah berusia 17 minggu (kurang lebih 4 bulan lewat).Organ reproduksi Platypus mirip dengan burung (aves). Platypus betina memiliki sebuah ovarium yang terdiri dari ovarium kanan dan ovarium kiri dimana ovarium kanan tidak tumbuh sempurna (sama dengan burung).&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;kaskus.us&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1606100993887297096-6215526517633998417?l=bumi-tuntungan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://bumi-tuntungan.blogspot.com/2011/08/platypus.html</link><author>noreply@blogger.com (Kiki)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://1.bp.blogspot.com/-zMG1BVbez6s/TkpllHcm1pI/AAAAAAAABLo/NA894H7KpeI/s72-c/Platypus1.jpg" height="72" width="72" /><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-1606100993887297096.post-3584181796673937528</guid><pubDate>Tue, 16 Aug 2011 18:00:00 +0000</pubDate><atom:updated>2011-08-17T01:37:38.328+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Serba Serbi</category><title>Bahasa Di Dunia Yang Paling Sulit Di Pelajari</title><description>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Mempelajari bahasa asing memang bukan hal yang mudah. Ada huruf yang berbeda, susunan kata yang tidak biasa, sampai pengucapan kata yang asing di lidah.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;img border="0" height="263" src="http://1.bp.blogspot.com/-bMNYqRiSiIQ/TisfhnNO0VI/AAAAAAAAAgc/aX5KjWJywBg/s320/belajarbahasa.jpg" width="320"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Menurut penelitian, seseorang paling mudah mempelajari bahasa dengan susunan kata dan pengucapan yang mirip dengan bahasa sehari-harinya. Masing-masing bahasa mempunya tingkat kesulitan yang berbeda. Berikut lima bahasa yang paling sulit dipelajari seperti dikutip dari thirdage.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;1. China&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Bahasa China dianggap sulit dipelajari karena sangat menekankan pada intonasi. Penekanan intonasi yang berbeda bisa membuat arti kata yang diucapkan sangat berbeda. Tak hanya itu, ribuan huruf China yang sulit dan rumit membuat bahasa yang cukup populer di dunia tersebut makin susah untuk dipelajari.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;2. Arab&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Untuk orang Eropa, bahasa Arab memiliki kemiripan yang sangat sedikit dengan bahasa mereka. Membaca tulisan dalam bahasa Arab juga dianggap agak sulit karena pengucapan vokal yang agak berbeda dengan bahasa Inggris. Sama seperti bahasa Cina, huruf-huruf Arab juga menjadi salah satu kesulitan jika ingin cepat mempelajari bahasa ini. Perubahan bentuk huruf dalam kalimat yang berbeda ketika suatu huruf digabungkan juga membuat belajar bahasa Arab lebih menantang.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;3. Jepang&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Lagi-lagi bahasa dengan huruf yang rumit masuk dalam daftar ini. Jepang, seperti sudah banyak diketahui memiliki ribuan karakter dengan sifat yang berbeda. Selain ribuan karakter, ada tiga cara penulisan dan dua jenis daftar suku kata membuat orang harus memiliki ingatan yang kuat ketika mempelajari bahasa Jepang.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;4. Korea&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Struktur kata, pemahaman kalimat, dan konjugasi kata kerja yang berbeda membuat bahasa Korea bukan bahasa yang mudah diserap. Selain struktur penggunaan kata, huruf-huruf Korea yang tak kalah rumit juga membuat bahasa asal bintang K-Pop tersebut sulit dipelajari dengan cepat.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;5. Hungaria&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Bahasa Hungaria dianggap sulit dipelajari karena tidak memiliki kemiripan atau rumpun yang sama dengan bahasa apapun. Tidak seperti bahasa Indonesia yang memiliki beberapa kemiripan dengan bahasa Malaysia, bahasa Hungaria tidak mirip dengan bahasa apapun. Karena itu seseorang harus mulai dari nol untuk mempelajarinya.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kesulitan lain ketika mempelajari bahasa Hungaria adalah bahasa ini memiliki sifat kata untuk penyebutan feminin, maskulin, dan netral gender. Selain itu, 7 konjugasi yang berbeda juga membuat bahasa negara yang terletak di benua Eropa tersebut makin rumit untuk segera dipahami.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://wahw33d.blogspot.com/2011/07/inilah-5-bahasa-di-dunia-yang-paling.html" target="new"&gt;Sumber&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1606100993887297096-3584181796673937528?l=bumi-tuntungan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://bumi-tuntungan.blogspot.com/2011/08/bahasa-di-dunia-yang-paling-sulit-di.html</link><author>noreply@blogger.com (Kiki)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://1.bp.blogspot.com/-bMNYqRiSiIQ/TisfhnNO0VI/AAAAAAAAAgc/aX5KjWJywBg/s72-c/belajarbahasa.jpg" height="72" width="72" /><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-1606100993887297096.post-8281294496042312728</guid><pubDate>Tue, 16 Aug 2011 17:55:00 +0000</pubDate><atom:updated>2011-08-17T01:37:38.335+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Serba Serbi</category><title>Proses Pembakaran Mayat</title><description>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sebelum dibakar, mayat dimasukan dulu ke sebuah mesin pendingin, sampai benar-benar layak untuk di bakar.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;img border="0" src="http://1.bp.blogspot.com/_Ee_NxRzchkE/Sbc6jRuqdSI/AAAAAAAAAZ0/qLzlMTuykXY/s400/cremation2.jpg"&gt;&lt;a name="more" style="color: rgb(35, 71, 176); text-decoration: none; "&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;2. Setelah layak untuk dibakar, petugas akan memeriksa seluruh barang yang melekat ditubuh mayat. Kalau ada benda berharganya, nanti akan menjadi milik ahli warisnya/ keluarga yang ditinggalkan.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;img border="0" src="http://2.bp.blogspot.com/_Ee_NxRzchkE/Sbc6j4gdpMI/AAAAAAAAAaE/gFTB0icxzQc/s400/cremation3.jpg"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Petugas mulai menyiapkan Oven pembakaran (saya ga tau apa namanya)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;img border="0" src="http://4.bp.blogspot.com/_Ee_NxRzchkE/Sbc6jzcTOXI/AAAAAAAAAaM/tGibuu1t07M/s400/cremation5.jpg"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;4. Kita bisa lihat, sekarang proses pembakaran itu sedang berlangsung. Mayat dibakar dengan suhu antara 1400 – 1800 derajat Fahrenheit. Berapa Celcius tuch!!! Ayo… yang pinter Fisika dihitung!!&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;img border="0" src="http://2.bp.blogspot.com/_Ee_NxRzchkE/Sbc6jqBCJBI/AAAAAAAAAZ8/E6UOrqvHhJk/s400/cremation4.jpg"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;5. Mayat yang dibakar, ternyata tidak semuanya langsung hancur menjadi abu, tapi masih dalam bentuk serpihan2 kaya gitu…. Beberapa tulang yang keras seperti tulang panggul, masih bisa dikenali.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;img border="0" src="http://1.bp.blogspot.com/_Ee_NxRzchkE/Sbc5D_mAPrI/AAAAAAAAAZc/a_FbA1ErXfI/s640/cremation6.jpg"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;6. Agar serpihan tadi berubah menjadi abu, maka selanjutnya dimasukkan ke sebuah mesin penggiling khusus.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;img border="0" src="http://2.bp.blogspot.com/_Ee_NxRzchkE/Sbc5D_CJ0SI/AAAAAAAAAZk/-mo3MGuclSk/s640/cremation7.jpg"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. Sekarang, Abunya sudah siap untuk dikirim ke keluarganya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;img border="0" src="http://2.bp.blogspot.com/_Ee_NxRzchkE/Sbc5D4Bx_CI/AAAAAAAAAZs/_OH9pq7TeKM/s400/cremation8.jpg"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Cara semacam ini sudah mulai diminati warga Florida. Dengan cara seperti ini, mereka udah ngga perlu lagi repot2 mikirin biaya sewa tanah “kavling” yang harganya emang mahal. Blom lagi, sekarang ini mayatpun harus terancam “deportasi” hehehe…. salah, maksudnya penggusuran!! klo ga bisa bayar sewa, ya… siap2 aja digusur ato kena tumpang tindih.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;font&gt;&lt;a href="http://pangkalan-unik.blogspot.com/2011/07/melihat-lebih-dekat-proses-pembakaran.html" target="new"&gt;Sumber&lt;/a&gt;&lt;/font&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1606100993887297096-8281294496042312728?l=bumi-tuntungan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://bumi-tuntungan.blogspot.com/2011/08/proses-pembakaran-mayat.html</link><author>noreply@blogger.com (Kiki)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://1.bp.blogspot.com/_Ee_NxRzchkE/Sbc6jRuqdSI/AAAAAAAAAZ0/qLzlMTuykXY/s72-c/cremation2.jpg" height="72" width="72" /><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-1606100993887297096.post-1360766928679103220</guid><pubDate>Tue, 16 Aug 2011 17:50:00 +0000</pubDate><atom:updated>2011-08-17T01:37:38.340+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Serba Serbi</category><title>Gelar Bangsawan Inggris</title><description>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Verdana, Tahoma, Arial; font-size: 12px; line-height: 19px; background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt;Pada tanggal 29 April 2011 lalu, Pangeran William dan Kate Middleton telah resmi menikah. Selain itu Pangeran William dan Kate Middleton dianugerahi dengan bangsawan Duke and Duchess of Cambridge. Gelar ini adalah gelar bangsawan Kerajaan Inggris yang paling tinggi dibandingkan gelar bangsawan lainnya. Lalu apa saja gelar bangsawan lain dibawahnya. Berikut adalah Arti dan Tingkatan Gelar Bangsawan Kerajaan Inggris beserta sedikit sejarah mengenainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Duke (Duchess)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;img border="0" src="http://3.bp.blogspot.com/-algqMtCGjJs/TklHCj0ho1I/AAAAAAAABK4/D70fDAGO9bQ/s320/1.DukeWellington.jpg" style="padding-top: 4px; padding-right: 4px; padding-bottom: 4px; padding-left: 4px; "&gt;&lt;a name="more" style="color: rgb(35, 71, 176); text-decoration: none; "&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Duke merupakan gelar tertinggi dari lima tingkat gelar dalam kebangsawanan Inggris. Gelar ini berasal dari bahasa Latin yaitu 'Dux', yang berarti 'pemimpin', sebuah istilah yang digunakan di Kekaisaran Romawi untuk merujuk kepada seorang komandan militer yang tidak memiliki pangkat resmi (terutama yang berasal dari Jerman atau Celtic), yang kemudian menjadi sebutan bagi pemimpin komandan militer dari sebuah Provinsi di Kekaisaran Romawi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika seorang Duke juga merupakan anggota angkatan bersenjata, pendeta atau duta besar, pangkat atau jabatan mereka mendahului gelar kebangsawanannya. Misalnya, "Major-General Duke of ...". Seorang wanita yang diberi gelar Duke atau istri dari seorang Duke selalu disebut Duchess. Dalam dokumen legal, para Duke itu disebut sebagai "Most Noble William Edward Duke of ...".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di Inggris, gelar yang berkenaan dengan Duke yang telah diberikan dalam keluarga Kerajaan yaitu Duke of Cornwall, Duke of Lancaster, Duke of Clarence, Duke of York, Duke of Gloucester, Duke of Bedford, Duke of Cumberland, Duke of Cambridge, Duke Rothesay, Duke of Albany, Duke of Ross, Duke of Edinburgh, Duke of Kent, Duke of Sussex dan Duke of Connaught and Strathearn.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Marquess (Marchioness)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;img border="0" src="http://2.bp.blogspot.com/-Arostuzl2pM/TklHF1Lu3mI/AAAAAAAABK8/uSBl2tP-0F8/s320/2.MarquessofWaterford.jpg" style="padding-top: 4px; padding-right: 4px; padding-bottom: 4px; padding-left: 4px; "&gt;&lt;br /&gt;Gelar kedua setelah Duke adalah Marquess. Seorang wanita dengan pangkat dari Marquess, atau istri Marquess, disebut Marchioness. Perbedaan yang sebenarnya dari gelar Marquess dan gelar kebangsawanan lainnya dalam lebih beberapa tahun terakhir ini menjadi agak tidak jelas. Di masa lalu, perbedaan antara Marquess dan gelar bangsawan lainnya yaitu letak tanah kekuasaan Marquess terdapat di perbatasan Kerajaan. Karena itu, seorang Marquess dipercaya untuk mempertahankan dan membentengi Kerajaan terhadap Kerajaan tetangga yang menjadi musuh Kerajaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebuatan Lord atau Lady merupakan sapaan yang benar buat mereka. Saat ini ada 34 Marquess di Inggris Raya. Marquess terkemuka Inggris adalah Marquess of Winchester, gelar yang diberikan pada tahun 1551 (meskipun ia sesungguhnya tinggal di Afrika Selatan). Sementara Marquess terkemuka di Skotlandia adalah Marquess of Huntly yang diberikan pada tahun 1599.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Earl (Countess)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;img border="0" src="http://3.bp.blogspot.com/-rk8GllQc1XM/TklHPG7JrcI/AAAAAAAABLA/r7KN8k_08k4/s320/3.EarlLeicester.jpg" style="padding-top: 4px; padding-right: 4px; padding-bottom: 4px; padding-left: 4px; "&gt;&lt;br /&gt;Earl atau Countess (untuk gelar Earl pada wanita) menempati peringkat ketiga dalam gelar kebangsawanan. Earl pada awalnya berfungsi sebagai Gubernur Kerajaan. Mereka mengumpulkan denda dan pajak dan sebagai imbalannya mereka akan menerima sepertiga dari uang yang mereka kumpulkan. Dalam masa perang mereka juga akan memimpin tentara Raja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebuah Earl memiliki gelar "Earl of ..." ketika gelar tersebut berasal dari nama tempat, atau "Earl ..." ketika gelar tersebut berasal dari nama keluarga. Seorang Earl biasa disapa sebagai Lord, dan istrinya disapa Lady. Sedangkan seorang wanita yang memiliki gelar Countess juga menggunakan Lady, tetapi suaminya tidak memiliki gelar kecuali ia mempunyai gelarnya sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Putra tertua dari Earl berhak untuk menggunakan gelar Courtesy. Anak yang lebih muda dijuluki "The Honourable ...", dan putri mereka dipanggil "Lady ...". Lady Diana Spencer adalah contoh yang terkenal dari kasus ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gelar Earl sendiri sudah ada sejak zaman Raja Canute (abad 10). Saat ini ada 191 Earl (tidak termasuk Earl of Wessex, Pangeran Edward) dan Courtesy Earldoms serta empat Countess. Earl terkemuka Inggris dan Irlandia adalah Earl of Shrewsbury dan Waterford (saat ini Charles Henry John Benediktus Crofton Chetwynd Chetwynd-Talbot).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Viscount (Viscountess)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;img border="0" height="320" src="http://3.bp.blogspot.com/-9hHo3MOA18M/TklHmF5E0vI/AAAAAAAABLE/2huNPy-t92M/s320/4.ViscountDundee.png" width="270" style="padding-top: 4px; padding-right: 4px; padding-bottom: 4px; padding-left: 4px; "&gt;&lt;br /&gt;Istilah Viscount dikenal untuk digunakan dalam bahasa Inggris sejak 1387, berasal dari Bahasa Prancis Visconte. Gelar ini berasal dari masa kekaisaran Romawi, yang merujuk pada kepala polisi daerah. Di Inggris pemberian gelar ini tercatat pertama kali pada tahun 1440, pada masa Raja Henry VI diangkat menjadi Raja Inggris dan Perancis. Dia ingin menyatukan ke dua negara dengan mengangkat John Beuamont sebagai Viscount Beaumont di Inggris dan Viscount Beaumont di Perancis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di Inggris penggunaan gelar Viscount juga sebagai gelar kehormatan bagi ahli waris dari Earl atau Marquess. Sebagai contoh adalah putra Earl of Wessex yang diberi gelar Viscount Severn. Viscount disebut sebagai lord ketimbang Viscount X sementara istrinya disebut Lady.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Baron (Baroness)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;img border="0" src="http://4.bp.blogspot.com/-PHw1Nc1pyaE/TklHuVykPTI/AAAAAAAABLI/_xdVw5UlyP8/s320/5.Baron.jpg" style="padding-top: 4px; padding-right: 4px; padding-bottom: 4px; padding-left: 4px; "&gt;&lt;br /&gt;Baron merupakan peringakat terakhir dalam gelar kebangsawanan Inggris. Kata itu dalam Bahasa Latin 'Baro' yang berarti 'orang bebas'. Seorang wanita dengan gelar Baron disebut Baroness. Raja William I memberikan Gelar Baron sebagai peringkat di Inggris untuk orang-orang yang telah berjanji kesetiaan mereka kepadanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada abad 13 para Baron dipanggil oleh Raja untuk menghadiri sidang Penasehat atau Parlemen. Ada 426 baron yang turun temurun diwariskan dalam Majelis Tinggi Parlemen Kerajaan Inggris, selain juga yang dianugerahkan oleh Ratu kepada mereka yang telah dianggap berjasa. Baron pertama yang secara resmi diberi gelar adalah John Beauchamp de Holt. Ia menjadi Baron Kidderminster dan gelar itu diberikan oleh Raja Richard II tahun 1387. Sapaan bagi seorang baron cukup sebagai lord. Sorang baroness disebut lady. Gelar Baron atau Baroness hanya digunakan dalam dokumen-dokumen hukum atau formal. Untuk sebutan mereka akan disapa dengan Lord atau Lady.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Sir&lt;br /&gt;Sir adalah gelar dalam &lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Verdana, Tahoma, Arial; font-size: 12px; line-height: 19px; background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt;bahasa Inggris yang secara formal diasosiasikan dengan ksatria. Panggilan Sir berasal dari bahasa Inggris abad pertengahan sire, dari bahasa Prancis sieur, yang berarti "Tuan" dari kata sifat Latin senior ("yang tua"), yang dipakai untuk menyatakan penghormatan dalam banyak bahasa-bahasa di Eropa.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Verdana, Tahoma, Arial; font-size: 12px; line-height: 19px; background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt;&lt;br /&gt;Sir digunakan untuk pengalamatan pelanggan dalam korespondensi formal (Dear Sir) atau kepada orang yang asing (Sir, kau menjatuhkan topimu). Bentuk yang sama untuk wanita adalah madam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;http://pangkalan-unik.blogspot.com/2011/08/arti-dan-tingkatan-gelar-bangsawan.html&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1606100993887297096-1360766928679103220?l=bumi-tuntungan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://bumi-tuntungan.blogspot.com/2011/08/gelar-bangsawan-inggris.html</link><author>noreply@blogger.com (Kiki)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://3.bp.blogspot.com/-algqMtCGjJs/TklHCj0ho1I/AAAAAAAABK4/D70fDAGO9bQ/s72-c/1.DukeWellington.jpg" height="72" width="72" /><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-1606100993887297096.post-8651214425603194485</guid><pubDate>Tue, 16 Aug 2011 17:08:00 +0000</pubDate><atom:updated>2011-08-17T01:37:38.346+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Cerita Rakyat</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Wisata Domestik</category><title>Danau Kaco, Kerinci</title><description>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kerinci, wilayah kabupaten paling barat di Provinsi Jambi ini   dianugerahi dengan keindahan alam yang tiada duanya. Tidak salah jika   Kabupaten Kerinci diberi gelar Bumi Segepal Tanah Surga yang Tercampak   ke Bumi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Satu di antara keindahan alam yang dimiliki Kabupaten Kerinci adalah   Danau Kaco, yang terletak dalam Kawasan Taman Nasional Kerinci Seblat   (TNKS). Danau yang memiliki luas sekitar 30 x 30 meter ini memiliki   kedalaman yang masih menjadi misteri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt; &lt;img alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_9BgaWawM8Rk/R_tO8pv9dOI/AAAAAAAAAA8/yVL2selqROc/s320/image-upload-57-781853.jpe" border="0"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Meskipun memiliki kedalaman air yang tidak terukur, namun dasar Danau   Kaco bisa terlihat secara jelas. Ini karena warna air yang bening dan   jernih serta tempat ribuan ikan semah berkembang biak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut cerita warga setempat dan beberapa orang anggota pencinta alam   yang pernah berkunjung ke danau tersebut, ikan yang ada di dalam danau   hanya bisa ditangkap dengan menggunakan pancing.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt; &lt;img alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_6NyPB2tslhc/S6wz7WODqMI/AAAAAAAAABE/gB2B_mdO9bU/s1600/danau+kaca2.jpg" border="0"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Jika hanya menggunakan peralatan lain, jangan harap bisa mendapatkan   ikan. Pernah ada warga setempat yang memasang jaring untuk menangkap   ikan semah di dalam danau, namun tak satu pun ikan didapat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menariknya lagi, bagi pemancing yang ingin memancing di Danau Kaco,   mereka harus memiliki niat yang baik. Jika tidak, maka orang itu tidak   akan mendapat ikan. Selain itu, jumlah tangkapan juga tergantung pada   niat pemancing.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt; &lt;img alt="" src="http://stat.k.kidsklik.com/data/photo/2010/07/08/1416515p.JPG" border="0"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;"Jika pemancing niatnya mau ikan lima ekor, maka ikan yang didapatkan   saat memancing hanya lima ekor saja. Kalaupun dapat ikan lebih banyak,   maka ikan yang didapat bukan ikan semah, namun ikan lele yang sebenarnya   tidak pernah terlihat dari permukaan danau," ujar Sofa, pencinta alam   yang sudah beberapa kali mengunjungi danau tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu, Danau Kaco juga mengeluarkan cahaya yang terang, terutama   pada saat bulan purnama. "Jika berkemah di Danau Kaco, apalagi saat   bulan purnama, maka pengunjung tidak membutuhkan penerangan karena air   danau mengeluarkan cahaya yang cukup terang. Jika dilihat dari kejauhan,   cahayanya terlihat seperti lampu yang diarahkan ke langit," katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cerita Rakyat  &lt;br /&gt;Menurut kepercayaan warga setempat, cahaya yang dikeluarkan dari dasar   Danau Kaco merupakan cahaya intan yang tersimpan di dasar air. Intan   tersebut dulunya disimpan oleh Raja Gagak, yang berkuasa saat itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Menurut cerita sesepuh desa, intan yang disimpan Raja Gagak di dasar   Danau Kaco adalah intan dan emas titipan yang merupakan ikatan janji   pangeran-pangeran yang ingin melamar putri Raja Gagak yang bernama Putri   Napal Melintang. Semua lamaran anak raja yang ada di Kerinci diterima   Raja Gagak, akhirnya ia kebingungan menerima yang mana," jelas warga   Kecamatan Gunung Raya, Jon Hendri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Putri Napal Melintang sendiri, kata Jon Hendri, dikenal memiliki wajah   yang sangat cantik sehingga ia disukai oleh pemuda yang ada pada zaman   itu. Bahkan, karena kecantikannya ia juga dicintai ayahnya sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt; &lt;img alt="" src="http://mw2.google.com/mw-panoramio/photos/small/21705305.jpg" border="0"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;"Raja Gagak membawa lari putrinya beserta perhiasan emas dan intan yang   dititipkan oleh para pangeran sebagai tanda janji, dan menyimpan emas   dan intan tersebut di dasar danau," tambah Jon.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sampai saat ini, kata Jon Hendri, warga Kecamatan Gunung Raya, masih   mempercayai intan tersebut masih tersimpan di dasar danau. Beberapa   tahun lalu, sempat ada warga yang ingin mencoba mengeringkan air Danau   Kaco, namun nasib naas dialami warga itu. Ia meninggal karena sakit yang   tak kunjung sembuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Percobaan pengambilan intan di dasar Danau Kaco ini telah menbuat pria   bernama Lisyuar Yusuf, warga Koto Payang, meninggal dunia. Sejak itu   tidak ada lagi warga yang berani mengganggu intan yang ada di dasar   danau," sebut Jon Hendri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jalan kaki 4 jam  &lt;br /&gt;Untuk bisa sampai ke Danau Kaco, pengunjung harus berjalan kaki selama   empat jam dari Desa Lempur, Kecamatan Gunung Raya, melintasi kawasan   TNKS. Selama di perjalanan, pengunjung akan disuguhi pemandangan alam   yang masih sangat asri karena dilindungi oleh warga setempat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, bagi yang membawa kendaraan pribadi, mereka bisa menghemat waktu   satu jam. Kendaraan hanya bisa masuk sampai ke Benteng Depati Parbo,   pahlawan Kerinci yang namanya sangat terkenal. Selanjutnya perjalanan   bisa dengan berjalan kaki.   &lt;br /&gt;"Sebelum memasuki kawasan Danau Kaco, jangan lupa meminta izin terlebih   dahulu pada orang adat setempat. Menurut pengakuan orang adat, kawasan   Danau Kaco merupakan wilayah mereka," tambah seorang anggota pencinta   alam kepada Tribun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tribunnews.com&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1606100993887297096-8651214425603194485?l=bumi-tuntungan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://bumi-tuntungan.blogspot.com/2011/08/danau-kaco-kerinci.html</link><author>noreply@blogger.com (Kiki)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://1.bp.blogspot.com/_9BgaWawM8Rk/R_tO8pv9dOI/AAAAAAAAAA8/yVL2selqROc/s72-c/image-upload-57-781853.jpe" height="72" width="72" /><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-1606100993887297096.post-6960775435289484950</guid><pubDate>Tue, 16 Aug 2011 17:04:00 +0000</pubDate><atom:updated>2011-08-17T01:37:38.356+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Natur</category><title>Jenis Laba-laba Paling Berbahaya Di Bumi</title><description>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;font size="3"&gt;  Laba-laba memberikan kontribusi tak terhitung untuk ekosistem bumi.    Mereka membersihkan populasi serangga berbahaya, memelihara tanaman dan    hewan penting.&lt;/font&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;font size="3"&gt;Sutra mereka adalah suatu keajaiban alam, dan  dapat dimanfaatkan  untuk  aplikasi militer dan industri untuk manusia.  Berikut adalah 5  laba-laba  paling mematikan yang pernah dikenal.&lt;/font&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" face="arial"&gt;&lt;font size="3"&gt;&lt;br /&gt;&lt;font style=" font-weight: bold;" size="large"&gt;5. The Red Back&lt;/font&gt;&lt;br /&gt;&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;&lt;font size="3"&gt;&lt;img style="width: 407px; height: 255px;" src="http://www.environmentalgraffiti.com/sites/default/files/images/red%20back.preview.jpg" border="0"&gt;&lt;/font&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;font size="3"&gt;&lt;font face="arial"&gt;Laba-laba   Redback (punggung merah) ditemukan di seluruh penjuru  Australia.   Redback betina biasanya berwarna hitam dengan jejak merah dan  bergaris   oranye di punggung.&lt;/font&gt;&lt;/font&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;font size="3"&gt;&lt;font face="arial"&gt;Laba-laba  ini memiliki racun neurotoksik dan  bila tergigit dapat  menyebabkan  melemahnya otot, mual, muntah dan  berkeringat. Yang paling  fatal  adalah lumpuh dan menimbulkan kematian.&lt;/font&gt;&lt;/font&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;font style="font-weight: bold;" size="3"&gt;&lt;font style=" ;" size="large" face="arial"&gt;4. The Funnel-Web&lt;/font&gt;&lt;/font&gt;&lt;br /&gt;&lt;font size="3"&gt;&lt;img style="width: 411px; height: 274px;" src="http://www.environmentalgraffiti.com/sites/default/files/images/2257322546_247e89f8da.preview.jpg" border="0"&gt;&lt;/font&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;font size="3"&gt;&lt;font face="arial"&gt;Laba-laba   funnel-web juga berasal dari Australia. Funnel-web jantan  berwarna   hitam atau coklat mengkilap. Laba-laba ini saat menyerang,  berdiri   dengan kaki belakang mereka, memperlihatkan taring mereka.&lt;/font&gt;&lt;/font&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;font size="3"&gt;&lt;font face="arial"&gt;Mereka   juga memiliki racun neurotoksik dan gigtan mereka dapat  menyebabkan   produksi air liur berlebihan, berkeringat, kejang, dan  keluar air mata.&lt;/font&gt;&lt;/font&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;font style="font-weight: bold;" size="3"&gt;&lt;font style=" ;" size="large" face="arial"&gt;3. The Brazilian Wandering&lt;/font&gt;&lt;/font&gt;&lt;br /&gt;&lt;font size="3"&gt;&lt;img style="width: 405px; height: 285px;" src="http://www.environmentalgraffiti.com/sites/default/files/images/Wandering_spider.preview.jpg" border="0"&gt;&lt;/font&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;font size="3"&gt;&lt;font face="arial"&gt;Laba-laba   Brazilian Wandering ditemukan di hutan Amerika Selatan. Mereka  gugup   dan agresif. Gigitannya sangat menyakitkan karena ia melepaskan    serotonin ke aliran darah korbannya. Serotonin bisa membuatmu mati    seperti terkena overdosis narkoba.&lt;/font&gt;&lt;/font&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;font style="font-weight: bold;" size="3"&gt;&lt;font style=" ;" size="large" face="arial"&gt;2. The Brown Recluse&lt;/font&gt;&lt;/font&gt;&lt;br /&gt;&lt;font size="3"&gt;&lt;img src="http://www.environmentalgraffiti.com/sites/default/files/images/Loxosceles_reclusa_adult_male_4.jpg" border="0" height="277" width="280"&gt;&lt;/font&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;font size="3"&gt;&lt;font face="arial"&gt;Laba-laba   kecil ini mempunyai punggung berbentuk biola. Racun Brown  Recluse   Spider menyebabkan bentol. Gigitannya juga tidak sakit, namun  jangan   salah, bentolan tersebut kemudian akan membusuk dan terlepas dari    bagian tubuh korbannya.&lt;/font&gt;&lt;/font&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;font style="font-weight: bold;" size="3"&gt;&lt;font style=" ;" size="large" face="arial"&gt;1. The black Widow&lt;/font&gt;&lt;/font&gt;&lt;br /&gt;&lt;font size="3"&gt;&lt;img src="http://www.environmentalgraffiti.com/sites/default/files/images/Latrodectus.jpg" border="0" height="280" width="280"&gt;&lt;/font&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;font size="3"&gt;&lt;font face="arial"&gt;Laba-laba   ini mungkin adalah yang paling mematikan. Laba-laba hitam  mengkilap   ini dapat ditemukan di Amerika Utara. Racun neurotoksik mereka    menimbulkan rasa sakit saat menggigit, dengan dua tanda taring yang    jelas sesudahnya.&lt;/font&gt;&lt;/font&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;font size="3"&gt;&lt;font face="arial"&gt;Gejala-gejala  gigitannya termasuk rasa sakit  perut dan punggung, kram  otot perut,  gagal pernapasan, tekanan darah  tinggi, kegelisahan dan jika  terlampau  lama digigit, akan menyebabkan  kematian. &lt;/font&gt;&lt;/font&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;font size="2"&gt;&lt;a href="http://haxims.blogspot.com/2011/07/5-laba-laba-paling-berbahaya-di-bumi.html" target="new"&gt;sumber&lt;/a&gt;&lt;/font&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1606100993887297096-6960775435289484950?l=bumi-tuntungan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://bumi-tuntungan.blogspot.com/2011/08/jenis-laba-laba-paling-berbahaya-di.html</link><author>noreply@blogger.com (Kiki)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-1606100993887297096.post-1438813154994511989</guid><pubDate>Tue, 16 Aug 2011 17:01:00 +0000</pubDate><atom:updated>2011-08-17T01:37:38.367+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Picture</category><title>Photo Pantai Kaca California</title><description>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;font size="3"&gt;&lt;font class="noBottomLine"&gt;&lt;img src="http://1.bp.blogspot.com/-uXP4k9OUd18/TkHuRjx_FyI/AAAAAAACTuw/qPfl_QKQT7g/s400/glass_beach_california_01.jpg"&gt;&lt;/font&gt;&lt;/font&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;font size="3"&gt;&lt;font class="noBottomLine"&gt;&lt;img src="http://1.bp.blogspot.com/-f6GoR67s_GY/TkHuOUEE46I/AAAAAAACTuo/X_nGsN-I2zw/s400/glass_beach_california_02.jpg"&gt;&lt;/font&gt;&lt;/font&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;font size="3"&gt;&lt;font class="noBottomLine"&gt;&lt;img src="http://1.bp.blogspot.com/-OlcyF_IGyiY/TkHuN9JuUFI/AAAAAAACTug/ohU_Ma_dwQg/s400/glass_beach_california_03.jpg"&gt;&lt;/font&gt;&lt;/font&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;font size="3"&gt;&lt;font class="noBottomLine"&gt;&lt;img src="http://4.bp.blogspot.com/-Lz6a8NUtsR8/TkHuNX2z3WI/AAAAAAACTuY/8LtsCfhLzPE/s400/glass_beach_california_04.jpg"&gt;&lt;/font&gt;&lt;/font&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;font size="3"&gt;&lt;font class="noBottomLine"&gt;&lt;img src="http://3.bp.blogspot.com/-_SpWn7IqLu4/TkHuNKezEWI/AAAAAAACTuQ/PUKZ-siEEJY/s400/glass_beach_california_05.jpg"&gt;&lt;/font&gt;&lt;/font&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;font size="3"&gt;&lt;font class="noBottomLine"&gt;&lt;img src="http://2.bp.blogspot.com/-xgmQRRznCm8/TkHuMnQ8DKI/AAAAAAACTuI/yYd4sZ-I3cw/s400/glass_beach_california_06.jpg"&gt;&lt;/font&gt;&lt;/font&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;font size="3"&gt;&lt;font class="noBottomLine"&gt;&lt;img src="http://4.bp.blogspot.com/-Kc1kcyfsyuQ/TkHuDdlP9qI/AAAAAAACTuA/tRlad99Kf-A/s400/glass_beach_california_07.jpg"&gt;&lt;/font&gt;&lt;/font&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;font size="3"&gt;&lt;font class="noBottomLine"&gt;&lt;img src="http://4.bp.blogspot.com/-lGbNiGOmcZA/TkHuDF9Eg3I/AAAAAAACTt4/fO8YOOygMTA/s400/glass_beach_california_08.jpg"&gt;&lt;/font&gt;&lt;/font&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;font size="3"&gt;&lt;font class="noBottomLine"&gt;&lt;img src="http://3.bp.blogspot.com/-jkPu1j3XveQ/TkHuCpUhgFI/AAAAAAACTtw/khjkjwta_2o/s400/glass_beach_california_09.jpg"&gt;&lt;/font&gt;&lt;/font&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;font size="3"&gt;&lt;font class="noBottomLine"&gt;&lt;img src="http://1.bp.blogspot.com/-HPaohMKtbRg/TkHuCGhVMKI/AAAAAAACTto/oZeByh--NRc/s400/glass_beach_california_10.jpg"&gt;&lt;/font&gt;&lt;/font&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;font size="3"&gt;&lt;font class="noBottomLine"&gt;&lt;img src="http://3.bp.blogspot.com/-T-B8hl5Jct8/TkHuBnhJCcI/AAAAAAACTtg/A64NpcTSGt4/s400/glass_beach_california_11.jpg"&gt;&lt;/font&gt;&lt;/font&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;font size="3"&gt;&lt;font class="noBottomLine"&gt;&lt;a href="http://terselubung.blogspot.com/2011/08/berkunjung-ke-pantai-kaca-di-california.html" target="new"&gt;Sumber&lt;/a&gt;&lt;/font&gt;&lt;/font&gt;&lt;br /&gt;&lt;font size="3"&gt;&lt;font class="noBottomLine"&gt;&lt;font size="2"&gt;&lt;a href="http://feedproxy.google.com/%7Er/IdeGueSihGiniKloKamu/%7E3/iNF-H_gXFys/berkunjung-ke-pantai-kaca-di-california.html"&gt; &lt;/a&gt;&lt;/font&gt;&lt;/font&gt;&lt;/font&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1606100993887297096-1438813154994511989?l=bumi-tuntungan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://bumi-tuntungan.blogspot.com/2011/08/photo-pantai-kaca-california.html</link><author>noreply@blogger.com (Kiki)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://1.bp.blogspot.com/-uXP4k9OUd18/TkHuRjx_FyI/AAAAAAACTuw/qPfl_QKQT7g/s72-c/glass_beach_california_01.jpg" height="72" width="72" /><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-1606100993887297096.post-3395017006673832003</guid><pubDate>Tue, 16 Aug 2011 16:56:00 +0000</pubDate><atom:updated>2011-08-17T01:37:38.377+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Serba Serbi</category><title>Fakta Tentang Taj Mahal</title><description>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;img style="width: 377px; height: 326px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_hVT8pYXGUEc/SZPaA7k_skI/AAAAAAAABGw/gnupgihZncU/s1600/taj-mahal-agra+5.jpg"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;1.  Salah satu fakta yang paling menarik mengenai Taj Mahal adalah  bahwa  bangunan ini nampak dengan berbagai macam warna tergantung  harinya, dan  apakah ada bulan atau tidak pada malam harinya. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;2. Taj Mahal merupakan tempat wisata paling terkenal di kota Agra. dan bangunan megah ini dibangun oleh Shah Jahan. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;3.  Tidak ada tur pariwisata di India yang tanpa paket mengunjungi  Taj  Mahal. Tempat historis ini telah dikenal oleh seluruh penduduk  dunia,  walaupun belum pernah ke sana. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;4. Fakta yang sedikit mengerikan  dari semua fakta adalah bahwasanya  setelah selesai pembangunan Taj Mahal  ini, semua ahli dan pekerja  terlatihnya dipotong tangannya Untuk  memastikan bahwa tidak akan ada  bangunan lain yang bisa menandingi  keindahannya. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;5. Konstruksi Taj Mahal membutuhkan waktu selama 20  tahun untuk  diselesaikan, dan membutuhkan lebih dari 2000 pekerja. Dan  membutuhkan  1000 ekor gajah untuk mengangkut bahan material bangunan  ini. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;6. Fakta menarik lainnya adalah bahwasanya struktur bangunan ini nampak sangat simetris. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;7.  Banyak tempat wisata di kota Agra yang menggunakan bahan  material  marmer hitam. Hal ini dilakukan sebagai cerminan bangunan Taj  Mahal yang  juga menggunakan bahan ini. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;8. Taj Mahal pernah dimasukkan ke  dalam 7 Keajaiban Dunia, dan hal  ini menyebabkan makin banyaknya orang  di dunia untuk mengunjunginya. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;9. Taj Mahal dibangun di lahan yang agak miring ke luar, agar jika terjadi gempa bumi, jatuhnya pillar bisa dikontrol. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;10.  Terakhir, banyak batu permata dan mutiara berharga digunakan  untuk  mendekorasi Taj Mahal. Selama perang, beberapa batu permata  diambil dan  bahkan pernah dijarah. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;span style="font-size: 78%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span&gt;kaskus.us &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1606100993887297096-3395017006673832003?l=bumi-tuntungan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://bumi-tuntungan.blogspot.com/2011/08/fakta-tentang-taj-mahal.html</link><author>noreply@blogger.com (Kiki)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://4.bp.blogspot.com/_hVT8pYXGUEc/SZPaA7k_skI/AAAAAAAABGw/gnupgihZncU/s72-c/taj-mahal-agra+5.jpg" height="72" width="72" /><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-1606100993887297096.post-1318814033422593149</guid><pubDate>Tue, 16 Aug 2011 16:41:00 +0000</pubDate><atom:updated>2011-08-17T01:37:38.385+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Internasional</category><title>Negara-negara Yang Tidak Mempunyai Militer</title><description>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;img style="width: 374px; height: 275px;" alt="http://newsimg.bbc.co.uk/media/images/41399000/jpg/_41399875_army_ap.jpg" src="http://newsimg.bbc.co.uk/media/images/41399000/jpg/_41399875_army_ap.jpg"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;   &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt;Solomon island&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Kepulauan  solomon, yang mengejutkan, tidak terdiri dari beberapa pulau, tetapi  mereka total dalam ribuan. Kepulauan solomon mampu membentuk pemerintah  yang stabil sampai sekitar tahun 1998. Selama 1998-2006, negara itu  dipenuhi dengan kesalahan dalam pemerintahan, kejahatan dan konflik  etnis. Untuk berhasil mengatasi masalah ini, selandia baru dan  australia, baik campur tangan untuk memulihkan perdamaian.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;div class="alt2"&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt; &lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;img src="http://www.greece-map.net/oceania/maps/solomon-islands-map.gif" alt="" border="0"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;/div&gt; &lt;/div&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;siapa pelindung nya ?&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;tidak  ada set pelindung kepulauan solomon, namun negara telah membayar ke  australia oleh unsur-unsur tertentu untuk pertahanan. Jika terjadi  perang, australia mungkin akan menjadi negara pertama yang menawarkan  pembelaan. (image: "kapten warren frederick martin clemens, pasukan  pertahanan protektorat inggris kepulauan solomon (bsipdf), dengan enam  anggota bsipdf pramuka," &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;     &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;   &lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt;Samoa&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Samoa  tidak memiliki kekuatan militer yang ditentukan dan dapat digunakan  jika diperlukan. Sebaliknya, negara ini harus bergantung pada  persahabatan dengan negara-negara lain untuk mencari perlindungan dan  pertahanan dalam masa perang. Negeri ini memang memiliki polisi samoa,  tapi tentu saja, hal ini jelas tidak dianggap sebagai kekuatan militer  negara.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;div class="alt2"&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt; &lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;img style="width: 399px; height: 300px;" src="http://www.lonelyplanet.com/maps/pacific/samoa/map_of_samoa.jpg" alt="" border="0"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;/div&gt; &lt;/div&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt;siapa pelindung nya ?&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;samoa  memiliki perjanjian persahabatan dengan selandia baru pada tahun 1962.  Dalam hal perang atau invasi asing lainnya, samoa dapat meminta bantuan  militer yang diperlukan kepada selandia baru. Namun, perjanjian tersebut  menyatakan bahwa setiap negara dapat menarik perjanjian kapan saja,  jika ingin.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt;Palau&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Meskipun  tidak ada kekuatan militer nasional, palau memiliki kepolisian yang  telah dibuat untuk memberikan perlindungan yang diperlukan untuk warga  sipil. Tetapi jika terjadi perang, palau harus menjangkau bantuan dari  negara-negara lain untuk menyediakan semacam sistem pertahanan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;div class="alt2"&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt; &lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;img style="width: 427px; height: 311px;" src="http://media.maps.com/magellan/Images/PALAU-W1.gif" alt="" border="0"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;/div&gt; &lt;/div&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt;siapa pelindung nya ?&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;berdiri  sebagai asosiasi negara, palau akan dilindungi oleh amerika serikat  jika negara ini diserang negara lain atau jika memutuskan untuk perang  dengan palau. Hal ini disebabkan karena perjanjian asosiasi free 1983,  yang pada dasarnya membuat protektorat amerika serikat palau.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;   &lt;/div&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt;Andorra&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Meskipun  tidak memiliki tentara yang terorganisir, negara kecil andorra cukup  berani untuk menyatakan perang terhadap jerman pada 1914 dan bergabung  dengan apa yang disebut great war. Pada tahun 1931, kelompok tentara  digantikan oleh polisi nasional andorra. Kelompok ini terdiri dari  sekitar 240 pria, diciptakan untuk membantu menjaga perdamaian.  Bergabung dengan kepolisian sangat penting, jika anda seorang pria  dengan pistol.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;div class="alt2"&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt; &lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;img src="http://www.toptenz.net/wp-content/uploads/2010/05/andorra.gif" alt="" border="0"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;/div&gt; &lt;/div&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt;siapa pelindung nya ?&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;perancis  dan spanyol telah berkomitmen untuk menjadi penjaga militer negara itu  181 mil persegi karena lokasinya (daratan). Bahkan pada tahun 1933,  butuh kekuatan militer dari perancis untuk membantu menyelesaikan  kerusuhan sipil di negara ini. Selain kedua negara, pasukan nato juga  bisa mengambil bagian dalam perlindungan negara jika diperlukan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt;Marshall Island&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;di  bawah compact of free association pada tahun 1983, kepulauan marshall  diberikan status negara berdaulat. Juga terlibat dalam pakta ini  federasi mikronesia dan palau. Berdasarkan perjanjian, ketiga negara  akan bebas, tetapi akan berdiri sebagai negara yang terkait ke as ini  berarti bahwa as akan menjadi protektorat dan kepulauan marshall tidak  akan memiliki kekuatan militer reguler, atau tanggung jawab negara untuk  pertahanan selama masa perang.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;div class="alt2"&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt; &lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;img style="width: 400px; height: 301px;" src="http://www.toptenz.net/wp-content/uploads/2010/05/marshallislands.jpg" alt="" border="0"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;/div&gt; &lt;/div&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt;siapa pelindung nya ?&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;karena  kepulauan marshall dianggap terkait dengan negara bagian amerika  serikat, as bertanggung jawab penuh untuk pertahanan dan keamanan  nasional. Jika pulau-pulau tersebut diserang, as harus menyediakan  dukungan militer yang diperlukan untuk membantu dalam perang.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt;Vatican&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Disebut  negara terkecil di dunia, vatikan adalah sebuah negara yang tidak  memiliki jure militer, tetapi hal ini tidak selalu terjadi. Di masa  lalu, ada banyak kelompok-kelompok militer yang diciptakan untuk  melindungi negara dan yang paling penting, paus. Secara khusus, garda  mulia dan garda palatine di sana, tapi paulus vi menghapuskan dua  kelompok pada tahun 1970.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;div class="alt2"&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt; &lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;img src="http://www.toptenz.net/wp-content/uploads/2010/05/swissguard-278x400.jpg" alt="" border="0"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="display: block;" id="formatbar_Buttons"&gt;&lt;span class="" style="display: block;" id="formatbar_JustifyFull" title="Rata Penuh" onmouseover="ButtonHoverOn(this);" onmouseout="ButtonHoverOff(this);" onmouseup="" onmousedown="CheckFormatting(event);FormatbarButton('richeditorframe', this, 13);ButtonMouseDown(this);"&gt;&lt;img src="img/blank.gif" alt="Rata Penuh" class="gl_align_full" border="0"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;/div&gt; &lt;/div&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt;siapa pelindung nya ?&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;garda  swiss, kelompok ini dirancang untuk melindungi paus dan istana vatikan.  Ada juga gendarmerie, tetapi kelompok ini dianggap sebagai sipil  daripada kekuatan militer. Mereka bertanggung jawab untuk menjaga  ketertiban umum, kontrol lalu lintas, pengawasan perbatasan dan  menyelidiki aktivitas kriminal.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;   &lt;span style="font-size: 78%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: 78%;"&gt;http://all-mistery.blogspot.com/2010/08/beberapa-negara-yg-tidak-memiliki.html&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: 78%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1606100993887297096-1318814033422593149?l=bumi-tuntungan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://bumi-tuntungan.blogspot.com/2011/08/negara-negara-yang-tidak-mempunyai.html</link><author>noreply@blogger.com (Kiki)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-1606100993887297096.post-4701240580251608898</guid><pubDate>Tue, 16 Aug 2011 16:37:00 +0000</pubDate><atom:updated>2011-08-17T01:37:38.394+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Natur</category><title>Keunikan Posisi Mata Hewan</title><description>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;font class="Apple-style-span" style="font-family: arial; line-height: 20px;"&gt;&lt;p style="font-size: 14px; "&gt;Mata  gunanya untuk melihat. Tapi tahukah Anda bahwa ada binatang yang sama  sekali tidak mempunyai mata dan sebaliknya ada binatang yang matanya  sampai delapan buah?&lt;/p&gt;&lt;/font&gt;&lt;br /&gt;&lt;font class="Apple-style-span" style="font-family: arial; line-height: 20px;"&gt;&lt;font class="Apple-style-span" style="font-size: 14px; "&gt;&lt;div&gt;Tuhan  telah mengaturnya. Mata makhluk ciptaannya itu disesuaikan dengan  kegunaannya. Oleh karena itu kemampuan dan penempatannya disesuaikan  dengan kebutuhannya.&lt;/div&gt;&lt;/font&gt;&lt;/font&gt;&lt;br /&gt;&lt;font class="Apple-style-span" style="font-family: arial; line-height: 20px;"&gt;&lt;font class="Apple-style-span" style="font-size: 14px; "&gt;&lt;div&gt;Ada  yang diciptakan-Nya untuk malam hari ada yang untuk siang hari atau  untuk kedua-duanya. Ada yang untuk keperluan penyerangan atau sebaliknya  ada yang untuk membela diri. Masing-masing itu memiliki kekurangan dan  kelebihannya.&lt;/div&gt;&lt;/font&gt;&lt;/font&gt;&lt;br /&gt;&lt;font class="Apple-style-span" style="font-family: arial; line-height: 20px;"&gt;&lt;font class="Apple-style-span" style="font-size: 14px; "&gt;&lt;h2 style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; position: relative; font: normal normal bold 14px/normal Arial, Tahoma, Helvetica, FreeSans, sans-serif; text-transform: uppercase; "&gt;BAJING / TUPAI&lt;/h2&gt;&lt;div&gt;Mata  Bajing atau Tupai terdapat di kedua sisi kepalanya, dan berada pada  kedua pipi-pipinya yang bentuknya melandai ke depan dan menyerupai  kerucut. Dengan demikian ia memiliki pandangan yang tajam ke arah depan.&lt;/div&gt;&lt;/font&gt;&lt;/font&gt;&lt;br /&gt;&lt;font class="Apple-style-span" style="font-family: arial; line-height: 20px;"&gt;&lt;font class="Apple-style-span" style="font-size: 14px; "&gt;&lt;div&gt;&lt;img src="http://rayhan443.files.wordpress.com/2009/08/tupai6.jpg" alt="http://rayhan443.files.wordpress.com/2009/08/tupai6.jpg" style="padding-top: 1px; padding-right: 1px; padding-bottom: 1px; padding-left: 1px; background-image: initial; background-attachment: initial; background-origin: initial; background-clip: initial; background-color: transparent; border-top-width: 1px; border-right-width: 1px; border-bottom-width: 1px; border-left-width: 1px; border-top-style: solid; border-right-style: solid; border-bottom-style: solid; border-left-style: solid; border-top-color: transparent; border-right-color: transparent; border-bottom-color: transparent; border-left-color: transparent; -webkit-box-shadow: rgba(0, 0, 0, 0.0976563) 1px 1px 5px; box-shadow: rgba(0, 0, 0, 0.0976563) 1px 1px 5px; background-position: initial initial; background-repeat: initial initial; "&gt;&lt;/div&gt;&lt;/font&gt;&lt;/font&gt;&lt;br /&gt;&lt;font class="Apple-style-span" style="font-family: arial; line-height: 20px;"&gt;&lt;font class="Apple-style-span" style="font-size: 14px; "&gt;&lt;div&gt;Akan  tetapi letak mata itu cukup dekat dengan pangkal kepalanya sehingga  melalui kepalanya itu sambil lari memanjat pohon ia dapat melihat  melalui punggungnya apakah ada yang mengejar atau tidak.&lt;/div&gt;&lt;/font&gt;&lt;/font&gt;&lt;br /&gt;&lt;font class="Apple-style-span" style="font-family: arial; line-height: 20px;"&gt;&lt;font class="Apple-style-span" style="font-size: 14px;"&gt;&lt;/font&gt;&lt;/font&gt;&lt;br /&gt;&lt;font class="Apple-style-span" style="font-family: arial; line-height: 20px;"&gt;&lt;font class="Apple-style-span" style="font-size: 14px; "&gt;&lt;div&gt;Atau  sambil lari di atas tanah ia dapat melihat ke atas untuk mengawasi  burung elang yang mengejarnya. Akan tetapi disamping kelebihannya itu ia  mempunyai kelemahan yaitu tidak dapat melihat dengan mudah ke arah  samping.&lt;/div&gt;&lt;/font&gt;&lt;/font&gt;&lt;br /&gt;&lt;font class="Apple-style-span" style="font-family: arial; line-height: 20px;"&gt;&lt;font class="Apple-style-span" style="font-size: 14px; "&gt;&lt;h2 style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; position: relative; font: normal normal bold 14px/normal Arial, Tahoma, Helvetica, FreeSans, sans-serif; text-transform: uppercase; "&gt;BURUNG ELANG&lt;/h2&gt;&lt;div&gt;&lt;img src="http://pilihan.files.wordpress.com/2008/04/eagle1.jpg" alt="http://pilihan.files.wordpress.com/2008/04/eagle1.jpg" style="padding-top: 1px; padding-right: 1px; padding-bottom: 1px; padding-left: 1px; background-image: initial; background-attachment: initial; background-origin: initial; background-clip: initial; background-color: transparent; border-top-width: 1px; border-right-width: 1px; border-bottom-width: 1px; border-left-width: 1px; border-top-style: solid; border-right-style: solid; border-bottom-style: solid; border-left-style: solid; border-top-color: transparent; border-right-color: transparent; border-bottom-color: transparent; border-left-color: transparent; -webkit-box-shadow: rgba(0, 0, 0, 0.0976563) 1px 1px 5px; box-shadow: rgba(0, 0, 0, 0.0976563) 1px 1px 5px; background-position: initial initial; background-repeat: initial initial; " height="390" width="450"&gt;&lt;/div&gt;&lt;/font&gt;&lt;/font&gt;&lt;br /&gt;&lt;font class="Apple-style-span" style="font-family: arial; line-height: 20px;"&gt;&lt;font class="Apple-style-span" style="font-size: 14px; "&gt;&lt;div&gt;Mata  burung Elang memiliki ketajaman penglihatan yang luar biasa untuk  berburu. Ia dapat melihat seekor kelinci yang melompat-lompat diantara  semak-semak ribuan kaki di bawahnya.&lt;/div&gt;&lt;/font&gt;&lt;/font&gt;&lt;br /&gt;&lt;font class="Apple-style-span" style="font-family: arial; line-height: 20px;"&gt;&lt;font class="Apple-style-span" style="font-size: 14px;"&gt;&lt;/font&gt;&lt;/font&gt;&lt;br /&gt;&lt;font class="Apple-style-span" style="font-family: arial; line-height: 20px;"&gt;&lt;font class="Apple-style-span" style="font-size: 14px; "&gt;&lt;h2 style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; position: relative; font: normal normal bold 14px/normal Arial, Tahoma, Helvetica, FreeSans, sans-serif; text-transform: uppercase; "&gt;KELINCI&lt;/h2&gt;&lt;div&gt;&lt;img src="http://api.ning.com/files/z0mFox1dEzzIaPWvO9bVl1qnsuDweLahgmu6KYX8OfSvPIS8592RyF01qAL*esw6PJI1MtxSI6*8vDZueNueZ0cQEFe9i*HL/kelinci1.jpg" alt="http://api.ning.com/files/z0mFox1dEzzIaPWvO9bVl1qnsuDweLahgmu6KYX8OfSvPIS8592RyF01qAL*esw6PJI1MtxSI6*8vDZueNueZ0cQEFe9i*HL/kelinci1.jpg" style="padding-top: 1px; padding-right: 1px; padding-bottom: 1px; padding-left: 1px; background-image: initial; background-attachment: initial; background-origin: initial; background-clip: initial; background-color: transparent; border-top-width: 1px; border-right-width: 1px; border-bottom-width: 1px; border-left-width: 1px; border-top-style: solid; border-right-style: solid; border-bottom-style: solid; border-left-style: solid; border-top-color: transparent; border-right-color: transparent; border-bottom-color: transparent; border-left-color: transparent; -webkit-box-shadow: rgba(0, 0, 0, 0.0976563) 1px 1px 5px; box-shadow: rgba(0, 0, 0, 0.0976563) 1px 1px 5px; background-position: initial initial; background-repeat: initial initial; "&gt;&lt;/div&gt;&lt;/font&gt;&lt;/font&gt;&lt;br /&gt;&lt;font class="Apple-style-span" style="font-family: arial; line-height: 20px;"&gt;&lt;font class="Apple-style-span" style="font-size: 14px; "&gt;&lt;div&gt;Akan  tetapi si kelinci yang diburu itu memiliki mata di kedua belah  kepalanya yang tempatnya sedemikian rupa sehingga dapat melihat elang  yang memburunya dan yang sedang menukik untuk menyambarnya. Sekarang  tinggal binatang yang mana yang beruntung.&lt;/div&gt;&lt;/font&gt;&lt;/font&gt;&lt;br /&gt;&lt;font class="Apple-style-span" style="font-family: arial; line-height: 20px;"&gt;&lt;font class="Apple-style-span" style="font-size: 14px;"&gt;&lt;/font&gt;&lt;/font&gt;&lt;br /&gt;&lt;font class="Apple-style-span" style="font-family: arial; line-height: 20px;"&gt;&lt;font class="Apple-style-span" style="font-size: 14px; "&gt;&lt;h2 style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; position: relative; font: normal normal bold 14px/normal Arial, Tahoma, Helvetica, FreeSans, sans-serif; text-transform: uppercase; "&gt;BURUNG HANTU&lt;/h2&gt;&lt;div&gt;Burung  Hantu memiliki mata yang letaknya tidak seperti mata burung pada  umumnya yaitu di kiri kanan kepala, akan tetapi di bagian depan mukanya.  Penglihatannya sangat tajam dan dapat mengamati mangsanya dengan jelas  dalam keredupan maupun dalam kegelapan malam.&lt;/div&gt;&lt;/font&gt;&lt;/font&gt;&lt;br /&gt;&lt;font class="Apple-style-span" style="font-family: arial; line-height: 20px;"&gt;&lt;font class="Apple-style-span" style="font-size: 14px; "&gt;&lt;div&gt;&lt;img src="http://www.dicts.info/img/ud/owl2.jpg" alt="http://www.dicts.info/img/ud/owl2.jpg" style="padding-top: 1px; padding-right: 1px; padding-bottom: 1px; padding-left: 1px; background-image: initial; background-attachment: initial; background-origin: initial; background-clip: initial; background-color: transparent; border-top-width: 1px; border-right-width: 1px; border-bottom-width: 1px; border-left-width: 1px; border-top-style: solid; border-right-style: solid; border-bottom-style: solid; border-left-style: solid; border-top-color: transparent; border-right-color: transparent; border-bottom-color: transparent; border-left-color: transparent; -webkit-box-shadow: rgba(0, 0, 0, 0.0976563) 1px 1px 5px; box-shadow: rgba(0, 0, 0, 0.0976563) 1px 1px 5px; background-position: initial initial; background-repeat: initial initial; " height="338" width="450"&gt;&lt;/div&gt;&lt;/font&gt;&lt;/font&gt;&lt;br /&gt;&lt;font class="Apple-style-span" style="font-family: arial; line-height: 20px;"&gt;&lt;font class="Apple-style-span" style="font-size: 14px; "&gt;&lt;div&gt;Akan  tetapi untuk menentukan tempat mangsanya ia lebih mengutamakan  pendengarannya. Ia dapat menentukan dengan tepat posisi tikus dari suara  dedaunan yang terusik oleh gerakan tikus mangsanya itu.&lt;/div&gt;&lt;/font&gt;&lt;/font&gt;&lt;br /&gt;&lt;font class="Apple-style-span" style="font-family: arial; line-height: 20px;"&gt;&lt;font class="Apple-style-span" style="font-size: 14px;"&gt;&lt;/font&gt;&lt;/font&gt;&lt;br /&gt;&lt;font class="Apple-style-span" style="font-family: arial; line-height: 20px;"&gt;&lt;font class="Apple-style-span" style="font-size: 14px; "&gt;&lt;div&gt;Burung  hantu sebagai pemburu pada malam hari memiliki mata yang besar sekali,  sedemikian besarnya sehingga bola matanya tidak dapat digerakkan di  dalam rongga matanya itu.&lt;/div&gt;&lt;/font&gt;&lt;/font&gt;&lt;br /&gt;&lt;font class="Apple-style-span" style="font-family: arial; line-height: 20px;"&gt;&lt;font class="Apple-style-span" style="font-size: 14px;"&gt;&lt;/font&gt;&lt;/font&gt;&lt;br /&gt;&lt;font class="Apple-style-span" style="font-family: arial; line-height: 20px;"&gt;&lt;font class="Apple-style-span" style="font-size: 14px; "&gt;&lt;div&gt;Untuk  menengok ke samping ia harus memutarkan lehernya dan ia dapat  melakukannya sampai menengok ke belakang sekalipun. Selain dari pada itu  matanya itu tajam sekali sehingga di dalam cahaya redup, dimana mata  manusia tidak dapat malihat apapun, ia dapat menemukan mangsanya.&lt;/div&gt;&lt;/font&gt;&lt;/font&gt;&lt;br /&gt;&lt;font class="Apple-style-span" style="font-family: arial; line-height: 20px;"&gt;&lt;font class="Apple-style-span" style="font-size: 14px;"&gt;&lt;/font&gt;&lt;/font&gt;&lt;br /&gt;&lt;font class="Apple-style-span" style="font-family: arial; line-height: 20px;"&gt;&lt;font class="Apple-style-span" style="font-size: 14px; "&gt;&lt;h2 style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; position: relative; font: normal normal bold 14px/normal Arial, Tahoma, Helvetica, FreeSans, sans-serif; text-transform: uppercase; "&gt;BURUNG ROBIN&lt;/h2&gt;&lt;div&gt;Burung  Robin, sejenis burung Murai yamg ada di Eropa tidak dapat melihat  sesuatu dengan jelas yang berada beberapa cm di depannya. Agar dapat  medilihat jelas, mangsanya itu harus berada pada jarak yang agak jauh.&lt;/div&gt;&lt;/font&gt;&lt;/font&gt;&lt;br /&gt;&lt;font class="Apple-style-span" style="font-family: arial; line-height: 20px;"&gt;&lt;font class="Apple-style-span" style="font-size: 14px; "&gt;&lt;div&gt;&lt;img src="http://kontaktuhan.org/news/news186/images/an3-186.jpg" alt="http://kontaktuhan.org/news/news186/images/an3-186.jpg" style="padding-top: 1px; padding-right: 1px; padding-bottom: 1px; padding-left: 1px; background-image: initial; background-attachment: initial; background-origin: initial; background-clip: initial; background-color: transparent; border-top-width: 1px; border-right-width: 1px; border-bottom-width: 1px; border-left-width: 1px; border-top-style: solid; border-right-style: solid; border-bottom-style: solid; border-left-style: solid; border-top-color: transparent; border-right-color: transparent; border-bottom-color: transparent; border-left-color: transparent; -webkit-box-shadow: rgba(0, 0, 0, 0.0976563) 1px 1px 5px; box-shadow: rgba(0, 0, 0, 0.0976563) 1px 1px 5px; background-position: initial initial; background-repeat: initial initial; " border="1"&gt;&lt;/div&gt;&lt;/font&gt;&lt;/font&gt;&lt;br /&gt;&lt;font class="Apple-style-span" style="font-family: arial; line-height: 20px;"&gt;&lt;font class="Apple-style-span" style="font-size: 14px; "&gt;&lt;div&gt;Untuk  dapat melihat mangsanya, misalnya seekor cacing, ia berdiri tegak dan  menggerakkan kepalanya ke arah belakang, sehingga matanya itu ada pada  jarak “dapat melihat”.&lt;/div&gt;&lt;/font&gt;&lt;/font&gt;&lt;br /&gt;&lt;font class="Apple-style-span" style="font-family: arial; line-height: 20px;"&gt;&lt;font class="Apple-style-span" style="font-size: 14px;"&gt;&lt;/font&gt;&lt;/font&gt;&lt;br /&gt;&lt;font class="Apple-style-span" style="font-family: arial; line-height: 20px;"&gt;&lt;font class="Apple-style-span" style="font-size: 14px; "&gt;&lt;div&gt;Rupanya  seperti orang yang rabun dekat, untuk melihat benda dengan jelas  (misalnya untuk dapat membaca) orang rabun dekat itu harus menjauhkan  benda itu beberapa cm dari padanya.&lt;/div&gt;&lt;/font&gt;&lt;/font&gt;&lt;br /&gt;&lt;font class="Apple-style-span" style="font-family: arial; line-height: 20px;"&gt;&lt;font class="Apple-style-span" style="font-size: 14px;"&gt;&lt;/font&gt;&lt;/font&gt;&lt;br /&gt;&lt;font class="Apple-style-span" style="font-family: arial; line-height: 20px;"&gt;&lt;font class="Apple-style-span" style="font-size: 14px; "&gt;&lt;h2 style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; position: relative; font: normal normal bold 14px/normal Arial, Tahoma, Helvetica, FreeSans, sans-serif; text-transform: uppercase; "&gt;KUCING&lt;/h2&gt;&lt;div&gt;Kucing  adalah binatang piaraan yang sangat kita gemari. Ia termasuk binatang  “noctural” yaitu binatang yang memburu mangsanya baik pada siang hari  maupun pada malam hari.&lt;/div&gt;&lt;/font&gt;&lt;/font&gt;&lt;br /&gt;&lt;font class="Apple-style-span" style="font-family: arial; line-height: 20px;"&gt;&lt;font class="Apple-style-span" style="font-size: 14px; "&gt;&lt;div&gt;&lt;img src="http://wb5.itrademarket.com/pdimage/27/1105027_persian-cat.jpg" alt="http://wb5.itrademarket.com/pdimage/27/1105027_persian-cat.jpg" style="padding-top: 1px; padding-right: 1px; padding-bottom: 1px; padding-left: 1px; background-image: initial; background-attachment: initial; background-origin: initial; background-clip: initial; background-color: transparent; border-top-width: 1px; border-right-width: 1px; border-bottom-width: 1px; border-left-width: 1px; border-top-style: solid; border-right-style: solid; border-bottom-style: solid; border-left-style: solid; border-top-color: transparent; border-right-color: transparent; border-bottom-color: transparent; border-left-color: transparent; -webkit-box-shadow: rgba(0, 0, 0, 0.0976563) 1px 1px 5px; box-shadow: rgba(0, 0, 0, 0.0976563) 1px 1px 5px; background-position: initial initial; background-repeat: initial initial; "&gt;&lt;/div&gt;&lt;/font&gt;&lt;/font&gt;&lt;br /&gt;&lt;font class="Apple-style-span" style="font-family: arial; line-height: 20px;"&gt;&lt;font class="Apple-style-span" style="font-size: 14px; "&gt;&lt;div&gt;Oleh  karena itu mata kucing bisa menyesuaikan diri baik untuk siang hari  maupun untuk malam hari. Biji matanya (pupil) tidak bundar sebagaimana  kebanyakan binatang- lainnya, melainkan lonjong (oval). Pada malam hari  bentuk yang lonjong itu terbuka melebar sedang pada cahaya yang kuat  atau terang mengecil sampai menjadi bentuk celah.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Mata  seekor kucing akan berpijar (seperti menyala) bila disoroti cahaya  lampu yang kuat, karena dibagian belakang matanya itu terdapat lapisan  selaput yang bekerja seperti cermin yang memantulkan kembali cahaya yang  mengenainya. Selain daripada itu didalam matanya itu terdapat sel-sel  yang sangat peka terhadap cahaya yang redup. Akan tetapi sel-sel itu  tidak dapat membedakan warna alias buta warna.&lt;/div&gt;&lt;/font&gt;&lt;/font&gt;&lt;br /&gt;&lt;font class="Apple-style-span" style="font-family: arial; line-height: 20px;"&gt;&lt;font class="Apple-style-span" style="font-size: 14px; "&gt;&lt;/font&gt;&lt;/font&gt;&lt;br /&gt;&lt;font class="Apple-style-span" style="font-family: arial; line-height: 20px;"&gt;&lt;font class="Apple-style-span" style="font-size: 14px; "&gt;&lt;h2 style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; position: relative; font: normal normal bold 14px/normal Arial, Tahoma, Helvetica, FreeSans, sans-serif; text-transform: uppercase; "&gt;IKAN&lt;/h2&gt;&lt;div&gt;Kedua  mata kita itu merupakan suatu kesatuan, melirik bersama-sama ke arah  yang sama dan melihat benda yang sama pula. Demikian pula pada mamalia  dan burung. Akan tetapi tidak demikian halnya pada ikan, terutama ikan  yang pipih, yang matanya itu terdapat di kiri dan kanan kepalanya.&lt;/div&gt;&lt;/font&gt;&lt;/font&gt;&lt;br /&gt;&lt;font class="Apple-style-span" style="font-family: arial; line-height: 20px;"&gt;&lt;font class="Apple-style-span" style="font-size: 14px; "&gt;&lt;div&gt;&lt;img src="http://i235.photobucket.com/albums/ee31/carolinadancer/FishEyes.jpg" alt="http://i235.photobucket.com/albums/ee31/carolinadancer/FishEyes.jpg" style="padding-top: 1px; padding-right: 1px; padding-bottom: 1px; padding-left: 1px; background-image: initial; background-attachment: initial; background-origin: initial; background-clip: initial; background-color: transparent; border-top-width: 1px; border-right-width: 1px; border-bottom-width: 1px; border-left-width: 1px; border-top-style: solid; border-right-style: solid; border-bottom-style: solid; border-left-style: solid; border-top-color: transparent; border-right-color: transparent; border-bottom-color: transparent; border-left-color: transparent; -webkit-box-shadow: rgba(0, 0, 0, 0.0976563) 1px 1px 5px; box-shadow: rgba(0, 0, 0, 0.0976563) 1px 1px 5px; background-position: initial initial; background-repeat: initial initial; " height="338" width="450"&gt;&lt;/div&gt;&lt;/font&gt;&lt;/font&gt;&lt;br /&gt;&lt;font class="Apple-style-span" style="font-family: arial; line-height: 20px;"&gt;&lt;font class="Apple-style-span" style="font-size: 14px; "&gt;&lt;div&gt;Pada  kelompok ikan (demikian juga pada bunglon) kedua mataya itu bekerja  masing-masing dengan bebas, tidak tergantung satu sama lain, misalnya  mata kiri mengarah ke depan sedang mata kanan mengarah ke belakang.&lt;/div&gt;&lt;/font&gt;&lt;/font&gt;&lt;br /&gt;&lt;font class="Apple-style-span" style="font-family: arial; line-height: 20px;"&gt;&lt;font class="Apple-style-span" style="font-size: 14px;"&gt;&lt;/font&gt;&lt;/font&gt;&lt;br /&gt;&lt;font class="Apple-style-span" style="font-family: arial; line-height: 20px;"&gt;&lt;font class="Apple-style-span" style="font-size: 14px; "&gt;&lt;div&gt;Dengan  demikian penglihatannya itu dapat mencakup jarak dan daerah pandang  yang luas, karena dapat melihat kepada dua arah yang berbeda secaara  simultan. Ikan tidak memiliki kelopak mata, jadi tidak dapat berkedip  (selalu melotot). Dengan demikian air selalu dapat membersikannya dan  karena itu matanya selalu bersih.&lt;/div&gt;&lt;/font&gt;&lt;/font&gt;&lt;br /&gt;&lt;font class="Apple-style-span" style="font-family: arial; line-height: 20px;"&gt;&lt;font class="Apple-style-span" style="font-size: 14px;"&gt;&lt;/font&gt;&lt;/font&gt;&lt;br /&gt;&lt;font class="Apple-style-span" style="font-family: arial; line-height: 20px;"&gt;&lt;font class="Apple-style-span" style="font-size: 14px;"&gt;&lt;/font&gt;&lt;/font&gt;&lt;br /&gt;&lt;font class="Apple-style-span" style="font-family: arial; line-height: 20px;"&gt;&lt;font class="Apple-style-span" style="font-size: 14px; "&gt;&lt;h2 style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; position: relative; font: normal normal bold 14px/normal Arial, Tahoma, Helvetica, FreeSans, sans-serif; text-transform: uppercase; "&gt;LABA-LABA&lt;/h2&gt;&lt;div&gt;Mata  laba-laba merupakan suatu gabungan beberapa mata. Setiap mata memiliki  lensa dan sel penerima berkas cahaya sehingga tampak seperti faset yang  terpisah-pisah dan biasanya tersusun dalam kelompok-kelompok atau  rumpun-rumpun pada punggung kepalanya.&lt;/div&gt;&lt;/font&gt;&lt;/font&gt;&lt;br /&gt;&lt;font class="Apple-style-span" style="font-family: arial; line-height: 20px;"&gt;&lt;font class="Apple-style-span" style="font-size: 14px; "&gt;&lt;div&gt;&lt;img src="http://2.bp.blogspot.com/_LbccUVbSRd8/SWZo7yDmjgI/AAAAAAAAD6o/I0ywaRgrjdk/s400/jumping+spider+eyes+4.jpg" alt="http://2.bp.blogspot.com/_LbccUVbSRd8/SWZo7yDmjgI/AAAAAAAAD6o/I0ywaRgrjdk/s400/jumping+spider+eyes+4.jpg" style="padding-top: 1px; padding-right: 1px; padding-bottom: 1px; padding-left: 1px; background-image: initial; background-attachment: initial; background-origin: initial; background-clip: initial; background-color: transparent; border-top-width: 1px; border-right-width: 1px; border-bottom-width: 1px; border-left-width: 1px; border-top-style: solid; border-right-style: solid; border-bottom-style: solid; border-left-style: solid; border-top-color: transparent; border-right-color: transparent; border-bottom-color: transparent; border-left-color: transparent; -webkit-box-shadow: rgba(0, 0, 0, 0.0976563) 1px 1px 5px; box-shadow: rgba(0, 0, 0, 0.0976563) 1px 1px 5px; background-position: initial initial; background-repeat: initial initial; "&gt;&lt;/div&gt;&lt;/font&gt;&lt;/font&gt;&lt;br /&gt;&lt;font class="Apple-style-span" style="font-family: arial; line-height: 20px;"&gt;&lt;font class="Apple-style-span" style="font-size: 14px; "&gt;&lt;div&gt;Laba-laba  yang menangkap mangsanya dengan jaringnya dan menunggu mangsanya  terperangkap, tidak begitu bergantung pada penglihatannya seperti  laba-laba pemburu. Oleh karena itu baginya tidak menjadi masalah sifat  rabun dekatnya itu.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Laba-laba pemburu mempunyai  rumpun mata yang terdiri dari delapan buah mata yang terdapat pada  punggungnya. Tiap-tiap mata dilengkapi lensa dan sel-sel yang dapat  menangkap berkas cahaya.&lt;/div&gt;&lt;/font&gt;&lt;/font&gt;&lt;br /&gt;&lt;font class="Apple-style-span" style="font-family: arial; line-height: 20px;"&gt;&lt;font class="Apple-style-span" style="font-size: 14px;"&gt;&lt;/font&gt;&lt;/font&gt;&lt;br /&gt;&lt;font class="Apple-style-span" style="font-family: arial; line-height: 20px;"&gt;&lt;div style="font-size: 14px; "&gt;Walaupun  tidak ada seekor laba-laba yang dapat melihat dengan jelas suatu benda  yang letaknya pada jarak lebih dari 30 cm, laba-laba pemburu itu dapat  mengikuti gerakan sekecil apapun dari bayangan mangsanya yang  berpindah-pindah dari satu mata ke mata berikutnya.&lt;/div&gt;&lt;/font&gt;&lt;br /&gt;&lt;font class="Apple-style-span" style="font-family: arial; line-height: 20px; "&gt;&lt;div&gt;&lt;font class="Apple-style-span"&gt;&lt;a href="http://terselubung.blogspot.com/2010/06/keunikan-letak-mata-hewan-dan.html"&gt;sumber&lt;/a&gt;&lt;/font&gt;&lt;/div&gt;&lt;/font&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1606100993887297096-4701240580251608898?l=bumi-tuntungan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://bumi-tuntungan.blogspot.com/2011/08/keunikan-posisi-mata-hewan.html</link><author>noreply@blogger.com (Kiki)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://2.bp.blogspot.com/_LbccUVbSRd8/SWZo7yDmjgI/AAAAAAAAD6o/I0ywaRgrjdk/s72-c/jumping+spider+eyes+4.jpg" height="72" width="72" /><thr:total>0</thr:total></item></channel></rss>

