<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" standalone="no"?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><rss xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd" version="2.0"><channel><title>  PANITIA PEMILIHAN KECAMATAN                                                WONOMULYO             </title><description>"MELAYANI RAKYAT MENGGUNAKAN HAK PILIHNYA"</description><managingEditor>noreply@blogger.com (Anonymous)</managingEditor><pubDate>Tue, 5 Nov 2024 18:52:12 -0800</pubDate><generator>Blogger http://www.blogger.com</generator><openSearch:totalResults xmlns:openSearch="http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/">26</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex xmlns:openSearch="http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/">1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage xmlns:openSearch="http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/">25</openSearch:itemsPerPage><link>http://ppkwonomulyo.blogspot.com/</link><language>en-us</language><itunes:explicit>yes</itunes:explicit><itunes:subtitle>"MELAYANI RAKYAT MENGGUNAKAN HAK PILIHNYA"</itunes:subtitle><itunes:category text="Government &amp; Organizations"><itunes:category text="National"/></itunes:category><itunes:owner><itunes:email>noreply@blogger.com</itunes:email></itunes:owner><item><title>Aparat Kelurahan-Desa Kedapatan di Arena Kampanye</title><link>http://ppkwonomulyo.blogspot.com/2013/10/aparat-kelurahan-desa-kedapatan-di.html</link><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><pubDate>Tue, 1 Oct 2013 23:42:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-5725507937310221734.post-4081175567527282577</guid><description>&lt;h1 class="entry-title entry-single-title" itemprop="name"&gt;
Aparat Kelurahan-Desa Kedapatan di Arena Kampanye&lt;/h1&gt;
&lt;div class="single-meta"&gt;
               &lt;span class="single-date updated"&gt; Selasa 01st, Oktober 2013 / 16:51&lt;/span&gt;
        
        
       
                   
              
              Written by &lt;span class="author vcard"&gt;Radar Sulbar&lt;/span&gt;          
       
               &lt;div class="category-top-meta"&gt;
         in 
          &lt;span&gt;Indeks, Pemilukada, Polman&lt;/span&gt;
         &lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;span itemprop="articleBody"&gt;
          POLEWALI — Walapun beberapa kali disampaikan imbauan 
tentang netralitas aparat pemerintah dan perangkat desa, itu seperti tak
 diindahkan sejumlah oknum aparat pemerintahan.&lt;br /&gt;

Seperti halnya dalam pelaksanaan kampanye pasangan nomor urut 3, Andi
 Ibrahim Masdar dan M Natsir Rahmat di Lapangan Desa Bala Kecamatan 
Balanipa, Senin 30 September.&lt;br /&gt;

Panwaslu Kecamatan Balanipa mencatat dan menemukan beberapa oknum 
aparat kelurahan dan desa serta anggota PPS mengikuti kampanye tersebut.
 Sehingga Panwaslu Balanipa akan melayangkan surat panggilan untuk 
diklarifikasi aparat yang diduga terlibat kampanye peserta Pemilukada 
Polman.&lt;br /&gt;

Ketua Panwaslu Kecamatan Balanipa Suaib Alimuddin mengatakan, hasil 
pengawasan saat kampanye pasangan nomor urut 3 di Lapangan Bala Desa 
Bala Kecamatan Balanipa, kemarin. Pihaknya menemukan oknum lurah dan 
sekretaris desa ikut menghadiri kampanye. Selain itu beberapa kepala 
dusun dan oknum anggota PPS juga ikut serta dalam kegiatan kampanye.&lt;br /&gt;

“Kami akan melayangkan surat panggilan kepada aparat kelurahan, desa 
dan PPS yang kedapatan ikut kampanye salah satu kandidat di Lapangan 
Bala. Insyah Allah besok (hari ini) kami akan klarifikasi pihak yang 
terduga ikut kampanye di sekretariat Panwaslu Balanipa,” tutur Suaib 
ketika dihubungi, Senin siang.&lt;br /&gt;

Hasil klarifikasinya nanti akan diketahui apakan keikutsertaan aparat
 desa tersebut dinyatakan melanggar atau tidak. Jika melanggar tentunya 
akan dikenakan sanksi sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang 
berlaku. (mkb/ham)&lt;br /&gt;

       &lt;/span&gt;</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Hikman Calon bupati Terkaya</title><link>http://ppkwonomulyo.blogspot.com/2013/10/hikman-calon-bupati-terkaya.html</link><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><pubDate>Tue, 1 Oct 2013 23:34:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-5725507937310221734.post-1319269075365598057</guid><description>&lt;h1 class="entry-title entry-single-title" itemprop="name"&gt;
Hikman Cabup Terkaya&lt;/h1&gt;
&lt;div class="single-meta"&gt;
               &lt;span class="single-date updated"&gt; Sabtu 28th, September 2013 / 18:17&lt;/span&gt;&amp;nbsp;&lt;span class="author vcard"&gt;&lt;/span&gt;          
       
               &lt;div class="category-top-meta"&gt;
         in 
          &lt;span&gt;Indeks, Pemilukada, Polman&lt;/span&gt;
         &lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class="single-thumb"&gt;
            
                 &lt;img alt="Hikman Cabup Terkaya" src="http://radar-sulbar.com/wp-content/uploads/2013/09/Grafis-Para-Kandidat.jpg" /&gt;
         &lt;/div&gt;
&lt;span itemprop="articleBody"&gt;
          &lt;strong&gt;Pemilukada Polman 2013&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;

POLEWALI — Calon bupati (Cabup) nomor urut 5, Hikman Katohidar 
tercatat sebagai kandidat terkaya, memiliki hanrta senilai Rp5,68 
miliar.&lt;br /&gt;

Sedang jagoan Partai Demokrat, Barnas dan PDP Erfan Kamil memiliki 
kekayaan paling sedikit. Kekayaan calon wakil bupati nomor urut 4 itu, 
hanya Rp322 juta.&lt;br /&gt;

Demikian hasil verifikasi daftar kekayaan calon Bupati dan Wakil Bupati Polewali Mandar oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).&lt;br /&gt;

Daftar kekayaan pasangan calon bupati dan wakil bupati diumumkan 
Komisi Pemilihan Umum (KPU) Polewali Mandar setelah menerima surat dari 
KPK bernomor B-2614/12/09/2013 perihal pengumuman harta kekayaan delapan
 pasangan calon kepala daerah Polewali Mandar tahun 2013-2019.&lt;br /&gt;

Ketua KPU&amp;nbsp; Polewali Mandar Achmadi Touwe menyatakan, pihaknya 
berkewajiban mengumumkan kepada publik terkait laporan harta kekayaan 
pasangan calon di Pemilukada Polewali Mandar.&lt;br /&gt;

Ia menjelaskan, audit harta kekayaan kandidat merupakan tahapan dalam
 Pemilukada. Achmadi mengatakan setiap calon pejabat atau pejabat 
diwajibkan memasukkan LHKPN ke KPK untuk diverifikasi guna 
mengantisipasi adanya peningkatan kekayaan saat dan usai menjabat.&lt;br /&gt;

“Sebenarnya pengumuman LHKPN Cabup dan Cawabup Polman ini dilakukan 
sebelum memasuki masa kampanye. Tetapi karena hasil verifikasi LHKPN 
dari KPK lambat kami terima sehingga baru diumumkan sekarang,” ujar 
Achmadi.&lt;br /&gt;

Dalam daftar yang dikirim KPK ke KPU Polman, Cabup Hikman Katorhidar 
memiliki harta sebesar Rp5,68 miliar lebih terdiri dari aset harta tak 
bergerak Rp4,6 miliar, harta bergerak Rp639 juta, harta bergerak lainnya
 Rp216 juta dan giro setara kas Rp152 juta.&lt;br /&gt;

Setelah itu, calon bupati dari perseorangan nomor urut 7, Andi Fadly 
Patayangi memiliki kekayaan sebesar Rp5,06 miliar lebih. Terdiri dari 
harta tak bergerak Rp4,9 miliar lebih dan harta bergerak Rp90 juta.&lt;br /&gt;

Selanjutnya Munarfa Atjo, calon bupati nomor urut 8 juga dari jalur 
perseorangan memiliki harta sebesar Rp4,7 miliar lebih. Terdiri dari 
harta tak bergerak Rp3,8 miliar lebih, harta bergerak sebesar Rp264 juta
 lebih dan giro dan setara kas sebesar Rp630 juta.&lt;br /&gt;

Calon bupati nomor urut 2 usungan PPP, Hanura dan PKB, Mujirin M Yamin memiliki harta kekayaan sebesar Rp3,6 miliar.&lt;br /&gt;

Selanjutnya calon nomor urut 6 dari PAN dan Merdeka, M Asri Anas 
memiliki kekayaan sebesar Rp3,5 miliar lebih. Calon independen nomor 
urut 1, Naharuddin memiliki kekayaan sebesar Rp3,1 miliar.&lt;br /&gt;

Sedangkan calon nomor urut 3 usungan koalisi Partai Golkar, Andi 
Ibrahim Masdar memiliki kekayaan sebesar Rp2,049 miliar lebih dan paling
 sedikit harta Cabup sesuai LHKPN dari KPK yakni calon bupati nomor urut
 4, Nadjamuddin Ibrahim yang hanya memiliki aset sebesar Rp784 juta.&lt;br /&gt;

LHKPN yang disampaikan kepada KPU bertujuan mewujudkan penyelenggara 
negara yang manaati asas-asas umum penyelenggara negara yang bebas dari 
KKN, serta perbuatan tercela lainnya. Olehnya, setiap penyelenggara 
negara dituntut melaporkan kekayaannya melalui formulir LHKPN yang telah
 disediakan KPK.&lt;br /&gt;

Calon wakil bupati dengan aset terbanyak, adalah, Chuduriah 
Sahabuddin. Chuduriah memiliki harta senilai Rp2,9 miliar. Diikuti calon
 wakil bupati, Hasan Bado sebesar Rp2,3 miliar, selanjutnya M Natsir 
Rahmat sebesar Rp1,6 miliar, Abd Rahman Razak sebesar Rp1,1 miliar.&lt;br /&gt;

Selanjutnya, kandidat Bebas Manggazali sebanyak Rp693 juta, dan Abdi 
Manaf sebesar Rp621 juta. Cawabup Najib Abdullah Madjid memiliki harta 
sebesar Rp584 juta. Terakhir Erfan Kamil.&lt;br /&gt;

Sebelumnya, Komisioner KPU Divisi Hukum Saifuddin menyatakan, UU 
Nomor 28 tahun 1999 tentang Penyelenggara Negara yang Bersih dan Bebas 
dari Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN) mengamanatkan bahwa setiap 
penyelenggara negara wajib melaporkan dan mengumumkan harta kekayaannya 
sebelum dan setelah memangku jabatan serta bersedia diperiksa 
kekayaannya sebelum dan setelah menjabat.&lt;br /&gt;

Maka KPU Polewali Mandar dalam melaksanakan tahapan Pemilukada 
tentang laporan LHKPN calon penyelenggara negara akan mengumumkan 
kepublik. “Sebagaimana diketahui penyampaian laporan harta kekayaan 
pejabat menjadi salah satu kewajiban para calon pejabat negara dalam 
tahapan Pemilukada. Hal ini untuk mengetahui jumlah kekayaan 
penyelenggara negara sebelum menjabat dan setelah menjabat.&amp;nbsp; Laporan ini
 merupakan alat kontrol sehingga publik dapat melihat kenaikan harta 
pejabat sebelum menjabat dan sesudah menjabat sehingga dapat diprediksi 
kemungkinan korupsi yang terjadi selama menjabat,” ujar Saifuddin.&lt;br /&gt;

Ia menambahkan berdasarkan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 30 
Tahun 2002 tentang Komisi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, 
menyebutkan bahwa KPK berwenang melaksanakan langkah atau upaya 
pencegahan antara lain dengan melakukan pendaftaran dan pemeriksaan 
terhadap LHKPN. Setelah KPU menerima hasil verifikasi LHKPN dari KPK 
kemudian kewajiban KPU mengumumkannya ke publik.&lt;br /&gt;

“Kami akan umumkan di media soal harta kekayaan para pasangan calon. 
Baik harta tetap maupun harta bergerak, surat berharga, utang piutang 
dan harta lainnya,” imbuh Saifuddin.&lt;br /&gt;

Berdasarkan Undang-undang Nomor 12 tahun 2008 tentang Pemda, 
tambahnya, untuk memberikan kepastian hukum terhadap calon penyelenggara
 negara, hasil pengumuman tersebut akan disampaikan kembali oleh KPU 
kepada KPK. (mkb)&lt;br /&gt;

       &lt;/span&gt;</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>KPU akan Umumkan Harta Kekayaan Calon</title><link>http://ppkwonomulyo.blogspot.com/2013/09/kpu-akan-umumkan-harta-kekayaan-calon.html</link><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><pubDate>Thu, 26 Sep 2013 20:10:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-5725507937310221734.post-692558587302096973</guid><description>&lt;h1 class="entry-title entry-single-title" itemprop="name"&gt;
KPU akan Umumkan Harta Kekayaan Calon&lt;/h1&gt;
&lt;div class="single-meta"&gt;
               &lt;span class="single-date updated"&gt; Kamis 26th, September 2013 / 16:42&lt;/span&gt;&amp;nbsp;&lt;span class="author vcard"&gt;&lt;/span&gt;          
       
               &lt;div class="category-top-meta"&gt;
         in 
          &lt;span&gt;Indeks, Pemilukada, Polman&lt;/span&gt;
         &lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;span itemprop="articleBody"&gt;
          POLEWALI — KPU Polman akan mengumumkan kepada publik jumlah harta kekayaan delapan pasangan cabup dan cawabup Polman.&lt;br /&gt;

Pengumuman ini akan disampaikan setelah KPK merampungkan audit laporan harta kekayaan para pasangan calon.&lt;br /&gt;

Komisioner KPU Polman Divisi Hukum Saifuddin mengatakan, pihaknya 
berencana mengumumkan kepublik laporan harta kekayaan kontestan. 
Saifuddin mengaku bersama staf Devisi Hukum KPU Polman Syariat Tajuddin 
ke Jakarta menjemput hasil verifikasi laporan kekayaan calon di KPK.&lt;br /&gt;

Menurut Saifuddin, berdasarkan UU Nomor 28 Tahun 1999 tentang 
Penyelenggara Negara yang Bersih dan Bebas dari Korupsi, Kolusi, dan 
Nepotisme (KKN) mengamanatkan bahwa setiap penyelenggara negara wajib 
melaporkan dan mengumumkan harta kekayaannya sebelum dan setelah 
memangku jabatan serta bersedia diperiksa kekayaannya sebelum dan 
setelah menjabat. Maka KPU Polman dalam melaksanakan tahapan Pemilukada 
tentang laporan kekayaan calon penyelenggara negara akan mengumumkan 
kepada publik.&lt;br /&gt;

“Sebagaimana diketahui penyampaian laporan harta kekayaan pejabat 
menjadi salah satu kewajiban para calon pejabat negara dalam tahapan 
pemilukada. Hal ini untuk mengetahui jumlah kekayaan penyelenggara 
negara sebelum menjabat dan setelah menjabat. Laporan ini merupakan alat
 kontrol sehingga publik dapat melihat kenaikan harta pejabat sebelum 
menjabat dan sesudah menjabat, sehingga dapat diprediksi kemungkinan 
korupsi yang terjadi selama menjabat,” ujar Saifuddin.&lt;br /&gt;

Ia menambahkan, berdasarkan UU Nomor 30 Tahun 2002 menyebutkan bahwa 
KPK berwenang melaksanakan langkah atau upaya pencegahan antara lain 
dengan melakukan pendaftaran dan pemeriksaan terhadap LHKPN. Setelah KPU
 menerima hasil verifikasi laporan kekayaan calon dari KPK, KPU 
berkewajiban mengumumkannya ke publik.&lt;br /&gt;

Ia menambahkan, jumlah harta yang ditotalkan KPK inilah yang akan 
diumumkan ke publik. Berdasarkan UU Nomor 12 Tahun 2008 tentang Pemda, 
untuk memberikan kepastian hukum terhadap calon penyelenggara negara, 
maka hasil pengumuman tersebut akan disampaikan kembali oleh KPU kepada 
KPK.&lt;br /&gt;

LHKPN yang disampaikan kepada KPU bertujuan mewujudkan penyelenggara 
negara yang manaati asas-asas umum penyelenggara negara yang bebas dari 
KKN, serta perbuatan tercela lainnya. Oleh karena itu setiap 
penyelenggara negara dituntut untuk melaporkan kekayaannya melalui 
formulir laporan kekayaan yang telah disediakan KPK. (mkb/ham)&lt;br /&gt;

       &lt;/span&gt;</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Pekan Depan Surat Suara Didistribusi</title><link>http://ppkwonomulyo.blogspot.com/2013/09/pekan-depan-surat-suara-didistribusi.html</link><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><pubDate>Thu, 26 Sep 2013 19:13:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-5725507937310221734.post-6424669580117607594</guid><description>&lt;h1 class="entry-title entry-single-title" itemprop="name"&gt;
Pekan Depan Surat Suara Didistribusi&lt;/h1&gt;
&lt;div class="single-meta"&gt;
               &lt;span class="single-date updated"&gt; Rabu 25th, September 2013 / 17:24&lt;/span&gt;&amp;nbsp;&lt;span class="author vcard"&gt;&lt;a class="url fn n" href="http://radar-sulbar.com/author/admin/" rel="author" title="View all posts by Radar Sulbar"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;          
       
               &lt;div class="category-top-meta"&gt;
         in 
          &lt;span&gt;Pemilukada, Polman, Slideshow&lt;/span&gt;
         &lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class="single-thumb"&gt;
            
                 &lt;img alt="Pekan Depan Surat Suara Didistribusi" src="http://radar-sulbar.com/wp-content/uploads/2013/09/KEPAK-SURAT-SUARA-Staf-KPU-Polman-mulai-mengepak-surat-suara-sebelum-didistribusikan-ke-PPK-Foto-Amri-Makkaruba.jpg" /&gt;
         &lt;/div&gt;
&lt;span itemprop="articleBody"&gt;
          POLEWALI — Sepekan jelang pelaksaan pencoblosan Pemilukada 
Polman, KPU akan mendistribusikan surat suara ke Tempat Pemilihan Suara 
(TPS). Distribusi ini dilakukan secara berjenjang mulai dari KPU ke 
tingkat PPK hingga ke PPS.&lt;br /&gt;

Anggota KPU Polman Divisi Logistik Mahmud Rawi mengatakan, saat ini 
surat suara sedang dalam tahap pengepakan oleh Staf Sekretariat KPU 
Polman. Pengepakan itu menyita waktu hingga lima hari kedepan. 
Ditargetkan, mulai 1 Oktober, KPU akan mendistribusikan surat suara ke 
PPK hingga ke PPS.&lt;br /&gt;

“Distribusi surat suara baru akan dilakukan pekan depan setelah 
semuanya rampung pengepakan per TPS. Pengepakan ini berdasarkan jumlah 
daftar pemilih tetap (DPT) ditambah cadangan 2,5 persen,” ujar Mahmud 
Rawi, Selasa 24 September.&lt;br /&gt;

Pihaknya, kata Mahmud Rawi, akan memprioritaskan pendistribusian 
surat suara dan logistik untuk daerah terpencil yang sulit dijangkau 
kendaraan. Ada beberapa desa di Kecamatan Tubbi Taramanu, Bulo dan 
Matangnga yang sulit terjangkau kendaraan sehingga distribusinya 
dilakukan lebih awal. Tapi distribusinya akan dikawal polisi.&lt;br /&gt;

“Ada beberapa desa di Kecamatan Tutar dijangkau melalui perbatasan 
dengan Kabupaten Majene. Seperti Desa Besoangi dan Besoangi Utara lebih 
cepat jika pendistribusian melalui Malunda Kabupaten Majene dibanding 
melalui jalur dari ibukota kecamatan di Padang Mawalle,” terangnya.&lt;br /&gt;

Fokus tahap pertama distribusi akan ditujukan ke Kecamatan Tutar, 
Bulo dan Matangnga. Setelah itu ke kecamatan lainnya. Pihaknya 
mengutamakan daerah terpencil melihat kondisi alam yang sewaktu-waktu 
turun hujan dapat menyulitkan pendistribusian logistik.&lt;br /&gt;

Sementara distribusi kartu pemilih (karpil) dilakukan lebih awal 
sehingga PPS atau petugas KPPS dapat mendistribusikannya kepada pemilih.
 Hanya saja untuk formulir C6-KWK berupa undangan pemilih 
didistribusikan ke pemilih paling lambat tiga hari sebelum pencoblosan. 
Jika C6 KWK ini didistribusikan lebih awal ke pemilih dikuatirkan 
nantinya masyarakat tidak memperhatikannya.&lt;br /&gt;

Sehingga disarankan formulir C6 ini distribusikan menjelang hari H 
Pemilukada atau paling lambat tiga hari sebelum tanggal 8 Oktober 2013.&lt;br /&gt;

“Kami telah minta pihak staf KPU mendistribusikan Karpil lebih awal 
ke PPK kemudian diteruskan ke PPS selanjutkan ke KPPS. Sementara 
formulir undangan pemilih C6 disampaikan paling lambat tiga hari sebelum
 hari H pemilihan,” terangnya.&lt;br /&gt;

Ia sangat berharap petugas KPPS dapat mendistribusikan semua Karpil 
dan undangan pemilih kepada warga yang terdaftar dalam DPT. Sehingga 
tidak ada lagi warga yang tidak menerima undangan pemilih&amp;nbsp; untuk 
Pemilukada Polman.&lt;br /&gt;

Sedangkan surat suara yang rusak saat dilakukan sortir nantinya akan 
dimusnahkan. Pemusnahan ini nantinya akan disaksikan pihak pengamanan 
dan Panwaslu Polman. Sebanyak 1.087 surat suara dinyatakan rusak hasil 
sortir surat suara. Tetapi jumlah keseluruhannya akan diketahui setelah 
dilakukan pengepakan surat suara per TPS. Karena pengepakan ini akan 
dicermati betul jangan sampai kurang termasuk tambahan surat suara 
cadangan sebanyak 2,5 persen.&lt;br /&gt;

“Jika nantinya surat suara telah dilakukan pengepakan maka akan 
ketahuan berapa banyak suara suara yang kurang. Kemudian akan diplenokan
 oleh komisioner untuk meminta kepada perusahaan percetakan surat suara 
mencetak ulang surat suara yang kurang. Kerena surat suara harus 
berjumlah 306.150 lembar sesuai dengan jumlah pemilih di DPT ditambah 
cadangan 2,5 persen,” beber Mahmud. (mkb)&lt;br /&gt;

       &lt;/span&gt;</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>REKAPITULASI DPT KEC.WONOMULYO</title><link>http://ppkwonomulyo.blogspot.com/2013/09/repatilasi-dpt-kecwonomulyo.html</link><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><pubDate>Tue, 24 Sep 2013 20:24:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-5725507937310221734.post-5046027168849567107</guid><description>&lt;br /&gt;
&lt;table border="0" cellpadding="0" cellspacing="0" style="width: 1047px;"&gt;&lt;colgroup&gt;&lt;col style="mso-width-alt: 2011; mso-width-source: userset; width: 41pt;" width="55"&gt;&lt;/col&gt;
 &lt;col style="mso-width-alt: 9472; mso-width-source: userset; width: 194pt;" width="259"&gt;&lt;/col&gt;
 &lt;col style="mso-width-alt: 6107; mso-width-source: userset; width: 125pt;" width="167"&gt;&lt;/col&gt;
 &lt;col style="mso-width-alt: 6034; mso-width-source: userset; width: 124pt;" width="165"&gt;&lt;/col&gt;
 &lt;col style="mso-width-alt: 5083; mso-width-source: userset; width: 104pt;" width="139"&gt;&lt;/col&gt;
 &lt;col style="mso-width-alt: 3730; mso-width-source: userset; width: 77pt;" width="102"&gt;&lt;/col&gt;
 &lt;col style="mso-width-alt: 5851; mso-width-source: userset; width: 120pt;" width="160"&gt;&lt;/col&gt;
 &lt;/colgroup&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr height="20" style="height: 15.0pt;"&gt;
  &lt;td class="xl63" height="20" style="height: 15.0pt; width: 41pt;" width="55"&gt;&lt;/td&gt;
  &lt;td class="xl63" style="width: 194pt;" width="259"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;
  &lt;td class="xl63" style="width: 125pt;" width="167"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;
  &lt;td class="xl63" style="width: 124pt;" width="165"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;
  &lt;td class="xl63" style="width: 104pt;" width="139"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;
  &lt;td class="xl63" style="width: 77pt;" width="102"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;
  &lt;td class="xl63" style="width: 120pt;" width="160"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;
 &lt;/tr&gt;
&lt;tr height="20" style="height: 15.0pt;"&gt;
  &lt;td class="xl63" height="20" style="height: 15.0pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;
  &lt;td class="xl63"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;
  &lt;td class="xl63" colspan="2" height="100" rowspan="5" style="height: 75.0pt; mso-ignore: colspan-rowspan; width: 249pt;" width="332"&gt;&lt;span style="mso-ignore: vglayout;"&gt;
  &lt;table cellpadding="0" cellspacing="0"&gt;
   &lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt;
    &lt;td height="1" width="150"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;
   &lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;
    &lt;td&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;
    &lt;td&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;
    &lt;td width="78"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;
   &lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;
    &lt;td height="2"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;
   &lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;
  &lt;td class="xl63"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;
  &lt;td class="xl63" colspan="2" height="100" rowspan="5" style="height: 75.0pt; mso-ignore: colspan-rowspan; width: 197pt;" width="262"&gt;&lt;span style="mso-ignore: vglayout;"&gt;
  &lt;table cellpadding="0" cellspacing="0"&gt;
   &lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt;
    &lt;td height="10" width="2"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;
   &lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;
    &lt;td&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;
    &lt;td&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;
    &lt;td width="0"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;
   &lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;
    &lt;td height="14"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;
   &lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;
 &lt;/tr&gt;
&lt;tr height="20" style="height: 15.0pt;"&gt;
  &lt;td class="xl63" height="20" style="height: 15.0pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;
  &lt;td class="xl63"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;
  &lt;td class="xl63"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;
 &lt;/tr&gt;
&lt;tr height="20" style="height: 15.0pt;"&gt;
  &lt;td class="xl63" height="20" style="height: 15.0pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;
  &lt;td class="xl63"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;
  &lt;td class="xl63"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;
 &lt;/tr&gt;
&lt;tr height="20" style="height: 15.0pt;"&gt;
  &lt;td class="xl63" height="20" style="height: 15.0pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;
  &lt;td class="xl63"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;
  &lt;td class="xl63"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;
 &lt;/tr&gt;
&lt;tr height="20" style="height: 15.0pt;"&gt;
  &lt;td class="xl63" height="20" style="height: 15.0pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;
  &lt;td class="xl63"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;
  &lt;td class="xl63"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;
 &lt;/tr&gt;
&lt;tr height="31" style="height: 23.25pt;"&gt;
  &lt;td class="xl87" colspan="7" height="31" style="height: 23.25pt;"&gt;REKAPITULASI JUMLAH
  DAFTAR PEMILIH TETAP KECAMATAN&lt;span style="mso-spacerun: yes;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;
 &lt;/tr&gt;
&lt;tr height="31" style="height: 23.25pt;"&gt;
  &lt;td class="xl87" colspan="7" height="31" style="height: 23.25pt;"&gt;PEMILIHAN UMUM
  KEPALA DAERAH KABUPATEN POLEWALI MANDAR&lt;/td&gt;
 &lt;/tr&gt;
&lt;tr height="31" style="height: 23.25pt;"&gt;
  &lt;td class="xl87" colspan="7" height="31" style="height: 23.25pt;"&gt;OLEH PANITIA
  PEMILIHAN KECAMATAN&lt;/td&gt;
 &lt;/tr&gt;
&lt;tr height="20" style="height: 15.0pt;"&gt;
  &lt;td class="xl64" height="20" style="height: 15.0pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;
  &lt;td class="xl64"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;
  &lt;td class="xl63"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;
  &lt;td class="xl64"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;
  &lt;td class="xl64"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;
  &lt;td class="xl64"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;
  &lt;td class="xl65"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;
 &lt;/tr&gt;
&lt;tr height="25" style="height: 18.75pt;"&gt;
  &lt;td class="xl66" colspan="2" height="25" style="height: 18.75pt; mso-ignore: colspan;"&gt;KECAMATAN&lt;/td&gt;
  &lt;td class="xl66"&gt;: WONOMULYO&lt;/td&gt;
  &lt;td class="xl68"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;
  &lt;td class="xl68"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;
  &lt;td class="xl68"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;
  &lt;td class="xl69"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;
 &lt;/tr&gt;
&lt;tr height="25" style="height: 18.75pt;"&gt;
  &lt;td class="xl66" colspan="2" height="25" style="height: 18.75pt; mso-ignore: colspan;"&gt;KABUPATEN/KOTA&lt;/td&gt;
  &lt;td class="xl66" colspan="2" style="mso-ignore: colspan;"&gt;: POLEWALI MANDAR&lt;/td&gt;
  &lt;td class="xl68"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;
  &lt;td class="xl68"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;
  &lt;td class="xl69"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;
 &lt;/tr&gt;
&lt;tr height="25" style="height: 18.75pt;"&gt;
  &lt;td class="xl66" colspan="2" height="25" style="height: 18.75pt; mso-ignore: colspan;"&gt;PROVINSI&lt;/td&gt;
  &lt;td class="xl66"&gt;: SULAWESI BARAT&lt;/td&gt;
  &lt;td class="xl64"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;
  &lt;td class="xl64"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;
  &lt;td class="xl64"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;
  &lt;td class="xl65"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;
 &lt;/tr&gt;
&lt;tr height="21" style="height: 15.75pt;"&gt;
  &lt;td class="xl64" height="21" style="height: 15.75pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;
  &lt;td class="xl64"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;
  &lt;td class="xl63"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;
  &lt;td class="xl64"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;
  &lt;td class="xl64"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;
  &lt;td class="xl64"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;
  &lt;td class="xl65"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;
 &lt;/tr&gt;
&lt;tr height="46" style="height: 35.1pt; mso-height-source: userset;"&gt;
  &lt;td class="xl70" height="92" rowspan="2" style="height: 70.2pt;"&gt;NO&lt;/td&gt;
  &lt;td class="xl70" rowspan="2"&gt;NAMA DESA &lt;/td&gt;
  &lt;td class="xl70" colspan="3" style="border-left: none;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;br /&gt;
&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; JUMLAH PEMILIH&lt;/td&gt;
  &lt;td class="xl70" style="border-left: none;"&gt;&lt;br /&gt;
JUMLAH&lt;span style="mso-spacerun: yes;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;
  &lt;td class="xl88" rowspan="2" style="border-bottom: 1.0pt solid black;"&gt;KETERANGAN&lt;/td&gt;
 &lt;/tr&gt;
&lt;tr height="46" style="height: 35.1pt; mso-height-source: userset;"&gt;
  &lt;td class="xl70" height="46" style="border-left: none; border-top: none; height: 35.1pt;"&gt;LAKI - LAKI&lt;/td&gt;
  &lt;td class="xl70" style="border-left: none; border-top: none;"&gt;PEREMPUAN&lt;/td&gt;
  &lt;td class="xl70" style="border-left: none; border-top: none;"&gt;L+P&lt;/td&gt;
  &lt;td class="xl70" style="border-left: none; border-top: none;"&gt;TPS&lt;/td&gt;
 &lt;/tr&gt;
&lt;tr height="46" style="height: 35.1pt; mso-height-source: userset;"&gt;
  &lt;td class="xl70" height="46" style="border-top: none; height: 35.1pt;"&gt;1&lt;/td&gt;
  &lt;td class="xl70" style="border-left: none; border-top: none;"&gt;ARJOSARI&lt;/td&gt;
  &lt;td class="xl70" style="border-left: none; border-top: none;"&gt;836&lt;/td&gt;
  &lt;td class="xl75" style="border-top: none;"&gt;801&lt;/td&gt;
  &lt;td class="xl70" style="border-left: none; border-top: none;"&gt;1637&lt;/td&gt;
  &lt;td class="xl70" style="border-left: none; border-top: none;"&gt;4&lt;/td&gt;
  &lt;td class="xl71" style="border-left: none; border-top: none;"&gt;&lt;/td&gt;
 &lt;/tr&gt;
&lt;tr height="46" style="height: 35.1pt; mso-height-source: userset;"&gt;
  &lt;td class="xl70" height="46" style="border-top: none; height: 35.1pt;"&gt;2&lt;/td&gt;
  &lt;td class="xl70" style="border-left: none; border-top: none;"&gt;BAKKA-BAKKA&lt;/td&gt;
  &lt;td class="xl70" style="border-left: none; border-top: none;"&gt;573&lt;/td&gt;
  &lt;td class="xl75" style="border-top: none;"&gt;613&lt;/td&gt;
  &lt;td class="xl70" style="border-left: none; border-top: none;"&gt;1186&lt;/td&gt;
  &lt;td class="xl70" style="border-left: none; border-top: none;"&gt;3&lt;/td&gt;
  &lt;td class="xl71" style="border-left: none; border-top: none;"&gt;&lt;/td&gt;
 &lt;/tr&gt;
&lt;tr height="46" style="height: 35.1pt; mso-height-source: userset;"&gt;
  &lt;td class="xl70" height="46" style="border-top: none; height: 35.1pt;"&gt;3&lt;/td&gt;
  &lt;td class="xl70" style="border-left: none; border-top: none;"&gt;BANUA BARU&lt;/td&gt;
  &lt;td class="xl70" style="border-left: none; border-top: none;"&gt;738&lt;/td&gt;
  &lt;td class="xl70" style="border-left: none; border-top: none;"&gt;814&lt;/td&gt;
  &lt;td class="xl70" style="border-left: none; border-top: none;"&gt;1552&lt;/td&gt;
  &lt;td class="xl70" style="border-left: none; border-top: none;"&gt;4&lt;/td&gt;
  &lt;td class="xl71" style="border-left: none; border-top: none;"&gt;&lt;/td&gt;
 &lt;/tr&gt;
&lt;tr height="46" style="height: 35.1pt; mso-height-source: userset;"&gt;
  &lt;td class="xl70" height="46" style="border-top: none; height: 35.1pt;"&gt;4&lt;/td&gt;
  &lt;td class="xl70" style="border-left: none; border-top: none;"&gt;BUMIAYU&lt;/td&gt;
  &lt;td class="xl70" style="border-left: none; border-top: none;"&gt;1106&lt;/td&gt;
  &lt;td class="xl70" style="border-left: none; border-top: none;"&gt;1149&lt;/td&gt;
  &lt;td class="xl70" style="border-left: none; border-top: none;"&gt;2255&lt;/td&gt;
  &lt;td class="xl70" style="border-left: none; border-top: none;"&gt;5&lt;/td&gt;
  &lt;td class="xl71" style="border-left: none; border-top: none;"&gt;&lt;/td&gt;
 &lt;/tr&gt;
&lt;tr height="46" style="height: 35.1pt; mso-height-source: userset;"&gt;
  &lt;td class="xl70" height="46" style="border-top: none; height: 35.1pt;"&gt;5&lt;/td&gt;
  &lt;td class="xl70" style="border-left: none; border-top: none;"&gt;BUMIMULYO&lt;/td&gt;
  &lt;td class="xl70" style="border-left: none; border-top: none;"&gt;615&lt;/td&gt;
  &lt;td class="xl70" style="border-left: none; border-top: none;"&gt;624&lt;/td&gt;
  &lt;td class="xl70" style="border-left: none; border-top: none;"&gt;1239&lt;/td&gt;
  &lt;td class="xl70" style="border-left: none; border-top: none;"&gt;4&lt;/td&gt;
  &lt;td class="xl71" style="border-left: none; border-top: none;"&gt;&lt;/td&gt;
 &lt;/tr&gt;
&lt;tr height="46" style="height: 35.1pt; mso-height-source: userset;"&gt;
  &lt;td class="xl70" height="46" style="border-top: none; height: 35.1pt;"&gt;6&lt;/td&gt;
  &lt;td class="xl70" style="border-left: none; border-top: none;"&gt;CAMPURJO&lt;/td&gt;
  &lt;td class="xl70" style="border-left: none; border-top: none;"&gt;1008&lt;/td&gt;
  &lt;td class="xl70" style="border-left: none; border-top: none;"&gt;1055&lt;/td&gt;
  &lt;td class="xl70" style="border-left: none; border-top: none;"&gt;2063&lt;/td&gt;
  &lt;td class="xl70" style="border-left: none; border-top: none;"&gt;4&lt;/td&gt;
  &lt;td class="xl71" style="border-left: none; border-top: none;"&gt;&lt;/td&gt;
 &lt;/tr&gt;
&lt;tr height="46" style="height: 35.1pt; mso-height-source: userset;"&gt;
  &lt;td class="xl70" height="46" style="border-top: none; height: 35.1pt;"&gt;7&lt;/td&gt;
  &lt;td class="xl70" style="border-left: none; border-top: none;"&gt;GALESO&lt;/td&gt;
  &lt;td class="xl70" style="border-left: none; border-top: none;"&gt;950&lt;/td&gt;
  &lt;td class="xl70" style="border-left: none; border-top: none;"&gt;1047&lt;/td&gt;
  &lt;td class="xl70" style="border-left: none; border-top: none;"&gt;1997&lt;/td&gt;
  &lt;td class="xl70" style="border-left: none; border-top: none;"&gt;4&lt;/td&gt;
  &lt;td class="xl71" style="border-left: none; border-top: none;"&gt;&lt;/td&gt;
 &lt;/tr&gt;
&lt;tr height="46" style="height: 35.1pt; mso-height-source: userset;"&gt;
  &lt;td class="xl70" height="46" style="border-top: none; height: 35.1pt;"&gt;8&lt;/td&gt;
  &lt;td class="xl70" style="border-left: none; border-top: none;"&gt;KEBUNSARI&lt;/td&gt;
  &lt;td class="xl70" style="border-left: none; border-top: none;"&gt;747&lt;/td&gt;
  &lt;td class="xl70" style="border-left: none; border-top: none;"&gt;774&lt;/td&gt;
  &lt;td class="xl70" style="border-left: none; border-top: none;"&gt;1521&lt;/td&gt;
  &lt;td class="xl70" style="border-left: none; border-top: none;"&gt;4&lt;/td&gt;
  &lt;td class="xl71" style="border-left: none; border-top: none;"&gt;&lt;/td&gt;
 &lt;/tr&gt;
&lt;tr height="46" style="height: 35.1pt; mso-height-source: userset;"&gt;
  &lt;td class="xl70" height="46" style="border-top: none; height: 35.1pt;"&gt;9&lt;/td&gt;
  &lt;td class="xl70" style="border-left: none; border-top: none;"&gt;SIDOREJO&lt;/td&gt;
  &lt;td class="xl70" style="border-left: none; border-top: none;"&gt;1364&lt;/td&gt;
  &lt;td class="xl70" style="border-left: none; border-top: none;"&gt;1352&lt;/td&gt;
  &lt;td class="xl70" style="border-left: none; border-top: none;"&gt;2716&lt;/td&gt;
  &lt;td class="xl70" style="border-left: none; border-top: none;"&gt;6&lt;/td&gt;
  &lt;td class="xl71" style="border-left: none; border-top: none;"&gt;&lt;/td&gt;
 &lt;/tr&gt;
&lt;tr height="46" style="height: 35.1pt; mso-height-source: userset;"&gt;
  &lt;td class="xl70" height="46" style="border-top: none; height: 35.1pt;"&gt;10&lt;/td&gt;
  &lt;td class="xl70" style="border-left: none; border-top: none;"&gt;SIDODADI&lt;/td&gt;
  &lt;td class="xl70" style="border-left: none; border-top: none;"&gt;3478&lt;/td&gt;
  &lt;td class="xl70" style="border-left: none; border-top: none;"&gt;3837&lt;/td&gt;
  &lt;td class="xl70" style="border-left: none; border-top: none;"&gt;7315&lt;/td&gt;
  &lt;td class="xl70" style="border-left: none; border-top: none;"&gt;17&lt;/td&gt;
  &lt;td class="xl71" style="border-left: none; border-top: none;"&gt;&lt;/td&gt;
 &lt;/tr&gt;
&lt;tr height="46" style="height: 35.1pt; mso-height-source: userset;"&gt;
  &lt;td class="xl70" height="46" style="border-top: none; height: 35.1pt;"&gt;11&lt;/td&gt;
  &lt;td class="xl70" style="border-left: none; border-top: none;"&gt;SUMBERJO&lt;/td&gt;
  &lt;td class="xl70" style="border-left: none; border-top: none;"&gt;1519&lt;/td&gt;
  &lt;td class="xl70" style="border-left: none; border-top: none;"&gt;1540&lt;/td&gt;
  &lt;td class="xl70" style="border-left: none; border-top: none;"&gt;3059&lt;/td&gt;
  &lt;td class="xl70" style="border-left: none; border-top: none;"&gt;7&lt;/td&gt;
  &lt;td class="xl71" style="border-left: none; border-top: none;"&gt;&lt;/td&gt;
 &lt;/tr&gt;
&lt;tr height="46" style="height: 35.1pt; mso-height-source: userset;"&gt;
  &lt;td class="xl70" height="46" style="border-top: none; height: 35.1pt;"&gt;12&lt;/td&gt;
  &lt;td class="xl70" style="border-left: none; border-top: none;"&gt;SUGIHWRAS&lt;/td&gt;
  &lt;td class="xl70" style="border-left: none; border-top: none;"&gt;1733&lt;/td&gt;
  &lt;td class="xl70" style="border-left: none; border-top: none;"&gt;1741&lt;/td&gt;
  &lt;td class="xl70" style="border-left: none; border-top: none;"&gt;3474&lt;/td&gt;
  &lt;td class="xl70" style="border-left: none; border-top: none;"&gt;8&lt;/td&gt;
  &lt;td class="xl71" style="border-left: none; border-top: none;"&gt;&lt;/td&gt;
 &lt;/tr&gt;
&lt;tr height="46" style="height: 35.1pt; mso-height-source: userset;"&gt;
  &lt;td class="xl70" height="46" style="border-top: none; height: 35.1pt;"&gt;13&lt;/td&gt;
  &lt;td class="xl70" style="border-left: none; border-top: none;"&gt;NEPO&lt;/td&gt;
  &lt;td class="xl70" style="border-left: none; border-top: none;"&gt;824&lt;/td&gt;
  &lt;td class="xl70" style="border-left: none; border-top: none;"&gt;906&lt;/td&gt;
  &lt;td class="xl70" style="border-left: none; border-top: none;"&gt;1730&lt;/td&gt;
  &lt;td class="xl70" style="border-left: none; border-top: none;"&gt;4&lt;/td&gt;
  &lt;td class="xl71" style="border-left: none; border-top: none;"&gt;&lt;/td&gt;
 &lt;/tr&gt;
&lt;tr height="46" style="height: 35.1pt; mso-height-source: userset;"&gt;
  &lt;td class="xl70" height="46" style="border-top: none; height: 35.1pt;"&gt;14&lt;/td&gt;
  &lt;td class="xl70" style="border-left: none; border-top: none;"&gt;TUMPILING&lt;/td&gt;
  &lt;td class="xl70" style="border-left: none; border-top: none;"&gt;818&lt;/td&gt;
  &lt;td class="xl70" style="border-left: none; border-top: none;"&gt;888&lt;/td&gt;
  &lt;td class="xl70" style="border-left: none; border-top: none;"&gt;1706&lt;/td&gt;
  &lt;td class="xl70" style="border-left: none; border-top: none;"&gt;4&lt;/td&gt;
  &lt;td class="xl71" style="border-left: none; border-top: none;"&gt;&lt;/td&gt;
 &lt;/tr&gt;
&lt;tr height="46" style="height: 35.1pt; mso-height-source: userset;"&gt;
  &lt;td class="xl85" colspan="2" height="46" style="border-right: 1.0pt solid black; height: 35.1pt;"&gt;TOTAL&lt;/td&gt;
  &lt;td class="xl70" style="border-left: none; border-top: none;"&gt;16309&lt;/td&gt;
  &lt;td class="xl70" style="border-left: none; border-top: none;"&gt;17141&lt;/td&gt;
  &lt;td class="xl70" style="border-left: none; border-top: none;"&gt;33450&lt;/td&gt;
  &lt;td class="xl70" style="border-left: none; border-top: none;"&gt;78&lt;/td&gt;
  &lt;td class="xl77" style="border-left: none; border-top: none;"&gt;&lt;/td&gt;
 &lt;/tr&gt;
&lt;tr height="20" style="height: 15.0pt;"&gt;
  &lt;td class="xl64" height="20" style="height: 15.0pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;
  &lt;td class="xl64"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;
  &lt;td class="xl63"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;
  &lt;td class="xl64"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;
  &lt;td class="xl64"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;
  &lt;td class="xl64"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;
  &lt;td class="xl65"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;
 &lt;/tr&gt;
&lt;tr height="20" style="height: 15.0pt;"&gt;
  &lt;td class="xl63" height="20" style="height: 15.0pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;
  &lt;td class="xl64"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;
  &lt;td class="xl63"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;
  &lt;td class="xl64"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;
  &lt;td class="xl64"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;
  &lt;td class="xl64"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;
  &lt;td class="xl65"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;
 &lt;/tr&gt;
&lt;tr height="20" style="height: 15.0pt;"&gt;
  &lt;td class="xl64" height="20" style="height: 15.0pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;
  &lt;td class="xl64"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;
  &lt;td class="xl63"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;
  &lt;td class="xl64"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;
  &lt;td class="xl64"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;
  &lt;td class="xl64"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;
  &lt;td class="xl65"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;
 &lt;/tr&gt;
&lt;tr height="20" style="height: 15.0pt;"&gt;
  &lt;td class="xl65" height="20" style="height: 15.0pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;
  &lt;td class="xl64"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;
  &lt;td class="xl63"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;
  &lt;td class="xl64"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;
  &lt;td class="xl63"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;
  &lt;td class="xl64"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;
  &lt;td class="xl65"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;
 &lt;/tr&gt;
&lt;tr height="21" style="height: 15.75pt;"&gt;
  &lt;td class="xl72" height="21" style="height: 15.75pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;
  &lt;td class="xl73"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;
  &lt;td class="xl74"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;
  &lt;td class="xl73"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;
  &lt;td class="xl74"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;
  &lt;td class="xl73"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;
  &lt;td class="xl72"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;
 &lt;/tr&gt;
&lt;tr height="31" style="height: 23.25pt;"&gt;
  &lt;td class="xl86" colspan="7" height="31" style="height: 23.25pt;"&gt;Disahkan dalam
  rapat pleno di Kecamatan Wonomulyo, Tanggal 14 Agustus 2013&lt;/td&gt;
 &lt;/tr&gt;
&lt;tr height="31" style="height: 23.25pt;"&gt;
  &lt;td class="xl86" colspan="7" height="31" style="height: 23.25pt;"&gt;Oleh PANITIA
  PEMILIHAN KECAMATAN WONOMULYO&lt;/td&gt;
 &lt;/tr&gt;
&lt;tr height="21" style="height: 15.75pt;"&gt;
  &lt;td class="xl72" height="21" style="height: 15.75pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;
  &lt;td class="xl73"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;
  &lt;td class="xl74"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;
  &lt;td class="xl73"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;
  &lt;td class="xl74"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;
  &lt;td class="xl73"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;
  &lt;td class="xl72"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;
 &lt;/tr&gt;
&lt;tr height="21" style="height: 15.75pt;"&gt;
  &lt;td class="xl72" height="21" style="height: 15.75pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;
  &lt;td class="xl72"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;
  &lt;td class="xl72"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;
  &lt;td class="xl72"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;
  &lt;td class="xl72"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;
  &lt;td class="xl72"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;
  &lt;td class="xl72"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;
 &lt;/tr&gt;
&lt;tr height="21" style="height: 15.75pt;"&gt;
  &lt;td class="xl72" height="21" style="height: 15.75pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;
  &lt;td class="xl72"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;
  &lt;td class="xl72"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;
  &lt;td class="xl72"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;
  &lt;td class="xl72"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;
  &lt;td class="xl72"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;
  &lt;td class="xl72"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;
 &lt;/tr&gt;
&lt;tr height="53" style="height: 39.95pt; mso-height-source: userset;"&gt;
  &lt;td class="xl79" height="53" style="height: 39.95pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;
  &lt;td class="xl80"&gt;JABATAN&lt;/td&gt;
  &lt;td class="xl80" colspan="2"&gt;NAMA&lt;/td&gt;
  &lt;td class="xl81"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;
  &lt;td class="xl80"&gt;TANDA TANGAN&lt;/td&gt;
  &lt;td class="xl81"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;
 &lt;/tr&gt;
&lt;tr height="53" style="height: 39.95pt; mso-height-source: userset;"&gt;
  &lt;td class="xl82" height="53" style="height: 39.95pt;"&gt;1&lt;/td&gt;
  &lt;td class="xl80"&gt;Ketua&lt;/td&gt;
  &lt;td class="xl83" colspan="2" style="mso-ignore: colspan;"&gt;AGUS SUMANTO,S.Pt&lt;/td&gt;
  &lt;td class="xl81"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;
  &lt;td class="xl84"&gt;……………………&lt;/td&gt;
  &lt;td class="xl81"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;
 &lt;/tr&gt;
&lt;tr height="53" style="height: 39.95pt; mso-height-source: userset;"&gt;
  &lt;td class="xl82" height="53" style="height: 39.95pt;"&gt;2&lt;/td&gt;
  &lt;td class="xl80"&gt;Anggota&lt;/td&gt;
  &lt;td class="xl83"&gt;ALFIAN AGUS&lt;/td&gt;
  &lt;td class="xl83"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;
  &lt;td class="xl81"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;
  &lt;td class="xl84"&gt;……………………&lt;/td&gt;
  &lt;td class="xl81"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;
 &lt;/tr&gt;
&lt;tr height="53" style="height: 39.95pt; mso-height-source: userset;"&gt;
  &lt;td class="xl82" height="53" style="height: 39.95pt;"&gt;3&lt;/td&gt;
  &lt;td class="xl80"&gt;Anggota&lt;/td&gt;
  &lt;td class="xl83"&gt;M.SAID , B.SP&lt;/td&gt;
  &lt;td class="xl83"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;
  &lt;td class="xl81"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;
  &lt;td class="xl84"&gt;……………………&lt;/td&gt;
  &lt;td class="xl81"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;
 &lt;/tr&gt;
&lt;tr height="53" style="height: 39.95pt; mso-height-source: userset;"&gt;
  &lt;td class="xl82" height="53" style="height: 39.95pt;"&gt;4&lt;/td&gt;
  &lt;td class="xl80"&gt;Anggota&lt;/td&gt;
  &lt;td class="xl83"&gt;HARUN&lt;/td&gt;
  &lt;td class="xl83"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;
  &lt;td class="xl81"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;
  &lt;td class="xl84"&gt;……………………&lt;/td&gt;
  &lt;td class="xl81"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;
 &lt;/tr&gt;
&lt;tr height="53" style="height: 39.95pt; mso-height-source: userset;"&gt;
  &lt;td class="xl82" height="53" style="height: 39.95pt;"&gt;5&lt;/td&gt;
  &lt;td class="xl80"&gt;Anggota&lt;/td&gt;
  &lt;td class="xl83"&gt;HENIM,S&lt;/td&gt;
  &lt;td class="xl83"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;
  &lt;td class="xl81"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;
  &lt;td class="xl84"&gt;……………………&lt;/td&gt;
  &lt;td class="xl81"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;
 &lt;/tr&gt;
&lt;tr height="20" style="height: 15.0pt;"&gt;
  &lt;td class="xl63" height="20" style="height: 15.0pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;
  &lt;td class="xl64"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;
  &lt;td class="xl64"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;
  &lt;td class="xl64"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;
  &lt;td class="xl65"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;
  &lt;td class="xl65"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;
  &lt;td class="xl65"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;
 &lt;/tr&gt;
&lt;tr height="20" style="height: 15.0pt;"&gt;
  &lt;td class="xl64" height="20" style="height: 15.0pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;
  &lt;td class="xl64"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;
  &lt;td class="xl63"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;
  &lt;td class="xl64"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;
  &lt;td class="xl64"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;
  &lt;td class="xl64"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;
  &lt;td class="xl65"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;
 &lt;/tr&gt;
&lt;tr height="20" style="height: 15.0pt;"&gt;
  &lt;td class="xl64" height="20" style="height: 15.0pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;
  &lt;td class="xl64"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;
  &lt;td class="xl63"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;
  &lt;td class="xl64"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;
  &lt;td class="xl64"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;
  &lt;td class="xl64"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;
  &lt;td class="xl65"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;
 &lt;/tr&gt;
&lt;tr height="20" style="height: 15.0pt;"&gt;
  &lt;td class="xl64" height="20" style="height: 15.0pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;
  &lt;td class="xl64"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;
  &lt;td class="xl63"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;
  &lt;td class="xl64"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;
  &lt;td class="xl64"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;
  &lt;td class="xl64"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;
  &lt;td class="xl65"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;
 &lt;/tr&gt;
&lt;tr height="20" style="height: 15.0pt;"&gt;
  &lt;td class="xl64" height="20" style="height: 15.0pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;
  &lt;td class="xl64"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;
  &lt;td class="xl63"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;
  &lt;td class="xl64"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;
  &lt;td class="xl64"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;
  &lt;td class="xl64"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;
  &lt;td class="xl65"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;
 &lt;/tr&gt;
&lt;tr height="20" style="height: 15.0pt;"&gt;
  &lt;td class="xl64" height="20" style="height: 15.0pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;
  &lt;td class="xl64"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;
  &lt;td class="xl63"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;
  &lt;td class="xl64"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;
  &lt;td class="xl64"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;
  &lt;td class="xl64"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;
  &lt;td class="xl65"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;
 &lt;/tr&gt;
&lt;tr height="20" style="height: 15.0pt;"&gt;
  &lt;td class="xl64" height="20" style="height: 15.0pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;
  &lt;td class="xl64"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;
  &lt;td class="xl63"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;
  &lt;td class="xl64"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;
  &lt;td class="xl64"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;
  &lt;td class="xl64"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;
  &lt;td class="xl65"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;
 &lt;/tr&gt;
&lt;tr height="20" style="height: 15.0pt;"&gt;
  &lt;td class="xl64" height="20" style="height: 15.0pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;
  &lt;td class="xl64"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;
  &lt;td class="xl63"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;
  &lt;td class="xl64"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;
  &lt;td class="xl64"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;
  &lt;td class="xl64"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;
  &lt;td class="xl65"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;
 &lt;/tr&gt;
&lt;tr height="20" style="height: 15.0pt;"&gt;
  &lt;td class="xl64" height="20" style="height: 15.0pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;
  &lt;td class="xl64"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;
  &lt;td class="xl63"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;
  &lt;td class="xl64"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;
  &lt;td class="xl64"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;
  &lt;td class="xl64"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;
  &lt;td class="xl65"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;
 &lt;/tr&gt;
&lt;tr height="20" style="height: 15.0pt;"&gt;
  &lt;td class="xl64" height="20" style="height: 15.0pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;
  &lt;td class="xl64"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;
  &lt;td class="xl63"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;
  &lt;td class="xl64"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;
  &lt;td class="xl64"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;
  &lt;td class="xl64"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;
  &lt;td class="xl65"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;
 &lt;/tr&gt;
&lt;tr height="20" style="height: 15.0pt;"&gt;
  &lt;td class="xl64" height="20" style="height: 15.0pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;
  &lt;td class="xl64"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;
  &lt;td class="xl63"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;
  &lt;td class="xl64"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;
  &lt;td class="xl64"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;
  &lt;td class="xl64"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;
  &lt;td class="xl65"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;
 &lt;/tr&gt;
&lt;tr height="20" style="height: 15.0pt;"&gt;
  &lt;td class="xl64" height="20" style="height: 15.0pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;
  &lt;td class="xl64"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;
  &lt;td class="xl63"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;
  &lt;td class="xl64"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;
  &lt;td class="xl64"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;
  &lt;td class="xl64"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;
  &lt;td class="xl65"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;
 &lt;/tr&gt;
&lt;tr height="20" style="height: 15.0pt;"&gt;
  &lt;td class="xl64" height="20" style="height: 15.0pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;
  &lt;td class="xl64"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;
  &lt;td class="xl63"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;
  &lt;td class="xl64"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;
  &lt;td class="xl64"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;
  &lt;td class="xl64"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;
  &lt;td class="xl65"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;
 &lt;/tr&gt;
&lt;tr height="20" style="height: 15.0pt;"&gt;
  &lt;td class="xl64" height="20" style="height: 15.0pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;
  &lt;td class="xl64"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;
  &lt;td class="xl64"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;
  &lt;td class="xl64"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;
  &lt;td class="xl64"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;
  &lt;td class="xl64"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;
  &lt;td class="xl65"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;
 &lt;/tr&gt;
&lt;tr height="20" style="height: 15.0pt;"&gt;
  &lt;td class="xl64" height="20" style="height: 15.0pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;
  &lt;td class="xl64"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;
  &lt;td class="xl64"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;
  &lt;td class="xl64"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;
  &lt;td class="xl64"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;
  &lt;td class="xl64"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;
  &lt;td class="xl65"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;
 &lt;/tr&gt;
&lt;tr height="20" style="height: 15.0pt;"&gt;
  &lt;td class="xl64" height="20" style="height: 15.0pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;
  &lt;td class="xl64"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;
  &lt;td class="xl64"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;
  &lt;td class="xl64"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;
  &lt;td class="xl64"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;
  &lt;td class="xl64"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;
  &lt;td class="xl65"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;
 &lt;/tr&gt;
&lt;tr height="20" style="height: 15.0pt;"&gt;
  &lt;td class="xl64" height="20" style="height: 15.0pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;
  &lt;td class="xl64"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;
  &lt;td class="xl64"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;
  &lt;td class="xl64"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;
  &lt;td class="xl64"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;
  &lt;td class="xl64"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;
  &lt;td class="xl65"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;
 &lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;
</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Jangan Cuma di Atas Kertas</title><link>http://ppkwonomulyo.blogspot.com/2013/09/jangan-cuma-di-atas-kertas.html</link><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><pubDate>Tue, 24 Sep 2013 20:20:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-5725507937310221734.post-3570301547607496602</guid><description>&lt;h1 class="entry-title entry-single-title" itemprop="name"&gt;
Jangan Cuma di Atas Kertas&lt;/h1&gt;
&lt;div class="single-meta"&gt;
               &lt;span class="single-date updated"&gt; Senin 23rd, September 2013 / 16:32&lt;/span&gt;&amp;nbsp;&lt;span class="author vcard"&gt;&lt;a class="url fn n" href="http://radar-sulbar.com/author/admin/" rel="author" title="View all posts by Radar Sulbar"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;          
       
               &lt;div class="category-top-meta"&gt;
         &lt;span&gt;&lt;a href="http://radar-sulbar.com/category/slide-show/" title="Lihat seluruh tulisan dalam Slideshow"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;
         &lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class="single-thumb"&gt;
            
                 &lt;img alt="Jangan Cuma di Atas Kertas" src="http://radar-sulbar.com/wp-content/uploads/2013/09/21-September-RADAR-SULBAR-1-OKE.jpg" /&gt;
         &lt;/div&gt;
&lt;span itemprop="articleBody"&gt;
          &lt;strong&gt;Ikrar Pemilukada Damai&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;

POLEWALI — Delapan pasangan cabup dan cawabup Polman telah berikrar 
dan menandatangani perjanjian deklarasi pemilukada damai di Pantai 
Bahari Polewali, Sabtu 21 September.&lt;br /&gt;

Deklarasi ini diharapkan tidak hanya seremoni. Apa yang disepakati 
delapan pasangan calon jangan hanya kuat di atas kertas, namun itu 
diaplikasikan di lapangan, termasuk bagi tim sukses masing-masing 
kontestan.&lt;br /&gt;

Direktur Lembaga Muqim Patappulo Institute Muhammad Subair Sunar 
mengatakan, deklarasi pemilukada damai yang ditandatangani delapan 
pasangan calon memuat beberapa poin yang wajib dibuktikan selama 
pelaksanaan pemilukada.&lt;br /&gt;

Deklarasi pemilukada damai janan hanya dimaknai dengan tidak adanya 
keributan pada setiap tahapan pelaksanaan pemilukada. Tetapi bagaimana 
pemilih menjadi nyaman, tidak mendapatkan interpensi dan bebas dalam 
menentukan pilihannya.&lt;br /&gt;

“Bukan hanya sekedar menciptakan suasana kondusif selama pemilukada 
tetapi bagaimana pemilih bisa enjoi memilih tanpa ada tekanan dan nyaman
 menentukan pilihan sesuai dengan keinginannya,” terang Subair Sunar, 
Minggu 22 September.&lt;br /&gt;

Ia menambahkan, damai itu juga mestinya dimaknai tentang bagaimana 
upaya calon pemimpin ini bisa memahami orang yang memilihnya. Sebaliknya
 bagaimana pemilih dapat memahami pemimpinnya. Jika kedua hal ini 
ketemu, maka sebesar apapun situasi politik, kedamaian tetap ada.&lt;br /&gt;

“Damai bagi kandidat, damai bagi rakyat. Bagi kandidat damai tidak 
sekedar tanpa keributan atau tidak mencaci maki sesama kandidat, tetapi 
melakukan kampanye yang mendidik rakyat, mendewasakan demokrasi. 
Bentuknya tidak menjual unsur sara tetap mengkomunikasikan ide&amp;nbsp; 
pembangunan melalui visi misinya,” tambah Subair.&lt;br /&gt;

Deklarasi pemilukada damai memuat beberapa poin. Diantaranya, semua 
pasangan calon siap melaksanakan Pemilukada sesuai dengan peraturan 
perundang-undangan. Melaksanakan pemilukada bersifat santun, berbudaya, 
edukatif dalam memberikan pendidikan politik bagi masyarakat. Selain 
itu, tidak melakukan money politic, tidak melakukan praktek-praktek 
kecurangan yang bertentangan dengan prinsip pemilukada yang jujur dan 
adil, serta senantiasa menjaga situasi sosial, politik dan keamanan demi
 terpeliharanya tatanan sosial masyarakat Polman yang damai dan 
harmonis.&lt;br /&gt;

Ikrar pemilukada damai ini selain ditandatangani delapan pasangan 
calon kecuali calon wakil bupati pasangan Andi Fadly Patayangi, yakni 
Rahman Razak karena berhalangan hadir.&amp;nbsp; Deklarasi ini juga 
ditandatangani komisioner KPU Polman.&lt;br /&gt;

Selain menandatangani deklarasi pemilukada damai, para kandidat juga 
menandatangani pakta integritas tidak akan melakukan tindakan korupsi, 
kolusi dan nepotisme jika kelak terpilih memimpin Polman lima tahun 
kedepan.&lt;br /&gt;

Ketua KPU Polman Achmadi Touwe mengatakan, deklarasi damai ini untuk 
mengingatkan kandidat agar berkompetisi secara sehat dengan tetap 
menjaga kedamaian di Polman. “Setelah penandatangan ikrar ini, kami 
berharap mereka tetap komitmen untuk memegang teguh hasil deklarasi ini 
menciptakan kedamaian di Polman. Jika kandidat mengingkari ikrar yang 
telah ditandatangani dan dibacakan ini tentunya menjadi penilaian 
sendiri dari masyarakat,” sebut Achmadi.&lt;br /&gt;

Di arena deklarasi damai, pasangan Cabup Cawabup Polman 
Naharuddin-Abdi Manaf menyatakan kesiapannya melaksanakan hasil 
deklarasi damai ini. Naharuddin menegaskan, sepanjang pemilukada 
berjalan sesuai pada koridor hukum dan tidak ada yang memulai kericuhan,
 tentunya pihaknya tetap menjunjung tinggi kesepakatan tersebut.&lt;br /&gt;

Begitupula dengan cabup Polman Hikman Katohidar yang menyatakan 
kesiapannya melaksanakan kampanye damai. “Saya maju tentunya siap menang
 dan siap kalah, asalkan berjalan dengan sesuai dengan ketentuan yang 
berlaku,” singkatnya.&lt;br /&gt;

Hal sama diungkapkan Cabup Polman Andi Ibrahim Masdar. Ia menyatakan 
kesepakatan ini harus dijunjung tinggi untuk menciptakan kedamaian di 
Polman, termasuk kepada seluruh pendukung tim pemenangan agar juga tetap
 menjaga kedamaian.&lt;br /&gt;

Andi Fadly Patayangi sebagai Cabup Polman juga menyatakan komitmen 
yang sama. Pihaknya tetap memegang ikrar pemilukada damai asalkan 
prosesnya sesuai dengan aturan. Menurutnya, urusan kalah dan menang 
persoalan kedua tetapi yang penting proses pemilukada berjalan sesuai 
ketentuan tanpa ada kecurangan.&lt;br /&gt;

Begitupun pula disampaikan Munarfa Atjo. Sebagai cabup ia menyatakan 
kesiapannya melaksanakan ikrar pemilukada damai. Menurutnya buat apa 
disepakati tetapi tidak dilaksanakan, janji ini harus dipegang teguh 
demi kedamaian daerah ini.&lt;br /&gt;

Sementara Cabup Polman Mujirin M Yamin juga menyatakan jika 
pernyataan deklarasi damai menjadi harga mati untuk dipegang dalam 
menciptakan kedamaian. Pihaknya siap menang dan siap kalah, tetapi 
menurut Mujirin dirinya akan menang dalam satu putaran.&lt;br /&gt;

Usai penandatangan deklarasi pemilukada damai dan pakta integritas 
delapan pasangan Cabup dan Cawabup Polman, dilakukan konvoi kampanye 
damai. Pawai ini mengambil rute dari Pantai Bahari Polewali menuju 
Kecamatan Tinambung kemudian kembali ke Polewali. Pawai kampanye damai 
ini diikuti para pendukung dan simpatisan para kontestan. Mereka 
mengemudikan kendaraan dengan branding masing-masing kandidat. Konvoi 
kendaraan kandidat ini dikawal ketat aparat Polres Polman yang 
menurunkan ratusan personil.&amp;nbsp; (mkb/ham)&lt;br /&gt;

       &lt;/span&gt;</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>DKPP Nilai KPU Polman Tak Langgar Kode Etik</title><link>http://ppkwonomulyo.blogspot.com/2013/09/dkpp-nilai-kpu-polman-tak-langgar-kode.html</link><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><pubDate>Sun, 22 Sep 2013 20:12:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-5725507937310221734.post-6048097326954373249</guid><description>&lt;h1 class="entry-title entry-single-title" itemprop="name"&gt;
DKPP Nilai KPU Polman Tak Langgar Kode Etik&lt;/h1&gt;
&lt;div class="single-meta"&gt;
               &lt;span class="single-date updated"&gt; Kamis 05th, September 2013 / 05:32&lt;/span&gt;&amp;nbsp;&lt;span class="author vcard"&gt;&lt;/span&gt;          
       
               &lt;div class="category-top-meta"&gt;
         in 
          &lt;span&gt;Pemilukada, Polman&lt;/span&gt;
         &lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;span itemprop="articleBody"&gt;
          &lt;strong&gt;Panwaslu Segera Temui Bawaslu RI&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;

POLEWALI — Terhadap laporan dugaan pelanggaran penyelenggara 
Pemilukada Polewali Mandar (Polman), Dewan Kehormatan Penyelenggara 
Pemilu (DKPP) menilai KPU Polman tak melanggar kode etik penyelenggara 
pemilu.&lt;br /&gt;

Penjelasan DKPP itu dituangkan dalam surat bernomor 
323/PPL/DKPP/VIII/2013 yang ditanatangani Kepala Biro Administrasi DKPP 
Ahmad Khumaidi, tertanggal 26 Agustus 2013 yang ditujukan kepada Ketua 
KPU Polman. Surat tersebut diterima Sekretariat KPU Polman, Senin 2 
September.&lt;br /&gt;

Surat ini sebagai jawaban atas aduan Panwaslu Polman Nomor 
154/I-P/L-DKPP/2013 tanggal 30 Juli 2013 perihal KPU Polman yang tidak 
mendistrubusikan atau menyerahkan dukungan perseorangan pasangan Cabup 
dan Cawabup Munarfa Atjo-Bebas Manggazali ke seluruh desa yang ada di 
Kecamatan Mapilli, melainkan hanya mendistribusikan dukungan 
perseorangan ke tiga desa di Kecamatan Mapilli.&lt;br /&gt;

Dalam surat DKPP dijelaskan, berdasarkan rapat pleno permusyawaratan 
majelis DKPP pada Senin 19 Agustus 2013, diputuskan pengaduan Panwaslu 
Polman tidak memenuhi unsur pelanggaran kode etik yang dilakukan KPU 
Mandar.&lt;br /&gt;

Materi analisa pengaduan atau pelaporan Nomor 154/I-P/L-DKPP/2013 
tidak memenuhi unsur sebagai pelanggaran kode etik penyelenggaraan 
pemilu.&lt;br /&gt;

Sehingga DKPP berkesimpulan materi aduan bukan konter pelanggaran 
kode etik penyelenggaraan pemilu. DKPP dalam suratnya menegaskan laporan
 atau pengaduan yang dilakukan Panwaslu Polman tidak dapat 
ditindaklanjuti.&lt;br /&gt;

Ketua KPU Polman Achmadi Touwe mengaku telah menerima surat dari DKPP
 yang isinya menyatakan pihaknya tidak melakukan pelanggaran kode etik 
sebagaimana yang diadukan Panwaslu. “Kesimpulan DKPP kami tidak 
melanggar kode etik. Surat DKPP kami terima sejak kemarin. Padahal kami 
siap melakukan klarifikasi terkait persoalan tersebut, tetapi karena 
DKPP menilai laporan tersebut tidak dapat ditindaklanjuti maka kami 
menyambut baik,” tandasnya.&lt;br /&gt;

Terpisah, Ketua Panwaslu Polman Murtaji Anwar mengaku belum 
mengetahui jika sudah turun surat dari DKPP. Sebab, sebagai pelapor 
pihaknya tidak ditembusi. Ia menilai seharusnya Panwaslu juga ditembusi 
DKPP terkait proses aduan yang dilayangkan. “Kami heran kalau sampai 
DKPP tidak memberikan tembusan kepada Panwaslu sebagai pihak pelapor. 
Copy-an surat DKPP kami terima justru dari staf KPU. Kami akan 
konsultasikan surat DKPP ini ke Bawaslu Sulbar untuk menentukan langkah 
selanjutnya,” terang Murtaji.&lt;/span&gt;</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Jangan Black Campaign</title><link>http://ppkwonomulyo.blogspot.com/2013/09/jangan-black-campaign.html</link><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><pubDate>Sun, 22 Sep 2013 19:35:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-5725507937310221734.post-8157756885439246625</guid><description>&lt;h1 class="entry-title entry-single-title" itemprop="name"&gt;
Jangan Black Campaign&lt;/h1&gt;
&lt;div class="single-meta"&gt;
               &lt;span class="single-date updated"&gt; Jumat 20th, September 2013 / 07:12&lt;/span&gt;&amp;nbsp;&lt;span class="author vcard"&gt;&lt;a class="url fn n" href="http://radar-sulbar.com/author/admin/" rel="author" title="View all posts by Radar Sulbar"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;          
       
               &lt;div class="category-top-meta"&gt;
         i&lt;span&gt;&lt;a href="http://radar-sulbar.com/category/slide-show/" title="Lihat seluruh tulisan dalam Slideshow"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;
         &lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class="single-thumb"&gt;
            
                 &lt;img alt="Jangan Black Campaign" src="http://radar-sulbar.com/wp-content/uploads/2013/09/20-09-Hal-1-Lipat-Surat-Suara-Ok.jpg" /&gt;
         &lt;/div&gt;
&lt;span itemprop="articleBody"&gt;
          &lt;strong&gt;Kampanye Pemilukada Polman&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;

POLEWALI — Masa kampanye terbuka Pemilukada Polman dimulai hari iniu,
 Jumat 20 September. Tahapan ini dimulai dengan pemaparan visi misi 
delapan pasangan cabup dan cawabup dalam rapat paripurna anggota DPRD 
Polman.&lt;br /&gt;

Selama masa kampanye, para kandidat tidak boleh melakukan black 
campaign (kampenye hitam) untuk menjatuhkan kandidat lain. Sejumlah 
elemen masyarakat mengharapkan dalam kampanye nantinya, para calon 
menghindari saling serang.&lt;br /&gt;

Aktivis LSM dari Muqim Patappulo Institute Muhammad Subair Sunar 
mengharapkan, delapan pasangan calon seharusnya memberikan pendidikan 
politik yang sehat kepada masyarakat. Dalam melakukan kampanyenya harus 
diminimalisir tindakan negatif termasuk oleh para juru kampanye dan tim 
sukses pasangan calon.&lt;br /&gt;

“Bukan hanya kandidat yang harus meminimalisir kampanye negatif 
tetapi para jurkam dan tim sukses juga. Jika kandidat dan tim saling 
menyerang sisi identitas pasangan calon ini tidak sehat bagi 
perkembangan demokrasi,” terang Subair Sunar.&lt;br /&gt;

Semestinya para kandidat dan jurkam memaparkan ide dan konsep yang 
akan diterapkan jika terpilih menjadi pemimpin Polman periode 2013-2018.
 Kandidat sebaiknya melakukan pendekatan positif terhadap rakyat 
sehingga bisa menggugah pilihan politik mereka. Jangan dengan memainkan 
politik kotor untuk menjatuhkan orang lain.&lt;br /&gt;

Kandidat juga diharapkan dapat memberikan pendidikan politik yang 
sehat bagi masyarakat dengan menghindari upaya saling menjatuhkan. 
Apalagi dari delapan pasangan kandidat masih memiliki ikatan 
kekerabatan.&lt;br /&gt;

Terkait masalah ini, beberapa kandidat yang dihubungi juga menyatakan
 penolakannya terhadap aksi saling black campaign. Karena mereka 
sama-sama menilai praktek negatif tersebut merusak demokrasi.&lt;br /&gt;

Calon Bupati Polman Nadjamuddin Ibrahim menegaskan dalam kampanyenya 
nanti pihaknya telah menegaskan kepada timnya untuk tidak melakukan 
black campaign kepada kandidat lain. “Saya telah memberikan penegasan 
kepada tim untuk tidak melakukan kampanye negatif kepada kandidat lain. 
Tetapi jika ada kandidat lain yang melakukan black campaign terhadap 
saya tentunya akan disanggah kalau memang perlu disanggah. Kalau mereka 
lakukan seperti itu kami juga bisa melakukannya karena telah mengantongi
 kelemahan masing masing kandidat,” tarangnya.&lt;br /&gt;

Ia mengajak seluruh kandidat dan pihak lain untuk tidak saling 
menyerang dengan black campaign. Ia berharap kedepankan politik santun.&lt;br /&gt;

Hal sama juga diungkapkan Calon Bupati Polman Mujirin M Yamin ketika 
ditemui di Posko pemenangannya. Mujirin menegaskan tidak akan menyerang 
rivalnya dengan black campaign. Bagi dirinya bersama pasangannya Hasan 
Bado sejak awal mewanti-wanti timnya untuk tidak menyerang pribadi 
kandidat lain. “Menceritakan aib sesama dilarang agama. Sehingga akan 
meminimalisi adanya black campaign. Pihaknya lebih mengedepankan 
penyampaian visi misi kepada masyarakat sehinga mereka dapat mengetahui 
program apa yang saya akan lakukan jika terpilih nantinya,” ujar 
Mujirin.&lt;br /&gt;

Kalau ada pihak lain melakukan black campaign, Mujirin tidak akan 
menanggapinya. Karena dirinya mengedepankan silaturrahim dan menjaga 
tidak menceritakan kekurangan pihak lain. Biarlah masyarakat menilai 
sendiri mana pemimpin yang disukainya.&lt;br /&gt;

Calon Bupati Polman Andi Ibrahim Masdar (AIM) juga menolak black 
campaign karena akan merusak tatanan demokrasi. AIM mengaku dari dulu 
tidak suka menyerang lawan tetapi mengedepankan politik santun. 
“Janganlah kita saling serang apalagi mengungkap aib dan masalah 
pribadi. Apalagi delapan pasangan calon memiliki hubungan keluarga serta
 pertemanan sehingga tidak usah saling menjatuhkan lawan dengan 
menyerang kelemahan pribadinya,” ujar Andi Ibrahim usai mengikuti dialog
 salah satu radio di Polewali, Kamis kemarin.&lt;br /&gt;

Biarlah rakyat yang menilai mana pemimpin yang disukainya dan pantas 
melanjutkan roda pemerintahan. Lebih baik memberikan pencerahan kepada 
warga untuk saling rukun dan damai walaupun berbeda pilihan di 
pemilukada.&lt;br /&gt;

Hal sama juga diungkapkan calon bupati dari jalur perseorangan, 
Hikman Katohidar. Ia mengatakan sejak dirinya memutuskan maju di 
Pemilukada Polman menghindari politik negatif saling serang dengan 
kandidat lainnya. “Lebih baik memberikan pencerahan kepada masyarakat 
terkait program yang akan dijalankan jika kelak terpilih,” ujar Hikman.&lt;br /&gt;

Demikian halnya dengan Cabup Polman Munarfa Atjo. Ia menyampai jika 
pihaknya juga tidak sepakat dengan adanya black campaign di pemilukada. 
Menurut Munarfa, siapapun berhak mengemukakan pendapat tetapi jangan 
menyerang pribadi orang. “Kami telah memesankan kepada tim Mabes untuk 
menghindari saling hujat dengan pasangan lain.&lt;br /&gt;

Pihaknya tidak menginginkan orang tersinggung dan marah gara-gara 
Mabes. Karena dirinya menginginkan bagaimana masyarakat Polman memahami 
kandidatnya dan mengantar Mabes menjadi pemenang Pemilukada,” tandas 
Munarfa.&lt;/span&gt;</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>BIMTEK PPS SE- KEC.WONOMULYO</title><link>http://ppkwonomulyo.blogspot.com/2013/09/bimtek-pps-se-kecwonomulyo.html</link><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><pubDate>Sun, 22 Sep 2013 19:23:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-5725507937310221734.post-4405945881968723806</guid><description>&lt;table align="center" cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center;"&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEimM6_kCHBFYp7857fquMuY-dLvKaBMKxljN-KmA21mG8pnwhN2sy7Tite7c_fB36dRxfyRM4YqUpHbrPfVcsJ1jVwLjZ1jQj6PGVtDkGWYLmT0H60bDch6m6yw6CQXYC-Gvuh06cO3sq4l/s1600/1237950_711568748857650_1185516091_n.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: auto; margin-right: auto;"&gt;&lt;img border="0" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEimM6_kCHBFYp7857fquMuY-dLvKaBMKxljN-KmA21mG8pnwhN2sy7Tite7c_fB36dRxfyRM4YqUpHbrPfVcsJ1jVwLjZ1jQj6PGVtDkGWYLmT0H60bDch6m6yw6CQXYC-Gvuh06cO3sq4l/s1600/1237950_711568748857650_1185516091_n.jpg" height="240" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;BIMTEK PPS SE- KEC.WONOMULYO&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;
BIMTEK PPS SE - KECAMATAN WONOMULYO OLEH PANITIA PEMILIHAN KECAMATAN ( PPK ) DI ADAKAN DI PENDOPO KEC.WONOMULYO YANG DI HADIRI OLEH KOMISONER KPU POLMAN BAPAK Drs, MAHMUD RAWI DAN SELURUH ANGGOTA PANITIA PEMUNGUTAN SUARA SE- KEC.WONOMULYO, BIMBINGAN TEHNIS MEMBAHAS TENTANG TATA CARA PEMUNGUTAN SUARA DI KPPS DAN TATA CARA PENGISIAN FORMAT MODEL C KWK.KPU DAN D KWK KPU YANG AKAN DI PERGUNAKAN PADA SAAT PEMUNGUTAN SUARA DAN PEREKAPAN DI DESA.</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEimM6_kCHBFYp7857fquMuY-dLvKaBMKxljN-KmA21mG8pnwhN2sy7Tite7c_fB36dRxfyRM4YqUpHbrPfVcsJ1jVwLjZ1jQj6PGVtDkGWYLmT0H60bDch6m6yw6CQXYC-Gvuh06cO3sq4l/s72-c/1237950_711568748857650_1185516091_n.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total><enclosure length="73375" type="image/jpeg" url="http://1.bp.blogspot.com/-kc8PziowMDc/Uj-lznxzikI/AAAAAAAAAd0/hNSdqVcddfw/s1600/1237950_711568748857650_1185516091_n.jpg"/><itunes:explicit>yes</itunes:explicit><itunes:subtitle>BIMTEK PPS SE- KEC.WONOMULYO BIMTEK PPS SE - KECAMATAN WONOMULYO OLEH PANITIA PEMILIHAN KECAMATAN ( PPK ) DI ADAKAN DI PENDOPO KEC.WONOMULYO YANG DI HADIRI OLEH KOMISONER KPU POLMAN BAPAK Drs, MAHMUD RAWI DAN SELURUH ANGGOTA PANITIA PEMUNGUTAN SUARA SE- KEC.WONOMULYO, BIMBINGAN TEHNIS MEMBAHAS TENTANG TATA CARA PEMUNGUTAN SUARA DI KPPS DAN TATA CARA PENGISIAN FORMAT MODEL C KWK.KPU DAN D KWK KPU YANG AKAN DI PERGUNAKAN PADA SAAT PEMUNGUTAN SUARA DAN PEREKAPAN DI DESA.</itunes:subtitle><itunes:author>noreply@blogger.com (Anonymous)</itunes:author><itunes:summary>BIMTEK PPS SE- KEC.WONOMULYO BIMTEK PPS SE - KECAMATAN WONOMULYO OLEH PANITIA PEMILIHAN KECAMATAN ( PPK ) DI ADAKAN DI PENDOPO KEC.WONOMULYO YANG DI HADIRI OLEH KOMISONER KPU POLMAN BAPAK Drs, MAHMUD RAWI DAN SELURUH ANGGOTA PANITIA PEMUNGUTAN SUARA SE- KEC.WONOMULYO, BIMBINGAN TEHNIS MEMBAHAS TENTANG TATA CARA PEMUNGUTAN SUARA DI KPPS DAN TATA CARA PENGISIAN FORMAT MODEL C KWK.KPU DAN D KWK KPU YANG AKAN DI PERGUNAKAN PADA SAAT PEMUNGUTAN SUARA DAN PEREKAPAN DI DESA.</itunes:summary></item><item><title>Surat Suara Pakai 10 Kode Pengaman</title><link>http://ppkwonomulyo.blogspot.com/2013/09/surat-suara-pakai-10-kode-pengaman.html</link><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><pubDate>Sun, 22 Sep 2013 19:07:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-5725507937310221734.post-1849782032423653727</guid><description>&lt;h1 class="entry-title entry-single-title" itemprop="name"&gt;
Surat Suara Pakai 10 Kode Pengaman&lt;/h1&gt;
&lt;div class="single-meta"&gt;
               &lt;span class="single-date updated"&gt; Rabu 11th, September 2013 / 06:02&lt;/span&gt;&amp;nbsp;&lt;span class="author vcard"&gt;&lt;a class="url fn n" href="http://radar-sulbar.com/author/admin/" rel="author" title="View all posts by Radar Sulbar"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;          
       
               &lt;div class="category-top-meta"&gt;
         &lt;span&gt;&lt;a href="http://radar-sulbar.com/category/slide-show/" title="Lihat seluruh tulisan dalam Slideshow"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;
         &lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class="single-thumb"&gt;
            
                 &lt;img alt="Surat Suara Pakai 10 Kode Pengaman" src="http://radar-sulbar.com/wp-content/uploads/2013/09/lipat-kertas-suara.jpg" /&gt;
         &lt;/div&gt;
&lt;span itemprop="articleBody"&gt;
          &lt;strong&gt;Proses Cetak Dijaga Ketat&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;

POLEWALI — Proses cetak surat suara dan kartu pemilih Pemilukada 
Polewali Mandar (Polman) telah dimulai PT Fajar Utama Intermedia 
Makassar, Selasa 10 September.&lt;br /&gt;

Kertas yang digunakan untuk surat suara berukuran 36,5 x 34 
sentimeter dengan menggunakan bahan HVS 80 gram dilengkapi sepuluh kode 
pengaman. Kode itu untuk mengantisipasi terjadinya pemalsuan. Delapan 
kode pengaman diberikan tanda oleh masing-masing pasangan calon, 
sementara dua kode lainnya dilakukan Ketua KPU Polman.&lt;br /&gt;

Proses pencetakan logistik tersebut dijaga ketat personil Polres 
Polman yang dipimpin Kasat Intelkam Polres Polman AKP Jufri. Selain itu,
 Ketua Panwaslu Polman Murtaji Anwar dan staf pengawasan Panwaslu 
Hasriadi turut menyaksikan proses cetak bersama Ketua KPU Polman Achmadi
 Touwe dan Divisi Logistik KPU Polman Mahmud Rawi.&lt;br /&gt;

Achmadi Touwe mengatakan, proses pencetakan surat suara berlangsung 
lancar. Sebelum surat suara dicetak, areal percetakan disterilkan. 
Kemudian sebelum naik cetak, pihaknya meminta perusahaan untuk mencetak 
satu lembar kemudian dipotong sebagai sampel. Selanjutnya dilakukan 
pemeriksaan oleh KPU, Panwaslu dan pihak pengamanan disaksikan pihak 
pihak percetakan.&lt;br /&gt;

“Kami kemudian melakukan pemeriksaan dengan mengamati hasil cetakan, 
lalu memeriksa kode pengaman surat suara tersebut. Ada sepuluh kode, 
salah satunya saya tunjukkan kepada Panwaslu disaksikan keamanan dengan 
menggunakan alat khusus. Sementara sembilan tanda lainnya tidak bisa 
diperlihatkan karena menyangkut kerahasisaan,” ujar Achmadi, petang 
kemarin.&lt;br /&gt;

Usai diperiksa, pihak percetakan mulai melakukan pencetakan surat 
suara secara keseluruhan. Pihak perusahaan menargetkan dalam waktu tiga 
empat hari kedepan, sebanyak 298.683 lembar surat suara ditambah 
cadangan 2,5 persen akan selesai cetak. Termasuk pencetakan kartu 
pemilih (karpil) sebanyak 298.683 lembar sesuai Daftar Pemilih Tetap 
(DPT).&lt;br /&gt;

Pihaknya sangat berharap proses pencetakan surat suara dan karpil 
berjalan lancar. Sehingga nantinya tinggal dilakukan pelipatan dan 
sortir untuk seterusnya dilakukan distribusi ke PPK dan PPS. Proses 
pelipatan dan distribusi surat suara ini nantinya juga akan diawasi dan 
dikawal aparat kepolisian. “Hal ini menjaga hal-hal yang tidak 
diinginkan saat distribusi surat suara ke PPK dan PPS,” tandasnya. 
(mkb/ham)&lt;br /&gt;

       &lt;/span&gt;</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>VISI MISI KANDIDAT POLMAN </title><link>http://ppkwonomulyo.blogspot.com/2013/09/visi-misi-kandidat-polman.html</link><category>VISI MISI KANDIDAT POLMAN 2013</category><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><pubDate>Sun, 22 Sep 2013 18:43:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-5725507937310221734.post-6071601498638426422</guid><description>&lt;div class="row-fluid"&gt;
          &lt;div class="span12"&gt;
     &lt;div class="widget widget_text clearfix"&gt;
   &lt;div class="textwidget"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class="single-thumb"&gt;
               &lt;span class="single-date updated"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span class="author vcard"&gt;&lt;a class="url fn n" href="http://radar-sulbar.com/author/admin/" rel="author" title="View all posts by Radar Sulbar"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;img alt="Mereka ‘Menjual’ Visi" src="http://radar-sulbar.com/wp-content/uploads/2013/09/21-September-RADAR-SULBAR-1-OKE.jpg" /&gt;
         &lt;/div&gt;
&lt;span itemprop="articleBody"&gt;
          &lt;strong&gt;Kampanye Pemilukda Polman&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;

POLEWALI — Mengawali masa kampanye Pemilukada Polewali Mandar 
(Polman), delapan pasangan calon bupati dan wakil bupati ‘menjual’ visi,
 misi, dan program kerjanya pada rapat paripurna di DPRD Polman, Jumat 
20 September.&lt;br /&gt;

Setiap pasangan calon mendapat kesempatan 20 menit berbicara di 
podium. Sesuai nomor urut pencalonan, pasangan nomor urut 1, Naharuddin 
dan Abdi Manaf (NAHARmengABDI) mendapat giliran pertama.&lt;br /&gt;

Pasangan ini mengurai visi strategisnya terwujudnya Polman sebagai 
kawasan pertumbuhan ekonomi terbaik di Sulbar periode 2014-2019. Menurut
 pasangan ini, rendahnya indeks pembangunan manusia (IPM) Polman, 
banyaknya angka buta huruf, dan rendahnya layanan kesehatan membuktikan 
tidak adanya inovasi yang dilakukan pemimpin daerah ini selama sepuluh 
tahun terakhir.&lt;br /&gt;

Sehingga sesuai misi NAHARmengABDI, kedepan jika terpilih pasangan 
ini akan menciptakan master plan percepatan pemerataan pembangunan 
Polman berbasis pada keunggulan dan kearifan lokal. Selain itu 
menciptakan minimal 20.000 lapangan kerja baru bagi pemuda untuk 
mengurangi pengangguran secara bertahap, memperluas dan meningkatkan 
kualitas dan prasarana ekonomi vital terhadap pertumbuhan ekonomi. 
Kemudian meningkatkan kualitas SDM, pembinaan keagamaan.&lt;br /&gt;

Setelah itu, giliran pasangan cabup dan cawabup nomor urut 2, Mujirin
 M Yamin dan Hasan Bado untuk memaparkan visi misinya. Pasangan dengan 
jargon Polman Bangkit ini lebih berfokus pada peningkatan ekonomi dan 
kesejahteraan rakyat. Visi kandidat usungan Partai Hanura, PPP dan PKB 
ini yakni terwujudnya kebangkitan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat 
Polman 2013. Misi mereka diantaranya mewujudkan pengelolaan keuangan 
daerah berbasis kinerja, menciptakan pelayanan prima dan bebas KKN, 
mewujudkan peningkatan kualitas pelayanan pendidikan dan kesehatan 
masyarakat. Pasangan ini juga menyatakan prioritasnya dalam memujudkan 
pemekaran Kabupaten Balanipa, sebab untuk keluar dari status sebagai 
salah satu kabupaten tertinggal maka Kabupaten Balanipa harus terwujud.&lt;br /&gt;

Saat mendapat giliran, pasangan nomor urut 3, Andi Ibrahim Masdar dan
 Muhammad Natsir Rahmat (AIM BeNAR), juga memaparkan visi hingga 
programnya. Visi utama pasangan ini adalah mewujudkan pemerintahan yang 
baik, merata, dan berkeadilan menuju rakyat sejahtera.&lt;br /&gt;

Pasangan yang diusung sebelas parpol ini membawa misi meningkatkan 
kualitas SDM yang berbasis agama, budaya, berwawasan kebangsaan dan 
berdaya saing global. Kemudian, meningkatkan pelayanan pemerintahan yang
 baik dengan memberikan pelayanan publik yang berkualitas.&lt;br /&gt;

Pasangan juga akan menurunkan presentasi angka kemisikinan, peningkatan IPM, dan mempertahankan pertumbuhan ekonomi.&lt;br /&gt;

AIM BeNAR juga akan melakukan pembangunan merata dan terwujudnya 
pembangunan yang berkeadilan dan merata. Ketika diberi kesempatan, 
pasangan nomor urut 4, Nadjamuddin Ibrahim dan Erfan Kamil (Naib-Kamil),
 pun menjelaskan detail visi hingga misinya. Pasangan yang diusung oleh 
Partai Demokrat, Barnas, dan PDP melakukan pola berbeda dengan pasangan 
sebelunya. Secara bergantian Nadjamudin dan Erfan memaparkan visi 
misinya.&lt;br /&gt;

Visi pasangan Naib-Kamil yakni terwujudnya Kabupaten Polewali Mandar 
Emas (Efektif, Efisien, Mandiri, Adil dan Sehat). Visi ini kemudian 
dituangkan dalam beberapa misi yakni; menciptakan penyelenggaraan 
pemerintahan yang efektif dan efisien, kemudian penyelenggaraan 
pelayanan pendidikan dan kesehatan gratis, percepatan pembangunan 
infrastruktur yang adil, meningkatkan kemandirian ekonomi, ketahanan 
pangan dan penanggulangan kemiskinan.&lt;br /&gt;

Kemudian pengelolaan bencana dan lingkungan hidup secara 
berkelanjutan dan peningkatan pemberdayaan dalam pembangunan, pemahaman 
wawasan kebangsaan, pemenuhan hak anak-anak dan pengarusutamaan gender.&lt;br /&gt;

Sedangkan pasangan nomor urut lima dari jalur perseorangan, Hikman 
Katohidar dan Najib Abdullah Madjid (Hikman-Naam) dalam pemaparan visi 
misi lebih mengedepankan peningkatan SDM, pelayanan kepada masyarakat 
dan percepatan pertumbuhan perekonomian. Visi pasangan Hikman-Naam yakni
 terwujudnya kesejahteraan masyarakat Polman melalui peningkatan SDM dan
 pengembangan ekonomi kerakyataan yang dilandasi nilai-nilai keagamaan, 
adat istiadat dan budaya.&lt;br /&gt;

Dalam kesempatan ini Hikman memaparkan jika terpilih akan 
meningkatkan SDM aparatur Pemkab Polman karena masih banyak yang belum 
berpendidikan S1 termasuk peningkatan loyalitas yang bersifat positif. 
Selain itu, pasangan ini juga akan melakukan pengembangan ekonomi 
kerakyatan dan pendekatan pemberdayaan masyarakat serta peningkatan 
infrastruktur.&lt;br /&gt;

Sementara misinya adalah membangun kemitraan antara pemerintahan, 
masyarakat dan swasta dengan mengutamakan pelayanan dalam program pro 
rakyat.&lt;br /&gt;

Kemudian pasangan nomor urut 6 usungan Partai Amanat Nasional (PAN) 
dan Partai Merdeka serta beberapa partai non parlemen, Muhammad Asri 
Anas dan Chuduriah Sahabuddin, juga secara bergantian menyampaikan 
visinya untuk mewujudkan kepemimpinan yang beradab dan membanggakan.&lt;br /&gt;

Menurut pasangan yang dikenal dengan jargon Polman Baru ini, berbagai
 permasalah di Polman sangat dipengaruhi siapa pemimpinnya. Majunya 
suatu daerah sangat ditentukan siapa bupatinya. Pasangan ini juga 
menjabarkan visinya dalam misi diantaranya; meningkatkan tata kelolah 
pemerintahan yang baik dan bersih, meningkatkan kualitas pembangunan 
infrastruktur serta akses pendidikan dan kesehatan, meningkatan derajat 
hidup masyarakat dan revitalisasi nilai dan tradisi agama dan budaya.&lt;br /&gt;

Tak mau menyia-nyiakan kesempatan yang diberikan, pasangan nomor urut
 7 Andi Fadly Patayangi dan Rahman Razak, juga memaparkan detail visi 
misinya. Saat pemaparan visi misi, Andi Fadly memberikan pengantar 
kemudian dilanjutkan wakilnya, Rahman Razak. Dalam visinya, pasangan ini
 igini mewujudkan kemandirian seluruh desa/kelurahan di Kabupaten Polman
 dalam melaksanakan program pembangunan di segala bidang. Untuk 
mewujudkan visi itu, pasangan Andi Fadly-Rahman Razak membawa misi yakni
 menciptakan manusia unggul yang cerdas, berakhak dan kompetitif.&lt;br /&gt;

Kemudian memanfaatkan potensi dan sumberdaya yang tersedia secara 
tepat dan terarah diseluruh desa dan kelurahan, serta meningkatkan 
kapasitas ekonomi masyarakat desa.&lt;br /&gt;

Di kesempatan terakhir, pasangan cabup dan cawabup nomor urut 8 yang 
juga dari jalur independen, Munarfa Atjo dan Bebas Manggazali 
menyampaikan visi misinya. Pasangan dengan tagline Mabes ini mengangkat 
visi membangun Polman menuju masyarakat yang sejahtera. Untuk 
merealisasikan visinya ini, pasangan Mabes menetapkan beberapa misi 
pembangunan Polman lima tahun kedepan. Diantaranya, peningkatan kualitas
 sumber daya manusia yang cerdas, sehat, produktif dan berakhlakul 
karimah.&lt;br /&gt;

Kemudian membangun prasarana dan sarana infrastruktur, kesehatan, 
pendidikan dan layanan umum. Selanjutnya, memfasilitasi dan menumbuhkan 
peluang ekonomi, penciptaan lapangan kerja diberbagai bidang serta 
melestarikan dan memafaatkan SDA dengan menjaga ekosistem lingkungan 
hidup, serta mengembangkan dan melestarikan budaya masyarakat Polman dan
 mewujudkan peningkatan produktifitas pertanian, peternakan, perikanan 
dalam mendukung ketahanan pangan serta optimalisasi pengawasan disegala 
bidang.&lt;br /&gt;

Usai pemaparan visi misi, seluruh pasangan calon kemudian melakukan 
sesi foto bersama. Suasana tampak sangat akrab antar pasangan calon. 
Sesungguhnya, agenda pemaparan visi misi, DPRD Polman menjadwalkan dua 
sesi yakani sebelum Salat Jumat dan setelah Salat Jumat. Tetapi tahapan 
ini bisa tuntas sebelum Salat Jumat.&lt;br /&gt;

Perlu diketahui juga, rapat paripurna DPRD Polman tentang pemaparan 
visi dan misi pasangan cabup dan cawabup, dipimpin Ketua DPRD Polman 
Abdullah Tato didampingi dua Wakil Ketua Andi Mappangara dan Jamar Jasin
 Badu. Hadir pula Sekkab Polman Andi Ismail AM dan unsur forum pimpinan 
daerah. &lt;br /&gt;

       &lt;/span&gt;</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>KPU SULBAR TETAPKAN DCT PEMILU 2014 </title><link>http://ppkwonomulyo.blogspot.com/2013/08/kpu-sulbar-tetapkan-dct-pemilu-2014.html</link><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><pubDate>Sun, 25 Aug 2013 20:48:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-5725507937310221734.post-1403597109947418529</guid><description>&lt;h2 class="contentheading"&gt;
   KPU SULBAR TETAPKAN DCT PEMILU 2014 &lt;/h2&gt;
&lt;div class="article-toolswrap"&gt;
&lt;div class="article-tools clearfix"&gt;
 &lt;div class="article-meta"&gt;
   &lt;span class="createdate"&gt;
   Jumat, 23 Augustus 2013 15:50  &lt;/span&gt;
  
   &lt;span class="createby"&gt;
   kpuadmin  &lt;/span&gt;
  
  &lt;/div&gt;
&lt;div class="buttonheading"&gt;
        &lt;span&gt;
   &lt;a href="http://kpu-sulbarprov.go.id/component/mailto/?tmpl=component&amp;amp;link=728f71dc55f83e1c5d824e9c6be0e1650e211502" title="E-mail"&gt;&lt;img alt="E-mail" src="http://kpu-sulbarprov.go.id/templates/ja_sanidineii_light/images/emailButton.png" /&gt;&lt;/a&gt;   &lt;/span&gt;
     
      &lt;span&gt;
   &lt;a href="http://kpu-sulbarprov.go.id/berita-terkini/265-kpu-sulbar-tetapkan-dct-pemilu-2014.html?tmpl=component&amp;amp;print=1&amp;amp;layout=default&amp;amp;page=" rel="nofollow" title="Print"&gt;&lt;img alt="Print" src="http://kpu-sulbarprov.go.id/images/M_images/printButton.png" /&gt;&lt;/a&gt;   &lt;/span&gt;
    
      &lt;span&gt;
   &lt;a href="http://kpu-sulbarprov.go.id/berita-terkini/265-kpu-sulbar-tetapkan-dct-pemilu-2014.pdf" rel="nofollow" title="PDF"&gt;&lt;img alt="PDF" src="http://kpu-sulbarprov.go.id/templates/ja_sanidineii_light/images/pdf_button.png" /&gt;&lt;/a&gt;   &lt;/span&gt;
      &lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-justify: inter-ideograph;"&gt;
&lt;img border="0" src="http://kpu-sulbarprov.go.id/images/sambutan%20ketua.jpg" /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: andale mono,times;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;Dalam
 Rapat Pleno Terbuka yang digelar di salah satu hotel di kota Mamuju 
pada hari Kamis (22/8), Komisi Pemilihan Umum Provinsi Sulawesi Barat 
menetapkan Daftar Calon Tetap  Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Barat 
dalam Pemilu tahun 2014 sebanyak 508 orang, yang tersebar dalam 7 
(tujuh) daerah pemilihan (dapil). Jumlah caleg perempuan sebanyak 197 
orang dan jumlah caleg laki-laki sebanyak 311 orang. Pengumuman DCT di 
media massa cetak dan elektronik berlangsung selama 3 (tiga) hari dari 
23 hingga 25 Agustus 2013. Selepas masa itu, digunakan untuk 
menyelesaikan sengketa penetapan DCT (bila ada).&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;span style="font-family: andale mono,times;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;

&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: andale mono,times;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;Rapat Pleno Terbuka Penetapan DCT Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Barat dalam Pemilu tahun 2014 dibuka oleh Ketua &lt;a href="http://www.surfcanyon.com/search?f=slc&amp;amp;q=KPU&amp;amp;p=wtiffrwo" style="border-bottom: medium dotted; text-decoration: none;" target="scSearchLink"&gt;KPU&lt;/a&gt; Sulbar, &lt;strong style="mso-bidi-font-weight: normal;"&gt;Usman Suhuriah&lt;/strong&gt;. Dihadiri secara lengkap oleh anggota &lt;a href="http://www.surfcanyon.com/search?f=slc&amp;amp;q=KPU&amp;amp;p=wtiffrwo" style="border-bottom: medium dotted; text-decoration: none;" target="scSearchLink"&gt;KPU&lt;/a&gt; Sulbar yang lain dan juga Sekretaris KPU Sulbar, Abdul Rahman Syam. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;span style="font-family: andale mono,times;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;

&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: andale mono,times;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;Dalam
 kesempatan itu, selain menghadirkan seluruh perwakilan partai politik 
peserta pemilu 2014, dihadirkan pula Bawaslu Sulbar, Kapolres Mamuju, 
Kajari Mamuju, Dandim Mamuju, Pemprov Sulbar, awak media, dan masyarakat
 umum.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Pengumuman Penetapan Nomor Urut Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Polewali Mandar Tahun 2013</title><link>http://ppkwonomulyo.blogspot.com/2013/08/pengumuman-penetapan-nomor-urut.html</link><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><pubDate>Sun, 25 Aug 2013 20:38:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-5725507937310221734.post-315292774477254096</guid><description>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgeBTUrtJ3C4LKP22zuP93X4wGZpiSgCMFu97aQyKK5UExIv4zx6Y1pFe590oSx9MeDGLnODHGtJTl7QJq8p-GLdSvprli8pPnKuhGjNm0n93AvEoUAhiTTDqOvIsMol9Fp-WpVAM8bz_Bd/s1600/1234392_617567008288130_1544668475_n.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="133" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgeBTUrtJ3C4LKP22zuP93X4wGZpiSgCMFu97aQyKK5UExIv4zx6Y1pFe590oSx9MeDGLnODHGtJTl7QJq8p-GLdSvprli8pPnKuhGjNm0n93AvEoUAhiTTDqOvIsMol9Fp-WpVAM8bz_Bd/s400/1234392_617567008288130_1544668475_n.jpg" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgeBTUrtJ3C4LKP22zuP93X4wGZpiSgCMFu97aQyKK5UExIv4zx6Y1pFe590oSx9MeDGLnODHGtJTl7QJq8p-GLdSvprli8pPnKuhGjNm0n93AvEoUAhiTTDqOvIsMol9Fp-WpVAM8bz_Bd/s72-c/1234392_617567008288130_1544668475_n.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total><enclosure length="61270" type="image/jpeg" url="http://2.bp.blogspot.com/-Ck6Rw1gBP_k/UhrNqmHpsjI/AAAAAAAAAdg/1TdCAqq4A8A/s1600/1234392_617567008288130_1544668475_n.jpg"/><itunes:explicit>yes</itunes:explicit><itunes:subtitle/><itunes:author>noreply@blogger.com (Anonymous)</itunes:author><itunes:summary/></item><item><title>KPU Sulbar Gelar Upacara Memperingati HUT RI </title><link>http://ppkwonomulyo.blogspot.com/2013/08/kpu-sulbar-gelar-upacara-memperingati.html</link><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><pubDate>Tue, 20 Aug 2013 20:14:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-5725507937310221734.post-9047600466814680839</guid><description>&lt;h2 class="contentheading"&gt;
   KPU Sulbar Gelar Upacara Memperingati HUT RI &lt;/h2&gt;
&lt;div class="article-toolswrap"&gt;
&lt;div class="article-tools clearfix"&gt;
 &lt;div class="article-meta"&gt;
   &lt;span class="createdate"&gt;
   Sabtu, 17 Augustus 2013 05:45&amp;nbsp;&lt;/span&gt;
  
  &lt;/div&gt;
&lt;div class="buttonheading"&gt;
        &lt;span&gt;
   &lt;a href="http://kpu-sulbarprov.go.id/component/mailto/?tmpl=component&amp;amp;link=434672f1bcc992ab1c8536f64129a0109d32432b" title="E-mail"&gt;&lt;/a&gt; &lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;   &lt;/span&gt;
      &lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: book antiqua,palatino;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="line-height: 115%;"&gt;Sejak
 lahirnya KPU Sulbar, inilah untuk pertamakalinya, KPU Sulbar mengadakan
 Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia secara mandiri. 
Bukti salah satu perubahan positif yang dilakukan oleh komisioner dan 
sekretaris KPU Sulbar yang baru.&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;address&gt;
 &lt;/address&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.25in;"&gt;
&lt;img border="0" src="http://kpu-sulbarprov.go.id/images/dsc_1112.jpg" /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.25in;"&gt;
&lt;span style="font-family: book antiqua,palatino;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;"&gt;Di
 sekretariat KPU provinsi lain, mungkin hal seperti itu adalah biasa. 
Namun di KPU Sulbar, hal ini adalah tonggak dimulainya era baru yang 
lebih baik. Dimana kedisiplinan dan etos kerja mulai ditegakkan dan 
dijalankan sesuai aturan yang berlaku. Momen memperingati hari ulang 
tahun kemerdekaan negara kita, dijadikan  sebagai semangat untuk bekerja
 dan menjadi penyelenggara pemilu yang baik.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;span style="font-family: book antiqua,palatino;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;

&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.25in;"&gt;
&lt;span style="font-family: book antiqua,palatino;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;"&gt;&lt;img border="0" src="http://kpu-sulbarprov.go.id/images/dsc_1115.jpg" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;span style="font-family: book antiqua,palatino;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;

&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.25in;"&gt;
&lt;span style="font-family: book antiqua,palatino;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;"&gt;&lt;img border="0" src="http://kpu-sulbarprov.go.id/images/dsc_1121.jpg" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;span style="font-family: book antiqua,palatino;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;

&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.25in;"&gt;
&lt;span style="font-family: book antiqua,palatino;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;"&gt;Dalam
 kesempatan upacara memperingati hari ulang tahun Republik Indonesia ke 
68, yang dilaksanakan di halaman kantor KPU Sulbar, ketua KPU Sulbar - 
Usman Suhuriah, mengingatkan akan pentingnya penyelenggaraan pemilu yang
 berkualitas. Peningkatan kualitas penyelenggaraan pemilu dapat menjamin
 pelaksanaan hak politik masyarakat. Untuk itu dibutuhkan penyelenggara 
pemilu yang professional serta mempunyai integritas, kapabilitas, dan 
akuntabilitas.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;span style="font-family: book antiqua,palatino;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;

&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.25in;"&gt;
&lt;span style="font-family: book antiqua,palatino;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;"&gt;&lt;img border="0" src="http://kpu-sulbarprov.go.id/images/dsc_1145.jpg" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;span style="font-family: book antiqua,palatino;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;

&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.25in;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.25in;"&gt;
&lt;span style="font-family: book antiqua,palatino;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;"&gt;Lebih
 lanjut, Usman menegaskan bahwa salah satu faktor penting bagi 
keberhasilan penyelenggaraan pemilu terletak pada kesiapan dan 
profesionalitas penyelenggara pemilu itu sendiri dalam hal ini jajaran 
KPU, Bawaslu, dan DKPP sebagai satu kesatuan fungsi penyelenggaraan 
pemilu.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;span style="font-family: book antiqua,palatino;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;

&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.25in;"&gt;
&lt;span style="font-family: book antiqua,palatino;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.25in;"&gt;
&lt;span style="font-family: book antiqua,palatino;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;"&gt;&lt;img border="0" src="http://kpu-sulbarprov.go.id/images/dsc_1128.jpg" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;span style="font-family: book antiqua,palatino;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;

&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.25in;"&gt;
&lt;span style="font-family: book antiqua,palatino;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;"&gt;&lt;img border="0" src="http://kpu-sulbarprov.go.id/images/dsc_1143.jpg" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;span style="font-family: book antiqua,palatino;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;

&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.25in;"&gt;
&lt;span style="font-family: book antiqua,palatino;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;"&gt;Upacara
 memperingati hari ulang tahun kemerdekaan Republik Indonesia di kantor 
KPU Sulbar, selain dihadiri oleh komisioner dan staf sekretariat KPU 
Sulbar, juga dihadiri oleh komisioner dan staf KPU Kabupaten Mamuju. 
Kedepannya, kegiatan semacam ini diharapkan akan terus dilaksanakan dan 
menjadi kegiatan rutin di KPU Sulbar. Merdeka!&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Delapan pasangan cabup-cawabup yang akan maju di Pemilukada Polman, menjalani pemeriksaan kesehatan</title><link>http://ppkwonomulyo.blogspot.com/2013/08/delapan-pasangan-cabup-cawabup-yang.html</link><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><pubDate>Mon, 19 Aug 2013 05:06:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-5725507937310221734.post-7268514531159799457</guid><description>&lt;span itemprop="articleBody"&gt;
          &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
REPORTER: AMRI MAKKARUBA&lt;br /&gt;
EDITOR: MUHAMMAD ILHAM&lt;br /&gt;

MAKASSAR — Delapan pasangan cabup-cawabup yang akan maju di&lt;br /&gt;
Pemilukada Polman, menjalani pemeriksaan kesehatan menyeluruh di&lt;br /&gt;
Private Care Center Rumah Sakit Wahidin Sudirohusodo (RSWS) Makassar,&lt;br /&gt;
Minggu 11 Agustus.&lt;br /&gt;

Sebelum pemeriksaan kesehatan dimulai, sehari sebelumnya ada&lt;br /&gt;
sosialisasi pemeriksaan kesehatan di Hotel Swiss Bel Inn Makassar. Tes&lt;br /&gt;
kesehatan ini diikuti empat pasangan jalur independen dan empat&lt;br /&gt;
usungan parpol/gabungan parpol. Empat pasangan perseorangan yakni&lt;br /&gt;
Hikman Katohidar-Najib Abullah Majid, Munarfa Atjo-Bebas Mangazali,&lt;br /&gt;
Naharuddin-Abdi Manaf, dan Andi Fadly Patayangi-Rahman Razak.&lt;br /&gt;
Sementara pasangan yang diusung parpol yakni Nadjamuddin Ibrahim-Erfan&lt;br /&gt;
Kamil, M Asri Anas-Chuduriah Sahabuddin, Mujirin M Yamin-Hasan Bado&lt;br /&gt;
dan Andi Ibrahim Masdar-M Natsir Rahmat.&lt;br /&gt;
Pemeriksaan kesehatan sangat penting. Sebab hasilnya bisa menjadi&lt;br /&gt;
dasar mengugurkan pasangan calon. Puluhan dokter yang dikerahkan&lt;br /&gt;
Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Sulsel untuk memeriksa kondisi kesehatan&lt;br /&gt;
para pasangan calon.&lt;br /&gt;
Pasangan cabup dan cawabup tampak was-was jelang pemeriksaan&lt;br /&gt;
kesehatan. Karena mereka bisa tidak lolos jadi peserta pemilukada jika&lt;br /&gt;
terkendala dalam pemeriksaan kesehatan.&lt;br /&gt;
Ketua IDI Sulsel Prof Dr Abdul Kadir mengatakan, tim dokter akan&lt;br /&gt;
melakukan pemeriksaan kesehatan secara menyeluruh (general ceck-up).&lt;br /&gt;
Meliputi pemeriksaan interna, bedah, syaraf, mata, THT (telinga hidung&lt;br /&gt;
tenggorokan), jantung, paru, kulit/kelamin, rontgen, kandungan, mulut,&lt;br /&gt;
psikiatri dan MMPI.&lt;br /&gt;
Tujuan pemeriksaan ini, kata Prof Kadir, untuk menilai kesehatan para&lt;br /&gt;
calon. Sehingga calon kepala daerah yang maju mereka yang memiliki&lt;br /&gt;
syarat mampu secara rohani dan jasmani melaksanakan tugas kewajiban&lt;br /&gt;
sebagai kepala daerah dan wakil kepala daerah.&lt;br /&gt;
Hasil pemeriksaan kesehatan oleh tim dokter yang dikoordinasi IDI&lt;br /&gt;
Sulsel bersifat final dan mengikat. Para kandidat tidak dibenarkan&lt;br /&gt;
melakukan pemeriksaan kesehatan tandingan untuk membandingkan hasil&lt;br /&gt;
pemeriksaan yang dilakukan IDI.&lt;br /&gt;
“Kami melakukan pemeriksaan menyeluruh. Kami akan menilai status&lt;br /&gt;
kesehatan para calon. Mereka harus memiliki status kesehatan yang&lt;br /&gt;
tidak memiliki disabilitas yang dapat menggangu tugasnya selama lima&lt;br /&gt;
tahun kedepan sebagai bupati dan wakil bupati. Selain itu calon&lt;br /&gt;
nantinya harus melaksanakan tugasnya secara mandiri dan tidak&lt;br /&gt;
mempunyai penyakit yang bisa menggangu lima tahun kedepan,” ujar Prof&lt;br /&gt;
Abd Kadir.&lt;br /&gt;
Ketua tim dokter pemeriksa kesehatan, Prof Dr dr Syamsu, menambahkan&lt;br /&gt;
timnya akan bekerja secara profesional. Ia mengingatkan para kandidat&lt;br /&gt;
agar tidak perlu melakukan lobi-lobi agar diloloskan dalam pemeriksaan&lt;br /&gt;
kesehatan tersebut.&lt;br /&gt;
Ketua KPU Polman Achmadi Touwe menjelaskan, berdasarkan aturan,&lt;br /&gt;
keputusan untuk meloloskan atau menggugurkan kandidat berada di tangan&lt;br /&gt;
KPU. Namun, secara prinsip keputusan itu datang dari tim dokter. KPU,&lt;br /&gt;
hanya menindaklanjuti rekomendasi tim dokter. Ia mengatakan pihaknya&lt;br /&gt;
tidak akan memberi toleransi jika memang ada kandidat yang dianggap&lt;br /&gt;
tidak mampu secara jasmani dan rohani. (**)&lt;br /&gt;

       </description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Real Quick Count MSCI</title><link>http://ppkwonomulyo.blogspot.com/2013/07/real-quick-count-msci.html</link><category>Real Quick Count MSCI</category><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><pubDate>Wed, 31 Jul 2013 08:38:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-5725507937310221734.post-4739173279955241526</guid><description>&lt;div class="ja-rs5-mid"&gt;
&lt;div class="ja-rs5-ml"&gt;
&lt;div class="ja-rs5-mr clearfix"&gt;
     
&lt;h1 class="componentheading"&gt;
 &lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;The &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;News&lt;/span&gt;
&lt;/h1&gt;
&lt;div class="blog clearfix"&gt;

 
 
    &lt;div class="article_row cols1 clearfix"&gt;
         &lt;div class="article_column column1"&gt;
      
&lt;div class="contentpaneopen"&gt;

&lt;h2 class="contentheading"&gt;
Real Quick Count MSCI&lt;/h2&gt;
&lt;div class="article-tools clearfix"&gt;
&lt;div class="article-meta"&gt;



&lt;/div&gt;
&lt;div class="buttonheading"&gt;
&lt;span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;br /&gt; &lt;/span&gt;
 &lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class="article-content"&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: center;"&gt;
&lt;img border="0" height="352" src="http://mscigroup.com/images/stories/real%20quick%20qount%20gambar.jpg" width="324" /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Perhitungan Suara Cepat Secara Riil 
(Real Quick Count) atau juga dikenal     sebagai Tabulasi Suara Paralel 
(Parallel Vote Tabulation) merupakan     salah satu metode yang berguna 
untuk memantau proses pemungutan  suara.    Real Quick Count merupakan 
sebuah proses pengumpulan informasi  oleh    ratusan bahkan ribuan 
relawan melalui pemantauan langsung saat     pemungutan dan perhitungan 
suara di seluruh tempat pemungutan suara     (TPS) yang yang ada. 
Pemantau mencatat informasi, termasuk hasil     perhitungan suara yang 
ada, dan melaporkan hasil tersebut ke pusat     pengumpulan data 
(Server) melalui SMS.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Real Quick Count tidaklah     sama dengan 
penelitian opini publik maupun exit polling. Real Quick     Count bukan 
opini dan tidak menanyakan pada pemilih siapa dan  bagaimana    mereka 
memilih, melainkan berdasarkan fakta karena data  diambil   langsung  
TPS sehingga datanya pun lebih dapat  dipertanggungjawabkan.   Metode  
pengumpulan data secara komprehensif  (data dari semua TPS)   dengan  
menggunakan relawan-relawan dari  kandidat masing-masing.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;strong&gt;Pentingnya Real Quick Count &lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;
&lt;ol style="text-align: justify;"&gt;
&lt;li&gt;Perhitungan Suara secara Cepat dan Akurat dengan komputerisasi pada saat pelaksanaan Pilkada.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Proses penginputan suara di Server (pusat pengolahan data) langsung 
    dari TPS melului SMS dan diposes oleh server secara realtime 
sehingga     menit per menit rekapitulasi perolehan suara dapat 
dikatahui dan     Maksimal 5 jam rekapitulasi perhitungan seluruh TPS 
dapat diselesaikan.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;RQC Menggunakan Software dirancang khusus untuk perhitungan suara   
  secara riil/detail dan bukan menggunakan metode statistik/Survey.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Operator RQC merupakan SDM yang Independen.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;RQC dapat dikontrol secara langsung proses pengisian suara dari awal hingga akhir melalui Layar lebar (Screen LCD).&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Hasil Rekapitulasi Suara RQC dapat dijadikan sebagai data pembanding dengan hasil Rekapitulasi suara KPU.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Hasil Lengkap RQC dapat diperoleh dalam bentuk print out.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Biaya sangat murah.&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;strong&gt;10 Poin Tujuan Real Quick Count (Perhitungan cepat data 100 %)&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;
&lt;ol style="text-align: justify;"&gt;
&lt;li&gt;Solusi Program penghitungan tabulasi suara masuk di semua TPS di  
MEDIA CENTER dengan Cepat,tepat,Akurat, efektif, tidak ribet, automatic.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Support maksimal TIM kami yang Berpengalaman pada Calon/Kandidat   
Bupati/Walikota/Gubernur di Pilkada dalam perhitungan suara cepat   
diseluruh TPS di Media Center dengan Program khusus yang sudah teruji   
kecepatannya, keefektifannya, keakuratannya serta tidak Manual tapi   
Automatic.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Membandingkan atau sebagai data Pembanding Perhitungan suara KPUD   
dengan Perhitungan suara yang dilakukan oleh Kandidat Pilkada melalui   
hasil Real Quick Count (RQC).&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Sebagai Alat Pengontrolan Cepat dan tepat Perhitungan disemua TPS dalam input data suara&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Memperoleh Informasi perolehan suara secara real time, Cepat dan akurat karena input data dari saksi di tiap TPS &lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Menjaga hasil perhitungan suara dari manipulasi politik/kecurangan karena data di ketahui sejak dini dan cepat.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Mengetahui kemenangan dan kekalahan dengan cepat dan akurat karena  
 berdasarkan data masuk suara di Semua TPS (100 % data semua TPS), bukan
   berdasarkan perkiraan, persepsi, asumsi dan ramalan.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Mengatur Langkah tindakan secara cepat, tepat dan   prefentive, Jika
 Menang   dengan Amankan Suara dan Awasi jangan sampai di manipulasi/di 
curangi di   pengitungan manual di   PPK/KPUD Jika Kalah Segera Evaluasi
 dan cek, dimana dan kenapa akan di ketahui  sejak awal. lakukan 
tindakan yang di benarkan Hukum.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Menjaga Pilkada Demokratis Jurdil karena input suara langsung dari TPS yang dikirmkan oleh saksi resmi kandidat&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Mengkondisikan Suasana kandidat, Tim Sukses, pendukung, Simpatisan  
 dan&amp;nbsp; Masyarakat Umum untuk Informasi Awal tentang Kemenangan dan   
Kekalahan yang Real/nyata karena berdasarkan data tabulasi suara masuk  
 100 % data TPS) bukan berdasarkan prakiraan, ramalan, asumsi.&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;strong&gt;PROPERTI REAL QUICK COUNT :&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;
&lt;ol style="text-align: justify;"&gt;
&lt;li&gt;&lt;strong&gt;SDM&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;a. Operator/Controller, 2 - 3 person.&lt;br /&gt;b. Person Sourcer / saksi di tiap TPS.&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;strong&gt;SOFTWARE&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Program Aplikasi Real Quick Count (RQC).&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;strong&gt;HARDWARE&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;a. Mobile PC (Notebook), 3 unit.&lt;br /&gt;b. Modem Gateway SMS Center.&lt;br /&gt;c. Wireless Modem.&lt;br /&gt;d. Server (notebook) 1 unit.&lt;br /&gt;e. LCD Projector.&lt;br /&gt;f. Screen (layar).&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;strong&gt;Pihak MSCI akan menyiapkan :&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;
&lt;ol style="text-align: justify;"&gt;
&lt;li&gt;SDM,Operator/Controller, 2-3 Person.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;SOFTWARE, Program Real Quick Count (RQC).&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;HARDWARE&lt;br /&gt;a. Mobile PC (Notebook), 3 unit.&lt;br /&gt;b. Modem Gateway SMS Center.&lt;br /&gt;c. Wireless Modem.&lt;br /&gt;d. Server (notebook), 1 unit.&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;strong&gt;Pihak Calon Pengguna Kandidat menyiapkan :&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;
&lt;ol style="text-align: justify;"&gt;
&lt;li&gt;SDM, Sourcer / saksi di tiap TPS&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;HARDWARE&lt;br /&gt;a. LCD Projector&lt;br /&gt;b. Screen (layar)&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>DPS DIUMUMKAN UNTUK DIKOREKSI</title><link>http://ppkwonomulyo.blogspot.com/2013/07/dps-diumumkan-untuk-dikoreksi.html</link><category>PENGUMUMAN DPS PEMILU</category><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><pubDate>Sat, 27 Jul 2013 08:04:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-5725507937310221734.post-8475265722061950622</guid><description>&lt;h3 class="post-title entry-title"&gt;
&lt;a href="http://ppkwonomulyo.blogspot.com/"&gt;DPS DIUMUMKAN UNTUK DIKOREKSI&lt;/a&gt;
&lt;/h3&gt;
&lt;table cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="float: left; margin-right: 1em; text-align: left;"&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjI6kaNEcHL1rQoKA8yis7Cix48qm-PRh8Q6nRKk1hYA9Rq2WdSuRsMFPpjODzddYrmOABcCiPHpqTPtx0iM1MFPtTCroRqw_S4jLBFNrTBEGbP7WAS9PCePxc5h6LQ-5_7C_vD7AqZ8A/s1600/DPS.jpg" style="clear: left; margin-bottom: 1em; margin-left: auto; margin-right: auto;"&gt;&lt;img border="0" height="117" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjI6kaNEcHL1rQoKA8yis7Cix48qm-PRh8Q6nRKk1hYA9Rq2WdSuRsMFPpjODzddYrmOABcCiPHpqTPtx0iM1MFPtTCroRqw_S4jLBFNrTBEGbP7WAS9PCePxc5h6LQ-5_7C_vD7AqZ8A/s200/DPS.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;Portal Data Pemilih Online&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;
&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Jakarta, 
kpu.go.id — Komisi Pemilihan Umum (KPU) sangat berharap masyarakat 
memberikan masukan dan tanggapan terhadap daftar pemilih sementara (DPS)
 yang sudah diumumkan di desa/kelurahan maupun secara online melalui &lt;a href="http://data.kpu.go.id/dps.php"&gt;http://data.kpu.go.id/dps.php&lt;/a&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kalau
 ada masukan dan tanggapan, silahkan disampaikan langsung ke Panitia 
Pemungutan Suara (PPS). Kalau namanya belum ada di DPS tak perlu 
khawatir dan tak perlu cemas, datang saja ke PPS, nantinya akan dicatat 
dan dimasukkan dalam DPS Hasil Perbaikan,&lt;br /&gt;Kami berharap masukan dan 
tanggapan masyarakat bukan hanya terhadap posisi warga yang belum 
terdaftar sebagai pemilih tetapi juga data yang diduga ganda atau 
anomali. “Koreksi dari masyarakat sangat dibutuhkan. Kalau ternyata ada 
data yang diduga ganda, segera dilaporkan agar dapat diperbaiki,&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;kami juga meminta petugas hati-hati dalam melakukan 
input data sehingga warga Negara yang berhak memilih dan sudah 
terverifikasi secara faktual di lapangan, datanya benar-benar masuk ke 
DPS. “Begitu juga saat masa perbaikan DPS menjadi DPS Hasil Perbaikan. 
Jangan sampai ada data yang tercecer,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Kami, 
perubahan data pemilih dari DP4 ke DPS, DPSHP dan perbaikan DPSHP masih 
mungkin terjadi. DP4 terkoreksi dari hasil sinkronisasi data yang 
dilakukan KPU dengan DPT Pemilu terakhir dan pelaksanaan verifikasi 
faktual di lapangan oleh panitia pemutakhiran data pemilih (pantarlih).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu
 juga DPS dapat terkoreksi karena adanya masukan dan tanggapan 
masyarakat. Misalnya ada pemilih yang tiba-tiba meninggal dunia, berubah
 status menjadi TNI/Polri atau menjalani pensiun dari TNI/Polri. “Semua 
hal itu akan menjadi bagian yang akan mengoreksi DPS maupun DPSHP,&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjI6kaNEcHL1rQoKA8yis7Cix48qm-PRh8Q6nRKk1hYA9Rq2WdSuRsMFPpjODzddYrmOABcCiPHpqTPtx0iM1MFPtTCroRqw_S4jLBFNrTBEGbP7WAS9PCePxc5h6LQ-5_7C_vD7AqZ8A/s72-c/DPS.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total><enclosure length="154484" type="image/jpeg" url="http://3.bp.blogspot.com/-x8ia8K2HY6k/UfCaCJGxuAI/AAAAAAAABdI/sJiwQSy17uQ/s1600/DPS.jpg"/><itunes:explicit>yes</itunes:explicit><itunes:subtitle>DPS DIUMUMKAN UNTUK DIKOREKSI Portal Data Pemilih Online Jakarta, kpu.go.id — Komisi Pemilihan Umum (KPU) sangat berharap masyarakat memberikan masukan dan tanggapan terhadap daftar pemilih sementara (DPS) yang sudah diumumkan di desa/kelurahan maupun secara online melalui http://data.kpu.go.id/dps.php. “Kalau ada masukan dan tanggapan, silahkan disampaikan langsung ke Panitia Pemungutan Suara (PPS). Kalau namanya belum ada di DPS tak perlu khawatir dan tak perlu cemas, datang saja ke PPS, nantinya akan dicatat dan dimasukkan dalam DPS Hasil Perbaikan, Kami berharap masukan dan tanggapan masyarakat bukan hanya terhadap posisi warga yang belum terdaftar sebagai pemilih tetapi juga data yang diduga ganda atau anomali. “Koreksi dari masyarakat sangat dibutuhkan. Kalau ternyata ada data yang diduga ganda, segera dilaporkan agar dapat diperbaiki, &amp;nbsp; kami juga meminta petugas hati-hati dalam melakukan input data sehingga warga Negara yang berhak memilih dan sudah terverifikasi secara faktual di lapangan, datanya benar-benar masuk ke DPS. “Begitu juga saat masa perbaikan DPS menjadi DPS Hasil Perbaikan. Jangan sampai ada data yang tercecer, Menurut Kami, perubahan data pemilih dari DP4 ke DPS, DPSHP dan perbaikan DPSHP masih mungkin terjadi. DP4 terkoreksi dari hasil sinkronisasi data yang dilakukan KPU dengan DPT Pemilu terakhir dan pelaksanaan verifikasi faktual di lapangan oleh panitia pemutakhiran data pemilih (pantarlih). Begitu juga DPS dapat terkoreksi karena adanya masukan dan tanggapan masyarakat. Misalnya ada pemilih yang tiba-tiba meninggal dunia, berubah status menjadi TNI/Polri atau menjalani pensiun dari TNI/Polri. “Semua hal itu akan menjadi bagian yang akan mengoreksi DPS maupun DPSHP,</itunes:subtitle><itunes:author>noreply@blogger.com (Anonymous)</itunes:author><itunes:summary>DPS DIUMUMKAN UNTUK DIKOREKSI Portal Data Pemilih Online Jakarta, kpu.go.id — Komisi Pemilihan Umum (KPU) sangat berharap masyarakat memberikan masukan dan tanggapan terhadap daftar pemilih sementara (DPS) yang sudah diumumkan di desa/kelurahan maupun secara online melalui http://data.kpu.go.id/dps.php. “Kalau ada masukan dan tanggapan, silahkan disampaikan langsung ke Panitia Pemungutan Suara (PPS). Kalau namanya belum ada di DPS tak perlu khawatir dan tak perlu cemas, datang saja ke PPS, nantinya akan dicatat dan dimasukkan dalam DPS Hasil Perbaikan, Kami berharap masukan dan tanggapan masyarakat bukan hanya terhadap posisi warga yang belum terdaftar sebagai pemilih tetapi juga data yang diduga ganda atau anomali. “Koreksi dari masyarakat sangat dibutuhkan. Kalau ternyata ada data yang diduga ganda, segera dilaporkan agar dapat diperbaiki, &amp;nbsp; kami juga meminta petugas hati-hati dalam melakukan input data sehingga warga Negara yang berhak memilih dan sudah terverifikasi secara faktual di lapangan, datanya benar-benar masuk ke DPS. “Begitu juga saat masa perbaikan DPS menjadi DPS Hasil Perbaikan. Jangan sampai ada data yang tercecer, Menurut Kami, perubahan data pemilih dari DP4 ke DPS, DPSHP dan perbaikan DPSHP masih mungkin terjadi. DP4 terkoreksi dari hasil sinkronisasi data yang dilakukan KPU dengan DPT Pemilu terakhir dan pelaksanaan verifikasi faktual di lapangan oleh panitia pemutakhiran data pemilih (pantarlih). Begitu juga DPS dapat terkoreksi karena adanya masukan dan tanggapan masyarakat. Misalnya ada pemilih yang tiba-tiba meninggal dunia, berubah status menjadi TNI/Polri atau menjalani pensiun dari TNI/Polri. “Semua hal itu akan menjadi bagian yang akan mengoreksi DPS maupun DPSHP,</itunes:summary><itunes:keywords>PENGUMUMAN DPS PEMILU</itunes:keywords></item><item><title>9 pasangan calon bupati/calon wakil bupati, telah mendaftarkan diri ke KPU Polewali Mandar </title><link>http://ppkwonomulyo.blogspot.com/2013/07/9-pasangan-calon-bupaticalon-wakil.html</link><category>BERITA</category><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><pubDate>Wed, 17 Jul 2013 01:04:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-5725507937310221734.post-6819150396206239778</guid><description>

POLMAN–Sembilan pasangan calon bupati/calon wakil bupati, telah mendaftarkan diri ke KPU Polewali Mandar untuk bertarung di pemilihan kepala daerah (Pilkada) Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat, pada 2013.

“Hingga batas akhir pendaftaran pada 5 Juli 2013, kami menerima sembilan pasang calon untuk mengikuti Pilkada Polman,” kata Ketua KPU Polman, Achmadi Touwe di Polman, Sabtu.

Menurut dia, sembilan pasangan calon yang mendaftar yakni Hikman Katohidar – Nadjib Abdullah Madjid, M Asri Anas – Chuduriah Sahabuddin, Naharuddin – Abdi Manaf, Munarfa Atjo – Bebas Manggazali, Najamuddin Ibrahim – Erfan Kamil dan Mujirim M Yamin – Hasan Bado.

Kemudian pasangan lainnya yakni Andi Ibrahim Masdar – M Natsir Rahmat, Andi Fadly Patayyangi – Abdul Rahman Razak dan Suardi Kamaluddin – Syaharuddin Haruna.

“Berkas pasangan calon Suardi Kamaluddin – Syaharuddin Haruna (Suka-Syah) terpaksa dikembalikan karena tidak mencukupi dukungan partai politik yang telah diisyaratkan,” katanya.

Ia menyampaikan, berkas dukungan pasangan Suka-Syah tidak memeuhi syarat dukungan minimal jumlah kursi 15 persen atau jumlah suara sah paling tidak 15 persen.

“Atas dasar inilah sehingga kami mengembalikan berkas pasangan calon untuk dilakukan perbaikan hingga batas waktu yang ditentukan. Jika pasangan tak melakukan perbaikan maka keduanya dianggap tidak bersyarat mengikuti pilkada Polman tahun ini,” ungkapnya.

Achmadi menyampaikan, kepada pasangan calon yang teah mendaftar agar kembali bersiap mengikuti tahapan pencabutan nomor urut yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat.

Ia berharap, pesta demokrasi lima tahunan ini berjalan maksimal, tertib dan berlangsung aman dalam mewujudkan sistem berdemokrasi yang santun dan berwibawa.

“Untuk mencapai hal itu maka pasangan calon harus mengedepankan sikap dan mengamalkan tata cara berdemokrasi yang baik kepada masyarakatnya,” jelasnya. (antara/mnk)

Popularity: 1% [?]</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>BIMTEK TEKNIS PPK SE - KAB.POLMAN </title><link>http://ppkwonomulyo.blogspot.com/2013/07/bimtek-teknis-ppk-se-kabpolman.html</link><category>BIMTEK PEMUTAKHIRAN DATA</category><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><pubDate>Mon, 15 Jul 2013 08:51:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-5725507937310221734.post-8704263192141182126</guid><description>&lt;h3 class="post-title entry-title" itemprop="name"&gt;
&lt;a href="http://ihwankpu.blogspot.com/2013/06/bimbingan-teknis-ppk-pemilu-bupati-dan.html"&gt;BIMBINGAN TEKNIS PPK PEMILU BUPATI DAN WAKIL BUPATI KAB. POLEWALI MANDAR&lt;/a&gt;
&lt;/h3&gt;
&lt;div class="post-header"&gt;

&lt;/div&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjaoNawIbrJrqe3uQSFsKvau3N_gsgBF6NHweYSHOTnIm0M_IH0T_eE2B5wFxkGfHMyAx_tqguJJtxjvUm-PJGXGGPXx-CbB2xXjpJDl0X-0_GbKzeGV4ICmYlVr0-hpGmLeJD7WA3Edfnq/s1600/IMG_20130531_093818.jpg" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="237" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjaoNawIbrJrqe3uQSFsKvau3N_gsgBF6NHweYSHOTnIm0M_IH0T_eE2B5wFxkGfHMyAx_tqguJJtxjvUm-PJGXGGPXx-CbB2xXjpJDl0X-0_GbKzeGV4ICmYlVr0-hpGmLeJD7WA3Edfnq/s1600/IMG_20130531_093818.jpg" width="236" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
BIMBINGAN TEKNIS PPK SE-KABUPATEN POLEWALI MANDAR&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Polewali, 31 mei 2013&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Polewali Mandar melakukan bimbingan 
teknis ke seluruh Panitia Pemilihan Kecamatan ( PPK ) se-kabupaten 
Polewali Mandar bertempat di Gedung PKK Jln. Todilaling Pekkabata Kec. 
Polewali Kabupaten Polewali Mandar. Kegiatan Bimbingan Teknis&amp;nbsp; untuk 80 
PPK dari 16 kecamatan itu digelar 
guna kelancaran Pemilihan Umum Bupati dan Wakil Bupati tahun 2013.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Dalam kegiatan Bimbingan Teknis ini Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Polewali Mandar masing-masing&amp;nbsp; Divisi membawakan materi :&lt;/div&gt;
&lt;ul style="text-align: justify;"&gt;
&lt;li&gt;Tupoksi&amp;nbsp; Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) di bawakan oleh Drs. H. 
Mahmud Rawi, MM ( Divisi Logistik dan Pengawasan ) " Tugas pokok PPK 
sangat berat, sehingga perlu menjalin kerja sama
 antar anggota PPK dengan baik".&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;ul style="text-align: justify;"&gt;
&lt;li&gt;Sosialisasi Verifikasi Calon Independen dibawakan oleh Amiluddin 
Atjo ( Divisi Sosialisasi dan Pendidikan Pemilih ) "Saya berharap 
kinerja PPK dapat 
maksimal. Bimtek verifikasi faktual berpedoman kepada peraturan KPU," &lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;ul style="text-align: justify;"&gt;
&lt;li&gt;Pemutakhiran Data Pemilih oleh Drs. Achmady Touwe ( Divisi Data dan Informasi Pemilu )  "PPK sebagai pelaksana 
Pemilu di kecamatan harus lebih berhati-hati dalam melakukan 
pemutakhiran data pemilih," &lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Kegiatan ini juga di dihadiri oleh Sekretaris KPU Kab. Polewali Mandar, 
Ka. Sub. Bag. Divisi Data dan Informasi Pemilu, Ka. Sub. Bag. Hukum&amp;nbsp; 
berserta Staf Divisi Data. &lt;/div&gt;
</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjaoNawIbrJrqe3uQSFsKvau3N_gsgBF6NHweYSHOTnIm0M_IH0T_eE2B5wFxkGfHMyAx_tqguJJtxjvUm-PJGXGGPXx-CbB2xXjpJDl0X-0_GbKzeGV4ICmYlVr0-hpGmLeJD7WA3Edfnq/s72-c/IMG_20130531_093818.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total><enclosure length="206692" type="image/jpeg" url="http://3.bp.blogspot.com/-K0Kw2UpvybM/UaoWgHF7-TI/AAAAAAAAACU/Ye81lwc_ZhQ/s1600/IMG_20130531_093818.jpg"/><itunes:explicit>yes</itunes:explicit><itunes:subtitle>BIMBINGAN TEKNIS PPK PEMILU BUPATI DAN WAKIL BUPATI KAB. POLEWALI MANDAR BIMBINGAN TEKNIS PPK SE-KABUPATEN POLEWALI MANDAR Polewali, 31 mei 2013 Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Polewali Mandar melakukan bimbingan teknis ke seluruh Panitia Pemilihan Kecamatan ( PPK ) se-kabupaten Polewali Mandar bertempat di Gedung PKK Jln. Todilaling Pekkabata Kec. Polewali Kabupaten Polewali Mandar. Kegiatan Bimbingan Teknis&amp;nbsp; untuk 80 PPK dari 16 kecamatan itu digelar guna kelancaran Pemilihan Umum Bupati dan Wakil Bupati tahun 2013. Dalam kegiatan Bimbingan Teknis ini Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Polewali Mandar masing-masing&amp;nbsp; Divisi membawakan materi : Tupoksi&amp;nbsp; Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) di bawakan oleh Drs. H. Mahmud Rawi, MM ( Divisi Logistik dan Pengawasan ) " Tugas pokok PPK sangat berat, sehingga perlu menjalin kerja sama antar anggota PPK dengan baik". Sosialisasi Verifikasi Calon Independen dibawakan oleh Amiluddin Atjo ( Divisi Sosialisasi dan Pendidikan Pemilih ) "Saya berharap kinerja PPK dapat maksimal. Bimtek verifikasi faktual berpedoman kepada peraturan KPU," Pemutakhiran Data Pemilih oleh Drs. Achmady Touwe ( Divisi Data dan Informasi Pemilu ) "PPK sebagai pelaksana Pemilu di kecamatan harus lebih berhati-hati dalam melakukan pemutakhiran data pemilih," Kegiatan ini juga di dihadiri oleh Sekretaris KPU Kab. Polewali Mandar, Ka. Sub. Bag. Divisi Data dan Informasi Pemilu, Ka. Sub. Bag. Hukum&amp;nbsp; berserta Staf Divisi Data.</itunes:subtitle><itunes:author>noreply@blogger.com (Anonymous)</itunes:author><itunes:summary>BIMBINGAN TEKNIS PPK PEMILU BUPATI DAN WAKIL BUPATI KAB. POLEWALI MANDAR BIMBINGAN TEKNIS PPK SE-KABUPATEN POLEWALI MANDAR Polewali, 31 mei 2013 Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Polewali Mandar melakukan bimbingan teknis ke seluruh Panitia Pemilihan Kecamatan ( PPK ) se-kabupaten Polewali Mandar bertempat di Gedung PKK Jln. Todilaling Pekkabata Kec. Polewali Kabupaten Polewali Mandar. Kegiatan Bimbingan Teknis&amp;nbsp; untuk 80 PPK dari 16 kecamatan itu digelar guna kelancaran Pemilihan Umum Bupati dan Wakil Bupati tahun 2013. Dalam kegiatan Bimbingan Teknis ini Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Polewali Mandar masing-masing&amp;nbsp; Divisi membawakan materi : Tupoksi&amp;nbsp; Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) di bawakan oleh Drs. H. Mahmud Rawi, MM ( Divisi Logistik dan Pengawasan ) " Tugas pokok PPK sangat berat, sehingga perlu menjalin kerja sama antar anggota PPK dengan baik". Sosialisasi Verifikasi Calon Independen dibawakan oleh Amiluddin Atjo ( Divisi Sosialisasi dan Pendidikan Pemilih ) "Saya berharap kinerja PPK dapat maksimal. Bimtek verifikasi faktual berpedoman kepada peraturan KPU," Pemutakhiran Data Pemilih oleh Drs. Achmady Touwe ( Divisi Data dan Informasi Pemilu ) "PPK sebagai pelaksana Pemilu di kecamatan harus lebih berhati-hati dalam melakukan pemutakhiran data pemilih," Kegiatan ini juga di dihadiri oleh Sekretaris KPU Kab. Polewali Mandar, Ka. Sub. Bag. Divisi Data dan Informasi Pemilu, Ka. Sub. Bag. Hukum&amp;nbsp; berserta Staf Divisi Data.</itunes:summary><itunes:keywords>BIMTEK PEMUTAKHIRAN DATA</itunes:keywords></item><item><title>RAKOR PEMUTAKHITAN DATA PEMILU 2013</title><link>http://ppkwonomulyo.blogspot.com/2013/07/divisi-data-dan-informasi-pemilu-kpu-kab.html</link><category>BIMTEK PEMUTAKHIRAN DATA</category><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><pubDate>Mon, 15 Jul 2013 08:49:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-5725507937310221734.post-888584151404119171</guid><description>&lt;div class="region-inner header-inner"&gt;
&lt;div class="header section" id="header"&gt;
&lt;div class="widget Header" id="Header1"&gt;
&lt;div id="header-inner"&gt;
&lt;div class="titlewrapper"&gt;
&lt;h1 class="title"&gt;
DIVISI DATA DAN INFORMASI PEMILU KPU KAB.POLEWALI MANDAR
&lt;/h1&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class="descriptionwrapper"&gt;
&lt;div class="description"&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class="header-cap-bottom cap-bottom"&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class="tabs-outer"&gt;
&lt;div class="tabs-cap-top cap-top"&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class="fauxborder-left tabs-fauxborder-left"&gt;
&lt;div class="region-inner tabs-inner"&gt;
&lt;div class="tabs section" id="crosscol"&gt;
&lt;div class="widget Text" id="Text1"&gt;
&lt;div class="widget-content"&gt;
&lt;span style="color: #3366ff;"&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;" MELAYANI RAKYAT MENGGUNAKAN HAK PILIHNYA "&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;span class="widget-item-control"&gt;

&lt;/span&gt;

&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class="tabs-cap-bottom cap-bottom"&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class="main-cap-top cap-top"&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class="fauxcolumn-outer fauxcolumn-center-outer"&gt;
&lt;div class="cap-top"&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class="fauxborder-left"&gt;
&lt;div class="fauxcolumn-inner"&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class="cap-bottom"&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class="fauxcolumn-outer fauxcolumn-left-outer"&gt;
&lt;div class="cap-top"&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class="fauxborder-left"&gt;
&lt;div class="fauxcolumn-inner"&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class="cap-bottom"&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class="fauxcolumn-outer fauxcolumn-right-outer"&gt;
&lt;div class="cap-top"&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class="fauxborder-left"&gt;
&lt;div class="fauxcolumn-inner"&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class="cap-bottom"&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;h2 class="date-header"&gt;
Sabtu, 01 Juni 2013&lt;/h2&gt;
&lt;a href="https://www.blogger.com/null" name="1206775797568340909"&gt;&lt;/a&gt;

&lt;div class="post-header"&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: left;"&gt;
&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgM4UT4La-qqaFg6VNcEsBHZHYjIpwvypG7Hyowu13NzbXzgCsYzyKQe5-fVAJmWfKEYaO3-rNVXgrTTGhyphenhyphenNaNOgE6ffKHgWVplNvkkEumOZTQQPUVDyUddYwoXq1x-hfjCWwBmiAvc8tlD/s1600/IMG_20130602_102430.jpg" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgM4UT4La-qqaFg6VNcEsBHZHYjIpwvypG7Hyowu13NzbXzgCsYzyKQe5-fVAJmWfKEYaO3-rNVXgrTTGhyphenhyphenNaNOgE6ffKHgWVplNvkkEumOZTQQPUVDyUddYwoXq1x-hfjCWwBmiAvc8tlD/s1600/IMG_20130602_102430.jpg" height="197" width="235" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhTFJvEaklAUfAd60TEXaFnWSXGfPGiRrqFyeLsU9wEC7hnNmCtzLguRecW3HCBh6VuKacUmEm7PVZ1Vk5Vey0_XBcqaUI_EiI6nbsuCk53uydABbieaNMKUpxZb5Q74AxCjWoKM0YAo2gV/s1600/IMG_20130602_111303.jpg" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhTFJvEaklAUfAd60TEXaFnWSXGfPGiRrqFyeLsU9wEC7hnNmCtzLguRecW3HCBh6VuKacUmEm7PVZ1Vk5Vey0_XBcqaUI_EiI6nbsuCk53uydABbieaNMKUpxZb5Q74AxCjWoKM0YAo2gV/s1600/IMG_20130602_111303.jpg" height="194" width="256" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
RAPAT KOORDINASI PEMUTAKHIRAN DATA PEMILIH BUPATI DAN &lt;br /&gt;
WAKIL BUPATI KABUPATEN POLEWALI MANDAR TAHUN 2013&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
POLEWALI, 02 JUNI 2013&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
RAPAT Koordinasi pemutakhiran Data Pemilih bupati dan Wakil Bupati 
Kabupaten Polewali Mandar tahun 2013 dilaksanakan di Hotel Bumi Raya 
dengan nara sumber Komisioner KPU Kabupaten Polewali Mandar Divisi Data 
dan Informasi Pemilu bapak Drs. Achmadi Touwe, M.Si , bersama Sekretaris
 KPU Kabupaten Polewali Mandar bapak Drs. Anwar Sida.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah menerima Data 
Agregat Kependudukan per-Kecamatan (DAK2) , 
kemudian Daftar Penduduk Potensial Pemilih Pemilu (DP4) juga telah 
diserahkan. Selanjutnya, saat ini KPU telah 
memasuki pelaksanaan tahapan  pemutakhiran data pemilih . Pemilihan Umum
 Bupati dan Wakil Bupati mengacu pada Undang-Undang 32 Tahun 2004. Hal 
tersebut disampaikan oleh Komisioner Divisi Data Drs. Achmadi Touwe, 
M.Si dalam sambutan pembukaan Rapat Koordinasi  (Rakor. Dalam penjelasan
 yang lain Komisioner Divisi Data dan Informasi&amp;nbsp; Drs. Achmadi Touwe, 
M.Si menyampaikan Tahapan Pemutakhiran Data Pemilu Bupati dan Wakil 
Bupati Kabupaten Polewali Mandar dan Tata Cara Pemutakhiran Data tingkat
 PPK dan tingkat PPS.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Rapat Koordinasi Pemutakhiran Data Pemilih Bupati dan Wakil Bupati&amp;nbsp; 
tersebut diikuti oleh 32 orang&amp;nbsp; dari 16 Kecamatan . Peserta  rakor 
tersebut 
terdiri dari Ketua PPK dan Bagian Data&amp;nbsp; PPK ). &lt;/div&gt;
</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgM4UT4La-qqaFg6VNcEsBHZHYjIpwvypG7Hyowu13NzbXzgCsYzyKQe5-fVAJmWfKEYaO3-rNVXgrTTGhyphenhyphenNaNOgE6ffKHgWVplNvkkEumOZTQQPUVDyUddYwoXq1x-hfjCWwBmiAvc8tlD/s72-c/IMG_20130602_102430.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total><enclosure length="292133" type="image/jpeg" url="http://4.bp.blogspot.com/-3Tda5PdwJPo/Uaq5HZuOjbI/AAAAAAAAAC0/5DGhV_3R-t0/s1600/IMG_20130602_102430.jpg"/><itunes:explicit>yes</itunes:explicit><itunes:subtitle>DIVISI DATA DAN INFORMASI PEMILU KPU KAB.POLEWALI MANDAR " MELAYANI RAKYAT MENGGUNAKAN HAK PILIHNYA " Sabtu, 01 Juni 2013 RAPAT KOORDINASI PEMUTAKHIRAN DATA PEMILIH BUPATI DAN WAKIL BUPATI KABUPATEN POLEWALI MANDAR TAHUN 2013 POLEWALI, 02 JUNI 2013 RAPAT Koordinasi pemutakhiran Data Pemilih bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Polewali Mandar tahun 2013 dilaksanakan di Hotel Bumi Raya dengan nara sumber Komisioner KPU Kabupaten Polewali Mandar Divisi Data dan Informasi Pemilu bapak Drs. Achmadi Touwe, M.Si , bersama Sekretaris KPU Kabupaten Polewali Mandar bapak Drs. Anwar Sida. Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah menerima Data Agregat Kependudukan per-Kecamatan (DAK2) , kemudian Daftar Penduduk Potensial Pemilih Pemilu (DP4) juga telah diserahkan. Selanjutnya, saat ini KPU telah memasuki pelaksanaan tahapan pemutakhiran data pemilih . Pemilihan Umum Bupati dan Wakil Bupati mengacu pada Undang-Undang 32 Tahun 2004. Hal tersebut disampaikan oleh Komisioner Divisi Data Drs. Achmadi Touwe, M.Si dalam sambutan pembukaan Rapat Koordinasi (Rakor. Dalam penjelasan yang lain Komisioner Divisi Data dan Informasi&amp;nbsp; Drs. Achmadi Touwe, M.Si menyampaikan Tahapan Pemutakhiran Data Pemilu Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Polewali Mandar dan Tata Cara Pemutakhiran Data tingkat PPK dan tingkat PPS. Rapat Koordinasi Pemutakhiran Data Pemilih Bupati dan Wakil Bupati&amp;nbsp; tersebut diikuti oleh 32 orang&amp;nbsp; dari 16 Kecamatan . Peserta rakor tersebut terdiri dari Ketua PPK dan Bagian Data&amp;nbsp; PPK ).</itunes:subtitle><itunes:author>noreply@blogger.com (Anonymous)</itunes:author><itunes:summary>DIVISI DATA DAN INFORMASI PEMILU KPU KAB.POLEWALI MANDAR " MELAYANI RAKYAT MENGGUNAKAN HAK PILIHNYA " Sabtu, 01 Juni 2013 RAPAT KOORDINASI PEMUTAKHIRAN DATA PEMILIH BUPATI DAN WAKIL BUPATI KABUPATEN POLEWALI MANDAR TAHUN 2013 POLEWALI, 02 JUNI 2013 RAPAT Koordinasi pemutakhiran Data Pemilih bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Polewali Mandar tahun 2013 dilaksanakan di Hotel Bumi Raya dengan nara sumber Komisioner KPU Kabupaten Polewali Mandar Divisi Data dan Informasi Pemilu bapak Drs. Achmadi Touwe, M.Si , bersama Sekretaris KPU Kabupaten Polewali Mandar bapak Drs. Anwar Sida. Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah menerima Data Agregat Kependudukan per-Kecamatan (DAK2) , kemudian Daftar Penduduk Potensial Pemilih Pemilu (DP4) juga telah diserahkan. Selanjutnya, saat ini KPU telah memasuki pelaksanaan tahapan pemutakhiran data pemilih . Pemilihan Umum Bupati dan Wakil Bupati mengacu pada Undang-Undang 32 Tahun 2004. Hal tersebut disampaikan oleh Komisioner Divisi Data Drs. Achmadi Touwe, M.Si dalam sambutan pembukaan Rapat Koordinasi (Rakor. Dalam penjelasan yang lain Komisioner Divisi Data dan Informasi&amp;nbsp; Drs. Achmadi Touwe, M.Si menyampaikan Tahapan Pemutakhiran Data Pemilu Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Polewali Mandar dan Tata Cara Pemutakhiran Data tingkat PPK dan tingkat PPS. Rapat Koordinasi Pemutakhiran Data Pemilih Bupati dan Wakil Bupati&amp;nbsp; tersebut diikuti oleh 32 orang&amp;nbsp; dari 16 Kecamatan . Peserta rakor tersebut terdiri dari Ketua PPK dan Bagian Data&amp;nbsp; PPK ).</itunes:summary><itunes:keywords>BIMTEK PEMUTAKHIRAN DATA</itunes:keywords></item><item><title>INI WONOMULYO,KAMPUNG JAWA DI TANAH MANDAR</title><link>http://ppkwonomulyo.blogspot.com/2013/07/ini-wonomulyokampung-jawa-du-tanah.html</link><category>wonomulyo tempo dulu eeee</category><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><pubDate>Sun, 14 Jul 2013 08:56:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-5725507937310221734.post-2318466602292630922</guid><description>&lt;br /&gt;
&lt;div id="floating-box" style="text-align: center;"&gt;
&lt;span class="IN-widget" style="display: inline-block; line-height: 1; text-align: center; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;span style="display: inline-block ! important; font-size: 1px ! important; margin: 0px ! important; padding: 0px ! important; text-indent: 0px ! important; vertical-align: baseline ! important;"&gt;&lt;span class="IN-size_linkedin" id="li_ui_li_gen_1373872705205_1-container"&gt;&lt;span class="IN-size_linkedin" id="li_ui_li_gen_1373872705205_1"&gt;&lt;span class="IN-size_linkedin" id="li_ui_li_gen_1373872705205_1-inner"&gt;&lt;span class="IN-size_linkedin" id="li_ui_li_gen_1373872705205_1-content"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="display: inline-block ! important; font-size: 1px ! important; margin: 0px ! important; padding: 0px ! important; text-indent: 0px ! important; vertical-align: baseline ! important;"&gt;&lt;span id="li_ui_li_gen_1373872705181_0"&gt;&lt;a href="https://www.blogger.com/null" id="li_ui_li_gen_1373872705181_0-link"&gt;&lt;span id="li_ui_li_gen_1373872705181_0-logo"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span id="li_ui_li_gen_1373872705181_0-title"&gt;&lt;span id="li_ui_li_gen_1373872705181_0-title-text"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: x-large;"&gt;&lt;b&gt;Ini Wonomulyo: Kampung Jawa di Tanah Mandar&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="right font11 mr_5 cc_gray2"&gt; &lt;span class="c_black"&gt;&lt;/span&gt;    &lt;/span&gt;
    
    

    
    
         
     
     
     &lt;/div&gt;
&lt;div class="wp-caption aligncenter" id="attachment_105984" style="width: 554px;"&gt;
&lt;img alt="1304078895407305005" class="size-full wp-image-105984 " src="http://stat.ks.kidsklik.com/statics/files/2011/04/1304078895407305005.jpg" height="340" title="1304078895407305005" width="544" /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class="wp-caption-text"&gt;
Pendopo Wonomulyo sekaligus rumah jabatan Camat Wonomulyo&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Mungkin di banyak daerah di Indonesia, 
hampir ada etnis Jawanya. Tetapi tak semua daerah meninggalkan warisan 
budaya Jawa. Saya Etnik Mandar tetapi saya terlahir di Kecamatan 
Wonomulyo (Hutan Mulya). Mungkin saya lebih kenal budaya Jawa ketimbang 
orang Jawa sendiri. Mungkin. Mengapa demikian?. Karena saya dikepung 
orang Jawa. Jika sempat jalan-jalan ke kampungku, maka Anda takkan 
hilang jika menyebut nama Wonomulyo. Wonomulyo telah ada sejak jaman 
kolonial.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Orang Jawalah yang membuka “hutan” ini 
menjadi sebuah kecamatan yang hiruk pikuk perdagangan rakyatnya. Lama 
kelamaan Wonomulyo menjadi sentra bisnis yang menjanjikan. Pusat hiburan
 dan makanan di Polewali Mandar. Hanya kelemahan Wonomulyo karena tak 
punya laut. Lautnya sebetulnya ada tetapi jauh dari pusat kota Wonomulyo
 yakni di Gresik (Ingat Gresik bukan yang di Jawa Timur yah, sempat Anda
 berpikir Pabrik Semen Gresik).&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Di Wonomulyo ini jugalah pertama 
didirikan Radio Amatir Swasta yang namanya Radio Sawerigading FM yang 
siarannya dapat menjangkau sampai Makassar di frekuensi 99,8 FM. Di sini
 juga terdapat rumah makan yang banyak dikunjungi orang, namanya rumah 
makan Nike Ardilla. hampir semua penamaan makanan dan minuman tertera 
nama mendiang Nike Ardilla sang pelantun Bintang Kehidupan. Makanya di 
sana ada minuman atau jus rasa Bintang Kehidupan. Saya saja orang di 
sana, sering terkekeh-kekeh jika mampir di rumah makan Nike Ardilla dan 
semua lagu yang diperdengarkan adalah album Nike Ardilla. Rumah makan 
ini berdekatan dengan Hotel Andita Wonomulyo. Andita adalah singkatan 
dari Andi Tadang.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Wah, unik-unik juga pertunjukan seni 
etnis Jawa, sampai ada teman SMA-ku yang bernama Mugianto, ia rela makan
 rumput dan kesurupan dalam pesta syukuran dengan acara Kuda Lumpingnya.
 Ia berlari ke sana ke mari. Sayang sekali saya tak punya 
dokumentasinya. Wih, betisnya kok dicambuk beratus-ratus kali sampai 
cambuk itu bunyi praaaak praaaaaak praaaaak… mendesing.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Di Wonomulyo terdapat sebuah masjid 
terbesar yang terletak di Kelurahan Sidodadi berdekatan dengan lapangan 
Gaswon (Gabungan Sepakbola Wonomulyo). Masid Merdeka Wonomulyo, nama 
masjid ini. Masjid&amp;nbsp; tersebut sangat ramai dikunjungi orang dan tak 
pernah berhenti direnovasi. Dan saya salut dengan Imam Masjid ini, jika 
ingin bicara sesuatu selalu singkat, padat dan jelas. Contohnya: 
Assalamu alaikum Wr Wb. Anak-anak tolong jangan ribut. Wassalamu alaikum
 wr wb.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: center;"&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class="wp-caption aligncenter" id="attachment_105982" style="width: 690px;"&gt;
&lt;img alt="13040781701843780272" class="size-full wp-image-105982   " src="http://stat.ks.kidsklik.com/statics/files/2011/04/13040781701843780272.jpg" height="340" title="13040781701843780272" width="680" /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class="wp-caption-text"&gt;
Masjid Merdeka Wonomulyo Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Kecamatan terpadat penduduknya di 
Kabupaten Polewali Mandar Sulawesi Barat adalah Kecamatan Wonomulyo. 
nama desa ataupun kelurahan banyak diambil dari nama-nama Jawa sesuai 
asal transmigran, antara lain Keluarahan Sododadi, Bumiayu, Magelang, 
Kediri, Sumberjo, Jogya lama, Jogja Baru, Kuningan, Kebun Sari, 
Sidorejo, Sugih Waras dan masih banyak lagi.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Jadi, saya tak perlu ke Pulau Jawa. 
Cukup di tempat kelahiranku muter-muter naik onthel atau motor butut, 
aku sudah keliling Jawa. Mungkin satu-satunya daerah transmigran yang 
memiliki pendopo dan di depannya ada alun-alun. Yah di tempat 
kelahiranku itulah.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Kemudian, sebuah pasar di Wonomulyo 
disebut oleh warga Bugis sebagai Pasar Kampo’ Jawa, orang Mandar 
menyebut Kappung Jawa. Pasar ini dulunya merangkap sebagai terminal 
angkutan darat roda empat maupun roda dua empat kaki alias bendi. Tapi 
setelah terminal dipindahkan, pasar ini sudah tak terlalu ramai.&lt;/div&gt;
&lt;div class="wp-caption aligncenter" id="attachment_105989" style="width: 463px;"&gt;
&lt;img alt="1304079610487681335" class="aligncenter size-full wp-image-105989" src="http://stat.ks.kidsklik.com/statics/files/2011/04/1304079610487681335.jpg" height="340" title="1304079610487681335" width="453" /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class="wp-caption-text"&gt;
Pasar Wonomulyo. Pasar ini ramai pada hari Ahad dan Rabu.&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Pendopo Wonomulyo pernah mau dibongkar 
tetapi diprotes oleh budayawan Mandar seperti Prof. Dharmawan, Mas’ud, 
Husni Djamaluddin dan Azikin Nur. Unik, karena orang Jawa sendiri tak 
ada reaksi. Pendopo tersebut menjadi pusat kegiatan dan menjadi rumah 
jabatan Camat Wonomulyo. Di pendopo itu sering dilakukan seminar-seminar
 dan rapat-rapat mahasiswa atau organisasi kepemudaan. Selain itu, 
pendopo ini sangat ramai ketika menjelang 17 Agustus, malam lomba 
lampion, pagi hari pawai dan di depan pendopo inilah dilangsungkan 
pertandingan dan perlombaan berbagai cabang olahraga dan kesenian.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Etos kerja orang Jawa di kampungku tak 
kenal gengsi. Pengaruh etos ini berdampak pada etnik Mandar. Kemudian, 
orang Mandar dulu gak suka makan ikan lele. Orang Jawalah yang 
“mengajari” makan ikan lele. Sekarang malah terbalik, ada orang Mandar 
lebih Jawa dari Jawa. Kemudian, kawin-mawin antar suku Jawa&amp;nbsp; dengan 
etnik Mandar bukan hal baru lagi. Lucu terasa, jika keturunan kami 
blasteran. Anak-anak kami kalau marah, mereka pakai ekspresi Mandar 
tetapi gaya Jawa. Dan ekspresi Jawa dengan gaya Mandar. Ha ha ha.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Semoga suatu saat Anda berkunjung ke kampungku, Wonomulyo. Saya siap antar Anda keliling “Pulau Jawa”. Monggooooooooo…… Mas….&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>KODE ETIK PENYELENGGARA PEMILU</title><link>http://ppkwonomulyo.blogspot.com/2013/07/kode-etik-penyelenggara-pemilu.html</link><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><pubDate>Sun, 14 Jul 2013 08:41:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-5725507937310221734.post-7207136414431755261</guid><description>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg4FAeBq1At9iN9wHfvNMrfuSyERlKlaFq7FJ-T27FTIixK7dYKa3c8Da0e4y5gfHEz2gIx3jhp9LaCPs53UoxNtWnNpzetrsnZX4GNi04k98JZ0gjw4HCC7OM0r1m3mNafqm-wrosR4Sy1/s1600/th.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg4FAeBq1At9iN9wHfvNMrfuSyERlKlaFq7FJ-T27FTIixK7dYKa3c8Da0e4y5gfHEz2gIx3jhp9LaCPs53UoxNtWnNpzetrsnZX4GNi04k98JZ0gjw4HCC7OM0r1m3mNafqm-wrosR4Sy1/s1600/th.jpg" height="200" width="186" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;h3 class="post-title"&gt;
&lt;a href="http://www.kpu-kab-bulukumba.blogspot.com/2010/03/kode-etik-penyelenggaraan-pemilu-adalah.html"&gt;Kode Etik&lt;/a&gt;
&lt;/h3&gt;
&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;
&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: x-small;"&gt;&lt;b&gt;Kode Etik Penyelenggaraan Pemilu &lt;/b&gt;Adalah
 Prinsip - Prinsip Moral dan Etika Penyelenggara Pemilu Perpedoman 
Kepada Sumpah Janji Sebelum Menjalankan tugas sebagai Penyelenggara 
Pemiluh dan Azas Penyelenggara Pemilu yang diberlakukan, ditetapkan oleh
 KPU.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;
&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: x-small;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Landasan Kode Etik&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;
&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: x-small;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;
&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: x-small;"&gt;Penyelenggara Pemilu mempunyai landasan kode etik, dengan berpedoman pada :&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;ol style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;
&lt;li&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: x-small;"&gt;Sumpah janji jabatan sebagai Penyelenggara Pemilu ;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: x-small;"&gt;Azas Penyelenggara Pemilu ; dan&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: x-small;"&gt;Peraturan Perundang - undangan mengenai Penyelenggaraan Pemilu dan Peraturan perundang - undangan lainnya yang berlaku.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;
&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;
&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: x-small;"&gt;Anngota
 KPU, Anggota KPU Provinsi, Anggota KPU Kabupaten/Kota, PPK, PPS, KPPS, 
PPLN dan KPPSLN serta Bawaslu, Panwaslu Provinsi, Panwaslu Kabupaten / 
Kota, Panwaslu Kecamatan, Pengawas Pemilu Lapangan dan Pengawas Pengawas
 Pemilu Luar Negeri diharuskan menganut nilai - nilai dasar pribadi 
(Basic Individual Value) sebagai berikut :&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;ol style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;
&lt;li&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: x-small;"&gt;Terbuka, transparan dalam pergaulan Internal maupun Eksternal ;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: x-small;"&gt;Kebersamaan, melaksanakan tugas memimpin KPU dan atau Bawaslu secara kolektif ;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: x-small;"&gt;Berani 
mengambil sikap tegas dan rasional dalam membuat keputusan sulit dan 
atau tidak populis daemi kepentingan jangka panjang KPU, Bawaslu dan 
Negara ;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: x-small;"&gt;Integritas, mewujudkan perilaku yang bermanfaat ;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: x-small;"&gt;Tangguh, 
tegar dalam menghadapi berbagai godaan, hambatan, tantangan, ancaman dan
 intimidasi dalam bentuk apapun dan dari pihak manapun ;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: x-small;"&gt;Unggul, selalu meningkatkan pengetahuan dan kapasitas peribadinya.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;
&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;
&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: x-small;"&gt;Kode Etik ini dimaksudkan untuk menjaga kemandirian, integritas, akuntabilitas dan kredibilitas penyelenggara pemilu.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;
&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: x-small;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: x-small;"&gt;Kode Etik ini bertujuan untuk memastikan terselenggaranya Pemilu secara langsung, umum, bebas, rahasia, jujur dan adil.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: x-small;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="margin: 0px; padding: 0px; text-align: justify;"&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: x-small;"&gt;&lt;b style="margin: 0px; padding: 0px;"&gt;&lt;span style="margin: 0px; padding: 0px;"&gt;Tugas dan Kewenangan&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style="margin: 0px; padding: 0px; text-align: justify;"&gt;
&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: x-small;"&gt;&lt;span style="margin: 0px; padding: 0px;"&gt;Dalam
 Pasal 10 Undang-undang Nomor 3 Tahun 1999 tentang Pemilihan Umum dan 
Pasal 2 Keputusan Presiden Nomor 16 Tahun 1999 tentang Pembentukan 
Komisi Pemilihan Umum dan Penetapan Organisasi dan Tata Kerja 
Sekretariat Umum Komisi Pemilihan Umum, dijelaskan bahwa untuk 
melaksanakan Pemilihan Umum, KPU mempunyai tugas kewenangan sebagai 
berikut :&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;br style="margin: 0px; padding: 0px;" /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: x-small;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;ol style="line-height: 2em; margin: 0px; padding: 12px 0px 12px 30px; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: x-small;"&gt;
&lt;li style="line-height: 1.5em; margin: 0px; padding: 0px;"&gt;&lt;span style="margin: 0px; padding: 0px;"&gt;merencanakan dan mempersiapkan pelaksanaan Pemilihan Umum;&lt;/span&gt;&lt;span style="margin: 0px; padding: 0px;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li style="line-height: 1.5em; margin: 0px; padding: 0px;"&gt;&lt;span style="margin: 0px; padding: 0px;"&gt;menerima, meneliti dan menetapkan Partai-partai Politik yang berhak sebagai peserta Pemilihan Umum;&lt;/span&gt;&lt;span style="margin: 0px; padding: 0px;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li style="line-height: 1.5em; margin: 0px; padding: 0px;"&gt;&lt;span style="margin: 0px; padding: 0px;"&gt;membentuk Panitia Pemilihan Indonesia yang selanjutnya disebut PPI dan mengkoordinasikan kegiatan&lt;/span&gt;&lt;span style="margin: 0px; padding: 0px;"&gt;&amp;nbsp;Pemilihan Umum mulai dari tingkat pusat sampai di Tempat Pemungutan Suara yang selanjutnya disebut&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span style="margin: 0px; padding: 0px;"&gt;TPS;&lt;/span&gt;&lt;span style="margin: 0px; padding: 0px;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li style="line-height: 1.5em; margin: 0px; padding: 0px;"&gt;&lt;span style="margin: 0px; padding: 0px;"&gt;menetapkan jumlah kursi anggota DPR, DPRD I dan DPRD II untuk setiap daerah pemilihan;&lt;/span&gt;&lt;span style="margin: 0px; padding: 0px;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li style="line-height: 1.5em; margin: 0px; padding: 0px;"&gt;&lt;span style="margin: 0px; padding: 0px;"&gt;menetapkan keseluruhan hasil Pemilihan Umum di semua daerah pemilihan untuk DPR, DPRD I dan&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span style="margin: 0px; padding: 0px;"&gt;DPRD II;&lt;/span&gt;&lt;span style="margin: 0px; padding: 0px;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li style="line-height: 1.5em; margin: 0px; padding: 0px;"&gt;&lt;span style="margin: 0px; padding: 0px;"&gt;mengumpulkan dan mensistemasikan bahan-bahan serta data hasil Pemilihan Umum;&lt;/span&gt;&lt;span style="margin: 0px; padding: 0px;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li style="line-height: 1.5em; margin: 0px; padding: 0px;"&gt;&lt;span style="margin: 0px; padding: 0px;"&gt;memimpin tahapan kegiatan Pemilihan Umum.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/ol&gt;
&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: x-small;"&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;span style="font-size: x-small; margin: 0px; padding: 0px;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;br style="margin: 0px; padding: 0px;" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: x-small; margin: 0px; padding: 0px;"&gt;Dalam Pasal 2 Keputusan Presiden Nomor 16 Tahun 1999 terdapat tambahan huruf:&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;br style="margin: 0px; padding: 0px;" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; font-size: x-small;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;ol style="line-height: 2em; margin: 0px; padding: 12px 0px 12px 30px; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; font-size: x-small;"&gt;
&lt;li style="line-height: 1.5em; margin: 0px; padding: 0px;"&gt;&lt;span style="margin: 0px; padding: 0px;"&gt;tugas dan kewenangan lainnya yang ditetapkan dalam Undang-undang Nomor 3 Tahun 1999&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span style="margin: 0px; padding: 0px;"&gt;tentang Pemilihan Umum.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/ol&gt;
&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; font-size: x-small;"&gt;
&lt;div style="margin: 0px; padding: 0px; text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="margin: 0px; padding: 0px;"&gt;Sedangkan
 dalam Pasal 11 Undang-undang Nomor 3 Tahun 1999 tersebut juga 
ditambahkan, bahwa selain tugas dan kewenangan KPU sebagai dimaksud 
dalam Pasal 10, selambat-lambatnya 3 (tiga) tahun setelah Pemilihan Umum
 dilaksanakan, KPU mengevaluasi sistem Pemilihan Umum.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-size: x-small; margin: 0px; padding: 0px;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: x-small; margin: 0px; padding: 0px;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;br style="margin: 0px; padding: 0px;" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: x-small; margin: 0px; padding: 0px;"&gt;&lt;b style="margin: 0px; padding: 0px;"&gt;Visi dan Misi&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;br style="margin: 0px; padding: 0px;" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; font-size: x-small;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style="margin: 0px; padding: 0px; text-align: justify;"&gt;
&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; font-size: x-small;"&gt;&lt;span style="margin: 0px; padding: 0px;"&gt;&lt;span style="margin: 0px; padding: 0px;"&gt;Terwujudnya
 Komisi Pemilihan Umum sebagai penyelenggara Pemilihan Umum yang 
memiliki integritas, profesional, mandiri, transparan dan akuntabel, 
demi terciptanya demokrasi Indonesia yang berkualitas berdasarkan 
Pancasila dan UUD 1945 dalam wadah Negara Kesatuan Republik Indonesia.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; font-size: x-small;"&gt;
&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; font-size: x-small;"&gt;&lt;ol style="line-height: 2em; margin: 0px; padding: 12px 0px 12px 30px;"&gt;
&lt;li style="line-height: 1.5em; margin: 0px; padding: 0px; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="margin: 0px; padding: 0px;"&gt;&lt;span style="margin: 0px; padding: 0px;"&gt;Membangun lembaga penyelenggara Pemilihan Umum yang memiliki kompetensi, kredibilitas dan&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;kapabilitas dalam menyelenggarakan pemilihan umum;&lt;span style="margin: 0px; padding: 0px;"&gt;&lt;span style="margin: 0px; padding: 0px;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li style="line-height: 1.5em; margin: 0px; padding: 0px; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="margin: 0px; padding: 0px;"&gt;&lt;span style="margin: 0px; padding: 0px;"&gt;Menyelenggarakan Pemilihan Umum untuk memilih Anggota Dewan Perwakilan Rakyat, Dewan&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="margin: 0px; padding: 0px;"&gt;&lt;span style="margin: 0px; padding: 0px;"&gt;Perwakilan Daerah, dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah, Presiden dan Wakil Presiden serta&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="margin: 0px; padding: 0px;"&gt;&lt;span style="margin: 0px; padding: 0px;"&gt;Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah secara langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, adil,&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;akuntabel, edukatif dan beradab;&lt;/li&gt;
&lt;li style="line-height: 1.5em; margin: 0px; padding: 0px; text-align: justify;"&gt;Meningkatkan kualitas penyelenggaraan pemilihan umum yang bersih, efisien dan efektif.&lt;span style="margin: 0px; padding: 0px;"&gt;&lt;span style="margin: 0px; padding: 0px;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li style="line-height: 1.5em; margin: 0px; padding: 0px; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="margin: 0px; padding: 0px;"&gt;&lt;span style="margin: 0px; padding: 0px;"&gt;Melayani dan memperlakukan setiap peserta Pemilihan Umum secara adil dan setara, serta&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="margin: 0px; padding: 0px;"&gt;&lt;span style="margin: 0px; padding: 0px;"&gt;menegakkan peraturan Pemilihan Umum secara konsisten sesuai dengan peraturan perundang-&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;undangan yang berlaku;&lt;span style="margin: 0px; padding: 0px;"&gt;&lt;span style="margin: 0px; padding: 0px;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li style="line-height: 1.5em; margin: 0px; padding: 0px; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="margin: 0px; padding: 0px;"&gt;&lt;span style="margin: 0px; padding: 0px;"&gt;Meningkatkan kesadaran politik rakyat untuk berpartisipasi aktif dalam pemilihan umum demi&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="margin: 0px; padding: 0px;"&gt;&lt;span style="margin: 0px; padding: 0px;"&gt;terwujudnya cita-cita masyarakat Indonesia yang demokratis.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg4FAeBq1At9iN9wHfvNMrfuSyERlKlaFq7FJ-T27FTIixK7dYKa3c8Da0e4y5gfHEz2gIx3jhp9LaCPs53UoxNtWnNpzetrsnZX4GNi04k98JZ0gjw4HCC7OM0r1m3mNafqm-wrosR4Sy1/s72-c/th.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total><enclosure length="40717" type="image/jpeg" url="http://1.bp.blogspot.com/--wBwh0iRm84/UeLHa1pFhoI/AAAAAAAAAcI/Ubcym-Pi0Qk/s1600/th.jpg"/><itunes:explicit>yes</itunes:explicit><itunes:subtitle>Kode Etik Kode Etik Penyelenggaraan Pemilu Adalah Prinsip - Prinsip Moral dan Etika Penyelenggara Pemilu Perpedoman Kepada Sumpah Janji Sebelum Menjalankan tugas sebagai Penyelenggara Pemiluh dan Azas Penyelenggara Pemilu yang diberlakukan, ditetapkan oleh KPU. Landasan Kode Etik Penyelenggara Pemilu mempunyai landasan kode etik, dengan berpedoman pada : Sumpah janji jabatan sebagai Penyelenggara Pemilu ; Azas Penyelenggara Pemilu ; dan Peraturan Perundang - undangan mengenai Penyelenggaraan Pemilu dan Peraturan perundang - undangan lainnya yang berlaku. Anngota KPU, Anggota KPU Provinsi, Anggota KPU Kabupaten/Kota, PPK, PPS, KPPS, PPLN dan KPPSLN serta Bawaslu, Panwaslu Provinsi, Panwaslu Kabupaten / Kota, Panwaslu Kecamatan, Pengawas Pemilu Lapangan dan Pengawas Pengawas Pemilu Luar Negeri diharuskan menganut nilai - nilai dasar pribadi (Basic Individual Value) sebagai berikut : Terbuka, transparan dalam pergaulan Internal maupun Eksternal ; Kebersamaan, melaksanakan tugas memimpin KPU dan atau Bawaslu secara kolektif ; Berani mengambil sikap tegas dan rasional dalam membuat keputusan sulit dan atau tidak populis daemi kepentingan jangka panjang KPU, Bawaslu dan Negara ; Integritas, mewujudkan perilaku yang bermanfaat ; Tangguh, tegar dalam menghadapi berbagai godaan, hambatan, tantangan, ancaman dan intimidasi dalam bentuk apapun dan dari pihak manapun ; Unggul, selalu meningkatkan pengetahuan dan kapasitas peribadinya. Kode Etik ini dimaksudkan untuk menjaga kemandirian, integritas, akuntabilitas dan kredibilitas penyelenggara pemilu. Kode Etik ini bertujuan untuk memastikan terselenggaranya Pemilu secara langsung, umum, bebas, rahasia, jujur dan adil. Tugas dan Kewenangan Dalam Pasal 10 Undang-undang Nomor 3 Tahun 1999 tentang Pemilihan Umum dan Pasal 2 Keputusan Presiden Nomor 16 Tahun 1999 tentang Pembentukan Komisi Pemilihan Umum dan Penetapan Organisasi dan Tata Kerja Sekretariat Umum Komisi Pemilihan Umum, dijelaskan bahwa untuk melaksanakan Pemilihan Umum, KPU mempunyai tugas kewenangan sebagai berikut : merencanakan dan mempersiapkan pelaksanaan Pemilihan Umum;&amp;nbsp; menerima, meneliti dan menetapkan Partai-partai Politik yang berhak sebagai peserta Pemilihan Umum;&amp;nbsp; membentuk Panitia Pemilihan Indonesia yang selanjutnya disebut PPI dan mengkoordinasikan kegiatan&amp;nbsp;Pemilihan Umum mulai dari tingkat pusat sampai di Tempat Pemungutan Suara yang selanjutnya disebut&amp;nbsp;TPS;&amp;nbsp; menetapkan jumlah kursi anggota DPR, DPRD I dan DPRD II untuk setiap daerah pemilihan;&amp;nbsp; menetapkan keseluruhan hasil Pemilihan Umum di semua daerah pemilihan untuk DPR, DPRD I dan&amp;nbsp;DPRD II;&amp;nbsp; mengumpulkan dan mensistemasikan bahan-bahan serta data hasil Pemilihan Umum;&amp;nbsp; memimpin tahapan kegiatan Pemilihan Umum. &amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;Dalam Pasal 2 Keputusan Presiden Nomor 16 Tahun 1999 terdapat tambahan huruf: tugas dan kewenangan lainnya yang ditetapkan dalam Undang-undang Nomor 3 Tahun 1999&amp;nbsp;tentang Pemilihan Umum. Sedangkan dalam Pasal 11 Undang-undang Nomor 3 Tahun 1999 tersebut juga ditambahkan, bahwa selain tugas dan kewenangan KPU sebagai dimaksud dalam Pasal 10, selambat-lambatnya 3 (tiga) tahun setelah Pemilihan Umum dilaksanakan, KPU mengevaluasi sistem Pemilihan Umum. &amp;nbsp; Visi dan Misi Terwujudnya Komisi Pemilihan Umum sebagai penyelenggara Pemilihan Umum yang memiliki integritas, profesional, mandiri, transparan dan akuntabel, demi terciptanya demokrasi Indonesia yang berkualitas berdasarkan Pancasila dan UUD 1945 dalam wadah Negara Kesatuan Republik Indonesia. Membangun lembaga penyelenggara Pemilihan Umum yang memiliki kompetensi, kredibilitas dan&amp;nbsp;kapabilitas dalam menyelenggarakan pemilihan umum;&amp;nbsp; Menyelenggarakan Pemilihan Umum untuk memilih Anggota Dewan Perwakilan Rakyat, Dewan&amp;nbsp;Perwakilan Daerah, dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah, Presiden dan Wakil Presiden serta&amp;nbsp;Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah secara langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, adil,akuntabel, edukatif dan beradab; Meningkatkan kualitas penyelenggaraan pemilihan umum yang bersih, efisien dan efektif.&amp;nbsp; Melayani dan memperlakukan setiap peserta Pemilihan Umum secara adil dan setara, serta&amp;nbsp;menegakkan peraturan Pemilihan Umum secara konsisten sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku;&amp;nbsp; Meningkatkan kesadaran politik rakyat untuk berpartisipasi aktif dalam pemilihan umum demi&amp;nbsp;terwujudnya cita-cita masyarakat Indonesia yang demokratis.</itunes:subtitle><itunes:author>noreply@blogger.com (Anonymous)</itunes:author><itunes:summary>Kode Etik Kode Etik Penyelenggaraan Pemilu Adalah Prinsip - Prinsip Moral dan Etika Penyelenggara Pemilu Perpedoman Kepada Sumpah Janji Sebelum Menjalankan tugas sebagai Penyelenggara Pemiluh dan Azas Penyelenggara Pemilu yang diberlakukan, ditetapkan oleh KPU. Landasan Kode Etik Penyelenggara Pemilu mempunyai landasan kode etik, dengan berpedoman pada : Sumpah janji jabatan sebagai Penyelenggara Pemilu ; Azas Penyelenggara Pemilu ; dan Peraturan Perundang - undangan mengenai Penyelenggaraan Pemilu dan Peraturan perundang - undangan lainnya yang berlaku. Anngota KPU, Anggota KPU Provinsi, Anggota KPU Kabupaten/Kota, PPK, PPS, KPPS, PPLN dan KPPSLN serta Bawaslu, Panwaslu Provinsi, Panwaslu Kabupaten / Kota, Panwaslu Kecamatan, Pengawas Pemilu Lapangan dan Pengawas Pengawas Pemilu Luar Negeri diharuskan menganut nilai - nilai dasar pribadi (Basic Individual Value) sebagai berikut : Terbuka, transparan dalam pergaulan Internal maupun Eksternal ; Kebersamaan, melaksanakan tugas memimpin KPU dan atau Bawaslu secara kolektif ; Berani mengambil sikap tegas dan rasional dalam membuat keputusan sulit dan atau tidak populis daemi kepentingan jangka panjang KPU, Bawaslu dan Negara ; Integritas, mewujudkan perilaku yang bermanfaat ; Tangguh, tegar dalam menghadapi berbagai godaan, hambatan, tantangan, ancaman dan intimidasi dalam bentuk apapun dan dari pihak manapun ; Unggul, selalu meningkatkan pengetahuan dan kapasitas peribadinya. Kode Etik ini dimaksudkan untuk menjaga kemandirian, integritas, akuntabilitas dan kredibilitas penyelenggara pemilu. Kode Etik ini bertujuan untuk memastikan terselenggaranya Pemilu secara langsung, umum, bebas, rahasia, jujur dan adil. Tugas dan Kewenangan Dalam Pasal 10 Undang-undang Nomor 3 Tahun 1999 tentang Pemilihan Umum dan Pasal 2 Keputusan Presiden Nomor 16 Tahun 1999 tentang Pembentukan Komisi Pemilihan Umum dan Penetapan Organisasi dan Tata Kerja Sekretariat Umum Komisi Pemilihan Umum, dijelaskan bahwa untuk melaksanakan Pemilihan Umum, KPU mempunyai tugas kewenangan sebagai berikut : merencanakan dan mempersiapkan pelaksanaan Pemilihan Umum;&amp;nbsp; menerima, meneliti dan menetapkan Partai-partai Politik yang berhak sebagai peserta Pemilihan Umum;&amp;nbsp; membentuk Panitia Pemilihan Indonesia yang selanjutnya disebut PPI dan mengkoordinasikan kegiatan&amp;nbsp;Pemilihan Umum mulai dari tingkat pusat sampai di Tempat Pemungutan Suara yang selanjutnya disebut&amp;nbsp;TPS;&amp;nbsp; menetapkan jumlah kursi anggota DPR, DPRD I dan DPRD II untuk setiap daerah pemilihan;&amp;nbsp; menetapkan keseluruhan hasil Pemilihan Umum di semua daerah pemilihan untuk DPR, DPRD I dan&amp;nbsp;DPRD II;&amp;nbsp; mengumpulkan dan mensistemasikan bahan-bahan serta data hasil Pemilihan Umum;&amp;nbsp; memimpin tahapan kegiatan Pemilihan Umum. &amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;Dalam Pasal 2 Keputusan Presiden Nomor 16 Tahun 1999 terdapat tambahan huruf: tugas dan kewenangan lainnya yang ditetapkan dalam Undang-undang Nomor 3 Tahun 1999&amp;nbsp;tentang Pemilihan Umum. Sedangkan dalam Pasal 11 Undang-undang Nomor 3 Tahun 1999 tersebut juga ditambahkan, bahwa selain tugas dan kewenangan KPU sebagai dimaksud dalam Pasal 10, selambat-lambatnya 3 (tiga) tahun setelah Pemilihan Umum dilaksanakan, KPU mengevaluasi sistem Pemilihan Umum. &amp;nbsp; Visi dan Misi Terwujudnya Komisi Pemilihan Umum sebagai penyelenggara Pemilihan Umum yang memiliki integritas, profesional, mandiri, transparan dan akuntabel, demi terciptanya demokrasi Indonesia yang berkualitas berdasarkan Pancasila dan UUD 1945 dalam wadah Negara Kesatuan Republik Indonesia. Membangun lembaga penyelenggara Pemilihan Umum yang memiliki kompetensi, kredibilitas dan&amp;nbsp;kapabilitas dalam menyelenggarakan pemilihan umum;&amp;nbsp; Menyelenggarakan Pemilihan Umum untuk memilih Anggota Dewan Perwakilan Rakyat, Dewan&amp;nbsp;Perwakilan Daerah, dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah, Presiden dan Wakil Presiden serta&amp;nbsp;Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah secara langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, adil,akuntabel, edukatif dan beradab; Meningkatkan kualitas penyelenggaraan pemilihan umum yang bersih, efisien dan efektif.&amp;nbsp; Melayani dan memperlakukan setiap peserta Pemilihan Umum secara adil dan setara, serta&amp;nbsp;menegakkan peraturan Pemilihan Umum secara konsisten sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku;&amp;nbsp; Meningkatkan kesadaran politik rakyat untuk berpartisipasi aktif dalam pemilihan umum demi&amp;nbsp;terwujudnya cita-cita masyarakat Indonesia yang demokratis.</itunes:summary></item><item><title>R TIK SULBAR MENJADI MITRA KPU POLMAN</title><link>http://ppkwonomulyo.blogspot.com/2013/07/r-tik-sulbar-menjadi-mitra-kpu-polman.html</link><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><pubDate>Sat, 13 Jul 2013 05:46:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-5725507937310221734.post-6487072697873430517</guid><description>&lt;h2&gt;
&lt;a href="http://www.relawan-tik.org/2013/06/05/relawan-tik-sulawesi-barat-menjadi-mitra-kpu-polewali-mandar/" title="Relawan TIK Sulawesi Barat Menjadi Mitra KPU Polewali Mandar"&gt;Relawan TIK Sulawesi Barat Menjadi Mitra KPU Polewali Mandar&lt;/a&gt;&lt;/h2&gt;
&lt;div class="postmeta"&gt;
&lt;span class="by"&gt; Posted by &lt;a href="http://www.relawan-tik.org/author/massol/" rel="author" title="Tulisan oleh Administrator"&gt;Administrator&lt;/a&gt; on Juni 5, 2013 in&lt;/span&gt;
    &lt;span class="category"&gt;&lt;a href="http://www.relawan-tik.org/category/berita/" rel="category tag" title="Lihat seluruh tulisan dalam Berita"&gt;Berita&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://www.relawan-tik.org/category/sulawesi-barat/" rel="category tag" title="Lihat seluruh tulisan dalam Sulawesi Barat"&gt;Sulawesi Barat&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;    
    &lt;span class="comments"&gt;&lt;a href="http://www.relawan-tik.org/2013/06/05/relawan-tik-sulawesi-barat-menjadi-mitra-kpu-polewali-mandar/#respond" title="Komentar pada Relawan TIK Sulawesi Barat Menjadi Mitra KPU Polewali Mandar"&gt;No comments&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;
   &lt;/div&gt;
&lt;a class="cboxElement" href="http://www.relawan-tik.org/wp-content/uploads/2013/06/RTIK-Sulbar-menjadi-mitra-KPU-Polewali-Mandar-11.jpg" rel="gallery1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img alt="Relawan TIK Sulbar" src="http://www.relawan-tik.org/wp-content/uploads/2013/06/RTIK-Sulbar-menjadi-mitra-KPU-Polewali-Mandar-11-150x150.jpg" height="150" width="150" /&gt;&lt;/a&gt;Minggu 2 Juli 2013 di Hotel Perdana Kabupaten Polewali Mandar, 
Sulawesi Barat, Relawan TIK Sulbar diperkenalkan oleh KPU kepada seluruh
 penyelenggara Pemilukada di Kabupaten Polewali Mandar. Pada kesempatan 
itu pula ditetapkan bahwa Relawan TIK menjadi mitra KPU dalam Pemilukada
 yang akan datang.&amp;nbsp;&lt;span id="more-3457"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
Nantinya, Rekan-rekan Relawan TIK membantu dalam hal pemutakhiran 
data, pengelolaan data dan pusat informasi Pemilukada dan Pemilu 
legislatif di Polewali Mandar. Selain itu, Relawan TIK Sulbar juga 
melakukan sosialisasi atau lebih tepatnya memperkenalkan diri kepada 
seluruh perwakilan Kecamatan, kelurahan dan desa yang ada di Polewali 
Mandar yang hadir pada saat itu.&lt;br /&gt;
Semoga dengan kerjasama ini, Relawan TIK dan Penyelenggara Pemilukada
 dapat memaksimalkan pemanfaatan TIK dalam Pemilukada yang akan datang 
&amp;nbsp;agar data yang dikelola dan disampaikan lebih cepat, tepat dan akurat.&lt;br /&gt;
&lt;div id="yui_3_7_2_1_1370418780107_2629"&gt;
&lt;b&gt;Kaharudin Yusuf&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;b&gt;Relawan TIK Sulawesi Barat&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;dl class="gallery-item"&gt;
&lt;dt class="gallery-icon"&gt;
&lt;a href="http://www.relawan-tik.org/wp-content/uploads/2013/06/RTIK-Sulbar-menjadi-mitra-KPU-Polewali-Mandar-3-150x150.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img alt="Relawan TIK Sulbar" border="0" src="http://www.relawan-tik.org/wp-content/uploads/2013/06/RTIK-Sulbar-menjadi-mitra-KPU-Polewali-Mandar-3-150x150.jpg" height="150" width="150" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a class="cboxElement" href="http://www.relawan-tik.org/wp-content/uploads/2013/06/RTIK-Sulbar-menjadi-mitra-KPU-Polewali-Mandar-6.jpg" rel="gallery1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img alt="Relawan TIK Sulbar" src="http://www.relawan-tik.org/wp-content/uploads/2013/06/RTIK-Sulbar-menjadi-mitra-KPU-Polewali-Mandar-6-150x150.jpg" height="150" width="150" /&gt;&lt;/a&gt;
&lt;/dt&gt;
&lt;/dl&gt;
&lt;dl class="gallery-item"&gt;
&lt;dt class="gallery-icon"&gt;
&lt;a class="cboxElement" href="http://www.relawan-tik.org/wp-content/uploads/2013/06/RTIK-Sulbar-menjadi-mitra-KPU-Polewali-Mandar-4.jpg" rel="gallery1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img alt="Relawan TIK Sulbar" src="http://www.relawan-tik.org/wp-content/uploads/2013/06/RTIK-Sulbar-menjadi-mitra-KPU-Polewali-Mandar-4-150x150.jpg" height="150" width="150" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a class="cboxElement" href="http://www.relawan-tik.org/wp-content/uploads/2013/06/RTIK-Sulbar-menjadi-mitra-KPU-Polewali-Mandar-3.jpg" rel="gallery1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;/a&gt;&lt;a class="cboxElement" href="http://www.relawan-tik.org/wp-content/uploads/2013/06/RTIK-Sulbar-menjadi-mitra-KPU-Polewali-Mandar-5.jpg" rel="gallery1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img alt="Relawan TIK Sulbar" src="http://www.relawan-tik.org/wp-content/uploads/2013/06/RTIK-Sulbar-menjadi-mitra-KPU-Polewali-Mandar-5-150x150.jpg" height="150" width="150" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a class="cboxElement" href="http://www.relawan-tik.org/wp-content/uploads/2013/06/RTIK-Sulbar-menjadi-mitra-KPU-Polewali-Mandar-2.jpg" rel="gallery1"&gt;&lt;img alt="Relawan TIK Sulbar" src="http://www.relawan-tik.org/wp-content/uploads/2013/06/RTIK-Sulbar-menjadi-mitra-KPU-Polewali-Mandar-2-150x150.jpg" height="150" width="150" /&gt;&lt;/a&gt;
&lt;/dt&gt;
&lt;/dl&gt;
&lt;dl class="gallery-item"&gt;
&lt;dt class="gallery-icon"&gt;

&lt;/dt&gt;
&lt;/dl&gt;
&lt;br style="clear: both;" /&gt;
&lt;dl class="gallery-item"&gt;
&lt;dt class="gallery-icon"&gt;

&lt;/dt&gt;
&lt;/dl&gt;
&lt;dl class="gallery-item"&gt;
&lt;dt class="gallery-icon"&gt;

&lt;/dt&gt;
&lt;/dl&gt;
&lt;dl class="gallery-item"&gt;
&lt;dt class="gallery-icon"&gt;

&lt;/dt&gt;
&lt;/dl&gt;
</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>PENYELENGGARA YANG NETRAL DAN MANDIRI</title><link>http://ppkwonomulyo.blogspot.com/2013/07/menjadi-penyelenggara-pemilu-yang.html</link><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><pubDate>Fri, 12 Jul 2013 23:51:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-5725507937310221734.post-5173624699717842042</guid><description>&lt;h2 class="contentheading"&gt;
&lt;a class="rg_l" href="http://www.google.com/imgres?um=1&amp;amp;sa=N&amp;amp;biw=1366&amp;amp;bih=639&amp;amp;hl=en&amp;amp;tbm=isch&amp;amp;tbnid=F3tFAbWzBFbinM:&amp;amp;imgrefurl=http://www.sindonews.com/read/2013/03/06/25/724695/kpu-polman-ajukan-penambahan-dapil&amp;amp;docid=BSZAfiWedkcXgM&amp;amp;imgurl=http://cdn.sindonews.com/content/2013/03/06/25/724695/VkNhNbIHly.jpg&amp;amp;w=300&amp;amp;h=200&amp;amp;ei=B_rgUaGjH8SJrQeTyICoDw&amp;amp;zoom=1&amp;amp;iact=rc&amp;amp;page=1&amp;amp;tbnh=160&amp;amp;tbnw=240&amp;amp;start=0&amp;amp;ndsp=16&amp;amp;ved=1t:429,r:0,s:0&amp;amp;tx=123&amp;amp;ty=208" style="clear: left; float: left; height: 160px; left: 0px; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em; width: 240px;"&gt;&lt;img class="rg_i" data-sz="f" name="F3tFAbWzBFbinM:" src="data:image/jpeg;base64,/9j/4AAQSkZJRgABAQAAAQABAAD/2wCEAAkGBxETEhUUExQVFBUUGBQVFRIVFBQUFhUVFxQXFhQUFBQYHCggGBolHBUUITEhJSkrLi4uFx8zODMsNygtLisBCgoKDg0OGhAQGywcHB8sLCwsLCwsLCwsLCwsLCwsLCwsLCw0LCwsLCwsLCwsLCwsLCwsLCwsLCwsKywsLCwsLP/AABEIAKAA8AMBIgACEQEDEQH/xAAbAAACAwEBAQAAAAAAAAAAAAACAwEEBQAGB//EADcQAAEDAwEGBQMDAwMFAAAAAAEAAgMRITEEBRJBUWFxBiIygZGhscET4fAUQtFScpIWU2LC8f/EABoBAAIDAQEAAAAAAAAAAAAAAAECAAMEBQb/xAAkEQACAgEEAgIDAQAAAAAAAAAAAQIRAwQSITETQSJRUmFxFP/aAAwDAQACEQMRAD8Att4oZ8I2FKmwvOnoyGYKiewoiZhDqVCeyY/SE+IY7JTRYJjTdQBI4pL8hOj4pJyjQUTJIG+YmgaKkngF8y8ReITPIQy0YsObhzJ5dFv+PtoEbsINN6pcOG7wr78Oi8Y0huDT4C36XCq3swarM72I5ry632/NFWfQmm6Qe9fwrkGhfI4Uqeo/yvTbL8Lb/q+9arXKaj2ZYY5S6PHw6FzjSh+FadsmRoqQacV9T2fsGNmBU8yMKdfsvezQDpdUPUGhaV0fKWaZwBrdv2KU6BzTYHnbh17L6DqNjXNhRwoac+aytqbIIbVo9PHiE8cyfYksEkebayo3qW/upw69kUb900Nxz5pTozGTezhcIv8ATXh/j/4rGihM9H4a22Wv/SefKbNPAHgvbMXyNrwX14c+y+h+GNqiaOhNXsseZHArnavBXzidDTZt3xZquwgcLIwcIHYCwI2tkBcGolydiINmVDshFHxUPAQZCDwSwBVNKS027pAguyiYEO6ao25CAxoAWQS8OyJyCZXinR/lJmddPjGEh2VCFhox2CJuSpAv8KWcVAHR8fdL4+yYBb5+6UfUUxD5n4zl3tU/oGj+eyrbB2UZnVPoFh1KPbEDpNS5pNXySEdhWn0AXvNjbODAGgWH8qulKfjgl7o58Mfkm36G7M2U1oFgtuHTURQxUurRdhY22zfGKREcZXSxJzXoXlKOUJows/XacFp61C05zUqtM2qZcCNHzHbWn3XkUoFkMv5TycB0tWnVex8U6Om8edPheSEIrnHta9R9l0sUrjZyc0alRT0tDUfyy9L4TlDJm3s8U+cfZeckYQSQruheQGuBu0iluopQ/wAyEZxUotC45OM0z6c4rpDYd0QNb80LhhefR3GEMIQiQgp2IhjcLnG6gYXMUZEQ42KBpsulKhqUKOrlS3KXVG05ShL9UqU3R1ukyG6tvgCRYaq7XXTapEeVCF1vqUx4QtKlvpCagBjCrkXKtAWH84KtHk90wEeAg0oGvI4MLiO9M/Ve80MZOF5PbMTotSHhtnA9SXOP7LU0m1NTHd0dWrY08iTX0ZoSWO0/s9SIjhWWae91R0W12vAOFdn1ILLJPE7LvKqtBajVRRjzOA6VuqD9otkB/TOFjarTNJ3nXN1MGujaaF8bOhN1b4oFDyzf6LrpJBkV49U+J9U2DXsdUVFUp+noahVTjRbCdmftfSB7HAjIsvneoj3X0PT3oV9QnuvB7ejo80V2nlXBRqYLs8/PGK05mlVGjJFAM77CPmhT/wCnLsAnGK8Vo6LYuoY9r3xOAq2tgbVyeXdaZSSTMcYSclR7lqh2VxKGt1wInbfQ0hLRvNktOKhhNkTaJSdGEGQTOMKK2XS5XHCUKAKJpsllGDZAYug39kqtwmA3KFuUxKOec9kqHh3TXYKHTi4RQK4LQOUTcIWiyMjCsEY3gqsCsvNvZVtOLJgIRrYWlzCR6T+FT121ow7dc8M+/wCyu69pIPPgsObY7ZN6p3S4h1RmvdX4WumV5U/RfDMEHIscVH5XotnM3ogePFZkMRaxjSS5sfoDufM9VubKipH3VmSST4Big2vkZGp0oNfosSPw61zwd4tpZ27/AHivFe2l0gSP6ctxdCORoMsSYkaJrnbxBJoBXGOStnTeWlFY06bLhJJuTHjFRR5vWMoV4/xDpzvjrQD5XttoLE1cDX0qjB7XYmRblRpeGtFHGwWvknmrO4GkPrUO9QORX8Ktp2uDCR0r72WrHGJIyHElwBoaZ7qc1Y0UujD1kQa4gCl6hIpcq7tE1LTx3AqjRcrHJfJ0WPoNzUpycUqT8qARNU1pQNopdhBhK7jf8JrykAXTnBKwiSuBXOUBBBNDmhaLoq291DDcqDHP9JU6eyGV3l+FOnTIHosD0pg4IGn8I2qxFbJf6T2VePCsy+gqrHgJgIKYXRaeAZQyCrgOdkvZU4cB/KFPj9kZeMNR3oAtqGKjKBZGtm3Qw0qKn9vynO260MtQu5ceyu2Ni70ixJKRkWUskDlkN2tM6okY0AY3XVJ7iiu6WJ27U54D8IuO3sKlu5RptFFX1k3JSyeoVDVPqUKA2Uta6qzQLhaU4qqUgoUGA1tB6TQVuwUHK5P4V4m7gMm1sDmqGx9RGGvDnBpqCKkCtsKptvbUcUZbE9rpHWG6Qd3qaKS4Q0StNIHSOpgHcB/2iiBmfdJ0bS1rRxoSe6dEsfbGY0pEickSZRAh0YUyKIjZRKahKwoQMprglMTHFKMIlCloQylHGFAl5xsPdLjOUbsBCwWKAfQMosPZHDx7Jc2AnQmxTIA8YR8Sl8kwZPdWREZ2sNB8JfJTrChCYBwdV46LIgkMUxbwf52/+w/K1YPV2BP0VDa8Jc3eaPMzzDrTI+KoxdMWRY2rrfKG8UrZmnNCXVv6eqzxLVwdmwp7p/8AVvBpV3XNAtsYtrgrTV8m1Bpi24/nVO/rHNyFjNZLwI+v3T4ZpTaop8ouH2T1atGr/UitRxyOaiV11VhiOcJj3VcqmRO+ziFR1llfIpdZetclqxm6PN+KzXTurirfuKqfCuzQGtcRQUrSmTzV/bWl3oS3nT7q9oY91gHIUQzz+G0WEfluLDfwUGnXHBQwuWRIubHgpD8pzSq7jdMBFhpsgmdhTWwS9QUrCgYspjiladNGUrGK8qbEkyZTWGygS47AQswicbIWYQG9Az5CYx9ilTnzBMbjuUQFhpx7o2FAOHZTEVYitg6l11DHIJzdcw5ToDD059R6FA01r7fVRCbO9vuk1NOyDFZnRxbrnM5XH+11SPg1VqAlvUckraHlcx3dp97j6j6q1GL91qxTuInKdo5rnHhbur0MPEj9l0EQyrrbJ3Kw/wBFQcUuKxJKfNLQLNfOlasW0O1c9FnRipqhmlJNFY0zEUqRL3A6pvlQtjIsRS1fY8U/UNsrGzGNnAhJ3ZG13CeLcuCqljc+uwue3voz5RQFDFhbWo8NagCjW7/Yqg7Z0zPXG4exoqvHJdoZTi+mKbxSOKfG6yUB5iloNjHGyrzFWJRdVZsoUFMOFMCVEnA5SNDNlaQ3TgLBJflNJUoNlt3pXDAUSYUE2CQcXMfMmE0oq8vqTXOwiiMuA/ZE02SQ63sFzXiitiVMXKbqYjYpMjroojZMiMIHynqQPuuiKW91G+/2H7rmusoxGI1jN9rm8b368PsEvZOr/UbX+5tnDkVs7I2LJMQabrP9R4/7RxXs/wDpuIRhobuUvUC5PGvNatPik7+ijLljE8RHOQmO1SPb2xpYjvtdWJ3/AIirDyPTqsjcdxcT9Psr9tcCbm1aHy6glV3lxT4xyRNZVRkViWMAWlpm2VctVzTMNFTIvSK+pV3wbpd7U73/AG2OP/KjR+VXmYvbeGdlfoxX9chDndBTyt+v1TYYtyK880omzpo94UrQj5onfoEdVVjBCtMmcLg5WyjAxE2zYnXMbDXm0FU9TsDTuF42jlQUP0W26UUuEpjamuErhFhU5IwHeFICLx061IIWdrPBUFPK57T/AKqh3yCvcAnigkcOICR4IP0Ms87Pk+s8MTxk2Dxzbn4KyHNINCCDyOV9mOnaTSlFQ2nsJkoo5od1wfYrLPSe0ao6r8j5CfUmErd214XkiJcyrm8qeZv+QsByyyg4umaozT6LUuELgahdI6wXOys/svESHzJx4KvkpvJMgSH1spOEl7qInPsrYlbFSFWtHA55DWguJ4BK0WikldusFTxPADmSvpux9hxwRgZcQC53E/stGLC5/wAKMuZQR5PQ+FZXbokG62pqAak1pb6LTg8KRtkq7eI4MOD3K9hC4Cx+UMsdf8rbHTwRjlqJNidPow0cuvAdAmSStDT/AHH4QuccFDI3C0Lgzvl8lVosOVwszW+E4JLsrGegq3/j/hbDYSMXVjTmqNJ9k3NdHz3W+FNTHcASDm3P/HKzHxOBoQQeRBBX1xwSNRs+OZpEjQeR4t6gqqWFei2Goa7PlkUdVdhap1mkMUrmE13SR35H7LU2Ls/9U3qGjJ59Asuxt0bPIlGxGxdF+pMN4VazzG1qjA+fsvbQnJVdkbWtDWgADgFc0kFbnC1Qx7TFlyb2S2OwKPTjIViVtlDGUT1yV2Bu1KdGEIHBODVKA2A4JbhU9kx6FgUIRIBZQ5FIocRSqAUV3Qh2eHyvF+LvC7aOljs/JZSzu3Ir3sEdLqnrW7zm+5Vc8akuSzHlcXwfGZHYXNNbjHPh8rMm1NLnH84KtqdsNtmo5kAfn7LkY8Tkdic1FGm51LlLk1LhQmgHBYuo2sxwqRc1oATbn3HstLwN4b1OvlEhIbFGRVzgSDQ13Wjieq0rSfsz/wCpfRs7P00kzg1jau4jlzqeC91sjwfEwb0vnd8NHYcVtbK2TFp2bsYA4l3Enur4g4q7FplHl8sz5dS5cLgVptK0WAA5Kw6M5N1IamtuFrSoySkyuEceEQZQhduJkKxczKhJphXA2ySWIkTIjCXNp71FlYY23ujIsihSi2dwzdWoNQMUolSRXQhvIV+iITC2v4eklne+rWtJFCbnFMDstbQ6ARRhoNaZIFKnmtRkFcp+4MUSqKTsZzbVGSzTk5+FoMFAEDmJlbKCtkG57I3LqIJTwUIFC21U1QwWUlQAuRQ0LkdFAgOCBzakBNohiuSUKJYch4Kpu+Y9AArEh+Tj/KCNuafPNQiP/9k=" style="height: 160px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; width: 240px;" /&gt;&lt;/a&gt;
   MENJADI PENYELENGGARA PEMILU YANG NETRAL &amp;amp; MANDIRI &lt;/h2&gt;
&lt;div class="article-toolswrap"&gt;
&lt;div class="article-tools clearfix"&gt;
&lt;div class="article-meta"&gt;
&lt;span class="createdate"&gt;
   Minggu, 30 Juni 2013 06:14  &lt;/span&gt;
  
   &lt;span class="createby"&gt;
   shw/d2n HupmasKPUSulbar  &lt;/span&gt;
  
       &lt;span class="article-category"&gt;
      Terkini     &lt;/span&gt;
    &lt;/div&gt;
&lt;div class="buttonheading"&gt;
   &lt;a href="http://kpu-sulbarprov.go.id/component/mailto/?tmpl=component&amp;amp;link=f2da4a6416e559a7715c3a3aca0f5b18edf6d104" title="E-mail"&gt;&lt;img alt="E-mail" src="http://kpu-sulbarprov.go.id/templates/ja_sanidineii_light/images/emailButton.png" /&gt;&lt;/a&gt;   
     
      
   &lt;a href="http://kpu-sulbarprov.go.id/berita-terkini/241-menjadi-penyelenggara-pemilu-yang-netral-a-mandiri.html?tmpl=component&amp;amp;print=1&amp;amp;layout=default&amp;amp;page=" rel="nofollow" title="Print"&gt;&lt;img alt="Print" src="http://kpu-sulbarprov.go.id/images/M_images/printButton.png" /&gt;&lt;/a&gt;   
    
      
   &lt;a href="http://kpu-sulbarprov.go.id/berita-terkini/241-menjadi-penyelenggara-pemilu-yang-netral-a-mandiri.pdf" rel="nofollow" title="PDF"&gt;&lt;img alt="PDF" src="http://kpu-sulbarprov.go.id/templates/ja_sanidineii_light/images/pdf_button.png" /&gt;&lt;/a&gt;   
      &lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;form action="http://kpu-sulbarprov.go.id/berita-terkini/241-menjadi-penyelenggara-pemilu-yang-netral-a-mandiri.html" method="post"&gt;
&lt;span class="content_rating"&gt;User Rating:&lt;img alt="" src="http://kpu-sulbarprov.go.id/images/M_images/rating_star_blank.png" /&gt;&lt;img alt="" src="http://kpu-sulbarprov.go.id/images/M_images/rating_star_blank.png" /&gt;&lt;img alt="" src="http://kpu-sulbarprov.go.id/images/M_images/rating_star_blank.png" /&gt;&lt;img alt="" src="http://kpu-sulbarprov.go.id/images/M_images/rating_star_blank.png" /&gt;&lt;img alt="" src="http://kpu-sulbarprov.go.id/images/M_images/rating_star_blank.png" /&gt;&amp;nbsp;/&amp;nbsp;0&lt;/span&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span class="content_vote"&gt;Poor&lt;input alt="vote 1 star" name="user_rating" type="radio" value="1" /&gt;&lt;input alt="vote 2 star" name="user_rating" type="radio" value="2" /&gt;&lt;input alt="vote 3 star" name="user_rating" type="radio" value="3" /&gt;&lt;input alt="vote 4 star" name="user_rating" type="radio" value="4" /&gt;&lt;input alt="vote 5 star" checked="checked" name="user_rating" type="radio" value="5" /&gt;Best&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/form&gt;
&lt;div class="article-content"&gt;
PENGAMBILAN SUMPAH DAN PELANTIKAN ANGGOTA KPU&lt;br /&gt;
KABUPATEN (MAJENE, MAMUJU UTARA &amp;amp; MAMUJU) PROVINSI SULAWESI BARAT&lt;br /&gt;
MASA KEANGGOTAAN 2013-2018&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;i style="line-height: 1.3em;"&gt;Anggota KPU harus mempunyai sikap netral &amp;amp; mandiri.&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt; &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Hal ini ditekankan oleh Ketua KPU Sulbar, &lt;b&gt;Usman Suhuriah&lt;/b&gt;,
 pada kata sambutannya saat pengambilan sumpah dan pelantikan anggota 
KPU kabupaten Majene, Mamuju Utara, dan Mamuju di salah satu hotel di 
kota Mamuju pada tanggal 28 Juni 2013.&lt;br /&gt;
Penyelenggara pemilu harus bersikap netral dalam hal tidak memihak 
kepada salah satu kelompok kepentingan tertentu. Sifat netral itu akan 
terlihat memberikan rasa keadilan kepada semua kelompok kepentingan. 
Sementara kemandirian, akan terlihat oleh kemampuan dalam menghadapi 
kemungkinan campur tangan pihak lain maupun bentuk intervensi terutama 
pada saat akan melakukan dan melaksanakan serta mengambil suatu 
keputusan dalam penyelenggaraan pemilu.&lt;br /&gt;
Lebih lanjut Usman Suhuriah menegaskan bahwa kemandirian dan 
netralitas menjadi prasyarat penting dalam menghadapi tantangan mendasar
 yang dihadapi oleh penyelenggara pemilu. Salah satu tantangan mendasar 
itu adalah upaya meningkatkan kredibilitas penyelenggara pemilu dalam 
membuat proses &lt;i&gt;electoral&lt;/i&gt; ini lebih terbuka dan dapat diakses bagi semua orang.&lt;br /&gt;
Pengambilan sumpah &amp;nbsp;dan pelantikan anggota KPU kabupaten Majene, 
Mamuju Utara, dan Mamuju diikuti oleh 5 (lima) orang anggota KPU setiap 
kabupatennya atau 15 (lima belas) orang secara keseluruhan. Acara ini 
kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan pakta integritas bagi 
anggota KPU kabupaten yang baru.&lt;br /&gt;
Adapun ke 15 (lima belas) orang anggota KPU kabupaten yang baru dilantik adalah :&lt;br /&gt;
Kabupaten Majene :&lt;br /&gt;
&lt;ol&gt;
&lt;li&gt;Asmanuddin, SH.I&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Sulfan Sulo, SIP.,M.Si&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Surakhmat, S.Sos&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Sukmawati M. Sila, S.Sos&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Muh. Arsalin Aras, SH&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;
&lt;br /&gt;
Kabupaten Mamuju Utara :&lt;br /&gt;
&lt;ol&gt;
&lt;li&gt;Ishak Ibrahim, SH&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Mirfan&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Harlywood Suli Junior&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Muslihat Kamaluddin, S.Sos&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Ardi Trisandi, S.Pd.I&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;
&lt;br /&gt;
Kabupaten Mamuju :&lt;br /&gt;
&lt;ol&gt;
&lt;li&gt;Bambang Arianto, ST., M.Si&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Alimin Muhammad Barangan, SIP., S.Pd., MAP&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Firman H., S.Pd.I&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Tri Winarno, SE&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Hamdan Dangkang, S.Kom.&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;
&lt;br /&gt;
Selamat mengemban tugas baru dan semoga sukses!&lt;/div&gt;
&lt;span class="modifydate"&gt;
  Last Updated ( Minggu, 30 Juni 2013 06:25 )
 &lt;/span&gt;</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>KPU Pusat setujui penambahan Dapil di Polman</title><link>http://ppkwonomulyo.blogspot.com/2013/07/kpu-pusat-setujui-penambahan-dapil-di.html</link><category>BERITA</category><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><pubDate>Fri, 12 Jul 2013 23:43:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-5725507937310221734.post-1863580176450764</guid><description>&lt;h3&gt;
KPU Pusat setujui penambahan Dapil di Polman&lt;/h3&gt;
&lt;div class="reporter"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;h6&gt;
Jum'at,&amp;nbsp; 15 Maret 2013 &amp;nbsp;−&amp;nbsp; 17:32 WIB&lt;/h6&gt;
&lt;div class="frame"&gt;
            &lt;br /&gt;&lt;div id="irc_mimg"&gt;
&lt;a href="http://www.google.com/url?sa=i&amp;amp;source=images&amp;amp;cd=&amp;amp;cad=rja&amp;amp;docid=gG4tFwkPksc3sM&amp;amp;tbnid=goVoTWYAmDQV_M:&amp;amp;ved=&amp;amp;url=http%3A%2F%2Fradar-sulbar.com%2Fberanda%2Fkpu-polman-pilih-dua-alternatif-dapil%2F&amp;amp;ei=xPbgUYXwD8_HrQe89YCoDw&amp;amp;psig=AFQjCNE6ZbaRPAV6SCTns0hLmjVin2BTqA&amp;amp;ust=1373784132355813" id="irc_mil" style="border: 0px none; clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img height="267" id="irc_mi" src="http://www.radar-sulbar.com/wp-content/uploads/2013/03/Alternatif-2-Dapil-Polman-copy.jpg" style="margin-top: 60px;" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;h6&gt;
Ilustrasi (istimewa)&lt;/h6&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;strong&gt;Sindonews.com&lt;/strong&gt; – Komisi Pemilihan Umum 
(KPU) pusat menyetujui penambahan daerah pemilihan (Dapil) yang telah 
diajukan oleh KPU Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat (Sulbar), 
menjadi lima dapil pada pelaksanaan pemilihan umum (Pemilu) legislatif 
2014 mendatang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Pada pemilu 2009, ada empat dapil yang dipakai. 
Pada pemilu 2014 yang akan datang, sesuai keputusan KPU pusat, bertambah
 satu dapil atau menjadi lima dapil,” kata Komisioner KPU Polman bidang 
data dan informasi Pemilu Ahmadi Tauwe, kepada&lt;strong&gt; SINDO&lt;/strong&gt;, Jumat (15/3/2013).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Disampaikan,
 dari dua alternatif usulan dapil yang disampaikan ke KPU pusat, 
masing–masing meliputi lima dapil, yang membedakan hanya kecamatannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ahmadi
 menyampaikan, seiring dengan penambahan jumlah dapil, berdasarkan data 
agrerat kependudukan (DAK) tahun ini yakni sebesar 524.557, maka jumlah 
anggota DPRD pun ikut bertambah menjadi 45 orang. Pada pemilu 2009, 
jumlah anggota DPRD berjumlah 40 orang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Secara keseluruhan, 
lanjutnya, dari lima&amp;nbsp; dapil itu, dapil I meliputi dua kecamatan yakni 
Binuang dan Polewali, dapil II meliputi empat kecamatan yakni Matakali, 
Anreapi, Tapango dan Matangnga. Dapil III meliputi tiga kecamatan yakni 
Wonomulyo, Mapilli dan Bulo.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selanjutnya dapil IV meliputi tiga 
kecamatan yakni Campalagian, Luyo dan Tutar, dapil V meliputi empat 
kecamatan yakni Balanipa, Tinambung, Limboro dan Alu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan 
pembagian kursi setiap dapil, Dapil I dari sembilan menjadi 10 kursi, 
Dapil II dari lima menjadi tujuh kursi, Dapil III dari delapan menjadi 
sembilan kursi, Dapil IV tetap 11 kursi, dan Dapil V dari enam menjadi 
delapan kursi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu, Ketua KPU Polman Usman Suhuria, 
menyampaikan usulan dapil yang telah disetujui KPU Pusat tersebut 
merupajan representasi terhadap keterwakilan berdasarkan klasifikasi 
topografi wilayah antara pesisir dan pegunungan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan demikian,
 pada Pemilu nanti, semua golongan nantinya akan punya wakil di DPRD. 
Dengan demikian, fungsi kontrol dan keterwakilan kepentingan masyarakat 
bisa berjalan lebih maksimal.</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item></channel></rss>