<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" standalone="no"?><rss xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" xmlns:blogger="http://schemas.google.com/blogger/2008" xmlns:gd="http://schemas.google.com/g/2005" xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd" xmlns:openSearch="http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/" xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0" version="2.0"><channel><atom:id>tag:blogger.com,1999:blog-3924644660601754728</atom:id><lastBuildDate>Thu, 29 Aug 2024 03:00:27 +0000</lastBuildDate><category>lingkungan hidup</category><category>peraturan</category><category>Pengantar</category><category>Rahasia</category><category>erp</category><category>penjelasan uu 32 tahun 2009</category><category>permen LH 7 tahun 2010</category><category>uu 2397</category><category>uu 32 tahun 2009</category><title>my invention to good life</title><description>all story about me and my life</description><link>http://reefqqicks.blogspot.com/</link><managingEditor>noreply@blogger.com (reefq)</managingEditor><generator>Blogger</generator><openSearch:totalResults>9</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>25</openSearch:itemsPerPage><language>en-us</language><itunes:explicit>clean</itunes:explicit><itunes:image href="http://reefqqicks.blogspot.com"/><itunes:keywords>life</itunes:keywords><itunes:summary>my invention to good life</itunes:summary><itunes:subtitle>my invention to good life</itunes:subtitle><itunes:category text="Comedy"/><itunes:author>reefq</itunes:author><itunes:owner><itunes:email>reefq_associated@yahoo.com</itunes:email><itunes:name>reefq</itunes:name></itunes:owner><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-3924644660601754728.post-4468436485246817350</guid><pubDate>Sun, 31 Oct 2010 12:25:00 +0000</pubDate><atom:updated>2010-10-31T19:27:02.510+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">lingkungan hidup</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">peraturan</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">uu 2397</category><title>uu 2397</title><description>&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Undang Undang No. 23 Tahun 1997&lt;br /&gt;Tentang : Pengelolaan Lingkungan Hidup&lt;br /&gt;Oleh : PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA&lt;br /&gt;Nomor : 23 TAHUN 1997 (23/1997)&lt;br /&gt;Tanggal : 19 SEPTEMBER 1997 (JAKARTA)&lt;br /&gt;Sumber : LN 1997/68; TLN NO.3699&lt;br /&gt;DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA&lt;br /&gt;PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,&lt;br /&gt;Menimbang:&lt;br /&gt;a. bahwa lingkungan hidup Indonesia sebagai karunia dan rahmat Tuhan&lt;br /&gt;Yang Maha Esa kepada rakyat dan bangsa Indonesia merupakan ruang&lt;br /&gt;bagi kehidupan dalam segala aspek dan matranya sesuai dengan&lt;br /&gt;Wawasan Nusantara;&lt;br /&gt;b. bahwa dalam rangka mendayagunakan sumber daya alam untuk&lt;br /&gt;memajukan kesejahteraan umum seperti diamanatkan dalam Undang-&lt;br /&gt;Undang Dasar 1945 dan untuk mencapai kebahagiaan hidup&lt;br /&gt;berdasarkan Pancasila, perlu dilaksanakan pembangunan&lt;br /&gt;berkelanjutan yang berwawasan lingkungan hidup berdasarkan&lt;br /&gt;kebijaksanaan nasional yang terpadu dan menyeluruh dengan&lt;br /&gt;memperhitungkan kebutuhan generasi masa kini dan generasi masa&lt;br /&gt;depan;&lt;br /&gt;c. bahwa dipandang perlu melaksanakan pengelolaan lingkungan hidup&lt;br /&gt;untuk melestarikan dan mengembangkan kemampuan lingkungan&lt;br /&gt;hidup yang serasi, selaras, dan seimbang guna menunjang&lt;br /&gt;terlaksananya pembangunan berkelanjutan yang berwawasan&lt;br /&gt;lingkungan hidup;&lt;br /&gt;d. bahwa penyelenggaraan pengelolaan lingkungan hidup dalam rangka&lt;br /&gt;pembangunan berkelanjutan yang berwawasan lingkungan hidup&lt;br /&gt;harus didasarkan pada norma hukum dengan memperhatikan tingkat&lt;br /&gt;kesadaran masyarakat dan perkembangan lingkungan global serta&lt;br /&gt;perangkat hukum internasional yang berkaitan dengan lingkungan&lt;br /&gt;hidup;&lt;br /&gt;e. bahwa kesadaran dan kehidupan masyarakat dalam kaitannya dengan&lt;br /&gt;pengelolaan lingkungan hidup telah berkembang demikian rupa&lt;br /&gt;sehingga pokok materi sebagaimana diatur dalam Undang-undang&lt;br /&gt;Nomor 4 Tahun 1982 tentang Ketentuan-ketentuan Pokok Pengelolaan&lt;br /&gt;Lingkungan Hidup (Lembaran Negara Tahun 1982 Nomor 12,&lt;br /&gt;Tambahan Lembaran Negara Nomor 3215) perlu disempurnakan untuk&lt;br /&gt;mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan yang berwawasan&lt;br /&gt;lingkungan hidup;&lt;br /&gt;f. bahwa sehubungan dengan hal-hal tersebut pada huruf a, b, c, d, dan&lt;br /&gt;e di atas perlu ditetapkan Undang-undang tentang Pengelolaan&lt;br /&gt;Lingkungan Hidup;&lt;br /&gt;Mengingat:&lt;br /&gt;Pasal 5 ayat (1), Pasal 20 ayat (1), dan Pasal 33 ayat (3) Undang-Undang&lt;br /&gt;Dasar 1945;&lt;br /&gt;Dengan Persetujuan&lt;br /&gt;DEWAN PERWAKILAN RAKYAT REPUBLIK INDONESIA&lt;br /&gt;MEMUTUSKAN:&lt;br /&gt;Menetapkan:&lt;br /&gt;UNDANG-UNDANG TENTANG PENGELOLAAN LINGKUNGAN HIDUP.&lt;br /&gt;BAB I&lt;br /&gt;KETENTUAN UMUM&lt;br /&gt;Pasal 1&lt;br /&gt;Dalam Undang-undang ini yang dimaksud dengan:&lt;br /&gt;1. Lingkungan hidup adalah kesatuan ruang dengan semua benda, daya,&lt;br /&gt;keadaan, dan makhluk hidup, termasuk manusia dan perilakunya,&lt;br /&gt;yang mempengaruhi kelangsungan perikehidupan dan kesejahteraan&lt;br /&gt;manusia serta makhluk hidup lain;&lt;br /&gt;2. Pengelolaan lingkungan hidup adalah upaya terpadu untuk&lt;br /&gt;melestarikan fungsi lingkungan hidup yang meliputi kebijaksanaan&lt;br /&gt;penataan, pemanfaatan, pengembangan, pemeliharaan, pemulihan,&lt;br /&gt;pengawasan, dan pengendalian lingkungan hidup;&lt;br /&gt;3. Pembangunan berkelanjutan yang berwawasan lingkungan hidup&lt;br /&gt;adalah upaya sadar dan terencana, yang memadukan lingkungan&lt;br /&gt;hidup, termasuk sumber daya, ke dalam proses pembangunan untuk&lt;br /&gt;menjamin kemampuan, kesejahteraan, dan mutu hidup generasi masa&lt;br /&gt;kini dan generasi masa depan;&lt;br /&gt;4. Ekosistem adalah tatanan unsur lingkungan hidup yang merupakan&lt;br /&gt;kesatuan utuh menyeluruh dan saling mempengaruhi dalam&lt;br /&gt;membentuk keseimbangan, stabilitas, dan produktivitas lingkungan&lt;br /&gt;hidup;&lt;br /&gt;5. Pelestarian fungsi lingkungan hidup adalah rangkaian upaya untuk&lt;br /&gt;memelihara kelangsungan daya dukung dan daya tampung lingkungan&lt;br /&gt;hidup;&lt;br /&gt;6. Daya dukung lingkungan hidup adalah kemampuan lingkungan hidup&lt;br /&gt;untuk mendukung perikehidupan manusia dan makhluk hidup lain;&lt;br /&gt;7. Pelestarian daya dukung lingkungan hidup adalah rangkaian upaya&lt;br /&gt;untuk melindungi kemampuan lingkungan hidup terhadap tekanan&lt;br /&gt;perubahan dan/atau dampak negatif yang ditimbulkan oleh suatu&lt;br /&gt;kegiatan, agar tetap mampu mendukung perikehidupan manusia dan&lt;br /&gt;makhluk hidup lain;&lt;br /&gt;8. Daya tampung lingkungan hidup adalah kemampuan lingkungan hidup&lt;br /&gt;untuk menyerap zat, energi, dan/atau komponen lain yang masuk&lt;br /&gt;atau dimasukkan ke dalamnya;&lt;br /&gt;9. Pelestarian daya tampung lingkungan hidup adalah rangkaian upaya&lt;br /&gt;untuk melindungi kemampuan lingkungan hidup untuk menyerap zat,&lt;br /&gt;energi, dan/atau komponen lain yang dibuang ke dalamnya;&lt;br /&gt;10. Sumber daya adalah unsur lingkungan hidup yang terdiri atas sumber&lt;br /&gt;daya manusia, sumber daya alam, baik hayati maupun nonhayati, dan&lt;br /&gt;sumber daya buatan;&lt;br /&gt;11. Baku mutu lingkungan hidup adalah ukuran batas atau kadar makhluk&lt;br /&gt;hidup, zat, energi, atau komponen yang ada atau harus ada dan/atau&lt;br /&gt;unsur pencemar yang ditenggang keberadaannya dalam suatu sumber&lt;br /&gt;daya tertentu sebagai unsur lingkungan hidup;&lt;br /&gt;12. Pencemaran lingkungan hidup adalah masuknya atau dimasukkannya&lt;br /&gt;makhluk hidup, zat, energi, dan/atau komponen lain ke dalam&lt;br /&gt;lingkungan hidup oleh kegiatan manusia sehingga kualitasnya turun&lt;br /&gt;sampai ke tingkat tertentu yang menyebabkan lingkungan hidup tidak&lt;br /&gt;dapat berfungsi sesuai dengan peruntukannya;&lt;br /&gt;13. Kriteria baku kerusakan lingkungan hidup adalah ukuran batas&lt;br /&gt;perubahan sifat fisik dan/atau hayati lingkungan hidup yang dapat&lt;br /&gt;ditenggang;&lt;br /&gt;14. Perusakan lingkungan hidup adalah tindakan yang menimbulkan&lt;br /&gt;perubahan langsung atau tidak langsung terhadap sifat fisik dan/atau&lt;br /&gt;hayatinya yang mengakibatkan lingkungan hidup tidak berfungsi lagi&lt;br /&gt;dalam menunjang pembangunan berkelanjutan;&lt;br /&gt;15. Konservasi sumber daya alam adalah pengelolaan sumber daya alam&lt;br /&gt;tak terbaharui untuk menjamin pemanfaatannya secara bijaksana dan&lt;br /&gt;sumber daya alam yang terbaharui untuk menjamin kesinambungan&lt;br /&gt;ketersediaannya dengan tetap memelihara dan meningkatkan kualitas&lt;br /&gt;nilai serta keanekaragamannya;&lt;br /&gt;16 Limbah adalah sisa suatu usaha dan/atau kegiatan;&lt;br /&gt;17. Bahan berbahaya dan beracun adalah setiap bahan yang karena sifat&lt;br /&gt;atau konsentrasi, jumlahnya, baik secara langsung maupun tidak&lt;br /&gt;langsung, dapat mencemarkan dan/atau merusakkan lingkungan&lt;br /&gt;hidup, kesehatan, kelangsungan hidup manusia serta makhluk hidup&lt;br /&gt;lain;&lt;br /&gt;18. Limbah bahan berbahaya dan beracun adalah sisa usaha dan/atau&lt;br /&gt;kegiatan yang mengandung bahan berbahaya dan/atau beracun yang&lt;br /&gt;karena sifat dan/atau konsentrasinya dan/atau jumlahnya, baik secara&lt;br /&gt;langsung maupun tidak langsung, dapat mencemarkan dan/atau&lt;br /&gt;merusakkan lingkungan hidup, dan/atau dapat membahayakan&lt;br /&gt;lingkungan hidup, kesehatan, kelangsungan hidup manusia serta&lt;br /&gt;makhluk hidup lain;&lt;br /&gt;19. Sengketa lingkungan hidup adalah perselisihan antara dua pihak atau&lt;br /&gt;lebih yang ditimbulkan oleh adanya atau diduga adanya pencemaran&lt;br /&gt;dan/atau perusakan lingkungan hidup;&lt;br /&gt;20. Dampak lingkungan hidup adalah pengaruh perubahan pada&lt;br /&gt;lingkungan hidup yang diakibatkan oleh suatu usaha dan/atau&lt;br /&gt;kegiatan;&lt;br /&gt;21. Analisis mengenai dampak lingkungan hidup adalah kajian mengenai&lt;br /&gt;dampak besar dan penting suatu usaha dan/atau kegiatan yang&lt;br /&gt;direncanakan pada lingkungan hidup yang diperlukan bagi proses&lt;br /&gt;pengambilan keputusan tentang penyelenggaraan usaha dan/atau&lt;br /&gt;kegiatan;&lt;br /&gt;22. Organisasi lingkungan hidup adalah kelompok orang yang terbentuk&lt;br /&gt;atas kehendak dan keinginan sendiri di tengah masyarakat yang&lt;br /&gt;tujuan dan kegiatannya di bidang lingkungan hidup;&lt;br /&gt;23. Audit lingkungan hidup adalah suatu proses evaluasi yang dilakukan&lt;br /&gt;oleh penanggung jawab usaha dan/atau kegiatan untuk menilai tingkat&lt;br /&gt;ketaatan terhadap persyaratan hukum yang berlaku dan/atau&lt;br /&gt;kebijaksanaan dan standar yang ditetapkan oleh penanggung jawab&lt;br /&gt;usaha dan/atau kegiatan yang bersangkutan;&lt;br /&gt;24. Orang adalah orang perseorangan, dan/atau kelompok orang,&lt;br /&gt;dan/atau badan hukum;&lt;br /&gt;25. Menteri adalah Menteri yang ditugasi untuk mengelola lingkungan&lt;br /&gt;hidup.&lt;br /&gt;Pasal 2&lt;br /&gt;Ruang lingkup lingkungan hidup Indonesia meliputi ruang, tempat Negara&lt;br /&gt;Kesatuan Republik Indonesia yang berWawasan Nusantara dalam&lt;br /&gt;melaksanakan kedaulatan, hak berdaulat, dan yurisdiksinya.&lt;br /&gt;BAB II&lt;br /&gt;ASAS, TUJUAN, DAN SASARAN&lt;br /&gt;Pasal 3&lt;br /&gt;Pengelolaan lingkungan hidup yang diselenggarakan dengan asas tanggung&lt;br /&gt;jawab negara, asas berkelanjutan, dan asas manfaat bertujuan untuk&lt;br /&gt;mewujudkan pembangunan berkelanjutan yang berwawasan lingkungan&lt;br /&gt;hidup dalam rangka pembangunan manusia Indonesia seutuhnya dan&lt;br /&gt;pembangunan masyarakat Indonesia seluruhnya yang beriman dan bertaqwa&lt;br /&gt;kepada Tuhan Yang Maha Esa.&lt;br /&gt;Pasal 4&lt;br /&gt;Sasaran pengelolaan lingkungan hidup adalah :&lt;br /&gt;a. tercapainya keselarasan, keserasian, dan keseimbangan antara&lt;br /&gt;manusia dan lingkungan hidup;&lt;br /&gt;b. terwujudnya manusia Indonesia sebagai insan lingkungan hidup yang&lt;br /&gt;memiliki sikap dan tindak melindungi dan membina lingkungan hidup;&lt;br /&gt;c. terjaminnya kepentingan generasi masa kini dan generasi masa&lt;br /&gt;depan;&lt;br /&gt;d. tercapainya kelestarian fungsi lingkungan hidup;&lt;br /&gt;e. terkendalinya pemanfaatan sumber daya secara bijaksana;&lt;br /&gt;f. terlindunginya Negara Kesatuan Republik Indonesia terhadap dampak&lt;br /&gt;usaha dan/atau kegiatan di luar wilayah negara yang menyebabkan&lt;br /&gt;pencemaran dan/atau perusakan lingkungan hidup.&lt;br /&gt;BAB III&lt;br /&gt;HAK, KEWAJIBAN, DAN PERAN MASYARAKAT&lt;br /&gt;Pasal 5&lt;br /&gt;(1) Setiap orang mempunyai hak yang sama atas lingkungan hidup yang&lt;br /&gt;baik dan sehat.&lt;br /&gt;(2) Setiap orang mempunyai hak atas informasi lingkungan hidup yang&lt;br /&gt;berkaitan dengan peran dalam pengelolaan lingkungan hidup.&lt;br /&gt;(3) Setiap orang mempunyai hak untuk berperan dalam rangka&lt;br /&gt;pengelolaan lingkungan hidup sesuai dengan peraturan perundangundangan&lt;br /&gt;yang berlaku.&lt;br /&gt;Pasal 6&lt;br /&gt;(1) Setiap orang berkewajiban memelihara kelestarian fungsi lingkungan&lt;br /&gt;hidup serta mencegah dan menanggulangi pencemaran dan&lt;br /&gt;perusakan.&lt;br /&gt;(2) Setiap orang yang melakukan usaha dan/atau kegiatan berkewajiban&lt;br /&gt;memberikan informasi yang benar dan akurat mengenai pengelolaan&lt;br /&gt;lingkungan hidup.&lt;br /&gt;Pasal 7&lt;br /&gt;(1) Masyarakat mempunyai kesempatan yang sama dan seluas-luasnya&lt;br /&gt;untuk berperan dalam pengelolaan lingkungan hidup.&lt;br /&gt;(2) Pelaksanaan ketentuan pada ayat (1) di atas, dilakukan dengan cara:&lt;br /&gt;(1) meningkatkan kemandirian, keberdayaan masyarakat, dan&lt;br /&gt;kemitraan;&lt;br /&gt;(2) menumbuhkembangkan kemampuan dan kepeloporan&lt;br /&gt;masyarakat;&lt;br /&gt;(3) menumbuhkan ketanggapsegeraan masyarakat untuk&lt;br /&gt;melakukan pengawasan sosial;&lt;br /&gt;(4) memberikan saran pendapat;&lt;br /&gt;(5) menyampaikan informasi dan/atau menyampaikan laporan.&lt;br /&gt;BAB IV&lt;br /&gt;WEWENANG PENGELOLAAN LINGKUNGAN HIDUP&lt;br /&gt;Pasal 8&lt;br /&gt;(1) Sumber daya alam dikuasai oleh negara dan dipergunakan untuk&lt;br /&gt;sebesar-besarnya bagi kemakmuran rakyat, serta pengaturannya&lt;br /&gt;ditentukan oleh Pemerintah.&lt;br /&gt;(2) Untuk melaksanakan ketentuan sebagaimana dimaksud pada ayat&lt;br /&gt;(1), Pemerintah:&lt;br /&gt;a. mengatur dan mengembangkan kebijaksanaan dalam rangka&lt;br /&gt;pengelolaan lingkungan hidup;&lt;br /&gt;b. mengatur penyediaan, peruntukan, penggunaan, pengelolaan&lt;br /&gt;lingkungan hidup, dan pemanfaatan kembali sumber daya alam,&lt;br /&gt;termasuk sumber daya genetika;&lt;br /&gt;c. mengatur perbuatan hukum dan hubungan hukum antara orang&lt;br /&gt;dan/atau subjek hukum lainnya serta perbuatan hukum&lt;br /&gt;terhadap sumber daya alam dan sumber daya buatan, termasuk&lt;br /&gt;sumber daya genetika;&lt;br /&gt;d. mengendalikan kegiatan yang mempunyai dampak sosial;&lt;br /&gt;e. mengembangkan pendanaan bagi upaya pelestarian fungsi&lt;br /&gt;lingkungan hidup sesuai peraturan perundang-undangan yang&lt;br /&gt;berlaku.&lt;br /&gt;(3) Ketentuan sebagaimana dimaksud pada ayat (2) diatur lebih lanjut&lt;br /&gt;dengan Peraturan Pemerintah.&lt;br /&gt;Pasal 9&lt;br /&gt;(1) Pemerintah menetapkan kebijaksanaan nasional tentang pengelolaan&lt;br /&gt;lingkungan hidup dan penataan ruang dengan tetap memperhatikan&lt;br /&gt;nilai-nilai agama, adat istiadat, dan nilai-nilai yang hidup dalam&lt;br /&gt;masyarakat.&lt;br /&gt;(2) Pengelolaan lingkungan hidup, dilaksanakan secara terpadu oleh&lt;br /&gt;instansi pemerintah sesuai dengan bidang tugas dan tanggung jawab&lt;br /&gt;masing-masing, masyarakat, serta pelaku pembangunan lain dengan&lt;br /&gt;memperhatikan keterpaduan perencanaan dan pelaksanaan&lt;br /&gt;kebijaksanaan nasional pengelolaan lingkungan hidup.&lt;br /&gt;(3) Pengelolaan lingkungan hidup wajib dilakukan secara terpadu dengan&lt;br /&gt;penataan ruang, perlindungan sumber daya alam non hayati,&lt;br /&gt;perlindungan sumber daya buatan, konservasi sumber daya alam&lt;br /&gt;hayati dan ekosistemnya, cagar budaya, keanekaragaman hayati dan&lt;br /&gt;perubahan iklim.&lt;br /&gt;(4) Keterpaduan perencanaan dan pelaksanaan kebijaksanaan nasional&lt;br /&gt;pengelolaan lingkungan hidup, sebagaimana dimaksud pada ayat (2),&lt;br /&gt;dikoordinasi oleh Menteri.&lt;br /&gt;Pasal 10&lt;br /&gt;Dalam rangka pengelolaan lingkungan hidup Pemerintah berkewajiban:&lt;br /&gt;(1) mewujudkan, menumbuhkan, mengembangkan dan meningkatkan&lt;br /&gt;kesadaran dan tanggung jawab para pengambil keputusan dalam&lt;br /&gt;pengelolaan lingkungan hidup;&lt;br /&gt;(2) mewujudkan, menumbuhkan, mengembangkan dan meningkatkan&lt;br /&gt;kesadaran akan hak dan tanggung jawab masyarakat dalam&lt;br /&gt;pengelolaan lingkungan hidup;&lt;br /&gt;(3) mewujudkan, menumbuhkan, mengembangkan dan meningkatkan&lt;br /&gt;kemitraan antara masyarakat, dunia usaha dan Pemerintah dalam&lt;br /&gt;upaya pelestarian daya dukung dan daya tampung lingkungan hidup;&lt;br /&gt;(4) mengembangkan dan menerapkan kebijaksanaan nasional pengelolaan&lt;br /&gt;lingkungan hidup yang menjamin terpeliharanya daya dukung dan&lt;br /&gt;daya tampung lingkungan hidup;&lt;br /&gt;(5) mengembangkan dan menerapkan perangkat yang bersifat preemtif,&lt;br /&gt;preventif, dan proaktif dalam upaya pencegahan penurunan daya&lt;br /&gt;dukung dan daya tampung lingkungan hidup;&lt;br /&gt;(6) memanfaatkan dan mengembangkan teknologi yang akrab lingkungan&lt;br /&gt;hidup;&lt;br /&gt;(7) menyelenggarakan penelitian dan pengembangan di bidang&lt;br /&gt;lingkungan hidup;&lt;br /&gt;(8) menyediakan informasi lingkungan hidup dan menyebarluaskannya&lt;br /&gt;kepada masyarakat;&lt;br /&gt;(9) memberikan penghargaan kepada orang atau lembaga yang berjasa di&lt;br /&gt;bidang lingkungan hidup.&lt;br /&gt;Pasal 11&lt;br /&gt;(1) Pengelolaan lingkungan hidup pada tingkat nasional dilaksanakan&lt;br /&gt;secara terpadu oleh perangkat kelembagaan yang dikoordinasi oleh&lt;br /&gt;Menteri.&lt;br /&gt;(2) Ketentuan mengenai tugas, fungsi, wewenang dan susunan organisasi&lt;br /&gt;serta tata kerja kelembagaan sebagaimana dimaksud pada ayat (1),&lt;br /&gt;diatur lebih lanjut dengan Keputusan Presiden.&lt;br /&gt;Pasal 12&lt;br /&gt;(1) Untuk mewujudkan keterpaduan dan keserasian pelaksanaan&lt;br /&gt;kebijaksanaan nasional tentang pengelolaan lingkungan hidup,&lt;br /&gt;Pemerintah berdasarkan peraturan perundang-undangan dapat:&lt;br /&gt;a. melimpahkan wewenang tertentu pengelolaan lingkungan hidup&lt;br /&gt;kepada perangkat di wilayah;&lt;br /&gt;b. mengikutsertakan peran Pemerintah Daerah untuk membantu&lt;br /&gt;Pemerintah Pusat dalam pelaksanaan pengelolaan lingkungan&lt;br /&gt;hidup di daerah.&lt;br /&gt;(2) Ketentuan lebih lanjut sebagaimana dimaksud pada ayat (1) diatur&lt;br /&gt;dengan peraturan perundang-undangan.&lt;br /&gt;Pasal 13&lt;br /&gt;(1) Dalam rangka pelaksanaan pengelolaan lingkungan hidup, Pemerintah&lt;br /&gt;dapat menyerahkan sebagian urusan kepada Pemerintah Daerah&lt;br /&gt;menjadi urusan rumah tangganya.&lt;br /&gt;(2) Penyerahan urusan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) ditetapkan&lt;br /&gt;dengan Peraturan Pemerintah.&lt;br /&gt;BAB V&lt;br /&gt;PELESTARIAN FUNGSI LINGKUNGAN HIDUP&lt;br /&gt;Pasal 14&lt;br /&gt;(1) Untuk menjamin pelestarian fungsi lingkungan hidup, setiap usaha&lt;br /&gt;dan/atau kegiatan dilarang melanggar baku mutu dan kriteria baku&lt;br /&gt;kerusakan lingkungan hidup.&lt;br /&gt;(2) Ketentuan mengenai baku mutu lingkungan hidup, pencegahan dan&lt;br /&gt;penanggulangan pencemaran serta pemulihan daya tampungnya&lt;br /&gt;diatur dengan Peraturan Pemerintah.&lt;br /&gt;(3) Ketentuan mengenai kriteria baku kerusakan lingkungan hidup,&lt;br /&gt;pencegahan dan penanggulangan kerusakan serta pemulihan daya&lt;br /&gt;dukungnya diatur dengan Peraturan Pemerintah.&lt;br /&gt;Pasal 15&lt;br /&gt;(1) Setiap rencana usaha dan/atau kegiatan yang kemungkinan dapat&lt;br /&gt;menimbulkan dampak besar dan penting terhadap lingkungan hidup,&lt;br /&gt;wajib memiliki analisis mengenai dampak lingkungan hidup.&lt;br /&gt;(2) Ketentuan tentang rencana usaha dan/atau kegiatan yang&lt;br /&gt;menimbulkan dampak besar dan penting terhadap lingkungan hidup,&lt;br /&gt;sebagaimana dimaksud pada ayat (1), serta tata cara penyusunan dan&lt;br /&gt;penilaian analisis mengenai dampak lingkungan hidup ditetapkan&lt;br /&gt;dengan Peraturan Pemerintah.&lt;br /&gt;Pasal 16&lt;br /&gt;(1) Setiap penanggung jawab usaha dan/atau kegiatan wajib melakukan&lt;br /&gt;pengelolaan limbah hasil usaha dan/atau kegiatan.&lt;br /&gt;(2) Penanggungjawab usaha dan/atau kegiatan sebagaimana dimaksud&lt;br /&gt;pada ayat (1) dapat menyerahkan pengelolaan limbah tersebut kepada&lt;br /&gt;pihak lain.&lt;br /&gt;(3) Ketentuan pelaksanaan pasal ini diatur lebih lanjut dengan Peraturan&lt;br /&gt;Pemerintah.&lt;br /&gt;Pasal 17&lt;br /&gt;(1) Setiap penanggung jawab usaha dan/atau kegiatan wajib melakukan&lt;br /&gt;pengelolaan bahan berbahaya dan beracun.&lt;br /&gt;(2) Pengelolaan bahan berbahaya dan beracun meliputi: menghasilkan,&lt;br /&gt;mengangkut, mengedarkan, menyimpan, menggunakan dan/atau&lt;br /&gt;membuang.&lt;br /&gt;(3) Ketentuan mengenai pengelolaan bahan berbahaya dan beracun diatur&lt;br /&gt;lebih lanjut dengan Peraturan Pemerintah.&lt;br /&gt;BAB VI&lt;br /&gt;PERSYARATAN PENAATAN LINGKUNGAN HIDUP&lt;br /&gt;Bagian Pertama Perizinan&lt;br /&gt;Pasal 18&lt;br /&gt;(1) Setiap usaha dan/atau kegiatan yang menimbulkan dampak besar dan&lt;br /&gt;penting terhadap lingkungan hidup wajib memiliki analisis mengenai&lt;br /&gt;dampak lingkungan hidup untuk memperoleh izin melakukan usaha&lt;br /&gt;dan/atau kegiatan.&lt;br /&gt;(2) Izin melakukan usaha dan/atau kegiatan sebagaimana dimaksud pada&lt;br /&gt;ayat (1) diberikan pejabat yang berwenang sesuai dengan peraturan&lt;br /&gt;perundang-undangan yang berlaku.&lt;br /&gt;(3) Dalam izin sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dicantumkan&lt;br /&gt;persyaratan dan kewajiban untuk melakukan upaya pengendalian&lt;br /&gt;dampak lingkungan hidup.&lt;br /&gt;Pasal 19&lt;br /&gt;(1) Dalam menerbitkan izin melakukan usaha dan/atau kegiatan wajib&lt;br /&gt;diperhatikan:&lt;br /&gt;a. rencana tata ruang;&lt;br /&gt;b. pendapat masyarakat;&lt;br /&gt;c. pertimbangan dan rekomendasi pejabat yang berwenang yang&lt;br /&gt;berkaitan dengan usaha dan/atau kegiatan tersebut.&lt;br /&gt;(2) Keputusan izin melakukan usaha dan/atau kegiatan wajib diumumkan.&lt;br /&gt;Pasal 20&lt;br /&gt;(1) Tanpa suatu keputusan izin, setiap orang dilarang melakukan&lt;br /&gt;pembuangan limbah ke media lingkungan hidup.&lt;br /&gt;(2) Setiap orang dilarang membuang limbah yang berasal dari luar&lt;br /&gt;wilayah Indonesia ke media lingkungan hidup Indonesia.&lt;br /&gt;(3) Kewenangan menerbitkan atau menolak permohonan izin&lt;br /&gt;sebagaimana dimaksud pada ayat (1) berada pada Menteri.&lt;br /&gt;(4) Pembuangan limbah ke media lingkungan hidup sebagaimana&lt;br /&gt;dimaksud pada ayat (1) hanya dapat dilakukan di lokasi pembuangan&lt;br /&gt;yang ditetapkan oleh Menteri.&lt;br /&gt;(5) Ketentuan pelaksanaan pasal ini diatur lebih lanjut dengan peraturan&lt;br /&gt;perundang-undangan.&lt;br /&gt;Pasal 21&lt;br /&gt;Setiap orang dilarang melakukan impor limbah bahan berbahaya dan&lt;br /&gt;beracun.&lt;br /&gt;Bagian Kedua Pengawasan&lt;br /&gt;Pasal 22&lt;br /&gt;(1) Menteri melakukan pengawasan terhadap penaatan penanggung jawab&lt;br /&gt;usaha dan/atau kegiatan atas ketentuan yang telah ditetapkan dalam&lt;br /&gt;peraturan perundang-undangan di bidang lingkungan hidup.&lt;br /&gt;(2) Untuk melakukan pengawasan sebagaimana dimaksud pada ayat (1),&lt;br /&gt;Menteri dapat menetapkan pejabat yang berwenang melakukan&lt;br /&gt;pengawasan.&lt;br /&gt;(3) Dalam hal wewenang pengawasan diserahkan kepada Pemerintah&lt;br /&gt;Daerah, Kepala Daerah menetapkan pejabat yang berwenang&lt;br /&gt;melakukan pengawasan.&lt;br /&gt;Pasal 23&lt;br /&gt;Pengendalian dampak lingkungan hidup sebagai alat pengawasan dilakukan&lt;br /&gt;oleh suatu lembaga yang dibentuk khusus untuk itu oleh Pemerintah.&lt;br /&gt;Pasal 24&lt;br /&gt;(1) Untuk melaksanakan tugasnya, pengawas sebagaimana dimaksud&lt;br /&gt;dalam Pasal 22 berwenang melakukan pemantauan, meminta&lt;br /&gt;keterangan, membuat salinan dari dokumen dan/atau membuat&lt;br /&gt;catatan yang diperlukan, memasuki tempat tertentu, mengambil&lt;br /&gt;contoh, memeriksa peralatan, memeriksa instalasi dan/atau alat&lt;br /&gt;transportasi, serta meminta keterangan dari pihak yang&lt;br /&gt;bertanggungjawab atas usaha dan/atau kegiatan.&lt;br /&gt;(2) Penanggung jawab usaha dan/atau kegiatan yang dimintai keterangan&lt;br /&gt;sebagaimana dimaksud pada ayat (1), wajib memenuhi permintaan&lt;br /&gt;petugas pengawas sesuai dengan ketentuan peraturan perundangundangan&lt;br /&gt;yang berlaku.&lt;br /&gt;(3) Setiap pengawas wajib memperlihatkan surat tugas dan/atau tanda&lt;br /&gt;pengenal serta wajib memperhatikan situasi dan kondisi tempat&lt;br /&gt;pengawasan tersebut.&lt;br /&gt;Bagian Ketiga Sanksi Administrasi&lt;br /&gt;Pasal 25&lt;br /&gt;(1) Gubernur/Kepala Daerah Tingkat I berwenang melakukan paksaan&lt;br /&gt;pemerintahan terhadap penanggung jawab usaha dan/atau kegiatan&lt;br /&gt;untuk mencegah dan mengakhiri terjadinya pelanggaran, serta&lt;br /&gt;menanggulangi akibat yang ditimbulkan oleh suatu pelanggaran,&lt;br /&gt;melakukan tindakan penyelamatan, penanggulangan, dan/atau&lt;br /&gt;pemulihan atas beban biaya penanggung jawab usaha dan/atau&lt;br /&gt;kegiatan, kecuali ditentukan lain berdasarkan Undang-undang.&lt;br /&gt;(2) Wewenang sebagaimana dimaksud pada ayat (1), dapat diserahkan&lt;br /&gt;kepada Bupati/Walikotamadya/Kepala Daerah Tingkat II dengan&lt;br /&gt;Peraturan Daerah Tingkat I.&lt;br /&gt;(3) Pihak ketiga yang berkepentingan berhak mengajukan permohonan&lt;br /&gt;kepada pejabat yang berwenang untuk melakukan paksaan&lt;br /&gt;pemerintahan, sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dan ayat (2).&lt;br /&gt;(4) Paksaan pemerintahan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dan ayat&lt;br /&gt;(2), didahului dengan surat perintah dari pejabat yang berwenang.&lt;br /&gt;(5) Tindakan penyelamatan, penanggulangan dan/atau pemulihan&lt;br /&gt;sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dapat diganti dengan&lt;br /&gt;pembayaran sejumlah uang tertentu.&lt;br /&gt;Pasal 26&lt;br /&gt;(1) Tata cara penetapan beban biaya sebagaimana dimaksud dalam Pasal&lt;br /&gt;25 ayat (1) dan ayat (5) serta penagihannya ditetapkan dengan&lt;br /&gt;peraturan perundang-undangan.&lt;br /&gt;(2) Dalam hal peraturan perundang-undangan sebagaimana dimaksud&lt;br /&gt;pada ayat (1) belum dibentuk, pelaksanaannya menggunakan upaya&lt;br /&gt;hukum menurut peraturan perundang-undangan yang berlaku.&lt;br /&gt;Pasal 27&lt;br /&gt;(1) Pelanggaran tertentu dapat dijatuhi sanksi berupa pencabutan izin&lt;br /&gt;usaha dan/atau kegiatan.&lt;br /&gt;(2) Kepala Daerah dapat mengajukan usul untuk mencabut izin usaha&lt;br /&gt;dan/atau kegiatan kepada pejabat yang berwenang.&lt;br /&gt;(3) Pihak yang berkepentingan dapat mengajukan permohonan kepada&lt;br /&gt;pejabat yang berwenang untuk mencabut izin usaha dan/atau kegiatan&lt;br /&gt;karena merugikan kepentingannya.&lt;br /&gt;Bagian Keempat Audit Lingkungan Hidup&lt;br /&gt;Pasal 28&lt;br /&gt;Dalam rangka peningkatan kinerja usaha dan/atau kegiatan, Pemerintah&lt;br /&gt;mendorong penanggung jawab usaha dan/atau kegiatan untuk melakukan&lt;br /&gt;audit lingkungan hidup.&lt;br /&gt;Pasal 29&lt;br /&gt;(1) Menteri berwenang memerintahkan penanggung jawab usaha&lt;br /&gt;dan/atau kegiatan untuk melakukan audit lingkungan hidup apabila&lt;br /&gt;yang bersangkutan menunjukkan ketidakpatuhan terhadap ketentuan&lt;br /&gt;yang diatur dalam Undang-undang ini.&lt;br /&gt;(2) Penanggung jawab usaha dan/atau kegiatan yang diperintahkan untuk&lt;br /&gt;melakukan audit lingkungan hidup wajib melaksanakan perintah&lt;br /&gt;sebagaimana dimaksud pada ayat (1).&lt;br /&gt;(3) Apabila penanggung jawab usaha dan/atau kegiatan tidak&lt;br /&gt;melaksanakan perintah sebagaimana dimaksud pada ayat (1), Menteri&lt;br /&gt;dapat melaksanakan atau menugaskan pihak ketiga untuk&lt;br /&gt;melaksanakan audit lingkungan hidup sebagaimana dimaksud pada&lt;br /&gt;ayat (1), atas beban biaya penanggung jawab usaha dan/atau&lt;br /&gt;kegiatan yang bersangkutan.&lt;br /&gt;(4) Jumlah beban biaya sebagaimana dimaksud pada ayat (3) ditetapkan&lt;br /&gt;oleh Menteri.&lt;br /&gt;(5) Menteri mengumumkan hasil audit lingkungan hidup sebagaimana&lt;br /&gt;dimaksud pada ayat (1).&lt;br /&gt;BAB VII&lt;br /&gt;PENYELESAIAN SENGKETA LINGKUNGAN HIDUP&lt;br /&gt;Bagian Pertama Umum&lt;br /&gt;Pasal 30&lt;br /&gt;(1) Penyelesaian sengketa lingkungan hidup dapat ditempuh melalui&lt;br /&gt;pengadilan atau di luar pengadilan berdasarkan pilihan secara sukarela&lt;br /&gt;para pihak yang bersengketa.&lt;br /&gt;(2) Penyelesaian sengketa di luar pengadilan sebagaimana dimaksud pada&lt;br /&gt;ayat (1) tidak berlaku terhadap tindak pidana lingkungan hidup&lt;br /&gt;sebagaimana diatur dalam Undang-undang ini.&lt;br /&gt;(3) Apabila telah dipilih upaya penyelesaian sengketa lingkungan hidup di&lt;br /&gt;luar pengadilan, gugatan melalui pengadilan hanya dapat ditempuh&lt;br /&gt;apabila upaya tersebut dinyatakan tidak berhasil oleh salah satu atau&lt;br /&gt;para pihak yang bersengketa.&lt;br /&gt;Bagian Kedua Penyelesaian Sengketa Lingkungan Hidup&lt;br /&gt;di Luar Pengadilan&lt;br /&gt;Pasal 31&lt;br /&gt;Penyelesaian sengketa lingkungan hidup di luar pengadilan diselenggarakan&lt;br /&gt;untuk mencapai kesepakatan mengenai bentuk dan besarnya ganti rugi&lt;br /&gt;dan/atau mengenai tindakan tertentu guna menjamin tidak akan terjadinya&lt;br /&gt;atau terulangnya dampak negatif terhadap lingkungan hidup.&lt;br /&gt;Pasal 32&lt;br /&gt;Dalam penyelesaian sengketa lingkungan hidup di luar pengadilan&lt;br /&gt;sebagaimana dimaksud dalam Pasal 31 dapat digunakan jasa pihak ketiga,&lt;br /&gt;baik yang tidak memiliki kewenangan mengambil keputusan maupun yang&lt;br /&gt;memiliki kewenangan mengambil keputusan, untuk membantu&lt;br /&gt;menyelesaikan sengketa lingkungan hidup.&lt;br /&gt;Pasal 33&lt;br /&gt;(1) Pemerintah dan/atau masyarakat dapat membentuk lembaga penyedia&lt;br /&gt;jasa pelayanan penyelesaian sengketa lingkungan hidup yang bersifat&lt;br /&gt;bebas dan tidak berpihak.&lt;br /&gt;(2) Ketentuan mengenai penyedia jasa pelayanan penyelesaian sengketa&lt;br /&gt;lingkungan hidup diatur lebih lanjut dengan Peraturan Pemerintah.&lt;br /&gt;Bagian Ketiga Penyelesaian Sengketa Lingkungan Hidup&lt;br /&gt;Melalui Pengadilan&lt;br /&gt;Paragraf 1: Ganti Rugi&lt;br /&gt;Pasal 34&lt;br /&gt;(1) Setiap perbuatan melanggar hukum berupa pencemaran dan/atau&lt;br /&gt;perusakan lingkungan hidup yang menimbulkan kerugian pada orang&lt;br /&gt;lain atau lingkungan hidup, mewajibkan penanggung jawab usaha&lt;br /&gt;dan/atau kegiatan untuk membayar ganti rugi dan/atau melakukan&lt;br /&gt;tindakan tertentu.&lt;br /&gt;(2) Selain pembebanan untuk melakukan tindakan tertentu sebagaimana&lt;br /&gt;dimaksud pada ayat (1), hakim dapat menetapkan pembayaran uang&lt;br /&gt;paksa atas setiap hari keterlambatan penyelesaian tindakan tertentu&lt;br /&gt;tersebut.&lt;br /&gt;Paragraf 2 :Tanggung Jawab Mutlak&lt;br /&gt;Pasal 35&lt;br /&gt;(1) Penanggung jawab usaha dan/atau kegiatan yang usaha dan&lt;br /&gt;kegiatannya menimbulkan dampak besar dan penting terhadap&lt;br /&gt;lingkungan hidup, yang menggunakan bahan berbahaya dan beracun,&lt;br /&gt;dan/atau menghasilkan limbah bahan berbahaya dan beracun,&lt;br /&gt;bertanggung jawab secara mutlak atas kerugian yang ditimbulkan,&lt;br /&gt;dengan kewajiban membayar ganti rugi secara langsung dan seketika&lt;br /&gt;pada saat terjadinya pencemaran dan/atau perusakan lingkungan&lt;br /&gt;hidup.&lt;br /&gt;(2) Penanggung jawab usaha dan/atau kegiatan dapat dibebaskan dari&lt;br /&gt;kewajiban membayar ganti rugi sebagaimana dimaksud pada ayat (1)&lt;br /&gt;jika yang bersangkutan dapat membuktikan bahwa pencemaran&lt;br /&gt;dan/atau perusakan lingkungan hidup disebabkan salah satu alasan di&lt;br /&gt;bawah ini:&lt;br /&gt;a. adanya bencana alam atau peperangan; atau&lt;br /&gt;b. adanya keadaan terpaksa di luar kemampuan manusia; atau&lt;br /&gt;c. adanya tindakan pihak ketiga yang menyebabkan terjadinya&lt;br /&gt;pencemaran dan/atau perusakan lingkungan hidup.&lt;br /&gt;(3) Dalam hal terjadi kerugian yang disebabkan oleh pihak ketiga&lt;br /&gt;sebagaimana dimaksud pada ayat (2) huruf c, pihak ketiga&lt;br /&gt;bertanggung jawab membayar ganti rugi.&lt;br /&gt;Paragraf 3 : Daluwarsa untuk Pengajuan Gugatan&lt;br /&gt;Pasal 36&lt;br /&gt;(1) Tenggang daluwarsa hak untuk mengajukan gugatan ke pengadilan&lt;br /&gt;mengikuti tenggang waktu sebagaimana diatur dalam ketentuan&lt;br /&gt;Hukum Acara Perdata yang berlaku, dan dihitung sejak saat korban&lt;br /&gt;mengetahui adanya pencemaran dan/atau perusakan lingkungan&lt;br /&gt;hidup.&lt;br /&gt;(2) Ketentuan mengenai tenggang daluwarsa sebagaimana dimaksud pada&lt;br /&gt;ayat (1) tidak berlaku terhadap pencemaran dan/atau perusakan&lt;br /&gt;lingkungan hidup yang diakibatkan oleh usaha dan/atau kegiatan yang&lt;br /&gt;menggunakan bahan berbahaya dan beracun dan/atau menghasilkan&lt;br /&gt;limbah bahan berbahaya dan beracun.&lt;br /&gt;Paragraf 4 : Hak Masyarakat dan Organisasi Lingkungan Hidup&lt;br /&gt;Untuk Mengajukan Gugatan&lt;br /&gt;Pasal 37&lt;br /&gt;(1) Masyarakat berhak mengajukan gugatan perwakilan ke pengadilan&lt;br /&gt;dan/atau melaporkan ke penegak hukum mengenai berbagai masalah&lt;br /&gt;lingkungan hidup yang merugikan perikehidupan masyarakat.&lt;br /&gt;(2) Jika diketahui bahwa masyarakat menderita karena akibat&lt;br /&gt;pencemaran dan/atau perusakan lingkungan hidup sedemikian rupa&lt;br /&gt;sehingga mempengaruhi perikehidupan pokok masyarakat, maka&lt;br /&gt;instansi pemerintah yang bertanggung jawab di bidang lingkungan&lt;br /&gt;hidup dapat bertindak untuk kepentingan masyarakat.&lt;br /&gt;(3) Ketentuan lebih lanjut sebagaimana dimaksud pada ayat (2) diatur&lt;br /&gt;dengan Peraturan Pemerintah.&lt;br /&gt;Pasal 38&lt;br /&gt;(1) Dalam rangka pelaksanaan tanggung jawab pengelolaan lingkungan&lt;br /&gt;hidup sesuai dengan pola kemitraan, organisasi lingkungan hidup&lt;br /&gt;berhak mengajukan gugatan untuk kepentingan pelestarian fungsi&lt;br /&gt;lingkungan hidup.&lt;br /&gt;(2) Hak mengajukan gugatan sebagaimana dimaksud pada ayat (1)&lt;br /&gt;terbatas pada tuntutan untuk hak melakukan tindakan tertentu tanpa&lt;br /&gt;adanya tuntutan ganti rugi, kecuali biaya atau pengeluaran riil.&lt;br /&gt;(3) Organisasi lingkungan hidup berhak mengajukan gugatan&lt;br /&gt;sebagaimana dimaksud pada ayat (1) apabila memenuhi persyaratan :&lt;br /&gt;a. berbentuk badan hukum atau yayasan;&lt;br /&gt;b. dalam anggaran dasar organisasi lingkungan hidup yang&lt;br /&gt;bersangkutan menyebutkan dengan tegas bahwa tujuan&lt;br /&gt;didirikannya organisasi tersebut adalah untuk kepentingan&lt;br /&gt;pelestarian fungsi lingkungan hidup;&lt;br /&gt;c. telah melaksanakan kegiatan sesuai dengan anggaran dasarnya.&lt;br /&gt;Pasal 39&lt;br /&gt;Tata cara pengajuan gugatan dalam masalah lingkungan hidup oleh orang,&lt;br /&gt;masyarakat, dan/atau organisasi lingkungan hidup mengacu pada Hukum&lt;br /&gt;Acara Perdata yang berlaku.&lt;br /&gt;BAB VIII&lt;br /&gt;PENYIDIKAN&lt;br /&gt;Pasal 40&lt;br /&gt;(1) Selain Penyidik Pejabat Polisi Negara Republik Indonesia, juga Pejabat&lt;br /&gt;Pegawai Negeri Sipil tertentu di lingkungan instansi pemerintah yang&lt;br /&gt;lingkup tugas dan tanggung jawabnya di bidang pengelolaan&lt;br /&gt;lingkungan hidup, diberi wewenang khusus sebagai penyidik&lt;br /&gt;sebagaimana dimaksud dalam Undang-undang Hukum Acara Pidana&lt;br /&gt;yang berlaku.&lt;br /&gt;(2) Penyidik Pejabat Pegawai Negeri Sipil sebagaimana dimaksud pada&lt;br /&gt;ayat (1) berwenang :&lt;br /&gt;a. melakukan pemeriksaan atas kebenaran laporan atau&lt;br /&gt;keterangan berkenaan dengan tindak pidana di bidang&lt;br /&gt;lingkungan hidup;&lt;br /&gt;b. melakukan pemeriksaan terhadap orang atau badan hukum&lt;br /&gt;yang diduga melakukan tindak pidana di bidang lingkungan&lt;br /&gt;hidup;&lt;br /&gt;c. meminta keterangan dan bahan bukti dari orang atau badan&lt;br /&gt;hukum sehubungan dengan peristiwa tindak pidana di bidang&lt;br /&gt;lingkungan hidup;&lt;br /&gt;d. melakukan pemeriksaan atas pembukuan, catatan, dan&lt;br /&gt;dokumen lain berkenaan dengan tindak pidana di bidang&lt;br /&gt;lingkungan hidup;&lt;br /&gt;e. melakukan pemeriksaan di tempat tertentu yang diduga&lt;br /&gt;terdapat bahan bukti, pembukuan, catatan, dan dokumen lain&lt;br /&gt;serta melakukan penyitaan terhadap bahan dan barang hasil&lt;br /&gt;pelanggaran yang dapat dijadikan bukti dalam perkara tindak&lt;br /&gt;pidana di bidang lingkungan hidup;&lt;br /&gt;f. meminta bantuan ahli dalam rangka pelaksanaan tugas&lt;br /&gt;penyidikan tindak pidana di bidang lingkungan hidup.&lt;br /&gt;(3) Penyidik Pejabat Pegawai Negeri Sipil sebagaimana dimaksud pada&lt;br /&gt;ayat (1) memberitahukan dimulainya penyidikan dan hasil&lt;br /&gt;penyidikannya kepada Penyidik Pejabat Polisi Negara Republik&lt;br /&gt;Indonesia.&lt;br /&gt;(4) Penyidik Pejabat Pegawai Negeri Sipil sebagaimana dimaksud pada&lt;br /&gt;ayat (1) menyampaikan hasil penyidikan kepada Penuntut Umum&lt;br /&gt;melalui Penyidik Pejabat Polisi Negara Republik Indonesia.&lt;br /&gt;(5) Penyidikan tindak pidana lingkungan hidup di perairan Indonesia dan&lt;br /&gt;Zona Ekonomi Ekslusif dilakukan oleh penyidik menurut peraturan&lt;br /&gt;perundang-undangan yang berlaku.&lt;br /&gt;BAB IX&lt;br /&gt;KETENTUAN PIDANA&lt;br /&gt;Pasal 41&lt;br /&gt;(1) Barang siapa yang secara melawan hukum dengan sengaja melakukan&lt;br /&gt;perbuatan yang mengakibatkan pencemaran dan/atau perusakan&lt;br /&gt;lingkungan hidup, diancam dengan pidana penjara paling lama sepuluh&lt;br /&gt;tahun dan denda paling banyak Rp500.000.000,00 (lima ratus juta&lt;br /&gt;rupiah).&lt;br /&gt;(2) Jika tindak pidana sebagaimana dimaksud pada ayat (1)&lt;br /&gt;mengakibatkan orang mati atau luka berat, pelaku tindak pidana&lt;br /&gt;diancam dengan pidana penjara paling lama lima belas tahun dan&lt;br /&gt;denda paling banyak Rp750.000.000,00 (tujuh ratus lima puluh juta&lt;br /&gt;rupiah).&lt;br /&gt;Pasal 42&lt;br /&gt;(1) Barang siapa yang karena kealpaannya melakukan perbuatan yang&lt;br /&gt;mengakibatkan pencemaran dan/atau perusakan lingkungan hidup,&lt;br /&gt;diancam dengan pidana penjara paling lama tiga tahun dan denda&lt;br /&gt;paling banyak Rp100.000.000,00 (seratus juta rupiah).&lt;br /&gt;(2) Jika tindak pidana sebagaimana dimaksud pada ayat (1)&lt;br /&gt;mengakibatkan orang mati atau luka berat, pelaku tindak pidana&lt;br /&gt;diancam dengan pidana penjara paling lama lima tahun dan denda&lt;br /&gt;paling banyak Rp150.000.000,00 (seratus lima puluh juta rupiah).&lt;br /&gt;Pasal 43&lt;br /&gt;(1) Barang siapa yang dengan melanggar ketentuan perundang-undangan&lt;br /&gt;yang berlaku, sengaja melepaskan atau membuang zat, energi,&lt;br /&gt;dan/atau komponen lain yang berbahaya atau beracun masuk di atas&lt;br /&gt;atau ke dalam tanah, ke dalam udara atau ke dalam air permukaan,&lt;br /&gt;melakukan impor, ekspor, memperdagangkan, mengangkut,&lt;br /&gt;menyimpan bahan tersebut, menjalankan instalasi yang berbahaya,&lt;br /&gt;padahal mengetahui atau sangat beralasan untuk menduga bahwa&lt;br /&gt;perbuatan tersebut dapat menimbulkan pencemaran dan/atau&lt;br /&gt;perusakan lingkungan hidup atau membahayakan kesehatan umum&lt;br /&gt;atau nyawa orang lain, diancam dengan pidana penjara paling lama&lt;br /&gt;enam tahun dan denda paling banyak Rp300.000.000,00 (tiga ratus&lt;br /&gt;juta rupiah).&lt;br /&gt;(2) Diancam dengan pidana yang sama dengan pidana sebagaimana&lt;br /&gt;dimaksud pada ayat (1), barang siapa yang dengan sengaja&lt;br /&gt;memberikan informasi palsu atau menghilangkan atau&lt;br /&gt;menyembunyikan atau merusak informasi yang diperlukan dalam&lt;br /&gt;kaitannya dengan perbuatan sebagaimana dimaksud pada ayat (1),&lt;br /&gt;padahal mengetahui atau sangat beralasan untuk menduga bahwa&lt;br /&gt;perbuatan tersebut dapat menimbulkan pencemaran dan/atau&lt;br /&gt;perusakan lingkungan hidup atau membahayakan kesehatan umum&lt;br /&gt;atau nyawa orang lain.&lt;br /&gt;(3) Jika tindak pidana sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dan ayat (2)&lt;br /&gt;mengakibatkan orang mati atau luka berat, pelaku tindak pidana&lt;br /&gt;diancam dengan pidana penjara paling lama sembilan tahun dan&lt;br /&gt;denda paling banyak Rp450.000.000,00 (empat ratus lima puluh juta&lt;br /&gt;rupiah).&lt;br /&gt;Pasal 44&lt;br /&gt;(1) Barang siapa yang dengan melanggar ketentuan perundang-undangan&lt;br /&gt;yang berlaku, karena kealpaannya melakukan perbuatan sebagaimana&lt;br /&gt;dimaksud dalam Pasal 43, diancam dengan pidana penjara paling lama&lt;br /&gt;tiga tahun dan denda paling banyak Rp100.000.000,00 (seratus juta&lt;br /&gt;rupiah).&lt;br /&gt;(2) Jika tindak pidana sebagaimana dimaksud pada ayat (1)&lt;br /&gt;mengakibatkan orang mati atau luka berat, pelaku tindak pidana&lt;br /&gt;diancam dengan pidana penjara paling lama lima tahun dan denda&lt;br /&gt;paling banyak Rp150.000.000,00 (seratus lima puluh juta rupiah).&lt;br /&gt;Pasal 45&lt;br /&gt;Jika tindak pidana sebagaimana dimaksud dalam Bab ini dilakukan oleh atau&lt;br /&gt;atas nama suatu badan hukum, perseroan, perserikatan, yayasan atau&lt;br /&gt;organisasi lain, ancaman pidana denda diperberat dengan sepertiga.&lt;br /&gt;Pasal 46&lt;br /&gt;(1) Jika tindak pidana sebagaimana dimaksud dalam Bab ini dilakukan&lt;br /&gt;oleh atau atas nama badan hukum, perseroan, perserikatan, yayasan&lt;br /&gt;atau organisasi lain, tuntutan pidana dilakukan dan sanksi pidana&lt;br /&gt;serta tindakan tata tertib sebagaimana dimaksud dalam Pasal 47&lt;br /&gt;dijatuhkan baik terhadap badan hukum, perseroan, perserikatan,&lt;br /&gt;yayasan atau organisasi lain tersebut maupun terhadap mereka yang&lt;br /&gt;memberi perintah untuk melakukan tindak pidana tersebut atau yang&lt;br /&gt;bertindak sebagai pemimpin dalam perbuatan itu atau terhadap&lt;br /&gt;kedua-duanya.&lt;br /&gt;(2) Jika tindak pidana sebagaimana dimaksud dalam Bab ini, dilakukan&lt;br /&gt;oleh atau atas nama badan hukum, perseroan, perserikatan, yayasan&lt;br /&gt;atau organisasi lain, dan dilakukan oleh orang-orang, baik berdasar&lt;br /&gt;hubungan kerja maupun berdasar hubungan lain, yang bertindak&lt;br /&gt;dalam lingkungan badan hukum, perseroan, perserikatan, yayasan&lt;br /&gt;atau organisasi lain, tuntutan pidana dilakukan dan sanksi pidana&lt;br /&gt;dijatuhkan terhadap mereka yang memberi perintah atau yang&lt;br /&gt;bertindak sebagai pemimpin tanpa mengingat apakah orang-orang&lt;br /&gt;tersebut, baik berdasar hubungan kerja maupun berdasar hubungan&lt;br /&gt;lain, melakukan tindak pidana secara sendiri atau bersama-sama.&lt;br /&gt;(3) Jika tuntutan dilakukan terhadap badan hukum, perseroan,&lt;br /&gt;perserikatan atau organisasi lain, panggilan untuk menghadap dan&lt;br /&gt;penyerahan surat-surat panggilan itu ditujukan kepada pengurus di&lt;br /&gt;tempat tinggal mereka, atau di tempat pengurus melakukan pekerjaan&lt;br /&gt;yang tetap.&lt;br /&gt;(4) Jika tuntutan dilakukan terhadap badan hukum, perseroan,&lt;br /&gt;perserikatan, yayasan atau organisasi lain, yang pada saat penuntutan&lt;br /&gt;diwakili oleh bukan pengurus, hakim dapat memerintahkan supaya&lt;br /&gt;pengurus menghadap sendiri di pengadilan.&lt;br /&gt;Pasal 47&lt;br /&gt;Selain ketentuan pidana sebagaimana dimaksud dalam Kitab Undang-undang&lt;br /&gt;Hukum Pidana dan Undang-undang ini, terhadap pelaku tindak pidana&lt;br /&gt;lingkungan hidup dapat pula dikenakan tindakan tata tertib berupa:&lt;br /&gt;(1) perampasan keuntungan yang diperoleh dari tindak pidana; dan/atau&lt;br /&gt;(2) penutupan seluruhnya atau sebagian perusahaan; dan/atau&lt;br /&gt;(3) perbaikan akibat tindak pidana; dan/atau&lt;br /&gt;(4) mewajibkan mengerjakan apa yang dilalaikan tanpa hak; dan/atau&lt;br /&gt;(5) meniadakan apa yang dilalaikan tanpa hak; dan/atau&lt;br /&gt;(6) menempatkan perusahaan di bawah pengampuan paling lama tiga&lt;br /&gt;tahun.&lt;br /&gt;Pasal 48&lt;br /&gt;Tindak pidana sebagaimana dimaksud dalam Bab ini adalah kejahatan.&lt;br /&gt;BAB X&lt;br /&gt;KETENTUAN PERALIHAN&lt;br /&gt;Pasal 49&lt;br /&gt;(1) Selambat-lambatnya lima tahun sejak diundangkannya Undangundang&lt;br /&gt;ini setiap usaha dan/atau kegiatan yang telah memiliki izin,&lt;br /&gt;wajib menyesuaikan menurut persyaratan berdasarkan Undangundang&lt;br /&gt;ini.&lt;br /&gt;(2) Sejak diundangkannya Undang-undang ini dilarang menerbitkan izin&lt;br /&gt;usaha dan/atau kegiatan yang menggunakan limbah bahan berbahaya&lt;br /&gt;dan beracun yang diimpor.&lt;br /&gt;BAB XI&lt;br /&gt;KETENTUAN PENUTUP&lt;br /&gt;Pasal 50&lt;br /&gt;Pada saat berlakunya Undang-undang ini semua peraturan perundangundangan&lt;br /&gt;yang berkaitan dengan pengelolaan lingkungan hidup yang telah&lt;br /&gt;ada tetap berlaku sepanjang tidak bertentangan dengan dan belum diganti&lt;br /&gt;berdasarkan Undang-undang ini.&lt;br /&gt;Pasal 51&lt;br /&gt;Dengan berlakunya Undang-undang ini, maka Undang-undang Nomor 4&lt;br /&gt;Tahun 1982 tentang Ketentuan-ketentuan Pokok Pengelolaan Lingkungan&lt;br /&gt;Hidup (Lembaran Negara Tahun 1982 Nomor 12, Tambahan Lembaran&lt;br /&gt;Negara Nomor 3215) dinyatakan tidak berlaku lagi.&lt;br /&gt;Pasal 52&lt;br /&gt;Undang-undang ini mulai berlaku pada tanggal diundangkan.&lt;br /&gt;Agar setiap orang mengetahuinya, memerintahkan pengundangan Undangundang&lt;br /&gt;ini dengan penempatannya dalam Lembaran Negara Republik&lt;br /&gt;Indonesia.&lt;br /&gt;Disahkan di Jakarta&lt;br /&gt;pada tanggal 19 September 1997&lt;br /&gt;PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA&lt;br /&gt;ttd.&lt;br /&gt;SOEHARTO&lt;br /&gt;Diundangkan di Jakarta&lt;br /&gt;pada tanggal 19 September 1997&lt;br /&gt;MENTERI NEGARA SEKRETARIS NEGARA&lt;br /&gt;REPUBLIK INDONESIA&lt;br /&gt;ttd.&lt;br /&gt;MOERDIONO&lt;br /&gt;PENJELASAN ATAS UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA&lt;br /&gt;NOMOR 23 TAHUN 1997 TENTANG PENGELOLAAN LINGKUNGAN HIDUP&lt;br /&gt;I. UMUM&lt;br /&gt;(1) Lingkungan hidup Indonesia yang dianugerahkan Tuhan Yang Maha&lt;br /&gt;Esa kepada rakyat dan bangsa Indonesia merupakan karunia dan&lt;br /&gt;rahmatNya yang wajib dilestarikan dan dikembangkan kemampuannya&lt;br /&gt;agar dapat tetap menjadi sumber dan penunjang hidup bagi rakyat&lt;br /&gt;dan bangsa Indonesia serta makhluk hidup lainnya demi kelangsungan&lt;br /&gt;dan peningkatan kualitas hidup itu sendiri.&lt;br /&gt;Pancasila, sebagai dasar dan falsafah negara, merupakan kesatuan&lt;br /&gt;yang bulat dan utuh yang memberikan keyakinan kepada rakyat dan&lt;br /&gt;bangsa Indonesia bahwa kebahagiaan hidup akan tercapai jika&lt;br /&gt;didasarkan atas keselarasan, keserasian, dan keseimbangan, baik&lt;br /&gt;dalam hubungan manusia dengan Tuhan Yang Maha Esa maupun&lt;br /&gt;manusia dengan manusia, manusia dengan alam, dan manusia&lt;br /&gt;sebagai pribadi, dalam rangka mencapai kemajuan lahir dan&lt;br /&gt;kebahagiaan batin. Antara manusia, masyarakat, dan lingkungan&lt;br /&gt;hidup terdapat hubungan timbal balik, yang selalu harus dibina dan&lt;br /&gt;dikembangkan agar dapat tetap dalam keselarasan, keserasian, dan&lt;br /&gt;keseimbangan yang dinamis.&lt;br /&gt;Undang-Undang Dasar 1945 sebagai landasan konstitusional&lt;br /&gt;mewajibkan agar sumber daya alam dipergunakan untuk sebesarbesar&lt;br /&gt;kemakmuran rakyat.&lt;br /&gt;Kemakmuran rakyat tersebut haruslah dapat dinikmati generasi masa&lt;br /&gt;kini dan generasi masa depan secara berkelanjutan.&lt;br /&gt;Pembangunan sebagai upaya sadar dalam mengolah dan&lt;br /&gt;memanfaatkan sumber daya alam untuk meningkatkan kemakmuran&lt;br /&gt;rakyat, baik untuk mencapai kemakmuran lahir maupun untuk&lt;br /&gt;mencapai kepuasan batin. Oleh karena itu, penggunaan sumber daya&lt;br /&gt;alam harus selaras, serasi, dan seimbang dengan fungsi lingkungan&lt;br /&gt;hidup.&lt;br /&gt;(2) Lingkungan hidup dalam pengertian ekologi tidak mengenal batas&lt;br /&gt;wilayah, baik wilayah negara maupun wilayah administratif. Akan&lt;br /&gt;tetapi, lingkungan hidup yang berkaitan dengan pengelolaan harus&lt;br /&gt;jelas batas wilayah wewenang pengelolaannya. Lingkungan yang&lt;br /&gt;dimaksud adalah lingkungan hidup Indonesia.&lt;br /&gt;Secara hukum, lingkungan hidup Indonesia meliputi ruang tempat&lt;br /&gt;negara Republik Indonesia melaksanakan kedaulatan dan hak&lt;br /&gt;berdaulat serta yurisdiksinya. Dalam hal ini lingkungan hidup&lt;br /&gt;Indonesia tidak lain adalah wilayah, yang menempati posisi silang&lt;br /&gt;antara dua benua dan dua samudera dengan iklim tropis dan cuaca&lt;br /&gt;serta musim yang memberikan kondisi alam dan kedudukan dengan&lt;br /&gt;peranan strategis yang tinggi nilainya sebagai tempat rakyat dan&lt;br /&gt;bangsa Indonesia menyelenggarakan kehidupan bermasyarakat,&lt;br /&gt;berbangsa, dan bernegara dalam segala aspeknya. Dengan demikian,&lt;br /&gt;wawasan dalam menyelenggarakan pengelolaan lingkungan hidup&lt;br /&gt;Indonesia adalah Wawasan Nusantara.&lt;br /&gt;(3) Lingkungan hidup Indonesia sebagai suatu ekosistem terdiri atas&lt;br /&gt;berbagai subsistem, yang mempunyai aspek sosial, budaya, ekonomi,&lt;br /&gt;dan geografi dengan corak ragam yang berbeda yang mengakibatkan&lt;br /&gt;daya dukung dan daya tampung lingkungan hidup yang berlainan.&lt;br /&gt;Keadaan yang demikian memerlukan pembinaan dan pengembangan&lt;br /&gt;lingkungan hidup yang didasarkan pada keadaan&lt;br /&gt;daya dukung dan daya tampung lingkungan hidup akan meningkatkan&lt;br /&gt;keselarasan, keserasian, dan keseimbangan subsistem, yang berarti&lt;br /&gt;juga meningkatkan ketahanan subsistem itu sendiri. Dalam pada itu,&lt;br /&gt;pembinaan dan pengembangan subsistem yang satu akan&lt;br /&gt;mempengaruhi subsistem yang lain, yang pada akhirnya akan&lt;br /&gt;mempengaruhi ketahanan ekosistem secara keseluruhan. Oleh karena&lt;br /&gt;itu, pengelolaan lingkungan hidup menuntut dikembangkannya suatu&lt;br /&gt;sistem dengan keterpaduan sebagai ciri utamanya. Untuk itu,&lt;br /&gt;diperlukan suatu kebijaksanaan nasional pengelolaan lingkungan hidup&lt;br /&gt;yang harus dilaksanakan secara taat asas dan konsekuen dari pusat&lt;br /&gt;sampai ke daerah.&lt;br /&gt;(4) Pembangunan memanfaatkan secara terus-menerus sumber daya&lt;br /&gt;alam guna meningkatkan kesejahteraan dan mutu hidup rakyat.&lt;br /&gt;Sementara itu, ketersediaan sumber daya alam terbatas dan tidak&lt;br /&gt;merata, baik dalam jumlah maupun dalam kualitas, sedangkan&lt;br /&gt;permintaan akan sumber daya alam tersebut makin meningkat&lt;br /&gt;sebagai akibat meningkatnya kegiatan pembangunan untuk memenuhi&lt;br /&gt;kebutuhan penduduk yang makin meningkat dan beragam. Di pihak&lt;br /&gt;lain, daya dukung lingkungan hidup dapat terganggu dan daya&lt;br /&gt;tampung lingkungan hidup dapat menurun.&lt;br /&gt;Kegiatan pembangunan yang makin meningkat mengandung risiko&lt;br /&gt;pencemaran dan perusakan lingkungan hidup sehingga struktur dan&lt;br /&gt;fungsi dasar ekosistem yang menjadi penunjang kehidupan dapat&lt;br /&gt;rusak. Pencemaran dan perusakan lingkungan hidup itu akan&lt;br /&gt;merupakan beban sosial, yang pada akhirnya masyarakat dan&lt;br /&gt;pemerintah harus menanggung biaya pemulihannya.&lt;br /&gt;Terpeliharanya keberlanjutan fungsi lingkungan hidup merupakan&lt;br /&gt;kepentingan rakyat sehingga menuntut tanggung jawab, keterbukaan,&lt;br /&gt;dan peran anggota masyarakat, yang dapat disalurkan melalui orang&lt;br /&gt;perseorangan, organisasi lingkungan hidup, seperti lembaga swadaya&lt;br /&gt;masyarakat, kelompok masyarakat adat, dan lain-lain, untuk&lt;br /&gt;memelihara dan meningkatkan daya dukung dan daya tampung&lt;br /&gt;lingkungan hidup yang menjadi tumpuan keberlanjutan pembangunan.&lt;br /&gt;Pembangunan yang memadukan lingkungan hidup, termasuk sumber&lt;br /&gt;daya alam, menjadi sarana untuk mencapai keberlanjutan&lt;br /&gt;pembangunan dan menjadi jaminan bagi kesejahteraan dan mutu&lt;br /&gt;hidup generasi masa kini dan generasi masa depan. Oleh karena itu,&lt;br /&gt;lingkungan hidup Indonesia harus dikelola dengan prinsip melestarikan&lt;br /&gt;fungsi lingkungan hidup yang serasi, selaras, dan seimbang untuk&lt;br /&gt;menunjang pembangunan berkelanjutan yang berwawasan lingkungan&lt;br /&gt;hidup bagi peningkatan kesejahteraan dan mutu hidup generasi masa&lt;br /&gt;kini dan generasi masa depan.&lt;br /&gt;(5) Arah pembangunan jangka panjang Indonesia adalah pembangunan&lt;br /&gt;ekonomi dengan bertumpukan pada pembangunan industri, yang di&lt;br /&gt;antaranya memakai berbagai jenis bahan kimia dan zat radioaktif. Di&lt;br /&gt;samping menghasilkan produk yang bermanfaat bagi masyarakat,&lt;br /&gt;industrialisasi juga menimbulkan ekses, antara lain dihasilkannya&lt;br /&gt;limbah bahan berbahaya dan beracun, yang apabila dibuang ke dalam&lt;br /&gt;media lingkungan hidup dapat mengancam lingkungan hidup,&lt;br /&gt;kesehatan, dan kelangsungan hidup manusia serta makhluk hidup lain.&lt;br /&gt;Secara global, ilmu pengetahuan dan teknologi telah meningkatkan&lt;br /&gt;kualitas hidup manusia. Pada kenyataannya, gaya hidup masyarakat&lt;br /&gt;industri ditandai oleh pemakaian produk berbasis kimia telah&lt;br /&gt;meningkatkan produksi limbah bahan berbahaya dan beracun. Hal itu&lt;br /&gt;merupakan tantangan yang besar terhadap cara pembuangan yang&lt;br /&gt;aman dengan risiko yang kecil terhadap lingkungan hidup, kesehatan,&lt;br /&gt;dan kelangsungan hidup manusia serta makhluk hidup lain.&lt;br /&gt;Menyadari hal tersebut di atas, bahan berbahaya dan beracun beserta&lt;br /&gt;limbahnya perlu dikelola dengan baik. Yang perlu diperhatikan adalah&lt;br /&gt;bahwa wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia harus bebas dari&lt;br /&gt;buangan limbah bahan berbahaya dan beracun dari luar wilayah&lt;br /&gt;Indonesia.&lt;br /&gt;(6) Makin meningkatnya upaya pembangunan menyebabkan akan makin&lt;br /&gt;meningkat dampaknya terhadap lingkungan hidup. Keadaan ini&lt;br /&gt;mendorong makin diperlukannya upaya pengendalian dampak&lt;br /&gt;lingkungan hidup sehingga risiko terhadap lingkungan hidup dapat&lt;br /&gt;ditekan sekecil mungkin.&lt;br /&gt;Upaya pengendalian dampak lingkungan hidup tidak dapat dilepaskan&lt;br /&gt;dari tindakan pengawasan agar ditaatinya ketentuan peraturan&lt;br /&gt;perundang-undangan di bidang lingkungan hidup. Suatu perangkat&lt;br /&gt;hukum yang bersifat preventif berupa izin melakukan usaha dan/atau&lt;br /&gt;kegiatan lain. Oleh karena itu, dalam izin harus dicantumkan secara&lt;br /&gt;tegas syarat dan kewajiban yang harus dipatuhi dan dilaksanakan oleh&lt;br /&gt;penanggung jawab usaha dan/atau kegiatan lainnya. Apa yang&lt;br /&gt;dikemukakan tersebut di atas menyiratkan ikut sertanya berbagai&lt;br /&gt;instansi dalam pengelolaan lingkungan hidup sehingga perlu&lt;br /&gt;dipertegas batas wewenang tiap-tiap instansi yang ikut serta di bidang&lt;br /&gt;pengelolaan lingkungan hidup.&lt;br /&gt;(7) Sesuai dengan hakikat Negara Kesatuan Republik Indonesia sebagai&lt;br /&gt;negara hukum, pengembangan sistem pengelolaan lingkungan hidup&lt;br /&gt;sebagai bagian pembangunan berkelanjutan yang berwawasan&lt;br /&gt;lingkungan hidup harus diberi dasar hukum yang jelas, tegas, dan&lt;br /&gt;menyeluruh guna menjamin kepastian hukum bagi upaya pengelolaan&lt;br /&gt;lingkungan hidup. Dasar hukum itu dilandasi oleh asas hukum&lt;br /&gt;lingkungan hidup dan penaatan setiap orang akan norma hukum&lt;br /&gt;lingkungan hidup yang sepenuhnya berlandaskan Pancasila dan&lt;br /&gt;Undang-Undang Dasar 1945.&lt;br /&gt;Undang-undang Nomor 4 Tahun 1982 tentang Ketentuan-ketentuan&lt;br /&gt;Pokok Pengelolaan Lingkungan Hidup (Lembaran Negara Tahun 1982&lt;br /&gt;No. 12, Tambahan Lembaran Negara No. 3215) telah menandai awal&lt;br /&gt;pengembangan perangkat hukum sebagai dasar bagi upaya&lt;br /&gt;pengelolaan lingkungan hidup Indonesia sebagai bagian integral dari&lt;br /&gt;upaya pembangunan yang berkelanjutan yang berwawasan lingkungan&lt;br /&gt;hidup. Dalam kurun waktu lebih dari satu dasawarsa sejak&lt;br /&gt;diundangkannya Undang-undang tersebut, kesadaran lingkungan&lt;br /&gt;hidup masyarakat telah meningkat dengan pesat, yang ditandai antara&lt;br /&gt;lain oleh makin banyaknya ragam organisasi masyarakat yang&lt;br /&gt;bergerak di bidang lingkungan hidup selain lembaga swadaya&lt;br /&gt;masyarakat. Terlihat pula peningkatan kepeloporan masyarakat dalam&lt;br /&gt;pelestarian fungsi lingkungan hidup sehingga masyarakat tidak hanya&lt;br /&gt;sekedar berperan serta, tetapi juga mampu berperan secara nyata.&lt;br /&gt;Sementara itu, permasalahan hukum lingkungan hidup yang tumbuh&lt;br /&gt;dan berkembang dalam masyarakat memerlukan pengaturan dalam&lt;br /&gt;bentuk hukum demi menjamin kepastian hukum. Di sisi lain,&lt;br /&gt;perkembangan lingkungan global serta aspirasi internasional akan&lt;br /&gt;makin mempengaruhi usaha pengelolaan lingkungan hidup Indonesia.&lt;br /&gt;Dalam mencermati perkembangan keadaan tersebut, dipandang perlu&lt;br /&gt;untuk menyempurnakan Undang-undang Nomor 4 Tahun 1982&lt;br /&gt;tentang Ketentuan-ketentuan Pokok Pengelolaan Lingkungan Hidup.&lt;br /&gt;Undang-undang ini memuat norma hukum lingkungan hidup. Selain itu,&lt;br /&gt;Undang-undang ini akan menjadi landasan untuk menilai dan menyesuaikan&lt;br /&gt;semua peraturan perundang-undangan yang memuat ketentuan tentang&lt;br /&gt;lingkungan hidup yang berlaku, yaitu peraturan perundang-undangan&lt;br /&gt;mengenai pengairan, pertambangan dan energi, kehutanan, konservasi&lt;br /&gt;sumber daya alam hayati dan ekosistemnya, industri, permukiman, penataan&lt;br /&gt;ruang, tata guna tanah, dan lain-lain.&lt;br /&gt;Peningkatan pendayagunaan berbagai ketentuan hukum, baik hukum&lt;br /&gt;administrasi, hukum perdata maupun hukum pidana, dan usaha untuk&lt;br /&gt;mengefektifkan penyelesaian sengketa lingkungan hidup secara alternatif,&lt;br /&gt;yaitu penyelesaian sengketa lingkungan hidup di luar pengadilan untuk&lt;br /&gt;mencapai kesepakatan antarpihak yang bersengketa. Di samping itu, perlu&lt;br /&gt;pula dibuka kemungkinan dilakukannya gugatan perwakilan. Dengan cara&lt;br /&gt;penyelesaian&lt;br /&gt;sengketa lingkungan hidup tersebut diharapkan akan meningkatkan ketaatan&lt;br /&gt;masyarakat terhadap sistem nilai tentang betapa pentingnya pelestarian dan&lt;br /&gt;pengembangan kemampuan lingkungan hidup dalam kehidupan manusia&lt;br /&gt;masa kini dan kehidupan manusia masa depan.&lt;br /&gt;Sebagai penunjang hukum administrasi, berlakunya ketentuan hukum pidana&lt;br /&gt;tetap memperhatikan asas subsidiaritas, yaitu bahwa hukum pidana&lt;br /&gt;hendaknya didayagunakan apabila sanksi bidang hukum lain, seperti sanksi&lt;br /&gt;administrasi dan sanksi perdata, dan alternatif penyelesaian sengketa&lt;br /&gt;lingkungan hidup tidak efektif dan/atau tingkat kesalahan pelaku relatif berat&lt;br /&gt;dan/atau akibat perbuatannya relatif besar dan/atau perbuatannya&lt;br /&gt;menimbulkan keresahan masyarakat. Dengan mengantisipasi kemungkinan&lt;br /&gt;semakin munculnya tindak pidana yang dilakukan oleh suatu korporasi,&lt;br /&gt;dalam Undang-undang ini diatur pula pertanggungjawaban korporasi.&lt;br /&gt;Dengan demikian, semua peraturan perundang-undangan tersebut di atas&lt;br /&gt;dapat terangkum dalam satu sistem hukum lingkungan hidup Indonesia.&lt;br /&gt;II. PASAL DEMI PASAL&lt;br /&gt;Pasal 1&lt;br /&gt;Angka 1 sampai angka 25&lt;br /&gt;Cukup jelas&lt;br /&gt;Pasal 2&lt;br /&gt;Cukup jelas&lt;br /&gt;Pasal 3&lt;br /&gt;Berdasarkan asas tanggung jawab negara, di satu sisi, negara menjamin&lt;br /&gt;bahwa pemanfaatan sumber daya alam akan memberikan manfaat yang&lt;br /&gt;sebesar-besarnya bagi kesejahteraan dan mutu hidup rakyat, baik generasi&lt;br /&gt;masa kini maupun generasi masa depan. Di lain sisi, negara mencegah&lt;br /&gt;dilakukannya kegiatan pemanfaatan sumber daya alam dalam wilayah&lt;br /&gt;yurisdiksinya yang menimbulkan kerugian terhadap wilayah yurisdiksi&lt;br /&gt;negara lain, serta melindungi negara terhadap dampak kegiatan di luar&lt;br /&gt;wilayah negara. Asas keberlanjutan mengandung makna setiap orang&lt;br /&gt;memikul kewajibannya dan tanggung jawab terhadap generasi mendatang,&lt;br /&gt;dan terhadap sesamanya dalam satu generasi. Untuk terlaksananya&lt;br /&gt;kewajiban dan tanggung jawab tersebut, maka kemampuan lingkungan&lt;br /&gt;hidup, harus dilestarikan. Terlestarikannya kemampuan lingkungan hidup&lt;br /&gt;menjadi tumpuan terlanjutkannya pembangunan.&lt;br /&gt;Pasal 4&lt;br /&gt;Cukup jelas&lt;br /&gt;Pasal 5&lt;br /&gt;Ayat (1)&lt;br /&gt;Cukup jelas&lt;br /&gt;Ayat (2)&lt;br /&gt;Hak atas informasi lingkungan hidup merupakan suatu konsekuensi logis dari&lt;br /&gt;hak berperan dalam pengelolaan lingkungan hidup yang berlandaskan pada&lt;br /&gt;asas kerterbukaan. Hak atas informasi lingkungan hidup akan meningkatkan&lt;br /&gt;nilai dan efektivitas peranserta dalam pengelolaan lingkungan hidup, di&lt;br /&gt;samping akan membuka peluang bagi masyarakat untuk mengaktualisasikan&lt;br /&gt;haknya atas lingkungan hidup yang baik dan sehat.&lt;br /&gt;Informasi lingkungan hidup sebagaimana dimaksud pada ayat ini dapat&lt;br /&gt;berupa data, keterangan, atau informasi lain yang berkenaan dengan&lt;br /&gt;pengelolaan lingkungan hidup yang menurut sifat dan tujuannya memang&lt;br /&gt;terbuka untuk diketahui masyarakat, seperti dokumen analisis mengenai&lt;br /&gt;dampak lingkungan hidup, laporan dan evaluasi hasil pemantauan&lt;br /&gt;lingkungan hidup, baik pemantuan penaatan maupun pemantauan&lt;br /&gt;perubahan kualitas lingkungan hidup, dan rencana tata ruang.&lt;br /&gt;Ayat (3)&lt;br /&gt;Peran sebagaimana dimaksud dalam Pasal ini meliputi peran dalam proses&lt;br /&gt;pengambilan keputusan, baik dengan cara mengajukan keberatan, maupun&lt;br /&gt;dengar pendapat atau dengan cara lain yang ditentukan dalam peraturan&lt;br /&gt;perundang-undangan. Peran tersebut dilakukan antara lain dalam proses&lt;br /&gt;penilaian analisis mengenai dampak lingkungan hidup atau perumusan&lt;br /&gt;kebijakan lingkungan hidup. Pelaksanaannya didasarkan pada prinsip&lt;br /&gt;keterbukaan. Dengan keterbukaan dimungkinkan masyarakat ikut&lt;br /&gt;memikirkan dan memberikan pandangan serta pertimbangan dalam&lt;br /&gt;pengambilan keputusan di bidang pengelolaan lingkungan hidup.&lt;br /&gt;Pasal 6&lt;br /&gt;Ayat (1)&lt;br /&gt;Kewajiban setiap orang sebagaimana dimaksud pada ayat ini tidak terlepas&lt;br /&gt;dari kedudukannya sebagai anggota masyarakat mencerminkan harkat&lt;br /&gt;manusia sebagai individu dan makhluk sosial. Kewajiban tersebut&lt;br /&gt;mengandung makna bahwa setiap orang turut berperanserta dalam upaya&lt;br /&gt;memelihara lingkungan hidup. Misalnya, peranserta dalam mengembangkan&lt;br /&gt;budaya bersih lingkungan hidup, kegiatan penyuluhan dan bimbingan di&lt;br /&gt;bidang lingkungan hidup.&lt;br /&gt;Ayat (2)&lt;br /&gt;Informasi yang benar dan akurat itu dimaksudkan untuk menilai ketaatan&lt;br /&gt;penanggung jawab usaha dan/atau kegiatan terhadap ketentuan peraturan&lt;br /&gt;perundang-undangan.&lt;br /&gt;Pasal 7&lt;br /&gt;Ayat (1)&lt;br /&gt;Cukup jelas&lt;br /&gt;Ayat (2)&lt;br /&gt;Huruf a&lt;br /&gt;Kemandirian dan keberdayaan masyarakat merupakan prasyarat untuk&lt;br /&gt;menumbuhkan kemampuan masyarakat sebagai pelaku dalam pengelolaan&lt;br /&gt;lingkungan hidup bersama dengan pemerintah dan pelaku pembangunan&lt;br /&gt;lainnya.&lt;br /&gt;Huruf b&lt;br /&gt;Meningkatnya kemampuan dan kepeloporan masyarakat akan meningkatkan&lt;br /&gt;efektifitas peran masyarakat dalam pengelolaan lingkungan hidup&lt;br /&gt;Huruf c&lt;br /&gt;Meningkatnya ketanggapsegeraan masyarakat akan semakin menurunkan&lt;br /&gt;kemungkinan terjadinya dampak negatif.&lt;br /&gt;Huruf d&lt;br /&gt;Cukup jelas&lt;br /&gt;Huruf e&lt;br /&gt;Dengan meningkatnya ketanggapsegeraan akan meningkatkan kecepatan&lt;br /&gt;pemberian informasi tentang suatu masalah lingkungan hidup sehingga&lt;br /&gt;dapat segera ditindak lanjuti.&lt;br /&gt;Pasal 8&lt;br /&gt;Ayat (1)&lt;br /&gt;Cukup jelas&lt;br /&gt;Ayat (2)&lt;br /&gt;Huruf a&lt;br /&gt;Cukup jelas&lt;br /&gt;Huruf b&lt;br /&gt;Cukup jelas&lt;br /&gt;Huruf c&lt;br /&gt;Cukup jelas&lt;br /&gt;Huruf d&lt;br /&gt;Kegiatan yang mempunyai dampak sosial merupakan kegiatan yang&lt;br /&gt;berpengaruh terhadap kepentingan umum, baik secara kultural maupun&lt;br /&gt;secara struktural.&lt;br /&gt;Huruf e&lt;br /&gt;Cukup jelas&lt;br /&gt;Ayat (3)&lt;br /&gt;Cukup jelas&lt;br /&gt;Pasal 9&lt;br /&gt;Ayat (1)&lt;br /&gt;Dalam rangka penyusunan kebijaksanaan nasional pengelolaan lingkungan&lt;br /&gt;hidup dan penataan ruang wajib diperhatikan secara rasional dan&lt;br /&gt;proporsional potensi, aspirasi, dan kebutuhan serta nilai-nilai yang tumbuh&lt;br /&gt;dan berkembang di masyarakat. Misalnya, perhatian terhadap masyarakat&lt;br /&gt;adat yang hidup dan kehidupannya bertumpu pada sumber daya alam yang&lt;br /&gt;terdapat di sekitarnya.&lt;br /&gt;Ayat (2)&lt;br /&gt;Cukup jelas&lt;br /&gt;Ayat (3)&lt;br /&gt;Cukup jelas&lt;br /&gt;Ayat (4)&lt;br /&gt;Cukup jelas&lt;br /&gt;Pasal 10&lt;br /&gt;Huruf a&lt;br /&gt;Yang dimaksud dengan pengambil keputusan dalam ketentuan ini adalah&lt;br /&gt;pihak-pihak yang berwenang yaitu Pemerintah, masyarakat dan pelaku&lt;br /&gt;pembangunan lainnya.&lt;br /&gt;Huruf b&lt;br /&gt;Kegiatan ini dilakukan melalui penyuluhan, bimbingan, serta pendidikan dan&lt;br /&gt;pelatihan dalam rangka peningkatan kualitas dan kuantitas sumber daya&lt;br /&gt;manusia.&lt;br /&gt;Huruf c&lt;br /&gt;Peran masyarakat dalam Pasal ini mencakup keikutsertaan, baik dalam&lt;br /&gt;upaya maupun dalam proses pengambilan keputusan tentang pelestarian&lt;br /&gt;daya dukung dan daya tampung lingkungan hidup. Dalam rangka peran&lt;br /&gt;masyarakat dikembangkan kemitraan para pelaku pengelolaan lingkungan&lt;br /&gt;hidup, yaitu pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat termasuk antara lain&lt;br /&gt;lembaga swadaya masyarakat dan organisasi profesi keilmuan.&lt;br /&gt;Huruf d&lt;br /&gt;Cukup jelas&lt;br /&gt;Huruf e&lt;br /&gt;Dalam ketentuan ini yang dimaksud dengan perangkat yang bersifat preemtif&lt;br /&gt;adalah tindakan yang dilakukan pada tingkat pengambilan keputusan dan&lt;br /&gt;perencanaan, seperti tata ruang dan analisis dampak lingkungan hidup.&lt;br /&gt;Adapun preventif adalah tindakan tingkatan pelaksanaan melalui penataan&lt;br /&gt;baku mutu limbah dan/atau instrumen ekonomi. Proaktif adalah tindakan&lt;br /&gt;pada tingkat produksi dengan menerapkan standarisasi lingkungan hidup,&lt;br /&gt;seperti ISO 14000.&lt;br /&gt;Perangkat pengelolaan lingkungan hidup yang bersifat preemtif, preventif&lt;br /&gt;dan proaktif misalnya adalah pengembangan dan penerapan teknologi akrab&lt;br /&gt;lingkungan hidup, penerapan asuransi lingkungan hidup dan audit lingkungan&lt;br /&gt;hidup yang dilakukan secara sukarela oleh penanggung jawab usaha&lt;br /&gt;dan/atau kegiatan guna meningkatkan kinerja.&lt;br /&gt;Huruf f sampai huruf i&lt;br /&gt;Cukup jelas&lt;br /&gt;Pasal 11&lt;br /&gt;Ayat (1)&lt;br /&gt;Lingkup pelaksanaan pengelolaan lingkungan hidup pada dasarnya meliputi&lt;br /&gt;berbagai sektor yang menjadi tanggung jawab berbagai departemen dan&lt;br /&gt;instansi pemerintah. Untuk menghindari tumpang tindih wewenang dan&lt;br /&gt;benturan kepentingan perlu adanya koordinasi, integrasi, sinkronisasi dan&lt;br /&gt;simplifikasi melalui perangkat kelembagaan yang dikoordinasi oleh Menteri.&lt;br /&gt;Ayat (2)&lt;br /&gt;Cukup jelas&lt;br /&gt;Pasal 12&lt;br /&gt;Ayat (1)&lt;br /&gt;Huruf a&lt;br /&gt;Negara Kesatuan Republik Indonesia kaya akan keaneragaman potensi&lt;br /&gt;sumber daya alam hayati dan non-hayati, karakteristik kebhinekaan budaya&lt;br /&gt;masyarakat, dan aspirasi dapat menjadi modal utama pembangunan&lt;br /&gt;nasional. Untuk itu guna mencapai keterpaduan dan kesatuan pola pikir, dan&lt;br /&gt;gerak langkah yang menjamin terwujudnya pengelolaan lingkungan hidup&lt;br /&gt;secara berdayaguna dan berhasilguna yang berlandaskan Wawasan&lt;br /&gt;Nusantara, maka Pemerintah Pusat dapat menetapkan wewenang tertentu&lt;br /&gt;dengan memperhatikan situasi dan kondisi daerah baik potensi alam maupun&lt;br /&gt;kemampuan daerah, kepada perangkat instansi pusat yang ada di daerah&lt;br /&gt;dalam rangka pelaksanaan asas dekonsentrasi.&lt;br /&gt;Huruf b&lt;br /&gt;Pemerintah Pusat atau Pemerintah Daerah Tingkat I dapat menugaskan&lt;br /&gt;kepada Pemerintah Daerah Tingkat II untuk berperan dalam pelaksanaan&lt;br /&gt;kebijaksanaan pengelolaan lingkungan hidup sebagai tugas pembantuan.&lt;br /&gt;Melalui tugas pembantuan ini maka wewenang, pembiayaan, peralatan, dan&lt;br /&gt;tanggung jawab tetap berada pada pemerintah yang menugaskannya.&lt;br /&gt;Ayat (2)&lt;br /&gt;Cukup jelas&lt;br /&gt;Pasal 13&lt;br /&gt;Ayat (1)&lt;br /&gt;Dengan memperhatikan kemampuan, situasi dan kondisi daerah, Pemerintah&lt;br /&gt;Pusat dapat menyerahkan urusan di bidang lingkungan hidup kepada daerah&lt;br /&gt;menjadi wewenang, tugas, dan tanggung jawab Pemerintah Daerah&lt;br /&gt;berdasarkan asas desentralisasi.&lt;br /&gt;Ayat (2)&lt;br /&gt;Cukup jelas&lt;br /&gt;Pasal 14&lt;br /&gt;Ayat (1) sampai ayat (3)&lt;br /&gt;Cukup jelas&lt;br /&gt;Pasal 15&lt;br /&gt;Ayat (1)&lt;br /&gt;Analisis mengenai dampak lingkungan hidup di satu sisi merupakan bagian&lt;br /&gt;studi kelayakan untuk melaksanakan suatu rencana usaha dan/atau&lt;br /&gt;kegiatan, di sisi lain merupakan syarat yang harus dipenuhi untuk&lt;br /&gt;mendapatkan izin melakukan usaha dan/atau kegiatan. Berdasarkan analisis&lt;br /&gt;ini dapat diketahui secara lebih jelas dampak besar dan penting terhadap&lt;br /&gt;lingkungan hidup, baik dampak negatif maupun dampak positif yang akan&lt;br /&gt;timbul dari usaha dan/atau kegiatan sehingga dapat dipersiapkan langkah&lt;br /&gt;untuk menanggulangi dampak negatif dan mengembangkan dampak positif.&lt;br /&gt;Untuk mengukur atau menentukan dampak besar dan penting tersebut di&lt;br /&gt;antaranya digunakan kriteria mengenai :&lt;br /&gt;a besarnya jumlah manusia yang akan terkena dampak rencana usaha&lt;br /&gt;dan/atau kegiatan;&lt;br /&gt;b luas wilayah penyebaran dampak;&lt;br /&gt;c intensitas dan lamanya dampak berlangsung;&lt;br /&gt;d banyaknya komponen lingkungan hidup lain yang akan terkena&lt;br /&gt;dampak;&lt;br /&gt;e sifat kumulatif dampak;&lt;br /&gt;f berbalik (reversible) atau tidak berbaliknya (irreversible) dampak.&lt;br /&gt;Ayat (2)&lt;br /&gt;Cukup jelas&lt;br /&gt;Pasal 16&lt;br /&gt;Ayat (1)&lt;br /&gt;Pengelolaan limbah merupakan rangkaian kegiatan yang mencakup&lt;br /&gt;penyimpanan, pengumpulan, pengangkutan, pemanfaatan, pengolahan&lt;br /&gt;limbah termasuk penimbunan hasil pengolahan tersebut.&lt;br /&gt;Ayat (2)&lt;br /&gt;Cukup jelas&lt;br /&gt;Ayat (3)&lt;br /&gt;Cukup jelas&lt;br /&gt;Pasal 17&lt;br /&gt;Ayat (1)&lt;br /&gt;Kewajiban untuk melakukan pengelolaan dimaksud merupakan upaya untuk&lt;br /&gt;mengurangi terjadinya kemungkinan risiko terhadap lingkungan hidup&lt;br /&gt;berupa terjadinya pencemaran atau perusakan lingkungan hidup, mengingat&lt;br /&gt;bahan berbahaya dan beracun mempunyai potensi yang cukup besar untuk&lt;br /&gt;menimbulkan efek negatif.&lt;br /&gt;Ayat (2)&lt;br /&gt;Cukup jelas&lt;br /&gt;Ayat (3)&lt;br /&gt;Cukup jelas&lt;br /&gt;Pasal 18&lt;br /&gt;Ayat (1)&lt;br /&gt;Contoh izin yang dimaksud antara lain izin kuasa pertambangan untuk usaha&lt;br /&gt;di bidang pertambangan, atau izin usaha industri untuk usaha di bidang&lt;br /&gt;industri.&lt;br /&gt;Ayat (2)&lt;br /&gt;Cukup jelas&lt;br /&gt;Ayat (3)&lt;br /&gt;Dalam izin melakukan usaha dan/atau kegiatan harus ditegaskan kewajiban&lt;br /&gt;yang berkenaan dengan penaatan terhadap ketentuan mengenai pengelolaan&lt;br /&gt;lingkungan hidup yang harus dilaksanakan oleh penanggung jawab usaha&lt;br /&gt;dan/atau kegiatan dalam melaksanakan usaha dan/atau kegiatannya. Bagi&lt;br /&gt;usaha dan/atau kegiatan yang diwajibkan untuk membuat atau&lt;br /&gt;melaksanakan analisis mengenai dampak lingkungan hidup, maka rencana&lt;br /&gt;pengelolaan dan rencana pemantauan lingkungan hidup yang wajib&lt;br /&gt;dilaksanakan oleh penanggung jawab usaha dan/atau kegiatan harus&lt;br /&gt;dicantumkan dan dirumuskan dengan jelas dalam izin melakukan usaha&lt;br /&gt;dan/atau kegiatan. Misalnya kewajiban untuk mengolah limbah, syarat mutu&lt;br /&gt;limbah yang boleh dibuang ke dalam media lingkungan hidup, dan kewajiban&lt;br /&gt;yang berkaitan dengan pembuangan limbah, seperti kewajiban melakukan&lt;br /&gt;swapantau dan kewajiban untuk melaporkan hasil swapantau tersebut&lt;br /&gt;kepada instansi yang bertanggung jawab di bidang pengendalian dampak&lt;br /&gt;lingkungan hidup. Apabila suatu rencana usaha dan/atau kegiatan, menurut&lt;br /&gt;peraturan perundang-undangan yang berlaku diwajibkan melaksanakan&lt;br /&gt;analisis dampak lingkungan hidup, maka persetujuan atas analisis mengenai&lt;br /&gt;dampak lingkungan hidup tersebut harus diajukan bersama dengan&lt;br /&gt;permohonan izin melakukan usaha dan/atau kegiatan.&lt;br /&gt;Pasal 19&lt;br /&gt;Ayat (1)&lt;br /&gt;Cukup jelas&lt;br /&gt;Ayat (2)&lt;br /&gt;Pengumuman izin melakukan usaha dan/atau kegiatan merupakan&lt;br /&gt;pelaksanaan atas keterbukaan pemerintahan. Pengumuman izin melakukan&lt;br /&gt;usaha dan/atau kegiatan tersebut memungkinkan peranserta masyarakat&lt;br /&gt;khususnya yang belum menggunakan kesempatan dalam prosedur&lt;br /&gt;keberatan, dengar pendapat, dan lain-lain dalam proses pengambilan&lt;br /&gt;keputusan izin.&lt;br /&gt;Pasal 20&lt;br /&gt;Ayat (1)&lt;br /&gt;Cukup jelas&lt;br /&gt;Ayat (2)&lt;br /&gt;Cukup jelas&lt;br /&gt;Ayat (3)&lt;br /&gt;Cukup jelas&lt;br /&gt;Ayat (4)&lt;br /&gt;Suatu usaha dan/atau kegiatan akan menghasilkan limbah. Pada&lt;br /&gt;umumnya limbah ini harus diolah terlebih dahulu sebelum dibuang ke&lt;br /&gt;media lingkungan hidup sehingga tidak menimbulkan pencemaran&lt;br /&gt;dan/atau perusakan lingkungan hidup. Dalam hal tertentu, limbah&lt;br /&gt;yang dihasilkan oleh suatu usaha dan/atau kegiatan itu dapat&lt;br /&gt;dimanfaatkan sebagai bahan baku suatu produk. Namun dari proses&lt;br /&gt;pemanfaatan tersebut akan menghasilkan limbah, sebagai residu yang&lt;br /&gt;tidak dapat dimanfaatkan kembali, yang akan dibuang ke media&lt;br /&gt;lingkungan hidup.&lt;br /&gt;Pembuangan (dumping) sebagaimana dimaksud dalam Pasal ini adalah&lt;br /&gt;pembuangan limbah sebagai residu suatu usaha dan/atau kegiatan&lt;br /&gt;dan/atau bahan lain yang tidak terpakai atau daluwarsa ke dalam&lt;br /&gt;media lingkungan hidup, baik tanah, air maupun udara. Pembuangan&lt;br /&gt;limbah dan/atau bahan tersebut ke media lingkungan hidup akan&lt;br /&gt;menimbulkan dampak terhadap ekosistem. Sehingga dengan&lt;br /&gt;ketentuan Pasal ini, ditentukan bahwa pada prinsipnya pembuangan&lt;br /&gt;limbah ke media lingkungan hidup merupakan hal yang dilarang,&lt;br /&gt;kecuali ke media lingkungan hidup tertentu yang telah ditetapkan oleh&lt;br /&gt;Pemerintah.&lt;br /&gt;Ayat (5)&lt;br /&gt;Cukup jelas&lt;br /&gt;Pasal 21&lt;br /&gt;Cukup jelas&lt;br /&gt;Pasal 22&lt;br /&gt;Ayat (1)&lt;br /&gt;Cukup jelas&lt;br /&gt;Ayat (2)&lt;br /&gt;Dalam hal menetapkan pejabat yang berwenang dari instansi lain&lt;br /&gt;untuk melakukan pengawasan, Menteri melakukan koordinasi dengan&lt;br /&gt;pimpinan instansi yang bersangkutan.&lt;br /&gt;Ayat (3)&lt;br /&gt;Ketentuan pada ayat ini merupakan pelaksanaan&lt;br /&gt;Pasal 23&lt;br /&gt;Cukup jelas&lt;br /&gt;Pasal 24&lt;br /&gt;Ayat (1)&lt;br /&gt;Cukup jelas&lt;br /&gt;Ayat (2)&lt;br /&gt;Cukup jelas&lt;br /&gt;Ayat (3)&lt;br /&gt;Yang dimaksud dengan memperhatikan situasi dan kondisi tempat&lt;br /&gt;pengawasan adalah menghormati nilai dan norma yang berlaku baik&lt;br /&gt;yang tertulis maupun yang tidak tertulis.&lt;br /&gt;Pasal 25&lt;br /&gt;Ayat (1) sampai ayat (5)&lt;br /&gt;Cukup jelas&lt;br /&gt;Pasal 26&lt;br /&gt;Ayat (1)&lt;br /&gt;Cukup jelas&lt;br /&gt;Ayat (2)&lt;br /&gt;Cukup jelas&lt;br /&gt;Pasal 27&lt;br /&gt;Ayat (1)&lt;br /&gt;Bobot pelanggaran peraturan lingkungan hidup bisa berbeda-beda&lt;br /&gt;mulai dari pelanggaran syarat administratif sampai dengan&lt;br /&gt;pelanggaran yang menimbulkan korban.&lt;br /&gt;Yang dimaksud dengan pelanggaran tertentu adalah&lt;br /&gt;pelanggaran oleh usaha dan/atau kegiatan yang dianggap berbobot&lt;br /&gt;untuk dihentikan kegiatan usahanya, misalnya telah ada warga&lt;br /&gt;masyarakat yang terganggu kesehatannya akibat pencemaran&lt;br /&gt;dan/atau perusakan lingkungan hidup.&lt;br /&gt;Ayat (2)&lt;br /&gt;Cukup jelas&lt;br /&gt;Ayat (3)&lt;br /&gt;Cukup jelas&lt;br /&gt;Pasal 28&lt;br /&gt;Audit lingkungan hidup merupakan suatu instrumen penting bagi&lt;br /&gt;penanggung jawab usaha dan/atau kegiatan untuk meningkatkan efisiensi&lt;br /&gt;kegiatan dan kinerjanya dalam menaati persyaratan lingkungan hidup yang&lt;br /&gt;ditetapkan oleh peraturan perundang-undangan. Dalam pengertian ini, audit&lt;br /&gt;lingkungan hidup dibuat secara sukarela untuk memverifikasi ketaatan&lt;br /&gt;terhadap peraturan perundang-undangan lingkungan hidup yang berlaku,&lt;br /&gt;serta dengan kebijaksanaan dan standar yang ditetapkan secara internal oleh&lt;br /&gt;penanggung jawab usaha dan/atau kegiatan yang bersangkutan.&lt;br /&gt;Pasal 29&lt;br /&gt;Ayat (1) Ayat (4)&lt;br /&gt;Cukup jelas&lt;br /&gt;Ayat (5)&lt;br /&gt;Hasil audit lingkungan hidup sebagaimana dimaksud pada ayat ini&lt;br /&gt;merupakan dokumen yang bersifat terbuka untuk umum, sebagai&lt;br /&gt;upaya perlindungan masyarakat karena itu harus diumumkan.&lt;br /&gt;Pasal 30&lt;br /&gt;Ayat (1)&lt;br /&gt;Ketentuan pada ayat ini dimaksudkan untuk melindungi hak&lt;br /&gt;keperdataan para pihak yang bersengketa.&lt;br /&gt;Ayat (2)&lt;br /&gt;Cukup jelas&lt;br /&gt;Ayat (3)&lt;br /&gt;Ketentuan pada ayat ini dimaksudkan untuk mencegah terjadinya&lt;br /&gt;putusan yang berbeda mengenai satu sengketa lingkungan hidup&lt;br /&gt;untuk menjamin kepastian hukum.&lt;br /&gt;Pasal 31&lt;br /&gt;Penyelesaian sengketa lingkungan hidup melalui perundingan di luar&lt;br /&gt;pengadilan dilakukan secara sukarela oleh para pihak yang berkepentingan,&lt;br /&gt;yaitu para pihak yang mengalami kerugian dan mengakibatkan kerugian,&lt;br /&gt;instansi pemerintah yang terkait dengan subyek yang disengketakan, serta&lt;br /&gt;dapat melibatkan pihak yang mempunyai kepedulian terhadap pengelolaan&lt;br /&gt;lingkungan hidup.&lt;br /&gt;Tindakan tertentu di sini dimaksudkan sebagai upaya memulihkan&lt;br /&gt;fungsi lingkungan hidup dengan memperhatikan nilai-nilai yang hidup dalam&lt;br /&gt;masyarakat setempat.&lt;br /&gt;Pasal 32&lt;br /&gt;Untuk melancarkan jalannya perundingan di luar pengadilan, para&lt;br /&gt;pihak yang berkepentingan dapat meminta jasa pihak ketiga netral yang&lt;br /&gt;dapat berbentuk :&lt;br /&gt;a. pihak ketiga netral yang tidak memiliki kewenangan mengambil&lt;br /&gt;keputusan.&lt;br /&gt;Pihak ketiga netral ini berfungsi sebagai pihak yang&lt;br /&gt;memfasilitasi para pihak yang berkepentingan sehingga dapat&lt;br /&gt;dicapai kesepakatan.&lt;br /&gt;Pihak ketiga netral ini harus :&lt;br /&gt;(1) disetujui oleh para pihak yang bersengketa;&lt;br /&gt;(2) tidak memiliki hubungan keluarga dan/atau&lt;br /&gt;hubungan kerja dengan salah satu pihak yang&lt;br /&gt;bersengketa;&lt;br /&gt;(3) memiliki ketrampilan untuk melakukan&lt;br /&gt;perundingan atau penengahan;&lt;br /&gt;(4) tidak memiliki kepentingan terhadap proses&lt;br /&gt;perundingan maupun hasilnya.&lt;br /&gt;b. pihak ketiga netral yang memiliki kewenangan mengambil&lt;br /&gt;keputusan berfungsi sebagai arbiter, dan semua putusan&lt;br /&gt;arbitrase ini bersifat tetap dan mengikat para pihak yang&lt;br /&gt;bersengketa.&lt;br /&gt;Pasal 33&lt;br /&gt;Ayat (1)&lt;br /&gt;Lembaga penyedia jasa penyelesaian sengketa lingkungan hidup ini&lt;br /&gt;dimaksudkan sebagai suatu lembaga yang mampu memperlancar&lt;br /&gt;pelaksanaan mekanisme pilihan penyelesaian sengketa dengan&lt;br /&gt;mendasarkan pada prinsip ketidakberpihakan dan profesionalisme.&lt;br /&gt;Lembaga penyedia jasa yang dibentuk Pemerintah dimaksudkan&lt;br /&gt;sebagai pelayanan publik.&lt;br /&gt;Ayat (2)&lt;br /&gt;Cukup jelas&lt;br /&gt;Pasal 34&lt;br /&gt;Ayat (1)&lt;br /&gt;Ayat ini merupakan realisasi asas yang ada dalam hukum lingkungan&lt;br /&gt;hidup yang disebut asas pencemar membayar. Selain diharuskan&lt;br /&gt;membayar ganti rugi, pencemar dan/atau perusak lingkungan hidup&lt;br /&gt;dapat pula dibebani oleh hakim untuk melakukan tindakan hukum&lt;br /&gt;tertentu, misalnya perintah untuk :&lt;br /&gt;memasang atau memperbaiki unit pengolahan limbah sehingga limbah&lt;br /&gt;sesuai dengan baku mutu lingkungan hidup yang ditentukan;&lt;br /&gt;memulihkan fungsi lingkungan hidup;&lt;br /&gt;menghilangkan atau memusnahkan penyebab timbulnya&lt;br /&gt;pencemaran dan/atau perusakan lingkungan hidup.&lt;br /&gt;Ayat (2)&lt;br /&gt;Pembebanan pembayaran uang paksa atas setiap hari keterlambatan&lt;br /&gt;pelaksanaan perintah pengadilan untuk melaksanakan tindakan&lt;br /&gt;tertentu adalah demi pelestarian fungsi lingkungan hidup.&lt;br /&gt;Pasal 35&lt;br /&gt;Ayat (1)&lt;br /&gt;Pengertian bertanggung jawab secara mutlak atau strict liability, yakni&lt;br /&gt;unsur kesalahan tidak perlu dibuktikan oleh pihak penggugat sebagai&lt;br /&gt;dasar pembayaran ganti kerugian. Ketentuan ayat ini merupakan lex&lt;br /&gt;specialis dalam gugatan tentang perbuatan melanggar hukum pada&lt;br /&gt;umumnya. Besarnya nilai ganti rugi yang dapat dibebankan terhadap&lt;br /&gt;pencemar atau perusak lingkungan hidup menurut Pasal ini dapat&lt;br /&gt;ditetapkan sampai batas tertentu.&lt;br /&gt;Yang dimaksudkan sampai batas tertentu, adalah jika menurut&lt;br /&gt;penetapan peraturan perundang-undangan yang berlaku, ditentukan&lt;br /&gt;keharusan asuransi bagi usaha dan/atau kegiatan yang bersangkutan&lt;br /&gt;atau telah tersedia dana lingkungan hidup.&lt;br /&gt;Ayat (2)&lt;br /&gt;Huruf a sampai huruf c&lt;br /&gt;Cukup jelas&lt;br /&gt;Ayat (3)&lt;br /&gt;Yang dimaksud dengan tindakan pihak ketiga dalam ayat ini&lt;br /&gt;merupakan perbuatan persaingan curang atau kesalahan yang&lt;br /&gt;dilakukan Pemerintah.&lt;br /&gt;Pasal 36&lt;br /&gt;Ayat (1)&lt;br /&gt;Cukup jelas&lt;br /&gt;Ayat (2)&lt;br /&gt;Cukup jelas&lt;br /&gt;Pasal 37&lt;br /&gt;Ayat (1)&lt;br /&gt;Yang dimaksud hak mengajukan gugatan perwakilan pada ayat ini&lt;br /&gt;adalah hak kelompok kecil masyarakat untuk bertindak mewakili&lt;br /&gt;masyarakat dalam jumlah besar yang dirugikan atas dasar kesamaan&lt;br /&gt;permasalahan, fakta hukum, dan tuntutan yang ditimbulkan karena&lt;br /&gt;pencemaran dan/atau perusakan lingkungan hidup.&lt;br /&gt;Ayat (2)&lt;br /&gt;Cukup jelas&lt;br /&gt;Ayat (3)&lt;br /&gt;Cukup jelas&lt;br /&gt;Pasal 38&lt;br /&gt;Ayat (1)&lt;br /&gt;Cukup jelas&lt;br /&gt;Ayat (2)&lt;br /&gt;Gugatan yang diajukan oleh organisasi lingkungan hidup tidak dapat&lt;br /&gt;berupa tuntutan membayar ganti rugi, melainkan hanya terbatas&lt;br /&gt;gugatan lain, yaitu :&lt;br /&gt;a. memohon kepada pengadilan agar seseorang&lt;br /&gt;diperintahkan untuk melakukan tindakan hukum tertentu&lt;br /&gt;yang berkaitan dengan tujuan pelestarian fungsi&lt;br /&gt;lingkungan hidup;&lt;br /&gt;b. menyatakan seseorang telah melakukan perbuatan&lt;br /&gt;melanggar hukum karena mencemarkan atau merusak&lt;br /&gt;lingkungan hidup;&lt;br /&gt;c. memerintahkan seseorang yang melakukan usaha&lt;br /&gt;dan/atau kegiatan untuk membuat atau memperbaiki unit&lt;br /&gt;pengolah limbah.&lt;br /&gt;Yang dimaksud dengan biaya atau pengeluaran riil adalah&lt;br /&gt;biaya yang nyata-nyata dapat dibuktikan telah&lt;br /&gt;dikeluarkan oleh organisasi lingkungan hidup.&lt;br /&gt;Ayat (3)&lt;br /&gt;Tidak setiap organisasi lingkungan hidup dapat mengatasnamakan&lt;br /&gt;lingkungan hidup, melainkan harus memenuhi persyaratan tertentu.&lt;br /&gt;Dengan adanya persyaratan sebagaimana dimaksud di atas, maka&lt;br /&gt;secara selektif keberadaan organisasi lingkungan hidup diakui memiliki&lt;br /&gt;ius standi untuk mengajukan gugatan atas nama lingkungan hidup ke&lt;br /&gt;pengadilan, baik ke peradilan umum ataupun peradilan tata usaha&lt;br /&gt;negara, tergantung pada kompetensi peradilan yang bersangkutan&lt;br /&gt;dalam memeriksa dan mengadili perkara yang dimaksud.&lt;br /&gt;Pasal 39&lt;br /&gt;Cukup jelas&lt;br /&gt;Pasal 40&lt;br /&gt;Ayat (1) sampai ayat (5)&lt;br /&gt;Cukup jelas&lt;br /&gt;Pasal 41&lt;br /&gt;Ayat (1)&lt;br /&gt;Cukup jelas&lt;br /&gt;Ayat (2)&lt;br /&gt;Cukup jelas&lt;br /&gt;Pasal 42 sampai pasal 52&lt;br /&gt;Cukup jelas&lt;br /&gt;______________________________________</description><link>http://reefqqicks.blogspot.com/2010/10/uu-2397.html</link><thr:total>0</thr:total><author>reefq_associated@yahoo.com (reefq)</author></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-3924644660601754728.post-156183533492272717</guid><pubDate>Sun, 31 Oct 2010 12:22:00 +0000</pubDate><atom:updated>2010-10-31T19:28:19.147+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">lingkungan hidup</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">peraturan</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">uu 32 tahun 2009</category><title>uu 32 tahun 2009</title><description>&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA&lt;br /&gt;NOMOR 32 TAHUN 2009&lt;br /&gt;TENTANG&lt;br /&gt;PERLINDUNGAN DAN PENGELOLAAN LINGKUNGAN HIDUP&lt;br /&gt;DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA&lt;br /&gt;PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,&lt;br /&gt;Menimbang : a. bahwa lingkungan hidup yang baik dan sehat&lt;br /&gt;merupakan hak asasi setiap warga negara&lt;br /&gt;Indonesia sebagaimana diamanatkan dalam Pasal&lt;br /&gt;28H Undang-Undang Dasar Negara Republik&lt;br /&gt;Indonesia Tahun 1945;&lt;br /&gt;b. bahwa pembangunan ekonomi nasional&lt;br /&gt;sebagaimana diamanatkan oleh Undang-Undang&lt;br /&gt;Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945&lt;br /&gt;diselenggarakan berdasarkan prinsip&lt;br /&gt;pembangunan berkelanjutan dan berwawasan&lt;br /&gt;lingkungan;&lt;br /&gt;c. bahwa semangat otonomi daerah dalam&lt;br /&gt;penyelenggaraan pemerintahan Negara Kesatuan&lt;br /&gt;Republik Indonesia telah membawa perubahan&lt;br /&gt;hubungan dan kewenangan antara Pemerintah dan&lt;br /&gt;pemerintah daerah, termasuk di bidang&lt;br /&gt;perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup;&lt;br /&gt;d. bahwa kualitas lingkungan hidup yang semakin&lt;br /&gt;menurun telah mengancam kelangsungan&lt;br /&gt;perikehidupan manusia dan makhluk hidup&lt;br /&gt;lainnya sehingga perlu dilakukan perlindungan&lt;br /&gt;dan pengelolaan lingkungan hidup yang sungguhsungguh&lt;br /&gt;dan konsisten oleh semua pemangku&lt;br /&gt;kepentingan;&lt;br /&gt;e. bahwa pemanasan global yang semakin meningkat&lt;br /&gt;mengakibatkan perubahan iklim sehingga&lt;br /&gt;memperparah penurunan kualitas lingkungan hidup&lt;br /&gt;karena itu perlu dilakukan perlindungan dan&lt;br /&gt;pengelolaan lingkungan hidup;&lt;br /&gt;f. bahwa . . .&lt;br /&gt;- 2 -&lt;br /&gt;f. bahwa agar lebih menjamin kepastian hukum&lt;br /&gt;dan memberikan perlindungan terhadap hak&lt;br /&gt;setiap orang untuk mendapatkan lingkungan&lt;br /&gt;hidup yang baik dan sehat sebagai bagian dari&lt;br /&gt;perlindungan terhadap keseluruhan ekosistem,&lt;br /&gt;perlu dilakukan pembaruan terhadap Undang-&lt;br /&gt;Undang Nomor 23 Tahun 1997 tentang&lt;br /&gt;Pengelolaan Lingkungan Hidup;&lt;br /&gt;g. bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana&lt;br /&gt;dimaksud dalam huruf a, huruf b, huruf c, huruf&lt;br /&gt;d, huruf e, dan huruf f, perlu membentuk&lt;br /&gt;Undang-Undang tentang Perlindungan dan&lt;br /&gt;Pengelolaan Lingkungan Hidup;&lt;br /&gt;Mengingat : Pasal 20, Pasal 21, Pasal 28H ayat (1), serta Pasal&lt;br /&gt;33 ayat (3) dan ayat (4) Undang-Undang Dasar&lt;br /&gt;Negara Republik Indonesia Tahun 1945;&lt;br /&gt;Dengan Persetujuan Bersama&lt;br /&gt;DEWAN PERWAKILAN RAKYAT REPUBLIK INDONESIA&lt;br /&gt;dan&lt;br /&gt;PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA&lt;br /&gt;MEMUTUSKAN:&lt;br /&gt;Menetapkan : UNDANG-UNDANG TENTANG PERLINDUNGAN DAN&lt;br /&gt;PENGELOLAAN LINGKUNGAN HIDUP.&lt;br /&gt;BAB I&lt;br /&gt;KETENTUAN UMUM&lt;br /&gt;Pasal 1&lt;br /&gt;Dalam Undang-Undang ini yang dimaksud dengan:&lt;br /&gt;1. Lingkungan hidup adalah kesatuan ruang dengan&lt;br /&gt;semua benda, daya, keadaan, dan makhluk hidup,&lt;br /&gt;termasuk manusia dan perilakunya, yang&lt;br /&gt;mempengaruhi alam itu sendiri, kelangsungan&lt;br /&gt;perikehidupan, dan kesejahteraan manusia serta&lt;br /&gt;makhluk hidup lain.&lt;br /&gt;2. perlindungan . . .&lt;br /&gt;- 3 -&lt;br /&gt;2. Perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup&lt;br /&gt;adalah upaya sistematis dan terpadu yang&lt;br /&gt;dilakukan untuk melestarikan fungsi lingkungan&lt;br /&gt;hidup dan mencegah terjadinya pencemaran&lt;br /&gt;dan/atau kerusakan lingkungan hidup yang&lt;br /&gt;meliputi perencanaan, pemanfaatan,&lt;br /&gt;pengendalian, pemeliharaan, pengawasan, dan&lt;br /&gt;penegakan hukum.&lt;br /&gt;3. Pembangunan berkelanjutan adalah upaya sadar&lt;br /&gt;dan terencana yang memadukan aspek lingkungan&lt;br /&gt;hidup, sosial, dan ekonomi ke dalam strategi&lt;br /&gt;pembangunan untuk menjamin keutuhan&lt;br /&gt;lingkungan hidup serta keselamatan, kemampuan,&lt;br /&gt;kesejahteraan, dan mutu hidup generasi masa kini&lt;br /&gt;dan generasi masa depan.&lt;br /&gt;4. Rencana perlindungan dan pengelolaan&lt;br /&gt;lingkungan hidup yang selanjutnya disingkat&lt;br /&gt;RPPLH adalah perencanaan tertulis yang memuat&lt;br /&gt;potensi, masalah lingkungan hidup, serta upaya&lt;br /&gt;perlindungan dan pengelolaannya dalam kurun&lt;br /&gt;waktu tertentu.&lt;br /&gt;5. Ekosistem adalah tatanan unsur lingkungan&lt;br /&gt;hidup yang merupakan kesatuan utuhmenyeluruh&lt;br /&gt;dan saling mempengaruhi dalam&lt;br /&gt;membentuk keseimbangan, stabilitas, dan&lt;br /&gt;produktivitas lingkungan hidup.&lt;br /&gt;6. Pelestarian fungsi lingkungan hidup adalah&lt;br /&gt;rangkaian upaya untuk memelihara kelangsungan&lt;br /&gt;daya dukung dan daya tampung lingkungan&lt;br /&gt;hidup.&lt;br /&gt;7. Daya dukung lingkungan hidup adalah&lt;br /&gt;kemampuan lingkungan hidup untuk mendukung&lt;br /&gt;perikehidupan manusia, makhluk hidup lain, dan&lt;br /&gt;keseimbangan antarkeduanya.&lt;br /&gt;8. Daya tampung lingkungan hidup adalah&lt;br /&gt;kemampuan lingkungan hidup untuk menyerap&lt;br /&gt;zat, energi, dan/atau komponen lain yang masuk&lt;br /&gt;atau dimasukkan ke dalamnya.&lt;br /&gt;9. Sumber daya alam adalah unsur lingkungan&lt;br /&gt;hidup yang terdiri atas sumber daya hayati dan&lt;br /&gt;nonhayati yang secara keseluruhan membentuk&lt;br /&gt;kesatuan ekosistem.&lt;br /&gt;10. Kajian . . .&lt;br /&gt;- 4 -&lt;br /&gt;10. Kajian lingkungan hidup strategis, yang&lt;br /&gt;selanjutnya disingkat KLHS, adalah rangkaian&lt;br /&gt;analisis yang sistematis, menyeluruh, dan&lt;br /&gt;partisipatif untuk memastikan bahwa prinsip&lt;br /&gt;pembangunan berkelanjutan telah menjadi dasar&lt;br /&gt;dan terintegrasi dalam pembangunan suatu&lt;br /&gt;wilayah dan/atau kebijakan, rencana, dan/atau&lt;br /&gt;program.&lt;br /&gt;11. Analisis mengenai dampak lingkungan hidup, yang&lt;br /&gt;selanjutnya disebut Amdal, adalah kajian&lt;br /&gt;mengenai dampak penting suatu usaha dan/atau&lt;br /&gt;kegiatan yang direncanakan pada lingkungan&lt;br /&gt;hidup yang diperlukan bagi proses pengambilan&lt;br /&gt;keputusan tentang penyelenggaraan usaha&lt;br /&gt;dan/atau kegiatan.&lt;br /&gt;12. Upaya pengelolaan lingkungan hidup dan upaya&lt;br /&gt;pemantauan lingkungan hidup, yang selanjutnya&lt;br /&gt;disebut UKL-UPL, adalah pengelolaan dan&lt;br /&gt;pemantauan terhadap usaha dan/atau kegiatan&lt;br /&gt;yang tidak berdampak penting terhadap&lt;br /&gt;lingkungan hidup yang diperlukan bagi proses&lt;br /&gt;pengambilan keputusan tentang penyelenggaraan&lt;br /&gt;usaha dan/atau kegiatan.&lt;br /&gt;13. Baku mutu lingkungan hidup adalah ukuran&lt;br /&gt;batas atau kadar makhluk hidup, zat, energi, atau&lt;br /&gt;komponen yang ada atau harus ada dan/atau&lt;br /&gt;unsur pencemar yang ditenggang keberadaannya&lt;br /&gt;dalam suatu sumber daya tertentu sebagai unsur&lt;br /&gt;lingkungan hidup.&lt;br /&gt;14. Pencemaran lingkungan hidup adalah masuk atau&lt;br /&gt;dimasukkannya makhluk hidup, zat, energi,&lt;br /&gt;dan/atau komponen lain ke dalam lingkungan&lt;br /&gt;hidup oleh kegiatan manusia sehingga melampaui&lt;br /&gt;baku mutu lingkungan hidup yang telah&lt;br /&gt;ditetapkan.&lt;br /&gt;15. Kriteria baku kerusakan lingkungan hidup adalah&lt;br /&gt;ukuran batas perubahan sifat fisik, kimia,&lt;br /&gt;dan/atau hayati lingkungan hidup yang dapat&lt;br /&gt;ditenggang oleh lingkungan hidup untuk dapat&lt;br /&gt;tetap melestarikan fungsinya.&lt;br /&gt;16. Perusakan . . .&lt;br /&gt;- 5 -&lt;br /&gt;16. Perusakan lingkungan hidup adalah tindakan&lt;br /&gt;orang yang menimbulkan perubahan langsung&lt;br /&gt;atau tidak langsung terhadap sifat fisik, kimia,&lt;br /&gt;dan/atau hayati lingkungan hidup sehingga&lt;br /&gt;melampaui kriteria baku kerusakan lingkungan&lt;br /&gt;hidup.&lt;br /&gt;17. Kerusakan lingkungan hidup adalah perubahan&lt;br /&gt;langsung dan/atau tidak langsung terhadap sifat&lt;br /&gt;fisik, kimia, dan/atau hayati lingkungan hidup&lt;br /&gt;yang melampaui kriteria baku kerusakan&lt;br /&gt;lingkungan hidup.&lt;br /&gt;18. Konservasi sumber daya alam adalah pengelolaan&lt;br /&gt;sumber daya alam untuk menjamin&lt;br /&gt;pemanfaatannya secara bijaksana serta&lt;br /&gt;kesinambungan ketersediaannya dengan tetap&lt;br /&gt;memelihara dan meningkatkan kualitas nilai serta&lt;br /&gt;keanekaragamannya.&lt;br /&gt;19. Perubahan iklim adalah berubahnya iklim yang&lt;br /&gt;diakibatkan langsung atau tidak langsung oleh&lt;br /&gt;aktivitas manusia sehingga menyebabkan&lt;br /&gt;perubahan komposisi atmosfir secara global dan&lt;br /&gt;selain itu juga berupa perubahan variabilitas iklim&lt;br /&gt;alamiah yang teramati pada kurun waktu yang&lt;br /&gt;dapat dibandingkan.&lt;br /&gt;20. Limbah adalah sisa suatu usaha dan/atau&lt;br /&gt;kegiatan.&lt;br /&gt;21. Bahan berbahaya dan beracun yang selanjutnya&lt;br /&gt;disingkat B3 adalah zat, energi, dan/atau&lt;br /&gt;komponen lain yang karena sifat, konsentrasi,&lt;br /&gt;dan/atau jumlahnya, baik secara langsung&lt;br /&gt;maupun tidak langsung, dapat mencemarkan&lt;br /&gt;dan/atau merusak lingkungan hidup, dan/atau&lt;br /&gt;membahayakan lingkungan hidup, kesehatan,&lt;br /&gt;serta kelangsungan hidup manusia dan makhluk&lt;br /&gt;hidup lain.&lt;br /&gt;22. Limbah bahan berbahaya dan beracun, yang&lt;br /&gt;selanjutnya disebut Limbah B3, adalah sisa suatu&lt;br /&gt;usaha dan/atau kegiatan yang mengandung B3.&lt;br /&gt;23. Pengelolaan . . .&lt;br /&gt;- 6 -&lt;br /&gt;23. Pengelolaan limbah B3 adalah kegiatan yang&lt;br /&gt;meliputi pengurangan, penyimpanan,&lt;br /&gt;pengumpulan, pengangkutan, pemanfaatan,&lt;br /&gt;pengolahan, dan/atau penimbunan.&lt;br /&gt;24. Dumping (pembuangan) adalah kegiatan&lt;br /&gt;membuang, menempatkan, dan/atau&lt;br /&gt;memasukkan limbah dan/atau bahan dalam&lt;br /&gt;jumlah, konsentrasi, waktu, dan lokasi tertentu&lt;br /&gt;dengan persyaratan tertentu ke media lingkungan&lt;br /&gt;hidup tertentu.&lt;br /&gt;25. Sengketa lingkungan hidup adalah perselisihan&lt;br /&gt;antara dua pihak atau lebih yang timbul dari&lt;br /&gt;kegiatan yang berpotensi dan/atau telah&lt;br /&gt;berdampak pada lingkungan hidup.&lt;br /&gt;26. Dampak lingkungan hidup adalah pengaruh&lt;br /&gt;perubahan pada lingkungan hidup yang&lt;br /&gt;diakibatkan oleh suatu usaha dan/atau kegiatan.&lt;br /&gt;27. Organisasi lingkungan hidup adalah kelompok&lt;br /&gt;orang yang terorganisasi dan terbentuk atas&lt;br /&gt;kehendak sendiri yang tujuan dan kegiatannya&lt;br /&gt;berkaitan dengan lingkungan hidup.&lt;br /&gt;28. Audit lingkungan hidup adalah evaluasi yang&lt;br /&gt;dilakukan untuk menilai ketaatan penanggung&lt;br /&gt;jawab usaha dan/atau kegiatan terhadap&lt;br /&gt;persyaratan hukum dan kebijakan yang&lt;br /&gt;ditetapkan oleh pemerintah.&lt;br /&gt;29. Ekoregion adalah wilayah geografis yang memiliki&lt;br /&gt;kesamaan ciri iklim, tanah, air, flora, dan fauna&lt;br /&gt;asli, serta pola interaksi manusia dengan alam&lt;br /&gt;yang menggambarkan integritas sistem alam dan&lt;br /&gt;lingkungan hidup.&lt;br /&gt;30. Kearifan lokal adalah nilai-nilai luhur yang&lt;br /&gt;berlaku dalam tata kehidupan masyarakat untuk&lt;br /&gt;antara lain melindungi dan mengelola lingkungan&lt;br /&gt;hidup secara lestari.&lt;br /&gt;31. Masyarakat hukum adat adalah kelompok&lt;br /&gt;masyarakat yang secara turun temurun bermukim&lt;br /&gt;di wilayah geografis tertentu karena adanya ikatan&lt;br /&gt;pada asal usul leluhur, adanya hubungan yang&lt;br /&gt;kuat dengan lingkungan hidup, serta adanya&lt;br /&gt;sistem nilai yang menentukan pranata ekonomi,&lt;br /&gt;politik, sosial, dan hukum.&lt;br /&gt;32. Setiap . . .&lt;br /&gt;- 7 -&lt;br /&gt;32. Setiap orang adalah orang perseorangan atau&lt;br /&gt;badan usaha, baik yang berbadan hukum maupun&lt;br /&gt;yang tidak berbadan hukum.&lt;br /&gt;33. Instrumen ekonomi lingkungan hidup adalah&lt;br /&gt;seperangkat kebijakan ekonomi untuk mendorong&lt;br /&gt;Pemerintah, pemerintah daerah, atau setiap orang&lt;br /&gt;ke arah pelestarian fungsi lingkungan hidup.&lt;br /&gt;34. Ancaman serius adalah ancaman yang berdampak&lt;br /&gt;luas terhadap lingkungan hidup dan menimbulkan&lt;br /&gt;keresahan masyarakat.&lt;br /&gt;35. Izin lingkungan adalah izin yang diberikan kepada&lt;br /&gt;setiap orang yang melakukan usaha dan/atau&lt;br /&gt;kegiatan yang wajib amdal atau UKL-UPL dalam&lt;br /&gt;rangka perlindungan dan pengelolaan lingkungan&lt;br /&gt;hidup sebagai prasyarat untuk memperoleh izin&lt;br /&gt;usaha dan/atau kegiatan.&lt;br /&gt;36. Izin usaha dan/atau kegiatan adalah izin yang&lt;br /&gt;diterbitkan oleh instansi teknis untuk melakukan&lt;br /&gt;usaha dan/atau kegiatan.&lt;br /&gt;37. Pemerintah pusat, yang selanjutnya disebut&lt;br /&gt;Pemerintah, adalah Presiden Republik Indonesia&lt;br /&gt;yang memegang kekuasaan pemerintahan Negara&lt;br /&gt;Republik Indonesia sebagaimana dimaksud dalam&lt;br /&gt;Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia&lt;br /&gt;Tahun 1945.&lt;br /&gt;38. Pemerintah daerah adalah gubernur, bupati, atau&lt;br /&gt;walikota, dan perangkat daerah sebagai unsur&lt;br /&gt;penyelenggara pemerintah daerah.&lt;br /&gt;39. Menteri adalah menteri yang menyelenggarakan&lt;br /&gt;urusan pemerintahan di bidang perlindungan dan&lt;br /&gt;pengelolaan lingkungan hidup.&lt;br /&gt;BAB II . . .&lt;br /&gt;- 8 -&lt;br /&gt;BAB II&lt;br /&gt;ASAS, TUJUAN, DAN RUANG LINGKUP&lt;br /&gt;Bagian Kesatu&lt;br /&gt;Asas&lt;br /&gt;Pasal 2&lt;br /&gt;Perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup&lt;br /&gt;dilaksanakan berdasarkan asas:&lt;br /&gt;a. tanggung jawab negara;&lt;br /&gt;b. kelestarian dan keberlanjutan;&lt;br /&gt;c. keserasian dan keseimbangan;&lt;br /&gt;d. keterpaduan;&lt;br /&gt;e. manfaat;&lt;br /&gt;f. kehati-hatian;&lt;br /&gt;g. keadilan;&lt;br /&gt;h. ekoregion;&lt;br /&gt;i. keanekaragaman hayati;&lt;br /&gt;j. pencemar membayar;&lt;br /&gt;k. partisipatif;&lt;br /&gt;l. kearifan lokal;&lt;br /&gt;m. tata kelola pemerintahan yang baik; dan&lt;br /&gt;n. otonomi daerah.&lt;br /&gt;Bagian Kedua&lt;br /&gt;Tujuan&lt;br /&gt;Pasal 3&lt;br /&gt;Perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup&lt;br /&gt;bertujuan:&lt;br /&gt;a. melindungi wilayah Negara Kesatuan Republik&lt;br /&gt;Indonesia dari pencemaran dan/atau kerusakan&lt;br /&gt;lingkungan hidup;&lt;br /&gt;b. menjamin . . .&lt;br /&gt;- 9 -&lt;br /&gt;b. menjamin keselamatan, kesehatan, dan kehidupan&lt;br /&gt;manusia;&lt;br /&gt;c. menjamin kelangsungan kehidupan makhluk hidup&lt;br /&gt;dan kelestarian ekosistem;&lt;br /&gt;d. menjaga kelestarian fungsi lingkungan hidup;&lt;br /&gt;e. mencapai keserasian, keselarasan, dan&lt;br /&gt;keseimbangan lingkungan hidup;&lt;br /&gt;f. menjamin terpenuhinya keadilan generasi masa&lt;br /&gt;kini dan generasi masa depan;&lt;br /&gt;g. menjamin pemenuhan dan perlindungan hak atas&lt;br /&gt;lingkungan hidup sebagai bagian dari hak asasi&lt;br /&gt;manusia;&lt;br /&gt;h. mengendalikan pemanfaatan sumber daya alam&lt;br /&gt;secara bijaksana;&lt;br /&gt;i. mewujudkan pembangunan berkelanjutan; dan&lt;br /&gt;j. mengantisipasi isu lingkungan global.&lt;br /&gt;Bagian Ketiga&lt;br /&gt;Ruang Lingkup&lt;br /&gt;Pasal 4&lt;br /&gt;Perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup&lt;br /&gt;meliputi:&lt;br /&gt;a. perencanaan;&lt;br /&gt;b. pemanfaatan;&lt;br /&gt;c. pengendalian;&lt;br /&gt;d. pemeliharaan;&lt;br /&gt;e. pengawasan; dan&lt;br /&gt;f. penegakan hukum.&lt;br /&gt;BAB III&lt;br /&gt;PERENCANAAN&lt;br /&gt;Pasal 5&lt;br /&gt;Perencanaan perlindungan dan pengelolaan&lt;br /&gt;lingkungan hidup dilaksanakan melalui tahapan:&lt;br /&gt;a.inventarisasi . . .&lt;br /&gt;- 10 -&lt;br /&gt;a. inventarisasi lingkungan hidup;&lt;br /&gt;b. penetapan wilayah ekoregion; dan&lt;br /&gt;c. penyusunan RPPLH.&lt;br /&gt;Bagian Kesatu&lt;br /&gt;Inventarisasi Lingkungan Hidup&lt;br /&gt;Pasal 6&lt;br /&gt;(1) Inventarisasi lingkungan hidup sebagaimana&lt;br /&gt;dimaksud dalam Pasal 5 huruf a terdiri atas&lt;br /&gt;inventarisasi lingkungan hidup:&lt;br /&gt;a. tingkat nasional;&lt;br /&gt;b. tingkat pulau/kepulauan; dan&lt;br /&gt;c. tingkat wilayah ekoregion.&lt;br /&gt;(2) Inventarisasi lingkungan hidup dilaksanakan untuk&lt;br /&gt;memperoleh data dan informasi mengenai sumber&lt;br /&gt;daya alam yang meliputi:&lt;br /&gt;a. potensi dan ketersediaan;&lt;br /&gt;b. jenis yang dimanfaatkan;&lt;br /&gt;c. bentuk penguasaan;&lt;br /&gt;d. pengetahuan pengelolaan;&lt;br /&gt;e. bentuk kerusakan; dan&lt;br /&gt;f. konflik dan penyebab konflik yang timbul akibat&lt;br /&gt;pengelolaan.&lt;br /&gt;Bagian Kedua&lt;br /&gt;Penetapan Wilayah Ekoregion&lt;br /&gt;Pasal 7&lt;br /&gt;(1) Inventarisasi lingkungan hidup sebagaimana&lt;br /&gt;dimaksud dalam Pasal 6 ayat (1) huruf a dan huruf&lt;br /&gt;b menjadi dasar dalam penetapan wilayah&lt;br /&gt;ekoregion dan dilaksanakan oleh Menteri setelah&lt;br /&gt;berkoordinasi dengan instansi terkait.&lt;br /&gt;(2) Penetapan . . .&lt;br /&gt;- 11 -&lt;br /&gt;(2) Penetapan wilayah ekoregion sebagaimana&lt;br /&gt;dimaksud pada ayat (1) dilaksanakan dengan&lt;br /&gt;mempertimbangkan kesamaan:&lt;br /&gt;a. karakteristik bentang alam;&lt;br /&gt;b. daerah aliran sungai;&lt;br /&gt;c. iklim;&lt;br /&gt;d. flora dan fauna;&lt;br /&gt;e. sosial budaya;&lt;br /&gt;f. ekonomi;&lt;br /&gt;g. kelembagaan masyarakat; dan&lt;br /&gt;h. hasil inventarisasi lingkungan hidup.&lt;br /&gt;Pasal 8&lt;br /&gt;Inventarisasi lingkungan hidup di tingkat wilayah&lt;br /&gt;ekoregion sebagaimana dimaksud dalam Pasal 6 ayat&lt;br /&gt;(1) huruf c dilakukan untuk menentukan daya dukung&lt;br /&gt;dan daya tampung serta cadangan sumber daya alam.&lt;br /&gt;Bagian Ketiga&lt;br /&gt;Penyusunan Rencana Perlindungan&lt;br /&gt;dan Pengelolaan Lingkungan Hidup&lt;br /&gt;Pasal 9&lt;br /&gt;(1) RPPLH sebagaimana dimaksud dalam Pasal 5&lt;br /&gt;huruf c terdiri atas:&lt;br /&gt;a. RPPLH nasional;&lt;br /&gt;b. RPPLH provinsi; dan&lt;br /&gt;c. RPPLH kabupaten/kota.&lt;br /&gt;(2) RPPLH nasional sebagaimana dimaksud pada&lt;br /&gt;ayat (1) huruf a disusun berdasarkan&lt;br /&gt;inventarisasi nasional.&lt;br /&gt;(3) RPPLH provinsi sebagaimana dimaksud pada&lt;br /&gt;ayat (1) huruf b disusun berdasarkan:&lt;br /&gt;a. RPPLH nasional;&lt;br /&gt;b. inventarisasi tingkat pulau/kepulauan; dan&lt;br /&gt;c. inventarisasi tingkat ekoregion.&lt;br /&gt;(4) RPPLH . . .&lt;br /&gt;- 12 -&lt;br /&gt;(4) RPPLH kabupaten/kota sebagaimana&lt;br /&gt;dimaksud pada ayat (1) huruf c disusun&lt;br /&gt;berdasarkan:&lt;br /&gt;a. RPPLH provinsi;&lt;br /&gt;b. inventarisasi tingkat pulau/kepulauan; dan&lt;br /&gt;c. inventarisasi tingkat ekoregion.&lt;br /&gt;Pasal 10&lt;br /&gt;(1) RPPLH sebagaimana dimaksud dalam Pasal 9&lt;br /&gt;disusun oleh Menteri, gubernur, atau&lt;br /&gt;bupati/walikota sesuai dengan&lt;br /&gt;kewenangannya.&lt;br /&gt;(2) Penyusunan RPPLH sebagaimana dimaksud&lt;br /&gt;pada ayat (1) memperhatikan:&lt;br /&gt;a. keragaman karakter dan fungsi ekologis;&lt;br /&gt;b. sebaran penduduk;&lt;br /&gt;c. sebaran potensi sumber daya alam;&lt;br /&gt;d. kearifan lokal;&lt;br /&gt;e. aspirasi masyarakat; dan&lt;br /&gt;f. perubahan iklim.&lt;br /&gt;(3) RPPLH diatur dengan:&lt;br /&gt;a. peraturan pemerintah untuk RPPLH&lt;br /&gt;nasional;&lt;br /&gt;b. peraturan daerah provinsi untuk RPPLH&lt;br /&gt;provinsi; dan&lt;br /&gt;c. peraturan daerah kabupaten/kota untuk&lt;br /&gt;RPPLH kabupaten/kota.&lt;br /&gt;(4) RPPLH memuat rencana tentang:&lt;br /&gt;a. pemanfaatan dan/atau pencadangan&lt;br /&gt;sumber daya alam;&lt;br /&gt;b. pemeliharaan dan perlindungan kualitas&lt;br /&gt;dan/atau fungsi lingkungan hidup;&lt;br /&gt;c. pengendalian, pemantauan, serta&lt;br /&gt;pendayagunaan dan pelestarian sumber daya&lt;br /&gt;alam; dan&lt;br /&gt;d. adaptasi dan mitigasi terhadap perubahan&lt;br /&gt;iklim.&lt;br /&gt;(5) RPPLH . . .&lt;br /&gt;- 13 -&lt;br /&gt;(5) RPPLH menjadi dasar penyusunan dan dimuat&lt;br /&gt;dalam rencana pembangunan jangka panjang&lt;br /&gt;dan rencana pembangunan jangka menengah.&lt;br /&gt;Pasal 11&lt;br /&gt;Ketentuan lebih lanjut mengenai inventarisasi&lt;br /&gt;lingkungan hidup sebagaimana dimaksud dalam&lt;br /&gt;Pasal 6, penetapan ekoregion sebagaimana&lt;br /&gt;dimaksud dalam Pasal 7 dan Pasal 8, serta RPPLH&lt;br /&gt;sebagaimana dimaksud dalam Pasal 9 dan Pasal&lt;br /&gt;10 diatur dalam Peraturan Pemerintah.&lt;br /&gt;BAB IV&lt;br /&gt;PEMANFAATAN&lt;br /&gt;Pasal 12&lt;br /&gt;(1) Pemanfaatan sumber daya alam dilakukan&lt;br /&gt;berdasarkan RPPLH.&lt;br /&gt;(2) Dalam hal RPPLH sebagaimana dimaksud pada&lt;br /&gt;ayat (1) belum tersusun, pemanfaatan sumber&lt;br /&gt;daya alam dilaksanakan berdasarkan daya&lt;br /&gt;dukung dan daya tampung lingkungan hidup&lt;br /&gt;dengan memperhatikan:&lt;br /&gt;a. keberlanjutan proses dan fungsi&lt;br /&gt;lingkungan hidup;&lt;br /&gt;b. keberlanjutan produktivitas lingkungan&lt;br /&gt;hidup; dan&lt;br /&gt;c. keselamatan, mutu hidup, dan&lt;br /&gt;kesejahteraan masyarakat.&lt;br /&gt;(3) Daya dukung dan daya tampung lingkungan&lt;br /&gt;hidup sebagaimana dimaksud pada ayat (2)&lt;br /&gt;ditetapkan oleh:&lt;br /&gt;a. Menteri untuk daya dukung dan daya&lt;br /&gt;tampung lingkungan hidup nasional dan&lt;br /&gt;pulau/kepulauan;&lt;br /&gt;b. gubernur . . .&lt;br /&gt;- 14 -&lt;br /&gt;b. gubernur untuk daya dukung dan daya&lt;br /&gt;tampung lingkungan hidup provinsi dan&lt;br /&gt;ekoregion lintas kabupaten/kota; atau&lt;br /&gt;c. bupati/walikota untuk daya dukung dan daya&lt;br /&gt;tampung lingkungan hidup kabupaten/kota&lt;br /&gt;dan ekoregion di wilayah kabupaten/kota.&lt;br /&gt;(4) Ketentuan lebih lanjut mengenai tata cara&lt;br /&gt;penetapan daya dukung dan daya tampung&lt;br /&gt;lingkungan hidup sebagaimana dimaksud&lt;br /&gt;pada ayat (3) diatur dalam peraturan&lt;br /&gt;pemerintah.&lt;br /&gt;BAB V&lt;br /&gt;PENGENDALIAN&lt;br /&gt;Bagian Kesatu&lt;br /&gt;Umum&lt;br /&gt;Pasal 13&lt;br /&gt;(1) Pengendalian pencemaran dan/atau kerusakan&lt;br /&gt;lingkungan hidup dilaksanakan dalam rangka&lt;br /&gt;pelestarian fungsi lingkungan hidup.&lt;br /&gt;(2) Pengendalian pencemaran dan/atau kerusakan&lt;br /&gt;lingkungan hidup sebagaimana dimaksud pada&lt;br /&gt;ayat (1) meliputi:&lt;br /&gt;a. pencegahan;&lt;br /&gt;b. penanggulangan; dan&lt;br /&gt;c. pemulihan.&lt;br /&gt;(3) Pengendalian pencemaran dan/atau kerusakan&lt;br /&gt;lingkungan hidup sebagaimana dimaksud pada&lt;br /&gt;ayat (1) dilaksanakan oleh Pemerintah,&lt;br /&gt;pemerintah daerah, dan penanggung jawab&lt;br /&gt;usaha dan/atau kegiatan sesuai dengan&lt;br /&gt;kewenangan, peran, dan tanggung jawab&lt;br /&gt;masing-masing.&lt;br /&gt;Bagian Kedua . . .&lt;br /&gt;- 15 -&lt;br /&gt;Bagian Kedua&lt;br /&gt;Pencegahan&lt;br /&gt;Pasal 14&lt;br /&gt;Instrumen pencegahan pencemaran dan/atau&lt;br /&gt;kerusakan lingkungan hidup terdiri atas:&lt;br /&gt;a. KLHS;&lt;br /&gt;b. tata ruang;&lt;br /&gt;c. baku mutu lingkungan hidup;&lt;br /&gt;d. kriteria baku kerusakan lingkungan hidup;&lt;br /&gt;e. amdal;&lt;br /&gt;f. UKL-UPL;&lt;br /&gt;g. perizinan;&lt;br /&gt;h. instrumen ekonomi lingkungan hidup;&lt;br /&gt;i. peraturan perundang-undangan berbasis&lt;br /&gt;lingkungan hidup;&lt;br /&gt;j. anggaran berbasis lingkungan hidup;&lt;br /&gt;k. analisis risiko lingkungan hidup;&lt;br /&gt;l. audit lingkungan hidup; dan&lt;br /&gt;m.instrumen lain sesuai dengan kebutuhan&lt;br /&gt;dan/atau perkembangan ilmu pengetahuan.&lt;br /&gt;Paragraf 1&lt;br /&gt;Kajian Lingkungan Hidup Strategis&lt;br /&gt;Pasal 15&lt;br /&gt;(1) Pemerintah dan pemerintah daerah wajib&lt;br /&gt;membuat KLHS untuk memastikan bahwa&lt;br /&gt;prinsip pembangunan berkelanjutan telah&lt;br /&gt;menjadi dasar dan terintegrasi dalam&lt;br /&gt;pembangunan suatu wilayah dan/atau&lt;br /&gt;kebijakan, rencana, dan/atau program.&lt;br /&gt;(2) Pemerintah dan pemerintah daerah wajib&lt;br /&gt;melaksanakan KLHS sebagaimana dimaksud&lt;br /&gt;pada ayat (1) ke dalam penyusunan atau&lt;br /&gt;evaluasi:&lt;br /&gt;a. rencana . . .&lt;br /&gt;- 16 -&lt;br /&gt;a. rencana tata ruang wilayah (RTRW) beserta&lt;br /&gt;rencana rincinya, rencana pembangunan&lt;br /&gt;jangka panjang (RPJP), dan rencana&lt;br /&gt;pembangunan jangka menengah (RPJM)&lt;br /&gt;nasional, provinsi, dan kabupaten/kota; dan&lt;br /&gt;b. kebijakan, rencana, dan/atau program yang&lt;br /&gt;berpotensi menimbulkan dampak dan/atau&lt;br /&gt;risiko lingkungan hidup.&lt;br /&gt;(3) KLHS dilaksanakan dengan mekanisme:&lt;br /&gt;a. pengkajian pengaruh kebijakan, rencana,&lt;br /&gt;dan/atau program terhadap kondisi&lt;br /&gt;lingkungan hidup di suatu wilayah;&lt;br /&gt;b. perumusan alternatif penyempurnaan&lt;br /&gt;kebijakan, rencana, dan/atau program; dan&lt;br /&gt;c. rekomendasi perbaikan untuk pengambilan&lt;br /&gt;keputusan kebijakan, rencana, dan/atau&lt;br /&gt;program yang mengintegrasikan prinsip&lt;br /&gt;pembangunan berkelanjutan.&lt;br /&gt;Pasal 16&lt;br /&gt;KLHS memuat kajian antara lain:&lt;br /&gt;a. kapasitas daya dukung dan daya tampung&lt;br /&gt;lingkungan hidup untuk pembangunan;&lt;br /&gt;b. perkiraan mengenai dampak dan risiko&lt;br /&gt;lingkungan hidup;&lt;br /&gt;c. kinerja layanan/jasa ekosistem;&lt;br /&gt;d. efisiensi pemanfaatan sumber daya alam;&lt;br /&gt;e. tingkat kerentanan dan kapasitas adaptasi&lt;br /&gt;terhadap perubahan iklim; dan&lt;br /&gt;f. tingkat ketahanan dan potensi keanekaragaman&lt;br /&gt;hayati.&lt;br /&gt;Pasal 17&lt;br /&gt;(1) Hasil KLHS sebagaimana dimaksud dalam Pasal&lt;br /&gt;15 ayat (3) menjadi dasar bagi kebijakan,&lt;br /&gt;rencana, dan/atau program pembangunan&lt;br /&gt;dalam suatu wilayah.&lt;br /&gt;(2) Apabila . . .&lt;br /&gt;- 17 -&lt;br /&gt;(2) Apabila hasil KLHS sebagaimana dimaksud&lt;br /&gt;pada ayat (1) menyatakan bahwa daya dukung&lt;br /&gt;dan daya tampung sudah terlampaui,&lt;br /&gt;a. kebijakan, rencana, dan/atau program&lt;br /&gt;pembangunan tersebut wajib diperbaiki&lt;br /&gt;sesuai dengan rekomendasi KLHS; dan&lt;br /&gt;b. segala usaha dan/atau kegiatan yang telah&lt;br /&gt;melampaui daya dukung dan daya tampung&lt;br /&gt;lingkungan hidup tidak diperbolehkan lagi.&lt;br /&gt;Pasal 18&lt;br /&gt;(1) KLHS sebagaimana dimaksud dalam Pasal 15&lt;br /&gt;ayat (1) dilaksanakan dengan melibatkan&lt;br /&gt;masyarakat dan pemangku kepentingan.&lt;br /&gt;(2) Ketentuan lebih lanjut mengenai tata cara&lt;br /&gt;penyelenggaraan KLHS diatur dalam Peraturan&lt;br /&gt;Pemerintah.&lt;br /&gt;Paragraf 2&lt;br /&gt;Tata Ruang&lt;br /&gt;Pasal 19&lt;br /&gt;(1) Untuk menjaga kelestarian fungsi lingkungan&lt;br /&gt;hidup dan keselamatan masyarakat, setiap&lt;br /&gt;perencanaan tata ruang wilayah wajib&lt;br /&gt;didasarkan pada KLHS.&lt;br /&gt;(2) Perencanaan tata ruang wilayah sebagaimana&lt;br /&gt;dimaksud pada ayat (1) ditetapkan dengan&lt;br /&gt;memperhatikan daya dukung dan daya&lt;br /&gt;tampung lingkungan hidup.&lt;br /&gt;Paragraf 3&lt;br /&gt;Baku Mutu Lingkungan Hidup&lt;br /&gt;Pasal 20&lt;br /&gt;(1) Penentuan terjadinya pencemaran lingkungan&lt;br /&gt;hidup diukur melalui baku mutu lingkungan&lt;br /&gt;hidup.&lt;br /&gt;(2) Baku mutu . . .&lt;br /&gt;- 18 -&lt;br /&gt;(2) Baku mutu lingkungan hidup meliputi:&lt;br /&gt;a. baku mutu air;&lt;br /&gt;b. baku mutu air limbah;&lt;br /&gt;c. baku mutu air laut;&lt;br /&gt;d. baku mutu udara ambien;&lt;br /&gt;e. baku mutu emisi;&lt;br /&gt;f. baku mutu gangguan; dan&lt;br /&gt;g. baku mutu lain sesuai dengan&lt;br /&gt;perkembangan ilmu pengetahuan dan&lt;br /&gt;teknologi.&lt;br /&gt;(3) Setiap orang diperbolehkan untuk membuang&lt;br /&gt;limbah ke media lingkungan hidup dengan&lt;br /&gt;persyaratan:&lt;br /&gt;a. memenuhi baku mutu lingkungan hidup;&lt;br /&gt;dan&lt;br /&gt;b. mendapat izin dari Menteri, gubernur, atau&lt;br /&gt;bupati/walikota sesuai dengan&lt;br /&gt;kewenangannya.&lt;br /&gt;(4) Ketentuan lebih lanjut mengenai baku mutu&lt;br /&gt;lingkungan hidup sebagaimana dimaksud&lt;br /&gt;pada ayat (2) huruf a, huruf c, huruf d, dan&lt;br /&gt;huruf g diatur dalam Peraturan Pemerintah.&lt;br /&gt;(5) Ketentuan lebih lanjut mengenai baku mutu&lt;br /&gt;lingkungan hidup sebagaimana dimaksud&lt;br /&gt;pada ayat (2) huruf b, huruf e, dan huruf f&lt;br /&gt;diatur dalam peraturan menteri.&lt;br /&gt;Paragraf 4&lt;br /&gt;Kriteria Baku Kerusakan Lingkungan Hidup&lt;br /&gt;Pasal 21&lt;br /&gt;(1) Untuk menentukan terjadinya kerusakan&lt;br /&gt;lingkungan hidup, ditetapkan kriteria baku&lt;br /&gt;kerusakan lingkungan hidup.&lt;br /&gt;(2) Kriteria . . .&lt;br /&gt;- 19 -&lt;br /&gt;(2) Kriteria baku kerusakan lingkungan hidup&lt;br /&gt;meliputi kriteria baku kerusakan ekosistem dan&lt;br /&gt;kriteria baku kerusakan akibat perubahan&lt;br /&gt;iklim.&lt;br /&gt;(3) Kriteria baku kerusakan ekosistem meliputi:&lt;br /&gt;a. kriteria baku kerusakan tanah untuk&lt;br /&gt;produksi biomassa;&lt;br /&gt;b. kriteria baku kerusakan terumbu karang;&lt;br /&gt;c. kriteria baku kerusakan lingkungan hidup&lt;br /&gt;yang berkaitan dengan kebakaran hutan&lt;br /&gt;dan/atau lahan;&lt;br /&gt;d. kriteria baku kerusakan mangrove;&lt;br /&gt;e. kriteria baku kerusakan padang lamun;&lt;br /&gt;f. kriteria baku kerusakan gambut;&lt;br /&gt;g. kriteria baku kerusakan karst; dan/atau&lt;br /&gt;h. kriteria baku kerusakan ekosistem lainnya&lt;br /&gt;sesuai dengan perkembangan ilmu&lt;br /&gt;pengetahuan dan teknologi.&lt;br /&gt;(4) Kriteria baku kerusakan akibat perubahan&lt;br /&gt;iklim didasarkan pada paramater antara lain:&lt;br /&gt;a. kenaikan temperatur;&lt;br /&gt;b. kenaikan muka air laut;&lt;br /&gt;c. badai; dan/atau&lt;br /&gt;d. kekeringan.&lt;br /&gt;(5) Ketentuan lebih lanjut mengenai kriteria&lt;br /&gt;baku kerusakan lingkungan hidup&lt;br /&gt;sebagaimana dimaksud pada ayat (3) dan&lt;br /&gt;ayat (4) diatur dengan atau berdasarkan&lt;br /&gt;Peraturan Pemerintah.&lt;br /&gt;Paragraf 5 . . .&lt;br /&gt;- 20 -&lt;br /&gt;Paragraf 5&lt;br /&gt;Amdal&lt;br /&gt;Pasal 22&lt;br /&gt;(1) Setiap usaha dan/atau kegiatan yang&lt;br /&gt;berdampak penting terhadap lingkungan&lt;br /&gt;hidup wajib memiliki amdal.&lt;br /&gt;(2) Dampak penting ditentukan berdasarkan&lt;br /&gt;kriteria:&lt;br /&gt;a. besarnya jumlah penduduk yang akan&lt;br /&gt;terkena dampak rencana usaha dan/atau&lt;br /&gt;kegiatan;&lt;br /&gt;b. luas wilayah penyebaran dampak;&lt;br /&gt;c. intensitas dan lamanya dampak&lt;br /&gt;berlangsung;&lt;br /&gt;d. banyaknya komponen lingkungan hidup&lt;br /&gt;lain yang akan terkena dampak;&lt;br /&gt;e. sifat kumulatif dampak;&lt;br /&gt;f. berbalik atau tidak berbaliknya dampak;&lt;br /&gt;dan/atau&lt;br /&gt;g. kriteria lain sesuai dengan&lt;br /&gt;perkembangan ilmu pengetahuan dan&lt;br /&gt;teknologi.&lt;br /&gt;Pasal 23&lt;br /&gt;(1) Kriteria usaha dan/atau kegiatan yang&lt;br /&gt;berdampak penting yang wajib dilengkapi&lt;br /&gt;dengan amdal terdiri atas:&lt;br /&gt;a. pengubahan bentuk lahan dan&lt;br /&gt;bentang alam;&lt;br /&gt;b. eksploitasi sumber daya alam, baik&lt;br /&gt;yang terbarukan maupun yang tidak&lt;br /&gt;terbarukan;&lt;br /&gt;c. proses . . .&lt;br /&gt;- 21 -&lt;br /&gt;c. proses dan kegiatan yang secara&lt;br /&gt;potensial dapat menimbulkan&lt;br /&gt;pencemaran dan/atau kerusakan&lt;br /&gt;lingkungan hidup serta pemborosan&lt;br /&gt;dan kemerosotan sumber daya alam&lt;br /&gt;dalam pemanfaatannya;&lt;br /&gt;d. proses dan kegiatan yang hasilnya&lt;br /&gt;dapat mempengaruhi lingkungan alam,&lt;br /&gt;lingkungan buatan, serta lingkungan&lt;br /&gt;sosial dan budaya;&lt;br /&gt;e. proses dan kegiatan yang hasilnya&lt;br /&gt;akan mempengaruhi pelestarian&lt;br /&gt;kawasan konservasi sumber daya alam&lt;br /&gt;dan/atau perlindungan cagar budaya;&lt;br /&gt;f. introduksi jenis tumbuh-tumbuhan,&lt;br /&gt;hewan, dan jasad renik;&lt;br /&gt;g. pembuatan dan penggunaan bahan&lt;br /&gt;hayati dan nonhayati;&lt;br /&gt;h. kegiatan yang mempunyai risiko tinggi&lt;br /&gt;dan/atau mempengaruhi pertahanan&lt;br /&gt;negara; dan/atau&lt;br /&gt;i. penerapan teknologi yang diperkirakan&lt;br /&gt;mempunyai potensi besar untuk&lt;br /&gt;mempengaruhi lingkungan hidup.&lt;br /&gt;(2) Ketentuan lebih lanjut mengenai jenis&lt;br /&gt;usaha dan/atau kegiatan yang wajib&lt;br /&gt;dilengkapi dengan amdal sebagaimana&lt;br /&gt;dimaksud pada ayat (1) diatur dengan&lt;br /&gt;peraturan Menteri.&lt;br /&gt;Pasal 24&lt;br /&gt;Dokumen amdal sebagaimana dimaksud&lt;br /&gt;dalam Pasal 22 merupakan dasar penetapan&lt;br /&gt;keputusan kelayakan lingkungan hidup.&lt;br /&gt;Pasal 25 . . .&lt;br /&gt;- 22 -&lt;br /&gt;Pasal 25&lt;br /&gt;Dokumen amdal memuat:&lt;br /&gt;a. pengkajian mengenai dampak rencana&lt;br /&gt;usaha dan/atau kegiatan;&lt;br /&gt;b. evaluasi kegiatan di sekitar lokasi rencana&lt;br /&gt;usaha dan/atau kegiatan;&lt;br /&gt;c. saran masukan serta tanggapan&lt;br /&gt;masyarakat terhadap rencana usaha&lt;br /&gt;dan/atau kegiatan;&lt;br /&gt;d. prakiraan terhadap besaran dampak serta&lt;br /&gt;sifat penting dampak yang terjadi jika&lt;br /&gt;rencana usaha dan/atau kegiatan&lt;br /&gt;tersebut dilaksanakan;&lt;br /&gt;e. evaluasi secara holistik terhadap dampak&lt;br /&gt;yang terjadi untuk menentukan kelayakan&lt;br /&gt;atau ketidaklayakan lingkungan hidup;&lt;br /&gt;dan&lt;br /&gt;f. rencana pengelolaan dan pemantauan&lt;br /&gt;lingkungan hidup.&lt;br /&gt;Pasal 26&lt;br /&gt;(1) Dokumen amdal sebagaimana dimaksud&lt;br /&gt;dalam Pasal 22 disusun oleh pemrakarsa&lt;br /&gt;dengan melibatkan masyarakat.&lt;br /&gt;(2) Pelibatan masyarakat harus dilakukan&lt;br /&gt;berdasarkan prinsip pemberian informasi&lt;br /&gt;yang transparan dan lengkap serta&lt;br /&gt;diberitahukan sebelum kegiatan&lt;br /&gt;dilaksanakan.&lt;br /&gt;(3) Masyarakat sebagaimana dimaksud pada&lt;br /&gt;ayat (1) meliputi:&lt;br /&gt;a. yang terkena dampak;&lt;br /&gt;b. pemerhati lingkungan hidup; dan/atau&lt;br /&gt;c. yang terpengaruh atas segala bentuk&lt;br /&gt;keputusan dalam proses amdal.&lt;br /&gt;(4) Masyarakat sebagaimana dimaksud pada&lt;br /&gt;ayat (1) dapat mengajukan keberatan&lt;br /&gt;terhadap dokumen amdal.&lt;br /&gt;Pasal 27 . . .&lt;br /&gt;- 23 -&lt;br /&gt;Pasal 27&lt;br /&gt;Dalam menyusun dokumen amdal,&lt;br /&gt;pemrakarsa sebagaimana dimaksud dalam&lt;br /&gt;Pasal 26 ayat (1) dapat meminta bantuan&lt;br /&gt;kepada pihak lain.&lt;br /&gt;Pasal 28&lt;br /&gt;(1) Penyusun amdal sebagaimana dimaksud&lt;br /&gt;dalam Pasal 26 ayat (1) dan Pasal 27&lt;br /&gt;wajib memiliki sertifikat kompetensi&lt;br /&gt;penyusun amdal.&lt;br /&gt;(2) Kriteria untuk memperoleh sertifikat&lt;br /&gt;kompetensi penyusun amdal&lt;br /&gt;sebagaimana dimaksud pada ayat (1)&lt;br /&gt;meliputi:&lt;br /&gt;a. penguasaan metodologi penyusunan&lt;br /&gt;amdal;&lt;br /&gt;b. kemampuan melakukan pelingkupan,&lt;br /&gt;prakiraan, dan evaluasi dampak serta&lt;br /&gt;pengambilan keputusan; dan&lt;br /&gt;c. kemampuan menyusun rencana&lt;br /&gt;pengelolaan dan pemantauan&lt;br /&gt;lingkungan hidup.&lt;br /&gt;(3) Sertifikat kompetensi penyusun amdal&lt;br /&gt;sebagaimana dimaksud pada ayat (1)&lt;br /&gt;diterbitkan oleh lembaga sertifikasi&lt;br /&gt;kompetensi penyusun amdal yang&lt;br /&gt;ditetapkan oleh Menteri sesuai dengan&lt;br /&gt;ketentuan peraturan perundangundangan.&lt;br /&gt;(4) Ketentuan lebih lanjut mengenai&lt;br /&gt;sertifikasi dan kriteria kompetensi&lt;br /&gt;penyusun amdal diatur dengan peraturan&lt;br /&gt;Menteri.&lt;br /&gt;Pasal 29&lt;br /&gt;(1) Dokumen amdal dinilai oleh Komisi&lt;br /&gt;Penilai Amdal yang dibentuk oleh&lt;br /&gt;Menteri, gubernur, atau bupati/walikota&lt;br /&gt;sesuai dengan kewenangannya.&lt;br /&gt;(2) Komisi . . .&lt;br /&gt;- 24 -&lt;br /&gt;(2) Komisi Penilai Amdal wajib memiliki lisensi&lt;br /&gt;dari Menteri, gubernur, atau&lt;br /&gt;bupati/walikota sesuai dengan&lt;br /&gt;kewenangannya.&lt;br /&gt;(3) Persyaratan dan tatacara lisensi&lt;br /&gt;sebagaimana dimaksud pada ayat (2)&lt;br /&gt;diatur dengan Peraturan Menteri.&lt;br /&gt;Pasal 30&lt;br /&gt;(1) Keanggotaan Komisi Penilai Amdal&lt;br /&gt;sebagaimana dimaksud dalam Pasal 29&lt;br /&gt;terdiri atas wakil dari unsur:&lt;br /&gt;a. instansi lingkungan hidup;&lt;br /&gt;b. instansi teknis terkait;&lt;br /&gt;c. pakar di bidang pengetahuan yang&lt;br /&gt;terkait dengan jenis usaha dan/atau&lt;br /&gt;kegiatan yang sedang dikaji;&lt;br /&gt;d. pakar di bidang pengetahuan yang&lt;br /&gt;terkait dengan dampak yang timbul&lt;br /&gt;dari suatu usaha dan/atau kegiatan&lt;br /&gt;yang sedang dikaji;&lt;br /&gt;e. wakil dari masyarakat yang berpotensi&lt;br /&gt;terkena dampak; dan&lt;br /&gt;f. organisasi lingkungan hidup.&lt;br /&gt;(2) Dalam melaksanakan tugasnya, Komisi&lt;br /&gt;Penilai Amdal dibantu oleh tim teknis&lt;br /&gt;yang terdiri atas pakar independen yang&lt;br /&gt;melakukan kajian teknis dan sekretariat&lt;br /&gt;yang dibentuk untuk itu.&lt;br /&gt;(3) Pakar independen dan sekretariat&lt;br /&gt;sebagaimana dimaksud pada ayat (3)&lt;br /&gt;ditetapkan oleh Menteri, gubernur, atau&lt;br /&gt;bupati/walikota sesuai dengan&lt;br /&gt;kewenangannya.&lt;br /&gt;Pasal 31&lt;br /&gt;Berdasarkan hasil penilaian Komisi Penilai&lt;br /&gt;Amdal, Menteri, gubernur, atau&lt;br /&gt;bupati/walikota menetapkan keputusan&lt;br /&gt;kelayakan atau ketidaklayakan lingkungan&lt;br /&gt;hidup sesuai dengan kewenangannya.&lt;br /&gt;Pasal 32 . . .&lt;br /&gt;- 25 -&lt;br /&gt;Pasal 32&lt;br /&gt;(1) Pemerintah dan pemerintah daerah&lt;br /&gt;membantu penyusunan amdal bagi usaha&lt;br /&gt;dan/atau kegiatan golongan ekonomi lemah&lt;br /&gt;yang berdampak penting terhadap&lt;br /&gt;lingkungan hidup.&lt;br /&gt;(2) Bantuan penyusunan amdal sebagaimana&lt;br /&gt;dimaksud pada ayat (1) berupa fasilitasi,&lt;br /&gt;biaya, dan/atau penyusunan amdal.&lt;br /&gt;(3) Kriteria mengenai usaha dan/atau kegiatan&lt;br /&gt;golongan ekonomi lemah diatur dengan&lt;br /&gt;peraturan perundang-undangan.&lt;br /&gt;Pasal 33&lt;br /&gt;Ketentuan lebih lanjut mengenai amdal&lt;br /&gt;sebagaimana dimaksud dalam Pasal 22 sampai&lt;br /&gt;dengan Pasal 32 diatur dalam Peraturan&lt;br /&gt;Pemerintah.&lt;br /&gt;Paragraf 6&lt;br /&gt;UKL-UPL&lt;br /&gt;Pasal 34&lt;br /&gt;(1) Setiap usaha dan/atau kegiatan yang&lt;br /&gt;tidak termasuk dalam kriteria wajib&lt;br /&gt;amdal sebagaimana dimaksud dalam&lt;br /&gt;Pasal 23 ayat (1) wajib memiliki UKLUPL.&lt;br /&gt;(2) Gubernur atau bupati/walikota&lt;br /&gt;menetapkan jenis usaha dan/atau&lt;br /&gt;kegiatan yang wajib dilengkapi dengan&lt;br /&gt;UKL-UPL.&lt;br /&gt;Pasal 35&lt;br /&gt;(1) Usaha dan/atau kegiatan yang tidak&lt;br /&gt;wajib dilengkapi UKL-UPL sebagaimana&lt;br /&gt;dimaksud dalam Pasal 34 ayat (2) wajib&lt;br /&gt;membuat surat pernyataan kesanggupan&lt;br /&gt;pengelolaan dan pemantauan lingkungan&lt;br /&gt;hidup.&lt;br /&gt;(2) Penetapan . . .&lt;br /&gt;- 26 -&lt;br /&gt;(2) Penetapan jenis usaha dan/atau kegiatan&lt;br /&gt;sebagaimana dimaksud pada ayat (1)&lt;br /&gt;dilakukan berdasarkan kriteria:&lt;br /&gt;a. tidak termasuk dalam kategori&lt;br /&gt;berdampak penting sebagaimana&lt;br /&gt;dimaksud dalam Pasal 23 ayat (1);&lt;br /&gt;dan&lt;br /&gt;b. kegiatan usaha mikro dan kecil.&lt;br /&gt;(3) Ketentuan lebih lanjut mengenai UKL-UPL&lt;br /&gt;dan surat pernyataan kesanggupan&lt;br /&gt;pengelolaan dan pemantauan lingkungan&lt;br /&gt;hidup diatur dengan peraturan Menteri.&lt;br /&gt;Paragraf 7&lt;br /&gt;Perizinan&lt;br /&gt;Pasal 36&lt;br /&gt;(1) Setiap usaha dan/atau kegiatan yang&lt;br /&gt;wajib memiliki amdal atau UKL-UPL&lt;br /&gt;wajib memiliki izin lingkungan.&lt;br /&gt;(2) Izin lingkungan sebagaimana dimaksud&lt;br /&gt;pada ayat (1) diterbitkan berdasarkan&lt;br /&gt;keputusan kelayakan lingkungan hidup&lt;br /&gt;sebagaimana dimaksud dalam Pasal 31&lt;br /&gt;atau rekomendasi UKL-UPL.&lt;br /&gt;(3) Izin lingkungan sebagaimana dimaksud&lt;br /&gt;pada ayat (1) wajib mencantumkan&lt;br /&gt;persyaratan yang dimuat dalam&lt;br /&gt;keputusan kelayakan lingkungan hidup&lt;br /&gt;atau rekomendasi UKL-UPL.&lt;br /&gt;(4) Izin lingkungan diterbitkan oleh Menteri,&lt;br /&gt;gubernur, atau bupati/walikota sesuai&lt;br /&gt;dengan kewenangannya.&lt;br /&gt;Pasal 37&lt;br /&gt;(1) Menteri, gubernur, atau bupati/walikota&lt;br /&gt;sesuai dengan kewenangannya wajib&lt;br /&gt;menolak permohonan izin lingkungan&lt;br /&gt;apabila permohonan izin tidak dilengkapi&lt;br /&gt;dengan amdal atau UKL-UPL.&lt;br /&gt;(2) Izin . . .&lt;br /&gt;- 27 -&lt;br /&gt;(2) Izin lingkungan sebagaimana dimaksud&lt;br /&gt;dalam Pasal 36 ayat (4) dapat dibatalkan&lt;br /&gt;apabila:&lt;br /&gt;a. persyaratan yang diajukan dalam&lt;br /&gt;permohonan izin mengandung cacat&lt;br /&gt;hukum, kekeliruan, penyalahgunaan,&lt;br /&gt;serta ketidakbenaran dan/atau&lt;br /&gt;pemalsuan data, dokumen, dan/atau&lt;br /&gt;informasi;&lt;br /&gt;b. penerbitannya tanpa memenuhi syarat&lt;br /&gt;sebagaimana tercantum dalam&lt;br /&gt;keputusan komisi tentang kelayakan&lt;br /&gt;lingkungan hidup atau rekomendasi&lt;br /&gt;UKL-UPL; atau&lt;br /&gt;c. kewajiban yang ditetapkan dalam&lt;br /&gt;dokumen amdal atau UKL-UPL tidak&lt;br /&gt;dilaksanakan oleh penanggung jawab&lt;br /&gt;usaha dan/atau kegiatan.&lt;br /&gt;Pasal 38&lt;br /&gt;Selain ketentuan sebagaimana dimaksud&lt;br /&gt;dalam Pasal 37 ayat (2), izin lingkungan&lt;br /&gt;dapat dibatalkan melalui keputusan&lt;br /&gt;pengadilan tata usaha negara.&lt;br /&gt;Pasal 39&lt;br /&gt;(1) Menteri, gubernur, atau bupati/walikota&lt;br /&gt;sesuai dengan kewenangannya wajib&lt;br /&gt;mengumumkan setiap permohonan dan&lt;br /&gt;keputusan izin lingkungan.&lt;br /&gt;(2) Pengumuman sebagaimana dimaksud&lt;br /&gt;pada ayat (1) dilakukan dengan cara yang&lt;br /&gt;mudah diketahui oleh masyarakat.&lt;br /&gt;Pasal 40&lt;br /&gt;(1) Izin lingkungan merupakan persyaratan&lt;br /&gt;untuk memperoleh izin usaha dan/atau&lt;br /&gt;kegiatan.&lt;br /&gt;(2) Dalam . . .&lt;br /&gt;- 28 -&lt;br /&gt;(2) Dalam hal izin lingkungan dicabut, izin&lt;br /&gt;usaha dan/atau kegiatan dibatalkan.&lt;br /&gt;(3) Dalam hal usaha dan/atau kegiatan&lt;br /&gt;mengalami perubahan, penanggung&lt;br /&gt;jawab usaha dan/atau kegiatan wajib&lt;br /&gt;memperbarui izin lingkungan.&lt;br /&gt;Pasal 41&lt;br /&gt;Ketentuan lebih lanjut mengenai izin&lt;br /&gt;sebagaimana dimaksud dalam Pasal 36&lt;br /&gt;sampai dengan Pasal 40 diatur dalam&lt;br /&gt;Peraturan Pemerintah.&lt;br /&gt;Paragraf 8&lt;br /&gt;Instrumen Ekonomi Lingkungan Hidup&lt;br /&gt;Pasal 42&lt;br /&gt;(1) Dalam rangka melestarikan fungsi&lt;br /&gt;lingkungan hidup, Pemerintah dan&lt;br /&gt;pemerintah daerah wajib mengembangkan&lt;br /&gt;dan menerapkan instrumen ekonomi&lt;br /&gt;lingkungan hidup.&lt;br /&gt;(2) Instrumen ekonomi lingkungan hidup&lt;br /&gt;sebagaimana dimaksud pada ayat (1)&lt;br /&gt;meliputi:&lt;br /&gt;a. perencanaan pembangunan dan kegiatan&lt;br /&gt;ekonomi;&lt;br /&gt;b. pendanaan lingkungan hidup; dan&lt;br /&gt;c. insentif dan/atau disinsentif.&lt;br /&gt;Pasal 43&lt;br /&gt;(1) Instrumen perencanaan pembangunan dan&lt;br /&gt;kegiatan ekonomi sebagaimana dimaksud&lt;br /&gt;dalam Pasal 42 ayat (2) huruf a meliputi:&lt;br /&gt;a. neraca sumber daya alam dan lingkungan&lt;br /&gt;hidup;&lt;br /&gt;b. penyusunan . . .&lt;br /&gt;- 29 -&lt;br /&gt;b. penyusunan produk domestik bruto dan&lt;br /&gt;produk domestik regional bruto yang&lt;br /&gt;mencakup penyusutan sumber daya&lt;br /&gt;alam dan kerusakan lingkungan hidup;&lt;br /&gt;c. mekanisme kompensasi/imbal jasa&lt;br /&gt;lingkungan hidup antardaerah; dan&lt;br /&gt;d. internalisasi biaya lingkungan hidup.&lt;br /&gt;(2) Instrumen pendanaan lingkungan hidup&lt;br /&gt;sebagaimana dimaksud dalam Pasal 42 ayat&lt;br /&gt;(2) huruf b meliputi:&lt;br /&gt;a. dana jaminan pemulihan lingkungan&lt;br /&gt;hidup;&lt;br /&gt;b. dana penanggulangan pencemaran&lt;br /&gt;dan/atau kerusakan dan pemulihan&lt;br /&gt;lingkungan hidup; dan&lt;br /&gt;c. dana amanah/bantuan untuk&lt;br /&gt;konservasi.&lt;br /&gt;(3) Insentif dan/atau disinsentif sebagaimana&lt;br /&gt;dimaksud dalam Pasal 42 ayat (2) huruf c&lt;br /&gt;antara lain diterapkan dalam bentuk:&lt;br /&gt;a. pengadaan barang dan jasa yang ramah&lt;br /&gt;lingkungan hidup;&lt;br /&gt;b. penerapan pajak, retribusi, dan subsidi&lt;br /&gt;lingkungan hidup;&lt;br /&gt;c. pengembangan sistem lembaga keuangan&lt;br /&gt;dan pasar modal yang ramah lingkungan&lt;br /&gt;hidup;&lt;br /&gt;d. pengembangan sistem perdagangan izin&lt;br /&gt;pembuangan limbah dan/atau emisi;&lt;br /&gt;e. pengembangan sistem pembayaran jasa&lt;br /&gt;lingkungan hidup;&lt;br /&gt;f. pengembangan asuransi lingkungan&lt;br /&gt;hidup;&lt;br /&gt;g. pengembangan sistem label ramah&lt;br /&gt;lingkungan hidup; dan&lt;br /&gt;h. sistem penghargaan kinerja di bidang&lt;br /&gt;perlindungan dan pengelolaan lingkungan&lt;br /&gt;hidup.&lt;br /&gt;(4) Ketentuan . . .&lt;br /&gt;- 30 -&lt;br /&gt;(4) Ketentuan lebih lanjut mengenai instrumen&lt;br /&gt;ekonomi lingkungan hidup sebagaimana&lt;br /&gt;dimaksud dalam Pasal 42 dan Pasal 43 ayat&lt;br /&gt;(1) sampai dengan ayat (3) diatur dalam&lt;br /&gt;Peraturan Pemerintah.&lt;br /&gt;Paragraf 9&lt;br /&gt;Peraturan Perundang-undangan Berbasis Lingkungan Hidup&lt;br /&gt;Pasal 44&lt;br /&gt;Setiap penyusunan peraturan perundangundangan&lt;br /&gt;pada tingkat nasional dan daerah&lt;br /&gt;wajib memperhatikan perlindungan fungsi&lt;br /&gt;lingkungan hidup dan prinsip perlindungan dan&lt;br /&gt;pengelolaan lingkungan hidup sesuai dengan&lt;br /&gt;ketentuan yang diatur dalam Undang-Undang&lt;br /&gt;ini.&lt;br /&gt;Paragraf 10&lt;br /&gt;Anggaran Berbasis Lingkungan Hidup&lt;br /&gt;Pasal 45&lt;br /&gt;(1) Pemerintah dan Dewan Perwakilan Rakyat&lt;br /&gt;Republik Indonesia serta pemerintah daerah&lt;br /&gt;dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah wajib&lt;br /&gt;mengalokasikan anggaran yang memadai&lt;br /&gt;untuk membiayai:&lt;br /&gt;a. kegiatan perlindungan dan pengelolaan&lt;br /&gt;lingkungan hidup; dan&lt;br /&gt;b. program pembangunan yang berwawasan&lt;br /&gt;lingkungan hidup.&lt;br /&gt;(2) Pemerintah wajib mengalokasikan anggaran&lt;br /&gt;dana alokasi khusus lingkungan hidup yang&lt;br /&gt;memadai untuk diberikan kepada daerah&lt;br /&gt;yang memiliki kinerja perlindungan dan&lt;br /&gt;pengelolaan lingkungan hidup yang baik.&lt;br /&gt;Pasal 46 . . .&lt;br /&gt;- 31 -&lt;br /&gt;Pasal 46&lt;br /&gt;Selain ketentuan sebagaimana dimaksud dalam&lt;br /&gt;Pasal 45, dalam rangka pemulihan kondisi&lt;br /&gt;lingkungan hidup yang kualitasnya telah&lt;br /&gt;mengalami pencemaran dan/atau kerusakan&lt;br /&gt;pada saat undang-undang ini ditetapkan,&lt;br /&gt;Pemerintah dan pemerintah daerah wajib&lt;br /&gt;mengalokasikan anggaran untuk pemulihan&lt;br /&gt;lingkungan hidup.&lt;br /&gt;Paragraf 11&lt;br /&gt;Analisis Risiko Lingkungan Hidup&lt;br /&gt;Pasal 47&lt;br /&gt;(1) Setiap usaha dan/atau kegiatan yang&lt;br /&gt;berpotensi menimbulkan dampak penting&lt;br /&gt;terhadap lingkungan hidup, ancaman&lt;br /&gt;terhadap ekosistem dan kehidupan,&lt;br /&gt;dan/atau kesehatan dan keselamatan&lt;br /&gt;manusia wajib melakukan analisis risiko&lt;br /&gt;lingkungan hidup.&lt;br /&gt;(2) Analisis risiko lingkungan hidup&lt;br /&gt;sebagaimana dimaksud pada ayat (1)&lt;br /&gt;meliputi:&lt;br /&gt;a. pengkajian risiko;&lt;br /&gt;b. pengelolaan risiko; dan/atau&lt;br /&gt;c. komunikasi risiko.&lt;br /&gt;(3) Ketentuan lebih lanjut mengenai analisis&lt;br /&gt;risiko lingkungan hidup diatur dalam&lt;br /&gt;Peraturan Pemerintah.&lt;br /&gt;Paragraf 12&lt;br /&gt;Audit Lingkungan Hidup&lt;br /&gt;Pasal 48&lt;br /&gt;Pemerintah mendorong penanggung jawab&lt;br /&gt;usaha dan/atau kegiatan untuk melakukan&lt;br /&gt;audit lingkungan hidup dalam rangka&lt;br /&gt;meningkatkan kinerja lingkungan hidup.&lt;br /&gt;Pasal 49 . . .&lt;br /&gt;- 32 -&lt;br /&gt;Pasal 49&lt;br /&gt;(1) Menteri mewajibkan audit lingkungan hidup&lt;br /&gt;kepada:&lt;br /&gt;a. usaha dan/atau kegiatan tertentu yang&lt;br /&gt;berisiko tinggi terhadap lingkungan hidup;&lt;br /&gt;dan/atau&lt;br /&gt;b. penanggung jawab usaha dan/atau&lt;br /&gt;kegiatan yang menunjukkan&lt;br /&gt;ketidaktaatan terhadap peraturan&lt;br /&gt;perundang-undangan.&lt;br /&gt;(2) Penanggung jawab usaha dan/atau kegiatan&lt;br /&gt;wajib melaksanakan audit lingkungan hidup.&lt;br /&gt;(3) Pelaksanaan audit lingkungan hidup&lt;br /&gt;terhadap kegiatan tertentu yang berisiko&lt;br /&gt;tinggi dilakukan secara berkala.&lt;br /&gt;Pasal 50&lt;br /&gt;(1) Apabila penanggung jawab usaha dan/atau&lt;br /&gt;kegiatan tidak melaksanakan kewajiban&lt;br /&gt;sebagaimana dimaksud dalam Pasal 49 ayat&lt;br /&gt;(1), Menteri dapat melaksanakan atau&lt;br /&gt;menugasi pihak ketiga yang independen&lt;br /&gt;untuk melaksanakan audit lingkungan hidup&lt;br /&gt;atas beban biaya penanggung jawab usaha&lt;br /&gt;dan/atau kegiatan yang bersangkutan.&lt;br /&gt;(2) Menteri mengumumkan hasil audit&lt;br /&gt;lingkungan hidup.&lt;br /&gt;Pasal 51&lt;br /&gt;(1) Audit lingkungan hidup sebagaimana&lt;br /&gt;dimaksud dalam Pasal 48 dan Pasal 49&lt;br /&gt;dilaksanakan oleh auditor lingkungan&lt;br /&gt;hidup.&lt;br /&gt;(2) Auditor lingkungan hidup sebagaimana&lt;br /&gt;dimaksud pada ayat (1) wajib memiliki&lt;br /&gt;sertifikat kompetensi auditor lingkungan&lt;br /&gt;hidup.&lt;br /&gt;(3) Kriteria . . .&lt;br /&gt;- 33 -&lt;br /&gt;(3) Kriteria untuk memperoleh sertifikat&lt;br /&gt;kompetensi auditor lingkungan hidup&lt;br /&gt;sebagaimana dimaksud pada ayat (2)&lt;br /&gt;meliputi kemampuan:&lt;br /&gt;a. memahami prinsip, metodologi, dan&lt;br /&gt;tata laksana audit lingkungan hidup;&lt;br /&gt;b. melakukan audit lingkungan hidup&lt;br /&gt;yang meliputi tahapan perencanaan,&lt;br /&gt;pelaksanaan, pengambilan&lt;br /&gt;kesimpulan, dan pelaporan; dan&lt;br /&gt;c. merumuskan rekomendasi langkah&lt;br /&gt;perbaikan sebagai tindak lanjut audit&lt;br /&gt;lingkungan hidup.&lt;br /&gt;(4) Sertifikat kompetensi auditor lingkungan&lt;br /&gt;hidup sebagaimana dimaksud pada ayat&lt;br /&gt;(2) diterbitkan oleh lembaga sertifikasi&lt;br /&gt;kompetensi auditor lingkungan hidup&lt;br /&gt;sesuai dengan ketentuan peraturan&lt;br /&gt;perundang-undangan.&lt;br /&gt;Pasal 52&lt;br /&gt;Ketentuan lebih lanjut mengenai audit&lt;br /&gt;lingkungan hidup sebagaimana dimaksud dalam&lt;br /&gt;Pasal 48 sampai dengan Pasal 51 diatur dengan&lt;br /&gt;Peraturan Menteri.&lt;br /&gt;Bagian Ketiga&lt;br /&gt;Penanggulangan&lt;br /&gt;Pasal 53&lt;br /&gt;(1) Setiap orang yang melakukan pencemaran&lt;br /&gt;dan/atau perusakan lingkungan hidup wajib&lt;br /&gt;melakukan penanggulangan pencemaran&lt;br /&gt;dan/atau kerusakan lingkungan hidup.&lt;br /&gt;(2) Penanggulangan pencemaran dan/atau&lt;br /&gt;kerusakan lingkungan hidup sebagaimana&lt;br /&gt;dimaksud pada ayat (1) dilakukan dengan:&lt;br /&gt;a. pemberian informasi peringatan&lt;br /&gt;pencemaran dan/atau kerusakan&lt;br /&gt;lingkungan hidup kepada masyarakat;&lt;br /&gt;b. pengisolasian . . .&lt;br /&gt;- 34 -&lt;br /&gt;b. pengisolasian pencemaran dan/atau&lt;br /&gt;kerusakan lingkungan hidup;&lt;br /&gt;c. penghentian sumber pencemaran&lt;br /&gt;dan/atau kerusakan lingkungan hidup;&lt;br /&gt;dan/atau&lt;br /&gt;d. cara lain yang sesuai dengan&lt;br /&gt;perkembangan ilmu pengetahuan dan&lt;br /&gt;teknologi.&lt;br /&gt;(3) Ketentuan lebih lanjut mengenai tata cara&lt;br /&gt;penanggulangan pencemaran dan/atau&lt;br /&gt;kerusakan lingkungan hidup sebagaimana&lt;br /&gt;dimaksud pada ayat (1) diatur dalam&lt;br /&gt;Peraturan Pemerintah.&lt;br /&gt;Bagian Keempat&lt;br /&gt;Pemulihan&lt;br /&gt;Pasal 54&lt;br /&gt;(1) Setiap orang yang melakukan pencemaran&lt;br /&gt;dan/atau perusakan lingkungan hidup&lt;br /&gt;wajib melakukan pemulihan fungsi&lt;br /&gt;lingkungan hidup.&lt;br /&gt;(2) Pemulihan fungsi lingkungan hidup&lt;br /&gt;sebagaimana dimaksud pada ayat (1)&lt;br /&gt;dilakukan dengan tahapan:&lt;br /&gt;a. penghentian sumber pencemaran dan&lt;br /&gt;pembersihan unsur pencemar;&lt;br /&gt;b. remediasi;&lt;br /&gt;c. rehabilitasi;&lt;br /&gt;d. restorasi; dan/atau&lt;br /&gt;e. cara lain yang sesuai dengan&lt;br /&gt;perkembangan ilmu pengetahuan dan&lt;br /&gt;teknologi.&lt;br /&gt;(3) Ketentuan lebih lanjut mengenai tata cara&lt;br /&gt;pemulihan fungsi lingkungan hidup&lt;br /&gt;sebagaimana dimaksud pada ayat (2)&lt;br /&gt;diatur dalam Peraturan Pemerintah.&lt;br /&gt;Pasal 55 . . .&lt;br /&gt;- 35 -&lt;br /&gt;Pasal 55&lt;br /&gt;(1) Pemegang izin lingkungan sebagaimana&lt;br /&gt;dimaksud dalam Pasal 36 ayat (1) wajib&lt;br /&gt;menyediakan dana penjaminan untuk&lt;br /&gt;pemulihan fungsi lingkungan hidup.&lt;br /&gt;(2) Dana penjaminan disimpan di bank&lt;br /&gt;pemerintah yang ditunjuk oleh Menteri,&lt;br /&gt;gubernur, atau bupati/walikota sesuai&lt;br /&gt;dengan kewenangannya.&lt;br /&gt;(3) Menteri, gubernur, atau bupati/walikota&lt;br /&gt;sesuai dengan kewenangannya dapat&lt;br /&gt;menetapkan pihak ketiga untuk melakukan&lt;br /&gt;pemulihan fungsi lingkungan hidup dengan&lt;br /&gt;menggunakan dana penjaminan.&lt;br /&gt;(4) Ketentuan lebih lanjut mengenai dana&lt;br /&gt;penjaminan sebagaimana dimaksud pada&lt;br /&gt;ayat (1) sampai dengan ayat (3) diatur dalam&lt;br /&gt;Peraturan Pemerintah.&lt;br /&gt;Pasal 56&lt;br /&gt;Ketentuan lebih lanjut mengenai pengendalian&lt;br /&gt;pencemaran dan/atau kerusakan lingkungan&lt;br /&gt;hidup sebagaimana dimaksud dalam Pasal 13&lt;br /&gt;sampai dengan Pasal 55 diatur dalam Peraturan&lt;br /&gt;Pemerintah.&lt;br /&gt;BAB VI&lt;br /&gt;PEMELIHARAAN&lt;br /&gt;Pasal 57&lt;br /&gt;(1) Pemeliharaan lingkungan hidup dilakukan&lt;br /&gt;melalui upaya:&lt;br /&gt;a. konservasi sumber daya alam;&lt;br /&gt;b. pencadangan sumber daya alam;&lt;br /&gt;dan/atau&lt;br /&gt;c. pelestarian fungsi atmosfer.&lt;br /&gt;(2) Konservasi . . .&lt;br /&gt;- 36 -&lt;br /&gt;(2) Konservasi sumber daya alam sebagaimana&lt;br /&gt;dimaksud pada ayat (1) huruf a meliputi&lt;br /&gt;kegiatan:&lt;br /&gt;a. perlindungan sumber daya alam;&lt;br /&gt;b. pengawetan sumber daya alam; dan&lt;br /&gt;c. pemanfaatan secara lestari sumber daya&lt;br /&gt;alam.&lt;br /&gt;(3) Pencadangan sumber daya alam&lt;br /&gt;sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf b&lt;br /&gt;merupakan sumber daya alam yang tidak&lt;br /&gt;dapat dikelola dalam jangka waktu tertentu.&lt;br /&gt;(4) Pelestarian fungsi atmosfer sebagaimana&lt;br /&gt;dimaksud pada ayat (1) huruf c meliputi:&lt;br /&gt;a. upaya mitigasi dan adaptasi perubahan&lt;br /&gt;iklim;&lt;br /&gt;b. upaya perlindungan lapisan ozon; dan&lt;br /&gt;c. upaya perlindungan terhadap hujan&lt;br /&gt;asam.&lt;br /&gt;(5) Ketentuan lebih lanjut mengenai konservasi&lt;br /&gt;dan pencadangan sumber daya alam serta&lt;br /&gt;pelestarian fungsi atmosfer sebagaimana&lt;br /&gt;dimaksud pada ayat (1) diatur dengan&lt;br /&gt;Peraturan Pemerintah.&lt;br /&gt;BAB VII&lt;br /&gt;PENGELOLAAN BAHAN BERBAHAYA DAN BERACUN&lt;br /&gt;SERTA LIMBAH BAHAN BERBAHAYA DAN BERACUN&lt;br /&gt;Bagian Kesatu&lt;br /&gt;Pengelolaan Bahan Berbahaya dan Beracun&lt;br /&gt;Pasal 58&lt;br /&gt;(1) Setiap orang yang memasukkan ke dalam&lt;br /&gt;wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia,&lt;br /&gt;menghasilkan, mengangkut, mengedarkan,&lt;br /&gt;menyimpan, memanfaatkan, membuang,&lt;br /&gt;mengolah, dan/atau menimbun B3 wajib&lt;br /&gt;melakukan pengelolaan B3.&lt;br /&gt;(2) Ketentuan . . .&lt;br /&gt;- 37 -&lt;br /&gt;(2) Ketentuan lebih lanjut mengenai pengelolaan&lt;br /&gt;B3 sebagaimana dimaksud pada ayat (1)&lt;br /&gt;diatur dalam Peraturan Pemerintah.&lt;br /&gt;Bagian Kedua&lt;br /&gt;Pengelolaan Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun&lt;br /&gt;Pasal 59&lt;br /&gt;(1) Setiap orang yang menghasilkan limbah B3&lt;br /&gt;wajib melakukan pengelolaan limbah B3&lt;br /&gt;yang dihasilkannya.&lt;br /&gt;(2) Dalam hal B3 sebagaimana dimaksud dalam&lt;br /&gt;Pasal 58 ayat (1) telah kedaluwarsa,&lt;br /&gt;pengelolaannya mengikuti ketentuan&lt;br /&gt;pengelolaan limbah B3.&lt;br /&gt;(3) Dalam hal setiap orang tidak mampu&lt;br /&gt;melakukan sendiri pengelolaan limbah B3,&lt;br /&gt;pengelolaannya diserahkan kepada pihak&lt;br /&gt;lain.&lt;br /&gt;(4) Pengelolaan limbah B3 wajib mendapat izin&lt;br /&gt;dari Menteri, gubernur, atau bupati/walikota&lt;br /&gt;sesuai dengan kewenangannya.&lt;br /&gt;(5) Menteri, gubernur, atau bupati/walikota&lt;br /&gt;wajib mencantumkan persyaratan&lt;br /&gt;lingkungan hidup yang harus dipenuhi dan&lt;br /&gt;kewajiban yang harus dipatuhi pengelola&lt;br /&gt;limbah B3 dalam izin.&lt;br /&gt;(6) Keputusan pemberian izin wajib&lt;br /&gt;diumumkan.&lt;br /&gt;(7) Ketentuan lebih lanjut mengenai pengelolaan&lt;br /&gt;limbah B3 diatur dalam Peraturan&lt;br /&gt;Pemerintah.&lt;br /&gt;Bagian Ketiga . . .&lt;br /&gt;- 38 -&lt;br /&gt;Bagian Ketiga&lt;br /&gt;Dumping&lt;br /&gt;Pasal 60&lt;br /&gt;Setiap orang dilarang melakukan dumping&lt;br /&gt;limbah dan/atau bahan ke media lingkungan&lt;br /&gt;hidup tanpa izin.&lt;br /&gt;Pasal 61&lt;br /&gt;(1) Dumping sebagaimana dimaksud dalam&lt;br /&gt;Pasal 60 hanya dapat dilakukan dengan&lt;br /&gt;izin dari Menteri, gubernur, atau&lt;br /&gt;bupati/walikota sesuai dengan&lt;br /&gt;kewenangannya.&lt;br /&gt;(2) Dumping sebagaimana dimaksud pada&lt;br /&gt;ayat (1) hanya dapat dilakukan di lokasi&lt;br /&gt;yang telah ditentukan.&lt;br /&gt;(3) Ketentuan lebih lanjut mengenai tata cara&lt;br /&gt;dan persyaratan dumping limbah atau&lt;br /&gt;bahan diatur dalam Peraturan&lt;br /&gt;Pemerintah.&lt;br /&gt;BAB VIII&lt;br /&gt;SISTEM INFORMASI&lt;br /&gt;Pasal 62&lt;br /&gt;(1) Pemerintah dan pemerintah daerah&lt;br /&gt;mengembangkan sistem informasi&lt;br /&gt;lingkungan hidup untuk mendukung&lt;br /&gt;pelaksanaan dan pengembangan kebijakan&lt;br /&gt;perlindungan dan pengelolaan lingkungan&lt;br /&gt;hidup.&lt;br /&gt;(2) Sistem informasi lingkungan hidup&lt;br /&gt;dilakukan secara terpadu dan terkoordinasi&lt;br /&gt;dan wajib dipublikasikan kepada&lt;br /&gt;masyarakat.&lt;br /&gt;(3) Sistem . . .&lt;br /&gt;- 39 -&lt;br /&gt;(3) Sistem informasi lingkungan hidup paling&lt;br /&gt;sedikit memuat informasi mengenai status&lt;br /&gt;lingkungan hidup, peta rawan lingkungan&lt;br /&gt;hidup, dan informasi lingkungan hidup lain.&lt;br /&gt;(4) Ketentuan lebih lanjut mengenai sistem&lt;br /&gt;informasi lingkungan hidup diatur dengan&lt;br /&gt;Peraturan Menteri.&lt;br /&gt;BAB IX&lt;br /&gt;TUGAS DAN WEWENANG PEMERINTAH DAN PEMERINTAH DAERAH&lt;br /&gt;Pasal 63&lt;br /&gt;(1) Dalam perlindungan dan pengelolaan&lt;br /&gt;lingkungan hidup, Pemerintah bertugas dan&lt;br /&gt;berwenang:&lt;br /&gt;a. menetapkan kebijakan nasional;&lt;br /&gt;b. menetapkan norma, standar, prosedur,&lt;br /&gt;dan kriteria;&lt;br /&gt;c. menetapkan dan melaksanakan&lt;br /&gt;kebijakan mengenai RPPLH nasional;&lt;br /&gt;d. menetapkan dan melaksanakan&lt;br /&gt;kebijakan mengenai KLHS;&lt;br /&gt;e. menetapkan dan melaksanakan&lt;br /&gt;kebijakan mengenai amdal dan UKL-UPL;&lt;br /&gt;f. menyelenggarakan inventarisasi sumber&lt;br /&gt;daya alam nasional dan emisi gas rumah&lt;br /&gt;kaca;&lt;br /&gt;g. mengembangkan standar kerja sama;&lt;br /&gt;h. mengoordinasikan dan melaksanakan&lt;br /&gt;pengendalian pencemaran dan/atau&lt;br /&gt;kerusakan lingkungan hidup;&lt;br /&gt;i. menetapkan dan melaksanakan&lt;br /&gt;kebijakan mengenai sumber daya alam&lt;br /&gt;hayati dan nonhayati, keanekaragaman&lt;br /&gt;hayati, sumber daya genetik, dan&lt;br /&gt;keamanan hayati produk rekayasa&lt;br /&gt;genetik;&lt;br /&gt;j. menetapkan . . .&lt;br /&gt;- 40 -&lt;br /&gt;j. menetapkan dan melaksanakan&lt;br /&gt;kebijakan mengenai pengendalian&lt;br /&gt;dampak perubahan iklim dan&lt;br /&gt;perlindungan lapisan ozon;&lt;br /&gt;k. menetapkan dan melaksanakan&lt;br /&gt;kebijakan mengenai B3, limbah, serta&lt;br /&gt;limbah B3;&lt;br /&gt;l. menetapkan dan melaksanakan&lt;br /&gt;kebijakan mengenai perlindungan&lt;br /&gt;lingkungan laut;&lt;br /&gt;m. menetapkan dan melaksanakan&lt;br /&gt;kebijakan mengenai pencemaran&lt;br /&gt;dan/atau kerusakan lingkungan hidup&lt;br /&gt;lintas batas negara;&lt;br /&gt;n. melakukan pembinaan dan&lt;br /&gt;pengawasan terhadap pelaksanaan&lt;br /&gt;kebijakan nasional, peraturan daerah,&lt;br /&gt;dan peraturan kepala daerah;&lt;br /&gt;o. melakukan pembinaan dan&lt;br /&gt;pengawasan ketaatan penanggung&lt;br /&gt;jawab usaha dan/atau kegiatan&lt;br /&gt;terhadap ketentuan perizinan&lt;br /&gt;lingkungan dan peraturan perundangundangan;&lt;br /&gt;p. mengembangkan dan menerapkan&lt;br /&gt;instrumen lingkungan hidup;&lt;br /&gt;q. mengoordinasikan dan memfasilitasi&lt;br /&gt;kerja sama dan penyelesaian&lt;br /&gt;perselisihan antardaerah serta&lt;br /&gt;penyelesaian sengketa;&lt;br /&gt;r. mengembangkan dan melaksanakan&lt;br /&gt;kebijakan pengelolaan pengaduan&lt;br /&gt;masyarakat;&lt;br /&gt;s. menetapkan standar pelayanan minimal;&lt;br /&gt;t. menetapkan kebijakan mengenai tata&lt;br /&gt;cara pengakuan keberadaan&lt;br /&gt;masyarakat hukum adat, kearifan&lt;br /&gt;lokal, dan hak masyarakat hukum&lt;br /&gt;adat yang terkait dengan perlindungan&lt;br /&gt;dan pengelolaan lingkungan hidup;&lt;br /&gt;u. mengelola . . .&lt;br /&gt;- 41 -&lt;br /&gt;u. mengelola informasi lingkungan hidup&lt;br /&gt;nasional;&lt;br /&gt;v. mengoordinasikan, mengembangkan,&lt;br /&gt;dan menyosialisasikan pemanfaatan&lt;br /&gt;teknologi ramah lingkungan hidup;&lt;br /&gt;w. memberikan pendidikan, pelatihan,&lt;br /&gt;pembinaan, dan penghargaan;&lt;br /&gt;x. mengembangkan sarana dan standar&lt;br /&gt;laboratorium lingkungan hidup;&lt;br /&gt;y. menerbitkan izin lingkungan;&lt;br /&gt;z. menetapkan wilayah ekoregion; dan&lt;br /&gt;aa.melakukan penegakan hukum&lt;br /&gt;lingkungan hidup.&lt;br /&gt;(2) Dalam perlindungan dan pengelolaan&lt;br /&gt;lingkungan hidup, pemerintah provinsi&lt;br /&gt;bertugas dan berwenang:&lt;br /&gt;a. menetapkan kebijakan tingkat provinsi;&lt;br /&gt;b. menetapkan dan melaksanakan KLHS&lt;br /&gt;tingkat provinsi;&lt;br /&gt;c. menetapkan dan melaksanakan&lt;br /&gt;kebijakan mengenai RPPLH provinsi;&lt;br /&gt;d. menetapkan dan melaksanakan&lt;br /&gt;kebijakan mengenai amdal dan UKL-UPL;&lt;br /&gt;e. menyelenggarakan inventarisasi sumber&lt;br /&gt;daya alam dan emisi gas rumah kaca&lt;br /&gt;pada tingkat provinsi;&lt;br /&gt;f. mengembangkan dan melaksanakan&lt;br /&gt;kerja sama dan kemitraan;&lt;br /&gt;g. mengoordinasikan dan melaksanakan&lt;br /&gt;pengendalian pencemaran dan/atau&lt;br /&gt;kerusakan lingkungan hidup lintas&lt;br /&gt;kabupaten/kota;&lt;br /&gt;h. melakukan pembinaan dan&lt;br /&gt;pengawasan terhadap pelaksanaan&lt;br /&gt;kebijakan, peraturan daerah, dan&lt;br /&gt;peraturan kepala daerah&lt;br /&gt;kabupaten/kota;&lt;br /&gt;i. melakukan . . .&lt;br /&gt;- 42 -&lt;br /&gt;i. melakukan pembinaan dan pengawasan&lt;br /&gt;ketaatan penanggung jawab usaha&lt;br /&gt;dan/atau kegiatan terhadap ketentuan&lt;br /&gt;perizinan lingkungan dan peraturan&lt;br /&gt;perundang-undangan di bidang&lt;br /&gt;perlindungan dan pengelolaan&lt;br /&gt;lingkungan hidup;&lt;br /&gt;j. mengembangkan dan menerapkan&lt;br /&gt;instrumen lingkungan hidup;&lt;br /&gt;k. mengoordinasikan dan memfasilitasi&lt;br /&gt;kerja sama dan penyelesaian&lt;br /&gt;perselisihan&lt;br /&gt;antarkabupaten/antarkota serta&lt;br /&gt;penyelesaian sengketa;&lt;br /&gt;l. melakukan pembinaan, bantuan teknis,&lt;br /&gt;dan pengawasan kepada&lt;br /&gt;kabupaten/kota di bidang program dan&lt;br /&gt;kegiatan;&lt;br /&gt;m. melaksanakan standar pelayanan&lt;br /&gt;minimal;&lt;br /&gt;n. menetapkan kebijakan mengenai tata&lt;br /&gt;cara pengakuan keberadaan&lt;br /&gt;masyarakat hukum adat, kearifan&lt;br /&gt;lokal, dan hak masyarakat hukum&lt;br /&gt;adat yang terkait dengan&lt;br /&gt;perlindungan dan pengelolaan&lt;br /&gt;lingkungan hidup pada tingkat&lt;br /&gt;provinsi;&lt;br /&gt;o. mengelola informasi lingkungan hidup&lt;br /&gt;tingkat provinsi;&lt;br /&gt;p. mengembangkan dan&lt;br /&gt;menyosialisasikan pemanfaatan&lt;br /&gt;teknologi ramah lingkungan hidup;&lt;br /&gt;q. memberikan pendidikan, pelatihan,&lt;br /&gt;pembinaan, dan penghargaan;&lt;br /&gt;r. menerbitkan izin lingkungan pada&lt;br /&gt;tingkat provinsi; dan&lt;br /&gt;s. melakukan penegakan hukum&lt;br /&gt;lingkungan hidup pada tingkat&lt;br /&gt;provinsi.&lt;br /&gt;(3) Dalam . . .&lt;br /&gt;- 43 -&lt;br /&gt;(3) Dalam perlindungan dan pengelolaan&lt;br /&gt;lingkungan hidup, pemerintah&lt;br /&gt;kabupaten/kota bertugas dan berwenang:&lt;br /&gt;a. menetapkan kebijakan tingkat&lt;br /&gt;kabupaten/kota;&lt;br /&gt;b. menetapkan dan melaksanakan KLHS&lt;br /&gt;tingkat kabupaten/kota;&lt;br /&gt;c. menetapkan dan melaksanakan&lt;br /&gt;kebijakan mengenai RPPLH&lt;br /&gt;kabupaten/kota;&lt;br /&gt;d. menetapkan dan melaksanakan&lt;br /&gt;kebijakan mengenai amdal dan UKL-UPL;&lt;br /&gt;e. menyelenggarakan inventarisasi sumber&lt;br /&gt;daya alam dan emisi gas rumah kaca&lt;br /&gt;pada tingkat kabupaten/kota;&lt;br /&gt;f. mengembangkan dan melaksanakan&lt;br /&gt;kerja sama dan kemitraan;&lt;br /&gt;g. mengembangkan dan menerapkan&lt;br /&gt;instrumen lingkungan hidup;&lt;br /&gt;h. memfasilitasi penyelesaian sengketa;&lt;br /&gt;i. melakukan pembinaan dan&lt;br /&gt;pengawasan ketaatan penanggung&lt;br /&gt;jawab usaha dan/atau kegiatan&lt;br /&gt;terhadap ketentuan perizinan&lt;br /&gt;lingkungan dan peraturan perundangundangan;&lt;br /&gt;j. melaksanakan standar pelayanan&lt;br /&gt;minimal;&lt;br /&gt;k. melaksanakan kebijakan mengenai&lt;br /&gt;tata cara pengakuan keberadaan&lt;br /&gt;masyarakat hukum adat, kearifan&lt;br /&gt;lokal, dan hak masyarakat hukum&lt;br /&gt;adat yang terkait dengan perlindungan&lt;br /&gt;dan pengelolaan lingkungan hidup&lt;br /&gt;pada tingkat kabupaten/kota;&lt;br /&gt;l. mengelola informasi lingkungan hidup&lt;br /&gt;tingkat kabupaten/kota;&lt;br /&gt;m. mengembangkan dan melaksanakan&lt;br /&gt;kebijakan sistem informasi lingkungan&lt;br /&gt;hidup tingkat kabupaten/kota;&lt;br /&gt;n. memberikan . . .&lt;br /&gt;- 44 -&lt;br /&gt;n. memberikan pendidikan, pelatihan,&lt;br /&gt;pembinaan, dan penghargaan;&lt;br /&gt;o. menerbitkan izin lingkungan pada&lt;br /&gt;tingkat kabupaten/kota; dan&lt;br /&gt;p. melakukan penegakan hukum&lt;br /&gt;lingkungan hidup pada tingkat&lt;br /&gt;kabupaten/kota.&lt;br /&gt;Pasal 64&lt;br /&gt;Tugas dan wewenang Pemerintah sebagaimana&lt;br /&gt;dimaksud dalam Pasal 63 ayat (1) dilaksanakan&lt;br /&gt;dan/atau dikoordinasikan oleh Menteri.&lt;br /&gt;BAB X&lt;br /&gt;HAK, KEWAJIBAN, DAN LARANGAN&lt;br /&gt;Bagian Kesatu&lt;br /&gt;Hak&lt;br /&gt;Pasal 65&lt;br /&gt;(1) Setiap orang berhak atas lingkungan hidup&lt;br /&gt;yang baik dan sehat sebagai bagian dari hak&lt;br /&gt;asasi manusia.&lt;br /&gt;(2) Setiap orang berhak mendapatkan&lt;br /&gt;pendidikan lingkungan hidup, akses&lt;br /&gt;informasi, akses partisipasi, dan akses&lt;br /&gt;keadilan dalam memenuhi hak atas&lt;br /&gt;lingkungan hidup yang baik dan sehat.&lt;br /&gt;(3) Setiap orang berhak mengajukan usul&lt;br /&gt;dan/atau keberatan terhadap rencana&lt;br /&gt;usaha dan/atau kegiatan yang&lt;br /&gt;diperkirakan dapat menimbulkan dampak&lt;br /&gt;terhadap lingkungan hidup.&lt;br /&gt;(4) Setiap orang berhak untuk berperan dalam&lt;br /&gt;perlindungan dan pengelolaan lingkungan&lt;br /&gt;hidup sesuai dengan peraturan&lt;br /&gt;perundang-undangan.&lt;br /&gt;(5) Setiap . . .&lt;br /&gt;- 45 -&lt;br /&gt;(5) Setiap orang berhak melakukan pengaduan&lt;br /&gt;akibat dugaan pencemaran dan/atau&lt;br /&gt;perusakan lingkungan hidup.&lt;br /&gt;(6) Ketentuan lebih lanjut mengenai tata cara&lt;br /&gt;pengaduan sebagaimana dimaksud pada&lt;br /&gt;ayat (5) diatur dengan Peraturan Menteri.&lt;br /&gt;Pasal 66&lt;br /&gt;Setiap orang yang memperjuangkan hak atas&lt;br /&gt;lingkungan hidup yang baik dan sehat tidak&lt;br /&gt;dapat dituntut secara pidana maupun digugat&lt;br /&gt;secara perdata.&lt;br /&gt;Bagian Kedua&lt;br /&gt;Kewajiban&lt;br /&gt;Pasal 67&lt;br /&gt;Setiap orang berkewajiban memelihara&lt;br /&gt;kelestarian fungsi lingkungan hidup serta&lt;br /&gt;mengendalikan pencemaran dan/atau kerusakan&lt;br /&gt;lingkungan hidup.&lt;br /&gt;Pasal 68&lt;br /&gt;Setiap orang yang melakukan usaha dan/atau&lt;br /&gt;kegiatan berkewajiban:&lt;br /&gt;a. memberikan informasi yang terkait dengan&lt;br /&gt;perlindungan dan pengelolaan lingkungan&lt;br /&gt;hidup secara benar, akurat, terbuka, dan&lt;br /&gt;tepat waktu;&lt;br /&gt;b. menjaga keberlanjutan fungsi lingkungan&lt;br /&gt;hidup; dan&lt;br /&gt;c. menaati ketentuan tentang baku mutu&lt;br /&gt;lingkungan hidup dan/atau kriteria baku&lt;br /&gt;kerusakan lingkungan hidup.&lt;br /&gt;Bagian Ketiga . . .&lt;br /&gt;- 46 -&lt;br /&gt;Bagian Ketiga&lt;br /&gt;Larangan&lt;br /&gt;Pasal 69&lt;br /&gt;(1) Setiap orang dilarang:&lt;br /&gt;a. melakukan perbuatan yang&lt;br /&gt;mengakibatkan pencemaran dan/atau&lt;br /&gt;perusakan lingkungan hidup;&lt;br /&gt;b. memasukkan B3 yang dilarang menurut&lt;br /&gt;peraturan perundang-undangan ke&lt;br /&gt;dalam wilayah Negara Kesatuan Republik&lt;br /&gt;Indonesia;&lt;br /&gt;c. memasukkan limbah yang berasal dari&lt;br /&gt;luar wilayah Negara Kesatuan Republik&lt;br /&gt;Indonesia ke media lingkungan hidup&lt;br /&gt;Negara Kesatuan Republik Indonesia;&lt;br /&gt;d. memasukkan limbah B3 ke dalam&lt;br /&gt;wilayah Negara Kesatuan Republik&lt;br /&gt;Indonesia;&lt;br /&gt;e. membuang limbah ke media lingkungan&lt;br /&gt;hidup;&lt;br /&gt;f. membuang B3 dan limbah B3 ke media&lt;br /&gt;lingkungan hidup;&lt;br /&gt;g. melepaskan produk rekayasa genetik&lt;br /&gt;ke media lingkungan hidup yang&lt;br /&gt;bertentangan dengan peraturan&lt;br /&gt;perundang-undangan atau izin&lt;br /&gt;lingkungan;&lt;br /&gt;h. melakukan pembukaan lahan dengan&lt;br /&gt;cara membakar;&lt;br /&gt;i. menyusun amdal tanpa memiliki&lt;br /&gt;sertifikat kompetensi penyusun amdal;&lt;br /&gt;dan/atau&lt;br /&gt;j. memberikan informasi palsu,&lt;br /&gt;menyesatkan, menghilangkan informasi,&lt;br /&gt;merusak informasi, atau memberikan&lt;br /&gt;keterangan yang tidak benar.&lt;br /&gt;(2) Ketentuan . . .&lt;br /&gt;- 47 -&lt;br /&gt;(2) Ketentuan sebagaimana dimaksud pada ayat&lt;br /&gt;(1) huruf h memperhatikan dengan sungguhsungguh&lt;br /&gt;kearifan lokal di daerah masingmasing.&lt;br /&gt;BAB XI&lt;br /&gt;PERAN MASYARAKAT&lt;br /&gt;Pasal 70&lt;br /&gt;(1) Masyarakat memiliki hak dan kesempatan&lt;br /&gt;yang sama dan seluas-luasnya untuk&lt;br /&gt;berperan aktif dalam perlindungan dan&lt;br /&gt;pengelolaan lingkungan hidup.&lt;br /&gt;(2) Peran masyarakat dapat berupa:&lt;br /&gt;a. pengawasan sosial;&lt;br /&gt;b. pemberian saran, pendapat, usul,&lt;br /&gt;keberatan, pengaduan; dan/atau&lt;br /&gt;c. penyampaian informasi dan/atau&lt;br /&gt;laporan.&lt;br /&gt;(3) Peran masyarakat dilakukan untuk:&lt;br /&gt;a. meningkatkan kepedulian dalam&lt;br /&gt;perlindungan dan pengelolaan&lt;br /&gt;lingkungan hidup;&lt;br /&gt;b. meningkatkan kemandirian,&lt;br /&gt;keberdayaan masyarakat, dan&lt;br /&gt;kemitraan;&lt;br /&gt;c. menumbuhkembangkan kemampuan&lt;br /&gt;dan kepeloporan masyarakat;&lt;br /&gt;d. menumbuhkembangkan&lt;br /&gt;ketanggapsegeraan masyarakat untuk&lt;br /&gt;melakukan pengawasan sosial; dan&lt;br /&gt;e. mengembangkan dan menjaga budaya&lt;br /&gt;dan kearifan lokal dalam rangka&lt;br /&gt;pelestarian fungsi lingkungan hidup.&lt;br /&gt;BAB XII . . .&lt;br /&gt;- 48 -&lt;br /&gt;BAB XII&lt;br /&gt;PENGAWASAN DAN SANKSI ADMINISTRATIF&lt;br /&gt;Bagian Kesatu&lt;br /&gt;Pengawasan&lt;br /&gt;Pasal 71&lt;br /&gt;(1) Menteri, gubernur, atau bupati/walikota&lt;br /&gt;sesuai dengan kewenangannya wajib&lt;br /&gt;melakukan pengawasan terhadap ketaatan&lt;br /&gt;penanggung jawab usaha dan/atau kegiatan&lt;br /&gt;atas ketentuan yang ditetapkan dalam&lt;br /&gt;peraturan perundang-undangan di bidang&lt;br /&gt;perlindungan dan pengelolaan lingkungan&lt;br /&gt;hidup.&lt;br /&gt;(2) Menteri, gubernur, atau bupati/walikota&lt;br /&gt;dapat mendelegasikan kewenangannya&lt;br /&gt;dalam melakukan pengawasan kepada&lt;br /&gt;pejabat/instansi teknis yang bertanggung&lt;br /&gt;jawab di bidang perlindungan dan&lt;br /&gt;pengelolaan lingkungan hidup.&lt;br /&gt;(3) Dalam melaksanakan pengawasan, Menteri,&lt;br /&gt;gubernur, atau bupati/walikota menetapkan&lt;br /&gt;pejabat pengawas lingkungan hidup yang&lt;br /&gt;merupakan pejabat fungsional.&lt;br /&gt;Pasal 72&lt;br /&gt;Menteri, gubernur, atau bupati/walikota sesuai&lt;br /&gt;dengan kewenangannya wajib melakukan&lt;br /&gt;pengawasan ketaatan penanggung jawab usaha&lt;br /&gt;dan/atau kegiatan terhadap izin lingkungan.&lt;br /&gt;Pasal 73&lt;br /&gt;Menteri dapat melakukan pengawasan terhadap&lt;br /&gt;ketaatan penanggung jawab usaha dan/atau&lt;br /&gt;kegiatan yang izin lingkungannya diterbitkan oleh&lt;br /&gt;pemerintah daerah jika Pemerintah menganggap&lt;br /&gt;terjadi pelanggaran yang serius di bidang&lt;br /&gt;perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup.&lt;br /&gt;PASAL 74 . . .&lt;br /&gt;- 49 -&lt;br /&gt;Pasal 74&lt;br /&gt;(1) Pejabat pengawas lingkungan hidup&lt;br /&gt;sebagaimana dimaksud dalam Pasal 71 ayat&lt;br /&gt;(3) berwenang:&lt;br /&gt;a. melakukan pemantauan;&lt;br /&gt;b. meminta keterangan;&lt;br /&gt;c. membuat salinan dari dokumen dan/atau&lt;br /&gt;membuat catatan yang diperlukan;&lt;br /&gt;d. memasuki tempat tertentu;&lt;br /&gt;e. memotret;&lt;br /&gt;f. membuat rekaman audio visual;&lt;br /&gt;g. mengambil sampel;&lt;br /&gt;h. memeriksa peralatan;&lt;br /&gt;i. memeriksa instalasi dan/atau alat&lt;br /&gt;transportasi; dan/atau&lt;br /&gt;j. menghentikan pelanggaran tertentu.&lt;br /&gt;(2) Dalam melaksanakan tugasnya, pejabat&lt;br /&gt;pengawas lingkungan hidup dapat&lt;br /&gt;melakukan koordinasi dengan pejabat&lt;br /&gt;penyidik pegawai negeri sipil.&lt;br /&gt;(3) Penanggung jawab usaha dan/atau kegiatan&lt;br /&gt;dilarang menghalangi pelaksanaan tugas&lt;br /&gt;pejabat pengawas lingkungan hidup.&lt;br /&gt;Pasal 75&lt;br /&gt;Ketentuan lebih lanjut mengenai tata cara&lt;br /&gt;pengangkatan pejabat pengawas lingkungan&lt;br /&gt;hidup dan tata cara pelaksanaan pengawasan&lt;br /&gt;sebagaimana dimaksud dalam Pasal 71 ayat (3),&lt;br /&gt;Pasal 73, dan Pasal 74 diatur dalam Peraturan&lt;br /&gt;Pemerintah.&lt;br /&gt;Bagian Kedua . . .&lt;br /&gt;- 50 -&lt;br /&gt;Bagian Kedua&lt;br /&gt;Sanksi Administratif&lt;br /&gt;Pasal 76&lt;br /&gt;(1) Menteri, gubernur, atau bupati/walikota&lt;br /&gt;menerapkan sanksi administratif kepada&lt;br /&gt;penanggung jawab usaha dan/atau kegiatan&lt;br /&gt;jika dalam pengawasan ditemukan&lt;br /&gt;pelanggaran terhadap izin lingkungan.&lt;br /&gt;(2) Sanksi administratif terdiri atas:&lt;br /&gt;a. teguran tertulis;&lt;br /&gt;b. paksaan pemerintah;&lt;br /&gt;c. pembekuan izin lingkungan; atau&lt;br /&gt;d. pencabutan izin lingkungan.&lt;br /&gt;Pasal 77&lt;br /&gt;Menteri dapat menerapkan sanksi administratif&lt;br /&gt;terhadap penanggung jawab usaha dan/atau&lt;br /&gt;kegiatan jika Pemerintah menganggap pemerintah&lt;br /&gt;daerah secara sengaja tidak menerapkan sanksi&lt;br /&gt;administratif terhadap pelanggaran yang serius di&lt;br /&gt;bidang perlindungan dan pengelolaan lingkungan&lt;br /&gt;hidup.&lt;br /&gt;Pasal 78&lt;br /&gt;Sanksi administratif sebagaimana dimaksud&lt;br /&gt;dalam Pasal 76 tidak membebaskan penanggung&lt;br /&gt;jawab usaha dan/atau kegiatan dari tanggung&lt;br /&gt;jawab pemulihan dan pidana.&lt;br /&gt;Pasal 79&lt;br /&gt;Pengenaan sanksi administratif berupa&lt;br /&gt;pembekuan atau pencabutan izin lingkungan&lt;br /&gt;sebagaimana dimaksud dalam Pasal 76 ayat&lt;br /&gt;(2) huruf c dan huruf d dilakukan apabila&lt;br /&gt;penanggung jawab usaha dan/atau kegiatan&lt;br /&gt;tidak melaksanakan paksaan pemerintah.&lt;br /&gt;Pasal 80 . . .&lt;br /&gt;- 51 -&lt;br /&gt;Pasal 80&lt;br /&gt;(1) Paksaan pemerintah sebagaimana&lt;br /&gt;dimaksud dalam Pasal 76 ayat (2) huruf b&lt;br /&gt;berupa:&lt;br /&gt;a. penghentian sementara kegiatan&lt;br /&gt;produksi;&lt;br /&gt;b. pemindahan sarana produksi;&lt;br /&gt;c. penutupan saluran pembuangan air&lt;br /&gt;limbah atau emisi;&lt;br /&gt;d. pembongkaran;&lt;br /&gt;e. penyitaan terhadap barang atau alat&lt;br /&gt;yang berpotensi menimbulkan&lt;br /&gt;pelanggaran;&lt;br /&gt;f. penghentian sementara seluruh&lt;br /&gt;kegiatan; atau&lt;br /&gt;g. tindakan lain yang bertujuan untuk&lt;br /&gt;menghentikan pelanggaran dan&lt;br /&gt;tindakan memulihkan fungsi&lt;br /&gt;lingkungan hidup.&lt;br /&gt;(2) Pengenaan paksaan pemerintah dapat&lt;br /&gt;dijatuhkan tanpa didahului teguran&lt;br /&gt;apabila pelanggaran yang dilakukan&lt;br /&gt;menimbulkan:&lt;br /&gt;a. ancaman yang sangat serius bagi&lt;br /&gt;manusia dan lingkungan hidup;&lt;br /&gt;b. dampak yang lebih besar dan lebih&lt;br /&gt;luas jika tidak segera dihentikan&lt;br /&gt;pencemaran dan/atau perusakannya;&lt;br /&gt;dan/atau&lt;br /&gt;c. kerugian yang lebih besar bagi&lt;br /&gt;lingkungan hidup jika tidak segera&lt;br /&gt;dihentikan pencemaran dan/atau&lt;br /&gt;perusakannya.&lt;br /&gt;Pasal 81&lt;br /&gt;Setiap penanggung jawab usaha dan/atau&lt;br /&gt;kegiatan yang tidak melaksanakan paksaan&lt;br /&gt;pemerintah dapat dikenai denda atas setiap&lt;br /&gt;keterlambatan pelaksanaan sanksi paksaan&lt;br /&gt;pemerintah.&lt;br /&gt;Pasal 82 . . .&lt;br /&gt;- 52 -&lt;br /&gt;Pasal 82&lt;br /&gt;(1) Menteri, gubernur, atau bupati/walikota&lt;br /&gt;berwenang untuk memaksa penanggung&lt;br /&gt;jawab usaha dan/atau kegiatan untuk&lt;br /&gt;melakukan pemulihan lingkungan hidup&lt;br /&gt;akibat pencemaran dan/atau perusakan&lt;br /&gt;lingkungan hidup yang dilakukannya.&lt;br /&gt;(2) Menteri, gubernur, atau bupati/walikota&lt;br /&gt;berwenang atau dapat menunjuk pihak&lt;br /&gt;ketiga untuk melakukan pemulihan&lt;br /&gt;lingkungan hidup akibat pencemaran&lt;br /&gt;dan/atau perusakan lingkungan hidup&lt;br /&gt;yang dilakukannya atas beban biaya&lt;br /&gt;penanggung jawab usaha dan/atau&lt;br /&gt;kegiatan.&lt;br /&gt;Pasal 83&lt;br /&gt;Ketentuan lebih lanjut mengenai sanksi&lt;br /&gt;administratif diatur dalam Peraturan&lt;br /&gt;Pemerintah.&lt;br /&gt;BAB XIII&lt;br /&gt;PENYELESAIAN SENGKETA LINGKUNGAN&lt;br /&gt;Bagian Kesatu&lt;br /&gt;Umum&lt;br /&gt;Pasal 84&lt;br /&gt;(1) Penyelesaian sengketa lingkungan hidup&lt;br /&gt;dapat ditempuh melalui pengadilan atau di&lt;br /&gt;luar pengadilan.&lt;br /&gt;(2) Pilihan penyelesaian sengketa lingkungan&lt;br /&gt;hidup dilakukan secara suka rela oleh para&lt;br /&gt;pihak yang bersengketa.&lt;br /&gt;(3) Gugatan melalui pengadilan hanya dapat&lt;br /&gt;ditempuh apabila upaya penyelesaian&lt;br /&gt;sengketa di luar pengadilan yang dipilih&lt;br /&gt;dinyatakan tidak berhasil oleh salah satu&lt;br /&gt;atau para pihak yang bersengketa.&lt;br /&gt;Bagian Kedua . . .&lt;br /&gt;- 53 -&lt;br /&gt;Bagian Kedua&lt;br /&gt;Penyelesaian Sengketa Lingkungan Hidup di Luar Pengadilan&lt;br /&gt;Pasal 85&lt;br /&gt;(1) Penyelesaian sengketa lingkungan hidup di&lt;br /&gt;luar pengadilan dilakukan untuk mencapai&lt;br /&gt;kesepakatan mengenai:&lt;br /&gt;a. bentuk dan besarnya ganti rugi;&lt;br /&gt;b. tindakan pemulihan akibat pencemaran&lt;br /&gt;dan/atau perusakan;&lt;br /&gt;c. tindakan tertentu untuk menjamin tidak&lt;br /&gt;akan terulangnya pencemaran dan/atau&lt;br /&gt;perusakan; dan/atau&lt;br /&gt;d. tindakan untuk mencegah timbulnya&lt;br /&gt;dampak negatif terhadap lingkungan&lt;br /&gt;hidup.&lt;br /&gt;(2) Penyelesaian sengketa di luar pengadilan tidak&lt;br /&gt;berlaku terhadap tindak pidana lingkungan&lt;br /&gt;hidup sebagaimana diatur dalam Undang-&lt;br /&gt;Undang ini.&lt;br /&gt;(3) Dalam penyelesaian sengketa lingkungan&lt;br /&gt;hidup di luar pengadilan dapat digunakan&lt;br /&gt;jasa mediator dan/atau arbiter untuk&lt;br /&gt;membantu menyelesaikan sengketa&lt;br /&gt;lingkungan hidup.&lt;br /&gt;Pasal 86&lt;br /&gt;(1) Masyarakat dapat membentuk lembaga&lt;br /&gt;penyedia jasa penyelesaian sengketa&lt;br /&gt;lingkungan hidup yang bersifat bebas dan&lt;br /&gt;tidak berpihak.&lt;br /&gt;(2) Pemerintah dan pemerintah daerah dapat&lt;br /&gt;memfasilitasi pembentukan lembaga&lt;br /&gt;penyedia jasa penyelesaian sengketa&lt;br /&gt;lingkungan hidup yang bersifat bebas dan&lt;br /&gt;tidak berpihak.&lt;br /&gt;(3) Ketentuan . . .&lt;br /&gt;- 54 -&lt;br /&gt;(3) Ketentuan lebih lanjut mengenai lembaga&lt;br /&gt;penyedia jasa penyelesaian sengketa&lt;br /&gt;lingkungan hidup diatur dengan Peraturan&lt;br /&gt;Pemerintah.&lt;br /&gt;Bagian Ketiga&lt;br /&gt;Penyelesaian Sengketa Lingkungan Hidup Melalui Pengadilan&lt;br /&gt;Paragraf 1&lt;br /&gt;Ganti Kerugian dan Pemulihan Lingkungan&lt;br /&gt;Pasal 87&lt;br /&gt;(1) Setiap penanggung jawab usaha dan/atau&lt;br /&gt;kegiatan yang melakukan perbuatan&lt;br /&gt;melanggar hukum berupa pencemaran&lt;br /&gt;dan/atau perusakan lingkungan hidup&lt;br /&gt;yang menimbulkan kerugian pada orang&lt;br /&gt;lain atau lingkungan hidup wajib&lt;br /&gt;membayar ganti rugi dan/atau melakukan&lt;br /&gt;tindakan tertentu.&lt;br /&gt;(2) Setiap orang yang melakukan&lt;br /&gt;pemindahtanganan, pengubahan sifat dan&lt;br /&gt;bentuk usaha, dan/atau kegiatan dari&lt;br /&gt;suatu badan usaha yang melanggar&lt;br /&gt;hukum tidak melepaskan tanggung jawab&lt;br /&gt;hukum dan/atau kewajiban badan usaha&lt;br /&gt;tersebut.&lt;br /&gt;(3) Pengadilan dapat menetapkan&lt;br /&gt;pembayaran uang paksa terhadap setiap&lt;br /&gt;hari keterlambatan atas pelaksanaan&lt;br /&gt;putusan pengadilan.&lt;br /&gt;(4) Besarnya uang paksa diputuskan&lt;br /&gt;berdasarkan peraturan perundangundangan.&lt;br /&gt;Paragraf 2 . . .&lt;br /&gt;- 55 -&lt;br /&gt;Paragraf 2&lt;br /&gt;Tanggung Jawab Mutlak&lt;br /&gt;Pasal 88&lt;br /&gt;Setiap orang yang tindakannya, usahanya,&lt;br /&gt;dan/atau kegiatannya menggunakan B3,&lt;br /&gt;menghasilkan dan/atau mengelola limbah B3,&lt;br /&gt;dan/atau yang menimbulkan ancaman serius&lt;br /&gt;terhadap lingkungan hidup bertanggung jawab&lt;br /&gt;mutlak atas kerugian yang terjadi tanpa perlu&lt;br /&gt;pembuktian unsur kesalahan.&lt;br /&gt;Paragraf 3&lt;br /&gt;Tenggat Kedaluwarsa untuk Pengajuan Gugatan&lt;br /&gt;Pasal 89&lt;br /&gt;(1) Tenggat kedaluwarsa untuk mengajukan&lt;br /&gt;gugatan ke pengadilan mengikuti tenggang&lt;br /&gt;waktu sebagaimana diatur dalam ketentuan&lt;br /&gt;Kitab Undang-Undang Hukum Perdata dan&lt;br /&gt;dihitung sejak diketahui adanya pencemaran&lt;br /&gt;dan/atau kerusakan lingkungan hidup.&lt;br /&gt;(2) Ketentuan mengenai tenggat kedaluwarsa&lt;br /&gt;tidak berlaku terhadap pencemaran&lt;br /&gt;dan/atau kerusakan lingkungan hidup yang&lt;br /&gt;diakibatkan oleh usaha dan/atau kegiatan&lt;br /&gt;yang menggunakan dan/atau mengelola B3&lt;br /&gt;serta menghasilkan dan/atau mengelola&lt;br /&gt;limbah B3.&lt;br /&gt;Paragraf 4&lt;br /&gt;Hak Gugat Pemerintah dan Pemerintah Daerah&lt;br /&gt;Pasal 90&lt;br /&gt;(1) Instansi pemerintah dan pemerintah daerah&lt;br /&gt;yang bertanggung jawab di bidang&lt;br /&gt;lingkungan hidup berwenang mengajukan&lt;br /&gt;gugatan ganti rugi dan tindakan tertentu&lt;br /&gt;terhadap usaha dan/atau kegiatan yang&lt;br /&gt;menyebabkan pencemaran dan/atau&lt;br /&gt;kerusakan lingkungan hidup yang&lt;br /&gt;mengakibatkan kerugian lingkungan&lt;br /&gt;hidup.&lt;br /&gt;(2) Ketentuan . . .&lt;br /&gt;- 56 -&lt;br /&gt;(2) Ketentuan lebih lanjut mengenai kerugian&lt;br /&gt;lingkungan hidup sebagaimana dimaksud&lt;br /&gt;pada ayat (1) diatur dengan Peraturan&lt;br /&gt;Menteri.&lt;br /&gt;Paragraf 5&lt;br /&gt;Hak Gugat Masyarakat&lt;br /&gt;Pasal 91&lt;br /&gt;(1) Masyarakat berhak mengajukan gugatan&lt;br /&gt;perwakilan kelompok untuk kepentingan&lt;br /&gt;dirinya sendiri dan/atau untuk kepentingan&lt;br /&gt;masyarakat apabila mengalami kerugian&lt;br /&gt;akibat pencemaran dan/atau kerusakan&lt;br /&gt;lingkungan hidup.&lt;br /&gt;(2) Gugatan dapat diajukan apabila terdapat&lt;br /&gt;kesamaan fakta atau peristiwa, dasar&lt;br /&gt;hukum, serta jenis tuntutan di antara wakil&lt;br /&gt;kelompok dan anggota kelompoknya.&lt;br /&gt;(3) Ketentuan mengenai hak gugat masyarakat&lt;br /&gt;dilaksanakan sesuai dengan peraturan&lt;br /&gt;perundang-undangan.&lt;br /&gt;Paragraf 6&lt;br /&gt;Hak Gugat Organisasi Lingkungan Hidup&lt;br /&gt;Pasal 92&lt;br /&gt;(1) Dalam rangka pelaksanaan tanggung jawab&lt;br /&gt;perlindungan dan pengelolaan lingkungan&lt;br /&gt;hidup, organisasi lingkungan hidup berhak&lt;br /&gt;mengajukan gugatan untuk kepentingan&lt;br /&gt;pelestarian fungsi lingkungan hidup.&lt;br /&gt;(2) Hak mengajukan gugatan terbatas pada&lt;br /&gt;tuntutan untuk melakukan tindakan tertentu&lt;br /&gt;tanpa adanya tuntutan ganti rugi, kecuali&lt;br /&gt;biaya atau pengeluaran riil.&lt;br /&gt;(3) Organisasi lingkungan hidup dapat&lt;br /&gt;mengajukan gugatan apabila memenuhi&lt;br /&gt;persyaratan:&lt;br /&gt;a. berbentuk . . .&lt;br /&gt;- 57 -&lt;br /&gt;a. berbentuk badan hukum;&lt;br /&gt;b. menegaskan di dalam anggaran&lt;br /&gt;dasarnya bahwa organisasi tersebut&lt;br /&gt;didirikan untuk kepentingan pelestarian&lt;br /&gt;fungsi lingkungan hidup; dan&lt;br /&gt;c. telah melaksanakan kegiatan nyata&lt;br /&gt;sesuai dengan anggaran dasarnya paling&lt;br /&gt;singkat 2 (dua) tahun.&lt;br /&gt;Paragraf 7&lt;br /&gt;Gugatan Administratif&lt;br /&gt;Pasal 93&lt;br /&gt;(1) Setiap orang dapat mengajukan gugatan&lt;br /&gt;terhadap keputusan tata usaha negara&lt;br /&gt;apabila:&lt;br /&gt;a. badan atau pejabat tata usaha negara&lt;br /&gt;menerbitkan izin lingkungan kepada&lt;br /&gt;usaha dan/atau kegiatan yang wajib&lt;br /&gt;amdal tetapi tidak dilengkapi dengan&lt;br /&gt;dokumen amdal;&lt;br /&gt;b. badan atau pejabat tata usaha negara&lt;br /&gt;menerbitkan izin lingkungan kepada&lt;br /&gt;kegiatan yang wajib UKL-UPL, tetapi&lt;br /&gt;tidak dilengkapi dengan dokumen UKLUPL;&lt;br /&gt;dan/atau&lt;br /&gt;c. badan atau pejabat tata usaha negara&lt;br /&gt;yang menerbitkan izin usaha dan/atau&lt;br /&gt;kegiatan yang tidak dilengkapi dengan&lt;br /&gt;izin lingkungan.&lt;br /&gt;(2) Tata cara pengajuan gugatan terhadap&lt;br /&gt;keputusan tata usaha negara mengacu&lt;br /&gt;pada Hukum Acara Peradilan Tata Usaha&lt;br /&gt;Negara.&lt;br /&gt;BAB XIV . . .&lt;br /&gt;- 58 -&lt;br /&gt;BAB XIV&lt;br /&gt;PENYIDIKAN DAN PEMBUKTIAN&lt;br /&gt;Bagian Kesatu&lt;br /&gt;Penyidikan&lt;br /&gt;Pasal 94&lt;br /&gt;(1) Selain penyidik pejabat polisi Negara&lt;br /&gt;Republik Indonesia, pejabat pegawai negeri&lt;br /&gt;sipil tertentu di lingkungan instansi&lt;br /&gt;pemerintah yang lingkup tugas dan tanggung&lt;br /&gt;jawabnya di bidang perlindungan dan&lt;br /&gt;pengelolaan lingkungan hidup diberi&lt;br /&gt;wewenang sebagai penyidik sebagaimana&lt;br /&gt;dimaksud dalam Hukum Acara Pidana untuk&lt;br /&gt;melakukan penyidikan tindak pidana&lt;br /&gt;lingkungan hidup.&lt;br /&gt;(2) Penyidik pejabat pegawai negeri sipil&lt;br /&gt;berwenang:&lt;br /&gt;a. melakukan pemeriksaan atas kebenaran&lt;br /&gt;laporan atau keterangan berkenaan&lt;br /&gt;dengan tindak pidana di bidang&lt;br /&gt;perlindungan dan pengelolaan&lt;br /&gt;lingkungan hidup;&lt;br /&gt;b. melakukan pemeriksaan terhadap setiap&lt;br /&gt;orang yang diduga melakukan tindak&lt;br /&gt;pidana di bidang perlindungan dan&lt;br /&gt;pengelolaan lingkungan hidup;&lt;br /&gt;c. meminta keterangan dan bahan bukti&lt;br /&gt;dari setiap orang berkenaan dengan&lt;br /&gt;peristiwa tindak pidana di bidang&lt;br /&gt;perlindungan dan pengelolaan&lt;br /&gt;lingkungan hidup;&lt;br /&gt;d. melakukan pemeriksaan atas&lt;br /&gt;pembukuan, catatan, dan dokumen lain&lt;br /&gt;berkenaan dengan tindak pidana di&lt;br /&gt;bidang perlindungan dan pengelolaan&lt;br /&gt;lingkungan hidup;&lt;br /&gt;e. melakukan . . .&lt;br /&gt;- 59 -&lt;br /&gt;e. melakukan pemeriksaan di tempat&lt;br /&gt;tertentu yang diduga terdapat bahan&lt;br /&gt;bukti, pembukuan, catatan, dan&lt;br /&gt;dokumen lain;&lt;br /&gt;f. melakukan penyitaan terhadap bahan&lt;br /&gt;dan barang hasil pelanggaran yang dapat&lt;br /&gt;dijadikan bukti dalam perkara tindak&lt;br /&gt;pidana di bidang perlindungan dan&lt;br /&gt;pengelolaan lingkungan hidup;&lt;br /&gt;g. meminta bantuan ahli dalam rangka&lt;br /&gt;pelaksanaan tugas penyidikan tindak&lt;br /&gt;pidana di bidang perlindungan dan&lt;br /&gt;pengelolaan lingkungan hidup;&lt;br /&gt;h. menghentikan penyidikan;&lt;br /&gt;i. memasuki tempat tertentu, memotret,&lt;br /&gt;dan/atau membuat rekaman audio&lt;br /&gt;visual;&lt;br /&gt;j. melakukan penggeledahan terhadap&lt;br /&gt;badan, pakaian, ruangan, dan/atau&lt;br /&gt;tempat lain yang diduga merupakan&lt;br /&gt;tempat dilakukannya tindak pidana;&lt;br /&gt;dan/atau&lt;br /&gt;k. menangkap dan menahan pelaku tindak&lt;br /&gt;pidana.&lt;br /&gt;(3) Dalam melakukan penangkapan dan&lt;br /&gt;penahanan sebagaimana dimaksud pada&lt;br /&gt;ayat (2) huruf k, penyidik pejabat pegawai&lt;br /&gt;negeri sipil berkoordinasi dengan penyidik&lt;br /&gt;pejabat polisi Negara Republik Indonesia.&lt;br /&gt;(4) Dalam hal penyidik pejabat pegawai negeri&lt;br /&gt;sipil melakukan penyidikan, penyidik pejabat&lt;br /&gt;pegawai negeri sipil memberitahukan kepada&lt;br /&gt;penyidik pejabat polisi Negara Republik&lt;br /&gt;Indonesia dan penyidik pejabat polisi Negara&lt;br /&gt;Republik Indonesia memberikan bantuan&lt;br /&gt;guna kelancaran penyidikan.&lt;br /&gt;(5) Penyidik pejabat pegawai negeri sipil&lt;br /&gt;memberitahukan dimulainya penyidikan&lt;br /&gt;kepada penuntut umum dengan tembusan&lt;br /&gt;kepada penyidik pejabat polisi Negara&lt;br /&gt;Republik Indonesia.&lt;br /&gt;(6) Hasil . . .&lt;br /&gt;- 60 -&lt;br /&gt;(6) Hasil penyidikan yang telah dilakukan oleh&lt;br /&gt;penyidik pegawai negeri sipil disampaikan&lt;br /&gt;kepada penuntut umum.&lt;br /&gt;Pasal 95&lt;br /&gt;(1) Dalam rangka penegakan hukum terhadap&lt;br /&gt;pelaku tindak pidana lingkungan hidup,&lt;br /&gt;dapat dilakukan penegakan hukum terpadu&lt;br /&gt;antara penyidik pegawai negeri sipil,&lt;br /&gt;kepolisian, dan kejaksaan di bawah&lt;br /&gt;koordinasi Menteri.&lt;br /&gt;(2) Ketentuan lebih lanjut mengenai&lt;br /&gt;pelaksanaan penegakan hukum terpadu&lt;br /&gt;diatur dengan peraturan perundangundangan.&lt;br /&gt;Bagian Kedua&lt;br /&gt;Pembuktian&lt;br /&gt;Pasal 96&lt;br /&gt;Alat bukti yang sah dalam tuntutan tindak&lt;br /&gt;pidana lingkungan hidup terdiri atas:&lt;br /&gt;a. keterangan saksi;&lt;br /&gt;b. keterangan ahli;&lt;br /&gt;c. surat;&lt;br /&gt;d. petunjuk;&lt;br /&gt;e. keterangan terdakwa; dan/atau&lt;br /&gt;f. alat bukti lain, termasuk alat bukti yang&lt;br /&gt;diatur dalam peraturan perundangundangan.&lt;br /&gt;BAB XV&lt;br /&gt;KETENTUAN PIDANA&lt;br /&gt;Pasal 97&lt;br /&gt;Tindak pidana dalam undang-undang ini&lt;br /&gt;merupakan kejahatan.&lt;br /&gt;Pasal 98 . . .&lt;br /&gt;- 61 -&lt;br /&gt;Pasal 98&lt;br /&gt;(1) Setiap orang yang dengan sengaja&lt;br /&gt;melakukan perbuatan yang&lt;br /&gt;mengakibatkan dilampauinya baku mutu&lt;br /&gt;udara ambien, baku mutu air, baku mutu&lt;br /&gt;air laut, atau kriteria baku kerusakan&lt;br /&gt;lingkungan hidup, dipidana dengan&lt;br /&gt;pidana penjara paling singkat 3 (tiga)&lt;br /&gt;tahun dan paling lama 10 (sepuluh) tahun&lt;br /&gt;dan denda paling sedikit&lt;br /&gt;Rp3.000.000.000,00 (tiga miliar rupiah) dan&lt;br /&gt;paling banyak Rp10.000.000.000,00&lt;br /&gt;(sepuluh miliar rupiah).&lt;br /&gt;(2) Apabila perbuatan sebagaimana dimaksud&lt;br /&gt;pada ayat (1) mengakibatkan orang luka&lt;br /&gt;dan/atau bahaya kesehatan manusia,&lt;br /&gt;dipidana dengan pidana penjara paling&lt;br /&gt;singkat 4 (empat) tahun dan paling lama 12&lt;br /&gt;(dua belas) tahun dan denda paling sedikit&lt;br /&gt;Rp4.000.000.000,00 (empat miliar rupiah)&lt;br /&gt;dan paling banyak Rp12.000.000.000,00&lt;br /&gt;(dua belas miliar rupiah).&lt;br /&gt;(3) Apabila perbuatan sebagaimana dimaksud&lt;br /&gt;pada ayat (1) mengakibatkan orang luka&lt;br /&gt;berat atau mati, dipidana dengan pidana&lt;br /&gt;penjara paling singkat 5 (lima) tahun dan&lt;br /&gt;paling lama 15 (lima belas) tahun dan&lt;br /&gt;denda paling sedikit Rp5.000.000.000,00&lt;br /&gt;(lima miliar rupiah) dan paling banyak&lt;br /&gt;Rp15.000.000.000,00 (lima belas miliar&lt;br /&gt;rupiah).&lt;br /&gt;Pasal 99&lt;br /&gt;(1) Setiap orang yang karena kelalaiannya&lt;br /&gt;mengakibatkan dilampauinya baku mutu&lt;br /&gt;udara ambien, baku mutu air, baku mutu&lt;br /&gt;air laut, atau kriteria baku kerusakan&lt;br /&gt;lingkungan hidup, dipidana dengan&lt;br /&gt;pidana penjara paling singkat 1 (satu)&lt;br /&gt;tahun dan paling lama 3 (tiga) tahun dan&lt;br /&gt;denda paling sedikit Rp1.000.000.000,00&lt;br /&gt;(satu miliar rupiah) dan paling banyak&lt;br /&gt;Rp3.000.000.000,00 (tiga miliar rupiah).&lt;br /&gt;(2) Apabila . . .&lt;br /&gt;- 62 -&lt;br /&gt;(2) Apabila perbuatan sebagaimana dimaksud&lt;br /&gt;pada ayat (1) mengakibatkan orang luka&lt;br /&gt;dan/atau bahaya kesehatan manusia,&lt;br /&gt;dipidana dengan pidana penjara paling&lt;br /&gt;singkat 2 (dua) tahun dan paling lama 6&lt;br /&gt;(enam) tahun dan denda paling sedikit&lt;br /&gt;Rp2.000.000.000,00 (dua miliar rupiah)&lt;br /&gt;dan paling banyak Rp6.000.000.000,00&lt;br /&gt;(enam miliar rupiah).&lt;br /&gt;(3) Apabila perbuatan sebagaimana dimaksud&lt;br /&gt;pada ayat (1) mengakibatkan orang luka&lt;br /&gt;berat atau mati, dipidana dengan pidana&lt;br /&gt;penjara paling singkat 3 (tiga) tahun dan&lt;br /&gt;paling lama 9 (sembilan) tahun dan denda&lt;br /&gt;paling sedikit Rp3.000.000.000,00 (tiga&lt;br /&gt;miliar rupiah) dan paling banyak&lt;br /&gt;Rp9.000.000.000,00 (sembilan miliar&lt;br /&gt;rupiah).&lt;br /&gt;Pasal 100&lt;br /&gt;(1) Setiap orang yang melanggar baku mutu&lt;br /&gt;air limbah, baku mutu emisi, atau baku&lt;br /&gt;mutu gangguan dipidana, dengan pidana&lt;br /&gt;penjara paling lama 3 (tiga) tahun dan&lt;br /&gt;denda paling banyak Rp3.000.000.000,00&lt;br /&gt;(tiga miliar rupiah).&lt;br /&gt;(2) Tindak pidana sebagaimana dimaksud&lt;br /&gt;pada ayat (1) hanya dapat dikenakan&lt;br /&gt;apabila sanksi administratif yang telah&lt;br /&gt;dijatuhkan tidak dipatuhi atau&lt;br /&gt;pelanggaran dilakukan lebih dari satu&lt;br /&gt;kali.&lt;br /&gt;Pasal 101&lt;br /&gt;Setiap orang yang melepaskan dan/atau&lt;br /&gt;mengedarkan produk rekayasa genetik ke&lt;br /&gt;media lingkungan hidup yang bertentangan&lt;br /&gt;dengan peraturan perundang-undangan atau&lt;br /&gt;izin lingkungan sebagaimana dimaksud dalam&lt;br /&gt;Pasal 69 ayat (1) huruf g, dipidana dengan&lt;br /&gt;pidana penjara paling singkat 1 (satu) tahun&lt;br /&gt;dan paling lama 3 (tiga) tahun dan denda paling&lt;br /&gt;sedikit Rp1.000.000.000,00 (satu miliar rupiah)&lt;br /&gt;dan paling banyak Rp3.000.000.000,00 (tiga&lt;br /&gt;miliar rupiah).&lt;br /&gt;Pasal 102 . . .&lt;br /&gt;- 63 -&lt;br /&gt;Pasal 102&lt;br /&gt;Setiap orang yang melakukan pengelolaan&lt;br /&gt;limbah B3 tanpa izin sebagaimana dimaksud&lt;br /&gt;dalam Pasal 59 ayat (4), dipidana dengan pidana&lt;br /&gt;penjara paling singkat 1 (satu) tahun dan paling&lt;br /&gt;lama 3 (tiga) tahun dan denda paling sedikit&lt;br /&gt;Rp1.000.000.000,00 (satu miliar rupiah) dan&lt;br /&gt;paling banyak Rp3.000.000.000,00 (tiga miliar&lt;br /&gt;rupiah).&lt;br /&gt;Pasal 103&lt;br /&gt;Setiap orang yang menghasilkan limbah B3 dan&lt;br /&gt;tidak melakukan pengelolaan sebagaimana&lt;br /&gt;dimaksud dalam Pasal 59, dipidana dengan&lt;br /&gt;pidana penjara paling singkat 1 (satu) tahun dan&lt;br /&gt;paling lama 3 (tiga) tahun dan denda paling&lt;br /&gt;sedikit Rp1.000.000.000,00 (satu miliar rupiah)&lt;br /&gt;dan paling banyak Rp3.000.000.000,00 (tiga&lt;br /&gt;miliar rupiah).&lt;br /&gt;Pasal 104&lt;br /&gt;Setiap orang yang melakukan dumping limbah&lt;br /&gt;dan/atau bahan ke media lingkungan hidup&lt;br /&gt;tanpa izin sebagaimana dimaksud dalam Pasal&lt;br /&gt;60, dipidana dengan pidana penjara paling&lt;br /&gt;lama 3 (tiga) tahun dan denda paling banyak&lt;br /&gt;Rp3.000.000.000,00 (tiga miliar rupiah).&lt;br /&gt;Pasal 105&lt;br /&gt;Setiap orang yang memasukkan limbah ke dalam&lt;br /&gt;wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia&lt;br /&gt;sebagaimana dimaksud dalam Pasal 69 ayat (1)&lt;br /&gt;huruf c dipidana dengan pidana penjara paling&lt;br /&gt;singkat 4 (empat) tahun dan paling lama 12&lt;br /&gt;(dua belas) tahun dan denda paling sedikit&lt;br /&gt;Rp4.000.000.000,00 (empat miliar rupiah) dan&lt;br /&gt;paling banyak Rp12.000.000.000,00 (dua belas&lt;br /&gt;miliar rupiah).&lt;br /&gt;Pasal 106 . . .&lt;br /&gt;- 64 -&lt;br /&gt;Pasal 106&lt;br /&gt;Setiap orang yang memasukkan limbah B3 ke&lt;br /&gt;dalam wilayah Negara Kesatuan Republik&lt;br /&gt;Indonesia sebagaimana dimaksud dalam Pasal 69&lt;br /&gt;ayat (1) huruf d, dipidana dengan pidana&lt;br /&gt;penjara paling singkat 5 (lima) tahun dan&lt;br /&gt;paling lama 15 (lima belas) tahun dan denda&lt;br /&gt;paling sedikit Rp5.000.000.000,00 (lima miliar&lt;br /&gt;rupiah) dan paling banyak&lt;br /&gt;Rp15.000.000.000,00 (lima belas miliar&lt;br /&gt;rupiah).&lt;br /&gt;Pasal 107&lt;br /&gt;Setiap orang yang memasukkan B3 yang dilarang&lt;br /&gt;menurut peraturan perundang–undangan ke&lt;br /&gt;dalam wilayah Negara Kesatuan Republik&lt;br /&gt;Indonesia sebagaimana dimaksud dalam Pasal 69&lt;br /&gt;ayat (1) huruf b, dipidana dengan pidana penjara&lt;br /&gt;paling singkat 5 (lima) tahun dan paling lama&lt;br /&gt;15 (lima belas) tahun dan denda paling sedikit&lt;br /&gt;Rp5.000.000.000,00 (lima miliar rupiah) dan&lt;br /&gt;paling banyak Rp15.000.000.000,00 (lima&lt;br /&gt;belas miliar rupiah).&lt;br /&gt;Pasal 108&lt;br /&gt;Setiap orang yang melakukan pembakaran&lt;br /&gt;lahan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 69&lt;br /&gt;ayat (1) huruf h, dipidana dengan pidana&lt;br /&gt;penjara paling singkat 3 (tiga) tahun dan paling&lt;br /&gt;lama 10 (sepuluh) tahun dan denda paling&lt;br /&gt;sedikit Rp3.000.000.000,00 (tiga miliar rupiah)&lt;br /&gt;dan paling banyak Rp10.000.000.000,00&lt;br /&gt;(sepuluh miliar rupiah).&lt;br /&gt;Pasal 109 . . .&lt;br /&gt;- 65 -&lt;br /&gt;Pasal 109&lt;br /&gt;Setiap orang yang melakukan usaha dan/atau&lt;br /&gt;kegiatan tanpa memiliki izin lingkungan&lt;br /&gt;sebagaimana dimaksud dalam Pasal 36 ayat (1),&lt;br /&gt;dipidana dengan pidana penjara paling singkat 1&lt;br /&gt;(satu) tahun dan paling lama 3 (tiga) tahun dan&lt;br /&gt;denda paling sedikit Rp1.000.000.000,00 (satu&lt;br /&gt;miliar rupiah) dan paling banyak&lt;br /&gt;Rp3.000.000.000,00 (tiga miliar rupiah).&lt;br /&gt;Pasal 110&lt;br /&gt;Setiap orang yang menyusun amdal tanpa&lt;br /&gt;memiliki sertifikat kompetensi penyusun amdal&lt;br /&gt;sebagaimana dimaksud dalam Pasal 69 ayat (1)&lt;br /&gt;huruf i, dipidana dengan pidana penjara paling&lt;br /&gt;lama 3 (tiga) tahun dan denda paling banyak&lt;br /&gt;Rp3.000.000.000,00 (tiga miliar rupiah).&lt;br /&gt;Pasal 111&lt;br /&gt;(1) Pejabat pemberi izin lingkungan yang&lt;br /&gt;menerbitkan izin lingkungan tanpa&lt;br /&gt;dilengkapi dengan amdal atau UKL-UPL&lt;br /&gt;sebagaimana dimaksud dalam Pasal 37 ayat&lt;br /&gt;(1) dipidana dengan pidana penjara paling&lt;br /&gt;lama 3 (tiga) tahun dan denda paling&lt;br /&gt;banyak Rp3.000.000.000,00 (tiga miliar&lt;br /&gt;rupiah).&lt;br /&gt;(2) Pejabat pemberi izin usaha dan/atau&lt;br /&gt;kegiatan yang menerbitkan izin usaha&lt;br /&gt;dan/atau kegiatan tanpa dilengkapi&lt;br /&gt;dengan izin lingkungan sebagaimana&lt;br /&gt;dimaksud dalam Pasal 40 ayat (1)&lt;br /&gt;dipidana dengan pidana penjara paling&lt;br /&gt;lama 3 (tiga) tahun dan denda paling&lt;br /&gt;banyak Rp3.000.000.000,00 (tiga miliar&lt;br /&gt;rupiah).&lt;br /&gt;Pasal 112 . . .&lt;br /&gt;- 66 -&lt;br /&gt;Pasal 112&lt;br /&gt;Setiap pejabat berwenang yang dengan sengaja&lt;br /&gt;tidak melakukan pengawasan terhadap&lt;br /&gt;ketaatan penanggung jawab usaha dan/atau&lt;br /&gt;kegiatan terhadap peraturan perundangundangan&lt;br /&gt;dan izin lingkungan sebagaimana&lt;br /&gt;dimaksud dalam Pasal 71 dan Pasal 72, yang&lt;br /&gt;mengakibatkan terjadinya pencemaran&lt;br /&gt;dan/atau kerusakan lingkungan yang&lt;br /&gt;mengakibatkan hilangnya nyawa manusia,&lt;br /&gt;dipidana dengan pidana penjara paling lama 1&lt;br /&gt;(satu) tahun atau denda paling banyak&lt;br /&gt;Rp500.000.000,00 (lima ratus juta rupiah).&lt;br /&gt;Pasal 113&lt;br /&gt;Setiap orang yang memberikan informasi&lt;br /&gt;palsu, menyesatkan, menghilangkan&lt;br /&gt;informasi, merusak informasi, atau&lt;br /&gt;memberikan keterangan yang tidak benar yang&lt;br /&gt;diperlukan dalam kaitannya dengan&lt;br /&gt;pengawasan dan penegakan hukum yang&lt;br /&gt;berkaitan dengan perlindungan dan&lt;br /&gt;pengelolaan lingkungan hidup sebagaimana&lt;br /&gt;dimaksud dalam Pasal 69 ayat (1) huruf j&lt;br /&gt;dipidana dengan pidana penjara paling lama 1&lt;br /&gt;(satu) tahun dan denda paling banyak&lt;br /&gt;Rp1.000.000.000,00 (satu miliar rupiah).&lt;br /&gt;Pasal 114&lt;br /&gt;Setiap penanggung jawab usaha dan/atau&lt;br /&gt;kegiatan yang tidak melaksanakan paksaan&lt;br /&gt;pemerintah dipidana dengan pidana penjara&lt;br /&gt;paling lama 1 (satu) tahun dan denda paling&lt;br /&gt;banyak Rp1.000.000.000,00 (satu miliar rupiah).&lt;br /&gt;Pasal 115&lt;br /&gt;Setiap orang yang dengan sengaja mencegah,&lt;br /&gt;menghalang-halangi, atau menggagalkan&lt;br /&gt;pelaksanaan tugas pejabat pengawas lingkungan&lt;br /&gt;hidup dan/atau pejabat penyidik pegawai negeri&lt;br /&gt;sipil dipidana dengan pidana penjara paling lama&lt;br /&gt;1 (satu) tahun dan denda paling banyak&lt;br /&gt;Rp500.000.000,00 (lima ratus juta rupiah).&lt;br /&gt;Pasal 116 . . .&lt;br /&gt;- 67 -&lt;br /&gt;Pasal 116&lt;br /&gt;(1) Apabila tindak pidana lingkungan hidup&lt;br /&gt;dilakukan oleh, untuk, atau atas nama&lt;br /&gt;badan usaha, tuntutan pidana dan sanksi&lt;br /&gt;pidana dijatuhkan kepada:&lt;br /&gt;a. badan usaha; dan/atau&lt;br /&gt;b. orang yang memberi perintah untuk&lt;br /&gt;melakukan tindak pidana tersebut atau&lt;br /&gt;orang yang bertindak sebagai pemimpin&lt;br /&gt;kegiatan dalam tindak pidana tersebut.&lt;br /&gt;(2) Apabila tindak pidana lingkungan hidup&lt;br /&gt;sebagaimana dimaksud pada ayat (1)&lt;br /&gt;dilakukan oleh orang, yang berdasarkan&lt;br /&gt;hubungan kerja atau berdasarkan hubungan&lt;br /&gt;lain yang bertindak dalam lingkup kerja&lt;br /&gt;badan usaha, sanksi pidana dijatuhkan&lt;br /&gt;terhadap pemberi perintah atau pemimpin&lt;br /&gt;dalam tindak pidana tersebut tanpa&lt;br /&gt;memperhatikan tindak pidana tersebut&lt;br /&gt;dilakukan secara sendiri atau bersamasama.&lt;br /&gt;Pasal 117&lt;br /&gt;Jika tuntutan pidana diajukan kepada pemberi&lt;br /&gt;perintah atau pemimpin tindak pidana&lt;br /&gt;sebagaimana dimaksud dalam Pasal 116 ayat (1)&lt;br /&gt;huruf b, ancaman pidana yang dijatuhkan berupa&lt;br /&gt;pidana penjara dan denda diperberat dengan&lt;br /&gt;sepertiga.&lt;br /&gt;Pasal 118&lt;br /&gt;Terhadap tindak pidana sebagaimana dimaksud&lt;br /&gt;dalam Pasal 116 ayat (1) huruf a, sanksi&lt;br /&gt;pidana dijatuhkan kepada badan usaha yang&lt;br /&gt;diwakili oleh pengurus yang berwenang&lt;br /&gt;mewakili di dalam dan di luar pengadilan&lt;br /&gt;sesuai dengan peraturan perundang-undangan&lt;br /&gt;selaku pelaku fungsional.&lt;br /&gt;Pasal 119 . . .&lt;br /&gt;- 68 -&lt;br /&gt;Pasal 119&lt;br /&gt;Selain pidana sebagaimana dimaksud dalam&lt;br /&gt;Undang-Undang ini, terhadap badan usaha dapat&lt;br /&gt;dikenakan pidana tambahan atau tindakan tata&lt;br /&gt;tertib berupa:&lt;br /&gt;a. perampasan keuntungan yang diperoleh dari&lt;br /&gt;tindak pidana;&lt;br /&gt;b. penutupan seluruh atau sebagian tempat&lt;br /&gt;usaha dan/atau kegiatan;&lt;br /&gt;c. perbaikan akibat tindak pidana;&lt;br /&gt;d. pewajiban mengerjakan apa yang dilalaikan&lt;br /&gt;tanpa hak; dan/atau&lt;br /&gt;e. penempatan perusahaan di bawah&lt;br /&gt;pengampuan paling lama 3 (tiga) tahun.&lt;br /&gt;Pasal 120&lt;br /&gt;(1) Dalam melaksanakan ketentuan&lt;br /&gt;sebagaimana dimaksud dalam Pasal 119&lt;br /&gt;huruf a, huruf b, huruf c, dan huruf d,&lt;br /&gt;jaksa berkoordinasi dengan instansi yang&lt;br /&gt;bertanggung jawab di bidang perlindungan&lt;br /&gt;dan pengelolaan lingkungan hidup untuk&lt;br /&gt;melaksanakan eksekusi.&lt;br /&gt;(2) Dalam melaksanakan ketentuan&lt;br /&gt;sebagaimana dimaksud dalam Pasal 119&lt;br /&gt;huruf e, Pemerintah berwenang untuk&lt;br /&gt;mengelola badan usaha yang dijatuhi&lt;br /&gt;sanksi penempatan di bawah pengampuan&lt;br /&gt;untuk melaksanakan putusan pengadilan&lt;br /&gt;yang telah berkekuatan hukum tetap.&lt;br /&gt;BAB XVI&lt;br /&gt;KETENTUAN PERALIHAN&lt;br /&gt;Pasal 121&lt;br /&gt;(1) Pada saat berlakunya Undang-Undang ini,&lt;br /&gt;dalam waktu paling lama 2 (dua) tahun,&lt;br /&gt;setiap usaha dan/atau kegiatan yang telah&lt;br /&gt;memiliki izin usaha dan/atau kegiatan tetapi&lt;br /&gt;belum memiliki dokumen amdal wajib&lt;br /&gt;menyelesaikan audit lingkungan hidup.&lt;br /&gt;(2) Pada . . .&lt;br /&gt;- 69 -&lt;br /&gt;(2) Pada saat berlakunya Undang-Undang ini,&lt;br /&gt;dalam waktu paling lama 2 (dua) tahun,&lt;br /&gt;setiap usaha dan/atau kegiatan yang telah&lt;br /&gt;memiliki izin usaha dan/atau kegiatan tetapi&lt;br /&gt;belum memiliki UKL-UPL wajib membuat&lt;br /&gt;dokumen pengelolaan lingkungan hidup.&lt;br /&gt;Pasal 122&lt;br /&gt;(1) Pada saat berlakunya Undang-Undang ini,&lt;br /&gt;dalam waktu paling lama 1 (satu) tahun,&lt;br /&gt;setiap penyusun amdal wajib memiliki&lt;br /&gt;sertifikat kompetensi penyusun amdal.&lt;br /&gt;(2) Pada saat berlakunya Undang-Undang ini,&lt;br /&gt;dalam waktu paling lama 1 (satu) tahun,&lt;br /&gt;setiap auditor lingkungan hidup wajib&lt;br /&gt;memiliki sertifikat kompetensi auditor&lt;br /&gt;lingkungan hidup.&lt;br /&gt;Pasal 123&lt;br /&gt;Segala izin di bidang pengelolaan lingkungan&lt;br /&gt;hidup yang telah dikeluarkan oleh Menteri,&lt;br /&gt;gubernur, atau bupati/walikota sesuai dengan&lt;br /&gt;kewenangannya wajib diintegrasikan ke dalam&lt;br /&gt;izin lingkungan paling lama 1 (satu) tahun sejak&lt;br /&gt;Undang-Undang ini ditetapkan.&lt;br /&gt;BAB XVII&lt;br /&gt;KETENTUAN PENUTUP&lt;br /&gt;Pasal 124&lt;br /&gt;Pada saat Undang-Undang ini mulai berlaku,&lt;br /&gt;semua peraturan perundang-undangan yang&lt;br /&gt;merupakan peraturan pelaksanaan dari Undang-&lt;br /&gt;Undang Nomor 23 Tahun 1997 tentang&lt;br /&gt;Pengelolaan Lingkungan Hidup (Lembaran&lt;br /&gt;Negara Republik Indonesia Tahun 1997 Nomor&lt;br /&gt;68, Tambahan Lembaran Negara Republik&lt;br /&gt;Indonesia Nomor 3699) dinyatakan masih tetap&lt;br /&gt;berlaku sepanjang tidak bertentangan atau belum&lt;br /&gt;diganti dengan peraturan yang baru berdasarkan&lt;br /&gt;Undang-Undang ini.&lt;br /&gt;Pasal 125 . . .&lt;br /&gt;- 70 -&lt;br /&gt;Pasal 125&lt;br /&gt;Pada saat Undang-Undang ini mulai berlaku,&lt;br /&gt;Undang-Undang Nomor 23 Tahun 1997&lt;br /&gt;tentang Pengelolaan Lingkungan Hidup&lt;br /&gt;(Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun&lt;br /&gt;1997 Nomor 68, Tambahan Lembaran Negara&lt;br /&gt;Republik Indonesia Nomor 3699) dicabut dan&lt;br /&gt;dinyatakan tidak berlaku.&lt;br /&gt;Pasal 126&lt;br /&gt;Peraturan pelaksanaan yang diamanatkan&lt;br /&gt;dalam Undang-Undang ini ditetapkan paling&lt;br /&gt;lama 1 (satu) tahun terhitung sejak Undang-&lt;br /&gt;Undang ini diberlakukan.&lt;br /&gt;Pasal 127&lt;br /&gt;Undang-undang ini mulai berlaku pada tanggal&lt;br /&gt;diundangkan.&lt;br /&gt;Agar . . .&lt;br /&gt;- 71 -&lt;br /&gt;Agar setiap orang mengetahuinya,&lt;br /&gt;memerintahkan pengundangan Undang-Undang&lt;br /&gt;ini dengan penempatannya dalam Lembaran&lt;br /&gt;Negara Republik Indonesia.&lt;br /&gt;Disahkan di Jakarta&lt;br /&gt;pada tanggal 3 Oktober 2009&lt;br /&gt;PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,&lt;br /&gt;ttd&lt;br /&gt;DR. H. SUSILO BAMBANG YUDHOYONO&lt;br /&gt;Diundangkan di Jakarta&lt;br /&gt;pada tanggal 3 Oktober 2009&lt;br /&gt;MENTERI HUKUM DAN HAK ASASI MANUSIA&lt;br /&gt;REPUBLIK INDONESIA,&lt;br /&gt;ttd&lt;br /&gt;ANDI MATTALATTA&lt;br /&gt;LEMBARAN NEGARA REPUBLIK INDONESIA TAHUN 2009 NOMOR 140&lt;br /&gt;Salinan sesuai dengan aslinya&lt;br /&gt;SEKRETARIAT NEGARA REPUBLIK INDONESIA&lt;br /&gt;Kepala Biro Peraturan Perundang-undangan&lt;br /&gt;Bidang Perekonomian dan Industri,&lt;br /&gt;SETIO SAPTO NUGROHO&lt;br /&gt;PENJELASAN&lt;br /&gt;ATAS&lt;br /&gt;UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA&lt;br /&gt;NOMOR 32 TAHUN 2009&lt;br /&gt;TENTANG&lt;br /&gt;PERLINDUNGAN DAN PENGELOLAAN LINGKUNGAN HIDUP&lt;br /&gt;I. UMUM&lt;br /&gt;1. Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945&lt;br /&gt;menyatakan bahwa lingkungan hidup yang baik dan sehat&lt;br /&gt;merupakan hak asasi dan hak konstitusional bagi setiap warga&lt;br /&gt;negara Indonesia. Oleh karena itu, negara, pemerintah, dan&lt;br /&gt;seluruh pemangku kepentingan berkewajiban untuk&lt;br /&gt;melakukan perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup&lt;br /&gt;dalam pelaksanaan pembangunan berkelanjutan agar&lt;br /&gt;lingkungan hidup Indonesia dapat tetap menjadi sumber dan&lt;br /&gt;penunjang hidup bagi rakyat Indonesia serta makhluk hidup&lt;br /&gt;lain.&lt;br /&gt;2. Negara Kesatuan Republik Indonesia terletak pada posisi silang&lt;br /&gt;antara dua benua dan dua samudera dengan iklim tropis dan&lt;br /&gt;cuaca serta musim yang menghasilkan kondisi alam yang tinggi&lt;br /&gt;nilainya. Di samping itu Indonesia mempunyai garis pantai&lt;br /&gt;terpanjang kedua di dunia dengan jumlah penduduk yang&lt;br /&gt;besar. Indonesia mempunyai kekayaan keanekaragaman hayati&lt;br /&gt;dan sumber daya alam yang melimpah. Kekayaan itu perlu&lt;br /&gt;dilindungi dan dikelola dalam suatu sistem perlindungan dan&lt;br /&gt;pengelolaan lingkungan hidup yang terpadu dan terintegrasi&lt;br /&gt;antara lingkungan laut, darat, dan udara berdasarkan&lt;br /&gt;wawasan Nusantara.&lt;br /&gt;Indonesia juga berada pada posisi yang sangat rentan terhadap&lt;br /&gt;dampak perubahan iklim. Dampak tersebut meliputi turunnya&lt;br /&gt;produksi pangan, terganggunya ketersediaan air, tersebarnya&lt;br /&gt;hama dan penyakit tanaman serta penyakit manusia, naiknya&lt;br /&gt;permukaan laut, tenggelamnya pulau-pulau kecil, dan&lt;br /&gt;punahnya keanekaragaman hayati.&lt;br /&gt;Ketersedian . . .&lt;br /&gt;- 2 -&lt;br /&gt;Ketersediaan sumber daya alam secara kuantitas ataupun&lt;br /&gt;kualitas tidak merata, sedangkan kegiatan pembangunan&lt;br /&gt;membutuhkan sumber daya alam yang semakin meningkat.&lt;br /&gt;Kegiatan pembangunan juga mengandung risiko terjadinya&lt;br /&gt;pencemaran dan kerusakan lingkungan. Kondisi ini dapat&lt;br /&gt;mengakibatkan daya dukung, daya tampung, dan produktivitas&lt;br /&gt;lingkungan hidup menurun yang pada akhirnya menjadi beban&lt;br /&gt;sosial.&lt;br /&gt;Oleh karena itu, lingkungan hidup Indonesia harus dilindungi&lt;br /&gt;dan dikelola dengan baik berdasarkan asas tanggung jawab&lt;br /&gt;negara, asas keberlanjutan, dan asas keadilan. Selain itu,&lt;br /&gt;pengelolaan lingkungan hidup harus dapat memberikan&lt;br /&gt;kemanfaatan ekonomi, sosial, dan budaya yang dilakukan&lt;br /&gt;berdasarkan prinsip kehati-hatian, demokrasi lingkungan,&lt;br /&gt;desentralisasi, serta pengakuan dan penghargaan terhadap&lt;br /&gt;kearifan lokal dan kearifan lingkungan.&lt;br /&gt;Perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup menuntut&lt;br /&gt;dikembangkannya suatu sistem yang terpadu berupa suatu&lt;br /&gt;kebijakan nasional perlindungan dan pengelolaan lingkungan&lt;br /&gt;hidup yang harus dilaksanakan secara taat asas dan&lt;br /&gt;konsekuen dari pusat sampai ke daerah.&lt;br /&gt;3. Penggunaan sumber daya alam harus selaras, serasi, dan&lt;br /&gt;seimbang dengan fungsi lingkungan hidup. Sebagai&lt;br /&gt;konsekuensinya, kebijakan, rencana, dan/atau program&lt;br /&gt;pembangunan harus dijiwai oleh kewajiban melakukan&lt;br /&gt;pelestarian lingkungan hidup dan mewujudkan tujuan&lt;br /&gt;pembangunan berkelanjutan.&lt;br /&gt;Undang-Undang ini mewajibkan Pemerintah dan pemerintah&lt;br /&gt;daerah untuk membuat kajian lingkungan hidup strategis&lt;br /&gt;(KLHS) untuk memastikan bahwa prinsip pembangunan&lt;br /&gt;berkelanjutan telah menjadi dasar dan terintegrasi dalam&lt;br /&gt;pembangunan suatu wilayah dan/atau kebijakan, rencana,&lt;br /&gt;dan/atau program. Dengan perkataan lain, hasil KLHS harus&lt;br /&gt;dijadikan dasar bagi kebijakan, rencana dan/atau program&lt;br /&gt;pembangunan dalam suatu wilayah. Apabila hasil KLHS&lt;br /&gt;menyatakan bahwa daya dukung dan daya tampung sudah&lt;br /&gt;terlampaui, kebijakan, rencana, dan/atau program&lt;br /&gt;pembangunan tersebut wajib diperbaiki sesuai dengan&lt;br /&gt;rekomendasi KLHS dan segala usaha dan/atau kegiatan yang&lt;br /&gt;telah melampaui daya dukung dan daya tampung lingkungan&lt;br /&gt;hidup tidak diperbolehkan lagi.&lt;br /&gt;4. Ilmu . . .&lt;br /&gt;- 3 -&lt;br /&gt;4. Ilmu pengetahuan dan teknologi telah meningkatkan kualitas&lt;br /&gt;hidup dan mengubah gaya hidup manusia. Pemakaian produk&lt;br /&gt;berbasis kimia telah meningkatkan produksi limbah bahan&lt;br /&gt;berbahaya dan beracun. Hal itu menuntut dikembangkannya&lt;br /&gt;sistem pembuangan yang aman dengan risiko yang kecil bagi&lt;br /&gt;lingkungan hidup, kesehatan, dan kelangsungan hidup&lt;br /&gt;manusia serta makhluk hidup lain.&lt;br /&gt;Di samping menghasilkan produk yang bermanfaat bagi&lt;br /&gt;masyarakat, industrialisasi juga menimbulkan dampak, antara&lt;br /&gt;lain, dihasilkannya limbah bahan berbahaya dan beracun, yang&lt;br /&gt;apabila dibuang ke dalam media lingkungan hidup dapat&lt;br /&gt;mengancam lingkungan hidup, kesehatan, dan kelangsungan&lt;br /&gt;hidup manusia serta makhluk hidup lain.&lt;br /&gt;Dengan menyadari hal tersebut, bahan berbahaya dan beracun&lt;br /&gt;beserta limbahnya perlu dilindungi dan dikelola dengan baik.&lt;br /&gt;Wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia harus bebas dari&lt;br /&gt;buangan limbah bahan berbahaya dan beracun dari luar&lt;br /&gt;wilayah Indonesia.&lt;br /&gt;Menyadari potensi dampak negatif yang ditimbulkan sebagai&lt;br /&gt;konsekuensi dari pembangunan, terus dikembangkan upaya&lt;br /&gt;pengendalian dampak secara dini. Analisis mengenai dampak&lt;br /&gt;lingkungan (amdal) adalah salah satu perangkat preemtif&lt;br /&gt;pengelolaan lingkungan hidup yang terus diperkuat melalui&lt;br /&gt;peningkatkan akuntabilitas dalam pelaksanaan penyusunan&lt;br /&gt;amdal dengan mempersyaratkan lisensi bagi penilai amdal dan&lt;br /&gt;diterapkannya sertifikasi bagi penyusun dokumen amdal, serta&lt;br /&gt;dengan memperjelas sanksi hukum bagi pelanggar di bidang&lt;br /&gt;amdal.&lt;br /&gt;Amdal juga menjadi salah satu persyaratan utama dalam&lt;br /&gt;memperoleh izin lingkungan yang mutlak dimiliki sebelum&lt;br /&gt;diperoleh izin usaha.&lt;br /&gt;5. Upaya preventif dalam rangka pengendalian dampak&lt;br /&gt;lingkungan hidup perlu dilaksanakan dengan&lt;br /&gt;mendayagunakan secara maksimal instrumen pengawasan dan&lt;br /&gt;perizinan. Dalam hal pencemaran dan kerusakan lingkungan&lt;br /&gt;hidup sudah terjadi, perlu dilakukan upaya represif berupa&lt;br /&gt;penegakan hukum yang efektif, konsekuen, dan konsisten&lt;br /&gt;terhadap pencemaran dan kerusakan lingkungan hidup yang&lt;br /&gt;sudah terjadi.&lt;br /&gt;Sehubungan . . .&lt;br /&gt;- 4 -&lt;br /&gt;Sehubungan dengan hal tersebut, perlu dikembangkan satu&lt;br /&gt;sistem hukum perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup&lt;br /&gt;yang jelas, tegas, dan menyeluruh guna menjamin kepastian&lt;br /&gt;hukum sebagai landasan bagi perlindungan dan pengelolaan&lt;br /&gt;sumber daya alam serta kegiatan pembangunan lain.&lt;br /&gt;Undang-Undang ini juga mendayagunakan berbagai ketentuan&lt;br /&gt;hukum, baik hukum administrasi, hukum perdata, maupun&lt;br /&gt;hukum pidana. Ketentuan hukum perdata meliputi&lt;br /&gt;penyelesaian sengketa lingkungan hidup di luar pengadilan&lt;br /&gt;dan di dalam pengadilan. Penyelesaian sengketa lingkungan&lt;br /&gt;hidup di dalam pengadilan meliputi gugatan perwakilan&lt;br /&gt;kelompok, hak gugat organisasi lingkungan, ataupun hak&lt;br /&gt;gugat pemerintah. Melalui cara tersebut diharapkan selain&lt;br /&gt;akan menimbulkan efek jera juga akan meningkatkan&lt;br /&gt;kesadaran seluruh pemangku kepentingan tentang betapa&lt;br /&gt;pentingnya perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup&lt;br /&gt;demi kehidupan generasi masa kini dan masa depan.&lt;br /&gt;6. Penegakan hukum pidana dalam Undang-Undang ini&lt;br /&gt;memperkenalkan ancaman hukuman minimum di samping&lt;br /&gt;maksimum, perluasan alat bukti, pemidanaan bagi&lt;br /&gt;pelanggaran baku mutu, keterpaduan penegakan hukum&lt;br /&gt;pidana, dan pengaturan tindak pidana korporasi. Penegakan&lt;br /&gt;hukum pidana lingkungan tetap memperhatikan asas ultimum&lt;br /&gt;remedium yang mewajibkan penerapan penegakan hukum&lt;br /&gt;pidana sebagai upaya terakhir setelah penerapan penegakan&lt;br /&gt;hukum administrasi dianggap tidak berhasil. Penerapan asas&lt;br /&gt;ultimum remedium ini hanya berlaku bagi tindak pidana formil&lt;br /&gt;tertentu, yaitu pemidanaan terhadap pelanggaran baku mutu&lt;br /&gt;air limbah, emisi, dan gangguan.&lt;br /&gt;7. Perbedaan mendasar antara Undang-Undang Nomor 23 Tahun&lt;br /&gt;1997 tentang Pengelolaan Lingkungan Hidup dengan Undang-&lt;br /&gt;Undang ini adalah adanya penguatan yang terdapat dalam&lt;br /&gt;Undang-Undang ini tentang prinsip-prinsip perlindungan dan&lt;br /&gt;pengelolaan lingkungan hidup yang didasarkan pada tata&lt;br /&gt;kelola pemerintahan yang baik karena dalam setiap proses&lt;br /&gt;perumusan dan penerapan instrumen pencegahan pencemaran&lt;br /&gt;dan/atau kerusakan lingkungan hidup serta penanggulangan&lt;br /&gt;dan penegakan hukum mewajibkan pengintegrasian aspek&lt;br /&gt;transparansi, partisipasi, akuntabilitas, dan keadilan.&lt;br /&gt;8. Selain . . .&lt;br /&gt;- 5 -&lt;br /&gt;8. Selain itu, Undang-Undang ini juga mengatur:&lt;br /&gt;a. keutuhan unsur-unsur pengelolaan lingkungan hidup;&lt;br /&gt;b. kejelasan kewenangan antara pusat dan daerah;&lt;br /&gt;c. penguatan pada upaya pengendalian lingkungan hidup;&lt;br /&gt;d. penguatan instrumen pencegahan pencemaran dan/atau&lt;br /&gt;kerusakan lingkungan hidup, yang meliputi instrumen&lt;br /&gt;kajian lingkungan hidup strategis, tata ruang, baku mutu&lt;br /&gt;lingkungan hidup, kriteria baku kerusakan lingkungan&lt;br /&gt;hidup, amdal, upaya pengelolaan lingkungan hidup dan&lt;br /&gt;upaya pemantauan lingkungan hidup, perizinan,&lt;br /&gt;instrumen ekonomi lingkungan hidup, peraturan&lt;br /&gt;perundang-undangan berbasis lingkungan hidup,&lt;br /&gt;anggaran berbasis lingkungan hidup, analisis risiko&lt;br /&gt;lingkungan hidup, dan instrumen lain yang sesuai dengan&lt;br /&gt;perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi;&lt;br /&gt;e. pendayagunaan perizinan sebagai instrumen&lt;br /&gt;pengendalian;&lt;br /&gt;f. pendayagunaan pendekatan ekosistem;&lt;br /&gt;g. kepastian dalam merespons dan mengantisipasi&lt;br /&gt;perkembangan lingkungan global;&lt;br /&gt;h. penguatan demokrasi lingkungan melalui akses informasi,&lt;br /&gt;akses partisipasi, dan akses keadilan serta penguatan&lt;br /&gt;hak-hak masyarakat dalam perlindungan dan pengelolaan&lt;br /&gt;lingkungan hidup;&lt;br /&gt;i. penegakan hukum perdata, administrasi, dan pidana&lt;br /&gt;secara lebih jelas;&lt;br /&gt;j. penguatan kelembagaan perlindungan dan pengelolaan&lt;br /&gt;lingkungan hidup yang lebih efektif dan responsif; dan&lt;br /&gt;k. penguatan kewenangan pejabat pengawas lingkungan&lt;br /&gt;hidup dan penyidik pegawai negeri sipil lingkungan hidup.&lt;br /&gt;9. Undang-Undang ini memberikan kewenangan yang luas kepada&lt;br /&gt;Menteri untuk melaksanakan seluruh kewenangan&lt;br /&gt;pemerintahan di bidang perlindungan dan pengelolaan&lt;br /&gt;lingkungan hidup serta melakukan koordinasi dengan instansi&lt;br /&gt;lain. Melalui Undang-Undang ini juga, Pemerintah memberi&lt;br /&gt;kewenangan yang sangat luas kepada pemerintah daerah&lt;br /&gt;dalam melakukan perlindungan dan pengelolaan lingkungan&lt;br /&gt;hidup di daerah masing-masing yang tidak diatur dalam&lt;br /&gt;Undang-Undang Nomor 23 Tahun 1997 tentang Pengelolaan&lt;br /&gt;Lingkungan Hidup.&lt;br /&gt;Oleh . . .&lt;br /&gt;- 6 -&lt;br /&gt;Oleh karena itu, lembaga yang mempunyai beban kerja&lt;br /&gt;berdasarkan Undang-Undang ini tidak cukup hanya suatu&lt;br /&gt;organisasi yang menetapkan dan melakukan koordinasi&lt;br /&gt;pelaksanaan kebijakan, tetapi dibutuhkan suatu organisasi&lt;br /&gt;dengan portofolio menetapkan, melaksanakan, dan mengawasi&lt;br /&gt;kebijakan perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup.&lt;br /&gt;Selain itu, lembaga ini diharapkan juga mempunyai ruang&lt;br /&gt;lingkup wewenang untuk mengawasi sumber daya alam untuk&lt;br /&gt;kepentingan konservasi. Untuk menjamin terlaksananya tugas&lt;br /&gt;pokok dan fungsi lembaga tersebut dibutuhkan dukungan&lt;br /&gt;pendanaan dari anggaran pendapatan dan belanja negara yang&lt;br /&gt;memadai untuk Pemerintah dan anggaran pendapatan dan&lt;br /&gt;belanja daerah yang memadai untuk pemerintah daerah.&lt;br /&gt;II. PASAL DEMI PASAL&lt;br /&gt;Pasal 1&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Pasal 2&lt;br /&gt;Huruf a&lt;br /&gt;Yang dimaksud dengan “asas tanggung jawab negara”&lt;br /&gt;adalah:&lt;br /&gt;a. negara menjamin pemanfaatan sumber daya alam&lt;br /&gt;akan memberikan manfaat yang sebesar-besarnya&lt;br /&gt;bagi kesejahteraan dan mutu hidup rakyat, baik&lt;br /&gt;generasi masa kini maupun generasi masa depan.&lt;br /&gt;b. negara menjamin hak warga negara atas&lt;br /&gt;lingkungan hidup yang baik dan sehat.&lt;br /&gt;c. negara mencegah dilakukannya kegiatan&lt;br /&gt;pemanfaatan sumber daya alam yang&lt;br /&gt;menimbulkan pencemaran dan/atau kerusakan&lt;br /&gt;lingkungan hidup.&lt;br /&gt;Huruf b&lt;br /&gt;Yang dimaksud dengan “asas kelestarian dan&lt;br /&gt;keberlanjutan” adalah bahwa setiap orang memikul&lt;br /&gt;kewajiban dan tanggung jawab terhadap generasi&lt;br /&gt;mendatang dan terhadap sesamanya dalam satu&lt;br /&gt;generasi dengan melakukan upaya pelestarian daya&lt;br /&gt;dukung ekosistem dan memperbaiki kualitas&lt;br /&gt;lingkungan hidup.&lt;br /&gt;Huruf c . . .&lt;br /&gt;- 7 -&lt;br /&gt;Huruf c&lt;br /&gt;Yang dimaksud dengan “asas keserasian dan&lt;br /&gt;keseimbangan” adalah bahwa pemanfaatan lingkungan&lt;br /&gt;hidup harus memperhatikan berbagai aspek seperti&lt;br /&gt;kepentingan ekonomi, sosial, budaya, dan perlindungan&lt;br /&gt;serta pelestarian ekosistem.&lt;br /&gt;Huruf d&lt;br /&gt;Yang dimaksud dengan “asas keterpaduan” adalah&lt;br /&gt;bahwa perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup&lt;br /&gt;dilakukan dengan memadukan berbagai unsur atau&lt;br /&gt;menyinergikan berbagai komponen terkait.&lt;br /&gt;Huruf e&lt;br /&gt;Yang dimaksud dengan “asas manfaat” adalah bahwa&lt;br /&gt;segala usaha dan/atau kegiatan pembangunan yang&lt;br /&gt;dilaksanakan disesuaikan dengan potensi sumber daya&lt;br /&gt;alam dan lingkungan hidup untuk peningkatan&lt;br /&gt;kesejahteraan masyarakat dan harkat manusia selaras&lt;br /&gt;dengan lingkungannya.&lt;br /&gt;Huruf f&lt;br /&gt;Yang dimaksud dengan “asas kehati-hatian” adalah&lt;br /&gt;bahwa ketidakpastian mengenai dampak suatu usaha&lt;br /&gt;dan/atau kegiatan karena keterbatasan penguasaan&lt;br /&gt;ilmu pengetahuan dan teknologi bukan merupakan&lt;br /&gt;alasan untuk menunda langkah-langkah meminimalisasi&lt;br /&gt;atau menghindari ancaman terhadap pencemaran&lt;br /&gt;dan/atau kerusakan lingkungan hidup.&lt;br /&gt;Huruf g&lt;br /&gt;Yang dimaksud dengan “asas keadilan” adalah bahwa&lt;br /&gt;perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup harus&lt;br /&gt;mencerminkan keadilan secara proporsional bagi setiap&lt;br /&gt;warga negara, baik lintas daerah, lintas generasi,&lt;br /&gt;maupun lintas gender.&lt;br /&gt;Huruf h&lt;br /&gt;Yang dimaksud dengan “asas ekoregion” adalah bahwa&lt;br /&gt;perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup harus&lt;br /&gt;memperhatikan karakteristik sumber daya alam,&lt;br /&gt;ekosistem, kondisi geografis, budaya masyarakat&lt;br /&gt;setempat, dan kearifan lokal.&lt;br /&gt;Huruf i . . .&lt;br /&gt;- 8 -&lt;br /&gt;Huruf i&lt;br /&gt;Yang dimaksud dengan “asas keanekaragaman hayati”&lt;br /&gt;adalah bahwa perlindungan dan pengelolaan lingkungan&lt;br /&gt;hidup harus memperhatikan upaya terpadu untuk&lt;br /&gt;mempertahankan keberadaan, keragaman, dan&lt;br /&gt;keberlanjutan sumber daya alam hayati yang terdiri atas&lt;br /&gt;sumber daya alam nabati dan sumber daya alam hewani&lt;br /&gt;yang bersama dengan unsur nonhayati di sekitarnya&lt;br /&gt;secara keseluruhan membentuk ekosistem.&lt;br /&gt;Huruf j&lt;br /&gt;Yang dimaksud dengan “asas pencemar membayar”&lt;br /&gt;adalah bahwa setiap penanggung jawab yang usaha&lt;br /&gt;dan/atau kegiatannya menimbulkan pencemaran&lt;br /&gt;dan/atau kerusakan lingkungan hidup wajib&lt;br /&gt;menanggung biaya pemulihan lingkungan.&lt;br /&gt;Huruf k&lt;br /&gt;Yang dimaksud dengan “asas partisipatif” adalah bahwa&lt;br /&gt;setiap anggota masyarakat didorong untuk berperan&lt;br /&gt;aktif dalam proses pengambilan keputusan dan&lt;br /&gt;pelaksanaan perlindungan dan pengelolaan lingkungan&lt;br /&gt;hidup, baik secara langsung maupun tidak langsung.&lt;br /&gt;Huruf l&lt;br /&gt;Yang dimaksud dengan “asas kearifan lokal” adalah&lt;br /&gt;bahwa dalam perlindungan dan pengelolaan lingkungan&lt;br /&gt;hidup harus memperhatikan nilai-nilai luhur yang&lt;br /&gt;berlaku dalam tata kehidupan masyarakat.&lt;br /&gt;Huruf m&lt;br /&gt;Yang dimaksud dengan “asas tata kelola pemerintahan&lt;br /&gt;yang baik” adalah bahwa perlindungan dan pengelolaan&lt;br /&gt;lingkungan hidup dijiwai oleh prinsip partisipasi,&lt;br /&gt;transparansi, akuntabilitas, efisiensi, dan keadilan.&lt;br /&gt;Huruf n&lt;br /&gt;Yang dimaksud dengan “asas otonomi daerah” adalah&lt;br /&gt;bahwa Pemerintah dan pemerintah daerah mengatur dan&lt;br /&gt;mengurus sendiri urusan pemerintahan di bidang&lt;br /&gt;perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup dengan&lt;br /&gt;memperhatikan kekhususan dan keragaman daerah&lt;br /&gt;dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia.&lt;br /&gt;Pasal 3 . . .&lt;br /&gt;- 9 -&lt;br /&gt;Pasal 3&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Pasal 4&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Pasal 5&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Pasal 6&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Pasal 7&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Pasal 8&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Pasal 9&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Pasal 10&lt;br /&gt;Ayat (1)&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Ayat (2)&lt;br /&gt;Huruf a&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Huruf b&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Huruf c&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Huruf d&lt;br /&gt;Kearifan lokal dalam ayat ini termasuk hak ulayat&lt;br /&gt;yang diakui oleh DPRD.&lt;br /&gt;Huruf e . . .&lt;br /&gt;- 10 -&lt;br /&gt;Huruf e&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Huruf f&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Ayat (3)&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Ayat (4)&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Ayat (5)&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Pasal 11&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Pasal 12&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Pasal 13&lt;br /&gt;Ayat (1)&lt;br /&gt;Pengendalian pencemaran dan/atau kerusakan&lt;br /&gt;lingkungan hidup yang dimaksud dalam ketentuan ini,&lt;br /&gt;antara lain pengendalian:&lt;br /&gt;a. pencemaran air, udara, dan laut; dan&lt;br /&gt;b. kerusakan ekosistem dan kerusakan akibat&lt;br /&gt;perubahan iklim.&lt;br /&gt;Ayat (2)&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Ayat (3)&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Pasal 14&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Pasal 15 . . .&lt;br /&gt;- 11 -&lt;br /&gt;Pasal 15&lt;br /&gt;Ayat (1)&lt;br /&gt;Yang dimaksud dengan “wilayah” adalah ruang yang&lt;br /&gt;merupakan kesatuan geografis beserta segenap unsur&lt;br /&gt;terkait yang batas dan sistemnya ditentukan&lt;br /&gt;berdasarkan aspek administrasi dan/atau aspek&lt;br /&gt;fungsional.&lt;br /&gt;Ayat (2)&lt;br /&gt;Huruf a&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Huruf b&lt;br /&gt;Dampak dan/atau risiko lingkungan hidup yang&lt;br /&gt;dimaksud meliputi:&lt;br /&gt;a. perubahan iklim;&lt;br /&gt;b. kerusakan, kemerosotan, dan/atau kepunahan&lt;br /&gt;keanekaragaman hayati;&lt;br /&gt;c. peningkatan intensitas dan cakupan wilayah&lt;br /&gt;bencana banjir, longsor, kekeringan, dan/atau&lt;br /&gt;kebakaran hutan dan lahan;&lt;br /&gt;d. penurunan mutu dan kelimpahan sumber daya&lt;br /&gt;alam;&lt;br /&gt;e. peningkatan alih fungsi kawasan hutan&lt;br /&gt;dan/atau lahan;&lt;br /&gt;f. peningkatan jumlah penduduk miskin atau&lt;br /&gt;terancamnya keberlanjutan penghidupan&lt;br /&gt;sekelompok masyarakat; dan/atau&lt;br /&gt;g. peningkatan risiko terhadap kesehatan dan&lt;br /&gt;keselamatan manusia.&lt;br /&gt;Ayat (3)&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Pasal 16&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Pasal 17&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Pasal 18&lt;br /&gt;Ayat (1)&lt;br /&gt;Pelibatan masyarakat dilakukan melalui dialog, diskusi,&lt;br /&gt;dan konsultasi publik.&lt;br /&gt;Ayat (2) . . .&lt;br /&gt;- 12 -&lt;br /&gt;Ayat (2)&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Pasal 19&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Pasal 20&lt;br /&gt;Ayat (1)&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Ayat (2)&lt;br /&gt;Huruf a&lt;br /&gt;Yang dimaksud dengan “baku mutu air” adalah&lt;br /&gt;ukuran batas atau kadar makhluk hidup, zat,&lt;br /&gt;energi, atau komponen yang ada atau harus&lt;br /&gt;ada, dan/atau unsur pencemar yang ditenggang&lt;br /&gt;keberadaannya di dalam air.&lt;br /&gt;Huruf b&lt;br /&gt;Yang dimaksud dengan “baku mutu air limbah”&lt;br /&gt;adalah ukuran batas atau kadar polutan yang&lt;br /&gt;ditenggang untuk dimasukkan ke media air .&lt;br /&gt;Huruf c&lt;br /&gt;Yang dimaksud dengan “baku mutu air laut”&lt;br /&gt;adalah ukuran batas atau kadar makhluk hidup,&lt;br /&gt;zat, energi, atau komponen yang ada atau harus&lt;br /&gt;ada dan/atau unsur pencemar yang ditenggang&lt;br /&gt;keberadaannya di dalam air laut.&lt;br /&gt;Huruf d&lt;br /&gt;Yang dimaksud dengan “baku mutu udara&lt;br /&gt;ambien” adalah ukuran batas atau kadar zat,&lt;br /&gt;energi, dan/atau komponen yang seharusnya&lt;br /&gt;ada, dan/atau unsur pencemar yang ditenggang&lt;br /&gt;keberadaannya dalam udara ambien.&lt;br /&gt;Huruf e&lt;br /&gt;Yang dimaksud dengan “baku mutu emisi” adalah&lt;br /&gt;ukuran batas atau kadar polutan yang ditenggang&lt;br /&gt;untuk dimasukkan ke media udara.&lt;br /&gt;Huruf f . . .&lt;br /&gt;- 13 -&lt;br /&gt;Huruf f&lt;br /&gt;Yang dimaksud dengan “baku mutu gangguan”&lt;br /&gt;adalah ukuran batas unsur pencemar yang&lt;br /&gt;ditenggang keberadaannya yang meliputi unsur&lt;br /&gt;getaran, kebisingan, dan kebauan.&lt;br /&gt;Huruf g&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Ayat (3)&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Ayat (4)&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Ayat (5)&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Pasal 21&lt;br /&gt;Ayat (1)&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Ayat (2)&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Ayat (3)&lt;br /&gt;Huruf a&lt;br /&gt;Yang dimaksud dengan “produksi biomassa”&lt;br /&gt;adalah bentuk-bentuk pemanfaatan sumber daya&lt;br /&gt;tanah untuk menghasilkan biomassa.&lt;br /&gt;Yang dimaksud dengan “kriteria baku kerusakan&lt;br /&gt;tanah untuk produksi biomassa” adalah ukuran&lt;br /&gt;batas perubahan sifat dasar tanah yang dapat&lt;br /&gt;ditenggang berkaitan dengan kegiatan produksi&lt;br /&gt;biomassa.&lt;br /&gt;Kriteria baku kerusakan tanah untuk produksi&lt;br /&gt;biomassa mencakup lahan pertanian atau lahan&lt;br /&gt;budi daya dan hutan.&lt;br /&gt;Huruf b . . .&lt;br /&gt;- 14 -&lt;br /&gt;Huruf b&lt;br /&gt;Yang dimaksud dengan “kriteria baku kerusakan&lt;br /&gt;terumbu karang” adalah ukuran batas perubahan&lt;br /&gt;fisik dan/atau hayati terumbu karang yang dapat&lt;br /&gt;ditenggang.&lt;br /&gt;Huruf c&lt;br /&gt;Yang dimaksud dengan “kerusakan lingkungan&lt;br /&gt;hidup yang berkaitan dengan kebakaran hutan&lt;br /&gt;dan/atau lahan” adalah pengaruh perubahan&lt;br /&gt;pada lingkungan hidup yang berupa kerusakan&lt;br /&gt;dan/atau pencemaran lingkungan hidup yang&lt;br /&gt;berkaitan dengan kebakaran hutan dan/atau&lt;br /&gt;lahan yang diakibatkan oleh suatu usaha&lt;br /&gt;dan/atau kegiatan.&lt;br /&gt;Huruf d&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Huruf e&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Huruf f&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Huruf g&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Huruf h&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Ayat (4)&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Ayat (5)&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Pasal 22&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Pasal 23&lt;br /&gt;Ayat (1)&lt;br /&gt;Huruf a&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Huruf b . . .&lt;br /&gt;- 15 -&lt;br /&gt;Huruf b&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Huruf c&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Huruf d&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Huruf e&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Huruf f&lt;br /&gt;Jasad renik dalam huruf ini termasuk produk&lt;br /&gt;rekayasa genetik.&lt;br /&gt;Huruf g&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Huruf h&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Huruf i&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Ayat (2)&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Pasal 24&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Pasal 25&lt;br /&gt;Huruf a&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Huruf b&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Huruf c&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Huruf d&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Huruf e . . .&lt;br /&gt;- 16 -&lt;br /&gt;Huruf e&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Huruf f&lt;br /&gt;Rencana pengelolaan dan pemantauan lingkungan&lt;br /&gt;hidup dimaksudkan untuk menghindari,&lt;br /&gt;meminimalkan, memitigasi, dan/atau&lt;br /&gt;mengompensasikan dampak suatu usaha dan/atau&lt;br /&gt;kegiatan.&lt;br /&gt;Pasal 26&lt;br /&gt;Ayat (1)&lt;br /&gt;Pelibatan masyarakat dilaksanakan dalam proses&lt;br /&gt;pengumuman dan konsultasi publik dalam rangka&lt;br /&gt;menjaring saran dan tanggapan.&lt;br /&gt;Ayat (2)&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Ayat (3)&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Ayat (4)&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Pasal 27&lt;br /&gt;Yang dimaksud dengan “pihak lain” antara lain lembaga&lt;br /&gt;penyusun amdal atau konsultan.&lt;br /&gt;Pasal 28&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Pasal 29&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Pasal 30&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Pasal 31 . . .&lt;br /&gt;- 17 -&lt;br /&gt;Pasal 31&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Pasal 32&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Pasal 33&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Pasal 34&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Pasal 35&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Pasal 36&lt;br /&gt;Ayat (1)&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Ayat (2)&lt;br /&gt;Rekomendasi UKL-UPL dinilai oleh tim teknis instansi&lt;br /&gt;lingkungan hidup.&lt;br /&gt;Ayat (3)&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Ayat (4)&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Pasal 37&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Pasal 38&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Pasal 39 . . .&lt;br /&gt;- 18 -&lt;br /&gt;Pasal 39&lt;br /&gt;Ayat (1)&lt;br /&gt;Pengumuman dalam Pasal ini merupakan pelaksanaan&lt;br /&gt;atas keterbukaan informasi. Pengumuman tersebut&lt;br /&gt;memungkinkan peran serta masyarakat, khususnya yang&lt;br /&gt;belum menggunakan kesempatan dalam prosedur&lt;br /&gt;keberatan, dengar pendapat, dan lain-lain dalam proses&lt;br /&gt;pengambilan keputusan izin.&lt;br /&gt;Ayat (2)&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Pasal 40&lt;br /&gt;Ayat (1)&lt;br /&gt;Yang dimaksud dengan izin usaha dan/atau kegiatan&lt;br /&gt;dalam ayat ini termasuk izin yang disebut dengan nama&lt;br /&gt;lain seperti izin operasi dan izin konstruksi.&lt;br /&gt;Ayat (2)&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Ayat (3)&lt;br /&gt;Perubahan yang dimaksud dalam ayat ini, antara lain,&lt;br /&gt;karena kepemilikan beralih, perubahan teknologi,&lt;br /&gt;penambahan atau pengurangan kapasitas produksi,&lt;br /&gt;dan/atau lokasi usaha dan/atau kegiatan yang&lt;br /&gt;berpindah tempat.&lt;br /&gt;Pasal 41&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Pasal 42&lt;br /&gt;Ayat (1)&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Ayat (2)&lt;br /&gt;Huruf a&lt;br /&gt;Yang dimaksud dengan “instrumen ekonomi dalam&lt;br /&gt;perencanaan pembangunan” adalah upaya&lt;br /&gt;internalisasi aspek lingkungan hidup ke dalam&lt;br /&gt;perencanaan dan penyelenggaraan pembangunan&lt;br /&gt;dan kegiatan ekonomi.&lt;br /&gt;Huruf b . . .&lt;br /&gt;- 19 -&lt;br /&gt;Huruf b&lt;br /&gt;Yang dimaksud dengan “pendanaan lingkungan”&lt;br /&gt;adalah suatu sistem dan mekanisme penghimpunan&lt;br /&gt;dan pengelolaan dana yang digunakan bagi&lt;br /&gt;pembiayaan upaya perlindungan dan pengelolaan&lt;br /&gt;lingkungan hidup. Pendanaan lingkungan berasal&lt;br /&gt;dari berbagai sumber, misalnya pungutan, hibah,&lt;br /&gt;dan lainnya.&lt;br /&gt;Huruf c&lt;br /&gt;Insentif merupakan upaya memberikan dorongan&lt;br /&gt;atau daya tarik secara moneter dan/atau&lt;br /&gt;nonmoneter kepada setiap orang ataupun&lt;br /&gt;Pemerintah dan pemerintah daerah agar melakukan&lt;br /&gt;kegiatan yang berdampak positif pada cadangan&lt;br /&gt;sumber daya alam dan kualitas fungsi lingkungan&lt;br /&gt;hidup.&lt;br /&gt;Disinsentif merupakan pengenaan beban atau&lt;br /&gt;ancaman secara moneter dan/atau nonmoneter&lt;br /&gt;kepada setiap orang ataupun Pemerintah dan&lt;br /&gt;pemerintah daerah agar mengurangi kegiatan yang&lt;br /&gt;berdampak negatif pada cadangan sumber daya&lt;br /&gt;alam dan kualitas fungsi lingkungan hidup.&lt;br /&gt;Pasal 43&lt;br /&gt;Ayat (1)&lt;br /&gt;Huruf a&lt;br /&gt;Yang dimaksud dengan “neraca sumber daya alam”&lt;br /&gt;adalah gambaran mengenai cadangan sumber daya&lt;br /&gt;alam dan perubahannya, baik dalam satuan fisik&lt;br /&gt;maupun dalam nilai moneter.&lt;br /&gt;Huruf b&lt;br /&gt;Yang dimaksud dengan “produk domestik bruto”&lt;br /&gt;adalah nilai semua barang dan jasa yang diproduksi&lt;br /&gt;oleh suatu negara pada periode tertentu.&lt;br /&gt;Yang dimaksud dengan “produk domestik regional&lt;br /&gt;bruto” adalah nilai semua barang dan jasa yang&lt;br /&gt;diproduksi oleh suatu daerah pada periode tertentu.&lt;br /&gt;Huruf c . . .&lt;br /&gt;- 20 -&lt;br /&gt;Huruf c&lt;br /&gt;Yang dimaksud dengan “mekanisme&lt;br /&gt;kompensasi/imbal jasa lingkungan hidup&lt;br /&gt;antardaerah” adalah cara-cara kompensasi/imbal&lt;br /&gt;yang dilakukan oleh orang, masyarakat, dan/atau&lt;br /&gt;pemerintah daerah sebagai pemanfaat jasa&lt;br /&gt;lingkungan hidup kepada penyedia jasa lingkungan&lt;br /&gt;hidup.&lt;br /&gt;Huruf d&lt;br /&gt;Yang dimaksud dengan “internalisasi biaya&lt;br /&gt;lingkungan hidup” adalah memasukkan biaya&lt;br /&gt;pencemaran dan/atau kerusakan lingkungan hidup&lt;br /&gt;dalam perhitungan biaya produksi atau biaya suatu&lt;br /&gt;usaha dan/atau kegiatan.&lt;br /&gt;Ayat (2)&lt;br /&gt;Huruf a&lt;br /&gt;Yang dimaksud dengan “dana jaminan pemulihan&lt;br /&gt;lingkungan hidup” adalah dana yang disiapkan oleh&lt;br /&gt;suatu usaha dan/atau kegiatan untuk pemulihan&lt;br /&gt;kualitas lingkungan hidup yang rusak karena&lt;br /&gt;kegiatannya.&lt;br /&gt;Huruf b&lt;br /&gt;Yang dimaksud dengan “dana penanggulangan”&lt;br /&gt;adalah dana yang digunakan untuk menanggulangi&lt;br /&gt;pencemaran dan/atau kerusakan lingkungan hidup&lt;br /&gt;yang timbul akibat suatu usaha dan/atau kegiatan.&lt;br /&gt;Huruf c&lt;br /&gt;Yang dimaksud dengan “dana amanah/bantuan”&lt;br /&gt;adalah dana yang berasal dari sumber hibah dan&lt;br /&gt;donasi untuk kepentingan konservasi lingkungan&lt;br /&gt;hidup.&lt;br /&gt;Ayat (3)&lt;br /&gt;Huruf a&lt;br /&gt;Yang dimaksud dengan “pengadaan barang dan jasa&lt;br /&gt;ramah lingkungan hidup” adalah pengadaaan yang&lt;br /&gt;memprioritaskan barang dan jasa yang berlabel&lt;br /&gt;ramah lingkungan hidup.&lt;br /&gt;Huruf b . . .&lt;br /&gt;- 21 -&lt;br /&gt;Huruf b&lt;br /&gt;Yang dimaksud dengan “pajak lingkungan hidup”&lt;br /&gt;adalah pungutan oleh Pemerintah dan pemerintah&lt;br /&gt;daerah terhadap setiap orang yang memanfaatkan&lt;br /&gt;sumber daya alam, seperti pajak pengambilan air&lt;br /&gt;bawah tanah, pajak bahan bakar minyak, dan pajak&lt;br /&gt;sarang burung walet.&lt;br /&gt;Yang dimaksud dengan “retribusi lingkungan hidup”&lt;br /&gt;adalah pungutan yang dilakukan oleh pemerintah&lt;br /&gt;daerah terhadap setiap orang yang memanfaatkan&lt;br /&gt;sarana yang disiapkan pemerintah daerah seperti&lt;br /&gt;retribusi pengolahan air limbah.&lt;br /&gt;Yang dimaksud dengan “subsidi lingkungan hidup”&lt;br /&gt;adalah kemudahan atau pengurangan beban yang&lt;br /&gt;diberikan kepada setiap orang yang kegiatannya&lt;br /&gt;berdampak memperbaiki fungsi lingkungan hidup.&lt;br /&gt;Huruf c&lt;br /&gt;Yang dimaksud dengan “sistem lembaga keuangan&lt;br /&gt;ramah lingkungan hidup” adalah sistem lembaga&lt;br /&gt;keuangan yang menerapkan persyaratan&lt;br /&gt;perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup&lt;br /&gt;dalam kebijakan pembiayaan dan praktik sistem&lt;br /&gt;lembaga keuangan bank dan lembaga keuangan&lt;br /&gt;nonbank.&lt;br /&gt;Yang dimaksud dengan “pasar modal ramah&lt;br /&gt;lingkungan hidup” adalah pasar modal yang&lt;br /&gt;menerapkan persyaratan perlindungan dan&lt;br /&gt;pengelolaan lingkungan hidup bagi perusahaan yang&lt;br /&gt;masuk pasar modal atau perusahaan terbuka,&lt;br /&gt;seperti penerapan persyaratan audit lingkungan&lt;br /&gt;hidup bagi perusahaan yang akan menjual saham di&lt;br /&gt;pasar modal.&lt;br /&gt;Huruf d&lt;br /&gt;Yang dimaksud dengan “perdagangan izin&lt;br /&gt;pembuangan limbah dan/atau emisi” adalah jual&lt;br /&gt;beli kuota limbah dan/atau emisi yang diizinkan&lt;br /&gt;untuk dibuang ke media lingkungan hidup&lt;br /&gt;antarpenanggung jawab usaha dan/atau kegiatan.&lt;br /&gt;Huruf e . . .&lt;br /&gt;- 22 -&lt;br /&gt;Huruf e&lt;br /&gt;Yang dimaksud dengan “pembayaran jasa&lt;br /&gt;lingkungan hidup” adalah pembayaran/imbal yang&lt;br /&gt;diberikan oleh pemanfaat jasa lingkungan hidup&lt;br /&gt;kepada penyedia jasa lingkungan hidup.&lt;br /&gt;Huruf f&lt;br /&gt;Yang dimaksud dengan “asuransi lingkungan hidup”&lt;br /&gt;adalah asuransi yang memberikan perlindungan&lt;br /&gt;pada saat terjadi pencemaran dan/atau kerusakan&lt;br /&gt;lingkungan hidup.&lt;br /&gt;Huruf g&lt;br /&gt;Yang dimaksud dengan “sistem label ramah&lt;br /&gt;lingkungan hidup” adalah pemberian tanda atau&lt;br /&gt;label kepada produk-produk yang ramah lingkungan&lt;br /&gt;hidup.&lt;br /&gt;Huruf h&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Ayat (4)&lt;br /&gt;Cukup jelas&lt;br /&gt;Pasal 44&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Pasal 45&lt;br /&gt;Ayat (1)&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Ayat (2)&lt;br /&gt;Kriteria kinerja perlindungan dan pengelolaan lingkungan&lt;br /&gt;hidup meliputi, antara lain, kinerja mempertahankan&lt;br /&gt;kawasan koservasi dan penurunan tingkat pencemaran&lt;br /&gt;dan/atau kerusakan lingkungan hidup.&lt;br /&gt;Pasal 46&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Pasal 47 . . .&lt;br /&gt;- 23 -&lt;br /&gt;Pasal 47&lt;br /&gt;Ayat (1)&lt;br /&gt;Yang dimaksud dengan “analisis risiko lingkungan” adalah&lt;br /&gt;prosedur yang antara lain digunakan untuk mengkaji&lt;br /&gt;pelepasan dan peredaran produk rekayasa genetik dan&lt;br /&gt;pembersihan (clean up) limbah B3.&lt;br /&gt;Ayat (2)&lt;br /&gt;Huruf a&lt;br /&gt;Dalam ketentuan ini “pengkajian risiko” meliputi&lt;br /&gt;seluruh proses mulai dari identifikasi bahaya,&lt;br /&gt;penaksiran besarnya konsekuensi atau akibat, dan&lt;br /&gt;penaksiran kemungkinan munculnya dampak yang&lt;br /&gt;tidak diinginkan, baik terhadap keamanan dan&lt;br /&gt;kesehatan manusia maupun lingkungan hidup.&lt;br /&gt;Huruf b&lt;br /&gt;Dalam ketentuan ini “pengelolaan risiko” meliputi&lt;br /&gt;evaluasi risiko atau seleksi risiko yang memerlukan&lt;br /&gt;pengelolaan, identifikasi pilihan pengelolaan risiko,&lt;br /&gt;pemilihan tindakan untuk pengelolaan, dan&lt;br /&gt;pengimplementasian tindakan yang dipilih.&lt;br /&gt;Huruf c&lt;br /&gt;Yang dimaksud dengan “komunikasi risiko” adalah&lt;br /&gt;proses interaktif dari pertukaran informasi dan&lt;br /&gt;pendapat di antara individu, kelompok, dan institusi&lt;br /&gt;yang berkenaan dengan risiko.&lt;br /&gt;Ayat (3)&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Pasal 48&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Pasal 49&lt;br /&gt;Ayat (1)&lt;br /&gt;Huruf a&lt;br /&gt;Yang dimaksud dengan “usaha dan/atau kegiatan&lt;br /&gt;tertentu yang berisiko tinggi” adalah usaha dan/atau&lt;br /&gt;kegiatan yang jika terjadi kecelakaan dan/atau&lt;br /&gt;keadaan darurat menimbulkan dampak yang besar&lt;br /&gt;dan luas terhadap kesehatan manusia dan&lt;br /&gt;lingkungan hidup seperti petrokimia, kilang minyak&lt;br /&gt;dan gas bumi, serta pembangkit listrik tenaga&lt;br /&gt;nuklir.&lt;br /&gt;Dokumen . . .&lt;br /&gt;- 24 -&lt;br /&gt;Dokumen audit lingkungan hidup memuat:&lt;br /&gt;a. informasi yang meliputi tujuan dan proses&lt;br /&gt;pelaksanaan audit;&lt;br /&gt;b. temuan audit;&lt;br /&gt;c. kesimpulan audit; dan&lt;br /&gt;d. data dan informasi pendukung.&lt;br /&gt;Huruf b&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Ayat (2)&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Ayat (3)&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Pasal 50&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Pasal 51&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Pasal 52&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Pasal 53&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Pasal 54&lt;br /&gt;Ayat (1)&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Ayat (2)&lt;br /&gt;Huruf a&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Huruf b . . .&lt;br /&gt;- 25 -&lt;br /&gt;Huruf b&lt;br /&gt;Yang dimaksud dengan ”remediasi” adalah upaya&lt;br /&gt;pemulihan pencemaran lingkungan hidup untuk&lt;br /&gt;memperbaiki mutu lingkungan hidup.&lt;br /&gt;Huruf c&lt;br /&gt;Yang dimaksud dengan ”rehabilitasi” adalah upaya&lt;br /&gt;pemulihan untuk mengembalikan nilai, fungsi, dan&lt;br /&gt;manfaat lingkungan hidup termasuk upaya&lt;br /&gt;pencegahan kerusakan lahan, memberikan&lt;br /&gt;perlindungan, dan memperbaiki ekosistem.&lt;br /&gt;Huruf d&lt;br /&gt;Yang dimaksud dengan ”restorasi” adalah upaya&lt;br /&gt;pemulihan untuk menjadikan lingkungan hidup atau&lt;br /&gt;bagian-bagiannya berfungsi kembali sebagaimana&lt;br /&gt;semula.&lt;br /&gt;Huruf e&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Ayat (3)&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Pasal 55&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Pasal 56&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Pasal 57&lt;br /&gt;Ayat (1)&lt;br /&gt;Yang dimaksud dengan “pemeliharaan lingkungan hidup”&lt;br /&gt;adalah upaya yang dilakukan untuk menjaga pelestarian&lt;br /&gt;fungsi lingkungan hidup dan mencegah terjadinya&lt;br /&gt;penurunan atau kerusakan lingkungan hidup yang&lt;br /&gt;disebabkan oleh perbuatan manusia.&lt;br /&gt;Huruf a&lt;br /&gt;Konservasi sumber daya alam meliputi, antara lain,&lt;br /&gt;konservasi sumber daya air, ekosistem hutan,&lt;br /&gt;ekosistem pesisir dan laut, energi, ekosistem lahan&lt;br /&gt;gambut, dan ekosistem karst.&lt;br /&gt;Huruf b . . .&lt;br /&gt;- 26 -&lt;br /&gt;Huruf b&lt;br /&gt;Pencadangan sumber daya alam meliputi sumber&lt;br /&gt;daya alam yang dapat dikelola dalam jangka panjang&lt;br /&gt;dan waktu tertentu sesuai dengan kebutuhan.&lt;br /&gt;Untuk melaksanakan pencadangan sumber daya&lt;br /&gt;alam, Pemerintah, pemerintah provinsi, atau&lt;br /&gt;pemerintah kabupaten/kota dan perseorangan dapat&lt;br /&gt;membangun:&lt;br /&gt;a. taman keanekaragaman hayati di luar kawasan&lt;br /&gt;hutan;&lt;br /&gt;b. ruang terbuka hijau (RTH) paling sedikit 30%&lt;br /&gt;dari luasan pulau/kepulauan; dan/atau&lt;br /&gt;c. menanam dan memelihara pohon di luar&lt;br /&gt;kawasan hutan, khususnya tanaman langka.&lt;br /&gt;Huruf c&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Ayat (2)&lt;br /&gt;Huruf a&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Huruf b&lt;br /&gt;Yang dimaksud dengan ”pengawetan sumber daya&lt;br /&gt;alam” adalah upaya untuk menjaga keutuhan dan&lt;br /&gt;keaslian sumber daya alam beserta ekosistemnya.&lt;br /&gt;Huruf c&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Ayat (3)&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Ayat (4)&lt;br /&gt;Huruf a&lt;br /&gt;Yang dimaksud dengan ”mitigasi perubahan iklim”&lt;br /&gt;adalah serangkaian kegiatan yang dilakukan dalam&lt;br /&gt;upaya menurunkan tingkat emisi gas rumah kaca&lt;br /&gt;sebagai bentuk upaya penanggulangan dampak&lt;br /&gt;perubahan iklim.&lt;br /&gt;Yang . . .&lt;br /&gt;- 27 -&lt;br /&gt;Yang dimaksud dengan ”adaptasi perubahan iklim”&lt;br /&gt;adalah upaya yang dilakukan untuk meningkatkan&lt;br /&gt;kemampuan dalam menyesuaikan diri terhadap&lt;br /&gt;perubahan iklim, termasuk keragaman iklim dan&lt;br /&gt;kejadian iklim ekstrim sehingga potensi kerusakan&lt;br /&gt;akibat perubahan iklim berkurang, peluang yang&lt;br /&gt;ditimbulkan oleh perubahan iklim dapat&lt;br /&gt;dimanfaatkan, dan konsekuensi yang timbul akibat&lt;br /&gt;perubahan iklim dapat diatasi.&lt;br /&gt;Huruf b&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Huruf c&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Ayat (5)&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Pasal 58&lt;br /&gt;Ayat (1)&lt;br /&gt;Kewajiban untuk melakukan pengelolaan B3 merupakan&lt;br /&gt;upaya untuk mengurangi terjadinya kemungkinan risiko&lt;br /&gt;terhadap lingkungan hidup yang berupa terjadinya&lt;br /&gt;pencemaran dan/atau kerusakan lingkungan hidup,&lt;br /&gt;mengingat B3 mempunyai potensi yang cukup besar untuk&lt;br /&gt;menimbulkan dampak negatif.&lt;br /&gt;Ayat (2)&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Pasal 59&lt;br /&gt;Ayat (1)&lt;br /&gt;Pengelolaan limbah B3 merupakan rangkaian kegiatan&lt;br /&gt;yang mencakup pengurangan, penyimpanan,&lt;br /&gt;pengumpulan, pengangkutan, pemanfaatan, dan/atau&lt;br /&gt;pengolahan, termasuk penimbunan limbah B3.&lt;br /&gt;Ayat (2)&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Ayat (3)&lt;br /&gt;Yang dimaksud dengan pihak lain adalah badan usaha&lt;br /&gt;yang melakukan pengelolaan limbah B3 dan telah&lt;br /&gt;mendapatkan izin.&lt;br /&gt;Ayat (4)&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Ayat (5) . . .&lt;br /&gt;- 28 -&lt;br /&gt;Ayat (5)&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Ayat (6)&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Ayat (7)&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Pasal 60&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Pasal 61&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Pasal 62&lt;br /&gt;Ayat (1)&lt;br /&gt;Sistem informasi lingkungan hidup memuat, antara lain,&lt;br /&gt;keragaman karakter ekologis, sebaran penduduk,&lt;br /&gt;sebaran potensi sumber daya alam, dan kearifan lokal.&lt;br /&gt;Ayat (2)&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Ayat (3)&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Ayat (4)&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Pasal 63&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Pasal 64&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Pasal 65&lt;br /&gt;Ayat (1)&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Ayat (2) . . .&lt;br /&gt;- 29 -&lt;br /&gt;Ayat (2)&lt;br /&gt;Hak atas informasi lingkungan hidup merupakan suatu&lt;br /&gt;konsekuensi logis dari hak berperan dalam pengelolaan&lt;br /&gt;lingkungan hidup yang berlandaskan pada asas&lt;br /&gt;keterbukaan. Hak atas informasi lingkungan hidup akan&lt;br /&gt;meningkatkan nilai dan efektivitas peran serta dalam&lt;br /&gt;pengelolaan lingkungan hidup, di samping akan membuka&lt;br /&gt;peluang bagi masyarakat untuk mengaktualisasikan&lt;br /&gt;haknya atas lingkungan hidup yang baik dan sehat.&lt;br /&gt;Informasi lingkungan hidup sebagaimana dimaksud pada&lt;br /&gt;ayat ini dapat berupa data, keterangan, atau informasi lain&lt;br /&gt;yang berkenaan dengan perlindungan dan pengelolaan&lt;br /&gt;lingkungan hidup yang menurut sifat dan tujuannya&lt;br /&gt;memang terbuka untuk diketahui masyarakat, seperti&lt;br /&gt;dokumen analisis mengenai dampak lingkungan hidup,&lt;br /&gt;laporan, dan evaluasi hasil pemantauan lingkungan hidup,&lt;br /&gt;baik pemantauan penaatan maupun pemantauan&lt;br /&gt;perubahan kualitas lingkungan hidup dan rencana tata&lt;br /&gt;ruang.&lt;br /&gt;Ayat (3)&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Ayat (4)&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Ayat (5)&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Ayat (6)&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Pasal 66&lt;br /&gt;Ketentuan ini dimaksudkan untuk melindungi korban dan/atau&lt;br /&gt;pelapor yang menempuh cara hukum akibat pencemaran&lt;br /&gt;dan/atau perusakan lingkungan hidup.&lt;br /&gt;Perlindungan ini dimaksudkan untuk mencegah tindakan&lt;br /&gt;pembalasan dari terlapor melalui pemidanaan dan/atau&lt;br /&gt;gugatan perdata dengan tetap memperhatikan kemandirian&lt;br /&gt;peradilan.&lt;br /&gt;Pasal 67 . . .&lt;br /&gt;- 30 -&lt;br /&gt;Pasal 67&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Pasal 68&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Pasal 69&lt;br /&gt;Ayat (1)&lt;br /&gt;Huruf a&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Huruf b&lt;br /&gt;B3 yang dilarang dalam ketentuan ini, antara lain,&lt;br /&gt;DDT, PCBs, dan dieldrin.&lt;br /&gt;Huruf c&lt;br /&gt;Larangan dalam ketentuan ini dikecualikan bagi&lt;br /&gt;yang diatur dalam peraturan perundang-undangan.&lt;br /&gt;Huruf d&lt;br /&gt;Yang dilarang dalam huruf ini termasuk impor.&lt;br /&gt;Huruf e&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Huruf f&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Huruf g&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Huruf h&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Huruf i&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Huruf j&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Ayat (2) . . .&lt;br /&gt;- 31 -&lt;br /&gt;Ayat (2)&lt;br /&gt;Kearifan lokal yang dimaksud dalam ketentuan ini adalah&lt;br /&gt;melakukan pembakaran lahan dengan luas lahan&lt;br /&gt;maksimal 2 hektare per kepala keluarga untuk ditanami&lt;br /&gt;tanaman jenis varietas lokal dan dikelilingi oleh sekat&lt;br /&gt;bakar sebagai pencegah penjalaran api ke wilayah&lt;br /&gt;sekelilingnya.&lt;br /&gt;Pasal 70&lt;br /&gt;Ayat (1)&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Ayat (2)&lt;br /&gt;Huruf a&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Huruf b&lt;br /&gt;Pemberian saran dan pendapat dalam ketentuan ini&lt;br /&gt;termasuk dalam penyusunan KLHS dan amdal.&lt;br /&gt;Huruf c&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Ayat (3)&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Pasal 71&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Pasal 72&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Pasal 73&lt;br /&gt;Yang dimaksud dengan “pelanggaran yang serius” adalah&lt;br /&gt;tindakan melanggar hukum yang mengakibatkan pencemaran&lt;br /&gt;dan/atau kerusakan lingkungan hidup yang relatif besar dan&lt;br /&gt;menimbulkan keresahan masyarakat.&lt;br /&gt;Pasal 74&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Pasal 75 . . .&lt;br /&gt;- 32 -&lt;br /&gt;Pasal 75&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Pasal 76&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Pasal 77&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Pasal 78&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Pasal 79&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Pasal 80&lt;br /&gt;Ayat (1)&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Ayat (2)&lt;br /&gt;Huruf a&lt;br /&gt;Yang dimaksud dengan “ancaman yang sangat&lt;br /&gt;serius” adalah suatu keadaan yang berpotensi&lt;br /&gt;sangat membahayakan keselamatan dan kesehatan&lt;br /&gt;banyak orang sehingga penanganannya tidak dapat&lt;br /&gt;ditunda.&lt;br /&gt;Huruf b&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Huruf c&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Pasal 81&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Pasal 82&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Pasal 83 . . .&lt;br /&gt;- 33 -&lt;br /&gt;Pasal 83&lt;br /&gt;Cukup Jelas.&lt;br /&gt;Pasal 84&lt;br /&gt;Ayat (1)&lt;br /&gt;Ketentuan pada ayat ini dimaksudkan untuk melindungi&lt;br /&gt;hak keperdataan para pihak yang bersengketa.&lt;br /&gt;Ayat (2)&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Ayat (3)&lt;br /&gt;Ketentuan pada ayat ini dimaksudkan untuk mencegah&lt;br /&gt;terjadinya putusan yang berbeda mengenai satu sengketa&lt;br /&gt;lingkungan hidup untuk menjamin kepastian hukum.&lt;br /&gt;Pasal 85&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Pasal 86&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Pasal 87&lt;br /&gt;Ayat (1)&lt;br /&gt;Ketentuan dalam ayat ini merupakan realisasi asas yang&lt;br /&gt;ada dalam hukum lingkungan hidup yang disebut asas&lt;br /&gt;pencemar membayar. Selain diharuskan membayar ganti&lt;br /&gt;rugi, pencemar dan/atau perusak lingkungan hidup dapat&lt;br /&gt;pula dibebani oleh hakim untuk melakukan tindakan&lt;br /&gt;hukum tertentu, misalnya perintah untuk:&lt;br /&gt;a. memasang atau memperbaiki unit pengolahan limbah&lt;br /&gt;sehingga limbah sesuai dengan baku mutu lingkungan&lt;br /&gt;hidup yang ditentukan;&lt;br /&gt;b. memulihkan fungsi lingkungan hidup; dan/atau&lt;br /&gt;c. menghilangkan atau memusnahkan penyebab&lt;br /&gt;timbulnya pencemaran dan/atau perusakan&lt;br /&gt;lingkungan hidup.&lt;br /&gt;Ayat (2)&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Ayat (3) . . .&lt;br /&gt;- 34 -&lt;br /&gt;Ayat (3)&lt;br /&gt;Pembebanan pembayaran uang paksa atas setiap hari&lt;br /&gt;keterlambatan pelaksanaan perintah pengadilan untuk&lt;br /&gt;melaksanakan tindakan tertentu adalah demi pelestarian&lt;br /&gt;fungsi lingkungan hidup.&lt;br /&gt;Ayat (4)&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Pasal 88&lt;br /&gt;Yang dimaksud dengan “bertanggung jawab mutlak” atau&lt;br /&gt;strict liability adalah unsur kesalahan tidak perlu&lt;br /&gt;dibuktikan oleh pihak penggugat sebagai dasar pembayaran&lt;br /&gt;ganti rugi. Ketentuan ayat ini merupakan lex specialis dalam&lt;br /&gt;gugatan tentang perbuatan melanggar hukum pada&lt;br /&gt;umumnya. Besarnya nilai ganti rugi yang dapat dibebankan&lt;br /&gt;terhadap pencemar atau perusak lingkungan hidup menurut&lt;br /&gt;Pasal ini dapat ditetapkan sampai batas tertentu.&lt;br /&gt;Yang dimaksud dengan “sampai batas waktu tertentu”&lt;br /&gt;adalah jika menurut penetapan peraturan perundangundangan&lt;br /&gt;ditentukan keharusan asuransi bagi usaha&lt;br /&gt;dan/atau kegiatan yang bersangkutan atau telah tersedia&lt;br /&gt;dana lingkungan hidup.&lt;br /&gt;Pasal 89&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Pasal 90&lt;br /&gt;Ayat (1)&lt;br /&gt;Yang dimaksud dengan “kerugian lingkungan hidup”&lt;br /&gt;adalah kerugian yang timbul akibat pencemaran dan/atau&lt;br /&gt;kerusakan lingkungan hidup yang bukan merupakan hak&lt;br /&gt;milik privat.&lt;br /&gt;Tindakan tertentu merupakan tindakan pencegahan dan&lt;br /&gt;penanggulangan pencemaran dan/atau kerusakan serta&lt;br /&gt;pemulihan fungsi lingkungan hidup guna menjamin tidak&lt;br /&gt;akan terjadi atau terulangnya dampak negatif terhadap&lt;br /&gt;lingkungan hidup.&lt;br /&gt;Ayat (2)&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Pasal 91 . . .&lt;br /&gt;- 35 -&lt;br /&gt;Pasal 91&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Pasal 92&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Pasal 93&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Pasal 94&lt;br /&gt;Ayat (1)&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Ayat (2)&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Ayat (3)&lt;br /&gt;Yang dimaksud dengan koordinasi adalah tindakan&lt;br /&gt;berkonsultasi guna mendapatkan bantuan personil,&lt;br /&gt;sarana, dan prasarana yang dibutuhkan dalam&lt;br /&gt;penyidikan.&lt;br /&gt;Ayat (4)&lt;br /&gt;Pemberitahuan dalam Pasal ini bukan merupakan&lt;br /&gt;pemberitahuan dimulainya penyidikan, melainkan untuk&lt;br /&gt;mempertegas wujud koordinasi antara pejabat penyidik&lt;br /&gt;pegawai negeri sipil dan penyidik pejabat polisi Negara&lt;br /&gt;Republik Indonesia.&lt;br /&gt;Ayat (5)&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Ayat (6)&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Pasal 95&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Pasal 96&lt;br /&gt;Huruf a&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Huruf b . . .&lt;br /&gt;- 36 -&lt;br /&gt;Huruf b&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Huruf c&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Huruf d&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Huruf e&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Huruf f&lt;br /&gt;Yang dimaksud dengan alat bukti lain, meliputi,&lt;br /&gt;informasi yang diucapkan, dikirimkan, diterima, atau&lt;br /&gt;disimpan secara elektronik, magnetik, optik, dan/atau&lt;br /&gt;yang serupa dengan itu; dan/atau alat bukti data,&lt;br /&gt;rekaman, atau informasi yang dapat dibaca, dilihat,&lt;br /&gt;dan didengar yang dapat dikeluarkan dengan dan/atau&lt;br /&gt;tanpa bantuan suatu sarana, baik yang tertuang di&lt;br /&gt;atas kertas, benda fisik apa pun selain kertas, atau&lt;br /&gt;yang terekam secara elektronik, tidak terbatas pada&lt;br /&gt;tulisan, suara atau gambar, peta, rancangan, foto atau&lt;br /&gt;sejenisnya, huruf, tanda, angka, simbol, atau perporasi&lt;br /&gt;yang memiliki makna atau yang dapat dipahami atau&lt;br /&gt;dibaca.&lt;br /&gt;Pasal 97&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Pasal 98&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Pasal 99&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Pasal 100&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Pasal 101&lt;br /&gt;Yang dimaksud dengan “melepaskan produk rekayasa genetik”&lt;br /&gt;adalah pernyataan diakuinya suatu hasil pemuliaan produk&lt;br /&gt;rekayasa genetik menjadi varietas unggul dan dapat&lt;br /&gt;disebarluaskan setelah memenuhi persyaratan berdasarkan&lt;br /&gt;peraturan perundang-undangan.&lt;br /&gt;Yang . . .&lt;br /&gt;- 37 -&lt;br /&gt;Yang dimaksud dengan “mengedarkan produk rekayasa genetik”&lt;br /&gt;adalah setiap kegiatan atau serangkaian kegiatan dalam rangka&lt;br /&gt;penyaluran komoditas produk rekayasa genetik kepada&lt;br /&gt;masyarakat, baik untuk diperdagangkan maupun tidak.&lt;br /&gt;Pasal 102&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Pasal 103&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Pasal 104&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Pasal 105&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Pasal 106&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Pasal 107&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Pasal 108&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Pasal 109&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Pasal 110&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Pasal 111&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Pasal 112&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Pasal 113 . . .&lt;br /&gt;- 38 -&lt;br /&gt;Pasal 113&lt;br /&gt;Informasi palsu yang dimaksud dalam Pasal ini dapat berbentuk&lt;br /&gt;dokumen atau keterangan lisan yang tidak sesuai dengan faktafakta&lt;br /&gt;yang senyatanya atau informasi yang tidak benar.&lt;br /&gt;Pasal 114&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Pasal 115&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Pasal 116&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Pasal 117&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Pasal 118&lt;br /&gt;Yang dimaksud dengan pelaku fungsional dalam Pasal ini&lt;br /&gt;adalah badan usaha dan badan hukum.&lt;br /&gt;Tuntutan pidana dikenakan terhadap pemimpin badan usaha&lt;br /&gt;dan badan hukum karena tindak pidana badan usaha dan&lt;br /&gt;badan hukum adalah tindak pidana fungsional sehingga&lt;br /&gt;pidana dikenakan dan sanksi dijatuhkan kepada mereka&lt;br /&gt;yang memiliki kewenangan terhadap pelaku fisik dan&lt;br /&gt;menerima tindakan pelaku fisik tersebut.&lt;br /&gt;Yang dimaksud dengan menerima tindakan dalam Pasal ini&lt;br /&gt;termasuk menyetujui, membiarkan, atau tidak cukup&lt;br /&gt;melakukan pengawasan terhadap tindakan pelaku fisik,&lt;br /&gt;dan/atau memiliki kebijakan yang memungkinkan terjadinya&lt;br /&gt;tindak pidana tersebut.&lt;br /&gt;Pasal 119&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Pasal 120&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Pasal 121 . . .&lt;br /&gt;- 39 -&lt;br /&gt;Pasal 121&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Pasal 122&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Pasal 123&lt;br /&gt;Izin dalam ketentuan ini, misalnya, izin pengelolaan limbah B3,&lt;br /&gt;izin pembuangan air limbah ke laut, dan izin pembuangan air&lt;br /&gt;limbah ke sumber air.&lt;br /&gt;Pasal 124&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Pasal 125&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Pasal 126&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Pasal 127&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;TAMBAHAN LEMBARAN NEGARA REPUBLIK INDONESIA NOMOR 5059</description><link>http://reefqqicks.blogspot.com/2010/10/uu-32-tahun-2009_31.html</link><thr:total>0</thr:total><author>reefq_associated@yahoo.com (reefq)</author></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-3924644660601754728.post-2511928300970965940</guid><pubDate>Sun, 31 Oct 2010 12:19:00 +0000</pubDate><atom:updated>2010-10-31T19:29:13.773+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">lingkungan hidup</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">peraturan</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">permen LH 7 tahun 2010</category><title>permen LH 7 tahun 2010</title><description>&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;1&lt;br /&gt;SALINAN PERATURAN MENTERI NEGARA LINGKUNGAN HIDUP NOMOR 07 TAHUN 2010 TENTANG SERTIFIKASI KOMPETENSI PENYUSUN DOKUMEN ANALISIS MENGENAI DAMPAK LINGKUNGAN HIDUP DAN PERSYARATAN LEMBAGA PELATIHAN KOMPETENSI PENYUSUN DOKUMEN ANALISIS MENGENAI DAMPAK LINGKUNGAN HIDUP MENTERI NEGARA LINGKUNGAN HIDUP, Menimbang : bahwa untuk melaksanakan ketentuan Pasal 28 ayat (4) Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup perlu diatur sertifikasi kompetensi penyusun dokumen analisis mengenai dampak lingkungan hidup dan persyaratan lembaga pelatihan kompetensi penyusun dokumen analisis mengenai dampak lingkungan hidup; Mengingat : 1. Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2009 Nomor 140, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5059); 2. Peraturan Menteri Negara Lingkungan Hidup Nomor 06 tahun 2006 tentang Pedoman Umum Standardisasi Kompetensi Personil dan Lembaga Jasa Lingkungan; MEMUTUSKAN: Menetapkan : PERATURAN MENTERI NEGARA LINGKUNGAN HIDUP TENTANG SERTIFIKASI KOMPETENSI PENYUSUN DOKUMEN ANALISIS MENGENAI DAMPAK LINGKUNGAN HIDUP DAN PERSYARATAN LEMBAGA PELATIHAN KOMPETENSI PENYUSUN DOKUMEN ANALISIS MENGENAI DAMPAK LINGKUNGAN HIDUP.&lt;br /&gt;2&lt;br /&gt;BAB I KETENTUAN UMUM Pasal 1 Dalam Peraturan Menteri ini yang dimaksud dengan:&lt;br /&gt;1. Analisis mengenai dampak lingkungan hidup yang selanjutnya disingkat Amdal adalah kajian mengenai dampak penting suatu usaha dan/atau kegiatan yang direncanakan pada lingkungan hidup yang diperlukan bagi proses pengambilan keputusan tentang penyelenggaraan usaha dan/atau kegiatan.&lt;br /&gt;2. Lembaga penyedia jasa penyusun dokumen Amdal adalah badan hukum yang bergerak dalam bidang jasa penyusunan dokumen Amdal.&lt;br /&gt;3. Penyusun dokumen Amdal adalah orang yang memiliki kompetensi pada kualifikasi tertentu dan bekerja di bidang penyusunan dokumen Amdal.&lt;br /&gt;4. Kompetensi adalah kemampuan personil untuk mengerjakan suatu tugas dan pekerjaan yang dilandasi oleh pengetahuan, keterampilan, dan sikap kerja yang dapat dipertanggungjawabkan.&lt;br /&gt;5. Standar kompetensi adalah suatu ukuran atau kriteria yang berisi rumusan mengenai kemampuan personil yang dilandasi oleh pengetahuan, ketrampilan dan didukung sikap kerja serta penerapannya di tempat kerja yang mengacu pada unjuk kerja yang dipersyaratkan.&lt;br /&gt;6. Pelatihan kompetensi Amdal adalah pelatihan penyusunan Amdal sebagaimana diatur dalam peraturan menteri yang mengatur mengenai kurikulum penyusunan, penilaian dan pedoman serta kriteria penyelenggaraan pelatihan Amdal.&lt;br /&gt;7. Lembaga pelatihan kompetensi Amdal yang selanjutnya disingkat LPK Amdal adalah lembaga yang memiliki sarana dan prasarana bagi pelatihan dalam penyusunan dokumen Amdal dan memenuhi persyaratan yang ditetapkan oleh Menteri Negara Lingkungan Hidup.&lt;br /&gt;8. Uji kompetensi adalah kegiatan untuk mengukur tingkat pengetahuan, ketrampilan personil dan sikap kerja dalam mencapai standar kompetensi yang telah ditetapkan.&lt;br /&gt;9. Sertifikat kompetensi adalah tanda pengakuan kompetensi seseorang yang memenuhi standar kompetensi tertentu setelah melalui uji kompetensi.&lt;br /&gt;10. Lembaga sertifikasi kompetensi Amdal yang selanjutnya disebut LSK Amdal adalah lembaga pelaksana sertifikasi kompetensi dan pelaksana uji kompetensi dalam penyusunan dokumen Amdal.&lt;br /&gt;11. Registrasi kompetensi adalah rangkaian kegiatan pendaftaran dan dokumentasi terhadap lembaga penyedia jasa penyusun dokumen&lt;br /&gt;3&lt;br /&gt;Amdal dan LPK Amdal yang telah memenuhi persyaratan tertentu.&lt;br /&gt;12. Sistem manajemen mutu adalah suatu sistem yang dilaksanakan untuk menjaga kualitas dari suatu pelaksanaan kegiatan yang meliputi perencanaan, seleksi dan penugasan tenaga pelaksana, penerapan prosedur operasional standar, dokumentasi, evaluasi dan pelaporan.&lt;br /&gt;13. Menteri adalah menteri yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup.&lt;br /&gt;BAB II PERSYARATAN KOMPETENSI DALAM PENYUSUNAN DOKUMEN AMDAL Pasal 2&lt;br /&gt;(1) Dokumen Amdal yang diajukan kepada Komisi Penilai Amdal wajib disusun oleh pemrakarsa.&lt;br /&gt;(2) Dalam penyusunan dokumen Amdal sebagaimana dimaksud pada ayat (1), pemrakarsa dapat meminta bantuan kepada lembaga penyedia jasa penyusunan dokumen Amdal yang telah mendapatkan tanda registrasi kompetensi.&lt;br /&gt;(3) Penyusun dokumen Amdal sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dan ayat (2) wajib memiliki sertifikat kompetensi.&lt;br /&gt;(4) Dalam penyusunan dokumen Amdal, penyusun dokumen Amdal sebagaimana dimaksud pada ayat (3) wajib menggunakan data dan/atau informasi yang sahih dan sesuai dengan kaidah ilmiah.&lt;br /&gt;(5) Komisi Penilai Amdal sebagaimana dimaksud pada ayat (1) wajib menolak pengajuan dokumen Amdal yang penyusunannya tidak memenuhi ketentuan sebagaimana dimaksud pada ayat (3).&lt;br /&gt;Pasal 3 Lembaga penyedia jasa penyusunan dokumen Amdal sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2 ayat (3) wajib memenuhi persyaratan:&lt;br /&gt;a. berbadan hukum;&lt;br /&gt;b. memiliki paling sedikit 2 (dua) orang tenaga tetap penyusun dokumen Amdal yang memiliki sertifikat kompetensi dengan kualifikasi ketua tim penyusun dokumen Amdal;&lt;br /&gt;c. memiliki perjanjian kerja dengan tenaga tidak tetap penyusun dokumen Amdal yang memiliki sertifikat kompetensi penyusun dokumen Amdal dan seluruh personil yang terlibat dalam penyusunan dokumen Amdal yang dapat dipertanggungjawabkan secara hukum, termasuk dalam hal ketidakberpihakan;&lt;br /&gt;d. memiliki sistem manajemen mutu; dan&lt;br /&gt;e. melaksanakan pengendalian mutu internal terhadap pelaksanaan&lt;br /&gt;4&lt;br /&gt;penyusunan dokumen Amdal, termasuk menjaga prinsip ketidakberpihakan dan/atau menghindari konflik kepentingan.&lt;br /&gt;Pasal 4&lt;br /&gt;(1) Penyusunan dokumen Amdal sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2 dilaksanakan oleh tim penyusun yang ditetapkan oleh pemrakarsa atau lembaga penyedia jasa penyusunan dokumen Amdal.&lt;br /&gt;(2) Tim penyusun sebagaimana dimaksud pada ayat (1) terdiri atas:&lt;br /&gt;a. ketua tim; dan&lt;br /&gt;b. anggota tim.&lt;br /&gt;(3) Tim penyusun sebagaimana dimaksud pada ayat (1) paling sedikit 3 (tiga) orang penyusun dokumen Amdal yang telah memiliki sertifikat kompetensi, termasuk 1 (satu) orang dengan berkualifikasi sebagai ketua tim.&lt;br /&gt;(4) Tim penyusun sebagaimana dimaksud pada ayat (1) wajib melibatkan tenaga ahli sesuai dengan dampak penting yang diakibatkan oleh rencana usaha dan/atau kegiatan.&lt;br /&gt;Pasal 5&lt;br /&gt;(1) Ketua tim sebagaimana dimaksud dalam Pasal 4 ayat (2) huruf a wajib memenuhi standar kompetensi untuk kualifikasi ketua tim penyusun sebagaimana tercantum dalam Lampiran I Peraturan Menteri ini.&lt;br /&gt;(2) Anggota tim sebagaimana dimaksud dalam Pasal 4 ayat (2) huruf b wajib memenuhi standar kompetensi untuk kualifikasi anggota tim penyusun dokumen Amdal sebagaimana tercantum dalam Lampiran II Peraturan Menteri ini.&lt;br /&gt;(3) Lampiran sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dan ayat (2) merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari Peraturan Menteri ini.&lt;br /&gt;BAB III SERTIFIKASI Pasal 6&lt;br /&gt;(1) Sertifikasi kompetensi penyusun dokumen Amdal meliputi kegiatan:&lt;br /&gt;a. uji kompetensi; dan&lt;br /&gt;b. penerbitan sertifikat kompetensi.&lt;br /&gt;(2) Sertifikasi kompetensi sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dilaksanakan oleh LSK Amdal yang ditunjuk oleh Menteri.&lt;br /&gt;Pasal 7&lt;br /&gt;(1) LSK Amdal sebagaimana dimaksud dalam Pasal 6 ayat (2) wajib&lt;br /&gt;5&lt;br /&gt;memenuhi kriteria:&lt;br /&gt;a. sistem manajemen mutu;&lt;br /&gt;b. penguji/penilai yang memiliki pengalaman paling sedikit 10 (sepuluh) tahun di bidang penyusunan dokumen Amdal;&lt;br /&gt;c. sistem informasi publik yang terkait dengan pelaksanaan uji kompetensi; dan&lt;br /&gt;d. mekanisme penanganan pengaduan dari pengguna jasa dan publik.&lt;br /&gt;(2) LSK Amdal sebagaimana dimaksud pada ayat (1) wajib:&lt;br /&gt;a. menyediakan basis data personil penyusun dokumen Amdal yang telah bersertifikat; dan&lt;br /&gt;b. melaporkan pelaksanaan sertifikasi kompetensi kepada Menteri.&lt;br /&gt;Pasal 8&lt;br /&gt;(1) Uji kompetensi sebagaimana dimaksud dalam Pasal 6 huruf a diikuti oleh:&lt;br /&gt;a. calon penyusun dokumen Amdal yang telah menyelesaikan pelatihan kompetensi penyusunan dokumen Amdal;&lt;br /&gt;b. calon penyusun dokumen Amdal yang memiliki pengalaman kerja yang dianggap memiliki kompetensi setara dengan yang dipersyaratkan; atau&lt;br /&gt;c. pemilik sertifikat kompetensi yang telah habis masa berlakunya.&lt;br /&gt;(2) Materi uji kompetensi disusun oleh LSK Amdal berdasarkan standar kompetensi sebagaimana dimaksud dalam Pasal 5.&lt;br /&gt;Pasal 9&lt;br /&gt;(1) Penerbitan sertifikat kompetensi sebagaimana dimaksud dalam Pasal 6 ayat (1) huruf a dilakukan setelah lulus uji kompetensi.&lt;br /&gt;(2) Sertifikat kompetensi sebagaimana dimaksud pada ayat (1) berlaku selama 3 (tiga) tahun dan dapat diperpanjang.&lt;br /&gt;BAB IV PELATIHAN KOMPETENSI Pasal 10&lt;br /&gt;(1) Pelatihan kompetensi untuk calon penyusun dokumen Amdal dilaksanakan oleh LPK yang teregistrasi.&lt;br /&gt;(2) Pelatihan kompetensi sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dilaksanakan berdasarkan ketentuan yang diatur dalam Peraturan Menteri mengenai kurikulum penyusunan, penilaian dan pedoman,&lt;br /&gt;6&lt;br /&gt;serta kriteria penyelenggaraan pelatihan Amdal.&lt;br /&gt;(3) LPK Amdal sebagaimana dimaksud pada ayat (1) wajib menyediakan informasi publik mengenai pelaksanaan pelatihan kompetensi penyusun Amdal.&lt;br /&gt;BAB V REGISTRASI KOMPETENSI Pasal 11&lt;br /&gt;(1) Lembaga penyedia jasa penyusunan dokumen Amdal yang telah memenuhi persyaratan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 3 dan LPK Amdal yang telah memenuhi persyaratan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 10 wajib melakukan registrasi kompetensi ke Kementerian Negara Lingkungan Hidup.&lt;br /&gt;(2) Kementerian Negara Lingkungan Hidup memberikan tanda registrasi kepada lembaga penyedia jasa penyusunan dokumen Amdal dan LPK Amdal yang telah melakukan registrasi.&lt;br /&gt;Pasal 12&lt;br /&gt;(1) Kementerian Negara Lingkungan Hidup sebagaimana dimaksud dalam Pasal 11 ayat (1) menyediakan informasi publik mengenai:&lt;br /&gt;a. registrasi lembaga penyedia jasa penyusunan dokumen Amdal yang mencakup:&lt;br /&gt;1. nomor dan tanggal registrasi;&lt;br /&gt;2. identitas lembaga penyedia jasa;&lt;br /&gt;3. penanggung jawab teknis pelaksanaan penyusunan dokumen Amdal; dan&lt;br /&gt;4. daftar penyusun dokumen Amdal yang memiliki sertifikat kompetensi dan ditugaskan untuk melakukan penyusunan dokumen Amdal.&lt;br /&gt;b. registrasi LPK Amdal yang mencakup:&lt;br /&gt;1. nomor dan tanggal registrasi;&lt;br /&gt;2. identitas LPK Amdal;&lt;br /&gt;3. penanggung jawab pelatihan kompetensi penyusun Amdal; dan&lt;br /&gt;4. daftar pengajar tetap dan tidak tetap.&lt;br /&gt;(2) Lembaga penyedia jasa penyusunan dokumen Amdal dan LPK Amdal sebagaimana dimaksud dalam Pasal 11 ayat (1) wajib melakukan pemutakhiran informasi yang dimuat dalam registrasi.&lt;br /&gt;BAB VI&lt;br /&gt;7&lt;br /&gt;PEMBINAAN DAN PENGAWASAN Pasal 13&lt;br /&gt;(1) Menteri melakukan pembinaan terhadap LPK Amdal dan LSK Amdal.&lt;br /&gt;(2) Menteri, gubernur, atau bupati/walikota melakukan pembinaan terhadap lembaga penyedia jasa penyusunan dokumen Amdal.&lt;br /&gt;(3) Menteri dapat bekerjasama dengan pemerintah daerah provinsi dan/atau pemerintah daerah kabupaten/kota dalam melakukan pembinaan terhadap LPK Amdal.&lt;br /&gt;(4) Pembinaan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dan ayat (2) meliputi antara lain:&lt;br /&gt;a. penyediaan informasi yang relevan dan mutakhir kepada lembaga pelatihan kompetensi dan pengajar; dan&lt;br /&gt;b. penyediaan panduan teknis yang memuat tatacara dan penjelasan teknis penyusunan dokumen Amdal.&lt;br /&gt;Pasal 14&lt;br /&gt;(1) Menteri melakukan pengawasan terhadap LPK Amdal dan LSK Amdal.&lt;br /&gt;(2) Menteri, gubernur, atau bupati/walikota melakukan pengawasan terhadap lembaga penyedia jasa penyusunan dokumen Amdal.&lt;br /&gt;(3) Dalam melakukan pengawasan terhadap LPK Amdal sebagaimana dimaksud pada ayat (1), Menteri dapat bekerjasama dengan pemerintah daerah provinsi dan/atau pemerintah daerah kabupaten/kota.&lt;br /&gt;(4) Pengawasan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dan ayat (2) dilakukan melalui inspeksi secara berkala dan sewaktu-waktu terhadap lembaga penyedia jasa penyusunan dokumen Amdal, LPK Amdal dan LSK Amdal.&lt;br /&gt;Pasal 15&lt;br /&gt;(1) Berdasarkan hasil pengawasan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 14, Menteri berwenang membekukan registrasi kompetensi terhadap:&lt;br /&gt;a. lembaga penyedia jasa penyusunan dokumen Amdal yang tidak dapat menjaga pemenuhan persyaratan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 3;&lt;br /&gt;b. lembaga penyedia jasa penyusunan dokumen Amdal yang melakukan penjiplakan dan/atau pemalsuan data dalam penyusunan dokumen Amdal; atau&lt;br /&gt;c. LPK Amdal yang tidak dapat menjaga pemenuhan persyaratan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 8.&lt;br /&gt;(2) Menteri berwenang mencabut registrasi kompetensi lembaga penyedia jasa penyusunan dokumen Amdal dan/atau LPK Amdal yang telah&lt;br /&gt;8&lt;br /&gt;dibekukan apabila setelah dibekukan lembaga penyedia jasa penyusunan dokumen Amdal dan/atau LPK Amdal tetap tidak memenuhi ketentuan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf a, huruf b, atau huruf c.&lt;br /&gt;(3) Pada kondisi pembekuan atau pencabutan registrasi kompetensi, LPK Amdal dilarang melaksanakan pelatihan kompetensi penyusun Amdal.&lt;br /&gt;(4) Pada kondisi pembekuan atau pencabutan registrasi kompetensi, lembaga penyedia jasa penyusunan dokumen Amdal dilarang untuk melaksanakan penyusunan dokumen Amdal.&lt;br /&gt;(5) Menteri menginformasikan kepada publik mengenai pembekuan dan pencabutan registrasi kompetensi lembaga penyedia jasa penyusunan dokumen Amdal dan LPK Amdal.&lt;br /&gt;Pasal 16&lt;br /&gt;(1) LSK Amdal melakukan pengawasan terhadap penyusun Amdal yang telah memiliki sertifikat kompetensi.&lt;br /&gt;(2) Pengawasan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dilaksanakan berdasarkan kriteria pemeliharaan sertifikat kompetensi dan mekanisme pengawasan.&lt;br /&gt;(3) Kriteria pemeliharaan sertifikat kompetensi dan mekanisme pengawasan sebagaimana dimaksud pada ayat (2) ditetapkan oleh LSK Amdal dengan persetujuan Menteri.&lt;br /&gt;Pasal 17&lt;br /&gt;(1) Berdasarkan hasil pengawasan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 16, LSK Amdal berwenang membekukan atau mencabut sertifikat kompetensi penyusun dokumen Amdal apabila pemegang sertifikat:&lt;br /&gt;a. melakukan penjiplakan dan/atau pemalsuan data dalam penyusunan dokumen Amdal; atau&lt;br /&gt;b. tidak memenuhi kriteria pemeliharaan sertifikat kompetensi sebagaimana dimaksud dalam Pasal 16 ayat (3).&lt;br /&gt;(2) Pada kondisi pembekuan atau pencabutan sertifikat kompetensi, penyusun dokumen Amdal dilarang melakukan penyusunan dokumen Amdal.&lt;br /&gt;(3) Tata laksana pembekuan atau pencabutan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dilakukan sesuai dengan tata laksana pembekuan dan pencabutan sertifikat kompetensi penyusun dokumen Amdal.&lt;br /&gt;(4) Tata laksana pembekuan dan pencabutan sertifikat kompetensi penyusun dokumen Amdal sebagaimana dimaksud pada ayat (3) ditetapkan oleh LSK Amdal setelah mendapat persetujuan Menteri.&lt;br /&gt;(5) LSK Amdal menginformasikan kepada publik mengenai pembekuan dan&lt;br /&gt;9&lt;br /&gt;pencabutan sertifikat kompetensi penyusun dokumen Amdal dan melaporkan kepada Menteri.&lt;br /&gt;BAB VII PEMBIAYAAN Pasal 18&lt;br /&gt;(1) Biaya pelaksanaan pelatihan kompetensi dan sertifikasi kompetensi dibebankan kepada peserta.&lt;br /&gt;(2) Biaya registrasi kompetensi dibebankan kepada pemohon.&lt;br /&gt;(3) Standar biaya sertifikasi kompetensi ditetapkan oleh LSK Amdal setelah mendapat pertimbangan dari Menteri.&lt;br /&gt;(4) Biaya registrasi kompetensi ditetapkan oleh Menteri.&lt;br /&gt;Pasal 19&lt;br /&gt;(1) Biaya pembinaan dan pengawasan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 13 dan Pasal 14 yang dilaksanakan oleh Menteri dibebankan pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Kementerian Negara Lingkungan Hidup.&lt;br /&gt;(2) Biaya pembinaan dan pengawasan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 13 dan Pasal 14 yang dilaksanakan oleh Gubernur dibebankan pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).&lt;br /&gt;(3) Biaya pengawasan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 16 dibebankan pada LSK Amdal.&lt;br /&gt;BAB VII KETENTUAN PERALIHAN Pasal 20 Pada saat Peraturan Menteri ini mulai berlaku, dalam waktu paling lama 3 Oktober 2010:&lt;br /&gt;a. setiap penyusun amdal wajib memiliki sertifikat kompetensi penyusun amdal;&lt;br /&gt;b. setiap lembaga penyedia jasa penyusunan dokumen Amdal wajib memiliki registrasi kompetensi; dan&lt;br /&gt;c. setiap LPK Amdal wajib memiliki registrasi kompetensi.&lt;br /&gt;BAB VIII KETENTUAN PENUTUP&lt;br /&gt;10&lt;br /&gt;Pasal 21 Pada saat Peraturan Menteri ini mulai berlaku:&lt;br /&gt;a. Peraturan Menteri Negara Lingkungan Hidup Nomor 11 Tahun 2008 tentang Persyaratan Kompetensi Dalam Penyusunan Dokumen Analisis Dampak Lingkungan dan Persyaratan Lembaga Pelatihan Kompetensi Penyusun Dokumen Analisis Mengenai Dampak Lingkungan Hidup dicabut dan dinyatakan tidak berlaku; dan&lt;br /&gt;b. Ketentuan mengenai kewajiban LPK AMDAL diakreditasi oleh Komite Akreditasi Nasional yang diatur dalam Keputusan Menteri Negara Lingkungan Hidup Nomor 178 tahun 2004 tentang Kurikulum Penyusunan, Penilaian dan Pedoman Serta Kriteria Penyelenggaraan Pelatihan Analisis Mengenai Dampak Lingkungan Hidup dicabut dan dinyatakan tidak berlaku.&lt;br /&gt;Pasal 22 Peraturan Menteri ini mulai berlaku pada tanggal ditetapkan. Ditetapkan di Jakarta pada tanggal: 19 januari 2010 MENTERI NEGARA LINGKUNGAN HIDUP, ttd PROF. DR. IR. GUSTI MUHAMMAD HATTA, MS Salinan sesuai dengan aslinya Deputi MENLH Bidang Penaatan Lingkungan, ttd Ilyas Asaad.</description><link>http://reefqqicks.blogspot.com/2010/10/permen-lh-7-tahun-2010.html</link><thr:total>0</thr:total><author>reefq_associated@yahoo.com (reefq)</author></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-3924644660601754728.post-4290184538651613130</guid><pubDate>Sun, 31 Oct 2010 12:17:00 +0000</pubDate><atom:updated>2010-10-31T19:31:30.523+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">lingkungan hidup</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">penjelasan uu 32 tahun 2009</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">peraturan</category><title>penjelasan uu 32 tahun 2009</title><description>&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;PENJELASAN&lt;br /&gt;ATAS&lt;br /&gt;UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA&lt;br /&gt;NOMOR 32 TAHUN 2009&lt;br /&gt;TENTANG&lt;br /&gt;PERLINDUNGAN DAN PENGELOLAAN LINGKUNGAN HIDUP&lt;br /&gt;I. UMUM&lt;br /&gt;1. Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945&lt;br /&gt;menyatakan bahwa lingkungan hidup yang baik dan sehat&lt;br /&gt;merupakan hak asasi dan hak konstitusional bagi setiap warga&lt;br /&gt;negara Indonesia. Oleh karena itu, negara, pemerintah, dan&lt;br /&gt;seluruh pemangku kepentingan berkewajiban untuk&lt;br /&gt;melakukan perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup&lt;br /&gt;dalam pelaksanaan pembangunan berkelanjutan agar&lt;br /&gt;lingkungan hidup Indonesia dapat tetap menjadi sumber dan&lt;br /&gt;penunjang hidup bagi rakyat Indonesia serta makhluk hidup&lt;br /&gt;lain.&lt;br /&gt;2. Negara Kesatuan Republik Indonesia terletak pada posisi silang&lt;br /&gt;antara dua benua dan dua samudera dengan iklim tropis dan&lt;br /&gt;cuaca serta musim yang menghasilkan kondisi alam yang tinggi&lt;br /&gt;nilainya. Di samping itu Indonesia mempunyai garis pantai&lt;br /&gt;terpanjang kedua di dunia dengan jumlah penduduk yang&lt;br /&gt;besar. Indonesia mempunyai kekayaan keanekaragaman hayati&lt;br /&gt;dan sumber daya alam yang melimpah. Kekayaan itu perlu&lt;br /&gt;dilindungi dan dikelola dalam suatu sistem perlindungan dan&lt;br /&gt;pengelolaan lingkungan hidup yang terpadu dan terintegrasi&lt;br /&gt;antara lingkungan laut, darat, dan udara berdasarkan&lt;br /&gt;wawasan Nusantara.&lt;br /&gt;Indonesia juga berada pada posisi yang sangat rentan terhadap&lt;br /&gt;dampak perubahan iklim. Dampak tersebut meliputi turunnya&lt;br /&gt;produksi pangan, terganggunya ketersediaan air, tersebarnya&lt;br /&gt;hama dan penyakit tanaman serta penyakit manusia, naiknya&lt;br /&gt;permukaan laut, tenggelamnya pulau-pulau kecil, dan&lt;br /&gt;punahnya keanekaragaman hayati.&lt;br /&gt;Ketersedian . . .&lt;br /&gt;- 2 -&lt;br /&gt;Ketersediaan sumber daya alam secara kuantitas ataupun&lt;br /&gt;kualitas tidak merata, sedangkan kegiatan pembangunan&lt;br /&gt;membutuhkan sumber daya alam yang semakin meningkat.&lt;br /&gt;Kegiatan pembangunan juga mengandung risiko terjadinya&lt;br /&gt;pencemaran dan kerusakan lingkungan. Kondisi ini dapat&lt;br /&gt;mengakibatkan daya dukung, daya tampung, dan produktivitas&lt;br /&gt;lingkungan hidup menurun yang pada akhirnya menjadi beban&lt;br /&gt;sosial.&lt;br /&gt;Oleh karena itu, lingkungan hidup Indonesia harus dilindungi&lt;br /&gt;dan dikelola dengan baik berdasarkan asas tanggung jawab&lt;br /&gt;negara, asas keberlanjutan, dan asas keadilan. Selain itu,&lt;br /&gt;pengelolaan lingkungan hidup harus dapat memberikan&lt;br /&gt;kemanfaatan ekonomi, sosial, dan budaya yang dilakukan&lt;br /&gt;berdasarkan prinsip kehati-hatian, demokrasi lingkungan,&lt;br /&gt;desentralisasi, serta pengakuan dan penghargaan terhadap&lt;br /&gt;kearifan lokal dan kearifan lingkungan.&lt;br /&gt;Perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup menuntut&lt;br /&gt;dikembangkannya suatu sistem yang terpadu berupa suatu&lt;br /&gt;kebijakan nasional perlindungan dan pengelolaan lingkungan&lt;br /&gt;hidup yang harus dilaksanakan secara taat asas dan&lt;br /&gt;konsekuen dari pusat sampai ke daerah.&lt;br /&gt;3. Penggunaan sumber daya alam harus selaras, serasi, dan&lt;br /&gt;seimbang dengan fungsi lingkungan hidup. Sebagai&lt;br /&gt;konsekuensinya, kebijakan, rencana, dan/atau program&lt;br /&gt;pembangunan harus dijiwai oleh kewajiban melakukan&lt;br /&gt;pelestarian lingkungan hidup dan mewujudkan tujuan&lt;br /&gt;pembangunan berkelanjutan.&lt;br /&gt;Undang-Undang ini mewajibkan Pemerintah dan pemerintah&lt;br /&gt;daerah untuk membuat kajian lingkungan hidup strategis&lt;br /&gt;(KLHS) untuk memastikan bahwa prinsip pembangunan&lt;br /&gt;berkelanjutan telah menjadi dasar dan terintegrasi dalam&lt;br /&gt;pembangunan suatu wilayah dan/atau kebijakan, rencana,&lt;br /&gt;dan/atau program. Dengan perkataan lain, hasil KLHS harus&lt;br /&gt;dijadikan dasar bagi kebijakan, rencana dan/atau program&lt;br /&gt;pembangunan dalam suatu wilayah. Apabila hasil KLHS&lt;br /&gt;menyatakan bahwa daya dukung dan daya tampung sudah&lt;br /&gt;terlampaui, kebijakan, rencana, dan/atau program&lt;br /&gt;pembangunan tersebut wajib diperbaiki sesuai dengan&lt;br /&gt;rekomendasi KLHS dan segala usaha dan/atau kegiatan yang&lt;br /&gt;telah melampaui daya dukung dan daya tampung lingkungan&lt;br /&gt;hidup tidak diperbolehkan lagi.&lt;br /&gt;4. Ilmu . . .&lt;br /&gt;- 3 -&lt;br /&gt;4. Ilmu pengetahuan dan teknologi telah meningkatkan kualitas&lt;br /&gt;hidup dan mengubah gaya hidup manusia. Pemakaian produk&lt;br /&gt;berbasis kimia telah meningkatkan produksi limbah bahan&lt;br /&gt;berbahaya dan beracun. Hal itu menuntut dikembangkannya&lt;br /&gt;sistem pembuangan yang aman dengan risiko yang kecil bagi&lt;br /&gt;lingkungan hidup, kesehatan, dan kelangsungan hidup&lt;br /&gt;manusia serta makhluk hidup lain.&lt;br /&gt;Di samping menghasilkan produk yang bermanfaat bagi&lt;br /&gt;masyarakat, industrialisasi juga menimbulkan dampak, antara&lt;br /&gt;lain, dihasilkannya limbah bahan berbahaya dan beracun, yang&lt;br /&gt;apabila dibuang ke dalam media lingkungan hidup dapat&lt;br /&gt;mengancam lingkungan hidup, kesehatan, dan kelangsungan&lt;br /&gt;hidup manusia serta makhluk hidup lain.&lt;br /&gt;Dengan menyadari hal tersebut, bahan berbahaya dan beracun&lt;br /&gt;beserta limbahnya perlu dilindungi dan dikelola dengan baik.&lt;br /&gt;Wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia harus bebas dari&lt;br /&gt;buangan limbah bahan berbahaya dan beracun dari luar&lt;br /&gt;wilayah Indonesia.&lt;br /&gt;Menyadari potensi dampak negatif yang ditimbulkan sebagai&lt;br /&gt;konsekuensi dari pembangunan, terus dikembangkan upaya&lt;br /&gt;pengendalian dampak secara dini. Analisis mengenai dampak&lt;br /&gt;lingkungan (amdal) adalah salah satu perangkat preemtif&lt;br /&gt;pengelolaan lingkungan hidup yang terus diperkuat melalui&lt;br /&gt;peningkatkan akuntabilitas dalam pelaksanaan penyusunan&lt;br /&gt;amdal dengan mempersyaratkan lisensi bagi penilai amdal dan&lt;br /&gt;diterapkannya sertifikasi bagi penyusun dokumen amdal, serta&lt;br /&gt;dengan memperjelas sanksi hukum bagi pelanggar di bidang&lt;br /&gt;amdal.&lt;br /&gt;Amdal juga menjadi salah satu persyaratan utama dalam&lt;br /&gt;memperoleh izin lingkungan yang mutlak dimiliki sebelum&lt;br /&gt;diperoleh izin usaha.&lt;br /&gt;5. Upaya preventif dalam rangka pengendalian dampak&lt;br /&gt;lingkungan hidup perlu dilaksanakan dengan&lt;br /&gt;mendayagunakan secara maksimal instrumen pengawasan dan&lt;br /&gt;perizinan. Dalam hal pencemaran dan kerusakan lingkungan&lt;br /&gt;hidup sudah terjadi, perlu dilakukan upaya represif berupa&lt;br /&gt;penegakan hukum yang efektif, konsekuen, dan konsisten&lt;br /&gt;terhadap pencemaran dan kerusakan lingkungan hidup yang&lt;br /&gt;sudah terjadi.&lt;br /&gt;Sehubungan . . .&lt;br /&gt;- 4 -&lt;br /&gt;Sehubungan dengan hal tersebut, perlu dikembangkan satu&lt;br /&gt;sistem hukum perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup&lt;br /&gt;yang jelas, tegas, dan menyeluruh guna menjamin kepastian&lt;br /&gt;hukum sebagai landasan bagi perlindungan dan pengelolaan&lt;br /&gt;sumber daya alam serta kegiatan pembangunan lain.&lt;br /&gt;Undang-Undang ini juga mendayagunakan berbagai ketentuan&lt;br /&gt;hukum, baik hukum administrasi, hukum perdata, maupun&lt;br /&gt;hukum pidana. Ketentuan hukum perdata meliputi&lt;br /&gt;penyelesaian sengketa lingkungan hidup di luar pengadilan&lt;br /&gt;dan di dalam pengadilan. Penyelesaian sengketa lingkungan&lt;br /&gt;hidup di dalam pengadilan meliputi gugatan perwakilan&lt;br /&gt;kelompok, hak gugat organisasi lingkungan, ataupun hak&lt;br /&gt;gugat pemerintah. Melalui cara tersebut diharapkan selain&lt;br /&gt;akan menimbulkan efek jera juga akan meningkatkan&lt;br /&gt;kesadaran seluruh pemangku kepentingan tentang betapa&lt;br /&gt;pentingnya perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup&lt;br /&gt;demi kehidupan generasi masa kini dan masa depan.&lt;br /&gt;6. Penegakan hukum pidana dalam Undang-Undang ini&lt;br /&gt;memperkenalkan ancaman hukuman minimum di samping&lt;br /&gt;maksimum, perluasan alat bukti, pemidanaan bagi&lt;br /&gt;pelanggaran baku mutu, keterpaduan penegakan hukum&lt;br /&gt;pidana, dan pengaturan tindak pidana korporasi. Penegakan&lt;br /&gt;hukum pidana lingkungan tetap memperhatikan asas ultimum&lt;br /&gt;remedium yang mewajibkan penerapan penegakan hukum&lt;br /&gt;pidana sebagai upaya terakhir setelah penerapan penegakan&lt;br /&gt;hukum administrasi dianggap tidak berhasil. Penerapan asas&lt;br /&gt;ultimum remedium ini hanya berlaku bagi tindak pidana formil&lt;br /&gt;tertentu, yaitu pemidanaan terhadap pelanggaran baku mutu&lt;br /&gt;air limbah, emisi, dan gangguan.&lt;br /&gt;7. Perbedaan mendasar antara Undang-Undang Nomor 23 Tahun&lt;br /&gt;1997 tentang Pengelolaan Lingkungan Hidup dengan Undang-&lt;br /&gt;Undang ini adalah adanya penguatan yang terdapat dalam&lt;br /&gt;Undang-Undang ini tentang prinsip-prinsip perlindungan dan&lt;br /&gt;pengelolaan lingkungan hidup yang didasarkan pada tata&lt;br /&gt;kelola pemerintahan yang baik karena dalam setiap proses&lt;br /&gt;perumusan dan penerapan instrumen pencegahan pencemaran&lt;br /&gt;dan/atau kerusakan lingkungan hidup serta penanggulangan&lt;br /&gt;dan penegakan hukum mewajibkan pengintegrasian aspek&lt;br /&gt;transparansi, partisipasi, akuntabilitas, dan keadilan.&lt;br /&gt;8. Selain . . .&lt;br /&gt;- 5 -&lt;br /&gt;8. Selain itu, Undang-Undang ini juga mengatur:&lt;br /&gt;a. keutuhan unsur-unsur pengelolaan lingkungan hidup;&lt;br /&gt;b. kejelasan kewenangan antara pusat dan daerah;&lt;br /&gt;c. penguatan pada upaya pengendalian lingkungan hidup;&lt;br /&gt;d. penguatan instrumen pencegahan pencemaran dan/atau&lt;br /&gt;kerusakan lingkungan hidup, yang meliputi instrumen&lt;br /&gt;kajian lingkungan hidup strategis, tata ruang, baku mutu&lt;br /&gt;lingkungan hidup, kriteria baku kerusakan lingkungan&lt;br /&gt;hidup, amdal, upaya pengelolaan lingkungan hidup dan&lt;br /&gt;upaya pemantauan lingkungan hidup, perizinan,&lt;br /&gt;instrumen ekonomi lingkungan hidup, peraturan&lt;br /&gt;perundang-undangan berbasis lingkungan hidup,&lt;br /&gt;anggaran berbasis lingkungan hidup, analisis risiko&lt;br /&gt;lingkungan hidup, dan instrumen lain yang sesuai dengan&lt;br /&gt;perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi;&lt;br /&gt;e. pendayagunaan perizinan sebagai instrumen&lt;br /&gt;pengendalian;&lt;br /&gt;f. pendayagunaan pendekatan ekosistem;&lt;br /&gt;g. kepastian dalam merespons dan mengantisipasi&lt;br /&gt;perkembangan lingkungan global;&lt;br /&gt;h. penguatan demokrasi lingkungan melalui akses informasi,&lt;br /&gt;akses partisipasi, dan akses keadilan serta penguatan&lt;br /&gt;hak-hak masyarakat dalam perlindungan dan pengelolaan&lt;br /&gt;lingkungan hidup;&lt;br /&gt;i. penegakan hukum perdata, administrasi, dan pidana&lt;br /&gt;secara lebih jelas;&lt;br /&gt;j. penguatan kelembagaan perlindungan dan pengelolaan&lt;br /&gt;lingkungan hidup yang lebih efektif dan responsif; dan&lt;br /&gt;k. penguatan kewenangan pejabat pengawas lingkungan&lt;br /&gt;hidup dan penyidik pegawai negeri sipil lingkungan hidup.&lt;br /&gt;9. Undang-Undang ini memberikan kewenangan yang luas kepada&lt;br /&gt;Menteri untuk melaksanakan seluruh kewenangan&lt;br /&gt;pemerintahan di bidang perlindungan dan pengelolaan&lt;br /&gt;lingkungan hidup serta melakukan koordinasi dengan instansi&lt;br /&gt;lain. Melalui Undang-Undang ini juga, Pemerintah memberi&lt;br /&gt;kewenangan yang sangat luas kepada pemerintah daerah&lt;br /&gt;dalam melakukan perlindungan dan pengelolaan lingkungan&lt;br /&gt;hidup di daerah masing-masing yang tidak diatur dalam&lt;br /&gt;Undang-Undang Nomor 23 Tahun 1997 tentang Pengelolaan&lt;br /&gt;Lingkungan Hidup.&lt;br /&gt;Oleh . . .&lt;br /&gt;- 6 -&lt;br /&gt;Oleh karena itu, lembaga yang mempunyai beban kerja&lt;br /&gt;berdasarkan Undang-Undang ini tidak cukup hanya suatu&lt;br /&gt;organisasi yang menetapkan dan melakukan koordinasi&lt;br /&gt;pelaksanaan kebijakan, tetapi dibutuhkan suatu organisasi&lt;br /&gt;dengan portofolio menetapkan, melaksanakan, dan mengawasi&lt;br /&gt;kebijakan perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup.&lt;br /&gt;Selain itu, lembaga ini diharapkan juga mempunyai ruang&lt;br /&gt;lingkup wewenang untuk mengawasi sumber daya alam untuk&lt;br /&gt;kepentingan konservasi. Untuk menjamin terlaksananya tugas&lt;br /&gt;pokok dan fungsi lembaga tersebut dibutuhkan dukungan&lt;br /&gt;pendanaan dari anggaran pendapatan dan belanja negara yang&lt;br /&gt;memadai untuk Pemerintah dan anggaran pendapatan dan&lt;br /&gt;belanja daerah yang memadai untuk pemerintah daerah.&lt;br /&gt;II. PASAL DEMI PASAL&lt;br /&gt;Pasal 1&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Pasal 2&lt;br /&gt;Huruf a&lt;br /&gt;Yang dimaksud dengan “asas tanggung jawab negara”&lt;br /&gt;adalah:&lt;br /&gt;a. negara menjamin pemanfaatan sumber daya alam&lt;br /&gt;akan memberikan manfaat yang sebesar-besarnya&lt;br /&gt;bagi kesejahteraan dan mutu hidup rakyat, baik&lt;br /&gt;generasi masa kini maupun generasi masa depan.&lt;br /&gt;b. negara menjamin hak warga negara atas&lt;br /&gt;lingkungan hidup yang baik dan sehat.&lt;br /&gt;c. negara mencegah dilakukannya kegiatan&lt;br /&gt;pemanfaatan sumber daya alam yang&lt;br /&gt;menimbulkan pencemaran dan/atau kerusakan&lt;br /&gt;lingkungan hidup.&lt;br /&gt;Huruf b&lt;br /&gt;Yang dimaksud dengan “asas kelestarian dan&lt;br /&gt;keberlanjutan” adalah bahwa setiap orang memikul&lt;br /&gt;kewajiban dan tanggung jawab terhadap generasi&lt;br /&gt;mendatang dan terhadap sesamanya dalam satu&lt;br /&gt;generasi dengan melakukan upaya pelestarian daya&lt;br /&gt;dukung ekosistem dan memperbaiki kualitas&lt;br /&gt;lingkungan hidup.&lt;br /&gt;Huruf c . . .&lt;br /&gt;- 7 -&lt;br /&gt;Huruf c&lt;br /&gt;Yang dimaksud dengan “asas keserasian dan&lt;br /&gt;keseimbangan” adalah bahwa pemanfaatan lingkungan&lt;br /&gt;hidup harus memperhatikan berbagai aspek seperti&lt;br /&gt;kepentingan ekonomi, sosial, budaya, dan perlindungan&lt;br /&gt;serta pelestarian ekosistem.&lt;br /&gt;Huruf d&lt;br /&gt;Yang dimaksud dengan “asas keterpaduan” adalah&lt;br /&gt;bahwa perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup&lt;br /&gt;dilakukan dengan memadukan berbagai unsur atau&lt;br /&gt;menyinergikan berbagai komponen terkait.&lt;br /&gt;Huruf e&lt;br /&gt;Yang dimaksud dengan “asas manfaat” adalah bahwa&lt;br /&gt;segala usaha dan/atau kegiatan pembangunan yang&lt;br /&gt;dilaksanakan disesuaikan dengan potensi sumber daya&lt;br /&gt;alam dan lingkungan hidup untuk peningkatan&lt;br /&gt;kesejahteraan masyarakat dan harkat manusia selaras&lt;br /&gt;dengan lingkungannya.&lt;br /&gt;Huruf f&lt;br /&gt;Yang dimaksud dengan “asas kehati-hatian” adalah&lt;br /&gt;bahwa ketidakpastian mengenai dampak suatu usaha&lt;br /&gt;dan/atau kegiatan karena keterbatasan penguasaan&lt;br /&gt;ilmu pengetahuan dan teknologi bukan merupakan&lt;br /&gt;alasan untuk menunda langkah-langkah meminimalisasi&lt;br /&gt;atau menghindari ancaman terhadap pencemaran&lt;br /&gt;dan/atau kerusakan lingkungan hidup.&lt;br /&gt;Huruf g&lt;br /&gt;Yang dimaksud dengan “asas keadilan” adalah bahwa&lt;br /&gt;perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup harus&lt;br /&gt;mencerminkan keadilan secara proporsional bagi setiap&lt;br /&gt;warga negara, baik lintas daerah, lintas generasi,&lt;br /&gt;maupun lintas gender.&lt;br /&gt;Huruf h&lt;br /&gt;Yang dimaksud dengan “asas ekoregion” adalah bahwa&lt;br /&gt;perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup harus&lt;br /&gt;memperhatikan karakteristik sumber daya alam,&lt;br /&gt;ekosistem, kondisi geografis, budaya masyarakat&lt;br /&gt;setempat, dan kearifan lokal.&lt;br /&gt;Huruf i . . .&lt;br /&gt;- 8 -&lt;br /&gt;Huruf i&lt;br /&gt;Yang dimaksud dengan “asas keanekaragaman hayati”&lt;br /&gt;adalah bahwa perlindungan dan pengelolaan lingkungan&lt;br /&gt;hidup harus memperhatikan upaya terpadu untuk&lt;br /&gt;mempertahankan keberadaan, keragaman, dan&lt;br /&gt;keberlanjutan sumber daya alam hayati yang terdiri atas&lt;br /&gt;sumber daya alam nabati dan sumber daya alam hewani&lt;br /&gt;yang bersama dengan unsur nonhayati di sekitarnya&lt;br /&gt;secara keseluruhan membentuk ekosistem.&lt;br /&gt;Huruf j&lt;br /&gt;Yang dimaksud dengan “asas pencemar membayar”&lt;br /&gt;adalah bahwa setiap penanggung jawab yang usaha&lt;br /&gt;dan/atau kegiatannya menimbulkan pencemaran&lt;br /&gt;dan/atau kerusakan lingkungan hidup wajib&lt;br /&gt;menanggung biaya pemulihan lingkungan.&lt;br /&gt;Huruf k&lt;br /&gt;Yang dimaksud dengan “asas partisipatif” adalah bahwa&lt;br /&gt;setiap anggota masyarakat didorong untuk berperan&lt;br /&gt;aktif dalam proses pengambilan keputusan dan&lt;br /&gt;pelaksanaan perlindungan dan pengelolaan lingkungan&lt;br /&gt;hidup, baik secara langsung maupun tidak langsung.&lt;br /&gt;Huruf l&lt;br /&gt;Yang dimaksud dengan “asas kearifan lokal” adalah&lt;br /&gt;bahwa dalam perlindungan dan pengelolaan lingkungan&lt;br /&gt;hidup harus memperhatikan nilai-nilai luhur yang&lt;br /&gt;berlaku dalam tata kehidupan masyarakat.&lt;br /&gt;Huruf m&lt;br /&gt;Yang dimaksud dengan “asas tata kelola pemerintahan&lt;br /&gt;yang baik” adalah bahwa perlindungan dan pengelolaan&lt;br /&gt;lingkungan hidup dijiwai oleh prinsip partisipasi,&lt;br /&gt;transparansi, akuntabilitas, efisiensi, dan keadilan.&lt;br /&gt;Huruf n&lt;br /&gt;Yang dimaksud dengan “asas otonomi daerah” adalah&lt;br /&gt;bahwa Pemerintah dan pemerintah daerah mengatur dan&lt;br /&gt;mengurus sendiri urusan pemerintahan di bidang&lt;br /&gt;perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup dengan&lt;br /&gt;memperhatikan kekhususan dan keragaman daerah&lt;br /&gt;dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia.&lt;br /&gt;Pasal 3 . . .&lt;br /&gt;- 9 -&lt;br /&gt;Pasal 3&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Pasal 4&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Pasal 5&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Pasal 6&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Pasal 7&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Pasal 8&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Pasal 9&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Pasal 10&lt;br /&gt;Ayat (1)&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Ayat (2)&lt;br /&gt;Huruf a&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Huruf b&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Huruf c&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Huruf d&lt;br /&gt;Kearifan lokal dalam ayat ini termasuk hak ulayat&lt;br /&gt;yang diakui oleh DPRD.&lt;br /&gt;Huruf e . . .&lt;br /&gt;- 10 -&lt;br /&gt;Huruf e&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Huruf f&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Ayat (3)&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Ayat (4)&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Ayat (5)&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Pasal 11&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Pasal 12&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Pasal 13&lt;br /&gt;Ayat (1)&lt;br /&gt;Pengendalian pencemaran dan/atau kerusakan&lt;br /&gt;lingkungan hidup yang dimaksud dalam ketentuan ini,&lt;br /&gt;antara lain pengendalian:&lt;br /&gt;a. pencemaran air, udara, dan laut; dan&lt;br /&gt;b. kerusakan ekosistem dan kerusakan akibat&lt;br /&gt;perubahan iklim.&lt;br /&gt;Ayat (2)&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Ayat (3)&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Pasal 14&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Pasal 15 . . .&lt;br /&gt;- 11 -&lt;br /&gt;Pasal 15&lt;br /&gt;Ayat (1)&lt;br /&gt;Yang dimaksud dengan “wilayah” adalah ruang yang&lt;br /&gt;merupakan kesatuan geografis beserta segenap unsur&lt;br /&gt;terkait yang batas dan sistemnya ditentukan&lt;br /&gt;berdasarkan aspek administrasi dan/atau aspek&lt;br /&gt;fungsional.&lt;br /&gt;Ayat (2)&lt;br /&gt;Huruf a&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Huruf b&lt;br /&gt;Dampak dan/atau risiko lingkungan hidup yang&lt;br /&gt;dimaksud meliputi:&lt;br /&gt;a. perubahan iklim;&lt;br /&gt;b. kerusakan, kemerosotan, dan/atau kepunahan&lt;br /&gt;keanekaragaman hayati;&lt;br /&gt;c. peningkatan intensitas dan cakupan wilayah&lt;br /&gt;bencana banjir, longsor, kekeringan, dan/atau&lt;br /&gt;kebakaran hutan dan lahan;&lt;br /&gt;d. penurunan mutu dan kelimpahan sumber daya&lt;br /&gt;alam;&lt;br /&gt;e. peningkatan alih fungsi kawasan hutan&lt;br /&gt;dan/atau lahan;&lt;br /&gt;f. peningkatan jumlah penduduk miskin atau&lt;br /&gt;terancamnya keberlanjutan penghidupan&lt;br /&gt;sekelompok masyarakat; dan/atau&lt;br /&gt;g. peningkatan risiko terhadap kesehatan dan&lt;br /&gt;keselamatan manusia.&lt;br /&gt;Ayat (3)&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Pasal 16&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Pasal 17&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Pasal 18&lt;br /&gt;Ayat (1)&lt;br /&gt;Pelibatan masyarakat dilakukan melalui dialog, diskusi,&lt;br /&gt;dan konsultasi publik.&lt;br /&gt;Ayat (2) . . .&lt;br /&gt;- 12 -&lt;br /&gt;Ayat (2)&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Pasal 19&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Pasal 20&lt;br /&gt;Ayat (1)&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Ayat (2)&lt;br /&gt;Huruf a&lt;br /&gt;Yang dimaksud dengan “baku mutu air” adalah&lt;br /&gt;ukuran batas atau kadar makhluk hidup, zat,&lt;br /&gt;energi, atau komponen yang ada atau harus&lt;br /&gt;ada, dan/atau unsur pencemar yang ditenggang&lt;br /&gt;keberadaannya di dalam air.&lt;br /&gt;Huruf b&lt;br /&gt;Yang dimaksud dengan “baku mutu air limbah”&lt;br /&gt;adalah ukuran batas atau kadar polutan yang&lt;br /&gt;ditenggang untuk dimasukkan ke media air .&lt;br /&gt;Huruf c&lt;br /&gt;Yang dimaksud dengan “baku mutu air laut”&lt;br /&gt;adalah ukuran batas atau kadar makhluk hidup,&lt;br /&gt;zat, energi, atau komponen yang ada atau harus&lt;br /&gt;ada dan/atau unsur pencemar yang ditenggang&lt;br /&gt;keberadaannya di dalam air laut.&lt;br /&gt;Huruf d&lt;br /&gt;Yang dimaksud dengan “baku mutu udara&lt;br /&gt;ambien” adalah ukuran batas atau kadar zat,&lt;br /&gt;energi, dan/atau komponen yang seharusnya&lt;br /&gt;ada, dan/atau unsur pencemar yang ditenggang&lt;br /&gt;keberadaannya dalam udara ambien.&lt;br /&gt;Huruf e&lt;br /&gt;Yang dimaksud dengan “baku mutu emisi” adalah&lt;br /&gt;ukuran batas atau kadar polutan yang ditenggang&lt;br /&gt;untuk dimasukkan ke media udara.&lt;br /&gt;Huruf f . . .&lt;br /&gt;- 13 -&lt;br /&gt;Huruf f&lt;br /&gt;Yang dimaksud dengan “baku mutu gangguan”&lt;br /&gt;adalah ukuran batas unsur pencemar yang&lt;br /&gt;ditenggang keberadaannya yang meliputi unsur&lt;br /&gt;getaran, kebisingan, dan kebauan.&lt;br /&gt;Huruf g&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Ayat (3)&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Ayat (4)&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Ayat (5)&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Pasal 21&lt;br /&gt;Ayat (1)&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Ayat (2)&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Ayat (3)&lt;br /&gt;Huruf a&lt;br /&gt;Yang dimaksud dengan “produksi biomassa”&lt;br /&gt;adalah bentuk-bentuk pemanfaatan sumber daya&lt;br /&gt;tanah untuk menghasilkan biomassa.&lt;br /&gt;Yang dimaksud dengan “kriteria baku kerusakan&lt;br /&gt;tanah untuk produksi biomassa” adalah ukuran&lt;br /&gt;batas perubahan sifat dasar tanah yang dapat&lt;br /&gt;ditenggang berkaitan dengan kegiatan produksi&lt;br /&gt;biomassa.&lt;br /&gt;Kriteria baku kerusakan tanah untuk produksi&lt;br /&gt;biomassa mencakup lahan pertanian atau lahan&lt;br /&gt;budi daya dan hutan.&lt;br /&gt;Huruf b . . .&lt;br /&gt;- 14 -&lt;br /&gt;Huruf b&lt;br /&gt;Yang dimaksud dengan “kriteria baku kerusakan&lt;br /&gt;terumbu karang” adalah ukuran batas perubahan&lt;br /&gt;fisik dan/atau hayati terumbu karang yang dapat&lt;br /&gt;ditenggang.&lt;br /&gt;Huruf c&lt;br /&gt;Yang dimaksud dengan “kerusakan lingkungan&lt;br /&gt;hidup yang berkaitan dengan kebakaran hutan&lt;br /&gt;dan/atau lahan” adalah pengaruh perubahan&lt;br /&gt;pada lingkungan hidup yang berupa kerusakan&lt;br /&gt;dan/atau pencemaran lingkungan hidup yang&lt;br /&gt;berkaitan dengan kebakaran hutan dan/atau&lt;br /&gt;lahan yang diakibatkan oleh suatu usaha&lt;br /&gt;dan/atau kegiatan.&lt;br /&gt;Huruf d&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Huruf e&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Huruf f&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Huruf g&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Huruf h&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Ayat (4)&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Ayat (5)&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Pasal 22&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Pasal 23&lt;br /&gt;Ayat (1)&lt;br /&gt;Huruf a&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Huruf b . . .&lt;br /&gt;- 15 -&lt;br /&gt;Huruf b&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Huruf c&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Huruf d&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Huruf e&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Huruf f&lt;br /&gt;Jasad renik dalam huruf ini termasuk produk&lt;br /&gt;rekayasa genetik.&lt;br /&gt;Huruf g&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Huruf h&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Huruf i&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Ayat (2)&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Pasal 24&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Pasal 25&lt;br /&gt;Huruf a&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Huruf b&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Huruf c&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Huruf d&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Huruf e . . .&lt;br /&gt;- 16 -&lt;br /&gt;Huruf e&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Huruf f&lt;br /&gt;Rencana pengelolaan dan pemantauan lingkungan&lt;br /&gt;hidup dimaksudkan untuk menghindari,&lt;br /&gt;meminimalkan, memitigasi, dan/atau&lt;br /&gt;mengompensasikan dampak suatu usaha dan/atau&lt;br /&gt;kegiatan.&lt;br /&gt;Pasal 26&lt;br /&gt;Ayat (1)&lt;br /&gt;Pelibatan masyarakat dilaksanakan dalam proses&lt;br /&gt;pengumuman dan konsultasi publik dalam rangka&lt;br /&gt;menjaring saran dan tanggapan.&lt;br /&gt;Ayat (2)&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Ayat (3)&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Ayat (4)&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Pasal 27&lt;br /&gt;Yang dimaksud dengan “pihak lain” antara lain lembaga&lt;br /&gt;penyusun amdal atau konsultan.&lt;br /&gt;Pasal 28&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Pasal 29&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Pasal 30&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Pasal 31 . . .&lt;br /&gt;- 17 -&lt;br /&gt;Pasal 31&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Pasal 32&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Pasal 33&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Pasal 34&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Pasal 35&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Pasal 36&lt;br /&gt;Ayat (1)&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Ayat (2)&lt;br /&gt;Rekomendasi UKL-UPL dinilai oleh tim teknis instansi&lt;br /&gt;lingkungan hidup.&lt;br /&gt;Ayat (3)&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Ayat (4)&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Pasal 37&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Pasal 38&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Pasal 39 . . .&lt;br /&gt;- 18 -&lt;br /&gt;Pasal 39&lt;br /&gt;Ayat (1)&lt;br /&gt;Pengumuman dalam Pasal ini merupakan pelaksanaan&lt;br /&gt;atas keterbukaan informasi. Pengumuman tersebut&lt;br /&gt;memungkinkan peran serta masyarakat, khususnya yang&lt;br /&gt;belum menggunakan kesempatan dalam prosedur&lt;br /&gt;keberatan, dengar pendapat, dan lain-lain dalam proses&lt;br /&gt;pengambilan keputusan izin.&lt;br /&gt;Ayat (2)&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Pasal 40&lt;br /&gt;Ayat (1)&lt;br /&gt;Yang dimaksud dengan izin usaha dan/atau kegiatan&lt;br /&gt;dalam ayat ini termasuk izin yang disebut dengan nama&lt;br /&gt;lain seperti izin operasi dan izin konstruksi.&lt;br /&gt;Ayat (2)&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Ayat (3)&lt;br /&gt;Perubahan yang dimaksud dalam ayat ini, antara lain,&lt;br /&gt;karena kepemilikan beralih, perubahan teknologi,&lt;br /&gt;penambahan atau pengurangan kapasitas produksi,&lt;br /&gt;dan/atau lokasi usaha dan/atau kegiatan yang&lt;br /&gt;berpindah tempat.&lt;br /&gt;Pasal 41&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Pasal 42&lt;br /&gt;Ayat (1)&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Ayat (2)&lt;br /&gt;Huruf a&lt;br /&gt;Yang dimaksud dengan “instrumen ekonomi dalam&lt;br /&gt;perencanaan pembangunan” adalah upaya&lt;br /&gt;internalisasi aspek lingkungan hidup ke dalam&lt;br /&gt;perencanaan dan penyelenggaraan pembangunan&lt;br /&gt;dan kegiatan ekonomi.&lt;br /&gt;Huruf b . . .&lt;br /&gt;- 19 -&lt;br /&gt;Huruf b&lt;br /&gt;Yang dimaksud dengan “pendanaan lingkungan”&lt;br /&gt;adalah suatu sistem dan mekanisme penghimpunan&lt;br /&gt;dan pengelolaan dana yang digunakan bagi&lt;br /&gt;pembiayaan upaya perlindungan dan pengelolaan&lt;br /&gt;lingkungan hidup. Pendanaan lingkungan berasal&lt;br /&gt;dari berbagai sumber, misalnya pungutan, hibah,&lt;br /&gt;dan lainnya.&lt;br /&gt;Huruf c&lt;br /&gt;Insentif merupakan upaya memberikan dorongan&lt;br /&gt;atau daya tarik secara moneter dan/atau&lt;br /&gt;nonmoneter kepada setiap orang ataupun&lt;br /&gt;Pemerintah dan pemerintah daerah agar melakukan&lt;br /&gt;kegiatan yang berdampak positif pada cadangan&lt;br /&gt;sumber daya alam dan kualitas fungsi lingkungan&lt;br /&gt;hidup.&lt;br /&gt;Disinsentif merupakan pengenaan beban atau&lt;br /&gt;ancaman secara moneter dan/atau nonmoneter&lt;br /&gt;kepada setiap orang ataupun Pemerintah dan&lt;br /&gt;pemerintah daerah agar mengurangi kegiatan yang&lt;br /&gt;berdampak negatif pada cadangan sumber daya&lt;br /&gt;alam dan kualitas fungsi lingkungan hidup.&lt;br /&gt;Pasal 43&lt;br /&gt;Ayat (1)&lt;br /&gt;Huruf a&lt;br /&gt;Yang dimaksud dengan “neraca sumber daya alam”&lt;br /&gt;adalah gambaran mengenai cadangan sumber daya&lt;br /&gt;alam dan perubahannya, baik dalam satuan fisik&lt;br /&gt;maupun dalam nilai moneter.&lt;br /&gt;Huruf b&lt;br /&gt;Yang dimaksud dengan “produk domestik bruto”&lt;br /&gt;adalah nilai semua barang dan jasa yang diproduksi&lt;br /&gt;oleh suatu negara pada periode tertentu.&lt;br /&gt;Yang dimaksud dengan “produk domestik regional&lt;br /&gt;bruto” adalah nilai semua barang dan jasa yang&lt;br /&gt;diproduksi oleh suatu daerah pada periode tertentu.&lt;br /&gt;Huruf c . . .&lt;br /&gt;- 20 -&lt;br /&gt;Huruf c&lt;br /&gt;Yang dimaksud dengan “mekanisme&lt;br /&gt;kompensasi/imbal jasa lingkungan hidup&lt;br /&gt;antardaerah” adalah cara-cara kompensasi/imbal&lt;br /&gt;yang dilakukan oleh orang, masyarakat, dan/atau&lt;br /&gt;pemerintah daerah sebagai pemanfaat jasa&lt;br /&gt;lingkungan hidup kepada penyedia jasa lingkungan&lt;br /&gt;hidup.&lt;br /&gt;Huruf d&lt;br /&gt;Yang dimaksud dengan “internalisasi biaya&lt;br /&gt;lingkungan hidup” adalah memasukkan biaya&lt;br /&gt;pencemaran dan/atau kerusakan lingkungan hidup&lt;br /&gt;dalam perhitungan biaya produksi atau biaya suatu&lt;br /&gt;usaha dan/atau kegiatan.&lt;br /&gt;Ayat (2)&lt;br /&gt;Huruf a&lt;br /&gt;Yang dimaksud dengan “dana jaminan pemulihan&lt;br /&gt;lingkungan hidup” adalah dana yang disiapkan oleh&lt;br /&gt;suatu usaha dan/atau kegiatan untuk pemulihan&lt;br /&gt;kualitas lingkungan hidup yang rusak karena&lt;br /&gt;kegiatannya.&lt;br /&gt;Huruf b&lt;br /&gt;Yang dimaksud dengan “dana penanggulangan”&lt;br /&gt;adalah dana yang digunakan untuk menanggulangi&lt;br /&gt;pencemaran dan/atau kerusakan lingkungan hidup&lt;br /&gt;yang timbul akibat suatu usaha dan/atau kegiatan.&lt;br /&gt;Huruf c&lt;br /&gt;Yang dimaksud dengan “dana amanah/bantuan”&lt;br /&gt;adalah dana yang berasal dari sumber hibah dan&lt;br /&gt;donasi untuk kepentingan konservasi lingkungan&lt;br /&gt;hidup.&lt;br /&gt;Ayat (3)&lt;br /&gt;Huruf a&lt;br /&gt;Yang dimaksud dengan “pengadaan barang dan jasa&lt;br /&gt;ramah lingkungan hidup” adalah pengadaaan yang&lt;br /&gt;memprioritaskan barang dan jasa yang berlabel&lt;br /&gt;ramah lingkungan hidup.&lt;br /&gt;Huruf b . . .&lt;br /&gt;- 21 -&lt;br /&gt;Huruf b&lt;br /&gt;Yang dimaksud dengan “pajak lingkungan hidup”&lt;br /&gt;adalah pungutan oleh Pemerintah dan pemerintah&lt;br /&gt;daerah terhadap setiap orang yang memanfaatkan&lt;br /&gt;sumber daya alam, seperti pajak pengambilan air&lt;br /&gt;bawah tanah, pajak bahan bakar minyak, dan pajak&lt;br /&gt;sarang burung walet.&lt;br /&gt;Yang dimaksud dengan “retribusi lingkungan hidup”&lt;br /&gt;adalah pungutan yang dilakukan oleh pemerintah&lt;br /&gt;daerah terhadap setiap orang yang memanfaatkan&lt;br /&gt;sarana yang disiapkan pemerintah daerah seperti&lt;br /&gt;retribusi pengolahan air limbah.&lt;br /&gt;Yang dimaksud dengan “subsidi lingkungan hidup”&lt;br /&gt;adalah kemudahan atau pengurangan beban yang&lt;br /&gt;diberikan kepada setiap orang yang kegiatannya&lt;br /&gt;berdampak memperbaiki fungsi lingkungan hidup.&lt;br /&gt;Huruf c&lt;br /&gt;Yang dimaksud dengan “sistem lembaga keuangan&lt;br /&gt;ramah lingkungan hidup” adalah sistem lembaga&lt;br /&gt;keuangan yang menerapkan persyaratan&lt;br /&gt;perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup&lt;br /&gt;dalam kebijakan pembiayaan dan praktik sistem&lt;br /&gt;lembaga keuangan bank dan lembaga keuangan&lt;br /&gt;nonbank.&lt;br /&gt;Yang dimaksud dengan “pasar modal ramah&lt;br /&gt;lingkungan hidup” adalah pasar modal yang&lt;br /&gt;menerapkan persyaratan perlindungan dan&lt;br /&gt;pengelolaan lingkungan hidup bagi perusahaan yang&lt;br /&gt;masuk pasar modal atau perusahaan terbuka,&lt;br /&gt;seperti penerapan persyaratan audit lingkungan&lt;br /&gt;hidup bagi perusahaan yang akan menjual saham di&lt;br /&gt;pasar modal.&lt;br /&gt;Huruf d&lt;br /&gt;Yang dimaksud dengan “perdagangan izin&lt;br /&gt;pembuangan limbah dan/atau emisi” adalah jual&lt;br /&gt;beli kuota limbah dan/atau emisi yang diizinkan&lt;br /&gt;untuk dibuang ke media lingkungan hidup&lt;br /&gt;antarpenanggung jawab usaha dan/atau kegiatan.&lt;br /&gt;Huruf e . . .&lt;br /&gt;- 22 -&lt;br /&gt;Huruf e&lt;br /&gt;Yang dimaksud dengan “pembayaran jasa&lt;br /&gt;lingkungan hidup” adalah pembayaran/imbal yang&lt;br /&gt;diberikan oleh pemanfaat jasa lingkungan hidup&lt;br /&gt;kepada penyedia jasa lingkungan hidup.&lt;br /&gt;Huruf f&lt;br /&gt;Yang dimaksud dengan “asuransi lingkungan hidup”&lt;br /&gt;adalah asuransi yang memberikan perlindungan&lt;br /&gt;pada saat terjadi pencemaran dan/atau kerusakan&lt;br /&gt;lingkungan hidup.&lt;br /&gt;Huruf g&lt;br /&gt;Yang dimaksud dengan “sistem label ramah&lt;br /&gt;lingkungan hidup” adalah pemberian tanda atau&lt;br /&gt;label kepada produk-produk yang ramah lingkungan&lt;br /&gt;hidup.&lt;br /&gt;Huruf h&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Ayat (4)&lt;br /&gt;Cukup jelas&lt;br /&gt;Pasal 44&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Pasal 45&lt;br /&gt;Ayat (1)&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Ayat (2)&lt;br /&gt;Kriteria kinerja perlindungan dan pengelolaan lingkungan&lt;br /&gt;hidup meliputi, antara lain, kinerja mempertahankan&lt;br /&gt;kawasan koservasi dan penurunan tingkat pencemaran&lt;br /&gt;dan/atau kerusakan lingkungan hidup.&lt;br /&gt;Pasal 46&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Pasal 47 . . .&lt;br /&gt;- 23 -&lt;br /&gt;Pasal 47&lt;br /&gt;Ayat (1)&lt;br /&gt;Yang dimaksud dengan “analisis risiko lingkungan” adalah&lt;br /&gt;prosedur yang antara lain digunakan untuk mengkaji&lt;br /&gt;pelepasan dan peredaran produk rekayasa genetik dan&lt;br /&gt;pembersihan (clean up) limbah B3.&lt;br /&gt;Ayat (2)&lt;br /&gt;Huruf a&lt;br /&gt;Dalam ketentuan ini “pengkajian risiko” meliputi&lt;br /&gt;seluruh proses mulai dari identifikasi bahaya,&lt;br /&gt;penaksiran besarnya konsekuensi atau akibat, dan&lt;br /&gt;penaksiran kemungkinan munculnya dampak yang&lt;br /&gt;tidak diinginkan, baik terhadap keamanan dan&lt;br /&gt;kesehatan manusia maupun lingkungan hidup.&lt;br /&gt;Huruf b&lt;br /&gt;Dalam ketentuan ini “pengelolaan risiko” meliputi&lt;br /&gt;evaluasi risiko atau seleksi risiko yang memerlukan&lt;br /&gt;pengelolaan, identifikasi pilihan pengelolaan risiko,&lt;br /&gt;pemilihan tindakan untuk pengelolaan, dan&lt;br /&gt;pengimplementasian tindakan yang dipilih.&lt;br /&gt;Huruf c&lt;br /&gt;Yang dimaksud dengan “komunikasi risiko” adalah&lt;br /&gt;proses interaktif dari pertukaran informasi dan&lt;br /&gt;pendapat di antara individu, kelompok, dan institusi&lt;br /&gt;yang berkenaan dengan risiko.&lt;br /&gt;Ayat (3)&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Pasal 48&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Pasal 49&lt;br /&gt;Ayat (1)&lt;br /&gt;Huruf a&lt;br /&gt;Yang dimaksud dengan “usaha dan/atau kegiatan&lt;br /&gt;tertentu yang berisiko tinggi” adalah usaha dan/atau&lt;br /&gt;kegiatan yang jika terjadi kecelakaan dan/atau&lt;br /&gt;keadaan darurat menimbulkan dampak yang besar&lt;br /&gt;dan luas terhadap kesehatan manusia dan&lt;br /&gt;lingkungan hidup seperti petrokimia, kilang minyak&lt;br /&gt;dan gas bumi, serta pembangkit listrik tenaga&lt;br /&gt;nuklir.&lt;br /&gt;Dokumen . . .&lt;br /&gt;- 24 -&lt;br /&gt;Dokumen audit lingkungan hidup memuat:&lt;br /&gt;a. informasi yang meliputi tujuan dan proses&lt;br /&gt;pelaksanaan audit;&lt;br /&gt;b. temuan audit;&lt;br /&gt;c. kesimpulan audit; dan&lt;br /&gt;d. data dan informasi pendukung.&lt;br /&gt;Huruf b&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Ayat (2)&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Ayat (3)&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Pasal 50&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Pasal 51&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Pasal 52&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Pasal 53&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Pasal 54&lt;br /&gt;Ayat (1)&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Ayat (2)&lt;br /&gt;Huruf a&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Huruf b . . .&lt;br /&gt;- 25 -&lt;br /&gt;Huruf b&lt;br /&gt;Yang dimaksud dengan ”remediasi” adalah upaya&lt;br /&gt;pemulihan pencemaran lingkungan hidup untuk&lt;br /&gt;memperbaiki mutu lingkungan hidup.&lt;br /&gt;Huruf c&lt;br /&gt;Yang dimaksud dengan ”rehabilitasi” adalah upaya&lt;br /&gt;pemulihan untuk mengembalikan nilai, fungsi, dan&lt;br /&gt;manfaat lingkungan hidup termasuk upaya&lt;br /&gt;pencegahan kerusakan lahan, memberikan&lt;br /&gt;perlindungan, dan memperbaiki ekosistem.&lt;br /&gt;Huruf d&lt;br /&gt;Yang dimaksud dengan ”restorasi” adalah upaya&lt;br /&gt;pemulihan untuk menjadikan lingkungan hidup atau&lt;br /&gt;bagian-bagiannya berfungsi kembali sebagaimana&lt;br /&gt;semula.&lt;br /&gt;Huruf e&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Ayat (3)&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Pasal 55&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Pasal 56&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Pasal 57&lt;br /&gt;Ayat (1)&lt;br /&gt;Yang dimaksud dengan “pemeliharaan lingkungan hidup”&lt;br /&gt;adalah upaya yang dilakukan untuk menjaga pelestarian&lt;br /&gt;fungsi lingkungan hidup dan mencegah terjadinya&lt;br /&gt;penurunan atau kerusakan lingkungan hidup yang&lt;br /&gt;disebabkan oleh perbuatan manusia.&lt;br /&gt;Huruf a&lt;br /&gt;Konservasi sumber daya alam meliputi, antara lain,&lt;br /&gt;konservasi sumber daya air, ekosistem hutan,&lt;br /&gt;ekosistem pesisir dan laut, energi, ekosistem lahan&lt;br /&gt;gambut, dan ekosistem karst.&lt;br /&gt;Huruf b . . .&lt;br /&gt;- 26 -&lt;br /&gt;Huruf b&lt;br /&gt;Pencadangan sumber daya alam meliputi sumber&lt;br /&gt;daya alam yang dapat dikelola dalam jangka panjang&lt;br /&gt;dan waktu tertentu sesuai dengan kebutuhan.&lt;br /&gt;Untuk melaksanakan pencadangan sumber daya&lt;br /&gt;alam, Pemerintah, pemerintah provinsi, atau&lt;br /&gt;pemerintah kabupaten/kota dan perseorangan dapat&lt;br /&gt;membangun:&lt;br /&gt;a. taman keanekaragaman hayati di luar kawasan&lt;br /&gt;hutan;&lt;br /&gt;b. ruang terbuka hijau (RTH) paling sedikit 30%&lt;br /&gt;dari luasan pulau/kepulauan; dan/atau&lt;br /&gt;c. menanam dan memelihara pohon di luar&lt;br /&gt;kawasan hutan, khususnya tanaman langka.&lt;br /&gt;Huruf c&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Ayat (2)&lt;br /&gt;Huruf a&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Huruf b&lt;br /&gt;Yang dimaksud dengan ”pengawetan sumber daya&lt;br /&gt;alam” adalah upaya untuk menjaga keutuhan dan&lt;br /&gt;keaslian sumber daya alam beserta ekosistemnya.&lt;br /&gt;Huruf c&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Ayat (3)&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Ayat (4)&lt;br /&gt;Huruf a&lt;br /&gt;Yang dimaksud dengan ”mitigasi perubahan iklim”&lt;br /&gt;adalah serangkaian kegiatan yang dilakukan dalam&lt;br /&gt;upaya menurunkan tingkat emisi gas rumah kaca&lt;br /&gt;sebagai bentuk upaya penanggulangan dampak&lt;br /&gt;perubahan iklim.&lt;br /&gt;Yang . . .&lt;br /&gt;- 27 -&lt;br /&gt;Yang dimaksud dengan ”adaptasi perubahan iklim”&lt;br /&gt;adalah upaya yang dilakukan untuk meningkatkan&lt;br /&gt;kemampuan dalam menyesuaikan diri terhadap&lt;br /&gt;perubahan iklim, termasuk keragaman iklim dan&lt;br /&gt;kejadian iklim ekstrim sehingga potensi kerusakan&lt;br /&gt;akibat perubahan iklim berkurang, peluang yang&lt;br /&gt;ditimbulkan oleh perubahan iklim dapat&lt;br /&gt;dimanfaatkan, dan konsekuensi yang timbul akibat&lt;br /&gt;perubahan iklim dapat diatasi.&lt;br /&gt;Huruf b&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Huruf c&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Ayat (5)&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Pasal 58&lt;br /&gt;Ayat (1)&lt;br /&gt;Kewajiban untuk melakukan pengelolaan B3 merupakan&lt;br /&gt;upaya untuk mengurangi terjadinya kemungkinan risiko&lt;br /&gt;terhadap lingkungan hidup yang berupa terjadinya&lt;br /&gt;pencemaran dan/atau kerusakan lingkungan hidup,&lt;br /&gt;mengingat B3 mempunyai potensi yang cukup besar untuk&lt;br /&gt;menimbulkan dampak negatif.&lt;br /&gt;Ayat (2)&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Pasal 59&lt;br /&gt;Ayat (1)&lt;br /&gt;Pengelolaan limbah B3 merupakan rangkaian kegiatan&lt;br /&gt;yang mencakup pengurangan, penyimpanan,&lt;br /&gt;pengumpulan, pengangkutan, pemanfaatan, dan/atau&lt;br /&gt;pengolahan, termasuk penimbunan limbah B3.&lt;br /&gt;Ayat (2)&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Ayat (3)&lt;br /&gt;Yang dimaksud dengan pihak lain adalah badan usaha&lt;br /&gt;yang melakukan pengelolaan limbah B3 dan telah&lt;br /&gt;mendapatkan izin.&lt;br /&gt;Ayat (4)&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Ayat (5) . . .&lt;br /&gt;- 28 -&lt;br /&gt;Ayat (5)&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Ayat (6)&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Ayat (7)&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Pasal 60&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Pasal 61&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Pasal 62&lt;br /&gt;Ayat (1)&lt;br /&gt;Sistem informasi lingkungan hidup memuat, antara lain,&lt;br /&gt;keragaman karakter ekologis, sebaran penduduk,&lt;br /&gt;sebaran potensi sumber daya alam, dan kearifan lokal.&lt;br /&gt;Ayat (2)&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Ayat (3)&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Ayat (4)&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Pasal 63&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Pasal 64&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Pasal 65&lt;br /&gt;Ayat (1)&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Ayat (2) . . .&lt;br /&gt;- 29 -&lt;br /&gt;Ayat (2)&lt;br /&gt;Hak atas informasi lingkungan hidup merupakan suatu&lt;br /&gt;konsekuensi logis dari hak berperan dalam pengelolaan&lt;br /&gt;lingkungan hidup yang berlandaskan pada asas&lt;br /&gt;keterbukaan. Hak atas informasi lingkungan hidup akan&lt;br /&gt;meningkatkan nilai dan efektivitas peran serta dalam&lt;br /&gt;pengelolaan lingkungan hidup, di samping akan membuka&lt;br /&gt;peluang bagi masyarakat untuk mengaktualisasikan&lt;br /&gt;haknya atas lingkungan hidup yang baik dan sehat.&lt;br /&gt;Informasi lingkungan hidup sebagaimana dimaksud pada&lt;br /&gt;ayat ini dapat berupa data, keterangan, atau informasi lain&lt;br /&gt;yang berkenaan dengan perlindungan dan pengelolaan&lt;br /&gt;lingkungan hidup yang menurut sifat dan tujuannya&lt;br /&gt;memang terbuka untuk diketahui masyarakat, seperti&lt;br /&gt;dokumen analisis mengenai dampak lingkungan hidup,&lt;br /&gt;laporan, dan evaluasi hasil pemantauan lingkungan hidup,&lt;br /&gt;baik pemantauan penaatan maupun pemantauan&lt;br /&gt;perubahan kualitas lingkungan hidup dan rencana tata&lt;br /&gt;ruang.&lt;br /&gt;Ayat (3)&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Ayat (4)&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Ayat (5)&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Ayat (6)&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Pasal 66&lt;br /&gt;Ketentuan ini dimaksudkan untuk melindungi korban dan/atau&lt;br /&gt;pelapor yang menempuh cara hukum akibat pencemaran&lt;br /&gt;dan/atau perusakan lingkungan hidup.&lt;br /&gt;Perlindungan ini dimaksudkan untuk mencegah tindakan&lt;br /&gt;pembalasan dari terlapor melalui pemidanaan dan/atau&lt;br /&gt;gugatan perdata dengan tetap memperhatikan kemandirian&lt;br /&gt;peradilan.&lt;br /&gt;Pasal 67 . . .&lt;br /&gt;- 30 -&lt;br /&gt;Pasal 67&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Pasal 68&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Pasal 69&lt;br /&gt;Ayat (1)&lt;br /&gt;Huruf a&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Huruf b&lt;br /&gt;B3 yang dilarang dalam ketentuan ini, antara lain,&lt;br /&gt;DDT, PCBs, dan dieldrin.&lt;br /&gt;Huruf c&lt;br /&gt;Larangan dalam ketentuan ini dikecualikan bagi&lt;br /&gt;yang diatur dalam peraturan perundang-undangan.&lt;br /&gt;Huruf d&lt;br /&gt;Yang dilarang dalam huruf ini termasuk impor.&lt;br /&gt;Huruf e&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Huruf f&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Huruf g&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Huruf h&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Huruf i&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Huruf j&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Ayat (2) . . .&lt;br /&gt;- 31 -&lt;br /&gt;Ayat (2)&lt;br /&gt;Kearifan lokal yang dimaksud dalam ketentuan ini adalah&lt;br /&gt;melakukan pembakaran lahan dengan luas lahan&lt;br /&gt;maksimal 2 hektare per kepala keluarga untuk ditanami&lt;br /&gt;tanaman jenis varietas lokal dan dikelilingi oleh sekat&lt;br /&gt;bakar sebagai pencegah penjalaran api ke wilayah&lt;br /&gt;sekelilingnya.&lt;br /&gt;Pasal 70&lt;br /&gt;Ayat (1)&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Ayat (2)&lt;br /&gt;Huruf a&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Huruf b&lt;br /&gt;Pemberian saran dan pendapat dalam ketentuan ini&lt;br /&gt;termasuk dalam penyusunan KLHS dan amdal.&lt;br /&gt;Huruf c&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Ayat (3)&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Pasal 71&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Pasal 72&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Pasal 73&lt;br /&gt;Yang dimaksud dengan “pelanggaran yang serius” adalah&lt;br /&gt;tindakan melanggar hukum yang mengakibatkan pencemaran&lt;br /&gt;dan/atau kerusakan lingkungan hidup yang relatif besar dan&lt;br /&gt;menimbulkan keresahan masyarakat.&lt;br /&gt;Pasal 74&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Pasal 75 . . .&lt;br /&gt;- 32 -&lt;br /&gt;Pasal 75&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Pasal 76&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Pasal 77&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Pasal 78&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Pasal 79&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Pasal 80&lt;br /&gt;Ayat (1)&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Ayat (2)&lt;br /&gt;Huruf a&lt;br /&gt;Yang dimaksud dengan “ancaman yang sangat&lt;br /&gt;serius” adalah suatu keadaan yang berpotensi&lt;br /&gt;sangat membahayakan keselamatan dan kesehatan&lt;br /&gt;banyak orang sehingga penanganannya tidak dapat&lt;br /&gt;ditunda.&lt;br /&gt;Huruf b&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Huruf c&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Pasal 81&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Pasal 82&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Pasal 83 . . .&lt;br /&gt;- 33 -&lt;br /&gt;Pasal 83&lt;br /&gt;Cukup Jelas.&lt;br /&gt;Pasal 84&lt;br /&gt;Ayat (1)&lt;br /&gt;Ketentuan pada ayat ini dimaksudkan untuk melindungi&lt;br /&gt;hak keperdataan para pihak yang bersengketa.&lt;br /&gt;Ayat (2)&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Ayat (3)&lt;br /&gt;Ketentuan pada ayat ini dimaksudkan untuk mencegah&lt;br /&gt;terjadinya putusan yang berbeda mengenai satu sengketa&lt;br /&gt;lingkungan hidup untuk menjamin kepastian hukum.&lt;br /&gt;Pasal 85&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Pasal 86&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Pasal 87&lt;br /&gt;Ayat (1)&lt;br /&gt;Ketentuan dalam ayat ini merupakan realisasi asas yang&lt;br /&gt;ada dalam hukum lingkungan hidup yang disebut asas&lt;br /&gt;pencemar membayar. Selain diharuskan membayar ganti&lt;br /&gt;rugi, pencemar dan/atau perusak lingkungan hidup dapat&lt;br /&gt;pula dibebani oleh hakim untuk melakukan tindakan&lt;br /&gt;hukum tertentu, misalnya perintah untuk:&lt;br /&gt;a. memasang atau memperbaiki unit pengolahan limbah&lt;br /&gt;sehingga limbah sesuai dengan baku mutu lingkungan&lt;br /&gt;hidup yang ditentukan;&lt;br /&gt;b. memulihkan fungsi lingkungan hidup; dan/atau&lt;br /&gt;c. menghilangkan atau memusnahkan penyebab&lt;br /&gt;timbulnya pencemaran dan/atau perusakan&lt;br /&gt;lingkungan hidup.&lt;br /&gt;Ayat (2)&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Ayat (3) . . .&lt;br /&gt;- 34 -&lt;br /&gt;Ayat (3)&lt;br /&gt;Pembebanan pembayaran uang paksa atas setiap hari&lt;br /&gt;keterlambatan pelaksanaan perintah pengadilan untuk&lt;br /&gt;melaksanakan tindakan tertentu adalah demi pelestarian&lt;br /&gt;fungsi lingkungan hidup.&lt;br /&gt;Ayat (4)&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Pasal 88&lt;br /&gt;Yang dimaksud dengan “bertanggung jawab mutlak” atau&lt;br /&gt;strict liability adalah unsur kesalahan tidak perlu&lt;br /&gt;dibuktikan oleh pihak penggugat sebagai dasar pembayaran&lt;br /&gt;ganti rugi. Ketentuan ayat ini merupakan lex specialis dalam&lt;br /&gt;gugatan tentang perbuatan melanggar hukum pada&lt;br /&gt;umumnya. Besarnya nilai ganti rugi yang dapat dibebankan&lt;br /&gt;terhadap pencemar atau perusak lingkungan hidup menurut&lt;br /&gt;Pasal ini dapat ditetapkan sampai batas tertentu.&lt;br /&gt;Yang dimaksud dengan “sampai batas waktu tertentu”&lt;br /&gt;adalah jika menurut penetapan peraturan perundangundangan&lt;br /&gt;ditentukan keharusan asuransi bagi usaha&lt;br /&gt;dan/atau kegiatan yang bersangkutan atau telah tersedia&lt;br /&gt;dana lingkungan hidup.&lt;br /&gt;Pasal 89&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Pasal 90&lt;br /&gt;Ayat (1)&lt;br /&gt;Yang dimaksud dengan “kerugian lingkungan hidup”&lt;br /&gt;adalah kerugian yang timbul akibat pencemaran dan/atau&lt;br /&gt;kerusakan lingkungan hidup yang bukan merupakan hak&lt;br /&gt;milik privat.&lt;br /&gt;Tindakan tertentu merupakan tindakan pencegahan dan&lt;br /&gt;penanggulangan pencemaran dan/atau kerusakan serta&lt;br /&gt;pemulihan fungsi lingkungan hidup guna menjamin tidak&lt;br /&gt;akan terjadi atau terulangnya dampak negatif terhadap&lt;br /&gt;lingkungan hidup.&lt;br /&gt;Ayat (2)&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Pasal 91 . . .&lt;br /&gt;- 35 -&lt;br /&gt;Pasal 91&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Pasal 92&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Pasal 93&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Pasal 94&lt;br /&gt;Ayat (1)&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Ayat (2)&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Ayat (3)&lt;br /&gt;Yang dimaksud dengan koordinasi adalah tindakan&lt;br /&gt;berkonsultasi guna mendapatkan bantuan personil,&lt;br /&gt;sarana, dan prasarana yang dibutuhkan dalam&lt;br /&gt;penyidikan.&lt;br /&gt;Ayat (4)&lt;br /&gt;Pemberitahuan dalam Pasal ini bukan merupakan&lt;br /&gt;pemberitahuan dimulainya penyidikan, melainkan untuk&lt;br /&gt;mempertegas wujud koordinasi antara pejabat penyidik&lt;br /&gt;pegawai negeri sipil dan penyidik pejabat polisi Negara&lt;br /&gt;Republik Indonesia.&lt;br /&gt;Ayat (5)&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Ayat (6)&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Pasal 95&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Pasal 96&lt;br /&gt;Huruf a&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Huruf b . . .&lt;br /&gt;- 36 -&lt;br /&gt;Huruf b&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Huruf c&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Huruf d&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Huruf e&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Huruf f&lt;br /&gt;Yang dimaksud dengan alat bukti lain, meliputi,&lt;br /&gt;informasi yang diucapkan, dikirimkan, diterima, atau&lt;br /&gt;disimpan secara elektronik, magnetik, optik, dan/atau&lt;br /&gt;yang serupa dengan itu; dan/atau alat bukti data,&lt;br /&gt;rekaman, atau informasi yang dapat dibaca, dilihat,&lt;br /&gt;dan didengar yang dapat dikeluarkan dengan dan/atau&lt;br /&gt;tanpa bantuan suatu sarana, baik yang tertuang di&lt;br /&gt;atas kertas, benda fisik apa pun selain kertas, atau&lt;br /&gt;yang terekam secara elektronik, tidak terbatas pada&lt;br /&gt;tulisan, suara atau gambar, peta, rancangan, foto atau&lt;br /&gt;sejenisnya, huruf, tanda, angka, simbol, atau perporasi&lt;br /&gt;yang memiliki makna atau yang dapat dipahami atau&lt;br /&gt;dibaca.&lt;br /&gt;Pasal 97&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Pasal 98&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Pasal 99&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Pasal 100&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Pasal 101&lt;br /&gt;Yang dimaksud dengan “melepaskan produk rekayasa genetik”&lt;br /&gt;adalah pernyataan diakuinya suatu hasil pemuliaan produk&lt;br /&gt;rekayasa genetik menjadi varietas unggul dan dapat&lt;br /&gt;disebarluaskan setelah memenuhi persyaratan berdasarkan&lt;br /&gt;peraturan perundang-undangan.&lt;br /&gt;Yang . . .&lt;br /&gt;- 37 -&lt;br /&gt;Yang dimaksud dengan “mengedarkan produk rekayasa genetik”&lt;br /&gt;adalah setiap kegiatan atau serangkaian kegiatan dalam rangka&lt;br /&gt;penyaluran komoditas produk rekayasa genetik kepada&lt;br /&gt;masyarakat, baik untuk diperdagangkan maupun tidak.&lt;br /&gt;Pasal 102&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Pasal 103&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Pasal 104&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Pasal 105&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Pasal 106&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Pasal 107&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Pasal 108&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Pasal 109&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Pasal 110&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Pasal 111&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Pasal 112&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Pasal 113 . . .&lt;br /&gt;- 38 -&lt;br /&gt;Pasal 113&lt;br /&gt;Informasi palsu yang dimaksud dalam Pasal ini dapat berbentuk&lt;br /&gt;dokumen atau keterangan lisan yang tidak sesuai dengan faktafakta&lt;br /&gt;yang senyatanya atau informasi yang tidak benar.&lt;br /&gt;Pasal 114&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Pasal 115&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Pasal 116&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Pasal 117&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Pasal 118&lt;br /&gt;Yang dimaksud dengan pelaku fungsional dalam Pasal ini&lt;br /&gt;adalah badan usaha dan badan hukum.&lt;br /&gt;Tuntutan pidana dikenakan terhadap pemimpin badan usaha&lt;br /&gt;dan badan hukum karena tindak pidana badan usaha dan&lt;br /&gt;badan hukum adalah tindak pidana fungsional sehingga&lt;br /&gt;pidana dikenakan dan sanksi dijatuhkan kepada mereka&lt;br /&gt;yang memiliki kewenangan terhadap pelaku fisik dan&lt;br /&gt;menerima tindakan pelaku fisik tersebut.&lt;br /&gt;Yang dimaksud dengan menerima tindakan dalam Pasal ini&lt;br /&gt;termasuk menyetujui, membiarkan, atau tidak cukup&lt;br /&gt;melakukan pengawasan terhadap tindakan pelaku fisik,&lt;br /&gt;dan/atau memiliki kebijakan yang memungkinkan terjadinya&lt;br /&gt;tindak pidana tersebut.&lt;br /&gt;Pasal 119&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Pasal 120&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Pasal 121 . . .&lt;br /&gt;- 39 -&lt;br /&gt;Pasal 121&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Pasal 122&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Pasal 123&lt;br /&gt;Izin dalam ketentuan ini, misalnya, izin pengelolaan limbah B3,&lt;br /&gt;izin pembuangan air limbah ke laut, dan izin pembuangan air&lt;br /&gt;limbah ke sumber air.&lt;br /&gt;Pasal 124&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Pasal 125&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Pasal 126&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Pasal 127&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;TAMBAHAN LEMBARAN NEGARA REPUBLIK INDONESIA NOMOR 5059</description><link>http://reefqqicks.blogspot.com/2010/10/uu-32-tahun-2009.html</link><thr:total>0</thr:total><author>reefq_associated@yahoo.com (reefq)</author></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-3924644660601754728.post-6490453320678914629</guid><pubDate>Wed, 13 Oct 2010 13:44:00 +0000</pubDate><atom:updated>2010-10-14T22:38:17.649+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">erp</category><title>ERP (emergency respone plan)</title><description>&lt;div style="font-weight: bold;" class="fullpost"&gt;&lt;/div&gt;&lt;meta equiv="Content-Type" content="text/html; charset=utf-8"&gt;&lt;meta name="ProgId" content="Word.Document"&gt;&lt;meta name="Generator" content="Microsoft Word 12"&gt;&lt;meta name="Originator" content="Microsoft Word 12"&gt;&lt;link style="font-weight: bold;" rel="File-List" href="file:///C:%5CUsers%5Cacer%5CAppData%5CLocal%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_filelist.xml"&gt;&lt;link style="font-weight: bold;" rel="Edit-Time-Data" href="file:///C:%5CUsers%5Cacer%5CAppData%5CLocal%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_editdata.mso"&gt;&lt;link style="font-weight: bold;" rel="OLE-Object-Data" href="file:///C:%5CUsers%5Cacer%5CAppData%5CLocal%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_oledata.mso"&gt;&lt;!--[if !mso]&gt; &lt;style&gt; v\:* {behavior:url(#default#VML);} o\:* {behavior:url(#default#VML);} w\:* {behavior:url(#default#VML);} .shape {behavior:url(#default#VML);} &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;o:smarttagtype style="font-weight: bold;" namespaceuri="urn:schemas-microsoft-com:office:smarttags" name="time"&gt;&lt;/o:smarttagtype&gt;&lt;/span&gt;&lt;link style="font-weight: bold;" rel="themeData" href="file:///C:%5CUsers%5Cacer%5CAppData%5CLocal%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_themedata.thmx"&gt;&lt;link style="font-weight: bold;" rel="colorSchemeMapping" href="file:///C:%5CUsers%5Cacer%5CAppData%5CLocal%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_colorschememapping.xml"&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:worddocument&gt;   &lt;w:view&gt;Normal&lt;/w:View&gt;   &lt;w:zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;   &lt;w:trackmoves&gt;false&lt;/w:TrackMoves&gt;   &lt;w:trackformatting/&gt;   &lt;w:punctuationkerning/&gt;   &lt;w:validateagainstschemas/&gt;   &lt;w:saveifxmlinvalid&gt;false&lt;/w:SaveIfXMLInvalid&gt;   &lt;w:ignoremixedcontent&gt;false&lt;/w:IgnoreMixedContent&gt;   &lt;w:alwaysshowplaceholdertext&gt;false&lt;/w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;   &lt;w:donotpromoteqf/&gt;   &lt;w:lidthemeother&gt;IN&lt;/w:LidThemeOther&gt;   &lt;w:lidthemeasian&gt;X-NONE&lt;/w:LidThemeAsian&gt;   &lt;w:lidthemecomplexscript&gt;X-NONE&lt;/w:LidThemeComplexScript&gt;   &lt;w:compatibility&gt;    &lt;w:breakwrappedtables/&gt;    &lt;w:snaptogridincell/&gt;    &lt;w:wraptextwithpunct/&gt;    &lt;w:useasianbreakrules/&gt;    &lt;w:dontgrowautofit/&gt;    &lt;w:splitpgbreakandparamark/&gt;    &lt;w:dontvertaligncellwithsp/&gt;    &lt;w:dontbreakconstrainedforcedtables/&gt;    &lt;w:dontvertalignintxbx/&gt;    &lt;w:word11kerningpairs/&gt;    &lt;w:cachedcolbalance/&gt;   &lt;/w:Compatibility&gt;   &lt;w:browserlevel&gt;MicrosoftInternetExplorer4&lt;/w:BrowserLevel&gt;   &lt;m:mathpr&gt;    &lt;m:mathfont val="Cambria Math"&gt;    &lt;m:brkbin val="before"&gt;    &lt;m:brkbinsub val="--"&gt;    &lt;m:smallfrac val="off"&gt;    &lt;m:dispdef/&gt;    &lt;m:lmargin val="0"&gt;    &lt;m:rmargin val="0"&gt;    &lt;m:defjc val="centerGroup"&gt;    &lt;m:wrapindent val="1440"&gt;    &lt;m:intlim val="subSup"&gt;    &lt;m:narylim val="undOvr"&gt;   &lt;/m:mathPr&gt;&lt;/w:WordDocument&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:latentstyles deflockedstate="false" defunhidewhenused="true" defsemihidden="true" defqformat="false" defpriority="99" latentstylecount="267"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="0" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Normal"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="heading 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 7"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 8"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 9"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 7"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 8"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 9"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="0" name="header"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="0" name="footer"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="35" qformat="true" name="caption"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="0" name="page number"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="10" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Title"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="1" name="Default Paragraph Font"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="11" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Subtitle"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="22" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Strong"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="20" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Emphasis"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="59" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Table Grid"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" unhidewhenused="false" name="Placeholder Text"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="1" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="No Spacing"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" unhidewhenused="false" name="Revision"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="34" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="List Paragraph"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="29" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Quote"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="30" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Intense Quote"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="19" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Subtle Emphasis"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="21" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Intense Emphasis"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="31" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Subtle Reference"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="32" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Intense Reference"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="33" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Book Title"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="37" name="Bibliography"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" qformat="true" name="TOC Heading"&gt;  &lt;/w:LatentStyles&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if !mso]&gt;&lt;object classid="clsid:38481807-CA0E-42D2-BF39-B33AF135CC4D" id="ieooui"&gt;&lt;/object&gt; &lt;style&gt; st1\:*{behavior:url(#ieooui) } &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;&lt;style&gt; &lt;!--  /* Font Definitions */  @font-face 	{font-family:Wingdings; 	panose-1:5 0 0 0 0 0 0 0 0 0; 	mso-font-charset:2; 	mso-generic-font-family:auto; 	mso-font-pitch:variable; 	mso-font-signature:0 268435456 0 0 -2147483648 0;} @font-face 	{font-family:"Cambria Math"; 	panose-1:2 4 5 3 5 4 6 3 2 4; 	mso-font-charset:0; 	mso-generic-font-family:roman; 	mso-font-pitch:variable; 	mso-font-signature:-1610611985 1107304683 0 0 415 0;}  /* Style Definitions */  p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal 	{mso-style-unhide:no; 	mso-style-qformat:yes; 	mso-style-parent:""; 	margin:0cm; 	margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:12.0pt; 	font-family:"Times New Roman","serif"; 	mso-fareast-font-family:"Times New Roman"; 	mso-ansi-language:EN-US; 	mso-fareast-language:EN-US;} p.MsoHeader, li.MsoHeader, div.MsoHeader 	{mso-style-unhide:no; 	mso-style-link:"Header Char"; 	margin:0cm; 	margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	tab-stops:center 216.0pt right 432.0pt; 	font-size:12.0pt; 	font-family:"Times New Roman","serif"; 	mso-fareast-font-family:"Times New Roman"; 	mso-ansi-language:EN-US; 	mso-fareast-language:EN-US;} p.MsoFooter, li.MsoFooter, div.MsoFooter 	{mso-style-unhide:no; 	mso-style-link:"Footer Char"; 	margin:0cm; 	margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	tab-stops:center 216.0pt right 432.0pt; 	font-size:12.0pt; 	font-family:"Times New Roman","serif"; 	mso-fareast-font-family:"Times New Roman"; 	mso-ansi-language:EN-US; 	mso-fareast-language:EN-US;} span.HeaderChar 	{mso-style-name:"Header Char"; 	mso-style-unhide:no; 	mso-style-locked:yes; 	mso-style-link:Header; 	mso-ansi-font-size:12.0pt; 	mso-bidi-font-size:12.0pt; 	mso-ansi-language:EN-US; 	mso-fareast-language:EN-US;} span.FooterChar 	{mso-style-name:"Footer Char"; 	mso-style-unhide:no; 	mso-style-locked:yes; 	mso-style-link:Footer; 	mso-ansi-font-size:12.0pt; 	mso-bidi-font-size:12.0pt; 	mso-ansi-language:EN-US; 	mso-fareast-language:EN-US;} p.Default, li.Default, div.Default 	{mso-style-name:Default; 	mso-style-unhide:no; 	mso-style-parent:""; 	margin:0cm; 	margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	mso-layout-grid-align:none; 	text-autospace:none; 	font-size:12.0pt; 	font-family:"Times New Roman","serif"; 	mso-fareast-font-family:"Times New Roman"; 	color:black; 	mso-ansi-language:EN-US; 	mso-fareast-language:EN-US;} p.Normal1, li.Normal1, div.Normal1 	{mso-style-name:Normal+1; 	mso-style-priority:99; 	mso-style-unhide:no; 	mso-style-parent:Default; 	mso-style-next:Default; 	margin:0cm; 	margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	mso-layout-grid-align:none; 	text-autospace:none; 	font-size:12.0pt; 	font-family:"Times New Roman","serif"; 	mso-fareast-font-family:"Times New Roman"; 	mso-ansi-language:EN-US; 	mso-fareast-language:EN-US;} .MsoChpDefault 	{mso-style-type:export-only; 	mso-default-props:yes; 	font-size:10.0pt; 	mso-ansi-font-size:10.0pt; 	mso-bidi-font-size:10.0pt;} @page Section1 	{size:612.0pt 792.0pt; 	margin:72.0pt 89.85pt 72.0pt 89.85pt; 	mso-header-margin:35.45pt; 	mso-footer-margin:35.45pt; 	mso-page-numbers:3; 	mso-paper-source:0;} div.Section1 	{page:Section1;}  /* List Definitions */  @list l0 	{mso-list-id:30807448; 	mso-list-template-ids:-1029783416;} @list l0:level1 	{mso-level-text:%1; 	mso-level-tab-stop:36.0pt; 	mso-level-number-position:left; 	text-indent:-36.0pt;} @list l0:level2 	{mso-level-text:"%1\.%2"; 	mso-level-tab-stop:72.0pt; 	mso-level-number-position:left; 	text-indent:-36.0pt;} @list l0:level3 	{mso-level-text:"%1\.%2\.%3"; 	mso-level-tab-stop:108.0pt; 	mso-level-number-position:left; 	text-indent:-36.0pt;} @list l0:level4 	{mso-level-text:"%1\.%2\.%3\.%4"; 	mso-level-tab-stop:144.0pt; 	mso-level-number-position:left; 	text-indent:-36.0pt;} @list l0:level5 	{mso-level-text:"%1\.%2\.%3\.%4\.%5"; 	mso-level-tab-stop:198.0pt; 	mso-level-number-position:left; 	margin-left:198.0pt; 	text-indent:-54.0pt;} @list l0:level6 	{mso-level-text:"%1\.%2\.%3\.%4\.%5\.%6"; 	mso-level-tab-stop:234.0pt; 	mso-level-number-position:left; 	margin-left:234.0pt; 	text-indent:-54.0pt;} @list l0:level7 	{mso-level-text:"%1\.%2\.%3\.%4\.%5\.%6\.%7"; 	mso-level-tab-stop:288.0pt; 	mso-level-number-position:left; 	margin-left:288.0pt; 	text-indent:-72.0pt;} @list l0:level8 	{mso-level-text:"%1\.%2\.%3\.%4\.%5\.%6\.%7\.%8"; 	mso-level-tab-stop:324.0pt; 	mso-level-number-position:left; 	margin-left:324.0pt; 	text-indent:-72.0pt;} @list l0:level9 	{mso-level-text:"%1\.%2\.%3\.%4\.%5\.%6\.%7\.%8\.%9"; 	mso-level-tab-stop:378.0pt; 	mso-level-number-position:left; 	margin-left:378.0pt; 	text-indent:-90.0pt;} @list l1 	{mso-list-id:461192796; 	mso-list-type:hybrid; 	mso-list-template-ids:-1420145326 -435750592 311992050 67698689 67698689 67698691 67698693 67698689 67698691 67698693;} @list l1:level1 	{mso-level-start-at:4; 	mso-level-number-format:bullet; 	mso-level-text:-; 	mso-level-tab-stop:36.0pt; 	mso-level-number-position:left; 	text-indent:-18.0pt; 	font-family:"Times New Roman","serif"; 	mso-fareast-font-family:"Times New Roman";} @list l1:level2 	{mso-level-tab-stop:90.0pt; 	mso-level-number-position:left; 	margin-left:90.0pt; 	text-indent:-36.0pt;} @list l1:level3 	{mso-level-number-format:bullet; 	mso-level-text:; 	mso-level-tab-stop:108.0pt; 	mso-level-number-position:left; 	text-indent:-18.0pt; 	font-family:Symbol;} @list l2 	{mso-list-id:579095313; 	mso-list-type:hybrid; 	mso-list-template-ids:236219452 67698713 67698713 67698715 67698703 67698713 67698715 67698703 67698713 67698715;} @list l2:level1 	{mso-level-number-format:alpha-lower; 	mso-level-tab-stop:none; 	mso-level-number-position:left; 	margin-left:18.0pt; 	text-indent:-18.0pt;} @list l3 	{mso-list-id:600139791; 	mso-list-type:hybrid; 	mso-list-template-ids:-1658678240 67698703 67698713 67698715 67698703 67698713 67698715 67698703 67698713 67698715;} @list l3:level1 	{mso-level-tab-stop:36.0pt; 	mso-level-number-position:left; 	text-indent:-18.0pt;} @list l4 	{mso-list-id:639383879; 	mso-list-type:hybrid; 	mso-list-template-ids:-1005662148 311992050 1568170402 -822326312 487215140 67698699 487215140 67698703 67698713 67698715;} @list l4:level1 	{mso-level-tab-stop:54.0pt; 	mso-level-number-position:left; 	margin-left:54.0pt; 	text-indent:-36.0pt;} @list l4:level2 	{mso-level-start-at:4; 	mso-level-number-format:roman-lower; 	mso-level-tab-stop:90.0pt; 	mso-level-number-position:left; 	margin-left:90.0pt; 	text-indent:-36.0pt;} @list l4:level3 	{mso-level-number-format:image; 	list-style-image:url("file:///C:/Users/acer/AppData/Local/Temp/msohtmlclip1/01/clip_image001.gif"); 	mso-level-text:; 	mso-level-tab-stop:117.0pt; 	mso-level-number-position:left; 	margin-left:117.0pt; 	text-indent:-18.0pt; 	font-family:Symbol; 	color:windowtext;} @list l4:level4 	{mso-level-number-format:bullet; 	mso-level-text:; 	mso-level-tab-stop:144.0pt; 	mso-level-number-position:left; 	text-indent:-18.0pt; 	font-family:Symbol; 	mso-fareast-font-family:"Times New Roman"; 	mso-bidi-font-family:"Times New Roman"; 	color:windowtext;} @list l4:level5 	{mso-level-number-format:bullet; 	mso-level-text:; 	mso-level-tab-stop:18.0pt; 	mso-level-number-position:left; 	margin-left:18.0pt; 	text-indent:-18.0pt; 	font-family:Wingdings;} @list l4:level6 	{mso-level-number-format:bullet; 	mso-level-text:; 	mso-level-tab-stop:225.0pt; 	mso-level-number-position:left; 	margin-left:225.0pt; 	text-indent:-18.0pt; 	font-family:Symbol; 	mso-fareast-font-family:"Times New Roman"; 	mso-bidi-font-family:"Times New Roman"; 	color:windowtext;} @list l5 	{mso-list-id:1084642584; 	mso-list-type:hybrid; 	mso-list-template-ids:1792029974 67698689 67698691 67698693 67698689 67698691 67698693 67698689 67698691 67698693;} @list l5:level1 	{mso-level-number-format:bullet; 	mso-level-text:; 	mso-level-tab-stop:27.0pt; 	mso-level-number-position:left; 	margin-left:27.0pt; 	text-indent:-18.0pt; 	font-family:Symbol;} @list l6 	{mso-list-id:1775127473; 	mso-list-template-ids:-1029783416;} @list l6:level1 	{mso-level-text:%1; 	mso-level-tab-stop:36.0pt; 	mso-level-number-position:left; 	text-indent:-36.0pt;} @list l6:level2 	{mso-level-text:"%1\.%2"; 	mso-level-tab-stop:72.0pt; 	mso-level-number-position:left; 	text-indent:-36.0pt;} @list l6:level3 	{mso-level-text:"%1\.%2\.%3"; 	mso-level-tab-stop:108.0pt; 	mso-level-number-position:left; 	text-indent:-36.0pt;} @list l6:level4 	{mso-level-text:"%1\.%2\.%3\.%4"; 	mso-level-tab-stop:144.0pt; 	mso-level-number-position:left; 	text-indent:-36.0pt;} @list l6:level5 	{mso-level-text:"%1\.%2\.%3\.%4\.%5"; 	mso-level-tab-stop:198.0pt; 	mso-level-number-position:left; 	margin-left:198.0pt; 	text-indent:-54.0pt;} @list l6:level6 	{mso-level-text:"%1\.%2\.%3\.%4\.%5\.%6"; 	mso-level-tab-stop:234.0pt; 	mso-level-number-position:left; 	margin-left:234.0pt; 	text-indent:-54.0pt;} @list l6:level7 	{mso-level-text:"%1\.%2\.%3\.%4\.%5\.%6\.%7"; 	mso-level-tab-stop:288.0pt; 	mso-level-number-position:left; 	margin-left:288.0pt; 	text-indent:-72.0pt;} @list l6:level8 	{mso-level-text:"%1\.%2\.%3\.%4\.%5\.%6\.%7\.%8"; 	mso-level-tab-stop:324.0pt; 	mso-level-number-position:left; 	margin-left:324.0pt; 	text-indent:-72.0pt;} @list l6:level9 	{mso-level-text:"%1\.%2\.%3\.%4\.%5\.%6\.%7\.%8\.%9"; 	mso-level-tab-stop:378.0pt; 	mso-level-number-position:left; 	margin-left:378.0pt; 	text-indent:-90.0pt;} @list l7 	{mso-list-id:2078506198; 	mso-list-template-ids:-1029783416;} @list l7:level1 	{mso-level-text:%1; 	mso-level-tab-stop:36.0pt; 	mso-level-number-position:left; 	text-indent:-36.0pt;} @list l7:level2 	{mso-level-text:"%1\.%2"; 	mso-level-tab-stop:72.0pt; 	mso-level-number-position:left; 	text-indent:-36.0pt;} @list l7:level3 	{mso-level-text:"%1\.%2\.%3"; 	mso-level-tab-stop:108.0pt; 	mso-level-number-position:left; 	text-indent:-36.0pt;} @list l7:level4 	{mso-level-text:"%1\.%2\.%3\.%4"; 	mso-level-tab-stop:144.0pt; 	mso-level-number-position:left; 	text-indent:-36.0pt;} @list l7:level5 	{mso-level-text:"%1\.%2\.%3\.%4\.%5"; 	mso-level-tab-stop:198.0pt; 	mso-level-number-position:left; 	margin-left:198.0pt; 	text-indent:-54.0pt;} @list l7:level6 	{mso-level-text:"%1\.%2\.%3\.%4\.%5\.%6"; 	mso-level-tab-stop:234.0pt; 	mso-level-number-position:left; 	margin-left:234.0pt; 	text-indent:-54.0pt;} @list l7:level7 	{mso-level-text:"%1\.%2\.%3\.%4\.%5\.%6\.%7"; 	mso-level-tab-stop:288.0pt; 	mso-level-number-position:left; 	margin-left:288.0pt; 	text-indent:-72.0pt;} @list l7:level8 	{mso-level-text:"%1\.%2\.%3\.%4\.%5\.%6\.%7\.%8"; 	mso-level-tab-stop:324.0pt; 	mso-level-number-position:left; 	margin-left:324.0pt; 	text-indent:-72.0pt;} @list l7:level9 	{mso-level-text:"%1\.%2\.%3\.%4\.%5\.%6\.%7\.%8\.%9"; 	mso-level-tab-stop:378.0pt; 	mso-level-number-position:left; 	margin-left:378.0pt; 	text-indent:-90.0pt;} @list l8 	{mso-list-id:2086415285; 	mso-list-type:hybrid; 	mso-list-template-ids:-472503550 67698689 67698691 67698693 67698689 67698691 67698693 67698689 67698691 67698693;} @list l8:level1 	{mso-level-number-format:bullet; 	mso-level-text:; 	mso-level-tab-stop:36.0pt; 	mso-level-number-position:left; 	text-indent:-18.0pt; 	font-family:Symbol;} ol 	{margin-bottom:0cm;} ul 	{margin-bottom:0cm;} --&gt; &lt;/style&gt;&lt;!--[if gte mso 10]&gt; &lt;style&gt;  /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:"Table Normal"; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-priority:99; 	mso-style-qformat:yes; 	mso-style-parent:""; 	mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; 	mso-para-margin:0cm; 	mso-para-margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:10.0pt; 	font-family:"Times New Roman","serif";} &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;o:shapedefaults ext="edit" spidmax="3074"&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;o:shapelayout ext="edit"&gt;   &lt;o:idmap ext="edit" data="1"&gt;  &lt;/o:shapelayout&gt;&lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 150%; font-weight: bold;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;BAB II&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 150%; font-weight: bold;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;TINJAUAN PUSTAKA&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 27pt; text-align: justify; text-indent: -27pt; line-height: 150%; font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="" lang="ES"&gt;2.1. Tata cara perencanaan akses bangunan dan akses lingkungan untuk pencegahan&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;bahaya kebakaran pada bangunan gedung (SNI 03 – 1735 – 2000 begin_of_the_skype_highlighting              03 – 1735 – 2000      end_of_the_skype_highlighting)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 45pt; line-height: 150%; font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="" lang="ES"&gt;Standar ini dimaksudkan sebagai acuan yang diperlukan dalam perencanaan jalan lingkungan dan akses ke bangunan gedung sehingga penyelamatan dan operasi pemadaman kebakaran dapat dilakukan seefektif mungkin. &lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Dengan menggunakan acuan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Fire Safety Bureau ,Singapore Civil Defence Force ; Fire Precautions in Buildings, 1997. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 45pt; line-height: 150%; font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Beberapa istilah dan definisi yang berkaitan dengan Tata cara perencanaan akses bangunan dan akses lingkungan untuk pencegahan&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;bahaya kebakaran pada bangunan gedung, antara lain :&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;ol style="margin-top: 0cm; font-weight: bold;" start="1" type="1"&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="" lang="IT"&gt;Bukaan akses &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="" lang="IT"&gt;Bukaan/lubang yang dapat dibuka, yang terdapat pada dinding bangunan terluar, bertanda khusus, menghadap ke arah luar dan diperuntukkan bagi unit pemadam kebakaran dalam pelaksanaan penyelamatan penghuni dan pemadaman kebakaran. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;ol style="margin-top: 0cm; font-weight: bold;" start="2" type="1"&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Hidran. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Alat yang dilengkapi dengan slang dan mulut pancar (nozzle = nozel) untuk mengalirkan air bertekanan yang digunakan bagi keperluan pemadaman kebakaran. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;ol style="margin-top: 0cm; font-weight: bold;" start="3" type="1"&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Jalur akses. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Jalur pencapaian yang menerus dari perjalanan ke atau di dalam bangunan yang cocok digunakan untuk petugas pemadam kebakaran.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;ol style="margin-top: 0cm; font-weight: bold;" start="4" type="1"&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Jalan lingkungan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Untuk melakukan proteksi terhadap meluasnya kebakaran dan memudahkan &lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;operasi pemadaman, maka di dalam lingkungan bangunan harus tersedia jalan lingkungan. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;ol style="margin-top: 0cm; font-weight: bold;" start="5" type="1"&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;Jalur akses masuk dan lapisan      perkerasan. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;Di setiap bagian dari bangunan hunian dimana ketinggian lantai hunian tertinggi diukur dari rata-rata tanah tidak melebihi 10 m, maka tidak dipersyaratkan adanya lapisan perkerasan kecuali diperlukan area operasional dengan lebar 4 m sepanjang sisi bangunan tempat bukaan akses diletakkan, asal ruang operasional tersebut dapat dicapai pada jarak maksimum 45 m dari jalur masuk mobil pemadam kebakaran. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Dalam tiap bagian bangunan ( selain bangunan kelas 1, 2 dan 3), perkerasan harus ditempatkan sedemikian rupa agar dapat langsung mencapai bukaan akses pemadam kebakaran pada bangunan. Perkerasan tersebut harus dapat mengakomodasi jalan masuk dan manuver mobil pemadam, snorkel, mobil pompa, dan mobil tangga dan platform hidrolik, serta mempunyai spesifikasi sebagai berikut : &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;a). lebar minimum lapis perkerasan 6 m dan panjang minimum 15 m. Bagian-bagian lain dari jalur masuk yang digunakan untuk lewat mobil pemadam kebakaran, lebarnya tidak boleh kurang dari 4 m. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;b). lapis perkerasan harus ditempatkan sedemikian agar tepi terdekat tidak boleh kurang dari 2 m atau lebih dari 10 m dari pusat posisi bukaan akses pemadam kebakaran diukur secara horisontal. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;c). lapis perkerasan harus dibuat dari lapisan yang diperkuat agar dapat menyangga beban peralatan pemadam kebakaran. Persyaratan perkerasan untuk melayani bangunan yang ketinggian lantai huniannya melebihi 24 m harus dikonstruksi untuk menahan beban statik mobil pemadam kebakaran seberat 44 ton dengan beban plat kaki (jack). &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;d). lapis perkerasan harus dibuat sedatar mungkin dengan kemiringan tidak boleh lebih dari &lt;st1:time hour="1" minute="15" st="on"&gt;1 :  15&lt;/st1:time&gt;, sedangkan kemiringan untuk jalur masuk maksimum 1 : 8,5. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;e). lapis perkerasan dari jalur akses tidak boleh melebihi 46 m dan bila melebihi 46 m harus diberi fasilitas belokan. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;f). radius terluar dari belokan pada jalur masuk tidak boleh kurang darui 10,5 m dan harus memenuhi persyaratan. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;g). tinggi ruang bebas di atas lapis perkerasan atau jalur masuk mobil pemadam, minimum 5 m untuk dapat dilalui peralatan pemadam tersebut. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;h). jalan umum boleh digunakan sebagai lapisan perkerasan asalkan lokasi jalan tersebut sesuai dengan persyaratan jarak dari bukaan akses pemadam kebakaran. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%; font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;i). lapis perkerasan harus selalu dalam keadaan bebas rintangan dari bagian lain bangunan, pepohonan, tanaman atau lain-lain, dan tidak boleh menghambat jalur antara perkerasan dengan bukaan akses pemadam kebakaran. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;6.&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;Penandaan jalur. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;a). Pada keempat sudut area lapis perkerasan untuk mobil pemadam kebakaran harus diberi tanda. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="" lang="IT"&gt;b). Penandaan sudut-sudut pada permukaan lapis perkerasan harus dari warna yang kontras dengan warna permukaan tanah atau lapisan penutup permukaan tanah. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="" lang="IT"&gt;c). Area jalur akses pada kedua sisinya harus ditandai dengan bahan yang kontras dan bersifat reflektif sehingga jalur masuk dan lapis perkerasan dapat terlihat pada malam hari. Penandaan tersebut diberi jarak antara tidak melebihi 3 m satu sama lain dan harus ditempatkan pada kedua sisi jalur. Tulisan “JALUR PEMADAM KEBAKARAN – JANGAN DIHALANGI” harus dibuat dengan tinggi huruf tidak kurang dari 50 mm. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="" lang="IT"&gt;7.&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;Hidran halaman . &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="" lang="IT"&gt;1. Tiap bagian dari jalur akses mobil pemadam di lahan bangunan harus dalam jarak bebas hambatan 50 m dari hidran kota. Bila hidran kota yang memenuhi persyaratan tersebut tidak tersedia, maka harus disediakan hidran halaman. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="" lang="IT"&gt;2. Dalam situasi di mana diperlukan lebih dari satu hidran halaman, maka hidran-hidran tersebut harus diletakkan sepanjang jalur akses mobil pemadam sedemikian hingga tiap bagian dari jalur tersebut berada dalam jarak radius 50 m dari hidran. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="" lang="IT"&gt;3. Pasokan air untuk hidran halaman harus sekurang-kurangnya 2400 liter/menit pada tekanan 3,5 bar, serta mampu mengalirkan air minimal selama 45 menit. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="" lang="IT"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="" lang="IT"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;table class="MsoNormalTable" style="border: medium none ; border-collapse: collapse; font-weight: bold;" border="1" cellpadding="0" cellspacing="0"&gt;  &lt;tbody&gt;&lt;tr style=""&gt;   &lt;td style="border: 1pt solid windowtext; padding: 0cm 5.4pt; width: 32.4pt;" valign="top" width="43"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;No&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: solid solid solid none; border-color: windowtext windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: 1pt 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 102.6pt;" valign="top" width="137"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Jenis bangunan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: solid solid solid none; border-color: windowtext windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: 1pt 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 102.6pt;" valign="top" width="137"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Jumlah hidran yang&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;akan dipakai untuk&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;pemadaman&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;kebakaran&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: solid solid solid none; border-color: windowtext windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: 1pt 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 102.6pt;" valign="top" width="137"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Pasokan air untuk hidran&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;yang akan dipakai&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: solid solid solid none; border-color: windowtext windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: 1pt 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 102.6pt;" valign="top" width="137"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Waktu&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;pasokan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;air&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="" lang="IT"&gt;simpanan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style="height: 6.75pt;"&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext; border-width: medium 1pt 1pt; padding: 0cm 5.4pt; width: 32.4pt; height: 6.75pt;" valign="top" width="43"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;1&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 102.6pt; height: 6.75pt;" valign="top" width="137"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="" lang="IT"&gt;Perkantoran&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 102.6pt; height: 6.75pt;" valign="top" width="137"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="" lang="IT"&gt;5&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 102.6pt; height: 6.75pt;" valign="top" width="137"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="" lang="IT"&gt;Tidak kurang dari 38&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="" lang="IT"&gt;liter/detik pada 3,5 bar&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="" lang="IT"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 102.6pt; height: 6.75pt;" valign="top" width="137"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="" lang="IT"&gt;45 menit&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style="height: 6.75pt;"&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext; border-width: medium 1pt 1pt; padding: 0cm 5.4pt; width: 32.4pt; height: 6.75pt;" valign="top" width="43"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;2&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td colspan="4" style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 410.4pt; height: 6.75pt;" valign="top" width="547"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="" lang="IT"&gt;Bukan perumahan (didasarkan pada luas lantai dari lantai yang terbesar)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style="height: 4.5pt;"&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext; border-width: medium 1pt 1pt; padding: 0cm 5.4pt; width: 32.4pt; height: 4.5pt;" valign="top" width="43"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;2a&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 102.6pt; height: 4.5pt;" valign="top" width="137"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="" lang="IT"&gt;&gt; 1.000 m2.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 102.6pt; height: 4.5pt;" valign="top" width="137"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;2&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 102.6pt; height: 4.5pt;" valign="top" width="137"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="" lang="IT"&gt;Tidak kurang dari 38&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="" lang="IT"&gt;liter/detik pada 3,5 bar untuk&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="" lang="IT"&gt;hidran pertama dan 19 liter/&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="" lang="IT"&gt;detik pada 3,5 bar untuk&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="" lang="IT"&gt;hidran kedua.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 102.6pt; height: 4.5pt;" valign="top" width="137"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="" lang="IT"&gt;45 menit.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style="height: 4.5pt;"&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext; border-width: medium 1pt 1pt; padding: 0cm 5.4pt; width: 32.4pt; height: 4.5pt;" valign="top" width="43"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;2b&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 102.6pt; height: 4.5pt;" valign="top" width="137"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="" lang="IT"&gt;Setiap pertambahan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="" lang="IT"&gt;berikutnya dari&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="" lang="IT"&gt;1.000 m2 luas lantai.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 102.6pt; height: 4.5pt;" valign="top" width="137"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="" lang="IT"&gt;Penambahan 1 hidran&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 102.6pt; height: 4.5pt;" valign="top" width="137"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Untuk setiap hidran&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;berikutnya, 1200 liter/ menit&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;ditambahkan   pasokan air&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;umum untuk   hidran.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 102.6pt; height: 4.5pt;" valign="top" width="137"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;45 menit.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt; &lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;8.&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="IT"&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;Bukaan akses. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 9pt; text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="" lang="IT"&gt;1. Bukaan akses untuk petugas pemadam kebakaran dibuat melalui dinding luar untuk operasi pemadaman dan penyelamatan. Bukaan tersebut harus siap dibuka dari dalam dan luar atau terbuat dari bahan yang mudah dipecahkan, dan senantiasa bebas hambatan selama bangunan dihuni atau dioperasikan. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 9pt; text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="" lang="IT"&gt;2. Ukuran bukaan akses petugas pemadam kebakaran tidak boleh kurang dari 850 mm lebar dan 1000 mm tinggi, dengan tinggi ambang bawah tidak lebih dari 1000 mm dan tinggi ambang atas kurang dari 1800 mm di atas permukaan lantai bagian dalam. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 9pt; text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;3. Bukaan akses pemadam kebakaran harus diberi tanda segitiga warna merah dengan ukuran tiap sisi minimum 150 mm dan diletakkan pada sisi luar dan sisi dalam dinding dan diberi tulisan : “AKSES PEMADAM KEBAKARAN – JANGAN DIHALANGI” dengan ukuran tinggi minimal 50 mm. Pengecualian : Ketentuan ini tidak dipersyaratkan untuk bangunan kelas 1, 2 dan 3. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 9pt; text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;4. Jumlah dan posisi bukaan akses pemadam kebakaran.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 9pt; text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;4.1. Pada tiap lantai atau kompartemen kecuali lantai pertama dan ketinggian bangunan &lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;tidak melebihi 40 m, harus ada 1 bukaan akses untuk tiap 620 m2 luas lantai, ataupun bagian dari lantai harus memiliki 2 bukaan akses pemadam kebakaran pada setiap lantai bangunan atau kompartemen. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 9pt; text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;4.2. Pada bangunan yang di dalamnya terdapat kompartemen-kompartemen atau ruang-ruang yang ukurannya kurang dari 620 m2 yang tidak berhubungan satu sama lain, maka masing-masing harus diberi bukaan akses. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 9pt; text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;4.3. Dalam suatu bangunan atau kompartemen yang dilengkapi seluruhnya dengan &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 9pt; text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;sistem springkler otomatis, penentuan bukaan akses didasarkan atas perhitungan bukaan akses untuk 6.200 m2 pertama pada basis 620 m2 untuk tiap bukaan akses, dan selanjutnya diberikan tambahan bukaan akses berikutnya untuk luas lantai lebih dari 6.200 m2 dengan basis 1.240 m2. Untuk tiap bukaan akses tersebut harus didistribusikan pada dinding-dinding bangunan yang berlawanan. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 9pt; text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;4.4. Bila bukaan akses lebih dari 1 (satu), maka harus ditempatkan berjauhan satu sama lain dan ditempatkan tidak dalam pada satu sisi bangunan. Bukaan akses harus berjarak minimal 20 m satu sama lain diukur sepanjang dinding luar dari as ke as bukaan &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 9pt; text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;akses. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 9pt; text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;4.5. Bila dalam bangunan ada ruangan dengan ketinggian langit-langit di atas ketinggian normal langit-langit, maka dapat diberikan bukaan tambahan yang diletakkan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;pada permukaan atas bukaan dinding luar ke dalam ruang atau area atas persetujuan instansi yang berwenang. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 9pt; text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;4.6. Pada bangunan yang dinding luarnya terbatas dan sulit ditempatkan bukaan akses, maka harus dilengkapi dengan instalasi pemadam kebakaran internal sesuai dengan jenis dan fungsi bangunan. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="" lang="IT"&gt;5.&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;Akses petugas pemadam kebakaran di dalam bangunan. &lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="IT"&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="IT"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="" lang="IT"&gt;5.1. Pada bangunan gedung rendah yang tidak memiliki besmen, yang dalam persyaratan jalur akses bagi petugas pemadam kebakaran akan dipenuhi oleh kombinasi dari sarana jalan keluar dengan jalur akses kendaraan sebagaimana dimaksud pada butir &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="" lang="IT"&gt;5.2. Pada bangunan lainnya, masalah-masalah yang dihadapi saat mendekati lokasi kebakaran dan berada dekat lokasi kebakaran dalam upaya menanggulangi kebakaran, diperlukan persyaratan mengenai sarana atau fasilitas tambahan untuk menghindari hambatan dan untuk memperlancar operasi pemadaman. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="" lang="IT"&gt;5.3. Fasilitas-fasilitas tambahan ini meliputi lif untuk pemadam kebakaran, tangga untuk keperluan pemadaman kebakaran, dan lobi untuk operasi pemadaman kebakaran yang dikombinasi di dalam suatu saf yang dilindungi terhadap kebakaran atau disebut sebagai saf untuk pemadam kebakaran&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 45pt; line-height: 150%; font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="" lang="IT"&gt;Bukaan akses Lebar minimum 850 mm sudah termasuk tiang jendela yang biasanya ada di kosen jendela. Tinggi ambang bawah tidak boleh lebih dari 1000 mm untuk memudahkan petugas pemadam kebakaran masuk/keluar dari bangunan. Ambang bawah yang terlalu tinggi akan menyulitkan, karena petugas kebakaran bisa jatuh pada waktu masuk ke dalam bangunan dan dapat menghalangi gerakan. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 45pt; line-height: 150%; font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="" lang="IT"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 150%; font-weight: bold;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="" lang="IT"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold;"&gt;&lt;!--[if gte vml 1]&gt;&lt;v:shapetype id="_x0000_t75" coordsize="21600,21600" spt="75" preferrelative="t" path="m@4@5l@4@11@9@11@9@5xe" filled="f" stroked="f"&gt;  &lt;v:stroke joinstyle="miter"&gt;  &lt;v:formulas&gt;   &lt;v:f eqn="if lineDrawn pixelLineWidth 0"&gt;   &lt;v:f eqn="sum @0 1 0"&gt;   &lt;v:f eqn="sum 0 0 @1"&gt;   &lt;v:f eqn="prod @2 1 2"&gt;   &lt;v:f eqn="prod @3 21600 pixelWidth"&gt;   &lt;v:f eqn="prod @3 21600 pixelHeight"&gt;   &lt;v:f eqn="sum @0 0 1"&gt;   &lt;v:f eqn="prod @6 1 2"&gt;   &lt;v:f eqn="prod @7 21600 pixelWidth"&gt;   &lt;v:f eqn="sum @8 21600 0"&gt;   &lt;v:f eqn="prod @7 21600 pixelHeight"&gt;   &lt;v:f eqn="sum @10 21600 0"&gt;  &lt;/v:formulas&gt;  &lt;v:path extrusionok="f" gradientshapeok="t" connecttype="rect"&gt;  &lt;o:lock ext="edit" aspectratio="t"&gt; &lt;/v:shapetype&gt;&lt;v:shape id="_x0000_s1031" type="#_x0000_t75" style="'position:absolute;" wrapcoords="-44 0 -44 21550 21600 21550 21600 0 -44 0"&gt;  &lt;v:imagedata src="file:///C:\Users\acer\AppData\Local\Temp\msohtmlclip1\01\clip_image002.jpg" title="g14"&gt;  &lt;w:wrap type="tight"&gt; &lt;/v:shape&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if !vml]--&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;img src="file:///C:/Users/acer/AppData/Local/Temp/msohtmlclip1/01/clip_image003.jpg" shapes="_x0000_s1031" align="left" width="493" height="434" hspace="12" /&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 150%; font-weight: bold;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 45pt; line-height: 150%; font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 45pt; line-height: 150%; font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 45pt; line-height: 150%; font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 45pt; line-height: 150%; font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 45pt; line-height: 150%; font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 45pt; line-height: 150%; font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="font-weight: bold;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="font-weight: bold;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="font-weight: bold;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="font-weight: bold;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="font-weight: bold;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="font-weight: bold;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="font-weight: bold;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; font-weight: bold;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Gambar 2.1.&lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt; Tanda akses pemadam kebakaran dengan warna merah yang menyolok.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="font-weight: bold;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 45pt; line-height: 150%; font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 45pt; line-height: 150%; font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Pada&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Jalan akses mobil pemadam kebakaran. Selama tahap konstruksi, mungkin ada pekerjaan lain, seperti pekerjaan galian dan sebagainya yang akan mengganggu dipenuhinya ketentuan tentang jalur akses dan ruang yang ada tidak memungkinkan untuk manuver mobil pemadam kebakaran. &lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Namun, setiap kemungkinan harus diambil untuk dapat menempatkan jalur akses ini. Ini penting untuk tujuan pengendalian yang effektif operasi pemadaman kebakaran bila kebakaran terjadi suatu waktu. &lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="IT"&gt;Dari penjelasan di atas, alat pemadam api kimia ringan seharusnya disediakan pada setiap lantai. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 45pt; line-height: 150%; font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="" lang="IT"&gt;Bangunan laboratorium/industri/pabrik termasuk dalam kelas 8 yaitu :bangunan gedung laboratorium dan bangunan yang dipergunakan untuk tempat pemrosesan suatu produksi, perakitan, perubahan, perbaikan, pengepakan, finishing, atau pembersihan barang-barang produksi dalam rangka perdagangan atau penjualan. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="" lang="IT"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="" lang="IT"&gt;2.2. Means of escape&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 45pt; line-height: 150%; font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style=""&gt;Means of escape yaitu bagian yang tak terpisahkan dari suatu bangunan ynag berfungsi sebagai sarana penyelamat diri dalam keadaan darurat yang aman dari bahaya dan dapat dilakukan tanpa bantuan orang lain.Penyelamat dari bahaya kebakaran adalah diamana mayoritas penghuni bangunan meninggal akibat menghisap atau bernafas asap kebakaran.Kondisi kritis dari penghuni bangunan dimana bahaya kebakaran terjadi adalah bila temperaturmelebihi 75ºC dan atau konsentarsi oksigen dibawah 10% dan atau konsentrasi gas carbon monoxide (CO) meningkat lebih dari 5000 ppm. Faktor mendasar yang mempengaruhi MOE(means of escape&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 16pt; line-height: 150%;"&gt;), &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;antara lain :&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%; font-weight: bold;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style=""&gt;1&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;        &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;Kostruksi&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; text-indent: -36pt; line-height: 150%; font-weight: bold;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style=""&gt;2&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;        &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;Lamanya waktu untuk keluar&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; text-indent: -36pt; line-height: 150%; font-weight: bold;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style=""&gt;3&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;        &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;Jumlah dan sifat kegiatan penghuni&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; text-indent: -36pt; line-height: 150%; font-weight: bold;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style=""&gt;4&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;        &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;Tempat keluar&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; text-indent: -36pt; line-height: 150%; font-weight: bold;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style=""&gt;5&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;        &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;Jarak tempuh&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; text-indent: -36pt; line-height: 150%; font-weight: bold;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style=""&gt;6&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;        &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;Kontrol dari manajemen&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 54pt; line-height: 150%; font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style=""&gt;Pintu keluar&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt; ( exit ) merupakan Pintu masuk,pintu keluar dan sistem sirkulasi dalam bangunan harus dilengkapi ,baik untuk pemakaian sehari-hari maupun sarana&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;penyelamatan diri.Karenanya perlu dibuat banyak dan lebar tempat keluar dan gerakan dari penghuni bila sewaktu-waktu terjadi emergency.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style=""&gt;Misalnya harus ada lebih dari sati pintu keluar untuk :&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 27pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%; font-weight: bold;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="font-family: Symbol;"&gt;&lt;span style=""&gt;·&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;         &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;Ruangan yang dihuni leih dari 60 orang &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 27pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%; font-weight: bold;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="font-family: Symbol;"&gt;&lt;span style=""&gt;·&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;         &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;Jarak tempuh guna meloloskan diri melebihi kebutuhan yang ada&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 27pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%; font-weight: bold;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="font-family: Symbol;"&gt;&lt;span style=""&gt;·&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;         &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;Ruang terdebut mrmiliki resiko bahaya kebakaran yang tinggi&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style=""&gt;Gerakan penghuni bangunan ada 3 macam :&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; text-indent: -27pt; line-height: 150%; font-weight: bold;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style=""&gt;1&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;              &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;Gerakan sepanjang koridor&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; text-indent: -27pt; line-height: 150%; font-weight: bold;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style=""&gt;2&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;              &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;Gerakan naik turun tangga&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;atau lift&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; text-indent: -27pt; line-height: 150%; font-weight: bold;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style=""&gt;3&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;              &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;Gerakan lewat pintu keluar&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style=""&gt;Ada 2 ketentuan yang harus diperhatikan :&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; text-indent: -27pt; line-height: 150%; font-weight: bold;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style=""&gt;1&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;              &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;Lebar pintu keluar&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; text-indent: -27pt; line-height: 150%; font-weight: bold;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style=""&gt;2&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;              &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;Lalu orang permenit&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 54pt; line-height: 150%; font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style=""&gt;Exit width&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt; adalah lebar bukaan yang diperlukan seseorang dalam baris tinggal yaitu 525 mm dan selanjutnya dikurangi menjadi 450 mm.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;ul style="margin-top: 0cm; font-weight: bold;" type="disc"&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style=""&gt;Bila 1 unit atau      kurang : lebar 525 mm&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style=""&gt;Bila 2 unit dan      tidak kurang dari 525 + 525 mm = lebar 1.050 mm&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style=""&gt;Bila 3 unit dan      tidak kurang dari 525 + 525 + 450 mm = 1500 mm&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style=""&gt;Bila 4 unit dan      tidak kurang dari 525 + 525 + 450 + 450 = lebar 1.950 mm (maksimum)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style=""&gt;Rate of low mwnurut penyelidikan adalh 40 orang prmenit pada setiap unit exit width.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 45pt; line-height: 150%; font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style=""&gt;Dengan faktor-faktor yang telah dijelaskan pada dasar teori diatas dapat ditentukan banyaknya pintu keluar dan lebar tempat keluar yang harus disediakan guna meloloskan diri.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0cm; text-align: justify; text-indent: 0cm; line-height: 150%; font-weight: bold;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style=""&gt;1.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;                  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;Banyaknya lebar tempat keluar &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style=""&gt;(number of unit exit width)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold;"&gt;&lt;!--[if gte vml 1]&gt;&lt;v:shape id="_x0000_s1026" type="#_x0000_t75" style="'position:absolute;left:0;"&gt;  &lt;v:imagedata src="file:///C:\Users\acer\AppData\Local\Temp\msohtmlclip1\01\clip_image004.wmz" title=""&gt; &lt;/v:shape&gt;&lt;![if gte mso 9]&gt;&lt;o:oleobject type="Embed" progid="Equation.3" shapeid="_x0000_s1026" drawaspect="Content" objectid="_1348508174"&gt; &lt;/o:OLEObject&gt; &lt;![endif]&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if !vml]--&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style=""&gt;  &lt;table align="left" cellpadding="0" cellspacing="0"&gt;  &lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;   &lt;td width="144" height="9"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr&gt;   &lt;td&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td&gt;&lt;img src="file:///C:/Users/acer/AppData/Local/Temp/msohtmlclip1/01/clip_image005.gif" shapes="_x0000_s1026" width="73" height="41" /&gt;&lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt; &lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;  &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/p&gt;  &lt;span style="font-size:78%;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="font-size: 16pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=""&gt;                                    &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: black;" lang="EN-US"&gt;………………………………………………(2-1)&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 16pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style=""&gt;               &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;                    &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style=""&gt;Dimana&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;N : jumlah orang&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style=""&gt;                  &lt;/span&gt;T : Batas waktu dalam menit&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style=""&gt;                  &lt;/span&gt;U: Banyaknya LTK yang dibutuhkan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style=""&gt;Jika hasil perhitungan pecahan 0,3 atau lebih maka dapat dibulatkan menjadi 1&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0cm; text-align: justify; text-indent: 0cm; line-height: 150%; font-weight: bold;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style=""&gt;2.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;                  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;Banyaknya tempat keluar( &lt;i style=""&gt;number of exits&lt;/i&gt;)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold;"&gt;&lt;!--[if gte vml 1]&gt;&lt;v:shape id="_x0000_s1027" type="#_x0000_t75" style="'position:absolute;left:0;"&gt;  &lt;v:imagedata src="file:///C:\Users\acer\AppData\Local\Temp\msohtmlclip1\01\clip_image006.wmz" title="" grayscale="t" bilevel="t"&gt; &lt;/v:shape&gt;&lt;![if gte mso 9]&gt;&lt;o:oleobject type="Embed" progid="Equation.3" shapeid="_x0000_s1027" drawaspect="Content" objectid="_1348508175"&gt; &lt;/o:OLEObject&gt; &lt;![endif]&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if !vml]--&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style=""&gt;  &lt;table align="left" cellpadding="0" cellspacing="0"&gt;  &lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;   &lt;td width="133" height="16"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr&gt;   &lt;td&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td&gt;&lt;img src="file:///C:/Users/acer/AppData/Local/Temp/msohtmlclip1/01/clip_image007.gif" shapes="_x0000_s1027" width="69" height="46" /&gt;&lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt; &lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;  &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/p&gt;  &lt;span style="font-size:78%;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 72pt; text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;                           &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="color: black;" lang="EN-US"&gt;………………………………………………(2-2)&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style="position: relative; top: 5pt;"&gt;&lt;!--[if gte vml 1]&gt;&lt;v:shape id="_x0000_i1025" type="#_x0000_t75" style="'width:9pt;height:17.25pt'" ole=""&gt;  &lt;v:imagedata src="file:///C:\Users\acer\AppData\Local\Temp\msohtmlclip1\01\clip_image008.wmz" title=""&gt; &lt;/v:shape&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if !vml]--&gt;&lt;img src="file:///C:/Users/acer/AppData/Local/Temp/msohtmlclip1/01/clip_image009.gif" shapes="_x0000_i1025" width="12" height="23" /&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;o:oleobject type="Embed" progid="Equation.3" shapeid="_x0000_i1025" drawaspect="Content" objectid="_1348508176"&gt;  &lt;/o:OLEObject&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;span style=""&gt;                                 &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Dimana E : banyaknya tempat keluar atau tangga Apabila hasil perhitungan pecahan 0,75 atau lebih ,maka dibulatkan 1&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0cm; text-align: justify; text-indent: 0cm; line-height: 150%; font-weight: bold;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style=""&gt;3.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;                  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;Lebar tangga darurat&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;Bila dilakukan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;evakuasi dari beberapa lantai dengan tingkat kepadatan penghuni yang rendah ,lebar tangga darurat tidak begitu masalah yaitu 750 mm cukup untuk 100 orang&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 45pt; line-height: 150%; font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="font-size: 14pt; line-height: 150%;"&gt;Unsur- unsur sarana penyelamatan diri, meliputi :&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 117pt; text-align: justify; text-indent: -117pt; line-height: 150%; font-weight: bold;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="font-family: Symbol;"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;img src="file:///C:/Users/acer/AppData/Local/Temp/msohtmlclip1/01/clip_image001.gif" alt="*" width="13" height="13" /&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;            &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;Horizontal&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%; font-weight: bold;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style=""&gt;-&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;          &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;Pintu:macam-macam pintu&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 90pt; text-align: justify; text-indent: -36pt; line-height: 150%; font-weight: bold;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style=""&gt;1.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;                  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;Pintu putar&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 90pt; text-align: justify; text-indent: -36pt; line-height: 150%; font-weight: bold;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style=""&gt;2.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;                  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;pintu geser&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 90pt; text-align: justify; text-indent: -36pt; line-height: 150%; font-weight: bold;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style=""&gt;3.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;                  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;pintu rool&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 90pt; text-align: justify; text-indent: -36pt; line-height: 150%; font-weight: bold;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style=""&gt;4.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;                  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;pintu tembus&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 90pt; text-align: justify; text-indent: -36pt; line-height: 150%; font-weight: bold;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style=""&gt;5.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;                  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;pintu terobosan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%; font-weight: bold;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style=""&gt;-&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;          &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;koridor&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 90pt; text-align: justify; text-indent: -36pt; line-height: 150%; font-weight: bold;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style=""&gt;1.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;                  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;Penyekatan ; mencegah merambatnya api lapisan (lining)tidak dapat terbakar dan dtruktur tahan api.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 90pt; text-align: justify; text-indent: -36pt; line-height: 150%; font-weight: bold;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style=""&gt;2.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;                  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;Jendela kaca : Perlu dipasang dengan tinggi bagian bawah jendela minimal 105 cm diatas lantai&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 90pt; text-align: justify; text-indent: -36pt; line-height: 150%; font-weight: bold;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style=""&gt;3.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;                  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;Lebar : melebar kearah luar,bagian tersempit masih harus mampu menampung penghuni yang mengungsi&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 90pt; text-align: justify; text-indent: -36pt; line-height: 150%; font-weight: bold;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style=""&gt;4.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;                  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;jendela dan balkon&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 117pt; text-align: justify; text-indent: -117pt; line-height: 150%; font-weight: bold;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="font-family: Symbol;"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;img src="file:///C:/Users/acer/AppData/Local/Temp/msohtmlclip1/01/clip_image001.gif" alt="*" width="13" height="13" /&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;            &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;Vertikal&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%; font-weight: bold;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style=""&gt;-&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;          &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;Tangga dalam bangunan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%; font-weight: bold;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style=""&gt;-&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;          &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;Tangga luar bangunan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%; font-weight: bold;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style=""&gt;-&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;          &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;Tangga spiral&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%; font-weight: bold;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style=""&gt;-&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;          &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;Tangga hampir tegak&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%; font-weight: bold;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style=""&gt;-&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;          &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;Tangga tegak luar bangunan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%; font-weight: bold;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style=""&gt;-&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;          &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;Tangga tegak dalm bangunan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 117pt; text-align: justify; text-indent: -117pt; line-height: 150%; font-weight: bold;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="font-family: Symbol;"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;img src="file:///C:/Users/acer/AppData/Local/Temp/msohtmlclip1/01/clip_image001.gif" alt="*" width="13" height="13" /&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;            &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;Umum&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%; font-weight: bold;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style=""&gt;-&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;          &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;lereng-lerengan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%; font-weight: bold;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style=""&gt;-&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;          &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;jendela&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%; font-weight: bold;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style=""&gt;-&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;          &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;penerangan sekunder&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%; font-weight: bold;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style=""&gt;-&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;          &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;exit diatap&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%; font-weight: bold;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style=""&gt;-&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;          &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;sarana penyelamatan diri&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -54pt; line-height: 150%; font-weight: bold;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style=""&gt;4.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;                     &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Jarak Tempuh&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 40.5pt; line-height: 150%; font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="color: black;" lang="EN-US"&gt;Jarak Tempuh ( &lt;i&gt;Travel Distance &lt;/i&gt;) Adalah jarak yang dibutuhkan seseorang untuk berjalan sepanjang jalur pelarian diri menuju ke tempat keluar terdekat. Diasumsikan bahwa jalur pelarian diri di luar tempat keluar merupakan bagian yang terproteksi dari jalur. Pada kasus di suatu tempat dimana selalu terdapat jalur keluar langsung menuju keluar gedung dan kemudian menuju tempat keluar akhir dapat menjadi tempat keluar, dan pada kasus yang relatif terbatas dimana pelarian dari tingkat teratas dapat dilakukan melalui lantai akomodasi kemudian tempat keluar akan berada di tingkat terbawah. Sangatlah penting untuk membatasi jarak tempuh karena orang – orang yang berada di bagian yang tidak terproteksi dari jalur pelarian akan terpapar pada efek kebakaran hingga mereka dapat menuju tempat yang relatif aman dari bagian yang terproteksi pada jalur pelarian. &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="Normal1" style="text-align: justify; text-indent: 18pt; line-height: 150%; font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="color: black;" lang="EN-US"&gt;&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;Jarak tempuh ini telah selalu ditetapkan dalam hasil penilaian khusus dari risiko dan kemampuan personal yang berbeda, jarak tempuhnya menjadi satu – satunya jarak yang terjangkau dan menawarkan tingkat keamanan yang dapat diterima. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="Default" style="text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold;"&gt;&lt;!--[if gte vml 1]&gt;&lt;v:shape id="_x0000_s1032" type="#_x0000_t75" style="'position:absolute;left:0;" wrapcoords="-56 0 -56 21464 21600 21464 21600 0 -56 0"&gt;  &lt;v:imagedata src="file:///C:\Users\acer\AppData\Local\Temp\msohtmlclip1\01\clip_image010.emz" title=""&gt;  &lt;w:wrap type="tight"&gt; &lt;/v:shape&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if !vml]--&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;img src="file:///C:/Users/acer/AppData/Local/Temp/msohtmlclip1/01/clip_image011.gif" shapes="_x0000_s1032" align="left" width="388" height="159" hspace="12" /&gt;&lt;span style="font-size: 11.5pt; line-height: 150%;" lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="Default" style="text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="font-size: 11.5pt; line-height: 150%;" lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="Default" style="text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="font-size: 11.5pt; line-height: 150%;" lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="Default" style="text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="font-size: 11.5pt; line-height: 150%;" lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="Default" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%; font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="font-size: 11.5pt; line-height: 150%;" lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%; font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; text-indent: 36pt; line-height: 150%; font-weight: bold;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Gambar 2.2.&lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt; Jarak tempuh (Bickerdike, 1996)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%; font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%; font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="color: black;" lang="EN-US"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Jarak tempuh adalah jarak yang sebenarnya menuju ke pintu keluar terdekat. Dimana terdapat lebih dari satu tempat keluar, yang terdekat tidak melebihi jarak tempuh maksimum. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold;"&gt;&lt;!--[if gte vml 1]&gt;&lt;v:shape id="_x0000_s1033" type="#_x0000_t75" style="'position:absolute;left:0;" wrapcoords="-55 0 -55 21469 21600 21469 21600 0 -55 0"&gt;  &lt;v:imagedata src="file:///C:\Users\acer\AppData\Local\Temp\msohtmlclip1\01\clip_image012.emz" title=""&gt;  &lt;w:wrap type="tight"&gt; &lt;/v:shape&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if !vml]--&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;img src="file:///C:/Users/acer/AppData/Local/Temp/msohtmlclip1/01/clip_image013.gif" shapes="_x0000_s1033" align="left" width="416" height="165" hspace="12" /&gt;&lt;span style="color: black;" lang="EN-US"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Pada desain lantai, tidak harus selalu memungkinkan untuk mengkalkulasi jarak tempuh akhir. Sebagai contoh bangunan mungkin berada pada bentuk rancangan terbuka, akan tetapi selanjutnya mungkin akan dibagi menjadi akomodasi selular. Pada beberapa kasus konsep dari jarak langsung kadangkala juga digunakan. Jarak langsung adalah jarak dimana selalu mengambil dua – tiga dari jarak tempuh yang saling terkait. Pengurangan yang sebanding tersebut selalu cukup untuk memastikannya, ketika bangunan dibagi atas atau dicocokkan dengan, jarak tempuh yang sebenarnya tidak akan melebihi jumlah yang bersangkutan. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="color: black;" lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 150%; font-weight: bold;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Gambar 2.3.&lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt; Jarak tempuh dan jarak langsung (Bickerdike, 1996)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="Normal1" style="margin-bottom: 6pt; text-align: justify; text-indent: 17.85pt; line-height: 150%; font-weight: bold;"&gt;&lt;!--[if gte vml 1]&gt;&lt;v:shape id="_x0000_s1028" type="#_x0000_t75" style="'position:absolute;left:0;text-align:left;margin-left:65pt;margin-top:62.05pt;" wrapcoords="-56 0 -56 21520 21600 21520 21600 0 -56 0"&gt;  &lt;v:imagedata src="file:///C:\Users\acer\AppData\Local\Temp\msohtmlclip1\01\clip_image014.emz" title=""&gt;  &lt;w:wrap type="tight"&gt; &lt;/v:shape&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if !vml]--&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;img src="file:///C:/Users/acer/AppData/Local/Temp/msohtmlclip1/01/clip_image015.gif" shapes="_x0000_s1028" align="left" width="427" height="175" hspace="12" /&gt;&lt;span style="color: black;" lang="EN-US"&gt;Sebagai bahan pertimbangan, seseorang yang berjalan kaki secara normal setelah dilakukan pencatatan jarak yang ditempuh adalah 40 &lt;i&gt;feet &lt;/i&gt;/ menit atau 12 meter / menit. ( Suko W, 2005 ) &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="font-weight: bold;" class="Default"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="font-weight: bold;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="font-weight: bold;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="font-weight: bold;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="font-weight: bold;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; font-weight: bold;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Gambar 2.4&lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;. Tabel pengaturan jarak tempuh ke &lt;i style=""&gt;exit&lt;/i&gt; pada rancangan penyempurnaan Perda DKI nomor 3/1992&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%; font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;5.&lt;span style=""&gt;         &lt;/span&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;Waktu E&lt;i&gt;scape &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%; font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="color: black;" lang="EN-US"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Waktu &lt;i&gt;escape &lt;/i&gt;merupakan waktu yang dibutuhkan oleh seluruh penghuni bangunan untuk keluar bangunan melalui &lt;i&gt;exit &lt;/i&gt;yang tersedia menuju tempat yang aman. Waktu &lt;i&gt;escape &lt;/i&gt;dipengaruhi banyak variabel, antara lain : &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="Normal1" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%; font-weight: bold;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="color: black;" lang="EN-US"&gt;&lt;span style=""&gt;a.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: black;" lang="EN-US"&gt;Tingkat kepadatan penghuni bangunan (&lt;i&gt;density factor&lt;/i&gt;) &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="Normal1" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%; font-weight: bold;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="color: black;" lang="EN-US"&gt;&lt;span style=""&gt;b.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: black;" lang="EN-US"&gt;Banyaknya halangan pada &lt;i&gt;exit route&lt;/i&gt;, seperti : tangga, tembok dan lain-lain &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="Normal1" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%; font-weight: bold;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="color: black;" lang="EN-US"&gt;&lt;span style=""&gt;c.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: black;" lang="EN-US"&gt;Tingkat &lt;i&gt;response &lt;/i&gt;dari penghuni bangunan. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="Normal1" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%; font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="color: black;" lang="EN-US"&gt;Perhitungan terhadap waktu &lt;i&gt;escape &lt;/i&gt;saat penting dilakukan untuk dijadikan patokan saat melakukan latihan tanggap darurat kebakaran, sehingga waktu yang diperoleh ketika latihan tanggap darurat kebakaran dapat dibandingkan dengan perhitungan waktu &lt;i&gt;escape&lt;/i&gt;. Untuk dapat menghitung waktu &lt;i&gt;escape &lt;/i&gt;maka diperlukan parameter sebagai berikut : &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="Normal1" style="text-align: justify; text-indent: -14.2pt; line-height: 150%; font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="color: black;" lang="EN-US"&gt;1. Lebar efektif (We) &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="font-weight: bold;" class="Default"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="Normal1" style="text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="font-size: 11.5pt; line-height: 150%; color: black;" lang="EN-US"&gt;Lebar efektif merupakan lebar jalur yang digunakan dalam melakukan &lt;i&gt;escape &lt;/i&gt;(&lt;i&gt;exit route &lt;/i&gt;dan tangga darurat) dikurangi dengan halangan atau &lt;i&gt;clearance &lt;/i&gt;yang ditemui sepanjang jalur tersebut, berikut ini jenis halangan : &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%; font-weight: bold;"&gt;&lt;!--[if gte vml 1]&gt;&lt;v:shape id="_x0000_s1029" type="#_x0000_t75" style="'position:absolute;margin-left:40.1pt;margin-top:11pt;" wrapcoords="-58 0 -58 21471 21600 21471 21600 0 -58 0"&gt;  &lt;v:imagedata src="file:///C:\Users\acer\AppData\Local\Temp\msohtmlclip1\01\clip_image016.emz" title=""&gt;  &lt;w:wrap type="tight"&gt; &lt;/v:shape&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if !vml]--&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;img src="file:///C:/Users/acer/AppData/Local/Temp/msohtmlclip1/01/clip_image017.gif" shapes="_x0000_s1029" align="left" width="440" height="167" hspace="12" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="font-weight: bold;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="font-weight: bold;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="font-weight: bold;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="font-weight: bold;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="font-weight: bold;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="font-weight: bold;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="font-weight: bold;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="font-weight: bold;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="font-weight: bold;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; font-weight: bold;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Gambar 2.5.&lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt; Tabel halangan &lt;i style=""&gt;escape route&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; font-weight: bold;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="font-weight: bold;" class="Default"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="Normal1" style="text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="color: black;" lang="EN-US"&gt;2. Faktor kepadatan (D) Faktor kepadatan (&lt;i&gt;density factor&lt;/i&gt;) menggambarkan banyaknya orang yang menempati luas runagan sebesar 1 m&lt;sup&gt;&lt;span style="position: relative; top: -5pt;"&gt;2&lt;/span&gt;&lt;/sup&gt;. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="Normal1" style="text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="color: black;" lang="EN-US"&gt;3. &lt;i&gt;Spesific flow of person &lt;/i&gt;(Fs) &lt;i&gt;Spesific flow of person &lt;/i&gt;merupakan banyaknya orang yang melintasi titik pada &lt;i&gt;exit route &lt;/i&gt;per unit waktu per unit lebar efektif (We). Berikut ini tabel yang menggambarkan hubungan D dan Fs : &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="font-weight: bold;" class="Default"&gt;&lt;!--[if gte vml 1]&gt;&lt;v:shape id="_x0000_s1030" type="#_x0000_t75" style="'position:absolute;margin-left:47.15pt;margin-top:12.2pt;width:336.85pt;" wrapcoords="-56 0 -56 21527 21600 21527 21600 0 -56 0"&gt;  &lt;v:imagedata src="file:///C:\Users\acer\AppData\Local\Temp\msohtmlclip1\01\clip_image018.emz" title=""&gt;  &lt;w:wrap type="tight"&gt; &lt;/v:shape&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if !vml]--&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;img src="file:///C:/Users/acer/AppData/Local/Temp/msohtmlclip1/01/clip_image019.gif" shapes="_x0000_s1030" align="left" width="449" height="295" hspace="12" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="font-weight: bold;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="font-weight: bold;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="font-weight: bold;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="font-weight: bold;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="font-weight: bold;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="font-weight: bold;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="font-weight: bold;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="font-weight: bold;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="font-weight: bold;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="font-weight: bold;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="font-weight: bold;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="font-weight: bold;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="font-weight: bold;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="font-weight: bold;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="font-weight: bold;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="font-weight: bold;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; font-weight: bold;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Gambar 2.6.&lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt; Tabel kepadatan dan &lt;i style=""&gt;specific flow of person&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="font-weight: bold;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="font-weight: bold;" class="Default"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="Normal1" style="text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="color: black;" lang="EN-US"&gt;4. Perhitungan &lt;i&gt;flow of person &lt;/i&gt;(Fc) Perhitungan &lt;i&gt;flow of person &lt;/i&gt;merupakan prediksi jumlah orang yang melintasi titik pada &lt;i&gt;escape route &lt;/i&gt;per unit waktu. Dirumuskan dalam : &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="Normal1" style="text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="color: black;" lang="EN-US"&gt;Fc = Fs x We………………………………………………(2-3) &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="Normal1" style="text-align: justify; text-indent: -14.2pt; line-height: 150%; font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="color: black;" lang="EN-US"&gt;&lt;span style=""&gt;     &lt;/span&gt;5. &lt;i&gt;Flow time &lt;/i&gt;(Tf) &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="Normal1" style="text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="color: black;" lang="EN-US"&gt;Flow time &lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="color: black;" lang="EN-US"&gt;merupakan total waktu yang dibutuhkan N orang untuk melintasi titik pada satu pintu &lt;i&gt;exit&lt;/i&gt;. dirumuskan dalam : &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="Normal1" style="text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="color: black;" lang="EN-US"&gt;Tf = N / Fc…………………………………………………(2-4) &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="font-weight: bold;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="font-weight: bold;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="font-weight: bold;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="font-weight: bold;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="font-weight: bold;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="font-weight: bold;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="font-weight: bold;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="font-weight: bold;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="font-weight: bold;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;6.&lt;span style=""&gt;         &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;Tingkat Kepadatan Penghuni&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Tingkat Kepadatan Penghuni adalah luas permukaan lantai yang digunakan oleh satu orang dan menurut standart di Inggris 1 orang pada 4m&lt;sup&gt;2 &lt;/sup&gt;. Untuk perencanaan gedung biasanya density faktor sangat bervariasi sesuai dengan penggunaanya. Luas lantai yang digunakan sebagai dasar perhitungan &lt;i style=""&gt;density faktor&lt;/i&gt; adalah termasuk bangunan permanent seperti tangga, lift , toilet dsb. Oleh karena itu, density faktornya juga berbeda. &lt;span style=""&gt;       &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Keterangan jumlah penghuni yang menempati suatu bangunan sesuai dengan luas kotor permukaan lantai sesuai Pemerintah DKI Jakarta 3/’92.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style=""&gt;                        &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Tabel &lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;2.&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;1.&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;i style=""&gt;Density Faktor&lt;/i&gt; menurut Pemda DKI Jakarta 3/’92.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;table class="MsoNormalTable" style="border: medium none ; margin-left: 86.4pt; border-collapse: collapse; font-weight: bold;" border="1" cellpadding="0" cellspacing="0"&gt;  &lt;tbody&gt;&lt;tr style=""&gt;   &lt;td style="border: 1pt solid windowtext; padding: 0cm 5.4pt; width: 198pt;" valign="top" width="264"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style=""&gt;Tempat   – Tempat Dalam Bangunan Umum dan Perdagangan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: solid solid solid none; border-color: windowtext windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: 1pt 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 90pt;" valign="top" width="120"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style=""&gt;( M &lt;sup&gt;2&lt;/sup&gt;   /Orang )&lt;sup&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/sup&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style=""&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext; border-width: medium 1pt 1pt; padding: 0cm 5.4pt; width: 198pt;" valign="top" width="264"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style=""&gt;Tempat Pertemuan &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 90pt;" valign="top" width="120"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style=""&gt;1&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style=""&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext; border-width: medium 1pt 1pt; padding: 0cm 5.4pt; width: 198pt;" valign="top" width="264"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style=""&gt;Ruang Makan , Kafetarian&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 90pt;" valign="top" width="120"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style=""&gt;2&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style=""&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext; border-width: medium 1pt 1pt; padding: 0cm 5.4pt; width: 198pt;" valign="top" width="264"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style=""&gt;Kantor&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 90pt;" valign="top" width="120"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style=""&gt;8&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style=""&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext; border-width: medium 1pt 1pt; padding: 0cm 5.4pt; width: 198pt;" valign="top" width="264"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style=""&gt;Tempat Tinggal&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 90pt;" valign="top" width="120"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style=""&gt;10&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style=""&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext; border-width: medium 1pt 1pt; padding: 0cm 5.4pt; width: 198pt;" valign="top" width="264"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style=""&gt;Garasi&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 90pt;" valign="top" width="120"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style=""&gt;30&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style=""&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext; border-width: medium 1pt 1pt; padding: 0cm 5.4pt; width: 198pt;" valign="top" width="264"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style=""&gt;Rumah Sakit&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 90pt;" valign="top" width="120"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style=""&gt;10&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style=""&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext; border-width: medium 1pt 1pt; padding: 0cm 5.4pt; width: 198pt;" valign="top" width="264"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style=""&gt;Perindustrian&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 90pt;" valign="top" width="120"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style=""&gt;6&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style=""&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext; border-width: medium 1pt 1pt; padding: 0cm 5.4pt; width: 198pt;" valign="top" width="264"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style=""&gt;Gedung Pendidikan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 90pt;" valign="top" width="120"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style=""&gt;4&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt; &lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 45pt; line-height: 150%; font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 45pt; line-height: 150%; font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  </description><link>http://reefqqicks.blogspot.com/2010/10/krepekan-erp.html</link><thr:total>1</thr:total><author>reefq_associated@yahoo.com (reefq)</author></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-3924644660601754728.post-8297543427241695845</guid><pubDate>Wed, 13 Oct 2010 13:26:00 +0000</pubDate><atom:updated>2010-10-14T22:41:28.329+07:00</atom:updated><title>APAR</title><description>&lt;meta equiv="Content-Type" content="text/html; charset=utf-8"&gt;&lt;meta name="ProgId" content="Word.Document"&gt;&lt;meta name="Generator" content="Microsoft Word 12"&gt;&lt;meta name="Originator" content="Microsoft Word 12"&gt;&lt;link style="font-weight: bold; font-family: arial;" rel="File-List" href="file:///C:%5CUsers%5Cacer%5CAppData%5CLocal%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_filelist.xml"&gt;&lt;link style="font-weight: bold; font-family: arial;" rel="Edit-Time-Data" href="file:///C:%5CUsers%5Cacer%5CAppData%5CLocal%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_editdata.mso"&gt;&lt;!--[if !mso]&gt; &lt;style&gt; v\:* {behavior:url(#default#VML);} o\:* {behavior:url(#default#VML);} w\:* {behavior:url(#default#VML);} .shape {behavior:url(#default#VML);} &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;o:smarttagtype style="font-weight: bold; font-family: arial;" namespaceuri="urn:schemas-microsoft-com:office:smarttags" name="City"&gt;&lt;/o:smarttagtype&gt;&lt;o:smarttagtype style="font-weight: bold; font-family: arial;" namespaceuri="urn:schemas-microsoft-com:office:smarttags" name="place"&gt;&lt;/o:smarttagtype&gt;&lt;/span&gt;&lt;link style="font-weight: bold; font-family: arial;" rel="themeData" href="file:///C:%5CUsers%5Cacer%5CAppData%5CLocal%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_themedata.thmx"&gt;&lt;link style="font-weight: bold; font-family: arial;" rel="colorSchemeMapping" href="file:///C:%5CUsers%5Cacer%5CAppData%5CLocal%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_colorschememapping.xml"&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:worddocument&gt;   &lt;w:view&gt;Normal&lt;/w:View&gt;   &lt;w:zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;   &lt;w:trackmoves&gt;false&lt;/w:TrackMoves&gt;   &lt;w:trackformatting/&gt;   &lt;w:punctuationkerning/&gt;   &lt;w:validateagainstschemas/&gt;   &lt;w:saveifxmlinvalid&gt;false&lt;/w:SaveIfXMLInvalid&gt;   &lt;w:ignoremixedcontent&gt;false&lt;/w:IgnoreMixedContent&gt;   &lt;w:alwaysshowplaceholdertext&gt;false&lt;/w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;   &lt;w:donotpromoteqf/&gt;   &lt;w:lidthemeother&gt;IN&lt;/w:LidThemeOther&gt;   &lt;w:lidthemeasian&gt;X-NONE&lt;/w:LidThemeAsian&gt;   &lt;w:lidthemecomplexscript&gt;X-NONE&lt;/w:LidThemeComplexScript&gt;   &lt;w:compatibility&gt;    &lt;w:breakwrappedtables/&gt;    &lt;w:snaptogridincell/&gt;    &lt;w:wraptextwithpunct/&gt;    &lt;w:useasianbreakrules/&gt;    &lt;w:dontgrowautofit/&gt;    &lt;w:splitpgbreakandparamark/&gt;    &lt;w:dontvertaligncellwithsp/&gt;    &lt;w:dontbreakconstrainedforcedtables/&gt;    &lt;w:dontvertalignintxbx/&gt;    &lt;w:word11kerningpairs/&gt;    &lt;w:cachedcolbalance/&gt;   &lt;/w:Compatibility&gt;   &lt;w:browserlevel&gt;MicrosoftInternetExplorer4&lt;/w:BrowserLevel&gt;   &lt;m:mathpr&gt;    &lt;m:mathfont val="Cambria Math"&gt;    &lt;m:brkbin val="before"&gt;    &lt;m:brkbinsub val="--"&gt;    &lt;m:smallfrac val="off"&gt;    &lt;m:dispdef/&gt;    &lt;m:lmargin val="0"&gt;    &lt;m:rmargin val="0"&gt;    &lt;m:defjc val="centerGroup"&gt;    &lt;m:wrapindent val="1440"&gt;    &lt;m:intlim val="subSup"&gt;    &lt;m:narylim val="undOvr"&gt;   &lt;/m:mathPr&gt;&lt;/w:WordDocument&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:latentstyles deflockedstate="false" defunhidewhenused="true" defsemihidden="true" defqformat="false" defpriority="99" latentstylecount="267"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="0" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Normal"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="heading 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 7"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 8"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 9"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 7"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 8"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 9"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="0" name="header"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="35" qformat="true" name="caption"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="10" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Title"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="1" name="Default Paragraph Font"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="11" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Subtitle"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="22" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Strong"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="20" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Emphasis"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="59" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Table Grid"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" unhidewhenused="false" name="Placeholder Text"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="1" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="No Spacing"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" unhidewhenused="false" name="Revision"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="34" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="List Paragraph"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="29" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Quote"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="30" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Intense Quote"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="19" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Subtle Emphasis"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="21" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Intense Emphasis"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="31" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Subtle Reference"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="32" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Intense Reference"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="33" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Book Title"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="37" name="Bibliography"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" qformat="true" name="TOC Heading"&gt;  &lt;/w:LatentStyles&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if !mso]&gt;&lt;object classid="clsid:38481807-CA0E-42D2-BF39-B33AF135CC4D" id="ieooui"&gt;&lt;/object&gt; &lt;style&gt; st1\:*{behavior:url(#ieooui) } &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;&lt;style&gt; &lt;!--  /* Font Definitions */  @font-face 	{font-family:Wingdings; 	panose-1:5 0 0 0 0 0 0 0 0 0; 	mso-font-charset:2; 	mso-generic-font-family:auto; 	mso-font-pitch:variable; 	mso-font-signature:0 268435456 0 0 -2147483648 0;} @font-face 	{font-family:"Cambria Math"; 	panose-1:2 4 5 3 5 4 6 3 2 4; 	mso-font-charset:0; 	mso-generic-font-family:roman; 	mso-font-pitch:variable; 	mso-font-signature:-1610611985 1107304683 0 0 415 0;} @font-face 	{font-family:Calibri; 	panose-1:2 15 5 2 2 2 4 3 2 4; 	mso-font-charset:0; 	mso-generic-font-family:swiss; 	mso-font-pitch:variable; 	mso-font-signature:-520092929 1073786111 9 0 415 0;}  /* Style Definitions */  p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal 	{mso-style-unhide:no; 	mso-style-qformat:yes; 	mso-style-parent:""; 	margin:0cm; 	margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:10.0pt; 	font-family:"Times New Roman","serif"; 	mso-fareast-font-family:"Times New Roman"; 	mso-ansi-language:EN-US; 	mso-fareast-language:EN-US;} p.MsoHeader, li.MsoHeader, div.MsoHeader 	{mso-style-link:"Header Char"; 	margin:0cm; 	margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	tab-stops:center 225.65pt right 451.3pt; 	font-size:10.0pt; 	font-family:"Times New Roman","serif"; 	mso-fareast-font-family:"Times New Roman"; 	mso-ansi-language:EN-US; 	mso-fareast-language:EN-US;} span.HeaderChar 	{mso-style-name:"Header Char"; 	mso-style-unhide:no; 	mso-style-locked:yes; 	mso-style-link:Header; 	font-family:"Times New Roman","serif"; 	mso-ascii-font-family:"Times New Roman"; 	mso-fareast-font-family:"Times New Roman"; 	mso-hansi-font-family:"Times New Roman"; 	mso-ansi-language:EN-US; 	mso-fareast-language:EN-US;} .MsoChpDefault 	{mso-style-type:export-only; 	mso-default-props:yes; 	font-size:10.0pt; 	mso-ansi-font-size:10.0pt; 	mso-bidi-font-size:10.0pt; 	mso-ascii-font-family:Calibri; 	mso-fareast-font-family:Calibri; 	mso-hansi-font-family:Calibri;} @page Section1 	{size:595.3pt 841.9pt; 	margin:72.0pt 72.0pt 72.0pt 72.0pt; 	mso-header-margin:35.4pt; 	mso-footer-margin:35.4pt; 	mso-paper-source:0;} div.Section1 	{page:Section1;}  /* List Definitions */  @list l0 	{mso-list-id:12344931; 	mso-list-type:hybrid; 	mso-list-template-ids:396644220 -1 -1 -1 -1069780400 -1 -1 -1 -1 -1;} @list l0:level1 	{mso-level-number-format:alpha-lower; 	mso-level-tab-stop:57.0pt; 	mso-level-number-position:left; 	margin-left:57.0pt; 	text-indent:-18.0pt;} @list l0:level2 	{mso-level-number-format:alpha-lower; 	mso-level-tab-stop:93.0pt; 	mso-level-number-position:left; 	margin-left:93.0pt; 	text-indent:-18.0pt;} @list l0:level3 	{mso-level-number-format:roman-lower; 	mso-level-text:"\(%3\)"; 	mso-level-tab-stop:156.0pt; 	mso-level-number-position:left; 	margin-left:156.0pt; 	text-indent:-36.0pt;} @list l0:level4 	{mso-level-start-at:150; 	mso-level-tab-stop:170.25pt; 	mso-level-number-position:left; 	margin-left:170.25pt; 	text-indent:-23.25pt;} @list l1 	{mso-list-id:273680716; 	mso-list-type:hybrid; 	mso-list-template-ids:-1507431130 -1 -1 -1 -1 -1 -1 -1 -1 -1;} @list l1:level1 	{mso-level-number-format:alpha-lower; 	mso-level-tab-stop:54.0pt; 	mso-level-number-position:left; 	margin-left:54.0pt; 	text-indent:-18.0pt;} @list l1:level2 	{mso-level-text:"%2\)"; 	mso-level-tab-stop:90.0pt; 	mso-level-number-position:left; 	margin-left:90.0pt; 	text-indent:-18.0pt;} @list l2 	{mso-list-id:309941150; 	mso-list-type:hybrid; 	mso-list-template-ids:1389771924 -1 -1 -1 -1 -1 -1 -1 -1 -1;} @list l2:level1 	{mso-level-start-at:3; 	mso-level-number-format:bullet; 	mso-level-text:-; 	mso-level-tab-stop:63.0pt; 	mso-level-number-position:left; 	margin-left:63.0pt; 	text-indent:-18.0pt; 	font-family:"Arial","sans-serif"; 	mso-fareast-font-family:"Times New Roman";} @list l3 	{mso-list-id:487404453; 	mso-list-type:hybrid; 	mso-list-template-ids:417234354 -1 67698713 67698715 67698703 67698713 67698715 67698703 67698713 67698715;} @list l3:level1 	{mso-level-number-format:alpha-lower; 	mso-level-tab-stop:none; 	mso-level-number-position:left; 	text-indent:-18.0pt;} @list l4 	{mso-list-id:512455331; 	mso-list-type:hybrid; 	mso-list-template-ids:113657614 -1 -1 -1 -1 -1 -1 -1 -1 -1;} @list l4:level1 	{mso-level-number-format:alpha-lower; 	mso-level-tab-stop:57.0pt; 	mso-level-number-position:left; 	margin-left:57.0pt; 	text-indent:-18.0pt;} @list l4:level2 	{mso-level-text:"%2\)"; 	mso-level-tab-stop:93.0pt; 	mso-level-number-position:left; 	margin-left:93.0pt; 	text-indent:-18.0pt;} @list l4:level3 	{mso-level-tab-stop:138.0pt; 	mso-level-number-position:left; 	margin-left:138.0pt; 	text-indent:-18.0pt;} @list l4:level4 	{mso-level-number-format:alpha-lower; 	mso-level-text:"%4\)"; 	mso-level-tab-stop:165.0pt; 	mso-level-number-position:left; 	margin-left:165.0pt; 	text-indent:-18.0pt;} @list l5 	{mso-list-id:613681065; 	mso-list-type:hybrid; 	mso-list-template-ids:-578891782 -1 -1 -1 -1 -1 -1 -1 -1 -1;} @list l5:level1 	{mso-level-number-format:alpha-lower; 	mso-level-tab-stop:39.0pt; 	mso-level-number-position:left; 	margin-left:39.0pt; 	text-indent:-18.0pt;} @list l5:level2 	{mso-level-tab-stop:75.0pt; 	mso-level-number-position:left; 	margin-left:75.0pt; 	text-indent:-18.0pt;} @list l6 	{mso-list-id:724110187; 	mso-list-type:hybrid; 	mso-list-template-ids:537416798 -1 -1 -1 -1 -1 -1 -1 -1 -1;} @list l6:level1 	{mso-level-number-format:alpha-lower; 	mso-level-tab-stop:57.0pt; 	mso-level-number-position:left; 	margin-left:57.0pt; 	text-indent:-18.0pt;} @list l6:level2 	{mso-level-tab-stop:93.0pt; 	mso-level-number-position:left; 	margin-left:93.0pt; 	text-indent:-18.0pt;} @list l7 	{mso-list-id:796411773; 	mso-list-type:hybrid; 	mso-list-template-ids:-2069479960 -1 -1 -1 -1 -1 -1 -1 -1 -1;} @list l7:level1 	{mso-level-number-format:alpha-lower; 	mso-level-tab-stop:54.0pt; 	mso-level-number-position:left; 	margin-left:54.0pt; 	text-indent:-18.0pt;} @list l7:level2 	{mso-level-number-format:alpha-lower; 	mso-level-text:"%2\)"; 	mso-level-tab-stop:90.0pt; 	mso-level-number-position:left; 	margin-left:90.0pt; 	text-indent:-18.0pt;} @list l7:level3 	{mso-level-text:"%3\)"; 	mso-level-tab-stop:135.0pt; 	mso-level-number-position:left; 	margin-left:135.0pt; 	text-indent:-18.0pt;} @list l8 	{mso-list-id:853223796; 	mso-list-type:hybrid; 	mso-list-template-ids:1400264586 -1 -1 -1 -1 -1 -1 -1 -1 -1;} @list l8:level1 	{mso-level-number-format:alpha-lower; 	mso-level-tab-stop:54.0pt; 	mso-level-number-position:left; 	margin-left:54.0pt; 	text-indent:-18.0pt;} @list l8:level2 	{mso-level-tab-stop:74.75pt; 	mso-level-number-position:left; 	margin-left:74.75pt; 	text-indent:-18.0pt;} @list l9 	{mso-list-id:856964190; 	mso-list-type:hybrid; 	mso-list-template-ids:1306977476 -1 -1 -1 -1 -1 -1 -1 -1 -1;} @list l9:level1 	{mso-level-number-format:alpha-lower; 	mso-level-tab-stop:39.0pt; 	mso-level-number-position:left; 	margin-left:39.0pt; 	text-indent:-18.0pt;} @list l9:level2 	{mso-level-text:"%2\)"; 	mso-level-tab-stop:75.0pt; 	mso-level-number-position:left; 	margin-left:75.0pt; 	text-indent:-18.0pt;} @list l9:level3 	{mso-level-number-format:alpha-lower; 	mso-level-text:"\(%3\)"; 	mso-level-tab-stop:120.0pt; 	mso-level-number-position:left; 	margin-left:120.0pt; 	text-indent:-18.0pt;} @list l9:level4 	{mso-level-tab-stop:147.0pt; 	mso-level-number-position:left; 	margin-left:147.0pt; 	text-indent:-18.0pt;} @list l10 	{mso-list-id:959531263; 	mso-list-type:hybrid; 	mso-list-template-ids:-2077563574 -1 -1 -1 -1 -1 -1 -1 -1 -1;} @list l10:level1 	{mso-level-number-format:alpha-lower; 	mso-level-tab-stop:63.0pt; 	mso-level-number-position:left; 	margin-left:63.0pt; 	text-indent:-18.0pt;} @list l10:level2 	{mso-level-number-format:alpha-lower; 	mso-level-tab-stop:99.0pt; 	mso-level-number-position:left; 	margin-left:99.0pt; 	text-indent:-18.0pt;} @list l10:level3 	{mso-level-text:"%3\)"; 	mso-level-tab-stop:144.0pt; 	mso-level-number-position:left; 	margin-left:144.0pt; 	text-indent:-18.0pt;} @list l10:level4 	{mso-level-tab-stop:171.0pt; 	mso-level-number-position:left; 	margin-left:171.0pt; 	text-indent:-18.0pt;} @list l11 	{mso-list-id:1040322306; 	mso-list-type:hybrid; 	mso-list-template-ids:-1114198128 -1 -1 -1182254378 -1 -1 -1 -1 -1 -1;} @list l11:level1 	{mso-level-number-format:alpha-lower; 	mso-level-text:"%1\)"; 	mso-level-tab-stop:93.0pt; 	mso-level-number-position:left; 	margin-left:93.0pt; 	text-indent:-18.0pt;} @list l11:level2 	{mso-level-number-format:alpha-lower; 	mso-level-tab-stop:129.0pt; 	mso-level-number-position:left; 	margin-left:129.0pt; 	text-indent:-18.0pt;} @list l11:level3 	{mso-level-start-at:81; 	mso-level-tab-stop:174.0pt; 	mso-level-number-position:left; 	margin-left:174.0pt; 	text-indent:-18.0pt;} @list l12 	{mso-list-id:1072045642; 	mso-list-type:hybrid; 	mso-list-template-ids:-239930622 -1 -1 1245230186 -1 -1 -1 -1 -1 -1;} @list l12:level1 	{mso-level-number-format:alpha-lower; 	mso-level-tab-stop:63.0pt; 	mso-level-number-position:left; 	margin-left:63.0pt; 	text-indent:-18.0pt;} @list l12:level2 	{mso-level-number-format:alpha-lower; 	mso-level-tab-stop:99.0pt; 	mso-level-number-position:left; 	margin-left:99.0pt; 	text-indent:-18.0pt;} @list l12:level3 	{mso-level-start-at:80; 	mso-level-tab-stop:144.0pt; 	mso-level-number-position:left; 	margin-left:144.0pt; 	text-indent:-18.0pt;} @list l13 	{mso-list-id:1077552897; 	mso-list-type:hybrid; 	mso-list-template-ids:307139952 -1 -1 -1 -1 -1 -1 -1 -1 -1;} @list l13:level1 	{mso-level-tab-stop:113.25pt; 	mso-level-number-position:left; 	margin-left:113.25pt; 	text-indent:-50.25pt;} @list l13:level2 	{mso-level-number-format:bullet; 	mso-level-text:-; 	mso-level-tab-stop:117.0pt; 	mso-level-number-position:left; 	margin-left:117.0pt; 	text-indent:-18.0pt; 	font-family:"Arial","sans-serif"; 	mso-fareast-font-family:"Times New Roman";} @list l13:level3 	{mso-level-number-format:alpha-upper; 	mso-level-tab-stop:162.0pt; 	mso-level-number-position:left; 	margin-left:162.0pt; 	text-indent:-18.0pt;} @list l14 	{mso-list-id:1427458760; 	mso-list-type:hybrid; 	mso-list-template-ids:-237323728 808514964 67698691 67698693 67698689 67698691 67698693 67698689 67698691 67698693;} @list l14:level1 	{mso-level-start-at:0; 	mso-level-number-format:bullet; 	mso-level-text:-; 	mso-level-tab-stop:63.0pt; 	mso-level-number-position:left; 	margin-left:63.0pt; 	text-indent:-18.0pt; 	font-family:"Arial","sans-serif"; 	mso-fareast-font-family:"Times New Roman";} @list l15 	{mso-list-id:1810436821; 	mso-list-type:hybrid; 	mso-list-template-ids:-1150355312 -1 -1 -1 -1 -1 -1 -1 -1 -1;} @list l15:level1 	{mso-level-start-at:2; 	mso-level-number-format:alpha-upper; 	mso-level-tab-stop:72.0pt; 	mso-level-number-position:left; 	margin-left:72.0pt; 	text-indent:-18.0pt;} @list l16 	{mso-list-id:1834879024; 	mso-list-type:hybrid; 	mso-list-template-ids:-926932938 -1 -1 -1 -1 -1 -1 -1 -1 -1;} @list l16:level1 	{mso-level-number-format:alpha-lower; 	mso-level-tab-stop:89.9pt; 	mso-level-number-position:left; 	margin-left:89.9pt; 	text-indent:-18.0pt;} @list l16:level2 	{mso-level-text:"%2\)"; 	mso-level-tab-stop:125.9pt; 	mso-level-number-position:left; 	margin-left:125.9pt; 	text-indent:-18.0pt;} @list l16:level3 	{mso-level-number-format:alpha-lower; 	mso-level-text:"%3\)"; 	mso-level-tab-stop:170.9pt; 	mso-level-number-position:left; 	margin-left:170.9pt; 	text-indent:-18.0pt;} @list l17 	{mso-list-id:1904484347; 	mso-list-template-ids:689347290;} @list l17:level1 	{mso-level-start-at:2; 	mso-level-text:%1; 	mso-level-tab-stop:21.0pt; 	mso-level-number-position:left; 	margin-left:21.0pt; 	text-indent:-21.0pt;} @list l17:level2 	{mso-level-text:"%1\.%2"; 	mso-level-tab-stop:21.0pt; 	mso-level-number-position:left; 	margin-left:21.0pt; 	text-indent:-21.0pt;} @list l17:level3 	{mso-level-text:"%1\.%2\.%3"; 	mso-level-tab-stop:36.0pt; 	mso-level-number-position:left; 	margin-left:36.0pt; 	text-indent:-36.0pt;} @list l17:level4 	{mso-level-text:"%1\.%2\.%3\.%4"; 	mso-level-tab-stop:36.0pt; 	mso-level-number-position:left; 	margin-left:36.0pt; 	text-indent:-36.0pt;} @list l17:level5 	{mso-level-text:"%1\.%2\.%3\.%4\.%5"; 	mso-level-tab-stop:54.0pt; 	mso-level-number-position:left; 	margin-left:54.0pt; 	text-indent:-54.0pt;} @list l17:level6 	{mso-level-text:"%1\.%2\.%3\.%4\.%5\.%6"; 	mso-level-tab-stop:54.0pt; 	mso-level-number-position:left; 	margin-left:54.0pt; 	text-indent:-54.0pt;} @list l17:level7 	{mso-level-text:"%1\.%2\.%3\.%4\.%5\.%6\.%7"; 	mso-level-tab-stop:72.0pt; 	mso-level-number-position:left; 	margin-left:72.0pt; 	text-indent:-72.0pt;} @list l17:level8 	{mso-level-text:"%1\.%2\.%3\.%4\.%5\.%6\.%7\.%8"; 	mso-level-tab-stop:72.0pt; 	mso-level-number-position:left; 	margin-left:72.0pt; 	text-indent:-72.0pt;} @list l17:level9 	{mso-level-text:"%1\.%2\.%3\.%4\.%5\.%6\.%7\.%8\.%9"; 	mso-level-tab-stop:90.0pt; 	mso-level-number-position:left; 	margin-left:90.0pt; 	text-indent:-90.0pt;} @list l18 	{mso-list-id:1916011293; 	mso-list-type:hybrid; 	mso-list-template-ids:903801070 -1 67698691 67698693 67698689 67698691 67698693 67698689 67698691 67698693;} @list l18:level1 	{mso-level-start-at:3; 	mso-level-number-format:bullet; 	mso-level-text:-; 	mso-level-tab-stop:none; 	mso-level-number-position:left; 	text-indent:-18.0pt; 	font-family:"Arial","sans-serif"; 	mso-fareast-font-family:"Times New Roman";} @list l19 	{mso-list-id:1951469872; 	mso-list-type:hybrid; 	mso-list-template-ids:201372926 -1 -1 -1 -1 -1 -1 -1 -1 -1;} @list l19:level1 	{mso-level-number-format:alpha-lower; 	mso-level-tab-stop:72.0pt; 	mso-level-number-position:left; 	margin-left:72.0pt; 	text-indent:-18.0pt;} @list l19:level2 	{mso-level-tab-stop:108.0pt; 	mso-level-number-position:left; 	margin-left:108.0pt; 	text-indent:-18.0pt;} ol 	{margin-bottom:0cm;} ul 	{margin-bottom:0cm;} --&gt; &lt;/style&gt;&lt;!--[if gte mso 10]&gt; &lt;style&gt;  /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:"Table Normal"; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-priority:99; 	mso-style-qformat:yes; 	mso-style-parent:""; 	mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; 	mso-para-margin:0cm; 	mso-para-margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:10.0pt; 	font-family:"Calibri","sans-serif"; 	mso-bidi-font-family:"Times New Roman";} &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;o:shapedefaults ext="edit" spidmax="3074"&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;o:shapelayout ext="edit"&gt;   &lt;o:idmap ext="edit" data="1"&gt;  &lt;/o:shapelayout&gt;&lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;" align="center"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;BAB II&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;" align="center"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;TINJAUAN PUSTAKA&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;" align="center"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 27pt; text-indent: -27pt; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;&lt;span style=""&gt;2.1&lt;span style=""&gt;     &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Pemadaman api&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-indent: 27pt; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span style="line-height: 150%;" lang="EN-US"&gt;2.1.1&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;" &gt;&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Dasar Hukum&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 27pt; text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;" &gt;1. &lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;Undang-undang No.1 tahun 1970&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 63pt; text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;" &gt;2. Peraturan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi No.Per 04/Men/1980tentang syarat-syarat pemasangan dan pemeliharaan APAR.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 27pt; text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span style="line-height: 150%;"&gt;2.1.2 Teori segitiga api&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 2cm; text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=""&gt;                 &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;color:black;"  &gt;Selama bertahun – tahun banyak yang menggunakan teori segitiga api untuk menjelaskan komponen dasar dari kebakaran. Meskipun hal ini merupakan penjelasan yang sangat bermanfat, penjelasan teori ini tidak menekankan pada pentingnya peran dari kombinasi bahan bakar ( uap ) dan oksigen ( udara ) yang dibutuhkan untuk pembakaran yang menghasilkan panas. Pada gambar dibawah, teori lama dari segitiga api diberi label A. Sedangkan untuk versi modifikasi dari teori lama diberi label B. Penanggulangan api &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;!--[if gte vml 1]&gt;&lt;v:shapetype id="_x0000_t75" coordsize="21600,21600" spt="75" preferrelative="t" path="m@4@5l@4@11@9@11@9@5xe" filled="f" stroked="f"&gt;  &lt;v:stroke joinstyle="miter"&gt;  &lt;v:formulas&gt;   &lt;v:f eqn="if lineDrawn pixelLineWidth 0"&gt;   &lt;v:f eqn="sum @0 1 0"&gt;   &lt;v:f eqn="sum 0 0 @1"&gt;   &lt;v:f eqn="prod @2 1 2"&gt;   &lt;v:f eqn="prod @3 21600 pixelWidth"&gt;   &lt;v:f eqn="prod @3 21600 pixelHeight"&gt;   &lt;v:f eqn="sum @0 0 1"&gt;   &lt;v:f eqn="prod @6 1 2"&gt;   &lt;v:f eqn="prod @7 21600 pixelWidth"&gt;   &lt;v:f eqn="sum @8 21600 0"&gt;   &lt;v:f eqn="prod @7 21600 pixelHeight"&gt;   &lt;v:f eqn="sum @10 21600 0"&gt;  &lt;/v:formulas&gt;  &lt;v:path extrusionok="f" gradientshapeok="t" connecttype="rect"&gt;  &lt;o:lock ext="edit" aspectratio="t"&gt; &lt;/v:shapetype&gt;&lt;v:shape id="_x0000_s1027" type="#_x0000_t75" style="'position:absolute;"&gt;  &lt;v:imagedata src="file:///C:\Users\acer\AppData\Local\Temp\msohtmlclip1\01\clip_image001.png" title=""&gt; &lt;/v:shape&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if !vml]--&gt;&lt;span style="position: absolute; z-index: -3; left: 0px; margin-left: 120px; margin-top: 11px; width: 372px; height: 288px;font-size:78%;" &gt;&lt;img src="file:///C:/Users/acer/AppData/Local/Temp/msohtmlclip1/01/clip_image002.jpg" shapes="_x0000_s1027" width="372" height="288" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;color:black;"  &gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;color:black;"  &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;color:black;"  &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;color:black;"  &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;color:black;"  &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;color:black;"  &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;color:black;"  &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;color:black;"  &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;color:black;"  &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;color:black;"  &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 1cm; text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;color:black;"  &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;color:black;"  &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;color:black;"  &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;color:black;"  &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 1cm; text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;color:black;"   lang="EN-US"&gt;secara umum berkaitan dengan komponen segitiga api bahan bakar – uap dan oksigen – udara, karena pembakaran telah dimulai. Pencegahan kebakaran berkaitan dengan awal dari panas atau sumber penyalaan api.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 1cm; text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;color:black;"   lang="EN-US"&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;              &lt;/span&gt;Tradisi mengatakan bahwa untuk memadamkan kebakaran, satu sisi dari segitiga api harus dihilangkan. Pada kondisi pemeriksaan yang baik, hal tersebut merupakan penyederhanaan yang berlebihan. Api yang cukup dapat dipadamkan dengan mengubah perbandingan dari pencampuran uap dan udara untuk spesifikasi kasar atau gas yang berada diluar batas lingkup pembakarannya. Hal tersebut juga dapat diselesaikan dengan mengurangi komponen oksigen – udara atau bahan bakar – uapnya. Jika memang dihilangkan, atau dikurangi, api secara cepat dipadamkan karena nyala api telah terlebih dahulu menyala, begitu juga untuk kekurangan bahan bakar atau oksigen.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 27pt; text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span style="line-height: 150%;" lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;span style=";font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 27pt; text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span style="line-height: 150%;" lang="EN-US"&gt;2.1.&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span style="line-height: 150%;"&gt;3&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span style="line-height: 150%;" lang="EN-US"&gt; Klasifikasi bahaya hunian&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 27pt; text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;Maksud diadakannya klasifikasi bahaya hunian ini ialah untuk dapat disesuaikan dengan sarana prasarana emergency dan evakuasi di tempat kerja. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 27pt; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;Klasifikiasi tersebut terdiri dari : &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 45pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;&lt;span style=""&gt;1.&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;u&gt;&lt;span style="line-height: 150%;" lang="EN-US"&gt;Bahaya kebakaran ringan &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/u&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 45pt; text-align: justify; text-indent: 27pt; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;ialah jenis hunian yang mempunyai jumlah dan kemudahan terbakar rendah, dan apabila terjadi kebakaran melepaskan panas rendah, sehingga menjalarnya api tersebut. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 45pt; text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;Yang dimaksud bahan bakar kebakaran ringan ialah hunian : &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 63pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;&lt;span style=""&gt;-&lt;span style=""&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;Ibadat &lt;span style=""&gt;                                                   &lt;/span&gt;-&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;Perkantoran &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 63pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;&lt;span style=""&gt;-&lt;span style=""&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;Pendidikan &lt;span style=""&gt;                                         &lt;/span&gt;-&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;Perumahan &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 63pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;&lt;span style=""&gt;-&lt;span style=""&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;Perawatan &lt;span style=""&gt;                                           &lt;/span&gt;-&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;Rumah makan &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 63pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;&lt;span style=""&gt;-&lt;span style=""&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;Lembaga &lt;span style=""&gt;                                             &lt;/span&gt;-&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Perhotelan &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 63pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;&lt;span style=""&gt;-&lt;span style=""&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;Perpustakaan &lt;span style=""&gt;                                     &lt;/span&gt;-&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;Rumah sakit &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 63pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;&lt;span style=""&gt;-&lt;span style=""&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;Museum &lt;span style=""&gt;                                              &lt;/span&gt;-&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;Penjara &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 45pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;&lt;span style=""&gt;2.&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;u&gt;&lt;span style="line-height: 150%;" lang="EN-US"&gt;Bahaya kebakaran sedang &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/u&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 63pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;&lt;span style=""&gt;A.&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;Bahaya kebakaran sedang kelompok I&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 63pt; text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;Ialah jenis hunian yang mempunyai jumlah dan kemudahan terbakar sedang, penimbunan bahan yang mudah terbakar dengan tinggi tidak lebih dari 2,5 m, dan apabila terjadi kebakaran melepaskan panas sedang sehingga menjalar api sedang. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 63pt; text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;Yang termasuk bahaya kebakaran sedang kelompok I ialah hunian : &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 81pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;&lt;span style=""&gt;-&lt;span style=""&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;Pabrik mobil &lt;span style=""&gt;                                  &lt;/span&gt;-&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;Pabrik susu &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 81pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;&lt;span style=""&gt;-&lt;span style=""&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;Pabrik minuman&lt;span style=""&gt;                           &lt;/span&gt;-&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;Pabrik elektronika &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 81pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;&lt;span style=""&gt;-&lt;span style=""&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;Pabrik roti&lt;span style=""&gt;                                       &lt;/span&gt;-&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;Pabrik barang gelas&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 81pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;&lt;span style=""&gt;-&lt;span style=""&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;Penggalengan&lt;span style=""&gt;                              &lt;/span&gt;-&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;Pabrik permata &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 81pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;&lt;span style=""&gt;-&lt;span style=""&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;Binatu &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 63pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;&lt;span style=""&gt;B.&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;Bahaya kebakaran sedang kelompok II&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 63pt; text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;Ialah jenis hunian yang mempunyai jumlah dan kemudahan terbakar sedang, penimbunan bahan yang mudah terbakar dengan tinggi tidak lebih dari 4 m, dan terjadi apabila terjadi kebakaran melepaskan panas sedang sehingga menjalarnya api sedang. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 63pt; text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;Yang termasuk hunian ini ialah : &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 81pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;&lt;span style=""&gt;-&lt;span style=""&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;Penggilingan padi &lt;span style=""&gt;                       &lt;/span&gt;-&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Pabrik bahan makanan &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 81pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;&lt;span style=""&gt;-&lt;span style=""&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;Perdagangan &lt;span style=""&gt;                               &lt;/span&gt;-&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Perakitan barang kayu &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 81pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;&lt;span style=""&gt;-&lt;span style=""&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;Gudang pendinginan&lt;span style=""&gt;                  &lt;/span&gt;-&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Pengolahan logam &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 81pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;&lt;span style=""&gt;-&lt;span style=""&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;Gudang perpustakan &lt;span style=""&gt;                  &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;Pabrik tembakau&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 63pt; text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;-&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Pabrik barang kelontong&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 81pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;&lt;span style=""&gt;-&lt;span style=""&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;Penyulingan&lt;span style=""&gt;                                  &lt;/span&gt;-&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Pabrik tekstil&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 81pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="FR"&gt;&lt;span style=""&gt;-&lt;span style=""&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="FR"&gt;Pabrik barang kulit &lt;span style=""&gt;                      &lt;/span&gt;-&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Percetakan dan penerbitan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 81pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=";font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;&lt;span style=""&gt;-&lt;span style=""&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;Bengkel mesin &lt;span style=""&gt;                             &lt;/span&gt;-&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;Pabrik perakitan &lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 81pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=";font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;&lt;span style=""&gt;-&lt;span style=""&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;kendaraan Bermot&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;OR&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 63pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;&lt;span style=""&gt;C.&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;Bahaya kebakaran sedang kelompok III &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 63pt; text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;Ialah jenis hunian yang mempunyai jumlah dan kemudahan terbakar tinggi, dan apabila terjadi kebakaran melepaskan panas tinggi, sehingga menjalarnya api cepat. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 63pt; text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;Yang termasuk hunian ini ialah :&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 81pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;&lt;span style=""&gt;-&lt;span style=""&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;Pameran&lt;span style=""&gt;                                         &lt;/span&gt;-&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Pabrik permadani &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 81pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;&lt;span style=""&gt;-&lt;span style=""&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;Pabrik makanan &lt;span style=""&gt;                           &lt;/span&gt;-&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Pabrik sikat &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 81pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;&lt;span style=""&gt;-&lt;span style=""&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;Pabrik ban&lt;span style=""&gt;                                      &lt;/span&gt;-&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Pabrik karung &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 81pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;&lt;span style=""&gt;-&lt;span style=""&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;Bengkel mobil&lt;span style=""&gt;                               &lt;/span&gt;-&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;Pabrik sabun &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 81pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;&lt;span style=""&gt;-&lt;span style=""&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;Studio dan pemancar&lt;span style=""&gt;                  &lt;/span&gt;-&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;Pabrik lilin &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 81pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;&lt;span style=""&gt;-&lt;span style=""&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;Pergudangan&lt;span style=""&gt;                                &lt;/span&gt;-&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;Tokodengan ramuniaga &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 81pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;&lt;span style=""&gt;-&lt;span style=""&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;Pabrik makanan kering&lt;span style=""&gt;               &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;lebih dari 50 orang &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 81pt; text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;dari bahan tepung &lt;span style=""&gt;                       &lt;/span&gt;-&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;Pabrikplastikdanbarang &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 81pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;&lt;span style=""&gt;-&lt;span style=""&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;Pabrik pesawat terbang &lt;span style=""&gt;              &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;plastik &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 81pt; text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;kecuali hanggar &lt;span style=""&gt;                           &lt;/span&gt;-&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;Penggergajian dan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 81pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;&lt;span style=""&gt;-&lt;span style=""&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;Pabrik minyak nabati&lt;span style=""&gt;                   &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;penggergajian kayu&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 81pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;&lt;span style=""&gt;-&lt;span style=""&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;Pabrik pakaian &lt;span style=""&gt;                             &lt;/span&gt;-&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;Pabrik tepung terigu &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 72pt; text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 45pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;&lt;span style=""&gt;3.&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;u&gt;&lt;span style="line-height: 150%;" lang="EN-US"&gt;Bahaya kebakaran berat &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/u&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 45pt; text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;&lt;span style=""&gt;         &lt;/span&gt;Ialah jenis hunian yang mempunyai jumlah dan kemudahan terbakar tinggi, dan apabila terjadi kebakarn melepaskan panas tinggi, penyimpanan cairan yang mudah terbakar, serat atau bahan lain yang apabila terbakar apinya akan cepat menjadi besar dengan melepaskan panas tinggi sehingga menjalarnya api cepat. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 45pt; text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;&lt;span style=""&gt;         &lt;/span&gt;Yang termasuk hunain ini ialah : &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 63pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;&lt;span style=""&gt;-&lt;span style=""&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;Pabrik kembang api&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 63pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;&lt;span style=""&gt;-&lt;span style=""&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;Pabrik korek api&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 63pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;&lt;span style=""&gt;-&lt;span style=""&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;Pabrik bahan peledak &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 63pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;&lt;span style=""&gt;-&lt;span style=""&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;Penyulingan minyak bumi&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 63pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;&lt;span style=""&gt;-&lt;span style=""&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;Studio film dan TV&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 63pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;&lt;span style=""&gt;-&lt;span style=""&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;Pabrik karet buatan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 63pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;&lt;span style=""&gt;-&lt;span style=""&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;Pabrik cat&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 63pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;&lt;span style=""&gt;-&lt;span style=""&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;Pemintalan benang atau kain&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 63pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;&lt;span style=""&gt;-&lt;span style=""&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;Pabrik kimia&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;u&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;o:p&gt;&lt;span style="text-decoration: none;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/u&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;u&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;o:p&gt;&lt;span style="text-decoration: none;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/u&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 21pt; text-align: justify; text-indent: -21pt; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;&lt;span style=""&gt;2.2&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;ALAT PEMADAM API RINGAN (APAR) &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -33pt; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;&lt;span style=""&gt;2.2.1&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;Pengertian &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 21pt; text-align: justify; text-indent: 33pt; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;Alat pemadam api ringan (APAR) ialah alat yang ringan serta mudah dilayani oleh satu orang untuk memadamkan pai pada mula terjadi kebakaran. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 54pt; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;Kebaran dapat digolongkan : &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 39pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;&lt;span style=""&gt;a.&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;Kebakaran bahan padat kecuali logam (golongan A) &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 39pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;&lt;span style=""&gt;b.&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;Kebakaran bahan cair atau gas yang mudah terbakar (golongan B) &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 39pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;&lt;span style=""&gt;c.&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;Kebakaran instalasi listrik bertegangan (golongan C) &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 39pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;&lt;span style=""&gt;d.&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;Kebakaran logam (golongan D) &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; text-indent: 18pt; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;Jenis alat pemadam kebakaran &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 39pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;&lt;span style=""&gt;a.&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;Jenis cairan (air) &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 39pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;&lt;span style=""&gt;b.&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;Jenis busa&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 39pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;&lt;span style=""&gt;c.&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;Jenis tepung kering &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 39pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;&lt;span style=""&gt;d.&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;Jenis gas (hydro carbon, berhalogen CO&lt;sub&gt;2&lt;/sub&gt;&lt;sup&gt;,&lt;/sup&gt; dsb) &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 21pt; text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -33pt; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;&lt;span style=""&gt;2.2.2&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;Jenis-jenis media pemadam kebakaran &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 21pt; text-align: justify; text-indent: 33pt; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;Mengenal berbagai jenis media pemadam api dimaksudkan agar dapat menentukan jenis media yang tepat, sehingga dapat dicapai pemadaman yang efektif, efisien dan aman. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 21pt; text-align: justify; text-indent: 33pt; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;Media pemadaman api yang umum dipakai untuk alat pemadam api ringan adalah : &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 21pt; text-align: justify; text-indent: 33pt; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 39pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;&lt;span style=""&gt;1.&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;Air &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 39pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;&lt;span style=""&gt;2.&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;Busa &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 39pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;&lt;span style=""&gt;3.&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;Serbuk kimia kering &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 39pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;&lt;span style=""&gt;4.&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;Karbon dioksida (CO&lt;sub&gt;­2­&lt;/sub&gt;) &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 39pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;&lt;span style=""&gt;5.&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;Halon &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 21pt; text-align: justify; text-indent: 33pt; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 21pt; text-align: justify; text-indent: 33pt; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 21pt; text-align: justify; text-indent: 33pt; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;Setiap jenis media pemadam api memiliki karakteristik-karakteristik dalam memadamkan api, mempunyai keunggulan untuk klas tertentu dan mungkin dapat berbahaya untuk jenis kebakaran lainnya. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 39pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;&lt;span style=""&gt;1.&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;Air &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 39pt; text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;Air digunakan sebagai media pemadam kebakaran telah digunakan dari zaman dahulu sampai sekarang. Sifat air dalam memadamkan kebakaran adalah secara fisik mengambil panas (coling) dan sangat tepat untuk memadamkan bahan padat (klas A) karena dapat menembus sampai bagian dalam. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 39pt; text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;" lang="EN-US"&gt;Ada&lt;/span&gt;&lt;/st1:city&gt;&lt;/st1:place&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt; 3 (tiga) macam APAR air ialah : &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 57pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;&lt;span style=""&gt;a.&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;Air dengan pompa tangan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 57pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;&lt;span style=""&gt;b.&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;Air bertekanan &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 57pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;&lt;span style=""&gt;c.&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;Asam soda/soda acid. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;Air tidak dapat digunakan untuk : &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;&lt;span style=""&gt;a.&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;Kebakaran pada aparat listrik yang bertegangan (klas C) &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;&lt;span style=""&gt;b.&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;Kebakaran minyak (klas B) &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;&lt;span style=""&gt;c.&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;Kebaran bahan yang reaktif terhadap air (klas B) &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;&lt;span style=""&gt;d.&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;Kebakaran logam (klas D) &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; text-indent: -15pt; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;&lt;span style=""&gt;2.&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;Busa &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; text-indent: -15pt; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;&lt;span style=""&gt;     &lt;/span&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;Ada&lt;/st1:city&gt;&lt;/st1:place&gt; 2 (dua) macam busa, busa kimia dan busa mekanik.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;Busa kimia dibuat dari gelembung yang berisi antara lain zat arang dan carbondioksida , sedangkan busa mekanik dibuat dari campuran zat arang udara. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;Busa memadamkan api melalui kombinasi tiga aksi pemadaman yaitu menutupi, melemahkan dan mendinginkan. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 63pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;&lt;span style=""&gt;-&lt;span style=""&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;Menutupi yaitu membuat selimut busa di atas bahan yang terbakar, sehingga kontak dengan oxygen (udara) terputus &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 63pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;&lt;span style=""&gt;-&lt;span style=""&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;Melemahkan yaitu mencegah penguapan cairan yang mudah terbakar &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 63pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;&lt;span style=""&gt;-&lt;span style=""&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;Mendinginkan yaitu menyerap kalori cairan yang mudah terbakar sehingga suhunya turun&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;Busa kimia dihasilkan oleh reaksi larutan 2 (dua) macam bahan kimia yaitu larutan A dan berisi ALSO4 (alumunium sulfat) dan larutan B yang berisi NaHCO3 (sodium bikarbonat) serta tambahan bahan kimia lainnya untuk keseimbangan. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;Reaksi kedua larutan tersebut kalau dicampurkan akan menghasilkan gas CO&lt;sub&gt;2&lt;/sub&gt; (karbond dioksida). &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;" lang="EN-US"&gt;Ada&lt;/span&gt;&lt;/st1:city&gt;&lt;/st1:place&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt; 2 (dua) macam sistem busa kimia, yaitu sistem larutan dan sistem serbuk. Kehilangan tekanan dapat digantikan kembali dengan menambahkan karbon dioksida pada bagian yang masih tertinggal. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 39pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;&lt;span style=""&gt;3.&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;Serbuk kimia kering &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 39pt; text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;Serbuk kimia kering mempunyai berat 0,91, ukuran serbuk halus kelembaban kurang dari 0,2% dan bila serbuk kimia kering ditebarkan di permukaan air, maka serbuk tidak akan tenggelam dalam waktu 1 jam. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 39pt; text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;Sebagian besar bahan serbuk kimia kering terdiri dari phosphoric acid bihydrogenate ammonium 95% dan garam silicic acid ditambahkan untuk menghindarikan jangan sampai mengeras serta menambah sifat-sifat mengalir dan juga tiap permukaan butir serbuk dibungkus dengan silicone agar anti air. Sifat serbuk kimia ini tidak beracun tetapi dapat menyebabkan untuk semantara sesak napas dan pandangan mata menjadi terhalang. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 39pt; text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;Ammonium hydro phosphat merupakan serbuk kimia kering serbaguna, dapat digunakan untuk memadamkan kebakaran golongan A, B dan C sedangkan natrium bikarbonat dan kalsium bikarbonat merupakan serbuk kimia kering biasa dapat dipergunakan untuk memadamkan kebakaran golongan B dan C. Cara kerja kimia serbuk kimia kering adalah secara fisik dan kimia.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 39pt; text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;Daya pemadam dari serbuk kimia kering bergantung kepada jumlah serbuk yang dapat menutupi permukaan yang terbakar. Makin halus butir-butir serbuk kimia kering makin luas permukaan yang dapat ditutupi. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 39pt; text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 39pt; text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 39pt; text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 39pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;&lt;span style=""&gt;4.&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;Karbon dioksida (CO&lt;sub&gt;2&lt;/sub&gt;) &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 39pt; text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;Media pemadam api CO­&lt;sub&gt;2&lt;/sub&gt; didalam tabung harus dalam keadaan fase cair bertekanan tinggi. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 39pt; text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;Prinsip kerja CO&lt;sub&gt;2&lt;/sub&gt; dalam memadamkan api ialah reaksi dengan oxygen (O&lt;sub&gt;2&lt;/sub&gt;) sehingga konsentrasinya di dalam udara berkurang dari 21% menjadi sama dengan atau lebih kecil dari 14%, sehingga api akan padam. Hal ini disebut pemadaman dengan cara menutup. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 39pt; text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;Pada kondisi udara kamar titik didih CO&lt;sub&gt;2&lt;/sub&gt; adalah 80 derajat C sedangkan titik kritis CO&lt;sub&gt;2&lt;/sub&gt; adalah 26 derajat dimana di atas suhu tersebut CO&lt;sub&gt;2&lt;/sub&gt; tidak dapat dicairkan walaupun diberi tekanan dingin. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 39pt; text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;Untuk mencairkan gas CO&lt;sub&gt;2 &lt;/sub&gt;terlebih dahuu suhunya harus diturunkan di bawah titik kritis baru kemudian diberi tekanan tinggi. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 39pt; text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;CO&lt;sub&gt;2&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/sub&gt;yang keluar melalui melalui corong alat pemadam api 75% langsung menguap menjadi gas mengikat dan mendesak oxygen dari udara, sedangkan sisanya yang 25% menjadi beku dan berbentuk butiran es. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 39pt; text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;Media pemadam api CO&lt;sub&gt;2&lt;/sub&gt; tidak beracun tetapi dapat membuat orang pingsan atau meninggal karena kekurangan oxygen. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 39pt; text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;CO&lt;sub&gt;2&lt;/sub&gt; dapat juga dipergunakan sebagai alat pemadam otomatis. Salah satu kelemahan CO&lt;sub&gt;2&lt;/sub&gt; ialah bahwa media pemadam api tersebut tidak dapat mencegah terjadinya kebakaran kembali setelah api padam (reignitasi). Hal ini disebabkan CO&lt;sub&gt;2&lt;/sub&gt; tersebut tidak dapat mengikat oxygen (O&lt;sub&gt;2&lt;/sub&gt;)&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;secara terus menerus tetapi dalat mengikat O&lt;sub&gt;2&lt;/sub&gt; sebanding dengan jumlah CO&lt;sub&gt;2&lt;/sub&gt; yang tersedia sedang supply oxygen di sekitar tempat kebakaran terus berlangsung. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 39pt; text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 39pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;&lt;span style=""&gt;5.&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;Halon &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 39pt; text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;Gas halon bila terkena panas api kebakaran pada suhu sekitar 485&lt;sup&gt; &lt;/sup&gt;derajat C akan mengalami proses penguraian. Zat-zat yang dihasilkan dari proses penguraian tersebut akan mengikat unsur hydrogen dan oxygen (O&lt;sub&gt;2&lt;/sub&gt;) dari udara. Hydorgen flurida (HF), hydrogen bromida (HBr) dan senyawa-senyawa carbon halida (COF2 dan COBr2).&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 39pt; text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;Karena sifat zat baru tersebut beracun&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;maka cukup membahayakan terhadap manusia. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 39pt; text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;Pada saat tejadi kebakaran, apabila digunakan halon untuk memadamkan api maka seluruh penghuni harus meninggalkan ruangan keculi bagi yang sudah mengetahui betul cara penggunannya. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 39pt; text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;Beberapa jenis halon diantara adalah : &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 63pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;&lt;span style=""&gt;-&lt;span style=""&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;Halon 1301 (BTM) bromotriflucromethan CBrF3 &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 63pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;&lt;span style=""&gt;-&lt;span style=""&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;Halon 1211 (BCF) bromokhlorodifluoromethan CBrCIF2 &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 63pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;&lt;span style=""&gt;-&lt;span style=""&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;Halon 1201 (DBF) dibromodifluoromethan CBr2F2 &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 63pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;&lt;span style=""&gt;-&lt;span style=""&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;Halon 1011 (CBM) khlorobromomethan CH2BrCI&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 63pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;&lt;span style=""&gt;-&lt;span style=""&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;Halon 1040 (CTC) karbontetrakhlorida CCI4&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 63pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;&lt;span style=""&gt;-&lt;span style=""&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;Halon 1001 methylbromide CH3Br &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;Jenis gas halon yang dapat digunakan sebagai alat pemadam adalah halon 1301 (BTM) dan halon 1211 (BCF) &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;Halon 1301 (BTM – CBrF3) dengan konsentrasi 4% digunakan untuk pencegahan kebakaran terhadap alat-alat elektronik. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -33pt; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;&lt;span style=""&gt;2.2.3&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;Tipe konstruksi apar &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 21pt; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;Tipe konstruksi adalah : &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 39pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;&lt;span style=""&gt;1.&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;Tipe tabu&lt;/span&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;" &gt;n&lt;/span&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;g gas (gas container type) &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 39pt; text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;Ialah suatu pemadam yang bahan pemadamnya di dorong keluar oleh gas bertekanan yang dilepas dari tabung gas &lt;/span&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;" &gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 39pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;&lt;span style=""&gt;2.&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;Type tabung bertekanan tetap (stored preasure type) &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 39pt; text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;Ialah suatu pemadam yang bahan pemadamnya didorong keluar oleh gas tanpa bahan kimia aktif atau udara kering yang disimpan bersama dengan tepung pemadamnya dalam keadaan bertekanan &lt;/span&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;" &gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 72pt; text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -33pt; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;&lt;span style=""&gt;2.2.4&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;Klasifikasi dan penilaian apar &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 21pt; text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;Kemampuan daya pemadam suatu APAR atau disebut rating yang dinyatakan dengan angka dan huruf A, B, C dan D. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 81pt; text-align: justify; text-indent: -60pt; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;Contoh 1&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;:&lt;span style=""&gt;        &lt;/span&gt;10 A. Maka APAR tersebut telah lulus uji memadamkan kebahan klas A dengan standar rating 10&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 81pt; text-align: justify; text-indent: -60pt; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;Contoh 2&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;: &lt;span style=""&gt;       &lt;/span&gt;40 B. Maka APAR tersebut telah lulus uji memadamkan kebakaran kalas B dengan standar rating 40&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 81pt; text-align: justify; text-indent: -60pt; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;Contoh 3 &lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;: &lt;span style=""&gt;       &lt;/span&gt;APAR memiliki rating 10 A, 40 B.C, maka APAR tersebut telah lulus uji standar uji 10 A, 40 B dan klas C &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 81pt; text-align: justify; text-indent: -60pt; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 21pt; text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;Standar uji klas C tidak diberikan dengan angka, cukup dibuktikan bahwa media yang digunakan tidak menghantar listrik. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 21pt; text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 39pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;&lt;span style=""&gt;1.&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;Ketentuan standar pengujian klasifikasi dan penilaian APAR adalah sebagai berikut: &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 57pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;&lt;span style=""&gt;a.&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;Penerapan &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 57pt; text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;Suatu APAR untuk memenuhi persyaratan penilaian harus dapat memadamkan kebakaran secara baik dengan ketentuan bahwa penyemprotannya harus terus menerus tanpa terputus terhadap nyala api yang ditentukan (lihat tabel).&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 57pt; text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 57pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;&lt;span style=""&gt;b.&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;Batas akhir &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 57pt; text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;Suatu pengujian kebakaran dianggap telah padam atau berakhir, bila telah mencapai suatu keadaan dimana nyala api tidak akan menyala kembali.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 57pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;&lt;span style=""&gt;c.&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;Jumlah pengujian &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 57pt; text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;APAR harus dapat memadamkan sekurang-kurangnya dua dari tiga pengujian yang ditetapkan. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 57pt; text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;Jika dalam pengujian yang pertama dan yang kedua berhasil baik, maka pengujian yang ketiga tidak perlu dilanjutkan. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 57pt; text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;Setiap pengujian harus dilakukan dengan APAR yang berisi penuh yang seharusnya. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 57pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;&lt;span style=""&gt;d.&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;Penyemprotan &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 57pt; text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;Bila untuk penyemprotan APAR diperlukan suatu langkah pendahuluan, seperti melobangi kartrid, membuka katup dari gas pendorong atau menarik pen, maka hal ini harus dilakukan sebelum saat memadamkan kebakaran uji sesuai prosedur operasi normal dan tekanan kerja yang normal dari APAR tersebut. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 57pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;&lt;span style=""&gt;e.&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;Suhu penyimpanan &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 57pt; text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;APAR yang akan diuji harus disimpan sekurang-kurangnya selama 24 jam dan pada suhu antara 21 – 25 derajat C sebelum dilakukan pengujian dan dipertahankan dalam suhu tersebut sampai saat dilakukan pengujian. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 57pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;&lt;span style=""&gt;f.&lt;span style=""&gt;     &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;Kondisi sewaktu pengujian &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 57pt; text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;Pengian harus dilakuan dalam keadaan udara yang tenang dengan kecepatan aliran udara tidak melampui 3 m/detik dan dilakukan tanpa tergesa-gesa. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 57pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;&lt;span style=""&gt;g.&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;Penggunaan tirai &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 57pt; text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;Pada pengujian A menggunakan kayu tersusun dapat digunakan ini untuk meratakan perkembangan api, tetapi tirai itu harus disingkirkan sebelum tindakan pemadaman dilakukan. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 57pt; text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 39pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;&lt;span style=""&gt;2.&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;Pengujian klas A &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 57pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;&lt;span style=""&gt;a.&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;Penerapan &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 75pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;&lt;span style=""&gt;1)&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;APAR jenis air &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 72pt; text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;APAR jenis air dengan kapasitas 9 s/d 11,5 liter dengan berkapasitas semprot, jangkauan semprot efektif dan jangka waktu penyemprotan telah memenuhi ketantuan yang berlaku maka diberikan penilaian klas 2A tanpa dilakukan pengujian &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 72pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;&lt;span style=""&gt;2)&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;APAR selain jenis air &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 72pt; text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;APAR selain jenis air seperti tersebut a (I) yang menghendaki penilaian klas A, maka harus dapat memadamkan unggun api dari kayu tersusun sesuai dengan penilaian yang dikehendaki. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 72pt; text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 57pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;&lt;span style=""&gt;b.&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;Pengujian unggun api kayu tersusun &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 72.1pt; text-align: justify; text-indent: -18.1pt; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;&lt;span style=""&gt;1)&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;Bahan yang diperlukan &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 72pt; text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;Bahan yang digunakan untuk unggun api kayu tersusun pengujiannya harus sesuai tabel 1. Kayu kamper atau kayu yang setarap dengan kandungan air tidak melebihi 15% dengan toleransi &lt;/span&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;&lt;span style=""&gt;±&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt; 5 mm pada semua arah sisinya harus ditetapkan pada seluruh batang kayu yang digunakan. Cairan yang mudah terbakar harus memenuhi ketentuan dengan jumlah cairan sesuai dengan tabel 2. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 72pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;&lt;span style=""&gt;2)&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;Konstruksi unggun kayu tersusun &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 71.85pt; text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;Unggun kayu tersusun harus diletakkan pada dua buah tabel besi siku ukuran 65 x 40 mm pada suatu dudukan di atas tanah. Sisi batang besi siku yang berukuran 65 mm harus didalam kedudukan vertika. Susunan kayu bagian luar harus dipakai atau diklem untuk memberi kekuatan terhadap semprotan dari bahan yang dipakai untuk pemadaman (lihat gambar 3) &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 71.85pt; text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 72pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;&lt;span style=""&gt;3)&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;Prosedur &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 72pt; text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;Nampan besi yang diisi cairan bahan bakar harus diletakkan pada posisi yang simetrik dibawah sumbu vertikal unggun kayu tersusun. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 72pt; text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;Jangka waktu selama 10 menit harus diberikan diantara saat penyalaan dan tindakan pemadaman. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 72pt; text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;Setalah pada akhir jangka waktu 10 menit dipadamkan dari depan dengan jarak permulaan tidak kurang dari 2 meter. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 72pt; text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;Selanjutnya operator dapat mengurangi jarak pemadaman dan mengarahkan semprotan pada sisi yang lain. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 72pt; text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;Pengujian pemadaman ini harus dilakukan dilakukan oleh tenaga yang berpengalaman dengan mengenakan alat pelindung diri. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 72pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;&lt;span style=""&gt;4)&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;Pengamatan sewaktu pengujian &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 93pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;&lt;span style=""&gt;a.&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;Periode pra-pembakaran &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 93pt; text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;Dalam waktu 10 menit pada pra pembakaran yang yaitu periode sebelum melangkah ke pemadaman, maka pengamatan tersebut dibawah ini harus dilakukan dan dicatat : &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 108pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;&lt;span style=""&gt;-&lt;span style=""&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;Tinggi nyala api di atas unggun api tersusun &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 108pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;&lt;span style=""&gt;-&lt;span style=""&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;Jumlah luas sisi samping yang diliputi nyala api &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 108pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;&lt;span style=""&gt;-&lt;span style=""&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;Jangka waktu berkobarnya cairan yang mudah terbakar sampai ia padam &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 108pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="FR"&gt;&lt;span style=""&gt;-&lt;span style=""&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="FR"&gt;Sifat dan lokasi dari berjatuhnya bara &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 93pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;&lt;span style=""&gt;b.&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;Sewaktu pemadaman &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 93pt; text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;Setelah langkah pemadaman dimulai maka waktu yang berkaitan dengan hal tersebut dibawah ini harus dicatat : &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 108pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;&lt;span style=""&gt;-&lt;span style=""&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;Penerapan dari bahan pemadam &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 108pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;&lt;span style=""&gt;-&lt;span style=""&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;Batas akhir pemadaman &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 108pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;&lt;span style=""&gt;-&lt;span style=""&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;Akhir dari penyemprotan efektif APAR &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 108pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;&lt;span style=""&gt;-&lt;span style=""&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;Waktu penyalaan kembali yang karena kurang sempurnanya pemadaman (ini bila ada) &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="FR"&gt;&lt;span style=""&gt;3.&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="FR"&gt;Pengujian klas B &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="FR"&gt;&lt;span style=""&gt;a.&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="FR"&gt;Penerapan &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="FR"&gt;Bahan pemadam yang akan diuji berdasarkan penilaian klas B harus sesuai sepenuhnya dengan persyaratanan standar yang berlaku baginya. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="FR"&gt;&lt;span style=""&gt;b.&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="FR"&gt;Pengujian cairan yang dapat mudah terbakar&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 72pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="FR"&gt;&lt;span style=""&gt;1)&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="FR"&gt;Bahan yang diperlukan &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 90pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="FR"&gt;&lt;span style=""&gt;(a)&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="FR"&gt;Nampan &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 90pt; text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="FR"&gt;Pengujian terhadap bahan yang mudah terbakar harus dilangsungkan dengan menggunakan nampan baja bentuk bujur sangkar dengan sisi tegak tidak kurang 200 mm sebagai kedalamannya. Nampan harus diisi dengan air serta cairan yang mudah terbakar sisi tegak nampan yang tidak terendam cairan masih tersisa sekitar 150 mm. Nampan harus memiki sambungan yang rapat (tidak bocor) dan sebagai penguat nampan harus memakai cincin yang mengitari tepi nampan bagian luar yang dipakai sebagai bibir nampan. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 90pt; text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="FR"&gt;Nampan yang digunakan pengujian dan penilaian di atas kalas 10 B atau harus dibenamkan di dalam tanah sampai batas cincin menguat atau dengan cara menguruk setinggi nampan dengan tanah selebar 300 mm diukur dari tepi cincin menguat (bibir nampan). &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 90pt; text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;Ukuran nampan dan cincin penguat sesuai dengan klas pengujian terhadap cairan yang mudah terbakar. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 126pt; text-align: justify; text-indent: -51pt; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 72pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="FR"&gt;&lt;span style=""&gt;2)&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="FR"&gt;Syarat cairan yang mudah terbakar &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 72pt; text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="FR"&gt;Cairan yang mudah terbakar digunakan dalam pengujian harus cairan yang dalam perdagangan memiliki derajat n – heptan atau cairan hydrocarbon aliphatic dengan karakteristik sebagai berikut : &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 72pt; text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="FR"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 90pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="FR"&gt;&lt;span style=""&gt;(a)&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="FR"&gt;n – heptan &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 90pt; text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;Suhu didih ……. 950 C &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 90pt; text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;50 persen …….. 970 C&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 90pt; text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;Titik kering ……. 980 C (titik kritis) &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 90pt; text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;Kepadatan (density) 15,5 – 15,60 C &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 90pt; text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;        &lt;/span&gt;0,7064 kg/liter (tidak kritis)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 90pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="FR"&gt;&lt;span style=""&gt;(b)&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="FR"&gt;Cairan hydrocarbon aliphatic &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 90pt; text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="FR"&gt;Suhu didih ……. tidak kurang dari 400 C &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 90pt; text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;50 persen …….. 85 – 1000 C&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 90pt; text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;Titik kering ……. tidak lebih dari 1400 C &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 90pt; text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;Cairan tidak mudah terbakar yang digunakan dalam pengujian tidak boleh mengandung timbel (lead)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 72pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;&lt;span style=""&gt;3)&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;Prosedur &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 72pt; text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;Setelah penyalaan cairan yang diuji, supaya dibiarkan selama 30 detik sebelum dilakukan langkah pemadaman. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 72pt; text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;Tehnik pemadaman disesuaikan dengan APAR-nya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 72pt; text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;Tindakan pemadaman harus dilakukan dari satu sisi saja. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 72pt; text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;Untuk pengujian semua jenis APAR operatornya termasuk anggota badannya tidak boleh melewati batas tepi nampan sewaktu melakukan pemadaman. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 72pt; text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;Pengujian harus dilakukan oleh orang yang berpengalaman (ahli) dan harus mengenakan pakaian pelindung diri. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 57pt; text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 72pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;&lt;span style=""&gt;4)&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;Pengamatan sewaktu pengujian &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 72pt; text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;Sewaktu dilakukan pemadaman uji, maka waktu tersebut dibawah ini: harus dicatat : &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 120pt; text-align: justify; text-indent: -24pt; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;&lt;span style=""&gt;(i)&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;Saat operasinya APAR &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 120pt; text-align: justify; text-indent: -24pt; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;&lt;span style=""&gt;(ii)&lt;span style=""&gt;     &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;Tempat api di nampan padam &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 120pt; text-align: justify; text-indent: -24pt; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;&lt;span style=""&gt;(iii)&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;Saat berakhirnya penyemprotan efektif &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 120pt; text-align: justify; text-indent: -24pt; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;&lt;span style=""&gt;(iv)&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;Saat bila terjadi penyalaan kembali &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 96pt; text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 96pt; text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;&lt;span style=""&gt;4.&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;Pengujian klas C &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;&lt;span style=""&gt;a.&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;Batasan pada pengujian klas C &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;Pengujian klas C dilaksanakan untuk memberikan kepastian bahwa isi APAR tidak menghantarkan listrik waktu disemprotkan, sehingga tidak perlu diberika angka. Pengujian klas C ini untuk melengkapi penilaian klas A atau A dan B.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;&lt;span style=""&gt;b.&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;Metode pengujian klas C &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;Penyemprotan bahan pemadam dari APAR, dalam kondisi pengujian yang direncanakan berikut ini, harus tidak menyebabkan meningkatnya sifat menghantar listrik, yang diukur dengan miliampermeter melalui suatu celah udara selebar 250 mm yang dibuat diantara APAR yang disekat secara listrik dan pelat yang ditanahkan dengan tegangan 100 kV pada 60 Hz. Tegangan sebesar 100 kV dengan 50 Hz dapat digunakan. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;&lt;span style=""&gt;c.&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;Pola ujian &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;Dalam metode pengujian terhadap penghantar listrik digunakan suatu arus bolak balik tegangan tinggi dengan frekuensi 60 Hz yang disebut sasaran, dan arus masih mengalir (bila ada) melalui jalur bahan pemadam kemudian diukur sewaktu APAR sedang disemprotkan terhadap sasaran. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;&lt;span style=""&gt;d.&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;Pemasangan APAR &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 72pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;&lt;span style=""&gt;1)&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;APAR harus terpasang secara kokoh sesuai gambar 3 tempat pemasangan APAR harus terdiri dari pelataran sebagai penyekat yang terdiri dari empat lembar kaca dengan ukuran sekitar 700 x 750 mm. Setiap dua lembar kaca tersebut harus dipisah dengan blok yang terbuat dari lilin dengan ukuran 50 mm sebanyak 3 buah &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 72pt; text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;Pelat dasar harus terletak langsung pada pelataran kayu kering, yang didukung oleh empat buah ganjal, sehingga sekitar 140 mm diatas lantai, ginjal tersebut harus dipasang pada isolasi dari gelas. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 72pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;&lt;span style=""&gt;2)&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;APAR harus didukung oleh kerangka atau perancah kayu kering yang terdiri dari dua balok melintang yang dipasang baut untuk menjepit APAR. Ujung balok ini harus terletak pada bantalan yang disekat yang dipasang erat-erat pada penguat kaki perancah. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 72pt; text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;Pelat dan balok yang berkomposisi phenol harus dipasang untuk membuat tambahan sekatan listrik antara APAR dan penjepit dan bagian perancah. Puncak dari perancah 1,5 m di atas lantai, harus terdiri papan kayu dan peralatan kerja dengan ukuran 1,2 x 1,2 m.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 72pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;&lt;span style=""&gt;3)&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;Pengoperasian katup APAR harus dilakukan dengan sebuah tangkai pembantu berkomposisi phenol atau sarana isolasi lain yang dilakukan dari jarak jauh untuk keselamatan operatornya. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;&lt;span style=""&gt;e.&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;Pemasangan sasaran &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 72pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="FR"&gt;&lt;span style=""&gt;1)&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="FR"&gt;Sasaran terbuat dari lembar tembaga ukuran 300 x 300 mm harus dibuat untuk menerima semprotan dari APAR. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 72pt; text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;Lembaran sasaran harus dibengkokkan 90 derajat dengan radius lekuk 15 mm yang membentuk huruf V yang masing-masing sisnya berukuran 300 x 150 mm. Tepi gambar sasaran harus dihaluskan sehingga tidak tajam dan tidak ada cuatan logam. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 72pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="FR"&gt;&lt;span style=""&gt;2)&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="FR"&gt;Lembar sasaran harus dipasagn pada batang logam. Pemasangan secara disolder pada punca lekuk sebelah lembar sasaran. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 72pt; text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="FR"&gt;Bagian bawah batang logam tersebut harus dipasang pada kaki yang berkomposisi phenol tebal sekitar 50 mm, didukung oleh pelataran penyelat terbuat dari lembar kaca sebanyak empat lembar berukuran kira-kira 300 x 300 mm. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 72pt; text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;Setiap dua lapis kaca dipisahkan oleh tiga buah balok lilin ukuran 50 mm. Lembaran kaca dasar terletak pada dudukan kayu kering setinggi 275 mm dari lantai. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 72pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;&lt;span style=""&gt;3)&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;Perangkat sasaran harus diatur tingginya supaya pusat lembar sasaran terletak berhadapan tepat pada sumbu pusat mulut corong APAR.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;&lt;span style=""&gt;f.&lt;span style=""&gt;     &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;Hubungan listrik pada APAR dan sasaran &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 72pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;&lt;span style=""&gt;1)&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;Corong atau mulut pancar APAR pada semua pengujian harus dibungkus dengan selembaran logam tipis yang terhubung secara listrik dengan katup pemadam&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 72pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;&lt;span style=""&gt;2)&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;Kawat tembaga telanjang dengan diameter 4 mm ditempelkan diatas logam tipis menuju ujung corong, kemudian kawat tembaga tersebut diujung corong dilekukkan melintang pada mulut corong dilekukkan melintang pada mulut corong&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;&lt;span style=""&gt;g.&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;Rangkaian listrik &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 72pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;&lt;span style=""&gt;1)&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;Tegangan yang digunakan dalam pengujian harus diperoleh dari transformator yang memiliki kapasitas 5 kVA frekuensi 60 Hz dengan kemampuan ubah 125 V sampai 100.000 V atau dengan sasaran yang berkemampuan setarap &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 72pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;&lt;span style=""&gt;2)&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;Bagian primer transformator harus dicatu dari pengatur induksi berfrekuensi (0Hx yang akan membelikan tegangan sekunder secara berkelanjutan serta bervariabel dari 0 sampai dengan 100.000 V&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 72pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;&lt;span style=""&gt;3)&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;Kawat tembaga telanjang dengan diameter 4 mm ditempelkan diatas logam tipis menuju ujung corong, kemudian kawat tembaga tersebut diujung corong dilekukkan melintang pada mulut corong dilekukkan melintang pada mulut corong&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 72pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;&lt;span style=""&gt;4)&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;APAR harus dihubungkan pada tegangan tinggi dari transformator seperti yang diperlihatkan oleh gambar A3. Lembar sasaran dengan penompangnya yang terbuat dari logam harus dihubungkan dengan rangkaian pada bagian yang ditanahkan. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;&lt;span style=""&gt;h.&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;Pengukur aliran arus &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 72pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;&lt;span style=""&gt;1)&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;Untuk mengukur aliran arus, antara APAR dan lembar sasaran harus menggunakan miliamper dengan prinsip termokopel yang menggunakan elemen 10 mA, 3 mA dan 1,5 mA.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 72pt; text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;Penggunaan meter jenis ini pembacaanmnya cenderung dipengaruhi oleh arus frekuensi radio. Oleh karena itu pada perangkat pengukur ini harus dpasang pada terminalnya sebuah kondensator sebesar 0,005 micro farat untuk penyekat arus frekuensi radio.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 72pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="FR"&gt;&lt;span style=""&gt;2)&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="FR"&gt;Ampermeter itu harus dipasang dalam kotak yang terdiri dari 2 susunan kotak.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 72pt; text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="FR"&gt;Kotak pertama dan kedua terbuat dari tirai kawat tembaga anyaman. Kotak pertama dan kedua dipisahkan oleh isolator penyekat. Kotak tirai sebelah luar harus dihubungkan pada selubung hantara ampermeter senantiasa dihubungkan pada bagian hantaran yang ditanahkan dari transfromatror&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 72pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="FR"&gt;&lt;span style=""&gt;3)&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="FR"&gt;Arus yang mengalir diatara celah APAR dengan lembar sasaran sewaktu tidak ada bahan pemadam akan terbaca arus tara dalam amperemeter&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 72pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="FR"&gt;&lt;span style=""&gt;4)&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="FR"&gt;Arus yang mengalir lewat kondensator harus dihitung berdasar arus berfrekuensi 60 Hz. Dengan penunjukkan termokopel 1,5 mA akan mengakibatkan penurunan tegangan sekitar 1.240 mV diatara kedua ujung meter maka untuk memperoleh penunjukkan jarum pembacaan secara penuh dikendaki&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="FR"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="FR"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="FR"&gt;&lt;span style=""&gt;i.&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="FR"&gt;Metode pengujian&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 72pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="FR"&gt;&lt;span style=""&gt;1)&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="FR"&gt;APAR harus dipasang diatas pelataran yang berisolasi dan dihubungkan pada kumparan dari transformator penguji. Jika APAR mempunyai berbagai jenis corong/mulut pancar maka pengujian harus dilakukan untuk setiap jenis corong/mulut pancar. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 72pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="FR"&gt;&lt;span style=""&gt;2)&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="FR"&gt;Corong/mulut pancar dilengkapi dengan kawat tembaga 4 mm yang pemasangannya diletakkan pada jarak yang dapat dibuah-ubah dari bagian yang terbuka dari corong/mulut pancar, sehingga dengan jarak itu tidak terjadi loncatan bunga api sewaktu tegangan 100.0l00 V berlangsung. Pada umumnya ditemukan bahwa jarak 250 mm bagi celah adalah cukup &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 72pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="FR"&gt;&lt;span style=""&gt;3)&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="FR"&gt;APAR harus disemprotkan seluruh isinya secara bekelanjutan denga ntidak terputus tertuju kepada lembaran yang celah antara APAR dengan lembar saaran berteganangan tanpa adanya yang nampak. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 72pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="FR"&gt;&lt;span style=""&gt;4)&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="FR"&gt;Selain pengujian seperti tersebut ayat (c) pasal ini, maka setiap macam corong/mulut pancar harus diuji ulang dengan lembar sasaran yang dipanasi sampai dengan suhu 400&lt;sup&gt;0&lt;/sup&gt;C sesaat sebelum APAR disemprotkan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="FR"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;table class="MsoNormalTable" style="border: medium none ; margin-left: 77.4pt; border-collapse: collapse; font-weight: bold; font-family: arial;" border="1" cellpadding="0" cellspacing="0" width="404"&gt;  &lt;tbody&gt;&lt;tr style="height: 31.1pt;"&gt;   &lt;td style="border: 1pt solid windowtext; padding: 0cm 5.4pt; width: 79.75pt; height: 31.1pt;" width="106"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;Jenis bahan APAR&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td  style="border-style: solid solid solid none; padding: 0cm 5.4pt; width: 95.4pt; height: 31.1pt;color:windowtext windowtext windowtext -moz-use-text-color;" width="127"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;Ukuran jarak semprotan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td  style="border-style: solid solid solid none; padding: 0cm 5.4pt; width: 68.95pt; height: 31.1pt;color:windowtext windowtext windowtext -moz-use-text-color;" width="92"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;Waktu penyemprotan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td  style="border-style: solid solid solid none; padding: 0cm 5.4pt; width: 59.25pt; height: 31.1pt;color:windowtext windowtext windowtext -moz-use-text-color;" width="79"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="FR"&gt;Daya pemadaman&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style="height: 107.55pt;"&gt;   &lt;td  style="border-style: none solid solid; padding: 0cm 5.4pt; width: 79.75pt; height: 107.55pt;color:-moz-use-text-color windowtext windowtext;" valign="top" width="106"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;Air (H2&lt;sub&gt;0&lt;/sub&gt;) yang &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;ditekan atau &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;dipompa &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;Asam soda &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;(beroda) &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;Busa &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;CO&lt;sub&gt;2&lt;/sub&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;CO&lt;sub&gt;2&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/sub&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;Serbuk kimia kering&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;(beroda)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;Serbuk kimia kering serbaguna   Ammenium phosphate &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;(beroda)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;Halon 1211 &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;(BCF)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;Halon 13101(BTM)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td  style="border-style: none solid solid none; padding: 0cm 5.4pt; width: 95.4pt; height: 107.55pt;color:-moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color;" valign="top" width="127"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;&lt;span style=""&gt;       &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;5   ltr&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;10-13 m &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;10   ltr&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;10-13 m&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;15   ltr&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;10-13 m&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;5   ltr &lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;10-13 m &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;10   ltr &lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;15 m &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;65   ltr &lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;15 m&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;5   ltr &lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;10-13 m &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;10   ltr&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;10-13 m&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;15   ltr&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;10-13 m&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;2   ltr&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;3 m&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;7   kg&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;3 m&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;10   kg&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;3 m&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;25   kg &lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;4 m &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;0,5   kg &lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;3 m &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;1 kg &lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;3 m &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;2   kg &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;3 m &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;5   kg &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;7 m &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;15   kg &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;15 m &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;0,5   kg &lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;2 m &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;2   kg &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;4 m &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;4   kg &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;4 m &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;5   kg &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;7 m &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;10   kg &lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;7 m &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;15   kg &lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;7 m &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;37,5   kg &lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;10 m&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;1   kg &lt;span style=""&gt;     &lt;/span&gt;3 kg &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;2   kg &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;4 m&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;5   kg &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;4 m &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;1kg   &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;2 m&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td  style="border-style: none solid solid none; padding: 0cm 5.4pt; width: 68.95pt; height: 107.55pt;color:-moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color;" valign="top" width="92"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;45 menit &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;60 detik &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;120 detik&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;30 detik &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;60 detik &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;180 detik &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;40 detik &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;90 detik &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;120 detik &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;30 detik &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;30 detik &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;30 detik &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;30 detik &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;10 detik &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;10 detik &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;10 detik &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;20 detik &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;25 detik &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;8 detik &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;10 detik &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;12 detik &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;13 detik &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;20 detik &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;20 detik &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;30 detik &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;8 detik &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;12 detik &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;15 detik&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;10 detik&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td  style="border-style: none solid solid none; padding: 0cm 5.4pt; width: 59.25pt; height: 107.55pt;color:-moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color;" valign="top" width="79"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 3.6pt; text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 3.6pt; text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;1A&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 3.6pt; text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;2A&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 3.6pt; text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;3A&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 3.6pt; text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;1A&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 3.6pt; text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;2A&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 3.6pt; text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;10A&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 3.6pt; text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;1A,   1B&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 3.6pt; text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;2A,   2B &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 3.6pt; text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;3A,   3B &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 3.6pt; text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;1B,   C&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 3.6pt; text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;2B,   C&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 3.6pt; text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;2B,   C&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 3.6pt; text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;10B,   C&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 3.6pt; text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;1B,   C&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 3.6pt; text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;2B,   C&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 3.6pt; text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;4B,   C&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 3.6pt; text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;7B,   C&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 3.6pt; text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;20B,   C&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 3.6pt; text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;1B,C&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 3.6pt; text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;2B,C&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 3.6pt; text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;3B,C&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 3.6pt; text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;1A,   5B, C&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 3.6pt; text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;2A,   10B, C&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 3.6pt; text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;4A,   20B, C&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 3.6pt; text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;8A,   40B, C&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 3.6pt; text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;2B,   C&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 3.6pt; text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;4B,   C&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 3.6pt; text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;10B,   C&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 3.6pt; text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;2B,   C&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt; &lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span style="line-height: 150%;" lang="EN-US"&gt;&lt;span style=""&gt;              &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;Gambar 1&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;.Tabel Perkiraan Kemampuan Apar (Tanpa pengujian)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 53.9pt; text-align: justify; text-indent: -32.9pt; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;&lt;span style=""&gt;2.2.5&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;Standar konstruksi APAR&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 39pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;&lt;span style=""&gt;1.&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;Desain dan konstuksi&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 57pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;&lt;span style=""&gt;a.&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;Ukuran &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 57pt; text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;Ukuran APAR ditentukan oleh isi dari APAR, yang tidak boleh kurang dari 0,9 kg dan tidak boleh melebihi 14 kg. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 57pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;&lt;span style=""&gt;b.&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;Metode pengoperasian&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 75pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;&lt;span style=""&gt;1)&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;Umum &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 75pt; text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;Konstruksi APAR harus didesain chylindris dan dapat dioperasikan dalam kedudukan normal secara tegak, yaitu dengan kepala pengoperasiannya diatas. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 75pt; text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;APAR harus dilengkapi dengan alat pengaman tersebut dapat merupakan bagian dari peralatan pengoperasian.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 75pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;&lt;span style=""&gt;2)&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;Penyemprotan isi &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 75pt; text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;APAR tipe tabung gas harus dilengkapi dengan suatu alat penusuk yang kuat/sesuai untuk merobek/segel/penutup sehingga gas yang dimampatkan dapat lepas memasuki semprotan keluar. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 57pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;&lt;span style=""&gt;c.&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;Isi &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 57pt; text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;Tabung kimia kering yang digunakan bahan pemadam untuk senantiasa dalam keadaan mawur bebas (tidak bergumpal-gumpal) dan harus memenuhi syarat pengujian tabung pemadam. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 57pt; text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 57pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;&lt;span style=""&gt;d.&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;Dasar desain&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 75pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;&lt;span style=""&gt;1)&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;Tekanan desain &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 75pt; text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;Tabung APAR harus di desain untuk menahan tekanan tidak kurang dari : &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 93pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;&lt;span style=""&gt;-&lt;span style=""&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;3,75 tekanan seimbang atau &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 93pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;&lt;span style=""&gt;-&lt;span style=""&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;4,13 kali tekanan seimbang jika kerusakan terjadi disambung sewaktu pengjian merusak (destrucition) yang dimaksud dengan seimbang adalah : &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 111pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;&lt;span style=""&gt;a)&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;untuk APAR tipe tabung gas &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 111pt; text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;Ialah tekanan yang dibangkitkan di dalam APAR yang telah diisi secara benar, dimana APAR tersebut dipanasi sampai suhu 65 derajat C dan saluran keluar disumbat. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 111pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;&lt;span style=""&gt;b)&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;untuk APAR tipe tabung bertekanan tinggi &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 111pt; text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;Ialah tekanan yang timbul di dalam APAR yang telah diisi secara benar dan dipanasi sampai suhu 65 derajat C. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 75pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;&lt;span style=""&gt;2)&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;Tekanan uji &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 75pt; text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;Standar keamanan uji pemadatan tabung APAR tidak bolehkurang dari 1,5 kali tekanan seimbang atau sebesar 2,5 Mpa dengan pengertian yang dipilih lebih besar. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 75pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;&lt;span style=""&gt;3)&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;Tebal pelat tabung APAR &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 75pt; text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;Tebal minimal pelat tabung APAR harus memenuhi ketentuan dasar-dasar perhitungan kekuatan konstruksi bejana tekanan yang berlaku dengan mengikat faktor desain. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 57pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;&lt;span style=""&gt;e.&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;Pelat badan &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 75pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;&lt;span style=""&gt;1)&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;Umum &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 75pt; text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="FR"&gt;Pelat badan APAR harus terbuat dari logam dan harus didesain memenuhi kekuatan konstruksi sesuai dengan dasar desain. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 75pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;&lt;span style=""&gt;2)&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;Material &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 75pt; text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;Logam yang digunakan untuk membuat badan APAR harus dari baja austonic tahan karat (austonic stainless steel), baja jarbon atau logam non fero yang memenuhi ketentuan. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 75pt; text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;Fiting yang dipasang pada badan harus terbuat dari material yang memenuhi ketentuan tersebut diatas atau meterial yang senilai keawetannya dengan kekuatan yang cukup. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 75pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="FR"&gt;&lt;span style=""&gt;3)&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="FR"&gt;Pelat puncak dan pelat dasar &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 75pt; text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;Pelat puncak tabung APAR harus berbentuk cekung terhadap tekanan. Pelat dasar yang berbentuk cekung terhadap tekanan harus mempunyai lekukan terbalik dengan radius tidak kurang dari 4 kali tebal nominal dinding silinder. Pelat dasar yang cembung terhadap tekanan harus mempunyai lekukan terbalik dengan radius tumit tidak kurang dari 4 kali tebal nominal dinding silinder. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 75pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;&lt;span style=""&gt;4)&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;Sambungan &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 75pt; text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;Sambungan memanjang dan melingkar harus dengan las atau brassing. Penyambungan secara lipat (interlock) tidak diperbolehkan jika APAR terbuat dari alumunium harus tanpa sambungan &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 75pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;&lt;span style=""&gt;5)&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;Leher tabung &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 75pt; text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;Leher tabung harus terbuat dari baja austonic tahan karat, baja karbon atau panduan tembaga. Panduan tembaga harus memiliki kekuatan tarik tidak kurang dari 185 Mpa. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 75pt; text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;Leher tabug harus dipasang teguh pada badan secara dibrassing atau dilas, atau merupakan suatu kesatuan yang utuh dari badan. Jika di[pasang dengan menggunakan plandes maka harus dipasang teguh hanya secara disolder. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 75pt; text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;Diameter leher tabung harus cukup untuk dapat melakukan pemeriksaan bagian dalam badan APAR. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 75pt; text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 75pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;&lt;span style=""&gt;6)&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;Perlindungan terhadap karat &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 93pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;&lt;span style=""&gt;-&lt;span style=""&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;Permukaan bagian dalam &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 93pt; text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;Bila ada kemungkinan bagian dalam dan komponen APAR akan termakan oleh isi APAR, maka permukaan bagian dalam dari APAR harus dilindungi secara tepat terhadap karat. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 93pt; text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;Alat mekanik pengoperasian itu harus didesain sedemikian rupa sehingga tidak terjadi kemacetan.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 93pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;&lt;span style=""&gt;-&lt;span style=""&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;Permukaan luar &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 93pt; text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;Badan dan fiting APAR harus dilindungi secara tepat terhadap karat kecuali kalau terbuat dari logam yang tahan karat. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 93pt; text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;Sebelum dilakukan pengecatan atau tindakan lain yang dimaksud melindungi badan dan fiting terhadap karat, harus dilakukan pemeriksanaan visual apakah keadaan APAR dan fiting bersih, kering dan bebas karat. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 93pt; text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 57pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;&lt;span style=""&gt;f.&lt;span style=""&gt;     &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;Kepala pengoperasian &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 75pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;&lt;span style=""&gt;1)&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;Material &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 75pt; text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;Kepala pengoperasian harus terbuat dari baja austent bahan tahan karat, baja karbon atau paduan tembaga sesuai dengan salah satu standar tersebut dalam lampiran A atau bahan lain yang senilai. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 75pt; text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;Panduan tembaga harus memiliki kekuatan tarik tidak kurang dari 185 megapaskal (Mpa)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 75pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;&lt;span style=""&gt;2)&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;Konstruksi &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 75pt; text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;Untuk APAR tipe tabung gas, kepala pengoperasian dipasang pada leher tabung dikuatkan dengan cincin secara diulir (sluid mur). &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 75pt; text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;Sedangkan untuk APAR tipe tabung bertekanan tetap harus dipasang dengan pengunci yang cocok dan kuat sehingga tidak kehilangan tekanan. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 75pt; text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="FR"&gt;Kepala pengoperasian harus terdiri dari peralatan mekanik pengoperasian dimana mulut pancar dapat dipasang padanya. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 75pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="FR"&gt;&lt;span style=""&gt;3)&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="FR"&gt;Pelepas tekanan &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 75pt; text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="FR"&gt;Cincin penguat kepala pengoperasian harus dilengkapi dengan lubang guna melepas tekanan yang tertinggal dalam tabung sebelum dibuka sepenuhnya, atau harus dibuat sedemikian rupa sehingga kepala pengoperasian tidak dapat dilepas sewaktu tabung masih ada tekanan. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 57pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="FR"&gt;&lt;span style=""&gt;g.&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="FR"&gt;Mekanik pengoperasian &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 57pt; text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="FR"&gt;Peralatan mekanik pengoperasian harus terbuat dari material yang tahan karat dan berkekuatan cukup. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 57pt; text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="FR"&gt;Jika digunakan alat penusuk maka alat penusuk itu harus cukup panjang sehingga bila ditekan sampai langkah maksimal akan merobek alat penyegel secara efektif. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 57pt; text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="FR"&gt;Alat mekanik pengoperasian itu harus didesain sedemikian rupa sehingga tidak terjadi kemacetan. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 57pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="FR"&gt;&lt;span style=""&gt;h.&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="FR"&gt;Tangkai pegangan dan tangkai penunjang &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 57pt; text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="FR"&gt;Tangkai pembawa atau tangkai pegangan dan tangkai penunjang harus didekatkan sedemikian rupa pada kepala pengoperasian. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 57pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="FR"&gt;&lt;span style=""&gt;i.&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="FR"&gt;Tempat penyangga &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 57pt; text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="FR"&gt;APAR harus dilengkapi dengan sengkang, agar dapat dipasang dengan konstruksi penguat, agar dapat dipasang dan mudah dilepaskan sewaktu akan digunakan. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 57pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="FR"&gt;&lt;span style=""&gt;j.&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="FR"&gt;Alat penyekat isi &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 57pt; text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="FR"&gt;Bahan pemadam harus dilindungi dengan alat penyekat (lapisan timah) pada pipa saluran keluar serbuk, untuk mencegah masuknya udara luar agar bahan pemadam menjadi lembab. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 57pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="FR"&gt;&lt;span style=""&gt;k.&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="FR"&gt;Alat penunjuk tekanan &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 57pt; text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;APAR tipe tabungan bertekanan tetap harus dilengkapi dengan alat yang dapat menunjukkan tekanan didalamnya. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 57pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;&lt;span style=""&gt;l.&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;Fiting pelepas isi (saluran pengeluaran) &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 75pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;&lt;span style=""&gt;1)&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;Pipa siphon &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 75pt; text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;Jika dipasang pipa siphon maka panjangnya harus cukup menjamin pengeluaran isi tidak kurang dari 85%.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 75pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;&lt;span style=""&gt;2)&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;Mulut pancar pengeluaran &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 75pt; text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="FR"&gt;Mulut pancar harus terbuat dari tembaga atau bahan karat dengan kekuatan yang cukup. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 75pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;&lt;span style=""&gt;3)&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;Fiting dan slang pengeluaran &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 75pt; text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;Jika dipasang slang pengeluaran maka slang fiting-fitingnya harus terbuat dari bahan yang tidak dapat dimakan oleh isi APAR. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 75pt; text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;Slang dan fiting harus awet dan memiliki kekuatan yang cukup untuk memenuhi persyaratan pengujian. Slang harus diberi penguat dan penguat itu harus terbenam sepenuhnya. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 75pt; text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;Panjang slang pengeluaran tidak boleh melampui 1 meter, hal ini berlaku untuk apa saja yaitu bila slang dimasukkan untuk dapat melingkari badan APAR dan ujung mulut pancar yang kanan ditempel pada badan. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 75pt; text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;Jika tidak ada penyediaan semacam tersebut diatas dan slang menggantung disamping APAR, maka slang harus cukup panjang sedemikian rupa sehingga ujung mulut pancar berada pada suatu titik yang sekurang-kurangnya 10 mm diatas APAR. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 57pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;&lt;span style=""&gt;m.&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;Syarat pelaksanaan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 75pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;&lt;span style=""&gt;1)&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;Jangka waktu penyemprotan &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 75pt; text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;Bentuk dan lebar mulut pancar harus sedemikian rupa sehingga bila APAR dioperasikan dalam posisi&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;kerja normal pada suhu antara 10&lt;sup&gt;0&lt;/sup&gt; s/d 25&lt;sup&gt;0&lt;/sup&gt; C dalam keadaan tidak ada angin, harus dapat menyemprotkan isinya tidak kurang dari 85 persen. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 75pt; text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="FR"&gt;Jangka waktu semprot secara terus menerus tidak boleh kurang dari 8 detik. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 75pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;&lt;span style=""&gt;2)&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;Semprotan selang seling &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 75pt; text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;Jika APAR didesain untuk dapat disemprotkan secara selang seling maka APAR harus mampu beroperasi secara memuaskan dengan semprotan 3 detik terbuka dan 10 detik tertutup. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 75pt; text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;Jangka waktu terbukanya katup kendali pada saat penyemprotan tidak melampui 3 detik. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 75pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;&lt;span style=""&gt;3)&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;Pengujian kemampuan pemadam &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 75pt; text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;Pemberian nilai kemampuan pemadam APAR jenis ini, ditentukan berdasarkan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;hasil pengujian sesuai dengan Pedoman tentang Pengujian Kemampuan Pemadam dan Penilaian APAR seperti diuraikan diatas. &lt;/span&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;" &gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 75pt; text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;!--[if gte vml 1]&gt;&lt;v:shape id="_x0000_s1026" type="#_x0000_t75" style="'position:absolute;" wrapcoords="-327 -589 -327 22091 21927 22091 21927 -589 -327 -589" stroked="t" strokeweight="4.5pt"&gt;  &lt;v:stroke linestyle="thinThick"&gt;  &lt;v:imagedata src="file:///C:\Users\acer\AppData\Local\Temp\msohtmlclip1\01\clip_image003.png" title=""&gt;  &lt;w:wrap type="tight"&gt; &lt;/v:shape&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if !vml]--&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;img src="file:///C:/Users/acer/AppData/Local/Temp/msohtmlclip1/01/clip_image004.gif" shapes="_x0000_s1026" align="left" width="312" height="178" hspace="12" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 75pt; text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 39pt; text-align: center; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span style="line-height: 150%;" lang="EN-US"&gt;Gambar 2&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;. Area maximum untuk Dijangkau &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 53.9pt; text-align: justify; text-indent: -32.9pt; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;&lt;span style=""&gt;2.2.6&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;Pemeriksaan, Pengujian dan Penandaan APAR &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 53.9pt; text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;Penyediaan APAR didalam suatu perusahaan adalah dengan maksud agar kebakaran ditempat kerja tersebut dapat dihindari atau setidak-tidaknya dikurangi/diperkecil. Agar maksud tersebut dapat tercapai, maka APAR yang telah disediakan harus selalu dalam keadaan siap untuk digunakan/siap pakai. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 53.9pt; text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;Untuk mengatasi hal tersebut diatas, perlu adanya pemeriksaan, pengujian dan penandaan APAR, sehingga sarana APAR yang telah disediakan dapat berfungsi dengan baik. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 71.9pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;&lt;span style=""&gt;1.&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;Setiap APAR harus diperiksa 2 (dua) kali dalam setehun yaitu : &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 90pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;&lt;span style=""&gt;a.&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;Pemeriksaan dalam jangka 6 (enam) bulan &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 90pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="FR"&gt;&lt;span style=""&gt;b.&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="FR"&gt;Pemeriksaan dalam jangka 12 (dua belas) bulan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 71.9pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="FR"&gt;&lt;span style=""&gt;2.&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="FR"&gt;Semua alat pemadam api yang menggunakan tabung gas, selain dilakukan pemeriksaan sesuai pemeriksaan dalam jangka 6 bulan, dilakukan pemeriksaan lebih lanjut menurut ketentuan-ketentuan seperti berikut &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 90pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="FR"&gt;&lt;span style=""&gt;a.&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="FR"&gt;Isi alat pemadam api harus sampai pada batas permukaan yang telah ditentukan &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 90pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;&lt;span style=""&gt;b.&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;Pipa pelepas isi yang berada dalam tabung dan saringan tidak boleh tersumbat atau buntu &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 90pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;&lt;span style=""&gt;c.&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;Ulir tutup kepala tidak boleh rusak, dan saluran penyemprotan tidak boleh tersumbat&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 90pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;&lt;span style=""&gt;d.&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;Peralatan yang bergerak tidak boleh rusak, dapat bergerak dengan bebas, mempunyai rusuk atau sisi yang tajam dan bak gasket atau paking harus masih dalam keadaan baik&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 90pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;&lt;span style=""&gt;e.&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;Gelang tutup kepala harus masih dalam keadaan baik &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 90pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;&lt;span style=""&gt;f.&lt;span style=""&gt;     &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;Bagian dalam dari alat pemadam api tidak boleh berlobang atau cacat karena karat&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 90pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;&lt;span style=""&gt;g.&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;Untuk jenis cairan busa yang dicampur sebelum dimasukkan, larutannya harus dalam keadaan baik &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 90pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;&lt;span style=""&gt;h.&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;Untuk jenis cairan busa dalam tabung yang dilak, tabung harus masih dilak dengan baik &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 90pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;&lt;span style=""&gt;i.&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;Lapisan pelindung dari tabung gas bertekanan, harus dalam keadaan baik&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 90pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;&lt;span style=""&gt;j.&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;Ratio pengembangan (expansi) dari media busa harus memenuhi syarat berikut : &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 108pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;&lt;span style=""&gt;1)&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;busa kimia &lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;: &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;larutan :&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;8&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;:&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;1 &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 90pt; text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;&lt;span style=""&gt;                                 &lt;/span&gt;bubuk&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;: 10 : 1&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 108pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;&lt;span style=""&gt;2)&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;busa mekanik &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;:&lt;span style=""&gt;        &lt;/span&gt;pengembangan rendah&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;8&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;:&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;1&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 81pt; text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;&lt;span style=""&gt;                                    &lt;/span&gt;sampai dengan 10 : 1 &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 81pt; text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;&lt;span style=""&gt;                                    &lt;/span&gt;pengembangan tinggi : 100 : 1 &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 90pt; text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;Caranya adalah dengan mencampur ½ bagian larutan B dalam bereaksi dan harus mampu menghasilkan sebesar bagian tersebut diatas yaitu 8 untuk busa kimia larutan, 10 untuk busa kimia serbuk dan seterusnya. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 90pt; text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 71.9pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;&lt;span style=""&gt;3.&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;Untuk alat pemadam api jenis hydrocarbon berhalogen dilakukan pemeriksaan dengan membuka tutup kepala secara hati-hati dan dijaga supaya tabung dalam posisi tegak, kemudian diteliti menurut ketentuan sebagai berikut : &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 90pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="FR"&gt;&lt;span style=""&gt;a.&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="FR"&gt;isi tabung harus diisi sesuai dengan berat yang telah ditentukan &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 90pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;&lt;span style=""&gt;b.&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;pipa pelepas isi yang berada dalam tabung dan saringan tidak boleh tersumbat atau buntu &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 90pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;&lt;span style=""&gt;c.&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;ulir tutup kepala tidak boleh rusak dan saluran keluar tidak boleh tersumbat &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 90pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;&lt;span style=""&gt;d.&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;peralatan yang bergerak tidak boleh rusak, harus dapat bergerak dengan bebas, mempunyai rusuk atau sisi yang tajam dan luas penekan harus dalam keadaan baik &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 90pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;&lt;span style=""&gt;e.&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;gelang katup kepala harus masih dalam keadaan baik &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 90pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;&lt;span style=""&gt;f.&lt;span style=""&gt;     &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;lapisan pelindung dari tabung gas harus dalam keadaan baik &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 90pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;&lt;span style=""&gt;g.&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;tabung gas bertekanan harus terisi penuh sesuai dengan kapasitasnya&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 71.9pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;&lt;span style=""&gt;4.&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;Untuk peralatan pemadam api ringan jenis tabung kering (drychemical) dilakukan pemeriksaan dengan membuka tutup kepala secara berhati-hati dan dijaga supaya tabung dalam posisi berdiri tegak dan kemudian diteliti menurut ketentuan-ketentuan sebagai berikut : &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 89.9pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;&lt;span style=""&gt;a.&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;isi tabung harus sesuai dengan berat yang telah ditentukan dan tepung keringnya dalam keadaan tercurah bebas tidak berbutir &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 89.9pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;&lt;span style=""&gt;b.&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;ulir katup kepala tidak boleh rusak, dan saluran keluar tidak boleh buntu &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 89.9pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;&lt;span style=""&gt;c.&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;peralatan yang bergerak tidak boleh rusak, harus dapat bergerak dengan bebas, mempunyai rusuk atau sisi yang tajam &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 89.9pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;&lt;span style=""&gt;d.&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;gelang katup kepala harus masih dalam keadaan baik &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 89.9pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;&lt;span style=""&gt;e.&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;bagian dalam dari tabung tidak boleh berlobang-lobang atau cacat karena karat &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 89.9pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;&lt;span style=""&gt;f.&lt;span style=""&gt;     &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;lapisan pelindung dari tabung gas harus dalam keadaan baik &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 89.9pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;&lt;span style=""&gt;g.&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;tabung gas bertekanan harus terisi penuh sesuai dengan kapasitasnya yang diperiksa dengan cara menimbang &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 71.9pt; text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 71.9pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;&lt;span style=""&gt;5.&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;Bila dijumpai penggunaan alat pemada api ringan jenis pompa tangan CTC (carbon tetrachlorida) harus disyaratkan untuk tidak dipakai lagi, karena terdapat kandungan racun phosgen. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 71.9pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;&lt;span style=""&gt;6.&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;Penandaan dan pengenalan &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 89.9pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;&lt;span style=""&gt;1)&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;Penandaan yang disyaratkan &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 89.9pt; text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;Kalimat yang bermakna umum tidak menjurus seperti “mutu”, “umum”, atau “universal” tidak boleh dituliskan pada pelat nama yang dipasang pada badan APAR &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 89.9pt; text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;Setiap APAR harus ditandai dengan keterangan sebagai berikut : &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 107.9pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;&lt;span style=""&gt;a)&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;Kata “JENIS TEPUNG KIMIA KERING” yang disusul tipe APAR sesuai dengan ketentuan 1.1.2 seperti “Tipe Tabung Gas” atau “Tipe Tabung Bertekanan Tetap” &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 107.9pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;&lt;span style=""&gt;b)&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;Cara pemakaian &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 107.9pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;&lt;span style=""&gt;c)&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;Nama dan alamat pabrik pembuat atau penjualnya yang bertanggung jawab&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 89.9pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;&lt;span style=""&gt;2)&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;Cara penandaan &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 89.9pt; text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;Penadaan APAR dapat dilakukan dengan cara : &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 107.9pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="FR"&gt;&lt;span style=""&gt;a)&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="FR"&gt;Huruf timbul atau etsa pada plat logam yang disolder atau diikat pada tabung APAR, atau &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 107.9pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="FR"&gt;&lt;span style=""&gt;b)&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="FR"&gt;Dicat langsung pada tabung APAR, atau &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 107.9pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="FR"&gt;&lt;span style=""&gt;c)&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="FR"&gt;Dengan label yang tahan lama &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 107.9pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="FR"&gt;&lt;span style=""&gt;d)&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="FR"&gt;Tahun harus ditandakan secara permanen pada badan APAR &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 89.9pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;&lt;span style=""&gt;3)&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;Warna pengenal &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 89.9pt; text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;Badan APAR harus berwarna merah&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt; .&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;span style=";font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;span style="line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;font-family:&amp;quot;;font-size:78%;"   lang="EN-US"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 53.9pt; text-align: justify; text-indent: -32.9pt; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;&lt;span style=""&gt;2.2.7&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;Syarat-syarat penempatan dan pemeliharaan APAR&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="IT"&gt;Dengan mempertimbangkan peraturan Permenaker No. Per 04/Men/1980 tentang syarat-syarat pemasangan dan pemeliharaan APAR, dan UU. No 1 Tahun 1970, maka dari hasil jumlah APAR yang diperlukan. Direncanakan:&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 21.3pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="IT"&gt;&lt;span style=""&gt;a.&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="IT"&gt;Jarak jangkauan maksimum antar APAR adalah 15 m&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 21.3pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="IT"&gt;&lt;span style=""&gt;b.&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="IT"&gt;Penempatan APAR di luar ruangan dengan menggunakan Box penyimpanan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 21.3pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="IT"&gt;&lt;span style=""&gt;c.&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="IT"&gt;Tinggi pemasangan maksimum APAR adalah 1,25 m dari dasar lantai.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 21.3pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="IT"&gt;&lt;span style=""&gt;d.&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="IT"&gt;APAR dipasang di tempat yang mudah dilihat, dijangkau, dan mudah untuk digunakan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 21.3pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;&lt;span style=""&gt;e.&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;Semua tabung alat pemadam api ringan sebaiknya berwarna merah.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 21.3pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;&lt;span style=""&gt;f.&lt;span style=""&gt;     &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;Lemari atau peti (box) dapat dikunci dengan syarat bagian depannya diberi kaca aman (safety glass) dengan tebal maximum 2 mm.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 21.3pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;&lt;span style=""&gt;g.&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;!--[if gte vml 1]&gt;&lt;v:shape id="_x0000_s1028" type="#_x0000_t75" style="'position:absolute;left:0;"&gt;  &lt;v:imagedata src="file:///C:\Users\acer\AppData\Local\Temp\msohtmlclip1\01\clip_image005.jpg" title="standar"&gt; &lt;/v:shape&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if !vml]--&gt;&lt;span style="position: absolute; z-index: -2; left: 0px; margin-left: 0px; margin-top: 74px; width: 588px; height: 406px;font-size:78%;" &gt;&lt;img src="file:///C:/Users/acer/AppData/Local/Temp/msohtmlclip1/01/clip_image006.jpg" shapes="_x0000_s1028" width="588" height="406" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;Apar tidak boleh dipasang dalam ruangan atau tempat dimana suhu melebihi 49&lt;sup&gt;o &lt;/sup&gt;C atau turun sampai minus 44&lt;sup&gt;o &lt;/sup&gt;C kecuali apabila apar tersebut dibuat khusus untuk suhu diluar batas tersebut.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 3.3pt; text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 89.9pt; text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 89.9pt; text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 89.9pt; text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 89.9pt; text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 89.9pt; text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 89.9pt; text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 89.9pt; text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 89.9pt; text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 89.9pt; text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 89.9pt; text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 89.9pt; text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 89.9pt; text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 89.9pt; text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 89.9pt; text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 89.9pt; text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 89.9pt; text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 89.9pt; text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 89.9pt; text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;!--[if gte vml 1]&gt;&lt;v:shape id="_x0000_s1029" type="#_x0000_t75" style="'position:absolute;"&gt;  &lt;v:imagedata src="file:///C:\Users\acer\AppData\Local\Temp\msohtmlclip1\01\clip_image007.png" title=""&gt; &lt;/v:shape&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if !vml]--&gt;&lt;span style="position: absolute; z-index: -1; left: 0px; margin-left: 16px; margin-top: 20px; width: 540px; height: 295px;font-size:78%;" &gt;&lt;img src="file:///C:/Users/acer/AppData/Local/Temp/msohtmlclip1/01/clip_image008.jpg" shapes="_x0000_s1029" width="540" height="295" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 89.9pt; text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 89.9pt; text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 89.9pt; text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 89.9pt; text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 89.9pt; text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 89.9pt; text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 89.9pt; text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 89.9pt; text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 89.9pt; text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 89.9pt; text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;span style=";font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;Untuk kelas C, peletakkan APAR mengikuti kelas A dan B.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;span style=";font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;Setiap APAR memiliki UL rating. UL merupakan singkatan dari Underwriter’s Laboratories. Sebagai contoh, suatu APAR memiliki rating 4A:20B:C. Ini berarti:&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 10pt 36pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 115%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;&lt;span style=""&gt;-&lt;span style=""&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;4A&lt;span style=""&gt;       &lt;/span&gt;: 1A = 1,25 gal = 4,73 liter. Jadi 4A = 5 gal = 18,93 liter&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 10pt 36pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 115%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;&lt;span style=""&gt;-&lt;span style=""&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;20B:C&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;: 1B:C = 1 ft&lt;sup&gt;2&lt;/sup&gt; wilayah proteksi. Jadi 20B:C = 20 ft&lt;sup&gt;2&lt;/sup&gt; wilayah proteksi&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 72pt; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;&lt;!--[if gte vml 1]&gt;&lt;v:shape id="_x0000_i1025" type="#_x0000_t75" style="'width:353.25pt;height:225.75pt'"&gt;  &lt;v:imagedata src="file:///C:\Users\acer\AppData\Local\Temp\msohtmlclip1\01\clip_image009.emz" title=""&gt; &lt;/v:shape&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if !vml]--&gt;&lt;img src="file:///C:/Users/acer/AppData/Local/Temp/msohtmlclip1/01/clip_image010.gif" shapes="_x0000_i1025" width="471" height="301" /&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;" &gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 72pt; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 72pt; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 53.9pt; text-align: justify; text-indent: -32.9pt; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;&lt;span style=""&gt;2.2.8&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;Cara penggunaan APAR&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 53.9pt; text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;Sebelum memutuskan untuk memadamkan api, pastikan bahwa : &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 53.9pt; text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;•&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Api yang dihadapi tidak besar dan tidak menyebar. Api dapat cepat membesar dan menyebar dalam waktu hanya dua atau tiga menit.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 53.9pt; text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;•&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Anda mempunyai alat pemadam api yang sesuai dengan jenis kebakaran. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 53.9pt; text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;•&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Api tidak menghalangi jalan keluar jika Anda tidak dapat menguasainya. Cara yang baik untuk memastikannya adalah dengan membelakangi jalan keluar Anda sehingga akses menuju keluar tetap dalam posisi terlindung dan api.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 53.9pt; text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;•&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;APAR (Alat Pemadam Api Ringan) bekerja. Periksa APAR paling tidak satu kali &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 53.9pt; text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;dalam sebulan dan kebocoran, atau tanda-tanda kerusakan lainnya. Yakin bahwa tekanan sesuai standar rekomendasi. Pada alat pemadam yang dilengkapi dengan pengukur tekanan, jarum harus berada di area hijau dalam posisi tidak terlalu tinggi atau rendah.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 53.9pt; text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;•&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Mengerti benar cara menggunakan APAR. Sebab dalam situasi darurat, tidak ada cukup waktu untuk membaca cara pengoperasian atau penggunaan. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 53.9pt; text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;Hal-hal yang tidak boleh dilakukan pada saat memadamkan api,antara lain : &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 53.9pt; text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;•&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Api menyebar dengan cepat. Gunakan APAR hanya ketika api masih dalam tahap awal /nyala kecil. Jika api sudah membesar dan menyebar, lakukan evakuasi dan telepon pemadam kebakaran.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 53.9pt; text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;•&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Anda tidak tahu apa yang terbakar. Kalau Anda tidak tahu apa yang terbakar, Anda tidak akan tahu jenis fire extinguisher apa yang akan digunakan. Walaupun Anda mempunyai APAR type ABC, selalu ada kemungkinan timbul peledakan yang menimbulkan asap beracun.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 53.9pt; text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;•&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Anda tidak mempunyai APAR yang layak. Salah jenis penggunaan APAR dapat membahayakan atau mengancam jiwa.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 53.9pt; text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;•&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Ada banyak asap atau Anda beresiko menghisap asap. Lebih dari 7 (tujuh) dari 10 (sepuluh) kematian akibat kebakaran disebabkan oleh karena menghisap gas beracun yang dihasilkan oleh api. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 53.9pt; text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;Cara memadamkan api yang aman,antara lain : &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 53.9pt; text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;•&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Selalu berdiri dekat pintu keluar dibelakang Anda. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 53.9pt; text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;•&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Berdiri jaug beberapa meter dari api,bergerak lebih dekat saat api mulai &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 53.9pt; text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;berkurang. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 53.9pt; text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;•&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Gunakan gerakan mengayun dan arahkan ke dasar / pokok api. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 53.9pt; text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;•&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Jika memungkinkan,jangan memadamkan pai seorang diri .Ajaklah seseorang untuk membantu Anda. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 53.9pt; text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;•&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Pastikan untuk melihat area sekali lagi untuk memastikan tidak ada yang &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 53.9pt; text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:78%;"  lang="EN-US"&gt;terbakar lagi.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;Beberapa macam api / kebakaran akan menghasilkan sejumlah karbon monoksida, gas beracun yang mematikan dihasilkan oleh api / kebakaran. Bahan-bahan seperti wol, sutera, nilon dan plastik dapat menghasilkan gas racun yang sangat tinggi kadarnya seperti karbon dioksida, hidrogen sianida atau hidrogen klorida yang semua itu dapat berakibat fatal.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="font-weight: bold; font-family: arial;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span  lang="EN-US" style="font-size:78%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  </description><link>http://reefqqicks.blogspot.com/2010/10/krepekan.html</link><thr:total>1</thr:total><author>reefq_associated@yahoo.com (reefq)</author></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-3924644660601754728.post-5484229112739671735</guid><pubDate>Wed, 10 Dec 2008 13:24:00 +0000</pubDate><atom:updated>2008-12-10T20:30:32.393+07:00</atom:updated><title>LOVE</title><description>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhZLgqMAEp6SMRO2sQX2b9bBfhK1CeHPgQOJq7zgnMOY_yGwfmdVp_Z_8PBIky-1PGqy69Wtyb9OVqNKNT7DAyukMmfeYUw404kGTJyAcRoHlYNkw2C7oux_hJ81XZR90UnCo-5I6NBECZ1/s1600-h/images5.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 100px; height: 146px;" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhZLgqMAEp6SMRO2sQX2b9bBfhK1CeHPgQOJq7zgnMOY_yGwfmdVp_Z_8PBIky-1PGqy69Wtyb9OVqNKNT7DAyukMmfeYUw404kGTJyAcRoHlYNkw2C7oux_hJ81XZR90UnCo-5I6NBECZ1/s320/images5.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5278152338314339778" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Jodoh di tangan TUHAN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gak gampang memang ndapetin jodoh yang sesuai dengan keinginan kita, yang bisa diajak bareng2 ke surga, yang bisa ngertiin kita. Karena susahnya, jadi banyak yang gak pikir panjang, akibatnya banyak yang baru sebentar married, eh udah divorce.Nikah itu komitmen seumur hidup, jadi harus benar-2 dipilih dengan siapa kita bakal ngejalanin nya, spy tetap nyaman. It's like when you're walking with some one, hand in hand..berapa km pun yang dijalanin, klo disebelah ada orang yang bisa terus kasi support, bisa diajak ngobrol, gak akan selelah seharusnya. beda klo yang disebelahnya orang yang kita memang gak suka, baru semeter dah cape kali..Datangnya jodoh itu gak bisa ditebak, walaupun mungkin bisa diusahakan. Masih ingat cerita soal cinta dan perkawinan menurut Plato?&lt;br /&gt;Gini ceritanya :Satu hari, Plato bertanya pada gurunya, "Apa itu cinta? Bagaimana saya bisa menemukannya? Gurunya menjawab, "Ada ladang gandum yang luas didepan sana. Berjalanlah kamu dan tanpa boleh mundur kembali, kemudian ambillah satu saja ranting. Jika kamu menemukan ranting yang kamu anggap paling menakjubkan, artinya kamu telah menemukan cinta" Plato pun berjalan, dan tidak seberapa lama, dia kembali dengan tangan kosong, tanpa membawa apapun.Gurunya bertanya, "Mengapa kamu tidak membawa satupun ranting?" Plato menjawab, "Aku hanya boleh membawa satu saja, dan saat berjalan tidak boleh mundur kembali (berbalik)" Sebenarnya aku telah menemukan yang paling menakjubkan, tapi aku tak tahu apakah ada yang lebih menakjubkan lagi di depan sana, jadi tak kuambil ranting tersebut. Saat kumelanjutkan berjalan lebih jauh lagi, baru kusadari bahwasanya ranting-ranting yang kutemukan kemudian tak sebagus ranting yang tadi, jadi tak kuambil sebatangpun pada akhirnya"Gurunya kemudian menjawab " Jadi ya itulah cinta" Di hari yang lain, Plato bertanya lagi pada gurunya, "Apa itu perkawinan? Bagaimana saya bisa menemukannya?" Gurunya pun menjawab "Ada hutan yang subur didepan saja. Berjalanlahtanpa boleh mundur kembali (menoleh) dan kamu hanya boleh menebangsatu pohon saja. Dan tebanglah jika kamu menemukan pohon yang palingtinggi, karena artinya kamu telah menemukan apa itu perkawinan" Plato pun berjalan, dan tidak seberapa lama, dia kembali dengan membawa pohon. Pohon tersebut bukanlah pohon yang segar/ subur, dan tidak juga terlalu tinggi. Pohon itu biasa-biasa saja. Gurunya bertanya, "Mengapa kamu memotong pohon yang seperti itu?" Plato pun menjawab, "sebab berdasarkan pengalamanku sebelumnya, setelah menjelajah hampir setengah hutan, ternyata aku kembali dengan tangan kosong. Jadi dikesempatan ini, aku lihat pohon ini, dan kurasa tidaklah buruk-buruk amat, jadi kuputuskan untuk menebangnya dan membawanya kesini. Aku tidak mau menghilangkan kesempatan untuk mendapatkannya" Gurunyapun kemudian menjawab, "Dan ya itulah perkawinan"&lt;br /&gt;Jadi sebenarnya cinta itu semakin dicari, maka semakin tidak ditemukan. Cinta adanya di dalam lubuk hati, ketika dapat menahan keinginan dan harapan yang lebih. Ketika pengharapan dan keinginan yang berlebih akan cinta, maka yang didapat adalah kehampaan... tiada sesuatupun yang didapat, dan tidak dapat dimundurkan kembali. Waktu dan masa tidak dapat diputar mundur. Terimalah cinta apa adanya.&lt;/span&gt;</description><link>http://reefqqicks.blogspot.com/2008/12/jodoh-di-tangan-tuhan-gak-gampang.html</link><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhZLgqMAEp6SMRO2sQX2b9bBfhK1CeHPgQOJq7zgnMOY_yGwfmdVp_Z_8PBIky-1PGqy69Wtyb9OVqNKNT7DAyukMmfeYUw404kGTJyAcRoHlYNkw2C7oux_hJ81XZR90UnCo-5I6NBECZ1/s72-c/images5.jpg" width="72"/><thr:total>2</thr:total><author>reefq_associated@yahoo.com (reefq)</author></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-3924644660601754728.post-4969749891874285383</guid><pubDate>Wed, 10 Dec 2008 12:08:00 +0000</pubDate><atom:updated>2008-12-10T19:39:29.900+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Pengantar</category><title>Pengantar Menjadi Orang Sukses</title><description>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhF5Xub8dsekVXw2Fer5UCBhXfIJumHR8H4dyU1pd_7G1MZmg20DigGzjVdUKOhY_QGOV5AO3VtXotb2QtICDGdpCGtbdc-XDV7SUKWEgl_P6DpmgU-9WAyWh3dFHrP8iEmE7Sn3JKVCmsz/s1600-h/images.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 89px; height: 125px;" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhF5Xub8dsekVXw2Fer5UCBhXfIJumHR8H4dyU1pd_7G1MZmg20DigGzjVdUKOhY_QGOV5AO3VtXotb2QtICDGdpCGtbdc-XDV7SUKWEgl_P6DpmgU-9WAyWh3dFHrP8iEmE7Sn3JKVCmsz/s320/images.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5278133826487225858" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;
&lt;br /&gt;&lt;meta equiv="Content-Type" content="text/html; charset=utf-8"&gt;&lt;meta name="ProgId" content="Word.Document"&gt;&lt;meta name="Generator" content="Microsoft Word 12"&gt;&lt;meta name="Originator" content="Microsoft Word 12"&gt;&lt;link rel="File-List" href="file:///C:%5CUsers%5CTOSHIBA%5CAppData%5CLocal%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_filelist.xml"&gt;&lt;link rel="themeData" href="file:///C:%5CUsers%5CTOSHIBA%5CAppData%5CLocal%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_themedata.thmx"&gt;&lt;link rel="colorSchemeMapping" href="file:///C:%5CUsers%5CTOSHIBA%5CAppData%5CLocal%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_colorschememapping.xml"&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:worddocument&gt;   &lt;w:view&gt;Normal&lt;/w:View&gt;   &lt;w:zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;   &lt;w:trackmoves/&gt;   &lt;w:trackformatting/&gt;   &lt;w:punctuationkerning/&gt;   &lt;w:validateagainstschemas/&gt;   &lt;w:saveifxmlinvalid&gt;false&lt;/w:SaveIfXMLInvalid&gt;   &lt;w:ignoremixedcontent&gt;false&lt;/w:IgnoreMixedContent&gt;   &lt;w:alwaysshowplaceholdertext&gt;false&lt;/w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;   &lt;w:donotpromoteqf/&gt;   &lt;w:lidthemeother&gt;EN-US&lt;/w:LidThemeOther&gt;   &lt;w:lidthemeasian&gt;X-NONE&lt;/w:LidThemeAsian&gt;   &lt;w:lidthemecomplexscript&gt;X-NONE&lt;/w:LidThemeComplexScript&gt;   &lt;w:compatibility&gt;    &lt;w:breakwrappedtables/&gt;    &lt;w:snaptogridincell/&gt;    &lt;w:wraptextwithpunct/&gt;    &lt;w:useasianbreakrules/&gt;    &lt;w:dontgrowautofit/&gt;    &lt;w:splitpgbreakandparamark/&gt;    &lt;w:dontvertaligncellwithsp/&gt;    &lt;w:dontbreakconstrainedforcedtables/&gt;    &lt;w:dontvertalignintxbx/&gt;    &lt;w:word11kerningpairs/&gt;    &lt;w:cachedcolbalance/&gt;   &lt;/w:Compatibility&gt;   &lt;w:browserlevel&gt;MicrosoftInternetExplorer4&lt;/w:BrowserLevel&gt;   &lt;m:mathpr&gt;    &lt;m:mathfont val="Cambria Math"&gt;    &lt;m:brkbin val="before"&gt;    &lt;m:brkbinsub val="--"&gt;    &lt;m:smallfrac val="off"&gt;    &lt;m:dispdef/&gt;    &lt;m:lmargin val="0"&gt;    &lt;m:rmargin val="0"&gt;    &lt;m:defjc val="centerGroup"&gt;    &lt;m:wrapindent val="1440"&gt;    &lt;m:intlim val="subSup"&gt;    &lt;m:narylim val="undOvr"&gt;   &lt;/m:mathPr&gt;&lt;/w:WordDocument&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:latentstyles deflockedstate="false" defunhidewhenused="true" defsemihidden="true" defqformat="false" defpriority="99" latentstylecount="267"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="0" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Normal"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="heading 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 7"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 8"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 9"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 7"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 8"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 9"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="35" qformat="true" name="caption"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="10" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Title"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="1" name="Default Paragraph Font"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="11" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Subtitle"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="22" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Strong"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="20" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Emphasis"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="59" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Table Grid"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" unhidewhenused="false" name="Placeholder Text"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="1" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="No Spacing"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" unhidewhenused="false" name="Revision"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="34" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="List Paragraph"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="29" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Quote"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="30" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Intense Quote"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="19" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Subtle Emphasis"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="21" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Intense Emphasis"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="31" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Subtle Reference"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="32" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Intense Reference"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="33" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Book Title"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="37" name="Bibliography"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" qformat="true" name="TOC Heading"&gt;  &lt;/w:LatentStyles&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;style&gt; &lt;!--  /* Font Definitions */  @font-face 	{font-family:"Cambria Math"; 	panose-1:2 4 5 3 5 4 6 3 2 4; 	mso-font-charset:1; 	mso-generic-font-family:roman; 	mso-font-format:other; 	mso-font-pitch:variable; 	mso-font-signature:0 0 0 0 0 0;} @font-face 	{font-family:Calibri; 	panose-1:2 15 5 2 2 2 4 3 2 4; 	mso-font-charset:0; 	mso-generic-font-family:swiss; 	mso-font-pitch:variable; 	mso-font-signature:-1610611985 1073750139 0 0 159 0;}  /* Style Definitions */  p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal 	{mso-style-unhide:no; 	mso-style-qformat:yes; 	mso-style-parent:""; 	margin-top:0in; 	margin-right:0in; 	margin-bottom:10.0pt; 	margin-left:0in; 	line-height:115%; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:11.0pt; 	font-family:"Calibri","sans-serif"; 	mso-ascii-font-family:Calibri; 	mso-ascii-theme-font:minor-latin; 	mso-fareast-font-family:Calibri; 	mso-fareast-theme-font:minor-latin; 	mso-hansi-font-family:Calibri; 	mso-hansi-theme-font:minor-latin; 	mso-bidi-font-family:"Times New Roman"; 	mso-bidi-theme-font:minor-bidi;} .MsoChpDefault 	{mso-style-type:export-only; 	mso-default-props:yes; 	mso-ascii-font-family:Calibri; 	mso-ascii-theme-font:minor-latin; 	mso-fareast-font-family:Calibri; 	mso-fareast-theme-font:minor-latin; 	mso-hansi-font-family:Calibri; 	mso-hansi-theme-font:minor-latin; 	mso-bidi-font-family:"Times New Roman"; 	mso-bidi-theme-font:minor-bidi;} .MsoPapDefault 	{mso-style-type:export-only; 	margin-bottom:10.0pt; 	line-height:115%;} @page Section1 	{size:8.5in 11.0in; 	margin:1.0in 1.0in 1.0in 1.0in; 	mso-header-margin:.5in; 	mso-footer-margin:.5in; 	mso-paper-source:0;} div.Section1 	{page:Section1;} --&gt; &lt;/style&gt;&lt;!--[if gte mso 10]&gt; &lt;style&gt;  /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:"Table Normal"; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-priority:99; 	mso-style-qformat:yes; 	mso-style-parent:""; 	mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt; 	mso-para-margin-top:0in; 	mso-para-margin-right:0in; 	mso-para-margin-bottom:10.0pt; 	mso-para-margin-left:0in; 	line-height:115%; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:11.0pt; 	font-family:"Calibri","sans-serif"; 	mso-ascii-font-family:Calibri; 	mso-ascii-theme-font:minor-latin; 	mso-fareast-font-family:"Times New Roman"; 	mso-fareast-theme-font:minor-fareast; 	mso-hansi-font-family:Calibri; 	mso-hansi-theme-font:minor-latin;} &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: normal;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:12;"  &gt;Setiap orang mengharapkan mendapatkan kesuksesan dalam hidupnya.Memang tidak gampang untuk mencapainya.Perlu perjuangan serta pengorbanan untuk mendapatkan kesuksesan.Kita tentu ingin sukses menjadi penulis terkenal seperti J.K Rowling serta berangan angan menjadi pengusaha terkenal seperti Soichiro Honda atau Akio Morita.&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:12;"  &gt;
&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:12;"  &gt;Didalam blog saya ini kita bisa menemukan kesuksesan tokoh-tokoh terkemuka di dunia&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:12;"  &gt;
&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:12;"  &gt;Rahasia sukes ini mungkin tidak diajarkan di sekolah formal.Kita bisa mendapatkan pelajaran dari kehidupan sehari hari.Bukankah kita bisa menjadikan pengalaman sebagai sekolah dalam kehidupan serta kegagalan dan keberhasilan sebagai guru yang memberikan pelajaran?&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:12;"  &gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:12;"  &gt;Di blog saya ini ,saya memberikan motivasi kepada anda semua yang membaca blog saya ini agar menemukan berlian kesadaran,intan pencerahan dan bangkit kembali motivasi diri untuk menghiasi hari demi hari dengan karya karya yang berarti namun anda harus &lt;i&gt;mengimplementasikan&lt;/i&gt; dalam kehidupan sehari hari.&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:12;"  &gt;
&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:12;"  &gt;Sukses tidak diukur dari banyaknya harta yang kita dapatkan,tapi yang lebih hakiki sukses adalah bisa memberikan sebagai materi yang kita miliki kepada orang orang yang membutuhkan,yang penting lagi,sukses adalah bisa membagi kesuksesan kepada orang banyak.&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:12;"  &gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:12;"  &gt;Insya Allah,Allah SWT menjadikan kita orang yang sukses dunia dan akhirat. &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:12;"  &gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 204, 255);"&gt;Berdoa Kepada Allah SWT&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:12;"  &gt;Berdoa merupakan salah satu cara manusia mendekatkan dirinya kepada Tuhan yang maha esa.Bagi manusia,do’a ibarat air bening yang membasuh tubuh lusuh setelah seharian hingga berubah segar bugar.&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:12;"  &gt;
&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:12;"  &gt;Dalam do’a,manusia bisa berbincang bincang dengan Tuhan-Nya dalam keheningan seraya mengungkapkan bermacam-macam permintaan.Ia percaya bahwa Tuhan Yang Maha Penyayang akan mengabulkan permohonanya.&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:12;"  &gt;
&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:12;"  &gt;Namun kita banyak menemukan do’a kita yang belum dikabulkan oleh Tuhan.Do’a kita yang belum terkabul dikarenakan kita tidak meminta dengan sungguh sungguh atau masih banyak dosa dosa yang melekat pada diri kita.Kita berdoa sementara perbuatan maksiat terus dilakukan.&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:12;"  &gt;
&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:12;"  &gt;Alkisah,suatu ketika Ibrahim Ibn Adham Rahimahullah bertemu orang orang.Dan orang orang itu pun berkata,”Wahai Abu Ishaq,mengapa setiap kali kami berdoa,do’a kami tidak dikabulkan?”&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:12;"  &gt;
&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:12;"  &gt;Ibrahim menjawab:karena hati kalian sudah mati oleh sepuluh perkara.&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:12;"  &gt;
&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:12;"  &gt;Pertama,Kalian mengetahui hak-hak Allah tetapi kalian tidak menunaikan hak hak tersebut.&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:12;"  &gt;
&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:12;"  &gt;Kedua,Kalian mengira mencintai Rasullah SAW tetapi kalian meninggalkan sunahnya.&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:12;"  &gt;
&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:12;"  &gt;Ketiga,Kalian membaca Al-Qur’an tetapi tidak mengamalkan isinya.&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:12;"  &gt;
&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:12;"  &gt;Keempat,Kalian makan dari nikmat pemberian Allah tetapi kalian tidak mensyukurinya.&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:12;"  &gt;
&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:12;"  &gt;Kelima,Kalian mengatakan bahwa setan adalah musuh kalian tetapi kalian tidak memusuhinya.&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:12;"  &gt;
&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:12;"  &gt;Keenam,Kalian mengatakan bahwa surga adalah haq(benar adanya)namun kalian tidak berbuat untuk mencapai surga itu.&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:12;"  &gt;
&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:12;"  &gt;Ketujuh,Kalian mengatakan bahwa kematian adalah benar adanya namun kalian tidak bersiap menghadapinya.&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:12;"  &gt;
&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:12;"  &gt;Kedelapan,Kalian mengatakan bahwa neraka adalah benar adanya tetapi kalian tidak berusaha menghindarinya.&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:12;"  &gt;
&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:12;"  &gt;Kesembilan,Kalian bangun tidur,lalu kalian menyibukkan diri mencari aib orang lain dan kalian melupakan aib-aib kalian sendiri.&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:12;"  &gt;
&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:12;"  &gt;Kesepuluh,Kalian mengubur orang-orang mati di antara kalian namun kalian tidak mengambil pelajaran dari mereka yang meninggal.&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:12;"  &gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  </description><link>http://reefqqicks.blogspot.com/2008/12/pengantar-menjadi-orang-sukses.html</link><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhF5Xub8dsekVXw2Fer5UCBhXfIJumHR8H4dyU1pd_7G1MZmg20DigGzjVdUKOhY_QGOV5AO3VtXotb2QtICDGdpCGtbdc-XDV7SUKWEgl_P6DpmgU-9WAyWh3dFHrP8iEmE7Sn3JKVCmsz/s72-c/images.jpg" width="72"/><thr:total>0</thr:total><author>reefq_associated@yahoo.com (reefq)</author></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-3924644660601754728.post-8423266943490537564</guid><pubDate>Wed, 10 Dec 2008 12:02:00 +0000</pubDate><atom:updated>2008-12-10T19:11:58.634+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Rahasia</category><title>13 kunci sukses</title><description>&lt;meta name="Generator" content="Microsoft Word 12"&gt;&lt;meta name="Originator" content="Microsoft Word 12"&gt;&lt;link rel="File-List" href="file:///C:%5CUsers%5CTOSHIBA%5CAppData%5CLocal%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_filelist.xml"&gt;&lt;link rel="themeData" href="file:///C:%5CUsers%5CTOSHIBA%5CAppData%5CLocal%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_themedata.thmx"&gt;&lt;link rel="colorSchemeMapping" href="file:///C:%5CUsers%5CTOSHIBA%5CAppData%5CLocal%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_colorschememapping.xml"&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:worddocument&gt;   &lt;w:view&gt;Normal&lt;/w:View&gt;   &lt;w:zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;   &lt;w:trackmoves/&gt;   &lt;w:trackformatting/&gt;   &lt;w:punctuationkerning/&gt;   &lt;w:validateagainstschemas/&gt;   &lt;w:saveifxmlinvalid&gt;false&lt;/w:SaveIfXMLInvalid&gt;   &lt;w:ignoremixedcontent&gt;false&lt;/w:IgnoreMixedContent&gt;   &lt;w:alwaysshowplaceholdertext&gt;false&lt;/w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;   &lt;w:donotpromoteqf/&gt;   &lt;w:lidthemeother&gt;EN-US&lt;/w:LidThemeOther&gt;   &lt;w:lidthemeasian&gt;X-NONE&lt;/w:LidThemeAsian&gt;   &lt;w:lidthemecomplexscript&gt;X-NONE&lt;/w:LidThemeComplexScript&gt;   &lt;w:compatibility&gt;    &lt;w:breakwrappedtables/&gt;    &lt;w:snaptogridincell/&gt;    &lt;w:wraptextwithpunct/&gt;    &lt;w:useasianbreakrules/&gt;    &lt;w:dontgrowautofit/&gt;    &lt;w:splitpgbreakandparamark/&gt;    &lt;w:dontvertaligncellwithsp/&gt;    &lt;w:dontbreakconstrainedforcedtables/&gt;    &lt;w:dontvertalignintxbx/&gt;    &lt;w:word11kerningpairs/&gt;    &lt;w:cachedcolbalance/&gt;   &lt;/w:Compatibility&gt;   &lt;w:browserlevel&gt;MicrosoftInternetExplorer4&lt;/w:BrowserLevel&gt;   &lt;m:mathpr&gt;    &lt;m:mathfont val="Cambria Math"&gt;    &lt;m:brkbin val="before"&gt;    &lt;m:brkbinsub val="--"&gt;    &lt;m:smallfrac val="off"&gt;    &lt;m:dispdef/&gt;    &lt;m:lmargin val="0"&gt;    &lt;m:rmargin val="0"&gt;    &lt;m:defjc val="centerGroup"&gt;    &lt;m:wrapindent val="1440"&gt;    &lt;m:intlim val="subSup"&gt;    &lt;m:narylim val="undOvr"&gt;   &lt;/m:mathPr&gt;&lt;/w:WordDocument&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:latentstyles deflockedstate="false" defunhidewhenused="true" defsemihidden="true" defqformat="false" defpriority="99" latentstylecount="267"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="0" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Normal"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="heading 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 7"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 8"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 9"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 7"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 8"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 9"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="35" qformat="true" name="caption"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="10" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Title"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="1" name="Default Paragraph Font"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="11" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Subtitle"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="22" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Strong"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="20" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Emphasis"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="59" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Table Grid"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" unhidewhenused="false" name="Placeholder Text"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="1" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="No Spacing"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" unhidewhenused="false" name="Revision"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="34" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="List Paragraph"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="29" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Quote"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="30" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Intense Quote"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="19" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Subtle Emphasis"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="21" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Intense Emphasis"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="31" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Subtle Reference"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="32" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Intense Reference"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="33" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Book Title"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="37" name="Bibliography"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" qformat="true" name="TOC Heading"&gt;  &lt;/w:LatentStyles&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;style&gt; &lt;!--  /* Font Definitions */  @font-face 	{font-family:"Cambria Math"; 	panose-1:2 4 5 3 5 4 6 3 2 4; 	mso-font-charset:1; 	mso-generic-font-family:roman; 	mso-font-format:other; 	mso-font-pitch:variable; 	mso-font-signature:0 0 0 0 0 0;} @font-face 	{font-family:Calibri; 	panose-1:2 15 5 2 2 2 4 3 2 4; 	mso-font-charset:0; 	mso-generic-font-family:swiss; 	mso-font-pitch:variable; 	mso-font-signature:-1610611985 1073750139 0 0 159 0;}  /* Style Definitions */  p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal 	{mso-style-unhide:no; 	mso-style-qformat:yes; 	mso-style-parent:""; 	margin-top:0in; 	margin-right:0in; 	margin-bottom:10.0pt; 	margin-left:0in; 	line-height:115%; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:11.0pt; 	font-family:"Calibri","sans-serif"; 	mso-ascii-font-family:Calibri; 	mso-ascii-theme-font:minor-latin; 	mso-fareast-font-family:Calibri; 	mso-fareast-theme-font:minor-latin; 	mso-hansi-font-family:Calibri; 	mso-hansi-theme-font:minor-latin; 	mso-bidi-font-family:"Times New Roman"; 	mso-bidi-theme-font:minor-bidi;} .MsoChpDefault 	{mso-style-type:export-only; 	mso-default-props:yes; 	mso-ascii-font-family:Calibri; 	mso-ascii-theme-font:minor-latin; 	mso-fareast-font-family:Calibri; 	mso-fareast-theme-font:minor-latin; 	mso-hansi-font-family:Calibri; 	mso-hansi-theme-font:minor-latin; 	mso-bidi-font-family:"Times New Roman"; 	mso-bidi-theme-font:minor-bidi;} .MsoPapDefault 	{mso-style-type:export-only; 	margin-bottom:10.0pt; 	line-height:115%;} @page Section1 	{size:8.5in 11.0in; 	margin:1.0in 1.0in 1.0in 1.0in; 	mso-header-margin:.5in; 	mso-footer-margin:.5in; 	mso-paper-source:0;} div.Section1 	{page:Section1;} --&gt; &lt;/style&gt;&lt;!--[if gte mso 10]&gt; &lt;style&gt;  /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:"Table Normal"; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-priority:99; 	mso-style-qformat:yes; 	mso-style-parent:""; 	mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt; 	mso-para-margin-top:0in; 	mso-para-margin-right:0in; 	mso-para-margin-bottom:10.0pt; 	mso-para-margin-left:0in; 	line-height:115%; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:11.0pt; 	font-family:"Calibri","sans-serif"; 	mso-ascii-font-family:Calibri; 	mso-ascii-theme-font:minor-latin; 	mso-fareast-font-family:"Times New Roman"; 	mso-fareast-theme-font:minor-fareast; 	mso-hansi-font-family:Calibri; 	mso-hansi-theme-font:minor-latin;} &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 12pt; line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-size:100%;" &gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;&lt;span style=""&gt;1. DESIRE&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-family:&amp;quot;;font-size:100%;"  &gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-size:100%;" &gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;&lt;span style=""&gt;"Desire" berbeda dari "want". Desire adalah want yang telah Anda suntik dengan emosi. Want hanya membuang-buang waktu. Rasa "ingin" hanya membuat Anda frustrasi. Apa yang Anda perlukan adalah desire, yaitu semangat, ghirah, atau bahkan obsesi. Desire-lah yang akan mengaktifkan "law of attraction". Desire adalah "burning passion". Untuk punya desire, suntikkanlah emosi positif ke dalam keinginan Anda. Bagaimana caranya? Cobalah bedakan ini:&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-family:&amp;quot;;font-size:100%;"  &gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-size:100%;" &gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style=""&gt;"Saya mau jadi juara kelas."&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-family:&amp;quot;;font-size:100%;"  &gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-size:100%;" &gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style=""&gt;"Saya mau jadi juara kelas! Saya harus jadi juara kelas!"&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-family:&amp;quot;;font-size:100%;"  &gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-size:100%;" &gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;&lt;span style=""&gt;2. FAITH&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-family:&amp;quot;;font-size:100%;"  &gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-size:100%;" &gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;&lt;span style=""&gt;Faith adalah keyakinan. Silahkan Anda ingat kembali dorongan Saya pada posting sebelumnya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-family:&amp;quot;;font-size:100%;"  &gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-size:100%;" &gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style=""&gt;Apakah Anda mau mengkhayal untuk kesuksesan Anda?&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-family:&amp;quot;;font-size:100%;"  &gt;
&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-size:100%;" &gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style=""&gt;Atau, Anda mau mengkhayal bahwa Anda tidak bisa mencapainya?&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-family:&amp;quot;;font-size:100%;"  &gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.andriewongso.com/"&gt;&lt;span style="color:blue;"&gt;Andrie Wongso&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-size:100%;" &gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;&lt;span style=""&gt; berkata, "Sukses adalah hak Saya!" Ya, beliau benar. Itu sebabnya, perjuangkan dan capailah hak Anda. Hak untuk sukses. Itu juga sebabnya, Anda harus yakin bahwa Anda memang akan sukses.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-family:&amp;quot;;font-size:100%;"  &gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-size:100%;" &gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;&lt;span style=""&gt;Keyakinan Anda perlu diluruskan. Berhentilah meyakini sebuah kesuksesan, hanya karena kesuksesan itu telah terbukti berdasarkan catatan sejarah. Mulailah meyakini kesuksesan baru yang belum pernah ada. Anda boleh saja berharap sukses seperti mereka yang telah sukses. Tapi, ketahuilah bahwa kesuksesan Anda sangatlah unik sifatnya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-family:&amp;quot;;font-size:100%;"  &gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-size:100%;" &gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;&lt;span style=""&gt;Berhentilah meyakini kesuksesan, hanya atas dasar sejarah pembuktian. Berhentilah membayangkan sukses, pada apa saja yang sudah terbukti sebelumnya. Mulailah meyakini kesuksesan Anda sendiri. Kesuksesan Anda yang unik dan tidak ada yang menyamainya. Mengapa? Sebab pikiran Anda, adalah benda yang "kreatif" dan bukan "kompetitif"!&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-family:&amp;quot;;font-size:100%;"  &gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-size:100%;" &gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;&lt;span style=""&gt;3. AFIRMASI&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-family:&amp;quot;;font-size:100%;"  &gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-size:100%;" &gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;&lt;span style=""&gt;Sering-seringlah mengafirmasi diri Anda sendiri. Ini penting untuk menggantikan berbagai pikiran negatif dan pesimis, dengan pikiran yang positif dan optimis.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-family:&amp;quot;;font-size:100%;"  &gt;
&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-size:100%;" &gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;&lt;span style=""&gt;Pahamilah analogi ini:&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-family:&amp;quot;;font-size:100%;"  &gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-size:100%;" &gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style=""&gt;Mangga yang ranum dan nikmat, tidur sebagai biji.&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-family:&amp;quot;;font-size:100%;"  &gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-size:100%;" &gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style=""&gt;Mobil yang mewah dan nyaman, dimulai dari pabrik yang berisik, kotor dan berdebu.&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-family:&amp;quot;;font-size:100%;"  &gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-size:100%;" &gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style=""&gt;Setiap kesuksesan, benihnya di dalam kepala Anda.&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-family:&amp;quot;;font-size:100%;"  &gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-size:100%;" &gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;&lt;span style=""&gt;Jika benih itu sehat, baik, dan kuat, maka pikiran Anda akan merealisasikan kesuksesan.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-family:&amp;quot;;font-size:100%;"  &gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-size:100%;" &gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;&lt;span style=""&gt;4. PENGETAHUAN APLIKATIF&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-family:&amp;quot;;font-size:100%;"  &gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-size:100%;" &gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;&lt;span style=""&gt;Anda harus bisa membedakan informasi dari fakta. Anda harus memiliki pengetahuan yang aplikatif. Dan Anda, harus bisa mengaplikasikan ilmu, keahlian, dan pengetahuan Anda. Ilmu dan pengetahuan yang hanya di kepala, tidak ada gunanya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-family:&amp;quot;;font-size:100%;"  &gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-size:100%;" &gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style=""&gt;You have to have it, and then apply it.&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-family:&amp;quot;;font-size:100%;"  &gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-size:100%;" &gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;&lt;span style=""&gt;5. IMAJINASI&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-family:&amp;quot;;font-size:100%;"  &gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-size:100%;" &gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;&lt;span style=""&gt;Imajinasi Anda bisa berbentuk dua macam. Yang pertama "imajinasi sintetik", dan yang kedua "imajinasi kreatif". Bedakan keduanya, dan berhentilah menggunakan imajinasi sintetik.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-family:&amp;quot;;font-size:100%;"  &gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-size:100%;" &gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;&lt;span style=""&gt;Imajinasi sintetik, muncul manakala Anda berimajinasi tentang sesuatu yang baru, padahal Anda hanya menyusun ulang koleksi pikiran dan prasangka Anda sebelumnya. Dengan bahan baku yang "jadul", maka imajinasi Anda juga akan tetap "jadul". Sukses Anda, sudah pasti "jadul". Imajinasi Anda akan menjadi imajinasi berdasarkan prasangka Anda sendiri. Tidak kreatif dan kurang objektif. Contoh:&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-family:&amp;quot;;font-size:100%;"  &gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-size:100%;" &gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style=""&gt;Menaikkan penjualan.&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-family:&amp;quot;;font-size:100%;"  &gt;
&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-size:100%;" &gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style=""&gt;Membuat mobil yang lebih cepat.&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-family:&amp;quot;;font-size:100%;"  &gt;
&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-size:100%;" &gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style=""&gt;Sistem pengairan yang lebih efektif.&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-family:&amp;quot;;font-size:100%;"  &gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-size:100%;" &gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;&lt;span style=""&gt;Tidak ada yang salah dengan semua itu, akan tetapi kesuksesan Anda menjadi lebih kecil, karena memang lebih mudah mencapainya. Untuk kesuksesan yang lebih besar, Anda harus berani membiasakan diri pada imajinasi kreatif.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-family:&amp;quot;;font-size:100%;"  &gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-size:100%;" &gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;&lt;span style=""&gt;Semua itu bukanlah bagian dari sukses, melainkan bagian dari "kewajiban operasional" Anda. Anda memang melakukannya, tapi itu bukan target kesuksesan Anda.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-family:&amp;quot;;font-size:100%;"  &gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-size:100%;" &gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;&lt;span style=""&gt;6. RENCANA TERORGANISIR&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-family:&amp;quot;;font-size:100%;"  &gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-size:100%;" &gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;&lt;span style=""&gt;Biasakan diri Anda untuk menuliskan sasaran secara detil dan kongkrit. Perbedaan antara mimpi di siang bolong dan rencana yang baik, ada pada detil dan kongkritnya. Ini tidak mudah dilakukan, tapi Anda harus tetap mengupayakannya. Inilah hasil riset Napoleon Hill:&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-family:&amp;quot;;font-size:100%;"  &gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-size:100%;" &gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style=""&gt;95% orang yang memiliki sasaran tertulis dan secara harian meresapinya, berakhir dengan mencapai kesuksesan.&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-family:&amp;quot;;font-size:100%;"  &gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-size:100%;" &gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style=""&gt;95% orang yang tidak memiliki dan tidak melakukannya, berakhir dengan kegagalan.&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-family:&amp;quot;;font-size:100%;"  &gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-size:100%;" &gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;&lt;span style=""&gt;7. KEPUTUSAN&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-family:&amp;quot;;font-size:100%;"  &gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-size:100%;" &gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;&lt;span style=""&gt;Keputusan Anda adalah hal yang teramat penting. Mengapa? Karena keputusan Anda adalah cerminan dari bekerjanya akal Anda. Ingatlah bahwa fungsi akal Anda adalah untuk memilih alias memutuskan. Karakteristik akal Anda, sesuai akar katanya, adalah "terikat". Terikat pada apa? Terikat pada pilihan!&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-family:&amp;quot;;font-size:100%;"  &gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-size:100%;" &gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;&lt;span style=""&gt;Ingat juga selalu kesalahan utama dalam mengambil keputusan, yaitu terlambat, terlalu sering berubah, dan terlalu cepat berubah.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-family:&amp;quot;;font-size:100%;"  &gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-size:100%;" &gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;&lt;span style=""&gt;8. PERSISTEN&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-family:&amp;quot;;font-size:100%;"  &gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-size:100%;" &gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;&lt;span style=""&gt;Ingatlah hukum yang satu ini:&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-family:&amp;quot;;font-size:100%;"  &gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-size:100%;" &gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style=""&gt;Prosperity = Purpose + Passion + Persistence&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-family:&amp;quot;;font-size:100%;"  &gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-size:100%;" &gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;&lt;span style=""&gt;Persisten itu istiqomah.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-family:&amp;quot;;font-size:100%;"  &gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-size:100%;" &gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;&lt;span style=""&gt;Calvin Coolidge mengatakan:&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-family:&amp;quot;;font-size:100%;"  &gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-size:100%;" &gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style=""&gt;"Nothing in the world can take the place of persistence. Talent will not; nothing is more common than unsuccessful men with talent. Genius will not; unrewarded genius is almost a proverb. Education will not; the world is full of educated derelicts. Persistence and determination alone are omnipotent."&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-family:&amp;quot;;font-size:100%;"  &gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-size:100%;" &gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;&lt;span style=""&gt;9. MASTERMIND&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-family:&amp;quot;;font-size:100%;"  &gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-size:100%;" &gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;&lt;span style=""&gt;Anda harus membangun jaringan. Anda juga harus membangun mastermind. Menurut Napoleon Hill, 1 + 1 = 3. Maksudnya, dua pikiran yang saling memperkuat, akan menghasilkan pemikiran ketiga yang memiliki kekuatan sangat besar. Anda tidak bisa berdiri sendiri, Anda harus bekerjasama dengan orang lain.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-family:&amp;quot;;font-size:100%;"  &gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-size:100%;" &gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;&lt;span style=""&gt;10.TRANSMUTASI&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-family:&amp;quot;;font-size:100%;"  &gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-size:100%;" &gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;&lt;span style=""&gt;Ingatlah bahwa pikiran Anda, adalah bibit kasat mata yang akan ditransformasi menjadi sebuah kesuksesan yang real, nyata, dan ada secara fisik.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-family:&amp;quot;;font-size:100%;"  &gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-size:100%;" &gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style=""&gt;Manusia mengkhayal bisa terbang, kini ada pesawat udara.&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-family:&amp;quot;;font-size:100%;"  &gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-size:100%;" &gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style=""&gt;Manusia berkhayal bisa berbicara secara nirkabel, sekarang ada handphone.&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-family:&amp;quot;;font-size:100%;"  &gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-size:100%;" &gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;&lt;span style=""&gt;Dari kasat mata, menjadi realitas fisik.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-family:&amp;quot;;font-size:100%;"  &gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-size:100%;" &gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;&lt;span style=""&gt;11. ALAM BAWAH SADAR&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-family:&amp;quot;;font-size:100%;"  &gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-size:100%;" &gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;&lt;span style=""&gt;Berhentilah menomorduakan alam bawah sadar Anda. Alam bawah sadar Andalah yang sesungguhnya mengkonstruksi diri Anda. Anda boleh menyebutnya dengan intuisi, firasat, fitrah, atau bahkan hati atau kalbu. Sesuaikanlah konsep ini dengan sistem keyakinan Anda. Jangan musyrik atau percaya pada takhyul. Pelajarilah sistem alam bawah sadar Anda dengan benar bersama pembimbing rohani Anda.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-family:&amp;quot;;font-size:100%;"  &gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-size:100%;" &gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;&lt;span style=""&gt;Alam bawah sadar Andalah yang memberi sinyal kepada alam sadar Anda. Alam bawah sadar Anda adalah sistem monitor dan sekaligus sistem peringatan dini untuk Anda. Jika Anda memperlakukannya dengan benar, maka Anda akan berjalan pada arah yang benar. Menuju kesuksesan Anda.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-family:&amp;quot;;font-size:100%;"  &gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-size:100%;" &gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;&lt;span style=""&gt;12. OTAK&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-family:&amp;quot;;font-size:100%;"  &gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-size:100%;" &gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;&lt;span style=""&gt;Ingatlah bahwa otak Anda, adalah satu kesatuan dengan tubuh fisik Anda. Jagalah kesehatan dan sisi positifnya, seperti Anda menjaga kesehatan tubuh Anda. Pahamilah siapa sesungguhnya komandan di dalam diri Anda. Otak Anda hanya alat, "Anda"-lah yang memberi perintah kepadanya. Lupa ya?&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-family:&amp;quot;;font-size:100%;"  &gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-size:100%;" &gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;&lt;span style=""&gt;13. INDERA KE-ENAM&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-family:&amp;quot;;font-size:100%;"  &gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-size:100%;" &gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;&lt;span style=""&gt;Ini bukan klenik, juga bukan takhyul.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-family:&amp;quot;;font-size:100%;"  &gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-size:100%;" &gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;&lt;span style=""&gt;Indera ke-enam Anda, adalah kombinasi rahasia nomor 1 sampai dengan 12 di atas.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-family:&amp;quot;;font-size:100%;"  &gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-size:100%;" &gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;&lt;span style=""&gt;Ketigabelas rahasia sukses itulah, yang telah mensukseskan lebih dari 20.000 orang, dan menjadikan lebih dari 500 orang sebagai manusia paling sukses pada zamannya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:12;"  &gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/span&gt; &lt;!--[if !supportLineBreakNewLine]--&gt;
&lt;br /&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  </description><link>http://reefqqicks.blogspot.com/2008/12/13-kunci-sukses.html</link><thr:total>0</thr:total><author>reefq_associated@yahoo.com (reefq)</author></item></channel></rss>