<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="/~d/styles/rss2full.xsl"?><?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="http://feeds.feedburner.com/~d/styles/itemcontent.css"?><rss xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" xmlns:openSearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/" xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:gd="http://schemas.google.com/g/2005" xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0" xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0" version="2.0"><channel><atom:id>tag:blogger.com,1999:blog-986976275909030113</atom:id><lastBuildDate>Sat, 28 Apr 2012 12:53:00 +0000</lastBuildDate><category>Adsense</category><category>artkel menarik</category><category>g</category><category>berita</category><category>kata kata motivasi</category><category>business</category><category>artikel menarik</category><category>SEO</category><category>affiliate</category><category>manajemen</category><category>kesehatan</category><category>ckickbank</category><category>Artikel bagus</category><category>Info</category><category>kartu kredit</category><category>asuransi</category><category>ekonomi</category><category>Tutorial</category><category>lagu</category><category>informasi pay pal</category><category>E-book</category><title>INDONESIA BERSATU</title><description /><link>http://pay-pal-indonesia.blogspot.com/</link><managingEditor>noreply@blogger.com (karya anak bangsa)</managingEditor><generator>Blogger</generator><openSearch:totalResults>793</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>25</openSearch:itemsPerPage><atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="self" type="application/rss+xml" href="http://feeds.feedburner.com/blogspot/PeSpc" /><feedburner:info uri="blogspot/pespc" /><atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="http://pubsubhubbub.appspot.com/" /><feedburner:emailServiceId>blogspot/PeSpc</feedburner:emailServiceId><feedburner:feedburnerHostname>http://feedburner.google.com</feedburner:feedburnerHostname><feedburner:browserFriendly></feedburner:browserFriendly><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-986976275909030113.post-6141140313297446164</guid><pubDate>Wed, 28 Mar 2012 03:18:00 +0000</pubDate><atom:updated>2012-03-27T20:19:09.846-07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">artikel menarik</category><title>BUMN Top 10 Laba Terbesar</title><description>&lt;div class="tanggal_merah"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;                                                                                      &lt;span class="image_border" style="margin-right:7px;"&gt;                                   &lt;img src="http://www.bumntrack.com/system/images/DSC_0256.jpg" width="200px" /&gt;                                                     &lt;/span&gt;                  &lt;span class="deskripsi_rubrik"&gt;&lt;br /&gt;Tidak ada wajah baru pada daftar  10 BUMN Pencetak Laba Terbesar. Bersama "Klub 1 Triliun" dan 10 BUMN  lainnya, mereka menjadi ujung tombak percepatan dan perluasan  pembangunan ekonomi nasional.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selama bulan April kemarin, susul menyusul BUMN melansir kinerja  keuangan 2010 audited. Dari paparan tersebut, ibarat klasemen liga sepak  bola profesional- komposisi tim yang menghuni jajaran 10 besar klasemen  akhir sudah bisa dipastikan. Komposisi 10 BUMN pencetak laba terbesar,  khususnya yang bertengger di papan atas, tidak banyak mengalami  perubahan. Empat tim yang bercokol di sana sama persis seperti tahun  lalu, yaitu PT Pertamina (Persero), PT Telkom Tbk, PT BRI Tbk, dan PT  PLN (Persero). Perubahan hanya terjadi pada PLN dan BRI yang bertukar  posisi. Tahun lalu PLN ada di urutan tiga, tahun ini posisinya  digantikan oleh BRI yang tahun lalu di posisi keempat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semestinya, dengan tambahan margin penjualan listrik subsidi dari 5  persen menjadi 8 persen, laba bersih PT PLN tahun 2010 bisa melesat jauh  melampaui tahun 2009. Namun meningkatnya beban bunga, berkurangnya  untung dari selisih kurs, serta beban lain-lain menyebabkan laba bersih  PLN tergerus hingga 2,5%. Jika tahun 2009 laba bersih yang dibukukan  sebesar Rp 10,355 triliun, laba tahun 2010 mentok di angka 10,086  triliun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Acungan jempol layak diberikan kepada Bank BRI Tbk. Kinerja keuangan  bank tertua di Indonesia ini makin mencorong saja. Tahun 2010 ditutup  dengan catatan laba bersih sebesar Rp 11,472 triliun, melesat hingga  56.9% dibanding pencapaian pada periode yang sama tahun lalu. Dengan  capaian angka laba bersih sebesar itu, BRI telah memecahkan dua rekor  sekaligus, yaitu bank dengan laba bersih terbesar dan satu-satunya bank  di Indonesia yang membukukan laba bersih double digit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di "papan tengah" kejutan besar terjadi setelah Bank BNI Tbk melonjak ke  urutan tujuh, atau naik tiga peringkat dari urutan paling buncit tahun  lalu. Tahun 2009 BNI kembali masuk jajaran 10 Besar setelah membukukan  angka laba bersih Rp 2,4 triliun. Dengan raupan laba sebesar itu, BNI  bertengger di urutan paling buncit, atau nomor 10. Tahun 2010 laba  bersih BNI melejit hingga 65% ke angka Rp 4,103 triliun sehingga  berhasil menyodok ke urutan tujuh BUMN pencetak laba terbesar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dua jempol layak diacungkan untuk jajaran manajemen BNI di bawah Direkur  Utama Gatot Suwondo. Lompatan yang amat signifikan itu tidak lepas dari  keberhasilan manajemen bank ini mejalankan right issue pada 2010 dengan  sukses, tanpa gejolak, dan menangguk hasil maksimal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Posisi buncit yang semula ditempati BNI, digantikan oleh PT Tambang Batu  Bara Bukit Asam Tbk. Dibanding tahun 2009, laba bersih tahun 2010  perusahaan ini turun hingga 26,4%. Akibatnya, jika tahun 2009 PT BA  masih bisa duduk di posisi ke-8 pada daftar 10 BUMN pencetak laba  terbesar dengan laba bersih Rp 2,7 triliun, maka dengan laba bersih  sebesar Rp 2,009 triliun perusahaan ini harus puas ada di urutan ke-10.  Selebihnya komposisi 10 BUMN Pencetak Laba Terbesar masih dihuni oleh  Bank Mandiri (urutan 5), PGN (6), Semen Gresik (8), dan Pusri Holding  (9).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kelompok 1 Triliun&lt;br /&gt;Di luar BUMN Top 10, sejumlah BUMN mencatatkan kinerja yang tak kalah  gemilang. Ambil contoh PT Timah Tbk. Perusahaan penambangan timah ini  berhasil mencatat lonjakan laba bersih hingga 300 persen! Lonjakan harga  logam timah di pasar global menyebabkan perseroan ini ketiban rejeki  berlimpah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menutup tahun buku 2010, PT Timah menorehkan laba bersih mencapai Rp  947,9 miliar atau Rp188,3 per lembar saham. Jumlah ini jauh melampaui  angka tahun 2009 sebesar  Rp 313,8 miliar untuk laba bersih, atau Rp 62  per saham.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lonjakan laba perseroan di sepanjang 2010 disebabkan oleh kenaikan  penjualan komoditas akibat naiknya harga logam timah dunia, terutama  pada tengah tahun kedua 2010. Pada pertengahan triwulan ketiga harga  logam timah dunia merangkak naik pada kisaran US$ 22.000 per metrik ton,  dari sebelumnya pada kisaran US$ 16.000 per metrik ton pada triwulan I  dan II. Kondisi in berdampak pada kenaikan margin usaha perusahaan pada  akhir kuartal keempat 2010.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Laba usaha lebih tinggi 90%, dari Rp 688,5 miliar tahun 2009 menjadi Rp  1.310,8 miliar di 2010. Laba sebelum pajak lebih tinggi 105%  dibandingkan tahun 2009 sebesar Rp 549,2 miliar menjadi Rp 1.127,3  miliar pada 2010. PT Timah juga berhasil meningkatkan total aktiva  sebesar 21% dari Rp 4.855,7 miliar menjadi Rp 5.881,1 miliar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;BUMN yang berkantor pusat di Kepualauan Bangka Belitung ini menghasilkan  produksi logam timah sebesar 40.413 mton pada tahun 2010, atau 10%  lebih rendah dibandingkan dengan produksi tahun 2009 sebesar 45.086  mton.  Penurunan volume produksi disebabkan persediaan bijih yang ada  memiliki konsekuensi penurunan volume terak (barang dalam proses)  sebesar 25% dari sebelumnya 8.215 ton (2009) menjadi 6.197 ton (2010).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun begitu, total produksi bijih timah tahun 2010 sebesar 37.615 ton  Sn, relatif sama dengan produksi bijih timah tahun 2009 yakni sebesar  37.701 ton Sn.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Direktur Utama PT Timah Tbk Wahid Usman optimis tren menggiurkan masih  akan berlanjut hingga tahun ini. Ia sudah memprediksi adanya peningkatan  konsumsi logam timah di 2011 sebesar 10% dari tingkat konsumsi pada  tahun 2010 sebesar 330.000 ton. "Hal ini dilihat dari mulai pulihnya  daya beli konsumen terutama terhadap produk-produk consumer goods dan  elektronik. Dengan demikian diperkirakan produksi logam timah pada 2011  akan meningkat menjadi 345.000 ton, namun masih jauh lebih rendah  dibandingkan dengan jumlah permintaan pada tahun 2011 yaitu sekitar  370.000 ton," jelasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Harga rata-rata logam timah tahun 2011 yang diterima perseroan diprediksi sekitar US$ 23.000 per ton.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kinerja menggembirakan juga dipertontonkan PT Krakatau Steel (Persero)  Tbk. Perusahaan yang melantai di bursa efek pada awal 2011 ini berhasil  membukukan kenaikan laba bersih lebih dari 100% pada 2010. Tahun 2009  laba bersih yang dibukukan baru mencapai Rp 494,672 miliar. Tahun 2010  melonjak hingga ke angka Rp 1,062 triliun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pencapaian laba bersih tersebut didukung oleh penurunan beban pokok  pendapatan dan beban bunga. Di sisi lain, pendapatan bersih perusahaan  justru mengalami penurunan. Pada 2010, pendapatan bersih sebesar Rp  14,856 triliun, atau turun dibandingkan pada 2009 yang sebesar Rp 16,913  triliun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan pencapaian tersebut, PT Krakatau Steel kini bisa berbangga karena  berhasil masuk ?Klub 1 Triliun?. Di luar 10 BUN Pencetak Laba Terbesar,  BUMN yang berhasil membukukan laba bersih tahun 2010 di atas Rp 1  triliun berturut-turut adalah PT Askes (Persero) dengan laba bersih Rp  1,733 triliun, PT Antam Tbk (Rp 1,683 triliun), PT jamsostek (Rp 1,581  triliun), Perum Pegadaian (Rp 1,222 triliun), PT Krakatau Steel Tbk (Rp  1,062 triliun), dan PT Perkebunan Nusantara III (Persero) dengan laba  bersih Rp 1,012 triliun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ujung Tombak MP3EI&lt;br /&gt;Kementerian BUMN telah menetapkan 26 BUMN sebagai ujung tombak  implementasi Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi  Nasional (MP3EI). Ke-26 BUMN tersebut adalah 10 BUMN Pencetak Laba  Terbesar, 6 BUMN ?Klub 1 Triliun?, dan 10 BUMN lain yang memiliki  kinerja menggembirakan dalam beberapa tahun terakhir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sepuluh BUMN tersebut berturut-turut adalah PT Timah Tbk dengan laba  bersih 2010 Rp 947,9 miliar, PT Bank BTN Tbk (Rp 916 triliun), Perum  Bulog (Rp861 miliar), PT Perkebunan Nusantara IV Persero (Rp 812  miliar), PT Taspen Persero (Rp 614 miliar), PT Garuda Indonesia Tbk (Rp  516 miliar), PT Kereta Api Indonesia (Rp 372 miliar), PT Wijaya Karya  Tbk (Rp 285 miliar), PT Perusahaan Pengelola Aset Persero (Rp 243  miliar), dan PT Adhi Karya Tbk (Rp 189 miliar).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ke-26 BUMN tersebut layak menjadi ujung tombak mensukseskan MP3EI karena  merupakan 26 BUMN terbesar. Keseluruhan indikator kinerja 26 BUMN  tersebut di tahun 2010 cukup merepresentasikan kinerja dan performa BUMN  secara keseluruhan. Rinciannya:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;? Total Pendapatan 26 BUMN Rp 1,021,095 triliun, setara dengan 90,4% total Pendapatan 142 BUMN sebesar Rp 1,129,015 triliun.&lt;br /&gt;? Total Laba Bersih 26 BUMN Rp 91,511 triliun, setara dengan 92,9% total Laba Bersih 142 BUMN sebesar Rp 98,606 triliun.&lt;br /&gt;? Total Aset 26 BUMN Rp 2,290,511 triliun, setara dengan 92,5% total Aset 142 BUMN sebesar Rp 2,476,055 triliun.&lt;br /&gt;? Total Ekuitas 26 BUMN Rp 547,574 miliar, setara dengan 88,7% total Ekuitas 142 BUMN sebesar Rp 617,004 miliar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selama periode tahun 2006-2010, pertumbuhan rata-rata tahunan 26 BUMN  terbesar relatif tinggi, yaitu pendapatan sebesar 10,04% dan laba bersih  sebesar 17,80%. Disamping itu, per 31 Maret 2011, 14 BUMN Tbk dari 26  BUMN terbesar memiliki kapitalisasi pasar sebesar Rp 812 triliun atau  setara dengan 26% kapitalisasi pasar modal Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Menteri Negara BUMN Mustafa Abubakar, dengan besarnya kontribusi  ke-26 BUMN dan lingkup operasional yang sangat strategis pada  perekonomian Indonesia, pengembangan ke 26 BUMN tersebut akan menjadi  katalisator utama dalam mendukung Masterplan Percepatan dan Perluasan  Pembangunan Ekonomi Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sumber http://www.bumntrack.com&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/986976275909030113-6141140313297446164?l=pay-pal-indonesia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://pay-pal-indonesia.blogspot.com/2012/03/bumn-top-10-laba-terbesar.html</link><author>noreply@blogger.com (karya anak bangsa)</author></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-986976275909030113.post-5472619488713908859</guid><pubDate>Wed, 28 Mar 2012 03:15:00 +0000</pubDate><atom:updated>2012-03-27T20:17:36.822-07:00</atom:updated><title>BBRI Catatkan Kapitalisasi Saham BUMN Terbesar</title><description>&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;INILAH.COM, Jakarta –  Kapitalisasi pasar saham Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yaitu PT Bank  Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) mencatatkan kapitalisasi pasar saham BUMN  terbesar di BEI senilai Rp159,96 triliun periode 26 Agustus 2011.&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Demikian  seperti dikutip dari data Bursa Efek Indonesia (BEI). Saham BBRI  menggeser saham PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) sebagai  kapitalisasi saham BUMN terbesar di BEI pada Agustus 2011. Saham Telkom  menjadi kapitalisasi saham BUMN terbesar di BEI senilai Rp176,39 triliun  pada Agustus 2010.&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Kapitalisasi  saham BUMN terbesar di BEI periode 26 Agustus 2011 antara lain saham PT  Bank Mandiri Tbk (BMRI) senilai Rp158,23 triliun, saham PT  Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) senilai Rp146,15 triliun, saham PT  Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) senilai Rp76,15 triliun, dan saham PT  Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) senilai Rp71,51 triliun.&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Selain  itu, saham PT Semen Gresik Tbk (SMGR) mencatatkan kapitalisasi pasar  saham BUMN senilai Rp53,97 triliun, saham PT Tambang Bukit Asam Tbk  (PTBA) mencatatkan kapitalisasi pasar saham senilai Rp43,89 triliun,  saham PT Jasa Marga Tbk (JSMR) mencatatkan kapitalisasi pasar saham BUMN  di BEI senilai Rp27,20 triliun, dan saham PT Aneka Tambang Tbk (ANTM)  mencatatkan kapitalisasi pasar saham senilai Rp17,93 triliun.&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Kapitalisasi  pasar saham PT Krakatau Steel Tbk (KRAS) mencatatkan nilai Rp15,30  triliun, saham PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) mencatatkan  kapitalisasi pasar saham senilai Rp13,70 triliun, kapitalisasi pasar  saham PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) mencatatkan kapitalisasi senilai  Rp11,32 triliun, saham PT Timah Tbk (TINS) mencatatkan kapitalisasi  pasar saham senilai Rp11,19 triliun, dan kapitalisasi pasar saham PT  Wijaya Karya Tbk (WIKA) senilai Rp3,49 triliun.&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Saham  PT PP Tbk (PTPP) mencatatkan kapitalisasi pasar saham di BEI senilai  Rp2,20 triliun, PT Kimia Farma Tbk (KAEF) mencatatkan kapitalisasi pasar  saham di BEI senilai Rp1,41 triliun, kapitalisasi pasar saham PT Adhi  Karya Tbk (ADHI) mencatatkan kapitalisasi pasar saham senilai Rp1,04  triliun, dan saham PT Indofarma Tbk (INAF) mencatatkan kapitalisasi  pasar saham senilai Rp257,2 miliar.&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/986976275909030113-5472619488713908859?l=pay-pal-indonesia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://pay-pal-indonesia.blogspot.com/2012/03/bbri-catatkan-kapitalisasi-saham-bumn.html</link><author>noreply@blogger.com (karya anak bangsa)</author></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-986976275909030113.post-1799948619146453280</guid><pubDate>Mon, 12 Mar 2012 10:30:00 +0000</pubDate><atom:updated>2012-03-12T03:34:32.016-07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Info</category><title>INILAH DAFTAR 100 UNIVERSITAS TERBAIK DI INDONESIA TAHUN 2012</title><description>&lt;div class="separator" style="clear: both; color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-iDpss5RzlRQ/T1LQcAAAXcI/AAAAAAAAAE8/b0hMLavaZRI/s1600/education.jpg" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img src="http://4.bp.blogspot.com/-iDpss5RzlRQ/T1LQcAAAXcI/AAAAAAAAAE8/b0hMLavaZRI/s200/education.jpg" border="0" height="159" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt; Berikut ini adalah Daftar 100 Universitas Terbaik di Indonesia Tahun 2012 versi &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="line-height: 115%;"&gt;webometrics:&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;table class="MsoNormalTable" style="border-collapse: collapse; border: medium none; color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;" border="1" cellpadding="0" cellspacing="0"&gt;&lt;tbody&gt; &lt;tr&gt;   &lt;td style="border: 1pt solid windowtext; padding: 0cm 5.4pt; width: 64.3pt;" width="86"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;b&gt;Peringkat Indonesia&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td style="-moz-border-bottom-colors: none; -moz-border-image: none; -moz-border-left-colors: none; -moz-border-right-colors: none; -moz-border-top-colors: none; border-color: windowtext windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-style: solid solid solid none; border-width: 1pt 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 66.9pt;" width="89"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;b&gt;Peringkat Dunia&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td style="-moz-border-bottom-colors: none; -moz-border-image: none; -moz-border-left-colors: none; -moz-border-right-colors: none; -moz-border-top-colors: none; border-color: windowtext windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-style: solid solid solid none; border-width: 1pt 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 293.15pt;" width="391"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;b&gt;Nama Universitas&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt; &lt;tr&gt;   &lt;td style="-moz-border-bottom-colors: none; -moz-border-image: none; -moz-border-left-colors: none; -moz-border-right-colors: none; -moz-border-top-colors: none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext; border-style: none solid solid; border-width: medium 1pt 1pt; padding: 0cm 5.4pt; width: 64.3pt;" valign="top" width="86"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td style="border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-style: none solid solid none; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 66.9pt;" valign="top" width="89"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td style="border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-style: none solid solid none; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 293.15pt;" valign="top" width="391"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt; &lt;tr&gt;   &lt;td style="-moz-border-bottom-colors: none; -moz-border-image: none; -moz-border-left-colors: none; -moz-border-right-colors: none; -moz-border-top-colors: none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext; border-style: none solid solid; border-width: medium 1pt 1pt; padding: 0cm 5.4pt; width: 64.3pt;" valign="bottom" width="86"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;1&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td style="border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-style: none solid solid none; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 66.9pt;" valign="top" width="89"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;323&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td style="border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-style: none solid solid none; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 293.15pt;" valign="top" width="391"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Institut Teknologi Bandung &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt; &lt;tr&gt;   &lt;td style="-moz-border-bottom-colors: none; -moz-border-image: none; -moz-border-left-colors: none; -moz-border-right-colors: none; -moz-border-top-colors: none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext; border-style: none solid solid; border-width: medium 1pt 1pt; padding: 0cm 5.4pt; width: 64.3pt;" valign="bottom" width="86"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;2&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td style="border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-style: none solid solid none; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 66.9pt;" valign="top" width="89"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;331&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td style="border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-style: none solid solid none; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 293.15pt;" valign="top" width="391"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Universitas Gadjah Mada &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt; &lt;tr&gt;   &lt;td style="-moz-border-bottom-colors: none; -moz-border-image: none; -moz-border-left-colors: none; -moz-border-right-colors: none; -moz-border-top-colors: none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext; border-style: none solid solid; border-width: medium 1pt 1pt; padding: 0cm 5.4pt; width: 64.3pt;" valign="bottom" width="86"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;3&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td style="border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-style: none solid solid none; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 66.9pt;" valign="top" width="89"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;433&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td style="border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-style: none solid solid none; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 293.15pt;" valign="top" width="391"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Universitas Indonesia &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt; &lt;tr&gt;   &lt;td style="-moz-border-bottom-colors: none; -moz-border-image: none; -moz-border-left-colors: none; -moz-border-right-colors: none; -moz-border-top-colors: none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext; border-style: none solid solid; border-width: medium 1pt 1pt; padding: 0cm 5.4pt; width: 64.3pt;" valign="bottom" width="86"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;4&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td style="border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-style: none solid solid none; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 66.9pt;" valign="top" width="89"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;1292&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td style="border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-style: none solid solid none; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 293.15pt;" valign="top" width="391"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Institut Teknologi Sepuluh Nopember &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt; &lt;tr&gt;   &lt;td style="-moz-border-bottom-colors: none; -moz-border-image: none; -moz-border-left-colors: none; -moz-border-right-colors: none; -moz-border-top-colors: none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext; border-style: none solid solid; border-width: medium 1pt 1pt; padding: 0cm 5.4pt; width: 64.3pt;" valign="bottom" width="86"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;5&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td style="border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-style: none solid solid none; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 66.9pt;" valign="top" width="89"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;1329&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td style="border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-style: none solid solid none; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 293.15pt;" valign="top" width="391"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Universitas Pendidikan Indonesia  &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt; &lt;tr&gt;   &lt;td style="-moz-border-bottom-colors: none; -moz-border-image: none; -moz-border-left-colors: none; -moz-border-right-colors: none; -moz-border-top-colors: none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext; border-style: none solid solid; border-width: medium 1pt 1pt; padding: 0cm 5.4pt; width: 64.3pt;" valign="bottom" width="86"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;6&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td style="border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-style: none solid solid none; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 66.9pt;" valign="top" width="89"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;1400&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td style="border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-style: none solid solid none; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 293.15pt;" valign="top" width="391"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Institut Pertanian Bogor &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt; &lt;tr&gt;   &lt;td style="-moz-border-bottom-colors: none; -moz-border-image: none; -moz-border-left-colors: none; -moz-border-right-colors: none; -moz-border-top-colors: none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext; border-style: none solid solid; border-width: medium 1pt 1pt; padding: 0cm 5.4pt; width: 64.3pt;" valign="bottom" width="86"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;7&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td style="border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-style: none solid solid none; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 66.9pt;" valign="top" width="89"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;1497&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td style="border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-style: none solid solid none; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 293.15pt;" valign="top" width="391"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Universitas Sebelas Maret &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt; &lt;tr&gt;   &lt;td style="-moz-border-bottom-colors: none; -moz-border-image: none; -moz-border-left-colors: none; -moz-border-right-colors: none; -moz-border-top-colors: none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext; border-style: none solid solid; border-width: medium 1pt 1pt; padding: 0cm 5.4pt; width: 64.3pt;" valign="bottom" width="86"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;8&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td style="border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-style: none solid solid none; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 66.9pt;" valign="top" width="89"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;1578&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td style="border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-style: none solid solid none; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 293.15pt;" valign="top" width="391"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Universitas Gunadarma &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt; &lt;tr&gt;   &lt;td style="-moz-border-bottom-colors: none; -moz-border-image: none; -moz-border-left-colors: none; -moz-border-right-colors: none; -moz-border-top-colors: none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext; border-style: none solid solid; border-width: medium 1pt 1pt; padding: 0cm 5.4pt; width: 64.3pt;" valign="bottom" width="86"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;9&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td style="border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-style: none solid solid none; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 66.9pt;" valign="top" width="89"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;1602&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td style="border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-style: none solid solid none; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 293.15pt;" valign="top" width="391"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Universitas Sriwijaya &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt; &lt;tr&gt;   &lt;td style="-moz-border-bottom-colors: none; -moz-border-image: none; -moz-border-left-colors: none; -moz-border-right-colors: none; -moz-border-top-colors: none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext; border-style: none solid solid; border-width: medium 1pt 1pt; padding: 0cm 5.4pt; width: 64.3pt;" valign="bottom" width="86"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;10&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td style="border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-style: none solid solid none; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 66.9pt;" valign="top" width="89"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;1619&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td style="border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-style: none solid solid none; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 293.15pt;" valign="top" width="391"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Universitas Airlangga &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt; &lt;tr&gt;   &lt;td style="-moz-border-bottom-colors: none; -moz-border-image: none; -moz-border-left-colors: none; -moz-border-right-colors: none; -moz-border-top-colors: none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext; border-style: none solid solid; border-width: medium 1pt 1pt; padding: 0cm 5.4pt; width: 64.3pt;" valign="bottom" width="86"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;11&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td style="border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-style: none solid solid none; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 66.9pt;" valign="top" width="89"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;1640&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td style="border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-style: none solid solid none; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 293.15pt;" valign="top" width="391"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Petra Christian University &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt; &lt;tr&gt;   &lt;td style="-moz-border-bottom-colors: none; -moz-border-image: none; -moz-border-left-colors: none; -moz-border-right-colors: none; -moz-border-top-colors: none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext; border-style: none solid solid; border-width: medium 1pt 1pt; padding: 0cm 5.4pt; width: 64.3pt;" valign="bottom" width="86"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;12&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td style="border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-style: none solid solid none; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 66.9pt;" valign="top" width="89"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;1642&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td style="border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-style: none solid solid none; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 293.15pt;" valign="top" width="391"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Universitas Diponegoro &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt; &lt;tr&gt;   &lt;td style="-moz-border-bottom-colors: none; -moz-border-image: none; -moz-border-left-colors: none; -moz-border-right-colors: none; -moz-border-top-colors: none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext; border-style: none solid solid; border-width: medium 1pt 1pt; padding: 0cm 5.4pt; width: 64.3pt;" valign="bottom" width="86"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;13&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td style="border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-style: none solid solid none; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 66.9pt;" valign="top" width="89"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;1650&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td style="border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-style: none solid solid none; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 293.15pt;" valign="top" width="391"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Universitas Islam Indonesia &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt; &lt;tr&gt;   &lt;td style="-moz-border-bottom-colors: none; -moz-border-image: none; -moz-border-left-colors: none; -moz-border-right-colors: none; -moz-border-top-colors: none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext; border-style: none solid solid; border-width: medium 1pt 1pt; padding: 0cm 5.4pt; width: 64.3pt;" valign="bottom" width="86"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;14&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td style="border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-style: none solid solid none; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 66.9pt;" valign="top" width="89"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;1686&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td style="border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-style: none solid solid none; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 293.15pt;" valign="top" width="391"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Universitas Mercu Buana &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt; &lt;tr&gt;   &lt;td style="-moz-border-bottom-colors: none; -moz-border-image: none; -moz-border-left-colors: none; -moz-border-right-colors: none; -moz-border-top-colors: none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext; border-style: none solid solid; border-width: medium 1pt 1pt; padding: 0cm 5.4pt; width: 64.3pt;" valign="bottom" width="86"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;15&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td style="border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-style: none solid solid none; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 66.9pt;" valign="top" width="89"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;1687&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td style="border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-style: none solid solid none; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 293.15pt;" valign="top" width="391"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Universitas Negeri Semarang &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt; &lt;tr&gt;   &lt;td style="-moz-border-bottom-colors: none; -moz-border-image: none; -moz-border-left-colors: none; -moz-border-right-colors: none; -moz-border-top-colors: none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext; border-style: none solid solid; border-width: medium 1pt 1pt; padding: 0cm 5.4pt; width: 64.3pt;" valign="bottom" width="86"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;16&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td style="border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-style: none solid solid none; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 66.9pt;" valign="top" width="89"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;1705&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td style="border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-style: none solid solid none; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 293.15pt;" valign="top" width="391"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Universitas Negeri Malang &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt; &lt;tr&gt;   &lt;td style="-moz-border-bottom-colors: none; -moz-border-image: none; -moz-border-left-colors: none; -moz-border-right-colors: none; -moz-border-top-colors: none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext; border-style: none solid solid; border-width: medium 1pt 1pt; padding: 0cm 5.4pt; width: 64.3pt;" valign="bottom" width="86"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;17&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td style="border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-style: none solid solid none; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 66.9pt;" valign="top" width="89"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;1749&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td style="border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-style: none solid solid none; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 293.15pt;" valign="top" width="391"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Universitas Padjadjaran &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt; &lt;tr&gt;   &lt;td style="-moz-border-bottom-colors: none; -moz-border-image: none; -moz-border-left-colors: none; -moz-border-right-colors: none; -moz-border-top-colors: none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext; border-style: none solid solid; border-width: medium 1pt 1pt; padding: 0cm 5.4pt; width: 64.3pt;" valign="bottom" width="86"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;18&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td style="border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-style: none solid solid none; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 66.9pt;" valign="top" width="89"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;1759&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td style="border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-style: none solid solid none; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 293.15pt;" valign="top" width="391"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Universitas Hasanuddin &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt; &lt;tr&gt;   &lt;td style="-moz-border-bottom-colors: none; -moz-border-image: none; -moz-border-left-colors: none; -moz-border-right-colors: none; -moz-border-top-colors: none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext; border-style: none solid solid; border-width: medium 1pt 1pt; padding: 0cm 5.4pt; width: 64.3pt;" valign="bottom" width="86"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;19&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td style="border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-style: none solid solid none; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 66.9pt;" valign="top" width="89"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;1768&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td style="border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-style: none solid solid none; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 293.15pt;" valign="top" width="391"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Universitas Muhammadiyah Malang &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt; &lt;tr&gt;   &lt;td style="-moz-border-bottom-colors: none; -moz-border-image: none; -moz-border-left-colors: none; -moz-border-right-colors: none; -moz-border-top-colors: none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext; border-style: none solid solid; border-width: medium 1pt 1pt; padding: 0cm 5.4pt; width: 64.3pt;" valign="bottom" width="86"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;20&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td style="border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-style: none solid solid none; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 66.9pt;" valign="top" width="89"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;1825&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td style="border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-style: none solid solid none; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 293.15pt;" valign="top" width="391"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Universitas Sumatera Utara &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt; &lt;tr&gt;   &lt;td style="-moz-border-bottom-colors: none; -moz-border-image: none; -moz-border-left-colors: none; -moz-border-right-colors: none; -moz-border-top-colors: none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext; border-style: none solid solid; border-width: medium 1pt 1pt; padding: 0cm 5.4pt; width: 64.3pt;" valign="bottom" width="86"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;21&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td style="border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-style: none solid solid none; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 66.9pt;" valign="top" width="89"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;1835&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td style="border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-style: none solid solid none; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 293.15pt;" valign="top" width="391"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Poltek Surabaya &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt; &lt;tr&gt;   &lt;td style="-moz-border-bottom-colors: none; -moz-border-image: none; -moz-border-left-colors: none; -moz-border-right-colors: none; -moz-border-top-colors: none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext; border-style: none solid solid; border-width: medium 1pt 1pt; padding: 0cm 5.4pt; width: 64.3pt;" valign="bottom" width="86"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;22&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td style="border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-style: none solid solid none; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 66.9pt;" valign="top" width="89"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;1842&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td style="border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-style: none solid solid none; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 293.15pt;" valign="top" width="391"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Universitas Muhammadiyah Surakarta &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt; &lt;tr&gt;   &lt;td style="-moz-border-bottom-colors: none; -moz-border-image: none; -moz-border-left-colors: none; -moz-border-right-colors: none; -moz-border-top-colors: none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext; border-style: none solid solid; border-width: medium 1pt 1pt; padding: 0cm 5.4pt; width: 64.3pt;" valign="bottom" width="86"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;23&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td style="border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-style: none solid solid none; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 66.9pt;" valign="top" width="89"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;1863&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td style="border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-style: none solid solid none; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 293.15pt;" valign="top" width="391"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Universitas Muhammadiyah Yogyakarta &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt; &lt;tr&gt;   &lt;td style="-moz-border-bottom-colors: none; -moz-border-image: none; -moz-border-left-colors: none; -moz-border-right-colors: none; -moz-border-top-colors: none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext; border-style: none solid solid; border-width: medium 1pt 1pt; padding: 0cm 5.4pt; width: 64.3pt;" valign="bottom" width="86"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;24&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td style="border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-style: none solid solid none; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 66.9pt;" valign="top" width="89"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;1999&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td style="border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-style: none solid solid none; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 293.15pt;" valign="top" width="391"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Universitas Brawijaya &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt; &lt;tr&gt;   &lt;td style="-moz-border-bottom-colors: none; -moz-border-image: none; -moz-border-left-colors: none; -moz-border-right-colors: none; -moz-border-top-colors: none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext; border-style: none solid solid; border-width: medium 1pt 1pt; padding: 0cm 5.4pt; width: 64.3pt;" valign="bottom" width="86"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;25&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td style="border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-style: none solid solid none; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 66.9pt;" valign="top" width="89"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;2068&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td style="border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-style: none solid solid none; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 293.15pt;" valign="top" width="391"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;STMIK AMIKOM &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt; &lt;tr&gt;   &lt;td style="-moz-border-bottom-colors: none; -moz-border-image: none; -moz-border-left-colors: none; -moz-border-right-colors: none; -moz-border-top-colors: none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext; border-style: none solid solid; border-width: medium 1pt 1pt; padding: 0cm 5.4pt; width: 64.3pt;" valign="bottom" width="86"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;26&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td style="border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-style: none solid solid none; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 66.9pt;" valign="top" width="89"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;2096&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td style="border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-style: none solid solid none; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 293.15pt;" valign="top" width="391"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Universitas Negeri Yogyakarta &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt; &lt;tr&gt;   &lt;td style="-moz-border-bottom-colors: none; -moz-border-image: none; -moz-border-left-colors: none; -moz-border-right-colors: none; -moz-border-top-colors: none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext; border-style: none solid solid; border-width: medium 1pt 1pt; padding: 0cm 5.4pt; width: 64.3pt;" valign="bottom" width="86"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;27&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td style="border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-style: none solid solid none; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 66.9pt;" valign="top" width="89"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;2171&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td style="border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-style: none solid solid none; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 293.15pt;" valign="top" width="391"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim   Malang &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt; &lt;tr&gt;   &lt;td style="-moz-border-bottom-colors: none; -moz-border-image: none; -moz-border-left-colors: none; -moz-border-right-colors: none; -moz-border-top-colors: none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext; border-style: none solid solid; border-width: medium 1pt 1pt; padding: 0cm 5.4pt; width: 64.3pt;" valign="bottom" width="86"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;28&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td style="border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-style: none solid solid none; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 66.9pt;" valign="top" width="89"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;2216&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td style="border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-style: none solid solid none; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 293.15pt;" valign="top" width="391"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Unikom &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt; &lt;tr&gt;   &lt;td style="-moz-border-bottom-colors: none; -moz-border-image: none; -moz-border-left-colors: none; -moz-border-right-colors: none; -moz-border-top-colors: none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext; border-style: none solid solid; border-width: medium 1pt 1pt; padding: 0cm 5.4pt; width: 64.3pt;" valign="bottom" width="86"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;29&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td style="border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-style: none solid solid none; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 66.9pt;" valign="top" width="89"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;2226&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td style="border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-style: none solid solid none; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 293.15pt;" valign="top" width="391"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Universitas Tarumanagara &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt; &lt;tr&gt;   &lt;td style="-moz-border-bottom-colors: none; -moz-border-image: none; -moz-border-left-colors: none; -moz-border-right-colors: none; -moz-border-top-colors: none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext; border-style: none solid solid; border-width: medium 1pt 1pt; padding: 0cm 5.4pt; width: 64.3pt;" valign="bottom" width="86"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;30&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td style="border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-style: none solid solid none; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 66.9pt;" valign="top" width="89"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;2237&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td style="border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-style: none solid solid none; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 293.15pt;" valign="top" width="391"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Universitas Surabaya &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt; &lt;tr&gt;   &lt;td style="-moz-border-bottom-colors: none; -moz-border-image: none; -moz-border-left-colors: none; -moz-border-right-colors: none; -moz-border-top-colors: none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext; border-style: none solid solid; border-width: medium 1pt 1pt; padding: 0cm 5.4pt; width: 64.3pt;" valign="bottom" width="86"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;31&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td style="border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-style: none solid solid none; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 66.9pt;" valign="top" width="89"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;2254&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td style="border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-style: none solid solid none; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 293.15pt;" valign="top" width="391"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Universitas Ahmad Dahlan &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt; &lt;tr&gt;   &lt;td style="-moz-border-bottom-colors: none; -moz-border-image: none; -moz-border-left-colors: none; -moz-border-right-colors: none; -moz-border-top-colors: none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext; border-style: none solid solid; border-width: medium 1pt 1pt; padding: 0cm 5.4pt; width: 64.3pt;" valign="bottom" width="86"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;32&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td style="border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-style: none solid solid none; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 66.9pt;" valign="top" width="89"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;2269&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td style="border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-style: none solid solid none; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 293.15pt;" valign="top" width="391"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Universitas Udayana &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt; &lt;tr&gt;   &lt;td style="-moz-border-bottom-colors: none; -moz-border-image: none; -moz-border-left-colors: none; -moz-border-right-colors: none; -moz-border-top-colors: none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext; border-style: none solid solid; border-width: medium 1pt 1pt; padding: 0cm 5.4pt; width: 64.3pt;" valign="bottom" width="86"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;33&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td style="border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-style: none solid solid none; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 66.9pt;" valign="top" width="89"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;2359&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td style="border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-style: none solid solid none; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 293.15pt;" valign="top" width="391"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt; &lt;tr&gt;   &lt;td style="-moz-border-bottom-colors: none; -moz-border-image: none; -moz-border-left-colors: none; -moz-border-right-colors: none; -moz-border-top-colors: none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext; border-style: none solid solid; border-width: medium 1pt 1pt; padding: 0cm 5.4pt; width: 64.3pt;" valign="bottom" width="86"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;34&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td style="border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-style: none solid solid none; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 66.9pt;" valign="top" width="89"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;2430&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td style="border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-style: none solid solid none; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 293.15pt;" valign="top" width="391"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Universitas Lampung &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt; &lt;tr&gt;   &lt;td style="-moz-border-bottom-colors: none; -moz-border-image: none; -moz-border-left-colors: none; -moz-border-right-colors: none; -moz-border-top-colors: none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext; border-style: none solid solid; border-width: medium 1pt 1pt; padding: 0cm 5.4pt; width: 64.3pt;" valign="bottom" width="86"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;35&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td style="border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-style: none solid solid none; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 66.9pt;" valign="top" width="89"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;2496&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td style="border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-style: none solid solid none; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 293.15pt;" valign="top" width="391"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;ISI Denpasar &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt; &lt;tr&gt;   &lt;td style="-moz-border-bottom-colors: none; -moz-border-image: none; -moz-border-left-colors: none; -moz-border-right-colors: none; -moz-border-top-colors: none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext; border-style: none solid solid; border-width: medium 1pt 1pt; padding: 0cm 5.4pt; width: 64.3pt;" valign="bottom" width="86"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;36&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td style="border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-style: none solid solid none; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 66.9pt;" valign="top" width="89"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;2638&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td style="border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-style: none solid solid none; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 293.15pt;" valign="top" width="391"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;STMIK Jakarta &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt; &lt;tr&gt;   &lt;td style="-moz-border-bottom-colors: none; -moz-border-image: none; -moz-border-left-colors: none; -moz-border-right-colors: none; -moz-border-top-colors: none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext; border-style: none solid solid; border-width: medium 1pt 1pt; padding: 0cm 5.4pt; width: 64.3pt;" valign="bottom" width="86"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;37&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td style="border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-style: none solid solid none; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 66.9pt;" valign="top" width="89"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;2721&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td style="border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-style: none solid solid none; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 293.15pt;" valign="top" width="391"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Universitas Trisakti &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt; &lt;tr&gt;   &lt;td style="-moz-border-bottom-colors: none; -moz-border-image: none; -moz-border-left-colors: none; -moz-border-right-colors: none; -moz-border-top-colors: none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext; border-style: none solid solid; border-width: medium 1pt 1pt; padding: 0cm 5.4pt; width: 64.3pt;" valign="bottom" width="86"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;38&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td style="border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-style: none solid solid none; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 66.9pt;" valign="top" width="89"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;2769&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td style="border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-style: none solid solid none; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 293.15pt;" valign="top" width="391"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Universitas Andalas&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt; &lt;tr&gt;   &lt;td style="-moz-border-bottom-colors: none; -moz-border-image: none; -moz-border-left-colors: none; -moz-border-right-colors: none; -moz-border-top-colors: none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext; border-style: none solid solid; border-width: medium 1pt 1pt; padding: 0cm 5.4pt; width: 64.3pt;" valign="bottom" width="86"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;39&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td style="border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-style: none solid solid none; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 66.9pt;" valign="top" width="89"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;3033&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td style="border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-style: none solid solid none; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 293.15pt;" valign="top" width="391"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Universitas Terbuka &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt; &lt;tr&gt;   &lt;td style="-moz-border-bottom-colors: none; -moz-border-image: none; -moz-border-left-colors: none; -moz-border-right-colors: none; -moz-border-top-colors: none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext; border-style: none solid solid; border-width: medium 1pt 1pt; padding: 0cm 5.4pt; width: 64.3pt;" valign="bottom" width="86"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;40&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td style="border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-style: none solid solid none; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 66.9pt;" valign="top" width="89"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;3232&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td style="border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-style: none solid solid none; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 293.15pt;" valign="top" width="391"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Maranatha Christian University &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt; &lt;tr&gt;   &lt;td style="-moz-border-bottom-colors: none; -moz-border-image: none; -moz-border-left-colors: none; -moz-border-right-colors: none; -moz-border-top-colors: none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext; border-style: none solid solid; border-width: medium 1pt 1pt; padding: 0cm 5.4pt; width: 64.3pt;" valign="bottom" width="86"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;41&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td style="border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-style: none solid solid none; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 66.9pt;" valign="top" width="89"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;3456&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td style="border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-style: none solid solid none; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 293.15pt;" valign="top" width="391"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Universitas Jember &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt; &lt;tr&gt;   &lt;td style="-moz-border-bottom-colors: none; -moz-border-image: none; -moz-border-left-colors: none; -moz-border-right-colors: none; -moz-border-top-colors: none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext; border-style: none solid solid; border-width: medium 1pt 1pt; padding: 0cm 5.4pt; width: 64.3pt;" valign="bottom" width="86"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;42&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td style="border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-style: none solid solid none; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 66.9pt;" valign="top" width="89"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;3527&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td style="border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-style: none solid solid none; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 293.15pt;" valign="top" width="391"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Universitas Dian Nuswantoro &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt; &lt;tr&gt;   &lt;td style="-moz-border-bottom-colors: none; -moz-border-image: none; -moz-border-left-colors: none; -moz-border-right-colors: none; -moz-border-top-colors: none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext; border-style: none solid solid; border-width: medium 1pt 1pt; padding: 0cm 5.4pt; width: 64.3pt;" valign="bottom" width="86"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;43&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td style="border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-style: none solid solid none; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 66.9pt;" valign="top" width="89"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;3582&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td style="border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-style: none solid solid none; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 293.15pt;" valign="top" width="391"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Universitas Bina Nusantara&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt; &lt;tr&gt;   &lt;td style="-moz-border-bottom-colors: none; -moz-border-image: none; -moz-border-left-colors: none; -moz-border-right-colors: none; -moz-border-top-colors: none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext; border-style: none solid solid; border-width: medium 1pt 1pt; padding: 0cm 5.4pt; width: 64.3pt;" valign="bottom" width="86"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;44&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td style="border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-style: none solid solid none; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 66.9pt;" valign="top" width="89"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;3719&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td style="border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-style: none solid solid none; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 293.15pt;" valign="top" width="391"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Sekolah Tinggi Informatika dan Komputer Indonesia &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt; &lt;tr&gt;   &lt;td style="-moz-border-bottom-colors: none; -moz-border-image: none; -moz-border-left-colors: none; -moz-border-right-colors: none; -moz-border-top-colors: none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext; border-style: none solid solid; border-width: medium 1pt 1pt; padding: 0cm 5.4pt; width: 64.3pt;" valign="bottom" width="86"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;45&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td style="border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-style: none solid solid none; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 66.9pt;" valign="top" width="89"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;3757&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td style="border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-style: none solid solid none; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 293.15pt;" valign="top" width="391"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Universitas Sam Ratulangi &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt; &lt;tr&gt;   &lt;td style="-moz-border-bottom-colors: none; -moz-border-image: none; -moz-border-left-colors: none; -moz-border-right-colors: none; -moz-border-top-colors: none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext; border-style: none solid solid; border-width: medium 1pt 1pt; padding: 0cm 5.4pt; width: 64.3pt;" valign="bottom" width="86"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;46&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td style="border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-style: none solid solid none; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 66.9pt;" valign="top" width="89"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;3842&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td style="border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-style: none solid solid none; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 293.15pt;" valign="top" width="391"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Duta Wacana Christian University &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt; &lt;tr&gt;   &lt;td style="-moz-border-bottom-colors: none; -moz-border-image: none; -moz-border-left-colors: none; -moz-border-right-colors: none; -moz-border-top-colors: none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext; border-style: none solid solid; border-width: medium 1pt 1pt; padding: 0cm 5.4pt; width: 64.3pt;" valign="bottom" width="86"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;47&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td style="border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-style: none solid solid none; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 66.9pt;" valign="top" width="89"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;3905&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td style="border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-style: none solid solid none; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 293.15pt;" valign="top" width="391"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Universitas Pancasila &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt; &lt;tr&gt;   &lt;td style="-moz-border-bottom-colors: none; -moz-border-image: none; -moz-border-left-colors: none; -moz-border-right-colors: none; -moz-border-top-colors: none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext; border-style: none solid solid; border-width: medium 1pt 1pt; padding: 0cm 5.4pt; width: 64.3pt;" valign="bottom" width="86"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;48&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td style="border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-style: none solid solid none; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 66.9pt;" valign="top" width="89"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;3936&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td style="border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-style: none solid solid none; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 293.15pt;" valign="top" width="391"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Institut Teknologi Telkom (STT Telkom) &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt; &lt;tr&gt;   &lt;td style="-moz-border-bottom-colors: none; -moz-border-image: none; -moz-border-left-colors: none; -moz-border-right-colors: none; -moz-border-top-colors: none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext; border-style: none solid solid; border-width: medium 1pt 1pt; padding: 0cm 5.4pt; width: 64.3pt;" valign="bottom" width="86"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;49&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td style="border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-style: none solid solid none; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 66.9pt;" valign="top" width="89"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;3945&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td style="border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-style: none solid solid none; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 293.15pt;" valign="top" width="391"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Institut Agama Islam Negeri Sunan Ampel &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt; &lt;tr&gt;   &lt;td style="-moz-border-bottom-colors: none; -moz-border-image: none; -moz-border-left-colors: none; -moz-border-right-colors: none; -moz-border-top-colors: none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext; border-style: none solid solid; border-width: medium 1pt 1pt; padding: 0cm 5.4pt; width: 64.3pt;" valign="bottom" width="86"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;50&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td style="border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-style: none solid solid none; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 66.9pt;" valign="top" width="89"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;3983&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td style="border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-style: none solid solid none; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 293.15pt;" valign="top" width="391"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Universitas Negeri Surabaya &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt; &lt;tr&gt;   &lt;td style="-moz-border-bottom-colors: none; -moz-border-image: none; -moz-border-left-colors: none; -moz-border-right-colors: none; -moz-border-top-colors: none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext; border-style: none solid solid; border-width: medium 1pt 1pt; padding: 0cm 5.4pt; width: 64.3pt;" valign="bottom" width="86"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;51&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td style="border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-style: none solid solid none; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 66.9pt;" valign="top" width="89"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;4031&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td style="border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-style: none solid solid none; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 293.15pt;" valign="top" width="391"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Universitas Atma Jaya Yogyakarta &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt; &lt;tr&gt;   &lt;td style="-moz-border-bottom-colors: none; -moz-border-image: none; -moz-border-left-colors: none; -moz-border-right-colors: none; -moz-border-top-colors: none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext; border-style: none solid solid; border-width: medium 1pt 1pt; padding: 0cm 5.4pt; width: 64.3pt;" valign="bottom" width="86"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;52&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td style="border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-style: none solid solid none; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 66.9pt;" valign="top" width="89"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;4063&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td style="border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-style: none solid solid none; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 293.15pt;" valign="top" width="391"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Institut Sains &amp;amp; Teknologi Akprind &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt; &lt;tr&gt;   &lt;td style="-moz-border-bottom-colors: none; -moz-border-image: none; -moz-border-left-colors: none; -moz-border-right-colors: none; -moz-border-top-colors: none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext; border-style: none solid solid; border-width: medium 1pt 1pt; padding: 0cm 5.4pt; width: 64.3pt;" valign="bottom" width="86"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;53&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td style="border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-style: none solid solid none; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 66.9pt;" valign="top" width="89"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;4151&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td style="border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-style: none solid solid none; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 293.15pt;" valign="top" width="391"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Universitas Katolik Parahyangan &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt; &lt;tr&gt;   &lt;td style="-moz-border-bottom-colors: none; -moz-border-image: none; -moz-border-left-colors: none; -moz-border-right-colors: none; -moz-border-top-colors: none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext; border-style: none solid solid; border-width: medium 1pt 1pt; padding: 0cm 5.4pt; width: 64.3pt;" valign="bottom" width="86"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;54&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td style="border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-style: none solid solid none; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 66.9pt;" valign="top" width="89"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;4202&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td style="border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-style: none solid solid none; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 293.15pt;" valign="top" width="391"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Universitas Sultan Ageng Tirtayasa &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt; &lt;tr&gt;   &lt;td style="-moz-border-bottom-colors: none; -moz-border-image: none; -moz-border-left-colors: none; -moz-border-right-colors: none; -moz-border-top-colors: none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext; border-style: none solid solid; border-width: medium 1pt 1pt; padding: 0cm 5.4pt; width: 64.3pt;" valign="bottom" width="86"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;55&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td style="border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-style: none solid solid none; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 66.9pt;" valign="top" width="89"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;4302&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td style="border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-style: none solid solid none; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 293.15pt;" valign="top" width="391"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Universitas Pembangunan Nasional Veteran Yogyakarta &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt; &lt;tr&gt;   &lt;td style="-moz-border-bottom-colors: none; -moz-border-image: none; -moz-border-left-colors: none; -moz-border-right-colors: none; -moz-border-top-colors: none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext; border-style: none solid solid; border-width: medium 1pt 1pt; padding: 0cm 5.4pt; width: 64.3pt;" valign="bottom" width="86"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;56&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td style="border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-style: none solid solid none; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 66.9pt;" valign="top" width="89"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;4337&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td style="border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-style: none solid solid none; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 293.15pt;" valign="top" width="391"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Universitas Esa Unggul (Universitas Indonusa) &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt; &lt;tr&gt;   &lt;td style="-moz-border-bottom-colors: none; -moz-border-image: none; -moz-border-left-colors: none; -moz-border-right-colors: none; -moz-border-top-colors: none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext; border-style: none solid solid; border-width: medium 1pt 1pt; padding: 0cm 5.4pt; width: 64.3pt;" valign="bottom" width="86"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;57&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td style="border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-style: none solid solid none; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 66.9pt;" valign="top" width="89"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;4435&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td style="border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-style: none solid solid none; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 293.15pt;" valign="top" width="391"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Universitas Widyatama &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt; &lt;tr&gt;   &lt;td style="-moz-border-bottom-colors: none; -moz-border-image: none; -moz-border-left-colors: none; -moz-border-right-colors: none; -moz-border-top-colors: none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext; border-style: none solid solid; border-width: medium 1pt 1pt; padding: 0cm 5.4pt; width: 64.3pt;" valign="bottom" width="86"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;58&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td style="border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-style: none solid solid none; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 66.9pt;" valign="top" width="89"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;4525&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td style="border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-style: none solid solid none; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 293.15pt;" valign="top" width="391"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Universitas Jenderal Soedirman &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt; &lt;tr&gt;   &lt;td style="-moz-border-bottom-colors: none; -moz-border-image: none; -moz-border-left-colors: none; -moz-border-right-colors: none; -moz-border-top-colors: none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext; border-style: none solid solid; border-width: medium 1pt 1pt; padding: 0cm 5.4pt; width: 64.3pt;" valign="bottom" width="86"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;59&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td style="border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-style: none solid solid none; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 66.9pt;" valign="top" width="89"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;4557&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td style="border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-style: none solid solid none; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 293.15pt;" valign="top" width="391"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Universitas Riau Beranda &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt; &lt;tr&gt;   &lt;td style="-moz-border-bottom-colors: none; -moz-border-image: none; -moz-border-left-colors: none; -moz-border-right-colors: none; -moz-border-top-colors: none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext; border-style: none solid solid; border-width: medium 1pt 1pt; padding: 0cm 5.4pt; width: 64.3pt;" valign="bottom" width="86"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;60&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td style="border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-style: none solid solid none; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 66.9pt;" valign="top" width="89"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;4604&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td style="border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-style: none solid solid none; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 293.15pt;" valign="top" width="391"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt; &lt;tr&gt;   &lt;td style="-moz-border-bottom-colors: none; -moz-border-image: none; -moz-border-left-colors: none; -moz-border-right-colors: none; -moz-border-top-colors: none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext; border-style: none solid solid; border-width: medium 1pt 1pt; padding: 0cm 5.4pt; width: 64.3pt;" valign="bottom" width="86"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;61&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td style="border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-style: none solid solid none; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 66.9pt;" valign="top" width="89"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;4779&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td style="border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-style: none solid solid none; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 293.15pt;" valign="top" width="391"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;STIKOM Surabaya &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt; &lt;tr&gt;   &lt;td style="-moz-border-bottom-colors: none; -moz-border-image: none; -moz-border-left-colors: none; -moz-border-right-colors: none; -moz-border-top-colors: none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext; border-style: none solid solid; border-width: medium 1pt 1pt; padding: 0cm 5.4pt; width: 64.3pt;" valign="bottom" width="86"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;62&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td style="border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-style: none solid solid none; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 66.9pt;" valign="top" width="89"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;4811&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td style="border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-style: none solid solid none; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 293.15pt;" valign="top" width="391"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Universitas Negeri Padang &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt; &lt;tr&gt;   &lt;td style="-moz-border-bottom-colors: none; -moz-border-image: none; -moz-border-left-colors: none; -moz-border-right-colors: none; -moz-border-top-colors: none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext; border-style: none solid solid; border-width: medium 1pt 1pt; padding: 0cm 5.4pt; width: 64.3pt;" valign="bottom" width="86"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;63&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td style="border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-style: none solid solid none; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 66.9pt;" valign="top" width="89"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;4930&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td style="border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-style: none solid solid none; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 293.15pt;" valign="top" width="391"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt; &lt;tr&gt;   &lt;td style="-moz-border-bottom-colors: none; -moz-border-image: none; -moz-border-left-colors: none; -moz-border-right-colors: none; -moz-border-top-colors: none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext; border-style: none solid solid; border-width: medium 1pt 1pt; padding: 0cm 5.4pt; width: 64.3pt;" valign="bottom" width="86"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;64&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td style="border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-style: none solid solid none; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 66.9pt;" valign="top" width="89"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;4959&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td style="border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-style: none solid solid none; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 293.15pt;" valign="top" width="391"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Teknologi Pendidikan Universitas Negeri Surabaya &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt; &lt;tr&gt;   &lt;td style="-moz-border-bottom-colors: none; -moz-border-image: none; -moz-border-left-colors: none; -moz-border-right-colors: none; -moz-border-top-colors: none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext; border-style: none solid solid; border-width: medium 1pt 1pt; padding: 0cm 5.4pt; width: 64.3pt;" valign="bottom" width="86"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;65&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td style="border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-style: none solid solid none; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 66.9pt;" valign="top" width="89"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;4969&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td style="border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-style: none solid solid none; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 293.15pt;" valign="top" width="391"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Universitas Kristen Satya Wacana &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt; &lt;tr&gt;   &lt;td style="-moz-border-bottom-colors: none; -moz-border-image: none; -moz-border-left-colors: none; -moz-border-right-colors: none; -moz-border-top-colors: none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext; border-style: none solid solid; border-width: medium 1pt 1pt; padding: 0cm 5.4pt; width: 64.3pt;" valign="bottom" width="86"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;66&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td style="border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-style: none solid solid none; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 66.9pt;" valign="top" width="89"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;4977&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td style="border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-style: none solid solid none; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 293.15pt;" valign="top" width="391"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Universitas Sanata Dharma &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt; &lt;tr&gt;   &lt;td style="-moz-border-bottom-colors: none; -moz-border-image: none; -moz-border-left-colors: none; -moz-border-right-colors: none; -moz-border-top-colors: none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext; border-style: none solid solid; border-width: medium 1pt 1pt; padding: 0cm 5.4pt; width: 64.3pt;" valign="bottom" width="86"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;67&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td style="border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-style: none solid solid none; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 66.9pt;" valign="top" width="89"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;5000&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td style="border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-style: none solid solid none; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 293.15pt;" valign="top" width="391"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Universitas Bengkulu &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt; &lt;tr&gt;   &lt;td style="-moz-border-bottom-colors: none; -moz-border-image: none; -moz-border-left-colors: none; -moz-border-right-colors: none; -moz-border-top-colors: none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext; border-style: none solid solid; border-width: medium 1pt 1pt; padding: 0cm 5.4pt; width: 64.3pt;" valign="bottom" width="86"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;68&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td style="border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-style: none solid solid none; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 66.9pt;" valign="top" width="89"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;5202&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td style="border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-style: none solid solid none; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 293.15pt;" valign="top" width="391"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt; &lt;tr&gt;   &lt;td style="-moz-border-bottom-colors: none; -moz-border-image: none; -moz-border-left-colors: none; -moz-border-right-colors: none; -moz-border-top-colors: none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext; border-style: none solid solid; border-width: medium 1pt 1pt; padding: 0cm 5.4pt; width: 64.3pt;" valign="bottom" width="86"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;69&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td style="border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-style: none solid solid none; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 66.9pt;" valign="top" width="89"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;5457&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td style="border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-style: none solid solid none; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 293.15pt;" valign="top" width="391"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Universitas Darma Persada &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt; &lt;tr&gt;   &lt;td style="-moz-border-bottom-colors: none; -moz-border-image: none; -moz-border-left-colors: none; -moz-border-right-colors: none; -moz-border-top-colors: none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext; border-style: none solid solid; border-width: medium 1pt 1pt; padding: 0cm 5.4pt; width: 64.3pt;" valign="bottom" width="86"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;70&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td style="border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-style: none solid solid none; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 66.9pt;" valign="top" width="89"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;5469&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td style="border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-style: none solid solid none; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 293.15pt;" valign="top" width="391"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Universitas Paramadina &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt; &lt;tr&gt;   &lt;td style="-moz-border-bottom-colors: none; -moz-border-image: none; -moz-border-left-colors: none; -moz-border-right-colors: none; -moz-border-top-colors: none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext; border-style: none solid solid; border-width: medium 1pt 1pt; padding: 0cm 5.4pt; width: 64.3pt;" valign="bottom" width="86"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;71&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td style="border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-style: none solid solid none; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 66.9pt;" valign="top" width="89"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;5543&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td style="border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-style: none solid solid none; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 293.15pt;" valign="top" width="391"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Politeknik Negeri Sriwijaya &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt; &lt;tr&gt;   &lt;td style="-moz-border-bottom-colors: none; -moz-border-image: none; -moz-border-left-colors: none; -moz-border-right-colors: none; -moz-border-top-colors: none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext; border-style: none solid solid; border-width: medium 1pt 1pt; padding: 0cm 5.4pt; width: 64.3pt;" valign="bottom" width="86"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;72&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td style="border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-style: none solid solid none; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 66.9pt;" valign="top" width="89"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;5561&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td style="border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-style: none solid solid none; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 293.15pt;" valign="top" width="391"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Universitas Lambung Mangkurat &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt; &lt;tr&gt;   &lt;td style="-moz-border-bottom-colors: none; -moz-border-image: none; -moz-border-left-colors: none; -moz-border-right-colors: none; -moz-border-top-colors: none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext; border-style: none solid solid; border-width: medium 1pt 1pt; padding: 0cm 5.4pt; width: 64.3pt;" valign="bottom" width="86"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;73&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td style="border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-style: none solid solid none; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 66.9pt;" valign="top" width="89"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;5674&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td style="border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-style: none solid solid none; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 293.15pt;" valign="top" width="391"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Universitas Pendidikan Ganesha &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt; &lt;tr&gt;   &lt;td style="-moz-border-bottom-colors: none; -moz-border-image: none; -moz-border-left-colors: none; -moz-border-right-colors: none; -moz-border-top-colors: none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext; border-style: none solid solid; border-width: medium 1pt 1pt; padding: 0cm 5.4pt; width: 64.3pt;" valign="bottom" width="86"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;74&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td style="border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-style: none solid solid none; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 66.9pt;" valign="top" width="89"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;5815&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td style="border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-style: none solid solid none; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 293.15pt;" valign="top" width="391"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Universitas Bina Darma &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt; &lt;tr&gt;   &lt;td style="-moz-border-bottom-colors: none; -moz-border-image: none; -moz-border-left-colors: none; -moz-border-right-colors: none; -moz-border-top-colors: none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext; border-style: none solid solid; border-width: medium 1pt 1pt; padding: 0cm 5.4pt; width: 64.3pt;" valign="bottom" width="86"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;75&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td style="border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-style: none solid solid none; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 66.9pt;" valign="top" width="89"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;5987&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td style="border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-style: none solid solid none; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 293.15pt;" valign="top" width="391"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Universitas Negeri Gorontalo &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt; &lt;tr&gt;   &lt;td style="-moz-border-bottom-colors: none; -moz-border-image: none; -moz-border-left-colors: none; -moz-border-right-colors: none; -moz-border-top-colors: none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext; border-style: none solid solid; border-width: medium 1pt 1pt; padding: 0cm 5.4pt; width: 64.3pt;" valign="bottom" width="86"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;76&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td style="border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-style: none solid solid none; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 66.9pt;" valign="top" width="89"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;5994&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td style="border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-style: none solid solid none; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 293.15pt;" valign="top" width="391"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Prasetiya Mulya Business School &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt; &lt;tr&gt;   &lt;td style="-moz-border-bottom-colors: none; -moz-border-image: none; -moz-border-left-colors: none; -moz-border-right-colors: none; -moz-border-top-colors: none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext; border-style: none solid solid; border-width: medium 1pt 1pt; padding: 0cm 5.4pt; width: 64.3pt;" valign="bottom" width="86"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;77&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td style="border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-style: none solid solid none; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 66.9pt;" valign="top" width="89"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;6224&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td style="border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-style: none solid solid none; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 293.15pt;" valign="top" width="391"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Universitas Narotama &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt; &lt;tr&gt;   &lt;td style="-moz-border-bottom-colors: none; -moz-border-image: none; -moz-border-left-colors: none; -moz-border-right-colors: none; -moz-border-top-colors: none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext; border-style: none solid solid; border-width: medium 1pt 1pt; padding: 0cm 5.4pt; width: 64.3pt;" valign="bottom" width="86"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;78&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td style="border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-style: none solid solid none; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 66.9pt;" valign="top" width="89"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;6485&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td style="border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-style: none solid solid none; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 293.15pt;" valign="top" width="391"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Politeknik Negeri Malang &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt; &lt;tr&gt;   &lt;td style="-moz-border-bottom-colors: none; -moz-border-image: none; -moz-border-left-colors: none; -moz-border-right-colors: none; -moz-border-top-colors: none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext; border-style: none solid solid; border-width: medium 1pt 1pt; padding: 0cm 5.4pt; width: 64.3pt;" valign="bottom" width="86"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;79&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td style="border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-style: none solid solid none; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 66.9pt;" valign="top" width="89"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;6601&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td style="border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-style: none solid solid none; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 293.15pt;" valign="top" width="391"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Universitas Islam Bandung &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt; &lt;tr&gt;   &lt;td style="-moz-border-bottom-colors: none; -moz-border-image: none; -moz-border-left-colors: none; -moz-border-right-colors: none; -moz-border-top-colors: none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext; border-style: none solid solid; border-width: medium 1pt 1pt; padding: 0cm 5.4pt; width: 64.3pt;" valign="bottom" width="86"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;80&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td style="border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-style: none solid solid none; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 66.9pt;" valign="top" width="89"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;6743&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td style="border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-style: none solid solid none; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 293.15pt;" valign="top" width="391"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Universitas Katolik Soegijapranata &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt; &lt;tr&gt;   &lt;td style="-moz-border-bottom-colors: none; -moz-border-image: none; -moz-border-left-colors: none; -moz-border-right-colors: none; -moz-border-top-colors: none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext; border-style: none solid solid; border-width: medium 1pt 1pt; padding: 0cm 5.4pt; width: 64.3pt;" valign="bottom" width="86"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;81&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td style="border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-style: none solid solid none; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 66.9pt;" valign="top" width="89"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;6793&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td style="border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-style: none solid solid none; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 293.15pt;" valign="top" width="391"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Widya Gama University Malang &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt; &lt;tr&gt;   &lt;td style="-moz-border-bottom-colors: none; -moz-border-image: none; -moz-border-left-colors: none; -moz-border-right-colors: none; -moz-border-top-colors: none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext; border-style: none solid solid; border-width: medium 1pt 1pt; padding: 0cm 5.4pt; width: 64.3pt;" valign="bottom" width="86"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;82&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td style="border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-style: none solid solid none; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 66.9pt;" valign="top" width="89"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;6832&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td style="border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-style: none solid solid none; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 293.15pt;" valign="top" width="391"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Universitas Pelita Harapan &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt; &lt;tr&gt;   &lt;td style="-moz-border-bottom-colors: none; -moz-border-image: none; -moz-border-left-colors: none; -moz-border-right-colors: none; -moz-border-top-colors: none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext; border-style: none solid solid; border-width: medium 1pt 1pt; padding: 0cm 5.4pt; width: 64.3pt;" valign="bottom" width="86"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;83&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td style="border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-style: none solid solid none; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 66.9pt;" valign="top" width="89"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;6939&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td style="border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-style: none solid solid none; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 293.15pt;" valign="top" width="391"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Universitas Islam Sultan Agung &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt; &lt;tr&gt;   &lt;td style="-moz-border-bottom-colors: none; -moz-border-image: none; -moz-border-left-colors: none; -moz-border-right-colors: none; -moz-border-top-colors: none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext; border-style: none solid solid; border-width: medium 1pt 1pt; padding: 0cm 5.4pt; width: 64.3pt;" valign="bottom" width="86"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;84&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td style="border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-style: none solid solid none; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 66.9pt;" valign="top" width="89"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;6976&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td style="border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-style: none solid solid none; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 293.15pt;" valign="top" width="391"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Universitas Syiah Kuala &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt; &lt;tr&gt;   &lt;td style="-moz-border-bottom-colors: none; -moz-border-image: none; -moz-border-left-colors: none; -moz-border-right-colors: none; -moz-border-top-colors: none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext; border-style: none solid solid; border-width: medium 1pt 1pt; padding: 0cm 5.4pt; width: 64.3pt;" valign="bottom" width="86"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;85&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td style="border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-style: none solid solid none; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 66.9pt;" valign="top" width="89"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;6982&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td style="border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-style: none solid solid none; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 293.15pt;" valign="top" width="391"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Universitas Negeri Makassar &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt; &lt;tr&gt;   &lt;td style="-moz-border-bottom-colors: none; -moz-border-image: none; -moz-border-left-colors: none; -moz-border-right-colors: none; -moz-border-top-colors: none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext; border-style: none solid solid; border-width: medium 1pt 1pt; padding: 0cm 5.4pt; width: 64.3pt;" valign="bottom" width="86"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;86&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td style="border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-style: none solid solid none; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 66.9pt;" valign="top" width="89"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;7064&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td style="border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-style: none solid solid none; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 293.15pt;" valign="top" width="391"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;ABFI Institute Perbanas &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt; &lt;tr&gt;   &lt;td style="-moz-border-bottom-colors: none; -moz-border-image: none; -moz-border-left-colors: none; -moz-border-right-colors: none; -moz-border-top-colors: none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext; border-style: none solid solid; border-width: medium 1pt 1pt; padding: 0cm 5.4pt; width: 64.3pt;" valign="bottom" width="86"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;87&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td style="border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-style: none solid solid none; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 66.9pt;" valign="top" width="89"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;7292&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td style="border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-style: none solid solid none; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 293.15pt;" valign="top" width="391"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Universitas Trunojoyo &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt; &lt;tr&gt;   &lt;td style="-moz-border-bottom-colors: none; -moz-border-image: none; -moz-border-left-colors: none; -moz-border-right-colors: none; -moz-border-top-colors: none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext; border-style: none solid solid; border-width: medium 1pt 1pt; padding: 0cm 5.4pt; width: 64.3pt;" valign="bottom" width="86"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;88&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td style="border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-style: none solid solid none; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 66.9pt;" valign="top" width="89"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;7303&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td style="border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-style: none solid solid none; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 293.15pt;" valign="top" width="391"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Universitas Mataram &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt; &lt;tr&gt;   &lt;td style="-moz-border-bottom-colors: none; -moz-border-image: none; -moz-border-left-colors: none; -moz-border-right-colors: none; -moz-border-top-colors: none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext; border-style: none solid solid; border-width: medium 1pt 1pt; padding: 0cm 5.4pt; width: 64.3pt;" valign="bottom" width="86"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;89&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td style="border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-style: none solid solid none; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 66.9pt;" valign="top" width="89"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;7416&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td style="border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-style: none solid solid none; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 293.15pt;" valign="top" width="391"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;STIE YKPN Yogyakarta &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt; &lt;tr&gt;   &lt;td style="-moz-border-bottom-colors: none; -moz-border-image: none; -moz-border-left-colors: none; -moz-border-right-colors: none; -moz-border-top-colors: none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext; border-style: none solid solid; border-width: medium 1pt 1pt; padding: 0cm 5.4pt; width: 64.3pt;" valign="bottom" width="86"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;90&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td style="border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-style: none solid solid none; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 66.9pt;" valign="top" width="89"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;7455&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td style="border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-style: none solid solid none; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 293.15pt;" valign="top" width="391"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;STIE Perbanas Surabaya &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt; &lt;tr&gt;   &lt;td style="-moz-border-bottom-colors: none; -moz-border-image: none; -moz-border-left-colors: none; -moz-border-right-colors: none; -moz-border-top-colors: none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext; border-style: none solid solid; border-width: medium 1pt 1pt; padding: 0cm 5.4pt; width: 64.3pt;" valign="bottom" width="86"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;91&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td style="border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-style: none solid solid none; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 66.9pt;" valign="top" width="89"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;7482&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td style="border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-style: none solid solid none; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 293.15pt;" valign="top" width="391"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt; &lt;tr&gt;   &lt;td style="-moz-border-bottom-colors: none; -moz-border-image: none; -moz-border-left-colors: none; -moz-border-right-colors: none; -moz-border-top-colors: none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext; border-style: none solid solid; border-width: medium 1pt 1pt; padding: 0cm 5.4pt; width: 64.3pt;" valign="bottom" width="86"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;92&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td style="border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-style: none solid solid none; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 66.9pt;" valign="top" width="89"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;7661&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td style="border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-style: none solid solid none; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 293.15pt;" valign="top" width="391"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Universitas Negeri Jakarta &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt; &lt;tr&gt;   &lt;td style="-moz-border-bottom-colors: none; -moz-border-image: none; -moz-border-left-colors: none; -moz-border-right-colors: none; -moz-border-top-colors: none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext; border-style: none solid solid; border-width: medium 1pt 1pt; padding: 0cm 5.4pt; width: 64.3pt;" valign="bottom" width="86"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;93&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td style="border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-style: none solid solid none; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 66.9pt;" valign="top" width="89"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;7725&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td style="border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-style: none solid solid none; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 293.15pt;" valign="top" width="391"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Universitas Budi Luhur &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt; &lt;tr&gt;   &lt;td style="-moz-border-bottom-colors: none; -moz-border-image: none; -moz-border-left-colors: none; -moz-border-right-colors: none; -moz-border-top-colors: none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext; border-style: none solid solid; border-width: medium 1pt 1pt; padding: 0cm 5.4pt; width: 64.3pt;" valign="bottom" width="86"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;94&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td style="border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-style: none solid solid none; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 66.9pt;" valign="top" width="89"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;7777&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td style="border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-style: none solid solid none; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 293.15pt;" valign="top" width="391"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Universitas Negeri Medan &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt; &lt;tr&gt;   &lt;td style="-moz-border-bottom-colors: none; -moz-border-image: none; -moz-border-left-colors: none; -moz-border-right-colors: none; -moz-border-top-colors: none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext; border-style: none solid solid; border-width: medium 1pt 1pt; padding: 0cm 5.4pt; width: 64.3pt;" valign="bottom" width="86"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;95&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td style="border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-style: none solid solid none; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 66.9pt;" valign="top" width="89"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;7804&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td style="border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-style: none solid solid none; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 293.15pt;" valign="top" width="391"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Universitas Mulawarman &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt; &lt;tr&gt;   &lt;td style="-moz-border-bottom-colors: none; -moz-border-image: none; -moz-border-left-colors: none; -moz-border-right-colors: none; -moz-border-top-colors: none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext; border-style: none solid solid; border-width: medium 1pt 1pt; padding: 0cm 5.4pt; width: 64.3pt;" valign="bottom" width="86"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;96&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td style="border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-style: none solid solid none; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 66.9pt;" valign="top" width="89"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;7804&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td style="border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-style: none solid solid none; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 293.15pt;" valign="top" width="391"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Widya Manadala Catholic University &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt; &lt;tr&gt;   &lt;td style="-moz-border-bottom-colors: none; -moz-border-image: none; -moz-border-left-colors: none; -moz-border-right-colors: none; -moz-border-top-colors: none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext; border-style: none solid solid; border-width: medium 1pt 1pt; padding: 0cm 5.4pt; width: 64.3pt;" valign="bottom" width="86"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;97&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td style="border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-style: none solid solid none; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 66.9pt;" valign="top" width="89"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;7814&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td style="border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-style: none solid solid none; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 293.15pt;" valign="top" width="391"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Universitas Islam Nusantara &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt; &lt;tr&gt;   &lt;td style="-moz-border-bottom-colors: none; -moz-border-image: none; -moz-border-left-colors: none; -moz-border-right-colors: none; -moz-border-top-colors: none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext; border-style: none solid solid; border-width: medium 1pt 1pt; padding: 0cm 5.4pt; width: 64.3pt;" valign="bottom" width="86"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;98&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td style="border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-style: none solid solid none; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 66.9pt;" valign="top" width="89"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;7940&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td style="border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-style: none solid solid none; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 293.15pt;" valign="top" width="391"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Universitas Al Azhar &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt; &lt;tr&gt;   &lt;td style="-moz-border-bottom-colors: none; -moz-border-image: none; -moz-border-left-colors: none; -moz-border-right-colors: none; -moz-border-top-colors: none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext; border-style: none solid solid; border-width: medium 1pt 1pt; padding: 0cm 5.4pt; width: 64.3pt;" valign="bottom" width="86"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;99&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td style="border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-style: none solid solid none; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 66.9pt;" valign="top" width="89"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;8024&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td style="border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-style: none solid solid none; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 293.15pt;" valign="top" width="391"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;STMIK Akakom Yogyakarta &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt; &lt;tr&gt;   &lt;td style="-moz-border-bottom-colors: none; -moz-border-image: none; -moz-border-left-colors: none; -moz-border-right-colors: none; -moz-border-top-colors: none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext; border-style: none solid solid; border-width: medium 1pt 1pt; padding: 0cm 5.4pt; width: 64.3pt;" valign="bottom" width="86"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;100&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td style="border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-style: none solid solid none; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 66.9pt;" valign="top" width="89"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;8132&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td style="border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-style: none solid solid none; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 293.15pt;" valign="top" width="391"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Sekolah Tinggi Teknik Surabaya&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt; &lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: right;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="line-height: 115%;"&gt;(www.webometrics.info)&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/986976275909030113-1799948619146453280?l=pay-pal-indonesia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://pay-pal-indonesia.blogspot.com/2012/03/inilah-daftar-100-universitas-terbaik.html</link><author>noreply@blogger.com (karya anak bangsa)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://4.bp.blogspot.com/-iDpss5RzlRQ/T1LQcAAAXcI/AAAAAAAAAE8/b0hMLavaZRI/s72-c/education.jpg" height="72" width="72" /></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-986976275909030113.post-341095721738093244</guid><pubDate>Mon, 12 Mar 2012 10:26:00 +0000</pubDate><atom:updated>2012-03-12T03:29:24.354-07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Artikel bagus</category><title>Inilah 5 Sekolah Bisnis Terbaik di Indonesia</title><description>Seiring dengan pesatnya perkembangan dalam dunia pendidikan, kini tak terhitung banyaknya perguruan tinggi di Indonesia yang menawarkan program pendidikan kewirausahaan. Mereka terlihat sangat antusias dalam berpromosi sebagai sekolah bisnis terbaik di Indonesia. Namun, ada baiknya mahasiswa mencari informasi yang terpercaya mengenai sekolah bisnis terbaik di indonesia, agar tidak sia-sia mengeluarkan biaya mahal untuk sekolah di tempat yang elite, tetapi dengan kualitas yang tak sebanding.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diantara begitu banyak sekolah bisnis di Indonesia, ada 5 yang diklaim sebagai sekolah bisnis terbaik. Tentunya daftar 5 besar sekolah bisnis terbaik di Indonesia ini didapat berdasarkan survey dan penelitian yang valid dalam rentan waktu 2011 ini. Kelima sekolah bisnis tersebut antara lain :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Sekolah Bisnis Manajemen ITB&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekolah bisnis terbaik di indonesia adalah Sekolah Bisnis Manajemen ITB. Program-program dari Sekolah ini tidak hanya membuat mahasiswa belajar intensif tentang teori manajemen, melainkan juga praktek manajemen. Contohnya adalah menciptakan sebuah bisnis atau perusahaan dan kemudian didanai oleh bank swasta. Slain praktik bisnis ada juga kunjungan ke perusahaan, orientasi, public performance, community service, dan teamwork. Yang lebih meyakinkan lagi adalah berita tentang kemenangan tim Ganesha dari sekolah ini dalam ajang kompetisi L’Oreal Brandstorm International 2011 di Perancis. Perwakilan mahasiswa Sekolah Bisnis Manajemen ITB ini mengharumkan nama bangsa dengan meraih juara ketiga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Prasetya Mulya Business School&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Prasetya Mulya Business School berada satu level dibawah SBM ITB dalam daftar 5 sekolah bisnis terbaik di Indonesia. Sekolah ini dikenal luas memiliki reputasi yang bagus dan selama ini mampu mempertahankan kepercayaan masyarakat sebagai sekolah bisnis pioner. Banyak alumnus sekolah ini yang bekerja di perusahaan besar, ataupun menjalankan bisnis yang mendatangkan kesuksesan. Prasetya Mulya merupakan pioner dalam program master manajemen di indonesia sejak puluhan tahun yang lalu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gaung Universitas Indonesia telah lama terdengar ditelinga, dan kini fakultas Ekonomi universitas terbaik di Indonesia ini meraih peringkat ke 3 dalam daftar 5 besar sekolah bisnis terbaik di tanah air. Program magister manajemen UI mempunyai keunggulan pada kurikulumnya yang diklaim sebagai yang paling lengkap. Sekolah bisnis ini juga berupaya agar alumninya menjadi manajer dengan daya analisis yang akurat dan tajam, hingga banyak sekali perusahaan-perusahaan besar, termasuk perusahaan asing di Indonesia yang dengan senang hati menerima lulusan sekolah ini. Saat ini ada tiga macam program MM UI, dan yang paling menarik adalah program yang khusus mempelajari tentang Manajemen Internasional dengan menjalin kerja sama antara salah satu universitas di Prancis dan MM UI.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Binus Business School&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berada di peringkat ke empat dalam daftar sekolah bisnis terbaik di Indonesia, Binus Business School memiliki program-program yang dirancang sesuai dengan kebutuhan mahasiswa. Program-program yang ditawarkan oleh sekolah ini diantaranya adalah MM Applied Finance, MM Business Management, MM Strategic Marketing dan MM Executive. MM Business Management ada yang diperuntukkan bagi Young Professional, dan Professional.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Universitas Ciputra&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diurutan yang ke lima adalah Universitas Ciputra. Didirikan oleh salah satu pengusaha paling sukses di Indonesia, Ir. Ciputra, sekolah ini berkomitmen untuk menelorkan wirausahawan sejati yang mampu bersaing dalam dunia bisnis dan teknologi informasi secara global. Universitas Ciputra termasuk lembaga pioner dalam fokusnya pada pendidikan kewirausahaan di tanah air. Lulusan dari sekolah ini diharapkan menjadi individu yang mandiri, terampil membuka jalan untuk menjadi wirausahawan sukses kelas dunia.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/986976275909030113-341095721738093244?l=pay-pal-indonesia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://pay-pal-indonesia.blogspot.com/2012/03/inilah-5-sekolah-bisnis-terbaik-di.html</link><author>noreply@blogger.com (karya anak bangsa)</author></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-986976275909030113.post-2564485590305121102</guid><pubDate>Mon, 12 Mar 2012 10:23:00 +0000</pubDate><atom:updated>2012-03-12T03:26:02.681-07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">ekonomi</category><title>Ekonomi Indonesia Terbaik di Asia Pasifik</title><description>&lt;div class="isilist"&gt;                       &lt;img src="http://media.vivanews.com/thumbs2/2010/03/01/85938_pertumbuhan_ekonomi_indonesia_300_225.jpg" id="att_fotoimg" width="315" /&gt;     &lt;div class="tgl_artikel" id="att_fotocaption"&gt;Pertumbuhan Ekonomi Indonesia  &lt;/div&gt; &lt;div class="listberita"&gt;                         &lt;div class="titlebox"&gt;BERITA TERKAIT&lt;/div&gt;                             &lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://bisnis.vivanews.com/news/read/236483-asia-melemah--indonesia-tetap-tumbuh"&gt;Indonesia Tak Ikut Arus Pelemahan Asia&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://bisnis.vivanews.com/news/read/236302-eropa-bergejolak--ekonomi-ri-aman-aman-saja"&gt;Eropa Bergejolak, Ekonomi RI Masih Aman&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://fokus.vivanews.com/news/read/234938-cadangan-devisa-naik--ri-investment-grade-"&gt;Devisa Naik, Ekonomi RI Tersukses di Asia?&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://bisnis.vivanews.com/news/read/234797-sby--ini-alasan-indonesia-maju-15-tahun-lagi"&gt;SBY: Ekonomi Indonesia Maju 15 Tahun Lagi&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://bisnis.vivanews.com/news/read/234639-ekonomi-indonesia--kisah-tersukses-abad-21"&gt;Ekonomi Indonesia, Kisah Tersukses Abad 21&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;                   &lt;/div&gt;                                      &lt;/div&gt;                       &lt;p&gt;&lt;strong&gt;VIVAnews - &lt;/strong&gt;Lembaga manajemen investasi  internasional, BNP Paribas Investment Partners, menilai kinerja  perekonomian Indonesia sepanjang semester I-2011 merupakan yang terbaik  di kawasan Asia Pasifik.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Penilaian tersebut dilihat berdasarkan kinerja Indeks Harga Saham  Gabungan (IHSG), penanaman modal asing (PMA), dan penanaman modal dalam  negeri (PMDN), serta indikator finansial lainnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Daya tarik Indonesia ditunjang oleh PMA yang mencapai level  tertingginya pada 2011, hingga mencapai angka pra krisis Asia," ujar  Presiden Direktur BNP Paribas Investment Partners, Tino Moorrees, dalam  ulasan pasar bertajuk Peningkatan yang Impresif di Semester Pertama yang  diterima &lt;em&gt;VIVAnews.com&lt;/em&gt;, Kamis, 28 Juli 2011.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dari segi IHSG, Indonesia mencatat kinerja yang impresif selama enam  bulan pertama 2011. Puncak kinerja IHSG tercatat pada level 3.888,6 atau  naik 10,14 persen dalam dolar AS. Pencapaian ini mengalahkan indeks  Morgan Stanley Capital International (MSCI) Asia Pasifik, di luar  Jepang.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kinerja terbaik Indonesia di bidang pasar modal ini dipicu oleh  penguatan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS sebesar 4,6 persen dengan  nilai tukar mencapai Rp8.579.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pasar modal Indonesia juga diuntungkan dari rendahnya ekspektasi  inflasi dan pendapatan korporasi yang cukup baik. Lebih awal dari negara  lainnya di kawasan regional, inflasi Indonesia mencapai puncaknya pada  Januari 2011 hingga 7,01 persen kemudian turun pada Juni ke level 5,54  persen &lt;em&gt;year on year.&lt;/em&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kinerja inflasi ini tidak terlepas dari hasil panen yang lebih baik  dari perkiraan serta apresiasi rupiah yang sejauh ini memungkinkan Bank  Indonesia membatasi kenaikan suku bunga hanya 0,25 persen.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Tren rendahnya inflasi di pasar Asia dan siklus moneter yang lebih  baik, menyebabkan terus berlanjutnya arus modal asing ke Indonesia,"  kata Tino.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dari sisi PMA, BNP Paribas menilai daya tarik Indonesia membuat investasi langsung asing atau &lt;em&gt;foreign direct investment&lt;/em&gt;  (FDI) berada pada level 32,2 persen. Kondisi ini menyebabkan angka  pengangguran turun ke level terendah sepanjang sejarah yaitu sebesar 6,8  persen pada Februari 2011.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pendapatan kelas menengah-atas yang meningkat empat kali lipat sejak  2003, melebarnya perbedaan upah dengan China, dan kebijakan yang ramah  investor juga ikut mendukung terus berlanjutnya investasi asing masuk ke  Tanah Air.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Pengesahan rancangan Undang-Undang Pembebasan Lahan mendatang dan potensi peningkatan kredit Indonesia untuk menjadi &lt;em&gt;investment grade&lt;/em&gt; seharusnya akan mendukung &lt;em&gt;outlook&lt;/em&gt; pasar pada 2012," ujar Tino.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Mengutip data Dana Moneter Internasional atau &lt;em&gt;International Monetary Fund (&lt;/em&gt;IMF),  ekonomi Indonesia yang tumbuh menjadi 2 kali lipat selama 5 tahun  terakhir dan telah menjadi ekonomi terbesar ke-18 pada 2010 dengan  produk domestik bruto sebesar US$707 miliar, menjadikan Indonesia negara  ke-3 dengan pertumbuhan tercepat setelah China dan India. (art)&lt;/p&gt;• VIVAnews&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/986976275909030113-2564485590305121102?l=pay-pal-indonesia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://pay-pal-indonesia.blogspot.com/2012/03/ekonomi-indonesia-terbaik-di-asia.html</link><author>noreply@blogger.com (karya anak bangsa)</author></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-986976275909030113.post-6838655556614375130</guid><pubDate>Mon, 13 Feb 2012 14:00:00 +0000</pubDate><atom:updated>2012-02-13T06:03:40.765-08:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">artikel menarik</category><title>Sleep Paralysis, Penyakit Ketindihan Saat Tidur ( banyak yang bilang ketindih SETAN!!!)</title><description>&lt;p style="color: rgb(0, 0, 153);" class="first"&gt;&lt;strong&gt;Ghiboo.com&lt;/strong&gt; - Pernah terbangun dari tidur, tapi sulit bergerak ataupun berteriak? Tenang, Anda tidak sedang diganggu makhluk halus.&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Berdasarkan ilmu medis, keadaan itu disebut &lt;em&gt;sleep paralysis&lt;/em&gt;  atau kelumpuhan tidur. Namun, banyak masyarakat menyebutnya 'erep-erep'.  Masyarakat juga selalu mengaitkan kondisi ini karena ulah makhluk halus  yang menindih tubuh kita.&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Fenomena ini bisa terjadi pada siapa saja. Setidaknya orang akan  mengalaminya sekali atau dua kali dalam hidupnya. Namun, Anda tak perlu  khawatir,&lt;em&gt; sleep paralysis&lt;/em&gt; biasanya tidak berbahaya. &lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Selama tidur, aktivitas dan otot-otot tubuh menjadi tidak bergerak,  sehingga menyebabkan kelumpuhan sementara. Bahkan kadang-kadang  kelumpuhan tetap ada setelah orang terbangun. Biasanya, kelumpuhan tidur  diikuti dengan halusinasi. Orang yang mengalami kelumpuhan tidur merasa  seperti dicekik, dada sesak, badan sulit bergerak dan sulit berteriak. &lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Ketika seseorang tidur, aktifitas otak mengalami dua hal berbeda, yang disebut tidur aktif atau REM (&lt;em&gt;rapid eye movement&lt;/em&gt;) dan tidur non-REM. &lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Non-REM selama tidur akan menghasilkan gerakkan selagi Anda tidur,  seperti berbicara dalam tidur atau berjalan ketika tidur. Sedangkan REM  akan mempengaruhi denyut jantung, laju respirasi dan tekanan darah  ketika tidur. &lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;small&gt;&lt;/small&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="entry"&gt;      &lt;p&gt;&lt;strong&gt;&lt;a href="http://vietaoslo.files.wordpress.com/2011/01/setan1.jpg"&gt;&lt;img style="width: 168px; height: 179px;" class="alignleft size-thumbnail wp-image-588" title="setan1" src="http://vietaoslo.files.wordpress.com/2011/01/setan1.jpg?w=141&amp;amp;h=150" alt="" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;&lt;p style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Secara psikologis,&lt;em&gt; sleep paralysis&lt;/em&gt; berhubungan dengan tidur di tahap REM, dimana setelah mengalami tidur REM, mata terbuka namun paralysis tetap bertahan. &lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Biasanya hal ini mengakibatkan halusinasi. Sleep paralysis terjadi  sekitar 2-3 menit. Setelah otak dan tubuh berhubungan kembali, penderita  dapat menggerakkan tubuhnya kembali. Namun, memori dari sensasi yang  mengerikan atau mimpi buruk biasanya dapat bertahan lama&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Secara fisiologis, penyebab sleep paralysis belum diketahui secara  pasti. Sejauh ini, para psikologis memberikan gambaran umum mengenai  penyebab terjadinya sleep paralysis, seperti kebiasaan tidur menghadap  ke atas, pola tidur tak tentu, stress, dan perubahan mendadak pada  lingkungan atau &lt;em&gt;lifestyle.&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;br /&gt;(Berbagai Sumber) &lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/986976275909030113-6838655556614375130?l=pay-pal-indonesia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://pay-pal-indonesia.blogspot.com/2012/02/sleep-paralysis-penyakit-ketindihan.html</link><author>noreply@blogger.com (karya anak bangsa)</author></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-986976275909030113.post-4776112756551893936</guid><pubDate>Sun, 12 Feb 2012 12:51:00 +0000</pubDate><atom:updated>2012-02-12T04:52:19.829-08:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">artikel menarik</category><title>5 Gunung Terindah Yang Ada di Indonesia  (bersyukur tinggal di Indonesia)</title><description>&lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Indonesia berada di kawasan cincin api. Oleh karena itu struktur  alam Indonesia dipenuhi banyak pegunungan. Dari sekian banyak pegunungan  di Indonesia, ada beberapa gunung yang dikenal dengan keindahannya.  Biasanya gunung-gunung ini menjadi sasaran para pendaki gunung di  Indonesia. Berikut 5 Gunung Terindah Yang Ada di Indonesia:&lt;/span&gt;&lt;br style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt; &lt;br style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt; &lt;/span&gt;&lt;b style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;1. Puncak Jaya atau Carstenz (Pegunungan Jayawijaya), Papua&lt;/b&gt;&lt;br style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt; &lt;table class="tr-caption-container" style="margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center; color: rgb(0, 0, 153);" cellpadding="0" cellspacing="0" align="center"&gt;&lt;tbody&gt; &lt;tr&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-ASdxuwxqE3s/TtcRzJy_nlI/AAAAAAAAATc/i0CiOa7b8XY/s1600/puncak-jaya.jpg" style="margin-left: auto; margin-right: auto;"&gt;&lt;img src="http://2.bp.blogspot.com/-ASdxuwxqE3s/TtcRzJy_nlI/AAAAAAAAATc/i0CiOa7b8XY/s400/puncak-jaya.jpg" border="0" height="300" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt; &lt;tr&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;Puncak Jaya&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt; &lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Puncak Jaya ialah sebuah puncak yang menjadi bagian dari  Barisan Sudirman yang terdapat di provinsi Papua, Indonesia. Puncak  Jaya mempunyai ketinggian 4884 m dan di sekitarnya terdapat gletser  Carstenz, satu-satunya gletser tropika di Indonesia, yang kemungkinan  besar segera akan lenyap akibat pemanasan global. Puncak ini pernah  dinamai Poentjak Soekarno dan merupakan gunung yang tertinggi di  Oceania. Puncak Jaya adalah salah satu dari tujuh puncak dunia.&lt;/span&gt;&lt;br style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt; &lt;br style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt; &lt;/span&gt;&lt;b style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;2. Gunung Rinjani, Nusa Tenggara Barat&lt;/b&gt;&lt;br style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt; &lt;table class="tr-caption-container" style="margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center; color: rgb(0, 0, 153);" cellpadding="0" cellspacing="0" align="center"&gt;&lt;tbody&gt; &lt;tr&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-cYs6AN3EloI/TtcRwNDKW3I/AAAAAAAAATE/mjv3wn6_vqM/s1600/gunung-rinjani.gif" style="margin-left: auto; margin-right: auto;"&gt;&lt;img src="http://3.bp.blogspot.com/-cYs6AN3EloI/TtcRwNDKW3I/AAAAAAAAATE/mjv3wn6_vqM/s400/gunung-rinjani.gif" border="0" height="257" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt; &lt;tr&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;Gunung Rinjani&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt; &lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Gunung Rinjani adalah gunung yang berlokasi di Pulau  Lombok, Nusa Tenggara Barat. Gunung ini merupakan gunung berapi kedua  tertinggi di Indonesia dengan ketinggian 3.726 m dpl. Rinjani adalah  gunung favorit bagi pendaki Indonesia karena keindahan pemandangannya.  Gunung ini merupakan bagian dari Taman Nasional Gunung Rinjani. Secara  administratif gunung ini berada dalam wilayah tiga kabupaten: Lombok  Timur, Lombok Tengah dan Lombok Barat.&lt;/span&gt;&lt;br style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt; &lt;br style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt; &lt;/span&gt;&lt;b style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;3. Gunung Bromo, Jawa Timur&lt;/b&gt;&lt;br style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt; &lt;table class="tr-caption-container" style="margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center; color: rgb(0, 0, 153);" cellpadding="0" cellspacing="0" align="center"&gt;&lt;tbody&gt; &lt;tr&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-hN9isAZ9kMI/TtcRyO1w5hI/AAAAAAAAATU/Uy6keGHwOXI/s1600/1005429016_a8f000d676.jpg" style="margin-left: auto; margin-right: auto;"&gt;&lt;img src="http://2.bp.blogspot.com/-hN9isAZ9kMI/TtcRyO1w5hI/AAAAAAAAATU/Uy6keGHwOXI/s400/1005429016_a8f000d676.jpg" border="0" height="265" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt; &lt;tr&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;Gunung Bromo&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt; &lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Gunung Bromo merupakan gunung berapi yang masih aktif  dan paling terkenal sebagai obyek wisata di Jawa Timur. Bromo mempunyai  ketinggian 2.392 meter di atas permukaan laut itu berada dalam empat  wilayah, yakni Kabupaten Probolinggo, Pasuruan, Lumajang, dan Kabupaten  Malang. Bentuk tubuh Gunung Bromo bertautan antara lembah dan ngarai  dengan kaldera atau lautan pasir seluas sekitar 10 kilometer persegi.  Gunung Bromo mempunyai sebuah kawah dengan garis tengah ± 800 meter  (utara-selatan) dan ± 600 meter (timur-barat). Sedangkan daerah  bahayanya berupa lingkaran dengan jari-jari 4 km dari pusat kawah Bromo.&lt;/span&gt;&lt;br style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt; &lt;br style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt; &lt;/span&gt;&lt;b style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;4. Gunung Kelimutu, Nusa Tenggara Timur&lt;/b&gt;&lt;br style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt; &lt;table class="tr-caption-container" style="margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center; color: rgb(0, 0, 153);" cellpadding="0" cellspacing="0" align="center"&gt;&lt;tbody&gt; &lt;tr&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-omdaBgypEOk/TtcRw7qmVvI/AAAAAAAAATM/Dz-4QJEpNjg/s1600/Gunung-Kelimutu.jpg" style="margin-left: auto; margin-right: auto;"&gt;&lt;img src="http://2.bp.blogspot.com/-omdaBgypEOk/TtcRw7qmVvI/AAAAAAAAATM/Dz-4QJEpNjg/s400/Gunung-Kelimutu.jpg" border="0" height="360" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt; &lt;tr&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;Gunung Kelimutu&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt; &lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Gunung Kelimutu adalah gunung berapi yang terletak di  Pulau Flores, Provinsi NTT, Indonesia. Lokasi gunung ini tepatnya di  Desa Pemo, Kecamatan Kelimutu, Kabupaten Ende. Gunung ini memiliki tiga  buah danau kawah di puncaknya. Danau ini dikenal dengan nama Danau Tiga  Warna karena memiliki tiga warna yang berbeda, yaitu merah, biru, dan  putih. Walaupun begitu, warna-warna tersebut selalu berubah-ubah seiring  dengan perjalanan waktu. Kelimutu merupakan gabungan kata dari “keli”  yang berarti gunung dan kata “mutu” yang berarti mendidih. Menurut  kepercayaan penduduk setempat, warna-warna pada danau Kelimutu memiliki  arti masing-masing dan memiliki kekuatan alam yang sangat dahsyat.&lt;/span&gt;&lt;br style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt; &lt;br style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt; &lt;/span&gt;&lt;b style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;5. Gunung Semeru, Jawa&lt;/b&gt;&lt;br style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt; &lt;table class="tr-caption-container" style="margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center; color: rgb(0, 0, 153);" cellpadding="0" cellspacing="0" align="center"&gt;&lt;tbody&gt; &lt;tr&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-M_zllv4nv-Y/TtcRuHF-CDI/AAAAAAAAAS8/V0_05M3U62c/s1600/semeru.jpg" style="margin-left: auto; margin-right: auto;"&gt;&lt;img src="http://2.bp.blogspot.com/-M_zllv4nv-Y/TtcRuHF-CDI/AAAAAAAAAS8/V0_05M3U62c/s400/semeru.jpg" border="0" height="271" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt; &lt;tr&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;Gunung Semeru&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt; &lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: left; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Gunung  Semeru atau Sumeru adalah gunung berapi tertinggi di Pulau Jawa, dengan  puncaknya Mahameru, 3.676 meter dari permukaan laut (mdpl). Kawah di  puncak Gunung Semeru dikenal dengan nama Jonggring Saloko. Semeru  mempunyai kawasan hutan Dipterokarp Bukit, hutan Dipterokarp Atas, hutan  Montane, dan Hutan Ericaceous atau hutan gunung. Posisi gunung ini  terletak di antara wilayah administrasi Kabupaten Malang dan Lumajang.&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: left; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: left; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;i&gt;Sumber : http://www.uniknya.com/2011/06/5-gunung-terindah-di-indonesia/&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="overflow: hidden; color: rgb(0, 0, 153); background-color: rgb(255, 255, 255); text-align: left; text-decoration: none; border: medium none;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/986976275909030113-4776112756551893936?l=pay-pal-indonesia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://pay-pal-indonesia.blogspot.com/2012/02/5-gunung-terindah-yang-ada-di-indonesia.html</link><author>noreply@blogger.com (karya anak bangsa)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://2.bp.blogspot.com/-ASdxuwxqE3s/TtcRzJy_nlI/AAAAAAAAATc/i0CiOa7b8XY/s72-c/puncak-jaya.jpg" height="72" width="72" /></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-986976275909030113.post-784249612203933592</guid><pubDate>Sat, 28 Jan 2012 17:15:00 +0000</pubDate><atom:updated>2012-01-28T09:17:09.504-08:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">artikel menarik</category><title>TEBAK GAMBAR MENARIK !</title><description>&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:center;margin:0;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="text-decoration:underline;"&gt;&lt;span style="font-size:18pt;color:#800000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt;TEBAK GAMBAR MENARIK !&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:center;margin:0;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:14pt;color:#ffffff;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt;-&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:center;margin:0;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:14pt;color:#ff0000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt;PERHATIKAN GAMBAR DIBAWAH INI ….&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:center;margin:0;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:14pt;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;color:#ffffff;"&gt;-&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:center;margin:0;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;color:#800000;"&gt;&lt;img class="aligncenter size-full wp-image-14154" title="TEBAK GBR" src="http://iwandahnial.files.wordpress.com/2008/08/tebak-gbr2.jpg?w=510" alt="TEBAK GBR" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:center;margin:0;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:14pt;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;color:#ffffff;"&gt;-&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:center;margin:0;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:14pt;color:#ff0000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt;APA YANG ANDA LIHAT ?&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:center;margin:0;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:14pt;color:#ffffff;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt;-&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:center;margin:0;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:14pt;color:#0000ff;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt;Apakah anda melihat pasangan dalam pose yang intim ?&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:center;margin:0;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:14pt;color:#ffffff;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt;-&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:center;margin:0;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:14pt;color:#000080;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt;Silahkan baca penjelasan lebih lanjut :&lt;span id="more-1946"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:center;margin:0;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:8pt;color:#ffffff;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt;-&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:14pt;color:#000080;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt;Yang menarik, penelitian menunjukkan bahwa &lt;span style="text-decoration:underline;"&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;anak-anak&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;span style="text-decoration:underline;"&gt;&lt;span style="color:#0000ff;"&gt;tidak bisa&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color:#0000ff;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="text-decoration:underline;"&gt;&lt;span style="color:#0000ff;"&gt;melihat gambar&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color:#0000ff;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="color:#800000;"&gt;&lt;span style="text-decoration:underline;"&gt;pasangan dalam pose yang intim&lt;/span&gt;,&lt;/span&gt; karena mereka tidak memiliki memori utama yang diasosiasikan dengan gambaran seperti itu !&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin:0;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:8pt;color:#ffffff;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt;-&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:14pt;color:#000080;"&gt;Yang &lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:14pt;color:#000080;"&gt;&lt;span style="text-decoration:underline;"&gt;&lt;span style="color:#800000;"&gt;dilihat&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; oleh &lt;span style="text-decoration:underline;"&gt;&lt;span style="color:#0000ff;"&gt;anak-anak&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; di dalam gambar di atas adalah &lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt;&lt;span style="text-decoration:underline;"&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:14pt;"&gt;9 ekor lumba-lumba&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:14pt;color:#000080;"&gt; !&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin:0;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:8pt;color:#ffffff;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt;-&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:14pt;color:#000080;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt;Namun, setidaknya telah terbukti bahwa &lt;span style="text-decoration:underline;"&gt;&lt;span style="color:#0000ff;"&gt;anda sama sekali bukanlah anak-anak&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:8pt;color:#ffffff;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt;-&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:14pt;color:#000080;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt;Sekarang,  jika anda ulangi melihat gambar tersebut dan ternyata anda cukup sukar  untuk menemukan sedikitnya sebuah gambar lumba-lumba tersebut dalam 6  detik, berarti itu &lt;span style="text-decoration:underline;"&gt;&lt;span style="color:#0000ff;"&gt;otak anda mengalami gangguan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; dan &lt;span style="text-decoration:underline;"&gt;&lt;span style="color:#0000ff;"&gt;mungkin membutuhkan pertolongan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin:0;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:8pt;color:#ffffff;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt;-&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:14pt;color:#000080;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt;Oke, ini sedikit bantuan…….., coba perhatikan &lt;span style="text-decoration:underline;"&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;celah&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; (&lt;span style="text-decoration:underline;"&gt;&lt;span style="color:#0000ff;"&gt;yang berwarna gelap&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;) antara &lt;span style="text-decoration:underline;"&gt;&lt;span style="color:#800000;"&gt;lengan kanan pria&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; dan &lt;span style="text-decoration:underline;"&gt;&lt;span style="color:#800000;"&gt;kepala wanita&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;, &lt;span style="text-decoration:underline;"&gt;&lt;span style="color:#0000ff;"&gt;ekor lumba-lumba&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color:#0000ff;"&gt; &lt;/span&gt;ada di &lt;span style="text-decoration:underline;"&gt;&lt;span style="color:#800000;"&gt;leher wanita&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; dan ikuti &lt;span style="text-decoration:underline;"&gt;&lt;span style="color:#0000ff;"&gt;gambar yang gelap ke bawah&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;, seekor lumba-lumba lagi akan anda temukan. Lihat juga pada bagian &lt;span style="text-decoration:underline;"&gt;&lt;span style="color:#0000ff;"&gt;bahunya&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;….. dan seterusnya ….. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:center;margin:0;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:8pt;color:#ffffff;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt;-&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:center;margin:0;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:14pt;color:#800000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt;Apakah anda sudah menemukan 9 lumba-lumba sekarang ??&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/986976275909030113-784249612203933592?l=pay-pal-indonesia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://pay-pal-indonesia.blogspot.com/2012/01/tebak-gambar-menarik.html</link><author>noreply@blogger.com (karya anak bangsa)</author></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-986976275909030113.post-4588323335881818332</guid><pubDate>Tue, 24 Jan 2012 16:52:00 +0000</pubDate><atom:updated>2012-01-24T09:00:30.266-08:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Tutorial</category><title>serba-serbi budidaya ternak sapi perah</title><description>&lt;p style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Berikut ini adalah serba-serbi budidaya  ternak sapi perah dimulai dengan sejarah singkat ternak sapi perah,  sentra  budidaya ternak sapi perah, jenis-jenis ternak sapi perah,  manfaat ternak sapi perah, persyaratan lokasi budidaya ternak sapi  perah,  pedoman teknis budidaya ternak sapi perah, hama dan penyakit  ternak sapi perah dan lain-lain.&lt;span id="more-12908"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;1. SEJARAH SINGKAT&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Sapi adalah hewan ternak terpenting  sebagai  sumber                daging, susu, tenaga kerja dan kebutuhan  lainnya. Sapi  menghasilkan                sekitar 50% (45-55%)  kebutuhan daging di dunia, 95%  kebutuhan susu                dan 85%  kebutuhan kulit. Sapi berasal dari famili Bovidae.  seperti                 halnya bison, banteng, kerbau (Bubalus), kerbau Afrika  (Syncherus),                 dan anoa.&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Domestikasi sapi mulai dilakukan sekitar  400  tahun                SM. Sapi diperkirakan berasal dari Asia  Tengah, kemudian  menyebar                ke Eropa, Afrika dan seluruh  wilayah Asia. Menjelang akhir  abad                ke-19, sapi Ongole  dari India dimasukkan ke pulau Sumba  dan sejak                saat itu  pulau tersebut dijadikan tempat pembiakan sapi  Ongole murni.&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Pada tahun 1957 telah dilakukan perbaikan   mutu genetik                sapi Madura dengan jalan menyilangkannya  dengan sapi Red  Deen. Persilangan                lain yaitu antara sapi  lokal (peranakan Ongole) dengan  sapi perah                Frisian  Holstein di Grati guna diperoleh sapi perah jenis  baru yang                 sesuai dengan iklim dan kondisi di Indonesia.&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;2. SENTRA PERIKANAN&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Sentra peternakan sapi di dunia ada di   negara Eropa                (Skotlandia, Inggris, Denmark, Perancis,  Switzerland,  Belanda),                Italia, Amerika, Australia,  Afrika dan Asia (India dan  Pakistan).                Sapi Friesian  Holstein misalnya, terkenal dengan produksi  susunya                yang  tinggi (+ 6350 kg/th), dengan persentase lemak susu  sekitar                 3-7%. Namun demikian sapi-sapi perah tersebut ada yang  mampu  berproduksi                hingga mencapai 25.000 kg susu/tahun, apabila  digunakan  bibit unggul,                diberi pakan yang sesuai dengan  kebutuhan ternak,  lingkungan yang                mendukung dan  menerapkan budidaya dengan manajemen yang  baik. Saat                ini  produksi susu di dunia mencapai 385 juta m2/ton/th,  khususnya                 pada zone yang beriklim sedang. Produksi susu sapi di PSPB  masih                 kurang dari 10 liter/hari dan jauh dari standar  normalnya  12 liter/hari                (rata-ratanya hanya 5-8  liter/hari).&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;3. JENIS&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Secara garis besar, bangsa-bangsa sapi  (Bos)  yang                terdapat di dunia ada dua, yaitu (1) kelompok  yang berasal  dari                sapi Zebu (Bos indicus) atau jenis  sapi yang berpunuk,  yang berasal                dan tersebar di daerah  tropis serta (2) kelompok dari Bos  primigenius,                yang  tersebar di daerah sub tropis atau lebih dikenal  dengan Bos                 Taurus.&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Jenis sapi perah yang unggul dan paling   banyak dipelihara                adalah sapi Shorhorn (dari Inggris),  Friesian Holstein  (dari Belanda),                Yersey (dari selat  Channel antara Inggris dan Perancis),  Brown Swiss                (dari  Switzerland), Red Danish (dari Denmark) dan  Droughtmaster                 (dari Australia). Hasil survei di PSPB Cibinong  menunjukkan bahwa                 jenis sapi perah yang paling cocok dan menguntungkan untuk   dibudidayakan                di Indonesia adalah Frisien Holstein.&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;4. MANFAAT&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Peternakan sapi menghasilkan daging  sebagai  sumber                protein, susu, kulit yang dimanfaatkan  untuk industri dan  pupuk                kandang sebagai salah satu  sumber organik lahan pertanian.&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;5. PERSYARATAN LOKASI&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Lokasi yang ideal untuk membangun kandang   adalah daerah                yang letaknya cukup jauh dari pemukiman  penduduk tetapi  mudah dicapai                oleh kendaraan. Kandang  harus terpisah dari rumah tinggal  dengan                jarak minimal  10 meter dan sinar matahari harus dapat  menembus pelataran                 kandang serta dekat dengan lahan pertanian. Pembuatannya  dapat  dilakukan                secara berkelompok di tengah sawah atau ladang.&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;6. PEDOMAN TEKNIS BUDIDAYA&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;6.1. Penyiapan Sarana dan Peralatan&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Kandang dapat dibuat dalam bentuk ganda  atau  tunggal,                tergantung dari jumlah sapi yang dimiliki.  Pada kandang  tipe tunggal,                penempatan sapi dilakukan  pada satu baris atau satu  jajaran, sementara                kandang  yang bertipe ganda penempatannya dilakukan pada  dua jajaran                 yang saling berhadapan atau saling bertolak belakang.  Diantara  kedua                jajaran tersebut biasanya dibuat jalur untuk jalan.&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Pembuatan kandang untuk tujuan  penggemukan  (kereman)                biasanya berbentuk tunggal apabila  kapasitas ternak yang  dipelihara                hanya sedikit. Namun,  apabila kegiatan penggemukan sapi  ditujukan                untuk  komersial, ukuran kandang harus lebih luas dan lebih  besar                 sehingga dapat menampung jumlah sapi yang lebih banyak.  Lantai  kandang                harus diusahakan tetap bersih guna mencegah  timbulnya  berbagai penyakit.                Lantai terbuat dari tanah  padat atau semen, dan mudah  dibersihkan                dari kotoran  sapi. Lantai tanah dialasi dengan jerami  kering sebagai                 alas kandang yang hangat.&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Seluruh bagian kandang dan peralatan yang   pernah dipakai                harus disuci hamakan terlebih dahulu  dengan desinfektan,  seperti                creolin, lysol, dan  bahan-bahan lainnya. Ukuran kandang  yang dibuat                untuk  seekor sapi jantan dewasa adalah 1,5×2 m atau 2,5×2  m, sedangkan                 untuk sapi betina dewasa adalah 1,8×2 m dan untuk anak  sapi  cukup                1,5×1 m per ekor, dengan tinggi atas + 2-2,5 m dari  tanah.  Temperatur                di sekitar kandang 25-40 derajat C  (rata-rata 33 derajat  C) dan&lt;br /&gt;kelembaban 75%. Lokasi pemeliharaan dapat dilakukan pada  dataran                 rendah (100-500 m) hingga dataran tinggi (&amp;gt; 500 m).&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;6.2. Pembibitan&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Syarat-syarat yang harus dipenuhi oleh bibit  sapi                perah betina dewasa adalah:&lt;/p&gt; &lt;ol style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 153);" type="a"&gt;&lt;li&gt; produksi susu tinggi,&lt;/li&gt;&lt;li&gt; umur 3,5-4,5 tahun dan sudah pernah beranak,&lt;/li&gt;&lt;li&gt;berasal dari induk dan pejantan yang mempunyai  keturunan produksi                  susu tinggi,&lt;/li&gt;&lt;li&gt;bentuk tubuhnya seperti baji,&lt;/li&gt;&lt;li&gt; matanya bercahaya, punggung lurus, bentuk kepala  baik, jarak                   kaki depan atau kaki belakang cukup lebar serta kaki  kuat,&lt;/li&gt;&lt;li&gt; ambing cukup besar, pertautan pada tubuh cukup baik,  apabila                   diraba lunak, kulit halus, vena susu banyak, panjang dan   berkelok-kelok,                  puting susu tidak lebih dari 4,  terletak dalam segi  empat yang                  simetris dan tidak  terlalu pendek,&lt;/li&gt;&lt;li&gt; tubuh sehat dan bukan sebagai pembawa penyakit  menular, dan&lt;/li&gt;&lt;li&gt; tiap tahun beranak.&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt; &lt;p style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Sementara calon induk yang baik antara lain:&lt;/p&gt; &lt;ol style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 153);" type="a"&gt;&lt;li&gt; berasal dari induk yang menghasilkan air susu tinggi,&lt;/li&gt;&lt;li&gt; kepala dan leher sedikit panjang, pundak tajam, badan  cukup                   panjang, punggung dan pinggul rata, dada dalam dan  pinggul  lebar,&lt;/li&gt;&lt;li&gt; jarak antara kedua kaki belakang dan kedua kaki depan  cukup                  lebar,&lt;/li&gt;&lt;li&gt; pertumbuhan ambing dan puting baik,&lt;/li&gt;&lt;li&gt; jumlah puting tidak lebih dari 4 dan letaknya  simetris, serta&lt;/li&gt;&lt;li&gt; sehat dan tidak cacat.&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt; &lt;p style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Pejantan yang baik harus memenuhi kriteria sebagai  berikut:&lt;/p&gt; &lt;ol style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 153);" type="a"&gt;&lt;li&gt; umur sekitar 4-5 tahun,&lt;/li&gt;&lt;li&gt; memiliki kesuburan tinggi,&lt;/li&gt;&lt;li&gt; daya menurunkan sifat produksi yang tinggi kepada  anak-anaknya,&lt;/li&gt;&lt;li&gt;berasal dari induk dan pejantan yang baik,&lt;/li&gt;&lt;li&gt;besar badannya sesuai dengan umur, kuat, dan mempunyai  sifat-sifat                  pejantan yang baik,&lt;/li&gt;&lt;li&gt; kepala lebar, leher besar, pinggang lebar, punggung  kuat,&lt;/li&gt;&lt;li&gt;muka sedikit panjang, pundak sedikit tajam dan lebar,&lt;/li&gt;&lt;li&gt; paha rata dan cukup terpisah,&lt;/li&gt;&lt;li&gt; dada lebar dan jarak antara tulang rusuknya cukup  lebar,&lt;/li&gt;&lt;li&gt; badan panjang, dada dalam, lingkar dada dan lingkar  perut besar,                  serta&lt;/li&gt;&lt;li&gt; sehat, bebas dari penyakit menular dan tidak  menurunkan cacat                  pada keturunannya.&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt; &lt;p style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Prosedur:&lt;/p&gt; &lt;ol style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;li&gt; Pemilihan Bibit dan Calon Induk&lt;br /&gt;Untuk mengejar produktivitas ternak yang tinggi,  diperlukan perbaikan                   lingkungan hidup dan peningkatan mutu genetik ternak   yang bersangkutan.                  Bibit yang baru datang harus  dikarantina untuk penularan  penyakit.                  Kemudian bibit  diberi minum air yang dicampur garam  dapur, ditempatkan                   dalam kandang yang bersih dan ditimbang serta dicatat  penampilannya.&lt;/li&gt;&lt;li&gt; Perawatan Bibit dan Calon Induk&lt;br /&gt;Seluruh sapi perah dara yang belum menunjukkan  tanda-tanda birahi                   atau belum bunting setelah suatu periode tertentu, harus   disisihkan.                  Jika sapi yang disisihkan tersebut telah  menghasilkan  susu, sapi                  diseleksi kembali berdasarkan  produksi susunya,  kecenderungan                  terkena radang ambing  dan temperamennya.&lt;/li&gt;&lt;li&gt; Sistim Pemuliabiakan&lt;br /&gt;Seringkali sapi perah dara dikawinkan dengan pejantan  pedaging                   untuk mengurangi risiko kesulitan lahir dan baru setelah   menghasilkan                  anak satu dikawinkan dengan pejantan sapi  perah pilihan.  Bibit                  harus diberi kesempatan untuk  bergerak aktif paling  tidak 2 jam                  setiap hari.&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt; &lt;p style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;6.3. Pemeliharaan&lt;/p&gt; &lt;ol style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;li&gt; Sanitasi dan Tindakan Preventif&lt;br /&gt;Pada pemeliharaan secara intensif sapi-sapi dikandangkan  sehingga                   peternak mudah mengawasinya, sementara pemeliharaan  secara  ekstensif                  pengawasannya sulit dilakukan karena  sapi-sapi yang  dipelihara                  dibiarkan hidup bebas. Sapi  perah yang dipelihara dalam  naungan                  (ruangan) memiliki  konsepsi produksi yang lebih tinggi  (19%) dan                   produksi susunya 11% lebih banyak daripada tanpa  naungan. Bibit                   yang sakit segera diobati karena dan bibit yang  menjelang  beranak                  dikering kandangkan selama 1-2 bulan.&lt;/li&gt;&lt;li&gt; Perawatan Ternak&lt;br /&gt;Ternak dimandikan 2 hari sekali. Seluruh sapi induk  dimandikan                   setiap hari setelah kandang dibersihkan dan sebelum  pemerahan                   susu. Kandang harus dibersihkan setiap hari, kotoran   kandang ditempatkan                  pada penampungan khusus sehingga  dapat diolah menjadi  pupuk. Setelah                  kandang  dibersihkan, sebaiknya lantainya diberi tilam  sebagai                   alas lantai yang umumnya terbuat dari jerami atau  sisa-sisa pakan                   hijauan (seminggu sekali tilam tersebut harus  dibongkar).  Penimbangan                  dilakukan sejak sapi pedet hingga usia  dewasa. Sapi  pedet ditimbang                  seminggu sekali sementara  sapi dewasa ditimbang setiap  bulan atau                  3 bulan  sekali. Sapi yang baru disapih ditimbang sebulan  sekali.                   Sapi dewasa dapat ditimbang dengan melakukan taksiran  pengukuran                   berdasarkan lingkar dan lebar dada, panjang badan dan   tinggi pundak.&lt;/li&gt;&lt;li&gt; Pemberian Pakan&lt;br /&gt;Pemberian pakan pada sapi dapat dilakukan dengan 3 cara,  yaitu: &lt;ol type="a"&gt;&lt;li&gt; sistem penggembalaan (pasture fattening)&lt;/li&gt;&lt;li&gt; kereman (dry lot fattening)&lt;/li&gt;&lt;li&gt; kombinasi cara pertama dan kedua.&lt;br /&gt;Pakan yang diberikan berupa hijauan dan konsentrat.  Hijauan                       yang berupa jerami padi, pucuk daun tebu, lamtoro,  alfalfa,                       rumput gajah, rumput benggala atau rumput raja.   Hijauan diberikan                      siang hari setelah pemerahan  sebanyak 30-50  kg/ekor/hari.                      Pakan berupa rumput  bagi sapi dewasa&lt;br /&gt;umumnya diberikan sebanyak 10% dari bobot badan (BB)  dan pakan                       tambahan sebanyak 1-2% dari BB. Sapi yang sedang  menyusui                       (laktasi) memerlukan makanan tambahan sebesar 25%   hijauan                      dan konsentrat dalam ransumnya. Hijauan  yang berupa  rumput                      segar sebaiknya ditambah dengan  jenis  kacang-kacangan (legum).&lt;br /&gt;Sumber karbohidrat berupa dedak halus atau bekatul,  ampas                       tahu, gaplek, dan bungkil kelapa serta mineral  (sebagai  penguat)                      yang berupa garam dapur, kapur, dll.  Pemberian pakan  konsentrat                      sebaiknya diberikan  pada pagi hari dan sore hari  sebelum sapi                      diperah  sebanyak 1-2 kg/ekor/hari. Selain makanan,  sapi harus                       diberi air minum sebanyak 10% dari berat badan per  hari.&lt;br /&gt;Pemeliharaan utama adalah pemberian pakan yang cukup  dan berkualitas,                       serta menjaga kebersihan kandang dan kesehatan   ternak yang                      dipelihara. Pemberian pakan secara  kereman  dikombinasikan                      dengan penggembalaan Di  awal musim kemarau, setiap  hari sapi                      digembalakan.  Di musim hujan sapi dikandangkan dan  pakan diberikan                       menurut jatah. Penggembalaan bertujuan pula untuk  memberi                       kesempatan bergerak pada sapi guna memperkuat  kakinya.&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt; &lt;/li&gt;&lt;li&gt; Pemeliharaan Kandang&lt;br /&gt;Kotoran ditimbun di tempat lain agar mengalami proses  fermentasi                  (&lt;span style="text-decoration:underline;"&gt;+&lt;/span&gt;1-2minggu)  dan berubah menjadi pupuk kandang  yang sudah                  matang  dan baik. Kandang sapi tidak boleh tertutup rapat  (agak                   terbuka) agar sirkulasi udara didalamnya berjalan  lancar. Air                   minum yang bersih harus tersedia setiap saat. Tempat  pakan  dan                  minum sebaiknya dibuat di luar kandang tetapi masih  di  bawah atap.                  Tempat pakan dibuat agak lebih tinggi  agar pakan yang  diberikan                  tidak diinjak-injak atau  tercampur dengan kotoran.  Sementara tempat                  air minum  sebaiknya dibuat permanen berupa bak semen dan  sedikit                   lebih tinggi daripada permukaan lantai. Sediakan pula  peralatan                   untuk memandikan sapi.&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt; &lt;p style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;7. HAMA DAN PENYAKIT&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;7.1. Penyakit&lt;/p&gt; &lt;ol style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;li&gt; Penyakit antraks &lt;ul&gt;&lt;li&gt;Penyebab: Bacillus anthracis yang menular melalui  kontak                      langsung, makanan/minuman atau pernafasan.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Gejala: &lt;ol&gt;&lt;li&gt; demam tinggi, badan lemah dan gemetar;&lt;/li&gt;&lt;li&gt; gangguan pernafasan;&lt;/li&gt;&lt;li&gt; pembengkakan pada kelenjar dada, leher, alat  kelamin                          dan badan penuh bisul;&lt;/li&gt;&lt;li&gt; kadang-kadang darah berwarna merah hitam yang  keluar                          melalui hidung, telinga, mulut, anus dan vagina;&lt;/li&gt;&lt;li&gt; kotoran ternak cair dan sering bercampur  darah;&lt;/li&gt;&lt;li&gt; limpa bengkak dan berwarna kehitaman.&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt; &lt;/li&gt;&lt;li&gt; Pengendalian: vaksinasi, pengobatan antibiotika,  mengisolasi                       sapi yang terinfeksi serta mengubur/membakar sapi  yang  mati.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; &lt;/li&gt;&lt;li&gt; Penyakit mulut dan kuku (PMK) atau penyakit Apthae  epizootica                  (AE) &lt;ul&gt;&lt;li&gt;Penyebab: virus ini menular melalui kontak  langsung melalui                       air kencing, air susu, air liur dan benda lain yang   tercemar                      kuman AE.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Gejala: &lt;ol&gt;&lt;li&gt; rongga mulut, lidah, dan telapak kaki atau  tracak melepuh                           serta terdapat tonjolan bulat berisi cairan yang   bening;&lt;/li&gt;&lt;li&gt; demam atau panas, suhu badan menurun drastis;&lt;/li&gt;&lt;li&gt; nafsu makan menurun bahkan tidak mau makan  sama sekali;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;air liur keluar berlebihan.&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt; &lt;/li&gt;&lt;li&gt;Pengendalian: vaksinasi dan sapi yang sakit  diasingkan dan                      diobati secara terpisah.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; &lt;/li&gt;&lt;li&gt; Penyakit ngorok/mendekur atau penyakit Septichaema  epizootica                  (SE) &lt;ul&gt;&lt;li&gt;Penyebab: bakteri Pasturella multocida.  Penularannya melalui                      makanan dan minuman yang tercemar bakteri.&lt;/li&gt;&lt;li&gt; Gejala: &lt;ol&gt;&lt;li&gt; kulit kepala dan selaput lendir lidah  membengkak, berwarna                          merah dan kebiruan;&lt;/li&gt;&lt;li&gt; leher, anus, dan vulva membengkak;&lt;/li&gt;&lt;li&gt; paru-paru meradang, selaput lendir usus dan  perut masam                          dan berwarna merah tua;&lt;/li&gt;&lt;li&gt; demam dan sulit bernafas sehingga mirip orang  yang                           ngorok. Dalam keadaan sangat parah, sapi akan  mati dalam                           waktu antara 12-36 jam.&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt; &lt;/li&gt;&lt;li&gt;Pengendalian: vaksinasi anti SE dan diberi  antibiotika atau                      sulfa.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; &lt;/li&gt;&lt;li&gt; Penyakit radang kuku atau kuku busuk (foot rot) &lt;ul&gt;&lt;li&gt;Penyakit ini menyerang sapi yang dipelihara dalam  kandang                      yang basah dan kotor.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Gejala: &lt;ol&gt;&lt;li&gt; mula-mula sekitar celah kuku bengkak dan  mengeluarkan                          cairan putih keruh;&lt;/li&gt;&lt;li&gt; kulit kuku mengelupas;&lt;/li&gt;&lt;li&gt; tumbuh benjolan yang menimbulkan rasa sakit;&lt;/li&gt;&lt;li&gt; sapi pincang dan akhirnya bisa lumpuh.&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt; &lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; &lt;/li&gt;&lt;/ol&gt; &lt;p style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;7.2. Pencegahan Serangan&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Upaya pencegahan dan pengobatannya  dilakukan dengan  memotong kuku                dan merendam bagian yang  sakit dalam larutan refanol  selama 30 menit                yang  diulangi seminggu sekali serta menempatkan sapi dalam  kandang                 yang bersih dan kering.&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;8. PANEN&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;8.1. Hasil Utama&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Hasil utama dari budidaya sapi perah adalah susu yang  dihasilkan                oleh induk betina.&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;8.2. Hasil Tambahan&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Selain susu sapi perah juga memberikan  hasil lain yaitu  daging                dan kulit yang berasal dari sapi  yang sudah tidak  produktif serta                pupuk kandang yang  dihasilkan dari kotoran ternak.&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;9. PASCAPANEN : …&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;10. ANALISIS EKONOMI BUDIDAYA&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;10.1. Analisis Usaha Budidaya&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Usaha ternak sapi perah di Indonesia  masih bersifat  subsisten oleh                peternak kecil dan belum  mencapai usaha yang berorientasi  ekonomi.                Rendahnya  tingkat produktivitas ternak tersebut lebih  disebabkan                 oleh kurangnya modal, serta pengetahuan/ketrampilan petani  yang                 mencakup aspek reproduksi, pemberian pakan, pengelolaan  hasil  pascapanen,                penerapan sistem recording, pemerahan,  sanitasi dan  pencegahan penyakit.                Selain itu pengetahuan  petani mengenai aspek tata niaga  harus ditingkatkan                 sehingga keuntungan yang diperoleh sebanding dengan  pemeliharaannya.                 Produksi susu sapi di dunia kini sudah melebihi 385 juta   m2/ton/th                dengan tingkat penjualan sapi dan produknya  yang lebih  besar daripada                pedet, pejantan, dan sapi  afkiran. Di Amerika Serikat,  tingkat penjualan                dan  pembelian sapi dan produknya secara tunai mencapai 13%  dari                 seluruh peternakan yang ada di dunia. Sementara tingkat  penjualan                 anak sapi (pedet), pejantan sapi perah, dan sapi afkir   hanya berkisar                3%. Produksi susu sejumlah itu masih perlu  ditingkatkan  seiring                dengan peningkatan jumlah penduduk  di dunia ini. Untuk  mencapai                tingkat produksi yang  tinggi maka pengelolaan dan  pemberian pakan                harus  benar-benar sesuai dengan kebutuhan ternak, dimana  minimum                 pakan yang dapat dimanfaatkan oleh ternak (terserap)  diusahakan                 sekitar 3,5-4% dari bahan kering&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;10.2. Gambaran Peluang Agribisnis&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Usaha peternakan sapi perah keluarga  memberikan  keuntungan jika                jumlah sapi yang dipelihara  minimal sebanyak 6 ekor,  walaupun tingkat                efisiensinya  dapat dicapai dengan minimal pengusahaannya  sebanyak                2  ekor dengan rata-rata produksi susu sebanyak 15 lt/hari.  Upaya                 untuk meningkatkan pendapatan petani melalui pembudidayaan  sapi                 perah tersebut dapat juga dilakukan dengan melakukan   diversifikasi                usaha. Selain itu melakukan upaya  kooperatif dan  integratif (horizontal                dan vertikal)  dengan petani lainnya dan instansi-instansi  lain yang                 berkompeten, serta tetap memantapkan pola PIR diatas.&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;11. DAFTAR PUSTAKA&lt;/p&gt; &lt;ol style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;li&gt; Anonim. [ ]. Pedoman beternak sapi perah. Purwokerto,  Balai                   Pembibitan Ternak dan Hijauan Makanan Ternak. 2 hal.   (brosur).&lt;/li&gt;&lt;li&gt; Anonim. 1983. Petunjuk cara-cara penggunaan  obat-obatan ternak.                   Samarinda, Dinas Peternakan Kalimantan Timur. 12 hal.&lt;/li&gt;&lt;li&gt; Anonim. 1988. Kondisi peternakan sapi perah dan  kualitas susu                   di pulau Jawa. Buletin PPSKI, 5 (27) 1988: 39-40.&lt;/li&gt;&lt;li&gt; Anonim. 1988. Pemerahan, satu faktor penentu jumlah  air susu.                  Swadaya Peternakan Indonesia, (42) 1988: 23-24.&lt;/li&gt;&lt;li&gt; Anonim. 1988. Upaya peningkatan kesejahteraan  peternak  melaluipeningkatan                  efisiensi produksi. Buletin PPSKI, 5  (27) 1988: 16-24.&lt;/li&gt;&lt;li&gt; Bandini, Yusni. 1997. Sapi Bali. Cet 1. Jakarta,  Penebar Swadaya.                  73 hal.&lt;/li&gt;&lt;li&gt; Church, D.C. 1991. Livestock feeds and feeding. 3 ed.  New Jersey,                  Prentice-Hall, Inc.: 278-279.&lt;/li&gt;&lt;li&gt; Djaja, Willian. 1988. Hidup bersih dan sehat di  peternakan                  sapi perah. Buletin PPSKI, 5 (27) 1988: 25-26.&lt;/li&gt;&lt;li&gt; Djarijah, Abbas Sirega. 1996. Usaha ternak sapi.  Yogyakarta,                  Kanisius. 43 hal.&lt;/li&gt;&lt;li&gt; Fox, Michael W. 1984. Farm animals: husbandry,  behavior, and                   veterinary practice. Baltimore Maryland, University Park   Press:                  82-112; 150.&lt;/li&gt;&lt;li&gt; Ginting, Eliezer. 1988. Bimbingan dan penyuluhan  usaha sapi                   perah rakyat di Jawa Timur. Buletin PPSKI, 5 (27) 1988:   27-33.&lt;/li&gt;&lt;li&gt; Hehanussa, P.E. 1995. Rencana induk Life Science  Center-Cibinong.                  Limnotek, 3 (1) 1995: 1-34.&lt;/li&gt;&lt;li&gt; Hermanto. 1988. Bagaimana cara penanganan sapi perah  pada masa                   kering? Swadaya Peternakan Indonesia, (42) 1988: 24-25.&lt;/li&gt;&lt;li&gt; Nienaber, J.A., et al. 1974. Livestock environment  affects                   production and health. Proceedings of the International   Livestock                  Environment Conference. St. Joseph, American  Society of  Agricultural                  Engineers.&lt;/li&gt;&lt;li&gt; Pane, Ismed. 1986. Pemuliabiakan ternak sapi.  Jakarta, PT.                  Media: 1-38; 133.&lt;/li&gt;&lt;li&gt; Sabrani, M. 1994. Teknologi pengembangan sapi Sumba  Ongole.                   Jakarta, Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian:  15-26.&lt;/li&gt;&lt;li&gt; Suryanto, Bambang; Santosa, Siswanto Imam; Mukson.  1988. Ilmu                   Usaha Peternakan. Semarang, Fakultas Peternakan UNDIP.  63  hal.&lt;/li&gt;&lt;li&gt; Warudjo, Bambang 1988. Kualitas dan harga susu.  Buletin PPSKI,                  5 (27) 1988: 34-38.&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt; &lt;p style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;12. KONTAK HUBUNGAN&lt;/p&gt; &lt;ol style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;li&gt; Proyek Pengembangan Ekonomi Masyarakat Pedesaan –  BAPPENAS                   Jl.Sunda Kelapa No. 7 Jakarta, Tel. 021 390 9829 , Fax.  021  390                  9829&lt;/li&gt;&lt;li&gt; Kantor Menteri Negara Riset dan Teknologi, Deputi  Bidang  Pendayagunaan                  dan Pemasyarakatan Iptek, Gedung II BPPT  Lantai 6, Jl.  M.H.Thamrin                  No. 8, Jakarta 10340,  Indonesia, Tel. +62 21 316  9166~69, Fax.                  +62 21 310  1952, Situs Web: http://www.ristek.go.id&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt; &lt;p style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Sumber : Proyek Pengembangan Ekonomi Masyarakat Pedesaan,  Bappenas&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/986976275909030113-4588323335881818332?l=pay-pal-indonesia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://pay-pal-indonesia.blogspot.com/2012/01/serba-serbi-budidaya-ternak-sapi-perah.html</link><author>noreply@blogger.com (karya anak bangsa)</author></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-986976275909030113.post-2115537357119801277</guid><pubDate>Tue, 24 Jan 2012 16:50:00 +0000</pubDate><atom:updated>2012-01-24T08:51:47.193-08:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Tutorial</category><title>Cara Beternak Jangkrik</title><description>&lt;p style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Dalam beternak jangkrik yang saya ketahui ada dua fase yang pertama  adalah fase induk saat induk menelurkan telurnya (peneluran) dan fase  yang kedua adalah fase telur menetas sampaijangkrik itu tumbuh menjadi  dewasa. Dalam hal ini saya akan menjelaskan fase yang kedua  yaitu fase  penetasan jangkrik sampai tumbuh menjadi dewasa. Fase yang kedua itu  adalah  sebagai berikut:&lt;/p&gt; &lt;ol style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;li&gt;Yang pertama anda menaruh telur jangkrik itu dalam kandang yang  telah disediakan di seperti  gambar yang tersedia pada kandang ideal  dengan diberi alas triplex sebagai alas dari telur  jangkrik itu&lt;/li&gt;&lt;li&gt;telur itu ditutup dengan kain tipis yang diberi air sedikit (tidak  terlalu basah) supaya  keadaan telur tetap lembab dan tidak kering.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;disamping telur jangkrik disediakan makanan ayam yaitu poor (layer)  supaya jangkrik  mudah mencari makanan saat menetas nanti. (hal ini  harus dilakukan karena sifat jangkrik itu akan memakan temannya sendiri  kalau makanan itu tidak ada atau kanibalisme)&lt;/li&gt;&lt;li&gt; jika jangkrik itu mulai menetas baru bisa dikasih sayuran seperti  kangkung, daun singkong, serta daun yang lainnya supaya jangkrik itu  cepat tumbuh menjadi besar.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;pola pemberian makanan itu dilakukan setiap hari secara rutin sampai  jangkrik itu tumbuh menjadi besar.(anda harus membersihkannya minimal  seminggu dua kali supaya tidak menimbulkan bau tidak  sedap)&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt; &lt;p style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;selamat mencoba…………&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/986976275909030113-2115537357119801277?l=pay-pal-indonesia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://pay-pal-indonesia.blogspot.com/2012/01/cara-beternak-jangkrik.html</link><author>noreply@blogger.com (karya anak bangsa)</author></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-986976275909030113.post-7759607517830401318</guid><pubDate>Tue, 24 Jan 2012 16:49:00 +0000</pubDate><atom:updated>2012-01-24T08:50:16.653-08:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Tutorial</category><title>Cara Menetaskan Telur Jangkrik</title><description>&lt;div style="color: rgb(0, 0, 153);" class="post-body"&gt; &lt;div class="fullpost" style="display: inline;"&gt; &lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: bold;"&gt;A. Dengan Media Kain.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Potong  kain dengan Ukuran Sekitar 25 cm * 25 cm, sementara alat yang digunakan  berupa wadah plastik untuk meletakkan kain serta semprotan air  berukuran kecil.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;adapun cara penetasannya adalah sebagai berikut :&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;ol style="margin-bottom: 0px; margin-left: 20px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 10px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt; &lt;li style="margin-bottom: 0px; margin-left: 20px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 5px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: justify;"&gt;Masukkan satu sendok telur pada bagian tengah kain lalu atur permukaannya agar meratata.&lt;/li&gt; &lt;li style="margin-bottom: 0px; margin-left: 20px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 5px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: justify;"&gt;Lipat  semua sisi kain kebagian tengah secara bergantian mulai dari sisi  kanan, kiri, atas dan bawah. jangan menekan kain yang dilipat, biarkan  agak longgar sebagai jalan keluar untuk anak jangkrik yang menetas  nantinya.&lt;/li&gt; &lt;li style="margin-bottom: 0px; margin-left: 20px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 5px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: justify;"&gt;Masukkan kain berisi telur ke dalam wadah plastik, lalu letakkan wah plastik tersebut kedalam Kotak/kandang.&lt;/li&gt; &lt;li style="margin-bottom: 0px; margin-left: 20px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 5px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: justify;"&gt;Selama telur belum ada yang menetas lakukan penyemprotan air secara rutin setiap hari agar kain tetap lembab.&lt;/li&gt; &lt;li style="margin-bottom: 0px; margin-left: 20px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 5px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: justify;"&gt;Telur aka menetas sekitar 3-6 hari, tergantung usia si telur&lt;/li&gt; &lt;li style="margin-bottom: 0px; margin-left: 20px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 5px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: justify;"&gt;Sebelum  telur menetas biasanya telur akan berubah warna menjadi kuning  kehitaman. untuk memastikan perkembangan dan keadaan telur, kain  diperiksa setiap hari sebelum disemprot dengan air.&lt;/li&gt; &lt;li style="margin-bottom: 0px; margin-left: 20px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 5px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: justify;"&gt;Kain ditutup kembali setelah pemeriksaan.&lt;/li&gt; &lt;/span&gt;&lt;/ol&gt; &lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div style="font-weight: bold; text-align: justify;"&gt; &lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;B. Dengan Media Pasir.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: bold;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Penetasan dengan media pasir menggunakan pasir halus dan bersih yang telah diayak. Jemur / &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Sangrai&lt;/span&gt; agar  kuman penyakit lainnya mati sehingga media pasir tersebut menjadi  steril. Masukkan pasir halus tadi kedalam Nampan ukuran 15 cm * 20 cm  atau dapat disesuaikan dengan ukuran kotak. Alat lainnya adalah  semprotan air ( Spray ).&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Adapun teknik penetasan dengan cara ini adalah :&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;ol style="margin-bottom: 0px; margin-left: 20px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 10px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt; &lt;li style="margin-bottom: 0px; margin-left: 20px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 5px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: justify;"&gt;Taburkan pasir secara merata dalam nampan dengan ketebalan 1-2 cm.&lt;/li&gt; &lt;li style="margin-bottom: 0px; margin-left: 20px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 5px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: justify;"&gt;Taburkan  telur jangkrik secara merata diatas pasir, lalu tutup kembali dengan  pasir dengan lapisan harus setipis mungkin, asal telur tidak tampak dari  permukaan.&lt;/li&gt; &lt;li style="margin-bottom: 0px; margin-left: 20px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 5px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: justify;"&gt;Masukkan Nampan plastik kedalam kotak / Kandang yang telah dibuat.&lt;/li&gt; &lt;li style="margin-bottom: 0px; margin-left: 20px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 5px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: justify;"&gt;Semprotkan air setiap hari, dan pastikan agar medianya tetao lembab.&lt;/li&gt; &lt;/span&gt;&lt;/ol&gt; &lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div&gt; &lt;h3 class="post-title entry-title" style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 5px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: justify;"&gt;     &lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: small;"&gt;  &lt;a href="http://budidayanews.blogspot.com/2011/03/cara-ternak-jangkrik.html"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span style="width: 3px; height: 24px;" class="cufon cufon-canvas"&gt;&lt;span class="cufon-alt"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="width: 78px; height: 24px;" class="cufon cufon-canvas"&gt;&lt;span class="cufon-alt"&gt;Perawatan &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="width: 55px; height: 24px;" class="cufon cufon-canvas"&gt;&lt;span class="cufon-alt"&gt;setelah &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="width: 40px; height: 24px;" class="cufon cufon-canvas"&gt;&lt;span class="cufon-alt"&gt;telur &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="width: 65px; height: 24px;" class="cufon cufon-canvas"&gt;&lt;span class="cufon-alt"&gt;jangkrik &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="width: 57px; height: 24px;" class="cufon cufon-canvas"&gt;&lt;span class="cufon-alt"&gt;menetas&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/h3&gt; &lt;div class="post-header-line-1" style="font-weight: bold; margin-bottom: 15px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: justify;"&gt; &lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: normal;"&gt;Bayi  jangkrik yang baru menetas dapat dipelihara dalam kotak penetasan  hingga umur 10 hari. Jangkrik kecil ini sangat rawan dengan kondisi  lingkungan yang ada, sehingga perawatannya harus intensif. Jika tidak  maka populasinya akan cepat menyusut. ada beberapa hal yang harus  dilakukan setelah telur jangkrik menetas :&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div class="post-body"&gt; &lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;1. Menjaga Kelembaban ruangan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div class="fullpost" style="display: inline;"&gt; &lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;2. Memperhatikan Pakan Nimfa.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;3. Memberi penghangat.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;4. Memberikan Inisial / tanda&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;5. Menjaga kebersihan lingkungan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;/div&gt; &lt;/div&gt; &lt;/div&gt; &lt;div class="post-body" style="text-align: justify;"&gt; &lt;div class="fullpost" style="display: inline;"&gt; &lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;/div&gt; &lt;div class="post-body"&gt; &lt;div class="fullpost" style="display: inline;"&gt; &lt;h3 class="post-title entry-title" style="font-weight: normal; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 5px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: justify;"&gt;     &lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: small;"&gt;   Mengatasi telur jangkrik yang baru menetas.&lt;/span&gt;&lt;/h3&gt; &lt;div class="post-body"&gt; &lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div class="fullpost" style="display: inline;"&gt; &lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Ada 5 hal yang harus dipersiapkan terlebih dahulu :&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;ol style="margin-bottom: 0px; margin-left: 20px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 10px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt; &lt;li style="margin-bottom: 0px; margin-left: 20px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 5px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: justify;"&gt;Yang  paling baik adalah membuat kotak penetasan telur jangkrik, biasanya  ukurannya lebih kecil dibandingkan dengan Kotak pembesarannya. Hal ini  guna memudahkan pada saat pengontrolan nimfa jangkrik.&lt;/li&gt; &lt;li style="margin-bottom: 0px; margin-left: 20px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 5px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: justify;"&gt;Menjaga  Kelembaban ruangan, pastikan ruangan tidak terlalu panas dan tidak  terlalu lembab, untuk kelembaban biasanya dengan memberikan beberapa  botol kecil yang diisi air dan ditutupi dengan kapas, biarkan kapas itu  basah.&lt;/li&gt; &lt;li style="margin-bottom: 0px; margin-left: 20px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 5px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: justify;"&gt;Memperhatikan  Pakan Nimfa, pastikan Nimfa ( jangkrik yang baru menetas ) mendapatkan  pakan dengan syarat : sayuran yang sesuai dengan usia jangkrik ,  biasaanya untuk nimfa saya berikan ( Irisan -irisan Wortel, Pur Halus,  dan tepung kacang hijau ) tinggal dikombinasikan bergantian .&lt;/li&gt; &lt;li style="margin-bottom: 0px; margin-left: 20px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 5px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: justify;"&gt;Memberi penghangat, untuk Daerah yang dingin pada malam hari biasanya diberikan lampu pijar 5 watt.&lt;/li&gt; &lt;li style="margin-bottom: 0px; margin-left: 20px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 5px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: justify;"&gt;Memberikan  Inisial / tanda, hal ini penting untuk dapat mengetahui Usia Jangkrik  sehingga dapat menyesuaikan kapan harus dipanen, pemberian pakan yang  tepat sesuai dengan Usianya dan masih banyak lagi kegunaan yang lainnya&lt;/li&gt; &lt;li style="margin-bottom: 0px; margin-left: 20px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 5px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: justify;"&gt;Menjaga  kebersihan lingkungan, pastikan pakan yang sudah lebih dari satu hari  agar di angkat dan di buang dari kandang karena akan mengganggu  pertumbuhan dan kesehatan si Jangkrik&lt;/li&gt; &lt;li style="margin-bottom: 0px; margin-left: 20px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 5px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: justify;"&gt;Hindari  Predator, ada beberapa cara untuk menghindari predator/ pemangsa  misalnya ditutup dengan triplek dan tengahnya di beri area untuk kawat  nyamuk yang berguna untuk Ventilasi, disetiap kakinya diberi mangkuk  yang diisi oli bekas, pastikan predator tidak dapat memangsa jangkrik.&lt;/li&gt; &lt;/span&gt;&lt;/ol&gt; &lt;/div&gt; &lt;/div&gt; &lt;/div&gt; &lt;/div&gt; &lt;/div&gt; &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/986976275909030113-7759607517830401318?l=pay-pal-indonesia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://pay-pal-indonesia.blogspot.com/2012/01/cara-menetaskan-telur-jangkrik.html</link><author>noreply@blogger.com (karya anak bangsa)</author></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-986976275909030113.post-6381965988502879145</guid><pubDate>Tue, 24 Jan 2012 16:40:00 +0000</pubDate><atom:updated>2012-01-24T08:49:08.124-08:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Tutorial</category><title>Cara Ternak Jangkrik</title><description>&lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Budidaya burung saat ini memang sedang marak, maka permintaan jangkrik sebagai salah satu makanan burung juga meningkat. Dengan itu maka prospek budidaya jangkrik semakin cerah dengan tingginya permintaan akan permintaan jangkrik di pasaran, karena banyak daerah yang kekurangan akan pasokan jangkrik sebagai pakan ternak burung. Disini saya akn memberikan sedikit tentang cara ternak jangkrik, semoga bermanfaat.&lt;/span&gt;&lt;br style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;br style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Pembuatan Kandang Jangkrik&lt;/span&gt;&lt;br style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Tahap awal dalam budidaya jangkrik adalah persiapan kandang. Kandang yang baik adalah kandang yang :&lt;/span&gt;&lt;br style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;br style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;br style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;br style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;    Jangkrik terhindar dari pemangsa &lt;/span&gt;&lt;br style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;    Mudah untuk mengontrol keadaan dan pertumbuhan jangkrik setiap waktu.&lt;/span&gt;&lt;br style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;    Menjadikan Kandang yang nyaman untuk jangkrik,&lt;/span&gt;&lt;br style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;    Pastikan sirkulasi udaranya bagus, &lt;/span&gt;&lt;br style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;    Memudahkan pada saat pemanenan.&lt;/span&gt;&lt;br style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;    Jangan terkena sinar matahari langsung.&lt;/span&gt;&lt;br style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;br style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;br style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Sekarang kita memasuki Pembuatan , bahan dan bentuk kandang jangkrikyang saya buat sekarang :&lt;/span&gt;&lt;br style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;br style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Bahan-Bahan Pembuatan kandang Jangkrik :&lt;/span&gt;&lt;br style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;1. Triplek&lt;/span&gt;&lt;br style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;2. Paku Kecil&lt;/span&gt;&lt;br style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;3. Kayu Kaso Kecil / kayu reng&lt;/span&gt;&lt;br style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;4. Lem Kayu&lt;/span&gt;&lt;br style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;5. Lakban Coklat yang besar ( ukuran 44 mm )&lt;/span&gt;&lt;br style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;6. jangan lupa sediakan gunting, gergaji dll&lt;/span&gt;&lt;br style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;br style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Proses pembuatan Kandang jangkrik:&lt;/span&gt;&lt;br style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;br style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;    Bentuk menjadi persegi panjang dengan ukuran : Panjang = 50 Cm, Lebar = 60 CmTinggi = 120 Cm&lt;/span&gt;&lt;br style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;    Beri Lem kayu pada setiap sudut untuk menutupi celah , perlu diketahui pada saat menetas jangkrik berukuran sangat kecil.&lt;/span&gt;&lt;br style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;    Beri pinggiran atas bagian dalam dengan Lakban Coklat ... fungsinya agar jangkrik tidak bisa merayap terus ke atas.&lt;/span&gt;&lt;br style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;    Jangan Lupa untuk Kandang Kaki dari kandang jangkrik beri jarang Min 20 Cm dan beri mangkuk yang diisi air dan garam, untuk menghindari semut , alternatif lain silahkan beri Lem tikus.&lt;/span&gt;&lt;br style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;br style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;br style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Persyaratan lokasi ternak jangkrik&lt;/span&gt;&lt;br style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Lokasi peternakan sebaiknya :&lt;/span&gt;&lt;br style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;br style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;    Usahakan lokasi budidaya harus tenang, teduh dan mendapat sirkulasi udara yang baik.&lt;/span&gt;&lt;br style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;    Lokasi jauh dari sumber-sumber kebisingan seperti pasar, jalan raya dan lain sebagainya.&lt;/span&gt;&lt;br style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;    Tidak terkena sinar matahari secara langsung atau berlebihan&lt;/span&gt;&lt;br style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;    Hindari Hama pemangsa jangkrik seperti : semut, cecak, laba-laba, ayam, kucing, kadal dll. &lt;/span&gt;&lt;br style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;    Usahakan Lokasi mudah untuk dimonitor setiap hari perkandangnya &lt;/span&gt;&lt;br style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;br style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/986976275909030113-6381965988502879145?l=pay-pal-indonesia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://pay-pal-indonesia.blogspot.com/2012/01/cara-ternak-jangkrik.html</link><author>noreply@blogger.com (karya anak bangsa)</author></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-986976275909030113.post-8417271086540464901</guid><pubDate>Tue, 24 Jan 2012 16:39:00 +0000</pubDate><atom:updated>2012-01-24T08:40:40.072-08:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">kesehatan</category><title>Peluang budidaya jangkrik masih lebar</title><description>&lt;p class="MsoPlainText" style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Sejak beberapa tahun  lalu, jangkrik telah menjadi salah satu komoditas peternakan yang  banyak dilirik masyarakat. Tingginya permintaan terhadap jangkrik  sebagai pakan burung kicauan dan ikan, memicu masyarakat untuk  mengembangkan bisnis budidaya jangkrik. Alhasil, budidaya jangkrik  merajalela di mana-mana dan menjadi ladang subur untuk meraup rupiah.&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt; &lt;span id="more-124"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoPlainText" style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Seiring dengan itu,  beberapa koperasi jangkrik sebagai wadah para peternak pun mulai  bermunculan. Namun, permasalahan kerap muncul terutama karena fluktuasi  harga bersinergi dengan perilaku pasar yang cenderung tidak berpihak  pada peternak, di mana jika pasokan bahan baku sedikit, sedangkan  kebutuhan masyarakat besar, harganya melambung tinggi. Sebaliknya, bila  pasokan bahan baku banyak (booming produksi) harganya turun drastis,  bahkan tidak ada harganya. Hal inilah yang biasanya membuat peternak  menjadi geram lantaran alokasi hasil panen masih sebatas untuk pakan  burung kicauan dan ikan.&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoPlainText" style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Baru pada dekade  awal tahun 2000-an, bisnis budidaya jangkrik mulai kembali menunjukkan  titik terang. Hasil panennya tidak lagi sekadar sebagai pakan burung dan  ikan, melainkan bisa diolah menjadi bahan baku industri makanan,  farmasi dan kosmetik. Ya, berdasarkan penelitian yang dilakukan para  pakar terhadap komposisi kimia pada jangkrik, ditemukan bahwa di dalam  tubuh jangkrik terkandung berbagai senyawa bernilai gizi tinggi dan  bernilai farmakologi yang cukup baik.&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoPlainText" style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Selain itu, para  peternak pun tak perlu lagi khawatir hasil panennya tidak tertangani  dengan baik. Sebuah wadah organisasi berskala nasional bagi peternak  jangkrik di bawah bendera Forum Komunikasi Peternak Agromitra Swadaya  Jangkrik Indonesia (FKP Askrindo), yang salah satu cabangnya beralamat  di Desa Karang RT 04 RW II, timur Sub Terminal Delanggu, Klaten, siap  membantu peternak mulai dari pengadaan sarana budidaya hingga pembelian  hasil panen.&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoPlainText" style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;“Kami bekerja sama  dengan PT Agromitra Swadaya Indonesia yang bermukim di bilangan Jl Mr  Abdul Madjid Djojodiningrat No 8 Bulusan, Tembalang, Semarang, mempunyai  program yang intinya adalah pemberdayaan masyarakat dalam arti  seluas-luasnya. Dalam hal ini, FKP Askrindo bermaksud memberikan solusi  bagi masyarakat yang tertarik dalam usaha ini untuk ikut berperan di  dalamnya,” ungkap Icuk Tri Purwanto, seorang peternak full time yang  aktif sebagai pengurus FKP Askrindo cabang Klaten.&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoPlainText" style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Menurut Icuk, bisnis  budidaya jangkrik sebagai bahan baku industri makanan, farmasi, dan  kosmetik, memiliki tingkat kesuksesan yang tinggi. Namun, tentu saja,  hal itu sangat tergantung pada kemampuan dan keseriusan para peternak  sendiri.&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoPlainText" style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;“Alternatif  berwirausaha jangkrik sebenarnya sangatlah mudah dan menguntungkan  apabila dikerjakan dengan serius. Selain ramah lingkungan, dari segi  permodalan juga relatif terjangkau. Selain itu, masa pemeliharaannya  juga relatif singkat. Jangkrik umur 35 hari sudah bisa dipanen,” jelas  Icuk.&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoPlainText" style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Untuk memulai usaha  budidaya jangkrik ini, peternak hanya perlu membeli paket sarana ternak  (PST) yang sudah disediakan oleh FKP Askrindo, terdiri atas 6 ons telur  jangkrik seharga Rp 45.000/ons dan 120 kg pakan khusus yang telah  mendapat lisensi dari pihak pemakai produk seharga Rp 7.500/kg, membayar  biaya registrasi sebesar Rp 25.000, dan biaya transportasi sebesar Rp  50.000. Total biaya seluruhnya adalah Rp 1.245.000.&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoPlainText" style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;“Untuk kandang  pemeliharaan bersifat fleksibel. Peternak bisa membuatnya sendiri  disesuaikan dengan anggaran yang dimiliki tanpa harus order dari FKP.  Kandang biasanya berupa kotak kardus atau dari bahan tripleks berukuran  200x80x40 cm dengan kapasitas tampung sebanyak 1 ons telur jangkrik.  Jadi diperlukan enam buah kotak untuk satu paket,” terang Icuk.&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoPlainText" style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Dalam hal panen,  setelah waktunya tiba, peternak bisa langsung mengirimkan hasil ke  sekretariat FKP dan akan langsung dilakukan penimbangan. Sedangkan untuk  pengiriman ke pabrik pengolahan di PT Agromitra Swadaya Indonesia,  dilakukan dengan sistem beku untuk menjamin tidak adanya penyusutan  hasil panen peternak.&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoPlainText" style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;“Untuk satu PST  biasanya menghasilkan antara 60-80 kg jangkrik hidup sehat umur 35 hari,  yang akan dibeli oleh FKP Askrindo dengan harga Rp 30.000/kg. Agar  hasil panen bisa diterima maka fasilitas berupa kartu anggota diberikan  sebagai jaminan pemasaran yang telah direkomendasi pihak PT Agromitra  Swadaya Indonesia,” jelas Icuk.&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoPlainText" style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Selaku penjamin  pasar, PT Agromitra Swadaya Indonesia juga telah mengadakan penelitian  dan uji klinis di Laboratorium Balai Besar Penelitian dan Pengembangan  Pertanian Bogor, dan menemukan dalam tubuh jangkrik kalung (jangkrik  yang memiliki warna kuning menyerupai kalung di bagian leher) terkandung  berbagai senyawa potensial, seperti Lysine dan Cystein, asam lemak  berantai panjang (Omega 3 dan Omega 6), dan kandungan hormon Steroid  (Estrogen, Progesteron, dan Testosteron), serta protein kolagen, yang  sangat bermanfaat sebagai bahan baku industri farmasi, makanan diet,  kosmetik, dan substitusi pakan ternak.&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoPlainText" style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;“Sehingga walaupun  terjadi booming produksi secara nasional, PT Agromitra tetap memiliki  pasar potensial yang tidak terbatas. Bahkan produk protein kolagen yang  dihasilkan mesin pengolah jangkrik yang telah dimiliki PT Agromitra  telah mengundang kekaguman buyer dari negara maju seperti Jepang, yang  baru-baru ini telah mengutarakan niatnya untuk mengimpor produk  tersebut,” ujar Icuk.&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoPlainText" style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Menurut Icuk,  kapasitas produksi mesin pengolah jangkrik tersebut mencapai 10  ton/hari. Dan untuk memenuhi kuota tersebut, setiap FKP yang tersebar di  20 kabupaten di Indonesia, harus mengirimkan minimal 250 kg/hari.&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoPlainText" style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;“Hal itu berarti di  setiap FKP minimal harus ada tiga peternak yang menyetor hasil panen  masing-masing 80 kg setiap harinya. Namun sampai sekarang kuota itu  belum bisa dipenuhi oleh FKP. Dengan demikian peluang bisnis budidaya  jangkrik ini masih terbuka sangat lebar bagi masyarakat yang berminat  untuk terjun di dalamnya,” ungkap Icuk. &lt;strong&gt;(Suharsih/SOLOPOS &lt;/strong&gt;&lt;strong&gt;16 April 2006&lt;/strong&gt;&lt;strong&gt;)&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/986976275909030113-8417271086540464901?l=pay-pal-indonesia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://pay-pal-indonesia.blogspot.com/2012/01/peluang-budidaya-jangkrik-masih-lebar.html</link><author>noreply@blogger.com (karya anak bangsa)</author></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-986976275909030113.post-2618239654424451638</guid><pubDate>Tue, 24 Jan 2012 16:37:00 +0000</pubDate><atom:updated>2012-01-24T08:39:31.892-08:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">kesehatan</category><title>“Kualitas jangkrik tergantung makanan”</title><description>&lt;p style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Usaha budidaya jangkrik memang bisa menjadi peluang bisnis yang  sangat menguntungkan, baik sebagai usaha sampingan maupun usaha berskala  besar. Apalagi setelah ditemukan adanya kandungan zat-zat penting yang  sangat bermanfaat. Tidak hanya sebagai pakan burung kicauan dan ikan,  tetapi juga sebagai bahan baku industri. Di samping itu, beternak  jangkrik bukanlah sesuatu yang sulit dilakukan. Semua orang bisa dengan  mudah belajar beternak jangkrik. &lt;span id="more-153"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoPlainText" style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Seperti dikemukakan  Icuk Tri Purwanto, salah seorang peternak full time yang aktif sebagai  pengurus FKP Askrindo cabang Klaten, teknik budidaya jangkrik meliputi  beberapa tahap.&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoPlainText" style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Tahap pertama adalah  persiapan kandang. Untuk beternak jangkrik kotak yang paling efisien  dan mudah diperoleh adalah kotak kardus berukuran 200x80x40 cm, yang  bisa digunakan untuk memelihara 10-15 kg jangkrik. Perlu diperhatikan,  kotak tersebut harus disterilkan dari kuman dan kotoran sebelum  digunakan untuk memelihara jangkrik.&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoPlainText" style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Tahap kedua adalah  penetasan. Dalam proses penetasan, telur yang sudah dicampur dengan  pasir halus dan dimasukkan ke dalam kain kaos, harus terus dijaga  kelembabannya. Telur jangkrik biasanya akan menetas selama 4-7 hari.&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoPlainText" style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Tahap ketiga adalah  pembesaran. Pada tahap ini, pola pemberian makanan dan minuman pada  jangkrik harus benar-benar diperhatikan, sehingga dapat memberikan  kesehatan pada jangkrik dan membuat jangkrik berkualitas sebagai bahan  baku industri. Salah dalam pemberian pakan, misalnya memberikan makanan  yang mengandung protein hewani, akan membuat jangkrik mengandung  histidin, sejenis asam amino yang menghasilkan histamin yang dapat  menyebabkan gatal-gatal di kulit.&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoPlainText" style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Oleh karena itu,  pakan yang diberikan pada jangkrik sebaiknya adalah pakan khusus dari PT  Agromitra Swadaya Indonesia yang didapat sewaktu membeli PST, ditambah  sayur-sayuran seperti daun pepaya, daun ketela, wortel, kacang panjang,  atau jagung muda yang telah dicuci bersih. Sementara untuk pemberian  minum bisa dilakukan dengan membasahi kain/spon, atau bisa juga dengan  pasir basah dalam nampan plastik.&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoPlainText" style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Hal lain yang juga  perlu diperhatikan terkait pola pemberian pakan pada jangkrik adalah  sifat kanibalisme dari jangkrik itu sendiri. Itu bisa diatasi dengan  pemberian pakan yang tidak pernah putus, serta dengan memaksimalkan  media persembunyian dalam kandang. &lt;strong&gt;(Suharsih/SOLOPOS &lt;/strong&gt;&lt;strong&gt;16 April  2006&lt;/strong&gt;&lt;strong&gt;)&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/986976275909030113-2618239654424451638?l=pay-pal-indonesia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://pay-pal-indonesia.blogspot.com/2012/01/kualitas-jangkrik-tergantung-makanan.html</link><author>noreply@blogger.com (karya anak bangsa)</author></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-986976275909030113.post-4234111110918366186</guid><pubDate>Tue, 24 Jan 2012 16:36:00 +0000</pubDate><atom:updated>2012-01-24T08:37:39.308-08:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">kesehatan</category><title>BUDIDAYA TERNAK JANGKRIK</title><description>&lt;span style="font-size: 10pt; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;ulisan  tentang budidaya atau ternak jangkrik ini merupakan update dari tulisan  terdahulu, dengan  penambahan pada analisis usaha terbaru berdasar  penangkaran jangkrik yang dilakukan Astrik dan IPB.&lt;/span&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:10pt;"&gt;1. SEJARAH&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;span style="font-size:10pt;"&gt;Dewasa ini pada masa krisis ekonomi di &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:10pt;"&gt;Indonesia&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:10pt;"&gt;, budidaya jangkrik (Liogryllus Bimaculatus) sangat gencar, begitu juga dengan seminar-seminar yang diadakan dibanyak &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:10pt;"&gt;kota&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:10pt;"&gt;.  Kegiatan ini banyak dilakukan mengingat waktu yang dibutuhkan untuk  produksi telur yang akan diperdagangkan hanya memerlukan waktu ± 2-4  minggu. &lt;span id="more-151"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;span style="font-size:10pt;"&gt;Sedangkan  untuk produksi jangkrik untuk pakan ikan dan burung maupun untuk  diambil tepungnya, hanya memerlukan 2-3 bulan. Jangkrik betina mempunyai  siklus hidup ± 3 bulan, sedangkan jantan kurang dari 3 bulan. Dalam  siklus hidupnya jangkrik betina mampu memproduksi lebih dari 500 butir  telur.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;span style="font-size:10pt;"&gt;Penyebaran  jangkrik di Indonesia adalah merata, namun untuk kota-kota besar yang  banyak penggemar burung dan ikan, pada awalnya sangat tergantung untuk  mengkonsumsi jangkrik yang berasal dari alam, lama kelamaan dengan  berkurangnya jangkrik yang ditangkap dari alam maka mulailah dicoba  untuk membudidayakan jangkrik alam dengan diternakkan secara intensif  dan usaha ini banyak dilakukan dikota-kota dipulau jawa.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:10pt;"&gt;2. SENTRA PERIKANAN&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;span style="font-size:10pt;"&gt;Telah  diutarakan didepan bahwa untuk sementara ini, sentra peternakan  jangkrik adalah dikota-kota besar dipulau jawa karena kebutuhan dari  jangkrik sangat banyak. Sedangkan diluar pulau jawa sementara ini masih  banyak didapatkan dari alam, sehingga belum banyak peternakan-peternakan  jangkrik.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:10pt;"&gt;3. JENIS&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;span style="font-size:10pt;"&gt;Ada  lebih dari 100 jenis jangkrik yang terdapat di Indonesia. Jenis yang  banyak dibudidayakan pada saat ini adalah Gryllus Mitratus dan Gryllus  testaclus, untuk pakan ikan dan burung. Kedua jenis ini dapat dibedakan  dari bentuk tubuhnya, dimana Gryllus Mitratus wipositor-nya lebih pendek  disamping itu Gryllus Mitratus mempunyai garis putih pada pinggir sayap  punggung, serta penampilannya yang tenang.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:10pt;"&gt;4. MANFAAT&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;span style="font-size:10pt;"&gt;Jangkrik  segar yang sudah diketahui baik untuk pakan burung berkicau seperti  poksay, kacer dan hwambie serta untuk pakan ikan, baik juga untuk  pertumbuhan udang dan lele dalam bentuk tepung.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:10pt;"&gt;5. PERSYARATAN LOKASI&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;ol style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 153);" type="1"&gt;&lt;li class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:10pt;"&gt;Lokasi budidaya harus tenang, teduh dan mendapat      sirkulasi udara yang baik.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:10pt;"&gt;Lokasi jauh dari sumber-sumber kebisingan seperti      pasar, jalan raya dan lain sebagainya.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:10pt;"&gt;Tidak terkena sinar matahari secara langsung atau      berlebihan.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:10pt;"&gt;6. PEDOMAN TEKNIS BUDIDAYA&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;span style="font-size:10pt;"&gt;Menurut  Farry, 1999, ternak jangkrik merupakan jenis usaha yang jika tidak  direncanakan dengan matang, akan sangat merugikan usaha. Ada beberapa  tahap yang perlu dilakukan dalam merencanakan usaha ternak jangkrik,  yaitu penyusunan jadwal kegiatan, menentukan struktur organisasi,  menentukan spesifikasi pekerjaan, menetapkan fasilitas fisik,  merencanakan metoda pendekatan pasar, menyiapkan anggaran, mencari  sumber dana dan melaksanakan usaha ternak jangkrik.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;ol style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 153);" type="1"&gt;&lt;li class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:10pt;"&gt;Penyiapan Sarana dan  PeralatanKarena jangkrik      biasa melakukan kegiatan diwaktu malam  hari, maka kandang jangkrik jangan      diletakkan dibawah sinar  matahari, jadi letakkan ditempat yang teduh dan      gelap. Sebaiknya  dihindarkan dari lalu lalang orang lewat terlebih lagi      untuk  kandang peneluran. Untuk menjaga kondisi kandang yang mendekati       habitatnya, maka dinding kandang diolesi dengan lumpur sawah dan  diberikan      daun-daun kering seperti daun pisang, daun timbul, daun  sukun dan      daun-daun lainnya untuk tempat persembunyian disamping  untuk menghindari      dari sifat kanibalisme dari jangkrik. &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:10pt;"&gt;Dinding  atas kandang bagian dalam      sebaiknya dilapisi lakban keliling agar  jangkrik tidak merayap naik sampai      keluar kandang. Disalah satu  sisi dinding kandang dibuat lubang yang      ditutup kasa untuk  memberikan sirkulasi udara yang baik dan untuk menjaga      kelembapan  kandang. Untuk ukuran kotak pemeliharaan jangkrik, tidak ada      ukuran  yang baku. Yang penting sesuai dengan kebutuhan untuk jumlah       populasi jangkrik tiap kandang.Menurut hasil pemantauan dilapangan dan       pengalaman. peternak, bentuk kandang biasanya berbentuk persegi  panjang      dengan ketinggian 30-50 cm, lebar 60-100 cm sedangkan  panjangnya 120-200      cm. Kotak (kandang) dapat dibuat dari kayu  dengan rangka kaso, namun untuk      mengirit biaya, maka dinding  kandang dapat dibuat dari triplek. Kandang      biasanya dibuat  bersusun, dan kandang paling bawah mempunyai minimal empat      kaki  penyangga. Untuk menghindari gangguan binatang seperti semut, tikus,       cecak dan serangga lainnya, maka keempat kaki kandang dialasi mangkuk  yang      berisi air, minyak tanah atau juga vaseline (gemuk) yang  dilumurkan ditiap      kaki penyangga.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:10pt;"&gt;Pembibitan &lt;/span&gt; &lt;ol type="1"&gt;&lt;li class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:10pt;"&gt;1) Pemilihan Bibit  dan Calon IndukBibit yang diperlukan untuk dibesarkan haruslah yang  sehat, tidak sakit,       tidak cacat (sungut atau kaki patah) dan  umurnya sekitar 10-20 hari.       Calon induk jangkrik yang baik adalah  jangkrik-jangkrik yang berasal dari       tangkapan alam bebas, karena  biasanya memiliki ketahanan tubuh yang lebih       baik. Kalaupun induk  betina tidak dapat dari hasil tangkapan alam bebas,       maka induk  dapat dibeli dari peternakan. Sedangkan induk jantan       diusahakan  dari alam bebas, karena lebih agresif. &lt;p&gt;Adapun ciri-ciri indukan, induk betina, dan induk jantan yang adalah       sebagai berikut:&lt;/p&gt;  &lt;ol type="a"&gt;&lt;li class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:10pt;"&gt;Indukan: &lt;/span&gt; &lt;ul type="square"&gt;&lt;li class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:10pt;"&gt;sungutnya (antena) masih panjang dan lengkap.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:10pt;"&gt;kedua kaki belakangnya masih lengkap.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:10pt;"&gt;bisa melompat dengan tangkas, gesit dan         kelihatan sehat.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:10pt;"&gt;badan dan bulu jangkrik berwarna hitam         mengkilap.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:10pt;"&gt;pilihlah induk yang besar.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:10pt;"&gt;dangan memilih jangkrik yang mengeluarkan zat         cair dari mulut dan duburnya apabila dipegang.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; &lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:10pt;"&gt;Induk jantan: &lt;/span&gt; &lt;ul type="square"&gt;&lt;li class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:10pt;"&gt;selalu mengeluarkan suara mengerik.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:10pt;"&gt;permukaan sayap atau punggung kasar dan         bergelombang.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:10pt;"&gt;tidak mempunyai ovipositor di ekor.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:10pt;"&gt;Induk betina:&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:10pt;"&gt;tidak mengerik.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:10pt;"&gt;permukaan punggung atau sayap halus.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:10pt;"&gt;ada ovipositor dibawah ekor untuk mengeluarkan         telur.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; &lt;/li&gt;&lt;/ol&gt; &lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:10pt;"&gt;Perawatan Bibit dan Calon Induk&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt; &lt;/li&gt;&lt;/ol&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 1in; text-align: justify; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;span style="font-size:10pt;"&gt;Perawatan  jangkrik yang sudah dikeluarkan dari kotak penetasan berumur 10 hari  harus benar-benar diperhatikan dan dikontrol makanannya, karena  pertumbuhannya sangat pesat. Sehingga kalau makanannya kurang, maka  anakan jangkrik akan menjadi kanibal memakan anakan yang lemah. Selain  itu perlu juga dikontrol kelembapan udara serta binatang pengganggu,  yaitu, semut, tikus, cicak, kecoa dan laba-laba. Untuk mengurangi sifat  kanibal dari jangkrik, maka makanan jangan sampai kurang. Makanan yang  biasa diberikan antara lain ubi, singkong, sayuran dan dedaunan serta  diberikan bergantian setiap hari.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 1in; text-indent: -0.25in; text-align: justify; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;span style="font-size:10pt;"&gt;3. Sistem Pemuliabiakan&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 1in; text-align: justify; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;span style="font-size:10pt;"&gt;Sampai  saat ini pembiakan Jangkrik yang dikenal adalah dengan mengawinkan  induk jantan dan induk betina, sedangkan untuk bertelur ada yang alami  dan ada juga dengan cara caesar. Namun risiko dengan cara caesar induk  betinanya besar kemungkinannya mati dan telur yang diperoleh tidak  merata tuanya sehingga daya tetasnya rendah.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 1in; text-indent: -0.25in; text-align: justify; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;span style="font-size:10pt;"&gt;4. Reproduksi dan Perkawinan&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 1in; text-align: justify; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;span style="font-size:10pt;"&gt;Induk  dapat memproduksi telur yang daya tetasnya tinggi ± 80-90 % apabila  diberikan makanan yang bergizi tinggi. Setiap peternak mempunyai  ramuan-ramuan yang khusus diberikan pada induk jangkrik antara lain:  bekatul jagung, ketan item, tepung ikan, kuning telur bebek, kalk dan  kadang-kadang ditambah dengan vitamin.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 1in; text-align: justify; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;span style="font-size:10pt;"&gt;Disamping  itu suasana kandang harus mirip dengan habitat alam bebas, dinding  kandang diolesi tanah liat, semen putih dan lem kayu, dan diberi  daun-daunan kering seperti daun pisang, daun jati, daun tebu dan serutan  kayu.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 1in; text-align: justify; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;span style="font-size:10pt;"&gt;Jangkrik  biasanya meletakkan telurnya dipasir atau tanah. Jadi didalam kandang  khusus peneluran disiapkan media pasir yang dimasukkan dipiring kecil.  Perbandingan antara betina dan jantan 10 : 2, agar didapat telur yang  daya tetasnya tinggi. Apabila jangkrik sudah selesai bertelur sekitar 5  hari, maka telur dipisahkan dari induknya agar tidak dimakan induknya  kemudian kandang bagiab dalam disemprot dengan larutan antibiotik  (cotrymoxale).Selain peneluran secara alami, dapat juga dilakukan  peneluran secara caesar. Akan tetapi kekurangannya ialah telur tidak  merata matangnya (daya tetas).&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 1in; text-indent: -0.25in; text-align: justify; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;span style="font-size:10pt;"&gt;5. Proses kelahiran&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 1in; text-align: justify; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;span style="font-size:10pt;"&gt;Sebelum  penetasan telur sebaiknya terlebih dahulu disiapkan kandang yang  permukaan dalam kandang dilapisi dengan pasir, sekam atau handuk yang  lembut. Dalam satu kandang cukup dimasukkan 1-2 sendok teh telur dimana  satu sendok teh telur diperkirakan berkisar antara 1.500-2.000 butir  telur. Selama proses ini berlangsung warna telur akan berubah warna dari  bening sampai kelihatan keruh. Kelembaban telur harus dijaga dengan  menyemprot telur setiap hari dan telur harus dibulak-balik agar jangan  sampai berjamur. Telur akan menetas merata sekitar 4-6 hari.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="padding-left: 60px; text-align: justify; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;6. Pemeliharaan&lt;/p&gt; &lt;p style="padding-left: 60px; text-align: justify; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;1. Sanitasi dan Tindakan Preventif&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Seperti telah dijelaskan diatas bahwa dalam pengelolaan peternakan  jangkrik ini sanitasi merupakan masalah yang sangat penting. Untuk  menghindari     adanya zat-zat atau racun yang terdapat pada bahan  kandang, maka sebelum jangkrik dimasukkan kedalam kandang, ada baiknya  kandang     dibersihkan terlebih dahulu dan diolesi lumpur sawah. Untuk  mencegah gangguan hama, maka kandang diberi kaki dan setiap kaki  masing-masing     dimasukkan kedalam kaleng yang berisi air.&lt;/p&gt; &lt;p style="padding-left: 60px; text-align: justify; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;2. Pengontrolan Penyakit&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Untuk pembesaran jangkrikn dipilih jangkrik yang sehat dan dipisahkan  dari yang sakit. Pakan ternak harus dijaga agar jangan sampai ada yang      berjamur karena dapat menjadi sarang penyakit. Kandang dijaga agar  tetap lembab tetapi tidak basah, karena kandang yang basah juga dapat      menyebabkan timbulnya penyakit.&lt;/p&gt; &lt;p style="padding-left: 60px; text-align: justify; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;3. Perawatan Ternak&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Perawatan jangkrik disamping kondisi kandang yang harus diusahakan  sama dengan habitat aslinya, yaitu lembab dan gelap, maka yang tidak  kalah     pentingnya adalah gizi yang cukup agar tidak saling makan  (kanibal).&lt;/p&gt; &lt;p style="padding-left: 60px; text-align: justify; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;4. Pemberian Pakan&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Anakan umur 1-10 hari diberikan Voor (makanan ayam) yang dibuat  darikacang kedelai, beras merah dan jagung kering yang dihaluskan.  Setelah vase     ini, anakan dapat mulai diberi pakan sayur-sayuran  disamping jagung muda dan gambas. Sedangkan untuk jangkrik yang sedang  dijodohkan, diberi     pakan antara lain : sawi, wortel, jagung muda,  kacang tanah, daun singkong serta ketimun karena kandungan airnya  tinggi. Bahkan ada juga yang     menambah pakan untuk ternak yang  dijodohkan anatar lain : bekatul jagung, tepung ikan, ketan hitam,  kuning telur bebek, kalk dan beberapa vitamin     yang dihaluskan dan  dicampur menjadi satu.&lt;/p&gt; &lt;p style="padding-left: 60px; text-align: justify; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;5. Pemeliharaan Kandang&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Air dalam kaleng yang terdapat dikaki kandang, diganti setiap 2 hari  sekali dan kelembapan kandang harus diperhatikan serta diusahakan agar      bahaya jangan sampai masuk kedalam kandang&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:10pt;"&gt;7. HAMA DAN PENYAKIT&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;ol style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 153);" type="1"&gt;&lt;li class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:10pt;"&gt;Penyakit, Hama dan Penyebabnya&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.5in; text-align: justify; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;span style="font-size:10pt;"&gt;Sampai  sekarang belum ditemukan penyakit yang serius menyerang jangkrik.  Biasanya penyakit itu timbul karena jamur yang menempel di daun.  Sedangkan hama yang sering mengganggu jangkrik adalah semut atau  serangga kecil, tikus, cicak, katak dan ular.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;ol style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 153);" type="1"&gt;&lt;li class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:10pt;"&gt;Pencegahan Serangan Hama dan Penyakit&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.5in; text-align: justify; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;span style="font-size:10pt;"&gt;Untuk  menghindari infeksi oleh jamur, maka makanan dan daun tempat berlindung  yang tercemar jamur harus dibuang. Hama pengganggu jangkrik dapat  diatasi dengan membuat dengan membuat kaleng yang berisi air, minyak  tanah atau mengoleskan gemuk pada kaki kandang.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;ol style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 153);" type="1"&gt;&lt;li class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:10pt;"&gt;Pemberian Vaksinasi dan Obat&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.5in; text-align: justify; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;span style="font-size:10pt;"&gt;Untuk  saat ini karena hama dan penyakit dapat diatasi secara prefentif, maka  penyakit jangkrik dapat ditekan seminimum mungkin. Jadi pemberian obat  dan vaksinasi tidak diperlukan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:10pt;"&gt;8. PANEN&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;ol style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 153);" type="1"&gt;&lt;li class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:10pt;"&gt;Hasil Utama&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.5in; text-align: justify; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;span style="font-size:10pt;"&gt;Peternak  jangkrik dapat memperoleh 2 (dua) hasil utama yang nilai ekonomisnya  sama besar, yaitu: telur yang dapat dijual untuk peternak lainnya dan  jangkrik dewasa untuk pakan burung dan ikan serta untuk tepung jangkrik.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;ol style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 153);" type="1"&gt;&lt;li class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:10pt;"&gt;Penangkapan&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.5in; text-align: justify; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;span style="font-size:10pt;"&gt;Telur  yang sudah diletakkan oleh induknya pada media pasir atau tanah,  disaring dan ditempatkan pada media kain yang basah. Untuk setiap  lipatan kain basah dapat ditempatkan 1 sendok teh telur yang kemudian  untuk diperjual belikan. Sedangkan untuk jangkrik dewasa umur 40-55 hari  atau 55-70 hari dimana tubuhnya baru mulai tumbuh sayap, ditangkap  dengan menggunakan tangan dan dimasukkan ketempat penampungan untuk  dijual.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:10pt;"&gt;9. PASCAPANEN …&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:10pt;"&gt;10. ANALISIS EKONOMI BUDIDAYA&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="padding-left: 60px; text-align: justify; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Dalam  analisis usaha ini, pada tulisan sebelum saya lakukan revisi adalah  hitungan berdasar kondisi tahun 1999. Untuk data terbaru, berikut ini  saya turunkan tulisan dari blog sutanmuda.wordpress.com yang menyajikan  langkah langkah-langkah budi daya jangrik yang dikembangkan Astrik  Indonesia dan IPB.&lt;/p&gt; &lt;p style="padding-left: 60px; text-align: justify; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;strong&gt;Membuat kandang&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;strong&gt; &lt;/strong&gt;1. Kandang terbuat dari kayu tripleks atau kardus  bekas berukuran 100cm x 60cm x 30cm bisa menampung 4.000 ekor jangkrik.  Dan kotak ini bisa digunakan 4-5 kali. Atap kandang dilapisi koran atau  daun kelapa/daun pisang/daun jati/daun tebu/serabut kelapa.&lt;/p&gt; &lt;p style="padding-left: 60px; text-align: justify; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;2. Bahan yang dibutuhkan:&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;-lakban licin coklat 4 buah&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;-lem kertas putih 4 buah&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;-serbuk gergaji 2 plastik&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;-lis kayu/bambu 40+40&lt;/p&gt; &lt;p style="padding-left: 60px; text-align: justify; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;3. Pendukung  pertumbuhan atau rumah jangkrik adalah tempat merambat dan nangkring  jangkrik berupa empat lengkungan baik besar dan delapan lenkungan kecil  yang dibentuk seperti kerangka besi sebuah payung.&lt;/p&gt; &lt;p style="padding-left: 60px; text-align: justify; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;strong&gt;Penetasan telur&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;strong&gt; &lt;/strong&gt;1. Telur jangkrik dimasukkan ke dalam kain lembab.  Telur akan menetas 2-3 hari kemudian. Setiap 400 gram telur akan  menghasilkan 80 kg jangkrik umur 35 hari (1 kg jangkrik kurang lebih  1.000 ekor).&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="padding-left: 60px; text-align: justify; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;2. Bahan yang dibutuhkan:&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;-Kain tetas 2 buah/dus atau per kandang&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;-Nampan 2 buah/dus atau per kandang&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;-Pasir&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;-Sprayer&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;-Kertas koran bekas&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;-Paket telur jangkrik yang berisi telur 400 gram/paket&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="padding-left: 60px; text-align: justify; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;3. Cara menetaskan:&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;-Taruh 20 gram telur (1-2 sendok/dus atau per kandang)&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;-Telur diangin-anginkan terlebih dahulu sekitar 1/2 jam&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;-Cuci pasir dengan air panas dan letakkan di atas nampan&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;-Nampan diisi pasir (lembab)&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;-Siapkan kain tetas dan lembabkan dengan percikan air&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;-Taruh kain tetas di atas nampan&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;-Taburkan telur merata di kain tetas&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;-Tutup telur dengan melipat kain tetas&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;-Tutup kain tetas dengan kertas koran lembab&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;-Jaga kelembaban kain tetas (disemprot tiap hari)&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="padding-left: 60px; text-align: justify; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;strong&gt;Pemeliharaan dan pembesaran&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;1. Pada proses pembesaran, jangkrik diberi pakan  yang cukup baik yaitu pakan pelet buatan Astrik dan sayuran (wortel,  gambas, daun katuk, daun pepaya, sawi, dan lainnya).&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="padding-left: 60px; text-align: justify; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;2.  Pemberian sayuran mengikuti ketentuan berikut masa pertumbuhan hari ke-1  sampai ke-10 sebanyak 2 kali/hari, hari ke-11 sampai ke-30 (1 kali/2  hari) dan masa pertumbuhan lebih dari 30 hari tidak diberi pakan sayur.&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="padding-left: 60px; text-align: justify; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;3. Tahapan pemberian pakan sayuran:&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;-Cuci dan tiriskan sayuran&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;-Iris tipis sayuran yang sudah tiris&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;-Angin-anginkan sekitar lima menit&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;-Pakai alas lebih baik ketika menganginkan&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;-Buang sisa sayuran yang tidak dimakan sebelum diganti sebaiknya sore hari&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="padding-left: 60px; text-align: justify; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;4. Sedangkan untuk minuman diberikan dalam pasir basah&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;strong&gt;Bahan pakan dan minum&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;1. Pakan&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;-Dibutuhkan 6 kg pakan per dus/kandang sampai panen&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;-Berikan sesuai kebutuhan&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;-Pakan hendaknya habis tiap hari&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;-Pemberian pakan dua kali sehari&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;-Pakan diletakkan di tengah kotak&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;-Pakai alas lebih baik&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;-Di atap rumah jangkrik (semprot terlebih dahulu)&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;-Pakan buatan Astrik diletakkan tipis merata (tidak menggunung).&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="padding-left: 60px; text-align: justify; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;2. Minum&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Masa Pertumbuhan 1-10 hari minuman diberikan di:&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;-Spon/busa dibasahi dalam wadah/nampan beralas pasir atau kain di tengah kotak&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;-Semprot atap rumah jangkrik&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;-Kontrol pakan dua kali sehari&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;strong&gt;Masa Pertumbuhan lebih dari 10 hari minuman diberikan di:&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;-Nampan penetasan yang diisi kerikil dan air&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;-Tambah air kalau kurang&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="padding-left: 60px; text-align: justify; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam budi daya jangkrik kalung:&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;1. Jangkrik tumbuh kerdil karena bibitnya buruk atau suhu kandang lebih dari 30 derajat C&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;2. Kanibalisme atau saling memakan antarjangkrik disebabkan kurang makanan/sayur, kurang minum, atau kurang rumah/persembunyian&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;3. Jangkrik mencret diakibatkan makanan tak teratur dan suhu yang kurang baik.&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;4. Hati-hati terhadap perangkap yang menyebabkan jangkrik meloloskan  diri dan tidak nyaman seperti lakban terbuka, ada lubang lakban, air  tergenang, lubang pinggir dinding, dan lubang kecil untuk kabur&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;5. Penting membersihkan kandang sebelum digunakan kembali dengan  kuas/sikat gigi bekas, semprot dengan larutan sirih atau desinfektan,  lalu jemur di sinar matahari langsung selama dua hari&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;strong&gt;Tahap panen dan pemasaran&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;Jangkrik bisa dipanen pada umur 35 hari yaitu ketika  sudah bersayap. Panenan jangkrik (yang sehat, tidak ada luka atau  anggota badan lepas) bisa diantar sendiri ke Bagian Pemasaran Astrik  Indonesia. Di Bogor bisa diantar ke Padepokan Jangkrik Gedung AP4,  Kampus IPB Darmaga. No telpon yang bisa dihubungi 021-381215,  085217306479, 0811119407, 0811117836.&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;strong&gt;Tinjauan ekonomi&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;Dengan modal awal Rp 1,4 juta, petani bisa memulai  usaha beternak jangkrik. Modal awal tersebut digunakan untuk kandang,  telur, pakan, dan biaya persiapan lainnya (Belum termasuk biaya  pengangkutan dan pendampingan):&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;-Kotak (20 buah) Rp 200.000&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;-Telur 400 gr Rp 240.000&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;-Pakan 120 kg Rp 900.000&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;-Beban oven Rp 50.000&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;-Biaya administrasi Rp 10.000&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;-Total Rp 1.400.000&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Penghitungan keuntungan per 80 kg jangkrik hasil panenan yang dijual Rp 30.000 per kilogram:&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;-Penjualan 80 kg jangkrik Rp 2.400.000&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;-Modal Rp 1.400.000&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;-Biaya pengangkutan satu paket Rp 100.000&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;-Keuntungan Rp 900.000&lt;/p&gt; &lt;ol style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 153);" type="1"&gt;&lt;li class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:10pt;"&gt;Gambaran Peluang Agribisnis&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.5in; text-align: justify; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;span style="font-size:10pt;"&gt;Penggunaan  pestisida yang selama ini didapati pada lahan-lahan pertanian merupakan  salah satu penyebab berkurangnya populasi jangkrik, demikian juga  penangkapan jangkrik dialam yang dilakukan selama ini membuat penurunan  drastis jumlah populasinya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.5in; text-align: justify; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;span style="font-size:10pt;"&gt;Dengan  alasan-alasan tersebut dan naiknya permintaan jangkrik, maka peternak  tidak membiarkan begitu saja kesempatan untuk memperoleh keuntungan  dengan membudidayakan jangkrik dengan intensif karena dengan waktu yang  relatif singkat untuk memelihara jangkrik sudah mendapat keuntungan yang  berlipat ganda.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.5in; text-align: justify; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;span style="font-size:10pt;"&gt;Dengan  semakin banyaknya peternak-peternak jangkrik ini, permintaan untuk  telur jangkrik semakin besar juga, jadi banyak peternak yang hanya  memproduksi telur jangkrik karena resikonya lebih kecil dan lebih cepat  lagi mendapatkan laba untuk sekitar 25-30 hari, dibandingkan proses  pembesaran sampai dengan 3 bulan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;span style="font-size:10pt;"&gt;11. DAFTAR PUSTAKA&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;ol style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 153);" type="1"&gt;&lt;li class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:10pt;"&gt;Anonim, Bisnis Telur Jangkrik, Info Peluang No.      33, Edisi 1 Juli 1999&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:10pt;"&gt;———-, Beternak Jangkrik &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:10pt;"&gt;Ala&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:10pt;"&gt; Samin, Info Agribisnis Trubus No.354, Edisi Mei      1999&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:10pt;"&gt;———-, Jangkrik Peliha Untuk Tangkar, Info      Agribisnis Trubus No. 355, Edisi Juni – 1999.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:10pt;"&gt;———-, Langkah Demi Langkah Beternak      Jangkrik Produktif, Info Agribisnis Trubus-No. 356, Edisi Juli 1999.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:10pt;"&gt;Adihendro, Rahasia Beternak Jangkrik, Ardy      Agency, &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:10pt;"&gt;Jakarta&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:10pt;"&gt;, 1999.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:10pt;"&gt;Arnett, Russ H., Jr. and Richard L. Jacques., Jr,      Guide To Insects ( New York : Simon – and Schuster Inc., 1981)&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:10pt;"&gt;Borror, Donald J., Charles A. Triplehorn, Norman      F. Johnson, Pengenalan Pelajaran -&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:10pt;"&gt;Serangga, Edisi 6, terjemahan Soetiyono      Partosoedjono ( Yagyakarta; Universitas-Gajah Mada Press, 1992 ).&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:10pt;"&gt;Paimin B. Farry dan Pudjastuti L.E, Sukses      Beternak Jangkrik, Penebar Swadaya, &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:10pt;"&gt;Jakarta&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:10pt;"&gt;, 1999.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;span style="font-size:10pt;"&gt;12. KONTAK HUBUNGAN&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;ol style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 153);" type="1"&gt;&lt;li class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:10pt;"&gt;Proyek Pengembangan  Ekonomi Masyarakat Pedesaan –      BAPPENAS Jl.Sunda Kelapa No. 7  Jakarta, Tel. 021 390 9829 , Fax. 021 390      9829&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:10pt;"&gt;Kantor Menteri  Negara Riset dan Teknologi, Deputi      Bidang Pendayagunaan dan  Pemasyarakatan Iptek, Gedung II BPPT Lantai 6,      Jl. M.H.Thamrin No.  8, Jakarta 10340, Indonesia, Tel. +62 21 316 9166~69,      Fax. +62 21  310 1952, Situs Web: http://www.ristek.go.id&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;span style="font-size:10pt;"&gt;Sumber : Proyek Pengembangan Ekonomi Masyarakat Pedesaan, Bappenas.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/986976275909030113-4234111110918366186?l=pay-pal-indonesia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://pay-pal-indonesia.blogspot.com/2012/01/budidaya-ternak-jangkrik.html</link><author>noreply@blogger.com (karya anak bangsa)</author></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-986976275909030113.post-5611853347156074849</guid><pubDate>Tue, 24 Jan 2012 16:27:00 +0000</pubDate><atom:updated>2012-01-24T08:36:06.817-08:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">kesehatan</category><title>Usaha Ternak Jangkrik</title><description>&lt;p style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Jangkrik adalah hewan sejenis belalang dengan postur tubuh rata dan  mempunyai dua antena di depan. Jangkrik adalah termasuk hewan omnivore  dan dikenal suara ngeriknya yang khas dari pejantan untuk menarik  perhatian sang betina.&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Suara jangkrik akan semakin mengeras  jika suhu di sekitarnya meningkat. Jangkrik telah dipelihara manusia  sejak lama dan jangkrik mempunyai 900 spesies di seluruh dunia.&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Jangkrik mempunyai &lt;span style="text-decoration: underline;"&gt;&lt;a href="http://peluangusaha-oke.com/peluang-usaha"&gt;peluang usaha&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;  yang sangat bagus untuk di kembangkan. Saat ini jangkrik bukan hanya  untuk dikonsumsi burung saja, namun ternyata jangkrik sangat lezat dan  gurih bila di jadikan sambal goreng.&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Banyaknya seminar seminar di berbagai kota tentang usaha ternak jangkrik membuat &lt;span style="text-decoration: underline;"&gt;&lt;a href="http://peluangusaha-oke.com/usaha-tanpa-modal/"&gt;usaha&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;  ini mengalami kemajuan yang sangat pesat. Usaha ternak jangkrik jika  dijalankan dengan serius bisa menjadi sumber penghasilan keluarga yang  sangat bagus.&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="text-decoration: underline;"&gt;&lt;a href="http://peluangusaha-oke.com/usaha-ternak-jangkrik/"&gt;Usaha ternak jangkrik&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;  juga termasuk usaha yang sangat mudah, selain itu modal yang di  butuhkan juga sangat terjangkau. Selain ramah lingkungan, usaha ternak  jangkrik juga tidak membutuhkan waktu yang lama, jangkrik sudah bisa  dipanen ketika umurnya sudah mencapai 35 hari.&lt;/p&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt; &lt;/span&gt;&lt;p style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Jika ingin mendapatkan penghasilan dari  telur jangkrik, maka masa panennya akan semakin singkat yaitu sekitar 2 –  4 minggu. Namun bila hendak di jadikan makanan ikan atau makanan burung  atau untuk di ambil tepungnya maka waktunya Cuma memerlukan 2 – 3  bulan.&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Jangkrik jantan siklus hidupnya kurang  dari 2 bulan sedangkan jangkrik betina kurang lebih 3 bulanan. Jangkrik  betina mampu menghasilkan 500 butir telur dalam siklus hidupnya. Dalam  budidaya atau ternak jangkrik perlu memperhatikan lokasi kandang.&lt;/p&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt; &lt;/span&gt;&lt;p style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Jangkrik membutuhkan kandang yang teduh,  tenang, terdapat srkulasi udara yang baik, jauh dari keramaian dan  kebisingan seperti jalan raya atau pasar, dll.&lt;/p&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt; &lt;/span&gt;&lt;p style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 153);"&gt; &lt;/p&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt; &lt;/span&gt;&lt;div id="attachment_1423" class="wp-caption alignleft" style="width: 310px; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;a href="http://peluangusaha-oke.com/wp-content/uploads/2011/05/ternak-jangkrik-kandang.jpg"&gt;&lt;img class="size-medium wp-image-1423" title="ternak jangkrik-kandang" src="http://peluangusaha-oke.com/wp-content/uploads/2011/05/ternak-jangkrik-kandang-300x183.jpg" alt="" width="300" height="183" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;p class="wp-caption-text"&gt;Kandang Jangkrik&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt; &lt;/span&gt;&lt;p style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Kandang terbuat dari kayu tripleks atau kardus bekas berukuran 100cm x  60cm x 30cm bisa menampung 4.000 ekor jangkrik. Dan kotak ini bisa  digunakan 4-5 kali. Atap kandang dilapisi koran atau daun kelapa/daun  pisang/daun jati/daun tebu/serabut kelapa. Untuk menghindari gangguan  binatang seperti semut, tikus, cecak dan serangga lainnya, maka keempat  kaki kandang dialasi mangkuk yang berisi air, minyak tanah atau juga  vaseline (gemuk) yang dilumurkan ditiap kaki penyangga.&lt;/p&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt; &lt;/span&gt;&lt;p style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;strong&gt;Peyiapan bibit dari indukan&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Bibit yang diperlukan untuk dibesarkan haruslah yang sehat dan berumur  10-20 hari. Sementara Calon induk jangkrik yang baik adalah  jangkrik-jangkrik yang berasal dari tangkapan alam bebas, karena  biasanya memiliki ketahanan tubuh yang lebih baik. Kalaupun induk betina  tidak dapat dari hasil tangkapan alam bebas, maka induk dapat dibeli  dari peternakan. Sedangkan induk jantan diusahakan dari alam bebas,  karena lebih agresif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Pemeliharaan&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Pada proses pembesaran, jangkrik diberi pakan yang cukup baik yaitu  pakan pelet buatan Astrik dan sayuran (wortel, gambas, daun katuk, daun  pepaya, sawi, dan lainnya). Pemberian sayuran mengikuti ketentuan  berikut masa pertumbuhan hari ke-1 sampai ke-10 sebanyak 2 kali/hari,  hari ke-11 sampai ke-30 (1 kali/2 hari) dan masa pertumbuhan lebih dari  30 hari tidak diberi pakan sayur sedangkan untuk minuman diberikan dalam  pasir basah.&lt;/p&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt; &lt;/span&gt;&lt;p style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Itulah sekilas tentang Ternak Jangkrik.  Jika anda berminat untuk membudidayakannya, maka sebaiknya anda  memperkaya informasi seputar usaha ternak jangkrik ini.&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/986976275909030113-5611853347156074849?l=pay-pal-indonesia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://pay-pal-indonesia.blogspot.com/2012/01/usaha-ternak-jangkrik.html</link><author>noreply@blogger.com (karya anak bangsa)</author></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-986976275909030113.post-5196858447415313174</guid><pubDate>Tue, 24 Jan 2012 16:25:00 +0000</pubDate><atom:updated>2012-01-24T08:27:40.107-08:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">kesehatan</category><title>Tips Melebatkan Rambut</title><description>&lt;p style="color: rgb(51, 51, 153);"&gt;Rambut yang lebat dan tebal sebenarnya hanya dapat diperoleh jika  memiliki faktor keturunan (genetik). Tetap, Anda tidak perlu merasa  khawatir karena ada beberapa cara yang dapat anda lakukan agar rambut  tampak lebih tebal dan lebat, dengan cara praktis dan mudah, sebagai  berikut :&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(51, 51, 153);"&gt;1. Keramaslah dengan menggunakan shampoo yang mengandung bahan  penebal rambut seerti extra body, extra volume hair, bodifying atau  volumizing shampoo.&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(51, 51, 153);"&gt;&lt;span id="more-10"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(51, 51, 153);"&gt;2. Gunakan air dingin ketika anda sedang keramas dan membilas rambut  dengan menggunakan air dingin agar dapat membuat kutikula rambut menutup  hingga bersih dan rambut tampak berkilau.&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(51, 51, 153);"&gt;3. Gunakan minyak jojoba untuk membantu menguatkan akar rambut.&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(51, 51, 153);"&gt;4. Dalam penataan rambut, sebaiknya hindari penggunaan produk tata  rambut yang banyak mengandung minyak seperti halnya wax, pomade dan  sebagainya.&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(51, 51, 153);"&gt;Dengan demikian, maka anda tidak hanya mendapatkan rambut yang tebal,  lebat dan hitam tetapi juga mendapatkan rambut yang sehat dan kuat.&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/986976275909030113-5196858447415313174?l=pay-pal-indonesia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://pay-pal-indonesia.blogspot.com/2012/01/tips-melebatkan-rambut.html</link><author>noreply@blogger.com (karya anak bangsa)</author></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-986976275909030113.post-4606832045068989534</guid><pubDate>Tue, 24 Jan 2012 16:22:00 +0000</pubDate><atom:updated>2012-01-24T08:25:49.456-08:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">kesehatan</category><title>Melebatkan Rambut Secara Alami</title><description>&lt;p style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Rambut merupakan simbol kecantikan dan kepribadian seseorang dengan  memiliki rambut yang panjang, sehat dan indah merupakan daya tarik yang  dapat mempesona kedua mata di hadapan banyak orang. Rambut yang hitam  alami, lebat dan lembut tentu akan menambah pesona diri anda dan  meningkatkan kepercayaan diri.&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Rambut yang rontok pastinya membuat tampilan rambut menjadi lebih  tipis dan untuk menumbuhkan rambut kembali membutuhkan waktu yang cukup  lama, namun dalam pertumbuhannya tak seindah rambut sebelum mengalami  kerontokan. Rambut yang tebal, lebat dan hitam memang menjadi idaman  setiap wanita dengan rambut yang tebal, lebat dan hitam dapat menjadi  pusat perhatian dan menjadi kebanggaan tersendiri.&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;span id="more-5"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;strong&gt;Berikut cara melebatkan rambut secara alami dengan menggunakan bahan-bahan herbal yang ada disekitar kita :&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;strong&gt;1. Daun mangkok&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Daun mangkok yang banyak ditemukan dan mudah di dapat. Ternyata dapat  digunakan sebagai ramuan herbal untuk melebatkan dan menghitamkan  rambut. Caranya dengan :&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;- 10-15 lembar daun mangkok, kemudian cuci bersih, potong dan tumbuk hingga halus&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;- Campurkan sedikit air, aduk hingga rata. Kemudian oleskan ramuan  daun mangkok dari kulit kepala hingga ujung rambut sambil dilakukan  dengan pijatan kecil.&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;- Diamkan 10-15 menit kemudian bilas rambut hingga bersih. Lakukan cara ini dengan daun mangkokan minimal seminggu sekali.&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;strong&gt;2.Lidah buaya&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Lidah buaya memang sudh sejak lama digunaan sebagai tanaman dengan  multifungsi salah satunya sebagai herbal untuk menghitamkan, melebatkan  dan melembutkan rambut. Lidah buaya sudah banyak dimanfaatkan oelh para  produsen dobat kecantikan dan obat perawatan wajah, tubuh hingga rambut  yang bisa di dapat di supermarket atau pasar tradisional. Cara  melebatkan rambut dengan lidah buaya :&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;- Ambil 1 buah lidah buaya ukruran sedang, cuci bersih kemudian belah menjadi 2 bagian&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;- Kemudian ambil isi daging lidah buaya, lalu oleskan dari kulit  kepala hingga ujung rambut dan diamkan sejenak sampai 15 menit. Kemudian  keramas hingga bersih sambil dipijat ringan, lakukan car aini minimal  seminggu sekali.&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;strong&gt;3.Madu&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Madu yang juga dapat digunakan sebagai oabt untuk melebatkan rambut  dpasca kerontokan rambut memang dipercaya memiliki fungsi dan manfaat  yang luar biasa yang telah banyak digunakan untuk bahan kosmetika,  kesehatan hingga perawatan tubuh dan rambut. Caranya dengan :&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;- Oleskan madu secara merata pada rambut dan diamkan 10-15 menit&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;- Lalu keramas hingga bersih&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;strong&gt;4. Bonggol Pisang&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Bonggol pisang juga dapat digunakan untuk melebatkan dan menyuburkan rambut dengan memanfaatkan bonggol pisang. Caranya dengan :&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;- Ambil bonggol pisang secukupnya, bersihka hingga tak ada getah yang tersisa&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;- Memarkan bonggol pisang dan taruh pada wadah agar mengeluarkan air  dari bonggol tersebut, biarkan hingga semalaman hingga terkumpul air  dibonggol tersebut&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;- Keesokan harinya gunakan air dari bonggol pisang tersebut untuk  keramas sambil dipijat-pijat. Kemudian bilas rambut hingga bersih.&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;strong&gt;5. Minyak Jarak pagar&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Minyak jarak pagar yang diperoleh dari buah daun jarak ini dapat  membantu melebatkan rambut dan merangsang pertumbuhan rambut baru, untuk  mendapatkan minyak jarak pagar dapat diperoleh di pasar tradisional,  cara menggunakan minyak jarak pagar, sebagai berikut :&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;- oleskan minyak jarak pagar pada kulit kepala hingga ujung rambut secara merata, sambil dipijat lembut&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;- Diamkan sejenak hingga minyak jarak pagar diserap oleh akar rambut  hingga 15 menit. Kemudian bilas dengan bersih hingga tak ada sisa minyak  di kulit kepala.&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/986976275909030113-4606832045068989534?l=pay-pal-indonesia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://pay-pal-indonesia.blogspot.com/2012/01/melebatkan-rambut-secara-alami.html</link><author>noreply@blogger.com (karya anak bangsa)</author></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-986976275909030113.post-3512244293432428647</guid><pubDate>Tue, 24 Jan 2012 16:21:00 +0000</pubDate><atom:updated>2012-01-24T08:22:18.320-08:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">kesehatan</category><title>Cara melebatkan rambut</title><description>&lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;gin memiliki rambut yang lembat tebal nan indah. Banyak kaum hawa yang menginginkan rambut yang lebat hingga terkadang untuk perawatannya saja mengeluarkan banyak uang. Sebetulnya jika kita dapat jeli memanfaatkan bahan yang murah disekitar kita, kita dapat memiliki rambut yang indah dan lebat. Namun terkadang masih banyak juga orang yang tidak ingin ribet dengan hal-hal seperti itu sehingga mencari alternatif yang praktis walaupun mahal. Untuk memperoleh rambut yang lebat bisa ditempuh dengan beberapa cara berikut :&lt;/span&gt;&lt;br style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;br style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Lidah buaya&lt;/span&gt;&lt;br style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;br style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Bahan : Daun lidah buaya&lt;/span&gt;&lt;br style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Caranya : Belahlah daun lidah buaya dan gosokkan lendirnya pada kulit kepala secara merata dan biarkan beberapa jam baru dicuci.&lt;/span&gt;&lt;br style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;br style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Air kemadoh&lt;/span&gt;&lt;br style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;br style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Bahan : Air kemadoh&lt;/span&gt;&lt;br style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Caranya : Oleskan air kemadoh tiap malam menjelang tidur ke kulit kepala dan tidak harus di basuh pada pagi harinya karena air ini jernih tanpa aroma.&lt;/span&gt;&lt;br style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Keterangan : Kemadoh adalah pepohonan yang banyak tumbuh di payau payau atau di tempat-tempat sumber air. Pohon ini berdaun mirip daun jati akan tetapi daunnya berbulu serta memiliki racun yang tajam pada bulu-bulunya. Jika mengenai kulit akan terasa panas sampai tiga hari.&lt;/span&gt;&lt;br style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Cara memperoleh airnya : Carilah akar kemadoh yang menggantung di atas tanah potonglah akar tersebut lalu masukkan bonggol yang tersisa ke dalam plastik lalu di ikat. Jika menyarungkan plastik sore hari ambil pagi harinya, jika memasangnya pagi hari ambillah sore harinya. Maka akan didapati plastik yang telah terisi penuh air yang jernih tanpa aroma. Air ini yang digunakan sebagai obat penyubur rambut.&lt;/span&gt;&lt;br style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;br style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Minyak katel&lt;/span&gt;&lt;br style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;br style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Bahan : Minyak katel&lt;/span&gt;&lt;br style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Caranya : Oleskan minyak katel pada kulit kepala tiap menjelang tidur tutupi kepala agar tidak mengotori sarung bantal. Lakukan secara teratur niscaya akan memperoleh rambut yang lebat dan hitam.&lt;/span&gt;&lt;br style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Keterangan : Ketel adalah laba-laba tanah yang berwarna hitam pekat biasa membuat rumah dengan cara membuat lobang di tanah. Ambillah laba-laba ini matikan terlebih dahulu baru digoreng dengan sedikit minyak kelapa sampai cukup lama dan matang (agak gosong). Minyak bekas gorengan ini yang diambil.&lt;/span&gt;&lt;br style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;br style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Kemiri&lt;/span&gt;&lt;br style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;br style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Jika sulit mencari bahan-bahan tersebut diatas cobalah dengan resep yang banyak tersedia di dapur kita.&lt;/span&gt;&lt;br style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Bahan : Kemiri&lt;/span&gt;&lt;br style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Caranya : Haluskan kemiri seperlunya jika telah halus rebuslah kemiri dengan sedikit air sampai mengeluarkan minyak yang terapung di atasnya permukaan air. Ambil minyaknya ditampung dan secara rutin tiap hari olesi kulit kepala dengan minyak kemiri tersebut.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/986976275909030113-3512244293432428647?l=pay-pal-indonesia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://pay-pal-indonesia.blogspot.com/2012/01/cara-melebatkan-rambut.html</link><author>noreply@blogger.com (karya anak bangsa)</author></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-986976275909030113.post-3441080797601057666</guid><pubDate>Tue, 24 Jan 2012 16:19:00 +0000</pubDate><atom:updated>2012-01-24T08:21:11.721-08:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">kesehatan</category><title>Melebatkan Rambut</title><description>&lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Apa yang anda perlukan untuk melebatkan rambut ialah pati santan dari  sebiji kelapa. Pati santan kelapa adalah bahan penting dalam usaha untuk  melebatkan rambut secara tradisional. &lt;/span&gt;&lt;br style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;br style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Untuk mendapatkan pati  santan, ambil kelapa parut dari sebiji kelapa tua. Masukkan sedikit air  suam pada kelapa parut tadi dan ramas-ramaskan. Perah pati santan dari  kelapa parut tersebut dan buang hampasnya. &lt;/span&gt;&lt;br style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;br style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Basahkan rambut anda  dahulu dan lumurkan pati santan ke kesluruhan kepala sehingga ke akar  rambut. Bungkus kepala dengan tuala bersih dan kering selama setengah  jam. Kemudian bilas keseluruhan kepala anda dengan air suam.&lt;/span&gt;&lt;br style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;br style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Amalkan petua ini 2-3 kali seminggu. &lt;/span&gt;&lt;br style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;br style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Untuk mengekalkan rambut lebat dan elak dari gugur, amalkan tips ini:&lt;/span&gt;&lt;br style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;br style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;- Pilih syampu rambut yang sesuai dengan jenis rambut anda.&lt;/span&gt;&lt;br style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;- Gunakan sikat rambut bergigi jarang.&lt;/span&gt;&lt;br style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;-  Pastikan rambut anda benar-benar kering sebelum memakai sebarang produk  tambahan seperti krim rambut atau gel. Sama juga untuk wanita  bertusung, pastikan rambut benar-benar kering sebelum memamakai tudung. &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/986976275909030113-3441080797601057666?l=pay-pal-indonesia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://pay-pal-indonesia.blogspot.com/2012/01/melebatkan-rambut.html</link><author>noreply@blogger.com (karya anak bangsa)</author></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-986976275909030113.post-1161111969821344943</guid><pubDate>Tue, 24 Jan 2012 16:18:00 +0000</pubDate><atom:updated>2012-01-24T08:19:46.014-08:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">kesehatan</category><title>Cara Alami Menyuburkan dan Melebatkan Rambut dengan Daun Waru</title><description>&lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Kecantikan wanita tidak lepas dari rambut, karena rambut adalah  mahkota yang selalu dibanggakan oleh setiap wanita. Rambut yang subur,  lebat dan sehat akan membuat penampilan wajah menjadi lebih menarik.  Oleh karena itu rambut harus selalu dirawat dengan baik dan teratur.&lt;/span&gt; &lt;p style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Perawatan rambut yang baik tidak selalu menggunakan alat atau  bahan-bahan yang mahal. Namun bisa dengan cara yang alami menggunakan  bahan alami seperti daun waru. Cara membuatnya yaitu daun waru yang  masih muda ditumbuk halus sampai mengeluarkan air atau lendir. Kemudian  disaring airnya dan diembunkan selama satu malam. Keesokan harinya  langsung bisa dioleskan di rambut sampai ke kulit kepala hingga merata.  Lakukanlah setiap hari dan secara teratur, maka rambut akan terlihat  subur dan lebat. Selamat mencoba.&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/986976275909030113-1161111969821344943?l=pay-pal-indonesia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://pay-pal-indonesia.blogspot.com/2012/01/cara-alami-menyuburkan-dan-melebatkan.html</link><author>noreply@blogger.com (karya anak bangsa)</author></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-986976275909030113.post-5028076137991250457</guid><pubDate>Tue, 24 Jan 2012 16:10:00 +0000</pubDate><atom:updated>2012-01-24T08:18:14.068-08:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">kesehatan</category><title>Cara Menghitamkan, Melembutkan, dan Melebatkan Rambut Secara Alami</title><description>&lt;p style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Ada ungkapan rambut adalah mahkota  wanita. Rambut memang sangat penting untuk menunjang penampilan kita.  Rambut yang hitam alami, dan lembut tentu akan menambah pesona diri  anda. Kecuali bagi yang menyukai rambut berwarna, hehee.&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Ada beberapa saran dari diriku untuk  menghitamkan rambut secara alami. Bonusnya, rambut menjadi lembut dan  mudah diatur *kaya iklan sampo aja…. &lt;span id="more-234"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;1.Putih telur ayam kampung&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Oleskan putih telur ayam kampung pada  rambut anda dari akar hingga ujung-ujungnya sampai merata. Diamkan  selama 10-15 menit. Kemudian bilas sampai bersih, dan sangat dianjurkan  anda keramas setelahnya. Kalo ga keramas, ntar bau amis, hee…. Lakukan  secara rutin minimal seminggu sekali.&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;2.Daun mangkok&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Sedikit yang tau khasiat dari daun yang  berbentuk mangkok ini. Daun mangkok dapat menghitamkan dan melebatkan  rambut anda. Rambut kepala lho yaa,..bukan rambut yang lain.&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Caranya&amp;gt;&amp;gt;&amp;gt;Haluskan 10-15 lembar  daun mangkok, bisa diiris halus atau ditumbuk. Campur dengan sedikit  air. Oleskan pada rambut anda merata dari akar hingga ujung-ujungnya  sambil diremas-remas. Diamkan selama 10-15 menit. Lalu sebaiknya anda  keramas. Lakukan rutin minimal seminggu sekali&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;3.Lidah buaya&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Tanaman yang satu ini memang sudah dikenal berkhasiat untuk menghitamkan, melebatkan, dan melembutkan rambut.&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Caranya&amp;gt;&amp;gt;&amp;gt;Ambil daging lidah  buaya dan haluskan. Oleskan pada rambut anda merata dari akar hingga  ujung rambut. Diamkan selama 10-15 menit. Lalu keramas. Lakukan rutin  minimal seminggu sekali&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;4.Madu&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Sejak jaman nenek moyang, madu memang  dipercaya mempunyai banyak khasiat yang luar biasa. Nah, madu ternyata  juga bisa digunakan untuk menghitamkan rambut. Caranya sama, yaitu,  oleskan madu secara merata pada rambut anda dan diamkan selama 10-15  menit. Lalu keramas. Lebih baik dilakukan minimal seminggu sekali&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Silahkan anda memilih salah satu dari  poin diatas untuk diterapkan secara rutin. Niscaya rambut anda tidak  kalah dari rambutnya Sandra Dewi dalam waktu sebulan. Kecuali bagi anda  yang berambut ikal, rambut anda akan tetap ikal, hehee..&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Semoga bermanfaat.&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/986976275909030113-5028076137991250457?l=pay-pal-indonesia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://pay-pal-indonesia.blogspot.com/2012/01/cara-menghitamkan-melembutkan-dan.html</link><author>noreply@blogger.com (karya anak bangsa)</author></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-986976275909030113.post-4007520802059998922</guid><pubDate>Fri, 21 Oct 2011 18:51:00 +0000</pubDate><atom:updated>2011-10-21T11:54:43.808-07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">berita</category><title>Utang Merpati ke Pertamina</title><description>Di tengah kesulitan membayar utang kepada PT Pertamina, PT Merpati  Nusantara Airlines (Persero) memperoleh pinjaman berupa dana talangan  sebesar Rp561 miliar. Pinjaman itu merupakan dana talangan yang  disediakan PT Perusahaan Pengelola Aset (PPA) sampai dengan Merpati  menerima dana Penyertaan Modal Negara dalam APBN-P 2011.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Mengingat  strategisnya peran Merpati sekaligus masih rentannya kondisinya saat  ini untuk mencapai target sesuai dengan rencana bisnis, maka diperlukan  monitoring secara ketat dan berkala oleh pihak independen yang ditunjuk  oleh pemegang saham Merpati," kata Sekretaris Perusahaan Merpati  Nusantara Airlines Renny O Rorong dalam keterangan tertulis yang  diterima &lt;em&gt;VIVAnews&lt;/em&gt;, Jumat, 21 Okktober 2011.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan  penambahan pinjaman ini, maka total plafon dukungan PPA dalam  pelaksanaan restrukturisasi Merpati telah mencapai Rp861 miliar. Dana  yang dikucurkan itu diharapkan bisa menghindarkan Merpati dari defisit  arus kas yang lebih besar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lebih jauh lagi, PPA berharap Merpati  dapat segera mulai memperbaiki kinerja usahanya secara lebih mendasar  dan berkesimbungan. PPA sendiri memastikan akan memonitor terus alokasi  penggunaan pinjaman tersebut agar sesuai peruntukan yang telah  disetujui.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai informasi, PPA adalah sebuah lembaga yang  melakukan restrukturisasi dan atau revitalisasi terhadap Badan Usaha  Milik Negara (BUMN) dalam upaya penyehatan dan perbaikan kinerja BUMN.  Tugas PPA tersebut tercantum dalam peraturan pemerintah Nomor 61 Tahun  2008.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/986976275909030113-4007520802059998922?l=pay-pal-indonesia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://pay-pal-indonesia.blogspot.com/2011/10/utang-merpati-ke-pertamina.html</link><author>noreply@blogger.com (karya anak bangsa)</author></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-986976275909030113.post-5895948781327183195</guid><pubDate>Fri, 14 Oct 2011 06:04:00 +0000</pubDate><atom:updated>2011-10-13T23:05:24.503-07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">ekonomi</category><title>Belajar Bermain Saham</title><description>&lt;div class="entry-content"&gt;     &lt;p&gt;Saham adalah salah satu produk keuangan. Kita mengenal pasar  finansial yang terbagi dalam pasar modal dan pasar uang. Saham termasuk  produk pasar modal yang merupakan bukti kepemilikan kita terhadap  perusahaan yang menerbitkan sertifikat saham tersebut. Saham ada nilai  intrinsik maupun nilai aktualnya. Untuk bertransaksi saham juga ada  aturan main tersendiri.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;img class="aligncenter size-full wp-image-12" title="main-saham" src="http://www.carabermainsaham.com/wp-content/uploads/2010/06/main-saham.jpg" alt="main saham Belajar Bermain Saham" height="252" width="320" /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Beberapa tips cara bermain saham :&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;* Perlakukan saham sebagai “human”, bukan dipahami semata-mata ”by the  book” saja. Lihat juga orang-orang yang mengelolanya, pemain di  belakangnya (market maker, player, follower) dan karakteritik  masing-masing, baru kemudian masuk ke analisis dan tools yang digunakan.&lt;br /&gt;* Jangan sepenuhnya percaya pada data-data keuangan, apalagi yang belum  diaudit dan/atau belum disahkan oleh Bapepam. Indonesia adalah salah  satu contoh emerging market, dan karakteristik utama dari pasar seperti  ini adalah data yang seringkali unreliable. Jadi, tetaplah bersikap  konservatif dan hati-hati.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;* Ada baiknya Anda mulai dengan mengoleksi saham-saham blue chip yang  turun harganya karena sentimen right issue. Tak apa, dalam waktu yang  tidak terlalu lama, biasanya harganya segera terkoreksi dan merangkak  naik. Return saham-saham blue chip biasanya average, tapi cukup layak  untuk dipegang dalam jangka waktu lama.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;* Anda juga bisa mengikuti aksi yang dilakukan para bandar.  Bermainlah bisnis online sedikit dengan saham gorengan. Biasanya, saham  ini tidak terlalu banyak peredarannya sehingga mudah dikatrol dan  dipermainkan harganya. Ciri-cirinya, volume transaksi saham ini cukup  besar dan nilainya turun tapi kemudian perlahan-lahan naik. Sekali lagi,  hati-hati karena tren bisa segera berbalik dengan cepat dan gunakan  hanya jika ada uang berlebih.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;* Disiplin. Tetapkan batas atas dan batas bawah. Misalnya, 33% di  atas dan 5% di bawah. Taati aturan itu dan jangan sekali-kali mengikuti  nafsu dan emosi Anda. Kalau Anda berani mengambil resiko, tidak apa-apa  tanpa cut loss, kecuali 1) Anda pakai margin, 2) harga saham sudah  tergolong tinggi, dan 3) ketika Anda masuk, harga atau tren berbalik  arah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;* Tekun dan geluti secara serius. Lakukan analisis dan review  portofolio secara berkala. Saya sarankan untuk memegang tidak lebih dari  9 jenis saham saja. Fokus pada maksimal 3 saham dan hold 1-2 saham  untuk tetap dipegang untuk satu tahun. Kemampuan manusia terbatas, jadi  baiknya jangan terlalu greedy.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;* Belajar fundamental ekonomi global dan emiten tertentu adalah suatu  keharusan. Lebih baik lagi jika Anda juga mengikuti selalu berita  nasional dan mengamati korelasinya dengan gerakan di bursa.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;* Simak karakteristik unik bursa. Misalnya, biasanya ada  kecenderungan naik sekitar April-Mei sebagai antisipasi publikasi  laporan keuangan dan pembagian dividen (sell). Sebaliknya, pada bulan  September-Oktober seperti sekarang, biasanya kecenderungan turun karena  sepi, tidak ada berita dan aktivitas (buy). Sementara pada akhir tahun  ada kecenderungan naik, sebagai antisipasi window dressing dan menyambut  january effect (sell). Pada bulan Februari-Maret, biasanya terjadi  koreksi pasca window dressing dan january effect (buy). Begitu  seterusnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;* Broker juga manusia. Ajak mereka makan siang dan make friendship.  Lakukan saja dengan tulus. Jangan pernah mengharapkan Anda akan  mendapatkan insider information dari sini. Selain tidak etis, hal itu  juga melanggar hukum (ilegal).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;* Mohon bimbingan yang di atas. Percayalah bahwa banyak variabel yang  berpengaruh tetapi berada di luar kendali kita. Di situlah peran tangan  Tuhan berkuasa. Dan ketika Anda mendapatkan gain, jangan lupa  sumbangkan sebagian dari apa yang Anda terima dan tetaplah bersikap  rendah hati. Investor besar yang saya tahu rata-rata orang yang low  profile, sederhana, dan tidak suka banyak bicara.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Informasi, analisis/strategi, sikap mental dan emosi, serta luck, tetap merupakan faktor utama yang menunjang keberhasilan Anda.&lt;/p&gt;        &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/986976275909030113-5895948781327183195?l=pay-pal-indonesia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://pay-pal-indonesia.blogspot.com/2011/10/belajar-bermain-saham.html</link><author>noreply@blogger.com (karya anak bangsa)</author></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-986976275909030113.post-2123389892279598488</guid><pubDate>Fri, 14 Oct 2011 05:57:00 +0000</pubDate><atom:updated>2011-10-13T23:03:11.090-07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">ekonomi</category><title /><description>&lt;p&gt;Bermain di pasar saham bisa memberikan keuntungan yang jauh berlipat  ganda dibandingkan dengan menyimpan uang di deposito atau berinvestasi  di obligasi. Namun bermain di pasar saham juga bisa menyebabkan kerugian  yang cukup besar. Oleh karenanya sebelum memutuskan untuk bermain saham  sangatlah penting untuk mengevaluasi apakah anda adalah seseorang yang  bersedia mengambil risiko yang sepadan untuk keuntungan yang sepadan.  Risiko yang semakin besar akan menghasilkan keuntungan yang semakin  besar.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;img class="size-full wp-image-16 alignright" title="stock-price" src="http://www.carabermainsaham.com/wp-content/uploads/2010/06/stock-price.jpg" alt="stock price Bermain Saham Untuk Pemula" height="180" width="322" /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Berikut ini adalah langkah-langkah yang anda perlukan sebagai pemula untuk bermain saham.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Rumusan Umum:&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;1. Anda harus mempunyai keinginan yang cukup besar untuk bermain atau  mengetahui cara bermain atau mempunyai keinginan yang kuat untuk  memperoleh keuntungan dengan berinvestasi di pasar saham. Hal ini harus  tertanam dalam diri anda sejak awal, atau jangan pernah bermain saham,  sebaiknya beli reksadana saja.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;2. Bermainlah dalam jumlah yang cukup kecil terlebih dahulu, misalnya  Rp 10 juta atau Rp 20 juta mengingat selalu ada kemungkinan  menghasilkan rugi bisa kecil bisa juga besar. Oleh karenanya bermainlah  dalam jumlah uang yang kecil, seperti pilot project. Kalau anda mulai  merasa nyaman dan mengetahui cara bermain untuk menghasilkan keuntungan,  maka secara perlahan anda bisa menambah jumlah uang yang  diinvestasikan. Ketika menambah jumlah yang diinvestasikan, selalu ingat  bahwa uang yang anda tambahkan tersebut bisa habis, jangan hanya  mengingat untung yang pernah anda peroleh, tetapi wajib mengingat bahwa  investasi anda bisa berkurang bahkan habis. Anda tidak pernah tahu kapan  sebuah peristiwa penting yang memberikan dampak negatif terhadap pasar  terjadi; tiba-tiba saja bisa terjadi harga-harga anjlok, dan anda tidak  sempat keluar dari pasar.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Rumusan Teknis:&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;1. Lihat arah perekonomian, taksir laju pertumbuhan nasional&lt;br /&gt;Penting untuk mengetahui ke mana arah pertumbuhan ekonomi, artinya apakah sedang &lt;em&gt;boom&lt;/em&gt;, atau &lt;em&gt;depressi&lt;/em&gt;  atau diantaranya. Kalau ekonomi sedang dalam pertumbuhan yang semakin  meningkat, maka itulah saat yang paling tepat berinvestasi. Sebaliknya  apabila pertumbuhan ekonomi sedang dalam keadaan negatif, maka sebaiknya  keluar dari pasar, kecuali anda sudah biasa shorting dan punya  pengalaman sebagai trader.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;2. Pilihan industri dan track recordnya. Pilih industri yang anda  familiar dan lebih senangi/sukai. Pelajari sejarah industri tersebut  secara mendalam dan baca pendapat-pendapat para ahli tentang industri  tersebut. Pilih industri yang punya track record yang baik dalam  memberikan keuntungan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;3. Pilihan saham dan track recordnya&lt;br /&gt;Pilih 1 atau 2 saham, jangan lebih, dalam industri point 2 tersebut diatas. Pilih yang mempunyai track record yang baik.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;4. Lihat PE&lt;br /&gt;Saham yang Anda pilih tersebut harus yang mempunyai PE terendah dalam  industri tersebut. PE adalah ratio antara harga pasar saham per lembar  dibagi dengan &lt;em&gt;net income&lt;/em&gt; bersih per lembar saham. PE pada  dasarnya adalah angka relatif. PE 10 bisa disebut murah apabila PE yang  lain lebih tinggi. Namun secara umum, sekarang ini PE 10 bisa dikatakan  batas murah dan mahal, walaupun ini tidak ada dasar teorinya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;5. Kapitalisasi&lt;br /&gt;Pilih saham yang mempunyai kapitalisasi pasar yang besar. Artinya nilai  rupiah pasar saham yang beredar cukup besar. Sehingga para penggoreng  saham tidak mempunyai cukup uang untuk menggoreng saham tersebut.  Artinya kalau kapitalisasi pasar dari suatu saham kecil, maka pemain  perseorangan dengan mudah dapat mengerakkan harga saham naik turun  dengan jumlah modal yang dimilikinya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;6. Sentimen Pasar&lt;br /&gt;Perhatikan sentimen pasar. Walaupun PE saham kita rendah, dan  kapitalisasinya besar, sentimen pasar sering menjadi penentu naik  turunya harga saham kita. Sentimen ini yang paling umum adalah indeks  harga saham regional. Sentimen yang kedua, kejadian menarik yang  berpengaruh di industri dimana saham kita berada. Misalnya kenaikan  harga komoditas tertentu dan pengaruhnya terhadap keuntungan perusahaan  yang sahamnya kita miliki. Sentimen ketiga adalah angka-angka  perekonomian secara umum, misalnya angka pemberitaan angka laju  pertumbuhan ekonomi, naik turunnya suku bunga oleh bank sentral, angka  inflasi, angka pengangguran, angka order retail, sentimen konsumen,  secara umum angka daya beli konsumen.&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/986976275909030113-2123389892279598488?l=pay-pal-indonesia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://pay-pal-indonesia.blogspot.com/2011/10/bermain-di-pasar-saham-bisa-memberikan.html</link><author>noreply@blogger.com (karya anak bangsa)</author></item></channel></rss>
