<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="/~d/styles/atom10full.xsl"?><?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="http://feeds.feedburner.com/~d/styles/itemcontent.css"?><feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xmlns:openSearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/" xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:gd="http://schemas.google.com/g/2005" xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0" xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0" gd:etag="W/&quot;DU4NSHw9fCp7ImA9WhRRFE4.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-7590131527166531151</id><updated>2011-11-28T06:53:19.264+07:00</updated><category term="Artikel" /><category term="Cerita Inspiratif" /><category term="Renungan" /><title>Jalani Hidup Positif</title><subtitle type="html">Djunaidi's Blog For Everyone</subtitle><link rel="http://schemas.google.com/g/2005#feed" type="application/atom+xml" href="http://way2positive.blogspot.com/feeds/posts/default" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://way2positive.blogspot.com/" /><author><name>Ndi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08280659295854151125</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="32" height="21" src="http://3.bp.blogspot.com/-2RkdjlM9aIw/Tsfnm9mKRbI/AAAAAAAAAGQ/KheqZaZ4XCM/s220/Di%2Blantai%2B21%2B%2528Small%2529.jpg" /></author><generator version="7.00" uri="http://www.blogger.com">Blogger</generator><openSearch:totalResults>8</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>25</openSearch:itemsPerPage><atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="self" type="application/atom+xml" href="http://feeds.feedburner.com/blogspot/KDBY" /><feedburner:info uri="blogspot/kdby" /><atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="http://pubsubhubbub.appspot.com/" /><entry gd:etag="W/&quot;CkYHQno7fip7ImA9WxVVFUU.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-7590131527166531151.post-7076317264397741275</id><published>2009-03-09T12:41:00.002+07:00</published><updated>2009-03-09T13:28:53.406+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2009-03-09T13:28:53.406+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Cerita Inspiratif" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Renungan" /><title>Jalani Hidup Positif : Hukuman</title><content type="html">&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Apa yang ada di dalam pikiran Anda begitu mendengar kata "HUKUMAN" ? Kalo saya sih... ga mau deh dapet hukuman... sebenarnya sih adanya sebuah HUKUMAN itu bagus... bisa memotivasi kita agar tidak melakukan kesalahan... namun, apabila kita melakukan kesalahan dan harus dihukum, sebaiknya sang pemberi hukuman itu janganlah terlalu keras... simaklah cerita mengenai hukuman berikut ini yang diambil dari buku &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Setengah Isi Setengah Kosong&lt;/span&gt;...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Dikisahkan sepasang suami istri yang bekerja meninggalkan anaknya yang berusia tiga tahun bernama ita, bersama sang pembantu di rumah. Namanya juga anak-anak yang suka mengeksplorasi diri, Ita pun demikian. Sambil bermain dia mencoret-coret tanah di halaman dengan lidi, sementara pembantunya menjemur kain dekat garasi. Puas dengan mencoret tanah, ia menemukan sebuah paku berkarat dan mulai mencoba untuk menggores-gores mobil ayahnya yang berwarna hitam. Karena masih baru, mobil tersebut jarang dipergunakan oleh ayahnya ke kantor. Maka, penuhlah mobil tersebut dengan coretan gambar Ita.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Begitu ayahnya pulang, dengan bangga Ita memberi tahu tentang gambar-gambar yang sudah dibuat di mobil baru ayahnya tersebut. Bukan pujian yang diterimanya, melainkan kemarahan yang sangat besar. Pertama kali yang kena damprat adalah sang pembantu karena dianggap tidak mengawasi Ita dirumah. Baru giliran anaknya yang dihukum. Demi mendisiplinkan anak, maka si ayah mulai mengajarkan anaknya, tidak hanya dengan kata-kata, tetapi dengan pukulan. Dipukullah kedua telapak tangan dan punggung tangan anaknya dengan apa saja yang ditemukan disitu. Mulai dengan mistar, ranting, sampai lidi disertai luapan emosi yang tidak terkendali.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;"Ampun, 'Bah! Sakit... sakit, ampun!" jerit Ita sambil menahan sakit di tangannya yang sudah mulai berdarah-darah. Si ibu hanya diam saja, seolah-olah merestui tindakan disiplin yang ditegakkan oleh suaminya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Puas menghajar anaknya, si ayah menyuruh pembantu untuk membawa Ita ke kamarnya. Dengan hati yang teriris, sang pembantu membawa Ita ke kamarnya. Sore hari ketika dimandikan, Ita menjerit-jerit menahan perih. Esoknya tangan Ita mulai membengkak, sementara ayah ibunya tetap bekerja seperti biasa. Ketika dilaporkan oleh pembantunya, ibu Ita hanya mengatakan, "Oleskan obat saja!"&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Hari berganti hari, hingga suhu badan Ita mulai panas karena luka ditangannya sudah terinfeksi. Ketika dilaporkan, orangtuanya pun hanya mengatakan supaya diberi obat penurun panas. Hingga suatu malam, panasnya semakin tinggi, bahkan Ita mulai mengigau. Buru-buru mereka membawa Ita yang sudah tampak melemah ke rumah sakit pada malam itu juga.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Hasil diagnosis dokter menyimpulkan bahwa demam Ita berasal dari tangannya yang sudah infeksi dan busuk akibat luka-lukanya. Setelah seminggu diopname disana, dokter memanggil ayah dan ibunya dan mengatakan, "Tidak ada pilihan lain..."&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Dokter mengusulkan agar kedua tangan anak itu diamputasi karena infeksi yang terjadi sudah terlalu parah. "Ini sudah bernanah dan membusuk, untuk menyelamatkan nyawa Ita, tangannya harus diamputasi!"&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Mendengar berita ini, orangtua Ita bagai disambar petir. Dengan air mata berurai dan tangan yang bergetar, mereka menandatangani surat persetujuan amputasi anak yang paling dikasihinya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Setelah sadar dari pembiusan operasinya, Ita terbangun sambil menahan rasa sakit dan bingung melihat tangannya yang dibalut kain putih. Lebih kaget lagi, dia melihat kedua orangtuanya dan pembantunya menangis di sampingnya. Sambil menahan rasa sakit, Ita berkata kepada orangtuanya, "Abah...Mama, Ita tidak akan melakukannya lagi...Ita sayang Abah, sayang Mamah, juga sayang Bibi. Ita minta ampun sudah mencoret-coret mobil Abah!" Si ibu dan ayah semakin menangis mendengar kata-kata Ita tersebut.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;"Bah, sekarang tolong kembalikan tangan Ita, untuk apa diambil. Ita janji tidak akan melakukannya lagi. Bagaimana kalau nanti Ita mau main dengan teman-teman karena tangan Ita sudah diambil. Abah...Mama, tolong &lt;span style="font-style: italic;"&gt;kembaliin&lt;/span&gt;, pinjam sebentar saja. Ita mau menyalami Abah, Mama dan Bibi untuk minta maaf!"&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Menyesal bagi kedua orangtua Ita sudah tiada guna, nasi sudah menjadi bubur.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Semoga cerita yang sangat memilukan diatas menjadi renungan kita semua, ada baiknya sebuah hukuman tidak didasari emosi, atau pelampiasan kekesalan dan dendam pribadi, melainkan harus untuk perubahan tingkah laku. Janganlah kita bangga dengan memberikan hukuman, apalagi di depan orang lain, baik itu berupa teguran maupun tindakan disiplin lainnya. Inti dari semua ini adalah aturan dibuat untuk semua, diberlakukan pada semua lapisan, dan konsekuensi pelanggaran peraturan juga diterima oleh semua tanpa memandang jabatan, senioritas maupun popularitas serta kekayaan. Jangan jadikan semboyan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;"Peraturan dibuat untuk dilanggar"&lt;/span&gt; sebagai teladan kita. Mari kita semua jadi pribadi yang positif dengan mengikuti semua peraturan yang ada di tempat yang kita tinggali. TETAP JALANI HIDUP YANG POSITIF !!!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;script type="text/javascript"&gt;&lt;!--
google_ad_client = "pub-2965533090535441";
/* hidup positif */
google_ad_slot = "1926407300";
google_ad_width = 336;
google_ad_height = 280;
//--&gt;
&lt;/script&gt;
&lt;script type="text/javascript"
src="http://pagead2.googlesyndication.com/pagead/show_ads.js"&gt;
&lt;/script&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7590131527166531151-7076317264397741275?l=way2positive.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;p&gt;&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/gxCk7HN4boNxxGodWA98kSnaiUU/0/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/gxCk7HN4boNxxGodWA98kSnaiUU/0/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;br/&gt;
&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/gxCk7HN4boNxxGodWA98kSnaiUU/1/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/gxCk7HN4boNxxGodWA98kSnaiUU/1/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/blogspot/KDBY/~4/5rW43n7uUrE" height="1" width="1"/&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://way2positive.blogspot.com/feeds/7076317264397741275/comments/default" title="Post Comments" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://way2positive.blogspot.com/2009/03/jalani-hidup-positif-hukuman.html#comment-form" title="0 Comments" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/7590131527166531151/posts/default/7076317264397741275?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/7590131527166531151/posts/default/7076317264397741275?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/blogspot/KDBY/~3/5rW43n7uUrE/jalani-hidup-positif-hukuman.html" title="Jalani Hidup Positif : Hukuman" /><author><name>Ndi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08280659295854151125</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="32" height="21" src="http://3.bp.blogspot.com/-2RkdjlM9aIw/Tsfnm9mKRbI/AAAAAAAAAGQ/KheqZaZ4XCM/s220/Di%2Blantai%2B21%2B%2528Small%2529.jpg" /></author><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://way2positive.blogspot.com/2009/03/jalani-hidup-positif-hukuman.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;CEIESXs-cCp7ImA9WxVWFUU.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-7590131527166531151.post-3264095683525043691</id><published>2009-02-25T23:39:00.010+07:00</published><updated>2009-02-26T00:21:48.558+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2009-02-26T00:21:48.558+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Artikel" /><title>Jalani Hidup Positif : Kepercayaan</title><content type="html">&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sekarang ini orang merindukan pemimpin, tetapi mereka ingin dipengaruhi hanya oleh individu yang dapat mereka percayai, orang yang berkarakter baik. Jika Anda ingin menjadi orang yang dapat mempengaruhi orang lain secara positif, Anda perlu mengembangkan kualitas integritas berikut ini dan menjalankannya sehari-hari :&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Teladankan Karakter yang Konsisten.&lt;/span&gt; Kepercayaan yang kuat dapat berkembang hanya jika orang dapat mempercayai Anda &lt;span style="font-style: italic;"&gt;sepanjang waktu&lt;/span&gt;. Jika mereka tidak pernah tahu dari saat ke saat apa yang akan Anda perbuat, hubungan tersebut tidak akan pernah mendalam hingga ke tingkat kepercayaan yang penuh keyakinan.&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li style="font-weight: bold;"&gt;Gunakan Komunikasi yang Jujur. &lt;span style="font-weight: normal;"&gt;Agar l&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: normal;"&gt;ayak&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: normal;"&gt;dipercaya, Anda harus seperti komposisi musik yang baik; kata-kata dan musik Anda harus sesuai.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Hargai Keterusterangan.&lt;/span&gt; Orang akan mengetahui kekurangan Anda, walaupun Anda mencoba menyembunyikannya. Akan tetapi, jika Anda jujur dengan orang lain dan mengakui kelemahan, mereka akan menghargai kejujuran dan integritas Anda. Mereka pun akan mampu berhubungan dengan Anda secara lebih baik.&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Teladankan Kerendahan Hati.&lt;/span&gt; Orang tidak akan mempercayai Anda jika mereka melihat bahwa Anda digerakkan oleh ego, kedengkian, atau keyakinan bahwa Anda lebih baik dibandingkan mereka.&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Perlihatkan Dukungan Kepada Orang Lain.&lt;/span&gt; Tidak ada yang mengembangkan atau menampilkan karakter Anda lebih baik dibandingkan keinginan Anda untuk mendahulukan orang lain. Sebagaimana dikatakan oleh Zig Ziglar, bantulah orang lain meraih sukses sehingga Anda pun ikut sukses.&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Penuhi Janji Anda.&lt;/span&gt; Jangan pernah menjanjikan apa pun yang tidak dapat Anda penuhi. Jika Anda mengatakan akan berbuat sesuatu, laksanakanlah. Cara yang pasti untuk merusak kepercayaan orang lain adalah lalai memenuhi komitmen Anda.&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Miliki Sikap Melayani.&lt;/span&gt; Kita ditempatkan di dunia ini bukan untuk dilayani, melainkan untuk melayani. Memberikan diri dan waktu Anda kepada orang lain memperlihatkan bahwa Anda peduli pada mereka. Dokter misionaris &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Sir Wilfred T. Grenfell&lt;/span&gt; berpendapat bahwa "&lt;span style="font-style: italic;"&gt;pelayanan yang kita berikan kepada orang lain sebenarnya adalah sewa yang kita bayar untuk kamar kita di dunia ini.&lt;/span&gt;" Orang yang memiliki integritas adalah pemberi, bukan penerima.&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Doronglah Partisipasi Dua Arah dengan Orang yang Anda Pengaruhi.&lt;/span&gt; Ketika Anda menjalani kehidupan yang penuh integritas, orang akan mendengarkan dan mengikuti Anda. Ingat bahwa tujuan pengaruh bukanlah manipulasi, melainkan partisipasi. Bila Anda menyertakan orang lain dalam hidup dan kesuksesan Anda, Anda benar-benar sukses secara permanen.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;Kata orang, kita tidak benar-benar mengenal orang sebelum kita mengamati orang itu sewaktu berinteraksi dengan seorang anak kecil, ketika bos sedang tidak ditempat, atau ketika mereka pikir tak seorang pun akan tahu. Akan tetapi, orang yang memiliki integritas tidak pernah khawatir soal itu. Tak peduli dimana pun mereka berada, bersama siapa, atau situasi jenis apa pun yang mereka alami, mereka tetap konsisten dan hidup berdasarkan prinsip-prinsip mereka. Semoga artikel ini berguna...TETAP JALANI HIDUP YANG POSITIF !!!&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;script type="text/javascript"&gt;&lt;!--
google_ad_client = "pub-2965533090535441";
/* hidup positif */
google_ad_slot = "1926407300";
google_ad_width = 336;
google_ad_height = 280;
//--&gt;
&lt;/script&gt;
&lt;script type="text/javascript"
src="http://pagead2.googlesyndication.com/pagead/show_ads.js"&gt;
&lt;/script&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7590131527166531151-3264095683525043691?l=way2positive.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;p&gt;&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/LJaHiazPZFKaxThEB4MZgNn5sJg/0/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/LJaHiazPZFKaxThEB4MZgNn5sJg/0/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;br/&gt;
&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/LJaHiazPZFKaxThEB4MZgNn5sJg/1/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/LJaHiazPZFKaxThEB4MZgNn5sJg/1/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/blogspot/KDBY/~4/_O-QzPu3Bdc" height="1" width="1"/&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://way2positive.blogspot.com/feeds/3264095683525043691/comments/default" title="Post Comments" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://way2positive.blogspot.com/2009/02/jalani-hidup-positif-kepercayaan.html#comment-form" title="0 Comments" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/7590131527166531151/posts/default/3264095683525043691?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/7590131527166531151/posts/default/3264095683525043691?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/blogspot/KDBY/~3/_O-QzPu3Bdc/jalani-hidup-positif-kepercayaan.html" title="Jalani Hidup Positif : Kepercayaan" /><author><name>Ndi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08280659295854151125</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="32" height="21" src="http://3.bp.blogspot.com/-2RkdjlM9aIw/Tsfnm9mKRbI/AAAAAAAAAGQ/KheqZaZ4XCM/s220/Di%2Blantai%2B21%2B%2528Small%2529.jpg" /></author><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://way2positive.blogspot.com/2009/02/jalani-hidup-positif-kepercayaan.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;A0AHSXo5cCp7ImA9WxVWFUo.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-7590131527166531151.post-5629040911550018030</id><published>2009-02-25T23:15:00.003+07:00</published><updated>2009-02-25T23:35:38.428+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2009-02-25T23:35:38.428+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Cerita Inspiratif" /><title>Jalani Hidup Positif : Harga Waktu Ayah</title><content type="html">&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sebuah cerita yang menarik yang saya kutip dari buku &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Setengah Isi Setengah Kosong...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Andre, seorang anak yang setiap sore selalu menanti kepulangan ayahnya dari kantor untuk sekadar mengajaknya&lt;/span&gt; bermain. Suatu sore, sepulang kerja, sang ayah ditanya oleh Andre,&lt;br /&gt;"Ayah, ayah kerja di kantor dibayar berapa sih sebulan ?"&lt;br /&gt;Sembari mengernyitkan dahi si ayah menjawab,&lt;br /&gt;"Ya, sekitar Rp 2.500.000,00!"&lt;br /&gt;"Kalau sehari berarti berapa, ya?" sela Andre.&lt;br /&gt;Ayah mulai bingung, "Seratus ribu rupiah, ada apa sih? kok tanya gaji segala ?"&lt;br /&gt;Akan tetapi, Andre tetap bertanya lagi, "Kalau setengah hari berarti Rp 50.000,00 dong ?"&lt;br /&gt;"Iya, memangnya kenapa ?" sahut ayah mulai jengkel.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Kemudian Andre dengan mantap mengajukan permohonan,&lt;br /&gt;"Gini, Yah ! Tolong tambahin dong tabungan Andre, Rp 5.000,00 saja. Soalnya, Andre sudah punya tabungan sebesar Rp 45.000,00. Rencananya, Andre mau membeli ayah setengah hari saja supaya kita bisa pergi memancing bersama !"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana menurut Anda ? Apa yang bisa Anda simpulkan dari cerita tersebut ? Kalau saya, cerita ini memberikan motivasi yang luar biasa bagi saya untuk menjadi orang tua yang selalu ada untuk anaknya, dapat melihat perkembangan anak secara langsung, dan tentu saja, mendorong saya untuk memiliki &lt;span style="font-style: italic;"&gt;passive income&lt;/span&gt;, bukan menghabisi waktu untuk terus menerus bekerja, dan juga lebih menghargai waktu...Bagaimana dengan Anda ?&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;script type="text/javascript"&gt;&lt;!--
google_ad_client = "pub-2965533090535441";
/* hidup positif */
google_ad_slot = "1926407300";
google_ad_width = 336;
google_ad_height = 280;
//--&gt;
&lt;/script&gt;
&lt;script type="text/javascript"
src="http://pagead2.googlesyndication.com/pagead/show_ads.js"&gt;
&lt;/script&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7590131527166531151-5629040911550018030?l=way2positive.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;p&gt;&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/WwXiz_vl5l2j40DccmqYVu4XE-0/0/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/WwXiz_vl5l2j40DccmqYVu4XE-0/0/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;br/&gt;
&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/WwXiz_vl5l2j40DccmqYVu4XE-0/1/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/WwXiz_vl5l2j40DccmqYVu4XE-0/1/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/blogspot/KDBY/~4/80bQu4UcqFA" height="1" width="1"/&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://way2positive.blogspot.com/feeds/5629040911550018030/comments/default" title="Post Comments" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://way2positive.blogspot.com/2009/02/jalani-hidup-positif-harga-waktu-ayah.html#comment-form" title="0 Comments" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/7590131527166531151/posts/default/5629040911550018030?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/7590131527166531151/posts/default/5629040911550018030?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/blogspot/KDBY/~3/80bQu4UcqFA/jalani-hidup-positif-harga-waktu-ayah.html" title="Jalani Hidup Positif : Harga Waktu Ayah" /><author><name>Ndi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08280659295854151125</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="32" height="21" src="http://3.bp.blogspot.com/-2RkdjlM9aIw/Tsfnm9mKRbI/AAAAAAAAAGQ/KheqZaZ4XCM/s220/Di%2Blantai%2B21%2B%2528Small%2529.jpg" /></author><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://way2positive.blogspot.com/2009/02/jalani-hidup-positif-harga-waktu-ayah.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;AkUDQnc8fip7ImA9WxVWFUo.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-7590131527166531151.post-7545011539912678236</id><published>2009-02-25T21:29:00.007+07:00</published><updated>2009-02-25T23:11:13.976+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2009-02-25T23:11:13.976+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Artikel" /><title>Jalani Hidup Positif : Teknik Untuk Berhenti Berfikir Negatif (Part 3)</title><content type="html">Baiklah, sekarang akan saya lanjutkan teknik-teknik untuk berhenti berfikir negatif, sebelumnya di &lt;a href="http://way2positive.blogspot.com/2009/02/jalani-hidup-positif-teknik-untuk.html" target="_blank"&gt;Part 2&lt;/a&gt; dan &lt;a href="http://way2positive.blogspot.com/2009/02/jalani-hidup-yang-positif-teknik-untuk.html" target="_blank"&gt;Part 1&lt;/a&gt; telah saya bahas sampai teknik 6, dan sekarang akan saya selesaikan 9 teknik ini...&lt;br /&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;7. Hadapi rasa takutmu&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Perasaan negatif muncul dari rasa takut, makin takut Anda akan hidup, makin banyak pikiran negatif dalam diri Anda. Jika Anda takut akan sesuatu, lakukan sesuatu itu. Rasa takut adalah bagian dari hidup namun kita memiliki pilihan untuk tidak membiarkan rasa takut menghentikan kita.&lt;/p&gt; &lt;span class="fullpost"&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;8. Coba hal-hal baru&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Mencoba hal-hal baru juga dapat meningkatkan rasa percaya diri. Dengan mengatakan ya pada kehidupan Anda membuka lebih banyak kesempatan untuk bertumbuh. Jauhi pikiran ‘ya, tapi…’. Pengalaman baru, kecil atau besar, membuat hidup terasa lebih menyenangkan dan berguna.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;9. Ubah cara pandang&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Ketika sesuatu tidak berjalan dengan baik, cari cara untuk melihat hal tersebut dari sudut pandang yang lebih positif. Dalam setiap tantangan terdapat keuntungan, dalam setiap keuntungan terdapat tantangan.&lt;/p&gt;Jika Anda telah membaca dari awal dan mempraktekkan satu per satu teknik tersebut, saya yakin sekali Anda akan mampu untuk berhenti berfikir negatif, karena teknik-teknik tersebut telah saya coba dan Alhamdulillah sangat membantu saya untuk berhenti berfikir negatif. Semoga artikel ini berguna... TETAP JALANI HIDUP YANG POSITIF !!!&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;script type="text/javascript"&gt;&lt;!--
google_ad_client = "pub-2965533090535441";
/* hidup positif */
google_ad_slot = "1926407300";
google_ad_width = 336;
google_ad_height = 280;
//--&gt;
&lt;/script&gt;
&lt;script type="text/javascript"
src="http://pagead2.googlesyndication.com/pagead/show_ads.js"&gt;
&lt;/script&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7590131527166531151-7545011539912678236?l=way2positive.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;p&gt;&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/S5i9Z-W7FnRvn2lXbqSOVWUM6aY/0/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/S5i9Z-W7FnRvn2lXbqSOVWUM6aY/0/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;br/&gt;
&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/S5i9Z-W7FnRvn2lXbqSOVWUM6aY/1/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/S5i9Z-W7FnRvn2lXbqSOVWUM6aY/1/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/blogspot/KDBY/~4/IlOy_2pF0cA" height="1" width="1"/&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://way2positive.blogspot.com/feeds/7545011539912678236/comments/default" title="Post Comments" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://way2positive.blogspot.com/2009/02/jalani-hidup-positif-teknik-untuk_25.html#comment-form" title="0 Comments" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/7590131527166531151/posts/default/7545011539912678236?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/7590131527166531151/posts/default/7545011539912678236?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/blogspot/KDBY/~3/IlOy_2pF0cA/jalani-hidup-positif-teknik-untuk_25.html" title="Jalani Hidup Positif : Teknik Untuk Berhenti Berfikir Negatif (Part 3)" /><author><name>Ndi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08280659295854151125</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="32" height="21" src="http://3.bp.blogspot.com/-2RkdjlM9aIw/Tsfnm9mKRbI/AAAAAAAAAGQ/KheqZaZ4XCM/s220/Di%2Blantai%2B21%2B%2528Small%2529.jpg" /></author><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://way2positive.blogspot.com/2009/02/jalani-hidup-positif-teknik-untuk_25.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;AkMHRH06cCp7ImA9WxVWFUo.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-7590131527166531151.post-2689805405195786010</id><published>2009-02-13T23:28:00.006+07:00</published><updated>2009-02-25T23:13:55.318+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2009-02-25T23:13:55.318+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Artikel" /><title>Jalani Hidup Positif : Teknik Untuk Berhenti Berfikir Negatif (Part 2)</title><content type="html">&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Seperti yang sudah saya janjikan kemarin, hari ini saya akan posting lanjutan dari Teknik Untuk Berfikir Negatif, dan jika Anda belum membacanya, ada baiknya Anda membacanya terlebih dulu sebelum membaca lanjutan ini. -&lt;a href="http://way2positive.blogspot.com/2009/02/jalani-hidup-yang-positif-teknik-untuk.html" target="_blank"&gt;Klik disini untuk membaca Teknik Untuk Berhenti Berfikir Negatif (Part 1)&lt;/a&gt;-&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kali ini akan saya berikan 3 teknik lagi dari 9 teknik untuk Anda terapkan, saran saya... Jika Anda belum menerapkan 3 teknik sebelumnya, ada baiknya Anda menerapkan 3 teknik tersebut terlebih dahulu, karena... manusia memiliki keterbatasan dalam beberapa hal, dan yang paling besar adalah dalam kebiasaannya, pemikiran negatif diawali dengan kebiasaan kita yang telah bertahun-tahun terbiasa dengan perilaku yang negatif (mungkin, karena tidak pasti), untuk merubah kebiasaan itu, kita perlu memasukkan kebiasaan baru yang positif kedalam pikiran kita, jadi saran saya... terapkan terlebih dahulu 3 teknik sebelumnya kedalam pikiran anda, agar 3 teknik selanjutnya - bahkan mungkin semuanya - tidak menjadi sia-sia. Anda sudah siap ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;4. Jangan berdiam diri.&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Telusuri apa yang membuat Anda berpikiran negatif, perbaiki, dan kembali maju. Jika hal tersebut tidak bisa diperbaiki lagi, berhenti mengeluh dan menyesal karena hal itu hanya akan menghabiskan waktu dan energi Anda, juga membuat Anda merasa tambah buruk. Terimalah apa yang telah terjadi, petik hikmah/pelajaran dari hal tersebut, dan kembali maju.&lt;/p&gt; &lt;span class="fullpost"&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;5. Fokus pada hal-hal positif.&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Ketika kita sedang sedang berpikiran negatif, seringkali kita lupa akan apa yang kita miliki dan lebih berfokus pada apa yang tidak kita miliki. Buatlah sebuah jurnal rasa syukur. Tidak masalah waktunya, tiap hari tulislah lima enam hal positif yang terjadi pada hari tersebut. Hal positif itu bisa berupa hal-hal besar ataupun sekadar hal-hal kecil seperti ‘hari ini cerah’ atau ‘makan sore hari ini menakjubkan’. Selama Anda tetap konsisten melakukan kegiatan ini, hal ini mampu mengubah pemikiran negatif Anda menjadi suatu pemikiran positif. Dan ketika Anda mulai merasa berpikiran negatif, baca kembali jurnal tersebut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;6. Bergeraklah&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Berolahraga melepaskan endorphin yang mampu membuat perasaaan Anda menjadi lebih baik. Apakah itu sekadar berjalan mengelelingi blok ataupun berlari sepuluh kilometer, aktifitas fisik akan membuat diri kita merasa lebih baik. Ketika Anda merasa down, aktifitas olahraga lima belas menit dapat membuat Anda merasa lebih baik.&lt;/p&gt;Wuih... sangat sederhana bukan tekniknya ?  karena memang sangat sederhana untuk menjadi pribadi yang positif, dan pribadi yang positif sangat menyenangkan bukan ? Terapkan 3 teknik tersebut mulai dari sekarang, dan biasakanlah.... Tunggu kelanjutannya besok dengan 3 teknik terakhir... Semoga artikel ini berguna... TETAP JALANI HIDUP YANG POSITIF !!!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;script type="text/javascript"&gt;&lt;!--
google_ad_client = "pub-2965533090535441";
/* hidup positif */
google_ad_slot = "1926407300";
google_ad_width = 336;
google_ad_height = 280;
//--&gt;
&lt;/script&gt;
&lt;script type="text/javascript"
src="http://pagead2.googlesyndication.com/pagead/show_ads.js"&gt;
&lt;/script&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7590131527166531151-2689805405195786010?l=way2positive.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;p&gt;&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/gOFFAiX-n5Q4LuI_d5tV_jiW3nI/0/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/gOFFAiX-n5Q4LuI_d5tV_jiW3nI/0/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;br/&gt;
&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/gOFFAiX-n5Q4LuI_d5tV_jiW3nI/1/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/gOFFAiX-n5Q4LuI_d5tV_jiW3nI/1/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/blogspot/KDBY/~4/e5_10204HGg" height="1" width="1"/&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://way2positive.blogspot.com/feeds/2689805405195786010/comments/default" title="Post Comments" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://way2positive.blogspot.com/2009/02/jalani-hidup-positif-teknik-untuk.html#comment-form" title="0 Comments" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/7590131527166531151/posts/default/2689805405195786010?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/7590131527166531151/posts/default/2689805405195786010?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/blogspot/KDBY/~3/e5_10204HGg/jalani-hidup-positif-teknik-untuk.html" title="Jalani Hidup Positif : Teknik Untuk Berhenti Berfikir Negatif (Part 2)" /><author><name>Ndi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08280659295854151125</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="32" height="21" src="http://3.bp.blogspot.com/-2RkdjlM9aIw/Tsfnm9mKRbI/AAAAAAAAAGQ/KheqZaZ4XCM/s220/Di%2Blantai%2B21%2B%2528Small%2529.jpg" /></author><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://way2positive.blogspot.com/2009/02/jalani-hidup-positif-teknik-untuk.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;DU4FSXw8eip7ImA9WxVWFUo.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-7590131527166531151.post-4947215761218212442</id><published>2009-02-13T00:49:00.005+07:00</published><updated>2009-02-25T23:05:18.272+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2009-02-25T23:05:18.272+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Artikel" /><title>Jalani Hidup Positif : Tips Untuk Berhenti Merokok</title><content type="html">&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;...Rokok...&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Apa yang bisa Anda simpulkan dari kalimat diatas ? pasti akan muncul berbagai pendapat mengenai "&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;ROKOK&lt;/span&gt;". Mungkin banyak orang akan setuju dengan saya bahwa merokok itu jelas-jelas tidak baik untuk kesehatan kita, terdapat banyak efek negative dari rokok itu sendiri yang dapat merugikan diri kita sendiri. Namun, mengapa banyak orang (bahkan anak-anak) kini rata-rata merokok ? ada banyak alasan pula dari para perokok yang kebanyakan adalah... "&lt;span style="font-style: italic;"&gt;habis gimana ya...mau berhenti nya susah..."&lt;/span&gt; saya sendiri pun dulunya adalah seorang perokok berat... dan alasan itu selalu menjadi senjata utama saya apabila ada orang yang mengeluh dengan kebiasaan saya merokok...&lt;br /&gt;Namun itu dulu, sudah lebih dari 3 tahun saya telah berhenti merokok... dan sekarang saya ingin berbagi pengalaman saya sama semuanya yang ingin berhenti merokok...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;1. Sadarilah bahwa rokok itu merusak kesehatan Anda&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;Saya yakin Anda semua tahu bahwa rokok itu dapat merusak kesehatan Anda, namun tidak banyak yang menyadarinya... &lt;span class="fullpost"&gt;Karena jika Anda telah menyadari akibat buruk yang akan ditimbulkan rokok bagi kesehatan Anda, saya yakin Anda tidak akan merokok lagi. Jangan sampai Anda menyesal jika suatu saat nanti Anda divonis menderita penyakit berat akibat rokok.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;2. Niatkan diri Anda untuk berhenti merokok&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;Segala sesuatunya diawali dengan niat, jika Anda telah menyadari akibat yang ditimbulkan oleh rokok, segeralah berniat dengan sungguh-sungguh untuk berhenti merokok. Saya yakin sekali, jika Anda bersungguh-sungguh untuk berhenti merokok, Anda pasti akan berhasil berhenti merokok.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;3. Hindari 'pertemuan' dengan rokok&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;Maksudnya adalah, jika Anda baru memulai perjuangan Anda untuk berhenti merokok, ada baiknya Anda menghindari rokok, jika ada teman Anda yang sedang merokok, lebih baik Anda menghindarinya untuk sementara, carilah alasan untuk menghindari teman Anda yang sedang merokok, atau Anda bisa meminta dengan baik-baik kepada teman Anda agar tidak merokok di depan Anda, saya yakin teman Anda akan mengerti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;4. Beritahukan kepada keluarga, teman, sahabat, pacar atau siapapun di sekitar Anda&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;Beritahukan keinginan Anda untuk berhenti merokok kepada siapapun yang mengenal Anda, dan mintalah mereka untuk mengingatkan Anda apabila Anda mulai 'gatal' untuk merokok. Ini akan sangat membantu Anda untuk tetap terus bertahan dengan perjuangan Anda untuk berhenti merokok.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;5. Berikan sugesti negatif tentang rokok&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;Kekuatan terbesar dari diri manusia adalah pikiran. Dengan memberikan sugesti negatif tentang rokok yang membuat Anda takut untuk merokok lagi, akan memberikan kekuatan bagi Anda untuk terus berhenti merokok. Misalnya, Anda memberikan sugesti pada diri Anda sendiri bahwa jika Anda merokok, maka Anda akan meninggal. Memang sedikit ekstrim, namun bukankah setiap orang takut akan kematian ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;6. Bertahan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;Pertahankan semangat Anda untuk berhenti merokok, karena mau seperti apapun orang di sekeliling Anda yang mengingatkan Anda untuk berhenti, jika dari diri Anda sendiri tidak mampu bertahan dari godaan untuk merokok kembali, semuanya akan percuma. Ingat, rokok itu membuat kita semakin menyukainya dalam setiap batang rokok yang kita habiskan. Jadi, jika Anda mulai merokok, saya jamin Anda akan langsung ketagihan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tips-tips di atas adalah pengalaman saya dalam berhenti merokok, dan tips tersebut tidak akan berguna jika dari diri Anda sendiri belum mau untuk berhenti merokok. Saya sangat mengerti sekali jika Anda mengalami kesulitan dalam proses berhenti merokok, saya pun mengalami kesulitan yang sama dengan Anda, saran saya... lakukan prosesnya secara bertahap, jika Anda sedang 'gatal' ingin merokok, gantilah rokok Anda dengan permen, itu dapat membantu walaupun tidak lama. Ada banyak cara yang bisa Anda lakukan untuk berhenti merokok, carilah cara yang terbaik untuk diri Anda sendiri. Saya yakin Anda pasti bisa untuk berhenti merokok...&lt;br /&gt;Ingat, apa yang akan Anda lakukan, itu untuk kesehatan Anda dan orang-orang yang Anda cintai... semoga artikel ini berguna...TETAP JALANI HIDUP YANG POSITIF !!!&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;script type="text/javascript"&gt;&lt;!--
google_ad_client = "pub-2965533090535441";
/* hidup positif */
google_ad_slot = "1926407300";
google_ad_width = 336;
google_ad_height = 280;
//--&gt;
&lt;/script&gt;
&lt;script type="text/javascript"
src="http://pagead2.googlesyndication.com/pagead/show_ads.js"&gt;
&lt;/script&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7590131527166531151-4947215761218212442?l=way2positive.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;p&gt;&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/AtlDrMnPOy_gWnlP1f_nV1w6KXA/0/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/AtlDrMnPOy_gWnlP1f_nV1w6KXA/0/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;br/&gt;
&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/AtlDrMnPOy_gWnlP1f_nV1w6KXA/1/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/AtlDrMnPOy_gWnlP1f_nV1w6KXA/1/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/blogspot/KDBY/~4/GagcyC11-qk" height="1" width="1"/&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://way2positive.blogspot.com/feeds/4947215761218212442/comments/default" title="Post Comments" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://way2positive.blogspot.com/2009/02/jalani-hidup-yang-positif-tips-untuk.html#comment-form" title="0 Comments" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/7590131527166531151/posts/default/4947215761218212442?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/7590131527166531151/posts/default/4947215761218212442?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/blogspot/KDBY/~3/GagcyC11-qk/jalani-hidup-yang-positif-tips-untuk.html" title="Jalani Hidup Positif : Tips Untuk Berhenti Merokok" /><author><name>Ndi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08280659295854151125</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="32" height="21" src="http://3.bp.blogspot.com/-2RkdjlM9aIw/Tsfnm9mKRbI/AAAAAAAAAGQ/KheqZaZ4XCM/s220/Di%2Blantai%2B21%2B%2528Small%2529.jpg" /></author><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://way2positive.blogspot.com/2009/02/jalani-hidup-yang-positif-tips-untuk.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;AkIHSXw4eSp7ImA9WxVWFUo.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-7590131527166531151.post-7183738617539516203</id><published>2009-02-12T22:29:00.005+07:00</published><updated>2009-02-25T23:15:38.231+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2009-02-25T23:15:38.231+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Artikel" /><title>Jalani Hidup Positif : Kurang Tidur Tingkatkan Risiko Kematian</title><content type="html">&lt;p class="snap_preview"&gt;Gaya hidup tidak sehat kembali dinyatakan sebagai biang keladi meningkatnya risiko kematian.&lt;br /&gt;Setelah pola makan dan kurang olahraga, kini penelitian terbaru mengungkap bahwa pola tidur yang tidak sehat juga dicap sebagai masalah utama.&lt;br /&gt;&lt;span id="more-5"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Penelitian itu mengungkapkan, kurang tidur berlebihan secara signifikan akan meningkatkan risiko kematian.&lt;br /&gt;Penurunan durasi tidur atau tidur selama enam, tujuh, dan delapan jam akan berisiko 110 persen mengalami penyakit kardiovaskular yang mematikan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Sementara peningkatan durasi tidur selama tujuh atau delapan jam sering dihubungkan dengan risiko 110 persen yang menyebabkan kematian selain kardiovaskular,” ujar Ketua Peneliti dari University College London Medical School Jane Ferrie.&lt;/p&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;p&gt;Penelitian yang dilakukan memfokuskan kepada 10.308 berusia antara 35 sampai 55 tahun.&lt;br /&gt;Sebagai langkah pencegahan, penelitian itu menyarankan untuk secara konsisten tidur selama tujuh atau delapan jam tiap malam.&lt;br /&gt;“Hal ini dimaksudkan agar kesehatan terjaga optimal,” ujar Ferrie.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dia pun mengungkapkan, angka kematian akan semakin rendah pada partisipan yang tidur selama lima sampai enam jam atau kurang.&lt;br /&gt;Namun, kondisi angka kematian akan tinggi jika partisipan tidur secara berlebihan selama lebih dari delapan jam sehari. “Sebaiknya lakukan pembatasan jam tidur,” tandasnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Wah... jadi kita ga boleh tuh kekurangan ataupun kelebihan jam tidur... ayo semuanya kita ubah jam tidur kita...&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Semoga artikel ini berguna...TETAP JALANI HIDUP YANG POSITIF !!!&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;script type="text/javascript"&gt;&lt;!--
google_ad_client = "pub-2965533090535441";
/* hidup positif */
google_ad_slot = "1926407300";
google_ad_width = 336;
google_ad_height = 280;
//--&gt;
&lt;/script&gt;
&lt;script type="text/javascript"
src="http://pagead2.googlesyndication.com/pagead/show_ads.js"&gt;
&lt;/script&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7590131527166531151-7183738617539516203?l=way2positive.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;p&gt;&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/j07ppw8OI7GUqG5reGWuUfEHkp4/0/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/j07ppw8OI7GUqG5reGWuUfEHkp4/0/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;br/&gt;
&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/j07ppw8OI7GUqG5reGWuUfEHkp4/1/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/j07ppw8OI7GUqG5reGWuUfEHkp4/1/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/blogspot/KDBY/~4/JmgSMdP2TgA" height="1" width="1"/&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://way2positive.blogspot.com/feeds/7183738617539516203/comments/default" title="Post Comments" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://way2positive.blogspot.com/2009/02/jalani-hidup-yang-positif-kurang-tidur.html#comment-form" title="0 Comments" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/7590131527166531151/posts/default/7183738617539516203?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/7590131527166531151/posts/default/7183738617539516203?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/blogspot/KDBY/~3/JmgSMdP2TgA/jalani-hidup-yang-positif-kurang-tidur.html" title="Jalani Hidup Positif : Kurang Tidur Tingkatkan Risiko Kematian" /><author><name>Ndi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08280659295854151125</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="32" height="21" src="http://3.bp.blogspot.com/-2RkdjlM9aIw/Tsfnm9mKRbI/AAAAAAAAAGQ/KheqZaZ4XCM/s220/Di%2Blantai%2B21%2B%2528Small%2529.jpg" /></author><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://way2positive.blogspot.com/2009/02/jalani-hidup-yang-positif-kurang-tidur.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;DUEGRXY_fip7ImA9WxVWFUo.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-7590131527166531151.post-4068113213234759982</id><published>2009-02-12T21:42:00.005+07:00</published><updated>2009-02-25T23:00:24.846+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2009-02-25T23:00:24.846+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Artikel" /><title>Jalani Hidup Positif : Teknik Untuk Berhenti Berfikir Negatif (Part 1)</title><content type="html">Untuk sebagian besar dari kita, berpikir negatif mungkin sudah menjadi bagian dari diri. Ketika hal-hal tidak sesuai rencana, kita dengan mudah merasa depresi dan tidak bisa melihat sisi baik dari kejadian tersebut…&lt;br /&gt;Berpikiran negatif tidak membawa kemana-mana, kecuali membuat perasaan tambah buruk, yang lalu akan berakibat performa kita mengecewakan. Hal ini bisa menjadi lingkaran yang tidak berujung. &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Jessica Padykula&lt;/span&gt; menyarankan sembilan teknik untuk mencegah dan mengatasi pikiran negatif, dalam posting kali ini akan saya jabarkan 3 dulu, selanjutnya akan saya posting kembali besok, bukan karena saya males, saya punya alasan untuk ini.. Saya pernah membaca sebuah buku, di buku itu dikatakan, "&lt;span style="font-style: italic;"&gt;apabila kita ingin berubah menjadi lebih baik, berubahlah sedikit demi sedikit..&lt;/span&gt;" nah...dikarenakan banyaknya pengaruh negatif disekitar kita... maka kita akan menerapkan 9 teknik yang disarankan oleh &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Jessica Padykula &lt;/span&gt;secara bertahap... agar kita bisa benar-benar berhenti untuk berpikir negatif... sudah siap ???:)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;bacalah perlahan-lahan dan mulai terapkan satu per satu tekniknya...&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;1. Hidup di saat ini.&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Memikirkan masa lalu atau masa depan adalah hal yang sering membuat kita cemas. Jarang sekali kita panik karena kejadian masa sekarang. Jika Anda menemukan pikiran anda terkukung dalam apa yang telah terjadi atau apa yang belum terjadi, ingatlah bahwa hanya masa kini yang dapat kita kontrol.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;2. Katakan hal positif pada diri sendiri&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Katakan pada diri Anda bahwa Anda kuat, Anda mampu. Ucapkan hal tersebut terus-menerus, kapanpun. Terutama, mulailah hari dengan mengatakan hal positif tentang diri sendiri dan hari itu, tidak peduli jika hari itu Anda harus mengambil keputusan sulit ataupun Anda tidak mempercayai apa yang telah Anda katakan pada diri sendiri.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;3. Percaya pada kekuatan pikiran positif&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Jika Anda berpikir positif, hal-hal positif akan datang dan kesulitan-kesulitan akan terasa lebih ringan. Sebaliknya, jika Anda berpikiran negatif, hal-hal negatif akan menimpa Anda. Hal ini adalah hukum universal, seperti layaknya hukum gravitasi atau pertukaran energi. Tidak akan mudah untuk mengubah pola pikir Anda, namun usahanya sebanding dengan hasil yang bisa Anda petik.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Bagaimana dengan teknik-teknik di atas ? saya harap dari teknik-teknik di atas kita bisa dapat berubah menjadi pribadi yang lebih baik hari ini... teknik-teknik selanjutnya akan saya posting Insya Allah besok... semoga artikel ini berguna... TETAP JALANI HIDUP YANG POSITIF !!!&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;script type="text/javascript"&gt;&lt;!--
google_ad_client = "pub-2965533090535441";
/* hidup positif */
google_ad_slot = "1926407300";
google_ad_width = 336;
google_ad_height = 280;
//--&gt;
&lt;/script&gt;
&lt;script type="text/javascript"
src="http://pagead2.googlesyndication.com/pagead/show_ads.js"&gt;
&lt;/script&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7590131527166531151-4068113213234759982?l=way2positive.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;p&gt;&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/aOZ7uaPb6Qlm9MOxeQqkWZTiTJE/0/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/aOZ7uaPb6Qlm9MOxeQqkWZTiTJE/0/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;br/&gt;
&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/aOZ7uaPb6Qlm9MOxeQqkWZTiTJE/1/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/aOZ7uaPb6Qlm9MOxeQqkWZTiTJE/1/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/blogspot/KDBY/~4/s8bgWlVSKqU" height="1" width="1"/&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://way2positive.blogspot.com/feeds/4068113213234759982/comments/default" title="Post Comments" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://way2positive.blogspot.com/2009/02/jalani-hidup-yang-positif-teknik-untuk.html#comment-form" title="0 Comments" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/7590131527166531151/posts/default/4068113213234759982?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/7590131527166531151/posts/default/4068113213234759982?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/blogspot/KDBY/~3/s8bgWlVSKqU/jalani-hidup-yang-positif-teknik-untuk.html" title="Jalani Hidup Positif : Teknik Untuk Berhenti Berfikir Negatif (Part 1)" /><author><name>Ndi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08280659295854151125</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="32" height="21" src="http://3.bp.blogspot.com/-2RkdjlM9aIw/Tsfnm9mKRbI/AAAAAAAAAGQ/KheqZaZ4XCM/s220/Di%2Blantai%2B21%2B%2528Small%2529.jpg" /></author><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://way2positive.blogspot.com/2009/02/jalani-hidup-yang-positif-teknik-untuk.html</feedburner:origLink></entry></feed>

