<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" standalone="no"?><rss xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" xmlns:blogger="http://schemas.google.com/blogger/2008" xmlns:gd="http://schemas.google.com/g/2005" xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd" xmlns:openSearch="http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/" xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0" version="2.0"><channel><atom:id>tag:blogger.com,1999:blog-7141946098815936889</atom:id><lastBuildDate>Wed, 06 Nov 2024 03:07:53 +0000</lastBuildDate><category>TIPS OK</category><category>Parfume</category><category>KOMPUTER</category><category>MOTIVASI</category><category>KULIAH</category><category>INTERNETAN</category><category>mp3 / lyrics</category><category>My Life</category><category>HOME</category><category>Hiburan</category><title>WANNA BE</title><description>Kenapa WANNABE? Karena berada dipuncak tertinggi pun anda masih harus mempunyai keinginan untuk MENJADI lebih dan lebih baik lagi. 
Continue your WANNABE and have a nice day all.</description><link>http://naraywannabe.blogspot.com/</link><managingEditor>noreply@blogger.com (Unknown)</managingEditor><generator>Blogger</generator><openSearch:totalResults>110</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>25</openSearch:itemsPerPage><language>en-us</language><itunes:explicit>no</itunes:explicit><itunes:summary>Kenapa WANNABE? Karena berada dipuncak tertinggi pun anda masih harus mempunyai keinginan untuk MENJADI lebih dan lebih baik lagi. Continue your WANNABE and have a nice day all.</itunes:summary><itunes:subtitle>Kenapa WANNABE? Karena berada dipuncak tertinggi pun anda masih harus mempunyai keinginan untuk MENJADI lebih dan lebih baik lagi. Continue your WANNABE and have a nice day all.</itunes:subtitle><itunes:category text="Technology"><itunes:category text="Gadgets"/></itunes:category><itunes:owner><itunes:email>noreply@blogger.com</itunes:email></itunes:owner><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-7141946098815936889.post-7323334040128223973</guid><pubDate>Sat, 25 Jun 2050 03:03:00 +0000</pubDate><atom:updated>2017-06-12T22:36:56.120-07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">MOTIVASI</category><title>Pengen Sukses??? Tiru 10 Resep Sukses Ala Orang Jepang!!</title><description>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;
1. KERJA KERAS&lt;br /&gt;
Sudah menjadi rahasia umum bahwa bangsa Jepang adalah pekerja keras. Rata-rata jam kerja pegawai di Jepang adalah 2450 jam/tahun, sangat tinggi dibandingkan dengan Amerika (1957 jam/tahun), Inggris (1911 jam/tahun), Jerman (1870 jam/tahun), dan Perancis (1680 jam/tahun). Seorang pegawai di Jepang bisa menghasilkan sebuah mobil dalam 9 hari, sedangkan pegawai di negara lain memerlukan 47 hari untuk membuat mobil yang bernilai sama. Seorang pekerja Jepang boleh dikatakan bisa melakukan pekerjaan yang biasanya dikerjakan oleh 5-6 orang. Pulang cepat adalah sesuatu yang boleh dikatakan "agak memalukan" di Jepang, dan menandakan bahwa pegawai tersebut termasuk "yang tidak dibutuhkan" oleh perusahaan. Di kampus, professor juga biasa pulang malam (tepatnya pagi ;) ), membuat mahasiswa nggak enak pulang duluan. Fenomena Karoshi (mati karena kerja keras) mungkin hanya ada di Jepang. Sebagian besar literatur menyebutkan bahwa dengan kerja keras inilah sebenarnya kebangkitan dan kemakmuran Jepang bisa tercapai.&lt;br /&gt;
2. MALU&lt;br /&gt;
Malu adalah budaya leluhur dan turun temurun bangsa Jepang. Harakiri (bunuh diri dengan menusukkan pisau ke perut) menjadi ritual sejak era samurai, yaitu ketika mereka kalah dan pertempuran. Masuk ke dunia modern, wacananya sedikit berubah ke fenomena "mengundurkan diri" bagi para pejabat (mentri, politikus, dsb) yang terlibat masalah korupsi atau merasa gagal menjalankan tugasnya. Efek negatifnya mungkin adalah anak-anak SD, SMP yang kadang bunuh diri, karena nilainya jelek atau tidak naik kelas. Karena malu jugalah, orang Jepang lebih senang memilih jalan memutar daripada mengganggu pengemudi di belakangnya dengan memotong jalur di tengah jalan. Bagaimana mereka secara otomatis langsung membentuk antrian dalam setiap keadaan yang membutuhkan, pembelian ticket kereta, masuk ke stadion untuk nonton sepak bola, di halte bus, bahkan untuk memakai toilet umum di stasiun-stasiun, mereka berjajar rapi menunggu giliran. Mereka malu terhadap lingkungannya apabila mereka melanggar peraturan ataupun norma yang sudah menjadi kesepakatan umum.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
3. HIDUP HEMAT&lt;br /&gt;
Orang Jepang memiliki semangat hidup hemat dalam keseharian. Sikap anti konsumerisme berlebihan ini nampak dalam berbagai bidang kehidupan. Di masa awal mulai kehidupan di Jepang, saya sempat terheran-heran dengan banyaknya orang Jepang ramai belanja di supermarket pada sekitar jam 19:30. Selidik punya selidik, ternyata sudah menjadi hal yang biasa bahwa supermarket di Jepang akan memotong harga sampai separuhnya pada waktu sekitar setengah jam sebelum tutup. Seperti diketahui bahwa Supermarket di Jepang rata-rata tutup pada pukul 20:00. Contoh lain adalah para ibu rumah tangga yang rela naik sepeda menuju toko sayur agak jauh dari rumah, hanya karena lebih murah 20 atau 30 yen. Banyak keluarga Jepang yang tidak memiliki mobil, bukan karena tidak mampu, tapi karena lebih hemat menggunakan bus dan kereta untuk bepergian. Termasuk saya dulu sempat berpikir kenapa pemanas ruangan menggunakan minyak tanah yang merepotkan masih digandrungi, padahal sudah cukup dengan AC yang ada mode dingin dan panas. Alasannya ternyata satu, minyak tanah lebih murah daripada listrik. Professor Jepang juga terbiasa naik sepeda tua ke kampus, bareng dengan mahasiswa-mahasiswa nya.&lt;br /&gt;
4. LOYALITAS&lt;br /&gt;
Loyalitas membuat sistem karir di sebuah perusahaan berjalan dan tertata dengan rapi. Sedikit berbeda dengan sistem di Amerika dan Eropa, sangat jarang orang Jepang yang berpindah-pindah pekerjaan. Mereka biasanya bertahan di satu atau dua perusahaan sampai pensiun. Ini mungkin implikasi dari Industri di Jepang yang kebanyakan hanya mau menerima fresh graduate, yang kemudian mereka latih dan didik sendiri sesuai dengan bidang garapan (core business) perusahaan. Kota Hofu mungkin sebuah contoh nyata. Hofu dulunya adalah kota industri yang sangat tertinggal dengan penduduk yang terlalu padat. Loyalitas penduduk untuk tetap bertahan (tidak pergi ke luar kota) dan punya komitmen bersama untuk bekerja keras siang dan malam akhirnya mengubah Hofu menjadi kota makmur dan modern. Bahkan saat ini kota industri terbaik dengan produksi kendaraan mencapai 160.000 per tahun.&lt;br /&gt;
5. INOVASI&lt;br /&gt;
Jepang bukan bangsa penemu, tapi orang Jepang mempunyai kelebihan dalam meracik temuan orang dan kemudian memasarkannya dalam bentuk yang diminati oleh masyarakat. Menarik membaca kisah Akio Morita yang mengembangkan Sony Walkman yang melegenda itu. Cassete Tape tidak ditemukan oleh Sony, patennya dimiliki oleh perusahaan Phillip Electronics. Tapi yang berhasil mengembangkan dan membundling model portable sebagai sebuah produk yang booming selama puluhan tahun adalah Akio Morita, founder dan CEO Sony pada masa itu. Sampai tahun 1995, tercatat lebih dari 300 model walkman lahir dan jumlah total produksi mencapai 150 juta produk. Teknik perakitan kendaraan roda empat juga bukan diciptakan orang Jepang, patennya dimiliki orang Amerika. Tapi ternyata Jepang dengan inovasinya bisa mengembangkan industri perakitan kendaraan yang lebih cepat dan murah. Mobil yang dihasilkan juga relatif lebih murah, ringan, mudah dikendarai, mudah dirawat dan lebih hemat bahan bakar. Perusahaan Matsushita Electric yang dulu terkenal dengan sebutan "maneshita" (peniru) punya legenda sendiri dengan mesin pembuat rotinya. Inovasi dan ide dari seorang engineernya bernama Ikuko Tanaka yang berinisiatif untuk meniru teknik pembuatan roti dari sheef di Osaka International Hotel, menghasilkan karya mesin pembuat roti (home bakery) bermerk Matsushita yang terkenal itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
6. PANTANG MENYERAH&lt;br /&gt;
Sejarah membuktikan bahwa Jepang termasuk bangsa yang tahan banting dan pantang menyerah. Puluhan tahun dibawah kekaisaran Tokugawa yang menutup semua akses ke luar negeri, Jepang sangat tertinggal dalam teknologi. Ketika restorasi Meiji (meiji ishin) datang, bangsa Jepang cepat beradaptasi dan menjadi fast-learner. Kemiskinan sumber daya alam juga tidak membuat Jepang menyerah. Tidak hanya menjadi pengimpor minyak bumi, batubara, biji besi dan kayu, bahkan 85% sumber energi Jepang berasal dari negara lain termasuk Indonesia. Kabarnya kalau Indonesia menghentikan pasokan minyak bumi, maka 30% wilayah Jepang akan gelap gulita Rentetan bencana terjadi di tahun 1945, dimulai dari bom atom di Hiroshima dan Nagasaki, disusul dengan kalah perangnya Jepang, dan ditambahi dengan adanya gempa bumi besar di Tokyo. Ternyata Jepang tidak habis. Dalam beberapa tahun berikutnya Jepang sudah berhasil membangun industri otomotif dan bahkan juga kereta cepat (shinkansen) . Mungkin cukup menakjubkan bagaimana Matsushita Konosuke yang usahanya hancur dan hampir tersingkir dari bisnis peralatan elektronik di tahun 1945 masih mampu merangkak, mulai dari nol untuk membangun industri sehingga menjadi kerajaan bisnis di era kekinian. Akio Morita juga awalnya menjadi tertawaan orang ketika menawarkan produk Cassete Tapenya yang mungil ke berbagai negara lain. Tapi akhirnya melegenda dengan Sony Walkman-nya. Yang juga cukup unik bahwa ilmu dan teori dimana orang harus belajar dari kegagalan ini mulai diformulasikan di Jepang dengan nama shippaigaku (ilmu kegagalan). Kapan-kapan saya akan kupas lebih jauh tentang ini&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
7. BUDAYA BACA&lt;br /&gt;
Jangan kaget kalau anda datang ke Jepang dan masuk ke densha (kereta listrik), sebagian besar penumpangnya baik anak-anak maupun dewasa sedang membaca buku atau koran. Tidak peduli duduk atau berdiri, banyak yang memanfaatkan waktu di densha untuk membaca. Banyak penerbit yang mulai membuat man-ga (komik bergambar) untuk materi-materi kurikulum sekolah baik SD, SMP maupun SMA. Pelajaran Sejarah, Biologi, Bahasa, dsb disajikan dengan menarik yang membuat minat baca masyarakat semakin tinggi. Saya pernah membahas masalah komik pendidikan di blog ini. Budaya baca orang Jepang juga didukung oleh kecepatan dalam proses penerjemahan buku-buku asing (bahasa inggris, perancis, jerman, dsb). Konon kabarnya legenda penerjemahan buku-buku asing sudah dimulai pada tahun 1684, seiring dibangunnya institut penerjemahan dan terus berkembang sampai jaman modern. Biasanya terjemahan buku bahasa Jepang sudah tersedia dalam beberapa minggu sejak buku asingnya diterbitkan. Saya biasa membeli buku literatur terjemahan bahasa Jepang karena harganya lebih murah daripada buku asli (bahasa inggris).&lt;br /&gt;
8. KERJASAMA KELOMPOK&lt;br /&gt;
Budaya di Jepang tidak terlalu mengakomodasi kerja-kerja yang terlalu bersifat individualistik. Termasuk klaim hasil pekerjaan, biasanya ditujukan untuk tim atau kelompok tersebut. Fenomena ini tidak hanya di dunia kerja, kondisi kampus dengan lab penelitiannya juga seperti itu, mengerjakan tugas mata kuliah biasanya juga dalam bentuk kelompok. Kerja dalam kelompok mungkin salah satu kekuatan terbesar orang Jepang. Ada anekdot bahwa "1 orang professor Jepang akan kalah dengan satu orang professor Amerika, hanya 10 orang professor Amerika tidak akan bisa mengalahkan 10 orang professor Jepang yang berkelompok" . Musyawarah mufakat atau sering disebut dengan "rin-gi" adalah ritual dalam kelompok. Keputusan strategis harus dibicarakan dalam "rin-gi". &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
9. MANDIRI&lt;br /&gt;
Sejak usia dini anak-anak dilatih untuk mandiri. Irsyad, anak saya yang paling gede sempat merasakan masuk TK (Yochien) di Jepang. Dia harus membawa 3 tas besar berisi pakaian ganti, bento (bungkusan makan siang), sepatu ganti, buku-buku, handuk dan sebotol besar minuman yang menggantung di lehernya. Di Yochien setiap anak dilatih untuk membawa perlengkapan sendiri, dan bertanggung jawab terhadap barang miliknya sendiri. Lepas SMA dan masuk bangku kuliah hampir sebagian besar tidak meminta biaya kepada orang tua.Kalaupun kehabisan uang, mereka "meminjam" uang ke orang tua yang itu nanti mereka kembalikan di bulan berikutnya.&lt;br /&gt;
10. JAGA TRADISI&lt;br /&gt;
Perkembangan teknologi dan ekonomi, tidak membuat bangsa Jepang kehilangan tradisi dan budayanya. Budaya perempuan yang sudah menikah untuk tidak bekerja masih ada dan hidup sampai saat ini. Budaya minta maaf masih menjadi reflek orang Jepang. Kalau suatu hari anda naik sepeda di Jepang dan menabrak pejalan kaki , maka jangan kaget kalau yang kita tabrak malah yang minta maaf duluan. Sampai saat ini orang Jepang relatif menghindari berkata "tidak" untuk apabila mendapat tawaran dari orang lain. Jadi kita harus hati-hati dalam pergaulan dengan orang Jepang karena "hai" belum tentu "ya" bagi orang Jepang ;) Pertanian merupakan tradisi leluhur dan aset penting di Jepang. Persaingan keras karena masuknya beras Thailand dan Amerika yang murah, tidak menyurutkan langkah pemerintah Jepang untuk melindungi para petaninya. Kabarnya tanah yang dijadikan lahan pertanian mendapatkan pengurangan pajak yang signifikan, termasuk beberapa insentif lain untuk orang-orang yang masih bertahan di dunia pertanian. Pertanian Jepang merupakan salah satu yang tertinggi di dunia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Copas From KASKUS
&lt;br /&gt;
Sent from my BlackBerry®
&lt;br /&gt;
powered by Sinyal Kuat INDOSAT&lt;/div&gt;
&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;a href="http://naraywannabe.blogspot.com" title="Indonesian Coders Community"&gt;&lt;img src="http://i.picasion.com/resize39/af502889512b6bcb12422c3b59a0fb80.gif" border="0"/&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://naraywannabe.blogspot.com/2012/06/pengen-sukses-tiru-10-resep-sukses-ala.html</link><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-7141946098815936889.post-679938815906631734</guid><pubDate>Wed, 17 Jun 2020 02:13:00 +0000</pubDate><atom:updated>2017-06-12T22:33:56.388-07:00</atom:updated><title>Coz U'r My Love</title><description>&lt;div class="mobile-photo"&gt;
&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjAmekSDOt5wttyU30uwwizPMfRjbsTOCWeoSJ_qNj4KYLYGm0FkswprmnzGtHjlGBAOc5x3SbwZXeSK9nh77Ibcdt7BtG5Uaa-ln2IGUJAO6lLhqjGn_SDrk69ZcKlB-YUUMU_d94tuaA/s1600/%253D%253Futf-8%253FB%253FcGV1XzIwMTIwNTIzXzMzOC5qcGc%253D%253F%253D-750693"&gt;&lt;img alt="" border="0" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5754823468797251474" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjAmekSDOt5wttyU30uwwizPMfRjbsTOCWeoSJ_qNj4KYLYGm0FkswprmnzGtHjlGBAOc5x3SbwZXeSK9nh77Ibcdt7BtG5Uaa-ln2IGUJAO6lLhqjGn_SDrk69ZcKlB-YUUMU_d94tuaA/s320/%253D%253Futf-8%253FB%253FcGV1XzIwMTIwNTIzXzMzOC5qcGc%253D%253F%253D-750693" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
Terima kasih sayang kau membuat hidupku lebih berarti.
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Regards,
&lt;br /&gt;
#NWB
&lt;br /&gt;
Sent from my BlackBerry®
&lt;br /&gt;
powered by Sinyal Kuat INDOSAT&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;a href="http://naraywannabe.blogspot.com" title="Indonesian Coders Community"&gt;&lt;img src="http://i.picasion.com/resize39/af502889512b6bcb12422c3b59a0fb80.gif" border="0"/&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://naraywannabe.blogspot.com/2012/06/coz-ur-my-love.html</link><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjAmekSDOt5wttyU30uwwizPMfRjbsTOCWeoSJ_qNj4KYLYGm0FkswprmnzGtHjlGBAOc5x3SbwZXeSK9nh77Ibcdt7BtG5Uaa-ln2IGUJAO6lLhqjGn_SDrk69ZcKlB-YUUMU_d94tuaA/s72-c/%253D%253Futf-8%253FB%253FcGV1XzIwMTIwNTIzXzMzOC5qcGc%253D%253F%253D-750693" width="72"/></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-7141946098815936889.post-1659892807674323105</guid><pubDate>Sat, 07 Jun 2014 08:46:00 +0000</pubDate><atom:updated>2014-06-07T01:47:07.967-07:00</atom:updated><title>Palembang 30112</title><description>&lt;p class="mobile-photo"&gt;&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgIYGc0rYvBQHee7TRvWPqZj2JpZdZh7rRtWF7dm5L5tMNzz9X8aSj9wM6LLNkoCkquAHIC_MEjtd3Ta9KWyc2XXxITtd3BcH9q028WxN-Z4N4Q1y_ru-xyJbNNL1iqpiM0MrTsndn5MV0/s1600/IMG_20140607_154547-727967.jpg"&gt;&lt;img src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgIYGc0rYvBQHee7TRvWPqZj2JpZdZh7rRtWF7dm5L5tMNzz9X8aSj9wM6LLNkoCkquAHIC_MEjtd3Ta9KWyc2XXxITtd3BcH9q028WxN-Z4N4Q1y_ru-xyJbNNL1iqpiM0MrTsndn5MV0/s320/IMG_20140607_154547-727967.jpg"  border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_6022106053201224482" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;Order :&lt;br&gt;- escada magnetism women 60ml(2btl), &lt;br&gt;- body shop love etc 60ml(2btl),&lt;br&gt;- lancome hypnoze 60ml(1btl), &lt;br&gt;- escape man 60ml(1btl), &lt;br&gt;- ck eternity man 60ml(1btl),&lt;br&gt;- ck euphoria blossom 35ml(1btl),&lt;br&gt;- ck shock women 35ml(1btl),&lt;br&gt;- issey miyake women 35ml(1btl), &lt;br&gt;- ck truth man 35ml(1btl),&lt;br&gt;Powered by Smartfren&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;a href="http://naraywannabe.blogspot.com" title="Indonesian Coders Community"&gt;&lt;img src="http://i.picasion.com/resize39/af502889512b6bcb12422c3b59a0fb80.gif" border="0"/&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://naraywannabe.blogspot.com/2014/06/palembang-30112_7.html</link><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgIYGc0rYvBQHee7TRvWPqZj2JpZdZh7rRtWF7dm5L5tMNzz9X8aSj9wM6LLNkoCkquAHIC_MEjtd3Ta9KWyc2XXxITtd3BcH9q028WxN-Z4N4Q1y_ru-xyJbNNL1iqpiM0MrTsndn5MV0/s72-c/IMG_20140607_154547-727967.jpg" width="72"/></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-7141946098815936889.post-2887524858904224492</guid><pubDate>Sat, 07 Jun 2014 08:42:00 +0000</pubDate><atom:updated>2014-06-07T01:42:08.106-07:00</atom:updated><title>Palembang 30112</title><description>Order :&lt;br&gt;- escada magnetism women 60ml(2btl), &lt;br&gt;- body shop love etc 60ml(2btl),&lt;br&gt;- lancome hypnoze 60ml(1btl), &lt;br&gt;- escape man 60ml(1btl), &lt;br&gt;- ck eternity man 60ml(1btl),&lt;br&gt;- ck euphoria blossom 35ml(1btl),&lt;br&gt;- ck shock women 35ml(1btl),&lt;br&gt;- issey miyake women 35ml(1btl), &lt;br&gt;- ck truth man 35ml(1btl),&lt;br&gt;Powered by Smartfren&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;a href="http://naraywannabe.blogspot.com" title="Indonesian Coders Community"&gt;&lt;img src="http://i.picasion.com/resize39/af502889512b6bcb12422c3b59a0fb80.gif" border="0"/&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://naraywannabe.blogspot.com/2014/06/palembang-30112.html</link><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-7141946098815936889.post-5948994893332933558</guid><pubDate>Sat, 07 Jun 2014 03:13:00 +0000</pubDate><atom:updated>2014-06-06T20:13:47.328-07:00</atom:updated><title>Tes dari new devicr</title><description>Powered by Smartfren&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;a href="http://naraywannabe.blogspot.com" title="Indonesian Coders Community"&gt;&lt;img src="http://i.picasion.com/resize39/af502889512b6bcb12422c3b59a0fb80.gif" border="0"/&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://naraywannabe.blogspot.com/2014/06/tes-dari-new-devicr.html</link><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-7141946098815936889.post-3467117967798083579</guid><pubDate>Thu, 09 Jan 2014 02:48:00 +0000</pubDate><atom:updated>2014-01-08T18:48:29.969-08:00</atom:updated><title>Fw: [resonansi] Delapan Cara untuk Tidak Membuat Hidup Jadi Lebih Rumit</title><description>Fyi. &lt;p&gt;------Original Message------&lt;br&gt;From: &lt;a href="mailto:resonansi_2002@yahoo.co.uk"&gt;resonansi_2002@yahoo.co.uk&lt;/a&gt;&lt;br&gt;Sender: &lt;a href="mailto:resonansi@yahoogroups.com"&gt;resonansi@yahoogroups.com&lt;/a&gt;&lt;br&gt;To: &lt;a href="mailto:resonansi@yahoogroups.com"&gt;resonansi@yahoogroups.com&lt;/a&gt;&lt;br&gt;ReplyTo: &lt;a href="mailto:resonansi@yahoogroups.com"&gt;resonansi@yahoogroups.com&lt;/a&gt;&lt;br&gt;Subject: [resonansi] Delapan Cara untuk Tidak Membuat Hidup Jadi Lebih Rumit&lt;br&gt;Sent: Jan 4, 2014 11:04 AM&lt;p&gt;&amp;#160; Delapan Cara untuk Tidak Membuat Hidup Jadi Lebih Rumit&lt;br&gt;Oleh: Nina Ardianti&lt;p&gt;Saya rasa kita semua sepakat bahwa hidup itu penuh masalah dan rumit. Di sisi lain kita juga tahu, walaupun sulit, hidup juga penuh hal-hal positif dan kebahagiaan. Nggak selamanya kita berada di bawah, suatu saat pasti roda berputar dan kita ada di atas. Tapi meskipun tahu bahwa hidup itu berat, kadang tanpa sadar kita melakukan hal yang malah membuat hidup jadi lebih berat lagi.&amp;#160;&lt;p&gt;Ada beberapa hal kecil yang mungkin bisa mulai kita lakukan tahun ini dalam rangka berhenti membuat hidup kita menjadi lebih rumit.&amp;#160;&lt;p&gt;1. Komunikasi. Karena orang lain nggak bisa membaca pikiran kita.&lt;p&gt;Kadang kita lupa kalau kita bukanlah pusat dari alam semesta. Yang tahu bagaimana perasaan dan pikiran kita hanyalah kita sendiri. Kita nggak bisa berharap dan berasumsi bahwa orang lain bisa mengerti apa yang kita mau tanpa harus dijelaskan. Oleh karena itu, komunikasi adalah kuncinya. Kalau ada sesuatu yang membuat kita nggak nyaman, tinggal ngomong aja kepada yang bersangkutan. Jangan marah-marah. Nggak perlu teriak-teriak. Jangan tantrum kayak anak balita. Sebaliknya, justru kita harus berbicara logis dan memberikan kesempatan kepada orang lain untuk berbicara. Itu kan poinnya berkomunikasi. Bisa jadi kita akan sangat terkejut melihat ternyata banyak banget masalah yang bisa diselesaikan dengan berkomunikasi secara sederhana.&amp;#160;&lt;p&gt;2. Menghabiskan waktu dengan orang-orang yang positif.&lt;p&gt;Kalau kita terbiasa dikelilingi oleh orang-orang negatif, tanpa sadar perasaan bahagia yang kita punya akan tersedot menjadi negatif juga. Maka mulailah menghabiskan waktu dengan orang-orang yang berpikir, bertindak dan membawa perubahan positif dalam hidup mereka. Ini akan membantu kita untuk melihat hidup dari kacamata positif, bahwa walaupun banyak masalah tapi pasti akan ada jalan keluarnya.&lt;p&gt;3. Berhenti khawatir.&lt;p&gt;Manusia memang nggak lepas dari rasa takut dan khawatir, dan itu adalah hal wajar. Akan menjadi nggak wajar kalau kita khawatir berlebihan terhadap sesuatu yang mungkin nggak akan terjadi. Semakin kita khawatir, biasanya imajinasi kita akan semakin luas dan menciptakan hal-hal yang kita nggak inginkan. Jadi, fokuslah pada sesuatu yang bisa kita kendalikan dan lakukan yang terbaik di situ.&amp;#160;&lt;p&gt;4. Jangan selalu menyalahkan orang lain.&lt;p&gt;Memang paling enak menyalahkan orang lain untuk hal-hal yang terjadi di luar keinginan kita, tapi ini menunjukkan bahwa kita nggak dewasa karena nggak mau menerima tanggung jawab dan konsekuensi dari tindakan yang kita lakukan. Lagi pula, menyalahkan orang lain nggak akan menghasilkan apa-apa. Apa keadaan akan jadi lebih baik? Nggak juga, kan.&amp;#160;&lt;p&gt;5. Berhenti mencoba mengubah orang lain.&lt;p&gt;Kita bisa memaksa orang lain untuk melakukan sesuatu sesuai dengan keinginan kita, tapi itu nggak akan bertahan lama. Satu hal yang perlu disadari adalah orang nggak akan berubah kalau dia sendiri nggak mau berubah. Ada kalanya, kita harus menerima orang apa adanya dan berhenti mengubah mereka.&amp;#160;&lt;p&gt;6. Berhenti terobsesi dengan masa depan dan masa lalu.&lt;p&gt;Nggak ada yang &amp;#160;melarang untuk menyesali masa lalu atau merencanakan masa depan dengan teliti dan cermat. Tapi yang perlu diingat adalah kita hidup pada saat ini. Dengan memberikan energi, fokus dan perhatian lebih kepada masa kini, hidup kita akan menjadi lebih sederhana, lebih menyadari apa yang terjadi di sekeliling kita dan bisa membuat perbedaan besar dalam hidup itu sendiri.&amp;#160;&lt;p&gt;7. Menyadari bahwa dalam hidup ini nggak ada yang sempurna.&lt;p&gt;Kadang kita terobsesi dengan kesempurnaan. Menunda melakukan suatu hal karena menunggu waktu yang tepat, orang yang tepat, saat yang tepat—tapi semakin lama kita menunggu mungkin aja kesempurnaan itu nggak akan pernah datang dan semuanya sudah telanjur terlambat. Lakukan apa yang perlu dilakukan, berhenti menunda-nunda, dan fokus terhadap langkah positif berikutnya.&lt;p&gt;8. Jangan membanjiri pikiran dengan terlalu banyak informasi.&lt;p&gt;Masalahnya, di era internet, media sosial dan akses informasi yang tanpa batas—tanpa disadari tiap kali membuka internet, otak kita akan menyerap informasi secara sadar maupun nggak sadar. Mungkin sesekali kita harus berhenti terobsesi membuka akun media sosial kita tiap beberapa menit, membatasi dan menyortir informasi yang masuk. Kebanyakan informasi yang sebetulnya tidak perlu malah akan membuat kita terganggu, khawatir dan ujung-ujungnya berpikir lebih dari pada yang diperlukan.&lt;p&gt;Itu versi saya, semoga bermanfaat. Kalau Anda sendiri bagaimana? Apa ada cara lain yang bisa dilakukan?&lt;br&gt;__._,_.___ Reply via web post Reply to sender Reply to group Start a New Topic Messages in this topic (1) Recent Activity: Visit Your Group +-+-+-+-+-+-+-+-+-+ &lt;a href="mailto:resonansi@yahoogroups.com"&gt;resonansi@yahoogroups.com&lt;/a&gt; +-+-+-+-+-+-+-+-+-+ Kisah Sukses, Kisah Nyata, Kisah Unik,&amp;#160; Motivasi dan Inspirasi &amp;#160;&amp;#160;&amp;#160;&amp;#160;&amp;#160;&amp;#160;&amp;#160;&amp;#160;&amp;#160;&amp;#160;&amp;#160;&amp;#160;&amp;#160;&amp;#160;&amp;#160;&amp;#160;&amp;#160;&amp;#160;&amp;#160;&amp;#160; --One Day One Posting-- No Attachment, No Spam, No Advertise +-+-+-+-+-+-+-+-+-+-+ Motivasi &amp;amp; Inspirasi +-+-+-+-+-+-+-+-+-+-+ Switch to: Text-Only, Daily Digest • Unsubscribe • Terms of Use • Send us Feedback . __,_._,___ 
&lt;br&gt;Sent From BB&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;a href="http://naraywannabe.blogspot.com" title="Indonesian Coders Community"&gt;&lt;img src="http://i.picasion.com/resize39/af502889512b6bcb12422c3b59a0fb80.gif" border="0"/&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://naraywannabe.blogspot.com/2014/01/fw-resonansi-delapan-cara-untuk-tidak.html</link><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-7141946098815936889.post-1581675658584171562</guid><pubDate>Tue, 07 Jan 2014 08:02:00 +0000</pubDate><atom:updated>2014-01-07T00:02:10.047-08:00</atom:updated><title>Tes email</title><description>Tes 
&lt;br&gt;Sent From BB&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;a href="http://naraywannabe.blogspot.com" title="Indonesian Coders Community"&gt;&lt;img src="http://i.picasion.com/resize39/af502889512b6bcb12422c3b59a0fb80.gif" border="0"/&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://naraywannabe.blogspot.com/2014/01/tes-email.html</link><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-7141946098815936889.post-1733497764441778088</guid><pubDate>Mon, 28 Oct 2013 08:46:00 +0000</pubDate><atom:updated>2013-10-28T01:46:52.827-07:00</atom:updated><title>Jadilah Yang Terhebat Untuk Orang Yang Tepat</title><description>Jadilah Yang Terhebat Untuk Orang Yang Tepat
&lt;br&gt;
&lt;br&gt;Oleh: Anthony Dio Martin
&lt;br&gt;
&lt;br&gt;&amp;quot;Kamu tidak perlu menjadi orang yang terkuta, terhebat….tetapi kamu hanya perlu menjadi yang terkuat dan trebat untuk orang yang tepat!&amp;quot;
&lt;br&gt;
&lt;br&gt;Saya masih ingat ketika sangat kagum dengan guru di kampungku. Waktu itu bahasa Inggrisnya membuatku terpukau. Aku berpikir dia adalah orang yang hebat bahasa Inggrisnya. Dengan berjalannya waktu, saya merantau bahkan berkesempatan melanjutkan studi keluar. Saat itu, aku tahu bahwa kemampuan guruku tidaklah hebat-hebat amat. Tetapi, dalam ingatanku, guruku itu tetap sosok yang luar biasa!
&lt;br&gt;
&lt;br&gt;Begitulah, kita tidak perlu mengalahkan dan menjadi orang yang terhebat di dunia. Kita hanya perlu menjadi terhebat bagi anak kita, bagi saudara kita, bagi pasangan kita dan bagi orang-orang yang kita kasihi. Itu saja sebenarnya sudah cukup.
&lt;br&gt;
&lt;br&gt;Saya masih ingat dengan kisah seorang kandidat presiden Amerika yang kalah. Saat itu ia bergitu bersedih. Tetapi, putrinya mencium dia dan mengatakan, &amp;quot;Papa tidak perlu menjadi Presiden Amerika. Tetapi, di hati kami, papa selalau menjadi presient buat kami!&amp;quot;. So sweet!
&lt;br&gt;
&lt;br&gt;So, mulai sekarang pikirkanlah menjadi yang terbaik, bukan untuk dunia (ya…syukur-syukur kalau bisa), tapi kalaupun tidak mampu, jadilah yang terbaik untukorang-orang yang kita kasihi!
&lt;br&gt;
&lt;br&gt;__
&lt;br&gt;
&lt;br&gt;Sent from my BlackBerry&amp;#174;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;a href="http://naraywannabe.blogspot.com" title="Indonesian Coders Community"&gt;&lt;img src="http://i.picasion.com/resize39/af502889512b6bcb12422c3b59a0fb80.gif" border="0"/&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://naraywannabe.blogspot.com/2013/10/jadilah-yang-terhebat-untuk-orang-yang.html</link><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-7141946098815936889.post-1973438467347573709</guid><pubDate>Sun, 06 Oct 2013 01:44:00 +0000</pubDate><atom:updated>2013-10-05T18:45:35.147-07:00</atom:updated><title>Sukses adalah sebuah Pilihan</title><description>&lt;p class="mobile-photo"&gt;&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg5nMjqnv1JZbvk_ao57QN9TDQh2Ie6r-6-VMx-uAuexYe4DRi3hVe2z7ZJ3P6owLRWQ_FkMZzv0ermIxKBVtxOLCkaIeL0kGDr2XCl9uZ9PPbpoyJSs_JQHaf5npOqtFJT1vu0H5x-F-g/s1600/%253D%253Futf-8%253FB%253Fc3Vrc2VzLmpwZw%253D%253D%253F%253D-735148"&gt;&lt;img src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg5nMjqnv1JZbvk_ao57QN9TDQh2Ie6r-6-VMx-uAuexYe4DRi3hVe2z7ZJ3P6owLRWQ_FkMZzv0ermIxKBVtxOLCkaIeL0kGDr2XCl9uZ9PPbpoyJSs_JQHaf5npOqtFJT1vu0H5x-F-g/s320/%253D%253Futf-8%253FB%253Fc3Vrc2VzLmpwZw%253D%253D%253F%253D-735148"  border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5931452643709070482" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&amp;#160; Sukses adalah dambaan setiap orang. Tidak ada satu orangpun yang menginginkan kegagalan dalam hidupnya. Untuk mencapai prestasi kesuksesan dalam hidup Anda yang terlebih dahulu Anda punyai adalah tujuan hidup (goal setting). Tidak adanya tujuan hidup dalam diri Anda akan menyebabkan diri Anda pasif menerima apa saja yang disodorkan oleh kehidupan kepada Anda dan biasanya hidup Anda menjadi sangat menbosankan sekaligus tidak menggairahkan.&lt;br&gt;&amp;#160;&lt;br&gt;&amp;#160;&amp;#160;&amp;#160;&amp;#160; Kebanyakan orang yang hidup tanpa tujuan akan terfokus berjalan ditempat dan menghabiskan waktunya secara membosankan tanpa pencapaian prestasi yang berarti. Mereka hanya menjadi &amp;quot;penonton&amp;quot; dari suatu kehidupan. Mereka hanya bisa melihat kesuksesan orang lain tapi sama sekali tidak pernah membayangkan untuk dirinya sendiri. Inilah yang disebut hidup tanpa misi alias hidup tanpa tujuan!. Anda harus mempunyai misi hidup didunia ini agar hidup Anda berarti dan menggairahkan!!&lt;br&gt;&amp;#160;&lt;br&gt;&amp;#160;&amp;#160;&amp;#160;&amp;#160; Untuk mencapai sukses tentu saja tidak mudah, karena Anda juga harus menyikapi kegagalan dengan baik jika memang Anda menghadapi kegagalan. Untuk mencapai sukses kerap kali kita harus melewati kesalahan serta kegagalan dalam hidup. Banyak orang ingin sukses tapi sedikit sekali yang berani untuk menghadapi kegagalan. Kalau Anda ingin sukses, Anda tidak boleh takut gagal!.&lt;br&gt;&amp;#160;&lt;br&gt;&amp;#160;&amp;#160;&amp;#160;&amp;#160; Simak&amp;quot;Prestasi Kegagalan&amp;quot; seseorang dan bandingkan dengan diri Anda:&lt;br&gt;*Gagal dalam bisnis/bangkrut, 1831&lt;br&gt;*Dikalahkan dalam pemilihan legislatif, 1832&lt;br&gt;*Bisnis kembali bangkrut, 1834&lt;br&gt;*Tunangan meninggal dunia, 1835&lt;br&gt;*Nervous breakdown, 1836&lt;br&gt;*Dikalahkan dalam pemilihan legislatif, 1838&lt;br&gt;*Dikalahkan dlm pemilihan unt US Conggress, 1843&lt;br&gt;*Dikalahkan dlm pemilihan unt US Conggress, 1848&lt;br&gt;*Dikalahkan dalam pemilihan US Senat, 1855&lt;br&gt;*Dikalahkan dlm pemilihan unt Vice President, 1856&lt;br&gt;*Dikalahkan dalam pemilihan US Senat, 1858&lt;br&gt;*1860, Abraham Lincoln, berhasil Menjadi President USA!!&amp;#160; You cannot fail......Unless you Quit!!&lt;br&gt;&amp;#160;&lt;br&gt;&amp;#160;&amp;#160;&amp;#160;&amp;#160; Anda bayangkan selama lebih dari 25v tahun Abraham Lincoln adalah seorang &amp;quot;juara gagal&amp;quot;. jadi sebenarnya kegagalan itu tidak ada selama Anda terus berjuang, bertahan, belajar dari kesalahan dan mencari cara yang lebih baik mencapai kemenangan. Lain halnya jika Anda berhenti mencoba maka pada saat itulah Anda pantas disebut sebagai orang yang gagal alias pecundang! Ingatlah bahwa &amp;quot;Winner never quit, Quitters never win!!&amp;quot;&lt;br&gt;&amp;#160;&lt;br&gt;Dalil untuk mencapai kesuksesan adalah:&lt;br&gt;&amp;#160;&lt;br&gt;1. Anda HARUS berani menjadi sedikit &amp;quot;GILA&amp;quot;&amp;#160; (dalam hal yang positif).&lt;br&gt;&amp;#160;&lt;br&gt;Abraham Lincoln yang gagal puluhan tahun, Thomas alfa Edison yang gagal ribuan kali dalam uji coba lampu pijar, Colombus yang mengatakan dunia ini bulat ketika orang lain mengatakan dunia ini datar, Wright bersaudara yang ingin agar manusia bisa terbang, JF Keneddy yang ingin manusia bisa ke bulan dan lain-lain adalah contoh-contoh manusia yang agak sedikit &amp;quot;gila&amp;quot; dan karena keuletan yang luar biasa hebat inilah hidup mereka bermanfaat bagi banyak orang. Jadi terkadang Anda harus berani melakukan&amp;#160;hal-hal yang berbeda dimana &amp;#160;orang biasa tidak mau dan tidak berani melakukannya.&lt;br&gt;&amp;#160;&lt;br&gt;Seperti yang dikatakan oleh President Calvin Coolidge &amp;quot;Nothing in the world can take the place of persistence, talent will not, nothing is more common than unsuccessful men with talent. Education will not; the world is full of educated derelects. Persistence and determination alone are omnipotent&amp;quot;.&lt;br&gt;&amp;#160;&lt;br&gt;Tidak ada yang bisa menggantikan arti penting kegigihan dan keuletan. Bakatpun tidak, sebab ada sekian banyak orang gagal meski mereka berbakat. Pendidikan juga tidak bisa menggantikannya, sebab banyak orang berpendidikan tinggi tidak bisa mencapai apa-apa kecuali ijasahnya gerimpis dimakan jamur dan waktu. Kegigihan, keuletan dan tekat yang membara untuk mencapai tujuan hidup Anda inilah yang akan mendobrak rintangan yang Anda hadapi. Jadi jika kekalahan demi kekalahan berusaha menjegal dan menjatuhkan Anda dan kesuksesan nampaknya makin mustahil maka ingatlah pernyataan diatas, bahwa &amp;quot;Tidak ada yang bisa menggantikan kegigihan dan keuletan Anda!&amp;quot;.&lt;br&gt;&amp;#160;&lt;p&gt;2. Kendalikan Pikiran Anda&lt;p&gt;Pikiran adalah kekuatan luar biasa yang harus bisa Anda kendalikan. Galileo bahkan pernah mengatakan &amp;quot;hati-hati dengan pikiran Anda&amp;quot;. apa yang harus kita kendalikan? Pikiran negatif adalah hal yang harus bisa Anda kendalikan. Pikiran negatif memang tidak bisa kita tolak masuk ke pikiran kita, namun Anda harus melawannya dengan lebih banyak memasukkan pikiran positif.&lt;p&gt;Anda adalah apa yang Anda pikirkan!!. Jika Anda pikir gagal, maka sebenarnya adalah Anda sudah gagal. Untuk itu sukses dimulai dari pikiran Anda! &amp;#160;Anda harus memiliki sikap &amp;quot;can do attitude&amp;quot;&amp;#160; yakni &amp;quot;Aku bisa melakukan hal itu&amp;quot;. Banyak orang yang belum apa-apa sudah mengatakan&amp;quot;aku tidak bisa&amp;quot;. Memang nantinya Anda akan diuji oleh kekalahan/kegagalan tapi Anda jangan berhenti, tetap jaga pikiran Anda secara positif bahwa setelah malam yang paling gelap, fajar akan segera menyingsing, disana telah menunggu istana emas. Anda cukup hanya melewati kegagalan-kegagalan saja. Ketika tiap kali hati kecil kita gundah karena belum melihat suatu hal menjadi lebih baik maka anda harus melakukan oto sugesti kepada pikiran Anda&amp;quot; I refuse to give up, i shall continue firmly, steadly, and persistenly until my good appears&amp;quot;&lt;p&gt;Ingatkan diri Anda secara terus menerus bahwa sukses bukan hanya milik orang yang brilian, berbakat, penuh keberuntungan dll tetapi sukses luar biasa adalah milik orang yang persisten (pantang menyerah), yang terus berusaha mencari cara lebih baik dalam menemukan formula kemenangan meski berton-ton rintangan menghalangi Anda. Untuk menemukan emas, Anda harus menggali berton-ton tanah lumpur. Jangan pikirkan tanah lumpurnya tapi fokuskan pada emasnya!!. &amp;quot;Penemuan terbesar dalam generasi saya adalah bahwa kita dapat merubah hidup kita dengan merubah pola pikir kita&amp;quot;(William James).&lt;p&gt;&amp;#160;&lt;p&gt;3. Selesaikan apa yang telah Anda mulai.&lt;p&gt;Ya!.... Anda harus menyelesaikan apa yang telah Anda mulai rencanakan sebelumnya, jangan berhenti sebelum Anda menyelesaikan. Fokuskan sampai tujuan Anda tercapai. Sukses dan gagal memiliki perbedaan yang tipis. Tidak ada orang yang gagal didunia ini, yang ada hanyalah orang cepat menyerah. Jika Thomas Alfa Edison berhenti pada percobaan yang ke 900 mungkin namanya tidak akan melegenda hingga saat ini.&lt;p&gt;Jangan repotkan pikiran Anda dengan kegagalan masa lalu apalagi sampai membuat Anda truma. Ubah rasa tramatik Anda, ubah kegagalan Anda menjadi energi positif untuk memperbaiki diri. Ubah energi kekalahan menjadi kekuatan baru dimana Anda akan melakukan upaya yang lebih baik dan lebih hebat dari sebelumnya.&lt;p&gt;Jangan pernah menyesali diri ataupun iri hati karena Anda tidak terlahir dalam keluarga kaya, tidak mendapat harta warisan berlimpah, tidak dapat suami/istri kaya, tidak dikaruniai bakat, keberuntungan dll. Untuk sukses Anda hanya perlu memiliki tujuan yang jelas, persistansi dan determinasi yang keras untuk mencapai tujuan tersebut. Hidup ini keras dan Anda juga harus keras agar hidup ini melunak kepada Anda.&lt;p&gt;Selamat berjuang mencapai kehidupan yang lebih baik!!&lt;p&gt;Sumber : &lt;a href="http://hanajatim.tripod.com/id4.html"&gt;hanajatim.tripod.com/id4.html&lt;/a&gt;&lt;br&gt;
&lt;br&gt;Sent from my BlackBerry&amp;#174;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;a href="http://naraywannabe.blogspot.com" title="Indonesian Coders Community"&gt;&lt;img src="http://i.picasion.com/resize39/af502889512b6bcb12422c3b59a0fb80.gif" border="0"/&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://naraywannabe.blogspot.com/2013/10/sukses-adalah-sebuah-pilihan.html</link><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg5nMjqnv1JZbvk_ao57QN9TDQh2Ie6r-6-VMx-uAuexYe4DRi3hVe2z7ZJ3P6owLRWQ_FkMZzv0ermIxKBVtxOLCkaIeL0kGDr2XCl9uZ9PPbpoyJSs_JQHaf5npOqtFJT1vu0H5x-F-g/s72-c/%253D%253Futf-8%253FB%253Fc3Vrc2VzLmpwZw%253D%253D%253F%253D-735148" width="72"/></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-7141946098815936889.post-5706208001579470398</guid><pubDate>Wed, 02 Oct 2013 12:14:00 +0000</pubDate><atom:updated>2013-10-02T05:14:13.191-07:00</atom:updated><title>BEST seller</title><description>PARFUM COWO :
&lt;br&gt;212 Man - C. Herreira
&lt;br&gt;blue ice
&lt;br&gt;bulgary omnia cristaline
&lt;br&gt;huggo boss army man ( cowo banget dah)
&lt;br&gt;Aigner Blue Emotion Man
&lt;br&gt;CK encounter
&lt;br&gt;Hugo boss selection
&lt;br&gt;clinique happy
&lt;br&gt;dunhill desire blue
&lt;br&gt;davidoff cool water
&lt;br&gt;ferrary black (ce/co)
&lt;br&gt;jaguar blue (hangat)
&lt;br&gt;Armani Black Code Man - G.Armani
&lt;br&gt;Angel Ice Man – T.Mugler
&lt;br&gt;Aigner In Leather Man
&lt;br&gt;Bulgary Aqua Man
&lt;br&gt;Burberry Summer Man
&lt;br&gt;Cristian Ronaldo Hatrick Man
&lt;br&gt;C.K. One Summer Blue
&lt;br&gt;Escape Man – C.Klein
&lt;br&gt;Enternity Summer Man – C.Klein
&lt;br&gt;F.C.U.K. Him
&lt;br&gt;Hugo Boss In Motion Blue Man
&lt;br&gt;Hugo Boss X.Y Man
&lt;br&gt;Jaguar Blue Man
&lt;br&gt;Kenzo Air Man
&lt;br&gt;
&lt;br&gt;
&lt;br&gt;PARFUM CEWE :
&lt;br&gt;ck one summer
&lt;br&gt;D&amp;amp;amp;G light blue woman
&lt;br&gt;dior addict 1
&lt;br&gt;dior addict 2
&lt;br&gt;dkny delicious
&lt;br&gt;gucci envy me 1
&lt;br&gt;gucci envy me 2
&lt;br&gt;&amp;#160;jlo still
&lt;br&gt;lacoste touch of pink
&lt;br&gt;212 Sexy Woman - C. Herreira
&lt;br&gt;F.C.U.K. Her
&lt;br&gt;Givenchy Amarige D&amp;#39;amour Woman
&lt;br&gt;Sarah Jessica Parker
&lt;br&gt;
&lt;br&gt;Sent from my BlackBerry&amp;#174;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;a href="http://naraywannabe.blogspot.com" title="Indonesian Coders Community"&gt;&lt;img src="http://i.picasion.com/resize39/af502889512b6bcb12422c3b59a0fb80.gif" border="0"/&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://naraywannabe.blogspot.com/2013/10/best-seller.html</link><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-7141946098815936889.post-3067556178875097453</guid><pubDate>Thu, 19 Sep 2013 17:54:00 +0000</pubDate><atom:updated>2013-09-21T21:00:22.361-07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">MOTIVASI</category><title>Kebiasaan Menyiapkan Diri</title><description>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;
Oleh: Andrie Wongso
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Perencanaan adalah separuh dari keberhasilan, sisanya adalah bagaimana kita bertindak. Namun, bertindak saja belum cukup. Kita pun harus menyiapkan diri sepenuhnya, agar dalam bertindak bisa memaksimalkan semua potensi yang ada.
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menyiapkan diri sepenuh dan seutuhnya berarti: kita harus siap berhasil, siap pula jika terjadi kegagalan. Untuk itu, kita harus membiasakan diri untuk menguatkan mental, pikiran, sekaligus tindakan, sehingga setiap daya dan upaya yang dilakukan—apa pun hasil dan kondisi yang terjadi—tetap selalu kita perjuangkan.
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menyiapkan diri memang bukan sebatas menyiapkan peralatan "perang". Namun, sekaligus kita menyiapkan berbagai macam kemungkinan, dari yang terbaik hingga terburuk, sehingga kita bisa mengantisipasi semua kejadian. Kalau baik, kita tak akan jadi jemawa dan tetap waspada. Kalau pun buruk, kita tak akan patah arang dan tetap mau berusaha.
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mari, biasakan diri menyiapkan diri sepenuhnya. Kuatkan tekad, fokuskan niat, sadarkan diri untuk terus berbuat, yang terbaik, yang kita bisa, yang kita yakini. Apa pun hasilnya, dengan kesiapan diri, kita telah menjadi sang pemenang sejati. Salam sukses, Luar Biasa!!
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sent from my BlackBerry®&lt;/div&gt;
&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;a href="http://naraywannabe.blogspot.com" title="Indonesian Coders Community"&gt;&lt;img src="http://i.picasion.com/resize39/af502889512b6bcb12422c3b59a0fb80.gif" border="0"/&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://naraywannabe.blogspot.com/2013/09/kebiasaan-menyiapkan-diri.html</link><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-7141946098815936889.post-6897128891074761801</guid><pubDate>Thu, 12 Sep 2013 02:02:00 +0000</pubDate><atom:updated>2013-09-21T21:03:18.051-07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">MOTIVASI</category><title>LUCU Re: [resonansi] Pelajaran Manajemen</title><description>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;
Yang baik ditiru dan yang kurang baik jangan dicontoh ya. :)
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sent from my BlackBerry®
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Subject: [resonansi] Pelajaran Manajemen
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pelajaran Manajemen
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suatu hari terjadi perampokan di bank. Perampok berteriak kepada semua
&lt;br /&gt;
orang di bank, "Jangan bergerak! Uang ini semua milik Negara. Hidup anda adalah milik anda."
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Semua orang di bank kemudian tiarap.
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hal ini disebut "Mind changing concept – Merubah cara berfikir". Semua
&lt;br /&gt;
orang berhasil merubah cara berfikir dari cara yang biasa menjadi cara
&lt;br /&gt;
kreatif.
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Salah satu nasabah yang sexy mencoba merayu perampok. Tetapi malah membuat perampok marah dan berteriak, "Yang sopan mbak ! Ini perampokan bukan perkosaan!"
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hal ini disebut "Being professional – Bertindak professional". Fokus hanya pada pekerjaan sesuai prosedur yang diberikan.
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah selesai merampok bank dan kembali ke rumah, perampok muda yang
&lt;br /&gt;
lulusan MBA dari universitas terkenal berkata kepada perampok tua yang
&lt;br /&gt;
hanya lulusan SD, "Bang, sekarang kita hitung hasil rampokan kita."
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Perampok tua menjawab, "Dasar bodoh. Uang yang kira rampok banyak, repot menghitungnya. Kita tunggu saja berita TV, pasti ada berita mengenai jumlah uang yang kita rampok."
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hal ini disebut "Experience – Pengalaman". Pengalaman lebih penting
&lt;br /&gt;
daripada selembar kertas dari universitas.
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sementara di bank yang dirampok, si manajer bank berkata kepada kepala
&lt;br /&gt;
cabangnya untuk segera lapor ke polisi. Tapi kepala cabang berkata, "Tunggu dulu, kita ambil dulu 10 miliar untuk kita bagi dua. Nanti totalnya kita laporkan sebagai uang yang dirampok."
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hal ini disebut "Swim with the tide – Ikuti arus". Mengubah situasi yang sulit menjadi keuntungan pribadi.
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kemudian kepala cabangnya berkata, "Alangkah indahnya jika terjadi
&lt;br /&gt;
perampokan tiap bulan."
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hal ini disebut "Killing boredom – Menghilangkan kebosanan". Kebahagian pribadi jauh lebih penting dari pekerjaan anda.
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Keesokan harinya, berita di TV melaporkan uang 100 Miliar dirampok dari bank. Perampok menghitung uang rampokan dan perampok sangat murka "Kita susah payah merampok cuma dapat 20 Miliar, orang bank tanpa usaha dapat 80 Miliar. Lebih enak jadi perampok yang berpendidikan rupanya."
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hal ini disebut "Knowledge is worth as much as gold – Pengetahuan lebih berharga daripada emas"
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan di tempat lain manager dan kepala cabang bank tersenyum bahagia karena mendapat keuntungan dari perampokan yang dilakukan orang lain.
&lt;br /&gt;
Hal ini disebut "Seizing the opportunity – Berani mengambil resiko"
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sumber: Unknown
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;a href="http://naraywannabe.blogspot.com" title="Indonesian Coders Community"&gt;&lt;img src="http://i.picasion.com/resize39/af502889512b6bcb12422c3b59a0fb80.gif" border="0"/&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://naraywannabe.blogspot.com/2013/09/lucu-re-resonansi-pelajaran-manajemen.html</link><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-7141946098815936889.post-2194700792545172394</guid><pubDate>Mon, 09 Sep 2013 04:17:00 +0000</pubDate><atom:updated>2013-09-21T21:05:31.804-07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">My Life</category><title>Jalan - Jalan ke BonBin (Kebon Binatang) Bandung</title><description>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;
Setelah minggu kemarin tidak jadi ngajak arya kekebon binatang, akhirnya minggu ini (08 sept 2013) kami bisa mengajak arya ke bonbin mengenalkan arya sama binatang2, niatnya agar arya tidak asing dengan binatang2 tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgB9hKdNn89LspeOnDw_CIpKW234v0qUYPLCaL2QZIhgPHwd_VeP0qaxmX0xY5hkb7fS5-pIRZclPPG5kRgtrWg07PJpl2hy4Jm9R_g7vVpsLqZzZYZylX27T2oRGqDSvO3r8Fk2scrfi4/s1600/1229943_642217312455729_2081308586_n.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="264" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgB9hKdNn89LspeOnDw_CIpKW234v0qUYPLCaL2QZIhgPHwd_VeP0qaxmX0xY5hkb7fS5-pIRZclPPG5kRgtrWg07PJpl2hy4Jm9R_g7vVpsLqZzZYZylX27T2oRGqDSvO3r8Fk2scrfi4/s320/1229943_642217312455729_2081308586_n.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhWQJJiBGklUDJn85hYZaUSbD6WEx9NhRchK8rsWocBSoQ2dhIXfusiD4LEzox2_qf7qKCj7KkwStrhP9QqL5qeyDFfZ9vo-bau3ApSyHxlaEMgFk5u10Ak5By9-u-pBUQMO9HE5QlHYg4/s1600/7662_642225675788226_460891232_n.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="240" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhWQJJiBGklUDJn85hYZaUSbD6WEx9NhRchK8rsWocBSoQ2dhIXfusiD4LEzox2_qf7qKCj7KkwStrhP9QqL5qeyDFfZ9vo-bau3ApSyHxlaEMgFk5u10Ak5By9-u-pBUQMO9HE5QlHYg4/s320/7662_642225675788226_460891232_n.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiJNpEZsNntgmAqqvq4Bxutbh4M5dQCOACGV8cEw8EKuxOQeBD-XLj2POeF6RcyK8oRKWPWWE3zz3TVEf_0yFTDSuwu2CFB2ZttM3B4Og4EwSrWmNT1wBlRfNdohHTK9EX77ZTGZ5JWN2E/s1600/533232_642222325788561_198330600_n.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="260" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiJNpEZsNntgmAqqvq4Bxutbh4M5dQCOACGV8cEw8EKuxOQeBD-XLj2POeF6RcyK8oRKWPWWE3zz3TVEf_0yFTDSuwu2CFB2ZttM3B4Og4EwSrWmNT1wBlRfNdohHTK9EX77ZTGZ5JWN2E/s320/533232_642222325788561_198330600_n.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj8qoka-XFCoYzs84UZe0kLShpOcHxnJBhfkdd3t1F9HG7ef1bE42SoDP_w5wNLfsODm09EJ1JPsj_vHWeQJvsDZMcA981Amp-3X-vumVZMc5VHlcHX_D9OyXb9iqDu9ITbvktCU305GUQ/s1600/533237_642225985788195_841095627_n.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="320" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj8qoka-XFCoYzs84UZe0kLShpOcHxnJBhfkdd3t1F9HG7ef1bE42SoDP_w5wNLfsODm09EJ1JPsj_vHWeQJvsDZMcA981Amp-3X-vumVZMc5VHlcHX_D9OyXb9iqDu9ITbvktCU305GUQ/s320/533237_642225985788195_841095627_n.jpg" width="227" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiTCURLvU8tu-qWGlAijOJR9RAIgCmwiUKcsJ11nyq4SOIudp84UOnfNMgNPwr2bl43lN6S0dlNOvKYIlRdamoYHwvdeX5c2JjrdZeAKydlVK9wrYhzeahhgmBLDZKajZ9gTFhNMIL7KHM/s1600/602857_642224759121651_1038286464_n.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="248" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiTCURLvU8tu-qWGlAijOJR9RAIgCmwiUKcsJ11nyq4SOIudp84UOnfNMgNPwr2bl43lN6S0dlNOvKYIlRdamoYHwvdeX5c2JjrdZeAKydlVK9wrYhzeahhgmBLDZKajZ9gTFhNMIL7KHM/s320/602857_642224759121651_1038286464_n.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj_DTb7aKaT31pW95SfltOZBM6SSd4chCbLvQ5ywAwU7y7ZWt8t2_iz1VHcYarDDHG0RYze_LgzbF73wn1MpXxSi7EQzsgUfZGBqhi3bhQJzARcwwfeVDAKSeAzd-nTbGtMOIW99DDMsyk/s1600/971648_642220085788785_115137626_n.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="188" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj_DTb7aKaT31pW95SfltOZBM6SSd4chCbLvQ5ywAwU7y7ZWt8t2_iz1VHcYarDDHG0RYze_LgzbF73wn1MpXxSi7EQzsgUfZGBqhi3bhQJzARcwwfeVDAKSeAzd-nTbGtMOIW99DDMsyk/s320/971648_642220085788785_115137626_n.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgtyCHcpyX-tKlG-xnX8SRazuGbmveC9KtkJSaYXk-pT00cXgKhVa25NsWe74kaWVCRbyw15oUeBLG6fmi6UESDZS8IirvYdJ0-0Iomi8qzKQEymx8T2IPOcW2lIEgDmUeZxygA6-OM4ZA/s1600/1170732_642230179121109_257879833_n.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="257" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgtyCHcpyX-tKlG-xnX8SRazuGbmveC9KtkJSaYXk-pT00cXgKhVa25NsWe74kaWVCRbyw15oUeBLG6fmi6UESDZS8IirvYdJ0-0Iomi8qzKQEymx8T2IPOcW2lIEgDmUeZxygA6-OM4ZA/s320/1170732_642230179121109_257879833_n.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhHdmHZgXUniH2UviHKX8c_1FYEafl4KU1f8kE4yERlAJmHFZU1W6Uredvd27zoPSCYi5uSYQJ7WX5TgZ0QTLkQmNLsFIJBDlCYYMwsjG4kMRXS6orZror-KtTclTIZdjxAy-7DIzzIBQI/s1600/1173670_642222189121908_1107077969_n.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="225" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhHdmHZgXUniH2UviHKX8c_1FYEafl4KU1f8kE4yERlAJmHFZU1W6Uredvd27zoPSCYi5uSYQJ7WX5TgZ0QTLkQmNLsFIJBDlCYYMwsjG4kMRXS6orZror-KtTclTIZdjxAy-7DIzzIBQI/s320/1173670_642222189121908_1107077969_n.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhLS48B_aVVrdqu7WDbr20LVno_OWSrYW-my4aeoEXyduLLwxuylwBTVyUt4MUzmk8JHUuBjzqg0Ei3KnOf-EFTfSXY5aLi8YwxT_rup_wW-z9opDQ7iFLnmdZWH7HKmpDRKOhiwxFr634/s1600/1184828_642230555787738_1427785393_n.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="320" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhLS48B_aVVrdqu7WDbr20LVno_OWSrYW-my4aeoEXyduLLwxuylwBTVyUt4MUzmk8JHUuBjzqg0Ei3KnOf-EFTfSXY5aLi8YwxT_rup_wW-z9opDQ7iFLnmdZWH7HKmpDRKOhiwxFr634/s320/1184828_642230555787738_1427785393_n.jpg" width="249" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjkrPANNWbiu7te40EeON1lZ7R4YuaA5CPNEkMwq7lpm6hoHbvOqPopzsmrzfiuQOov95p99pJJ7n85Kl3F-BQaTe77cThh694Jn4gW2Y-cbkld935kDVY31ZM1TJHvcveZUtJzkeHu0LE/s1600/1185174_642220309122096_357422905_n.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="320" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjkrPANNWbiu7te40EeON1lZ7R4YuaA5CPNEkMwq7lpm6hoHbvOqPopzsmrzfiuQOov95p99pJJ7n85Kl3F-BQaTe77cThh694Jn4gW2Y-cbkld935kDVY31ZM1TJHvcveZUtJzkeHu0LE/s320/1185174_642220309122096_357422905_n.jpg" width="212" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh3yIw2SuGAhDWBwed1p1EupLbsXDvOcFsXNrQzCZze_q5VsRBNfo4oJ6Rz07fbbL9Nm3ZcINJNAV8kFRCKjXDxVs0_sgTBwsY1FhtziItsxJpBxmLl2moBkQpK27vwc6Ea5VrOb6JGA4U/s1600/1185956_642229909121136_372335457_n.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="240" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh3yIw2SuGAhDWBwed1p1EupLbsXDvOcFsXNrQzCZze_q5VsRBNfo4oJ6Rz07fbbL9Nm3ZcINJNAV8kFRCKjXDxVs0_sgTBwsY1FhtziItsxJpBxmLl2moBkQpK27vwc6Ea5VrOb6JGA4U/s320/1185956_642229909121136_372335457_n.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi1d8tCmSZWk2opJDPKsdrLhgbAJ6wGW73rqbSYSs1sW9x3znfHOexBfAV-Wwk79zjjXHCnsMVKmmdJQoE-zSTgS8J4t3VuwhxoduE7fuXAQiD8En5rDdDHwGqEvNStyOPCe-I63fxy9ZU/s1600/1186246_642225592454901_1480406011_n.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="220" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi1d8tCmSZWk2opJDPKsdrLhgbAJ6wGW73rqbSYSs1sW9x3znfHOexBfAV-Wwk79zjjXHCnsMVKmmdJQoE-zSTgS8J4t3VuwhxoduE7fuXAQiD8En5rDdDHwGqEvNStyOPCe-I63fxy9ZU/s320/1186246_642225592454901_1480406011_n.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEipb8gXdnGRiQKSupFwyrLAtWyX_XwlBgcKgyn7qzallLeQM-cx_2pqEOPB3m_o9wRSDxb_dyPJmbCvtSs-_WHQpDK1HXWNd9HNuAWfVHTtdu5j5SXWy2haYlFD3OkN01ysQSNNKisrj6M/s1600/1187280_642229825787811_833780509_n.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="263" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEipb8gXdnGRiQKSupFwyrLAtWyX_XwlBgcKgyn7qzallLeQM-cx_2pqEOPB3m_o9wRSDxb_dyPJmbCvtSs-_WHQpDK1HXWNd9HNuAWfVHTtdu5j5SXWy2haYlFD3OkN01ysQSNNKisrj6M/s320/1187280_642229825787811_833780509_n.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhRDJXm5azbLZTxGMfqVsJ5LpuzrBg2-P_db0lVbLNrOafDhluKwEyE8HUN6qQXGS-s9t0y2cI9IZx6pnJMNfyLEgT24VS5IX022glZlGT1XbnexzyQWprKNqr5D11hd-6Xkqe9PNCr08Y/s1600/1229851_642223855788408_1956262582_n.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="219" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhRDJXm5azbLZTxGMfqVsJ5LpuzrBg2-P_db0lVbLNrOafDhluKwEyE8HUN6qQXGS-s9t0y2cI9IZx6pnJMNfyLEgT24VS5IX022glZlGT1XbnexzyQWprKNqr5D11hd-6Xkqe9PNCr08Y/s320/1229851_642223855788408_1956262582_n.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh_EXt-z9FNmYIiDWtMUyhdw-k0r3OXAGjLr_dU10kiRjwRK3ER-ktpCmTvtbCnYo8hYhw06PyMD_L7nVvT3GbMKMmTCeTZDnAuIEtawDdyVKrqqKDVrgnjjsE6fmTtZIcqzPL9ITAqGpw/s1600/1234302_642215095789284_1760182851_n.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="240" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh_EXt-z9FNmYIiDWtMUyhdw-k0r3OXAGjLr_dU10kiRjwRK3ER-ktpCmTvtbCnYo8hYhw06PyMD_L7nVvT3GbMKMmTCeTZDnAuIEtawDdyVKrqqKDVrgnjjsE6fmTtZIcqzPL9ITAqGpw/s320/1234302_642215095789284_1760182851_n.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhRaKZFVPFDC4DhFFSAgZAQhWJ-7eWfwmyeRFFNjw2mTlGLl5XXunNc8W2au3PT9wyEylk_JB3xxX3bEkZJ87b0JwfDww9k2svjUmm7ddrCq51xp2zLwjVRSNIQY99JQ4N9sQwRimFjBso/s1600/1234377_642230875787706_1203268098_n.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="315" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhRaKZFVPFDC4DhFFSAgZAQhWJ-7eWfwmyeRFFNjw2mTlGLl5XXunNc8W2au3PT9wyEylk_JB3xxX3bEkZJ87b0JwfDww9k2svjUmm7ddrCq51xp2zLwjVRSNIQY99JQ4N9sQwRimFjBso/s320/1234377_642230875787706_1203268098_n.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiZ6REss_Yj-f9DYaUvl2sR6xW9GV8yX83OfuowKFXg9gU75ugN03d-Itwc1nzvk7qpZrRQ0KlRz0YVchcRH9wu1mrnObfKjB3bN0sH5WTx0mguJjHojFG-WK-t3qzcRLRFxJTZ5EETDlE/s1600/1236574_642230812454379_60041069_n.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="244" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiZ6REss_Yj-f9DYaUvl2sR6xW9GV8yX83OfuowKFXg9gU75ugN03d-Itwc1nzvk7qpZrRQ0KlRz0YVchcRH9wu1mrnObfKjB3bN0sH5WTx0mguJjHojFG-WK-t3qzcRLRFxJTZ5EETDlE/s320/1236574_642230812454379_60041069_n.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgCfHB0KyuolbUDvKpSrqlhzV7iafWqgUUcpyWt6KWwm_-7p91zUuytII-V03tprtfI4t6O2kedllLgR3EpnKHrdKHBY5YU_PV6jHkyUctQVPcNo52fl5KkqMyywFnNFJJYkUA43em_1YA/s1600/1236846_642230465787747_1912053660_n.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="320" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgCfHB0KyuolbUDvKpSrqlhzV7iafWqgUUcpyWt6KWwm_-7p91zUuytII-V03tprtfI4t6O2kedllLgR3EpnKHrdKHBY5YU_PV6jHkyUctQVPcNo52fl5KkqMyywFnNFJJYkUA43em_1YA/s320/1236846_642230465787747_1912053660_n.jpg" width="240" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiB8jBfYLwVm8Ky518C3Z5dC1QHKO-f5hoGJoZDCz-X8C-BOrIkHMiERauTqPqqErj2YXsb7Nn2YMbRrn4ig9J915wdSazxnz64iPalLa3HRssy7aS-FKxoVckcdVfe3zFx-Oc_h4xAJN8/s1600/1240379_642229999121127_342063109_n.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="240" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiB8jBfYLwVm8Ky518C3Z5dC1QHKO-f5hoGJoZDCz-X8C-BOrIkHMiERauTqPqqErj2YXsb7Nn2YMbRrn4ig9J915wdSazxnz64iPalLa3HRssy7aS-FKxoVckcdVfe3zFx-Oc_h4xAJN8/s320/1240379_642229999121127_342063109_n.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh7-yDm2rNxb4BRMClOvHOxJdtG1V17-sKZSDwqZo3LeedjoPUBSnjBfuY5EqE05tezTVfCsLjVHUtL9sUCKaTHP1bzHShhjZCfNrp45qQV03bsCoiViqYtAS7fffShDzc0VAWLgOSCpfk/s1600/1239610_642219939122133_1965542616_n.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="230" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh7-yDm2rNxb4BRMClOvHOxJdtG1V17-sKZSDwqZo3LeedjoPUBSnjBfuY5EqE05tezTVfCsLjVHUtL9sUCKaTHP1bzHShhjZCfNrp45qQV03bsCoiViqYtAS7fffShDzc0VAWLgOSCpfk/s320/1239610_642219939122133_1965542616_n.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhO4NdGeYvZzp-N4qM_Oq1HJ-a3XfNXy2CpV2yrl_Aer6u2GPGBD5Rduy4xZs9eU8u1xMyjoqUDGyK7WYT4qGybkpkcZJ6Q1wF8oQ3rv-KSsHsICVdC2ozEMjOnNZ0gBNFtwfb2UpSQFDw/s1600/1236679_642224412455019_577267025_n.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="320" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhO4NdGeYvZzp-N4qM_Oq1HJ-a3XfNXy2CpV2yrl_Aer6u2GPGBD5Rduy4xZs9eU8u1xMyjoqUDGyK7WYT4qGybkpkcZJ6Q1wF8oQ3rv-KSsHsICVdC2ozEMjOnNZ0gBNFtwfb2UpSQFDw/s320/1236679_642224412455019_577267025_n.jpg" width="219" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiJNpEZsNntgmAqqvq4Bxutbh4M5dQCOACGV8cEw8EKuxOQeBD-XLj2POeF6RcyK8oRKWPWWE3zz3TVEf_0yFTDSuwu2CFB2ZttM3B4Og4EwSrWmNT1wBlRfNdohHTK9EX77ZTGZ5JWN2E/s1600/533232_642222325788561_198330600_n.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="260" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiJNpEZsNntgmAqqvq4Bxutbh4M5dQCOACGV8cEw8EKuxOQeBD-XLj2POeF6RcyK8oRKWPWWE3zz3TVEf_0yFTDSuwu2CFB2ZttM3B4Og4EwSrWmNT1wBlRfNdohHTK9EX77ZTGZ5JWN2E/s320/533232_642222325788561_198330600_n.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgVxfkJCfrRF5pMSlsZcYl6Dbzligs8jSIoMIpBh3PZ0xzXWg_n8saI6DwHPZm9YXNbZsaC5RylwCr6kfWlxt_VWDBZgBOaKOhXemYOi3P4rtvWGwB_VGIRxgAII_2uYf8NRZ7LxykBdT8/s1600/524503_642215409122586_562807848_n.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="310" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgVxfkJCfrRF5pMSlsZcYl6Dbzligs8jSIoMIpBh3PZ0xzXWg_n8saI6DwHPZm9YXNbZsaC5RylwCr6kfWlxt_VWDBZgBOaKOhXemYOi3P4rtvWGwB_VGIRxgAII_2uYf8NRZ7LxykBdT8/s320/524503_642215409122586_562807848_n.jpg" width="320" /&gt;&amp;nbsp;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
sangat menyenangkan. &lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;a href="http://naraywannabe.blogspot.com" title="Indonesian Coders Community"&gt;&lt;img src="http://i.picasion.com/resize39/af502889512b6bcb12422c3b59a0fb80.gif" border="0"/&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://naraywannabe.blogspot.com/2013/09/jalan-jalan-ke-bonbin-kebon-binatang.html</link><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgB9hKdNn89LspeOnDw_CIpKW234v0qUYPLCaL2QZIhgPHwd_VeP0qaxmX0xY5hkb7fS5-pIRZclPPG5kRgtrWg07PJpl2hy4Jm9R_g7vVpsLqZzZYZylX27T2oRGqDSvO3r8Fk2scrfi4/s72-c/1229943_642217312455729_2081308586_n.jpg" width="72"/><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-7141946098815936889.post-4283292715202458473</guid><pubDate>Sat, 07 Sep 2013 05:14:00 +0000</pubDate><atom:updated>2013-09-21T21:06:29.139-07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">MOTIVASI</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">My Life</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">TIPS OK</category><title>Salesman, Salesgirl, Sales people, adalah..</title><description>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;
Sales people, Apa itu..?
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Oleh: Pramono Dewo
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"Sales people" adalah seorang Happy Loser, karena meskipun mereka ditolak, mereka tetap senang dan bersemangat menuntaskan penjualannya.
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"Sales people" adalah seorang penolong sejati, sebab mereka adalah sumber income terbesar perusahaan tempat mereka bekerja.
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka disebut juga konsultan penolong customernya, sebab dengan bantuan sales people yang profesional, customer mampu mendapatkan barang atau jasa yang terbaik.
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"Sales people" adalah seorang pembelajar yang mempunyai integritas, sebab hanya dengan kejujuran dan semangat pembelajar mereka mampu mendapatkan kepercayaan para customernya.
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"Sales people" bukanlah harus orang sales dept. semata, namun juga orang2 yang ingin perusahaannya maju agar dirinya ikut maju.
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"Sales people" adalah orang2 yang berjiwa, berfikiran &amp;amp; bertindak positif demi kemajuan income perusahaan, siapapun ia, dalam posisi apapun ia.
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Selamat menjadi "Sales people" hari ini.
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Have succesful brightful today...barakallah fiikum.
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Semangaaat..!
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;a href="mailto:resonansi@yahoogroups.com"&gt;resonansi@yahoogroups.com&lt;/a&gt;
&lt;br /&gt;
Sent from my BlackBerry®&lt;/div&gt;
&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;a href="http://naraywannabe.blogspot.com" title="Indonesian Coders Community"&gt;&lt;img src="http://i.picasion.com/resize39/af502889512b6bcb12422c3b59a0fb80.gif" border="0"/&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://naraywannabe.blogspot.com/2013/09/salesman-salesgirl-sales-people-adalah.html</link><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-7141946098815936889.post-7950318504900038497</guid><pubDate>Sat, 27 Jul 2013 15:06:00 +0000</pubDate><atom:updated>2013-07-27T08:07:01.544-07:00</atom:updated><title>Kerahkan Segenap Kekuatan Anda Untuk Menjadi yang Terbaik.</title><description>Sahabat SalamSuper.Com, &amp;quot;&lt;p&gt;Kalau bisa nomor 1 kenapa harus jadi nomor 2?, kalau bisa 100 kenapa harus 99?!!!, itulah yel-yel yang sekilas saya dengar dalam sebuah pelatihan pengembangan diri. Sesungguhnya potensi yang dimiliki manusia itu jauh lebih besar dan lebih dahsyat dibanding yang dilihat secara kasat mata.&lt;p&gt;&lt;br&gt;&amp;#160; &lt;br&gt;Akan tetapi didalam proses kehidupan kita sebagai manusia, lebih-lebih bagi kita yang hidup di masyarakat luas dan yang sedang berjuang keras dalam menciptakan kualitas kehidupan yang lebih baik, sering kali dalam berhubungan dengan orang lain, kita menemui baik atau buruk dari perlakuan orang lain terhadap diri kita, sebaliknya kita terhadap orang lain, atau kita terhadap diri kita sendiri dan mereka terhadap mereka sendiri. Sikap-sikap demikian adalah hal yang sangat wajar dan alamiah sekali yang dapat terjadi pada hubungan antar munusia bagi siapa saja, kapan dan dimanapun kita berada.&lt;p&gt;&lt;p&gt;Fitrah kita sebagai manusia yang mempunyai pikiran sehat, yang dapat membedakan sikap mana yang baik dan buruk , mana yang positif dan negatif, mana yang konstruktif, dan destruktif, sikap mana yang bisa menyinggung , menyakiti dan sikap mana yang bisa menyenangkan orang lain, mana yang perlu dipertahankan, dipelihara dan dikembangkan terus menerus.&lt;p&gt;&lt;p&gt;Sebagai manusia yang dapat mengerti, menyadari dan dapat berpikir jernih, jelas kita harus bisa memilih dan berani menentukan sikap, dengan segenap tenaga, waktu dan pikiran untuk tetap mengembangkan diri semaksimal yang dapat dilakukan dalam garis prinsip yang lebih baik dan positif.&lt;p&gt;&lt;p&gt;Sudah menjadi kepantasan bagi kita untuk menyadari dan mengingatkan sesama agar tetap tegar, berani, sabar dan ulet dalam menghadapi setiap problem, rintangan, kesulitan yang muncul, baik yang datang dari luar diri kita (external) , lebih-lebih yang datang dari dalam diri kita sendiri (internal). Kita harus mempunyai prinsip yang kuat dan mempunyai ketegasan terhadap diri sendiri.&lt;p&gt;&lt;p&gt;Memang ini bukan hal yang mudah dilakukan, hanya melalui proses latihan demi latihan, belajar dan belajar yang ada dalam praktek kehidupan yang nyata. Pada akhirnya tentunya kita akan terbiasa untuk Tetap tegar menghadapi setiap kondisi yang menantang dan berupaya keras tetap Menjadi Yang Terbaik dalam situasi apapun.&lt;p&gt;&lt;p&gt;Jika kita bisa melakukan semua proses ini, tidak hanya kita semakin dewasa dalam mengarungi kehidupan ini, yang pasti kualitas kehidupan kita akan semakin baik, semakin sukses dan sekaligus akan berpengaruh dan bermanfaat pula bagi orang lain.&lt;p&gt;&lt;p&gt;Maka,&amp;#160;Kerahkan Segenap Kekuatan Anda Untuk Menjadi yang Terbaik, maka hasil akhirnnya pun akan mendapatkan yang terbaik.&lt;p&gt;&lt;br&gt;
&lt;br&gt;Sent from my BlackBerry&amp;#174;
&lt;br&gt;powered by Sinyal Kuat INDOSAT&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;a href="http://naraywannabe.blogspot.com" title="Indonesian Coders Community"&gt;&lt;img src="http://i.picasion.com/resize39/af502889512b6bcb12422c3b59a0fb80.gif" border="0"/&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://naraywannabe.blogspot.com/2013/07/kerahkan-segenap-kekuatan-anda-untuk.html</link><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-7141946098815936889.post-8365058154959905649</guid><pubDate>Mon, 22 Jul 2013 20:57:00 +0000</pubDate><atom:updated>2013-07-22T13:57:49.901-07:00</atom:updated><title>SuperMan of steel</title><description>Ga sia2 gw ngedownload hampir 2jam utk film ini.
&lt;br&gt;
&lt;br&gt;1. Clark / Kal-El dari kecil selalu dilecehkan teman2nya, sebenarnya bisa saja dia membalasnya karena kekuatannya jauh dibanding manusia biasa namun tidak dia lakukan karena dia mematuhi nasehat ayah angkatnya utk tidak menggunakan kekuatannya. -JANGAN SOMBONG-
&lt;br&gt;
&lt;br&gt;2. Lambang / simbol dunianya Kal-El hampir sama dengan huruf &amp;quot;S&amp;quot; didunia yang artinya adalah HARAPAN (selalu ada harapan).
&lt;br&gt;
&lt;br&gt;3. Sang ayah angkat Clark / Kal-El rela mengorbankan nyawanya dihantam badai, padahal saat itu clark bisa saja menolong namun dilarang ayahnya karena dia tidak dunia tahu identitas anak angkatnya. -PENGORBANAN-
&lt;br&gt;
&lt;br&gt;4. Mulanya Lois ingin membongkar identitas Clark, setelah Clark menceritakan kenapa dia merahasiakan lalu berubahlah pikiran Lois. -Perlunya PENJELASAN-
&lt;br&gt;
&lt;br&gt;5. Kolonel memasang semacam pesawat mata2 yg harganya milyaranUS$ utk melacak n memantau SuperMan, namun dihancurkan oleh Superman dan mengatakan &amp;quot;Mulailah dengan KEPERCAYAAN&amp;quot;.
&lt;br&gt;
&lt;br&gt;Dan masih banyak lagi... Silahkan ditonton sendiri ya. 
&lt;br&gt;
&lt;br&gt;Regard,
&lt;br&gt;NarayWannaBe
&lt;br&gt;
&lt;br&gt;Sent from my BlackBerry&amp;#174;
&lt;br&gt;powered by Sinyal Kuat INDOSAT&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;a href="http://naraywannabe.blogspot.com" title="Indonesian Coders Community"&gt;&lt;img src="http://i.picasion.com/resize39/af502889512b6bcb12422c3b59a0fb80.gif" border="0"/&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://naraywannabe.blogspot.com/2013/07/superman-of-steel.html</link><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-7141946098815936889.post-845405649509085229</guid><pubDate>Sun, 21 Jul 2013 16:01:00 +0000</pubDate><atom:updated>2013-07-21T09:01:11.796-07:00</atom:updated><title/><description>Ubah Ejekan Jadi Keberhasilan&lt;br&gt;Oleh: Andrie Wongso&lt;p&gt;Apa reaksi kita saat mendengar orang lain menjelek-jelekkan kita? Bagi yang mudah emosi, barangkali telinga akan langsung panas. Namun, ada kalanya, kita bertemu pula dengan orang yang seolah-olah selalu berkepala dingin, alias tak gampang marah. Tetapi, yang seperti ini, kadang pula malah memendam amarah dalam diri yang jika meledak, bisa mengganggu mentalitas.&lt;p&gt;&lt;br&gt;Lantas, bagaimana sebenarnya kita harus menyikapi saat mendengar orang lain menjelek-jelekkan kita, baik secara langsung ataupun tidak? Mungkin, kita bisa belajar dari kisah inspiratif ini, untuk menjadikan celaan, hinaan, atau ejekan, justru mampu menjadi &amp;quot;bahan bakar&amp;quot; penyemangat hidup.&lt;p&gt;&lt;br&gt;Konon, di salah satu perusahaan minyak terbesar dunia kerja sama Arab dan Amerika Serikat, sangat kental nuansa perbedaan perlakuan antara orang lokal Arab asli dengan orang Amerika yang rata-rata menduduki jabatan tinggi.&lt;p&gt;&lt;br&gt;Suatu kali, ada seorang remaja yang bekerja di sana kehausan setelah bekerja seharian. Remaja yang hanya lulusan sekolah menengah ini menjadi pegawai rendahan di kantor tersebut. Ketika mendapati sebuah penampung air dingin yang segar, ia pun bersegera mengisi gelasnya untuk menghilangkan dahaga. Namun, tak disangkanya, saat hendak meminum air tersebut, sebuah suara cukup kasar menghardiknya. Suara itu muncul dari seorang pekerja Amerika, &amp;quot;Hei, kamu tidak boleh minum air itu! Yang boleh hanya insinyur, sedangkan kamu cuma pegawai rendahan.&amp;quot;&lt;p&gt;&lt;br&gt;Remaja itu pun tidak jadi minum dan lantas pergi. Namun, yang membuatnya lebih tidak enak sebenarnya bukan haus. Tetapi, perasaan terhina: mengapa di negaranya sendiri, ia tak boleh meminum air itu. Apakah statusnya sebagai pegawai rendahan harus membedakan dirinya untuk bisa mendapatkan minuman, yang sebenarnya adalah air gratis yang bisa diminum siapa saja.&lt;p&gt;&lt;br&gt;Beruntung, kemarahan remaja tersebut disalurkannya pada hal yang positif. Ia bertekad untuk mengubah nasibnya. Remaja ini pun belajar dengan sangat giat dan tekun. Siang hari ia pakai untuk bekerja, malamnya ia mengambil kelas untuk meraih pendidikan setingkat SMA.&lt;p&gt;&lt;br&gt;Dengan kondisi tersebut, remaja itu jadi jarang bergaul dengan teman-teman sebayanya. Celakanya, saat ia menceritakan obsesi untuk memperbaiki nasib sebagai orang asli di perusahaan itu, ia malah ditertawakan teman-temannya. Namun, justru karena itulah, ia makin semangat untuk membuktikan ucapannya.&lt;p&gt;&lt;br&gt;Karena bekerja sangat giat dan cepat belajar, akhirnya setelah lulus SMA, remaja ini mendapat kesempatan memperoleh beasiswa belajar ke perguruan tinggi di Amerika. Ia pun mengambil sarjana bidang teknik yang akan membuatnya bergelar insinyur. Kesempatan ini tidak disia-siakan untuk &amp;quot;membalas&amp;quot; masa lalunya yang dianggap sebagai pemicu semangatnya tersebut. Akhirnya, si remaja bukan hanya lulus menjadi insinyur, tapi ia bahkan diberi beasiswa lagi untuk meneruskan gelar Master bidang geologi.&lt;p&gt;&lt;br&gt;Sekembali ke negaranya, remaja tersebut terus berkarya maksimal sehingga kariernya melesat cepat. Dari menjadi kepala bagian, kepala cabang, manajer umum, hingga akhirnya dipercaya menjadi wakil direktur di perusahaan tersebut. Itu merupakan jabatan tertinggi yang pernah diperoleh orang lokal di perusahaan itu. Lucunya, remaja yang telah menjadi wakil direktur tersebut mendapati insinyur yang merendahkannya dulu, menjadi bawahannya. Suatu ketika, sang insinyur memohon maaf atas peristiwa yang dulu pernah terjadi di antara mereka. Namun ia berkata, &amp;quot;Aku ingin berterima kasih padamu dari lubuk hatiku paling dalam karena kau melarang aku minum saat itu. Ya, dulu aku sempat benci padamu. Tapi, jika ditelusuri lebih jauh, kamulah penyebab dari kesuksesanku ini.&amp;quot;&lt;p&gt;&lt;br&gt;Begitulah, sang remaja telah berhasil mengubah penghinaan menjadi pemicu semangat untuk meraih kesuksesan. Bahkan terakhir, ia dipercaya menjadi Menteri Perminyakan dan Mineral Arab Saudi. Ia mengubah &amp;quot;dendam&amp;quot; menjadi pendorong semangat untuk mengubah nasib.&lt;p&gt;&lt;br&gt;Kita sendiri pasti juga pernah mengalami penghinaan dalam berbagai bentuk. Penolakan saat menjual sesuatu, diremehkan kala memulai perjuangan meraih impian, tidak dianggap di lingkungan kerja, diacuhkan saat memberi pendapat, hingga aneka bentuk &amp;quot;pelecehan&amp;quot; yang disadari atau tidak. Marah memang manusiawi. Emosi pun wajar terjadi. Tapi, reaksi kita atas segala bentuk ejekan itu sebenarnya bisa kita arahkan untuk hal yang lebih baik. Bukankah marah dan emosi tidak akan pernah menyelesaikan masalah? Malah, sering yang terjadi melipatgandakan problematika yang terjadi.&lt;p&gt;&lt;br&gt;Mari ubah segala bentuk ejekan dan penghinaan sebagai pelecut semangat untuk menuju perubahan. Jangan biarkan emosi sesaat mengacaukan pikiran. Jangan izinkan kemarahan mendatangkan kemurkaan. Kisah di atas adalah bukti nyata, bahwa ejekan sebenarnya adalah &amp;quot;energi&amp;quot; yang akan menarik kekuatan dalam diri untuk bertransformasi meraih mimpi. Ibarat kegagalan, sebenarnya itu merupakan vitamin untuk pijakan menuju kesuksesan. Terus berjuang, terus berkarya, jangan mundur karena hinaan. Salam sukses, luar biasa!!&lt;p&gt;&lt;br&gt;
&lt;br&gt;Sent from my BlackBerry&amp;#174;
&lt;br&gt;powered by Sinyal Kuat INDOSAT&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;a href="http://naraywannabe.blogspot.com" title="Indonesian Coders Community"&gt;&lt;img src="http://i.picasion.com/resize39/af502889512b6bcb12422c3b59a0fb80.gif" border="0"/&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://naraywannabe.blogspot.com/2013/07/ubah-ejekan-jadi-keberhasilan-oleh.html</link><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-7141946098815936889.post-146147014363582653</guid><pubDate>Sun, 21 Jul 2013 15:59:00 +0000</pubDate><atom:updated>2013-07-21T08:59:44.475-07:00</atom:updated><title> Ubah Ejekan Jadi Keberhasilan</title><description>Oleh: Andrie Wongso&lt;p&gt;Apa reaksi kita saat mendengar orang lain menjelek-jelekkan kita? Bagi yang mudah emosi, barangkali telinga akan langsung panas. Namun, ada kalanya, kita bertemu pula dengan orang yang seolah-olah selalu berkepala dingin, alias tak gampang marah. Tetapi, yang seperti ini, kadang pula malah memendam amarah dalam diri yang jika meledak, bisa mengganggu mentalitas.&lt;p&gt;&lt;br&gt;Lantas, bagaimana sebenarnya kita harus menyikapi saat mendengar orang lain menjelek-jelekkan kita, baik secara langsung ataupun tidak? Mungkin, kita bisa belajar dari kisah inspiratif ini, untuk menjadikan celaan, hinaan, atau ejekan, justru mampu menjadi &amp;quot;bahan bakar&amp;quot; penyemangat hidup.&lt;p&gt;&lt;br&gt;Konon, di salah satu perusahaan minyak terbesar dunia kerja sama Arab dan Amerika Serikat, sangat kental nuansa perbedaan perlakuan antara orang lokal Arab asli dengan orang Amerika yang rata-rata menduduki jabatan tinggi.&lt;p&gt;&lt;br&gt;Suatu kali, ada seorang remaja yang bekerja di sana kehausan setelah bekerja seharian. Remaja yang hanya lulusan sekolah menengah ini menjadi pegawai rendahan di kantor tersebut. Ketika mendapati sebuah penampung air dingin yang segar, ia pun bersegera mengisi gelasnya untuk menghilangkan dahaga. Namun, tak disangkanya, saat hendak meminum air tersebut, sebuah suara cukup kasar menghardiknya. Suara itu muncul dari seorang pekerja Amerika, &amp;quot;Hei, kamu tidak boleh minum air itu! Yang boleh hanya insinyur, sedangkan kamu cuma pegawai rendahan.&amp;quot;&lt;p&gt;&lt;br&gt;Remaja itu pun tidak jadi minum dan lantas pergi. Namun, yang membuatnya lebih tidak enak sebenarnya bukan haus. Tetapi, perasaan terhina: mengapa di negaranya sendiri, ia tak boleh meminum air itu. Apakah statusnya sebagai pegawai rendahan harus membedakan dirinya untuk bisa mendapatkan minuman, yang sebenarnya adalah air gratis yang bisa diminum siapa saja.&lt;p&gt;&lt;br&gt;Beruntung, kemarahan remaja tersebut disalurkannya pada hal yang positif. Ia bertekad untuk mengubah nasibnya. Remaja ini pun belajar dengan sangat giat dan tekun. Siang hari ia pakai untuk bekerja, malamnya ia mengambil kelas untuk meraih pendidikan setingkat SMA.&lt;p&gt;&lt;br&gt;Dengan kondisi tersebut, remaja itu jadi jarang bergaul dengan teman-teman sebayanya. Celakanya, saat ia menceritakan obsesi untuk memperbaiki nasib sebagai orang asli di perusahaan itu, ia malah ditertawakan teman-temannya. Namun, justru karena itulah, ia makin semangat untuk membuktikan ucapannya.&lt;p&gt;&lt;br&gt;Karena bekerja sangat giat dan cepat belajar, akhirnya setelah lulus SMA, remaja ini mendapat kesempatan memperoleh beasiswa belajar ke perguruan tinggi di Amerika. Ia pun mengambil sarjana bidang teknik yang akan membuatnya bergelar insinyur. Kesempatan ini tidak disia-siakan untuk &amp;quot;membalas&amp;quot; masa lalunya yang dianggap sebagai pemicu semangatnya tersebut. Akhirnya, si remaja bukan hanya lulus menjadi insinyur, tapi ia bahkan diberi beasiswa lagi untuk meneruskan gelar Master bidang geologi.&lt;p&gt;&lt;br&gt;Sekembali ke negaranya, remaja tersebut terus berkarya maksimal sehingga kariernya melesat cepat. Dari menjadi kepala bagian, kepala cabang, manajer umum, hingga akhirnya dipercaya menjadi wakil direktur di perusahaan tersebut. Itu merupakan jabatan tertinggi yang pernah diperoleh orang lokal di perusahaan itu. Lucunya, remaja yang telah menjadi wakil direktur tersebut mendapati insinyur yang merendahkannya dulu, menjadi bawahannya. Suatu ketika, sang insinyur memohon maaf atas peristiwa yang dulu pernah terjadi di antara mereka. Namun ia berkata, &amp;quot;Aku ingin berterima kasih padamu dari lubuk hatiku paling dalam karena kau melarang aku minum saat itu. Ya, dulu aku sempat benci padamu. Tapi, jika ditelusuri lebih jauh, kamulah penyebab dari kesuksesanku ini.&amp;quot;&lt;p&gt;&lt;br&gt;Begitulah, sang remaja telah berhasil mengubah penghinaan menjadi pemicu semangat untuk meraih kesuksesan. Bahkan terakhir, ia dipercaya menjadi Menteri Perminyakan dan Mineral Arab Saudi. Ia mengubah &amp;quot;dendam&amp;quot; menjadi pendorong semangat untuk mengubah nasib.&lt;p&gt;&lt;br&gt;Kita sendiri pasti juga pernah mengalami penghinaan dalam berbagai bentuk. Penolakan saat menjual sesuatu, diremehkan kala memulai perjuangan meraih impian, tidak dianggap di lingkungan kerja, diacuhkan saat memberi pendapat, hingga aneka bentuk &amp;quot;pelecehan&amp;quot; yang disadari atau tidak. Marah memang manusiawi. Emosi pun wajar terjadi. Tapi, reaksi kita atas segala bentuk ejekan itu sebenarnya bisa kita arahkan untuk hal yang lebih baik. Bukankah marah dan emosi tidak akan pernah menyelesaikan masalah? Malah, sering yang terjadi melipatgandakan problematika yang terjadi.&lt;p&gt;&lt;br&gt;Mari ubah segala bentuk ejekan dan penghinaan sebagai pelecut semangat untuk menuju perubahan. Jangan biarkan emosi sesaat mengacaukan pikiran. Jangan izinkan kemarahan mendatangkan kemurkaan. Kisah di atas adalah bukti nyata, bahwa ejekan sebenarnya adalah &amp;quot;energi&amp;quot; yang akan menarik kekuatan dalam diri untuk bertransformasi meraih mimpi. Ibarat kegagalan, sebenarnya itu merupakan vitamin untuk pijakan menuju kesuksesan. Terus berjuang, terus berkarya, jangan mundur karena hinaan. Salam sukses, luar biasa!!&lt;p&gt;&lt;br&gt;
&lt;br&gt;Sent from my BlackBerry&amp;#174;
&lt;br&gt;powered by Sinyal Kuat INDOSAT&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;a href="http://naraywannabe.blogspot.com" title="Indonesian Coders Community"&gt;&lt;img src="http://i.picasion.com/resize39/af502889512b6bcb12422c3b59a0fb80.gif" border="0"/&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://naraywannabe.blogspot.com/2013/07/ubah-ejekan-jadi-keberhasilan.html</link><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-7141946098815936889.post-4456906314704295478</guid><pubDate>Sat, 20 Jul 2013 02:59:00 +0000</pubDate><atom:updated>2013-07-19T20:17:21.789-07:00</atom:updated><title>5 Film Wajib Tonton Entrepreneur, MEMOTIVASI. </title><description>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;
&lt;h3&gt;
1. The Godfather (1972)&lt;/h3&gt;
&lt;span class="pibfi_pinterest"&gt;
  &lt;img alt="movie" class="aligncenter" height="400" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgcBgDyCGW3uZHjfhZqKV53rB9La4w601ISCcW4PwcU2KZWRVatnEJDK9tsHJ-Dq1VX_xbUZMHVTyE6WRJxykKjd4ZGhAbyYdVgJYD0I_DabovUB-cowXVkXwxFmREv3Z8nyi43iDL0Av8e/s640/The-Godfather-the-godfather-trilogy-15981863-1280-800.jpg" width="640" /&gt;
   &lt;span class="xc_pin" style="display: block; left: 555px;"&gt;
   &lt;/span&gt;
  &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Film ini diangkat dari sebuah novel berjudul sama, yaitu The 
Godfather. Film yang disutradarai oleh Francis Cord Coppola ini 
bercerita tentang sebuah keluarga pebisnis kecil yang berkembang menjadi
 organisasi kriminal terbesar di New York. ‘The Godfather’ dan anaknya 
Michael Corleone adalah otak dari keluarga ini. Film ini mengajarkan 
kepada Anda sebuah sudut pandang terhadap apa yang membuat mereka 
menjadi keluarga pebisnis dengan pengaruh paling besar di seluruh 
negara.&lt;br /&gt;
Meskipun Institut Film Amerika film ini dinilai sebagai film Amerika terburuk sepanjang sejarah, tapi&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Imdb"&gt; IMDb&lt;/a&gt; memberi &lt;i&gt;rating&lt;/i&gt; untuk film ini 9,2 yang merupakan &lt;i&gt;rating&lt;/i&gt; film yang sangat tinggi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;h3&gt;
2. Slumdog Millionaire (2006)&lt;/h3&gt;
&lt;span class="pibfi_pinterest"&gt;
  &lt;img alt="slumdog millionaire" class="aligncenter" height="480" src="http://www.millionaireacts.com/wp-content/uploads/2009/10/slumdog-millionaire-2.jpg" width="640" /&gt;
   &lt;span class="xc_pin" style="display: block; left: 555px;"&gt;
   &lt;/span&gt;
  &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;blockquote&gt;
Money and women. The reasons for make most mistakes in life. Looks like you’ve mixed up both.&lt;/blockquote&gt;
Anda tentu tidak asing lagi dengan karakter Jamal Malik dan Latika? 
Film ini mengisahkan seorang anak jalanan kumuh dari India yang mendadak
 kaya setelah memenangkan kuis &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Who_Wants_To_Be_A_Millionaire"&gt;Who Whats to Be a Millionaire&lt;/a&gt; versi negaranya. Banyak &lt;a href="http://hot.yukbisnis.com/kesuksesan-victorias-secret/"&gt;pengalaman&lt;/a&gt;
 pahit dan licik yang dialaminya semasa kecil, yang mengubah 
pandangannya terhadap dunia. Kesetiaannya pada Latika dan bagaimana dia 
memaafkan kakaknya adalah salah satu dari banyak hal yang patut diacungi
 jempol dari seorang Jamal Malik.&lt;br /&gt;
Karya sutradara Danny Boyle ini telah berhasil memborong empat Golden
 Globe Awards dan delapan piala Oscar dan berhasil meraup omset 
$61.605.255.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;h3&gt;
3. The Pursuit of Happyness (2006)&lt;/h3&gt;
&lt;span class="pibfi_pinterest"&gt;
  &lt;img alt="pursuit of happyness" class="aligncenter" height="480" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjR7JQ-JwzAVGyLW_hC-psirqLjTZSLuf1C16AgoiN2JEgOTFrWDpU6uaZRAbboGVdwsfd0ELVgEpN7SYFazhPargYEY1l6KuGVml7_14N_3R2DX3Qx2suzdSuh0k5XfNr-bFwkpJ9SXPc0/s640/will_smith_in_the_pursuit_of_happyness_.jpg" width="640" /&gt;
   &lt;span class="xc_pin" style="display: block; left: 555px;"&gt;
   &lt;/span&gt;
  &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Film-film yang dibintangi oleh Will Smith hampir tidak pernah 
mengecewakan. Will Smith memerankan kisah seorang Chris Gardner, seorang
 salesman yang berhasil menjadi pialang saham sukses.&lt;br /&gt;
Pada saat itu, Chris Gardner mengalami masa-masa sulit dalam 
hidupnya. Dia bercerai dengan istrinya, kehabisan tabungan, kehilangan 
tempat tinggal. Chris berusaha keras untuk memperoleh uang dengan cara 
menjual sebuah alat kedokteran yang terlanjur ia beli dengan jumlah 
banyak dengan menghabiskan simpanannya. Beruntung, Chris selalu ditemani
 oleh anaknya, Christopher Gardner Jr., pada masa-masa tersebut.&lt;br /&gt;
Di dalam film ini, Will Smith ‘berduet’ dengan Jaden Smith yang 
merupakan putranya sendiri. Film ini mengajarkan tentang hidup yang 
penuh perjuangan dan pengorbanan. Masa krisis membuat Anda merelakan 
beberapa hal, tidak bisa menyelamatkan semuanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;h3&gt;
4. The Shawshank Redemption (1994)&lt;/h3&gt;
&lt;span class="pibfi_pinterest"&gt;
  &lt;img alt="the shawshank redemption" class="aligncenter" height="480" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi_MuNcbL_syE_C2iHPDS1GE2GI4vGgevNXa15NBbBWcEAux-8ehSDd0ufwBqctu-PDfcvF9ogR4inC-mN8fjora2oSmN0vpt1uekOCF9nMTk4tuEACl4RU_WOdBgfAsxEWQUF-FbfAVcsO/s640/The-Shawshank-Redemption1.jpg" width="640" /&gt;
   &lt;span class="xc_pin" style="display: block; left: 555px;"&gt;
   &lt;/span&gt;
  &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Film yang dibuat pada tahun kelahiran saya ini adalah salah satu film
 terbaik sepanjang sejarah.&amp;nbsp;Diadaptasi dari sebuah cerita pendek karya 
pengarang terkenal &lt;a href="http://hot.yukbisnis.com/entrepreneur-harus-nonton-5-film-ini/id.wikipedia.org/wiki/Stephen_King" rel="nofollow"&gt;Stephen King&lt;/a&gt;,
 kisahnya yang berlatar pada tahun 1947 di Maine, Amerika Serikat ini 
dimulai dengan seorang bankir muda yang kariernya sedang menanjak, Andy 
Dufresne dijatuhi hukuman penjara seumur hidup lantaran bukti-bukti yang
 ada menunjukkannya adalah pembunuh istrinya dan juga pria selingkuhan 
istrinya itu, padahal sebenarnya ia bukan pelakunya.&lt;br /&gt;
Film ini mengisahkan tentang seorang pria yang merencanakan dirinya 
untuk sukses di saat yang paling buruk sekalipun. Dengan menjalin relasi
 di dalam penjara, Andy keluar dari situasi yang tidak menyenangkan dan 
menerima hal-hal yang tidak pernah dia bayangkan sebelumnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;h3&gt;
5. Les Miserables (2012/1998)&lt;/h3&gt;
&lt;span class="pibfi_pinterest"&gt;
  &lt;img alt="les miserables" class="aligncenter" height="360" src="http://julieverse.com/wp-content/uploads/2012/12/Les-Mis-Wallpaper.jpg" width="640" /&gt;
   &lt;span class="xc_pin" style="display: block; left: 555px;"&gt;
   &lt;/span&gt;
  &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan &lt;i&gt;setting&lt;/i&gt; di Prancis abad 19, Jean Valjean adalah 
seorang pelarian penjara yang telah mengalami masa pahit selama 9 tahun 
dalam kerja paksa hanya karena mencuri sepotong roti saat ia kelaparan. 
Pertemuannya dengan seorang pendeta telah mengubah hidupnya. Ia kemudian
 menjadi walikota dan bertemu dengan Fantine, salah seorang pekerja yang
 telah ia pecat tanpa sepengetahuannya.&lt;br /&gt;
Film ini mengajarkan tentang dua hal yang paling sulit di dunia: 
memaafkan dan mengikhlaskan. Perkataan pendeta yang menolong Jean dalam 
film ini tidak akan pernah saya lupakan.&lt;br /&gt;
&lt;blockquote&gt;
“Saudaraku, kau bukan lagi milik kejahatan. Dengan perabotan perak ini, aku telah membeli jiwamu.”&lt;/blockquote&gt;
&lt;br /&gt;
Itulah beberapa film yang saya kira harus Anda tonton. Sebenarnya, 
masih banyak film lain yang bermakna yang belum bisa saya bahas semua 
satu per satu. Bila artikel ini mendapat tanggapan yang positif, tentu 
dengan senang hati saya akan membahasnya lagi pada artikel berikutnya. 
Semoga film-film di atas dapat menginspirasi dan mengubah hidup Anda.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;a href="http://hot.yukbisnis.com/entrepreneur-harus-nonton-5-film-ini/"&gt;SUMBER &lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;a href="http://naraywannabe.blogspot.com" title="Indonesian Coders Community"&gt;&lt;img src="http://i.picasion.com/resize39/af502889512b6bcb12422c3b59a0fb80.gif" border="0"/&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://naraywannabe.blogspot.com/2013/07/5-film-wajib-tonton-entrepreneur.html</link><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgcBgDyCGW3uZHjfhZqKV53rB9La4w601ISCcW4PwcU2KZWRVatnEJDK9tsHJ-Dq1VX_xbUZMHVTyE6WRJxykKjd4ZGhAbyYdVgJYD0I_DabovUB-cowXVkXwxFmREv3Z8nyi43iDL0Av8e/s72-c/The-Godfather-the-godfather-trilogy-15981863-1280-800.jpg" width="72"/></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-7141946098815936889.post-8983731823429413833</guid><pubDate>Tue, 16 Jul 2013 15:31:00 +0000</pubDate><atom:updated>2013-07-16T08:31:07.038-07:00</atom:updated><title>50 Kebiasaan Untuk Meraih Sukses</title><description>Sukses bermula dari mental. Anda bisa saja miskin namun jika Anda yakin bahwa Anda bisa sukses, maka itulah yang akan Anda raih. Demikian juga sebaliknya, jika seseorang terlahir kaya, namun tidak memiliki mental sukses, maka kelak ia pun bisa jatuh melarat.&lt;p&gt;Tak peduli apa pun yang menjadi profesi kerja Anda sekarang, apakah karyawan rendahan atau bos sekalipun, Anda bisa meraih sukses dengan mengembangkan 50 kebiasaan sukses ini. Namun, ingat juga bahwa ukuran kesuksesan bukanlah uang, melainkan mental puas itu sendiri.&lt;p&gt;1.Carilah dan temukan kesempatan di mana orang lain saat orang lain gagal menemukannya.&lt;br&gt;2.Orang sukses melihat masalah sebagai bahan pembelajaran an bukannya kesulitan belaka.&lt;br&gt;3.Fokus pada solusi, bukan berkubang pada masalah yang ada.&lt;br&gt;4.Menciptakan jalan suksesnya sendiri dengan pemikiran dan inovasi yang ada.&lt;br&gt;5.Orang sukses bisa merasa takut, namun mereka kemudian mengendalikan dan mengatasinya.&lt;p&gt;6.Mereka mengajukan pertanyaan yang tepat, sehingga menegaskan kualitas pikiran dan emosional yang positif.&lt;br&gt;7.Mereka jarang mengeluh.&lt;br&gt;8.Mereka tidak menyalahkan orang lain, namun mengambil tanggung jawab atas tindakan mereka.&lt;br&gt;9.Mereka selalu menemukan cara untuk mengembangkan potensi mereka dan menggunakannya dengan efektif.&lt;br&gt;10.Mereka sibuk, produktif, dan proaktif, bukan luntang-lantung.&lt;p&gt;11.Mereka mau menyesuaikan diri dengan sifat dan pemikiran orang lain.&lt;br&gt;12.Mereka memiliki ambisi atau semangat.&lt;br&gt;13.Tahu benar apa yang diinginkan.&lt;br&gt;14.Mereka inovatif dan bukan plagiat.&lt;br&gt;15.Mereka tidak menunda-nunda apa yang ada.&lt;p&gt;16.Mereka memiliki prinsip bahwa hidup adalah proses belajar yang tiada henti.&lt;br&gt;17.Mereka tidak menganggap diri sempurna sehingga sudi belajar dari orang lain.&lt;br&gt;18.Mereka melakukan apa yang seharusnya, bukan apa yang mereka mau lakukan.&lt;br&gt;19.Mereka mau mengambil resiko, tapi bukan nekat.&lt;br&gt;20.Mereka menghadapi dan menyelesaikan masalah dengan segera.&lt;p&gt;21.Mereka tidak menunggu datangnya keberuntungan, atau kesempatan. Merekalah yang menciptakannya.&lt;br&gt;22.Mereka bertindak bahkan sebelum disuruh/ diminta.&lt;br&gt;23.Mereka mampu mengendalikan emosi dan bersikap profesional.&lt;br&gt;24.Mereka adalah komunikator yang handal.&lt;br&gt;25.Mereka mempunyai rencana dan berusaha membuatnya menjadi kenyataan.&lt;p&gt;26.Mereka menjadi luar biasa karena mereka memilih untuk itu.&lt;br&gt;27.Mereka berhasil melalui masa-masa berat yang biasanya membuat orang lain menyerah.&lt;br&gt;28.Mereka tahu apa yang penting bagi mereka dan melakukan yang terbaik yang mereka bisa.&lt;br&gt;29.Mereka memiliki keseimbangan. Mereka tahu bahwa uang hanya alat, bukan segalanya.&lt;br&gt;30.Mereka paham betul pentingnya disiplin dan pengendalian diri.&lt;p&gt;31.Mereka merasa aman karena mereka tahu mereka berharga.&lt;br&gt;32.Mereka juga murah hati dan baik hati.&lt;br&gt;33.Mereka mau mengakui kesalahan dan tidak segan untuk minta maaf.&lt;br&gt;34.Mereka mau beradaptasi dengan perubahan.&lt;br&gt;35.Mereka menjaga kesehatan dan performa tubuh.&lt;p&gt;36.Mereka rajin.&lt;br&gt;37.Ulet&lt;br&gt;38.Mereka terbuka dan mau menerima masukan dari orang lain.&lt;br&gt;39.Mereka tetap bahagia saat menghadapi pasang surut kehidupan.&lt;br&gt;40.Mereka tidak bergaul dengan orang-orang yang salah/ merusak.&lt;p&gt;41.Mereka tidak membuang waktu dan energi emosional untuk sesuatu yang di luar kendali mereka.&lt;br&gt;42.Mereka nyaman bekerja di tempat yang ada.&lt;br&gt;43.Mereka memasang standar yang tinggi bagi diri sendiri.&lt;br&gt;44.Mereka tidak mempertanyakan mengapa mereka gagal namun memetik pelajaran dari itu semua.&lt;br&gt;45.Mereka tahu bagaimana harus rileks, menikmati apa yang ada, dan mampu bersenang-senang dalam kecerobohan sekalipun.&lt;p&gt;46.Karir mereka bukanlah siapa mereka, itu hanyalah pekerjaan.&lt;br&gt;47.Mereka lebih tertarik pada apa yang efektif ketimbang pada apa yang mudah.&lt;br&gt;48.Mereka menyelesaikan apa yang telah mereka mulai.&lt;br&gt;49.Mereka menyadari bahwa mereka bukan hanya makhluk hidup belaka, namun juga makhluk rohani.&lt;br&gt;50.Mereka melakukan pada yang mereka katakan.&lt;p&gt;Jadi, apakah ada beberapa kebiasaan yang sudah menjadi bagian dari hidup Anda saat ini?! Jika ada, kembangkan itu, dan tambahkan peluang sukses Anda dengan melakukan yang lain. Ingat, sukses bukanlah milik orang yang tidak pernah gagal, melainkan milik orang yang tidak pernah menyerah!!&lt;p&gt;Sumber:blogger terselubung
&lt;br&gt;Sent from my BlackBerry&amp;#174;
&lt;br&gt;powered by Sinyal Kuat INDOSAT&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;a href="http://naraywannabe.blogspot.com" title="Indonesian Coders Community"&gt;&lt;img src="http://i.picasion.com/resize39/af502889512b6bcb12422c3b59a0fb80.gif" border="0"/&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://naraywannabe.blogspot.com/2013/07/50-kebiasaan-untuk-meraih-sukses.html</link><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-7141946098815936889.post-8679868612286005044</guid><pubDate>Thu, 11 Jul 2013 21:00:00 +0000</pubDate><atom:updated>2013-07-11T14:00:31.075-07:00</atom:updated><title>Rahasia Kesempatan</title><description>&lt;p class="mobile-photo"&gt;&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiVrur27tXGjFWjcKaCES3XGyNexgLqH8p4HriOe6tx-fGy1kSXLFETqwjWtsowqI87T_YU2FCa75aGOl7E8Hcgi8W6bIOn_LDRlHrT8y77yUtb5dh4-54ZGxLxDrH8N_mVbDX471E7EnY/s1600/%253D%253Futf-8%253FB%253FS2VzZW1wYXRhbi1IYW55YS1EYXRhbmctU2VrYWxpLWRhbi1JdHVsYWgtS2VrYXlhYW4tS2l0YS5qcGc%253D%253F%253D-731075"&gt;&lt;img src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiVrur27tXGjFWjcKaCES3XGyNexgLqH8p4HriOe6tx-fGy1kSXLFETqwjWtsowqI87T_YU2FCa75aGOl7E8Hcgi8W6bIOn_LDRlHrT8y77yUtb5dh4-54ZGxLxDrH8N_mVbDX471E7EnY/s320/%253D%253Futf-8%253FB%253FS2VzZW1wYXRhbi1IYW55YS1EYXRhbmctU2VrYWxpLWRhbi1JdHVsYWgtS2VrYXlhYW4tS2l0YS5qcGc%253D%253F%253D-731075"  border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5899465852255441042" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;Oleh: Andrie Wongso&lt;p&gt;&lt;br&gt;Suatu pagi tidak jauh dari sebuah pasar, tampak seorang pemuda sedang tidur bermalas-malasan. Walau pasar dipenuhi oleh para penjual dan pembeli yang berlalu lalang, namun si pemuda tampak tenang-tenang saja dengan kemalasannya...&lt;p&gt;&lt;br&gt;Kebetulan lewatlah seorang pedagang yang baru saja berhasil menjual dagangannya. Si pedagang tampak keheranan melihat tingkah pemuda tadi. Ia menghampiri dan bertanya, &amp;quot;Anak muda, pagi begitu indah. Semua orang sibuk bekerja, tapi mengapa engkau hanya tidur-tiduran di sini?&amp;quot; Sambil memicingkan sebelah mata, si pemuda menjawab dengan suara malas, &amp;quot;Aku sedang menunggu kesempatan.&amp;quot;&lt;p&gt;&lt;br&gt;Mendengar jawaban seperti itu, si pedagang tampak keheranan. &amp;quot;Apakah kau tahu seperti apa bentuk kesempatan yang kamu tunggu itu?&amp;quot; Pemuda itu menggelengkan kepala. &amp;quot;Kata orang, aku harus menunggu kesempatan datang, baru kemudian nasibku bisa berubah baik. Lalu aku bisa kaya, bisa sukses, bisa memiliki apa saja yang aku mau. Karena itulah aku dengan sabar menunggu kesempatan datang di sini,&amp;quot; jelas si pemuda.&lt;p&gt;&lt;br&gt;&amp;quot;Bentuknya saja kamu tidak tahu, buat apa kamu tunggu? Lebih baik ayo ikut membantu aku melakukan hal berguna. Kelak nasibmu akan berubah jika kau mau belajar mengikuti jejakku,&amp;quot; bujuk si pedagang.&lt;p&gt;&lt;br&gt;&amp;quot;Ahh, omong kosong.. Pergi sana! Jangan menggangguku lagi!&amp;quot; teriak si pemuda, kesal. Karena dihardik, si pedagang buru-buru pergi meninggalkan si pemuda itu sambil menggeleng-gelengkan kepala.&lt;p&gt;&lt;br&gt;Sesaat kemudian, datang seorang kakek tua menghampiri si pemuda. Kakek tua masih sempat memandangi langkah kepergian si pedagang. Lalu ia menoleh kepada si pemuda. &amp;quot;Hai.. anak muda. Aku perhatikan, sudah lama kamu tidur-tiduran menunggu kesempatan di tempat ini. Apa kau sudah mendapatkan kesempatan itu?&amp;quot;&lt;p&gt;&lt;br&gt;Si pemuda dengan nada malas menjawab dengan menggeleng-gelengkan kepalanya.&lt;p&gt;&lt;br&gt;&amp;quot;Lho, bukankah kesempatan itu baru saja menghampirimu? Mengapa tidak kau tangkap, tapi malah kau usir? Orang yang kau usir tadi adalah seorang pedagang besar dari negeri seberang yang kaya raya. Mengapa tidak kau terima ajakannya..?&amp;quot; si kakek keheranan. Mendengar ucapan itu, si pemuda seolah baru tersadar dari mimpinya. Ia bergegas bangkit dan berteriak-teriak memanggil si pedagang tadi. Namun sayang, pedagang itu sudah tidak tampak lagi. Walau begitu, si pemuda tetap memanggil-manggil dia.&lt;p&gt;&lt;br&gt;&amp;quot;Percuma teriak-teriak. Kesempatan itu sudah berlalu,&amp;quot; ujar si kakek. Pemuda itu tampak sedih dan ingin menangis. Ia tertunduk lesu dan tak tahu harus berbuat apa untuk mendapatkan kesempatan. Karena pikirannya yang sempit, kesempatan berlalu begitu saja dan penantiannya pun sia-sia belaka. &amp;quot;Aku harus bagaimana, Kek? Apakah seumur hidup aku tidak akan memiliki kesempatan lagi?&amp;quot; tanya si pemuda penuh penyesalan.&lt;p&gt;&lt;br&gt;&amp;quot;Kesempatan datang pada setiap orang tidak hanya sekali seumur hidup. Bila yang satu terlewatkan, suatu ketika pasti akan datang kesempatan lain,&amp;quot; jawab si kakek dengan bijak. &amp;quot;Tetapi dia tidak datang dengan sendirinya. Kesempatan harus diciptakan dan diperjuangkan! Kau juga harus tahu, tidak ada satu saat pun yang benar-benar tepat untuk memulai mencari dan menemukan kesempatan. Makanya anak muda, jangan hanya menunggu. Mulailah berusaha, bekerja, berjuang. Kesempatan pasti akan tiba pada waktunya. Dan saat kesempatan tiba di hadapanmu, kamu telah siap!&amp;quot;&lt;p&gt;&lt;br&gt;Dengan gembira, si anak muda mengucapkan terima kasih. Walau di dalam hatinya ada penyesalan karena telah kehilangan kesempatan, tapi dia tahu bahwa bila dirinya mulai berusaha dan berjuang, maka suatu hari nanti kesempatan pasti datang padanya.&lt;p&gt;&lt;br&gt;Netter yang luar biasa,&lt;p&gt;&lt;br&gt;Miliki pola pikir yang sehat. Kita sebagai manusia mempunyai hak untuk memilih kesempatan. Berarti, kita bisa memilih kesempatan apa saja yang kita inginkan. Caranya dengan memutuskan, menciptakan dan memperjuangkan kesempatan.&lt;p&gt;&lt;br&gt;Memutuskan berarti menciptakan komitmen untuk mendapatkan kesempatan melalui keaktifan kita. Menciptakan berarti mengambil langkah-langkah pasti supaya peluang-peluang tercipta atau mendatangi kita karena sikap proaktif. Sementara memperjuangkan berarti membuat usaha-usaha yang benar supaya kesempatan dapat dimanfaatkan dan memberikan hasil seperti yang kita inginkan.&lt;p&gt;&lt;br&gt;Kadangkala, kesempatan itu pada awalnya tampak sepele sekali. Tapi jangan meremehkan sekecil apapun kesempatan itu. Seringkali pencapaian besar justru diawali dari kesempatan-kesempat an kecil, yang umumnya dilewatkan banyak orang. Dan benar, hanya orang-orang yang mampu mengenali kesempatan saja yang bakal mendapatkan manfaat terbesar darinya. Mereka yang berhasil biasanya jeli memanfaatkan kesempatan-kesempat an kecil dan kemudian melakukan tindakan-tindakan yang tepat untuk mendapatkan manfaat terbesar. Merekalah yang disebut sebagai orang-orang yang beruntung. Semoga Anda termasuk orang yang beruntung itu!&lt;p&gt;Sumber : resonansi&lt;br&gt;
&lt;br&gt;Sent from my BlackBerry&amp;#174;
&lt;br&gt;powered by Sinyal Kuat INDOSAT&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;a href="http://naraywannabe.blogspot.com" title="Indonesian Coders Community"&gt;&lt;img src="http://i.picasion.com/resize39/af502889512b6bcb12422c3b59a0fb80.gif" border="0"/&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://naraywannabe.blogspot.com/2013/07/rahasia-kesempatan.html</link><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiVrur27tXGjFWjcKaCES3XGyNexgLqH8p4HriOe6tx-fGy1kSXLFETqwjWtsowqI87T_YU2FCa75aGOl7E8Hcgi8W6bIOn_LDRlHrT8y77yUtb5dh4-54ZGxLxDrH8N_mVbDX471E7EnY/s72-c/%253D%253Futf-8%253FB%253FS2VzZW1wYXRhbi1IYW55YS1EYXRhbmctU2VrYWxpLWRhbi1JdHVsYWgtS2VrYXlhYW4tS2l0YS5qcGc%253D%253F%253D-731075" width="72"/></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-7141946098815936889.post-8935991542390022821</guid><pubDate>Thu, 11 Jul 2013 03:09:00 +0000</pubDate><atom:updated>2013-07-10T20:10:40.828-07:00</atom:updated><title>Fw: [resonansi] Rahasia Kesempatan</title><description>Bagus nih.. Baca ya.. &lt;p&gt;&lt;br&gt;------Original Message------&lt;br&gt;From: Admin&lt;br&gt;Sender: &lt;a href="mailto:resonansi@yahoogroups.com"&gt;resonansi@yahoogroups.com&lt;/a&gt;&lt;br&gt;To: &lt;a href="mailto:resonansi@yahoogroups.com"&gt;resonansi@yahoogroups.com&lt;/a&gt;&lt;br&gt;ReplyTo: &lt;a href="mailto:resonansi@yahoogroups.com"&gt;resonansi@yahoogroups.com&lt;/a&gt;&lt;br&gt;Subject: [resonansi] Rahasia Kesempatan&lt;br&gt;Sent: Jul 10, 2013 8:40 PM&lt;p&gt;&amp;#160; Rahasia Kesempatan Oleh: Andrie Wongso Suatu pagi tidak jauh dari sebuah pasar, tampak seorang pemuda sedang tidur bermalas-malasan. Walau pasar dipenuhi oleh para penjual dan pembeli yang berlalu lalang, namun si pemuda tampak tenang-tenang saja dengan kemalasannya... Kebetulan lewatlah seorang pedagang yang baru saja berhasil menjual dagangannya. Si pedagang tampak keheranan melihat tingkah pemuda tadi. Ia menghampiri dan bertanya, &amp;quot;Anak muda, pagi begitu indah. Semua orang sibuk bekerja, tapi mengapa engkau hanya tidur-tiduran di sini?&amp;quot; Sambil memicingkan sebelah mata, si pemuda menjawab dengan suara malas, &amp;quot;Aku sedang menunggu kesempatan.&amp;quot; Mendengar jawaban seperti itu, si pedagang tampak keheranan. &amp;quot;Apakah kau tahu seperti apa bentuk kesempatan yang kamu tunggu itu?&amp;quot; Pemuda itu menggelengkan kepala. &amp;quot;Kata orang, aku harus menunggu kesempatan datang, baru kemudian nasibku bisa berubah baik. Lalu aku bisa kaya, bisa sukses, bisa memiliki apa saja yang aku mau. Karena itulah aku dengan sabar menunggu kesempatan datang di sini,&amp;quot; jelas si pemuda. &amp;quot;Bentuknya saja kamu tidak tahu, buat apa kamu tunggu? Lebih baik ayo ikut membantu aku melakukan hal berguna. Kelak nasibmu akan berubah jika kau mau belajar mengikuti jejakku,&amp;quot; bujuk si pedagang. &amp;quot;Ahh, omong kosong.. Pergi sana! Jangan menggangguku lagi!&amp;quot; teriak si pemuda, kesal. Karena dihardik, si pedagang buru-buru pergi meninggalkan si pemuda itu sambil menggeleng-gelengkan kepala. Sesaat kemudian, datang seorang kakek tua menghampiri si pemuda. Kakek tua masih sempat memandangi langkah kepergian si pedagang. Lalu ia menoleh kepada si pemuda. &amp;quot;Hai.. anak muda. Aku perhatikan, sudah lama kamu tidur-tiduran menunggu kesempatan di tempat ini. Apa kau sudah mendapatkan kesempatan itu?&amp;quot; Si pemuda dengan nada malas menjawab dengan menggeleng-gelengkan kepalanya. &amp;quot;Lho, bukankah kesempatan itu baru saja menghampirimu? Mengapa tidak kau tangkap, tapi malah kau usir? Orang yang kau usir tadi adalah seorang pedagang besar dari negeri seberang yang kaya raya. Mengapa tidak kau terima ajakannya..?&amp;quot; si kakek keheranan. Mendengar ucapan itu, si pemuda seolah baru tersadar dari mimpinya. Ia bergegas bangkit dan berteriak-teriak memanggil si pedagang tadi. Namun sayang, pedagang itu sudah tidak tampak lagi. Walau begitu, si pemuda tetap memanggil-manggil dia. &amp;quot;Percuma teriak-teriak. Kesempatan itu sudah berlalu,&amp;quot; ujar si kakek. Pemuda itu tampak sedih dan ingin menangis. Ia tertunduk lesu dan tak tahu harus berbuat apa untuk mendapatkan kesempatan. Karena pikirannya yang sempit, kesempatan berlalu begitu saja dan penantiannya pun sia-sia belaka. &amp;quot;Aku harus bagaimana, Kek? Apakah seumur hidup aku tidak akan memiliki kesempatan lagi?&amp;quot; tanya si pemuda penuh penyesalan. &amp;quot;Kesempatan datang pada setiap orang tidak hanya sekali seumur hidup. Bila yang satu terlewatkan, suatu ketika pasti akan datang kesempatan lain,&amp;quot; jawab si kakek dengan bijak. &amp;quot;Tetapi dia tidak datang dengan sendirinya. Kesempatan harus diciptakan dan diperjuangkan! Kau juga harus tahu, tidak ada satu saat pun yang benar-benar tepat untuk memulai mencari dan menemukan kesempatan. Makanya anak muda, jangan hanya menunggu. Mulailah berusaha, bekerja, berjuang. Kesempatan pasti akan tiba pada waktunya. Dan saat kesempatan tiba di hadapanmu, kamu telah siap!&amp;quot; Dengan gembira, si anak muda mengucapkan terima kasih. Walau di dalam hatinya ada penyesalan karena telah kehilangan kesempatan, tapi dia tahu bahwa bila dirinya mulai berusaha dan berjuang, maka suatu hari nanti kesempatan pasti datang padanya. Netter yang luar biasa, Miliki pola pikir yang sehat. Kita sebagai manusia mempunyai hak untuk memilih kesempatan. Berarti, kita bisa memilih kesempatan apa saja yang kita inginkan. Caranya dengan memutuskan, menciptakan dan memperjuangkan kesempatan. Memutuskan berarti menciptakan komitmen untuk mendapatkan kesempatan melalui keaktifan kita. Menciptakan berarti mengambil langkah-langkah pasti supaya peluang-peluang tercipta atau mendatangi kita karena sikap proaktif. Sementara memperjuangkan berarti membuat usaha-usaha yang benar supaya kesempatan dapat dimanfaatkan dan memberikan hasil seperti yang kita inginkan. Kadangkala, kesempatan itu pada awalnya tampak sepele sekali. Tapi jangan meremehkan sekecil apapun kesempatan itu. Seringkali pencapaian besar justru diawali dari kesempatan-kesempat an kecil, yang umumnya dilewatkan banyak orang. Dan benar, hanya orang-orang yang mampu mengenali kesempatan saja yang bakal mendapatkan manfaat terbesar darinya. Mereka yang berhasil biasanya jeli memanfaatkan kesempatan-kesempat an kecil dan kemudian melakukan tindakan-tindakan yang tepat untuk mendapatkan manfaat terbesar. Merekalah yang disebut sebagai orang-orang yang beruntung. Semoga Anda termasuk orang yang beruntung itu! &lt;br&gt;__._,_.___ Reply via web post Reply to sender Reply to group Start a New Topic Messages in this topic (1) Recent Activity: New Members 1 Visit Your Group +-+-+-+-+-+-+-+-+-+ &lt;a href="mailto:resonansi@yahoogroups.com"&gt;resonansi@yahoogroups.com&lt;/a&gt; +-+-+-+-+-+-+-+-+-+ Kisah Sukses, Kisah Nyata, Kisah Unik,&amp;#160; Motivasi dan Inspirasi &amp;#160;&amp;#160;&amp;#160;&amp;#160;&amp;#160;&amp;#160;&amp;#160;&amp;#160;&amp;#160;&amp;#160;&amp;#160;&amp;#160;&amp;#160;&amp;#160;&amp;#160;&amp;#160;&amp;#160;&amp;#160;&amp;#160;&amp;#160; --One Day One Posting-- No Attachment, No Spam, No Advertise +-+-+-+-+-+-+-+-+-+-+ Motivasi &amp;amp; Inspirasi +-+-+-+-+-+-+-+-+-+-+ Switch to: Text-Only, Daily Digest • Unsubscribe • Terms of Use • Send us Feedback . __,_._,___ 
&lt;br&gt;Sent from my BlackBerry&amp;#174;
&lt;br&gt;powered by Sinyal Kuat INDOSAT&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;a href="http://naraywannabe.blogspot.com" title="Indonesian Coders Community"&gt;&lt;img src="http://i.picasion.com/resize39/af502889512b6bcb12422c3b59a0fb80.gif" border="0"/&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://naraywannabe.blogspot.com/2013/07/fw-resonansi-rahasia-kesempatan.html</link><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-7141946098815936889.post-2097388658336229370</guid><pubDate>Sat, 06 Jul 2013 04:58:00 +0000</pubDate><atom:updated>2013-07-05T21:58:29.558-07:00</atom:updated><title>Fw: [resonansi] Memulai Dengan Modal Dengkul</title><description>------Original Message------&lt;br&gt;From: Admin&lt;br&gt;Sender: &lt;a href="mailto:resonansi@yahoogroups.com"&gt;resonansi@yahoogroups.com&lt;/a&gt;&lt;br&gt;To: &lt;a href="mailto:resonansi@yahoogroups.com"&gt;resonansi@yahoogroups.com&lt;/a&gt;&lt;br&gt;ReplyTo: &lt;a href="mailto:resonansi@yahoogroups.com"&gt;resonansi@yahoogroups.com&lt;/a&gt;&lt;br&gt;Subject: [resonansi] Memulai Dengan Modal Dengkul&lt;br&gt;Sent: Jul 5, 2013 4:19 PM&lt;p&gt;&amp;#160; Memulai Dengan Modal Dengkul Oleh: Pramono Dewo * Mencari pekerjaan sulit di zaman ini. Jumlah angkatan kerja tidak sesuai dengan ketersediaan formasi pekerjaan. Angka pengangguran meningkat setiap tahun. Data tentang pengangguran terbuka dari tahun 2000 ke 2010 meningkat, yaitu sebesar 5,228,115 orang di tahun 2010 menjadi 6,965,795 orang di tahun 2010. (Data BPS). Usaha sektor non formal kemudian menjadi pilihan mereka yang tidak mendapatkan pekerjaan. Ironinya, kesempatan mendirikan usaha kecil tidak menarik bagi mereka yang memiliki latar belakang pendidikan relatif tinggi. &amp;#187; &amp;quot;Kompetensi Saja Sudah Cukup?&amp;quot;. Idealnya lulusan perguruan tinggi memiliki kemampuan melakukan analitis, yaitu merubah persoalan yang rumit menjadi sederhana. Kemampuan analitis dapat digunakan untuk mengungkapkan kemungkinan resiko &amp;amp; peluang pendirian sebuah usaha. Sayangnya banya lulusan perguruan tinggi lebih menonjolkan aspek munculnya dampak negatif daripada peluang bisnis itu sendiri. Seolah jadi nya berbisnis sendiri itu tidak layak bagi yg tidak punya modal. Sehingga mereka malah jadi tidak memiliki keberanian untuk memulai usaha... Faktanya, bagaimana mungkin cukup bagi penyelenggara program studi hanya dengan mengandalkan mata kuliah kewirausahaan (2 SKS) untuk dapat menghasilkan lulusan yang memiliki kompetensi teknologi dan spirit kewirausahaan (technopreneurship). Apalagi sistem perkuliahaan kewirausahaan lebih banyak di ruang kelas saja. Tidak mungkin bisa!. &amp;#187; &amp;quot;Modal Usaha sebagai Penghambat?&amp;quot;. Selanjutnya aspek permodalan adalah salah satu faktor penghambat lahirnya wirausahawan muda. Modal dianggap segala2nya. Perhitungan investasi, operasional, dan tingkat pengembalian modal menjadi begitu rumit dan menakutkan. Sehingga mereka lebih memilih sebagai sosok pencari kerja daripada membuka usaha dan lapangan kerja. Faktanya, Modal usaha penting tetapi bukan dijadikan alasan untuk tidak memulai usaha. Modal merupakan sumberdaya kekayaan perusahaan. Pemodal berarti pemilik modal. Sedangkan Modal tidak selalu dalam wujud uang. Sehingga Pemodal adalah pemilik sumberdaya yang bukan selalu uang. Keberanian = Faktor Kunci. Bagi seseorang yang tak memiliki uang terbuka peluang untuk menjadi pemilik usaha alias &amp;quot;bussines owner&amp;quot;. Orang banyak sering menyebut modal Non-Uang adalah &amp;quot;Modal Dengkul&amp;quot;. Dengan bermodal &amp;quot;dengkul&amp;quot; kaki sendiri, seseorang dapat menahan beban dan berjalan serta beraktivitas usaha. Artinya tanpa diawali modal uang sebuah usaha dapat berdiri dan berjalan serta tumbuh dan berkembang membawa harapan pemiliknya. Nah, Kalau seseorang tidak memiliki &amp;quot;dengkul&amp;quot; sendiri ??..... Ya gunakan &amp;quot;dengkul&amp;quot; orang lain.!. Orang lain akan sangat tertarik meminjamkan &amp;quot;dengkul&amp;quot; nya selama ada kompensasi yang menarik dan fleksibel. Membangun kemitraan permodalan seperti ini merupakan kombinasi yang rasional dan menjadi kekuatan lebih besar daripada modal dengan &amp;quot;dengkul&amp;quot; sendiri. Keberanian mengambil resiko adalah syarat utama untuk menjadi pebisnis. Keberanian memulai usaha dengan modal &amp;quot;dengkul&amp;quot; menandakan kapasitas, kekuatan dan daya saing pebisnis itu sendiri. Semua orang memiliki potensi menjadi pebisnis modal &amp;quot;dengkul&amp;quot;. Perbedaan menyolok satu dengan yang lain adalah keberanian bertindak-nya. Karena sikap berani bertindak mampu mengeliminir hambatan terbesar merintis bisnis, yaitu permodalan. Maka selayaknya hambatan ketidaktersediaan modal hendaknya jangan dijadikan alasan untuk tidak memulai, tetapi sebaiknya memicu lahirnya kreatifitas dan gagasan yang gemilang. Faktanya, setiap gagasan atau ide yang lahir dari seorang yg tidak ber-uang memiliki daya tahan untuk bertahan dan berpotensi tumbuh berkembang. Nah, Beranikah anda menjadi Pebisnis modal &amp;quot;dengkul&amp;quot; ?. Harusnya jawabnya: YES!!. &amp;quot;Berhentilah mencela ide orang lain &amp;amp; berhentilah membunuhi cita2 sendiri. Memang tidak mudah, namun memang tidak ada yg mudah di dunia ini, kecuali mencela ide-ide orang lain&amp;quot;. Salam bisnis.! * @DewoPakde, Penggiat usaha. &lt;br&gt;__._,_.___ Reply via web post Reply to sender Reply to group Start a New Topic Messages in this topic (1) Recent Activity: Visit Your Group +-+-+-+-+-+-+-+-+-+ &lt;a href="mailto:resonansi@yahoogroups.com"&gt;resonansi@yahoogroups.com&lt;/a&gt; +-+-+-+-+-+-+-+-+-+ Kisah Sukses, Kisah Nyata, Kisah Unik,&amp;#160; Motivasi dan Inspirasi &amp;#160;&amp;#160;&amp;#160;&amp;#160;&amp;#160;&amp;#160;&amp;#160;&amp;#160;&amp;#160;&amp;#160;&amp;#160;&amp;#160;&amp;#160;&amp;#160;&amp;#160;&amp;#160;&amp;#160;&amp;#160;&amp;#160;&amp;#160; --One Day One Posting-- No Attachment, No Spam, No Advertise +-+-+-+-+-+-+-+-+-+-+ Motivasi &amp;amp; Inspirasi +-+-+-+-+-+-+-+-+-+-+ Switch to: Text-Only, Daily Digest • Unsubscribe • Terms of Use • Send us Feedback . __,_._,___ 
&lt;br&gt;Sent from my BlackBerry&amp;#174;
&lt;br&gt;powered by Sinyal Kuat INDOSAT&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;a href="http://naraywannabe.blogspot.com" title="Indonesian Coders Community"&gt;&lt;img src="http://i.picasion.com/resize39/af502889512b6bcb12422c3b59a0fb80.gif" border="0"/&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://naraywannabe.blogspot.com/2013/07/fw-resonansi-memulai-dengan-modal.html</link><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-7141946098815936889.post-8944555210079375354</guid><pubDate>Sat, 06 Jul 2013 04:55:00 +0000</pubDate><atom:updated>2013-07-05T21:55:27.096-07:00</atom:updated><title>Fw: [resonansi] Ketika Sang Ibu Harus Memilih</title><description>Fwd&lt;p&gt;------Original Message------&lt;br&gt;From: Admin&lt;br&gt;Sender: &lt;a href="mailto:resonansi@yahoogroups.com"&gt;resonansi@yahoogroups.com&lt;/a&gt;&lt;br&gt;To: &lt;a href="mailto:resonansi@yahoogroups.com"&gt;resonansi@yahoogroups.com&lt;/a&gt;&lt;br&gt;ReplyTo: &lt;a href="mailto:resonansi@yahoogroups.com"&gt;resonansi@yahoogroups.com&lt;/a&gt;&lt;br&gt;Subject: [resonansi] Ketika Sang Ibu Harus Memilih&lt;br&gt;Sent: Jul 5, 2013 4:08 PM&lt;p&gt;&amp;#160; Ketika Sang Ibu Harus Memilih &amp;quot;Ketika Anda melompat begitu tinggi untuk mencapai sesuatu yang jauh tinggi di langit, Anda harus tahu bahwa ada seseorang yang pasti menangkap Anda jika Anda terjatuh, seseorang yang tahu cara dan kapan melakukan itu. Ibu adalah orang yang seperti itu.&amp;quot; -- Picabo Street, pemain ski RINI akhirnya memilih terjun di bidang politik. Padahal Rini memiliki empat orang anak, dua diantaranya masih duduk di bangku sekolah dasar. Walau sehari-hari aktif dalam kegiatan politik, Rini tetap tidak melupakan keluarganya. Rini mencoba mengatur waktu seefektif mungkin. Dengan penuh tanggung jawab, Rini tetap berusaha menjalankan perannya sebagai seorang ibu dengan baik. Ya, reformasi yang telah berlangsung sejak sepuluh tahun lalu telah memberikan iklim perubahan mengenai peranan wanita menjadi lebih dinamis. Era Reformasi memang telah memuluskan jalan bagi para wanita untuk aktif berkiprah dalam segala aspek kehidupan, termasuk politik. Berbagai bentuk perjuangan politik telah digeluti para wanita, seperti parlemen, kabinet, partai politik, LSM, dan sebagainya. Peran penting wanita dalam kehidupan bernegara saat ini memang tak bisa diabaikan begitu saja. Dalam beberapa kasus, justeru kita jumpai kaum perempuanlah yang menjadi tumpuan utama dalam mencari nafkah. Dan disitulah hebatnya peran seorang ibu, ketika mereka kembali ke rumah, mereka tetap riang tanpa menunjukkan rasa letihnya. Mengurus anak-anak dan suaminya. Serta keperluan rumah tangga lainnya. Di beberapa daerah di Indonesia, masih ada anggapan bahwa seorang ibu yang baik adalah ibu yang selalu setiap saat ada di rumah. Seorang ibu yang bekerja dianggap sebagai ibu yang melarikan diri dari bertanggung jawab. Anggapan ini tidak hanya berlaku di negara Indonesia saja, tapi juga di negara-negara lain. Hal ini didukung oleh teori yang diperkenalkan oleh Bowbly. Bowlby&amp;#39;s Ethological Theory of Attachment ini lahir pada paska perang dunia kedua. Teori ini menyatakan bahwa keberadaan seorang ibu adalah untuk menanggapi anak dengan penuh kepeka
&lt;br&gt;Sent from my BlackBerry&amp;#174;
&lt;br&gt;powered by Sinyal Kuat INDOSAT&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;a href="http://naraywannabe.blogspot.com" title="Indonesian Coders Community"&gt;&lt;img src="http://i.picasion.com/resize39/af502889512b6bcb12422c3b59a0fb80.gif" border="0"/&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://naraywannabe.blogspot.com/2013/07/fw-resonansi-ketika-sang-ibu-harus.html</link><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-7141946098815936889.post-3622585106066151714</guid><pubDate>Wed, 03 Jul 2013 05:08:00 +0000</pubDate><atom:updated>2013-07-02T23:37:27.738-07:00</atom:updated><title>Re: salamsuper[dot]com: Mario Teguh Golden Ways : Plin Plan</title><description>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;
&lt;div style="color: #6aa84f;"&gt;
FYI.. &lt;/div&gt;
&lt;div style="color: #6aa84f;"&gt;
Sent from my BlackBerry®&lt;br /&gt;
powered by Sinyal Kuat INDOSAT&lt;/div&gt;
&lt;hr style="color: #6aa84f;" /&gt;
&lt;div style="color: #6aa84f;"&gt;
&lt;b&gt;From: &lt;/b&gt; bangray@indosat.blackberry.com  &lt;/div&gt;
&lt;div style="color: #6aa84f;"&gt;
&lt;b&gt;Date: &lt;/b&gt;Wed, 3 Jul 2013 05:06:41 +0000&lt;/div&gt;
&lt;div style="color: #6aa84f;"&gt;
&lt;b&gt;To: &lt;/b&gt;Ade Naray&amp;lt;rayyy85@gmail.com&amp;gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="color: #6aa84f;"&gt;
&lt;b&gt;ReplyTo: &lt;/b&gt; bangray@indosat.blackberry.com  &lt;/div&gt;
&lt;div style="color: #6aa84f;"&gt;
&lt;b&gt;Subject: &lt;/b&gt;Re: salamsuper[dot]com: Mario Teguh Golden Ways : Plin Plan&lt;/div&gt;
&lt;div style="color: #6aa84f;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="color: #6aa84f;"&gt;
Sent from my BlackBerry®&lt;br /&gt;
powered by Sinyal Kuat INDOSAT&lt;/div&gt;
&lt;hr style="color: #6aa84f;" /&gt;
&lt;div style="color: #6aa84f;"&gt;
&lt;b&gt;From: &lt;/b&gt; "salamsuper[dot]com" &amp;lt;tohamark@gmail.com&amp;gt;  &lt;/div&gt;
&lt;div style="color: #6aa84f;"&gt;
&lt;b&gt;Sender: &lt;/b&gt; noreply+feedproxy@google.com  &lt;/div&gt;
&lt;div style="color: #6aa84f;"&gt;
&lt;b&gt;Date: &lt;/b&gt;Tue, 02 Jul 2013 02:27:27 +0000&lt;/div&gt;
&lt;div style="color: #6aa84f;"&gt;
&lt;b&gt;To: &lt;/b&gt;&amp;lt;bangray@indosat.blackberry.com&amp;gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="color: #6aa84f;"&gt;
&lt;b&gt;Subject: &lt;/b&gt;salamsuper[dot]com: Mario Teguh Golden Ways : Plin Plan&lt;/div&gt;
&lt;div style="color: #6aa84f;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="color: #6aa84f;"&gt;
&lt;style type="text/css"&gt;                            h1 a:hover {background-color:#888;color:#fff ! important;}                            div#emailbody table#itemcontentlist tr td div ul {                                          list-style-type:square;                                          padding-left:1em;                          }                                    div#emailbody table#itemcontentlist tr td div blockquote {                                  padding-left:6px;                                  border-left: 6px solid #dadada;                                  margin-left:1em;                          }                                    div#emailbody table#itemcontentlist tr td div li {                                  margin-bottom:1em;                                  margin-left:1em;                          }                              table#itemcontentlist tr td a:link, table#itemcontentlist tr td a:visited, table#itemcontentlist tr td a:active, ul#summarylist li a {                                  color:#000099;                                  font-weight:bold;                                  text-decoration:none;                          }                                   img {border:none;}                      &lt;/style&gt;  &lt;/div&gt;
&lt;div id="emailbody" style="color: black; font-family: Georgia,Helvetica,Arial,Sans-Serif; font-size: 13px; line-height: 140%; margin: 0 2em;" xmlns="http://www.w3.org/1999/xhtml"&gt;
&lt;table style="border: 0pt none; color: #6aa84f; margin: 0pt; padding: 0pt; width: 100%;"&gt;  &lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt;  &lt;td style="vertical-align: top;" width="99%"&gt;&lt;h1 style="margin: 0; padding-bottom: 6px;"&gt;
  &lt;a href="http://salamsuper.co/" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; font-size: 22px; font-weight: normal; text-decoration: none;" title="(http://salamsuper.co)"&gt;salamsuper[dot]com: Mario Teguh Golden Ways : Plin Plan&lt;/a&gt;  &lt;/h1&gt;
&lt;/td&gt;  &lt;td width="1%"&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;
&lt;hr style="border: 1px solid rgb(204, 204, 204); color: #6aa84f; margin: 0pt; padding: 0pt;" /&gt;
&lt;table id="itemcontentlist"&gt;  &lt;tbody&gt;
&lt;tr xmlns=""&gt;  &lt;td style="line-height: 1.4em; margin-bottom: 0;"&gt;&lt;div style="color: #6aa84f; margin: 1em 0pt 3px;"&gt;
&lt;a href="http://feedproxy.google.com/%7Er/salamsupercom/%7E3/kMgiRnyRG4w/?utm_source=feedburner&amp;amp;utm_medium=email" name="1" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 18px;"&gt;Mario Teguh Golden Ways : Plin Plan&lt;/a&gt;  &lt;/div&gt;
&lt;div style="color: #6aa84f; font-family: Georgia,Helvetica,Arial,Sans-Serif; font-size: 13px; line-height: 140%; margin: 9px 0pt 3px;"&gt;
Posted: 01 Jul 2013 04:15 PM PDT&lt;/div&gt;
&lt;div style="color: black; font-family: Georgia,Helvetica,Arial,Sans-Serif; font-size: 13px; line-height: 140%; margin: 0;"&gt;
&lt;div style="color: #6aa84f; text-align: justify;"&gt;
Sahabat SalamSuper.Com. Episode Mario Teguh Golden Ways kali ini membahas topik tentang &lt;b&gt;Plin Plan&lt;/b&gt;, karena banyak sekali kehidupan yang membuat kita ragu untuk menentukan atau bahkan tidak tahu untuk menentukan berbagai macam pilihan dalam kehidupan.&lt;/div&gt;
&lt;div style="color: #6aa84f;"&gt;
&lt;i&gt;Plin Plan&lt;/i&gt; …&lt;br /&gt;  Dalam bahasan ini,&lt;br /&gt;  plin plan bukan dimaksudkan untuk mencela orang lain,&lt;br /&gt;  atau menyesalkan orang lain.&lt;/div&gt;
&lt;div style="color: #6aa84f;"&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;center style="color: #6aa84f;"&gt;
&lt;a href="http://salamsuper.co/wp-content/uploads/2013/07/plin-plan.jpg"&gt;&lt;img alt="plin plan" class="alignnone size-medium wp-image-2624" height="274" src="http://salamsuper.co/wp-content/uploads/2013/07/plin-plan-300x274.jpg" width="300" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/center&gt;
&lt;span style="color: #6aa84f;"&gt;Tapi untuk memeriksa bahwa sebaiknya besar sikap&lt;/span&gt;&lt;br style="color: #6aa84f;" /&gt;  &lt;i style="color: #6aa84f;"&gt;inkonsisten&lt;/i&gt;&lt;span style="color: #6aa84f;"&gt; itu ada di dalam diri kita.&lt;/span&gt;&lt;div style="color: #6aa84f;"&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style="color: #6aa84f;"&gt;
Tidak ada orang bisa maju…&lt;br /&gt;  kalau kehidupannya maju mundur.&lt;/div&gt;
&lt;div style="color: #6aa84f;"&gt;
Tidak ada keluarga, pasangan, kekasih yang bisa rukun&lt;br /&gt;  kalau yang satu mau &lt;i&gt;move on&lt;/i&gt; dan yang satunya ingin &lt;i&gt;move end&lt;/i&gt;.&lt;/div&gt;
&lt;div style="color: #6aa84f;"&gt;
Hidup ini harus konsisten&lt;br /&gt;  Kalau mau maju, majulah&lt;br /&gt;  Kalau mau tegas, tegaslah.&lt;/div&gt;
&lt;div style="color: #6aa84f;"&gt;
&lt;i&gt;Inconsistant&lt;/i&gt; …&lt;br /&gt;  Tidak sinambungnya niat dengan ingatan,&lt;br /&gt;  Tidak sinambungnya kata-kata dengan tindakan,&lt;br /&gt;  Tidak sesuainya harapan orang dengan tindakan kita.&lt;br /&gt;  Akan mengakibatkan yang di sebut &lt;b&gt;&lt;i&gt;plin plan&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;.&lt;/div&gt;
&lt;div style="color: #6aa84f;"&gt;
Dan seseorang yang &lt;i&gt;plin plan&lt;/i&gt; tidak mungkin dihormati,&lt;br /&gt;  karena kehormatan dari orang lain dibebankan pada&lt;br /&gt;  &lt;span style="text-decoration: underline;"&gt;&lt;i&gt;ketegasan&lt;/i&gt;&lt;/span&gt; kita untuk memajukan yang baik.&lt;/div&gt;
&lt;div style="color: #6aa84f;"&gt;
&lt;i&gt;Success is in the doing,&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;  &lt;i&gt;not in the hopping&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;  Sukses itu ada dalam tindakan,&lt;br /&gt;  bukan hanya dalam pengharapan saja.&lt;/div&gt;
&lt;div style="color: #6aa84f;"&gt;
Dalam kehidupan hati dan pikiran mencegah untuk bertindak.&lt;br /&gt;  Keberhasilan itu adalah &lt;b&gt;&lt;i&gt;tindakan&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;,&lt;/div&gt;
&lt;div style="color: #6aa84f;"&gt;
Banyak orang lari kepada yang dirasanya aman yaitu doa, harapan dan tuntutan. &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; Dituntut saja, orang itu memberi kita lebih, pantas tidak pantas, tuntut saja, &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp;&amp;nbsp; kalau mereka tidak mau, anarkis saja.&lt;/div&gt;
&lt;div style="color: #6aa84f;"&gt;
Artinya orang sudah tidak lagi menuntut pada dirinya sebagai pengubah nasib,&lt;br /&gt;  Tapi dia mengharap orang lain yang mengubah nasibnya.&lt;/div&gt;
&lt;div style="color: #6aa84f;"&gt;
Kalau Tuhan sudah melarang, dia sendiri tidak ada yang mampu membongkar larangan itu kecuali kita yang lebih bertindak.&lt;/div&gt;
&lt;div style="color: #6aa84f;"&gt;
Plin plan itu kalau Anda yang memutuskan, kalau yang tidak Anda sukai diputuskan oleh Tuhan itu namanya tuntutan.&lt;/div&gt;
&lt;div style="color: #6aa84f;"&gt;
Kalau itu bukan keputusan Anda, berarti itu dari Tuhan.&lt;br /&gt;  Kalau keputusan Anda salah, Tuhan tahu dan diijinkan Anda salah.&lt;/div&gt;
&lt;div style="color: #6aa84f;"&gt;
Jika pilihan Anda salah, maka Tuhan mengijinkannya,&lt;br /&gt;  supaya Anda tahu &amp;amp; belajar.&lt;br /&gt;  Kalau Anda menyesali …&lt;br /&gt;  pintu salah itu memasuki rumah yang benar.&lt;/div&gt;
&lt;div style="color: #6aa84f;"&gt;
Dalam kehidupan ini&lt;br /&gt;  tidak ada kejadian yang tidak menuntun kita pada kebenaran.&lt;br /&gt;  Kebaikan hidup harus dipaksakan pada yang muda,&lt;br /&gt;  pada yang dewasa kebaikan itu adalah pilihan.&lt;/div&gt;
&lt;div style="color: #6aa84f;"&gt;
Biasanya yang selalu mengganggu pikiran&lt;br /&gt;  adalah keburukan, perlakuan tidak adil,&lt;br /&gt;  kesemena-menaan orang kepada kita.&lt;br /&gt;  Padahal dalam sehari ada orang yang berbuat baik kepada kita.&lt;/div&gt;
&lt;div style="color: #6aa84f;"&gt;
Jika niatnya bahagia, kenapa yang Anda inginkan&lt;br /&gt;  sebagai pengisi pikiran &amp;amp; hati itu yang tidak baik?&lt;br /&gt;  Apakah itu bukan plin plan ?&lt;/div&gt;
&lt;div style="color: #6aa84f;"&gt;
Katanya mau bahagia? tetapi mengisi hati dengan curiga,&lt;br /&gt;  mengisi pikiran dengan rencana pembalasan.&lt;/div&gt;
&lt;div style="color: #6aa84f;"&gt;
Banyak orang dalam niatnya jelas negatif,&lt;br /&gt;  dalam tindakannya bertentangan dengan kepentingan pencapaian niatnya.&lt;br /&gt;  Padahal segala sesuatu tergantung dari niatnya.&lt;/div&gt;
&lt;div style="color: #6aa84f;"&gt;
Kalau segala sesuatu bergantung pada niatnya,&lt;br /&gt;  berarti yang membatalkannya adalah keputusan untuk bertindak&lt;br /&gt;  yang bertentangan dengan niat.&lt;/div&gt;
&lt;div style="color: #6aa84f;"&gt;
Kita adalah manusia yang &lt;i&gt;inkonsistansi-&lt;/i&gt;nya naik turun&lt;br /&gt;  Banyak orang yang &lt;i&gt;inkonsistan&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;  Duduklah yang damai lalu periksa,&lt;br /&gt;  Apa sih yang aku niatkan yang tidak aku lakukan dalam tindakan?&lt;br /&gt;  Apa sih yang aku lakukan yang membatalkan niatku ?&lt;/div&gt;
&lt;div style="color: #6aa84f;"&gt;
&lt;i&gt;Inkonsistani&lt;/i&gt; ada di dalam kehidupan ketika Anda&lt;br /&gt;  sedang galau, lambat menanti sesuatu yang seharusnya sudah datang.&lt;/div&gt;
&lt;div style="color: #6aa84f;"&gt;
Ingin kaya belum dikasih kaya&lt;br /&gt;  ingin jabatan tinggi, belum jabatan tinggi&lt;br /&gt;  ingin menikah belum ada jodohnya&lt;br /&gt;  pasti semua itu ada &lt;i&gt;inkonsistan&lt;/i&gt;.&lt;/div&gt;
&lt;div style="color: #6aa84f;"&gt;
Keikhlasan untuk menerima bahwa kitalah yang&lt;br /&gt;  bertanggung jawab atas kekurangan diri kita sendiri.&lt;/div&gt;
&lt;div style="color: #6aa84f;"&gt;
&lt;b&gt;Kebaikan mengharuskan ketegasan.&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="color: #6aa84f;"&gt;
Jika kau sudah berniat berubah bagi kebaikan hidupmu,&lt;br /&gt;  Berubah saja…&lt;br /&gt;  Dengarkanlah hatimu langsung saja berubah.&lt;br /&gt;  Tetapi banyak orang tidak langsung berubah.&lt;/div&gt;
&lt;div style="color: #6aa84f;"&gt;
Kita sering disandera oleh &lt;i&gt;ketidak-jujuran&lt;/i&gt;.&lt;br /&gt;  jika Anda masih muda,&lt;br /&gt;  maka berhati-hatilah ketidak-jujuran masa muda Anda,&lt;br /&gt;  karena bisa menyandera Anda dikemudian hari.&lt;/div&gt;
&lt;div style="color: #6aa84f;"&gt;
Orang yang memikirkan resiko&lt;br /&gt;  sebetulnya perasaan takut yang dimilikinya.&lt;/div&gt;
&lt;div style="color: #6aa84f;"&gt;
Takut itu rahmat&lt;br /&gt;  Takut itu tidak mungkin hilang&lt;br /&gt;  Takut itu rahmat yang menjadikan kita mampu.&lt;/div&gt;
&lt;div style="color: #6aa84f;"&gt;
Hanya banyak orang salah menggunakannya.&lt;br /&gt;  Takut tidak digunakan untuk menghebatkan diri, sehingga kita mempan resiko.&lt;br /&gt;  Tetapi akan menjadi pribadi lemah yang menghindari perubahan,&lt;br /&gt;  sehingga resiko itu betul-betul bisa mengenainya.&lt;/div&gt;
&lt;div style="color: #6aa84f;"&gt;
Takut itu tidak bisa dihilangkan,&lt;br /&gt;  tapi jadikan takut itu tidak berarti.&lt;/div&gt;
&lt;div style="color: #6aa84f;"&gt;
Anda takut sakit ?&lt;br /&gt;  Jadikan rasa takut sakit itu dengan menjaga kesehatan,&lt;br /&gt;  Sehingga rasa takut itu tidak berarti lagi.&lt;/div&gt;
&lt;div style="color: #6aa84f;"&gt;
Banyak orang rasa takutnya berarti,&lt;br /&gt;  rasa khawatirnya berarti,&lt;br /&gt;  sehingga daya tariknya mengenai kebaikan mengecil.&lt;br /&gt;  Orang lebih banyak tertarik pada kegagalan daripada keberhasilan.&lt;/div&gt;
&lt;div style="color: #6aa84f;"&gt;
Jika Anda berpikiran positif,&lt;br /&gt;  Jika Anda tertarik pada keberhasilan,&lt;br /&gt;  wajahnya akan berseri-seri,&lt;br /&gt;  karena Anda merasa akan menjadi orang besar.&lt;/div&gt;
&lt;div style="color: #6aa84f;"&gt;
Kalau Anda berpikiran negatif,&lt;br /&gt;  kalau Anda takut gagal,&lt;br /&gt;  berarti hatinya kecil, &lt;span style="text-decoration: underline;"&gt;plin plan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;  Mau kaya tapi takut tersinggung.&lt;/div&gt;
&lt;div style="color: #6aa84f;"&gt;
&lt;b&gt;Kesimpulan:&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="color: #6aa84f;"&gt;
Sebagian besar dari masalah kehidupan kita&lt;br /&gt;  adalah salah mempercayai orang.&lt;br /&gt;  Tertipu dalam pernikahan,&lt;br /&gt;  Tertipu dalam bisnis.&lt;/div&gt;
&lt;div style="color: #6aa84f;"&gt;
Itu karena kita salah memilih orang,&lt;br /&gt;  kita salah memilih orang, karena kecenderungan memilih&lt;br /&gt;  orang yang mirip dengan kita.&lt;/div&gt;
&lt;div style="color: #6aa84f;"&gt;
Kalau kita tidak mau salah memilih orang,&lt;br /&gt;  yang diperbaiki adalah diri kita.&lt;/div&gt;
&lt;div style="color: #6aa84f;"&gt;
Karena hukum dalam kehidupan ini adalah hukum kepantasan.&lt;br /&gt;  Orang yang pantas tertipu akan tertipu.&lt;br /&gt;  Itu sebabnya jika Kau tegas menghormati dirimu,&lt;br /&gt;  Tuhan akan memantaskan jodoh yang menghormatimu&lt;/div&gt;
&lt;div style="color: #6aa84f;"&gt;
Kecerdasan menghormati diri adalah sebab bagi&lt;br /&gt;  penghormatan orang lain di luar.&lt;/div&gt;
&lt;div style="color: #6aa84f;"&gt;
Hukum bahwa Wanita yang baik untuk laki-laki yang baik,&lt;br /&gt;  berlaku juga untuk anak buah yang baik, akan memilih&lt;br /&gt;  atasan yang baik; Partner bisnis yang baik akan memilih&lt;br /&gt;  partner bisnis yang baik juga.&lt;/div&gt;
&lt;div style="color: #6aa84f;"&gt;
Ketegasan utama di dalam menghadapi &lt;i&gt;plin plan&lt;/i&gt; ini&lt;br /&gt;  adalah mengutamakan ketegasan untuk kebaikan.&lt;/div&gt;
&lt;div style="color: #6aa84f;"&gt;
Memperbaiki diri adalah sebab dari semua kebaikan&lt;br /&gt;  dalam kehidupan.&lt;br /&gt;  Awal dari semua perbaikan diri adalah perbaikan hati.&lt;br /&gt;  Hati adalah tempat kualitas terhebat dari Tuhan, yang&lt;br /&gt;  ada pada kita yaitu cinta.&lt;/div&gt;
&lt;div style="color: #6aa84f;"&gt;
Jadi jangan &lt;b&gt;plin plan&lt;/b&gt; lagi !&lt;br /&gt;  Bersegeralah melakukan tindakan kebaikan.&lt;br /&gt;  Bersegeralah melakukan apa yang ada dalam kemampuan kita,&lt;br /&gt;  untuk segera menjadi pembaik dalam kehidupan,&lt;br /&gt;  dan tidak berlama-lama di dalam ketidakjelasan.&lt;/div&gt;
&lt;div style="color: #6aa84f;"&gt;
Lebih baik salah namun tegas dan segera tahu cara memperbaikinya,&lt;br /&gt;  daripada berlama-lama tidak pernah tahu benar atau salah.&lt;br /&gt;  Apabila kebenaran di tunda, hal itu sudah salah.&lt;/div&gt;
&lt;div style="color: #6aa84f;"&gt;
Demikian rangkuman sederhana yang bisa kami catat dari MTGW edisi 30 Juni 2013 episode Plin Plan.&lt;/div&gt;
&lt;div style="color: #6aa84f;"&gt;
Tonton video episode ini di &lt;a href="https://www.youtube.com/watch?v=3uvFJ__5iOE" rel="nofollow" target="_blank"&gt;youtube.&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: left;"&gt;
© 2013, &lt;a href="http://salamsuper.co/"&gt;Nurlela Hasanah&lt;/a&gt;. All rights reserved. &lt;/div&gt;
&lt;a href="http://salamsuper.co/mario-teguh-golden-ways-plin-plan/"&gt;Mario Teguh Golden Ways : Plin Plan&lt;/a&gt; is a post from: &lt;a href="http://salamsuper.co/"&gt;salamsuper[dot]com&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div class="feedflare"&gt;
&lt;a href="http://feeds.feedburner.com/%7Eff/salamsupercom?a=kMgiRnyRG4w:mqsifEVqj3A:yIl2AUoC8zA"&gt;&lt;img border="0" src="http://feeds.feedburner.com/%7Eff/salamsupercom?d=yIl2AUoC8zA" /&gt;&lt;/a&gt;  &lt;/div&gt;
&lt;img height="1" src="http://feeds.feedburner.com/%7Er/salamsupercom/%7E4/kMgiRnyRG4w?utm_source=feedburner&amp;amp;utm_medium=email" width="1" /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;
&lt;table id="footer" style="border-top: 1px solid #999; margin-top: 1.5em; padding-top: 4px; width: 100%;"&gt;  &lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt;  &lt;td style="color: #333333; font-family: Helvetica,Arial,Sans-Serif; font-size: 11px; margin: 0 6px 1.2em 0; text-align: left;"&gt;You are subscribed to email updates from &lt;a href="http://salamsuper.co/"&gt;salamsuper[dot]com&lt;/a&gt;  &lt;br /&gt;
To stop receiving these emails, you may &lt;a href="http://feedburner.google.com/fb/a/mailunsubscribe?k=T6Epn310l9p5tk5pbKXB9F1pjhw"&gt;unsubscribe now&lt;/a&gt;.&lt;/td&gt;  &lt;td style="color: #333333; font-family: Helvetica,Arial,Sans-Serif; font-size: 11px; margin: 0 6px 1.2em 0; text-align: right; vertical-align: top;"&gt;Email delivery powered by Google&lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;  &lt;td colspan="2" style="color: #333333; font-family: Helvetica,Arial,Sans-Serif; font-size: 11px; margin: 0 6px 1.2em 0; text-align: left;"&gt;Google Inc., 20 West Kinzie, Chicago IL USA 60610&lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;a href="http://naraywannabe.blogspot.com" title="Indonesian Coders Community"&gt;&lt;img src="http://i.picasion.com/resize39/af502889512b6bcb12422c3b59a0fb80.gif" border="0"/&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://naraywannabe.blogspot.com/2013/07/re-salamsuperdotcom-mario-teguh-golden.html</link><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author></item></channel></rss>