<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" standalone="no"?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><rss xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd" version="2.0"><channel><title>Gal_Gom</title><description></description><managingEditor>noreply@blogger.com (GalGom)</managingEditor><pubDate>Thu, 24 Oct 2024 21:44:14 +0700</pubDate><generator>Blogger http://www.blogger.com</generator><openSearch:totalResults xmlns:openSearch="http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/">21</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex xmlns:openSearch="http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/">1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage xmlns:openSearch="http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/">25</openSearch:itemsPerPage><link>http://galgom.blogspot.com/</link><language>en-us</language><itunes:explicit>no</itunes:explicit><itunes:subtitle/><itunes:owner><itunes:email>noreply@blogger.com</itunes:email></itunes:owner><item><title>Punk Rock Jalanan</title><link>http://galgom.blogspot.com/2010/01/pada-suatu-hari-ketika-aku-naik-elfbus.html</link><category>Musik</category><author>noreply@blogger.com (GalGom)</author><pubDate>Sat, 16 Jan 2010 14:17:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-8446186813594263168.post-5665040959681815249</guid><description>Pada suatu hari ketika aku naik elf(bus kecil), tiba-tiba datang seorang anak dan bernyanyi,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sungguh ku menyesal telah mengenal dia&lt;br /&gt;dan aku kecewa telah menyayanginya&lt;br /&gt;dan aku tak akan mengulang kedua kalinya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;mungkinkah rindu dihati geLisah tak menentu&lt;br /&gt;berawal dari kita bertemu kau akan ku jaga&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ku ingin engkau mengerti&lt;br /&gt;betapa kau ku cinta&lt;br /&gt;hanya padamu aku bersumpah&lt;br /&gt;kau akan ku jaga sampai mati&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ku ingin tau sapa namamu&lt;br /&gt;dan aku ingin tau di mana rumahmu&lt;br /&gt;walau sampai akhir hayat ini&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;jalan hidup kita berbeda&lt;br /&gt;aku hanyalah punk rock jalanan&lt;br /&gt;yang tak punya harta berlimpah, dirimu sayang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ku tunggu kau ku tunggu&lt;br /&gt;ku nanti kau ku nanti&lt;br /&gt;walau sampai akhir hayat ini&lt;br /&gt;2x&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ku kira kau setia padaku&lt;br /&gt;ternyata kau menduakanku&lt;br /&gt;sungguh hatI ku tak menduga&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dan juga ini yang ku alami&lt;br /&gt;perjalanan cinta selama ini&lt;br /&gt;ku kira kau setia padaku&lt;br /&gt;ternyata kau menduakanku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;dengan alat musiknya sebuah gitar kecil terasa berbeda suasana di elf kala itu, kenapa ?, karena suasana di elf yang begitu panas dan kacau ada yang datang untuk menghibur apalagi lagunya bagus banget. Penasaran dengan lagu itu aku cari di mbah google tapi ga dapat coz ga tau keywordnya, ya dah lah mau apa lagi, pencarian berhenti disitu,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kamis, 14 Januari 2010 datanglah seorang temanku dari palembang, secara tidak sengaja aku mendengar lagu tersebut diputar di hpnya, instingku langsung mendatangi kamarnya. Setelah bercakap-cakap sebentar, akhirnya aku dapatkan lagu itu dalam harddiskku, lagu tuh berjudul punk rock jalanan seperti yang tertera dalam nama file, pencarianku dimulai lagi, lanjut !&lt;br /&gt;dibalik lagu ini ternyata tersimpan cerita yang mengharukan, inilah ceritanya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang pemuda berusia 15 tahun. Namanya Tigor bersekolah kelas 3 SMP Kartika Balikpapan. Lahir di keluarga baik-baik. Konon ceritanya keluarganya yang tadinya kaya-raya mendadak jatuh miskin karena perusahaan sang ayah yang bergerak di bidang kontraktor sipil gulung tikar. Di tengah hobinya bergabung dengan klub BMX, Tigor tidak dapat memenuhi kebutuhannya untuk menyalurkan hobinya itu lebih dalam…yaitu memakai barang-barang bermerk di tubuhnya, membeli ornamen-ornamen untuk sepedanya, dan sebagainya. Belum lagi ejekan dari teman-teman satu klub yang selalu diterimanya. Sementara di satu sisi, terdapat sebuah klub juga yang menamai diri mereka ‘&lt;em&gt;street guys&lt;/em&gt;‘. Dalam jiwanya yang labil, Tigor akhirnya membelot. Anak-anak ‘&lt;em&gt;street&lt;/em&gt;‘ jiwa kekeluargaannya lebih besar dibanding anak-anak BMX yang&lt;br /&gt;berasal dari keluarga ‘berada’. Tigor mulai merokok, bahkan untuk anak seusianya yang masih tergolong belia, ia sudah mulai mengenal alkohol. Orang tuanya tak henti-henti menasehatinya, tapi doktrin &lt;em&gt;punk&lt;/em&gt; terlalu kuat…isinya antara lain&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Nazi fuck…polisi anjing…kita bukan budak, jangan mau disuruh-suruh…kami anti kemapanan!!!”. Orang tuanya hanya bisa mengurut-urut dada saja ketika Tigor&lt;br /&gt;membantah sewaktu disuruh membuang sampah rumah tangga mereka di tempat pembuangan&lt;br /&gt;sampah yang tidak begitu jauh dari rumahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hingga suatu waktu sang ayah marah besar ketika Tigor membentak beliau hanya karna disuruh pergi ke warung makan. Kemarahan sang ayah membuat Tigor begitu sakit hati karena Tigor belum pernah melihat sang ayah semarah itu kepadanya. Tigor pergi dari rumah tanpa membawa baju ganti satupun. Ia pergi bersama kumpulan barunya yaitu ‘&lt;em&gt;street guys&lt;/em&gt;‘ ato lebih&lt;br /&gt;kita kenal dengan nama anak &lt;em&gt;punk&lt;/em&gt; yang sesungguhnya keberadaan mereka sangat meresahkan masyarakat sekitar dan selalu membuat para polisi jengkel. Di sinilah petualangan Tigor dimulai. Bersama kumpulan barunya ia ikut mengamen di lampu merah, jika lapar dan tidak cukup uang ia mentegakan dirinya mengorek-ngorek tempat sampah demi mengobati perutnya yang sangat kelaparan. Sementara ayah dan ibunya menangis berhari-hari di rumah, berharap Tigor, anak laki-laki satu-satunya mereka segera pulang ke rumah. Tigor memiliki seorang kakak perempuan yang kemudian diasuh oleh tantenya setelah mereka jatuh miskin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya suatu saat,ibunya mendapati anak lelakinya itu sedang mengorek sebuah tong sampah. Kulitnya bertambah hitam, tubuh jangkungnya terlihat semakin kurus, rambutnya yang hitam legam bagus berubah menjadi model &lt;em&gt;mohawk&lt;/em&gt; yang tak beraturan dan berwarna merah yang entah mungkin dari cat rambut murahan. Ibunya menangis melihat anaknya itu dan memintanya pulang ke rumah. Tapi Tigor tetap membantah sampai akhirnya temannya membujuknya untuk pulang…dan pulanglah ia. Ayahnya mulai mengalah padanya. Motor satu-satunya yang tersisa di rumah itu khusus untuk Tigor pakai. Tigor mulai mau sekolah lagi, tapi di akhir pekan, tak ada yang bisa menghalangi langkahnya untuk pergi ke Samarinda, 2 setengah jam dari Balikpapan waktu tempuhnya, bersama anak-anak &lt;em&gt;punk&lt;/em&gt;. Namun ayah dan ibunya tak begitu khawatir karena di Samarinda banyak tante-tante dan sepupunya. &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Sampai akhirnya ia perkenalan dengan seorang gadis kelas 3 SMP di SMPN 2 Samarinda bernama Liza. Kebetulan Liza adalah teman satu sekolah sepupunya. Tigor pulang ke Balikpapan dengan hati berbunga-bunga. Bertambah rajinlah ia berkunjung ke Samarinda karena gadis bernama Liza ini. Orang tuanya sungguh khawatir sesuatu terjadi padanya sepanjang perjalanan lintas kota itu. Akhirnya kelulusan tiba juga. Tigor masuk ke STM Swasta satu-satunya di Balikpapan, jurusan elektro.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Belum selesai cobaan yang harus Tigor dan keluarganya terima, berawal dari kecurigaan kedua orang tuanya kalau si anak buta warna karena Tigor sangat susah membedakan antara warna merah muda dan hijau, ditambah lagi dengan sang ayah adalah seorang yang buta warna. Akhirnya keluarga membawanya kepuskesmas, namun kata puskesmas hanyalah kurang latihan. Oleh karena itu kedua orang tuanya tetap nekad memasukkan ke STM yang terdekat dari rumahnya.Namun karena sudah dilatih berulang-ulang si Tigor belum juga bisa menghafal warna-warna tersebut, dengan bantuan sang tante, kemudian Tigor kembali untuk melakukan pemeriksaan dan dibawa ke dokter spesialis mata. Tigor dinyatakan buta warna parsial (60%). Bermaksud baik, sang ibu membawa surat pernyataan dari dokter itu ke pihak sekolahnya agar anaknya dipindahkan jurusan ke jurusan otomotif saja. Ternyata pihak sekolah malah beranggapan bahwa anak buta warna sama sekali tidak bisa masuk di STM di jurusan apapun, jadi lebih baik pindah ke sekolah umum saja. Padahal STM tersebut sebelumnya tidak melakukan test buta warna terhadap calon-calon siswanya maupun meminta surat pernyataan tidak buta warna terlebih dahulu dari para calon siswanya, seperti yang dilakukan oleh STM negeri. Di sekolah teman-teman memperlakukannya seperti orang yang dikucilkan, sikap sang guru juga kurang baik kepadanya (karena Tigor memang bukan siswa teladan di sekolahnya). Akhirnya Tigor membuat keputusan untuk berhenti sekolah. Ia hanya mempunyai ijazah SMP dan tambah menjadi-jadi kehidupan malam dijalaninya di usianya yang baru 16 tahun itu. Suatu hari yang paling membuat orang tuanya &lt;em&gt;shock&lt;/em&gt; adalah Tigor yang baru pulang dari Samarinda, membawa Liza pacarnya ke rumah. Saat itu memang sang kakak sedang nginap juga di rumahnya. Ketika ditanya oleh orang tuanya, katanya si Liza akan menginap semalam, mau jalan-jalan dulu di Balikpapan, tidurnya bareng kakaknya saja. Ketika orang tuanya menanyai Liza apakah sudah ijin kepada orang tuanya, Liza bilang sudah. Walau masih sedikit curiga karena Liza masih menggunakan seragam pramuka, namun orang tua Tigor cukup lega karena menurut Liza ia sudah meminta ijin sebelum ke Balikpapan. Sampai kemudian terjadi kehebohan besar. Tantenya Tigor telpon ke rumah menanyai Tigor tentang keberadaan Liza karena orang tua Liza membuat ribut di rumah tantenya tersebut. Ketika mengetahui Tigor membawa Liza ke Balikpapan, tantenya langsung menyuruh mamanya Liza berbicara sendiri kepada ibunya Tigor. Ibu meminta mamanya Liza untuk tidak terlalu khawatir, namun mamanya Liza tetap bersikukuh meminta alamat Tigor di Balikpapan. Di tengah tidur pulasnya Liza, jam 4 subhu, orang tuanya menjemput menggunakan &lt;em&gt;taxi&lt;/em&gt; argo. Mereka tampak sangat khawatir karena Liza adalah anak semata-wayang mereka. Akhirnya Liza dilarang orang tuanya menemui Tigor lagi. Tigor datang ke Samarinda sudah tidak disambut baik lagi oleh keluarganya Liza. Orang tua Liza tidak suka Tigor bergaul dengan Liza karena Tigor hanyalah seorang yang lulusan SMP, dan seorang &lt;em&gt;punker&lt;/em&gt;. Liza berasal dari keluarga kaya. Tigor patah hati berat dengan Liza. Tigor mencoba untuk bunuh diri, namun teman-teman satu kumpulannya mencegahnya. Kehidupan Tigor tambah lekat pada kehidupan &lt;em&gt;punk&lt;/em&gt;. Waktunya habis untuk mengamen dan berkumpul bersama anak-anak &lt;em&gt;punk&lt;/em&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt; &lt;/span&gt;di jalanan. Puskib adalah tempat berkumpulnya mereka. Lampu merah adalah tempat mereka mengamen. Lagu andalan anak-anak &lt;em&gt;punk &lt;/em&gt;berjudul&lt;em&gt; “Punk Rock &lt;/em&gt;Jalanan”. Lagu itu selalu Tigor nyanyikan saat mengamen, karena Tigor merasa bahwa lagu itu sangat sesuai untuknya, dia memang seorang &lt;em&gt;“Punk Rock &lt;/em&gt;Jalanan”. Sewaktu orang tuanya memohonnya melepaskan diri dari &lt;em&gt;punk&lt;/em&gt;, Tigor berkata, “Bu, mereka juga keluargaku. Sewaktu motorku kehabisan bensin di kilometer 20-an, di tengah hutan sana, aku menghubungi seorangpun temanku tak ada yang bisa datang menolongku, tapi ketika aku menelpon Dedy, salah seorang teman &lt;em&gt;punk&lt;/em&gt;, semua anak &lt;em&gt;punk&lt;/em&gt; Balikpapan datang menghampiriku, jalan kaki mereka dari kota demi aku, menemaniku mendorong motor sampai aku bisa mengisi bensin motorku. Aku menangis dalam hati saat itu. Karena sebenarnya saat itu aku sudah ingin lepas dari mereka. Saat Liza meninggalkanku, &lt;em&gt;punk&lt;/em&gt; tidak pernah meninggalkanku.”&lt;br /&gt;Orang tuanya terharu dan tidak sanggup berkata apapun lagi. &lt;em&gt;Punk&lt;/em&gt; memang meresahkan masyarakat, mungkin karena mereka terkesan urakan, tapi sikap kekeluargaan mereka terhadap sesamanya patut diacungi jempol. Begitulah kisah Tigor, &lt;em&gt;Punk Rock&lt;/em&gt; Jalanan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Catatan:&lt;em&gt; It’s not a true story, just inspiration from a true story&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;nah tu dia ceritanya yang berkembang di dunia maya tentang lagu punk rock jalanan, dan masih banyak punk rock jalanan lagi, tapi lagu tersebut juga masih simpang siur penciptanya apakah anak punk rock atau mahkota jaya abadi (MJA), karena lagu keduanya sangat mirip. Terlepas itu semua lagu ini dapat menyentuh hati kita semua, selain liriknya bagus, juga musiknya top marko top. Semoga dibalik ini semua kita mendapat hikmahnya !&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Download lagu punk rock jalanan klik &lt;a href="http://www.ziddu.com/download/8172417/PunkRockJalanan.rar.html"&gt;disini&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="border-collapse: separate; color: rgb(0, 0, 0); font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: normal; orphans: 2; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 2; word-spacing: 0px;font-family:'Times New Roman';font-size:medium;"  &gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-style: italic; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;Join us : Bisnis internet gratis&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-converted-space"&gt; &lt;/span&gt;&lt;a href="http://www.komisigratis.com/?id=GalGom"&gt;di sini&lt;/a&gt;&lt;span class="Apple-converted-space"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;atau&lt;/span&gt; &lt;a href="http://www.myeasytask.com/ref/2789"&gt;MyEasyTask&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;By&lt;/span&gt;: &lt;a href="http://www.facebook.com/profile.php?ref=profile&amp;amp;id=1445359348"&gt;GalGom&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="border-collapse: separate; color: rgb(0, 0, 0); font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: normal; orphans: 2; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 2; word-spacing: 0px;font-family:'Times New Roman';font-size:medium;"  &gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-style: italic; text-align: justify;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Warna Anda</title><link>http://galgom.blogspot.com/2010/01/warna-anda.html</link><category>Seru-seruan</category><author>noreply@blogger.com (GalGom)</author><pubDate>Wed, 13 Jan 2010 23:39:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-8446186813594263168.post-3145223102493220158</guid><description>&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;Jika anda suka warna :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt; Biru ( Blue )&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt; Anda adalah seseorang yang suka berangan-angan, kalem, baik hati, dan pendiam. Tapi anda juga mau berjuang meraih angan dan mimpinya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt; Ungu ( Purple )&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt; Anda pantas jadi seniman karena penuh dengan imajinasi, kreativitas, dan hal - hal baru. Ide - ide anda bagus dan selalu ingin tahu.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt; Oranye ( Orange )&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt; Hidup anda penuh kesenangan dan gelak tawa. Bagi anda musik merupakan teman hidup. Hari - hari anda benar - benar penuh irama.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt; Kuning ( Yellow )&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt; Pribadian anda hangat, agak manja, dan tidak suka kesunyian. Sering pula anda dipercaya untuk jadi pemimpin.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt; Hijau ( Green )&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt; Anda adalah seseorang yang sensitif, lembut, dan berhati emas. Anda juga mencintai alam, langit biru yang indah, pepohonan, dan bunga – bunga. Kicauan burung pun sudah dapat membuat anda merasa senang.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt; Merah ( Red )&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt; Anda adalah seseorang yang penuh gairah, tidak suka berdiam diri, dan suka nekad. Kalau ada sesuatu yang diinginkan, bahkan yang mustahil sekalipun, tak ada orang yang sanggup menghalangi anda.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt; Merah Jambu ( Pink )&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt; Anda adalah seseorang yang lembut, baik hati, serta sangat romantis.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt; Kalau anda tidak suka warna :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt; Biru ( Blue )&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt; Anda adalah seseorang yang realistis, tidak suka gosip, juga benci kemunafikan. Anda melihat kualitas orang dari kehangatannya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt; Ungu ( Purple )&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt; Anda senang tampil natural &amp;amp; spontan. Tidak suka orang yang banyak tingkah. Tidak suka menyia – nyiakan hidup anda dengan mengerjakan sesuatu yang tidak berguna.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt; Oranye ( Orange )&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt; Anda adalah seseorang yang sopan, tak banyak bicara, serta mengagumi orang yang bertanggung jawab. Anda khawatir dengan apa yang orang lain pikirkan tentang diri anda. Anda juga sedikit penakut.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt; Kuning ( Yellow )&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt; Anda adalah seseorang yang tidak suka berpura – pura dan tidak suka adanya penindasan. Sedikit banyak omong dan kadang anda suka mengumbar janji.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt; Hijau ( Green )&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt; Anda adalah seseorang yang agak kurang mandiri dan kurang percaya diri walaupun pintar.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt; Merah ( Red )&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt; Anda adalah seseorang yang tidak suka bertengkar, anda cenderung berpikir dahulu sebelum bertindak, agak perfeksionis dan selalu mengerjakan segala sesuatu dengan sebaik – baiknya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt; Merah Jambu ( Pink )&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt; Anda adalah pribadi yang tidak cengeng, terkadang cenderung angkuh, dan pantang mengeluh. Anda sangat senang berkelompok dan membenci teman – teman yang suka menjilat.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt; Bagaimana? Cocok? Tidak? Hahaha..namanya saja pseudo science (ilmu yang masih banyak diperdebatkan oleh kalangan ilmiah). Sekali lagi..Pseudo science seperti ini bagi saia, HANYA UNTUk SeSerUAn saja! Tidak untuk mengerutkan alis, apalagi sampai membuat rambut rontok (Piss..)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt; Apa yang anda pikirkan setelah membaca analisis kepribadian anda? Tell me!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt; &lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;source        : Majalah canvas Universitas Airlangga 2004&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="border-collapse: separate; color: rgb(255, 255, 255); font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: normal; orphans: 2; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 2; word-spacing: 0px;font-family:'Times New Roman';font-size:medium;"  &gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;div  style="font-family:inherit;"&gt;&lt;p style="margin: 0px;"&gt;&lt;i&gt;Join us : Bisnis internet gratis klik&lt;span class="Apple-converted-space"&gt; &lt;/span&gt;&lt;a href="http://www.komisigratis.com/?id=GalGom"&gt;di sini&lt;/a&gt;&lt;span class="Apple-converted-space"&gt; &lt;/span&gt;atau &lt;a href="http://www.myeasytask.com/ref/2789"&gt;MyEasyTask&lt;/a&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;p style="margin: 0px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin: 0px;"&gt;&lt;i&gt;By :&lt;/i&gt;&lt;span class="Apple-converted-space"&gt; &lt;/span&gt;&lt;a href="http://www.facebook.com/profile.php?ref=profile&amp;amp;id=1445359348"&gt;Galih T.Y.&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Ein Sehnsucht</title><link>http://galgom.blogspot.com/2009/12/ein-sehnsucht.html</link><category>Puisi</category><author>noreply@blogger.com (GalGom)</author><pubDate>Sat, 19 Dec 2009 20:53:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-8446186813594263168.post-697595160226330566</guid><description>Ghea, si pemilik gerimis tawa pengobat luka&lt;br /&gt;Tak seujung rambut kutemui kau&lt;br /&gt;Secuil rupa tertinggal di kepala&lt;br /&gt;Biar puisi jadi kurir tuk sampaikan rindu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ein Sehnsuch; membelit&lt;br /&gt;Bersulur-sulur, melilit, dan menyayat&lt;br /&gt;Sulur berduri membenamku; perih&lt;br /&gt;Perlahan, rindu mengaburkan aku dalam tahtaku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ein Sehnsucht; air garam&lt;br /&gt;Tiada haus terobati ku meminumnya&lt;br /&gt;Kerongkongan terus memaksa tuk meneguknya&lt;br /&gt;Lagi…lagi...lagi...&lt;br /&gt;Haus mencekik; bunuh logika; tersisa hampa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ein Sehnsucht; cemeti&lt;br /&gt;Siap mencambuj; mememarkan rasa&lt;br /&gt;Bersilang-silang luka dibuatnya&lt;br /&gt;Sampai fatamorgana maut menyapa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ein Sehnsucht; madu&lt;br /&gt;Manis rasa seribu bunga&lt;br /&gt;Merayu lidah tuk merasakan nikmatnya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mein Sehnsucht ,&lt;br /&gt;Sepi singgasana menantimu&lt;br /&gt;Satu rasa ingin lihat rupa&lt;br /&gt;Datanglah wahai cinta–liebe&lt;br /&gt;Hiasi tandusnya hati dengan semerbak kuntum-kuntum&lt;br /&gt;bunga bermekaran, menyeruak belukar kalbu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mein liebling... (Wahai kekasihku...)&lt;br /&gt;Sag mal, ”Liebst du ich ?” (Katakan, ”Cintakah kau padaku ?)&lt;br /&gt;Sag, ”ICH LIEBE DU” (Katakan, ”AKU MENCINTAIMU”)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="border-collapse: separate; color: rgb(0, 0, 0); font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: normal; orphans: 2; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 2; word-spacing: 0px;font-family:'Times New Roman';font-size:medium;"  &gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(255, 255, 255);"&gt;&lt;div  style="font-family:inherit;"&gt;&lt;p style="margin: 0px;"&gt;&lt;i&gt;Join us : Bisnis internet gratis klik&lt;span class="Apple-converted-space"&gt; &lt;/span&gt;&lt;a href="http://www.komisigratis.com/?id=GalGom"&gt;di sini&lt;/a&gt;&lt;span class="Apple-converted-space"&gt; &lt;/span&gt;atau &lt;a href="http://www.myeasytask.com/ref/2789"&gt;MyEasyTask&lt;/a&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;p style="margin: 0px; color: rgb(255, 255, 255);"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin: 0px;"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);" class="Apple-converted-space"&gt;&lt;/span&gt;&lt;a href="http://www.facebook.com/profile.php?ref=profile&amp;amp;id=1445359348"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.facebook.com/IsnenHadiAlGhozali"&gt;Antares Alfa-Scorpii&lt;/a&gt;</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>ngejer setoran aja! fanfic tebaru yang wah! satria baja ponjay is back with his weird story!</title><link>http://galgom.blogspot.com/2009/12/ngejer-setoran-aja-fanfic-tebaru-yang.html</link><category>Humor</category><author>noreply@blogger.com (GalGom)</author><pubDate>Sun, 13 Dec 2009 00:09:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-8446186813594263168.post-4344484525381085251</guid><description>ini gw tulis karena seorang teman memaksa untuk mempost cerita ini secepatnya. dan ini belum selesai dan sengaja gw gantung biar ente2 penasaran dan menjadi bimbang dalam menjalani hidup (waduh, udah kayak apaan aj!)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;so, the story continued!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Episode 2&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“HENTAI… eh HENSHIN!!” katrok berubah kembali menjadi satria baja ponjay lagi. Ini udah kali kedua dalam hari ini. Yang pertama, pas dia maling jambu airnya tetangga (gak banget deh!). dan yang kedua saat ia bertempur dengan monster tempe bacem di lapangan MBM (ini monster kok ga k elit amat y? lagian, brarti udah 3 kali dunk katrok berubah? Penulis gak bias ngitung ya?)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kembali ke pose henshin yang merupakan kolaborasi dari gerakan mematikannya balet, gerakan anggun karate,dan sedikit unsur mistik dari senam poco-poco. Katrok kali ini tidak berubah layaknya form yang biasa ia gunakan. Biasanya ia gunakan mode bedebah atau mode sampul kado (entah apa artinya, penulis gak jelas!). namun, katrok mencoba form baru yang Ia temukan saat ia lagi main sexy tetris di kalkulter temennya(emang kalkulator ada gamenya ya?).ia memakai form sarung alias baja ponjay yang menggunakan sarung sebagai tutup kepala. Yah bisa dibilnag mirip malung tv murahan lah! Bedanya Cuma satu, maling gak make spandek dan ikat pinggang kedodoran kayak katrok.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perlu diketahui oleh pembaca (penulis gak perlu tahu karena ia yang buat..)katrok menggunakan form ini bukan karena iseng semata atau karena berdasarkan pooling sms. Akan tetapi, satria baja ponjay kali ini melawan musuh yang sangat sulit. Ini dikarenakan, musuh yang kini sedang berdiri di depan katrok merupakan sesosok wanita cantik nan semlohai ( mau penjelasan ala bokep? Oke, tubuh wanita itu tinggi semampai, dengan dada yang proporsional dan betis jenjang serta badan bak kapal pecah eh biola Espanola.)apalagi, wanita semok itu menggunakan rok mini putih yang memperlihatkan tato kecebong di pahanya yang putih mulus serta tanktop berbelahan rendah yang (udah ah, emang ini cerita bokep? Ampe detil gitu!).pokoknya sekseh lah.jupe aja kalah klo disandingkan. Tapi, ada satu hal fatal yang merusak kecantikan wanita itu. Wanita itu memiliki muka persisi kayak roy suryo (Wakh, bisa muntah deh klo ngebayanginnya).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu, ada beberapa alas an lainnya yang membuat katrok berubah jadi baja ponjay sarung form, pertama emang karena liat muka cewek itu yang mistik. Selain itu, wanita itu memiliki tato bergambar terong yang dililit ular dan dihinggapi lalat ijo yang merupakan lambing dari pasukan garda 8 dari kerajaan advert empire (ini musuh kedua katrok selain gal gom ). Yah, klo mo disamain dengan di Indonesia, jabatannya setara dengan evan brimob (lho? Ini siapa lagi..)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“HOI, cewek jejadian! Mau apa kau ke kampus Stan yang tercinta ini hah? Merusak pemandangan saja! Pantas saja dari tadi stan jadi panas. Pasti gara-gara lu ya?” bentak katrok dalam bentuk baja ponjay andalannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“enak aje! STAN itu panas bukan karena gw, tapi karena proyek bodoh yang entah kapan akan selesa ini tauk! Lagian, masak pohon-pohon ditebangin, ya jelas tambah panas lah! Trus, napa pula banyak ruangan yang AC-nya mati? Pasti gara-gara manajemen stan yang payah!” cewek bermuka suryo (biar enak, dipanggil suryowati aja ya!) itu curhat mengenai keadaan stan yang tidak kondusif dalam proses pembelajaran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“huh! Kok lu tau klo stan kayak gitu? Emang lu anak stan? Tapi kok mukalu jelek? Anak kan ceweknya cakep-cakep (kecuali yang enggak tentu saja).”Tanya baja ponjay yang lagi asyik pesbukan via hp nexia berry nya berharga murahan itu.dengan fitur lengkap macam kontak dan radio player, membuat hp ini makin ciamik dan membuat semua orang jadi iri klo meliatnya (tepu’ amat! Paling sekali jatuh, langsung buyar aja tuh hape bak serpihan kacang dilindes buldoser milik stan yang lagi membangun gedung baru).lho? ini kok bahas hp nexia berry sih? Udah2 ! kembali ke laptop!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mendengar ocehan katrok yang begitu actual tajam dan terpercaya bak liputan 5 setengah petang, surywati menjawab,” HUH, tak perlu sampai masuk stan untuk melihat semana buruknya pengelolaan stan itu. Lagipula, dari curhat penulis ini saja udah ketahuan kok kalo stan itu panas dan penulis lagi jomblo! Ya gak penulis?” suryowati berkata demikian sambil mengarahkan matanya kea rah pembaca cerita ini. Tiba-tiba suara gemuruh besar muncul dan berkata “BETTULLL!!!”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“woy! Lu ngomong ama sapa sih? Gila ya? Trus tadi suara apaan?udah kayak suara gorilla birahi aja!” baja ponjay protes ke suryowati. Suryowatinya sendiri malah asyik ngabisin kuaci yang ia beli di potokopian.(kayak anak kecil aja ya? Beli kuaci di potokopian!)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“eh, malah mkan kuaci lagi nih anak! Hoy, dengerin napa? Capek tau ngomong basa-basi begini! Pengennya sih langsung eksekusi di tempat!” baja ponjay berkata demikian sambil menyelipkan jempolnya di antara jari tengah dan jari manis (entah artinya apa..)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suryowati yang diajak tidur eh ngobrol segera berteriak dan mengeluarkan cakar beracun dari kedua tangannya dan segera melompat, menerjang, dan menghancurkan segala apa yang ada..(lho? Kok terus ke opening kera sakti?). balik lagi deh! So, cewek itu siap menerkam katrok. Lagaknya persis bak wolverinewati, yaitu seorang wanita psycho yang memiliki cakar besi tajam dibalik keteknya dan kuku panjang item yang penuh dengan daki (hi,,,) dan diasuh oleh prosefor cabul bernama prosefor xxx.&lt;br /&gt;“GRRUAR!” cwek itu berusaha mencabik tubuh katrok. Namun, jagoan kita satu ini bisa mengelak dan melakukan pose re-cheese (buat apa coba?)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“wey, napa sih lu! Tiba2 ngamuk!”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“lu gak tau ? penulis cerita ini udah mulai bosen denger basa-basi kita,dan terlebih lagi, udah jam 12.16 malem ketika penulis menulis kalimat ini! Jelas ngantuk lah!so, langsung battle aja deh! GRUUAr” cewek itu makin beringas aja dan melompat kea rah katrok dan mengeluarkan aura pembunuh berdarah anget-anget kukuhnya!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Katrok kembali menghindar dan segera melakukan salah satu ajian pamungkasnya,”CIATT! Kamehamehah?” katrok mengarahkan telapak tangannya ke arah musuh dan mengeluarkan sesosok cahaya yang mampu merusak iman korbannya. Sungguh, jurus yang berbahaya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="border-collapse: separate; color: rgb(255, 255, 255); font-family: 'Times New Roman'; font-size: medium; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: normal; orphans: 2; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 2; word-spacing: 0px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-style: italic; text-align: justify;"&gt;Join us : Bisnis internet gratis klik&lt;span class="Apple-converted-space"&gt; &lt;/span&gt;&lt;a href="http://www.komisigratis.com/?id=GalGom"&gt;di sini&lt;/a&gt;&lt;span class="Apple-converted-space"&gt; &lt;/span&gt;atau &lt;a href="http://www.myeasytask.com/ref/2789"&gt;MyEasyTask&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.facebook.com/ballibond"&gt;Ballibond&lt;/a&gt;</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Bermula dari Iblis 2</title><link>http://galgom.blogspot.com/2009/12/bermula-dari-iblis-2.html</link><author>noreply@blogger.com (GalGom)</author><pubDate>Fri, 11 Dec 2009 22:59:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-8446186813594263168.post-9194283284240779306</guid><description>&lt;div&gt;Illuminati modern lahir di Bavaria pada tahun 1773, tiga tahun sebelum para tokoh Mason menandatangani piagam kemerdekaan Amerika Serikat. Sebelum Illuminati ‘lahir’, gerakan paganis bernama Freemasonry telah dahulu ada di Eropa dan berkembang dengan pesat di sana. Nyaris semua negara dan kerajaan di Eropa tersentuh oleh gerakan Freemason yang lahir di Skotlandia pada sekitar tahun 1314-an.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para tetua pagan Yahudi seperti Rotschild melihat bahwa strategi mereka akan bisa lebih efektif dan cepat tercapai bila Illuminati dan Freemasonry bersatu. Sebab itu, pada tahun 1780, Baron Franz Friedrich Knigge direkrut menjadi anggota Illuminati dan dengan cepat menjadi salah satu tokoh penting Illuminati Eropa. Sebelumnya, Knigge ini merupakan salah satu tokoh sentral Freemasonry Eropa. Atas usahanya inilah, keduanya bias dipersatukan dan menjadi organisasi klandestine okultis yang begitu efektif, tidak saja di Eropa namun menggapai daratan Amerika dan lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejarah dunia mencatat bahwa Dinasti Rotschild merupakan dinasti paling terkemuka di Eropa di abad pertengahan. Sir Meyer Amschel Rotschild merupakan sesepuh dinasti ini yang juga disebuta sebagai Rotschild I. Keluarga Yahudi ini tinggal di sebuah rumah besar di pojok Judenstrasse (Jalan Yahudi) di Bavaria (sekarang Jerman).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adam Weishaupt adalah sosok manusia yang paling dikenal di kalangan Zionis dan Freemason. Tidak ada revolusi apa pun pada abad ini kecuali dihubungkan dengan nama dan cita-citanya. Revolusi Perancis, Revolusi Bolshevik Rusia; selalu berakhir pada mata rantai pemikiran dan strategi brilian dari pemikirannya. Awalnya, Rotschild menugaskan Weishaupt untuk memimpin Coven of Golden Dawn (Fajar Keemasan), sebuah sekte mistik pribadi keluarga Rotschild yang masih aktif sampai dengan hari ini. Kemudian, di dalam pertemuan tersebut, Rotschild menunjuk Weishaupt untuk membentuk dan memimpin sebuah sekte mistik kuno Bavaria bernama Illuminati (Yang Tercerahkan, kaum gnostis sendiri menyebut Maria Magdalena sebagai The Illuminatrix). Illuminati merupakan sekte Luciferian (iblis) yang memiliki arti Sang Pembawa Cahaya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gerakan rahasia Illuminati berkembang dengan jaringan yang "menggurita" dikarenakan dukungan dari keluarga Rothchild. Meyer Amschel Rothchild (1743-1812) merupakan tokoh perbankan yang sangat dominan di Jerman dan disebut sebagai dinasti, karena keturunannya memegang jaringan kerajaan dunia perbankan di Eropa dengan ambisi- ambisinya untuk menguasai perekonomian dunia. Salah satu ucapan Rothchild yang terkenal adalah:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Beri aku kesempatan untuk mengendalikan ekonomi suatu bangsa, dan aku tidak akan pedulikan siapa yang berkuasa (give me control over a nations economic, and I don't care who writes its laws)."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nesta Helen Webster dalam World Revolution: The Plot Against Civilisation (1921) menyebut bahwa keahlian Illuminati adalah dalam seni menipu dan memanipulasi, yang memanjakan dan menggerakan mimpi-mimpi orang-orang lugu dan memprovokasi serta mengarahkan mimpi-mimpi orang fanatic dengan memuji-muji dan mendongkrak keangkuhan serta kesomboingan intelektualitas mereka. Illuminati mempermainkan ketidakseimbangan otak manusia, dengan mendorong ambisi dan nafsu kekuasaan serta memandang rendah idealisme dan nilai-nilai luhur. Syahwat kekuasaan merupakan mainan utama dari Illuminati sejak dulu hingga millennium ketiga ini. Siapa pun yang terpengaruh akan provokasinya, secara sadar atau tidak, telah menjadi pelayan bagi kelompok pemuja setan ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selama lima tahun Adam menyusun buku yang berjudul The Novus Ordo Seclorum yang berisi konsep-konsep, doktrin, serta teori tentang pemerintahan global. Buku tersebut selesai pada tanggal 1 Mei 1776. Sebagai penghormatan terhadap dirinya, tanggal 1 Mei dijadikan sebagai hari perayaan Komunis di seluruh dunia. Menurut Myron Pagan, langkah-langkah strategis yang ditulis Weishaupt untuk mewujudkan ambisinya tersebut antara lain, sebagai berikut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;l. Illuminati harus menguasai para pejabat tinggi pemerintahan dari beberapa tingkatan jabatan, bila perlu dilakukan cara-cara kotor dengan menyogok, baik dengan uang maupun perempuan. (Monetary and sex bribery was to used to obtain control of men already in high places in the various levels of all governments and other field of endeavor).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Illuminati melakukan perekrutan terhadap aktivis mahasiswa yang potensial, yang mempunyai bakat dan dari keturunan yang unggul untuk dilatih sebagai anggata Illuminati yang prospektif di masa depan. (The Illuminati who were on the faculty of colleges and universities were to cultivate students processing exceptional mental ability and who belong to well-bred families with international leanings and recommend them for special training in internationalism).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Mereka yang sudah terperangkap dalam jaringan Illuminati, termasuk mahasiswa yang telah dilatih dan diberikan pengetahuan khusus tentang dunia internasional, serta cita-cita Illuminati akan dijadikannya sebagai agen Illuminati di beberapa negara dan ditempatkan sebagai staf ahli atau spesialis yang mendampingi pejabat kunci pemerintah. (All influential people who were trapped to come under the control of Illuminati, plus the students who had been specially educated and trained, were to be used as agents and placed behind the scenes of all governments as experts and specialist).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Illuminati akan menguasai seluruh saluran media massa, baik media elektronik maupun cetak, memiliki dan mengontrolnya pemerintah sedemikian rupa sebagai satu-satunya solusi sehingga mampu membentuk opini publik. (They were to obtain absolute control of the press so that all news and information could be slanted to convince the masses that a one word government is the only solution to our many and varied problems. They were also to own and control all the national radio and TV channels).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.youtube.com/watch?v=1nkAZ4hW_C4&amp;amp;feature=related" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="'UntrustedLink.bootstrap($(this),"&gt;&lt;span&gt;http://www.youtube.com/wat&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;ch?v=1nkAZ4hW_C4&amp;amp;feature=r&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;elated&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Webster menegaskan, “Tujuan utama Illuminati adalah untuk kekuasaan dan kekayaan. Mereka memiliki tujuan untuk menguasai seluruh dunia dan seluruh umat manusia dengan jalan menghancurkan pemerintahan yang religius maupun yang sekuler. Illuminati akan bertahta dalam satu tatanan dunia yang sama sekali baru yang dinamakan sebagai The New World Order.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka mengendalikan perekonomian dunia, pemerintahan negara-negara lewat agen-agen dan bilyuner, seringkali membuat krisis keuangan-ekonomi dan perang (termasuk PD I, PD II, Vietnam, Irak,dsb.)untuk meraup keuntungan dan sekaligus kontrol pasca bencana.&lt;br /&gt;Iluminati masih berkuasa sampai sekarang, mereka bekerja secara rahasia melalui pemerintahan (terutama Amerika, Israel), Perusahaan-perusahaan besar, Media Massa (FOX NEWS, CNN, etc), Badan Intelejen (CIA), Badan Politik (UN), dan Badan Teknologi dan Sains (NASA).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Novus Ordo Seclorum: New World Order, Tatanan Dunia Baru&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Orang akan menghadapi kendala ketika dihadapkan kepada sebuah konspirasi yang begitu dahsyat, dan dia tidak akan mempercayainya bahwa itu ada"&lt;br /&gt;J. Edgar Hoover&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dunia kita dewasa ini berada dalam genggaman manusia-manusia pemuja Setan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang kecut akan bisikannya, akan tetapi bukti terhampar menatap kita setiap harinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;George W. Bush, Sang Presiden dari "Dunia Bebas" adalah seorang anggota "Skull and Bones" yang merupakan salah satu bagian dari ordo Illuminati. Kakek, ayah serta pamannya adalah anggota juga.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di dalam autobiografinya yang berjudul, "A Charge to Keep" Bush menulis, "Dalam tahun senior, Saya bergabung dengan Skull and Bones, sebuah perkumpulan rahasia yang bersifat sangat rahasia, sehingga Saya tidak dapat mengatakannya lebih dari ini. "Dalam bulan Agustus 2000 dia mengatakan bahwa "Warisan adalah merupakan bagian dari siapa Saya ini."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukankah ini merupakan sebuah konflik kepentingan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bisakah seorang pria yang memangku jabatan publik, membiarkan kepentingan utamanya, apalagi sebagai anggota sebuah "perkumpulan rahasia"? Jika perkumpulan tersebut baik, mengapa harus dirahasikana pula?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Binatang apakah perkumpulan rahasia Illuminati yang dimaksudnya itu! Illuminati adalah hidden hand yang berada di belakang semua kejadian yang menggemparkan dalam dunia modern kita, termasuk diantaranya Revolusi Perancis, Komunisme Rusia, Depresi dan Naziisme. Mereka mempengaruhi perjalanan sejarah dunia untuk mengambil keuntungan berupa uang. Banyak orang yang berada di belakang Illuminati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.youtube.com/watch?v=hjL5U-2ke9w&amp;amp;feature=related" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="'UntrustedLink.bootstrap($(this),"&gt;&lt;span&gt;http://www.youtube.com/wat&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;ch?v=hjL5U-2ke9w&amp;amp;feature=r&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;elated&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dewasa ini kita sedang menghadapi kenyataan. Murphy Law diberlakukan terhadap umat manusia. "Jika pelaksanaannya menyimpang, dan akan menyimpang."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan saat ini sudah terjadi. Dunia kita dewasa ini diperintah oleh sekelompok orang pemuja Setan.&lt;br /&gt;ILLUMINATI DAN THE SKULL &amp;amp; BONES&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Illuminati juga berasal dari Yahudi Kabala, Pemuja rahasia Babilonia, Kesatria Templar, Freemason dan berbagai macam kepentingan yang didedikasikan kepada penyembahan kepada Setan dan untuk kekuasaan yang absolut. Pada tanggal 1 Mei 1776, Adam Weishaupt, seorang profesor di Universitas Inglostadt di Jerman, mendidirikan "Ordo Illuminati." Banyak orang percaya bahwa Weishaupt disponsori oleh Pangeran William dari Hesse Casel dan seorang bankirnya Meyer Amschel Rothschild, orang paling kaya di dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tujuan Illuminati adalah menghancurkan Peradaban Barat dan mendirikan sebuah Tata Dunia Baru yang diperintah oleh mereka. Metodanya adalah dengan memecah semua keterikatan sosial (pemberi kerja, negara, agama, ras, keluarga) dengan cara memanfaatkan keresahan di dalam masyarakat dan menjanjikan sebuah zaman emas dalam "persaudaraan umat manusia". Yang sekarang ini disebut dengan "globalisasi"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.youtube.com/watch?v=EsVKSZLHWiY&amp;amp;feature=related" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="'UntrustedLink.bootstrap($(this),"&gt;&lt;span&gt;http://www.youtube.com/wat&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;ch?v=EsVKSZLHWiY&amp;amp;feature=r&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;elated&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;code&gt;&lt;/code&gt;&lt;br /&gt;Dalam kurun waktu selama 200 tahunan ini Illuminati selalu campur tangan dalam setiap gerakan yang disebut "progresif" Para wanita, kata Weishaupt, harus masuk daftar " hints of emancipation - isyarat emansipasi." Mereka "semua bisa dipimpin ke arah perubahan dengan ditimbulkan sifat sombongnya, rasa ingin tahu, sensualitas dan hawa nafsu." (Webster, 29)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagaimana dicatat oleh Dr. Sutton, "The Order" kecenderungannya nyata anti-Semitic, namun pada tahun 1960-an, dalam acara pelantikan selama kurun waktu 15 tahunan banyak nama-nama Yahudi yang nampak di antara orang yang dilantik. Lihat daftar anggota Skull and Bones.".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dr. Sutton menyatakan: "Cepat atau lambat orang akan bangkit. Pertama kita harus membuang perangkap rekayasa kiri dan kanan. Hal ini merupakan perangkap Hegelian untuk memecah belah dan pengendalian. "Pertempuran bukan antara kanan dan kiri, pertempuran yang sebenarnya adalah antara kita dengan mereka."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Buku-buku teks Perguruan Tinggi menjelaskan kepada kita bahwa perang dan revolusi adalah sebagai akibat dari terjadinya konflik antar kekuatan yang bersengketa. Hal ini adalah omong kosong, kata Dr. Sutton. Mereka menciptakannya dan dibiayai oleh Wall Street dalam rangka menciptakan sebuah Tata Dunia Baru. Anda tidak akan membaca hal ini di dalam buku-buku sejarah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Sejarah kita di Barat sama sekali disimpangkan, disensor dan sebagian besarnya sia-sia, sebagai mana mengenai Hitler Jerman atau Uni Sovyet atau pun Komunis Cina..." (122)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dr. Sutton percaya bahwa The Order mempunyai banyak kelemahan karena sebagai hasil dari sebuah percampuran penyatuan sifat yang mendasarkan atas kekuasaan picik serta keterbatasan akan Weltanschauung . Ia juga menegaskan bahwa k onflik di masa mendatang yang akan terjadi antara otoritas penguasa negara dengan individu akan "berbentuk jutaan" oposisi. "&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Tak seorangpun akan menciptakan gerakan anti-Ordo. Karena hal itu nekad dan tidak perlu. Juga bisa diinfiltrasi, disogok, atau semuanya dialihkan dengan mudahnya. Mengapa dipermainkan oleh para penguasa yang diatur oleh musuh? Nanti akan ada pergerakan yang akan merobohkan The Order yang benar-benar sederhana dan paling efektif. Akan ada puluhan ribu atau sejuta orang Amerika yang sampai pada kesimpulan bahwa mereka tidak menghendaki Negara sebagai tuan besarnya, mereka lebih memilih hidup di bawah perlindungan Konstitusi. Mereka akan membuat keputusan membebaskan dirinya sendiri untuk menggagalkan The Order dan akan berbentuk puluhan ribu atau sejuta pembebasan." (55)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nanti akan ada pergerakan yang akan merobohkan The Order yang benar-benar sederhana dan paling efektif. Akan ada puluhan ribu atau sejuta orang Amerika yang sampai pada kesimpulan bahwa mereka tidak menghendaki Negara sebagai tuan besarnya, mereka lebih memilih hidup di bawah perlindungan Konstitusi. Mereka akan membuat keputusan membebaskan dirinya sendiri untuk menggagalkan The Order dan akan berbentuk puluhan ribu atau sejuta pembebasan." (55)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aneh memang kedengarannya, bahwa dunia kita adalah merupakan produk dari sebuah komplotan multi generasi para pengikut Setan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika kita membandingkan konklusi yang mengganggu ini dengan penggambaran yang menyenangkan yang disuguhkan oleh media massa serta bidang pendidikan yang kendalikan oleh Illuminati, kita mengalami "disonansi kognitif - ketidaksesuaian pemikiran" atau tekanan psikologis. Hal ini biasanya dipecahkan dengan cara menghindari kenyataan yang, kemudian menyangkal hal tersebut dengan mengatakannya sebagai " "teori konspirasi."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seoramg pembaca yang terjaga dari tidurnya menulis:" Anda adalah SUNGGUH seorang tukang cerita paling besar yang pernah saya dengarkan. Jika saya benar-benar mengalami kebosanan Saya akan membaca beberapa dari ceritera orisinil yang Anda buat."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesungguhnya konspirasi adalah sangat masuk akal. Orang yang mengendalikan bagian terbesar dari kekayaan dunia yang tidak sebanding dengan andilnya, tentu akan mengambil langkah-langkah pengamanan untuk mengkonsolidasikan posisinya. Mereka akan membuat tidak stabil publik dengan cara menimbulkan sebuah rangkaian peperangan serta memperdayakan umat manusia dengan cara memasukkan meragukan kedalam pikirannya – mind-boggling - seperti melalui ide-ide Komunisme, Lesbian, Feminisme, Multikulturisme dll. Mereka akan meruntuhkan "keyakinan" manusia kepada Tuhan yang diimaninya serta mempromosikan kekerasan dan perbuatan jahat (Setan) sebagai gantinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemerintahlah yang mengilhami terjadinya kekejaman peristiwa 9/11 membuktikan bahwa sebuah kelompok pemuja Setan mengontrol Amerika Serikat. Bush dan kaki tangannya adalah penjahat, pengkhianat dan impostor atau penipu ulung. Tetapi jangan juga menilai Partai Demokrat itu sebagai penyelamat. Senator John Kerry pesaing utama Bush adalah juga anggota Skull and Bones. (Kelas 1966.)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa yang harus kita perbuat jika kenyataannya memang menyedihkan begitu?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertama, kita harus belajar dan mendalami Islam kepada guru atau ustadz yang benar. Bukan kepada guru yang belepotan lumpur politik, bukan kepada guru yang mengajak ngebom sana-ngebom sini, bukan kepada guru yang baru saja bertemu langsung bertanya pada kita, “Sudah berapa orang yang bisa kamu rekrut?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Belajarlah kepada guru atau ustadz yang ketika pertama kali bertemu menanyakan sudahkah kita mengerjakan sholat tahajud, puasa Senin-Kamis, Insya Allah, ustadz yang demikian akan menuntun kita ke jalan yang benar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua, tingkatkanlah wawasan dan ilmu pengetahuan dengan banyak-banyak membaca buku. Tinggalkanlah atau sedikitkan waktumu untuk menonton teve hiburan jelek karena semua itu hanyalah pekerjaan membuang-buang waktu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hadirilah kajian-kajian agama dan keilmuan lainnya yang bisa meningkatkan ilmu dan wawasan kita dan tinggalkanlah majelis-majelis partai politik karena yang ini sama sekali tidak ada gunanya sekarang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketiga, buatlah jaringan sosial dengan orang-orang alim, mereka yang saling nasehat-menasehati dalam Islam, dan saling menganjurkan untuk berbuat kebaikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keempat, hidupkanlah Islam dan jangan sekali-kali hidup dengan menjual Islam. Janganlah jadi pedagang umat. Allah SWT Maha Tahu apa yang tengah kita lakukan. Banyak orang ber-KTP Islam sekarang ini yang menjual ayat-ayat Allah SWT dengan harga amat murah, ditukar dengan kelezatan kehidupan dunia yang fana. Sehingga tanpa risih sedikit pun mereka tega mempermainkan perintah Allah SWT dan mengatakan sesuatu tanpa ilmu yang haq. Islam sudah ketinggalan zaman-lah, jilbab hanya sekadar persoalan secarik kain-lah, dan sebagainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kelima, jangan pernah merasa takut sedikit pun jika Anda sudah melakukan ini semua dan banyak orang menganggap kita aneh, bahkan menyatakan jika kita sendirian. Teruslah berjalan di atas rel Islam yang lurus, walau mungkin itu berarti kita sendirian. Ingat, Allah SWT itu pun sendirian, dan kesendirian Allah SWT itulah kekuatan-Nya. Jalan para Nabi adalah jalan sunyi yang penuh dengan onak dan duri. Semoga Allah SWT selalu memudahkan segala urusan kita semua dan membimbing hati kita agar selalu berada dalam jalan-Nya yang lurus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Nesta Helen Webster : World Revolution: The Plot Against Civilisation&lt;br /&gt;2. GERAKAN KEAGAMAAN DAN PEMIKIRAN (Akar Ideologis dan Penyebarannya), LPP WAMY,&lt;br /&gt;Penerbit Al-I'tishom Cahaya Ummat, Maret 2003.&lt;br /&gt;3. &lt;a href="http://www.eramuslim.com/konsultasi/konspirasi/simbol-illuminati-masonik-dalam-industri-hiburan.htm" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="'UntrustedLink.bootstrap($(this),"&gt;&lt;span&gt;http://www.eramuslim.com/k&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;onsultasi/konspirasi/simbo&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;l-illuminati-masonik-dalam&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;-industri-hiburan.htm&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;4. &lt;a href="http://www.eramuslim.com/berita/tahukah-anda/strategi-kaum-pagan-menuju-the-new-world-order-" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="'UntrustedLink.bootstrap($(this),"&gt;&lt;span&gt;http://www.eramuslim.com/b&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;erita/tahukah-anda/strateg&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;i-kaum-pagan-menuju-the-ne&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;w-world-order-&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;bag-5.htm&lt;br /&gt;5. &lt;a href="http://www.ziddu.com/download/4646548/DajjalDanYajujwaMajuj.rar.html" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="'UntrustedLink.bootstrap($(this),"&gt;&lt;span&gt;http://www.ziddu.com/downl&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;oad/4646548/DajjalDanYajuj&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;waMajuj.rar.html&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;6. &lt;a href="http://www.harunyahya.com/indo/buku/globalfreemasonry01.htm" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="'UntrustedLink.bootstrap($(this),"&gt;&lt;span&gt;http://www.harunyahya.com/&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;indo/buku/globalfreemasonr&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;y01.htm&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;7.&lt;a href="http://us1.harunyahya.com/selectMirrorForDetail.php?dev-t=EDCRFV&amp;amp;mode=download&amp;amp;with=mod=file,id=22412" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="'UntrustedLink.bootstrap($(this),"&gt;&lt;span&gt;http://us1.harunyahya.com/&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;selectMirrorForDetail.php?&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;dev-t=EDCRFV&amp;amp;mode=download&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;&amp;amp;with=mod=file,id=22412&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="photo photo_none"&gt;&lt;div class="photo_img"&gt;&lt;a href="http://www.facebook.com/photo.php?pid=30771360&amp;amp;op=1&amp;amp;view=all&amp;amp;subj=220332106211&amp;amp;aid=-1&amp;amp;auser=0&amp;amp;oid=220332106211&amp;amp;id=1524466708"&gt;&lt;img src="http://photos-c.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc3/hs055.snc3/14241_1278165403950_1524466708_30771360_7858723_n.jpg" alt="" class=" " onload="var img = this; onloadRegister(function() { adjustImage(img); });" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="photo photo_none"&gt;&lt;div class="photo_img"&gt;&lt;a href="http://www.facebook.com/photo.php?pid=30771362&amp;amp;op=1&amp;amp;view=all&amp;amp;subj=220332106211&amp;amp;aid=-1&amp;amp;auser=0&amp;amp;oid=220332106211&amp;amp;id=1524466708"&gt;&lt;img src="http://photos-g.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc3/hs055.snc3/14241_1278166043966_1524466708_30771362_7433852_n.jpg" alt="" class=" " onload="var img = this; onloadRegister(function() { adjustImage(img); });" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="photo photo_none"&gt;&lt;div class="photo_img"&gt;&lt;a href="http://www.facebook.com/photo.php?pid=30771368&amp;amp;op=1&amp;amp;view=all&amp;amp;subj=220332106211&amp;amp;aid=-1&amp;amp;auser=0&amp;amp;oid=220332106211&amp;amp;id=1524466708"&gt;&lt;img src="http://photos-a.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc3/hs055.snc3/14241_1278166403975_1524466708_30771368_7120886_n.jpg" alt="" class=" " onload="var img = this; onloadRegister(function() { adjustImage(img); });" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="photo photo_none"&gt;&lt;div class="photo_img"&gt;&lt;a href="http://www.facebook.com/photo.php?pid=30771370&amp;amp;op=1&amp;amp;view=all&amp;amp;subj=220332106211&amp;amp;aid=-1&amp;amp;auser=0&amp;amp;oid=220332106211&amp;amp;id=1524466708"&gt;&lt;img src="http://photos-d.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc3/hs075.snc3/14241_1278166843986_1524466708_30771370_5371354_n.jpg" alt="" class=" " onload="var img = this; onloadRegister(function() { adjustImage(img); });" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="photo photo_none"&gt;&lt;div class="photo_img"&gt;&lt;a href="http://www.facebook.com/photo.php?pid=30771371&amp;amp;op=1&amp;amp;view=all&amp;amp;subj=220332106211&amp;amp;aid=-1&amp;amp;auser=0&amp;amp;oid=220332106211&amp;amp;id=1524466708"&gt;&lt;img src="http://photos-f.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc3/hs075.snc3/14241_1278167083992_1524466708_30771371_6150507_n.jpg" alt="" class=" " onload="var img = this; onloadRegister(function() { adjustImage(img); });" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.facebook.com/profile.php?id=1845856833&amp;amp;ref=ts#/jey.the.passion?ref=ts"&gt;Fahmy KK Laksana&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Bermula dari Iblis</title><link>http://galgom.blogspot.com/2009/12/bermula-dari-iblis.html</link><category>Religius</category><author>noreply@blogger.com (GalGom)</author><pubDate>Fri, 11 Dec 2009 00:22:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-8446186813594263168.post-6024670120860473051</guid><description>&lt;div&gt;Mungkin Anda akan terperanjat jika mengetahui fakta jika pemeluk agama terbanyak di dunia di abad millennium ini adalah kaum pagan, sebuah agama kuno yang diperangi para Nabi dan Rasul Utusan Allah SWT.
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;Asal-muasal kaum pagan modern sekarang ini sesungguhnya berasal dari satu kelompok kecil para pengikut iblis, di mana sepanjang sejarah awalnya diwakili oleh mereka yang selalu memusuhi dan memerangi para Nabi dan Rasul Allah SWT. Mereka adalah Samiri yang memerangi Musa as. (Amerika pun menyebut dirinya dengan “Uncle Sam”), Namrudz yang memerangi Ibrahim a.s., dan para pendeta Sanhedrin yang memerangi Isa a.s. Mereka adalah orang-orang yang memuja Ilmu Pengetahuan sebagai agama. Mereka menganggap Yahudi, Kristen (dan Katolik), juga Islam, sebagai agama institusional yang harus dihancurkan karena memperbudak manusia kepada irasionalisme.
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;Salah satu indikasi hal tersebut adalah dipergunakannya simbol-simbol paganisme, dalam arsitektur rumah ibadah, lafadz doa, hymne atau kidung, ritual, dan sebagainya. Simbol salib misalnya, ini berasal dari simbol persilangan cahaya dewa matahari yang banyak dijadikan tuhan oleh suku-suku kuno dari Mesir (Ancien Egypt) dan Roma hingga Amerika Latin (Suku Maya dan Aztec), dari Jepun (Amaterasu) hingga India (Btara Indra)
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.facebook.com/photo.php?pid=30771290&amp;amp;id=1524466708&amp;amp;op=1&amp;amp;view=all&amp;amp;subj=220300426211&amp;amp;aid=-1&amp;amp;oid=220300426211" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="'UntrustedLink.bootstrap($(this),"&gt;&lt;span&gt;http://www.facebook.com/ph&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;oto.php?pid=30771290&amp;amp;id=15&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;24466708&amp;amp;op=1&amp;amp;view=all&amp;amp;sub&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;j=220300426211&amp;amp;aid=-1&amp;amp;oid=&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;220300426211&lt;/a&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;Pemujaan terhadap Dewa Matahari ini juga bisa dilihat dari arsitektur kota suci Vatikan, pusat Gereja Katolik Barat, di mana sebuah tiang tinggi berdiri di pusat kota suci ini. Obelisk merupakan simbol phallus dan menjadi sentral dari ritual pemujaan terhadap Dewa Matahari. Obelisk ini berdiri di banyak kota dunia seperti Washington DC, Paris, dan juga… Jakarta! (Monas).
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.facebook.com/photo.php?pid=30771304&amp;amp;id=1524466708&amp;amp;op=1&amp;amp;view=all&amp;amp;subj=220300426211&amp;amp;aid=-1&amp;amp;oid=220300426211" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="'UntrustedLink.bootstrap($(this),"&gt;&lt;span&gt;http://www.facebook.com/ph&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;oto.php?pid=30771304&amp;amp;id=15&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;24466708&amp;amp;op=1&amp;amp;view=all&amp;amp;sub&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;j=220300426211&amp;amp;aid=-1&amp;amp;oid=&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;220300426211&lt;/a&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;Kaum pagan adalah kaum yang menyembah banyak tuhan (dewa-dewi) atau polytheisme. Dalam puncak-puncak peradaban kaum pagan terdapat suku Aztec, Maya, Hopi, Kaliyuda, dan yang paling melegenda adalah Mesir Kuno. Dalam penanggalan kalender mereka, semuanya percaya jika di tahun 2012 dunia akan meninggalkan tata dunia lama dan beralih ke tata dunia baru.
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;Selain Matahari, simbol pemujaan ular juga terdapat dalam suku-suku pagan kuno seperti Mesir, Persia, Maya, Aztec, Kaliyuga, Hopi, dan sebagainya. Mereka merupakan nenek moyang dari Konspirasi besar dunai yang kita kenal dengan istilah Zionis Internaisonal. Zionis-Israel sampai hari ini masih menempelkan peta Israel raya yang menelan wilayah utara Saudi, timur Mesir, selatan Turki, barat Irak, seluruh Palestina, Lebanon, dan sebagainya, di mana peta itu bergambarkan seekor ular besar. Ular merupakan binatang utama dalam kepercayaan Talmud, kitab suci kaum Zionis.
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;Zionis-Yahudi dengan segala hegemoninya atas dunia, dan menunggangi Amerika Serikat sebagai kapal induk baginya merupakan pewaris paganisme dunia purba. Pengikut iblis yang dahulu dikenal sebagai The Broterhood of Snake, Samiri Cabal (di masa Musa a.s.), Sanhendrin Cabal (di masa Isa a.s.), Biarawan Sion, Knight Templar, Freemasonry, Theosofie, dan berbagai nama sekarang ini, Bilderberger, CFR, Club of Rome, IMF, World Bank, The Federal Reserve, dan sebagainya, mengejawantah dan menyatukan diri di dalam kelompok Zionis Dunia. Diawali pristiwa The Glorious Revolution yang sebenarnya merupakan upaya mencampurkan darah keturunan Firaun dengan darah Dinasti Stuart—dinasti asli penguasa Kerajaan Inggris—sehingga keturunan dari hasil pernikahan Queen Mary dengan James dari Dinasti Hannover yang Yahudi ini sekarang kita kenal dengan nama Dinsti Windsor, dan memperdaya penjajahan Amerika yg kelak di jadikan alat untuk mengesahkan negara Yahudi.
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;Tanda dari jejak agenda rahasia pemuja Iblis itu diantaranya dengan Obelisk, dan benda2 lain yg mewakili adanya ikatan kuat dengan Mesir Kuno. Obelisk sendiri merupakan simbolisasi nyala api yang mengarah ke atas, ke arah pemujaan terhadap Dewa Matahari (Helios atau Ra Goddes). Matahari merupakan tuhan tertinggi kaum pagan yang tetap lestari hingga kini. Sunday merupakan hari penyembahan terhadap Dewa Matahari, di mana sekarang diwarisi oleh kalangan Kristen di dalam menunaikan kebaktiannya. Padahal Nabi Isa a.s. selalu beribadah setiap hari dan tidak mengistimewakan hari Minggu. Sebab itu, Obelisk juga dimaksudkan sebagai penyembahan terjadap Dewa Matahari.
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;Obelisk yang berdiri di Washington DC ini sungguh menyimpan banyak simbol pagan Kabbalah berupa numerology yang diyakini memiliki daya magis tertentu bagi kaum Luciferian (Illuminaty).
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.facebook.com/photo.php?pid=30771307&amp;amp;id=1524466708&amp;amp;op=1&amp;amp;view=all&amp;amp;subj=220300426211&amp;amp;aid=-1&amp;amp;oid=220300426211" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="'UntrustedLink.bootstrap($(this),"&gt;&lt;span&gt;http://www.facebook.com/ph&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;oto.php?pid=30771307&amp;amp;id=15&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;24466708&amp;amp;op=1&amp;amp;view=all&amp;amp;sub&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;j=220300426211&amp;amp;aid=-1&amp;amp;oid=&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;220300426211&lt;/a&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;Peradaban pagan kuno memang telah terkubur bersama peralihan zaman dan juga peperangan demi peperangan. Namun esensi dari kepercayaan banyak tuhan tersebut tidaklah pernah mati, bahkan di abad millennium ini kepercayaan kuno tersebut menjadi kepercayaan yang mendominasi umat manusia, tanpa banyak disadari. Simbol-simbol pagan menjadi simbol-simbol yang paling popular di dunia ini, dan mewarnai seluruh—SELURUH—institusi dunia seperti PBB dan sebagainya.
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;Akhir dari agenda mereka adalah membentuk Tata Dunia Baru (The New World Order) di mana mereka menjadi majikan bagi semua Ghoyim yang ada di dunia. Tujuan akhir mereka ini telah dipahat dalam lambang negara AS dengan kalimat “Novus Ordo Seclorum”. Dalam menuju akhir agenda ini, kaum pagan modern melewatinya dalam berbagai tahap dan setiap peristiwa senantiasa dikaitkan dengan ritual pagan kuno. Mari kita lihat beberapa peristiwa dunia yang sepertinya tidak memiliki makna apa-apa namun sesungguhnya bagian dari ritual pagan mereka
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;misalkan tentang pertautan antara garis darah Dinasti Windsor dengan Dinasti Firaun, ini merupakan suatu hal yang memang demikian. Hanya saja, The Arrivals tidak menjelaskan sejak kapan dinasti penguasa ini “tercampur” darahnya dengan darah keturunan Firaun. Film ini tidak sampai mengisahkan
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;Tahun 2012 merupakan batas waktu bagi modernisasi seluruh sistem militer AS di Pentagon, batas waktu bagi pencapaian Codex Alimentarius, batas waktu bagi pencapaian Agenda 21, batas waktu bagi implementasi Perjanjian Kyoto, dan batas waktu bagi banyak agenda-agenda internasional. Mengapa harus 2012?
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;Jika Anda lupa, maka bukalah kembali kalender purba suku-suku pagan kuno seperti kalender Aztec, suku Maya, suku Hopi, suku Kaliyuga, Mesir kuno, dan lainnya. Kepercayaan paganis mereka, yang diimplementasikan dalam sistem kalendernya berdasarkan perhitungan rasi bintang dan ramalan-ramalan mistis, meyakini jika tahun 2012 merupakan batas antara Tata Dunia Lama (The Ancient World Order) dengan Tata Dunia Baru (The New World Order)!
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;Di zaman purba, suku-suku pagan biasa mengadakan upacara persembahan korban manusia dan binatang pada dewa-dewi. Dalam budaya pop, film “Apocalypto” besutan sutradara Hollywood yang anti Yahudi Mel Gibson bisa dijadikan gambaran tentang upacara mempersembahkan korban manusia. Upacara yang banyak mengucurkan darah dan menghilangkan nyawa ini diadakan pada momen-momen tertentu. Dalam dunia sekarang, kaum pagan modern juga melaksanakan upacara sejenis hanya saja dalam bentuk yang berbeda tapi memiliki esensi yang sama. Beberapa peristiwa biosa dijadikan contoh:
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;Apakah dengan demikian ada benang merah antara suku-suku pagan kuno dengan para tokoh dunia yang merancang tahun 2012 sebagai batas antara Dunia Lama dengan Dunia Baru? Jawabannya adalah tepat. Suku-suku pagan kuno merupakan suku-suku penyembah Dewa Matahari yang namanya di berabgai wilayah dunia berbeda-beda. India menyebutnya Btara Surya, Nippon menyebutnya Amaterasu, Orang Aztec menyebutnya Virachoca, Mesir Kuno menyebutnya Ra, Romawi menyebutnya Helios, orang persia menyebutnya Ahumarazda, dan sebagainya. Mereka terikat oleh satu kepercayaan yang berasal dari sistem kepercayaan kuno Kabbalah yang berasal dari iblis. Sejarawan J. Robinson mencatat jika salah satu pewaris ajaran iblis adalah sekte kuno Brotherhood of snake. Kelompok Persaudaraan Ular.&lt;span class="fullpost"&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;Apakah warisan paganisme hanya diwarisi oleh Zionis? Sayangnya, tidak. Lihat tahta Suci Vatikan. Simbol-simbol pagan memenuhi arsitektur kerajaannya. Bahkan tongkat Paus di atasnya ada simbol Dewa Matahari. Demikian juga dengan agama-agama lain. Tidak berlebihan jika dikatakan, agama pagan merupakan agama terbesar di dunia saat ini. Mengapa? Bisa jadi KTP seseorang itu mencantumkan agama Islam, Hindu, Kristen, atau Budha. Tapi lihatlah kepercayaan keseharian mereka ternyata banyak yang masih mewarisi kepercayaan paganisme.
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;Yang Islam masih saja bersahabat dengan jin, dengan melakukan ritual-ritual penuh kemusyrikan dan khurafat. Iklan di teve yang mengatasnamakan primbon dan segala hal sejenisnya merupakan contoh kecil. Kepercayaan terhadap angka, misal 666, 888, dan 999 juga warisan kaum pagan. Lalu yang Kristen juga demikian, salah satunya mempercayai 25 Desember sebagai hari kelahiran Isa a.s., padahal itu tanggal kelahiran Son of God (Namrudz anak Dewa Matahari) dan beribadah tiap hari Minggu (Sunday = Sun Day, Hari Matahari) padahal Nabi Isa a.s. melakukan ibadah tiap hari. Hindu-Budha tidak beda juga. Sehingga merupakan fakta jika agama pagan merupakan agama terbesar di dunia ini sekarang, walau banyak orang enggan mengakuinya.
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;Talmud merupakan kitab suci iblis yang diyakini kaum pagan kuno dan juga mewarnai banyak sisi dalam kehidupan dunia dewasa ini. Tak usah jauh-jauh untuk mencari contoh. Buka kartu remi, atau Tarot, hitung jumlahnya, maka akan menemukan angka 13. Atau pergi ke hotel mewah atau gedung perkantoran tinggi, cari lantai 13, Anda tidak akan menemukannya. Atau cari kursi nomor 13 di pesawat, juga tidak ada. Ini hanyalah contoh paling sederhana dari keyakinan paganisme kita. Contoh yang juga kurang kita sadari adalah menempatkan dunia (dunia Materi) di atas akherat (dunia Immateri) atau dengan kata Quranik: Cinta dunia melebihi akherat. Banyakkah dari kita yang bersikap atau berpikiran demikian? Jujur sajalah, banyak sekali.
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.youtube.com/watch?v=OZ2DZImj3tI&amp;amp;feature=related" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="'UntrustedLink.bootstrap($(this),"&gt;&lt;span&gt;http://www.youtube.com/wat&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;ch?v=OZ2DZImj3tI&amp;amp;feature=r&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;elated&lt;/a&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;Ini merupakan keberhasilan kaum pagan mewarnai pola pikir manusia. Kaum pagan modern ini memiliki satu cita-cita: menciptakan Tata Dunia Baru (The New World Order) dimana kaum Yahudi menjadi tuan besar atas umat manusia non-Yahudi (Ghoyim) lainnya.
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.youtube.com/watch?v=0yuaKF0p0rQ&amp;amp;feature=related" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="'UntrustedLink.bootstrap($(this),"&gt;&lt;span&gt;http://www.youtube.com/wat&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;ch?v=0yuaKF0p0rQ&amp;amp;feature=r&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;elated&lt;/a&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;Percaya atau tidak, saat ini di sekeliling kita tengah terjadi pelaksanaan dari tahap demi tahap pencapaian agenda kaum pagan modern tersebut. Mungkin hari-hari kita selalu dipenuhi dengan duduk di depan pesawat teve, asyik bersenda-gurau di café atau restoran atau di mall, asyik chatting atau main game di depan monitor komputer, asyik menghadiri majelis pemenangan pemilu atau pilkada, asyik mengantre di depan loket bioskop, dan sebagainya. Semua ini memang dibuat untuk menyibukkan dan menguras energi anak cucu Adam agar lengah dari apa yang sesungguhnya tengah terjadi di sekeliling mereka. Pelan tapi pasti, agenda kaum pagan modern alias Zionis Internasional terus berjalan. Dan saat kita menyadarinya, kita terpana: terlambat… Sesal memang selalu belakangan
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;Dari berbagai Sumber :
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.eramuslim.com/berita/tahukah-anda/strategi-kaum-pagan-menuju-the-new-world-order-bag-1.htm" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="'UntrustedLink.bootstrap($(this),"&gt;&lt;span&gt;http://www.eramuslim.com/b&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;erita/tahukah-anda/strateg&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;i-kaum-pagan-menuju-the-ne&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;w-world-order-bag-1.htm&lt;/a&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.sabili.co.id/index.php?option=com_content&amp;amp;view=article&amp;amp;id=1001:meratakan-al-aqsa-untuk-kedatangan-mesiah&amp;amp;catid=85:lintas-dunia&amp;amp;Itemid=284" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="'UntrustedLink.bootstrap($(this),"&gt;&lt;span&gt;http://www.sabili.co.id/in&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;dex.php?option=com_content&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&amp;amp;view=article&amp;amp;id=1001:mera&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;takan-al-aqsa-untuk-kedata&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;ngan-mesiah&amp;amp;catid=85:linta&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;s-dunia&amp;amp;Itemid=284&lt;/a&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.suara-islam.com/index.php?option=com_content&amp;amp;view=article&amp;amp;id=370:pengaruh-doktrin-zionisme-dan-freemasonry-terhadap-pemikiran-tokoh-pergerakan-di-eropa-dan-asia&amp;amp;catid=35:freemasonry&amp;amp;Itemid=79" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="'UntrustedLink.bootstrap($(this),"&gt;&lt;span&gt;http://www.suara-islam.com&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;/index.php?option=com_cont&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;ent&amp;amp;view=article&amp;amp;id=370:pe&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;ngaruh-doktrin-zionisme-da&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;n-freemasonry-terhadap-pem&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;ikiran-tokoh-pergerakan-di&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;-eropa-dan-asia&amp;amp;catid=35:f&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;reemasonry&amp;amp;Itemid=79&lt;/a&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="photo photo_left"&gt;&lt;div class="photo_img"&gt;&lt;a href="http://www.facebook.com/photo.php?pid=30771290&amp;amp;op=1&amp;amp;view=all&amp;amp;subj=220300426211&amp;amp;aid=-1&amp;amp;auser=0&amp;amp;oid=220300426211&amp;amp;id=1524466708"&gt;&lt;img src="http://photos-c.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc3/hs055.snc3/14241_1278140283322_1524466708_30771290_1324029_a.jpg" alt="" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="photo photo_none"&gt;&lt;div class="photo_img"&gt;&lt;a href="http://www.facebook.com/photo.php?pid=30771304&amp;amp;op=1&amp;amp;view=all&amp;amp;subj=220300426211&amp;amp;aid=-1&amp;amp;auser=0&amp;amp;oid=220300426211&amp;amp;id=1524466708"&gt;&lt;img src="http://photos-f.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc3/hs075.snc3/14241_1278142203370_1524466708_30771304_5508452_n.jpg" alt="" class=" " onload="var img = this; onloadRegister(function() { adjustImage(img); });" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="photo photo_none"&gt;&lt;div class="photo_img"&gt;&lt;a href="http://www.facebook.com/photo.php?pid=30771307&amp;amp;op=1&amp;amp;view=all&amp;amp;subj=220300426211&amp;amp;aid=-1&amp;amp;auser=0&amp;amp;oid=220300426211&amp;amp;id=1524466708"&gt;&lt;img src="http://photos-h.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc3/hs075.snc3/14241_1278143163394_1524466708_30771307_6928313_n.jpg" alt="" class=" " onload="var img = this; onloadRegister(function() { adjustImage(img); });" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;code&gt;&lt;/code&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.facebook.com/jey.the.passion"&gt;Fahmy KK Laksana&lt;/a&gt;</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Rute Busway</title><link>http://galgom.blogspot.com/2009/12/blog-post.html</link><author>noreply@blogger.com (GalGom)</author><pubDate>Mon, 7 Dec 2009 11:31:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-8446186813594263168.post-9172949579780989356</guid><description>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgEss17hQF3nTzgBGS9hOSJnYQ30Eqns69tycZ8WY6IBmauQFEmitLHanltOMVFQfnSBvkmqa6QmrNFRL9xtLpQMJ8eVg632ggyDVGdTSgz5cgKet12v-5vzXUG6ikINE24ViWMJK2FIeg/s1600-h/denah-busway.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 278px; height: 320px;" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgEss17hQF3nTzgBGS9hOSJnYQ30Eqns69tycZ8WY6IBmauQFEmitLHanltOMVFQfnSBvkmqa6QmrNFRL9xtLpQMJ8eVg632ggyDVGdTSgz5cgKet12v-5vzXUG6ikINE24ViWMJK2FIeg/s320/denah-busway.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5412347512636189490" /&gt;&lt;/a&gt;</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgEss17hQF3nTzgBGS9hOSJnYQ30Eqns69tycZ8WY6IBmauQFEmitLHanltOMVFQfnSBvkmqa6QmrNFRL9xtLpQMJ8eVg632ggyDVGdTSgz5cgKet12v-5vzXUG6ikINE24ViWMJK2FIeg/s72-c/denah-busway.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>di Bawah Kubah Langit</title><link>http://galgom.blogspot.com/2009/12/di-bawah-kubah-langit.html</link><category>Cerpen</category><author>noreply@blogger.com (GalGom)</author><pubDate>Sat, 5 Dec 2009 20:19:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-8446186813594263168.post-1512808440460262949</guid><description>&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;Di suatu malam yang senyap. Ketika bulatnya wajah Sang Dewi digerogoti kegelapan malam. Dan Leo yang garang hampir tenggelam. Buramnya wajah malam kini tak ubahnya diriku. Melewati detik demi detik dengan penyesalan. Aku tertegun sambil memegang selembar kertas ulangan. Penuh coretan, keraguan, dan tentunya kebodohan. Di sudut kanan atas terpampang jelas huruf E. Artinya susulan menungguku esok hari. Ditambah lagi sudah dua bulan Ghea menghilang entah ke mana. Mungkin dia sibuk dengan buku-buku berbahasa Perancis yang harus diterjemahkan.&lt;/span&gt;
&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(255, 255, 255);"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;Jantung terus berdetak keras. Seperti narapidana yang menunggu hakim membacakan vonis dan memukul palu sidang. Dag dig dug, dag dig dug,… soal-soal ulangan susulan benar-benar membuatku mengerutkan kening. Aku mencoba bermain mata dengan Aurel. “Firman, kerjakan sendiri soalnya!!”, bentak Pak Jony. Maklumlah beliau merupakan salah satu dosen senior. Wajar kalau terlihat sedikit streng and the killer. Sepertinya aku harus bersiap menerima kemungkinan terburuk, DO. Dua semester terakhir IP-ku selalu jongkok. Non est ad astra mollis e terries vi (tidak ada jalan yang mudah dari bumi ke bintang-bintang). Inilah kehidupan mahasiswa yang jauh dari keluarga. Berkutat dengan asrama, kampus, dan langit itu makanan sehari-hari. Terkadang rindu membayangi. Apalagi wajah Ghea. Seakan terus menempel di pelupuk mata. &lt;/span&gt;
&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(255, 255, 255);"&gt;“Aku melihat senyummu di Gemini. Je le vois dans votre bébé d’étollets (aku melihatnya di bintangmu, sayang)”, ucapku pada penghuni langit.
&lt;br /&gt;Kuputuskan untuk pulang kampung ke Tulungangung. Gojes…gojes…keretaku meninggalkan Paris van Java. Jarum jam terasa melambat, pepohonan melambikan dahannya dan ber-sayoonara padaku. Kuingat satu malam di bulan Februari saat itu kami memandang Pleiades dari bukit belakang rumahku.
&lt;br /&gt;Di dekat rumah Ghea aku turun dari delman. Hitung-hitung olahraga. Toh rumahku tidak jauh dari sini. Samar-samar kulihat Ghea berbincang-bincang dengan seorang pemuda. Tentu bukan adiknya. Setahuku ia anak tunggal. Ingin kuhampiri tapi raut wajah mereka begitu tegang. Ku urungkan niat. Sebelum meninggalkan rumahnya aku sempat mendengar pembicaraan mereka.
&lt;br /&gt;“Ghea, ku mohon terimalah tunanganku”
&lt;br /&gt;“Maaf, Mas tapi…”
&lt;br /&gt;“Tapi apa lagi ? Apa Firman yang menjadi alasanmu ? Dia itu sudah tinggal di kota. Mana sempat memikirkanmu lagi.”
&lt;br /&gt;“Baiklah…”
&lt;br /&gt;Seperti petir di siang bolong. Aku tidak percaya dengan apa yang kudengar. Ghea yang selama ini kupuja-puja tega mengkhinatiku. Tadi kegundahanku sedikit terbasuh saat memandang wajahnya. Kini tikaman belati serasa merobek hati. Benarkah itu Ghea yang ku kenal ? Ghea yang lugu. Ghea yang pemalu. Ghea yang selalu ada di sudut hatiku.
&lt;br /&gt;Melangkahkan kaki menuju rumah. Terus berjalan meski diiringi kekalutan. Hancur hati ini. Sekarang Ghea bagai momok yang menakutkan bagiku. Momok yang siap mencabut belati yang ia tancapkan di jantungku.
&lt;br /&gt;“Fir, datang kapan ? Kenapa tidak memberi kabar dahulu bukankah Hilman bisa menjemputmu di stasiun ?”, sapa Bapak saat aku datang.
&lt;br /&gt;“Baru tadi pagi, Pak.”, jawabku sambil mencium tangannya.
&lt;br /&gt;“Ya, sudah kamu istirahat dulu! Pasti kamu capek.”, suruh Bapak.
&lt;br /&gt;“Bapak mengerti sekali apa yang kurasakan, walautidak sepenuhnya. Beliau bisa membaca jalan pikiranku dari wajahku yang kusut dan lecek. Kayak baju belum dicuci. Di rumah ini aku semakin membisu. Sering terdiam dan bertopang dagu. Dan keluargaku tambah bingung dengan kelakuanku.
&lt;br /&gt;“Mas Fir, ada pa, sih, kok dari kemarin diam saja ? Kalau ada masalah certa saja mungkin adik bisa bantu.”, Hilman berbicara padaku.
&lt;br /&gt;“Tidak usah.”, jawabku singkat lalu meninggalkannya.
&lt;br /&gt;Pikiranku semakin tidak karuan. Mungkin aku sudah agak miring. Sepertinya aku butuh tempat yang tenang. Jauh dari keluarga. Jauh dari kebisingan dunia. Dan sudah pasti jauh dari Ghea.
&lt;br /&gt;Menjelang subuh buru-buru aku meninggalkan rumah. Membawa baju secukupnya dan uang seperlunya. Tak lupa kutinggalkan dua amplop yang berisi surat terakhirku.
&lt;br /&gt;Pagi-pagi buta keluarga kelabakan mencariku. Mereka tak menemukan apa-apa, kecuali surat yang kutinggalkan.
&lt;br /&gt;Spontan keluarga semakin kebingungan. Cepat-cepat Hilamn ke rumah Ghea. Dan Bapak langsung berangkat ke Bandung.
&lt;br /&gt;Sampai di rumah Ghea. Hilman langsung menyerahkan sepucuk surat untuk Ghea. Dengan rasa penasaran ia membuka lalu membaca suratku.
&lt;br /&gt;Liebe Ghea,
&lt;br /&gt;Mungkin ini adalah surat yang ke sekian kali kau baca. Mendengar namamu aku s’lalu teringat kenangan-kenangan manis saat kita bersama. Apalagi kenangan di bulan Juni. Saat itu, kita memandang indahnya salib selatan di depan mata. Dan kau mengatakan bahwa selama apapun aku pergi kau siap menunggu. Sampai kutulis surat ini kata-kata itu masih terngiang jelas di telinga.
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;Witing treno jalaran soko kulino. Cinta memang datang saat kita sering berjumpa. Memudar dan menghilang saat jarak memisahkan kita. Mungkin Pegasus di langit telah merelakan sayapnya untukmu. Sayap yang kau gunakan untuk menutupi kedustaanmu. Kau berlindung di baliknya seolah tidak terjadi apa-apa.
&lt;br /&gt;Ghea, akhirnya aku tahu apa yang membuat kau seolah menghilang. Memang serasa menusuk saat aku tahu kau telah bertunangan dengan orang lain. Apa boleh buat. Semua sudah terjadi. Terima kasih atas semua kenangan di bawah kubah langit malam. Baik hari ini atau esok aku akan tetap menunggu Orion terbit bersama wajahmu yang memerah. Lalu aku akan mengembara bersama Betelgeuse, Rigel, dan Mintaka. Berkelana membelah angkasa sampai akhir masa.
&lt;br /&gt;Gute Fahrt und viel spaβ.
&lt;br /&gt;Firman
&lt;br /&gt;Isak tangis Ghea tak terbendung lagi. Kini hujan berteduh di bawah alis matanya. Dan senjapun berlabuh di sudut matanya. Seketika Ghea berlari menuju pematang sawah dekat Bengawan Solo.
&lt;br /&gt;“FIRMAN, JE SUIS DÉSOLẺ, JE T’AIME!!!”
&lt;br /&gt;Ghea lepas kontrol. Desiran angin telah menampar wajahnya. Melemparkan tubuhnya menyusur derasnya arus Bengawan Solo. Terbawa jauh dan semakin jauh. Berujung di muara keabadian. Dan di sana ia bersimpuh menunggu Firman.
&lt;br /&gt;Sementara itu, aku terus berjalan tanpa tujuan. Ke mana angin berhembus ke sana aku berjalan. Luntang-lantung ke sana-sini. Ah, aku mau beristirahat apalagi malam semakin pekat. Terpikir olehku untuk pergi ke rumah Ronald. Bukankah ia tinggal di dekat sini. Kalau tidak salah di jalan Flamboyan dekat pom bensin. Itu pom bensinnya. Baiklah akan kutanya dimana jalan Flamboyan.
&lt;br /&gt;“Pak, jalan Flamboyan di mana, ya ?”, tanyaku pada seorang petugas pom bensin. Terlihat ia sedang melayani mobil yang sejak tadi kehausan. Belum sempat ia menjawab, tiba-tiba handphone-ku berbunyi. Kring…kring…kring…suaranya memang terkesan zadul (zaman dulu). Dan hal itupun terjadi. Duuuuuaaaar. Ledakan hebat terjadi. Izroil pun menjemputku. Menuju ke keabadian. Sagitarius hanya tertegun sambit memegang panahnya. Vega membisu melihatku. Langit terasa muram, meski di sana berhias bintang. Tetap Sang Dewi bercadar menutupi kesedihannya.
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;&lt;meta equiv="Content-Type" content="text/html; charset=utf-8"&gt;&lt;meta name="ProgId" content="Word.Document"&gt;&lt;meta name="Generator" content="Microsoft Word 12"&gt;&lt;meta name="Originator" content="Microsoft Word 12"&gt;&lt;link rel="File-List" href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5CGalGom%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_filelist.xml"&gt;&lt;link rel="themeData" href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5CGalGom%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_themedata.thmx"&gt;&lt;link rel="colorSchemeMapping" href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5CGalGom%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_colorschememapping.xml"&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:worddocument&gt;   &lt;w:view&gt;Normal&lt;/w:View&gt;   &lt;w:zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;   &lt;w:trackmoves/&gt;   &lt;w:trackformatting/&gt;   &lt;w:punctuationkerning/&gt;   &lt;w:validateagainstschemas/&gt;   &lt;w:saveifxmlinvalid&gt;false&lt;/w:SaveIfXMLInvalid&gt;   &lt;w:ignoremixedcontent&gt;false&lt;/w:IgnoreMixedContent&gt;   &lt;w:alwaysshowplaceholdertext&gt;false&lt;/w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;   &lt;w:donotpromoteqf/&gt;   &lt;w:lidthemeother&gt;EN-US&lt;/w:LidThemeOther&gt;   &lt;w:lidthemeasian&gt;X-NONE&lt;/w:LidThemeAsian&gt;   &lt;w:lidthemecomplexscript&gt;X-NONE&lt;/w:LidThemeComplexScript&gt;   &lt;w:compatibility&gt;    &lt;w:breakwrappedtables/&gt;    &lt;w:snaptogridincell/&gt;    &lt;w:wraptextwithpunct/&gt;    &lt;w:useasianbreakrules/&gt;    &lt;w:dontgrowautofit/&gt;    &lt;w:splitpgbreakandparamark/&gt;    &lt;w:dontvertaligncellwithsp/&gt;    &lt;w:dontbreakconstrainedforcedtables/&gt;    &lt;w:dontvertalignintxbx/&gt;    &lt;w:word11kerningpairs/&gt;    &lt;w:cachedcolbalance/&gt;   &lt;/w:Compatibility&gt;   &lt;w:browserlevel&gt;MicrosoftInternetExplorer4&lt;/w:BrowserLevel&gt;   &lt;m:mathpr&gt;    &lt;m:mathfont val="Cambria Math"&gt;    &lt;m:brkbin val="before"&gt;    &lt;m:brkbinsub val="--"&gt;    &lt;m:smallfrac val="off"&gt;    &lt;m:dispdef/&gt;    &lt;m:lmargin val="0"&gt;    &lt;m:rmargin val="0"&gt;    &lt;m:defjc val="centerGroup"&gt;    &lt;m:wrapindent val="1440"&gt;    &lt;m:intlim val="subSup"&gt;    &lt;m:narylim val="undOvr"&gt;   &lt;/m:mathPr&gt;&lt;/w:WordDocument&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:latentstyles deflockedstate="false" defunhidewhenused="true" defsemihidden="true" defqformat="false" defpriority="99" latentstylecount="267"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="0" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Normal"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="heading 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 7"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 8"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 9"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 7"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 8"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 9"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="35" qformat="true" name="caption"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="10" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Title"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="1" name="Default Paragraph Font"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="11" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Subtitle"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="22" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Strong"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="20" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Emphasis"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="59" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Table Grid"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" unhidewhenused="false" name="Placeholder Text"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="1" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="No Spacing"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" unhidewhenused="false" name="Revision"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="34" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="List Paragraph"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="29" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Quote"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="30" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Intense Quote"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="19" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Subtle Emphasis"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="21" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Intense Emphasis"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="31" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Subtle Reference"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="32" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Intense Reference"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="33" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Book Title"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="37" name="Bibliography"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" qformat="true" name="TOC Heading"&gt;  &lt;/w:LatentStyles&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;style&gt; &lt;!--  /* Font Definitions */  @font-face 	{font-family:"Cambria Math"; 	panose-1:2 4 5 3 5 4 6 3 2 4; 	mso-font-charset:0; 	mso-generic-font-family:roman; 	mso-font-pitch:variable; 	mso-font-signature:-1610611985 1107304683 0 0 159 0;}  /* Style Definitions */  p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal 	{mso-style-unhide:no; 	mso-style-qformat:yes; 	mso-style-parent:""; 	mso-margin-top-alt:auto; 	margin-right:0cm; 	mso-margin-bottom-alt:auto; 	margin-left:0cm; 	text-align:justify; 	line-height:150%; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:12.0pt; 	font-family:"Times New Roman","serif"; 	mso-fareast-font-family:"Times New Roman";} .MsoChpDefault 	{mso-style-type:export-only; 	mso-default-props:yes; 	font-size:10.0pt; 	mso-ansi-font-size:10.0pt; 	mso-bidi-font-size:10.0pt;} @page Section1 	{size:612.0pt 792.0pt; 	margin:72.0pt 72.0pt 72.0pt 72.0pt; 	mso-header-margin:36.0pt; 	mso-footer-margin:36.0pt; 	mso-paper-source:0;} div.Section1 	{page:Section1;} --&gt; &lt;/style&gt;&lt;!--[if gte mso 10]&gt; &lt;style&gt;  /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:"Table Normal"; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-priority:99; 	mso-style-qformat:yes; 	mso-style-parent:""; 	mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; 	mso-para-margin:0cm; 	mso-para-margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:11.0pt; 	font-family:"Calibri","sans-serif"; 	mso-ascii-font-family:Calibri; 	mso-ascii-theme-font:minor-latin; 	mso-fareast-font-family:"Times New Roman"; 	mso-fareast-theme-font:minor-fareast; 	mso-hansi-font-family:Calibri; 	mso-hansi-theme-font:minor-latin; 	mso-bidi-font-family:"Times New Roman"; 	mso-bidi-theme-font:minor-bidi;} &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;*Didedikasikan untuk Yolanda Ghea (SMA Fons Vitae) yang telah mengilhami lahirnya cerpen ini&lt;/span&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">1</thr:total></item><item><title>Sajak Mikroekonomi</title><link>http://galgom.blogspot.com/2009/12/sajak-mikroekonomi.html</link><category>Puisi</category><author>noreply@blogger.com (GalGom)</author><pubDate>Sat, 5 Dec 2009 19:56:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-8446186813594263168.post-2490440513473282672</guid><description>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;             &lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;Kehidupan tak ubahnya teori permainan&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(255, 255, 255);"&gt; (Game Theory)&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt; yang memposisikan pemainnya dalam Dilema narapidana. Keputusan rasional membawa mereka kepada kemenangan semu. Sebagai opportunis manusia selalu membanding-bandingkan biaya peluang &lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(255, 255, 255);"&gt;(opportunity cost)&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;, ketika memilih alternatif untuk memenuhi kebutuhannya yang tak terbatas tanpa memikirkan externalitas yang mereka buat. Tapi jangan biarkan semangat hidupmu terdegradasi, apalagi mengikuti hukum hasil lebih yang semakin berkurang &lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(255, 255, 255);"&gt;(The Low of Dimishing Returns)&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;. Mungkin ke-Imanan yang berfluktuasi layaknya teori sarang laba-laba &lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(255, 255, 255);"&gt;(Cobweb Theory)&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt; membuat kita sulit mencapai keseimbangan &lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(255, 255, 255);"&gt;(Equilibrium)&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt; antara dunia dan akhira&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(255, 255, 255);"&gt;t.&lt;/span&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Erfgenaam Fiscus " Si Orientalis"&lt;/span&gt;
&lt;br /&gt;&lt;meta equiv="Content-Type" content="text/html; charset=utf-8"&gt;&lt;meta name="ProgId" content="Word.Document"&gt;&lt;meta name="Generator" content="Microsoft Word 12"&gt;&lt;meta name="Originator" content="Microsoft Word 12"&gt;&lt;link rel="File-List" href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5CGalGom%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_filelist.xml"&gt;&lt;link rel="themeData" href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5CGalGom%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_themedata.thmx"&gt;&lt;link rel="colorSchemeMapping" href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5CGalGom%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_colorschememapping.xml"&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:worddocument&gt;   &lt;w:view&gt;Normal&lt;/w:View&gt;   &lt;w:zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;   &lt;w:trackmoves/&gt;   &lt;w:trackformatting/&gt;   &lt;w:punctuationkerning/&gt;   &lt;w:validateagainstschemas/&gt;   &lt;w:saveifxmlinvalid&gt;false&lt;/w:SaveIfXMLInvalid&gt;   &lt;w:ignoremixedcontent&gt;false&lt;/w:IgnoreMixedContent&gt;   &lt;w:alwaysshowplaceholdertext&gt;false&lt;/w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;   &lt;w:donotpromoteqf/&gt;   &lt;w:lidthemeother&gt;EN-US&lt;/w:LidThemeOther&gt;   &lt;w:lidthemeasian&gt;X-NONE&lt;/w:LidThemeAsian&gt;   &lt;w:lidthemecomplexscript&gt;X-NONE&lt;/w:LidThemeComplexScript&gt;   &lt;w:compatibility&gt;    &lt;w:breakwrappedtables/&gt;    &lt;w:snaptogridincell/&gt;    &lt;w:wraptextwithpunct/&gt;    &lt;w:useasianbreakrules/&gt;    &lt;w:dontgrowautofit/&gt;    &lt;w:splitpgbreakandparamark/&gt;    &lt;w:dontvertaligncellwithsp/&gt;    &lt;w:dontbreakconstrainedforcedtables/&gt;    &lt;w:dontvertalignintxbx/&gt;    &lt;w:word11kerningpairs/&gt;    &lt;w:cachedcolbalance/&gt;   &lt;/w:Compatibility&gt;   &lt;m:mathpr&gt;    &lt;m:mathfont val="Cambria Math"&gt;    &lt;m:brkbin val="before"&gt;    &lt;m:brkbinsub val="--"&gt;    &lt;m:smallfrac val="off"&gt;    &lt;m:dispdef/&gt;    &lt;m:lmargin val="0"&gt;    &lt;m:rmargin val="0"&gt;    &lt;m:defjc val="centerGroup"&gt;    &lt;m:wrapindent val="1440"&gt;    &lt;m:intlim val="subSup"&gt;    &lt;m:narylim val="undOvr"&gt;   &lt;/m:mathPr&gt;&lt;/w:WordDocument&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:latentstyles deflockedstate="false" defunhidewhenused="true" defsemihidden="true" defqformat="false" defpriority="99" latentstylecount="267"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="0" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Normal"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="heading 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 7"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 8"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 9"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 7"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 8"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 9"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="35" qformat="true" name="caption"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="10" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Title"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="1" name="Default Paragraph Font"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="11" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Subtitle"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="22" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Strong"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="20" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Emphasis"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="59" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Table Grid"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" unhidewhenused="false" name="Placeholder Text"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="1" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="No Spacing"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" unhidewhenused="false" name="Revision"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="34" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="List Paragraph"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="29" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Quote"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="30" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Intense Quote"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="19" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Subtle Emphasis"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="21" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Intense Emphasis"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="31" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Subtle Reference"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="32" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Intense Reference"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="33" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Book Title"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="37" name="Bibliography"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" qformat="true" name="TOC Heading"&gt;  &lt;/w:LatentStyles&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;style&gt; &lt;!--  /* Font Definitions */  @font-face 	{font-family:"Cambria Math"; 	panose-1:2 4 5 3 5 4 6 3 2 4; 	mso-font-charset:0; 	mso-generic-font-family:roman; 	mso-font-pitch:variable; 	mso-font-signature:-1610611985 1107304683 0 0 159 0;} @font-face 	{font-family:Calibri; 	panose-1:2 15 5 2 2 2 4 3 2 4; 	mso-font-charset:0; 	mso-generic-font-family:swiss; 	mso-font-pitch:variable; 	mso-font-signature:-1610611985 1073750139 0 0 159 0;}  /* Style Definitions */  p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal 	{mso-style-unhide:no; 	mso-style-qformat:yes; 	mso-style-parent:""; 	margin-top:0cm; 	margin-right:0cm; 	margin-bottom:10.0pt; 	margin-left:0cm; 	line-height:115%; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:11.0pt; 	font-family:"Calibri","sans-serif"; 	mso-ascii-font-family:Calibri; 	mso-ascii-theme-font:minor-latin; 	mso-fareast-font-family:Calibri; 	mso-fareast-theme-font:minor-latin; 	mso-hansi-font-family:Calibri; 	mso-hansi-theme-font:minor-latin; 	mso-bidi-font-family:"Times New Roman"; 	mso-bidi-theme-font:minor-bidi;} .MsoChpDefault 	{mso-style-type:export-only; 	mso-default-props:yes; 	mso-ascii-font-family:Calibri; 	mso-ascii-theme-font:minor-latin; 	mso-fareast-font-family:Calibri; 	mso-fareast-theme-font:minor-latin; 	mso-hansi-font-family:Calibri; 	mso-hansi-theme-font:minor-latin; 	mso-bidi-font-family:"Times New Roman"; 	mso-bidi-theme-font:minor-bidi;} .MsoPapDefault 	{mso-style-type:export-only; 	margin-bottom:10.0pt; 	line-height:115%;} @page Section1 	{size:612.0pt 792.0pt; 	margin:72.0pt 72.0pt 72.0pt 72.0pt; 	mso-header-margin:36.0pt; 	mso-footer-margin:36.0pt; 	mso-paper-source:0;} div.Section1 	{page:Section1;} --&gt; &lt;/style&gt;&lt;!--[if gte mso 10]&gt; &lt;style&gt;  /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:"Table Normal"; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-priority:99; 	mso-style-qformat:yes; 	mso-style-parent:""; 	mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; 	mso-para-margin-top:0cm; 	mso-para-margin-right:0cm; 	mso-para-margin-bottom:10.0pt; 	mso-para-margin-left:0cm; 	line-height:115%; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:11.0pt; 	font-family:"Calibri","sans-serif"; 	mso-ascii-font-family:Calibri; 	mso-ascii-theme-font:minor-latin; 	mso-fareast-font-family:"Times New Roman"; 	mso-fareast-theme-font:minor-fareast; 	mso-hansi-font-family:Calibri; 	mso-hansi-theme-font:minor-latin;} &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;
&lt;br /&gt;</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Jadwal dan hasil darwing piala dunia 2010</title><link>http://galgom.blogspot.com/2009/12/jadwal-dan-hasil-darwing-piala-dunia.html</link><category>Olahraga</category><author>noreply@blogger.com (GalGom)</author><pubDate>Sat, 5 Dec 2009 19:37:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-8446186813594263168.post-4815650400688858990</guid><description>inilah hasil dari drawing yang diadakan di Cape Town, Afrika Selatan&lt;br /&gt;manakah yang menjadi unggulan anda ?, dan siapakah yang akan mendapatkan gelar The Winner ?, kita nantikan saja,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Grup A&lt;br /&gt;1. Afrika Selatan&lt;br /&gt;2. Meksiko&lt;br /&gt;3. Uruguay&lt;br /&gt;4. Prancis&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Grup B&lt;br /&gt;1. Argentina&lt;br /&gt;2. Nigeria&lt;br /&gt;3. Korea Selatan&lt;br /&gt;4. Yunani&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Grup C&lt;br /&gt;1. Inggris&lt;br /&gt;2. Amerika Serikat&lt;br /&gt;3. Aljazair&lt;br /&gt;4. Slovenia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Grup D&lt;br /&gt;1. Jerman&lt;br /&gt;2. Australia&lt;br /&gt;3. Serbia&lt;br /&gt;4. Ghana&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Grup E&lt;br /&gt;1. Belanda&lt;br /&gt;2. Denmark&lt;br /&gt;3. Jepang&lt;br /&gt;4. Kamerun&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Grup F&lt;br /&gt;1. Italia&lt;br /&gt;2. Paraguay&lt;br /&gt;3. Selandia Baru&lt;br /&gt;4. Slovakia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Grup G&lt;br /&gt;1. Brasil&lt;br /&gt;2. Korea Utara&lt;br /&gt;3. Pantai Gading&lt;br /&gt;4. Portugal&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Grup H&lt;br /&gt;1. Spanyol&lt;br /&gt;2. Swiss&lt;br /&gt;3. Honduras&lt;br /&gt;4. Cile&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadwal pertandingan&lt;br /&gt;(Waktu dalam WIB)&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Grup A:&lt;br /&gt;11 Juni 2010&lt;br /&gt;21:00 Afrika Selatan v Meksiko, Soccer City, Johannesburg&lt;br /&gt;12 Juni 2010&lt;br /&gt;01:30 Uruguay v Prancis, Cape Town Stadium, Cape Town&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;17 Juni 2010&lt;br /&gt;01:30 Afrika Selatan v Uruguay, Loftus Versfeld Stadium, Pretoria&lt;br /&gt;17 Juni 2010&lt;br /&gt;18:30 Prancis v Meksiko, Peter Mokaba Stadium, Polokwane&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;22 Juni 2010&lt;br /&gt;21:00 Meksiko v Uruguay, Royal Bafokeng Stadium, Rustenburg&lt;br /&gt;21:00 Prancis v Afrika Selatan, Free State Stadium, Bloemfontein&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Grup B:&lt;br /&gt;12 Juni 2010&lt;br /&gt;18:30 Argentina v Nigeria, Ellis Park Stadium, Johannesburg&lt;br /&gt;21:00 Korea Selatan v Yunani, Nelson Mandela Bay Stadium, Port Elizabeth&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;17 Juni 2010&lt;br /&gt;21:00 Argentina v Korea Selatan, Soccer City, Johannesburg&lt;br /&gt;18 Juni 2010&lt;br /&gt;01:30 Yunani v Nigeria, Free State Stadium, Bloemfontein&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;23 Juni 2010&lt;br /&gt;01:30 Yunani v Argentina, Peter Mokaba Stadium, Polokwane&lt;br /&gt;01:30 Nigeria v Korea Selatan, Moses Mabhida Stadium, Durban&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Grup C:&lt;br /&gt;13 Juni 2010&lt;br /&gt;01:30 Inggris v Amerika Serikat, Royal Bafokeng Stadium, Rustenburg&lt;br /&gt;13 Juni 2010&lt;br /&gt;18:30 Aljazair v Slovenia, Peter Mokaba Stadium, Polokwane&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;18 Juni 2010&lt;br /&gt;21:00 Inggris v Aljazair, Cape Town Stadium, Cape Town&lt;br /&gt;19 Juni 2010&lt;br /&gt;01:30 Slovenia v Amerika Serikat, Ellis Park Stadium, Johannesburg&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;23 Juni 2010&lt;br /&gt;21:00 Amerika Serikat v Aljazair, Loftus Versfeld Stadium, Pretoria&lt;br /&gt;21:00 Slovenia v Inggris, Nelson Mandela Bay Stadium, Port Elizabeth&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Grup D:&lt;br /&gt;13 Juni 2010&lt;br /&gt;21:00 Jerman v Australia, Moses Mabhida Stadium, Durban&lt;br /&gt;14 Juni 2010&lt;br /&gt;01:30 Serbia v Ghana, Loftus Versfeld Stadium, Pretoria&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;18 Juni 2010&lt;br /&gt;18:30 Jerman v Serbia, Nelson Mandela Bay Stadium, Port Elizabeth&lt;br /&gt;19 Juni 2010&lt;br /&gt;18:30 Ghana v Australia, Royal Bafokeng Stadium, Rustenburg&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;24 Juni 2010&lt;br /&gt;01:30 Australia v Serbia, Mbombela Stadium, Nelspruit&lt;br /&gt;01:30 Ghana v Jerman, Soccer City, Johannesburg&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Grup E:&lt;br /&gt;14 Juni 2010&lt;br /&gt;18:30 Belanda v Denmark, Soccer City, Johannesburg&lt;br /&gt;21:00 Jepang v Kamerun, Free State Stadium, Bloemfontein&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;19 Juni 2010&lt;br /&gt;21:00 Belanda v Jepang, Moses Mabhida Stadium, Durban&lt;br /&gt;20 Juni 2010&lt;br /&gt;01:30 Kamerun v Denmark, Loftus Versfeld Stadium, Pretoria&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;25 Juni 2010&lt;br /&gt;01:30 Denmark v Jepang, Royal Bafokeng Stadium, Rustenburg&lt;br /&gt;01:30 Kamerun v Belanda, Cape Town Stadium, Cape Town&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Grup F:&lt;br /&gt;15 Juni 2010&lt;br /&gt;01:30 Italia v Paraguay, Cape Town Stadium, Cape Town&lt;br /&gt;15 Juni 2010&lt;br /&gt;18:30 Selandia Baru v Slowakia, Royal Bafokeng Stadium, Rustenburg&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;20 Juni 2010&lt;br /&gt;18:30 Italia v Selandia Baru, Mbombela Stadium, Nelspruit&lt;br /&gt;21:00 Slowakia v Paraguay, Free State Stadium, Bloemfontein&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;24 Juni 2010&lt;br /&gt;21:00 Paraguay v Selandia Baru, Peter Mokaba Stadium, Polokwane&lt;br /&gt;21:00 Slowakia v Italia, Ellis Park Stadium, Johannesburg&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Grup G:&lt;br /&gt;15 Juni 2010&lt;br /&gt;21:00 Brasil v Korea Utara, Ellis Park Stadium, Johannesburg&lt;br /&gt;16 Juni 2010&lt;br /&gt;01:30 Pantai Gading v Portugal, Nelson Mandela Bay Stadium, Port Elizabeth&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;21 Juni 2010&lt;br /&gt;01:30 Brasil v Pantai Gading, Soccer City, Johannesburg&lt;br /&gt;21 Juni 2010&lt;br /&gt;18:30 Portugal v Korea Utara, Cape Town Stadium, Cape Town&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;25 Juni 2010&lt;br /&gt;21:00 Korea Utara v Pantai Gading, Mbombela Stadium, Nelspruit&lt;br /&gt;21:00 Portugal v Brasil, Moses Mabhida Stadium, Durban&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Grup H:&lt;br /&gt;16 Juni 2010&lt;br /&gt;18:30 Spanyol v Swiss, Moses Mabhida Stadium, Durban&lt;br /&gt;21:00 Honduras v Cili, Mbombela Stadium, Nelspruit&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;21 Juni 2010&lt;br /&gt;21:00 Spanyol v Honduras, Nelson Mandela Bay Stadium, Port Elizabeth&lt;br /&gt;22 Juni 2010&lt;br /&gt;01:30 Cili v Swiss, Ellis Park Stadium, Johannesburg&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;26 Juni 2010&lt;br /&gt;01:30 Swiss v Honduras, Free State Stadium, Bloemfontein&lt;br /&gt;01:30 Cili v Spanyol, Loftus Versfeld Stadium, Pretoria&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;16 Besar&lt;br /&gt;26 Juni 2010, 21:00&lt;br /&gt;Juara Grup A v Peringkat Kedua Grup B, Nelson Mandela Bay Stadium, Port Elizabeth (Partai 49)&lt;br /&gt;     &lt;br /&gt;27 Juni 2010, 01:30&lt;br /&gt;Juara Grup C v Peringkat Kedua Grup D, Royal Bafokeng Stadium, Rustenburg (Partai 50)&lt;br /&gt;     &lt;br /&gt;27 Juni 2010, 21:00&lt;br /&gt;Juara Grup D v Peringkat Kedua Grup C, Free State Stadium, Bloemfontein (Partai 51)&lt;br /&gt;     &lt;br /&gt;28 Juni 2010, 01:30&lt;br /&gt;Juara Grup B v Peringkat Kedua Grup A, Soccer City, Johannesburg (Partai 52)&lt;br /&gt;     &lt;br /&gt;28 Juni 2010, 21:00&lt;br /&gt;Juara Grup E v Peringkat Kedua Grup F, Moses Mabhida Stadium, Durban (Partai 53)&lt;br /&gt;     &lt;br /&gt;29 Juni 2010, 01:30&lt;br /&gt;Juara Grup G v Peringkat Kedua Grup H, Ellis Park Stadium, Johannesburg (Partai 54)&lt;br /&gt;     &lt;br /&gt;29 Juni 2010, 21:00&lt;br /&gt;Juara Grup F v Peringkat Kedua Grup E, Loftus Versfeld Stadium, Pretoria (Partai 55)&lt;br /&gt;     &lt;br /&gt;30 Juni 2010, 01:30&lt;br /&gt;Juara Grup H v Peringkat Kedua Grup G, Cape Town Stadium, Cape Town (Partai 56)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perempat-Final&lt;br /&gt;2 Juli 2010, 21:00&lt;br /&gt;Pemenang Partai 53 v Pemenang Partai 54, Nelson Mandela Bay Stadium, Port Elizabeth (Partai 57)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3 Juli 2010, 01:30&lt;br /&gt;Pemenang Partai 49 v Pemenang Partai 50, Soccer City, Johannesburg (Partai 58)&lt;br /&gt;     &lt;br /&gt;3 Juli 2010, 21:00&lt;br /&gt;Pemenang Partai 52 v Pemenang Partai 51, Cape Town Stadium, Cape Town (Partai 59)&lt;br /&gt;     &lt;br /&gt;4 Juli 2010, 01:30&lt;br /&gt;Pemenang Partai 55 v Pemenang Partai 56, Ellis Park Stadium, Johannesburg (Partai 60)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semi-final&lt;br /&gt;7 Juli 2010, 01:30&lt;br /&gt;Pemenang Partai 58 v Pemenang Partai 57, Cape Town Stadium, Cape Town (Partai 61)&lt;br /&gt;     &lt;br /&gt;8 Juli 2010, 01:30&lt;br /&gt;Pemenang Partai 59 v Pemenang Partai 60, Moses Mabhida Stadium, Durban (Partai 62)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perebutan Juara Ketiga&lt;br /&gt;11 Juli 2010, 01:30&lt;br /&gt;Tim Kalah Partai 61 v  Tim Kalah Partai 62, Nelson Mandela Bay Stadium, Port Elizabeth (Partai 63)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Final&lt;br /&gt;12 Juli 2010, 01:30&lt;br /&gt;Pemenang Partai 61 v Pemenang Partai 62, Soccer City, Johannesburg (Partai 64)&lt;/span&gt;</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Tersenyumlah</title><link>http://galgom.blogspot.com/2009/12/tersenyumlah.html</link><category>Rayuan Gombal</category><author>noreply@blogger.com (GalGom)</author><pubDate>Tue, 1 Dec 2009 23:43:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-8446186813594263168.post-6147659668045842671</guid><description>&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;Tersenyumlah&lt;br /&gt;(smile to me, please...!!!)&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Ada beragam cara untuk mengekspresikan cinta kita pada seseorang(terutama pasangan kita). Terkadang kita suka kehabisan kata-kata saat melihat si dia. Tidak perlu rangkaian kata yang indah laksana puisi-puisi Gibran. Dengan rangkaian kata-kata yang sederhana pun bisa. Berikut ini beberapa contohnya. Dialog-dialognya diperankan oleh Dewa dan Dewi (tidak ada maksud apapun saat memilih nama ini). Semoga dapat menghibur Anda . Terima kasih saya ucapkan kepada SAN, YG, dan IA(maaf, cuma inisialnya aja, yang pasti ketinganya wanita, it’s my secret). &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Dewa&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;: Say, kmaren kamu dicari-cari polisi,lho?!&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Dewi&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;: Enggak, ah..&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Dewa&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;: Iya, kmaren kamu dicari-cari polisi gara-gara mencuri hatiku, sih...&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Dewa&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;: Dew,kamu tukang las, ya?&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Dewi&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;: Maksudnya??&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Dewa&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;: Abis kamu bisa nyambung hatiku yang patah...&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Dewa&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;: Kamu ngrasa capek ga?&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Dewi&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;: Enggak tuh..&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Dewa&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;: Masa’,sih. Padahal semalem aku liat kamu jalan-jalan di mimpiku, lho..!!&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Dewa&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;: Dew, kamu pintar ngejahit kan??&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Dewi&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;: Kayaknya ga’ deh..&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Dewa&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;: Bo’ong, buktinya kamu bisa ngejahit hatiku yang luka...^_~&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Dewa&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;: Say,kamu calon mantri suntik, ya?&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Dewi&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;: Masa’??!&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Dewa&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;: Nah, sekarang kamu lagi nyuntikin cinta ke aku ....&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Dewa&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;: Dewi, sayang,kamu enggak kesakitan??&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Dewi&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;: Kesakitan knapa? Kayaknya sehat-sehat aja.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Dewa&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;: Kesakitan gara-gara jatuh dari kayangan...???&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Dewa&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;: Dew, kamu calon dokter yang baik, deh...&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Dewi&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;: Makasih&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Dewa&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;: Sekarang aja kamu bisa ngobatin penyakit rinduku...&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Dewa&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;: (setting suasana agak teduh di siang hari) Kok langit mendung??&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Dewi&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;: Kayaknya dari tadi cerah-cerah aja tuh...&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Dewa&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;: Wah,bener klo bidadari lagi senyum, langit mendung langsung berubah cerah...&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Dewa&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;: Say, kamu cocok jadi akuntan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Dewi&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;: Apa,iya?&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Dewa&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;: Akuntan kan konsisten, truz kamu bisa bikin aku konsisten cinta sama kamu...&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Dewa&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;: Sekarang bidadari di langit tinggal 7, lho!!&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Dewi&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;: Kan harusnya 7..??&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Dewa&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;: Iya, yang satu lagi ada di sini...&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Dewa&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;: (setting di malam hari)&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Kok bulan purnama malam ini ga kliatan ??&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Dewi&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;: Yaiyalah sekarang bukan pertengahan bulan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Dewa&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;: Bukan..!!&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Dewi&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;: Truz knapa dunk??&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Dewa&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;: Bulan itu malu mw kluar gara-gara di sini ada yang lebih cerah ‘n lebih cantik dari dia...&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Dewa&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;: Minumanku rasanya asin, nih..!!&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Dewi&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;: Bo’ong&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Dewa&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;: Enggak percaya, kamu cobain sendiri,nih..&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Dewa&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;: (sambil minum sedikit) Rasanya manis, ah. Coba kamu rasain lagi!&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Dewi&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;: (minum dikit) Oh, klo bidadari berludah lautan aja bisa jadi manis..&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Dicintai adalah sebuah kenikmatan yang terkadang diiringi kesengsaraan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Mencintai adalah kesengsaraan yang selalu diliputi kenikmatan dan kesenangan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Sebagai manusia yang tak pernah bisa lepas dari dimensi kekhilafan dan dosa, saya mohon maaf dengan tulus kepada Anda. Anggaplah sekarang saya sedang bersujud di depan Anda. Saya tidak ingin menambah deretan dosa kepada orang-orang di sekitar saya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;by: Musafir Cinta (Isnen)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">1</thr:total></item><item><title>Dia yang ku rindukan</title><link>http://galgom.blogspot.com/2009/12/dia-yang-ku-rindukan.html</link><category>Puisi</category><author>noreply@blogger.com (GalGom)</author><pubDate>Tue, 1 Dec 2009 23:24:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-8446186813594263168.post-1093848665350918115</guid><description>&lt;div style="text-align: center; font-style: italic; color: rgb(153, 255, 255);"&gt;Dia yang Ku Rindukan&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(153, 255, 255);"&gt;Dia seorang buta&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(153, 255, 255);"&gt;Buta karena tak pernah melihat kekejian&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(153, 255, 255);"&gt;Dia seorang tuli&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(153, 255, 255);"&gt;Tuli karena tak pernah mendengar fitnah&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(153, 255, 255);"&gt;Dia seorang  bisu&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(153, 255, 255);"&gt;Bisu karena tak pernah menebar dusta&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(153, 255, 255);"&gt;Dia seorang lumpuh&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(153, 255, 255);"&gt;Lumpuh karena tak pernah melangkah menuju kekufuran&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(153, 255, 255);"&gt;Setiap pagi,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(153, 255, 255);"&gt;Rona senyumnya membangunkan mentari&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(153, 255, 255);"&gt;Hari-harinya berada antara syukur dan sabar&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(153, 255, 255);"&gt;Bulan pun bersaksi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(153, 255, 255);"&gt;Ada tangisan dan kepasrahan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(153, 255, 255);"&gt;mengharap ampunan Sang Pencipta&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(153, 255, 255);"&gt;Dan perhiasannya hanya dilihat segelintir orang&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(153, 255, 255);"&gt;Dia, seorang wanita, dengan lugunya mengatakan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(153, 255, 255);"&gt;“Ana uhibbuka fillah, ya akhi!”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(153, 255, 255);"&gt;Suatu saat aku yakin Tuhan akan mempertemukanku dengannya&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(153, 255, 255);"&gt;Karena…&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(153, 255, 255);"&gt;Dia yang ku rindukan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Walaupun gw sadar kesalahan yg pernah gw bwt susah lo maafin, tp sebagai manusia gw mencoba memenuhi kewajiban gw bwt minta maaf. Dimaafin atw ga itu full hak prerogatif lo. Ya, gw emang org bodoh yg berkali2 nyakitin hati wanita (coz msh ada jg yg prnh gw sakitin slain lo). Hampir 4 thn gw ngrasain klo dikejr2 dosa tu lebih ga enak daripada dikejr2 debt collector. Gw tw klo perbuatan gw pasti nyakitin bgt2 bwt lo. Gw ga pgn mengungkit2 masa lalu, tp gw cma minta satu hal (ga lebih gw jamin), forgive me, please..!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;by: Musafir Cinta (Isnen)&lt;/span&gt;</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>aku menunggumu</title><link>http://galgom.blogspot.com/2009/11/aku-menunggumu.html</link><category>Puisi</category><author>noreply@blogger.com (GalGom)</author><pubDate>Mon, 30 Nov 2009 23:23:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-8446186813594263168.post-470680689663260188</guid><description>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhuMTR6Sf0b25DSTAy1sCPfqMNfuoDUAhlrtXqVtuJZ9z4B9M8iFxVPsnE42ilLCztsT7U437pCDUl5ZpHHvd3emwG5un2jpSnTPD10WHTzmrQnicVcq8ej81_WkTlUsKnKNxhkN4JGH8w/s1600/Copy+of+1600heart_1001.jpg"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhuMTR6Sf0b25DSTAy1sCPfqMNfuoDUAhlrtXqVtuJZ9z4B9M8iFxVPsnE42ilLCztsT7U437pCDUl5ZpHHvd3emwG5un2jpSnTPD10WHTzmrQnicVcq8ej81_WkTlUsKnKNxhkN4JGH8w/s320/Copy+of+1600heart_1001.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5409935217531675138" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 204, 204);"&gt;walau aku tak bisa mendengar detak jantungmu&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 204, 204);"&gt;walau aku tak bisa mendengar deru nafasmu&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 204, 204);"&gt;walau aku tak bisa melihat senyumanmu&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 204, 204);"&gt;tapi aku tetap mencintaimu&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 204, 204);"&gt;inginku berlari meghampiri bayanganmu&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 204, 204);"&gt;mendekap setiap langkahmu&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 204, 204);"&gt;merasakan indahnya cintamu&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 204, 204);"&gt;tapi aku tak bisa&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 204, 204);"&gt;aku memang bodoh mencitaimu&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 204, 204);"&gt;aku hanya menghayal tentangmu&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 204, 204);"&gt;mungkin aku tak berarti bagimu&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 204, 204);"&gt;tapi aku tetap mencintaimu&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 204, 204);"&gt;aku begitu jauh dari mu&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 204, 204);"&gt;aku tak tau kapan kau jadi milikmu&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 204, 204);"&gt;aku tak bisa menggapaimu&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 204, 204);"&gt;tapi aku tetap tak bisa berpaling darimu&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 204, 204);"&gt;seperti yang kau katakan "Love is to give. .. But love isn't to ask return..."&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 204, 204);"&gt;apakah kita bisa bersatu dalam nafas cinta&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 204, 204);"&gt;kini ketakutanku melumpuhkanku&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 204, 204);"&gt;tapi aku akan tetap menunggumu..., entah sampai kapan !, apakah cinta ini akan selalu 100%&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;by&lt;/span&gt; : &lt;a href="http://www.facebook.com/profile.php?ref=profile&amp;amp;id=1445359348"&gt;GalGom&lt;/a&gt;</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhuMTR6Sf0b25DSTAy1sCPfqMNfuoDUAhlrtXqVtuJZ9z4B9M8iFxVPsnE42ilLCztsT7U437pCDUl5ZpHHvd3emwG5un2jpSnTPD10WHTzmrQnicVcq8ej81_WkTlUsKnKNxhkN4JGH8w/s72-c/Copy+of+1600heart_1001.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Fakta terbaru mengenai nasi…</title><link>http://galgom.blogspot.com/2009/11/fakta-terbaru-mengenai-nasi.html</link><category>Humor</category><author>noreply@blogger.com (GalGom)</author><pubDate>Sat, 28 Nov 2009 23:02:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-8446186813594263168.post-4922797801830760289</guid><description>Hasil research yang baru saja dilakukan membuktikan bahwa makan nasi ternyata tidak baik bagi kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Buktinya :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. NASI MENYEBABKAN KECANDUAN. Responden kami yang tidak makan nasi selama sehari saja akan kelaparan dan merasa sangat ingin makan nasi lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. SETENGAH dari seluruh siswa Indonesia yang makan nasi nilainya ada di bawah rata-rata kelas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Suku-suku pada zaman batu yang tidak pernah makan nasi terbukti TIDAK PERNAH mengidap tumor, Alzheimer, osteoporosis, ataupun Parkinson.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Dokter melarang bayi yang baru lahir untuk makan nasi. Hal ini menjadi bukti bahwa nasi punya dampak BERBAHAYA yang sudah dibuktikan oleh ilmu kedokteran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Nasi yang kering biasa dimakan oleh ayam. Nah, sekarang anda perlu curiga dari mana FLU BURUNG berasal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Jumlah pemakan nasi di Indonesia jauh lebih banyak dibandingkan dengan jumlah pemakan nasi di negara maju. Ini mungkin salah satu penyebab KETERBELAKANGAN pada negara ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. Di warung-warung, biasanya para buruh makan nasi dalam jumlah lebih banyak daripada kaum eksekutif. Hal ini membuktikan bahwa makan nasi&lt;br /&gt;MENURUNKAN kemampuan ekonomi seseorang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;9. Makan nasi dapat menyebabkan rasa haus alias MENYERAP air. Padahal tubuh kita sebagian besar terdiri dari air.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;10. Dalam kondisi tertentu, makan nasi MENINGKATKAN resiko kematian.&lt;br /&gt;Misalnya makan nasi sambil jalan di tengah jalan tol.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;11. Pengidap DIABETES lebih dianjurkan makan kentang daripada nasi.&lt;br /&gt;Berarti nasi kurang baik bagi KESEHATAN.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;12. Makan nasi menyebabkan keinginan mengkonsumsi sayur dan lauk.&lt;br /&gt;Misalnya nasi bandeng (nasi + bandeng goreng), nasi kucing (nasi + kucing goreng), dsb. Hal ini bisa menyebabkan OBESITAS.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;15. Nasi DIMASAK dalam suhu lebih dari 100 derajat Celsius. Itu panas yang cukup untuk MEMBUNUH orang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;16. Mudah kehilangan konsentrasi, sehingga tidak tahu point No. 8,13 dan 14 tidak ada.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tarohan ! Anda pasti akan melihat ke atas lagi untuk membuktikan No. 8, no. 13 dan No. 14 Tidak ada.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itulah keburukan dari makan NASI...,&lt;/span&gt;</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">3</thr:total></item><item><title>another fanfic, ksatria baja ponjay...,</title><link>http://galgom.blogspot.com/2009/11/another-fanfic-ksatria-baja-ponjay.html</link><category>Humor</category><author>noreply@blogger.com (GalGom)</author><pubDate>Sat, 28 Nov 2009 22:55:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-8446186813594263168.post-3385386641571238237</guid><description>Hari ini katro khairizki minami alias katrok minami kuliah jam 8 pagi. Oleh karena itu, ia segera mandi dan bersiap menuju kampusnya yang tercinta yaitu STAN.&lt;br /&gt;Banyak orang menyangka kalo katrok minami hanyalah seorang pelajar stan homo seperti lainnya. Akan tetapi, katrok tidaklah demikian. Katrok minami sebenarnya adalah wujud manusia dari pahlawan pembela kebenaran pembasmi kejahatan satria baja ponjay. Mengapa ponjay? Karena katrok kosnya di ponjay. Mengapa gak sarmili? Karena sarmili jauh dari peradaban. Hehe..&lt;br /&gt;Setelah berpakaian rapi, katrok segera menuju ke kampus. Ia hari ini kuliah pengantar manajemen keuangan publik menengah di ruang c404. Setelah memakai sepatu, ia pun segera cabut dari kosannya yang ada di ponjay. Bukan di sarmili (peace boy..hehe).&lt;br /&gt;Akan tetapi, ketika katrok minami berjalan menuju kampus, ia melihat pemandangan yang tidak biasa. Ia melihat monster bermuka seram sedang menakut-nakuti seorang wanita cantik beserta nenek di pinggir jalan.&lt;br /&gt;“Gal Gom..!!” teriak katrok. &lt;br /&gt;Galgom adalah organisasi rahasia yang berusaha untuk menguasai dunia. Menurut info yang dibaca dari facebook group galgom, mereka berasal dari planet krismons sector 9 (sebelah barat tempat tinggal mister black, musuh utama saras 008).mereka berusaha menguasai dunia dengan berbagai macam cara. Merekalah yangmenyabotase listrik pln sehingga akhir-akhir ini listrik di Jakarta sering padam. Mereka jugalah yang dengan seenaknya membuat harga bbm naik dengan bekerja sama dengan spekulan – spekulan kelas kakap. Kesimpulannya, galgom adalah organisasi jahat yang berbahaya dan mengancam keamanan bumi. Dan sebagai pahlawan sekaligus calon pns, katrok harus bisa memeranginya.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;“hei kau!!”&lt;br /&gt;katrok berteriak kencang sewaktu memergoki monster itu menggerayangi tubuh si wanita muda. Sebagai informasi, wujud monster itu sungguh buruk rupa. Bayangkan saja seekor babi muka mesum dikawin silangkan dengan keledai autis dan dikawin sirihkan kembali dengan kodok cina yang ternyata kawin lari dengan anjing bulldog bermuka kudis (kebayang gak semana jeleknya?)&lt;br /&gt;“apa yang sedang kau lakukan hah? Dasar galgom mesum!!”&lt;br /&gt;“hegh? Apa yang kau bicarakan? Aku sedang bersenda gurau saja dengan wanita cantik ini. Hehe..” jawab monster itu dengan muka mesum plus air liur yang meleleh di mulutnya. &lt;br /&gt;“kyaa… help me.. oh..yes..oh no.. kya…” teriak wanita muda nan semlohai itu meminta tolong sembari menggigit bibir bawahnya karena sedari tadi menahan pipis.&lt;br /&gt;“tenang nona, aku akan menyelamatkan mu!”katrok meletakkan tasnya di pinggir jalan. Iatak mau buku inter yang ia pinjam dari perpus gedung p kotor.bisa-bisa, ia kena marah dan didenda. Katrok tak mau hal itu terjadi.&lt;br /&gt;“hehe.. slurp. Cantik! Kau akan jadi santapan siangku. Hahaha!”ujar monster mesum itu. &lt;br /&gt;“kyaa… tasukette..lepasin!”cewek yang disandera makin panic karena ia mulai tak tahan lagi untuk segera buang air kecil. &lt;br /&gt;“dasar monster mesum… akan kuhabisi kau! Dan akan kutolong wanita muda nan semlohai itu dari tanganmu yang kotor.&lt;br /&gt;“apa? Kotor? Enak aja? Gw udah cuci tangan tadi pake lifebuoy! Nih, kuku gw aja udah gw medi-pedi kemaren di jhonny andrean!” monster itu emosi karena dibilang tangannya kotor. Ia melepas wanita itu dan menghempaskan begitu saja ke lantai.&lt;br /&gt;“ssshh.. umh.. untung aja lepas!” wanita itu menatap katrok minami dengan tatapan sayu. Katrok tau itu tanda kalo cewek itu udah gak tahan lagi. Gak tahan lagi untuk pipis maksudnya.&lt;br /&gt;“dasar calon pns sialan! Akan kubantai kau!”monsteritu berlari kearah katrok&lt;br /&gt;“eit-eit-eit. Tunggu dolo!”katrok berusaha menghentikan gerak musuhnya.&lt;br /&gt;“apalagi sekarang?”&lt;br /&gt;“sebelum berantem, kita harus kenalan dulu!”&lt;br /&gt;“ngapa harus kenalan dulu hah?”&lt;br /&gt;“soalnya itu sunah rassul..”jawab katrok&lt;br /&gt;“masya allah! Saya lupa, oke kita kenalan. Assalamu’alaikum wrwb”monster memukul keningnya dan segera mengucapkan salam&lt;br /&gt;“waalaikumsallam wrwb”ujar katrok dan wanita semlohai itu secara bersamaan.”&lt;br /&gt;“nama saya bapengmumes.saya monster buatan galgom..”&lt;br /&gt;“asli dari mana?”Tanya katrok sambil buka opera mini.&lt;br /&gt;“aslinya dari sunda brebes.”jawab monster itu.&lt;br /&gt;“ada alamat facebook gak?”Tanya cewek semlohai itu.&lt;br /&gt;“ada, bapeng_cutesabiz@gmail.com&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;wbr&gt;&lt;/wbr&gt;! Add gw ya!”&lt;br /&gt;“ntar,nih gw udah add. Ntar lu approve ya!”katrok sudah ngeadd monstervia facebook mobile.&lt;br /&gt;“oke lah kalo beggitu!”ujar si monster seraya menirukan nada lagunya warteg boys.”oh iya, nama lu sapa?”Tanya monster&lt;br /&gt;“gw? Nama gw andi f koya!”ujar seorang pria keriting yang kebetulan lewat didekat monster dan katrok berantem.&lt;br /&gt;“gak nanya..”ujar monster singkat&lt;br /&gt;“ngeremehin gw lo? Lu gak tw gw sapa hah?”ujar andi penuh emosi&lt;br /&gt;“alaah, palingan juga pembawa acara punch andi di matre tv kan? Bosen..”ujar katrok menambahkan.&lt;br /&gt;“hu…”cewek semlohai itu menggerakkan jempol tangannya ke bawah tanda mencemoooh.&lt;br /&gt;“dasar anak kurang diajar. Awas ya! Klo ntar stan mo nonton acara gw, gak gw bolehin.. huwa..hwa..”andi nangis karena diejek.&lt;br /&gt;“idih,cengeng.. cupu!”teriak katrok&lt;br /&gt;“hwa.. gw bilangin mama gw lho! Hwa…”andi pergi seraya menangis dan menjauhi arena pertempuran antara katrok minami dan monster mesum.&lt;br /&gt;……………………………………………………………………&lt;wbr&gt;&lt;/wbr&gt;………………………………………………….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ini belum selesai jek, masih panjang sekale... &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;jadi gimana? lucu? garing? ato romantis?lho?&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;i&gt;created by&lt;/i&gt;: Ballibond&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;a href="http://www.facebook.com/ballibond?v=wall"&gt;Ballibond fb&lt;/a&gt; &lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">2</thr:total></item><item><title>Cari Kosan (cerbung)</title><link>http://galgom.blogspot.com/2009/11/cari-kosan-cerbung.html</link><category>Humor</category><author>noreply@blogger.com (GalGom)</author><pubDate>Sat, 28 Nov 2009 22:37:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-8446186813594263168.post-1322556338013081386</guid><description>Mari mulai !&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Roy baru aja keterima di URAP (universitas rekayasa anak pejabat) jurusan sastra biologi. Setelah bayar uang check in alias daftar ulang, ia beserta temennya encep mencari kos-kosan deket kampus.&lt;br /&gt;Teritori kos-kosan di kampus itu terbagi menjadi 3 yaitu: 1. Daerah zulkarnaen 2. Daerah lubuk derita dan yang terakhir ialah daerah x zone. Karena hari masih pagi saat mereka mendaftar ulang saat itu, mereka pun memutuskan untuk mencoba ke daerah itu. Tak lupa, roy beli antimo agar tidak mabuk perjalanan.&lt;br /&gt;Pertama, mereka cari kos-kosan di daerah zulkarnaen. Mengapa dinamakan demikian? Bukan gang doli aja? Pertama, daerah itu bernama sangar macam itu karena konon yang jangan dibalik, pemiliknya ialah haji tatang situbloon (kok gak nyambung ya?). yang kedua, nama doli sudah dipantenkan menjadi merek dagang sebuah jalan alias gang yang menjajakan berbagai jenis “daging segar” dan selayaknya butik, mereka dipajang dalam akuarium kaca plus daun-daunan agar tampak menarik dipandang mata. Penulis gak jelas mengapa hal itu terjadi. &lt;br /&gt;Di daerah itu, harga untuk bisa memake salah satu diantaranya beragam, ada yang long tariff, short tarif dan masih banyak lagi. Bahkan, ada pula yang gak mau dibayar dengan rupiah dengan alasan bahwa barangnya sudah standar internasional. Eh, kita ngomongin kosan khan dari tadi? Jangan sampai ada yang berbeda pendapat pokoknya. Haram kata pak ustadz.&lt;br /&gt;Setelah mencari selama 4 jam penuh kurang 12 menit lewat 45 detik, akhinrya menemukan 3 kosan yang mereka rasakan cocok untuk dipake.wah, bispak neh! Pikir encep dalam hati.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Kos pertama ialah kos bernama shodom-me.mereka risih melihat nama kosan itu karena mirip dengan sodo-mie (merk mie yang tidak enak). Emang sih kosan itu mengeluarkan aura ke-homoan yang luar biasa.bahkan ibu kosnya, asep, menyambut roy dan encep dengan telanjang dada beserta sanggul jawanya yang kedodoran. Bahkan ekstremnya, bu eh pak eh sus eh apapun nama panggilan siangnya, membubuhkan bedak tipis merk holcim ke pipinya agar terlihat lebih cantik.&lt;br /&gt;Anak-anak kosannya pun tak kalah homo. Ada yang menggunakan g-string,kaus ketat,bahkan ada pula yang hanya mengenakan kolor dan beha (warna pink lagi, hi…)keanehan ternyata belum selesai, mereka ternyata mayoritas kuliah di fakultas teknik pertanian (?). ukh, roy segera merinding karena melihat mereka berkelakuan aneh. Padahal mereka kan cowok. +.+: &lt;br /&gt;Setelah berhasil kabur dengan alasan fotokopi, mereka bertiga, lho kok bertiga? Iya soalnya ditengah jalan tadi roy bertemu dengan “orang ketiga” yang bernama chu-pank yang biasa dipanggil iyut. Dia berasal dari BSD (Banjarmasin Sanaan Dikit).dia lulus tesdi URAP lewat jalur cepat bebas hambatan ( suap maksudnya). Dia juga ternyata mencari kosan yang nyaman, enak,putih,bersih,setia,ca&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;wbr&gt;&lt;/wbr&gt;kep,pinter,dan bohay (ini cari kosan ato cari cewek sih?)&lt;br /&gt;Roy beranjak menuju kos kedua yang berjudul “kos tiada duanya!” dan benar saja, kosan itu tiada duanya. Bayangkan saja, kosan itu pintunya satu,jendelanya satu, ventilasi satu, bahkan kamar yang ada saja Cuma satu. Ibu kosnya saja suaminya satu,anaknya satu,cucunya juga satu. Karena merasa satu, roy mencari kosan yang lain aja.&lt;br /&gt;Setelah 3 jam muter-muter, roy merasa pusing danlaper, akhirnya merekapun singgah di waregnya bu perez.wow,mereka pun langsung terpana karena ibu waregnya mirip dengan jupe. Temenku encep saja sampai ngences trus tanpa sadar memesan susu.sungguh roy tak mengerti apa maksud dibalik pemesanan susu encep setelah lihat body bu perez.sebagai manusia yang sehat, roy pun tergiur dengan “bodi” bu perez. Meski umurnya telah 27, ia Nampak terlihat lebih muda setengah hari. Mereka pun segera makan nasi telur goreng bulat orak arik plus es teh anget. Encep sampai mimisan ketika dia minum ‘susu”nya bu perez (susu seduhan bu perez maksudnya).entah ia mikir apa. Mungkin ia lagi menghayal gajah sedang birahi,hehe. ^_^g&lt;br /&gt;Setelah makan dan bayar dengan dolar (kurs waktu itu kira-kira 1 $ = 1500 yen).mereka bertiga keluar warteg dengan perut kenyang kecuali encep. Ia terlihat lebih lemes dibandingkan sebelum masuk wareg bu perez. Mungkin, ia kehabisan banyak darah.karena khawatir dengan keadaa encep,mereka segra ke warung terdekat untuk beli coca cola zero. Dan benar saja, coca cola itu benar-benar zero (gak ada isinya). Ketipu deh roy,btw, encep pun tetep kurang darah &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;bersambung....?&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;i&gt;created by&lt;/i&gt;: Ballibond&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.facebook.com/ballibond?v=wall"&gt; Ballibond fb&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">1</thr:total></item><item><title>Pengertian Akuntansi</title><link>http://galgom.blogspot.com/2009/11/pengertian-akuntansi.html</link><category>Pendidikan</category><author>noreply@blogger.com (GalGom)</author><pubDate>Sat, 28 Nov 2009 15:19:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-8446186813594263168.post-7394769140702964859</guid><description>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Jika kita berbicara akuntansi(accounting) sebenarnya kita sedang membicarakan tentang &lt;i&gt;&lt;b&gt;seni&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;, yaitu seni mencatat, yang terdiri dari debit, kredit dan saldo, yang menentukan keindahan adalah cara kita menulisnya dalam catatan. Tapi dalam&lt;span style="background-color: black; color: #999999;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;b style="background-color: black; color: #666666;"&gt;&lt;i&gt;segi ilmu pengetahuan&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="background-color: black; color: white;"&gt;, &lt;/span&gt;&lt;span style="background-color: black; color: #999999;"&gt;a&lt;/span&gt;kuntansi adalah suatu sistem yang mengukur aktivitas-aktivitas bisnis, memproses informasi tersebut kedalam bentuk laporan-laporan dan mengkomunikasikannya kepada pihak pengambil keputusan (khususnya investor dan kreditor). Laporan-laporannya berupa laporan laba rugi, laporan perubahan modal, laporan arus kas, neraca, dan catatan atas laporan keuangan. Akuntansi memberi suatu pelayanan vital dalam lingkungan bisnis,&amp;nbsp; yang akan menuangkan laporan keuangan secara kuntitatif dan kualitatif dan mentukan pengambilan keputusan suatu perusahaan. Bagan pemakai informasi akuntansi,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhO4j8ZoL4PxgLW_Awypoyys390VwiiNlJ1hM7ppbtHBWf0MKgfjDaKZK88Bj-KIx7FONM38Mkjob8lsHNPtyu0AroDal881nA4hS7LZ7tqzmcqrKOaFzSzqzat8ilNpdVGLyn7TZhstb0/s1600/bagan+akuntansi.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhO4j8ZoL4PxgLW_Awypoyys390VwiiNlJ1hM7ppbtHBWf0MKgfjDaKZK88Bj-KIx7FONM38Mkjob8lsHNPtyu0AroDal881nA4hS7LZ7tqzmcqrKOaFzSzqzat8ilNpdVGLyn7TZhstb0/s400/bagan+akuntansi.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;Akuntansi dalam Al-Quran&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;,&lt;span style="font-size: small;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Times New Roman'; font-size: small;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;"&gt;Akuntansi sendiri dalam bahasa arab dikenal dengan istilah Al-Muhasabah, dalam konsep islam akuntansi termasuk masalah muamalah&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Times New Roman'; font-size: 10pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-family: Times,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; font-size: small;"&gt;. Menurut sejarah bapak akuntansi adalah Luca&amp;nbsp; Pacioli yang menerbitkan buku konsep akuntansi double-entry bookkeeping pada tahun 1494M&lt;/span&gt;, &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;tetapi dapat kita saksikan dari sejarah, bahwa ternyata Islam lebih dahulu mengenal sistem akuntansi, karena Al Quran telah diturunkan pada tahun 610M, yakni 800 tahun le&lt;span style="font-size: small;"&gt;bih dahulu dari Luca Pacioli yang menerbitkan bukunya pada tahun 1494M.&lt;/spanclass="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Dalam Q.S. Al-Baqaroh ayat 282, telah menyatakan tentang pencatatan atau akuntansi,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;Artinya,&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp;&lt;i&gt; Hai orang-orang yang beriman, apabila kamu bermu`amalah tidak secara tunai untuk waktu yang ditentukan, hendaklah kamu menuliskannya. Dan hendaklah seorang penulis di antara kamu menuliskannya dengan benar. Dan janganlah penulis enggan menuliskannya sebagaimana Allah telah mengajarkannya, maka hendaklah ia menulis, dan hendaklah orang yang berutang itu mengimlakan (apa yang akan ditulis itu), dan hendaklah ia bertakwa kepada Allah Tuhannya, dan janganlah ia mengurangi sedikit pun daripada utangnya. Jika yang berutang itu orang yang lemah akalnya atau lemah (keadaannya) atau dia sendiri tidak mampu mengimlakan, maka hendaklah walinya mengimlakan dengan jujur. Dan persaksikanlah dengan dua orang saksi dari orang-orang lelaki di antaramu). Jika tak ada dua orang lelaki, maka (boleh) seorang lelaki dan dua orang perempuan dari saksi-saksi yang kamu ridai, supaya jika seorang lupa maka seorang lagi mengingatkannya. Janganlah saksi-saksi itu enggan (memberi keterangan) apabila mereka dipanggil; dan janganlah kamu jemu menulis utang itu, baik kecil maupun besar sampai batas waktu membayarnya. Yang demikian itu, lebih adil di sisi Allah dan lebih dapat menguatkan persaksian dan lebih dekat kepada tidak (menimbulkan) keraguanmu, (Tulislah muamalahmu itu), kecuali jika muamalah itu perdagangan tunai yang kamu jalankan di antara kamu, maka tak ada dosa bagi kamu, (jika) kamu tidak menulisnya. Dan persaksikanlah apabila kamu berjual beli; dan janganlah penulis dan saksi saling sulit-menyulitkan. Jika kamu lakukan (yang demikian), maka sesungguhnya hal itu adalah suatu kefasikan pada dirimu. Dan bertakwalah kepada Allah; Allah mengajarmu; dan Allah Maha Mengetahui segala sesuatu.&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;(Q.S. Al-Baqaroh, 282)&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;&lt;br /&gt;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;&lt;br /&gt;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a href="http://www.4shared.com/dir/15762472/80ee6d0c/sharing.html"&gt;Download kunci warren reeve fees 20th&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt; &lt;/span&gt;</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhO4j8ZoL4PxgLW_Awypoyys390VwiiNlJ1hM7ppbtHBWf0MKgfjDaKZK88Bj-KIx7FONM38Mkjob8lsHNPtyu0AroDal881nA4hS7LZ7tqzmcqrKOaFzSzqzat8ilNpdVGLyn7TZhstb0/s72-c/bagan+akuntansi.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title/><link>http://galgom.blogspot.com/2009/11/hari-itu-jamal-nasir-sibuk-berbelanja.html</link><category>Religius</category><author>noreply@blogger.com (GalGom)</author><pubDate>Fri, 27 Nov 2009 01:55:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-8446186813594263168.post-8576570005034734548</guid><description>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjWGDiirISm5YkjnDlQ_ywMzvgZWMJ6iq-8v6yi_i58Hq2GwAxLmqW_PscMjJppTXl6tR4iENbcaAAq2XBU1BJ-yowjb7sVxPuK5ruQNL7sCKuuwprpDbNkwC26TpBq7nygr6VXQkIVcUk/s1600/Satellite5_r190x.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 190px; height: 142px;" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjWGDiirISm5YkjnDlQ_ywMzvgZWMJ6iq-8v6yi_i58Hq2GwAxLmqW_PscMjJppTXl6tR4iENbcaAAq2XBU1BJ-yowjb7sVxPuK5ruQNL7sCKuuwprpDbNkwC26TpBq7nygr6VXQkIVcUk/s320/Satellite5_r190x.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5408488248471652802" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;p&gt;&lt;em&gt;Hari itu, Jamal Nasir sibuk berbelanja berbagai macam kebutuhan untuk menghadapi Hari Raya &lt;span class="jossearchword"&gt;Idul&lt;/span&gt; &lt;span class="jossearchword"&gt;Adha&lt;/span&gt;.&lt;/em&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Aku memilih bolos dari pekerjaanku,” ujar Nasir dengan nada gembira.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Teman-temanku telah berencana untuk mengunjungi rumahku.  Kami akan mempersiapkan hidangan tradisional untuk menyambut mereka,” lanjutnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bagaimanapun, tidak semua orang seberuntung Nasir.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Karena mayoritas Muslim di Amerika menghadapi &lt;span class="jossearchword"&gt;Idul&lt;/span&gt; &lt;span class="jossearchword"&gt;Adha&lt;/span&gt;—salah satu dari dua Hari Raya yang dimiliki Muslim—seperti hari-hari lain setiap tahunnya karena mereka tidak dapat meminta cuti bekerja atau bersekolah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Biasanya, setelah melakukan ibadah sholat sunnah, seperti perayaan hari besar lainnya, ummat Islam di Amerika saling mengunjungi satu sama lain.  Memakai pakaian terbaik yang dimiliki dan anak-anak menanti-nantikan hadiah yang diberikan oleh sanak famili.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tetapi Hari Raya kali ini hanya dilewati tanpa sesuatu yang istimewa, Karena mereka tetap harus pergi ke sekolah atau bekerja.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Bagaimana mungkin, kami merayakan hari itu tanpa anak-anak kami?” ujar Shumaila, seorang ibu dari dua anak yang masih bersekolah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Shumaila khawatir, anak-anaknya tidak akan merasakan &lt;span class="jossearchword"&gt;keistimewaan&lt;/span&gt; hari &lt;span class="jossearchword"&gt;Idul&lt;/span&gt; &lt;span class="jossearchword"&gt;Adha&lt;/span&gt; tiap tahunnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Anak-anaku bertanya mengapa semua kawan-kawannya mendapat libur pada hari natal tetapi hari &lt;span class="jossearchword"&gt;Idul&lt;/span&gt; &lt;span class="jossearchword"&gt;Adha&lt;/span&gt; aku tidak boleh libur,” ungkap Shumaila.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Kupikir, Pemerintah selayaknya memberikan libur sedikitnya dua hari untuk para pelajar dan pekerja agar dapat merayakan Hari Raya kami,” harap Shumaila.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kesatuan Orangtua murid, para pekerja dari kelompok Muslim yang notabene minoritas, baru-baru ini telah berusaha meminta kepada pemerintah untuk memberikan libur di dua Hari Raya milik ummat Islam.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Beberapa kota di New Jersey telah melakukannya.  Tetapi Departemen Pendidikan menolak permintaan mereka.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ketiadaan hari libur membuat para orangtua melakukan dua pilihan, tidak mengantar anak-anak mereka ke sekolah (membolos) atau menunda perayaannya di hari libur akhir pecan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Kami biasanya melakukan pesta &lt;em&gt;barbeque&lt;/em&gt; di pinggiran sungai di akhir pekan untuk merayakan &lt;span class="jossearchword"&gt;Idul&lt;/span&gt; &lt;span class="jossearchword"&gt;Adha&lt;/span&gt; yang telah lewat,” ujar Ikram Ali.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurut Ali dan istrinya cara seperti itu sangat disyukuri mereka daripada tidak merayakan sama sekali.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Kami mengundang beberapa kerabat, dan menjadikan hari itu hari yang menyenangkan untuk anak-anak kami,” lanjutnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Di Amerika Serikat terdapat tujuh juta ummat Islam.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Untuk kebanyakan Muslim di Amerika, hari &lt;span class="jossearchword"&gt;Idul&lt;/span&gt; &lt;span class="jossearchword"&gt;Adha&lt;/span&gt; hanya mereka rasakan dalam beberapa jam.  Mereka berkumpul di tempat kerja, melaksanakan sholat dan berdoa.  Setelah itu kembali bekerja seperti biasa.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Satu-satunya perayaanku untuk &lt;span class="jossearchword"&gt;Idul&lt;/span&gt; &lt;span class="jossearchword"&gt;Adha&lt;/span&gt; adalah berkumpul dengan muslim lainnya di Washington DC, melaksanakan sholat dan berdoa bersama,” ujar Rahimullah, salah seorang karyawan di perusahaan konstruksi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Aku bertemu manajerku dan dia memberikan izin satu jam, setelah itu harus kembali bekerja,” jelasnya. (Hanin Mazaya/arrahmah.com)&lt;/p&gt;</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjWGDiirISm5YkjnDlQ_ywMzvgZWMJ6iq-8v6yi_i58Hq2GwAxLmqW_PscMjJppTXl6tR4iENbcaAAq2XBU1BJ-yowjb7sVxPuK5ruQNL7sCKuuwprpDbNkwC26TpBq7nygr6VXQkIVcUk/s72-c/Satellite5_r190x.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Keutamaan Ibadah Puasa Arafah.</title><link>http://galgom.blogspot.com/2009/11/keutamaan-ibadah-puasa-arafah.html</link><category>Religius</category><author>noreply@blogger.com (GalGom)</author><pubDate>Fri, 27 Nov 2009 01:49:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-8446186813594263168.post-7813502259280303097</guid><description>&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiTzcY9HQezLfNH6D-gNvrCH2iMMj4d4zjfx0ThEGvkzCPpEMuHQhEuYFq5-GNwgqHtWANc1NOkfmb04EdLBJkF8F0vZo_o4yf7Vmr5snYVQQNt_n407D1ylMQFBfzxx8Ly4AsdNjjG4-c/s1600/kabah.jpg" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}"&gt;&lt;img alt="" border="0" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5408486533237880658" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiTzcY9HQezLfNH6D-gNvrCH2iMMj4d4zjfx0ThEGvkzCPpEMuHQhEuYFq5-GNwgqHtWANc1NOkfmb04EdLBJkF8F0vZo_o4yf7Vmr5snYVQQNt_n407D1ylMQFBfzxx8Ly4AsdNjjG4-c/s320/kabah.jpg" style="cursor: pointer; display: block; height: 303px; margin: 0px auto 10px; text-align: center; width: 300px;" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bulan ini kita semua Khususnya Ummat Muslim Akan Memperingati Hari Raya 'Idul Adha yg insya Alloh akan jatuh pada Tgl 27 November 2009M tepatnya hari jumat dan kita ummat muslim disunnahkan untuk berkorban, baik berbentuk Hewan sepert Sapi, Kerbau atau Kambing. Apabila ada rejeki yang kita miliki sekiranyalah segera Berkorban. Sedangkan keutamaan Bulan "Idul Haj" atau dengan bahasa umumnya Lebaran haji adalah sebaik-baik ummat Muslim dengan menjalankan ibadah puasa sesuai sabda Rosululloh SAW yang harus dilaksanakan tgl 9 Zulhijjah sebelum Terbenamnya Matahari atau Hari raya 'Idul Adha.&lt;br /&gt;
Dalil puasa tanggal 9 Zulhijjah atau yang dikenal puasa Arafah itu adalah sabda Rasulullah SAW :&lt;br /&gt;
&lt;i&gt;Puasa hari Arafah itu ahtasibu alallah- bahwa dia itu menggugurkan dosa setahun sebelumnya dan setahun sesudahnya &lt;/i&gt;(HR. Muslim)&lt;br /&gt;
Sedangkan dalil puasa 8 hari bulan Zulhijjah adalah sebagai berikut :&lt;br /&gt;
&lt;i&gt;Empat hal yang tidak pernah ditinggalkan oleh Rasulullah SAW: [1] Puasa hari Asyura, [2] Puasa 1-8 zulhijjah, [3] 3 hari tiap bulan dan [4] dua rakaat sebelum fajar. &lt;/i&gt;(HR. Ahmad, Abu Daud dan Nasai).&lt;br /&gt;
Dari Ibni Abbas ra bahwa Rasulullah SAW bersabda, &lt;i&gt;"Tidak ada amal yang lebih dicintai Allah dari hari ini, (yaitu 10 hari bulan Zulhijjah). Mereka bertanya,"Ya Rasulullah SAW, dibandingkan dengan jihad fi sabilillah ?". "Meskipun dibandingkan dengan jihad fi sabililllah".&lt;/i&gt; (HR. Jamaah kecuali muslim dan Nasai Lihat Nailul Authar : 3/312).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hadaanallahu Wa Iyyakum Ajma`in, Wallahu A`lam Bish-shawab,&lt;br /&gt;
Wassalamu `Alaikum Warahmatullahi Wa Barakatuh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hamba Alloh&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
*Disarikan dari*&lt;br /&gt;
&lt;i&gt;www.syariahonline.com&lt;/i&gt;</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiTzcY9HQezLfNH6D-gNvrCH2iMMj4d4zjfx0ThEGvkzCPpEMuHQhEuYFq5-GNwgqHtWANc1NOkfmb04EdLBJkF8F0vZo_o4yf7Vmr5snYVQQNt_n407D1ylMQFBfzxx8Ly4AsdNjjG4-c/s72-c/kabah.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title/><link>http://galgom.blogspot.com/2009/11/blog-post.html</link><author>noreply@blogger.com (GalGom)</author><pubDate>Fri, 27 Nov 2009 00:20:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-8446186813594263168.post-7548559621086619641</guid><description>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh6IqPMYQiL-5HVvu8kPTX2LdZ-jJCTPHCSaxXcKHz-Yztljwi0UENg5qS1P7KiIway8ycYjuM_fmsjRwRb2lodCHXEoVBklJdkQl9h9FjhwHbLxVV4_lScSRNNbbLqCBa-cvLsEhRpgpQ/s1600/Copy+of+DSC00014.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 240px; height: 320px;" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh6IqPMYQiL-5HVvu8kPTX2LdZ-jJCTPHCSaxXcKHz-Yztljwi0UENg5qS1P7KiIway8ycYjuM_fmsjRwRb2lodCHXEoVBklJdkQl9h9FjhwHbLxVV4_lScSRNNbbLqCBa-cvLsEhRpgpQ/s320/Copy+of+DSC00014.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5408463929202351234" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh6IqPMYQiL-5HVvu8kPTX2LdZ-jJCTPHCSaxXcKHz-Yztljwi0UENg5qS1P7KiIway8ycYjuM_fmsjRwRb2lodCHXEoVBklJdkQl9h9FjhwHbLxVV4_lScSRNNbbLqCBa-cvLsEhRpgpQ/s72-c/Copy+of+DSC00014.JPG" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title/><link>http://galgom.blogspot.com/2009/11/jumat-27-desember-2009-jam-00.html</link><author>noreply@blogger.com (GalGom)</author><pubDate>Thu, 26 Nov 2009 23:59:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-8446186813594263168.post-2388315703963017993</guid><description>&lt;span style="color: rgb(255, 102, 0);"&gt;Jumat 27 Desember 2009 jam 00.02 Awal buat blog masih ga ngerti apa !&lt;/span&gt;</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item></channel></rss>