<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:blogger='http://schemas.google.com/blogger/2008' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd="http://schemas.google.com/g/2005" xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-5336578102493665016</id><updated>2018-03-13T18:54:27.001+07:00</updated><category term="kehidupan"/><category term="al kisah"/><category term="Renungan"/><category term="Renungan lagi"/><category term="selingan"/><category term="Opini"/><category term="perjalanan"/><category term="Serba serbi"/><category term="galau blogger"/><category term="pencerahan"/><category term="Belajar"/><category term="ngeblog juga ibadah"/><category term="Dinoyo"/><category term="Renungan pencerahan"/><category term="renungan akhir romadhlon"/><category term="KONTES"/><category term="Tokoh"/><category term="page rank"/><category term="Anekdot"/><category term="Belajar Seo"/><category term="Keindahan"/><category term="Puisi bebas"/><category term="award-award"/><category term="Teknologi"/><category term="email spam"/><category term="give away"/><category term="Idhul Fitri"/><category term="flas disk"/><category term="kuat dan dahsyat"/><category term="munas NU"/><category term="puisi panggung"/><category term="renungan tahun baru"/><category term="rokok"/><category term="hiatuz"/><category term="tahun baru"/><category term="tips-tips"/><title type='text'>LANG LANG BLOG</title><subtitle type='html'>Kok jadi ingin me-Lang lang di blogger lagi</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://thanjawaarif.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5336578102493665016/posts/default?redirect=false'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://thanjawaarif.blogspot.com/'/><link rel='next' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5336578102493665016/posts/default?start-index=26&amp;max-results=25&amp;redirect=false'/><author><name>Syahrudin Arif</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh5.googleusercontent.com/-XPVJ8oiDGEg/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAACV4/pGqcI_PkPYQ/s512-c/photo.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>197</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>25</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5336578102493665016.post-1708396595441580257</id><published>2017-09-24T21:11:00.000+07:00</published><updated>2017-09-26T20:26:49.225+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Belajar Seo"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="give away"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="ngeblog juga ibadah"/><title type='text'>TENTANG GOOGLE ADSENSE (2)</title><content type='html'>&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: left;&quot; trbidi=&quot;on&quot;&gt;&lt;h2&gt;&lt;span class=&quot;mw-headline&quot; id=&quot;Kebijakan_program_AdSense&quot;&gt;Kebijakan program AdSense&lt;/span&gt;&lt;/h2&gt;Meski  program AdSense memberikan keuntungan yang besar, Google menetapkan  aturan ketat untuk melindungi kepentingan semua pihak yang terlibat,  termasuk pemasang iklan yang sering dirugikan oleh tindakan tidak  terpuji pemilik situs anggota program AdSense. Beberapa larangan Google  yang harus ditaati pemilik situs web atau blog peserta program AdSense  adalah:&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Mengklik iklan yang ditampilkan situs milik sendiri, baik dengan cara manual atau dengan bantuan perangkat lunak khusus&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Dengan sengaja mendorong pengunjung situs untuk mengklik iklan yang  ditampilkan, misalnya dengan kata-kata “klik iklan ini” atau “kunjungi  halaman ini”&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Mengubah bentuk dan ukuran unit iklan yang telah ditentukan Google&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Membuat pranala langsung menuju halaman hasil pencarian AdSense untuk pencarian&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Mengisi secara otomatis kotak pencarian AdSense dengan Kata kunci tertentu&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Memanipulasi target iklan dengan katakunci tersembunyi atau dengan IFRAME&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Kode unit iklan AdSense harus ditempatkan langsung pada kode html  Situs web tanpa perubahan. Pemilik situs tidak diperbolehkan mengubah  kode AdSense dengan alasan apapun, misalnya dengan tujuan menampilkan  hasil klik di jendela &lt;i&gt;pop up&lt;/i&gt; atau mengalihkan target iklan.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;h2&gt;&lt;span class=&quot;mw-headline&quot; id=&quot;Optimisasi_Penghasilan_AdSense&quot;&gt;Optimisasi Penghasilan AdSense&lt;/span&gt;&lt;/h2&gt;Potensi  keuntungan mengikuti program AdSense membuat banyak pemilik situs web  mengembangkan berbagai metode untuk meningkatkan jumlah klik pada iklan  yang mereka tayangkan. Sebagian metode terbukti ilegal dan melawan  kebijakan resmi program AdSense. Metode yang lain diperbolehkan, bahkan  didorong penggunaannya oleh Google. Beberapa metode yang dianggap sah  adalah:&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Memodifikasi warna unit iklan menggunakan palet warna yang disediakan AdSense&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Meletakkan unit iklan pada posisi tertentu pada halaman web yang dianggap memiliki tingkat keterbacaan tinggi&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Menghilangkan garis tepi unit iklan dan menyamakan warna latarnya  dengan warna latar halaman web sehingga unit iklan terlihat membaur  dengan isi halaman&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;h2&gt;&lt;span class=&quot;mw-headline&quot; id=&quot;Banned_Google_AdSense&quot;&gt;Banned Google AdSense&lt;/span&gt;&lt;/h2&gt;Banned  google adsense adalah sebuah larangan menampilkan iklan google di situs  web publisher, di mana sangsi ini dijatuhkan oleh google adsense bagi  publisher yang melanggar kebijakan program. Banned google ada beberapa  macam,&lt;br /&gt;&lt;ol style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;&lt;li&gt;Pertama iklan dinonaktifkan sehingga iklan tidak bisa tampil pada  salah satu halaman tertentu yang dianggap melanggar kebijakan program.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Kedua situs dinonaktifkan sehingga situs web tidak bisa menampilkan  iklan di semua halamannya.&amp;nbsp;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Dan yang terakhir adalah akun adsense  dinonaktifkan, ini adalah hukuman bagi pelanggaran berat sehingga  publisher tidak bisa lagi menampilkan iklan di semua situs web miliknya  dan tidak diperbolehkan lagi mendaftar di google adsense secara  permanen. (bersambung)&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;Demikian dulu serba-serbi google adsent, semoga bermanfaat &lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5336578102493665016/posts/default/1708396595441580257'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5336578102493665016/posts/default/1708396595441580257'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://thanjawaarif.blogspot.com/2017/09/tidak-jauh-jauh-dari-google-adsense.html' title='TENTANG GOOGLE ADSENSE (2)'/><author><name>Syahrudin Arif</name><uri>https://plus.google.com/105333550642230440793</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh5.googleusercontent.com/-XPVJ8oiDGEg/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAACV4/pGqcI_PkPYQ/s512-c/photo.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5336578102493665016.post-2437274204507688125</id><published>2017-04-04T10:46:00.000+07:00</published><updated>2017-09-26T20:25:36.537+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Belajar"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="galau blogger"/><title type='text'>TENTANG ADSENSE (1)</title><content type='html'>&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: left;&quot; trbidi=&quot;on&quot;&gt;Setiap pemilik blog apapun domen maupun servernya tentu tidak asing lagi, para newbypun lama kelamaan akan memahami tentang program ini. akhirnya mereka akan berbodong masuk melamar menjadi mitra kerja google. terkadang admin sebuah blog&lt;b&gt; &lt;/b&gt;ngerti tetang adsense tetapi untuk memahami apa, mengapa dan bagaimana&amp;nbsp; sih hakikatnya nanti dulu.&lt;br /&gt;Karena itu berikut ini saya mencoba mengurai detail tentang Google AdSense, yang di salin dari berbagai sumber, semoga tulisannya bermanfaat jadi sebuah wawasan terutama bagi mereka yang saat ini sedang berusaha melamar menjadi mitra google. Pelajari, pahami dan kenali baru langkah selanjutnya mudah-mudahan jalan itu terbuka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;AdSense&lt;/b&gt; adalah program kerjasama periklanan melalui media Internet yang diselenggarakan oleh Google. Melalui program periklanan AdSense, pemilik situs web atau blog yang telah mendaftar dan disetujui keanggotaannya diperbolehkan memasang unit iklan  yang bentuk dan materinya telah ditentukan oleh Google di halaman web  mereka. Pemilik situs web atau blog akan mendapatkan pemasukan berupa  pembagian keuntungan dari Google untuk setiap iklan yang diklik oleh  pengunjung situs, yang dikenal sebagai sistem &lt;i&gt;pay per click&lt;/i&gt; (ppc) atau bayar per klik. &lt;br /&gt;Selain menyediakan iklan-iklan dengan sistem bayar per klik, Google AdSense juga menyediakan AdSense untuk pencarian (&lt;i&gt;AdSense for Search&lt;/i&gt;) dan iklan arahan (&lt;i&gt;Referral&lt;/i&gt;).  Pada AdSense untuk pencarian, pemilik situs web dapat memasang kotak  pencarian Google di halaman web mereka. Pemilik situs akan mendapatkan  pemasukan dari Google untuk setiap pencarian yang dilakukan pengunjung  melalui kotak pencarian tersebut, yang berlanjut dengan klik pada iklan  yang disertakan pada hasil pencarian. Pada iklan arahan, pemilik situs  akan menerima pemasukan setelah klik pada iklan berlanjut dengan  tindakan tertentu oleh pengunjung yang telah disepakati antara Google  dengan pemasang iklan tersebut.&lt;br /&gt;&lt;h2&gt;&lt;span class=&quot;mw-headline&quot; id=&quot;Sejarah&quot; style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;Sejarah&lt;/span&gt;&lt;/h2&gt;Program  AdSense didirikan setelah Google mengakuisisi Pyra Labs pada bulan  Februari 2003. Sebulan berikutnya tepatnya pada tanggal 4 Maret 2003,  Chairman Google dan CEO, Erick Schmidt, mengumumkan layanan iklan konten  bertarget yang disebut AdSense. Untuk mendukung program adsense, pada  23 April 2003 atau sebulan kemudian google mengakuisisi Applied  Semantics yang teknologinya mendukung layanan AdSense.&lt;br /&gt;Sejak AdSense didirikan, unit &lt;i&gt;AdSense for Content&lt;/i&gt; hanya  mendukung bahasa Inggris dan beberapa bahasa negara-negara di Eropa,  Timur Tengah dan Asia Timur, serta satu negara Asia Tenggara yaitu  bahasa Thailand. Namun akhirnya pada tanggal 1 Februari 2012 Google  secara resmi mengumumkan bahwa Bahasa Indonesia kini didukung untuk menampilkan unit iklan &lt;i&gt;AdSense for Content&lt;/i&gt;, setelah sebelumnya bahasa Indonesia hanya didukung untuk unit &lt;i&gt;AdSense for Search&lt;/i&gt; saja. Kini &lt;i&gt;AdSense for Content&lt;/i&gt; mendukung 36 bahasa negara di dunia.&lt;br /&gt;Pada tanggal 7 November 2012 Google mengumumkan telah memperbarui aplikasi permohonan AdSense bagi &lt;i&gt;publisher&lt;/i&gt; baru yang mendaftar AdSense melalui mitra host, artinya pendaftar baru  yang mendaftar AdSense melalui Youtube, Blogger dan Hubpages. Sejak saat  itu akun AdSense dibedakan menjadi dua macam, yaitu akun AdSense hosted  dan akun AdSense non hosted. Berdasarkan catatan resmi Google, jumlah &lt;i&gt;publisher&lt;/i&gt; AdSense kini mencapai lebih dari 2 juta &lt;i&gt;publisher&lt;/i&gt; di seluruh dunia &lt;br /&gt;&lt;h2&gt;&lt;span class=&quot;mw-headline&quot; id=&quot;Istilah_dalam_AdSense&quot; style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;Istilah-istilah&amp;nbsp; dalam AdSense&lt;/span&gt;&lt;/h2&gt;&lt;h3&gt;&lt;span class=&quot;mw-headline&quot; id=&quot;Publisher&quot; style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;Publisher :&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt; &lt;span style=&quot;font-weight: normal;&quot;&gt;&lt;i&gt;Publisher atau penayang iklan adalah orang atau pemilik situs web  yang sudah terdaftar atau sudah disetujui oleh pihak pengelola aplikasi  periklanan untuk memasang iklan AdSense di situs mereka. Publisher yang  menayangkan iklan google disebut publisher google adsense. Sebelumnya  publisher google adsense harus mendaftar dulu ke Google Adsense dan baru  bisa menayangkan iklan google  di situs web mereka setelah aplikasi disetujui. Setiap publisher google  adsense hanya diperbolehkan memiliki satu akun google adsense, namun  mereka diperbolehkan memasang iklan google di semua situs mereka yang  memenuhi persyaratan program google adsense&lt;/i&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/h3&gt;&lt;h3&gt;&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class=&quot;mw-headline&quot; id=&quot;Ad_Units&quot; style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;Ad Units :&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-weight: normal;&quot;&gt;&lt;i&gt;Yang  dimaksud dengan Ad Units adalah iklan AdSense itu sendiri. Ad Units  terdiri dari beberapa jenis bukan satu jenis dan beberapa ukuran bukan  satu ukuran. Yang paling umum adalah jenis iklan teks. Pada saat  pengunjung mengklik unit iklan ini, maka (jika sah) pemasang iklan akan  mendapatkan pemasukan sesuai dengan nilai CPC-nya&lt;/i&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/h3&gt;&lt;h3&gt;&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-weight: normal;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=&quot;font-weight: normal;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;mw-headline&quot; id=&quot;Link_Units&quot;&gt;&lt;b&gt;Link Units &lt;/b&gt;:&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;i&gt;&lt;span style=&quot;font-weight: normal;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;Link  Units hampir sama dengan Ad Units, hanya saja formatnya mirip dengan  format menu yang biasa kita temui di situs-situs web. Yang membedakan  Link Units dengan Ad Units adalah pada saat pengunjung meng-klik iklan  ini, maka ia akan diarahkan pada halaman hasil pencarian di search  engine Google. Publisher baru akan mendapatkan pemasukan apabila  pengunjung mengklik salah satu Ad Unit yang ada di halaman tersebut.  Pada praktiknya, Link Units terbukti menghasilkan pemasukan lebih banyak  dibandingkan Ad Units biasa.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/h3&gt;&lt;h3&gt;&lt;span style=&quot;font-weight: normal;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;mw-headline&quot; id=&quot;AdSense_for_Content&quot;&gt;&lt;b&gt;AdSense for Content&lt;/b&gt; : &lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;i&gt;AdSense  for Content adalah iklan AdSense yang dipasang di dalam suatu halaman.  Iklan-iklan yang muncul adalah iklan-iklan yang berhubungan dengan isi  halaman tersebut. Atau istilahnya menggunakan konsep kontekstual. Ad  Units dan Link Units adalah yang termasuk dalam AdSense for Content ini&lt;/i&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/h3&gt;&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;mw-headline&quot; id=&quot;Alternate_Ads&quot;&gt;&lt;b&gt;Alternate Ads&lt;/b&gt; :&lt;/span&gt; &lt;i&gt;&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;Pada  AdSense for Content, iklan tidak selalu muncul. Sebabnya antara lain  bisa karena memang stok iklan yang berhubungan dengan isi situs sudah  habis atau Google tidak dapat memperkirakan apa isi situs itu  sebenarnya. Jika ini terjadi, secara default, yang ditampilkan adalah  iklan layanan masyarakat atau sering dikenal dengan istilah PSA (&lt;span style=&quot;font-weight: normal;&quot;&gt;Public Service Ads). Karena bertipe donasi, maka jika diklik, iklan ini tidak menghasilkan apa-apa bagi publisher. Untuk mengatasinya, Google  memperbolehkan kita untuk memasang Alternate Ads atau iklan alternatif.  Jika Ad Units yang dibuat telah diatur dengan menggunakan Alternate  Ads, maka apabila Ad Units tersebut tidak dapat tampil, yang muncul  adalah iklan alternatif yang telah diatur sebelumnya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;mw-headline&quot; id=&quot;Channels&quot;&gt;&lt;b&gt;Channels &lt;/b&gt;:&lt;/span&gt;&lt;i&gt; Channels  adalah semacam label yang dapat diberikan pada Ad Units, Link Units,  AdSense for Search, dan Referrals. Satu unit iklan dapat memiliki lebih  dari satu label, dan sebaliknya, satu label dapat digunakan untuk lebih  dari satu unit iklan. Di halaman laporan Google  AdSense, hasil laporan akan dikelompokkan berdasarkan Channels,  sehingga penggunaan Channels akan sangat memudahkan publisher untuk  menganalisis performa AdSense mereka. Umumnya, publisher akan memberikan  nama Channels yang sama pada unit-unit iklan yang ada di satu situs.  Jika ingin lebih detail, sah-sah saja untuk memberikan nama Channels  yang berbeda pada setiap unit iklan di masing-masing situs. Yang perlu  diingat, maksimal jumlah Channels yang diperbolehkan saat ini adalah 200  kanal.&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;mw-headline&quot; id=&quot;Page_Impressions&quot;&gt;&lt;b&gt;Page Impressions&lt;/b&gt; :&lt;/span&gt; &lt;i&gt;Page  Impressions adalah jumlah yang menunjukkan berapa kali halaman yang  mengandung Ad Units dibuka oleh pengunjung. Nilainya tidak terpengaruh  oleh kuantitas Ad Units yang ada di dalam halaman yang bersangkutan.&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;thumb tright&quot;&gt;&lt;div class=&quot;thumbinner&quot; style=&quot;width: 302px;&quot;&gt;&lt;div class=&quot;thumbcaption&quot;&gt;&lt;i&gt;Googleplex, Kantor Pusat Google&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class=&quot;mw-headline&quot; id=&quot;Clicks&quot;&gt;&lt;b&gt;Clicks : &lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;i&gt;Clicks  adalah jumlah klik pada Ad Units milik publisher. Dalam halaman laporan  AdSense, publisher dapat melihat total klik yang ia dapatkan, maupun  berdasarkan Ad Units atau Channelnya.&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;&lt;/div&gt;&lt;b&gt;&lt;span class=&quot;mw-headline&quot; id=&quot;CTR_.28Clickthrough_Rate.29&quot;&gt;CTR (Clickthrough Rate): &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;i&gt;CTR  adalah perbandingan dalam persen antara jumlah klik yang diterima suatu  Ad Units dengan jumlah tampilan Ad Units tersebut. Misalnya, satu Ad  Units yang ditampilkan 40 kali dan diklik 10 kali memiliki nilai CTR 25%  (10:40)&lt;/i&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;&lt;b&gt;&lt;span class=&quot;mw-headline&quot; id=&quot;CPC_.28Cost_Per_Click.29&quot;&gt;CPC (Cost Per Click) : &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;i&gt;CPC  adalah jumlah uang yang akan didapatkan oleh publisher apabila Ad Units  tertentu diklik. Nilai CPC masing-masing Ad Units berbeda dan  ditentukan oleh banyak faktor, termasuk performa dan kualitas situs  milik publisher. Namun secara umum, nilai maksimal yang mungkin adalah  20% dari nilai tawaran dinamis yang ditawarkan oleh pemasang iklan.&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;&lt;b&gt;&lt;span class=&quot;mw-headline&quot; id=&quot;eCPM_.28Effective_CPM.29&quot;&gt;eCPM (Effective CPM) :&lt;i&gt; &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;i&gt;eCPM  atau CPM (Cost Per Million) adalah hasil pembagian antara jumlah  pendapatan publisher dengan jumlah impresi halaman (per 1.000) yang ia  dapatkan dari iklan-iklannya. Sebagai contoh, publisher yang  menghasilkan USD 200 dari 50.000 impressi akan memiliki nilai CPM  sebesar USD 4 (USD 200 dibagi 50).&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Demikian dulu tulisan ini, selamat berjuang&amp;nbsp; semoga cita-cita menjadi mitra google segera terwujud, jika sekali belum berhasil, masih ada kesempatan ke dua, ke tiga dan seterusnya dan seterusnya pasti suatu saat akan berhasil, iyakan, iyakan. baru kalau sudah mentok gagal maning-gagal maning langkah berikutnya adalah unjuk rasa global dunia dan alam sekitarnya untuk memboikot memakai Google hehe....tapi sebelum melakukan langkah terakhir itu alangkah baiknya introspeksi blog total, kalau perlu cari lakukan konsultasi tingkat tinggi, kalau tidak bisa diperbaiki berarti bikin blog baru yang lebih genit lagi jika dipandang si embah Google. sudah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5336578102493665016/posts/default/2437274204507688125'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5336578102493665016/posts/default/2437274204507688125'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://thanjawaarif.blogspot.com/2017/04/adsense-oh-adsense.html' title='TENTANG ADSENSE (1)'/><author><name>Syahrudin Arif</name><uri>https://plus.google.com/105333550642230440793</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh5.googleusercontent.com/-XPVJ8oiDGEg/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAACV4/pGqcI_PkPYQ/s512-c/photo.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5336578102493665016.post-7235184423557237855</id><published>2016-11-28T09:26:00.001+07:00</published><updated>2016-12-20T08:27:09.076+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Renungan"/><title type='text'>MUSUH LATEN MANUSIA</title><content type='html'>&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: left;&quot; trbidi=&quot;on&quot;&gt;Laten barangkali artinya adalah tidak akan pernah lenyap, selalu dan selalu timbul ada tidak akan pernah padam karena telah sumpah moyangnya setan yaitu iblis laknatullah ketika terusir dari surga karena kesembongannya tidak&amp;nbsp; mau menghormati perintah Alloh untuk sujud kepada &lt;b&gt;nabi Adam AS&lt;/b&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;table align=&quot;center&quot; cellpadding=&quot;0&quot; cellspacing=&quot;0&quot; class=&quot;tr-caption-container&quot; style=&quot;margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center;&quot;&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://4.bp.blogspot.com/-aAJs6RwZGTQ/WDuX1RO3KiI/AAAAAAAAB8A/zxCTSTVVhTUprQ_3hc_8bDjWilnOK3TmQCLcB/s1600/Ilustarasi%2Bsetan.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: auto; margin-right: auto;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;hanya Ilustrasi&quot; border=&quot;0&quot; height=&quot;166&quot; src=&quot;https://4.bp.blogspot.com/-aAJs6RwZGTQ/WDuX1RO3KiI/AAAAAAAAB8A/zxCTSTVVhTUprQ_3hc_8bDjWilnOK3TmQCLcB/s320/Ilustarasi%2Bsetan.jpg&quot; title=&quot;hanya Ilustrasi&quot; width=&quot;320&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td class=&quot;tr-caption&quot; style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;Hanya Ilustrasi&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;div style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;/div&gt;Sahabat, sesungguhnya setan tidak akan pernah lelah, apalagi menyerah untuk mengawasi dan memperdaya kita. Saat kita tidur, bukan berarti setan tidur juga. Justru, saat kita tidur, menjadi peluang besar bagi setan untuk menyerang kita, karena kita sering kali lupa mengingat Allah. Banyak orang yang dikala bangun senantiasa beramal sholeh dan dzikir tiada terputus, tapi menjelang tidur, ketika tubuh benar-benar lelah, dia enggan bahkan rela melenakan dirinya dalam kenyamanan tidur sampai-sampai lupa berdzikir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berikut ini adalah 4 serangan setan yang dilancarkan saat kita tidur :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Menyihir&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah shallallhu ‘alaihi wasallam, bersabda :&lt;i&gt; “Setan mengikat di atas ubun-ubun kepala salah satu dari kalian –saat tidur- 3 ikatan, di setiap ikatan ia berucap : bagimu malam panjang, tidurlah!&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Jika kemudian ia bangun seraya berzikir kepada Allah, lepaslah satu ikatan,&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Jika lantas ia wudhu’ lepas satu ikatan lagi,&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Dan berikutnya jika ia sholat lepaslah semua ikatan.&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Pagi-pagi ia giat dan segar jiwanya, jika ia tidak berdzikir, maka pagi-pagi ia malas dan jelek jiwanya.”&lt;/i&gt;&lt;b&gt; (Muttafaqun ‘alaih)&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Merendahkan&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika ada orang yang tidur sampai pagi, tidak bangun sedikitpun untuk sholat malam, cengkeraman setan bertambah kuat. Dari Abdullah bin Mas’ud, diceritakan hal ini, yaitu orang yang ketiduran, kepada Rasulullah, beliau bersabda :&lt;i&gt; “Orang itu dikencingi setan di kedua telinganya.”&lt;/i&gt;&lt;b&gt; (Muttafaqun ‘alaih)&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Menakut-nakuti&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setan datang dengan mimpi-mimpi buruk, Rasulullah bersabda :&lt;i&gt; “Mimpi itu ada 3 : 1. Mimpi yang baik, itu kabar baik dari Allah, 2. Mimpi yg menakutkan itu dari setan, 3. Mimpi dari bisikan jiwanya, yaitu memori yang terulang. Jika ada yg mimpi diantara kamu yang tidak menyenangkan, maka bangunlah, sholatlah dan jangan ceritakan ke orang lain.”&lt;/i&gt; &lt;b&gt;(Bukhori dan Muslim)&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Menertawakan&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setan tertawa saat melihat orang yg menguap, karena menguap muncul dari malas (letih), sehingga tidak dapat mengerjakan ketaatan secara sempurna, dan wajahnya terlihat tidak menarik atau lesu. Rasulullah bersabda : &lt;i&gt;“Jika ada di antaramu ada yang &lt;a href=&quot;http://thanjawaarif.blogspot.co.id/2015/05/menguap-adalah.html&quot; rel=&quot;nofollow&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;menguap&lt;/a&gt;, maka tahanlah dengan tangannya di mulutnya atau tutuplah, karena setan akan masuk melalui mulutnya.”&lt;/i&gt; &lt;b&gt;(HR. Muslim)&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikianlah hanya sekedar mengingatkan&amp;nbsp; betapa dahsyatnya godaan setan yang sudah dirambukan Alloh kepada kita merupakan musuh nyata bagi ummat manusia khususnya ummat Islam, semoga kita semua mampu menghadapi dengen tak lupa mohon kepada Alloh SWT dari segala godaan setan yang terkutuk, aamiiin ya robbal&#39;alamin&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://thanjawaarif.blogspot.com/feeds/7235184423557237855/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://thanjawaarif.blogspot.com/2016/11/musuh-laten-manusia.html#comment-form' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5336578102493665016/posts/default/7235184423557237855'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5336578102493665016/posts/default/7235184423557237855'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://thanjawaarif.blogspot.com/2016/11/musuh-laten-manusia.html' title='MUSUH LATEN MANUSIA'/><author><name>Syahrudin Arif</name><uri>https://plus.google.com/105333550642230440793</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh5.googleusercontent.com/-XPVJ8oiDGEg/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAACV4/pGqcI_PkPYQ/s512-c/photo.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://4.bp.blogspot.com/-aAJs6RwZGTQ/WDuX1RO3KiI/AAAAAAAAB8A/zxCTSTVVhTUprQ_3hc_8bDjWilnOK3TmQCLcB/s72-c/Ilustarasi%2Bsetan.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5336578102493665016.post-7060889855514268079</id><published>2015-09-17T11:48:00.002+07:00</published><updated>2016-09-30T09:14:55.557+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="kehidupan"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="rokok"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="tips-tips"/><title type='text'>TIPS  BERHENTI MEROKOK</title><content type='html'>&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: left;&quot; trbidi=&quot;on&quot;&gt;Bismillahrrohmanirrokhim&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kenapa sih dulu coba-coba merokok, tahu sendiri kemudian akibatnya,ketagihan!, karena itu bagi siapapun yang beruntung belum atau tidak merokok atau ada yang sedang coba-coba merokok hentikanlah sekarang juga, jangan dilanjutkan kebiasaan tersebut! percayalah banyak ruginya dari pada untungnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;table align=&quot;center&quot; cellpadding=&quot;0&quot; cellspacing=&quot;0&quot; class=&quot;tr-caption-container&quot; style=&quot;margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center;&quot;&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://3.bp.blogspot.com/-ODM8_RKnaPc/Vmo57YwW1aI/AAAAAAAABzs/NdOC01HhUNM/s1600/berhenti-merokok.bmp&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: auto; margin-right: auto;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;Klinik berhenti merokok&quot; border=&quot;0&quot; src=&quot;https://3.bp.blogspot.com/-ODM8_RKnaPc/Vmo57YwW1aI/AAAAAAAABzs/NdOC01HhUNM/s1600/berhenti-merokok.bmp&quot; title=&quot;Klinik berhenti merokok&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td class=&quot;tr-caption&quot; style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;b&gt;Klinik berhenti merokok&lt;/b&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;Kenapa terasa sulit untuk menghentikan kebiasaan merokok karena efek kecanduan yang dialami adalah secara psikologis/psikis maupun fisiologis. Dari segi fisiologis/fisik pelepasan dopamine (zat yang secara ilmiah terdapat dalam tubuh yang bisa meredakan rasa sakit dan meredakan rasa senang sebenarnya akan terpacu), ketika anda sedang merokok berarti anda akan terbiasa dengan kadar dopamin yang tinggi, sehingga jika kemudian mencoba berhenti merokok ada bagian tubuh yang protes karena merasa asupan dopamin yang menghasilkan rasa kenikmatan/ketagihan itu dihentikan secara tiba-tiba.&lt;br /&gt;Sedangkan secara spikologis katanya merokok menjadi kegiatn adiktif, bagian yang paling sulit dalam usaha berhenti merokok akan terjadi di minggu-minggu pertama, akan terjadi ketagihan hebat, merasa loyo karena pada saat itu kotoran telah dikeluarkan dari lapisan paru-paru, tetapi perasaan tersebut akan berkurang setahap-demi setahap jika langkah penghentian diteruskan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berikut langkah-langkah untuk memulai berhenti merokok yang saya peroleh dari blog tetangga:&lt;br /&gt;&lt;ol style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;&lt;li&gt;Hari pertama sampai 30 hari pertama jangan langsung berhenti frontal, cobalah untuk mengganti dengan kebiasaan lain seperti jalan kaki selama 30 menit atau lebih setiap hari, aktifitas ini tujuannya adalah mencegah pertumbuhan berat badan ketika menghentikan kebiasaan merokok, ingat ketika berjalan kaki periksa semua saku kali aja tanpa sengaja rokok terselip, karena ini bisa saja menimbulkan kilaf yang berakhir dengan jalan kaki tetep jalan eh ternyata sambil merokok.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Ketika sampai pada hari ke 31 dan 32 silahkan memulai mengkonsumsi&amp;nbsp;&lt;b&gt; Wellbutrin &lt;/b&gt;(bupropion) dengan dosis 100mlgr 1x sehari dikonsumsi di pagi hari, obat ini berfungsi untuk anti ketagihan di masa-masa transisi dari seorang perokok menjadi bukan seorang perokok. Kegiatan jalan kaki harus tetap dilalukan 30 menit atau lebih tanpa absen.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Sampai hari ke 33 berhentilah total, buang semua rokok dan saudara-saudaranya, ambil &lt;b&gt;plester nikotin&lt;/b&gt; sesuaikan dengan resep dokter, konsumsi Wellbutrin ditingkatkan pada dosis yang sama 100mlgr menjadi 2x sehari pagi dan petang. Tiga hari sampai lima hari berhenti merokok akan menjadi hari-hari terberat tetapi jika berhasil meneruskan sampai ke 40 hari, tujuh hari setelah berhenti artinya telah berhasil melewti masa krisis terberat dalam siklus berhenti merokok.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Dari ke tiga tahap di atas apalah artinya sebuah keinginan kalau tidak didukung dengan niat/semangat membara, cari dukungan motivasi orang-orang terdekat istri, anak atau teman&amp;nbsp; yang berarti bagi kita yang kata dan nasehatnya&amp;nbsp; membawa pengaruh bagi kita.&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;Alhamdulillah, demikian sobat-sobit kita semua yang merasa senasib yang tidak sepenanggungan&amp;nbsp; mungkin bermakud&amp;nbsp; berhenti merokok atau suatu saat kemudin ada muncul keinginan berhenti, barangkali&amp;nbsp; tips-tips di atas&amp;nbsp; bisa coba.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Catatan :&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;color: blue;&quot;&gt;&lt;i&gt;Admin sendiri belum menerapkan tips-tips, hanya berharap dengan ikut memposting artikel ini kemudian adminnya&amp;nbsp; termotivasi untuk berhenti merokok&lt;/i&gt;.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://thanjawaarif.blogspot.com/feeds/7060889855514268079/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://thanjawaarif.blogspot.com/2015/09/tips-berhenti-merokok.html#comment-form' title='25 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5336578102493665016/posts/default/7060889855514268079'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5336578102493665016/posts/default/7060889855514268079'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://thanjawaarif.blogspot.com/2015/09/tips-berhenti-merokok.html' title='TIPS  BERHENTI MEROKOK'/><author><name>Syahrudin Arif</name><uri>https://plus.google.com/105333550642230440793</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh5.googleusercontent.com/-XPVJ8oiDGEg/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAACV4/pGqcI_PkPYQ/s512-c/photo.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://3.bp.blogspot.com/-ODM8_RKnaPc/Vmo57YwW1aI/AAAAAAAABzs/NdOC01HhUNM/s72-c/berhenti-merokok.bmp" height="72" width="72"/><thr:total>25</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5336578102493665016.post-6698049658002189400</id><published>2015-05-22T14:30:00.001+07:00</published><updated>2016-09-06T09:55:51.949+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="al kisah"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="kehidupan"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="perjalanan"/><title type='text'>SONG OF JAMAIKA SEBUAH NYANYIAN TERAKHIR</title><content type='html'>&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: left;&quot; trbidi=&quot;on&quot;&gt;Bismillahirrohmanirrokhim&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hikmah si Najma mendapat hukuman karena alpa tidak membawa topi ketika kemarin ada upacara peringatan &lt;b&gt;Kebangkitan Nasional&lt;/b&gt; di sekolahnya, kesalahan yang tidak di sengaja karena tidak tahu kalau akan ada upacara, sehingga topi seragam yang jadi perlengkapan wajib setiap ada upacara itu tidak di bawa, sebuah kesalahan wajar seorang manusia yang tak akan luput dari lupa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemberian sanksi oleh sekolah adalah lebih betul karena bagaimanapun itu adalah pelanggaran dari sebuah keteledoran yang tidak bisa ditolerir, apalagi bentuk sangsinyapun&amp;nbsp; sangat mendidik, bukan hukuman fisik, melainkan harus membawa tanaman bunga untuk ditanam di halaman sekolahnya, bukan sembarang bunga tapi&amp;nbsp; bunga &lt;b&gt;Song of&amp;nbsp; Jamaika&lt;/b&gt;, sebuah nama yang asing bagi saya karena belum pernah dengar entah apa memang karena bunga tersebut berasal dari Jamaika. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan pengetahuan&amp;nbsp; yang terbatas tentang bunga ini karena sebatas pengetahuan browsing maka berangkatlah kami berdua ke pasar bunga&amp;nbsp; &lt;b&gt;kota Malang &quot;Splendid&quot;&lt;/b&gt;. Begitu masuk langsung menuju lapak yang ada di tengah pasar di sambut oleh seseorang lelaki yang saya perhatikan dari jauh lelaki tersebut&amp;nbsp; sedang baca koran meskipun kentara bahwa dia tidak konsen ke koran karena pandangan mata sesekali melihat kedepan memperhatikan pengunjung yang datang, kebetulan pengunjung ketika itu sepi karena mungkin sudah menjelang sore.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanpa babibu si bapak bertanya layaknya sebagai seorang penjual, &quot;mencari bunga apa pak&quot; katanya,&lt;br /&gt;bunga song of jamaika ada pak sayapun menjawab,&lt;br /&gt;oh ada, ada pak kemudian kemudian si bapak bertanya kepada seorang mungkin rekan pedagangnya di mana ya bunga jamaikanya? mereka berdua kemudian sibuk mencari-cari di antara sekian banyak macam bunga, di bawanya satu batang bunga yang dimaksud itu, ini pak bunganya, ini tinggal satu-satunya bunga katanya.&lt;br /&gt;&quot;Berapa harganya pak ? tanya saya, dia menjawab Rp.150.000 saja pak,&lt;br /&gt;setengah kaget saya mendengar harga bunga yang ditawarkan tersebut, saya sontak melirik si Najma karena sebelumnya dia mengatakan bahwa temannya sudah membeli dan harganya hanya Rp. 15.000, besar sekali selisih harganya kata saya dalam hati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan menggamit tangan anak saya kemudian saya beranjak sambil berkata &quot;ya sudah pak, saya lihat-lihat di tempat lain dulu&quot; tanpa menawar terlebih dahulu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;table align=&quot;center&quot; cellpadding=&quot;0&quot; cellspacing=&quot;0&quot; class=&quot;tr-caption-container&quot; style=&quot;margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center;&quot;&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://thanjawaarif.blogspot.com/2015/05/song-of-jamaika-sebuah-nyanyian-terakhir.html&quot; imageanchor=&quot;1&quot; rel=&quot;nofollow&quot; style=&quot;margin-left: auto; margin-right: auto;&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;Song of Jamaika-1&quot; border=&quot;0&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;http://1.bp.blogspot.com/-i3B1uXyj97k/VV6yVLdd7aI/AAAAAAAABqE/rOckVl_Q1KI/s400/IMG_20150522_054911-1.jpg&quot; title=&quot;Song of Jamaika-1&quot; width=&quot;197&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td class=&quot;tr-caption&quot; style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://thanjawaarif.blogspot.com/2015/05/song-of-jamaika-sebuah-nyanyian-terakhir.html&quot; rel=&quot;nofollow&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;&lt;b&gt;Song of Jamaika-1&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;br /&gt;&lt;table align=&quot;center&quot; cellpadding=&quot;0&quot; cellspacing=&quot;0&quot; class=&quot;tr-caption-container&quot; style=&quot;margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center;&quot;&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://thanjawaarif.blogspot.com/2015/05/song-of-jamaika-sebuah-nyanyian-terakhir.html&quot; imageanchor=&quot;1&quot; rel=&quot;nofollow&quot; style=&quot;margin-left: auto; margin-right: auto;&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;Song of Jamaika-2&quot; border=&quot;0&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;http://1.bp.blogspot.com/-0Q2GBWf3dak/VV6ygh8w7II/AAAAAAAABqM/D4nm0RCWVWg/s400/IMG_20150522_055018-1.jpg&quot; title=&quot;Song of Jamaika-2&quot; width=&quot;205&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td class=&quot;tr-caption&quot; style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://thanjawaarif.blogspot.com/2015/05/song-of-jamaika-sebuah-nyanyian-terakhir.html&quot; rel=&quot;nofollow&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;&lt;b&gt;Song of Jamaika-2&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;Kemudian saya kembali berjalan menuju areal pasar yang depan, sambil berkata kepada si Najma bagaimana sih informasi harga dari temanmu kok salah, ia pak betul teman saya membelinya dengan harga segitu kok, dengan mimik kecewa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di salah satu lapak pojok depan pintu masuk saya iseng bertanya lagi kepada ibu pemilik lapak, bu ada bunga song of jamaika, si ibuk tersebut kemudian menunjukkan sederetan bunga yang di maksud, ternyata banyak sekali keberadaan bunga tersebut.&lt;br /&gt;Berapa harganya ini buk? Rp. 15.000 saja pak, tanpa banyak cakap kemudian sayapun mengambil dua pot bunga dengan mengulurkan lembaran uang Rp. 30.000. kepada si ibu pejual bunga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lega terasa bunga di dapat dengan harga yang demikian jauh selisihnya dari penjual sebelumnya, padahal secara fisik bunga di lapak pertama yang menawarkan seharga Rp 150.000 itu hampir sama, hanya beda ketinggian yang tidak seberapa dengan &lt;a href=&quot;http://thanjawaarif.blogspot.com/2013/12/pohon-sirih-antara-manfaat-dan-mitos.html&quot; rel=&quot;nofollow&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;&lt;b&gt;daun&lt;/b&gt;&lt;/a&gt; agak kehijau-hijauan pertanda bunga terebut kurang sinar matahari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alhamdulillah demikianlah, silahkan sobat-sobat menilai dan menyimpulkan sendiri pengalaman di atas,&amp;nbsp; akhirnya semoga posting ini jika ibarat sebuah nyanyian di antara nyanyian-nyanyian yang lain, bukanlah sebuah nyanyian yang terakhir&amp;nbsp; blog ini, biasalah faktor sama yang pasti dialami juga oleh sobat-sobat blogger lain, apaitu?&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://thanjawaarif.blogspot.com/feeds/6698049658002189400/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://thanjawaarif.blogspot.com/2015/05/song-of-jamaika-sebuah-nyanyian-terakhir.html#comment-form' title='49 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5336578102493665016/posts/default/6698049658002189400'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5336578102493665016/posts/default/6698049658002189400'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://thanjawaarif.blogspot.com/2015/05/song-of-jamaika-sebuah-nyanyian-terakhir.html' title='SONG OF JAMAIKA SEBUAH NYANYIAN TERAKHIR'/><author><name>Syahrudin Arif</name><uri>https://plus.google.com/105333550642230440793</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh5.googleusercontent.com/-XPVJ8oiDGEg/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAACV4/pGqcI_PkPYQ/s512-c/photo.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://1.bp.blogspot.com/-i3B1uXyj97k/VV6yVLdd7aI/AAAAAAAABqE/rOckVl_Q1KI/s72-c/IMG_20150522_054911-1.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>49</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5336578102493665016.post-6008536719586722996</id><published>2015-05-22T10:09:00.000+07:00</published><updated>2016-12-22T12:44:46.601+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Renungan"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Serba serbi"/><title type='text'> MENGUAP ADALAH</title><content type='html'>&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: left;&quot; trbidi=&quot;on&quot;&gt;Bismillahirrokhmanirrokhim&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menguap atau&amp;nbsp; meluap, memiliki persamaan unsur kata dasar uap, kedua kata itu artinya sangat berbeda meskipun biasanya akan banyak&amp;nbsp; berhubungan benda yang namanya air. kemudian jadi ingat tentang siklus terjadinya hujan dari air yang mengalami penguapan oleh sinar matahari terus menjadi mendung, dari mendung akhirnya menjadi hujan, demikian itu salah satu satu bentuk dari contoh kata menguap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada satu lagi yang menarik untuk dibahas tentang menguap, kalau kita sedang keserang ngantuk biasanya salah satu gejalanya adalah mulut akan sering membuka dengan sendiri (menguap), menguap seperti itulah yang ingin dibahas, yang angop dalam bahasa jawanya, jika klangopan artinya orang yang sering menguap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengapa manusia akan sering membuka muludnya ketika ngantuk, apa akibat dorongan&amp;nbsp; uap air&amp;nbsp; yang ingin keluar? yang akhirnya mulutpun secara reflek terbuka tanpa perlu diperintah terlebih dulu oleh otak. mungkinkah penjelasannya seperti itu, tidak tau juga sih (kurang yakin), karena bukan&amp;nbsp; poses ilmiahnya yang ingin dibahas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengapa dalam Islam sekedar persoalan menguap diatur, ternyata ketika menguap itu akan ditertawakan oleh setan. Setan tertawa saat melihat orang yg menguap, proses menguap muncul dari malas (letih), sehingga tidak dapat mengerjakan ketaatan secara sempurna, dan wajahnya terlihat tidak menarik atau lesu, kalau ada yang tidak percaya, bahwa benar ketika menguap itu nampak sekali wajah kita sangat menakutkan? sudah mulut terbuka lebar, gigi-gigi kelihatan semua, mata melotot dan dahipun mengernyit cobalah sesekali ketika menguap perhatikan wajah kita dicermin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika sedang sendirian barangkali tak masalah kalau kita sedang menguap seenaknya karena yang akan tahu betapa buruknya wajah kita ketika menguap hanya diri sendiri, yang jadi persoalan adalah menguap ketika sedang berhadapan dengan orang lain, barangkali orang lain akan merasakan jijik karena melihat kedalam gua yang namanya mulut kita itu, belum lagi kalau saat menguap itu ternyata dibarengi bau mulut yang aduhai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siapa diantara kita yang tidak pernah menguap? mustahil kalau ada.&lt;br /&gt;Ada sabda Rasulullah SAW yang diriwayatkan oleh&amp;nbsp; Muslim yang berhubungan dengan persoalan uap menguap itu, demikian kira-kira artinya : &lt;b&gt;“Jika ada di antaramu ada yang menguap, maka tahanlah (tutup) dengan tangan mulutnya atau tutuplah, karena setan akan masuk melalui mulutnya.” &lt;/b&gt;&lt;b&gt;(HR. Muslim)&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tuhkan lebih parah ternyata&amp;nbsp; jika ketika menguap tidak berusaha ditutupi&amp;nbsp; karena &lt;a href=&quot;http://thanjawaarif.blogspot.com/2015/05/kenapa-di-tambah-hawa-sebelum-nafsu.html&quot; rel=&quot;nofollow&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;setanpun akan masuk ketubuh kita&amp;nbsp; melalui mulut yang sedang menguap &lt;/a&gt;itu.&lt;br /&gt;Demikian Alhamdulillah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masih ada yang ketinggalan nampaknya yaitu gambar :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;table align=&quot;center&quot; cellpadding=&quot;0&quot; cellspacing=&quot;0&quot; class=&quot;tr-caption-container&quot; style=&quot;margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center;&quot;&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://thanjawaarif.blogspot.com/2014/11/menguap-adalah.html&quot; rel=&quot;nofollow&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;Menguap &quot; border=&quot;0&quot; height=&quot;300&quot; src=&quot;https://2.bp.blogspot.com/-YXybZHsLywU/VG_mn7lQKlI/AAAAAAAABjc/8cbUvgE_GGU/s1600/menguap.jpg&quot; style=&quot;margin-left: auto; margin-right: auto;&quot; title=&quot; Menguap &quot; width=&quot;400&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td class=&quot;tr-caption&quot; style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://thanjawaarif.blogspot.com/2014/11/menguap-adalah.html&quot; rel=&quot;nofollow&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;Menguap&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://thanjawaarif.blogspot.com/feeds/6008536719586722996/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://thanjawaarif.blogspot.com/2015/05/menguap-adalah.html#comment-form' title='67 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5336578102493665016/posts/default/6008536719586722996'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5336578102493665016/posts/default/6008536719586722996'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://thanjawaarif.blogspot.com/2015/05/menguap-adalah.html' title=' MENGUAP ADALAH'/><author><name>Syahrudin Arif</name><uri>https://plus.google.com/105333550642230440793</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh5.googleusercontent.com/-XPVJ8oiDGEg/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAACV4/pGqcI_PkPYQ/s512-c/photo.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://2.bp.blogspot.com/-YXybZHsLywU/VG_mn7lQKlI/AAAAAAAABjc/8cbUvgE_GGU/s72-c/menguap.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>67</thr:total><georss:featurename>Malang, Malang City, East Java, Republic of Indonesia</georss:featurename><georss:point>-7.9666204 112.63263210000002</georss:point><georss:box>-8.0924199 112.47127060000003 -7.8408209 112.79399360000002</georss:box></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5336578102493665016.post-8564249198007770049</id><published>2015-05-11T12:37:00.000+07:00</published><updated>2016-09-06T09:55:51.971+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="al kisah"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="kehidupan"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="selingan"/><title type='text'>KENAPA DI TAMBAH HAWA SEBELUM NAFSU</title><content type='html'>Bismillahirrokhmanirrokhim&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak habis pikir dan hanya ingin bertanya kenapa, kenapa kata nafsu kadang perlu diawali dengan kata hawa, sekedar hanya menguatkan rasa bahasa atau untuk menegaskan arti penting gramatikal kata nafsu.&lt;br /&gt;Bukakankah kata &lt;a href=&quot;http://thanjawaarif.blogspot.com/2015/04/dua-penggal-kisah.html&quot; rel=&quot;nofollow&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;nafsu tanpa kata hawa&lt;/a&gt; di depannya sudah menjelaskan makna.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut kamus KKBI &lt;span style=&quot;background-color: #b6d7a8;&quot;&gt;&quot;istilah&lt;b class=&quot;main highlight&quot;&gt; nafsu&lt;/b&gt;&lt;span class=&quot;per-suku&quot;&gt;/naf·su/&lt;/span&gt; &lt;i class=&quot;jk&quot; title=&quot;nomina (kata benda)&quot;&gt;n&amp;nbsp; :&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;background-color: #b6d7a8;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;num&quot;&gt;1.&lt;/span&gt; keinginan (kecenderungan, dorongan) hati yg kuat:&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;background-color: #b6d7a8;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;num&quot;&gt;2.&lt;/span&gt; dorongan hati yg kuat untuk berbuat kurang baik;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;background-color: #b6d7a8;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;num&quot;&gt;3&lt;/span&gt;. selera; gairah atau keinginan&lt;i&gt;;&lt;/i&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;background-color: #b6d7a8;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;num&quot;&gt;4&lt;/span&gt;. panas hati; marah; meradang:&lt;i class=&quot;pb&quot; title=&quot;Peribahasa&quot;&gt;&lt;/i&gt; berbuat sekehendak hati sendiri;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div id=&quot;d1&quot;&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;background-color: #b6d7a8;&quot;&gt;&lt;b class=&quot;mjk&quot;&gt;amarah&lt;/b&gt;&lt;b class=&quot;num&quot;&gt;&lt;/b&gt; : dorongan batin untuk berbuat yg kurang baik, terutama marah; &lt;b class=&quot;num&quot;&gt;2&lt;/b&gt; kemarahan; panas&amp;nbsp;hati; &lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;background-color: #b6d7a8;&quot;&gt;&lt;b class=&quot;mjk&quot;&gt;iblis&lt;/b&gt; : dorongan batin untuk melakukan tindakan yg mengarah pd kemaksiatan atau kejahatan;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;background-color: #b6d7a8;&quot;&gt;&lt;b class=&quot;mjk&quot;&gt;setan&lt;/b&gt; : nafsu iblis;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;background-color: #b6d7a8;&quot;&gt;&lt;b class=&quot;mjk&quot;&gt;tabiat&lt;/b&gt; : &lt;i class=&quot;jk&quot; title=&quot;arkais (untuk menandai kata yang berlabel itu tidak lazim)&quot;&gt;ark&lt;/i&gt; naluri; insting;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;background-color: #b6d7a8;&quot;&gt;&lt;b class=&quot;mjk&quot;&gt;lawamah&lt;/b&gt; : dorongan batin untuk mengikuti jalan kebaikan dan kebenaran;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;background-color: #b6d7a8;&quot;&gt;&lt;b class=&quot;mjk&quot;&gt;radiah&lt;/b&gt; : dorongan batin yg diridai Allah Swt.; &lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;background-color: #b6d7a8;&quot;&gt;&lt;b class=&quot;mjk&quot;&gt;mutmainah&lt;/b&gt; : dorongan batin untuk mempertahankan diri dr segala kejahatan krn selalu ingat kpd Allah; &lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;span style=&quot;background-color: #b6d7a8;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class=&quot;sub_17&quot;&gt;&lt;span style=&quot;background-color: #b6d7a8;&quot;&gt;&lt;b class=&quot;tur highlight&quot;&gt;&lt;u&gt;(ber)&lt;/u&gt;nafsu&lt;/b&gt;&lt;span class=&quot;per-suku&quot;&gt;/ber·naf·su/&lt;/span&gt; &lt;i class=&quot;jk&quot; title=&quot;verba (kata kerja)&quot;&gt;v&lt;/i&gt; mempunyai keinginan (dorongan atau gairah hati); ada nafsu; dng nafsu&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;sub_17&quot;&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;sub_17&quot;&gt;&lt;span style=&quot;background-color: #b6d7a8;&quot;&gt;sedang&amp;nbsp; hawa diartikan :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div id=&quot;d1&quot;&gt;&lt;span style=&quot;background-color: #b6d7a8;&quot;&gt;&lt;b class=&quot;main highlight&quot;&gt;hawa &lt;sup&gt;1&lt;/sup&gt;&lt;/b&gt;&lt;span class=&quot;per-suku&quot;&gt;/ha·wa /&lt;/span&gt; &lt;i class=&quot;jk&quot; title=&quot;nomina (kata benda)&quot;&gt;n&lt;/i&gt; &lt;b class=&quot;num&quot;&gt;1&lt;/b&gt; campuran berbagai-bagai gas yg meliputi bumi; udara: &lt;i&gt;angin terjadi krn gerakan --;&lt;/i&gt; &lt;i&gt;bukalah jendela itu supaya -- masuk&lt;/i&gt;; &lt;b class=&quot;num&quot;&gt;2&lt;/b&gt; keadaan udara pd suatu tempat; iklim: --&lt;i&gt; bersih;&lt;/i&gt; --&lt;i&gt; panas; -- dingin; &lt;/i&gt;&lt;b class=&quot;num&quot;&gt;3&lt;/b&gt; keadaan udara (bukan suhu, cuaca, dll): &lt;i&gt;di pagi hari -- masih sejuk dan segar;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class=&quot;sub_17&quot;&gt;&lt;span style=&quot;background-color: #b6d7a8;&quot;&gt;&lt;b class=&quot;mjk highlight&quot;&gt;-- daba&lt;/b&gt; gerakan (aliran) udara yg menyatakan bahwa ada sesuatu yg bergerak; bau suatu benda yg dibawa oleh udara;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b class=&quot;tur&quot;&gt;berhawa&lt;/b&gt;&lt;span class=&quot;per-suku&quot;&gt;/ber·ha·wa/&lt;/span&gt; &lt;i class=&quot;jk&quot; title=&quot;verba (kata kerja)&quot;&gt;v&lt;/i&gt; mempunyai hawa;&lt;br /&gt;&lt;b class=&quot;tur&quot;&gt;menghawa&lt;/b&gt;&lt;span class=&quot;per-suku&quot;&gt;/meng·ha·wa/&lt;/span&gt; &lt;i class=&quot;jk&quot; title=&quot;verba (kata kerja)&quot;&gt;v&lt;/i&gt; menjadi hawa&lt;b class=&quot;tur&quot;&gt;menghawakan&lt;/b&gt;&lt;span class=&quot;per-suku&quot;&gt;/meng·ha·wa·kan/&lt;/span&gt; &lt;i class=&quot;jk&quot; title=&quot;verba (kata kerja)&quot;&gt;v&lt;/i&gt; menjadikan berhawa;&lt;br /&gt;&lt;b class=&quot;tur&quot;&gt;penghawaan&lt;/b&gt;&lt;span class=&quot;per-suku&quot;&gt;/peng·ha·wa·an/&lt;/span&gt; &lt;i class=&quot;jk&quot; title=&quot;nomina (kata benda)&quot;&gt;n&lt;/i&gt; proses, cara, perbuatan menghawakan&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;sub_17&quot;&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;sub_17&quot;&gt;&lt;span style=&quot;background-color: #b6d7a8;&quot;&gt;Terus jika digabungkan hawa dan nafsu : &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div id=&quot;d1&quot;&gt;&lt;span style=&quot;background-color: #b6d7a8;&quot;&gt;&lt;b class=&quot;main&quot;&gt;hawa &lt;sup&gt;2&lt;/sup&gt;&lt;/b&gt;&lt;span class=&quot;per-suku&quot;&gt;/ha·wa /&lt;/span&gt; &lt;i class=&quot;jk&quot; title=&quot;nomina (kata benda)&quot;&gt;n&lt;/i&gt; keinginan; nafsu;--&lt;i class=&quot;pb&quot; title=&quot;Peribahasa&quot;&gt; pantang kerendahan, nafsu pantang kekurangan, pb&lt;/i&gt; tidak mau kalah dng orang lain;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class=&quot;sub_17&quot;&gt;&lt;span style=&quot;background-color: #b6d7a8;&quot;&gt;&lt;b class=&quot;mjk highlight&quot;&gt;-- nafsu&lt;/b&gt; desakan hati dan keinginan keras (untuk menurutkan hati, melepaskan marah, dsb): &lt;i&gt;ia tidak dapat menahan -- nafsunya&quot;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;sub_17&quot;&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;sub_17&quot;&gt;Kalau boleh menambahkan,&amp;nbsp; karena ada hawa artinya keberadaan nafsu itu seperti halnya atmosfir (udara) yang selalu menyelimuti bumi, sedang paru-paru mahluk hanya membutuhkan oksigen untuk bernafas&lt;i&gt; &lt;/i&gt;sedang zat-zat lain tidak dibutuhkan bahkan kadang dalam skala tertentu merupakan racun bagi tubuh yang bisa menyebabkan kematian.&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;sub_17&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;sub_17&quot;&gt;Secara global artinya nafsu adalah gabungan nafsu baik dan nafsu buruk/jahat yang baik artinya ibarat oksigen bagi tubuh sedang yang jahat ibarat racun bagi tubuh, boleh jadi racun-racun yang diperturutkan itu tidak sampai mematikan tubuh tapi sangat membahayakan nilai kemanusian ancamannya adalah &lt;b&gt;kehidupan yang lebih rendah dari binatang&lt;/b&gt;.&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;sub_17&quot;&gt;&lt;/div&gt;&lt;table align=&quot;center&quot; cellpadding=&quot;0&quot; cellspacing=&quot;0&quot; class=&quot;tr-caption-container&quot; style=&quot;margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center;&quot;&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://3.bp.blogspot.com/-W7l7KFVXR-o/VVAx8HdyYhI/AAAAAAAABpk/pZZLYyFfVko/s1600/artis%2Bditangkap%2Bdihotel%2Bbintang%2Blima.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: auto; margin-right: auto;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;Artis ditangkap di hotel B5&quot; border=&quot;0&quot; height=&quot;200&quot; src=&quot;http://3.bp.blogspot.com/-W7l7KFVXR-o/VVAx8HdyYhI/AAAAAAAABpk/pZZLYyFfVko/s400/artis%2Bditangkap%2Bdihotel%2Bbintang%2Blima.jpg&quot; title=&quot;Artis ditangkap di hotel B5&quot; width=&quot;400&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td class=&quot;tr-caption&quot; style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;Artis AA ditangkap di hotel B5&lt;/span&gt;&lt;/b&gt; (gambar dari www.merdeka.c0m)&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;div class=&quot;sub_17&quot;&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;sub_17&quot;&gt;Terus yang terakhir bertanya, kenapa hawa dalam kamus KKBI tersebut hanya mengaitkan dengan udara? bukankah hawa itu adalah seorang ibu dari suami yang bernama Adam, ibunya seluruh ummat manusia, seorang wanita yang jadi sebab titik balik dari kehidupan yang semula nyaman sejahtera di surga&amp;nbsp; berakhir jatuh dalam kehidupan panjang penuh ujian dimuka bumi, maka layak jika kata hawa disandingkan didepan kata nafsu untuk &lt;b&gt;memberikan peringatan kepada manusia&lt;/b&gt; bahwa nafsu&amp;nbsp; jahat itu akan menggelincirkan siapapun yang memperturutkan. setujukan!&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;sub_17&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;sub_17&quot;&gt;Alhamdulillhah&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;sub_17&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;sub_17&quot;&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;sub_17&quot;&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;sub_17&quot;&gt;&lt;i&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://thanjawaarif.blogspot.com/feeds/8564249198007770049/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://thanjawaarif.blogspot.com/2015/05/kenapa-di-tambah-hawa-sebelum-nafsu.html#comment-form' title='15 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5336578102493665016/posts/default/8564249198007770049'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5336578102493665016/posts/default/8564249198007770049'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://thanjawaarif.blogspot.com/2015/05/kenapa-di-tambah-hawa-sebelum-nafsu.html' title='KENAPA DI TAMBAH HAWA SEBELUM NAFSU'/><author><name>Syahrudin Arif</name><uri>https://plus.google.com/105333550642230440793</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh5.googleusercontent.com/-XPVJ8oiDGEg/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAACV4/pGqcI_PkPYQ/s512-c/photo.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://3.bp.blogspot.com/-W7l7KFVXR-o/VVAx8HdyYhI/AAAAAAAABpk/pZZLYyFfVko/s72-c/artis%2Bditangkap%2Bdihotel%2Bbintang%2Blima.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>15</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5336578102493665016.post-9021569190822377719</id><published>2015-04-16T20:57:00.001+07:00</published><updated>2016-12-22T13:02:00.092+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="al kisah"/><title type='text'>DUA PENGGAL KISAH </title><content type='html'>&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: left;&quot; trbidi=&quot;on&quot;&gt;Bismillahirrokhmanirrokhim&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada dua &lt;strike&gt;buah&lt;/strike&gt; kisah,&lt;br /&gt;&lt;b&gt;yang pertama &lt;/b&gt;demikian &amp;nbsp;:&lt;br /&gt;Tepatnya hari Rabo 12 Mei 198x, sekitar jam 18.00 Wib, engkau kulahirkan dengan proses kelahiran yang lancar meskipun engkau saat itu dalam kondisi prematur. Engkau kurawat dengan penuh kasih yang, hari-demi hari peluh yang mengalir itu tak mengalahkan rasa bahagia karena telah memilikimu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;table align=&quot;center&quot; cellpadding=&quot;0&quot; cellspacing=&quot;0&quot; class=&quot;tr-caption-container&quot; style=&quot;margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center;&quot;&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://1.bp.blogspot.com/-EK72HBBB7Xs/VS--1q_m3OI/AAAAAAAABo4/v_R2mSmq-WU/s1600/hjkl%3B%27%2B074.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: auto; margin-right: auto;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;Sun flower&quot; border=&quot;0&quot; height=&quot;185&quot; src=&quot;https://1.bp.blogspot.com/-EK72HBBB7Xs/VS--1q_m3OI/AAAAAAAABo4/v_R2mSmq-WU/s1600/hjkl%3B&#39;%2B074.jpg&quot; title=&quot;Sun flower&quot; width=&quot;320&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td class=&quot;tr-caption&quot; style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;b&gt;Sun flower ( yang tidak berhubungan dengan artikel)&lt;/b&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;br /&gt;Lima tahun pertama aku lalui tanpa terasa perjuangan membesarkanmu, namun ketika kemudian kau menginjak usia sekolah, separuh jiwa ini seolah hilang entah berapa hari saat engkau harus tergolek di rumah sakit, tapi syukurlah&amp;nbsp; rasa separuh hilang itu sirna ketika engkau sembuh dari maut itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href=&quot;http://thanjawaarif.blogspot.com/2015/04/dalam-sebuah-kereta-api.html&quot; rel=&quot;nofollow&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;Perjalanan&lt;/a&gt; membesarkanmu aku lakukan dengan kesungguhan, kesabaran dan ketelatenan karena itu engkaupun tumbuh menjadi anak yang pintar dan lincah, tidak hanya itu, kenyataan mengatakan selama belajar mulai sekolah dasar sampai bangku pendidikan tinggi &amp;nbsp;engkau menjadi anak yang syarat dengan berprestasi, wajarlah jika dalam hati seorang ibu&amp;nbsp; tiada henti berharap semoga kelak menjadi kebanggaan dan mengangkat derajat keluarga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun cerita kehidupan manis itu berubah, dulu sebelum mengenal perempuan yang sekarang mendampingimu itu, engkau adalah anak penurut, sholeh menurut penilaian saya sebagai orang tua, tak pernah macam-macam apalagi neko-neko, sangat sayang orang tua dan adik-adikmu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Titik balik kehidupan berbalik arah sejak mengenal wanita yang kini jadi istrimu, kemudian sifat dan sikapmupun berubah seratus delapan puluh derajat, bahkan yang terparah adalah adalah saat engkau menikah dengannya&amp;nbsp; tanpa sepengetahuan apalagi restu orang tua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meski begitu dengan besar hati aku mengatakan tidak apa-apa anakku, aku tetap merestuimu, doapun selalu kupanjatkan semoga pernikahanmu&amp;nbsp; langgeng sampai akhir hayat kalian, serta semoga engkau dan keluargamu menjadi keluarga s&lt;b&gt;akinah mawaddah warohmah&lt;/b&gt; yang selalu dilimpahi kemuliaan segala macam rizki.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya hanya satu permintaanku, jangan lupakan ibumu, jangan pernah berubah untuk perasaan cinta kepada ibu ini, karena bagaimanapun sampai manapun aku akan tetaplah menjadi seorang yang pernah melahirkanmu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Kisah kedua&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Wahai anakku , perlu kamu ketahui mama sangat menyayangimu, kalau boleh berterus terang kepadamu untuk mengurangi beban rasa dosa ini, sebenarnya mama dulu sangat ingin membuangmu, ketika engkau masih dalam rahim, karena kehadiranmu waktu itu tidak pernah disangka-sangka apalagi dalam kata dan rasa harap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya seiring berjalannya waktu, kini rasa sesal itu sangat dalam menggelayut dalam hati, atas rasa yang tidak semestinya ada di hati seorang calon ibu ketika itu, engkau yang begitu lemah tak berdaya dirahim calon seorang ibu &amp;nbsp;yang tidak tahu diri ini, padahal sebab engkau ada itu bukan maksudmu, engkau tidak tahu apa-apa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat itu mama bingung,&amp;nbsp; tidak tahu&amp;nbsp; harus berbuat apa, pada akhirnya engkaulah yang jadi pelampiasan atas perbuatan dosa dan kelakuan bodoh mama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekarang mama merasa Tuhan betul-betul membuat malu sama kamu, mama banyak menangis bila ingat apa yang pernah mama lakukan kepada kamu ketika itu, sungguh mama betul-betul menyesal dan mungkin penyesalan itu akan ada sampai akhir hayat. ....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terus ternyata kisah terakhir dalam sesobek kertas itu hilang tergunting dengan rapi, tapi inti dan maksud ceritanya masih ditangkapkan, ya lumayanlah akhirnya bisa jadi bahan postingan. Kemidian Alhamdulillah, terserah tanggapan sobat-sobat &lt;b&gt;seterserah&lt;/b&gt; saya ketika menulis ini, hehe....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://thanjawaarif.blogspot.com/feeds/9021569190822377719/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://thanjawaarif.blogspot.com/2015/04/dua-penggal-kisah.html#comment-form' title='81 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5336578102493665016/posts/default/9021569190822377719'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5336578102493665016/posts/default/9021569190822377719'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://thanjawaarif.blogspot.com/2015/04/dua-penggal-kisah.html' title='DUA PENGGAL KISAH '/><author><name>Syahrudin Arif</name><uri>https://plus.google.com/105333550642230440793</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh5.googleusercontent.com/-XPVJ8oiDGEg/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAACV4/pGqcI_PkPYQ/s512-c/photo.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://1.bp.blogspot.com/-EK72HBBB7Xs/VS--1q_m3OI/AAAAAAAABo4/v_R2mSmq-WU/s72-c/hjkl%3B&#39;%2B074.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>81</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5336578102493665016.post-901900860941023048</id><published>2015-04-10T11:07:00.002+07:00</published><updated>2016-12-22T13:07:45.671+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="al kisah"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="kehidupan"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Renungan lagi"/><title type='text'>DALAM SEBUAH KERETA API </title><content type='html'>&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: left;&quot; trbidi=&quot;on&quot;&gt;Bismillahirrokhmanirrokhim&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena sudah sekian lama tidak pernah naik kereta apilagi, entah kapan terakhir kalinya menikmati perjalanan kereta api puluhan tahun yang lalu, tiba-tiba minggu kemarin ada rasa ingin mencoba menikmati lagi si panjang manis itu, beli tiket dadakanpun dilakukan, tanpa harus antri di depan loket, karena memang loket waktu itu sepi-sepi saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;table align=&quot;center&quot; cellpadding=&quot;0&quot; cellspacing=&quot;0&quot; class=&quot;tr-caption-container&quot; style=&quot;margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center;&quot;&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://2.bp.blogspot.com/-Lt1oiYIP7Fo/VSdLV7SB_DI/AAAAAAAABn8/fMX6MTREZKw/s1600/stasiun%2Bkereta%2Bapi%2Bmojokerto.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: auto; margin-right: auto;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;Stasiun Kereta Api&quot; border=&quot;0&quot; height=&quot;308&quot; src=&quot;https://2.bp.blogspot.com/-Lt1oiYIP7Fo/VSdLV7SB_DI/AAAAAAAABn8/fMX6MTREZKw/s1600/stasiun%2Bkereta%2Bapi%2Bmojokerto.jpg&quot; title=&quot;Stasiun Kereta Api&quot; width=&quot;400&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td class=&quot;tr-caption&quot; style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://agussetya.blogspot.com/2014/06/perubahan-jadwal-kereta-api-1-juni-2014.html&quot; rel=&quot;nofollow&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;&lt;b&gt;Stasiun Kereta Apinya kang Agus&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;br /&gt;Jadwal berangkat stasiun lokal itu menunjukkan 13.45 wib., tiba distasiun 12.30 pintu rung tunggu belum dibuka padahal ruangan hampir penuh oleh penumpang lain yang juga akan naik.&amp;nbsp; berapa lama kemudian pintu masuk pun dibuka,&amp;nbsp; para penumpangpun begilir memvalidasi tiket.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya keretapun tiba, para penumpang segera masuk kereta, dalam bayangan ketika itu pasti kereta sudah penuh artinya siap-siap jika harus berdiri selama perjalanan Bangil - Malang, eh kenyataannya kemudian bangku-bangku masih banyak yang kosong melompong , kursipun diduduki,&amp;nbsp; kereta berangkat pelan dengan suara gemuruh seperti suara layaknya yang dinyanyikan tante Elvi, .....jug ijag-ijug, ijag ijug katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adem, betul-betul adem, karena semua gerbong sudah dipasang penyejuk ruangan, gerbong&amp;nbsp;&amp;nbsp; ekonomi sekalipun, yang lebih seru adalah ternyata, pedagang asongan dan pengamen yang dahulu biasa dijumpai hilir mudik menjajakan dagangannya, yang kadang keberadaannya sebetulnya dibutuhkan sebagian penumpang&amp;nbsp; tapi bagi penumpang yang lain akan mungkin merasa teganggu, itu dulu, sekarang! sangat tertib penumpangpun bisa menikmati perjalanan panjangnya yang&lt;a href=&quot;http://thanjawaarif.blogspot.com/2013/09/ketika-angin-tak-lagi-kencang.html&quot; rel=&quot;nofollow&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt; tertidur akan menikmati tidurnya&lt;/a&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Siapa sih yang tidak suka kenyamanan, nyaman artinya dalam keteraturan, teratur artinya tertata rapi, terus akhirnya demi sebuah ketertiban semua ditertibkan ; pedagang asongan, pengamen, pedagang kakilima sampai kaki seribu harus tertib, dibongkar lapaknya, dikejar kejar saat menjajakan dagangannya sampai dirampas semua barang dagangan besaerta perlengkapan dagangannya, jerit tangis atau hanya sekedar rintihan apalah artinya.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan pendidikan-ketrampilan terbatas, dalam lapangan kerja yang juga terbatas, terus di mana kesempatan mereka mengais sesuap makan untuk keluarga yang ditanggungnya. Apa kira-kira jalan keluar yang mereka upayakan demi isi perut,&amp;nbsp; jika di mana-mana tak ditemukan lagi jalan rizki yang baik lagi halal, belum ketika ternyata harga-bahan bakar terus melonjak, harga kebutuhan panganpun melambung.&lt;br /&gt;&amp;nbsp; &lt;br /&gt;Semoga di benak mereka korban penetiban itu tidak terpikir jalan pintas untuk ikut membegal di tengah begal-membegal yang lagi semarak, atau jangan-jangan memang di antara mereka itu akhirnya beralih profesi sebagai pembegal. Sungguh jika memang demikian, artinya adalah, inilah bayaran dari sebuah kebijakan sepihak&amp;nbsp; yang bernama demi&amp;nbsp; ketertiban yang tidak dibarengi dengan jalan pemecahan yang tepat bagi mereka-mereka yang jadi korban penggusuran, apapun itu jenis penggusuran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terus di mana kemudian kalimat-kalimat suci &lt;b&gt;Undang-Undang Dasar 45&lt;/b&gt;, yang mengatakan bahwa : &lt;b&gt;setiap warga negara berhak mendapat penghidupan yang layak&lt;/b&gt; itu, sudah hilangkah?&lt;br /&gt;(Maafkan saya karena ini hanyalah sebuah perenungan belaka)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alhamdulillah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://thanjawaarif.blogspot.com/feeds/901900860941023048/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://thanjawaarif.blogspot.com/2015/04/dalam-sebuah-kereta-api.html#comment-form' title='69 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5336578102493665016/posts/default/901900860941023048'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5336578102493665016/posts/default/901900860941023048'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://thanjawaarif.blogspot.com/2015/04/dalam-sebuah-kereta-api.html' title='DALAM SEBUAH KERETA API '/><author><name>Syahrudin Arif</name><uri>https://plus.google.com/105333550642230440793</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh5.googleusercontent.com/-XPVJ8oiDGEg/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAACV4/pGqcI_PkPYQ/s512-c/photo.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://2.bp.blogspot.com/-Lt1oiYIP7Fo/VSdLV7SB_DI/AAAAAAAABn8/fMX6MTREZKw/s72-c/stasiun%2Bkereta%2Bapi%2Bmojokerto.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>69</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5336578102493665016.post-1203765041131791039</id><published>2015-04-07T10:24:00.000+07:00</published><updated>2016-09-06T09:55:51.910+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="kehidupan"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Renungan lagi"/><title type='text'>KETIKA ANGIN TAK LAGI KENCANG</title><content type='html'>&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: left;&quot; trbidi=&quot;on&quot;&gt;Bismillahirrokhmanirrokhim&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Mengingat kembali kebiasaan yang jadi kesenangan&amp;nbsp; ketika bocah, kebiasaan yang sudah tak mungkin ditemui lagi saat ini adalah memanjat pohon, sampai suatu saat karena kebiasaan ini pernah terjatuh dan katanya hampir meregang nyawa demi mengejar layang-layang putus tersangkut pohon. Meskipun toh pernah terjatuh namanya juga anak-anak tak kapok-kapoknya setiap ada kesempatan akan terus naik-naik dan naik.&lt;br /&gt;&lt;a name=&#39;more&#39;&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Entah apa yang difantasikan saat itu, adakah kenikmatan dalam permainan itu, yang jelas memang ada fantasi tersendiri ketika merasakan terpaan angin dalam ketinggian, ini jadi bukti betapa semakin tinggi letak suatu ketinggian memang angin semakin kencang bertiup.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Kemudian pada suatu saat masih perlu membuktikan lagi, dengan mencoba naik,&amp;nbsp; masih adakah fantasi kenikmatan dalam ketinggian itu, oh ternyata fantasi semakin menggelora melihat nun jauh di bawah sana terhampar pemandangan mempesona hati, sedang terpaan angin kencang sudah tidak ditemui lagi diganti oleh hembusan&amp;nbsp; angin semilir sepoi-poi basah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Ketika kadang angin kencang&amp;nbsp; bukan lagi sebuah ancaman karena mungkin tingkat kewaspadaan sudah disiapkan sedemikian rupa,&amp;nbsp; kini ancaman itu akan beralih bukan lagi ancaman berupa hembusan angin kencang, tapi ancaman acap datang dari lembutnya semilir angin yang menerpa.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Kenapa kelembutan angin ini justru adalah ancaman yang lebih dahsyat? karena angin sepoi-poi bisa menina bobokkan, membuat diri lelap lena dalam ketidak sadaran kemudian&amp;nbsp; tertidur yang tentu&amp;nbsp; juga&amp;nbsp; akan bergelut pula dengan sejuta mimpi-mimpinya, karena kesadaran diri tertidur berarti lupa juga bahwa diri sedang berada dalam ketinggian akhirnya akan &lt;a href=&quot;http://thanjawaarif.blogspot.com/2015/03/bermain-main-dengan-pidana-mati.html&quot; rel=&quot;nofollow&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;terjatuh menimpa apapun yang ada di bawahnya&lt;/a&gt;.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Bentuk ketinggian itu bisa berupa apa saja : status sosial, status rokhani, status keilmuan atau bentuk-bentus status-status&amp;nbsp; yang lainnya lagi, sedang angin kencang atau angin sepoi-poi yang jadi pasal keruntuhan juga boleh dalam bentuk apapun, boleh dan silahkan sobat-sobit mencari dan menterjemahkan sendiri bentuk-bentuk ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya ini sekedar mencoba mencari, agar diri dan siapapun diri jadi mawas diri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alhamdulillah &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://thanjawaarif.blogspot.com/feeds/1203765041131791039/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://thanjawaarif.blogspot.com/2013/09/ketika-angin-tak-lagi-kencang.html#comment-form' title='53 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5336578102493665016/posts/default/1203765041131791039'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5336578102493665016/posts/default/1203765041131791039'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://thanjawaarif.blogspot.com/2013/09/ketika-angin-tak-lagi-kencang.html' title='KETIKA ANGIN TAK LAGI KENCANG'/><author><name>Syahrudin Arif</name><uri>https://plus.google.com/105333550642230440793</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh5.googleusercontent.com/-XPVJ8oiDGEg/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAACV4/pGqcI_PkPYQ/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>53</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5336578102493665016.post-8660026382621041420</id><published>2015-03-12T10:08:00.000+07:00</published><updated>2016-12-22T13:10:13.971+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="al kisah"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="kehidupan"/><title type='text'>BERMAIN-MAIN DENGAN PIDANA MATI</title><content type='html'>&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: left;&quot; trbidi=&quot;on&quot;&gt;Bismillahirrokhmanirrokhim&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menunggu proses eksekusi dua terpidana mati kelompok Balinine yang seolah berjalan begitu lambat, entah tidak tahu, apakah memang harus seperti itu ketentuan hukumnya harus menunggu berpuluh tahun dipenjara karena jatah ransumnya harus habis dulu, atau&amp;nbsp; memberi kesempatan kepada terpidana untuk &lt;a href=&quot;http://thanjawaarif.blogspot.com/2014/12/menonton-debat-malaikat.html&quot; rel=&quot;nofollow&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;bertobat setobat tobatnya&lt;/a&gt;, sambil tetap mengendalikan peredaran barang-barang haramnya dari dalam penjara dengan lebih aman malah, hehe... kalau seperti itu &lt;strike&gt;tidak&lt;/strike&gt; bukan tobat namanya, tapi malah tambah parah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kenapa sebagai rakyat kita harus mendukung pemerintah dengan adanya hukuman mati bagi bandar maupun pengedar narkoba, jika dibanding kejahatan terorisme besar mana dampak kerusakan yang ditimbulkan, oleh kejahatan ini, kerusakan mental akibat jauh lebih berbahaya dari pada kejahatan terorisme, tak bisa dibayangkan bagaimana nasib bangsa ini kalau generasi penerusnya kemudian banyak kecanduan, belum lagi ternyata ketika ketua MKnya maupun petugas-petugas hukumnya lainpun tak kebal dari pikat narkoba.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai gambaran kejadian di kota Malang, salah satu kota kecil di Jawa Timur,&amp;nbsp; media lokal pernah menayangkan berita bahwa dari sejumlah 17&amp;nbsp; sekolah (SMP dan SMA), hanya 17 sekolah, tidak lebih, itupun hanya kota&amp;nbsp; belum di kabupaten yang dijadikan&amp;nbsp; sampling, ternyata cukup mencengangkan 442 (352 dari SMA dan 84 SMP) adalah tersandung, terus bagaimana kejadiannya dengan kota-kota lain yang ada di Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;table align=&quot;center&quot; cellpadding=&quot;0&quot; cellspacing=&quot;0&quot; class=&quot;tr-caption-container&quot; style=&quot;margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center;&quot;&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://1.bp.blogspot.com/-18dcDMimnCE/VSH0CiFobbI/AAAAAAAABno/6wp1Zn50pdw/s1600/Narkoba%2Bdi%2Bkota%2BMalang.JPG&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: auto; margin-right: auto;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;Narkoba di Kota Malang&quot; border=&quot;0&quot; height=&quot;240&quot; src=&quot;https://1.bp.blogspot.com/-18dcDMimnCE/VSH0CiFobbI/AAAAAAAABno/6wp1Zn50pdw/s1600/Narkoba%2Bdi%2Bkota%2BMalang.JPG&quot; title=&quot;Narkoba di Kota Malang&quot; width=&quot;320&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td class=&quot;tr-caption&quot; style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://thanjawaarif.blogspot.com/&quot; rel=&quot;nofollow&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;Narkoba di Kota Malang&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;br /&gt;Melihat contoh di atas masih adakah kita-kita yang kontra dengan kebijakan &lt;b&gt;presiden Jokowi&lt;/b&gt; yang memberlakukan hukuman mati bagi sindikat maupun pengedar barang-barang nggak genah tersebut, peduli amat bagi &lt;a href=&quot;http://thanjawaarif.blogspot.com/2013/11/tetangga-yang-baik.html&quot; rel=&quot;nofollow&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;Australia yang hanya memikirkan kepetingan segelintir warga negaranya&lt;/a&gt; padahal warga negaranya tersebut&lt;b&gt; telah/akan membuat meluluh lantakkan bangunan moral&amp;nbsp; bangsa&lt;/b&gt; khususnya para generasi muda Indonesia. Kalau masalah kehormatan bangsa tidak usah terkejut karena Autralia telah beberapa kali menciderai kehormatan bangsa Indonesiakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alhamdulillah masih bisa posting, setelah sekian lama menghilangkan jejak.&lt;span style=&quot;background-color: white;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://thanjawaarif.blogspot.com/feeds/8660026382621041420/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://thanjawaarif.blogspot.com/2015/03/bermain-main-dengan-pidana-mati.html#comment-form' title='47 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5336578102493665016/posts/default/8660026382621041420'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5336578102493665016/posts/default/8660026382621041420'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://thanjawaarif.blogspot.com/2015/03/bermain-main-dengan-pidana-mati.html' title='BERMAIN-MAIN DENGAN PIDANA MATI'/><author><name>Syahrudin Arif</name><uri>https://plus.google.com/105333550642230440793</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh5.googleusercontent.com/-XPVJ8oiDGEg/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAACV4/pGqcI_PkPYQ/s512-c/photo.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://1.bp.blogspot.com/-18dcDMimnCE/VSH0CiFobbI/AAAAAAAABno/6wp1Zn50pdw/s72-c/Narkoba%2Bdi%2Bkota%2BMalang.JPG" height="72" width="72"/><thr:total>47</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5336578102493665016.post-7101990744771337309</id><published>2014-12-22T10:32:00.000+07:00</published><updated>2016-09-06T09:55:51.959+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="al kisah"/><title type='text'>MENONTON DEBAT MALAIKAT </title><content type='html'>&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: left;&quot; trbidi=&quot;on&quot;&gt;Bismillahirrokhmanirrokhim&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perdebatan ternyata tidak terjadi dikalangan manusia saja di dunia permalaikatan konon juga terjadi perdebatan sengit, saling adu argumen, saling bertegang syaraf, pokoknya saling berupaya bagaimana agar&amp;nbsp; dapat menjadi&amp;nbsp; pemenang, meskipun ujungnya memang bukan sekedar kemenangan yang dicari tapi kebenaran fakta-faktalah yang akan menentukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siapa kiranya malaikat yang sedang berdebat tersebut, mereka adalah&lt;b&gt; Malaikat Ridwan&lt;/b&gt; &lt;i&gt;(malaikat yang tugasnya adalah penjaga surga&lt;/i&gt;) melawan &lt;b&gt;Malaikat Malik&lt;/b&gt; (&lt;i&gt;malaikat yang khusus mengurusi pernerakaan&lt;/i&gt;).&lt;br /&gt;Apakah gerangan yang jadi pangkal sebab percekcokan?&amp;nbsp; mereka saling berebut seorang manusia, sebut saja dia si fulan, malaikat Ridwan bersikukuh bahwa si Fulan adalah penyandang penghuni surga maka harus dimasukkan surga, sedangkan malaikat Malik lebih berkeyakinan bahwa si fulan adalah seorang pendosa besar maka dia adalah lebih tepat menjadi salah seorang penghuni neraka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href=&quot;http://thanjawaarif.blogspot.com/2011/05/masuknya-seorang-penyembah-api.html&quot; rel=&quot;nofollow&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;Mengapa si fulan menjadi rebutan dua malaikat?&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Ternyata riwayat kehidupan si fulan sendirilah penyebabnya (riwayat ini mungkin sudah tidak asing lagi bagi kita), si fulan adalah dulunya seorang yang malang melintang dalam dunia kejahatan bahkan konon diriwayatkan pernah menghilangkan nyawa sesama bani adam sampai 99 orang, kurang satu nyawa maka akan genap seratus orang yang dibunuhnya. Tapi pada akhirnya memang 100 nyawa yang kemudian dia hilangkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namanya juga manusia, toh pada akhirnya akan tiba masanya sebuah kesadaran diri&amp;nbsp; akan datang, kesadaran diri untuk bertobat dari dosa-dosa masa silamnya, di tengah penyesalan itu maka dia perlu nasehat seseorang, maka datangilah rumah seorang rahib, diungkapkan seluruh kejadian yang dia alami bahwa dia telah membunuh 99 orang, lantas bertanyalah dia&lt;b&gt; &quot;diterimakah tobatnya jika dia akan bertobat&quot;&lt;/b&gt;. Rahib kemudian menjawab &lt;a href=&quot;http://thanjawaarif.blogspot.com/2014/12/judul-terserah-anda.html&quot; rel=&quot;nofollow&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;&lt;b&gt;&quot;dosamu sudah terlalu besar dan tobatpun percuma saja karena tidak akan diterima&quot;&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Memperoleh jawaban seperti itu maka si fulan yang dalam kegamangan jiwa oleh perasaan ingin bertobat&amp;nbsp; itu menjadi marah, kemudian yang terjadi adalah nyawa rahib itu menjadi&amp;nbsp; penggenap 100 orang yang telah dibunuhnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena belum memperoleh jawaban yang memuaskan akan hasrat menggebu keinginan bertobat si fulan&amp;nbsp; kemudian dia mencoba mendatangi seorang alim di sebuah kota. Dengan datang tak diundang pulang tak diantar kemudian diungkapkan bahwa ia mau&amp;nbsp; bertobat dalam keadaan gelimang dosa yang demikian besar sampai-sampai 100 nyawa yang telah dia hilangkan, masih diterimakah tobatnya?&lt;br /&gt;Orang alim tersebut dengan ilmu yang dikuasainya serta rasa kasih&amp;nbsp; sayangnya sebagai sesama manusia dia menjawab bisa, kenapa tidak bisa, bisa kok, &lt;a href=&quot;http://thanjawaarif.blogspot.com/2014/12/judul-terserah-anda.html&quot; rel=&quot;nofollow&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;&quot;&lt;/a&gt;&lt;b&gt;&lt;a href=&quot;http://thanjawaarif.blogspot.com/2014/12/judul-terserah-anda.html&quot; rel=&quot;nofollow&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;bukakah ampunan Alloh itu lebih luas dari sebesar apapun&amp;nbsp; bentuk dosa&quot;&lt;/a&gt;. kecuali dosa yang tidak bisa dimaafkan (syirik)&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Memperoleh jawaban seperti itu si fulan senang bukan main, harapan untuk bertobatpun bertambah bulat&amp;nbsp; sebulat-bulatnya, kemudian fi fulan masih menanyakan suatu hal, &quot;untuk mendapatkan tobat tersebut saya harus bagaimana?&quot;, orang alim itu menyarankan pada si fulan untuk pergi mendatangi seseorang di suatu tempat.&lt;br /&gt;Segera tanpa banyak cincong bergegaslah si fulan menuju tempat kediaman orang yang dimaksud tersebut, belum sempat sampai di tempat&amp;nbsp; dituju, nasib berkata lain, akhirnya dia meninggal ditengah perjalanan menuju pertaubatannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kembali kepada dua malaikat yang sedang berdebat tadi, ternyata Si fulan inilah yang jadi obyek perebutan, yang satu ngotot bahwa si fulan berhak masuk surga sedang malaikat yang lain bersikukuh si fulan adalah penghuni neraka yang kekal karena dosa-dosanya yang menggunung tersebut. Begitu ramainya perdebatan terjadi masing-masing tidak mau mengalah maka di bawalah kasus tadi ke sidang mahkamah malaikat. Kemudian akhirnya ada kesepakatan kedua belah pihak malaikat yang sedang berperkara untuk melihat fakta yang terjadi dengan cara mengukur jarak perjalanan menuju tobat dengan besarnya dosa. Dengan cara inilah akhirnya perselisihan dua malaikat ini berhasil dipungkasi dengan semanis-manisnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikian sobat-sobat ada salah-salah kata mohon dimaafkan ye, semoga ada bermanfaat.&lt;br /&gt;Alhamdulillah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://thanjawaarif.blogspot.com/feeds/7101990744771337309/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://thanjawaarif.blogspot.com/2014/12/menonton-debat-malaikat.html#comment-form' title='78 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5336578102493665016/posts/default/7101990744771337309'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5336578102493665016/posts/default/7101990744771337309'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://thanjawaarif.blogspot.com/2014/12/menonton-debat-malaikat.html' title='MENONTON DEBAT MALAIKAT '/><author><name>Syahrudin Arif</name><uri>https://plus.google.com/105333550642230440793</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh5.googleusercontent.com/-XPVJ8oiDGEg/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAACV4/pGqcI_PkPYQ/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>78</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5336578102493665016.post-6247199687424864182</id><published>2014-12-18T08:46:00.002+07:00</published><updated>2016-09-06T09:55:51.942+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="al kisah"/><title type='text'>JUDUL TERSERAH ANDA</title><content type='html'>&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: left;&quot; trbidi=&quot;on&quot;&gt;Bismillahirrokhmanirrokhim&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Entah kenapa di petang itu beliau tak bisa tidur, resah gelisah tanpa diketahui penyebabnya,&amp;nbsp; padahal hati mengatakan dia harus istirahat untuk memulihkan energi yang terkuras seharian mengurusi ummat, pasti ada sesuatu yang tidak beres pikirnya mengatakan, beliau adalah seorang pemimpin rendah hati yang mempunyai kebiasaan menyamar sebagai orang biasa, kemudian blusukan kekampung-kampung melihat secara langsung realita kehidupan rakyatnya. Segera dipanggil dua atau tiga pengawalnya yang juga berdandan layaknya orang awam untuk diajak &lt;a href=&quot;http://thanjawaarif.blogspot.com/2014/12/mencari-dua-pakies.html&quot; rel=&quot;nofollow&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;berkeliling dari sudut-sudut kota sampai ke kampung kampung&lt;/a&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka tibalah beliau di suatu kampung yang tidak disebutkan namanya, terkejut tiba-tiba karena dipinggir jalan tergeletak seseorang, diperiksanya orang&amp;nbsp; tersebut, ternyata ia sudah dalam kondisi tidak bernyawa, lebih terkejut lagi&amp;nbsp; mengetahui ada mayat yang dibiarkan tak terurus oleh orang-orang&amp;nbsp; di sekitarnya, seraya timbul di hatinya tanda tanya kenapa ada mayat kok tidak diperlakukan selayaknya seorang orang yang sudah meninggal, tidak dimandikan, apalagi disholati&amp;nbsp; sampai dikafani sampai dikuburkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan sedikit menahan marah beliau kemudian menyeru pada penduduk setempat, wahai kenapa kalian semua membiarkan seorang mayat teronggok di jalanan, siapakah dia kenapa sampai mayatnya kalian biarkan di jalanan seperti ini? dimanakah keluarganya? imbuhnya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa orang bergegas menuju keberadaan mayat tersebut kemudian mereka berkata &quot; ini orang zindiq, kebiasaannnya mabuk-mabukan bahkan terkenal seorang penzina pula.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Si Sultanpun menimpali &quot;meskipun begitu bagaimanapun dia adalah tetap tergolong ummatnya Nabi Muhammad SAW, ayo sekarang bantu saya membawa mayat ini ke keluarganya. &lt;br /&gt;Meskipun masih dengan hati yang kurang ikhlas kemudian beberapa orang membawa si mayat tersebut. Sesampainya di kediaman keluarga, istri almarhum shoch, menangis tersedu mengetahui suaminya telah meninggal dunia,sedangkan orang yang ikut membantu membawa mayat tersebut bergegas pergi meninggalkan rumah keluarga tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di tengah tangis sesenggukan istri almarhum, ia berkata kepada Sultan, ketika itu belum disadari oleh dia bahwa yang dihadapannya adalah sebenarnya seorang pemimpin, kata perempuan tersebut : &quot;Semoga Alloh merahmatimu wahai kekasih Alloh, dan saya bersaksi bahwa sungguh Engkau benar seorang wali Alloh&quot;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keheranan si Sultan berkata mendengar perkataan perempuan asing tersebut, bagaimana mungkin dirinya termasuk wali Alloh dan sementara kepada si mayatpun telah menilai betapa bejatnya tuduhan orang-orang kepada suami engkau&amp;nbsp; sampai akhirnya tak seorangpun mau mengurusi keperluan jenazahnya, para pengawal yang adapun lebih keheranan lagi, bagaimana mungkin seorang yang dicap zindiq itu ditolong oleh seorang wali Alloh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka wanita itupun berkata tentang rahasia yang selama ini disembunyikan menyangkut suaminya yang kini&amp;nbsp; terbujur kaku tak&amp;nbsp; bernyawa tersebut: &quot;aku sudah menduga hal seperti itu&quot;&lt;br /&gt;Sesungguhnya suamiku setiap malang pergi ke penjual arak, lantas dibelinya sebanyak dia mampu membayar minuman tersebut, kemudian sampai di rumahnya segera ditumpahkannya seluruh minuman tersebut tak tersisa setetespun, kemudian suami tersebut berkata : &quot;semoga aku bisa meringankan/mengurangi keburukan minuman ini.&lt;br /&gt;Suamiku juga selalu pergi ketempat pelacuran kemudian memberinya uang wanita-wanita yang sedang menjajakan dirinya itu dan berkata : &quot;malam ini kamu ku bayar dan janganlah kau bukaka pintu kamarmu untuk menerima tamu lelaki yang hendak melacur sampai pagi.&lt;br /&gt;Sesampainya dirumah suamiku berkata :&quot;Alhamdulillah semoga dengan begitu saya bisa meringankan dosa/keburukan dari orang-orang malam ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun demikianlah&amp;nbsp; orang-orang menilai dari pengetahuan terluar dari suamiku yang sering membeli arak dan menjadi pelanggan wanita-wanita penghibur itu, kemudian mereka membicarakan suamiku dengan keburukan-keburukan tersebut.&lt;br /&gt;Pernah suatu hari saya berkata pada suamiku : &quot; sungguh seandainya kelak engkau jika meninggal, maka tak akan ada seorangpun yang akan mengurus mayatmu ( memandikan, mengkafani, mensholati sampai menguburmu),&lt;br /&gt;Suamikupun kemudian seraya tersenyum menjawab : &quot;jangalah kuatir istriku meskipun orang-orang disekitar kita tak mau mengurusku, tapi percayalah Sultannul Aulia&#39; yang akan mensholatiku dan menguburkanku bersama para ulama dan pembesar-pembesar negeri yang lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mendengar perkataan seorang istri&amp;nbsp; yang sedang dirundung duka itu, Sultan menangis tak bisa menahan haru, beberapa saat kemudian beliau berkata : &quot;suamimu&amp;nbsp; benar, demi Alloh aku adalah Sultan Murod Arrobik, dan besok saya sendiri yang akan memandikan , mensholati bahkan menguburkan suami mu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Subhanalloh keesokan harinya ramailah diantara orang-orang pelayat yang terdiri dari para ulama dan pembesar-pembesar negara tanpa harus diperintah karena sang Sultan sendirilah yang memimpin prosesi pemakaman tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya ya begitulah akhirnya, tak penting siapa periwayat cerita, yang lebih penting adalah bagaimana isi cerita, kebetulan cerita ini saya susun dari versinya Syakh Ali al Jaber, demikian silahkan menyimpulkan sendiri makna cerita tersebut&lt;br /&gt;Alhamdulillah&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://thanjawaarif.blogspot.com/feeds/6247199687424864182/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://thanjawaarif.blogspot.com/2014/12/judul-terserah-anda.html#comment-form' title='38 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5336578102493665016/posts/default/6247199687424864182'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5336578102493665016/posts/default/6247199687424864182'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://thanjawaarif.blogspot.com/2014/12/judul-terserah-anda.html' title='JUDUL TERSERAH ANDA'/><author><name>Syahrudin Arif</name><uri>https://plus.google.com/105333550642230440793</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh5.googleusercontent.com/-XPVJ8oiDGEg/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAACV4/pGqcI_PkPYQ/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>38</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5336578102493665016.post-6434353023300673648</id><published>2014-12-03T11:05:00.000+07:00</published><updated>2016-09-06T09:55:51.946+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="al kisah"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="galau blogger"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="selingan"/><title type='text'>MENCARI DUA PAKIES</title><content type='html'>&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: left;&quot; trbidi=&quot;on&quot;&gt;Bismillahirrokhmanirrokhim.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memandang anak-anak yang sedang bermain di halaman itu telah mengingatkan bagaimana diri, dirinya sendiri dulu. Memori kecil yang terpencil ini menghentak lagi&amp;nbsp; jejak silam kehidupan dunia kecil anak-anak, setiap ada kesempatan akan bersama teman sebaya menyusuri pematang sesawahan menuju sungai asem, memang betul namanya sungai asem kok, bukan asem-aseman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebuah sungai yang membelah&amp;nbsp; desa sebelah, jarak dari rumah lumayan jauh jika ditempuh berjalan kaki, ya kira-kira 4 kilometeran, sungai yang mengalir itu adalah tampungan beberapa anak sungai kecil yang bersumber dari kaki gunung Semeru itu dipenuhi bebatuan hitam dengan air yang begitu jernih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiap hari pagi sore sungai tersebut selalu ramai dipenuhi suara canda orang-orang penduduk sekitar yang sekedar cuci baju atau hanya sekedar mandi, seperti halnya anak-anak kecil yang tiap siang menjelang sore pergi&amp;nbsp; sekedar bermain disungai itu, berloncatan dari tebing, renang berkejar-kejaran di sebuah kedung dengan suka cita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berjam-jam di sungai tanpa terasa, ada-ada saja acara ketika itu, menyeser atau memancing ikan, atau sekedar duduk-duduk di batu melihat orang yang kebayakan&amp;nbsp; perempuan sedang mencuci baju anggota keluarga mereka.&lt;br /&gt;Kadang menyusuri persawahan untuk mencari tumbuhan semanggi atau kadang menyusuri tepian sungai yang damai tiada duanya itu mencari salah satu jenis tumbuhan paku yang bisa dan enak &lt;a href=&quot;http://thanjawaarif.blogspot.com/2014/11/masak-pohon-adalah.html&quot; rel=&quot;nofollow&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;dimasak&lt;/a&gt;, &lt;b&gt;pakies&lt;/b&gt; demikianlah nama tumbuhan paku itu, dengan bentuk pohonnya yang kecil berbentuk unik tumbuh subur disemak-semak pinggiran sungai bebatu berlumut,&amp;nbsp; harus hati-hati ketika menginjakkan kaki di atas bebatuan, karena jika tidak tak jarang tubuh tergelincir kesungai terpeleset oleh lincinnya lumut, tapi meskipun kadang jatuh tak membuat jera, namanya juga anak-anak malahan menjadi bahan ketawaan jika ada salah satu temannya yang jatuh.&lt;br /&gt;&lt;table align=&quot;center&quot; cellpadding=&quot;0&quot; cellspacing=&quot;0&quot; class=&quot;tr-caption-container&quot; style=&quot;margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center;&quot;&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://www.blogger.com/blogger.g?blogID=5336578102493665016&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;&quot;&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href=&quot;http://thanjawaarif.blogspot.com/&quot; imageanchor=&quot;1&quot; rel=&quot;nofollow&quot; style=&quot;margin-left: auto; margin-right: auto;&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;Tumbuhan Pakis&quot; border=&quot;0&quot; height=&quot;236&quot; src=&quot;http://4.bp.blogspot.com/-Zgttks_XIP4/VH6H4GNVY8I/AAAAAAAABkQ/qq9dZ1gjNGI/s1600/Tumbuhan%2Bpakis.jpg&quot; title=&quot;Tumbuhan Pakis&quot; width=&quot;320&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td class=&quot;tr-caption&quot; style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://thanjawaarif.blogspot.com/&quot; rel=&quot;nofollow&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;&lt;b&gt;Tumbuhan Pakis sayur ku copas&lt;/b&gt; (www.lupa.com)&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;br /&gt;Bukan sembarang pakies yang boleh dipetik, dan itupun harus dipilih tumbuhan pakies yang masih muda saja, karena tumbuhan pakies yang sudah tua terlalu liat untuk digigit , pakies yang telah dipetik&amp;nbsp; itu dikumpulkan diikat jadi satu untuk di bawa pulang, tapi tentunya sebelum pulang ritual wajib renang dikedung itu kembali dilakukan sebagai acara penutupannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pakies yang telah diterima ibu-ibu mereka itu kemudian mengalami beberapa proses sampai akhirnya kemudian menjadi sayur yang enak, entah masak tong seng atau di masak kuah santan (jangan pakies), wah jan wuenak puol nikmatnya.&lt;br /&gt;&amp;nbsp; &lt;br /&gt;Itulah sekelumit pakies tempo dulu, sekarang jarang-jarang bisa makan pakies ini, dipasar-pasarpun&amp;nbsp; tidak setiap hari ada, entah karena tidak ada yang budidayakan tumbuhan ini, karena mungkin sulit atau memang&amp;nbsp; hanya bisa tumbuh alami ditepi-tepi sungai dan dihutan-hutan bersungai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada jenis Pakies satu lagi yang sedang dicari-cari keberadaannya, mungkin di antara sobat-sobat sudah tidak asing lagi dengan Pakies ini, terakhir Pakies ini sempat berkembang menjadi Damar Ublik, meskipun penampakan pakiesnya masih ada, ingin rasanya kembali membaca karya-karya media silaturahminya dengan posting-posting segarnya, sesegar sayur pakies pakis yang kemarin sempat jadi lauk di meja makan.&lt;br /&gt;Alhamdulillah wasyukurillah.&lt;br /&gt;semoga semuanya selalu sehat sejahtera semuanya. aamiin!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;table align=&quot;center&quot; cellpadding=&quot;0&quot; cellspacing=&quot;0&quot; class=&quot;tr-caption-container&quot; style=&quot;margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center;&quot;&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://1.bp.blogspot.com/-QmNtuAZ6KsE/VH6IcLoeplI/AAAAAAAABkY/v8YkehQMDVo/s1600/Djangan%2BPakies-1%2B%2B%2B.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: auto; margin-right: auto;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;Djangan Pakies&quot; border=&quot;0&quot; height=&quot;179&quot; src=&quot;http://1.bp.blogspot.com/-QmNtuAZ6KsE/VH6IcLoeplI/AAAAAAAABkY/v8YkehQMDVo/s1600/Djangan%2BPakies-1%2B%2B%2B.jpg&quot; title=&quot;Djangan Pakies&quot; width=&quot;320&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td class=&quot;tr-caption&quot; style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;b&gt;Djangan Pakies&lt;/b&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;span id=&quot;goog_451419068&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;span id=&quot;goog_451419069&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;table align=&quot;center&quot; cellpadding=&quot;0&quot; cellspacing=&quot;0&quot; class=&quot;tr-caption-container&quot; style=&quot;margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center;&quot;&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://1.bp.blogspot.com/-s0Um3jxThOU/VH6IrCuRrCI/AAAAAAAABkk/qjsw1FN_BxI/s1600/Djangan%2BPakies%2BDamar%2B1%2B.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: auto; margin-right: auto;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;Damar Pakies&quot; border=&quot;0&quot; height=&quot;179&quot; src=&quot;http://1.bp.blogspot.com/-s0Um3jxThOU/VH6IrCuRrCI/AAAAAAAABkk/qjsw1FN_BxI/s1600/Djangan%2BPakies%2BDamar%2B1%2B.jpg&quot; title=&quot;Damar Pakies&quot; width=&quot;320&quot; /&gt;&lt;b&gt;&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td class=&quot;tr-caption&quot; style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;b&gt;Damar Pakies &lt;/b&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;table align=&quot;center&quot; cellpadding=&quot;0&quot; cellspacing=&quot;0&quot; class=&quot;tr-caption-container&quot; style=&quot;margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center;&quot;&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://3.bp.blogspot.com/-kfbAGFdXi4A/VH6JsR4ZHiI/AAAAAAAABk4/GeF0qQTPF40/s1600/Djangan%2BPakies.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: auto; margin-right: auto;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;Djangan Pakies terakhir&quot; border=&quot;0&quot; height=&quot;193&quot; src=&quot;http://3.bp.blogspot.com/-kfbAGFdXi4A/VH6JsR4ZHiI/AAAAAAAABk4/GeF0qQTPF40/s1600/Djangan%2BPakies.jpg&quot; title=&quot;Djangan Pakies terakhir&quot; width=&quot;320&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td class=&quot;tr-caption&quot; style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;b&gt;Djangan Pakies terakhir&lt;/b&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;span id=&quot;goog_451419068&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;span id=&quot;goog_451419069&quot;&gt;&lt;/span&gt;NB : ejaan kata Pakis diambah huruf e, jadi pakies deh tulisannya&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://thanjawaarif.blogspot.com/feeds/6434353023300673648/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://thanjawaarif.blogspot.com/2014/12/mencari-dua-pakies.html#comment-form' title='79 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5336578102493665016/posts/default/6434353023300673648'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5336578102493665016/posts/default/6434353023300673648'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://thanjawaarif.blogspot.com/2014/12/mencari-dua-pakies.html' title='MENCARI DUA PAKIES'/><author><name>Syahrudin Arif</name><uri>https://plus.google.com/105333550642230440793</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh5.googleusercontent.com/-XPVJ8oiDGEg/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAACV4/pGqcI_PkPYQ/s512-c/photo.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://4.bp.blogspot.com/-Zgttks_XIP4/VH6H4GNVY8I/AAAAAAAABkQ/qq9dZ1gjNGI/s72-c/Tumbuhan%2Bpakis.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>79</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5336578102493665016.post-8591400067253035234</id><published>2014-11-27T12:38:00.000+07:00</published><updated>2016-09-06T09:55:51.974+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="kehidupan"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="selingan"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Serba serbi"/><title type='text'>MASAK POHON ADALAH</title><content type='html'>&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: left;&quot; trbidi=&quot;on&quot;&gt;Ada yang sedang menikmati betapa manisnya buah mangga dimusim mangga saat ini, akan terasa lebih manis jika sebelum memakan tak lupa kita ucapkan Bismillahirrokhmanirrokhim, masak pohon katanya, kenapa dengan masak pohon?&lt;br /&gt;Masak pohon adalah&amp;nbsp; istilah yang sering akan kita dengar ketika membeli buah mangga, entah siapa yang pertama kali menggunakan istilah ini. Ketika sedang musim-musimnya buah ini hampir disetiap lapak pedagang akan memakai istilah masak pohon, barangkali ini untuk memikat pembeli agar membeli buah daganggannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Masak pohon &lt;/b&gt;artinya adalah buah mangga yang matang&amp;nbsp; tanpa harus mengalami proses pemercepatan pematangan entah karena penambahan bahan-bahan kimia, misalkan yang sudah dikenal dipasaran adalah karbit, eh ternyata bukan berarti mangga tersebut memang sudah matang ketika dipohon, karena jika seperti itu persisnya tidak mungkin karena buah mangga itu akan segera jatuh dengan sendirinya kalau dibiarkan masak dipohon.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari segi istilah benarkah istilah masak pohon yang dipergunakan itu ? padahal kenyataannya mangga tersebut tetap saja dipetik dari pohonnya saat belum matang, hanya saja memang pemetikan diseleksi hanya mangga yang betul-betul &lt;a href=&quot;http://thanjawaarif.blogspot.com/2014/11/menyambung-yang-cantik-dan-ganteng.html&quot; rel=&quot;nofollow&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;sudah tua&lt;/a&gt; (sudah meranum), artinya, mangga tidak dibetik karena sudah matang&amp;nbsp; ketika dipohon, kenapa istilahnya kemudian masak pohon padahal proses pematangan tetap terjadi tidak di atas pohon, melainkan tetap diinapkan sehari dua hari setelah dipetik dari atas pohon kemudian baru akan masak dengan sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ah sudahlah hanya sekedar istilah saja kok dipermasalahkan, yang jelas memang beda citarasa antara mangga yang disebut masak pohon dengan mangga biasa, mangga biasa yang dipetiknya tidak tua betul bisa disebabkan karena salah petik atau sengaja dipetik saat belum tua karena ingin cepat buah dagangannya segera terjual toh proses pematangan&amp;nbsp; bisa dipercepat dengan menggunakan karbit, atau&amp;nbsp; karena takut mangga akan membusuk dipohon karena keburu datangnya musim hujan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hargapun akan berbeda jauh antara mangga yang diistilahkan masak pohon dengan mangga yang tidak diistilahkan masak pohon, disaat boming-bomingnya mangga saat ini seminggu kemarin mangga dengan istilah masak pohon ditawarkan Rp. 20.000, per kilo sedang mangga yang biasa paling-paling&amp;nbsp; Rp 8.000 - 12.000 per kilonya. lumayan jauhkan perbedaan harganya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang jadi masalah adalah bagaimana membedakan mangga dengan istilah masak pohon dengan mangga yang lain, secara fisik mungkin akan sulit kita bedakan, warna rona kekuningan yang menandakan mangga sudah tuapun sudah bisa dibuat tiruan, hanya dari aromalah yang bisa digunakan acuan, aroma mangga yang masak karena betul-betul sudah tua terasa harum menyengat, sedang mangga masak buatan akan kurang aromanya atau bahkan tidak tercium khas mangga yang masak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alhamdulllah, akhirnya sudah selesaikah makan-makan mangganya? memang banyak yang meyukai buah ini disamping mengandung antioksidan yang tinggi juga serat dan vitamin-vitaminyapun tinggi pula, tapi tetaplah hati-hati menjaga kebersihan ketika mengupas dan cuci bersih, terlalu banyak makan buah inipun bagi sebagian bisa menyebabkan sedikit diare,&amp;nbsp; bagi yang sedang sembelit atau ambeyen malah bagus&amp;nbsp; buah ini untuk pencahar, yang paling akhir sendiri daripada kita akhirnya menyesal karena sedah membeli katanya sih masak pohon eh ternyata setelah dimakan lo kok masam semua, asseem tenan! karena itu ingatlah nasehat lawas &quot;Teliti sebelum membeli bos!&quot;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lagi-lagi gambarnya ketinggalan mudah-mudahan bisa menyusul tanggal esok&lt;br /&gt;&lt;table align=&quot;center&quot; cellpadding=&quot;0&quot; cellspacing=&quot;0&quot; class=&quot;tr-caption-container&quot; style=&quot;margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center;&quot;&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://thanjawaarif.blogspot.com/&quot; imageanchor=&quot;1&quot; rel=&quot;nofollow&quot; style=&quot;clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href=&quot;http://thanjawaarif.blogspot.com/&quot; imageanchor=&quot;1&quot; rel=&quot;nofollow&quot; style=&quot;margin-left: auto; margin-right: auto;&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;pohon mangga &quot; border=&quot;0&quot; height=&quot;240&quot; src=&quot;http://1.bp.blogspot.com/-qmzwChf5zGU/VHfmyvZPyMI/AAAAAAAABj8/4rKyhKcla9M/s1600/DSC01211.JPG&quot; title=&quot;pohon mangga &quot; width=&quot;320&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td class=&quot;tr-caption&quot; style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://thanjawaarif.blogspot.com/&quot; rel=&quot;nofollow&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;&lt;b&gt;pohon mangga s&lt;/b&gt;&lt;/a&gt; &lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;br /&gt;&lt;table align=&quot;center&quot; cellpadding=&quot;0&quot; cellspacing=&quot;0&quot; class=&quot;tr-caption-container&quot; style=&quot;margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center;&quot;&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://thanjawaarif.blogspot.com/&quot; imageanchor=&quot;1&quot; rel=&quot;nofollow&quot; style=&quot;margin-left: auto; margin-right: auto;&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;Beginilah kalau sudah masak&quot; border=&quot;0&quot; height=&quot;240&quot; src=&quot;http://3.bp.blogspot.com/-1dGRAy942OM/VHfmaEuIeKI/AAAAAAAABjs/qwdeiILXb2s/s1600/DSC01198.JPG&quot; title=&quot;Beginilah kalau sudah masak&quot; width=&quot;320&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td class=&quot;tr-caption&quot; style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://thanjawaarif.blogspot.com/&quot; rel=&quot;nofollow&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;&lt;b&gt;Beginilah kalau sudah masak&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://thanjawaarif.blogspot.com/feeds/8591400067253035234/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://thanjawaarif.blogspot.com/2014/11/masak-pohon-adalah.html#comment-form' title='69 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5336578102493665016/posts/default/8591400067253035234'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5336578102493665016/posts/default/8591400067253035234'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://thanjawaarif.blogspot.com/2014/11/masak-pohon-adalah.html' title='MASAK POHON ADALAH'/><author><name>Syahrudin Arif</name><uri>https://plus.google.com/105333550642230440793</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh5.googleusercontent.com/-XPVJ8oiDGEg/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAACV4/pGqcI_PkPYQ/s512-c/photo.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://1.bp.blogspot.com/-qmzwChf5zGU/VHfmyvZPyMI/AAAAAAAABj8/4rKyhKcla9M/s72-c/DSC01211.JPG" height="72" width="72"/><thr:total>69</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5336578102493665016.post-7707610068537111972</id><published>2014-11-01T11:09:00.003+07:00</published><updated>2016-09-06T09:55:51.968+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="kehidupan"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Renungan"/><title type='text'>MENYAMBUNG YANG CANTIK DAN GANTENG</title><content type='html'>&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: left;&quot; trbidi=&quot;on&quot;&gt;Bismillahirrokhmanirrokhim&lt;br /&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://4.bp.blogspot.com/-YItkI1_bYJk/VFRZhxUlCOI/AAAAAAAABjE/0xLSJaVExl0/s1600/IMG_20140817_104921-1.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Masih belum sreg dan puas rasanya mengenai pembahasan sebelumnya tentang &lt;b&gt;&lt;a href=&quot;http://thanjawaarif.blogspot.com/2014/10/yang-cantik-dan-yang-gagah-itupun.html&quot; rel=&quot;nofollow&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;Yang cantik dan yang gagah itupun&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;, di mana letak ketidak puasannya?. Sudah banyak kok produk-produk perawatan tubuh dari a sampai z diciptakan demi yang namanya menghindari penuaan dini, nilai sebuah kewajaran bahwa setiap orang ternyata ingin hidupnya awet ; awet sehat dan awet muda kalau bisa jadi muda terus, pengakuanpun rata-rata tiap orang merasa senang kalau dikatakan muda, coba ada tidak yang senang kalau dikatakan &quot;oh ternyata kamu sudah tua ya?&quot; pasti jawabnya tidak ada yang senang.&lt;br /&gt;&lt;a name=&#39;more&#39;&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;sedangkan&lt;/div&gt;&lt;b&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &quot;Bagaimanapun jalan menuju tua adalah sebuah kewajaran&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; tapi tua sebelum waktunya pasti ada yang salah&quot;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;table align=&quot;center&quot; cellpadding=&quot;0&quot; cellspacing=&quot;0&quot; class=&quot;tr-caption-container&quot; style=&quot;margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center;&quot;&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://thanjawaarif.blogspot.com/2014/11/menyambung-yang-cantik-dan-ganteng.html&quot; rel=&quot;nofollow&quot; style=&quot;margin-left: auto; margin-right: auto;&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;Nangkring mimik cucu&quot; border=&quot;0&quot; src=&quot;http://4.bp.blogspot.com/-YItkI1_bYJk/VFRZhxUlCOI/AAAAAAAABjE/0xLSJaVExl0/s1600/IMG_20140817_104921-1.jpg&quot; height=&quot;320&quot; title=&quot;Nangkring mimik cucu&quot; width=&quot;268&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td class=&quot;tr-caption&quot; style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://thanjawaarif.blogspot.com/2014/11/menyambung-yang-cantik-dan-ganteng.html&quot; rel=&quot;nofollow&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;Nangkring mimik cucu&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;Sudah tentu setiap namanya makhluk hidup akan mengalami siklus yang sama toh, dari kecil menjadi muda, dari muda menjadi dewasa dan dari dewasa menjadi tua, terus dari tua terus jadi apa? atau bahkan barangkali ada beberapa yang tanpa harus mengalami siklus kehidupan secara umum itu, karena penyakitan misalnya atau sebab-sebab eksternal lain yang diluar batas kemampuan manusia lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap manusiapun semua menginginkan hidup mulus-mulus selalu, ingin sehat selalu, selamat selalu,pokoknya sehat selamat dan awet muda, betul, betul, betul. Tapi sudah betulkah upaya untuk memperoleh itu semua, betulkah pola hidup yang kita terapkan sehari-hari itu?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita ingin selalu sehat, awet muda dan panjang umur tapi kita acapkali mengabaikan bagaimana pola hidup yang sehat itu. &lt;b&gt;Setiap saat ternyata kita telah membantu ikut memepercepat proses kerusakan organ tubuh&lt;/b&gt;,&amp;nbsp; Setiap hari kita tanpa sadar memaksa organ-organ pencernaan kita untuk bekerja kelewat over, mengkonsumsi karbohidrat dan lemak berlebih yang tidak sebanding dengan kebutuhan tenaga yang dikeluarkan, demi yang kenikmatan itu makanan apapun tidak bisa lepas dari zat-zat aditif. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;table align=&quot;center&quot; cellpadding=&quot;0&quot; cellspacing=&quot;0&quot; class=&quot;tr-caption-container&quot; style=&quot;margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center;&quot;&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://thanjawaarif.blogspot.com/2014/11/menyambung-yang-cantik-dan-ganteng.html&quot; rel=&quot;nofollow&quot; style=&quot;margin-left: auto; margin-right: auto;&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;Apapaun masuk perut&quot; border=&quot;0&quot; src=&quot;http://2.bp.blogspot.com/-OhRE54deXWw/VFRY4c6fsZI/AAAAAAAABi8/XgaFQmqRUws/s1600/IMG_20140920_055007.jpg&quot; title=&quot;Apapaun masuk perut&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td class=&quot;tr-caption&quot; style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://thanjawaarif.blogspot.com/2014/11/menyambung-yang-cantik-dan-ganteng.html&quot; rel=&quot;nofollow&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;&lt;b&gt;Apapaun masuk perut&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;Jangankan berolah raga tiap hari, setiap minggu saja enggan dilakukan, sedikit berjalan menggerakkan tubuhpun enggan dilakukan padahal nyata&amp;nbsp; bahwa olah raga bisa membantu melatih kebugaran dan daya tahan tubuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang lebih parah adalah bahwa ternyata ada beberapa-beberapa dan beberapa sampai tega mengkonsumsi zat-zat yang haram bagi tubuh, nikotin sih contoh yang paling ringan-tapi tidak boleh dianggap ringan sampai peringatan merokok membunuhmu diiklan-iklan itu dianggap sepi, atau&amp;nbsp; kebiasaan-kebiasaan buruk yang lebih parah lagi dengan mengkonsumsi zat-zat haram lain yang akan membawa dampak bagi tubuh dari sekedar ketagihan sampai over dosis yang akan merengut nyawa seseorang dengan tiba-tiba, masih segar diingatan kita tentang gejala oplosan maut di mana-mana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ah sudahlah, yang jauh di sana tapi dekat sejatinya tentang sudah banyak tuntunan kehidupan dari nabi Muhammad SAW. yang diketahui;&lt;br /&gt;- berpuasalah agar kamu sehat :lewat begitu saja,&lt;br /&gt;- makan ketika lapar dan berhenti makan sebelum kenyang : lewat juga dengan alasan eman-eman tinggal sedikit dan mubazir kalau disisakan,&lt;br /&gt;- jangan makan dengan berdiri ; bagaimana ini dilakukan karena jamuan-jamuan makanan saat ini sudah dikondisikan untuk makan sambil berdiri, dan seterusnya&lt;br /&gt;Alhamdulillah.&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://thanjawaarif.blogspot.com/feeds/7707610068537111972/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://thanjawaarif.blogspot.com/2014/11/menyambung-yang-cantik-dan-ganteng.html#comment-form' title='63 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5336578102493665016/posts/default/7707610068537111972'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5336578102493665016/posts/default/7707610068537111972'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://thanjawaarif.blogspot.com/2014/11/menyambung-yang-cantik-dan-ganteng.html' title='MENYAMBUNG YANG CANTIK DAN GANTENG'/><author><name>Syahrudin Arif</name><uri>https://plus.google.com/105333550642230440793</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh5.googleusercontent.com/-XPVJ8oiDGEg/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAACV4/pGqcI_PkPYQ/s512-c/photo.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://4.bp.blogspot.com/-YItkI1_bYJk/VFRZhxUlCOI/AAAAAAAABjE/0xLSJaVExl0/s72-c/IMG_20140817_104921-1.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>63</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5336578102493665016.post-1766243615171886832</id><published>2014-10-22T13:05:00.002+07:00</published><updated>2016-09-06T09:55:51.923+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="al kisah"/><title type='text'>YANG CANTIK DAN YANG GAGAH ITUPUN</title><content type='html'>&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: left;&quot; trbidi=&quot;on&quot;&gt;Bismillahirrokhmanirrokhim&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;وَالْعَصْرِ (1) إِنَّ الْإِنْسَانَ لَفِي خُسْرٍ (2) إِلَّا الَّذِينَ آَمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ وَتَوَاصَوْا بِالْحَقِّ وَتَوَاصَوْا بِالصَّبْرِ &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Artinya :&lt;br /&gt;&lt;a name=&#39;more&#39;&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Demi masa&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Sesungguhnya manusia itu benar-benar dalam keadaan merugi&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Kecuali orang-orang&amp;nbsp; beriman dan mengerjakan ramal sholeh serta saling nasehat-menasehati dalam berbuat kebaikan dan nasehat-menasehati dalam kesabaran&lt;/i&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau yang di sana &lt;b&gt;kang Zach&lt;/b&gt; memposting dengan judul &quot;DAN YANG CANTIK ITUPUN&quot;, saya jadi bertanya, memangnya para lalaki tidak mengalami hal demikian (bermetamorfosis/nglungsungi barangkali) hehe..., kenapa hanya yang cantik-cantik tok, tak adilkan rasanya kalau hanya pihak yang cantik-cantik saja judul dan yang ditampilkan, dengan ini atas nama bangsa bloger menyatakan judul yang semestinya adalah Jokowi dan JK eh salah ding, seharusnya &quot;YANG CANTIK DAN GAGAH ITUPUN&quot;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Farid RM.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;table align=&quot;center&quot; cellpadding=&quot;0&quot; cellspacing=&quot;0&quot; class=&quot;tr-caption-container&quot; style=&quot;margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center;&quot;&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://thanjawaarif.blogspot.com/2014/10/yang-cantik-dan-yang-gagah-itupun.html&quot; imageanchor=&quot;1&quot; rel=&quot;nofollow&quot; style=&quot;margin-left: auto; margin-right: auto;&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;Farid RM&quot; border=&quot;0&quot; src=&quot;http://2.bp.blogspot.com/-j9QKxlf12IM/VEcVtLmZ4VI/AAAAAAAABiQ/f2s-gN5jEAw/s1600/fariz-muda%2Bjadi%2Btua.jpg&quot; height=&quot;164&quot; title=&quot;Farid RM&quot; width=&quot;320&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td class=&quot;tr-caption&quot; style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://thanjawaarif.blogspot.com/2014/10/yang-cantik-dan-yang-gagah-itupun.html&quot; rel=&quot;nofollow&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;Farid RM&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;2. Iwan Fals&lt;br /&gt;&lt;table align=&quot;center&quot; cellpadding=&quot;0&quot; cellspacing=&quot;0&quot; class=&quot;tr-caption-container&quot; style=&quot;margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center;&quot;&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://thanjawaarif.blogspot.com/2014/10/yang-cantik-dan-yang-gagah-itupun.html&quot; imageanchor=&quot;1&quot; rel=&quot;nofollow&quot; style=&quot;margin-left: auto; margin-right: auto;&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;Iwan Fals&quot; border=&quot;0&quot; src=&quot;http://2.bp.blogspot.com/-M65zx55Ld1U/VEcWZes0iFI/AAAAAAAABiY/oMmN5OI7nOk/s1600/kakien.jpg&quot; height=&quot;214&quot; title=&quot;Iwan Fals&quot; width=&quot;320&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td class=&quot;tr-caption&quot; style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://thanjawaarif.blogspot.com/2014/10/yang-cantik-dan-yang-gagah-itupun.html&quot; rel=&quot;nofollow&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;Iwan Fals&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;div style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;berikut secuil cuplikan dari salah satu lagunya&lt;i&gt; :&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;i&gt;“Mengapa bunga harus layu?, setelah kumbang dapatkan madu, mengapa kumbang harus ingkar?,&amp;nbsp;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; setelah bunga tak lagi mekar”.&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; (Bunga-Bunga Kumbang-Kumbang - album Iwan Fals Ethiopia 1986)&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&lt;i&gt; &lt;/i&gt;&lt;br /&gt;3. Mix jegger&lt;br /&gt;&lt;table align=&quot;center&quot; cellpadding=&quot;0&quot; cellspacing=&quot;0&quot; class=&quot;tr-caption-container&quot; style=&quot;margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center;&quot;&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://thanjawaarif.blogspot.com/2014/10/yang-cantik-dan-yang-gagah-itupun.html&quot; imageanchor=&quot;1&quot; rel=&quot;nofollow&quot; style=&quot;margin-left: auto; margin-right: auto;&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;Mix Jegger&quot; border=&quot;0&quot; src=&quot;http://4.bp.blogspot.com/-zfFHbXupNcI/VEceN8gQVeI/AAAAAAAABio/Sy2njn0AmIA/s1600/mix%2Bjegger.png&quot; height=&quot;173&quot; title=&quot;Mix Jegger&quot; width=&quot;320&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td class=&quot;tr-caption&quot; style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://thanjawaarif.blogspot.com/2014/10/yang-cantik-dan-yang-gagah-itupun.html&quot; rel=&quot;nofollow&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;Mix Jegger&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;div style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;/div&gt;Sudah cukup tiga saja yang ditampilkan diantara sekian banyak gambar yang sebetulnya bisa dipakai contoh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai penutup saya kutip juga kata-kata dari Iwan Fals Mania.com :&lt;br /&gt;&lt;div style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;Seiring perjalanan waktu&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;Wajah pasti berubah, fisik tentu berubah, rambut terus memutih&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;(tambahan admin :yakinlah pipipun akan sukses mengeriput,&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;gigi-gigipun akan ompong melompong)&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;namun.....&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;Semangat jangan pernah padam&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;span id=&quot;fullpost&quot;&gt;Sebab dengan itulah kita bisa menikmati hidup ini&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span id=&quot;fullpost&quot;&gt;Demikian Alhamdulillah&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id=&quot;fullpost&quot;&gt;&lt;b&gt;Nb;&lt;/b&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id=&quot;fullpost&quot;&gt;Semua foto-foto di atas hasil kopas dari google&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://thanjawaarif.blogspot.com/feeds/1766243615171886832/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://thanjawaarif.blogspot.com/2014/10/yang-cantik-dan-yang-gagah-itupun.html#comment-form' title='69 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5336578102493665016/posts/default/1766243615171886832'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5336578102493665016/posts/default/1766243615171886832'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://thanjawaarif.blogspot.com/2014/10/yang-cantik-dan-yang-gagah-itupun.html' title='YANG CANTIK DAN YANG GAGAH ITUPUN'/><author><name>Syahrudin Arif</name><uri>https://plus.google.com/105333550642230440793</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh5.googleusercontent.com/-XPVJ8oiDGEg/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAACV4/pGqcI_PkPYQ/s512-c/photo.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://2.bp.blogspot.com/-j9QKxlf12IM/VEcVtLmZ4VI/AAAAAAAABiQ/f2s-gN5jEAw/s72-c/fariz-muda%2Bjadi%2Btua.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>69</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5336578102493665016.post-7615851394524234064</id><published>2014-10-16T10:12:00.000+07:00</published><updated>2016-09-06T09:55:51.965+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="al kisah"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="kehidupan"/><title type='text'>BENGKEL HATI USTAD DANU</title><content type='html'>&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: left;&quot; trbidi=&quot;on&quot;&gt;Bismillahirrokhmanirrokhim,&lt;br /&gt;Setelah berapa lama tayangan bengkel hati itu kini hadir lagi, setelah sekian lama absen. mungkin diantara sobat sudah tidak asing lagi dengan acara tersebut, ustad Danu demikian lah nama nara sumbernya, entah ustad Danu siapa nama lengkapnya.&lt;br /&gt;&lt;a name=&#39;more&#39;&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Bengkel hati nama acaranya, mungkin diberi nama demikian karena yang namanya hati seorang pun akan mengalami kerusakan, jadi perlu suatu saat dibawa ke bengkel yang khusus menangani hati, artinya hatipun perlu mendapat perawatan-perawatan khusus seperti hanya sperpart kendaraan yang selalu dipakai suatu saat akan mengalami kerusakan, perlu diservice. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut saya sih acara tersebut lebih banyak pada tujuan pengobatan alternatifnya dari pada penganjian yang hanya jadi kemasan, tapi bagus juga kok acara tersebut, dulu acara inilah yang ditunggu-tunggu setiap minggu paginya bersama keluarga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Intinya adalah bahwa &lt;b&gt;semua penyakit yang diderita setiap orang entah ringan atau berat penyakit fisik ataupun non fisik itu lebih banyak karena faktor hati dan tingkah laku : emosional atau kejengkelan hati. dan cara pengobatannyapun begitu mudah cukup berikrar dihadapan Alloh secara terus-menerus setiap selesai sholat lima dan sholat malam, menyebut serta menyesali dan menyadari semua kesalahnnya prilaku emosinya dan berjanji tidak mengulagi lag&lt;/b&gt;i.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang menarik adalah kesembuhan seketika dari beberapa jamaah yang memang sengaja hadir langsung ditempat pengajian atau pemirsa yang berinteraktif di acara tersebut. apapun jenis penyakit akan terdeteksi sebab-sebabnya, barangkali inilah yang dimaksud&amp;nbsp; dalam &lt;strike&gt;Al Qur&#39;an&lt;/strike&gt; sebuah hadist dengan segumpal daging&amp;nbsp; jika baik daging itu maka akan baik semuanya, jika buruk daging itu maka akan buruklah semuanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Contoh yang masih di ingat misalnya :&lt;br /&gt;- Diabetus militus disebabkan karena kalau memerintah kepada keluarga atau orang lain perintahnya harus segera dilaksanakan kalau tidak dilaksnakan dia akan marah/jengkel. &lt;br /&gt;- Amandel (kebetulan anak pertama pernah menderita sakit ini) menurut beliau penyakit ini disebabkan karena kedua orang tuanya atau salah satunya jika berbicara sering diikuti dengan emosional (menggebu-gebu/ngeyel/grangsang) dan lain-lainnya&lt;br /&gt;wallahu&#39;alam!&lt;br /&gt;&lt;table align=&quot;center&quot; cellpadding=&quot;0&quot; cellspacing=&quot;0&quot; class=&quot;tr-caption-container&quot; style=&quot;margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center;&quot;&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://4.bp.blogspot.com/-SEq7h2yE2HU/VD84FYlrXqI/AAAAAAAABhs/7AVmMlQluHQ/s1600/logo%2Bkedokteran.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: auto; margin-right: auto;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;Hanyalah logo&quot; border=&quot;0&quot; src=&quot;http://4.bp.blogspot.com/-SEq7h2yE2HU/VD84FYlrXqI/AAAAAAAABhs/7AVmMlQluHQ/s1600/logo%2Bkedokteran.jpg&quot; title=&quot;Hanyalah logo&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td class=&quot;tr-caption&quot; style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;b&gt;Hanyalah logo&lt;/b&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya bagaimanapun penyakit adalah datangnya dari Alloh, ada penyakit pasti ada obatnya ada hikmah di dalamnya, ada ujian seperti halnya nabi Ayyub AS yang diuji berbalik dengan kondisi semula kemudian diberi dengan penyakit kulit yang menjijikkan sampai-sampai istrinya tinggal satu yang tetap setia sedang istri-istri yang lain dan orang-orang sekitarnya meninggalkannnya, atau teguran kalau memang menurut Alloh harus ditegur atau mungkin akan menjadi media penghapusan dosa bagi yang sabar dan tawakkal terhadap penyakitnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alhamdulillah, semoga Alloh selalu memberi kesehatan, kesembuhan dan kesejahteraan lahir batin bagi kita semua, aamiin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://thanjawaarif.blogspot.com/feeds/7615851394524234064/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://thanjawaarif.blogspot.com/2014/10/bengkel-hati-ustad-danu.html#comment-form' title='33 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5336578102493665016/posts/default/7615851394524234064'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5336578102493665016/posts/default/7615851394524234064'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://thanjawaarif.blogspot.com/2014/10/bengkel-hati-ustad-danu.html' title='BENGKEL HATI USTAD DANU'/><author><name>Syahrudin Arif</name><uri>https://plus.google.com/105333550642230440793</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh5.googleusercontent.com/-XPVJ8oiDGEg/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAACV4/pGqcI_PkPYQ/s512-c/photo.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://4.bp.blogspot.com/-SEq7h2yE2HU/VD84FYlrXqI/AAAAAAAABhs/7AVmMlQluHQ/s72-c/logo%2Bkedokteran.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>33</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5336578102493665016.post-3101995664024813134</id><published>2014-09-30T10:56:00.000+07:00</published><updated>2016-09-06T09:55:51.928+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="al kisah"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Renungan"/><title type='text'>MENDENGAR NADZAR KONYOL</title><content type='html'>&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: left;&quot; trbidi=&quot;on&quot;&gt;Bismillahirrokhmanirrokhim, postingan ini berangkat di pagi hari, tanpa tahu sebab, tiba-tiba entah mendapat bahan omongan dari mana si istri sudah berbicara slentingan nazar, tentang benar tidaknya wallo hu &#39;alam, maka jadilah bahan ini menjadi postingan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita tahu nazdar adalah ungkapan janji seseorang kepada diri dan Tuhannya untuk melakukan sesuatu biasanya karena keinginannya/cita-cita telah tercapai, meskipun hanya dimaksud janji kepada dirinya sendiri tapi menurut Islam membayar nazarnya adalah wajib ain, karena wajib artinya berdosa bagi siapa saja yang mengingkari dengan sengaja tanpa ada alasan yang bisa dibenarkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Syarat orang yang bernadzar :&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;ol style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;&lt;li&gt;Berakal sehat.&lt;/li&gt;&lt;li&gt; Beragama Islam (muslim)&lt;/li&gt;&lt;li&gt; Diucapkan dengan kata-kata, tidak cukup hanya dengan niat. Apabila  seseorang berniat nadzar tanpa ada ucapan, maka nadzarnya tidak sah dan  tidak wajib memenuhi nadzar tersebut.&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Catatan khusus tentang nadzar :&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;ol style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;&lt;li&gt;Beberapa nadzar yang tidak diperbolehkan memenuhinya misalkan nadzar yang mengandung unsur syirik/menyekutukan Alloh nadzar jenis ini wajib ditinggalkan, seperti misalkan kalau berhasil mendapatkan kerja saya akan melarung saji dipantai selatan dan sebagainya&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Ada nazdar yang berdampak buruk bagi diri sendiri/orang lain jika nadzar itu dilaksanakan, misalkan berjanji melakukan puasa ngebleng 40 hari berturut-turut tanpa melakukan buka dan sahur kecuali setelah 40 hari&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Ada nadzar hasanah yaitu nadzar yang baik dampaknya bagi diri sendiri atau orang lain, misalkan bernadzar akan bersodaqoh, berpuasa sesuai tatacara yang dibenarkan, umroh dan seterusnya&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Selain&amp;nbsp; nadzar hasanah, artinya semuanya masuk kategori tidak hasanah yang pemenuhannya harus hati-hati, kalau yang akhirnya ternyata unsur syirik, membahayakan diri/orang lain berarti tidak boleh dilakukan, sedang bila tidak ada unsur syirik dan membahayakan diri/orang lain artinya tetap harus dilakukan meskipun barangkali hukum tidak sampai wajib.&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;b&gt;Kesimpulan hukum menunaikan nadzar :&lt;/b&gt; (wajib, mubah, makruh dan haram)&lt;br /&gt;&lt;ol style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;&lt;li&gt;Nazar taat dan ibadah, hukumnya wajib bila dilanggar harus membayar kaffarah (tebusan).&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Nazar mubah, yaitu bernazar untuk melakukan suatu perkara yang  mubah/diperbolehkan dan bukan ibadah maka boleh memilih melaksanakannya  atau membayar kafarah. Sebagian ulama bahkan membolehkan untuk tidak  menunaikan nadzarnya dan tidak perlu membayar kafarah (tebusan)&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Nazar maksiat, nazarnya sah tapi tidak boleh dilaksanakan dan harus  membayar kaffarah. Sebagian ulama berpendapat tidak perlu membayar  kafarah (tebusan) berdasarkan hadits Nabi&lt;/li&gt;&lt;li&gt; Nazar makruh, yaitu bernazar untuk melakukan perkara yang makruh maka memilih antara melaksanakannya atau membayar kaffarah.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Nazar syirik, yaitu yang ditujukan untuk mendekatkan diri kepada  selain Allah maka nazarnya tidak sah dan tidak ada kaffarah, akan tetapi  harus bertaubat karena dia telah berbuat syirik akbar&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Hukum tidak menunaikan nadzar&lt;/b&gt; :&lt;br /&gt;Apabila orang yang bernadzar tidak melakukan nadzarnya baik karena tidak  mampu atau tidak mau, maka konsekuensinya melihat dulu jenis nadzarnya  apakah termasuk nadzar ibadah, mubah, maksiat, makruh atau syirik.&lt;a href=&quot;http://www.alkhoirot.net/2012/02/hukum-nadzar.html#4&quot;&gt;&lt;/a&gt;. Intinya, harus membayar kafarah yamin (tebusan sumpah). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Urutan tebusan sumpah bagi yang tidak melaksanakan  nadzar adalah sebagai berikut (pilih salah satu, prioritas berdasar  urutan):&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a. Memberi makan kepada sepuluh orang miskin, atau&lt;br /&gt;b. Memberi pakaian kepada sepuluh orang miskin, atau&lt;br /&gt;c. Memerdekakan satu orang budak&lt;br /&gt;d. Jika tidak mampu ketiga hal di atas, barulah menunaikan pilihan berpuasa selama tiga hari. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Dalil-dalil tentang nadzar :&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;1.&lt;b&gt; &amp;nbsp;&lt;/b&gt; &lt;br /&gt;&lt;div dir=&quot;rtl&quot; style=&quot;text-align: right;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: medium;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style=&quot;text-align: right;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: medium;&quot;&gt; مَنْ نَذَرَ أَنْ يُطِيعَ اللَّهَ فَلْيُطِعْهُ ، وَمَنْ نَذَرَ أَنْ يَعْصِيَهُ فَلاَ يَعْصِهِ&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-size: medium;&quot;&gt; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;Artinya: Barangsiapa yang bernadzar untuk taat pada Allah,  maka penuhilah nadzar tersebut. Barangsiapa yang bernadzar untuk  bermaksiat pada Allah, maka janganlah memaksiati-Nya. ” (HR. Bukhari)&lt;br /&gt;2.&amp;nbsp; &lt;br /&gt;&lt;div dir=&quot;rtl&quot; style=&quot;text-align: right;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: medium;&quot;&gt; وَمَا أَنْفَقْتُمْ مِنْ نَفَقَةٍ أَوْ نَذَرْتُمْ مِنْ نَذْرٍ فَإِنَّ اللَّهَ يَعْلَمُهُ&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;Artinya: Apa saja yang kamu nafkahkan atau apa saja yang  kamu nadzarkan, maka sesungguhnya Allah mengetahuinya.(QS. Al Baqarah  2:270)&lt;br /&gt;3. &lt;br /&gt;&lt;div dir=&quot;rtl&quot; style=&quot;text-align: right;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: medium;&quot;&gt; نهي النبي عَنِ النَّذْرِ قَالَ إِنَّهُ لاَ يَرُدُّ شَيْئًا ، وَإِنَّمَا يُسْتَخْرَجُ بِهِ مِنَ الْبَخِيلِ&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;Artinya: Nabi melarang untuk bernadzar, beliau bersabda:  ‘Nadzar sama sekali tidak bisa menolak sesuatu. Nadzar hanyalah  dikeluarkan dari orang yang bakhil (pelit)’. (HR. Bukhari Muslim)&lt;br /&gt;4. &lt;br /&gt;&lt;div dir=&quot;rtl&quot; style=&quot;text-align: right;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: medium;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt; &lt;br /&gt;&lt;div style=&quot;text-align: right;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: medium;&quot;&gt; لا نذر في معصية الله ولا فيما لا يملك العبد&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-size: medium;&quot;&gt; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;Artinya: tidak ada nadzar dalam maksiat pada Allah ... (HR Muslim) &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alhamdulillah, kesimpulannya adalah :&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Kita tidak boleh main-main dengan nadzar harus dipikirkan matang-matang sebelum berujar, sedang bagi orang lain yang mengetahui saudara/sahabatnya telah bernadzar berkewajiban mengingatkan untuk segera membayar nazdarnya.&amp;nbsp;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Terus bertanya pada diri-sendiri adakah nadzar yang pernah terucap tapi belum dilaksanakan mungkin karena lupa.&amp;nbsp;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Terus ingin juga mpertayakan tentang slentingan kabar katanya telah terucap dari seseorang nazdar berjalan kaki Yogyakarta - Jakarta jika ternyata akhirnya lawan dukungan pasangan calon presiden menang, bagaimana ? harus segera dilaksanakan atau boleh tidak dilaksanakan?&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://thanjawaarif.blogspot.com/feeds/3101995664024813134/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://thanjawaarif.blogspot.com/2014/09/mendengar-nadzar-konyol.html#comment-form' title='35 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5336578102493665016/posts/default/3101995664024813134'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5336578102493665016/posts/default/3101995664024813134'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://thanjawaarif.blogspot.com/2014/09/mendengar-nadzar-konyol.html' title='MENDENGAR NADZAR KONYOL'/><author><name>Syahrudin Arif</name><uri>https://plus.google.com/105333550642230440793</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh5.googleusercontent.com/-XPVJ8oiDGEg/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAACV4/pGqcI_PkPYQ/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>35</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5336578102493665016.post-7344822397344038287</id><published>2014-09-22T11:11:00.000+07:00</published><updated>2016-09-06T09:55:51.962+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="al kisah"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="kehidupan"/><title type='text'>CERITA YANG TERLUPAKAN</title><content type='html'>&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: left;&quot; trbidi=&quot;on&quot;&gt;&lt;br /&gt;Masih dari cerita yang terinspirasi asli dari kopas,&lt;br /&gt;Remaja itu mencoba berdiri lurus, belum sempat tegak benar kembali terhuyung, jatuh ketanah tanpa daya. Mendapati usahanya tersebut gagal maka dia mencoba merayap dan terus bergerak.&amp;nbsp; sekian detik berdiri kembali terjatuh, jatuh, bak bola&amp;nbsp; kempes yang tak bisa mematul, pada akhirnya hanya meringkuk dengan setengah kesadaran indrawi, pasrah menyerah. Pukulan tangan kosong bahkan pentungan tak ketinggalan, belum puas, tendangan kaki pun bertubi-tubi seolah tak berhenti. Jangankan hendak meloloskan diri, kesadaran dirinya sendiri hampir hilang. Memar dan luka sekujur, tulang dirasa patah-patah, rasa sakitpun hampir-hampir tak dirasakan lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name=&#39;more&#39;&gt;&lt;/a&gt;Itulah pelariannya menjelang batas senja. Semalaman ia menunggu mengincar sebuah rumah, sedang penghuni rumah seperti enggan beranjak dari kursi, mungkin acara tv ketika itu menarik sampai-sampai waktu tinggal beberapa menit menjelang fajar. Dan akhirnya celaka, semuanya sudah terlanjur terjadi. Aksi nekadnya berakhir tragis karena siempunya rumah rupanya belum terlalu lelap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teriakan kecil (maling, maling...) itu berbuntut panjang! Maka di desa kecil pinggir kampung itu jadi riuh. Remaja itu lintang pukang menyelamatkan diri, dan hanya lari-lari dan berlari yang dapat dilakukan, dengan sisa tenaga yang terkuras saat semalaman menunggu penghuni rumah,&amp;nbsp; tak sampai jarak aman&amp;nbsp; dia sudah kehabisan nafas!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siluet fajar di timur memerah merona, matahari pagi yang harusnya menebar senyuman itu seolah berubah mengerikan dari balik rimbunan ilalang jalan setapak mendaki.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada saat bersamaan dari arah berlawanan sekelompok orang yang kemudian diketahui ternyata adalah kelompok penjudi itu menuruni jalan setapak, pulang dari arena judi. Cara jalan diantar mereka terseok-seok. memang ada yang setengah mabuk. Tak pelak pencuri anyaran itu tertangkap tangan tanpa sengaja. Dengan sebuah barang curian dipundak yang membebani langkah,&amp;nbsp; langkahnya goyah karena hampir kehabisan tanaga dan nafas, kemudian terdengar bunyi bak-big-bug berpadu dengan suara mengaduh pencuri yang tak sempat berdalih apa pun kecuali teriakan tuduhan maling yang berbarengan dengan tangan dan kaki berterbangan ketubuh kecil pencuri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kelompok orang itu berteriak-teriak kegirangan. tak menghiraukan erang maling yang dilanda kesakitan. Kepal tangan, tendangan kaki, dan pentungan kayu gilir berganti menghujani tubuh yang semakin, semakin pasrah terhadap nasibnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kenapa mencuri? ayo jawab, kenapa?” gertak si tubuh gempal merangsek dengan bogem mentahnya . ”untuk mabuk-mabukan, ya? Untuk main perempuan atau untuk pesta poya bukan!? &lt;br /&gt;Atau untuk beli cimeng?” si ceking yang berambut gondrong itu turut melabarak, padahal dia sendirilah yang sedari tadi paling sempoyongan karena pengaruh alkohol.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka kelelahan, menjadikan pencuri itu samsak hidup. Maklum sejak kemarin malam merekapun telah melewatkan jam tidur! Beberapa detik selanjutnya kembali tangan, kaki, pentungan dan apa saja seperti menggertak mencari sasaran masing-masing.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seseorang diantara mereka berkata ”Kami ini memang suka kipyik &lt;i&gt;(istilah zachroni)&lt;/i&gt;, tapi tidak pernah mencuri, tidak pernah maling! Meski harta benda kami ludes di meja judi, kami tidak mau menghina-dinakan diri menjadi maling. . . . . !”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Ampun, pak. . . . . . .!” (dengan suara semakin lirih yang sulit tertangkap telinga)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Apa pun jawaban yang kamu berikan pasti bohong. Sudahlah maling, bohong lagi. Pasti sejak kecil kamu sudah terbiasa maling. Bapak-ibumu pasti juga maling, keluarga besarmu pun pasti maling...!”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semakin bertambah waktu, para pengejar pertamapun tiba ditkp, semakin banyak saja orang yang datang. Tapi mereka tidak serta&amp;nbsp; merta ikut-ikutan menghajar. Dua puluh atau tiga puluh orang warga kampung setempat berdesakan di situ. Mereka, para bapak, para ibu, pemuda dan anak-anak hanya melihat dengan terbengong-bengong.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada yang heran, ada juga yang sedih. Ada haru, tapi juga yang ikut terpancing emosi. Atau entah perasaan lain apa yang menyelinap di lubuk hati mereka. Mereka hanya tahu seorang p dihajar oleh tujuh orang dari desa sebelah. Ya, mereka hanya melihat. Tidak ikut menganiaya, tidak ikut mengejek dan mencemoh si maling. Tidak ikut-ikutan marah dan menjadi kalap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka tujuh penjudi itu seketika menghentikan aksinya dengan terheran-heran. melihat warga sebanyak itu tak ikut&amp;nbsp; menghakimi orang yang telah mencuri salah satu rumah warganya .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Kenapa kalian tidak ikut ngamuk?” tanya tetua kelompoknya.&lt;br /&gt;”Apa kalian kenal dengan orang ini hingga tidak ikut menendang?” tanya sekenanya.&lt;br /&gt;”Atau mungkin saudara kalian? Atau takut? Jangan-jangan diantara kalian adalah penadah hasil curian orang ini? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kenapa kalian tidak mau ikut memukuli?” tanya penjudi yang selalu kalah main, tapi masih saja dia berjudi hingga tega menjual apapun dirumahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Warga desa itu hanya diam, dan menggeleng-menggeleng keras. Kini para penjudi berhadapan dengan puluhan warga kampung. Berbalik, betul-betul berbalik akhirnya, para penjudi itu yang jadi was-was, khawatir, jangan-jangan kini justru merekalah yang bakal ganti jadi obyek amuk masa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian tiba-tiba seseorang Bapak setengah tua,&amp;nbsp; menyeruak maju sambil berkata: ”Nah, sekarang beri kesempatan kepada kami untuk bertanya. Untuk apa kalian beramai-ramai meninju, menendang, dan memukul terus-menerus seperti kalian tak pernah berbuat salah? Untuk apa? Kalian ini sendiri sebenarnya siapa? Kenapa ada yang sempoyongan seperti orang mabuk? Coba salah satu dari kalian yang masih waras menjawab!”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diam, sunyi, tidak ada jawaban. Para penjudi tertunduk. Mereka bingung, tidak tahu harus menjawab apa. Tidak tahu pertanyaan itu untuk apa, hendak menggiring mereka ke mana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Nah, benar ’kan?&amp;nbsp; Kalian semua tidak lebih dari orang-orang bodoh. Perbuatan kalian menyakiti secara fisik. Tapi sekarang lihatlah makhluk Tuhan yang kalian jadikan sekedar obyek kekerasan ini. Lihatlah dengan mata hati kalau engkau masih merasa punya hati, dengan jiwa dan nuranimu terdalam. Apakah ia masih memiliki rasa sakit jika penganiayaan masih diteruskan?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para penjudi tetap diam tak bergeming. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bapak yang ternyata salah seorang tokoh masyarakat itu memanggil beberapa pemuda dan membagi tugas. Separuh orang menjaga tujuh penjudi supaya tidak lari, dan beberapa orang memanggil polisi. ”Perkembangan kondisi pencuri menjadi tanggung jawab ketujuh penjudi itu!” ujarnya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa orang mengurus si maling dengan hati-hati. Agak lama pesakitan itu siuman dari pingsan. Lalu diberi air minum, disuapi bubur yang kebetulan ada seorang pejual bubur keliling yang ada di tempat itu. Kemudian dibantu beberapa orang yang lewat,&amp;nbsp; dibawa lelaki malang itu ke Puskesmas terdekat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Apa tidak ada jalan lain yang mesti kau tempuh selain dengan menjadi maling?” tanya Bapak itu dengan hati-hati. Suaranya lembut dan teduh. ”Mestinya ada cara lain untuk mengatasi seberat apa pun persoalanmu!” tambahnya, si malang tidak menjawab. Hanya mata di balik wajah yang bengkak, lebam dan memar itu setetes demi setetes air mengalir di pipi, membayangkan ibu renta dirumah&amp;nbsp; sedang tergolek luruh dalam sakit dan tiga adiknya yang masih kecil-kecil, nasibnya tergantung kepadanya, tetes itu bercampur dengan darah segar, nafas mulai sesak.&lt;br /&gt;Bapak-bapak itu menyuruh supir angkot untuk memperlaju kendaraannya, Puskesmas masih di ujung jalan&amp;nbsp; sana, sekitar sekiloan meter lagi, sedang nafas tubuh teronggok itu sudah terlanjur diujung tenggorokannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://thanjawaarif.blogspot.com/feeds/7344822397344038287/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://thanjawaarif.blogspot.com/2014/09/cerita-yang-terlupakan.html#comment-form' title='17 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5336578102493665016/posts/default/7344822397344038287'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5336578102493665016/posts/default/7344822397344038287'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://thanjawaarif.blogspot.com/2014/09/cerita-yang-terlupakan.html' title='CERITA YANG TERLUPAKAN'/><author><name>Syahrudin Arif</name><uri>https://plus.google.com/105333550642230440793</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh5.googleusercontent.com/-XPVJ8oiDGEg/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAACV4/pGqcI_PkPYQ/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>17</thr:total><georss:featurename>Malang, Malang City, East Java, Indonesia</georss:featurename><georss:point>-7.9839081000000007 112.62139380000008</georss:point><georss:box>-8.1097071000000014 112.46003230000008 -7.858109100000001 112.78275530000008</georss:box></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5336578102493665016.post-5748485690664682139</id><published>2014-09-11T12:40:00.000+07:00</published><updated>2016-09-06T09:55:51.936+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="kehidupan"/><title type='text'>KISAH  DALAM TIKUNGAN</title><content type='html'>&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: left;&quot; trbidi=&quot;on&quot;&gt;Bismillahirrokhmanirrokim&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suasana jalan tak seberapa lebar dini itu senyap sekali, tampak seorang pengedara melaju dengan sedikit tergesa, tapi masih dalam batas kecepatan normal, tidak seberapa jauh dari tempat berangkatnya ada sebuah tikungan&amp;nbsp; tajam, tiba-tiba dari arah berlawanan melaju juga kendaraan dengan kecepatan sedang-sedang saja, hanya tampaknya sopir kendaraan dari depan mungkin beranggapan jalanan sepi dan tak akan berpapasan dengan pengguna jalan dari arah berlawanan sehingga dia menikung memakan hampir separuh lebih badan jalan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa selanjutnya yang terjadi?&lt;br /&gt;&lt;a name=&#39;more&#39;&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Masing masing pengendara&amp;nbsp; mampu menguasai laju kendaraannya masing-masing sehingga tidak sampai terjadi benturan antar kendaraan, tapi meskipun begitu salah satu pengendara yang merasa di jalur jalan yang benar sewot dan sedikit bersitegang dengan pengemudi yang seenaknya saja menikung tanpa memikirkan hak pengguna jalan yang dari depannya,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua pengendara saling menghentikan kendaraannya, kuduanya saling berhadap pandang, kemudian terjadilah dialog menegangkan antar keduanya :&lt;br /&gt;&quot;Ada apa pak katanya pengendara yang seenak sendirinya belok tersebut&quot;&lt;br /&gt;&quot;Sampeyan itu katanya &quot;pengendara yang merasa haknya diacuhkan&quot; bersalah tapi nggak ngerasa salah, menikung tanpa memikirkan pengguna jalan didepannya. &quot; bla, bla............................. dan seterusnya dan seterusnya&quot;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Syukurlah kemudian eyel-eyelan&amp;nbsp; tak sampai berlanjut, masing-masing pengendara rupanya saling memahami&amp;nbsp; yang penting tidak sampai terjadi kecelakaan, meskipun kenyataannya masih ada secuil ketidak puasan di hati pengendara pertama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebenarnya kalau diperhatikan lagi&amp;nbsp; jalan tikungan&amp;nbsp; saat itu di sisi jalan pas tikungan ada dua buah kendaraan yang sedang parkir di kiri jalan berjejer, alhasil&amp;nbsp;&amp;nbsp; jalan sempit itu bertambah sempit, akhirnya ya begitulah kejadiannya pengendara mobil itupun&amp;nbsp; terganggu oleh keberadaan kendaraan yang sedang parkir tersebut, akhirnya mau tak mau siapapun kendaraan yang&amp;nbsp; melewati tikungan itu akan mengambil jalan lebih kekanan, padahal dari depan pada waktu yang bersamaan ada kendaraan lain yang juga sedang lewat tikungan yang sama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Entah bagaima perasaan pemilik kendaraan yang sedang parkir&amp;nbsp; jika mengetahui parkir kendaraannya telah menjadi sebab percekcokan dua pengendara, biarin&amp;nbsp; saja karena memang sudah tahu resikonya jika kendaraannya diparkir ditempat itu akan memungkinkan&amp;nbsp; terjadinya kecelakaan, atau memang disengaja dan senang kalau akan terjadi permusuhan dua orang, atau merasa bukan urusannya atau akan menyesal karena secara langsung sudah menjadi penyebab pertengkaran dua orang pengendara dan kemudian tidak akan memarkir kendaraan disembarang tempat yang akan bisa mengakibatkan celaka orang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang terakhir entahlah, dalam laut dapat diduga dalam hati siapa tahu, semoga tidak akan terulang kejadian&amp;nbsp; seperti kasus di atas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alhamdulillah &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://thanjawaarif.blogspot.com/feeds/5748485690664682139/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://thanjawaarif.blogspot.com/2014/09/kisah-dalam-tikungan.html#comment-form' title='42 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5336578102493665016/posts/default/5748485690664682139'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5336578102493665016/posts/default/5748485690664682139'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://thanjawaarif.blogspot.com/2014/09/kisah-dalam-tikungan.html' title='KISAH  DALAM TIKUNGAN'/><author><name>Syahrudin Arif</name><uri>https://plus.google.com/105333550642230440793</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh5.googleusercontent.com/-XPVJ8oiDGEg/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAACV4/pGqcI_PkPYQ/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>42</thr:total><georss:featurename>Malang, Malang City, East Java, Indonesia</georss:featurename><georss:point>-7.9839081000000007 112.62139380000008</georss:point><georss:box>-8.1097071000000014 112.46003230000008 -7.858109100000001 112.78275530000008</georss:box></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5336578102493665016.post-3919751034243315504</id><published>2014-09-02T15:27:00.000+07:00</published><updated>2018-03-13T13:47:38.377+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="al kisah"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="kehidupan"/><title type='text'>PERKAWINAN DI KOPAS</title><content type='html'>&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: left;&quot; trbidi=&quot;on&quot;&gt;Bismillahirrohmanirrokhim&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Entah berapa lama tidak mengaktifkan diri dalam ngeblog, dengan tidak ada maksud melupakan sobat-sobat semua atau apalagi jika harus terhenti dari bloger karena sudah terlalu menikmati dari interaksi unik bloger, paling-paling biasalah antara kesempatan dan ide nampaknya tetap merupakan kendala umum yang bercampur jadi satu, daripada terlalu lama blog ini merana sendiri meskipun tidak harus dalam sepi, berikut ini saya persembahkan posting pertamax usai hiatus yang terlalu panjang itu, meskipun dengan tambahan catatan masih dalam edisi asli copas, mudah-mudahan sumber kopasnya masih diingingat linknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berikut criosnya :&lt;br /&gt;&lt;a name=&#39;more&#39;&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Aku membencinya, itulah yang selalu kubisikkan dalam hatiku hampir sepanjang kebersamaan kami. Meskipun menikah dengannya, aku tak pernah benar-benar menyerahkan hatiku padanya. Menikah karena paksaan orangtua, membuatku membenci suamiku sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Walaupun menikah terpaksa, aku tak pernah menunjukkan sikap benciku. Meskipun membencinya, setiap hari aku melayaninya sebagaimana tugas istri. Aku terpaksa melakukan semuanya karena aku tak punya pegangan lain. Beberapa kali muncul keinginan meninggalkannya tapi aku tak punya kemampuan finansial dan dukungan siapapun. Kedua orangtuaku sangat menyayangi suamiku karena menurut mereka, suamiku adalah sosok suami sempurna untuk putri satu-satunya mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika menikah, aku menjadi istri yang teramat manja. Kulakukan segala hal sesuka hatiku. Suamiku juga memanjakanku sedemikian rupa. Aku tak pernah benar-benar menjalani tugasku sebagai seorang istri. Aku selalu bergantung padanya karena aku menganggap hal itu sudah seharusnya setelah apa yang ia lakukan padaku. Aku telah menyerahkan hidupku padanya sehingga tugasnyalah membuatku bahagia dengan menuruti semua keinginanku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di rumah kami, akulah ratunya. Tak ada seorangpun yang berani melawan. Jika ada sedikit saja masalah, aku selalu menyalahkan suamiku. Aku tak suka handuknya yang basah yang diletakkan di tempat tidur, aku sebal melihat ia meletakkan sendok sisa mengaduk susu di atas meja dan meninggalkan bekas lengket, aku benci ketika ia memakai komputerku meskipun hanya untuk menyelesaikan pekerjaannya. Aku marah kalau ia menggantung bajunya di kapstock bajuku, aku juga marah kalau ia memakai pasta gigi tanpa memencetnya dengan rapi, aku marah kalau ia menghubungiku hingga berkali-kali ketika aku sedang bersenang-senang dengan teman-temanku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tadinya aku memilih untuk tidak punya anak. Meskipun tidak bekerja, tapi aku tak mau mengurus anak. Awalnya dia mendukung dan akupun ber-KB dengan pil. Tapi rupanya ia menyembunyikan keinginannya begitu dalam sampai suatu hari aku lupa minum pil KB dan meskipun ia tahu ia membiarkannya. Akupun hamil dan baru menyadarinya setelah lebih dari empat bulan, dokterpun menolak menggugurkannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itulah kemarahanku terbesar padanya. Kemarahan semakin bertambah ketika aku mengandung sepasang anak kembar dan harus mengalami kelahiran yang sulit. Aku memaksanya melakukan tindakan vasektomi agar aku tidak hamil lagi. Dengan patuh ia melakukan semua keinginanku karena aku mengancam akan meninggalkannya bersama kedua anak kami.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Waktu berlalu hingga anak-anak tak terasa berulang tahun yang ke-delapan. Seperti pagi-pagi sebelumnya, aku bangun paling akhir. Suami dan anak-anak sudah menungguku di meja makan. Seperti biasa, dialah yang menyediakan sarapan pagi dan mengantar anak-anak ke sekolah. Hari itu, ia mengingatkan kalau hari itu ada peringatan ulang tahun ibuku. Aku hanya menjawab dengan anggukan tanpa mempedulikan kata-katanya yang mengingatkan peristiwa tahun sebelumnya, saat itu aku memilih ke mal dan tidak hadir di acara ibu. Yaah, karena merasa terjebak dengan perkawinanku, aku juga membenci kedua orangtuaku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelum ke kantor, biasanya suamiku mencium pipiku saja dan diikuti anak-anak. Tetapi hari itu, ia juga memelukku sehingga anak-anak menggoda ayahnya dengan ribut. Aku berusaha mengelak dan melepaskan pelukannya. Meskipun akhirnya ikut tersenyum bersama anak-anak. Ia kembali mencium hingga beberapa kali di depan pintu, seakan-akan berat untuk pergi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika mereka pergi, akupun memutuskan untuk ke salon. Menghabiskan waktu ke salon adalah hobiku. Aku tiba di salon langgananku beberapa jam kemudian. Di salon aku bertemu salah satu temanku sekaligus orang yang tidak kusukai. Kami mengobrol dengan asyik termasuk saling memamerkan kegiatan kami. Tiba waktunya aku harus membayar tagihan salon, namun betapa terkejutnya aku ketika menyadari bahwa dompetku tertinggal di rumah. Meskipun merogoh tasku hingga bagian terdalam aku tak menemukannya di dalam tas. Sambil berusaha mengingat-ingat apa yang terjadi hingga dompetku tak bisa kutemukan aku menelepon suamiku dan bertanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Maaf sayang, kemarin Farhan meminta uang jajan dan aku tak punya uang kecil maka kuambil dari dompetmu. Aku lupa menaruhnya kembali ke tasmu, kalau tidak salah aku letakkan di atas meja kerjaku.” Katanya menjelaskan dengan lembut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan marah, aku mengomelinya dengan kasar. Kututup telepon tanpa menunggunya selesai bicara. Tak lama kemudian, handphoneku kembali berbunyi dan meski masih kesal, akupun mengangkatnya dengan setengah membentak. “Apalagi??”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Sayang, aku pulang sekarang, aku akan ambil dompet dan mengantarnya padamu. Sayang sekarang ada dimana?” tanya suamiku cepat , kuatir aku menutup telepon kembali. Aku menyebut nama salonku dan tanpa menunggu jawabannya lagi, aku kembali menutup telepon. Aku berbicara dengan kasir dan mengatakan bahwa suamiku akan datang membayarkan tagihanku. Si empunya Salon yang sahabatku sebenarnya sudah membolehkanku pergi dan mengatakan aku bisa membayarnya nanti kalau aku kembali lagi. Tapi rasa malu karena “musuh”ku juga ikut mendengarku ketinggalan dompet membuatku gengsi untuk berhutang dulu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hujan turun ketika aku melihat keluar dan berharap mobil suamiku segera sampai. Menit berlalu menjadi jam, aku semakin tidak sabar sehingga mulai menghubungi handphone suamiku. Tak ada jawaban meskipun sudah berkali-kali kutelepon. Padahal biasanya hanya dua kali berdering teleponku sudah diangkatnya. Aku mulai merasa tidak enak dan marah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teleponku diangkat setelah beberapa kali mencoba. Ketika suara bentakanku belum lagi keluar, terdengar suara asing menjawab telepon suamiku. Aku terdiam beberapa saat sebelum suara lelaki asing itu memperkenalkan diri, “selamat siang, ibu. Apakah ibu istri dari bapak armandi?” kujawab pertanyaan itu segera. Lelaki asing itu ternyata seorang polisi, ia memberitahu bahwa suamiku mengalami kecelakaan dan saat ini ia sedang dibawa ke rumah sakit kepolisian. Saat itu aku hanya terdiam dan hanya menjawab terima kasih. Ketika telepon ditutup, aku berjongkok dengan bingung. Tanganku menggenggam erat handphone yang kupegang dan beberapa pegawai salon mendekatiku dengan sigap bertanya ada apa hingga wajahku menjadi pucat seputih kertas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Entah bagaimana akhirnya aku sampai di rumah sakit. Entah bagaimana juga tahu-tahu seluruh keluarga hadir di sana menyusulku. Aku yang hanya diam seribu bahasa menunggu suamiku di depan ruang gawat darurat. Aku tak tahu harus melakukan apa karena selama ini dialah yang melakukan segalanya untukku. Ketika akhirnya setelah menunggu beberapa jam, tepat ketika kumandang adzan maghrib terdengar seorang dokter keluar dan menyampaikan berita itu. Suamiku telah tiada. Ia pergi bukan karena kecelakaan itu sendiri, serangan stroke-lah yang menyebabkan kematiannya. Selesai mendengar kenyataan itu, aku malah sibuk menguatkan kedua orangtuaku dan orangtuanya yang shock. Sama sekali tak ada airmata setetespun keluar di kedua mataku. Aku sibuk menenangkan ayah ibu dan mertuaku. Anak-anak yang terpukul memelukku dengan erat tetapi kesedihan mereka sama sekali tak mampu membuatku menangis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika jenazah dibawa ke rumah dan aku duduk di hadapannya, aku termangu menatap wajah itu. Kusadari baru kali inilah aku benar-benar menatap wajahnya yang tampak tertidur pulas. Kudekati wajahnya dan kupandangi dengan seksama. Saat itulah dadaku menjadi sesak teringat apa yang telah ia berikan padaku selama sepuluh tahun kebersamaan kami. Kusentuh perlahan wajahnya yang telah dingin dan kusadari inilah kali pertama kali aku menyentuh wajahnya yang dulu selalu dihiasi senyum hangat. Airmata merebak dimataku, mengaburkan pandanganku. Aku terkesiap berusaha mengusap agar airmata tak menghalangi tatapan terakhirku padanya, aku ingin mengingat semua bagian wajahnya agar kenangan manis tentang suamiku tak berakhir begitu saja. Tapi bukannya berhenti, airmataku semakin deras membanjiri kedua pipiku. Peringatan dari imam mesjid yang mengatur prosesi pemakaman tidak mampu membuatku berhenti menangis. Aku berusaha menahannya, tapi dadaku sesak mengingat apa yang telah kuperbuat padanya terakhir kali kami berbicara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku teringat betapa aku tak pernah memperhatikan kesehatannya. Aku hampir tak pernah mengatur makannya. Padahal ia selalu mengatur apa yang kumakan. Ia memperhatikan vitamin dan obat yang harus kukonsumsi terutama ketika mengandung dan setelah melahirkan. Ia tak pernah absen mengingatkanku makan teratur, bahkan terkadang menyuapiku kalau aku sedang malas makan. Aku tak pernah tahu apa yang ia makan karena aku tak pernah bertanya. Bahkan aku tak tahu apa yang ia sukai dan tidak disukai. Hampir seluruh keluarga tahu bahwa suamiku adalah penggemar mie instant dan kopi kental. Dadaku sesak mendengarnya, karena aku tahu ia mungkin terpaksa makan mie instant karena aku hampir tak pernah memasak untuknya. Aku hanya memasak untuk anak-anak dan diriku sendiri. Aku tak perduli dia sudah makan atau belum ketika pulang kerja. Ia bisa makan masakanku hanya kalau bersisa. Iapun pulang larut malam setiap hari karena dari kantor cukup jauh dari rumah. Aku tak pernah mau menanggapi permintaannya untuk pindah lebih dekat ke kantornya karena tak mau jauh-jauh dari tempat tinggal teman-temanku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat pemakaman, aku tak mampu menahan diri lagi. Aku pingsan ketika melihat tubuhnya hilang bersamaan onggokan tanah yang menimbun. Aku tak tahu apapun sampai terbangun di tempat tidur besarku. Aku terbangun dengan rasa sesal memenuhi rongga dadaku. Keluarga besarku membujukku dengan sia-sia karena mereka tak pernah tahu mengapa aku begitu terluka kehilangan dirinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari-hari yang kujalani setelah kepergiannya bukanlah kebebasan seperti yang selama ini kuinginkan tetapi aku malah terjebak di dalam keinginan untuk bersamanya. Di hari-hari awal kepergiannya, aku duduk termangu memandangi piring kosong. Ayah, Ibu dan ibu mertuaku membujukku makan. Tetapi yang kuingat hanyalah saat suamiku membujukku makan kalau aku sedang mengambek dulu. Ketika aku lupa membawa handuk saat mandi, aku berteriak memanggilnya seperti biasa dan ketika malah ibuku yang datang, aku berjongkok menangis di dalam kamar mandi berharap ia yang datang. Kebiasaanku yang meneleponnya setiap kali aku tidak bisa melakukan sesuatu di rumah, membuat teman kerjanya kebingungan menjawab teleponku. Setiap malam aku menunggunya di kamar tidur dan berharap esok pagi aku terbangun dengan sosoknya di sebelahku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dulu aku begitu kesal kalau tidur mendengar suara dengkurannya, tapi sekarang aku bahkan sering terbangun karena rindu mendengarnya kembali. Dulu aku kesal karena ia sering berantakan di kamar tidur kami, tetapi kini aku merasa kamar tidur kami terasa kosong dan hampa. Dulu aku begitu kesal jika ia melakukan pekerjaan dan meninggalkannya di laptopku tanpa me-log out, sekarang aku memandangi komputer, mengusap tuts-tutsnya berharap bekas jari-jarinya masih tertinggal di sana. Dulu aku paling tidak suka ia membuat kopi tanpa alas piring di meja, sekarang bekasnya yang tersisa di sarapan pagi terakhirnyapun tidak mau kuhapus. Remote televisi yang biasa disembunyikannya, sekarang dengan mudah kutemukan meski aku berharap bisa mengganti kehilangannya dengan kehilangan remote. Semua kebodohan itu kulakukan karena aku baru menyadari bahwa dia mencintaiku dan aku sudah terkena panah cintanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku juga marah pada diriku sendiri, aku marah karena semua kelihatan normal meskipun ia sudah tidak ada. Aku marah karena baju-bajunya masih di sana meninggalkan baunya yang membuatku rindu. Aku marah karena tak bisa menghentikan semua penyesalanku. Aku marah karena tak ada lagi yang membujukku agar tenang, tak ada lagi yang mengingatkanku sholat meskipun kini kulakukan dengan ikhlas. Aku sholat karena aku ingin meminta maaf, meminta maaf pada Allah karena menyia-nyiakan suami yang dianugerahi padaku, meminta ampun karena telah menjadi istri yang tidak baik pada suami yang begitu sempurna. Sholatlah yang mampu menghapus dukaku sedikit demi sedikit. Cinta Allah padaku ditunjukkannya dengan begitu banyak perhatian dari keluarga untukku dan anak-anak. Teman-temanku yang selama ini kubela-belain, hampir tak pernah menunjukkan batang hidung mereka setelah kepergian suamiku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Empat puluh hari setelah kematiannya, keluarga mengingatkanku untuk bangkit dari keterpurukan. Ada dua anak yang menungguku dan harus kuhidupi. Kembali rasa bingung merasukiku. Selama ini aku tahu beres dan tak pernah bekerja. Semua dilakukan suamiku. Berapa besar pendapatannya selama ini aku tak pernah peduli, yang kupedulikan hanya jumlah rupiah yang ia transfer ke rekeningku untuk kupakai untuk keperluan pribadi dan setiap bulan uang itu hampir tak pernah bersisa. Dari kantor tempatnya bekerja, aku memperoleh gaji terakhir beserta kompensasi bonusnya. Ketika melihatnya aku terdiam tak menyangka, ternyata seluruh gajinya ditransfer ke rekeningku selama ini. Padahal aku tak pernah sedikitpun menggunakan untuk keperluan rumah tangga. Entah darimana ia memperoleh uang lain untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga karena aku tak pernah bertanya sekalipun soal itu.Yang aku tahu sekarang aku harus bekerja atau anak-anakku takkan bisa hidup karena jumlah gaji terakhir dan kompensasi bonusnya takkan cukup untuk menghidupi kami bertiga. Tapi bekerja di mana? Aku hampir tak pernah punya pengalaman sama sekali. Semuanya selalu diatur oleh dia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kebingunganku terjawab beberapa waktu kemudian. Ayahku datang bersama seorang notaris. Ia membawa banyak sekali dokumen. Lalu notaris memberikan sebuah surat. Surat pernyataan suami bahwa ia mewariskan seluruh kekayaannya padaku dan anak-anak, ia menyertai ibunya dalam surat tersebut tapi yang membuatku tak mampu berkata apapun adalah isi suratnya untukku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Istriku&amp;nbsp; tersayang,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maaf karena harus meninggalkanmu terlebih dahulu, sayang. maaf karena harus membuatmu bertanggung jawab mengurus segalanya sendiri. Maaf karena aku tak bisa memberimu cinta dan kasih sayang lagi. Allah memberiku waktu yang terlalu singkat karena mencintaimu dan anak-anak adalah hal terbaik yang pernah kulakukan untukmu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seandainya aku bisa, aku ingin mendampingi sayang selamanya. Tetapi aku tak mau kalian kehilangan kasih sayangku begitu saja. Selama ini aku telah menabung sedikit demi sedikit untuk kehidupan kalian nanti. Aku tak ingin sayang susah setelah aku pergi. Tak banyak yang bisa kuberikan tetapi aku berharap sayang bisa memanfaatkannya untuk membesarkan dan mendidik anak-anak. Lakukan yang terbaik untuk mereka, ya sayang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jangan menangis, sayangku yang manja. Lakukan banyak hal untuk membuat hidupmu yang terbuang percuma selama ini. Aku memberi kebebasan padamu untuk mewujudkan mimpi-mimpi yang tak sempat kau lakukan selama ini. Maafkan kalau aku menyusahkanmu dan semoga Tuhan memberimu jodoh yang lebih baik dariku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teruntuk Farah, putri tercintaku. Maafkan karena ayah tak bisa mendampingimu. Jadilah istri yang baik seperti Ibu dan Farhan, ksatria pelindungku. Jagalah Ibu dan Farah. Jangan jadi anak yang bandel lagi dan selalu ingat dimanapun kalian berada, ayah akan disana melihatnya. Oke, Buddy!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku terisak membaca surat itu, ada gambar kartun dengan kacamata yang diberi lidah menjulur khas suamiku kalau ia mengirimkan note.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Notaris memberitahu bahwa selama ini suamiku memiliki beberapa asuransi dan tabungan deposito dari hasil warisan ayah kandungnya. Suamiku membuat beberapa usaha dari hasil deposito tabungan tersebut dan usaha tersebut cukup berhasil meskipun dimanajerin oleh orang-orang kepercayaannya. Aku hanya bisa menangis terharu mengetahui betapa besar cintanya pada kami, sehingga ketika ajal menjemputnya ia tetap membanjiri kami dengan cinta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku tak pernah berpikir untuk menikah lagi. Banyaknya lelaki yang hadir tak mampu menghapus sosoknya yang masih begitu hidup di dalam hatiku. Hari demi hari hanya kuabdikan untuk anak-anakku. Ketika orangtuaku dan mertuaku pergi satu persatu meninggalkanku selaman-lamanya, tak satupun meninggalkan kesedihan sedalam kesedihanku saat suamiku pergi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kini kedua putra putriku berusia duapuluh tiga tahun. Dua hari lagi putriku menikahi seorang pemuda dari tanah seberang. Putri kami bertanya, “Ibu, aku harus bagaimana nanti setelah menjadi istri, soalnya Farah kan ga bisa masak, ga bisa nyuci, gimana ya bu?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku merangkulnya sambil berkata “Cinta sayang, cintailah suamimu, cintailah pilihan hatimu, cintailah apa yang ia miliki dan kau akan mendapatkan segalanya. Karena cinta, kau akan belajar menyenangkan hatinya, akan belajar menerima kekurangannya, akan belajar bahwa sebesar apapun persoalan, kalian akan menyelesaikannya atas nama cinta.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Putriku menatapku, “seperti cinta ibu untuk ayah? Cinta itukah yang membuat ibu tetap setia pada ayah sampai sekarang?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku menggeleng, “bukan, sayangku. Cintailah suamimu seperti ayah mencintai ibu dulu, seperti ayah mencintai kalian berdua. Ibu setia pada ayah karena cinta ayah yang begitu besar pada ibu dan kalian berdua.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku mungkin tak beruntung karena tak sempat menunjukkan cintaku pada suamiku. Aku menghabiskan sepuluh tahun untuk membencinya, tetapi menghabiskan hampir sepanjang sisa hidupku untuk mencintainya. Aku bebas darinya karena kematian, tapi aku tak pernah bisa bebas dari cintanya yang begitu tulus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cukup panjang juga ya ceritanya, entah kalau produk olahan sendiri bisa tidak sepanjang ini, akhirnya terima kasih banyak pada penulis&amp;nbsp; aslinya meskipun link tidak disertakan, dan untuk sobat-sobat semoga menikmati cerita&amp;nbsp; di atas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alhamdulillah&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://thanjawaarif.blogspot.com/feeds/3919751034243315504/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://thanjawaarif.blogspot.com/2014/09/perkawinan-di-kopas.html#comment-form' title='38 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5336578102493665016/posts/default/3919751034243315504'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5336578102493665016/posts/default/3919751034243315504'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://thanjawaarif.blogspot.com/2014/09/perkawinan-di-kopas.html' title='PERKAWINAN DI KOPAS'/><author><name>Syahrudin Arif</name><uri>https://plus.google.com/105333550642230440793</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh5.googleusercontent.com/-XPVJ8oiDGEg/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAACV4/pGqcI_PkPYQ/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>38</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5336578102493665016.post-1640767600392581012</id><published>2014-06-24T15:53:00.001+07:00</published><updated>2018-03-13T13:48:45.168+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="ngeblog juga ibadah"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Puisi bebas"/><title type='text'>MENGINGAT MUNAJAT</title><content type='html'>&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: left;&quot; trbidi=&quot;on&quot;&gt;Bismillahirrohmanirrokhim&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak terasa sebentar lagi&amp;nbsp; puasa datang menjelang, saat tepat tuk kembali mengingat munajat-munajat itu, ya kan-ya kan!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berikut petikan produk kopas yang tak utuh :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name=&#39;more&#39;&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;Wahai Allah, Wahai Rabb, Yang Maha Suci…&lt;br /&gt;Luruskan perkataan kami,&lt;br /&gt;Luruskan niat kami,&lt;br /&gt;Luruskan tindakan kami,&lt;br /&gt;Luruskan perbuatan kami,&lt;br /&gt;Luruskan tingkah laku kami,&lt;br /&gt;Sucikanlah istri kami, anak-anak kami,&lt;br /&gt;Luruskan rezki kami,&lt;br /&gt;Perbaikilah ketetapan atas kami, jauh dari sebelumnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wahai Yang Maha Suci, akankah Engkau menghukum kami sementara kami mencintai Engkau?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wahai Allah Yang Maha Suci, aku memohon pada-Mu, memohon cinta-Mu. Dan kami memohon pada Allah, Yang Maha Kuasa untuk mengampuni kami, dan mengangkat kedudukan kami, agar Dia mengampuni orang tua kami, dan semua orang yang mengatakan; aamiin.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Ada yang ingin tahu lebih lengkap munajat itu silahkan&lt;a href=&quot;http://www.arrahmah.com/rubrik/munajat-hamba-pada-rabb-yang-maha-baik.html&quot; rel=&quot;nofollow&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt; klik di sini&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;iframe allowFullScreen=&#39;true&#39; webkitallowfullscreen=&#39;true&#39; mozallowfullscreen=&#39;true&#39; width=&#39;320&#39; height=&#39;266&#39; src=&#39;https://www.youtube.com/embed/NDvXAS1Cs3s?feature=player_embedded&#39; FRAMEBORDER=&#39;0&#39; /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Demikian semoga bermanfaat, Alhamdulillah&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://thanjawaarif.blogspot.com/feeds/1640767600392581012/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://thanjawaarif.blogspot.com/2014/06/mengingat-munajat.html#comment-form' title='30 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5336578102493665016/posts/default/1640767600392581012'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5336578102493665016/posts/default/1640767600392581012'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://thanjawaarif.blogspot.com/2014/06/mengingat-munajat.html' title='MENGINGAT MUNAJAT'/><author><name>Syahrudin Arif</name><uri>https://plus.google.com/105333550642230440793</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh5.googleusercontent.com/-XPVJ8oiDGEg/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAACV4/pGqcI_PkPYQ/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>30</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5336578102493665016.post-2733777541843093004</id><published>2014-06-16T11:20:00.000+07:00</published><updated>2016-09-06T09:55:51.925+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="al kisah"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="kehidupan"/><title type='text'> KEBO IJO DAN KEN AROK</title><content type='html'>&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: left;&quot; trbidi=&quot;on&quot;&gt;Bismillahirrokhmanirrokhim&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kebo Ijo, entah kenapa orang tuanya dulu memberi nama&amp;nbsp; dengan nama seperti itu, tapi berhubung orang tersebut ada pada kehidupan zaman kerajaaan&amp;nbsp; nama tersebut tidaklah aneh. Apalagi kalau dipikir toh sama dengan nama-nama yang digunakan salah satu suku yang ada di Amerika yang terkenal. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name=&#39;more&#39;&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kebo Ijo yang ini adalah salah satu penggawa kerajaan Singosari, &lt;b&gt;Kebo Ijo&lt;/b&gt; akhirnya berteman dengan sesama punggawa kerjaan yang sudah tak asing lagi namanya bagi kita yaitu &lt;b&gt;Ken Arok&lt;/b&gt;. Ken Arok merupakan salah satu punggawa yang memiliki berambisi tersembunyi untuk menjadi raja. Dengan berbekal Pusaka saktinya buatan Empu Gandring, &lt;a href=&quot;http://thanjawaarif.blogspot.com/2014/04/analogi-si-empu-pembuat-pusaka.html&quot; rel=&quot;nofollow&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;&lt;b&gt;klik disini lagi tentang tema Empu Gandring&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;, pusaka yang akhirnya berbuntut tulah/sumpah dari pembuatnya setelah dia di bunuh oleh si pemesan keris, keris itu akan memakan korban sampai dengan 7 orang-orang terdekat Ken Arok.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kembali ke Kebo Ijo, sebagai teman dekat Ken Arok dialah satu-satunya orang yang tahu Ken Arok mempunyai keris pusaka&amp;nbsp; baru yang luar biasa tampilan auranya, akhirnya Kebo Ijo yang dasarnya mempunyai sifat suka membanggakan sesuatu yang dimilikinya kemudian ingin meminjam keris tersebut pada Ken Arok barang sehari-dua hari atau barang seminggu -dua minggu. Ken Arok tidak keberatan justru senang kerisnya dipinjam temannya.&lt;br /&gt;Keris segera di bawa pulang&amp;nbsp; disengkelitkan di pinggang belakang Kebo Ijo, setiap hari dengan sengaja&amp;nbsp; keris selalu di bawah kemana-mana, diperlihatkan secara sengaja kepada teman-temannya yang lain, dengan bangga dia mengaku &lt;a href=&quot;http://thanjawaarif.blogspot.com/2012/10/senjata-pamungkas.html&quot; rel=&quot;nofollow&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;&lt;b&gt;keris pusaka&lt;/b&gt;&lt;/a&gt; yang sebenarnya hanyalah pinjaman itu adalah diakui miliknya sendiri, tentu saja teman-temannyapun banyak yang terkagum-kagum dengan keris tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ken Arok yang berambisi menjadi raja sangat senang kerisnya dipinjam Kebo Ijo, suatu malam diam-dian Ken Arok mengambil keris di rumah Kebo Ijo, dengan memakai topeng ala ninja&amp;nbsp; keris di bawa ke lingkungan keraton, sang raja yang sedang asyik terbuai mimpi tak menyadari kalau ada orang yang akan mencelakainya, keris ditusukkan ke raja, tanpa sempat mengeluh sang raja pun meninggal dengan keris yang masih menamcap. sengaja&amp;nbsp; keris tidak dicabut oleh pembunuhnya memang, korban pertama keris akhinyapun jatuh.&lt;br /&gt;Gempar keesokan harinya di lingkungan istana karena raja terbunuh tanpa ada seorangpun yang mengetahui, para hulubalang raja termasuk Ken Arok sibuk menelisik siapa pembunuh raja, keris yang menancap di dada raja jadi perhatian, keris dicabut dan dengan mudah diketahuilah siapa pemilik keris tersebut, ya Kebo Ijolah pemiliknya meskipun sebenarnya dia hanyalah meminjam dari Ken Arok, segera Ken Arok bersama prajuritnya membawa keris itu menuju kerumah Kebo Ijo, Kebo Ijo yang baru bangun tidur tidak tahu kalau raja sudah terbunuh, dengan keris yang masih berlumur darah sang raja Ken Arok bersama prajurit itu kemudian beteriak ramai-ramai inilah pembunuh sang raja, Ken Arok yang membawa kersi itu mendekati tubuh Kebo Ijo yang masih belum paham apa yang sebenarnya terjadi, lantas keris yang dipegangnya secepat kilat ditusukkan ke dada Kebo Ijo, Kebo Ijo menjerit kesakitan tewas mengenaskan tanpa sempat membela diri, kerispun terbukti memakan korban kedua pada hari yang sama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Capek juga bercerita ya,.....&lt;br /&gt;Tanpa harus menunggu bagaimana dan siapa kemudian yang jadi korban keris berikutnya, silahkan sobat-sobat menarik garis sambung dengan keberadaan Kebo Ijo yang menjadi faktor kunci Ken Arok menjadi Raja.&lt;br /&gt;Kebo Ijo akan mewakili salah satu sifat pada manusia yang suka membangga-banggakan kemudian suku memamerkan apa yang dimiliki dirinya, apapun bentuk kelebihan yang dimilikinya, walaupun misalkan mungkin sekedar hanya jasmani dan rokhani yang senyatanya hanyalah milik Alloh SWT. , tidak ada sesuatupun yang pantas untuk diunggul-unggulkan dan dibangga-banggakan, karena akan bisa melukai dirinya sendiri seperti halnya Kebo Ijo.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekian Alhamdulilllah&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://thanjawaarif.blogspot.com/feeds/2733777541843093004/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://thanjawaarif.blogspot.com/2014/06/kebo-ijo-dan-ken-arok.html#comment-form' title='41 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5336578102493665016/posts/default/2733777541843093004'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5336578102493665016/posts/default/2733777541843093004'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://thanjawaarif.blogspot.com/2014/06/kebo-ijo-dan-ken-arok.html' title=' KEBO IJO DAN KEN AROK'/><author><name>Syahrudin Arif</name><uri>https://plus.google.com/105333550642230440793</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh5.googleusercontent.com/-XPVJ8oiDGEg/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAACV4/pGqcI_PkPYQ/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>41</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5336578102493665016.post-1650437559963130253</id><published>2014-06-10T15:45:00.002+07:00</published><updated>2016-09-06T09:55:51.920+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Opini"/><title type='text'>MENONTON DEBAT CALON PRESIDEN DAN WAKIL</title><content type='html'>&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: left;&quot; trbidi=&quot;on&quot;&gt;Bismillahirrokhmanirrokhim&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika&amp;nbsp; nyantai di depan rumah dari tetangga depan terdengar riuh tv yang sedang menayangkan depat calon presiden, toleh tetangga kanan - kiri ternyata juga sama, akhirnya suasana sepi itu dihias dengan hingar-bingar debat yang nampak menarik, hal ini jadi mengingatkan saya untuk melihat juga acara itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name=&#39;more&#39;&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sudah melihat debat ke &lt;a href=&quot;http://thanjawaarif.blogspot.com/2014/03/mencari-calon-presiden.html&quot; rel=&quot;nofollow&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;&lt;b&gt;dua pasang calon presiden&lt;/b&gt;&lt;/a&gt; tadi malam, bagaimana menurut sobat-sobat, berpengaruhkah debat tersebut terhadap para penonton? mungkin sedikit banyak akan berpengaruh, paling tidak penonton bisa menilai kemampuan masing-masing calon melalui penampilan dan bobot materi yang disampaikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebetulnya tanpa debatpun menurut saya&amp;nbsp; kemampuan maupun komitmen pengabdian terhadap negara sama-sama tak perlu diragukan lagi, demikian juga visi dan misi yang telah dipaparkan hampir tak ada beda sama-sama ingin adanya perubahan kearah yang lebih baik bagi negeri ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang menjadi pembeda adalah dalam hal koalisi, meskipun pada dasarnya sama juga sebetulnya yaitu&amp;nbsp;&lt;b&gt; koalisi tanpa syarat&lt;/b&gt;, letak perbedanya adalah&amp;nbsp; partai&amp;nbsp; pengusung dengan banyak partai yang berkoalisi sedang yang lain sedikit partai koalisinya. Presiden tidak akan mampu bekerja sendiri, karena itu nanti dibutuhkan susunan parlemen, susunan parlemen yang hanya di dominasi partai tertentu tanpa melibatkan partai-partai lain sangat riskan terjadinya penyelewengan, ingatkan saat bendara kuning berkarya mendominasi pemerintahan saat orde baru yang sarat dengan fenomena KKNnya, apakah hal semacam itu akan diulang lagi di negeri ini?.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Artinya susunan parlemen berdasarkan partai koalisi masih dibutuhkan, kalau toh ternyata berdasarkan pengalaman yang&amp;nbsp; terjadi pada susunan pemerintah kemarin&amp;nbsp; ada ketidak harmonisan, sebetulnya kejadian seperti itu bisa dicegah, tentu&amp;nbsp; ini tergantung pada kemampuan dan kebijaksanaan pucuk pimpinannya dalam memenej para pembantunya,&amp;nbsp; atau kalau perlu dibuat draff berisi komitmen dari para anggota parlemen bahwa mereka sejak terpilih dalam jajaran pemerintah berarti mereka bukan lagi orang yang bekerja atas nama partai melainkan betul-betul lebur menjadi pengabdi bangsa dan tentu komitmen yang telah dibuat mempunyai sanksi yang mengikat bila kemudian ada pelanggaran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Atau berdasarkan analisa di atas&amp;nbsp; terjaminkah rakyat negara ini oleh calon yang mengendaki dominasi&amp;nbsp; partai tertentu dari terulangnya masa kelam orde baru.&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Debat katanya masih ada dua kesempatan lagi, meskipun sebetulnya akan sia-sia debat tersebut bagi mereka yang sudah kadung punya &lt;a href=&quot;http://thanjawaarif.blogspot.com/2014/04/mencari-sepasang-sopir.html&quot; rel=&quot;nofollow&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;pilihan&lt;/a&gt; kuat, kecuali bagi mereka yang masih ragu atau memang belum punya pilihan, bisa jadi dengan debat malah tambah ragu, tambah kuat keyakinan pilihannya atau malah tambah bingung menentukan pilihannya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alhamdulillah, akhirnya semoga pada debat mendatang ada materi&amp;nbsp; tentang kebijakan pembangunan dan ancaman pada daerah perbatasan karena selama ini kita tahu daerah perbatasan sangat jauh tertinggal karena kurang mendapat perhatian yang serius, padahal kita tahu potensi alam yang sangat luar biasa untuk membuka lapangan pekerjaan seluas-luasnya bagi rakyat Indonesia.&lt;br /&gt;Halah ngomong opo wae iki&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://thanjawaarif.blogspot.com/feeds/1650437559963130253/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://thanjawaarif.blogspot.com/2014/06/menonton-debat-calon-presiden-dan-wakil.html#comment-form' title='33 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5336578102493665016/posts/default/1650437559963130253'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5336578102493665016/posts/default/1650437559963130253'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://thanjawaarif.blogspot.com/2014/06/menonton-debat-calon-presiden-dan-wakil.html' title='MENONTON DEBAT CALON PRESIDEN DAN WAKIL'/><author><name>Syahrudin Arif</name><uri>https://plus.google.com/105333550642230440793</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh5.googleusercontent.com/-XPVJ8oiDGEg/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAACV4/pGqcI_PkPYQ/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>33</thr:total></entry></feed>