<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:blogger='http://schemas.google.com/blogger/2008' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd="http://schemas.google.com/g/2005" xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-2575579979153407854</id><updated>2024-08-29T18:42:09.317-07:00</updated><category term="Motivasi"/><category term="Pasangan Dunia Akhirat"/><category term="Puisi Motivasi"/><category term="cinta Dia"/><category term="istri sholehah"/><category term="Oriflame"/><category term="bunda_anak"/><category term="Ilmu Islam"/><category term="Cerita"/><title type='text'>BE CREATIVE</title><subtitle type='html'>Cerita, Puisi, Motivasi Terangkum di sini lhoo</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://bundahappy.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2575579979153407854/posts/default'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bundahappy.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><link rel='next' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2575579979153407854/posts/default?start-index=26&amp;max-results=25'/><author><name>hpy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09272161422363810371</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgHFwGzgHMjxwNygeVfBMSb-AJUMOrDFTCrtUS4bR-9eL-GLx-rfVTBq8MAEytRsy4cVMen5i3brQ5hVOX24STTzRc7-rONjdCthrPi7QE5jK3fC5B3MgMnl3eGpMyjJYI/s220/IMG00061-20110602-0848.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>66</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>25</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2575579979153407854.post-5830440274198774017</id><published>2011-06-23T20:10:00.000-07:00</published><updated>2011-06-23T20:10:24.257-07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Motivasi"/><title type='text'>Bersyukur</title><content type='html'>&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEihK8DLfu1GOwGO6p5guSL2Ww1v88TZV3bsbmLzqe6DtEz6tu1GePuPp8AaoPB4abo5jPbVHd_txYEW8hsj6kstAnosf5H0qlRgAlq7OFkRd_UtUExXluuQvZNdMscq37CsQfCh5QLR5OH9/s1600/268580_139520712789232_100001939112777_261931_5237224_s.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear:left; float:left;margin-right:1em; margin-bottom:1em&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;130&quot; width=&quot;86&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEihK8DLfu1GOwGO6p5guSL2Ww1v88TZV3bsbmLzqe6DtEz6tu1GePuPp8AaoPB4abo5jPbVHd_txYEW8hsj6kstAnosf5H0qlRgAlq7OFkRd_UtUExXluuQvZNdMscq37CsQfCh5QLR5OH9/s320/268580_139520712789232_100001939112777_261931_5237224_s.jpg&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&quot;Sudahlah, syukuri saja yang ada!&quot; Kalimat ini sering dialamatkan kepada mereka yang memiliki ambisi sangat besar. Bahkan kepada orang yang hanya ingin meningkatkan taraf hidup pun sering mendapat &quot;nasihat&quot; seperti ini. Kalimat ini seolah sudah bijak t...etapi masih menyimpan pertanyaan besar, betulkah makna bersyukur itu menerima apa yang sudah ada tanpa berharap lebih banyak nikmat lagi? Jika definisi tersebut benar, maka tidak akan ada perintah untuk berikhtiar kepada manusia. Buat apa berikhtiar jika kita sudah cukup dengan nikmat yang sudah ada? Perintah bersyukur adalah perintah mengakui dan berterima kasih atas semua nikmat Allah. Tanpa kecuali, termasuk nikmat yang tidak kita usahakan maupun nikmat yang kita usahakan. Jadi tidak ada korelasi bahwa kita cukup mensyukuri nikmat yang sudah ada saja. Yang kedua, pada QS Ibrahim ayat 7 sudah jelas disebutkan bahwa kita diperintah bersyukur dan Allah akan menambah nikmat kita. Yang ketiga, kita juga diperintahkan oleh Allah dan dicontohkan oleh para Nabi untuk berdo&#39;a meminta tambahan nikmat kepada Allah. Dimanakah penjelasan yang menyuruh kita tidak berharap untuk mendapatkan lebih banyak nikmat lagi? Hal ini sudah menjadi keyakinan sehingga menjadi suatu mindset keliru pada sebagian umat Islam. Mereka menjadi memiliki suatu batasan tanpa disadari dalam pikirannya bahwa mereka sebenarnya tidak berhak mendapatkan nikmat yang lebih banyak. Saat mereka berharap nikmat yang lebih banyak baik nikmat materi maupun maknawi, mereka takut menjadi orang yang tidak bersyukur. Yang benar adalah kita tetap berhak mendapatkan nikmat yang lebih banyak lagi dibanding nikmat yang sudah kita miliki sambil mensyukuri nikmat yang sudah ada. Yang tidak boleh adalah kita berusaha mencari nikmat karena kita mengingkari nikmat yang sudah ada. Mulai sekarang mari kita ubah mindset kita menjadi orang yang beryukur sambil mengharap nikmat lebih banyak lagi. Tetaplah berdoa dan berusaha untuk nikmat yang lebih banyak dan tetaplah bersyukur atas apa yang sudah kita terima. Kedua hal ini bisa kita lakukan secara bersamaan, bahkan harus.&lt;div class=&quot;blogger-post-footer&quot;&gt;Miliki penghasilan tambahan
dengan hanya bermodalkan komputer dan akses internet di rumah
dan dapatkan dukungan penuh dari d’BC Network!&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bundahappy.blogspot.com/feeds/5830440274198774017/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bundahappy.blogspot.com/2011/06/bersyukur.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2575579979153407854/posts/default/5830440274198774017'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2575579979153407854/posts/default/5830440274198774017'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bundahappy.blogspot.com/2011/06/bersyukur.html' title='Bersyukur'/><author><name>hpy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09272161422363810371</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgHFwGzgHMjxwNygeVfBMSb-AJUMOrDFTCrtUS4bR-9eL-GLx-rfVTBq8MAEytRsy4cVMen5i3brQ5hVOX24STTzRc7-rONjdCthrPi7QE5jK3fC5B3MgMnl3eGpMyjJYI/s220/IMG00061-20110602-0848.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEihK8DLfu1GOwGO6p5guSL2Ww1v88TZV3bsbmLzqe6DtEz6tu1GePuPp8AaoPB4abo5jPbVHd_txYEW8hsj6kstAnosf5H0qlRgAlq7OFkRd_UtUExXluuQvZNdMscq37CsQfCh5QLR5OH9/s72-c/268580_139520712789232_100001939112777_261931_5237224_s.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2575579979153407854.post-5452531057271527217</id><published>2011-06-22T19:23:00.001-07:00</published><updated>2011-06-22T19:23:57.382-07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Cerita"/><title type='text'>♥♥ SIAPA KAYA,SIAPA MISKIN...♥♥</title><content type='html'>&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi68gCzZT9U6WMOQ2gvrW2C6Zv4oplYc2t2HMpDreIJbS2RgvAPOL_l7_cvFzFgSng3XmUXrNegsu5mGhLZ-mAxSyiyJ7P-jWqnQKBLfNnC9L8QRJ7MGGwD08lx0dnP-Cx9TRJWgKRRwC5j/s1600/270657_1732240038639_1617683832_1456854_5153035_s.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear:left; float:left;margin-right:1em; margin-bottom:1em&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;109&quot; width=&quot;130&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi68gCzZT9U6WMOQ2gvrW2C6Zv4oplYc2t2HMpDreIJbS2RgvAPOL_l7_cvFzFgSng3XmUXrNegsu5mGhLZ-mAxSyiyJ7P-jWqnQKBLfNnC9L8QRJ7MGGwD08lx0dnP-Cx9TRJWgKRRwC5j/s320/270657_1732240038639_1617683832_1456854_5153035_s.jpg&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
Sekedar Renungan di pagi ini... Suatu ketika seorang ayah dari keluarga kaya raya, bermaksud memberi pelajaran, bagaimana kehidupan orang miskin pada anaknya. Mereka menginap beberapa hari di rumah keluarga petani yang ...miskin, di sebuah dusun di tepi hutan... Dalam perjalanan pulang sang ayah bertanya pada anaknya...!! Ayah : &quot;Bagaimana perjalanan kita...?&quot; Anak : &quot;Oh sangat menarik ayah...&quot; Ayah : &quot;Kamu melihat bagaimana orang miskin hidup...?&quot; Anak : &quot;Ya ayah....&quot; Ayah : &quot;Jadi, apa yang dapat kamu pelajari dari perjalanan kita ini..?&quot; Anak : &quot;Yang saya pelajari...., kita memiliki satu anjing untuk menjaga rumah kita, mereka punya empat anjing untuk berburu. Kita punya kolam renang kecil di taman, mereka punya sungai yang tiada batas… Kita punya lampu untuk menerangi taman kita, mereka punya bintang yang bersinar di malam hari... Kita memiliki lahan yang kecil untuk hidup, mereka hidup bersama alam... Kita punya pembantu untuk melayani kita, tapi mereka hidup untuk melayani orang lain... Kita punya pagar yang tinggi untuk melindungi kita, mereka punya banyak teman yang saling melindungi...&quot; .....Sang ayah tercengang diam mendengar jawaban anaknya... Lalu sang anak melanjutkan...: &quot;Terima kasih ayah, karena ayah telah menunjukkan betapa miskinnya kita...&quot; Bukankah ini suatu sudut pandang yang menakjubkan...? Bersyukurlah dengan apa yang telah kita miliki dan jangan pernah risau dengan apa yang tidak kita miliki... &quot;Jika kamu bersyukur pasti Kutambah nikmatKu kepadamu, sebaliknya jika kamu mengingkari nikmat itu tentu siksaanKu lebih dahsyat&quot; (Q.S. Ibrahim: 7) Sumber : republika.co.id&lt;div class=&quot;blogger-post-footer&quot;&gt;Miliki penghasilan tambahan
dengan hanya bermodalkan komputer dan akses internet di rumah
dan dapatkan dukungan penuh dari d’BC Network!&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bundahappy.blogspot.com/feeds/5452531057271527217/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bundahappy.blogspot.com/2011/06/siapa-kayasiapa-miskin.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2575579979153407854/posts/default/5452531057271527217'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2575579979153407854/posts/default/5452531057271527217'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bundahappy.blogspot.com/2011/06/siapa-kayasiapa-miskin.html' title='♥♥ SIAPA KAYA,SIAPA MISKIN...♥♥'/><author><name>hpy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09272161422363810371</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgHFwGzgHMjxwNygeVfBMSb-AJUMOrDFTCrtUS4bR-9eL-GLx-rfVTBq8MAEytRsy4cVMen5i3brQ5hVOX24STTzRc7-rONjdCthrPi7QE5jK3fC5B3MgMnl3eGpMyjJYI/s220/IMG00061-20110602-0848.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi68gCzZT9U6WMOQ2gvrW2C6Zv4oplYc2t2HMpDreIJbS2RgvAPOL_l7_cvFzFgSng3XmUXrNegsu5mGhLZ-mAxSyiyJ7P-jWqnQKBLfNnC9L8QRJ7MGGwD08lx0dnP-Cx9TRJWgKRRwC5j/s72-c/270657_1732240038639_1617683832_1456854_5153035_s.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2575579979153407854.post-9110315954336414700</id><published>2011-06-21T21:52:00.000-07:00</published><updated>2011-06-21T21:52:01.656-07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Ilmu Islam"/><title type='text'>Zakat Maal</title><content type='html'>&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgputZqd73paGO1Z_BibQ1SG8jclivqwK62umVvKEvMniWeMTnEcExMnZpLUhZ67tMf6y-6S9ZJth3HPWI5jL0zkwawUGGYJ4PqCDvfNtvIg3FFa9NEiKUnyj59N4xOxR_HvgG-Vziy8V0B/s1600/249782_191816477535120_100001203079998_567976_2909870_s.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear:left; float:left;margin-right:1em; margin-bottom:1em&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;113&quot; width=&quot;130&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgputZqd73paGO1Z_BibQ1SG8jclivqwK62umVvKEvMniWeMTnEcExMnZpLUhZ67tMf6y-6S9ZJth3HPWI5jL0zkwawUGGYJ4PqCDvfNtvIg3FFa9NEiKUnyj59N4xOxR_HvgG-Vziy8V0B/s320/249782_191816477535120_100001203079998_567976_2909870_s.jpg&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
   1.  Pengertian Maal (harta)&lt;br /&gt;
         1. Menurut bahasa (lughat), harta adalah segala sesuatu yang diinginkan sekali sekali oleh manusia untuk memiliki, memanfaatkan dan menyimpannya&lt;br /&gt;
         2. Menurut syar&#39;a, harta adalah segala sesuatu yang dapat dimiliki (dikuasai) dan dapat digunakan (dimanfaatkan) menurut ghalibnya (lazim).&lt;br /&gt;
            sesuatu dapat disebut dengan maal (harta) apabila memenuhi 2 (dua) syarat, yaitu:&lt;br /&gt;
               1. Dapat dimiliki, disimpan, dihimpun, dikuasai&lt;br /&gt;
               2. Dapat diambil manfaatnya sesuai dengan ghalibnya. Misalnya rumah, mobil, ternak, hasil pertanian, uang, emas, perak, dll. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
   2. Syarat-syarat Kekayaan yang Wajib di Zakati&lt;br /&gt;
         1. Milik Penuh (Almilkuttam)&lt;br /&gt;
            Yaitu : harta tersebut berada dalam kontrol dan kekuasaanya secara penuh, dan dapat diambil manfaatnya secara penuh. Harta tersebut didapatkan melalui proses pemilikan yang dibenarkan menurut syariat islam, seperti : usaha, warisan, pemberian negara atau orang lain dan cara-cara yang sah. Sedangkan apabila harta tersebut diperoleh dengan cara yang haram, maka zakat atas harta tersebut tidaklah wajib, sebab harta tersebut harus dibebaskan dari tugasnya dengan cara dikembalikan kepada yang berhak atau ahli warisnya.&lt;br /&gt;
         2. Berkembang&lt;br /&gt;
            Yaitu : harta tersebut dapat bertambah atau berkembang bila diusahakan atau mempunyai potensi untuk berkembang.&lt;br /&gt;
         3. Cukup Nishab&lt;br /&gt;
            Artinya harta tersebut telah mencapai jumlah tertentu sesuai dengan ketetapan syara&#39;. sedangkan harta yang tidak sampai nishabnya terbebas dari Zakat&lt;br /&gt;
         4. Lebih Dari Kebutuhan Pokok (Alhajatul Ashliyah)&lt;br /&gt;
            Kebutuhan pokok adalah kebutuhan minimal yang diperlukan seseorang dan keluarga yang menjadi tanggungannya, untuk kelangsungan hidupnya. Artinya apabila kebutuhan tersebut tidak terpenuhi yang bersangkutan tidak dapat hidup layak. Kebutuhan tersebut seperti kebutuhan primer atau kebutuhan hidup minimum (KHM), misal, belanja sehari-hari, pakaian, rumah, kesehatan, pendidikan, dsb.&lt;br /&gt;
         5. Bebas Dari hutang&lt;br /&gt;
            Orang yang mempunyai hutang sebesar atau mengurangi senishab yang harus dibayar pada waktu yang sama (dengan waktu mengeluarkan zakat), maka harta tersebut terbebas dari zakat.&lt;br /&gt;
         6. Berlalu Satu Tahun (Al-Haul)&lt;br /&gt;
            Maksudnya adalah bahwa pemilikan harta tersebut sudah belalu satu tahun. Persyaratan ini hanya berlaku bagi ternak, harta simpanan dan perniagaan. Sedang hasil pertanian, buah-buahan dan rikaz (barang temuan) tidak ada syarat haul. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
   3. Harta(maal) yang Wajib di Zakati&lt;br /&gt;
         1. Binatang Ternak&lt;br /&gt;
            Hewan ternak meliputi hewan besar (unta, sapi, kerbau), hewan kecil (kambing, domba) dan unggas (ayam, itik, burung).&lt;br /&gt;
         2. Emas Dan Perak&lt;br /&gt;
            Emas dan perak merupakan logam mulia yang selain merupakan tambang elok, juga sering dijadikan perhiasan. Emas dan perak juga dijadikan mata uang yang berlaku dari waktu ke waktu. Islam memandang emas dan perak sebagai harta yang (potensial) berkembang. Oleh karena syara&#39; mewajibkan zakat atas keduanya, baik berupa uang, leburan logam, bejana, souvenir, ukiran atau yang lain.&lt;br /&gt;
            Termasuk dalam kategori emas dan perak, adalah mata uang yang berlaku pada waktu itu di masing-masing negara. Oleh karena segala bentuk penyimpanan uang seperti tabungan, deposito, cek, saham atau surat berharga lainnya, termasuk kedalam kategori emas dan perak. sehingga penentuan nishab dan besarnya zakat disetarakan dengan emas dan perak.&lt;br /&gt;
            Demikian juga pada harta kekayaan lainnya, seperti rumah, villa, kendaraan, tanah, dll. Yang melebihi keperluan menurut syara&#39; atau dibeli/dibangun dengan tujuan menyimpan uang dan sewaktu-waktu dapat di uangkan. Pada emas dan perak atau lainnya yang berbentuk perhiasan, asal tidak berlebihan, maka tidak diwajibkan zakat atas barang-barang tersebut.&lt;br /&gt;
         3. Harta Perniagaan&lt;br /&gt;
            Harta perniagaan adalah semua yang diperuntukkan untuk diperjual-belikan dalam berbagai jenisnya, baik berupa barang seperti alat-alat, pakaian, makanan, perhiasan, dll. Perniagaan tersebut di usahakan secara perorangan atau perserikatan seperti CV, PT, Koperasi, dsb.&lt;br /&gt;
         4. Hasil Pertanian&lt;br /&gt;
            Hasil pertanian adalah hasil tumbuh-tumbuhan atau tanaman yang bernilai ekonomis seperti biji-bijian, umbi-umbian, sayur-mayur, buah-buahan, tanaman hias, rumput-rumputan, dedaunan, dll.&lt;br /&gt;
         5. Ma-din dan Kekayaan Laut&lt;br /&gt;
            Ma&#39;din (hasil tambang) adalah benda-benda yang terdapat di dalam perut bumi dan memiliki nilai ekonomis seperti emas, perak, timah, tembaga, marmer, giok, minyak bumi, batu-bara, dll. Kekayaan laut adalah segala sesuatu yang dieksploitasi dari laut seperti mutiara, ambar, marjan, dll.&lt;br /&gt;
         6. Rikaz&lt;br /&gt;
            Rikaz adalah harta terpendam dari zaman dahulu atau biasa disebut dengan harta karun. Termasuk didalamnya harta yang ditemukan dan tidak ada yang mengaku sebagai pemiliknya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
yuk &lt;a href=&quot;http://www.rumahzakat.org/kal_zakat.html&quot;&gt;hitung-hitung harta&lt;/a&gt; yang masih terhutang zakatnya ^_^&lt;div class=&quot;blogger-post-footer&quot;&gt;Miliki penghasilan tambahan
dengan hanya bermodalkan komputer dan akses internet di rumah
dan dapatkan dukungan penuh dari d’BC Network!&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bundahappy.blogspot.com/feeds/9110315954336414700/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bundahappy.blogspot.com/2011/06/zakat-maal.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2575579979153407854/posts/default/9110315954336414700'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2575579979153407854/posts/default/9110315954336414700'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bundahappy.blogspot.com/2011/06/zakat-maal.html' title='Zakat Maal'/><author><name>hpy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09272161422363810371</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgHFwGzgHMjxwNygeVfBMSb-AJUMOrDFTCrtUS4bR-9eL-GLx-rfVTBq8MAEytRsy4cVMen5i3brQ5hVOX24STTzRc7-rONjdCthrPi7QE5jK3fC5B3MgMnl3eGpMyjJYI/s220/IMG00061-20110602-0848.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgputZqd73paGO1Z_BibQ1SG8jclivqwK62umVvKEvMniWeMTnEcExMnZpLUhZ67tMf6y-6S9ZJth3HPWI5jL0zkwawUGGYJ4PqCDvfNtvIg3FFa9NEiKUnyj59N4xOxR_HvgG-Vziy8V0B/s72-c/249782_191816477535120_100001203079998_567976_2909870_s.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2575579979153407854.post-7019616467795184179</id><published>2011-06-21T20:54:00.000-07:00</published><updated>2011-06-21T20:54:15.733-07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Motivasi"/><title type='text'>Bersyukur dan Berjuang</title><content type='html'>&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg3fd1uqpFcjVCiCXU-ApquBg2yeoZNjPQYC5ff4PKH_lXtO8f56hwCvNUDcFhzArsoj8u8jFcaUi1N6gTlTT40nfY5v0WR5T4AaXSDVuJcAhHcu2D1Vfz9Ml1uLq6dHySNpKKmqRa_0aRp/s1600/252833_192597677457000_100001203079998_572417_2703312_s.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear:left; float:left;margin-right:1em; margin-bottom:1em&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;98&quot; width=&quot;130&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg3fd1uqpFcjVCiCXU-ApquBg2yeoZNjPQYC5ff4PKH_lXtO8f56hwCvNUDcFhzArsoj8u8jFcaUi1N6gTlTT40nfY5v0WR5T4AaXSDVuJcAhHcu2D1Vfz9Ml1uLq6dHySNpKKmqRa_0aRp/s320/252833_192597677457000_100001203079998_572417_2703312_s.jpg&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
Alkisah, di beranda belakang sebuah rumah mewah, tampak seorang anak sedang berbincang dengan ayahnya. &quot;Ayah, nenek dulu pernah bercerita kepadaku bahwa kakek dan nenek waktu masih muda sangat miskin, tidak punya uang sehingga tidak bisa terus menyekolahkan ayah. Ayah pun harus bekerja membantu berjualan kue ke pasar-pasar,&quot; tanya sang anak. &quot;Apa betul begitu, Yah?&quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
 &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sang ayah kemudian bertanya, &quot;Memang begitulah keadaannya, Nak. Mengapa kau tanyakan hal itu anakku?&quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
 &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Si anak menjawab, &quot;Aku membayangkan saja ngeri Yah. Lantas, Apakah Ayah pernah menyesali masa lalu yang serba kekurangan, sekolah rendah dan susah begitu?&quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
 &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sambil mengelus sayang putranya, ayah menjawab, &quot;Tidak Nak, ayah tidak pernah menyesalinya dan tidak akan mau menukar dengan apapun masa lalu itu. Bahkan, ayah mensyukurinya. Karena, kalau tidak ada penderitaan seperti itu, mungkin ayah tidak akan punya semangat untuk belajar dan bekerja, berjuang dan belajar lagi, hingga bisa berhasil seperti saat ini.&quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
 &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mendapat jawaban demikian, si anak melanjutkan pertanyaannya, &quot;Kalau begitu, aku tidak mungkin sukses seperti Ayah dong?&quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
 &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Heran dengan pemikiran anaknya, sang ayah kembali bertanya, &quot;Kenapa Kau berpikir tidak bisa sukses seperti ayah?&quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
 &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&quot;Lho kata Ayah tadi, penderitaan masa lalu yang serbasusah lah yang membuat Ayah berhasil. Padahal aku dilahirkan dalam keluarga mampu, kan ayahku orang sukses,&quot; ujar si anak sambil menatap bangga ayahnya. &quot;Ayah tidak sekolah tinggi, sedangkan Ayah menyuruhku kalau bisa sekolah sampai S2 dan menguasai 3 bahasa, Inggris, Mandarin dan IT. Kalau aku ingin sukses seperti Ayah kan nggak bisa dong. Kan aku nggak susah seperti Ayah dulu?&quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
 &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mengetahui pemikiran sang anak, ayah pun tertawa. &quot;Hahaha, memang kamu mau jadi anak orang miskin dan jualan kue?&quot; canda ayah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
 &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Digoda sang ayah, si anak menjawab, &quot;Yaaaah, kan udah nggak bisa memilih. Tapi kayaknya kalau bisa memilih pun, aku memilih seperti sekarang saja deh. Enak sih, punya papa mama baik dan mampu seperti papa mamaku hehehe.&quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
 &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sang ayah lantas melanjutkan perkataannya, &quot;Karena itulah, kamu harus bersyukur tidak perlu susah seperti ayah dulu. Yang jelas, siapa orangtua kita dan bagaimana keadaan masa lalu itu, kaya atau miskin, kita tidak bisa memilih, ya kan? Maka, ayah tidak pernah menyesali masa lalu. Malah bersyukur pada masa lalu yang penuh dengan penderitaan, dari sana ayah belajar hanya penderitaan hidup yang dapat mengajarkan pada manusia akan arti keindahan dan nilai kehidupan. Yang jelas, di kehidupan ini ada hukum perubahan yang berlaku. Kita bisa merubah keadaan jika kita mau belajar, berusaha, dan berjuang habis-habisan. Tuhan memberi kita segala kemampuan itu, gunakan sebaik-baiknya. Dimulai dari keadaan kita saat ini, entah miskin atau kaya. Niscaya, semua usaha kita diberkati dan kamu pun bisa sukses melebihi ayah saat ini. Ingat, teruslah berdoa serta berusaha. Belajar dan bekerjalah lebih keras dan giat. Maka, cita-citamu akan tercapai.&quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
 &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pembaca yang budiman,&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
 &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pikiran manusia tidak mungkin mampu menggali dan mengetahui rahasia kebesaran Tuhan. Karena itu, sebagai manusia (puk nen sien cek) kita tidak bisa memilih mau lahir di keluarga kaya atau miskin. Kita juga tak bisa memilih lahir di negara barat atau di timur dan lain sebagainya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
 &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Maka, jika kita lahir di keluarga yang kaya, kita harus mampu mensyukuri dengan hidup penuh semangat dan bersahaja. Sebaliknya, jika kita terlahir di keluarga yang kurang mampu, kita pun harus tetap menyukurinya sambil terus belajar dan beriktiar lebih keras untuk memperoleh kehidupan lebih baik. Sebab, selama kita bisa bekerja dengan baik benar dan halal, Tuhan pasti akan membantu kita! Ingat, bahwa Tuhan tidak akan merubah nasib seseorang, tanpa orang itu mau berusaha merubah nasibnya sendiri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
 &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Terus berjuang, raih kesuksesan!&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Oleh Andrie Wongso&lt;div class=&quot;blogger-post-footer&quot;&gt;Miliki penghasilan tambahan
dengan hanya bermodalkan komputer dan akses internet di rumah
dan dapatkan dukungan penuh dari d’BC Network!&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bundahappy.blogspot.com/feeds/7019616467795184179/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bundahappy.blogspot.com/2011/06/bersyukur-dan-berjuang.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2575579979153407854/posts/default/7019616467795184179'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2575579979153407854/posts/default/7019616467795184179'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bundahappy.blogspot.com/2011/06/bersyukur-dan-berjuang.html' title='Bersyukur dan Berjuang'/><author><name>hpy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09272161422363810371</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgHFwGzgHMjxwNygeVfBMSb-AJUMOrDFTCrtUS4bR-9eL-GLx-rfVTBq8MAEytRsy4cVMen5i3brQ5hVOX24STTzRc7-rONjdCthrPi7QE5jK3fC5B3MgMnl3eGpMyjJYI/s220/IMG00061-20110602-0848.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg3fd1uqpFcjVCiCXU-ApquBg2yeoZNjPQYC5ff4PKH_lXtO8f56hwCvNUDcFhzArsoj8u8jFcaUi1N6gTlTT40nfY5v0WR5T4AaXSDVuJcAhHcu2D1Vfz9Ml1uLq6dHySNpKKmqRa_0aRp/s72-c/252833_192597677457000_100001203079998_572417_2703312_s.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2575579979153407854.post-7738536916199029670</id><published>2011-06-20T23:15:00.000-07:00</published><updated>2011-06-20T23:15:07.563-07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Motivasi"/><title type='text'>Mengeluh ^_^</title><content type='html'>Yang masih suka ngeluh orderannya kok lama nyampenya..kalau rekrut kok susah..kenapa mau tlp Ori ngantrinya sampe berjam-jam dan kok-kok lainnya..nih dapat sharing dari milis DBC bagus banget :)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
1. Hari ini sebelum kamu mengatakan kata-kata yang tidak baik, pikirkan tentang seseorang yang tidak dapat berbicara sama sekali.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
2. Sebelum kamu mengeluh tentang rasa dari makananmu, pikirkan tentang seseorang yang tidak punya apapun untuk dimakan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
3. Sebelum anda mengeluh tidak punya apa-apa, pikirkan tentang seseorang yang meminta-minta di jalanan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
4. Sebelum kamu mengeluh bahwa kamu buruk, pikirkan tentang seseorang yang berada pada tingkat yang terburuk di dalam hidupnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
5. Sebelum kamu mengeluh tentang suami atau istrimu, pikirkan tentang seseorang yang memohon kepada Allah untuk diberikan teman hidup.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
6. Hari ini sebelum kamu mengeluh tentang hidupmu, pikirkan tentang seseorang yang meninggal terlalu cepat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
7. Sebelum kamu mengeluh tentang anak-anakmu, pikirkan tentang seseorang yang sangat ingin mempunyai anak tetapi dirinya mandul.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
8. Sebelum kamu mengeluh tentang rumahmu yang kotor karena pembantumu tidak mengerjakan tugasnya, pikirkan tentang orang-orang yang tinggal di jalanan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
9. Sebelum kamu mengeluh tentang jauhnya kamu telah menyetir, pikirkan tentang seseorang yang menempuh jarak yang sama dengan berjalan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
10. Dan disaat kamu lelah dan mengeluh tentang pekerjaanmu, pikirkan tentang pengangguran, orang-orang cacat yang berharap mereka mempunyai&lt;br /&gt;
pekerjaan seperti anda.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
11. Sebelum kamu menunjukkan jari dan menyalahkan orang lain, ingatlah bahwa tidak ada seorangpun yang tidak berdosa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
_________________&lt;br /&gt;
Yaya Marzuki (dBC)&lt;div class=&quot;blogger-post-footer&quot;&gt;Miliki penghasilan tambahan
dengan hanya bermodalkan komputer dan akses internet di rumah
dan dapatkan dukungan penuh dari d’BC Network!&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bundahappy.blogspot.com/feeds/7738536916199029670/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bundahappy.blogspot.com/2011/06/mengeluh.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2575579979153407854/posts/default/7738536916199029670'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2575579979153407854/posts/default/7738536916199029670'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bundahappy.blogspot.com/2011/06/mengeluh.html' title='Mengeluh ^_^'/><author><name>hpy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09272161422363810371</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgHFwGzgHMjxwNygeVfBMSb-AJUMOrDFTCrtUS4bR-9eL-GLx-rfVTBq8MAEytRsy4cVMen5i3brQ5hVOX24STTzRc7-rONjdCthrPi7QE5jK3fC5B3MgMnl3eGpMyjJYI/s220/IMG00061-20110602-0848.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2575579979153407854.post-8805226906391802166</id><published>2011-06-19T03:50:00.000-07:00</published><updated>2011-06-19T03:50:07.952-07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="bunda_anak"/><title type='text'>Mungkin inilah isi hati seorang Ibu..</title><content type='html'>&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjx4HFFubtmLdRRQLIiOix3sBPNDr4nDrnc17J-mWH_wVYzEGsE2b2a6yrUzQJrK0j2EL5rdw-d6NUzfZgOMMGDw3-mT_1RpQ3loWcaAb3W56Id1hn5Jhme4iU5TKnaz9kajjaYHOAmjRev/s1600/260509_192508797465888_100001203079998_571867_7513542_s.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear:left; float:left;margin-right:1em; margin-bottom:1em&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;130&quot; width=&quot;130&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjx4HFFubtmLdRRQLIiOix3sBPNDr4nDrnc17J-mWH_wVYzEGsE2b2a6yrUzQJrK0j2EL5rdw-d6NUzfZgOMMGDw3-mT_1RpQ3loWcaAb3W56Id1hn5Jhme4iU5TKnaz9kajjaYHOAmjRev/s320/260509_192508797465888_100001203079998_571867_7513542_s.jpg&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
“Dulu, ketika aku menikah, tidak pernah berpikir punya anak seperti apa, gimana jaganya, biayainya sekolah hingga lulus kuliah nanti… tapi kujalankan saja…&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
 &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketika melahirkan dirinya, hampir diriku menyerah, tapi demi melihatnya lahir ke dunia ini, tumbuh besar dan menjadi anak yang berguna, aku terus berjuang, walaupun harus berkorban diri ini demi kehadiran dirinya di dunia ini…&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
 &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia telah lahir ke dunia ini, pertama kali melihatnya, ada perasaan bergejolak di diriku, aku terharu dan bangga sekali bisa membawanya ke dunia ini, aku berjanji, apapun yang terjadi, gimanapun susahnya hidup ini, anak ini harus kubesarkan dengan kedua tanganku…&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
 &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak mudah untuk membesarkan dirinya, dia bandel sekali ketika kecil, suka bermain lupa waktu, berteman dengan anak-anak nakal, tidak mau makan, susah disuruh mandi, susah dibujuk tidur waktu malam hari, kadang dia marah dan bentak padaku, kadang dia mengejekku, kadang juga dia menghinaku…&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
 &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketika besar, dia merasa diriku terlalu membatasi dirinya, ini tidak boleh, itu tidak boleh, dia juga merasa aku terlalu kolot, ketinggalan jaman, tidak mengerti apa maunya, tidak setuju terhadap setiap kelakuannya…&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
 &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kadang sakit hati sekali diriku ini, tapi ingat ketika pertama kali menggendongnya, ketika melahirkannya, semua sakit ini hilang seketika… dia adalah anakku, anak kesayanganku…&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
 &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku telah berjanji akan membesar dirinya, apapun yang terjadi, rintangan apapun yang kuhadapi, karena dia anakku… Harapanku besar kelak dia bisa menjadi anak yang berguna… Aku cinta padamu, anakku…&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
 &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
kau lah, yang memberikan kekuatan pada diriku, membuatku mau bekerja keras pagi-siang-sore-malam, tidak takut akan sakit, derita.. Karena kehadiran dirimu lah membuat diriku ada artinya, bisa membesarkan dirimu dan mendengarkanmu memanggilku IBU, sungguh senang rasanya hati ini…&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
 &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku tidak berharap banyak, hanya suatu saat, ketika dirimu sudah besar, kamu dapat menjadi anak yang baik, bisa hidup yang enak. Ibu mungkin sudah tua, tidak bisa hidup lama lagi, badanku ini sekarat, kerutan muka sudah banyak, perjalananku tidak lama lagi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ibu Cinta padamu… dari dulu, sekarang, dan selamanya…” , jika kamu bekerja keras, tidak perlu sampai memberikan rumah yang bagus, uang yang banyak, semuanya itu untuk dirimu saja. Ibu hanya berharap kamu mau menyisihkan sedikit waktumu untuk menemani masa-masa tua ibu, bisa disamping ibu dan ngobrol dengan ibu, itu sudah lebih dari cukup…&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
 &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ibu Bangga denganmu, nak, mungkin tidak pernah terucap lewat kata, tapi ini ibu rasakan dari lubuk hati yang dalam… Maafkan jika selama ini ibu pernah marah denganmu, memukulimu, melarangmu ini itu, semua ini demi kebaikanmu, nak…&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
 &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Love you mom...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
by. FBP&lt;div class=&quot;blogger-post-footer&quot;&gt;Miliki penghasilan tambahan
dengan hanya bermodalkan komputer dan akses internet di rumah
dan dapatkan dukungan penuh dari d’BC Network!&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bundahappy.blogspot.com/feeds/8805226906391802166/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bundahappy.blogspot.com/2011/06/mungkin-inilah-isi-hati-seorang-ibu.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2575579979153407854/posts/default/8805226906391802166'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2575579979153407854/posts/default/8805226906391802166'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bundahappy.blogspot.com/2011/06/mungkin-inilah-isi-hati-seorang-ibu.html' title='Mungkin inilah isi hati seorang Ibu..'/><author><name>hpy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09272161422363810371</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgHFwGzgHMjxwNygeVfBMSb-AJUMOrDFTCrtUS4bR-9eL-GLx-rfVTBq8MAEytRsy4cVMen5i3brQ5hVOX24STTzRc7-rONjdCthrPi7QE5jK3fC5B3MgMnl3eGpMyjJYI/s220/IMG00061-20110602-0848.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjx4HFFubtmLdRRQLIiOix3sBPNDr4nDrnc17J-mWH_wVYzEGsE2b2a6yrUzQJrK0j2EL5rdw-d6NUzfZgOMMGDw3-mT_1RpQ3loWcaAb3W56Id1hn5Jhme4iU5TKnaz9kajjaYHOAmjRev/s72-c/260509_192508797465888_100001203079998_571867_7513542_s.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2575579979153407854.post-4298563878379633758</id><published>2011-06-18T16:48:00.000-07:00</published><updated>2011-06-18T16:48:46.651-07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Motivasi"/><title type='text'>SEMANGAT</title><content type='html'>&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhIIHBvWe-PjdaG4aJ1AWEMAZPeaf-ZwXymgAa1qBk3G_8kRGirwe0ORl2XtJX5mAjqW8XSu50C4W5iWLkS9N3GYaYlu7kDlTLnEWAdaXHVqozbXLlYcj_ZCyVYdxtVPe4FC-xp9iUBqusU/s1600/luve.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear:left; float:left;margin-right:1em; margin-bottom:1em&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;102&quot; width=&quot;130&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhIIHBvWe-PjdaG4aJ1AWEMAZPeaf-ZwXymgAa1qBk3G_8kRGirwe0ORl2XtJX5mAjqW8XSu50C4W5iWLkS9N3GYaYlu7kDlTLnEWAdaXHVqozbXLlYcj_ZCyVYdxtVPe4FC-xp9iUBqusU/s320/luve.jpg&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
Tulisan ini saya copas dr catatan renungan kisah inspiratif...semoga bermanfaat ya :grin:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seringkali kita menganggap apa yang kita lakukan..&lt;br /&gt;
hanyalah sesuatu yang kecil dan tak berarti..&lt;br /&gt;
Tapi ingatlah setetes air akan sangat berharga..&lt;br /&gt;
Ketika engkau kehausan di tengah panasnya gurun pasir !&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebuah Puzzle tak akan lengkap jika..Satu saja kepingannya tak ada !&lt;br /&gt;
Maka bersyukurlah atas setiap hal yang dapat Anda lakukan…&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mulailah membuat langkah-langkah kecil…&lt;br /&gt;
Jangan biarkan siapapun menghalangi langkahmu…&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Teruslah melangkah diatas jalanmu sendiri !&lt;br /&gt;
Pasti nanti akan ada banyak…&lt;br /&gt;
yang meragukanmu…&lt;br /&gt;
atau bahkan akan mentertawakan dirimu !&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
So…what !!&lt;br /&gt;
Teruslah melangkah !!!&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Nanti banyak yang akan mengikutimu !&lt;br /&gt;
Jangan Menyerah !&lt;br /&gt;
Jangan pernah menyerah !!!&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena sukses itu adalah tentang kesabaran dalam bertahan…&lt;br /&gt;
Di saat yang lain…&lt;br /&gt;
menyerah pasrah !!!&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketakutanmu…&lt;br /&gt;
Keraguanmu…&lt;br /&gt;
hanya akan membuatmu..&lt;br /&gt;
Lemah dan Kecil !&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Larilah menerobos ketakutanmu !!!&lt;br /&gt;
Capai puncak kesuksesan Anda !&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jangan hanya selalu jadi PENONTON !!!&lt;br /&gt;
Karena semua orang juga bisa !!!&lt;br /&gt;
Tapi Tujulah Lapangan !!!&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jadilah &quot;Sang Pemain Kehidupan&quot;&lt;br /&gt;
Dan..Lesakkan.. &quot;Goal&quot; terindahmu !&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ambil dan Hadapi RESIKO !&lt;br /&gt;
Meski terkadang..&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
..Anda harus terjun bebas !!!&lt;br /&gt;
Namun pertolongan pasti akan datang di saat anda butuhkan..&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Beranilah Bermimpi…&lt;br /&gt;
Berani menjadi kreatif…&lt;br /&gt;
Karena dengan itu..&lt;br /&gt;
matahari yang panas itu akan dapat kau genggam dengan tanganmu !&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bermimpilah…&lt;br /&gt;
Berani bermimpi besar !!!&lt;br /&gt;
Rasakan dengan sepenuh hati..&lt;br /&gt;
Yakini dengan tekad yang kuat…&lt;br /&gt;
Kelak engkau akan bisa…&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
…berdiri di salah satu…&lt;br /&gt;
Puncak Terindah Dunia!!!&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Apapun mimpimu..&lt;br /&gt;
berjuanglah untuk mewujudkannya !!!&lt;br /&gt;
maka..Engkau akan menginspirasi orang lain !!!&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jangan menunggu bukti..&lt;br /&gt;
tapi, jadilah bukti itu sendiri !!!&lt;br /&gt;
Jadilah teladan terbaik bagi semua orang !!!&lt;br /&gt;
Jangan putus asa dengan apa yang engkau dapatkan kini&lt;div class=&quot;blogger-post-footer&quot;&gt;Miliki penghasilan tambahan
dengan hanya bermodalkan komputer dan akses internet di rumah
dan dapatkan dukungan penuh dari d’BC Network!&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bundahappy.blogspot.com/feeds/4298563878379633758/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bundahappy.blogspot.com/2011/06/semangat.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2575579979153407854/posts/default/4298563878379633758'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2575579979153407854/posts/default/4298563878379633758'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bundahappy.blogspot.com/2011/06/semangat.html' title='SEMANGAT'/><author><name>hpy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09272161422363810371</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgHFwGzgHMjxwNygeVfBMSb-AJUMOrDFTCrtUS4bR-9eL-GLx-rfVTBq8MAEytRsy4cVMen5i3brQ5hVOX24STTzRc7-rONjdCthrPi7QE5jK3fC5B3MgMnl3eGpMyjJYI/s220/IMG00061-20110602-0848.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhIIHBvWe-PjdaG4aJ1AWEMAZPeaf-ZwXymgAa1qBk3G_8kRGirwe0ORl2XtJX5mAjqW8XSu50C4W5iWLkS9N3GYaYlu7kDlTLnEWAdaXHVqozbXLlYcj_ZCyVYdxtVPe4FC-xp9iUBqusU/s72-c/luve.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2575579979153407854.post-900998434208845722</id><published>2011-06-16T20:31:00.000-07:00</published><updated>2011-06-16T20:31:12.996-07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Pasangan Dunia Akhirat"/><title type='text'>♥♥.•*Catatan Cinta Seorang Istri*•.♥♥</title><content type='html'>Maafkan aku, jika lisanku sering menambah beban dan cobaan dalam hidupmu. Sama sekali tak ada niatan dalam hatiku untuk memboroskan kata yang sia-sia, ataupun memberi celah untuk banyak bicara yang tiada berguna.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mungkin sempat terbersit di batinmu, ”Kalau ada kontes cerewet, pasti istriku akan jadi... juaranya”, dan atau karena talenta alamiku itu membuatmu terganggu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi yakinlah suamiku, menjadi cerewet bukan berarti aku adalah seorang ibu yang tidak baik, tidak pula berarti menjadi ibu yang gagal. Aku hanya bermaksud melakukan sedikit “perubahan” untuk kebaikan keluarga kita. Aku cerewet karena keadaan yang ”memaksaku” menjadi cerewet.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku terkadang harus ”senam mulut” karena kebandelan anak-anak atau karena niat seriusku untuk memberikan batasan demi kebaikan mereka dan engkau. Kadang aku tidak tertarik pada bahasa yang ilmiah dan logis yang biasa kau sampaikan secara detail ketika memecahkan suatu masalah. Tapi yang aku tahu hanyalah memberikan perhatian dengan bahasa apa adanya yang aku mengerti lewat perasaanku.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku menyadari tentang pranata jiwa yang ada dalam pola pikirmu, yang biasa mengungkapkan masalah dengan teliti dan masuk akal, sehingga kau jarang sekali menyoal masalah yang dianggap kecil dan kurang perlu. Namun suamiku, tolong pahamilah bahwa bagi kebanyakan kami para wanita, masalah kecil ataupun besar tidaklah penting, namun mengungkap masalah yang dianggap masalah itu adalah poin pentingnya. Aku ada untuk melengkapi yang tak ada dalam dirimu: perasaan, emosi, kelemahlembutan, keluwesan, keindahan, kecantikan, rahim untuk melahirkan, dan mengurusi hal-hal sepele. Hingga ketika kau tidak mengerti hal-hal itu, akulah yang akan menyelesaikan bagiannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suamiku sayang,&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan kecerewetanku, aku tak bermaksud suka mencari kesalahan-kesalahan terhadap segala sesuatu dan tak mau mengerti tentang banyak hal. Ini semua karena sistem jiwaku sebagai seorang wanita yang sangat peka dengan banyak hal. Kepekaan hati tentang kepentingan keluarga kita. Sebuah kepekaan hati yang memang telah dan sedang terbangun dalam jiwaku sebagai wanita.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
….Cerewet ini bukan berarti aku membencimu dan keluarga kita, namun sebaliknya terkadang itu menunjukkan perhatian dan kecintaanku yang lebih….&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Cerewet ini bukan berarti aku membencimu dan keluarga kita, namun sebaliknya terkadang itu menunjukkan perhatian dan kecintaanku yang lebih. Karena itu, kumohon tetaplah menjadi suami yang bijaksana dan pendengar yang baik, karena sebenarnya inti dari semua itu adalah aku ingin dipahami sebagai wanita.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jika engkau dituntut konsekuen dengan tanggung jawab sebagai kepala rumah tangga, maka aku pun dituntut untuk konsekuen menjadi seorang istri yang baik dan bijaksana. Namun karena kekuranganku sebagai wanita, aku banyak mengungkapkan kata yang kurang menyenangkanmu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suamiku yang bijak,&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pernahkah kau mendengar “Jika lelaki berpikir tentang perasaan wanita, itu sepersekian dari hidupnya, tetapi jika perempuan berpikir tentang perasaan lelaki, itu akan menyita seluruh hidupnya.” Karena itu pula ku sampaikan permintaan maafku karena besarnya niatku untuk selalu membahagiakan anak anak dan terutama engkau, walaupun dengan hal yang mungkin kurang enak yang bernama kecerewetan. Semoga Allah memaafkan kesalahanku dan menjadikan pribadi yang lebih baik dan mendamaikan hati dalam mendampingimu.&lt;div class=&quot;blogger-post-footer&quot;&gt;Miliki penghasilan tambahan
dengan hanya bermodalkan komputer dan akses internet di rumah
dan dapatkan dukungan penuh dari d’BC Network!&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bundahappy.blogspot.com/feeds/900998434208845722/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bundahappy.blogspot.com/2011/06/catatan-cinta-seorang-istri.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2575579979153407854/posts/default/900998434208845722'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2575579979153407854/posts/default/900998434208845722'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bundahappy.blogspot.com/2011/06/catatan-cinta-seorang-istri.html' title='♥♥.•*Catatan Cinta Seorang Istri*•.♥♥'/><author><name>hpy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09272161422363810371</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgHFwGzgHMjxwNygeVfBMSb-AJUMOrDFTCrtUS4bR-9eL-GLx-rfVTBq8MAEytRsy4cVMen5i3brQ5hVOX24STTzRc7-rONjdCthrPi7QE5jK3fC5B3MgMnl3eGpMyjJYI/s220/IMG00061-20110602-0848.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2575579979153407854.post-6704970187107577468</id><published>2011-06-15T21:43:00.000-07:00</published><updated>2011-06-15T21:43:49.068-07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Motivasi"/><title type='text'>Perbedaan Itu Indah</title><content type='html'>&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhFzn3XnONsAxPkLkpN5yDNnyx-QCckvZeT1McZoGuq7FOxGBzxJJQRy6mS6sNKmIceGcs_CuCkPsb0kvwT7_3Fa7j4cVun9388bn3VzOSLA-AMKURwb36ymF4I3AtjSsf3Ak6FecbGoj_7/s1600/253931_175056252555556_100001535460455_467878_845191_s.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear:left; float:left;margin-right:1em; margin-bottom:1em&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;130&quot; width=&quot;98&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhFzn3XnONsAxPkLkpN5yDNnyx-QCckvZeT1McZoGuq7FOxGBzxJJQRy6mS6sNKmIceGcs_CuCkPsb0kvwT7_3Fa7j4cVun9388bn3VzOSLA-AMKURwb36ymF4I3AtjSsf3Ak6FecbGoj_7/s320/253931_175056252555556_100001535460455_467878_845191_s.jpg&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
mengapa taman - taman itu indah karena mereka berbeda,coba kalau sama apa yang kita mau lihat,,,??? apa kah keindahan yg kta lihat,tentu tdk hnya warna yg sma saja.........&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun janganlah kita menyesali atau mempersalahkan perbedaan – perbedaan tersebut. Alangkah indahnya bila perbedaan tersebut kita pahami dan kita jadikan sebagai potensi bagi terwujudnya persatuan. Ketahuilah, kita berbeda, tapi sama – sama ciptaan-Nya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Janganlah akibat suatu perbedaan kita malah mendzalimi satu sama lain. Kejadian apa pun yang telah menimpa negeri ini sudah semestinya menjadi pelajaran bagi kita, khususnya kita sebagai generasi muda penerus bangsa. Di antara yang bisa kita ambil hikmahnya adalah kita harus mempunyai tekad yang sama untuk membangun kebersamaan di negeri tercinta ini. Jangan biarkan kekerasan menjadi solusi dari permasalahan yang ada.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Perbedaan tersebut tidak perlu disalahkan. Yang salah adalah bila kita tidak bisa menyikapi perbedaan. Bukankah Allah menciptakan keindahan itu justru dari perbedaan? Indahnya kebersamaan justru kalau kita dapat merasakannya sebagaimana kita melihat suatu ‘Rangkaian Bunga’, dalam sebuah rangkaian, kita dapat menemukan bunga berwarna cokelat, merah, jingga, atau merah muda. Semua warna itu berpadu memberikan semburan nuansa indah yang memikat mata untuk melihat. Ya! Kita melihat keindahan justru melalui perbedaan. Karena Perbedaan Itu Indah…&lt;div class=&quot;blogger-post-footer&quot;&gt;Miliki penghasilan tambahan
dengan hanya bermodalkan komputer dan akses internet di rumah
dan dapatkan dukungan penuh dari d’BC Network!&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bundahappy.blogspot.com/feeds/6704970187107577468/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bundahappy.blogspot.com/2011/06/perbedaan-itu-indah.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2575579979153407854/posts/default/6704970187107577468'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2575579979153407854/posts/default/6704970187107577468'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bundahappy.blogspot.com/2011/06/perbedaan-itu-indah.html' title='Perbedaan Itu Indah'/><author><name>hpy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09272161422363810371</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgHFwGzgHMjxwNygeVfBMSb-AJUMOrDFTCrtUS4bR-9eL-GLx-rfVTBq8MAEytRsy4cVMen5i3brQ5hVOX24STTzRc7-rONjdCthrPi7QE5jK3fC5B3MgMnl3eGpMyjJYI/s220/IMG00061-20110602-0848.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhFzn3XnONsAxPkLkpN5yDNnyx-QCckvZeT1McZoGuq7FOxGBzxJJQRy6mS6sNKmIceGcs_CuCkPsb0kvwT7_3Fa7j4cVun9388bn3VzOSLA-AMKURwb36ymF4I3AtjSsf3Ak6FecbGoj_7/s72-c/253931_175056252555556_100001535460455_467878_845191_s.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2575579979153407854.post-7102197571467211943</id><published>2011-06-12T21:15:00.000-07:00</published><updated>2011-06-12T21:15:56.611-07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Motivasi"/><title type='text'>Hikmah Hidup</title><content type='html'>&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgmCaHb0Cy4jFJh759B2nAACzWXwGsHTF11K4_5G1hmOUAu2Efs-z7eOzTi-0W1Qzxwrgwag5uTvugUiphN2nN3zDOefppNVlkQooYoBf4GSI1zWtLRPAFVFCnd7WGkmdkdV9yex52ixEaI/s1600/Doa-Shalat-Dhuha.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear:left; float:left;margin-right:1em; margin-bottom:1em&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;184&quot; width=&quot;320&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgmCaHb0Cy4jFJh759B2nAACzWXwGsHTF11K4_5G1hmOUAu2Efs-z7eOzTi-0W1Qzxwrgwag5uTvugUiphN2nN3zDOefppNVlkQooYoBf4GSI1zWtLRPAFVFCnd7WGkmdkdV9yex52ixEaI/s320/Doa-Shalat-Dhuha.jpg&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
Suatu ketika, di pinggir hutan, tinggallah seorang tua yang bijak. Orang-orang desa mengenalnya sebagai sosok yang baik hati. Pondoknya sering menjadi tempat berkunjung bagi yang membutuhkan bantuan. Makanan, minuman, obat-obatan dan seringkali nasehat-nasehat, kerap dihasilkan dari dalam pondok itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
 &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketenangan dan keasrian selalu menyertai sekitar lingkungannya. Hingga pada suatu hari, terdengar teriakan lantang dari luar, &quot;Ajarkan aku tentang kehidupan!!&quot;. Ah, rupanya, ada seorang anak muda yang datang dengan tergesa-gesa. &quot;Aku adalah pengelana, yang telah berjalan jauh dari ujung-ujung buana. Telah ribuan tempat kujelajahi dan telah ribuan jengkal kususuri. Namun, aku tetap tak puas, ajarkanlah aku tentang kehidupan.&quot; Begitu teriak si anak muda.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
 &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Terdengar sahutan dari dalam. &quot;Jika kau memintaku mengajari tentang kehidupan, maka, akan ku ajari engkau tentang perjalanan&quot; Sang tua keluar dari pondok, dengan tongkat di tangannya. Ia lalu menghampiri anak muda yang masih tampak tergesa itu, dan mengajaknya berjalan beriringan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
 &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lama mereka berjalan melintasi hutan. Namun, sang tua belum mengucapkan sepatah katapun. Tak ada ujaran lewat mulut yang disampaikannya. Hanya, setiap mereka menemui sebuah pohon besar, sang tua selalu menunduk, menarik nafas panjang dan lalu menorehkan tanda silang di setiap batang pohon. Terus, begitu lah yang di lakukan sang tua setiap kali menemukan pohon besar: sebuah tundukan kepala, tarikan nafas panjang, dan torehan silang di batang pohon.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
 &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sudah setengah harian mereka berjalan. Anak muda itupun mulai resah. Ia masih belum bisa mengerti apa maksud semua ini. Sampai akhirnya, mereka menjumpai telaga, dan memutuskan istirahat disana. Terlontarlah pertanyaan yang telah lama di simpannya, &quot;Wahai orang tua, ajarkan aku tentang kehidupan!.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
 &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sang tua sudah bisa membaca keadaan ini. Sambil membasuh mukanya dengan air telaga, ia berujar. &quot;Anak muda, kehidupan, adalah layaknya sebuah perjalanan. Kenyataan itu, akan mempertemukan kita dengan banyak harapan dan keinginan. Kehidupan, akan selalu berjalan dan berjalan, berputar, hingga mungkin kita akan tak paham, mana ujung dan pangkalnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
 &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&quot;Namun, belajar tentang kehidupan, adalah juga belajar untuk menciptakan tanda-tanda pemberhentian. Belajar untuk membuat halte-halte dalam hidup kita. &quot;Sejenak, berhentilah. Renungkan perjalanan yang telah kau lalui. Siapkan persimpangan-persimpangan dalam hidupmu agar dapat membuatmu kembali menentukan arah perjalanan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
 &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&quot;Pohon-pohon tadi, adalah sebuah prasasti, dan penanda buatmu dalam berjalan. Mereka semua akan menjadi pengingat betapa lelah kaki-kaki ini telah melangkah. Mereka semua akan menjadi pengingat, tentang jalan-jalan yang telah kita lalui. Pohon-pohon itu menjadi kawan yang karib tentang kenangan-kenangan yang telah lalu. Biarkan mereka menjadi penolongmu saat kau kehilangan arah. &quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
 &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&quot;Dan, anak muda, cobalah beberapa saat untuk berhenti. Sejenak, aturlah nafasmu, tariklah lebih dalam, pandang jauh ke belakang, ke arah ujung-ujung jejak yang kau lalui. Biarkan semuanya beristirahat. Sebab, sekali lagi, belajar tentang kehidupan, adalah juga belajar tentang menciptakan pemberhentian.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
 &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
***&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
 &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sahabat, hikmah hidup, memang layaknya sebuah milestone. Sebuah batu penanda, penjejak, atau prasasti bagi sebuah perjalanan panjang. Benda itu, akan menjadi tumpuan saat kita kehilangan arah, dan juga petunjuk, saat kita membutuhkan pegangan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
 &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Benda itu adalah juga jeda, adalah juga sela, adalah juga sebuah koma dalam kalimat. Dan layaknya sebuah jeda, ia pun juga berarti waktu, yang memberikan kita kesempatan untuk merenung.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
 &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sahabat, adakah milestone-milestone itu dalam hidup kita? Adakah jeda, sela, dan koma yang luput kita lakukan dalam hidup ini?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
 &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sahabat, Tuhan selalu memberi hikmah dan petunjuk dalam setiap detik perjalanan hidup kita,,,Tuhan pun menciptakan waktu untuk kita renungi,,&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
 &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Cobalah, sejenak, berhentilah. Biarkan semuanya beristirahat. Ambillah masa untuk melalukan jeda.Dalam setiap renungan kita sebelum tidur,setelah beribadah,berdoa,, Tariklah nafas, tenangkan pikiran,tafakkur. Biarkan semuanya menjadi lebih nyaman. Biarkan kita ciptakan milestone-milestone dalam hidup ini,yang bisa menjadi petunjuk dan pegangan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saatnya introspeksi diri,,,&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Semoga Allah selalu membukakan pintu Rahmat kepada kita dan semoga kita bisa belajar dari kehidupan, amin&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
by.FBP&lt;div class=&quot;blogger-post-footer&quot;&gt;Miliki penghasilan tambahan
dengan hanya bermodalkan komputer dan akses internet di rumah
dan dapatkan dukungan penuh dari d’BC Network!&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bundahappy.blogspot.com/feeds/7102197571467211943/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bundahappy.blogspot.com/2011/06/hikmah-hidup.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2575579979153407854/posts/default/7102197571467211943'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2575579979153407854/posts/default/7102197571467211943'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bundahappy.blogspot.com/2011/06/hikmah-hidup.html' title='Hikmah Hidup'/><author><name>hpy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09272161422363810371</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgHFwGzgHMjxwNygeVfBMSb-AJUMOrDFTCrtUS4bR-9eL-GLx-rfVTBq8MAEytRsy4cVMen5i3brQ5hVOX24STTzRc7-rONjdCthrPi7QE5jK3fC5B3MgMnl3eGpMyjJYI/s220/IMG00061-20110602-0848.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgmCaHb0Cy4jFJh759B2nAACzWXwGsHTF11K4_5G1hmOUAu2Efs-z7eOzTi-0W1Qzxwrgwag5uTvugUiphN2nN3zDOefppNVlkQooYoBf4GSI1zWtLRPAFVFCnd7WGkmdkdV9yex52ixEaI/s72-c/Doa-Shalat-Dhuha.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2575579979153407854.post-1620385252292412586</id><published>2011-06-11T12:26:00.000-07:00</published><updated>2011-06-11T12:26:34.568-07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Pasangan Dunia Akhirat"/><title type='text'>Kisah Cinta Rasululloh dan Khadijah r.a</title><content type='html'>&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEik_kZe7Gb8GcUuRB1F7PylglGjZvY8P6Jy2mW2YpPtqrG3N1T2XlqQs-wtqbH8i74womWNoUJdxvwl3h73HSY9vCZCgtgf7LCQcLVpfCGtH1qeNzdLCK8q2SksexLjtLNIEbr2H7spypkg/s1600/cinta+allah.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear:left; float:left;margin-right:1em; margin-bottom:1em&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;237&quot; width=&quot;300&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEik_kZe7Gb8GcUuRB1F7PylglGjZvY8P6Jy2mW2YpPtqrG3N1T2XlqQs-wtqbH8i74womWNoUJdxvwl3h73HSY9vCZCgtgf7LCQcLVpfCGtH1qeNzdLCK8q2SksexLjtLNIEbr2H7spypkg/s320/cinta+allah.jpg&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
Siapakah khadijah?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
 &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia adalah Khadijah r.a, seorang wanita janda, bangsawan, hartawan, cantik dan budiman. Ia disegani oleh masyarakat Quraisy khususnya, dan bangsa Arab pada umumnya. Sebagai seorang pengusaha, ia banyak memberikan bantuan dan modal kepada pedagang-pedagang atau melantik orang-orang untuk mewakili urusan-urusan perniagaannya ke luar negeri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
 &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Banyak pemuda Quraisy yang ingin menikahinya dan sanggup membayar mas kawin berapa pun yang dikehendakinya, namun selalu ditolaknya dengan halus kerana tak ada yang berkenan di hatinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
 &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
 &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bermimpi melihat matahari turun kerumahnya&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
 &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada suatu malam ia bermimpi melihat matahari turun dari langit, masuk ke dalam rumahnya serta memancarkan sinarnya merata kesemua tempat sehingga tiada sebuah rumah di kota Makkah yang luput dari sinarnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
 &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mimpi itu diceritakan kepada sepupunya yang bernama Waraqah bin Naufal. Dia seorang lelaki yang berumur lanjut, ahli dalam mentakbirkan mimpi dan ahli tentang sejarah bangsa-bangsa purba. Waraqah juga mempunyai pengetahuan luas dalam agama yang dibawa oleh Nabi-Nabi terdahulu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
 &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Waraqah berkata: “Takwil dari mimpimu itu ialah bahwa engkau akan menikah kelak dengan seorang Nabi akhir zaman.” “Nabi itu berasal dari negeri mana?” tanya Khadijah bersungguh-sungguh. “Dari kota Makkah ini!” ujar Waraqah singkat. “Dari suku mana?” “Dari suku Quraisy juga.” Khadijah bertanya lebih jauh: “Dari keluarga mana?” “Dari keluarga Bani Hasyim, keluarga terhormat,” kata Waraqah dengan nada menghibur. Khadijah terdiam sejenak, kemudian tanpa sabar meneruskan pertanyaan terakhir: “Siapakah nama bakal orang agung itu, hai sepupuku?” Orang tua itu mempertegas: “Namanya Muhammad SAW. Dialah bakal suamimu!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
 &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Khadijah pulang ke rumahnya dengan perasaan yang luar biasa gembiranya.Belum pernah ia merasakan kegembiraan sedemikian hebat. Maka sejak itulah Khadijah senantiasa bersikap menunggu dari manakah gerangan kelak munculnya sang pemimpin itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
 &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
 &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lamaran dari khadijah kepada Rasulullah s.a.w&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
 &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Muhammad Al-Amiin muncul di rumah Khadijah. Wanita usahawan itu berkata&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Khadijah: “Hai Al-Amiin, katakanlah apa keperluanmu!” (Suaranya ramah, bernada dermawan. Dengan sikap merendahkan diri tapi tahu harga dirinya)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
 &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Muhammad SAW berbicara lurus, terus terang, meskipun agak malu-malu tetapi pasti.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Muhammad SAW: “Kami sekeluarga memerlukan nafkah dari bagianku dalam rombongan niaga. Keluarga kami amat memerlukannya untuk mencarikan jodoh bagi anak saudaranya yang yatim piatu”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
 &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Kepalanya tertunduk, dan wanita hartawan itu memandangnya dengan penuh ketakjuban)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Khadijah: “Oh, itukah….! Muhammad, upah itu sedikit, tidak menghasilkan apa-apa bagimu untuk menutupi keperluan yang engkau maksudkan,”. “Tetapi biarlah, nanti saya sendiri yang mencarikan calon isteri bagimu”.(Ia berhenti sejenak, meneliti).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
 &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kemudian meneruskan dengan tekanan suara memikat dan mengandung isyarat&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Khadijah: “Aku hendak mengawinkanmu dengan seorang wanita bangsawan Arab. Orangnya baik, kaya, diinginkan oleh banyak raja-raja dan pembesar-pembesar Arab dan asing, tetapi ditolaknya. Kepadanyalah aku hendak membawamu”.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
 &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
khadijah (Khadijah tertunduk lalu melanjutkan): “Tetapi sayang, ada aibnya…! Dia dahulu sudah pernah bersuami. Kalau engkau mau, maka dia akan menjadi pengkhidmat dan pengabdi kepadamu”.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
 &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pemuda Al-Amiin tidak menjawab. Mereka sama-sama terdiam, sama-sama terpaku dalam pemikirannya masing-masing. Yang satu memerlukan jawapan, yang lainnya tak tahu apa yang mau dijawab. Khadijah r.a tak dapat mengetahui apa yang terpendam di hati pemuda Bani Hasyim itu, pemuda yang terkenal dengan gelaran Al-Amiin (jujur). Pemuda Al-Amiin itupun mungkin belum mengetahui siapa kira-kira calon yang dimaksud oleh Khadijah r.a.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
 &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Rasulullah SAW minta izin untuk pulang tanpa sesuatu keputusan yang ditinggalkan. Ia menceritakan kepada Pamannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
 &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Rasulullah SAW: “Aku merasa amat tersinggung oleh kata-kata Khadijah r.a. Seolah-olah dia memandang enteng dengan ucapannya ini dan itu “anu dan anu….” Ia mengulangi apa yang dikatakan oleh perempuan kaya itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
 &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
‘Atiqah juga marah mendengar berita itu. Dia seorang perempuan yang cepat naik darah kalau pihak yang dinilainya menyinggung kehormatan Bani Hasyim. Katanya: “Muhammad, kalau benar demikian, aku akan mendatanginya”.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
 &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
‘Atiqah tiba di rumah Khadijah r.a dan terus menegurnya: “Khadijah, kalau kamu mempunyai harta kekayaan dan kebangsawan, maka kamipun memiliki kemuliaan dan kebangsawanan. Kenapa kamu menghina puteraku, anak saudaraku Muhammad?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
 &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Khadijah r.a terkejut mendengarnya. Tak disangkanya bahwa kata-katanya itu akan dianggap penghinaan. Ia berdiri menyabarkan dan mendamaikan hati ‘Atiqah:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
 &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Khadijah : “Siapakah yang sanggup menghina keturunanmu dan sukumu? Terus terang saja kukatakan kepadamu bahwa dirikulah yang kumaksudkan kepada Muhammad SAW. Kalau ia mau, aku bersedia menikah dengannya; kalau tidak,aku pun berjanji tak akan bersuami hingga mati”.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
 &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pernyataan jujur ikhlas dari Khadijah r.a membuat ‘Atiqah terdiam. Kedua wanita bangsawan itu sama-sama cerah. Percakapan menjadi serius. “Tapi Khadijah, apakah suara hatimu sudah diketahui oleh sepupumu Waraqah bin Naufal?” tanya ‘Atiqah sambil meneruskan: “Kalau belum cobalah meminta persetujuannya.” “Ia belum tahu, tapi katakanlah kepada saudaramu, Abu Thalib, supaya mengadakan perjamuan sederhana. Jamuan minum, dimana sepupuku diundang, dan disitulah diadakan majlis lamaran”, Khadijah r.a berkata seolah-olah hendak mengatur siasat. Ia yakin Waraqah takkan keberatan karena dialah yang menafsirkan mimpinya akan bersuamikan seorang Nabi akhir zaman.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
 &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
‘Atiqah pulang dengan perasaan tenang, puas. Pucuk dicinta ulam tiba. Ia segera menyampaikan berita gembira itu kepada saudara-saudaranya: Abu Thalib, Abu Lahab, Abbas dan Hamzah. Semua riang menyambut hasil pertemuan ‘Atiqah dengan Khadijah “Itu bagus sekali”, kata Abu Thalib, “tapi kita harus bermusyawarah dengan Muhammad SAW lebih dulu.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
 &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
 &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Khadijah yang cantik&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
 &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebelum diajak bermusyawarah, maka terlebih dahulu ia pun telah menerima seorang perempuan bernama Nafisah, utusan Khadijah r.a yang datang untuk menjalin hubungan kekeluargaan. Utusan peribadi Khadijah itu bertanya:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
 &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Nafisah : “Muhammad, kenapa engkau masih belum berfikir mencari isteri?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Muhammad SAW menjawab: “Hasrat ada, tetapi kesanggupan belum ada.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Nafisah “Bagaimana kalau seandainya ada yang hendak menyediakan nafkah? Lalu engkau mendapat seorang isteri yang baik, cantik, berharta, berbangsa dan sekufu pula denganmu, apakah engkau akan menolaknya?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Rasulullah SAW: “Siapakah dia?” tanya Muhammad SAW.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Nafisah : “Khadijah!” Nafisah berterus terang. “Asalkan engkau bersedia, sempurnalah segalanya. Urusannya serahkan kepadaku!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
 &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Usaha Nafisah berhasil. Ia meninggalkan putera utama Bani Hasyim dan langsung menemui Khadijah r.a, menceritakan kesediaan Muhammad SAW. Setelah Muhammad SAW menerima pemberitahuan dari saudara-saudaranya tentang hasil pertemuan dengan Khadijah r.a, maka baginda tidak keberatan mendapatkan seorang janda yang usianya lima belas tahun lebih tua daripadanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
 &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Betapa tidak setuju, apakah yang kurang pada Khadijah? Ia wanita bangsawan, cantik, hartawan, budiman. Dan yang utama karena hatinya telah dibukakan Tuhan untuk mencintainya, telah ditakdirkan akan dijodohkan dengannya. Kalau dikatakan janda, biarlah! Ia memang janda umur empat puluh, tapi janda yang masih segar, bertubuh ramping, berkulit putih dan bermata jeli. Maka diadakanlah majlis yang penuh keindahan itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
 &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hadir Waraqah bin Naufal dan beberapa orang-orang terkemuka Arab yang sengaja dijemput. Abu Thalib dengan resmi meminang Khadijah r.a kepada saudara sepupunya. Orang tua bijaksana itu setuju. Tetapi dia meminta tempoh untuk berunding dengan wanita yang berkenaan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
 &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
 &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pernikahan Muhammad dengan Khadijah&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
 &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Khadijah r.a diminta pendapat. Dengan jujur ia berkata kepada Waraqah: “Hai anak sepupuku, betapa aku akan menolak Muhammad SAW padahal ia sangat amanah, memiliki keperibadian yang luhur, kemuliaan dan keturunan bangsawan, lagi pula pertalian kekeluargaannya luas”. “Benar katamu, Khadijah, hanya saja ia tak berharta”, ujar Waraqah. “Kalau ia tak berharta, maka aku cukup berharta. Aku tak memerlukan harta lelaki. Kuwakilkan kepadamu untuk menikahkan aku dengannya,” demikian Khadijah r.a menyerahkan urusannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
 &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Waraqah bin Naufal kembali mendatangi Abu Thalib memberitakan bahwa dari pihak keluarga perempuan sudah bulat mufakat dan merestui bakal pernikahan kedua mempelai. Lamaran diterima dengan persetujuan mas kawin lima ratus dirham. Abu Bakar r.a, yang kelak mendapat sebutan “Ash-Shiddiq”, sahabat akrab Muhammad SAW. sejak dari masa kecil, memberikan sumbangan pakaian indah buatan Mesir, yang melambangkan kebangsawaan Quraisy, sebagaimana layaknya dipakai dalam upacara adat istiadat pernikahan agung, apalagi karena yang akan dinikahi adalah seorang hartawan dan bangsawan pula.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
 &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Peristiwa pernikahan Muhammad SAW dengan Khadijah r.a berlangsung pada hari Jum’at, dua bulan sesudah kembali dari perjalanan niaga ke negeri Syam. Bertindak sebagai wali Khadijah r.a ialah pamannya bernama ‘Amir bin Asad.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
 &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Waraqah bin Naufal membacakan khutbah pernikahan dengan fasih, disambut oleh Abu Thalib sebagai berikut: “Alhamdu Lillaah, segala puji bagi Allah Yang menciptakan kita keturunan (Nabi) Ibrahim, benih (Nabi) Ismail, anak cucu Ma’ad, dari keturunan Mudhar. “Begitupun kita memuji Allah SWT Yang menjadikan kita penjaga rumah-Nya, pengawal Tanah Haram-Nya yang aman sejahtera, dan menjadikan kita hakim terhadap sesama manusia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Sesungguhnya anak saudaraku ini, Muhammad bin Abdullah, kalau akan ditimbang dengan laki-laki manapun juga, niscaya ia lebih berat dari mereka sekalian. Walaupun ia tidak berharta, namun harta benda itu adalah bayang-bayang yang akan hilang dan sesuatu yang akan cepat perginya. Akan tetapi Muhammad SAW, tuan-tuan sudah mengenalinya siapa dia. Dia telah melamar Khadijah binti Khuwailid. Dia akan memberikan mas kawin lima ratus dirham yang akan segera dibayarnya dengan tunai dari hartaku sendiri dan saudara-saudaraku.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Demi Allah SWT, sesungguhnya aku mempunyai firasat tentang dirinya bahwa sesudah ini, yakni di saat-saat mendatang, ia akan memperolehi berita gembira (albasyaarah) serta pengalaman-pengalaman hebat. “Semoga Allah memberkati pernikahan ini”. Penyambutan untuk memeriahkan majlis pernikahan itu sangat meriah di rumah mempelai perempuan. Puluhan anak-anak lelaki dan perempuan berdiri berbaris di pintu sebelah kanan di sepanjang lorong yang dilalui oleh mempelai lelaki, mengucapkan salam marhaban kepada mempelai dan menghamburkan harum-haruman kepada para tamu dan pengiring.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
 &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Selesai upacara dan tamu-tamu bubar, Khadijah r.a membuka isi hati kepada suaminya dengan ucapan: “Hai Al-Amiin, bergembiralah! Semua harta kekayaan ini baik yang bergerak maupun yang tidak bergerak, yang terdiri dari bangunan-bangunan, rumah-rumah, barang-barang dagangan, hamba-hamba sahaya adalah menjadi milikmu. Engkau bebas membelanjakannya ke jalan mana yang engkau redhai !”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
 &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itulah sebagaimana Firman Allah SWT yang bermaksud: “Dan Dia (Allah) mendapatimu sebagai seorang yang kekurangan, lalu Dia memberikan kekayaan”. (Adh-Dhuhaa:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Alangkah bahagianya kedua pasangan mulia itu, hidup sebagai suami isteri yang sekufu, sehaluan, serasi dan secita-cita.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dijamin Masuk Syurga&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
 &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Khadijah r.a mendampingi Muhammad SAW. selama dua puluh enam tahun, yakni enam belas tahun sebelum dilantik menjadi Nabi, dan sepuluh tahun sesudah masa kenabian. Ia isteri tunggal, tak ada duanya, bercerai karena kematian.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
 &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
 &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tahun wafatnya disebut “Tahun Kesedihan” (‘Aamul Huzni).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
 &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Khadijah r.a adalah orang pertama sekali beriman kepada Rasulullah SAW. ketika wahyu pertama turun dari langit. Tidak ada yang mendahuluinya. Ketika Rasulullah SAW menceritakan pengalamannya pada peristiwa turunnya wahyu pertama yang disampaikan Jibril ‘alaihissalam, dimana beliau merasa ketakutan dan menggigil menyaksikan bentuk Jibril a.s dalam rupa aslinya, maka Khadijahlah yang pertama dapat mengerti makna peristiwa itu dan menghiburnya, sambil berkata:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Bergembiralah dan tenteramkanlah hatimu. Demi Allah SWT yang menguasai diri Khadijah r.a, engkau ini benar-benar akan menjadi Nabi Pesuruh Allah bagi umat kita. “Allah SWT tidak akan mengecewakanmu. Bukankah engkau orang yang senantiasa berusaha untuk menghubungkan tali persaudaraan? Bukankah engkau selalu berkata benar? Bukankah engkau senantiasa menyantuni anak yatim piatu, menghormati tamu dan mengulurkan bantuan kepada setiap orang yang ditimpa kemalangan dan musibah?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
 &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Khadijah r.a membela suaminya dengan harta dan dirinya di dalam menegakkan kalimah tauhid, serta selalu menghiburnya dalam duka derita yang dialaminya dari gangguan kaumnya yang masih ingkar terhadap kebenaran agama Islam, menangkis segala serangan caci maki yang dilancarkan oleh bangsawan-bangsawan dan hartawan Quraisy.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
 &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Layaklah kalau Khadijah r.a mendapat keistimewaan khusus yang tidak dimiliki oleh wanita-wanita lain yaitu, menerima ucapan salam dari Allah SWT. yang disampaikan oleh malaikat Jibril a.s kepada Rasulullah SAW. disertai salam dari Jibril a.s peribadi untuk disampaikan kepada Khadijah radiallahu ‘anha serta dihiburnya dengan syurga.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
 &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kesetiaan Khadijah r.a diimbangi oleh kecintaan Nabi SAW kepadanya tanpa terbatas. Nabi SAW pernah berkata: “Wanita yang utama dan yang pertama akan masuk Syurga ialah Khadijah binti Khuwailid, Fatimah binti Muhammad SAW., Maryam binti ‘Imran dan Asyiah binti Muzaahim, isteri Fir’aun”.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
 &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
 &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Wanita Terbaik&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
 &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sanjungan lain yang banyak kali diucapkan Rasulullah SAW. terhadap peribadi Khadijah r.a ialah: “Dia adalah seorang wanita yang terbaik, karena dia telah percaya dan beriman kepadaku di saat orang lain masih dalam kebimbanga, dia telah membenarkan aku di saat orang lain mendustakanku; dia telah mengorbankan semua harta bendanya ketika orang lain mencegah kemurahannya terhadapku; dan dia telah melahirkan bagiku beberapa putera-puteri yang tidak ku dapatkan dari isteri-isteri yang lain”.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
 &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Putera-puteri Rasulullah SAW. dari Khadijah r.a sebanyak tujuh orang: tiga lelaki (kesemuanya meninggal di waktu kecil) dan empat wanita. Salah satu dari puterinya bernama Fatimah, dinikahkan dengan Ali bin Abu Thalib, sama-sama sesuku Bani Hasyim. Keturunan dari kedua pasangan inilah yang dianggap sebagai keturunan langsung dari Rasulullah SAW.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
 &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
 &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Perjuangan Khadijah&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
 &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tatkala Nabi SAW mengalami rintangan dan gangguan dari kaum lelaki Quraisy, maka di sampingnya berdiri dua orang wanita. Kedua wanita itu berdiri di belakang da’wah Islamiah, mendukung dan bekerja keras mengabdi kepada pemimpinnya, Muhammad SAW : Khadijah bin Khuwailid dan Fatimah binti Asad. Oleh karena itu Khadijah berhak menjadi wanita terbaik di dunia. Bagaimana tidak menjadi seperti itu, dia adalah Ummul Mu’minin, sebaik-baik isteri dan teladan yang baik bagi mereka yang mengikuti teladannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
 &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Khadijah menyiapkan sebuah rumah yang nyaman bagi Nabi SAW sebelum beliau diangkat menjadi Nabi dan membantunya ketika merenung di Gua Hira’. Khadijah adalah wanita pertama yang beriman kepadanya ketika Nabi SAW berdoa (memohon) kepada Tuhannya. Khadijah adalah sebaik-baik wanita yang menolongnya dengan jiwa, harta dan keluarga. Peri hidupnya harum, kehidupannya penuh dengan kebajikan dan jiwanya sarat dengan kebaikan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
 &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Rasulullah SAW bersabda :”Khadijah beriman kepadaku ketika orang-orang ingkar, dia membenarkan aku ketika orang-orang mendustakan dan dia menolongku dengan hartanya ketika orang-orang tidak memberiku apa-apa.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
 &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kenapa kita bersusah payah mencari teladan di sana-sini, padahal di hadapan kita ada “wanita terbaik di dunia,” Khadijah binti Khuwailid, Ummul Mu’minin yang setia dan taat, yang bergaul secara baik dengan suami dan membantunya di waktu berkhalwat sebelum diangkat menjadi Nabi dan meneguhkan serta membenarkannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
 &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Khadijah mendahului semua orang dalam beriman kepada risalahnya, dan membantu beliau serta kaum Muslimin dengan jiwa, harta dan keluarga. Maka Allah SWT membalas jasanya terhadap agama dan Nabi-Nya dengan sebaik-baik balasan dan memberinya kesenangan dan kenikmatan di dalam istananya, sebagaimana yang diceritakan Nabi SAW, kepadanya pada masa hidupnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
 &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketika Jibril A.S. datang kepada Nabi SAW, dia berkata :”Wahai, Rasulullah, inilah Khadijah telah datang membawa sebuah wadah berisi kuah dan makanan atau minuman. Apabila dia datang kepadamu, sampaikan salam kepadanya dari Tuhannya dan aku, dan beritahukan kepadanya tentang sebuah rumah di syurga dari mutiara yang tiada keributan di dalamnya dan tidak ada kepayahan.” [HR. Bukhari dalam &quot;Fadhaail Ashhaabin Nabi SAW. Imam Adz-Dzahabi berkata:&quot;Keshahihannya telah disepakati.&quot;]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
 &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bukankah istana ini lebih baik daripada istana-istana di dunia, hai, orang-orang yang terpedaya oleh dunia ? Sayidah Khadijah r.a. adalah wanita pertama yang bergabung dengan rombongan orang Mu’min yang orang pertama yang beriman kepada Allah di bumi sesudah Nabi SAW. Khadijah r.a. membawa panji bersama Rasulullah SAW sejak saat pertama, berjihad dan bekerja keras. Dia habiskan kekayaannya dan memusuhi kaumnya. Dia berdiri di belakang suami dan Nabinya hingga nafas terakhir, dan patut menjadi teladan tertinggi bagi para wanita.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
 &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Betapa tidak, karena Khadijah r.a. adalah pendukung Nabi SAW sejak awal kenabian. Ar-Ruuhul Amiin telah turun kepadanya pertama kali di sebuah gua di dalam gunung, lalu menyuruhnya membaca ayat-ayat Kitab yang mulia, sesuai yang dikehendaki Allah SWT. Kemudian dia menampakkan diri di jalannya, antara langit dan bumi. Dia tidak menoleh ke kanan maupun ke kiri sehingga Nabi SAW melihatnya, lalu dia berhenti, tidak maju dan tidak mundur. Semua itu terjadi ketika Nabi SAW berada di antara jalan-jalan gunung dalam keadaan kesepian, tiada penghibur, teman, pembantu maupun penolong.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
 &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Nabi SAW tetap dalam sikap yang demikian itu hingga malaikat meninggalkannya. Kemudian, beliau pergi kepada Khadijah dalam keadaan takut akibat yang didengar dan dilihatnya. Ketika melihatnya, Khadijah berkata :”Dari mana engkau, wahai, Abal Qasim ? Demi Allah, aku telah mengirim beberapa utusan untuk mencarimu hingga mereka tiba di Mekkah, kemudian kembali kepadaku.” Maka Rasulullah SAW menceritakan kisahnya kepada Khadijah r.a.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
 &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Khadijah r.a. berkata :”Gembiralah dan teguhlah, wahai, putera pamanku. Demi Allah yang menguasai nyawaku, sungguh aku berharap engkau menjadi Nabi umat ini.” Nabi SAW tidak mendapatkan darinya, kecuali pe neguhan bagi hatinya, penggembiraan bagi dirinya dan dukungan bagi urusannya. Nabi SAW tidak pernah mendapatkan darinya sesuatu yang menyedihkan, baik berupa penolakan, pendustaan, ejekan terhadapnya atau penghindaran darinya. Akan tetapi Khadijah melapangkan dadanya, melenyapkan kesedihan, mendinginkan hati dan meringankan urusannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
 &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Demikian hendaknya wanita ideal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
 &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itulah dia, Khadijah r.a., yang Allah SWT telah mengirim salam kepadanya. Maka turunlah Jibril A.S. menyampaikan salam itu kepada Rasul SAW seraya berkata kepadanya :”Sampaikan kepada Khadijah salam dari Tuhannya. Kemudian Rasulullah SAW bersabda :”Wahai Khadijah, ini Jibril menyampaikan salam kepadamu dari Tuhanmu.” Maka Khadijah r.a. menjawab :”Allah yang menurunkan salam (kesejahteraan), dari-Nya berasal salam (kesejahteraan), dan kepada Jibril semoga diberikan salam (kesejahteraan).”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
 &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sesungguhnya ia adalah kedudukan yang tidak diperoleh seorang pun di antara para shahabat yang terdahulu dan pertama masuk Islam serta khulafaur rasyidin. Hal itu disebabkan sikap Khadijah r.a. pada saat pertama lebih agung dan lebih besar daripada semua sikap yang mendukung da’wah itu sesudahnya. Sesungguhnya Khadijah r.a. merupakan nikmat Allah yang besar bagi Rasulullah SAW. Khadijah mendampingi Nabi SAW selama seperempat abad, berbuat baik kepadanya di saat beliau gelisah, menolongnya di waktu-waktu yang sulit, membantunya dalam menyampaikan risalahnya, ikut serta merasakan penderitaan yang pahit pada saat jihad dan menolong- nya dengan jiwa dan hartanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
 &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Rasulullah SAW bersabda :”Khadijah beriman kepadaku ketika orang-orang mengingkari. Dia membenarkan aku ketika orang-orang mendustakan. Dan dia memberikan hartanya kepadaku ketika orang-orang tidak memberiku apa-apa. Allah mengaruniai aku anak darinya dan mengharamkan bagiku anak dari selain dia.” [HR. Imam Ahmad dalam &quot;Musnad&quot;-nya, 6/118]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
 &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Diriwayatkan dalam hadits shahih, dari Abu Hurairah r.a., dia berkata :”Jibril datang kepada Nabi SAW, lalu berkata :”Wahai, Rasulullah, ini Khadijah telah datang membawa sebuah wadah berisi kuah, makanan atau minuman. Apabila dia datang kepadamu, sampaikan kepadanya salam dari Tuhan-nya dan beritahukan kepadanya tentang sebuah rumah di syurga, (terbuat) dari mutiara yang tiada suara ribut di dalamnya dan tiada kepayahan.” [Shahih Bukhari, Bab Perkawinan Nabi SAW dengan Khadijah dan Keutamaannya]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
 &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Wallahu a&#39;lam,,,&lt;div class=&quot;blogger-post-footer&quot;&gt;Miliki penghasilan tambahan
dengan hanya bermodalkan komputer dan akses internet di rumah
dan dapatkan dukungan penuh dari d’BC Network!&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bundahappy.blogspot.com/feeds/1620385252292412586/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bundahappy.blogspot.com/2011/06/kisah-cinta-rasululloh-dan-khadijah-ra.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2575579979153407854/posts/default/1620385252292412586'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2575579979153407854/posts/default/1620385252292412586'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bundahappy.blogspot.com/2011/06/kisah-cinta-rasululloh-dan-khadijah-ra.html' title='Kisah Cinta Rasululloh dan Khadijah r.a'/><author><name>hpy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09272161422363810371</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgHFwGzgHMjxwNygeVfBMSb-AJUMOrDFTCrtUS4bR-9eL-GLx-rfVTBq8MAEytRsy4cVMen5i3brQ5hVOX24STTzRc7-rONjdCthrPi7QE5jK3fC5B3MgMnl3eGpMyjJYI/s220/IMG00061-20110602-0848.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEik_kZe7Gb8GcUuRB1F7PylglGjZvY8P6Jy2mW2YpPtqrG3N1T2XlqQs-wtqbH8i74womWNoUJdxvwl3h73HSY9vCZCgtgf7LCQcLVpfCGtH1qeNzdLCK8q2SksexLjtLNIEbr2H7spypkg/s72-c/cinta+allah.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2575579979153407854.post-39981668400933940</id><published>2011-06-09T21:04:00.000-07:00</published><updated>2011-06-09T21:04:56.929-07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Oriflame"/><title type='text'>Joint With dBC</title><content type='html'>Yuk Buktikan Merahmu Di sini &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;a href=&quot;http://www.dbc-network.com/daftar.php?id=sezasa&quot;target=&quot;_blank&quot;&gt;&lt;img src=&quot;http://i1139.photobucket.com/albums/n553/hpretty6/gabung.gif&quot; border=&quot;0&quot; alt=&quot;Photobucket&quot;&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class=&quot;blogger-post-footer&quot;&gt;Miliki penghasilan tambahan
dengan hanya bermodalkan komputer dan akses internet di rumah
dan dapatkan dukungan penuh dari d’BC Network!&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bundahappy.blogspot.com/feeds/39981668400933940/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bundahappy.blogspot.com/2011/06/joint-with-dbc.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2575579979153407854/posts/default/39981668400933940'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2575579979153407854/posts/default/39981668400933940'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bundahappy.blogspot.com/2011/06/joint-with-dbc.html' title='Joint With dBC'/><author><name>hpy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09272161422363810371</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgHFwGzgHMjxwNygeVfBMSb-AJUMOrDFTCrtUS4bR-9eL-GLx-rfVTBq8MAEytRsy4cVMen5i3brQ5hVOX24STTzRc7-rONjdCthrPi7QE5jK3fC5B3MgMnl3eGpMyjJYI/s220/IMG00061-20110602-0848.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2575579979153407854.post-5827468993184382639</id><published>2011-06-08T23:29:00.000-07:00</published><updated>2011-06-08T23:29:29.749-07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Pasangan Dunia Akhirat"/><title type='text'>Cinta Dalam Diam</title><content type='html'>&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj03vbbovu-TJqOOksXzxI6H4XXXvfjmIdvKxWQPiqprGdewKQ-1Ejo9TeVLxcjB1bP31XhNxOuUOK9L-ZDyUJ4DRe36Ql9l6Bi64qplZ3S6p3op1eo6kX6S0Edh6szPOc0I9xwP9SG1PF9/s1600/249749_221054404579923_155563401129024_841291_364905_n.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear:left; float:left;margin-right:1em; margin-bottom:1em&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;175&quot; width=&quot;176&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj03vbbovu-TJqOOksXzxI6H4XXXvfjmIdvKxWQPiqprGdewKQ-1Ejo9TeVLxcjB1bP31XhNxOuUOK9L-ZDyUJ4DRe36Ql9l6Bi64qplZ3S6p3op1eo6kX6S0Edh6szPOc0I9xwP9SG1PF9/s320/249749_221054404579923_155563401129024_841291_364905_n.jpg&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
Cintailah ia dalam diam, dari kejauhan, dengan kesederhanaan dan keikhlasan…&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
 &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketika cinta kini hadir tidaklah untuk Yang Maha Mengetahui saat secercah rasa tidak lagi tercipta untuk Yang Maha Pencipta izinkanlah hati bertanya untuk siapa ia muncul dengan tiba-tiba…mungkinkah dengan ridha-Nya atau hanya mengundang murka-Nya…&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
 &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jika benar cinta itu karena Allah maka biarkanlah ia mengalir mengikuti aliran Allah karena hakikatnya ia berhulu dari Allah, maka ia pun berhilir hanya kepada Allah..&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
 &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Dan segala sesuatu Kami ciptakan berpasang-pasangan supaya kamu mengingat kebesaran Allah.” (QS. Adz Dzariyat:49)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
 &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan kawinkanlah orang-orang yang sendirian di antara kamu, dan orang-orang yang layak (berkawin) dari hamba-hamba sahayamu yang lelaki dan hamba-hamba sahayamu yang perempuan. Jika mereka miskin Allah akan memampukan mereka dengan kurnia-Nya. Dan Allah Maha luas (pemberian-Nya) lagi Maha Mengetahui. (QS. An Nuur: 32)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
 &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu isteri-isteri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasatenteram kepadanya, dan dijadikan-Nya diantaramu rasa kasih dan sayang.Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berfikir. ” (QS. Ar-Ruum:21)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
 &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi jika memang kelemahan masih nyata dipelupuk mata, maka bersabarlah… berdo’alah… berpuasalah…&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
 &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
” Wahai kaum pemuda,siapa saja diantara kamu yang sudah sanggup untuk menikah,maka menikahlah,sesungguhnya menikah itu memelihara mata,dan memelihara kemaluan,maka bila diantara kamu belum sanggup untuk menikah,berpuasalah,karena sesungguhnya puasa tersebut sebagai penahannya ” (Hadits)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
 &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Dan janganlah kamu mendekati zina; sesungguhnya zina itu adalah suatuperbuatan yang keji. Dan suatu jalan yang buruk. ” (QS. Al Israa’ :32)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
 &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Cukup cintai ia dalam diam…&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
 &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
bukan karena membenci hadirnya…tapi menjaga kesuciannya bukan karena menghindari dunia…tapi meraih surga-Nya bukan karena lemah untuk menghadapinya…tapi menguatkan jiwa dari godaan syaitan yang begitu halus dan menyelusup..&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
 &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Cukup cintai ia dari kejauhan…&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
 &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
karena hadirmu tiada kan mampu menjauhkannya dari cobaan karena hadirmu hanya akan menggoyahkan iman dan ketenangan karena hadirmu mungkin saja ‘kan membawa kenelangsaan hati-hati yang terjaga…&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
 &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Cukup cintai ia dengan kesederhanaan…&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
 &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
memupuknya hanya akan menambah penderitaan menumbuhkan harapan hanya akan mengundang kekecewaan mengharapkan balasan hanya akan membumbui kebahagiaan para syaitan…&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
 &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Maka cintailah ia dengan keikhlasan&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
 &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
karena tentu kisah fatimah dan ali bin abi thalib diingini oleh hati…tapi sanggupkah jika semua berakhir seperti sejarah cinta Salman Al Farisi…?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
 &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
…boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat burukbagimu. Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui. ” (QS. AlBaqarah:216)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
 &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Wanita-wanita yang keji adalah untuk laki-laki yang keji, danlaki-laki yang keji adalah buat wanita-wanita yang keji (pula), dan wanita-wanita yang baik adalah untuk laki-laki yang baik dan laki-lakiyang baik adalah untuk wanita-wanita yang baik (pula). Mereka (yang dituduh) itu bersih dari apa yang dituduhkan oleh mereka (yang menuduhitu). Bagi mereka ampunan dan rezki yang mulia (surga)” (QS.An Nuur:26)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
 &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Cukup cintai ia dalam diam dari kejauhan dengan kesederhanaan dan keikhlasan…&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
 &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
karena tiada yang tahu rencana Allah…mungkin saja rasa ini ujian yang akan melapuk atau membeku dengan perlahan&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
 &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
karena hati ini begitu mudah untuk dibolak-balikan…serahkankan rasa yang tiada sanggup dijadikan halal itu pada Yang Memberi dan Memilikinya biarkan ia yang mengatur semuanya hingga keindahan itu datang pada waktunya…&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
 &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Barangsiapa menjaga kehormatan orang lain, pasti kehormatan dirinya akan terjaga.” (Umar bin Khattab ra.)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(www.kaskus.us)&lt;div class=&quot;blogger-post-footer&quot;&gt;Miliki penghasilan tambahan
dengan hanya bermodalkan komputer dan akses internet di rumah
dan dapatkan dukungan penuh dari d’BC Network!&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bundahappy.blogspot.com/feeds/5827468993184382639/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bundahappy.blogspot.com/2011/06/cinta-dalam-diam.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2575579979153407854/posts/default/5827468993184382639'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2575579979153407854/posts/default/5827468993184382639'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bundahappy.blogspot.com/2011/06/cinta-dalam-diam.html' title='Cinta Dalam Diam'/><author><name>hpy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09272161422363810371</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgHFwGzgHMjxwNygeVfBMSb-AJUMOrDFTCrtUS4bR-9eL-GLx-rfVTBq8MAEytRsy4cVMen5i3brQ5hVOX24STTzRc7-rONjdCthrPi7QE5jK3fC5B3MgMnl3eGpMyjJYI/s220/IMG00061-20110602-0848.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj03vbbovu-TJqOOksXzxI6H4XXXvfjmIdvKxWQPiqprGdewKQ-1Ejo9TeVLxcjB1bP31XhNxOuUOK9L-ZDyUJ4DRe36Ql9l6Bi64qplZ3S6p3op1eo6kX6S0Edh6szPOc0I9xwP9SG1PF9/s72-c/249749_221054404579923_155563401129024_841291_364905_n.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2575579979153407854.post-2375697476192203559</id><published>2011-06-07T21:14:00.000-07:00</published><updated>2011-06-07T21:14:21.223-07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="bunda_anak"/><title type='text'>IBU</title><content type='html'>&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhl5wGMP8gjOMis5BmCc8ZT_XSv5j6c28E4TYd9QghTA2t7JdDt2NCOPleCrNnsv-2GXX_hB4Dc1yeW7-hdBG-kvFgeyjDvvwGliVgkgzd5qd9ZL-vO4VgdTxNnOXJ7XmC7G-2ZSR0bXXqi/s1600/luve.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left:1em; margin-right:1em&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;102&quot; width=&quot;130&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhl5wGMP8gjOMis5BmCc8ZT_XSv5j6c28E4TYd9QghTA2t7JdDt2NCOPleCrNnsv-2GXX_hB4Dc1yeW7-hdBG-kvFgeyjDvvwGliVgkgzd5qd9ZL-vO4VgdTxNnOXJ7XmC7G-2ZSR0bXXqi/s320/luve.jpg&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku hampir menangis saat baca ini, sebuah bbm dari seorang sahabat:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku mempunyai pasangan hidup...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat senang aku cari pasanganku&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat sedih aku cari ibu&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat sukses aku ceritakan pada pasanganku&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat gagal aku ceritakan pada ibu&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat bahagia aku peluk erat pasanganku&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat sedih aku peluk erat ibuku&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat liburan aku bawa pasanganku&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat aku sibuk anak dianter ke rumah ibu&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat sambut valentine slalu beri hadiah pada pasangan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat sambut hari ibu aku cuma dapat ucapkan &quot;Selamat Hari Ibu&quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Selalu aku ingat pasanganku&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Selalu ibu yg ingat aku&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setiap saat aku akan tlpon pasanganku&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kalau inget aku akan tlpon ibu&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Selalu aku belikan hadiah untuk pasanganku&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Entah kapan aku akan belikan hadiah untuk ibu&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Renungkan:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&quot;Kalau kau sudah habis belajar dan berkerja...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
bolehkah kau kirim uang untuk ibu?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ibu tdk mnta banyak... lima puluh sebulan pun cukuplah&quot;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Berderai air mata jika kita mendengarnya........&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi kalau ibu sudah tiada..........&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ibu aku RINDU.......AKU RIIINDDUU... SANGAT RINDU....&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Berapa bnyk yang sanggup menyuapkan ibunya....&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
berapa bnyk yang sanggup melap muntah ibunya.....&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
berapa bnyk yang sanggup mengganti lampin ibunya.....&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
berapa bnyk yang sanggup..... membersihkan najis ibunya.......&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
berapa bnyk yang sanggup....... membuang ulat dan membersihkan luka kudis ibunya....&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
berapa bnyk yang sanggup berhenti kerja untuk menjaga ibunya....&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
 &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan akhir sekali berapa bnyk yang sembahyang JENAZAH ibunya......&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&quot;Jika kamu menyayangi ibumu, &quot;forward&quot;kanlah kepada sahabat- sahabat anda&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
 &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
http://www.hermanthamrin.blogspot.com/&lt;div class=&quot;blogger-post-footer&quot;&gt;Miliki penghasilan tambahan
dengan hanya bermodalkan komputer dan akses internet di rumah
dan dapatkan dukungan penuh dari d’BC Network!&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bundahappy.blogspot.com/feeds/2375697476192203559/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bundahappy.blogspot.com/2011/06/ibu.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2575579979153407854/posts/default/2375697476192203559'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2575579979153407854/posts/default/2375697476192203559'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bundahappy.blogspot.com/2011/06/ibu.html' title='IBU'/><author><name>hpy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09272161422363810371</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgHFwGzgHMjxwNygeVfBMSb-AJUMOrDFTCrtUS4bR-9eL-GLx-rfVTBq8MAEytRsy4cVMen5i3brQ5hVOX24STTzRc7-rONjdCthrPi7QE5jK3fC5B3MgMnl3eGpMyjJYI/s220/IMG00061-20110602-0848.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhl5wGMP8gjOMis5BmCc8ZT_XSv5j6c28E4TYd9QghTA2t7JdDt2NCOPleCrNnsv-2GXX_hB4Dc1yeW7-hdBG-kvFgeyjDvvwGliVgkgzd5qd9ZL-vO4VgdTxNnOXJ7XmC7G-2ZSR0bXXqi/s72-c/luve.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2575579979153407854.post-5554231527736420809</id><published>2011-06-07T20:49:00.001-07:00</published><updated>2011-06-07T20:53:44.157-07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Oriflame"/><title type='text'>Oriflame itu MLM ya?? oh, NO!!</title><content type='html'>eorang teman yang sedang saya prospek,&lt;br /&gt;
mulai mengernyitkan dahi ketika saya mulai berbicara mengenai marketing plan oriflame.&lt;br /&gt;
akhirnya ia berkata&lt;br /&gt;
&quot;MLM ya? uughh..enggak deh!! percuma lu ngomong banyak, pokoknya kalau MLM gue ngga tertarik!!&quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
pernah dengar yang seperti ini?&lt;br /&gt;
saya sering :-)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saya memahami MLM sebagai sebuah konsep bisnis,&lt;br /&gt;
yang merupakan satu alternatif yang mudah, murah dan cepat untuk mencapai kesuksesan.&lt;br /&gt;
memang, kendala terbesar yang dihadapi adalah PENOLAKAN&lt;br /&gt;
kenapa banyak orang menolak MLM?&lt;br /&gt;
hal itu terjadi karena tingginya persepsi negatif orang tentang MLM,&lt;br /&gt;
kebanyakan disebabkan oleh ketidakmengertian mereka mengenai konsep MLM&lt;br /&gt;
dan diperburuk pula oleh adanya praktik MLM yang dilakukan oleh orang yang tidak bertanggung jawab.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
jangan buru2 menolak sebelum mengerti dengan konsep MLM.&lt;br /&gt;
setelah memahami konsepnya,&lt;br /&gt;
kita juga dituntut untuk jeli memilih MLM yang tepat,&lt;br /&gt;
perusahaan yang terpercaya dan visioner,&lt;br /&gt;
marketing plan yang menguntungkan&lt;br /&gt;
dan produk yang berkualitas&lt;br /&gt;
karena, hanya MLM yang seperti ini yang bisa bertahan dalam jangka waktu yang panjang,&lt;br /&gt;
seperti oriflame :-)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
setelah memahami konsep MLM,&lt;br /&gt;
akhirnya kita akan menyadari bahwa tidak ada alasan untuk menolak MLM,&lt;br /&gt;
dan tidak ada alasan untuk tidak sukses di MLM.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
awal mula menjalankan oriflame yang adalah MLM ini,&lt;br /&gt;
saya sedang berada dalam kesulitan keuangan yang parah,&lt;br /&gt;
karena suami baru saja tertipu oleh rekan bisnisnya yang jumlahnya mencapai 9 digit angka *hhufff, curhat colongan*&lt;br /&gt;
intinya saya tidak punya modal ;-)&lt;br /&gt;
selain itu saya juga bukan sarjana,&lt;br /&gt;
saya drop out dari bangku kuliah di semester 8&lt;br /&gt;
saya juga bukan tipe manusia yang &#39;gaul&#39;&lt;br /&gt;
anak saya bilang saya ini autis :-)&lt;br /&gt;
saya hanya punya beberapa teman dekat,&lt;br /&gt;
mereka yang dekat dengan saya adalah mereka yang tidak takut dengan ke-autis-an saya :-P&lt;br /&gt;
salah satunya adalah, upline tercinta saya, jeng lala :-)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
tapi hari ini saya adalah seorang Senior Manager di orilame&lt;br /&gt;
insyaallah akan menjadi director di bulan juli :-)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
sombong?&lt;br /&gt;
bukaaann..&lt;br /&gt;
hanya ingin menunjukkan, bahwa siapapun anda,&lt;br /&gt;
tidak punya uang, bukan sarjana, ngga gaul&lt;br /&gt;
bukan alasan untuk tidak sukses!&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
sebenarnya apa sih yang kita butuhkan untuk sukses di oriflame?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
yang pertama adalah impian :-)&lt;br /&gt;
bisnis apapun impian adalah modal penting.&lt;br /&gt;
namun bisnis konvensional juga menuntut modal uang yang lumayan besar&lt;br /&gt;
ketika mulai menjalankan oriflame ini,&lt;br /&gt;
impian saya hanya satu,&lt;br /&gt;
tujuan saya hanya, dapat duit banyak, beresin semua utang itu deh!!&lt;br /&gt;
tapi dengan berjalannya waktu,&lt;br /&gt;
seiring dengan bertambahnya &#39;gaji&#39; yang saya terima,&lt;br /&gt;
saya semakin berani bermimpi :-)&lt;br /&gt;
semakin besar dan semakin besar tiap harinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
selanjutnya adalah modal uang&lt;br /&gt;
berapa banyak?&lt;br /&gt;
39.900 untuk pendaftaran&lt;br /&gt;
33.900 untuk investasi 20 katalog setiap bulan&lt;br /&gt;
memang, kita diwajibkan untuk membeli produk oriflame,&lt;br /&gt;
karena MLM yang tidak ada produknya adalah money game&lt;br /&gt;
tapi itu artinya kita juga membeli barang yang memang kita butuhkan&lt;br /&gt;
misalnya, sabun mandi,pasta gigi, bedak, make up, parfum, dll&lt;br /&gt;
kita sebut dengan mengalihkan belanja bulanan&lt;br /&gt;
selain itu, jika kita sudah pernah memakai produk oriflame,&lt;br /&gt;
akan lebih mudah untuk menceritakan tentang keunggulan produk oriflame kepada konsumen dan prospek&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
ketiga, modal waktu&lt;br /&gt;
MLM adalah mesin waktu&lt;br /&gt;
setiap orang memiliki waktu yang sama, yaitu 24 jam&lt;br /&gt;
maka siapapun kita, kaya, miskin, tua, muda, berpendidikan tinggi atau bukan,&lt;br /&gt;
punya kesempatan sukses yang sama&lt;br /&gt;
karena kita punya modal yang sama, yaitu waktu 24 jam/hr&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
konsep MLM membuat waktu menjadi mesin uang.&lt;br /&gt;
misalnya, kita melakukan presentasi 1 jam kepada seorang teman,&lt;br /&gt;
dan dia tertarik untuk menjalankan oriflame,&lt;br /&gt;
lalu dia menggunakan 1 jam waktunya juga untuk presentasi bisnis&lt;br /&gt;
artinya, waktu produktif kita menjadi berganda, dan begitu seterusnya&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
orang2 kaya, menjadi super kaya karena mereka punya banyak sekali waktu produktif&lt;br /&gt;
Bill Gates punya 93.000 karyawan di berbagai negara&lt;br /&gt;
rata2 menyediakan 8 jam/hr waktunya untuk bekerja di Microsoft,&lt;br /&gt;
artinya, Bill Gates punya waktu produktif 774.000 jam sehari!!&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
bedanya..&lt;br /&gt;
pada usaha umum, kita harus membayar atas semua waktu yang diberikan oleh pegawai kita,&lt;br /&gt;
sedangkan di oriflame, setiap downline membayar sendiri gaji atas waktu yang mereka berikan.&lt;br /&gt;
karena duplikasi waktu inilah,&lt;br /&gt;
jika jaringan sudah berjalan maka kita akan mendapatkan kebebasan waktu&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
modal keempat, adalah network atau jaringan&lt;br /&gt;
banyak yang bilang, orang yang sukses di MLM adalah mereka yang punya banyak teman&lt;br /&gt;
saya tidak sepenuhnya setuju dengan pendapat itu&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
misalnya,&lt;br /&gt;
kita bisa merekrut 1-3 orang setiap bulan,&lt;br /&gt;
dan setiap bulan orang yang kita rekrut juga melakukan hal yang sama,&lt;br /&gt;
jika hal tersebut terduplikasi dan diikuti secara sempurna,&lt;br /&gt;
maka silahkan hitung ada berapa banyak orang dalam jaringan kita dalam kurun waktu 1 tahun?&lt;br /&gt;
luar biasa bukan?&lt;br /&gt;
apakah mereka semua itu adalah teman/saudara yang kita kenal saja?&lt;br /&gt;
tentu saja bukan,&lt;br /&gt;
mereka adalah teman dari teman kita, dst&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
terakhir adalah modal informasi&lt;br /&gt;
Oriflame memberi bonus pada kita karena memberikan informasi tentang produk oriflame ini kepada orang lain.&lt;br /&gt;
yang disebut bonus pada MLM adalah penghargaan atas jasa kita memberikan informasi kepada orang lain atas sebuah produk.&lt;br /&gt;
alur informasi tersebut dicatat dalam struktur sponsorship upline dan downline.&lt;br /&gt;
setiap perusahaan MLM mengatur sistem sedemikian rupa agar mereka&lt;br /&gt;
yang semakin banyak memberi informasi mendapat lebih banyak bonus.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
dalam hidup ini, disadari atau tidak,&lt;br /&gt;
kita banyak mempunyai jasa terhadap perusahaan besar.&lt;br /&gt;
misalnya, ketika kita bilang sabun ini aromanya segar, vitamin ini bagus, dll&lt;br /&gt;
kemudian teman2 kita membeli produk yang kita rekemondasikan,&lt;br /&gt;
lalu..apakah kita mendapatkan sesuatu dari perusahaan tsb?&lt;br /&gt;
tidak !&lt;br /&gt;
kita memberikan informasi berharga, tapi tidak mendapatkan reward&lt;br /&gt;
bedakan jika kita memberikan informasi tentang oriflame kepada orang lain&lt;br /&gt;
oriflame akan menghargai kita lebih dari yang kita banyangkan! :-)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
jadiii..&lt;br /&gt;
oriflame itu MLM ya?? OH YESSSS!! :-)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
GO DIAMOND!&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aisyah Barhutin&lt;div class=&quot;blogger-post-footer&quot;&gt;Miliki penghasilan tambahan
dengan hanya bermodalkan komputer dan akses internet di rumah
dan dapatkan dukungan penuh dari d’BC Network!&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bundahappy.blogspot.com/feeds/5554231527736420809/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bundahappy.blogspot.com/2011/06/oriflame-itu-mlm-ya-oh-no.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2575579979153407854/posts/default/5554231527736420809'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2575579979153407854/posts/default/5554231527736420809'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bundahappy.blogspot.com/2011/06/oriflame-itu-mlm-ya-oh-no.html' title='Oriflame itu MLM ya?? oh, NO!!'/><author><name>hpy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09272161422363810371</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgHFwGzgHMjxwNygeVfBMSb-AJUMOrDFTCrtUS4bR-9eL-GLx-rfVTBq8MAEytRsy4cVMen5i3brQ5hVOX24STTzRc7-rONjdCthrPi7QE5jK3fC5B3MgMnl3eGpMyjJYI/s220/IMG00061-20110602-0848.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2575579979153407854.post-2077172674787060423</id><published>2011-06-05T22:39:00.001-07:00</published><updated>2011-06-05T22:39:28.541-07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="cinta Dia"/><title type='text'>Tidak Cukup hanya dengan Sisa Waktu</title><content type='html'>Entah untuk yang ke berapa kali pagi itu shalat subuh si Fulan tertinggal untuk berjamaah. Waktu sudah menunjukkan pukul 05.30 pagi dan pada jam segitu masjid sudah barang tentu kosong dari jemaah. Kemudian dengan mata yang masih sepet Fulan beranjak untuk mengambil air wudhu dan dilanjutkan dengan shalat subuh secara munfarid. Saking seringnya tidak ada perasaan sesal yang singgah di benak Fulan ini. Seolah hal yang wajar apabila shalat subuh dikerjakan pukul 05.30 pagi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Otomatis selepas shalat subuh sendirian tidak bisa melakukan dzikir pagi karena harus segera merapikan diri untuk berangkat kerja, apalagi baca qur&#39;an, satu ayat pun tidak akan keburu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi entah kenapa untuk masalah pekerjaan Fulan selalu berusaha untuk tepat waktu masuk kantor. Setiap pergi ke kantor Fulan selalu berusaha untuk tampil rapi dan wangi dan hal ini sangat bertolak belakang dengan aktivitasnya ketika bangun tidur. Aktivitas shalat subuh Fulan cukup dengan menggunakan pakaian tidur, tanpa gosok gigi, apalagi wangi-wangian. Intinya yang penting kewajiban sudah gugur.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebagai seorang karyawan Fulan selalu mendedikasikan dan mengerjakan segala tanggung jawabknya dengan sungguh-sungguh dan senang hati. Apabila terjadi suatu kesalahan, Fulan akan dengan segera menelusuri akar penyebab masalahnya dan mencari solusi terbaik sehingga masalah ini tidak muncul lagi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada jam istirahat, selepas makan siang, biasanya Fulan asyik ngobrol dengan teman-teman kerjanya. Biasanya Fulan shalat Dzuhur lima menit menjelang jam istirahat berakhir. Walhasil shalat dzuhur yang dikerjakannya sangat minim waktunya. Dari mulai wudhu pun terlihat terburu-buru. Maka selepas salam Fulan langsung kembali bekerja. Tidak ada dzikir ataupun shalat ba&#39;diyah dzuhur.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Gambaran di atas bisa jadi merupakan refleksi dari rutinitas harian kita. Di sadari atau tidak terkadang kita tidak adil dalam menyikapi urusan dunia dan akhirat. Meski kita sering mengatakan bahwa dalam hidup ini harus seimbang antara dunia dan akhirat kita. Tapi, tanyalah ke dalam lubuk hati ini, benarkah perkataan itu? Benarkah kita sudah memposisikan timbangan dunia dan timbangan akhirat pada posisi yang sama tinggi jika takarannya harus seimbang?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dalam pekerjaan kita sering berusaha untuk datang tepat waktu. Jika sekali saja terlambat maka keesokan harinya akan bangun dan berangkat lebih awal agar tidak terlambat lagi. Tapi kita jarang sekali khawatir karena telah mengakhirkan shalat, bahkan kalau sedang asyik biasanya kita dengan tenang meninggalkan kewajiban tersebut tanpa ada sesal yang singgah di hati.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kita selalu berpenampilan rapi, harum dan segar setiap pergi ke kantor. Namun dalam sujud kepada Allah kita cukup memakai kaos oblong dan sarung seadanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Masih banyak hal-hal lain dimana kita tidak adil dalam menempatkan antara dunia dan akhirat. Padahal, seandainya kita mau sedikit mempelajari, apa yang kita lakukan dalam 24 jam bisa bernilai ibadah. Namun untuk mempelajarinya badan ini sudah terlampau letih oleh setumpuk pekerjaan. Saking letihnya kita sering ketiduran untuk melaksanakan shalat isya. Namun, meskipun badan ini letih terkadang kondisi badan bisa menjadi fit kembali ketika ada panggilan dari atasan meskipun itu tiba-tiba.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Begitu pun pada hari libur di akhir pekan. Dengan alasan istirahat kita menghabiskan waktu dengan tidur, nonton tv, shopping, ke bioskop, hang out, dll. Sangat jarang dari kita untuk meluangkan waktu sesaat untuk sekedar membaca satu ayat dari ribuan firman Allah. Bahkan meskipun tidak bekerja kita masih saja tidak dapat melaksanakan shalat tepat pada waktunya. Tetapi jika pacar meminta bertemu, kita akan dengan sigap memenuhi permintaannya itu tanpa pikir panjang dan tepat waktu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi tidak adakah waktu untuk sekedar bercakap-cakap dengan Allah meski dengan shalat di awal waktu? Atau sekedar membaca satu ayat saja setiap minggunya?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebenarnya hukum untuk mendapatkan kebahagiaan dunia sama dengan kebahagiaan akhirat. Kita akan mendapatkan kemapanan hidup apabila memiliki bekal ilmu yang cukup dan bersungguh-sungguh bekerja.&lt;br /&gt;
Semua itu kita lakukan dan jalani dengan kerelaan. Untuk mendapatkan akhirat pun demikian. Diperlukan ilmu yang cukup dan kesungguhan untuk mengamalkannya. Ilmu tersebut pun harus diusahakan dengan cara menuntut ilmu dan itu memerlukan waktu dan biaya.&lt;br /&gt;
Namun kenapa kita pelit untuk segala hal yang dapat membuat kita lebih memahami ajaran islam. Membeli buku aqidah seharga lima puluh ribu akan terasa mahal apabila dibandingkan dengan jalan-jalan yang bisa menghabiskan uang sampai ratusan ribu rupiah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Berhenti sejenak dan merenungi atas apa yang telah kita kerjakan mungkin salah satu sikap yang bijak. Mencoba berfikir atas semua aktivitas kita apakah sudah proporsional dan adilkah kebutuhan dunia dan akhirat kita tunaikan?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Akan terlalu berat mungkin apabila kita mengikuti Rasulullah dalam semua hal. Paling tidak ada proses untuk berkeinginan mengenal Allah dalam ibadah-ibadah pokok dan melibatkan-Nya dalam seluruh aktivitas kita.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setidaknya untuk tidak lupa mengucapkan basmalah dalam setiap memulai aktivitas sehingga akan bernilai kebaikan. Allah pun tidak membebankan syariat-Nya melainkan sesuai dengan kemampuan hamba-Nya.&lt;div class=&quot;blogger-post-footer&quot;&gt;Miliki penghasilan tambahan
dengan hanya bermodalkan komputer dan akses internet di rumah
dan dapatkan dukungan penuh dari d’BC Network!&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bundahappy.blogspot.com/feeds/2077172674787060423/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bundahappy.blogspot.com/2011/06/tidak-cukup-hanya-dengan-sisa-waktu.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2575579979153407854/posts/default/2077172674787060423'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2575579979153407854/posts/default/2077172674787060423'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bundahappy.blogspot.com/2011/06/tidak-cukup-hanya-dengan-sisa-waktu.html' title='Tidak Cukup hanya dengan Sisa Waktu'/><author><name>hpy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09272161422363810371</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgHFwGzgHMjxwNygeVfBMSb-AJUMOrDFTCrtUS4bR-9eL-GLx-rfVTBq8MAEytRsy4cVMen5i3brQ5hVOX24STTzRc7-rONjdCthrPi7QE5jK3fC5B3MgMnl3eGpMyjJYI/s220/IMG00061-20110602-0848.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2575579979153407854.post-4486491898705054880</id><published>2011-06-05T22:10:00.000-07:00</published><updated>2011-06-05T22:10:46.638-07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Ilmu Islam"/><title type='text'>Tribulasi???</title><content type='html'>Adakah tribulasi itu natijah (hasil) dari beberapa kesalahan atau sunnah dari sunnah-sunnah dakwah? Bolehkah tribulasi itu dielak atau dikurangkan tekanannya? Ataupun mengelakkannya merupakan satu penyelewengan? Adakah tribulasi itu merupakan kematian dala...m umur dakwah atau sebagai kehidupan yang mempunyai kesan? Adakah tribulasi itu sebagai pukulan yang menghapuskan dakwah atau merupakan alat pelicin, pembersih dan peneguh dakwah? Apakah dampaknya kepada jamaah dan individu? Adakah tribulasi itu membahayakan atau memberi faedah? Benarkah tribulasi itu satu kurnia dalam bentuk bencana? Inilah di antara persoalan yang senantiasa mencuat dalam pikiran sebagian manusia. Kadang-kadang, saudara tidak dapat memberi jawaban yang sahih kepada mereka. Ada orang yang menimbulkan persoalan-persoalan ini dengan tujuan jahat untuk menimbulkan keraguan-raguan dan fitnah. Mungkin juga dengan tujuan baik, tetapi dia tidak mampu memberi jawaban yang tepat lalu menimbulkan kegelisahan dan kesamaran. Oleh karena itu, kita perlu mengupas persoalan-persoalan ini untuk mencari jawaban yang sahih dan memuaskan. Untuk membuktikan kebenaran dan menghapuskan kebatilan. Kepada Allahlah kita mengharap taufik di atas jalan yang lurus. 10.1 Adakah Ujian dan Bencana Itu Hasil Dari Kesalahan Atau la Adalah Sunnah Dari Sunnah-sunnah Dakwah? Sesungguhnya para Rasul dan para pendukung dakwah yang senantiasa menyeru manusia kepada Allah mengalami gangguan, penyiksaan dan penindasan dari musuh Allah lantaran mereka berjuang melaksanakan kewajiban dakwah. Sekiranya Allah hendak menghalang dan mencegah mereka dari mengganggu, menggugat, menyakiti, menindas dan membunuh para Rasul dan para pendukung dakwah niscaya Allah sangat bisa berbuat demikian. Allah Maha Pengasih kepada mereka, tetapi Allah tidak berbuat demikian. Mereka dibiarkan terganggu kepada berbagai-bagai gangguan, penyiksaan, sehingga kita melihat junjungan kita nabi Muhammad s.a.w. yang tercinta telah diganggu dan disakiti oleh kaum musyrikin di Tha&#39;if sehingga baginda berdoa dan bersabda: &quot;Hai Tuhanku, kepadaMulah kuadukan kelemahanku, kekuatanku dan kurangnya upayaku dan hinanya aku kepada manusia.&quot; Adakah Allah membiarkan mereka dengan tidak melindungi mereka dari siksaan kaum kafir dan musyrik karena mereka telah membuat kesalahan? Adakah masuk akal jika dikatakan bahwa segala gangguan dan penyiksaan yang menimpa para Rasul, pendukung dakwah dan para mukmin yang bersama mereka disebabkan kesalahan di dalam perjalanan mereka menyeru kepada Allah? Sesungguhnya kita akan menyatakan sebaliknya. Keteguhan mereka mendukung dakwah dan istiqamah mereka di atas perintah Allahlah yang menyebabkan mereka mengalami gangguan dan ujian. Sekiranya mereka menyeleweng, abai atau bersantai-santai, sudah tentu mereka tidak diganggu, disiksa, ditindas. Firman Allah s.w.t.: &quot;Maka mereka menginginkan supaya kamu bersikap lunak lalu mereka bersikap lunak (pula kepadamu)&quot;. Al-Qalam: 9 FirmanNya lagi: &quot;Dan sesungguhnya mereka hampir memalingkan kamu dari apa yang telah Kami wahyukan kepadamu, agar kamu membuat yang lain secara bohong terhadap Kami, dan kalau sudah begitu tentulah mereka mengambil kamu jadi sahabat yang setia &quot;. Al-Israa&#39;: 73 Sesungguhnya musuh-musuh Allah dan para pendukung kebatilan tidak akan membiarkan dakwah Allah berjalan, membesar dan berkembang di kalangan manusia hingga ia menjadi kuat, teguh dan mampu menghapuskan mereka yang penuh dengan kesesatan dan kebatilan. Sudah pasti mereka akan melancarkan serangan ke atas dakwah Allah dan para pendukungnya dengan cara mendustakan, memperolok, menimbulkan keraguan dan menghalang manusia daripadanya. Sekiranya hujah-hujah dan logik mereka lemah, mereka akan bertindak kasar dan ganas. Mereka akan mengganggu, menyiksa, menindas dan melakukan tindakan-tindakan yang sia-sia. Mereka berbuat demikian semata-mata untuk memesongkan akidah para da&#39;i dan menakut-nakutkan manusia lain dari memasuki Islam, dari dakwah Islam dan jihad Islam. Lebih dari itu mereka akan&#39; melemparkan berbagai tuduhan palsu, jahat, buruk dan busuk kepada pendukung dakwah untuk membenarkan kezaliman dan pencerobohan mereka, demi mengelabui mata manusia dan merusakkan nama baik para pendukung dakwah Islam. Tambahan pula pendukung jahiliah itu mempunyai alat-alat media massa dan sistem komunikasi yang memudahkan lagi proses mengelabui mata manusia di mana, pada waktu yang sama, pendukung kebenaran dan dakwah tidak diberi peluang dan kesempatan untuk menghapuskan segala tuduhan batil dan dusta itu. Dengan kecakapan sistem komunikasi inilah timbulnya anggapan yang salah dan sangkaan buruk yang menimpa para pendukung dakwah bahwa bencana dan ujian yang mereka terima adalah natijah dan hasil dari kesalahan yang terkandung di dalam tuduhan palsu itu. Sesungguhnya berdakwah kepada Allah sepanjang masa adalah dakwah ke arah kebaikan selamat sejahtera. Dakwah tidak memaksa manusia supaya mereka memasuki agama Allah. Sesungguhnya dakwah Islam, itu bercakap dan berbicara kepada akal dan fitrah manusia, menyeru mereka dengan hikmah, nasihat, tunjuk ajar yang baik dan dengan perbincangan dan perdebatan yang lebih baik, menyeru mereka supaya beriman kepada Allah, bertauhid kepada Allah, mengesakan Allah, dan beribadat kepada Allah tanpa paksaan. Tetapi malangnya kebanyakan manusia terutamanya pihak berkuasa dari pendkung jahiliyah, penganut kebatilan mengingkari fitrah mereka, menutup akal mereka, membutakan hati dan mata mereka, memekakkan telinga lalu mereka tidak mendengar, tidak melihat dan tidak menyahut seruan Allah yang dibawa oleh pendukung dakwah tatkala menyeru mereka kepada apa yang menghidupkan mereka: &quot;Sesungguhnya binatang (makhluk) yang seburuk-buruknya di sisi Allah ialah orang-orang yang pekak dan tuli yang tidak mengerti apa-apapun &quot;. Al-Anfaal: 22 Merekalah sebenarnya yang memulakan permusuhan dan pencerobohan ke atas para duat ila Allah. Merekalah yang telah mengadakan konspirasi sulit untuk menentang dan memusuhi para du&#39;at dan merekalah juga yang senantiasa membuat berbagai tipu daya untuk memperdaya manusia. 10.2 Bahkan Demikianlah Sunnah Allah Dalam Dakwah Sudah menjadi sunnatullah di dalam proses dakwah yang mendedahkan orang-orang mukmin dan pendakwah yang berdakwah karena Allah kepada berbagai ujian yang begitu hebat sehingga bisa menggoyahkan mereka. Sesungguhnya iman itu bukanlah sekadar kata-kata yang diucapkan dengan mudah, syiar-syiar yang dilaung-laung dan bukan perarakan yang diringi pekikan-pekikan yang bergemuruh. Sebaliknya, iman mestilah diuji. Pertolongan Allah tidak akan datang kepada mereka melainkan setelah mereka dapat mangatasi ujian dan dugaan itu. Inilah pesan yang terkandung jalam ayat-ayat al-Quran yang berulang kali menyebut tentang sunnah ini. “Apakah manusia mengira bahwa mereka dibiarkan (saja) mengatakan: Kami beriman, sedang mereka belum diuji? Sesungguhnya kami telah menguji orang-orang sebelum mereka, maka sesungguhnya Allah mengetahui orang-orang yang benar dan sesungguhnya Dia mengetahui orang-orang dusta &quot;. Ankabut: 2-3 &quot;Apakah kamu mengira kamu akan masuk syurga, padahal belum datang kepadamu (cobaan) sebagaimana orang-orang yang dahulu sebelum kamu. Mereka ditimpa oleh malapetaka dan kesengsaraan serta digoncangkan (dengan bermacam-macam cobaan) sehingga berkatalah rasul dan orahg-orang yang beriman bersamanya. &quot;Bilakah datangnya pertolongan Allah?&quot; Ingatlah sesungguhnya pertolongan Allah itu sangat dekat&quot;. Al-Baqarah: 214 &quot;Dan sesungguhnya Kami benar-benar akan menguji kamu agar Kami mengetahui orang-orang yang berjihad dan bersabar di antara kamu, dan agar Kami menyatakan (baik buruknya) hal ihwalmu.” Muhammad: 31 &quot;Dan sesungguhnya telah didustakan (pula) rasul-rasul sebelum kamu akan tetapi mereka sabar terhadap pendustaan dan penganiayaan (yang dilakukan) terhadap mereka hingga datang pertolongan Kami kepada mereka. Tak ada seorang pun yang dapat merubah kalimah-kalimah (janji-janji) Allah. Dan sesungguhnya telah datang kepadamu sebahagian dari berita rasul-rasul itu&quot;. Al-An&#39;aam: 34 &quot;Allah sekali-kali tidak tidak akan membiarkan orang-orang yang beriman dalam keadaan kamu sekarang ini, sehingga dia menyisihkan yang buruk (munafik) dari yang baik (mukmin). Dan Allah sekali-kali tidak akan memperlihatkan kepadamu hal-hal yang ghaib, akan tetapi Allah memilih siapa yang dikehendakiNya di antara rasul-rasulNya, karena itu berimanlah kepada Allah dan rasul-rasulNya; dan jika kamu beriman dan bertakwa, maka bagimu pahala yang besar&quot;. Ali lmran: 179 &quot;Dan agar Allah membersihkan orang-orang yang beriman (dari dosa mereka)&quot;. Ali lmran: 141 &quot;Demikianlah Allah membuat perumpamaan (bagi) yang benar dan bagi yang batil. Adapun buih itu akan hilang sebagai sesuatu yang tidak ada harganya, adapun yang memberi manfaat kepada manusia, maka ia tetap di bumi. Demikianlah Allah membuat perumpamaan-perumpamaan &quot;. ArRa&#39;ad: 17 &quot;Dan dj antara manusia ada yang berkata: &quot;Kami beriman kepada Allah&quot; maka apabila ia disakiti karena ia beriman kepada Allah, ia menganggap fitnah manusia itu sebagai azab Allah. Dan sesungguhnya jika datang pertolongan dari Tuhanmu, mereka pasti akan berkata: &quot;Sesungguhnya kami adalah bersertamu. Bukankah Allah lebih mengetahui apa yang ada di dalam dada manusia ? Dan sesungguhnya Allah benar-benar mengetahui orang yang beriman dan sesungguhnya Dia mengetahui orang-orang munafik&quot;. Al-Ankabut : 10-11 Jelas di sini kita dapat melihat bahwa ujian yang menimpa para pendukung dakwah merupakan sunnah Allah yang senantiasa silih berganti di dalam urusan dakwah. Bukanlah di atas sebab-sebab kesalahan. Ayat-ayat tadi menegaskan bahwa ujian-ujian itu mempunyai hikmah untuk membedakan orang-orang yang benar dan orang-orang yang dusta dan berbohong. Di antara orang-orang yang munafik, untuk dikenal siapa yang sabar dan berjihad. Supaya dikenal siapa yang menentang dan taghut yang sombong. Supaya nyata kepada kita keadilan Allah tatkala diberi pembalasan yang setimpal kepada tiap-tiap golongan. Lebih dari itu hikmah dari ujian itu adalah untuk membersihkan dan mensucikan orang-orang yang beriman, supaya mereka bertambah imannya, dari iman yang telah sedia ada supaya mereka bertambah kuat memegang dakwah mereka sehingga mereka layak menerima pertolongan dari Allah. Supaya mereka memelihara dan mendukung amanah itu dengan sebaik-baiknya: &quot;(Yaitu) orang-orang yang jika kami teguhkan kedudukan mereka di muka bumi niscaya mereka mendirikan sembahyang, menunaikan zakat, menyuruh berbuat makruf dan mencegah dari perbuatan yang mungkar, dan kepada Allahlah kembali segala urusan:&quot; Al-Hajj: 41 &quot;Sesungguhnya bumi ini kepunyaan Allah; di pusakakanNya kepada siapa yang dikehendakiNya dari hamba-hambaNya. Dan kesudahan yang baik adalah bagi orang-orang yang bertakwa &quot;. Al-A&#39;raaf : 128 Dengan yang demikian, kita berkata dengan hati yang tenang bahwa segala ujian dan tribulasi yang menimpa para pendukung dakwah itu adalah sunnah Allah, bukan akibat kesalahan. Lebih dari itu, kita berkata bahwa para jamaah dakwah yang tidak mengalami ujian dan bencana, perlu merujuk kembali, memeriksa sikap dan keadaan mereka karena kemungkinan besar mereka telah salah jalan dan melalui jalan yang tidak pernah dilalui oleh para generasi du&#39;at sebelum mereka. Imam Syahid Hassan al-Banna rahimahullah pernah menyatakan tentang apa yang mungkin menimpa jamaah Ikhwan dari berbagai ujian dan bencana. Kenyataan itu dinyatakan sepuluh tahun sebelum terjadinya ujian dan bencana terhadap al Ikhwan. Kenyataan ini bukanlah merupakan satu khayalan atau imaginasi, tetapi ia berdasarkan sejarah dan kefahaman beliau terhadap dakwah bahwa sesungguhnya ujian itu merupakan sunnah Allah pada dakwah yang benar. Beliau berkata: &quot;Di kala ini kamu telah memulakan perjalanan di jalan para pendukung dakwah dan ujian-ujian ini boleh jadi panjang, adakah kamu sanggup bertahan? Dalam pada itu kita tidak menafikan adanya kesalahan yang telah kita lakukan karena kita adalah manusia. Kita pun bukanlah maksum yang terpelihara dari segala kesalahan. Pada hakikatnya, barangsiapa yang bekerja, tentu bisa mengalami kesalahan dan orang yang tidak bekerja tidak akan mengalami kesalahan. Tetapi kesalahan yang mungkin kita lakukan itu hanyalah merupakan kesalahan juz&#39;iah atau kesalahan perseorangan yang terjadi sebagai natijah ijtihad dari pemikiran manusia yang terbatas dalam batas niat yang baik yang kita berharap mendapat pahala daripadanya. Di samping itu, kita mestilah mengambil faedah dan pengajaran daripadanya&quot;. 11.1 Bolehkah Kita Mengelakkan Tribulasi (Ujian)? Apakah Mengurangkan Tekanannya Merupakan Penyelewengan di Jalan Dakwah? Ada yang menggambarkan bahwa dengan sedikit berpolitik, diplomasi dan menggunakan kecerdikan dapat mengelakkan ujian dan bencana yang menimpa para pendukung dan pemimpin dakwah serta menjauhkan mereka dari bencana dan siksaan yang sangat dahsyat dari musuh-musuh Allah. Benar dan tepatkah pendapat ini? Benarkah mereka boleh berbuat demikian selagi mereka berpegang teguh dengan dakwah mereka? Marilah kita mencari jawaban yang sahih terhadap persoalan ini. Marilah kita lihat sirah RasuluUah saw. yang kita ikuti jejak langkahnya dan berjalan di atas jalannya. Kita semua mengetahui bahwa Rasulullah saw. bersungguh-sungguh membawa kebaikan kepada orang-orang yang beriman, sangat pengasih dan sayang kepada mereka dan bersusah hati di atas kesusahan mereka sebagaimana yang disifatkan Allah Taala tentang baginda: &quot;Sesungguhnya telah datang kepadamu seorang rasul dari kaummu sendiri, berat terasa olehnya penderitaanmu, sangat menginginkan (keimanan dan keselamatan) bagimu, amat belas kasihan lagi penyayang terhadap orang-orang mukmin&quot;. (At-Taubah: 128) Rasulullah s.a.w. sendiri mengalami berbagai ujian penyiksaan hingga baginda sendiri melihat mukmin mengalami bentuk penyiksaan dari pihak kafir Quraisy. Sekiranya Rasulullah mampu membuat sesuatu untuk menghalangi penyiksaan kaum Musyrikin kepada mukminin dan melindungi mereka, niscaya baginda berbuat demikian. Namun, baginda hanya mewasiatkan supaya mereka bersabar, bertahan di atas akidah mereka, menggembirakan mereka dengan surga, dengan pertolongan Allah s.w.t. dan kemenangan agama Allah. Baginda bersabda kepada mereka, &quot;Bersabarlah, sungguh hai keluarga Yasir, karena sesungguhnya janji Allah untukmu ialah surga&quot;. Imam Bukhari rahmatullah telah meriwayatkan dari Qais berkata: “Aku telah mendengar Khabab r.a. berkata: Aku telah mendatangi Rasulullah saw. sedang baginda berbantalkan burdadi di bawah naungan Ka’bah. Ketika itu kami sedang menerima penyiksaan yang keras dari kaum musyrikin, lalu dia berkata: Tidak maukah kamu berdoa kepada Allah? Lalu Rasulullah saw. duduk dengan merah padam mukanya lantas bersabda: Sesungguhnya telah terjadi kepada orang-orang sebelum kamu siksaan, di antara mereka ada yang disikat dengan sikat-sikat besi yang mencakar-cakar daging-daging dan urat-urat mereka hingga ke tulang-tulang mereka. Itu tidak memalingkan mereka dari agama mereka. Kepala mereka digergaji hingga terbelah dua. Ini tidak memalingkan mereka dari agama mereka. Satu masa nanti, pasti Allah akan menyempurnakan urusan agama ini dengan memberi kemenangan di mana orang yang menunggang itu berjalan dari San&#39;a di Yaman ke Hadramaut tanpa rasa takut kecuali hanya kepada Allah dan hanya khawatir dengan serangan serigala ke kambing-kambing mereka. Tetapi, kamu ini ingin meraih kemenangan dengan segera.&quot; Demikianlah kita mendapati Rasulullah, walaupun sangat sedih melihat orang-orang yang beriman ditimpa bencana dan siksaan dari kaum Musyrikin, baginda murka apabila diminta supaya berdoa&#39; kepada Allah untuk mereka. Ini bertujuan mendidik mereka supaya mereka tahu bahwa ujian dan bencana itu bukan perkara baru dan itu adalah sunnah Allah, undang-undang Allah yang pasti berlaku ke atas orang-orang yang beriman dan pasti berlaku di atas jalan dakwah Islam, sebagaimana yang telah dialami oleh orang-orang mukmin sebelum mereka. Oleh karena itu, hendaklah mereka bersabar sebagaimana sabarnya mukminin sebelum mereka, bersabar dengan penuh tenang dan yakin bahwa kemenangan akhirnya akan menjadi milik mereka. Allah akan menyempurnakan urusan Islam itu dan menegakkan kedaulatannya di muka bumi sekalipun bagaimana besar dan banyaknya tipu daya musuh-musuh Allah. 11.2 Hingga Kapan Penyiksaan Musuh-Musuh Allah Terhadap Mukminin akan Berhenti? Sesungguhnya musuh-musuh Allah itu memerangi dakwah Allah melalui para pendukung dakwah dengan berbagai usaha, di antaranya dengan penyiksaan yang berterusan dan berulang untuk memalingkan mereka dari jalan dakwah. Kadang-kadang dengan rayuan, iming-iming palsu atau janji-janji manis yang penuh muslihat. Kadangkala pula berupa ancaman, gertakan, penyiksaan dan tindakan yang kejam. Mereka tidak berhenti berbuat demikian hingga para pendukung dakwah meninggalkan jalan dakwah. Dan nantinya, orang-orang mukmin atau objek dakwah meninggalkan dakwah mereka, mengikuti cara hidup aktivisnya menyokong kebatilan. Benarlah Allah swt. Yang Maha Agung berfirman: &quot;Mereka tidak henti-henti memerangi kamu sampai mereka (dapat) mengembalikan kamu dari agamamu (kepada kekafiran), seandainya mereka sanggup.&quot; (Al-Baqarah: 217) Firman Allah lagi: &quot;Jika mereka menangkap kamu, niscaya mereka bertindak, sebagai musuh bagimu dan melepaskan tangan dan lidah mereka kepadamu dengan menyakitimu, dan mereka ingin supaya kamu (kembali) kafir.&quot; (Al-Mumtahinah: 2) &quot;Orang-orang Yahudi dan Nasrani tidak akan ridha kepadamu hingga kamu mengikuti agama mereka.&quot; (Al-Baqarah: 120) Sesungguhnya, penyiksaan yang dilakukan musuh-musuh Allah karena akidahnya tidak akan berhenti selagi para penganut akidah itu tidak mau meninggalkan akidah mereka, atau sekurang-kurangnya goyah dengan pegangan akidah dan tidak melakukan kegiatan dakwah mereka. Atau tidak melakukan gerakan akidah dan dakwah mereka. Sesungguhnya ini bukanlah merupakan permusuhan pribadi atau tujuan duniawi karena mereka telah menawarkan harta dan kekuasaan kepada Rasulullah saw. lalu baginda menolaknya dengan penuh kemuliaan iman, kekuatan azam, berpegang teguh dengan akidah dan terus bekerja untuk dakwah walaupun sikap yang tegas itu membawa kepada kebinasaannya. Dengan tegas, Rasulullah saw. bersabda: &quot;Demi Allah, sekiranya mereka meletakkan matahari di tangan kananku dan bulan di tangan kiriku supaya aku meninggalkan urusan ini, niscaya aku tidak akan meninggalkannya hinggalah Allah memberi kemenangan ataupun aku binasa karenanya.&quot; Para aktivis dakwah dan penganut akidah Islam, tidak akan meninggalkan akidah dan dakwah mereka. Mereka tidak akan berhenti dari melaksanakan tugas-tugas harakah dan kegiatan dakwah mereka dan tidak akan memberhentikan jihad dan perjuangan mereka lantaran rintangan, gangguan dan penyiksaan yang menimpa mereka. Kalau tidak, lebih baik sejak awal mereka tidak tampil ke depan untuk memikul amanah ini dan tidak bangun melaksanakan segala tuntutannya. 11.3 Dakwah Itu Tegak dari Keazaman, Bukan Kemudahan Memang benar, Allah memberi keringanan untuk mengaku dengan kalimah kufur hanya pada lidah disebabkan tekanan dan penyiksaan selagi hatinya tidak rela dengan kalimah kufur itu dan jiwanya tetap beriman. Hal itu merupakan rahmat Allah kepada hambaNya, karena mengetahui kemampuan mereka yang terbatas. Firman Allah yang bermaksud: &quot;Barangsiapa yang kafir kepada Allah sesudah dia beriman (dia mendapat kemurkaan Allah) kecuali orang yang dipaksa kafir padahal hatinya tetap tenang di dalam beriman (dia tidak berdosa), akan tetapi orang yang melapangkan dadanya untuk kekafiran, maka kemurkaan Allah menimpanya dan baginya azab yang besar.&quot; (An-Nahl: 106) Tetapi, kemudahan itu tidak berarti kita boleh menjadikannya sebagai asas dan pokok pendirian mukmin apabila menghadapi gangguan dan penyiksaan. Lalu kita jadikan pengecualian itu sebagai ketahanan dan ketetapan dan berpegang teguh dengan akidah dan tidak menyahut segala tuntutan mereka. Sesungguhnya dakwah yang benar tidak mungkin berdiri di atas rukhsah (kemudahan) dan tidak boleh dijual beli dengan murah. Sebaliknya, ia mesti dibangun di atas uzmah (keazaman) oleh orang-orang yang mempunyai keazaman dan kekuatan. Oleh itu, sudah menjadi sunnah Allah dalam membedakan dan membersihkan serta menyucikan mukmin. Karena itulah, kita dapati Rasulullah saw. tidak menyuruh orang-orang mukminin menggunakan keringanan itu dengan tujuan menjauhkan mereka dari gangguan dan penyiksaan musyrikin Quraisy. Tetapi sesungguhnya baginda mengasihani mereka, menyuruh mereka bersabar, bertahan menanggung segala gangguan-gangguan musyrikin dan menggembirakan mereka dengan kemenangan yang pasti datang dan menjanjikan mereka dengan surga Allah. Rasulullah s.a.w. mempunyai pendirian yang tegas bersama dengan orang-orang yang beriman dan wahyu berturut-turut turun kepada baginda: &quot;Maka berpegang teguhlah kamu kepada agama yang telah diwahyukan kepadamu, sesungguhnya kamu berada di atas jalan yang lurus. Dan Al-Quran itu benar-benar suatu kemuliaan besar bagimu dan bagi kaummu dan kelak kamu akan dipertanggungjawabkan.&quot; (Az-Zukhruf: 43-44) &quot;Maka karena itu, serulah (mereka kepada agama itu) dan tetaplah sebagaimana diperintahkan kepadamu dan janganlah mengikuti hawa nafsu mereka dan katakanlah: ’Aku beriman kepada semua kitab yang diturunkan Allah.&quot; (As-Syuura: 15) &quot;Sesungguhnya Kami telah menurunkan Al-Quran kepadamu (Muhammad) dengan berangsur-angsur. Maka bersabarlah kamu untuk (melaksanakan) ketetapan Tuhanmu dan janganlah kamu ikuti orang-orang yang berdosa dan orang-orang yang kafir di antara mereka.&quot; (Al-Insaan: 23 dan 24) &quot;Maka sampaikanlah olehmu secara terang-terangan apa yang diperintahkan (kepadamu) dan berpalinglah dari orang-orang musyrik.&quot; (Al-Hijr: 94) Namun, orang-orang yang beriman itu harus menerima keuzuran (alasan), yaitu bagi orang-orang yang tidak mampu lagi menanggung derita gangguan dan penyiksaan selagi hatinya tidak berubah. Janganlah berubah hati terhadapnya dan janganlah mereka memutuskan hubungan persaudaraan dengan dia. 11.4 Mengelakkan Tribulasi (Ujian) adalah Penyelewengan dari Jalan Dakwah Apabila dakwah Allah telah berjalan dan dijalankan oleh para pendukungnya di jalan yang benar dan sahih secara syumul dan sempurna tanpa penyimpangan, musuh-musuh mengetahui tentang hasilnya berupa menghapuskan kebatilan mereka, menegakkan yang hak, membangun kebenaran di atas tempatnya karena sesungguhnya kebenaran itulah yang lebih patut diikuti. Musuh-musuh Allah menjalankan usaha-usaha dan tipudaya mereka tanpa henti untuk memalingkan dakwah Allah, menyimpangkan para pendukung dan para petugasnya dari jalan sahih. Ini menyebabkan orang-orang yang beriman mengalami bencana dan penyiksaan. Orang-orang yang beriman sebagai satu jamaah tidak akan dapat mengelakkan bencana dan penyiksaan itu kecuali apabila mereka meninggalkan dakwah mereka ataupun meninggalkan perkara yang menimbulkan kemarahan dan kegelisahan musuh-musuh Allah atau mereka bermufakat dan bekerjasama untuk dakwah atau bergerak dengannya. Segala bentuk toleransi demikian pada hakikatnya menyelewengkan dakwah dari jalan yang diridhai Allah di mana Rasulullah saw. dan para sahabat telah berjalan di atasnya. Kita wajib berjalan di atasnya mengikuti Rasulullah saw. yang menjadi sebaik-baik tauladan. Para pemimpin dan para pendukung dakwah harus mengetahui bahwa jalan dakwah tidak ditaburi dengan bunga-bungaan yang harum. Mereka mesti menguatkan azamnya untuk sabar dan mempertahankan akidah mereka. Hendaklah mereka tenang dan percaya kepada pertolongan Allah dan sokonganNya. Pada hakikatnya, musuh-musuh Allah itu tidak memerangi tubuh-tubuh mereka yang lemah. Yang menjadi sasaran siksaan, gangguan, sasaran senjata dan tali gantung mereka itu hanya karena mereka memusuhi Allah dan dakwah, &quot;Dan Allah berkuasa terhadap urusanNya, tetapi kebanyakan manusia tiada mengetahui.&quot; (Yusuf: 21) Janganlah seseorang itu memahami bahwa kami dari golongan yang suka memasuki dan mencari tempat tahanan atau dari golongan yang suka diganggu dan dibunuh. Sekali-kali tidak. Justru, kita senantiasa memohon keselamatan pada Allah dan tidak menjadikan kita fitnah bagi orang-orang yang zalim. Kita mohon kepada Allah supaya kita diselamatkan dengan rahmatNya dari kaum yang zalim. Kita tidak pernah menolak keamanan dan kebebasan yang terbuka selagi hal itu tidak menyentuh akidah kita, tidak mengganggu keselamatan tujuan dakwah, penerusan usaha dan tidak merintangi jalanNya. Kita bukannya bercita-cita menemui musuh. Kita tidak mencari musuh atau membangkitkan kemarahan musuh dan kita tidak suka memberi alasan untuk membenarkan dia membuat permusuhan kepada kita. Sekiranya mereka memusuhi kita, itu menunjukkan permusuhannya kepada dakwah dan kita tidak dapat berbuat apa-apa kecuali bersabar menanggung dan mengharap kepada Allah. Kita tidak akan mengabaikan upaya dakwah kita dan kita tidak akan menguranginya. &quot;Mereka tidak menjadi lemah karena bencana yang menimpa mereka di jalan Allah dan tidak lesu dan tidak pula menyerah kepada musuh. Allah menyukai orang-orang yang sabar. Tidak ada doa selain ucapan: ’Ya Tuhan kami, ampunilah dosa-dosa dan tindakan-tindakan kami yang berlebih-lebihan dalam urusan kami dan tetapkanlah pendirian kami, dan tolonglah kami menghadapi orang-orang yang kafir.&quot; Karena itu, Allah memberikan mereka pahala di dunia dan pahala yang baik di Akhirat.. Dan Allah menyukai orang-orang yang berbuat kebaikan.&quot; (Ali lmran: 146-148) &quot;Mengapa kami tidak akan bertawakkal kepada Allah, padahal Dia telah menunjukkan jalan kepada kami? Kami benar-benar akan bersabar terhadap gangguan-gangguan yang kamu lakukan terhadap kami, dan hanya kepada Allah saja orang-orang yang bertawakal itu berserah diri.&quot; (Ibrahim: 12) Sekilas, banyak orang menyangka bahwa ujian dalam bentuk penyiksaan, penindasan, penekanan dan bencana bisa mengancam dakwah dan merintanginya bahkan boleh jadi membunuhnya. Sangkaan yang demikian itu semakin kuat ketika ujian itu berlanjut dalam waktu yang sangat lama dan tidak tampak tanda-tanda mereda atau hapus sama sekali dengan tidak memperolehi faedah yang nyata dibidang dakwah. Mereka pun berkata, “Kemanakah perginya orang-orang yang telah melalui jalan dakwah? Di mana lambang-lambang dan simbol yang biasa muncul di setiap tempat? Di mana pejabat-pejabat, rumah-rumah dan institusi yang dahulunya telah memainkan peranan di dalam masyarakat seperti sekolah-sekolah, rumah sakit, persatuan-persatuan, perkumpulan olahraga, dan kumpulan-kumpulan rekreasi dan berbagai kegiatan lain?&quot; Fenomena ini seolah menunjukkan bahwa dengan terhapusnya berbagai kegiatan tersebut merupakan kerugian besar dan menjadi bahaya besar yang menimpa para pendukung dakwah dan dakwah mereka. Ini benar menurut ukuran kebendaan. Tapi, pada hakikatnya, dalam kacamata dakwah justru sebaliknya. Terutama dalam sudut pandang akidah dan dalam ukuran Rabbani, ukuran ketuhanan. Akan saya terangkan lebih lanjut sampai manakah bahaya yang menimpa dakwah dan para pendukungnya dalam ujian ini. Saya akan menerangkan segala kebaikan dan faedah yang terkandung di dalamnya, di antaranya: 1. Sebenarnya, berapa banyak pendukung dakwah yang telah syahid di tangan musuh-musuh dakwah? Apakah yang syahid semasa disiksa atau di tiang gantung. Mereka adalah orang-orang terpilih dan pemimpin, pemimpin dakwah yang tinggi kedudukan dan nilainya di bidang dakwah. Pada zahirnya, ini merupakan kerugian besar bagi dakwah lantaran hilangnya mereka dari bidang dakwah dan kosongnya lahan dakwah dari usaha dan jihad mereka. Tetapi, pada hakikatnya, syahidnya seseorang di jalan dakwah menunjukkan tingginya dakwah ini dan mulianya tujuan dakwah. la melambangkan pengorbanan dalam jalan dakwah. Sesungguhnya, syahidnya seseorang memberi kesan dan pengaruhnya yang besar di dalam jiwa. Bahkan, lebih bermakna dari nasihat seratus penasihat. Sesungguhnya ini merupakan bekalan dan obor yang akan menyalakan iman dan semangat generasi kini dan akan datang. Demikianlah sekarang ini, apabila kita membaca kisah syahidnya Yasir, Sumayyah r.a. kita merasakan dorongan iman dan bekalan yang perlu kita gunakan di jalan dakwah walaupun mereka telah syahid empat belas abad yang lalu di zaman Rasulullah s.a.w. Sesungguhnya keuntungan yang diperoleh oleh jamaah Islam di bidang dakwah dengan syahidnya mereka adalah keuntungan yang sangat besar. Syahidnya mereka telah melahirkan jiwa-jiwa yang kuat yang membawa kebangkitan Islam di zaman ini yang menjelma di dalam generasi baru di kalangan putera-puteri Islam di seluruh dunia terutamanya di seluruh dunia Islam. Mereka memperolehi ilmu, pengalaman dan contoh teladan yang baik yang ditinggalkan oleh para syuhada itu. Para syuhada itu pula telah berjaya mencapai peringkat syahid dan keridhaan Allah. Di atas dasar inilah maka syahidnya para syuhada itu adalah kebaikan umum bagi dakwah dan kebaikan khusus bagi syuhada. la bukanlah bahaya sebagaimana kelihatan pada zahirnya. 2. Di antara bentuk ujian yang pada zahirnya kelihatan berbahaya ialah berpalingnya begitu banyak manusia dari kerja dakwah. Mereka yang sebelumnya melibatkan diri dengan dakwah dan berjalan di atas jalannya, kemudian mereka terus berpaling. Pada zahirnya barisan dakwah telah berkurang, dakwah kehilangan banyak pendukungnya, lantaran itu usaha-usaha dakwah juga berkurang. Namun, pada hakikatnya barisan dakwah semakin kuat dan semakin berpadu dan telah bersih dari titik-titik kelemahan. Lebih dari itu, Allah menggantikan yang hilang dengan begitu banyak orang lain yang lebih mulia dari mereka dan itulah sunnah Allah. &quot;Allah sekali-kali tidak akan membiarkan orang-orang yang beriman dalam keadaan kamu sekarang ini, sehingga Dia menyisihkan yang buruk (munafik) dari yang baik (mukmin).&quot; (Ali Imran:179) Dan di dalam ayat yang lain: &quot;Dan jika kamu berpaling, niscaya Dia akan mengganti (kamu) dengan kaum yang lain, dan mereka tidak seperti kamu (ini).&quot; (Muhammad: 38) Demikianlah, saat ini kita melihat bagaimana putera-puteri kita, generasi muda Islam yang berjiwa Islam dan iman yang benar, terus berjalan di atas jalan dakwah dengan segala kefahaman dan keazaman, giat berusaha dan bekerja untuk Islam setelah mereka mengetahui dan mendengar apa yang terjadi kepada generasi Islam yang telah mendahului mereka. 3. Di antara bentuk ujian yang dianggap bahaya pada zahirnya ialah penindasan ke atas dakwah dan menyekatnya dari berkembang, perjalanannya dihalang dengan cara melarang para pendukung dakwah untuk berdakwah, merampas kitab-kitab, majalah-majalah dan surat-surat kabar mereka. Walaupun produktivitas secara langsung di dalam dakwah berkurang karena ujian itu, tetapi pada hakikatnya dakwah meraih keuntungan langsung daripadanya dengan pengertian bahwa orang-orang yang mendapat ujian itu bertambah pengalaman dan semakin berpegang teguh dengan dakwah mereka. Lebih dari itu, mereka lebih berusaha untuk membulatkan diri dan tujuan kepada dakwah, bertahan di dalam dakwah dan siap berkorban. Kepercayaan kepada saudara-saudara mereka bertambah kuat, ikatan persaudaraan dan soliditas mereka bertambah erat. Semuanya itu membawa faedah yang banyak kepada dakwah, bahkan lebih besar dari sebelum mereka menerima ujian itu. Lebih dari itu, kita dapati para pendukung dakwah yang terpaksa bertebaran di bumi Allah karena kuatnya penindasan, tekanan dan gangguan di negeri mereka. Tetapi dengan demikian, mereka dapat menyampaikan dakwah mereka di mana saja mereka berada. Itulah yang telah terjadi di zaman Rasulullah, di zaman permulaan dakwah Islam di mana Islam dan dakwahnya berkembang dan berpijak di Madinah melalui para sahabat Muhajirin yang diusir dari Mekah. Itulah juga yang terjadi di zaman ini, di zaman kita melihat perkembangan Islam dan dakwahnya di seluruh dunia terutam di Eropa, Amerika dan Australia melalui para pendukung dakwah yang telah ditindas di tanah air mereka. &quot;Mereka ingin memadamkan cahaya (agama) Allah dengan mulut (ucapan) mereka dan Allah tetap akan menyempurnakan cahayaNya meskipun orang-orang kafir benci.&quot; (As-Shaff: 8) 4. Di antara bentuk bahaya yang menimpa dakwah dan para duat dalam ujian itu, yang pada zahirnya membahayakan dakwah dan para pendukungnya ialah banyaknya dari mereka yang ditangkap, dipenjarakan dan mengalami penyiksaan dan penderitaan yang mengerikan bertahun-tahun lamanya. Hal ini merupakan bahaya pada zahirnya, tetapi pada hakikatnya menjadi kebaikan. Sekiranya para syuhada menjadi lambang pengorbanan dan tebusan, maka kesabaran orang-orang yang meringkuk di dalam penjara dengan segala penyiksaan dan penderitaan yang menimpa mereka selama bertahun-tahun, sepuluh tahun, dua puluh tahun, dan ada yang sampai lebih dua puluh tahun, merupakan lambang ketahanan bersama kebenaran tanpa meninggalkan usaha dan kegiatan dakwah mereka. Ini merupakan bekalan dan obor yang menyalakan iman di kalangan generasi baru zaman ini dan di masa yang akan datang. Insya Allah. Jelaslah bahwa saudara-saudara kita yang Muslim yang telah mengalami gangguan fisik, gangguan kebendaan dan moral yang berterusan selama dua puluh tahun tanpa menggoyahkan pendirian mereka padahal mereka ini mampu mengelakkan bencana dan ujian itu sekiranya mereka menyetujui sikap taghut yang berkuasa dan zalim itu dan meninggalkan dakwah mereka. Tidak syak lagi bahwa sikap mereka itu adalah sifat yang mulia karena mereka bertahan bersama kebenaran. Sifat mulia, ketegasan dan ketangkasan mereka disanjung tinggi dan dibanggakan oleh orang-orang mukmin sepanjang masa. Itulah kurnia Allah yang telah dikurniakan kepada orang-orang yang dikehendaki. Maka sekiranya hari itu silih berganti. Membawa nikmat dan derita tidak terperi. Peristiwa-peristiwa sedemikian tidak mungkin melemahkan pendirian kami. Perbuatan yang tidak menyenangkan itu tidak mungkin menghina kami. Cobalah kita bayangkan bagaimana jika semuanya telah meninggalkan tugas dakwah dan membuang benderanya karena mengutamakan keselamatan diri dari menghadapi panas teriknya ujian-ujian. Sudah tentu, ini menimbulkan reaksi dan akibat yang sangat buruk kepada dakwah dan menghalangi dakwah Islam di kalangan para pemuda dan generasi yang sedang dan akan muncul. Demikianlah, kita lihat pada zahirnya ia merupakan bahaya tetapi pada hakikatnya menjadi kebaikan umum bagi dakwah dan kebaikan khusus bagi orang-orang yang mengalami penyiksaan. Allah telah memberi kesabaran dan ketahanan kepada mereka di atas kebenaran. Insya Allah mereka akan mendapat kurnia dan pahala dari Allah karena kesabaran dan ketahanan mereka. 5. Dari bentuk-bentuk yang pada zahirnya merupakan bahaya yang menimpa dakwah dan para pendukungnya ialah berupa tuduhan-tuduhan palsu yang dilemparkan kepada para da&#39;i dan dakwah mereka untuk membusukkan nama baik mereka, untuk menghina mereka, untuk mengelabui mata orang lain supaya mereka lari dari dakwah Allah, supaya mereka menjauh dari seruan Allah. Ini bukanlah hal baru di atas dakwah yang benar. Dari dulu, angkatan taghut, angkatan jahiliah telah melemparkan berbagai tuduhan palsu kepada Rasulullah s.a.w. Mereka telah menuduh Rasulullah s.a.w. sebagai tukang sihir, orang gila, pembohong, pemecah belah masyarakat, memisahkan antara bapa dengan anak dan keluarga dan memperbodohkan tuhan-tuhan mereka dan berbagai tuduhan palsu yang jahat yang ditujukan kepada Rasulullah s.a.w dan kepada Islam. Tetapi akhirnya, segala kepalsuan itu tidak dapat bertahan lama apabila berhadapan dengan kebenaran. Tameng-tameng kebobrokan mereka terungkap. Nyatalah kebenaran Rasulullah s.a.w., nyatalah kejayaan agamaNya dan apa yang dibawa itulah yang benar dan itulah yang menang. Sejarah telah berulang kembali, di mana angkatan jahiliah dan taghut zaman ini melemparkan tuduhan palsu kepada para pendukung dakwah dengan berbagai tuduhan palsu dan jahat, mengganggu ketenteraman umum, ikhwanushayatin (kawan-kawan setan) boneka penjajah, mereka hendak menghancurkan segala pembangunan serta membunuh orang-orang yang tidak berdosa untuk merebut kekuasaan. Mereka mabuk kuasa, bertopengkan agama dan berbagai tuduhan liar dan palsu dan propaganda yang palsu dan liar untuk memburuk-burukkan dan membusukkan dakwah dan para pendukungnya supaya para pemuda, generasi muda dan para pekerja untuk Islam lari dan menjauhkan diri dari dakwah dan pendukungnya. 6. Allah Yang Maha Kuasa dan Maha Mengetahui telah melahirkan hakikat yang sebenarnya, lalu terbukalah kedok mereka yang zalim dan taghut itu. Kezaliman mereka telah diketahui umum, dikenali oleh dunia, segala tindakan kejam mereka, segala tuduhan palsu mereka, segala propaganda liar mereka telah dicatat di dalam sejarah. Lebih dari itu, generasi baru Islam di seluruh dunia Islam telah bangkit dan bangun mendukung dakwah Islam dengan sepenuh jiwa, dengan iman yang benar dan dengan hati yang ikhlas. Di antaranya lagi ialah rumah Ikhwan, yayasan mereka, sekolah-sekolah mereka, rumah sakit mereka, institusi bisnis mereka telah dirampas oleh taghut dan berbagai kegiatan Ikhwanul muslimin telah dibekukan dan tidak dapat lagi melaksanakan tugas risalahnya yang penting itu. Dari sudut kebendaan, ini merupakan kerugian yang besar, akan tetapi kerugian kebendaan itu adalah kerugian yang kecil karena terlebih dahulu daripada itu angkatan Muslimin yang pertama dan utama itu di zaman permulaan dakwah di zaman Rasulullah s.a.w telah meninggalkan tanah air mereka, meninggalkan rumah-rumah mereka dan harta benda mereka karena mengutamakan dakwah mereka dan segala kepentingan kebendaan mereka tatkala mereka berhijrah dari Mekah ke Madinah. Tetapi Allah telah menggantikan segala kerugian mereka dengan kemenangan yang gemilang hingga mereka berjaya membangun daulah Islam di Madinah, di Mekah, di seluruh Semenanjung Tanah Arab. Mereka berhasil mengalahkan raksaksa Barat (Romawi) dan raksaksa Timur Parsi (Iran) yang merupakan penguasa dunia dan peradaban pada zaman itu. Rasulullah s.a.w bersabda, &quot;Menanglah Suhaib, menanglah Suhaib&quot;. Kita juga tidak lupa tentang pendirian Ansar terhadap saudara-saudara mereka para Muhajirin, bagaiman mulianya sikap mereka mengutamakan saudara-saudara mereka lebih dari diri mereka sendiri, kemurahan dan kemuliaan mereka dilukiskan di dalam al-Quranul Karim yang menjadi teladan yang baik sepanjang masa. Ini memberi pengajaran kepada kita bahwa segala kebendaan yang menimpa para pendukung dakwah, supaya mereka tidak disibukkan oleh benda, tidak dimabuki oleh harta dan tidak dikuasai oleh dunia. Di samping itu ia menyuburkan pengertian tolong menolong, tanggungjawab dan ingat mengingati di kalangan para du&#39;at di dalam bidang dakwah. Dengan terhentinya perkhidmatan ikhwan yang berdasarkan Islam dan menurut cara Islam yang selama ini dilakukan oleh yayasan-yayasan ikhwan yang tadinya membawa kebaikan yang banyak kepada masyarakat, masyarakat menjadi kosong dari faedah-faedah perkhidmatan menurut cara Islam dan adab-adab Islam. Walaupun begitu para pendukung dakwah akan berusaha terus membangun kembali yayasan-yayasan dan perkhidmatan itu apabila peluang terbuka untuk berbuat demikian. Demikianlah kita melihat bahwa ujian dan bencana yang menimpa-, dakwah dan para penganutnya sebagai sunnah Allah, undang-undang Allah yang telah berlaku selagi ada dakwah dan para pendukungnya. Ujian-ujian itu pada zahirnya berupa bencana, tetapi di baliknya, terkandung kebaikan. Jadi nikmat dan kurnia dalam rupa bencana. Tidak ada yang dikehendaki Allah kepada dakwahNya dan para pendukungnya kecuali kebaikan saja. Jadi bencana-bencana itu bukanlah merupakan saat-saat kematian atau pukulan maut, tetapi merupakan masa-masa yang menghidupkan kekuatan, yang mendorong untuk berjalan di atas jalan dakwah dengan penuh kekuatan dan ketahanan. Ada orang yang menyangka bahwa bencana itu sebagai topan yang menghancurkan dan meruntuhkan lalu menghapus segala realita kehidupan dan gerakan Islam. Dia melihat musuh-musuh itu telah berjaya mengalahkan para pendukung dakwah dan menghapus dakwah menurut kehendak mereka. Betapa tidak! Semua lambang telah dihapus, rumah-rumah mereka telah ditutup, yayasan-yayasan mereka telah dirampas, segala kegiatan mereka telah dihentikan, segala usaha yang dibuat di dalam lingkungan dakwah telah musnah dan tidak ada lagi kesan dan bekasnya. Sejauhmana kebenaran pandangan itu? Benarkah ia sesuai dengan realita? 13.1 Salah Persepsi Kita teringat kembali kepada peristiwa yang telah terjadi dua puluh tahun yang lalu ketika hukuman zalim dijatuhkan oleh &quot;mahkamah rakyat&quot; terhadap Ikhwanul Muslimin. Tatkala itu seorang yang pernah menderita oleh bencana itu telah memberikan pandangannya: &quot;Jamaah Ikhwan itu seperti sebuah bangunan yang besar lalu bencana itu datang meruntuhkan dan menjadikannya serpihan-serpihan yang bertumpuk-tumpuk.&quot; Menurut saya persepsi itu salah dan menghalangi dakwah karena dia menganggap segala usaha yang telah dibuat dan segala pengorbanan yang telah diberikan di berbagai bidang dakwah sebelum bencana tiba-tiba terhenti dan musnah tanpa kesan. Segala usaha untuk membangunkannya kembali mungkin turut musnah dan demikianlah seterusnya. Pandangan sedemikian menyekat apa yang telah lalu, sekarang dan akan datang. Pandangan tersebut mendorong kita berfikir mengenai hakikat yang benar tentang dampak bencana pada jamaah dan anggotanya lalu saya bertanya-tanya sendiri: &quot;Benarkah sudah ada bangunan yang dibina, kemudian runtuh, atau kita masih berada di peringkat persediaan untuk membina sebuah bangunan?&quot; Jika diperhatikan, kita dapati bahwa sebuah bangunan itu, didahului oleh persiapan batu bata yang kuat dan keras sebagai komponen bangunan di samping tapak yang kuat untuk membina bangunan di atasnya. 13.2 Menyediakan Batu-Bata yang Kuat Untuk Bangunan Biasanya kita terlebih dahulu menyediakan bahan-bahan mentah di dalam acuannya yang tertentu, kemudian di keringkan dan diatur kemudian dibakar untuk membersihkan supaya bertambah kuat dan keras, kemudian barulah bangunan tersebut dibangun menggunakan batu-bata yang telah keluar dari pembakarnya. Dari perumpamaan tersebut, kita lihat bahwa peringkat dakwah sebelum ujian itu seperti persediaan batu bata yang mentah dan ujian itu seperti pembakaran untuk membersihkannya. Ini berarti bahwa setelah Imam as-Syahid hendak membina bangunan dan menentukan peringkat-peringkat, beliau memulakannya dengan membentuk individu-individu dalam acuan Islam yang sahih dari setiap aspek apakah dalam aspek akidah, ibadah, akhlak, kefahaman dan amalan. Segala kegiatan yang berupa usrah, pasukan-pasukan, operasi ketenteraan, ceramah-ceramah, forum-forum, pengembaraan (mukhayam dan rihlah) dan lain-lain lagi. Semuanya itu merupakan cara dan jalan untuk membentuknya dengan acuan Islam yang sahih: &quot;Sibghah Allah. Dan siapakah yang lebih baik sibghahnya dari sibghah Allah dan hanya kepadaNyalah Kami menyembah.&quot; Al-Baqarah: 178 Setelah itu, fitnah dan ujian datang menimpa Ikhwan untuk membersihkannya. &quot;Dan agar Allah membersihkan orang-orang yang beriman (dari dosa mereka).&quot;Alilmran: 141 &quot;Apakah manusia itu mengira bahwa mereka dibiarkan saja mengatakan: &quot;Kami telah beriman&quot;, sedang mereka tidak diuji lagi. Dan sesungguhnya kami telah menguji orang-orang yang sebelum mereka, maka sesungguhnya Allah mengetahui orang-orang yang benar dan sesungguhnya Dia mengetahui orang-orang yang dusta.&quot; Al-Ankabut: 1-3 &quot;Allah sekali-kali tidak akan membiarkan orang-orang yang beriman dalam keadaan kamu sekarang ini, sehingga Dia menyisihkan yang buruk (munafik) dengan yang baik (mukmin). Dan Allah sekali-kali tidak akan memperlihatkan kepada kamu hal-hal yang ghaib.&quot; Alilmran: 179 Melalui pembakaran itu terhasillah batu bata yang kuat dan keras yang tahan menerima tekanan yang kuat dan tidak dapat dicairkan oleh air. Dari pembakaran itu terdapat juga batu bata yang retak dan pecah serta tidak dapat dipakai untuk membuat bangunan. Dengan perumpamaan ini, ujian dan bencana itu membawa dampak yang berbeda-beda kepada anggota-anggota jamaah. Sebagian mungkin berpendapat ini semua sebagai pembersihan, keteguhan dan kekuatan. Iman mereka yang telah ada semakin bertambah. Mereka tidak surut disebabkan bencana dan tidak terpedaya oleh akibat. Sementara itu, sebagian mereka ada yang menjadi lemah dan mundur. Mereka terdiri dari beberapa peringkat yang berbeda, ada yang lebih dan ada yang kurang. Biasanya, batu bata yang baik dan kuat, yang digunakan untuk membina sebuah bangunan dicantumkan di antara satu sama lain dengan semen supaya batu itu kuat. Demikian juga individu-individu yang telah mengalami ujian bertambah teguh dan kuat dengan istiqamah mereka di atas manhaj Islam yang sejahtera tanpa penyelewengan dan dengan iltizam mereka untuk jamaah. Unsur yang mengikat sesama mereka adalah ikatan persaudaraan Islam (ukhuwwah Islamiyah), saling tsiqah dan cinta-mencintai sesama mereka karena Allah semata. 13.3 Golongan yang Ketiga Setelah terjadi ujian dan bencana itu, lahirlah golongan yang ketiga yang juga sebagian dari natijah (hasil) ujian, yaitu golongan yang melampau dan keterlaluan dalam menghukum golongan lain dan tidak lagi beriltizam dengan kesatuan barisan. Perbandingannya di dalam contoh tadi seperti sebagai batu bata yang telah hitam warnanya lantaran terlalu kuat pembakarannya. Bentuknya berubah dan tidak lagi memelihara istiqamahnya, dan boleh jadi menggabungkan dirinya kepada golongan yang lain lalu membentuk satu pasukan yang tidak mudah dipisahkan daripadanya serta tidak layak lagi digunakan untuk membuat bangunan walaupun pada zahirnya dia kuat. Ada kalanya, batu bata yang lemah itu dapat dipergunakan menurut kemampuannya. Tetapi batu bata yang keterlaluan kerasnya itu tadi tidak dapat digunaklan lagi sebab dia akan membawa kekacauan di dalam saf karena bengkoknya. Demikian juga individu yang lemah, masih dapat digunakan lagi mengikut kemampuannya, tetapi mereka yang telah melampaui batas keterlaluan, mereka itu tidak istiqamah kef ahaman mereka. Sikap-sikap inilah yang menghalang jemaah mendapat faedah dari mereka selagi mereka tidak mengubah sikap keterlaluan mereka, memperbaiki orisinalitas kefahaman dan cara-cara mereka beramal. Ini memerlukan kesabaran dan kesungguhan dari kita dan dari mereka dengan benar dan ikhlas. Ini semua adalah satu perumpamaan yang sahih terhadap dampak-dampak dari tribulasi. Tribulasi atau ujian tidak meruntuhkan bangunan tetapi melicinkan, membersihkan, membedakan dan membantu penyediaan untuk membuat bangunan. Perumpamaan ini juga memberikan jawaban kepada orang yang bertanya: &quot;Kenapa kita melihat sebagian daripada orang-orang yang terlebih dahulu memikul tanggungjawab dakwah sebelum ujian dan bencana itu tidak dapat bertahan? Adakah pemilihan mereka itu salah? Kalau kita pandang dengan teliti, kita akan dapati bahwa lamanya batu bata itu dibakar tidak semestinya menjadi jaminan di atas kekuatan dan kebulatan semua dan seluruhnya di dalam pembakarannya. Contoh itu serupa dengan kesan tribulasi kepada individu-individu karena batu-bata itu dari tanah dan kita pun berasal dari tanah. Perbedaan hanya terdapat di dalam jenis nyalaan api yang dengannya disempurnakan kebulatan (at-tahmis) dan kebersihannya. 13.4 Apakah yang Diuji dalam Diri Seseorang dalam Tribulasi Mungkin berguna juga jika saya terangkan bahwa gangguan yang menimpa seseorang di tengah-tengah tribulasi itu bukan saja dari segi anggaran ketahanan jasmaninya dalam menerima gangguan dan penyiksaan. Tetapi yang terpenting diuji ialah iman seseorang, keikhlasannya untuk dakwah dan pengorbanannya pada jalan dakwah. Kefahaman terhadap ikhlas, sejauh mana sehatnya dan kemurniannya dari segala campuran dan penyelewengan. Demikian juga amalnya, sejauh mana ia sesuai dengan syariat Islam tanpa kecuaian dan keterlaluan. Juga diuji kebulatannya terhadap dakwah dan kosong hatinya dari yang lain selain dari dakwah. Tentang jihadnya pula, sejauhmana benarnya tujuan dan niat di dalam hatinya yang hanya meninggikan kalimah Allah, juga diuji ketahanannya dalam menyebarkan benderanya walau betapa pun susahnya. Juga persaudaraannya diuji terhadap saudara-saudaranya, dan cintanya kepada mereka dan kesungguhannya dalam menjalinkan ikatan persaudaraan walau bagaimana pun cara musuh-musuh berusaha untuk merusakkan, memperkotak-katikkan atau mengadu domba. Juga diuji ketaatan dan kepercayaannya untuk dakwah dan dengan dakwah, ketetapan dan kekuatan langkah-langkahnya di dalam jalan dakwah tanpa keraguan bersama orang-orang ragu. Segala aspek tersebut teralami dalam ujian dakwah di dalam diri seseorang melalui berbagai bentuk gangguan dan tekanan. Tidak semua ujian berupa gangguan dan penyiksaan. la juga mengandung cara lain seperti perdebatan, penyiasatan, pengaburan mata, bujuk rayu, nasihat, pengarahan pada zahirnya dan macam-macam lagi siasat musuh. Untuk menyelamatkan diri dari tipu daya yang tidak terkira banyaknya itu terpulanglah dan terserahlah kepada Allah sebab Dialah yang meluruskan, menolong, memberi kesabaran, memberi ketatapan dan ketahanan. Dialah yang menambahkan iman di atas iman mereka yang ada. 13.5 Dasar Bangunan Atau Asas Dasar yang kokoh yang didirikan bangunan di atasnya dengan kuat dan teguh adalah merupakan perumpamaan di dalam pembentukan satu generasi mukmin yang mempunyai iman yang kuat dengan akidah Islam yang membentuk segenap aspek kehidupannya. Dengan persiapan itu, dia sanggup dan rela mengorbankan segala yang murah dan mahal serta melindungi dan membelanya dari tipu daya musuh. Dia tidak tenteram dan tidak puas hati selagi Allah tidak memberi kemenangan kepada agamanya dan tertegaknya daulah Islam di muka bumi ini untuk memainkan peranan yang diwajibkan kepadanya terhadap seluruh manusia. Pendukung akidah yang beginilah yang membangunkan dan mendirikan keluarga Islam yang ideal sebagai asas pembangunan masyarakat Islam. Masyarakat Islam yang bergerak dengan dakwahnya dan menghimpunkan manusia di atasnya sebagai persediaan dasar (tapak) Islam yang kuat untuk membangunkan pemerintahan dan daulah Islam. 13.6 Adakah Cangkul Peruntuh Itu Telah Merusakkan Asas? Ada orang menyangka bahwa persediaan rapi yang telah disediakan untuk asas bangunan itu telah diruntuhkan satu demi satu oleh kebatilan dengan segala cangkul dan kejahatannya. Oleh itu, kita tidak akan dapat menyempurnakan satu bangunan dengan cara dan jalan itu. Oleh itu, wajiblah kita memikirkan satu cara dan jalan yang lebih cepat, lebih praktis serta lebih berkesan. Namun, pada hakikatnya, asas yang kuat dan teguh tidak dapat diruntuhkan oleh cangkul-cangkul batil, tetapi cangkul itu hanya akan menyentuh bagian asas yang lemah dan pecah. Begitu jugalah cangkul batil itu dahulunya tidak dapat merusak Muslimin pertama yang telah terdidik di dalam madrasah Rasulullah s.a.w. dan terbentuk di dalam naungan al-Quran dan di atas bahu mereka dibangunkan daulah Islam dan pemerintah Islam yang pertama. Maka pendokong akidah yang sebenarnya bertahan seperti gunung tatkala berhadapan dengan tipu daya musuh, semoga Allah memberi rahmat kepada Imam Syahid Hassan al-Banna tatkala berkata: &quot;Kekuatan itu adalah sebaik-baik kekuatan apabila dia bersama dengan kebenaran dan seburuk-buruk kelemahan ialah kelemahan berhadapan dengan kebatilan&quot;. Yang sangat penting, diperhitungkan sini di jalan dakwah kita ialah, janganlah kita terlalu menumpukan seluruh usaha kita kepada berbagai-bagai peristiwa dan isu-isu semasa atau urusan-urusan yang juz&#39;iah, atau cabang-cabang (furu&#39;iah), lalu kita lengah terhadap urusan yang maha besar, urusan Islam yang akan menyelesaikan segala urusan juz&#39;iah. Oleh itu, sangatlah perlunya kita berterusan dalam menyempurnakan marhalah ini, yaitu memantapkan dasar (tapak) yang kukuh dan asas yang kuat karena tidak ada bangunan tanpa asas. Kita juga jangan terdorong oleh nafsu hendak cepat mencapai hasil lalu kita lekas-lekas membuat kerja yang merusakkan yang membawa kita membuat kerja yang tidak betul dan tidak memperbaiki perbuatan kita. Karena kita bertanggungjawab terhadap kerja-kerja kita. Kita dihisab di atas hasil. Masa itu diukur dengan umur ummah dan dakwah, bukan diukur dengan usia individu. Kelambatan sampai kepada tujuan tidak berarti salahnya harakah atau buruknya perencanaan. 13.7 Kesimpulan Sebenarnya, tribulasi di atas jalan dakwah itu adalah sunnah-sunnah Allah dan ketentuan Allah yang mesti berlaku di dalam dakwah, bukan akibat dari kesalahan. Tetapi jika pera pendukung tidak terjatuh kepada gangguan, bencana dan ujian, inilah yang menimbulkan keraguan, apakah salah atau betulnya jalan yang mereka lalui. Para pendukung dakwah tidak mungkin mengelakkan diri dari berbagai gangguan, ujian dan bencana, ataupun mengurangi tekanannya atau memendekkan masanya selagi mereka berpegang teguh dengannya dan bersungguh-sungguh beramal dengannya dan untuknya. Bencana dan ujian itu bukan merupakan tanda-tanda kematian di dalam umur dakwah, tetapi dia merupakan bermulanya kehidupan yang lumrah dan mesti dilalui. Sebenarnya bahaya yang menyertai tribulasi itu, pada hakikatnya ialah satu kebaikan dan faedah yang berguna kepada dakwah, jamaah dan kepada individu-individu walaupun zahirnya berupa bahaya. Oleh karena itu, ujian dan bencana dalam dakwah adalah kekuatan yang mendorong dan bukanlah pukulan-pukulan yang mematikan dan semuanya itu adalah baik dan bukanlah bahaya. Apa yang dikehendaki Allah kepada dakwahnya adalah baik. Oleh karena itu, kita berkata: Sebenarnya inilah nikmat kurnia di dalam bentuk bencana. Para pendukung dakwah yang menyeru manusia kepada Allah, kepada agama Allah, kepada ajaran Islam, wajiblah tenang, tenteram, berpuas hati dan yakin bahwa mereka berjalan menurut jalan yang benar, di jalan yang dilalui Rasulullah s.a.w dan para sahabatnya dahulu tanpa perubahan dan penukaran senantiasa di dalam Peliharaan Allah dan PerlindunganNya. Dialah yang memimpin dan meluruskan dan menolak tipu daya daripadanya: &quot;Sesungguhnya Allah membela orang-orang yang telah beriman. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang khianat lagi mengingkari nikmat.&quot; Al-Hajj: 38 &quot;Sesungguhnya Allah pasti menolong orang yang menolong agamaNya. Sesungguhnya Allah Maha Kuat lagi Maha Perkasa.&quot; Al-Hajj: 40 &quot;Dan Allah telah berjanji kepada orang-orang yang beriman di antara kamu dan mengerjakan amal-amal yang soleh bahwa Dia sungguh-sungguh akan menjadikan mereka berkuasa di bumi sebagaimana Dia telah menjadikan orang-orang yang sebelum mereka berkuasa, dan sungguh Dia akan meneguhkan bagi mereka agama yang telah diredhaiNya untuk mereka, dan Dia benar-benar menukar (keadaan) mereka sesudah mereka berada di dalam ketakutan menjadi aman sentosa. Mereka tetap menyembahKu dengan tidak mempersekutukan sesuatu apapun dengan Aku.&quot; An Nuur: 55&lt;div class=&quot;blogger-post-footer&quot;&gt;Miliki penghasilan tambahan
dengan hanya bermodalkan komputer dan akses internet di rumah
dan dapatkan dukungan penuh dari d’BC Network!&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bundahappy.blogspot.com/feeds/4486491898705054880/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bundahappy.blogspot.com/2011/06/tribulasi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2575579979153407854/posts/default/4486491898705054880'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2575579979153407854/posts/default/4486491898705054880'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bundahappy.blogspot.com/2011/06/tribulasi.html' title='Tribulasi???'/><author><name>hpy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09272161422363810371</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgHFwGzgHMjxwNygeVfBMSb-AJUMOrDFTCrtUS4bR-9eL-GLx-rfVTBq8MAEytRsy4cVMen5i3brQ5hVOX24STTzRc7-rONjdCthrPi7QE5jK3fC5B3MgMnl3eGpMyjJYI/s220/IMG00061-20110602-0848.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2575579979153407854.post-2761316297828061594</id><published>2011-06-05T16:09:00.000-07:00</published><updated>2011-06-05T16:09:08.070-07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Puisi Motivasi"/><title type='text'>Jika Hari Esok Tak Pernah Datang</title><content type='html'>Setiap kali kamu bangun tidur&lt;br /&gt;
yang terucap hanya kalimat syukur&lt;br /&gt;
...Karna Allah masih mengizinkanmu menatap fajar&lt;br /&gt;
Merasai hembusan bayu pagi yg menyusup celah jendela&lt;br /&gt;
Tak ada yg berubah, Semuanya masih seperti sediakala&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kemudian kamu meneruskan perjalanan kehidupan&lt;br /&gt;
dan berdoa dengan harapan agar selamat sampai tujuan&lt;br /&gt;
Dengan bimbingan-Nya kamu tidak pernah salah melangkah&lt;br /&gt;
Tak melihat yg dilarang, tak menjamah yang tidak halal&lt;br /&gt;
Tak menjamah yg bukan hak, dan tak mendengar yang batil&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena sadar atau tidak setiap waktu yg dilewati&lt;br /&gt;
Pasti akan diminta pertanggung jawabannya diakhirat nanti&lt;br /&gt;
dan semua lika-liku perjalanan kehidupan yg dilalui&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Begitu juga seluruh panca Indera yang telah dimiliki&lt;br /&gt;
akan berbicara apa adanya tanpa sedikit pun ditutup-tutupi&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setiap hari menangis dan memohon Ridha-Nya&lt;br /&gt;
tetapi setiap hari juga melakuakn kesalahan yg sama&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hari ini berbuat dosa, esok sibuk bersujud, meluluhkan air mata,&lt;br /&gt;
menyusun kalimah doa, menganyam permohonan semoga Allah menghapuskannya&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sahabat, Jangan bertangguh lagi. Bisa saja sedetik kemudian&lt;br /&gt;
Kita tak lagi sempat memohon Ampun atas dosa yg kita lakukan&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lupakah kita bahwa waktu begitu cepat berlalu tanpa kita sadari&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lupakah kita bahwa menyesal di akhirat sedikitpun tidak berarti&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bagaimana Jika hari esok tak pernah datang?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Padahal seharian berenang dilautan dosa&lt;br /&gt;
Dan belum sempat meminta ampunan kepada-Nya&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bagaimana Jika mata ini tak terbuka setelah sepanjang malam terlelap?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bagaimana jika keriangan bersama keluarga semalam&lt;br /&gt;
adalah yang terakhir kalinya. Ketika esok hari Roh itu&lt;br /&gt;
menangis bersedih melihat jasad yg terbujur kaku berselimut putih&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Banyak manusia yang takut kepada Sang pencipta&lt;br /&gt;
setelah melihat dosa2 yang dilakukan orang lain&lt;br /&gt;
Tetapi tidak melihat dosa2 yang dilakukan sendiri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Siapa di antara kita yang kuat menahan malu,&lt;br /&gt;
andai tahu senarai kesalahan, kedurhakaan, kemaksiatan&lt;br /&gt;
dan pelanggaran yang telah dilakukan?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Siapa di antara kita yang mampu menahan rasa hina&lt;br /&gt;
jika mengetahui catatan perilaku buruk yang sudah dilakukan?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hidup yang kita lalui ini terlalu singkat.&lt;br /&gt;
Tapi siapa yang kuat menahan penyesalan akibat keburukan&lt;br /&gt;
dan dosa yang kerap kita lakukan berulang-ulang?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Wahai sekalian hamba Maha Pencipt&lt;br /&gt;
Mari tadahkan tangan, kita sama-sama berdoa&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ya Allah, jadikan kedudukan batinku&lt;br /&gt;
lebih baik dari pada kedudukan lahirku&lt;br /&gt;
Aku berlindung dari menganggap diriku besar&lt;br /&gt;
tapi engkau menganggapku begitu kecil ya Ghoffar..&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
YA Allah&lt;br /&gt;
AKU BERLINDUNG DENGAN REDHA-MU DARI KEMURKAAN-MU&lt;br /&gt;
AKU BERLINDUNG DENGAN MAAF-MU DARI AZAB-MU&quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
fb.ingin ibadah&lt;div class=&quot;blogger-post-footer&quot;&gt;Miliki penghasilan tambahan
dengan hanya bermodalkan komputer dan akses internet di rumah
dan dapatkan dukungan penuh dari d’BC Network!&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bundahappy.blogspot.com/feeds/2761316297828061594/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bundahappy.blogspot.com/2011/06/jika-hari-esok-tak-pernah-datang.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2575579979153407854/posts/default/2761316297828061594'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2575579979153407854/posts/default/2761316297828061594'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bundahappy.blogspot.com/2011/06/jika-hari-esok-tak-pernah-datang.html' title='Jika Hari Esok Tak Pernah Datang'/><author><name>hpy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09272161422363810371</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgHFwGzgHMjxwNygeVfBMSb-AJUMOrDFTCrtUS4bR-9eL-GLx-rfVTBq8MAEytRsy4cVMen5i3brQ5hVOX24STTzRc7-rONjdCthrPi7QE5jK3fC5B3MgMnl3eGpMyjJYI/s220/IMG00061-20110602-0848.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2575579979153407854.post-466953638642061384</id><published>2011-06-04T21:46:00.000-07:00</published><updated>2011-06-04T22:01:14.733-07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Oriflame"/><title type='text'>Promo Oriflame Juni 2011</title><content type='html'>&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgLkvWF7es1iiprrmXZULse5gy85q9JuwsLgnFOL97IQ6pXM92f2DJt12qu_PeYVDsG0UNG3DM80iPrzOxjSlFNFS3URTLQR-HxNgGG-6uu38AWki6ndWNfBtf1xTDPuvPI3Vmrg6Mknp5Y/s1600/oriflame-sunglasses.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left:1em; margin-right:1em&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;209&quot; width=&quot;320&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgLkvWF7es1iiprrmXZULse5gy85q9JuwsLgnFOL97IQ6pXM92f2DJt12qu_PeYVDsG0UNG3DM80iPrzOxjSlFNFS3URTLQR-HxNgGG-6uu38AWki6ndWNfBtf1xTDPuvPI3Vmrg6Mknp5Y/s320/oriflame-sunglasses.jpg&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Stockholm Collection Sunglasses by Valerie Aflalo&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Valerie dan Oriflame merupakan partner yang cocok untuk banyak hal! Valerie memasarkan rancangannya sebagai Swedish Natural Elegance dan koleksi uniknya sangat dihargai dan dipakai oleh bintang-bintang dan selebriti diseluruh dunia. Valerie mengenal sangat baik Oriflame sejak ia menjadi model untuk katalog Oriflame 10 tahun lalu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bagaimana cara mendapatkannya?&lt;br /&gt;
Lakukan akumulasi order 100 BP dan dapatkan Stockholm Collection Sunglasses hanya: Rp. 59.000,- (harga consultant)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Periode program: 1 – 30 Juni 2011&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Penawaran TIDAK berlaku kelipatan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hadiah akan diberikan kepada pencapai kualifikasi setelah melakukan order BP pertama minimum Rp. 175.000,- di bulan Juli 2011.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;a href=&quot;http://www.dbcn-pensiuntenang.com/?id=sezasa&amp;s1=pensiuntenang&quot;&gt;oriflame beauty&lt;br /&gt;
menjanjikan passive income&lt;/a&gt;&lt;div class=&quot;blogger-post-footer&quot;&gt;Miliki penghasilan tambahan
dengan hanya bermodalkan komputer dan akses internet di rumah
dan dapatkan dukungan penuh dari d’BC Network!&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bundahappy.blogspot.com/feeds/466953638642061384/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bundahappy.blogspot.com/2011/06/promo-oriflame-juni-2011.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2575579979153407854/posts/default/466953638642061384'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2575579979153407854/posts/default/466953638642061384'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bundahappy.blogspot.com/2011/06/promo-oriflame-juni-2011.html' title='Promo Oriflame Juni 2011'/><author><name>hpy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09272161422363810371</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgHFwGzgHMjxwNygeVfBMSb-AJUMOrDFTCrtUS4bR-9eL-GLx-rfVTBq8MAEytRsy4cVMen5i3brQ5hVOX24STTzRc7-rONjdCthrPi7QE5jK3fC5B3MgMnl3eGpMyjJYI/s220/IMG00061-20110602-0848.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgLkvWF7es1iiprrmXZULse5gy85q9JuwsLgnFOL97IQ6pXM92f2DJt12qu_PeYVDsG0UNG3DM80iPrzOxjSlFNFS3URTLQR-HxNgGG-6uu38AWki6ndWNfBtf1xTDPuvPI3Vmrg6Mknp5Y/s72-c/oriflame-sunglasses.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2575579979153407854.post-3044281277838185745</id><published>2011-06-04T21:23:00.000-07:00</published><updated>2011-06-04T21:23:15.074-07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Puisi Motivasi"/><title type='text'>Belajarlah Memahami Makna Kehidupan</title><content type='html'>Sahabat.....&lt;br /&gt;
Jika kehidupan yang kita lalui hanya sebatas&lt;br /&gt;
Bangun, mandi, bekerja, tidur dan makan&lt;br /&gt;
mungkin kita tidak ada bedanya dengan hewan&lt;br /&gt;
yang hanya puas dengan bisa bernapas, makan&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sahabat....&lt;br /&gt;
Memang itu adalah kehidupan&lt;br /&gt;
tetapi bukan kehidupan dalam arti yang luas&lt;br /&gt;
setiap Manusia memiliki perbedaan dalam menjalankan kehidupan.&lt;br /&gt;
Kehidupan yang baik bukan hanya sekedar rutinitas belaka&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sahabat...&lt;br /&gt;
Kehidupan adalah kesempatan untuk kita&lt;br /&gt;
mencurahkan potensi diri kita untuk orang lain.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kehidupan adalah kesempatan untuk kita&lt;br /&gt;
berbagi suka dan duka dengan orang yang kita sayangi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kehidupan adalah kesempatan untuk kita&lt;br /&gt;
bisa bergaul dengan baik &amp; mengenal orang lain&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sahabat....&lt;br /&gt;
Kehidupan adalah kesempatan untuk kita&lt;br /&gt;
melayani setiap umat manusia&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kehidupan adalah kesempatan untuk kita&lt;br /&gt;
mencintai pasangan kita, orang tua kita&lt;br /&gt;
saudara, serta mengasihi sesama kita.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kehidupan adalah kesempatan untuk kita&lt;br /&gt;
belajar dan terus belajar tentang arti kehidupan&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sahabat....&lt;br /&gt;
Kehidupan adalah kesempatan untuk kita&lt;br /&gt;
selalu mengucap syukur kepada Yang Maha Kuasa..&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kehidupan adalah... dll.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sahabat....&lt;br /&gt;
Begitu banyak Kehidupan yang bisa kita jalani&lt;br /&gt;
Berapa tahun kita telah melalui kehidupan ini ?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Berapa tahun kita telah menjalani&lt;br /&gt;
kehidupan hanya rutinitas ?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Akankah sisa waktu kita sebelum maut menjemput&lt;br /&gt;
hanya kita korbankan untuk sebuah rutinitas belaka ?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sahabat....&lt;br /&gt;
Kita tidak tahu kapan kita akan meninggalkan dunia&lt;br /&gt;
Mungkin 5 tahun lagi, mungkin 1tahun lagi, mungkin sebulan lagi,&lt;br /&gt;
mungkin besok, atau mungkin 1 menit lagi.&lt;br /&gt;
Hanya Tuhanlah yang tahu...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pandanglah di sekeliling kita&lt;br /&gt;
ada segelintir orang yang membutuhkan kita.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka menanti kehadiran kita&lt;br /&gt;
Mereka menanti dukungan kita.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Orang tua, saudara, pasangan,&lt;br /&gt;
anak, sahabat dan sesama......&lt;br /&gt;
Serta Tuhan yang setia&lt;br /&gt;
menanti ucapan syukur dari bibir kita.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bersyukurlah padaNYA setiap saat&lt;br /&gt;
bahwa kita masih dipercayakan untuk menjalani kehidupan ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Buatlah hidup ini menjadi suatu yg bermanfaat bagi kita nantinya.&lt;div class=&quot;blogger-post-footer&quot;&gt;Miliki penghasilan tambahan
dengan hanya bermodalkan komputer dan akses internet di rumah
dan dapatkan dukungan penuh dari d’BC Network!&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bundahappy.blogspot.com/feeds/3044281277838185745/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bundahappy.blogspot.com/2011/06/belajarlah-memahami-makna-kehidupan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2575579979153407854/posts/default/3044281277838185745'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2575579979153407854/posts/default/3044281277838185745'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bundahappy.blogspot.com/2011/06/belajarlah-memahami-makna-kehidupan.html' title='Belajarlah Memahami Makna Kehidupan'/><author><name>hpy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09272161422363810371</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgHFwGzgHMjxwNygeVfBMSb-AJUMOrDFTCrtUS4bR-9eL-GLx-rfVTBq8MAEytRsy4cVMen5i3brQ5hVOX24STTzRc7-rONjdCthrPi7QE5jK3fC5B3MgMnl3eGpMyjJYI/s220/IMG00061-20110602-0848.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2575579979153407854.post-6217006618442118598</id><published>2011-06-04T08:00:00.000-07:00</published><updated>2011-06-04T08:00:03.656-07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Puisi Motivasi"/><title type='text'>Persahabatan</title><content type='html'>Kerlap kerlip keindahan cahaya&lt;br /&gt;
bintang...&lt;br /&gt;
Sebegitu indahnya bagaikan sinar&lt;br /&gt;
persahabatan..&lt;br /&gt;
Yang terpancar dari ketulusan dan&lt;br /&gt;
cinta.. Keagungan yang terjalin dalam&lt;br /&gt;
kebersamaan..&lt;br /&gt;
Kurasakan indah dan hangat&lt;br /&gt;
merasukiku...&lt;br /&gt;
Seakan bayang-bayang hari tak&lt;br /&gt;
hilang sia-sia.. Kita berteman dan saling memberi..&lt;br /&gt;
Merangkai kata tuk mengetahui arti..&lt;br /&gt;
Bahwa persahabatan kita abadi&lt;br /&gt;
adanya..&lt;br /&gt;
Laksana lautan yang tak henti surut...&lt;br /&gt;
Begitu pula lautan kasih kita terbendung...&lt;br /&gt;
Bersama kita lalui dengan&lt;br /&gt;
kekompakan..&lt;br /&gt;
Bersama kita lewati semuanya...&lt;br /&gt;
Trima kasih atas yang engkau&lt;br /&gt;
berikan.. Sahabat yang baik dan jadi penolong..&lt;br /&gt;
Di kala kukesepian dan penuh&lt;br /&gt;
keresahan..&lt;br /&gt;
Teman berbagi hati di kala kesedihan..&lt;br /&gt;
Sahabat yang menjelma dalam hariku..&lt;br /&gt;
Sahabat yang tak ragu demi percaya... Buat kita semakin erat dalam kasih ini..&lt;br /&gt;
Sahabat...engkau yang terkasih..&lt;br /&gt;
Trima salamku tuk ungkapkan&lt;br /&gt;
semua..&lt;br /&gt;
Rasa terima kasihku atas&lt;br /&gt;
ketulusanmu.. Tuk temani hariku dalam pertemanan..&lt;br /&gt;
Selama bersahabat...engkau&lt;br /&gt;
kuandalkan..&lt;div class=&quot;blogger-post-footer&quot;&gt;Miliki penghasilan tambahan
dengan hanya bermodalkan komputer dan akses internet di rumah
dan dapatkan dukungan penuh dari d’BC Network!&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bundahappy.blogspot.com/feeds/6217006618442118598/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bundahappy.blogspot.com/2011/06/persahabatan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2575579979153407854/posts/default/6217006618442118598'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2575579979153407854/posts/default/6217006618442118598'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bundahappy.blogspot.com/2011/06/persahabatan.html' title='Persahabatan'/><author><name>hpy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09272161422363810371</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgHFwGzgHMjxwNygeVfBMSb-AJUMOrDFTCrtUS4bR-9eL-GLx-rfVTBq8MAEytRsy4cVMen5i3brQ5hVOX24STTzRc7-rONjdCthrPi7QE5jK3fC5B3MgMnl3eGpMyjJYI/s220/IMG00061-20110602-0848.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2575579979153407854.post-9067374797976392217</id><published>2011-06-02T16:50:00.001-07:00</published><updated>2011-06-02T16:50:46.484-07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Motivasi"/><title type='text'>Wujudkan Impian</title><content type='html'>Sebelum sebatang pohon dapat tumbuh tinggi, terlebih dahulu ia harus menanamkan akarnya jauh ke dalam tanah, demi memperoleh zat gizi. Sama dengan mimpi anda. Bila anda ingin impian berubah menjadi kenyataan, anda harus mencari cara untuk memberi makan dan memelihara mimpi anda.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
 &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sangat tidak realistis untuk berharap bahwa anda dapat mencapai bintang, tanpa terlebih dahulu menanam akar dalam tanah padat. Bermimpi itu gampang – sesuatu yang hidup di alam khayal. Namun mewujudkannya di alam nyata membutuhkan perjuangan keras.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
 &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tanpa akar yang kuat, bahkan pohon tertinggi dan berbesar – akan tumbang. Tanpa terus belajar, bersikap disiplin, memelihara integritas, komitmen, ketabahan, kesabaran, dan usaha – bahkan mimpi yang paling mungkin dan paling hebat – akan tumbang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
 &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mimpi dan tujuan anda memerlukan pemeliharaan. Tanamkan akar mimpi anda sedalam dan selebar mungkin,  hingga tidak ada batas setinggi&lt;br /&gt;
apa anda akan jangkau.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
 &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
sumber : resensi.net&lt;div class=&quot;blogger-post-footer&quot;&gt;Miliki penghasilan tambahan
dengan hanya bermodalkan komputer dan akses internet di rumah
dan dapatkan dukungan penuh dari d’BC Network!&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bundahappy.blogspot.com/feeds/9067374797976392217/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bundahappy.blogspot.com/2011/06/wujudkan-impian.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2575579979153407854/posts/default/9067374797976392217'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2575579979153407854/posts/default/9067374797976392217'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bundahappy.blogspot.com/2011/06/wujudkan-impian.html' title='Wujudkan Impian'/><author><name>hpy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09272161422363810371</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgHFwGzgHMjxwNygeVfBMSb-AJUMOrDFTCrtUS4bR-9eL-GLx-rfVTBq8MAEytRsy4cVMen5i3brQ5hVOX24STTzRc7-rONjdCthrPi7QE5jK3fC5B3MgMnl3eGpMyjJYI/s220/IMG00061-20110602-0848.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2575579979153407854.post-2378432414628169912</id><published>2011-05-31T19:59:00.001-07:00</published><updated>2011-05-31T20:01:39.697-07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Motivasi"/><title type='text'>Harapan</title><content type='html'>Sepasang suami isteri menggelar dagangannya di trotoar jalan. Saat itu petang turun terburu-buru. Lampu jalan cukup terang untuk menerangi dagangan mereka. Di kanan kiri tumpukan puing-puing bongkaran pasar mengepung. Di depan berlalu-lalang kendaraan dan langkah-langkah cepat. Siapa pula tertarik membeli? Namun, mereka berdua silih berganti menyapa dan menawarkan dagangan. Kaos anak warna-warni, setangan sebungkus tiga, rok kecil, dan entah apalagi. “Wahai suami isteri pedagang, mengapa kalian yakin ada yang membeli dagangan itu. Bagaimana kalian bisa menjajakan barang di keremangan dan keriuhan seperti ini?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kami tak kehilangan harapan”, begitu jawabnya. “Itulah satu-satunya kekuatan kami. Kami tak tahu apa dan bagaimana membesarkan usaha ini, namun kami tahu harapan takkan pernah meninggalkan mereka yang menggenggamnya.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Berterimakasihlah pada orang-orang kecil yang memberikan teladan dan menebarkan harapan perbaikan hidup pada kita. Mereka tiang penyangga yang menahan langit dari keruntuhan. Mereka peredup terik mentari kehidupan yang ada kalanya terasa panas membakar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
sumber : iphincow.wordpress.com&lt;strike&gt;&lt;/strike&gt;&lt;div class=&quot;blogger-post-footer&quot;&gt;Miliki penghasilan tambahan
dengan hanya bermodalkan komputer dan akses internet di rumah
dan dapatkan dukungan penuh dari d’BC Network!&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bundahappy.blogspot.com/feeds/2378432414628169912/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bundahappy.blogspot.com/2011/05/harapan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2575579979153407854/posts/default/2378432414628169912'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2575579979153407854/posts/default/2378432414628169912'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bundahappy.blogspot.com/2011/05/harapan.html' title='Harapan'/><author><name>hpy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09272161422363810371</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgHFwGzgHMjxwNygeVfBMSb-AJUMOrDFTCrtUS4bR-9eL-GLx-rfVTBq8MAEytRsy4cVMen5i3brQ5hVOX24STTzRc7-rONjdCthrPi7QE5jK3fC5B3MgMnl3eGpMyjJYI/s220/IMG00061-20110602-0848.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2575579979153407854.post-1637983790088125501</id><published>2011-05-29T21:48:00.000-07:00</published><updated>2011-05-29T21:48:38.440-07:00</updated><title type='text'>Agenda Harian</title><content type='html'>&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjs9ejTDR52j0f-3Dp6YxC64WUwRyKAlhu-cEPzifKi4ko-4qwrcWk5q8dQkaxOTPsVqsYOcXy-57i_wZiuWvhqLwH1ZmtcP_H7OA8mJda1FrEHOIpEMCntj4nxOQBY9S2TmPt4EPY1MA8c/s1600/luve.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear:right; float:right; margin-left:1em; margin-bottom:1em&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;102&quot; width=&quot;130&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjs9ejTDR52j0f-3Dp6YxC64WUwRyKAlhu-cEPzifKi4ko-4qwrcWk5q8dQkaxOTPsVqsYOcXy-57i_wZiuWvhqLwH1ZmtcP_H7OA8mJda1FrEHOIpEMCntj4nxOQBY9S2TmPt4EPY1MA8c/s320/luve.jpg&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
Semoga kita senantiasa terpacu untuk mengukir prestasi amal yang akan memperberat timbangan kebaikan di yaumil akhir, berikut rangkaian yang bisa dilakukan&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
1. Agenda pada sepertiga malam akhir&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
a. Menunaikan shalat tahajjud dengan memanjangkan waktu pada saat ruku’ dan sujud di dalamnya,&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
b. Menunaikan shalat witir&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
c. Duduk untuk berdoa dan memohon ampun kepada Allah hingga azan subuh&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Rasulullah saw bersabda:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
يَنْزِلُ رَبُّنَا تَبَارَكَ وَتَعَالَى كُلَّ لَيْلَةٍ إِلَى السَّمَاءِ الدُّنْيَا حِينَ يَبْقَى ثُلُثُ اللَّيْلِ الْآخِرُ فَيَقُولُ مَنْ يَدْعُونِي فَأَسْتَجِيبَ لَهُ مَنْ يَسْأَلُنِي فَأُعْطِيَهُ مَنْ يَسْتَغْفِرُنِي فَأَغْفِرَ لَهُ&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Sesungguhnya Allah SWT selalu turun pada setiap malam menuju langit dunia saat 1/3 malam terakhir, dan Dia berkata: “Barangsiapa yang berdoa kepada-Ku maka akan Aku kabulkan, dan barangsiapa yang meminta kepada-Ku maka akan Aku berikan, dan barangsiapa yang memohon ampun kepada-Ku maka akan Aku ampuni”. (HR. Bukhari Muslim)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
2. Agenda Setelah Terbit Fajar&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
a. Menjawab seruan azan untuk shalat subuh&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
” الَّلهُمَّ رَبَّ هَذِهِ الدَّعْوَةِ التَّامَّةِ وَالصَّلاَةِ الْقَائِمَةِ آتِ مُحَمَّدًا الْوَسِيْلَةَ وَالْفَضِيْلَةَ وَابْعَثْهُ مَقَامًا مَحْمُوْدًا الَّذِي وَعَدْتَهُ “&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ya Allah, Tuhan pemilik seruan yang sempurna ini, shalat yang telah dikumandangkan, berikanlah kepada Nabi Muhammad wasilah dan karunia, dan bangkitkanlah dia pada tempat yang terpuji seperti yang telah Engkau janjikan. (Ditashih oleh Al-Albani)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
b. Menunaikan shalat sunnah fajar di rumah dua rakaat&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Rasulullah saw bersabda:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
رَكْعَتَا الْفَجْرِ خَيْرٌ مِنَ الدُّنْيَا وَمَا فِيْهَا&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Dua rakaat sunnah fajar lebih baik dari dunia dan segala isinya”. (Muslim)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
وَ قَدْ قَرَأَ النَّبِيُّ صَلىَّ اللهُ عَلَيْهِ وَ سَلَّمَ فِي رَكْعَتَي الْفَجْرِ قُلْ يَا أَيُّهَا الْكَافِرُوْنَ وَقُلْ هُوَ اللهُ أَحَدَ&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Nabi saw pada dua rakaat sunnah fajar membaca surat “Qul ya ayyuhal kafirun” dan “Qul huwallahu ahad”.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
c. Menunaikan shalat subuh berjamaah di masjid –khususnya- bagi laki-laki.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Rasulullah saw bersabda:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
وَلَوْ يَعْلَمُوْنَ مَا فِي الْعَتْمَةِ وَالصُّبْحِ لأَتَوْهُمَا وَلَوْ حَبْوًا&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Sekiranya manusia tahu apa yang ada dalam kegelapan dan subuh maka mereka akan mendatanginya walau dalam keadaan tergopoh-gopoh” (Muttafaqun alaih)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
بَشِّرِ الْمَشَّائِيْنَ فِي الظّلَمِ إِلَى الْمَسَاجِدِ بِالنُّوْرِ التَّامِّ يَوْمَ الْقِيَامَةِ&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Berikanlah kabar gembira kepada para pejalan di kegelapan menuju masjid dengan cahaya yang sempurna pada hari kiamat”. (Tirmidzi dan ibnu Majah)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
d. Menyibukkan diri dengan doa, dzikir atau tilawah Al-Quran hingga waktu iqamat shalat&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Rasulullah saw bersabda:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
الدُّعَاءُ لاَ يُرَدُّ بَيْنَ الأَذَانِ وَالإِقَامَةِ&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Doa antara adzan dan iqamat tidak akan ditolak” (Ahmad dan Tirmidzi dan Abu Daud)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
e. Duduk di masjid bagi laki-laki /mushalla bagi wanita untuk berdzikir dan membaca dzikir waktu pagi&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dalam hadits nabi disebutkan:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
كَانَ النَّبِيُّ صَلىَّ اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ : ” إَذَا صَلَّى الْفَجْرَ تَرَبَّعَ فِي مَجْلِسِهِ حَتَّى تَطْلُعَ الشَّمْسُ الْحَسَنَاءُ&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
” Nabi saw jika selesai shalat fajar duduk di tempat duduknya hingga terbit matahari yang ke kuning-kuningan”. (Muslim)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Agenda prioritas&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Membaca Al-Quran.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Allah SWT berfirman:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Sesungguhnya waktu fajar itu disaksikan (malaikat). (Al-Isra : 78) Dan memiliki komitmen sesuai kemampuannya untuk selalu:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
- Membaca ½ hizb dari Al-Quran untuk mendapatkan khatam Al-Quran sebanyak 1 kali&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
- Membaca 1 hizb dari Al-Quran untuk mendapatkan khatam Al-Quran sebanyak 2 kali&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
- Bagi yang mampu menambah lebih banyak dari itu semua, maka akan menuai kebaikan berlimpah insya Allah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
3. Menunaikan shalat Dhuha walau hanya dua rakaat&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Rasulullah saw bersabda:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
يُصْبِحُ عَلَى كُلِّ سُلَامَى مِنْ أَحَدِكُمْ صَدَقَةٌ فَكُلُّ تَسْبِيحَةٍ صَدَقَةٌ وَكُلُّ تَحْمِيدَةٍ صَدَقَةٌ وَكُلُّ تَهْلِيلَةٍ صَدَقَةٌ وَكُلُّ تَكْبِيرَةٍ صَدَقَةٌ وَأَمْرٌ بِالْمَعْرُوفِ صَدَقَةٌ وَنَهْيٌ عَنْ الْمُنْكَرِ صَدَقَةٌ وَيُجْزِئُ مِنْ ذَلِكَ رَكْعَتَانِ يَرْكَعُهُمَا مِنْ الضُّحَى&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Setiap ruas tulang tubuh manusia wajib dikeluarkan sedekahnya, setiap hari ketika matahari terbit. Mendamaikan antara dua orang yang berselisih adalah sedekah, menolong orang dengan membantunya menaiki kendaraan atau mengangkat kan barang ke atas kendaraannya adalah sedekah, kata-kata yang baik adalah sedekah, tiap-tiap langkahmu untuk mengerjakan shalat adalah sedekah, dan membersihkan rintangan dari jalan adalah sedekah”. (Bukhari dan Muslim)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
4. Berangkat kerja atau belajar dengan berharap karena Allah&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Rasulullah saw bersabda:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
مَا أَكَلَ أَحَدٌ طَعَامًا خَيْرًا مِنْ أَنْ يَأْكُلَ مِنْ عَمِلِ يَدِهِ، وَكَانَ دَاوُدُ لا يَأْكُلُ إِلا مِنْ عَمِلِ يَدِهِ&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tidaklah seseorang memakan makanan, lebih baik dari yang didapat oleh tangannya sendiri, dan bahwa nabi Daud makan dari hasil tangannya sendiri”. (Bukhari)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dalam hadits lainnya nabi juga bersabda:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
مَنْ سَلَكَ طَرِيقًا يَلْتَمِسُ فِيهِ عِلْمًا سَهَّلَ اللَّهُ لَهُ طَرِيقًا إِلَى الْجَنَّةِ&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Barangsiapa yang berjalan dalam rangka mencari ilmu, maka Allah akan memudahkan baginya jalan menuju surga”. (Muslim)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
d. Menyibukkan diri dengan dzikir sepanjang hari&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Allah berfirman :&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
أَلَا بِذِكْرِ اللَّهِ تَطْمَئِنُّ الْقُلُوبُ&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ketahuilah dengan berdzikir kepada Allah maka hati akan menjadi tenang” (Ra’ad : 28)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Rasulullah saw bersabda:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
أَحَبُّ الأَعْمَالِ إِلَى اللهَ أَنْ تَمُوْتَ ولسانُك رَطْبٌ من ذِكْرِ الله&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Sebaik-baik perbuatan kepada Allah adalah saat engkau mati sementara lidahmu basah dari berdzikir kepada Allah” (Thabrani dan Ibnu Hibban) .&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
5. Agenda saat shalat Zhuhur&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
a. Menjawab azan untuk shalat Zhuhur, lalu menunaikan shalat Zhuhur berjamaah di Masjid khususnya bagi laki-laki&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
b. Menunaikan sunnah rawatib sebelum Zhuhur 4 rakaat dan 2 rakaat setelah Zhuhur&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Rasulullah saw bersabda:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
مَنْ صَلَّى اثْنَتَيْ عَشْرَةَ رَكْعَةً فِي يَوْمٍ وَلَيْلَةٍ بُنِيَ لَهُ بِهِنَّ بَيْتٌ فِي الْجَنَّةِ&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Barangsiapa yang shalat 12 rakaat pada siang dan malam hari maka Allah akan membangunkan baginya dengannya rumah di surga”. (Muslim).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
6. Agenda saat dan setelah shalat Ashar&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
a. Menjawab azan untuk shalat Ashar, kemudian dilanjutkan dengan menunaikan shalat Ashar secara berjamaah di masjid&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
b. Mendengarkan nasihat di masjid (jika ada)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Rasulullah saw bersabda:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
مَنْ غَدَا إِلَى الْمَسْجِدِ لا يُرِيدُ إِلا أَنْ يَتَعَلَّمَ خَيْرًا أَوْ يَعْلَمَهُ، كَانَ لَهُ كَأَجْرِ حَاجٍّ تَامًّا حِجَّتُهُ&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Barangsiapa yang pergi ke masjid tidak menginginkan yang lain kecuali belajar kebaikan atau mengajarkannya, maka baginya ganjaran haji secara sempurna”. (Thabrani – hasan shahih)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
c. Istirahat sejenak dengan niat yang karena Allah&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Rasulullah saw bersabda:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
وَإِنَّ لِبَدَنِكَ عَلَيْكَ حَقٌّ&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Sesungguhnya bagi setiap tubuh atasmu ada haknya”.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Agenda prioritas:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Membaca Al-Quran dan berkomitmen semampunya untuk:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
- Membaca ½ hizb dari Al-Quran untuk mendapatkan khatam Al-Quran sebanyak 1 kali&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
- Membaca 1 hizb dari Al-Quran untuk mendapatkan khatam Al-Quran sebanyak 2 kali&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
- Bagi yang mampu menambah sesuai kemampuan, maka akan menuai kebaikan yang berlimpah insya Allah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
7. Agenda sebelum Maghrib&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
a. Memperhatikan urusan rumah tangga – melakukan mudzakarah – Menghafal Al-Quran&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
b. Mendengarkan ceramah, nasihat, khutbah, untaian hikmah atau dakwah melalui media&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
c. Menyibukkan diri dengan doa&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Rasulullah saw bersabda:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
الدُّعَاءُ هُوَ الْعِبَادَةُ&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Doa adalah ibadah”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
8. Agenda setelah terbenam matahari&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
a. Menjawab azan untuk shalat Maghrib&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
b. Menunaikan shalat Maghrib secara berjamaah di masjid (khususnya bagi laki-laki)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
c. Menunaikan shalat sunnah rawatib setelah Maghrib – 2 rakaat&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
d. Membaca dzikir sore&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
e. Mempersiapkan diri untuk shalat Isya lalu melangkahkan kaki menuju masjid&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Rasulullah saw bersabda:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
مَنْ تَطَهَّرَ فِي بَيْتِهِ ثُمَّ مَشَى إِلَى بَيْتٍ مِنْ بُيُوتِ اللَّهِ لِيَقْضِيَ فَرِيضَةً مِنْ فَرَائِضِ اللَّهِ كَانَتْ خَطْوَتَاهُ إِحْدَاهُمَا تَحُطُّ خَطِيئَةً وَالْأُخْرَى تَرْفَعُ دَرَجَةً&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Barangsiapa yang bersuci/berwudhu kemudian berjalan menuju salah satu dari rumah-rumah Allah untuk menunaikan salah satu kewajiban dari kewajiban Allah, maka langkah-langkahnya akan menggugurkan kesalahan dan yang lainnya mengangkat derajatnya”. (Muslim)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
9. Agenda pada waktu shalat Isya&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
a. Menjawab azan untuk shalat Isya kemudian menunaikan shalat Isya secara jamaah di masjid&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
b. Menunaikan shalat sunnah rawatib setelah Isya – 2 rakaat&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
c. Duduk bersama keluarga/melakukan silaturahim&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
d. Mendengarkan ceramah, nasihat dan untaian hikmah di Masjid&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
e. Dakwah melalui media atau lainnya&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
f. Melakukan mudzakarah&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
g. Menghafal Al-Quran&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Agenda prioritas&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Membaca Al-Quran dengan berkomitmen sesuai dengan kemampuannya untuk:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
- Membaca ½ hizb dari Al-Quran untuk mendapatkan khatam Al-Quran sebanyak 1 kali&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
- Membaca 1 hizb dari Al-Quran untuk mendapatkan khatam Al-Quran sebanyak 2 kali&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
- Bagi yang mampu menambah sesuai kemampuan bacaan maka telah menuai kebaikan berlimpah insya Allah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Apa yang kita jelaskan di sini merupakan contoh, sehingga tidak harus sama persis dengan yang kami sampaikan, kondisional tergantung masing-masing individu. Semoga ikhtiar ini bisa memandu kita untuk optimalisasi ibadah insya Allah. Allahu a’lam&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jazaakillah&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
http://wirausahapesantren.blogspot.com&lt;div class=&quot;blogger-post-footer&quot;&gt;Miliki penghasilan tambahan
dengan hanya bermodalkan komputer dan akses internet di rumah
dan dapatkan dukungan penuh dari d’BC Network!&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bundahappy.blogspot.com/feeds/1637983790088125501/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bundahappy.blogspot.com/2011/05/agenda-harian.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2575579979153407854/posts/default/1637983790088125501'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2575579979153407854/posts/default/1637983790088125501'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bundahappy.blogspot.com/2011/05/agenda-harian.html' title='Agenda Harian'/><author><name>hpy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09272161422363810371</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgHFwGzgHMjxwNygeVfBMSb-AJUMOrDFTCrtUS4bR-9eL-GLx-rfVTBq8MAEytRsy4cVMen5i3brQ5hVOX24STTzRc7-rONjdCthrPi7QE5jK3fC5B3MgMnl3eGpMyjJYI/s220/IMG00061-20110602-0848.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjs9ejTDR52j0f-3Dp6YxC64WUwRyKAlhu-cEPzifKi4ko-4qwrcWk5q8dQkaxOTPsVqsYOcXy-57i_wZiuWvhqLwH1ZmtcP_H7OA8mJda1FrEHOIpEMCntj4nxOQBY9S2TmPt4EPY1MA8c/s72-c/luve.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2575579979153407854.post-7143231762224438060</id><published>2011-05-29T07:29:00.000-07:00</published><updated>2011-05-29T07:29:25.461-07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Motivasi"/><title type='text'>Manusia Punya Arti Positif</title><content type='html'>Alkisah, suatu hari seorang professor diundang untuk berbicara di sebuah basis militer. Setiba di bandara, sang profesor dijemput oleh seorang prajurit muda yang ditugaskan untuk melayani kebutuhannya selama kunjungannya di sana.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
 &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah berjumpa dan saling memperkenalkan diri, mereka pun menuju ke tempat pengambilan kopor. Sepanjang perjalanan, si prajurit sering menghilang. Banyak hal yang dilakukannya secara spontan. Ia membantu seorang wanita tua yang kopornya jatuh dan terbuka. Kemudian mengangkat dua anak kecil agar mereka dapat melihat atraksi yang digelar di hari-hari tertentu di bandara tersebut. Ia juga menolong orang yang tersesat dengan menunjukkan arah yang benar. Setiap kali ia kembali ke sisi sang profesor tampak raut puas dan senyum lebar menghiasi bibirnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
 &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&quot;Anak muda, bapak sungguh terkesan dengan kebaikan hatimu. Darimana kamu belajar melakukan hal-hal seperti itu?&quot; tanya sang profesor penasaran menyaksikan ulah lincah si prajurit.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
 &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&quot;Melakukan apa, Prof?&quot; tanya si prajurit.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
 &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&quot;Begitu sibuk memperhatikan dan menolong orang lain. Darimana Anda belajar untuk hidup seperti itu?&quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
 &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&quot;Oohh, selama masa perang saya kira,&quot; jawab si prajurit sambil tiba-tiba mengerutkan kening, seakan mengingat banyak kejadian buruk di masa perang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
 &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kemudian dia bertutur tetang kisah perjalanan tugasnya selama di medan perang. Saat itu dia ditugaskan untuk ikut serta membersihkan ladang ranjau. Di situ, dia harus menyaksikan satu per satu temannya tewas terkena ledakan ranjau di depan matanya tanpa dia bisa berbuat sesuatu apa pun. Sungguh luka hati dan duka yang tidak bisa diterimanya selama ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
 &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&quot;Saya belajar untuk hidup di antara pijakan setiap langkah,&quot; katanya dengan nada tercekat. &quot;Saya tidak pernah tahu, apakah langkah berikutnya merupakan pijakan yang terakhir, sehingga saya belajar untuk melakukan segala sesuatu yang sanggup saya lakukan ketika mengangkat dan memijakkan kaki. Setiap langkah yang saya ayunkan merupakan sebuah perjudian antara hidup dan mati, dan saya kira sejak saat itulah saya menjalani kehidupan seperti ini. Saya ingin bermanfaat sebanyak-banyaknya bagi siapa saja selama saya masih diberi waktu oleh kehidupan ini. Karena saya rasakan begitu banyak hal-hal yang masih ingin saya lakukan dan begitu sedikit yang telah saya kerjakan.Sedangkan berkaca dari pengalaman, seakan begitu sedikit waktu dan kesempatan yang tersedia dan masih tersisa…&quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
 &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kesadaran akan nilai waktu, kadang dipicu karena pengalaman di kehidupan ini. Saat sebuah kehidupan dimulai, kepastian yang akan datang adalah kematian. Kita tidak pernah tahu kapan itu akan terjadi karena itu adalah rahasia Tuhan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
 &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebelum semua terlambat dan kata sesal mengikutinya, mari bersama kita manfaatkan waktu yang masih kita punyai untuk melalukan hal-hal yang bermanfaat untuk diri sendiri, keluarga, dan tentunya bagi banyak orang. Agar di kehidupan ini peranan kita sebagai manusia punya arti positif dan nilai yang hakiki.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
 &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
sumber : andriewongso.com&lt;div class=&quot;blogger-post-footer&quot;&gt;Miliki penghasilan tambahan
dengan hanya bermodalkan komputer dan akses internet di rumah
dan dapatkan dukungan penuh dari d’BC Network!&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bundahappy.blogspot.com/feeds/7143231762224438060/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bundahappy.blogspot.com/2011/05/manusia-punya-arti-positif.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2575579979153407854/posts/default/7143231762224438060'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2575579979153407854/posts/default/7143231762224438060'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bundahappy.blogspot.com/2011/05/manusia-punya-arti-positif.html' title='Manusia Punya Arti Positif'/><author><name>hpy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09272161422363810371</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgHFwGzgHMjxwNygeVfBMSb-AJUMOrDFTCrtUS4bR-9eL-GLx-rfVTBq8MAEytRsy4cVMen5i3brQ5hVOX24STTzRc7-rONjdCthrPi7QE5jK3fC5B3MgMnl3eGpMyjJYI/s220/IMG00061-20110602-0848.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>