<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" standalone="no"?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xmlns:blogger="http://schemas.google.com/blogger/2008" xmlns:gd="http://schemas.google.com/g/2005" xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:openSearch="http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/" xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0"><id>tag:blogger.com,1999:blog-8870218659949094079</id><updated>2026-07-28T17:05:54.924+07:00</updated><category term="Produk Organik"/><title type="text">Produk Organik</title><subtitle type="html">Hayati Mart, menyediakan probiotik organik, beras organik, ayam kampung organik, pakan organik, probiotik untuk septic tank/WC, racun lalat organik, doc ayam kampung organik, telur omega.</subtitle><link href="http://hayatimart.blogspot.com/feeds/posts/default" rel="http://schemas.google.com/g/2005#feed" type="application/atom+xml"/><link href="http://www.blogger.com/feeds/8870218659949094079/posts/default?redirect=false" rel="self" type="application/atom+xml"/><link href="http://hayatimart.blogspot.com/" rel="alternate" type="text/html"/><link href="http://pubsubhubbub.appspot.com/" rel="hub"/><author><name>Unknown</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image height="16" rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" src="https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif" width="16"/></author><generator uri="http://www.blogger.com" version="7.00">Blogger</generator><openSearch:totalResults>8</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>25</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8870218659949094079.post-654169798319920194</id><published>2011-11-11T22:40:00.004+07:00</published><updated>2011-11-22T23:20:41.315+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Produk Organik"/><title type="text">Pertanian Beras Organik</title><content type="html">&lt;table border="0" cellpadding="0" width="100%"&gt;   &lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;     &lt;td valign="top" width="32%"&gt;       &lt;p align="center"&gt;&lt;img alt="Photobucket" src="http://i1201.photobucket.com/albums/bb351/titian97/Butik%20Titian/Hayati%20Mart/padiorganik.jpg" border="0" height="320" width="178" /&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;     &lt;td style="text-align: justify; font-family: arial;" width="68%"&gt;&lt;p&gt;Beras organik merupakan beras yang ditanam  dengan menggunakan teknik   pertanian organik, yaitu suatu teknik pertanian yang bersahabat dan   selaras dengan alam, berpijak pada kesuburan tanah sebagai kunci   keberhasilan produksi yang memperhatikan kemampuan alami dari tanah,   tanaman dan hewan untuk menghasilkan kualitas yang baik bagihasil  pertanian maupun lingkungan&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;Sedangkan beras non organik  merupakan beras yang  ditanam dengan menggunakan teknik pertanian  anorganik, yaitu teknik  pertanian konvensional yang membutuhkan  penggunaan varietas unggul,  pupuk kimia dan pestisida. Penerapan teknik  pertanian anorganik atau  konvensional membutuhkan biaya yang tinggi  untuk operasionalnya. Disamping itu, teknik pertanian ini memiliki  dampak negatif diantaranya  keseimbangan lingkungan menjadi terganggu  seperti tercemarnya air, udara  dan tanah oleh bahan-bahan kimia yang  digunakan, dan produk yang  dihasilkan mengandung residu pestisida yang  sangat membahayakan.&lt;/td&gt;   &lt;/tr&gt; &lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;K&lt;span style="font-family:arial;"&gt;eunggulan beras organik dibandingkan  dengan beras  non organik diantaranya beras organik relatif aman untuk  dikonsumsi  karena tidak mengandung residu bahan kimia, tekstur nasi  dari beras  organik lebih pulen, warna dan masa simpannya lebih baik  dibandingkan  dengan beras non &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;organik,  beras organik lebih mudah terurai/dicerna oleh tubuh. Sedangkan  kandungan karbohidrat dan protein pada beras non organik tidak  terurai/tidak mudah dicerna oleh tubuh.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Perbedaan  teknik budi daya pada tanaman pangan secara umum akan memberikan  perbedaan komposisi kandungan gizi hasil tanaman tersebut. Beras organik  dan beras non organik dengan teknik budi daya yang berbedaakan  memberikan perbedaan kandungan karbohidrat, protein, zat besi dan&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:arial;"&gt;sifat organoleptik.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;</content><link href="http://hayatimart.blogspot.com/feeds/654169798319920194/comments/default" rel="replies" title="Posting Komentar" type="application/atom+xml"/><link href="http://hayatimart.blogspot.com/2011/11/pertanian-beras-organik.html#comment-form" rel="replies" title="3 Komentar" type="text/html"/><link href="http://www.blogger.com/feeds/8870218659949094079/posts/default/654169798319920194" rel="edit" type="application/atom+xml"/><link href="http://www.blogger.com/feeds/8870218659949094079/posts/default/654169798319920194" rel="self" type="application/atom+xml"/><link href="http://hayatimart.blogspot.com/2011/11/pertanian-beras-organik.html" rel="alternate" title="Pertanian Beras Organik" type="text/html"/><author><name>Unknown</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image height="16" rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" src="https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif" width="16"/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8870218659949094079.post-1383937058413537582</id><published>2011-11-11T21:32:00.001+07:00</published><updated>2011-11-22T23:20:41.315+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Produk Organik"/><title type="text">Lebih Sehat dengan Makanan Organik</title><content type="html">&lt;div style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt;&lt;strong style=""&gt;&lt;span lang="IN"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Untuk  menjaga tubuh tetap sehat, kita memerlukan asupan makanan yang  mempunyai nilai gizi yang baik dan terbukti keamanannya. Salah satu cara  yang dapat dipertimbangkan untuk memenuhinya adalah dengan memilih  makanan organik. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify; font-family: arial;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Makanan  organik adalah semua jenis bahan pangan yang berasal dari organisme  hidup (hewan dan tanaman) yang tidak mempunyai kandungan kimia tambahan,  (pestisida, insektisida, dan hormon).&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify; font-family: arial;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Menurut &lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"&gt;pakar naturopati &lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"&gt;DR.  dr. Amarullah Siregar Ph.D  sejak dahulu, manfaat makanan organik sudah  diteliti mampu meningkatkan kemampuan tubuh dalam melawan proses  degeneratif, mencegah terjadinya paparan radikal bebas, regenerasi sel  dan optimalisasi antibodi.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify; font-family: arial;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;"Bahkan  beberapa penelitian menunjukkan, susu organik mempunyai lebih dari  60-80 persen kandungan nutrisi dibandingkan susu konvensional.  Sedangkan, seperti tomat, kentang, bawang, kubis mempunyai 20-40 persen  lebih kandungan antioksidan dibandingkan buah dan sayuran konvensional,"  ucapnya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify; font-family: arial;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Amarullah juga mengatakan, untuk  hidup sehat secara organik tidak selamanya mahal. Hal tersebut dapat  disiasati dengan mulai menananam tanaman-tanaman rumahan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify; font-family: arial;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;"Kan  nggak mesti beli yang di supermarket. Sekarang yang jadi masalah,  organik itu bisa kita tanam sendiri. Misalnya mau tanam bayam, sawi,  kangkung, kan tinggal di tanam dalam pot-pot," kata &lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Amarullah&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify; font-family: arial;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Menurut  Amarullah, dulu sebenarnya sudah ada program dari pemerintah yang  menganjurkan setiap rumah tangga untuk menanam segala macam tanaman yang  ada untuk bisa dikonsumsi sendiri, yang disebut Tanaman Obat Keluarga  atau Toga. Namun sayangnya, program tersebut tidak dapat teralisasikan  dengan baik.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify; font-family: arial;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Padahal,  dengan adanya Toga diharapkan ke depannya rakyat tidak gampang sakit.  Caranya, dengan makan-makanan yang sehat hasil budidaya sendiri dan  sudah terjamin bebas dari bahan kimia. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify; font-family: arial;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;“Seperti  misalnya petani-petani di daerah Bantul setelah makan-makanan organik,  tingkat sakitnya jadi semakin sedikit. Jadi misalnya sebulan sekali  sakit, dengan itu mungkin cuma setahun sekali sakit,” paparnya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify; font-family: arial;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Amarullah  juga menekankan, Toga pada dasarnya bukan untuk pengobatan, melainkan  lebih kepada menanam sayur-sayuran yang sehat, sehingga mencegah  datangnya penyakit. "Toga itu konsepnya bukan mengobati, konsepnya  membuat orang sehat dengan makanan. Itu sebenarnya misi tanaman obat  keluarga," tegasnya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify; font-family: arial;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Dengan  kondisi lingkungan Jakarta yang sudah tidak ada lagi penghijauan,  konsep Toga sangat mungkin untuk diterapkan. Namun yang jadi  permasalahan adalah, seberapa besar kesadaran dari masyarakat untuk mau  hidup sehat secara organik, yang mana hal itu bisa dimulai dari  lingkungan masing-masing terlebih dahulu. &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;(&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;strong style=""&gt;&lt;span lang="IN"&gt;JAKARTA, KOMPAS.com)&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;</content><link href="http://hayatimart.blogspot.com/feeds/1383937058413537582/comments/default" rel="replies" title="Posting Komentar" type="application/atom+xml"/><link href="http://hayatimart.blogspot.com/2011/11/lebih-sehat-dengan-makanan-organik.html#comment-form" rel="replies" title="0 Komentar" type="text/html"/><link href="http://www.blogger.com/feeds/8870218659949094079/posts/default/1383937058413537582" rel="edit" type="application/atom+xml"/><link href="http://www.blogger.com/feeds/8870218659949094079/posts/default/1383937058413537582" rel="self" type="application/atom+xml"/><link href="http://hayatimart.blogspot.com/2011/11/lebih-sehat-dengan-makanan-organik.html" rel="alternate" title="Lebih Sehat dengan Makanan Organik" type="text/html"/><author><name>Unknown</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image height="16" rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" src="https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif" width="16"/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8870218659949094079.post-4363464836492660980</id><published>2011-11-08T09:54:00.001+07:00</published><updated>2011-11-22T23:20:41.315+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Produk Organik"/><title type="text">Ternak Ikan Organik</title><content type="html">&lt;div style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Sistem Organik Selamatkan Peternak Lele Banyuwangi&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pembudidayaan dengan sistem organik  menyelamatkan para peternak lele di Banyuwangi, Jawa Timur. Budidaya  lele organik ini mampu menekan jumlah kebutuhan pakan hingga 40 persen,  mengurangi angka kematian bibit, dan mempercepat masa panen dibandingkan  dengan sistem pembudidayaan konvensional.&lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt;Budidaya lele organik  itu dikembangkan oleh sejumlah pengurus Himpunan Kelompok Tani Indonesia  (HKTI) di Banyuwangi. Salah satu penggagasnya adalah Abdul Kohar, Ketua  I HKTI Banyuwangi, yang tinggal di Kecamatan Genteng.&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt;Menurut  Kohar, Rabu (9/2), dengan sistem organik, biaya produksi ternak bisa  dipangkas dan angka kematian lele pun hanya lima persen meskipun dalam  kondisi iklim yang tidak pasti seperti ini.&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt;Masa panen lele pun lebih singkat, yakni 45 hari dengan kuantitas 10-12 ekor per kilogram.&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt;Penggunaan pakan pabrikan berkurang hingga 40 persen dari 1 kg pakan untuk 1 kg lele menjadi 0,6 kg untuk 1 kg lele.&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt;Pembiakan  lele organik ini, menurut Kohar, tak jauh beda dengan pembudidayaan  lele biasa. Bedanya, dia menggunakan kotoran sapi yang sudah diubah  menjadi pupuk organik sebagai alas dasar kolam. Dengan pupuk itu,  mikroorganisme, seperti zooplankton dan pitoplankton, bisa berkembang di  kolam. Jazad renik itulah yang menjadi makanan tambahan untuk lele  selain pelet, atau makanan pabrikan.&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt;Pembudidayaan lele yang pada  2009 hanya dilakukan empat petani di HKTI, kini sudah dikembangkan  setidaknya 78 petani di Banyuwangi. Itu belum termasuk petani-petani  dari daerah lain, seperti Sragen, yang datang langsung ke Genteng untuk  belajar beternak lele organik.&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt;Hadi Basori, peternak lele lain  yang juga mengembangkan sistem organik, mengakui, lele yang ia pelihara  tak mudah terserang penyakit cacar. Peternak pun tak perlu mengeluarkan  biaya pengurasan kolam.&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt;”Pengurasan hanya dilakukan sekali saat  panen, bahkan itu pun kadang tidak diperlukan karena endapan kompos bisa  dipakai lagi,” katanya.&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt;Suyitno, petugas penyuluh lapangan  pertanian di Kecamatan Genteng, mengatakan, lele yang dikelola secara  organik ini mampu mengangkat perekonomian masyarakat di desa-desa. (sumber : KOMPAS)&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;</content><link href="http://hayatimart.blogspot.com/feeds/4363464836492660980/comments/default" rel="replies" title="Posting Komentar" type="application/atom+xml"/><link href="http://hayatimart.blogspot.com/2011/11/ternak-ikan-organik.html#comment-form" rel="replies" title="3 Komentar" type="text/html"/><link href="http://www.blogger.com/feeds/8870218659949094079/posts/default/4363464836492660980" rel="edit" type="application/atom+xml"/><link href="http://www.blogger.com/feeds/8870218659949094079/posts/default/4363464836492660980" rel="self" type="application/atom+xml"/><link href="http://hayatimart.blogspot.com/2011/11/ternak-ikan-organik.html" rel="alternate" title="Ternak Ikan Organik" type="text/html"/><author><name>Unknown</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image height="16" rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" src="https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif" width="16"/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8870218659949094079.post-8113099747199696694</id><published>2011-11-08T09:53:00.000+07:00</published><updated>2011-11-22T23:20:41.316+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Produk Organik"/><title type="text">Ayam Sentul</title><content type="html">&lt;div style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt;&lt;span&gt;&lt;a href="http://peternakan.litbang.deptan.go.id/index.php?option=com_content&amp;amp;view=category&amp;amp;id=4:berita&amp;amp;layout=blog&amp;amp;Itemid=5"&gt;         &lt;/a&gt;       &lt;/span&gt;                     Ayam  Sentul merupakan salah satu sumber daya genetik asli dari daerah Ciamis  Jawa barat. Keunggulan ayam ini berupa pertumbuhannya relatif cepat dan  produksi telur yang tinggi. Potensi tersebut menjadikan Ayam Sentul  dapat digunakan sebagai komoditas industri kerakyatan ayam lokal.  Pemerintah saat ini sudah memberikan perhatian serius untuk  mengembangkan Ayam Sentul. Pengembangan Ayam Sentul penting dilakukan  selain untuk menjaga Ayam Sentul dari kepunahan, juga untuk menggali  potensi genetik yang ada dalam ternak tersebut, demi memaksimalkan  pemanfaatannya&lt;span style="font-family: arial;" lang="SV"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berdasarkan potensi yang dimilikinya, terutama dalam  hal tingkat produktivitas (daging, telur), Ayam Sentul memiliki  performans yang baik, bahkan lebih baik dibandingkan dengan beberapa  rumpun ayam lokal lain. Oleh kareananya, Ayam Sentul sangat baik bila  dimanfaatkan sebagai ayam lokal penghasil daging dan telur. Populasi  Ayam Sentul yang tinggal sedikit, menuntut upaya pengembangan lebih  lanjut ke depan, disamping untuk melestarikan plasma nutfah asli  Indonesia, juga demi memaksimalkan manfaat yang dapat digali dari  potensi genetik yang dimilikinya.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial;" lang="SV"&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 102, 0);font-size:85%;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 0, 51);font-size:100%;" &gt;Varietas ayam sentul berdasarkan warna bulunya terdapat 5 jenis yaitu :&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;ol style="font-family: arial;"&gt;&lt;li&gt;Sentul Kelabu&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Sentul Emas&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Sentul Debu&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Sentul Geni&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Sentul Batu &lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;sumber : PUSLITBANGNAK (Pusat Penelitian dan Pengembangan Peternakan)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;</content><link href="http://hayatimart.blogspot.com/feeds/8113099747199696694/comments/default" rel="replies" title="Posting Komentar" type="application/atom+xml"/><link href="http://hayatimart.blogspot.com/2011/11/ayam-sentul-di-depok.html#comment-form" rel="replies" title="0 Komentar" type="text/html"/><link href="http://www.blogger.com/feeds/8870218659949094079/posts/default/8113099747199696694" rel="edit" type="application/atom+xml"/><link href="http://www.blogger.com/feeds/8870218659949094079/posts/default/8113099747199696694" rel="self" type="application/atom+xml"/><link href="http://hayatimart.blogspot.com/2011/11/ayam-sentul-di-depok.html" rel="alternate" title="Ayam Sentul" type="text/html"/><author><name>Unknown</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image height="16" rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" src="https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif" width="16"/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8870218659949094079.post-7632854134529226125</id><published>2011-11-08T09:43:00.003+07:00</published><updated>2011-11-22T23:20:41.316+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Produk Organik"/><title type="text">Ternak Ayam Kampung Organik</title><content type="html">&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: arial;font-family:arial;font-size:100%;"  &gt;Trend produk ayam kampung organik mulai ramai dicari oleh masyarakat, tapi produk ayam kampung organik masih terbatas suplainya, disamping harganyapun relatif mahal dibanding dengan produk non organik.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong style="font-family: arial;"&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong style="font-family: arial;"&gt;&lt;/strong&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Ayam kampung lokal Indonesia memiliki varietas terbanyak di dunia, dagingnya mempunyai nilai gizi yang tinggi dan mempunyai cita rasa yang khas dan nikmat dibanding dengan  ayam ras. Serat daging yang kenyal adalah salah satu ciri yang spesifik dari ayam kampung. &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Sudah menjadi budaya&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt; setiap lebaran tiba, tidak heran bila ayam kampung menjadi serbuan masyarakat sebagai &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;menu masakan&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt; daging ayam kampung.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Dipasaran harga ayam kampung relatif stabil, dan selalu lebih mahal serta memiliki segmen pasar tersendiri.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Jenis ayam kampung lokal Indonesia atara lain adalah :&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;ol  style="font-family: arial; text-align: justify;font-family:arial;"&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:100%;" &gt;Ayam Kedu : dari Jawa tengah (magelang &amp;amp; Temanggung) terdiri dari : &lt;/span&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:100%;" &gt;Ayam Kedu Hitam,&lt;/span&gt; Ayam Kedu Cemani, AyamKedu Putih,Ayam Kedu Merah.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style=" line-height: 150%;font-size:100%;" &gt;Ayam Nunukan&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt; : dari Kalimantan ( Tarakan )&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style=" line-height: 150%;font-size:100%;" &gt;Ayam Pelung&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt; : dari Jawa Barat (Cianjur)&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style=" line-height: 150%;font-size:100%;" &gt;Ayam Sentul&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt; : dari Jawa Barat (Ciamis)&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style=" line-height: 150%;font-size:100%;" &gt;Ayam Banten : dari Jawa barat (Banten)&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Ayam Gaok : dari Madura (Sumenep)&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Ayam Ciparage : dari Jawa Barat (Karawang)&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Ayam Bali  : dari Bali&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Ayam Wareng : berkembang Jawa Tengah &amp;amp; Jawa Barat&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Ayam Ayunai : dari Papua (Merauke)&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Ayam Tolaki : Sulawesi Tenggara (Tolaki)&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style=" line-height: 150%;font-size:100%;" &gt;Ayam Delona : dari Jawa Tengah ( Delanggu)&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:100%;" &gt;Ayam Merawang/ Bangka : dari Bangka&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:100%;" &gt;Ayam Balenggek : dari Sumatra Barat&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:100%;" &gt;Ayam Ketawa / Sidrap : Sulawesi Selatan (Sidrap)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:100%;" &gt;Ayam Jantur : Jawa Barat&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:100%;" &gt;Ayam Kalosi : Sulawesi Selatan&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:100%;" &gt;Ayam Burgo : dari Bengkulu&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:100%;" &gt;Ayam Maleo : Sulawesi &amp;amp; Maluku&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:100%;" &gt;Ayam Tukong : Kalimantan Barat&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:100%;" &gt;Ayam Sedayu : Jawa Tengah (Magelang)&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: arial;font-family:arial;font-size:100%;"  &gt;B&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial;font-family:arial;font-size:100%;"  &gt;eberapa&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial;font-family:arial;font-size:100%;"  &gt;&lt;span style="Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;  line-height: 150%;"&gt; jenis diantaranya telah dinyatakan punah seperti ayam ciparage dari karawang dan ayam sedayu dari Magelang.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:arial;font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Budidaya ayam kampung kembali bangkit lagi dilakukan oleh banyak masyarakat Indonesia, baik diternak secara besar ataupun hanya beberapa ekor pada rumah yang berlahan sempit. Di Amerika sendiri ada sebagian masyarakat juga memelihara ayam di sekitar rumahnya di tengah tengah kota.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maraknya penggunaan bahan kimia pada jajanan anak, makanan, sembako, sayuran, ternak ayam (unggas lainya), dan juga termasuk ternak ikan yang kian memprihatinkan dan menjadi ancaman kesehatan bagi masyarakat dan generasi masa depan. Gerakan go green salah satu pengaruh penting untuk kembali ke natural (Go organik).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak terlepas pada sektor peternakan ayam juga dibudidaya secara organik, bahkan di eropa sendiri telah melarang penggunaan beberapa bahan kimia antibiotik untuk peternakan ayam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hadirnya teknologi probiotik (efektif mikroorganisme) hasil fermentasi organik, menjadi peran dan pendamping penting bagi peternak ayam organik. Probiotik hasil rekayasa bahan organik ini memberikan efek positif untuk mempercepat pertumbuhan, mejaga kesehatan ternak dan meningkatkan produksi, hal ini karena adanya kandungan mikroba positif yang bisa membentuk kekebalan pada tubuh ternak dan membantu penyerapan sari sari makanan untuk tubuh ayam itu sendiri. Dikalangan peternak sendiri Probiotik ini sering disebut, suplemen ternak, jamu ternak, ramuan ajaib ternak, EM4 ternak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ternak ayam organik tidak hanya diberi makan alami terus diliarkan begitu saja, tetapi pemeliharaan secara intensif dan semi intesif dengan cara memberikan makan secara alami (organik) dan dikandangkan baik kandang postal atau kandang umbaran, karena jika diliarkan seperti dahulu kala belum tentu menjadi ayam organik, karena bisa saja ayam mengkais-kais makan diluar yang mengandung bahan bahan kimia dan mudah tertular penyakit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Ternak ayam kampung di depok juga sudah mulai bangkit lagi, ketika saya berkeliling ke daerah depok sudah banyak warga yang memelihara ayam kampung / unggas lainya, tetapi masih banyak yang belum tahu manfaat probiotik ini, sebagian masih dipelihara secara tradisional. Padahal peran masyarakat cukup penting dalam mempertahankan kelestarian ayam kampung, yang nantinya bisa diharapkan menjadi ayam kampung  produk unggulan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Ternak ayam kampung berarti turut menjaga kelestarian keberadaan ayam kampung, yang mempuyai nilai cukup berarti dan merupakan salah satu sumber gizi yang sangat baik bagi masyarakat.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;</content><link href="http://hayatimart.blogspot.com/feeds/7632854134529226125/comments/default" rel="replies" title="Posting Komentar" type="application/atom+xml"/><link href="http://hayatimart.blogspot.com/2011/11/ternak-ayam-organik.html#comment-form" rel="replies" title="10 Komentar" type="text/html"/><link href="http://www.blogger.com/feeds/8870218659949094079/posts/default/7632854134529226125" rel="edit" type="application/atom+xml"/><link href="http://www.blogger.com/feeds/8870218659949094079/posts/default/7632854134529226125" rel="self" type="application/atom+xml"/><link href="http://hayatimart.blogspot.com/2011/11/ternak-ayam-organik.html" rel="alternate" title="Ternak Ayam Kampung Organik" type="text/html"/><author><name>Unknown</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image height="16" rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" src="https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif" width="16"/></author><thr:total>10</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8870218659949094079.post-4357845867941752571</id><published>2011-11-08T09:20:00.001+07:00</published><updated>2011-11-22T23:20:41.316+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Produk Organik"/><title type="text">Cara Membasmi Lalat</title><content type="html">&lt;div style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt;&lt;p&gt;&lt;b&gt;Lalat&lt;/b&gt; adalah jenis serangga &lt;span style="text-decoration: underline;"&gt;&lt;/span&gt;yang berasal dari subordo Cyclorrapha &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Ordo_%28biologi%29" title="Ordo (biologi)"&gt;ordo&lt;/a&gt; &lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Diptera&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="Diptera (halaman belum tersedia)"&gt;Diptera&lt;/a&gt;. Secara morfologi lalat dibedakan dari &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Nyamuk" title="Nyamuk"&gt;nyamuk&lt;/a&gt; (subordo Nematocera) berdasarkan ukuran &lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Antena_%28biologi%29&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="Antena (biologi) (halaman belum tersedia)"&gt;antenanya&lt;/a&gt;; lalat berantena pendek, sedangkan nyamuk berantena panjang&lt;span class="reference"&gt;&lt;sup id="ref_hidayat2005" class="plainlinksneverexpand plainlinks"&gt;&lt;a rel="nofollow" class="external autonumber" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Lalat#endnote_hidayat2005"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/sup&gt;&lt;/span&gt;.  Lalat umumnya mempunyai sepasang sayap asli serta sepasang sayap kecil  yang digunakan untuk menjaga stabilitas saat terbang. Lalat sering hidup  di antara manusia dan sebagian jenis dapat menyebabkan penyakit yang  serius. Lalat disebut penyebar penyakit yang sangat serius karena setiap  lalat hinggap di suatu tempat, kurang lebih 125.000 kuman yang jatuh ke  tempat tersebut.&lt;sup class="noprint Inline-Template"&gt;&lt;span title="Kalimat yang diikuti tag ini membutuhkan rujukan." style="white-space: nowrap;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/sup&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Lalat sangat mengandalkan &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Penglihatan" title="Penglihatan"&gt;penglihatan&lt;/a&gt; untuk bertahan hidup. &lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Mata_majemuk&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="Mata majemuk (halaman belum tersedia)"&gt;Mata majemuk&lt;/a&gt; lalat terdiri atas ribuan &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Lensa" title="Lensa" class="mw-redirect"&gt;lensa&lt;/a&gt;  dan sangat peka terhadap gerakan. Beberapa jenis lalat memiliki  penglihatan tiga dimensi yang akurat. Beberapa jenis lalat lain,  misalnya &lt;i&gt;Ormia ochracea&lt;/i&gt;, memiliki organ &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Pendengaran" title="Pendengaran"&gt;pendengaran&lt;/a&gt; yang sangat canggih ( &lt;span style="font-size:85%;"&gt;sumber : http://id.wikipedia.org/wiki/Lalat&lt;/span&gt; )&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;Lalat akan cepat sekali datang dan berkembang di rumah tangga, rumah makan, tempat sampah, peternakan, dan tempat tempat yang disukai lalat. Sedangkan membasmi lalat tidak semudah seperti yang kita bayangkan, karena setiap kali lalat hinggap akan meninggalkan bibit penyakit termasuk larva di tempat yang dihinggapinya, dan dalam waktu satu hari telur telur lalat itu akan menjadi larva dan siap menjadi lalat baru lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk membasmi lalat, tidak cukup hanya sebatas mematikan lalat yang telah dewasa, tetapi termasuk telur dan larvanya supaya tidak berkembang menjadi lalat baru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah satu produk organik untuk membasmi lalat, bisa menggunakan jenis produk &lt;a href="http://hayatimart.blogspot.com/p/formula-untuk-membasmi-lalat.html"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;RALAT (Racun Lalat) &amp;gt;&amp;gt; LIHAT DETAIL PRODUK &amp;lt;&amp;lt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Referensi Racun Lalat di Kota Depok &amp;amp; Jakarta :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://hayatimart.blogspot.com/p/formula-untuk-membasmi-lalat.html"&gt;Obat Lalat Depok &amp;amp; Jakarta&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://hayatimart.blogspot.com/p/formula-untuk-membasmi-lalat.html"&gt;Racun Lalat Depok &amp;amp; Jakarta&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://hayatimart.blogspot.com/p/formula-untuk-membasmi-lalat.html"&gt;Jual Racun Lalat Depok &amp;amp; Jakarta&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;</content><link href="http://hayatimart.blogspot.com/feeds/4357845867941752571/comments/default" rel="replies" title="Posting Komentar" type="application/atom+xml"/><link href="http://hayatimart.blogspot.com/2011/11/cara-membasmi-lalat.html#comment-form" rel="replies" title="2 Komentar" type="text/html"/><link href="http://www.blogger.com/feeds/8870218659949094079/posts/default/4357845867941752571" rel="edit" type="application/atom+xml"/><link href="http://www.blogger.com/feeds/8870218659949094079/posts/default/4357845867941752571" rel="self" type="application/atom+xml"/><link href="http://hayatimart.blogspot.com/2011/11/cara-membasmi-lalat.html" rel="alternate" title="Cara Membasmi Lalat" type="text/html"/><author><name>Unknown</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image height="16" rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" src="https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif" width="16"/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8870218659949094079.post-139525234494784443</id><published>2011-11-08T09:02:00.001+07:00</published><updated>2011-11-22T23:20:41.316+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Produk Organik"/><title type="text">Probiotik Untuk Ayam &amp; Unggas</title><content type="html">&lt;div style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt;Formula ajaib hasil fermentasi mikroorganisme (probiotik), dapat diaplikasikan ke unggas seperti ayam kampung (ayam buras), ayam ras pedaging, ayam petelur, itik (bebek), entok, tiktok, ayam kalkun, ayam mutiara, dan jenis unggas lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa orang menyebut produk probiotik ini sebagai formula ajaib atau jamu, karena memberikan efek positif terhadap ternak unggas menjadi lebih cepat pertumbuhannya, lebih tahan dari gangguan penyakit, mempercepat usia produksi, menekan biaya makan, dan meningkatkan produksi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Probiotik ini di produksi murni dari bahan organik non kimia, dan sangat baik sekali diaplikasikan untuk memproduksi ternak organik unggulan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://hayatimart.blogspot.com/p/untuk-peternakan.html"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&amp;gt;&amp;gt;SPESIFIKASI PRODUK PROBIOTIK TERNAK &amp;lt;&amp;lt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;</content><link href="http://hayatimart.blogspot.com/feeds/139525234494784443/comments/default" rel="replies" title="Posting Komentar" type="application/atom+xml"/><link href="http://hayatimart.blogspot.com/2011/11/probiotik-untuk-ayam-unggas.html#comment-form" rel="replies" title="20 Komentar" type="text/html"/><link href="http://www.blogger.com/feeds/8870218659949094079/posts/default/139525234494784443" rel="edit" type="application/atom+xml"/><link href="http://www.blogger.com/feeds/8870218659949094079/posts/default/139525234494784443" rel="self" type="application/atom+xml"/><link href="http://hayatimart.blogspot.com/2011/11/probiotik-untuk-ayam-unggas.html" rel="alternate" title="Probiotik Untuk Ayam &amp; Unggas" type="text/html"/><author><name>Unknown</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image height="16" rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" src="https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif" width="16"/></author><thr:total>20</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8870218659949094079.post-4059947074255888223</id><published>2011-10-29T15:58:00.000+07:00</published><updated>2011-11-22T23:20:41.317+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Produk Organik"/><title type="text">Produk Probiotik (Efektif Mikroorganisme)</title><content type="html">&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Penerapan teknologi probiotik (Efektif Mikro-organisme) sangat bermanfaat untuk kehidupan manusia dan lingkungan hidup dalam jangka panjang.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;b style="font-family: arial;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;div  style="text-align: justify; font-family:arial;"&gt;&lt;b&gt;Probiotik&lt;/b&gt; adalah istilah yang digunakan pada mikroorganisme  hidup yang dapat memberikan efek baik atau kesehatan pada organisme  lain/inangnya beberapa contoh pada makanan &lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Suplemen&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="Suplemen (halaman belum tersedia)"&gt;suplemen&lt;/a&gt; &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Diet" title="Diet"&gt;diet&lt;/a&gt; yang mengandung bakteri berguna dengan &lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Asam_laktat_bakteri&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="Asam laktat bakteri (halaman belum tersedia)"&gt;asam laktat bakteri&lt;/a&gt; (&lt;i&gt;lactic acid bacteria&lt;/i&gt; – LAB) sebagai &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Mikroba" title="Mikroba" class="mw-redirect"&gt;mikroba&lt;/a&gt;  yang paling umum dipakai. LAB telah dipakai dalam industri makanan  bertahun-tahun karena mereka mampu untuk mengubah gula (termasuk &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Laktosa" title="Laktosa"&gt;laktosa&lt;/a&gt;) dan &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Karbohidrat" title="Karbohidrat"&gt;karbohidrat&lt;/a&gt; lain menjadi &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Asam_laktat" title="Asam laktat"&gt;asam laktat&lt;/a&gt;. Ini tidak hanya menyediakan rasa asam yang unik dari &lt;i&gt;dairy food&lt;/i&gt;  fermentasi seperti susu fermentasi, tapi juga berperan sebagai  penyedia, dengan cara mengurangi pH dan membuat kesempatan organisme  merugikan untuk tumbuh lebih sedikit. &lt;/div&gt;&lt;p style="font-family: arial; text-align: justify;"&gt;Probiotik seringkali direkomendasikan oleh &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Dokter" title="Dokter"&gt;dokter&lt;/a&gt;, dan, lebih sering lagi, oleh ahli nutrisi, setelah pengkonsumsian antibiotik, atau sebagai bagian dari pengobatan &lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Candidiasis&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="Candidiasis (halaman belum tersedia)"&gt;candidiasis&lt;/a&gt;. Banyak probiotik disediakan dalam sumber alaminya seperti &lt;i&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Lactobacillus" title="Lactobacillus"&gt;Lactobacillus&lt;/a&gt;&lt;/i&gt; pada &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Yoghurt" title="Yoghurt"&gt;yoghurt&lt;/a&gt; dan &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Sauerkraut" title="Sauerkraut"&gt;sauerkraut&lt;/a&gt;. Beberapa mengklaim probiotik mampu meningkatkan &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Sistem_kekebalan_tubuh" title="Sistem kekebalan tubuh" class="mw-redirect"&gt;sistem kekebalan tubuh&lt;/a&gt;.&lt;/p&gt;&lt;div face="arial" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-weight: bold;" class="mw-headline" id="Tipe_probiotik"&gt;Tipe probiotik&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;Bentuk yang paling umum dari probiotik adalah produk peternakan dan  makanan probiotik. Bagaimanapun juga, tablet dan kapsul berisikan  bakteri dalam kondisi dibekukan juga dapat ditemukan.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="font-family: arial; text-align: justify;"&gt;Beberapa probiotik umum meliputi berbagai spesies dari genera Bifidobacterium dan Lactobacillus seperti:&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;ul style="font-family: arial; text-align: justify; color: rgb(255, 0, 0);"&gt;&lt;li&gt;&lt;i&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Bifidobacterium_bifidum&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="Bifidobacterium bifidum (halaman belum tersedia)"&gt;Bifidobacterium bifidum&lt;/a&gt;&lt;/i&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;i&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Bifidobacterium_breve&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="Bifidobacterium breve (halaman belum tersedia)"&gt;Bifidobacterium breve&lt;/a&gt;&lt;/i&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;i&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Bifidobacterium_infantis&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="Bifidobacterium infantis (halaman belum tersedia)"&gt;Bifidobacterium infantis&lt;/a&gt;&lt;/i&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;i&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Bifidobacterium_longum&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="Bifidobacterium longum (halaman belum tersedia)"&gt;Bifidobacterium longum&lt;/a&gt;&lt;/i&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;i&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Lactobacillus_acidophilus" title="Lactobacillus acidophilus"&gt;Lactobacillus acidophilus&lt;/a&gt;&lt;/i&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;i&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Lactobacillus_casei&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="Lactobacillus casei (halaman belum tersedia)"&gt;Lactobacillus casei&lt;/a&gt;&lt;/i&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;i&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Lactobacillus_plantarum&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="Lactobacillus plantarum (halaman belum tersedia)"&gt;Lactobacillus plantarum&lt;/a&gt;&lt;/i&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;i&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Lactobacillus_reuteri&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="Lactobacillus reuteri (halaman belum tersedia)"&gt;Lactobacillus reuteri&lt;/a&gt;&lt;/i&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;i&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Lactobacillus_rhamnosus&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="Lactobacillus rhamnosus (halaman belum tersedia)"&gt;Lactobacillus rhamnosus&lt;/a&gt;&lt;/i&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;i&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Lactobacillus_GG&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="Lactobacillus GG (halaman belum tersedia)"&gt;Lactobacillus GG&lt;/a&gt;&lt;/i&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="font-family: arial; text-align: justify;"&gt;Ada pula satu spesies ragi yang digunakan sebagai probiotik:&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;ul style="font-family: arial; text-align: justify; color: rgb(255, 0, 0);"&gt;&lt;li&gt;&lt;i&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Saccharomyces_boulardii&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="Saccharomyces boulardii (halaman belum tersedia)"&gt;Saccharomyces boulardii&lt;/a&gt;&lt;/i&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="font-family: arial; text-align: justify;"&gt;Beberapa bakteri yang umum dipakai dalam produk tapi tanpa efek probiotik (bakteri yoghurt):&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;ul style="font-family: arial; text-align: justify; color: rgb(255, 0, 0);"&gt;&lt;li&gt;&lt;i&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Lactobacillus_bulgaricus" title="Lactobacillus bulgaricus" class="mw-redirect"&gt;Lactobacillus bulgaricus&lt;/a&gt;&lt;/i&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;i&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Streptococcus_thermophilus&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="Streptococcus thermophilus (halaman belum tersedia)"&gt;Streptococcus thermophilus&lt;/a&gt;&lt;/i&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="font-family: arial; text-align: justify;"&gt;Beberapa bakteri lain disebutkan dalam produk probiotik:&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;ul style="font-family: arial; text-align: justify; color: rgb(255, 0, 0);"&gt;&lt;li&gt;&lt;i&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Bacillus_coagulans&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="Bacillus coagulans (halaman belum tersedia)"&gt;Bacillus coagulans&lt;/a&gt;&lt;/i&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;i&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Lactobacillus_bifidus&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="Lactobacillus bifidus (halaman belum tersedia)"&gt;Lactobacillus bifidus&lt;/a&gt;&lt;/i&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;i&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Lactobacillus_caucasicus&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="Lactobacillus caucasicus (halaman belum tersedia)"&gt;Lactobacillus caucasicus&lt;/a&gt;&lt;/i&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="font-family: arial; text-align: justify;"&gt;Beberapa produk fermentasi mengandung asam laktat bakteri yang mirip  walaupun sering belum dibuktikan memiliki efek probiotik atau kesehatan  termasuk:&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;ul style="font-family: arial; text-align: justify; color: rgb(255, 0, 0);"&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kefir" title="Kefir"&gt;Kefir&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Yogurt" title="Yogurt" class="mw-redirect"&gt;Yogurt&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Sauerkraut" title="Sauerkraut"&gt;Sauerkraut&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kimchi" title="Kimchi"&gt;Kimchi&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kombucha" title="Kombucha"&gt;Kombucha&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Sumber : http://id.wikipedia.org/wiki/Probiotik&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;a style="color: rgb(51, 51, 255);" href="http://hayatimart.blogspot.com/p/produk-hayati-mart_27.html"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Produk dan Aplikasi Probiotik &amp;gt;&amp;gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;</content><link href="http://hayatimart.blogspot.com/feeds/4059947074255888223/comments/default" rel="replies" title="Posting Komentar" type="application/atom+xml"/><link href="http://hayatimart.blogspot.com/2011/10/this-is-featured-post-2.html#comment-form" rel="replies" title="0 Komentar" type="text/html"/><link href="http://www.blogger.com/feeds/8870218659949094079/posts/default/4059947074255888223" rel="edit" type="application/atom+xml"/><link href="http://www.blogger.com/feeds/8870218659949094079/posts/default/4059947074255888223" rel="self" type="application/atom+xml"/><link href="http://hayatimart.blogspot.com/2011/10/this-is-featured-post-2.html" rel="alternate" title="Produk Probiotik (Efektif Mikroorganisme)" type="text/html"/><author><name>Unknown</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image height="16" rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" src="https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif" width="16"/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>