<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" standalone="no"?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><rss xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd" version="2.0"><channel><title>untuk sahabat</title><description></description><managingEditor>noreply@blogger.com (Unknown)</managingEditor><pubDate>Fri, 1 Nov 2024 03:40:57 -0700</pubDate><generator>Blogger http://www.blogger.com</generator><openSearch:totalResults xmlns:openSearch="http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/">6</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex xmlns:openSearch="http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/">1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage xmlns:openSearch="http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/">25</openSearch:itemsPerPage><link>http://sahabatfh86.blogspot.com/</link><language>en-us</language><itunes:explicit>no</itunes:explicit><itunes:subtitle/><itunes:owner><itunes:email>noreply@blogger.com</itunes:email></itunes:owner><item><title>FH 86 : MEMBUAT TAMPILAN BLOG MENJADI LEBIH PROFESIONAL</title><link>http://sahabatfh86.blogspot.com/2012/03/fh-86-membuat-tampilan-blog-menjadi.html</link><category>blogging</category><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><pubDate>Mon, 26 Mar 2012 16:04:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6654725852399307929.post-6709317310096497001</guid><description>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj32HcmznYGuqBCsg18JnqoGm-ODCaczaGKFmjDN84sw06sV-wvmxNOEWPDUbbrHKTbECn54xB1vYE8chRSMfixfHcuu6nwb47NuftpLOc9tIjtEhQgQZuoLWmBz9rgZ5sHv35Juc1QE1fi/s1600/BLOG.jpg" imageanchor="1" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj32HcmznYGuqBCsg18JnqoGm-ODCaczaGKFmjDN84sw06sV-wvmxNOEWPDUbbrHKTbECn54xB1vYE8chRSMfixfHcuu6nwb47NuftpLOc9tIjtEhQgQZuoLWmBz9rgZ5sHv35Juc1QE1fi/s1600/BLOG.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;Tampilan standart (blog gratisan) blogspot.com memiliki ciri dan karakteristik khusus yang membedakannya dengan blog-blog wordpress atau blog-blog yang lainnya. Tampilan standart blogspot tersebut terasa kurang profesional bilamana dibandingkan dengan website-website atau situs-situs terkenal yang ada. Tampilan standart blogspot ini terkesan tidak up to date atau terkesan monoton. Untuk itu perlu sedikit sentuhan profesional untuk merubahnya agar dapat tampil lebih profesional dan dapat disejajarkan dengan situs atau website-website lainnya. Sentuhan profesional di sini maksudnya adalah menghilangkan kesan blog gratisan.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Banyak hal yang dapat dilakukan dalam rangka membuat tampilan blog menjadi lebih profesional, diantaranya adalah mengganti template standart dengan template-template blogger yang banyak tersedia di internet, mulai dari free template blogger hingga template yang berbayar. Semuanya ini bertujuan untuk menampilkan kesan profesional pada blog (blogspot.com) yang kita miliki.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Bilamana kita tetap ingin mempertahankan template blogger yang standart, kita masih dapat merubahnya agar tampil lebih profesional, diantaranya dengan beberapa cara berikut ini&amp;nbsp; :&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;ol style="text-align: justify;"&gt;&lt;li&gt;Menambah kode-kode html baik pada postingan maupun sidebar ataupun footer yang membuatnya tampil lebih profesional.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Menambahkan tombol navigasi halaman untuk mengganti navigasi standart blog (blogspot) yang berupa posting lama, beranda dan posting baru.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Menggunakan read-more otomatis sehingga halaman-halaman blog hanya menampilkan cuplikan-cuplikan artikel beserta gambar-gambar yang telah diperkecil ukurannya.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Memasang navigasi breadcrumb yang bermanfaat untuk membantu Google-bot saat melakukan proses indexing dan crawler pada blog (blogspot) kita.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Memasang navigasi permalink yang berguna untuk memaksimalkan inbound-link pada blog (blogspot) yang kita miliki.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Memasang atribut admin blog yang terletak pada bagian bawah masing-masing postingan yang ada.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Memasang tombol share, like facebook, twitter dan lain-lain yang memudahkan pengunjung (visitor) dalam memberikan respon terhadap masing-masing postingan blog.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Menambahkan related-post di bagian bawah masing-masing postingan yang bermanfaat untuk membantu pengunjung (visitor) dalam berselancar (mengakses artikel-artikel yang berhubungan) di blog yang kita miliki.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Memodifikasi kotak komentar agar tampil lebih bagus serta merangsang pengunjung (visitor) untuk memberikan respon (baca : komentar) terhadap masing-masing postingan blog yang ada.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Jangan terlalu banyak memasang iklan pada blog kita, hal ini memberikan kesan komersial blog yang imagenya kurang bagus, pasanglah iklan secukupnya saja.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Jangan sekali-kali membawa pengunjung (visitor) berputar-putar terlalu jauh saat mereka mencari informasi yang memang dibutuhkannya, misalkan : Untuk mencari satu informasi, setiap pengunjung (visitor) harus menuju &lt;i&gt;ke sini&lt;/i&gt;, &lt;i&gt;ke sini&lt;/i&gt;, &lt;i&gt;ke sini&lt;/i&gt; dan &lt;i&gt;ke sini&lt;/i&gt;&amp;nbsp; demikian seterusnya. Kondisi semacam ini menggambarkan kelemahan pemilik blog itu sendiri, kelemahan yang menunjukkan bahwa sebenarnya ia tidak pandai menulis atau membuat artikel bagus yang mampu untuk merangsang minat pengunjung (visitor).&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Sedapat mungkin sajikanlah sebuah Daftar Isi yang komunikatif, jelas dan sistematis pada blog anda.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Sekedar tambahan saja, blog yang profesional tidak berarti sebuah blog yang sulit untuk diakses, melainkan berupa sebuah blog yang komunikatif, sistematis serta mudah dan ringan untuk diakses.&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Demikianlah sedikit uraian perihal membuat tampilan blog menjadi lebih profesional, semoga bermanfaat, dan bilamana ada salah kata, kami mohon maaf.&lt;/div&gt;</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj32HcmznYGuqBCsg18JnqoGm-ODCaczaGKFmjDN84sw06sV-wvmxNOEWPDUbbrHKTbECn54xB1vYE8chRSMfixfHcuu6nwb47NuftpLOc9tIjtEhQgQZuoLWmBz9rgZ5sHv35Juc1QE1fi/s72-c/BLOG.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">1</thr:total></item><item><title>FH86 : MENJADI KREATIF DAN PRODUKTIF (1)</title><link>http://sahabatfh86.blogspot.com/2012/03/menjadi-kreatif-dan-produktif-1.html</link><category>kepribadian</category><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><pubDate>Tue, 20 Mar 2012 10:21:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6654725852399307929.post-8701290906253881618</guid><description>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg8wUbGtAVBtA_cQOxj-BUGpfrz_YDOatjHl8g66MgyBegIwyADErzIaDcPnZWobU9gq9E964wdO5xmqAk3c8V_ntzWQuIJaBtOQRESIAsf84drp4FYV71XWL8h5OMiSZejL4PVMEpktLvd/s1600/KREATIF.jpg" imageanchor="1" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="149" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg8wUbGtAVBtA_cQOxj-BUGpfrz_YDOatjHl8g66MgyBegIwyADErzIaDcPnZWobU9gq9E964wdO5xmqAk3c8V_ntzWQuIJaBtOQRESIAsf84drp4FYV71XWL8h5OMiSZejL4PVMEpktLvd/s200/KREATIF.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Ketika kita mendengar kata kreatifitas, seringkali yang  muncul di &lt;/b&gt;&lt;b&gt;benak kita adalah para penulis, pelukis, penyair, musisi –  para seniman yang bergerak di dunia seni.&lt;/b&gt; Padahal kreatifitas  mencakup hal-hal yang lebih luas, misalnya: mengelola bisnis yang  berkembang pesat, meningkatkan nilai penjualan produk kita, melakukan  negosiasi bisnis, menyusun program komputer, menjadi orang tua yang  inovatif, memiliki hidup yang menyenangkan dan membahagiakan, semuanya  memerlukan tingkatan tertentu kreatifitas. Kreatifitas dan saat-saat  penuh inspirasi merupakan hal yang sangat penting bagi segala aspek yang  kita lakukan dalam hidup ini – hubungan, keluarga, bisnis, pekerjaan,  dan komunitas sosial.&lt;br /&gt;
&lt;a href="http://www.blogger.com/post-edit.g?blogID=6654725852399307929&amp;amp;postID=8701290906253881618" name="more"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;&lt;a href="http://caragampang21.blogspot.com/2012/02/menjadi-kreatif-dan-produktif-1.html%20"&gt;Kita semua dilahirkan dengan potensi kreatifitas&lt;/a&gt;.&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Salah satu ciri yang membedakan manusia dengan ciptaan Tuhan yang lain  adalah kreatifitas kita atau kemampuan kita mencipta. Hal ini merupakan  sifat hakiki kita sebagai manusia dan merupakan bagian dari siapa kita.  Kreatifitas merupakan instink kita yang terbawa sejak lahir. Sebagaimana  yang pernah kita bahas dalam edisi Mandiri 18, bahwa sesungguhnya alam  telah mengajarkan kita untuk menjadi kreatif.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Segala  sesuatu di dunia ini dibuat atau dibentuk dari sejumlah kecil unsur.  Misalnya dalam ilmu fisika dikenal bahwa semua zat dibentuk dari  partikel proton dan elektron. Dalam kimia kita ketahui bahwa berbagai  jenis bahan kimia terbentuk dari senyawa karbon dan hidrogen. Lebih jauh  lagi kita ketahui pula bahwa semua perhitungan yang rumit dalam  matematika, statistika maupun akuntansi keuangan, pada dasarnya terdiri  hanya sepuluh lambang angka. Berbagai karya tulisan, sastra dan ilmu  pengetahuan tersusun dari hanya 26 alfabet! Demikian halnya musik baik  itu berupa musik klasik, rock n roll, new wave, pop tercipta dengan  sebuah harmonisasi yang indah dari 7 nada dasar.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;a href="http://www.blogger.com/blogger.g?blogID=8959917749146414374" name="more"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pelajaran  apa yang dapat kita petik dari semua ini? Jawabannya adalah  kreatifitas. Kita dapat menciptakan banyak hal dari sumber daya yang  terbatas dengan melakukan proses kreatifitas. Kreatifitas berasal dari  kata dasar kreatif yang memiliki akar kata to create yang artinya  mencipta. Inilah sesungguhnya Kuasa yang diberikan oleh Tuhan (ingat  bahwa we are given the authority to use the Power of God – Kita  diberikan wewenang untuk menggunakan Kuasa Tuhan). Inilah yang  membedakan manusia dengan ciptaan Tuhan yang lainnya. Kita diberi  kemampuan untuk mencipta, termasuk menciptakan realitas baru dalam  kehidupan kita. Sehingga apapun situasi atau keterbatasan kita, kita  memiliki potensi untuk menciptakan berbagai hal, termasuk keberhasilan  dan kebahagiaan dalam hidup ini. Kita tidak memerlukan banyak sumberdaya  untuk dapat menciptakan banyak hal yang memberi arti bagi kehidupan.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Oleh  karena itu penting sekali bagi kita untuk mulai belajar mengembangkan  kreatifitas dalam diri kita. Seorang anak kecil dapat membuat berbagai  macam bentuk dari misalnya 50 potongan lego. Demikian halnya telah  jutaan bahkan milyaran penemuan manusia yang berasal dari unsur-unsur  yang terbatas atau sederhana. Penemuan roda yang berbentuk lingkaran  misalnya telah menyebabkan terciptanya ribuan bahkan jutaan produk  seperti mobil, kereta api, sepeda, ban berjalan, dan sebagainya.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sebelum  kita lebih jauh membahas tentang kreatifitas, ada baiknya kita  mengetahui bagaimana proses atau cara berpikir kita, sehingga kita bisa  mengoptimalkan cara otak kita memproses informasi dan kemudian menemukan  jalan untuk memecahkan masalah maupun memunculkan gagasan-gagasan  tertentu.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Perilaku dan Cara Berpikir Kita&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sistem  identifikasi gaya belajar Visual-Auditory-Kinestetik yang pernah kita  bahas dalam Mandiri edisi 40 (tentang membaca dengan efektif) membedakan  bagaimana kita menyerap informasi. Sedangkan untuk menentukan dominasi  otak dan bagaimana kita memproses informasi, kita dapat menggunakan  model yang dikembangkan oleh Anthony Gregorc, seorang pakar bidang  pendidikan dan pengajaran di Universitas Connecticut. Menurutnya ada dua  kemungkinan dominasi otak, yaitu: persepsi konkret dan abstrak, dan  kemampuan pengaturan secara sekuensial (linear) dan acak (nonlinear).&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kedua  kemungkinan dominasi otak ini dapat dipadukan menjadi empat kombinasi  kelompok yang disebut dengan cara berpikir kita. Gregorc menyebut model  cara berpikir ini: sekuensial konkret, sekuensial abstrak, acak konkret,  acak abstrak. Orang yang termasuk dua kategori "sekuensial" cenderung  memiliki dominasi otak kiri (logis, analitis, sekuensial, linear dan  rasional), sedang orang-orang yang berpikir secara "acak (random)  biasanya termasuk dalam dominasi otak kanan (acak, tidak teratur,  intuitif dan holistik).&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Pemikir Sekuensial Konkret&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pemikir  sekuensial konkret memperhatikan dan mengingat detail dengan lebih  mudah, mengatur tugas dalam proses tahap demi tahap, dan berusaha  mencapai kesempurnaan. Mereka selalu memecahkan masalah, dan mengambil  keputusan berdasarkan fakta atau kenyataan dan mengolah informasi dengan  cara yang teratur, linear, dan sekuensial. Bagi para sekuensial  konkret, realitas terdiri dari apa yang mereka ketahui melalui indra  fisik mereka, yaitu: indra penglihatan, peraba, pendengaran, perasa dan  penciuman. Mereka memperhatikan dan mengingat realitas dengan mudah, dan  mengingat fakta-fakta, informasi, rumus-rumus, dan aturan-aturan dengan  mudah. Orang sekuensial konkret selalu mengatur tugas-tugas menjadi  proses tahap demi tahap dan berusaha keras untuk mendapatkan  kesempurnaan pada setiap tahap. Mereka menyukai prosedur baku dan  pengarahan. Karena kebanyakan dunia bisnis diatur dengan cara ini,  mereka menjadi profesional bisnis yang sangat baik.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Berikut  ada beberapa kiat bagi orang-orang sekuensial konkret: (1) atur atau  rencanakan minggu atau hari-hari anda secara realistis, (2) pastikan  anda mengetahui semua detail yang anda butuhkan untuk menyelesaikan  tugas, (3) tentukan deadline dan pecah tugas anda menjadi beberapa  tahap, (4) aturlah lingkungan kerja anda sehingga nyaman dan tentram.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Sekuensial Abstrak&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Realitas  bagi pemikir sekuensial abstrak adalah dunia teori metafisis dan  pemikiran abstrak. Mereka suka berpikir dalam konsep dan menganalisis  informasi. Proses berpikir mereka logis, rasional dan intelektual.  Aktivitas favorit pemikir sekuensial abstrak adalah membaca, dan jika  suatu proyek perlu diteliti, mereka akan melakukannya dengan mendalam.  Mereka ingin mengetahui sebab-sebab di balik akibat dan memahami teori  serta konsep. Para pemikir sekuensial abstrak biasanya adalah  filsuf-filsuf besar dan ilmuwan.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kiat-kiat bagi para  pemikir sekuensial abstrak adalah: (1) latih diri anda berpikir: ketika  memecahkan masalah, ubah masalah anda menjadi situasi teoritis dan  pecahkan dengan cara itu, (2) perbanyak rujukan anda dan pastikan anda  mendapat semua fakta yang anda inginkan jika anda terlibat suatu proyek,  (3) upayakan keteraturan, buatlah tabel- tabel, grafik langkah-langkah  dan waktu yang diperlukan untuk setiap tugas anda, (4) analisislah  orang-orang yang berhubungan dengan anda.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Acak Konkret&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pemikir  acak konkret mempunyai sikap eksperimental yang diiringi dengan  perilaku yang kurang terstruktur. Seperti pemikir sekuensial konkret,  mereka berdasarkan pada fakta dan kenyataan, tetapi ingin melakukan  pendekatan coba-coba (trial and error). Karenanya, mereka sering  melakukan lompatan intuitif yang diperlukan untuk pemikiran kreatif yang  sebenarnya. Mereka mempunyai dorogan kuat untuk menemukan alternatif  dan mengerjakan segala sesuatu dengan cara mereka sendiri. Mereka lebih  berorientasi pada proses daripada hasil; akibatnya, proyek-proyek sering  tidak berjalan sesuai dengan yang mereka rencanakan karena eksplorasi  dan kemungkinan-kemungkinan yang muncul selama proses.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kiat-kiat  bagi pemikir acak konkret antara lain: (1) percayalah bahwa melihat  segala sesuatu lebih dari satu sudut pandang adalah hal yang baik.  Temukan ide-ide alternatif dan eksplorasi semuanya, (2) Libatkan diri  anda dengan proyek yang memerlukan pemecahan masalah, atau kerjakan  tugas anda sendiri dengan memunculkan pertanyaan dan kemudian  memecahkannnya, (3) tentukan deadline untuk setiap tugas anda dan  kemudian usahakan untuk menyelesaikannya tepat waktu, (4) kalau anda  merasa bosan, buatlah perubahan-perubahan kecil untuk tetap menajamkan  pikiran anda, (5) carilah orang-orang yang menghargai pemikiran divergen  untuk mendukung anda.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Acak Abstrak.&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Bagi  para pemikir acak abstrak, realitas adalah dunia perasaan dan emosi.  Mereka tertarik pada nuansa bahkan sebagian cenderung pada mistisisme.  Pemikir acak abstrak menyerap ide-ide, informasi, dan kesan, kemudian  mengaturnya dengan refleksi. Mereka mengingat dengan sangat baik jika  informasi dipersonifikasikan. Mereka merasa dibatasi ketika berada di  lingkungan yang sangat teratur sehingga biasanya tidak betah bekerja di  bank atau sejenisnya.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kiat-kiat bagi pemikir acak abstrak  antara lain: (1) carilah rekan- rekan yang bisa bekerja sama dengan anda  dan (2) ketahuilah betapa kuat emosi mempengaruhi konsentrasi anda,  sehingga hindari orang- orang negatif, (3) ciptakan asosiasi visual dan  verbal – seperti metafora, cerita-cerita lucu, dan ungkapan kreatif  untuk membantu anda mengingat, (4) bekerjalah dengan konsep yang besar,  baru kemudian ke detail-detail yang ada, (5) berhati-hatilah untuk  memberikan waktu yang cukup untuk menyelesaikan pekerjaan anda, (6)  gunakan isyarat-isyarat visual, seperti menempel catatan di dinding  kamar kerja, cermin, mobil atau di mana saja yang sering anda lihat.  Warnai kalendar dan catatan anda.&lt;/div&gt;&lt;div style="background-color: white; border: medium none; color: black; overflow: hidden; text-align: left; text-decoration: none;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="background-color: white; border: medium none; color: black; overflow: hidden; text-align: left; text-decoration: none;"&gt;Untuk selanjutnya dipersilahkan membaca &lt;a href="http://caragampang21.blogspot.com/2012/02/menjadi-kreatif-dan-produktif-2.html"&gt;&lt;b&gt;bagian yang kedua&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;.&lt;/div&gt;&lt;div style="background-color: white; border: medium none; color: black; overflow: hidden; text-align: left; text-decoration: none;"&gt;&amp;nbsp; &lt;/div&gt;&lt;div style="background-color: white; border: medium none; color: black; overflow: hidden; text-align: left; text-decoration: none;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg8wUbGtAVBtA_cQOxj-BUGpfrz_YDOatjHl8g66MgyBegIwyADErzIaDcPnZWobU9gq9E964wdO5xmqAk3c8V_ntzWQuIJaBtOQRESIAsf84drp4FYV71XWL8h5OMiSZejL4PVMEpktLvd/s72-c/KREATIF.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>FH86 : BERUBAH MENJADI PRIBADI YANG LEBIH SUKSES</title><link>http://sahabatfh86.blogspot.com/2012/03/berubah-menjadi-pribadi-yang-lebih.html</link><category>kepribadian</category><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><pubDate>Sun, 11 Mar 2012 15:45:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6654725852399307929.post-5350037393763808776</guid><description>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhaM1l7rBRna69-raqe_ywbsEGfUrO5wkWrdVH5c4CuTCQ05SpK51U1cxpfuMJIpjGgKcLk15MiGezn9y1LCr-9xHB5VW62MBl5KN5_qnYpYKKGHDglIg68QuOSn6qBxDfofw9yrxhgsxhp/s1600/PRIBADI.jpg" imageanchor="1" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="194" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhaM1l7rBRna69-raqe_ywbsEGfUrO5wkWrdVH5c4CuTCQ05SpK51U1cxpfuMJIpjGgKcLk15MiGezn9y1LCr-9xHB5VW62MBl5KN5_qnYpYKKGHDglIg68QuOSn6qBxDfofw9yrxhgsxhp/s200/PRIBADI.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;Apakah Anda ingin melakukan proses  perubahan menuju kehidupan yang lebih baik? Melakukan perubahan perilaku  (behavior change) agar Anda tumbuh menjadi pribadi yang sukses nan  sejahtera? Atau mungkin Anda pengin melakukan proses perubahan agar  kinerja perusahaan dan organisasi Anda menjadi lebih kinclong. Melakukan  proses “organizational change” yang berhasil?&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tema tentang perubahan – baik  dalam ranah personal ataupun organisasional – telah lama menjadi topik  hangat dalam jagat manajemen. Cuma sialnya, banyak inisiatif perubahan  (change management) yang gagal dan nyungsep di tengah jalan, dan  kemudian kandas. Mengapa bisa seperti ini?&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dan  apa yang mestinya didekap erat manakala kita hendak melakukan proses  perubahan yang berhasil – baik pada level personal ataupun  organizational? &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sejumlah pakar perilaku  (behavioral expert) menyebut proses perubahan acap menjadi tidak efektif  lantaran diawali dengan pendekatan &lt;b&gt;weakness-based orientation.&lt;/b&gt;  Sering juga disebut sebagai problem-based orientation. Maksudnya begini :  inisiatif perubahan diawali dengan premis bahwa ada yang “salah” dalam  diri kita atau organisasi kita. Bahwa diri kita atau organisasi kita  memiliki banyak kekurangan (weakness) dan problem.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Untuk itulah kemudian kita  melakukan serangkaian action untuk “mengobati” kelemahan itu, atau juga  untuk mengobati problem yang begitu banyak muncul di  organisasi/perusahaan kita. Pendekatan  problem-based atau weakness-based ini begitu merasuk dalam wacana  manajemen selama ini. Begitulah kita lalu mengenai ilmu problem solving  skills, atau competency gap analysis, atau juga beragam metode untuk  menganalisa akar masalah (root cause problem analysis). Semua metode ini  berangkat dari premis yang tadi itu : bahwa ada “kekurangan”,  “penyakit” atau “problem” dalam diri kita atau organisasi kita, dan kita  harus mengobatinya.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dan aha, sejumlah studi  menunjukkan bahwa pendekatan semacam itu acapkali tidak efektif dalam  membawa keunggulan kinerja. Sebabnya sederhana : pendekatan tersebut  dengan mudah mendorong kita untuk terjebak dalam negative mindset and  culture. Kita menghabiskan energi yang begitu banyak dan melelahkan  untuk hanya berkutat pada kekurangan, pada kelemahan, pada problem  (masalah) yang seolah-olah tak pernah kunjung selesai.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pendekatan yang beorientasi pada  problem dan weakness-based itu dengan mudah juga akan membawa kultur  pesimisme dan men-discourage semangat kita atau anggota tim. Kita atau  anggota tim pesimis sebab seolah-olah kita memiliki begitu banyak  kelemahan, dan organisasi kita penuh dengan problem/masalah. Dalam  situasi ini, kita dengan mudah kehilangan inspirasi dan motivasi.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Itulah kenapa kini muncul  pendekatan yang secara radikal berbeda dengan pendekatan diatas.  Pendekatan baru ini acap disebut sebagai &lt;b&gt;strenghts-based orientation&lt;/b&gt;.  Prinsip dasar dari pendekatan ini adalah : kita akan berhasil menuju ke  arah yang lebih baik, jika inisiatif perubahan itu bertumpu pada  kekuatan yang telah kita miliki saat ini. Kuncinya adalah ini :&lt;b&gt; focus on your positive strenghts.&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Jadi alih-alih menghabiskan  energi untuk berfokus pada kekurangan (ingat : competency gap analysis)  atau pada problem organisasi, kita justru harus mencari elemen kekuatan  yang telah ada pada diri kita, atau elemen positif yang telah hadir  inside our organization. Alih-alih menggunakan bahasa “root cause of  problem”, kita harus menggunakan frasa “root cause of success” untuk  melacak kisah keberhasilan yang pasti sudah pernah ada dalam organisasi  kita.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Konkritnya : alih-alih meratapi  kelemahan diri Anda terus menerus, mengapa tidak mengingat apa kira-kira  kekuatan (strenghts) yang ada dalam diri Anda, atau pengalaman positif  yang pernah Anda miliki (pasti dong Anda punya kelebihan atau pengalaman  positif). Nah, studi menunjukkan bahwa kinerja individual akan jauh  melesat jika kemudian “poin-poin positive” yang sudah ada itu terus  diakumulasi, diduplikasi dan terus dimekarkan menuju titik yang optimal.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dalam konteks organisasi, hal  itu juga berlaku. Alih-alih sibuk mendiagnosa problem yang ada dalam  organissasi/perusahaan, dan kemudian lelah mengobatinya, maka energi  kita justru harus diarahkan untuk menggali “momen-momen positif” atau  “fitur kekuatan” yang telah ada dalam organisasi. Lalu ciptakan  serangkaian tindakan untuk menduplikasi “momen positif” tersebut, dan  terus tumbuhkan fitur kekuatan yang telah ada menuju ke level yang makin  maksimal.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Secara ekstrem pendekatan ini  mau mengatakan hal seperti ini : forget your weakness/problems, and just  focus on your strenghts/positive expectations. Find your positive areas  and discover your bright spots. Dan ajaibnya, beragam studi menunjukkan  premis semacam itu ternyata telah berhasil mengubah banyak individu dan  organisasi melesat menjadi lebih sukses.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Jadi mulai hari ini, jika Anda ingin menjadi pribadi yang lebih sukses, selalu ingatlah kalimat ini : &lt;b&gt;always, and always focus on your bright spots.&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhaM1l7rBRna69-raqe_ywbsEGfUrO5wkWrdVH5c4CuTCQ05SpK51U1cxpfuMJIpjGgKcLk15MiGezn9y1LCr-9xHB5VW62MBl5KN5_qnYpYKKGHDglIg68QuOSn6qBxDfofw9yrxhgsxhp/s72-c/PRIBADI.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>FH86 : MENJADI PRIBADI YANG MENARIK</title><link>http://sahabatfh86.blogspot.com/2012/03/menjadi-pribadi-yang-menarik.html</link><category>kepribadian</category><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><pubDate>Sat, 10 Mar 2012 16:50:00 -0800</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6654725852399307929.post-5452917003551431594</guid><description>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiSOja3c6UHiSa9NMOtlAUtHeCkvPYd4sUhwakOV16DEJVfYNHWj-4DTMuPcBLEA0Wa2fU4LzjZkLcxMQLXeEpxNbInEItU1pGOdKuCAMQodsxR3-e-_IOOsA1UhJDGvF551FhVFk3vcp-h/s1600/MENARIK.jpg" imageanchor="1" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiSOja3c6UHiSa9NMOtlAUtHeCkvPYd4sUhwakOV16DEJVfYNHWj-4DTMuPcBLEA0Wa2fU4LzjZkLcxMQLXeEpxNbInEItU1pGOdKuCAMQodsxR3-e-_IOOsA1UhJDGvF551FhVFk3vcp-h/s1600/MENARIK.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;Menjadi pribadi yang menarik serta  disenangi banyak orang adalah merupakan dambaan setiap insan di dunia  ini, kepribadian yang menarik tidak semata-mata bergantung kepada berapa  jumlah kekayaan yang kita miliki. Kepribadian yang menarik tidak pula  bergantung kepada jabatan apa yang sedang kita sandang saat ini.  Kepribadian yang menarik murni berasal dari dalam diri masing-masing  personal atau masing-masing pribadi. Kepribadian yang menarik ini dapat  dipelajari dan diusahakan dengan segenap kemauan serta kesungguhan hati.&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Berikut ini adalah beberapa tips dan trik untuk menjadi seseorang dengan kepribadian yang menarik&amp;nbsp; :&lt;/div&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Berikan  Senyuman. Senyuman adalah simbol kehangatan kepribadian  kita. Senyuman  akan membuka pintu komunikasi . Senyuman membuat kita  tampak lebih  menarik. Senyuman adalah gerbang yang akan menarik siapapun  untuk  berkomunikasi dan menjalin kedekatan dengan kita.&amp;nbsp;&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Berikan perhatian kepada lawan bicara kita. Tatap matanya.   Tanyakanlah kabarnya hari ini, sudahkah ia sarapan, di mana ia tinggal.   Pertanyaan-pertanyaan seperti ini pasti akan menggugah lawan bicara  kita  untuk berbincang-bincang lebih jauh dengan kita.&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Perluaslah wawasan kita. Baca berita di koran. Menikmati  musik,  film, atau hobby lainnya akan memperkaya wawasan kita. Semakin  kita  menguasai banyak hal , semakin banyak topik pembicaraan yang bisa  kita  perbincangkan.&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Berusahalah berempati. Empati adalah kemampuan untuk  menempatkan  diri seolah olah kita berada di posisi orang lain yang  sedang kita ajak  bicara. Kemampuan berempati ini akan membuat kita  lebih hangat dan  menyenangkan bagi lawan bicara kita. Pada dasarnya  tidak ada topik  pembicaraan yang paling menarik selain yang berkaitan  langsung dengan  individu itu sendiri.&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Jadilah pendengar yang baik. Menjadi pendengar yang baik  akan  menjadikan kita pribadi yang menyenangkan . Tataplah mata lawan  bicara  kita, berilah komentar komentar pendek, fahamilah perasaannya.  Yakinlah  bahwa kita ada untuk mereka.&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Ketika semua langkah telah dicoba dan komunikasi belum juga   berjalan dengan baik, tinggalkanlah orang itu. Mungkin ia sedang ingin   sendiri dan tak mau diganggu.&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Tetap berikanlah senyuman kepadanya …&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;Demikianlah sedikit uraian untuk dapat memiliki kepribadian yang menarik.</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiSOja3c6UHiSa9NMOtlAUtHeCkvPYd4sUhwakOV16DEJVfYNHWj-4DTMuPcBLEA0Wa2fU4LzjZkLcxMQLXeEpxNbInEItU1pGOdKuCAMQodsxR3-e-_IOOsA1UhJDGvF551FhVFk3vcp-h/s72-c/MENARIK.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">1</thr:total></item><item><title>FH86 : MEMBUAT ALEXA RANK MENJADI LEBIH SEXY</title><link>http://sahabatfh86.blogspot.com/2012/03/membuat-alexa-rank-menjadi-lebih-sexy.html</link><category>alexa</category><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><pubDate>Fri, 9 Mar 2012 16:59:00 -0800</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6654725852399307929.post-8519366624504571255</guid><description>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEihx4vtiZQBm-623al29KEPBlW3O86_lKDmBCBQLuRH0V6KjD6k6FB9ceKYUwwz46bYVxWfeqCF6jsTqbm7xUh4jvrs01u-mtdS-gL4uOg799W1fxmkf0u97pqzdl7BnbpyXmwbZhwMYv66/s1600/ALEXA-2.jpg" imageanchor="1" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEihx4vtiZQBm-623al29KEPBlW3O86_lKDmBCBQLuRH0V6KjD6k6FB9ceKYUwwz46bYVxWfeqCF6jsTqbm7xUh4jvrs01u-mtdS-gL4uOg799W1fxmkf0u97pqzdl7BnbpyXmwbZhwMYv66/s1600/ALEXA-2.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;Membuat &lt;a href="http://sahabatfh86.blogspot.com/p/alexa.html"&gt;&lt;b&gt;Alexa&lt;/b&gt;&lt;/a&gt; rank menjadi sexy pada  dasarnya adalah merampingkan peringkat &lt;a href="http://sahabatfh86.blogspot.com/p/alexa.html"&gt;&lt;b&gt;Alexa&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;  itu sendiri sehingga  menjadi menarik bagi para pemasang iklan untuk  beriklan di blog yang  kita miliki. Cara-cara merampingkan &lt;a href="http://sahabatfh86.blogspot.com/p/alexa.html"&gt;&lt;b&gt;Alexa&lt;/b&gt;&lt;/a&gt; rank  ini telah banyak dibahas  oleh para pakar webmaster atau internet  marketer dan juga pada  blogger-blogger yang lain. Kali ini saya hanya  ingin memberikan tips  yang masuk akal dan mudah dilaksanakan saja.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sebagaimana  kita ketahui, bahwa parameter &lt;a href="http://sahabatfh86.blogspot.com/p/alexa.html"&gt;&lt;b&gt;Alexa&lt;/b&gt;&lt;/a&gt; rank adalah jumlah &lt;i&gt;&lt;b&gt;kunjungan&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;  (visitor) dan &lt;a href="http://caragampang21.blogspot.com/2012/03/cara-gampang-meningkatkan-pageviews.html"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;pageviews&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/a&gt;  blog (rata-rata jumlah halaman yang dibuka pada  setiap kali  kunjungan), maka oleh karenanya cara yang paling jitu adalah  melakukan  optimasi blog yang kita miliki serta sebanyak mungkin  melakukan  tebar-pesona kepada blog-blog atau visitor melalui cara-cara  beriklan  atau memasang link pada situs-situs social bookmarking.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Berikut ini adalah cara-cara yang lebih konkrit dan dapat dilaksanakan dengan lebih mudah :&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Pertama&lt;/b&gt;, download dan pasang &lt;a href="http://sahabatfh86.blogspot.com/p/alexa.html"&gt;&lt;b&gt; Alexa&lt;/b&gt;&lt;/a&gt; toolbar pada browser anda, karena dengan navigator ini &lt;a href="http://sahabatfh86.blogspot.com/p/alexa.html"&gt;&lt;b&gt;Alexa&lt;/b&gt;&lt;/a&gt; akan  tahu traffic yang masuk ke blog anda. Pemasangan &lt;b&gt;&lt;a href="http://sahabatfh86.blogspot.com/p/alexa.html"&gt;Alexa&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;  toolbar ini juga  banyak membantu kita untuk menganalisa  website/blog-blog lain terutama  yang berkaitan dengan page rank serta &lt;a href="http://sahabatfh86.blogspot.com/p/alexa.html"&gt;&lt;b&gt;Alexa&lt;/b&gt;&lt;/a&gt; ranknya, sehingga dengan  demikian akan membantu kita untuk memperlancar pencarian backlink sesuai  yang kita inginkan.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Kedua&lt;/b&gt;, pasang &lt;a href="http://sahabatfh86.blogspot.com/p/alexa.html"&gt;&lt;b&gt;Alexa&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;  widget pada  website/blog yang kita miliki, pemasangan widget ini  bermanfaat sekali  terutama membantu kita memantau perkembangan ranking  serta jumlah  links-in yang masuk ke website/blog yang kita miliki.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Ketiga&lt;/b&gt;, secara rutin  lakukan  posting tiap hari minimal 2 (dua) postingan, hendaknya  postingan ini  adalah postingan yang fresh dan bukan hasil copy-paste,  karena posting  rutin ini selain membantu merampingkan &lt;a href="http://sahabatfh86.blogspot.com/p/alexa.html"&gt;&lt;b&gt;Alexa&lt;/b&gt;&lt;/a&gt; rank juga dapat berfungsi  untuk membantu meningkatkan page-rank blog kita.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Keempat&lt;/b&gt;, setiap kali  selesai  melakukan posting artikel baru jangan lupa untuk melakukan ping  agar  tulisan-tulisan baru kita tersebut dapat segera terindeks. Cara  lain  juga dapat anda pergunakan yaitu dengan memanfaatkan situs-situs  semacam  Lintas Berita untuk mengiklankan artikel kita. Google Webmaster  dapat  juga dipergunakan untuk memperkenalkan artikel/postingan baru  kita.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Demikianlah sedikit panduan sederhana untuk merampingkan &lt;b&gt;&lt;a href="http://sahabatfh86.blogspot.com/p/alexa.html"&gt;Alexa&lt;/a&gt;&lt;/b&gt; rank yang tentu saja berkaitan dengan masalah &lt;i&gt;&lt;b&gt;traffic blog&lt;/b&gt;&lt;/i&gt; dan &lt;a href="http://caragampang21.blogspot.com/2012/03/cara-gampang-meningkatkan-pageviews.html"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;pageviews blog&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/a&gt;, sehingga tampak lebih sexy.&lt;/div&gt;</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEihx4vtiZQBm-623al29KEPBlW3O86_lKDmBCBQLuRH0V6KjD6k6FB9ceKYUwwz46bYVxWfeqCF6jsTqbm7xUh4jvrs01u-mtdS-gL4uOg799W1fxmkf0u97pqzdl7BnbpyXmwbZhwMYv66/s72-c/ALEXA-2.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>FH86 : TIGA CARA AMPUH UNTUK MERAJUT PEAK PERFORMANCE</title><link>http://sahabatfh86.blogspot.com/2012/03/tiga-cara-ampuh-untuk-merajut-peak.html</link><category>kepribadian</category><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><pubDate>Thu, 8 Mar 2012 17:11:00 -0800</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6654725852399307929.post-6743566493254240328</guid><description>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgWa8kgXBd3Emy9msBZcPpQI0jtag5cstH-HgZbR-2SDK0m9DGnkeXO-jSkPSWTytCR_FFabfH6T7TFBbba6FlJdE3zKM3VzS2EsfPkHt-JyNL29H1pcoi1jWG70t-vbiPv3ZChds4QBSGn/s1600/PEAK.jpg" imageanchor="1" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="200" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgWa8kgXBd3Emy9msBZcPpQI0jtag5cstH-HgZbR-2SDK0m9DGnkeXO-jSkPSWTytCR_FFabfH6T7TFBbba6FlJdE3zKM3VzS2EsfPkHt-JyNL29H1pcoi1jWG70t-vbiPv3ZChds4QBSGn/s200/PEAK.jpg" width="158" /&gt;&lt;/a&gt;Ketika sebuah organisasi dipenuhi  dengan segenap anggota yang memiki talenta melimpah dan cakap dalam menggelontorkan  kinerja unggul, tentu saja organisasi itu akan mekar dan bisa terus merajut  parade keberhasilan, dengan syarat pengelolaan atau manajemen organisasinya  berada dalam kondisi baik dan sehat serta dikelola oleh orang-orang yang  kompeten di bidangnya masing-masing. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Disana terbentang sebuah arena dimana setiap individu didalamnya mampu masuk dalam siklus peak performance : parade keberhasilan itu akan kian mengembangkan tingkat kompetensi anggotanya; dan level kompetensi yang kian menjulang pada gilirannya akan melahirkan keberhasilan baru. Demikian seterusnya, hingga terbentang lingkaran keberhasilan tanpa henti (never ending journey of reaching greatness). Dalam buku bagus bertajuk &lt;a href="http://www.amazon.com/Drive-Surprising-Truth-About-Motivates/dp/1594488843" target="_blank"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: windowtext; text-decoration: none;"&gt;Driving : The Surprising Truth about What Motivates Us&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;, penulisnya Daniel Pink, mendedahkan tiga unsur sejati yang bisa membentuk lelakon peak performance itu. Kita akan membahasnya secara segar disini. Di blog yang keren ini.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;Daniel Pink bilang, peak performance hanya akan merebak kala kita bisa mengenggam elemen pertama, yakni :&lt;b&gt; job autonomy&lt;/b&gt;. Artinya, kita memiliki sejenis kebebasan (freedom) dan otonomi untuk menentukan pola kerja apa yang terbaik menurut pengalaman dan analisa kita. Potensi kita biasanya akan layu dan gagal melentik kala terlalu banyak aturan yang kaku dan menekan. Kala situasi kerja cenderung bersifat otoriter dan membatasi ekspresi kreativitas kita. &lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Job autonomy kian penting ketika kita dihadapkan pada sifat pekerjaan yang kompleks; dan melibatkan beragam variable yang saling berinteraksi. Dengan otonomi, kita bisa leluasa mengajukan beragam inisiatif, serta menentukan teknik dan cara kerja apa yang menurut kita – sebagai pelakunya langsung – paling baik. Dan persis di titik itulah, benih-benih peak performance mulai ditabur. Itulah kenapa jika Anda berperan sebagai atasan/leader, maka tugas Anda adalah bagaimana menyodorkan otonomi yang konstruktif kepada para bawahan Anda. &lt;i&gt;&lt;b&gt;Empowering&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;, begitu bahasa kampungnya. Berikan ruang bagi para anggota untuk leluasa mengekspresikan gagasan, dan juga ruang untuk mengimplementasikan insiatifnya.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Elemen yang kedua untuk mereguk puncak kinerja adalah ini : &lt;b&gt;mastery&lt;/b&gt;. Atau sebuah kecakapan yang mumpuni untuk menuntaskan pekerjaan yang dilakoninya. Dan mastery hanya akan bisa merebak kala kita sadar dan tahu dimana kekuatan skills kita (strenghts); dan kemudian&lt;b&gt; &lt;/b&gt;&lt;i&gt;tiap hari berjibaku untuk menggerinda skills itu agar makin tajam terasah&lt;/i&gt;. Jadi pertanyaan saya sekarang adalah ini : lalu apa kira-kira set of skills yang menjadi kekuatan Anda saat ini? &lt;b&gt;Apa jenis skills Anda yang bisa Anda banggakan, &lt;/b&gt;dan diakui oleh rekan-rekan kerja Anda? Kalau jawabannya tidak ada, mohon berhentilah sejenak membaca tulisan ini. Hela-lah napas dalam-dalam, reguk secangkir teh hangat yang ada di depan Anda. Dan lalu tidurlah, tidur dalam mimpi panjang ketidakberdayaan yang selama ini telah Anda lalui dengan penuh kesia-siaan. (And then have a nice sleep, my friend….)&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Elemen ketiga atau yang terakhir yang diuraikan dalam buku Daniel Pink ini adalah : &lt;b&gt;sense of purpose&lt;/b&gt;. Atau sebuah visi dan tujuan pekerjaan yang jelas dan inspiring. Tujuan yang tidak hanya jangka pendek dan bersifat ekonomi. Namun tujuan yang penuh makna dan mungkin bisa memberikan sumbangan bagi kehidupan yang lebih baik. Ketika saya bekerja menyusun dan menjual &lt;b&gt;slide presentasi&lt;/b&gt;, tujuan saya tidak semata untuk keuntungan semata. Namun ia juga ditautkan dengan niat untuk berbagi ilmu pengetahuan demi kehidupan yang lebih mencerdaskan (sic).&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Demikianlah, seorang tukang listrik yang trampil dan bekerja untuk PLN – ia tidak sekedar mengulik kabel, namun sejatinya ia bekerja untuk menerangi negeri ini (meski kadang listriknya masih byar pet). Seorang operator di Telkomsel mungkin tidak hanya sekedar memelihara menara BTS, namun ia punya tujuan mulia : membuat anak bangsa dari Sabang ke Merauke bisa saling berkomunikasi. Dan analis kredit di bank juga sejatinya punya tujuan indah : membuat ekonomi masyarakat bisa kian tumbuh makmur. Tujuan kerja yang penuh kemuliaan. Ini yang akan memberi lentingan spesial bagi kita untuk merajut puncak keunggulan (peak performance).&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Demikianlah tiga elemen kunci yang dibahas dengan menarik dalam buku Daniel Pink. Inilah tiga kidung yang akan bisa membuat kita mampu menari dalam karnaval keunggulan : &lt;b&gt;autonomy, mastery dan sense of purpose.&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgWa8kgXBd3Emy9msBZcPpQI0jtag5cstH-HgZbR-2SDK0m9DGnkeXO-jSkPSWTytCR_FFabfH6T7TFBbba6FlJdE3zKM3VzS2EsfPkHt-JyNL29H1pcoi1jWG70t-vbiPv3ZChds4QBSGn/s72-c/PEAK.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item></channel></rss>