<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" standalone="no"?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><rss xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd" version="2.0"><channel><title>Be Better!</title><description>Kumpulan Tips untuk Lebih Punya Taste</description><managingEditor>noreply@blogger.com (Unknown)</managingEditor><pubDate>Thu, 23 Jul 2026 23:01:55 -0700</pubDate><generator>Blogger http://www.blogger.com</generator><openSearch:totalResults xmlns:openSearch="http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/">61</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex xmlns:openSearch="http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/">1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage xmlns:openSearch="http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/">25</openSearch:itemsPerPage><link>http://sukubunga.blogspot.com/</link><language>en-us</language><itunes:explicit>no</itunes:explicit><itunes:subtitle>Kumpulan Tips untuk Lebih Punya Taste</itunes:subtitle><itunes:owner><itunes:email>noreply@blogger.com</itunes:email></itunes:owner><item><title>15 Tips Membeli Mobil Baru &amp; Bekas</title><link>http://sukubunga.blogspot.com/2011/07/15-tips-membeli-mobil-baru-bekas.html</link><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><pubDate>Fri, 8 Jul 2011 21:33:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-2150722930855966525.post-5049048792328313416</guid><description>Punya keinginan membeli mobil merupakan salah satu kebutuhan masyarakat  saat ini. Membeli mobil baru atau pun bekas tentunya perlu ketelitian  dan kejelian dari calon pembeli. Banyak para pembeli baik itu mobil baru  atau pun mobil bekas yang tidak memperhatikan hal-hal mendasar dalam  membeli mobil. Berikut akan saya sajikan beberapa tips yang bermanfaat  ketika anda akan membeli mobil baru atau bekas :&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style="color: #cc0000; font-family: Verdana,sans-serif; text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: medium;"&gt;&lt;b&gt;Tips Membeli Mobil Baru&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #cc0000; font-family: Verdana,sans-serif; text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: medium;"&gt;&lt;b&gt;(Termasuk Dari Dealer)&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://www.iniunik.web.id/" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;" title="15 Tips Membeli Mobil Baru dan Bekas - www.iniunik.web.id"&gt;&lt;img alt="15 Tips Membeli Mobil Baru dan Bekas - www.iniunik.web.id" border="0" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjhn76ZJQaukIA4XtTSeusoBBb_8iK1B0xdzof9DCYTX9MH51A2SMes4XXzIU75bohzUOvF3qWiEvv2dXklVnEGXS93eNCGIY3o1LtR9ZxALkQ7R5ydktFzmiVC259KMKHt6DTdTOu97P4r/s200/Bursa+Mobil+Bekas+6.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
Membeli mobil baru bisa menjadi proses yang menegangkan. Mobil bisa  menjadi salah satu aset termahal yang pernah Anda beli. Memiliki mobil  baru adalah dambaan setiap orang, ketika tiba waktunya untuk membeli  mobil pertama di saat usia mencukupi untuk mendapatkan Surat Izin  Mengemudi (SIM), muncullah masalah baru. Mobil apakah yang harus dibeli ?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Anak-anak muda biasanya menginginkan mobil yang bisa dibawa ngebut atau  mobil yang mempunyai model yang keren, sebaliknya orangtua menginginkan  mobil yang aman dengan harga yang tidak terlalu mahal. Jadi mobil apakah  yang paling ideal untuk anak muda? Tentu saja mobil yang aman menjadi  prioritas nomer satu, selain itu mobil yang irit patut dipertimbangkan  mengingat harga bahan bakar yang semakin lama semakin mahal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Beberapa orang tidak mau berlama-lama dan langsung membeli, sedang yang  lain menikmati proses tawar-menawar dan menggali informasi lebih detail  dari dealer untuk mendapatkan penawaran terbaik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kalau kocek anda tebal, mungkin urusan menentukan mobil terbaik dan  ideal untuk anda dan keluarga, tidaklah menjadi masalah. Bosen yang satu  tinggal dijual kemudian hari. Namun jika tabungan keluarga pas-pasan  bagaimana ?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif;"&gt;&lt;b&gt;1. Alasan Anda Membeli Mobil&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
Apa tujuan anda membeli mobil? Sebagai alat transportasi keluarga  (fungsional), sebagai sarana pencitraan diri (lifestyle) atau sebagai  hobby? Jika alasan anda memiliki mobil adalah sebagai sarana  transportasi keluarga, cobalah menilik mobil-mobil multi purpose seperti  Kijang Innova atau Toyota Avanza. Namun jika anda ingin menciptakan  image tentang lifestyle anda dan keluarga cobalah untuk mempelajari  mobil-mobil macam Camry, Altis atau yang “anak muda” seperti Yaris.&lt;br /&gt;
Sedangkan jenis alasan yang ketiga biasanya muncul ketika seseorang sudah memiliki mobil lainnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif;"&gt;&lt;b&gt;2. Datang ke Dealer Mobil&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
Ada banyak dealer mobil dengan berbagai jenis kendaraan. Ada&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Honda,&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Toyota,&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Nissan,&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;General Motor,&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Ford,&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Mazda,&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Proton,&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Suzuki,&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Daihatsu&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;BMW&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Lexus&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Peugeout&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;&lt;br /&gt;
Di dealer kita dapat melihat-lihat fisik mobil bahkan bila diijinkan  kita bisa test drive. Kita akan dipandu oleh sales mobil mengenai  spesifikasi mobil, keunggulan dan kegunaannya, dan tentu saja harga  mobilnya, siapa tahu sales ini akan memberikan diskon dan berbagai bonus  untuk Anda. Simpan kartu nama dan nomor kontak sales tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif;"&gt;&lt;b&gt;3. Diskusikan Anggaran dan Siapakan Dana minimal 20 % dari Harga Mobil&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
Siapkan anggaran untuk membeli mobil. Ini merupakan jawaban yang bodoh.  Di mana-mana kalau mau beli barang kudu pakai uang. Namun kita bisa  membeli mobil dengan uang lebih sedikit. Uang yang sedikit ini kita  sebut sebagai uang muka atau Down Payment.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Berapa DP yang diperlukan untuk membeli mobil baru? Tergantung dari  harga mobilnya. Misalkan harga mobil 200juta. Saat ini dealer mobil lagi  gencar promosi pembelian mobil dengan DP rendah 10-20%. Bahkan ada yang  DP 0%. Jadi apabila harga mobil 200juta, maka DP 10% dari 200juta  adalah 20juta. DP 10% merupakan dana yang paling minim, maka saya  anjurkan paling tidak punya uang 20%  dari harga mobil.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mendiskusikan anggaran bisa menjadi jalan untuk medapatkan harga lebih  miring. Misalkan sebuah mobil berharga 100 juta, sedang uang Anda hanya  95 juta. Dealer mungkin bisa memberikan harga dan penawaran khusus.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak semua dealer membanderol harga yang kaku. Negosiasi yang cerdik mungkin bisa memberi keuntungan kepada Anda.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif;"&gt;&lt;b&gt;4. Model&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
Jangan terpaku untuk memilih model yang paling populer, biasanya anda  bisa mendapatkan mobil yang lebih baru tahunnya dengan bujet yang lebih  sedikit.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif;"&gt;&lt;b&gt;5. Pilih Produk Yang Unggul&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
Misalnya, bahan bakar yang irit, mesinnya yang bandel dan suku cadang  yang mudah didapatkan. Tetapi, Anda juga harus mempertimbangkan secara  cermat setiap keunggulan produk yang ditawarkan tersebut. Karena itu,  perlu pertimbangan yang matang untuk memutuskannya, baik melalui riset,  meminta pendapat orang maupun lainnya&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif;"&gt;&lt;b&gt;6. Suku Cadang Mudah Didapat&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
Banyak mobil yang dijual di pasar tidak dilengkapi dengan suku cadang  (spare-parts). Jika Anda membeli mobil seperti ini, dan pada suatu saat  muncul masalah, Anda tentu akan menghadapi kesulitan. Masalah ini harus  diperhatikan betul oleh calon pembeli. Sebab, sekali melangkah, tanpa  mempertimbangkan keberadaan suku cadang, maka kesulitas Anda akan  semakin panjang. Dalam hal ini, mobil-mobil keluaran Jepang -seperti  Honda, Toyota, Mitsubisi, Suzuki- lebih mudah dalam mendapatkan suku  cadang-suku cadangnya. Kadang antara merk satu dengan merk yang lainnya  bisa di adjust dan saling mendukung. Lain halnya dengan mobil-mobil  keluaran eropa -seperti BMW, Mercedez dsb- yang agak sulit dalam  memperoleh suku cadangnya dengan harga-harga murah. Dimana satu spare  part untuk satu merk.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif;"&gt;&lt;b&gt;7. Jangan Tergiur dengan Tawaran&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
Banyak produsen yang menawarkan berbagai macam kelebihan dan keunggulan  sebuah produk. Namun, Anda sebagai calon pembeli, hendaknya jangan mudah  tergiur dengan berbagai tawaran tersebut. Pertimbangkan keutungan dan  kerugian yang ada di balik penawaran tersebut. Selain itu pertimbangkan  pula kemudahan saat membeli kendaraan atau mobil baru tersebut. Seperti  masalah garansi, dealer resmi di kota Anda, service dan ketersediaan  suku cadang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif;"&gt;&lt;b&gt;8. Biaya Pembelian&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
Biaya pembelian murah Selain itu, periksa pula ongkos pemeliharaan dan  perbaikan dari mobil-mobil prospektif di masa datang. termasuk ongkos  bahan bakar, penyetelan reguler, perbaikan kecil maupun biaya pajak  tahunan (biaya perpanjangan STNK). Perhitungan tinggi-rendahnya biaya  pajak ditentukan diantaranya oleh tahun keluaran,merk dan kapasitas  mesinnya -1600 cc akan berbeda perhitungan dengan 2000 cc&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif;"&gt;&lt;b&gt;9. Purna Jual&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
Sebagai tambahan dari poin-poin sebelumnya adalah bagaimana prospek  harga purna jualnya, apakah tetap tinggi ataukah malah ‘jatuh’. Sebagai  gambaran kasar, type mobil seperti toyota kijang, honda jazz dan mobil  niaga keluaran Jepang lainnya masih menduduki peringkat pertama dalam  hal purna jual. Sedangkan untuk type sedan, kembali mobil Jepang lebih  bagus prospeknya dibanding harga purna jual mobil-mobil keluaran Eropa,  seperti BMW, Mercedes, Peugeot, Volkswagen dan sebagainya&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pilihlah mobil-mobil yang popular di Indonesia untuk menjamin harga jual  kembali yang menguntungkan, ketersedian spare parts dan fasilitas  service yang lengkap. Pilih warna dan aksesoris yang banyak diminati.  Jangan sembrono memilih warna karena akan merugikan kelak. Demikian pula  aksesorisnya. Misalnya untuk mobil tersebut, varian yang menggunakan  transmisi automatic lebih populer, maka pilihlah varian itu. Informasi  semacam ini bisa diperoleh melalui sales di dealer mobil. Sadari  keterbatasan anggaran. Jangan tergiur membeli mobil yang lebih mewah.  Selain memberatkan anggaran, biaya perawatan dan operasional sehari-hari  relatif lebih mahal. Menentukan mobil yang ideal dan terbaik untuk  keluarga memang kadang harus disiasati sesuai kocek anda. Kalau perlu,  Anda harus mempelajari trend mobil yang sedang marak di Indonesia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif;"&gt;&lt;b&gt;10. Test Drive&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
Sebelum membeli Test drive memberi kesempatan calon konsumen mengetahui  kualitas dan kemampuan mobil yang hendak dibelinya. Banyak hal yang bisa  diketahui dari test drive mobil baru. Tidak hanya sekedar ‘feeling  good’ dalam 10 menit berjalan-jalan di sekitar dealer. Mengetahui apa  yang harus diperhatikan sangat membantu untuk mendapatkan mobil yang  tepat. Tip ini akan membantu anda mengevaluasi dan menghindari kesalahan  yang umum terjadi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif;"&gt;&lt;b&gt;11. Ramah Tapi Tegas&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
Ketika pergi ke dealer, tenaga penjual akan mencoba bersikap amat ramah.  Sebagai pembeli tentu kita juga mesti bersikap baik, namun jangan  pernah merasa berutang budi akan keramahan tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pastikan bahwa Anda tidak dapat ‘diintimidasi’ untuk harus melakukan pembelian.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif;"&gt;&lt;b&gt;12. Tanyakan Tentang Penawaran Khusus&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
Penawaran khusus bisa berupa apa saja, seperti paket pembiayaan,  garansi, dan sebagainya. Tanyakan juga tentang diskon khusus, atau  hadiah pembelian.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bisa saja dealer memiliki lebih dari satu skema pembiayaan (kredit). Pilih salah satu yang sesuai dengan Anda.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif;"&gt;&lt;b&gt;13. Menawar&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
Meskipun dealer memasang label harga, bukan berarti harga tersebut fix.  Dengan mengajukan penawaran, mungkin Anda akan mendapat harga yang lebih  miring.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ini bukan proses yang mudah terutama jika Anda sedikit malu-malu. Tarik  napas dalam-dalam dan ajukan penawaran, mungkin Anda akan mendapatkan  harga terbaik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif;"&gt;&lt;b&gt;14. Mendatangi Beberapa Dealer&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
Ketika datang ke satu dealer, tidak ada kewajiban Anda harus membeli  disana. Mendatangi beberapa dealer untuk melakukan survei amat  dianjurkan agar Anda mendapatkan penawaran dan pelayanan terbaik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif;"&gt;&lt;b&gt;15. Dimana Mobil Diparkir&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
Bila mobil sering diparkir di tempat umum sebaiknya memilih mobil yang  bukan merupakan mobil yang sering menjadi sasaran pencuri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style="color: #cc0000; font-family: Verdana,sans-serif; text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: medium;"&gt;&lt;b&gt;Tips Membeli Mobil Bekas&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #cc0000; font-family: Verdana,sans-serif; text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: medium;"&gt;&lt;b&gt;(Termasuk Dari Dealer)&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://www.iniunik.web.id/" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;" title="15 Tips Membeli Mobil Baru dan Bekas - www.iniunik.web.id"&gt;&lt;img alt="15 Tips Membeli Mobil Baru dan Bekas - www.iniunik.web.id" border="0" height="240" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh8V4g2sxwhspeZA2RpfkvEK3Hy1x5wEGKH5x5GVmvSbD0RTEK1Ep5Xq5d1Av2-icCoocCgM20PrNfiSO95HK1vAKYKn4Mlpdclt5ilHFo6vFdd9uY_34E0yGKH8TcnfiyZ6ufSRKUi6qg/s320/14564_1265468591254_1065931418_836442_2429928_n.JPG" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
Membeli mobil bekas adalah salah satu solusi untuk mendapatkan mobil  layak pakai dengan harga yang terjangkau. Syukur-syukur jika kondisi  mesinnya terawat dan masih prima.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Membeli mobil bekas membantu Anda untuk lebih leluasa mencari mobil yang  paling sesuai dengan kebutuhan transportasi Anda. Bahkan kebutuhan  prestise. Anda juga bisa mendapatkan mobil berkualitas dengan harga  terjangkau. Asal tahu caranya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bila Anda sudah memilih mobil bekas atau sudah menentukan sejumlah  tipe/model dan merek, analisa kelebihan dan kekurangannya. Anda bisa  mendapatkan informasi dari teman yang pernah menggunakan mobil yang  diincar. Bisa juga dari situs-situs otomotif dan klub-klub otomotif yang  ada.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Cari informasi sebanyak-banyaknya dari masing-masing merek itu termasuk  resale value, performa, layanan perbaikan dan harga/ketersediaan  komponennya. Dari sana Anda bisa menentukan memilih mobil bekas mana  yang benar-benar sesuai dengan keinginan dan performa-nya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hanya saja, maraknya kasus curanmor (pencurian kendaraan bermotor)  membuat Anda harus lebih waspada saat akan membeli mobil bekas.  Alih-alih ingin membeli mobil berkualitas dengan harga terjangkau malah  dituduh sebagai penadah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dalam proses membeli mobil bekas adalah menilai secara detail kebutuhan  transportasi Anda. Pertanyaan-pertanyaan di bawah ini bisa membantunya :&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif;"&gt;&lt;b&gt;1. Tujuan Membeli Mobil&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
Tentukan jenis mobil yang akan dibeli berdasarkan penggunaannya.  Misalkan, bila digunakan untuk menjemput anak sekolah, pilih mobil yang  menawarkan ruang lega. Atau untuk keperluan transportasi kerja, pilih  yang nyaman dan irit bahan bakar. Gaya hidup Anda juga berperan  menentukan jenis mobil yang akan dibeli.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Apakah kebutuhan mobil untuk keluarga, bisnis, kalau untuk keluarga  pilihlah mobil yamg bisa memuat 7-10 orang atau MPV. Kalua untuk bisnis  bisa memilih mobil pickup atau yang lebih besar, sesuaikan dengan  kapasitas barang yang diangkut nantinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif;"&gt;&lt;b&gt;2. Pertimbangkan Usia Kendaraan&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
Jangan membeli mobil yang terlalu tua tahunnya walau dengan jumlah km  yang lebih sedikit. Mobil dengan tahun yang lebih tua biasanya tidak  mempunyai standard keamanan yang sama dibandingkan dengan mobil yang  lebih modern.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif;"&gt;&lt;b&gt;3. Tentukan Fitur-Fitur Yang Harus Ada&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
Jika yang anda cari fitur carilah mobil bekas yang memiliki fasilitas  seperti AC, aneka macam power, CD charger dll. Tulis semua dalam list.  Termasuk pula fitur-fitur safety seperti rem ABS, airbag, child door  lock, dll.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif;"&gt;&lt;b&gt;4. Hitung Berapa Besar Kemampuan Finansial Untuk Membeli Mobil&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
Termasuk uang muka dan pembayaran bulanan bila kredit. Sebesar apapun  keinginan, kepala harus tetap dingin dalam memilih mobil bekas.  Tinggalkan penjual bila harga yang ditawarkan terlalu tinggi, meskipun  mobil impian Anda sudah menunggu. Kemampuan negoisasi Anda akan terasah  dengan berjalannya waktu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pastikan Anda tahu harga pasaran mobil bekas yang diincar, dan mulailah  menawar dibawah harga itu. Lebih mudah menaikkan tawaran Anda daripada  menurunkannya. Informasi harga mobil bekas juga bisa didapat dari  situs-situs otomotif.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketika mengumpulkan data harga-harga saat memilih mobil bekas, jangan  serta merta mempercayai hasil data tersebut. Ingat, semua penjual pasti  mengharapkan keuntungan. Jadi, rata-rata hargapun sudah merupakan harga  yang dinaikkan atau belum tentu merupakan harga pasar mobil bekas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif;"&gt;&lt;b&gt;5. Tempat Pembelian&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
Tempat teraman dan terbaik untuk membeli mobil bekas adalah show room  atau dealer mobil bekas terpercaya yang bisa memberikan garansi kepada  pembeli atau penjual perorangan yang direkomendasi oleh orang yang Anda  percayai.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif;"&gt;&lt;b&gt;6. Jangan Mudah Terbujuk&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
Jangan gampang terbujuk pada penjual yang menawarkan mobil bekas dengan  harga yang kelewat murah atau menawarkannya di bawah harga pasaran.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif;"&gt;&lt;b&gt;7. Hati-Hati Mobil Anda Hasil Kriminal&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Lazimnya, mobil curian atau mobil yang bermasalah akan ditawarkan dengan sangat murah agar cepat laku.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Hindari membeli mobil bekas yang tidak jelas asal usul dan pemiliknya.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Jangan percaya begitu saja bila ia mengatakan BPKB (Bukti Pemilikan  Kendaraan Bermotor) yang asli hilang dan yang ada hanya salinan.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Periksa kelengkapan surat-surat kendaraan seperti STNK (Surat Tanda  Nomor Kendaraan) dan BPKB (Bukti Pemilikan Kendaraan Bermotor) ke Kantor  Direktorat Lalu Lintas Polda setempat.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Datanglah ke bagian Tata Usaha STNK dan BPKB Kantor Samsat di Polda  setempat untuk mengecek apakah mobil yang Anda beli sedang tidak  bermasalah atau pernah masuk dalam daftar blokir (mobil hilang).&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Periksa pula kesesuaian surat-surat dengan nomor mesin, nomor rangka, dan nomor BPKB kendaraan yang hendak dibeli.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Hal ini untuk menghindari surat-surat kendaraan tersebut adalah hasil pemalsuan.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Mintalah salinan KTP atau identitas penjualnya, catat alamat dan  nomor telepon si penjual mobil yang mudah dihubungi jika sewaktu-waktu  Anda membutuhkan data untuk mengurus surat-surat kendaraan.&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif;"&gt;&lt;b&gt;8. Tahu Riwayat Mobil Yang Akan Dibeli&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
Harus di ingat, dalam memilih mobil bekas bisa juga berarti membeli  problem orang lain. Pastikan Anda mengetahui sejarah mobil ini termasuk  perawatannya. Hal ini bisa diketahui dari kartu perawatan mobil. Gali  informasi sedetail mungkin termasuk apakah pernah terendam banjir,  kecelakaan, turun mesin dll. Sebelum memutuskan untuk membelinya,  mintalah mekanik ahli untuk memeriksanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Periksa latar belakang mobil tersebut. Hal ini tidak akan memberikan  jaminan bahwa mobil tersebut OK untuk dibeli, namun bisa saja Anda  mendapatkan informasi penting semisalnya; ternyata mobil tersebut sudah  pernah mengalami tabrakan yang parah atau odometernya sudah pernah  dirubah, dll.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jangan pernah membeli mobil bekas tabrakan yang parah, terutama yang  terkena tabrakan frontal. Akan ada banyak masalah yang timbul belakangan  akibat dari tabrakan parah tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif;"&gt;&lt;b&gt;9. Ajak Teman dan Jangan Bimbang&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
Minta tolong rekan Anda yang lebih pandai dalam hal membeli mobil untuk membantu Anda memilih mobil bekas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jangan membeli mobil tersebut jika Anda masih merasa bimbang. Kalau  menurut Anda mesinnya agak berisik, transmisinya kurang halus, agak  berkarat, dan sebagainya. Lebih baik Anda mencari mobil bekas lainnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jangan terlalu skeptis dan kasar terhadap penjual mobil tersebut.  Walaupun kita kurang percaya kepada penjual mobil, namun banyak juga  penjual mobil yang benar-benar jujur.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tetaplah berpendirian, namun jangan kasar, bersikaplah baik kepada mereka dan mereka pasti siap membantu Anda.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif;"&gt;&lt;b&gt;10. Jangan Langsung Membeli Mobil Bekas Saat Anda Pertama Kali Melihatnya&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
Bersabarlah !!! Coba dulu mobil tersebut, biasanya masalah akan terdeteksi jika mobil dicoba di jalan terlebih dahulu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jangan percaya langsung jika pemilik berkata bahwa mobil ini tangan  pertama dan hanya dipakai di jalan tol saja. Kemungkinannya adalah mobil  tersebut adalah bekas dari perushaan rental.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif;"&gt;&lt;b&gt;11. Cek Fisik Mobil Baru&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
Ketika mobil akan diambil atau di antar ke rumah perhatikan kondisi  fisik mobil. Apakah ada yang penyok /baret ,  kondisi aki, kondisi ac,  semuanya cek list ini ada di buku servis kendaraan Anda, dan  ditandatangani oleh sales mobil dengan persetujuan Anda. Pastikan pula  bonus-bonus yang dijanjikan oleh sales, ada pada Anda.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jangan beli mobil yang mana Anda harus melakukan "sedikit" perbaikan,  karena kenyataannya Anda harus melakukan perbaikan sana-sini tanpa  henti-hentinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jangan membeli mobil yang bekas terkena banjir. Air dapat menyebakan  mobil tersebut berkarat, kerusakan perangkat elektronik, kerusakan pada  transmisi, dan sebagainya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif;"&gt;&lt;b&gt;12. Test Drive Itu Penting&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
Usahakan Anda mendapat kesempatan melakukan test drive sejauh mungkin  dengan aneka variasi jalan. Bisa juga mencoba ke daerah dimana mobil itu  akan sering digunakan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Buka tutup mesin dan perhatikan apakah ada pipa yang bocor, belt yang  aus, oli yang berceceran. Duduklah di kursi pengemudi, dan periksa  apakah seluruh indikator bekerja baik, demikian pula lampu indikator.  Periksa juga tanda-tanda kerusakan karena air (lihat tip cegah bencana  susulan). Periksa sistem safety, mulai dari seat belt, head restrain,  struktur atap, child seat anchor. Demikian pula jarak pandang dan daya  pancar lampu utama. Hal itu bisa dilakukan saat test drive. Cobalah  untuk mengendarai mobil pada kecepatan 60 – 80 km/jam dan rasakan apakah  pergantian gigi bisa lembut, kemudi selalu lurus, ketika direm tetap  stabil, dan ketika menikung juga smooth.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hati-hati dengan pemalsuan odometer. Hal ini sering dilakukan penjual  nakal yang ingin meningkatkan value mobil yang dijualnya. Jadi jangan  tertipu dengan angka-angka yang tertera di odometer. Pastikan hal ini  saat memilih mobil bekas, karena sebagian besar dari kita sering merasa  senang dengan odometer rendah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif;"&gt;&lt;b&gt;13. Penentuan Tipe (Karena Pertimbangan Kelebihan dan Kekurangan)&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
Bila Anda sudah menentukan sejumlah tipe/model dan merek, analisa  kelebihan dan kekurangannya. Anda bisa mendapatkan informasi dari teman  yang pernah menggunakan mobil yang diincar. Bisa juga dari situs-situs  otomotif dan klub-klub otomotif yang ada. Cari informasi  sebanyak-banyaknya dari masing-masing merek itu termasuk resale value,  performa, layanan perbaikan dan harga/ketersediaan komponennya. Dari  sana Anda bisa menentukan mobil mana yang benar-benar sesuai.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif;"&gt;&lt;b&gt;14. Cara Pembelian&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
Tunai atau Kredit. Untuk Pembelian mobil secara kredit, kita harus  memperhitungkan untuk biaya DP (Down Payment) dan uang cicilan perbulan,  sesuaikan dengan kemampuan financial Anda.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sekarang tiba waktunya untuk menyiapkan pembayaran mobil baru Anda. Bila  memilih melakukan kredit, yang paling aman adalah menentukan dulu  berapa besar kemampuan keuangan untuk membayar angsuran bulanan. Cara  yang gampang, angsuran tidak boleh lebih dari 20% penghasilan per bulan  setelah dipotong pengeluaran. Perhitungkan juga biaya perawatan, pajak,  asuransi dan operasional.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bayarlah uang muka setidaknya 10% dari harga mobil. Kurang dari itu,  penyedia kredit akan meragukan kemampuan finansial Anda. Jadi kalau Anda  punya uang cash, lebih baik pakai untuk uang muka. Langkah ini juga  akan mengurangi beban utang pokok yang berkaitan dengan angsuran  bulanan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif;"&gt;&lt;b&gt;15. Urus Surat-Surat Kelengkapan Segera&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
Setelah mobil dibeli, segera urus surat-surat kendaraan tersebut atas nama Anda (balik nama). &lt;br /&gt;
&lt;div style="background-color: transparent; border: medium none; color: black; overflow: hidden; text-align: left; text-decoration: none;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjhn76ZJQaukIA4XtTSeusoBBb_8iK1B0xdzof9DCYTX9MH51A2SMes4XXzIU75bohzUOvF3qWiEvv2dXklVnEGXS93eNCGIY3o1LtR9ZxALkQ7R5ydktFzmiVC259KMKHt6DTdTOu97P4r/s72-c/Bursa+Mobil+Bekas+6.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Tips Membeli Mobil Bekas Dengan Cerdas</title><link>http://sukubunga.blogspot.com/2011/07/tips-membeli-mobil-bekas-dengan-cerdas.html</link><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><pubDate>Fri, 8 Jul 2011 21:27:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-2150722930855966525.post-8115011941211366775</guid><description>&lt;div class="content"&gt;      &lt;div id="post_message_4720"&gt;       &lt;blockquote class="postcontent restore "&gt;        membeli mobil bekas membantu Anda untuk lebih leluasa mencari  mobil yang paling sesuai dengan kebutuhan transportasi Anda. Bahkan  kebutuhan prestise. Anda juga bisa mendapatkan mobil berkualitas dengan  harga terjangkau. Asal tahu caranya.&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;br /&gt;
Langkah pertama dalam proses membeli mobil bekas adalah menilai secara detail kebutuhan transportasi Anda&lt;/b&gt;. Pertanyaan-pertanyaan di bawah ini bisa membantunya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;1. Tujuan membeli mobil:&lt;/b&gt; tentukan jenis mobil yang akan dibeli  berdasarkan penggunaannya. Misalkan, bila digunakan untuk menjemput anak  sekolah, pilih mobil yang menawarkan ruang lega. Atau untuk keperluan  transportasi kerja, pilih yang nyaman dan irit bahan bakar. Gaya hidup  Anda juga berperan menentukan jenis mobil yang akan dibeli.&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;br /&gt;
2. Tentukan fitur-fitur yang harus ada,&lt;/b&gt; seperti AC, aneka macam  power, CD charger dll. Tulis semua dalam list. Termasuk pula fitur-fitur  safety seperti rem ABS, airbag, child door lock, dll.&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;br /&gt;
3. Hitung berapa besar kemampuan finansial untuk membeli mobil,&lt;/b&gt; termasuk uang muka dan pembayaran bulanan bila kredit.&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;br /&gt;
Bila Anda sudah menentukan sejumlah tipe/model dan merek, analisa kelebihan dan kekurangannya.&lt;/b&gt;  Anda bisa mendapatkan informasi dari teman yang pernah menggunakan  mobil yang diincar. Bisa juga dari situs-situs otomotif dan klub-klub  otomotif yang ada. Cari informasi sebanyak-banyaknya dari masing-masing  merek itu termasuk resale value, performa, layanan perbaikan dan  harga/ketersediaan komponennya. Dari sana Anda bisa menentukan mobil  mana yang benar-benar sesuai.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Jika sudah memutuskan mobil mana yang akan dibeli, inilah rambu-rambunya:&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;- Sebesar apapun keinginan, kepala harus tetap dingin. &lt;/b&gt;Tinggalkan  penjual bila harga yang ditawarkan terlalu tinggi, meskipun mobil  impian Anda sudah menunggu. Kemampuan negoisasi Anda akan terasah dengan  berjalannya waktu.&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;br /&gt;
- Pastikan Anda tahu harga pasaran mobil yang diincar, dan mulailah menawar dibawah harga itu.&lt;/b&gt; Lebih mudah menaikkan tawaran Anda daripada menurunkannya. Informasi harga juga bisa didapat dari situs-situs otomotif.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;- Harus di ingat, membeli mobil bekas bisa juga membeli problem orang lain. &lt;/b&gt;Pastikan  Anda mengetahui sejarah mobil ini termasuk perawatannya. Hal ini bisa  diketahui dari kartu perawatan mobil. Gali informasi sedetail mungkin  termasuk apakah pernah tenggelam, kecelakaan, turun mesin dll. Sebelum  memutuskan untuk membelinya, mintalah mekanik ahli untuk memeriksanya.&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;br /&gt;
- Test drive itu penting. &lt;/b&gt;Usahakan Anda mendapat kesempatan  melakukan test drive sejauh mungkin dengan aneka variasi jalan. Bisa  juga mencoba ke daerah dimana mobil itu akan sering digunakan.&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;br /&gt;
- Buka tutup mesin dan perhatikan apakah ada pipa yang bocor, belt yang aus, oli yang berceceran. &lt;/b&gt;Duduklah  di kursi pengemudi, dan periksa apakah seluruh indikator bekerja baik,  demikian pula lampu indikator. Periksa juga tanda-tanda kerusakan karena  air (lihat tip cegah bencana susulan). Periksa sistem safety, mulai  dari seat belt, head restrain, struktur atap, child seat anchor.  Demikian pula jarak pandang dan daya pancar lampu utama. Hal itu bisa  dilakukan saat test drive. Cobalah untuk mengendarai mobil pada  kecepatan 60 – 80 km/jam dan rasakan apakah pergantian gigi bisa lembut,  kemudi selalu lurus, ketika direm tetap stabil, dan ketika menikung  juga smooth.&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;br /&gt;
- Hati-hati dengan pemalsuan odometer. &lt;/b&gt;Hal ini sering dilakukan  penjual nakal yang ingin meningkatkan value mobil yang dijualnya. Jadi  jangan tertipu dengan angka-angka yang tertera di odometer.&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;br /&gt;
- Sekarang tiba waktunya untuk menyiapkan pembayaran mobil baru Anda. &lt;/b&gt;Bila  memilih melakukan kredit, yang paling aman adalah menentukan dulu  berapa besar kemampuan keuangan untuk membayar angsuran bulanan. Cara  yang gampang, angsuran tidak boleh lebih dari 20% penghasilan per bulan  setelah dipotong pengeluaran. Perhitungkan juga biaya perawatan, pajak,  asuransi dan operasional.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bayarlah uang muka setidaknya 10% dari harga mobil. Kurang dari itu,  penyedia kredit akan meragukan kemampuan finansial Anda. Jadi kalau Anda  punya uang cash, lebih baik pakai untuk uang muka. Langkah ini juga  akan mengurangi beban utang pokok yang berkaitan dengan angsuran  bulanan.       &lt;/blockquote&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Tips Membeli Mobil Bekas</title><link>http://sukubunga.blogspot.com/2011/07/tips-membeli-mobil-bekas.html</link><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><pubDate>Fri, 8 Jul 2011 21:23:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-2150722930855966525.post-9182991820692050103</guid><description>Membeli mobil bekas merupakan salah satu alternatif bagi Anda  berkantong pas-pasan. Dengan kantong terbatas, Anda bisa mendapat  berbagai pilihan. Tapi ingat, Anda harus waspada dengan kondisi mobil  yang akan dibeli.&lt;br /&gt;
&lt;em&gt;&lt;br /&gt;
Senior Marketing Manager&lt;/em&gt; WTC Mangga Dua, Herjanto Kosasih memberikan tips bagi Anda yang hendak membeli mobil. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;em&gt;Pertama, &lt;/em&gt;bandingkan  mobil yang akan Anda beli dengan mobil lain yang sejenis. "Jangan cepat  puas kalau sudah melihat mobil yang Anda suka," kata Herjanto Kosasih  kepada &lt;em&gt;VIVAnews.com &lt;/em&gt;di Jakarta.&lt;em&gt; &lt;/em&gt;"Bandingkan dengan &lt;em&gt;showroom &lt;/em&gt;lainnya dan datangi satu-satu."&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;em&gt;Kedua, &lt;/em&gt;nyalakan mobil dan lihat asap knalpot. Jika mobil mengeluarkan asap, baik putih maupun hitam, pasti ada masalah pada mesinnya. &lt;br /&gt;
Selain itu perhatikan suara mesin, jika suara mesin terdengar besar  dan kencang maka jangan dibeli. "Cek juga olinya. Apakah dalam kondisi  baik? Apakah ada kebocoran di seal mesin?" katanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;em&gt;Ketiga, &lt;/em&gt;mobil bekas keluaran terbaru memiliki riwayat mobil yang terangkum dalam buku &lt;em&gt;service&lt;/em&gt;. Jika tidak ada, Anda patut waspada. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;em&gt;Keempat,&lt;/em&gt;  cek bodi mobil. Anda bisa membawa mobil ke tempat yang terkena sinar  matahari. Perhatikan pinggir-pinggir bodi dan lekukan mobil. Biasanya di  daerah-daerah tersebut rawan kerusakan.&lt;br /&gt;
Jika terjadi gradasi warna di pinggir bawah mobil, dapat dipastikan  mobil telah dicat ulang. "Perbedaan warna di lekukan mobil disebabkan  perbedaan cat baru dan lama," katanya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;em&gt;Kelima, &lt;/em&gt;waspada  apakah mobil curian atau bukan. Anda bisa mengecek langsung ke Kantor  Bersama Samsat terdekat. Anda juga bisa mengecek identitas mobil melalui  pesan singkat (SMS) ke 1717 untuk wilayah Jakarta dan 3977 untuk Jawa  Barat. (art)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sumber : VIVAnews</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>12 Tips Berhenti Merokok</title><link>http://sukubunga.blogspot.com/2011/07/12-tips-berhenti-merokok.html</link><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><pubDate>Mon, 4 Jul 2011 11:40:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-2150722930855966525.post-1390100139940104650</guid><description>Berhenti merokok memang tidak mudah, tapi bukan hal yang mustahil untuk  dilakukan. Banyak perokok yang telah berhasil berhenti merokok melalui  berbagai cara. Berikut adalah beberapa tips untuk membantu Anda memulai  lembar baru tanpa asap rokok.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;i&gt;1. Pahami alasan Anda untuk berhenti&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;
Keputusan  Anda untuk berhenti merokok memang sangat baik, tapi apakah Anda tahu  mengapa Anda melakukannya? Alasan umum seperti "merokok buruk bagi  kesehatan" saja terkadang tidak cukup. Untuk menciptakan tekad dan  motivasi diri yang kokoh, Anda butuh suatu alasan yang kuat dan bersifat  pribadi. Misalnya, mungkin Anda ingin melindungi keluarga Anda dari  bahaya racun yang disebabkan asap rokok? Mungkin juga Anda takut terkena  kanker paru-paru, atau Anda ingin terlihat Iebih muda dan merasa Iebih  sehat? Pilihlah suatu alasan yang cukup kuat bagi Anda untuk menjadi  pegangan di kala Anda menghadapi kesulitan nantinya saat berhenti  merokok.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;i&gt;2. Pilih terapi yang sesuai dengan kondisi Anda&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;
Anda  pernah mendengar istilah "cold turkey"? lstilah tersebut digunakan bagi  perokok yang berhenti merokok secara total dan langsung (tidak  bertahap). Mungkin cara ini terdengar menarik, Anda tinggal membuang  seluruh rokok Anda dan mendeklarasikan bahwa Anda sudah berhenti  merokok. Mudah bukan? Jangan salah, teknik "cold turkey"belum tentu  berhasil untuk semua orang, karena hal tersebut tidaklah mudah untuk  dilakukan. Di antara mereka yang berusaha berhenti merokok tanpa bantuan  terapi atau pengobatan, sebanyak 95% akhirnya kambuh lagi untuk  merokok. Ingat, merokok adalah suatu adiksi (kecanduan). Otak seorang  perokok membutuhkan nikotin lebih dan lebih lagi agar dapat  berkonsentrasi dengan baik. Ketika tidak ada asupan nikotin dari rokok  (karena perokok berhenti mendadak), gejala putus nikotin bisa terjadi,  dan dibutuhkan kesabaran dan motivasi yang sangat kuat untuk melawannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;i&gt;3. Berkonsultasilah dengan dokter Anda mengenai terapi berhenti merokok.&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di  pasaran memang terdapat beberapa produk untuk membantu mereka yang  ingin berhenti. Namun, produk-produk seperti permen karet atau nicotine  patch ini tidak selamanya efektif membantu Anda berhenti merokok, karena  produk ini pada esensinya hanya menjadi sumber nikotin lain untuk tubuh  Anda (tidak mengurangi atau menghentikan kecanduan nikotin). Saat ini  telah tersedia obat yang terbukti efektif untuk membantu berhenti  merokok. Cara kerjanya adalah dengan menduduki reseptor nikotin di otak,  sehingga ketika Anda merokok, nikotin yang masuk tidak lagi memberikan  rasa nikmat, dan pada akhirnya mengurangi minat Anda untuk merokok.  Selain itu obat ini juga membantu mengurangi gejala putus nikotin,  seperti depresi dan sulit berkonsentrasi. Untuk mengetahui Iebih lanjut  tentang terapi berhenti merokok termasuk penggunaan obat,  berkonsultasilah dengan dokter Anda. Ingat, obat ini termasuk obat  keras, jadi jangan gunakan obat ini tanpa pengawasan dokter.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;i&gt;4. Jangan lakukan perjuangan ini sendirian&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Perokok  yang memiliki semangat pun merasakan susahnya berhenti merokok tanpa  dukungan dari sekitarnya. Untuk berhenti merokok memang bukan suatu hal  yang mudah, dan dukungan dan keluarga, teman, rekan kerja, dan  lingkungan pergaulan lainnya menjadi faktor yang turut berperan penting  dalam mensukseskan usaha ini. Beritahukan kepada teman, keluarga, dan  rekan kerja Anda tentang niat Anda untuk berhenti. Dukungan mereka akan  sangat membantu Anda meraih kesuksesan dalam perjuangan Anda berhenti  merokok.&lt;br /&gt;
Anda juga bisa ikut bergabung dalam support group atau  berkonsultasi dengan konselor. Terapi perilaku adalah jenis konseling  yang membantu Anda mengidentifikasi dan melaksanakan strategi yang bisa  Anda terapkan untuk berhenti merokok. Gabungkan terapi perilaku ini  dengan terapi pengobatan lainnya untuk meningkatkan kemungkinan Anda  untuk sukses.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;i&gt;5. Hadapi stress dengan bijak&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Salah  satu alasan orang merokok adalah karena nikotin membuat mereka merasa  nyaman dan rileks. Ketika Anda berhenti merokok, Anda membutuhkan cara  lain untuk mengatasi stress. Tak ada salahnya Anda mencoba ke spa untuk  mendapatkan pijit terapi / relaksasi, mendengarkan lagu yang  menenangkan, atau mempelajari yoga. Sebisa mungkin, hindari situasi yang  membuat Anda stress selama minggu-minggu pertama Anda berhenti merokok.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;i&gt;6. Hindari kebiasaan yang mendorong Anda untuk merokok&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;
Beberapa  aktivitas tertentu dapat memicu keinginan Anda untuk merokok. Misalnya,  kebiasaan minum kopi di pagi hari sambil merokok. Jika Anda terbiasa  melakukannya, cobalah mengganti kopi dengan teh selama beberapa minggu.  Jika Anda terbiasa merokok setelah makan, cobalah mencari kegiatan lain  untuk dilakukan setelah makan, misalnya menyikat gigi atau mengunyah  permen karet bebas gula.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;i&gt;7. Bersihkan rumah Anda&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Buanglah  semua atribut rokok seperti bungkus rokok, asbak, dan korek api I  lighter Anda. Cuci semua baju I pakaian yang berbau rokok, dan bersihkan  karpet, gorden, dan perabotan lain yang dibuat dari kain yang dapat  menyerap bau rokok. Gunakan pengharum dan penyegar ruangan untuk  membantu Anda menghilangkan bau rokok di rumah Anda, sebab bau rokok  akan merangsang Anda untuk kembali merokok.&lt;br /&gt;
&lt;i&gt;&lt;br /&gt;
8. Coba dan coba lagi&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Berhenti  merokok memang bukan perjuangan yang mudah. Tak jarang akhirnya perokok  yang berusaha berhenti merokok akan kambuh lagi. Beberapa perokok juga  harus mencoba berhenti beberapa kali sebelum akhirnya bisa lepas total  dan rokok. Cobalah untuk menganalisa situasi dan suasana hati yang dapat  memicu Anda untuk kembali merokok. Pakailah kondisi tersebut sebagai  suatu kesempatan untuk menguatkan kembali komitmen Anda untuk berhenti.  Begitu Anda memutuskan untuk mencoba lagi, tetapkan tanggal berhenti  Anda dalam 1 bulan ke depan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;i&gt;9. Ayo berolahraga!&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aktivitas  fisik dapat mengurangi ketagihan terhadap rokok dan membantu Anda  mengatasi gejala putus nikotin. Ketika Anda merasa ingin merokok, segera  alihkan energi Anda untuk berlari, berjalan cepat, bersepeda, atau  bersepatu roda. Tak perlu olahraga yang berat, cukup yang intensitasnya  sedang saja, misalnya mengajak hewan peliharaan Anda berkeliling  lingkungan atau mencabut rumput liar di halaman rumah Anda. Kalori  ekstra yang Anda bakar juga akan membantu mencegah terjadinya kenaikan  berat badan yang mungkin terjadi saat Anda berhenti merokok.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;i&gt;10. Perbanyak konsumsi buah dan sayur&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jangan  mencoba untuk berdiet ketika Anda berhenti merokok - terlalu banyak  larangan I batasan bisa berbalik merugikan rencana awal Anda.  Sebaliknya, perbanyaklah konsumsi buah, sayur, dan produk susu rendah  lemak. Sebuah penelitian yang dilaksanakan oleh Duke University  mengimplikasikan bahwa makanan-makanan ini membuat rasa rokok menjadi  tidak enak. Hal ini akan membantu Anda melawan ketagihan sekaligus  memberikan nutrisi yang dibutuhkan untuk melawan penyakit.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;i&gt;11. Pilih Hadiah Anda&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;
Selain  memberikan manfaat kesehatan yang besar, salah satu keuntungan dari  berhenti merokok adalah Anda bisa menabung uang yang biasanya digunakan  untuk membeli rokok. Hadiahi diri Anda dengan membeli sesuatu yang Anda  sukai dari sebagian uang yang Anda tabung tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;i&gt;12. Lakukan ini demi kesehatan Anda&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dalam  waktu singkat saja, berhenti merokok Iangsung memberikan manfaat  kesehatan bagi Anda. Tekanan darah dan denyut jantung Anda akan turun  dalam waktu 20 menit setelah Anda berhenti merokok. Dalam waktu 1 hari,  kadar oksigen dan karbon monoksida dalam darah Anda akan kembali normal,  dan risiko penyakit jantung berkurang. Manfaat jangka panjang yang bisa  And</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Tips berhenti Merokok</title><link>http://sukubunga.blogspot.com/2011/07/tips-berhenti-merokok.html</link><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><pubDate>Mon, 4 Jul 2011 11:38:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-2150722930855966525.post-6276203058602275743</guid><description>Banyak dampak negatif yang timbul dari rokok maupun asapnya. Tapi  kenapa masih aja banyak orang yang merokok? Salah satu faktornya  dikarenakan setres atau menjadi tren masa kini. Makannya jangan heran  kalau banyak perokok sekarang ini. Tapi taukah anda bahwa rokok membawa  dampak paling buruk. Seperti kematian, menyebabkan penyakit, susah  tidur, kanker (kantong kering), dan lain sebagainya. &lt;br /&gt;
Dengan dampak yang begitu parah, marilah usahakan hidup sehat tanpa  rokok. Walaupun itu karena trend, stres, depresi atau lainnya. Karena  dengan begini kita akan menjadi hidup sehat, mengurangi kematian,  kemiskinan dan sebagainya. Ada beberapa cara untuk menghilangkan  kebiasaan ini, seperti :&lt;br /&gt;
&lt;strong&gt;1. Niat&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;
Niat merupakan modal awal untuk berhenti merokok. Tanpa niat anda takkan  bisa untuk berhenti merokok. Karena niat menjadi pondasi paling awal  yang kuat. Dasar tersebut harus kuat, karena tidak mudah bagi para  perokok untuk berhenti merokok kalau tanpa dasar ini.&lt;br /&gt;
&lt;strong&gt;2. Kurangi rokok&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;
Sedikit demi sedikit lama-lama menjadi bukit. Itulah kata yang tepat  untuk hal seperti ini. Karena dengan begitu lama-kelamaan kecanduan  rokok akan menghilang walaupun dengan sedikit demi sedikit. Jangan lupa  untuk mencatat kemajuan anda tersebuat. Dan tak lupa untuk niat awal  anda.&lt;br /&gt;
&lt;strong&gt;3. Olahraga&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;
Olahraga merupakan salah satu cara praktis untuk mengurangi rokok.  Karena dalam olahraga maka nikotin dalam tubuh akan berangsur berkurang.  Dengan begitu maka jika anda merokok secara tidak langsung tubuh anda  sepontan menolak, seperti batuk-batuk atau sakit. Bisa saja anda akan  berlahan-lahan mungurangi kebiasaan buruk tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;strong&gt;4. Kurangi begadang&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;
Dengan mengurangi begadang atau tidur sampai larut malam kita akan  berfikir secara jernih di hari berikutnya. Jika kita menerapkan cara  ini, kita akan terhindar dengan kecanduan merokok. Karena sebab utama  ingin selalu merokok dikarenakan pikiran sumpek.&lt;br /&gt;
&lt;strong&gt;5. Tahan keinginan anda&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;
Jika anda berhenti merokok secara bertahap, setiap anda merasakan  dorongan untuk merokok, tunggulah 5 menit sebelum menyalakannya, kata  Dr. Powell. Setelah beberapa hari, perpanjang penundaan itu hingga 10  menit. Beberapa hari kemudian, perpanjang lagi menjadi 15 menit, dan  seterusnya. “Anda akan menemukan bahwa dorongan untuk merokok semakin  lama akan menghilang semakin cepat”.&lt;br /&gt;
Selain itu, kata Robert Van de Castle, ‘ Ph.D., profesor emeritus di  University of Virginia Medical Center di Charlottesville. Cobalah  menerangkan mengapa Anda meneruskan kebiasaan itu walaupun tahu bahwa  itu akan mengurangi umur Anda dan mungkin tidak akan dapat menyaksikan  putra Anda lulus dari perguruan tinggi, menikah atau peristiwa penting  lain.</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Tips Analisa Trend Market Marketiva</title><link>http://sukubunga.blogspot.com/2011/07/tips-analisa-trend-market-marketiva.html</link><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><pubDate>Sun, 3 Jul 2011 21:27:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-2150722930855966525.post-3771594731716555982</guid><description>&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span style="color: lime; font-size: large;"&gt;LAGGING INDIKATOR&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span style="color: lime; font-size: large;"&gt;Dibandingkan  Leading Indikator yang memberikan signal sebelum trend terjadi, Lagging  Indikator adalah Indikator yang memberikan Signal &lt;i&gt;SETELAH TREND TERBENTUK&lt;/i&gt;.  Dengan begitu, Indikator ini sifatnya agak terlambat dalam memberikan  signal. Kelebihannya adalah kita memang berada di dalam trend. Beberapa  Lagging Indikator di &lt;a href="http://www.marketiva.com/?gid=35286"&gt;Marketiva&lt;/a&gt; adalah :&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span style="color: lime; font-size: large;"&gt;1. Absolute Price (AP)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span style="color: lime; font-size: large;"&gt;&amp;nbsp; &amp;nbsp;&amp;nbsp; Adalah Rata-rata harga dihitung merata-ratakan berdasarkan Harga pada High, Open, Close, Low.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgxtmX-dkViprf1L09Ri85qeW_b1_5xuZOupClF1VWKf-FmSefwxrdzUb3Af5qmS0Rl8Jz6TYJUSq4MJrbwfQWRt7KcukX82duhvF9SG0aR_OMDFiidGB7ybg7Pbm33mW3PshwWNGBx6w/s1600/API.JPG" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="200" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgxtmX-dkViprf1L09Ri85qeW_b1_5xuZOupClF1VWKf-FmSefwxrdzUb3Af5qmS0Rl8Jz6TYJUSq4MJrbwfQWRt7KcukX82duhvF9SG0aR_OMDFiidGB7ybg7Pbm33mW3PshwWNGBx6w/s200/API.JPG" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: center;"&gt;&lt;span style="color: lime; font-size: large;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span style="color: lime; font-size: large;"&gt;2. Bollinger Bands (BB)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span style="color: lime; font-size: large;"&gt;&amp;nbsp; &amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;                                      &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: lime; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;"&gt;BB digunakan untuk mengukur volatilitas pasar&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: lime; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;"&gt;Pada  dasarnya, tool ini menyatakan pada kita apakah pasar sedang sepi atau  sedang ramai. Ketika pasar sepi, BB menyempit dan ketika pasar ramai BB  melebar&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: lime; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;Satu hal yang harus kita ketahui bahwa harga pada BB cenderung untuk kembali ke tengah. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: lime; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;Garis bawah dan atas BB bisa dijadikan garis Support dan resistant yang dinamis. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: lime; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;Semakin  lama Time Frame yang digunakan, semakin makin kuat kecenderungan BB.  Banyak trader yang mengembangkan indikator ini. Indikator ini paling  baik digunakan pada saat harga ranging/sideways (belum ada trend yang  muncul).&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: lime; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: lime; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;Penyempitan BB&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: lime; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;Ketika BB menyempit berarti breakout akan terjadi&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: lime; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: large; line-height: 115%;"&gt;Bila candle breakout ke atas maka dia akan melanjutkan trend ke atas dan sebaliknya&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: lime; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: large; line-height: 115%;"&gt;Strategi ini didesain untuk mendapatkan gerakan sesegera mungkin&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: lime; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: lime; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span style="color: lime; font-size: large;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi5UgwnN72fWA9taxH5gCUN_yOU32UUv2TE6Nc08qI5LScJYRuJF4-a6L0B2l6yVMjfeH9W9YoTdLL5eBdKhPkS6B4G7D9i4HarjhZycY_QIXZM0LcBe8H7Py2-KaErzf9qshe2IF6qPg/s1600/BB.JPG" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="200" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi5UgwnN72fWA9taxH5gCUN_yOU32UUv2TE6Nc08qI5LScJYRuJF4-a6L0B2l6yVMjfeH9W9YoTdLL5eBdKhPkS6B4G7D9i4HarjhZycY_QIXZM0LcBe8H7Py2-KaErzf9qshe2IF6qPg/s200/BB.JPG" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: center;"&gt;&lt;span style="color: lime; font-size: large;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span style="color: lime; font-size: large;"&gt;3. Hilbert Transform Trend Line&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span style="color: lime; font-size: large;"&gt;&amp;nbsp; &amp;nbsp; Indikator ini berguna membantu mengetahuitrend yang sedang terjadi. Apabila Harga menjauhi garis maka trend sedang terjadi.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span style="color: lime; font-size: large;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Apabila harga di atas garis maka trend naik dan bila di bawah garis maka harga trend turun.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi1Rioau7yxucDyiIgdBCeDJsUzIO4Jw-dCivy1kGhe7iBkwlKG3feS1-kwcuGKuEy-2oYJTYIPUlA1tZDzHE-L9Y_ELXTxNXYCDLB0qo98WaJCNJPSdfqqFQt-ZvcLLPBa8FHTWZhgpQ/s1600/HT.JPG" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="200" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi1Rioau7yxucDyiIgdBCeDJsUzIO4Jw-dCivy1kGhe7iBkwlKG3feS1-kwcuGKuEy-2oYJTYIPUlA1tZDzHE-L9Y_ELXTxNXYCDLB0qo98WaJCNJPSdfqqFQt-ZvcLLPBa8FHTWZhgpQ/s200/HT.JPG" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span style="color: lime; font-size: large;"&gt;4. Linear Regression&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span style="color: lime; font-size: large;"&gt;&amp;nbsp; &amp;nbsp;&amp;nbsp;  Indikator ini digunakan untuk mengetahui trend yang sedang berlangsung.  Apabila harga di atas Garis maka trend naik dan bila di bawah garis maka  harga sedang trend turun. Apabila harga melewati garis maka perubahan  trend terjadi. Default periodenya 20.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh8JBdEYSIs86D1LBB4oq3RamhiBNJLICRiXCUx0rCJDM8jG1ypg_ycrRqXZ1V6GtBXBvfjLJxha4OsgNvuFqOqNEd6ExOTrMgQoZ41N4RsNZ9vdhjmPH5LOfnT1DihffTcDgdxHFKUXQ/s1600/LR.JPG" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="200" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh8JBdEYSIs86D1LBB4oq3RamhiBNJLICRiXCUx0rCJDM8jG1ypg_ycrRqXZ1V6GtBXBvfjLJxha4OsgNvuFqOqNEd6ExOTrMgQoZ41N4RsNZ9vdhjmPH5LOfnT1DihffTcDgdxHFKUXQ/s200/LR.JPG" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: center;"&gt;&lt;span style="color: lime; font-size: large;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span style="color: lime; font-size: large;"&gt;5. Moving Average (MA)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span style="color: lime; font-size: large;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; MA digunakan untuk memperhalus pergerakan harga dan menciptakan konteks untuk menentukan trend yang sedang berlangsung.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span style="color: lime; font-size: large;"&gt;Semakin halus pergerakan harga semakin lambat dia merespon pasar.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span style="color: lime; font-size: large;"&gt;Di &lt;a href="http://www.marketiva.com/?gid=35286"&gt;Marketiva&lt;/a&gt;  ada 9 jenis Moving Average. Namun yang sering digunakan adalah Simple  Moving Average (SMA) dan Exponential Moving Average (EMA).&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span style="color: lime; font-size: large;"&gt;SMA hanya  bisa menyatakan pada kita apakah sebuah pair sedang trending ke atas, ke  bawah atau sideways. Hanya sebatas pandangan yang luas itu. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span style="color: lime; font-size: large;"&gt;EMA lebih memberikan penekanan pada harga sekarang.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span style="color: lime; font-size: large;"&gt;Jika Anda MA  yang lebih merespon pada harga yang terjadi sekarang, maka EMA dengan  periode kecil lah yang dipilih. Anda akan lebih dulu mendapatkan trend  terjadi. Sisi buruknya adalah kalau terjadi signal hanya faked out di  masa konsolidasi.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span style="color: lime; font-size: large;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: center;"&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgnYuQ4bL5FXfrOYfutrI9n3qiPvRPpna0XwhMRdiAZaSzP15HiQI33-djOdxLV9QAQm2WwpVBmQ_VJZHf_vjO89sh4fSthXB7ktc1w4z7d08t_53bgRlnJGGDmKQDdGkSE6YZGKia5HQ/s1600/MA.jpg" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="150" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgnYuQ4bL5FXfrOYfutrI9n3qiPvRPpna0XwhMRdiAZaSzP15HiQI33-djOdxLV9QAQm2WwpVBmQ_VJZHf_vjO89sh4fSthXB7ktc1w4z7d08t_53bgRlnJGGDmKQDdGkSE6YZGKia5HQ/s200/MA.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: lime; font-size: large;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;  Untuk mengatasinya, bisa digunakan 2 atau lebih MA dalam trading.  Masing-masing berfungsi sebagai Fast MA dan Slow MA. Misalkan kita  menggunakan Fast SMA dengan periode 20 dan Slow SMA dengan periode 50.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjkJ8arIr2vbrmXuQpcYEHMoS-LMaW4F2-UJzghPDXSc6z_R7VKFTFxZ7CohwZ0pro4Dep629Iu2s8ITSHJgY-_bBO7b9onG7rR5c3bOrilcYJh6fju4DQ4h6MVDl8IXsARAfmaAejQIQ/s1600/MA+20.JPG" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="150" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjkJ8arIr2vbrmXuQpcYEHMoS-LMaW4F2-UJzghPDXSc6z_R7VKFTFxZ7CohwZ0pro4Dep629Iu2s8ITSHJgY-_bBO7b9onG7rR5c3bOrilcYJh6fju4DQ4h6MVDl8IXsARAfmaAejQIQ/s200/MA+20.JPG" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: lime; font-size: large;"&gt;Apabila SMA 20 (Merah) berada di bawah SMA 50 (Biru) maka trend turun dan sebaliknya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: lime; font-size: large;"&gt;Apabila SMA 20 (Merah) berada di atas SMA 50 (Biru) maka trend naik dan sebaliknya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: lime; font-size: large;"&gt;Untuk Open Posisi Tunggu sampai kedua garis saling bertemu. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span style="color: lime; font-size: large;"&gt;6. Parabolic Stop and Reverse (SAR)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span style="color: lime; font-size: large;"&gt;&amp;nbsp; &amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: lime; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;Salah  satu indikator yang membantu kita menentukan di mana kemungkinan  berakhirnya sebuah trend adalah Parabolic SAR. Titik-titiknya menandakan  pembalikan arah dalam pergerakan harga.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: lime; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;Dari  gambar di atas, adan isa melihat bahwa titik-titik SAR berada di bawah  selama Trend naik dan di atas candle ketika trend turun terjadi.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: lime; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;Pada dasarnya, ketika titik di bawah candle, ia merupakan signal buy (beli) dan sebaliknya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: lime; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;Indi ini sangat baik digunakan saat harga sedang trending&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: lime; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;Anda bisa menggunakan SAR untuk membantu menentukan apakah anda harus close posisi anda anda atau tidak.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: lime; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;Pada  umumnya, apabila 3 titik terbentuk maka trend baru terbentuk. Artinya  saatnya close posisi lama dan open lagi posisi baru ka arah sebaliknya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span style="color: lime; font-size: large;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj6Bx49-I8p9miebWk5zN7jCgZv_FnGTC0gUmeN8eYf7Ev4qvKeWTvsvJu1cXyWPpOI2k9WmHPlBriJ-WLAimrjstizDOzqvIby9LpC7gnlpYx84-O0kJamA5G5fw06kKtW3bn9CP8kXQ/s1600/SAR.JPG" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="200" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj6Bx49-I8p9miebWk5zN7jCgZv_FnGTC0gUmeN8eYf7Ev4qvKeWTvsvJu1cXyWPpOI2k9WmHPlBriJ-WLAimrjstizDOzqvIby9LpC7gnlpYx84-O0kJamA5G5fw06kKtW3bn9CP8kXQ/s200/SAR.JPG" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: center;"&gt;&lt;span style="color: lime; font-size: large;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span style="color: lime; font-size: large;"&gt;7. Time Series Forecast (TSF)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span style="color: lime; font-size: large;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; TSF  berguna untuk memperkirakan harga ke depan dari sebuah pasar forex  dengan menentukan bias arah ke atas atau ke bawah dari sebuah trend dan  dengan menekankan pada harga ke depan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span style="color: lime; font-size: large;"&gt;Default periodnya adalah 20. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgn2Va3rBsUa6_glk4gu6zYSp4frdqCJMvv3wUsa3ObvsyfE06SeNveAOkdfxt6Nbnz0NaqbUubVLP6ti7vN2IKB04eE9ryb36av9e6gmfvQR9KxKqqEGz75jt6Wc8uZszDDswSutE8Hg/s1600/TSF.JPG" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="150" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgn2Va3rBsUa6_glk4gu6zYSp4frdqCJMvv3wUsa3ObvsyfE06SeNveAOkdfxt6Nbnz0NaqbUubVLP6ti7vN2IKB04eE9ryb36av9e6gmfvQR9KxKqqEGz75jt6Wc8uZszDDswSutE8Hg/s200/TSF.JPG" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;span style="color: lime;"&gt;8. Moving Average Convergence Divergence (MACD)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;span style="color: lime;"&gt;&amp;nbsp; &amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;                                      &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: lime; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;Indikator  ini digunakan untuk mengidentifikasi gerakan rata-rata harga yang  megindikasikan trend baru. Jadi, prioritasnya adalah dapat menemukan  sebuah trend karena di trendlah kita menghasilkan uang yang signifikan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: lime; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEinq_cpxGgorbWj3_mhkEr2yLUnWUEsltSD-UzWoLqq-lk7wGvEBWYGZizvOVettC1jNkaP13MhzwhSNCDRIpqxnJIKX0VIIiJQBE4pPMlD30qQjyrBXCrbp3wRrV-Rnna8D35VtUA1Hg/s1600/New+Picture.JPG" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="240" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEinq_cpxGgorbWj3_mhkEr2yLUnWUEsltSD-UzWoLqq-lk7wGvEBWYGZizvOVettC1jNkaP13MhzwhSNCDRIpqxnJIKX0VIIiJQBE4pPMlD30qQjyrBXCrbp3wRrV-Rnna8D35VtUA1Hg/s320/New+Picture.JPG" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: lime; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: lime; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;Di MACD kita harus mengatur 3 angka.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: lime; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;1. Jumlah periode untuk menghitung fast MA&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: lime; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;2. Jumlah periode untuk mengukur slow MA&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: lime; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;3. Jumlah bar yang digunakan untuk menghitung MA dari perbedaan antara fast MA dan Slow MA.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: lime; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: lime; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;12 mewakili 12 Candle fast MA&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: lime; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;26 mewakili 26 Candle slow MA&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: lime; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;9 mewakili 9 candle dari perbedaan 2 MA di atas. Gambarnya berupa garis vertikal.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: lime; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: lime; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;2 garis yang tercipta bukanlah MA dari harga melainkan mereka MA dari PERBEDAAN 2 MA yang ada. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: lime; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: lime; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;"&gt;Histogram (garis vertikal) menandakan perbedaan fast dan slow MA. Ketika kduanya terpisah, histogram meninggi&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: lime; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;Hal ini disebut “divergence” karena fast MA menjauh dari slow MA.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: lime; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;Ketika MA saling mendekat, histogram merendah. Hal ini disebut “convergence”&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: lime; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: lime; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;"&gt;Karena kedua MA bergerak pada kecepatan yang berbeda&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: lime; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;Ketika  trend muncul, fast MA bereaksi duluan dan melewati slow MA. Ketika  persilangan terjadi dan fast MA mulai menjauh, hal ini menandakan trend  baru terbentuk.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: lime; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;Parabolic SAR&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: lime; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;Salah  satu indikator yang membantu kita menentukan di mana kemungkinan  berakhirnya sebuah trend adalah Parabolic SAR. Titik-titiknya menandakan  pembalikan arah dalam pergerakan harga.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: lime; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: lime; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;"&gt;Strategi ini didesain untuk mendapatkan gerakan sesegera mungkin&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: lime; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;Indikator  ini digunakan untuk mengidentifikasi gerakan rata-rata harga yang  megindikasikan trend baru. Jadi, prioritasnya adalah dapat menemukan  sebuah trend karena di trendlah kita menghasilkan uang yang signifikan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: lime; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: lime; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;Di MACD kita harus mengatur 3 angka.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: lime; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;1. Jumlah periode untuk menghitung fast MA&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: lime; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;2. Jumlah periode untuk mengukur slow MA&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: lime; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;3. Jumlah bar yang digunakan untuk menghitung MA dari perbedaan antara fast MA dan Slow MA.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: lime; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: lime; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;12 mewakili 12 Candle fast MA&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: lime; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;26 mewakili 26 Candle slow MA&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: lime; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;9 mewakili 9 candle dari perbedaan 2 MA di atas. Gambarnya berupa garis vertikal.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: lime; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: lime; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;2 garis yang tercipta bukanlah MA dari harga melainkan mereka MA dari PERBEDAAN 2 MA yang ada. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: lime; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: lime; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;"&gt;Histogram (garis vertikal) menandakan perbedaan fast dan slow MA. Ketika kduanya terpisah, histogram meninggi&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: lime; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;Hal ini disebut “divergence” karena fast MA menjauh dari slow MA.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: lime; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;Ketika MA saling mendekat, histogram merendah. Hal ini disebut “convergence”&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: lime; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: lime; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;"&gt;Karena kedua MA bergerak pada kecepatan yang berbeda&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: lime; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;Ketika  trend muncul, fast MA bereaksi duluan dan melewati slow MA. Ketika  persilangan terjadi dan fast MA mulai menjauh, hal ini menandakan trend  baru terbentuk.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgxtmX-dkViprf1L09Ri85qeW_b1_5xuZOupClF1VWKf-FmSefwxrdzUb3Af5qmS0Rl8Jz6TYJUSq4MJrbwfQWRt7KcukX82duhvF9SG0aR_OMDFiidGB7ybg7Pbm33mW3PshwWNGBx6w/s72-c/API.JPG" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Tips Memulai Usaha Bagi Pemula</title><link>http://sukubunga.blogspot.com/2011/07/tips-memulai-usaha-bagi-pemula.html</link><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><pubDate>Sun, 3 Jul 2011 19:48:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-2150722930855966525.post-3607327397028962808</guid><description>&lt;span style="display: inline-block; height: 21px; padding: 0pt; vertical-align: top;"&gt;                    &lt;/span&gt;                                &lt;br /&gt;
&lt;div&gt;&lt;style&gt;
.absRelatedLinks1 { margin-bottom: 15px; }.googleCustomBottomBlock .google_ad_header { line-height: 20px; }
&lt;/style&gt;              &lt;div class="abstractBody"&gt;&lt;div style="height: 0pt;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;                 &lt;div class="googleArtBlockIDLeftBox" id="ctl00_ContentBoxMain_SummaryBoxIDBig"&gt;                     &lt;div id="google_ads_div_Shvoong_Summary_Box_ID_Big_ad_container"&gt; &lt;center&gt;    &lt;/center&gt;  &lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div id="AText"&gt;  Ingin berbisnis tetapi Anda termasuk daun hijau? Tidak perlu khawatir.  Nikmati tip-tip di bawah untuk Anda yang akan memulai bisnis baru atau  berwirausaha meski masih muda dalam dunia usaha. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;strong&gt;1. Miliki Mimpi!&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;
Awal dari terwujudnya kesuksesan besar adalah mimpi besar. Bermimpi  memiliki tempat usaha di mana-mana, cabang di mana-mana, mendirikan dua  sampai tiga perusahaan sekaligus, omzet mencapai milyaran rupiah, banyak  pelanggan dalam negeri maupun luar negeri, dan menuai  kesuksesan-kesuksesan masa depan lainnya. Mimpi ini Anda jadikan sebagai  motivasi untuk menggali ide-ide kreatif dalam menciptakan sebuah usaha.  Nikmati mimpi tersebut tanpa menghentikan langkah nyata berusaha.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;strong&gt;2. Obsesi dan Hobby&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;
Tanamkan obsesi kuat meraih cita-cita Anda. Mulailah memperhatikan hobi  Anda yang belum sempat Anda lirik sekalipun. Hobi menulis, bercerita,  memasak, bermain bulu tangkis, main catur, membuat desain dan hobi lain  yang mungkin hanya dipandang sebelah mata saja. Rahasianya ada pada  kesungguhan hati Anda untuk menekuni salah satu hobi Anda. Ambilah satu  dari hobi Anda yang menurut Anda cocok untuk dijadikan usaha. Berikan  sepenuh hati Anda dalam menjalankan hobi Anda. Satu hal yang harus Anda  pegang, semua berawal dari hal kecil, dan kerjakeras.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;strong&gt;3. Sadari Realitas&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;
Meskipun saya menyarankan bermimpi hal besar, saya katakan itu guna  motivasi dan pencarian obsesi Anda yang sebenarnya. Di kala sudah  bermimpi maka kembalilah pada kenyataan. Lihatlah apa-apa yang sudah  Anda miliki dan hitung seberapa besar modal yang harus digunakan untuk  menjalankan bisnis Anda. Mulailah dari apa yang Anda merasa ahli  dibidangnya. Tidak perlu membandingkan dengan orang lain. Hanya fokus  pada usaha baru Anda dan rencana-rencana untuk mengembangkannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;strong&gt;4. Memiliki Rencana Bertahap&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;
Tidak ada yang langsung jadi di dunia ini. Semua dimulai melalui  tahapan-tahapan kejadian. Begitu pula Anda yang baru merintis usaha,  apalagi masih hijau. Hal pertama pastilah masalah modal. Jika memang  modal Anda hanya sedikit, ikuti saja peraturannya. Anda wajib berpikir  dua kali dalam menggunakan modal yang ada. Rencanakan sesuai kepentingan  saja. Yakinlah bahwa keuntungan akan datang sendiri jika menjalankan  tahap usaha dengan benar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;strong&gt;5. Menyusun Rencana Kreatif&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;
Menjalankan usaha tidak sederhana jika menginginkan hasil maksimal.  Berusahalan memiliki ide bisnis kreatif. Baik dari segi produk yang  sedang Anda usahakan, pengelolaan modal, penjajakan jaringan, atau  rencana kretif lain seperti pelayanan customer, bonus-bonus produk,  launching produk, dal sebagainya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;strong&gt;6. Miliki Ide Antisipasi Masalah Bisnis&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;
Dunia bisnis sarat dengan ketegangan. Bila kita tidak menyiapkan  beberapa senjata yaitu rencana-rencana kreatif, bisa jadi malah terjebak  dalam lingkar bisnis tidak menyenagkan. Awal bisnis yang baik  memerlukan susunan rencana cadangan. Karena tidak semua berjalan mulus.  Jika suatu saat usaha Anda mengalami goncangan baik modal maupun kinerja  usaha, maka susunan rencana Anda yang lain siap menolong Anda.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;strong&gt;7. Rancang Anggaran Anda&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;
Setelah beberapa waktu usaha Anda berjalan dan mulai terlihat usaha  makin menguntungkan, segeralah menyusun anggaran sesuai pos-pos penting  untuk kelangsungan usaha Anda. Tempatkan pengeluaran dan pemasukan dalam  wadah yang berbeda. Berhati-hatilah di area anggaran ini, karena jika  tidak tepat Anda akan kesulitan menanganinya.&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="background-color: transparent; border: medium none; color: black; overflow: hidden; text-align: left; text-decoration: none;"&gt;&lt;br /&gt;
Sumber:  &lt;a href="http://id.shvoong.com/business-management/1914119-tips-memulai-usaha-bagi-pemula/#ixzz1R6JyBfGw" style="color: #003399;"&gt;http://id.shvoong.com/business-management/1914119-tips-memulai-usaha-bagi-pemula/#ixzz1R6JyBfGw&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>10 Tips Memulai Usaha</title><link>http://sukubunga.blogspot.com/2011/07/10-tips-memulai-usaha.html</link><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><pubDate>Sun, 3 Jul 2011 19:46:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-2150722930855966525.post-1884857586623534203</guid><description>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Jika keinginan Sampeyan untuk  berwirausaha sudah tak tertahankan lagi, sabar dulu. Sampeyan harus  cermat dan akurat dalam memulai usaha. Jangan sampai nafsu besar; eh,  trnyata persiapan kurang matang, Akhirnya Sampeyan yang kelabakan. Nah,  berikut ini ada 10 tips utk memulai dan membuka usaha:&lt;/div&gt;&lt;span id="more-1486"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;1. Siapkan Mental Jadi Pengusaha&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;
Sampeyan harus mengetahui ciri seorang pengusaha. Asal tahu saja,  pengusaha berbeda dengan karyawan. Jika karyawan biasanya cenderung  segera menghabiskan gaji bulanannya, Pengusaha tidak! Seorang pengusaha  akan menginvestasikan kembali sebagian penghasilan yang diperolehnya  untuk mendapatkan penghasilan yang lebih besar lagi. Maka jika Sampeyan  ingin memulai usaha, terapkanlah mental pengusaha, bukan mental  karyawan.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;2. Visi dan Misi Jelas&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;
Sampeyan harus mengetahui visi dan misi dalam berbisnis. Visi dan misi  itu bisa menjadi panduan Sampeyan untuk melangkah. Seringkali suatu  usaha saat mulai berkembang mengalami kegagalan karena organisasi tsb  tidak memfokuskan diri kpd peningkatan kemajuan bisnis awal, tetapi  terlalu banyak mencoba mengembangkan bidang usaha lain. Sampeyan sabar  saja, fokuskan pada satu bisnis dulu; baru kemudian jika Sampeyan sudah  sukses silahkan mau jungkir-balik bisnis apa saja OK.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;3. Bisnis Itu Gampang&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;
Sebagai calon pengusaha Sampeyan harus berpikiran strategis dan  ‘simpel’. Bicara soal bisnis, sederhana saja. Sbg contoh Sampeyan  berbisnis minuman mineral. Sampeyan tinggal membeli sebotol minuman  mineral seharga Rp 100 dan menjualnya kembali dengan harga Rp 1500 shg  diperoleh keuntungan Rp 500 dan jangan sampai menjual dg harga yg lebih  rendah krn akan rugi. Ya, dg menjual sebotol minuman mineral dan  memperoleh keuntungan Rp 500, Sampeyan sudah menjadi pebisnis. Tinggal  dikalikan dan ditingkatkan kuantitas dan kualitas-nya.&amp;nbsp; Intinya  sederhana, target Sampeyan adalah memperoleh laba, niscaya bisnis  Sampeyan akan makin &lt;em&gt;moncer&lt;/em&gt;.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;4. &lt;strong&gt;Jangan Takut PerModal-an&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;
Modal acapkali dikeluhkan oleh para calon pengusaha. Mereka gusar krn  kesulitan modal. Sampeyan tentu tak perlu risau. Modal berkait erat dg  seberapa besar usaha yg akan sampeyan jalankan. Dg modal sekitar 2-10  jutaan yg dapat Sampeyan&amp;nbsp; rogoh dr tabungan sendiri Sampeyan sudah bisa  ‘lenggang-kangkung’ jadi pengusaha. Jadi jangan takut kesulitan modal,  dg modal &lt;em&gt;cekak&lt;/em&gt; pun Sampeyan masih dapat membuka usaha.&lt;br /&gt;
Jika Sampeyan masih kesulitan, Sampeyan bisa menggandeng saudara atau  bahkan kawan. Selain lebih mudah dalam menjalankan usaha, Sampeyan tidak  disibukkan dg berbagai tagihan layaknya berhutang di bank. Akan tetapi  jika Sampeyan brtekad ingin mmbuka usaha yg lebih besar, meminjam di  bank bukan hal tabu. Sampeyan tinggal mengatur usaha Sampeyan lebih  pesat lagi, tentu laba yg bakal dikeruk pun semakin “aduhai”.&amp;nbsp; Jadi  Sampeyan masih bisa eksis dan membayar kredit di bank.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;5. Tempat Strategis&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;
Urusan tempat memang agak &lt;em&gt;ribet&lt;/em&gt;, tapi jika Sampeyan sudah tahu  kuncinya, ditanggung beres. Kuncinya adalah carilah tempat yg strategis.  Strategis bisa jadi tempat yg ramai, dekat dg aktivitas warga, atau  dekat sekolah, kantor dan kampus. Tapi urusan tempat acapkali mengecoh  lho, makanya harus hati-hati. Sebab ada juga tempat yg berada di lokasi  yg tidak ramai dan strategis, &lt;em&gt;eh&lt;/em&gt; ternyata berjubel pengunjung.  Lalu kuncinya apa? Tentu saja, jika itu rumah makan, pelayanan dan  makanan yg menggugah selera pastilah kuncinya. Intinya jika Sampeyan  sangat kesulitan menentukan tempat lokasi usaha, jangan gusar sebab  Sampeyan &lt;em&gt;toh&lt;/em&gt; bisa menjual keunggulan lain yg Sampeyan miliki.&lt;br /&gt;
Langkah lain yg bisa Sampeyan tempuh, yakni menciptakan strategi khusus  ut menarik konsumen. Contohnya salah satu UKM di Yogya yg menjual  makanan tradisional sbg oleh-oleh yg tokonya berada di gang yg sempit.  UKM tsb memakai strategi dg bekerja-sama dg biro perjalanan/travel dan  dlm setiap kemasan/bungkusnya dicetak peta/denah ut mencapai lokasi UKM  tsb.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;6. Siap Buka Usaha&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;
OK, Sampeyan sudah siap dg modal dan lahan usaha. Langkah berikutnya  adalah siap membuka usaha. Jika Sampeyan pemula dan benar-benar masih  ‘hijau’ tak perlu berkecil hati. Sampeyan harus tetap optimis, atau jika  Sampeyan bisa, gandenglah mentor yg bisa membimbing dan mengawal selama  masa-masa awal buka usaha. Di samping itu Sampeyan perlu juga bergabung  dengan komunitas2 pengusaha. Karena dg itu bisa mendapatkan bimbingan,  saran, masukan scr berkesinambungan dg biaya yg ringan. Di samping jika  mental sedang turun (negatif), peran mentor dan komunitas bisa menjadi  sumber inspirasi dan pembangkit semangat.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;7. Manajemen Resiko&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;
Sampeyan harus ingat sejak awal semua usaha berkait erat dg resiko.&amp;nbsp; Semakin usaha Sampeyan &lt;em&gt;moncer&lt;/em&gt; dan dikenal luas, nama Sampeyan dipertaruhkan. Ibaratnya semakin tinggi pohon tentunya semakin kencang angin menerpa.&lt;br /&gt;
Oleh sebab itu, Sampeyan harus selalu mengecek kemajuan bisnis Sampeyan.  Jika menjumpai keadaan yg janggal, Sampeyan harus segera sigap.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;8. Cerdas Menyikapi Kegagalan&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;
Dalam menyikapi kegagalan (menurut Fuad Muftie), seorang entrepreneur  harus segera sadar dan bergerak cepat. Sebab, banyak pengusaha yg  setelah sadar; ternyata bisnisnya telah jalan di tempat, atau malah &lt;em&gt;kolaps&lt;/em&gt;. Nah (menurut Fuad Muftie) kegagalan tsb krn disebabkn bbrp hal, yakni sbb.:&lt;br /&gt;
&lt;strong&gt;a.&lt;/strong&gt; Tidak memisahkan antara keuangan pribadi dg keuangan  bisnis/perusahaan. Ini penting bg pemula agar sejak awal memisahkan  keuangan perusahaan dan keuangan pribadi. Pemilik berhak mengambil  bagian dari penghasilan/keuntungan bisnis. Tapi jumlah dan cara  pengambilannya harus jelas tersistem. Dan setelah itu jangan sampai  mencampur uang pribadi dan uang perusahaan. Adanya jumlah uang yg  tersisa dari bisnis/toko tidak selalu menunjukkan keuntungan perusahaan.&lt;br /&gt;
&lt;strong&gt;b.&lt;/strong&gt; Tidak adanya sistem yg baku. Bagi bisnis yg baru  dirintis hendaknya mulai disiapkan sistemnya, shg jika mulai membesar,  sistemnya sudah bagus. Dan kalau bisnis tidak berkembang, bisa  dievaluasi sistem yg ada. Hendaknya dihindari sistem bisnis yg melekat  pada pemiliknya; sehingga jika pemilik tidak ada/berhalangan, bisnis  tidak ikutan berhalangan. Semakin kecil campur tangan pemilik dalam  bisnisnya berarti semakin baik.&lt;br /&gt;
&lt;strong&gt;c.&lt;/strong&gt; Sistem perekrutan karyawan yg kurang bagus.  Perekrutan karyawan yg bagus biasanya akan menghasilkan karyawan yg  bagus juga. Contohnya: Jika ada orang yg meminta pekerjaan dan langsung  diberi pekerjaan, maka ia akan merasa “gampang banget gitu loh”. Akan  beda jika perekrutan melalui tahap seleksi. Kemudian setelah diperoleh  karyawan, kita bilang “Selamat, Sampeyan diterima di perusahaan ini dan  Sampeyan telah mengalahkan 100 orang saingan Sampeyan!”. Tentu akan beda  semangat kerjanya.&lt;/div&gt;&lt;strong&gt;9. Cerdas Memperlakukan Laba&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;
OK, bisnis Sampeyan sudah mengeruk laba menggiurkan, Sampeyan pastinya  bersemangat. Nah, laba yang sudah di genggaman harus Sampeyan perlakukan  secara bijak. Jangan asal gelontorkan uang jutaan rupiah hanya untuk  keperluan yg tidak perlu dan penting. Ingat Sampeyan adalah seorang  pengusaha, laba yg sudah Sampeyan genggam harus Sampeyan gunakan untuk  memperbesar bisnis Sampeyan. Jadi Sampeyan jangan terlena dengan laba yg  menggiurkan.&lt;br /&gt;
&lt;strong&gt;10. Asah Kreativitas dan Kejelian&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;
Jika bisnis Sampeyan laris manis, itulah buah dari hasil kerja Sampeyan  selama ini. Jangan Sampeyan merasa puas dulu, para kompetitor/pesaing  sudah banyak bertebaran. Kita lengah sedikit, bisa saja bisnis kita  mengalami kemacetan. Maka rajin-rajinlah melakukan manuver yg brilian.  Misalnya, jika&amp;nbsp; Sampeyan berbisnis makanan, raciklah menu yg unik dan  kenalkan menu2 baru yg beda dari biasanya, niscaya pelanggan tak bakal  jemu. Cara lain, jika laba sudah “menggunung”, kepakkan sayap. Sampeyan  bisa membuka cabang di tempat lain dan bersiap-siaplah rupiah akan  mengalir deras masuk ke kantong Sampeyan.&lt;br /&gt;
&lt;em&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Tips Menulis</title><link>http://sukubunga.blogspot.com/2011/07/tips-menulis.html</link><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><pubDate>Sun, 3 Jul 2011 19:13:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-2150722930855966525.post-8469350839997281142</guid><description>&lt;strong&gt;Bagaimana Memulai&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;
Banyak yang ingin menulis ke media tapi bingung bagaimana memulainya. Ada dua cara:&lt;br /&gt;
1. Mempelajari teori menulis baru praktik;&lt;br /&gt;
2. Learn the hard way atau menulis dulu teori belakangan.&lt;br /&gt;
Terserah kita mana yang lebih enak dan nyaman. Tapi, berdasarkan  pengalaman rekan-rekan di India yang tulisannya sudah banyak dimuat di  media, alternatif kedua tampaknya lebih bagus. Rizqon Khamami, Zamhasari  Jamil, A. Qisai, Tasar Karimuddin, Beben Mulyadi, Jusman Masga,  Irwansyah, dan lain-lain semuanya belajar menulis dengan langsung  mengirim tulisannya. Bukan dengan belajar teori menulis lebih dulu.&lt;br /&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;
Saya sendiri merasa alternatif kedua lebih enak. Ini karena kemampuan  daya serap saya terhadap teori sangat terbatas. Saya pernah mencoba  belajar teori menulis. Hasilnya? Pusing. Bukan hanya itu, bahkan dalam  belajar bahasa Inggris pun, saya cenderung langsung membaca buku, koran  atau majalah. Pernah saya coba belajar bahasa Inggris dengan membaca  grammar, hasilnya sama: pusing kepala.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;strong&gt;Sulitkah Menulis?&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;Sulitkah menulis? Iya dan tidak. Sulit karena  kita menganggapnya sulit. Mudah kalau kita anggap “santai”. Eep  Saifullah Fatah, penulis dan kolomnis beken Indonesia, mengatakan bahwa  menulis akan terasa mudah kalau kita tidak terlalu terikat pada aturan  orang lain. Artinya, apa yang ingin kita tulis, tulis saja. Sama dengan  gaya kita menulis buku diary. Setidaknya, itulah langkah awal kita  menulis: menulis menurut gaya dan cara kita sendiri. Setelah beberapa  kali kita berhasil mengirim tulisan ke media — dimuat atau tidak itu  tidak penting– barulah kita dapat melirik buku-buku teori menulis, untuk  mengasah kemampuan menulis kita. Jadi, tulis-tulis dahulu; baca teori  menulis kemudian. Seperti kata Rhoma Irama, penyanyi kesayangan Malik  Sarumpaet.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;strong&gt;Topik Tulisan&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Topik tulisan, seperti pernah saya singgung  dalam posting beberapa bulan lalu, adalah berupa tanggapan tentang  fenomena sosial yang terjadi saat ini. Contoh, apa tanggapan Anda  tentang bencana gempa dan tsunami di Aceh? Apa tanggapan Anda seputar  pemerintahan SBY? Apa tanggapan Anda tentang dunia pendidikan di  Indonesia? Dan lain-lain.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Sekali lagi, usahakan menulis sampai 700 kata  dan maksimum 1000 kata. Dan setelah itu, kirimkan langsung ke media yang  dituju. Jangan pernah merasa tidak pede. Anda dan redaktur media tsb.  kan tidak kenal. Mengapa mesti malu mengirim tulisan? Kirim saja dahulu,  dimuat tak dimuat urusan belakangan. Keep in mind: Berani mengirim  tulisan ke media adalah prestasi dan mendapat satu pahala. Tulisan  dimuat di media berarti dua prestasi dan dua pahala. Seperti kata  penulis dan ustadz KBRI, Rizqon Khamami.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;strong&gt;Rendah Hati dan Sifat Kompetitif&lt;br /&gt;
&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;
Apa hubungannya menulis dengan kerendahan hati? Menulis membuat kita  menjadi rendah hati, tidak sombong. Karena ketika kita menulis dan tidak  dimuat, di situ kita sadar bahwa masih banyak orang lain yang lebih  pintar dari kita. Ini terutama bagi rekan-rekan yang sudah menjadi dosen  yang di mata mahasiswa-nya mungkin sudah paling ‘wah’ sehingga  mendorong perasaan kita jadi ‘wah’ juga alias ke-GR-an.&lt;br /&gt;
Nah, menulis dan mengririm tulisan ke media membuat kita terpaksa  berhadapan dengan para penulis lain dari dunia dan komunitas lain yang  ternyata lebih pintar dari kita yang umurnya juga lebih muda dari kita.  Di situ kita sadar, bahwa kemampuan kita masih sangat dangkal. Kita  ternyata tidak ada apa-apanya. Ketika kita merasa tidak ada apa-apanya,  di saat itulah sebenarnya langkah awal kita menuju kemajuan.&lt;br /&gt;
Kita juga akan terbiasa menghargai orang dari isi otaknya bukan dari umur atau senioritasnya apalagi jabatannya.&lt;br /&gt;
Di sisi lain, membiasakan mengirim tulisan ke media membuat sikap kita  jadi kompetitif. Sekedar diketahui, untuk media seperti KOMPAS, tak  kurang dari 70 tulisan opini yang masuk setiap hari, dan hanya 4 tulisan  yang dimuat. Bayangkan kalau Anda termasuk dari yang empat itu. Itulah  prestasi. Dan dari situlah kita juga belajar menghargai prestasi dan  keilmuan serta kekuatan mental juara seseorang.&lt;br /&gt;
It’s your choice: you are either being a loser or a winner. Being a  loser is easy. Just sit down in the chair, behind your desk. And feel  comfort with your hallucination of being “a great guy” which is actually  not, as a matter of fact.</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Waria dan Homo: Pendekatan Sejarah</title><link>http://sukubunga.blogspot.com/2011/07/waria-dan-homo-pendekatan-sejarah.html</link><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><pubDate>Sat, 2 Jul 2011 19:43:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-2150722930855966525.post-4541507049989872467</guid><description>Anda mungkin sudah sering sekali  mendengar kata Waria/ banci, tetapi  sudahkah anda tahu arti dari kata  tersebut dan dari manakah waria /  banci berasal?, dan pernahkah hal  tersebut terlintas dipikiran anda?.  Coba anda simak artikel saya di  bawah ini.&lt;br /&gt;
&lt;div style="font-family: inherit;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: inherit;"&gt;&lt;div class="separator" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em; text-align: center;"&gt;&lt;img border="0" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjHKnZ43BT6fanWHKpD4-aUqnOTOHR51QXxAPmFtSCQVS5OO2u1nlQ1URfXMwQB9VHTraSJwewVhu0yGEvHSRqGi5d5u7kfNFffMC2NkJLm3uUPU-DLDR99MSEnQdVpy-dvNs0AEgzZWmAo/s320/book1_lg.gif" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;b&gt;Sejarah&amp;nbsp;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: inherit;"&gt;Sebenarnya  kita tidak tahu  sejak kapan tepatnya penyimpangan gender terjadi, akan  tetapi sejak  dahulu manusia memang sudah melakukan penyimpangan atau  penyeberangan  gender serta manjalin hubungan antara sesama jenis.  Penyimpangan gender  dan hubungan sesama jenis sudah sering dibahas di  dalam kitab suci,  dan cerita sejarah.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: inherit;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: inherit;"&gt;Pada tahun 1869, dokter Dr K.M.   Kertbeny yang berkebangsaan Jerman-Hongaria menciptakan isitlah   homoseks atau homoseksualitas. Homo sendiri berasal dari kata Yunani   yang berarti sama, dan seks yang berarti jenis kelamin. Istilah ini   menunjukkan penyimpangan kebiasaan seksual seseorang yang menyukai   jenisnya sendiri , misalnya pria menyukai pria atau wanita menyukai   wanita.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: inherit;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: inherit;"&gt;Pada abad ke 20 semakin banyak   homo atau bahasa gaulnya Maho-maho bermunculan, sehingga munculnya   komunitas homoseksual di kota-kota besar di Hinda-Belanda sekitar pada   tahun 1920an.&amp;nbsp; &lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: inherit;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: inherit;"&gt;1968&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: inherit;"&gt;Sekitar  pada tahun 1968 mulai dikenal  isitilah wadam yang diambil dari kata  hawa dan adam. Kata wadam  menunjukkan seseorang pria yang mempunyai  prilaku menyimpang yang  bersikap seperti perempuan. &lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: inherit;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: inherit;"&gt;1969&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: inherit;"&gt;Pada  tahun 1969 di New York, Amerika  berlangsung Huru-hara Stonewall ketika  kaum waria dan gay melawan  represi polisi yang khususnya terjadi pada  sebuah bar bernama Stonewall  Inn. Perlawanan ini merupakan langkah awal  dari Waria dan Gay, dalam  mempublikasikan keberadaan mereka. &lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: inherit;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: inherit;"&gt;Pada tahun yang sama mulai   muncul organisasi Wadam yang bernama Himpunan Wadam Djakarta (HIWAD).   Organisasi tersebut merupakan organisasi Waria pertama di Indonesia yang   terletak di Jakarta. Organisai tersebut berdiri dan difasilitasi oleh   Gubernur DKI Jakarta Raya, Ali Sadikin.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: inherit;"&gt;1978&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: inherit;"&gt;International  Lesbian and Gay Association OLGA) berdiri di Dublin, Irlandia &lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: inherit;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: inherit;"&gt;±1980:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Istilah wadam diganti menjadi waria karena keberatan sebagian pemimpin   Islam, karena mengandung nama seorang nabi, yakni Adam a.s.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: inherit;"&gt;1981:&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: inherit;"&gt;Munculnya gejala penyakit baru yang kemudian dinamakan &lt;b&gt;AIDS&lt;/b&gt;.   Penyakit ini pertama kali&amp;nbsp; ditemukan di kalangan gay di kota kota  besar  Amerika Serikat, Kemudian ternyata diketahui bahwa HIV adalah  virus  penyebab &lt;b&gt;AIDS&lt;/b&gt;. Penularan &lt;b&gt;HIV / AIDS&lt;/b&gt; pertama kali  ditularkan melalui hubungan seks anal antara laki laki. &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
1982 - sekarang&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada tahun 1982 muncullah Organisasi gay terbuka, yang merupakan   organisasi Gay terbuka yang pertama di Indonesia, setelah itu diikuti   dengan organisasi lainnya seperti : Persaudaraan Gay Yogyakarta (PGY)   (Indonesian Gay Society (IGS)), dan GAYa NUSANTARA (GN) (Surabaya).   Setelah banyaknya kemunculan-kemunculan tersebut, organisasi Gay mulai   menjamur diberbagai kota besar seperti di Jakarta, Pekanbaru, Bandung   dan Denpasar, Malang dan Ujungpadang. Tentunya hal ini cukup meresahkan   dan mengkhawatirkan masyarakat terutama organisasi-organisasi Islam di   Indonesia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Masalah HAM&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;img border="0" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhywm3g5D1fTa1XXUBLU9CmoIqQnifNJyH1RrkaTpki8GSACkT83nQM5GszpCvNfA_4JAUIarHxV_fApyrgchz6q_ilTNOl0P4Ii-ncres0uZ9RxEaq2NA2pbS01kjXH5NzLl45KTgW348s/s320/2010_03_26_06_36_28_ok_detail280310.jpg" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
Setelah banyaknya kemunculan Organisasi Gay diberbagai belahan dunia,   maka mulailah diperdebatkan masalah HAM tentang banci, dan Gay. Pada   tahun 1993 : Isyu orientasi seksual masuk dalam agenda Konferensi PBB   tentang Hak Asasi Manusia di Wina, Austria, tetapi ditentang oleh negara   negara konservatif, termasuk Singapura. Walaupun begitu, pada tahun   1990 di Amerika, San Fransisco mulai berdiri organisasi Internasional   Gay and Lesbian Human Rights Commission (IGLHRC).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada tahun 1994 Isyu orientasi seksual kembali mewarnai perdebatan pada   Konferensi  Internasional Kependudukan dan Pembangunan (ICPD, Kairo,   Mesir), dan  ditentang pihak pihak konservatif. Indonesia secara   eksplisit menolak. Di tahun yang sama pula Afrika Selatan menjadi negara   pertama dengan jaminan non-diskriminasi berdasarkan orientasi seksual   dalam UUD-nya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Akibat dari diskriminasi terhadap kaum Homo/ Waria/ Lesbian pada tahun   1995 Isyu orientasi seksual, diperjuangkan oleh aktivis-aktivis lesbian/   Homo/ Waria, mencuat pada Konferensi Dunia tentang Perempuan ke-2 di   Beijing, Tiongkok. Kembali pihak-pihak konservatif, termasuk Vatikan dan   Iran, menentangnya. Indonesia juga termasuk yang menentang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style="font-family: inherit;"&gt;Pada Apr 2001 Negeri Belanda menjadi   negeri pertama yang mengesahkan perkawinan untuk semua orang (termasuk   gay dan lesbian). Salah seorang dari pasangan yang kawin harus warga   atau penduduk tetap Belanda.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: inherit;"&gt;&lt;br /&gt;
Dari tahun 2001 sampai 2003 masalah HAM terhadap kaum maksiat ini   semakin diperdebatkan akibat dari rasisme, dan diskriminasi yang   dilakukan oleh pihak-pihak yang menentang. Hal ini semakin jelas, pada   saat Brasil mengusulkan kepada Komisi Tinggi PBB untuk HAM agar   orientasi seksual dimasukkan sebagai salah satu aspek HAM. Pengambilan   keputusan ditunda. Dalam prosesnya, Vatikan mendesak   pemerintah-pemerintah Amerika Latin lainnya untuk menentang usulan ini. &lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: inherit;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: inherit;"&gt;Komentar penulis (Kenny G) &lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: inherit;"&gt;&lt;br /&gt;
Dalam artikel yang saya buat kali ini memang lebih cendrung terhadap   penyimpangan yang dilakukan oleh laki-laki dari pada perempuan. Hal   tersebut dikarenakan lebih banyak penyimpangan gender yang dilakukan   lelaki dari pada perempuan. &lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: inherit;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: inherit;"&gt;Pendapat Pribadi&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: inherit;"&gt;Sekarang  anda sudah tahukah bukan kalau Kegiatan &lt;b&gt;Homoseksual&lt;/b&gt;  tersebut  merupakan salah satu faktor awal yang memicu penyakit HIV/  AIDS.  Penyakit ini bertanggung jawab atas hilangnya jutaan nyawa  manusia, dan  jutaan masa depan manusia di dunia ini. Oleh karena itu  saya sendiri  tidak melegalkan/mengakui kegiatan homo. Mengapa?, karena  hal tersebut  bisa mempengaruhi kaum-kaum muda untuk ikut terjerumus  dalam hal  tersebut. Dalam beberapa kasus penyimpangan gender sering  kali terjadi  akibat lingkungan yang mendukung, contohnya seperti :  lingkungan yang  dikelilingi waria/ homo, lingkungan tersebut dapat  merubah orang normal  menjadi Waria / Homo.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: inherit;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: inherit;"&gt;Yah terlepas dari hal tersebut,   faktor penentu selalu dari dalam diri manusia itu sendiri, barang  siapa  yang kuat Imannya kepada Tuhan maka ia tidak akan terjerumus  dalam hal  bodoh seperti itu. Mana ada Agama yang baik yang  memperbolehkan  seseorang untuk menjadi Homo atau Waria? &lt;/div&gt;</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjHKnZ43BT6fanWHKpD4-aUqnOTOHR51QXxAPmFtSCQVS5OO2u1nlQ1URfXMwQB9VHTraSJwewVhu0yGEvHSRqGi5d5u7kfNFffMC2NkJLm3uUPU-DLDR99MSEnQdVpy-dvNs0AEgzZWmAo/s72-c/book1_lg.gif" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Deteksi: 10 Ciri-ciri Wanita Idaman Setiap Pria 2</title><link>http://sukubunga.blogspot.com/2011/07/deteksi-10-ciri-ciri-wanita-idaman.html</link><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><pubDate>Fri, 1 Jul 2011 18:28:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-2150722930855966525.post-1385030039278566710</guid><description>Berwajah cantik dan berbody seksi tidak cukup untuk membuat pria  tergila-gila. Walau awalnya bahagia, lama-lama pria juga akan bosan  punya kekasih cantik dan seksi namun tak bisa diajak bicara. Wanita  semacam ini hanya pantas untuk dikagumi.&lt;br /&gt;
Namun tak akan duduk di urutan pertama wanita yang akan diincar untuk  menjadi pasangan hidup. Dibawah ini adalah 10 ciri-ciri wanita impian  pria untuk menjadi pasangan hidupnya.&lt;br /&gt;
&lt;strong&gt;10.Mandiri&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;
Tak ada seorang pria pun yang ingin menjadi baby sitter untuk pacarnya.  Pria lebih suka wanita yang mandiri bahkan bisa bekerja dan memenuhi  kebutuhan hidupnya dengan usahanya sendiri. Ia justru akan meminjamkan  bahunya ketika sang pria membutuhkan. Namun walau semandiri apapun, pria  juga selalu ingin merasa dibutuhkan.&lt;br /&gt;
&lt;strong&gt;9.Cerdas&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;
Seorang wanita yang cerdas punya berbagai cara agar membuat pria tidak  merasa bosan ketika berada di dekatnya. Ia akan selalu memberikan  kejutan kecil yang mungkin tak pernah Anda duga. Seorang wanita yang  cerdas tentunya juga memiliki wawasan yang luas di luar masalah  kecantikan dan model baju terbaru. Para pria tentunya akan sangat senang  jika memiliki lawan bicara yang bisa merespon dengan baik topik yang  dibicarakan.&lt;br /&gt;
&lt;strong&gt;8.Satu Hati soal Seks&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;
Seks bisa menjadi masalah yang paling penting dewasa ini. Ketidakcocokan  masalah seks bisa jadi problem yang mengganjal dalam hubungan Anda.  Seorang pacar yang hebat sedikitnya mengerti selera seksual kekasihnya.  Tidak harus secara keseluruhan dan menuruti semua hasrat sang kekasih.  Tapi setidaknya mengerti, berkomunikasi secara terbuka dan bisa  mengimbangi serta mengendalikan ke hal yang positif.&lt;br /&gt;
&lt;strong&gt;7.Cantik&lt;br /&gt;
&lt;/strong&gt;Mungkin ini adalah hal yang biasa, tapi juga penting. Layaknya  istri, pacar yang hebat juga pastinya ingin selalu terlihat cantik di  mata kekasihnya. Bukan hanya untuk Anda setidaknya untuk dirinya  sendiri. Ia selalu berusaha untuk tampil sebaik mungkin. Ingat, cantik  bukan berarti ia harus berdandan bak model dunia. Yang penting bersih,  serasi dan sesuai dengan kondisi.&lt;br /&gt;
&lt;strong&gt;6.Menghormati Pasangannya&lt;br /&gt;
&lt;/strong&gt;Ini hal yang penting. Pria senang punya pacar yang menghormati  dan menghargainya sebagai lelaki. Intinya, dia adalah wanita yang selalu  mendengarkan Anda walaupun ia tak selalu setuju dengan pendapat dan  pemikiran Anda. Dan tentunya ia juga tak pernah lelah berada disisi Anda  ketika saling membutuhkan. Pacar yang baik tak akan melecehkan atau  membuat Anda malu di depan teman-teman ataupun keluarga dan selalu  membicarakan masalah pribadi hanya untuk kalian berdua saja.&lt;br /&gt;
&lt;strong&gt;5.Menghargai Kepribadian Kekasihnya&lt;br /&gt;
&lt;/strong&gt;Secara tak sadar kadang sifat pria berubah sesuai dengan  keinginan kekasihnya. Sifat-sifat dan kebiasaan ala lelaki menjadi  berkurang atau hilang sama sekali karena perintah sang pacar. Nah,  kekasih semacam ini biasanya akan dihindari pria. Walau cinta mati pada  kekasihnya, seorang lelaki tetap merasa perlu waktu untuk berkumpul  dengan teman-teman lelakinya.&lt;br /&gt;
&lt;strong&gt;4.Bisa Mengontrol Emosi&lt;br /&gt;
&lt;/strong&gt;Pada dasarnya semua wanita cenderung menjadi tukang ngomel.  Pacar yang baik tahu kapan waktunya untuk menahan amarah dan kapan waktu  yang tepat untuk mengeluarkannya. Beberapa perilaku pria kerap membuat  wanita terganggu, hal ini lah yang kerap menyebabkan perselisihan. Pada  kesalahan-kesalahan kecil usahakan untuk bicarakan secara baik-baik, tak  perlu tensi tinggi. Pria akan lebih mudah mendengarkan wanita dalam  nada yang lembut.&lt;br /&gt;
&lt;strong&gt;3.Akrab Dengan Teman dan Keluarganya&lt;br /&gt;
&lt;/strong&gt;Pacar yang hebat tak sekadar mau membantu ibu Anda di dapur,  mendengarkan cerita ayah Anda dan hang out bersama teman-teman Anda. Ia  melakukan hal tersebut bukan hanya untuk menyenangkan kekasihnya, tapi  benar-benar menikmati kegiatan tersebut dan melakukannya dengan sepenuh  hati. Pacar yang baik sangat menghargai orang-orang yang dianggap  penting oleh kekasihnya.&lt;br /&gt;
&lt;strong&gt;2.Mencintai Sepenuh Hati&lt;br /&gt;
&lt;/strong&gt;Jika Anda menemukan wanita yang mencintai Anda dengan  sungguh-sungguh, apa adanya dan tanpa rekayasa sebaiknya jangan  sia-siakan dia. Wanita yang tidak berusaha mengubah kekasihnya sangat  sulit untuk ditemukan. Tentu saja setiap orang punya kebiasaan yang  menjengkelkan tapi, jika ia mencintai Anda sepenuh hati, ia pasti akan  berusaha memakluminya. Cara lain untuk mengetahui ia sangat mencintai  Anda adalah coba perhatikan cara ia memandang dan memperlakukan Anda.  Jika Anda tak merasakan getaran-getaran cinta sebaiknya jangan  dipaksakan. Jika ia mencintai Anda, sedikit hal sepele bisa jadi penting  untuknya.&lt;br /&gt;
&lt;strong&gt;1.Menjadikan Anda Pria yang Lebih Baik&lt;br /&gt;
&lt;/strong&gt;Pada dasarnya setiap pria yang memiliki kekasih atau istri yang  hebat akan berkata pasangannya lah yang membuatnya ingin menjadi orang  yang lebih baik. Tak perlu kata-kata atau tindakan untuk membuat si pria  merasa demikian. Hal tersebut terjadi begitu saja tanpa disadari.</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>10 Ciri Wanita Idaman Pria</title><link>http://sukubunga.blogspot.com/2011/07/10-ciri-wanita-idaman-pria.html</link><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><pubDate>Fri, 1 Jul 2011 18:27:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-2150722930855966525.post-8485726746257578132</guid><description>Dilansir dari Askmen (senin,18/9/2006). Pria buka mulut soal wanita  idaman yg membuat mereka tergila-gila. 10 ciri-ciri  wanita impian pria  untuk menjadi kekasihnya:&lt;br /&gt;
&lt;ol&gt;&lt;li&gt; &lt;strong&gt;Wanita yg menjadikan anda pria lebih baik&lt;/strong&gt;. Pada  dasarnya seorang pria yang mempunyai kekasih atau istri yang hebat akan  berkata pasangannya lah yang membuatnya ingin menjadi orang yang lebih  baik.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;strong&gt;Wanita yang mencintai anda sepenuh hati&lt;/strong&gt;. Jika anda  menemukan wanita yang mencintai anda sepenuh hati, mau menerima anda apa  adanya jangan sia-siakan dia. Tentunya setiap manusia itu  mempunyaikebiasaan yang menjengkelkan, tapi jika ia mencintai anda  sepenuh hati,pasti dia bisa memakluminya.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;strong&gt;Wanita yang cepat akrab dengan teman dan keluarga kekasihnya.  &lt;/strong&gt;Pacar yang baik sangat menghargai orang-orang yang dianggap penting bagi kekasihnya.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;strong&gt;Wanita yang bisa mengontrol emosi.  &lt;/strong&gt;Pada dasarnya  semua wanita cenderung tukang ngomel. Pacar yang baik tau kapan waktunya  menahan amarah n kapan waktu yang tepat untuk mengeluarkannya.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;strong&gt;Wanita yang bisa menghargai kepribadian kekasihnya. &lt;/strong&gt;Secara tak sadar kadang kepribadian pria berubah karena permintaan kekasihnya. Nah kekasih semacam inilah yang dihindari pria.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;strong&gt;Wanita yang menghormati kekasihnya. &lt;/strong&gt;Hal ini penting!!. Pria akan senang jika punya pacar yang bisa menghargai n menghormatinya sebagai seorang lelaki.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;strong&gt;Wanita yang cantik. &lt;/strong&gt;Layaknya istri,pacar yang hebat pastinya juga ingin terlihat cantik dimata kekasihnya.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;strong&gt;Wanita yang satu hati soal seks.&lt;/strong&gt; Ketidak cocokan masalah seks bisa jadi problem yang mengganjal dalam hubungan anda.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;strong&gt;Wanita yang cerdas.&lt;/strong&gt; Wanita yang cerdas akan mempunyai berbagai macam cara yang bisa membuat kekasihnya tidak bosan jika berada di dekatnya.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;strong&gt;Wanita yang mandiri.&lt;/strong&gt; Tak ada seorang pria yang ingin menjadi baby sitter kekasihnya.&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>10 CIRI PRIA IDAMAN WANITA 2</title><link>http://sukubunga.blogspot.com/2011/07/10-ciri-pria-idaman-wanita-2.html</link><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><pubDate>Fri, 1 Jul 2011 18:24:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-2150722930855966525.post-4408050311021001579</guid><description>&lt;div class="content"&gt;     &lt;div style="text-align: justify;"&gt;Seperti apa bayangan pria idaman di  benak Anda? Apakah hanya dari segi  fisik? Rasanya tidak mungkin. Ada  faktor-faktor lain yang dinilai  perempuan dalam sosok pria idaman.  Situs &lt;em&gt;askmen.com&lt;/em&gt; sempat  melakukan survei untuk mencari tahu  faktor-faktor pria seperti apa yang  menjadi idaman para wanita. Mau  tahu apa hasil pencarian mereka? Samakah  dengan apa yang ada dalam  benak Anda? Mereka berusaha mengintip isi  pikiran kita, mari kita intip  lagi apakah daftar yang mereka punya sudah  sesuai dengan pikiran kita.&lt;/div&gt;&lt;strong&gt;10. Kecerdasan&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;
Sadarkah Anda, saat ada pria yang cerdas dan tidak sombong, kita akan melihat ia sebagai seseorang yang sangat &lt;em&gt;charming &lt;/em&gt;meski penampilannya tidak ikut tren sekalipun? Seorang rekan &lt;em&gt;&lt;/em&gt;bahkan  sempat tergelitik dan tersenyum-senyum saat mendengar seorang  pria  yang ia sukai berbicara menggunakan bahasa asing. Teman lain lagi  malah  jatuh cinta kepada suaminya karena pengetahuan si suami yang  begitu  banyak tentang sejarah kota-kota di dunia. Tentu, seorang pria  terlihat  lebih menarik jika ia bisa mengutarakan kecerdasannya dengan  cara yang  rendah hati, tidak sombong, dan bukan merendahkan orang lain.&lt;br /&gt;
&lt;strong&gt;9. Tantangan&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;
Menurut situs &lt;em&gt;askmen.com&lt;/em&gt;,  wanita ternyata juga suka akan  tantangan. Tak semua wanita suka  dikejar-kejar. Kadang perempuan pun  akan merasa tertarik kepada pria  yang sedikit jual mahal. &lt;em&gt;Hm&lt;/em&gt;, sama seperti pria yang juga suka wanita yang sedikit jual mahal, ya?&lt;br /&gt;
&lt;strong&gt;8. Perhatian&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;
Yang ini sudah jelas. Perempuan sangat suka perhatian dari pria. Bahkan, menurut &lt;em&gt;askmen.com&lt;/em&gt;,   perempuan yang diberikan perhatian, seperti kata-kata bahwa ia tak  suka  Anda pergi dengan pria lain saja sudah cukup membuat Anda merasa   diperhatikan. Meski hadiah-hadiah lucu juga akan membuat Anda merasa   amat diperhatikan. Plus, perempuan suka ketika seorang pria memerhatikan   detail kecil dalam dirinya, seperti perubahan dalam dandanan, baju  yang  baru Anda pakai, dan lainnya. Menurut mereka, pujian akan hal-hal  kecil  ini merupakan bentuk perhatian yang lebih menyenangkan ketimbang  harus  mendengar perempuan mengomel seharian. &lt;em&gt;Hm&lt;/em&gt;….&lt;br /&gt;
&lt;strong&gt;&lt;br /&gt;
7. Kedermawanan&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;
Konon,  ini merupakan salah satu cara lain pria membuat wanita tertarik  (selain  ketulusan hatinya). Perempuan-perempuan cantik tentu dengan  sangat  mudah mendapatkan apa yang ia mau dari pria mana pun. Jadi,  mereka akan  berusaha kreatif. Tidak dengan membanjiri perempuan cantik  yang ia suka  dengan hadiah, tetapi menunjukkan kedermawanan. Ternyata,  kedermawanan  seorang pria terhadap orang yang kurang beruntung bisa  jadi daya tarik  yang cukup besar. Bagi pria, jika ia mengajak Anda  melakukan aktivitas  sosial semacam ini tak hanya membuat Anda jatuh  cinta, tetapi sekaligus  membantu orang lain.&lt;br /&gt;
&lt;strong&gt;6. Jago dalam aktivitas percintaan&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;
Tak  cuma pria, wanita juga suka aktivitas percintaan. Wanita akan  merasa  ketergantungan pada pria yang jago dalam urusan percintaan, yang  membuat  mereka bisa merasa melayang, dan mengajar mereka untuk merasa  sangat  luar biasa. Jadi, tak heran kalau di kamarnya Anda menemukan  buku-buku  tentang cara memuaskan wanita. Atau ketika Anda sedang  meminjam  laptopnya, di kolom &lt;em&gt;search engine&lt;/em&gt; muncul &lt;em&gt;keyword &lt;/em&gt;seputar cara memuaskan wanita, atau cara berciuman yang benar, atau mungkin cara memanjakan wanita.&lt;br /&gt;
&lt;strong&gt;5. Romansa&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;
Siapa  yang mau berada dalam hubungan yang hambar. Sebatas ada di sisi   seseorang saja tidak cukup. Anda butuh keintiman, konektivitas, ada   untuk satu sama lain secara utuh, baik fisik maupun psikologis. Bisa ada   untuk satu sama lain dan bisa saling berkomunikasi dalam segala   lapisan. Mengerti Anda dan kesukaan Anda. Tidak malu untuk mengungkapkan   isi hatinya dalam bentuk yang mungkin dinilai norak olehnya sekalipun,   seperti membuatkan lirik lagu, atau puisi, atau hal-hal lainnya. &lt;em&gt;Hm&lt;/em&gt;, menyenangkan, ya?&lt;br /&gt;
&lt;strong&gt;4. Dominasi&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;
Semandiri  apa pun seorang wanita, ia akan merasa lebih nyaman dan aman  jika ia  tahu pasangannya bisa dipercaya dan cukup kokoh untuk ia  sandari. Tanpa  disadari, wanita ternyata memiliki ketertarikan terhadap  pria yang  sedikit dominan. Wanita ternyata akan merasa tertarik kepada  pria yang  tahu apa yang ia inginkan dan tidak ragu untuk mengejarnya.  Namun, tentu  dominasi yang dimaksud bukan tipe yang asertif dan membuat  si wanita  merasa terintimidasi atau tak nyaman, atau yang melewati  batas si  wanita. Tetapi, lebih pada dominasi dalam hal gairah dan  tujuan hidup,  bukan posesivitas.&lt;br /&gt;
&lt;strong&gt;3. Berkelas&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;
Ternyata,  perempuan juga merasa tertarik kepada pria yang memiliki  nilai berkelas  dalam hal-hal kultural, seni, etiket, film, musik,  makanan, atau hal-hal  lainnya tanpa terlihat membosankan.&lt;br /&gt;
&lt;strong&gt;2. Humor&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;
Humor yang senada adalah salah satu hal penting dalam hubungan. Dalam situs &lt;em&gt;askmen.com&lt;/em&gt;,   humor merupakan salah satu kunci untuk menarik perhatian seorang   perempuan dan memperbaiki kesalahan saat sudah menjadi kekasih si wanita   incaran. Saran yang diutarakan situs itu kepada para pria adalah  dengan  menjaga humor yang sedikit pedas, sedikit sombong, dan sedikit  percaya  diri yang menarik, seperti gaya Pierce Brosnan dalam film &lt;em&gt;The Thomas Crown Affair&lt;/em&gt; atau Tom Cruise dalam film &lt;em&gt;Top Gun. &lt;/em&gt;Konon kata mereka, humor seperti ini membuat perempuan gemas.&lt;br /&gt;
&lt;strong&gt;&lt;br /&gt;
1. Seru&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;
Siapa sih yang senang duduk diam berdampingan selama berjam-jam. Ternyata, menurut survei yang dilakukan situs&lt;em&gt; askmen.com&lt;/em&gt;  itu, posisi pertama yang dicari dalam sosok pria yang menjadi idaman   adalah pria yang seru, suka hal-hal penuh petualangan, tidak biasa, dan   menyenangkan. Sebab, menurut mereka, pria yang senang hal-hal seru   semacam ini bisa menciptakan suasana baru dan tidak terpaku pada   rutinitas membosankan. Ternyata, menurut survei itu, wanita suka sesuatu   yang menggugah perasaan mendebarkan dan baru. Sesuatu yang terlalu   terpaku dan monoton membuat wanita bosan.&lt;br /&gt;
&lt;em&gt;Hm&lt;/em&gt;, ternyata  uang dan ketenaran tidak menempati 10 hal  terutama yang dicari perempuan  dalam sosok laki-laki idaman. Ada  hal-hal lain tentang pria idaman yang  tak ada di dalam sini dan menurut  Anda cukup penting, tetapi mereka  lupa masukkan?&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>10 Lelaki Idaman Wanita</title><link>http://sukubunga.blogspot.com/2011/07/10-lelaki-idaman-wanita.html</link><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><pubDate>Fri, 1 Jul 2011 18:23:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-2150722930855966525.post-2711004450935153594</guid><description>Berdiri di hadapan cermin, lihat diri anda. Adakah anda setampan Shah  Rukh Khan? Adakah otot-otot anda segagah Arnold Schwarzenegger?&lt;br /&gt;
Dengan ketinggian yang anda ada, mampukah anda memikat model secantik  Nasha Aziz? Adakah gaji anda cukup lumayan bagi menakluki hati  gadis-gadis jelita untuk dijadikan isteri?&lt;br /&gt;
Sambil berdiri di hadapan cermin, tanyakan soalan ini, “Adakah aku  memiliki ciri-ciri lelaki yang diidamkan wanita? “Kalau masih belum  pasti, di bawah ini adalah 10 lelaki yang paling dikehendaki oleh kaum  Hawa iaitu….&lt;br /&gt;
1. Yang bercita-cita besar untuk menolong orang lain yang memerlukan, bukannya hidup dilamun angan-angan dan perlu ditolong.&lt;br /&gt;
2. Yang tidak malu berkata; “Saya minta maaf, sayalah yang bersalah.”&lt;br /&gt;
3. Yang dapat melihat pelbagai pengaruh buruk cuba merosakkan hidupnya tapi tanpa ragu-ragu berkata ” TIDAK”&lt;br /&gt;
4. Yang meletakkan urusan Tuhan melebihi segala-galanya.&lt;br /&gt;
5. Yang membuat sesuatu,misalnya melaksanakan impiannya, dengan  bersungguh-sungguh dan apabila berjaya, dia menghadiahkan  setinggi-tinggi perhargaan kepada orang-orang yang membantunya.&lt;br /&gt;
6. Yang sentiasa tersenyum, merendah diri dan mesra dengan sesiapa sahaja tanpa mengira darjat dan kedudukan.&lt;br /&gt;
7. Yang melihat kesilapan diri sendiri sebelum melihat kesilapan orang lain.&lt;br /&gt;
8. Yang sedia mencurahkan wang, masa dan kebolehannya kepada orang lain tanpa memikirkan balasan.&lt;br /&gt;
9. Yang sentiasa berusaha untuk menjadi contoh terbaik kepada anak-anaknya daripada hanya beromong kosong mengenai hal tersebut.&lt;br /&gt;
10. Yang membawa anak-anak ke rumah ibadat, bukannya menghantar mereka ke sana.&lt;br /&gt;
Adakah ketampanan, gaji dan otot-otot sasa di badan anda relevan dengan ciri-ciri di atas?</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Tempat-tempat Bersejarah Obama di Hawaii</title><link>http://sukubunga.blogspot.com/2011/06/tempat-tempat-bersejarah-obama-di.html</link><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><pubDate>Thu, 30 Jun 2011 22:05:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-2150722930855966525.post-5508463365929167977</guid><description>Honolulu bangga menjadi tempat lahir dan rumah masa kecil dari presiden  AS terpilih, Barack Obama. Para wisatawan tujuan Hawaii pun dapat dengan  mudah mengunjungi daerah dan tempat-tempat favorit presiden AS berkulit  hitam pertama itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Obama muda rupanya menyerap nilai-nilai di  Hawaii yang menghargai toleransi, kompromi, dan saling menghormati, di  mana keberagaman memberi banyak arti bagi penduduknya ketimbang memecah  belah mereka. Adat istiadat masyarakat Aloha State dan budaya Hawaii  sangat memengaruhi Obam&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seperti dikutip  Hawaii Visitors and Convention, para pengagum putera asli Hawaii itu  dapat mengunjungi lebih dari 24 situs Obama di sekitar Oahu, termasuk:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
--Kapiolani  Hospital for Women and Children, tempat presiden Amerika Serikat  mendatang ini dilahirkan pada tanggal 4 Agustus 1961, dari pasangan  Barack Obama Sr dan Ann Dunham.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
--Punahou, sekolah swasta  ternama, tempat Obama pernah bersekolah di sana mulai dari kelas V  sekolah dasar hingga lulus sekolah menengah atas pada 1979. Alumnus  lainnya dari Punahou adalah pendiri America Online, Steve Case, dan  pegolf fenomenal, Michelle Wie.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
--Lower Makiki hingga East  Honolulu adalah tempat Obama tinggal dalam enam permukiman berbeda dan  menghabiskan sebagian besar masa mudanya di apartemen dekat Punahou  School bersama kakek dan neneknya, Stanley dan Madelyn "Toot" Dunham.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
--Toko Baskin-Robbins Ice Cream di South King Street adalah salah satu tempat Obama bekerja pada saat remaja.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
--Obama  memiliki tempat-tempat favorit untuk bersantai dengan keluarga dan  teman-temannya, seperti Puu Ualakaa State Park di Tantalus, Kapiolani  Park di pinggiran Waikiki, dan Sandy Beach, tempat berselancar terkenal  di East Honolulu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
--Pada bulan Agustus 2008, ketika liburan  bersama keluarganya sebelum melakukan kampanye pemilihan umum, keluarga  Obama menikmati sejumlah tempat R&amp;amp;R di Oahu, termasuk bermain golf  di Olomana Golf Links dan Luana Hills Country Club, menghabiskan waktu  di Kailua Beach Park mengunjungi Nuuanu Pali Lookout, melakukan  snorkeling di Teluk Hanauma, menikmati makan siang bergaya tradisional  di Zippy’s, tur ke Arizona Memorial di Pearl Harbor, memberikan  penghormatan bagi Stanley Dunham yang dimakamkan di Punchbowl, National  Memorial Cemetry, di Pasifik, dan banyak lagi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hawaii Visitors  and Convention Bureau telah membuat situs internet secara khusus, yaitu  GoHawaii.com/Obama yang berisi sejumlah tempat penting yang terkait  dengan kehidupan awal Obama di Hawaii dan tempat dia menjalani liburan  pada Agustus 2008 lalu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Para penyedia kegiatan Oahu juga  merespons para pelancong yang tertarik terhadap Obama. Para agen  perjalanan Oahu baru-baru ini meluncurkan tur Obama  (ObamaTourHawaii.com) dan sejumlah operator lainnya diperkirakan akan  mengikuti langkah tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kini, Obama merasakan hasil didikan  di Kepulauan itu yang berpengaruh besar bagi perkembangan karakternya  dengan mengatakan, "Apa yang terbaik bagi saya, dan yang terbaik dari  pesan saya, adalah konsisten dengan tradisi Hawaii."&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ia tumbuh di  Honolulu dan menghabiskan sebagian besar waktunya dalam asuhan kakek  dan neneknya. Neneknya, yang dipanggilnya dengan sebutan  "Toot"—kependekan dari "tutu" (bahasa Hawaii yang berarti  nenek)—meninggal pada tanggal 2 November 2008, hanya dua hari sebelum  cucunya terpilih sebagai presiden dalam pemilu bersejarah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bagi  orang yang tertarik mempelajari lebih banyak mengenai masa kecil  presiden terpilih Obama di Hawaii dapat membaca buku berjudul The Dream  Begins: How Hawaii Shaped Barack Obama yang ditulis oleh wartawan  Honolulu, Jerry Burris dan Stu Glauberman, dan diterbitkan oleh  Watermark Publishing (BooksHawaii.net).</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Tips For Choosing High-Performance Mutual Fund</title><link>http://sukubunga.blogspot.com/2011/06/tips-for-choosing-high-performance.html</link><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><pubDate>Fri, 24 Jun 2011 12:46:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-2150722930855966525.post-5062343239090687819</guid><description>Most people who &lt;span class="IL_AD" id="IL_AD2"&gt;invest in mutual funds&lt;/span&gt;  don't know what they are doing. They take advice from someone at a bank  or perhaps a friend and plunk down money into a fund. Sometimes this  strategy works, but most of the time, it doesn't.&lt;br /&gt;
When you invest your money in a mutual fund, you are trusting someone to &lt;span class="IL_AD" id="IL_AD1"&gt;invest in the stock market&lt;/span&gt;  for you. Because of this, you want to be sure this person knows what he  or she is doing. Also, you want to make sure that this person is not  charging you too much to manage your money for you. Mutual funds fees  are "hidden," in the sense that they do not charge you an upfront fee  but rather a percentage of the amount of money in your account. If this  percentage is too high, you would do better just blindly picking stocks  yourself.&lt;br /&gt;
&amp;nbsp;Here are five helpful tips for choosing the right mutual funds.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
1. Keep the fees low. Generally, expense fees should not be much higher than 1% if it is just a basic &lt;span class="IL_AD" id="IL_AD6"&gt;domestic&lt;/span&gt; equity fund. You should never &lt;span class="IL_AD" id="IL_AD12"&gt;invest money&lt;/span&gt;  in a fund that also charges a "load," which is an additional fee that  is ridiculous to pay. Never invest in funds that charge loads; those  funds are for suckers.&lt;br /&gt;
2. Check the asset base. Mutual &lt;span class="IL_AD" id="IL_AD11"&gt;fund managers&lt;/span&gt; only know of so many &lt;span class="IL_AD" id="IL_AD4"&gt;good investments&lt;/span&gt;. When they have too much money to manage, they begin &lt;span class="IL_AD" id="IL_AD8"&gt;investing in stocks&lt;/span&gt;  they don't like much but need to invest in anyway or else they'll just  have money laying around. There's little reason to invest in a fund with  over $5 billion in assets. It's best if it's under $2 billion  generally.&lt;br /&gt;
3. Consider an index fund. This is a fund that tracks a &lt;span class="IL_AD" id="IL_AD3"&gt;stock index&lt;/span&gt;,  such as the S&amp;amp;P 500. For these funds, the manager just buys  whatever stocks happen to be in the index. Since this is not much work,  the fees are much lower. Even though this method is simple, it has  proven to perform better than most mutual funds. Some high performance &lt;span class="IL_AD" id="IL_AD10"&gt;index funds&lt;/span&gt; include FSMKX (Fidelity S&amp;amp;P 500) and VIMSX (Vanguard S&amp;amp;P 400 Midcap.&lt;br /&gt;
4.&amp;nbsp; &lt;span class="IL_AD" id="IL_AD7"&gt;Evaluate&lt;/span&gt;  the fund's strategy. If you have a long term outlook, look for a more  aggressive fund that invests in small-cap stocks, international stocks,  and riskier stocks in general. &lt;span class="IL_AD" id="IL_AD9"&gt;High risk&lt;/span&gt; tends to result in high performance in the long run. If you are more risk-averse, consider an &lt;span class="IL_AD" id="IL_AD5"&gt;S&amp;amp;P 500 index fund&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;
&amp;nbsp;5.  Keep the fees low. Did I mention this already? Well, I'll mention it  again. This is where most people mess up. Make sure you are not paying a  load or paying too much in fees to the mutual fund.&lt;br /&gt;
&amp;nbsp;More information about mutual funds can be found at &lt;a href="http://www.research-mutual-funds.net/"&gt;Research Mutual Funds&lt;/a&gt;.</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Pros And Cons of Different Types Of Investments</title><link>http://sukubunga.blogspot.com/2011/06/pros-and-cons-of-different-types-of.html</link><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><pubDate>Fri, 24 Jun 2011 12:45:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-2150722930855966525.post-8327112079449170597</guid><description>&lt;div class="ArticleText" style="margin: 4px;"&gt; &lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;When deciding &lt;span class="IL_AD" id="IL_AD1"&gt;where to invest your money&lt;/span&gt;, you need to always take into account your investment &lt;span class="IL_AD" id="IL_AD3"&gt;goals and objectives&lt;/span&gt;. Different types of investments carry varying degrees of risks and potential return.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;strong&gt;CD&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;
&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt; A bank CD is a very &lt;span class="IL_AD" id="IL_AD2"&gt;safe investment&lt;/span&gt;. The CD is &lt;span class="IL_AD" id="IL_AD6"&gt;FDIC insured&lt;/span&gt;  up to $100,000, so there truly is minimal risk. The only downside is  that you cannot withdraw that money in the CD for a specific amount of  time or else you'll receive a penalty. &lt;span class="IL_AD" id="IL_AD9"&gt;Bank CDs&lt;/span&gt; generally only pay up to 5% interest.&lt;br /&gt;
&lt;strong&gt;Bonds&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;
&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;A  bond is essentially a loan you make to a company or a government. Bonds  have varying degrees of risk, from essentially risk-free treasuries to  junk bonds. The higher the risk of the bond, the higher the return will  generally be.&lt;br /&gt;
&lt;strong&gt;Stocks&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;
&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;Stocks are investments in companies. Depending on the company, the risk of the investment can be high or low. Obviously, &lt;span class="IL_AD" id="IL_AD7"&gt;buying stock&lt;/span&gt; in Johnson and Johnson is a lot less risky than a new internet &lt;span class="IL_AD" id="IL_AD4"&gt;startup company&lt;/span&gt;.  In general, the stock market returns on average about 10% a year,  though the actual return of any given stock will vary significantly.&lt;br /&gt;
&lt;strong&gt;&amp;nbsp;Mutual Funds&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;
&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;A  mutual fund typically invests in over 100 stocks, so it's an instant  way to diversify your portfolio. However, the mutual fund generally  charges a fee, which is about 1% of &lt;span class="IL_AD" id="IL_AD8"&gt;your assets&lt;/span&gt; per year. Because of this fee, most &lt;span class="IL_AD" id="IL_AD10"&gt;mutual funds&lt;/span&gt; do not outperform the market; a monkey blindly picking 100 stocks but not charging you a fee could easily outperform most mutual funds.&lt;br /&gt;
&lt;strong&gt;Real &lt;span class="IL_AD" id="IL_AD11"&gt;Estate&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;
&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;  Real estate is a popular investment. The most obvious real estate  investment you'll make is when you purchase your home. Your home can go  up or down in value when you sell it; it depends on the housing market  in your area.</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Learning and communicative strategies</title><link>http://sukubunga.blogspot.com/2011/06/learning-and-communicative-strategies.html</link><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><pubDate>Thu, 23 Jun 2011 02:44:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-2150722930855966525.post-5567424988552972405</guid><description>&lt;b&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Introduction&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Communicative strategies are systematic techniques employed by a  speaker to express his meaning when faced with some difficulty and the  difficulty here refers to the speaker's inadequate command of the  language used in the interaction (Faerch &amp;amp; Kasper, 1983:16). On the  other hand, the term learning strategies has been defined as "the  higher-order skills which control and regulate the more task-specific or  more practical skills" (Nisbet &amp;amp; Shucksmith,1986:26). Based on the  previously mentioned definitions, it could be said that learning and  communicative strategies refer to language learning behaviors that  contribute directly or indirectly to learning. I am not very concerned  here with the definition of the two terms as much as I am concerned with  the fact that most if not all non-native speakers and second-language  learners use these strategies throughout their second/foreign language  learning journey. They tend to use them to compensate for their lack of  sufficient language knowledge and to get themselves out of troubles when  interacting in the target second/foreign language. These are only some  of the short term benefits of using learning and communicative  strategies. In fact, the successful use of these strategies can promote  longer term language development.&lt;br /&gt;
In the first part of this paper, I will provide examples on some of  the commonly used strategies and at the same time, I will focus on the  ways in which these strategies promote the language learning process and  the development of the learner's speaking skill. I will also highlight  the short and long tem benefits of using both learning and communicative  strategies in learning and developing speaking skill. In the second  part of the paper, I will show how the knowledge of learning and  communicative strategies has influenced me to change my old style of  teaching the speaking, and how it has encouraged me to adopt a set of  new methods of teaching that make utmost use of these strategies.  Finally, I will give examples on some of the speaking activities that  are based, in some ways, on these strategies, and are designed to  promote and develop the learner's speaking skill.&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Part One:&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Teaching writing skill has been given the priority over teaching  speaking skill in almost all educational syllabus and plans and the case  in my country, Oman, is no exception. Writing skill has been considered  the most important especially in the area of second/foreign language  teaching. On the other hand, speaking skill has neither been given  sufficient focus in our teaching syllabi nor has it been represented  fairly in our classrooms as opposed to the other skills. In my context,  most people in general and educationalists in particular, seem to have  taken this skill for granted; maybe because they think it is an easy one  and that almost everyone can speak. Speaking is, however, a skill which  deserves much more attention in both first and second language. I have  chosen to write about this skill because I know very well how important  it is as a means of communication especially, for second/foreign  language learners. Throughout my teaching of English as a foreign  language, I noticed that speaking was the area of weakness for the  majority of my students. On the part of teachers, not so much time was  devoted to teach this skill, and on the part of the curriculum  designers, not so much effort was exerted to promote the development of  this skill. Consequently, speaking was regarded by the students as an  obstacle in the way of learning English rather than as an important  skill. In the following sections, I will attempt to show how this  problem can be addressed by the use of some strategies.&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;1/ Examples on some learning and communicative strategies used by &lt;/b&gt;&lt;b&gt;ESL&lt;/b&gt;&lt;b&gt; and EFL students&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
So many studies and research have been conducted in both areas  learning strategies and communicative strategies, and many researchers  and linguists have been involved. Consequently, different definitions  and classifications of strategies have been stated. However here, I will  focus on the classification of communicative strategies suggested by  Faerch and Kasper (1983), and on the classification of learning  strategies suggested by Wenden and Rubin (1987). I will also show how  each set of strategies are used by ESL and EFL learners. I have chosen  the previous classifications because they confirm with the knowledge of  strategies I acquired throughout my teaching experience.&lt;br /&gt;
Faerch and Kasper suggest that communicative strategies are  classified into two categories each of which is classified or comprised  of other subcategories. The first category is avoidance behavior and  this consists of formal reduction and functional reduction strategies.  Formal reduction strategies could be phonological, morphological,  syntactic and lexical strategies. Learners tend to use formal reduction  strategies either to avoid making errors and/or they want to increase  their fluency (Faerch&amp;amp; Kasper 1983: 40). On the other hand,  functional reduction strategies include reduction of speech act and  reduction of propositional context and these two are used by learners to  reduce their communicative goals in order to avoid problems in  interactions (ibid: 43). Achievement strategies are also called  compensatory strategies and they consist of code switching,  inter/intralingual, cooperative and non-linguistic strategies. These  strategies are used by learners to expand their communicative resources  in interactions (ibid:45). The following figure has been designed based  on what was mentioned above:&lt;br /&gt;
&lt;img src="http://photos-e.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc3/hs466.snc3/25579_396042110860_750115860_5300220_3691189_n.jpg" /&gt;&lt;br /&gt;
Wenden and Rubin classified learning strategies into cognitive  strategies and metacognitive strategies. Cognitive strategies are used  by learners when they deal with steps, operations, or problem-solving  that require direct analysis, transformation, or synthesis of learning  materials (Wenden &amp;amp; Rubin,1987:23) and these strategies include  clarification/verification, guessing/inductive inferencing, deductive  reasoning, practice, memorizing and monitoring. On the other hand,  metacognitive strategies are used when the learner deals with knowledge  about cognitive process and regulation of cognition. These strategies  consist of choosing, prioritizing, self-management, advance preparation,  advance organization, directed attention, selected attention and  delayed production. The following figure has been designed based on the  information mentioned above:&lt;br /&gt;
&lt;img src="http://photos-f.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-ash1/hs466.ash1/25579_396040495860_750115860_5300218_3523914_n.jpg" /&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;2/ The short term benefits of training learners on the use of learning and communicative Strategies &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Research and theory in second language learning strongly suggest that  good language learners use a variety of strategies to assist them in  gaining command over new language skills. In her study of five Chicano  students who were learning English, Wong-Fillmore as quoted in Wenden  &amp;amp; Rubin, (1987:27), identified some learning strategies used by  successful language learners. Wong-Fillmore found that by using a few  well chosen strategies, learners could continue to participate in  speaking activities (ibid: 21). Moreover, O'Malley (1983), reports on an  experiment in which students received training on the use of learning  strategies with three language tasks; vocabulary, listening skill and  speaking. His major conclusion was that strategy training was effective  for listening and speaking, but not for vocabulary.&lt;br /&gt;
One of the major short term benefits of the use of learning  strategies is the fact that they help learners to compensate for their  lack of adequate language knowledge. Bygate (1987), states that the use  of these strategies can bridge the gab between knowledge of the rules  and the students' ability to express their own meaning. In other words,  these strategies help learners to practice using acceptable language  with reasonable fluency and reasonable ability to convey meanings and  express opinions. On that basis, it could be inferred that training  learners on using these strategies would help them a lot in their  language learning. Language learners will not be hesitant or afraid of  being involved in an interaction where they do not have sufficient  language knowledge for it. Bygate adds that being trained to use  learning strategies helps the learner to succeed in autonomous  interaction. According to this, using such strategies in learning  represents a transitional process where control of learning is moved  from teacher to learners, leaving the learner with responsibility for  his own thinking and learning. In addition, Wenden&amp;amp; Rubin (1987),  mention that learning strategies help learners to better utilize the  experience they bring to their language class. As a result, learners  grow appreciation of their power ability and become critically  reflective of the conceptual context of their learning.&lt;br /&gt;
The efficiency of communicative strategies training in learning  languages has been proved in so many occasions. For instance, Spilka (as  cited in Faerch &amp;amp; Kasper 1983:10), points that some trained French  learners tend to use specific phrases in order to avoid liaison in  French; to avoid French partitive &lt;b&gt;en&lt;/b&gt;, the learners may produce the specified form &lt;b&gt;J'ai trios pommes&lt;/b&gt;, rather than &lt;b&gt;J'en ai trios&lt;/b&gt;.  So, the French learners are making use of the avoidance strategy which  is one of the communicative strategies. In another occasion, Kasper  (1983:43), gave some examples of how trained German learners of English  reduce their &lt;b&gt;IL&lt;/b&gt; performance with respect to politeness  making. Moreover, Faerch (1983:43), gave other examples of speech act  reduction, in which learners in conversation with native speakers often  do not use initiating acts (reduction strategy). Based on all that has  been mentioned, we could say that strategies be they learning or  communicative ones, are important for language learning for they are  tools for active, self-directed involvement, which is essential for  developing communicative competence. I shall now move to discuss the  long term benefits of the use of learning strategies.&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;3/ The long term benefits of training language learners on the use of learning and communicative strategies &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
As we have seen previously, there are so many short benefits for  training learners on using learning and communicative strategies.  Likewise, there are other long term benefits for strategy training as  well. Faerch and Kasper (1986:189), report the findings of a study where  an attempt was made to train learners to use interaction strategies  (some of the communicative strategies). They were Danish learners of  English and the training for strategy use lasted for three months. The  findings were that:&lt;br /&gt;
a) Middle proficiency level learners made considerable progress in using interaction strategies.&lt;br /&gt;
b) Low and high proficiency learners made less progress.&lt;br /&gt;
g) The general attitude in the class towards errors and towards  risk-taking had changed. More learners accepted the need to make an  attempt even if they did not get the right answer.&lt;br /&gt;
Based on the findings of this study, we could say that training  learners to use communicative strategies raises their confidence and  encourages them to participate in different communicative interactions  even when they don't have enough language for it (e.g. when they don't  have the answer for a question). In another study, Knowles (1975), finds  that training learners to use these strategies helps them to develop  the attitude that language is a lifelong process and to acquire the  skills of self-directed learning. Most importantly, he points out that  communicative strategies help learners to be equipped with the skills  necessary to continue learning on their own when they leave formal  education experience.&lt;br /&gt;
Many other studies have been carried out by different researchers and  the long term benefits of communicative and learning strategies  training have been proved. For instance, O'Malley and Chamot (1990)  looked at learning strategies used both by ESL and EFL students and they  found that training students to use these strategies helped them become  more aware of the whole process of learning a second language. Based on  the findings of one of their studies, Wenden &amp;amp; Rubin (1987), state  that training learners to use learning strategies helps learners to  better utilize the experience they bring to their language class and  help them as well, to become critically reflective of the conceptual  context of their learning.&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Part Two:&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;1/ The influence of learning strategies on my teaching style of speaking&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
I have previously mentioned that speaking is an undervalued skill in  Oman. All focus and emphasis are placed on the other skills as if the  speaking skill does not exist or as if acquiring it has been taken for  granted. Out of my own experience as an English teacher, I have noticed  that the Omani students' biggest difficulty when learning English falls  in the area of speaking. As teachers, we have not been working so much  on this skill due to the fact that there are no formal speaking tests in  the whole low-intermediate, intermediate and high-intermediate levels  of teaching English in most of the academic institutions in Oman in  general and in the Language Centre at Sultan Qaboos University (SQU) in  particular. We were basically preparing our students to be able to pass  the final test which normally contained listening, reading and writing  only. Personally, I used to rely on specific activities in my speaking  classes and these activities were not always suitable for my students'  levels of English. However, since it was "the speaking skill", I did not  bother to search for more activities or even try to design a simple  syllabus for teaching it.&lt;br /&gt;
Having read about learning and communicative strategies and having  known about their crucial role in promoting and developing the learning  process in general and the verbal interaction skills in particular, I  have decided to adopt a new teaching approach that makes full use of  these strategies. I have realized that the new teaching capacities  should include identifying students' learning and communicative  strategies, conducting training on these strategies, and helping  learners become more independent. That is because when students take  more responsibility in the speaking activities, more learning occurs,  and both teachers and learners feel more successful and satisfied.  Teachers including me, (especially when teaching speaking) should  attempt to discover what strategies their students are already using by  interviewing them or questioning them about the strategies employed for  specific language learning tasks (Wenden &amp;amp; Rubing, 1987). And then,  they could direct them to utilise learning and communicative strategies  for a variety of speaking activities. Metacognitive strategies such as  self-management and self-monitoring can be practised in communicative  situations in which the learner wishes to gain the maximum amount of  comprehensible speech from others (ibid). Moreover, teachers can provide  students with practice in useful strategies for the negotiation of  conversational encounter outside of class. They can also suggest  alternative strategies for organising and storing information and they  can encourage students to consider which strategies work best for them.  O'Malley and Chamot (as quoted in Macdonough,1995:122) summarise what  has been previously mentioned by stating that the Cognitive Academic  Learning Language Approach consists of five phases:&lt;br /&gt;
1/ Preparation: develop student awareness of different strategies.&lt;br /&gt;
2/ Presentation: develop student knowledge about strategies.&lt;br /&gt;
3/ Practice: develop student skills in using strategies for academic learning.&lt;br /&gt;
4/ Evaluation: develop student ability to evaluate their own strategy use.&lt;br /&gt;
5/ Expansion: develop transfer of strategies to new tasks.&lt;br /&gt;
According to these phases, teachers should go through several steps  while teaching speaking tasks in order to make sure that students would  get benefits from them and would develop their speaking skill. We should  base our explanation of the tasks as well as our instructions on the  students' communicative and learning strategies, and we should try focus  our activities on developing these strategies. Furthermore, we could  provide students with various activities that would enable them to use  their strategies in new speaking tasks and to evaluate their use of  these strategies.&lt;br /&gt;
Macaro (2001:176) gave another way of training students on using and  developing their strategies. The following figure shows the sequence of  steps that are to be followed by teachers in order to best utilise their  students' learning and communicative strategies while teaching English  skills in general and speaking in particular.&lt;br /&gt;
&lt;img src="http://photos-e.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc3/hs446.snc3/25579_396040475860_750115860_5300217_202132_n.jpg" /&gt;&lt;br /&gt;
Another important aspect every teacher should take into account is  materials and syllabus design. In Oman, both syllabus and curriculum  design are prescribed by the Ministry of Education (for schools), or the  Ministry of Higher Education for some colleges and universities.  Teachers have an almost passive role in that process. On the other hand,  researchers and educational inspectors play the major role and impose  their ideas and opinions which are not always in favor of the learning  process, learning situations and students. Teachers are not allowed to  innovate or create additional materials and they are severely penalized  if they deviate from the prescribed curriculum. It is really a hard task  for the teacher to change or at least modify this traditional  curriculum but is not impossible. Teachers should attempt to change such  curriculum gradually and they should have their role in the curriculum  design task. They should be creative, eclectic and adaptive in terms of  producing educational materials. Educational authorities on the other  hand, should take into consideration that aspects of learning and  communicative strategies are to be incorporated in each and every  syllabus or curriculum. Finally, it really makes a great difference in  teaching and learning if teachers bear in mind the fundamental knowledge  of learning and communicative strategies while teaching.&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;2/New teaching approach and examples on some speaking activities&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
In Oman, most if not all the teaching approaches adopted by teachers  seem to be teacher oriented. Teachers are doing all the work; they  teach, explain, ask, provide answers and help students. The students'  role is passive in one way or another; they are being spoon-fed  throughout the academic year without being asked to contribute to their  studying activities or even being taught how to do it. Being a teacher  in that country, my teaching style was influenced to a great extent with  the teaching methods used there. For instance, in my speaking class, I  used to do all the talk, control activities, come up with ideas, and  choose the suitable speaking tasks. I did not use to allow students to  express their ideas and if I did, it would be to a very limited extent.  Even when my students were giving a presentation or performing a  dialogue, I used to interfere either by giving my own opinion or by  correcting them every now and then. It is only now after knowing about  learning and communicative strategies that I have realised the pressing  need for some teaching strategies especially in the area of speaking. I  have realised also that it is the turn of the students to do most of the  talking in the speaking class, while the teacher's main function is to  provide them with maximum amount of meaningful practice. In this  section, I will attempt to give some examples on speaking activities and  show how they are best taught taking into account the students'  learning and communicative strategies.&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;a/ D&lt;/b&gt;&lt;b&gt;ialogue and negotiation&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Dialogue and negotiation present the language as directly in the  contexts in which they are most commonly used, and permit the learners  to practise it in the same way, thus establishing a firm link between  language and situation (Byme, I976:2 I). My teaching of dialogue was a  kind of memorisation task; I used to type the dialogues or negotiation  task and give copies to the students. All that they had to do was to  read them, memorise them and present them in front of the class. Taking  the students' learning and communicative strategies into account, I  should do some pre‑speaking activities and prepare the learners in terms  of vocabulary items and tenses that are going to be used throughout the  dialogue/negotiation. This will direct their attention to the task and  will help them operate their planning strategies so that they are ready  to some extent to tackle the task. During the task, I would interfere  where possible to provide the learners with suggestions and to give some  alternatives. I would not focus so much on correcting their mistakes  since I am concerned in the first place with developing their  communicative abilities. I would rather compliment and praise the good  performance in order to create a stimulus and motivation for the rest of  the learners to improve their work. I guess this way would work well  with my students since they are very afraid of making mistakes and they  are easily motivated by praise, compliments and marks.&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;b/ Imaginary situation&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
I did not really make use of this task although it is very important  in developing the students' ability to be involved in problem‑solving  tasks, to improvise, guess and brain storm. I was not really aware of it  and of its role in promoting speaking skill. However now, after  realising the importance of this task, I would try to prepare and design  some imaginative tasks that are culturally appropriate and related to  the learners' day to day life. For instance, I might ask them to imagine  that there is a specific problem in their village (e.g. water is  getting salty due to overuse) that needs to be solved and then, will ask  them to come up with solutions and to try to talk about their own  solutions in front of the class. Since the topic represents a very  serious problem due to the scarcity of water sources in Oman, most of  the students will be involved and will participate in the discussion. I  might ask them to discuss it together in groups or I might ask  individual students to talk about and justify their opinions. Of course,  there are so many other exciting and relevant tasks (to the students'  daily life activities) that could be made use of in order to hook the  students' attention, sustain their interest in the subject and appeal to  their needs and desires.&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;c/ Role‑play and Narration&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
I taught this task before and I noticed that students liked very much  especially when it is incorporated in a narrative task. I used to give  my students a story and ask them to play the roles of the different  characters; it was really very simple and fun. Actually, it was another  way to train them to memorise some language phrases. If I am to do this  task now, I would ask the students to compose their own story (in an  attempt to focus on past tense for example), and then to act it out in  front of their colleagues. I strongly think that this task would work  very well with most of the students even the weak ones because they  would be working in groups and they will have the chance to choose the  role that they really like and that suits their linguistic ability.  While performing this task, the learners will be practising speaking,  prioritising and choosing their role, and memorising some language  chunks. In other words, they will be practising the language and  developing their learning and communicative skills.&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Conclusion&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
The research evidence that has been mentioned throughout this paper  proves to some extent the short and long term benefits of using  strategies in learning second/foreign language. It also suggests that  some learners are using more strategies more effectively than others.  For this reason, teachers and researchers should work closely together  to discover the role of motivation in learner strategy use (Macaro,  2001). It has also been shown that strategy training is effective in  promoting a great predisposition towards language learning and a  framework which enables the learner to take more responsibility for  their learning in the immediate, medium and long term. In this regard,  policy‑makers should be closely involved in supporting teachers' effort  by facilitating local and national programs of strategy training. They  should not set up learning frameworks (curriculum, syllabus) which place  obstacles in the way of teachers to adapt their teaching to the  strategy­-related needs of their learners. They should rather allow  teachers some freedom so that they can be creative in terms of designing  tasks and activities that would appeal to their students because  teachers are the ones who are in direct contact with the students and  therefore, they should be the ones who know exactly what their students  need. On the hand, teachers should bear in mind that the strategies  which plan and evaluate learning and the strategies assumed by the  learners who go out and make contact with language outside the classroom  are the ones that teachers should increasingly tum their attention to  (ibid).&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Bibliography&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;b&gt;Bygate, Martin&lt;/b&gt;.&lt;/b&gt;(1987). &lt;i&gt;Speaking. &lt;/i&gt;Oxford: Oxford University Press.&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;b&gt;Faerch, Clans &amp;amp; Kasper, Gabriele.&lt;/b&gt;(&lt;/b&gt;1983). &lt;i&gt;Strategies in Interlanguage Communication. &lt;/i&gt;London: Longnnan,&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;b&gt;Byrne, Donn&lt;/b&gt;.(&lt;/b&gt;1976). &lt;i&gt;Teaching Oral English. &lt;/i&gt;London: Longman&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;b&gt;Faerch, G. and Kasper, G.&lt;/b&gt;(1986).&lt;i&gt;Strategic competence in foreign language teachin.&lt;/i&gt; Aarhus University: Aarhus University Press.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;b&gt;Knowles, M&lt;/b&gt;.&lt;/b&gt;(1975).&lt;i&gt;Self Directed Learning: A Guide for Learners and Teachers. &lt;/i&gt;Chicago: Association Press.&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;b&gt;Macaro, Ernesto&lt;/b&gt;.(&lt;/b&gt;2001). &lt;i&gt;Learning strategies in foreign and second language classroom. &lt;/i&gt;Great Britain: CPD, Ebbw Vale&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;b&gt;Macdonough, Steven H.&lt;/b&gt;(&lt;/b&gt;1995). &lt;i&gt;Strategy and Skill in Learning a Foreign Language. &lt;/i&gt;London: Edward Arnold, a division of Hodder Headline PLC.&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;b&gt;Nisbet, John &amp;amp; Shucksmith, Janet&lt;/b&gt;.&lt;/b&gt;(1986).&lt;i&gt;Learning Strategies. &lt;/i&gt;London: Routledge &amp;amp; Kegan Paul Plc.&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;b&gt;O'Malley, IM &amp;amp; Russ, R.P, &lt;/b&gt;&lt;i&gt;et al&lt;/i&gt;.(&lt;/b&gt; 1983). A &lt;i&gt;study of Learning Strategies for Acquiring Skills in Speaking and Understanding English Language. &lt;/i&gt;Rosslyn, Va: InterAmerica Research Associates.&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;b&gt;O'Malley, J.M and Chamot, A.U&lt;/b&gt;.&lt;/b&gt;(1990).&lt;i&gt;Learning Strategies in Second Language Acquisition. &lt;/i&gt;Cambridge: Cambridge University Press.&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;b&gt;Wenden, Anita &amp;amp; Rubin, Joan&lt;/b&gt;.(&lt;/b&gt;1987).&lt;i&gt;Learner Strategies in Language Learning. &lt;/i&gt;Cambridge: Prentice Hall International.&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;b&gt;Rivers, Wilga M. &lt;/b&gt;(1972). &lt;i&gt;Speaking in Many Tongues, Essays in Foreign‑language Teaching. &lt;/i&gt;Cambridge: Press Syndicate of the University of Cambridge.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;b&gt;Wong‑Fillmore, L&lt;/b&gt;.&lt;/b&gt;(1976).&lt;i&gt;The Second Time Around. &lt;/i&gt;Unpublished doctoral dissertation, Stanford University.&lt;br /&gt;
&lt;div style="background-color: transparent; border: medium none; color: black; overflow: hidden; text-align: left; text-decoration: none;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>The Need for Personal Growth</title><link>http://sukubunga.blogspot.com/2011/04/need-for-personal-growth.html</link><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><pubDate>Mon, 4 Apr 2011 07:17:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-2150722930855966525.post-1440374524337837620</guid><description>&lt;div class="ArticleText" style="margin: 4px;"&gt; More &lt;span class="IL_AD" id="IL_AD8"&gt;than ever&lt;/span&gt; we are in need of Personal Growth on a global level. We are in &lt;span class="IL_AD" id="IL_AD9"&gt;dire straits&lt;/span&gt;  because of a general worldwide lack of knowledge and awareness of  what’s possible when we create extraordinary lives for ourselves and  each other. We can all contribute to the one world community and make  the planet a bet ter place. The norm has been people who spread negative  news, promote fast food and &lt;span class="IL_AD" id="IL_AD4"&gt;pharmaceutical&lt;/span&gt; concoctions rather than address the cause of real life issues. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
We have been trained, to varying degrees, to obey authority, work hard, and &lt;span class="IL_AD" id="IL_AD1"&gt;to speak&lt;/span&gt;  when called on. The educational system instills an early model for  learning that conditions our behavior as adults. Some of you may be  going through life, day-in and day-out, just working hard, watching TV,  eating junk food, and falling into bed at night. You may be living on  autopilot rather than directing your energies and living life to its  fullest. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Think about it: You are &lt;span class="IL_AD" id="IL_AD6"&gt;the producer&lt;/span&gt;,  director, and actor of the movie called your life. To live an  outstanding life, which includes doing what you love and being all you  can be, you need to be &lt;span class="IL_AD" id="IL_AD7"&gt;proactive&lt;/span&gt; and deliberate on designing your destiny. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Today’s  world demands that powerful people step up and take a stand for what’s  important. Together we can challenge systems that no longer serve us and  create new structures that will be designed more effectively to set us  up for success. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
The quality of our lives depends on us and how  we choose to live. The choices we make ultimately shape our lives and  many of us are waking up to this fact. With movies such as What The  Bleep Do We Know!?™ and The Secret, people are becoming aware that there  is &lt;span class="IL_AD" id="IL_AD11"&gt;more to life&lt;/span&gt; than what meets &lt;span class="IL_AD" id="IL_AD3"&gt;the eye&lt;/span&gt;. The Power of Personal Growth offers you significant awareness and knowledge so you can make empowering choices to positively impact your life.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;b&gt;Source:&lt;/b&gt; &lt;a href="http://www.articlecircle.com/"&gt;Free Articles&lt;/a&gt;</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Believe Your Soul Mate is Out There</title><link>http://sukubunga.blogspot.com/2011/04/believe-your-soul-mate-is-out-there.html</link><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><pubDate>Mon, 4 Apr 2011 07:15:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-2150722930855966525.post-3414017339139553493</guid><description>&lt;div class="ArticleText" style="margin: 4px;"&gt; Believing that your soul mate is out there is &lt;span class="IL_AD" id="IL_AD3"&gt;critical&lt;/span&gt; to the preparation of manifesting him or her into your life. The basic &lt;span class="IL_AD" id="IL_AD9"&gt;law of attraction&lt;/span&gt; states that you will attract to you those things that match your state of belief.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
I  believe that the Universe is always mirroring back to us our beliefs  about ourselves and the world. If we believe the world is a loving and  friendly place, then most of the time that will be our experience. If we  believe the world is a chaotic, stressful and fearful place, then that  becomes our reality. So, believing and knowing that your soul mate is out there is part of the formula for manifestation. If you do not yet believe with 100% certainty that your soul mate is out there, let’s begin to look for things that will make a believer out of you.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Do you believe you are loveable? If you are reading this then I am certain you are loveable. Why? Because, loveable people want &lt;span class="IL_AD" id="IL_AD7"&gt;more love&lt;/span&gt;  in their lives. But, if you believe you are not loveable, I’m going to  ask you to challenge that belief. Take a moment to identify at least  three (or more) lovable traits that you possess, such as being &lt;span class="IL_AD" id="IL_AD6"&gt;generous&lt;/span&gt;, &lt;span class="IL_AD" id="IL_AD4"&gt;compassionate&lt;/span&gt;,  friendly, kind, considerate, thoughtful, interesting, funny, etc. Write  these down and then memorize them. You will be using them shortly for  your treasure map.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
I know many very attractive, successful &lt;span class="IL_AD" id="IL_AD5"&gt;single&lt;/span&gt; people who have some very negative, limiting beliefs when it comes to finding their soul mate.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
The list usually goes something like this:&lt;br /&gt;
I’m too old.&lt;br /&gt;
I’m too fat. &lt;br /&gt;
I’m too damaged.&lt;br /&gt;
I have too much baggage.&lt;br /&gt;
I am too successful. &lt;br /&gt;
I am not successful enough.&lt;br /&gt;
All the good ones are taken.&lt;br /&gt;
Nobody I want wants me.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
These  are just knee-jerk excuses to keep you stuck. There is plenty of  evidence that love is available to everyone regardless of age, weight or  income or any other feeble excuse. What if I told you that it’s not  your job to know HOW your soul mate is going to appear? It’s only your job to be ready, willing and open to love.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
You  don’t really know where air or water comes from but you totally believe  that they are there for you. As a human being you know that air and  water are your divine right. You know that no matter what mistakes you  have made in the past, you are still going to wake up every day and have  access to air and water. The same is true for love. It’s there for you.  It’s always been there for you. You just need to remember the &lt;span class="IL_AD" id="IL_AD11"&gt;love that&lt;/span&gt; you are and once you do, the Universe will deliver to you the perfect soul mate. There is nothing for you to do, there is only a way for you to BE.&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;b&gt;Source:&lt;/b&gt; &lt;a href="http://www.articlecircle.com/"&gt;Free Articles&lt;/a&gt;</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>The Power of Personal Growth</title><link>http://sukubunga.blogspot.com/2011/04/power-of-personal-growth_04.html</link><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><pubDate>Mon, 4 Apr 2011 07:14:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-2150722930855966525.post-3829469564471391886</guid><description>&lt;div class="ArticleText" style="margin: 4px;"&gt; The Power of Personal Growth &lt;span class="IL_AD" id="IL_AD6"&gt;explores&lt;/span&gt; what Personal Growth is, illustrates its value and demonstrates what’s possible for you, your loved ones and the world at large.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
The book offers an inside view of the impact Personal Growth has had on the 56 people who contributed to the book. You’ll discover what Personal Growth means to them, the impact it has had on their lives, what they envision is possible for &lt;span class="IL_AD" id="IL_AD10"&gt;themselves&lt;/span&gt; and the world, and wisdom they live by that makes all the difference for them.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span class="IL_AD" id="IL_AD9"&gt;The interviews&lt;/span&gt; represent collectively &lt;span class="IL_AD" id="IL_AD1"&gt;hundreds&lt;/span&gt; of years of experience of Personal Growth.  I’m grateful to those who have opened up and generously shared their  journey—the stories offer pearls of insights that you, the reader, may  take pleasure in while reading The Power of Personal Growth.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
There are several ways to read this book. First, you may choose to read the book from &lt;span class="IL_AD" id="IL_AD7"&gt;cover to cover&lt;/span&gt; - starting at the beginning and reading straight through to the end. This will provide you with a great overview of the impact Personal Growth can have on your life.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Second,  you may choose to read the book in sections, specific chapters, story  topics, or read only what particular individuals have to say. If you  prefer to read selectively, you will find an index &lt;span class="IL_AD" id="IL_AD8"&gt;in the back&lt;/span&gt; of the book that will help you navigate the content.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Third,  you may opt to read random pages. Have fun with it! Every page is  filled with insights and wisdom that will positively impact your life.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
I  recommend that you explore all the options and allow the insights and  lessons in this book to become fully integrated into your life. I also  invite you while reading to write down those insights, action items, and  a-ha moments at the end of each chapter on the lines provided.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
The Power of Personal Growth is a book to re-read &lt;span class="IL_AD" id="IL_AD12"&gt;throughout&lt;/span&gt; your Personal Growth  journey. As you grow and evolve, you will continually discover new  nuggets of wisdom that speak to you at one point in your life or  another.&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;b&gt;Source:&lt;/b&gt; &lt;a href="http://www.articlecircle.com/"&gt;Free Articles&lt;/a&gt;</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>A 22,000 Mile Jog For Cancer</title><link>http://sukubunga.blogspot.com/2011/04/22000-mile-jog-for-cancer.html</link><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><pubDate>Mon, 4 Apr 2011 07:12:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-2150722930855966525.post-42602824329725120</guid><description>&lt;div class="ArticleText" style="margin: 4px;"&gt; If you thought the notion of jogging for years on end was restricted to  the storyline of Forrest Gump, think again. A British woman named Rosie  Swale-Pope is currently in her fourth year of attempting to run around  the world. Rosie's journey started on her 57th birthday, October 2,  2003, from her &lt;span class="IL_AD" id="IL_AD2"&gt;home in&lt;/span&gt; Wales. This run is not without a purpose. In 2002, Rosie's &lt;span class="IL_AD" id="IL_AD7"&gt;husband&lt;/span&gt; Clive died of &lt;span class="IL_AD" id="IL_AD5"&gt;prostate&lt;/span&gt; cancer. Had her husband's cancer been spotted earlier, he may still be alive today. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Rosie is using the attention she's received from this long-trek, 22,000 miles so far, to promote early &lt;span class="IL_AD" id="IL_AD1"&gt;cancer screenings&lt;/span&gt;  for both men and women. Throughout the entire run, Rosie has been  harnessed to a 260 pound tent on wheels. She sleeps in this tent most  nights after pulling it for an average of 15 miles per day. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
It took Rosie &lt;span class="IL_AD" id="IL_AD6"&gt;close&lt;/span&gt;  to two years to reach eastern Russia where she crossed over into Alaska  in September of 2005. Since then, she has ran through Canada,  re-entered the United States in &lt;span class="IL_AD" id="IL_AD9"&gt;Minnesota&lt;/span&gt;, and, according to her website (&lt;a href="http://www.rosiearoundtheworld.co.uk/"&gt;RosieAroundTheWorld.co.uk&lt;/a&gt;), is currently in &lt;span class="IL_AD" id="IL_AD3"&gt;New Jersey&lt;/span&gt;. She plans on continuing to &lt;span class="IL_AD" id="IL_AD4"&gt;Labrador&lt;/span&gt;, Canada, where she will cross &lt;span class="IL_AD" id="IL_AD10"&gt;the Atlantic&lt;/span&gt; to return home - thus ending the run. This leaves just about 2,000 miles left on her impressive jog.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
When the run is complete, Rosie plans on authoring a book that details her around-the-world adventure. &lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;b&gt;Source:&lt;/b&gt; &lt;a href="http://www.articlecircle.com/"&gt;Free Articles&lt;/a&gt;</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Relaxation Techniques to Combat Stress</title><link>http://sukubunga.blogspot.com/2011/04/relaxation-techniques-to-combat-stress.html</link><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><pubDate>Mon, 4 Apr 2011 07:11:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-2150722930855966525.post-6910591786757152539</guid><description>&lt;div class="ArticleText" style="margin: 4px;"&gt; With the increased pressures of modern life more and &lt;span class="IL_AD" id="IL_AD3"&gt;more people find&lt;/span&gt;  it difficult to switch off and relax at the end of the day. This can  lead to sleepless nights which creates further anxiety that can make  life feel more unbearable.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Eventually this can create a feeling  of being overwhelmed or stressed out. However, there are lifestyle  changes that you can make in order to reduce your stress and promote  relaxation in your life:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;1) Get regular massages&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
We all know about the reputed benefits of a &lt;span class="IL_AD" id="IL_AD7"&gt;massage&lt;/span&gt; in aiding relaxation of the body and mind. Whilst you could get a partner or &lt;span class="IL_AD" id="IL_AD6"&gt;close&lt;/span&gt; friend to give your &lt;span class="IL_AD" id="IL_AD2"&gt;shoulders&lt;/span&gt;,  back or feet a good rub down, to truly feel long-term benefits you  should enlist the services of a trained professional to give you regular  &lt;span class="IL_AD" id="IL_AD10"&gt;massages&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Don't think of  this as an indulgent treat but rather an essential part of your  well-being routine. For as well as relaxing the muscles (and making you  feel as chilled out as an Eskimo), the benefits of regular massage include improved blood flow and a boosted &lt;span class="IL_AD" id="IL_AD9"&gt;immune system&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;2) Hang up your phone&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
When  you leave the office you need to be able to switch off from work - and  that includes your phone! This is important to do as once your work  colleagues get into the habit of being able to contact you at all hours  they will. Remember, the phone is there for your convenience, not just  the caller's.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;3) Compile some chillout tunes&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Put  together or buy a CD of relaxing music to ease your mind and help you  switch off from the outside world. Research has shown that even from the  womb relaxing/classical music can be beneficial in promoting  well-being.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;4) Read a good book&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Emily Dickinson wrote, "  There is not frigate like a book to take us lands away," which is a  great way to sum up the way in which reading a good book can help you to  get your mind off your worries - if only for a while.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;5) Practice yoga&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Yoga  is a great way to escape from everything going on around by taking you  into your own little world. As well as being a good form of working out,  it can help you to build your &lt;span class="IL_AD" id="IL_AD8"&gt;self esteem&lt;/span&gt; and confidence, helping you to bring about a positive change in your life.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;6) Drink &lt;span class="IL_AD" id="IL_AD12"&gt;herbal teas&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Herbals teas such as peppermint and chamomile make better options than caffeine-infused drinks such as &lt;span class="IL_AD" id="IL_AD11"&gt;tea and coffee&lt;/span&gt;.  The key to helping you to adapt your choice is to try different types  until you find flavours which suit you taste buds. Many varieties are  now widely supplied at most supermarkets.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;7) Eat Right&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
All  too often, and perhaps because of the hype of all the fad diets out  there, people underestimate the impact of diet on our health and  well-being. Simple steps such as cutting down on caffeine, alcohol and  food high in fat or calories can produce beneficial effects such as  helping you to feel healthier and less highly strung out or irritable.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;8) Work Out&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Now  we're not talking about hours every day or "going for the burn." If you  haven't exercised for a while you will want to take it easy and start  off with manageable sessions. As well as the physical benefits of  exercise, regular sessions can help to reduce your anxiety levels as  "feel good" hormones are released.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;9) Breathe&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
It's just  like they say when you have a moment in which you feel you're going to  have a meltdown. Take a deep breath and count to ten. Whilst this is a  good start, you should aim to set aside time to sit down relax and focus  on your breathing to the point that it &lt;span class="IL_AD" id="IL_AD4"&gt;slows&lt;/span&gt; down and feel more in control.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;10) Get &lt;span class="IL_AD" id="IL_AD1"&gt;back to basics&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Escape the hustle and bustle of your everyday stresses and strains by getting out to the countryside or a place close to nature. This can often provide the space you need to clear your mind, find focus and perhaps inspiration. &lt;/div&gt;&lt;b&gt;Source:&lt;/b&gt; &lt;a href="http://www.articlecircle.com/"&gt;Free Articles&lt;/a&gt;</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>What Is The Meaning Of Life?</title><link>http://sukubunga.blogspot.com/2011/04/what-is-meaning-of-life.html</link><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><pubDate>Mon, 4 Apr 2011 07:11:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-2150722930855966525.post-3023407136779742793</guid><description>&lt;div class="ArticleText" style="margin: 4px;"&gt; An excerpt from, “Why Take a &lt;span class="IL_AD" id="IL_AD9"&gt;Boat&lt;/span&gt; When You Can Walk On Water”? &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Throughout  time, man has struggled with his own destiny. Where, in the scheme of  things does man fit in? What is the human condition and is man  accountable for his own &lt;span class="IL_AD" id="IL_AD3"&gt;conditional&lt;/span&gt;  state? Is there a God that administers man’s fate? Can man be  successful in love and business and still  have an intimate relationship  with God? Should man be uplifted to the world? Is mankind enslaved to  evil?  There are so many questions that plagues the mind of man. I  remember as a child I used to feel like an orphan, lost  and forgotten. I  had a wonderful father, mother and two sisters, yet I &lt;span class="IL_AD" id="IL_AD5"&gt;felt&lt;/span&gt;  as if I were alone in a foreign place. I would lie on the lawn at night  and stare at the heavens, thinking, why am I here, where did I come  from, what is my purpose? .As a childish mind would have it, I simply  couldn’t see the reasoning behind my being. I felt God had abandon me,  and I could not restore our relationship. Over time, I quit seeking God  and became infatuated with the world. Even as the world became my  reality the question was still in the back of my mind. I could not keep  from wondering why and who I was. An awareness began to creep into my  mind that added to the feeling of not belonging to the world. I will  attempt to stay on course and tell you how I was enlightened and how my  experiences may shed some light on you in your search for God. It is my  best intention to convey some insight of reason through our shared &lt;span class="IL_AD" id="IL_AD7"&gt;position&lt;/span&gt; in God’s purpose&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Please, LORD, Make The Confusion Go Away!&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
This  text is an account of a confused boy turning into a wayward man and his  struggle with his own condition and God’s involvement in it.  Apparently, there are many questions that go unanswered simply because  people do not ask or fear asking the questions in the first place. They  fear rejection from their peers and worse they fear the answers to their  questions because they don’t want to know their true condition. They  see themselves as something, that in most cases, they are not.  Sick is  sick no matter if you know it or not. You can’t make it go away, so you  may as well face it and work on getting well.   &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
But as it is  written, “Eye hath not seen, nor ear heard, neither have entered into  the heart of man, the things which God hath prepared for them that love  him.” 1 Corinthians 29&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Our relationship to God’s creation is a  mystery in our eyes, and God wants it that way because if everything  were known, there would be no faith. People simply can’t understand that  they are as much a part of the creation as dirt itself. Truly, mankind  couldn’t take the full measure of God’s revelation that’s one reason why  God protects people from knowing the creation. The fact is; we see hear  and feel in narrow ranges. Most colors and sounds are outside of our  range of experience. If man could hear and see everything, then God  Himself would be revealed, and God said no man hath seen me. He is  beyond our comprehension and we are humbled at His presence and fear his  mighty power. Even lowly angles instill fear in man when they come into  his presence.  &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
And he said unto them, Unto you it is given to  know the mystery of the kingdom of God: but unto them that are without,  all these things are done in parables: 12That seeing they may see, and  not perceive; and hearing they may hear, and not understand; lest at any  time they should be converted, and their sins should be forgiven them.  Mark 4:11 &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ephesians 3:2  if, indeed, ye did hear of the  dispensation of the grace of God that was given to me in regard to you, 3   that by revelation He made known to me the secret, according as I  wrote before in few words 4  in regard to which ye are able, reading it,  to understand my knowledge in the secret of the Christ,  5 which in  other generations was not made known to the sons of men, as it was now  revealed to His holy apostles and prophets in the Spirit &lt;br /&gt;
Ephesians 3:9  And to make all men see what is the &lt;span class="IL_AD" id="IL_AD8"&gt;fellowship&lt;/span&gt; of the mystery, which from the beginning of the world hath been hid in God, who created all things by &lt;span class="IL_AD" id="IL_AD11"&gt;Jesus Christ&lt;/span&gt;:  10  To the intent that now unto the principalities and powers in  heavenly places might be known by the church the manifold wisdom of God,  11  According to the eternal purpose which he purposed in Christ Jesus  our Lord: 12  In whom we have boldness and &lt;span class="IL_AD" id="IL_AD10"&gt;access&lt;/span&gt; with confidence by the faith of him.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
THE NEVER ENDING CREATION&lt;br /&gt;
“And the Creation is Everlasting. “ &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Gen  9:16 And the bow shall be in the cloud; and I will look upon it, that I  may remember the everlasting covenant between God and every living  creature of all flesh that [is] upon the earth.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
God, being  timeless, is reveling Himself in his creation. If the creation is an  unveiling of God, then, it has to be timeless also. Ever changing, but  nevertheless timeless.  &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
And God said unto Moses, I AM THAT I AM:  and he said, Thus shalt thou say unto the children of Israel, I AM hath  sent me unto you. Exodus 3:14&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
So, if physical man in his  limitations, and short duration, is to have an eternal relationship with  an eternal God, and God with man, certain protocols must be followed. I  will attempt to uncover some of the mysteries that God has placed upon  mankind and perhaps help some people understand those protocols better. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Now to him that is of power to establish you according to my gospel, and the preaching of Jesus Christ,  according to the revelation of the mystery, which was kept secret since  the world began, 26But now is made manifest, and by the scriptures of  the prophets, according to the &lt;span class="IL_AD" id="IL_AD2"&gt;commandment&lt;/span&gt; of the everlasting God, made known to all nations for the obedience of faith: Romans 16:25&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
God &lt;span class="IL_AD" id="IL_AD1"&gt;reveals&lt;/span&gt;  His mysteries to man in accordance to man’s level of acceptance and  willingness to participate with Him and His character. As I have said  before, it is not within the comprehension of man to understand that  which is outside his physical reality. Man can only function within the  limits placed on him by God. God encompasses all things while man, &lt;span class="IL_AD" id="IL_AD12"&gt;on the other hand&lt;/span&gt;, only experiences what God allows within man’s domain.    &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mar  4:11 And he said unto them, Unto you it is given to know the mystery of  the kingdom of God: but unto them that are without, all [these] things  are done in parables: &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
The ability of man to adapted to God’s  nature unfolds in his effort to demonstrate his created likeness of  God. Kept in darkness, exposed to light, and left to contemplate his own  destiny, has left man to his own explorations and resolve. Has Satan  turned man’s mind inward in a attempt to mask God’s wrath or is it a  matter of man’s arrogance which is part of his own divine nature? The  fact is, Satan cannot turn man away from God. Man has to make the &lt;span class="IL_AD" id="IL_AD6"&gt;decision&lt;/span&gt;.     &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Gal  6:8 For he that soweth to his flesh shall of the flesh reap corruption;  but he that soweth to the Spirit shall of the Spirit reap life  everlasting.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
2Th 2:11 And for this cause God shall send them  strong delusion, that they should believe a lie :12 That they all might  be damned who believed not the truth, but had pleasure in  unrighteousness.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
So, God will give the unrighteous over to  his/her own delusions. The thing is, if you chase a rabbet long enough  you will catch him. If you turn away from God long enough, He will let  you go. Now, that’s just plain sad. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Who is Man, and why was he created in the first place? &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
And  God created man, in His own image and after His own kind. As an  extension of Himself like Jesus and the Holy Spirit. Notice, He said,  “Let us make man in Our image after our likeness.” This means God made  man in accordance to His own nature as an &lt;span class="IL_AD" id="IL_AD4"&gt;image of&lt;/span&gt;  His nature.  He wasn’t just talking about a mirror image, but man was  to have depth in the characteristics of His total being. When Jesus  said,’ if you hath seen me, ye have also seen my Father’ was he speaking  on our behalf also? If God is the creation He is also the creature and  physically known then by its’ image.   &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
John 14:8 Philip saith unto him, Lord, shew us the Father, and it sufficeth us.&lt;br /&gt;
:9  Jesus saith unto him, Have I been so long time with you,  and yet hast thou not known me, Philip? he that hath seen me hath seen  the Father; and how sayest thou then, Shew us the Father?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ps 144:3  Jehovah, what is man that Thou knowest him? Son of man, that Thou esteemest him?&lt;br /&gt;
Ge  1:26 And God said, Let us make man in our image, after our likeness:  and let them have dominion over the fish of the sea, and over the fowl  of the air, and over the cattle, and over all the earth, and over every  creeping thing that creepeth upon the earth. 27So God created man in his  own image, in the image of God created he him; male and female created  he them.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
But why did God make man? &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Php 2:13  For it is God which worketh in you both to will and to do of his good pleasure.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
So,  God created the universe and everything in it, for His own pleasure. In  doing so, He wanted a creature to converse with.  He created an  extension of Himself so He may experience man’s consciousness as he went  about replenishing the earth, subdue it and have dominion over it. But,  why go through all this trouble? Why not make man like the lesser  creatures, docile and submissive?   &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Revelation 4:1Thou art  worthy, O Lord, to receive glory and honour and power: for thou hast  created all things, and for thy pleasure they are and were created, &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ah,  so there you have it again, man was created for God’s own pleasure, and  to share with God as He went about revealing Himself. Ah Ha! Now it’s  starting to make since. What an honor! Helping God to experience His  revealing of Himself, WOW! God gave man certain responsibilities and  duties so man could develop in complementing His design.  God does not  need man in His ultimate plan but in order to experience His own  handiwork, He elected to actively take part within His creation by  making a creature of Himself, like Himself and for Himself. And why man?  Because it pleasures Him to do so.     &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Man (Adam) chose to turn  away from God’s instruction in the garden and God’s pleasure turned  into disappointment. Adam took a probability and  validated its reality  For thousands of years man has endured tribulation because of one man’s  (Adam’s) disobedience and man’s turning toward self before God.   &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Romans  5:12 Wherefore, as by one man sin entered into the world, and death by  sin; and so death passed upon all men, for that all have sinned:  13(For  until the law sin was in the world: but sin is not imputed when there  is no law. 14Nevertheless death reigned from Adam to Moses, even over  them that had not sinned after the similitude of Adam’s transgression,  who is the figure of him that was to come.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
It seems sin was only a probability but was not active until Adam willfully disobeyed God. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
So,  here mankind is, caught in the sins of their forefathers. And, while  trying to reconcile to God for the transgressions of their forefathers,  they become mired down in their own disobediences. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
While this  writing is directed at how far man can go in his relationships,  responsibility and abilities . . .  it also must deal with opposing  issues as well. The question of Christian’s success in worldly matters  will come to view later. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
God, Creation, Man, Principals and  other orders all become intertwined in a net of laws and dispositions in  a foundation of actuality. Where Man fits into God’s creation will a  focus as we study the driving forces that involve man within the world.  Does mankind simply choose to exhibit God through religion, or is  religion man’s attempt at regulating self?  The early church and to an  extent present day churches, use religion to keep man under control. In  the early Church, the fear of God kept people subdued, now God is  portrayed as Love and man, goes willingly toward his/her own  destruction. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Even though Christian’s were given the promise of  God and Jesus sealed our fate with his blood,  many look to the false  promises of the world for satisfaction. The world is the reality of  preference because it has been accepted as mankind’s awareness. When a  Christian accepts the world as their provider, they also accept the  possibility of the evil that it possesses.  Evil is no more than a  concept until allowed by man.  Man is the only creature that can bring  the principle of evil into force. Satan cannot bring evil onto man and  God won’t. Man has to be the contributor to his own fate. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Earth  is that part of creation that is within man’s power and under his  dominion. But, it still belongs to God, is under God’s laws and is a  gift to man. Earth was not given to Satan, it was entrusted to mankind  as its’ caretaker. Satan only reveals principles of evil upon a earthly  realm. Heaven, on the other hand, is that part of creation that  exclusively belongs to God and only He has dominion over it. Man is  invited into it only after he has made reconciliation to God through the  blood of Jesus Christ. Man is not capable of entering Heaven on his  own, he must show repentance to Jesus Christ and be born as a new person  in Jesus, to be accepted, then upon physical death he/she can be  resurrected into Heaven. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
In Conclusion&lt;br /&gt;
Creation responds to  the will of God alone. The world cannot find its purpose within itself.  This makes a relationship between God and the world essential because  all things find their reality in God. God equips all there is, and the  world acknowledges His presence in their freely receiving of it. The  world centers in God, not because it is illusory, but because it was  created as a relationship for God’s pleasure. God is revealing Himself  by projecting Himself through His creation, and mankind is an intricate  part of His design.                       &lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;b&gt;Source:&lt;/b&gt; &lt;a href="http://www.articlecircle.com/"&gt;Free Articles&lt;/a&gt;</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>The Major Hurdle For Most Aspiring Dancers</title><link>http://sukubunga.blogspot.com/2011/04/major-hurdle-for-most-aspiring-dancers.html</link><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><pubDate>Mon, 4 Apr 2011 07:10:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-2150722930855966525.post-7304636397495978684</guid><description>&lt;div class="ArticleText" style="margin: 4px;"&gt; Most people with an ounce of talent in dance will never realise it.  There is one hurdle, one major obstacle which will stop most in their  tracks. Even the most ambitious and enthusiastic to start with won't be  able to pass it. It can discourage the most enthusiastic and make fools  out of otherwise cool people. What it is I'm talking about...it's the  first dance class.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
My word, what a freak show! You'll watch some &lt;span class="IL_AD" id="IL_AD4"&gt;MTV video&lt;/span&gt;,  realise you can pull off a few of the moves and that you're pretty  good. Then wham, you go to a dance class that seems to be teaching the  hardest routine in the world, and wham! It'll knock the balls out of  most people from ever going again!&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
I'd love to say this is an  exaggeration but it's not. Most people who walk into a dance studio will  only walk through it once. Statistics will back me up. If you watch the  first-timers in a dance class, you'll find that half of them you'll  never ever see again. Which is a great shame, because a lot of them  probably had enough talent to pull off the same routine that frightened  the hell out of them...with a bit of practise of course.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span class="IL_AD" id="IL_AD11"&gt;Learning to dance&lt;/span&gt; is I've found as much to do with the attitude as it is with what you're body can to. Everyone has the same body, the same &lt;span class="IL_AD" id="IL_AD8"&gt;neurology&lt;/span&gt; that can be taught the same things. But it's attitude that makes the difference. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
A lot of people who are otherwise comfortable doing most things, who will easily get up and give presentations in &lt;span class="IL_AD" id="IL_AD3"&gt;meetings&lt;/span&gt;, who'll ride the &lt;span class="IL_AD" id="IL_AD2"&gt;theme park&lt;/span&gt; rollercoasters that seem to start on the Moon, will be terrified of being in a room full of people learning to dance. You can try and entice them with all the Diet Coke in the world and they'll still hunch up like a little mouse.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
The 2 things that'll sound the death bell for a first-timer are:&lt;br /&gt;
1. The worry that comes with looking like a fool&lt;br /&gt;
2. Ridiculously high expectations&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
You see, the thing that most &lt;span class="IL_AD" id="IL_AD1"&gt;dance studios&lt;/span&gt;  don’t tell you is that when a dance class is described as 'beginner' it  doesn't mean that a beginner can easily cope in the class. It means  that once you can pull off the routines at beginner standard you will be  at a good level of dancing and can progress to harder classes. So a  'beginner class' for a beginner is actually very hard.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
And you certainly shouldn't expect to be pulling it off first time. &lt;span class="IL_AD" id="IL_AD6"&gt;No one&lt;/span&gt;  does at their first attempt! So what should a beginner do? Firstly  accept that you are in a dance class to learn and yes, you may look like  a fool to begin with, but believe me, everyone including the experts in  class has been through this experience, and know what it's like.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
And  secondly, take your time learning and go in with no expectations. Be  like a child. If a child learns one new word a day, that's a good day's  learning. If you go to dance class and can only do one or two moves,  that's a good day's learning too. Because all the learning you do is  cumulative and will add up to an impressive skill. If you learn 2 moves a  day and do 2 classes a week, that's 4 moves a week and 16 moves a  month. In a year that's nearly 200 moves, or 200 different combinations –  and that's a lot. SO think of the bigger picture.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Most of all  have fun when you're dancing. After all, you should only be doing it if  you enjoy it and want to learn badly enough. The more you enjoy it, the  more relaxed and calm you'll be and this is the perfect state to learn  in, in the warm, humid atmosphere of the dance class.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;b&gt;Source:&lt;/b&gt; &lt;a href="http://www.articlecircle.com/"&gt;Free Articles&lt;/a&gt;</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item></channel></rss>