<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="/~d/styles/rss2enclosuresfull.xsl"?><?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="http://feeds.feedburner.com/~d/styles/itemcontent.css"?><rss version="2.0"><channel><title>Regional Timur</title><link>http://regionaltimur.blogspot.com/</link><atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="self" type="application/rss+xml" href="http://feeds.feedburner.com/blogspot/EMBV" /><description>Bisnis Indonesia</description><language>en</language><managingEditor>noreply@blogger.com (Regional Timur)</managingEditor><lastBuildDate>Fri, 08 Jul 2011 03:46:08 PDT</lastBuildDate><generator>Blogger http://www.blogger.com</generator><openSearch:totalResults xmlns:openSearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/">730</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex xmlns:openSearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/">1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage xmlns:openSearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/">25</openSearch:itemsPerPage><feedburner:info xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0" uri="blogspot/embv" /><atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="http://pubsubhubbub.appspot.com/" /><item><title>Musim tanam ketiga bergeser</title><link>http://regionaltimur.blogspot.com/2009/11/musim-tanam-ketiga-bergeser.html</link><category>Laporan Kwan Men Yon</category><author>noreply@blogger.com (Regional Timur)</author><pubDate>Wed, 11 Nov 2009 08:05:00 PST</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6243323302282556005.post-1854727207829877339</guid><description>MAKASSAR:  Musim tanam ketiga September-Desember yang mundur akibat kemarau panjang berpotensi menekan produksi padi di Sulsel dan mengancam target surplus beras dua juta ton.Meski demikian, dengan persiapan sarana produksi (saprodi) serta alat dan mesin pertanian (alsintan) yang jauh lebih baik dibanding tahun lalu, tercipta celah untuk menutupi dampak negatif dari kemunduran musim tanam </description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2009-11-12T00:05:00.230+08:00</app:edited></item><item><title>Poboya agar masuk program 100 hari</title><link>http://regionaltimur.blogspot.com/2009/11/poboya-agar-masuk-program-100-hari.html</link><category>Laporan  kontributor Palu</category><author>noreply@blogger.com (Regional Timur)</author><pubDate>Wed, 11 Nov 2009 08:03:00 PST</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6243323302282556005.post-6961784362287643495</guid><description>PALU: Asosiasi Pertambangan­ Emas Rakyat Indonesia (Asperi) meminta­ Kabinet Indonesia­ Bersatu II menjadikan tambang­ emas Poboya di Palu, Sulawesi Tengah, bagian­ dari agenda nasional­ 100 hari pemerintahan­ Susilo Bambang­ Yudhoyono-Boediono. “Kami menyarankan pertambangan­ Poboya juga menjadi program 100 hari karena ini bagian dari kepentingan­ strategi nasional di bidang per­tambangan dan </description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2009-11-12T00:03:00.471+08:00</app:edited></item><item><title>BNI biayai listrik minihidro US$4,9 juta</title><link>http://regionaltimur.blogspot.com/2009/11/bni-biayai-listrik-minihidro-us49-juta.html</link><category>Laporan  kontributor Manado</category><author>noreply@blogger.com (Regional Timur)</author><pubDate>Wed, 11 Nov 2009 08:02:00 PST</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6243323302282556005.post-6908662004735537028</guid><description>MANADO: PT Bank Negara Indonesia Tbk siap membiayai investasi pembangkit listrik tena-ga­ minihidro (PLTM) 7 MW di Sawangan, Kabupaten Minahasa Utara, sebesar US$4,9 juta.Pemimpin Bank BNI Wilayah XI Manado Joppy Lamonge mengatakan pihaknya hanya mem­biayai separuh kebutuhan in­vestasi yang mencapai US$7 juta. “PLTM Sawangan mampu menghasilkan listrik 7 MW dengan­ total investasi US$7 juta,” kata</description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2009-11-12T00:02:00.761+08:00</app:edited></item><item><title>Apindo protes upah minimum ke gubernur</title><link>http://regionaltimur.blogspot.com/2009/11/apindo-protes-upah-minimum-ke-gubernur.html</link><category>Laporan Kwan Men Yon</category><author>noreply@blogger.com (Regional Timur)</author><pubDate>Wed, 11 Nov 2009 08:01:00 PST</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6243323302282556005.post-146101139506289975</guid><description>MAKASSAR:  Asosiasi Pe­­ng­usaha Indonesia (Apindo) Sulsel hari ini akan mengirim surat protes resmi kepada Gubernur Syahrul Yasin Limpo terkait voting­ dewan pengupahan mengenai upah minimum provinsi 2010.Ketua Apindo Sulsel Latunreng mengatakan pihaknya tetap pada pendirian kenaikan UMP jangan lebih dari 5%, sedangkan serikat pekerja meminta 15%.Dalam rapat terakhir akhir pekan lalu, dewan </description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2009-11-12T00:01:00.376+08:00</app:edited></item><item><title>Ekonomi berpeluang tumbuh 7,5%</title><link>http://regionaltimur.blogspot.com/2009/11/ekonomi-berpeluang-tumbuh-75.html</link><category>Laporan Kwan Men Yon</category><author>noreply@blogger.com (Regional Timur)</author><pubDate>Tue, 10 Nov 2009 08:05:00 PST</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6243323302282556005.post-5137360413793732873</guid><description>MAKASSAR:  Laju ekonomi­ Sulsel pada akhir 2009 berpeluang­ tumbuh­ 7,5% atau bahkan­ menyamai­ tahun­ lalu 7,78% setelah pertumbuhan­ produk domestik regional bruto (PDRB) per triwulan III dilaporkan menyentuh 6,43%.Badan Pusat Statistik (BPS) kemarin­ melansir perekonomian triwulan III secara tahunan tumbuh­ 6,43%,­ kuartalan (q-t-q) 3,55%, dan kumulatif 5,28%. Pertumbuhan kuartalan melampaui </description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2009-11-11T00:05:00.155+08:00</app:edited></item><item><title>Sulteng bidik swasembada daging­ 2014</title><link>http://regionaltimur.blogspot.com/2009/11/sulteng-bidik-swasembada-daging-2014.html</link><category>Laporan  kontributor Palu</category><author>noreply@blogger.com (Regional Timur)</author><pubDate>Tue, 10 Nov 2009 08:04:00 PST</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6243323302282556005.post-3975374690394223744</guid><description>PALU: Sulawesi Tengah menargetkan populasi ternak sapi mencapai 240.000 ekor untuk mengejar target swasembada daging pada 2014.Kepala Bidang Budidaya Ternak Dinas Peternakan Sulteng Sahlan mengatakan pemerintah tinggal mengupayakan 40.000 ekor guna mewujudkan keinginan itu“Populasi sapi di Sulteng saat ini sudah 203.000 ekor lebih dan diharapkan pada 2014 target swasembada daging bisa dicapai,” </description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2009-11-11T00:04:00.038+08:00</app:edited></item><item><title>DPRD panggil PLN soal pemadaman</title><link>http://regionaltimur.blogspot.com/2009/11/dprd-panggil-pln-soal-pemadaman.html</link><category>Laporan Kontibutor Kendari</category><author>noreply@blogger.com (Regional Timur)</author><pubDate>Tue, 10 Nov 2009 08:03:00 PST</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6243323302282556005.post-4202129528258760464</guid><description>KENDARI: DPRD Sultra akan memanggil PLN Kendari untuk meminta penjelasan mengenai pemadaman listrik yang terus berlangsung hingga saat ini.Ketua DPRD Sultra Sutan Harahap mengatakan pihaknya berinisiatif  memanggil PLN untuk rapat dengar pendapat guna mencari jalan keluar krisis listrik yang sudah terjadi bertahun-tahun.“Kami sebenarnya sudah bersurat ke PLN mempertanyakan itu dan mereka sudah </description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2009-11-11T00:03:00.520+08:00</app:edited></item><item><title>PDAM sanggup bayar utang</title><link>http://regionaltimur.blogspot.com/2009/11/pdam-sanggup-bayar-utang.html</link><category>Laporan Kwan Men Yon</category><author>noreply@blogger.com (Regional Timur)</author><pubDate>Thu, 05 Nov 2009 08:06:00 PST</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6243323302282556005.post-7851392686229762434</guid><description>MAKASSAR:  Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Makassar sejak kenaikan tarif air pada 2006 telah meraup untung rerata Rp315 per meter kubik sehingga harusnya mampu mencicil pokok utang Rp85 miliar kepada pemerintah pusat dan kreditor luar negeri.Sumber Bisnis di jajaran petinggi­­ PDAM mengatakan masalah­ utama perusahaan itu bukan lagi beban utang atau keuangan, melainkan inefisiensi­ dan </description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2009-11-06T00:06:00.557+08:00</app:edited></item><item><title>Siaran TV terancam berhenti Desember</title><link>http://regionaltimur.blogspot.com/2009/11/siaran-tv-terancam-berhenti-desember.html</link><category>Laporan Kontibutor Manado dan M. Noor Korompot</category><author>noreply@blogger.com (Regional Timur)</author><pubDate>Thu, 05 Nov 2009 08:05:00 PST</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6243323302282556005.post-8604484356361147167</guid><description>MANADO: Sejumlah televisi­ swasta nasional yang beroperas­i di Sulut terancam­ berhenti siaran bila hingga Desember 2009 belum mendirikan perwakilan di provinsi itu atau bergabung dengan­ televisi daerah. “Pemerintah telah mencanangkan penertiban besar-besaran. Sebelum Desember, semua harus tuntas bila tidak ingin dihentikan siarannya,”­ ujar Anggota Komisi Penyiaran Independen Daerah (KPID) </description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2009-11-06T00:05:00.425+08:00</app:edited></item><item><title>Relokasi mesin PLN terancam batal</title><link>http://regionaltimur.blogspot.com/2009/11/relokasi-mesin-pln-terancam-batal.html</link><category>Laporan Kontributor Palu</category><author>noreply@blogger.com (Regional Timur)</author><pubDate>Thu, 05 Nov 2009 08:03:00 PST</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6243323302282556005.post-4071070042881131830</guid><description>PALU: Krisis listrik di Sulawesi Tengah khususnya Sistem Palu bakal berlanjut sebab relokasi mesin 5 MW dari Bitung, Sulut, ke Palu terancam batal.PT Sewatama selaku pemilik­ urung menyewakan mesin karena­ tak ada kepastian. Selain itu, mesin 5 MW ini masih digunakan PLN Manado.Asisten Manajer Sumber Daya Manusia PLN Palu Nicholas mengatakan Pemprov Sulteng terkesan lambat bergerak sehingga semua</description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2009-11-06T00:03:00.788+08:00</app:edited></item><item><title>Penduduk rawan pangan Sulsel capa­i 15,2%</title><link>http://regionaltimur.blogspot.com/2009/11/penduduk-rawan-pangan-sulsel-capai-152.html</link><category>Laporan  kontributor Makassar</category><author>noreply@blogger.com (Regional Timur)</author><pubDate>Thu, 05 Nov 2009 08:01:00 PST</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6243323302282556005.post-1618871467497524289</guid><description>MAKASSAR:  Sebanyak 15,2% penduduk di Sulsel saat ini masih tergolong rawan pangan dengan per­sen­tase kurang gizi 14,74%. Sementara itu, balita yang mengidap gizi buruk sekitar 1,89% dari 239.364 balita.Gubernur Syahrul Yasin Limpo mengatakan secara umum ketahanan pangan di daerah ini memadai, distribusinya merata, dan harga terjangkau sebagian besar masyarakat. Namun, diakuinya pemerintah </description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2009-11-06T00:01:00.217+08:00</app:edited></item><item><title>Saatnya PDAM Makassar dibenahi</title><link>http://regionaltimur.blogspot.com/2009/11/saatnya-pdam-makassar-dibenahi.html</link><category>Laporan Kwan Men Yon</category><author>noreply@blogger.com (Regional Timur)</author><pubDate>Wed, 04 Nov 2009 04:58:46 PST</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6243323302282556005.post-2114102814645706641</guid><description>MAKASSAR:  Sudah saatnya­ pemda dan pemangku kepentingan­ PDAM Makassar­ memikirkan pembenahan­ menyeluruh­ terhadap­ badan usaha yang tak pernah memberi kontribusi bagi APBD dan setiap tahun didera masalah defisit air baku tersebut.Pengamat Ekonomi Universitas Hasanuddin­ (Unhas) Hamid Paddu yang pernah menjadi anggota badan pengawas PDAM mengatakan pemda tidak bisa lagi bersikap membiarkan </description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2009-11-04T20:58:46.018+08:00</app:edited></item><item><title>DRI upayakan harga cengkeh Rp50.000</title><link>http://regionaltimur.blogspot.com/2009/11/dri-upayakan-harga-cengkeh-rp50000.html</link><category>Laporan  M. Noor Korompot</category><author>noreply@blogger.com (Regional Timur)</author><pubDate>Wed, 04 Nov 2009 08:04:00 PST</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6243323302282556005.post-9003426277747146927</guid><description>MANADO: Dewan Rempah Indonesia (DRI) akan memperjuangkan harga cengkeh di Sulawesi Utara saat panen raya tetap di atas Rp50.000 per kilogram agar sesuai dengan kebutuhan hidup petani. “Sesuai analisa untung rugi, harga ceng-keh­ harus di atas Rp50.000 per kilogram saat tiba panen raya tahun ini,” kata Ketua DRI Wilayah Sulut Octavianus Rondonuwu di Manado, kemarin.Biasanya, menurut Octavianus, </description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2009-11-05T00:04:00.828+08:00</app:edited></item><item><title>Pemkot Kendari dapat bonus Menkeu Rp24 miliar</title><link>http://regionaltimur.blogspot.com/2009/11/pemkot-kendari-dapat-bonus-menkeu-rp24.html</link><category>Laporan Kontibutor Kendari</category><author>noreply@blogger.com (Regional Timur)</author><pubDate>Wed, 04 Nov 2009 08:04:01 PST</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6243323302282556005.post-3448230833046158364</guid><description>KENDARI: Pemerintah Kota Kendari­ menerima bonus berupa hadiah uang Rp24 miliar dan piagam penghargaan dari Menteri Keuangan.Kepala Bagian Informasi dan Komunikasi Pemkot Kendari Haryanto Sada mengatakan piagam penghargaan dan hadiah tersebut diberikan karena daerah­ ini dinilai­ memiliki kinerja baik dalam bidang pengelolaan keuangan.­ “Pemkot Kendari tidak tahu menahu kalau beberapa waktu lalu </description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2009-11-05T00:04:01.816+08:00</app:edited></item><item><title>25% APBD Sulsel untuk  sektor ekonomi</title><link>http://regionaltimur.blogspot.com/2009/11/25-apbd-sulsel-untuk-sektor-ekonomi.html</link><category>Laporan  kontributor Makassar</category><author>noreply@blogger.com (Regional Timur)</author><pubDate>Wed, 04 Nov 2009 08:03:00 PST</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6243323302282556005.post-7538871204049680095</guid><description>MAKASSAR:  Sekitar 25% anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) Sulsel­ pada 2010 akan dialokasikan untuk belanja langsung di sektor ekonomi, seperti pertanian, perikanan, perkebunan,­ dan peternakan.Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Sulsel Tan Malaka Guntur mengatakan hal itu saat rapat Badan Anggaran DPRD Sulsel untuk membahas kebijakan umum anggaran dan prioritas </description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2009-11-05T00:03:00.730+08:00</app:edited></item><item><title>BPPMD siapkan investment award</title><link>http://regionaltimur.blogspot.com/2009/11/bppmd-siapkan-investment-award.html</link><category>Laporan Kwan Men Yon</category><author>noreply@blogger.com (Regional Timur)</author><pubDate>Tue, 03 Nov 2009 08:05:00 PST</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6243323302282556005.post-8943095906751456911</guid><description>MAKASSAR:  Pemprov Sulawesi Selatan tengah merancang sebuah kompetisi penanaman modal antarkabupaten/kota dalam rangka pening­katan iklim investasi dan ke­­nyama­nan berusaha di daerah itu.Kepala Badan Promosi dan Penanaman Modal Daerah (BPPMD) Sulsel Irman Yasin Limpo mengatakan kompetisi semacam investment award tersebut rencananya digelar setiap tahun sekaligus sebagai evaluasi bagi setiap </description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2009-11-04T00:05:00.098+08:00</app:edited></item><item><title>Dana kemiskinan Kaltim  Rp250 miliar</title><link>http://regionaltimur.blogspot.com/2009/11/dana-kemiskinan-kaltim-rp250-miliar.html</link><category>Laporan Kwan Men Yon</category><category>samarinda</category><category>kontributor balikpapan</category><author>noreply@blogger.com (Regional Timur)</author><pubDate>Tue, 03 Nov 2009 08:03:00 PST</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6243323302282556005.post-1797329711402671148</guid><description>SAMARINDA: Pemprov Kalimantan­ Timur menggunakan­ anggaran sebesar Rp250 miliar­ untuk menurunkan angka kemiskinan sekitar 0,5% di wilayah itu tahun ini.Seluruh dana tersebut disalurkan dalam berbagai bentuk program dengan melibatkan sejumlah satuan kerja perangkat daerah (SKPD) terkait. Sejauh ini, belum di­ketahui efektivitas pemakaian anggaran itu.Wakil Gubernur Kaltim Farid Wadjdy </description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2009-11-04T00:03:00.154+08:00</app:edited></item><item><title>Dunia usaha Sulut  soroti­ reformasi birokrasi</title><link>http://regionaltimur.blogspot.com/2009/11/dunia-usaha-sulut-soroti-reformasi.html</link><category>Laporan  kontributor Manado</category><author>noreply@blogger.com (Regional Timur)</author><pubDate>Mon, 02 Nov 2009 08:05:00 PST</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6243323302282556005.post-4803037948699524214</guid><description>MANADO: Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Sulawesi Utara berharap calon gubernur dan wakil gubernur yang maju dalam pilkada­ Juli 2010 berkomitmen meneruskan reformasi birokrasi yang belum tuntas.Menurut Kadin, faktor birokrasi masih menjadi penghambat utama percepatan realisasi investasi di daerah itu. Kadin menyoroti lambannya layanan perizinan serta perlakuan berbeda yang diterima investor </description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2009-11-03T00:05:00.213+08:00</app:edited></item><item><title>Aspal buton hemat devisa Rp3 triliun</title><link>http://regionaltimur.blogspot.com/2009/11/aspal-buton-hemat-devisa-rp3-triliun.html</link><category>Laporan  kontributor Kendari</category><author>noreply@blogger.com (Regional Timur)</author><pubDate>Mon, 02 Nov 2009 08:04:00 PST</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6243323302282556005.post-4419345412800555802</guid><description>KENDARI: Pemprov Sulawesi Tenggara menghitung pemanfaatan aspal buton secara optimal bakal menghemat devisa hingga Rp3 triliun per tahun atau separuh nilai impor aspal cair PT Pertamina.Gubernur Sultra Nur Alam mengatakan hitungan tersebut menunjukkan pemerintah dan pelaku usaha sesungguhnya dapat melakukan efisiensi luar biasa dengan memakai aspal buton.Hal itu diungkapkan Nur Alam dalam dialog </description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2009-11-03T00:04:00.294+08:00</app:edited></item><item><title>Ekspor triwulan­ III turun 65%</title><link>http://regionaltimur.blogspot.com/2009/11/ekspor-triwulan-iii-turun-65.html</link><category>Laporan Kwan Men Yon</category><author>noreply@blogger.com (Regional Timur)</author><pubDate>Mon, 02 Nov 2009 08:03:00 PST</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6243323302282556005.post-3937510070234740735</guid><description>MAKASSAR: Nilai ekspor Sulsel hingga triwulan III 2009 akhirnya­ hanya mencapai US$614,3 juta, jatuh 65% dari periode sama 2008 US$1,74 miliar setelah kembali tak ada nikel pada September.Sudah empat bulan berturutan nikel nihil dari sebelumnya menyumbangkan 60%-80% total ekspor. Sumbangan terbesar kini dipegang kakao/coklat, ikan dan udang, serta kayu dan barang dari kayu.Kabid Statistik </description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2009-11-03T00:03:00.178+08:00</app:edited></item><item><title>Ridwan batal maju ketua kadin</title><link>http://regionaltimur.blogspot.com/2009/11/ridwan-batal-maju-ketua-kadin.html</link><category>Laporan Kwan Men Yon</category><author>noreply@blogger.com (Regional Timur)</author><pubDate>Mon, 02 Nov 2009 08:01:00 PST</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6243323302282556005.post-8598380447104680846</guid><description>MAKASSAR: Satu dari dua calon unggulan pemilihan ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Makassar, Ridwan Djabir, batal mencalonkan diri.Ketua Himpunan Peng­usaha Muda Indonesia (Hipmi) Sulsel itu menyata­kan tak akan maju karena ingin berkonsentrasi mere­but kursi ketua Gabungan Pengusaha Kontruksi Indonesia (Gapeksindo) Sulsel. “Saya pasti tidak maju. Soalnya pemilihan Gapek­sin­do pada 14 </description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2009-11-03T00:01:00.310+08:00</app:edited></item><item><title>Bank Sulsel bukukan laba Rp217 miliar</title><link>http://regionaltimur.blogspot.com/2009/11/bank-sulsel-bukukan-laba-rp217-miliar.html</link><category>Laporan Kwan Men Yon</category><author>noreply@blogger.com (Regional Timur)</author><pubDate>Mon, 02 Nov 2009 04:28:00 PST</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6243323302282556005.post-2447518478008000329</guid><description>MAKASSAR: Laba sebelum pajak PT Bank Sulsel hingga triwulan III 2009 diduga menembus Rp217 miliar atau naik tipis 3% dari periode serupa tahun lalu.Sumber Bisnis yang mengetahui hal itu mengatakan laba bank pembangunan daerah (BPD) itu berada di kisaran Rp200 miliar-Rp226 miliar. Bank Sulsel belum mengumumkan secara resmi kinerja­ keuangan per September.TKetika dikonfirmasi, Direktur Pemasaran </description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2009-11-02T20:28:00.629+08:00</app:edited></item><item><title>REI: Hapus hambatan usaha RSh</title><link>http://regionaltimur.blogspot.com/2009/09/pln-janji-idulfitri-bebas-padam.html</link><category>Laporan Kwan Men Yon</category><author>noreply@blogger.com (Regional Timur)</author><pubDate>Sun, 01 Nov 2009 04:17:55 PST</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6243323302282556005.post-6434763619305235189</guid><description>MAKASSAR: Persatuan Perusahaan Realestate Indonesia (REI) meminta pemerintah dan pihak terkait secepatnya menghilangkan hambatan usaha yang selama ini memperlambat pemba­ngunan rumah sederhana (RSh) di Tanah Air.REI menilai pembangunan RSh perlu lebih digenjot mengingat permintaan pasar tetap tinggi. Sejumlah hambatan usaha yang dimaksud, a.l. pasokan listrik, pengurusan izin, serta pembebasan­ </description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2009-11-01T20:17:55.006+08:00</app:edited></item><item><title>Gernas kakao di Sulbar gagal</title><link>http://regionaltimur.blogspot.com/2009/11/gernas-kakao-di-sulbar-gagal.html</link><category>Laporan M. Noor Korompot</category><author>noreply@blogger.com (Regional Timur)</author><pubDate>Sun, 01 Nov 2009 08:04:02 PST</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6243323302282556005.post-5576034520376296326</guid><description>MAMUJU: Program Gerakan­ Nasional (Gernas)­ Peningkatan Mutu dan Produksi Kakao­ di Sulawesi Barat tahun ini dinilai gagal karena distribusi­ pupuk ke petani terlambat.Koordinator Forum Komunikasi Petani Sulawesi Barat (FKPSB) Sukri Umar mengatakan hingga kini sistem distribusi pupuk terlambat hingga tiga bulan dengan alasan faktor geografis provinsi itu yang cukup berat.“Jika masalah ini tidak </description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2009-11-02T00:04:02.359+08:00</app:edited></item><item><title>Kepastian PLTU  Tiara 1-2 bulan</title><link>http://regionaltimur.blogspot.com/2009/09/kepastian-pltu-tiara-1-2-bulan.html</link><category>Laporan Kwan Men Yon</category><author>noreply@blogger.com (Regional Timur)</author><pubDate>Sun, 06 Sep 2009 09:05:00 PDT</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6243323302282556005.post-1877245709593865481</guid><description>MAKASSAR: Rencana pembangunan pembangkit­ listrik sekam padi berkapasitas 2x10 MW di Kawasan Industri Makassar (Kima) oleh investor PT Tiara Energy akan memperoleh kepastian final jadi atau tidak dalam 1-2 bulan mendatangTiara Energy dan badan usaha milik­ negara PT Kima (Persero) baru-baru ini memaparkan rencana itu kepada PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) Sulselrabar. Pada kesempatan itu, PLN </description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2009-09-07T00:05:00.297+08:00</app:edited></item></channel></rss>

