<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:blogger='http://schemas.google.com/blogger/2008' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd="http://schemas.google.com/g/2005" xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-1246130364854007446</id><updated>2024-11-05T19:00:11.407-08:00</updated><category term="PENGETAHUAN UMUM"/><category term="blogging"/><category term="MASTERING"/><category term="software"/><category term="MIXING"/><category term="musikku"/><category term="by admin"/><category term="review"/><category term="VIDEO"/><category term="seo"/><category term="virtual studio"/><title type='text'>MUSIK DIGITAL</title><subtitle type='html'></subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://dolananmusik.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1246130364854007446/posts/default'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dolananmusik.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><link rel='next' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1246130364854007446/posts/default?start-index=26&amp;max-results=25'/><author><name>Chakra Sendi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12959159112670816817</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>76</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>25</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1246130364854007446.post-6498918999700418574</id><published>2016-02-10T04:17:00.000-08:00</published><updated>2016-02-15T04:17:54.764-08:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="review"/><title type='text'>Industri Musik Ambruk akibat Musik Digital  ??</title><content type='html'>&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;http://dolananmusik.blogspot.com/&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;&lt;b&gt;Musik Digital&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;. Toko musik Disc Tarra yang berada di salah satu mal terkenal di Jakarta Selatan melakukan &quot;cuci gudang&quot; dengan diskon hingga 70 persen untuk produk kaset, CD, dan DVD. Beberapa pengunjung pada Kamis (24/12/2015) tampak melihat-lihat cakram musik di jajaran rak yang isinya mulai kosong di toko tersebut. Toko musik yang pernah berjaya pada era 1990-an itu dikabarkan akan menutup sebagian besar gerainya.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgt1jeAHeCyrDQK_r86PJWUKp5KGO17fArl0voUMCfpcdIdYL-iqGOHoaYhH945Zvc2LqRE_gK9l6SgfAJ5jcwIAHeHUOUd00Z4KNQG0tTyDGtX2qOWak-W4ltMLy2lURRPM7i9H4uu1Pah/s1600/e74b26b2d619e8e29158669a1d35a4625c6b9d213007ceb279ad62e4e457ae17.png&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;320&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgt1jeAHeCyrDQK_r86PJWUKp5KGO17fArl0voUMCfpcdIdYL-iqGOHoaYhH945Zvc2LqRE_gK9l6SgfAJ5jcwIAHeHUOUd00Z4KNQG0tTyDGtX2qOWak-W4ltMLy2lURRPM7i9H4uu1Pah/s320/e74b26b2d619e8e29158669a1d35a4625c6b9d213007ceb279ad62e4e457ae17.png&quot; width=&quot;320&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;Kondisi toko musik Disc Tarra seolah menjadi penanda jejak industri musik konvensional yang pernah mengalami masa kejayaan. Sebelum Disc Tarra, salah satu pengecer musik legendaris, Aquarius Mahakam, sudah terlebih dahulu gulung tikar pada akhir 2013. Situasi ini mengilustrasikan redupnya industri musik yang dulu mengandalkan penjualan kepingan kaset atau CD.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perkembangan teknologi digital telah mengubah gaya hidup generasi muda, termasuk dalam cara dan kebiasaan mengonsumsi musik. Kondisi itu juga tergambar dari hasil jajak pendapat Kompas yang diselenggarakan Agustus 2015. Hanya 1 persen dari 734 responden yang berhasil terjaring dalam jajak pendapat ini yang mengaku masih mendengarkan musik lewat perangkat pemutar kaset atau CD.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mayoritas responden kelompok muda lebih terbiasa menikmati musik melalui internet, baik dengan cara mengunduh maupun mendengarkan langsung secara streaming. Tidak kurang dari 62 persen dari 734 responden mengaku biasa mengunduh lagu dalam format digital di internet. Selain itu, sekitar 15 persen lainnya mengakses melalui streaming musik di laman Youtube. Semakin muda kelompok usia responden, semakin kuat juga kebiasaan mereka mengonsumsi musik dalam bentuk digital.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hasil penelitian Global World Index menyimpulkan bahwa jumlah orang yang mendengarkan musik lewat internet meningkat hingga 76 persen selama periode 2012-2015. Mayoritas orang yang memanfaatkan teknologi tersebut adalah mereka yang berusia 16 hingga 24 tahun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Data lain dari organisasi industri rekaman dunia International Federation of Phonographic Industry (IFPI) mencatat sebanyak 46 persen pendapatan industri musik secara global pada 2014 sudah dikuasai rekaman musik digital.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu, rekaman musik fisik sebesar 46 persen dan 8 persen sisanya dari pertunjukan dan sinkronisasi (pemanfaatan untuk iklan, film, games, program TV). Tren pertumbuhan nilai pendapatan di industri musik digital pun menunjukkan prospek yang cerah, rata-rata 9,4 persen per tahun pada periode 2009-2014. Pada 2009, pendapatan industri musik digital global meraup 4,4 miliar dollar AS. Lima tahun kemudian kembali melonjak menjadi 6,9 miliar dollar AS.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perkembangan teknologi gawai dan telekomunikasi semakin memanjakan konsumen. Jenis aplikasi dan layanan streaming musik berbasis internet terus berkembang menyediakan jutaan koleksi lagu yang dapat diakses baik secara gratis maupun berbayar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aplikasi gratis untuk mengunduh musik antara lain Youtube yang menyajikan berbagai tayangan termasuk musik dalam format video. Sementara aplikasi Soundcloud menyediakan koleksi musik dalam format audio. Kedua aplikasi tersebut dapat dengan mudah diakses melalui telepon genggam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara bagi mereka yang mengutamakan kualitas suara (video), beberapa aplikasi menawarkan layanan berbayar dengan cara berlangganan. Laman/aplikasi berbayar ini antara lain Vevo, Deezer, Guvera, MixRadio, Spotify, dan Joox.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;Tidak ketinggalan produsen telepon pintar dan operating system juga fokus pada pasar penikmat musik dengan layanan aplikasi semacam iTunes dari Apple, atau aplikasi musik yang disediakan di Google Play Store bagi pengguna Android.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Rekaman fisik ditinggalkan&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Industri musik yang mengandalkan bentuk rekaman fisik tergilas oleh industri musik dalam format digital. Industri musik Tanah Air pernah mengalami masa keemasan pada periode 1990-an dengan puncak penjualan album musik yang mencapai 77,5 juta kopi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Resesi ekonomi pada 1998 sempat menyusutkan angka penjualan menjadi 41,6 juta kopi. Meski demikian, kembali meningkat dengan capaian 64,5 juta kopi di tahun 1999. Selepas tahun 2000, industri musik di Tanah Air mulai lesu dan terus merosot hingga saat ini. Bahkan, penjualan rekaman musik pada 2011 hingga 2013 tercatat rata-rata hanya 5 juta keping per tahun (Kompas, 27/11).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pasar kaset, CD, dan DVD terus merosot, antara lain, juga sebagai akibat bergesernya cara konsumsi dan gaya hidup konsumen. Faktor lain yang mempercepat lumpuhnya industri musik konvensional ini antara lain juga akibat kemudahan teknologi yang mendorong maraknya pembajakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Model pembajakan ini tak hanya berupa penggandaan rekaman dalam bentuk kaset, CD, atau DVD ilegal. Lebih dari itu, masyarakat demikian mudah menggandakan musik dari format cakram ke bentuk digital untuk kemudian dibagikan secara bebas dan terbuka di internet.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hasil survei Asosiasi Industri Rekaman Indonesia tahun 2013 menyebutkan terjadi sekitar enam juta kali pengunduhan ilegal lagu setiap hari melalui internet. Hal ini mengakibatkan industri rekaman menanggung kerugian hingga Rp 6 miliar per hari. Ini berarti industri musik Tanah Air kehilangan potensi pendapatan sebesar Rp 180 miliar per bulan atau Rp 2,16 triliun per tahun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak bisa dimungkiri kehadiran teknologi internet yang menghadirkan dunia digital telah mengubah banyak hal secara masif dan luas. Perubahan gaya hidup masyarakat mengakibatkan berbagai media yang sebelumnya melekat dalam keseharian menjadi tidak relevan lagi. Kaset, CD, dan DVD sangat mungkin tidak lagi mendominasi, tetapi akan tetap bertahan dan beradaptasi seperti piringan hitam yang sempat berjaya di masa silam.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Sumber : http://print.kompas.com/baca/2016/01/05/Industri-Musik-Redup-oleh-Digital&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dolananmusik.blogspot.com/feeds/6498918999700418574/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dolananmusik.blogspot.com/2016/02/industri-musik-ambruk-akibat-musik-digital.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1246130364854007446/posts/default/6498918999700418574'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1246130364854007446/posts/default/6498918999700418574'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dolananmusik.blogspot.com/2016/02/industri-musik-ambruk-akibat-musik-digital.html' title='Industri Musik Ambruk akibat Musik Digital  ??'/><author><name>Chakra Sendi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12959159112670816817</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgt1jeAHeCyrDQK_r86PJWUKp5KGO17fArl0voUMCfpcdIdYL-iqGOHoaYhH945Zvc2LqRE_gK9l6SgfAJ5jcwIAHeHUOUd00Z4KNQG0tTyDGtX2qOWak-W4ltMLy2lURRPM7i9H4uu1Pah/s72-c/e74b26b2d619e8e29158669a1d35a4625c6b9d213007ceb279ad62e4e457ae17.png" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1246130364854007446.post-6819153307466275754</id><published>2016-02-06T02:33:00.000-08:00</published><updated>2016-02-15T03:08:07.521-08:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="VIDEO"/><title type='text'>Jazz Instrumental produk Musik Digital </title><content type='html'>&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;http://dolananmusik.blogspot.com/&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;&lt;b&gt;Musik Digital&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;. Dalam artikel ini penulis ingin mengetengahkan sebuah produksi &lt;b&gt;Musik Digital&lt;/b&gt; (&lt;i&gt;ala rumahan = produk rumahan&lt;/i&gt; [red]) sebagai pembaharuan musik-musik Jazz Indonesia yang pernah muncul di era tahun 1980-an, antara lain yang dimainkan oleh grup-grup semacam Bhaskara &#39;86, Karimata dan Emerald Band. Beberapa lagu-lagu mereka telah penulis rilis ulang dengan mempergunakan bantuan Musik Digital yang menyeluruh, artinya semua prosesnya dilakukan secara digital musik (tanpa mempergunakan alat musik analog).&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjYZGlJuu9gomxfvhAgGZXITgaB6_pHzomFZnVpCPqXS6qvALO23AowJUR94GlVA_rdDNw9Qmdlg4aoxZFGAsdLZOO_EjR5qobyuV8ygtCTPIn0ZVZjUWNhJgFvdVcih-oF2nDHchhjixsO/s1600/20151123152400Music.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;Musik Digital, Jazz version&quot; border=&quot;0&quot; height=&quot;223&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjYZGlJuu9gomxfvhAgGZXITgaB6_pHzomFZnVpCPqXS6qvALO23AowJUR94GlVA_rdDNw9Qmdlg4aoxZFGAsdLZOO_EjR5qobyuV8ygtCTPIn0ZVZjUWNhJgFvdVcih-oF2nDHchhjixsO/s400/20151123152400Music.jpg&quot; title=&quot;Jazz versi Musik Digital&quot; width=&quot;400&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Salah satu produk musik ala &lt;b&gt;Musik Digital&lt;/b&gt; yang telah penulis rilis seperti video di bawah ini&amp;nbsp; :&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;center&gt;
&lt;iframe allowfullscreen=&quot;&quot; frameborder=&quot;0&quot; height=&quot;344&quot; src=&quot;https://www.youtube.com/embed/pVhgBs02l1I&quot; width=&quot;459&quot;&gt;&lt;/iframe&gt;&lt;/center&gt;
&lt;br /&gt;
Aransemen musik yang berjudul &lt;a href=&quot;https://app.box.com/s/t4snrq4o5zrlldgzzzss3edkvsa5qzoo&quot; rel=&quot;nofollow&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;&lt;b&gt;GAMELAN&lt;/b&gt;&lt;/a&gt; tersebut di atas, telah pernah penulis rilis di tahun 2010, namun komposisi musiknya terasa monoton, dan oleh karenanya pada tahun 2016 ini penulis rilis ulang dengan aransemen musik yang lebih dinamis, tentu saja semuanya mempergunakan media Musik Digital. Jika anda berminat, anda dapat melakukan download langsung secara gratis, baik MP4 maupun MP3 nya melalui link-link yang telah penulis bagikan di atas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Aliran Musik Jazz.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebagai suatu genre musik, jazz ternyata telah mengambil tempat dalam sejarah musik dunia. Dulu jazz dianggap sebagai musik yang bikin pusing kepala, (sangat) susah dimengerti, dan membosankan. Tetapi sekarang, dengan berbagai jenis aliran dalam jazz yang sangat jauh berbeda dengan ketika pertama kali muncul, jazz telah mampu menyihir jutaan penggemar di seluruh dunia. Bahkan anak-anak muda-pun mulai banyak yang menggemari jazz.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dari berbagai literatur (dan juga situs internet) yang memuat tentang jazz, kita dapat melihat berbagai aliran-aliran dalam jazz, sejak pertama kali muncul di New Orleans sampai perkembangannya sekarang ini. Mungkin tulisan ini kurang informatif dalam membahas tentang jazz tetapi setidaknya dapat memberikan gambaran seperti apa musik jazz itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Berbagai aliran jazz yang ada antara lain :&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Ragtime :&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Asal muasalnya musik jazz. Musik yang menyerupai musik afrika dengan beat dan tone yang menyerupai musik asli afrika. Vibrant, enthusiastic, and extemporaneous adalah ciri-ciri yang dapat dikenali.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Classic Jazz :&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Sering disebut dengan “New Orleans Style”. Aslinya berupa brass band yang ditampilkan di acara dance dan pesta-pesta diakhir tahun 1800-an dan awal 1900-an. Instrument musical dilengkapi dengan clarinet, saxophone, cornet, trombone, banjo, bass, guitar, drum dan piano. Improvisasi sangat ditekankan dalam permainannya dan aransemen musikal dapat berbeda dari setiap penampilannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Hot Jazz :&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Jazz jenis ini dicirikan dengan penyanyi solo yang berimprovisasi, struktur melodi yang khas, dan biasanya mempunyai klimaks yang emosional dan “hot”. Rhytm sectionnya biasanya diiringi oleh gitar, bass, banjo, dan drum yang meningkat pelan-pelan sehingga mencapai klimaks (crescendo). Tokoh utama dari aliran ini, siapa lagi kalau bukan Louis Armstrong.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Chicago Style :&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Chicago menjadi pusat kelahiran aliran ini yang inti utamanya adalah “inventive player”. Dikarakteristikkan dengan aransement yang inovatif dan harmonis, dan teknik pemainnya yang tinggi. Tokoh-tokoh utamanya antara lain Benny Goodman, Bud Freeman, Edie Condon, dan Gene Krupa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Swing :&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Tahun 1930-an menjadi awalnya swing. Karakteristik utamanya : robust and invigorating. Swing juga sering dikatakan musik dance. Walaupun bermain secara kolektif, sebuah band swing dapat menunjukkan performansi solo untuk mengimprovisasi melodi utamanya. Tokohnya banyak tapi yang sering dijuluki sebagai The King of Swing adalah Benny Goodman.&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;br /&gt;Kansas Style :&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Aliran ini lahir pada masa The Great Depression sekitar tahun 1920-an dan 1930-an di kota Kansas, USA. Karakteristiknya adalah gaya yang sangat soulful dan blues. Tokohnya antara lain Charlie Parker.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Gypsy Jazz :&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Aslinya diperkenalkan oleh gitaris Perancis, Django Reinhardt. Sering dipengaruhi oleh musik rakyat (folk music) dari eropa timur. Sering juga dikenal dengan nama Jazz Manouche. Ciri utamanya adalah : languid, seductive feel, yang dikarakteristikkan dengan “quirky cadences” dan “driving rhytms”.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Bebop :&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Berkembang di awal tahun 1940-an. Masih mengandalkan improvisasi, dalam bop seorang soloist bebas mengeksplorasi kord selama masih dalam struktur kord yang ada. Bebop berbeda dari swing, dan terlebih lagi musik dance. Bebop juga menjadi dasar bagi inovasi-inovasi dari musik jazz. Playernya antara lain : Charlie Parker (saxophon) dan Dizzi Gillespie (trumpet).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Mainstream :&lt;/b&gt; &lt;br /&gt;
Lahir kembali dari aliran musik jazz yang tidak terlalu mengikat pada akhir 1970-an dan awal 1980-an. Aliran ini sering disebut Modern Mainstream atau Post Bop, dan mempengaruhi aliran musik yang lain seperti Cool Jazz, Classic, dan Hardbop. Mainstream juga sering diklasifikasikan sebagai aliran jazz yang tidak terlalu berhubungan dengan aliran historis dari musik jazz.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Vocalese :&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Sering disebut dengan jazz vokal. Mengkombinasikan lyric dan musik dalam suatu solo instrumental. Secara nature adalah bop, tapi diutamakan adalah nyanyian solo diiringi grup musik kecil atau ensembel. Playernya antara lain : Eddie Jefferson dan Jon Hendricks.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Cool :&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Sering dikatakan sebagai “campuran” bebop dan swing jazz. Aliran ini terbentuk akhir 1940-an dan merupakan “anak kandung” bebop yang menggabungkan swing dalam tone yang harmonik dan dinamis. Dijuluki juga “West Coast Jazz”, karena inovasinya banyak berasal dari pantai barat USA, terutama kota Los Angeles.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Hard Bop :&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Salah satu aliran lain dari jazz, yang merupakan anak dari aliran bebop. Melodi pada hardbop lebih bernuansa “soulful” dibandingkan bebop, dan terkadang dipengaruhi tema-tema musik Rhytm &amp;amp; Blues dan musik Gospel. Salah satu inovatornya adalah pianis Horace Silver.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Bossa Nova :&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Campuran dari West Coast Cool, European Classical Harmonies, dan rhytm Samba Brasil. Sering disebut dengan nama Brasillian Jazz, dan berkembang di Amerika sekitar tahun 1962. Playernya antara lain Joao Gilberto, Antonio Carlos Jobim, dan di Amerika adalah Charlie Byrd dan Stan Getz.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Free Jazz :&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Kadang disebut juga dengan “Avante Garde”. Solis dari free jazz bereksperimen dengan bebas (free) terhadap musiknya. Ornette Coleman dan John Coltrane adalah contohnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Soul Jazz :&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Berasal dari Hardbop yang cukup terkenal di awal 1960-an. Berimprovisasi dengan chord progression, sama seperti bop. Tokohnya antara lain Horace Silver dengan piano Hammond-nya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Groove :&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Sering disebut “of-shoot of Soul Jazz”. Groove sering menggunakan tone-tone dari musik blues dengan fokus terutama pada rhytms. Musik ini bernuansa gembira dan sering menyentuh emosi pendengarnya untuk dance, sedangkan blues lebih lambat. Improvisasi solo jarang digunakan dan lebih mengandalkan musik kolektif.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Fusion :&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;/b&gt;Aliran ini merupakan campuran antara “jazz improvisation” dengan energi dan rhytm dari musik rock. Walaupun demikian, terkadang pencampuran ini sering dianggap merupakan bagian dari musik rock dan bukan jazz. Aliran ini juga merupakan semacam “pemberontakan” musisi jazz, khususnya aliran hardbop terhadap “puritan jazz”, yang seakan-akan menahbiskan bahwa jazz haruslah seperti yang sudah ada.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fusion jazz memang identik dengan bantuan teknologi canggih seperti MIDI. Fusion adalah cabang dari jazz mainstream yang didalamnya sudah dicampur rock dan funk.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mengacu pada namanya, Jazz Rock atau Fusion adalah tipe Jazz yang musisinya dalam mengapresiasikan sampai melewati batas sampai kedaerah Rockataupun jenis musik lain. Fusion mengkombinasikan kebiasan-kebiasaan &amp;amp; energi dari musik Rock dengan harmonisasi yang sempurna dan kebebasan improvisasi Jazz.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jazz Rock fusion berbeda dari konvensional Jazz dibeberapa aspek. Pemakaian Rhythm yang lebih kaku dan sedikit menggoyang perasaan. Dibeberapa bagian artis tambahan memainlain suatu yg berseberangan, dengan pengembangan rhythmic dan bentuk rhythmic yg tidak standar yang ditumpukan pada ekspresi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Penggunaan alat electric/electronic seperti gitar electrik, bass electric dan synthesizer sering menggantikan alat musik tradisional jazz sepertisaxophone, trumpet dan bass betot.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Afro-Cuban Jazz :&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Sering disebut dengan nama Latin Jazz. Merupakan kombinasi dari improvisasi jazz dan rhytm musik latin. Instrumen musik yang digunakan sama dengan instrumen musik jazz pada umumnya, tetapi lebih terpusat pada rhytm section dari instrumen conga, timbale, bongo dan instrumen latin lainnya. Tokohnya antara lain Arturo Sandoval, Poncho Sanchez, dan Chucho Valdes.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Acid Jazz :&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Acid jazz (dikenal juga dengan jazz klub) adalah genre musik yang menggabungkan elemen-elemen musik soul, funk, dan disco. Genre ini dikembangkan pada tahun 1980-an dan 1990-an, awalnya pada klub malam di Inggris Selatan. DJ Gilles Peterson dan Chris Bangs umumnya dikenal sebagai yang menciptakan istilah acid jazz, pada tahun 1987.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Acid Jazz sering dikatakan bukanlah genre musik jazz, karena keterikatannya yang lemah dengan sejarah musik jazz. Awalnya adalah musik dance British. Yang kemudian dikombinasikan dengan musik klasik jazz, Funk 70-an, Hip-hop, Soul dan musik latin, dimana yang menjadi fokus adalah musik instrumentalnya dan bukan lirik. Akhirnya menghasilkan musik yang kaya dengan improvisasi musik yang kesannya “campur baur”, dan sering disebut Acid Jazz.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;European Jazz :&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Di akhir abad 20, musisi jazz Perancis dan negara-negara Skandinavia merasa bahwa ekspresi musik jazz amerika telah kehilangan “rasa”-nya di jaman sekarang ini. Itulah awal mereka menciptakan style baru yaitu European Jazz. Seperti Acid Jazz, european jazz berakar pada musik dance, dan mengkombinasikan dgn elemen-elemen house music (musik disco dgn basic Funk). Suara yg dihasilkan lebih bernuansa digitaly dan electronicaly dan terasa kontemporer. Tokohnya antara lain Bugge Wesseltoft, Nils Petter Molvaer, dan Martial Solal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Smooth jazz&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Smooth jazz adalah salah satu bentuk jazz, sering kali percampuran dengan R&amp;amp;B. Smooth jazz berkembang sebagai bagian dari bentuk jazz fusion, dan cenderung memberi tekanan pada melody dibanding kepada improvisasi. CTI Records milik Creed Taylor bagian yang amat penting diperkembangan bentuk ini dipertengahan 1970. Wes Montgomery membuat beberapa buah rekaman instrumental dari sejumlah lagu pop yang terkenal yang tidak banyak diminati penikmat Pop dibanding jazz fan; hasil perusahaan rekaman ini sering tidak dianggap sebagai album smooth jazz yang penting.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jazz fan memandang smooth jazz dengan sebelah mata, atau bahkan menganggapnya bukan jazz sama sekali, tapi beberapa yang lain menolak pandangan tersebut, seperti musisi yang dihormati Pat Metheny, David Sanborn, Marcus Miller dan yang lainnya sering diklasifikasikan sebagai “smooth jazz,” begitu juga bagian dari mereka mampu menampilka bermacam macam gaya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Funk&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Funk adalah sebuah aliran musik yang mengandung unsur musik tarian Afrika-Amerika. Umumnya musik funk dapat dikenali lewat ritme yang sering terpotong singkat, bunyi gitar ritme yang tajam, perkusi yang dominan, pengaruh jazz yang kuat, irama-irama yang dipengaruhi musik Afrika, serta kesan gembira yang didapati saat mendengarnya. Akar funk dapat ditelusuri hingga jenis rhythm and blues dari daerah Louisiana pada tahun 1960-an. Aliran musik ini terkait dekat dengan musik soul serta jenis musik turunan lainnya seperti P-Funk dan Funk Rock.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu hanya gambaran sekilas tentang aliran-aliran dalam musik jazz yang diambil dari berbagai literatur musik jazz. Banyak juga tokoh-tokoh penting dalam musik jazz yang tidak ada dalam ringkasan diatas. Sekarang ini sudah banyak musisi dan vokalis baru jazz, misalnya Jammie Cullum, Renee Olstead, dan lain-lain, yang membuat batasan-batasan dalam aliran musik jazz sudah mulai kabur. Walaupun demikian, intinya bukanlah aliran itu sendiri, tetapi Jazz yang sekarang ini sudah mendunia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: large;&quot;&gt;&lt;b&gt;Jazz Instrumental produk Musik Digital.&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Di akhir tulisan ini, penulis ingin menunjukkan beberapa hasil olahan musik Jazz dengan mempergunakan bantuan Musik Digital, yaitu&amp;nbsp; :&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;ol&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;https://app.box.com/s/3s28nsmlswg0s5dbum772rqe3dq9f6ol&quot; rel=&quot;nofollow&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;&lt;b&gt;Cinderamata&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;, dipopulerkan oleh Karimata Band.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;https://app.box.com/s/fboman8y8pw7yuows2ac46co08lhraf1&quot; rel=&quot;nofollow&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;&lt;b&gt;Betawi&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;, dipopulerkan oleh Bhaskara &#39;86 Band.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;https://app.box.com/s/1o40yqx366dok540dflk82b930rrqwqv&quot; rel=&quot;nofollow&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;&lt;b&gt;Kecapi&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;, dipopulerkan oleh Emerald Band.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;https://app.box.com/s/t4snrq4o5zrlldgzzzss3edkvsa5qzoo&quot; rel=&quot;nofollow&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;&lt;b&gt;Gamelan 2016&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;, dipopulerkan oleh Chord Digital Band. &lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Anda dapat mendowload pilihan-pilihan tersebut di atas secara gratis, sekedar untuk mengenang sekaligus melengkapi koleksi musik Jazz anda.&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dolananmusik.blogspot.com/feeds/6819153307466275754/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dolananmusik.blogspot.com/2016/02/jazz-instrumental-produk-musik-digital.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1246130364854007446/posts/default/6819153307466275754'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1246130364854007446/posts/default/6819153307466275754'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dolananmusik.blogspot.com/2016/02/jazz-instrumental-produk-musik-digital.html' title='Jazz Instrumental produk Musik Digital '/><author><name>Chakra Sendi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12959159112670816817</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjYZGlJuu9gomxfvhAgGZXITgaB6_pHzomFZnVpCPqXS6qvALO23AowJUR94GlVA_rdDNw9Qmdlg4aoxZFGAsdLZOO_EjR5qobyuV8ygtCTPIn0ZVZjUWNhJgFvdVcih-oF2nDHchhjixsO/s72-c/20151123152400Music.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1246130364854007446.post-7337011336947082252</id><published>2016-02-01T22:13:00.000-08:00</published><updated>2016-02-14T22:18:32.027-08:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="review"/><title type='text'>Review Tentang Musik Digital</title><content type='html'>&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhjTdytezVFfVXTfiw7E7SmdW7l0Bet2oRsoKe2oKo80UrTWN7LVv7ryJGex_LVMRWSMnIEXksT-xtd_mmC4IBgLAhULHAk34pJNdJotBaVir1evy4uCuLaOkHdWP2isXLycVpKQXw38Ync/s1600/Dawning-Nebulai.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;Dolanan Musik Digital&quot; border=&quot;0&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhjTdytezVFfVXTfiw7E7SmdW7l0Bet2oRsoKe2oKo80UrTWN7LVv7ryJGex_LVMRWSMnIEXksT-xtd_mmC4IBgLAhULHAk34pJNdJotBaVir1evy4uCuLaOkHdWP2isXLycVpKQXw38Ync/s1600/Dawning-Nebulai.jpg&quot; title=&quot;Musik Digital&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href=&quot;http://dolananmusik.blogspot.com/&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;&lt;b&gt;Musik Digital&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;. Kecanggihan teknologi berkembang cukup pesat. Komputer, yang dulunya (saat ditemukan pertama kalinya) berfungsi untuk memudahkan pengetikan, kemudian dapat dipakai sebagai alat bantu desain grafis atau presentasi. Dan kini, komputer juga bisa dipakai untuk menghasilkan musik seperti layaknya dimainkan oleh sebuah grup musik dengan peralatan yang cukup lengkap. Kita bisa mempelajari penggunaan komputer dalam hal ini dengan perangkat yang sederhana. Namun, yang tak boleh diabaikan adalah jiwa seni. Ibaratnya, kita tidak dapat menyanyi dengan baik kalau suara kita sumbang walaupun kita hapal sebuah lagu. Demikian pula dengan penguasaan teknologi ini. Walaupun kita tahu caranya, tanpa jiwa seni, hasilnya sama sekali gak nyeni!&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;Hingga saat ini masih banyak kesimpangsiuran tentang definisi musik digital. Musik jenis apa yang disebut dengan musik digital? Apakah CD audio dapat dibilang musik digital? Apakah MP3, WMA, MIDI, dan format file musik lain disebut sebagai musik digital? Ada beberapa pendapat yang berbeda mengenai arti musik digital, Pertama, musik digital ialah musik yang dikemas secara digital. Jadi CD audio, MP3, dan WMA merupakan contoh musik digital. Anggapan lain, musik digital ialah musik yang diolah secara digital. Musik ini dihasilkan oleh alat musik asli, kemudian diolah secara digital. Contohnya ada sebuah lagu yang terdiri dari gitar akustik, bas, piano, dan drum. Keempat alat musik ini direkam di ruang dan waktu berbeda. Lalu, dengan perangkat tertentu keempat-empatnya digabungkan sehingga membentuk suatu kesatuan lagu. Terakhir, musik digital ialah musik yang dibuat secara digital. Saat pembuatan, suara-suara dihasilkan dengan merangkai contoh suara alat-alat musik yang sudah ada di komputer, tanpa membutuhkan alat musik. Jadi, musik digital tipe terakhir ini dapat dibuat tanpa bantuan alat musik sama sekali, hanya menggunakan komputer.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;Nah, dalam kasus yang terakhir saat ini kita bisa membuat musik bahkan menciptakan lagu sekalipun tak pandai memainkan satupun alat musik. Dengan menggunakan PC, kita dapat membuat musik dengan cara yang jauh lebih murah, karena dengan PC, ratusan bahkan ribuan alat musik bisa didapat untuk bereksperimen. Mengenai perangkat untuk bermusik secara digital secara sederhana, alat yang dibutuhkan tak rumit. Dari segi perangkat keras, PC yang dilengkapi dengan kartu suara (sound-card) sudah cukup. Prosesornya (minimal) cukup Pentium II saja, sudah bisa jalan. Kalau mau lebih mudah dalam bermusik boleh dilengkapi dengan keyboard MIDI. Perangkat lunak untuk bermusik digital banyak yang gratis alias freeware.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;Distribusi musik digital pada dasarnya, distribusi alums Musik adalah proses menempatkan atau memobilisasi album ini ke toko-toko dan toko. Berbagai label rekaman masuk ke dalam kontrak dengan perusahaan distribusi, untuk mendistribusikan dan menjual semua label produk mereka. Distributor mendapatkan profit dari setiap bagian dari album yang terjual, dan pendapatannya karena itu bergantung pada seberapa baik album ini laku terjual di toko-toko musik. Ini adalah cara konvensional distribusi musik.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;Hari ini, dengan munculnya teknologi, ada cara yang lebih baik dan lebih cepat dari distribusi musik. The Internet menyediakan sebuah tempat mengagumkan untuk pemasaran, menjual, dan mendistribusikan berbagai produk termasuk musik dan album musik. Set-up ini bekerja sebagai keuntungan terutama untuk musisi independen yang tidak mampu memasang jumlah yang besar untuk produksi dan distribusi musik mereka. Dengan Internet meskipun, tidak ada batas dan batas-batas untuk kesempatan promosi album musik. Selain itu, internet mencapai cakupan yang lebih luas, dan pasar yang lebih besar. Oleh karena itu, sebagian besar musisi, dan label bahkan merekam dan sekarang melakukan distribusi dan promosi di internet. Hal ini efektif dilakukan melalui Distribusi digital.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;Distribusi digital adalah proses yang menyediakan konten dalam format seluruhnya digital. Hal ini juga dikenal sebagai distribusi perangkat lunak elektronik atau pengiriman digital. Ini mungkin adalah cara termudah dan paling nyaman distribusi karena siapa pun dapat memiliki akses untuk itu pada setiap saat sepanjang hari. Dengan kata lain, Anda tidak benar-benar harus mengalahkan jam tutup toko untuk mendapatkan salinan album musik favorit Anda. Praktis, distribusi digital media merupakan proses distribusi yang menghilangkan cara-cara konvensional seperti kertas dan DVD &#39;s. Dengan distribusi digital, Anda dapat dengan mudah men-download atau streaming isi yang Anda butuhkan. Dalam perspektif para seniman, distribusi digital mungkin menjadi salah satu pilihan terbaik juga. Mereka tidak hanya akan dapat menghemat uang, tetapi waktu dan usaha juga. Namun, tantangan utamanya adalah proses-proses download ilegal. Berbeda dengan pemasaran fisik CD dan DVD di mana seniman tegas dapat memiliki gagasan tentang jumlah ini CD dan DVD didistribusikan dan dijual; tidak ada kontrol seperti di distribusi digital. Di sisi lain, masih bermuara pada keuntungan bagi para seniman, serta untuk men-download layanan hukum juga. Tak dapat disangkal, sebagian besar dari biaya produksi disimpan, dan akibatnya, album musik digital yang lebih murah karena ada biaya overhead yang minimal.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;Ada banyak layanan download legal di internet yang menyediakan album musik terbaru dalam kualitas yang sangat baik. Selain itu, layanan ini menawarkan download berbagai genre musik bagi Anda untuk memilih sesuai keinginan. Ada hampir semua jenis musik yang tersedia di stasiun ini download dengan biaya terjangkau men-download dan masuk akal. Konsumsi Musik Digital Music is universal, musik untuk semua orang tetapi biarpun begitu tidak semua orang menyukai musik yang sama. Tiap generasi memiliki musiknya sendiri untuk digemari dan juga cara mereka untuk mengakses musik. Forrester Research membagi generasi dalam hal mendapatkan musik ke tiga bagian yang mudah dipahami, sebagai berikut&amp;nbsp; :&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;1. Lebih dari 25 tahun, Adalah orang-orang yang berusia lebih dari 25 tahun. Cara mereka mengakses musik adalah dengan mendengarkan radio tradisional. Merekapun masih mengunjungi toko musik untuk membeli CD yang mereka suka. Generasi analog ini bergantung pada sistem distribusi retail yang ada saat ini akan apa yang harus didengar dan dimana mereka harus mencarinya. Konsumsi untuk mendengarkan musik mereka hanya 3.8 jam perharinya.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;2. The millenials Adalah yang berusia antara 16-24 tahun. Generasi yang mengalami era evolusi konsumsi musik. Sementara orang tua mereka mengkonsumsi musik lewat radio dan CD, mereka mulai me-ripnya ke dalam format digital untuk kemudian di dengarkan di portable device. Atau malahan mereka membuat kompilasinya sendiri dari lagu-lagu yang di-ripnya. Generasi ini juga mulai mengakses Peer-to-Peer network untuk saling berbagi musik yang mereka suka. Dan ketimbang harus pergi ke toko musik, mereka lebih suka mendownload free atau beli online. iTunes dan BitTorrent adalah pemutar musik mereka. Konsumsi untuk mendengarkan musik hingga 7 jam.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;3. Digital Natives Adalah yang berusia 12-25 tahun. Generasi inilah yang memanfaatkan teknologi digital dan internet sepenuhnya. Keseharian mereka dipermudah dengan teknologi. Mereka menganggap musik adalah status sosial mereka untuk diterima di komunitasnya untuk itu mereka selalu update dengan musik dengan menonton YouTube dan mendengarkan via mobile phones. Punya portable device tersendiri untuk memutar musik terasa ribet, sehingga ponsel yang bisa memutar musik menjadi pilihan utama mereka. Mereka ini yang menggunakan jejaring social seperti Facebook untuk menemukan musik baru dan musik yang teman-temannya suka. Konsumsi mendengarkan musik sekitar 5.5 jam per hari. &lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;color: #cccccc;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: x-small;&quot;&gt;Sumber : http://id.hicow.com/distribusi-digital/label-rekaman/cakra-padat-569969.html (Sumber: Pelopor.com) Sidik Nugroho, 2006 Widiasmoro&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;color: #cccccc;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: x-small;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dolananmusik.blogspot.com/feeds/7337011336947082252/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dolananmusik.blogspot.com/2016/02/review-tentang-musik-digital.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1246130364854007446/posts/default/7337011336947082252'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1246130364854007446/posts/default/7337011336947082252'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dolananmusik.blogspot.com/2016/02/review-tentang-musik-digital.html' title='Review Tentang Musik Digital'/><author><name>Chakra Sendi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12959159112670816817</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhjTdytezVFfVXTfiw7E7SmdW7l0Bet2oRsoKe2oKo80UrTWN7LVv7ryJGex_LVMRWSMnIEXksT-xtd_mmC4IBgLAhULHAk34pJNdJotBaVir1evy4uCuLaOkHdWP2isXLycVpKQXw38Ync/s72-c/Dawning-Nebulai.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1246130364854007446.post-5867148395547798892</id><published>2016-01-30T00:32:00.000-08:00</published><updated>2016-02-15T00:57:34.183-08:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="review"/><title type='text'>Review : Audio Compressor dan Karakter Kompresinya</title><content type='html'>&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;b&gt;Musik Digital&lt;/b&gt;. Selain gate, compressor adalah obyek pembicaraan yang masih hangat di kalangan praktisi pro audio. Compressor yang dalam Bahasa Indonesia berarti pemampat atau penekan. Istilah asli compressor adalah &lt;b&gt;dynamic range compressor&lt;/b&gt; yang berarti pemampat atau penekan lebar jangkauan dinamika tetapi kemudian disingkat dengan nama compressor atau dynamic saja. Lebar dinamika berkaitan erat dengan kemampuan sistem audio untuk bisa mereproduksi dari fase pelan hingga ke fase paling keras yang bisa dihasilkan. Karena kekerasan suara diukur dalam SPL (Sound Pressure Level) maka lebar dinamika juga sering dikaitkan dengan SPL ini.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Mengapa lebar dinamika ini perlu dibatasi? Bukankah sistem audio yang bisa menghasilkan lebar dinamika yang tinggi justru lebih baik? Kedua pertanyaan itu mengundang perdebatan yang pro dan kontra. Oleh karenanya saya tidak akan terjebak pada pro-kontra itu tetapi saya akan memberi ilustrasi seperti di bawah sesuai dengan topik utama kita yaitu pemampat dinamika. Contoh kita memasang sistem audio 1000W di lapangan. Dari jarak tertentu misalnya sistem audio kita terukur 70dB, saat lainnya di sebelah sistem audio itu terdengan ledakan meriam atau raungan mesin jet pesawat tempur yang dari tempat kita berdiri tercatat pada SPL 130dB. Nah kalau kita ingin menghadirkan suara sistem audio kita bisa mengeluarkan suara sedramatik dan sealami suara meriam dan jet tadi, maka sistem audio kita juga harus bisa mengeluarkan SPL yang sama yaitu 130dB dari tempat kita berdiri tadi. Berarti sistem audio kita perlu meningkat dari 70dB ke 130dB atau naik 60dB. Sedangkan jika kita menaikkan 2x lipat kapasitas sound hanya akan menaikkan 3dB, maka kapasitas yang harus disediakan adalah 60dB/3dB = 20 kali menaikkan 2x lipat kapasitas atau sama dengan 2^20 (baca: dua pangkat dua puluh) = 1 juta lebih kali lipat. Karena sound awal 1000W dan harus naik 1juta kali = 1milyar watt lebih. Jadi sound yang harus disediakan adalah 1 milyar Watt. Wow.. Jadi, kalau kapasitas yang tersedia tidak tercapai sedang kita paksa untuk mengeluarkan suara lebih keras lagi, maka bisa-bisa malah sistem audio kita rusak karena sudah melebihi kapasitasnya. Jadi intinya, &lt;i&gt;&lt;b&gt;pemampat lebar dinamika diperlukan dengan kompromi antara keamanan sistem audio, kenyamanan telinga dan lebar dinamika yang ingin dicapai&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;b&gt;Prinsip Kerja&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Prinsip kerja kompresor sesuai dengan namanya adalah untuk memampatkan atau mengecilkan dinamika audio atau secara mudahnya mengecilkan level suara audio apabila telah melewati suatu nilai ambang batas (threshold) level suara tertentu sesuai yang diatur pemakai. Dalam hal ini nilai level threshold akan menjadi nilai acuan apakah sinyal audio akan diteruskan tanpa perubahan apabila level suara yang masuk itu berada di bawah nilai level threshold atau sinyal audio yang masuk akan dikecilkan sebesar nilai ratio yang diatur apabila level sinyal audio berada di atas nilai threshold. Jadi secara gampang, kompresor ini seperti kerja fader mixer otomatis yang akan mengecilkan sinyal jika level sinyal itu melebihi nilai threshold dan akan membiarkan sinyal audio itu keluar apa adanya jika level sinyal itu kurang dari nilai threshold. Tentu kompresor ini dilengkapi dengan teknik dan parameter pengaturan tertentu agar keadaan mengecilkan level atau tidak mengecilkan level audio yang masuk akan terjadi secara halus (smooth) dan alami (natural).&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhQGP2AjYtrzElaBrqvQgOaKBp_YMfeOMemqLcdQddj8PKfC2cgKERZMg1h15HmnWuJarIdOv19cy7p1IKwAEBNn5zDCUxFqTml4CiLogV0wQVyyfXrAOLaqHgDdjzK66VxPAafmOn_GYz6/s1600/compressor-1.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;Musik Digital, Compressor Audio&quot; border=&quot;0&quot; height=&quot;81&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhQGP2AjYtrzElaBrqvQgOaKBp_YMfeOMemqLcdQddj8PKfC2cgKERZMg1h15HmnWuJarIdOv19cy7p1IKwAEBNn5zDCUxFqTml4CiLogV0wQVyyfXrAOLaqHgDdjzK66VxPAafmOn_GYz6/s400/compressor-1.jpg&quot; title=&quot;Compressor Audio&quot; width=&quot;400&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;b&gt;PENGOPERASIAN COMPRESSOR&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Secara umum kompresor audio mempunyai tampilan dan pengaturan seperti gambar di atas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Umumnya sebuah compressor dilengkapi expander/gate seperti terlihat di gambar atas bagian kiri. Tetapi di tulisan ini tidak akan dibahasnya karena telah dibahas di tulisan lain. Jadi yang akan dibahas di sini hanya bagian kompresor saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Threshold&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Threshold atau ambang batas mengatur titik level audio sebagai nilai acuan. Level sinyal yang masuk kemudian dibandingkan dengan nilai threshold ini apakah di bawah atau di atas level threshold. Keadaan ini bisa dilihat dengan 3 led di atas pengatur threshold dengan warna hijau (-), kuning (0) dan merah (+). Jika led menyala hijau, berarti level suara yang masuk masih berada di bawah nilai threshold sehingga compressor mengeluarkan suara yang sama levelnya dengan yang masuk tanpa ada proses apapun. Jika led kuning menyala berarti, level suara masuk adalah sama dengan level threshold. Jika level suara masuk lebih besar dari threshold, maka level suara itu akan dikecilkan/dimampatkan sebesar nilai ratio yang diset. Seberapa besar pengurangan level suara itu dihitung dengan cara sebagai berikut :&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Misal level threshold ada di -10dB dan ratio di 3:1 sedang level suara masuk adalah +2dB. Berarti level suara masuk berada pada 12dB diatas threshold dari hitungan +2dB – (-10dB) = 12dB. Nilai ratio adalah 3:1 berarti level 12dB sebanding dengan 4dB atau 12dB : 4dB. Artinya jika tanpa di-kompress level suara dari -10dB akan naik 12dB menjadi +2dB tetapi karena dikompress maka level suara dari -10dB hanya akan naik 4dB saja menjadi -6dB. Atau dengan kata lain nilai pengurangan/pengecilan level suara masuk adalah 6dB. Nilai pengurangan level suara atau gain reduction yang terjadi tidak perlu susah-susah dihitung tetapi cukup dengan melihat led meter Gain Reduction diatasnya yang akan menyala dari kanan ke kiri sesuai dengan besar pengurangan level suara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Ratio&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ratio atau nilai perbandingan menentukan besar kecilnya pengurangan level suara apabila level suara masuk lebih tinggi dari nilai threshold. Nilai perbandingan akan semakin besar jika knop diputar semakin ke kanan (searah jarum jam) yang berarti akan semakin besar pula pengurangan level suara yang masuk jika melebihi level threshold. Nilai ratio terbesar jika diputar habis ke kanan adalah ~:1 atau tak terhingga besar banding satu, artinya nilai berapapun jika dibandingkan dengan nilai tak terhingga besar adalah 0, sehingga sebesar apapun level suara masuk itu diatas threshold maka kompresor hanya akan menambahkan 0dB saja dari nilai threshold atau dengan kata level suara hanya akan tetap sebatas nilai threshold.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Attack Time (waktu serang)&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Attack atau lengkapnya attack time adalah pengatur waktu serang kompresor dari sejak terjadinya keadaan level suara melebihi nilai threshold hingga kompresor mulai mengecilkan suara sesuai dengan nilai ratio yang dipasang. Attack yang cepat berarti kompresor makin cepat menanggapi level suara yang masuk melebihi nilai threshold untuk segera mengecilkannya. Jika attack diputar ke kanan berarti kompresor akan lebih lambat menurunkan level suara ketika level suara masuk melebihi nilai threshold. Pengatur attack ini cukup penting untuk sedikit menunda waktu kompresor mengecilkan level suara karena jika tanpa ada waktu tunda ini level suara yang masuk melebihi threshold akan seketika itu dikecilkan maka suara output yang terdengar menjadi seperti “tercekat”. Tentu hal ini sama sekali tidak dikehendaki karena hasil suara menjadi sangat tidak alami dan halus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Release Time (waktu lepas)&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Release atau lengkapnya release time adalah pengatur waktu melepaskan kompresor dari saat terjadi level suara masuk kembali menjadi kurang dari nilai threshold hingga kompresor tidak lagi mengecilkan level suara. Artinya release ini adalah waktu bagi kompresor untuk tidak lagi aktif mengecilkan suara dan kembali ke melewatkan suara sesuai yang masuk setelah level suara masuk kembali lagi kurang dari level threshold-nya. Adanya waktu release dan waktu attack membuat kerja kompresor dalam mengecilkan level suara dan mengembalikan untuk tidak mengecilkan level suara berlangsung halus dan alami sehingga hasil suara outputnya tidak terasa antara saat level dikecilkan dan kembali lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sudah sangat umum bahwa pengaturan attack dan release ini bisa ditetap secara otomatis dengan mode “auto” berdasarkan dinamika level materi suara yang masuk. Ini tentu sangat memudahkan dalam pemakaian atau bisa kita pakai sebagai acuan jika kita ingin berkreasi untuk mengubah karakter suara dengan kompresor ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Knee atau tekukan&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Knee atau tekukan adalah fasilitas untuk membuat antara keadaan kompres kerja dan kembali tidak kerja bisa berlangsung lebih halus lagi dengan mengatur kurva tekukan ini menjadi lebih melengkung perlahan dan tidak tajam atau terjadi seketika.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Led level meter Input/Output&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam memakai kompresor penting untuk melihat led level meter baik untuk level suara masuk (input) atau level suara keluaran (output) yaitu dengan membandingkan level suara input dan output. Hal ini penting untuk selalu menjaga agar level suara baik saat kompresor aktif atau tidak level tersebut tidak berselisih terlalu banyak. Penting juga untuk melihat apakah suara under compress atau over compress. Under compress berarti kompresor kurang bekerja sehingga seolah-olah tidak berguna atau malah over compress yang berarti kompresor terlalu banyak bekerja sehingga suara menjadi sangat tertekan atau tenggelam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Output Gain&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk menjaga agar level suara baik saat kompresor tidak bekerja dan saat kompresor bekerja tidak terlalu berbeda digunakan pengatur output gain ini untuk menyesuaikan lagi level suara keluaran. Umumnya jika suara masuk cukup banyak ter-kompress walaupun masih belum over compress maka level suara output rata-rata akan mengecil dibanding level suara masuk. Dalam hal ini, output gain bisa dipakai untuk menaikkan kembali level sehingga kembali seperti level suara masuk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Limiter Threshold&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kompresor sering dilengkapi dengan limiter atau pembatas level suara. Limiter ini bekerja persis seperti kerja kompresor hanya dengan nilai ratio telah ditetapkan sebesar ~:1 dan nilai attack dan release juga ditetapkan yang umumnya lebih cepat dari nilai yang bisa ditetapkan pada pengatur attack dan release kompresor. Satu-satunya yang bisa diatur adalah level threshold yang akan menentukan patokan level suara yang tidak akan bisa dilewati. Jadi level suara output limiter tidak akan bisa melewati level yang telah ditentukan sesuai level threshold. Limiter yang aktif ditunjukkan dengan led yang menyala.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;PENGGUNAAN COMPRESSOR&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Idealnya setiap setiap sumber suara yang masuk channel mixer dilengkapi dengan kompresor. Tapi itu terkendala jumlah kompresor yang tersedia, untuk itu perlu ada skala prioritas terhadap kebutuhan channel sumber suara terhadap jumlah kompresor yang tersedia. Umumnya prioritas penggunaan kompresor dimulai dari sumber suara yang diperkirakan mempunyai lebar dinamika paling besar seperti kick drum, snare drum, cymbal, gendang, ketipung, vocal, bass, perkusi dan lain-lain.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Penggunaan kompresor dalam untaian sistem audio adalah :&lt;/div&gt;
&lt;ol style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;li&gt;Kompresor di-insert ke channel mixer karena dalam keadaan ini kompresor hanya akan membatasi satu sumber suara saja. Namun tentu saja cara ini boros dalam hal jumlah kompresor yang dibutuhkan. Dengan cara ini pula operator audio bisa berkreasi dengan mengatur parameter-parameter threshold, ratio, attack, release dan output gain untuk mengubah karakteristik bunyi sehingga didapat warna dan karakter bunyi yang unik. Kreasi ini banyak digunakan pada sumber bunyi kick dan snare drum atau dengan kompres yang ketat ditambah gain output untuk mendapatkan suara cymbal dengan sustain yang lebih panjang. Atau pada bass gitar untuk mendapatkan suara bass yang mengalun lembut tidak menghentak-hentak dengan level yang lebih konstan.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Kompresor sering juga di-insert ke group yang terdiri beberapa channel sumber suara yang sama atau hampir sama seperti banyak mic biola yang digrup menjadi string, beberapa mic gendang, perkusi atau drum yang di-grup, dst. Sistem insert grup ini akan sangat mengurangi jumlah kompresor yang dibutuhkan sekaligus memudahkan dalam pemakaian karena kita hanya perlu men-set sedikit kompresor.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Kompresor di-insert ke output mix atau aux. Cara ini memang paling irit pada jumlah kebutuhan kompresor tetapi saya tidak menganjurkan karena efek hasil kompresi akan berpengaruh pada seluruh suara hasil mix itu. Contoh, jika di-insert ke output Main LR, apabila pada suatu saat terjadi lonjakan level suara padahal lonjakan itu terjadi hanya karena satu sumber suara (mic) saja, maka seluruh hasil mixing suara yang terdiri banyak sumber suara akan ikut ter-kompres alias ikut dikecilkan levelnya. Tentu kita tidak ingin hasil mixing kita menjadi naik-turun levelnya seperti itu. Tetapi dengan tujuan lain seperti demi keamanan sistem speaker Main LR dan speaker monitor, output mix atau aux bisa di-insert limiter dan/atau dengan kompresor dengan setting cenderung ke under-compress.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Untuk keperluan insert di output main LR atau aux bisa memakai multi-band compressor. Multi band compressor adalah beberap kompresor yang tergabung dimana setiap kompresor hanya dipakai untuk satu daerah band frekuensi tertentu. Jadi prinsip kerjanya adalah suara masuk dipecah dulu dalam 3, 4 atau 6 band frekuensi dengan crossover kemudian masing-masing band dipasangi kompresor dan setiap output kompresor itu akhirnya digabung lagi. Dengan multi-band compressor seperti ini kejadian karena lonjakan level dari satu sumber suara (mic) umumnya tidak lagi berakibat mengecilkan seluruh hasil mixing tetapi hanya mengecilkan pada satu atau dua band frekuensi saja sehingga secara keseluruhan suara hasil mixing tidak terlalu terasa naik-turun.&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;MIXER DIGITAL&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hadirnya mixer digital menawarkan tersedianya fasilitas compressor di setiap channel input dan limiter di setiap output. Fasilitas ini akan sangat memanjakan setiap operator dalam mengeluarkan segala jurus dan tekniknya untuk berkreasi dalam mixing suatu project audio karena hampir tidak lagi terdapat hambatan kekurangan jumlah prosesor suara yang diperlukan. Contoh tampilan fasilitas compressor pada mixer digital Berhinger X32 dan Allen-Heath iLive T112 adalah seperti gambar berikut:&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEigQ7UYIVZ6QJH480Wo6ioLc47hyj54jTahMz5RIholFf2TEGe0qcaAQvKplsjVD9S9MZsRVWqAUaprTb3L36RXMQbLjgdSD2sIzSBlleEtt5zw968EUG9hE_bXPCQV78qRS_mI_va6Kt28/s1600/compressor-3.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;Musik Digital&quot; border=&quot;0&quot; height=&quot;198&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEigQ7UYIVZ6QJH480Wo6ioLc47hyj54jTahMz5RIholFf2TEGe0qcaAQvKplsjVD9S9MZsRVWqAUaprTb3L36RXMQbLjgdSD2sIzSBlleEtt5zw968EUG9hE_bXPCQV78qRS_mI_va6Kt28/s400/compressor-3.jpg&quot; title=&quot;Digital Compressor&quot; width=&quot;400&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg3Okr0UzsiwFsJv4eUcJONv3Q7dWYF1quqDohewfWhQ6lqM2mQkQWOo5EeTeNMlxH5XrM4hyOCHnwjMvIk4cjq7MQE2CIqNAuX9NZ4UTTKJuUaDgBu-q1iM-W6F3QCy7ugBvKQEQ53TB4C/s1600/compressor-2.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;Musik Digital Compressor&quot; border=&quot;0&quot; height=&quot;288&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg3Okr0UzsiwFsJv4eUcJONv3Q7dWYF1quqDohewfWhQ6lqM2mQkQWOo5EeTeNMlxH5XrM4hyOCHnwjMvIk4cjq7MQE2CIqNAuX9NZ4UTTKJuUaDgBu-q1iM-W6F3QCy7ugBvKQEQ53TB4C/s400/compressor-2.jpg&quot; title=&quot;Digital Compressor2&quot; width=&quot;400&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
Kompresor di mixer digital juga menawarkan fasilitas yang lebih lengkap antara lain :&lt;br /&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;ol style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;li&gt;Penentuan threshold tidak hanya berdasar pada level suara tetapi juga bisa ditambahkan filter frekuensi untuk menyaring frekuensi daerah mana yang bisa digunakan untuk menentukan nilai level threshold. Fasilitas ini akan menghindarkan kejadian satu sumber suara secara tidak sengaja terkompres karena sumber suara (mic) itu kemasukan suara lain.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Level threshold bisa dipilih berdasarkan sinyal-sinyal puncak (peak) atau mengambil nilai rata-rata level suara yang dikwadratkan (RMS, root mean square)&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Fasilitas bisa difungsikan sebagai compressor atau expander (pemekar lebar dinamika) yang merupakan kebalikan kerja dari kompresor.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Tampilan grafik dua sumbu XY dengan sumbu X merupakan level suara masuk dan sumbu Y merupakan level suara output, led meter dan gain reduction meter yang lebih menarik dan jelas mempermudah pamakai dalam mengetahui keadaan suara yang sedang diproses.&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Tipe Audio Compressor dan Karakter Kompresinya.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Bagi teman-teman yang suka berkutat dengan alat-alat audio processing pastinya kata kompresor sudah tidak asing lagi di telinga kalian. Dari segi fungsi, kompresor dalam dunia audio biasanya digunakan untuk menjaga dinamika transient level pada instrument tracks atau stereo mix buss. Sedangkan dari segi aplikasi, kompresor sangat lazim digunakan dalam proses mixing, baik itu di dunia live sound atau studio. Selain itu, kompresor juga bisa menjadi alat yang cukup mendukung dalam recording baik itu sebagai ‘creative tools’ atau ‘problem solver’.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Contohnya, apabila kita ingin mendapatkan efek harmonic distortion, tipe kompresor dengan prinsip Field Effect Transistor (FET) atau tube dengan gain reduction sebesar +/- 10dB mungkin dapat digunakan untuk mencapai tujuan kereatif seperti ini. Sedangkan untuk ‘problem solver’, kompresor dapat berguna ketika kita dalam sesi rekaman vokal dan mendapat seorang vokalis yang sangat bertenaga sehingga signal seringkali ‘clipping’. Settingan kompresor dengan ratio 4:1 atau bahkan 8:1 (tergantung kekuatan si vokalis..haha!) dengan attack medium dan fast release mungkin bisa membantu anda untuk mengatasi hal ini. Maka dari itu, di setiap studio rekaman professional, paling tidak mereka memiliki satu unit kompresor yang dapat dikaryakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Contoh kasus di atas membawa kita kepada topik utama dari artikel ini dimana kita akan membahas tipe audio kompresor dan karakter kompresinya. Kita mulai dari tipe kompresor dengan prinsip Voltage Controlled Amplifier (VCA). Pada dasarnya, kompresor ini menggunakan IC chip yang terdapat transistor di dalamnya. Chip ini digunakan untuk mengontrol dan pada akhirnya menentukan seberapa banyak gain yang akan diterapkan pada sinyal audio (voltage). Karakter kompresi daripada VCA kompresor biasanya mempunyai respons yang cepat terhadap signal audio yang masuk serta kompresi yang ‘bersih’ tanpa ada artifak ‘harmonic distortion’. VCA kompresor biasanya juga mempunyai control yang akurat pada settingan attack dan release. Mungkin faktor-faktor inilah yang pada akhirnya membuat pabrikan audio gears legendaris seperti Solid State Logic (SSL), Automated Processed Inc (API), dan DBX menerapkan prinsip VCA pada kompresor mereka.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhMIJ45_HceYzu4fkkiJt3RHNzCzAQiyYNMoOd1x_cDQQYXn-t9nQC7TwLMyWrgY3AxtylYVfQ7icDacxPYMFnbqrBTfP-wF6cn1-6DcLmanQdgAcg7oADtIzl1Gh_5545pJ4ywjhxPWLyM/s1600/VCA1.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;Musik Digital Audio&quot; border=&quot;0&quot; height=&quot;380&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhMIJ45_HceYzu4fkkiJt3RHNzCzAQiyYNMoOd1x_cDQQYXn-t9nQC7TwLMyWrgY3AxtylYVfQ7icDacxPYMFnbqrBTfP-wF6cn1-6DcLmanQdgAcg7oADtIzl1Gh_5545pJ4ywjhxPWLyM/s400/VCA1.jpg&quot; title=&quot;Model Compressor&quot; width=&quot;400&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Tipe kompresor selanjutnya adalah Field Effect Transistor (FET). FET sendiri sebenarnya masih mempunyai hubungan dengan VCA tetapi dengan karakter yang berbeda. Karena apabila dilihat dari sejarahnya, FET awalnya digunakan untuk mengemulasikan karakter tube di dalam sirkuit solid state. Pastinya, dibandingkan dengan VCA yang ‘bersih’, FET mempunyai karakter kompresi yang lebih ‘berwarna’. Kompresor paling legendaris yang menggunakan prinsip FET compression adalah Urei 1176 yang sekarang banyak didesain ulang oleh para pabrikan audio gears di antaranya Purple Audio dan Lindell. &lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhhdNM89f9-nn-l3V2DezCOtk9VpkkiQfdOhkX5fqBueWzIsHnBtUgohyphenhyphen6tM4RsbmK49xQTi57fQch6hMqEHH6YzaO9qqEcMSTJHzm6yyzr9jJIZaSSq_QjhT3UdF-uycZUXy_xjLjEEJ2g/s1600/FET1.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;Musik Digital Compressot&quot; border=&quot;0&quot; height=&quot;388&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhhdNM89f9-nn-l3V2DezCOtk9VpkkiQfdOhkX5fqBueWzIsHnBtUgohyphenhyphen6tM4RsbmK49xQTi57fQch6hMqEHH6YzaO9qqEcMSTJHzm6yyzr9jJIZaSSq_QjhT3UdF-uycZUXy_xjLjEEJ2g/s400/FET1.jpg&quot; title=&quot;Audio Compressor&quot; width=&quot;400&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Selanjutnya adalah optical atau opto kompresor. Sesuai dengan namanya, opto kompresor menggunakan sumber cahaya di dalam sirkuitnya yang akan menjadi lebih terang ketika level pada sinyal bertambah dan ditangkap oleh sensor optik yang akan memulai proses kompresi. Umumnya, respons kompresi dari opto cukup halus, lambat, dan natural. Tetapi, tergantung dari desain sirkuit, kompresor tipe ini dapat memberikan karakter halus atau seakan-akan tidak dikompres, tetapi bisa juga menjadi agresif dengan kompresi ekstrem yang bisa digunakan sebagai effect.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Senada dengan opto compressor, tube compressor pada umumnya adalah kompresor dengan prinsip optical tetapi dengan ‘tube gain output stage’. Tetapi, ada juga desain lain yang dikembangkan oleh pabrikan audio gears bernama Manley yang menggunakan vacuum tube untuk menggantikan transistor. Prinsipnya adalah voltage input akan mengubah tube ‘bias’ yang pastinya akan menghasilkan karakter suara yang berbeda. Banyak yang mendeskripsikan desain ini sebagai kompresor yang halus dikarenakan adanya high frequency roll off . Kompresor dari pabrikan Tubetech, Manley Varimu, Retro Instruments, serta Pendulum Audio banyak mengaplikasikan prinsip ini pada produk mereka. &lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhjTVxA2d2OSmeX3OSNsu6AfrqhluJtxTBu3vioxgwLOVwoKMcLuZyDHfGTu6wvASSlgqyUmGDVoJOLaMMNTxMRlW_26xNfcgMWbiQD97MYGhHbyZdwxw-98hPQI98DSSv2MoBiTnmywdOE/s1600/TUBE1.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;Digital Musik Tube Compressor&quot; border=&quot;0&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhjTVxA2d2OSmeX3OSNsu6AfrqhluJtxTBu3vioxgwLOVwoKMcLuZyDHfGTu6wvASSlgqyUmGDVoJOLaMMNTxMRlW_26xNfcgMWbiQD97MYGhHbyZdwxw-98hPQI98DSSv2MoBiTnmywdOE/s400/TUBE1.jpg&quot; title=&quot;Tube Compressor&quot; width=&quot;360&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Demikian uraian awal ini dan selamat berkreasi untuk menghadirkan hasil mixing yang lebih bagus lagi.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dolananmusik.blogspot.com/feeds/5867148395547798892/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dolananmusik.blogspot.com/2016/01/review-audio-compressor-dan-karakter-kompresinya.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1246130364854007446/posts/default/5867148395547798892'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1246130364854007446/posts/default/5867148395547798892'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dolananmusik.blogspot.com/2016/01/review-audio-compressor-dan-karakter-kompresinya.html' title='Review : Audio Compressor dan Karakter Kompresinya'/><author><name>Chakra Sendi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12959159112670816817</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhQGP2AjYtrzElaBrqvQgOaKBp_YMfeOMemqLcdQddj8PKfC2cgKERZMg1h15HmnWuJarIdOv19cy7p1IKwAEBNn5zDCUxFqTml4CiLogV0wQVyyfXrAOLaqHgDdjzK66VxPAafmOn_GYz6/s72-c/compressor-1.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1246130364854007446.post-3683644036551224225</id><published>2016-01-24T16:58:00.000-08:00</published><updated>2016-01-27T17:32:27.690-08:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="musikku"/><title type='text'>Bapa Kami versi Jawa (digital music)</title><content type='html'>&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhueXzZLcRNlXyn35baJEHP5AACrnm9vSRkkayzin8JdfLEiT8OVpI45LeO2JpghI-VG88_SDeiJFUYMvktfnEWzg8vHeA5HbOlb1fnVpFL0LPfnjaOUyyN3YUNdbYGATGHErSpI4NM0FjO/s1600/Akoe-009.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;Chord Musik Digital&quot; border=&quot;0&quot; height=&quot;200&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhueXzZLcRNlXyn35baJEHP5AACrnm9vSRkkayzin8JdfLEiT8OVpI45LeO2JpghI-VG88_SDeiJFUYMvktfnEWzg8vHeA5HbOlb1fnVpFL0LPfnjaOUyyN3YUNdbYGATGHErSpI4NM0FjO/s200/Akoe-009.jpg&quot; title=&quot;Chord Digital&quot; width=&quot;200&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href=&quot;http://dolananmusik.blogspot.com/&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;&lt;b&gt;Musik Digital&lt;/b&gt;&lt;/a&gt; sepertinya bukan lagi sesuatu hal yang sulit untuk diaplikasikan oleh para pemusik amatir sekalipun (seperti saya ini). Dengan bantuan metode Musik Digital ini tentu saja kita dapat dengan mudah untuk mengaransemen sebuah lagu atau musik sesuai dengan selera atau keinginan kita sendiri. &lt;a href=&quot;http://dolananmusik.blogspot.com/&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;&lt;b&gt;Musik Digital&lt;/b&gt;&lt;/a&gt; dalam hal ini berfungsi untuk membantu alias mempermudah jalan bagi terwujudnya sebuah aransemen musik yang bisa saja memanifestasikan kreatifitas si pembuatnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Contoh hasil bantuan Musik Digital adalah seperti di bawah ini :&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
- &lt;a href=&quot;http://www.4shared.com/mp3/xF3STzqbba/BAPA_KAMI__2016_.html&quot; rel=&quot;nofollow&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;&lt;b&gt;BAPA KAMI (versi Jawa)&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aransemen musik pada lagu tersebut pada dasarnya merupakan pembaharuan aransemen sebagaimana yang telah pernah penulis unggah beberapa tahun silam lewat media YouTube. Aransemen lama tersebut dirasakan kurang greget...., dan oleh karenanya penulis kembali merilisnya dengan aransemen yang benar-benar baru dengan melibatkan sentuhan musik Jazz di dalamnya (meskipun masih tetap dalam bentuk instrumental).&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Lagu Bapa Kami ini pada dasarnya merupakan sebuah doa yang digubah sedemikian rupa menjadi sebuah lagu (dalam hal ini mempergunakan nuansa musik khas Jawa). Hal inilah yang mengakibatkan kesulitan tersendiri bagi penulis untuk tetap mempertahankan nuansa khidmat berpadu dengan modernisasi musikal berikut rhytm yang tidak monoton.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Lagu ini merupakan lagu wajib dalam sebuah sakramen ekaristi dan merupakan puncak dari persembahan kita kepada Tuhan Yang Maha Esa. Penulis dalam hal ini berusaha untuk menghadirkan lagu tersebut dalam bentuk instrumentalia yang dapat dinikmati sekaligus didengarkan oleh semua kalangan setiap waktu atau setiap saat tanpa harus menunggu saat-saat tertentu.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Dengan mendengarkan instrumentalia ini, penulis berharap si pendengar ikut menyanyikan syairnya (dalam hati sekalipun) sebagai manifestasi &quot;doa khusus&quot; setiap saat. Dengan demikian, maka dengan mendengarkan intrumentalia lagu ini, kitapun (si pendengar) dapat pula masuk dalam &quot;suasana doa tertentu&quot; sebagaimana tujuan utama Doa Bapa Kami itu sendiri.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Aransemen pembaharuan ini selain mengetengahkan paduan musikalitas Jawa, juga menghadirkan nuansa &quot;stereo&quot; yang maksimal dengan tujuan untuk memanjakan telinga para pendengarnya. Jika anda penasaran, silahkan langsung mendown-loadnya lewat link yang telah penulis sediakan di atas.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dolananmusik.blogspot.com/feeds/3683644036551224225/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dolananmusik.blogspot.com/2016/01/bapa-kami-versi-jawa-digital-music.html#comment-form' title='3 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1246130364854007446/posts/default/3683644036551224225'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1246130364854007446/posts/default/3683644036551224225'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dolananmusik.blogspot.com/2016/01/bapa-kami-versi-jawa-digital-music.html' title='Bapa Kami versi Jawa (digital music)'/><author><name>Chakra Sendi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12959159112670816817</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhueXzZLcRNlXyn35baJEHP5AACrnm9vSRkkayzin8JdfLEiT8OVpI45LeO2JpghI-VG88_SDeiJFUYMvktfnEWzg8vHeA5HbOlb1fnVpFL0LPfnjaOUyyN3YUNdbYGATGHErSpI4NM0FjO/s72-c/Akoe-009.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1246130364854007446.post-1623672542836502134</id><published>2016-01-20T22:57:00.000-08:00</published><updated>2016-02-14T23:22:56.108-08:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="review"/><title type='text'>Review : Cara Penggunaan Compressor </title><content type='html'>&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;http://dolananmusik.blogspot.com/&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;&lt;b&gt;Musik Digital&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;. Kali ini saya akan share tentang compressor dan cara settingnya.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Compressor ada alat yang digunakan untuk mengontrol dynamic range suara/ sinyal. Compressor mempunyai 5 parameter utama yang saling berhubungan satu dengan yang lainya &lt;b&gt;y&lt;/b&gt;aitu:&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;ol style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;li&gt;&lt;b&gt;Threshold&lt;/b&gt; adalah dimana level suara pertama kali akan dikurangi.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;b&gt;Ratio&lt;/b&gt; adalah insetisitas/ kepekaan dari compressor, atau berapa tepatnya compressor akan mengurangi level suara.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;b&gt;Attack&lt;/b&gt; adalah berapa lama compressor untuk mencapai reduce/mengurangi level setelah threshold bekerja.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;b&gt;Release&lt;/b&gt; adalah seberapa lama compressor akan berhenti bekerja setelah sinyal masuk threshold.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;b&gt;Make Up Gain&lt;/b&gt; adalah bagian di mana gain audio yang telah terkompres dapat dikembalikan kembali seperti awal.&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjaMf6aPbAXbEsJ4-Dp_tFhQ7-z7X1gA4TWu17Ck8VUEAW83iBgidPeb2qkMNOCgCmtVibNDHB7b5-Iom-bQXn_qod-1ypgVQw-rTwZjA4Hpd3NqXmlQnvbqr80R00cneIlxuzDDcZKf30c/s1600/Compressor.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;Musik Digital Compressor&quot; border=&quot;0&quot; height=&quot;160&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjaMf6aPbAXbEsJ4-Dp_tFhQ7-z7X1gA4TWu17Ck8VUEAW83iBgidPeb2qkMNOCgCmtVibNDHB7b5-Iom-bQXn_qod-1ypgVQw-rTwZjA4Hpd3NqXmlQnvbqr80R00cneIlxuzDDcZKf30c/s400/Compressor.jpg&quot; title=&quot;Compressor&quot; width=&quot;400&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Melakukan konfigurasi atau setting sound effect compressor pada dasarnya adalah merupakan sebuah proses di dalam mixing dan mastering yang memiliki peranan penting, namun biasanya tidak dianggap terlalu serius oleh banyak sound engineer pada era Musik Digital saat ini. Berkembangnya sound effect compressor yang telah dilengkapi dengan beragam preset pabrik, telah menyebabkan beberapa sound engineer menjadi pemalas dan merasa tidak perlu membuat setting elemen-elemen control yang terdapat di dalamnya, sehingga potensi dari sound effect tersebut&amp;nbsp; tidak tereksplorasi dengan baik. Preset-preset pabrikan yang disediakan oleh sound effect compressor ( dan sound effect- sound effect lain pada umumnya ) memang akan sangat membantu untuk mempersingkat proses mixing dan mastering. Namun, preset-preset tersebut seharusnya hanya dianggap sebagai sebuah &quot;&lt;b&gt;starting point&lt;/b&gt;&quot;, dan tidak dapat dianggap sebagai sebuah setting atau konfigurasi baku yang bisa menyulap suatu hasil rekaman menjadi sempurna.&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Secara logika, hasil rekaman sebuah track audio memang tidak dapat diseragamkan. Kuat dan lemahnya sinyal yang didapat pada saat merekam, jarak dan posisi microphone pada saat merekam, fluktuasi power dari suara vocalist, fluktuasi power dari player pada saat memainkan instrumen, dan banyak hal lainnya, merupakan faktor-faktor yang menjadi alasan utama harus dilakukannya setting, konfigurasi dan kustomisasi. Dan, untuk dapat melakukan setting, konfigurasi ataupun kustomisasi sound effect compressor langkah awal yang harus dilakukan adalah memahami konsep serta fungsi dari elemen-elemen control yang terdapat pada sound effect tersebut.&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;iframe allowfullscreen=&quot;&quot; frameborder=&quot;0&quot; height=&quot;315&quot; src=&quot;https://www.youtube.com/embed/s1U2hZHHFY0&quot; width=&quot;450&quot;&gt;&lt;/iframe&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Elemen-elemen control pada sound effect compressor.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Konsep dasar dari sound effect compressor adalah sebuah alat yang digunakan untuk menyeimbangkan dynamic range dari sebuah audio. Proses penyeimbangan ini dilakukan dengan cara menaikkan level sinyal yang lemah, dan pada saat yang bersamaan, membatasi level sinyal yang kuat. Berdasarkan konsep demikian, maka terlepas dari merk dan jenis hardware/software plugins sound effect compressor yang digunakan, elemen- elemen control yang digunakan untuk setting atau konfigurasi terdiri dari beberapa jenis, yaitu:&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;i&gt;&lt;b&gt;Input&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Digunakan untuk menaikkan atau menurunkan level input suara yang masuk ke dalam sound effect compressor.&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;i&gt;&lt;b&gt;Threshold&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Merupakan batas maksimum dari level sinyal yang akan ditoleransi oleh sound effect compressor. Ketika treshold dikonfigurasi -3dB misalnya, maka semua bagian dari sinyal audio yang mencapai level diatas -3dB akan otomatis di kompresi oleh effect tersebut.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;i&gt;&lt;b&gt;Ratio&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Merepresentasikan seberapa besar kompresi yang akan dilakukan oleh sound effect compressor. Jika ratio di konfigurasikan 4 : 1 misalnya, maka akan dibutuhkan sinyal input sebesar 4dB untuk menaikkan level output sebesar 1 dB. Atau dengan kata lain: setiap level suara input menyentuh angka 4 dB, level suara output akan bertambah 1 dB.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;i&gt;&lt;b&gt;Attack&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Menentukan seberapa cepat compressor akan merespon sinyal yang melebihi threshold, dan mulai melakukan kompresi.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;i&gt;&lt;b&gt;Release (Decay)&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Menentukan seberapa cepat sound effect compressor berhenti melakukan kompresi ketika sinyal input telah berada dibawah level treshold yang telah ditentukan.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;i&gt;&lt;b&gt;Hard / Soft Knee&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Menentukan cara sound effect compressor bereaksi dan melakukan kompresi, pada saat sinyal telah melebihi threshold. Konfigurasi hard knee mengartikan bahwa sound effect compressor akan bereaksi dengan cepat dan secara simultan menutup semua sinyal yang melewati treshold yang telah ditentukan. Sementara konfigurasi soft knee mengartikan bahwa sound effect compressor akan diaktifkan secara bertahap untuk membuat hasil kompresi menjadi lebih &quot;smooth&quot;.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;i&gt;&lt;b&gt;Make-Up Gain&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Digunakan untuk menaikkan gain suara yang telah dikompresi.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;i&gt;&lt;b&gt;Output&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Digunakan untuk menaikan volume output dari sound effect compressor.&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Pada saat mixing, langkah-langkah umum penggunaan, setting dan konfigurasi sound effect compressor adalah sebagai berikut :&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Temukan artikel &lt;a href=&quot;http://dolananmusik.blogspot.com/2011/02/20-tips-melakukan-mixing.html&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;&lt;b&gt;20 Tips saat Mixing&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;. &lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;b&gt;Langkah 1 :&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Insert effect compressor ke dalam channel /track suara (audio) yang akan dikompresi tersebut.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;b&gt;Langkah 2 :&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Naik / turunkan level treshold hingga sinyal terkuat dari suara yang ada di channel / track tersebut sedikit menyentuh batas threshold, dengan tujuan agar dapat memicu reaksi dari compressor serta memerintahkannya untuk mulai bekerja.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;b&gt;Langkah 3 :&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Atur ratio sesuai dengan karakter sound yang dibutuhkan. Drum dan vocal umumnya memiliki konfigurasi ratio 2:1 hingga 5 :1, bass guitar 4 : 1 , electric guitar antara 2 :1 hingga 8 :1, dan seterusnya.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;b&gt;Langkah 4 :&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Kombinasikan ratio dan threshold tersebut untuk mendapatkan hasil output yang terbaik.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;b&gt;Langkah 5 :&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Atur kombinasi antara attack dan release. Attack yang lebih lambat biasanya dibutuhkan pada saat mixing, mastering atau beberapa keperluan lain. Sementara attack yang cepat umumnya dibutuhkan untuk mengkompresi sound yang memiliki sinyal lebih dinamis atau fluktuatif . Bergantung dari keperluannya, release control pada effect compressor biasanya diatur dengan acuan bahwa semakin lambat, maka akan membuat sound semakin terasa natural.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;b&gt;Langkah 6 :&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Atur kombinasi antara make up gain dan output untuk membuat level sinyal tetap rata tanpa menambahkan noise yang tidak dikehendaki.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;b&gt;Langkah 7 :&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Tentukan pilihan antara hard knee dan soft knee. Elemen tersebut dipilih tergantung dari material sound yang dikerjakan. Hard knee biasanya dipilih untuk sound bass, drums, guitar dan suara-suara perkusif lainnya, sementara soft knee biasanya dipilih untuk kompresi track vocal atau beberapa part dari suara guitar tertentu.&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Sebagai tips yang bisa anda jadikan referensi untuk konfigurasi audio compressor, konfigurasi yang biasa saya gunakan pada saat mixing, adalah sebagai berikut :&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Setting / konfigurasi compressor untuk track vocal&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Attack : Fast&lt;br /&gt;
Release : 0-5 sec&lt;br /&gt;
Ratio : 2:1&lt;br /&gt;
Knee : Soft Knee&lt;br /&gt;
Gain reduction : -3-8 dB&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Setting / konfigurasi compressor untuk accoustic guitar&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Attack : 5-10 ms&lt;br /&gt;
Release : 0-5 sec&lt;br /&gt;
Ratio : 5 : 1&lt;br /&gt;
Knee : Soft Knee&lt;br /&gt;
Gain reduction : -5-15dB&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Setting / konfigurasi compressor untuk electric guitar&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Attack : 2-5 ms&lt;br /&gt;
Release : 0-5 sec&lt;br /&gt;
Ratio : 8 : 1&lt;br /&gt;
Knee : Hard Knee&lt;br /&gt;
Gain reduction : -5-15dB&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Setting / konfigurasi compressor untuk kick &amp;amp; snare&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Attack : 1-3 ms&lt;br /&gt;
Release : 0.2 sec&lt;br /&gt;
Ratio : 5 : 1&lt;br /&gt;
Knee : Hard Knee&lt;br /&gt;
Gain reduction : -5-15dB&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Setting / konfigurasi compressor untuk bass :&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Attack : 1-10 ms&lt;br /&gt;
Release : 0.5 sec&lt;br /&gt;
Ratio : 4 : 1&lt;br /&gt;
Knee : Hard Knee&lt;br /&gt;
Gain reduction : -5-15dB&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/b&gt; &lt;b&gt;Setting / konfigurasi compressor untuk mix :&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Attack : Fast&lt;br /&gt;
Release : 0.4 sec&lt;br /&gt;
Ratio : 2 : 1&lt;br /&gt;
Knee : Soft Knee&lt;br /&gt;
Gain reduction : 2-10 dB&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/b&gt; &lt;b&gt;Setting / konfigurasi compressor untuk beberapa kebutuhan lainnya secara umum :&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Attack : Fast&lt;br /&gt;
Release : 0.5 sec&lt;br /&gt;
Ratio : 5 : 1&lt;br /&gt;
Knee : Soft Knee&lt;br /&gt;
Gain reduction : 2-10 dB&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Layaknya aturan main utama dari setiap proses Mixing dan Mastering, &lt;i&gt;&lt;b&gt;tidak ada istilah salah dan benar&lt;/b&gt;&lt;/i&gt; atau aturan baku yang harus dituruti. Dengan demikian, langkah-langkah di atas hanyalah sebuah petunjuk setting dan konfigurasi secara umum. Beberapa sound engineer&amp;nbsp; dapat menghasilkan suara yang sangat baik dengan menabrak atau mengabaikan cara-cara umum tersebut di atas. Kuncinya adalah : eksperimen dan eksplorasi.&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
Demikian&amp;nbsp; cara setting compressor dan selamat bereksperimen.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dolananmusik.blogspot.com/feeds/1623672542836502134/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dolananmusik.blogspot.com/2016/01/review-cara-penggunaan-compressor.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1246130364854007446/posts/default/1623672542836502134'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1246130364854007446/posts/default/1623672542836502134'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dolananmusik.blogspot.com/2016/01/review-cara-penggunaan-compressor.html' title='Review : Cara Penggunaan Compressor '/><author><name>Chakra Sendi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12959159112670816817</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjaMf6aPbAXbEsJ4-Dp_tFhQ7-z7X1gA4TWu17Ck8VUEAW83iBgidPeb2qkMNOCgCmtVibNDHB7b5-Iom-bQXn_qod-1ypgVQw-rTwZjA4Hpd3NqXmlQnvbqr80R00cneIlxuzDDcZKf30c/s72-c/Compressor.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1246130364854007446.post-8201464645097604148</id><published>2016-01-20T04:49:00.000-08:00</published><updated>2016-01-30T05:10:47.790-08:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="by admin"/><title type='text'>Musisi dan Social Media Marketing</title><content type='html'>&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi5ZJVB0C4I9S_0to-x0IQvhgch2XelhhoHWrhQI8BSH_rCj058QPjG1Bkrm3tWEaO4_0QhMwYEhpZycYUxKZyQOZKNGP6w52Bq5sU6crvRQpUlwtPUX3xy-M-CWPGNXGqpW7ICekztayTl/s1600/CHORD-LOGO.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;Chord Digital Music&quot; border=&quot;0&quot; height=&quot;180&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi5ZJVB0C4I9S_0to-x0IQvhgch2XelhhoHWrhQI8BSH_rCj058QPjG1Bkrm3tWEaO4_0QhMwYEhpZycYUxKZyQOZKNGP6w52Bq5sU6crvRQpUlwtPUX3xy-M-CWPGNXGqpW7ICekztayTl/s320/CHORD-LOGO.jpg&quot; title=&quot;Chord Digital&quot; width=&quot;320&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href=&quot;http://dolananmusik.blogspot.com/&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;&lt;b&gt;Musik Digital&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;. Menjadi musisi pada saat-saat ini tidak lagi dapat mengandalkan cara-cara konvensional semacam meletakkan harapan yang terlalu tinggi kepada para produser-produser tenar hanya untuk menuai sebuah popularitas sementara atau sesaat. Para musisi yang ingin tetap eksis dengan berbagai karya musikalitasnya harus melakukan melakukan terobosan inovasi baru dalam hal pemasaran produknya yaitu dengan memanfaatkan tehnik Social Media Marketing. Banyak keuntungan yang dapat diperoleh dengan cara ini, dan akan penulis bahas secara singkat berikut ini.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;b&gt;Kualitas mengatasi Kuantitas.&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Berkarya (di dunia musik) adalah merupakan suatu proses membuat angan menjadi kenyataan dan inspirasi adalah sebuah sumber untuk menghasilkan sebuah sebuah karya (musik). Dengan banyak berkarya Anda dapat meyakinkan para penggemar bahwa Anda akan mampu memikat hati para penggemar untuk selalu setia dengan produk musik Anda. Bagaimana mengolah inspirasi menjadi sebuah karya yang berbobot pastilah sulit dan membutuhkan banyak waktu untuk memperolehnya.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Maka dari itu, Anda harus memilih beberapa Sosial Media Marketing yang populer, semisal Anda memilih minimal tiga. Anda dapat memilih situs-situs Sosial Media yang paling populer di Indonesia yaitu Facebook, Twitter, dan Instagram. Dengan memilih beberapa akun sosial media itu Anda akan lebih meluangkan waktu untuk berkarya (di dunia musik) ketimbang membuat postingan-postingan yang kurang bermutu dengan kuantitas yang tinggi. Gunakan pilihan cerdas dengan memikat penggemar Anda melalui produk musik berkualitas agar menjadi bermakna bagi para penggemar Anda.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;b&gt;Memberi andil dalam proses penjualan musik.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Penggunaan media sosial untuk para musisi ternyata ikut memberi andil dalam penjualan produk musik mereka. Musisi memang harus berfokus pada membuat karya yang baik, media sosial bisa menjadi distraksi, tetapi data menyebutkan ternyata keaktifan dalam media sosial ikut membantu penjualan lagu (produk musik) tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Data dari NextBigSound menyatakan bahwa ada korelasi antara kehadiran online lewat media sosial dari para artis dengan penjualan lagu mereka. Semakin banyak view yang didapat di situs dan media sosial semakin tinggi pula perannya untuk menjual musik mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Situs utama atau situs resmi si artis/musisi memang masih memegang peranan paling tinggi di banding media sosial lain, nomor dua adalah Facebook Pageviews yang mendorong penjualan lagu, serta ketiga adalah diputarnya lagu di Radio. Situs lain seperti Twitter, YouTube, Soundcloud juga berperan dalam ikut mendorong penjualan lagu.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj6ykAd1aWu1_mwLVlM6JfI1VtdvK1DH1ERTsShC5vkCzwSOx98QfcSST1CGDjPxDXsNQJMSAO8nVUWnITGR7RtjqWoUUkd7maQF4XwwOFTHcb54GQ4T3feqmgFolW8Jb7i-Ro13q3uterd/s1600/social-music-sales-chart.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;Social Media Chart&quot; border=&quot;0&quot; height=&quot;269&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj6ykAd1aWu1_mwLVlM6JfI1VtdvK1DH1ERTsShC5vkCzwSOx98QfcSST1CGDjPxDXsNQJMSAO8nVUWnITGR7RtjqWoUUkd7maQF4XwwOFTHcb54GQ4T3feqmgFolW8Jb7i-Ro13q3uterd/s320/social-music-sales-chart.jpg&quot; title=&quot;Grafik Sosial Media&quot; width=&quot;320&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Selain itu media sosial juga berperan dalam melakukan prediksi dalam hal penjualan album para musisi. Di sisi pendengar atau pembeli karya musik, munculnya lagu di radio, informasi di media sosial termasuk di YouTube, akan mempermudah pendengar untuk mendapatkan informasi tentang musik tertentu dan pada akhirnya mendorong mereka untuk membeli karya tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, seperti yang dikutip dari ReadWrite, kehadiran saja memang tidak akan berdampak maksimal, para musisi atau artis juga harus aktif dalam berinteraksi dengan para penggemar mereka lewat berbagai jejaring sosial atau media sosial yang mereka gunakan.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Mudah-mudahan ulasan yang sangat singkat ini dapat membuka wawasan baru bagi para musisi masa kini.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dolananmusik.blogspot.com/feeds/8201464645097604148/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dolananmusik.blogspot.com/2016/01/musisi-dan-social-media-marketing.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1246130364854007446/posts/default/8201464645097604148'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1246130364854007446/posts/default/8201464645097604148'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dolananmusik.blogspot.com/2016/01/musisi-dan-social-media-marketing.html' title='Musisi dan Social Media Marketing'/><author><name>Chakra Sendi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12959159112670816817</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi5ZJVB0C4I9S_0to-x0IQvhgch2XelhhoHWrhQI8BSH_rCj058QPjG1Bkrm3tWEaO4_0QhMwYEhpZycYUxKZyQOZKNGP6w52Bq5sU6crvRQpUlwtPUX3xy-M-CWPGNXGqpW7ICekztayTl/s72-c/CHORD-LOGO.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1246130364854007446.post-903309714043789267</id><published>2016-01-10T12:33:00.000-08:00</published><updated>2016-01-28T12:59:17.859-08:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="by admin"/><title type='text'>Digital Musik - Bikin Komposisi Lagu Sendiri</title><content type='html'>&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjmLJCeSoLYEs_hAJlw-DlTNbk4G-fsypqrse31J8vmEOQLireHRhtSiECf9U9gMD0egPoKXfuBxJBBYC0CejjaoM7tJP-O-rsISNLCbTtCbYl3a3-2xNevXxDe0y-KPOunprJVwyYLgVNf/s1600/CHORD-DIGITAL.png&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;Chord Digital Musik&quot; border=&quot;0&quot; height=&quot;200&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjmLJCeSoLYEs_hAJlw-DlTNbk4G-fsypqrse31J8vmEOQLireHRhtSiECf9U9gMD0egPoKXfuBxJBBYC0CejjaoM7tJP-O-rsISNLCbTtCbYl3a3-2xNevXxDe0y-KPOunprJVwyYLgVNf/s200/CHORD-DIGITAL.png&quot; title=&quot;Chord Digital Musik&quot; width=&quot;200&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href=&quot;http://dolananmusik.blogspot.com/&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;&lt;b&gt;Musik Digital&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;. Untuk menjadi pengarang lagu yang baik, diperlukan beberapa kemampuan dasar yang mampu menjadi dasar atau landasan keberhasilan dalam berkarya, disamping dibutuhkan langkah-langkah tertentu dalam berkarya. Mengarang atau mencipta sebuah lagu harus memiliki trik-trik tertentu. Dengan memiliki trik-trik mengarang lagu, maka seorang pemula sekalipun akan bisa siap untuk mengarang lagu dengan baik.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Di era &lt;a href=&quot;http://dolananmusik.blogspot.com/&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;&lt;b&gt;Digital Musik&lt;/b&gt;&lt;/a&gt; saat ini, proses pembuatan komposisi (aransemen), mixing sekaligus mastering sebuah lagu menjadi amat mudah, artinya tidak lagi membutuhkan bantuan atau layanan sebuah studio rekaman yang besar dan terkenal. Semua peralatan yang dibutuhkan telah terintegrasi secara apik dan sistematis dalam sebuah komputer musik yang kita miliki.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Dalam tulisan ini, penulis hanya akan membahas proses atau routine dasar dalam pembuatan sebuah komposisi lagu atau instrument, sebagai berikut :&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;b&gt;1. Unsur-Unsur Dasar dalam Berkarya Musik.&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;b&gt;&amp;nbsp;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Persyaratan dasar dalam mengarang lagu, antara lain sebagai berikut.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;a.&amp;nbsp; Bakat&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;Bakat adalah kompetensi dasar yang di miliki manusia sejak lahir. Bakat seni seseorang kadang menurun kepada anak cucu. Bakat seni seseorang akan berkembang dengan baik apabila didukung oleh pendidikan dan lingkungan yang baik pula. Begitu juga sebaliknya, lingkungan dan prasarana yang kurang memadai otomatis tidak akan mendukung seseorang untuk berkembang.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;b.&amp;nbsp; Pengetahuan Musik&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;Lagu adalah hasil karya musik berupa rangkaian nada-nada dan syair yang sengaja disusun untuk mengungkapkan pkiran dan perasaan. Untuk membuat lagu, seseorang komponis harus memiliki beberapa pengetahuan dasar musik.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Pengetahuan dasar musik, antara lain sebagai berikut.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;1.&amp;nbsp; Pengetahuan Dasar Teori Musik&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Pengetahuan dasar teori musik meliputi&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; a. bentuk dan nilai nada.&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; b. bentuk dan nilai tanda diam.&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; c. birama dan tanda birama.&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; d. tanda tempo, dinamik, dan ekspresi.&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; e. susunan dan watak tangga nada.&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; f.&amp;nbsp; interval dan sifat-sifat interval.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
2.&amp;nbsp; Pengetahuan Dasar Melodi&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Melodi adalah rangkaian nada berdasarkan tinggi rendah atau naik turunnya.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
3.&amp;nbsp; Pengetahian dasar Ritme&lt;br /&gt;Ritme adalah gerak yang teratur mengalir karena turunnya aksen secara tetap. Keindahan ritme akan labih terasa apabila adanya jalinan perbedaan nilai dari satuan bunyi.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;4.&amp;nbsp; Pengetahuan Dasar Ilmu Harmoni&lt;br /&gt;Harmoni adalah keselarasan paduan bunyi. Secara teknis, harmoni meliputi susunan dan hubungan paduan bunyi dengan sesamanya, atau dengan bentuk keseluruhannya. Harmoni meliputi.&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; a.&amp;nbsp; bentuk dan peranan akord.&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; b.&amp;nbsp; bentuk-bentuk kadens.&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; c.&amp;nbsp; peranan harmoni dalam sebuah lagu.&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; d.&amp;nbsp; alur harmoni.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
5.&amp;nbsp; Pengetahuan Dasar Pola dan Bentuk Komposisi&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Komposisi adalah rangkaian nada untuk membuat suatu simphoni atau rangkaian unsur pokok dalam membuat sebuah karya.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
6.&amp;nbsp; Pengetahuan Dasar Ilmu Vokal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;c.&amp;nbsp; Pengetahuan Bahasa Yang Baik&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Pengetahuan bahasa yang harus dimiliki seorang pengarang lagu, antara lain.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
1.&amp;nbsp; memiliki kemampuan menentukan tema lagu dan kalimat dalam mengembangkan berbagai judul lagu.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
2.&amp;nbsp; memiliki kemampuan membuat kalimat yang baik.&lt;br /&gt;3.&amp;nbsp; memiliki kemampuan memilih dan mengatur kata sehingga menimbulkan bunyi bahasa yang baik.&lt;br /&gt;4. memiliki pengetahuan tentang ungkapan dan gaya bahasa yang baik. Pada hakikatnya, lagu merupakan gabungan dari nada dan untaian kata yang indah.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;b&gt;2. Langkah-Langkah Mengarang Lagu&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;b&gt;&amp;nbsp;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Didalam berkarya musik, khususnya pengarang lagu, tidak hanya sekedar menyusun nada menjadi melodi dan memberinya syair, tetapi membutuhkan pengetahuan yang luas serta bakat. Adapun langkah-langkah mengarang lagu sebagai berikut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;a.&amp;nbsp; Memilih Tema Lagu&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;Tema adalah pokok pikiran, gagasan, atau ide dasar. Dalam dunia musik, tema dapat di ambil dari kejadian sehari-hari, pengalaman hidup, cerita rakyat, kepahlawanan, cinta, dan puji-pujian. Dari tema lagu, kita dapat menyusun kalimat musik yang beraneka ragam sehingga menimbulkan melodi yang bermacam-macam sifat, bentuk, dan jenisnya.&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;b&gt;&lt;i&gt;b.&amp;nbsp; Memilih Bentuk Komposisi&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Dalam membuat komposisi musik diperlukan beberapa proses, diantaranya.&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; 1.&amp;nbsp; menyusun nada menjadi melodi.&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; 2.&amp;nbsp; menyusun nada menjadi harmoni.&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; 3.&amp;nbsp; menggabungkan melodi dan harmoni menjadi suatu komposisi musik.&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; 4.&amp;nbsp; menyusun frase untuk menyusun kalimat lagu.&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; 5.&amp;nbsp; menyusun gerakan musik yang sesuai sengan bentuk komposisi musik.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Berbagai bentuk komposisi musik antara lain&amp;nbsp; :&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; 1.&amp;nbsp; bentuk binair sederhana, yaitu (AA dan AB).&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; 2.&amp;nbsp; bentuk ternair, yaitu (AAB, ABC, AAB, dan AA&#39;B).&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; 3.&amp;nbsp; bentuk variasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Lagu mempunyai bentuk binair AB dan tenair ABA; ABC; AAB; ABB.&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; 1.&amp;nbsp; Bentuk lagu menggunakan cyclic form (komposisi) AB.&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Cyclic form AB adalah susunan melodi pada bait kedua berbeda dengan bait pertama.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; 2.&amp;nbsp; Bentuk tenair (ABA; ABC; AAB; ABB)&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Bentuk tenair susunan melodi bait pertama di ulang oleh bait ketiga, sedangkan susunan melodi bait &lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; kedua berbeda sama sekali. &lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; 3.&amp;nbsp; Bentuk Tenair (ABA, ABC, AAB, ABB)&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Bentuk tenair susunan melodi bait pertama diulang oleh bait ketiga, sedangkan susunan melodi bait &lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; kedua berbeda sama sekali. &lt;br /&gt;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;i&gt;&lt;b&gt;c.&amp;nbsp; Menentukan Tangga Nada&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;Memilih tangga nada berhubungan erat dengan karakter lagu yang akan dibuat. Tangga nada mayor melukiskan karakter dan sifat lagu penuh keyakinan, optimis, mantap,riang, gembira, ceria, bangga dan menyenangkan. Sementara itu, tangga nada minor melukiskan karakter pesimis, penuh, keraguan, sedih, sendu, mudah terharu, kecewa, kegagalan, dan melankolis. Dalam satu lagu dapat juga menggunakan dua tangga nada atau gabungan nada mayor dan minor.&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;i&gt;&lt;b&gt;d.&amp;nbsp; Menentukan Ambitus Suara&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;Ambitus adalah jangkauan wilayah nada. Mengetahui pangsa pasar lagu yang akan dibuat merupakan salah satu faktor penting yang harus diperhatikan pencipta lagu. Misalnya, untuk anak-anak, remaja, orang dewasa, dan umum karena setiap kelompok masyarakat memiliki kemampuan ambitus yang berbeda.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Kemampuan ambitus anak-anak lebih terbatas apabila dibandingkan dengan orang dewasa.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Ambitus suara manusia pada umumnya dikelompokan sebagai berikut.&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; 1.&amp;nbsp; Ambitus suara anak-anak berkisar antara nada rendah a–d2 dan tinggi c´–f2.&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; 2.&amp;nbsp; Ambitus suara orang dewasa perempuan dibagi menjadi sopran antara cʹ–a2, mezzosopran antara 4–&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; f2, dan alto antara f–d2.&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; 3.&amp;nbsp; Ambitus suara orang dewasa laki-laki dibagi menjadi tenor antara c–aʹ, bariton antara A–Fʹ, dan bas &lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; antara F–dʹ.&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;i&gt;&lt;b&gt;e.&amp;nbsp; Menentukan Metrum/Ukuran Irama&amp;nbsp;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&amp;nbsp; &lt;br /&gt;Menentukan metrum atau ukuran birama sangat mempengaruhi irama lagu yang akan diciptakan karena irama merupakan denyut nadi dan unsur pokok sebuah lagu. &lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;i&gt;&lt;b&gt;f.&amp;nbsp; Menyusun Melodi atau Membuat Syair Lagu&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;Setiap pengarang lagu dalam menyusun melodi atau membuat syair lagu memiliki cara yang berbeda, namun tidak boleh berdiri sendiri, apa lagi bertentangan. Kedua faktor tersebut merupakan satu kesatuan yang utuh. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa hal yang harus diperhatikan dalam menyusun sebuah melodi adalah sebagai berikut.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;1.&amp;nbsp; Struktur Melodi&lt;br /&gt;Sebelum menyusun melodi, sebaiknya menentukan bentuk komposisi lagu terlebih dahulu. Struktur melodi terdiri atas suatu rangkaian periode yang disusun dari beberapa frase. Satu frase melodi terbentuk dari dua motif yang melukis watak atau jiwa lagu yang akan tercipta.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;2.&amp;nbsp; Gerakan Melodi&lt;br /&gt;Gerak melodi ditentukan oleh irama, sedangkan cara bergerak atau jalan melodi dipengaruhi oleh inverval.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam pengetahuan musik, terdapat empat macam gerak melodi, yaitu sebagai berikut.&lt;br /&gt;a)&amp;nbsp; Gerak melodi rata atau mendatar melukiskan suasana tenang.&lt;br /&gt;b)&amp;nbsp; Gerak melodi naik melukiskan suasana penuh dinamis.&lt;br /&gt;c)&amp;nbsp; Gerak melodi turun melukiskan suasana damai dan keragu-raguan.&lt;br /&gt;d)&amp;nbsp; Gerak melodi turun dan naik melukiskan suasana yang berubah-ubah, kadang senang, sedih, atau &lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; sebaliknya.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Demikianlah sedikit pengetahuan tentang membuat komposisi lagu sendiri.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dolananmusik.blogspot.com/feeds/903309714043789267/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dolananmusik.blogspot.com/2016/01/digital-musik-bikin-komposisi-lagu-sendiri.html#comment-form' title='3 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1246130364854007446/posts/default/903309714043789267'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1246130364854007446/posts/default/903309714043789267'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dolananmusik.blogspot.com/2016/01/digital-musik-bikin-komposisi-lagu-sendiri.html' title='Digital Musik - Bikin Komposisi Lagu Sendiri'/><author><name>Chakra Sendi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12959159112670816817</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjmLJCeSoLYEs_hAJlw-DlTNbk4G-fsypqrse31J8vmEOQLireHRhtSiECf9U9gMD0egPoKXfuBxJBBYC0CejjaoM7tJP-O-rsISNLCbTtCbYl3a3-2xNevXxDe0y-KPOunprJVwyYLgVNf/s72-c/CHORD-DIGITAL.png" height="72" width="72"/><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1246130364854007446.post-5245763030854613474</id><published>2016-01-05T05:30:00.000-08:00</published><updated>2016-01-30T05:35:22.077-08:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="by admin"/><title type='text'>Tentang dan Seputar Music Marketing</title><content type='html'>&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhD8ymyIj8dZPrIDvO8GNAX01w2CHUux9AFvaXN5CzjgxL-YP0a-Qbsv_zCIacbQ1Vf_wAU5ts65nY8mOq72FUaWMZIlIhHKuBKSB35iaUJOAgrAc_1hswDU-LUDFL2Rhl3KMEobQ3F8tHN/s1600/Cara+menambahkan+musik+atau+lagu+kesayangan+di+blog.png&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;Digital Music Marketing&quot; border=&quot;0&quot; height=&quot;200&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhD8ymyIj8dZPrIDvO8GNAX01w2CHUux9AFvaXN5CzjgxL-YP0a-Qbsv_zCIacbQ1Vf_wAU5ts65nY8mOq72FUaWMZIlIhHKuBKSB35iaUJOAgrAc_1hswDU-LUDFL2Rhl3KMEobQ3F8tHN/s200/Cara+menambahkan+musik+atau+lagu+kesayangan+di+blog.png&quot; title=&quot;Music Marketing&quot; width=&quot;200&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href=&quot;http://dolananmusik.blogspot.com/&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;&lt;b&gt;Musik Digital&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;. Keahlian untuk memasarkan musik adalah suatu keahlian khusus yang tidak dimiliki oleh semua musisi. Hal ini terdengar Ironis apabila seorang Seniman yang berhasil memuat banyak karya seni yang berkualitas namun tidak memiliki kemampuan untuk menjual hasil karya mereka sehingga mereka tidak mendapatkan Royalti yang maksimal&amp;nbsp; atas kerja keras dan kreatifitasnya. Oleh karena itulah sudah sepatutnya tiap musisi memahami betul bagaimana cara memasarkan hasil karyanya sehingga bisa dinikmati oleh masyarakat dan mendapatkan imbalan sesuai dengan kerja keras dan kreatifitasnya itu.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Tentang Music Marketing&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Music Marketing/Pemasaran Musik yang biasa juga disebut Promosi Musik adalah aktifitas untuk memasarkan musik sehingga musik tersebut bisa didengar/dinikmati oleh banyak masyarakat. Tanpa adanya aktifitas pemasaran ini tidak mungkin musik kita dapat didengar oleh orang lain, bahkan kemungkinan besar mereka tidak akan tahu kalau kita sudah membuat musik.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Apabila kita memberitahu beberapa teman/keluarga bahwa kita telah membuat musik dan memperdengarkannya kepada mereka, maka kita sudah bisa disebut melakukan Pemasaran Sederhana untuk musik kita, namun tentunya hasilnya-pun tidak maksimal sesuai dengan usahanya yang simpel. Sedangkan cara lain yang lebih kompleks dan lebih membutuhkan kerja keras dan juga biaya lebih juga banyak yang bisa dilakukan seperti manggung di tempat-tempat tertentu, tampil di acara-acara TV, upload video di Youtube, upload musik di Situs-situs yang menyajikan musik, atau membuat Website khusus yang menyajikan semua Informasi dan hasil karya berupa Audio-Video-Photo kita atau Band kita dan mempromosikannya secara offline maupun online melalui situs-situs jejaring sosial seperti Facebook, Twitter, Google+, Pinterest dan lain-lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Perlukah Kita Menyewa Tenaga Marketing Profesional Untuk Hasil Yang Terbaik ?&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Untuk Musisi/Penyanyi/Band baru, jawaban untuk pertanyaan diatas adalah ‘Tidak’. Walaupun untuk musisi yang sedang naik daun sekalipun, lebih baik tidak. Lebih baik kita belajar mempromosikan hasil karya kita sendiri dan benar-benar mengikuti perkembangan hasilnya sendiri sehingga kita tahu betul apa kendala-kendalanya dan apa yang harus dilakukan untuk mengatasinya. Ditambah lagi dan tidak kalah penting, kita bisa berinteraksi langsung dengan Audiens yang merupakan Fans / calon Fans kita. Hubungan dengan Fans inilah yang sangat penting dan tidak boleh ditinggalkan oleh musisi yang ingin eksistensinya di dunia musik tetap terpelihara, termasuk musisi yang sudah terkenal sekalipun.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Dan satu alasan lagi untuk proses pemasaran ini, belum tentu kita bisa mempercayai Staf Marketing kita untuk pengambilan tindakan yang diperlukan seperti jika dia menyatakan bahwa musik kita sudah layak untuk di-launching karena masyarakat sudah bisa menerimanya, dan pada saat kita launching ternyata hasilnya adalah sebaliknya. Kita sebagai musisi yang menderita kerugian karena salah momentum dan dia mungkin sudah menikmati gajinya, dan selesai sudah semuanya. Namun jika kita bertindak sendiri dalam melakukan Pemasaran terhadap produk musik kita, kita bisa merasakan secara langsung reaksi dari masyarakat terhadap produk musik kita dengan harapan kita bisa menemukan solusi jika ada masalah dengan proses pemasaran tersebut – yang pastinya banyak sekali kendala diawal proses memasarkan produk kita yang masih baru. Hal ini juga akan mengasah kemampuan kita dibidang Marketing Musik sehingga suatu saat nanti kita benar-benar layak disebut sebagai Musisi yang Independen. Amiiin..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Mendongkrak Usaha dalam Memasarkan Musik, dan Satu Kesalahan Yang Umum Terjadi pada Awal Proses Marketing Musik Online.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Mari kita langsung menuju ke bagian terpenting di artikel ini. Dimana jika kita melakukannya dengan baik, kita bisa punya kesempatan yang lebih besar untuk sukses dalam memasarkan musik kita dibanding dengan beberapa Musisi Independen Dunia di luar sana. Sangat menarik bukan ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesalahan yang umum dilakukan oleh para musisi dalam memasarkan musiknya pertama kali adalah mereka berusaha menemukan penggemar di tempat yang salah. Dan lebih parahnya lagi, mereka berlebihan dalam mempromosikan musiknya dengan melakukan promosi digital melalui situs-situs jejaring sosial seolah-olah nama mereka atau Band mereka sudah terkenal. Hal ini justru akan membuat pendengar potensial (calon fans) kita ‘ilfil’ dan justru menjauhi kita. Pada kenyataannya, dengan meng-add atau mem-follow penggemar satu-persatu bukanlah cara yang efektif untuk meraih hati mereka. Malah lebih buruk lagi kita akan masuk dalam daftar Spam mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Jadi apa cara yang paling efektif untuk menjangkau penggemar ?&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Carilah tempat dimana para fans potensial kita biasa nongkrong, dan raih hati mereka sekaligus dengan performa musik kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cara ini tentunya juga lebih masuk akal dan juga lebih relevan daripada ‘mendatangi’ mereka satu-persatu dan memprospek mereka melalui media sosial. Satu kali manggung dengan membawakan beberapa lagu kita dapat meraih banyak audiens dan untuk selanjutnya kita bisa melanjutkan dengan strategi internet marketing melalui jejaring sosial dengan mempromosikan website kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masih tersisa pertanyaan yang mengganjal mengenai penjelasan diatas yaitu : dimana tempat kita bisa menemukan beberapa penggemar sekaligus, dan bagaimana caranya kita bisa meraih hati para pendengar dengan satu kali performa ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk tempat para penggemar berkumpul dalam 1 tempat bisa bervariasi, bisa juga dibedakan menurut genre musik kita. Namun pada dasarnya tempat berkumpul para penggemar ini dibedakan menjadi dua : Offline dan Online. Offline bisa di kafe-kafe, pujasera, pameran atau mall-mall yang menyajikan panggung musik didalamnya, dan lain-lain. Sedangkan Online bisa di Stasiun Radio yang menyajikan wawancara dan Live performa maupun dengan memutar hasil rekaman lagu-lagu kita, dengan meng-upload Audio hasil rekaman ke Website-website toko music online, meng-upload Video di Youtube Channel, membuat Website resmi untuk Band/Solo kita, dan masih banyak lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk selanjutnya kita akan membahas lebih banyak tentang promosi musik secara Online, mengapa Online ? Hal ini dikarenakan alasan kemudahannya dalam memanfaatkan Internet untuk promosi musik yang sesuai dengan trend masa kini yaitu Digital Download, dan juga karena pemasaran Online juga sangat potensial dalam menjangkau lebih banyak fans – bisa sampai ke seluruh penjuru Dunia. Tentunya hal ini juga menimbulkan tantangan yang lebih besar juga sesuai dengan hasil yang mungkin kita bisa dapatkan, Strategi Marketing Online yang baik sangat dibutuhkan untuk memastikan kita melakukan semuanya dengan benar. Bukankah untuk proses belajar tidak boleh berhenti sampai kapanpun ?&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;color: #3d85c6;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: x-small;&quot;&gt;- See more at : http://www.musisiindependenindonesia.com/strategi-marketing-musisi dunia/#sthash.A9x2LgTQ.dpuf&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;color: #3d85c6;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: x-small;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dolananmusik.blogspot.com/feeds/5245763030854613474/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dolananmusik.blogspot.com/2016/01/tentang-dan-seputar-music-marketing.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1246130364854007446/posts/default/5245763030854613474'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1246130364854007446/posts/default/5245763030854613474'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dolananmusik.blogspot.com/2016/01/tentang-dan-seputar-music-marketing.html' title='Tentang dan Seputar Music Marketing'/><author><name>Chakra Sendi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12959159112670816817</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhD8ymyIj8dZPrIDvO8GNAX01w2CHUux9AFvaXN5CzjgxL-YP0a-Qbsv_zCIacbQ1Vf_wAU5ts65nY8mOq72FUaWMZIlIhHKuBKSB35iaUJOAgrAc_1hswDU-LUDFL2Rhl3KMEobQ3F8tHN/s72-c/Cara+menambahkan+musik+atau+lagu+kesayangan+di+blog.png" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1246130364854007446.post-4051027865889840634</id><published>2015-07-30T16:45:00.000-07:00</published><updated>2015-09-07T17:28:34.675-07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="by admin"/><title type='text'>Sukses Menjadi Seorang Blogger Pemula</title><content type='html'>&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjzhH7lpusYlz-yXTw4HriBFdIlnwNz2CocDa_p4VHE1I6sNegw8xJsm1kiZxsgVbvHS4FuWWGI3Zs5PGJLZCDS_D5YgSnqo7BP9XttapxOCEN5IIu_a0WuJq3gmRjnSzGUFr1uS-i62T1H/s1600/Sukses-jadi-blogger.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;Info Blog Musik Digital, blogger sukses&quot; border=&quot;0&quot; height=&quot;191&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjzhH7lpusYlz-yXTw4HriBFdIlnwNz2CocDa_p4VHE1I6sNegw8xJsm1kiZxsgVbvHS4FuWWGI3Zs5PGJLZCDS_D5YgSnqo7BP9XttapxOCEN5IIu_a0WuJq3gmRjnSzGUFr1uS-i62T1H/s200/Sukses-jadi-blogger.jpg&quot; title=&quot;Blogger Sukses&quot; width=&quot;200&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href=&quot;http://dolananmusik.blogspot.com/&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;&lt;b&gt;Info Blog Musik Digital&lt;/b&gt;&lt;/a&gt; pada kesempatan terbaik ini akan sedikit me-review tentang &quot;&lt;i&gt;&lt;a href=&quot;http://infoblog971.blogspot.com/2015/07/kiat-kiat-sukses-seorang-blogger-pemula.html&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;&lt;b&gt;Sukses Menjadi Seorang Blogger Pemula&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;&lt;/i&gt;&quot; berdasarkan apa yang telah pernah saya alami saat mengelola beberapa blog yang telah mampu bertengger pada posisi strategis di halaman pertama daftar pencarian search engine, tentu saja berdasarkan sebuah kata kunci tertentu (yang berbeda frasa).&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Untuk menjadi sukses di dunia aktivitas blogging, ada banyak hal yang mesti dilakukan oleh seorang blogger pemula (mungkin termasuk saya juga), dimana hal-hal tersebut harus dan dilakukan dengan sebuah hasil yang tidak dapat dirasakan secara &quot;serta-merta&quot;. Upaya-upaya yang dilakukan baru dapat dinikmati selang beberapa waktu lamanya, bisa jadi setelah enam bulan, satu tahun, dua tahun dan seterusnya, tergantung kepada frekwensi &lt;a href=&quot;http://infoblog971.blogspot.com/&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;aktivitas blogging blogger&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/a&gt; yang bersangkutan.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Salah satu faktor pendukung kesuksesan seorang blogger pemula itu adalah berupa sikap dan mental yang positif. Ya, sikap dan mental positif memang memiliki peranan yang sangat penting bagi seorang blogger pemula untuk menyongsong kesuksesan di dunia blogging. Dengan mental yang kuat maka ia akan berpeluang besar untuk mencapai predikat seorang blogger sukses, dan sebaliknya dengan mental yang lemah maka seorang blogger pemula akan sangat sulit bahkan mustahil untuk dapat mencapai kesuksesan.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Berikut ini akan penulis sarikan beberapa sikap mental positif yang harus dimiliki agar dapat menjadi seorang blogger sukses, diantaranya adalah&amp;nbsp; :&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;b&gt;1. Fokus dan serius dalam aktivitas blogging.&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Sebenarnya sikap fokus dan serius ini tidak saja dibutuhkan dalam aktivitas di dunia blogging, hampir dalam setiap aktivitas di dunia nyata tentu membutuhkan faktor fokus dan serius untuk beraktivitas. Fokus dan serius dalam aktivitas blogging ini setidaknya menuntut sikap bukan sekedar iseng atau ikut-ikutan, artinya seorang blogger menekuni aktivitas blogging ini dengan satu tujuan yang jelas dan pasti untuk meraih sesuatu di belakang hari nanti.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;b&gt;2. Bukan hanya kegiatan tulis menulis.&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Ada sebagian blogger yang sulit untuk menuangkan ide-ide kreatifnya dalam bentuk tulisan yang original dan berkualitas, namun hendaknya kita pahami bahwa kegiatan blogging tidak melulu hanya pada aktivitas tulis menulis saja. Masih banyak hal lain yang juga termasuk dalam aktivitas ini. Masalah membuat tulisan dalam bentuk artikel blog atau konten blog logikanya dapat kita pelajari dari tulisan-tulisan blogger lainnya, untuk itulah dalam hal ini diperlukan aktivitas blogwalking yang lebih intens.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;b&gt;3. Jangan lupa promosi setiap selesai membuat artikel baru.&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Promosi adalah merupakan faktor penting untuk meningkatkan popularitas sebuah situs atau blog (baik personal maupun bisnis). Percuma saja kita memiliki banyak artikel-artikel yang berkualitas bila tidak dibarengi dengan upaya-upaya promosi yang maksimal. Dewasa ini banyak sekali media promosi blog yang dapat kita manfaatkan, diantaranya adalah situs-situs Media Sosial semacam Facebook, Google Plus dan Twitter. Disamping itu masih juga terdapat forum-forum dofollow yang dapat kita pergunakan sebagai upaya diversifikasi promosi blog.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;b&gt;4. Kurang konsisten dengan aktivitas blogging.&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Banyak diantara para blogger (terutama blogger pemula) sering mengalami masalah dis-konsistensi ini, mereka terlalu gampang merasa bosan dengan aktivitas blogging (yang mungkin dirasakan tidak terlalu membawa hasil dan buang-buang waktu saja). Perlu selalu ditanamkan dalam pikiran kita adalah : &lt;b&gt;Tidak ada hasil yang instant dalam sebuah aktivitas blogging&lt;/b&gt;, semuanya membutuhkan waktu yang relatif lama. Kadang hal yang terjadi adalah backlink yang kita dapatkan hari ini ternyata merupakan usaha kita dua bulan yang lalu atau bisa jadi satu tahun yang lalu.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;b&gt;5. Jadilah diri sendiri dan jangan meniru orang lain.&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Dalam menekuni aktivitas di dunia blogging, menjadi diri sendiri adalah merupakan sebuah faktor penting untuk mengangkat kredibilitas pribadi maupun blog yang dimilikinya. Jangan terlalu mudah untuk meniru atau mencontoh orang lain, terutama dalam setiap aktivitas blogging yang dilakukannya. Pilih dan tentukan sendiri mana-mana yang cocok dengan diri anda dan mana-mana aktivitas yang paling anda sukai serta mudah untuk dilakukan.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;b&gt;6. Jangan pernah malas untuk terus belajar.&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Hidup ini adalah sebuah pembelajaran, demikian halnya dengan aktivitas kita di dunia blogging, bilamana kita ingin mencapai sebuah tingkat kesuksesan yang maksimal, kita harus dan wajib untuk terus belajar guna meningkatkan kemampuan pribadi masing-masing, sehingga dampaknya nanti akan terlihat dengan semakin meningkatnya kualitas blog yang kita kelola.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Untuk menjadi sukses sebenarnya kita tidak terlalu membutuhkan biaya yang mahal (bilamana kita mau jeli), banyak fasilitas gratis yang tersedia di dunia internet dan dapat kita manfaatkan secara maksimal demi kepentingan aktivitas kita di dunia blogging. Dengan menerapkan ke-enam point yang telah saya uraikan di atas, anda telah menjadi seorang blogger yang berkepribadian baru dan siap untuk menyongsong kesuksesan di masa-masa mendatang. Semoga.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dolananmusik.blogspot.com/feeds/4051027865889840634/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dolananmusik.blogspot.com/2015/07/sukses-menjadi-seorang-blogger-pemula.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1246130364854007446/posts/default/4051027865889840634'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1246130364854007446/posts/default/4051027865889840634'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dolananmusik.blogspot.com/2015/07/sukses-menjadi-seorang-blogger-pemula.html' title='Sukses Menjadi Seorang Blogger Pemula'/><author><name>Chakra Sendi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12959159112670816817</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjzhH7lpusYlz-yXTw4HriBFdIlnwNz2CocDa_p4VHE1I6sNegw8xJsm1kiZxsgVbvHS4FuWWGI3Zs5PGJLZCDS_D5YgSnqo7BP9XttapxOCEN5IIu_a0WuJq3gmRjnSzGUFr1uS-i62T1H/s72-c/Sukses-jadi-blogger.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1246130364854007446.post-1382909920345788602</id><published>2015-07-20T13:47:00.000-07:00</published><updated>2015-09-08T13:54:31.053-07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="seo"/><title type='text'>Search Engine Optimization di era MobileGeddon</title><content type='html'>&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhnfK4RWsw75vsd580P8MDcY2cDlQM3H_iVE2VhG5u-h4uw-GPoM3POOUYM94nx9kAsYnmqY5O-yK-d8sZzAEs1uiBnepbb2J5rgaCLvXdj51EBgt40OyShwwjsSY9PQ8e6CK8SugJoqhLR/s1600/SEO.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;Info Blog Musik Digital, SEO Banner&quot; border=&quot;0&quot; height=&quot;224&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhnfK4RWsw75vsd580P8MDcY2cDlQM3H_iVE2VhG5u-h4uw-GPoM3POOUYM94nx9kAsYnmqY5O-yK-d8sZzAEs1uiBnepbb2J5rgaCLvXdj51EBgt40OyShwwjsSY9PQ8e6CK8SugJoqhLR/s320/SEO.jpg&quot; title=&quot;SEO Banner&quot; width=&quot;320&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
Algoritma Google telah berubah sejak tanggal 21 April 2015 lalu dengan sebuah algoritma baru yang dikenal dengan nama &lt;i&gt;&lt;b&gt;Google MobileGeddon&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;, sebuah algoritma baru yang lebih menitik beratkan kepada kemampuan sebuah website atau blog untuk menyesuaikan diri (tampilan) dengan berbagai device yang dipergunakan untuk mengakses atau membuka website/blog yang bersangkutan. Algoritma yang baru ini memang jauh berbeda dengan algoritma-algoritma yang sebelumnya, karena hanya menekankan kepada kemampuan penyesuaian dengan berbagai macam ukuran layar perangkat mobile atau smartphone.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebelum melangkah lebih jauh, silahkan anda membaca &lt;a href=&quot;http://bloginfo2001.blogspot.com/2015/01/blog-info-01-tentang-dan-seputar-search.html&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;&lt;b&gt;Tentang dan Seputar Search Engine Optimization&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pola pemeringkatan website/blog yang baru ini pada dasarnya menghendaki model-model responsive blog, artinya sebuah website atau blog yang telah mempergunakan model Responsive Template tentu akan mendapatkan peringkat yang lebih tinggi pada hasil pencarian Google bila dibandingkan dengan website/blog yang tidak mempergunakan Responsive Template. Namun berdasarkan penelitian penulis dalam hal ini tidak semua website/blog yang berada pada posisi pertama hasil pencarian Google telah mempergunakan model Responsive Template. Artinya, penerapan algoritma Google MobileGeddon belumlah sepenuhnya dilaksanakan dengan konsekwen.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Baca juga artikel : &lt;a href=&quot;http://dolananmusik.blogspot.com/2015/01/seo-di-dunia-blog-bisnis.html&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;&lt;b&gt;SEO di dunia blog bisnis&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Selanjutnya bilamana algoritma ini belum dilaksanakan dengan sepenuhnya, maka untuk mencapai peringkat pertama pada hasil pencarian Google, tetap dibutuhkan apa yang dikenal dengan sebutan Search Engine Optimization (SEO). Pertanyaan yang muncul kemudian adalah : Pola-pola optimasi seperti apa yang masih sesuai untuk dipergunakan di era MobileGeddon dewasa ini ? Berikut ini akan sedikit penulis uraikan sepanjang yang penulis ketahui dengan tidak bermaksud meng-gurui para master SEO yang ada.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Mempercepat proses Loading Blog/website.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Sebuah website atau blog yang cepat proses loadingnya tentu memiliki banyak keuntungan baik segi pengunjung atau pengguna, maupun dari segi search engine atau mesin telusur. Sudah barang tentu seorang pengunjung blog akan meninggalkan sebuah blog yang lama proses loadingnya dan akan beralih kepada blog-blog yang memiliki proses loading cepat. Demikian halnya dengan search engine, dia akan lebih suka merayapi blog-blog yang memiliki kecepatan loading tinggi dibandingkan dengan blog-blog yang memiliki kecepatan loading rendah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk menganalisa kecepatan loading sebuah website atau blog, anda dapat mempergunakan fasilitas-fasilitas yang telah disediakan oleh Google PageSpeed Insights atau GTMetrix. Kedua situs tersebut juga menyediakan cara-cara perbaikan untuk mempercepat proses loading sebuah blog atau website.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Memperbanyak konten-konten yang berkualitas.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Hakekat sebuah blog atau website adalah ketersediaan sebuah konten atau artikel-artikel atau postingan-postingan blog. Sejumlah konten-konten yang berkualitas pada dasarnya akan mampu mengangkat peringkat blog tersebut, baik di mata pengunjung ataupun di mata search engine semacam Google search engine.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mengenai konten-konten yang berkualitas, menurut penulis dalam hal ini sangat relatif sifatnya, yang penting upayakan jangan sampai menulis artikel yang pendek-pendek atau dengan jumlah kata yang kurang dari 750 buah kata. Dan lebih jauh lagi, upayakan jangan sampai melakukan langkah-langkah copy-paste dalam menulis sebuah &quot;artikel unggulan&quot;. Tuliskan penjelasan yang lengkap dan jelas serta mudah untuk dimengerti bilamana artikel-artikel tersebut berupa sebuah tutorial blogging atau yang sejenis dengan hal tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Promosikan Website/Blog anda.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Sebagus apapun artikel yang telah anda tuliskan atau sebagus apapun blog yang telah anda bangun, semua itu tidak akan ada artinya bilamana anda tidak mempromosikannya dengan maksimal lewat berbagai macam media promosi yang ada. Promosi lewat berbagai macam forum akan lebih bermanfaat, karena kita akan mendapatkan keuntungan daripadanya. Backlink yang kita dapatkan dapat memalui penulisan thread-thread yang bermanfaat ataupun lewat signature yang kita pasang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Promosi lewat &lt;i&gt;&lt;b&gt;Google Plus&lt;/b&gt;&lt;/i&gt; dan atau &lt;i&gt;&lt;b&gt;Google Groups&lt;/b&gt;&lt;/i&gt; juga membawa manfaat yang tidak kecil atau akan banyak mendukung dalam rangka promosi website/blog.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Pencarian Backlink yang berkualitas dan natural.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Dalam kondisi apapun, keberadaan sebuah backlink yang berkualitas tentu sangat mendukung keberadaan sebuah website atau blog. Tidak mudah untuk mendapatkan sebuah backlink yang berkualitas ini, dan lebih jauh lagi backlink yang berkualitas ini tidak akan dapat diperoleh dengan cara-cara spamming.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Catatan :&lt;br /&gt;
Perbanyak konten-konten yang berkualitas dalam website atau blog anda, maka backlink-backlink yang berkualitas ini akan dengan mudah anda dapatkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Demikianlah uraian penulis tentang &lt;a href=&quot;http://bloginfo2001.blogspot.com/2015/07/search-engine-optimization-di-era.html&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;&lt;b&gt;Search Engine Optimization di era MobileGeddon&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;, semoga dapat bermanfaat bagi kita semua.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Ditulis oleh : &lt;b&gt;Gregorius Manuputty&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Sumber : http://bloginfo2001.blogspot.com/2015/07/search-engine-optimization-di-era.html&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dolananmusik.blogspot.com/feeds/1382909920345788602/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dolananmusik.blogspot.com/2015/07/search-engine-optimization-di-era.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1246130364854007446/posts/default/1382909920345788602'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1246130364854007446/posts/default/1382909920345788602'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dolananmusik.blogspot.com/2015/07/search-engine-optimization-di-era.html' title='Search Engine Optimization di era MobileGeddon'/><author><name>Chakra Sendi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12959159112670816817</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhnfK4RWsw75vsd580P8MDcY2cDlQM3H_iVE2VhG5u-h4uw-GPoM3POOUYM94nx9kAsYnmqY5O-yK-d8sZzAEs1uiBnepbb2J5rgaCLvXdj51EBgt40OyShwwjsSY9PQ8e6CK8SugJoqhLR/s72-c/SEO.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1246130364854007446.post-2571561813782226023</id><published>2015-01-03T15:01:00.000-08:00</published><updated>2015-09-07T18:46:38.715-07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="review"/><title type='text'>Seputar Review Blog dan manfaatnya</title><content type='html'>&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhX89jAJz7vULGFDJCeTJ8Rfplk1ji0LfOgz0MojhWWn1hjYH0WDtFtqzXJqbxePu6TJVJWSoLEQFGwmoYbiHv21nls7n1iKGCjjQtCCUTr6EdY0oeoC0NW3rTwFqzJEUZ6bTK_jQe4kMph/s1600/Blog-Review.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;Musik Digital, blog review banner&quot; border=&quot;0&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhX89jAJz7vULGFDJCeTJ8Rfplk1ji0LfOgz0MojhWWn1hjYH0WDtFtqzXJqbxePu6TJVJWSoLEQFGwmoYbiHv21nls7n1iKGCjjQtCCUTr6EdY0oeoC0NW3rTwFqzJEUZ6bTK_jQe4kMph/s1600/Blog-Review.jpg&quot; title=&quot;Blog Review Banner&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;b&gt;&lt;a href=&quot;http://dolananmusik.blogspot.com/&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;Musik Digital&lt;/a&gt;&lt;/b&gt; pada update postingan berkategori &quot;review&quot; ini akan sedikit mengulas perihal &quot;&lt;i&gt;&lt;b&gt;Seputar Review Blog dan manfaatnya&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&quot;. Review Blog pada hakekatnya merupakan sebuah postingan blog yang isi atau thema tulisannya berkisar pada kondisi sebuah blog atau produk yang dihasilkannya dengan meletakkan maksimal 3 (tiga) backlink berkualitas yang mengarah langsung pada sebuah halaman home page ataupun halaman artikel blog yang di-review. Review blog ini biasa dilakukan oleh orang lain (bukan pemilik blog), bisa jadi atas dasar permintaan ataupun berdasarkan kerelaan hati seorang blogger yang merasa mendapatkan pengalaman baru atau suatu sebab tertentu.&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Dari sudut pandang SEO, review blog ini merupakan tempat untuk memperoleh backlink yang berkualitas, karena backlink yang didapatkan berupa sebuah anchor-text yang ditempatkan di dalam sebuah artikel atau postingan blog. Jenis backlink yang demikian ini sudah pasti berkualitas bilamana dibandingkan dengan backlink yang ditempatkan di sidebar atau footer sebuah blog atau situs tertentu dengan mempergunakan sebuah banner.&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Untuk mendapatkan backlink dari hasil review blog ini memang tidak mudah (terutama dari blog-blog yang berkualitas serta mempunyai otoritas tinggi), namun (bilamana beruntung) kita dapat memintanya secara pribadi (lewat sebuah email) atau review blog ini akan muncul dengan sendirinya sebagai dampak sebuah postingan atau artikel yang original dan berkualitas.&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Banyak yang bisa didapatkan dari hasil Review Blog ini, diantaranya :&lt;/div&gt;
&lt;ul style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;li&gt;Membantu memasarkan produk / jasa Anda melalui website reviewer.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Meningkatkan kredibilitas usaha atau blogAnda.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Meningkatkan ranking website Anda (biasanya reviewer akan memberikan backlink ke website Anda).&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Meningkatkan penjualan (untuk mereka-mereka yang membuka usaha online).&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;b&gt;Review tentang sebuah blog.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Review tentang eksistensi sebuah blog ini pada dasarnya murni dilakukan untuk memberikan sebuah backlink yang berkualitas kepada sebuah halaman postingan blog ataupun halaman home-page blog yang bersangkutan (yang di-review). Review yang semacam ini, secara otomatis akan memperkuat posisi sebuah blog atau halaman postingan blog di mata search engine, dan pada kondisi tertentu akan mampu mengangkat atau menempatkannya pada sebuah posisi yang bagus pada sebuah daftar halaman pencarian (SERP - search engine result page).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sekali lagi saya tekankan di sini, bahwa backlink yang didapatkan dari hasil review blog ini termasuk kualifikasi sebuah backlink yang berkualitas, terutama bila dibandingkan dengan sebuah backlink yang dihasilkan dari aktivitas blogwalking dengan pola meninggalkan komentar di berbagai blog. Backlink dari hasil review blog ini secara otomatis akan memiliki tingkat relevansi yang tinggi terhadap blog atau situs yang di-review, karena sudah barang tentu thema artikelnya pasti disesuaikan dengan thema postingan blog atau home-page blog yang di-review tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Demikian ulasan Musik Digital Blog tentang seputar review blog dan manfaatnya, semoga dapat berguna bagi kita semua.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dolananmusik.blogspot.com/feeds/2571561813782226023/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dolananmusik.blogspot.com/2015/01/seputar-review-blog-dan-manfaatnya.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1246130364854007446/posts/default/2571561813782226023'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1246130364854007446/posts/default/2571561813782226023'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dolananmusik.blogspot.com/2015/01/seputar-review-blog-dan-manfaatnya.html' title='Seputar Review Blog dan manfaatnya'/><author><name>Chakra Sendi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12959159112670816817</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhX89jAJz7vULGFDJCeTJ8Rfplk1ji0LfOgz0MojhWWn1hjYH0WDtFtqzXJqbxePu6TJVJWSoLEQFGwmoYbiHv21nls7n1iKGCjjQtCCUTr6EdY0oeoC0NW3rTwFqzJEUZ6bTK_jQe4kMph/s72-c/Blog-Review.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1246130364854007446.post-5550799857415000501</id><published>2015-01-01T10:37:00.000-08:00</published><updated>2015-09-07T10:48:23.970-07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="seo"/><title type='text'>SEO di dunia blog bisnis</title><content type='html'>&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjovr2oJHtFLlguR4cv3i81qkR4jXIVyOBMFDSGKRd0E0_1RUX9rVHFcPiaI3vHJpvZy5dTqd9FGbrHmOkzLqjoHso8Mf6xyd1388rxY925QvjuHiU_L8CI_qST8qc4WHnb5XkJorC7D0GP/s1600/SEO-Musik.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;Musik Digital, seo banner&quot; border=&quot;0&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjovr2oJHtFLlguR4cv3i81qkR4jXIVyOBMFDSGKRd0E0_1RUX9rVHFcPiaI3vHJpvZy5dTqd9FGbrHmOkzLqjoHso8Mf6xyd1388rxY925QvjuHiU_L8CI_qST8qc4WHnb5XkJorC7D0GP/s1600/SEO-Musik.jpg&quot; title=&quot;SEO Banner&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;http://dolananmusik.blogspot.com/&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;&lt;b&gt;Musik Digital&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;. SEO (Search Engine Optimization) adalah kata yang paling sering dilontarkan oleh para blogger pemula maupun yang sudah berpengalaman.&amp;nbsp; Sebenarnya apa sih SEO itu,&amp;nbsp; Apa saja manfaat SEO dan bagaimana cara menerapkan SEO? Pada kesempatan kali ini &lt;a href=&quot;http://dolananmusik.blogspot.com/&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;&lt;b&gt;Musik Digital blog&lt;/b&gt;&lt;/a&gt; akan mengulas sedikit tentang SEO, ulasan ini hanya berlaku untuk para blogger pemula, dan bagi para mastah harap koreksi kalau ada kesalahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Apa Pengertian SEO (Serch Engine Optimization) ?&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SEO adalah upaya-upaya yang dilakukan para blogger untuk memaksimalkan artikel yang ada didalam blog mereka agar dapat akrab dengan mesin telusur atau mesin pencari (search engine), cara mengoptimalkan SEO diantara para blogger pun berbada-beda prakteknya, maka akan berbeda pula manfaat SEO yang didapatkan terhadap blog mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam sebuah usaha atau bisnis pasti tidak asing dengan kata pemasaran / marketing, pemasaran itu terbagi menjadi 2 (dua) bagian yaitu pemasaran secara off line dan pemasaran secara online.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah satu cara pemasaran on line adalah dengan membuat blog bisnis, kehadiran blog dalam sebuah bisnis sangatlah membantu dalam mengembangkan bisnis tersebut, tentu saja harus di sertai optimasi SEO. Untuk mendapatkan manfaat SEO dalam blog bisnis maka harus di optimasi dengan baik dan benar.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;b&gt;Berikut adalah manfaat SEO dalam sebuah blog bisnis :&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;1. Meningkatkan Calon Customer Yang Potensial&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Dengan optimasi SEO yang benar maka blog anda akan tampil di halaman awal penelusuran oleh mesin pencari seperti Google. Jadi ketika ada seseorang yang ingin mencari produk ataupun apa saja yang mereka butuhkan yang sesuai dengan niche bisnis anda di mesin telusur, maka blog bisnis anda sangat berpeluang besar untuk menjaringnya karena sudah di optimasi SEO. Semakin banyak orang yang mencari semakin banyak pula yang melihat blog anda dan semakin besar pula calon customer anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;2. Membuat Brand Tambah Populer&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Brand adalah salah satu hal yang penting dalam dunia bisnis, karena brand memudahkan cutomer untuk mengingat tentang usaha atau bisnis anda, pada umumnya brand itu identik dengan merk. Ketika blog bisnis anda sudah mencapai&amp;nbsp; point 1 di atas maka brand bisnis anda akan semakin di kenal oleh orang banyak khususnya di kalangan neter.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;3. Mendapatkan Data Base Otomatis&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Ketika ada pengunjung yang meninggalkan komentar pada artikel blog anda, maka ada akan mendapatkan data base komentator tersebut, karena sebelum berkomentar mereka diwajibkan mengisi alamat e-mail terlebih dahulu. Maka dapat anda manfaatkan untu promosi menggunakan E-mail.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin sampai di sini dulu uraian singkat tentang manfaat SEO pada blog bisnis, memang masih banyak lagi manfaat- manfaat optimasi SEO yang lainnya. Semoga dapat bermanfaat khususnya bagi para blogger pemula, dan untuk para mastah harap maklum kalau ada kesalahan dan ditunggu kritikannya yang membangun.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;b&gt;Pandangan lain tentang S E O.&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Search Engine Optimization (biasa disingkat SEO) adalah serangkaian 
proses yang dilakukan secara sistematis yang bertujuan untuk 
meningkatkan volume dan kualitas trafik kunjungan melalui mesin pencari 
menuju situs web tertentu dengan memanfaatkan mekanisme kerja atau 
algoritma mesin pencari tersebut. Tujuan dari SEO adalah menempatkan 
sebuah situs web pada posisi teratas, atau setidaknya halaman pertama 
hasil pencarian berdasarkan kata kunci tertentu yang ditargetkan. Secara
 logis, situs web yang menempati posisi teratas pada hasil pencarian 
memiliki peluang lebih besar untuk mendapatkan pengunjung.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sejalan dengan makin berkembangnya pemanfaatan jaringan internet sebagai
 media bisnis, kebutuhan atas SEO juga semakin meningkat. Berada pada 
posisi teratas hasil pencarian akan meningkatkan peluang sebuah 
perusahaan pemasaran berbasis web untuk mendapatkan pelanggan baru. 
Peluang ini dimanfaatkan sejumlah pihak untuk menawarkan jasa optimisasi
 mesin pencari bagi perusahaan-perusahaan yang memiliki basis usaha di 
internet.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Sejarah&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/b&gt;Menurut Danny Sullivan, istilah search engine optimization pertama 
kali digunakan pada 26 Juli tahun 1997 oleh sebuah pesan spam yang 
diposting di Usenet. Pada masa itu algoritma mesin pencari belum terlalu
 kompleks sehingga mudah dimanipulasi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Versi awal algoritma pencarian didasarkan sepenuhnya pada informasi yang
 disediakan oleh webmaster melalui meta tag pada kode html situs web 
mereka. Meta tag menyediakan informasi tentang konten yang terkandung 
pada suatu halaman web dengan serangkaian katakunci (keyword). Sebagian 
webmaster melakukan manipulasi dengan cara menuliskan katakunci yang 
tidak sesuai dengan konten situs yang sesungguhnya, sehingga mesin 
pencari salah menempatkan dan memeringkat situs tersebut. Hal ini 
menyebabkan hasil pencarian menjadi tidak akurat dan menimbulkan 
kerugian baik bagi mesin pencari maupun bagi pengguna internet yang 
mengharapkan informasi yang relevan dan berkualitas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Larry Page dan Sergey Brin, dua mahasiswa doktoral ilmu komputer 
Universitas Stanford, berusaha mengatasi permasalahan tersebut dengan 
membangun Backrub, sebuah mesin pencari sederhana yang mengandalkan 
perhitungan matematika untuk memeringkat halaman web. Algoritma 
tersebut, yang dinamakan PageRank, merupakan fungsi matematika yang 
kompleks berupa kombinasi antara perhitungan jumlah link yang mengarah 
pada suatu halaman web dengan analisis atas kualitas masing-masing link 
tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Berdasarkan prinsip kerja PageRank, secara umum bisa dikatakan bahwa 
halaman web yang memperoleh peringkat tinggi adalah halaman web yang 
banyak di-link oleh halaman web lain. Nilai PageRank juga akan semakin 
tinggi apabila halaman web yang mengarah kepadanya juga memiliki 
kualitas yang tinggi. Nilai sebuah link dari situs berkualitas tinggi 
seperti Yahoo! atau DMOZ dapat bernilai lebih tinggi daripada kombinasi 
nilai link dari seratus situs web berkualitas rendah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Backrub hanyalah sebuah permulaan. Pada tahun 1998 Page dan Brin 
mendirikan Google yang merupakan versi tingkat lanjut dari Backrub. 
Dalam waktu singkat Google memperoleh reputasi dan kepercayaan dari 
publik pengguna internet karena berhasil menyajikan hasil pencarian yang
 berkualitas (tidak dimanipulasi), cepat, dan relevan. PageRank lantas 
menjadi standar baik bagi mesin pencari lain maupun bagi webmaster yang 
berusaha agar situs webnya memperoleh nilai PageRank setinggi mungkin 
sehingga menempati posisi tertinggi pada hasil pencarian.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Webmaster dan mesin pencari&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;
Sejak tahun 1997 perusahaan mesin pencari menyadari bahwa beberapa 
[webmaster] (pengelola website) melakukan segala hal untuk dapat 
terindeks pada urutan teratas hasil pencarian, termasuk dengan cara-cara
 yang manipulatif dan ilegal. Infoseek, salah satu mesin pencari 
generasi pertama, melakukan perbaikan pada algortima mereka untuk 
mencegah manipulasi dengan &quot;meta tag&quot; yang tidak relevan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bagaimanapun, dalam beberapa hal mesin pencari juga menyadari nilai 
ekonomi yang besar dari peringkat hasil pencarian, dan mereka 
kadang-kadang memiliki kepentingan terselubung dari aktivitas perusahaan
 SEO. Beberapa perusahaan mesin pencari mengirim perwakilan atau menjadi
 tamu pada event-event rutin yang diselenggarakan komunitas SEO.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mesin pencari besar seperti Google dan Yahoo! menyediakan program dan 
panduan yang memungkinkan webmaster mengoptimalkan situsnya agar 
terindeks dengan baik. Google menyediakan aplikasi Webmaster Tool (anda 
harus mempunyai akun di Google guna melihat tool ini) dan memperkenalkan
 sitemap berbasis XML standar mereka, sedangkan Yahoo! menyediakan 
program Site Explorer (juga harus login dengan akun pengguna Yahoo! 
anda) yang memungkinkan webmaster mendaftarkan URL situs, mengecek 
jumlah halaman web mereka yang telah terindeks di data-base Yahoo!, dan 
melihat informasi link masuk. Namun demikian mesin pencari tidak 
mentolerir metode SEO yang manipulatif dan menghalalkan segala cara.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Etika dan legalitas&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;
Sistem PageRank, walau menerapkan algoritma yang kompleks, belakangan 
juga tidak lagi sepenuhnya mampu menghadapi trik dan manipulasi. 
Sejumlah webmaster dan praktisi SEO telah mengembangkan beberapa metode 
yang memanfaatkan cara kerja PageRank agar halaman web klien mereka 
berada pada peringkat pertama hasil pencarian. Google secara resmi telah
 melarang penggunaan beberapa teknik ilegal seperti link farming, 
doorway pages, keyword stuffing, dan auto generated pages atau scraper 
pages. Situs atau layanan SEO yang tetap menggunakanannya terancam akan 
dihapus dari indeks pencarian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;
Ancaman Google dan mesin pencari lain bukan hanya gertakan. Beberapa 
perusahaan layanan SEO beserta klien mereka yang tidak mengindahkan 
larangan tersebut menerima penalti yang serius karena perbuatan ilegal 
mereka. Pada tahun 2005, Matt Cutts dari Google mengatakan bahwa URL 
sebuah firma SEO bernama Traffic Power beserta klien-klien mereka telah 
dihapus dari indeks Google karena menggunakan teknik SEO ilegal. Kasus 
lain yang terkenal adalah ketika Google pada Februari 2006 menghapus 
situs web perusahaan BMW dan Ricoh Jerman dari daftar karena terbukti 
menggunakan metode SEO yang manipulatif. BMW dan Ricoh dengan segera 
meminta maaf kepada Google dan memperbaiki situs mereka. Google kemudian
 memasukkan kembali situs web mereka ke dalam indeks pencarian. Namun 
skandal tersebut tetap meninggalkan citra buruk dan memalukan bagi kedua
 perusahaan tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;
Berdasarkan panduan resmi mesin pencari, SEO bukanlah teknik ilegal 
sepanjang dilakukan dengan mengikuti etika dan aturan yang ada. Hal 
tersebut untuk menjamin setiap situs web memperoleh kesempatan yang sama
 dalam pencarian, dan pemeringkatan dilakukan dengan obyektif, di mana 
yang paling berperan dalam menentukan peringkat suatu halaman web adalah
 kualitas dan manfaatnya bagi pengguna internet.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;
Demikianlah uraian &lt;a href=&quot;http://dolananmusik.blogspot.com/&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;&lt;b&gt;Musik Digital&lt;/b&gt;&lt;/a&gt; tentang &lt;a href=&quot;http://infoblog971.blogspot.com/2015/03/tentang-dan-seputar-seo-search-engine.html&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;&lt;b&gt;Search Engine Optimization (SEO)&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;
 ini, pada bagian lainnya akan dibahas tentang penerapannya secara 
langsung, semoga bermanfaat.&lt;/div&gt;
</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dolananmusik.blogspot.com/feeds/5550799857415000501/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dolananmusik.blogspot.com/2015/01/seo-di-dunia-blog-bisnis.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1246130364854007446/posts/default/5550799857415000501'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1246130364854007446/posts/default/5550799857415000501'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dolananmusik.blogspot.com/2015/01/seo-di-dunia-blog-bisnis.html' title='SEO di dunia blog bisnis'/><author><name>Chakra Sendi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12959159112670816817</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjovr2oJHtFLlguR4cv3i81qkR4jXIVyOBMFDSGKRd0E0_1RUX9rVHFcPiaI3vHJpvZy5dTqd9FGbrHmOkzLqjoHso8Mf6xyd1388rxY925QvjuHiU_L8CI_qST8qc4WHnb5XkJorC7D0GP/s72-c/SEO-Musik.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1246130364854007446.post-7606290815331706262</id><published>2013-07-13T01:00:00.000-07:00</published><updated>2013-07-19T01:18:01.669-07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="blogging"/><title type='text'>BOUNCE RATE BLOG DAN CARA-CARA MENGATASINYA</title><content type='html'>&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Blog &lt;b&gt;MUSIK DIGITAL&lt;/b&gt; kali ini ingin berbagi tutorial blogging yang berkaitan dengan masalah Bounce Rate blog dan bagaimana cara mengatasinya. Bounce rate blog ini dapat terjadi karena visitor atau pengunjung yang datang ke blog kita hanya bersedia membuka satu halaman saja tanpa mau untuk membuka halaman artikel-artikel yang lainnya (yang otomatis telah ada dalam postingan blog). Banyak hal yang menyebabkan Bounce Rate blog ini terjadi salah satunya adalah kurang variatif atau kurang berbobotnya artikel-artikel blog yang kita sediakan. Disamping itu, bisa jadi blog yang kita miliki ini terlalu berat (proses loadingnya), jadi membutuhkan waktu yang relatif lama untuk membukanya. Dalam kondisi yang demikian ini praktis visitor blog menjadi tidak sabar untuk menunggu, dan langsung menutup blog kita dan mencari artikel-artikel pada blog lain yang lebih ringan loadingnya.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Berikut ini ada video tutorial yang dapat kita pergunakan untuk memperluas wawasan kita tentang Bounce Rate blog ini :&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;center&gt;
&lt;iframe allowfullscreen=&quot;&quot; frameborder=&quot;0&quot; height=&quot;300&quot; src=&quot;https://www.youtube.com/embed/ppgfjo6IIf4?feature=player_embedded&quot; width=&quot;450&quot;&gt;&lt;/iframe&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/center&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Dalam artikel kali ini, saya hanya akan membahasnya secara singkat saja, namun bilamana anda ingin mendapatkan pejelasan secara panjang lebar, maka anda dapat menuju ke &lt;a href=&quot;http://caragampang21.blogspot.com/2013/07/bounce-rate-blog-dan-permasalahan-di.html&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;&lt;b&gt;BLOG CARA GAMPANG&lt;/b&gt;&lt;/a&gt; ini.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Kembali kepada masalah Bounce Rate blog, yang menjadi pertanyaan adalah apa penyebab pengunjung langsung meninggalkan blog kita setelah membuka satu halaman ? Jawabannya tentu ada banyak sekali dan relatif, misalnya : konten dan tampilan yang kurang menarik, loading yang lambat, kurangnya menu navigasi blog dan berbagai hal lainnya. Selanjutnya, bagaimana cara mengurangi Bounce Rate ? Pertanyaan ini menurut saya sama saja dengan pertanyaan bagaimana cara meningkatkan Page View. Ada banyak cara dan tergantung dari kreasi kita masing-masing.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tetapi jika Bounce Rate tinggi, bukan berarti isi atau blog kita tidak menarik. Menurut saya pribadi, Bounce Rate yang semakin tinggi juga disebabkan oleh pengunjung yang berlangganan konten blog kita. Karena logikanya jika seseorang berlangganan dari blog kita maka dia akan mendapat notifikasi ketika ada tulisan baru di blog kita. Ketika dia memutuskan untuk berkunjung, maka kemungkinan besar dia hanya akan membuka&amp;nbsp; / membaca tulisan itu saja lalu pergi. Nah ini berarti juga menambah Bounce Rate.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Demikianlah tulisan saya tentang Bounce Rate blog ini, semoga bermanfaat.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dolananmusik.blogspot.com/feeds/7606290815331706262/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dolananmusik.blogspot.com/2013/07/bounce-rate-blog-dan-cara-cara.html#comment-form' title='6 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1246130364854007446/posts/default/7606290815331706262'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1246130364854007446/posts/default/7606290815331706262'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dolananmusik.blogspot.com/2013/07/bounce-rate-blog-dan-cara-cara.html' title='BOUNCE RATE BLOG DAN CARA-CARA MENGATASINYA'/><author><name>Chakra Sendi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12959159112670816817</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://img.youtube.com/vi/ppgfjo6IIf4/default.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>6</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1246130364854007446.post-536837725196828040</id><published>2013-07-12T22:53:00.000-07:00</published><updated>2015-09-07T07:33:38.165-07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="PENGETAHUAN UMUM"/><title type='text'>CUBASE SX SOFTWARE MUSIK DIGITAL TERBAIK</title><content type='html'>&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEguOvR8GTKqvPOHYshTWntZpulqscqigUGM6EgRIAPkENjWiKR6YLjOEwoX3TLmTFauF7sNFlSoemUrm8aauVssDkYnLdKC-m8rd8FtHmMsxUXNd8zoqfx1hjc9hTjbnoizSRfLGVcQQQ3u/s1600/cubase-sx.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;Musik Digital&quot; border=&quot;0&quot; height=&quot;200&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEguOvR8GTKqvPOHYshTWntZpulqscqigUGM6EgRIAPkENjWiKR6YLjOEwoX3TLmTFauF7sNFlSoemUrm8aauVssDkYnLdKC-m8rd8FtHmMsxUXNd8zoqfx1hjc9hTjbnoizSRfLGVcQQQ3u/s200/cubase-sx.jpg&quot; title=&quot;CUBASE SX&quot; width=&quot;200&quot; /&gt;&lt;/a&gt;Cubase SX adalah software multitrack digital recording keluaran terbaru dari perusahaan Steinberg. Seperti halnya software dari perusahaan saingannya yaitu Cakewalk Sonar yang merupakan lanjutan dari Cakewalk Pro Audio 9 tetapi tidak diberi nama Cakewalk versi 10, Cubase SX ini juga tidak dinamakan sebagai Cubase VST versi 6 untuk menghapus kesan Cubase SX hanya upgrade biasa dari Cubase VST versi 5 juga karena software ini dibuat berdasarkan &#39;engine&#39; dari Nuendo, software profesional dari Steinberg.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;br /&gt;
SISTEM OPERASI DAN KEBUTUHAN KOMPUTER&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjmsMJi9Q0qoOggR4fW_3vIf6WclifN1O69ZlqCMKfbX4hJxPR-My-iQ7Mbu07dnntZJGzVQ2bME-_Gq1-Zmp5V7rmVTRa1pITSQC-cIGW2VyrXFUG305htb65lPVqMTeouSrCen20u_JyX/s1600/CUBASE.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;Musik Digital&quot; border=&quot;0&quot; height=&quot;249&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjmsMJi9Q0qoOggR4fW_3vIf6WclifN1O69ZlqCMKfbX4hJxPR-My-iQ7Mbu07dnntZJGzVQ2bME-_Gq1-Zmp5V7rmVTRa1pITSQC-cIGW2VyrXFUG305htb65lPVqMTeouSrCen20u_JyX/s320/CUBASE.jpg&quot; title=&quot;Tampilan Cubase SX&quot; width=&quot;320&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;
Tampilan Cubase Sx&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
Untuk menggunakan Cubase SX ini Anda harus menggunakan sistem operasi Windows 2000 atau Windows XP. Ini disebabkan sejak awal software ini dibuat dan dites hanya pada Windows 2000 dan Windows XP. Apabila Anda masih menggunakan Windows 98, Steinberg tidak menjamin Cubase SX akan berjalan lancar terutama dalam hal sinkronisasi MIDI dan audio, suatu hal yang penting dalam lingkungan kerja profesional.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Selain itu untuk menjalankan software ini, Anda membutuhkan komputer minimal PIII 500MHz dengan RAM 256 MB. Steinberg sendiri merekomendasikan komputer dengan speed 1 GB dengan RAM sebesar 512 MB agar Cubase SX ini dapat berjalan lancar. Tentu saja semakin canggih komputer Anda, semakin baik kinerja Cubase SX.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;PERBANDINGAN CUBASE SX DENGAN CUBASE VST DAN CAKEWALK SONAR&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada saat pertama kali menjalankan Cubase SX, Anda akan merasakan sesuatu yang berbeda dibandingkan Cubase versi sebelumnya yaitu dalam hal interface / tampilan layarnya. Cubase SX terasa lebih bernuansa modern dengan tampilan yang mengkilat dan warna-warna cerah yang rasanya lebih enak untuk dilihat daripada Cubase versi sebelumnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dalam hal manajemen data lagu, Cubase SX tidak mengenal lagi konsep &#39;Song&#39; dan &#39;Arrangement&#39; seperti Cubase versi sebelumnya. Keduanya digabungkan menjadi suatu &#39;Project&#39;. Jadi semua &#39;Song&#39; dan &#39;Arrangement&#39; lama Anda akan diimpor menjadi &#39;Project&#39; baru dan semua seting akan disimpan pada folder project.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada saat Anda membuka project baru akan ditampilkan &#39;Arrange View&#39; dengan tampilan yang berbeda dari Cubase VST. Terdapat toolbar baru di bagian atas &#39;Arrange View&#39; yang dapat mengurangi penggunaan klik kanan mouse seperti yang biasanya dilakukan pengguna Cubase VST. Juga ada toolbar transport baru untuk fungsi-fungsi seperti playback, record dan loop.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seperti halnya konsep &#39;Project&#39; yang telah ada lebih dahulu pada Cakewalk Sonar, konsep &#39;Track Inspector&#39; yang berisi informasi dan seting suatu track pada Cubase kelihatannya mirip juga dengan Track View dari Cakewalk Sonar. Apakah ini berarti Cubase SX mewaspadai pesaing utamanya dari Cakewalk ? Hanya mereka saja yang tahu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada tampilan Mixer, sekarang hanya ada satu virtual mixer yang menampilkan baik data MIDI maupun data audio dengan semua fungsi penting tersedia dan dapat diatur agar tampilannya sesuai keinginan Anda.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dalam hal penanganan audio loop pada Cubase versi sebelumnya terasa agak menyulitkan yaitu dengan metode &#39;Match Point&#39; yang kurang user-friendly. Untungnya pada Cubase SX hal ini sudah diperbaiki dengan metode yang menyerupai gaya Cakewalk Sonar atau ReCycle yaitu sebuah loop dapat di-slice, diubah susunannya dan dapat mengikuti tempo dari project Anda walaupun tetap tidak sefleksibel fungsi editing dari Cakewalk Sonar atau software Acid.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Satu hal yang akhirnya diimplementasikan Cubase SX adalah &#39;unlimited undo&#39; dalam arti Anda dapat membatalkan perintah atau editing yang telah dilakukan sebelumnya, hal yang sudah sejak lama ada di software musik lain seperti Cakewalk Sonar. Hanya saja fitur pada Cubase SX lebih canggih daripada yang ada pada Cakewalk Sonar yaitu Anda dapat meng-undo perintah tertentu tanpa membatalkan perintah sesudahnya. Istilahnya adalah &#39;Offline Process History&#39;. Sebagai contoh Anda mengaplikasikan efek reverb pada suatu track audio dan sesudahnya melakukan editing pada track lainnya, dengan fungsi undo Cubase SX, Anda dapat membatalkan efek reverb tersebut tanpa membatalkan editing yang Anda lakukan sesudahnya pada track lain. Hal ini kiranya merupakan fungsi yang sangat berguna.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;EFEK MIDI CUBASE SX&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada Cubase SX disediakan beberapa plug-in efek MIDI yang walaupun implementasinya lebih dahulu ada pada Cakewalk Sonar tetapi penggunaannya pada Cubase terasa lebih mudah dan lebih bermanfaat. Efek MIDI ini berfungsi mengubah output track MIDI menjadi sesuatu yang berbeda dan pengerjaannya dilakukan secara real-time.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Efek MIDI yang tersedia antara lain &#39;Arpache&#39;, arpeggiator yang dapat mengubah sebuah chord menjadi serangkaian not yang diarpeggio dan Anda dapat mengatur urutan not serta temponya. Lalu ada &#39;AutoPan&#39; yang berfungsi mengubah posisi pan suatu track MIDI sehingga menjadi lebih dinamis. &#39;Chorder&#39; yang berfungsi membuat sebuah chord baik chord major atau minor dan chord-chord lainnya dengan input sebuah not sebagai nada dasarnya, berguna bagi Anda yang tidak mempunyai keyboard MIDI dan ingin merekam progresi chord MIDI. Sedangkan efek MIDI &#39;Compress&#39; berfungsi memperkecil atau memperbesar perbedaan volume dari data MIDI dalam suatu track seperti halnya fungsi efek compressor untuk data audio. Juga ada &#39;MIDIEcho&#39; yang berfungsi seperti halnya efek echo untuk data audio. Efek &#39;Transformer&#39; berfungsi mengubah suatu jenis data MIDI menjadi data MIDI lainnya secara real-time. Yang juga menarik adalah &#39;Step Designer&#39; yang berfungsi sebagai MIDI pattern sequencer untuk data seperti velocity, filter cut-off atau data controller lainnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;table align=&quot;center&quot; cellpadding=&quot;0&quot; cellspacing=&quot;0&quot; class=&quot;tr-caption-container&quot; style=&quot;margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center;&quot;&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;Musik Digital&quot; border=&quot;0&quot; height=&quot;173&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhY8EI2Hav7SQkw9mnRR0s-nrSi8Cl_p9dUTPXNhyphenhyphenIaGp4qe8jovQcgwfKP83A5J5m0gM_RqYPOVYAePlQ2YvERz8Ayx8cJkjpxSEfDv_eHZN21zJJyCEq6IjqE9kbhO4N2cncO8DoggTSU/s400/MIDI-CUBASE.jpg&quot; style=&quot;margin-left: auto; margin-right: auto;&quot; title=&quot;Midi FX Step Designer&quot; width=&quot;400&quot; /&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class=&quot;tr-caption&quot; style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;Midi FX Step Designer&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;VST PLUG-IN DAN VSTi&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dalam hal efek audio (VST) dan virtual instrument (VSTi), Cubase memang sejak dahulu sudah menjadi standar. Sedangkan Cakewalk Sonar dengan format DXi-nya baru memulai tradisi virtual instrument beberapa tahun belakangan. Hal ini menjelaskan banyaknya efek audio dan virtual instrument yang tersedia di pasaran dibandingkan format DirectX. Bahkan Cubase menyediakan wrapper untuk plug-in format DX sehingga efek yang ada pada Cakewalk Sonar juga muncul di Cubase SX. Hal yang tidak bisa dilakukan oleh Cakewalk Sonar tanpa software konverter VST to DX seperti FXpansion Adapter.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Cubase SX menyertakan semua plug-in efek dari Cubase versi sebelumnya. Selain itu disediakan juga beberapa virtual instrument baru seperti drum machine LM-7 dan Waldorf a1 analog synthesizer. LM-7 adalah peningkatan dari LM-9 pada Cubase versi sebelumnya dan merupakan drum sample player 24-bit dengan 12-voice polyphoni. Sedangkan Waldorf a1 adalah analog synthesizer yang mampu membuat sound-sound analog yang berkualitas bagus serupa dengan versi hardware Waldorf (Waldorf adalah perusahaan terkenal pembuat keyboard synthesizer Microwave, Pulse, dan Q).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;i&gt;&lt;b&gt;Analog synthesizer Waldorf A1&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dalam hal efek, Cubase menyediakan efek-efek standar seperti reverb yang diambil dari Nuendo, efek-efek bermanfaat dari FXpansion dan juga yang berkualitas bagus seperti efek De-Esser dari SPL, efek distorsi QuadraFuzz serta efek-efek lainnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yang agak membingungkan adalah selama ini Cubase selalu memproklamirkan bahwa VST adalah format yang &#39;open standar&#39; artinya dapat digunakan dalam software lain yang mendukung VST, tetapi ternyata VSTi bawaan dari Cubase SX seperti Waldorf a1 tidak dapat digunakan oleh software lain yang mendukung VSTi seperti Fruityloops. Kelihatan ada kontradiksi di sini, dimana disatu sisi VST adalah open standar tetapi di sisi lain, VSTi dari Cubase SX tidak dapat digunakan di host lain.&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;
&lt;b&gt;MIXING SURROUND UNTUK DVD&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Cubase SX mendukung mixing dalam format surround yaitu mixing lebih dari dua channel audio seperti untuk format DVD. Untuk menggunakan fasilitas ini, Anda harus menggunakan audio card dengan output lebih dari dua atau sebanyak output dari format yang diinginkan. Selain itu Anda harus mempunyai sistem speaker yang surround pula. Format yang biasa digunakan adalah 5.1 Surround yang populer digunakan untuk bioskop atau DVD.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgwHCxTa1Mm0XxgC7yeNSXMHss6FBkfafdtV-oQesjh6-gAirAEfu3Tr5KRTgPjPfbk0pXWMFRFTi2rVwTKTKfQ7tvuA0KlolO0BPbTIHbVERWzQhOW2NAjDMxPQGv6jC-aP5pKZGN77ZBX/s1600/MIXER+CUBASE.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;Musik Digital&quot; border=&quot;0&quot; height=&quot;280&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgwHCxTa1Mm0XxgC7yeNSXMHss6FBkfafdtV-oQesjh6-gAirAEfu3Tr5KRTgPjPfbk0pXWMFRFTi2rVwTKTKfQ7tvuA0KlolO0BPbTIHbVERWzQhOW2NAjDMxPQGv6jC-aP5pKZGN77ZBX/s400/MIXER+CUBASE.jpg&quot; title=&quot;Tampilan Mixer Cubase Sx&quot; width=&quot;400&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;
Tampilan mixer Cubase SX&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;VST SYSTEM LINK&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Salah satu teknologi baru dalam Cubase SX adalah &#39;System Link&#39;. Dengan &#39;System Link&#39; ini pengguna Cubase SX dapat menggabungkan dua atau lebih komputer secara bersamaan melalui satu kabel digital untuk membentuk suatu sistem Cubase yang terpadu. Artinya kalau Anda mempunyai satu atau beberapa komputer yang sudah &#39;out-of-date&#39; atau ketinggalan jaman, Anda dapat memanfaatkannya sebagai tambahan &#39;processing power&#39; misalnya untuk menjalankan VSTi tertentu sehingga tidak membebani komputer utama. Keunggulan lainnya adalah Anda dapat menggabungkan komputer dengan sistem operasi Windows dan Macintosh untuk membentuk suatu sistem Cubase.&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;
&lt;b&gt;KESIMPULAN&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan Cubase SX ini terasa ada peningkatan signifikan dari Cubase VST dalam berbagai hal seperti interface, manajemen data lagu, unlimited undo, MIDI plug-in, virtual instrument dan efek VST, mixing surround serta teknologi &#39;System Link&#39;. Selain itu terasa penggunaan klik mouse lebih berkurang dan windows yang dibuka lebih sedikit dibandingkan pada saat menggunakan Cubase VST, yang diharapkan dapat meningkatkan efisiensi kerja pada Cubase SX. Peningkatan-peningkatan ini bisa bermanfaat atau tidak tergantung kebutuhan bermusik dan selera Anda. Dari forum Cubase.net juga terdapat dua sisi yaitu pengguna Cubase VST yang tidak menyukai perubahan pada Cubase SX dan di sisi lain yang menyukai perubahan pada Cubase SX. Penulis sendiri ada di pihak yang terakhir yang menyukai perubahan pada Cubase SX ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seperti yang mungkin sudah Anda ketahui, sebelumnya ada tiga pemain besar dalam software multitrack digital recording berbasis PC yaitu Emagic Logic, Steinberg Cubase dan Cakewalk Sonar. Setelah Emagic memutuskan menghentikan versi Windows dari software Logic Audionya dan bertahan di Macintosh saja, sekarang tinggal dua perusahaan yang saling bersaing yaitu Cakewalk Sonar dan Steinberg Cubase. Dengan demikian hanya tinggal masalah subyektif, software mana yang Anda pilih karena secara teknologi keduanya tidak berbeda jauh.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color: black; font-size: small;&quot;&gt;Info lebih lanjut kunjungi situs resmi Cubase di &lt;a href=&quot;http://www.steinberg.net/&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;http://www.steinberg.net&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dolananmusik.blogspot.com/feeds/536837725196828040/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dolananmusik.blogspot.com/2013/07/cubase-sx-salah-satu-software-musik.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1246130364854007446/posts/default/536837725196828040'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1246130364854007446/posts/default/536837725196828040'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dolananmusik.blogspot.com/2013/07/cubase-sx-salah-satu-software-musik.html' title='CUBASE SX SOFTWARE MUSIK DIGITAL TERBAIK'/><author><name>Chakra Sendi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12959159112670816817</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEguOvR8GTKqvPOHYshTWntZpulqscqigUGM6EgRIAPkENjWiKR6YLjOEwoX3TLmTFauF7sNFlSoemUrm8aauVssDkYnLdKC-m8rd8FtHmMsxUXNd8zoqfx1hjc9hTjbnoizSRfLGVcQQQ3u/s72-c/cubase-sx.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1246130364854007446.post-962047061219909680</id><published>2013-07-10T14:58:00.000-07:00</published><updated>2013-07-11T15:32:11.088-07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="blogging"/><title type='text'>MENU NAVIGASI STATIS DENGAN FITUR BERSOSIAL.COM</title><content type='html'>&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;b&gt;MUSIK DIGITAL&lt;/b&gt;. Kali ini ingin berbagi tips-trik mempercantik tampilan blog milik anda&amp;nbsp; mempergunakan menu navigasi statis dengan fitur Bersosial.com yang terintegrasi di dalamnya. Dikatakan statis karena menu navigasi ini tidak ikut bergerak meskipun kita menyorot halaman homepage blog sampai ke bawah. Menu navigasi inipun sangat mudah untuk disesuaikan dengan kondisi atau lebar blog yang anda miliki.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Berikut ini bentuk tampilan dari menu Navigasi Statis tersebut ....&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj9pmKQCyvvNiTVaR2GaCXFkt6rZxPfe2_i0isoqUWLV2k4tETfVPyE-2ukZaSlSMvqDy5ka3cNnY5MVTWzMDxM5UhOTM8-iBtE7UNfWJPk1OO5d-YGoRpOCZFWgHPcYkZnXveDS4SdHVmG/s1600/NAVIGASI-STATIS-+-BERSOSIAL.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;Musik Digital&quot; border=&quot;0&quot; height=&quot;100&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj9pmKQCyvvNiTVaR2GaCXFkt6rZxPfe2_i0isoqUWLV2k4tETfVPyE-2ukZaSlSMvqDy5ka3cNnY5MVTWzMDxM5UhOTM8-iBtE7UNfWJPk1OO5d-YGoRpOCZFWgHPcYkZnXveDS4SdHVmG/s400/NAVIGASI-STATIS-+-BERSOSIAL.jpg&quot; title=&quot;Menu Navigasi Statis dengan fitur Bersosial.com&quot; width=&quot;400&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Bila anda tertarik untuk memasang fitur navigasi statis ini, silahkan ikuti proses berikut ini&amp;nbsp; :&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Seperti biasanya, masuk dan login di blogger anda, pilih &lt;b&gt;template&lt;/b&gt; dan pilih &lt;b&gt;edit html&lt;/b&gt;, oh ya, hampir lupa download seluruh html template anda terlebih dahulu, sehingga bilamana nanti terjadi kesalahan, anda tinggal me-restore ulang template anda.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Langkah berikutnya adalah : carilah kode &lt;span style=&quot;color: red;&quot;&gt;&lt;b&gt;]]&amp;gt;&amp;lt;/b:skin&amp;gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;, letakkan rangkaian script berikut ini di atasnya.&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;center&gt;
&lt;div style=&quot;background: #a9a9a9; border: 1px solid #000000; height: 250px; overflow: auto; padding: 10px; width: 500px;&quot;&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
.bilah-menu-atas {&lt;br /&gt;
&amp;nbsp; width: 100%;&lt;br /&gt;
&amp;nbsp; min-width: &lt;span style=&quot;color: red;&quot;&gt;&lt;b&gt;960&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;px;&lt;br /&gt;
&amp;nbsp; position: fixed;&lt;br /&gt;
&amp;nbsp; top: 0px;&lt;br /&gt;
&amp;nbsp; left: 0px;&lt;br /&gt;
&amp;nbsp; right: 0px;&lt;br /&gt;
&amp;nbsp; height: 35px;&lt;br /&gt;
&amp;nbsp; font-size: 13px;&lt;br /&gt;
&amp;nbsp; z-index: 99;&lt;br /&gt;
&amp;nbsp; white-space: nowrap;&lt;br /&gt;
&amp;nbsp; background-color: #000;&lt;br /&gt;
&amp;nbsp; background-image: -moz-linear-gradient(center top , rgb(20, 132, 206) 0%, #336699 100%);&lt;br /&gt;
&amp;nbsp; box-shadow: 0px 2px 0px rgb(14, 90, 140);&lt;br /&gt;
&amp;nbsp; border-bottom: 3px solid rgba(255, 255, 255, 0.1);&lt;br /&gt;
}&lt;br /&gt;
.kolom-utama {&lt;br /&gt;
&amp;nbsp; -moz-transition: all 0.2s linear 0s;&lt;br /&gt;
&amp;nbsp; width: &lt;span style=&quot;color: red;&quot;&gt;&lt;b&gt;960&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;px;&lt;br /&gt;
&amp;nbsp; height: auto;&lt;br /&gt;
&amp;nbsp; margin: 0px auto;&lt;br /&gt;
}&lt;br /&gt;
.kolom-menu {&lt;br /&gt;
&amp;nbsp; width: 521px;&lt;br /&gt;
&amp;nbsp; height: auto;&lt;br /&gt;
&amp;nbsp; margin: 0px 0px 0px -41px;&lt;br /&gt;
&amp;nbsp; float: left;&lt;br /&gt;
&amp;nbsp; display: inline;&lt;br /&gt;
}&lt;br /&gt;
.kolom-menu ul {&lt;br /&gt;
&amp;nbsp; height: auto;&lt;br /&gt;
&amp;nbsp; margin-top: 0px;&lt;br /&gt;
}&lt;br /&gt;
.kolom-menu ul li {&lt;br /&gt;
&amp;nbsp; float: left;&lt;br /&gt;
&amp;nbsp; position: relative;&lt;br /&gt;
&amp;nbsp; list-style: none outside none;&lt;br /&gt;
}&lt;br /&gt;
.kolom-menu ul li:first-child {&lt;br /&gt;
&amp;nbsp; border-left: 0px solid rgba(30, 30, 30, 0.125);&lt;br /&gt;
}&lt;br /&gt;
.kolom-menu ul li a {&lt;br /&gt;
&amp;nbsp; color: #ffffff;&lt;br /&gt;
&amp;nbsp; font-weight: bold;&lt;br /&gt;
&amp;nbsp; text-shadow: -1px -1px rgba(0, 0, 0, 0.2);&lt;br /&gt;
&amp;nbsp; text-decoration: none;&lt;br /&gt;
&amp;nbsp; display: inline-block;&lt;br /&gt;
&amp;nbsp; padding-top: 5px;&lt;br /&gt;
&amp;nbsp; padding-right: 10px;&lt;br /&gt;
&amp;nbsp; padding-bottom: 5px;&lt;br /&gt;
&amp;nbsp; padding-left: 10px;&lt;br /&gt;
&amp;nbsp; position: relative;&lt;br /&gt;
&amp;nbsp; border-right: 0px solid rgba(30, 30, 30, 0.125);&lt;br /&gt;
&amp;nbsp; box-shadow: 0px 0px 0px rgba(255, 255, 255, 0.1);&lt;br /&gt;
}&lt;br /&gt;
.kolom-menu ul li a:hover, .kolom-menu ul li a:focus {&lt;br /&gt;
&amp;nbsp; background-color: rgba(255, 255, 255, 0.125);&lt;br /&gt;
}&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;/center&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Keterangan : Angka &lt;span style=&quot;color: red;&quot;&gt;&lt;b&gt;960&lt;/b&gt;&lt;/span&gt; px menunjukkan lebar menu statis yang dapat anda sesuaikan dengan lebar wrapper blog anda.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;
Selanjutnya carilah kode &amp;lt;body&amp;gt;, dan letakkan rangkaian script berikut ini di bawahnya :&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;center&gt;
&lt;div style=&quot;background: #a9a9a9; border: 1px solid #000000; height: 250px; overflow: auto; padding: 10px; width: 500px;&quot;&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
&amp;lt;div class=&#39;bilah-menu-atas&#39; id=&#39;bilahmenuatas&#39;&amp;gt;&lt;br /&gt;
&amp;nbsp; &amp;lt;div class=&#39;kolom-utama&#39;&amp;gt;&lt;br /&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;lt;div class=&#39;kolom-menu&#39;&amp;gt;&lt;br /&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;lt;ul&amp;gt;&lt;br /&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;lt;li&amp;gt;&amp;lt;a href=&#39;&lt;span style=&quot;color: blue;&quot;&gt;&lt;b&gt;http://dolananmusik.blogspot.com/&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&#39;&amp;gt;&amp;lt;img alt=&#39;Musik Digital&#39; height=&#39;40px&#39; src=&#39;http://img835.imageshack.us/img835/806/star1i.png&#39; title=&#39;Home&#39; width=&#39;40px&#39;/&amp;gt;&amp;lt;/a&amp;gt;&amp;lt;/li&amp;gt;&lt;br /&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;lt;li&amp;gt;&amp;lt;a href=&#39;&lt;span style=&quot;color: blue;&quot;&gt;&lt;b&gt;URL&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&#39;&amp;gt;&amp;lt;img alt=&#39;Daftar Isi&#39; height=&#39;15px&#39; src=&#39;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhmoBMGkKmDJV-Rm04dRVvJPba_S-x5GqUUfRcAcd1snzyQ9JTbTXUSnC24SB9yr7TumNKXfQiAgWiUcDodF-Zt6wYHRd7d2blk1IKviUEXuT_gp-zOuYuv-_3bsbt4QzTVJZHwTEXdygE/s800/Daftar%2520Isi.png&#39; title=&#39;Daftar Isi&#39; width=&#39;20px&#39;/&amp;gt; Sitemap&amp;lt;/a&amp;gt;&amp;lt;/li&amp;gt;&lt;br /&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;lt;li&amp;gt;&amp;lt;a href=&#39;&lt;span style=&quot;color: blue;&quot;&gt;&lt;b&gt;https://www.bersosial.com/topic/2094/dunia-musik-digital-indonesia&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&#39;&amp;nbsp; target=&#39;_blank&#39;&amp;gt;&amp;lt;img alt=&#39;Komunikasi&#39; height=&#39;15px&#39; src=&#39;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiLQwrTBaRqOuyFG-7pqmkzIMMBtCuYMiS60AjbxycZA-fB_hZTBPjhJF9gQeoNzHVfSz14SMPqraOGjL1WrBQ9fxmBxcECpjVF-sAcOQ5GHHIj06s3Fw-xOafCpGlCenc3v5qphkhYK-s/s800/Tanya%2520Jawab.png&#39; title=&#39;Forum Komunikasi&#39; width=&#39;20px&#39;/&amp;gt; Forum Komunikasi&amp;lt;/a&amp;gt;&amp;lt;/li&amp;gt;&lt;br /&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;lt;/ul&amp;gt;&lt;br /&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;lt;/div&amp;gt;&lt;br /&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;lt;div class=&#39;kolom-menu&#39;&amp;gt;&lt;br /&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;lt;ul style=&#39;float: right&#39;&amp;gt;&lt;br /&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;lt;li&amp;gt;&amp;lt;a href=&#39;http://bersosial.com&#39; target=&#39;_blank&#39;&amp;gt;&amp;lt;img alt=&#39;Bersosial&#39; height=&#39;15px&#39; src=&#39;http://img441.imageshack.us/img441/1232/1co1.png&#39; title=&#39;Bersosial&#39; width=&#39;20px&#39;/&amp;gt; Bersosial&amp;lt;/a&amp;gt;&amp;lt;/li&amp;gt;&lt;br /&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;lt;li&amp;gt;&amp;lt;a href=&#39;&lt;span style=&quot;color: blue;&quot;&gt;&lt;b&gt;URL&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&#39;&amp;gt;&amp;lt;img alt=&#39;Kebijakan&#39; height=&#39;15px&#39; src=&#39;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjvnzwvIm_mZtBvac8hAb9688iYrSY9mkbts4JDI0wpchqc82oaEFTXt3tdHkCQdDT0BAp3-TVa8gcre82WWHdg_l-SQ7pwiNB0j8DYmF62jSEM_Sr6Hd3lPYj_KCY9O3kOntW37c-pf5c/s800/Kebijakan.png&#39; title=&#39;Kebijakan&#39; width=&#39;20px&#39;/&amp;gt; Kebijakan&amp;lt;/a&amp;gt;&amp;lt;/li&amp;gt;&lt;br /&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;lt;li&amp;gt;&amp;lt;a href=&#39;&lt;span style=&quot;color: blue;&quot;&gt;&lt;b&gt;URL&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&#39;&amp;gt;&amp;lt;img alt=&#39;Kontak&#39; height=&#39;15px&#39; src=&#39;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEju5N5-MOVRYiq7rZDzNg4r6EkNbYN3EJ-xFFiPhhMzDSyKCAstndd96cWwEXbO0bNkhs90BxRtKXLk9b_g_SJp0TNegVyfFDwqGxbWSLN-bn2tnd0UEP37VokwWTdPtbrtzSlC8Dx73yM/s800/Kontak.png&#39; title=&#39;Kontak&#39; width=&#39;20px&#39;/&amp;gt; Kontak Me&amp;lt;/a&amp;gt;&amp;lt;/li&amp;gt;&lt;br /&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;lt;/ul&amp;gt;&lt;br /&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;lt;/div&amp;gt;&lt;br /&gt;
&amp;nbsp; &amp;lt;/div&amp;gt;&lt;br /&gt;
&amp;lt;/div&amp;gt;&lt;br /&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;lt;br/&amp;gt;&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;/center&gt;
&lt;br /&gt;
Keterangan : Ganti alamat url yang berwarna &lt;span style=&quot;color: blue;&quot;&gt;&lt;b&gt;biru&lt;/b&gt;&lt;/span&gt; dengan alamat url anda, simpan template anda dan lihat hasilnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Demikianlah cara membuat &lt;b&gt;Menu Navigasi Statis dengan fitur Bersosial.com&lt;/b&gt;, semoga bermanfaat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dolananmusik.blogspot.com/feeds/962047061219909680/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dolananmusik.blogspot.com/2013/07/menu-navigasi-statis-dengan-fitur.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1246130364854007446/posts/default/962047061219909680'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1246130364854007446/posts/default/962047061219909680'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dolananmusik.blogspot.com/2013/07/menu-navigasi-statis-dengan-fitur.html' title='MENU NAVIGASI STATIS DENGAN FITUR BERSOSIAL.COM'/><author><name>Chakra Sendi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12959159112670816817</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj9pmKQCyvvNiTVaR2GaCXFkt6rZxPfe2_i0isoqUWLV2k4tETfVPyE-2ukZaSlSMvqDy5ka3cNnY5MVTWzMDxM5UhOTM8-iBtE7UNfWJPk1OO5d-YGoRpOCZFWgHPcYkZnXveDS4SdHVmG/s72-c/NAVIGASI-STATIS-+-BERSOSIAL.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1246130364854007446.post-2885619517126827033</id><published>2013-07-08T14:15:00.000-07:00</published><updated>2013-07-11T14:32:53.084-07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="PENGETAHUAN UMUM"/><title type='text'>KEUNTUNGAN BLACKBERRY DARI HASIL PENJUALAN MUSIK DIGITAL</title><content type='html'>&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhKYDLAZpgkKIqUHj628YussM38NmHku9m7lq7F10u4Pc13kcDX_su4F0CAHxnX1fD-J-T0VNSjEMOsKXTjqsoadM1XL8LDTl_TDZytNCw4CaSBH-gK60h_NlPKx3O2o_tsqaaGQmgMAeaf/s1600/bb-music-130521c.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;Musik Digital&quot; border=&quot;0&quot; height=&quot;176&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhKYDLAZpgkKIqUHj628YussM38NmHku9m7lq7F10u4Pc13kcDX_su4F0CAHxnX1fD-J-T0VNSjEMOsKXTjqsoadM1XL8LDTl_TDZytNCw4CaSBH-gK60h_NlPKx3O2o_tsqaaGQmgMAeaf/s320/bb-music-130521c.jpg&quot; title=&quot;Keuntungan Blackberry dari hasil penjualan musik digital&quot; width=&quot;320&quot; /&gt;&lt;/a&gt;Optimalisasi produk &lt;b&gt;MUSIK DIGITAL&lt;/b&gt; ternyata membawa keuntungan tersendiri bagi pihak-pihak yang mampu memanfaatkannya secara maksimal. Kita ambil contoh saja Blackberry yang mampu meraup keuntungan sebesar 20 % dari total keuntungan yang dihasilkannya sebagaimana yang dituturkan oleh Liputan6.com. Berikut ini tulisan lengkapnya ....&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Liputan6.com, Ontario : Salah satu lini bisnis milik Apple, iTunes tak bisa dipungkiri telah menjadi ikon dari penjualan musik digital. Kesuksesan iTunes mendorong banyak pihak untuk merintis layanan serupa, di antaranya adalah Amazon Music Store dan Google Music.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kebanyakan orang mungkin menganggap hanya ketiga layanan itulah yang bersaing di segmen penjualan musik digital. Tetapi tahukah Anda sesungguhnya BlackBerry World memiliki peran yang cukup besar di dunia industri musik digital ?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dilansir laman TrustedReviews, Rabu (22/5/2013), Charlie Miller selaku Director of Alliance dari BlackBerry baru-baru ini mengungkap sebuah data yang cukup mengagumkan dan perlu diperhatikan oleh para pesaing mereka. Ia menyatakan, pada kuartal pertama tahun 2013 ini, sebesar 20 persen total keuntungan BlackBerry berasal dari penjualan konten musik digital via BlackBerry World.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&quot;20 persen dari keseluruhan pembelian di BlackBerry World adalah musik. Saat ini kami melihat proporsi yang lebih tinggi pada penjualan album dibanding di waktu lalu. Penjualan terbesar masih dipegang oleh single lagu populer tetapi kami juga melihat jumlah penjualan album semakin meningkat,&quot; ungkap Miller kepada tim TrustedReviews kemarin (20/5/2013).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Miller bahkan meyakini penjualan musik via BlackBerry World di masa mendatang dapat melebihi pencapaian toko musik digital milik para pesaingnya, termasuk iTunes. Namun, ia tak berani menerka-nerka seberapa banyak pembeli musik digital di iTunes saat ini, Miller hanya melihat proporsi penjualan musik via BlackBerry World sangatlah tinggi, bahkan lebih tinggi dari ekspektasi pihak BlackBerry sendiri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Salah satu faktor peningkatan penjualan musik melalui BlackBerry World tak lepas dari penjualan handset bersistem operasi BlackBerry 10 OS. Sistem operasi terbaru dari BlackBerry itu dibekali banyak fitur canggih dan dukungan penuh terhadap berbagai macam format file musik tampaknya menarik minat pengguna untuk mengunduh lagu dari BlackBerry World. (dhi/dew/*)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;b&gt;&lt;span style=&quot;font-size: x-small;&quot;&gt;sumber asli : http://tekno.liputan6.com/read/592555/20-persen-keuntungan-blackberry-dari-penjualan-musik-digital&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;
</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dolananmusik.blogspot.com/feeds/2885619517126827033/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dolananmusik.blogspot.com/2013/07/keuntungan-blackberry-dari-hasil.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1246130364854007446/posts/default/2885619517126827033'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1246130364854007446/posts/default/2885619517126827033'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dolananmusik.blogspot.com/2013/07/keuntungan-blackberry-dari-hasil.html' title='KEUNTUNGAN BLACKBERRY DARI HASIL PENJUALAN MUSIK DIGITAL'/><author><name>Chakra Sendi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12959159112670816817</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhKYDLAZpgkKIqUHj628YussM38NmHku9m7lq7F10u4Pc13kcDX_su4F0CAHxnX1fD-J-T0VNSjEMOsKXTjqsoadM1XL8LDTl_TDZytNCw4CaSBH-gK60h_NlPKx3O2o_tsqaaGQmgMAeaf/s72-c/bb-music-130521c.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1246130364854007446.post-3715102208177021783</id><published>2013-01-03T09:19:00.000-08:00</published><updated>2013-07-10T09:22:15.266-07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="blogging"/><title type='text'>PERGANTIAN TEMPLATE UNTUK BLOG MUSIK DIGITAL</title><content type='html'>&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgCUpv5oRItG6nr8-v5AU8KUTZdpn7NnWjBtpNdOv6CRfIuAR6yKHfhFqxZHEHxN3FDgXPsj6D73HjTyt7ZyFn4nmd1S0mHpu6LCCzlsru0H9EsrhHXstXojiFMT2GO2GCm2RRLcap3qszC/s1600/DISAIN-BLOG.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;musik digital&quot; border=&quot;0&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgCUpv5oRItG6nr8-v5AU8KUTZdpn7NnWjBtpNdOv6CRfIuAR6yKHfhFqxZHEHxN3FDgXPsj6D73HjTyt7ZyFn4nmd1S0mHpu6LCCzlsru0H9EsrhHXstXojiFMT2GO2GCm2RRLcap3qszC/s1600/DISAIN-BLOG.jpg&quot; title=&quot;pergantian template blog&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;b&gt;MUSIK DIGITAL&lt;/b&gt;. Sedih rasanya melihat blog &lt;b&gt;Musik Digital&lt;/b&gt; aku yang satu ini, sudah dua tahun usianya namun belum juga mencapai hasil yang maksimal, perhatikan saja, peringkat Alexanya masih berkisar pada angka 2 jt an. Masih sangat-sangat gemuk ....., gemuk sekali, sepertinya tidak sesuai dengan usia blog yang telah menginjak 2 tahun pada bulan Juli 2013 ini.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Belajar dari perkembangan beberapa blog aku yang lain, maka aku harus menempuh cara-cara yang radikal terhadap blog &lt;b&gt;Musik Digital&lt;/b&gt; ini. Perubahan radikal mana yang pertama-tama aku lakukan adalah dengan &lt;i&gt;&lt;b&gt;mengganti template blog&lt;/b&gt;&lt;/i&gt; yang lebih SEO Friendly serta lebih responsive, dengan loading yang ringan. Setelah cari ke sana kemari ditambah dengan beberapa modifikasi, jadilah template blog yang aku pakai sekarang ini. Template ini telah dirancang menjadi sebuah responsive blogger template dan tetap mempertahankan optimasi SEO onpage nya (SEO friendly).&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Sepertinya template blog Musik Digital yang lama sudah ketinggalan jaman, walaupun cukup SEO Friendly, namun memiliki waktu loading yang lebih lama dibandingkan dengan template yang aku pakai sekarang ini. Meskipun telah aku modifikasi dengan penambahan fitur slider carousel, namun template blog ini masih cukup ringan dan memiliki berat pada kisaran 71,77 kb, dengan demikian masih jauh di bawah 100 kb (sebagai batas atas berat blog agar mampu bersaing dengan blog-blog lainnya yang lebih responsive).&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Dalam dunia yang modern saat ini, responsive template blog sepertinya telah merupakan kebutuhan dasar seorang blogger. Aku telah merasakan dan mengalaminya sendiri dengan template blog &lt;b&gt;Musik Digital&lt;/b&gt; yang lama. Dengan mempergunakan responsive template blog seperti yang sekarang ini, aku berharap para visitor tidak harus menunggu terlalu lama untuk dapat mengakses keseluruhan isi dari blog ini. Dengan demian aku berharap blog Musik Digital ini nantinya dapat memperoleh peningkatan kunjungan serta pageviews per halaman blog yang ada.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Demikianlah uraian aku tentang pergantian template untuk blog Musik Digital ini, semoga dapat memotivasi teman-teman yang lain.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dolananmusik.blogspot.com/feeds/3715102208177021783/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dolananmusik.blogspot.com/2013/01/pergantian-template-untuk-blog-musik.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1246130364854007446/posts/default/3715102208177021783'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1246130364854007446/posts/default/3715102208177021783'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dolananmusik.blogspot.com/2013/01/pergantian-template-untuk-blog-musik.html' title='PERGANTIAN TEMPLATE UNTUK BLOG MUSIK DIGITAL'/><author><name>Chakra Sendi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12959159112670816817</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgCUpv5oRItG6nr8-v5AU8KUTZdpn7NnWjBtpNdOv6CRfIuAR6yKHfhFqxZHEHxN3FDgXPsj6D73HjTyt7ZyFn4nmd1S0mHpu6LCCzlsru0H9EsrhHXstXojiFMT2GO2GCm2RRLcap3qszC/s72-c/DISAIN-BLOG.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1246130364854007446.post-6009080767438023534</id><published>2013-01-01T08:54:00.000-08:00</published><updated>2013-07-10T08:57:53.173-07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="MIXING"/><title type='text'>BEBERAPA VIDEO TUTORIAL TENTANG MIXING DRUM</title><content type='html'>&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Beberapa video tentang Mixing drum ........... Dalam beberapa video berikut ini akan ditunjukkan beberapa tehnik recording untuk drum analog berikut cara melakukan mixing part per part. Video-video ini telah banyak ditemukan di Youtube, namun pada artikel ini memang sengaja aku kumpulkan untuk menambah wawasan dalam proses belajar tentang musik digital, terutama pola-pola recording dan mixing untuk drum (analog).&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;iframe allowfullscreen=&quot;&quot; frameborder=&quot;0&quot; height=&quot;390&quot; src=&quot;http://www.youtube.com/embed/ZIOqofibBkU&quot; title=&quot;YouTube video player&quot; width=&quot;480&quot;&gt;&lt;/iframe&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;iframe allowfullscreen=&quot;&quot; frameborder=&quot;0&quot; height=&quot;390&quot; src=&quot;http://www.youtube.com/embed/btyW_32qNuQ&quot; title=&quot;YouTube video player&quot; width=&quot;480&quot;&gt;&lt;/iframe&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;iframe allowfullscreen=&quot;&quot; frameborder=&quot;0&quot; height=&quot;390&quot; src=&quot;http://www.youtube.com/embed/9xAMKq2Oa6g&quot; title=&quot;YouTube video player&quot; width=&quot;480&quot;&gt;&lt;/iframe&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;iframe allowfullscreen=&quot;&quot; frameborder=&quot;0&quot; height=&quot;390&quot; src=&quot;http://www.youtube.com/embed/BKqH4YYYVJY&quot; title=&quot;YouTube video player&quot; width=&quot;480&quot;&gt;&lt;/iframe&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;iframe allowfullscreen=&quot;&quot; frameborder=&quot;0&quot; height=&quot;390&quot; src=&quot;http://www.youtube.com/embed/TpGO5uQc670&quot; title=&quot;YouTube video player&quot; width=&quot;480&quot;&gt;&lt;/iframe&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;iframe allowfullscreen=&quot;&quot; frameborder=&quot;0&quot; height=&quot;390&quot; src=&quot;http://www.youtube.com/embed/QaIvzbV40MM&quot; title=&quot;YouTube video player&quot; width=&quot;480&quot;&gt;&lt;/iframe&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;iframe allowfullscreen=&quot;&quot; frameborder=&quot;0&quot; height=&quot;390&quot; src=&quot;http://www.youtube.com/embed/qFCOJw_-HwA&quot; title=&quot;YouTube video player&quot; width=&quot;480&quot;&gt;&lt;/iframe&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;iframe allowfullscreen=&quot;&quot; frameborder=&quot;0&quot; height=&quot;390&quot; src=&quot;http://www.youtube.com/embed/ZILDS-gDWL0&quot; title=&quot;YouTube video player&quot; width=&quot;480&quot;&gt;&lt;/iframe&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;iframe allowfullscreen=&quot;&quot; frameborder=&quot;0&quot; height=&quot;390&quot; src=&quot;http://www.youtube.com/embed/TT2kE3ffT48&quot; title=&quot;YouTube video player&quot; width=&quot;480&quot;&gt;&lt;/iframe&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;iframe allowfullscreen=&quot;&quot; frameborder=&quot;0&quot; height=&quot;390&quot; src=&quot;http://www.youtube.com/embed/rvVeRDRlmso&quot; title=&quot;YouTube video player&quot; width=&quot;480&quot;&gt;&lt;/iframe&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;iframe allowfullscreen=&quot;&quot; frameborder=&quot;0&quot; height=&quot;390&quot; src=&quot;http://www.youtube.com/embed/A6MNNZQjL_k&quot; title=&quot;YouTube video player&quot; width=&quot;480&quot;&gt;&lt;/iframe&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;iframe allowfullscreen=&quot;&quot; frameborder=&quot;0&quot; height=&quot;390&quot; src=&quot;http://www.youtube.com/embed/bCz1NmnirHI&quot; title=&quot;YouTube video player&quot; width=&quot;480&quot;&gt;&lt;/iframe&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;iframe allowfullscreen=&quot;&quot; frameborder=&quot;0&quot; height=&quot;390&quot; src=&quot;http://www.youtube.com/embed/qy7OHHjbBEs&quot; title=&quot;YouTube video player&quot; width=&quot;480&quot;&gt;&lt;/iframe&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;iframe allowfullscreen=&quot;&quot; frameborder=&quot;0&quot; height=&quot;390&quot; src=&quot;http://www.youtube.com/embed/_YAMi0GjNEs&quot; title=&quot;YouTube video player&quot; width=&quot;480&quot;&gt;&lt;/iframe&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;iframe allowfullscreen=&quot;&quot; frameborder=&quot;0&quot; height=&quot;390&quot; src=&quot;http://www.youtube.com/embed/On2p3PAazLs&quot; title=&quot;YouTube video player&quot; width=&quot;480&quot;&gt;&lt;/iframe&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;iframe allowfullscreen=&quot;&quot; frameborder=&quot;0&quot; height=&quot;390&quot; src=&quot;http://www.youtube.com/embed/gSFBhVFIzWE&quot; title=&quot;YouTube video player&quot; width=&quot;480&quot;&gt;&lt;/iframe&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;iframe allowfullscreen=&quot;&quot; frameborder=&quot;0&quot; height=&quot;390&quot; src=&quot;http://www.youtube.com/embed/k36dunTwzDU&quot; title=&quot;YouTube video player&quot; width=&quot;480&quot;&gt;&lt;/iframe&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;iframe allowfullscreen=&quot;&quot; frameborder=&quot;0&quot; height=&quot;390&quot; src=&quot;http://www.youtube.com/embed/i2vbIPBHvLU&quot; title=&quot;YouTube video player&quot; width=&quot;480&quot;&gt;&lt;/iframe&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;iframe allowfullscreen=&quot;&quot; frameborder=&quot;0&quot; height=&quot;390&quot; src=&quot;http://www.youtube.com/embed/LZ4A4SrIsLA&quot; title=&quot;YouTube video player&quot; width=&quot;480&quot;&gt;&lt;/iframe&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Semoga dapat menambah wawasan buat teman-teman.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dolananmusik.blogspot.com/feeds/6009080767438023534/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dolananmusik.blogspot.com/2013/01/beberapa-video-tutorial-tentang-mixing.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1246130364854007446/posts/default/6009080767438023534'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1246130364854007446/posts/default/6009080767438023534'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dolananmusik.blogspot.com/2013/01/beberapa-video-tutorial-tentang-mixing.html' title='BEBERAPA VIDEO TUTORIAL TENTANG MIXING DRUM'/><author><name>Chakra Sendi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12959159112670816817</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://img.youtube.com/vi/ZIOqofibBkU/default.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1246130364854007446.post-8082339726361722965</id><published>2012-06-10T17:46:00.000-07:00</published><updated>2012-06-22T17:52:41.464-07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="blogging"/><title type='text'>MUSIK DIGITAL : ALGORITMA GOOGLE PINGUIN</title><content type='html'>&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjmCLiT7IiplP2hV8JS397KQI407HdSPoOJhHVDYYKaNXOgZQ6KUXBbW-1E3wYGtUoPFGvuTNYkiOHUrWtWBNDkLXTHHLmSjlxW_lru4i13qmRW8yCQkGvdGsLuTD-wFO669wYzGgEGqT6G/s1600/PINGUIN-GOOGLE.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjmCLiT7IiplP2hV8JS397KQI407HdSPoOJhHVDYYKaNXOgZQ6KUXBbW-1E3wYGtUoPFGvuTNYkiOHUrWtWBNDkLXTHHLmSjlxW_lru4i13qmRW8yCQkGvdGsLuTD-wFO669wYzGgEGqT6G/s1600/PINGUIN-GOOGLE.jpg&quot; title=&quot;Google Pinguin-Musik Digital&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;b&gt;MUSIK DIGITAL&lt;/b&gt; kali ini akan membahas tentang &lt;a href=&quot;http://caragampang21.blogspot.com/2012/06/cara-gampang-memahami-algoritma-google.html&quot;&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;Algoritma Google Pinguin&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/a&gt;, sebuah algoritma Google yang baru diluncurkan pada tanggal 24 April 2012 lalu. &lt;i&gt;&lt;b&gt;Algoritma Google Pinguin&lt;/b&gt;&lt;/i&gt; ini berkonsentrasi untuk memberantas blog/web/situs yang termasuk ke dalam golongan &lt;b&gt;webspam&lt;/b&gt;. Banyak yang telah menjadi korban sepak terjang &lt;i&gt;&lt;b&gt;Algoritma Google Pinguin&lt;/b&gt;&lt;/i&gt; ini.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Beberapa waktu yang lalu, Goggle kembali melakukan gebrakan baru dalam 
menentukan peringkat blog/web berdasarkan suatu algoritma yang baru, 
yang dikenal dengan sebutan &lt;b&gt;Google Pinguin&lt;/b&gt;. Rupa-rupanya 
kemarahan &lt;b&gt;Google Panda&lt;/b&gt; belumlah cukup untuk memberantas blog-blog atau 
website yang memiliki konten-konten dari hasil copy paste serta spam dan
 AGC, lebih-lebih mereka yang mempraktekkan black hat SEO dalam rangka 
optimasi blog.
&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;
Algoritma &lt;b&gt;Google Pinguin&lt;/b&gt; ini lebih mengarah atau menitik beratkan kepada &lt;i&gt;&lt;b&gt;keaslian konten (artikel-artikel)&lt;/b&gt;&lt;/i&gt; berikut &lt;i&gt;&lt;b&gt;backlink &lt;/b&gt;&lt;/i&gt;yang berkualitas. &lt;b&gt;Google Pinguin&lt;/b&gt; lebih sensitif terhadap web atau blog yang mempergunakan cara-cara &lt;b&gt;black hat SEO&lt;/b&gt;
 sebagai senjata utamanya untuk melakukan proses optimasi blog. Jadi 
secara ringkas, algoritma &lt;b&gt;Google Pinguin&lt;/b&gt; ini lebih diarahkan kepada blog-blog dari hasil copas 
(copy paste) yang tidak jujur. Sebaliknya, &lt;b&gt;Google Pinguin&lt;/b&gt; ini akan lebih mengutamakan 
pernggunaan &lt;b&gt;link building (backlink) satu arah&lt;/b&gt; atau satu jalur, serta berkualitas dan memiliki relevansi dengan blog pencari backlink tentunya.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;
Dampak beroperasinya &lt;b&gt;Goggle Pinguin&lt;/b&gt; ini adalah menurunnya visitor blog 
secara drastis dan tiba-tiba, yang mana hal ini pasti akan dialami oleh 
semua webmaster tanpa kecuali. Oleh karenanya, untuk menghindari tingkah laku &lt;b&gt;Google Pinguin&lt;/b&gt; tersebut, berikut ini ada beberapa 
tips-trik untuk menghindar dari sapuan &lt;b&gt;Google Pinguin&lt;/b&gt; ini, yaitu&amp;nbsp; :&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;Lakukan update blog secara sistematis dan teratur sesuai dengan skema yang telah anda tetapkan pada bagian template blog.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Buatlah artikel anda berbeda dengan artikel-artikel yang lainnya 
walaupun sebenarnya memiliki alur pemikiran yang sama (seandainya 
terpaksa melakukan copas).&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Jangan sekali-kali mempergunakan &lt;b&gt;black hat seo&lt;/b&gt;, karena walau serapat apapun anda menyembunyikannya, pasti akan ketahuan.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Jangan melakukan tindakan yang menjurus kepada over optimasi blog 
dan pencarian backlink, karena hal ini pasti akan berdampak tendangan 
maut oleh Google Pinguin.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Selalu upayakan untuk mendapatkan &lt;b&gt;backlink &lt;/b&gt;yang berkualitas dari blog-blog dofollow, karena hal ini akan mempengaruhi posisi SERP blog anda.&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Sekali lagi, dengan tidak bermaksud untuk menggurui anda semua, kami akhiri artikel tentang&amp;nbsp;&lt;b&gt; &lt;a href=&quot;http://caragampang21.blogspot.com/2012/06/cara-gampang-memahami-algoritma-google.html&quot;&gt;Algoritma Goggle Pinguin&lt;/a&gt;&lt;/b&gt; ini, semoga bermanfaat.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dolananmusik.blogspot.com/feeds/8082339726361722965/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dolananmusik.blogspot.com/2012/06/musik-digital-algoritma-google-pinguin.html#comment-form' title='10 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1246130364854007446/posts/default/8082339726361722965'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1246130364854007446/posts/default/8082339726361722965'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dolananmusik.blogspot.com/2012/06/musik-digital-algoritma-google-pinguin.html' title='MUSIK DIGITAL : ALGORITMA GOOGLE PINGUIN'/><author><name>Chakra Sendi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12959159112670816817</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjmCLiT7IiplP2hV8JS397KQI407HdSPoOJhHVDYYKaNXOgZQ6KUXBbW-1E3wYGtUoPFGvuTNYkiOHUrWtWBNDkLXTHHLmSjlxW_lru4i13qmRW8yCQkGvdGsLuTD-wFO669wYzGgEGqT6G/s72-c/PINGUIN-GOOGLE.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>10</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1246130364854007446.post-2158152635736292675</id><published>2012-06-09T18:00:00.000-07:00</published><updated>2012-06-22T18:07:01.595-07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="blogging"/><title type='text'>MUSIK DIGITAL : OPTIMASI BLOG SESUAI ALGORITMA GOOGLE PINGUIN</title><content type='html'>&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi3poTJ7hROPs4FeowtSpihgd6sSZq89gboONxlDd-PNayqaSVCY66aZBzM32LsWxJpnzDxcoM4qAZNuS0C6Mi_g9ZrjuHXX-Nw9NQHuOmMyEXu83R5HepzMeipHgqQptSU4EB-YTpfXc16/s1600/OPTIMASI-GOOGLE-PINGUIN.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi3poTJ7hROPs4FeowtSpihgd6sSZq89gboONxlDd-PNayqaSVCY66aZBzM32LsWxJpnzDxcoM4qAZNuS0C6Mi_g9ZrjuHXX-Nw9NQHuOmMyEXu83R5HepzMeipHgqQptSU4EB-YTpfXc16/s1600/OPTIMASI-GOOGLE-PINGUIN.jpg&quot; title=&quot;Optimasi Google Pinguin-Musik Digital&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;b&gt;MUSIK DIGITAL&lt;/b&gt; kali ini akan berbagi cara &lt;i&gt;&lt;b&gt;optimasi blog sesuai Algoritma Google Pinguin&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;, sehingga dapat menghindari amukannya. &lt;i&gt;&lt;b&gt;O&lt;/b&gt;&lt;b&gt;ptimasi blog sesuai Algoritma Google Pinguin&lt;/b&gt;&lt;/i&gt; (menurut blog &lt;b&gt;MUSIK DIGITAL&lt;/b&gt;) ini pada dasarnya merupakan &lt;a href=&quot;http://caragampang21.blogspot.com/2012/04/optimasi-seo-on-page.html&quot;&gt;&lt;b&gt;cara optimasi blog&lt;/b&gt;&lt;/a&gt; yang tidak berlebihan agar blog yang kita miliki dapat selamat dari amukan si &lt;b&gt;Google Pinguin&lt;/b&gt; tersebut.
&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;i&gt;&lt;b&gt;Google Pinguin&lt;/b&gt;&lt;/i&gt; ini diklaim lebih sadis daripada saudaranya
 si Google Panda. Blog dan website yang dianggap tidak bersahabat 
dengannya akan di tendang tanpa ampun. Tapi selama kita mau berusaha 
untuk bersahabat dengannya, kita tidak perlu takut, &quot;just stay calm&quot;&amp;nbsp; 
aja lah&amp;nbsp; !&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Ok, bagaimana cara untuk menaklukan &lt;b&gt;Google Pinguin&lt;/b&gt; ?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;1. Jangan mengulang keyword pada judul&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Pada saat membuat judul postingan untuk konten, jangan melakukan pengulangan &lt;i&gt;&lt;b&gt;keyword&lt;/b&gt;&lt;/i&gt; pada judul. Selain itu judul konten harus deskriptif dan mampu menjelaskan mengenai apa isi konten yang disampaikan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Contoh:&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;color: red;&quot;&gt;Cara membuat jus | Cara membuat jus yang enak&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
Jadi sebaiknya gunakan salah satu saja yang lebih spesifk yaitu:&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;color: blue;&quot;&gt;Cara membuat jus yang enak&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;2. Jangan Manipulasi Internal Link&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Jangan membuat ancor teks yang berbeda-beda tapi menuju halaman/link 
yang sama atau menuju ke satu halaman postingan blog. Hal ini dapat 
berakibat dicap spamming oleh si Pinguin. Selain itu jangan pula&amp;nbsp; 
menyertakan link yang kurang relevan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;3. Jangan mempergunakan Footer Link yang berlebihan&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Hindari menyimpan link pada footer setiap postingan blog yang berlebihan sifatnya. Defaultnya mungkin link menuju &lt;b&gt;home&lt;/b&gt; saja atau bisa ditambahkan link ke postingan blog yang lainnya (yang berthema sama atau hampir sama).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;4. Jangan membuat konten blog yang bertujuan menipu seacrh engine&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Biasanya seperti plugin auto generated dari refferer search engine, bisa
 menggunakan kode tertentu atau dari plugin, kemudian menampilkan hasil 
record tersebut pada konten blog yang kita miliki.&lt;br /&gt;
Hal ini contohnya seperti yang dapat dilakukan oleh plugin &lt;i&gt;&lt;b&gt;STT2&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;, namun hal ini&amp;nbsp; bukan berarti plugin &lt;i&gt;&lt;b&gt;STT2&lt;/b&gt;&lt;/i&gt; itu berbahaya loh. Bilamana kita dapat menggunakannya secara bijaksana dan terukur, hal ini tidak akan menjadi masalah.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;5. Jangan mencari backlinks dari website/blog yang terkena pinalti&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Hati-hati membangun backlinks! Jangan sampai blog kita mendapatkan 
backlinks dari situs-situs yang terkena pinalti oleh google. Backlinks 
yang baik itu adalah yang bersaal dari orang/blog/web yang 
merekomendasikan blog kita, bukan dari article directory, link signature
 forum, link dari komentar dan lain-lain, terutama yang berbau auto 
link.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;6. Jangan Membangun backlink dengan kata kunci yang mirip&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Hindari membuat backlink dengan kata kunci yang mirip namun menuju ke halaman postingan blog yang berbeda.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;7. Jangan membuat density keyword yang berlebihan&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Hindari density keyword yang terlalu banyak. Kalau menurut plugin easy 
wp seo, density keyword direkomendasikan 2-4%, namun sebaiknya jangan 
dipaksakan. Terlalu banyak keyword bisa-bisa dianggap spamming sama si 
Google Pinguin.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;
Kiranya sampai di sini dulu ocehan kami blog &lt;b&gt;MUSIK DIGITAL&lt;/b&gt;, semoga dapat membawa manfaat bagi anda dan kita semua.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dolananmusik.blogspot.com/feeds/2158152635736292675/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dolananmusik.blogspot.com/2012/06/musik-digital-optimasi-blog-sesuai.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1246130364854007446/posts/default/2158152635736292675'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1246130364854007446/posts/default/2158152635736292675'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dolananmusik.blogspot.com/2012/06/musik-digital-optimasi-blog-sesuai.html' title='MUSIK DIGITAL : OPTIMASI BLOG SESUAI ALGORITMA GOOGLE PINGUIN'/><author><name>Chakra Sendi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12959159112670816817</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi3poTJ7hROPs4FeowtSpihgd6sSZq89gboONxlDd-PNayqaSVCY66aZBzM32LsWxJpnzDxcoM4qAZNuS0C6Mi_g9ZrjuHXX-Nw9NQHuOmMyEXu83R5HepzMeipHgqQptSU4EB-YTpfXc16/s72-c/OPTIMASI-GOOGLE-PINGUIN.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1246130364854007446.post-2981494707241255824</id><published>2012-04-21T10:14:00.000-07:00</published><updated>2012-05-18T10:21:37.380-07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="PENGETAHUAN UMUM"/><title type='text'>MINGGU YANG MENYENANGKAN UNTUK MUSIK DIGITAL</title><content type='html'>&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi5-XofWJjtllJCQ1bTmNsUAgQ_11f0BDfrbfZuBPHB5u57zRyy3O6zK1HuYvh6kD04xmCboR1zVwdn2O_2TRgqpXhFD2a6lYhLRO06SkfZHW7Zm8_qoRYzuT6_pJ-6qqhtBKFBpm4AXqpw/s1600/ario.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;119&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi5-XofWJjtllJCQ1bTmNsUAgQ_11f0BDfrbfZuBPHB5u57zRyy3O6zK1HuYvh6kD04xmCboR1zVwdn2O_2TRgqpXhFD2a6lYhLRO06SkfZHW7Zm8_qoRYzuT6_pJ-6qqhtBKFBpm4AXqpw/s200/ario.jpg&quot; title=&quot;musik digital&quot; width=&quot;200&quot; /&gt;&lt;/a&gt;Siapa yang bilang industri musik telah mati? Sementara Napster 
tinggal sejarah, namun 10 tahun ke belakang telah memperlihatkan 
kembalinya dunia musik digital. iTunes bisa jadi masih memegang peran 
dominan di penjualan musik digital, namun kini telah muncul lebih banyak
 inovasi serta &lt;i&gt;startup&lt;/i&gt; yang masuk ke dunia musik digital dan memperkenalkan layanan mereka (colek Spotify).
&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Saya sendiri tidak bisa memutuskan untuk mengambil tema apa sebagai 
bahan artikel kolom rutin ini, jadi saya memutuskan untuk menyusun 
rangkuman pendek dari berbagai berita menarik tentang musik digital.&lt;/div&gt;
&lt;span id=&quot;more-29509&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;ul style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;li&gt;Seperti yang sebelumnya telah dituliskan di DailySocial, ada indikasi bahwa iTunes Store mungkin akan masuk ke Indonesia.
 Meskipun penetrasi perangkat iOS di Indonesia masih rendah, namun kabar
 ini bisa berarti bahwa akhirnya akan muncul toko untuk mengunduh musik 
yang mudah digunakan. Pertanyaannya apakah akan ada koleksi musik yang 
relevan dan cukup banyak?&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Spotify ingin mengkanibalisasi pembajakan. Dengan 10 juta pengguna aktif serta 3 juta pelanggan berbayar, mereka mungkin saja bisa melakukan hal tersebut dan mengejar iTunes. Tetapi ada masalah besar atas rencana ini – pemusik yang tidak mendapatkan bayaran dari layanan &lt;i&gt;streaming&lt;/i&gt; musik, belum lagi nama besar seperti Coldplay dan Adele yang menunda katalog musik mereka dari layanan &lt;i&gt;streaming&lt;/i&gt;, sepertinya ini sebagai bagian dari strategi penjualan. Tetapi, dengan usaha Spotify yang telah membayar banyak untuk royalti, waktu yang akan membuktikan apakah mereka bisa mengubah kondisi ini.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Rdio berusaha untuk menyaingi Spotify dengan merombak pengalaman penggunaan layanan mereka – dan tampilan mereka cukup bagus, meskipun dari sisi desain tampak mirip dengan iTunes namun di&lt;i&gt; browser&lt;/i&gt;.
 Apakah Rdio bisa menambil pangsa pasar dari Spotify? Taruhan saya, 
aplikasi berbasis peramban akan membuat perbedaan pada titik tertentu.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Turntable.fm, yang secara dasar merupakan situs untuk ruang DJ virtual, telah menandatangani kesepakatan dengan 4 label rekaman utama.
 Pendapat saya? Turntable.fm pada dasarnya membayar label rekaman besar 
sejumlah uang sehingga mereka tidak dituntut, sambil tetap berusaha 
untuk mendapatkan pemasukan dari pengguna mereka. Seperti sebuah 
pertarungan tingkat tinggi.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Beberapa aplikasi musik diluncurkan pada acara SXSW, dan Live Nation juga mengumumkan LN Labs Dund untuk mendanai &lt;i&gt;startup&lt;/i&gt; di segmen musik.
 Mari kita berharap semua ini akan menjadi dorongan untuk inovasi dalam 
menikmati musik dan membawa lebih banyak bisnis daripada tuntutan hukum.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Dengan MySpace yang semakin kehilangan pamor, MTV yang kini bermitra dengan Topspin melihat peluang dengan meluncurkan Artist.MTV, sebuah &lt;i&gt;platform&lt;/i&gt;
 yang memungkinkan musisi untuk berinteraksi langsung dengan fans, 
berbeda dengan apa yang ditawarkan dulu dengan MySpace. Saya berani 
bilang, dengan kekuatan media dan merek dari MTV yang telah ada saat 
ini, kerja sama ini mungkin saja bisa berhasil.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Akrhirnya, layanan&lt;i&gt; streaming&lt;/i&gt; musik mendapatkan pengakuan dari Billboard, yang kini telah memasukkan faktor pemutaran musik di layanan &lt;i&gt;streaming&lt;/i&gt; menjadi salah satu faktor dalam menyusun daftar Billboard Hot 100, dan mereka juga meluncurkan sebuah &lt;i&gt;streaming airplay chart&lt;/i&gt;. Layanan yang masuk dalah kalkulasi dari Hot 100 antara lain, Spotify, Rhapsody, Rdio, Slacker, Muve Music dan MOG.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Informasi dari SXSW: pemenang dari SXSW Music Accelerator tahun ini adalah Ovelin, yang membuat aplikasi iPad keren
 untuk belajar kord gitar dengan teknik yang baik secara menyenangkan. 
Sebuah pengingat bahwa mendapatkan pemasukan dari musik tidak melulu 
harus dari jualan musik, tetapi bisa juga berarti mengajarkan musik.&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Dengan berbagai hal yang terjadi yang berhubungan dengan dunia musik 
di U.S. dan Eropa, muncul sebuah pertanyaan di benak saya – apa yang 
terjadi di Asia? Jawaban atas pertanyaan tersebut, membutuhkan artikel 
tersendiri.&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;color: #999999;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: x-small;&quot;&gt;&lt;b&gt;Sumber tulisan : http://dailysocial.net/2012/03/20/music-monday-minggu-yang-menyenangkan-untuk-musik-digital/ &lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dolananmusik.blogspot.com/feeds/2981494707241255824/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dolananmusik.blogspot.com/2012/04/minggu-yang-menyenangkan-untuk-musik.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1246130364854007446/posts/default/2981494707241255824'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1246130364854007446/posts/default/2981494707241255824'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dolananmusik.blogspot.com/2012/04/minggu-yang-menyenangkan-untuk-musik.html' title='MINGGU YANG MENYENANGKAN UNTUK MUSIK DIGITAL'/><author><name>Chakra Sendi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12959159112670816817</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi5-XofWJjtllJCQ1bTmNsUAgQ_11f0BDfrbfZuBPHB5u57zRyy3O6zK1HuYvh6kD04xmCboR1zVwdn2O_2TRgqpXhFD2a6lYhLRO06SkfZHW7Zm8_qoRYzuT6_pJ-6qqhtBKFBpm4AXqpw/s72-c/ario.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1246130364854007446.post-5071792990455592377</id><published>2012-04-20T03:51:00.000-07:00</published><updated>2012-05-02T15:05:31.592-07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="software"/><title type='text'>PROFESIONAL MUSIK DIGITAL SOFTWARE</title><content type='html'>&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;b&gt;Profesional musik digital software&lt;/b&gt; ini akan sedikit membahas tentang software-software &lt;b&gt;musik digital&lt;/b&gt; yang sering dipergunakan dalam dunia &lt;b&gt;musik digital&lt;/b&gt;. Dalam artikel tentang &lt;b&gt;profesional musik digital software&lt;/b&gt; ini kami akan membahas 3 (tiga) software utama yaitu &lt;i&gt;&lt;b&gt;Pro Tools&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;, &lt;i&gt;&lt;b&gt;Cubase SX&lt;/b&gt;&lt;/i&gt; dan &lt;i&gt;&lt;b&gt;Fruity Loops&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;. Untuk software &lt;i&gt;&lt;b&gt;Nuendo&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;, kali ini tidak ikut dibahas dan akan dibahas dalam artikel tersendiri karena sifatnya yang khas, yaitu dapat dipergunakan untuk menggabungkan audio maupun video.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;
Ketiga software tersebut di atas banyak dipergunakan dalam dunia recording, khususnya &lt;b&gt;digital recording&lt;/b&gt;, karena selain pengoperasiannya yang cukup mudah, kualitas musikalitasnya pun tergolong sempurna, dan hampir menyerupai recording dengan alat-alat musik analog. Ketiga software di atas itu pun kompatibel dengan berbagai macam software instrument musik semacam &lt;b&gt;EZ Drummer&lt;/b&gt; (untuk drum), &lt;b&gt;Trilogy&lt;/b&gt; (untuk bass), &lt;b&gt;Virtual Guitarist&lt;/b&gt; (untuk gitar elektrik), &lt;b&gt;Real Guitar&lt;/b&gt; (untuk akustik gitar) serta software-software lainnya.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;
Berikut ini tampilan-tampilan untuk ketiga software tersebut :&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiZ8UOKgKIFOJrpZcDeXMKmuRkRhXycO6G1cV3Lpv8yS7S1sXPHj6AlnPck64Fu21oxmAJp_9fdUeORnyQqp41WS5tETuc9XaWYdgNtOi30JbxLQqIP0KMI0bblHmYEMTdRg906mGIBlSg3/s1600/pro-tools.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;300&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiZ8UOKgKIFOJrpZcDeXMKmuRkRhXycO6G1cV3Lpv8yS7S1sXPHj6AlnPck64Fu21oxmAJp_9fdUeORnyQqp41WS5tETuc9XaWYdgNtOi30JbxLQqIP0KMI0bblHmYEMTdRg906mGIBlSg3/s400/pro-tools.jpg&quot; title=&quot;musik digital-pro tools&quot; width=&quot;400&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;
&amp;nbsp;&lt;span style=&quot;font-size: x-small;&quot;&gt;&lt;b&gt;Pro Tools&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhMipXPuxEkpuKPSbjigNv-ruQanT4rIkevFdBJSkdVvxYEZBEr4rq8cDCpMWmtpHgEpYkNK8JUW5jYhWDOgmI7L_6gwiqYwZbukqTCgjUJfc71GYtaK8npN7OxpoAW0IZg86QpSkwY5LAZ/s1600/cubase.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;300&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhMipXPuxEkpuKPSbjigNv-ruQanT4rIkevFdBJSkdVvxYEZBEr4rq8cDCpMWmtpHgEpYkNK8JUW5jYhWDOgmI7L_6gwiqYwZbukqTCgjUJfc71GYtaK8npN7OxpoAW0IZg86QpSkwY5LAZ/s400/cubase.jpg&quot; title=&quot;musik digital-cubase&quot; width=&quot;400&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;
&amp;nbsp;&lt;b&gt;&lt;span style=&quot;font-size: x-small;&quot;&gt;Cubase&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhbcShI8MT7QVO9NwmC0xgle1KmMEIk3vFCNmpISpf8wCIciGU4P7DcY9Xrr3o40gNW0by9GoaV3xiOlM-ith959RM8Kq454PFdm5jn2jP1LNiC3ICJxmOBoHaILAjIRqfzBRJ4PB7ag9c7/s1600/FRUITY-LOOPS.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;310&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhbcShI8MT7QVO9NwmC0xgle1KmMEIk3vFCNmpISpf8wCIciGU4P7DcY9Xrr3o40gNW0by9GoaV3xiOlM-ith959RM8Kq454PFdm5jn2jP1LNiC3ICJxmOBoHaILAjIRqfzBRJ4PB7ag9c7/s400/FRUITY-LOOPS.jpg&quot; title=&quot;musik digital-fruityloops&quot; width=&quot;400&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;
&amp;nbsp;&lt;b&gt;&lt;span style=&quot;font-size: x-small;&quot;&gt;Fruity Loops&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;
Ketiga software musik digital tersebut di atas pada dasarnya adalah termasuk ke dalam golongan virtual-studio yang standart-recording dan banyak dipergunakan dalam praktek-praktek pembuatan &lt;b&gt;musik digital&lt;/b&gt;. Selanjutnya software-software tersebut (disamping UAD) banyak pula dipergunakan baik oleh studio-studio (recording)&amp;nbsp; besar maupun untuk &lt;b&gt;home studio &lt;/b&gt;production, serta dapat pula diaplikasikan untuk Windows maupun Mac.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
T&lt;br /&gt;
erus terang, saya sangat menyenangi ketiga software tersebut, selain mudah dalam pengoperasiannya, namun yang terutama adalah kualitas audio yang dihasilkan, bagi saya sangat-sangat sempurna, sehingga memudahkan dalam melaksanakan proses mixing hingga mastering. Hasil produksinya pun dapat berextension &lt;b&gt;wav&lt;/b&gt; (standart mixing ataupun mastering) maupun &lt;b&gt;mp3&lt;/b&gt; dengan kualitas tinggi (128Mbps -196 Mbps atau bahkan bisa lebih). Kualitas yang benar-benar sempurna menurut telinga saya. &lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Kiranya cukup sampai di sini dulu perkenalan tentang &lt;b&gt;profesional musik digital software&lt;/b&gt; ini, lain waktu akan diuraikan secara lebih mendetil.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dolananmusik.blogspot.com/feeds/5071792990455592377/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dolananmusik.blogspot.com/2012/04/profesional-musik-digital-software.html#comment-form' title='10 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1246130364854007446/posts/default/5071792990455592377'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1246130364854007446/posts/default/5071792990455592377'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dolananmusik.blogspot.com/2012/04/profesional-musik-digital-software.html' title='PROFESIONAL MUSIK DIGITAL SOFTWARE'/><author><name>Chakra Sendi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12959159112670816817</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiZ8UOKgKIFOJrpZcDeXMKmuRkRhXycO6G1cV3Lpv8yS7S1sXPHj6AlnPck64Fu21oxmAJp_9fdUeORnyQqp41WS5tETuc9XaWYdgNtOi30JbxLQqIP0KMI0bblHmYEMTdRg906mGIBlSg3/s72-c/pro-tools.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>10</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1246130364854007446.post-8578852224483165777</id><published>2012-04-19T15:05:00.000-07:00</published><updated>2012-05-02T15:09:19.728-07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="PENGETAHUAN UMUM"/><title type='text'>TOTO TUNTUT SONY MUSIC</title><content type='html'>&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhs6Lli4fpzfV0iMkZp97n19pKYU8AU-7HdYAkzAKo6a84Qc1c8vhAiWh1mZ38ZK6J5UH3mFNOseYBdos3aSxOnU86PuNkjRVu7IhPgTi5tPJEpMaFKEeEl9Af6X4hJiqYQSpcLpFuzCQjC/s1600/1b9fToto.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;240&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhs6Lli4fpzfV0iMkZp97n19pKYU8AU-7HdYAkzAKo6a84Qc1c8vhAiWh1mZ38ZK6J5UH3mFNOseYBdos3aSxOnU86PuNkjRVu7IhPgTi5tPJEpMaFKEeEl9Af6X4hJiqYQSpcLpFuzCQjC/s320/1b9fToto.jpg&quot; title=&quot;chord digital&quot; width=&quot;320&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;b&gt;New York&lt;/b&gt; – Gugatan atas royalti penjualan &lt;b&gt;musik&lt;/b&gt; digital kembali mencuat. Kali ini kasus itu menimpa rope stone asal Amerika, Toto. Menurut &lt;i&gt;RollingStone.com&lt;/i&gt;, David Paich cs menuntut royalti penjualan &lt;b&gt;musik&lt;/b&gt; digital &lt;b&gt;yang&lt;/b&gt; belum dibayarkan tag mereka, &lt;b&gt;Sony Music&lt;/b&gt;.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Melalui pengacaranya Toto menggugat Sony ke Pengadilan Negeri Amerika Serikat wilayah &lt;b&gt;New York&lt;/b&gt;
 selatan. Dalam tuntutan itu disebutkan pihak ke tiga dalam hal ini 
Sony, telah gagal melakukan mediasi serta pembayaran lima puluh persen 
dari penerimaan bersih lisensi &lt;b&gt;musik&lt;/b&gt;-&lt;b&gt;musik&lt;/b&gt; Toto &lt;b&gt;yang&lt;/b&gt; dijual secara digital.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Selain itu pengacara Toto juga menuntut pembayaran denda atas pelanggaran kontrak &lt;b&gt;yang&lt;/b&gt; dilakukan Sony karena telah lalai membayar semua royalti penjualan &lt;b&gt;musik&lt;/b&gt; digital ini.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Atas kasus ini, diperkirakan rope &lt;b&gt;yang&lt;/b&gt; terakhir kali merilis manuscript &lt;i&gt;Falling in Between&lt;/i&gt; di tahun 2006 ini mengalami kerugian mencapai lebih dari 605 ribu dollar AS dan belum termasuk bunga dan biaya hukum lainnya.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Sengketa royalti &lt;b&gt;yang&lt;/b&gt; menimpa rapper Eminem kali ini kembali menjadi acuan sang pengacara untuk memperkuat argumen mereka dalam menuntut pihak label.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Berdasarkan kasus &lt;b&gt;yang&lt;/b&gt;
 menimpa Eminem tahun lalu itu dihasilkan ketetapan bahwa penjualan 
digital juga turut mewakili lisensi, dan oleh sebab itu para musisi 
berhak atas lima puluh persen dari hasil penjualan tersebut.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Ini jelas jauh berbeda dengan rating royalti &lt;b&gt;yang&lt;/b&gt; dikenakan pada penjualan CD, &lt;b&gt;yang&lt;/b&gt; hanya berkisar dua belas hingga dua puluh persen.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Kasus &lt;b&gt;yang&lt;/b&gt;
 menimpa Toto ini secara tidak langsung menambah daftar panjang catatan 
pelanggaran tag kepada para musisi atas royalti penjualan &lt;b&gt;musik&lt;/b&gt; digital mereka.&lt;br /&gt;
Sebelumnya
 kasus serupa juga menimpa musisi kawakan Kenny Rogers dan Peter 
Frampton, serta rapper Public Enemy, Chuck D dan juga Eminem.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: x-small;&quot;&gt;&lt;b style=&quot;color: #999999;&quot;&gt;Sumber : http://beritamusik.com/10930/toto-tuntut-sony-music-karena-royalti-musik-digital-belum-dibayarkan/ &lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dolananmusik.blogspot.com/feeds/8578852224483165777/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dolananmusik.blogspot.com/2012/04/toto-tuntut-sony-music.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1246130364854007446/posts/default/8578852224483165777'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1246130364854007446/posts/default/8578852224483165777'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dolananmusik.blogspot.com/2012/04/toto-tuntut-sony-music.html' title='TOTO TUNTUT SONY MUSIC'/><author><name>Chakra Sendi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12959159112670816817</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhs6Lli4fpzfV0iMkZp97n19pKYU8AU-7HdYAkzAKo6a84Qc1c8vhAiWh1mZ38ZK6J5UH3mFNOseYBdos3aSxOnU86PuNkjRVu7IhPgTi5tPJEpMaFKEeEl9Af6X4hJiqYQSpcLpFuzCQjC/s72-c/1b9fToto.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1246130364854007446.post-3855760281379344939</id><published>2012-04-14T23:52:00.000-07:00</published><updated>2012-04-29T20:24:54.878-07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="blogging"/><title type='text'>MUSIK DIGITAL : OPTIMASI BLOG MUSIK DIGITAL</title><content type='html'>&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgCpBbGgYCGAbRr0xhAXSr_97ekoITucUI0avaUujGYiQMSS-5hyphenhyphencNaoOBhSOoCeywAwbrkBIMd24IU_IdSrj54ZbqfDvJtcYbjmvLKwvnxyGXaSFZLhHWyYKJvVA-xJaT_MVLjlrdyi0qb/s1600/BLOG.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgCpBbGgYCGAbRr0xhAXSr_97ekoITucUI0avaUujGYiQMSS-5hyphenhyphencNaoOBhSOoCeywAwbrkBIMd24IU_IdSrj54ZbqfDvJtcYbjmvLKwvnxyGXaSFZLhHWyYKJvVA-xJaT_MVLjlrdyi0qb/s1600/BLOG.jpg&quot; title=&quot;musik digital&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;b&gt;Optimasi Blog Musik Digital&lt;/b&gt; ini perlu dilakukan, &lt;b&gt;optimasi blog Musik Digital ini&lt;/b&gt; dilakukan berpangkal dari suatu rasa keprihatinan melihat perkembangan blog &lt;i&gt;&lt;b&gt;Musik Digital&lt;/b&gt;&lt;/i&gt; ini dirasakan semakin lambat, mengingat eksistensi blog ini telah lebih dari satu tahun lamanya. Perhatikan saja peringkat &lt;b&gt;Alexa-rank&lt;/b&gt; maupun &lt;b&gt;Link-in&lt;/b&gt; yang ada masih sangat memprihatinkan serta jauh dari yang diharapkan. Memang masih ada satu hal yang cukup menghibur, yaitu blog &lt;b&gt;Musik Digital&lt;/b&gt; ini masih masuk dalam peringkat elite 10 besar SERP dengan keyword &quot;&lt;i&gt;&lt;b&gt;Musik Digital&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&quot;. Satu hal lagi yang membuat kami semakin prihatin adalah posisi &lt;i&gt;&lt;b&gt;Pagerank Blog Musik Digital&lt;/b&gt;&lt;/i&gt; ini yang sulit beranjak dari angka &lt;b&gt;# 1&lt;/b&gt;.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Pertimbangan lain yang menuntut dilakukannya &lt;b&gt;Optimasi Blog Musik Digital&lt;/b&gt; ini adalah kenyataan bahwa loading blog &lt;b&gt;Musik Digital&lt;/b&gt; ini terasa semakin berat, hal ini tentu saja sangat tidak disukai oleh para &lt;i&gt;visitor&lt;/i&gt; atau pengunjung blog &lt;i&gt;&lt;b&gt;Musik Digital&lt;/b&gt;&lt;/i&gt; ini. Disamping hal tersebut, maka kami juga menginginkan agar blog Musik Digital ini memiliki &lt;i&gt;&lt;b&gt;template yang lebih SEO Friendly&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;, sehingga dengan demikian akan lebih memudahkan Google-bot dalam melaksanakan tugas &lt;i&gt;&lt;b&gt;crawling&lt;/b&gt;&lt;/i&gt; dan &lt;i&gt;&lt;b&gt;indexing&lt;/b&gt;&lt;/i&gt; nya. Otomatis diharapkan jumlah &lt;i&gt;visitor&lt;/i&gt; maupun &lt;i&gt;pageviews&lt;/i&gt; blog akan semakin bertambah. Hal ini akan membawa dampak positip bagi perkembangan blog &lt;b&gt;Musik Digital&lt;/b&gt; ini sendiri. &lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Dalam kerangka pola pikir &lt;i&gt;&lt;b&gt;template yang lebih SEO Friendly&lt;/b&gt;&lt;/i&gt; ini, maka kami dihadapkan kepada dua pilihan pokok yaitu &lt;i&gt;mengganti template blog &lt;/i&gt;dengan &lt;i&gt;template yang SEO Friendly&lt;/i&gt; atau tetap &lt;i&gt;mempertahankan template yang lama&lt;/i&gt;&amp;nbsp; dengan melakukan upaya &lt;i&gt;optimasi blog secara maksimal&lt;/i&gt; atau habis-habisan. Setelah berpikir agak lama serta mencari referensi dengan blogwalking ke beberapa blog sahabat yang ada, maka akhirnya kami memutuskan untuk &lt;i&gt;tetap mempertahankan template yang lama&lt;/i&gt; otomatis dengan melakukan proses &lt;i&gt;&lt;b&gt;optimasi blog secara lebih radikal&lt;/b&gt;&lt;/i&gt; untuk mencapai tujuan memiliki template yang SEO Friendly tersebut.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;b&gt;Pertama&lt;/b&gt;, pengamatan kami lakukan secara lebih seksama dan ekstra hati-hati, dan selanjutnya sebagai langkah awal kami tentukan dengan &lt;i&gt;&lt;b&gt;mengganti struktur kombinasi&lt;/b&gt;&lt;/i&gt; &lt;i&gt;head&lt;/i&gt; dan &lt;i&gt;meta-tag&lt;/i&gt; blog agar lebih SEO Friendly. Adapun struktur kombinasi head dan meta-tag yang baru adalah seperti di bawah ini :&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;color: blue; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;b&gt;&lt;span style=&quot;color: blue;&quot;&gt;&amp;lt;head&amp;gt;&lt;/span&gt;&lt;br style=&quot;color: blue;&quot; /&gt;&lt;span style=&quot;color: blue;&quot;&gt;&amp;lt;b:include data=&#39;blog&#39; name=&#39;all-head-content&#39;/&amp;gt;&lt;/span&gt;&lt;br style=&quot;color: blue;&quot; /&gt;&lt;span style=&quot;color: blue;&quot;&gt;&amp;lt;b:if cond=&#39;data:blog.url == data:blog.homepageUrl&#39;&amp;gt;&lt;/span&gt;&lt;br style=&quot;color: blue;&quot; /&gt;&lt;span style=&quot;color: blue;&quot;&gt;&amp;lt;title&amp;gt;CHORD | Musik Digital&amp;lt;/title&amp;gt;&lt;/span&gt;&lt;br style=&quot;color: blue;&quot; /&gt;&lt;span style=&quot;color: blue;&quot;&gt;&amp;lt;/b:if&amp;gt;&lt;/span&gt;&lt;br style=&quot;color: blue;&quot; /&gt;&lt;span style=&quot;color: blue;&quot;&gt;&amp;lt;b:if cond=&#39;data:blog.pageType == &amp;amp;quot;item&amp;amp;quot;&#39;&amp;gt;&lt;/span&gt;&lt;br style=&quot;color: blue;&quot; /&gt;&lt;br style=&quot;color: blue;&quot; /&gt;&lt;span style=&quot;color: blue;&quot;&gt;&amp;lt;title&amp;gt;&amp;lt;data:blog.pageName/&amp;gt; | CHORD&amp;lt;/title&amp;gt;&lt;/span&gt;&lt;br style=&quot;color: blue;&quot; /&gt;&lt;span style=&quot;color: blue;&quot;&gt;&amp;lt;meta expr:content=&#39;data:blog.pageName + &amp;amp;quot;, &amp;amp;quot; + data:blog.title + &amp;amp;quot;, &amp;amp;quot; + data:blog.pageName&#39; name=&#39;Description&#39;/&amp;gt;&lt;/span&gt;&lt;br style=&quot;color: blue;&quot; /&gt;&lt;span style=&quot;color: blue;&quot;&gt;&amp;lt;meta expr:content=&#39;data:blog.pageName + &amp;amp;quot;, &amp;amp;quot; + data:blog.title + &amp;amp;quot;, &amp;amp;quot; + data:blog.pageName&#39; name=&#39;Keywords&#39;/&amp;gt;&lt;/span&gt;&lt;br style=&quot;color: blue;&quot; /&gt;&lt;span style=&quot;color: blue;&quot;&gt;&amp;lt;/b:if&amp;gt;&lt;/span&gt;&lt;br style=&quot;color: blue;&quot; /&gt;&lt;br style=&quot;color: blue;&quot; /&gt;&lt;span style=&quot;color: blue;&quot;&gt;&amp;lt;b:if cond=&#39;data:blog.url == data:blog.homepageUrl&#39;&amp;gt;&lt;/span&gt;&lt;br style=&quot;color: blue;&quot; /&gt;&lt;span style=&quot;color: blue;&quot;&gt;&amp;lt;meta content=&#39;mengupas tuntas tentang dan seputar Musik Digital&#39; name=&#39;description&#39;/&amp;gt;&lt;/span&gt;&lt;br style=&quot;color: blue;&quot; /&gt;&lt;span style=&quot;color: blue;&quot;&gt;&amp;lt;meta content=&#39;musik, musik digital, chord digital &#39; name=&#39;keywords&#39;/&amp;gt;&lt;/span&gt;&lt;br style=&quot;color: blue;&quot; /&gt;&lt;span style=&quot;color: blue;&quot;&gt;&amp;lt;meta content=&#39;CHORD&#39; name=&#39;author&#39;/&amp;gt;&lt;/span&gt;&lt;br style=&quot;color: blue;&quot; /&gt;&lt;span style=&quot;color: blue;&quot;&gt;&amp;lt;meta content=&#39;CHORD 2010&#39; name=&#39;copyright&#39;/&amp;gt;&lt;/span&gt;&lt;br style=&quot;color: blue;&quot; /&gt;&lt;span style=&quot;color: blue;&quot;&gt;&amp;lt;meta content=&#39;text/html; charset=UTF-8&#39; http-equiv=&#39;Content-Type&#39;/&amp;gt;&lt;/span&gt;&lt;br style=&quot;color: blue;&quot; /&gt;&lt;span style=&quot;color: blue;&quot;&gt;&amp;lt;meta content=&#39;true&#39; name=&#39;MSSmartTagsPreventParsing&#39;/&amp;gt;&lt;/span&gt;&lt;br style=&quot;color: blue;&quot; /&gt;&lt;span style=&quot;color: blue;&quot;&gt;&amp;lt;meta content=&#39;global&#39; name=&#39;distribution&#39;/&amp;gt;&lt;/span&gt;&lt;br style=&quot;color: blue;&quot; /&gt;&lt;span style=&quot;color: blue;&quot;&gt;&amp;lt;meta content=&#39;1 days&#39; name=&#39;revisit-after&#39;/&amp;gt;&lt;/span&gt;&lt;br style=&quot;color: blue;&quot; /&gt;&lt;span style=&quot;color: blue;&quot;&gt;&amp;lt;meta content=&#39;all&#39; name=&#39;audience&#39;/&amp;gt;&lt;/span&gt;&lt;br style=&quot;color: blue;&quot; /&gt;&lt;span style=&quot;color: blue;&quot;&gt;&amp;lt;meta content=&#39;general&#39; name=&#39;rating&#39;/&amp;gt;&lt;/span&gt;&lt;br style=&quot;color: blue;&quot; /&gt;&lt;span style=&quot;color: blue;&quot;&gt;&amp;lt;meta content=&#39; global&#39; name=&#39;target&#39;/&amp;gt;&lt;/span&gt;&lt;br style=&quot;color: blue;&quot; /&gt;&lt;span style=&quot;color: blue;&quot;&gt;&amp;lt;meta content=&#39;all&#39; name=&#39;robots&#39;/&amp;gt;&lt;/span&gt;&lt;br style=&quot;color: blue;&quot; /&gt;&lt;span style=&quot;color: blue;&quot;&gt;&amp;lt;meta content=&#39;index, follow, snipet&#39; name=&#39;googlebot&#39;/&amp;gt;&lt;/span&gt;&lt;br style=&quot;color: blue;&quot; /&gt;&lt;span style=&quot;color: blue;&quot;&gt;&amp;lt;meta content=&#39;id&#39; name=&#39;language&#39;/&amp;gt;&lt;/span&gt;&lt;br style=&quot;color: blue;&quot; /&gt;&lt;span style=&quot;color: blue;&quot;&gt;&amp;lt;meta content=&#39;ID&#39; name=&#39;country&#39;/&amp;gt;&lt;/span&gt;&lt;br style=&quot;color: blue;&quot; /&gt;&lt;span style=&quot;color: blue;&quot;&gt;&amp;lt;meta content=&#39;Indonesia&#39; name=&#39;geo.placename&#39;/&amp;gt;&lt;/span&gt;&lt;br style=&quot;color: blue;&quot; /&gt;&lt;span style=&quot;color: blue;&quot;&gt;&amp;lt;meta content=&#39;blogger&#39; name=&#39;generator&#39;/&amp;gt;&lt;/span&gt;&lt;br style=&quot;color: blue;&quot; /&gt;&lt;span style=&quot;color: blue;&quot;&gt;&amp;lt;meta content=&#39;follow, all&#39; name=&#39;Googlebot-Image&#39;/&amp;gt;&lt;/span&gt;&lt;br style=&quot;color: blue;&quot; /&gt;&lt;span style=&quot;color: blue;&quot;&gt;&amp;lt;meta content=&#39;follow, all&#39; name=&#39;Scooter&#39;/&amp;gt;&lt;/span&gt;&lt;br style=&quot;color: blue;&quot; /&gt;&lt;span style=&quot;color: blue;&quot;&gt;&amp;lt;meta content=&#39;follow, all&#39; name=&#39;msnbot&#39;/&amp;gt;&lt;/span&gt;&lt;br style=&quot;color: blue;&quot; /&gt;&lt;span style=&quot;color: blue;&quot;&gt;&amp;lt;meta content=&#39;follow, all&#39; name=&#39;alexabot&#39;/&amp;gt;&lt;/span&gt;&lt;br style=&quot;color: blue;&quot; /&gt;&lt;span style=&quot;color: blue;&quot;&gt;&amp;lt;meta content=&#39;follow, all&#39; name=&#39;Slurp&#39;/&amp;gt;&lt;/span&gt;&lt;br style=&quot;color: blue;&quot; /&gt;&lt;span style=&quot;color: blue;&quot;&gt;&amp;lt;meta content=&#39;follow, all&#39; name=&#39;ZyBorg&#39;/&amp;gt;&lt;/span&gt;&lt;br style=&quot;color: blue;&quot; /&gt;&lt;span style=&quot;color: blue;&quot;&gt;&amp;lt;meta content=&#39;follow, all&#39; name=&#39;Scooter&#39;/&amp;gt;&lt;/span&gt;&lt;br style=&quot;color: blue;&quot; /&gt;&lt;span style=&quot;color: blue;&quot;&gt;&amp;lt;meta content=&#39;ALL&#39; name=&#39;SPIDERS&#39;/&amp;gt;&lt;/span&gt;&lt;br style=&quot;color: blue;&quot; /&gt;&lt;span style=&quot;color: blue;&quot;&gt;&amp;lt;meta content=&#39;ALL&#39; name=&#39;WEBCRAWLERS&#39;/&amp;gt;&lt;/span&gt;&lt;br style=&quot;color: blue;&quot; /&gt;&lt;span style=&quot;color: blue;&quot;&gt;&amp;lt;meta content=&#39;#&#39; name=&#39;google-site-verification&#39;/&amp;gt;&lt;/span&gt;&lt;br style=&quot;color: blue;&quot; /&gt;&lt;span style=&quot;color: blue;&quot;&gt;&amp;lt;link expr:href=&#39;data:blog.url&#39; rel=&#39;canonical&#39;/&amp;gt;&lt;/span&gt;&lt;br style=&quot;color: blue;&quot; /&gt;&lt;span style=&quot;color: blue;&quot;&gt;&amp;lt;/b:if&amp;gt;&lt;/span&gt;&lt;br style=&quot;color: blue;&quot; /&gt;&lt;span style=&quot;color: blue;&quot;&gt;&amp;lt;link href=&#39;YOUR-FAVICON-URL&#39; rel=&#39;shortcut icon&#39; type=&#39;image/vnd.microsoft.icon&#39;/&amp;gt;&lt;/span&gt;&lt;br style=&quot;color: blue;&quot; /&gt;&lt;span style=&quot;color: blue;&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;lt;b:skin&amp;gt;&amp;lt;![CDATA[/*&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;b&gt;Kedua&lt;/b&gt;, setelah melakukan penggantian struktur head dan meta-tag tersebut di atas, kami lakukan &quot;pembersihan&quot; broken-link yang ada pada blog &lt;i&gt;&lt;b&gt;Musik Digital&lt;/b&gt;&lt;/i&gt; ini. Hal ini membawa dampak semua outbond-link ditempatkan pada satu halaman penuh, jadi tidak langsung ditampilkan pada halaman pertama blog.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;b&gt;Ketiga&lt;/b&gt;, langkah selanjutnya adalah dengan upaya memaksimalkan pemakaian script &lt;i&gt;&lt;b&gt;Navigasi Breadcrumb&lt;/b&gt;&lt;/i&gt; dan &lt;b&gt;Permalink&lt;/b&gt; agar blog &lt;i&gt;&lt;b&gt;Musik Digital&lt;/b&gt;&lt;/i&gt; ini dapat tampil lebih SEO Friendly.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;b&gt;Keempat&lt;/b&gt;, melakukan pemasangan tombol &lt;b&gt;Navigasi halaman&lt;/b&gt; blog dengan harapan mempermudah &lt;i&gt;visitor&lt;/i&gt; dalam mengakses semua halaman yang ada pada blog &lt;i&gt;&lt;b&gt;Musik Digital&lt;/b&gt;&lt;/i&gt; ini.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Langkah &lt;b&gt;kelima&lt;/b&gt; atau yang terakhir adalah dengan sedikit merubah struktur halaman blog &lt;i&gt;&lt;b&gt;Musik Digital&lt;/b&gt;&lt;/i&gt; ini agar dapat tampil lebih dinamis, serta dengan melakukan &lt;i&gt;&lt;b&gt;optimasi gambar&lt;/b&gt;&lt;/i&gt; yang ada pada masing-masing halaman blog dengan menambahkan kombinasi &lt;i&gt;&lt;b&gt;alt&lt;/b&gt;&lt;/i&gt; dan &lt;i&gt;&lt;b&gt;title&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Demikianlah sekilas pintas upaya Optimasi Blog &lt;i&gt;&lt;b&gt;Musik Digital&lt;/b&gt;&lt;/i&gt; ini kami lakukan dengan harapan dapat lebih mempermudah akses &lt;i&gt;visitor&lt;/i&gt; maupun &lt;i&gt;Google-bot&lt;/i&gt;.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dolananmusik.blogspot.com/feeds/3855760281379344939/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dolananmusik.blogspot.com/2012/03/musik-digital-optimasi-blog-musik.html#comment-form' title='9 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1246130364854007446/posts/default/3855760281379344939'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1246130364854007446/posts/default/3855760281379344939'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dolananmusik.blogspot.com/2012/03/musik-digital-optimasi-blog-musik.html' title='MUSIK DIGITAL : OPTIMASI BLOG MUSIK DIGITAL'/><author><name>Chakra Sendi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12959159112670816817</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgCpBbGgYCGAbRr0xhAXSr_97ekoITucUI0avaUujGYiQMSS-5hyphenhyphencNaoOBhSOoCeywAwbrkBIMd24IU_IdSrj54ZbqfDvJtcYbjmvLKwvnxyGXaSFZLhHWyYKJvVA-xJaT_MVLjlrdyi0qb/s72-c/BLOG.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>9</thr:total></entry></feed>