<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><rss xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" xmlns:openSearch="http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/" xmlns:blogger="http://schemas.google.com/blogger/2008" xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:gd="http://schemas.google.com/g/2005" xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0" version="2.0"><channel><atom:id>tag:blogger.com,1999:blog-1364653442856342565</atom:id><lastBuildDate>Sat, 21 Sep 2024 13:04:26 +0000</lastBuildDate><title>Persatuan Clan VIP</title><description>Clan Yang Selalu Penuh Canda Tawa</description><link>http://persatuanvip.blogspot.com/</link><managingEditor>noreply@blogger.com (Izumy Nanda)</managingEditor><generator>Blogger</generator><openSearch:totalResults>8</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>25</openSearch:itemsPerPage><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-1364653442856342565.post-5485152547811925942</guid><pubDate>Mon, 13 Aug 2012 11:28:00 +0000</pubDate><atom:updated>2012-08-13T18:28:15.685+07:00</atom:updated><title>komikfive.com</title><description>&lt;a href=&quot;http://www.komikfive.com/#.UCjkuQoQJ4Q.blogger&quot;&gt;komikfive.com&lt;/a&gt;&lt;div class=&quot;blogger-post-footer&quot;&gt;Persatuan Clan VIP&lt;/div&gt;</description><link>http://persatuanvip.blogspot.com/2012/08/komikfivecom.html</link><author>noreply@blogger.com (Izumy Nanda)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-1364653442856342565.post-5078013888755282297</guid><pubDate>Tue, 22 Nov 2011 18:31:00 +0000</pubDate><atom:updated>2011-11-23T01:33:41.225+07:00</atom:updated><title>Cara Menstabilkan Koneksi Internet</title><description>&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: left;&quot; trbidi=&quot;on&quot;&gt;Browsing Internet dengan kecepatan yang tinggi pasti sangat menyenangkan, berbagai cara dilakukan untuk mempercepat koneksi internet baik menggunakan software agar koneksi internet menjadi lebih cepat maupun menggunakan settingan tertentu yang diklaim bisa mempercepat koneksi internet.&lt;br /&gt;
&lt;a name=&#39;more&#39;&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Berikut ini adalah beberapa tips-tips yang mungkin dapat kalian coba dalam mempercepat koneksi internet kalian :&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
1. Menggubah setting bandwith Pada windows&lt;br /&gt;
Pada dasarnya OS windows sudah membatasi bandwidth untuk koneksi internet sebanyak 20% dari total bandwidth yang seharusnya bisa maksimal,Jika anda ingin menambah bandwidth internet supaya koneksinya terasa lebih cepat dan kencang bisa dengan cara mengurangi atau mengosongkan batasan bandwidth tersebut supaya pada Windows kita bisa maksimal dalam menggunakan bandwidth yang sudah ada.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Silahkan ikuti petunjuk berikut ini :&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
1. Klik Start&lt;br /&gt;
2. Klik Run&lt;br /&gt;
3. Ketik gpedit.msc&lt;br /&gt;
4. Kemudian klik Ok&lt;br /&gt;
5. Setelah masuk klik Administrative Templates&lt;br /&gt;
6. Kemudian Klik Network&lt;br /&gt;
7. Setelah terbuka klik QoS Packet scheduler&lt;br /&gt;
8. Kemudian klik Limit Reservable Bandwidth&lt;br /&gt;
9. Dan setelah terbuka ubah setting menjadi Enable&lt;br /&gt;
10. Kemudian ubah Bandwidth Limitnya menjadi 0&lt;br /&gt;
11. Klik Apply,ok&lt;br /&gt;
12. Kemudian keluar dan Restart komputer&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
2. Gunakan DNS dari OpenDNS untuk koneksi internet yang lebih cepat dan lebih aman.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
1. Klik Start&lt;br /&gt;
2. Klik Control Panel&lt;br /&gt;
3. Pilih Network &amp;amp; Internet Connection&lt;br /&gt;
4. Klik Network Connection&lt;br /&gt;
5. Klik Kanan Local Area Connection pilih Properties&lt;br /&gt;
6. Pilih Internet Protocol (TCP/IP) kemudian Klik Properties&lt;br /&gt;
7. Klik Use Following DNS Server&lt;br /&gt;
8. Isi Preferred DNS Server dengan angka : 208.67.222.222&lt;br /&gt;
9. Isi Alternate DNS Server dengan angka : 208.67.220.220&lt;br /&gt;
10. Kemudian Klik OK&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
3. Jika menggunakan Browser Firefox gunakan add on Fasterfox, bisa di download  disini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fasterfox adalah sebuah add on yang berfungsi untuk mempercepat koneksi dengan melakukan optimasi pada network dan cache browser. Fungsi dari cache adalah untuk menyimpan data sementara dari website yang kita kunjungi, sehingga ketika kita membuka kembali website tersebut proses loading-nya akan lebih cepat karena datanya telah disimpan di cache.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Beberapa optimasi yang dapat dilakukan oleh fasterfox adalah: HTTP pipelining, Memory caching,Disk caching,DNS caching,FastBack caching.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
4. Bagi pengguna Firefox, silahkan pasang pengaya Adblock &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fungsinya adalah untuk mem-filter iklan-iklan yang tidak perlu pada saat kita browsing, sehingga proses loading akan menjadi lebih cepat dan maksimal.&lt;br /&gt;
Dan silahkan anda goggling sendiri di om goggle yah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
5. Download Cfosspeed&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Berfungsi untuk meminimalkan ping modem sehingga koneksi internet bisa lebih stabil.&lt;br /&gt;
Mungkin kamu pernah mengalami loading yang tidak kunjung selesai ketika membuka suatu situs. Padahal loading sudah mencapai angka 98%. Hal tersebut akan sangat bermasalah jika web yang kita buka menggunakan banyak JavaScript, biasanya JavaScript menjadi tidak bisa di klik atau eror dan sejenisanya. Dengan menggunakan cFosSpeed hal tersebut bisa diatasi.&lt;br /&gt;
Selain itu cFossSpeed juga bisa membuat koneksi modem kita menjadi lebih stabil. Jika kita buka pada task manager, grafik koneksi modem yang tadinya naik turun gak karuan bisa menjadi lebih datar alias stabil. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk mendowload disini :&lt;br /&gt;
http://www.filesonic.com/en/file/2272455…&lt;br /&gt;
informasi lebih lengkap bisa langsung berkunjung ke website resmi cFosSpeed http://cfos.com. Nah untuk cracknya bisa download dari link berikut ini :&lt;br /&gt;
http://www.mediafire.com/?yjyiaitvneg&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di dalam folder terdapat 3 file, “key.cfosspeed”, “SN.txt” dan “www.namln.com_Patch.exe”.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pertama anda bisa menggunakan file dengan nama “www.namln.com_Patch.exe”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kedua anda bisa menggunakan file dengan nama “key.cfosspeed”, caranya kopi file tersebut ke direktori cFoss kemudia restart komputer. Setelah di restart dan komputer hidup maka akan muncul jendela untuk memasukan Serial Number, masukan serial number yang berada dalam file “SN.txt”. Jika gagal biarkan saja, karena cFoss sudah bisa digunakan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jika suatu saat tiba-tiba cFoss tidak bisa dipakai, coba unistal cFoss, restart komputer dan instal kembali.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
semoga membantu men..&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;blogger-post-footer&quot;&gt;Persatuan Clan VIP&lt;/div&gt;</description><link>http://persatuanvip.blogspot.com/2011/11/cara-menstabilkan-koneksi-internet.html</link><author>noreply@blogger.com (Izumy Nanda)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-1364653442856342565.post-2915713798180792347</guid><pubDate>Sun, 23 Oct 2011 19:14:00 +0000</pubDate><atom:updated>2011-10-24T03:10:53.491+07:00</atom:updated><title>Sejarah Kerajaan Sriwijaya</title><description>&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: left;&quot; trbidi=&quot;on&quot;&gt;&lt;iframe allowtransparency=&quot;true&quot; frameborder=&quot;0&quot; scrolling=&quot;no&quot; src=&quot;http://www.facebook.com/plugins/like.php?href=http://persatuanvip.blogspot.com/2011/01/sejarah-kerajaan-sriwijaya.html&amp;amp;layout=standard&amp;amp;show_faces=false&amp;amp;width=100&amp;amp;action=like&amp;amp;font=arial&amp;amp;colorscheme=light&quot; style=&quot;border: medium none; height: 40px; overflow: hidden; width: 450px;&quot;&gt;&lt;/iframe&gt;&lt;br /&gt;
&lt;a href=&quot;http://persatuanvip.blogspot.com/2011/01/sejarah-kerajaan-sriwijaya.html&quot; title=&quot;Sejarah Kerajaan Sriwijaya&quot;&gt;Sejarah Kerajaan Sriwijaya&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://2.bp.blogspot.com/-9NvdKAykf-o/TqRneQNGZjI/AAAAAAAAAIQ/ALosR0H6ekM/s1600/kutabesaksketsapalembang.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;198&quot; src=&quot;http://2.bp.blogspot.com/-9NvdKAykf-o/TqRneQNGZjI/AAAAAAAAAIQ/ALosR0H6ekM/s320/kutabesaksketsapalembang.jpg&quot; width=&quot;320&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&amp;nbsp; &lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Kerajaan Sriwijaya (atau juga  disebut Srivijaya) adalah salah satu  kemaharajaan   maritim yang kuat  di pulau Sumatera  dan banyak memberi  pengaruh di  Nusantara  dengan  daerah kekuasaan membentang dari Kamboja,  Thailand,  Semenanjung  Malaya, Sumatera, Jawa, Kalimantan, dan  Sulawesi. Dalam  bahasa  Sansekerta, sri berarti “bercahaya” dan wijaya  berarti  “kemenangan”.&lt;br /&gt;
&lt;a name=&#39;more&#39;&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Bukti  awal mengenai keberadaan kerajaan ini berasal dari  abad ke-7;  seorang  pendeta Tiongkok, I Tsing, menulis bahwa ia  mengunjungi  Sriwijaya  tahun 671 dan tinggal selama 6 bulan. Prasasti yang paling tua  mengenai  Sriwijaya juga berada pada abad ke-7,  yaitu prasasti Kedukan  Bukit di  Palembang, bertarikh 682. Kemunduran  pengaruh Sriwijaya  terhadap  daerah bawahannya mulai menyusut dikarenakan  beberapa  peperangan  diantaranya serangan dari raja Dharmawangsa Teguh  dari Jawa  di tahun  990, dan tahun 1025 serangan Rajendra Chola I dari  Koromandel,   selanjutnya tahun 1183 kekuasaan Sriwijaya dibawah kendali  kerajaan   Dharmasraya.&lt;span id=&quot;more-8593&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Setelah  Sriwijaya jatuh, kerajaan ini terlupakan dan eksistensi   Sriwijaya  baru diketahui secara resmi tahun 1918 oleh sejarawan Perancis   George  Cœdès dari École française d’Extrême-Orient.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;Historiografi&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Tidak  terdapat catatan lebih lanjut mengenai Sriwijaya dalam sejarah    Indonesia; masa lalunya yang terlupakan dibentuk kembali oleh sarjana    asing. Tidak ada orang Indonesia modern yang mendengar mengenai    Sriwijaya sampai tahun 1920-an, ketika sarjana Perancis George Cœdès    mempublikasikan penemuannya dalam koran berbahasa Belanda dan Indonesia.    Coedès menyatakan bahwa referensi Tiongkok terhadap “San-fo-ts’i”,    sebelumnya dibaca “Sribhoja”, dan beberapa prasasti dalam Melayu Kuno    merujuk pada kekaisaran yang sama.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Sriwijaya  menjadi simbol kebesaran Sumatera awal, dan kerajaan besar   Nusantara  selain Majapahit di Jawa Timur. Pada abad ke-20, kedua   kerajaan  tersebut menjadi referensi oleh kaum nasionalis untuk   menunjukkan  bahwa Indonesia merupakan satu kesatuan negara sebelelum   kolonialisme  Belanda.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Sriwijaya  disebut dengan berbagai macam nama. Orang Tionghoa  menyebutnya   Shih-li-fo-shih atau San-fo-ts’i atau San Fo Qi. Dalam  bahasa   Sansekerta dan Pali, kerajaan Sriwijaya disebut Yavadesh dan  Javadeh.   Bangsa Arab menyebutnya Zabaj dan Khmer menyebutnya Malayu.  Banyaknya   nama merupakan alasan lain mengapa Sriwijaya sangat sulit  ditemukan.   Sementara dari peta Ptolemaeus ditemukan keterangan tentang  adanya 3   pulau Sabadeibei yang kemungkinan berkaitan dengan Sriwijaya.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Sekitar  tahun 1993, Pierre-Yves Manguin melakukan observasi dan   berpendapat  bahwa pusat Sriwijaya berada di Sungai Musi antara Bukit   Seguntang dan  Sabokingking (terletak di provinsi Sumatera Selatan   sekarang). Namun  sebelumnya Soekmono berpendapat bahwa pusat Sriwijaya   terletak pada  kawasan sehiliran Batang Hari, antara Muara Sabak sampai   ke Muara  Tembesi (di provinsi Jambi sekarang), dengan catatan Malayu   tidak di  kawasan tersebut, jika Malayu pada kawasan tersebut, ia   cendrung  kepada pendapat Moens, yang sebelumnya juga telah berpendapat   bahwa  letak dari pusat kerajaan Sriwijaya berada pada kawasan Candi   Muara  Takus (provinsi Riau sekarang), dengan asumsi petunjuk arah   perjalanan  dalam catatan I Tsing, serta hal ini dapat juga dikaitkan   dengan  berita tentang pembangunan candi yang dipersembahkan oleh raja    Sriwijaya (Se li chu la wu ni fu ma tian hwa atau Sri Cudamaniwarmadewa)    tahun 1003 kepada kaisar Cina yang dinamakan cheng tien wan shou   (Candi  Bungsu, salah satu bagian dari candi yang terletak di Muara   Takus).  Namun yang pasti pada masa penaklukan oleh Rajendra Chola I,   berdasarkan  prasasti Tanjore, Sriwijaya telah beribukota di Kadaram   (Kedah  sekarang).&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;Pembentukan dan pertumbuhan&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Belum  banyak bukti fisik mengenai Sriwijaya yang dapat ditemukan.   Kerajaan  ini menjadi pusat perdagangan dan merupakan negara maritim,   namun  kerajaan ini tidak memperluas kekuasaannya di luar wilayah   kepulauan  Asia Tenggara, dengan pengecualian berkontribusi untuk   populasi  Madagaskar  sejauh 3.300 mil di barat. Beberapa ahli masih    memperdebatkan kawasan yang menjadi pusat pemerintahan Sriwijaya, selain    itu kemungkinan kerajaan ini biasa memindahkan pusat pemerintahannya,    namun kawasan yang menjadi ibukota tetap diperintah secara langsung   oleh  penguasa, sedangkan daerah pendukungnya diperintah oleh datu   setempat.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Kekaisaran  Sriwijaya telah ada sejak 671 sesuai dengan catatan I  Tsing,  dari  prasasti Kedukan Bukit pada tahun 682 di diketahui imperium  ini di   bawah kepemimpinan Dapunta Hyang. Di abad ke-7 ini, orang  Tionghoa   mencatat bahwa terdapat dua kerajaan yaitu Malayu dan Kedah  menjadi   bagian kemaharajaan Sriwijaya. Berdasarkan prasasti Kota Kapur  yang  yang  berangka tahun 686 ditemukan di pulau Bangka, kemaharajaan  ini  telah  menguasai bagian selatan Sumatera, pulau Bangka dan Belitung,   hingga  Lampung. Prasasti ini juga menyebutkan bahwa Sri Jayanasa    telah  melancarkan ekspedisi militer untuk menghukum Bhumi Jawa yang   tidak  berbakti kepada Sriwijaya, peristiwa ini bersamaan dengan   runtuhnya  Tarumanagara di Jawa Barat dan Holing (Kalingga) di Jawa   Tengah yang  kemungkinan besar akibat serangan Sriwijaya. Sriwijaya   tumbuh dan  berhasil mengendalikan jalur perdagangan maritim di Selat   Malaka, Selat  Sunda, Laut China Selatan, Laut Jawa, dan Selat Karimata.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Ekspansi  kerajaan ini ke Jawa dan Semenanjung Malaya, menjadikan   Sriwijaya  mengontrol dua pusat perdagangan utama di Asia Tenggara.   Berdasarkan  observasi, ditemukan reruntuhan candi-candi Sriwijaya di   Thailand dan  Kamboja. Di abad ke-7, pelabuhan Cham di sebelah timur   Indochina mulai  mengalihkan banyak pedagang dari Sriwijaya. Untuk   mencegah hal  tersebut, Maharaja Dharmasetu melancarkan beberapa serangan   ke  kota-kota pantai di Indochina. Kota Indrapura di tepi sungai  Mekong,   di awal abad ke-8 berada di bawah kendali Sriwijaya. Sriwijaya    meneruskan dominasinya atas Kamboja, sampai raja Khmer Jayawarman II,    pendiri imperium Khmer, memutuskan hubungan dengan Sriwijaya di abad    yang sama. Di akhir abad ke-8 beberapa kerajaan di Jawa, antara lain    Tarumanegara dan Holing berada di bawah kekuasaan Sriwijaya. Menurut    catatan, pada masa ini pula wangsa Sailendra bermigrasi ke Jawa Tengah    dan berkuasa disana. Di abad ini pula, Langkasuka di semenanjung Melayu    menjadi bagian kerajaan. Di masa berikutnya, Pan Pan dan  Trambralinga,   yang terletak di sebelah utara Langkasuka, juga berada  di bawah  pengaruh  Sriwijaya.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Setelah  Dharmasetu, Samaratungga menjadi penerus kerajaan. Ia  berkuasa  pada  periode 792 sampai 835. Tidak seperti Dharmasetu yang  ekspansionis,   Samaratungga tidak melakukan ekspansi militer, tetapi  lebih memilih   untuk memperkuat penguasaan Sriwijaya di Jawa. Selama  masa   kepemimpinannya, ia membangun candi Borobudur di Jawa Tengah yang    selesai pada tahun 825.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;b&gt;Agama dan Budaya&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Sebagai  pusat pengajaran Buddha Vajrayana, Sriwijaya menarik banyak   peziarah  dan sarjana dari negara-negara di Asia. Antara lain pendeta   dari  Tiongkok I Tsing, yang melakukan kunjungan ke Sumatera dalam    perjalanan studinya di Universitas Nalanda, India, pada tahun 671  dan    695, serta di abad ke-11, Atisha, seorang sarjana Buddha asal Benggala     yang berperan dalam mengembangkan Buddha Vajrayana di Tibet. I Tsing    melaporkan bahwa Sriwijaya menjadi rumah bagi sarjana Buddha sehingga    menjadi pusat pembelajaran agama Buddha. Pengunjung yang datang ke  pulau   ini menyebutkan bahwa koin emas telah digunakan di pesisir  kerajaan.   Selain itu ajaran Buddha aliran Buddha Hinayana dan Buddha  Mahayana juga   turut berkembang di Sriwijaya.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Kerajaan  Sriwijaya banyak dipengaruhi budaya India, pertama oleh  budaya  Hindu  kemudian diikuti pula oleh agama Buddha. Raja-raja  Sriwijaya  menguasai  kepulauan Melayu melalui perdagangan dan  penaklukkan dari  kurun abad  ke-7 hingga abad ke-9, sehingga secara  langsung turut serta   mengembangkan bahasa Melayu beserta kebudayaannya  di Nusantara.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Sangat  dimungkinkan bahwa Sriwijaya yang termahsyur sebagai bandar  pusat   perdagangan di Asia Tenggara, tentunya menarik minat para  pedagang dan   ulama muslim dari Timur Tengah. Sehingga beberapa kerajaan  yang semula   merupakan bagian dari Sriwijaya, kemudian tumbuh menjadi  cikal-bakal   kerajaan-kerajaan Islam di Sumatera kelak, disaat  melemahnya pengaruh   Sriwijaya.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Ada  sumber yang menyebutkan, karena pengaruh orang muslim Arab yang    banyak berkunjung di Sriwijaya, maka raja Sriwijaya yang bernama Sri    Indrawarman masuk Islam pada tahun 718. Sehingga sangat dimungkinkan    kehidupan sosial Sriwijaya adalah masyarakat sosial yang di dalamnya    terdapat masyarakat Budha dan Muslim sekaligus. Tercatat beberapa kali    raja Sriwijaya berkirim surat ke khalifah Islam di Suriah. Pada salah    satu naskah surat yang ditujukan kepada khalifah Umar bin Abdul Aziz    (717-720M) berisi permintaan agar khalifah sudi mengirimkan da’i ke    istana Sriwijaya.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;Perdagangan&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Di  dunia perdagangan, Sriwijaya menjadi pengendali jalur perdagangan    antara India dan Tiongkok, yakni dengan penguasaan atas selat Malaka   dan  selat Sunda. Orang Arab mencatat bahwa Sriwijaya memiliki aneka    komoditi seperti kapur barus, kayu gaharu, cengkeh, pala, kepulaga,    gading, emas, dan timah yang membuat raja Sriwijaya sekaya raja-raja di    India. Kekayaan yang melimpah ini telah memungkinkan Sriwijaya membeli    kesetiaan dari vassal-vassalnya di seluruh Asia Tenggara.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Pada  paruh pertama abad ke-10, diantara kejatuhan dinasti Tang dan   naiknya  dinasti Song, perdagangan dengan luar negeri cukup marak,   terutama  Fujian, kerajaan Min dan negeri kaya Guangdong, kerajaan Nan   Han. Tak  diragukan lagi Sriwijaya mendapatkan keuntungan dari   perdagangan ini.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;Relasi dengan kekuatan regional&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Untuk  memperkuat posisinya atas penguasaan pada kawasan di Asia   Tenggara,  Sriwijaya menjalin hubungan diplomasi dengan kekaisaran China,   dan  secara teratur mengantarkan utusan beserta upeti.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Pada  masa awal kerajaan Khmer merupakan daerah jajahan Sriwijaya.  Banyak   sejarawan mengklaim bahwa Chaiya, di propinsi Surat Thani,  Thailand   Selatan, sebagai ibu kota kerajaan tersebut, pengaruh  Sriwijaya nampak   pada bangunan pagoda Borom That yang bergaya  Sriwijaya. Setelah   kejatuhan Sriwijaya, Chaiya terbagi menjadi tiga  kota yakni (Mueang)   Chaiya, Thatong (Kanchanadit), dan Khirirat Nikhom.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Sriwijaya  juga berhubungan dekat dengan kerajaan Pala di Benggala,  pada   prasasti Nalanda berangka 860 mencatat bahwa raja Balaputradewa    mendedikasikan sebuah biara kepada Universitas Nalanda. Relasi dengan    dinasti Chola di selatan India juga cukup baik, dari prasasti Leiden    disebutkan raja Sriwijaya telah membangun sebuah vihara yang dinamakan    dengan Vihara Culamanivarmma, namun menjadi buruk setelah Rajendra  Chola   I naik tahta yang melakukan penyerangan di abad ke-11. Kemudian    hubungan ini kembali membaik pada masa Kulothunga Chola I, di mana  raja   Sriwijaya di Kadaram mengirimkan utusan yang meminta  dikeluarkannya   pengumuman pembebasan cukai pada kawasan sekitar Vihara  Culamanivarmma   tersebut. Namun demikian pada masa ini Sriwijaya  dianggap telah menjadi   bahagian dari dinasti Chola, dari kronik  Tiongkok menyebutkan bahwa   Kulothunga Chola I (Ti-hua-ka-lo) sebagai  raja San-fo-ts’i membantu   perbaikan candi dekat Kanton pada tahun  1079, pada masa dinasti Song   candi ini disebut dengan nama Tien Ching  Kuan dan pada masa dinasti Yuan   disebut dengan nama Yuan Miau Kwan.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;Masa keemasan&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Kemaharajaan  Sriwijaya bercirikan kerajaan maritim, mengandalkan   hegemoni pada  kekuatan armada lautnya dalam menguasai alur pelayaran,   jalur  perdagangan, menguasai dan membangun beberapa kawasan strategis    sebagai pangkalan armadanya dalam mengawasi, melindungi kapal-kapal    dagang, memungut cukai serta untuk menjaga wilayah kedaulatan dan    kekuasaanya.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Dari  catatan sejarah dan bukti arkeologi, pada abad ke-9 Sriwijaya  telah   melakukan kolonisasi di hampir seluruh kerajaan-kerajaan Asia  Tenggara,   antara lain: Sumatera, Jawa, Semenanjung Malaya, Thailand,  Kamboja,   Vietnam, dan Filipina. Dominasi atas Selat Malaka dan Selat  Sunda,   menjadikan Sriwijaya sebagai pengendali rute perdagangan rempah  dan   perdagangan lokal yang mengenakan biaya atas setiap kapal yang  lewat.   Sriwijaya mengakumulasi kekayaannya sebagai pelabuhan dan gudang    perdagangan yang melayani pasar Tiongkok, dan India.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Sriwijaya  juga disebut berperan dalam menghancurkan kerajaan Medang  di  Jawa,  dalam prasasti Pucangan disebutkan sebuah peristiwa  Mahapralaya  yaitu  peristiwa hancurnya istana Medang di Jawa Timur, di  mana Haji  Wurawari  dari Lwaram yang kemungkinan merupakan raja bawahan  Sriwijaya,  pada  tahun 1006 atau 1016 menyerang dan menyebabkan  terbunuhnya raja  Medang  terakhir Dharmawangsa Teguh.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;Penurunan&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Tahun  1017 dan 1025, Rajendra Chola I, raja dari dinasti Chola di    Koromandel, India selatan, mengirim ekspedisi laut untuk menyerang    Sriwijya, berdasarkan prasasti Tanjore bertarikh 1030, kerajaan Chola    telah menaklukan daerah-daerah koloni Sriwijaya, sekaligus berhasil    menawan raja Sriwijaya yang berkuasa waktu itu. Selama beberapa dekade    berikutnya seluruh imperium Sriwijaya telah berada dalam pengaruh    dinasti Chola. Meskipun demikian Rajendra Chola I tetap memberikan    peluang kepada raja-raja yang ditaklukannya untuk tetap berkuasa selama    tetap tunduk kepadanya. Hal ini dapat dikaitkan dengan adanya berita    utusan San-fo-ts’i ke Cina tahun 1028.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Antara  tahun 1079 – 1088, kronik Tionghoa mencatat bahwa San-fo-ts’i   masih  mengirimkan utusan dari Jambi dan Palembang. Dalam berita Cina   yang  berjudul Sung Hui Yao disebutkan bahwa kerajaan San-fo-tsi pada   tahun  1082 mengirimkan utusan pada masa Cina di bawah pemerintahan   Kaisar  Yuan Fong. Duta besar tersebut menyampaikan surat dari raja   Kien-pi  bawahan San-fo-tsi, yang merupakan surat dari putri raja yang   diserahi  urusan negara San-fo-tsi, serta menyerahkan pula 227 tahil   perhiasan,  rumbia, dan 13 potong pakaian. Kemudian juga mengirimankan   utusan  berikutnya di tahun 1088. Namun akibat invasi Rajendra Chola I,    hegemoni Sriwijaya atas raja-raja bawahannya melemah, beberapa daerah    taklukan melepaskan diri, sampai muncul Dharmasraya sebagai kekuatan    baru yang kemudian menguasai kembali wilayah jajahan Sriwijaya mulai    dari kawasan Semenanjung Malaya, Sumatera, sampai Jawa bagian barat.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Berdasarkan  sumber Tiongkok pada buku Chu-fan-chi yang ditulis pada   tahun 1178,  Chou-Ju-Kua menerangkan bahwa di kepulauan Asia Tenggara   terdapat dua  kerajaan yang sangat kuat dan kaya, yakni San-fo-ts’i dan   Cho-po  (Jawa). Di Jawa dia menemukan bahwa rakyatnya memeluk agama Budha   dan  Hindu, sedangkan rakyat San-fo-ts’i memeluk Budha, dan memiliki 15    daerah bawahan yang meliputi; Si-lan (Kamboja), Tan-ma-ling    (Tambralingga, Ligor, selatan Thailand), Kia-lo-hi (Grahi, Chaiya    sekarang, selatan Thailand), Ling-ya-si-kia (Langkasuka), Kilantan    (Kelantan), Pong-fong (Pahang), Tong-ya-nong (Terengganu), Fo-lo-an    (muara sungai Dungun daerah Terengganu sekarang), Ji-lo-t’ing    (Cherating, pantai timur semenanjung malaya), Ts’ien-mai (Semawe, pantai    timur semenanjung malaya), Pa-t’a (Sungai Paka, pantai timur    Semenanjung Malaya), Lan-wu-li (Lamuri di Aceh), Pa-lin-fong    (Palembang), Kien-pi (Jambi), dan Sin-t’o (Sunda).&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Namun  demikian, istilah San-fo-tsi terutama pada tahun 1178 tidak  lagi   identik dengan Sriwijaya, melainkan telah identik dengan  Dharmasraya,   dari daftar 15 negeri bawahan San-fo-tsi tersebut  merupakan daftar   jajahan kerajaan Dharmasraya, walaupun sumber Tiongkok  tetap menyebut   San-fo-tsi sebagai kerajaan yang berada di kawasan laut  Cina Selatan.   Hal ini karena dalam Pararaton telah menyebutkan Malayu,  disebutkan   Kertanagara raja Singhasari mengirim sebuah ekspedisi  Pamalayu atau   Pamalayu, dan kemudian menghadiahkan Arca Amoghapasa  kepada raja  Melayu,  Srimat Tribhuwanaraja Mauli Warmadewa di  Dharmasraya  sebagaimana yang  tertulis pada prasasti Padang Roco.  Peristiwa ini  kemudian dikaitkan  dengan manuskrip yang terdapat pada  prasasti Grahi.  Begitu juga dalam  Nagarakretagama, yang menguraikan  tentang daerah  jajahan Majapahit juga  sudah tidak menyebutkan lagi nama  Sriwijaya  untuk kawasan yang  sebelumnya merupakan kawasan Sriwijaya.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;Struktur pemerintahan&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Pembentukan  satu negara kesatuan dalam dimensi struktur otoritas  politik   Sriwijaya, dapat dilacak dari beberapa prasasti yang mengandung    informasi penting tentang kadātuan, vanua, samaryyāda, mandala dan    bhūmi.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Kadātuan  dapat bermakna kawasan dātu, (tnah rumah) tempat tinggal  bini  hāji,  tempat disimpan mas dan hasil cukai (drawy) sebagai kawasan  yang  mesti  dijaga. Kadātuan ini dikelilingi oleh vanua, yang dapat  dianggap   sebagai kawasan kota dari Sriwijaya yang didalamnya terdapat  vihara   untuk tempat beribadah bagi masyarakatnya. Kadātuan dan vanua  ini   merupakan satu kawasan inti bagi Sriwijaya itu sendiri. Menurut    Casparis, samaryyāda merupakan kawasan yang berbatasan dengan vanua,    yang terhubung dengan jalan khusus (samaryyāda-patha) yang dapat    bermaksud kawasan pedalaman. Sedangkan mandala merupakan suatu kawasan    otonom dari bhūmi yang berada dalam pengaruh kekuasaan kadātuan    Sriwijaya.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Penguasa  Sriwijaya disebut dengan Dapunta Hyang atau Maharaja, dan  dalam   lingkaran raja terdapat secara berurutan yuvarāja (putra  mahkota),   pratiyuvarāja (putra mahkota kedua) dan rājakumāra (pewaris   berikutnya).  Prasasti Telaga Batu banyak menyebutkan berbagai jabatan   dalam struktur  pemerintahan kerajaan pada masa Sriwijaya.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;b&gt;Warisan sejarah&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Meskipun  Sriwijaya hanya menyisakan sedikit peninggalan arkeologi dan    terlupakan dari ingatan masyarakat pendukungnya, penemuan kembali    kemaharajaan bahari ini oleh Coedès pada tahun 1920-an telah    membangkitkan kesadaran bahwa suatu bentuk persatuan politik raya,    berupa kemaharajaan yang terdiri atas persekutuan kerajaan-kerajaan    bahari, pernah bangkit, tumbuh, dan berjaya di masa lalu.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Di  samping Majapahit, kaum nasionalis Indonesia juga mengagungkan    Sriwijaya sebagai sumber kebanggaan dan bukti kejayaan masa lampau    Indonesia. Kegemilangan Sriwijaya telah menjadi sumber kebanggaan    nasional dan identitas daerah, khususnya bagi penduduk kota Palembang,    provinsi Sumatera Selatan. Bagi penduduk Palembang, keluhuran Sriwijaya    telah menjadi inspirasi seni budaya, seperti lagu dan tarian   tradisional  Gending Sriwijaya. Hal yang sama juga berlaku bagi   masyarakat selatan  Thailand yang menciptakan kembali tarian Sevichai   (Sriwijaya) yang  berdasarkan pada keanggunan seni budaya Sriwijaya.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Di  Indonesia, nama Sriwijaya telah digunakan dan diabadikan sebagai  nama   jalan di berbagai kota, dan nama ini telah melekat dengan kota    Palembang dan Sumatera Selatan. Universitas Sriwijaya yang didirikan    tahun 1960 di Palembang dinamakan berdasarkan kedatuan Sriwijaya.    Demikian pula Kodam II Sriwijaya (unit komando militer), PT Pupuk    Sriwijaya (Perusahaan Pupuk di Sumatera Selatan), Sriwijaya Post (Surat    kabar harian di Palembang), Sriwijaya TV, Sriwijaya Air (maskapai    penerbangan), Stadion Gelora Sriwijaya, dan Sriwijaya Football Club    (Klab sepak bola Palembang), semua dinamakan demikian untuk menghormati,    memuliakan, dan merayakan kegemilangan kemaharajaan Sriwijaya.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;Source: http://www.indonesiaindonesia.com/f/4090-sriwijaya/&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;blogger-post-footer&quot;&gt;Persatuan Clan VIP&lt;/div&gt;</description><link>http://persatuanvip.blogspot.com/2011/10/sejarah-kerajaan-sriwijaya.html</link><author>noreply@blogger.com (Izumy Nanda)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://2.bp.blogspot.com/-9NvdKAykf-o/TqRneQNGZjI/AAAAAAAAAIQ/ALosR0H6ekM/s72-c/kutabesaksketsapalembang.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-1364653442856342565.post-5796950658806633580</guid><pubDate>Sun, 23 Oct 2011 18:57:00 +0000</pubDate><atom:updated>2011-10-24T03:22:14.046+07:00</atom:updated><title>ASAL MULA NAMA KOTA PALEMBANG</title><description>&lt;iframe allowtransparency=&quot;true&quot; frameborder=&quot;0&quot; scrolling=&quot;no&quot; src=&quot;http://www.facebook.com/plugins/like.php?href=http://persatuanvip.blogspot.com.html&amp;amp;layout=standard&amp;amp;show_faces=false&amp;amp;width=100&amp;amp;action=like&amp;amp;font=arial&amp;amp;colorscheme=light&quot; style=&quot;border: medium none; height: 40px; overflow: hidden; width: 450px;&quot;&gt;&lt;/iframe&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: left;&quot; trbidi=&quot;on&quot;&gt;&lt;i&gt;sumber: http://www.kaskus.us/showthread.php?t=944647&amp;amp;page=6&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://4.bp.blogspot.com/-2Qz-vG3f8-I/TqRjcPslMwI/AAAAAAAAAII/qRQXgBHt0kU/s1600/PALEMBANG.jpeg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; src=&quot;http://4.bp.blogspot.com/-2Qz-vG3f8-I/TqRjcPslMwI/AAAAAAAAAII/qRQXgBHt0kU/s1600/PALEMBANG.jpeg&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada zaman dahulu, daerah Sumatra Selatan dan sebagian Provinsi Jambi  berupa hutan belantara yang unik dan indah. Puluhan sungai besar dan  kecil yang berasal dari Bukit Barisan, pegunungan sekitar Gunung Dempo,  dan Danau Ranau mengalir di wilayah itu. Maka, wilayah itu dikenal  dengan nama Ba*tanghari Sembilan. Sungai besar yang mengalir di wilayah  itu di antaranya Sungai Komering, Sungai Lematang, Sungai Ogan, Sungai  Rawas, dan beberapa sungai yang bermuara di Sungai Musi. &lt;br /&gt;
&lt;a name=&#39;more&#39;&gt;&lt;/a&gt;Ada dua Sungai  Musi yang bermuara di laut di daerah yang berdekatan, yaitu Sungai Musi  yang melalui Palembang dan Sungai Musi Banyuasin agak di sebelah utara.&lt;br /&gt;
&lt;span id=&quot;more-119&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
Karena banyak sungai besar, dataran rendah yang melingkar dari daerah  Jambi, Sumatra Selatan, sampai Provinsi Lampung merupakan daerah yang  banyak mempunyai danau kecil. Asal mula danau-danau kecil itu adalah  rawa yang digenangi air laut saat pasang. Sedangkan kota Palembang yang  dikenal sekarang menurut sejarah adalah sebuah pulau di Sungai Melayu.  Pulau kecil itu berupa bukit yang diberi nama Bukit Seguntang Mahameru.&lt;br /&gt;
Keunikan tempat itu selain hutan rimbanya yang lebat dan banyaknya  danau-danau kecil, dan aneka bunga yang tumbuh subur, sepanjang wilayah  itu dihuni oleh seorang dewi bersama dayang-dayangnya. Dewi itu disebut  Putri Kahyangan. Sebenarnya, dia bernama Putri Ayu Sundari. Dewi dan  dayang-dayangnya itu mendiami hutan rimba raya, lereng, dan puncak Bukit  Barisan serta kepulauan yang sekarang dikenal dengan Malaysia. Mereka  gemar datang ke daerah Batanghari Sembilan untuk bercengkerama dan mandi  di danau, sungai yang jernih, atau pantai yang luas, landai, dan  panjang.&lt;br /&gt;
Karena banyaknya sungai yang bermuara ke laut, maka pada zaman itu  para pelayar mudah masuk melalui sungai-sungai itu sampai ke dalam,  bahkan sampai ke kaki pegunungan, yang ternyata daerah itu subur dan  makmur. Maka terjadilah komunikasi antara para pedagang termasuk  pedagang dari Cina dengan penduduk setempat. Daerah itu menjadi ramai  oleh perdagangan antara penduduk setempat dengan pedagang. Akibatnya,  dewi-dewi dari kahyangan merasa terganggu dan mencari tempat lain.&lt;br /&gt;
Sementara itu, orang-orang banyak datang di sekitar Sungai Musi untuk  membuat rumah di sana. Karena Sumatra Selatan merupakan dataran rendah  yang berawa, maka penduduknya membuat rumah yang disebut dengan rakit.&lt;br /&gt;
Saat itu Bukit Seguntang Mahameru menjadi pusat perhatian manusia  karena tanahnya yang subur dan aneka bunga tubuh di daerah itu. Sungai  Melayu tempat Bukit Seguntang Mahameru berada juga menjadi terkenal.&lt;br /&gt;
Oleh karena itu, orang yang telah bermukim di Sungai Melayu, terutama  penduduk kota Palembang, sekarang menamakan diri sebagai penduduk  Sungai Melayu, yang kemudian berubah menjadi pen*duduk Melayu.&lt;br /&gt;
Menurut bahasa Melayu tua, kata lembang berarti dataran rendah yang  banyak digenangi air, kadang tenggelam kadang kering. Jadi, penduduk  dataran tinggi yang hendak ke Palembang sering me*ngatakan akan ke  Lembang. Begitu juga para pendatang yang masuk ke Sungai Musi mengatakan  akan ke Lembang.&lt;br /&gt;
Alkisah ketika Putri Ayu Sundari dan pengiringnya masih berada di  Bukit Seguntang Mahameru, ada sebuah kapal yang mengalami kecelakaan di  pantai Sumatra Selatan. Tiga orang kakak beradik itu ada*lah putra raja  Iskandar Zulkarnain. Mereka selamat dari kecelakaan dan terdampar di  Bukit Seguntang Mahameru.&lt;br /&gt;
Mereka disambut Putri Ayu Sundari. Putra tertua Raja Iskandar  Zulkarnain, Sang Sapurba kemudian menikah dengan Putri Ayu Sundari dan  kedua saudaranya menikah dengan keluarga putri itu.&lt;br /&gt;
Karena Bukit Seguntang Mahameru berdiam di Sungai Melayu, maka Sang  Sapurba dan istrinya mengaku sebagai orang Melayu. Anak cucu mereka  kemudian berkembang dan ikut kegiatan di daerah Lembang. Nama Lembang  semakin terkenal. Kemudian ketika orang hendak ke Lembang selalu  mengatakan akan ke Palembang. Kata pa dalam bahasa Melayu tua  menunjukkan daerah atau lokasi. Pertumbuhan ekonomi semakin ramai.  Sungai Musi dan Sungai Musi Banyuasin menjadi jalur per*dagangan kuat  terkenal sampai ke negara lain. Nama Lembang pun berubah menjadi  Palembang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;a href=&quot;http://ceritarakyatnusantara.com/id/folklore.php?ac=107&amp;amp;l=asal-mula-nama-palembang&quot;&gt;Penulis: M.B. Iman Santoso.&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;blogger-post-footer&quot;&gt;Persatuan Clan VIP&lt;/div&gt;</description><link>http://persatuanvip.blogspot.com/2011/10/asal-mula-nama-kota-palembang.html</link><author>noreply@blogger.com (Izumy Nanda)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://4.bp.blogspot.com/-2Qz-vG3f8-I/TqRjcPslMwI/AAAAAAAAAII/qRQXgBHt0kU/s72-c/PALEMBANG.jpeg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-1364653442856342565.post-3291483881075950510</guid><pubDate>Sun, 02 Oct 2011 18:05:00 +0000</pubDate><atom:updated>2011-10-03T02:21:35.460+07:00</atom:updated><title>Download SMADAV Rev. 8.7 AntiVirus Portabel Indonesia Terbaru 2011</title><description>&lt;span style=&quot;font-size: 78%;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiERtQoJhz36h-zTEvv2XaqbIztbEsw74ViRlPG5JclhF0iJmXc9KIk3Tu4ozKZeaPnziUOyrdiFhhsIbwe88JtMvxoeAz67A1VcJLm_iDzmtXkhSXfvBzjMWuHnfAdIiPxY3SfaaN606G7/s1600/smadav+pro+8.4+2011.jpg&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;&quot; border=&quot;0&quot; id=&quot;BLOGGER_PHOTO_ID_5565773581459749554&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiERtQoJhz36h-zTEvv2XaqbIztbEsw74ViRlPG5JclhF0iJmXc9KIk3Tu4ozKZeaPnziUOyrdiFhhsIbwe88JtMvxoeAz67A1VcJLm_iDzmtXkhSXfvBzjMWuHnfAdIiPxY3SfaaN606G7/s320/smadav+pro+8.4+2011.jpg&quot; style=&quot;cursor: pointer; float: left; height: 247px; margin: 0pt 10px 10px 0pt; width: 256px;&quot; /&gt;&lt;/a&gt; Smadav 2011 Rev 8.7 Oktober 2011 akhirnya dirilis ke publik setelah  disempurnakan dan dites selama sebulan lebih di lab Smadav. Revisi kali  ini adalah revisi terbesar yang pernah dilakukan di Smadav. Bisa  dikatakan ini adalah versi terbaik Smadav yang pernah ada. Sangat banyak  penyempurnaan yang dilakukan, penyempurnaan utamanya adalah pada engine  scanner, fitur karantina, proteksi registration key, penanganan error,  dan masih banyak lagi. Untuk yang lebih lengkap silakan lihat di daftar  paling bawah.&lt;br /&gt;
&lt;a name=&#39;more&#39;&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class=&quot;fullpost&quot;&gt;&lt;br /&gt;
Pada Smadav 8.7 ada  Penambahan database 100 virus baru, Teknik pendeteksian baru (FFD) :  pencegahan total untuk virus dari USB Flashdisk, Fitur bahasa inggris  sudah bisa digunakan di Smadav Free, Perubahan struktur settings, dsb.  Sebelumnya Smadav 2011 Rev. 8.6 : &lt;/span&gt; Penambahan database 100 virus  baru, Penyempurnaan fitur Smadav-Updater,  Pendeteksian khusus untuk  virus Ramnit, Sality, &amp;amp; OneLetter yang  menyebar via USB Flash Disk,  dsb, Smadav-Updater, Fitur update database tiap minggu  (online/offline),  Pendeteksian khusus untuk virus Ramnit.shortcut,  Fitur baru : &quot;Forgot  Password&quot; untuk Smadav Pro, Fitur baru : &quot;Berita  Terkini Smadav&quot;, dsb. &lt;span class=&quot;fullpost&quot;&gt;Pendeteksian khusus untuk  beberapa virus shortcut terbaru (MSO-sys, fanny-bmp),penambahan database  40 virus baru, penyempurnaan deteksi semua varian virus shortcut,  penambahan teknik heuristik, dsb.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Klik di bawah ini Untuk Mendapatkan/MenDownload Smadav Rev 8.7 terbaru Oktober 2011&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;a href=&quot;http://www.4shared.com/file/cn1smZgN/Smadav_2011_Rev_87.html&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;Smadav 2011 Rev. 8.7.rar&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span class=&quot;fullpost&quot;&gt;Smadav 2011 Rev. 8.7 dirilis dengan berbagai  fitur dan penyempurnaan baru yang dikhususkan untuk pemberantasan virus  lokal. Fitur-fitur itu seperti Smad-Behavior yang bisa mengenali virus  lokal baru yang belum ada di database Smadav dari tingkah lakunya ketika  menginfeksi sistem. Smad-Ray yang bisa melakukan scan flashdisk secara  otomatis setelah terpasang hanya dalam waktu maksimum 5 detik. Smadav  2011 lebih stabil dan sangat disarankan untuk digabungkan dengan  antivirus internasional karena Smadav hanya bisa menangani virus lokal.  Pengebalan flashdisk (menggunakan folder autorun.inf) telah  disempurnakan lagi dan sebelumnya akan ada konfirmasi sehingga Anda bisa  memutuskan apakah suatu flashdisk ingin dikebalkan atau tidak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebagai  informasi, dari sampel-sampel virus yang di-upload pengguna ke situs  Smadav.net, penyebaran virus lokal saat ini sudah mulai turun drastis di  Indonesia. Mungkin ini dikarenakan sudah banyaknya antivirus lokal yang  bisa membasmi virus-virus lokal. Dan juga karena pengguna Windows XP  yang sudah berkurang karena sebagian sudah meng-upgrade sistem  operasinya menjadi Windows Vista atau Windows 7 yang sangat aman dari  infeksi virus khususnya virus lokal. Penyebaran virus di Indonesia lebih  banyak didominasi oleh virus dan malware internasional yang tentunya  tidak bisa diatasi Smadav. Anda wajib dan sangat disarankan menggunakan  antivirus internasional untuk perlindungkan komputer Anda dari virus dan  malware internasional ini. Berikut ini adalah penjelasan lengkap  fitur-fitur baru di Smadav 2011 Rev 8 :&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
- Smad-Turbo (Scanning 10x lebih cepat)&lt;br /&gt;
Smad-Turbo  adalah salah satu fitur scanning antivirus tercepat di dunia yang hanya  dimiliki Smadav Pro. Jika dengan Smadav Free Anda memerlukan waktu 20  menit untuk scanning seluruh isi file komputer, dengan menggunakan fitur  ini Anda hanya perlu waktu kira-kira 1-2 menit untuk melakukan scanning  seluruh isi file di komputer Anda. Jadi, Scanning Smadav Pro 10x lebih  cepat daripada Smadav Free dengan menggunakan Smad-Turbo ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
-&amp;gt; Smad-Theme (Mengganti warna tema)&lt;br /&gt;
Smadav  Pro mempunyai kemampuan untuk mengganti warna tema Smadav yang awalnya  berwarna hijau menjadi warna pilihan Anda. Di bagian setting warna tema  Anda dapat menemukan warna pilihan Anda sendiri untuk menjadi tema  Smadav. Setelah Anda ganti tema warnanya, warna semua tampilan Smadav  akan otomatis berubah menjadi warna pilihan Anda.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
- Smad-Ray (Otomatis scan flashdisk sangat cepat)&lt;br /&gt;
Setelah  flash-disk dicolok di komputer, Smadav akan langsung memunculkan hasil  scan dalam bentuk notifikasi apakah flashdisk Anda terinfeksi virus atau  tidak, prosesnya sangat cepat hanya sekitar 1-5 detik sehingga Anda  tidak perlu lagi berlama-lama menunggu hasil scanning flashdisk yang  baru dicolok.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
- Perbaikan tampilan Smadav&lt;br /&gt;
Tampilan Smadav yang  lama dianggap pengguna masih terlalu besar dan tidak cocok untuk  sebagian pengguna di Mini Laptop/Netbook. Pada Rev. 7 kali ini tampilan  Smadav sudah berukuran lebih kecil dan Smadav sudah bisa menyesuaikan  ukurannya menjadi mini ketika dipakai di Netbook.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
-&amp;gt; Perbandingan Smadav Free &amp;amp; Pro&lt;br /&gt;
Pada  bagian tab donation sekarang sudah ditambahkan tabel perbandingan  Smadav Free &amp;amp; Pro. Anda dapat mengklik baris-baris pada tabel ini  untuk mengetahui kelebihan-kelebihan Smadav Pro dibandingkan Smadav  Free.&lt;/span&gt;&lt;div class=&quot;blogger-post-footer&quot;&gt;Persatuan Clan VIP&lt;/div&gt;</description><link>http://persatuanvip.blogspot.com/2011/10/download-smadav-rev-87-antivirus.html</link><author>noreply@blogger.com (Izumy Nanda)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiERtQoJhz36h-zTEvv2XaqbIztbEsw74ViRlPG5JclhF0iJmXc9KIk3Tu4ozKZeaPnziUOyrdiFhhsIbwe88JtMvxoeAz67A1VcJLm_iDzmtXkhSXfvBzjMWuHnfAdIiPxY3SfaaN606G7/s72-c/smadav+pro+8.4+2011.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-1364653442856342565.post-4163628492738503648</guid><pubDate>Sun, 02 Oct 2011 14:23:00 +0000</pubDate><atom:updated>2011-10-02T21:25:52.544+07:00</atom:updated><title>Mp3</title><description>Silahkan Putar Gratis Kok &amp;gt;,&amp;lt;&lt;embed bgcolor=&quot;FFF82E&quot; border=&quot;0&quot; flashvars=&quot;mycolor=FFF82E&amp;amp;mycolor2=59E834&amp;amp;mycolor3=544974&amp;amp;autoplay=false&amp;amp;rand=0&amp;amp;f=4&amp;amp;vol=100&amp;amp;pat=0&amp;amp;grad=false&quot; height=&quot;211&quot; name=&quot;myflashfetish&quot; pluginspage=&quot;http://www.macromedia.com/go/getflashplayer&quot; quality=&quot;high&quot; salign=&quot;TL&quot; src=&quot;http://assets.Mixpod.com/swf/mp3/mixpod.swf?myid=84251102&amp;amp;path=2011/07/29&quot; style=&quot;height: 311px; visibility: visible; width: 410px;&quot; type=&quot;application/x-shockwave-flash&quot; width=&quot;310&quot; wmode=&quot;window&quot;&gt;&lt;/embed&gt;&lt;br /&gt;
&lt;a href=&quot;http://www.mixpod.com/playlist/84251102&quot;&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class=&quot;blogger-post-footer&quot;&gt;Persatuan Clan VIP&lt;/div&gt;</description><link>http://persatuanvip.blogspot.com/2011/10/mp3.html</link><author>noreply@blogger.com (Izumy Nanda)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-1364653442856342565.post-6242244748983869530</guid><pubDate>Sat, 01 Oct 2011 15:26:00 +0000</pubDate><atom:updated>2011-10-03T02:50:37.301+07:00</atom:updated><title>My Char</title><description>&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://img851.imageshack.us/img851/3863/pointblank2011092503333.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;113&quot; src=&quot;http://img851.imageshack.us/img851/3863/pointblank2011092503333.jpg&quot; width=&quot;150&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
Ini Adalah Char Q Yg Tersayank Hanya Dia Yg Menjadi impian Dri Hidupku .&lt;img src=&quot;http://photos1.blogger.com/blogger/7678/802/1600/tongue.gif&quot;&gt;&lt;div class=&quot;blogger-post-footer&quot;&gt;Persatuan Clan VIP&lt;/div&gt;</description><link>http://persatuanvip.blogspot.com/2011/10/my-char.html</link><author>noreply@blogger.com (Izumy Nanda)</author><thr:total>2</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-1364653442856342565.post-6972306181388024656</guid><pubDate>Fri, 30 Sep 2011 20:34:00 +0000</pubDate><atom:updated>2011-10-01T03:35:47.197+07:00</atom:updated><title>The Rasmus</title><description>&lt;div&gt;&lt;table width=320 border=0&gt;&lt;tr&gt;&lt;td&gt;&lt;center&gt;&lt;object width=&quot;320&quot; height=&quot;200&quot;&gt;&lt;param name=&quot;movie&quot; value=&quot;http://www.youtube.com/v/9cgAegw0ORM&amp;&amp;fs=1&quot;&gt;&lt;/param&gt;&lt;param name=&quot;allowFullScreen&quot; value=&quot;true&quot;&gt;&lt;/param&gt;&lt;param name=&quot;allowscriptaccess&quot; value=&quot;always&quot;&gt;&lt;/param&gt;&lt;embed src=&quot;http://www.youtube.com/v/9cgAegw0ORM;color1=FCE69A&amp;color2=FCE69A&amp;fs=1&amp;border=1&quot; type=&quot;application/x-shockwave-flash&quot; allowscriptaccess=&quot;always&quot; allowfullscreen=&quot;true&quot; width=&quot;320&quot; height=&quot;200&quot;&gt;&lt;/embed&gt;&lt;/object&gt;&lt;/center&gt;&lt;table align=center width=320 height=30 bgcolor=#FCE69A&gt;&lt;tr&gt;&lt;td height=3&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td&gt;&lt;table width=100%&gt;&lt;tr&gt;&lt;td width=210 style=&quot;border: 0pt none ; margin: 0pt; padding: 3pt; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; font-size: 11px; vertical-align: midle; text-align: center;&quot;&gt;&lt;font&gt;  Download this mp3 from &lt;a href=&quot;http://beemp3.com/download.php?file=9247971&amp;song=No+Fear&quot;&gt;Beemp3.com&lt;/a&gt;&lt;/font&gt;&lt;/td&gt;&lt;td width=100&gt;&lt;img src=&quot;http://pl.beemp3.com/player/logo_small.gif&quot;&gt;&lt;/td&gt;&lt;td width=10&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td height=3&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/table&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/table&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/table&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;blogger-post-footer&quot;&gt;Persatuan Clan VIP&lt;/div&gt;</description><link>http://persatuanvip.blogspot.com/2011/10/download-this-mp3-from-beemp3.html</link><author>noreply@blogger.com (Izumy Nanda)</author><thr:total>3</thr:total></item></channel></rss>