<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="/~d/styles/rss2enclosuresfull.xsl"?><?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="http://feeds.feedburner.com/~d/styles/itemcontent.css"?><rss xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd" version="2.0"><channel><title>Catatan Kecil Ipoen</title><link>http://ipoen.blogspot.com/</link><atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="self" type="application/rss+xml" href="http://feeds.feedburner.com/blogspot/QQIz" /><description>Informasi Yang Ipoen Anggap Perlu.....</description><language>en</language><managingEditor>noreply@blogger.com (MY BLOG)</managingEditor><lastBuildDate>Thu, 26 Jan 2012 15:54:07 PST</lastBuildDate><generator>Blogger http://www.blogger.com</generator><openSearch:totalResults xmlns:openSearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/">31</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex xmlns:openSearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/">1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage xmlns:openSearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/">25</openSearch:itemsPerPage><feedburner:info xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0" uri="blogspot/qqiz" /><atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="http://pubsubhubbub.appspot.com/" /><itunes:owner><itunes:email>noreply@blogger.com</itunes:email></itunes:owner><itunes:explicit>no</itunes:explicit><itunes:subtitle>Informasi Yang Ipoen Anggap Perlu.....</itunes:subtitle><feedburner:emailServiceId xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0">blogspot/QQIz</feedburner:emailServiceId><feedburner:feedburnerHostname xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0">http://feedburner.google.com</feedburner:feedburnerHostname><item><title>10 Manfaat Jambu Biji</title><link>http://ipoen.blogspot.com/2011/08/jambu-biji-psidium-guajava-hanya.html</link><author>noreply@blogger.com (MY BLOG)</author><pubDate>Tue, 02 Aug 2011 21:41:10 PDT</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-2838452577224524988.post-7610672327893283307</guid><description>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-qbPkV9XlfRM/TjjQfzfkkxI/AAAAAAAAACw/AjTGmOciDJQ/s1600/859EE351-77B6-471C-8FDE-83123F031200.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://4.bp.blogspot.com/-qbPkV9XlfRM/TjjQfzfkkxI/AAAAAAAAACw/AjTGmOciDJQ/s1600/859EE351-77B6-471C-8FDE-83123F031200.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Jambu biji (Psidium guajava)  hanya populer ketika penyakit demam  berdarah merebak. Padahal buah ini memiliki manfaat beragam bagi  kesehatan.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Mengkonsumsinya secara rutin dapat mencegah berbagai  macam penyakit. Selain baik bagi kesehatan, jambu biji ini harganya  relatif murah dibandingkan dengan buah-buah lain.&lt;/div&gt;&lt;b&gt;1. Mencegah kanker&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Jambu  biji mengandung antioksidan pelawan kanker, likopen. Likopen dalam  jambu biji lebih mudah diserap tubuh dibanding yang berasal dari tomat  karena perbedaan dalam struktur selnya. Konsumsi likopen yang cukup  sangat berpengaruh pada penurunan risiko kanker prostat pada pria. Semua  jenis jambu biji mengandung antioksidan yang tinggi, terutama pada  jambu biji berdaging merah.&lt;/div&gt;&lt;b&gt;2. Menurunkan hipertensi&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Jambu  biji adalah buah yang sebaiknya rutin dikonsumsi jika Anda ingin  menghindar dari serangan jantung. Buah ini menjadi hipoglikemik di alam  dan kaya akan serat yang bermanfaat untuk menurunkan tekanan darah dan  kadar kolesterol. Selain itu, jambu biji berukuran sedang bisa mencukupi  20 persen kebutuhan harian tubuh akan potasium. Penelitian juga  menunjukkan rutin mengonsumsi potasium bisa menurunkan tekanan darah.&lt;/div&gt;&lt;b&gt;3. Mengobati diare&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tanaman  jambu biji memiliki astringen, zat kimia yang akan menyusutkan jaringan  tubuh. Ini sebabnya gusi akan terasa lebih keras dan segar setelah kita  mengunyah jambu biji. Selain itu daun jambu biji juga mengandung zat  antibakteri sehingga bisa mencegah pertumbuhan bakteri saat terkena  disentri. Pembunuh bakteri lain dalam buah ini adalah karetinoid,  vitamin C dan potasium.&lt;/div&gt;&lt;b&gt;4. Batuk dan flu&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Daun  jambu biji yang dimakan mentah atau buah yang masih mentah yang dibuat  jus dipercaya secara turun temurun sebagai obat mengatasi batuk dan flu.  Ramuan ini bekerja dengan cara mengurangi pembentukan lendir serta  membuat saluran pernapasan bebas infeksi. Buah jambu biji juga kaya akan  vitamin C dan zat besi yang efektif untuk menghambat infeksi virus flu.&lt;/div&gt;&lt;b&gt;5. Merawat kulit&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kandungan  astringet dalam jambu biji akan meningkatkan tekstur kulit dan  mengencangkan kulit yang mulai kendur. Bukan hanya itu jambu biji juga  mengandung vitamin A, C dan potasium yang memiliki fungsi sebagai  antioksidan. Nutrisi ini akan membantu proses detoksifikasi dan menjaga  kulit tetap sehat serta bebas keriput.&lt;/div&gt;&lt;b&gt;6. Mencegah sembelit&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kandungan  serat yang tinggi dalam jambu biji efektif untuk mencegah sembelit atau  konstipasi. Buah jambu biji ukuran sedang mengandung 36 persen  kebutuhan serat yang direkomendasikan. Selain itu biji buah ini juga  menjadi laksatif yang ampuh yang berfungsi untuk membantu membersihkan  sistem pembuangan usus.&lt;/div&gt;&lt;b&gt;7. Diabetes&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Menurut penelitian yang dilakukan pada tikus, baik buah dan daun jambu biji bisa membantu menurunkan kadar gula darah.&lt;/div&gt;&lt;b&gt;8. Menurunkan berat badan&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Buah  ini memiliki komponen yang diperlukan untuk menurunkan berat badan,  misalnya serat, protein dan vitamin. Buah ini juga membuat perut terasa  lebih kenyang. Jambu biji berukuran sedang yang diasup saat makan siang  sudah cukup untuk mengganjal perut sampai makan malam.&lt;/div&gt;&lt;b&gt;9. Sariawan perut&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Vitamin  C yang terkandung dalam jambu biji empat kali lebih tinggi dibanding  dengan vitamin C yang terdapat dalam jeruk. Selain itu, buah ini juga  menjadi obat yang ampuh untuk sariawan perut, penyakit yang ditandai  dengan gusi bengkak dan berdarah.&lt;/div&gt;&lt;b&gt;10. Merawat gigi&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Konsumsi jus jambu biji untuk merawat gusi, mengatasi gusi bengkak dan berdarah.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Source : &lt;a href="http://ibuprita.suatuhari.com/10-manfaat-jambu-biji/"&gt;Ibu Prita&lt;/a&gt; &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;!-- Begin: http://adsensecamp.com/ --&gt;
&lt;script src="http://adsensecamp.com/show/?id=OHRwEwGXnkg%3D&amp;cid=1mKE6FR8OXo%3D&amp;chan=LeZpvw8FPxU%3D&amp;type=9&amp;title=2BA94F&amp;text=000000&amp;background=FFFFFF&amp;border=FFFFFF&amp;url=66B5FF" type="text/javascript"&gt;
&lt;/script&gt;
&lt;!-- End: http://adsensecamp.com/ --&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2838452577224524988-7610672327893283307?l=ipoen.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2011-08-03T11:41:10.352+07:00</app:edited><media:thumbnail url="http://4.bp.blogspot.com/-qbPkV9XlfRM/TjjQfzfkkxI/AAAAAAAAACw/AjTGmOciDJQ/s72-c/859EE351-77B6-471C-8FDE-83123F031200.jpg" height="72" width="72" /><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>9 Fakta Tentang Makanan Pedas</title><link>http://ipoen.blogspot.com/2011/08/9-fakta-tentang-makanan-pedas.html</link><author>noreply@blogger.com (MY BLOG)</author><pubDate>Tue, 02 Aug 2011 21:15:32 PDT</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-2838452577224524988.post-9036938232559589685</guid><description>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-lpc2oRz_b8E/TjjK3k_5dnI/AAAAAAAAACs/aLDy3ko_sqw/s1600/image-741.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="200" src="http://2.bp.blogspot.com/-lpc2oRz_b8E/TjjK3k_5dnI/AAAAAAAAACs/aLDy3ko_sqw/s200/image-741.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Berbahagialah Anda yang berprinsip tiada hari tanpa makanan pedas  karena kegemaran ini bisa berbuah manis untuk kesehatan. Rasa pedas di  lidah bukan hanya efektif menambah nafsu makan, tapi juga berkhasiat  mengatasi sejumlah keluhan penyakit.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Selama berabad-abad, cabai  telah digunakan sebagai obat untuk peradangan serta melancarkan  sirkulasi darah. Faktanya, dengan darah yang mengalir lebih cepat, tubuh  akan lebih cepat menggantikan sel-sel yang rusak dan juga mengeluarkan  toksin dari tubuh.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tentu saja, makanan pedas ini harus dikonsumsi  secara bijaksana, terutama jika Anda memiliki perut yang sensitif atau  tidak bisa menoleransi makanan pedas.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Berdasarkan beberapa penelitian, cabai dan makanan pedas memiliki banyak khasiat, berikut di antaranya.&lt;/div&gt;1. Menurunkan berat badan&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Cabai  mengandung capsaicin yang akan mempercepat metabolisme dan membantu  tubuh membakar kalori lebih cepat. Hal ini terjadi karena capsaicin  meningkatkan temperatur tubuh dan berperan dalam meningkatnya detak  jantung. Lebih jauh, studi menunjukkan orang yang hobi makan pedas  biasanya makan dalam porsi sedikit sehingga berat badan lebih terjaga.&lt;/div&gt;2. Menyehatkan jantung&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Cabai  menyehatkan jantung dengan cara mencegah pembekuan darah. Penelitian  juga menunjukkan kadar kolesterol jahat/LDL bisa mencegah oksidasi yang  bisa menyebabkan penyumbatan pembuluh darah. Capsaicin juga efektif  melawan inflamasi, yang telah diidentifikasi sebagai faktor risiko  penyakit jantung.&lt;/div&gt;3. Melancarkan sirkulasi&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Makanan pedas  akan melancarkan sirkulasi dan menurunkan tekanan darah. Cabai juga  membantu menguatkan dinding pembuluh darah karena kandungan vitamin A  dan C-nya.&lt;/div&gt;4. Antikanker&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Banyak penelitian menunjukkan  konsumsi teratur makanan pedas akan mengurangi risiko kanker. Capsaicin  memperlambat pertumbuhan sel kanker dan pada banyak kasus sel-sel kanker  mati tanpa merusak sel sehat di sekitarnya.&lt;/div&gt;5. Meningkatkan fungsi cerna&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Manfaat  cabai dalam saluran cerna adalah meningkatkan sirkulasi darah di perut  dan meningkatkan lapisan mukus. Capsaicin juga membantu membunuh bakteri  H.pylori penyebab sakit maag. Akan tetapi jika Anda mengalami heartburn  (rasa panas) setelah makan pedas, cobalah tablet antiacid yang akan  menetralisir asam di lambung.&lt;/div&gt;6. Flu&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Capsaicin membantu  meningkatkan pengeluaran keringat dan menghilangkan gejala flu yang  mengganggu. Makanan pedas juga akan membantu membuka jalan napas,  mengurangi sinusitis, dan gejala flu lainnya.&lt;/div&gt;7. Tidur nyenyak&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Peneliti  dari Australia menemukan orang yang rutin mengasup makanan pedas lebih  mudah tidur. Mereka juga cenderung bangun lebih pagi dan lebih segar.&lt;/div&gt;8. Menjaga mood&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Cabai  merah meningkatkan level endorfin dan serotonin yang menghilangkan  nyeri dan memberi perasaan nyaman. Hormon ini bisa berlaku seperti  pelawan stres dan depresi.&lt;/div&gt;9. Melancarkan pernapasan&lt;br /&gt;
Makanan pedas bertindak seperti espektoran dan membantu penderita asma,  bronkitis kronik, sinusitis, dan penyakit pernapasan lainnya bernapas  lebih baik. &lt;br /&gt;
Source : &lt;a href="http://ibuprita.suatuhari.com/9-fakta-tentang-makanan-pedas/"&gt;Ibu Prita&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;!-- Begin: http://adsensecamp.com/ --&gt;
&lt;script src="http://adsensecamp.com/show/?id=OHRwEwGXnkg%3D&amp;cid=1mKE6FR8OXo%3D&amp;chan=LeZpvw8FPxU%3D&amp;type=9&amp;title=2BA94F&amp;text=000000&amp;background=FFFFFF&amp;border=FFFFFF&amp;url=66B5FF" type="text/javascript"&gt;
&lt;/script&gt;
&lt;!-- End: http://adsensecamp.com/ --&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2838452577224524988-9036938232559589685?l=ipoen.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2011-08-03T11:15:32.408+07:00</app:edited><media:thumbnail url="http://2.bp.blogspot.com/-lpc2oRz_b8E/TjjK3k_5dnI/AAAAAAAAACs/aLDy3ko_sqw/s72-c/image-741.jpg" height="72" width="72" /><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Menjadi Programmer Freelance</title><link>http://ipoen.blogspot.com/2011/08/menjadi-programmer-freelance.html</link><author>noreply@blogger.com (MY BLOG)</author><pubDate>Tue, 02 Aug 2011 20:40:43 PDT</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-2838452577224524988.post-1925989794268039595</guid><description>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ingin menjadi programmer lepas (freelance)? Ini serius! Saat ini  banyak perusahaan yang membutuhkan programmer tetapi tidak ingin  merekrutnya sebagai pegawai tetap. Sebenarnya fenomena ini bukan  berkembang belakangan ini, tetapi sudah bertahun-tahun yang lalu. Tetapi  memang kejadiannya banyak di negara maju. Dan fenomena ini kini sudah  merasuk ke Indonesia.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Di negara maju tenaga ahli memang sangat mahal. Hitungannya per jam,  bukan per bulan layaknya di Indonesia. Tahun kemarin rata-rata harga per  jam programmer senior freelance kurang-lebih US$ &lt;b&gt;10&lt;/b&gt; per jam. Sedangkan programmer junior antara US$ &lt;b&gt;5-8&lt;/b&gt; per jam. Coba saja kalikan dengan &lt;b&gt;40&lt;/b&gt; jam, maka Anda akan mendapatkan angka US$ &lt;b&gt;400&lt;/b&gt;. Ini kurang lebih Rp &lt;b&gt;3,6&lt;/b&gt; juta jika kursnya Rp &lt;b&gt;9.000&lt;/b&gt;  per dolar. Mengapa saya kalikan dengan 40 jam? Anda yang berprofesi  sebagai karyawan pasti tahu maksudnya angka 40 jam ini. Yap betul, ini  adalah jam kerja karyawan Indonesia selama 1 minggu.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Artinya adalah bahwa Anda cukup bekerja full-day seminggu untuk  mendapatkan honor Rp 3,6 juta. Angka yang besar? Tidak! Ini belum besar.  Anda masih bisa memanfaatkan 3-4 minggu sisanya selama sebulan untuk  meraup angka yang lebih banyak. Dan angka ini bisa menjadi berlipat  kalau Anda dapat bekerja dengan efektif dan efisien. Misalnya jika Anda  mendapatkan sebuah proyek membuat program yang jatahnya adalah 100 jam  tetapi Anda dapat menyelesaikannya hanya dalam kurun waktu 50 jam, maka  Anda tetap akan mendapatkan honor 100 jam. Dan Anda telah menghemat 50  jam dari jam kerja Anda.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Source: &lt;a href="http://usaha.wordpress.com/2007/05/06/menjadi-programmer-freelance/"&gt;Usaha Wordpress&lt;/a&gt; &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;!-- Begin: http://adsensecamp.com/ --&gt;
&lt;script src="http://adsensecamp.com/show/?id=OHRwEwGXnkg%3D&amp;cid=1mKE6FR8OXo%3D&amp;chan=LeZpvw8FPxU%3D&amp;type=9&amp;title=2BA94F&amp;text=000000&amp;background=FFFFFF&amp;border=FFFFFF&amp;url=66B5FF" type="text/javascript"&gt;
&lt;/script&gt;
&lt;!-- End: http://adsensecamp.com/ --&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2838452577224524988-1925989794268039595?l=ipoen.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2011-08-03T10:40:43.072+07:00</app:edited><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Bahaya Konsumsi Hot Dog dan Burger Berlebihan</title><link>http://ipoen.blogspot.com/2011/08/bahaya-konsumsi-hot-dog-dan-burger.html</link><author>noreply@blogger.com (MY BLOG)</author><pubDate>Mon, 01 Aug 2011 21:41:39 PDT</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-2838452577224524988.post-4848737727889463156</guid><description>&lt;link href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5CHacker%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_themedata.thmx" rel="themeData"&gt;&lt;/link&gt;&lt;link href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5CHacker%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_colorschememapping.xml" rel="colorSchemeMapping"&gt;&lt;/link&gt;    &lt;m:smallfrac m:val="off"&gt;    &lt;m:dispdef&gt;    &lt;m:lmargin m:val="0"&gt;    &lt;m:rmargin m:val="0"&gt;    &lt;m:defjc m:val="centerGroup"&gt;    &lt;m:wrapindent m:val="1440"&gt;    &lt;m:intlim m:val="subSup"&gt;    &lt;m:narylim m:val="undOvr"&gt;   &lt;/m:narylim&gt;&lt;/m:intlim&gt; &lt;/m:wrapindent&gt;&lt;style&gt;
&lt;!--
 /* Font Definitions */
 @font-face
	{font-family:"Cambria Math";
	panose-1:2 4 5 3 5 4 6 3 2 4;
	mso-font-charset:1;
	mso-generic-font-family:roman;
	mso-font-format:other;
	mso-font-pitch:variable;
	mso-font-signature:0 0 0 0 0 0;}
@font-face
	{font-family:Calibri;
	panose-1:2 15 5 2 2 2 4 3 2 4;
	mso-font-charset:0;
	mso-generic-font-family:swiss;
	mso-font-pitch:variable;
	mso-font-signature:-1610611985 1073750139 0 0 159 0;}
 /* Style Definitions */
 p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal
	{mso-style-unhide:no;
	mso-style-qformat:yes;
	mso-style-parent:"";
	margin-top:0cm;
	margin-right:0cm;
	margin-bottom:10.0pt;
	margin-left:0cm;
	line-height:115%;
	mso-pagination:widow-orphan;
	font-size:11.0pt;
	font-family:"Calibri","sans-serif";
	mso-ascii-font-family:Calibri;
	mso-ascii-theme-font:minor-latin;
	mso-fareast-font-family:Calibri;
	mso-fareast-theme-font:minor-latin;
	mso-hansi-font-family:Calibri;
	mso-hansi-theme-font:minor-latin;
	mso-bidi-font-family:Arial;
	mso-bidi-theme-font:minor-bidi;}
.MsoChpDefault
	{mso-style-type:export-only;
	mso-default-props:yes;
	mso-ascii-font-family:Calibri;
	mso-ascii-theme-font:minor-latin;
	mso-fareast-font-family:Calibri;
	mso-fareast-theme-font:minor-latin;
	mso-hansi-font-family:Calibri;
	mso-hansi-theme-font:minor-latin;
	mso-bidi-font-family:Arial;
	mso-bidi-theme-font:minor-bidi;}
.MsoPapDefault
	{mso-style-type:export-only;
	margin-bottom:10.0pt;
	line-height:115%;}
@page Section1
	{size:612.0pt 792.0pt;
	margin:72.0pt 90.0pt 72.0pt 90.0pt;
	mso-header-margin:36.0pt;
	mso-footer-margin:36.0pt;
	mso-paper-source:0;}
div.Section1
	{page:Section1;}
--&gt;
&lt;/style&gt;  &lt;/m:defjc&gt;&lt;/m:rmargin&gt;&lt;/m:lmargin&gt;&lt;/m:dispdef&gt;&lt;/m:smallfrac&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Mengonsumsi daging sapi, atau domba dengan ukuran porsi 2 ½ ons perhari saat ini dan kemudian hari mungkin tidak akan menimbulkan efek yang negatif untuk kesehatan Anda.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Namun tahukah Anda, jika makan lebih dari 18 ons dagin merah atau daging olahan perminggu bisa menyebabkan resiko kanker kolorektal (kanker yang menyerang usus besar).&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Menurut laporan Utama Amerika Institute For Cancer Research menyatakan bahwa kanker kolorektal adalah kanker ketiga yang paling sering terdeteksi pada pria maupun wanita dan tertinggi kedua penyebab kematian akibat kanker di Amerika Serikat.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Resiko kanker kolorektal juga meningkat 42% ketika seseorang mengonsumsi setiap 3 ½ ons porsi daging olahan (seperti hot dog, bacon, burger, daging asap) per hari.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Namun meraka pun tidak yakin mengapa daging merah atau daging olahan sangat berbahaya. Setelah diteliti lebih lanjut, para peneliti menduga bahwa ada kandungan karsinogen&amp;nbsp; yang terbentuk ketika daging yang dipanggang, diasap dan diberi bahan &lt;b&gt;&lt;i&gt;pengawet seperti nitran&lt;/i&gt;&lt;/b&gt; yang menyebabkan daging itu berbahaya jika dikonsumsi.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Jika tetap ingin mengonsumsinya, coba buat daging olahan sendiri dirumah dan hindari membelinya dari toko daging di pasar. Olahan di rumah tanpa bahan pengawet bisa mencegah pembentukan &lt;i&gt;karsinogen&lt;/i&gt;.&lt;/div&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Calibri&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 11pt; line-height: 115%;"&gt;Jika ingin memanggangnya masukkan ke dalam oven dengan suhu di bawah 400 derajat fahrenheit. Ini bisa membantu mematikan bakteri dan mencegah Anda dari serangan penyakit kanker.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;!-- Begin: http://adsensecamp.com/ --&gt;
&lt;script src="http://adsensecamp.com/show/?id=OHRwEwGXnkg%3D&amp;cid=1mKE6FR8OXo%3D&amp;chan=LeZpvw8FPxU%3D&amp;type=9&amp;title=2BA94F&amp;text=000000&amp;background=FFFFFF&amp;border=FFFFFF&amp;url=66B5FF" type="text/javascript"&gt;
&lt;/script&gt;
&lt;!-- End: http://adsensecamp.com/ --&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2838452577224524988-4848737727889463156?l=ipoen.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2011-08-02T11:41:39.890+07:00</app:edited><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Sistem berbasis IBM DB2 dan IBM WebSphere teknologi perangkat lunak</title><link>http://ipoen.blogspot.com/2010/12/sistem-berbasis-ibm-db2-dan-ibm.html</link><author>noreply@blogger.com (MY BLOG)</author><pubDate>Sun, 19 Dec 2010 05:11:36 PST</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-2838452577224524988.post-2173663786314544621</guid><description>Dengan harga akuisisi pelanggan di semua waktu tinggi, mempertahankan pelanggan dan meningkatkan profitabilitas dari hubungan tersebut sangat penting. Sebagian besar pusat kontak menggunakan sistem berdasarkan keterampilan ketika routing panggilan pelanggan, yang hanya didasarkan pada pertimbangan agen fokus dan ketersediaan produk. Selama beberapa dekade, model ini telah terbukti membuat frustrasi baik pusat kontak pelanggan dan agen sebagai wakil ditugaskan mungkin tidak calon yang optimal untuk mengatasi permintaan pelanggan.&lt;br /&gt;
Menggunakan teknik yang ditemukan dan dipatenkan oleh Assurant, RAMP menggabungkan data tentang pelanggan individu masing-masing kontak agen pusat keahlian khusus, keahlian dan kinerja masa lalu untuk mengoptimalkan routing panggilan. IBM Global Business Services konsultan merancang sebuah “cocok-mesin” yang memanfaatkan kombinasi ini wawasan pelanggan, agen profil dan real-time analisis untuk memberikan “tingkat-individu” decisioning dan penugasan panggilan tidak tersedia di sebagian besar pusat kontak aplikasi.&lt;br /&gt;
“Solusi Assurant telah menggunakan suatu analisis berbasis pendekatan routing call center untuk meningkatkan keuntungan dan meningkatkan pengalaman pelanggan dalam call center selama lebih dari tujuh tahun, meningkatkan pendapatan retensi 37% dan pendapatan penjualan sebesar 29% dalam tahun pertama pelaksanaan *, “kata Mike Politz, sebuah Solusi Assurant Vice President. “Ini kerjasama dengan IBM telah mengambil aplikasi ini ke tingkat berikutnya dengan RAMP dan terbukti bahwa kekuatan menggabungkan wawasan pelanggan dengan proses bisnis dapat mengarah pada keputusan yang lebih cerdas dan perbaikan kinerja.”&lt;br /&gt;
RAMP diaktifkan saat pelanggan menghubungi call center. Dalam beberapa detik platform menggunakan data yang dihasilkan dari interaksi pusat panggilan sebelumnya untuk mengidentifikasi diterima menunggu waktu untuk setiap pelanggan. RAMP kemudian faktor kinerja agen dan kualifikasi untuk memutuskan mana agen akan melayani pelanggan yang terbaik. Pada saat yang sama, RAMP menentukan kapan agen optimal akan tersedia menggunakan algoritma prediksi didasarkan pada panjang panggilan aktif dan panggilan sejarah menangani kali. Analisis keputusan berbasis mesin kemudian menetapkan penelpon ke agen optimal dan rute panggilan secara real-time ke agen. Mesin trek setiap panggilan tugas dan membuat penyesuaian yang diperlukan jika agen panggilan berakhir sebelum atau setelah waktu yang diperkirakan.&lt;br /&gt;
RAMP tersedia saat ini melalui IBM Global Business Services ‘Bisnis Analytics dan Optimasi (BaO) saluran layanan. Platform IBM memanfaatkan pengalaman dan keahlian dalam analisis dan wawasan pelanggan teknologi dan bergabung semakin portofolio aset Bao difokuskan pada membantu klien yang lebih baik membuat keputusan yang lebih baik.&lt;br /&gt;
Sistem menyediakan pilihan konfigurasi yang fleksibel dan dioptimalkan untuk berjalan pada IBM Software dan Hardware platform. Gov ini adalah Assurant RAMP pada IBM POWER6 (TM) memanfaatkan sistem berbasis IBM DB2 dan IBM WebSphere teknologi perangkat lunak untuk mengelola informasi mereka. Selain Asuransi, IBM juga membuat RAMP tersedia untuk pelanggan lain kontak-sentris industri, termasuk: Financial Services, Telekomunikasi dan Cable televisi.&lt;br /&gt;
“Kami melihat semakin tersedia kesempatan untuk menggunakan informasi pelanggan dan analisis untuk menemukan pelanggan baru tingkat wawasan untuk meningkatkan performa,” kata Michael Schroeck, Vice President, Business Analytics dan Optimasi Services, IBM Global Business Services. “RAMP mewakili generasi berikutnya dari solusi analisis, yang menggabungkan informasi dan wawasan pelanggan untuk mentransformasikan dan mengoptimalkan fungsi-fungsi bisnis yang penting. RAMP memungkinkan klien kami untuk meningkatkan kepuasan pelanggan, mengurangi erosi, meningkatkan pendapatan, dan meningkatkan produktivitas contact center yang lebih baik sehingga menghasilkan kinerja perusahaan secara keseluruhan. ”&lt;br /&gt;
Solusi bisnis Assurant mengembangkan, menanggung, pasar dan memberikan asuransi khusus, perpanjangan kontrak layanan dan solusi manajemen risiko lainnya melalui hubungan kerjasama dengan lembaga-lembaga keuangan terkemuka, pengecer, manufaktur, dealer mobil, rumah duka, utilitas dan entitas lain. Yang beroperasi di 24 kota, termasuk kantor eksekutif di Atlanta, Ga, Solusi Assurant melayani klien dan pelanggan mereka di 12 negara di seluruh Amerika Utara, Karibia, Amerika Latin, Eropa dan Asia. www.assurantsolutions.com&lt;br /&gt;
Solusi Assurant perusahaan yang merupakan bagian dari Assurant, sebuah penyedia utama produk asuransi khusus dan layanan terkait di Amerika Utara dan memilih pasar internasional. Assurant, sebuah perusahaan Fortune 500 dan anggota dari S &amp;amp; P 500, perdagangan di New York Stock Exchange di bawah simbol AIZ. Assurant memiliki lebih dari $ 25 miliar dalam aset dan $ 8 miliar dalam pendapatan tahunan. www.assurant.com&lt;br /&gt;
Untuk informasi lebih lanjut tentang RAMP dan IBM Business Analytics dan Optimasi persembahan kunjungi: www.ibm.com / GBS / bao&lt;br /&gt;
Untuk melihat sebuah animasi yang menjelaskan bagaimana RAMP bekerja, silakan kunjungi: IBM’s New Intelijen Video Studio. Juga, terdaftar wartawan dan blogger dapat melihat dan mendownload b-roll dan “RAMP: Cara Kerja” animasi dengan pergi ke http://www.thenewsmarket.com/ibm.&lt;br /&gt;
Ikuti perkembangan di IBM Business Analytics di:&lt;br /&gt;
IBM Business Analytics &amp;amp; Optimasi Online Press Kit&lt;br /&gt;
IBM Business Analytics &amp;amp; Optimalisasi: Smarter Planet on Tumblr&lt;br /&gt;
IBM Business Analytics di Twitter&lt;br /&gt;
RAMP didasarkan pada paten berikut: Paten No 7.050.566-May23, 2006; Patent No 7.062.031-13 Juni 2006; Paten No.7, 593.521-September 22, 2009.&lt;br /&gt;
Source : &lt;a href="http://www.db2certification.org/memanfaatkan-sistem-berbasis-ibm-db2-dan-ibm-websphere-teknologi-perangkat-lunak/"&gt;http://www.db2certification.org&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;!-- Begin: http://adsensecamp.com/ --&gt;
&lt;script src="http://adsensecamp.com/show/?id=OHRwEwGXnkg%3D&amp;cid=1mKE6FR8OXo%3D&amp;chan=LeZpvw8FPxU%3D&amp;type=9&amp;title=2BA94F&amp;text=000000&amp;background=FFFFFF&amp;border=FFFFFF&amp;url=66B5FF" type="text/javascript"&gt;
&lt;/script&gt;
&lt;!-- End: http://adsensecamp.com/ --&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2838452577224524988-2173663786314544621?l=ipoen.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2010-12-19T20:11:36.936+07:00</app:edited><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Sistem Informasi Pemasaran</title><link>http://ipoen.blogspot.com/2010/12/sistem-informasi-pemasaran.html</link><category>Sistem Informasi Pemasaran</category><category>sistem informasi</category><author>noreply@blogger.com (MY BLOG)</author><pubDate>Sun, 19 Dec 2010 05:07:42 PST</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-2838452577224524988.post-794902604480309072</guid><description>&lt;div class="entry"&gt;       Sistem Informasi Pemasaran [Implementasi]&lt;br /&gt;
Jika didefinisakan dalam arti yang luas, sistem informasi pemasaran adalah kegiatan peseorangan dan organisasi yang memudahkan dan mempercepat hubungan pertukaran yang memuaskan dalam lingkungan yang dinamis melalui penciptaan pendistribusian promosi dan penentuan harga barang jasa dan gagasan. Sistem informasi pemasaran selalu digunakan oleh bagian pemasaran dalam sebuah perusahaan untuk memasarkan produk-produk perusahaan tersebut. Sistem informasi ini merupakan gabungan dari keputusan yg berkaitan dengan:&lt;br /&gt;
Produk&lt;br /&gt;
Tempat&lt;br /&gt;
Promosi&lt;br /&gt;
Harga produk&lt;br /&gt;
Strategi pemasaran&lt;br /&gt;
Strategi pemasaran terdiri dari campuran unsur-unsur yang dinamakan bauran pemasaran semua itu dikenal&lt;br /&gt;
dengan 4P yaitu:&lt;br /&gt;
Produk apa yang dibeli pelanggan untuk memuaskan kebutuhannya&lt;br /&gt;
Promosi berhubungan dengan semua cara yang mendorong penjualan&lt;br /&gt;
Place berhubungan dengan cara mendistribusikan produk secara fisik kepada pelanggan melalui slauran distribusi&lt;br /&gt;
Price terdiri dari semua element yang berhubungan dengan apa yang dibayar oleh pelanggan&lt;br /&gt;
Komponen Sistem Informasi pemasaran&lt;br /&gt;
Sistem informasi pemasaran mempunyai komponen yang sama dengan sistem informasi secara umum, yaitu&lt;br /&gt;
komponen-komponen input, model, output, basis data, teknologi dan kontrol. Perbedaan komponen-komponen ini antar sistem-sistem informasi lainnya adalah konteks letak dari sistem informasinya. Misalnya untuk Sistem informasi pemasaran ini, maka komponen inputnya adalah input tentang data pemasaran dan outputnya adalah laporan-laporan berisi informasi pemasaran.&lt;br /&gt;
Komponen Input Pemasaran&lt;br /&gt;
Sistem informasi pemasaran mengumpulkan data yang menjelaskan transaksi pemasaran perusahaan.&lt;br /&gt;
Subsistem intelejen pemasaran mengumpulkan informasi dari lingkungan perusahaan yang berkaitan dengan&lt;br /&gt;
operasi pemasaran. Subsistem peneliti pemasaran menlakukan penelitian khusus mengenai operasi pemasaran.&lt;br /&gt;
Komponen Model Pemasaran&lt;br /&gt;
Model digunakan untuk menghasilkan informasi yang relevan yang sesuai dengan kebutuhan pemakai sistemnya. Model merupakan cetakan yang merubah bentuk input menjadi output. Model di sistem informasi pemasaran banyak digunakan untuk menghasilkan laporan keperluan anggaran operasi, strategi penentuan harga produk, evaluasi produk baru, pemilihan lokasi fasilitas, evaluasi penghapusan produk lama,penunjukan salesman, penentuan rute pengiriman yang paling optimal, pemilihan media iklan yang paling efektif dan untuk persetujuan kredit.&lt;br /&gt;
Komponen Basis Data Pemasaran&lt;br /&gt;
Data yang digunakan oleh Subsistem out put berasal dari data base. Beberapa data dalam data base adalah unik bagi fungsi pemasaran, tapi banyak yang berbagi dengan area fungsional lain.&lt;br /&gt;
Komponen Output Pemasaran&lt;br /&gt;
Tiap Subsistem out put menyediakan informasi tentang Subsistem itu sebagai bagian dari bauran&lt;br /&gt;
Subsistem produk menyediakan informasi tentang produk perusahaan. Subsistem promosi menyediakan informasi tentang kegiatan periklana perusahaan dan penjualan langsung. Subsistem harga membantu manajer untuk membuat keputusan harga.&lt;br /&gt;
Subsistem Sistem Informasi Pemasaran&lt;br /&gt;
Subsistem Penelitian Pemasaran (Riset Pemasaran)&lt;br /&gt;
Subsistem penelitian pemasaran merupakan sistem yang berhubungan dengan pengumpulan, pencatatan dan analisis data pelanggan dan calon pelanggan dan calon pelanggan. Manajer pemasaran dapat mengunakan penelitian pemasaran untuk mengumpulkan segala jenis informasi tetapi sebagian besar kegiatan ditujukan pada pelanggan dan calon pelanggan :&lt;br /&gt;
Data primer dan sekunder&lt;br /&gt;
Data primer adalah data yang dikumpulkan perusahaan. Sedangkan data sekunder adalah data yang dikumpulkan oleh orang lain. Teknik yang digunakan dalam pengumpulan data primer adalah wawancara mendalam, pengamatan dan pengujian terkendali. Beberapa data skunder harus dibeli dan sering tersedia dalam bentuk pita magnetik atau disket untuk memudahkan pemasukan kedalam CBIS data sekunder yang lain seperti tersedia diperpustakan.&lt;br /&gt;
Subsistem Intelijen Pemasaran Tiap area fungsional bertanggung jawab untuk menghubungkan perusahaan dengan elemen-elemen tertentu dilingkungan pemsaran yang memliki tanggung jawab utama pada pelanggan dan pesaing. Seperti area fungsional lainnya, pemasran juga memiliki tanggung jawab pada pemerintah dan komunitas global.&lt;br /&gt;
Subsistem Produk&lt;br /&gt;
Subsistem produk berguna untuk membuat rencana produk baru.&lt;br /&gt;
a. Siklus hidup produk&lt;br /&gt;
Tugas manajer pemasaran adalah mengembangkan strategi dan taktik untuk tiap unsur dalam bauran pemasaraan dan kemudian mengintegrasikan menjadi suatu rencana pemasaran yang menyeluruh. Suatu kerangka kerja yang disebut siklus hidup produk mengarahkan manajer dalam membuat keputusan-keputusan ini seperti arti namanya siklus hidup produk.&lt;br /&gt;
b. Model evaluasi produk baru&lt;br /&gt;
Keputusan untuk mengembangkan produk baru harus dipertimbangkan secara matang dan dengan dasar keuangan yang baik dan dibuat oleh eksekutif. Perusahaan yang memperkenalkan banyak produk baru mengembangkan suatu prosedur formal yang mempertimbangkan faktor-faktor seperti potensi tingkat keuntungan dan efisiensi penggunaan sumber daya.&lt;br /&gt;
Subsistem Tempat&lt;br /&gt;
pengambilan keputusan terhadap penentuan tempat yang sesuai dengan pelemparan produk yg dihasilkan sangat menentukan tingkat penjualan produk. Untuk itu, posisi subsistem ini sangat vital dalam keberadaanya.&lt;br /&gt;
Subsistem Promosi&lt;br /&gt;
Subsistem promosi berfungsi untuk melakukan analisis terhadap promosi yg dilakukan untuk meningkatkan penjualan.&lt;br /&gt;
Subsistem Harga&lt;br /&gt;
Subsistem harga berfungsi untuk membantu menetapkan harga terhadap produk yg dihasilkan.&lt;br /&gt;
a. Penetuan harga berdasarkan biaya&lt;br /&gt;
Beberapa poerusahaan menggunakan penentuan harga berdasarkan biaya dengan menentukan biaya-biaya mereka dan menambahkan markup yang diinginkan. Jika perusahaan memilki SIA yang baik, tersedia data biaya yang akurat mambuat tugas Subsistem harga menjadi mudah untuk mendukung penentuan harga berdasarkan biaya.&lt;br /&gt;
b. Penentuan harga berdasarkan permintaan&lt;br /&gt;
Kebijakan harga yang kurang berhati-hati adalah penentuan harga berdasrakan permintaan yang menetapkan harga sesuai dengan nilai yang ditempatkan oleh konsumen terhadap produk.&lt;br /&gt;
Evolusi Konsep Sistem Informasi Pemasaran&lt;br /&gt;
Pada tahun 1966 profesor Philip kotler dari Northwestern university menggunakan istilah pusat syaraf&lt;br /&gt;
pemasaran (marketing nerve center). Ia mengidentifikasikan tiga jenis informasi pemasaran :&lt;br /&gt;
Intelijen pemasaran (marketing intelligence) informasi yang mengalir keperusahaan dari lingkungan.&lt;br /&gt;
Informasi pemasaran intern (internal marketing information) informasi yang dikumpulkan dalam peruasahaan.&lt;br /&gt;
Komunikasi pemasaran (marketing Communication) informasi yang mengalir keluar kelingkungan.&lt;br /&gt;
Source :&amp;nbsp; &lt;a href="hhttp://yurindra.wordpress.com/analisis/sistem-informasi-pemasaran-2/"&gt;hhttp://yurindra.wordpress.com/analisis/sistem-informasi-pemasaran-2/&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;!-- Begin: http://adsensecamp.com/ --&gt;
&lt;script src="http://adsensecamp.com/show/?id=OHRwEwGXnkg%3D&amp;cid=1mKE6FR8OXo%3D&amp;chan=LeZpvw8FPxU%3D&amp;type=9&amp;title=2BA94F&amp;text=000000&amp;background=FFFFFF&amp;border=FFFFFF&amp;url=66B5FF" type="text/javascript"&gt;
&lt;/script&gt;
&lt;!-- End: http://adsensecamp.com/ --&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2838452577224524988-794902604480309072?l=ipoen.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2010-12-19T20:07:42.496+07:00</app:edited><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Rumah Tanga atau Tanah Pekuburan?</title><link>http://ipoen.blogspot.com/2010/03/rumah-tanga-atau-tanah-pekuburan.html</link><author>noreply@blogger.com (MY BLOG)</author><pubDate>Sun, 07 Mar 2010 21:14:07 PST</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-2838452577224524988.post-8245019749252911380</guid><description>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Bandara Ahmad Yani Semarang. Masih 1 jam lagi waktu untuk boarding ke pesawat yang akan membawaku kembali ke Jakarta. Sambil membaca surat kabar di tangan, sesekali aku lirik dua TV di Executive Lounge itu, yang menyiarkan dua channel yang berbeda. Bukan karena aku suka dengan sinetron, tapi sesekali suara keras dari TV di sebelah kiri menarik perhatian ku.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Lagi-lagi, tontonan yang menunjukkan sikap dan kata-kata suami-istri yang kasar, urah leher menegang, sesekali tangan melayang. Lebih sedih lagi nuka saja hal itu berlaku antara suami isteri. Anak dengan orang tua pun begitu juga. Sempat terlintas juga apakah benar hal itu ada di dunia nyata? Tapi bila lihat lagi surat kabar, baru saja kubaca, seorang isteri dibantuk pacarnya telah tega membunuh suaminya. Berita lain, seorang ayah dengan kejam telah memperkosa anak kandungnya sendiri selama 2 tahun. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Belum lagi habis kesedihanku, di TV sebelah kanan, terlihat sebuah acara show music. Penyanyi wanita diiringi penari-penari dengan lenggok yang aduhai, sangat mengiris hatiku. Sungguh sedih melihat wanita-wanita yang sudah kehilangan malu, dengan baju yang hanya menggunakan kain ala kadarnya. Belum reda sedih ku, tambah pilu hati bila kemudian melihat ibu si penyanyi tersebutpun begitu bangga mendampingi anaknya. Bagaimana seorang ibu tidak merasa risih dengan penampilan anak yang seperti itu?&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Nampaknya dari berbagai penjuru, Allah sedang mengingatkan aku betapa rusaknya zaman sekarang ini. Halaman tengah surat kabar memberitakan tentang sex bebas yang dilakukan remaja mulai usia 13 tahun di sebuah kota yang dulu terkenal dengan banyak pesantrennya.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kehidupan sosial yang rusak di tanah air dewasa ini, yang notabene penduduknya mayoritas muslim, ternyata tak jauh beda dengan apa yang berlaku di masyarakat barat. Keganasan, kenakalan remaja, tawuran, narkoba, pergaulan bebas, ikatan keluarga sudah rapuh, hidup bersama tanpa nikah, dan kerusakan sosial lainnya, menjadi sudah biasa dalam masyarakat kita sekarang ini. Walaupu kerusakannya tidak separah dibanding dengan masyarakat barat, namun apa yang berlaku sebenarnya sudah sampai pada tahap yang sangat kritis dan mengerikan.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sebenarnya kerusakan yang berlaku baik di barat maupun di tanah air, berawal atau berasal dari HIDUP TANPA TUHAN. Apabila hidup tanpa tuhan, artinya tugan tidak ada dalam hati kita, maka nasfsulah yang berkuasa. Sedangkan nafsu itu sangat mengajak dan mendorong kepada kejahatan, untuk hidup tanpa peraturan sperti hewan yang nafsi-nafsi. Masing-masing hanya mau menonjolkan ego dan rakus untuk kepuasan diri saja. Halal dan haram sudah tidak jadi perhitungan. Akhirnya institusi keluarga pun sudah runtuh.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Bila kehidupan pada tahap keluarga sudah porak poranda, maka begitu jugalah yang berlaku pada masyarakatnya. Akhirnya kerusakan yang berlaku pada masyarakat barat berlaku juga dalam masyarakat di kalangan umat Islam : black metal, heavy metak, narkoba, vandalisme, gansterisme, sex bebas dan lain sebagainya.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Mengapa terjadi hal yang sama seperti masyarakat Barat? Jawabnya ialah dari akar permasalahan yang sama. Kalau masyarakat barat secara total menolak Tuhan (contoh di prancis 75% penduduknya adalah atheis), maka masyarakat Islam, walaupun tidak menolah Tuhan sepenuhnya, namun Tuhan yakni Allah tidak dibesarkan dalam kehidupan. Allah sudah tidak dibawa bersama dalam segala urusan termasuk dalam rumah tangga dan keluarga. Alhasil, hasilnya sama yaitu nafsulah yang besar dan berkuasa dlam urusan harian termasuk dalam hal ihwal keluarga. Institusi keluarga yang sudah tidak berfungsi lagi sebagai tempat mendidik manusia, sudah tidak berperanan sebagai tempat menyuburkan iman dan taqwa, tidak membangun jiwa, tidak membentuk dan mencorakkan insaniah.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tidak keterlaluan kalau disebut rumah tangga kini sudah seperti tanah pekuburan. Hanya menjadi tempat menghimpunkan ‘mayat-mayat’ manusia hidup yang ‘roh’nya sudah tidak berfungsi. Bangkai bernyawa yang hanya makan, minum, tidur, istirahat dan berkawin.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Buka saja mata di waktu pagi bukan allah yang diingat atau dipentingkan, tetapi yang dipentingkan atau didahulukan adalah segala macam yang bersifat benda. Walau ada keluarga yang dianggap ‘baik’ pun, walaupun shalat subuh dilakukan tapi dalam sholat pikiran sudah pada persiapan sarapan, bekal anak, atau persiapan ke tempat kerja. Anak-anak pula, sholat shubuh walau dikerjakan tapi dilakukan dengan tergesa-gesa. Pikiran sudah pada ulangan, tugas sekolah, aktifitas sekolah. Ingatan pada Allah, pada akhirat sangat jarang berlaku. Lama kelamaan Allah dan akhirat sudah tidak masuk hitungan. Akhirnya dewasa kelak, halal haram juga diabaikan.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Apabila roh atau hati/jiwa kehilangan fungsi maka penghuni rumah tangga atau anggota keluarga itu, tidak ubah umpama mayat bergerak. Peradaban pembangunan material dimajukan sungguh-sunguh bahkan semakin canggih, tetapi peradaban rohani tidak dibina. Dibina sambil lalu akhirnya rohani semakin pudar gersang, kering kerontang.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Akibatnya peradaban material yang tinggi itu sedikitpun tidak mendatangkan nikmat kebahagiaan sejati yang hanya dirasakan di hati.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Oleh karena itu, jika kita memimpikan kehidupan masyarakat yang aman damai harmoni dalam kemajuan, tidak ada jalan lain kecuali dengan diawali dari perbaikan institusi keluarga. Selagi institusi keluarga tidak diperkokoh dengan kembali kepada Tuhan dan syari’at-Nya. Selagi allah tidak dibesarkan dan diutamakan. Selagi syari’at Allah terabai dalam rumah tangga maka selama itulah masalah masyarakat tidak akan selesai.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kita ubah “tanah pekuburan” menjadi rumah meriah. Meriah bukan dengan hingar bingar musik, atau acara-acara TV, atau kesibukan mengejar harta, jabatan dan status, tapi wujud kemeriahan roh, antara lain:&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;1. Hati para anggota keluarga yang selalu terikat pada Allah&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;2. Shalat berjama’ah ditegakkan&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;3. Ayah dan ibu sangat serius memprogramkan pembinaan insaniah anggota keluarga,&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;4. Wujud kasih sayang, mudah saling memaafkan,&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;5. Apapun aktifitas keluarga dibuat sebagai wujud ketaatan pada Allah.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kalau setiap institusi keluarga menjadi elemen terkecil masyarakat yang disitu kita dpat merasakan kebesaran Allah, maka himpunan keluarga-keluarga yang demikian akan menjadi masyarakat yang juga menggambarkan kebesaran Allah. Barulah akan lahir masyarakat Islam yang bukan saja indah bahkan dapat menjadi tempat berteduh, bernaung bagi umat lain. Semoga Allah membantu kita dalam mewujudkannya.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Source : Srikandi &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;!-- Begin: http://adsensecamp.com/ --&gt;
&lt;script src="http://adsensecamp.com/show/?id=OHRwEwGXnkg%3D&amp;cid=1mKE6FR8OXo%3D&amp;chan=LeZpvw8FPxU%3D&amp;type=9&amp;title=2BA94F&amp;text=000000&amp;background=FFFFFF&amp;border=FFFFFF&amp;url=66B5FF" type="text/javascript"&gt;
&lt;/script&gt;
&lt;!-- End: http://adsensecamp.com/ --&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2838452577224524988-8245019749252911380?l=ipoen.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2010-03-08T12:14:07.836+07:00</app:edited><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">1</thr:total></item><item><title>KEBIJAKAN SISTEM</title><link>http://ipoen.blogspot.com/2010/02/kebijakan-sistem.html</link><author>noreply@blogger.com (MY BLOG)</author><pubDate>Thu, 25 Feb 2010 05:21:36 PST</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-2838452577224524988.post-7671974088353742337</guid><description>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;meta content="text/html; charset=utf-8" http-equiv="Content-Type"&gt;&lt;/meta&gt;&lt;meta content="Word.Document" name="ProgId"&gt;&lt;/meta&gt;&lt;meta content="Microsoft Word 12" name="Generator"&gt;&lt;/meta&gt;&lt;meta content="Microsoft Word 12" name="Originator"&gt;&lt;/meta&gt;&lt;link href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5Cuser%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_filelist.xml" rel="File-List"&gt;&lt;/link&gt;&lt;link href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5Cuser%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_themedata.thmx" rel="themeData"&gt;&lt;/link&gt;&lt;link href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5Cuser%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_colorschememapping.xml" rel="colorSchemeMapping"&gt;&lt;/link&gt;    &lt;m:smallfrac m:val="off"&gt;    &lt;m:dispdef&gt;    &lt;m:lmargin m:val="0"&gt;    &lt;m:rmargin m:val="0"&gt;    &lt;m:defjc m:val="centerGroup"&gt;    &lt;m:wrapindent m:val="1440"&gt;    &lt;m:intlim m:val="subSup"&gt;    &lt;m:narylim m:val="undOvr"&gt;   &lt;/m:narylim&gt;&lt;/m:intlim&gt; &lt;/m:wrapindent&gt;&lt;style&gt;
&lt;!--
 /* Font Definitions */
 @font-face
	{font-family:"Cambria Math";
	panose-1:2 4 5 3 5 4 6 3 2 4;
	mso-font-charset:1;
	mso-generic-font-family:roman;
	mso-font-format:other;
	mso-font-pitch:variable;
	mso-font-signature:0 0 0 0 0 0;}
@font-face
	{font-family:Calibri;
	panose-1:2 15 5 2 2 2 4 3 2 4;
	mso-font-charset:0;
	mso-generic-font-family:swiss;
	mso-font-pitch:variable;
	mso-font-signature:-1610611985 1073750139 0 0 159 0;}
 /* Style Definitions */
 p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal
	{mso-style-unhide:no;
	mso-style-qformat:yes;
	mso-style-parent:"";
	margin-top:0cm;
	margin-right:0cm;
	margin-bottom:10.0pt;
	margin-left:0cm;
	line-height:115%;
	mso-pagination:widow-orphan;
	font-size:11.0pt;
	font-family:"Calibri","sans-serif";
	mso-ascii-font-family:Calibri;
	mso-ascii-theme-font:minor-latin;
	mso-fareast-font-family:Calibri;
	mso-fareast-theme-font:minor-latin;
	mso-hansi-font-family:Calibri;
	mso-hansi-theme-font:minor-latin;
	mso-bidi-font-family:"Times New Roman";
	mso-bidi-theme-font:minor-bidi;}
.MsoChpDefault
	{mso-style-type:export-only;
	mso-default-props:yes;
	mso-ascii-font-family:Calibri;
	mso-ascii-theme-font:minor-latin;
	mso-fareast-font-family:Calibri;
	mso-fareast-theme-font:minor-latin;
	mso-hansi-font-family:Calibri;
	mso-hansi-theme-font:minor-latin;
	mso-bidi-font-family:"Times New Roman";
	mso-bidi-theme-font:minor-bidi;}
.MsoPapDefault
	{mso-style-type:export-only;
	margin-bottom:10.0pt;
	line-height:115%;}
@page Section1
	{size:612.0pt 792.0pt;
	margin:72.0pt 72.0pt 72.0pt 72.0pt;
	mso-header-margin:36.0pt;
	mso-footer-margin:36.0pt;
	mso-paper-source:0;}
div.Section1
	{page:Section1;}
--&gt;
&lt;/style&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;Kebijakan untuk mengembangkan sistem informasi dilakkan oleh manajemen puncak karena manajemen menginginkan untuk meraih kesempatan-kesempatan yang ada yang tidak dapat diraih oleh sistem yang lama atau sistem yang lama mempunyai banyak kelemahan-kelemahan yang perlu diperbaiki (misalnya untuk meningkatkan efektivitas manajemen, meningkatkan produktivitas, atau meningkatkan pelayanan yang lebih baik kepada langganan). Sebagai contoh, beberapa tahun yang lalu, manajemen puncak dari McKenson menetapkan kebijakan untuk menerapkan suatu perencanaan sistem untuk mengembangkan sistem informasi yang terpadu. Sistem informasi ini dimaksudkan untuk menyediakan manajemen dengan informasi yang cukup, meningkatkan produktivitas dari karyawan-karyawannya dan menyediakan pelayanan yang lebih baik kepada langganan-langganannya. Sekarang McKenson merupakan salah satu distributor obat terbear di dunia. Manajemen, para karyawan dan langganan merasa salut terhadap keberhasilan sistem informasi di McKenson. Kebijakan sistem ini menyangkut juga memberikan fasilitas kepada sejumlah apotek dengan alat peraga yang dapat dipegang dengan tangan (&lt;i&gt;hand-held scanning devices&lt;/i&gt;). Alat peraba ini dapat secara mudah dioperasikan untuk meraba (&lt;i&gt;scan&lt;/i&gt;) item persediaan yang ingin dipesan oleh apotik dari McKenson. Data pesanan ini kemudian ditransmisikan ke salah satu pusat distribusi McKenson yang akan menerima order ini dan selanjutnya sistem informasi di McKenson akan menanganinya dengan segera. Bagian yang menerima order segera mengepak barang-barang yang dipesan dan surat-surat lainnya yang dibutuhkan, seperti misalnya surat pengangkutan barang, perintah pengiriman dan faktur akan dibuat secara otomatis oleh sistem. Dalam waktu 24 jam atau kurang, apotik pemesan telah menerima barang yang dipesannya. Pesaing terbaik lainnya hanya mampu melakukannya paling cepat 3 sampai dengan 4 hari.&lt;/span&gt;&lt;/m:defjc&gt;&lt;/m:rmargin&gt;&lt;/m:lmargin&gt;&lt;/m:dispdef&gt;&lt;/m:smallfrac&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;!-- Begin: http://adsensecamp.com/ --&gt;
&lt;script src="http://adsensecamp.com/show/?id=OHRwEwGXnkg%3D&amp;cid=1mKE6FR8OXo%3D&amp;chan=LeZpvw8FPxU%3D&amp;type=9&amp;title=2BA94F&amp;text=000000&amp;background=FFFFFF&amp;border=FFFFFF&amp;url=66B5FF" type="text/javascript"&gt;
&lt;/script&gt;
&lt;!-- End: http://adsensecamp.com/ --&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2838452577224524988-7671974088353742337?l=ipoen.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2010-02-25T20:21:36.316+07:00</app:edited><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Pengendalian Operasi (operational control)</title><link>http://ipoen.blogspot.com/2010/01/pengendalianoperasi-operational-control.html</link><author>noreply@blogger.com (MY BLOG)</author><pubDate>Fri, 08 Jan 2010 20:02:12 PST</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-2838452577224524988.post-9796066318383878</guid><description>&lt;span style="font-family: 'Lucida Grande'; font-size: 11px;"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0cm; margin-left: 0cm; margin-right: -2.25pt; margin-top: 0cm; text-align: justify;"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0cm; margin-left: 0cm; margin-right: -2.25pt; margin-top: 0cm; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Pengendalian operasi adalah proses untuk meyakinkan bahwa tiap-tiap tugas tertentu telah dilaksanakan secara efektif dan efisien. Pengendalian operasi ini merupakan proses penerapan program yang telah ditetapkan di pengendalian manajemen. Pengendalian operasi dilakukan dibawah pedoman proses pengendalian manajemen dan difokuskan pada tugas-tugas tingkat bawah.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: 'Times New Roman'; font-size: 16px; line-height: 18px;"&gt;Dapat diambil kesimpulan bahwa kegiatan-kegiatan dalam manajemen tingkat atas lebih menjurus ke perencanaan jangka panjang dan penentuan-penentuan strategi. Lebih bawah tingkatannya, kegiatan manajemen lebih menjurus ke hal-hal yang sifatnya operasional.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;!-- Begin: http://adsensecamp.com/ --&gt;
&lt;script src="http://adsensecamp.com/show/?id=OHRwEwGXnkg%3D&amp;cid=1mKE6FR8OXo%3D&amp;chan=LeZpvw8FPxU%3D&amp;type=9&amp;title=2BA94F&amp;text=000000&amp;background=FFFFFF&amp;border=FFFFFF&amp;url=66B5FF" type="text/javascript"&gt;
&lt;/script&gt;
&lt;!-- End: http://adsensecamp.com/ --&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2838452577224524988-9796066318383878?l=ipoen.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2010-01-09T11:02:12.224+07:00</app:edited><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Pengendalian Manajemen (Manajemen Control)</title><link>http://ipoen.blogspot.com/2010/01/pengendalian-manajemen.html</link><author>noreply@blogger.com (MY BLOG)</author><pubDate>Fri, 08 Jan 2010 07:04:03 PST</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-2838452577224524988.post-98878777901596643</guid><description>&lt;span style="font-family: 'Lucida Grande'; font-size: 11px;"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0cm; margin-left: 0cm; margin-right: -2.25pt; margin-top: 0cm; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Pengendalian Manajemen adalah proses untuk meyakinkan bahwa organisasi telah menjalankan strategi yang sudah ditetapkan dengan efektip dan efisien. Pengendalian manajemen merupakan tingkatan taktik (&lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;tactical level&lt;/i&gt;), yaitu bagaimana manajemen tingkat menengah menjalankan taktik supaya perencanaan strategi dapat dilakukan dengan berhasil. Taktik yang dijalankan biasanya bersifat jangka pendek, kurang atau sama dengan satu tahun.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0cm; margin-left: 0cm; margin-right: -2.25pt; margin-top: 0cm; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Times New Roman'; font-size: 16px; line-height: 24px;"&gt;Didalam pengendalian manajemen terdapat suatu proses yang menunjukkan apa yang harus dilakukan oleh manajer. Proses di dalam pengendalian manajemen menyangkut komunikasi informal dan formal. Komunikasi informal terjadi dengan cara memo, pertemuan-pertemuan, berdiskusi dan bahkan dari sinyal ungkapan wajah. Sebagai tambahan informasi informal, beberapa perusahaan juga mempunyai proses pengendalian manajemen yang formal, terdiri dari tahapan pemrograman (&lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;programming&lt;/i&gt;), penyusunan anggaran (&lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;budgeting&lt;/i&gt;), pelaksanaan dan pengukuran (&lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;operating and measurement&lt;/i&gt;), serta pelaporan dan analisis (&lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;report and analisis&lt;/i&gt;).&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0cm; margin-left: 0cm; margin-right: -2.25pt; margin-top: 0cm; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0cm; margin-left: 0cm; margin-right: -2.25pt; margin-top: 0cm; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Pemrograman adalah proses penentuan program-program yang akan dilakukan oleh organisasi dan memperkirakan sejumlah sumber daya yang akan dialokasikan untuk masing-masing program. Program adalah kegiatan-kegiatan prinsip yang telah ditentukan untuk dilaksanakan oleh organisasi dengan maksud untuk menerapkan strategi-strategi yang telah disusun. Contoh program misalnya adalah program penelitian dan pengembangan, program latihan karyawan dan sebagainya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0cm; margin-left: 0cm; margin-right: -2.25pt; margin-top: 0cm; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0cm; margin-left: 0cm; margin-right: -2.25pt; margin-top: 0cm; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Anggaran adalah suatu rencana yang diungkapkan dalam sauankuantitatip, biasanya dalam nilai mata uang untuk periode waktu tertentu umumnya satu tahun. Di dala proses penyusunan anggaran, program diterjemahkan ke dalam bentuk yang dihubungkan dengan tanggung jawab masing-masing manajer yang diberi beban untuk melaksanakan program tersebut atau beberapa bagian dari program. Di dalam proses penyusunan anggaran, rencana-rencana diterjemahkan dalam bentuk pusat-pusat pertanggung jawaban. Proses pengembangan suatu anggaran adalah proses tawar menawar antara manajer dari masing-masing pusat pertanggung jawaban dengan atasannya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0cm; margin-left: 0cm; margin-right: -2.25pt; margin-top: 0cm; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0cm; margin-left: 0cm; margin-right: -2.25pt; margin-top: 0cm; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Selama periode operasi nyata, catatan-catatan (dalam sistem komputer, catatan dapat berupa rekaman-rekaman di dalam file) diselenggarakan untuk mencatat pemakaian-pemakaian dari sumber-sumber daya (misalnya biaya-biaya pemakaian bahan) dan pendapatan-pendapatan sesungguhnya yang diperoleh. Catatan-catatan ini sifatnya terstruktur sehingga data biaya-biaya dan pendapatan-pendapatan diklasifikasikan baik secara program dan menurut pusat-pusat pertanggungjawabannya. Data yang diklasifikasikan sesuai dengan program digunakan sebagai dasar pemrograman periode&amp;nbsp; berikutnya dan data yang diklasifikasikan secara pusat pertanggungjawaban digunakan untuk mengukur kinerja (&lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;performance&lt;/i&gt;) dari masing-masing pusat pertanggungjawaban.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0cm; margin-left: 0cm; margin-right: -2.25pt; margin-top: 0cm; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0cm; margin-left: 0cm; margin-right: -2.25pt; margin-top: 0cm; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Manajer membutuhkan pelaporan yang berisi informasi tentang apa yang sedang terjadi untuk meyakinkan bahwa pekerjaan yang telah dilakukan oleh masing-masing pusat pertanggungjawaban telah berjalan dengan terkoordinasi. Laporan-laporan juga digunakan sebagai dasar pengendalian. Laporan-laporan dibuat dari suatu analisis yang membandingkan kinerja sesungguhnya dengan rencananya dan menunjukkan perbedaan-perbedaannya. Didasarkan pada laporan-laporan formal tersebut dan juga dari informasi yang didapat lewat jalur komunikasi informal, manajer menentukan tindakan apa yang harud dilakukan. Tindakan tersebut dapat berupa perbaikan operasi, perubahan anggaran maupun pertimbangan-pertimbangan strategi baru.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;!-- Begin: http://adsensecamp.com/ --&gt;
&lt;script src="http://adsensecamp.com/show/?id=OHRwEwGXnkg%3D&amp;cid=1mKE6FR8OXo%3D&amp;chan=LeZpvw8FPxU%3D&amp;type=9&amp;title=2BA94F&amp;text=000000&amp;background=FFFFFF&amp;border=FFFFFF&amp;url=66B5FF" type="text/javascript"&gt;
&lt;/script&gt;
&lt;!-- End: http://adsensecamp.com/ --&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2838452577224524988-98878777901596643?l=ipoen.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2010-01-08T22:04:03.615+07:00</app:edited><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Perencanaan Strategi (Strategic Planning)</title><link>http://ipoen.blogspot.com/2010/01/perencanaan-strategi-strategic-planning.html</link><author>noreply@blogger.com (MY BLOG)</author><pubDate>Fri, 08 Jan 2010 05:46:43 PST</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-2838452577224524988.post-2513832143422302415</guid><description>&lt;span style="line-height: 18px;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="line-height: 18px;"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0cm; margin-left: 0cm; margin-right: -2.25pt; margin-top: 0cm; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Frederick H.Wu mendefinisikan perencanaan strategi sebagai berikut:&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0cm; margin-left: 0cm; margin-right: -2.25pt; margin-top: 0cm; text-align: justify;"&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Perencanaan strategi adalah proses evaluasi lingkungan luar organisasi, penetapan tujuan (goal) organisasi dan penentuan strategi-strategi.&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0cm; margin-left: 0cm; margin-right: -2.25pt; margin-top: 0cm; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Pada dasarnya perencanaan strategi meliputi hal-hal sebagai berikut ini:&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpFirst" style="line-height: 150%; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0cm; margin-left: 18.9pt; margin-right: -2.25pt; margin-top: 0cm; mso-add-space: auto; mso-list: l0 level1 lfo1; text-align: justify; text-indent: -18.0pt;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;1.&lt;span style="font: normal normal normal 7pt/normal 'Times New Roman';"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Proses Evaluasi lingkungan luar organisasi.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="line-height: 150%; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0cm; margin-left: 0cm; margin-right: -2.25pt; margin-top: 0cm; mso-add-space: auto; text-align: justify; text-indent: 18.9pt;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Lingkungan luar organisasi selau berubah secara konstan dan perubahan-perubahan ini mungkin dapat mengakibatkan perubahan terhadap strategi-strategi. Pengaruh dari lingkungan luar dapat berupa kesempatan-kesempatan pasar, teknologi, tekanan-tekanan politik, sosial, persaingan, inflasi dan lain sebagainya. Lingkungan luar dapat mempengaruhi jalannya organisasi. Oleh karena itu manajemen tingkat atas harus pandai mengevaluasinya. Manajemen tingkat atas harus daat bereaksi terhadap kesempatan-kesempatan yang diberikan oleh lingkungan luar seperti misalnya produk baru, pasar baru, pengembangan pasar dan lain sebagainya. Selain itu manajemen tingkat atas harus tanggap terhadap tekanan-tekanan dari lingkkungan luar yang dapat merugikan organisasi dan sedapat mungkin merubah tekanan menjadi kesempatan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="line-height: 150%; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0cm; margin-left: 18.9pt; margin-right: -2.25pt; margin-top: 0cm; mso-add-space: auto; mso-list: l0 level1 lfo1; text-align: justify; text-indent: -18.0pt;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;2.&lt;span style="font: normal normal normal 7pt/normal 'Times New Roman';"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Penetapan Tujuan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="line-height: 150%; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0cm; margin-left: 0cm; margin-right: -2.25pt; margin-top: 0cm; mso-add-space: auto; text-align: justify; text-indent: 18.9pt;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Tujuan adalah apa yang ingin dicapati oleh organisasi. Tujuan ditetapkan oleh manajemen tingkat atas di dalam proses perencanaan strategi yang bersifat jangka panjang (long-range). Misalnya tujuan perusahaan adlaah dalam waktu 5 tahun menjadi penjual yang terbesar di dalam industri dengan menguasai 60% pasar.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="line-height: 150%; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0cm; margin-left: 18.9pt; margin-right: -2.25pt; margin-top: 0cm; mso-add-space: auto; mso-list: l0 level1 lfo1; text-align: justify; text-indent: -18.0pt;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;3.&lt;span style="font: normal normal normal 7pt/normal 'Times New Roman';"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Penentuan Strategi&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpLast" style="line-height: 150%; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0cm; margin-left: 0cm; margin-right: -2.25pt; margin-top: 0cm; mso-add-space: auto; text-align: justify; text-indent: 18.9pt;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Manajemen tingkat atas menentukan tindakan-tindakan yang harus dilakukan oleh orgnisasi dengan maksud untuk mencapai tujuan-tujuannya. Inilah yang disebut dengan strategi. Dengan strategi semua kemampuan yang berupa sumber-sumber daya dikerahkan supaya tujuan organisasi dapat diraih. Sumber-sumber daya organisasi dapat berupa sumber-sumber daya yang terlihat seperti misalnya material, modal, personil serta sumber-sumber daya kesempatan-kesempatan lingkungan luar organisasi. Contoh strategi misalnya adalah memasuki pasar baru, mengembangkan produk baru, perubahan metode distribusi, penggunaan komputer untuk pelayanan langganan dan sebagainya. Strategi ini ditentukan oleh manajemen tingkat atas dan dilakukan oleh manajemen menengah dan tingkat bawah.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;!-- Begin: http://adsensecamp.com/ --&gt;
&lt;script src="http://adsensecamp.com/show/?id=OHRwEwGXnkg%3D&amp;cid=1mKE6FR8OXo%3D&amp;chan=LeZpvw8FPxU%3D&amp;type=9&amp;title=2BA94F&amp;text=000000&amp;background=FFFFFF&amp;border=FFFFFF&amp;url=66B5FF" type="text/javascript"&gt;
&lt;/script&gt;
&lt;!-- End: http://adsensecamp.com/ --&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2838452577224524988-2513832143422302415?l=ipoen.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2010-01-08T20:46:43.663+07:00</app:edited><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>KEGIATAN MANAJEMEN</title><link>http://ipoen.blogspot.com/2010/01/kegiatan-manajemen.html</link><author>noreply@blogger.com (MY BLOG)</author><pubDate>Fri, 08 Jan 2010 06:33:49 PST</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-2838452577224524988.post-9112159504010266804</guid><description>&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0cm; margin-left: 0cm; margin-right: -2.25pt; margin-top: 0cm; text-align: justify;"&gt;Kegiatan manajemen dihubungkan dengan tingkatannya di dalam organisasi. Kegiatan manajemen tingkat atas, menengah dan bawah adalah berbeda. Kegiatan-kegiatan manajemen mempengaruhi pengolahan informasi, karena informasi yang dibutuhkan berbeda untuk masing-masing tingkatan. Kebutuhan informasi yang berbeda ini dapat diketahui dari masing-masing kegiatan manajemen tersebut. Kegiatan manajemen untuk masing-masing tingkatan dapat dikategorikan sebagai berikut ini:&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpFirst" style="line-height: 150%; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0cm; margin-left: 15.4pt; margin-right: -2.25pt; margin-top: 0cm; mso-add-space: auto; mso-list: l0 level1 lfo1; text-align: justify; text-indent: -14.0pt;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;1.&lt;span style="font: normal normal normal 7pt/normal 'Times New Roman';"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span id="goog_1262958980064"&gt;&lt;/span&gt;Perencanaan strategi (&lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;strategic planning&lt;/i&gt;&lt;a href="http://www.blogger.com/"&gt;)&lt;span id="goog_1262958980065"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;, merupakan kegiatan manajemen tingkat atas.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="line-height: 150%; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0cm; margin-left: 15.4pt; margin-right: -2.25pt; margin-top: 0cm; mso-add-space: auto; mso-list: l0 level1 lfo1; text-align: justify; text-indent: -14.0pt;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;2.&lt;span style="font: normal normal normal 7pt/normal 'Times New Roman';"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Pengendalian manajemen (&lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;manajemen control&lt;/i&gt;), merupakan kegiatan manajemen tingkat menengah.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpLast" style="line-height: 150%; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0cm; margin-left: 15.4pt; margin-right: -2.25pt; margin-top: 0cm; mso-add-space: auto; mso-list: l0 level1 lfo1; text-align: justify; text-indent: -14.0pt;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;3.&lt;span style="font: normal normal normal 7pt/normal 'Times New Roman';"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Pengendalian operasi (&lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;operational control)&lt;/i&gt;, merupakan kegiatan manajemen tingkat bawah.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
Uraian dari kategori-kategori tersebut di atas akan saya uraikan dalam bentuk postingan.&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;!-- Begin: http://adsensecamp.com/ --&gt;
&lt;script src="http://adsensecamp.com/show/?id=OHRwEwGXnkg%3D&amp;cid=1mKE6FR8OXo%3D&amp;chan=LeZpvw8FPxU%3D&amp;type=9&amp;title=2BA94F&amp;text=000000&amp;background=FFFFFF&amp;border=FFFFFF&amp;url=66B5FF" type="text/javascript"&gt;
&lt;/script&gt;
&lt;!-- End: http://adsensecamp.com/ --&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2838452577224524988-9112159504010266804?l=ipoen.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2010-01-08T21:33:49.059+07:00</app:edited><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">1</thr:total></item><item><title>Klasifikasi Sistem</title><link>http://ipoen.blogspot.com/2010/01/klasifikasi-sistem.html</link><author>noreply@blogger.com (MY BLOG)</author><pubDate>Thu, 07 Jan 2010 06:52:20 PST</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-2838452577224524988.post-7647475301597934848</guid><description>&lt;div align="justify"&gt;Sistem dapat diklasifikasikan dari beberapa sudut pandangan, diantaranya adalah sebagai berikut:&lt;br /&gt;
&lt;strong&gt;1. Sistem Abstrak (abstract system) dan sistem fisik (physical system).&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;
Sistem Abstrak adalah sistem yang berupa pemikiran atau ide-ide yanag tidak tampak secara fisik. Misalnya sistem teologia, yaitu sistem yang berupa pemikiran-pemikiran hubungan antara manusia dengan Tuhan (Allah).&lt;br /&gt;
Sistem Fisik merupakan sistem yang ada secara fisik. Misalnya sistem komputer, sistem akuntansi, sistem produksi dan lain sebagainya.&lt;br /&gt;
&lt;strong&gt;2. Sistem Alamiah (Natural System) dan Sistem Buatan Manusia (Human Made System)&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;
Sistem Alamiah adalah sistem yang terjadi melalui proses alam, tidak dibuat manusia. Misalnya sistem perputaran bumi. Sistem Buatan Manusia adalah sistem yang dirancang oleh manusia. Sistem Buatan Manusia yang melibatkan interaksi manusia dengan mesin disebut dengan human-machine system atau ada yang menyebut dengan man-machine system. Sistem informasi merupakan man-machine system, karena menyangkut penggunaan komputer yang berinteraksi dengan manusia.&lt;br /&gt;
&lt;strong&gt;3. Sistem Tertentu (Deterministic System) dan Sistem Tak Tentu (Probabilistic System).&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;
Sistem Tertentu beroperasi dengan tingkah laku yang sudah dapat diprediksi. Interaksi diantara bagian-bagiannya dapat dideteksi dengan pasti, sehingga keluaran dari sistem dapat diramalkan.  Sistem Komputer adalah contoh dari sistem tertentu yang tingkah lakunya dapat dipastikan berdasarkan program-program yang dijalankan. Sistem tak tentu adalah sistem yang kondisi masa depannya tidak dapat diprediksi karena mengandung unsur probabilitas.&lt;br /&gt;
&lt;strong&gt;4. Sistem Tertutup (Closed System) dan Sistem Terbuka (Open System).&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;
Sistem Tertutup merupakan sistem yang tidak berhubungan dan tidak terpengaruh dengan lingkungan luarnya. Sistem ini bekerja secara otomatis tanpa adanya turut campur tangan dari pihak luarnya. Secara teroritis siste tertutup ini ada, tetapi kenyataannya tidak ada sistem yang benar-benar tertutup, yang ada hanyalah relatively closed system (secara relatip tertutup, tidak benar-benar tertutup). Sistem terbuka adalah sistem yang berhubungan dan terpengaruh dengan lingkungan luarnya. Sistem ini menerima masukan dan menghasilkan keluaran untuk lingkungan luar atau subsistem yang lainnya. Karena sistem sifatnya terbuka dan terpengaruh oleh lingkungan luarnya, maka suatu sistem harus mempunyai suatu sistem pengendalian yang baik. Sistem yang baik harus dirancang sedemikian rupa, sehingga secara relatip tertutup karena sistem tertutup akan bekerja secara otomatis dan terbuka hanya untuk pengaruh baik saja.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;!-- Begin: http://adsensecamp.com/ --&gt;
&lt;script src="http://adsensecamp.com/show/?id=OHRwEwGXnkg%3D&amp;cid=1mKE6FR8OXo%3D&amp;chan=LeZpvw8FPxU%3D&amp;type=9&amp;title=2BA94F&amp;text=000000&amp;background=FFFFFF&amp;border=FFFFFF&amp;url=66B5FF" type="text/javascript"&gt;
&lt;/script&gt;
&lt;!-- End: http://adsensecamp.com/ --&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2838452577224524988-7647475301597934848?l=ipoen.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2010-01-07T21:52:20.148+07:00</app:edited><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Karakteristik Sistem</title><link>http://ipoen.blogspot.com/2010/01/karakteristik-sistem.html</link><author>noreply@blogger.com (MY BLOG)</author><pubDate>Thu, 07 Jan 2010 06:40:02 PST</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-2838452577224524988.post-2018763398783858869</guid><description>&lt;div align="justify"&gt;Suatu sistem mempunyai karakteristik atau sifat-sifat tertentu, yaitu mempunyai komponen-komponen (component), batas sistem (boundary), lingkungan luar sistem (environment), penghubung (interface), masukan (input), keluaran (output), pengolah (process) dan sasaran (objectives), atau tujuan (goal).&lt;br /&gt;
&lt;strong&gt;Komponen Sistem&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;
Suatu sistem terdiri dari sejumlah komponen yang salng berinteraksi, yang artinya saling bekerja sama membentuk satu kesatuan. Komponen-komponen sistem atau elemen-elemen sistem dapat berupa suatu subsistem atau bagian-bagian dari sistem. Suatu sistem tidak perduli betapapun kecilnya, selalu mengandung komponen-komponen atau subsistem-subsistem. Setiap subsistem mempunyai sifat-sifat dari sistem untuk menjalankan suatu fungsi tertentu dan mempengaruhi proses sistem secara keseluruhan. Suatu sistem dapat mempunyai suatu sistem yang lebih besar yang disebut supra sistem. Misalnya suatu perusahaan dapat disebut dengan suatu sistem dan industri yang merupakan sistem yang lebih besar dapat disebut dengan supra sistem. Kalau dipandang industri sebagai suatu sistem, maka perusahaan dapat disebut sebagai subsistem. Demikian juga bila perusahaan dipandang sebagai suatu sistem, maka sistem akuntansi adalah subsistemnya. Kalau sistem akuntansi dipandang sebagai suatu sistem, maka perusahaan adalah supra system dan industri adalah supra dari supra sistem.&lt;br /&gt;
&lt;strong&gt;Batasan Sistem&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;
Batasan sistem (boundary) merupakan daerah yang membatasi antara suatu sistem dengan sistem yang lainnya atau dengan lingkungan luarnya. Batasan sistem ini memungkinkan suatu sistem dipandang sebagai satu kesatuan. Batasan suatu sistem menunjukkan ruang lingkup (scope) dari sistem tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;strong&gt;Lingkungan Luar Sistem&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;
Lingkungan luar (environment) dari suatu sistem adalah apapun diluar batas dari sistem yang mempengaruhi operasi sistem. Lingkungan luar sistem dapat bersifat menguntungkan dan dapat juga bersifat merugikan sistem tersebut. Lingkungan luar yang menguntungkan merupakan energi dari sistem dan dengan demikian harus tetap dijaga dan dipelihara. Sedang lingkungan luar yang merugikan harus ditahan dan dikendalikan, kalau tidak maka akan mengganggu kelangsungan hidup dari sistem.&lt;br /&gt;
&lt;strong&gt;Penghubung Sistem&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;
Penghubung (interface) merupakan media penghubung antara satu subsistem dengan subsistem yang lainnya. Melalui penghubung ini memungkinkan dengan subsistem yang lainnya. Melalui penghubung ini memungkinkan sumber-sumber daya mengalir dari satu subsistem ke subsistem yang lainnya. Keluaran (output) dari satu subsistem akan menjadi masukan (input) untuk subsistem yang lainnya dengan melalui penghubung. Dengan penghubung satu subsistem dapat berintegrasi dengan subsistem yang lainnya membentuk suatu kesatuan.&lt;br /&gt;
&lt;strong&gt;Masukan Sistem&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;
Masukan (input) adalah energi yang dimasukan ke dalam sistem, masukan dapat berupa masukan perawatan (maintenance input) dan masukan sinyal (signal input). Maintenance input adalah energi yang dimasukan supaya sistem tersebut dapat beroperasi. Signal input adalah energi yang diproses untuk didapatkan keluaran. Sebagai contoh di dalam sistem komputer, program adalah maintenance input yang digunakan untuk mengoperasikan komputernya dan data adalah signal input untuk diolah menjadi informasi.&lt;br /&gt;
&lt;strong&gt;Masukan Sistem&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;
Keluaran (output) adalah hasil dari energi yang diolah dan diklasifikasikan menjadi keluaran yang berguna dan sisa pembuangan. Keluaran dapat merupakan masukan untuk subsistem yang lain atau kepada supra sistem. Misalnya untuk sistem komputer, panas yang dihasilkan adalah keluaran yang tidak berguna dan merupakan hasil sisa pembuangan, sedang informasi adalah keluaran yang dibutuhkan.&lt;br /&gt;
&lt;strong&gt;Pengolah Sistem&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;
Suatu sistem dapat mempunyai suatu bagian pengolah yang akan merubah masukan menjadi keluaran. Suatu sistem produksi akan mengolah masukan berupa bahan baku dan bahan-bahan yang lain menjadi keluaran berupa barang jadi. Sistem akuntansi akan mengolah data-data transaksi menjadi laporan-laporan keuangan dan laporan-laporan lain yang dibutuhkan oleh manajemen.&lt;br /&gt;
&lt;strong&gt;Sasaran Sistem&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;
Suatu sistem pasti mempunyai tujuan (goal) atau sasaran (objective). Kalau suatu sistem tidak mempunyai sasaran, maka operasi sistem tidak akan ada gunanya. Sasaran dari sistem sangat menentukan sekali masukan yang dibutuhkan sistem dan keluaran yang akan dihasilkan sistem. Suatu sistem dikatakan berhasil bila mengenai sasaran atau tujuannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;!-- Begin: http://adsensecamp.com/ --&gt;
&lt;script src="http://adsensecamp.com/show/?id=OHRwEwGXnkg%3D&amp;cid=1mKE6FR8OXo%3D&amp;chan=LeZpvw8FPxU%3D&amp;type=9&amp;title=2BA94F&amp;text=000000&amp;background=FFFFFF&amp;border=FFFFFF&amp;url=66B5FF" type="text/javascript"&gt;
&lt;/script&gt;
&lt;!-- End: http://adsensecamp.com/ --&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2838452577224524988-2018763398783858869?l=ipoen.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2010-01-07T21:40:02.588+07:00</app:edited><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Siklus Hidup Pengembangan Sistem</title><link>http://ipoen.blogspot.com/2010/01/siklus-hidup-pengembangan-sistem.html</link><author>noreply@blogger.com (MY BLOG)</author><pubDate>Sun, 03 Jan 2010 13:09:14 PST</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-2838452577224524988.post-2681949544256752701</guid><description>&lt;div style="text-align: auto;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'Times New Roman', serif; font-size: 16px;"&gt;Pengembangan sistem informsi yang berbasis komputer dapat merupakan tugas kompleks yang membutuhkan banyak sumber daya dan dapat memakan waktu berbulan-bulan bahkan bertahun-tahun untuk menyelesaikannya. Proses pengembangan sistem melewati beberapa tahapan dari mulai sistem itu direncanakan sampai dengan sistem tersebut diterapkan, dioperasikan dan dipelihara. Bila operasi sistem yang sudah dikembangkan masih timbul kembali permasalahan-permasalahan kritis serta tidak dapat diatasi dalam tahap pemeliharaan sistem, maka perlu dikembangkan kembali suatu sistem untuk mengatasinya dan proses ini kembali ke tahap yang pertama, yaitu tahap perencanaan sistem. Siklus ini disebut dengan siklus hidup suatu sistem (&lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;systems life cycle&lt;/i&gt;). Daur atau siklus hidup dari pengembangan sistem merupakan suatu bentuk yang digunakan untuk menggambarkan tahapan utama dan langkah-langkah di dala tahapan tersebut dalam proses pengembangannya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-family: 'MS Shell Dlg'; font-size: small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: 13px;"&gt;  &lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 115%; mso-ansi-language: EN-US; mso-bidi-language: AR-SA; mso-fareast-font-family: Calibri; mso-fareast-language: EN-US; mso-fareast-theme-font: minor-latin;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: 'MS Shell Dlg'; font-size: small;"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ide dari &lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;systems life cycle&lt;/i&gt; adalah sederhana dan masuk akal. Di &lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;systems life cycle,&lt;/i&gt; tiap-tiap bagian dari pengembangan sistem dibagi menjadi beberapa tahapan kerja. Tiap tahapan-tahapan ini mempunyai karakteristik tersendiri. Tahapan utama siklus hidup pengembangan sistem dapat terdiri dari tahapan perencanaan sistem (&lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;system planning&lt;/i&gt;), analisis sistem &lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;(system analysis&lt;/i&gt;), desain sistem (&lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;systems design)&lt;/i&gt;, seleksi sistem (&lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;systems selection&lt;/i&gt;), implementasi sistem (&lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;systems implementation&lt;/i&gt;) dan perawatan sistem (&lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;systems maintenance&lt;/i&gt;). Tahapan-tahapan seperti ini sebenarnya merupakan tahapan di dalam pengembangan sistem teknik (&lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;engineering systems&lt;/i&gt;). Pengembangan konstruksi dari gedung, jaringan transmisi tenaga listrik, mesin-mesin dan pabrik-pabrik kimia merupakan contoh dari pengembangan &lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;engineering systems&lt;/i&gt;. Tampak bahwa daur hidup dari sistem teknik dan sistem informasi dapat sama atau mirip. Hal ini tidaklah kebetulan, karena proses pengembangan sistem informasi adalah proses teknik dan proses semacam ini harus mengikuti langkah-langkah yang sama serta prinsip-prinsip umum dari sistem teknik. Istilah &lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;software engineering &lt;/i&gt;&lt;span style="mso-spacerun: yes;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;merupakan proses pengembangan perangkat lunak yang merupakan subsistem dari pengembangan sistem informasi&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;!-- Begin: http://adsensecamp.com/ --&gt;
&lt;script src="http://adsensecamp.com/show/?id=OHRwEwGXnkg%3D&amp;cid=1mKE6FR8OXo%3D&amp;chan=LeZpvw8FPxU%3D&amp;type=9&amp;title=2BA94F&amp;text=000000&amp;background=FFFFFF&amp;border=FFFFFF&amp;url=66B5FF" type="text/javascript"&gt;
&lt;/script&gt;
&lt;!-- End: http://adsensecamp.com/ --&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2838452577224524988-2681949544256752701?l=ipoen.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2010-01-04T04:09:14.016+07:00</app:edited><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Prinsip Pengembangan Sistem</title><link>http://ipoen.blogspot.com/2010/01/prinsip-pengembangan-sistem.html</link><category>sistem informasi</category><author>noreply@blogger.com (MY BLOG)</author><pubDate>Sun, 03 Jan 2010 13:06:55 PST</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-2838452577224524988.post-7353650230607471017</guid><description>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="line-height: 24px;"&gt;Sewaktu Anda melakukan proses pengembangan sistem, beberapa prinsip harus tidak boleh dilupakan. Prinsip-prinsip ini adalah sebagai berikut ini:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-left: 18.0pt; mso-list: l0 level1 lfo1; tab-stops: list 18.0pt; text-align: justify; text-indent: -18.0pt;"&gt;1.&lt;span style="font: normal normal normal 7pt/normal 'Times New Roman';"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;Sistem yang dikembangkan adalah untuk manajemen.&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-left: 18.0pt; text-align: justify;"&gt;Setelah sistem selesai dikembangkan, maka yang akan menggunakan informasi dari sistem ini adalah manajemen, sehingga sistem harus dapat mendukung, kebutuhan yang diperlukan oleh manajemen. Pada waktu Anda mengembangkan sistem, maka prinsip ini harus selalu diingat.&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-left: 18.0pt; mso-list: l0 level1 lfo1; tab-stops: list 18.0pt; text-align: justify; text-indent: -18.0pt;"&gt;2.&lt;span style="font: normal normal normal 7pt/normal 'Times New Roman';"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;Sistem yang dikembangkan adalah investasi modal yang besar.&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-left: 18.0pt; text-align: justify;"&gt;Sistem informasi yang akan Anda kembangkan membutuhkan dana modal yang tidak sedikit, apalagi dengan digunakannya teknologi yang mutakhir.&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-left: 18.0pt; text-align: justify;"&gt;Sistem yang dikembangkan ini merupakan investasi modal yang besar. Seperti halnya dengan investasi modal lainnya yang dilakukan oleh &lt;st1:country-region w:st="on"&gt;&lt;st1:place w:st="on"&gt;peru&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:country-region&gt;sahaan, maka setiap investasi modal harus mempertimbangkan 2 hal berikut ini:&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;ol start="1" style="margin-top: 0cm;" type="a"&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="line-height: 150%; mso-list: l1 level1 lfo2; tab-stops: list 36.0pt; text-align: justify;"&gt;Semua alternatif yang ada harus diinvestigasi&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-left: 36.0pt; text-align: justify;"&gt;Bila alternatif yang ada diabaikan dan sudah terlanjur menanamkan dana ke suatu proyek investasi tertentu, maka investor akan kehilangan kesempatan untuk menanamkan dananya ke investasi yang lain. Ekonom menyebut hal ini dengan istilah biaya kesempatan (&lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;opportunity cost&lt;/i&gt;). Misalnya Anda mempunyai dana sebesar Rp X,- dan bila di investasikan ke proyek A akan mendapatkan keuntungan sebesar Rp A,-, maka Rp A,- ini yang disebut dengan &lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;opportunity cost&lt;/i&gt;. Bila Anda tidak menginvestasikan dana Anda sebesar Rp X.- tersebut ke proyek A, tetapi ke proyek B, maka proyek B harus memberikan hasil lebih besar dari &lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;opportunity cost &lt;/i&gt;yang hilang akibat tidak diinvestasikan ke proyek A. oleh karena itu dari beberapa alternatip investasi yang ada harus&amp;nbsp; di investigasi untuk menentukan alternatip yang terbaik atau yang paling menguntungkan.&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;ol start="2" style="margin-top: 0cm;" type="a"&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="line-height: 150%; mso-list: l1 level1 lfo2; tab-stops: list 36.0pt; text-align: justify;"&gt;Investasi yang terbaik harus &lt;st1:city w:st="on"&gt;&lt;st1:place w:st="on"&gt;bern&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt;ilai.&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-left: 36.0pt; text-align: justify;"&gt;Belum tentu alternatip terbaik merupakan investasi yang menguntungkan. Investasi terbaik ini memang menguntungkan dibandingkan dengan alternatip yang lainnnya, tetapi untuk investasi terbaik ini sendiri harus juga diukur. Investasi ini baru dikatakan menguntungkan bila &lt;st1:city w:st="on"&gt;&lt;st1:place w:st="on"&gt;bern&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt;ilai yang artinya manfaat (&lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;benefit&lt;/i&gt;) atau hasil baliknya lebih besar dari biaya untuk memperolehnya (&lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;cost&lt;/i&gt;). &lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;Cost-benefit analysis atau cost-effectiveness analysis &lt;/i&gt;dapat digunakan untuk menentukan apakah proyek investasi tersebut &lt;st1:city w:st="on"&gt;&lt;st1:place w:st="on"&gt;bern&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt;ilai atau tidak.&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-left: 18.0pt; mso-list: l0 level1 lfo1; tab-stops: list 18.0pt; text-align: justify; text-indent: -18.0pt;"&gt;3.&lt;span style="font: normal normal normal 7pt/normal 'Times New Roman';"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;Sistem yang dikembangkan memerlukan orang-orang yang terdidik.&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-left: 18.0pt; text-align: justify;"&gt;Manusia merupakan faktor utama yang menentukan berhasil tidaknya suatu sistem, baik dalam proses pengembangannya, penerapannya, maupun dalam proses operasinya. Oleh karena itu &lt;st1:city w:st="on"&gt;oran&lt;/st1:city&gt;g yang terlibat dalam pengembangan maupun penggunaan sistem ini harus merupakan &lt;st1:city w:st="on"&gt;&lt;st1:place w:st="on"&gt;oran&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt;g yang terdidik tentang permasalahan-permasalahan yang ada dan terhadap solusi-solusi yang mungkin dilakukan. &lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;Terdidik &lt;/i&gt;disini bukan berarti harus secara formal duduk di perguruan tinggi, tetapi dapat dilakukan secara latihan kerja (&lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;on the job training&lt;/i&gt;). Analis sistem harus mempunyai pendidikan terhadap masalah yang dihadapinya. Tidaklah mungkin seorang analis sistem akan mengembangkan suatu sistem informasi bisnis tanpa mempunyai pengetahuan sedikitpun tentang bisnis atau akan mengembangkan sistem informasi akuntansi tanpa mengetahui pengetahuan sedikitpun tentang akuntansi dan teknologi komputer. Bagaimana mungkin nantinya analis sistem ini akan berkomunikasi dengan &lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;manajemen &lt;/i&gt;dan &lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;programmer&lt;/i&gt; yang akan membuat programnya. Demikian juga dengan pemakai sistem harus merupakan orang yang terdidik tentang sistem ini dan dapat dilakukan dengan memberikan &lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;on-the-job training&lt;/i&gt; kepada mereka tentang cara menggunakan sistem yang diterapkan.&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-left: 18.0pt; mso-list: l0 level1 lfo1; tab-stops: list 18.0pt; text-align: justify; text-indent: -18.0pt;"&gt;4.&lt;span style="font: normal normal normal 7pt/normal 'Times New Roman';"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;Tahapan kerja dan tugas-tugas yang harus dilakukan dalam proses pengembangan sistem.&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-left: 18.0pt; text-align: justify;"&gt;Proses pengembangan sistem umumnya melibatkan beberapa tahapan kerja dan melibatkan beberapa personil dalam bentuk suatu &lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;team&lt;/i&gt; untuk mengerjakannya. Pengalaman menunjukan bahwa tanpa adanya perencanaan dan koordinasi yang baik, maka proses pengembangan sistem tidak akan berhasil dengan memuaskan. Untuk maksud ini sebelum proses pengembangan sistem dilakukan, maka harus dibuat terlebih dahulu skedul kerja yang menunjukkan tahapan-tahapan kerja dan tugas-tugas pekerjaan yang akan dilakukan, sehingga proses pengembangan sistem dapat dilakukan dan selesai dengan berhasil sesuai dengan waktu dan anggaran yang direncanakan. &lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;Siklus atau Daur Hidup Pengembangan Sistem (Systems Development Life Cycle atau SDLC)&lt;/i&gt; umumnya menunjukkan tahapan-tahapan kerja dan tugas-tugas kerja yang harus dilakukan. Beberapa &lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;methodology &lt;/i&gt;&amp;nbsp;pengembangan sistem juga menyediakan lebih terinci konsep kerja yang harus dilakukan dalam proses pengembangan sistem.&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-left: 18.0pt; mso-list: l0 level1 lfo1; tab-stops: list 18.0pt; text-align: justify; text-indent: -18.0pt;"&gt;5.&lt;span style="font: normal normal normal 7pt/normal 'Times New Roman';"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;Proses pengembangan sistem tidak harus &lt;st1:city w:st="on"&gt;&lt;st1:place w:st="on"&gt;ur&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt;ut.&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-left: 18.0pt; text-align: justify;"&gt;Prinsip ini kelihatannya bertentangan dengan prinsip nomor 4, tetapi tidaklah sedemikian. Tahapan kerja dari pengembangan sistem di prinsip nomor 4 menunjukkan langkah-langkah yang harus dilakukan secara bersama-sama. Ingatlah waktu adalah uang. Misalnya di dalam pengembangan sistem, perancangan output merupakan tahapan yang harus dilakukan sebelum melakukan perancangan file. Ini tidak berarti bahwa semua output harus dirancang semuanya terlebih dahulu baru dapat melakukan perancangan file, tetapi dapat dilakukan secara serentak, yaitu sewaktu proses pengadaan &lt;st1:city w:st="on"&gt;&lt;st1:place w:st="on"&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;hardwar&lt;/i&gt;&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;e.&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-left: 18.0pt; mso-list: l0 level1 lfo1; tab-stops: list 18.0pt; text-align: justify; text-indent: -18.0pt;"&gt;6.&lt;span style="font: normal normal normal 7pt/normal 'Times New Roman';"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;Jangan takut membatalkan proyek.&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-left: 18.0pt; text-align: justify;"&gt;Umumnya hal ini merupakan pantangan untuk membatalkan suatu proyek yang sedang berjalan. Keputusan untuk meneruskan suatu proyek atau membatalkannya memang harus dievaluasi dengan cermat. Untuk kasus-kasus yang tertentu, dimana suatu proyek terpaksa harus dihentikan atau dibatalkan karena sudah tidak layak lagi, maka harus dilakukan dengan tegas. Keraguan untuk terus melanjutkan proyek yang tidak layak lagi karena sudah terserapnya dana kedalam proyek ini hanya akan memubang dana yang sia-sia. Ekonom menyebut dana yang sudah terserap ini dengan istilah &lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;sunk cost&lt;/i&gt; dan &lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;sunk cost &lt;/i&gt;ini tidak relevan untuk digunakan sebagai dasar pengambilan keputusan, karena biaya ini sudahtidak dapat ditarik kembali. Jika proyek yang tidak layak masih terus dilanjutkan lagi, maka dana berikutnya yang terserap akan sia-sia.&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-left: 18.0pt; mso-list: l0 level1 lfo1; tab-stops: list 18.0pt; text-align: justify; text-indent: -18.0pt;"&gt;7.&lt;span style="font: normal normal normal 7pt/normal 'Times New Roman';"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;Dokumentasi harus ada untuk pedoman dalam pengembangan sistem.&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif; font-size: 12pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif; font-size: 12pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif; font-size: 12pt;"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kegagalan untuk membuat suatu dokumentasi kerja adalah salah satu hal yang sering terjadi dan merupakan kesalahan kritis yang dibuat oleh analis sistem. Banyak analis sistem yang membicarakan pentingnya dokumentasi. Mereka membuat dokumentasi hasil dari analisis setelah mereka selesai mengembangkan sistemnya dan bahkan ada yang tidak membuat dokumentasi ini. Dokumentasi ini seharusnya dibuat pada waktu proses dari pengembangan sistem itu sendiri masih dalam proses, karena dokumentasi ini dapat dihasilkan dari hasil kerja tiap-tiap langkah di pengemangan sistem. Dokumentasi yang dibuat dan dikumpulkan selama proses dari pengembangan sistem dapat digunakan untuk bahan komunikasi antara analis sistem dengan pemakai sistem dan dapat digunakan untuk mendorong keterlibatan pemakai sistem.&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;!-- Begin: http://adsensecamp.com/ --&gt;
&lt;script src="http://adsensecamp.com/show/?id=OHRwEwGXnkg%3D&amp;cid=1mKE6FR8OXo%3D&amp;chan=LeZpvw8FPxU%3D&amp;type=9&amp;title=2BA94F&amp;text=000000&amp;background=FFFFFF&amp;border=FFFFFF&amp;url=66B5FF" type="text/javascript"&gt;
&lt;/script&gt;
&lt;!-- End: http://adsensecamp.com/ --&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2838452577224524988-7353650230607471017?l=ipoen.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2010-01-04T04:06:55.373+07:00</app:edited><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">1</thr:total></item><item><title>Perancangan Basis Data</title><link>http://ipoen.blogspot.com/2009/08/perancangan-basis-data.html</link><category>sistem informasi</category><category>basis data</category><author>noreply@blogger.com (MY BLOG)</author><pubDate>Fri, 14 Aug 2009 17:43:49 PDT</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-2838452577224524988.post-6415406976746179189</guid><description>&lt;meta equiv="Content-Type" content="text/html; charset=utf-8"&gt;&lt;meta name="ProgId" content="Word.Document"&gt;&lt;meta name="Generator" content="Microsoft Word 11"&gt;&lt;meta name="Originator" content="Microsoft Word 11"&gt;&lt;link rel="File-List" href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5CNasrul%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtml1%5C01%5Cclip_filelist.xml"&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:worddocument&gt;   &lt;w:view&gt;Normal&lt;/w:View&gt;   &lt;w:zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;   &lt;w:punctuationkerning/&gt;   &lt;w:validateagainstschemas/&gt;   &lt;w:saveifxmlinvalid&gt;false&lt;/w:SaveIfXMLInvalid&gt;   &lt;w:ignoremixedcontent&gt;false&lt;/w:IgnoreMixedContent&gt;   &lt;w:alwaysshowplaceholdertext&gt;false&lt;/w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;   &lt;w:compatibility&gt;    &lt;w:breakwrappedtables/&gt;    &lt;w:snaptogridincell/&gt;    &lt;w:wraptextwithpunct/&gt;    &lt;w:useasianbreakrules/&gt;    &lt;w:dontgrowautofit/&gt;   &lt;/w:Compatibility&gt;   &lt;w:browserlevel&gt;MicrosoftInternetExplorer4&lt;/w:BrowserLevel&gt;  &lt;/w:WordDocument&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:latentstyles deflockedstate="false" latentstylecount="156"&gt;  &lt;/w:LatentStyles&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;style&gt; &lt;!--  /* Style Definitions */  p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal 	{mso-style-parent:""; 	margin:0cm; 	margin-bottom:.0001pt; 	text-align:right; 	mso-pagination:widow-orphan; 	direction:rtl; 	unicode-bidi:embed; 	font-size:12.0pt; 	font-family:"Times New Roman"; 	mso-fareast-font-family:"Times New Roman";} @page Section1 	{size:612.0pt 792.0pt; 	margin:72.0pt 90.0pt 72.0pt 90.0pt; 	mso-header-margin:36.0pt; 	mso-footer-margin:36.0pt; 	mso-paper-source:0;} div.Section1 	{page:Section1;}  /* List Definitions */  @list l0 	{mso-list-id:14232541; 	mso-list-type:hybrid; 	mso-list-template-ids:-1938108158 67698703 -1031386466 67698715 67698703 67698713 67698715 67698703 67698713 67698715;} @list l0:level1 	{mso-level-tab-stop:36.0pt; 	mso-level-number-position:left; 	text-indent:-18.0pt;} @list l0:level2 	{mso-level-number-format:alpha-lower; 	mso-level-tab-stop:72.0pt; 	mso-level-number-position:left; 	text-indent:-18.0pt;} @list l1 	{mso-list-id:764114855; 	mso-list-type:hybrid; 	mso-list-template-ids:423397036 -1031386466 67698713 67698715 67698703 67698713 67698715 67698703 67698713 67698715;} @list l1:level1 	{mso-level-number-format:alpha-lower; 	mso-level-tab-stop:72.0pt; 	mso-level-number-position:left; 	margin-left:72.0pt; 	text-indent:-18.0pt;} ol 	{margin-bottom:0cm;} ul 	{margin-bottom:0cm;} --&gt; &lt;/style&gt;&lt;!--[if gte mso 10]&gt; &lt;style&gt;  /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:"Table Normal"; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-parent:""; 	mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; 	mso-para-margin:0cm; 	mso-para-margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:10.0pt; 	font-family:"Times New Roman"; 	mso-ansi-language:#0400; 	mso-fareast-language:#0400; 	mso-bidi-language:#0400;} &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 18pt; line-height: 150%; direction: ltr; unicode-bidi: embed;"&gt;Postingan ini diperuntukan bagi mereka yang ingin mendalami konsep dan implementasi dari sistem basis data dalam suatu proyek pengembangan sistem informasi sehingga kita tidak harus terpaku pada satu definisi dari sistem basis data saja. Beberapa definisi basis data dari beberapa orang ahli basis data adalah sebagai berikut:&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%; direction: ltr; unicode-bidi: embed;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=""&gt;1.&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:7pt;"  &gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span dir="LTR"&gt;Database adalah sekumpulan data store( bisa dalam jumlah yang sangat besar) yang tersimpan dalam magnetik disk, optical disk, magnetik drum atau media penyimpanan sekunder lainnya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%; direction: ltr; unicode-bidi: embed;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=""&gt;2.&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:7pt;"  &gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span dir="LTR"&gt;Database adalah sekumpulan program-program aplikasi umumyang bersifat "batch" yang mengeksekusi dan memproses data secara umum (seperti pencarian, peremajaan, pertambahan, dan penghapusan terhadap data).&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%; direction: ltr; unicode-bidi: embed;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=""&gt;3.&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:7pt;"  &gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span dir="LTR"&gt;Database terdiri dari data yang akan digunakan atau diperuntukan terhadap banyak user, dimana masing-masing user (baik menggunakan teknik pemrosesan yang bersifat batch atau online) akan menggunakan data tersebut sesuai dengan tugas dan fungsinya, dan 'user' lain dapat juga menggunakan data tersebut dalam waktu yang bersamaan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%; direction: ltr; unicode-bidi: embed;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=""&gt;4.&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:7pt;"  &gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span dir="LTR"&gt;Database adalah koleksi terpadu dari data-data yang saling berkaitan dari suatu enterprise (perusahaan, instansi pemerinta atau swasta).&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 37.8pt; text-align: justify; text-indent: -18.9pt; line-height: 150%; direction: ltr; unicode-bidi: embed;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=""&gt;a.&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:7pt;"  &gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span dir="LTR"&gt;Sebagai ilustrasi database perusahaan manufaktur akan terdiri dari data-data seperti data perencanaan produksi, data warehouse, data produksi actual, data kualitas produksi, data pemesanan material, data pengiriman hasil produksi, dan lain-lain.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 37.8pt; text-align: justify; text-indent: -18.9pt; line-height: 150%; direction: ltr; unicode-bidi: embed;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=""&gt;b.&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:7pt;"  &gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span dir="LTR"&gt;Database rumah sakit akan terdiri dari data-data seperti pasien, karyawan, dokter, dan perawat.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 37.8pt; text-align: justify; text-indent: -18.9pt; line-height: 150%; direction: ltr; unicode-bidi: embed;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=""&gt;c.&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:7pt;"  &gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span dir="LTR"&gt;Database universitas akan terdiri dari data-data: mahasiswa, dosen, karyawan dan alumni.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 18pt; line-height: 150%; direction: ltr; unicode-bidi: embed;"&gt;Database yang sudah tersedia dalam suatu media penyimpanan tidak akan pernah bisa diakses tanpa adanya suatu perangkat lunak aplikasi yang familiar dengannya, misalkan saja perangkat lunak aplikasi yang berbasis database. Kumpulan/gabungan database dengan perangkat lunak aplikasi yang berbasis databse tersebut dinamakan Database Management System (DBMS). DBMS merupakan koleksi terpadu dari databse dan program-program komputer (utilitas) yang digunakan untuk mengaksis dan memerlihara database. Program-program tersebut menyediakan berbagai fasilitas operasi untuk memasukkan, melacak, dan memodifikasi data kedalam database, mendefinisikan data baru, serta mengolah data menjadi informasi yang dibutuhkan (DBMS=Database + Program Utilitas).&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 18pt; line-height: 150%; direction: ltr; unicode-bidi: embed;"&gt;Dengan pendekatan DBMS, maka sharing data dapat dengan mudah dilakukan siapa saja (program apa saja boleh menggunakan data tersebut, jika memenuhi berbagai prosedur yang ditetapkan pada interface yang melindungi database tersebut). Semua tugas untuk mengkonversi data adalah tanggung jawab program.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 18pt; line-height: 150%; direction: ltr; unicode-bidi: embed;"&gt;Tujuan utama dari DBMS adalah untuk menyediakan suatu lingkungan yang mudah dan efisien untuk penggunaan, penarikan dan penyimpanan data dan informasi, pengelolaan manajemen basis data meliputi hal-hal sebagai berikut.&lt;/p&gt;&lt;meta equiv="Content-Type" content="text/html; charset=utf-8"&gt;&lt;meta name="ProgId" content="Word.Document"&gt;&lt;meta name="Generator" content="Microsoft Word 11"&gt;&lt;meta name="Originator" content="Microsoft Word 11"&gt;&lt;link rel="File-List" href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5CNasrul%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtml1%5C01%5Cclip_filelist.xml"&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:worddocument&gt;   &lt;w:view&gt;Normal&lt;/w:View&gt;   &lt;w:zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;   &lt;w:punctuationkerning/&gt;   &lt;w:validateagainstschemas/&gt;   &lt;w:saveifxmlinvalid&gt;false&lt;/w:SaveIfXMLInvalid&gt;   &lt;w:ignoremixedcontent&gt;false&lt;/w:IgnoreMixedContent&gt;   &lt;w:alwaysshowplaceholdertext&gt;false&lt;/w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;   &lt;w:compatibility&gt;    &lt;w:breakwrappedtables/&gt;    &lt;w:snaptogridincell/&gt;    &lt;w:wraptextwithpunct/&gt;    &lt;w:useasianbreakrules/&gt;    &lt;w:dontgrowautofit/&gt;   &lt;/w:Compatibility&gt;   &lt;w:browserlevel&gt;MicrosoftInternetExplorer4&lt;/w:BrowserLevel&gt;  &lt;/w:WordDocument&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:latentstyles deflockedstate="false" latentstylecount="156"&gt;  &lt;/w:LatentStyles&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;style&gt; &lt;!--  /* Style Definitions */  p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal 	{mso-style-parent:""; 	margin:0cm; 	margin-bottom:.0001pt; 	text-align:right; 	mso-pagination:widow-orphan; 	direction:rtl; 	unicode-bidi:embed; 	font-size:12.0pt; 	font-family:"Times New Roman"; 	mso-fareast-font-family:"Times New Roman";} @page Section1 	{size:612.0pt 792.0pt; 	margin:72.0pt 90.0pt 72.0pt 90.0pt; 	mso-header-margin:36.0pt; 	mso-footer-margin:36.0pt; 	mso-paper-source:0;} div.Section1 	{page:Section1;}  /* List Definitions */  @list l0 	{mso-list-id:764114855; 	mso-list-type:hybrid; 	mso-list-template-ids:423397036 -1031386466 67698713 67698715 67698703 67698713 67698715 67698703 67698713 67698715;} @list l0:level1 	{mso-level-number-format:alpha-lower; 	mso-level-tab-stop:72.0pt; 	mso-level-number-position:left; 	margin-left:72.0pt; 	text-indent:-18.0pt;} ol 	{margin-bottom:0cm;} ul 	{margin-bottom:0cm;} --&gt; &lt;/style&gt;&lt;!--[if gte mso 10]&gt; &lt;style&gt;  /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:"Table Normal"; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-parent:""; 	mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; 	mso-para-margin:0cm; 	mso-para-margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:10.0pt; 	font-family:"Times New Roman"; 	mso-ansi-language:#0400; 	mso-fareast-language:#0400; 	mso-bidi-language:#0400;} &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%; direction: ltr; unicode-bidi: embed;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=""&gt;a.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span dir="LTR"&gt;Pendefinisian struktur penyimpanan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%; direction: ltr; unicode-bidi: embed;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=""&gt;b.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span dir="LTR"&gt;Penyediaan mekanisme untuk manipulasi informasi&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%; direction: ltr; unicode-bidi: embed;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=""&gt;c.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span dir="LTR"&gt;Penyediaan keamanan dalam penarikan dan penyimpanan data dan informasi.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;      &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%; direction: ltr; unicode-bidi: embed;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;meta equiv="Content-Type" content="text/html; charset=utf-8"&gt;&lt;meta name="ProgId" content="Word.Document"&gt;&lt;meta name="Generator" content="Microsoft Word 11"&gt;&lt;meta name="Originator" content="Microsoft Word 11"&gt;&lt;link rel="File-List" href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5CNasrul%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtml1%5C01%5Cclip_filelist.xml"&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:worddocument&gt;   &lt;w:view&gt;Normal&lt;/w:View&gt;   &lt;w:zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;   &lt;w:punctuationkerning/&gt;   &lt;w:validateagainstschemas/&gt;   &lt;w:saveifxmlinvalid&gt;false&lt;/w:SaveIfXMLInvalid&gt;   &lt;w:ignoremixedcontent&gt;false&lt;/w:IgnoreMixedContent&gt;   &lt;w:alwaysshowplaceholdertext&gt;false&lt;/w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;   &lt;w:compatibility&gt;    &lt;w:breakwrappedtables/&gt;    &lt;w:snaptogridincell/&gt;    &lt;w:wraptextwithpunct/&gt;    &lt;w:useasianbreakrules/&gt;    &lt;w:dontgrowautofit/&gt;   &lt;/w:Compatibility&gt;   &lt;w:browserlevel&gt;MicrosoftInternetExplorer4&lt;/w:BrowserLevel&gt;  &lt;/w:WordDocument&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:latentstyles deflockedstate="false" latentstylecount="156"&gt;  &lt;/w:LatentStyles&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;style&gt; &lt;!--  /* Style Definitions */  p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal 	{mso-style-parent:""; 	margin:0cm; 	margin-bottom:.0001pt; 	text-align:right; 	mso-pagination:widow-orphan; 	direction:rtl; 	unicode-bidi:embed; 	font-size:12.0pt; 	font-family:"Times New Roman"; 	mso-fareast-font-family:"Times New Roman";} @page Section1 	{size:612.0pt 792.0pt; 	margin:72.0pt 90.0pt 72.0pt 90.0pt; 	mso-header-margin:36.0pt; 	mso-footer-margin:36.0pt; 	mso-paper-source:0;} div.Section1 	{page:Section1;}  /* List Definitions */  @list l0 	{mso-list-id:764114855; 	mso-list-type:hybrid; 	mso-list-template-ids:423397036 -1031386466 67698713 67698715 67698703 67698713 67698715 67698703 67698713 67698715;} @list l0:level1 	{mso-level-number-format:alpha-lower; 	mso-level-tab-stop:72.0pt; 	mso-level-number-position:left; 	margin-left:72.0pt; 	text-indent:-18.0pt;} ol 	{margin-bottom:0cm;} ul 	{margin-bottom:0cm;} --&gt; &lt;/style&gt;&lt;!--[if gte mso 10]&gt; &lt;style&gt;  /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:"Table Normal"; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-parent:""; 	mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; 	mso-para-margin:0cm; 	mso-para-margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:10.0pt; 	font-family:"Times New Roman"; 	mso-ansi-language:#0400; 	mso-fareast-language:#0400; 	mso-bidi-language:#0400;} &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;  &lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;!-- Begin: http://adsensecamp.com/ --&gt;
&lt;script src="http://adsensecamp.com/show/?id=OHRwEwGXnkg%3D&amp;cid=1mKE6FR8OXo%3D&amp;chan=LeZpvw8FPxU%3D&amp;type=9&amp;title=2BA94F&amp;text=000000&amp;background=FFFFFF&amp;border=FFFFFF&amp;url=66B5FF" type="text/javascript"&gt;
&lt;/script&gt;
&lt;!-- End: http://adsensecamp.com/ --&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2838452577224524988-6415406976746179189?l=ipoen.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2009-08-15T07:43:49.650+07:00</app:edited><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">1</thr:total></item><item><title>Pemakai Sistem Informasi</title><link>http://ipoen.blogspot.com/2009/07/pemakai-sistem-informasi.html</link><author>noreply@blogger.com (MY BLOG)</author><pubDate>Mon, 20 Jul 2009 21:30:18 PDT</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-2838452577224524988.post-8303588583031334095</guid><description>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sebagai besar sistem informasi berlandaskan komputer di dalam suatu organisasi dalam bergagai jenis. Anggota organisasi adalah pemakai sistem informasi yang dihasilkan sistem tersebut termasuk manajer yang bertanggung atas pengalokasian sumber daya untuk pengembangan dan pengoprasian perusahaan&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;!-- Begin: http://adsensecamp.com/ --&gt;
&lt;script src="http://adsensecamp.com/show/?id=OHRwEwGXnkg%3D&amp;cid=1mKE6FR8OXo%3D&amp;chan=LeZpvw8FPxU%3D&amp;type=9&amp;title=2BA94F&amp;text=000000&amp;background=FFFFFF&amp;border=FFFFFF&amp;url=66B5FF" type="text/javascript"&gt;
&lt;/script&gt;
&lt;!-- End: http://adsensecamp.com/ --&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2838452577224524988-8303588583031334095?l=ipoen.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2009-07-21T11:30:18.566+07:00</app:edited><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Manfaat Sistem Informasi</title><link>http://ipoen.blogspot.com/2009/07/manfaat-sistem-informasi.html</link><author>noreply@blogger.com (MY BLOG)</author><pubDate>Mon, 20 Jul 2009 21:27:09 PDT</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-2838452577224524988.post-4803438596998877949</guid><description>&lt;div style="text-align: justify; font-family: times new roman;"&gt;Organisasi menggunakan sistem informasi untuk mengolah transaksi-transaksi, mengurangi biaya dan menghasilkan pendapatan sebagai salah satu produk atau pelayanan mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bank menggunakan sistem informasi untuk mengolah cek-cek nasabah dan membuat berbagai laporan rekenig koran dan transaksi yang terjadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perusahaan menggunakan sistem informasi untuk mempertahankan persediaan pada tingkat paling rendah agar konsisten dengan jenis barang yang tersedia.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;!-- Begin: http://adsensecamp.com/ --&gt;
&lt;script src="http://adsensecamp.com/show/?id=OHRwEwGXnkg%3D&amp;cid=1mKE6FR8OXo%3D&amp;chan=LeZpvw8FPxU%3D&amp;type=9&amp;title=2BA94F&amp;text=000000&amp;background=FFFFFF&amp;border=FFFFFF&amp;url=66B5FF" type="text/javascript"&gt;
&lt;/script&gt;
&lt;!-- End: http://adsensecamp.com/ --&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2838452577224524988-4803438596998877949?l=ipoen.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2009-07-21T11:27:09.925+07:00</app:edited><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Informasi dan Tingkat Manajemen</title><link>http://ipoen.blogspot.com/2009/07/informasi-dan-tingkat-manajemen.html</link><author>noreply@blogger.com (MY BLOG)</author><pubDate>Tue, 30 Jun 2009 10:16:05 PDT</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-2838452577224524988.post-7442973215708438603</guid><description>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;    Berdasarkan tingkatan manajemen, informasi dapat dikelompokkn berdasarkan penggunanya, yakni sebagai berikut:&lt;br /&gt;a. Informasi Strategi&lt;br /&gt;     Digunakan untuk mengambil keputusan jangka panjang mencakup informasi eksternal (tindakan pesaing, langganan), rencana perluasan perusahaan dan sebagainya.&lt;br /&gt;b. Informasi Taktis&lt;br /&gt;  Digunakan untuk mengambil keputusan jangka menengah mencakup informasi trend penjualan yang dapat dipakai untuk menyusun renana-rencana penjualan.&lt;br /&gt;c. Informasi Teknis&lt;br /&gt;   Digunakan untuk keperluan operasional sehari-hari, informasi persediaan stock, retur penjualan dan laporan kas harian.&lt;br /&gt;    Supaya informasi yang dihasilkan oleh sistem informasi dapat berguna bagi manajemen, maka analisis sistem harus mengetahui kebutuhan-kebutuhan inroasi yang dibutuhkannya, yaitu dengan mengetahui kegiatan-kegiatan untuk masing-masing tingkat (level) manajemen dan tipe keputusan yang diambilnya.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;!-- Begin: http://adsensecamp.com/ --&gt;
&lt;script src="http://adsensecamp.com/show/?id=OHRwEwGXnkg%3D&amp;cid=1mKE6FR8OXo%3D&amp;chan=LeZpvw8FPxU%3D&amp;type=9&amp;title=2BA94F&amp;text=000000&amp;background=FFFFFF&amp;border=FFFFFF&amp;url=66B5FF" type="text/javascript"&gt;
&lt;/script&gt;
&lt;!-- End: http://adsensecamp.com/ --&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2838452577224524988-7442973215708438603?l=ipoen.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2009-07-01T00:16:05.808+07:00</app:edited><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">1</thr:total></item><item><title>Daur Hidup Sistem Secara Umum</title><link>http://ipoen.blogspot.com/2009/06/daur-hidup-sistem-secara-umum-daur.html</link><author>noreply@blogger.com (MY BLOG)</author><pubDate>Mon, 15 Jun 2009 11:40:55 PDT</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-2838452577224524988.post-1950711809574282150</guid><description>   	&lt;meta equiv="CONTENT-TYPE" content="text/html; charset=utf-8"&gt; 	&lt;title&gt;&lt;/title&gt; 	&lt;meta name="GENERATOR" content="OpenOffice.org 2.4  (Linux)"&gt; 	&lt;style type="text/css"&gt; 	&lt;!-- 		@page { size: 21cm 29.7cm; margin: 2cm } 		P { margin-bottom: 0.21cm } 	--&gt;&lt;/style&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Daur Hidup sistem secara umum (&lt;em&gt;General System Life Cycle&lt;/em&gt;) merupakan fase-fase utama yang terjadi pada semua sistem, baik sistem sosial, fisikal, biologis ataupun sistem lainnya. fase yang terjadi tersebut secara umum memiliki kesamaan, adapun fase-fase tersebut terbagi dalam 4 fase, yaitu sebagai berikut: &lt;/div&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0cm;"&gt;&lt;strong&gt;Development&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0cm;" align="justify"&gt;Fase ini merupakan fase kemunculan/kelahiran sebuah sistem, pada fase ini sistem baru tersebut mulai dikenal oleh lingkungan dan lingkungan mulai mendeteksi berbagai kekurangan dan kelebihannya untuk disesuaikan dengan kebutuhan lingkungan sekitar sistem tersebut  &lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0cm;"&gt;&lt;strong&gt;Growth&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0cm;" align="justify"&gt;Pada fase dimana sistem tersebut mulai berkembang dan menyesuaikan diri dengan lingkungan, agar dapat bermanfaat bagi lingkungan sekitar. Pada fase ini muncul berbagai halangan dari sistem yang sudah eksis lebih dahulu karena merasa tersaingi. Fase ini merupakan fase yang sangat sulit dan berat bagi sistem yang masih baru.  &lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0cm;"&gt;&lt;strong&gt;Maturity&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0cm; text-align: justify;"&gt;Pada fase ini sistem tersebut berada pada puncak kejayaannya, pada fase ini sistem tersebut sangat bermanfaat bagi lingkungan sekitar. Kelebihannya sangat menonjol dan dapat dimanfaatkan oleh lingkungan, sehingga mampu menutupi kekurangan yang dimilikinya, pada fase ini hambatan dari sistem yang sudah eksis lebih awal sudah tidak begitu terasa lagi, karena sistem yang lebih dulu sudah mengalami masa keusangan atau kehancuran.  &lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0cm;"&gt;&lt;strong&gt;Deterioration&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0cm;" align="justify"&gt;Pada fase ini sistem sudah tidak mendatangkan banyak manfaat lagi bagi lingkungan, sehingga sudah mulai ditinggalkan. penyebabnya bisa saja karena telah muncul sistem yang lebih batu, yang lebih efektif dan efisien bagi lingkungan, atau sistem yang lama sudah tidak dapat memenuhi kebutuhan lingkungan yang juga selalu berkembang dengan pesatnya.  &lt;/p&gt; &lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;!-- Begin: http://adsensecamp.com/ --&gt;
&lt;script src="http://adsensecamp.com/show/?id=OHRwEwGXnkg%3D&amp;cid=1mKE6FR8OXo%3D&amp;chan=LeZpvw8FPxU%3D&amp;type=9&amp;title=2BA94F&amp;text=000000&amp;background=FFFFFF&amp;border=FFFFFF&amp;url=66B5FF" type="text/javascript"&gt;
&lt;/script&gt;
&lt;!-- End: http://adsensecamp.com/ --&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2838452577224524988-1950711809574282150?l=ipoen.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2009-06-16T01:40:55.173+07:00</app:edited><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Sistem Analis  dan Progremmer</title><link>http://ipoen.blogspot.com/2009/06/sistem-analis-dan-progremmer.html</link><author>noreply@blogger.com (MY BLOG)</author><pubDate>Sun, 14 Jun 2009 20:17:26 PDT</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-2838452577224524988.post-1689105768947601600</guid><description>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sistem analis adalah orang yang memiliki tanggung jawab tidak hanya pada pembuatan program aplikasi komputer (software) saja, tetapi ia memiliki tanggung jawab pada sistem secara menyeluruh dalam artian seorang analis   bertanggung jawab terhadap semua aspek yang berada didalam sistem tersebut, pengetahuan seorang analis haruslah luas tidak hanya mengetahui pada teknologi komputer saja, tetapi harus mengetahui juga pada bidang aplikasi yang ditanganinya, pekerjaan sistem analis dalam pembuatan program terbatas pada pemecahan masalah secara garis besar saja, pekerjaan sistem analis melibatkan hubungan banyak orang, tidak terbatas hanya pada sesama sistem analis, programer tetapi juga pemakai sistem(user) dan manager.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sedangkan seorang Programmer adalah orang yang bertanggung jawab terbatas pada pembuatan proogram aplikasi komputer (software) saja, pengetahuan programmer cukup pada teknologi komputer, sistem komputer, utilitas dan bahasa-bahasa pemrograman yang diperlukan seperti pascal, foxpro, fortran, c,  basic, visual basic, visual foxpro, dll. Pekerjaan seorang programmer sipatnya teknis dan harus tepat dalam pembuatan instruksi-instruksi program yang akan atau sedang dibuat, pekerjaan programmer tidak menyangkut atau berkaitan dengan orang banyak karena terbatas pada sesama pemrogram dan sistem analis yang mempersiapkan rancang bangun spesifikasi program&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;!-- Begin: http://adsensecamp.com/ --&gt;
&lt;script src="http://adsensecamp.com/show/?id=OHRwEwGXnkg%3D&amp;cid=1mKE6FR8OXo%3D&amp;chan=LeZpvw8FPxU%3D&amp;type=9&amp;title=2BA94F&amp;text=000000&amp;background=FFFFFF&amp;border=FFFFFF&amp;url=66B5FF" type="text/javascript"&gt;
&lt;/script&gt;
&lt;!-- End: http://adsensecamp.com/ --&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2838452577224524988-1689105768947601600?l=ipoen.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2009-06-15T10:17:26.528+07:00</app:edited><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Menggunakan Database</title><link>http://ipoen.blogspot.com/2009/06/menggunakan-database.html</link><author>noreply@blogger.com (MY BLOG)</author><pubDate>Thu, 11 Jun 2009 19:42:59 PDT</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-2838452577224524988.post-5600249904098214303</guid><description>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;   	&lt;meta equiv="CONTENT-TYPE" content="text/html; charset=utf-8"&gt; 	&lt;title&gt;Menggunakan Database&lt;/title&gt; 	&lt;meta name="GENERATOR" content="OpenOffice.org 2.4  (Linux)"&gt; 	&lt;/div&gt;&lt;style type="text/css"&gt; 	&lt;!-- 		@page { size: 21cm 29.7cm; margin: 2cm } 		P { margin-bottom: 0.21cm } 	--&gt; 	&lt;/style&gt;  &lt;p style="text-indent: 0.84cm; margin-bottom: 0cm; line-height: 200%; text-align: justify;"&gt; Database user (pemakai database) biasa berupa orang atau program aplikasi. Pemakai (orang) biasanya menggunakan database dari terminal dan memanggil data dan informasi dengan menggunakan bahasa query. Istilah query digunakan untuk menjelaskan permintaan informasi dari database. Pemakai queries (meminta) database. Bahasa query adalah bahasa khusus dan mudah digunakan, yang memberi kemampuan komputer untuk merespon terhadap query database. Respon yang berada pada layar atau dalam bentuk hardcopy biasa mempunyai penampilan yang sama sebagai laporan.&lt;/p&gt; &lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;!-- Begin: http://adsensecamp.com/ --&gt;
&lt;script src="http://adsensecamp.com/show/?id=OHRwEwGXnkg%3D&amp;cid=1mKE6FR8OXo%3D&amp;chan=LeZpvw8FPxU%3D&amp;type=9&amp;title=2BA94F&amp;text=000000&amp;background=FFFFFF&amp;border=FFFFFF&amp;url=66B5FF" type="text/javascript"&gt;
&lt;/script&gt;
&lt;!-- End: http://adsensecamp.com/ --&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2838452577224524988-5600249904098214303?l=ipoen.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2009-06-12T09:42:59.805+07:00</app:edited><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Kegunaan Teori Organisasi Terhadap Manajemen Informasi</title><link>http://ipoen.blogspot.com/2009/02/kegunaan-teori-organisasi-terhadap.html</link><author>noreply@blogger.com (MY BLOG)</author><pubDate>Tue, 24 Feb 2009 13:36:14 PST</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-2838452577224524988.post-5832056450990471412</guid><description>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;CBIS (Computer Based Information System) memberikan kesempatan untuk peningkatan komunikasi dan penegasan keputusan dalam semua bentuk organisasi. Dalam perancangan CBIS, kita harus memberikan perhatian kepada tingkatan manajemen dan pengelompokan organisasi (menurut area geogrrafi, area fungsi, jalur produksi, dan apa saja) dan memberi pula perhatian terhadap pengaruh yang disebabkan oleh susunan ini pada kebutuhan informasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perhatian kita harus pula kita arahkan kepada susunan organisasi informasi. Manajemen harus mencoba untuk mengidentifikasi kebutuhan informasi yang tidak dapat dipenuhi oleh sistem formal dan harus mencoba untuk memasukkan sebanyak mungkin aliran informasi ini ke dalam CBIS formal. Pusat kekuatan informal dari organisasi yang dapat mempengaruhi keberhasilan CBIS harus diidentifikasi dan dimasukan ke dalam usaha perancangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang terakhir, CBIS harus dapat menjaga manajemen yang dibutuhkan oleh lingkungan dan perubahan yang mempengaruhi susunan organisasi. Susunan tersebut kemudian dapat disesuaikan dengan lingkungan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain pengaruh CBIS pada organisasi, organisasi juga mempengaruhi CBIS. CBIS yang baik tidak akan bisa diharapkan dari perusahaan yang bagiannya, yaitu tingkattan dan unit, tidak bekerja bersama-sama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perusahaan yang menerapkan CBIS akan membentuk departemen atau divisi pelayanan informasi. Perancang CBIS harus memahami dasar teori organisasi.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;!-- Begin: http://adsensecamp.com/ --&gt;
&lt;script src="http://adsensecamp.com/show/?id=OHRwEwGXnkg%3D&amp;cid=1mKE6FR8OXo%3D&amp;chan=LeZpvw8FPxU%3D&amp;type=9&amp;title=2BA94F&amp;text=000000&amp;background=FFFFFF&amp;border=FFFFFF&amp;url=66B5FF" type="text/javascript"&gt;
&lt;/script&gt;
&lt;!-- End: http://adsensecamp.com/ --&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2838452577224524988-5832056450990471412?l=ipoen.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2009-02-25T04:36:14.662+07:00</app:edited><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">1</thr:total></item><item><title>Media Lisan dan Tulisan</title><link>http://ipoen.blogspot.com/2009/02/media-lisan-dan-tulisan.html</link><author>noreply@blogger.com (MY BLOG)</author><pubDate>Sat, 21 Feb 2009 07:38:55 PST</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-2838452577224524988.post-6488920953444966127</guid><description>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Banyak informasi yang berujud bentuk tertulis, komputer merupakan alat yang sangat cocok untuk memberikan informasi semacam itu, karena biasanya sistem yang lain hanya menggunakan mesin tik, mesin photo copy, mesin percetakan, dan perekam manual. Namun demikian, umumnya kita melihat bahwa informasi yang mengalir kesebuah perusahaan lebih banyak berbentuk lisan dari pada tulisan. Sebagai contoh pandangan ini, alangkah baiknya jika kita mengamati para karyawan/wati pada waktu mereka istirahat. Jenis interaksi yang sama akan memungkinkan mereka (karyawan/wati) untuk menjalankan  berbagai tugasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang Manajer biasanya membahas masalahnya dengan orang lain. Pokok pembahasan tersebut pada sesuatu masalah dan pada kemungkinan pemecahannya. Informasi lisan digunakan dalam hubungannya dengan informasi tulisan, sehingga keseluruhan gamaran dapat terlihat. Alangkah baiknya jika kta memasukan informasi lisan maupun tulisan dalam sistem  informasi.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;!-- Begin: http://adsensecamp.com/ --&gt;
&lt;script src="http://adsensecamp.com/show/?id=OHRwEwGXnkg%3D&amp;cid=1mKE6FR8OXo%3D&amp;chan=LeZpvw8FPxU%3D&amp;type=9&amp;title=2BA94F&amp;text=000000&amp;background=FFFFFF&amp;border=FFFFFF&amp;url=66B5FF" type="text/javascript"&gt;
&lt;/script&gt;
&lt;!-- End: http://adsensecamp.com/ --&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2838452577224524988-6488920953444966127?l=ipoen.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2009-02-21T22:38:55.411+07:00</app:edited><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><media:rating>nonadult</media:rating></channel></rss>

