<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:blogger='http://schemas.google.com/blogger/2008' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd="http://schemas.google.com/g/2005" xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-1422989331573784212</id><updated>2024-09-12T03:24:26.427+07:00</updated><category term="makalah"/><category term="MAKALAH EKONOMI"/><category term="CONTOH MAKALAH"/><category term="ilmu Ekonomi"/><category term="EKONOMI MAKALAH"/><category term="kumpulan makalah ekonomi"/><category term="Manajemen"/><category term="ekonomi mikro"/><category term="rangkuman"/><category term="rangkuman ekonomi mikro"/><category term="ekonomi"/><category term="Akuntansi"/><category term="ekonomi makro"/><category term="bidang ekonomi"/><category term="campuran ekonomi"/><category term="pengertian ilmu ekonomi"/><category term="ilmu"/><category term="ekonomi campuran"/><category term="CONTOH MAKALAH EKONOMI"/><category term="inflasi"/><category term="keadaan ekonomi"/><category term="manajemen keuangan"/><category term="pengertian inflasi"/><category term="Deflasi"/><category term="Kumpulan Pengertian Keuangan"/><category term="biaya"/><category term="biaya dalam ekonomi"/><category term="ekonomi perilaku"/><category term="ilmu ekonomi terapan"/><category term="jub"/><category term="kebijakan fiskal"/><category term="kebijakan pemerintah"/><category term="kompensasi"/><category term="kuliah ekonomi"/><category term="masalah ekonomi"/><category term="pengertian biaya"/><category term="pengertian deflasi"/><category term="pengertian manajemen"/><category term="skripsi"/><category term="uang"/><category term="Investasi jangka panjang"/><category term="aktiva"/><category term="akuntansi perusahaan"/><category term="aset"/><category term="aset lain"/><category term="aset lancar"/><category term="aset tetap"/><category term="aset tidak berwujud"/><category term="hiperinflasi pengertian"/><category term="manajemen pemasaran"/><category term="pengertian akuntansi manajemen"/><category term="pengertian devaluasi"/><category term="ringkasan"/><category term="tips sukses"/><category term="ARTIKEL TENTANG LABA"/><category term="ARTIKEL:6 STRATEGI KORPORAT"/><category term="ASPEK-ASPEK POKOK KOPERASI DAN SISTEM EKONOMI"/><category term="CONTOH MAKALAH AKUNTANSI BIAYA STANDAR"/><category term="CONTOH MAKALAH AKUNTANSI MANAJEMEN DAN AKUNTANSI KEUANGAN"/><category term="CONTOH MAKALAH AKUNTANSI ORGANISASI NIRLABA"/><category term="CONTOH MAKALAH AKUNTANSI SEKTOR PUBLIK"/><category term="CONTOH MAKALAH ANALISIS LAPORAN KEUANGAN"/><category term="CONTOH MAKALAH ANALISIS SISTEM INFORMASI AKUNTANSI (SIA)"/><category term="CONTOH MAKALAH APBN INDONESIA"/><category term="CONTOH MAKALAH ARTIKEL KEPAILITAN"/><category term="CONTOH MAKALAH AUDITING"/><category term="CONTOH MAKALAH DAMPAK GLOBALISASI TERHADAP PERDAGANGAN INTERNASIONAL"/><category term="CONTOH MAKALAH EKSPOR IMPOR"/><category term="CONTOH MAKALAH EKSPOR IMPOR INDONESIA"/><category term="CONTOH MAKALAH ELASTISITAS PERMINTAAN"/><category term="CONTOH MAKALAH FOREX (VALAS)"/><category term="CONTOH MAKALAH INVESTASI DAN KONSUMSI"/><category term="CONTOH MAKALAH KEBIJAKAN FISKAL"/><category term="CONTOH MAKALAH KEBIJAKAN MONETER"/><category term="CONTOH MAKALAH KOMUNIKASI"/><category term="CONTOH MAKALAH KONSEP DASAR PENGHASILAN"/><category term="CONTOH MAKALAH MANAJEMEN KEUANGAN"/><category term="CONTOH MAKALAH MENGENAI ANGGARAN (BUDGETING)"/><category term="CONTOH MAKALAH PASAR MODAL"/><category term="CONTOH MAKALAH PENETAPAN HARGA TRANSFER"/><category term="CONTOH MAKALAH PENGELOLAAN KEKAYAAN NEGARA INDONESIA"/><category term="CONTOH MAKALAH PERENCANAAN STRATEGIS"/><category term="CONTOH MAKALAH PERILAKU ORGANISASI (GOAL CONGRUENCE)"/><category term="CONTOH MAKALAH PERTUMBUHAN EKONOMI"/><category term="CONTOH MAKALAH PRODUK DOMESTIK BRUTO (PDB)"/><category term="CONTOH MAKALAH PROSES AKUNTANSI"/><category term="CONTOH MAKALAH PUSAT LABA|UNIT BISNIS"/><category term="CONTOH MAKALAH PUSAT PERTANGGUNGJAWABAN|UNSUR SPM"/><category term="CONTOH MAKALAH RESTRUKTURISASI DAN PRIVATISASI BUMN"/><category term="CONTOH MAKALAH SISTEM EKONOMI ISLAM/SYARIAH"/><category term="CONTOH MAKALAH SISTEM EKONOMI KERAKYATAN"/><category term="CONTOH MAKALAH SISTEM EKONOMI NEOLIBERAL"/><category term="CONTOH MAKALAH SISTEM INFORMASI DAN STRATEGI BISNIS"/><category term="CONTOH MAKALAH SURAT UTANG NEGARA (SUN)"/><category term="CONTOH MAKALAH TENTANG ARBITRASE"/><category term="CONTOH MAKALAH TENTANG BIAYA (COST)"/><category term="CONTOH MAKALAH TENTANG EFISIENSI PASAR"/><category term="CONTOH MAKALAH TENTANG EKUITAS"/><category term="CONTOH MAKALAH TENTANG INFLASI DAN DAMPAKNYA"/><category term="CONTOH MAKALAH TENTANG MERGER PERUSAHAAN"/><category term="CONTOH MAKALAH TENTANG OBLIGASI"/><category term="CONTOH MAKALAH TENTANG SAHAM DI BURSA EFEK INDONESIA"/><category term="CONTOH MAKALAH TENTANG SAHAM TREASURY (TREASURY STOCK)"/><category term="Dampak Makro dari Organisi Koperasi"/><category term="Dampak Mikro dari suatu Koperasi"/><category term="Infrastruktur"/><category term="KONSEPSI PENGEMBANGAN KOPERASI"/><category term="KOPERASI DALAM PEMBANGUNAN SOSIAL DAN EKONOMI"/><category term="KOPERASI SEBAGAI SARANA KEBIJAKAN PEMBANGUNAN NASIONAL"/><category term="MAKALAH Globalisasi dan Indonesia 2030"/><category term="PERANAN KOPERASI DI NEGARA YANG SEDANG BERKEMBANG"/><category term="Pemusatan Perhatian pada Pengembangan Prakoperasi"/><category term="Pengaruh Pemerintah Terhadap Koperasi"/><category term="Pengertian Ceteris paribus"/><category term="Pengertian Infrastruktur"/><category term="Pengertian Struktur Pasar"/><category term="Pengertian Utang luar negeri atau pinjaman luar negeri"/><category term="Pengertian Utilitas"/><category term="Pengertian analisis industri"/><category term="Pengertian analisis kumpulan masalah"/><category term="Pengertian analisis lingkungan"/><category term="Pengertian analisis parameter"/><category term="Pengertian analisis risiko politik"/><category term="Pengertian analisis situasi"/><category term="Pengertian antiglobalisasi"/><category term="Pengertian asosiasi bebas"/><category term="Pengertian barter"/><category term="Pengertian bauran pemasaran"/><category term="Pengertian deskripsi perusahaan"/><category term="Pengertian dokumen penyikapan"/><category term="Pengertian hambatan perdagangan"/><category term="Pengertian hubungan yang dibuat-buat"/><category term="Pengertian intense-intensi kewirausahaan"/><category term="Pengertian jaringan dukungan moral"/><category term="Pengertian jaringan dukungan professional"/><category term="Pengertian kekayaan intelektual"/><category term="Pengertian kelompok focus"/><category term="Pengertian kemampuan beradaptasi secara kognitif"/><category term="Pengertian kemampuan diri wirausaha"/><category term="Pengertian kesedihan"/><category term="Pengertian kesenangan yang dirasakan"/><category term="Pengertian kewirausahaan internasional"/><category term="Pengertian komitmen manajemen puncak"/><category term="Pengertian kontrak"/><category term="Pengertian kultur kewirausahaan"/><category term="Pengertian kultur korporat"/><category term="Pengertian lingkungan yang membantu perkembangan secara wirausaha"/><category term="Pengertian manajer tradisional"/><category term="Pengertian merek dagang"/><category term="Pengertian metode Gordon"/><category term="Pengertian metode buku catatan kolektif"/><category term="Pengertian metode daftar"/><category term="Pengertian metode daftar sifat"/><category term="Pengertian neraca pembayaran"/><category term="Pengertian orientasi pada kehilangan"/><category term="Pengertian orientasi pada perbaikan"/><category term="Pengertian parameter peluang"/><category term="Pengertian pasar sasaran"/><category term="Pengertian paten"/><category term="Pengertian pemberian izin"/><category term="Pengertian pendekatan berpikir panjang"/><category term="Pengertian penilaian risiko"/><category term="Pengertian penyelesaian masalah secara kreatif"/><category term="Pengertian perencanaan produk dan proses pengembangan"/><category term="Pengertian perjanjian pihak ketiga"/><category term="Pengertian pertanyaan pemahaman"/><category term="Pengertian proses efektuasi"/><category term="Pengertian proses ganda kesedihan"/><category term="Pengertian proses kausa"/><category term="Pengertian rahasia dagang"/><category term="Pengertian rencana bisnis"/><category term="Pengertian rencana financial"/><category term="Pengertian rencana organisasional"/><category term="Pengertian rencana pemasaran"/><category term="Pengertian rencana produksi"/><category term="Pengertian segmentasi pasar"/><category term="Pengertian sejarah kerja"/><category term="Pengertian siklus kehidupan produk"/><category term="Pengertian skripsi"/><category term="Pengertian strategi pemasaran dan rencana tindakan"/><category term="Pengertian teladan"/><category term="Pengertian tingkat ide"/><category term="Pengertian tingkat konsep"/><category term="Pengertian tingkat pemasaran uji coba"/><category term="Pengertian tingkat pengembangan produk"/><category term="Pengertian titik keberangkatan"/><category term="Pengertian tugas keterkaitan"/><category term="Pengertian tugas refleksi"/><category term="Pengertian tugas strategi"/><category term="Pengertian tujuan dan sasaran pemasaran"/><category term="Pengertian tukar pikiran"/><category term="Pengertian tukar pikiran secara terbalik"/><category term="Perekonomian pasar"/><category term="Perekonomian pasar campuran"/><category term="Perekonomian terencana"/><category term="Pertikaian Konsepsi"/><category term="Prinsip burung di tangan"/><category term="Prinsip limun"/><category term="Prinsip patchwork quilt"/><category term="Prinsip pilot dalam pesawat"/><category term="Prinsip risiko yang dapat diganggung"/><category term="Rangkuman Matakuliah Kewirausahaan"/><category term="SARANA DAN CARA MENGGUNAKAN BANTUAN PEMERINTAH SECARA EFEKTIF"/><category term="Sistem perekonomian"/><category term="TQM"/><category term="Tips Dalam Bekerja"/><category term="Tips belajar"/><category term="adam smith"/><category term="akuntansi keuangan"/><category term="akuntansi manajemen"/><category term="anggaran belanja"/><category term="antiglobalisasi"/><category term="bank indonesia"/><category term="bapak ekonomi dunia"/><category term="ceteris paribus"/><category term="common stock"/><category term="contoh judul skripsi"/><category term="contoh kumpulan judul skripsi"/><category term="contoh makalah investasi"/><category term="contoh makalah konsumsi"/><category term="contoh makalah makalah"/><category term="contoh skripsi"/><category term="devaluasi"/><category term="efisiensi"/><category term="efisiensi dalam ekonomi"/><category term="ekonomi inflasi"/><category term="gaji bank indonesia"/><category term="globalisasi"/><category term="goodwill akuntansi"/><category term="hyperinflasi"/><category term="ilmu manajemen"/><category term="istilah ekonomi"/><category term="jurnal akuntansi"/><category term="kebijakan moneter"/><category term="krisin ekonomi inflasi"/><category term="krisis"/><category term="krisis 98"/><category term="krisis ekonomi"/><category term="krisis moneter"/><category term="krisis multidimensi"/><category term="kumpulan makalah"/><category term="kumpulana makalah ekonomi"/><category term="manajemen risiko"/><category term="manajemen sumber daya manusia rangkuman"/><category term="manajer"/><category term="manrisk"/><category term="mata uang"/><category term="motif ekonomi"/><category term="negara berkembang"/><category term="pasar modal"/><category term="penciptaan uang"/><category term="pendaftaran bank indonesia"/><category term="penerimaan pegawai bank indonesia"/><category term="pengamen"/><category term="pengantar makro"/><category term="pengaruh inflasi"/><category term="pengertian"/><category term="pengertian TQM"/><category term="pengertian akuntansi"/><category term="pengertian anggaran belanja"/><category term="pengertian bank sentral"/><category term="pengertian bep"/><category term="pengertian break event point"/><category term="pengertian efektif"/><category term="pengertian efisien"/><category term="pengertian efisiensi"/><category term="pengertian goodwill"/><category term="pengertian jurnal"/><category term="pengertian manajer"/><category term="pengertian mata uang"/><category term="pengertian motif ekonomi"/><category term="pengertian negara berkembang"/><category term="pengertian pasar modal"/><category term="pengertian produksi"/><category term="pengertian resesi"/><category term="pengertian titik impas"/><category term="pengetahuan"/><category term="penyebab inflasi"/><category term="perbedaan barang dan jasa"/><category term="prinsip ekonomi"/><category term="produksi barang"/><category term="produksi jasa"/><category term="rangkuman kwh"/><category term="rangkuman mata kuliah kewirausahaan"/><category term="rangkuman msdm"/><category term="rangkuman pengantar manajemen"/><category term="ranguman"/><category term="resesi"/><category term="risiko"/><category term="risk management"/><category term="saham"/><category term="sejarah bank indonesia"/><category term="sejarah manajemen"/><category term="sejarah perekonomian indonesia"/><category term="sejarah perkembangan manajemen"/><category term="seorang ekonom"/><category term="siapa adam smith"/><category term="skandal"/><category term="skandal akuntansi"/><category term="skripsi contoh"/><category term="struktur pasar"/><category term="sukses kerja"/><category term="tips bekerja keras"/><category term="tips kerja"/><category term="tips kerja keras"/><category term="tips naik gaji"/><category term="tips naik pangkat kerja"/><category term="tips skripsi"/><category term="total quality management"/><category term="tugas makalah"/><category term="uang kertas"/><category term="uang logam"/><category term="utilitas"/><title type='text'>KEUANGAN</title><subtitle type='html'></subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://kumpulan-artikel-keuangan.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1422989331573784212/posts/default?redirect=false'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kumpulan-artikel-keuangan.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><link rel='next' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1422989331573784212/posts/default?start-index=26&amp;max-results=25&amp;redirect=false'/><author><name>Unknown</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>191</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>25</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1422989331573784212.post-7847425933655365049</id><published>2011-04-17T19:19:00.000+07:00</published><updated>2011-04-17T19:19:22.681+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="ekonomi makro"/><title type='text'>Ekonomi Q&amp;A: Apakah kenaikan PPN merugikan kinerja ekonomi Inggris?</title><content type='html'>&lt;div class=&quot;fullpost&quot;&gt;Pada 4 Januari 2011, tingkat standar pajak pertambahan nilai (PPN) melonjak dari 17,5% menjadi 20%. &amp;nbsp;Untuk pertama kalinya, laju Inggris PPN kini sama dengan tarif dasar pajak penghasilan! &amp;nbsp;Perdana Menteri David Cameron telah menyatakan secara terbuka bahwa kenaikan PPN kemungkinan akan permanen bukan sementara. &amp;nbsp;Ekonomi Inggris sehingga harus menyesuaikan diri dengan tarif yang lebih tinggi tetapi apa adalah beberapa konsekuensi makroekonomi mungkin?&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;fullpost&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;fullpost&quot;&gt;Kinerja ekonomi dapat diukur dan dinilai dalam beberapa cara diantaranya:&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;fullpost&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;fullpost&quot;&gt;• Laju pertumbuhan PDB riil (fokus di sini pada komponen-komponen AD - CIG (XM))&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;fullpost&quot;&gt;• Tingkat inflasi harga konsumen (% perubahan tahunan pada harga konsumen)&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;fullpost&quot;&gt;• Pengangguran dan tingkat lapangan kerja&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;fullpost&quot;&gt;• Saldo perdagangan barang dan jasa (kinerja perdagangan eksternal kita)&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;fullpost&quot;&gt;• Supply-sisi indikator seperti investasi pertumbuhan produktivitas dan profitabilitas bisnis&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;fullpost&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;fullpost&quot;&gt;Kenaikan PPN merupakan bagian dari kebijakan &quot;pengetatan fiskal&quot; oleh pemerintah koalisi. &amp;nbsp;Mereka telah memutuskan untuk menggunakan campuran memotong pengeluaran pemerintah dan pajak yang lebih tinggi untuk mengurangi skala defisit anggaran. &amp;nbsp;PPN adalah profil paling tinggi pajak meningkat meskipun ada beberapa orang lain termasuk tingkat yang lebih tinggi dari cukai dan pajak pada bonus bank. &amp;nbsp;PPN merupakan sumber utama pendapatan bagi pemerintah. &amp;nbsp;Kenaikan PPN diharapkan dapat bersih sekitar £ 13bn ekstra per tahun ke kas pemerintah - sekitar 16% dari total penerimaan pajak berasal dari PPN, dibandingkan dengan 20% di sebagian besar negara Uni Eropa lain.&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;fullpost&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;fullpost&quot;&gt;Ketika menganalisis pengaruh PPN terhadap ekonomi makro ada banyak aspek yang perlu dipertimbangkan:&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;fullpost&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;fullpost&quot;&gt;1 / Efek pada permintaan rumah tangga, distribusi pendapatan dan ekonomi bayangan&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;fullpost&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;fullpost&quot;&gt;Jika PPN lebih tinggi feed melalui ke harga yang lebih tinggi di toko-toko, ia akan meminta penurunan pendapatan riil khususnya pada saat upah membeku, bahan bakar yang lebih tinggi dan biaya energi, tarif kereta api lebih mahal dan harga makanan. &amp;nbsp;Orang-orang akan memiliki penghasilan kurang discretionary untuk membeli barang dan jasa menyebabkan pertumbuhan konsumsi lemah - konsumsi merupakan komponen tunggal terbesar dari permintaan agregat. &amp;nbsp;industri Kenyamanan tampaknya menjadi sangat berisiko.&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;fullpost&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;fullpost&quot;&gt;Tidak semua produk yang dikenakan PPN - perbankan, pendidikan dan kesehatan dikecualikan seperti juga buku, majalah, koran dan makanan yang paling (kecuali dibeli dan dimakan di restoran a) sewa dan rumah baru. &amp;nbsp;Air adalah bebas tetapi listrik, minyak dan gas bumi dikenakan PPN - meskipun pada tingkat dikurangi jika untuk keperluan rumah tangga. &amp;nbsp;Dan tidak semua pengecer akan lulus pada PPN terutama di pasar harga yang sensitif dengan harga tinggi elastisitas permintaan.&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;fullpost&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;fullpost&quot;&gt;Ada perdebatan politik sengit tentang apakah kenaikan PPN memiliki efek regresif pada miskin untuk keluarga berpendapatan menengah. &amp;nbsp;Perdagangan Serikat dan Partai Buruh mengklaim bahwa PPN merupakan pajak regresif berarti bahwa proporsi pendapatan individu dihabiskan untuk PPN jatuh sebagai satu naik skala pendapatan. &amp;nbsp;Tetapi yang lain berpendapat bahwa sifat regresif dari pajak tidak begitu parah seperti ini. &amp;nbsp;Jika kita fokus pada pengeluaran daripada pendapatan, selama seumur hidup, PPN akan cenderung progresif (menurut penelitian dari IFS) karena hal-hal yang tidak dikenakan tingkat utama PPN adalah kebutuhan yang dikonsumsi secara tidak proporsional oleh rumah tangga miskin.&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;fullpost&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;fullpost&quot;&gt;Kenaikan PPN diharapkan dapat meningkatkan ukuran ekonomi bayangan. &amp;nbsp;PPN secara luas dihindari. &amp;nbsp;Saat ini diperkirakan bahwa sekitar 14% dari PPN adalah ilegal yang belum dibayar atau oleh-melewati misalnya PPN tidak dibebankan pada impor kurang dari 3100 yang mengapa begitu banyak CD dan DVD yang diimpor ke Inggris dari pulau-pulau Channel! &amp;nbsp;Jika ekonomi tumbuh bayangan, mencatat PDB akan menderita tetapi paradoks total belanja konsumen menggunakan uang tunai akan naik merangsang permintaan di berbagai lokasi.&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;fullpost&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;fullpost&quot;&gt;2 / Efek pada sektor ritel Inggris yang mempekerjakan 3 juta orang dan menyumbang 25% dari PDB&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;fullpost&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;fullpost&quot;&gt;Belanja konsumen diharapkan tumbuh lebih cepat daripada PDB di masing-masing tiga tahun ke depan. &amp;nbsp;pendapatan Jatuh nyata dan berenang ganda mungkin di pasar perumahan adalah dua faktor kunci di sini. &amp;nbsp;Ramalan konsensus bagi perekonomian adalah bahwa GDP riil akan tumbuh sebesar 2% pada tahun 2011, namun konsumsi hanya akan 1,3% lebih tinggi dan meningkat hanya 1,5% diharapkan pada tahun 2012. &amp;nbsp;Jika permintaan rumah tangga yang rapuh, banyak pengecer akan merasakan penjepit dan ribuan pekerjaan beresiko.&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;fullpost&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;fullpost&quot;&gt;3 / Dampak terhadap ekspektasi inflasi dan inflasi.&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;fullpost&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;fullpost&quot;&gt;Inflasi telah di atas target 2% untuk sebagian dari tiga tahun terakhir dan lonjakan PPN akan menyebabkan lift lebih lanjut dalam inflasi IHK pada paruh pertama tahun 2011 sebelum efek jatuh dari perhitungan pada awal 2012. &amp;nbsp;Kenaikan PPN terbaru harus menambahkan 2,1 persen menjadi harga item yang paling dan mungkin mendorong inflasi menjadi 4% atau lebih tinggi. &amp;nbsp;Bank of England memahami bahwa sebagian besar kenaikan inflasi akan dipulihkan dalam waktu setahun - tapi dengan tekanan inflasi lainnya mounting, PPN lebih tinggi mungkin hanya membawa mengakhiri periode suku bunga ultra-rendah yang telah memberikan dukungan kepada &amp;nbsp;ekonomi selama resesi.&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;fullpost&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;fullpost&quot;&gt;4 / Dampak keseluruhan terhadap pertumbuhan ekonomi pada tahapan penting dari siklus ekonomi&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;fullpost&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;fullpost&quot;&gt;Peningkatan dari 17,5 persen akan mengurangi produk domestik bruto sebesar 0,3 persen, atau £ 4,6 miliar pada 2011/12, menurut Kantor independen untuk Tanggung Jawab Anggaran. &amp;nbsp;Sebuah studi yang lebih luas dari pengurangan pengeluaran pemerintah dan PPN naik dari Chartered Institute of Personalia dan Pembangunan telah menemukan bahwa memencet fiskal akan menghasilkan lebih dari 1,6 juta kehilangan pekerjaan di sektor publik dan swasta pada tahun 2016.&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;fullpost&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;fullpost&quot;&gt;5 / Imbalan jangka menengah untuk mengurangi defisit fiskal.&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;fullpost&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;fullpost&quot;&gt;Salah satu argumen adalah bahwa tindakan yang kuat sekarang untuk mengurangi defisit akan membawa dividen makroekonomi di masa depan karena akan membatasi dan akhirnya mengurangi ukuran gunung utang nasional dan memotong kebutuhan untuk kenaikan pajak di masa mendatang. &amp;nbsp;Apakah alternatif untuk pajak yang lebih tinggi seperti kenaikan kontribusi asuransi nasional memiliki efek yang lebih buruk?&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;fullpost&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;fullpost&quot;&gt;Kanselir George Osborne telah berulang kali menyatakan bahwa alternatif utama - kenaikan kontribusi asuransi nasional - akan memiliki efek yang lebih merusak di pasar pekerjaan dan ekonomi - dia menyebutnya suatu Ia telah meminta kenaikan dalam PPN &quot;pajak atas pekerjaan.&quot; &amp;nbsp;&quot;perubahan pajak struktural untuk berurusan dengan defisit anggaran struktural.&quot;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;fullpost&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;fullpost&quot;&gt;Osborne berharap bahwa pemulihan kuat di Inggris ekspor barang dan jasa dan menjemput di belanja modal usaha akan membantu untuk mengimbangi pengeluaran konsumen lebih lambat dan mendorong orang untuk menyimpan sedikit lebih untuk melunasi sebagian dari hutang yang ada mereka. &amp;nbsp;Tapi ini diantisipasi-menyeimbangkan kembali ekonomi tersebut tergantung pada kekuatan ekonomi dunia dan juga kemungkinan depresiasi sterling terhadap dolar AS dan Euro - tidak ada yang tertentu.&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;fullpost&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;fullpost&quot;&gt;ekonom Keynesian cenderung percaya bahwa tidak ada kasus yang kuat harus dibuat untuk memotong pengeluaran pemerintah dan menaikkan pajak saat ini, pemulihan ekonomi terlalu rapuh.&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;fullpost&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;fullpost&quot;&gt;Inggris tidak sendirian dalam Eropa dalam meningkatkan PPN. &amp;nbsp;Portugal, Polandia, Latvia dan Slovakia, telah ditunda peningkatan pajak penjualan untuk awal tahun 2011 - sebagian besar lebih dari 20 persen. &amp;nbsp;Dan meskipun tingkat 20% kemungkinan untuk tetap berada di Inggris selama beberapa waktu, masih ada ruang untuk memperluas jangkauan yang lebih luas untuk barang dan jasa.&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;fullpost&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;fullpost&quot;&gt;Secara keseluruhan kenaikan PPN kemungkinan akan menyebabkan inflasi yang lebih tinggi, mengurangi pertumbuhan GDP, dan hilangnya pekerjaan sebagian pada tahun 2011 dan ke 2012 - sehingga beberapa penurunan tiga indikator mikroekonomi dengan mengorbankan keuangan pemerintah membaik. &amp;nbsp;Tetapi dalam jangka panjang tingkat PPN 20% tidak mungkin untuk memiliki efek yang nyata pada daya saing dan pertumbuhan Inggris. &amp;nbsp;Kecenderungan PDB jangka panjang didorong oleh faktor-faktor sisi penawaran seperti kemajuan teknologi, pertumbuhan penduduk usia kerja, kerja yang dikembangkan dan insentif perusahaan dan skala dan kualitas belanja modal investasi).&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;fullpost&quot;&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kumpulan-artikel-keuangan.blogspot.com/feeds/7847425933655365049/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kumpulan-artikel-keuangan.blogspot.com/2011/04/ekonomi-q-apakah-kenaikan-ppn-merugikan.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1422989331573784212/posts/default/7847425933655365049'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1422989331573784212/posts/default/7847425933655365049'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kumpulan-artikel-keuangan.blogspot.com/2011/04/ekonomi-q-apakah-kenaikan-ppn-merugikan.html' title='Ekonomi Q&amp;A: Apakah kenaikan PPN merugikan kinerja ekonomi Inggris?'/><author><name>Unknown</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1422989331573784212.post-6249349303381247005</id><published>2011-04-17T19:13:00.001+07:00</published><updated>2011-04-17T19:13:49.739+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="manajemen keuangan"/><title type='text'>Siklus Working Capital</title><content type='html'>&lt;div class=&quot;fullpost&quot;&gt;Siklus modal kerja dapat didefinisikan sebagai:&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;fullpost&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;fullpost&quot;&gt;Periode waktu yang berlalu antara titik di mana tunai mulai akan dikeluarkan pada produksi produk dan pengumpulan kas dari pelanggan&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;fullpost&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;fullpost&quot;&gt;Diagram dibawah menggambarkan siklus modal kerja untuk sebuah perusahaan manufaktur&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;fullpost&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;fullpost&quot;&gt;&lt;img src=&quot;http://tutor2u.net/business/images/working_capital_cycle.gif&quot; /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;fullpost&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;fullpost&quot;&gt;Bagian atas dari diagram di atas menunjukkan dalam bentuk yang disederhanakan rantai peristiwa dalam perusahaan manufaktur. &amp;nbsp;Setiap kotak di bagian atas diagram dapat dilihat sebagai sebuah tangki melalui aliran dana. &amp;nbsp;Tank ini, yang berkaitan dengan aktivitas sehari-hari, memiliki dana yang terus mengalir masuk dan keluar dari mereka.&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;fullpost&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;fullpost&quot;&gt;• Rantai dimulai dengan perusahaan membeli bahan baku secara kredit.&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;fullpost&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;fullpost&quot;&gt;• Pada waktunya saham ini akan digunakan dalam produksi, pekerjaan akan dilakukan pada saham, dan akan menjadi bagian dari pekerjaan perusahaan dalam proses (WIP)&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;fullpost&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;fullpost&quot;&gt;• Pekerjaan akan dilanjutkan pada WIP sampai akhirnya muncul sebagai produk jadi&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;fullpost&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;fullpost&quot;&gt;• Sebagai produksi berlangsung, biaya tenaga kerja dan overhead perlu dipenuhi&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;fullpost&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;fullpost&quot;&gt;• Tentu saja pada beberapa kreditur kancah perdagangan perlu dibayar&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;fullpost&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;fullpost&quot;&gt;• Ketika barang jadi yang dijual secara kredit, debitur meningkat&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;fullpost&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;fullpost&quot;&gt;• Mereka akhirnya akan membayar, sehingga uang tunai akan disuntikkan ke perusahaan&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;fullpost&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;fullpost&quot;&gt;Masing-masing daerah - saham (bahan baku, barang dalam proses dan barang jadi), piutang usaha, uang tunai (positif atau negatif) dan hutang usaha - dapat dipandang sebagai tank ke dan dari mana aliran dana.&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;fullpost&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;fullpost&quot;&gt;Modal kerja adalah jelas bukan hanya aspek bisnis yang mempengaruhi jumlah kas:&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;fullpost&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;fullpost&quot;&gt;• Bisnis akan harus melakukan pembayaran kepada pemerintah untuk perpajakan&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;fullpost&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;fullpost&quot;&gt;• Aktiva tetap akan dibeli dan dijual&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;fullpost&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;fullpost&quot;&gt;Lessor • aktiva tetap akan membayar sewa mereka&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;fullpost&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;fullpost&quot;&gt;• Pemegang Saham (yang ada atau baru) dapat menyediakan dana baru dalam bentuk uang tunai&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;fullpost&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;fullpost&quot;&gt;• Beberapa saham dapat dilunasi dengan uang&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;fullpost&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;fullpost&quot;&gt;• Dividen dapat dibayar&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;fullpost&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;fullpost&quot;&gt;• kreditur pinjaman jangka panjang (yang ada atau baru) dapat memberikan dana pinjaman, pinjaman harus dibayar kembali dari waktu ke waktu, dan&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;fullpost&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;fullpost&quot;&gt;kewajiban bunga • harus dipenuhi oleh bisnis.&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;fullpost&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;fullpost&quot;&gt;Tidak seperti gerakan di item modal kerja, sebagian besar transaksi tunai ini &#39;modal bukan kerja&#39; tidak peristiwa sehari-hari. &amp;nbsp;Beberapa dari mereka adalah acara tahunan (misalnya pembayaran pajak, pembayaran sewa, dividen, bunga dan, mungkin, pembelian aktiva tetap dan penjualan). &amp;nbsp;Lain-lain (misalnya ekuitas baru dan keuangan pinjaman dan pelunasan ekuitas tua dan keuangan pinjaman) biasanya akan peristiwa langka.&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;fullpost&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;fullpost&quot;&gt;sumber :&amp;nbsp;&lt;a href=&quot;http://tutor2u.net/business/finance/workingcapital_cycle.htm&quot;&gt;http://tutor2u.net/business/finance/workingcapital_cycle.htm&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;fullpost&quot;&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kumpulan-artikel-keuangan.blogspot.com/feeds/6249349303381247005/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kumpulan-artikel-keuangan.blogspot.com/2011/04/siklus-working-capital.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1422989331573784212/posts/default/6249349303381247005'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1422989331573784212/posts/default/6249349303381247005'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kumpulan-artikel-keuangan.blogspot.com/2011/04/siklus-working-capital.html' title='Siklus Working Capital'/><author><name>Unknown</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1422989331573784212.post-298390365431758279</id><published>2011-04-17T19:10:00.000+07:00</published><updated>2011-04-17T19:10:46.070+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="manajemen keuangan"/><title type='text'>Sebuah RAHASIA PENGELOLAAN KEUANGAN</title><content type='html'>&lt;div class=&quot;fullpost&quot;&gt;Sebuah produktif besar biasanya dianggap untuk mengukur kekayaan seseorang. &amp;nbsp;Namun, mengapa begitu banyak orang dengan penghasilan besar sering berakhir kehabisan uang di tengah atau di akhir bulan? &amp;nbsp;Apa masalahnya?&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;fullpost&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;fullpost&quot;&gt;Jika Anda memiliki pekerjaan sekarang, apakah Anda ingat yang pertama Anda pernah? &amp;nbsp;Biasanya, pengalaman pertama bekerja adalah pengalaman yang paling tak terlupakan.&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;fullpost&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;fullpost&quot;&gt;Mari kita ambil contoh. &amp;nbsp;Anto masih tinggal bersama keluarganya sampai ia mendapat pekerjaan pada usia 23, sebagai juru tulis di sebuah perusahaan perdagangan. &amp;nbsp;Pada saat itu, ia baru saja lulus. &amp;nbsp;Meskipun ia harus pergi melalui masa percobaan, Anto sangat senang ketika ia tahu bahwa ia akan mendapatkan gaji pertamanya. &amp;nbsp;Gajinya Rp 600.000, yang ia akan menerima pada tanggal 27.&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;fullpost&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;fullpost&quot;&gt;Kita bisa menebak apa yang dia ingin lakukan: ia ingin memperlakukan keluarganya. &amp;nbsp;Dia ingin mengungkapkan rasa terima kasihnya untuk mendapatkan gaji untuk pertama kali dalam hidupnya, dan ia juga ingin menunjukkan kepada mereka bahwa ia bebas sekarang.&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;fullpost&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;fullpost&quot;&gt;Mari kita lihat: ia menerima gaji pada tanggal 27. &amp;nbsp;Pada tanggal 29 ia mengambil keluarganya keluar untuk makan di all-you-can-eat restaurant, sehingga setiap dari mereka bisa memuaskan selera mereka. &amp;nbsp;Biaya pra-pajak untuk satu orang sebesar Rp 22.000, dan setelah pajak Rp 24.200 per orang. &amp;nbsp;Semua anggota keluarganya 7, yang terdiri dari ayah, ibu, satu kakak dan 3 adik menjengkelkan. &amp;nbsp;Semua adalah 6, plus Anto berhasil 7. &amp;nbsp;Itu berarti bahwa ia harus membayar tagihan makan malam sebesar Rp 169.400. &amp;nbsp;Yang berarti, hanya 2 hari setelah ia menerima gaji, ia telah menghabiskan 28 dari% dari gaji untuk bulan itu. &amp;nbsp;Jadi, ia hanya Rp 430.600 tersisa untuk sisa bulan.&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;fullpost&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;fullpost&quot;&gt;&quot;Tidak masalah&quot;, pikir Anto. &amp;nbsp;&quot;Ini keluarga saya sendiri bahwa saya diperlakukan, bukan orang lain. &amp;nbsp;Selain itu, tidak setiap hari saya melakukan itu. &amp;nbsp;Sebulan sekali sudah cukup. &quot;Pergi Hari oleh. &amp;nbsp;Satu minggu, 2 minggu, 3 minggu. &amp;nbsp;&quot;Hmm... bahwa barang di mal terlihat cukup baik. &amp;nbsp;Ada kemeja tampak sangat menarik. &amp;nbsp;Oke, harganya Rp 28.000. &amp;nbsp;Ada juga pasangan ini bagus celana panjang untuk dipakai untuk bekerja. &amp;nbsp;Sangat murah, biaya hanya Rp 65.000. &amp;nbsp;Ini tidak akan sakit untuk tampil gaya di kantor &quot;. &amp;nbsp;Dia kemudian mulai membeli sesuatu. &amp;nbsp;&quot;Oke&quot;, Anto berpikir, &quot;satu kemeja dan sepasang celana untuk bulan ini. &amp;nbsp;Sisa gaji saya akan digunakan untuk transportasi dan makanan sampai akhir &quot;bulan.&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;fullpost&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;fullpost&quot;&gt;Apa yang terjadi? &amp;nbsp;Pada tanggal 24 bulan berikutnya, hanya tiga hari sebelum hari gajian nya kedua bulan, ia hanya Rp 50.000 kiri.&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;fullpost&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;fullpost&quot;&gt;Anto mulai berpikir. &amp;nbsp;Oke...., Seperti itu karena ia menghabiskan sebagian besar uangnya untuk merawat keluarganya. &amp;nbsp;Juga ini adalah waktu kerja pertama. &amp;nbsp;Dalam bulan-bulan mendatang, keuangan akan lebih baik.&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;fullpost&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;fullpost&quot;&gt;Bulan kedua, ia mendapat gaji lagi. &amp;nbsp;Masih dalam jumlah yang sama. &amp;nbsp;Tidak meningkatkan belum. &amp;nbsp;Perbedaannya adalah tidak lebih memperlakukan keluarga. &amp;nbsp;Hari dan minggu berlalu. &amp;nbsp;Beberapa hari sebelum gaji ketiga, dia hanya memiliki Rp 75.000 kiri.&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;fullpost&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;fullpost&quot;&gt;Tiga bulan berlalu, ia akhirnya diterima sebagai karyawan tetap. &amp;nbsp;Dia mendapat Rp 150.000 meningkat menjadi Rp 750.000. &amp;nbsp;&quot;Tidak buruk&quot;, pikir Anto. &amp;nbsp;Ini berarti bahwa aku akan bisa &quot;nafas&quot; dan menyimpan sedikit. &amp;nbsp;Tapi anehnya, beberapa hari bahkan sebelum jangka waktu satu bulan berakhir, masih hanya sedikit uang tersisa. &amp;nbsp;Bulan keenam, bulan ketujuh, bulan delapan, meskipun ia mendapat kenaikan gaji, namun ia masih kehabisan uang dan tidak bisa menempatkan setiap ke tabungan.&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;fullpost&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;fullpost&quot;&gt;Sebagai soal fakta, Anto bukanlah satu-satunya, yang berpenghasilan di bawah Rp 1 juta, dengan masalah ini. &amp;nbsp;Bahkan orang-orang dengan jutaan pendapatan per bulan masih memiliki masalah menabung.&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;fullpost&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;fullpost&quot;&gt;Apa yang sebenarnya terjadi? &amp;nbsp;Banyak orang berpikir bahwa dengan mendapatkan kenaikan gaji, mereka tidak akan kehabisan uang di tengah bulan dan mereka dapat menyimpan dengan pasti. &amp;nbsp;Setiap bulan mereka berharap bahwa mereka akan mendapatkan menaikkan bulan ke depan. &amp;nbsp;Tetapi setelah mereka benar-benar mendapatkan kenaikan gaji, mereka masih kehabisan uang.&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;fullpost&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;fullpost&quot;&gt;Hal ini jelas bahwa solusi di sini tidak terletak pada seberapa besar pendapatan Anda. &amp;nbsp;Jumlah penghasilan Anda tidak menjamin bahwa Anda tidak akan kehabisan uang di tengah bulan. &amp;nbsp;Ukuran penghasilan Anda tidak menjamin bahwa Anda akan dapat menyelamatkan. &amp;nbsp;Kuncinya di sini adalah bukan berapa banyak uang yang Anda hasilkan, tapi bagaimana Anda mengelola penghasilan Anda sehingga dapat ditarik dalam waktu satu bulan.&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;fullpost&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;fullpost&quot;&gt;Tidak ada cara tetap pada metode yang tepat untuk mengelola keuangan Anda. &amp;nbsp;Namun, berdasarkan dari pengalaman, ada beberapa hal yang dapat membantu Anda mengelola keuangan Anda dengan baik setiap bulan:&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;fullpost&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;fullpost&quot;&gt;Rencana Anda pendapatan dan pengeluaran setiap bulan.&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;fullpost&quot;&gt;Melaksanakan rencana ketat.&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;fullpost&quot;&gt;Memiliki dana cadangan.&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;fullpost&quot;&gt;Gabung rencana asuransi.&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;fullpost&quot;&gt;Dalam nomor berikutnya, kita akan membahas masing-masing pendekatan.&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;fullpost&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;fullpost&quot;&gt;sumber:&lt;a href=&quot;http://ryansmile.wordpress.com/2010/11/22/a-secret-of-financial-management/&quot;&gt;http://ryansmile.wordpress.com/2010/11/22/a-secret-of-financial-management/&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;fullpost&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;fullpost&quot;&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kumpulan-artikel-keuangan.blogspot.com/feeds/298390365431758279/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kumpulan-artikel-keuangan.blogspot.com/2011/04/sebuah-rahasia-pengelolaan-keuangan.html#comment-form' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1422989331573784212/posts/default/298390365431758279'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1422989331573784212/posts/default/298390365431758279'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kumpulan-artikel-keuangan.blogspot.com/2011/04/sebuah-rahasia-pengelolaan-keuangan.html' title='Sebuah RAHASIA PENGELOLAAN KEUANGAN'/><author><name>Unknown</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1422989331573784212.post-4362112648516272097</id><published>2011-04-17T19:07:00.002+07:00</published><updated>2011-04-17T19:15:17.122+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="manajemen keuangan"/><title type='text'>Memenuhi kebutuhan modal kerja sebuah bisnis</title><content type='html'>&lt;div class=&quot;fullpost&quot;&gt;Pengantar&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;fullpost&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;fullpost&quot;&gt;industri yang berbeda memiliki profil yang berbeda modal kerja yang optimal, mencerminkan metode mereka dalam melakukan bisnis dan apa yang mereka jual.&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;fullpost&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;fullpost&quot;&gt;Bisnis • dengan banyak penjualan tunai dan penjualan beberapa kredit harus memiliki piutang usaha minimal. &amp;nbsp;Supermarket adalah contoh yang baik dari usaha tersebut;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;fullpost&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;fullpost&quot;&gt;• Bisnis yang ada untuk perdagangan produk-produk selesai hanya akan sudah selesai barang dalam persediaan. &amp;nbsp;Bandingkan ini dengan produsen yang juga harus menjaga stok bahan baku dan barang dalam proses.&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;fullpost&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;fullpost&quot;&gt;• Beberapa barang jadi, terutama bahan makanan, harus dijual dalam jangka waktu terbatas karena sifat fana mereka.&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;fullpost&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;fullpost&quot;&gt;• perusahaan besar mungkin dapat menggunakan kekuatan tawar mereka sebagai pelanggan untuk mendapatkan yang lebih baik, persyaratan kredit yang diberikan dari pemasok. &amp;nbsp;Sebaliknya, perusahaan kecil, terutama yang baru-baru ini memulai perdagangan (dan tidak memiliki track record kelayakan kredit) dapat diminta untuk membayar pemasok mereka dengan segera.&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;fullpost&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;fullpost&quot;&gt;• Beberapa bisnis akan menerima uang mereka pada waktu tertentu tahun, meskipun mereka mungkin dikenakan biaya sepanjang tahun pada level yang cukup konsisten. &amp;nbsp;Hal ini sering dikenal sebagai &quot;musiman&quot; arus kas. &amp;nbsp;Sebagai contoh, agen perjalanan memiliki penjualan puncak pada minggu-minggu segera setelah Natal.&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;fullpost&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;fullpost&quot;&gt;kebutuhan modal kerja juga berfluktuasi sepanjang tahun&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;fullpost&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;fullpost&quot;&gt;Jumlah dana terikat dalam modal kerja tidak akan biasanya menjadi tokoh konstan sepanjang tahun.&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;fullpost&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;fullpost&quot;&gt;Hanya di usaha yang paling tidak biasa akan ada kebutuhan tetap untuk pembiayaan modal kerja. &amp;nbsp;Bagi sebagian besar bisnis akan ada fluktuasi mingguan.&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;fullpost&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;fullpost&quot;&gt;Banyak perusahaan beroperasi di industri yang memiliki perubahan musiman dalam permintaan. &amp;nbsp;Ini berarti bahwa penjualan, saham, debitur, dll akan berada di tingkat yang lebih tinggi pada beberapa kali diprediksi tahun dari pada yang lain.&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;fullpost&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;fullpost&quot;&gt;Pada prinsipnya, kebutuhan modal kerja dapat dipisahkan menjadi dua bagian:&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;fullpost&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;fullpost&quot;&gt;• Sebuah bagian tetap, dan&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;fullpost&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;fullpost&quot;&gt;• Bagian berfluktuasi&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;fullpost&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;fullpost&quot;&gt;Bagian tetap mungkin didefinisikan dalam jumlah sebagai persyaratan modal minimum kerja tahun berjalan. &amp;nbsp;Hal ini secara luas menganjurkan bahwa perusahaan harus dibiayai dengan cara yang ditunjukkan dalam diagram di bawah ini:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;fullpost&quot;&gt;&lt;img src=&quot;http://tutor2u.net/business/images/workingcapital_fluctuations.gif&quot; /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;fullpost&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;fullpost&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;fullpost&quot;&gt;Kebutuhan yang lebih permanen (aktiva tetap dan unsur modal kerja tetap) harus dibiayai dari sumber yang cukup permanen (misalnya ekuitas dan saham pinjaman); elemen berfluktuasi harus dibiayai dari sumber jangka pendek (misalnya rekening koran), yang &amp;nbsp;dapat diambil pada dan dilunasi dengan mudah dan dalam waktu singkat.&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;fullpost&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;fullpost&quot;&gt;sumber:&amp;nbsp;&lt;a href=&quot;http://tutor2u.net/business/finance/workingcapital_needs.htm&quot;&gt;http://tutor2u.net/business/finance/workingcapital_needs.htm&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;fullpost&quot;&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kumpulan-artikel-keuangan.blogspot.com/feeds/4362112648516272097/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kumpulan-artikel-keuangan.blogspot.com/2011/04/memenuhi-kebutuhan-modal-kerja-sebuah.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1422989331573784212/posts/default/4362112648516272097'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1422989331573784212/posts/default/4362112648516272097'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kumpulan-artikel-keuangan.blogspot.com/2011/04/memenuhi-kebutuhan-modal-kerja-sebuah.html' title='Memenuhi kebutuhan modal kerja sebuah bisnis'/><author><name>Unknown</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1422989331573784212.post-7978399537152276340</id><published>2011-04-17T19:04:00.000+07:00</published><updated>2011-04-17T19:04:20.685+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="manajemen keuangan"/><title type='text'>pengertian working capital (modal kerja)</title><content type='html'>&lt;div class=&quot;fullpost&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;fullpost&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;fullpost&quot;&gt;Pentingnya modal kerja&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;fullpost&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;fullpost&quot;&gt;Definisi modal kerja&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;fullpost&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;fullpost&quot;&gt;Modal kerja bersih suatu bisnis adalah aktiva lancar dikurangi kewajiban lancar&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;fullpost&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;fullpost&quot;&gt;Aktiva lancar meliputi:&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;fullpost&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;fullpost&quot;&gt;- Persediaan bahan baku&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;fullpost&quot;&gt;- Work -in - progress&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;fullpost&quot;&gt;- Barang jadi&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;fullpost&quot;&gt;- Perdagangan debitur&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;fullpost&quot;&gt;- Biaya dibayar dimuka&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;fullpost&quot;&gt;- Saldo Kas&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;fullpost&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;fullpost&quot;&gt;Kewajiban Lancar meliputi:&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;fullpost&quot;&gt;- Perdagangan kreditur&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;fullpost&quot;&gt;- dibayar&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;fullpost&quot;&gt;- Hutang Pajak&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;fullpost&quot;&gt;- Hutang dividen&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;fullpost&quot;&gt;- Pinjaman jangka pendek&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;fullpost&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;fullpost&quot;&gt;Setiap bisnis membutuhkan sumber daya cair yang cukup untuk menjaga arus kas sehari- hari. &amp;nbsp;Perlu cukup uang untuk membayar upah dan gaji pada saat jatuh tempo dan untuk membayar kreditor jika tenaga kerja adalah untuk menjaga dan menjamin pasokannya.&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;fullpost&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;fullpost&quot;&gt;Mempertahankan modal kerja yang memadai tidak hanya penting dalam jangka pendek. &amp;nbsp;Likuiditas yang cukup harus dipertahankan untuk menjamin kelangsungan usaha dalam jangka panjang juga.&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;fullpost&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;fullpost&quot;&gt;Bahkan bisnis yang menguntungkan mungkin gagal jika tidak memiliki arus kas yang cukup untuk memenuhi kewajiban pada saat jatuh tempo.&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;fullpost&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;fullpost&quot;&gt;Karena itu, ketika perusahaan membuat keputusan investasi mereka tidak boleh hanya mempertimbangkan pengeluaran keuangan yang terlibat dengan pembelian mesin baru atau gedung baru, dll, tetapi juga harus memperhitungkan aktiva lancar tambahan yang biasanya terlibat dengan kegiatan ekspansi.&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;fullpost&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;fullpost&quot;&gt;Peningkatan produksi cenderung untuk menimbulkan kebutuhan untuk memegang saham tambahan bahan baku dan barang dalam proses. &amp;nbsp;Peningkatan penjualan biasanya berarti bahwa tingkat debitur akan meningkat. &amp;nbsp;Kenaikan umum dalam skala perusahaan operasi cenderung menyiratkan membutuhkan untuk tingkat yang lebih besar uang tunai.&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;fullpost&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;fullpost&quot;&gt;sumber:&amp;nbsp;&lt;a href=&quot;http://tutor2u.net/business/finance/workingcapital_introduction.htm&quot;&gt;http://tutor2u.net/business/finance/workingcapital_introduction.htm&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;fullpost&quot;&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kumpulan-artikel-keuangan.blogspot.com/feeds/7978399537152276340/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kumpulan-artikel-keuangan.blogspot.com/2011/04/pengertian-working-capital-modal-kerja.html#comment-form' title='3 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1422989331573784212/posts/default/7978399537152276340'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1422989331573784212/posts/default/7978399537152276340'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kumpulan-artikel-keuangan.blogspot.com/2011/04/pengertian-working-capital-modal-kerja.html' title='pengertian working capital (modal kerja)'/><author><name>Unknown</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1422989331573784212.post-8880691553850398936</id><published>2011-04-17T19:00:00.001+07:00</published><updated>2011-04-17T19:01:27.269+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="manajemen keuangan"/><title type='text'>pengertian manajemen keuangan?</title><content type='html'>&lt;div&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot;&gt;manajemen keuangan?&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot;&gt;Manajemen keuangan dapat didefinisikan sebagai:&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot;&gt;Pengelolaan keuangan suatu bisnis / organisasi dalam rangka mencapai tujuan keuangan&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot;&gt;Mengambil bisnis komersial sebagai struktur organisasi yang paling umum, tujuan utama dari pengelolaan keuangan adalah untuk:&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot;&gt;• Menciptakan kekayaan bagi bisnis&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot;&gt;• Hasilkan kas, dan&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot;&gt;• Memberikan tingkat pengembalian investasi yang memadai pada bantalan memikirkan resiko-resiko bahwa bisnis tersebut mengambil dan sumber daya yang diinvestasikan&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot;&gt;Ada tiga unsur kunci proses manajemen keuangan:&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot;&gt;(1) Perencanaan Keuangan&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot;&gt;Manajemen perlu memastikan bahwa dana yang cukup tersedia pada saat yang tepat untuk memenuhi kebutuhan bisnis.  Dalam jangka pendek, dana mungkin diperlukan untuk berinvestasi dalam peralatan dan saham, membayar karyawan dan penjualan dana dilakukan secara kredit.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot;&gt;Dalam jangka menengah dan panjang, pendanaan mungkin diperlukan untuk tambahan signifikan terhadap kapasitas produktif dari bisnis atau untuk membuat akuisisi.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot;&gt;(2) Financial Control&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot;&gt;kontrol Keuangan merupakan kegiatan yang sangat penting untuk membantu bisnis memastikan bahwa usaha telah mencapai tujuan.  kontrol Keuangan alamat pertanyaan seperti:&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot;&gt;• Apakah aset-aset yang digunakan secara efisien?&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot;&gt;• Apakah aset bisnis aman?&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot;&gt;• Apakah tindakan manajemen dalam kepentingan pemegang saham dan sesuai dengan aturan bisnis?&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot;&gt;(3) Keuangan Pengambilan keputusan&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot;&gt;Aspek-aspek kunci dari pembuatan keputusan keuangan berkaitan dengan investasi, pendanaan dan dividen:&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot;&gt;• Investasi harus dibiayai dalam beberapa cara - namun selalu ada pembiayaan alternatif yang bisa dipertimbangkan.  Sebagai contoh adalah mungkin untuk meningkatkan keuangan dari penjualan saham baru, pinjaman dari bank atau mengambil kredit dari pemasok&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot;&gt;• Keputusan pembiayaan utama adalah apakah keuntungan yang diperoleh oleh bisnis harus ditahan daripada didistribusikan kepada para pemegang saham melalui dividen.  Jika dividen terlalu tinggi, bisnis mungkin kekurangan dana untuk menginvestasikan kembali meningkatkan pendapatan dan keuntungan lebih lanjut&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;fullpost&quot;&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kumpulan-artikel-keuangan.blogspot.com/feeds/8880691553850398936/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kumpulan-artikel-keuangan.blogspot.com/2011/04/pengertian-manajemen-keuangan.html#comment-form' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1422989331573784212/posts/default/8880691553850398936'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1422989331573784212/posts/default/8880691553850398936'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kumpulan-artikel-keuangan.blogspot.com/2011/04/pengertian-manajemen-keuangan.html' title='pengertian manajemen keuangan?'/><author><name>Unknown</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1422989331573784212.post-666839612754544679</id><published>2011-04-13T23:38:00.001+07:00</published><updated>2011-04-17T08:00:16.595+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="bank indonesia"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="gaji bank indonesia"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Manajemen"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="pendaftaran bank indonesia"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="penerimaan pegawai bank indonesia"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="pengertian bank sentral"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="sejarah bank indonesia"/><title type='text'>Mengenal Bank Indonesia lebih dalam..</title><content type='html'>&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;b&gt;Bank Indonesia&lt;/b&gt; (&lt;b&gt;BI&lt;/b&gt;, dulu disebut &lt;b&gt;De Javasche Bank&lt;/b&gt;) adalah bank sentral Republik Indonesia. Sebagai bank sentral, BI mempunyai satu tujuan tunggal, yaitu mencapai dan memelihara kestabilan nilai rupiah.  Kestabilan nilai rupiah ini mengandung dua aspek, yaitu kestabilan  nilai mata uang terhadap barang dan jasa, serta kestabilan terhadap mata  uang negara lain.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Untuk mencapai tujuan tersebut BI didukung oleh tiga pilar yang  merupakan tiga bidang tugasnya. Ketiga bidang tugas ini adalah  menetapkan dan melaksanakan kebijakan moneter, mengatur dan menjaga kelancaran sistem pembayaran, serta mengatur dan mengawasi perbankan di Indonesia. Ketiganya perlu diintegrasi agar tujuan mencapai dan memelihara kestabilan nilai rupiah dapat dicapai secara efektif dan efisien.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;BI juga menjadi satu-satunya lembaga yang memiliki hak untuk mengedarkan uang di Indonesia. Dalam melaksanakan tugas dan wewenangnya BI dipimpin oleh Dewan Gubernur. Untuk periode 2008-2013, Darmin Nasution menjabat posisi sebagai Gubernur BI menggantikan Boediono yang menjadi Wakil Presiden.&lt;/div&gt;&lt;h2 style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Sejarah&lt;/h2&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Pada 1828 De Javasche Bank didirikan oleh Pemerintah Hindia Belanda  sebagai bank sirkulasi yang bertugas mencetak dan mengedarkan uang.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Tahun 1953, Undang-Undang Pokok Bank Indonesia menetapkan pendirian  Bank Indonesia untuk menggantikan fungsi De Javasche Bank sebagai bank  sentral, dengan tiga tugas utama di bidang moneter, perbankan, dan  sistem pembayaran. Di samping itu, Bank Indonesia diberi tugas penting  lain dalam hubungannya dengan Pemerintah dan melanjutkan fungsi bank  komersial yang dilakukan oleh DJB sebelumnya.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Pada tahun 1968 diterbitkan Undang-Undang Bank Sentral yang mengatur  kedudukan dan tugas Bank Indonesia sebagai bank sentral, terpisah dari  bank-bank lain yang melakukan fungsi komersial. Selain tiga tugas pokok  bank sentral, Bank Indonesia juga bertugas membantu Pemerintah sebagai  agen pembangunan mendorong kelancaran produksi dan pembangunan serta  memperluas kesempatan kerja guna meningkatkan taraf hidup rakyat.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Tahun 1999 merupakan Babak baru dalam sejarah Bank Indonesia, sesuai  dengan UU No.23/1999 yang menetapkan tujuan tunggal Bank Indonesia yaitu  mencapai dan memelihara kestabilan nilai rupiah.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Pada tahun 2004, Undang-Undang Bank Indonesia diamandemen dengan  fokus pada aspek penting yang terkait dengan pelaksanaan tugas dan  wewenang Bank Indonesia, termasuk penguatan &lt;i&gt;governance&lt;/i&gt;. Pada  tahun 2008, Pemerintah mengeluarkan Peraturan Pemerintah Pengganti  Undang-Undang No.2 tahun 2008 tentang Perubahan Kedua atas Undang-Undang  No.23 tahun 1999 tentang Bank Indonesia sebagai bagian dari upaya  menjaga stabilitas sistem keuangan. Amandemen dimaksudkan untuk  meningkatkan ketahanan perbankan nasional dalam menghadapi krisis global  melalui peningkatan akses perbankan terhadap Fasilitas Pembiayaan  Jangka Pendek dari Bank Indonesia.&lt;/div&gt;&lt;h2 style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Status dan Kedudukan Bank Indonesia&lt;/h2&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;b&gt;Sebagai Lembaga Negara yang Independen&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Babak baru dalam sejarah Bank Indonesia sebagai Bank Sentral yang independen dimulai ketika sebuah undang-undang baru, yaitu UU No.  23/1999 tentang Bank Indonesia, dinyatakan berlaku pada tanggal 17 Mei  1999. Undang-undang ini memberikan status dan kedudukan sebagai suatu &lt;i&gt;lembaga negara independen&lt;/i&gt; dan bebas dari campur tangan pemerintah ataupun pihak lainnya. Sebagai suatu lembaga negara yang independen,  Bank Indonesia mempunyai otonomi penuh dalam merumuskan dan melaksanakan  setiap tugas dan wewenangnya sebagaimana ditentukan dalam undang-undang  tersebut.Pihak luar tidak dibenarkan mencampuri pelaksanaan tugas Bank  Indonesia, dan Bank Indonesia juga berkewajiban untuk menolak atau  mengabaikan intervensi dalam bentuk apapun dari pihak manapun juga.  Untuk lebih menjamin independensi tersebut, undang-undang ini telah memberikan kedudukan khusus kepada Bank Indonesia dalam struktur ketatanegaraan Republik Indonesia. Sebagai Lembaga negara yang independen kedudukan  Bank Indonesia tidak sejajar dengan Lembaga Tinggi Negara. Disamping  itu, kedudukan Bank Indonesia juga tidak sama dengan Departemen,  karena kedudukan Bank Indonesia berada diluar Pemerintah. Status dan  kedudukan yang khusus tersebut diperlukan agar Bank Indonesia dapat  melaksanakan peran dan fungsinya sebagai otoritas moneter secara lebih  efektif dan efisien.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;b&gt;Sebagai Badan Hukum&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Status Bank Indonesia baik sebagai badan hukum publik maupun badan hukum perdata ditetapkan dengan undang-undang. Sebagai badan hukum publik Bank  Indonesia berwenang menetapkan peraturan-peraturan hukum yang merupakan  pelaksanaan dari undang-undang yang mengikat seluruh masyarakat luas  sesuai dengan tugas dan wewenangnya. Sebagai badan hukum perdata, Bank  Indonesia dapat bertindak untuk dan atas nama sendiri di dalam maupun di  luar pengadilan.&lt;/div&gt;&lt;h2 style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Tujuan dan Tugas Bank Indonesia&lt;/h2&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Dalam kapasitasnya sebagai bank sentral, Bank Indonesia mempunyai satu tujuan tunggal, yaitu mencapai dan memelihara kestabilan nilai rupiah. Kestabilan nilai rupiah ini mengandung dua aspek, yaitu kestabilan nilai mata uang terhadap barang dan jasa, serta kestabilan terhadap mata uang negara lain. Aspek pertama tercermin pada perkembangan laju inflasi,  sementara aspek kedua tercermin pada perkembangan nilai tukar rupiah  terhadap mata uang negara lain. Perumusan tujuan tunggal ini dimaksudkan  untuk memperjelas sasaran yang harus dicapai Bank Indonesia serta  batas-batas tanggung jawabnya. Dengan demikian, tercapai atau tidaknya  tujuan Bank Indonesia ini kelak akan dapat diukur dengan mudah.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;b&gt;Tiga Pilar Utama&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Untuk mencapai tujuan tersebut Bank Indonesia didukung oleh tiga pilar yang merupakan tiga bidang tugasnya. Ketiga bidang tugas ini adalah menetapkan dan melaksanakan kebijakan moneter, mengatur dan menjaga kelancaran sistem pembayaran, serta mengatur dan mengawasi perbankan di Indonesia. Ketiganya perlu diintegrasi agar tujuan mencapai dan  memelihara kestabilan nilai rupiah dapat dicapai secara efektif dan  efisien.&lt;/div&gt;&lt;h2 style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Pengaturan dan Pengawasan Bank&lt;/h2&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Dalam rangka tugas mengatur dan mengawasi perbankan, Bank Indonesia menetapkan peraturan, memberikan dan mencabut izin atas kelembagaan atau kegiatan usaha tertentu dari bank, melaksanakan pengawasan atas bank, dan mengenakan sanksi terhadap bank sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Dalam pelaksanaan tugas ini, Bank Indonesia berwenang menetapkan  ketentuan-ketentuan perbankan dengan menjunjung tinggi prinsip  kehati-hatian.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Berkaitan dengan kewenangan di bidang perizinan, selain memberikan  dan mencabut izin usaha bank, Bank Indonesia juga dapat memberikan izin  pembukaan, penutupan dan pemindahan kantor bank, memberikan persetujuan  atas kepemilikan dan kepengurusan bank, serta memberikan izin kepada  bank untuk menjalankan kegiatan-kegiatan usaha tertentu.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Di bidang pengawasan,  Bank Indonesia melakukan pengawasan langsung maupun tidak langsung.  Pengawasan langsung dilakukan baik dalam bentuk pemeriksaan secara  berkala maupun sewaktu-waktu bila diperlukan. Pengawasan tidak langsung  dilakukan melalui penelitian, analisis dan evaluasi terhadap laporan yang disampaikan oleh bank.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;b&gt;Upaya Restrukturisasi Perbankan&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Sebagai upaya membangun kembali kepercayaan masyarakat terhadap sistem keuangan dan perekonomian Indonesia, Bank Indonesia telah menempuh langkah restrukturisasi perbankan yang komprehensif. Langkah ini mutlak diperlukan guna memfungsikan  kembali perbankan sebagai lembaga perantara yang akan mendorong  pertumbuhan ekonomi, disamping sekaligus meningkatkan efektivitas  pelaksanaan kebijakan moneter.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Restrukturisasi perbankan tersebut dilakukan melalui upaya memulihkan kepercayaan masyarakat, program rekapitalisasi, program restrukturisasi kredit, penyempurnaan ketentuan perbankan, dan peningkatan fungsi pengawasan bank.&lt;/div&gt;&lt;h2 style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Sistem Pembayaran&lt;/h2&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Menjaga stabilitas nilai tukar rupiah adalah tujuan Bank Indonesia sebagaimana diamanatkan  Undang-Undang No. 23 tahun 1999 tentang Bank Indonesia. Untuk menjaga  stabilitas rupiah itu perlu disokong pengaturan dan pengelolaan akan  kelancaran Sistem Pembayaran Nasional (SPN). Kelancaran SPN ini juga  perlu didukung oleh infrastruktur yang handal (robust). Jadi, semakin lancar dan hadal SPN, maka akan semakin lancar pula transmisi kebijakan moneter yang bersifat &lt;i&gt;time critical&lt;/i&gt;. Bila kebijakan moneter berjalan lancar maka muaranya adalah stabilitas nilai tukar.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;BI adalah lembaga yang mengatur dan menjaga kelancaran SPN. Sebagai  otoritas moneter, bank sentral berhak menetapkan dan memberlakukan  kebijakan SPN. Selain itu, BI juga memiliki kewenangan memeberikan  persetujuan dan perizinan serta melakukan pengawasan (&lt;i&gt;oversight&lt;/i&gt;) atas SPN. Menyadari kelancaran SPN yang bersifat penting secara sistem (&lt;i&gt;systemically important&lt;/i&gt;), bank sentral memandang perlu menyelenggarakan sistem &lt;i&gt;settlement&lt;/i&gt; antar bank melalui infrastruktur BI-&lt;i&gt;Real Time Gross Settlement&lt;/i&gt; (BI-RTGS).&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Selain itu masih ada tugas BI dalam SPN, misalnya, peran sebagai penyelenggara sistem kliring antarbank untuk jenis alat-alat pembayaran tertentu. Bank sentral juga  adalah satu-satunya lembaga yang berhak mengeluarkan dan mengedarkan alat pembayaran tunai seperti uang rupiah. BI juga berhak mencabut, menarik hingga memusnahkan uang rupiah yang sudah tak berlaku dari peredaran.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Berbekal kewenangan itu, BI pun menetapkan sejumlah kebijakan dari  komponen SPN ini. Misalnya, alat pembayaran apa yang boleh dipergunakan  di Indonesia. BI  juga menentukan standar alat-alat pembayaran tadi serta pihak-pihak yang  dapat menerbitkan dan/atau memproses alat-alat pembayaran tersebut. BI  juga berhak menetapkan lembaga-lembaga yang dapat menyelenggarakan  sistem pembayaran. Ambil contoh, sistem kliring atau transfer dana,  baik suatu sistem utuh atau hanya bagian dari sistem saja. Bank sentral  juga memiliki kewenangan menunjuk lembaga yang bisa menyelenggarakan  sistem &lt;i&gt;settlement&lt;/i&gt;. Pada akhirnya BI juga mesti menetapkan kebijakan terkait pengendalian risiko, efisiensi serta tata kelola (governance) SPN.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Di sisi alat pembayaran tunai,  Bank Indonesia merupakan satu-satunya lembaga yang berwenang untuk  mengeluarkan dan mengedarkan uang Rupiah serta mencabut, menarik dan  memusnahkan uang dari peredaran. Terkait dengan peran BI dalam  mengeluarkan dan mengedarkan uang, Bank Indonesia senantiasa berupaya  untuk dapat memenuhi kebutuhan uang kartal di masyarakat baik dalam nominal yang cukup, jenis pecahan yang sesuai, tepat waktu, dan dalam kondisi yang layak edar (&lt;i&gt;clean money policy&lt;/i&gt;). Untuk mewujudkan &lt;i&gt;clean money policy&lt;/i&gt; tersebut, pengelolaan pengedaran uang yang dilakukan oleh Bank  Indonesia dilakukan mulai dari pengeluaran uang, pengedaran uang,  pencabutan dan penarikan uang sampai dengan pemusnahan uang.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Sebelum melakukan pengeluaran uang Rupiah, terlebih dahulu dilakukan  perencanaan agar uang yang dikeluarkan memiliki kualitas yang baik  sehingga kepercayaan masyarakat tetap terjaga. Perencanaan yang  dilakukan Bank Indonesia meliputi perencanaan pengeluaran emisi baru dengan mempertimbangkan tingkat pemalsuan, nilai intrinsik serta masa edar uang. Selain itu dilakukan pula perencanaan terhadap jumlah serta komposisi pecahan uang yang akan dicetak selama satu tahun kedepan. Berdasarkan perencanaan  tersebut kemudian dilakukan pengadaan uang baik untuk pengeluaran uang  emisi baru maupun pencetakan rutin terhadap uang emisi lama yang telah  dikeluarkan.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Uang Rupiah yang telah dikeluarkan tadi kemudian didistribusikan atau  diedarkan di seluruh wilayah melalui Kantor Bank Indonesia. Kebutuhan  uang Rupiah di setiap kantor Bank Indonesia didasarkan pada jumlah  persediaan, keperluan pembayaran, penukaran dan penggantian uang selama  jangka waktu tertentu. Kegitan distribusi dilakukan melalui sarana angkutan darat, laut dan udara.  Untuk menjamin keamanan jalur distribusi senantiasa dilakukan baik  melalui pengawalan yang memadai maupun dengan peningkatan sarana sistem  monitoring.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Kegiatan pengedaran uang juga dilakukan melalui pelayanan kas kepada  bank umum maupun masyarakat umum. Layanan kas kepada bank umum dilakukan  melalui penerimaan setoran dan pembayaran uang Rupiah. Sedangkan kepada masyarakat dilakukan  melalui penukaran secara langsung melalui loket-loket penukaran di  seluruh kantor Bank Indonesia atau melalui kerjasama dengan perusahaan  yang menyediakan jasa penukaran uang kecil.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Lebih lanjut, kegiatan pengelolaan uang Rupiah yang dilakukan Bank Indonesia adalah pencabutan uang terhadap suatu pecahan dengan tahun emisi tertentu yang tidak lagi berlaku sebagai alat pembayaran yang sah.  Pencabutan uang dari peredaran dimaksudkan untuk mencegah dan  meminimalisasi peredaran uang palsu serta menyederhanakan komposisi dan emisi pecahan. Uang Rupiah yang  dicabut tersebut dapat ditarik dengan cara menukarkan ke Bank Indonesia  atau pihak lain yang telah ditunjuk oleh Bank Indonesia.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Sementara itu untuk menjaga menjaga kualitas uang Rupiah dalam kondisi yang layak edar di masyarakat, Bank Indonesia  melakukan kegiatan pemusnahan uang. Uang yang dimusnahkan tersebut  adalah uang yang sudah dicabut dan ditarik dari peredaran, uang hasil  cetak kurang sempurna dan uang yang sudah tidak layak edar. Kegiatan  pemusnahan uang diatur melalui prosedur dan dilaksanakan oleh jasa pihak  ketiga yang dengan pengawasan oleh tim Bank Indonesia (BI).&lt;/div&gt;&lt;h2 style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Dewan Gubernur BI&lt;/h2&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Dalam melaksanakan tugas dan wewenangnya &lt;b&gt;Bank Indonesia&lt;/b&gt; dipimpin oleh Dewan Gubernur. Dewan ini terdiri atas seorang Gubernur sebagai pemimpin, dibantu oleh seorang Deputi Gubernur Senior sebagai  wakil, dan sekurang-kurangnya empat atau sebanyak-banyaknya tujuh Deputi  Gubernur. Masa jabatan Gubernur dan Deputi Gubernur selama-lamanya lima  tahun, dan mereka hanya dapat dipilih untuk sebanyak-banyaknya dua kali  masa tugas.&lt;/div&gt;&lt;h3 style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Pengangkatan dan Pemberhentian Dewan Gubernur&lt;/h3&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Gubernur dan Deputi Gubernur Senior diusulkan dan diangkat oleh Presiden dengan persetujuan DPR. Sementara Deputi Gubernur diusulkan oleh Gubernur dan diangkat oleh Presiden dengan persetujuan DPR. Anggota Dewan Gubernur Bank Indonesia tidak dapat diberhentikan oleh Presiden, kecuali bila mengundurkan diri, berhalangan tetap, atau melakukan tindak pidana kejahatan.&lt;/div&gt;&lt;h3 style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Pengambilan Keputusan&lt;/h3&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Sebagai suatu forum pengambilan keputusan tertinggi, Rapat Dewan Gubernur (RDG) diselenggarakan sekurang-kurangnya sekali dalam sebulan untuk menetapkan kebijakan umum di bidang moneter,  serta sekurang-kurangnya sekali dalam seminggu untuk melakukan evaluasi  atas pelaksanaan kebijakan moneter atau menetapkan kebijakan lain yang  bersifat prinsipil dan strategis. Pengambilan keputusan dilakukan dalam Rapat Dewan Gubernur, atas dasar prinsip musyawarah demi mufakat. Apabila mufakat tidak tercapai, Gubernur menetapkan keputusan akhir.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;sumber : wikipedia&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kumpulan-artikel-keuangan.blogspot.com/feeds/666839612754544679/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kumpulan-artikel-keuangan.blogspot.com/2011/04/mengenal-bank-indonesia-lebih-dalam.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1422989331573784212/posts/default/666839612754544679'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1422989331573784212/posts/default/666839612754544679'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kumpulan-artikel-keuangan.blogspot.com/2011/04/mengenal-bank-indonesia-lebih-dalam.html' title='Mengenal Bank Indonesia lebih dalam..'/><author><name>Unknown</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1422989331573784212.post-4475707352548329406</id><published>2011-04-13T23:31:00.000+07:00</published><updated>2011-04-16T16:50:30.309+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="ekonomi inflasi"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="hyperinflasi"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="inflasi"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="krisin ekonomi inflasi"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="krisis 98"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="makalah"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="pengaruh inflasi"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="pengertian inflasi"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="penyebab inflasi"/><title type='text'>Pengertian Inflasi</title><content type='html'>Dalam ilmu ekonomi, &lt;strong&gt;inflasi&lt;/strong&gt; adalah suatu proses meningkatnya harga-harga secara umum dan  terus-menerus (kontinu) berkaitan dengan mekanisme pasar yang dapat  disebabkan oleh berbagai faktor, antara lain, konsumsi masyarakat yang  meningkat, berlebihnya likuiditas di pasar yang memicu konsumsi atau  bahkan spekulasi, sampai termasuk juga akibat adanya ketidak lancaran  distribusi barang.&lt;sup&gt;[1]&lt;/sup&gt; Dengan kata lain, inflasi juga merupakan proses menurunnya nilai mata uang secara kontinu. Inflasi adalah proses dari suatu peristiwa, bukan  tinggi-rendahnya tingkat harga. Artinya, tingkat harga yang dianggap  tinggi belum tentu menunjukan inflasi. Inflasi adalah indikator untuk  melihat tingkat perubahan, dan dianggap terjadi jika proses kenaikan  harga berlangsung secara terus-menerus dan saling pengaruh-memengaruhi.  Istilah &lt;em&gt;inflasi&lt;/em&gt; juga digunakan untuk mengartikan peningkatan persediaan uang yang kadangkala dilihat sebagai penyebab meningkatnya harga. Ada banyak  cara untuk mengukur tingkat inflasi, dua yang paling sering digunakan  adalah CPI dan GDP Deflator.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Inflasi dapat digolongkan menjadi empat golongan, yaitu inflasi  ringan, sedang, berat, dan hiperinflasi. Inflasi ringan terjadi apabila  kenaikan harga berada di bawah angka 10% setahun; inflasi sedang antara  10%—30% setahun; berat antara 30%—100% setahun; dan hiperinflasi atau  inflasi tak terkendali terjadi apabila kenaikan harga berada di atas  100% setahun.&lt;br/&gt;&lt;h2&gt;Penyebab&lt;/h2&gt;&lt;br/&gt;Inflasi dapat disebabkan oleh dua hal, yaitu tarikan permintaan  (kelebihan likuiditas/uang/alat tukar) dan yang kedua adalah  desakan(tekanan) produksi dan/atau distribusi (kurangnya produksi  (product or service) dan/atau juga termasuk kurangnya distribusi).&lt;sup&gt;[&lt;em&gt;rujukan?&lt;/em&gt;]&lt;/sup&gt; Untuk sebab pertama lebih dipengaruhi dari peran negara dalam kebijakan  moneter (Bank Sentral), sedangkan untuk sebab kedua lebih dipengaruhi  dari peran negara dalam kebijakan eksekutor yang dalam hal ini dipegang  oleh Pemerintah (Government) seperti fiskal  (perpajakan/pungutan/insentif/disinsentif), kebijakan pembangunan  infrastruktur, regulasi, dll.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Inflasi tarikan permintaan (Ingg: &lt;em&gt;demand pull inflation&lt;/em&gt;)  terjadi akibat adanya permintaan total yang berlebihan dimana biasanya  dipicu oleh membanjirnya likuiditas di pasar sehingga terjadi permintaan  yang tinggi dan memicu perubahan pada tingkat harga. Bertambahnya  volume alat tukar atau likuiditas yang terkait dengan permintaan  terhadap barang dan jasa mengakibatkan bertambahnya permintaan terhadap faktor-faktor produksi tersebut. Meningkatnya permintaan terhadap faktor produksi itu kemudian menyebabkan harga faktor produksi meningkat. Jadi, inflasi ini terjadi karena suatu kenaikan dalam  permintaan total sewaktu perekonomian yang bersangkutan dalam situasi &lt;em&gt;full employment&lt;/em&gt; dimanana biasanya lebih disebabkan oleh rangsangan volume likuiditas  dipasar yang berlebihan. Membanjirnya likuiditas di pasar juga  disebabkan oleh banyak faktor selain yang utama tentunya kemampuan bank  sentral dalam mengatur peredaran jumlah uang, kebijakan suku bunga bank  sentral, sampai dengan aksi spekulasi yang terjadi di sektor industri  keuangan.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Inflasi desakan biaya (Ingg: &lt;em&gt;cost push inflation&lt;/em&gt;)  terjadi akibat adanya kelangkaan produksi dan/atau juga termasuk adanya  kelangkaan distribusi, walau permintaan secara umum tidak ada perubahan  yang meningkat secara signifikan. Adanya ketidak-lancaran aliran  distribusi ini atau berkurangnya produksi yang tersedia dari rata-rata  permintaan normal dapat memicu kenaikan harga sesuai dengan berlakunya  hukum permintaan-penawaran, atau juga karena terbentuknya posisi nilai  keekonomian yang baru terhadap produk tersebut akibat pola atau skala  distribusi yang baru. Berkurangnya produksi sendiri bisa terjadi akibat  berbagai hal seperti adanya masalah teknis di sumber produksi (pabrik,  perkebunan, dll), bencana alam, cuaca, atau kelangkaan bahan baku untuk  menghasilkan produksi tsb, aksi spekulasi (penimbunan), dll, sehingga  memicu kelangkaan produksi yang terkait tersebut di pasaran. Begitu juga  hal yang sama dapat terjadi pada distribusi, dimana dalam hal ini  faktor infrastruktur memainkan peranan yang sangat penting.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Meningkatnya biaya produksi dapat disebabkan 2 hal,yaitu&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;kenaikan harga,misalnya bahan baku dan kenaikan upah/gaji,misalnya  kenaikan gaji PNS akan mengakibatkan usaha-usaha swasta menaikkan harga  barang-barang.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Penggolongan&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Berdasarkan asalnya, Inflasi dapat digolongkan menjadi doa, KESAWAN yaitu Inflasi Yang berasal Dari Negeri dan Inflasi Yang berasal Dari Luar Negeri.  Inflasi berasal KESAWAN Dari Negeri misalnya terjadi akibat terjadinya defisit anggaran Belanja Yang dibiayai Artikel Baru cara mencetak uang dan pasar gagalnya Baru Yang berakibat harga Bahan food menjadi Mahal.  Saccharin ITU, Inflasi Dari Luar Negeri Inflasi Yang terjadi adalah sebagai akibat naiknya harga impor Barang.  Hal Suami Bisa terjadi akibat biaya Produksi Barang di Luar Negeri Tinggi atau adanya kenaikan tarif impor Barang.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Inflasi Juga dapat dibagi berdasarkan besarnya cakupan pengaruh terhadap harga.  Jika kenaikan harga tertentu terjadi Yang berkaitan Artikel Baru Hanya Satu doa atau Barang, ITU tertutup disebut Inflasi Inflasi ( Inflasi Ditutup ).  Namun, apabila terjadi kenaikan harga PADA * Semua Barang Secara Umum, Maka Inflasi Inflasi ITU disebut sebagai Terbuka ( Open Inflasi ).  Sedangkan apabila Serangan Inflasi terkait masih berlangsung demikian hebatnya sehingga harga - harga Saat Terus berubah dan meningkat sehingga dapat regular tidak Orang menahan uang lebih lama disebabkan Nilai uang merosot Terus disebut regular tidak terkendali Yang Inflasi ( Hiperinflasi ).&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Berdasarkan keparahannya Inflasi Juga dapat dibedakan:&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;1.  Inflasi Ringan ( Kurang Dari 10 % / tahun)&lt;br/&gt;2.  Inflasi sedang ( ANTARA 10 % Sampai 30 % / tahun)&lt;br/&gt;3.  Inflasi vehicles ( ANTARA 30 % Sampai 100 % / tahun)&lt;br/&gt;4.  Hiperinflasi ( Dari % 100 lebih / tahun)&lt;br/&gt;&lt;h2&gt;Mengukur inflasi&lt;/h2&gt;&lt;br/&gt;Inflasi diukur dengan menghitung perubahan tingkat persentase perubahan sebuah indeks harga. Indeks harga tersebut di antaranya:&lt;br/&gt;&lt;ul&gt;&lt;br/&gt;	&lt;li&gt;Indeks harga konsumen (IHK) atau &lt;em&gt;consumer price index&lt;/em&gt; (CPI), adalah indeks yang mengukur harga rata-rata dari barang tertentu yang dibeli oleh konsumen.&lt;/li&gt;&lt;br/&gt;	&lt;li&gt;Indeks biaya hidup atau &lt;em&gt;cost-of-living index&lt;/em&gt; (COLI).&lt;/li&gt;&lt;br/&gt;	&lt;li&gt;Indeks harga produsen adalah indeks yang mengukur harga rata-rata dari barang-barang yang  dibutuhkan produsen untuk melakukan proses produksi. IHP sering  digunakan untuk meramalkan tingkat IHK di masa depan karena perubahan  harga bahan baku meningkatkan biaya produksi, yang kemudian akan  meningkatkan harga barang-barang konsumsi.&lt;/li&gt;&lt;br/&gt;	&lt;li&gt;Indeks harga komoditas adalah indeks yang mengukur harga dari komoditas-komoditas tertentu.&lt;/li&gt;&lt;br/&gt;	&lt;li&gt;Indeks harga barang-barang modal&lt;/li&gt;&lt;br/&gt;	&lt;li&gt;Deflator PDB menunjukkan besarnya perubahan harga dari semua barang baru, barang produksi lokal, barang jadi, dan jasa.&lt;/li&gt;&lt;br/&gt;&lt;/ul&gt;&lt;br/&gt;&lt;h2&gt;Dampak&lt;/h2&gt;&lt;br/&gt;&lt;div&gt;&lt;br/&gt;&lt;div&gt;&lt;img src=&quot;http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/8/8b/Silk_Workers.jpg/200px-Silk_Workers.jpg&quot; alt=&quot;&quot; width=&quot;200&quot; height=&quot;301&quot; /&gt;&lt;br/&gt;&lt;div&gt;&lt;br/&gt;&lt;div&gt;&lt;img src=&quot;http://bits.wikimedia.org/skins-1.17/common/images/magnify-clip.png&quot; alt=&quot;&quot; width=&quot;15&quot; height=&quot;11&quot; /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br/&gt;Pekerja dengan gaji tetap sangat dirugikan dengan adanya Inflasi.&lt;/div&gt;&lt;br/&gt;&lt;/div&gt;&lt;br/&gt;&lt;/div&gt;&lt;br/&gt;Inflasi memiliki dampak positif dan dampak negatif- tergantung parah  atau tidaknya inflasi. Apabila inflasi itu ringan, justru mempunyai  pengaruh yang positif dalam arti dapat mendorong perekonomian lebih  baik, yaitu meningkatkan pendapatan nasional dan membuat orang bergairah  untuk bekerja, menabung dan mengadakan investasi. Sebaliknya, dalam  masa inflasi yang parah, yaitu pada saat terjadi inflasi tak terkendali (hiperinflasi), keadaan perekonomian menjadi kacau dan perekonomian dirasakan lesu. Orang menjadi tidak bersemangat kerja, menabung, atau mengadakan investasi dan produksi karena harga meningkat dengan cepat. Para penerima pendapatan tetap seperti pegawai negeri atau karyawan swasta serta kaum buruh juga akan kewalahan menanggung dan mengimbangi harga sehingga hidup  mereka menjadi semakin merosot dan terpuruk dari waktu ke waktu.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Bagi masyarakat yang memiliki pendapatan tetap, inflasi sangat merugikan. Kita ambil  contoh seorang pensiunan pegawai negeri tahun 1990. Pada tahun 1990, uang pensiunnya cukup untuk memenuhi kebutuhan hidupnya, namun di tahun 2003  -atau tiga belas tahun kemudian, daya beli uangnya mungkin hanya  tinggal setengah. Artinya, uang pensiunnya tidak lagi cukup untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Sebaliknya, orang  yang mengandalkan pendapatan berdasarkan keuntungan, seperti misalnya pengusaha, tidak dirugikan dengan adanya inflasi. Begitu juga halnya dengan pegawai yang bekerja di perusahaan dengan gaji mengikuti tingkat inflasi.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Inflasi juga menyebabkan orang enggan untuk menabung karena nilai mata uang semakin menurun. Memang, tabungan menghasilkan bunga, namun jika tingkat inflasi di atas bunga, nilai uang tetap saja menurun. Bila orang enggan menabung, dunia usaha dan investasi akan sulit berkembang. Karena, untuk berkembang dunia usaha membutuhkan dana dari bank yang diperoleh dari tabungan masyarakat.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Bagi orang yang meminjam uang dari bank (debitur), inflasi menguntungkan, karena pada saat pembayaran utang kepada kreditur, nilai uang lebih rendah dibandingkan pada saat meminjam. Sebaliknya, kreditur atau pihak yang meminjamkan uang akan mengalami kerugian karena nilai uang pengembalian lebih rendah jika dibandingkan pada saat peminjaman.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Bagi produsen,  inflasi dapat menguntungkan bila pendapatan yang diperoleh lebih tinggi  daripada kenaikan biaya produksi. Bila hal ini terjadi, produsen akan  terdorong untuk melipatgandakan produksinya (biasanya terjadi pada  pengusaha besar). Namun, bila inflasi menyebabkan naiknya biaya produksi  hingga pada akhirnya merugikan produsen, maka produsen enggan untuk  meneruskan produksinya. Produsen bisa menghentikan produksinya untuk  sementara waktu. Bahkan, bila tidak sanggup mengikuti laju inflasi,  usaha produsen tersebut mungkin akan bangkrut (biasanya terjadi pada  pengusaha kecil).&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Secara umum, inflasi dapat mengakibatkan berkurangnya investasi di  suatu negara, mendorong kenaikan suku bunga, mendorong penanaman modal  yang bersifat spekulatif, kegagalan pelaksanaan pembangunan,  ketidakstabilan ekonomi, defisit neraca pembayaran, dan merosotnya  tingkat kehidupan dan kesejahteraan masyarakat.&lt;br/&gt;&lt;h2&gt;Peran bank sentral&lt;/h2&gt;&lt;br/&gt;Bank sentral memainkan peranan penting dalam mengendalikan inflasi. Bank sentral  suatu negara pada umumnya berusaha mengendalikan tingkat inflasi pada  tingkat yang wajar. Beberapa bank sentral bahkan memiliki kewenangan  yang independen dalam artian bahwa kebijakannya tidak boleh diintervensi  oleh pihak di luar bank sentral -termasuk pemerintah. Hal ini  disebabkan karena sejumlah studi menunjukkan bahwa bank sentral yang  kurang independen -- salah satunya disebabkan intervensi pemerintah yang  bertujuan menggunakan kebijakan moneter untuk mendorong perekonomian --  akan mendorong tingkat inflasi yang lebih tinggi.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Bank sentral umumnya mengandalkan jumlah uang beredar dan/atau tingkat suku bunga sebagai instrumen dalam mengendalikan harga. Selain itu, bank sentral  juga berkewajiban mengendalikan tingkat nilai tukar mata uang domestik.  Hal ini disebabkan karena nilai sebuah mata uang dapat bersifat internal  (dicerminkan oleh tingkat inflasi) maupun eksternal (kurs). Saat ini pola &lt;em&gt;inflation targeting&lt;/em&gt; banyak diterapkan oleh bank sentral di seluruh dunia, termasuk oleh Bank Indonesia.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&amp;nbsp;&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;sumber :wikipedia.com</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kumpulan-artikel-keuangan.blogspot.com/feeds/4475707352548329406/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kumpulan-artikel-keuangan.blogspot.com/2011/04/pengertian-inflasi.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1422989331573784212/posts/default/4475707352548329406'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1422989331573784212/posts/default/4475707352548329406'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kumpulan-artikel-keuangan.blogspot.com/2011/04/pengertian-inflasi.html' title='Pengertian Inflasi'/><author><name>Unknown</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1422989331573784212.post-4046992636038550925</id><published>2011-04-13T23:21:00.000+07:00</published><updated>2011-04-16T16:50:30.313+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="common stock"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Manajemen"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="pasar modal"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="pengertian pasar modal"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="saham"/><title type='text'>Pengertian PASAR MODAL</title><content type='html'>&lt;strong&gt;BAB 1&lt;/strong&gt;&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;strong&gt;PENDAHULUAN&lt;/strong&gt;&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;strong&gt;A.PASAR MODAL&lt;/strong&gt;&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Pasar modal ( &lt;em&gt;capital market)&lt;/em&gt; merupakan sarana untuk berbagai instrument keuangan  jangka panjang yang bias diperjual-belikan , baik surat utang (obligasi), ekuiti merupakan sarana pendanaan bagi perusahaan maupun institusi lain ( misalnya pemerintah ), dan sebagai sarana bagi kegiatan berinvestasi. Dengan demikian , pasar modal memfasilitasi berbagai sarana dan prasarana kegiatan jual beli dan kegiatan terkait lainnya.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Instumen keuangan yang diperdagangkan di pasar modal merupakan instrument jangka panjang ( waktu lebih dari 1 tahun) seperti saham , obligasi , waran , right , reksa dana , dan berbagai instrument derivative seperti option , futures , dan lain-lain.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Undang-undang pasar modal no . 8 tahun 1995 tentang pasar modal mendefinisikan pasar modal sebagai &lt;strong&gt;“kegiatan yang bersangkutan dengan penawaran umum dan perdagangan efek , perusahaan public yang berkaitan dengan efek yang diterbitkannya , serta lembaga dan profesi yang berkaitan dengan efek”.&lt;/strong&gt;&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;strong&gt;Fungsi/Peran pasar Modal :&lt;/strong&gt;&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;1.       Sarana pendanaan bagi perusahaan untuk mendapatkan dana dari masyarakat pemodal (investor) . Dana tsb dapat digunakan untuk pengembangan usaha , ekspansi , penambahan modal kerja dll.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;2.       Sarana bagi masyarakat untuk berinvestasi pada instrument keuangan yang sesuai dengan karakteristik keuntungan dan risiko masing-masing instrument.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;3.       Mendorong pelaksanaan Good Corporate Governance, berdasarkan pada transparansi dan tingkat kesehatan perusahaan.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;4.       Pemacu aktivitas ekonomi.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;strong&gt;B.BURSA UTAMA&lt;/strong&gt;&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Pasar Modal ( capital market ) sama halnya dengan pasar-pasar lainnya , yaitu harus ada pembeli, penjual dan lokasi perdagangan.dalam hal ini , bursa adalah tempat dilaksanakannya proses perdagangan dan bertemunya pembeli dan penjual.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Bursa di Indonesia dikenal dengan Bursa Efek Jakarta (BEJ) dan Bursa Efek Surabaya sebelum keduanya dimerjer menjadi Bursa Efek Indonesia ( BEI) pada tahun 2007. Semua Negara memiliki bursa efeknya masing-masing, namun ada beberapa bursa yang terkenal , dimana pergerakannya dijadikan acuan karena kekuatan makro ekonomi Negara tersebut , seperti : Dow Jones (AS), Hang Seng ( Hongkong ) , Kospi (korea ), dll&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;strong&gt;C. INSTRUMEN INVESTASI&lt;/strong&gt;&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Pada dasarnya , instrument investasi yang diperdagangkan di BEI dikelompokkan ke dalam 4 kelompok instrument:&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;1)      Instrument bersifat &lt;strong&gt;Ekuitas &lt;/strong&gt;(&lt;em&gt;equity instruments)&lt;/em&gt;&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Kelompok ini merupakan surat berharga berupa penyertaan modal ke dalam perusahaan. Contoh :&lt;strong&gt;Saham , waran ,rights.&lt;/strong&gt;&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;strong&gt; &lt;/strong&gt;&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;2)      Instrument bersufat &lt;strong&gt;Surat Utang &lt;/strong&gt;&lt;em&gt;(fixed income instruments )&lt;/em&gt;&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Kelompok ini merupakana surat bergharga bersifat utang dan memberikan pendapatan secara periodic kepada investor . Contoh :&lt;strong&gt;obligasi.&lt;/strong&gt;&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;strong&gt; &lt;/strong&gt;&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;3)      Instrument &lt;strong&gt;Reksa Dana &lt;/strong&gt;&lt;em&gt;(mutual fund)&lt;/em&gt;&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Reksa dana merupakan jenis instrument yang sifatnya adalah dana bersama yang dikelola oleh manajer investasi . Jenisnya beragam sesuai dengan penempatan portofolio investasi.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&amp;nbsp;&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;4)      Instrument &lt;strong&gt;Turunan &lt;/strong&gt;&lt;em&gt;( derivative instruments)&lt;/em&gt;&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Kelompok ini merupakan instrument yang kinerjannya tergantung pada instrument lainnya yang menjadi acuan atau &lt;em&gt;underlying derivative &lt;/em&gt;tsb. Ada banyak ragam produknya, contoh &lt;strong&gt;indeks saham, forex (valas ) , komoditi, opsi dll. &lt;/strong&gt;Namun untuk produk derivative , terdapat badan tersendiri yaitu &lt;strong&gt;BAPEPEBTI &lt;/strong&gt;(Badan Pengawas Perdagangan Berjangka dan Komoditi).&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&amp;nbsp;&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;strong&gt;D. SAHAM&lt;/strong&gt;&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;strong&gt; &lt;/strong&gt;Saham adalah efek bersifat &lt;em&gt;ekuitas, &lt;/em&gt;yaitu tanda bukti kepemilikan atas suatu perusahaan yang berbentuk PT (perseroan terbatas). Porsi kepmilikan ditentukan oleh seberapa besar modal yang ditanamkan di perusahaa tersebut.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&amp;nbsp;&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Beberapa pengkategorian saham :&lt;br/&gt;&lt;ul&gt;&lt;br/&gt;	&lt;li&gt;Ditinjau dari segi kemampuan dalam hak tagih/ klaim&lt;/li&gt;&lt;br/&gt;&lt;/ul&gt;&lt;br/&gt;1.       &lt;strong&gt;Saham Biasa &lt;/strong&gt;&lt;em&gt;(common stock) – &lt;/em&gt;portofolio paling popular dan paling banyak diperdagangkan . pemiliknya berhak mengikuti segala aksi korporasi dan menyumbangkan suara.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;2.       &lt;strong&gt;Saham preferen &lt;/strong&gt;(preffered stock ) – saham yang menjadi prioritas dalam memperoleh deviden , dalam keadaaan apapun perusahaan tsb. Tapi pemiliknya tidak memiliki hak dalam aksi korporasi apapun.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;strong&gt; &lt;/strong&gt;&lt;br/&gt;&lt;ul&gt;&lt;br/&gt;	&lt;li&gt;ditinjau dari cara peralihannya&lt;/li&gt;&lt;br/&gt;&lt;/ul&gt;&lt;br/&gt;1.       &lt;strong&gt;saham atas unjuk &lt;/strong&gt;(&lt;em&gt;bearer stock&lt;/em&gt;)&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;2.       &lt;strong&gt;saham atas nama &lt;/strong&gt;(registered stock)&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&amp;nbsp;&lt;br/&gt;&lt;ul&gt;&lt;br/&gt;	&lt;li&gt;ditinjau dari kinerja perdagangan&lt;/li&gt;&lt;br/&gt;&lt;/ul&gt;&lt;br/&gt;&lt;strong&gt;1. &lt;/strong&gt;&lt;strong&gt;Saham Big Caps (BLUECHIP)&lt;/strong&gt; – saham pergerakan utama IHSG, fundamental perusahaanya kuat , konsisten dalam pembagian deviden dan pergerakannya cenderung stabil naik/ turun.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;strong&gt;2. &lt;/strong&gt;&lt;strong&gt;Saham Medium Caps&lt;/strong&gt; - lapis kedual – saham potensial yang memiliki karakteristik yang sama dengan Bluechips tapi dengan kapasitas yang lebih kecil . Masa depannya cerah.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;strong&gt;3. &lt;/strong&gt;&lt;strong&gt;Saham Small Caps&lt;/strong&gt; (&lt;em&gt;tidur / gorengan&lt;/em&gt; ) – saham yang jarang bergerak, namun sekalinya bergerak sangat drastic. Fundamental perusahaanya lemah.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;strong&gt;4. &lt;/strong&gt;&lt;strong&gt;Income Stock&lt;/strong&gt;&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;strong&gt;5. &lt;/strong&gt;&lt;strong&gt;Growth Stocks&lt;/strong&gt; – dibagi atas well-known dan lesser –known&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;strong&gt;6. &lt;/strong&gt;&lt;strong&gt;Speculative Stocks&lt;/strong&gt;&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;strong&gt;7. &lt;/strong&gt;&lt;strong&gt;Cyclical Stocks&lt;/strong&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kumpulan-artikel-keuangan.blogspot.com/feeds/4046992636038550925/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kumpulan-artikel-keuangan.blogspot.com/2011/04/pengertian-pasar-modal.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1422989331573784212/posts/default/4046992636038550925'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1422989331573784212/posts/default/4046992636038550925'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kumpulan-artikel-keuangan.blogspot.com/2011/04/pengertian-pasar-modal.html' title='Pengertian PASAR MODAL'/><author><name>Unknown</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1422989331573784212.post-5801792767507014573</id><published>2011-03-31T21:27:00.000+07:00</published><updated>2011-03-31T21:27:32.851+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Kumpulan Pengertian Keuangan"/><title type='text'>Pengertian Uang</title><content type='html'>&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;strong&gt;Uang&lt;/strong&gt; dalam ilmu ekonomi tradisional didefinisikan  sebagai setiap alat tukar yang dapat diterima  secara umum. Alat tukar  itu dapat berupa benda apapun yang dapat  diterima oleh setiap orang di masyarakat dalam proses pertukaran barang dan jasa.   Dalam ilmu ekonomi modern, uang didefinisikan sebagai sesuatu yang   tersedia dan secara umum diterima sebagai alat pembayaran bagi pembelian   barang-barang dan jasa-jasa serta kekayaan berharga lainnya serta  untuk  pembayaran utang.Beberapa ahli juga menyebutkan fungsi uang sebagai alat penunda pembayaran.&lt;/div&gt;&lt;div&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Keberadaan uang menyediakan alternatif transaksi yang lebih mudah daripada barter  yang lebih kompleks, tidak efisien, dan kurang cocok digunakan dalam   sistem ekonomi modern karena membutuhkan orang yang memiliki keinginan   yang sama untuk melakukan pertukaran dan juga kesulitan dalam penentuan   nilai. Efisiensi yang didapatkan dengan menggunakan uang pada akhirnya   akan mendorong perdagangan dan pembagian tenaga kerja yang kemudian  akan  meningkatkan produktifitas dan kemakmuran.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Pada awalnya di Indonesia, uang —dalam hal ini uang kartal— diterbitkan oleh pemerintah Republik Indonesia.   Namun sejak dikeluarkannya UU No. 13 tahun 1968 pasal 26 ayat 1, hak   pemerintah untuk mencetak uang dicabut. Pemerintah kemudian menetapkan   Bank Sentral, Bank Indonesia, sebagai satu-satunya lembaga yang berhak menciptakan uang kartal. Hak untuk menciptakan uang itu disebut dengan hak oktroi.&lt;/div&gt;&lt;h2 style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Sejarah&lt;/h2&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Uang  yang kita kenal sekarang ini telah mengalami proses perkembangan  yang  panjang. Pada mulanya, masyarakat belum mengenal pertukaran karena   setiap orang berusaha memenuhi kebutuhannnya dengan usaha sendiri. Manusia  berburu jika ia lapar, membuat pakaian sendiri dari bahan-bahan yang   sederhana, mencari buah-buahan untuk konsumsi sendiri; singkatnya, apa   yang diperolehnya itulah yang dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhannya.   Perkembangan selanjutnya mengahadapkan manusia pada kenyataan bahwa apa   yang diproduksi sendiri ternyata tidak cukup untuk memenuhui seluruh   kebutuhannya. Untuk memperoleh barang-barang yang tidak dapat dihasilkan   sendiri, mereka mencari orang yang mau menukarkan barang yang dimiliki   dengan barang lain yang dibutuhkan olehnya. Akibatnya muncullah   sistem&#39;barter&#39;yaitu barang yang ditukar dengan barang.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Namun pada  akhirnya, banyak kesulitan-kesulitan yang dirasakan dengan  sistem ini.  Di antaranya adalah kesulitan untuk menemukan orang yang  mempunyai  barang yang diinginkan dan juga mau menukarkan barang yang  dimilikinya  serta kesulitan untuk memperoleh barang yang dapat  dipertukarkan satu  sama lainnya dengan nilai pertukaran yang seimbang  atau hampir sama  nilainya. Untuk mengatasinya, mulailah timbul  pikiran-pikiran untuk  menggunakan benda-benda tertentu untuk digunakan  sebagai alat tukar.  Benda-benda yang ditetapkan sebagai alat pertukaran  itu adalah  benda-benda yang diterima oleh umum (generally accepted)  benda-benda  yang dipilih bernilai tinggi (sukar diperoleh atau memiliki  nilai magis dan mistik), atau benda-benda yang merupakan kebutuhan primer sehari-hari; misalnya garam yang oleh orang Romawi  digunakan sebagai alat tukar maupun sebagai alat pembayaran upah.   Pengaruh orang Romawi tersebut masih terlihat sampai sekarang; orang Inggris menyebut upah sebagai &lt;em&gt;salary&lt;/em&gt; yang berasal dari bahasa Latin &lt;em&gt;salarium&lt;/em&gt; yang berarti garam.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt; &lt;/div&gt;&lt;img _mce_src=&quot;http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/1/13/Seashells_by_designerd_cc-by-sa-2.0.jpg/200px-Seashells_by_designerd_cc-by-sa-2.0.jpg&quot; alt=&quot;&quot; height=&quot;267&quot; src=&quot;http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/1/13/Seashells_by_designerd_cc-by-sa-2.0.jpg/200px-Seashells_by_designerd_cc-by-sa-2.0.jpg&quot; width=&quot;200&quot; /&gt; &lt;br /&gt;
&lt;img _mce_src=&quot;http://bits.wikimedia.org/skins-1.17/common/images/magnify-clip.png&quot; alt=&quot;&quot; height=&quot;11&quot; src=&quot;http://bits.wikimedia.org/skins-1.17/common/images/magnify-clip.png&quot; width=&quot;15&quot; /&gt;&lt;br /&gt;
Barang-barang yang dianggap indah dan bernilai, seperti kerang ini, pernah dijadikan sebagai alat tukar sebelum manusia menemukan uang logam.&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Meskipun  alat tukar sudah ada, kesulitan dalam pertukaran tetap ada.   Kesulitan-kesulitan itu antara lain karena benda-benda yang dijadikan   alat tukar belum mempunyai pecahan sehingga penentuan nilai uang,   penyimpanan (&lt;em&gt;storage&lt;/em&gt;), dan pengangkutan (&lt;em&gt;transportation&lt;/em&gt;)   menjadi sulit dilakukan serta timbul pula kesulitan akibat kurangnya   daya tahan benda-benda tersebut sehingga mudah hancur atau tidak tahan   lama.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Kemudian muncul apa yang dinamakan dengan uang logam.   Logam dipilih sebagai alat tukar karena memiliki nilai yang tinggi   sehingga digemari umum, tahan lama dan tidak mudah rusak, mudah dipecah   tanpa mengurangi nilai, dan mudah dipindah-pindahkan. Logam yang   dijadikan alat tukar karena memenuhi syarat-syarat tersebut adalah emas dan perak. Uang logam emas dan perak juga disebut sebagai uang penuh (&lt;em&gt;full bodied money&lt;/em&gt;).   Artinya, nilai intrinsik (nilai bahan) uang sama dengan nilai   nominalnya (nilai yang tercantum pada mata uang tersebut). Pada saat   itu, setiap orang berhak menempa uang, melebur, menjual atau memakainya,   dan mempunyai hak tidak terbatas dalam menyimpan uang logam.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Sejalan  dengan perkembangan perekonomian, timbul suatu anggapan  kesulitan  ketika perkembangan tukar-menukar yang harus dilayani dengan  uang logam  bertambah sementara jumlah logam mulia (emas dan perak)  sangat  terbatas. Penggunaan uang logam juga sulit dilakukan untuk  transaksi  dalam jumlah besar sehingga diciptakanlah &lt;em&gt;uang kertas&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Mula-mula  uang kertas yang beredar merupakan bukti-bukti pemilikan emas dan perak  sebagai  alat/perantara untuk melakukan transaksi. Dengan kata lain,  uang kertas  yang beredar pada saat itu merupakan uang yang dijamin 100%  dengan emas  atau perak yang disimpan di pandai emas atau perak dan  sewaktu-waktu  dapat ditukarkan penuh dengan jaminannya. Pada  perkembangan selanjutnya,  masyarakat tidak lagi menggunakan emas  (secara langsung) sebagai alat  pertukaran. Sebagai gantinya, mereka  menjadikan &#39;kertas-bukti&#39; tersebut  sebagai alat tukar.&lt;/div&gt;&lt;h2 style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Fungsi&lt;/h2&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Secara  umum, uang memiliki fungsi sebagai perantara untuk pertukaran  barang  dengan barang, juga untuk menghindarkan perdagangan dengan cara  barter.  Secara lebih rinci, fungsi uang dibedalan menjadi dua: fungsi  asli dan  fungsi turunan.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;strong&gt;Fungsi asli&lt;/strong&gt; uang ada tiga, yaitu sebagai alat tukar, sebagai satuan hitung, dan sebagai penyimpan nilai.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Uang berfungsi sebagai alat tukar atau &lt;em&gt;medium of exchange&lt;/em&gt;  yang  dapat mempermudah pertukaran. Orang yang akan melakukan  pertukaran  tidak perlu menukarkan dengan barang, tetapi cukup  menggunakan uang  sebagai alat tukar. Kesulitan-kesulitan pertukaran  dengan cara barter dapat diatasi dengan pertukaran uang.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Uang juga berfungsi sebagai satuan hitung (&lt;em&gt;unit of account&lt;/em&gt;) karena uang dapat digunakan untuk menunjukan nilai berbagai macam barang/jasa yang diperjualbelikan, menunjukkan besarnya kekayaan, dan menghitung besar kecilnya pinjaman.   Uang juga dipakai untuk menentukan harga barang/jasa (alat penunjuk   harga). Sebagai alat satuan hitung, uang berperan untuk memperlancar   pertukaran.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Selain itu, uang berfungsi sebagai alat penyimpan nilai (&lt;em&gt;valuta&lt;/em&gt;) karena dapat digunakan untuk mengalihkan daya beli dari masa sekarang  ke masa mendatang. Ketika seorang penjual saat ini menerima sejumlah   uang sebagai pembayaran atas barang dan jasa yang dijualnya, maka ia   dapat menyimpan uang tersebut untuk digunakan membeli barang dan jasa di   masa mendatang.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Selain ketiga hal di atas, uang juga memiliki fungsi lain yang disebut sebagai &lt;strong&gt;fungsi turunan&lt;/strong&gt;.   Fungsi turunan itu antara lain uang sebagai alat pembayaran, sebagai   alat pembayaran utang, sebagai alat penimbun atau pemindah kekayaan   (modal), dan alat untuk meningkatkan status sosial.&lt;/div&gt;&lt;h2 style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Syarat-syarat&lt;/h2&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Suatu  benda dapat dijadikan sebagai &quot;uang&quot; jika benda tersebut telah   memenuhi syarat-syarat tertentu. Pertama, benda itu harus diterima   secara umum (&lt;em&gt;acceptability&lt;/em&gt;). Agar dapat diakui sebagai alat  tukar  umum suatu benda harus memiliki nilai tinggi atau —setidaknya—  dijamin  keberadaannya oleh pemerintah yang berkuasa. Bahan yang dijadikan uang juga harus tahan lama (&lt;em&gt;durability&lt;/em&gt;), kualitasnya cenderung sama (&lt;em&gt;uniformity&lt;/em&gt;), jumlahnya dapat memenuhi kebutuhan masyarakat serta tidak mudah dipalsukan (&lt;em&gt;scarcity&lt;/em&gt;).&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Uang juga harus mudah dibawa, &lt;em&gt;portable&lt;/em&gt;, dan mudah dibagi tanpa mengurangi nilai (&lt;em&gt;divisibility&lt;/em&gt;), serta memiliki nilai yang cenderung stabil dari waktu ke waktu (&lt;em&gt;stability of value&lt;/em&gt;).&lt;/div&gt;&lt;h2 style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Jenis&lt;/h2&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt; &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt; &lt;/div&gt;&lt;img _mce_src=&quot;http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/4/4a/Indonesian_Rupiah_%28IDR%29_banknotes2009.jpg/200px-Indonesian_Rupiah_%28IDR%29_banknotes2009.jpg&quot; alt=&quot;&quot; height=&quot;177&quot; src=&quot;http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/4/4a/Indonesian_Rupiah_%28IDR%29_banknotes2009.jpg/200px-Indonesian_Rupiah_%28IDR%29_banknotes2009.jpg&quot; width=&quot;200&quot; /&gt; &lt;br /&gt;
&lt;img _mce_src=&quot;http://bits.wikimedia.org/skins-1.17/common/images/magnify-clip.png&quot; alt=&quot;&quot; height=&quot;11&quot; src=&quot;http://bits.wikimedia.org/skins-1.17/common/images/magnify-clip.png&quot; width=&quot;15&quot; /&gt;&lt;br /&gt;
Uang rupiah&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Uang[1] yang beredar dalam masyarakat dapat dibedakan dalam dua jenis, yaitu uang kartal (sering pula disebut sebagai &lt;em&gt;common money&lt;/em&gt;) dan uang giral. Uang kartal adalah alat bayar yang sah dan wajib digunakan oleh masyarakat dalam melakukan transaksi jual-beli sehari-hari. Sedangkan yang dimaksud dengan uang giral adalah uang yang dimiliki masyarakat dalam bentuk simpanan (deposito)   yang dapat ditarik sesuai kebutuhan. Uang ini hanya beredar di  kalangan  tertentu saja, sehingga masyarakat mempunyai hak untuk menolak  jika ia  tidak mau barang atau jasa yang diberikannya dibayar dengan  uang ini.  Untuk menarik uang giral, orang menggunakan cek.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt; &lt;/div&gt;&lt;h3 style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;[sunting] Menurut bahan pembuatannya&lt;/h3&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt; &lt;/div&gt;&lt;img _mce_src=&quot;http://upload.wikimedia.org/wikipedia/id/thumb/1/12/Dinar-Dirham.gif/200px-Dinar-Dirham.gif&quot; alt=&quot;&quot; height=&quot;119&quot; src=&quot;http://upload.wikimedia.org/wikipedia/id/thumb/1/12/Dinar-Dirham.gif/200px-Dinar-Dirham.gif&quot; width=&quot;200&quot; /&gt; &lt;br /&gt;
&lt;img _mce_src=&quot;http://bits.wikimedia.org/skins-1.17/common/images/magnify-clip.png&quot; alt=&quot;&quot; height=&quot;11&quot; src=&quot;http://bits.wikimedia.org/skins-1.17/common/images/magnify-clip.png&quot; width=&quot;15&quot; /&gt;&lt;br /&gt;
Dinar dan Dirham, dua contoh mata uang logam.&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Uang menurut bahan pembuatannya terbagi menjadi dua, yaitu &lt;strong&gt;uang logam&lt;/strong&gt; dan &lt;strong&gt;uang kertas&lt;/strong&gt;.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Uang logam adalah uang yang terbuat dari logam; biasanya dari emas atau perak  karena kedua logam itu memiliki nilai yang cenderung tinggi dan stabil,   bentuknya mudah dikenali, sifatnya yang tidak mudah hancur, tahan  lama,  dan dapat dibagi menjadi satuan yang lebih kecil tanpa mengurangi   nilai.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Uang logam memiliki tiga macam nilai:&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt; &lt;/div&gt;&lt;ol style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;li&gt;Nilai intrinsik, yaitu nilai bahan untuk membuat mata uang, misalnya berapa nilai emas dan perak yang digunakan untuk mata uang.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Nilai  nominal, yaitu nilai yang tercantum pada mata uang atau cap  harga yang  tertera pada mata uang. Misalnya seratus rupiah (Rp. 100,00),  atau  lima ratus rupiah (Rp. 500,00).&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Nilai tukar, nilai tukar adalah  kemampuan uang untuk dapat  ditukarkan dengan suatu barang (daya beli  uang). Misalnya uang Rp.  500,00 hanya dapat ditukarkan dengan sebuah  permen, sedangkan Rp.  10.000,00 dapat ditukarkan dengan semangkuk  bakso).&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Ketika pertama kali digunakan, uang emas dan uang  perak dinilai  berdasarkan nilai intrinsiknya, yaitu kadar dan berat  logam yang  terkandung di dalamnya; semakin besar kandungan emas atau  perak di  dalamnya, semakin tinggi nilainya. Tapi saat ini, uang logam  tidak  dinilai dari berat emasnya, namun dari nilai nominalnya. Nilai  nominal  adalah nilai yang tercantum atau tertulis di mata uang  tersebut.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Sementara itu, yang dimaksud dengan &quot;uang kertas&quot; adalah uang yang terbuat dari kertas dengan gambar dan cap tertentu dan merupakan alat pembayaran yang sah. Menurut penjelasan UU No. 23 tahun 1999 tentang Bank Indonesia,   yang dimaksud dengan uang kertas adalah uang dalam bentuk lembaran  yang  terbuat dari bahan kertas atau bahan lainnya (yang menyerupai  kertas).&lt;/div&gt;&lt;h3 style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Menurut nilainya&lt;/h3&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Menurut nilainya, uang dibedakan menjadi &lt;strong&gt;uang penuh&lt;/strong&gt; (&lt;em&gt;full bodied money&lt;/em&gt;) dan &lt;strong&gt;uang tanda&lt;/strong&gt; (&lt;em&gt;token money&lt;/em&gt;)&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Nilai uang dikatakan sebagai &lt;em&gt;uang penuh&lt;/em&gt;  apabila nilai yang  tertera di atas uang tersebut sama nilainya dengan  bahan yang digunakan.  Dengan kata lain, nilai nominal yang tercantum  sama dengan nilai  intrinsik yang terkandung dalam uang tersebut. Jika  uang itu terbuat  dari emas, maka nilai uang itu sama dengan nilai emas  yang dikandungnya.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Sedangkan yang dimaksud dengan uang tanda  adalah apabila nilai yang  tertera diatas uang lebih tinggi dari nilai  bahan yang digunakan untuk  membuat uang atau dengan kata lain nilai  nominal lebih besar dari nilai  intrinsik uang tersebut. Misalnya, untuk  membuat uang Rp1.000,00  pemerintah mengeluarkan biaya Rp750,00.&lt;/div&gt;&lt;h2 style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Teori nilai uang&lt;/h2&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Teori  nilai uang membahas masalah-masalah keuangan yang berkaitan  dengan  nilai uang. Nilai uang menjadi perhatian para ekonom, karena  tinggi  atau rendahnya nilai uang sangat berpengaruh terhadap kegiatan ekonomi. Hal ini terbukti dengan banyaknya teori uang yang disampaikan oleh beberapa ahli.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Teori uang terdiri atas dua teori, yaitu teori uang statis dan teori uang dinamis.&lt;/div&gt;&lt;h4 style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Teori uang statis&lt;/h4&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Teori  Uang Statis atau disebut juga &quot;teori kualitatif statis&quot;  bertujuan  untuk menjawab pertanyaan: apakah sebenarnya uang? Dan mengapa  uang itu  ada harganya? Mengapa uang itu sampai beredar? Teori ini  disebut  statis karena tidak mempersoalkan perubahan nilai yang  diakibatkan oleh  perkembangan ekonomi.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Yang termasuk teori uang statis adalah:&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt; &lt;/div&gt;&lt;ul style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;li&gt;&lt;strong&gt;Teori Metalisme&lt;/strong&gt; (Intrinsik) oleh KMAPP&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Uang  bersifat seperti barang, nilainya tidak dibuat-buat, melainkan  sama  dengan nilai logam yang dijadikan uang itu, contoh: uang emas dan  uang  perak.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt; &lt;/div&gt;&lt;ul style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;li&gt;&lt;strong&gt;Teori Konvensi&lt;/strong&gt; (Perjanjian) oleh Devanzati dan Montanari&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Teori ini menyatakan bahwa uang dibentuk atas dasar pemufakatan masyarakat untuk mempermudah pertukaran.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt; &lt;/div&gt;&lt;ul style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;li&gt;&lt;strong&gt;Teori Nominalisme&lt;/strong&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Uang diterima berdasarkan nilai daya belinya.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt; &lt;/div&gt;&lt;ul style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;li&gt;&lt;strong&gt;Teori Negara&lt;/strong&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Asal mula uang karena negara,   apabila negara menetapkan apa yang menjadi alat tukar dan alat bayar   maka timbullah uang. Jadi uang bernilai karena adanya kepastian dari   negara berupa undang-undang pembayaran yang disahkan.&lt;/div&gt;&lt;h4 style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Teori uang dinamis&lt;/h4&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Teori ini mempersoalkan sebab terjadinya perubahan dalam nilai uang. Teori dinamis antara lain:&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt; &lt;/div&gt;&lt;ul style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;li&gt;&lt;strong&gt;Teori Kuantitas&lt;/strong&gt; dari David Ricardo&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Teori  ini menyatakan bahwa kuat atau lemahnya nilai uang sangat  tergantung  pada jumlah uang yang beredar. Apabila jumlah uang berubah  menjadi dua  kali lipat, maka nilai uang akan menurun menjadi setengah  dari semula,  dan juga sebaliknya.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt; &lt;/div&gt;&lt;ul style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;li&gt;&lt;strong&gt;Teori Kuantitas&lt;/strong&gt; dari Irving Fisher&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Teori  yang telah dikemukakan David Ricardo disempurnakan lagi oleh  Irving  Fisher dengan memasukan unsur kecepatan peredaran uang, barang  dan jasa  sebagai faktor yang memengaruhi nilai uang.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt; &lt;/div&gt;&lt;ul style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;li&gt;&lt;strong&gt;Teori Persediaan Kas&lt;/strong&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Teori ini dilihat dari jumlah uang yang tidak dibelikan barang-barang.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt; &lt;/div&gt;&lt;ul style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;li&gt;&lt;strong&gt;Teori Ongkos Produksi&lt;/strong&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Teori ini menyatakan nilai uang dalam peredaran yang berasal dari logam dan uang itu dapat dipandang sebagai barang.&lt;/div&gt;&lt;h2 style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Uang dalam ekonomi&lt;/h2&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Uang adalah salah satu topik utama dalam pembelajaran ekonomi dan finansial. Monetarisme  adalah sebuah teori ekonomi yang kebanyakan membahas tentang permintaan   dan penawaran uang. Sebelum tahun 80-an, masalah stabilitas permintaan   uang menjadi bahasan utama karya-karya Milton Friedman, Anna Schwartz, David Laidler, dan lainnya.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Kebijakan moneter bertujuan untuk mengatur persediaan uang, inflasi, dan bunga yang kemudian akan memengaruhi output dan ketenagakerjaan. Inflasi adalah turunnya nilai sebuah mata uang dalam jangka waktu tertentu dan dapat menyebabkan bertambahnya persediaan uang secara berlebihan. &lt;em&gt;Interest rate&lt;/em&gt;, biaya yang timbul ketika meminjam uang, adalah salah satu alat penting untuk mengontrol inflasi dan pertumbuhan ekonomi. Bank sentral seringkali diberi tanggung jawab untuk mengawasi dan mengontrol persediaan uang, &lt;em&gt;interest rate&lt;/em&gt;, dan perbankan.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Krisis  moneter dapat menyebabkan efek yang besar terhadap  perekonomian,  terutama jika krisis tersebut menyebabkan kegagalan  moneter dan  turunnya nilai mata uang secara berlebihan yang menyebabkan  orang lebih  memilih barter sebagai cara bertransaksi. Ini pernah terjadi  di Rusia, sebagai contoh, pada masa keruntuhan Uni Soviet.&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kumpulan-artikel-keuangan.blogspot.com/feeds/5801792767507014573/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kumpulan-artikel-keuangan.blogspot.com/2011/03/pengertian-uang.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1422989331573784212/posts/default/5801792767507014573'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1422989331573784212/posts/default/5801792767507014573'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kumpulan-artikel-keuangan.blogspot.com/2011/03/pengertian-uang.html' title='Pengertian Uang'/><author><name>Unknown</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1422989331573784212.post-2219113417906968124</id><published>2011-03-31T21:26:00.000+07:00</published><updated>2011-04-16T22:46:34.082+07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;strong&gt;Uang&lt;/strong&gt; dalam ilmu ekonomi tradisional didefinisikan sebagai setiap alat tukar yang dapat diterima  secara umum. Alat tukar itu dapat berupa benda apapun yang dapat  diterima oleh setiap orang di masyarakat dalam proses pertukaran barang dan jasa.  Dalam ilmu ekonomi modern, uang didefinisikan sebagai sesuatu yang  tersedia dan secara umum diterima sebagai alat pembayaran bagi pembelian  barang-barang dan jasa-jasa serta kekayaan berharga lainnya serta untuk  pembayaran utang.Beberapa ahli juga menyebutkan fungsi uang sebagai alat penunda pembayaran.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Keberadaan uang menyediakan alternatif transaksi yang lebih mudah daripada barter yang lebih kompleks, tidak efisien, dan kurang cocok digunakan dalam  sistem ekonomi modern karena membutuhkan orang yang memiliki keinginan  yang sama untuk melakukan pertukaran dan juga kesulitan dalam penentuan  nilai. Efisiensi yang didapatkan dengan menggunakan uang pada akhirnya  akan mendorong perdagangan dan pembagian tenaga kerja yang kemudian akan  meningkatkan produktifitas dan kemakmuran.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Pada awalnya di Indonesia, uang —dalam hal ini uang kartal— diterbitkan oleh pemerintah Republik Indonesia.  Namun sejak dikeluarkannya UU No. 13 tahun 1968 pasal 26 ayat 1, hak  pemerintah untuk mencetak uang dicabut. Pemerintah kemudian menetapkan  Bank Sentral, Bank Indonesia, sebagai satu-satunya lembaga yang berhak menciptakan uang kartal. Hak untuk menciptakan uang itu disebut dengan hak oktroi.&lt;br/&gt;&lt;h2&gt;Sejarah&lt;/h2&gt;&lt;br/&gt;Uang yang kita kenal sekarang ini telah mengalami proses perkembangan  yang panjang. Pada mulanya, masyarakat belum mengenal pertukaran karena  setiap orang berusaha memenuhi kebutuhannnya dengan usaha sendiri. Manusia berburu jika ia lapar, membuat pakaian sendiri dari bahan-bahan yang  sederhana, mencari buah-buahan untuk konsumsi sendiri; singkatnya, apa  yang diperolehnya itulah yang dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhannya.  Perkembangan selanjutnya mengahadapkan manusia pada kenyataan bahwa apa  yang diproduksi sendiri ternyata tidak cukup untuk memenuhui seluruh  kebutuhannya. Untuk memperoleh barang-barang yang tidak dapat dihasilkan  sendiri, mereka mencari orang yang mau menukarkan barang yang dimiliki  dengan barang lain yang dibutuhkan olehnya. Akibatnya muncullah  sistem&#39;barter&#39;yaitu barang yang ditukar dengan barang.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Namun pada akhirnya, banyak kesulitan-kesulitan yang dirasakan dengan  sistem ini. Di antaranya adalah kesulitan untuk menemukan orang yang  mempunyai barang yang diinginkan dan juga mau menukarkan barang yang  dimilikinya serta kesulitan untuk memperoleh barang yang dapat  dipertukarkan satu sama lainnya dengan nilai pertukaran yang seimbang  atau hampir sama nilainya. Untuk mengatasinya, mulailah timbul  pikiran-pikiran untuk menggunakan benda-benda tertentu untuk digunakan  sebagai alat tukar. Benda-benda yang ditetapkan sebagai alat pertukaran  itu adalah benda-benda yang diterima oleh umum (generally accepted)  benda-benda yang dipilih bernilai tinggi (sukar diperoleh atau memiliki  nilai magis dan mistik), atau benda-benda yang merupakan kebutuhan primer sehari-hari; misalnya garam yang oleh orang Romawi digunakan sebagai alat tukar maupun sebagai alat pembayaran upah.  Pengaruh orang Romawi tersebut masih terlihat sampai sekarang; orang Inggris menyebut upah sebagai &lt;em&gt;salary&lt;/em&gt; yang berasal dari bahasa Latin &lt;em&gt;salarium&lt;/em&gt; yang berarti garam.&lt;br/&gt;&lt;div&gt;&lt;br/&gt;&lt;div&gt;&lt;img src=&quot;http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/1/13/Seashells_by_designerd_cc-by-sa-2.0.jpg/200px-Seashells_by_designerd_cc-by-sa-2.0.jpg&quot; alt=&quot;&quot; width=&quot;200&quot; height=&quot;267&quot; /&gt;&lt;br/&gt;&lt;div&gt;&lt;br/&gt;&lt;div&gt;&lt;img src=&quot;http://bits.wikimedia.org/skins-1.17/common/images/magnify-clip.png&quot; alt=&quot;&quot; width=&quot;15&quot; height=&quot;11&quot; /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br/&gt;Barang-barang yang dianggap indah dan bernilai, seperti kerang ini, pernah dijadikan sebagai alat tukar sebelum manusia menemukan uang logam.&lt;/div&gt;&lt;br/&gt;&lt;/div&gt;&lt;br/&gt;&lt;/div&gt;&lt;br/&gt;Meskipun alat tukar sudah ada, kesulitan dalam pertukaran tetap ada.  Kesulitan-kesulitan itu antara lain karena benda-benda yang dijadikan  alat tukar belum mempunyai pecahan sehingga penentuan nilai uang,  penyimpanan (&lt;em&gt;storage&lt;/em&gt;), dan pengangkutan (&lt;em&gt;transportation&lt;/em&gt;)  menjadi sulit dilakukan serta timbul pula kesulitan akibat kurangnya  daya tahan benda-benda tersebut sehingga mudah hancur atau tidak tahan  lama.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Kemudian muncul apa yang dinamakan dengan uang logam.  Logam dipilih sebagai alat tukar karena memiliki nilai yang tinggi  sehingga digemari umum, tahan lama dan tidak mudah rusak, mudah dipecah  tanpa mengurangi nilai, dan mudah dipindah-pindahkan. Logam yang  dijadikan alat tukar karena memenuhi syarat-syarat tersebut adalah emas dan perak. Uang logam emas dan perak juga disebut sebagai uang penuh (&lt;em&gt;full bodied money&lt;/em&gt;).  Artinya, nilai intrinsik (nilai bahan) uang sama dengan nilai  nominalnya (nilai yang tercantum pada mata uang tersebut). Pada saat  itu, setiap orang berhak menempa uang, melebur, menjual atau memakainya,  dan mempunyai hak tidak terbatas dalam menyimpan uang logam.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Sejalan dengan perkembangan perekonomian, timbul suatu anggapan  kesulitan ketika perkembangan tukar-menukar yang harus dilayani dengan  uang logam bertambah sementara jumlah logam mulia (emas dan perak)  sangat terbatas. Penggunaan uang logam juga sulit dilakukan untuk  transaksi dalam jumlah besar sehingga diciptakanlah &lt;em&gt;uang kertas&lt;/em&gt;&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Mula-mula uang kertas yang beredar merupakan bukti-bukti pemilikan emas dan perak sebagai  alat/perantara untuk melakukan transaksi. Dengan kata lain, uang kertas  yang beredar pada saat itu merupakan uang yang dijamin 100% dengan emas  atau perak yang disimpan di pandai emas atau perak dan sewaktu-waktu  dapat ditukarkan penuh dengan jaminannya. Pada perkembangan selanjutnya,  masyarakat tidak lagi menggunakan emas (secara langsung) sebagai alat  pertukaran. Sebagai gantinya, mereka menjadikan &#39;kertas-bukti&#39; tersebut  sebagai alat tukar.&lt;br/&gt;&lt;h2&gt;Fungsi&lt;/h2&gt;&lt;br/&gt;Secara umum, uang memiliki fungsi sebagai perantara untuk pertukaran  barang dengan barang, juga untuk menghindarkan perdagangan dengan cara  barter. Secara lebih rinci, fungsi uang dibedalan menjadi dua: fungsi  asli dan fungsi turunan.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;strong&gt;Fungsi asli&lt;/strong&gt; uang ada tiga, yaitu sebagai alat tukar, sebagai satuan hitung, dan sebagai penyimpan nilai.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Uang berfungsi sebagai alat tukar atau &lt;em&gt;medium of exchange&lt;/em&gt; yang  dapat mempermudah pertukaran. Orang yang akan melakukan pertukaran  tidak perlu menukarkan dengan barang, tetapi cukup menggunakan uang  sebagai alat tukar. Kesulitan-kesulitan pertukaran dengan cara barter dapat diatasi dengan pertukaran uang.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Uang juga berfungsi sebagai satuan hitung (&lt;em&gt;unit of account&lt;/em&gt;) karena uang dapat digunakan untuk menunjukan nilai berbagai macam barang/jasa yang diperjualbelikan, menunjukkan besarnya kekayaan, dan menghitung besar kecilnya pinjaman.  Uang juga dipakai untuk menentukan harga barang/jasa (alat penunjuk  harga). Sebagai alat satuan hitung, uang berperan untuk memperlancar  pertukaran.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Selain itu, uang berfungsi sebagai alat penyimpan nilai (&lt;em&gt;valuta&lt;/em&gt;) karena dapat digunakan untuk mengalihkan daya beli dari masa sekarang ke masa mendatang. Ketika seorang penjual saat ini menerima sejumlah  uang sebagai pembayaran atas barang dan jasa yang dijualnya, maka ia  dapat menyimpan uang tersebut untuk digunakan membeli barang dan jasa di  masa mendatang.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Selain ketiga hal di atas, uang juga memiliki fungsi lain yang disebut sebagai &lt;strong&gt;fungsi turunan&lt;/strong&gt;.  Fungsi turunan itu antara lain uang sebagai alat pembayaran, sebagai  alat pembayaran utang, sebagai alat penimbun atau pemindah kekayaan  (modal), dan alat untuk meningkatkan status sosial.&lt;br/&gt;&lt;h2&gt;Syarat-syarat&lt;/h2&gt;&lt;br/&gt;Suatu benda dapat dijadikan sebagai &quot;uang&quot; jika benda tersebut telah  memenuhi syarat-syarat tertentu. Pertama, benda itu harus diterima  secara umum (&lt;em&gt;acceptability&lt;/em&gt;). Agar dapat diakui sebagai alat tukar  umum suatu benda harus memiliki nilai tinggi atau —setidaknya— dijamin  keberadaannya oleh pemerintah yang berkuasa. Bahan yang dijadikan uang juga harus tahan lama (&lt;em&gt;durability&lt;/em&gt;), kualitasnya cenderung sama (&lt;em&gt;uniformity&lt;/em&gt;), jumlahnya dapat memenuhi kebutuhan masyarakat serta tidak mudah dipalsukan (&lt;em&gt;scarcity&lt;/em&gt;).&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Uang juga harus mudah dibawa, &lt;em&gt;portable&lt;/em&gt;, dan mudah dibagi tanpa mengurangi nilai (&lt;em&gt;divisibility&lt;/em&gt;), serta memiliki nilai yang cenderung stabil dari waktu ke waktu (&lt;em&gt;stability of value&lt;/em&gt;).&lt;br/&gt;&lt;h2&gt;Jenis&lt;/h2&gt;&lt;br/&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br/&gt;&lt;div&gt;&lt;br/&gt;&lt;div&gt;&lt;img src=&quot;http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/4/4a/Indonesian_Rupiah_%28IDR%29_banknotes2009.jpg/200px-Indonesian_Rupiah_%28IDR%29_banknotes2009.jpg&quot; alt=&quot;&quot; width=&quot;200&quot; height=&quot;177&quot; /&gt;&lt;br/&gt;&lt;div&gt;&lt;br/&gt;&lt;div&gt;&lt;img src=&quot;http://bits.wikimedia.org/skins-1.17/common/images/magnify-clip.png&quot; alt=&quot;&quot; width=&quot;15&quot; height=&quot;11&quot; /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br/&gt;Uang rupiah&lt;/div&gt;&lt;br/&gt;&lt;/div&gt;&lt;br/&gt;&lt;/div&gt;&lt;br/&gt;Uang[1] yang beredar dalam masyarakat dapat dibedakan dalam dua jenis, yaitu uang kartal (sering pula disebut sebagai &lt;em&gt;common money&lt;/em&gt;) dan uang giral. Uang kartal adalah alat bayar yang sah dan wajib digunakan oleh masyarakat dalam melakukan transaksi jual-beli sehari-hari. Sedangkan yang dimaksud dengan uang giral adalah uang yang dimiliki masyarakat dalam bentuk simpanan (deposito)  yang dapat ditarik sesuai kebutuhan. Uang ini hanya beredar di kalangan  tertentu saja, sehingga masyarakat mempunyai hak untuk menolak jika ia  tidak mau barang atau jasa yang diberikannya dibayar dengan uang ini.  Untuk menarik uang giral, orang menggunakan cek.&lt;br/&gt;&lt;h3&gt;[sunting] Menurut bahan pembuatannya&lt;/h3&gt;&lt;br/&gt;&lt;div&gt;&lt;br/&gt;&lt;div&gt;&lt;img src=&quot;http://upload.wikimedia.org/wikipedia/id/thumb/1/12/Dinar-Dirham.gif/200px-Dinar-Dirham.gif&quot; alt=&quot;&quot; width=&quot;200&quot; height=&quot;119&quot; /&gt;&lt;br/&gt;&lt;div&gt;&lt;br/&gt;&lt;div&gt;&lt;img src=&quot;http://bits.wikimedia.org/skins-1.17/common/images/magnify-clip.png&quot; alt=&quot;&quot; width=&quot;15&quot; height=&quot;11&quot; /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br/&gt;Dinar dan Dirham, dua contoh mata uang logam.&lt;/div&gt;&lt;br/&gt;&lt;/div&gt;&lt;br/&gt;&lt;/div&gt;&lt;br/&gt;Uang menurut bahan pembuatannya terbagi menjadi dua, yaitu &lt;strong&gt;uang logam&lt;/strong&gt; dan &lt;strong&gt;uang kertas&lt;/strong&gt;.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Uang logam adalah uang yang terbuat dari logam; biasanya dari emas atau perak karena kedua logam itu memiliki nilai yang cenderung tinggi dan stabil,  bentuknya mudah dikenali, sifatnya yang tidak mudah hancur, tahan lama,  dan dapat dibagi menjadi satuan yang lebih kecil tanpa mengurangi  nilai.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Uang logam memiliki tiga macam nilai:&lt;br/&gt;&lt;ol&gt;&lt;br/&gt;	&lt;li&gt;Nilai intrinsik, yaitu nilai bahan untuk membuat mata uang, misalnya berapa nilai emas dan perak yang digunakan untuk mata uang.&lt;/li&gt;&lt;br/&gt;	&lt;li&gt;Nilai nominal, yaitu nilai yang tercantum pada mata uang atau cap  harga yang tertera pada mata uang. Misalnya seratus rupiah (Rp. 100,00),  atau lima ratus rupiah (Rp. 500,00).&lt;/li&gt;&lt;br/&gt;	&lt;li&gt;Nilai tukar, nilai tukar adalah kemampuan uang untuk dapat  ditukarkan dengan suatu barang (daya beli uang). Misalnya uang Rp.  500,00 hanya dapat ditukarkan dengan sebuah permen, sedangkan Rp.  10.000,00 dapat ditukarkan dengan semangkuk bakso).&lt;/li&gt;&lt;br/&gt;&lt;/ol&gt;&lt;br/&gt;Ketika pertama kali digunakan, uang emas dan uang perak dinilai  berdasarkan nilai intrinsiknya, yaitu kadar dan berat logam yang  terkandung di dalamnya; semakin besar kandungan emas atau perak di  dalamnya, semakin tinggi nilainya. Tapi saat ini, uang logam tidak  dinilai dari berat emasnya, namun dari nilai nominalnya. Nilai nominal  adalah nilai yang tercantum atau tertulis di mata uang tersebut.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Sementara itu, yang dimaksud dengan &quot;uang kertas&quot; adalah uang yang terbuat dari kertas dengan gambar dan cap tertentu dan merupakan alat pembayaran yang sah. Menurut penjelasan UU No. 23 tahun 1999 tentang Bank Indonesia,  yang dimaksud dengan uang kertas adalah uang dalam bentuk lembaran yang  terbuat dari bahan kertas atau bahan lainnya (yang menyerupai kertas).&lt;br/&gt;&lt;h3&gt;Menurut nilainya&lt;/h3&gt;&lt;br/&gt;Menurut nilainya, uang dibedakan menjadi &lt;strong&gt;uang penuh&lt;/strong&gt; (&lt;em&gt;full bodied money&lt;/em&gt;) dan &lt;strong&gt;uang tanda&lt;/strong&gt; (&lt;em&gt;token money&lt;/em&gt;)&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Nilai uang dikatakan sebagai &lt;em&gt;uang penuh&lt;/em&gt; apabila nilai yang  tertera di atas uang tersebut sama nilainya dengan bahan yang digunakan.  Dengan kata lain, nilai nominal yang tercantum sama dengan nilai  intrinsik yang terkandung dalam uang tersebut. Jika uang itu terbuat  dari emas, maka nilai uang itu sama dengan nilai emas yang dikandungnya.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Sedangkan yang dimaksud dengan uang tanda adalah apabila nilai yang  tertera diatas uang lebih tinggi dari nilai bahan yang digunakan untuk  membuat uang atau dengan kata lain nilai nominal lebih besar dari nilai  intrinsik uang tersebut. Misalnya, untuk membuat uang Rp1.000,00  pemerintah mengeluarkan biaya Rp750,00.&lt;br/&gt;&lt;h2&gt;Teori nilai uang&lt;/h2&gt;&lt;br/&gt;Teori nilai uang membahas masalah-masalah keuangan yang berkaitan  dengan nilai uang. Nilai uang menjadi perhatian para ekonom, karena  tinggi atau rendahnya nilai uang sangat berpengaruh terhadap kegiatan ekonomi. Hal ini terbukti dengan banyaknya teori uang yang disampaikan oleh beberapa ahli.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Teori uang terdiri atas dua teori, yaitu teori uang statis dan teori uang dinamis.&lt;br/&gt;&lt;h4&gt;Teori uang statis&lt;/h4&gt;&lt;br/&gt;Teori Uang Statis atau disebut juga &quot;teori kualitatif statis&quot;  bertujuan untuk menjawab pertanyaan: apakah sebenarnya uang? Dan mengapa  uang itu ada harganya? Mengapa uang itu sampai beredar? Teori ini  disebut statis karena tidak mempersoalkan perubahan nilai yang  diakibatkan oleh perkembangan ekonomi.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Yang termasuk teori uang statis adalah:&lt;br/&gt;&lt;ul&gt;&lt;br/&gt;	&lt;li&gt;&lt;strong&gt;Teori Metalisme&lt;/strong&gt; (Intrinsik) oleh KMAPP&lt;/li&gt;&lt;br/&gt;&lt;/ul&gt;&lt;br/&gt;Uang bersifat seperti barang, nilainya tidak dibuat-buat, melainkan  sama dengan nilai logam yang dijadikan uang itu, contoh: uang emas dan  uang perak.&lt;br/&gt;&lt;ul&gt;&lt;br/&gt;	&lt;li&gt;&lt;strong&gt;Teori Konvensi&lt;/strong&gt; (Perjanjian) oleh Devanzati dan Montanari&lt;/li&gt;&lt;br/&gt;&lt;/ul&gt;&lt;br/&gt;Teori ini menyatakan bahwa uang dibentuk atas dasar pemufakatan masyarakat untuk mempermudah pertukaran.&lt;br/&gt;&lt;ul&gt;&lt;br/&gt;	&lt;li&gt;&lt;strong&gt;Teori Nominalisme&lt;/strong&gt;&lt;/li&gt;&lt;br/&gt;&lt;/ul&gt;&lt;br/&gt;Uang diterima berdasarkan nilai daya belinya.&lt;br/&gt;&lt;ul&gt;&lt;br/&gt;	&lt;li&gt;&lt;strong&gt;Teori Negara&lt;/strong&gt;&lt;/li&gt;&lt;br/&gt;&lt;/ul&gt;&lt;br/&gt;Asal mula uang karena negara,  apabila negara menetapkan apa yang menjadi alat tukar dan alat bayar  maka timbullah uang. Jadi uang bernilai karena adanya kepastian dari  negara berupa undang-undang pembayaran yang disahkan.&lt;br/&gt;&lt;h4&gt;Teori uang dinamis&lt;/h4&gt;&lt;br/&gt;Teori ini mempersoalkan sebab terjadinya perubahan dalam nilai uang. Teori dinamis antara lain:&lt;br/&gt;&lt;ul&gt;&lt;br/&gt;	&lt;li&gt;&lt;strong&gt;Teori Kuantitas&lt;/strong&gt; dari David Ricardo&lt;/li&gt;&lt;br/&gt;&lt;/ul&gt;&lt;br/&gt;Teori ini menyatakan bahwa kuat atau lemahnya nilai uang sangat  tergantung pada jumlah uang yang beredar. Apabila jumlah uang berubah  menjadi dua kali lipat, maka nilai uang akan menurun menjadi setengah  dari semula, dan juga sebaliknya.&lt;br/&gt;&lt;ul&gt;&lt;br/&gt;	&lt;li&gt;&lt;strong&gt;Teori Kuantitas&lt;/strong&gt; dari Irving Fisher&lt;/li&gt;&lt;br/&gt;&lt;/ul&gt;&lt;br/&gt;Teori yang telah dikemukakan David Ricardo disempurnakan lagi oleh  Irving Fisher dengan memasukan unsur kecepatan peredaran uang, barang  dan jasa sebagai faktor yang memengaruhi nilai uang.&lt;br/&gt;&lt;ul&gt;&lt;br/&gt;	&lt;li&gt;&lt;strong&gt;Teori Persediaan Kas&lt;/strong&gt;&lt;/li&gt;&lt;br/&gt;&lt;/ul&gt;&lt;br/&gt;Teori ini dilihat dari jumlah uang yang tidak dibelikan barang-barang.&lt;br/&gt;&lt;ul&gt;&lt;br/&gt;	&lt;li&gt;&lt;strong&gt;Teori Ongkos Produksi&lt;/strong&gt;&lt;/li&gt;&lt;br/&gt;&lt;/ul&gt;&lt;br/&gt;Teori ini menyatakan nilai uang dalam peredaran yang berasal dari logam dan uang itu dapat dipandang sebagai barang.&lt;br/&gt;&lt;h2&gt;Uang dalam ekonomi&lt;/h2&gt;&lt;br/&gt;Uang adalah salah satu topik utama dalam pembelajaran ekonomi dan finansial. Monetarisme adalah sebuah teori ekonomi yang kebanyakan membahas tentang permintaan  dan penawaran uang. Sebelum tahun 80-an, masalah stabilitas permintaan  uang menjadi bahasan utama karya-karya Milton Friedman, Anna Schwartz, David Laidler, dan lainnya.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Kebijakan moneter bertujuan untuk mengatur persediaan uang, inflasi, dan bunga yang kemudian akan memengaruhi output dan ketenagakerjaan. Inflasi adalah turunnya nilai sebuah mata uang dalam jangka waktu tertentu dan dapat menyebabkan bertambahnya persediaan uang secara berlebihan. &lt;em&gt;Interest rate&lt;/em&gt;, biaya yang timbul ketika meminjam uang, adalah salah satu alat penting untuk mengontrol inflasi dan pertumbuhan ekonomi. Bank sentral seringkali diberi tanggung jawab untuk mengawasi dan mengontrol persediaan uang, &lt;em&gt;interest rate&lt;/em&gt;, dan perbankan.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Krisis moneter dapat menyebabkan efek yang besar terhadap  perekonomian, terutama jika krisis tersebut menyebabkan kegagalan  moneter dan turunnya nilai mata uang secara berlebihan yang menyebabkan  orang lebih memilih barter sebagai cara bertransaksi. Ini pernah terjadi  di Rusia, sebagai contoh, pada masa keruntuhan Uni Soviet.</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kumpulan-artikel-keuangan.blogspot.com/feeds/2219113417906968124/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kumpulan-artikel-keuangan.blogspot.com/2011/03/uang-dalam-ilmu-ekonomi-tradisional.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1422989331573784212/posts/default/2219113417906968124'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1422989331573784212/posts/default/2219113417906968124'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kumpulan-artikel-keuangan.blogspot.com/2011/03/uang-dalam-ilmu-ekonomi-tradisional.html' title=''/><author><name>Unknown</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1422989331573784212.post-2060500141136712232</id><published>2011-03-31T21:18:00.000+07:00</published><updated>2011-03-31T21:18:39.768+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Kumpulan Pengertian Keuangan"/><title type='text'>Pengertian Keuangan</title><content type='html'>&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;strong&gt;Keuangan&lt;/strong&gt; (bahasa Inggris: &lt;strong&gt;finance&lt;/strong&gt;)    mempelajari bagaimana individu, bisnis, dan organisasi meningkatkan,    mengalokasi, dan menggunakan sumber daya moneter sejalan dengan waktu,    dan juga menghitung risiko dalam menjalankan proyek mereka. Istilah &lt;em&gt;keuangan&lt;/em&gt; dapat berarti:&lt;/div&gt;&lt;ul style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;li&gt;Ilmu keuangan dan asset lainnya&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Manajemen asset tersebut&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Menghitung dan mengatur risiko proyek&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;sumber&lt;b&gt; &lt;/b&gt;: &lt;i&gt;wikipedia.com &lt;/i&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kumpulan-artikel-keuangan.blogspot.com/feeds/2060500141136712232/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kumpulan-artikel-keuangan.blogspot.com/2011/03/pengertian-keuangan.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1422989331573784212/posts/default/2060500141136712232'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1422989331573784212/posts/default/2060500141136712232'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kumpulan-artikel-keuangan.blogspot.com/2011/03/pengertian-keuangan.html' title='Pengertian Keuangan'/><author><name>Unknown</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1422989331573784212.post-2717873557935203623</id><published>2011-03-31T21:08:00.000+07:00</published><updated>2011-03-31T21:13:52.940+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Kumpulan Pengertian Keuangan"/><title type='text'>Pengertian Manajemen keuangan</title><content type='html'>&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;b&gt;Manajemen Keuangan&lt;/b&gt; adalah suatu kegiatan  perencanaan,  penganggaran, pemeriksaan, pengelolaan, pengendalian,  pencarian dan  penyimpanan dana yang dimiliki oleh organisasi atau  perusahaan.  Manajemen keuangan berhubungan dengan 3 aktivitas, yaitu&amp;nbsp;:&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;1. Aktivitas penggunaan dana yaitu aktivitas untuk menginvestasikan dana pada berbagai aktiva&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;2.  Aktivitas perolehan dana yaitu aktivitas untuk mendapatkan sumber   dana, baik dari sumber dana internal maupun sumber dana eksternal   perusahaan&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;3. aktivitas pengelolaan aktiva yaitu setelah dana diperoleh dan dialokasikan dalam bentuk aktiva harus dikelola seefisien.&lt;span style=&quot;font-size: x-large;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: x-large;&quot;&gt;Pendahuluan&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Seorang  manajer keuangan dalam suatu perusahaan harus mengetahui  bagaimana  mengelola segala unsur dan segi keuangan, hal ini wajib  dilakukan  karena keuangan merupakan salah satu fungsi penting dalam  mencapai  tujuan perusahaan.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Sebab  itu, seorang manajer keuangan harus mampu mengetahui segala  aktivitas  manajemen keuangan, khususnya penganalisasian sumber dana dan   penggunaannya untuk merealisasikan keuntungan maksimum bagi perusahaan   tersebut.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;pre&gt;&lt;span style=&quot;font-size: x-large;&quot;&gt;  &lt;b&gt;== Fungsi Manajemen Keuangan ==&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/pre&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Penjelasan Singkat Masing-Masing Fungsi Manajemen Keuangan&amp;nbsp;:&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;b&gt;1. Perencanaan Keuangan&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Membuat rencana pemasukan dan pengeluaraan serta kegiatan-kegiatan lainnya untuk periode tertentu&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;b&gt;2. Penganggaran Keuangan&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Tindak lanjut dari perencanaan keuangan dengan membuat detail pengeluaran dan pemasukan&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;b&gt;3. Pengelolaan Keuangan&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Menggunakan dana perusahaan untuk memaksimalkan dana yang ada dengan berbagai cara&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;b&gt;4. Pencarian Keuangan&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Mencari dan mengeksploitasi sumber dana yang ada untuk operasional kegiatan perusahaan&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;b&gt;5. Penyimpanan Keuangan&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Mengumpulkan dana perusahaan serta menyimpan dana tersebut dengan aman&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;b&gt;6. Pengendalian Keuangan&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Melakukan evaluasi serta perbaikan atas keuangan dan sistem keuangan pada paerusahaan&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;b&gt;7. Pemeriksaan Keuangan&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Melakukan audit internal atas keuangan perusahaan yang ada agar tidak terjadi penyimpangan.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Bila dikaitkan dengan tujuan ini, maka fungsi manajer keuangan meliputi hal-hal sebagai berikut&amp;nbsp;:&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;1. Melakukan pengawasan atas biaya&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;2. Menetapkan kebijaksanaan harga&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;3. Meramalkan laba yang akan datang&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;4. Mengukur atau menjajaki biaya modal kerja&lt;/div&gt;&lt;h2 style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: x-large;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/h2&gt;&lt;h2 style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: x-large;&quot;&gt;Tujuan Manajemen Keuangan&lt;/span&gt;&lt;/h2&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Tujuan  dengan adanya manajer keuangan untuk mengeloka dana perusahaan  pada  suatu perusahaan secara umum adalah untuk memaksimalisasi nilai   perusahaan. Dengan demikian apabila suatu saat perusahaan dijual maka   harganya dapat ditetapkan setinggi mungkin.&lt;/div&gt;&lt;h2 style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: x-large;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/h2&gt;&lt;h2 style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: x-large;&quot;&gt;Analisis Sumber Dana dan Penggunaannya&lt;/span&gt;&lt;/h2&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Analisis  sumber dana atau analisis dana merupakan hal yang sangat  penting bagi  manajer keuangan. Analisis ini bermanfaat untuk mengetahui  bagaimana  dana digunakan dan asal perolehan dana tersebut. Suatu laporan  yang  menggambarkan asal sumber dana dan penggunaan dana. Alat analisa  yang  bisa digunakan untuk mengetahui kondisi dan prestasi keuangan   perusahaan adalah analisa rasio dan proporsional.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Langkah pertama  dalam analisis sumber dan penggunaan dana adalah  laporan perubahan  yang disusun atas dasar dua neraca untuk dua waktu.  Laporan tersebut  menggambarkan perubahan dari masing-masing elemen  tersebut yang  mencerminkan adanya sumber atau penggunaan dana.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Pada umumnya rasio keuangan yang dihitung bisa dikelompokkan menjadi enam jenis yaitu&amp;nbsp;:&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;b&gt;1.Rasio Likuiditas&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Rasio ini untuk mengukur kemampuan perusahaan untuk memenuhi kewajiban finansial jangka pendeknya&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;b&gt;2. Rasio Leverage&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Rasio  ini digunakan untuk mengukur seberapa banyak dana yang disupply  oleh  pemilik perusahaan dalam proporsinya dengan dana yang diperoleh  dari  kreditur perusahaan.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;b&gt;3. Rasio Aktivitas&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Rasio ini  digunakan untuk mengukur efektifitas manajemen dalam  menggunakan sumber  dayanya. Semua rasio aktifitas melibatkan  perbandingan antara tingkat  penjualan dan investasi pada berbagai jenis  harta.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;b&gt;4. Rasio Profitabilitas&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Rasio  ini digunakan untuk mengukur efektifitas manajemen yang dilihat  dari  laba yang dihasilkan terhadap penjualan dan investasi perusahaan.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;b&gt;5. Rasio Pertumbuhan&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Rasio ini digunakan untuk mengukur seberapa baik perusahaan mempertahankan posisi ekonominya pertumbuhan ekonomi dan industri.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;b&gt;6. Rasio Penilaian&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Rasio  ini merupakan ukuran prestasi perusahaan yang paling lengkap  oleh  karena rasio tersebut mencemirkan kombinasi pengaruh dari rasio  risiko  dengan rasio hasil pengembalian.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Sumber : Wikipedia.com&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kumpulan-artikel-keuangan.blogspot.com/feeds/2717873557935203623/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kumpulan-artikel-keuangan.blogspot.com/2011/03/pengertian-manajemen-keuangan.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1422989331573784212/posts/default/2717873557935203623'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1422989331573784212/posts/default/2717873557935203623'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kumpulan-artikel-keuangan.blogspot.com/2011/03/pengertian-manajemen-keuangan.html' title='Pengertian Manajemen keuangan'/><author><name>Unknown</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1422989331573784212.post-3971531452985829941</id><published>2011-03-21T16:44:00.000+07:00</published><updated>2011-04-16T16:48:18.437+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="ekonomi"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Manajemen"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="manajemen risiko"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="manrisk"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="risiko"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="risk management"/><title type='text'>Pengertian Manajemen risiko</title><content type='html'>&lt;strong&gt;Manajemen risiko&lt;/strong&gt; adalah suatu pendekatan terstruktur/metodologi dalam mengelola ketidakpastian yang berkaitan dengan ancaman; suatu rangkaian aktivitas manusia termasuk: Penilaian risiko, pengembangan strategi untuk mengelolanya dan mitigasi risiko dengan menggunakan pemberdayaan/pengelolaan sumberdaya. Strategi  yang dapat diambil antara lain adalah memindahkan risiko kepada pihak  lain, menghindari risiko, mengurangi efek negatif risiko, dan menampung  sebagian atau semua konsekuensi risiko tertentu. Manajemen risiko  tradisional terfokus pada risiko-risiko yang timbul oleh penyebab fisik  atau legal (seperti bencana alam atau kebakaran, kematian, serta tuntutan hukum. Manajemen risiko  keuangan, di sisi lain, terfokus pada risiko yang dapat dikelola dengan  menggunakan instrumen-instrumen keuangan.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Sasaran dari pelaksanaan manajemen risiko adalah untuk mengurangi risiko yang  berbeda-beda yang berkaitan dengan bidang yang telah dipilih pada  tingkat yang dapat diterima oleh masyarakat. Hal ini dapat berupa  berbagai jenis ancaman yang disebabkan oleh lingkungan, teknologi,  manusia, organisasi dan politik. Di sisi lain pelaksanaan manajemen  risiko melibatkan segala cara yang tersedia bagi manusia, khususnya,  bagi entitas manajemen risiko (manusia, staff, dan organisasi).&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Dalam perkembangannya Risiko-risiko yang dibahas dalam manajemen risiko dapat diklasifikasi menjadi&lt;br/&gt;&lt;ul&gt;&lt;br/&gt;	&lt;li&gt;Risiko Operasional&lt;/li&gt;&lt;br/&gt;	&lt;li&gt;Risiko Hazard&lt;/li&gt;&lt;br/&gt;	&lt;li&gt;Risiko Finansial&lt;/li&gt;&lt;br/&gt;	&lt;li&gt;Risiko Strategik&lt;/li&gt;&lt;br/&gt;&lt;/ul&gt;&lt;br/&gt;Hal ini menimbulkan ide untuk menerapkan pelaksanaan Manajemen Risiko Terintegrasi Korporasi (Enterprise Risk Management).&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Manajemen Risiko dimulai dari proses identifikasi risiko, penilaian risiko, mitigasi,monitoring dan evaluasi.&lt;br/&gt;&lt;h2&gt;Sejarah&lt;/h2&gt;&lt;br/&gt;Rekaman tertua terkait pengelolaan risiko dapat ditemukan pada Piagam Hammurabi (&lt;em&gt;codex Hammurabi&lt;/em&gt;), yang dibuat pada tahun 2100 sebelum masehi.&lt;sup&gt;[1]&lt;/sup&gt; Piagam tersebut mencantumkan peraturan dimana pemilik kapal dapat  meminjam uang untuk membeli kargo; namun bila dalam perjalanan kapalnya  tenggelam atau hilang, ia tidak perlu mengembalikan uang pinjaman tersebut. Masa ini disebut sebagai &lt;em&gt;zaman pertama manajemen risiko&lt;/em&gt;, di mana perusahaan hanya melihat risiko &lt;em&gt;non-entrepreneurial&lt;/em&gt; (seperti misalnya keamanan).&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Tahun 1970-an dan 1980-an disebut sebagai &lt;em&gt;zaman kedua manajemen risiko&lt;/em&gt; di mana perusahaan-perusahaan asuransi mulai berusaha mendorong pengusaha untuk benar-benar menjaga barang yang diasuransikan.&lt;sup&gt;[1]&lt;/sup&gt; Pada masa ini juga lahir konsep jaminan mutu (&lt;em&gt;quality assurance&lt;/em&gt;) yang menjamin setiap produk memenuhi spesifikasi standarnya. Konsep ini dipopulerkan oleh &lt;em&gt;British Standards Institution&lt;/em&gt; yang meluncurkan &lt;em&gt;standar kualitas BS 5750&lt;/em&gt; pada tahun 1979.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Pada tahun 1993, James Lam diangkat menjadi &lt;em&gt;Chief Risk Office&lt;/em&gt;, yang merupakan jabatan CRO pertama di dunia.&lt;sup&gt;[1]&lt;/sup&gt;&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;em&gt;Zaman ketiga manajemen risiko&lt;/em&gt; dimulai tahun 1995 dengan diterbitkannya AS/NZS 4360:1995 oleh &lt;em&gt;Standards Australia of the World&#39;s Risk management Standard&lt;/em&gt;.&lt;sup&gt;[1]&lt;/sup&gt;&lt;br/&gt;&lt;h2&gt;Pengertian Risiko&lt;/h2&gt;&lt;br/&gt;Risiko berhubungan dengan &lt;strong&gt;ketidakpastian&lt;/strong&gt; ini terjadi oleh karena kurang atau tidak tersedianya cukup informasi tentang apa yang akan terjadi.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Sesuatu yang tidak pasti &lt;em&gt;(uncertain)&lt;/em&gt; dapat berakibat  menguntungkan atau merugikan.menurut Wideman, ketidak pastian yang  menimbulkan kemungkinan menguntungkan dikenal dengan istilah peluang (&lt;em&gt;Opportunity&lt;/em&gt;, sedangkan ketidak pastian yang menimbulkan akibat yang merugikan dikenal dengan istilah risiko (&lt;em&gt;Risk&lt;/em&gt;).&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Secara umum risiko dapat diartikan sebagai suatu keadaan yang  dihadapi seseorang atau perusahaan dimana terdapat kemungkinan yang  merugikan. Bagaimana jika kemungkinan yang dihadapi dapat memberikan  keuntungan yang sangat besar sedangkan kalaupun rugi hanya kecil sekali?  Misalnya membeli loterei. Jika beruntung maka akan mendapat hadiah yang  sangat besar tetapi jika tidak beruntung uang yang digunakan membeli  loterei relatif kecil.Apakah ini juga tergolong Risiko? jawabannya  adalah hal ini juga tergolong risiko. Selama mengalami kerugian walau  sekecil apapun hal itu dianggap risiko.&lt;br/&gt;&lt;h2&gt;Kategori risiko&lt;/h2&gt;&lt;br/&gt;Risiko dapat dikategorikan ke dalam dua bentuk :&lt;br/&gt;&lt;ol&gt;&lt;br/&gt;	&lt;li&gt;risiko spekulatif, dan&lt;/li&gt;&lt;br/&gt;	&lt;li&gt;risiko murni.&lt;/li&gt;&lt;br/&gt;&lt;/ol&gt;&lt;br/&gt;&lt;h3&gt;Risiko spekulatif&lt;/h3&gt;&lt;br/&gt;Risiko spekulatif adalah suatu keadaan yang dihadapi perusahaan yang  dapat memberikan keuntungan dan juga dapat memberikan kerugian.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Risiko spekulatif kadang-kadang dikenal pula dengan istilah &lt;strong&gt;risiko bisnis&lt;/strong&gt;(&lt;em&gt;business risk&lt;/em&gt;).  Seseorang yang menginvestasikan dananya disuatu tempat menghadapi dua  kemungkinan. Kemungkinan pertama investasinya menguntungkan atau malah  investasinya merugikan. Risiko yang dihadapi seperti ini adalah risiko  spekulatif. Risiko spekulatif adalah suatu keadaan yang dihadapi yang  dapat memberikan keuntungan dan juga dapat menimbulkan kerugian.&lt;br/&gt;&lt;h3&gt;Risiko murni&lt;/h3&gt;&lt;br/&gt;Risiko murni (pure risk) adalah sesuatu yng hanya dapat berakibat  merugikan atau tidak terjadi apa-apa dan tidak mungkin menguntungkan.  Salah satu contoh adalah kebakaran, apabila perusahaan menderiat  kebakaran,maka perusahaan tersebut akan menderita kerugian. kemungkinan  yang lain adalah tidak terjadi kebakaran. Dengan demikian kebakaran  hanya menimbulkan kerugian, bukan menimbulkan keuntungan, kecuali ada  kesengajaan untuk membakar dengan maksud-maksud tertentu. Risiko murni  adalah sesuatu yang hanya dapat berakibat merugikan atau tidak terjadi  apa-apa dan tidak mungkin menguntungkan. Salah satu cara menghindarkan  risiko murni adalah dengan asuransi. Dengan demikian besarnya kerugian  dapat diminimalkan. itu sebabnya risiko murni kadang dikenal dengan  istilah risiko yang dapat diasuransikan ( insurable risk ).&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Perbedaan utama antara risiko spekulatif dengan risiko murni adalah  kemungkinan untung ada atau tidak, untuk risiko spekulatif masih  terdapat kemungkinan untung sedangkan untuk risiko murni tidak dapat  kemungkinan untung.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;sumber : wikipedia</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kumpulan-artikel-keuangan.blogspot.com/feeds/3971531452985829941/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kumpulan-artikel-keuangan.blogspot.com/2011/03/pengertian-manajemen-risiko.html#comment-form' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1422989331573784212/posts/default/3971531452985829941'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1422989331573784212/posts/default/3971531452985829941'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kumpulan-artikel-keuangan.blogspot.com/2011/03/pengertian-manajemen-risiko.html' title='Pengertian Manajemen risiko'/><author><name>Unknown</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1422989331573784212.post-298890932784914647</id><published>2011-02-13T16:00:00.000+07:00</published><updated>2011-04-16T22:46:34.092+07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>UNDANG-UNDANG (UU)  Nomor: 25 TAHUN 1992 (25/1992) Tanggal:  21 OKTOBER 1992 (JAKARTA) Tentang:  PERKOPERASIAN  DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA Presiden Republik Indonesia,  Menimbang: bahwa Koperasi, baik sebagai gerakan ekonomi rakyat maupun sebagai badan usaha berperan serta untuk mewujudkan masyarakat yang maju, adil dan makmur berlandaskan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945 dalam tata perekonomian nasional yang disusun sebagai usaha bersama berdasar atas asas kekeluargaan dan demokrasi ekonomi; bahwa Koperasi perlu lebih membangun dirinya dan dibangun menjadi kuat dan mandiri berdasarkan prinsip Koperasi sehingga mampu berperan sebagai sokoguru perekonomian nasional; bahwa pembangunan Koperasi merupakan tugas dan tanggung jawab Pemerintah dan seluruh rakyat; bahwa untuk mewujudkan hal-hal tersebut dan menyelaraskan dengan perkembangan keadaan, perlu mengatur kembali ketentuan tentang perkoperasian dalam suatu Undang-undang sebagai pengganti Undang-undang Nomor 12 Tahun 1967 tentang Pokok-pokok Perkoperasian;  Mengingat:  Pasal 5 ayat (1), Pasal 20 ayat (1), dan Pasal 33 Undang-Undang Dasar 1945;  Dengan persetujuan  DEWAN PERWAKILAN RAKYAT REPUBLIK INDONESIA  MEMUTUSKAN:  Menetapkan:  UNDANG-UNDANG TENTANG PERKOPERASIAN.  BAB I KETENTUAN UMUM  Pasal 1  Dalam Undang-undang ini yang dimaksud dengan: Koperasi adalah badan usaha yang beranggotakan orang-seorang atau badan hukum Koperasi dengan melandaskan kegiatannya berdasarkan prinsip Koperasi sekaligus sebagai gerakan ekonomi rakyat yang berdasar atas asas kekeluargaan. Perkoperasian adalah segala sesuatu yang menyangkut kehidupan Koperasi. Koperasi Primer adalah Koperasi yang didirikan oleh dan beranggotakan orang-seorang. Koperasi Sekunder adalah Koperasi yang didirikan oleh dan beranggotakan Koperasi. Gerakan Koperasi adalah keseluruhan organisasi Koperasi dan kegiatan perkoperasian yang bersifat terpadu menuju tercapainya cita-cita bersama Koperasi.  BAB II LANDASAN, ASAS, DAN TUJUAN  Bagian Pertama Landasan dan Asas  Pasal 2  Koperasi berlandaskan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945 serta berdasar atas asas kekeluargaan.  Bagian Kedua Tujuan  Pasal 3  Koperasi bertujuan memajukan kesejahteraan anggota pada khususnya dan masyarakat pada umumnya serta ikut membangun tatanan perekonomian nasional dalam rangka mewujudkan masyarakat yang maju, adil, dan makmur berlandaskan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945.   BAB III FUNGSI, PERAN, DAN PRINSIP KOPERASI  Bagian Pertama Fungsi dan Peran  Pasal 4  Fungsi dan peran Koperasi adalah: membangun dan mengembangkan potensi dan kemampuan ekonomi anggota pada khususnya dan masyarakat pada umumnya untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi dan sosialnya; berperan serta secara aktif dalam upaya mempertinggi kualitas kehidupan manusia dan masyarakat; memperkokoh perekonomian rakyat sebagai dasar kekuatan dan ketahanan perekonomian nasional dengan Koperasi sebagai sokogurunya; berusaha untuk mewujudkan dan mengembangkan perekonomian nasional yang merupakan usaha bersama berdasar atas asas kekeluargaan dan demokrasi ekonomi.         Bagian Kedua Prinsip Koperasi  Pasal 5  (1) Koperasi melaksanakan prinsip Koperasi sebagai berikut: keanggotaan bersifat sukarela dan terbuka; pengelolaan dilakukan secara demokratis; pembagian sisa hasil usaha dilakukan secara adil sebanding dengan besarnya jasa usaha masing-masing anggota; pemberian balas jasa yang terbatas terhadap modal; kemandirian.  (2) Dalam mengembangkan Koperasi, maka Koperasi melaksanakan pula prinsip Koperasi sebagai berikut: pendidikan perkoperasian; kerja sama antarkoperasi.    BAB IV PEMBENTUKAN  Bagian Pertama Syarat Pembentukan  Pasal 6  (1) Koperasi Primer dibentuk oleh sekurang-kurangnya 20 (duapuluh) orang.  (2) Koperasi Sekunder dibentuk oleh sekurang-kurangnya 3 (tiga) Koperasi.  Pasal 7  (1) Pembentukan Koperasi sebagaimana dimaksud dalam Pasal 6 dilakukan dengan akta pendirian yang memuat Anggaran Dasar.  (2) Koperasi mempunyai tempat kedudukan dalam wilayah negara Republik Indonesia.  Pasal 8  Anggaran Dasar sebagaimana dimaksud dalam Pasal 7 ayat (1) memuat sekurang-kurangnya: daftar nama pendiri; nama dan tempat kedudukan; maksud dan tujuan serta bidang usaha; ketentuan mengenai keanggotaan; ketentuan mengenai Rapat Anggota; ketentuan mengenai pengelolaan; ketentuan mengenai permodalan; ketentuan mengenai jangka waktu berdirinya; ketentuan mengenai pembagian sisa hasil usaha; ketentuan mengenai sanksi.   Bagian Kedua Status Badan Hukum  Pasal 9  Koperasi memperoleh status badan hukum setelah akta pendiriannya disahkan oleh Pemerintah.  Pasal 10  (1) Untuk mendapatkan pengesahan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 9, para pendiri mengajukan permintaan tertulis disertai akta pendirian Koperasi.  (2) Pengesahan akta pendirian diberikan dalam jangka waktu paling lama 3 (tiga) bulan setelah diterimanya permintaan pengesahan.  (3) Pengesahan akta pendirian diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia.  Pasal 11  (1) Dalam hal permintaan pengesahan akta pendirian ditolak, alasan penolakan diberitahukan kepada para pendiri secara tertulis dalam. waktu paling lambat 3 (tiga) bulan setelah diterimanya permintaan.  (2) Terhadap penolakan pengesahan akta pendirian para pendiri dapat mengajukan permintaan ulang dalam waktu paling lama 1 (satu) bulan sejak diterimanya penolakan.  (3) Keputusan terhadap pengajuan permintaan ulang diberikan dalam jangka waktu paling lama 1 (satu) bulan sejak diterimanya pengajuan permintaan ulang.  Pasal 12  (1) Perubahan Anggaran Dasar dilakukan oleh Rapat Anggpta.  (2) Terhadap perubahan Anggaran Dasar yang menyangkut penggabungan, pembagian, dan perubahan bidang usaha Koperasi dimintakan pengesahan kepada Pemerintah.  Pasal 13  Ketentuan mengenai persyaratan dan tata cara pengesahan atau penolakan pengesahan akta pendirian, dan perubahan Anggaran Dasar sebagaimana dimaksud dalam Pasal 9, Pasal 10, Pasal 11, dan Pasal 12 diatur lebih lanjut dengan Peraturan Pemerintah.  Pasal 14  (1) Untuk keperluan pengembangan dan/atau efisiensi usaha, satu Koperasi atau lebih dapat: menggabungkan diri menjadi satu dengan Koperasi lain, atau bersama Koperasi lain meleburkan diri dengan membentuk Koperasi baru.  (2) Penggabungan atau peleburan dilakukan dengan persetujuan Rapat Anggota masing-masing Koperasi.   Bagian Ketiga Bentuk dan Jenis  Pasal 15  Koperasi dapat berbentuk Koperasi Primer atau Koperasi Sekunder.  Pasal 16  Jenis Koperasi didasarkan pada kesamaan kegiatan dan kepentingan ekonomi anggotanya.  BAB V KEANGGOTAAN  Pasal 17  (1) Anggota Koperasi adalah pemilik dan sekaligus pengguna jasa Koperasi.  (2) Keanggotaan Koperasi dicatat dalam buku daftar anggota.  Pasal 18  (1) Yang dapat menjadi anggota Koperasi ialah setiap warga negara Indonesia yang mampu melakukan tindakan hukum atau Koperasi yang memenuhi persyaratan sebagaimana ditetapkan dalam Anggaran Dasar.  (2) Koperasi dapat memiliki anggota luar biasa yang persyaratan, hak, dan kewajiban keanggotaannya ditetapkan dalam Anggaran Dasar.  Pasal 19  (1) Keanggotaan Koperasi didasarkan pada kesamaan kepentingan ekonomi dalam lingkup usaha Koperasi.  (2) Keanggotaan Koperasi dapat diperoleh atau diakhiri setelah syarat sebagaimana diatur dalam Anggaran Dasar dipenuhi.  (3) Keanggotaan Koperasi tidak dapat dipindahtangankan.  (4) Setiap anggota mempunyai kewajiban dan hak yang sama terhadap Koperasi sebagaimana diatur dalam Anggaran Dasar.   Pasal 20  (1) Setiap anggota mempunyai kewajiban: mematuhi Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga serta keputusan yang telah disepakati dalam Rapat Anggota; berpartisipasi dalam kegiatan usaha yang diselenggarakan oleh Koperasi; mengembangkan dan memelihara kebersamaan berdasar atas asas kekeluargaan.  (2) Setiap anggota mempunyai hak: menghadiri, menyatakan pendapat, dan memberikan suara dalam Rapat Anggota; memilih dan/atau dipilih menjadi anggota Pengurus atau Pengawas; meminta diadakan Rapat Anggota menurut ketentuan dalam Anggaran Dasar; mengemukakan pendapat atau saran kepada Pengurus diluar Rapat Anggota baik diminta maupun tidak diminta; memanfaatkan Koperasi dan mendapat pelayanan yang sama antara sesama anggota; mendapatkan keterangan mengenai perkembangan Koperasi menurut ketentuan dalam Anggaran Dasar.    UNDANG-UNDANG (UU) Nomor: 25 TAHUN 1992 (25/1992) Tanggal: 21 OKTOBER 1992 (JAKARTA) Tentang:  PERKOPERASIAN  ( BAB IX - BAB XIV )  BAB IX SISA HASIL USAHA  Pasal 45  (1) Sisa Hasil Usaha Koperasi merupakan pendapatan Koperasi yang diperoleh dalam satu tahun buku dikurangi dengan biaya, penyusutan, dan kewajiban lainnya termasuk pajak dalam tahun buku yang bersangkutan.  (2) Sisa Hasil Usaha setelah dikurangi dana cadangan, dibagikan kepada anggota standing dengan jasa usaha yang dilakukan oleh, masing-masing anggota dengan Koperasi, serta digunakan untuk keperluan pendidikan perkoperasian dan keperluan lain dari Koperasi, sesuai dengan keputusan Rapat Anggota.  (3) Besarnya pemupukan dana cadangan ditetapkan dalam Rapat Anggota.  BAB X PEMBUBARAN KOPERASI  Bagian Pertama Cara Pembubaran Koperasi  Pasal 46  Pembubaran Koperasi dapat dilakukan berdasarkan: keputusan Rapat Anggota, atau keputusan Pemerintah.  Pasal 47  (1) Keputusan pembubaran oleh Pemerintah sebagaimana dimaksud dalam Pasal 46 huruf b dilakukan apabila: terdapat bukti bahwa Koperasi yang bersangkutan tidak memenuhi ketentuan Undang-undang ini; kegiatannya bertentangan dengan ketertiban umum dan/atau kesusilaan; kelangsungan hidupnya tidak dapat lagi diharapkan.  (2) Keputusan pembubaran Koperasi oleh Pemerintah dikeluarkan dalam waktu paling lambat 4 (empat) bulan terhitung sejak tanggal diterimanya surat pemberitahuan rencana pembubaran tersebut oleh Koperasi yang bersangkutan.  (3) Dalam jangka waktu paling lambat 2 (dua) bulan sejak tanggal penerimaan pemberitahuan, Koperasi yang bersangkutan berhak mengajukan keberatan.  (4) Keputusan Pemerintah mengenai diterima atau ditolaknya keberatan atas rencana pembubaran diberikan paling lambat 1 (satu) bulan sejak tanggal diterimanya pemyataan keberatan tersebut.  Pasal 48  Ketentuan mengenai pembubaran Koperasi oleh Pemerintah dan tata cara pengajuan keberatan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 47, diatur lebih lanjut dengan Peraturan Pemerintah.  Pasal 49  (1) Keputusan pembubaran Koperasi oleh Rapat Anggota diberitahukan secara tertulis oleh Kuasa Rapat Anggota kepada: semua kreditor; Pemerintah.  (2) Pemberitahuan kepada semua kreditor dilakukan oleh Pemerintah, dalam hal pembubaran tersebut berlangsung berdasarkan keputusan Pemerintah.  (3) Selama pemberitahuan pembubaran Koperasi belum diterima oleh kreditor, maka pembubaran Koperasi belum berlaku baginya.  Pasal 50  Dalam pemberitahuan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 49 disebutkan: nama dan alamat Penyelesai, dan ketentuan bahwa semua kreditor dapat mengajukan tagihan dalam jangka waktu 3 (tiga) bulan sesudah tanggal diterimanya surat pemberitahuan pembubaran.  Bagian Kedua Penyelesaian  Pasal 51  Untuk kepentingan kreditor dan para anggota Koperasi, terhadap pembubaran Koperasi dilakukan penyelesaian pembubaran yang selanjutnya disebut penyelesaian.  Pasal 52  (1) Penyelesaian dilakukan oleh penyetesai pembubaran yang selanjutnya disebut Penyelesai.  (2) Untuk penyelesaian berdasarkan keputusan Rapat Anggota, Penyelesai ditunjuk oleh Rapat Anggota.  (3) Untuk penyelesaian berdasarkan keputusan Pemerintah, Penyelesai ditunjuk oleh Pemerintah.  (4) Selama dalam proses penyelesaian, Koperasi tersebut tetap ada dengan sebutan “Koperasi dalam penyelesaian”.  Pasal 53  (1) Penyelesaian segera dilaksanakan setelah dikeluarkan keputusan pembubaran Koperasi.  (2) Penyelesai bertanggung jawab kepada Kuasa Rapat Anggota dalam hal Penyelesai ditunjuk oleh Rapat Anggota dan kepada Pemerintah dalam hal Penyelesai ditunjuk oleh Pemerintah.  Pasal 54  Penyelesai mempunyai hak, wewenang, dan kewajiban sebagai berikut: melakukan segala perbuatan hukum untuk dan atas nama “Koperasi dalam penyelesaian”; mengumpulkan segala keterangan yang diperlukan; memanggil Pengurus, anggota dan bekas anggota tertentu yang diperlukan, baik sendiri-sendiri maupun bersama-sama; memperoleh, memeriksa, dan menggunakan segala catatan dan arsip Koperasi; menetapkan dan melaksanakan segala kewajiban pembayaran yang didahulukan dari pembayaran hutang lainnya; menggunakan sisa kekayaan Koperasi untuk menyelesaikan sisa kewajiban Koperasi; membagikan sisa hasil penyelesaian kepada anggota; membuat berita acara penyelesaian.  Pasal 55  Dalam hal terjadi pembubaran Koperasi, anggota hanya menanggung kerugian sebatas simpanan pokok, simpanan wajib dan modal penyertaan yang dimilikinya.  Bagian Ketiga Hapusnya Status Badan Hukum  Pasal 56  (1) Pemerintah mengumumkan pembubaran Koperasi dalam Berita Negara Republik Indonesia.  (2) Status badan hukum Koperasi hapus sejak tanggal pengumuman pembubaran Koperasi tersebut dalam Berita Negara Republik Indonesia.  BAB XI LEMBAGA GERAKAN KOPERASI  Pasal 57  (1) Koperasi secara bersama-sama mendirikan satu organisasi tunggal yang berfungsi sebagai wadah untuk memperjuangkan kepentingan dan bertindak sebagai pembawa aspirasi Koperasi.  (2) Organisasi ini berasaskan Pancasila.  (3) Nama, tujuan, susunan, dan tata kerja organisasi diatur dalam Anggaran Dasar organisasi yang bersangkutan.  Pasal 58  (1) Organisasi tersebut melakukan kegiatan: memperjuangkan dan menyalurkan aspirasi Koperasi; meningkatkan kesadaran berkoperasi di kalangan masyarakat; melakukan pendidikan perkoperasian bagi anggota dan masyarakat; mengembangkan kerjasama antarkoperasi dan antara Koperasi dengan badan usaha lain, baik pada tingkat nasional maupun internasional.  (2) Untuk melaksanakan kegiatan tersebut, Koperasi secara bersama-sama, menghimpun dana Koperasi.  Pasal 59  Organisasi yang dibentuk sebagaimana dimaksud dalam Pasal 57 ayat (1)disahkan oleh Pemerintah.  BAB XII PEMBINAAN  Pasal 60  (1) Pemerintah menciptakan dan mengembangkan iklim dan kondisi yang mendorong pertumbuhan serta permasyarakatan Koperasi.  (2) Pemerintah memberikan bimbingan, kemudahan, dan perlindungan kepada Koperasi.  Pasal 61  Dalam upaya menciptakan dan mengembangkan iklim dan kondisi yang mendorong pertumbuhan dan pemasyarakatan Koperasi, Pemerintah: memberikan kesempatan usaha yang seluas-luasnya kepada Koperasi; meningkatkan dan memantapkan kemampuan Koperasi agar menjadi Koperasi yang sehat, tangguh, dan mandiri; mengupayakan tata hubungan usaha yang saling menguntungkan antara Koperasi dengan badan usaha lainnya; membudayakan Koperasi dalam masyarakat.  Pasal 62  Dalam rangka memberikan bimbingan dan kemudahan kepada Koperasi, Pemerintah: membimbing usaha Koperasi yang sesluai dengan kepentingan ekonomi anggotanya; mendorong, mengembangkan, dan membantu pelaksanaan pendidikan, pelatihan, penyuluhan, dan penelitian perkoperasian; memberikan kemudahan untuk memperkokoh permodalan Koperasi serta mengembangkan lembaga keuangan Koperasi; membantu pengembangan jaringan usaha Koperasi dan kerja sama yang saling menguntungkan antarkoperasi; memberikan bantuan konsultansi guna memecahkan permasalahan yang dihadapi oleh Koperasi dengan tetap memperhatikan Anggaran Dasar dan prinsip Koperasi.  Pasal 63  (1) Dalam rangka pemberian perlindungan kepada Koperasi, Pemerintah dapat: menetapkan bidang kegiatan ekonomi yang hanya boleh di- usahakan oleh Koperasi; menetapkan bidang kegiatan ekonomi di suatu wilayah yang telah berhasil diusahakan oleh Koperasi untuk tidak diusahakan oleh badan usaha lainnya.  (2) Persyaratan dan tata cara pelaksanaan sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) diatur lebih lanjut dengan Peraturan Pemerintah.  Pasal 64  Pembinaan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 60, Pasal 61, Pasal 62, dan Pasal 63 dilakukan dengan memperhatikan keadaan dan kepentingan ekonomi nasional, serta pemerataan kesempatan berusaha dan kesempatan kerja.  BAB XIII KETENTUAN PERALIHAN  Pasal 65  Koperasi yang telah memiliki status badan hukum pada saat Undang-undang ini berlaku, dinyatakan telah memperoleh status badan hukum berdasarkan Undang-undang ini.  BAB XIV KETENTUAN PENUTUP  Pasal 66  (1) Dengan berlakunya Undang-undang ini, maka Undang-undang Nomor 12 Tahun 1967 tentang Pokok-pokok Perkoperasian (Lembaran Negara Tahun 1967 Nomor 23, Tambahan Lembaran Negara Tahun 1967 Nomor 2832) dinyatakan tidak berlaku lagi.  (2) Peraturan pelaksanaan Undang-undang Nomor 12 Tahun 1967 tentang Pokok-pokok Perkoperasian (Lembaran Negara Tahun 1967 Nomor 23, Tambahan Lembaran Negara Tahun 1967 Nomor 2832) dinyatakan masih tetap berlaku sepanjang tidak bertentangan dengan atau belum diganti berdasarkan Undang-undang ini.  Pasal 67  Undang-undang ini mulai berlaku sejak tanggal diundangkan.  Agar setiap orang mengetahuinya, memerintahkan pengundangan Undang-undang ini dengan penempatannya dalam Lembaran Negara Republik Indonesia.  Disahkan di Jakarta pada tanggal 21 Oktober 1992  PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA  SOEHARTO   Diundangkan di Jakarta pada tanggal 21 Oktober 1992  MENTERI/SEKRETARIS NEGARA REPUBLIK INDONESIA  MOERDIONO</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kumpulan-artikel-keuangan.blogspot.com/feeds/298890932784914647/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kumpulan-artikel-keuangan.blogspot.com/2011/02/undang-undang-uu-nomor-25-tahun-1992.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1422989331573784212/posts/default/298890932784914647'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1422989331573784212/posts/default/298890932784914647'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kumpulan-artikel-keuangan.blogspot.com/2011/02/undang-undang-uu-nomor-25-tahun-1992.html' title=''/><author><name>Unknown</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1422989331573784212.post-1977360623206839463</id><published>2010-11-18T02:11:00.000+07:00</published><updated>2011-04-16T16:42:44.890+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="anggaran belanja"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="ilmu Ekonomi"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="pengertian anggaran belanja"/><title type='text'>Pengertian Anggaran Belanja</title><content type='html'>&lt;strong&gt;Anggaran belanja&lt;/strong&gt; atau &lt;strong&gt;bujet&lt;/strong&gt; umumnya merujuk pada daftar rencana seluruh biaya dan pendapatan. Anggaran belanja merupakan konsep penting dalam ekonomi mikro, yang menggunakan garis anggaran untuk mengilustrasikan penjualan antara 2 barang atau lebih. Dengan kata lain, anggaran belanja merupakan rencana organisasi yang dinyatakan dalam istilah moneter.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Terdapat berbagai jenis anggaran belanja, yakni anggaran belanja penjualan, anggaran belanja produksi, anggaran belanja tunai, anggaran belanja pemasaran, anggaran belanja proyek, anggaran belanja pendapatan, dan anggaran belanja ekspeditur.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Tujuan anggaran adalah:&lt;br/&gt;&lt;ul&gt;&lt;br/&gt;	&lt;li&gt;Menyediakan perkiraan pendapatan dan ekspeditur, yakni membangun model bagaimana bisnis dapat berjalan secara finansial jika menjalankan strategi, peristiwa, dan rencana tertentu.&lt;/li&gt;&lt;br/&gt;	&lt;li&gt;Memungkinkan operasi keuangan bisnis yang sebenarnya untuk diukur terhadap perkiraan.&lt;/li&gt;&lt;br/&gt;&lt;/ul&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kumpulan-artikel-keuangan.blogspot.com/feeds/1977360623206839463/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kumpulan-artikel-keuangan.blogspot.com/2010/11/pengertian-anggaran-belanja.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1422989331573784212/posts/default/1977360623206839463'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1422989331573784212/posts/default/1977360623206839463'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kumpulan-artikel-keuangan.blogspot.com/2010/11/pengertian-anggaran-belanja.html' title='Pengertian Anggaran Belanja'/><author><name>Unknown</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1422989331573784212.post-4011747949341332814</id><published>2010-11-16T17:12:00.000+07:00</published><updated>2011-04-16T16:42:44.893+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="contoh judul skripsi"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="contoh kumpulan judul skripsi"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="skripsi"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="skripsi contoh"/><title type='text'>contoh judul skripsi dan tesis pendidikan</title><content type='html'>Berhubung Sebentar Lagi Musim Skripsi, Saya Sudah menrencanakan Pembuatan Judul Sekrip Sesuai dengan Bidang Saya yaitu Skripsi Dunia Pendidikan. Ternyata Sulit Mencari Contoh Judul Skripsi Yang Kita Cari. Hanya Menemukan Judulnya saja :&lt;br/&gt;Kumpulan Contoh Judul Skripsi dan Tesis Pendidikan&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Analisa Swot Dalam Rangka Meningkatkan Kuantitas Dan Kualitas Mahasiswa Fkip Usd Yogyakarta –&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Meningkatkan Jumlah Mahasiswa Dengan Membuka Program Studi Baru Di Stpmd Apmd Yogyakarta –&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Kesiapan Smun Sumberejo Bojonegoro Dalam Meningkatkan Mutu Kelulusan Program Kelulusan Program Ipb, Ipa, Sips –&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Analisis Kesiapan Ikip Pgri Tuban Dalam Meningkatkan Jumlah Lulusan –&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Analisis Upaya Pemasaran ”Sti Syariah” Yogyakarta Dalam Rangka Peningkatan Jumlah Mahasiswa Baru Tahun 2001 –&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Upaya Optimalisasi Fungsi-Fungsi Baku Guna Meningkatkan Kualitas Lulusan Sd Kaliurang I –&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Mengoptimalkan Jumlah Sltp Terbuka Di Jatim (Sebuah Tinjauan Tentang Proyek Wajib Belajar Pendidikan Dasar 9 Th)&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Evaluasi Wajib Belajar Pendidikan Dasar 9 Th Di Depdikbud Kab. Pacitan –&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Pengetahuan Dasar, Kemampuan Kebahasaan Dan Kompentensi Membaca Dan Menulis Bahasa Arab Pada Siswa Mtsn Salatiga –&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Manajemen Pendidikan Kooperatif Model Jigsaw Di Smp Full Day School –&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Implementasi Sistem Manajemen Mutu Iso 9001:2000 Pada Unit Pendidikan Sekolah Akademi Teknik Mesin Industri (Atmi) Surakarta – -&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Penerapan Manajemen Berbasis Sekolah Untuk Meningkatkan Mutu Belajar Siswa Di Sman I Yogyakarta –&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Pelayanan Yang Berorientasi Pelanggan Di Sma Kota Pekanbatu –&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Upaya Peningkatan Kompetensi Menulis Wacana Eksposisi Dan Argumentasi Siswa Kelas Ii Sltpn I Pleret Dengan Metode Pembelajaran Kontekstual -&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Evaluasi Program Kelompok Berlatih Olahraga (Kbo) Di Skb Aceh Besar Nad –&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Minat Berwirausaha Siswa Kelas Ii Smkm Bidang Keahlian Bisnis Manajemen Kota Yk –&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Pluralisme Agama, Pasca Modernisme Dan Pendidikan Agama Di Indonesia (Telaah Buku Teks Pendidikan Agama Islam Smu) –&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Pendidikan Nilai-Nilai Agama Islam Dalam Keluarga Ibu Bekerja Di Kota Samarinda -&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Sistem Pendidikan Nilai Agama Dalam Proses Pembelajaran Di Madrasah Aliyah Wakhid Hasyim Gaten Sleman Yk (Tinjauan Tentang Guru Dalam Interaksi Edukatif)&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Proses Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Di Perguruan Tinggi Umum (Tinjauan Kasus Pgsd Ikip Negeri Gorongtalo) –&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Persepsi Suku Bajali Terhadap Pendidikan Dan Tata Nilai Dalam Perubahan Sosial Budaya Di Desa Rampa Kab. Kotabaru Kalsel –&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Penggunaan Bahasa Indonesia Dalam Buku Teks Bidang Studi Ips Dan Dampaknya Terhadap Siswa Sltpn Di Samarinda –&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Nasionalisme Dalam Pembelajaran Ips Sejarah Di Smu 8 Yogyakarta –&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Pembelajaran Sejarah Dan Pengembangan Nilai Nasionalisme Siswa Smun I PelaihariKab. Tanah Laut Kalsel –&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Penginkatan Kualitas Pembelajaran Ips Dengan Model Kooperatif Di Sltpn I Alas Sumbawa Nutt –&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Kemampuan Memahami Unsur Serapan Bahasa Asing Siswa Kelas Ii Smun Di Kab. Kulon Progo Diy –&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Evaluasi Pelaksanaan Program Karang Taruna Dalam Pembinaan Remaja Di Kab. Badung Bali –&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Prestasi Belajar Siswa Dalam Bidang Studi Ips Di Madrasah Tsanawiyah Se-Kabupaten Brebes Prpo. Jateng –&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Faktor-Faktor Determinan Kompetensi Akuntansi Siswa Pendidikan Kursus Akuntansi Di Diy –&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Perilaku Kewiraswastaan Siswa Pada Sltp/Mts Di Kota Banjarbaru –&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Keberhasilan Kud Tuntung Padang Di Barito Kuala –&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Kemampuan Siswa Memahami Konsep-Konsep Ekonomi Di Smun Kota Banda Aceh –&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Nilai-Nilai Upacara Baayun Anak Di Desa Banua Halat Kab. Tapin Kalsel –&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Perilaku Wanita Dalam Cerita Rakyat Di Lombok –&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Diversifikasi Mata Pencaharian Rumah Tangga Dan Sumbangannya Terhadap Pendapatan Di Banuhampu Sei Puar Kab. Agam Sumbar –&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Kualitas Pelayanan Pendidikan Dan Prestasi Belajar Mahasiswa Pada Fp-Ips Ikip Negeri Singaraja Bali –&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Evaluasi Pelaksanaan Program Sltp Terbuka Di Kab. Hulu Utara –&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Sikap Demokratis Siswa Smu Di Yogyakarta –&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Penanaman Nilai Estettik : Pendidikan Seni Rupa Sd Simpang Baru Dan Karang Bukong Kotamadya Semarang -&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Perbedaan Ketrampilan Berbahasa Indonesia Produktif Diantara Guru-Guru Sd Berdasarkan Latar Belakang Pendidikan -&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Koordinasi Penuntasan Wajib Belajar 9 Tahun Di Jabar (Sk : Dati Ii Kab. Bandung Tentang Koordinasi Antar Instansi Terkait)&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Evaluasi Iklim Akademik Di Smu Muhammadiyah Gombong Kab. Kebumen –&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Keefektifan Program Musyawarah Guru Mata Pelajaran Bahasa Indonesia, Matematika Dan Sejarah Tingkat Smu Di Kab. Tegal –&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Peningkatan Keefektifan Pembelajaran Menulis Di Kelas Ii Sdn Ngaglik Sardonoharjo Dengan Menggunakan Pendekatan Proses Dan Media Gambar –&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Kemampuan Guru Sltpn Dalam Mengevaluasi Hasil Belajar Di Kab. Tapin Kalsel –&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Akulturasi Untuk Kebudayaan Siswa Sltpn Ii Banjarmasin Kec. Banjarmasin Selatan Kota Banjarmasin Kalsel –&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Analisa Kebutuhan Pendidikan Dan Pelatihan Bagi Pembantu Rumah Tangga (Prt) (Sk : Di Kelurahan Baciro Yk) –&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Evaluasi Sistem Seleksi Masuk Iain Suka Yogyakarta –&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Penggunaan Buku Paket Stm Jurusan Bangunan Program Studi Bangunan Gedung –&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Partisipasi Dunia Industri Dalam Pelaksanaan Pendidikan Sistem Ganda (Psg) Untuk Siswa Smk Kelompok Pariwisata Di Diy –&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Budaya Sekolah Di Sltpn I Banjarmasin Kec. Banjarmasin Selatan Kota Banjarmasin –&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Kesiapan Kerja Siswa Smkn I Marahaban Kab. Barito Kuala –&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Efektivitas Program Musyawarah Guru Mata Pelajaran (Mgmp) Matematika Tingkat Sltp Di Kab. Barito Kuala –&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Efektivitas Diklat Struktural Adum Di Era Otonomi Daerah Dinas Pendidikan Prop. Kalsel –&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Persepsi Efektivitas Diklat Guru Dalam Meningkatkan Kompetensi Mengajar Ipa Biologi Sltpn Di Kota Banjarmasin –&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Sikap Kewirausahaan Siswa Bidang Keahlian Tata Busana Di Smkn 6 Yk –&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Pola Menu Makanan Keluarga (Studi Di Daerah Pedesaan Penerima Dana Idt Kab. Dati Ii Gunung Kidul) –&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Nilai Kerja Karyawan Antara Lulusan Stm Dan Sma Pada Industri Susu Di Yogyakarta&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Kinerja Karyawan Pada Unit Pelaksana Teknis Kebudayaan Daerah Kalsel –&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Tingkat Aspirasi Pendidikan Suku Bajo Dan Faktor-Faktor Determinannya (Sk : Masyarakat Suku Bajo Di Kab. Buton Sultra) –&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Evaluasi Pelaksanaan Manajemen Pendidikan Pada Lembaga Pendidikan Primagama Di Diy –&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Efektivitas Penyelenggaraan Ebta Sltpn Di Kota Banjarmasin –&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Penerapan Manajemen Berbasis Sekolah Di Smun I Tenggarong –&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Optimalisasi Fungsi Manajerial Kepala Sekolah Dalam Menyongsong Manajemen Berbasis Sekolah Di Kota Banjarmasin (Sk : Sltpn 6 Dan Sltp Sabilal Muhtadin Banjarmasin) –&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Manajemen Pembelajaran Kerajinan Tangan Dan Kesenian Melalui Penelitian Tindakan Kelas Di Sltpn 2 Sungai Tabuk Kab. Banjar –&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Implementasi Kebijakan Wajib Belajar Pendidikan Dasar 9 Tahun Di Kab. Dati Ii Ende (Sk : Kab. Dati Ii Ende) –&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Studi Banding Impelementasi Kebijakan Pendidikan Sistem Ganda Antara Smkn Dan Smk Swasta –&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Pengaruh Aksesbilitas Dan Sosial Ekonomi Terhadap Transisi Pendidikan Sd – Sltp Di Kec. Ngarsoyoso Dan Persebaran Gedung Sltp Di Kab. Karanganyar –&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Analisa Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kinerja Dosen Pada ”Iak” DepkesriProp Jateng –&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Pengaruh Aktivitas Supervisi Kepala Sekolah Terhadap Kepuasan Kerja Guru Di Sltpn Kab. Banjar Kalsel –&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;The Life And Death Of The Female Character In The First Three Of Pramoedya Ananta Toer’s Buru Tetralogy : This Earth Of Mankind, Child Of All Nation, And Foot Steps&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Program Latihan Kebugaran Jalan Kaki Dan Aerobic Dance Untuk Meningkatkan Kebugaran Kelompok Manula –&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kinerja Kepala Sekolah Sltp Di Samarinda –&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Peran Kepala Sekolah Dalam Manajemen Pembelajaran Di Sd Syuhada Yogya –&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Pengaruh Aktivitas Supervisi Kepala Sekolah Terhadap Kepuasan Kerja Guru Di Sltpn Kab. Banjar Kalsel&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Pengaruh Kepemimpinan Kepala Sekolah Supervisi Dan Partisipasi Komite Sekolah Kinerja Sekolah –&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Pengaruh Kualitas Kepemimpinan Kepala Sekolah Dalam Persepsi Guru, Motivasi Berprestasi Dan Kompensasi Terhadap Kedisiplinan Guru Sd (Sk : Di Kec. Sleman Kab. Sleman Diy) –&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Pengaruh Gaya Kepemimpinan Kepala Sekolah Terhadap Etos Kerja Guru Menurut Persepsi Guru Sltpn Kab. Gunung Kidul –&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Pengaruh Pengalaman Guru, Motivasi Guru Dan Kepemimpinan Kepala Sekolah Terhadap Kinerja Guru Sd Di Tenggarong Kab. Kutai Kertanegara Kaltim –&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Pengaruh Motivasi Kerja, Kepuasan Kerja, Gaya Kepemimpinan Serta Pelatihan Dan Pengembangan Ketenagakerjaan Terhadap Produktivitas Kerja Pengelolaan Pkbm –&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Kompetensi Guru Ips Sltp Dalam Pembelajaran Di Kab. Banjar –&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Kreativitas Guru Dalam Proses Pembelajaran Ppkn Sltpn Di Kota Samarinda&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Pengaruh Pendidikan Agama Dalam Keluarga, Sekolah Dan Masyarakat Terhadap Pengalaman Nilai-Nilai Islami Bagi Siswa Mtsn Model Samarindaa –&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Hubungan Karakteristik Dosen Dengan Kepuasan Mahasiswa Dalam Proses Belajar Mengajar Di Akper Pemerintah Kab. Sumedang Th 2002 –&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Analisis Ekspektasi Dan Persepsi Mahasiswa Terhadap Mutu Pendidikan Di Akademi Farmasi Depkes Kupang –&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Persepsi Guru Terhadap Kualitas Penyuluhan Kesehatan Oleh Petugas Puskesma Bagi Murid Sd Di Kec Depok Sleman Diy –&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Pengaruh Motivasi Terhadap Kinerja Guru-Guru Di Sltpn Kab. Sragen –&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Peningkatan Kualitas Pendidikan Di Sdn Melalui Optimalisasi Kinerja Fungsi-Fungsi Baku Di Kab. Rembang –&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Upaya Peningkatan Mutu Pendidikan Di Smun 5 Yogyakarta –&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Upaya Peningkatan Mutu Pendidikan Di Smkn 2 Wonosari –&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Strategi Meningkatkan Kualitas Pendidikan Di Sdn Rondo Kuning Ii Kec. Kraksaan Kab. Probolinggo –&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Upaya Meningkatan Mutu Pendidikan Di Smk Murni 5 Surakarta –&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Kesiapan Atk Dalam Meningkatkan Jumlah Lulusan Ahli Madya Jurusan Teknologi Pengolahan Kulit -&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Strategi Program Sd Dalam Rangka Peningkatan Sdn Baleharjo Ii Kec. Pacitan Kab. Dati Ii Pacitan –&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Upaya Meningkatkan Tipe B Ke Tipe A Dengan Penambahan Daya Tampung Pada Sltp I Bangil –&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Meningkatkan Jumlah Murid Sltp Majapahit I Jetis Kab. Mojokerto –&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Strategi Meningkatkan Jumlah Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Purworejo Th 2002- 2005 –&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Hubungan Antara Budaya Organisasi Dan Produktivitas Kerja Karyawan Administra&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Upaya Peningkatan Ipk Mahasiswa Stt Berita Kitab Wahyu Internasional Dalam Rangka Memenuhi Kebutuhan Tenaga Rohaniawan –&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Strategi Peningkatan Kuantitas Lulusan Mahasiswa Stt Berita Kitab Wahyu Internasional –&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Strategi Bersaing Primagama Di Tengah Industri Jasa Bimbingan Belajar (Sk : Primagama Surabaya) –&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Pengelolaan Unit Produksi Di Smkn Prop. Diy –&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Rekonstruksi Konsep Dasar Ilmu Upaya Mengintegrasikan Ilmu Dalam Pendidikan Islam (Suatu Telaah Epistimologi) –&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Epistimologi Hukum Islam Muhammad Abduh –&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Nilai-Nilai Islam Dalam Tradisi Gadai Pada Masyarakat Banjar Di Kotamadya Banjarmasin –&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Evaluasi Pendidikan Wirausaha Di Smk Ti Kodya Semarang –&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Upaya Meningkatkan Keefektifan Pembelajaran Bahasa Inggris Melalui Kreativitas Guru Dalam Merancang Tugas-Tuggs Komunikatif Di Smu 2 Wonosari –&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Evaluasi Perencanaan Pengajaran Pendidikan Moral Pancasila Di Smu –&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Persepsi Mahasiswa Terhadap Kompetensi Mengajar Dosen Poltek Usu Medan –&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Variasi Pengeluaran Rumah Tangga Untuk Pendidikan Anak Di Distrik Fak-Fak Prop Irian Jaya –&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Kontribusi Pembinaan Mental Terhadap Kesadaran Moral Narapidana Di LpWirogunan Yogyakarta –&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Manajemen Sumber Daya Manusia Dalam Pelaksanaan Otonomi Daerah Di Kantor Pemda Kab. Dompu Ntb –&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Sistem Pengeloaan Program Tata Rias Di Aks “Akk” Yk –&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Profesionalisme Guru Dalam Proses Pembelajaran Bidang Studi Ips Di Sdn Inti Bantul Timur, Trirenggo Kab. Bantul –&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Studi Penelusuran Lulusan Smk I Sedayu Bantul –&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Efektivitas Pelaksanaan Manajemen Pendidikan Di Sman I Depok, Sman I Gamping Dan Sman I Cangkringan Kab. Sleman Pasca Otonomi Daerah –&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Pengorganisasian Tugas Di Smpn I Yk –&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Upaya Peningkatan Prestasi Belajar Bahasa Jawa Melalui Kreativitas Guru Dalam Pembelajaran Dengan Pendekatan Intelektual –&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Impelementasi Pengawasan Sekolah Dalam Rankga School Based Management Di Era Otonomi Daerah Di Kota Surabaya –&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Pengelolaan Siswa Nakal Di Smpn 4 Tempel Kab. Sleman –&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Peran Tuan Guru Dalam Pembangunan Masyarakat Desa –&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Analisis Kebutuhan Pendidikan Dan Pelatihan Bagi Pembantu Rumah Tangga (Sk : Di Kel. Baciro Dan Kel. Klitren, Kotamadya Yk) –&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Kinerja Dosen Ditinjau Dari Segi Pembinaan Sdm Di Akper Depkes Ternate –&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Upaya Meningkatkan Ipk Kelulusan Upn ”Veteran” Yk Dalam Menghadapi Periode Lima Tahun Mendatang –&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Strategi Meningkatkan Jumlah Mahasiswa Ump Tahun 2002-2005 –&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Upaya Peningkatan Nem Siswa Smun 7 Yk –&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Upaya Optimalisasi Fungsi-Fungsi Baku Guna Meningkatkan Kualitas Lulusan Sd Kaliurang –&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Pengelolaan Layanan Madrasah Aliyah Ali Maksum Bantul Dalam Perspektif Total Quality Management (Tqm) (Tinjauan Terhadap Pelanggan Internal) –&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Kultur Sekolah Dan Kinerja Siswa Di Man Iii Yogyakarta –&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Evaluasi Pelaksanaan Program Kelompok Berlatih Olahraga Di Skb Pelaihari Kalsel&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Evaluasi Pelaksanaan Program Paket C Di Kab. Karanganyar Prop. Jateng –&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Implementasi Konsep Manajemen Peningkatan Mutu Berbasis Sekolah Di Sman 8 Yogyakarta&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Peran Kepala Sekolah Dalam Manajemen Pembelajaran Di Sd Syuhada Yogya–&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Optimalisasi Peran Komite Sekolah Dalam Peningkatan Mutu Pendidikan Di Sman I Gerung Lombok Barat –&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Manajemen Pengangkatan Kepala Sman Di Kab. Bantul –&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;FAKTOR2 YANG MENYEBABKAN ANAK USIA PEMULA MASUK SEKOLAH MASUK SD&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;FAKTOR2 YANG MENYEBABKAN ANAK USIA PEMULA MASUK SEKOLAH MASUK SD&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Penyebab faktor masuk sekolah dasar pada usia dini&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Landasan Dasar Pendidikan Anak Usia Dini&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Kumpulan Contoh Judul Skripsi dan Tesis Pendidikan</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kumpulan-artikel-keuangan.blogspot.com/feeds/4011747949341332814/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kumpulan-artikel-keuangan.blogspot.com/2010/11/contoh-judul-skripsi-dan-tesis.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1422989331573784212/posts/default/4011747949341332814'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1422989331573784212/posts/default/4011747949341332814'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kumpulan-artikel-keuangan.blogspot.com/2010/11/contoh-judul-skripsi-dan-tesis.html' title='contoh judul skripsi dan tesis pendidikan'/><author><name>Unknown</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1422989331573784212.post-7708163714047844472</id><published>2010-11-16T16:54:00.000+07:00</published><updated>2011-04-16T16:42:44.897+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Pengertian skripsi"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="skripsi"/><title type='text'>Pengertian Skripsi</title><content type='html'>&lt;strong&gt;Skripsi&lt;/strong&gt; adalah istilah yang digunakan di Indonesia untuk mengilustrasikan suatu karya tulis ilmiah berupa paparan tulisan hasil penelitian sarjana S1 yang membahas suatu permasalahan/ fenomena dalam bidang ilmu tertentu dengan menggunakan kaidah-kaidah yang berlaku. &lt;sup&gt;[1]&lt;/sup&gt;&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Skripsi bertujuan agar mahasiswa mampu menyusun dan menulis suatu karya ilmiah, sesuai dengan bidang ilmunya. Mahasiswa yang mampu menulis skripsi dianggap mampu memadukan pengetahuan dan ketrampilannya dalam memahami, menganalisis, menggambarkan dan menjelaskan masalah yang berhubungan dengan bidang keilmuan yang diambilnya. Skripsi merupakan persyaratan untuk mendapatkan status sarjana (S1) di setiap Perguruan Tinggi Negeri (PTN) maupun Perguruan Tinggi Swasta (PTS) yang ada di Indonesia. Istilah skripsi sebagai tugas akhir sarjana hanya digunakan di Indonesia. Negara lain, seperti Australia menggunakan istilah &lt;em&gt;thesis&lt;/em&gt; untuk penyebutan tugas akhir dengan riset untuk jenjang undergraduate (S1), Postgraduate (s2), PhD dengan riset (S3) dan &lt;em&gt;disertation&lt;/em&gt; untuk tugas riset dengan ukuran yang kecil baik undergrduate (sarjana S1) ataupun postgraduate (pascasarjana). Sedangkan di Indonesia Skripsi untuk jenjang S1, Tesis untuk jenjang (S2) dan Disertasi untuk jenjang (S3).&lt;sup&gt;[2]&lt;/sup&gt;&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Dalam penulisan skripsi, mahasiswa dibimbing oleh dua orang pembimbing yang berstatus dosen pada perguruan tinggi tempat mahasiswa kuliah. Kedua pembimbing tersebut disebut dengan istilah Pembimbing I dan Pembimbing II. Biasanya, Pembimbing I memiliki peranan yang lebih dominan bila dibanding dengan Pembimbing II.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Proses penulisan skripsi ditentukan oleh setiap perguruan tinggi, penulisan skripsi pada umumnya tidak jauh berbeda dengan perguruan tinggi yang lainnya.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Proses dari penyusun skripsi adalah sebagai berikut:&lt;br/&gt;&lt;ul&gt;&lt;br/&gt;	&lt;li&gt;Pengajuan judul skripsi&lt;/li&gt;&lt;br/&gt;	&lt;li&gt;Pengajuan proposal skripsi&lt;/li&gt;&lt;br/&gt;	&lt;li&gt;Seminar proposal skripsi&lt;/li&gt;&lt;br/&gt;	&lt;li&gt;Penelitian&lt;/li&gt;&lt;br/&gt;	&lt;li&gt;Setelah penulisan dianggap sempurna oleh Pembimbing I dan Pembimbing II, mahasiswa diuji hasil tulisan dari penelitian karya ilmiahnya tersebut.&lt;/li&gt;&lt;br/&gt;&lt;/ul&gt;&lt;br/&gt;wikipedia.com</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kumpulan-artikel-keuangan.blogspot.com/feeds/7708163714047844472/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kumpulan-artikel-keuangan.blogspot.com/2010/11/pengertian-skripsi.html#comment-form' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1422989331573784212/posts/default/7708163714047844472'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1422989331573784212/posts/default/7708163714047844472'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kumpulan-artikel-keuangan.blogspot.com/2010/11/pengertian-skripsi.html' title='Pengertian Skripsi'/><author><name>Unknown</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1422989331573784212.post-1171887117235373603</id><published>2010-11-16T16:52:00.000+07:00</published><updated>2011-04-16T16:42:44.900+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="contoh skripsi"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="skripsi"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="tips skripsi"/><title type='text'>Tips skripsi</title><content type='html'>&lt;ol&gt;&lt;br/&gt;	&lt;li&gt;&lt;strong&gt;Doa dulu sebelum sidang&lt;/strong&gt;, kalau sidangnya lebih dari 1 orang, doa bareng &lt;img src=&quot;http://ronaldkang.com/diary/wp-includes/images/smilies/icon_razz.gif&quot; alt=&quot;:P&quot; /&gt; membuat hati Anda lebih tenang dan lebih pede. Kalau ada penguji, silakan doa bareng penguji juga. Wakakak yang ini sih saya belum pernah.&lt;/li&gt;&lt;br/&gt;	&lt;li&gt;Salah satu poin penting dari sidang adalah presentasi! &lt;strong&gt;siapkan presentasi Anda sebaik mungkin&lt;/strong&gt;. Waktu presentasi hanya 15 menit, oleh karena itu harus latihan dulu. Latihan presentasi di ruangan besar dan kalau bisa di hadapan orang2. Cocokkan apa yang dibicarakan dengan slide dan nada berbicara jangan datar dan membosankan. Jangan gugup dan jangan melucu juga.&lt;/li&gt;&lt;br/&gt;	&lt;li&gt;&lt;strong&gt;Jangan terlalu technical&lt;/strong&gt;. Anggaplah kita sedang menawarkan suatu produk bisnis pada para calon client dan mereka gak tau apa2 tentang apa yang kita tawarkan. Jangan memberi slide terlalu banyak tentang hal2 technical yang cuma kalian yang ngerti. Misalnya kalau tentang database, sampai memberikan slide berisi daftar class hingga 4 class, dibacakan pula, itu membosankan sekali. Buatlah presentasi Anda menekankan pada poin2 berikut. Apa saja masalah yang ada selama ini, solusi apa yang diperlukan untuk mengatasi masalah tersebut, mengapa penelitian Anda di skripsi ini merupakan solusi yang sangat baik dan satu2nya cara terbaik untuk memecahkan masalah tersebut. Jelaskan bahwa mengapa program Anda benar2 dibutuhkan. Kalau pada presentasi Anda sudah terlalu teknis dan isinya rumus2 angka2 semua, dan dosen penguji sudah bosan, nilai presentasi Anda sudah berkurang. Sadarlah bahwa Anda membuat skripsi tersebut selama 1 semester, oleh karena itu Anda mengerti semua hal2 teknis yang Anda buat. Tapi dosen penguji bisa jadi hanya membaca skripsi Anda beberapa jam sebelumnya. Bukan berarti sama sekali tidak ada bagian teknis yang dijelaskan lho. Maksudnya jelaskannya jangan terlalu rumit. Buatlah sebisa mungkin jadi mudah dimengerti.&lt;/li&gt;&lt;br/&gt;	&lt;li&gt;&lt;strong&gt;Kesimpulan yang ditulis pada presentasi dan pada buku, jangan ngambang!&lt;/strong&gt; Saya sering sekali melihat orang nulis kesimpulan, dengan adanya metode ini, proses blablabla akan lebih baik, akan lebih cepat, dll. Itu sih semua orang juga tahu. Kalau tidak jadi lebih baik, untuk apa ada metode ini. Jelaskanlah mengapa penelitian Anda membuat jadi lebih baik. Katakanlah dari hasil penelitian 400 kali percobaan, kami mendapat hasil keakuratan 85 persen dengan total keberhasilan 340 kali blablabla. Berikanlah angka2 eksak dari hasil penelitian Anda. Itulah kesimpulan yang tepat. Berdasar dari hasil penelitian Anda.&lt;/li&gt;&lt;br/&gt;	&lt;li&gt;&lt;strong&gt;Kalau ada revisi pada halaman2 tertentu, berikanlah sebelum presentasi&lt;/strong&gt;. Dengan demikian dosen akan melihat terlebih dahulu dan mempelajarinya sebelum mulai sesi tanya jawab.&lt;/li&gt;&lt;br/&gt;	&lt;li&gt;&lt;strong&gt;Sewaktu tanya jawab, jangan gugup&lt;/strong&gt;. Wajah jangan tegang. Dosen akan menanyakan apa yang Anda tulis di buku skripsi Anda. Mengapa ini begini, mengapa ini begitu. &lt;strong&gt;Jawablah semua pertanyaan dengan jawaban (maksudnya, jangan diam).&lt;/strong&gt; Jangan bilang gak tahu juga. Jelaskan saja apa yang Anda tahu dan mengapa Anda menulis demikian. Kalau Anda terbukti salah, jangan langsung bilang, “ya saya salah”. Cobalah jelaskan sebisanya mengapa Anda berkesimpulan seperti itu. Tapi jangan ngotot benar juga kalau memang salah. Katakan saja hal ini akan direvisi nanti. Terima kasih atas masukannya (setelah sidang, apabila lulus, tetap akan ada revisi buku skripsi).&lt;/li&gt;&lt;br/&gt;	&lt;li&gt;&lt;strong&gt;Ketika tanya jawab, jawaban Anda juga gak boleh ngambang. Semuanya harus berdasar. &lt;/strong&gt;Semua yang Anda tulis di buku skripsi harus berdasar semua. Kalau Anda menulis suatu statement, berikanlah referensi bahwa statement tersebut diambil dari buku ini halaman segini. Kalau berdasar pada pendapat pribadi Anda, tuliskanlah hasil penelitian Anda, mengapa Anda bisa berpendapat demikian. Sehingga kalau ditanya dosen, Anda bisa jawab, statement Anda diambil dari buku ini halaman segini. Atau Anda bisa bilang, “Bapak bisa buka buku skripsi saya halaman 345, di situ ada penelitian saya yang hasilnya demikian demikian blablabla”. Penguji paling senang kalau semua jawaban Anda berdasar.&lt;/li&gt;&lt;br/&gt;	&lt;li&gt;&lt;strong&gt;Jangan menjelaskan terlalu pendek&lt;/strong&gt; ketika tanya jawab. Jelaskanlah apa yang ditanyakan sebisa Anda.&lt;/li&gt;&lt;br/&gt;	&lt;li&gt;Kalau bisa demo, &lt;strong&gt;demokanlah hasil penelitian Anda&lt;/strong&gt; pada dosen untuk lebih memberikan gambaran pada dosen penguji, apa yang Anda buat. Sadarlah lagi bahwa Anda membuat skripsi ini selama 1 semester, sedangkan dosen hanya melihat skripsi Anda beberapa jam saja, jadi bisa saja mereka menangkap hal yang berbeda jika Anda hanya memberi penjelasan.&lt;/li&gt;&lt;br/&gt;	&lt;li&gt;&lt;strong&gt;Sopanlah sejak mulai presentasi hingga tanya jawab.&lt;/strong&gt; Gunakan bahasa2 yang formal. Ucapkan salam pada awal presentasi dengan menyebutkan nama2 dosen penguji kalau bisa.&lt;/li&gt;&lt;br/&gt;	&lt;li&gt;Kalau sidangnya bertiga,&lt;strong&gt; jangan menjatuhkan jawaban dari teman Anda&lt;/strong&gt;. Kalau memang dia salah, jangan potong di tengah penjelasannya. Koreksilah jawaban teman Anda apabila Anda diberi kesempatan untuk menambahkan atau menjawab pertanyaan yang sama. Anda bisa bilang bahwa Anda mau menambahkan sedikit dari penjelasan teman Anda. Hal ini semata2 untuk menghindari Anda dicegat dan dianiaya oleh teman Anda ketika pulang nanti. Wkwkwk..&lt;/li&gt;&lt;br/&gt;	&lt;li&gt;Salah satu poin penting dari skripsi Anda ialah &lt;strong&gt;apa kontribusi dari penelitian Anda&lt;/strong&gt; dari yang selama ini sudah ada. Apakah Anda meningkatkan dunia ilmu pengetahuan, mengembangkan metode tertentu atau menjadi solusi masalah yang ada&lt;/li&gt;&lt;br/&gt;	&lt;li&gt;Jangan malu2 mengatakan kalau skripsi Anda masih belum sempurna. Di bagian saran, beritahukanlah &lt;strong&gt;kekurangan dari skripsi Anda &lt;/strong&gt;dan apa yang diperlukan untuk pengembangan lebih lanjut untuk penelitian berikutnya.&lt;/li&gt;&lt;br/&gt;	&lt;li&gt;&lt;strong&gt;Jangan lupa&lt;/strong&gt; &lt;strong&gt;ke wc dulu sebelum sidang.&lt;/strong&gt; Bisa berabe kalau pengen ke wc sewaktu sidang.&lt;/li&gt;&lt;br/&gt;	&lt;li&gt;&lt;strong&gt;Berpenampilan rapi dan tunjukkan bahwa Anda sudah siap&lt;/strong&gt; menjalani sidang. Jangan ada yang ketinggalan ini itu dan lupa ini itu.&lt;/li&gt;&lt;br/&gt;&lt;/ol&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kumpulan-artikel-keuangan.blogspot.com/feeds/1171887117235373603/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kumpulan-artikel-keuangan.blogspot.com/2010/11/tips-skripsi.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1422989331573784212/posts/default/1171887117235373603'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1422989331573784212/posts/default/1171887117235373603'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kumpulan-artikel-keuangan.blogspot.com/2010/11/tips-skripsi.html' title='Tips skripsi'/><author><name>Unknown</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1422989331573784212.post-6121569885004841928</id><published>2010-11-16T16:29:00.000+07:00</published><updated>2011-04-16T16:42:44.904+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="antiglobalisasi"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="globalisasi"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="ilmu Ekonomi"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Pengertian antiglobalisasi"/><title type='text'>Pengertian Antiglobalisasi</title><content type='html'>&lt;strong&gt;Antiglobalisasi&lt;/strong&gt; adalah suatu istilah yang umum digunakan untuk memaparkan sikap politis orang-orang dan kelompok yang menentang perjanjian dagang global dan lembaga-lembaga yang mengatur perdagangan antar negara seperti Organisasi Perdagangan Dunia (WTO).&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&quot;Antiglobalisasi&quot; dianggap oleh sebagian orang sebagai gerakan sosial, sementara yang lainnya menganggapnya sebagai istilah umum yang mencakup sejumlah gerakan sosial yang berbeda-beda. Apapun juga maksudnya, para peserta dipersatukan dalam perlawanan terhadap ekonomi dan sistem perdagangan global saat ini, yang menurut mereka mengikis lingkungan hidup, hak-hak buruh, kedaulatan nasional, dunia ketiga, dan banyak lagi penyebab-penyebab lainnya.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Namun, orang-orang yang dicap &quot;antiglobalisasi&quot; sering menolak istilah itu, dan mereka lebih suka menyebut diri mereka sebagai Gerakan Keadilan Global, Gerakan dari Semua Gerakan atau sejumlah istilah lainnya.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&amp;nbsp;&lt;br/&gt;&lt;h2&gt;Ideologi dan tema perjuangan dalam gerakan ini&lt;/h2&gt;&lt;br/&gt;&lt;div&gt;&lt;br/&gt;&lt;div&gt;&lt;img src=&quot;http://upload.wikimedia.org/wikipedia/id/thumb/8/8c/Mayday05.JPG/300px-Mayday05.JPG&quot; alt=&quot;Mayday05.JPG&quot; width=&quot;300&quot; height=&quot;225&quot; /&gt;&lt;br/&gt;&lt;div&gt;&lt;br/&gt;&lt;div&gt;&lt;img src=&quot;http://bits.wikimedia.org/skins-1.5/common/images/magnify-clip.png&quot; alt=&quot;&quot; width=&quot;15&quot; height=&quot;11&quot; /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br/&gt;&lt;/div&gt;&lt;br/&gt;&lt;/div&gt;&lt;br/&gt;&lt;/div&gt;&lt;br/&gt;Gerakan antiglobalisasi berkembang pada akhir abad ke-20 untuk melawan globalisasi aktivitas ekonomi korporasi dan perdagangan bebas dengan negara-negara berkembang yang dapat ditimbulkan oleh aktivitas tersebut.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Para anggota gerakan anti-globalisasi ini biasanya mendukung alternatif-alternatif sosialis atau sosial demokrat terhadap ekonomi kapitalis, dan berusaha melindungi penduduk dunia dan lingkungan hidup dari apa yang mereka yakini sebagai dampak globalisasi yang merusak. Dukungan untuk LSM hak asasi manusia adalah batu penjuru yang lain dari agenda gerakan anti-globalisasi. Mereka mendukung hak-hak buruh, gerakan untuk pelestarian lingkungan hidup, feminisme, kebebasan untuk migrasi, pelestarian budaya masyarakat adat, keanekaragaman hayati, keanekaragaman budaya, keamanan makanan, dan mengakhiri atau memperbarui kapitalisme. Banyak dari para penentang antiglobalisasi ini adalah veteran dalam kampanye-kampanye dengan tema tunggal, termasuk aktivis anti penebangan liar, upah yang layak, mengorganisasi serikat buruh, dan kampanye anti-pabrik garmen biaya rendah. Meskipun kebanyakan anggota gerakan menganggap kebanyakan atau semua tujuan yang disebut di atas saling melengkapi yang lainnya, sejumlah masalah (dan kadang-kadang masalah yang kontradiktif) telah membangkitkan kritik bahwa gerakan ini tidak memiliki tema perjuangan yang konsisten, utuh, atau realistik.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Meskipun para pendukung gerakan ini sering bekerja bersama-sama, gerakan itu sendiri heterogen. Ia mencakup pemahaman yang berbeda-beda dan kadang-kadang malah saling berlawanan tentang proses globalisas, dan memadukan visi-visi, strategi, dan taktik alternatif. Banyak dari kelompok dan organisasi ini yang dianggap sebagaib agian dari gerakan ini tidak dibentuk sebagai antiglobalis, tetapi mempunyai akar dalam berbagai gerakan-gerakan sosial dan politk yang telah ada sebelumnya (kecuali mungkin ATTAC). Pendahulu gerakan antiglobalisasi ini adalah gerakan 1968 di Eropa dan protes melawan Perang Vietnam di Amerika Serikat. Gerakan antiglobalisasi seperti yang dikenal sekarang berasal dari bertemunya berbagai pengalaman politik ini ketika para anggotanya mulai melakukan unjuk rasa bersama pada pertemuan-pertemuan internasional seperti pertemuan WTO 1999 di Seattle atau Pertemuan Puncak Genoa G/8&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&amp;nbsp;&lt;br/&gt;&lt;h3&gt;Oposisi terhadap lembaga keuangan internasional dan perusahaan transnasional&lt;/h3&gt;&lt;br/&gt;&lt;div&gt;&lt;br/&gt;&lt;div&gt;&lt;img src=&quot;http://upload.wikimedia.org/wikipedia/id/thumb/3/37/001A09.JPG/300px-001A09.JPG&quot; alt=&quot;001A09.JPG&quot; width=&quot;300&quot; height=&quot;225&quot; /&gt;&lt;br/&gt;&lt;div&gt;&lt;br/&gt;&lt;div&gt;&lt;img src=&quot;http://bits.wikimedia.org/skins-1.5/common/images/magnify-clip.png&quot; alt=&quot;&quot; width=&quot;15&quot; height=&quot;11&quot; /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br/&gt;&lt;/div&gt;&lt;br/&gt;&lt;/div&gt;&lt;br/&gt;&lt;/div&gt;&lt;br/&gt;Pada umumnya, para pengunjuk rasa percaya bahwa lembaga-lembaga keuangan internasional dan perjanjian-perjanjian internasional merusakkan metode-metode pengambilan keputusan lokal. Banyak pemerintah dan lembaga-lembaga perdagangan bebas yang dilihat bertindak untuk kebaikan perusahaan-perusahaan transnasional (atau multinasional) (misalnya Microsoft dan Monsanto). Perusahaan-perusahaan ini dianggap mempunyai hak-hak istimewa yang tidak dimiliki oleh kebanyakan manusia: bergerak bebas melintasi perbatasan, menggali sumber-sumber alam yang diingini, dan memanfaatkan keanekaragaman sumber-sumber manusia. Mereka dianggap mampu bergerak terus setelah melakukan kerusakan yang permanen terhadap modal alam dan keanekaragaman hayati suatu negara, dalam cara yang tidak mungkin dilakukan oleh warganegara di tempat itu. Para aktivis juga mengklaim bahwa perusahaan-perusahaan itu memaksakan suatu &quot;monokultur global&quot;. Karenanya, tujuan bersama dari sebagian gerakan itu adalah mengakhiri status hukum perusahaan-perusahaan itu sebagai subyek hukum dan pembubaran atau pembaruan dramatis atas Bank Dunia, IMF, dan WTO.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Para aktivis secara khusus menggugat apa yang mereka lihat sebagai &quot;penyalahgunaan globalisasi&quot; dan institusi-institusi internasional yang dirasa mempromosikan neoliberalisme tanpa rasa hormat terhadap standart adat. Target umum meliputi Bank Dunia, Dana Moneter Internasional (IMF), Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD) dan Organisasi Perdagangan Dunia (WTO) serta perjanjian &quot;pasar bebas&quot; seperti NAFTA, FTAA, Multilateral Agreement on Investment (MAI) dan GATS. Mengingat kesenjangan ekonomi antara negara-negara kaya dan miskin, penganut gerakan ini mengklaim bahwa &quot;pasar bebas&quot; sesungguhnya akan menyebabkan bertambahnya kekuasaan negara-negara industri (sering diistilahkan sebagai &quot;Utara&quot; sebagai tandingan &quot;Selatan&quot; yang terdiri atas negara-negara berkembang).&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Para aktivis juga sering menentang aliansi bisnis seperti Forum Ekonomi Dunia (WEF), Trans Atlantic Business Dialogue (TABD) dan Asia Pacific Economic Cooperation (APEC), maupun pemerintah-pemerintah yang mempromosikan persetujuan-persetujuan atau institusi-institusi seperti itu. Yang lainnya berpendapat bahwa, jika perbatasan dibuka bagi modal, perbatasan pun harus dibuka dengan cara yang sama untuk memungkinkan para migran dan pengungsi secara bebas serta berpindah-pindah dan memilih tempat tinggalnya. Para aktivis seperti ini cenderung menjadikan sasaran organisasi-orgasisasi seperti International Organization for Migration dan Schengen Information System.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Terkadang ada juga argumentasi bahwa AS mempunyai keuntungan khusus dalam ekonomi global karena hegemoni dolar. Klaim ini menyatakan bahwa dominasi dolar bukanlah semata-mata konsekuensi dari keunggulan ekonomi AS. Sejarahwan globalisasi mengakui bahwa dominasi dolar juga didapat melalui kesepakatan politis seperti Bretton Woods System dan pedagangan minyak OPEC hanya dalam dolar, setelah AS meninggalkan standar emas dan menggantikannya dengan dollar.&lt;br/&gt;&lt;h3&gt;Antiglobalisasi sebagai Antineoliberalisme&lt;/h3&gt;&lt;br/&gt;Banyak pihak melihat gerakan ini sebagai tanggapan kritis terhadap pengembangan neoliberalisme, yang secara luas dianggap telah dimulai oleh kebijakan Margaret Thatcher dan Ronald Reagan menuju &lt;em&gt;kapitalisme laissez faire&lt;/em&gt; pada tingkat global dengan mengembangkan privatisasi ekonomi negara-negara dan melemahkan peraturan perdagangan dan bisnis. Para penganjur neoliberal berpendapat bahwa peningkatan perdagangan bebas dan pengurangan sektor publik akan membawa manfaat bagi negara-negara miskin dan kepada orang-orang yang miskin di negara-negara kaya. Kebanyakan pendukung antiglobalisasi sangat tidak sependapat, dan menambahkan bahwa kebijakan neoliberal dapat menyebabkan hilangnya kedaulatan lembaga-lembaga demokratis.&lt;br/&gt;&lt;h3&gt;Pengembangan &quot;antiperang&quot;&lt;/h3&gt;&lt;br/&gt;Pada 2003, banyak bagian dari gerakan ini yang menunjukkan perlawanan luas terhadap perang Irak 2003. Banyak dari mereka bergabung dengan sekitar 10 juta atau lebih pengunjuk rasa dalam protes global anti perang Irak pada akhir pekan tanggal 15 Februari. Sebuah editorial &lt;em&gt;New York Times&lt;/em&gt; menyebutnya sebagai &quot;adikuasa kedua dunia&quot;. Pertemuan pencinta damai lainnya telah diorganisir gerakan &lt;strong&gt;antiglobalisasi&lt;/strong&gt; dalam cara yang sama. Misalnya demonstrasi besar anti perang Irak yang terjadi di Forum Sosial Eropa pada November 2002 di Florence, Italia.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Kaum militan anti-globalisasi kuatir akan berfungsinya lemaga-lembaga demokratis sebagaimana mestinya, ketika para pemimpin dari banyak negara-negara demokratis (Spanyol, Italia, Polandia) bertindak melawan keinginan mayoritas rakyat mereka dengan mendukung peperangan. Noam Chomsky memaparkan bahwa para pemimpin ini &quot;menghina demokrasi&quot;. Para pengkritik argumentasi seperti ini cenderung menunjuk bahwa ini adalah kritik yang lazim dalam demokrasi perwakilan — suatu pemerintahan yang terpilih tidak akan selalu bertindak searah dengan pendukung publik terbesar — dan karena itu, posisi para pemimpin itu tidak berarti tidak konsisten, karena memang negara-negara ini menganut sistem demokrasi parlementer.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Dalam pandangan banyak orang di dalam gerakan ini, isu-isu ekonomi erat terkait dengan isu-isu militer.&lt;br/&gt;&lt;h3&gt;Ketepatan istilah&lt;/h3&gt;&lt;br/&gt;Banyak pihak mempertimbangkan istilah &quot;antiglobalisasi&quot; tidak tepat, dan istilah itu telah digunakan untuk kritik yang tidak akurat bagi gerakan ini. Misalnya, mereka mengatakan istilah ini menyiratkan suatu perspektif negatif bahwa gerakan ini hanya membela proteksionisme atau bahkan nasionalisme. Kenyataannya, demikian kata mereka, gerakan ini sesungguhnya secara sadar bersifat internasionalis, mengorganisir serentak dan memihak orang-orang tertindas di seluruh dunia. Satu unsur yang ikut membentuk gerakan ini adalah Jaringan Tanpa Perbatasan, yang berjuang untuk migrasi yang tidak terbatas dan penghapusan semua perbatasan nasional.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Sementara istilah &quot;antiglobalisasi&quot; muncul dari perlawanan gerakan ini terhadap perjanjian-perjanjian pasar bebas (yang sering dianggap sebagai bagian dari apa yang disebut &quot;globalisasi&quot;), banyak peserta yang berpendapat bahwa mereka menentang hanya aspek-aspek tertentu saja dari globalisasi dan sebaliknya menyebut diri mereka sebagai &quot;anti-kapitalis&quot;, &quot;antiplutokrasi&quot;, atau &quot;antikorporasi&quot;.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Dua pendekatan utama untuk mendapatkan sebuah istilah umum bagi gerakan ini dapat dibedakan menjadi: gerakan yang dapat digambarkan sebagai &lt;em&gt;antiglobalis&lt;/em&gt; atau &lt;em&gt;regionalis&lt;/em&gt;, atau gerakan yang memeluk &lt;em&gt;beberapa&lt;/em&gt; aspek globalisasi (seperti pertukaran informasi antar budaya atau pengurangan peran negara kebangsaan) sementara menolak yang lainnya (misalnya ekonomi neoliberal).&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Sementara pendukung kedua pendekatan itu sering beerja sama dan menjadi sebuah reaksi terhadap fenomena yang sama, perbedaan mereka bisa jadi lebih besar dari landasan bersama mereka. Pendekatan gerakan yang pertama dapat digambarkan sebagai antiglobalis total (pada umumnya termasuk apa yang dianggap sebagai &quot;Amerikanisasi&quot; kebudayaan), sementara pendekatan yang kedua lebih tepat disebut &quot;kritikus globalisasi&quot;. Namun pada prakteknya, tidak ada batasan yang jelas antara kedua pendekatan ini, dan istilah &quot;anti globalisasi&quot; sering digunakan tanpa peduli terhadap perbedaan-perbedaan dari keduanya.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Keprihatinan lain dari sejumlah aktivis tentang istilah &quot;antiglobalisasi&quot; adalah bahwa istilah itu tidak membedakan posisi mereka dari perlawanan yang bersifat nasionalis semata-mata terhadap globalisasi. Banyak gerakan nasionalis seperti Front Nasional Perancis yang juga menentang globalisasi, tapi berpendapat bahwa alternatif bagi globalisasi adalah perlindungan terhadap negara kebangsaan, kadang-kadang dengan pengertian-pengertian yang jelas-jelas rasis atau fasis. Beberapa kelompok fasis yang dipengaruhi oleh Posisi Ketiga telah berusaha menyesuaikan pesan mereka agar memikat gerakan antiglobalisasi. Namun gerakan ekstrem kanan ini ditolak mentah-mentah oleh gerakan antiglobalisasi, ditandai dengan Peoples Global Action yang dengan tegas menolak rasisme, dan banyak di dalam gerakan yang juga aktif dalam kelompok anti-fasis seperti ANTIFA.&lt;br/&gt;&lt;h3&gt;Pengaruh gerakan antiglobalisasi&lt;/h3&gt;&lt;br/&gt;Beberapa tulisan kritis yang berpengaruh telah mengilhami gerakan antiglobalisasi. &lt;em&gt;No Logo&lt;/em&gt;, buku karangan wartawan Kanada, Naomi Klein, yang mengkritik praktek produksi perusahaan-perusahaan multinasional dan kehadiran pemasarannya yang didorong oleh merek dimana-mana dalam budaya populer, telah menjadi sebuah &quot;manifesto&quot; dari gerakan ini, menyajikan dalam cara yang sederhana tema-tema yang dengan lebih akurat telah dikembangkan dalam tulisan-tulisan yang lain. Di India, beberapa acuan intelektual dari gerakan ini dapat ditemukan pada tulisan-tulisan Vandhana Shiva, seorang ahli lingkungan hidup dan feminis, yang dalam bukunya &lt;em&gt;Biopiracy&lt;/em&gt; mendokumentasikan bagaimana kapital alam masyarakat pribumi dan &lt;em&gt;ecoregion&lt;/em&gt; telah diubah ke dalam bentuk-bentuk kapital intelektual, yang kemudian diakui sebagai properti komersial tanpa membagikan manfaat pribadi yang telah diperolehnya dengan asalnya. Penulis Arundhati Roy terkenal dengan aktivitas dan posisi anti-nuklirnya menentang proyek bendungan pembangkit tenaga listrik raksasa di India yang disponsori oleh Bank Dunia. Di Perancis majalah bulanan terkenal &lt;em&gt;Le Monde Diplomatique&lt;/em&gt; mendukung perjuangan anti-globalisasi dan sebuah editorial yang dituliso oleh salah seorang direkturnya, Ignacio Ramonet menghasilkan dasar bagi pembentukan ATTAC. Tulisan-tulisan dari Jean Ziegler dan Immanuel Wallerstein memberikan rincian mengenai keterbelakangan dan ketergantungan dunia yang dikuasai oleh sistem kapitalis. Tradisi pasifis dan anti-imperialis sudah betul-betul mempengaruhi gerakan ini. Para pengecam kebijakan luar negeri AS seperti Noam Chomsky, dan almarhumah Susan Sontag, serta perusak komputer anti-globalis The Yes Men telah secara luas diterima di dalam gerakan.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Walaupun mereka mungkin tidak menyebut diri mereka sebagai antiglobalis dan kenyataannya adalah pro-kapitalisme, beberapa ekonom yang tidak sepakat dengan pendekatan neoliberal terhadap lembaga-lembaga ekonomi internasional sudah sangat mempengaruhi gerakan ini. &lt;em&gt;Development as Freedom&lt;/em&gt; karangan Amartya Sen (pemenang penghargaan Nobel dalam Ilmu Ekonomi) berpendapat bahwa pembangunan negara dunia ketiga harus dipahami sebagai perluasan kemampuan manusia, bukan semata-mata sebagai peningkatan pendapatan perkapita nasional, dan oleh sebab itu memerlukan kebijakan-kebijakan yang juga mempertimbangkan kesehatan dan pendidikan, tidak hanya PDB. Usul penerima Penghargaan Nobel dalam Ilmu Ekonomi, James Tobin, untuk mengenakan pajak terhadap transaksi finansial (kemudian dikenal dengan Pajak Tobin) telah menjadi bagian dari agenda gerakan.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;George Soros, Joseph E. Stiglitz (peraih Nobel lainnya, pernah menjabat di Bank Dunia, penulis Globalization and Its Discontents) dan David Korten telah membuat argumen untuk meningkatkan transparansi secara drastis, untuk penghapusan utang, reformasi agraria, dan restrukturisasi sistem pertanggung jawaban perusahaan. Sumbangan Korten dan Stiglitz terhadap gerakan ini termasuk ikut serta dalam aksi langsung dan protes jalanan.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Beberapa negara Katolik Roma seperti Italia dirasakan pula pengaruh peranan agama, terutama dari para misionaris yang lama tinggal di Dunia Ketiga (yang paling terkenal adalah Alex Zanotelli). Pertemuan antara tradisi ini dan tradisi pasca-komunis sering dirasa aneh, tetapi tidak sepenuhnya berselisih.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Sumber Internet dan situs web yang memberikan informasi bebas, seperti Indymedia, adalah sarana penyebaran gagasan bagi gerakan ini. Kumpulan materi-materi yang luas tentang gerakan spiritual, anarkisme, sosialisme libertarian, dan Gerakan Hijau yang sekarang tersedia di Internet mungkin lebih berpengaruh daripada buku cetakan. Tulisan-tulisan Arundhati Roy, Starhawk, dan John Zerzan, khususnya, yang mulanya tidak dikenal, telah mengilhami kritik yang membela feminisme, proses konsensus dan pemisahan diri politik.&lt;br/&gt;&lt;h2&gt;Organisasi&lt;/h2&gt;&lt;br/&gt;Walaupun tahun-tahun sebelumnya penekanan lebih telah diberikan untuk alternatif kontruksi akar rumput bagi globalisasi (kapitalis), gerakan ini semakin besar dan terbuka dalam mengorganisir massa pendukung dengan kampanye luas untuk aksi-aksi langsung dan pembangkangan sipil. Model pengorganisiran seperti ini, kadang-kadang dibawah jaringan Peoples&#39; Global Action, berusaha menyatukan berbagai kasus berbeda untuk bergabung bersama dalam satu perjuangan global.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Dalam beberapa hal, proses pengorganisiran dapat menjadi lebih penting bagi para aktivis, dibandingkan dengan gol atau pencapaian bagi komponen-komponen dalam gerakan.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Pada pertemuan-pertemuan korporasi, tujuan yang dinyatakan oleh kebanyakan demonstran adalah untuk menghentikan cara-cara bekerja korporasi. Walaupun demonstrasi jarang sekali berhasil lebih dari menunda atau mengganggu pertemuan-pertemuan itu, hal ini memotivasi mobilisasi dan memberikan mereka sebuah pandangan tujuan jangka pendek. Walau tidak didukung oleh banyak pihak di gerakan, bentrokan tetap terjadi di Genoa, Seattle, dan London dan kerusakan yang besar dapat terjadi di wilayah tersebut, terutama target &quot;kapitalis&quot; seperti restoran McDonalds.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Karena tidak adanya badan resmi yang mengkoordinir, justru gerakan ini berhasil melaksanakan protes-protes besar dalam sebuah basis global, menggunakan teknologi informasi untuk menyebarkan informasi dan mengatur gerakan. Pengunjuk rasa mengatur diri mereka sendiri dalam &quot;kelompok kecil&quot; (&lt;em&gt;affinity groups&lt;/em&gt;), dengan ciri khas sebagai kelompok-kelompok tanpa hirarki dengan orang-orang dekat dan berbagi suatu tujuan politis umum. Kelompok-kelompok kecil ini kemudian akan mengirimkan wakilnya ke pertemuan perencanaan. Bagaimanapun juga, karena kelompok-kelompok kecil ini masik dapat disusupi aparat intelijen, rencana yang penting dari aksi protes sering tidak dibuat sampai menit terakhir. Salah satu taktik yang umum digunakan dalam aksi protes adalah memecah dengan kesadaran untuk melawan hukum. Ini dirancang, dengan berbagai keberhasilan, untuk melindungi risiko secara fisik dan ancaman hukum akibat konfrontasi dengan aparat.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Sebagai contoh, di Praha sepanjang protes anti IMF dan World Bank pada September 2000, pengunjuk rasa memecah menjadi tiga kelompok yang terpisah, mendekata pusat konferensi dari tiga penjuru: satu dengan berbagai bentuk pembangkangan sipil (pawai gerakan Kuning), satu (pawai gerakan Pink/Silver) dengan &quot;tactical frivolity&quot; (kostum, tarian, teater, musik, dan seni) dan satu lagi (gerakan Biru) tergabung dalam konflik kekerasan dengan polisi yang dipersenjatai, dimana pengunjuk rasa melemparkan batu-batu kerikil yang didapat dari jalanan. [1]&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Demonstrasi-demonstrasi ini tumbuh menjadi sebuah masyarakat kecil. Banyak pengunjuk rasa mengambil pelatihan pertolongan pertama dan bertindak sebagai medis bagi pengunjuk rasa lainnya yang terluka. Beberapa organisasi seperti National Lawyer&#39;s Guild dan ACLU menyediakan bantuan hukum bila terjadi konfrontasi dengan aparat. Pengunjuk rasa mengaku bahwa media-media massa besar tidak sungguh-sungguh melakukan liputan, oleh karena itu, sebagian dari mereka kemudian mendirikan Independent Media Center, sebuah kolektif pengunjuk rasa yang dapat meliput berita saat aksi sedang berlangsung.&lt;br/&gt;&lt;h2&gt;Demonstrasi dan Pertemuan&lt;/h2&gt;&lt;br/&gt;&lt;h3&gt;J18&lt;/h3&gt;&lt;br/&gt;Salah satu protes Antiglobalisasi berskala internasional pertama yang diorganisir di belasan kota di seluruh dunia pada 18 Juni 1999, terutama London, Inggris dan Eugene, Oregon. Protes di Eugene, Oregon berubah menjadi kekacauan ketika kelompok anarkis lokal menggiring polisi keluar dari sebuah taman kecil. Seorang anarkis, Robert Thaxton ditangkap dan dihukum karena melemparkan batu ke arah polisi.&lt;br/&gt;&lt;h3&gt;Seattle/N30&lt;/h3&gt;&lt;br/&gt;&lt;div&gt;&lt;img src=&quot;http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/e/ef/Crystal_Clear_app_xmag.png/20px-Crystal_Clear_app_xmag.png&quot; alt=&quot;!&quot; width=&quot;20&quot; height=&quot;20&quot; /&gt;Artikel utama untuk bagian ini adalah: Pertemuan WTO 1999&lt;/div&gt;&lt;br/&gt;Mobilisasi besar yang kedua dari gerakan ini, dikenal sebagai N30, terjadi pada 30 November 1999, ketika para pengunjuk rasa menutup pintu masuk delegasi menuju pertemuan WTO di Seattle, Amerika Serikat. Pengunjuk rasa memaksakan pembatalan upacara pembukaan dan terus bertahan sepanjang pertemuan sampai 3 Desember. Sebuah aksi besar diijinkan, dilakukan oleh anggota AFL-CIO, dan aksi besar lainnya yang tanpa ijin terbagi dalam berbagai kelompok. Para pengunjuk rasa dan polisi anti huru-hara Seattle bentrok di jalan-jalan setelah polisi menembakkan gas air mata pada pengunjuk rasa yang menutup jalan. Lebih dari 600 pengunjuk rasa telah ditangkap dan puluhan terluka.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Tiga orang polisi terluka oleh tembakan sesama polisi, dan satu orang terkena lemparan batu. Kaum anarkhis Black Bloc menghancurkan jendela toko dari bisnis yang dimiliki atau yang merupakan waralaba dari perusahaan-perusahaan sasaran seperti sebuah toko besar Nike dan beberapa jendela Starbucks. Walikota kemudian menempatkan kota besar itu dalam apa yang setara dengan undang-undang darurat dan mengumumkan jam malam. Sejak 2002, kota Seattle telah membayar lebih dari $200.000 dalam penyelesaian tuntutan perkara terhadap Departemen Polisi Seattle untuk penyerangan dan penangkapan yang tidak sah, dengan suatu tuntutan &lt;em&gt;class action&lt;/em&gt; yang masih menunggu keputusan.&lt;br/&gt;&lt;h3&gt;Reaksi penegak hukum&lt;/h3&gt;&lt;br/&gt;Meskipun polisi setempat terpana oleh besarnya N30, para penegak hukum telah bereaksi di seluruh dunia untuk mencegah gangguan terhadap peristiwa-peristiwa di masa depan dengan berbagai taktik, termasuk dengan mengerahkan jumlah yang sangat besar, perembesan ke dalam kelompok-kelompok untuk mengetahui rencana-rencana mereka, dan persiapan-persiapan untuk menggunakan kekerasan untuk menyingkirkan para demonstran.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Di sejumlah tempat demonstrasi, polisi telah menggunakan gas air mata, semprotan cabe, granat yang menyebabkan gegar otak, peluru karet dan kayu, tongkat malam, meriam air, anjing, kuda, dan sesekali peluru hidup untuk mengusir para pengunjuk rasa. Setelah protes November 2000 G-8 di Montreal, di mana sejumlah demonstran dipukuli, diinjak-injak, dan ditangkap dalam apa yang dimaksudkan sebagai pesta unjuk rasa, diperkenalkanlah taktik memilah-milah para pemrotes menjadi zona-zona &quot;hijau&quot; (diizinkan), &quot;kuning&quot; (resminya tidak diizikan tetapi dengan sedikit konfrontasi dan risiko kecil ditangkap), dan &quot;merah&quot; (melibatkan konfrontasi langsung).&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Di Quebec City, para pejabat pemerintah kota membangun dinding setinggi 3 m lebih di sekitar bagian kota tempat berlangsungnya Pertemuan Puncak Negara-negara Amerika. Hanya penghuni, delegasi ke pertemuan itu, dan beberapa wartawan yang terakreditasi yang boleh melewatinya. Meskipun polisi mengklaim bahwa unsur-unsur kekerasan di antara para demonstran harus dihadapi dengan tegas, mereka konon menembakkan gas air mata dan peluru karet dengan sembarangan, membubarkan kelompok-kelompok damai dan bahkan tim-tim medis yang membantu mereka yang terluka. Diklaim pula bahwa mereka melemparkan gas air mata ke daerah-daerah yang tidak terlibat dalam protes itu, menembakkan dari puncak gunung tempat berlangsungnya konfrontasi ke kota di bawahnya.&lt;br/&gt;&lt;h3&gt;Genoa&lt;/h3&gt;&lt;br/&gt;&lt;div&gt;&lt;img src=&quot;http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/e/ef/Crystal_Clear_app_xmag.png/20px-Crystal_Clear_app_xmag.png&quot; alt=&quot;!&quot; width=&quot;20&quot; height=&quot;20&quot; /&gt;Artikel utama untuk bagian ini adalah: Protes KTT G8 Genoa&lt;/div&gt;&lt;br/&gt;Protes KTT G8 di Genoa pada 18 Juli hingga 22 Juli 2001 adalah salah satu protes yang paling berdarah dalam sejarah terbaru Eropa Barat, terbukti dengan terbunuhnya seorang pemuda penduduk Genoa bernama Carlo Giuliani saat demonstrasi dan dirawatnya beberapa pengunjuk rasa di rumah sakit. Setelah itu polisi dituduh brutal, menyiksa, dan menindak terlalu jauh terhadap aksi damai. Beberapa ratus demonstran dan polisi terluka dan ratusan lainnya ditangkap selama hari-hari pertemuan G8; kebanyakan dari mereka yang ditangkap kemudian didakwa dengan pasal &quot;asosiasi kriminal&quot; di bawah undang-undang Anti-Mafia Italia dan Anti-Teroris . Sebagai bagian dari lanjutan penyelidikan, polisi kemudian menggerebek pusat sosial, pusat media, gedung-gedung serikat buruh, dan kantor hukum terus berlanjut di seluruh Italia sejak pertemuan puncak G8 di Genoa. Banyak petugas polisi atau pejabat terkait yang hadir di Genoa sepanjang pertemuan puncak G8, yang kini disediliki oleh hakim Italia, dan beberapa di antara mereka mengundurkan diri. Sejak itu, beberapa orang telah mengakui bahwa mereka menempatkan sejumlah bom Molotov untuk mengesahkan penggerebekan Sekolah Diaz, serta melaporkan berita bohong tentang penikaman atas seorang polisi untuk menyudutkan para aktivis [2].&lt;br/&gt;&lt;h3&gt;Gleneagles&lt;/h3&gt;&lt;br/&gt;&lt;div&gt;&lt;br/&gt;&lt;div&gt;&lt;img src=&quot;http://upload.wikimedia.org/wikipedia/id/thumb/9/9c/No2g8.jpg/220px-No2g8.jpg&quot; alt=&quot;&quot; width=&quot;220&quot; height=&quot;144&quot; /&gt;&lt;br/&gt;&lt;div&gt;&lt;br/&gt;&lt;div&gt;&lt;img src=&quot;http://bits.wikimedia.org/skins-1.5/common/images/magnify-clip.png&quot; alt=&quot;&quot; width=&quot;15&quot; height=&quot;11&quot; /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br/&gt;Aksi anti G8&lt;/div&gt;&lt;br/&gt;&lt;/div&gt;&lt;br/&gt;&lt;/div&gt;&lt;br/&gt;&lt;div&gt;&lt;img src=&quot;http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/e/ef/Crystal_Clear_app_xmag.png/20px-Crystal_Clear_app_xmag.png&quot; alt=&quot;!&quot; width=&quot;20&quot; height=&quot;20&quot; /&gt;Artikel utama untuk bagian ini adalah: KTT G8 ke-31&lt;/div&gt;&lt;br/&gt;Di seluruh Skotlandia, berbagai macam organisasi seperti jaringan akar rumput Dissent dan koalisi konservatif besar &quot;&lt;em&gt;make poverty history&lt;/em&gt;&quot; melakukan protes menentang pertemuan G8 yang ke 31, yang berlangsung di Gleneagles pada 2 Juli hingga 8 Juli 2005.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Protes dimulai akhir pekan sebelumnya dengan demonstrasi Make Poverty History di Edinburgh dengan sekitar 200.000 orang yang memakai t-shirts putih. Keesokan harinya, juga terjadi demonstrasi di Glasgow dengan tema Make Borders History yang menyoroti &lt;em&gt;racist asylum&lt;/em&gt; dan politik imigrasi negara-negara G8 dan negara lain yang menutup perbatasan mereka bagi orang-orang yang ingin melepaskan diri dari kemiskinan dan penyiksaan politis, dan ini menjadi awal dari tiga konferensi tandingan di Edinburgh.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Hari-hari berikutnya para pengunjuk rasa menduduki gerbang Faslane, kompleks kapal selam nuklir, karnaval di Edinburg, demonstrasi di Penjara Dungavel, dan ribuan pengunjuk rasa berusaha mendekati lokasi pertemuan di Gleneagles Hotel. [3]&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Bob Geldof mengadakan konser Live 8, mengingatkan para pemimpin negara G8 dengan mengangkat tema Make Poverty History.&lt;br/&gt;&lt;h3&gt;Hong Kong&lt;/h3&gt;&lt;br/&gt;&lt;div&gt;&lt;br/&gt;&lt;div&gt;&lt;img src=&quot;http://upload.wikimedia.org/wikipedia/id/thumb/3/3b/Wtohk.jpg/220px-Wtohk.jpg&quot; alt=&quot;&quot; width=&quot;220&quot; height=&quot;165&quot; /&gt;&lt;br/&gt;&lt;div&gt;&lt;br/&gt;&lt;div&gt;&lt;img src=&quot;http://bits.wikimedia.org/skins-1.5/common/images/magnify-clip.png&quot; alt=&quot;&quot; width=&quot;15&quot; height=&quot;11&quot; /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br/&gt;Aksi anti WTO di Hong Kong&lt;/div&gt;&lt;br/&gt;&lt;/div&gt;&lt;br/&gt;&lt;/div&gt;&lt;br/&gt;&lt;div&gt;&lt;img src=&quot;http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/e/ef/Crystal_Clear_app_xmag.png/20px-Crystal_Clear_app_xmag.png&quot; alt=&quot;!&quot; width=&quot;20&quot; height=&quot;20&quot; /&gt;Artikel utama untuk bagian ini adalah: Konferensi Tingkat Menteri WTO 2005&lt;/div&gt;&lt;br/&gt;Konferensi Tingkat Menteri ke-6 WTO berlangsung pada 13-18 Desember 2005 di Hong Kong. Negosisai berlanjut pada titik-titik isu kontroversial seputar pertanian, jasa, dan akses pasar bagi industri barang dan sumber daya alam.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Ribuan pengunjuk rasa yang diorganisir oleh Hong Kong People’s Alliance on WTO berpusat di Victoria Park. Aksi protes pada konferensi kali ini ternyata adalah rentetan protes yang paling dapat mendekati lokasi pertemuan sepanjang sejarah konferensi WTO. Polisi menggunakan cairan merica dan gas air mata untuk mencegah pengunjuk rasa mendobrak membuka jalan menuju lokasi konferensi WTO, Hong Kong Convention and Exhibition Centre. Setelah rententan bentrokan antara pengunjuk rasa dan polisi, pada 18 Desember lebih dari 1.000 pengunjuk rasa, mayoritas dari petani Korea Selatan, ditangkap dan puluhan lainnya terluka. [4]&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Petani, buruh migran, dan aktivis dari Indonesia turut serta dalam rentetan aksi ini. 22 orang pengunjuk rasa dari Indonesia juga sempat ditangkap dan ditahan.&lt;br/&gt;&lt;h3&gt;Jakarta&lt;/h3&gt;&lt;br/&gt;Federasi Serikat Petani Indonesia (FSPI) bersama dengan La Via Campesina mengadakan &quot;Konferensi Rakyat Asia Pasifik untuk Beras dan Kedaulatan Pangan&quot; (&lt;em&gt;The Asia-Pacific People’s Conference on Rice and Food Sovereignty&lt;/em&gt;) yang diselenggarakan di Jakarta, 14 hingga 18 Mei 2006, bersamaan dengan &quot;FAO Regional Conference for Asia and the Pacific&quot; yang juga berlangsung di Jakarta.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Konferensi selama lima hari ini bertujuan terutama untuk menekan FAO agar mengadopsi konsep kedaulatan pangan, menekan pemerintah untuk tidak melakukan impor beras, dan menyebarkan informasi secara luas mengenai dampak buruk liberalisasi perdagangan pertanian melalui GATT dan WTO. Konferensi ini juga akan membahas tuntas mengenai konsep alternatif dari petani, yakni kedaulatan pangan (&lt;em&gt;food sovereignty&lt;/em&gt;) yang merupakan konsep yang berpihak kepada petani, dan bukan pada pedagang dan korporasi.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Konferensi rakyat ini dihadiri oleh 10 organisasi petani anggota La Via Campesina dari 9 negara di Asia Pasifik, 12 serikat petani anggota FSPI dari 12 propinsi di Indonesia, dan LSM Internasional. Mereka yang hadir antara lain, organisasi petani dari Filipina (Paragos dan KMP), Thailand (AOP), Korea Selatan (KPL dan KWPA), Jepang (Nouminren), India (KKRS), Srilangka (Monlar), Nepal (ANPA), Banglades (BKF), Amerika Serikat NCFFC), Indonesia (FSPI), Timor Leste (Hasatil) dan Vietnam (VNFU). [5] [6] [7]&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Hadir pula Front Mahasiswa Nasional(FMN) yang berwatak demokrasi nasional. Tergabung dalam International Leagues People Struggle(ILPS) yang bersifat Global. FMN sendiri mempunyai garis anti Imperialisme, anti Feodalisme, dan anti Kapitalis Birokrat. FMN lahir pada tahun 2003 yang isinya berupa gabungan beberapa organisasi dari seluruh wilayah dan daerah diIndonesia. Pada Tahun 2006, FMN melaksanakan Kongres II diBandung.&lt;br/&gt;&lt;h3&gt;Batam&lt;/h3&gt;&lt;br/&gt;Berbarengan dengan pertemuan IMF dan Bank Dunia di Singapura, di Batam dilangsungkan &quot;International Peoples Forum vs the IMF &amp;amp; World Bank&quot; [8] [9] yang dihadiri oleh LSM dari berbagai negara pada 15-17 September 2006. Pertemuan ini akan membahas berbagai persoalan global, mulai dari kebijakan Bank Dunia IMF terhadap negara ketiga. Juga membahas berbagai isu sosial yang merebak di berbagai belahan dunia, termasuk di Indonesia.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Pada pembukaan pertemuan itu 15 September 2006, diisi dengan pembicara Walden Bello dan Kwik Kian Gie. Walden Bello merupakan pengamat ekonomi internasional yang dikenal dengan sikapnya yang kritis terhadap berbagai kebijakan Bank Dunia, WTO dan IMF terhadap negara ketiga. Seluruh rangkaian rencananya akan berpusat di kompleks Asrama Haji Batam Centre. [10] [11] [12] [13]&lt;br/&gt;&lt;h3&gt;Forum-forum sosial internasional&lt;/h3&gt;&lt;br/&gt;Lihat artikel penting: Forum Sosial Dunia, Forum Sosial Eropa, Forum Sosial Asia&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Rencana penting pertemuan antiglobalisasi militan telah terwujud dalam Forum Sosial Dunia (WSF). WSF yang pertama merupakan suatu prakarsa pemerintah Porto Alegre di Brasil. Semboyan Forum Sosial Dunia adalah &quot;Another World Is Possible&quot;. Di sinilah Charter of Principles dari WSF telah diadopsi untuk menjadi kerangka bagi forum-forum.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;WSF menjadi suatu pertemuan berkala: pada 2002 dan 2003 diselenggarakan kembali di Porto Alegre dan menjadi suatu titik pertemuan bagi protes di seluruh dunia melawan invasi Amerika ke Irak. Pada 2004 pertemuan berpindah ke Mumbai (dahulu dikenal dengan Bombay, di India), agar menjadikan pertemuan ini semakin mudah diakses oleh populasi dari Asia dan Afrika. Pertemuan terakhir ini dihadiri oleh 75.000 delegasi.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Pada waktu bersamaan, forum-forum regional terselenggara dengan mencontoh WSF, mengadopsi Charter of Principles. Forum Sosial Eropa (ESF) pertama diselenggarakan pada November 2002 di Florence. Semboyannya adalah &quot;Melawan perang, melawan rasisme dan melawan neoliberalisme&quot;. Tercatat keikutsertaan 60.000 delegasi dan diakhiri dengan suatu demonstrasi anti perang yang sangat besar (melibatkan 1.000.000 orang, menurut organisator). Dua pelaksanaan ESF lainnya mengambil tempat di Paris dan London, berturut-turut pada 2003 dan 2004.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Baru-Baru ini telah ada beberapa diskusi di balik gerakan tentang peran forum-forum sosial itu. Beberapa pihak melihatnya sebagai sebuah &quot;universitas rakyat&quot;, suatu kesempatan untuk membuat banyak orang sadar akan permasalahan globalisasi. Yang lainnya lebih suka bila delegasi memusatkan perhatian pada usaha mereka untuk mengkoordinasi dan mengorganisasi gerakan serta merencanakan kampanye baru.&lt;br/&gt;&lt;h2&gt;Pengaruh bagi negara-negara berkembang&lt;/h2&gt;&lt;br/&gt;Sebagian orang mengklaim bahwa di negara-negara maju umumnya yang memiliki tradisi yang kuat dalam kebebasan berpendapat, pengendalian atas polisi, hak-hak sipil, dan penegakan hukum, terjadi mobilisasi besar-besaran. Di negara-negaraini, salah satu tujuannya adalah membuktikan bahwa para pengunjuk rasa ini lebih dapat mengatur dirinya dibandingkan apabila mereka dikendalikan dengan kekerasan. Pada 15 Maret 2002 di Barcelona, 250.000 orang &quot;mengadakan kerusuhan&quot; selama beberapa hari tanpa menimbulkan cedera kepada siapapun pada kedua belah pihak. Dibandingkan kerusuhan sepak bola yang sering terjadi di Eropa, cedera yang terjadi jauh lebih sedikit. Namun demikian beberapa kerusakan hak milik pribadi dan masyarakat toh terjadi, yang mestinya dapat dihindari dalam sebuah unjuk rasa masyarakat.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Di Argentina, pada krisis ekonomi 2001/2002, jutaan warga biasa turun ke jalan selama beberapa hari, dengan hasil yang sama dengan protes di Barcelona, yang hasilnya sejumlah perubahan dalam pemerintahan federal. Pada 19 dan 20 Desember 2001, kerusuhan di Buenos Aires dan sejumlah kota besar lainnya menyebabkan presiden Fernando de la Rúa yang saat itu berkuasa, mengundurkan diri, meskipun 32 orang demonstran terbunuh. Pada saat yang sama dan juga selama 2002, ribuan rakyat kelas menengah turun ke jalan menentang lembaga-lembaga keuangan dan perusahaan-perusahaan asing sambil memukuli poci dan panci (hal ini menyebabkan timbulnya istilah &lt;em&gt;cacerolazo&lt;/em&gt;), untuk memprotes pembekuan rekening-rekening bank mereka dalam apa yang disebut &lt;em&gt;corralito&lt;/em&gt;. Pada bulan-bulan berikutnya, rakyat Argentina mengembangkan sejumlah sistem ekonomi alternatif, struktur sosial dan sistem pemerintahan otonom sendiri yang berbasis lingkungan. Slogan yang populer dalam gerakan tersebut adalah &lt;em&gt;¡Que se vayan todos!&lt;/em&gt; (&quot;Semua keluar [dari pemerintahan]!&quot;), menunjukkan frustrasi para demonstran bukan hanya terhadap korupsi dalam pemerintahan, tetapi juga dengan kseluruhan struktur pemerintahan.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Di India, pandangan-pandangan Vandana Shiva, Amartya Sen dan Arundhati Roy sangat populer, dan memperoleh status selebriti penuh. Gagasan-gagasan mereka yang diterima dan diminati, seperti halnya juga dengan gagasan-gagasan Mohandas Gandhi menjadi tantangan besar dan spesifik terhadap fundamentalisme Hindu dan Muslim. Ketiganya juga menghasilkan dampak yang cukup besar di dalam gerakan &quot;antiglobalisasi&quot;.&lt;br/&gt;&lt;h2&gt;Mobilisasi&lt;/h2&gt;&lt;br/&gt;&lt;em&gt;Catatan bahwa dimulainya garis waktu ini hanyalah mencerminkan awal dari mobilisasi utama di Amerika; mobilisasi antikorporasi globalisasi internasional yang terjadi setelah Seattle&lt;/em&gt;.&lt;br/&gt;&lt;ul&gt;&lt;br/&gt;	&lt;li&gt;30 November 1999 – Seattle, Konferensi ke-3 Menteri-Menteri WTO&lt;/li&gt;&lt;br/&gt;	&lt;li&gt;16 April 2000 – Washington, DC, IMF&lt;/li&gt;&lt;br/&gt;	&lt;li&gt;1 Mei 2000 – Global, May Day protes (Hari Buruh)&lt;/li&gt;&lt;br/&gt;	&lt;li&gt;29 Juli 2000 – Philadelphia, Konvensi Nasional Partai Republik&lt;/li&gt;&lt;br/&gt;	&lt;li&gt;11 Agustus 2000 – Los Angeles, Amerika Serikat, Konvensi Nasional Partai Demokrat&lt;/li&gt;&lt;br/&gt;	&lt;li&gt;11 September 2000 – Melbourne, World Economic Forum&lt;/li&gt;&lt;br/&gt;&lt;/ul&gt;&lt;br/&gt;&lt;em&gt;artikel utama: S11&lt;/em&gt;&lt;br/&gt;&lt;ul&gt;&lt;br/&gt;	&lt;li&gt;26 September 2000 – Praha, Republik Ceko, World Bank/IMF&lt;/li&gt;&lt;br/&gt;	&lt;li&gt;20 November 2000 – Montreal, Quebec, pertemuan G20&lt;/li&gt;&lt;br/&gt;	&lt;li&gt;20 Januari 2001 – Washington, DC, pelantikan Bush&lt;/li&gt;&lt;br/&gt;	&lt;li&gt;27 Januari 2001 – Davos, Swiss, Forum Ekonomi Dunia&lt;/li&gt;&lt;br/&gt;	&lt;li&gt;20 April 2001 – Quebec City, Kanada, Pertemuan Puncak negara-negara Amerika (FTAA)&lt;/li&gt;&lt;br/&gt;	&lt;li&gt;15 Juni 2001 – Gothenburg, Swedia Pertemuan Puncak Uni Eropa&lt;/li&gt;&lt;br/&gt;	&lt;li&gt;20 Juli 2001 – Genoa, Italia Pertemuan Puncak G8&lt;/li&gt;&lt;br/&gt;	&lt;li&gt;29 September 2001 – Washington, DC, Protes anti-kapitalis dan anti-perang&lt;/li&gt;&lt;br/&gt;&lt;/ul&gt;&lt;br/&gt;&lt;ul&gt;&lt;br/&gt;	&lt;li&gt;1 Februari 2002 – New York City, Amerika Serikat / Porto Alegre, Brazil Forum Ekonomi Dunia / World Social Forum&lt;/li&gt;&lt;br/&gt;	&lt;li&gt;15 Maret 2002 – Barcelona, Spanyol Pertemuan Puncak UE&lt;/li&gt;&lt;br/&gt;	&lt;li&gt;20 April 2002 – Washington, DC (War on Terrorism)&lt;/li&gt;&lt;br/&gt;	&lt;li&gt;4 November sampai 10 November – Florence, Italia, Forum Sosial Eropa yang pertama&lt;/li&gt;&lt;br/&gt;	&lt;li&gt;26 Juni 2002 – Calgary, Alberta, dan Ottawa, Ontario, Pertemuan Puncak G8 di Kananaskis, Alberta J26 G8 Protests&lt;/li&gt;&lt;br/&gt;	&lt;li&gt;27 September 2002 – Washington, DC, IMF/World Bank&lt;/li&gt;&lt;br/&gt;&lt;/ul&gt;&lt;br/&gt;&lt;ul&gt;&lt;br/&gt;	&lt;li&gt;akhir pekan 15 Februari 2003, Maret, April – Global protests against Iraq war melibatkan sekitar 12 juta pengunjuk rasa anti perang&lt;/li&gt;&lt;br/&gt;	&lt;li&gt;28 Juli 2003 – Montreal, Quebec&lt;/li&gt;&lt;br/&gt;	&lt;li&gt;14 September 2003 – Cancún, Meksiko – Pertemuan Ke-5 Menteri-Menteri WTO gagal [14]&lt;/li&gt;&lt;br/&gt;	&lt;li&gt;Oktober 2003 – pertemuan regional WEF di Dublin, &lt;em&gt;European Competitiveness Summit&lt;/em&gt;, dibatalkan [15]&lt;/li&gt;&lt;br/&gt;	&lt;li&gt;November 2003 – Paris European Social Forum&lt;/li&gt;&lt;br/&gt;	&lt;li&gt;20 November 2003 – Miami Mobilisasi melawan Free Trade Area of the Americas FTAA&lt;/li&gt;&lt;br/&gt;	&lt;li&gt;2 Juli sampai 8 Juli 2005 – Edinburgh, Glasgow dan Gleneagles, Scotland protes melawan KTT G8&lt;/li&gt;&lt;br/&gt;	&lt;li&gt;13 Desember sampai 18 Desember 2005 – Hong Kong Konferensi Tingkat Menteri WTO 2005 [16]&lt;/li&gt;&lt;br/&gt;&lt;/ul&gt;&lt;br/&gt;&lt;ul&gt;&lt;br/&gt;	&lt;li&gt;19 Januari sampai 23 Januari 2006 – Bamako, Mali, Polycentric WSF 2006 – Africa [17]&lt;/li&gt;&lt;br/&gt;	&lt;li&gt;24 Januari sampai 29 Januari 2006 – Caracas, Venezuela, Polycentric WSF 2006 – Amerika dan Americas Social Forum ke-dua [18]&lt;/li&gt;&lt;br/&gt;	&lt;li&gt;Maret 2006 – Karachi, Pakistan, Polycentric WSF 2006 – Asia [19]&lt;/li&gt;&lt;br/&gt;	&lt;li&gt;18 November - 19 November 2006 - Protes menentang G20 di Melbourne, Australia.&lt;/li&gt;&lt;br/&gt;	&lt;li&gt;9 Maret 2007 - Bentrokan di Sao Paulo, Brazil dalam sebuah protes menyambut kedatangan Presiden Bush dalam tour 6 hari di Amerika Latin.&lt;/li&gt;&lt;br/&gt;	&lt;li&gt;10 Maret 2007 - Protes lanjutan di Montevideo, Uruguay dan Buenos Aries, Argentina.&lt;/li&gt;&lt;br/&gt;	&lt;li&gt;12 Maret 2007 - Aksi Anti-Bush di Bogota, Kolombia.&lt;/li&gt;&lt;br/&gt;	&lt;li&gt;14 Maret 2007 - Bentrokan di Meksiko City, kunjungan terakhir Bush di Amerika Latin.&lt;/li&gt;&lt;br/&gt;	&lt;li&gt;29 Mei 2007 - Bentrokan di Hamburg dalam persiapan Pertemuan Puncak G8 ke-33 di Heiligendamm.&lt;/li&gt;&lt;br/&gt;	&lt;li&gt;2 Juni 2007 - 80,000 aktivis berkumpul di Rostock menentang Pertemuan Puncak G8 ke-33.&lt;/li&gt;&lt;br/&gt;&lt;/ul&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kumpulan-artikel-keuangan.blogspot.com/feeds/6121569885004841928/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kumpulan-artikel-keuangan.blogspot.com/2010/11/pengertian-antiglobalisasi.html#comment-form' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1422989331573784212/posts/default/6121569885004841928'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1422989331573784212/posts/default/6121569885004841928'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kumpulan-artikel-keuangan.blogspot.com/2010/11/pengertian-antiglobalisasi.html' title='Pengertian Antiglobalisasi'/><author><name>Unknown</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1422989331573784212.post-2095684220058513031</id><published>2010-11-16T16:21:00.000+07:00</published><updated>2011-04-16T16:42:44.912+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="ilmu Ekonomi"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="negara berkembang"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="pengertian negara berkembang"/><title type='text'>Pengertian Negara Berkembang</title><content type='html'>&lt;strong&gt;Negara berkembang&lt;/strong&gt; adalah sebuah negara dengan rata-rata pendapatan yang rendah, infrastruktur yang relatif terbelakang, dan indeks perkembangan manusia yang kurang dibandingkan dengan norma global. Istilah ini mulai menyingkirkan Dunia Ketiga, sebuah istilah yang digunakan pada masa Perang Dingin.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Perkembangan mencakup perkembangan sebuah infrastruktur modern (baik secara fisik maupun institusional) dan sebuah pergerakan dari sektor bernilai tambah rendah seperti agrikultur dan pengambilan sumber daya alam. Negara maju biasanya memiliki sistem ekonomi berdasarkan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan dan menahan-sendiri.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Penerapan istilah &#39;negara berkembang&#39; ke seluruh negara yang kurang berkembang dianggap tidak tepat bila kasus negara tersebut adalah sebuah negara miskin, yaitu negara yang tidak mengalami pertumbuhan situasi ekonominya, dan juga telah mengalami periode penurunan ekonomi yang berkelanjutan.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&amp;nbsp;&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;sumber : wikipedia.com</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kumpulan-artikel-keuangan.blogspot.com/feeds/2095684220058513031/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kumpulan-artikel-keuangan.blogspot.com/2010/11/pengertian-negara-berkembang.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1422989331573784212/posts/default/2095684220058513031'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1422989331573784212/posts/default/2095684220058513031'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kumpulan-artikel-keuangan.blogspot.com/2010/11/pengertian-negara-berkembang.html' title='Pengertian Negara Berkembang'/><author><name>Unknown</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1422989331573784212.post-6624606983550564576</id><published>2010-11-16T16:19:00.000+07:00</published><updated>2011-04-16T16:42:44.915+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Infrastruktur"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Manajemen"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Pengertian Infrastruktur"/><title type='text'>Pengertian Infrastruktur</title><content type='html'>&lt;strong&gt;Infrastruktur&lt;/strong&gt; fisik dan sosial adalah dapat didefinisikan sebagai kebutuhan dasar fisik pengorganisasian sistim struktur yang diperlukan untuk jaminan ekonomi &lt;em&gt;sektor publik&lt;/em&gt; dan &lt;em&gt;sektor privat&lt;/em&gt; &lt;sup&gt;[1]&lt;/sup&gt; sebagai layanan dan fasilitas yang diperlukan &lt;sup&gt;[2]&lt;/sup&gt; agar perekonomian dapat berfungsi dengan baik &lt;sup&gt;[3]&lt;/sup&gt; Istilah ini umumnya merujuk kepada hal &lt;em&gt;infrastruktur teknis atau fisik&lt;/em&gt; yang mendukung jaringan struktur seperti fasilitas antara lain dapat berupa jalan, kereta api, air bersih, bandara, kanal, waduk, tanggul, pengelolahan limbah, perlistrikan, telekomunikasi, pelabuhan secara fungsional, infrastruktur selain fasilitasi akan tetapi dapat pula mendukung kelancaran aktivitas ekonomi masyarakat, distribusi aliran produksi barang dan jasa sebagai contoh bahwa jalan dapat melancarkan transportasi pengiriman bahan baku sampai ke pabrik kemudian untuk distribusi ke pasar hingga sampai kepada masyarakat. dalam beberapa pengertian, istilah infrastruktur termasuk pula &lt;em&gt;infrastruktur sosial&lt;/em&gt; kebutuhan dasar seperti antara lain termasuk sekolah dan rumah sakit.&lt;sup&gt;[4]&lt;/sup&gt; bila dalam militer, istilah ini dapat pula merujuk kepada bangunan permanen dan instalasi yang diperlukan untuk mendukung operasi dan pemindahan &lt;sup&gt;[5]&lt;/sup&gt;.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&amp;nbsp;&lt;br/&gt;&lt;h2&gt;Infrastruktur dalam pengertian lain&lt;/h2&gt;&lt;br/&gt;Dalam kegunaan dalam aplikasi lain, &lt;em&gt;infrastruktur&lt;/em&gt; dapat merujuk pada &lt;em&gt;teknologi informasi&lt;/em&gt;, saluran komunikasi formal dan informal serta alat-alat pengembangan perangkat lunak, jaringan sosial politik atau kepercayaan pada kelompok-kelompok masyarakat tertentu. Dalam konseptual gagasan bahwa struktur pengorganisasian merupakan penyediaan infrastruktur dan dukungan untuk sistem atau bagi layanan organisasi seperti dalam sebuah kota, negara, perusahaan, atau kumpulan orang dengan kepentingan umum. Infrastruktur dapat pula mengacu pada sebuah konsep yang dikembangkan oleh Karl Marx berartikulasi dengan suprastruktur&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Contoh: infrastruktur manajemen teknologi informasi, infrastruktur penelitian , infrastruktur teroris , infrastruktur pariwisata dll&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;sumber :wikipedia.com</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kumpulan-artikel-keuangan.blogspot.com/feeds/6624606983550564576/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kumpulan-artikel-keuangan.blogspot.com/2010/11/pengertian-infrastruktur.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1422989331573784212/posts/default/6624606983550564576'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1422989331573784212/posts/default/6624606983550564576'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kumpulan-artikel-keuangan.blogspot.com/2010/11/pengertian-infrastruktur.html' title='Pengertian Infrastruktur'/><author><name>Unknown</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1422989331573784212.post-4017195491633089859</id><published>2010-11-16T16:15:00.001+07:00</published><updated>2011-04-16T16:42:44.918+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="ilmu Ekonomi"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Pengertian Utilitas"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="utilitas"/><title type='text'>Pengertian Utilitas</title><content type='html'>Dalam ekonomi, &lt;strong&gt;utilitas&lt;/strong&gt; adalah jumlah dari kesenangan atau kepuasan relatif (gratifikasi) yang dicapai. Dengan jumlah ini, seseorang bisa menentukan meningkat atau menurunnya utilitas, dan kemudian menjelaskan kebiasaan ekonomis dalam koridor dari usaha untuk meningkatkan kepuasan seseorang. Unit teoritikal untuk penjumlahan utilitas adalah &lt;em&gt;util&lt;/em&gt;.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Doktrin dari utilitarianisme ,elihat maksimalisasi dari utilitas sebagai kriteria moral untuk organisasi dalam masyarakat. Menurut para utilitarian, seperti Jeremy Bentham (1748-1832) dan John Stuart Mill (1806-1876), masyarakat harus bertujuan untuk memaksimalisasikan jumlah utilitas dari individual, bertujuan untuk &quot;kebahagiaan terbesar untuk jumlah terbesar&quot;.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Dalam ekonomi neoklasik, rasionalitas didefinisikan secara tepat dalam istilah dari kebiasaan maksimalisasi utilitas dibawah keadaan ekonomi tertentu. Sebagai kebiasaan usaha hipotetikal, utilitas tidak membutuhkan adanya keadaan mental seperti &quot;kebahagiaan&quot;, &quot;kepuasan&quot;, dll.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Utilitas digunakan oleh ekonom dalam konstruksi sebagai kurva indiferen, yang berperan sebagai kombinasi dari komoditas yang dibutuhkan oleh individu atau masyarakat untuk mempertahankan tingkat kepuasan. Utilitas individu dan utilitas masyarakat bisa dibuat sebagai variabel tetap dari fungsi utilitas (contohnya seperti peta kurva indiferen) dan fungsi kesejahteraan sosial. Ketika dipasangkan dengan komoditas atau produksi, fungsi ini bisa mewakilkan efisiensi Pareto, yang digambarkan oleh kotak Edgeworth dan kurva kontrak. Efisiensi ini merupakan konsep utama ekonomi kesejahteraan.</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kumpulan-artikel-keuangan.blogspot.com/feeds/4017195491633089859/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kumpulan-artikel-keuangan.blogspot.com/2010/11/pengertian-utilitas.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1422989331573784212/posts/default/4017195491633089859'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1422989331573784212/posts/default/4017195491633089859'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kumpulan-artikel-keuangan.blogspot.com/2010/11/pengertian-utilitas.html' title='Pengertian Utilitas'/><author><name>Unknown</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1422989331573784212.post-5039002506827567808</id><published>2010-11-16T16:15:00.000+07:00</published><updated>2011-04-16T22:46:34.117+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="ilmu Ekonomi"/><title type='text'>Pengertian Utilitas</title><content type='html'>Dalam ekonomi, &lt;strong&gt;utilitas&lt;/strong&gt; adalah jumlah dari kesenangan atau kepuasan relatif (gratifikasi) yang dicapai. Dengan jumlah ini, seseorang bisa menentukan meningkat atau menurunnya utilitas, dan kemudian menjelaskan kebiasaan ekonomis dalam koridor dari usaha untuk meningkatkan kepuasan seseorang. Unit teoritikal untuk penjumlahan utilitas adalah &lt;em&gt;util&lt;/em&gt;.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Doktrin dari utilitarianisme ,elihat maksimalisasi dari utilitas sebagai kriteria moral untuk organisasi dalam masyarakat. Menurut para utilitarian, seperti Jeremy Bentham (1748-1832) dan John Stuart Mill (1806-1876), masyarakat harus bertujuan untuk memaksimalisasikan jumlah utilitas dari individual, bertujuan untuk &quot;kebahagiaan terbesar untuk jumlah terbesar&quot;.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Dalam ekonomi neoklasik, rasionalitas didefinisikan secara tepat dalam istilah dari kebiasaan maksimalisasi utilitas dibawah keadaan ekonomi tertentu. Sebagai kebiasaan usaha hipotetikal, utilitas tidak membutuhkan adanya keadaan mental seperti &quot;kebahagiaan&quot;, &quot;kepuasan&quot;, dll.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Utilitas digunakan oleh ekonom dalam konstruksi sebagai kurva indiferen, yang berperan sebagai kombinasi dari komoditas yang dibutuhkan oleh individu atau masyarakat untuk mempertahankan tingkat kepuasan. Utilitas individu dan utilitas masyarakat bisa dibuat sebagai variabel tetap dari fungsi utilitas (contohnya seperti peta kurva indiferen) dan fungsi kesejahteraan sosial. Ketika dipasangkan dengan komoditas atau produksi, fungsi ini bisa mewakilkan efisiensi Pareto, yang digambarkan oleh kotak Edgeworth dan kurva kontrak. Efisiensi ini merupakan konsep utama ekonomi kesejahteraan.</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kumpulan-artikel-keuangan.blogspot.com/feeds/5039002506827567808/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kumpulan-artikel-keuangan.blogspot.com/2010/11/pengertian-utilitas_16.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1422989331573784212/posts/default/5039002506827567808'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1422989331573784212/posts/default/5039002506827567808'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kumpulan-artikel-keuangan.blogspot.com/2010/11/pengertian-utilitas_16.html' title='Pengertian Utilitas'/><author><name>Unknown</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1422989331573784212.post-8671415958644381345</id><published>2010-11-16T16:10:00.000+07:00</published><updated>2011-04-16T16:42:44.922+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Akuntansi"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="pengertian bep"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="pengertian break event point"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="pengertian titik impas"/><title type='text'>Pengertian Titik Impas (Break Event Point)</title><content type='html'>Dalam ilmu ekonomi, terutama akuntansi biaya, &lt;strong&gt;titik impas&lt;/strong&gt; (&lt;em&gt;break even point&lt;/em&gt;) adalah sebuah titik dimana biaya atau pengeluaran dan pendapatan adalah seimbang sehingga tidak terdapat kerugian atau keuntungan.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;untuk menghitungnya bisa menggunakan rumus&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Atas dasar unit&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;A. Rumus-berdasar unit&lt;br/&gt;&lt;pre&gt;             FC&lt;br/&gt;  BEP = --------------&lt;br/&gt;           P - VC&lt;br/&gt;&lt;/pre&gt;&lt;br/&gt;B. Rumus berdasar value&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&amp;nbsp;&lt;br/&gt;&lt;pre&gt;             FC&lt;br/&gt;  BEP = --------------&lt;br/&gt;           1 - &lt;span style=&quot;text-decoration:underline;&quot;&gt;VC&lt;/span&gt;&lt;br/&gt;                P&lt;br/&gt;               &lt;br/&gt;&lt;/pre&gt;&lt;br/&gt;dengan&lt;br/&gt;&lt;ul&gt;&lt;br/&gt;	&lt;li&gt;FC : Biaya Tetap&lt;/li&gt;&lt;br/&gt;	&lt;li&gt;P : Harga jual per unit&lt;/li&gt;&lt;br/&gt;	&lt;li&gt;VC : Biaya Variabel per unit&lt;/li&gt;&lt;br/&gt;&lt;/ul&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kumpulan-artikel-keuangan.blogspot.com/feeds/8671415958644381345/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kumpulan-artikel-keuangan.blogspot.com/2010/11/pengertian-titik-impas-break-event.html#comment-form' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1422989331573784212/posts/default/8671415958644381345'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1422989331573784212/posts/default/8671415958644381345'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kumpulan-artikel-keuangan.blogspot.com/2010/11/pengertian-titik-impas-break-event.html' title='Pengertian Titik Impas (Break Event Point)'/><author><name>Unknown</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry></feed>