<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" standalone="no"?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><rss xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd" version="2.0"><channel><title>ARBONMANIA.COM EVOLUTION'S BLOG</title><description>BERITA / INFORMASI / DOWNLOAD / WIDGET AND GADGET / OTOMOTIF / TEKHNOLOGI</description><managingEditor>noreply@blogger.com (Angga Budi Santoso)</managingEditor><pubDate>Thu, 19 Dec 2024 10:32:19 +0700</pubDate><generator>Blogger http://www.blogger.com</generator><openSearch:totalResults xmlns:openSearch="http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/">471</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex xmlns:openSearch="http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/">1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage xmlns:openSearch="http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/">25</openSearch:itemsPerPage><link>http://arbonmania-evolution.blogspot.com/</link><language>en-us</language><itunes:explicit>no</itunes:explicit><itunes:subtitle>BERITA / INFORMASI / DOWNLOAD / WIDGET AND GADGET / OTOMOTIF / TEKHNOLOGI</itunes:subtitle><itunes:owner><itunes:email>noreply@blogger.com</itunes:email></itunes:owner><item><title/><link>http://arbonmania-evolution.blogspot.com/2010/10/blog-arbonmania.html</link><category>Data</category><author>noreply@blogger.com (Angga Budi Santoso)</author><pubDate>Wed, 27 Oct 2010 19:21:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6461156863954513665.post-1166819649872900297</guid><description>Blog ARBONMANIA.COM EVOLUTION'S BLOG mulai hari ini tidak akan update n aktif lagi. Sebagai gantinya telah dibuka Blog Baru : New A E B http://new-aeb.blogspot.com . Oleh karena itu, bila ada salah kata dan kalimat serta artikel yang menyinggung anda para Pengunjung sekalian. Saya, admin ARBONMANIA.COM EVOLUTION'S BLOG meminta maaf yang sebesar-besarnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Salam sejahtera.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;a href="http://www.4shared.com/photo/Vjc84goQ/untitled.html" target="_blank"&gt;&lt;img border="0" src="http://dc212.4shared.com/img/269449870/fbafa8e1/untitled.JPG?rnd=0.571108242461757" /&gt;&lt;/a&gt;  &lt;br /&gt;
&lt;div style="float: left; margin-left: 10px;"&gt;&lt;script type="text/javascript"&gt;
lb_skin = 'Kode_Mode'; 
&lt;/script&gt; &lt;script src="http://www.lintasberita.com/widget_vote/lintasberita.js" type="text/javascript"&gt;
&lt;/script&gt; &lt;noscript&gt;Powered by www.lintasberita.com visit &amp;amp;amp;amp;amp;amp;lt;a href='http://www.lintasberita.com'&amp;amp;amp;amp;amp;amp;gt;Lintas Berita&amp;amp;amp;amp;amp;amp;lt;/a&amp;amp;amp;amp;amp;amp;gt;&lt;/noscript&gt; &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;New A E B&lt;/b&gt; http://new-aeb.blogspot.com&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;a href="http://www.4shared.com/photo/09UVOgdK/TLqXh.html" target="_blank"&gt;&lt;img border="0" src="http://dc148.4shared.com/img/09UVOgdK/0.5165322559957916/TLqXh.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">1</thr:total></item><item><title>Mbah Maridjan dan Merapi</title><link>http://arbonmania-evolution.blogspot.com/2010/10/mbah-maridjan-dan-merapi.html</link><category>artis</category><category>Bencana</category><category>Berita</category><category>Budaya</category><category>Kuasa Tuhan</category><author>noreply@blogger.com (Angga Budi Santoso)</author><pubDate>Wed, 27 Oct 2010 19:02:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6461156863954513665.post-9150301228120556478</guid><description>&lt;div class="artTitle"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="artBoxItem"&gt;&lt;div class="artItemImg" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt; &lt;img border="0" src="http://www.wartakota.co.id/upload/photo/2010/10/27/5c3f7cbcda207a2c99f2140283b5d464.JPG" width="300" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;KETIKA Gunung Merapi dinyatakan dalam status awas oleh Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kegunungapian Yogyakarta pada Senin (25/10) pukul 06.00, pemerintah menindaklanjutinya dengan memerintahkan warga di sekitar gunung itu untuk mengungsi.&lt;br /&gt;
&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
Pemerintah langsung turun tangan mengungsikan warga yang tinggal di kawasan rawan bencana (KRB) III Merapi, termasuk di Dusun Kinahrejo, Desa Umbulharjo, Kecamatan Cangkringan, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).&lt;br /&gt;
Sebagian besar warga, terutama lansia, anak-anak, dan perempuan bersedia untuk mengungsi di barak pengungsian yang telah disediakan pemerintah, tetapi ada warga yang belum mau dan tetap bertahan di rumah masing-masing.&lt;br /&gt;
Di antara warga yang belum bersedia mengungsi itu adalah juru kunci Gunung Merapi Ki Surakso Hargo atau Mbah Maridjan. Pria berusia 83 tahun bersikukuh tetap tinggal di rumahnya.&lt;br /&gt;
Meskipun sejumlah pihak telah berusaha membujuknya, Mbah Maridjan tetap bersikukuh tidak mau mengungsi dan tetap tinggal di kediamannya yang berjarak sekitar enam kilometer dari puncak gunung teraktif di dunia itu.&lt;br /&gt;
"Saya masih betah tinggal di tempat ini. Jika saya pergi mengungsi, lalu siapa yang mengurus tempat ini," kata pria yang menyandang juru kunci Gunung Merapi sejak 1982 di kediamannya, Senin (25/10).&lt;br /&gt;
Namun demikian, Mbah Maridjan meminta warga menuruti imbauan pemerintah untuk mengungsi dan memohon keselamatan pada Tuhan agar tidak terjadi yang sesuatu yang tidak diinginkan jika Merapi benar-benar meletus.&lt;br /&gt;
"Saya minta warga untuk menuruti perintah dari pemerintah dan memanjatkan doa kepada Tuhan agar diberi keselamatan dan Merapi tidak ’batuk’," kata pria yang memiliki tiga anak itu.&lt;br /&gt;
Menurut dia, hanya Tuhan yang tahu kapan Merapi akan meletus. "Saya tidak punya kuasa apa-apa," katanya.&lt;br /&gt;
Sikap tidak mau mengungsi itu juga ditunjukkan Mbah Maridjan ketika Merapi mengalami erupsi pada 2006. Pada saat itu dirinya menolak untuk mengungsi meskipun dibujuk langsung oleh Raja Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat Sri Sultan Hamengku Buwono X dan dijemput mobil evakuasi.&lt;br /&gt;
Pria "sepuh" itu tetap tinggal di rumah untuk menepati janjinya terhadap mendiang Raja Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat Sri Sultan Hamengku Buwono IX yang mengangkatnya sebagai juru kunci Gunung Merapi pada 1982.&lt;br /&gt;
Kejadian itu membuat Mbah Maridjan semakin terkenal. Popularitas itu membuat Mbah Maridjan dipercaya menjadi bintang iklan salah satu produk minuman energi.&lt;br /&gt;
Ternyata Tuhan berkehendak, Merapi meletus pada Selasa (26/10) petang. Bencana tersebut berdasarkan data hingga Rabu (27/10) mengakibatkan belasan orang luka-luka dan puluhan orang tewas, termasuk Mbah Maridjan.&lt;br /&gt;
Pria yang mengabdikan diri untuk "menjaga" Merapi itu tewas terkena awan panas saat gunung tersebut meletus.&lt;br /&gt;
Seorang anggota Taruna Siaga Bencana (Tagana) Desa Umbulharjo, Slamet mengatakan, saat dilakukan penyisiran pada Rabu (27/10) pagi ditemukan sesosok mayat dalam posisi sujud di dalam kamar mandi rumah Mbah Maridjan.&lt;br /&gt;
"Kemungkinan mayat yang ditemukan tersebut adalah Mbah Maridjan, namun hal itu belum pasti karena wajah dan seluruh tubuhnya sudah rusak dan sulit dikenali lagi," katanya.&lt;br /&gt;
Menurut dia, mayat tersebut ditemukan di dalam kamar mandi rumah dalam posisi sujud dan tertimpa reruntuhan tembok dan pohon. Biasanya di dalam rumah tersebut hanya ditinggali oleh Mbah Maridjan sendiri.&lt;br /&gt;
Kepala Humas dan Hukum Rumah Sakit Dr Sardjito Yogyakarta Heru Trisna Nugraha mengatakan, saat ini jenazah Mbah Maridjan masih berada di Bagian Kedokteran Forensik RS Dr Sardjito, Yogyakarta.&lt;br /&gt;
"Jenazah tersebut dibawa oleh anggota Tim SAR dan masuk ke Rumah Sakit Dr Sardjito sekitar pukul 06.15, informasi yang kami peroleh dari petugas SAR yang mengantar saat ditemukan Mbah Maridjan dalam kondisi memakai baju batik dan kain sarung," katanya.&lt;br /&gt;
Mbah Maridjan kini telah tiada. Dia telah menepati janjinya untuk tetap setia "menjaga" Gunung Merapi hingga akhir hayatnya.&lt;br /&gt;
Kepala Desa Umbulharjo Bejo Mulyo mengatakan, Mbah Maridjan adalah orang yang memegang teguh prinsip dan bertanggung jawab.&lt;br /&gt;
Meskipun Merapi telah berstatus awas, Mbah Maridjan tetap bertahan di rumahnya sebagai wujud tanggung jawab terhadap amanat yang diemban sebagai "abdi dalem" Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat.&lt;br /&gt;
"Kami sangat kehilangan sosok yang menjadi ’panutan’, yang selama ini selalu dijadikan tempat untuk meminta nasihat. Kami berdoa semoga arwah Mbah Maridjan diterima di sisi Allah SWT, diterima amal ibadahnya dan diampuni dosa-dosanya," katanya.&lt;strong&gt; (Ant/apr)&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;
&lt;a href="http://www.4shared.com/photo/Vjc84goQ/untitled.html" target="_blank"&gt;&lt;img border="0" src="http://dc212.4shared.com/img/269449870/fbafa8e1/untitled.JPG?rnd=0.571108242461757" /&gt;&lt;/a&gt;  &lt;br /&gt;
&lt;div style="float: left; margin-left: 10px;"&gt;&lt;script type="text/javascript"&gt;
lb_skin = 'Kode_Mode'; 
&lt;/script&gt; &lt;script src="http://www.lintasberita.com/widget_vote/lintasberita.js" type="text/javascript"&gt;
&lt;/script&gt; &lt;noscript&gt;Powered by www.lintasberita.com visit &amp;amp;amp;amp;lt;a href='http://www.lintasberita.com'&amp;amp;amp;amp;gt;Lintas Berita&amp;amp;amp;amp;lt;/a&amp;amp;amp;amp;gt;&lt;/noscript&gt; &lt;/div&gt;</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>SELAMAT IDUL FITRI 1430 H/2010 M</title><link>http://arbonmania-evolution.blogspot.com/2010/09/selamat-idul-fitri-1430-h2010-m.html</link><category>Data</category><author>noreply@blogger.com (Angga Budi Santoso)</author><pubDate>Thu, 9 Sep 2010 12:25:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6461156863954513665.post-2582180628729181643</guid><description>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhMil1ow308jcXf-wV6tVjRxGRK1HGKVCIEgRTylCGmzyihVWoRhXNhgXNp10kzfHjMWo-CjyupdY0vqLOQUox4jKcp6uzZIV1CuolRJ9BSAx-acta85g8T2DUmdSf4-b_jRDxWlozvyDX0/s1600/idulfitri.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="140" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhMil1ow308jcXf-wV6tVjRxGRK1HGKVCIEgRTylCGmzyihVWoRhXNhgXNp10kzfHjMWo-CjyupdY0vqLOQUox4jKcp6uzZIV1CuolRJ9BSAx-acta85g8T2DUmdSf4-b_jRDxWlozvyDX0/s200/idulfitri.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Assalamualaikum&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bissmillahirrohmanirrohim.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ya Allahur Robbi. Ya Sayyidina Muhammadur Rosulullah&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Besok kita akan merayakan hari kemenangan seluruh umat muslim didunia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Besok kita akan meninggalkan bulan Ramadhan. Bulan penuh berkah dan kenangan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Besok kita akan bersedih karena akan meninggalkan bulan Ramadhan dan tak tahu apakah kita bisa bertemu kembali.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, kita juga akan gembira karena akan datang hari kemenangan bagi kita semua.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saya selaku Admin AEB. Mengucapkan,&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI, 1 SYAWAL 1491 H/11 SEPTEMBER 2010. MOHON MAAF, LAHIR DAN BATIN.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Moga ditahun depan, kita masih diberi kesempatan untuk bertemu lagi dengan Bulan Ramadhan. Bulan penuh berkah serta Hari Raya Idul Fitri. Hari kemenangan umat Islam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hormat saya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Admin AEB.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;a href="http://www.4shared.com/photo/Vjc84goQ/untitled.html" target="_blank"&gt;&lt;img border="0" src="http://dc212.4shared.com/img/269449870/fbafa8e1/untitled.JPG?rnd=0.571108242461757" /&gt;&lt;/a&gt;  &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Angga Budi Santoso&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style="float: left; margin-left: 10px;"&gt;&lt;script type="text/javascript"&gt;
lb_skin = 'Kode_Mode'; 
&lt;/script&gt; &lt;script src="http://www.lintasberita.com/widget_vote/lintasberita.js" type="text/javascript"&gt;
&lt;/script&gt; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;noscript&gt;Powered by www.lintasberita.com visit &lt;a href="http://www.lintasberita.com/"&gt;Lintas Berita&lt;/a&gt;&lt;/noscript&gt; &lt;/div&gt;</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhMil1ow308jcXf-wV6tVjRxGRK1HGKVCIEgRTylCGmzyihVWoRhXNhgXNp10kzfHjMWo-CjyupdY0vqLOQUox4jKcp6uzZIV1CuolRJ9BSAx-acta85g8T2DUmdSf4-b_jRDxWlozvyDX0/s72-c/idulfitri.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Sammy keluar dari Rutan</title><link>http://arbonmania-evolution.blogspot.com/2010/09/sammy-keluar-dari-rutan.html</link><category>artis</category><category>Berita</category><author>noreply@blogger.com (Angga Budi Santoso)</author><pubDate>Thu, 9 Sep 2010 10:47:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6461156863954513665.post-8785238468295009467</guid><description>&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #333333; font-family: arial; font-size: 13px; line-height: 16px;"&gt;&lt;a class="provider-logo" href="http://www.vivanews.com/" rel="noindex, nofollow" style="color: #d91074; cursor: pointer; display: inline !important; height: 30px; margin-bottom: 3px; margin-left: 0px; margin-right: 5px; margin-top: 3px; text-decoration: none; width: 120px;" target="_blank"&gt;&lt;img alt="Logo VivaNews" src="http://l.yimg.com/a/i/id/omg/vivanews_120x30.gif" style="border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-color: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-style: initial; border-top-width: 0px; height: 30px; width: 120px;" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #333333; font-family: arial; font-size: 13px; line-height: 16px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: verdana; font-size: small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: 11px;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div class="article-content clrfix" data-rapid_m="article-content" id="article-content" style="clear: right; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 30px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; zoom: 1;"&gt;&lt;div class="article-image" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 10px; margin-left: 0px; margin-right: 15px; margin-top: 5px; max-width: 228px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; width: 228px;"&gt;&lt;img alt="
                    sammy
                  " src="http://l.yimg.com/jj/image-4c8745fc40b94-81581_sammy_thumb_300_228.jpg" style="border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-color: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-style: initial; border-top-width: 0px; margin-bottom: 5px; max-height: 300px; max-width: 228px;" title="
                    sammy
                  " /&gt;&lt;div class="image-desc" style="color: #333333; font-size: 12px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;sammy&lt;span class="credit" style="color: #666666; font-size: 11px;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 20px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;VIVAnews - Sammy yang selama ini mendekam di Rutan Salemba, akhirnya berhasil keluar dan dipindahkan ke pusat rehabilitasi, sesuai dengan keinginannya.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pemilik nama lengkap Samuel Hendra Simorangkir ini keluar dari Rutan Salemba sekitar pukul 14.00 WIB menggunakan mobil Daihatsu Terios warna hitam bernomor polisi B 324 YMN.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menurut rencana, Sammy akan terlebih dahulu dibawa ke BNN (Badan Narkotika Nasional) baru kemudian ke Pusat Rehabilitasi di Lido, Sukabumi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sammy mengaku senang mendengar putusan ini. Apalagi, hari ini bertepatan dengan hari ulang tahunnya yang ke-28 tahun.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"Seneng banget. Ini kado terindah buat saya dari Tuhan," katanya saat ditemui sesaat sebelum pergi, di Rutan Salemba, Rabu, 8 September 2010.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Keinginan Sammy untuk sembuh sangatlah kuat. Dia melakukan hal ini untuk para penggemarnya. Sammy sudah lama menanti keputusan untuk direhabilitasi. "Buat penggemar, pokoknya tunggu saya saja," ucap pria berdarah Batak ini memberi pesan pada fansnya. (adi)&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;a href="http://www.4shared.com/photo/Vjc84goQ/untitled.html" target="_blank"&gt;&lt;img border="0" src="http://dc212.4shared.com/img/269449870/fbafa8e1/untitled.JPG?rnd=0.571108242461757" /&gt;&lt;/a&gt;  &lt;br /&gt;
&lt;div style="float: left; margin-left: 10px;"&gt;&lt;script type="text/javascript"&gt;
lb_skin = 'Kode_Mode'; 
&lt;/script&gt; &lt;script src="http://www.lintasberita.com/widget_vote/lintasberita.js" type="text/javascript"&gt;
&lt;/script&gt; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;noscript&gt;Powered by www.lintasberita.com visit &lt;a href="http://www.lintasberita.com/"&gt;Lintas Berita&lt;/a&gt;&lt;/noscript&gt; &lt;/div&gt;</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Indonesia Menguasai Amazing Race Asia 4?</title><link>http://arbonmania-evolution.blogspot.com/2010/09/indonesia-menguasai-amazing-race-asia-4.html</link><category>Berita</category><category>event</category><category>Information</category><category>sport</category><author>noreply@blogger.com (Angga Budi Santoso)</author><pubDate>Thu, 9 Sep 2010 10:43:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6461156863954513665.post-3633461156280443265</guid><description>&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #333333; font-family: arial; font-size: 13px; line-height: 16px;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div class="ugc-details clrfix" style="float: right; margin-bottom: 5px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 5px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; zoom: 1;"&gt;&lt;div class="ugc-data " style="font-family: verdana; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;div class="univ-sharing " style="display: inline-block; float: left; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 5px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;div class="yui-skin-sam" style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;div class="ygsh" style="font-family: Arial; font-weight: normal; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;div class="ygsh-sharing-mod" id="ygsh-showushareTop" style="display: block; height: 22px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;div class="ygsh-panel-c" id="ygsh-wrapper1" style="clear: both; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 2px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #666666; font-family: arial; font-size: small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: 11px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial; font-size: small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: 13px;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="yui-skin-sam" style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;div class="ygsh-panel-c" id="ygsh-wrapper2-ushareTop" style="clear: both; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 2px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #666666; font-family: 'Times New Roman'; font-size: small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: 11px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: black; font-family: Arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="article-content clrfix" data-rapid_m="article-content" id="article-content" style="clear: right; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 30px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; zoom: 1;"&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://a323.yahoofs.com/ymg/blog_editor/blog_editor-511810866-1283839995.jpg?ym7v2uDD8.nD3.F7" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="200" src="http://a323.yahoofs.com/ymg/blog_editor/blog_editor-511810866-1283839995.jpg?ym7v2uDD8.nD3.F7" style="border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-color: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-style: initial; border-top-width: 0px; margin-top: 5px; max-width: 300px;" title="nadine_yani_amazing_race_asia4" width="154" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;The Amazing Race Asia Musim Keempat kembali hadir di saluran AXN. 10 pasangan, termasuk dua pasangan dari Indonesia, telah terpilih dari 2300 lebih pelamar yang masuk untuk berkompetisi menjadi yang terbaik memperebutkan hadiah utama uang sebesar USD 100.000. Kesepuluh pasangan ini akan adu cepat, adu kecerdasan hingga adu kelicikan dalam lomba melintasi berbagai tempat menarik di benua Asia.&lt;br /&gt;
&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Para peserta tersebut nantinya hanya akan dibekali dengan uang yang jumlahnya terbatas, tanpa kartu kredit, telepon genggam dan akses internet. Seperti apa aksi mereka? Bisa disaksikan secara online di www.axn-asia.com/tara mulai 2 September 2010 lalu dan di layar kaca mulai Kamis 23 September 2010 pukul 20:00 WIB, tentunya di saluran AXN.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Para pesertanya berasal dari berbagai latar belakang, mulai dari aktor, aktris, seniman tato, dosen, atlet hingga pekerja sosial. Seorang ayah berusia 53 tahun yang masih suka main facebook dan clubbing bareng anaknya hingga pasangan yang jago bela diri, membuat deretan peserta ini, bisa dibilang yang paling beragam dibandingkan para peserta di tiga musim sebelumnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk pertama kalinya dalam penyelenggaraan The Amazing Race Asia, Indonesia diwakilkan oleh dua tim sekaligus. Nadine Zamira Sjarief (Nadine – 26 tahun) berpasangan dengan sahabatnya Hilyani Hidranto (Yani – 28 tahun); serta Hussein Baron Sutadisastra (Hussein – 53 tahun) berpasangan dengan anak perempuannya Natasha Sutadisastra (Tasha – 24 tahun).&lt;br /&gt;
&lt;div class="big-image clrfix" style="float: left; margin-bottom: 10px; margin-left: 5px; margin-right: 5px; margin-top: 10px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; width: 630px; zoom: 1;"&gt;&lt;div style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img height="200" src="http://a323.yahoofs.com/ymg/blog_editor/blog_editor-396128942-1283839995.jpg?ym8v2uDDUwn4OCvp" style="border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-color: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-style: initial; border-top-width: 0px; display: block; margin-bottom: 5px; margin-left: auto; margin-right: auto; margin-top: 5px; max-width: 620px;" title="natasha_hussein_amazing_race_asia4" width="133" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="image-desc" style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;span class="credit" style="color: #666666; font-size: 12px;"&gt;Natasha dan Hussein&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;wbr&gt;&lt;/wbr&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #d91074; font-size: large;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: 18px;"&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;/wbr&gt;&lt;br /&gt;
Bahkan, Hussein dan Natasha merupakan pasangan ayah dan anak pertama dalam sejarah The Amazing Race Asia!&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sementara itu, India diwakili oleh pasangan sahabat: Sunaina Gulia dan Dimple Inamdar yang merupakan dua aktris terkenal; serta pasangan saudara sepupu: Sahil Banga dan Manas Katyal. Untuk Malaysia diwakili oleh pasangan sahabat yang mengakui anti sosial dan super garing Lim Kok Hon dan Mohd Khairie serta pasangan suami-istri yang jago parkour, Judo dan Jiujitsu a la Brazil: Ivan Evetovics, pria keturunan Hungaria dan Tengku Hilda yang berdarah Aceh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sedangkan Filipina diwakili oleh pasangan sahabat yang super seksi: Jacinta James dan Lani Pillinger serta dua pria yang saling berteman namun berkompetisi ketat satu sama lainnya: Richard Hardin dan Richard Herrera. Yang terakhir pasangan sahabat dari Singapura: Claire Goh dan&amp;nbsp; Michelle S. Ng.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bagi semua peserta, mengikuti The Amazing Race Asia 4 menjadi ajang pembuktian keberanian, kepintaran dan kekompakan. Mampukah tim dari Indonesia menjadi yang terbaik?&lt;br /&gt;
&lt;div class="big-image clrfix" style="float: left; margin-bottom: 10px; margin-left: 5px; margin-right: 5px; margin-top: 10px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; width: 630px; zoom: 1;"&gt;&lt;img src="http://a323.yahoofs.com/ymg/blog_editor/blog_editor-256359051-1283842292.jpg?ym0T3uDDPt8lccBr" style="border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-color: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-style: initial; border-top-width: 0px; display: block; margin-bottom: 5px; margin-left: auto; margin-right: auto; margin-top: 5px; max-width: 620px;" title="amazing_race_asia4_cropingan_600" /&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div class="image-desc" style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;span class="credit" style="color: #666666; font-size: 12px;"&gt;AXN Amazing Race Asia 4&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;a href="http://www.4shared.com/photo/Vjc84goQ/untitled.html" target="_blank"&gt;&lt;img border="0" src="http://dc212.4shared.com/img/269449870/fbafa8e1/untitled.JPG?rnd=0.571108242461757" /&gt;&lt;/a&gt;  &lt;br /&gt;
&lt;div style="float: left; margin-left: 10px;"&gt;&lt;script type="text/javascript"&gt;
lb_skin = 'Kode_Mode'; 
&lt;/script&gt; &lt;script src="http://www.lintasberita.com/widget_vote/lintasberita.js" type="text/javascript"&gt;
&lt;/script&gt; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;noscript&gt;Powered by www.lintasberita.com visit &lt;a href="http://www.lintasberita.com/"&gt;Lintas Berita&lt;/a&gt;&lt;/noscript&gt; &lt;/div&gt;</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">1</thr:total></item><item><title>Polisi Terduga Pemeras Segera Jalani Sidang Disiplin</title><link>http://arbonmania-evolution.blogspot.com/2010/09/polisi-terduga-pemeras-segera-jalani_09.html</link><category>Berita</category><category>Information</category><category>UU</category><author>noreply@blogger.com (Angga Budi Santoso)</author><pubDate>Thu, 9 Sep 2010 10:37:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6461156863954513665.post-7304992462121852127</guid><description>&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #333333; font-family: arial, helvetica, clean, sans-serif; font-size: 13px; line-height: 16px;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div class="hd" style="margin-bottom: 0.3em; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;a class="provider-logo" href="http://sg.rd.yahoo.com/sea/news/article/ANTARAlogo/SIG=1130c2oor/**http%3A%2F%2Fwww.antara.co.id%2F" id="provider-afp" style="clear: left; color: #334499; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em; padding-top: 0.2em; text-decoration: none;"&gt;&lt;img alt="Antara" height="27" src="http://sg.yimg.com/i/id/providers/antara.gif?x=102&amp;amp;y=27&amp;amp;sig=TFejFXJkcoWcWewUu5CVIQ--" style="border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px;" width="102" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="bd" style="clear: both; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;div class="media" style="float: left; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 1em; padding-top: 0px; width: 213px;"&gt;&lt;div class="media-item media-double" style="border-bottom-color: rgb(221, 221, 221); border-bottom-style: double; border-bottom-width: 3px; margin-bottom: 1em; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 1em; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;a href="http://id.news.yahoo.com/antr/20100907/img/pid-1-polisi-terduga-pemera-0bf35b1eef2a0.html" style="color: #334499; text-decoration: none;"&gt;&lt;img height="300" src="http://d.yimg.com/hb/ng/co/antr/20100907/16/357239440-polisi-terduga-pemeras-segera-jalani-sidang-disiplin.jpg?x=213&amp;amp;y=300&amp;amp;sig=8mZZ4GPKy2J6r4gysb8Kzg--" style="border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px;" title="Polisi Terduga Pemeras Segera Jalani Sidang Disiplin" width="213" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;cite class="caption" style="color: #666666; display: block; font-size: 10px; font-style: normal; font-weight: normal; line-height: 1.2em;"&gt;Polisi Terduga Pemeras Segera Jalani Sidang Disiplin&lt;/cite&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="content" style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;div style="margin-bottom: 1em; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;Jakarta (ANTARA) - Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Kepolisian Daerah Metro Jakarta Raya Komisaris Besar Polisi Boy Rafli Amar menuturkan tujuh polisi yang diduga memeras saat penangkapan kasus narkoba, segera menjalani sidang disiplin.&lt;/div&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style="margin-bottom: 1em; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;"Hasil pemeriksaannya sudah ada, tinggal teknis sidang disiplin terhadap polisi itu," kata Boy di Markas Polda Metro Jaya, Selasa.&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 1em; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;Boy menjelaskan anggota Bidang Profesi dan Pengamanan (Bidpropam) Polda Metro Jaya telah memeriksa ketujuh personil kepolisian itu&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 1em; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;Perwira menengah kepolisian itu, menambahkan ketujuh polisi itu akan menjalani sidang disiplin di tempat tugasnya.&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 1em; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;Seperti halnya, beberapa dari tujuh personil kepolisian itu tercatat sebagai anggota Polrestro Jakarta Utara maka akan menjalani sidang di Polrestro itu.&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 1em; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;Tim pemeriksa Bidpropam Polda Metro Jaya akan menyerahkan hasil pemeriksaan terhadap tujuh anggota kepolisian itu kepada setiap satuannya.&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 1em; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;Namun demikian, Boy tidak menyebutkan kapan sidang disiplin atau pelimpahan hasil pemeriksaan tujuh anggota kepolisian.&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 1em; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;Boy juga belum mengetahui para anggota polisi itu akan menerima pelanggaran seperti apa, karena bentuk pelanggaran ditentukan pada sidang disiplin.&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 1em; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;Sebelumnya, anggota Polda Metro Jaya menangkap delapan orang, terdiri atas enam anggota kepolisian, satu anggota Badan Narkotika Nasional (BNN) dan tersangka pemilik narkoba berinisial S di Hotel Golden, Jakarta Pusat, Selasa (31/8).&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 1em; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;Kronologis penangkapan itu berawal saat anggota Ditnarkoba menjebak pemilik satu gram shabu berinisial S.&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 1em; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;Awalnya, S tidak mengetahui orang yang bertransaksi narkoba itu merupakan anggota Ditnarkoba Polda Metro Jaya sehingga berniat untuk menjebak balik dengan mendatangkan satu anggota BNN dan enam orang bintara Polres Metro Jakarta Utara.&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 1em; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;Ketujuh anggota kepolisian itu berupaya untuk memeras orang yang bertransaksi dengan S, namun hal itu gagal dilakukan oknum polisi, karena orang itu ternyata anggota Ditnakoba Polda Metro Jaya.&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 1em; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;Saat ini , polisi masih memprioritaskan penanganan kasus terkait dengan kepemilikan shabu seberat 1 gram dengan tersangka S.&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;a href="http://www.4shared.com/photo/Vjc84goQ/untitled.html" target="_blank"&gt;&lt;img border="0" src="http://dc212.4shared.com/img/269449870/fbafa8e1/untitled.JPG?rnd=0.571108242461757" /&gt;&lt;/a&gt;  &lt;br /&gt;
&lt;div style="float: left; margin-left: 10px;"&gt;&lt;script type="text/javascript"&gt;
lb_skin = 'Kode_Mode'; 
&lt;/script&gt; &lt;script src="http://www.lintasberita.com/widget_vote/lintasberita.js" type="text/javascript"&gt;
&lt;/script&gt; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;noscript&gt;Powered by www.lintasberita.com visit &lt;a href="http://www.lintasberita.com/"&gt;Lintas Berita&lt;/a&gt;&lt;/noscript&gt; &lt;/div&gt;</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Polisi Terduga Pemeras Segera Jalani Sidang Disiplin</title><link>http://arbonmania-evolution.blogspot.com/2010/09/polisi-terduga-pemeras-segera-jalani.html</link><category>Berita</category><category>UU</category><author>noreply@blogger.com (Angga Budi Santoso)</author><pubDate>Thu, 9 Sep 2010 10:35:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6461156863954513665.post-7162389782560439021</guid><description>&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #333333; font-family: arial, helvetica, clean, sans-serif; font-size: 13px; line-height: 16px;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div class="hd" style="margin-bottom: 0.3em; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;a class="provider-logo" href="http://sg.rd.yahoo.com/sea/news/article/ANTARAlogo/SIG=1130c2oor/**http%3A%2F%2Fwww.antara.co.id%2F" id="provider-afp" style="clear: left; color: #334499; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em; padding-top: 0.2em; text-decoration: none;"&gt;&lt;img alt="Antara" height="27" src="http://sg.yimg.com/i/id/providers/antara.gif?x=102&amp;amp;y=27&amp;amp;sig=TFejFXJkcoWcWewUu5CVIQ--" style="border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px;" width="102" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="bd" style="clear: both; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;div class="media" style="float: left; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 1em; padding-top: 0px; width: 213px;"&gt;&lt;div class="media-item media-double" style="border-bottom-color: rgb(221, 221, 221); border-bottom-style: double; border-bottom-width: 3px; margin-bottom: 1em; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 1em; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;a href="http://id.news.yahoo.com/antr/20100907/img/pid-1-polisi-terduga-pemera-0bf35b1eef2a0.html" style="color: #334499; text-decoration: none;"&gt;&lt;img height="300" src="http://d.yimg.com/hb/ng/co/antr/20100907/16/357239440-polisi-terduga-pemeras-segera-jalani-sidang-disiplin.jpg?x=213&amp;amp;y=300&amp;amp;sig=8mZZ4GPKy2J6r4gysb8Kzg--" style="border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px;" title="Polisi Terduga Pemeras Segera Jalani Sidang Disiplin" width="213" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;cite class="caption" style="color: #666666; display: block; font-size: 10px; font-style: normal; font-weight: normal; line-height: 1.2em;"&gt;Polisi Terduga Pemeras Segera Jalani Sidang Disiplin&lt;/cite&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="content" style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;div style="margin-bottom: 1em; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;Jakarta (ANTARA) - Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Kepolisian Daerah Metro Jakarta Raya Komisaris Besar Polisi Boy Rafli Amar menuturkan tujuh polisi yang diduga memeras saat penangkapan kasus narkoba, segera menjalani sidang disiplin.&lt;/div&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style="margin-bottom: 1em; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;"Hasil pemeriksaannya sudah ada, tinggal teknis sidang disiplin terhadap polisi itu," kata Boy di Markas Polda Metro Jaya, Selasa.&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 1em; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;Boy menjelaskan anggota Bidang Profesi dan Pengamanan (Bidpropam) Polda Metro Jaya telah memeriksa ketujuh personil kepolisian itu&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 1em; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;Perwira menengah kepolisian itu, menambahkan ketujuh polisi itu akan menjalani sidang disiplin di tempat tugasnya.&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 1em; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;Seperti halnya, beberapa dari tujuh personil kepolisian itu tercatat sebagai anggota Polrestro Jakarta Utara maka akan menjalani sidang di Polrestro itu.&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 1em; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;Tim pemeriksa Bidpropam Polda Metro Jaya akan menyerahkan hasil pemeriksaan terhadap tujuh anggota kepolisian itu kepada setiap satuannya.&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 1em; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;Namun demikian, Boy tidak menyebutkan kapan sidang disiplin atau pelimpahan hasil pemeriksaan tujuh anggota kepolisian.&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 1em; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;Boy juga belum mengetahui para anggota polisi itu akan menerima pelanggaran seperti apa, karena bentuk pelanggaran ditentukan pada sidang disiplin.&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 1em; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;Sebelumnya, anggota Polda Metro Jaya menangkap delapan orang, terdiri atas enam anggota kepolisian, satu anggota Badan Narkotika Nasional (BNN) dan tersangka pemilik narkoba berinisial S di Hotel Golden, Jakarta Pusat, Selasa (31/8).&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 1em; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;Kronologis penangkapan itu berawal saat anggota Ditnarkoba menjebak pemilik satu gram shabu berinisial S.&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 1em; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;Awalnya, S tidak mengetahui orang yang bertransaksi narkoba itu merupakan anggota Ditnarkoba Polda Metro Jaya sehingga berniat untuk menjebak balik dengan mendatangkan satu anggota BNN dan enam orang bintara Polres Metro Jakarta Utara.&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 1em; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;Ketujuh anggota kepolisian itu berupaya untuk memeras orang yang bertransaksi dengan S, namun hal itu gagal dilakukan oknum polisi, karena orang itu ternyata anggota Ditnakoba Polda Metro Jaya.&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 1em; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;Saat ini , polisi masih memprioritaskan penanganan kasus terkait dengan kepemilikan shabu seberat 1 gram dengan tersangka S.&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;a href="http://www.4shared.com/photo/Vjc84goQ/untitled.html" target="_blank"&gt;&lt;img border="0" src="http://dc212.4shared.com/img/269449870/fbafa8e1/untitled.JPG?rnd=0.571108242461757" /&gt;&lt;/a&gt;  &lt;br /&gt;
&lt;div style="float: left; margin-left: 10px;"&gt;&lt;script type="text/javascript"&gt;
lb_skin = 'Kode_Mode'; 
&lt;/script&gt; &lt;script src="http://www.lintasberita.com/widget_vote/lintasberita.js" type="text/javascript"&gt;
&lt;/script&gt; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;noscript&gt;Powered by www.lintasberita.com visit &lt;a href="http://www.lintasberita.com/"&gt;Lintas Berita&lt;/a&gt;&lt;/noscript&gt; &lt;/div&gt;</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Tulisan Kolonel Adjie, Ini Tanggapan Ruhut</title><link>http://arbonmania-evolution.blogspot.com/2010/09/tulisan-kolonel-adjie-ini-tanggapan.html</link><author>noreply@blogger.com (Angga Budi Santoso)</author><pubDate>Thu, 9 Sep 2010 10:25:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6461156863954513665.post-5358415796841877472</guid><description>&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #333333; font-family: arial, helvetica, clean, sans-serif; font-size: 13px; line-height: 16px;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div class="hd" style="margin-bottom: 0.3em; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;a class="provider-logo" href="http://sg.rd.yahoo.com/sea/news/article/VIVAlogo/SIG=10vc6gd7e/**http%3A%2F%2Fvivanews.com%2F" id="provider-afp" style="clear: left; color: #334499; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em; padding-top: 0.2em; text-decoration: none;"&gt;&lt;img alt="VIVAnews" height="27" src="http://sg.yimg.com/i/id/providers/vivanews_logo_small.jpg?x=114&amp;amp;y=27&amp;amp;sig=PG1Wlu6FDwIV2hxvzhp7Dg--" style="border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px;" width="114" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="bd" style="clear: both; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;div class="media" style="float: left; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 1em; padding-top: 0px; width: 213px;"&gt;&lt;div class="media-item media-double" style="border-bottom-color: rgb(221, 221, 221); border-bottom-style: double; border-bottom-width: 3px; margin-bottom: 1em; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 1em; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;a href="http://id.news.yahoo.com/viva/20100908/img/ppl-1283915815-2010-0-viva-ce74fb00e1310.html" style="color: #334499; text-decoration: none;"&gt;&lt;img height="159" src="http://d.yimg.com/hb/ng/co/viva/20100908/04/3404902529-tulisan-kolonel-adjie-ini-tanggapan-ruhut.jpg?x=213&amp;amp;y=159&amp;amp;sig=XLkLiZojLnTb0J9EHYcz4g--" style="border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px;" title="Ruhut Botak" width="213" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;cite class="caption" style="color: #666666; display: block; font-size: 10px; font-style: normal; font-weight: normal; line-height: 1.2em;"&gt;Ruhut Botak&lt;/cite&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="content" style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;div style="margin-bottom: 1em; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;VIVAnews - Tulisan Kolonel Adjie Suradji di Harian Kompas banyak mendapat tanggapan.&amp;nbsp; Tulisan yang berjudul Pemimpin, Keberanian dan Perubahan itu dianggap menyentil Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), yang adalah panglima tertinggi TNI. Adjie&amp;nbsp; dituduh melanggar sebab dia mestinya taat pada kelaziman militer, untuk tidak secuilpun mengkritik sang panglima.&lt;/div&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style="margin-bottom: 1em; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;Tapi banyak juga yang mendukung dan memuji tulisan Adjie itu. Jarang-jarang militer yang cerdas sanggup menyampaikan pikiran secara terbuka dan di media massa pula. Dengan publikasi itu, Adjie bersedia didebat.&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 1em; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;Serangan paling sengit memang datang dari orang-orang disekitar Presiden SBY. Tapi umumnya serangan mereka bukan soal substansi tulisan itu, tapi soal Adjie yang dianggap melanggar kepatutan militer itu.&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 1em; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;Juru bicara Partai Demokrat Ruhut Sitompul, misalnya, menyebutkan bahwa&amp;nbsp; kritikan anggota TNI aktif itu tidak ada kaitannya dengan demokrasi. "Ini sama sekali tidak mencederai demokrasi. Tidak ada hubungannya," kata Ruhut Sitompul yang juga Ketua Divisi Partai Demokrat bidang Hubungan Masyarakat dalam perbincangan kepada VIVAnews, Rabu 8 September 2010.&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 1em; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;Jika banyak kalangan menyesalkan sanksi disiplin kepada Adjie-- yang sudah diperhitungkan oleh Kolonel Adjie sebelum menulis dan bahkan bersedia dipecat--Ruhut menegaskan bahwa pemberian teguran sangat pantas sebagai bagian penegakkan disiplin dalam militer.&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 1em; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;Anggota TNI dan Polri, kata Ruhut,berbeda dengan masyarakat umum, sebab mereka terikat aturan sapta marga dan sumpah prajurit. Ruhut pun tak segan-segan memberikan sebutan untuk Kolonel Adjie. "Itu, seorang Kolonel Kutu Kupret, apa dia tidak sadar sebagai anggota TNI?" tegas Ruhut yang sedang berada di Kairo, Mesir ini.&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;a href="http://www.4shared.com/photo/Vjc84goQ/untitled.html" target="_blank"&gt;&lt;img border="0" src="http://dc212.4shared.com/img/269449870/fbafa8e1/untitled.JPG?rnd=0.571108242461757" /&gt;&lt;/a&gt;  &lt;br /&gt;
&lt;div style="float: left; margin-left: 10px;"&gt;&lt;script type="text/javascript"&gt;
lb_skin = 'Kode_Mode'; 
&lt;/script&gt; &lt;script src="http://www.lintasberita.com/widget_vote/lintasberita.js" type="text/javascript"&gt;
&lt;/script&gt; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;noscript&gt;Powered by www.lintasberita.com visit &lt;a href="http://www.lintasberita.com/"&gt;Lintas Berita&lt;/a&gt;&lt;/noscript&gt; &lt;/div&gt;</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Kolonel Adjie: Dipensiunkan? Nggak Masalah</title><link>http://arbonmania-evolution.blogspot.com/2010/09/kolonel-adjie-dipensiunkan-nggak.html</link><category>Berita</category><category>Budaya</category><category>UU</category><author>noreply@blogger.com (Angga Budi Santoso)</author><pubDate>Thu, 9 Sep 2010 10:21:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6461156863954513665.post-1792723762535069893</guid><description>&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #333333; font-family: arial, helvetica, clean, sans-serif; font-size: 13px; line-height: 16px;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div class="hd" style="margin-bottom: 0.3em; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;a class="provider-logo" href="http://sg.rd.yahoo.com/sea/news/article/REPUlogo/SIG=116isknqb/**http%3A%2F%2Fwww.republika.co.id%2F" id="provider-afp" style="clear: left; color: #334499; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em; padding-top: 0.2em; text-decoration: none;"&gt;&lt;img alt="Republika" height="27" src="http://sg.yimg.com/i/id/providers/republika.jpg?x=114&amp;amp;y=27&amp;amp;sig=yZ96.j6AcqPS4O7zCD.Idw--" style="border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px;" width="114" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="bd" style="clear: both; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;div class="media" style="float: left; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 1em; padding-top: 0px; width: 213px;"&gt;&lt;div class="media-item media-double" style="border-bottom-color: rgb(221, 221, 221); border-bottom-style: double; border-bottom-width: 3px; margin-bottom: 1em; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 1em; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;a href="http://id.news.yahoo.com/repu/20100908/img/ppl-1-kolonel-adjie-dipensi-252006a3f4070.html" style="color: #334499; text-decoration: underline;"&gt;&lt;img height="153" src="http://d.yimg.com/hb/ng/co/repu/20100907/23/3994937713-kolonel-adjie-dipensiunkan-nggak-masalah.jpg?x=213&amp;amp;y=153&amp;amp;sig=ywkGPgmK0ICfJjVffEFeDw--" style="border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px;" title="Kolonel Adjie: Dipensiunkan? Nggak Masalah" width="213" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;cite class="caption" style="color: #666666; display: block; font-size: 10px; font-style: normal; font-weight: normal; line-height: 1.2em;"&gt;Kolonel Adjie: Dipensiunkan? Nggak Masalah&lt;/cite&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="content" style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;div style="margin-bottom: 1em; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA--Kolonel Penerbang Adjie Suradji menyerahkan sepenuhnya kebijakan kontroversi tulisannya di sebuah harian nasional kepada TNI Angkatan Udara, termasuk sanksi pemecatan.Dihubungi di Jakarta, Selasa, ia mengatakan, "Saya serahkan kepada institusi Angkatan Udara. Mau dipensiunkan pun saya enggak &lt;/div&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;masalah."&lt;br /&gt;
&lt;div style="margin-bottom: 1em; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;Adjie dalam perbincangan sangat singkat, juga mengakui, dirinya tengah tersangkut masalah hukum dengan institusi tempatnya bernaung selama ini. Ia mengaku sudah mendapat teguran dari TNI Angkatan Udara. Namun, ia tidak mengurai lebih jauh soal teguran yang diterimanya.&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 1em; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;Sebelumnya, tulisan Adjie di sebuah harian nasional bertajuk "Pemimpin, Keberanian, dan Perubahan", pada 6 September 2010 membuat institusi TNI berang.Tindakan perwira menengah itu dinilai melanggar kode etik karena melakukan kritik terbuka terhadap Presiden Susilo Bambang Yudhoyono yang notabene adalah Panglima Tertinggi TNI.&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 1em; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;Mabes TNI Angkatan Udara menegaskan, ide, pemikiran Kolonel Pnb Adjie Suradji tentang kritikan terhadap Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, bukan opini institusi melainkan pribadi yang bersangkutan.&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 1em; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;Juru Bicara TNI Angkatan Udara, Marsekal Pertama TNI Bambang Samoedro, menyatakan bahwa&amp;nbsp;TNI Angkatan Udara memegang teguh UU Nomor 34 Tahun 2004 tentang TNI."Khususnya Pasal 2 yang memuat tentang jati diri, dimana salah satu klausulnya menyatakan bahwa TNI dilarang berpolitik praktis," katanya.&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="ft" style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: initial; background-image: url(http://l.yimg.com/hb/i/sg/news/ec/img/sprite_b_v1.png); background-origin: initial; background-position: 0px -2800px; background-repeat: repeat no-repeat; clear: both; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;div class="toolbar" style="clear: both; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 9px; padding-left: 7px; padding-right: 0px; padding-top: 9px; zoom: 1;"&gt;&lt;div class="hide-rec" id="rec-container" style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;form action="http://id.news.yahoo.com/json/ratings_postload.php" id="rec-form" method="post" style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;div id="rec-btn-container" style="float: left; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;/form&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;a href="http://www.4shared.com/photo/Vjc84goQ/untitled.html" target="_blank"&gt;&lt;img border="0" src="http://dc212.4shared.com/img/269449870/fbafa8e1/untitled.JPG?rnd=0.571108242461757" /&gt;&lt;/a&gt;  &lt;br /&gt;
&lt;div style="float: left; margin-left: 10px;"&gt;&lt;script type="text/javascript"&gt;
lb_skin = 'Kode_Mode'; 
&lt;/script&gt; &lt;script src="http://www.lintasberita.com/widget_vote/lintasberita.js" type="text/javascript"&gt;
&lt;/script&gt; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;noscript&gt;Powered by www.lintasberita.com visit &lt;a href="http://www.lintasberita.com/"&gt;Lintas Berita&lt;/a&gt;&lt;/noscript&gt; &lt;/div&gt;</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Garuda Belum Tahu Soal Gugatan Tommy Soeharto</title><link>http://arbonmania-evolution.blogspot.com/2010/09/garuda-belum-tahu-soal-gugatan-tommy.html</link><category>Berita</category><category>UU</category><author>noreply@blogger.com (Angga Budi Santoso)</author><pubDate>Thu, 9 Sep 2010 10:20:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6461156863954513665.post-3986318466092103310</guid><description>&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #333333; font-family: arial, helvetica, clean, sans-serif; font-size: 13px; line-height: 16px;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div class="hd" style="margin-bottom: 0.3em; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;a class="provider-logo" href="http://sg.rd.yahoo.com/sea/news/article/TEMPOlogo/SIG=116umconh/**http%3A%2F%2Ftempointeraktif.com%2F" id="provider-afp" style="clear: left; color: #334499; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em; padding-top: 0.2em; text-decoration: none;"&gt;&lt;img alt="Tempo" height="27" src="http://sg.yimg.com/i/id/news/tempologo.jpg?x=114&amp;amp;y=27&amp;amp;sig=NpiFcrJQuPa7bILolEU0nw--" style="border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px;" width="114" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="toolbar" style="clear: both; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 12px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; zoom: 1;"&gt;TEMPO Interaktif, Jakarta -&amp;nbsp; PT Garuda Indonesia belum mengetahui secara pasti masalah yang dihadapi maskapai penerbangan tersebut dengan Tommy Soeharto.&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="bd" style="clear: both; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;div class="content" style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;div style="margin-bottom: 1em; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;"Sejauh ini Garuda mengetahui mengenai adanya gugatan dari Tommy Soeharto dari media massa," ujar juru bicara Garuda Indonesia Pujobroto dalam pesan singkatnya Selasa 7 September 2010.&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 1em; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;Pada persidangan pertama siang tadi pun, Pujo mengatakan, Garuda tidak hadir. "Kami tidak hadir karena belum menerima panggilan dari pengadilan," katanya.&lt;/div&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style="margin-bottom: 1em; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;Tommy, putra mendiang Soeharto mengajukan gugatan terhadap PT Garuda Indonesia dan PT Indo Multi Media terkait isi media internal Garuda edisi Desember 2009 yang berjudul "A New Destination to Enjoy in Bali."&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 1em; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;Dalam artikel itu tentang daerah wisata bernama Pecatu, nama Tommy tercantum sebagai pemilik dan tertulis sebagai seorang pembunuh yang telah divonis oleh pengadilan.&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 1em; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;Kuasa hukum Tommy, Ferry Firman, mengatakan kliennya keberatan dengan keterangan "pembunuh yang telah divonis oleh pengadilan."&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 1em; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;Dalam gugatannya, Tommy meminta kepada para tergugat untuk membuat permintaan maaf secara terbuka di tiga media massa nasional. Tiga media massa yang ditunjuk adalah Majalah Berita Mingguan Tempo, harian Bisnis Indonesia, dan harian Kompas.&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;a href="http://www.4shared.com/photo/Vjc84goQ/untitled.html" target="_blank"&gt;&lt;img border="0" src="http://dc212.4shared.com/img/269449870/fbafa8e1/untitled.JPG?rnd=0.571108242461757" /&gt;&lt;/a&gt;  &lt;br /&gt;
&lt;div style="float: left; margin-left: 10px;"&gt;&lt;script type="text/javascript"&gt;
lb_skin = 'Kode_Mode'; 
&lt;/script&gt; &lt;script src="http://www.lintasberita.com/widget_vote/lintasberita.js" type="text/javascript"&gt;
&lt;/script&gt; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;noscript&gt;Powered by www.lintasberita.com visit &lt;a href="http://www.lintasberita.com/"&gt;Lintas Berita&lt;/a&gt;&lt;/noscript&gt; &lt;/div&gt;</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Indonesia bukan Negara Agraris lagi, Why?</title><link>http://arbonmania-evolution.blogspot.com/2010/09/indonesia-bukan-negara-agraris-lagi-why.html</link><category>Budaya</category><category>Information</category><author>noreply@blogger.com (Angga Budi Santoso)</author><pubDate>Sat, 4 Sep 2010 10:01:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6461156863954513665.post-8103499021320033672</guid><description>&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #333333; font-family: arial, helvetica, clean, sans-serif; font-size: 13px; line-height: 16px;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style="margin-bottom: 1em; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;REPUBLIKA.CO.ID,YOGYAKARTA--Masyarakat Indonesia telah beralih menjadi masyarakat berperadaban industri dari sebelumnya yang agraris, kata pengamat pembangunan wilayah Universitas Gadjah Mada Dr Djarot Sadharto Widyatmoko."Jumlah penduduk pedesaan di Indonesia cenderung stabil dalam kurun waktu 1980-1990 dan kemudian menurun dalam kurun waktu 1990-2000," kata Djarot Sadharto Widyatmoko, di Yogyakarta, Kamis&lt;/div&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;.&lt;br /&gt;
&lt;div style="margin-bottom: 1em; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;Sebaliknya, Djarot mengatakan penduduk perkotaan justru menunjukkan peningkatan yang tajam dalam kurun waktu 1990-2000, dan pada tahun 2010 jumlah penduduk perkotaan sudah melampaui jumlah penduduk pedesaan. "Dengan kondisi tersebut, dapat dikatakan bahwa awal milenium ketiga merupakan momentum awal terbentuknya peradaban masyarakat industri di Indonesia dengan meninggalkan sifat agraris-pedesaan yang merupakan prototip bangsa Indonesia pada awal hingga pertengahan abad ke-20.&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 1em; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;Ia mengatakan dalam kurun waktu kurang dari satu abad, jumlah penduduk perkotaan di Indonesia mengalami pertumbuhan yang luar biasa, yaitu sekitar 30 kali lipat, dari tiga juta jiwa di tahun 1920 hingga hampir 90 juta jiwa tahun 2000. "Jumlah penduduk perkotaan Indonesia pada tahun 2000 hampir sama dengan jumlah seluruh penduduk dua negara tetangga terdekat, yaitu Malaysia dan Thailand," katanya.&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 1em; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;Menurut dia jika ditinjau dari distribusi keruangannya, maka proses urbanisasi yang terjadi di Indonesia adalah urbanisasi terpusat karena lebih dari 85 persen penduduk perkotaannya terpusat di Pulau Jawa dan Pulau Sumatera. "Proses urbanisasi terpusat ini tentunya tidak terlepas dari kebijakan politik dan ekonomi yang dipilih oleh pemerintah Orde Baru dan masuknya pengaruh kekuatan politik, ekonomi, dan perkembangan teknologi dunia pada masa itu," katanya.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;a href="http://www.4shared.com/photo/Vjc84goQ/untitled.html" target="_blank"&gt;&lt;img border="0" src="http://dc212.4shared.com/img/269449870/fbafa8e1/untitled.JPG?rnd=0.571108242461757" /&gt;&lt;/a&gt;  &lt;br /&gt;
&lt;div style="float: left; margin-left: 10px;"&gt;&lt;script type="text/javascript"&gt;
lb_skin = 'Kode_Mode'; 
&lt;/script&gt; &lt;script src="http://www.lintasberita.com/widget_vote/lintasberita.js" type="text/javascript"&gt;
&lt;/script&gt; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;noscript&gt;Powered by www.lintasberita.com visit &lt;a href="http://www.lintasberita.com/"&gt;Lintas Berita&lt;/a&gt;&lt;/noscript&gt; &lt;/div&gt;</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Gunung Seulawah Agam Naik Level Waspada</title><link>http://arbonmania-evolution.blogspot.com/2010/09/gunung-seulawah-agam-naik-level-waspada.html</link><category>Bencana</category><category>Berita</category><author>noreply@blogger.com (Angga Budi Santoso)</author><pubDate>Sat, 4 Sep 2010 10:00:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6461156863954513665.post-8258121009599937239</guid><description>&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #333333; font-family: arial, helvetica, clean, sans-serif; font-size: 13px; line-height: 16px;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div class="hd" style="margin-bottom: 0.3em; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;a class="provider-logo" href="http://sg.rd.yahoo.com/sea/news/article/VIVAlogo/SIG=10vc6gd7e/**http%3A%2F%2Fvivanews.com%2F" id="provider-afp" style="clear: left; color: #334499; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em; padding-top: 0.2em; text-decoration: none;"&gt;&lt;img alt="VIVAnews" height="27" src="http://sg.yimg.com/i/id/fp/vivanews.jpg?x=114&amp;amp;y=27&amp;amp;sig=oBNxIivq6wgqQS8wZaaVhg--" style="border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px;" width="114" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="bd" style="clear: both; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;div class="media" style="float: left; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 1em; padding-top: 0px; width: 213px;"&gt;&lt;div class="media-item media-double" style="border-bottom-color: rgb(221, 221, 221); border-bottom-style: double; border-bottom-width: 3px; margin-bottom: 1em; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 1em; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;a href="http://id.news.yahoo.com/viva/20100903/img/ppl-1283476238-2010-0-viva-afada2123c400.html" style="color: #334499; text-decoration: none;"&gt;&lt;img height="159" src="http://d.yimg.com/hb/ng/co/viva/20100903/02/2209479033-gunung-seulawah-agam-naik-level-waspada.jpg?x=213&amp;amp;y=159&amp;amp;sig=83QOqYx5MzzLQ.XZBTQnMw--" style="border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px;" title="Gunung Sinabung meletus" width="213" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;cite class="caption" style="color: #666666; display: block; font-size: 10px; font-style: normal; font-weight: normal; line-height: 1.2em;"&gt;Gunung Sinabung meletus&lt;/cite&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="content" style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;div style="margin-bottom: 1em; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;VIVAnews -- Gunung Seulawah Agam, salah satu dari tiga gunung api&amp;nbsp; tipe A ( aktif meletus) di Nanggroe Aceh Darussalam&amp;nbsp; naik statusnya sejak tanggal 1 September 2010. "Dinaikkan dari "Normal" (Level I) menjadi "Waspada" (Level II)," demikian disampaikan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMG).&lt;/div&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style="margin-bottom: 1em; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;Meskipun secara visual aktivitas vulkanik gunung dengan ketinggian 1.726 meter itu tidak mengalami peningkatan yang signifikan, namun dari data kegempaan secara fluktuatif mengalami kecenderungan peningkatan.&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 1em; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;Disampaikan PVMG, masa istirahat Gunung Seulawah Agam adalah 136 tahun dan terpanjang adalah 239 tahun. Erupsi terakhir terjadi pada kawah parasit pada 12-13 Januari 1839.&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 1em; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;Sejumlah rekomendasi diberikan, masyarakat dan pengunjung tidak dibolehkan mendaki dan mendekati kawah hingga radius 3 kilometer dari kawah aktif.&amp;nbsp; "Masyarakat sekitar diharap tenang namun tetap waspada, tidak terpancing isu-isu gunung akan meletus."&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 1em; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;Sebelumnya, masyarakat Indonesia dikagetkan oleh meletusnya Gunung Sinabung, di Kabupaten Karo, Sumatera Selatan. Gunung yang 'tidur' selama lebih dari 400 tahun, tiba-tiba menggeliat dan meletus.&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 1em; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;Bahkan hari ini, Jumat 3 September 2010, pukul 10.30 WIB, Sinabung kembali meletus, untuk kali ketiganya. Abu menyembur sampai ketinggian 3.000 meter. Ini letusan terbesar.&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;a href="http://www.4shared.com/photo/Vjc84goQ/untitled.html" target="_blank"&gt;&lt;img border="0" src="http://dc212.4shared.com/img/269449870/fbafa8e1/untitled.JPG?rnd=0.571108242461757" /&gt;&lt;/a&gt;  &lt;br /&gt;
&lt;div style="float: left; margin-left: 10px;"&gt;&lt;script type="text/javascript"&gt;
lb_skin = 'Kode_Mode'; 
&lt;/script&gt; &lt;script src="http://www.lintasberita.com/widget_vote/lintasberita.js" type="text/javascript"&gt;
&lt;/script&gt; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;noscript&gt;Powered by www.lintasberita.com visit &lt;a href="http://www.lintasberita.com/"&gt;Lintas Berita&lt;/a&gt;&lt;/noscript&gt; &lt;/div&gt;</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Gara-gara 1,8 Sen, Administratur Kehilangan Pekerjaan di Jerman</title><link>http://arbonmania-evolution.blogspot.com/2010/09/gara-gara-18-sen-administratur.html</link><category>Berita</category><author>noreply@blogger.com (Angga Budi Santoso)</author><pubDate>Sat, 4 Sep 2010 09:59:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6461156863954513665.post-6129625092775792617</guid><description>&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #333333; font-family: arial, helvetica, clean, sans-serif; font-size: 13px; line-height: 16px;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div class="hd" style="margin-bottom: 0.3em; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;a class="provider-logo" href="http://sg.rd.yahoo.com/sea/news/article/ANTARAlogo/SIG=1130c2oor/**http%3A%2F%2Fwww.antara.co.id%2F" id="provider-afp" style="clear: left; color: #334499; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em; padding-top: 0.2em; text-decoration: none;"&gt;&lt;img alt="Antara" height="27" src="http://sg.yimg.com/i/id/providers/antara.gif?x=102&amp;amp;y=27&amp;amp;sig=TFejFXJkcoWcWewUu5CVIQ--" style="border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px;" width="102" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="bd" style="clear: both; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;div class="content" style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;div style="margin-bottom: 1em; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;Berlin (ANTARA/Reuters Life!) - Satu perusahaan Jerman yang memecat seorang pria karena ia mencuri listrik seharga 1,8 sen euro (dua sen dolar AS) sebenarnya tak mempunyai dasar untuk memecat dia, demikian putusan satu pengadilan.&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 1em; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;Pengadilan itu membatalkan permohonan banding perusahaan tersebut terhadap pemulihan jabatan pria itu.&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 1em; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;Administratur jejaring Oliver Beel kehilangan pekerjaannya setelah ia mengisi-ulang Segwaynya --kendaraan roda dua yang bertenaga listrik, di tempat kerja pada Mei 2009.&lt;/div&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style="margin-bottom: 1em; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;Setelah ia menghubungkan kendaraannya dengan sumber listrik perusahaan selama 1,5 jam, bosnya meminta dia mencabutnya.&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 1em; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;Dua hari kemudian Beel kehilangan pekerjaan.&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 1em; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;Pengadilan tersebut memutuskan bahwa pemecatan tak sesuai buat pelanggaran itu, terutama mengingat "biaya listrik minimal yang terlibat, pengabdian penggugat selama 19 tahun, sementara kenyataan bahwa pegawai lain mengisi baterei telefon genggam mereka dan membuat bingkai foto digital atas biaya perusahaan tanpa hukuman".&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;a href="http://www.4shared.com/photo/Vjc84goQ/untitled.html" target="_blank"&gt;&lt;img border="0" src="http://dc212.4shared.com/img/269449870/fbafa8e1/untitled.JPG?rnd=0.571108242461757" /&gt;&lt;/a&gt;  &lt;br /&gt;
&lt;div style="float: left; margin-left: 10px;"&gt;&lt;script type="text/javascript"&gt;
lb_skin = 'Kode_Mode'; 
&lt;/script&gt; &lt;script src="http://www.lintasberita.com/widget_vote/lintasberita.js" type="text/javascript"&gt;
&lt;/script&gt; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;noscript&gt;Powered by www.lintasberita.com visit &lt;a href="http://www.lintasberita.com/"&gt;Lintas Berita&lt;/a&gt;&lt;/noscript&gt; &lt;/div&gt;</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Enam Alasan Mengapa Mereka Resign</title><link>http://arbonmania-evolution.blogspot.com/2010/09/enam-alasan-mengapa-mereka-resign.html</link><category>Information</category><author>noreply@blogger.com (Angga Budi Santoso)</author><pubDate>Sat, 4 Sep 2010 09:58:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6461156863954513665.post-712178930520537202</guid><description>&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #333333; font-family: arial, helvetica, clean, sans-serif; font-size: 13px; line-height: 16px;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div class="hd" style="margin-bottom: 0.3em; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;a class="provider-logo" href="http://sg.rd.yahoo.com/sea/news/article/VIVAlogo/SIG=10vc6gd7e/**http%3A%2F%2Fvivanews.com%2F" id="provider-afp" style="clear: left; color: #334499; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em; padding-top: 0.2em; text-decoration: none;"&gt;&lt;img alt="VIVAnews" height="27" src="http://sg.yimg.com/i/id/fp/vivanews.jpg?x=114&amp;amp;y=27&amp;amp;sig=oBNxIivq6wgqQS8wZaaVhg--" style="border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px;" width="114" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="bd" style="clear: both; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;div class="content" style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;div style="margin-bottom: 1em; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;VIVAnews - Mendapatkan pekerjaan tak semudah seperti membalikkan telap tangan. Namun ketika pekerjaan telah didapatkan, ada saja keluhan yang terucap dari mulut. Kerja pun tanpa hati dan semangat.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 1em; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;Memutuskan berhenti kerja dari sebuah perusahaan memang tidak boleh emosional. Seperti dikutip dari allwomenstalk.com, ada sejumlah alasan yang biasa melatari mereka yang bersemangat untuk berhenti atau resign.&lt;/div&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style="margin-bottom: 1em; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;1. Ingin upah lebih tinggi&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 1em; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;Ini adalah alasan paling menonjol dalam sejumlah kasus pindah kerja. Jika Anda yakin bisa menghasilkan lebih banyak uang dan tunjangan asuransi di tempat lain, lebih baik keluar dari pekerjaan itu. Pastikan Anda memiliki prioritas tempat kerja lainnya, sebelum benar-benar memutuskan untuk resign.&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 1em; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;2. Tidak menikmati&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 1em; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;Kadang, orang tidak menikmati pekerjaan mereka. Jika rasa tak nyaman semakin kuat, berpikir pindah kerja tampaknya lebih baik daripada performa memburuk gara-gara memaksakan diri. Kondisi terpaksa itu juga berpotensi membuat stres dan membahayakan kesehatan. Lebih baik, putuskan untuk mencari pekerjaan yang lebih cocok.&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 1em; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;3. Pantas mendapat jabatan lebih baik&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 1em; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;Tentu saja, alasan untuk berhenti mungkin karena Anda berpikir layak mendapat posisi atau jabatan lebih baik. Jika ini alasannya, Anda harus memastikan Anda memiliki pekerjaan pengganti yang lebih baik sebelum Anda berhenti.&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 1em; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;4. Ada tawaran kerja lebih baik&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 1em; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;Jika Anda memiliki tawaran pekerjaan yang lebih baik, maka itu pasti akan menjadi langkah besar. Penawaran pekerjaan harus memiliki efek jangka panjang. Jika harapan jangka panjang tak akan terjamin, lebih baik pertimbangkan untuk bertahan di kantor lama.&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 1em; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;5. Jam kerja tak sesuai&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 1em; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;Karyawan selalu dituntut untuk menaati aturan perusahaan dan bos. Termasuk tuntutan lembur dan menyelesaikan beban pekerjaan di luar jam kerja. Banyak orang merasa tak tahan dengan jam kerja yang berlebih, karena menyita waktu berkumpul dengan keluarga dan istirahat. Maka tak jarang, kebanyakan orang memilih berhenti kerja karena alasan jam kerja tak sesuai.&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 1em; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;6. Butuh waktu merawat anak&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 1em; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;Banyak wanita lebih suka memilih pekerjaan yang bisa dilakukan di rumah, karena sekaligus bisa mengawasi anak. Tak jarang wanita karier memutuskan berhenti bekerja di kantor usai menikah dan memiliki anak.&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;a href="http://www.4shared.com/photo/Vjc84goQ/untitled.html" target="_blank"&gt;&lt;img border="0" src="http://dc212.4shared.com/img/269449870/fbafa8e1/untitled.JPG?rnd=0.571108242461757" /&gt;&lt;/a&gt;  &lt;br /&gt;
&lt;div style="float: left; margin-left: 10px;"&gt;&lt;script type="text/javascript"&gt;
lb_skin = 'Kode_Mode'; 
&lt;/script&gt; &lt;script src="http://www.lintasberita.com/widget_vote/lintasberita.js" type="text/javascript"&gt;
&lt;/script&gt; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;noscript&gt;Powered by www.lintasberita.com visit &lt;a href="http://www.lintasberita.com/"&gt;Lintas Berita&lt;/a&gt;&lt;/noscript&gt; &lt;/div&gt;</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Malaysia Bentuk Unit Khusus Internet</title><link>http://arbonmania-evolution.blogspot.com/2010/09/malaysia-bentuk-unit-khusus-internet.html</link><category>Berita</category><category>Budaya</category><author>noreply@blogger.com (Angga Budi Santoso)</author><pubDate>Sat, 4 Sep 2010 09:57:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6461156863954513665.post-1758318385825208058</guid><description>&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #333333; font-family: arial, helvetica, clean, sans-serif; font-size: 13px; line-height: 16px;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div class="hd" style="margin-bottom: 0.3em; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;a class="provider-logo" href="http://sg.rd.yahoo.com/sea/news/article/LIPUTANlogo/SIG=113tlrfcb/**http%3A%2F%2Fwww.liputan6.com%2F" id="provider-afp" style="clear: left; color: #334499; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em; padding-top: 0.2em; text-decoration: none;"&gt;&lt;img alt="Liputan 6" height="21" src="http://sg.yimg.com/i/id/providers/logoliputan6_110.gif?x=110&amp;amp;y=21&amp;amp;sig=F1zQbq4DfJ4fTX1a70NsUA--" style="border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px;" width="110" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="bd" style="clear: both; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;div class="content" style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;div style="margin-bottom: 1em; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;Liputan6.com, Kuala Lumpur: Pemerintah Malaysia membentuk unit khusus untuk mencari posting-postingan internet yang dapat menyulut ketegangan rasial dan perpecahan. "Departemen akan mengumpulkan unit pelaksana yang memiliki keahlian seperti, polisi, kejaksaan, dan peradilan, untuk menyelidiki kasus tersebut," kata Menteri Dalam Negeri Malaysia Hishammuddin Hussein di Kuala Lumpur, Malaysia, Jumat (3/9).&lt;/div&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style="margin-bottom: 1em; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;Langkah ini dilakukan menyusul ulah beberapa kelompok, seperti Federasi Mahasiswa Selangor Semenanjung Malaysia, Gagasan Pendidikan Melayu Malaysia, dan Perkasa, yang dilaporkan polisi karena menghina sensitivitas Malaysia melalu situs jejaring sosial Facebook., Rabu (1/9) lalu.&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 1em; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;Hishammuddin menambahkan, ada pihak tertentu yang ingin mengangkat isu-isu sensitif untuk menciptakan kebencian dan perpecahan di antara rakyat.&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 1em; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;Sementara itu, Perdana Menteri Najib Razak mengatakan, masyarakat harusnya bisa mempercayai media massa sebagai pelaporan yang didasarkan pada fakta yang tidak seperti media alternatif. "Beberapa artikel yang dipublikasikan di media alternatif, seperti portal online dan blog adalah setengah kebenaran dan tidak akurat," katanya.&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 1em; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;Dikatakan Najib, media massa memiliki satu kekuatan yang tidak dapat ditemukan di media alternatif, karena mereka berdasarkan fakta. "Jika kita membaca media mainstream, secara intuitif kita menganggapnya sebagai laporan fakta otoritatif yang tidak bisa dipertanyakan, " katanya di kantor Straits Times New Press, Kamis (2/9).&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 1em; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;Semua prinsipnya didasarkan pada fakta, jelas Najib, dibandingkan dengan blog yang pribadi. "Biasanya hanya menunjukkan satu orang dan berdasarkan pendapat. Harusnya ada masyarakat yang dapat melihat kekuatan media massa," tambahnya.(StraitsTimes/JAY/SHA)&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;a href="http://www.4shared.com/photo/Vjc84goQ/untitled.html" target="_blank"&gt;&lt;img border="0" src="http://dc212.4shared.com/img/269449870/fbafa8e1/untitled.JPG?rnd=0.571108242461757" /&gt;&lt;/a&gt;  &lt;br /&gt;
&lt;div style="float: left; margin-left: 10px;"&gt;&lt;script type="text/javascript"&gt;
lb_skin = 'Kode_Mode'; 
&lt;/script&gt; &lt;script src="http://www.lintasberita.com/widget_vote/lintasberita.js" type="text/javascript"&gt;
&lt;/script&gt; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;noscript&gt;Powered by www.lintasberita.com visit &lt;a href="http://www.lintasberita.com/"&gt;Lintas Berita&lt;/a&gt;&lt;/noscript&gt; &lt;/div&gt;</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Bagi Hawking, Dalil Ilmiah adalah "Tuhan"</title><link>http://arbonmania-evolution.blogspot.com/2010/09/bagi-hawking-dalil-ilmiah-adalah-tuhan.html</link><category>Berita</category><category>Budaya</category><category>Information</category><author>noreply@blogger.com (Angga Budi Santoso)</author><pubDate>Sat, 4 Sep 2010 09:52:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6461156863954513665.post-2753943372185012280</guid><description>&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #333333; font-family: arial, helvetica, clean, sans-serif; font-size: 13px; line-height: 16px;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div class="hd" style="margin-bottom: 0.3em; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;a class="provider-logo" href="http://sg.rd.yahoo.com/sea/news/article/VIVAlogo/SIG=10vc6gd7e/**http%3A%2F%2Fvivanews.com%2F" id="provider-afp" style="clear: left; color: #334499; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em; padding-top: 0.2em; text-decoration: none;"&gt;&lt;img alt="VIVAnews" height="27" src="http://sg.yimg.com/i/id/fp/vivanews.jpg?x=114&amp;amp;y=27&amp;amp;sig=oBNxIivq6wgqQS8wZaaVhg--" style="border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px;" width="114" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="bd" style="clear: both; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;div class="media" style="float: left; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 1em; padding-top: 0px; width: 213px;"&gt;&lt;div class="media-item media-double" style="border-bottom-color: rgb(221, 221, 221); border-bottom-style: double; border-bottom-width: 3px; margin-bottom: 1em; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 1em; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;a href="http://id.news.yahoo.com/viva/20100903/img/pwl-1283498539-2010-0-viva-d721add71aeb0.html" style="color: #334499; text-decoration: none;"&gt;&lt;img height="159" src="http://d.yimg.com/hb/ng/co/viva/20100903/08/3241669545-bagi-hawking-dalil-ilmiah-adalah-tuhan.jpg?x=213&amp;amp;y=159&amp;amp;sig=imHjQx8RcUpETx1Pw14xKA--" style="border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px;" title="Stephen Hawking" width="213" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;cite class="caption" style="color: #666666; display: block; font-size: 10px; font-style: normal; font-weight: normal; line-height: 1.2em;"&gt;Stephen Hawking&lt;/cite&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="content" style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;div style="margin-bottom: 1em; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;VIVAnews - Teori fisikawan terkemuka, Stephen Hawking, bahwa Tuhan tidak ada sangkut pautnya dengan penciptaan alam semesta telah mengundang reaksi keras dari kaum rohaniwan di Inggris. Menurut mereka, teori Hawking itu tidak bisa diterima sebagai kebenaran apalagi sampai mengusik keimanan orang lain.&lt;/div&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style="margin-bottom: 1em; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;Kepala Gereja Kristen Anglikan, Rowan Williams, tidak bisa menerima argumen Hawking bahwa alam semesta bisa tercipta tanpa campur tangan Tuhan. Menurut Williams, manusia sejak dahulu percaya bahwa Tuhan menciptakan semesta.&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 1em; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;"Percaya kepada Tuhan bukan sekadar mengisi kekosongan dalam menjelaskan bagaimana suatu hal terkait dengan hal lain di dalam alam semesta," kata Williams dalam majalah "Eureka" terbitan harian The Times.&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 1em; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;"Kepercayaan itulah yang menjelaskan bahwa ada suatu unsur yang pintar dan hidup dimana segala sesuatu pada akhirnya bergantung pada keberadaannya," lanjut Williams yang komentarnya juga dikutip laman harian The Telegraph, Jumat 3 September 2010.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 1em; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;"Ilmu fisika dengan sendirinya tidak akan menjawab pertanyaan mengapa ada ketimbang tiada," lanjut Williams. Dia mengritik pernyataan Hawking bahwa,"Karena ada hukum seperti gravitasi, alam semesta bisa dan akan tercipta sendiri."&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 1em; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;Williams pun tidak habis pikir dengan pernyataan ilmuwan berusia 68 tahun itu bahwa "Kreasi yang spontan merupakan alasan mengapa ada ketimbang tiada, mengapa alam semesta ada, mengapa kita ada."&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 1em; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;Selain Williams, kritik juga muncul dari pemuka agama lain, seperti Pemimpin Gereja Katolik Roma di Inggris, Lord Sacks, dan Ibrahim Mogra, Ketua Dewan Muslim Inggris. Kepada The Times, Lord Sacks menilai bahwa ilmu pengetahuan merupakan suatu penjelasan, sedangkan agama adalah menyangkut tafsiran.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 1em; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 1em; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;Melalui buku barunya yang akan terbit 9 September mendatang, "The Grand Design," Hawking mementahkan keyakinan Isaac Newton - dan juga pandangan Hawking sendiri - bahwa jagat raya termasuk Bumi terbentuk akibat campur tangan ilahi.&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 1em; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;Dalam ringkasan buku yang pertama kali diterbitkan harian Inggris, The Times, Hawking menantang teori Newton bahwa alam semesta pastinya didesain oleh Tuhan karena tidak mungkin muncul dari fenomena chaos. Buku terbaru itu ditulis Hawking bersama fisikawan Amerika, Leonard Mlodinow.&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 1em; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;Bukan kali ini saja Hawking mengesampingkan konsep Tuhan dalam mengemukakan teorinya. Dalam wawancara dengan stasiun televisi Inggris, Channel 4, Juni lalu, Hawking mengaku tidak percaya bahwa ada Tuhan secara "personal."&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 1em; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;"Pertanyaannya adalah, apakah demikian caranya alam semesta mulai dipilih oleh Tuhan bagi alasan-alasan yang kita tidak bisa pahami, atau apakah itu ditentukan oleh suatu dalil ilmiah?" Saya percaya yang kedua," kata Hawking saat itu dalam program acara "Genius of Britain."&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 1em; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;"Bila kalian mau, kalian bisa menyebut dalil-dalil ilmiah itu 'Tuhan.' Namun bukan seperti suatu Tuhan yang personal yang bisa kalian temui dan kalian tanya," lanjut Hawking.&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;a href="http://www.4shared.com/photo/Vjc84goQ/untitled.html" target="_blank"&gt;&lt;img border="0" src="http://dc212.4shared.com/img/269449870/fbafa8e1/untitled.JPG?rnd=0.571108242461757" /&gt;&lt;/a&gt;  &lt;br /&gt;
&lt;div style="float: left; margin-left: 10px;"&gt;&lt;script type="text/javascript"&gt;
lb_skin = 'Kode_Mode'; 
&lt;/script&gt; &lt;script src="http://www.lintasberita.com/widget_vote/lintasberita.js" type="text/javascript"&gt;
&lt;/script&gt; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;noscript&gt;Powered by www.lintasberita.com visit &lt;a href="http://www.lintasberita.com/"&gt;Lintas Berita&lt;/a&gt;&lt;/noscript&gt; &lt;/div&gt;</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Istana Tertua di Dunia Diubah Turki Jadi Museum Terbuka</title><link>http://arbonmania-evolution.blogspot.com/2010/09/istana-tertua-di-dunia-diubah-turki.html</link><category>Budaya</category><author>noreply@blogger.com (Angga Budi Santoso)</author><pubDate>Sat, 4 Sep 2010 09:51:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6461156863954513665.post-1045358446290992295</guid><description>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;a class="provider-logo" href="http://sg.rd.yahoo.com/sea/news/article/REPUlogo/SIG=116isknqb/**http%3A%2F%2Fwww.republika.co.id%2F" id="provider-afp" style="clear: left; color: #334499; display: inline !important; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em; padding-top: 0.2em; text-decoration: none;"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;a class="provider-logo" href="http://sg.rd.yahoo.com/sea/news/article/REPUlogo/SIG=116isknqb/**http%3A%2F%2Fwww.republika.co.id%2F" id="provider-afp" style="clear: left; color: #334499; display: inline !important; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em; padding-top: 0.2em; text-decoration: none;"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;a class="provider-logo" href="http://sg.rd.yahoo.com/sea/news/article/REPUlogo/SIG=116isknqb/**http%3A%2F%2Fwww.republika.co.id%2F" id="provider-afp" style="clear: left; color: #334499; display: inline !important; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em; padding-top: 0.2em; text-decoration: none;"&gt;&lt;/a&gt;&lt;a class="provider-logo" href="http://sg.rd.yahoo.com/sea/news/article/REPUlogo/SIG=116isknqb/**http%3A%2F%2Fwww.republika.co.id%2F" id="provider-afp" style="clear: left; color: #334499; display: inline !important; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em; padding-top: 0.2em; text-decoration: none;"&gt;&lt;img alt="Republika" height="27" src="http://sg.yimg.com/i/id/providers/republika.jpg?x=114&amp;amp;y=27&amp;amp;sig=yZ96.j6AcqPS4O7zCD.Idw--" style="border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px;" width="114" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div class="bd" style="clear: both; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;div class="content" style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;div style="margin-bottom: 1em; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjijcUJhtnTHsFSAQvhyphenhyphenlL6Gqryxnf1Brn0vpQPkbjilnYitifCznCqGLyN8QHCbqPFWaSV9FAmoaBXDpmJ3AZayLE-bsEPO37Igl92KUIoMU3IjbmGjlXGqrQTWNjsqCZtqhP7XwJBwGW_/s1600/154afp_patung.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjijcUJhtnTHsFSAQvhyphenhyphenlL6Gqryxnf1Brn0vpQPkbjilnYitifCznCqGLyN8QHCbqPFWaSV9FAmoaBXDpmJ3AZayLE-bsEPO37Igl92KUIoMU3IjbmGjlXGqrQTWNjsqCZtqhP7XwJBwGW_/s1600/154afp_patung.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;REPUBLIKA.CO.ID,ANKARA--Satu istana berusia 5.000 tahun ditemukan di Turki Timur, istana tertua di dunia, akan menjadi museum udara terbuka pada Juni mendatang, kantor berita semi-pemerintah, Anatolia, melaporkan, Kamis. Istana yang ditemukan di bawah tanah di Aslantepe Tumulus, satu permukiman kuno di desa Orduzu, Provinsi Malatya, itu dibangun pada 3.300 Sebelum Masehi, dan pemugaran istana itu akan rampung pada tahun kini, kata Marcella Frangipane, dosen arkeologi Italia di Universitas La Spienza dan ketua tim penggalian di Aslantepe, kata Anatolia.&lt;br /&gt;
&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style="margin-bottom: 1em; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;Menurut dia, museum itu akan memperlihatkan bagaimana negara purba di Aslantepe mulai dibangun dan bagaimana sistem negara dijalankan.Ia menjelaskan, tim penggalian berhasil menemukan plafon setiap ruang istana bersama atap untuk melindungi bangunan tersebut.&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 1em; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;Bekas-bekas sebuah kuil, sebuah ruang pengadilan dan lorong-lorong ditemukan di dalam istana tersebut, sementara segel-segel ditemukan di sana yang menunjukkan keberadaan birokrasi pada saat itu, kata Frangipane.Peradaban tersebut berakhir dengan suatu kebakaran, namun bekas-bekas istana itu sangat penting untuk kemanusiaan, katanya.&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;a href="http://www.4shared.com/photo/Vjc84goQ/untitled.html" target="_blank"&gt;&lt;img border="0" src="http://dc212.4shared.com/img/269449870/fbafa8e1/untitled.JPG?rnd=0.571108242461757" /&gt;&lt;/a&gt;  &lt;br /&gt;
&lt;div style="float: left; margin-left: 10px;"&gt;&lt;script type="text/javascript"&gt;
lb_skin = 'Kode_Mode'; 
&lt;/script&gt; &lt;script src="http://www.lintasberita.com/widget_vote/lintasberita.js" type="text/javascript"&gt;
&lt;/script&gt; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;noscript&gt;Powered by www.lintasberita.com visit &lt;a href="http://www.lintasberita.com/"&gt;Lintas Berita&lt;/a&gt;&lt;/noscript&gt; &lt;/div&gt;</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjijcUJhtnTHsFSAQvhyphenhyphenlL6Gqryxnf1Brn0vpQPkbjilnYitifCznCqGLyN8QHCbqPFWaSV9FAmoaBXDpmJ3AZayLE-bsEPO37Igl92KUIoMU3IjbmGjlXGqrQTWNjsqCZtqhP7XwJBwGW_/s72-c/154afp_patung.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Pengungsi Sinabung Mulai Terjangkit ISPA</title><link>http://arbonmania-evolution.blogspot.com/2010/08/pengungsi-sinabung-mulai-terjangkit.html</link><category>Bencana</category><category>Berita</category><category>Budaya</category><category>Information</category><author>noreply@blogger.com (Angga Budi Santoso)</author><pubDate>Tue, 31 Aug 2010 20:05:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6461156863954513665.post-1432408123158523917</guid><description>&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #333333; font-family: arial, helvetica, clean, sans-serif; font-size: 13px; line-height: 16px;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div class="hd" style="margin-bottom: 0.3em; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;a class="provider-logo" href="http://sg.rd.yahoo.com/sea/news/article/ANTARAlogo/SIG=1130c2oor/**http%3A%2F%2Fwww.antara.co.id%2F" id="provider-afp" style="clear: left; color: #334499; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em; padding-top: 0.2em; text-decoration: none;"&gt;&lt;img alt="Antara" height="27" src="http://sg.yimg.com/i/id/providers/antara.gif?x=102&amp;amp;y=27&amp;amp;sig=TFejFXJkcoWcWewUu5CVIQ--" style="border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px;" width="102" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="bd" style="clear: both; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;div class="media" style="float: left; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 1em; padding-top: 0px; width: 213px;"&gt;&lt;div class="media-item media-double" style="border-bottom-color: rgb(221, 221, 221); border-bottom-style: double; border-bottom-width: 3px; margin-bottom: 1em; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 1em; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;a href="http://id.news.yahoo.com/antr/20100830/img/ppl-1-pengungsi-sinabung-mu-b3f5aeacd1110.html" style="color: #334499; text-decoration: none;"&gt;&lt;img height="142" src="http://d.yimg.com/hb/ng/co/antr/20100830/18/1286405659-pengungsi-sinabung-mulai-terjangkit-ispa.jpg?x=213&amp;amp;y=142&amp;amp;sig=XNKsVRry0Bl0doBkZdAWJA--" style="border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px;" title="Pengungsi Sinabung Mulai Terjangkit ISPA" width="213" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;cite class="caption" style="color: #666666; display: block; font-size: 10px; font-style: normal; font-weight: normal; line-height: 1.2em;"&gt;Pengungsi Sinabung Mulai Terjangkit ISPA&lt;/cite&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="content" style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;div style="margin-bottom: 1em; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;Kabanjahe, Sumut (ANTARA) - Penyakit infeksi saluran pernapasan akut mulai menjangkiti sebagian warga Tanah Karo yang mengungsi pascameletusnya Gunung Sinabung, Minggu (29/8) dini hari.&lt;/div&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style="margin-bottom: 1em; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;Hariati Sebayang (38), seorang warga pengungsi yang ditemui di salah satu posko pengungsian di Jambur Taras, Berastagi, Senin, mengatakan, ia beserta dua anggora keluarganya sudah mulai mengalami batuk dan sesak nafas.&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 1em; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;Batuk dan sesak nafas mulai mereka rasakan sejak Minggu malam, beberapa jam setelah kejadian meletusnya gunung tertinggi di Sumatera itu, yang bukan hanya mengeluarkan lava pijar tapi juga debu vulkanik yang cukup tebal.&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 1em; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;Hariati dan keluarga agak terlambat mengungsi, karena awalnya mengira letusan Sinabung tidak akan berdampak serius. Mereka akhirnya juga mengungsi menyusul asap dan debu yang semakin tebal.&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 1em; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;"Tapi saya dan dua anak saya sudah mendapat mengobatan dari posko kesehatan yang disediakan pemerintah di Jambur ini. Mudah-mudahan tidak terlalu parah," katanya.&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 1em; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;Hal yang sama juga dirasakan Dirson Sinulingga (45), warga Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Tanah Karo yang ditemui di lokasi pengungsian Jambur Lige, Kabanjahe.&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 1em; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;Ia justru mengaku sudah mulai merasakan sesak nafas sejak Sabtu (28/8) atau sehari sebelum Gunung Sibanung menunjukkan aktivitas vulkanologi dengan mengeluarkan debu tebal.&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 1em; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;"Debunya memang cukup tebal. Meski sudah pake masker mungkin ada juga debunya yang terhisap," katanya.&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 1em; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;Maria Tarigan (28), salah seorang tim medis dari Dinkes Tanah Karo mengakui memang sudah ada beberapa warga yang mengeluhkan sesak nafas dan batu-batuk akibat terhisap debu yang disemburkan Gunung Sinabung.&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 1em; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;Meski demikian, lanjutnya, tim medis sudah memberikan layanan yang cukup prima kepada mereka dengan memberikan obat untuk mengantisipasi penyakit tersebut.&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 1em; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;"Kita tetap siaga melayani kesehatan pengungsi dalam beberapa hari ini sampai kondisi kembali aman," katanya.&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 1em; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;Sebelumnya, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumatera Utara mengeluarkan perintah pengosongan 13 desa di sekitar kaki Gunung Sinabung.&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 1em; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;Perintah tersebut sengaja dikeluarkan demi menghindari dampak berbahaya bagi masyarakat sekitar gunung dari gangguan pernafasan, mengingat hujan debu vulkanik masih terus menyebar di sekitarnya.&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 1em; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;Ke-13 desa berada di wilayah tiga kecamatan masing-masing Kecamatan Namo Trans, Payung dan Tiga Ndreket, berada pada posisi terlarang atau sekitar radius enam kilometer dari kaki gunung.&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;a href="http://www.4shared.com/photo/Vjc84goQ/untitled.html" target="_blank"&gt;&lt;img border="0" src="http://dc212.4shared.com/img/269449870/fbafa8e1/untitled.JPG?rnd=0.571108242461757" /&gt;&lt;/a&gt;  &lt;br /&gt;
&lt;div style="float: left; margin-left: 10px;"&gt;&lt;script type="text/javascript"&gt;
lb_skin = 'Kode_Mode'; 
&lt;/script&gt; &lt;script src="http://www.lintasberita.com/widget_vote/lintasberita.js" type="text/javascript"&gt;
&lt;/script&gt; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;noscript&gt;Powered by www.lintasberita.com visit &lt;a href="http://www.lintasberita.com/"&gt;Lintas Berita&lt;/a&gt;&lt;/noscript&gt; &lt;/div&gt;</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>PSSI seriusi Naturalisasi EL Coco</title><link>http://arbonmania-evolution.blogspot.com/2010/08/pssi-seriusi-naturalisasi-el-coco.html</link><category>Berita</category><category>sport</category><author>noreply@blogger.com (Angga Budi Santoso)</author><pubDate>Tue, 31 Aug 2010 20:03:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6461156863954513665.post-7576592282035621514</guid><description>&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #333333; font-family: arial, helvetica, clean, sans-serif; font-size: 13px; line-height: 16px;"&gt;VIVAnews - Badan Tim Nasional (BTN) PSSI mulai menjajaki proses naturaliasi striker Persib Bandung, Christian 'El Loco' Gonzales. PSSI berharap Gonzales sudah menjadi warga negara Indonesia sebelum November 2010.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #333333; font-family: arial, helvetica, clean, sans-serif; font-size: 13px; line-height: 16px;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div class="content" style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;div style="margin-bottom: 1em; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 1em; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;"Gonzales sebenarnya sudah pernah mengajukan diri menjadi warga negara Indonesia ke Dephumkam. Sekarang PSSI akan mencoba membantunya," kata ketua BTN, Iman Arif, saat dihubungi VIVAnews, Senin, 30 Agustus 2010.&lt;/div&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style="margin-bottom: 1em; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;Peluang Gonzales untuk memperkuat timnas Indonesia sebenarnya terbuka lebar. Pasalnya, pemain asal Uruguay yang kini telah berusia 33 tahun itu telah berlaga di kompetisi nasional lebih dari lima tahun.&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 1em; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;Ini merupakan salah satu syarat yang dikeluarkan oleh FIFA bagi pemain yang ingin membela tim nasional negara lain. Syarat lainnya adalah memiliki garis keturunan dari negara yang akan dibelanya.&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 1em; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;"Sekarang tinggal kita tunggu sikap Menpora saja," kata Iman.&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 1em; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;Di Indonesia, El Loco pertama kali memperkuat klub PSM Makassar 2003 lalu. Hingga saat ini pemain Persib itu telah mengoleksi lima kali gelar top scorer. Empat diantaranya diraih saat tampil di liga dan satu lagi di Piala Indonesia.&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 1em; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;Selain El Loco, PSSI juga sedang menjajaki proses naturalisasi bagi Kim Jefrrey. Pemain berdarah Jerman yang kini memperkuat Persema Malang itu juga dinilai merupakan salah seorang pemain yang layak dinaturalisasi.&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 1em; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;Sebelumnya, BTN telah lebih dulu menjajaki peluang naturalisasi bagi pemain berdarah Belanda, Serginho Van Dijk. Pemain yang kini berlaga di Liga Australia itu juga memiliki garis keturunan Indonesia.&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 1em; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;"Tadi saya sudah minta orang mengambil berkas El Loco dan Kim. Sedangkan untuk Serginho masih menunggu suratnya dalam pekan ini," kata Iman.&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 1em; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;Iman sendiri berharap proses naturalisasi pemain-pemain tersebut sudah bisa rampung sebelum November 2010. Dengan demikian, mereka masih sempat mengikuti latihan tim nasional bersama pemain-pemain lainnya.&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 1em; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;"Pengumuman timnas untuk Piala AFF (Federasi Sepakbola ASEAN) rencananya akan diumumkan November 2010. Karena itu, kami berharap proses naturalisasi keduanya bisa selesai sebelum itu," tandas Iman. (kd)&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;a href="http://www.4shared.com/photo/Vjc84goQ/untitled.html" target="_blank"&gt;&lt;img border="0" src="http://dc212.4shared.com/img/269449870/fbafa8e1/untitled.JPG?rnd=0.571108242461757" /&gt;&lt;/a&gt;  &lt;br /&gt;
&lt;div style="float: left; margin-left: 10px;"&gt;&lt;script type="text/javascript"&gt;
lb_skin = 'Kode_Mode'; 
&lt;/script&gt; &lt;script src="http://www.lintasberita.com/widget_vote/lintasberita.js" type="text/javascript"&gt;
&lt;/script&gt; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;noscript&gt;Powered by www.lintasberita.com visit &lt;a href="http://www.lintasberita.com/"&gt;Lintas Berita&lt;/a&gt;&lt;/noscript&gt; &lt;/div&gt;</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Dilarang puasa di Italia?</title><link>http://arbonmania-evolution.blogspot.com/2010/08/dilarang-puasa-di-italia.html</link><category>Budaya</category><category>Information</category><author>noreply@blogger.com (Angga Budi Santoso)</author><pubDate>Tue, 31 Aug 2010 20:02:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6461156863954513665.post-2242166118382522467</guid><description>&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 12px; line-height: 15px;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div class="image" style="float: left; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 10px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: white;"&gt;&lt;img alt="" class="image1" height="250" src="http://l.yimg.com/a/i/sea/id/ramadan/250ap_salatjumatitalia.jpg" style="border-bottom-style: none; border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-color: initial; border-left-style: none; border-left-width: 0px; border-right-style: none; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-style: none; border-top-width: 0px; border-width: initial; padding-bottom: 5px; padding-left: 5px; padding-right: 5px; padding-top: 5px;" width="250" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div class="imagecaption" style="font-family: tahoma; font-weight: bold; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="desc" style="font-family: 'Times New Roman', Times, serif; font-size: 18px; font-weight: 400; line-height: 23px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;h4 style="font-size: 28px; font-weight: 400; line-height: 23px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 5px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: white;"&gt;Republika -&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 12px; line-height: 18px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: white;"&gt;Saat masyarakat menjalankan ibadah puasa dengan tenang, pekerja muslim di Italia justru dilarang berpuasa selama Ramadan. Larangan tersebut dikeluarkan Komite Keselamatan Kegiatan Pertanian Italia. Mereka mengharuskan pekerja di ladang, termasuk Muslim, untuk tetap makan dan minum selama Ramadhan dengan alasan kesehatan. Jika tak patuh, mereka akan dipecat.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/h4&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="cont" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 12px; line-height: 18px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 10px; padding-right: 10px; padding-top: 0px; text-align: left;"&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: white;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: white;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: white;"&gt;Peraturan itu dikeluarkan di Kota Mantufa, Italia Utara. Serikat Buruh Pusat di negeri tersebut pun menyepakati peraturan tersebut. Mereka beralasan, peraturan berdasarkan rancangan perundangan yang mengharuskan pekerja pada siang hari untuk banyak minum.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class="Apple-style-span" style="color: white;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class="Apple-style-span" style="color: white;"&gt;Jika mengonsumsi sedikit air di musim panas, maka dapat berisiko terkena bahaya sengatan matahari atau bahaya kekeringan serta mengakibatkan hal-hal yang membahayakan kehidupan. Itu karena cuaca panas yang sangat terik di negeri itu saat Ramadhan, lebih dari 30 derajat Celcius. Mereka menganggap dengan waktu puasa yang lebih dari 16 jam, pekerja akan tidak bertenaga.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class="Apple-style-span" style="color: white;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class="Apple-style-span" style="color: white;"&gt;"Para buruh yang menolak minum selama Ramadhan menciptakan persoalan yang perlu diperhatikan. Ini untuk kesehatan mereka, karena cuaca lebih dari 30 derajat celcius," ujar Komite Keselamatan Kegiatan Pertanian Italia, Roberto Cagliari, seperti dikutip Muslimdaily.com. Peraturan ini sangat tidak masuk akal, terlebih dikeluarkan menjelang Ramadan, bulan di mana umat muslim sedang dalam ghirah tertinggi untuk mengumpulkan pahala melalui ibadah wajib dan sunnah.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class="Apple-style-span" style="color: white;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class="Apple-style-span" style="color: white;"&gt;Peraturan itu adalah salah satu tantangan muslim di Italia saat menjalankan ibadah puasa di negeri yang mayoritas Katolik. Muslim di negeri itu adalah minoritas, dan tidak ada pengakuan negara terhadap Islam sebagai agama yang berdaulat. Pemerintah Italia pun tidak mengizinkan muslim membuat stasiun televisi atau radio yang khusus menyiarkan program-program dan acara-acara islami. Pemerintah Italia juga melarang muslim di sana menguburkan jenazah secara Islam, kecuali di kota Roma.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class="Apple-style-span" style="color: white;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class="Apple-style-span" style="color: white;"&gt;Dr. Abdul Wali As-Syamiri, seorang imigran Yaman di Roma, seperti dikutip dari situs KMM Mesir, mengatakan, selama di Italia dia tidak merasakan suasana Ramadan yang khas seperti di negerinya. Rasa rindu akan keluarga kerap menghampirinya, yaitu saat kebersamaan berbuka puasa.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class="Apple-style-span" style="color: white;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class="Apple-style-span" style="color: white;"&gt;Syamiri harus menjalankan puasa seadanya di Roma. Tanpa keluarga, tanpa makanan spesial Ramadan, dan tanpa lantunan azan atau acara religi di televisi. Meski demikian, dia masih bisa melaksanakan segala ibadah ritual Ramadan. "Kami bisa rutin melakukan salat lima waktu, tarawih, serta salat jamaah lainnya di Masjid Agung Roma," paparnya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class="Apple-style-span" style="color: white;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class="Apple-style-span" style="color: white;"&gt;Pada bulan suci ini, biasanya orang Muslim di Roma, yang kebanyakan imigran, masih dapat menghidupkan malam-malam Ramadhan. Mereka bertilawah, salat malam dan iktikaf di Masjid Agung Roma.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class="Apple-style-span" style="color: white;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class="Apple-style-span" style="color: white;"&gt;Mesjid ini merupakan satu-satunya tempat yang bisa diandalkan untuk berbagai ibadah dan kegiatan muslim Italia. Lokasinya pun jauh dari permukiman muslim. Kebanyakan jamaah berasal dari luar kota, hanya sebagian kecil yang berasal dari sekitar masjid.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class="Apple-style-span" style="color: white;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class="Apple-style-span" style="color: white;"&gt;Sayangnya, suasana ini hanya dapat dirasakan oleh Muslim yang berada di Kota Roma, terutama di sekitar Masjid Agung. Sedangkan yang di tempat lain sangatlah sulit, apalagi masjid sangat minim di sana. Kalaupun ada masjid atau mushala di daerah lain, tidak semuanya mendapatkan izin resmi yang membolehkan iktikaf.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class="Apple-style-span" style="color: white;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class="Apple-style-span" style="color: white;"&gt;Seandainya ada yang melakukan iktikaf di masjid atau mushala yang tidak punya izin resmi, maka itu dianggap tindakan kriminal. Akibatnya, mereka hanya sekadar shalat fardu dan tarawih di masjid tersebut. Sebagian besar masjid di sana juga tidak dibolehkan memakai pengeras suara ke luar masjid. Jadi, kalau azan berkumandang, misalnya, hanya bisa didengar oleh orang-orang yang berada di dalam masjid.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: white;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;a href="http://www.4shared.com/photo/Vjc84goQ/untitled.html" target="_blank"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: white;"&gt;&lt;img border="0" src="http://dc212.4shared.com/img/269449870/fbafa8e1/untitled.JPG?rnd=0.571108242461757" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: white;"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style="float: left; margin-left: 10px;"&gt;&lt;script type="text/javascript"&gt;
lb_skin = 'Kode_Mode'; 
&lt;/script&gt; &lt;script src="http://www.lintasberita.com/widget_vote/lintasberita.js" type="text/javascript"&gt;
&lt;/script&gt; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;noscript&gt;Powered by www.lintasberita.com visit &lt;a href="http://www.lintasberita.com/"&gt;Lintas Berita&lt;/a&gt;&lt;/noscript&gt; &lt;/div&gt;</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>FPI: Data Kapolri Ngawur!</title><link>http://arbonmania-evolution.blogspot.com/2010/08/fpi-data-kapolri-ngawur.html</link><category>Berita</category><category>Information</category><category>UU</category><author>noreply@blogger.com (Angga Budi Santoso)</author><pubDate>Tue, 31 Aug 2010 20:02:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6461156863954513665.post-5486401753799246147</guid><description>&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #333333; font-family: arial, helvetica, clean, sans-serif; font-size: 13px; line-height: 16px;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div class="hd" style="margin-bottom: 0.3em; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;a class="provider-logo" href="http://sg.rd.yahoo.com/sea/news/article/VIVAlogo/SIG=10vc6gd7e/**http%3A%2F%2Fvivanews.com%2F" id="provider-afp" style="clear: left; color: #334499; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em; padding-top: 0.2em; text-decoration: none;"&gt;&lt;img alt="VIVAnews" height="27" src="http://sg.yimg.com/i/id/fp/vivanews.jpg?x=114&amp;amp;y=27&amp;amp;sig=oBNxIivq6wgqQS8wZaaVhg--" style="border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px;" width="114" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="bd" style="clear: both; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;div class="media" style="float: left; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 1em; padding-top: 0px; width: 213px;"&gt;&lt;div class="media-item media-double" style="border-bottom-color: rgb(221, 221, 221); border-bottom-style: double; border-bottom-width: 3px; margin-bottom: 1em; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 1em; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;a href="http://id.news.yahoo.com/viva/20100831/img/ppl-1283206740-2010-0-viva-02cb936de94f0.html" style="color: #334499; text-decoration: none;"&gt;&lt;img height="159" src="http://d.yimg.com/hb/ng/co/viva/20100830/23/2899354358-fpi-data-kapolri-ngawur.jpg?x=213&amp;amp;y=159&amp;amp;sig=0ih9OimUih7um_a501j.Pw--" style="border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px;" title="Ketua FPI Habib Rizieq Shihab dan massa FPI" width="213" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;cite class="caption" style="color: #666666; display: block; font-size: 10px; font-style: normal; font-weight: normal; line-height: 1.2em;"&gt;Ketua FPI Habib Rizieq Shihab dan massa FPI&lt;/cite&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="content" style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;div style="margin-bottom: 1em; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;VIVAnews - Kepala Polisi Republik Indonesia, Jenderal Bambang Hendarso Danuri memaparkan sejumlah data terkait tindakan anarkis yang dilakukan&amp;nbsp; organisasi kemasyarakatan.&lt;/div&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style="margin-bottom: 1em; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;Ketua Nahi Mungkar Front Pembela Islam (FPI), Munarman membantah data yang disampaikan Kapolri dalam rapat gabungan siang tadi.&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 1em; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;"Itu data ngawur, saya tahu persis," kata Munarman, ketika dihubungi VIVAnews, melalui telepon, Senin malam. Menurut dia, data yang dipaparkan Kapolri merupakan data yang dihimpun Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM).&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 1em; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;Munarman menilai Kapolri keliru dalam membacakan data tersebut. "Dia (kapolri) lagi sakit, saya anggap dia sedang mengigau," ucap Munarman.&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 1em; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;Dia menyamakan, ketika kapolri keliru membacakan hasil analisis polisi terkait penyelesaian kasus Bank Century. "Waktu itu Kapolri baca analisis opsi A, padahal DPR minta opsi C, ya sama itu," kata dia&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 1em; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;Menurut dia, bukan urusan Kapolri mengurusi pembubaran organisasi masyarakat, terlebih lagi revisi undang-undang parpol. "Pesan saya satu, itu ada polwan dipecat karena hamil di luar nikah, sekarang tinggal di Lampung, tolong Kapolri urus itu," imbuhnya&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 1em; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;Dalam rapat gabungan di DPR, Kapolri menjelaskan, dari tahun ke tahun, ormas yang cenderung melakukan tindakan kekerasan antara lain adalah Front Pembela Islam (FPI), Forum Betawi Rempug (FBR), dan Barisan Muda Betawi.&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 1em; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;"Pada tahun 2010 ini saja, ketiga ormas itu melakukan 49 kali tindakan kekerasan," kata Kapolri.&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 1em; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;Bila dihitung dari tahun sebelumnya, kata Kapolri, maka ormas-ormas yang disebutkan di atas telah melakukan 107 kali kekerasan. (umi)&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;a href="http://www.4shared.com/photo/Vjc84goQ/untitled.html" target="_blank"&gt;&lt;img border="0" src="http://dc212.4shared.com/img/269449870/fbafa8e1/untitled.JPG?rnd=0.571108242461757" /&gt;&lt;/a&gt;  &lt;br /&gt;
&lt;div style="float: left; margin-left: 10px;"&gt;&lt;script type="text/javascript"&gt;
lb_skin = 'Kode_Mode'; 
&lt;/script&gt; &lt;script src="http://www.lintasberita.com/widget_vote/lintasberita.js" type="text/javascript"&gt;
&lt;/script&gt; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;noscript&gt;Powered by www.lintasberita.com visit &lt;a href="http://www.lintasberita.com/"&gt;Lintas Berita&lt;/a&gt;&lt;/noscript&gt; &lt;/div&gt;</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Peneliti: Malaysia Tak Lagi Berdiplomasi Saudara</title><link>http://arbonmania-evolution.blogspot.com/2010/08/peneliti-malaysia-tak-lagi-berdiplomasi.html</link><category>Berita</category><category>Information</category><category>UU</category><author>noreply@blogger.com (Angga Budi Santoso)</author><pubDate>Tue, 31 Aug 2010 19:56:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6461156863954513665.post-2014596581902774956</guid><description>&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #333333; font-family: arial, helvetica, clean, sans-serif; font-size: 13px; line-height: 16px;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div class="hd" style="margin-bottom: 0.3em; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;a class="provider-logo" href="http://sg.rd.yahoo.com/sea/news/article/ANTARAlogo/SIG=1130c2oor/**http%3A%2F%2Fwww.antara.co.id%2F" id="provider-afp" style="clear: left; color: #334499; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em; padding-top: 0.2em; text-decoration: none;"&gt;&lt;img alt="Antara" height="27" src="http://sg.yimg.com/i/id/providers/antara.gif?x=102&amp;amp;y=27&amp;amp;sig=TFejFXJkcoWcWewUu5CVIQ--" style="border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px;" width="102" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="bd" style="clear: both; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;div class="media" style="float: left; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 1em; padding-top: 0px; width: 213px;"&gt;&lt;div class="media-item media-double" style="border-bottom-color: rgb(221, 221, 221); border-bottom-style: double; border-bottom-width: 3px; margin-bottom: 1em; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 1em; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;a href="http://id.news.yahoo.com/antr/20100830/img/ppl-1-peneliti-malaysia-tak-847de142e2070.html" style="color: #334499; text-decoration: none;"&gt;&lt;img height="138" src="http://d.yimg.com/hb/ng/co/antr/20100830/13/555679995-peneliti-malaysia-tak-lagi-berdiplomasi-saudara.jpg?x=213&amp;amp;y=138&amp;amp;sig=ZxHnyGpNaYUsTKb0zeKwHA--" style="border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px;" title="Peneliti: Malaysia Tak Lagi Berdiplomasi Saudara" width="213" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;cite class="caption" style="color: #666666; display: block; font-size: 10px; font-style: normal; font-weight: normal; line-height: 1.2em;"&gt;Peneliti: Malaysia Tak Lagi Berdiplomasi Saudara&lt;/cite&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="content" style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;div style="margin-bottom: 1em; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;Jakarta (ANTARA) - Peneliti Eksekutif CIDES Zainuddin Djafar mengatakan pemerintah jangan membayangkan Malaysia sebagai saudara namun sebagai negara yang harus diwaspadai.&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 1em; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;"Jangan anggap saudara tua, atau saudara serumpun, hal itu sudah tidak ada lagi," katanya dalam pemaparan ekonomi - politik CIDES di Jakarta, Senin.&lt;/div&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style="margin-bottom: 1em; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;Guru Besar FISIP UI tersebut mengatakan, perkembangan diplomasi dan politik luar negeri Malaysia kini telah berubah. Menurut dia, Pemerintah Malaysia dengan kemajuan ekonominya, kini lebih fokus dalam diplomasinya yang lebih bersemangat ke depan.&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 1em; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;"Tidak mau tahu dengan sejarah masa lalu hubungan dengan Indonesia. Tidak ada lagi istilah Indonesia sebagai saudara tua atau abang adik," katanya.&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 1em; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;Ia menambahkan, sejak 2000, nilai-nilai superioritas di kalangan Malaysia telah tumbuh pesat. Hal ini menurut dia seiring dengan arus perkembangan ide-ide masyarakat sipil orang masyarakat Melayu pada 2005 terutama dengan menautkan dirinya kepada aturan hukum internasional.&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 1em; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;"Kita bisa amati dari setiap pernyataan Menlu Malaysia akhir Agustus 2010 yang selalu memakai hitungan maupun ukuran aturan hukum Internasional sebagai sumber otoritas sipil secara `global society` (masyarakat global)," katanya.&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 1em; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;Ia mengatakan, Malaysia kini memiliki kemampuan dan kesiapan dalam diplomasi internasional dibandingkan dengan Indonesia. Malaysia seiring dengan superioritas yang dimilikinya, menurut dia, akan siap untuk melakukan perundingan di tingkat internasional.&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 1em; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;Berbeda dengan Indonesia, menurut dia, justru melakukan pelemahan dalam diplomasi. Padahal Indonesia memiliki potensi yang luar biasa yang disegani oleh berbagai negara dalam berdiplomasi.&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 1em; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;Dari segi konstelasi politik, Indonesia merupakan pimpinan dalam negara-negara Islam yang tergabung dalam OKI. Selain itu, Indonesia juga merupakan negara yang sebenarnya sangat berpengaruh dalam negara-negara non blok yang kini menjadi negara G-77. Begitu pula dengan persekutuan ASEAN.&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 1em; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;"Namun ini tidak dimainkan, peran kita tidak ada giginya lagi," katanya.&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 1em; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;Di G-77, menurut dia, Turki dan Afrika Selatan siap untuk memainkan peran yang lebih penting. Selain itu di ASEAN, Indonesia juga tidak menunjukkan kiprahnya, dan Malaysia kini siap untuk mengambil alih kepemimpinan tersebut. Ia juga sangat menyayangkan keikutsertaan Indonesia di G-20 lebih sebagai pengikut dibandingkan dengan menjadi alat perjuangan bagi negara-negara berkembang. "Padahal kalau Indonesia bisa memperjuangkan negara-negara berkembang, maka diplomasi Indonesia semakin kuat," katanya.&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;a href="http://www.4shared.com/photo/Vjc84goQ/untitled.html" target="_blank"&gt;&lt;img border="0" src="http://dc212.4shared.com/img/269449870/fbafa8e1/untitled.JPG?rnd=0.571108242461757" /&gt;&lt;/a&gt;  &lt;br /&gt;
&lt;div style="float: left; margin-left: 10px;"&gt;&lt;script type="text/javascript"&gt;
lb_skin = 'Kode_Mode'; 
&lt;/script&gt; &lt;script src="http://www.lintasberita.com/widget_vote/lintasberita.js" type="text/javascript"&gt;
&lt;/script&gt; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;noscript&gt;Powered by www.lintasberita.com visit &lt;a href="http://www.lintasberita.com/"&gt;Lintas Berita&lt;/a&gt;&lt;/noscript&gt; &lt;/div&gt;</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Kepingan Fosil Kembali Ditemukan di Gua Pawon</title><link>http://arbonmania-evolution.blogspot.com/2010/08/kepingan-fosil-kembali-ditemukan-di-gua.html</link><category>Berita</category><category>Budaya</category><category>Information</category><author>noreply@blogger.com (Angga Budi Santoso)</author><pubDate>Tue, 31 Aug 2010 19:55:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6461156863954513665.post-417514567036434935</guid><description>&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #333333; font-family: arial, helvetica, clean, sans-serif; font-size: 13px; line-height: 16px;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div class="hd" style="margin-bottom: 0.3em; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;a class="provider-logo" href="http://sg.rd.yahoo.com/sea/news/article/ANTARAlogo/SIG=1130c2oor/**http%3A%2F%2Fwww.antara.co.id%2F" id="provider-afp" style="clear: left; color: #334499; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em; padding-top: 0.2em; text-decoration: none;"&gt;&lt;img alt="Antara" height="27" src="http://sg.yimg.com/i/id/providers/antara.gif?x=102&amp;amp;y=27&amp;amp;sig=TFejFXJkcoWcWewUu5CVIQ--" style="border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px;" width="102" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="bd" style="clear: both; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;div class="content" style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;div style="margin-bottom: 1em; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;Ngamprah (ANTARA) - Balai Arkeologi Bandung kembali menemukan sejumlah kepingan fosil sisa makanan pada zaman prasejarah dalam kotak ekskavasi baru di Situs Gua Pawon, Desa Gunung Masigit, Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat.&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 1em; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;Peneliti dari Balai Arkeologi Bandung, Lutfi Yondri mengatakan ekskavasi atau penggalian untuk tujuan penelitian di Situs Gua Pawon akan berlangsung dua pekan, atau berakhir hingga 4 September 2010.&lt;/div&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style="margin-bottom: 1em; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;"Penelitian kali ini dilakukan dengan membuat kotak ekskavasi baru. Berbeda dengan kotak yang digunakan pada ekskavasi sebelumnya. Semoga saja temuan ini benar-benar fosil," kata Lutfi Yondri.&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 1em; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;Sebelumnya, pada awal Juli, arkeolog dikejutkan dengan temuan juru kunci Gua Pawon, Ecep Suhaya (54). Ecep menemukan ratusan keping tulang serta dua gigi yang diduga fosil manusia purba di lokasi situs.&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 1em; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;Jika benar, kata dia, merupakan rangka manusia prasejarah. Dan, temuan tersebut menjadi rangka manusia prasejarah ketujuh yang ditemukan di kawasan Gua Pawon. Namun, temuan itu masih dalam tahap kajian.&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 1em; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;Sebelumnya diwartakan, Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata Republik Indonesia mengusulkan agar Gua Pawon dan Karst Citatah dijadikan cagar alam warisan dunia ke UNESCO.&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 1em; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;Sekretaris Direktorat Jenderal Sejarah dan Purbakala Kementerian Kebudyaan dan Pariwisata, Soeroso M.P. mengungkapkan usulan tersebut sudah dilakukan pasca-ekspos penemuan fosil manusia purba di kawasan Karst Citatah KBB, yang kemudian disebut "manusia Pawon".&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 1em; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;Adanya usulan tersebut merupakan bukti perhatian pemerintah pusat terhadap penemuan benda bersejarah atau cagar budaya.&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 1em; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;Menurut Soeroso, Indonesia akan bersaing dengan sekitar 200 negara mengusulkan hal yang sama. Namun, yang akan diakui untuk setiap negara hanya satu di bidang budaya dan satu bidang alam.&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 1em; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;Seoroso berharap Gua Pawon bisa segera ditetapkan menjadi salah satu cagar alam warisan budaya dari Indonesia. Hal itu agar pelestariannya tidak hanya menjadi tanggung jawab Indonesia, namun menjadi tanggung jawab dunia.&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 1em; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;Disebutkan, jika usulan itu diterima, maka kepedulian terhadap Gua Pawon bukan hanya tanggung jawab Indonesia, tetapi juga dunia.&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 1em; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;"Memang tidak mudah untuk masuk dalam kategori UNESCO. Tapi, kita harapkan supaya Gua Pawon bisa masuk ke dalam situs yang diakui dunia," ujarnya.&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 1em; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;Dijelaskan Soeroso, ditawarkannya Gua Pawon menjadi cagar alam dunia karena Karst Citatah sebagai tempat ditemukannya "manusia Pawon" (fosil) yang menjadi ciri karst dari Indonesia.&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 1em; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;Selain itu, kata dia, "manusia Pawon" yang ditemukan merupakan penemuan yang sangat langka. "Kami mengusulkannya karena Gua Pawon memiliki dua kelebihan, selain karena karst, juga ada penghuninya (manusia Pawon)," pungkasnya.&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="ft" style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: initial; background-image: url(http://l.yimg.com/hb/i/sg/news/ec/img/sprite_b_v1.png); background-origin: initial; background-position: 0px -2800px; background-repeat: repeat no-repeat; clear: both; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;div class="toolbar" style="clear: both; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 9px; padding-left: 7px; padding-right: 0px; padding-top: 9px; zoom: 1;"&gt;&lt;div class="hide-rec" id="rec-container" style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;form action="http://id.news.yahoo.com/json/ratings_postload.php" id="rec-form" method="post" style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;div id="rec-btn-container" style="float: left; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;/form&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;a href="http://www.4shared.com/photo/Vjc84goQ/untitled.html" target="_blank"&gt;&lt;img border="0" src="http://dc212.4shared.com/img/269449870/fbafa8e1/untitled.JPG?rnd=0.571108242461757" /&gt;&lt;/a&gt;  &lt;br /&gt;
&lt;div style="float: left; margin-left: 10px;"&gt;&lt;script type="text/javascript"&gt;
lb_skin = 'Kode_Mode'; 
&lt;/script&gt; &lt;script src="http://www.lintasberita.com/widget_vote/lintasberita.js" type="text/javascript"&gt;
&lt;/script&gt; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;noscript&gt;Powered by www.lintasberita.com visit &lt;a href="http://www.lintasberita.com/"&gt;Lintas Berita&lt;/a&gt;&lt;/noscript&gt; &lt;/div&gt;</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Gara-Gara Pengacaranya, Ariel Jadi Lebaran di Bui</title><link>http://arbonmania-evolution.blogspot.com/2010/08/gara-gara-pengacaranya-ariel-jadi.html</link><category>artis</category><category>Berita</category><author>noreply@blogger.com (Angga Budi Santoso)</author><pubDate>Tue, 31 Aug 2010 19:52:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6461156863954513665.post-1755005881937524147</guid><description>&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #333333; font-family: arial; font-size: 13px; line-height: 16px;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;h1 style="color: black; font-size: 22px; font-weight: normal; margin-bottom: 10px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 10px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #666666; font-size: medium;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: 15px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: black; font-size: x-large;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: 22px;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/h1&gt;&lt;div class="article-content clrfix" data-rapid_m="article-content" id="article-content" style="clear: right; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 30px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; zoom: 1;"&gt;&lt;div class="article-image" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 10px; margin-left: 0px; margin-right: 15px; margin-top: 5px; max-width: 228px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; width: 228px;"&gt;&lt;img alt="
                    Ariel (Foto:Koran SI)
                  " src="http://l.yimg.com/jj/image-4c7b825f2cfd6-bVyQteDQiB.jpg" style="border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-color: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-style: initial; border-top-width: 0px; margin-bottom: 5px; max-height: 300px; max-width: 228px;" title="
                    Ariel (Foto:Koran SI)
                  " /&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div class="image-desc" style="color: #333333; font-size: 12px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;Ariel (Foto:Koran SI)&lt;span class="credit" style="color: #666666; font-size: 11px;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 20px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;JAKARTA - Ariel dipastikan akan berlebaran di sel tahanan. Itu semua terjadi karena kuasa hukum Ariel yang lamban mengurus perkara Ariel.&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 20px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;"Kuasa hukumnya terlalu lambat untuk mengurus hukum Ariel ini. Jadi membuat lama ariel di dalam tahanan. Harusnya bisa mulai sidang dan cepat selesai," ungkap produser Peterpan, Capung, yang ditelepon, Senin (30/8/2010).&lt;/div&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 20px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;Seperti diketahui, hingga sekarang Ariel dan&amp;nbsp;Luna Maya&amp;nbsp;masih bersikeras bukan mereka pelaku di video porno. Sementara,&amp;nbsp;Cut Tari&amp;nbsp;sudah mengakui dirinya perempuan di video mesum itu.&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 20px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;Penyidik sekarang tak lagi memerlukan pengakuan Ariel. Berkas kasusnya masih terus diproses. Sementara, Ariel masih mendekam di tahanan sejak 22 Juni 2010. Masa penahanan Ariel ditambah hingga 30 hari sejak 23 Agustus lalu.&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 20px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;Dengan diperpanjangnya penahanan Ariel, otomatis duda satu anak itu akan berlebaran di penjara.&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 20px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;"Itu sudah resiko, mas. Sudah ada proses hukum yang sedang berjalan buat Ariel. Ariel harus sabar kalau Lebarannya kali ini tidak bisa bertemu keluarga besarnya. Tapi saya yakin pasti ada pihak keluarga yang datang menjenguk Ariel pas Lebaran, teman dekatnya atau saudaranya ingin melihat Ariel saat Lebaran," bebernya.&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 20px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;Capung sendiri berniat membesuk Ariel pada pekan depan. Dia ingin melihat kondisi terkini musisi berbakat itu, sekaligus ada hal yang ingin dibicarakan.&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 20px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;"Mudah-mudahan Ariel sehat-sehat saja di dalam. Kalau bisa sih saya juga mau melihat Ariel pas Lebaran," tutupnya.&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;a href="http://www.4shared.com/photo/Vjc84goQ/untitled.html" target="_blank"&gt;&lt;img border="0" src="http://dc212.4shared.com/img/269449870/fbafa8e1/untitled.JPG?rnd=0.571108242461757" /&gt;&lt;/a&gt;  &lt;br /&gt;
&lt;div style="float: left; margin-left: 10px;"&gt;&lt;script type="text/javascript"&gt;
lb_skin = 'Kode_Mode'; 
&lt;/script&gt; &lt;script src="http://www.lintasberita.com/widget_vote/lintasberita.js" type="text/javascript"&gt;
&lt;/script&gt; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;noscript&gt;Powered by www.lintasberita.com visit &lt;a href="http://www.lintasberita.com/"&gt;Lintas Berita&lt;/a&gt;&lt;/noscript&gt; &lt;/div&gt;</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Menjadi Blogger Yang Bahagia</title><link>http://arbonmania-evolution.blogspot.com/2010/08/menjadi-blogger-yang-bahagia.html</link><category>event</category><category>Information</category><author>noreply@blogger.com (Angga Budi Santoso)</author><pubDate>Sun, 29 Aug 2010 09:59:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6461156863954513665.post-3680508838462092544</guid><description>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjVm9MhQtGoGl147uUboS_7xv4eg5kzknm-wv5VLCGXDXigJISgBZcPuF2o0f2yRg6SIOugsB2twVV3oCcN1m1vtIpWty93cEWHc65ENKnrkE0mTGCBPbLXdhqyLceq-PZXZiWy9SPdkHE8/s1600/blogger-logo4agny.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="200" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjVm9MhQtGoGl147uUboS_7xv4eg5kzknm-wv5VLCGXDXigJISgBZcPuF2o0f2yRg6SIOugsB2twVV3oCcN1m1vtIpWty93cEWHc65ENKnrkE0mTGCBPbLXdhqyLceq-PZXZiWy9SPdkHE8/s200/blogger-logo4agny.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Sebagai salah satu hobby yang paling digemari didunia Maya. Blogging, adalah salah satu kegiatan dimana kita mencurahkan seluruh imajinasi, ide dan ilmu-ilmu yang bermanfaat dalam sebuah BLOG. Kegiatan apapaun baik didunia maya ataupun nyata. Pasti anda ingin hidup anda&amp;nbsp;Menjadi Bahagia&amp;nbsp;sambil melakukan kegiatan tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dalam hal ini, saya akan singgung masalah "Bagaimana Seorang Blogger menjadi &lt;a href="http://www.masdoyok.co.cc/"&gt;Menjadi Blogger yang Bahagia"&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;a href="http://www.masdoyok.co.cc/"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;a href="http://www.masdoyok.co.cc/"&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mungkin saat anda pertama kali mengenal Blog dan menjadi seorang Blogger. Tujuan anda pasti untuk mencari uang, Mendapatkan Page-Rank yang tinggi, Ingin bisa eksis didunia Internet dengan berbagai cara dan sebagainya. Namun, sebenarnya hal tersebut hanyalah sia-sia. Kenapa? Karena, seperti hidup manusia. Kita pasti ingin merasakan kebahagiaan selama kita hidup didunia. Lalu, apa yang terjadi bila tujuan blogging &amp;nbsp;hanya mencari, misal: Uang. Bila hal itu adalah tujuan anda. Maka anda termasuk seorang blogger yang tersesat. Begitu istilahnya, kenapa tersesat? Karena anda melupakan tujuan sebenarnya blogging.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lalu, apa tujuan blogging sebenarnya? Adalah, suatu hal umum apabila apapun yang kita lakukan. Pasti terfikir dibenak kita. Bahwa, kita ingin merasakan bahagia, tentram, dan damai. Begitu juga dengan Blogging. Kita'pun bisa mendapatkan Kebahagiaan dan tentunya &lt;a href="http://www.masdoyok.co.cc/"&gt;Menjadi Blogger yang bahagia&lt;/a&gt;. Misal: Bisa berbagi ilmu dengan orang lain, Silaturahmi, Saling kenal-mengenal, dan tentunya bisa mendapatkan banyak teman yang otomatis membuat kegiatan Blogging &amp;nbsp;kita seakan-akan adalah sebuah kegiatan yang enjoy dan menyenangkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mungkin, saat pertama kali anda melakukan Blogging. Anda bingung harus apa, tujuan anda apa, dan apa yang bisa anda lakukan?&amp;nbsp;Maka, dengan mempelajari tujuan blogging seperti diatas serta diikuti dengan Ikhtiar, melaksanakannya dengan Enjoy dan Fun. Maka, Insya Allah. Anda akan&amp;nbsp;&lt;a href="http://menjadi%20blogger%20yang%20bahagia/"&gt;Menjadi Blogger yang bahagia&lt;/a&gt;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Blogging is Easy, Enjoy and Fun!&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jangan Lupa Komentarnya???&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Berminat mengikuti Lomba menulis Artikel "&lt;b&gt;&lt;a href="http://www.masdoyok.co.cc/"&gt;MENJADI BLOGGER YANG BAHAGIA&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;"?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Baca info dibawah ini:&lt;br /&gt;
&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Verdana; font-size: 12px;"&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Verdana; font-size: 12px;"&gt;&lt;b&gt;Info Penyelenggaraan Kontes:&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;a href="http://www.masdoyok.co.cc/2010/08/info-kontes-menjadi-blogger-yang.html" style="color: #588cb8; outline-color: initial; outline-style: none; outline-width: initial; text-decoration: none;"&gt;&lt;b&gt;http://www.masdoyok.co.cc/2010/08/info-kontes-menjadi-blogger-yang.html&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Di Sponsori Oleh:&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;a href="http://www.mungbisnis.com/" style="color: #588cb8; outline-color: initial; outline-style: none; outline-width: initial; text-decoration: none;"&gt;www.mungbisnis.com&lt;/a&gt;&amp;nbsp;- Jasa Pembuatan Blog&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;a href="http://www.distro19.com/" style="color: #588cb8; outline-color: initial; outline-style: none; outline-width: initial; text-decoration: none;"&gt;www.Distro19.Com&lt;/a&gt;&amp;nbsp;- Jual Kaos Couple Murah&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;a href="http://www.4shared.com/photo/Vjc84goQ/untitled.html" target="_blank"&gt;&lt;img border="0" src="http://dc212.4shared.com/img/269449870/fbafa8e1/untitled.JPG?rnd=0.571108242461757" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style="float: left; margin-left: 10px;"&gt;&lt;script type="text/javascript"&gt;
lb_skin = 'Kode_Mode'; 
&lt;/script&gt; &lt;script src="http://www.lintasberita.com/widget_vote/lintasberita.js" type="text/javascript"&gt;
&lt;/script&gt; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;noscript&gt;Powered by www.lintasberita.com visit &lt;a href="http://www.lintasberita.com/"&gt;Lintas Berita&lt;/a&gt;&lt;/noscript&gt; &lt;/div&gt;</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjVm9MhQtGoGl147uUboS_7xv4eg5kzknm-wv5VLCGXDXigJISgBZcPuF2o0f2yRg6SIOugsB2twVV3oCcN1m1vtIpWty93cEWHc65ENKnrkE0mTGCBPbLXdhqyLceq-PZXZiWy9SPdkHE8/s72-c/blogger-logo4agny.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">4</thr:total></item></channel></rss>