<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="/~d/styles/rss2enclosuresfull.xsl"?><?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="http://feeds.feedburner.com/~d/styles/itemcontent.css"?><rss xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" xmlns:openSearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/" xmlns:blogger="http://schemas.google.com/blogger/2008" xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:gd="http://schemas.google.com/g/2005" xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd" version="2.0"><channel><atom:id>tag:blogger.com,1999:blog-4072617408084222141</atom:id><lastBuildDate>Mon, 20 May 2013 12:53:14 +0000</lastBuildDate><category>sejarah</category><category>Dunia Berita</category><category>facebook</category><category>Wira Usaha</category><category>Dunia Kampus</category><category>Kesehatan</category><category>Natural</category><category>Bisnis Online</category><category>My Poem</category><category>pendidikan</category><category>Review Web</category><category>IPS</category><category>Dunia Game</category><category>penilitian</category><category>Agama</category><category>Lyrik Lagu</category><category>Tips And Trick</category><category>biographi</category><category>Kontes SEO</category><category>Jasa</category><category>download</category><category>Buku</category><category>Ilmu dan Teknologi</category><category>Indonesia</category><category>Pengumuman</category><category>aplikasi</category><category>Opini dan Gagasan</category><category>computer</category><category>internet</category><category>IPA</category><category>beasiswa</category><category>Software</category><category>artikel asing</category><category>Humor</category><category>Traveling</category><category>My Campus</category><category>iklan</category><category>Logika</category><title>Ras Eko Budi Santoso</title><description>Pendidikan Kita, Pendidikan Indonesia, Pendidikan berkarakter !!</description><link>http://ras-eko.blogspot.com/</link><managingEditor>noreply@blogger.com (Ras Eko Budi Santoso)</managingEditor><generator>Blogger</generator><openSearch:totalResults>412</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>25</openSearch:itemsPerPage><atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="self" type="application/rss+xml" href="http://feeds.feedburner.com/blogspot/Tpcf" /><feedburner:info xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0" uri="blogspot/tpcf" /><atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="http://pubsubhubbub.appspot.com/" /><media:keywords>education,history,culture</media:keywords><media:category scheme="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd">Education/Higher Education</media:category><itunes:owner><itunes:email>eko_siji91@yahoo.com</itunes:email><itunes:name>Ras Eko</itunes:name></itunes:owner><itunes:author>Ras Eko</itunes:author><itunes:explicit>no</itunes:explicit><itunes:keywords>education,history,culture</itunes:keywords><itunes:subtitle>Langganan Artikel ?</itunes:subtitle><itunes:summary>Bagi sahabat yang ingin berlangganan artikel lewat email silahkan masukan email dan klik</itunes:summary><itunes:category text="Education"><itunes:category text="Higher Education" /></itunes:category><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4072617408084222141.post-7533600732970051884</guid><pubDate>Tue, 14 May 2013 17:40:00 +0000</pubDate><atom:updated>2013-05-14T10:40:54.806-07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">pendidikan</category><title>JENIS-JENIS ORGANISASI</title><description>Pengelompokan jenis organisasi dapat dilakukan dengan menggunakan kriteria sebagai berikut :&lt;br /&gt;
&amp;nbsp;1. Berdasarkan jumlah orang yang memegang pucuk pimpinan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;(1) bentuk tunggal, yaitu pucuk pimpinan berada ditangan satu orang,&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; semua kekuasaan dan tugas pekerjaan bersumber kepada satu orang.&lt;br /&gt;(2) bentuk komisi, pimpinan organisasi merupakan suatu dewan yang&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; terdiri dari beberapa orang, semua kekuasaan dan tanggung jawab dipikul oleh dewan sebagai suatu kesatuan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;
2. Berdasarkan sifat hubungan personal&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;(1) organisasi formal adalah organisasi yang diatur secara resmi, seperti : organisasi pemerintahan, organisasi yang berbadan hukum &lt;br /&gt;(2) organisasi informal, adalah organisasi yang terbentuk karena hubungan bersifat pribadi, antara lain kesamaan minat atau hobby.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;3. Berdasarkan tujuan&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;Organisasi ini dapat dibedakan, yaitu :&lt;br /&gt;(1) organisasi yang tujuannya mencari keuntungan atau ‘profit oriented’ &lt;br /&gt;(2) organisasi sosial atau ‘non profit oriented ‘.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Berdasarkan kehidupan dalam masyarakat, yaitu ; &lt;br /&gt;(1) organisasi pendidikan&lt;br /&gt;&amp;nbsp;(2) organisasi kesehatan&lt;br /&gt;&amp;nbsp;(3) organisasi pertanian, dan lain lain.&lt;br /&gt;5. Berdasarkan fungsi dan tujuan yang dilayani, yaitu : &lt;br /&gt;(1) Organisasi produksi, misalnya organisasi produk makanan&lt;br /&gt;&amp;nbsp;(2) Organisasi berorientasi pada politik, misalnya partai politik &lt;br /&gt;3) Organisasi yang bersifat integratif, misalnya serikat pekerja&lt;br /&gt;(4) Organisasi pemelihara, misalnya organisasi peduli lingkungan, dan lain lain.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;6. Berdasarkan pihak yang memakai manfaat. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;Organisasi ini meliputi :&lt;br /&gt;(1) Mutual benefit organization, yaitu organisasi yang kemanfaatannya&amp;nbsp; terutama dinikmati oleh anggotanya, seperti koperasi, &lt;br /&gt;(2) Service organization, yaitu organisasi yang kemanfaatannya dinikmati oleh pelanggan, misalnya bank,&lt;br /&gt;&amp;nbsp;(3) Business Organization, organisasi yang bergerak dalam dunia usaha, seperti perusahaan-perusahaan, &lt;br /&gt;(4) Commonwealth organization, adalah organisasi yang kemanfaatannya terutama dinikmati oleh masyarakat umum, seperti organisasi pelayanan kesehatan, contohnya rumah sakit, Puskesmas.&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;---------------------------------------------------------------------------------------------------------
Jika artikel ini bermanfaat tolong komentarnya dan jangan lupa share ya  :)&lt;/div&gt;</description><link>http://ras-eko.blogspot.com/2013/05/jenis-jenis-organisasi.html</link><author>eko_siji91@yahoo.com (Ras Eko)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4072617408084222141.post-4932848281714398596</guid><pubDate>Tue, 14 May 2013 17:38:00 +0000</pubDate><atom:updated>2013-05-14T10:38:06.269-07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">pendidikan</category><title>pengertian prestasi belajar</title><description>Menurut W.S Winkel (1996 : 53) “Pengertian Prestasi adalah Bukti usaha yang dicapai pada suatu saat”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yaspir Ghandi Wirawan Dalam Wujono (1996 : 178) ” Prestasi belajar merupakan hasil yang dicapai oleh siswa dalam usaha belajarnya sebagai mana dicantumkan didalam nilai raportnya. melalui prestasi belajar seorang siswa dapat mengetahui kemajuan-kemajuan yang telah dicapai dalam prestasi belajar”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Abu Ahmadi (1988 : 21) ”Prestasi Belajar adalah hasil belajar yang telah dicapai dalam suatu usaha dalam kegiatan belajar dan perwujudan prestasinya dapat dilihat dari nilai yang setiap mengikuti tes”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Thantowy R. (1997 : 96) “Prestasi Belajar adalah tanda atau simbul keber hasilan yang telah dicapai dari usaha belajar,tanda atau simbul tersebut biyasanya dinyatakan dalam nilai,angka atau huruf”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;---------------------------------------------------------------------------------------------------------
Jika artikel ini bermanfaat tolong komentarnya dan jangan lupa share ya  :)&lt;/div&gt;</description><link>http://ras-eko.blogspot.com/2013/05/pengertian-prestasi-belajar.html</link><author>eko_siji91@yahoo.com (Ras Eko)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4072617408084222141.post-7714247603362024929</guid><pubDate>Tue, 14 May 2013 17:37:00 +0000</pubDate><atom:updated>2013-05-14T10:37:03.986-07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">pendidikan</category><title>Pengertian Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM).</title><description>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Menurut DEPDIKNAS (2008:51) Salah satu prinsip penilaian pada kurikulum berbasis kompetensi adalah ”mengunakan acuan kriteria, yakni menggunakan kriteria tertentu dalam menentukan kelulusan peserta didik.kriteria paling rendah untuk menyatakan peserta didik mencapai ketuntasan dinamakan Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM)”.&amp;nbsp; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketuntasan dinamakan Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) harus ditetapkan sebelum awal tahun ajaran dimulai. Berapapun besarnya jumlah peserta didik yang melampaui batas ketuntasan minimal, tidak mengubah keputusan pendidik dalam menyatakan lulus dan tidak lulus pembelajaran. Acuan kriteria tidak diubah secara serta merta karena hasil empirik penilaian. pada acuan norma, kurva normal sering digunakan untuk menentukan ketuntasan belajar peserta didik jika diperoleh hasil rata-rata kurang memuaskan.nilai akhir sering di konversi dari kurva normal untuk mendapatkan sejumlah peserta didik yang melebihi nilai 6,0 sesuai proporsi kurva. Acuan kriteria mengharuskan pendidik untuk melakukan tindakkan yang tepat terhadap hasil penilaian,yaitu memberikan layanam pengayaan bagi yang sudah melampaui kriteria ketuntasan minimal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berdasarkan Keputusan DEPDIKNAS (2008:51) Kriteria ketuntasan minimal ditetapkan oleh satuan pendidikan berdasarkan hasil musyawarah guru mata pelajaran disatuan pendidikan atau beberapa satuan pendidikan yang memiliki karakteristik yang hampir sama. Pertimbangan pendidik atau&amp;nbsp; forum MGMP (Musyawarah Guru Mata Pelajaran) secara akademis menjadi pertimbangan utama penetapan KKM.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut MGMP (Musyawarah Guru Mata Pelajaran) Kriteria ketuntasan minimal ditetapkan oleh persentasi tingkat pencapaian kompentensi sehingga dinyatakan dengan angka maksimal 100 (seratus). Angka maksimal 100 merupakan kriteria ketuntasan ideal. Target ketuntasan secara nasional diharapkan mencapai minimal 75, Satuan pendidikan dapat memulai dari kriteria ketuntasan minimal dibawah target nasional kemudian ditingkatkan secara bertahap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kriteria Ketuntasan Minimal menjadi acuan bersama pendidik, peserta didik, dan orang tua peserta didik. Oleh karena itu pihak-pihak yang berkepentingan terhadap penelitian disekolah berhak untuk mengetahuinya. Satuan pendidikan perlu melakukan sosialisasi agar informasi dapat diakses dengan muda oleh peserta didik dan atau orang tuanya. Kriteria Ketuntasan Minimal harus dicantumkan dalam Laporan Hasil Belajar (LBH) sebagai acuan dalam menyikapi hasil belajar peserta didik.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;---------------------------------------------------------------------------------------------------------
Jika artikel ini bermanfaat tolong komentarnya dan jangan lupa share ya  :)&lt;/div&gt;</description><link>http://ras-eko.blogspot.com/2013/05/pengertian-kriteria-ketuntasan-minimal.html</link><author>eko_siji91@yahoo.com (Ras Eko)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4072617408084222141.post-1810238647357644625</guid><pubDate>Tue, 14 May 2013 17:34:00 +0000</pubDate><atom:updated>2013-05-14T10:34:06.764-07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">My Campus</category><title> Teori-Teori Perkembangan Moral</title><description>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;b&gt;1.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Teori Perkembangan Moral Lawrence Kohlberg&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;Menurut Kohlberg, tahap pemahaman berlangsung dalam suatu urutan yang invariant, walaupun kecepatannya bervariasi. Selain itu Kohlberg juga berpendapat bahwa perkembangan moral merupakan suatu hasil manusia. Bagi Kohlberg moral dibatasi oleh suatu konstruk lain yang disebut pertimbangan. Berdasarkan pertimbangan, seseorang melakukan perbuatan. Lawrence Kohlberg mengidentifikasi pemahaman nilai moral dalam tiga taraf dan masing-masing mempunyai dua tahap, yaitu :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Taraf Pra Konvensional&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tahap 1. Orientasi hukuman dan kepatuhan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertimbangan moral berorientasi pada objek dan peristiwa konkrit bersifat fisik serta ketakutan dan hukuman apabila melanggar suatu peraturan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tahap 2. Orientasi relativis instrumental&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hubungan antar manusia dianggap sebagai hukuman jual beli di pasar yang merupakan hubungan timbal balik, misalnya : saya menolong kamu, kalau kamu menolong saya. Jadi, tindakan yang dianggap benar adalah tindakan yang diibaratkan alat yang dapat memenuhi kebutuhan sendiri atau kadang-kadang juga memenuhi kebutuhan orang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Taraf Konvensional&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tahap 1. Orientasi masuk kelompok orang baik&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam tahap ini orientasi dari tindakan individu adalah agar ia mendapat dukungan dan ia dapat dikatakan baik oleh orang lain. Sehingga moral adalah tingkah laku yang menyenangkan membantu atau tindakan-tindakan yang diakui dan diterima orang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tahap 2. Orientasi hukum dan ketertiban&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Individu menilai bahwa perbuatan baik adalah perbuatan yang sesuai dengan peraturan dan ketentuan yang ada dalam masyarakat. Pembuat peraturan-peraturan yang sudah ditetapkan dan pemeliharaan ketertiban sosial&amp;nbsp; dijunjung tinggi pada tahap ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;c.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Taraf pasca konvensional&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tahap 1. Orientasi kontrak sosial legalitas&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam tahap ini orang mengartikan benar salahnya suatu perbuatan berdasarkan atas hak-hak individu dan norma-norma yang telah teruji dalam masyarakat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tahap 2. Orientasi yang mendasarkan atas prinsip dan koefisien sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Peraturan dan norma adalah adalah subjektif, begitu pula batasan-batasannya adalah tidak pasti. Dengan demikian maka ukuran penilaian tingkah laku moral adalah koefisien orang itu sendiri prinsipnya sendiri lepas dari segala norma yang ada. Kohlberg memandang prinsip ini sebagai prinsip moral universal, suatu norma moral yang dasarnya ada di dalam koefisien orang itu sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;2.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Teori Perkembangan Moral Piaget&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Piaget menyatakan bahwa kesadaran moral anak akan mengalami perkembangan dari satu tahap ketahap yang lebih tinggi. Berikut ini pemahaman nilai moral menurut piaget dibagi menjadi empat tahap, yaitu:&lt;br /&gt;Tahap pertama, anak-anak pada umur 2 tahun merupakan motor activity.&lt;br /&gt;Tahap kedua, pada umur 2 sampai 6 tahun dia meniru apa yang dilihatnya semata-mata demi tujuannya sendiri.&lt;br /&gt;Tahap ketiga, pada umur 7 sampai 10 tahun tampak bahwa sikap heteronom mulai berkurang dan sikap otonom mulai tumbuh.&lt;br /&gt;Tahap keempat, antara umur 11 sampai 12 tahun, kemampuan anak untuk berfikir abstrak mulai berkembang. Peraturan-peraturan dianggap sebagai hukum yang merupakan kesepakatan bersama dan dapat diubah kalau diseakati oleh umum.&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;3.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Teori Perkembangan Moral Sigmund Frued&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam mengembangkan pendekatannya mengenai masalah kepribadian, Frued bertolak pada anggapan dasar bahwa ada sistem energi yang tumbuh dan berkembang dalam diri manusia. Interaksi ketiga energi itulah yang olehnya dianggap paling bertanggung jawab atas perkembangan karakter dan moralitas seseorang. Ketiga sistem energi itu adalah Id, Ego dan Super Ego.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Id adalah wadah dalam jiwa seseorang yang berisikan dorongan-dorongan primitive yang disebut Primitive Drives. Ego bertugas melaksanakan dorongan-dorongan dari Id dan Ego harus menjaga benar bahwa dorongan primitive tidak bertentangan dengan kenyataan dan tuntutan dari super ego. Super Ego adalah sistem kepribadian yang ketiga dalam diri seseorang yang berisi kata hati.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;---------------------------------------------------------------------------------------------------------
Jika artikel ini bermanfaat tolong komentarnya dan jangan lupa share ya  :)&lt;/div&gt;</description><link>http://ras-eko.blogspot.com/2013/05/teori-teori-perkembangan-moral.html</link><author>eko_siji91@yahoo.com (Ras Eko)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4072617408084222141.post-337962603051125885</guid><pubDate>Tue, 14 May 2013 17:32:00 +0000</pubDate><atom:updated>2013-05-14T10:32:20.123-07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Ilmu dan Teknologi</category><title> Macam-Macam Teknologi Informasi Dan Komunikasi</title><description>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;b&gt;1.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Teknologi Informasi&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Internet&lt;br /&gt;Secara harfiah, internet (kependekan daripada kata 'inter-network') ialah rangkaian komputer yang terhubung menerusi beberapa rangkaian. Internet ialah sistem komputer umum, yang berhubung secara global sebagai protokol pertukaran paket (packet switching communication protocol). Rangkaian internet yang terbesar dinamakan Internet. Cara menghubungkan rangkaian dengan kaedah ini dinamakan internetworking Guna Dari Internet&amp;nbsp; yaitu Bisa mencari semua informasi, hiburan, maupun berita aktual dan lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Televisi&lt;br /&gt;Televisi adalah sebuah alat penangkap siaran bergambar. Kata televisi berasal dari kata tele dan vision; yang mempunyai arti masing-masing jauh (tele) dan tampak (vision). Jadi televisi berarti tampak atau dapat melihat dari jarak jauh. Penemuan televisi disejajarkan dengan penemuan roda, karena penemuan ini mampu mengubah peradaban dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Radio&lt;br /&gt;Radio adalah alat penyampaian informasi dengan pemanfaatan gelombang elektromagnetik bebas yang memiliki frekuensi kurang dari 300 GHz (panjang gelombang lebih besar dari 1 mm)&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;b&gt;2.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Teknologi Komunikasi&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Handphone (Telepon Genggam)&lt;br /&gt;Telepon genggam, biasanya disebut juga dengan cellular. Merupakan pengembangan teknologi telepon, dimana perangkatnya dapat digunakan sebagai perangkat untuk mobile atau berpindah-pindah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Telepon&lt;br /&gt;Telepon adalah alat telekomunikasi yang dapat mengirimkan pembicaraan melalui sinyal listrik. Umumnya penemu telepon adalah Alexander Graham Bell, dengan telepon pertama dibuat di Boston, massachusets, pada tahun 1876. Tetapi, penemu italia antonio meucci telah menciptakan telepon pada tahun 1849, dan pada September 2001, Meucci dengan resmi diterima sebagai pencipta telepon oleh kongres Amerika, dan bukan Alexander Graham Bell. &lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;---------------------------------------------------------------------------------------------------------
Jika artikel ini bermanfaat tolong komentarnya dan jangan lupa share ya  :)&lt;/div&gt;</description><link>http://ras-eko.blogspot.com/2013/05/macam-macam-teknologi-informasi-dan.html</link><author>eko_siji91@yahoo.com (Ras Eko)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4072617408084222141.post-5560155641825996994</guid><pubDate>Tue, 14 May 2013 17:30:00 +0000</pubDate><atom:updated>2013-05-14T10:30:45.621-07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Ilmu dan Teknologi</category><title>pengertian teknologi informasi dan komunikasi (TIK)</title><description>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Menurut Anatta Sannai, (2004:20) “Teknologi Informasi dan komunikasi adalah sebuah media atau alat bantu dalam memperoleh pengetahuan antara seseorang kepada orang lain”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan menurut Puskur Diknas Indonesia (2003:2) Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) mencakup dua aspek, yaitu :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Teknologi Informasi adalah meliputi segala hal yang berkaitan dengan proses, penggunaan sebagai alat bantu, manipulasi, dan pengelolaan informasi.&lt;br /&gt;2.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Teknologi Komunikasi adalah segala hal yang berkaitan dengan penggunaan alat bantu untuk memproses dan mentransfer data dari perangkat yang satu ke lainnya&lt;br /&gt;Pendapat lain dikemukakan oleh Kementerian Negara Riset dan Teknologi (2006: 6) “Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) sebagai bagian dari ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK) secara umum adalah semua teknologi berhubungan dengan pengambilan, pengumpulan (akuisisi), pengolahan, penyimpanan, penyebaran, dan penyajian informasi”. &lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;---------------------------------------------------------------------------------------------------------
Jika artikel ini bermanfaat tolong komentarnya dan jangan lupa share ya  :)&lt;/div&gt;</description><link>http://ras-eko.blogspot.com/2013/05/pengertian-teknologi-informasi-dan.html</link><author>eko_siji91@yahoo.com (Ras Eko)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4072617408084222141.post-2163255617728032139</guid><pubDate>Tue, 14 May 2013 17:29:00 +0000</pubDate><atom:updated>2013-05-14T10:29:35.590-07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Ilmu dan Teknologi</category><title>pengertian teknologi komunikasi</title><description>Menurut Dale Yoder, dalam Surakhmat (2006:17) “Komunikasi adalah pertukaran informasi, ide, sikap, pikiran dan/atau pendapat”.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;Pendapat lain dikemukakan oleh Hovland, Janis &amp;amp; Kelley (1953:7) “Komunikasi adalah proses penyampaian informasi, gagasan, emosi, keahlian dan lain-lain. Melalui penggunaan simbol-simbol seperti kata-kata, gambar-gambar, angka-angka dan lain-lain.&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;---------------------------------------------------------------------------------------------------------
Jika artikel ini bermanfaat tolong komentarnya dan jangan lupa share ya  :)&lt;/div&gt;</description><link>http://ras-eko.blogspot.com/2013/05/pengertian-teknologi-komunikasi.html</link><author>eko_siji91@yahoo.com (Ras Eko)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4072617408084222141.post-4899025475276660827</guid><pubDate>Tue, 14 May 2013 17:28:00 +0000</pubDate><atom:updated>2013-05-14T10:28:45.872-07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Ilmu dan Teknologi</category><title>pengertian teknologi informasi</title><description>Menurut Haag dan Keen (1996:2) “Teknologi informasi adalah seperangkat alat yang membantu anda bekerja dengan informasi dan melakukan tugas-tugas yang berhubungan dengan pemprosesan informasi”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pendapat lain dikemukakan oleh Martin (1999:2) “Teknologi informasi tidak hanya terbatas pada teknologi komputer (perangkat keras dan perangkat lunak) yang digunakan untuk memproses dan menyimpan informasi, melainkan juga mencakup teknologi komunikasi untuk mengirimkan informasi”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan menurut Williams dan Sawyer (2003:20) ”Teknologi informasi adalah teknologi yang menggabungkan komputasi (komputer) dengan jalur komunikasi berkecepatan tinggi yang membawa data, suara dan radio”.&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;---------------------------------------------------------------------------------------------------------
Jika artikel ini bermanfaat tolong komentarnya dan jangan lupa share ya  :)&lt;/div&gt;</description><link>http://ras-eko.blogspot.com/2013/05/pengertian-teknologi-informasi.html</link><author>eko_siji91@yahoo.com (Ras Eko)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4072617408084222141.post-1444550239325419621</guid><pubDate>Tue, 14 May 2013 17:27:00 +0000</pubDate><atom:updated>2013-05-14T10:27:52.075-07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Ilmu dan Teknologi</category><title>pengertian teknologi</title><description>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Kata teknologi berasal dari bahasa Yunani, technologia, techne yang berarti ‘keahlian’ dan logia yang berarti ‘pengetahuan’. Teknologi mengacu pada objek benda yang dipergunakan untuk kemudahan aktivitas manusia, seperti mesin, perkakas, atau perangkat keras.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;Menurut Iskandar Alisyahbana (1980:1)&amp;nbsp; “Teknologi adalah cara melakukan sesuatu untuk memenuhi kebutuhan manusia dengan bantuan alat dan akal sehingga seakan-akan memperpanjang, memperkuat, atau membuat lebih ampuh anggota tubuh, panca indera, dan otak manusia”.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;Sedangkan menurut Jaques Ellul (1967: 115) “Teknologi adalah keseluruhan metode yang secara rasional mengarah dan memiliki ciri efisiensi dalam setiap bidang kegiatan manusia”.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;---------------------------------------------------------------------------------------------------------
Jika artikel ini bermanfaat tolong komentarnya dan jangan lupa share ya  :)&lt;/div&gt;</description><link>http://ras-eko.blogspot.com/2013/05/pengertian-teknologi.html</link><author>eko_siji91@yahoo.com (Ras Eko)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4072617408084222141.post-7308330811970723731</guid><pubDate>Tue, 14 May 2013 17:25:00 +0000</pubDate><atom:updated>2013-05-14T10:25:56.155-07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Indonesia</category><title>masyarakat adat Lampung</title><description>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Penjelasan dalam Depdikbud “Adat Istiadat Daerah Lampung” (1985/1986: 29) Perkiraan sejarah masyarakat suku Lampung di mulai dari Zaman Hindu Animisme yang berlaku antara tahun pertama Masehi sampai permulaan abad ke-16. menurut berita Negeri Cina pada abad ke-7, dikatakan bahwa di daerah Selatan terdapat kerajaan-kerajaan yang antara lain disebut To-lang, P’ohwang, dengan mempersatukan kedua nama itu maka dijumpai kembali Tulang Bawang, yang ditempatkan di Lampung. Diperkirakan terletak di sekitar Way Tulang Bawang, yaitu di kecamatan Tulang Bawang (Menggala di kabupaten Tulang Bawang). Bukti peninggalan sejarah berupa bukit yang terletak di rawa-rawa “ bawang terbesu” di ujung kampung Ujung Gunung Menggala, yang disebut “bukit kapal Cina” dan “ Pulau Daging”. Dikatakan bahwa kedua bukit tanah itu adalah bekas kapal Cina yang hancur dan tempat mayat yang bergelimpangan akibat perang dengan prajurit Tulang Bawang. Jika dipergunakan pendapat Yamin, maka nama To-lang, P’ohwang akan berarti “ Orang Lampung” atau “ Utusan dari Lampung” yang datang dari Cina pada abad ke-7.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam Depdikbud “Adat Istiadat Daerah Lampung” (1985/1986: 31) menjelaskan bahwa menurut kitab Kutara Raja Niti, orang Lampung (Suku Pubian, Abung Peminggir dan lain-lain) berasal dari Pagar Ruyung, keturunan Putri Kayangan dan Kua Tunggal. Setelah kerabat mereka berdiam di Skala Berak, maka di masa cucunya, Umpu Serunting, mereka mendirikan Keratuan Pemanggilan. Umpu Serunting menurukan lima anak laki-laki yaitu Indra Gajah yang menurunkan orang Abung, Belunguh yang menurunkan orang-orang Peminggir, Pa’lang yang menurunkan oraang-orang Pubian, Pandan yang dikatakn menghilang dan Sangkan yang dikatakan menurunkan Sukadanaham. &lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;---------------------------------------------------------------------------------------------------------
Jika artikel ini bermanfaat tolong komentarnya dan jangan lupa share ya  :)&lt;/div&gt;</description><link>http://ras-eko.blogspot.com/2013/05/masyarakat-adat-lampung.html</link><author>eko_siji91@yahoo.com (Ras Eko)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4072617408084222141.post-2044130495713670770</guid><pubDate>Tue, 14 May 2013 17:24:00 +0000</pubDate><atom:updated>2013-05-14T10:24:21.189-07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Indonesia</category><title>pengertian adat</title><description>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Aryono Soeyono (1985: 4) mengemukakan bahwa “adat adalah kebiasaan yang bersifat magis religius dari kehidupan penduduk asli, yang meliputi antara lain mengenai nilai-nilai budaya norma-norma yang aturan-aturan saling berkaitan yang kemudian menjadi suatu sistem atau peraturan tradisional”. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu pengertian adat juga tercantum dalam pengantar hukum adat Indonesia, (Roelof&amp;nbsp; Van Djik, 1979: 5) menyatakan bahwa “adat adalah segala bentuk kesusilaan dan kebiasaan orang Indonesia yang menjadi tingkah laku sehari-hari antara satu sama lain”.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;---------------------------------------------------------------------------------------------------------
Jika artikel ini bermanfaat tolong komentarnya dan jangan lupa share ya  :)&lt;/div&gt;</description><link>http://ras-eko.blogspot.com/2013/05/pengertian-adat.html</link><author>eko_siji91@yahoo.com (Ras Eko)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4072617408084222141.post-7960564138618703438</guid><pubDate>Tue, 14 May 2013 17:22:00 +0000</pubDate><atom:updated>2013-05-14T10:22:07.849-07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">pendidikan</category><title>pengertian masyarakat</title><description>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Abdul Syani (1987: 30) mengemukakan bahwa “Masyarakat adalah berkumpul bersama, hidup bersama dengan saling berhubungan dan saling mempengaruhi”. &lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;Menurut Hassan Shadily (1983: 31) “Masyarakat adalah golongan besar atau kecil dari beberapa manusia, yang dengan atau sendirinya bertalian secara golongan dan mempunyai pengaruh kebatinan satu sama lain”. &lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;Joseph S. Roucek dan Roland R. Warren “Sociology An Introduction” (1984:88) mengartikan kelompok sebagai suatu kumpulan dari orang-orang yang mempunyai hubungan dan berinteraksi, dimana dapat mengakibatkan tumbuhnya perasaan bersama. Marga dalam bahasa asing disebut “clan” yang berarti sistem kekerabatan yang terdiri dari anggota keluarga. &lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;Menurut Abdulsyani, sosiologi, “Skematika, Teori dan Terapan” (1992: 27), dalam setiap masyarakat ada kelompok Gemeinschaft. Marga dalam hal ini dapat digolongkan dalam Gemeinschaft by Blood, yaitu Gemeinschaft yang merupakan ikatan yang didasarkan pada ikatan darah atau keturunan; contoh keluarga, kelompok kekerabatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Soerjono Soekanto (2002: 64-67) mengemukakan bahwa dalam masyarakat terjadi proses interaksi sosial, Suatu interaksi sosial tidak akan mungkin terjadi apabila tidak memenuhi dua syarat yaitu adanya kontak sosial dan komunikasi. Kontak sosial dapat bersifat primer dan sekunder. &lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;---------------------------------------------------------------------------------------------------------
Jika artikel ini bermanfaat tolong komentarnya dan jangan lupa share ya  :)&lt;/div&gt;</description><link>http://ras-eko.blogspot.com/2013/05/pengertian-masyarakat.html</link><author>eko_siji91@yahoo.com (Ras Eko)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4072617408084222141.post-2025902365590343835</guid><pubDate>Tue, 14 May 2013 17:20:00 +0000</pubDate><atom:updated>2013-05-14T10:20:31.110-07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">IPS</category><title>pengertian komunikasi</title><description>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
menurut Onong Uchjana Effendy (1993:6), adalah “proses penyampaian pikiran atau perasaan oleh seseorang (komunikator) kepada orang lain (komunikan). Pikiran tersebut bisa merupakan gagasan, informasi, opini, dan lain-lain yang muncul dari benaknya”. Menurut Wilbur Sehram dalam Effendy (1986: 34) mengemukakan bahwa pikiran yang disampaikan oleh komunikator kepada komunikan dalam komunikasi disebut pesan. Agar komunikasi berjalan dengan lancar apabila pesan yang disampaikan oleh komunikator cocok dengan kerangka acuan yakni paduan pengalaman dan pengertian yang pernah diperoleh oleh komunikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Oneng Uchjana Effendy (1986: 14-16) komunikasi meliputi lima unsur pokok yang diberikan istilah:&lt;br /&gt;1.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Komunikator, adalah seseorang atau kelompok orang yang menyampaikan pikiran atau perasaannya kepada orang lain&lt;br /&gt;2.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Pesan sebagai terjemahan dari bahasa asing “message” adalah lambang bermakna (meaning full symbol) yakni lambang yang membawa pikiran atau perasaan komunikator.&lt;br /&gt;3.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Komunikan adalah seseorang atau sejumlah orang yang menjadi sasaran komunikator ketika ia menyampaikan pesannya.&lt;br /&gt;4.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Media adalah sarana untuk menyalurkan pesan-pesan yang disampaikan oleh komunikator kepada komunikan&lt;br /&gt;5.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Efek adalah tanggapan, respon atau reaksi dari komunikan ketika membina pesan dari komunikator, jadi efek adalah akibat dari komunikasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan menurut Ys. Gunadi (1998: 69) “Unsur komunikasi ada tiga, yaitu komunikator, media dan komunikan”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Definisi tentang komunikasi dikembangkan oleh Everett M. Rogers bersama D. Lawrence Kincaid yang dikutip oleh Hafield Cangara (2002: 19) melahirkan suatu definisi baru menyatakan bahwa “komunikasi adalah suatu proses di mana dua orang atau lebih membentuk atau melakukan pertukaran informasi dengan satu sama lainnya, yang pada gilirannya akan tiba pada saling pengertian yang mendalam”. Sedangkan menurut Ys. Gunadi (1998: 69) “komunikasi adalah proses kegiatan manusia yang diungkapkan melalui bahasa lisan dan tulisan, gambar-gambar, isyarat, bunyi-bunyian dan bentuk kode lain yang mengandung arti dan dimengerti oleh orang lain”.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;---------------------------------------------------------------------------------------------------------
Jika artikel ini bermanfaat tolong komentarnya dan jangan lupa share ya  :)&lt;/div&gt;</description><link>http://ras-eko.blogspot.com/2013/05/pengertian-komunikasi.html</link><author>eko_siji91@yahoo.com (Ras Eko)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4072617408084222141.post-4340954625290280131</guid><pubDate>Tue, 14 May 2013 17:17:00 +0000</pubDate><atom:updated>2013-05-14T10:18:25.566-07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">pendidikan</category><title>pengertian pola asuh orang tua</title><description>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Pola asuh adalah tata sikap atau perilaku yang digunakan orang tua untuk mendidik atau merawat anaknya. Menurut Hurlock (2005: 44), pola asuh orang tua adalah interaksi aturan, norma, tata nilai yang berlaku pada masyarakat dalam mendidik dan merawat anak-anaknya.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;
Poerwadarminta dalam Daryati (2007: 14), menyatakan pola asuh orang tua adalah gambaran, tata cara atau perbuatan yang dilakukan orang tua (ibu/bapak atau wali), dalam menjaga, mendidik serta merawat anaknya. Disamping lingkungan sosial yang dimiliki oleh seorang anak, pola asuh orang tua akan turut menentukan terbentuknya sikap dan watak anak dalam menjalani hidupnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pola asuh orang tua dapat pula merupakan interaksi sosial awal yang berguna untuk mengenalkan anak pada peraturan, norma dan tata nilai yang berlaku pada masyarakat disekitar anak (Hermawan, 2005: 62).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Shochib dalam Daryati (2007: 16), pola asuh orang tua dalam membantu anak untuk mengembangkan diri adalah upaya orang tua yang diaktualisasikan dalam penataan lingkungan fisik, lingkungan sosial internal dan eksternal, pendidikan internal dan eksternal, dialog dengan anak-anaknya, suasana psikologis, sosiobudaya, perilaku yang ditampilkan saat terjadinya pertemuan dengan anak-anak, kontrol terhadap perilaku anak-anak, dan menentukan nilai-nilai moral sebagai dasar berperilaku dan yang diupayakan kepada anak-anak.&lt;/div&gt;
&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;---------------------------------------------------------------------------------------------------------
Jika artikel ini bermanfaat tolong komentarnya dan jangan lupa share ya  :)&lt;/div&gt;</description><link>http://ras-eko.blogspot.com/2013/05/pengertian-pola-asuh-orang-tua.html</link><author>eko_siji91@yahoo.com (Ras Eko)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4072617408084222141.post-1061260405556832196</guid><pubDate>Tue, 14 May 2013 17:14:00 +0000</pubDate><atom:updated>2013-05-14T10:14:26.663-07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Dunia Kampus</category><title>pengertian disiplin</title><description>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Menurut Prijodarminto dalam Tu’u (2004: 31), disiplin adalah suatu kondisi yang tercipta dan terbentuk melalui proses dari serangkaian perilaku yang menunjukkan nilai-nilai ketaatan, kepatuahn, kesetiaan, keteraturan dan keterikatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Maman Rachman dalam Tu’u (2004: 32), menyatakan disiplin sebagai upaya mengendalikan diri dan sikap mental individu atau masyarakat dalam mengembangkan kepatuhan dan ketaatan terhadap peraturan dan tata tertib berdasarkan dorongan dan kesadaran yang muncul dari dalam hatinya.&lt;br /&gt;Kedisiplinan merupakan perilaku yang terbentuk dari hasil latihan untuk selalu mematuhi aturan tata tertib yang telah ditentukan. Menurut Admodiwirjo (2000: 235), kedisiplinan adalah setiap usaha mengkoordinasikan perilaku seseorang pada masa mendatang dengan menggunakan hukum dan ganjaran. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Nawawi (2001: 182), kedisiplinan merupakan usaha untuk mencegah terjadinya pelanggaran terhadap ketentuan yang telah disetujui bersama agar pemberian hukuman dapat dihindari. Disiplin adalah sikap yang tercermin dalam perbuatan tingkah laku perorangan, kelompok atau masyarakat berupa kepatuhan terhadap berbagai peraturandan ketentuan yang ditentukan pemerintah atau etik, norma, dan kaidah yang berlaku dalam masyarakat. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Nawawi (2001: 183), unsur-unsur kedisiplinan meliputi;&lt;br /&gt;1)&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Sikap mental, artinya adalah adanya sikap mental yang tercermin dari perbuatan seseorang dalam melaksanakan tugas dan kewajibannya serta menjauhkan diri dari perbuatan yang bertentangan dengan peraturan yang telah ditetapkan.&lt;br /&gt;2)&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Alat ukur, artinya adalah adanya alat ukur seperti waktu, tugas, pekerjaan dan larangan-larangan yang dituangkan dalam peraturan.&lt;br /&gt;3)&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Sangsi atau hukuman, artinya adanya sangsi atau hukuman yang diberikan kepada pelanggar peraturan atau ketentuan yang telah ditetapkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;---------------------------------------------------------------------------------------------------------
Jika artikel ini bermanfaat tolong komentarnya dan jangan lupa share ya  :)&lt;/div&gt;</description><link>http://ras-eko.blogspot.com/2013/05/pengertian-disiplin.html</link><author>eko_siji91@yahoo.com (Ras Eko)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4072617408084222141.post-7340361053754422532</guid><pubDate>Tue, 14 May 2013 17:12:00 +0000</pubDate><atom:updated>2013-05-14T10:12:49.509-07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Indonesia</category><title>pengertian aparat desa</title><description>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Dalam Pasal 202 Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004&amp;nbsp; Tentang Pemerintahan Daerah (UU Pemda) dinyatakan bahwa pemerintah desa terdiri atas kepala desa dan perangkat desa. Perangkat desa terdiri dari sekretaris desa, kepala dusun, rukun tetangga dan rukun warga. Dengan demikian dapat dikatakan bahwa aparat desa meliputi semua orang yang terlibat dalam urusan pemerintahan desa.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
aparatur desa antara lain :&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;b&gt;a.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Kepala desa&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Kepala Desa adalah pemimpin dari desa di Indonesia. Kepala Desa merupakan pimpinan dari pemerintah desa. Masa jabatan Kepala Desa adalah 6 tahun, dan dapat diperpanjang lagi untuk satu kali masa jabatan. Kepala Desa tidak bertanggung jawab kepada Camat, namun hanya dikoordinasikan saja oleh Camat. &lt;br /&gt;1)&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Wewenang kepala desa antara lain:&lt;br /&gt;•&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Memimpin penyelenggaraan pemerintahan desa berdasarkan kebijakan yang ditetapkan bersama Badan Permusyawaratan Desa (BPD).&lt;br /&gt;•&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Mengajukan rancangan peraturan desa.&lt;br /&gt;•&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Menetapkan Peraturan Desa yang telah mendapat persetujuan bersama BPD.&lt;br /&gt;•&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Menyusun dan mengajukan rancangan peraturan desa mengenai Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APB Desa) untuk dibahas dan ditetapkan bersama BPD.&lt;br /&gt;•&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Membina kehidupan masyarakat desa;&lt;br /&gt;•&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Membina perekonomian desa;&lt;br /&gt;•&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Mengoordinasikan pembangunan desa secara partisipatif;&lt;br /&gt;•&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Mewakili desanya di dalam dan di luar pengadilan dan dapat menunjuk kuasa hukum untuk mewakilinya sesuai dengan peraturan perundang-undangan; dan&lt;br /&gt;•&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Melaksanakan wewenang lain sesuai dengan peraturan perundang-undangan.&lt;br /&gt;2)&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Tugas dan Kewajiban Kepala Desa yang diatur dalam pasal 101 &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;•&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Memimpin penyelenggaraan pemerintah desa.&lt;br /&gt;•&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Membina kehidupan masyarakat desa.&lt;br /&gt;•&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Membina perekonomian desa.&lt;br /&gt;•&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Memelihara ketentraman dan ketertiban masyarakat desa.&lt;br /&gt;•&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Mmendamaikan perselisihan masyarakat di desa.&lt;br /&gt;•&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Mewakili desanya di dalam dan diluar pengadilan dan dapat menunjuk kuasa&amp;nbsp; hukumnya.&lt;br /&gt;•&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Menyelenggarakan rumah tangganya sendiri&lt;br /&gt;•&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Penyelenggara dan penanggung jawab utama dibidang pemerintahan, pembanggunan, dan Kemasyarakatan &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3)&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Kewajiban Kepala Desa &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;•&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Memegang teguh dan mengamalkan Pancasila, melaksanakan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 serta mempertahankan dan memelihara keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia;&lt;br /&gt;•&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Meningkatkan kesejahteraan masyarakat;&lt;br /&gt;•&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Memelihara ketentraman dan ketertiban masyarakat;&lt;br /&gt;•&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Melaksanakan kehidupan demokrasi;&lt;br /&gt;•&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Melaksanakan prinsip tata pemerintahan desa yang bersih dan bebas dari Kolusi, Korupsi dan Nepotisme;&lt;br /&gt;•&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Menjalin hubungan kerja dengan seluruh mitra kerja pemerintahan desa;&lt;br /&gt;•&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Menaati dan menegakkan seluruh peraturan perundangundangan;&lt;br /&gt;•&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Menyelenggarakan administrasi pemerintahan desa yang baik;&lt;br /&gt;•&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Melaksanakan dan mempertanggungjawabkan pengelolaan keuangan desa;&lt;br /&gt;•&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Melaksanakan urusan yang menjadi kewenangan desa;&lt;br /&gt;•&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Mendamaikan perselisihan masyarakat di desa;&lt;br /&gt;•&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Mengembangkan pendapatan masyarakat dan desa;&lt;br /&gt;•&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Membina, mengayomi dan melestarikan nilai-nilai sosial budaya dan adat&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; istiadat;&lt;br /&gt;•&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Memberdayakan masyarakat dan kelembagaan di desa; dan&lt;br /&gt;•&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Mengembangkan potensi sumber daya alam dan melestarikan lingkungan hidup;&lt;br /&gt;Dalam menjalankan tugasnya tersebut, Kepala Desa dibantu oleh perangkat-perangkat desa lainnya baik dari unsur staf, unsur pelaksana dan unsur wilayah.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;b&gt;b.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Sekertaris Desa&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;Sekretaris desa merupakan ujung tombak pemerintahan desa yang melaksanakan tugas khususnya membantu kepala desa di bidang administrasi dan memberikan pelayanan teknis adminsitratif&amp;nbsp; kepada seluruh perangkat desa serta membantu kapala desa dalam menjalankan hak, wewenang dan kewajiban pimpinan pemerintahan desa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekretariat Desa merupakan unsur Staf Pemerintah Desa dipimpin oleh seorang Sekretaris Desa yang berada dibawah dan bertanggung jawab kepada Kepala Desa.&amp;nbsp; Sekretaris Desa sebagaimana dimaksud pada ayat (1) sebagai Perangkat Desa. Sekertasis desa terdiri atas Sekertaris desa, dan&amp;nbsp; kepala-kepala urusan.&lt;br /&gt;Kepala desa diangkat dan diberhentikan oleh bupati/walikota madya Kepala Daerah Tingkat II setelah mendengar pertimbangan Camat atas usul Kepala desa, apabila kepala desa berhalangan maka sekertaris desa yang menjalankan tugas dan wewenang kepala desa sehari-hari. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berdasarkan pertimbangan bahwa sekertaris desa sebagai kepala sekertariat adalah lebih banyak mengetahui urusan-urusan pemerintahan desa dibandigkan dengan perangkat desa lainnya, maka dalam hal kepala desa berhalangan menjalankan tugasnya , sekertaris desa ditetapkan untuk mewakilinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kepala-kepala urusan diangkat dan diberhentikan oleh Camat atas nama Bupati/Walikotamadya Kepala daerah tingkat II atas usul kepala desa. Syarat-syarat pengangkatan dan pemberhentian sekertaris desa dan kepala-kepala urusan diatur dalam peraturan daerah sesuai dengan pedoman yang ditetapkan oleh Menteri Dalam Negeri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;c.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Kepala Dusun&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk memperlancar jalannya pemerintahan desa dalam desa dibentuk dusun yang dikepalai oleh kepala dusun sesuai dengan pedoman yang ditetapkan oleh Menteri Dalam Negeri. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kepala dusun adalah orang yang mengetuai sebuah dusun, satu wilayah di bawah desa atau unsur pelaksana tugas Kepala Desa dengan wilayah kerja tertentu. Kepala Dusun diangkat dan diberhentikan oleh Camat atas nama Bupati/Walikotamadya kepada daerah tingkat II atas usul kepala desa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Satu desa biasanya terdiri dari beberapa dusun dan dusun terdiri dari beberapa RT dan RW. Masa jabatan seorang kadus paling lama adalah sekitar lima tahun, mengikuti sistem pemerintahan yang ada di Indonesia saat ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1)&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Tugas Kepala Dusun&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;•&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Kepala Dusun berkedudukan sebagai unsur pelaksana tugas Kepala Desa dalam wilayah kerjanya;&lt;br /&gt;•&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Kepala Dusun mempunyai tugas pokok melaksanakan kegiatan Pemerintahan&amp;nbsp; Desa di wilayah kerjanya;&lt;br /&gt;•&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Kepala Dusun mempunyai fungsi :&lt;br /&gt;a.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; pelaksanaan kegiatan pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan di wilayah kerjanya;&lt;br /&gt;b.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; pelaksanaan Keputusan dan kebijaksanaan Kepala Desa.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;b&gt;d.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Rukun Tetangga (RT)&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rukun tetengga (RT) adalah lembaga yang dibentuk melalui musyawarah masyarakat setempat dalam rangka pelayanan pemerintah dan kemasyarakatan yang ditetapkan oleh kelurahan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedudukan, Tugas Pokok, Fungsi, Kewajiban dan Hak RT&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1)&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Tugas Pokok RT adalah :&lt;br /&gt;•&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Membantu menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat yang menjadi tanggung jawab Pemerintah.&lt;br /&gt;•&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Memelihara kerukunan hidup warga.&lt;br /&gt;•&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Menyusun rencana dan melaksanakan pembangunan dengan mengembangkan aspirasi dan swadaya murni masyarakat.&lt;br /&gt;2)&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; RT memiliki fungsi :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;•&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Pengkoordinasian antar warga.&lt;br /&gt;•&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Pelaksanaan dan menjembatani hubungan antara anggota masyarakat dengan pemerintah.&lt;br /&gt;•&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Penanganan masalah-masalah kemasyarakatan yang dihadapi warga.&lt;br /&gt;3)&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Kewajiban RT adalah :&lt;br /&gt;•&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Melaksanakan tugasnya sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya.&lt;br /&gt;•&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Melaksanakan keputusan musyawarah warga&lt;br /&gt;•&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Membina kerukunan hidup warga&lt;br /&gt;•&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Membuat laporan tertulis mengenai kegiatan organisasi paling sedikit 6 bulan sekali kepada musyawarah warga.&lt;br /&gt;•&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Melaporkan hal-hal yang terjadi dalam masyarakat yang dianggap perlu kepada Kelurahan.&lt;br /&gt;4)&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; RT berhak untuk :&lt;br /&gt;•&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Menyampaikan saran-saran dan pertimbangan kepada pengurus RW mengenai hal-hal yang berhubungan dengan membantu kelancaran pelaksanaan tugas pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan.&lt;br /&gt;•&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Memilih dan dipilih sebagai pengurus RW.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;b&gt;e.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Rukun Warga (RW)&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;Rukun Warga (RW) adalah lembaga&amp;nbsp; yang dibentuk melalui musyawarah pengurus RT di wilayah kerjanya yang ditetapkan oleh Kelurahan.&lt;br /&gt;Kedudukan, Tugas Poko, Fungsi RW&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;1)&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Tugas Pokok RW adalah :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;•&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Menggerakkan swadaya gotong royong dan partisipasi masyarakat di wilayahnya.&lt;br /&gt;•&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Membantu kelancaran tugas pokok LPM dalam bidang pembangunan kelurahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2)&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; RW memiliki fungsi :&lt;br /&gt;•&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Mengkoordinasikan pelaksanaan tugas RT di wilayahnya.&lt;br /&gt;•&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Pelaksanaan&amp;nbsp; dan menjembatani hubungan antara RT dan masyarakat dengan pemerintah.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;---------------------------------------------------------------------------------------------------------
Jika artikel ini bermanfaat tolong komentarnya dan jangan lupa share ya  :)&lt;/div&gt;</description><link>http://ras-eko.blogspot.com/2013/05/pengertian-aparat-desa.html</link><author>eko_siji91@yahoo.com (Ras Eko)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4072617408084222141.post-7846633228606812808</guid><pubDate>Tue, 14 May 2013 17:08:00 +0000</pubDate><atom:updated>2013-05-14T10:08:51.307-07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">pendidikan</category><title>siskamling dan ronda malam</title><description>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;b&gt;1.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Siskamling&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Tontowi, (2006:70)” Siskamling adalah salah satu upaya dalam menciptakan suasana atau kondisi suatu lingkungan yang aman”. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sisikamling merupakan sisitem keamanan yang terbentuk dari kesadaran masyarakat, keamanan dan ketertiban lingkungannya. Sebelum terbentuknya sisikamling itu terlebih dahulu diadakan musyawarah antara warga desa dan aparatur desa.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;Adapun tujuan dan manfaat siskamling menurut Tontowi (2006:71) yaitu sebagai berikut:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tujuan siskamling adalah:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Untuk memberikan penyuluhan kesadaran hukum&lt;br /&gt;2.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Untuk menciptakan keamanan didalam lingkungan itu sendiri&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;Manfaat siskamling dapat dibagi dua yaitu:&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;a.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Secara khusus terciptannya, KAMTIBNAS (Keamanan dan Ketertiban Nasional) dimana masyarakat berada, terciptannya suatu masyarakat yang dinamis dan kretif, adanya pembinaan HANKAM secara terpadu dan terarah pada setiap lingkungan, semakin memantapkan kesadaran masyarakat untuk berpartisipasi secara aktif dalam pertahanan dan keamanan, dan terciptanta suatu lingkungan masyarakat yang berkesinambungan dalam arti adanya keamanan yang stabil yang didukung oleh ketahanan nasional.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;b.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Secara umum, secara langsung mendorong tetap kukuhnya ketahanan nasional, adanya keyakinan akan kekuatan sendiri, terciptanya keamanan masyarakat yang stabil, mendorong terciptannya disiplin nasional, terbinanya ketertiban sosial politik yang diarahkan agar berperan sebagai stabilisator yang mantap dan dinamis. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adapun kegiatan siskamling juaga diadakan melalui persetujuan masyarakat dengan diketuai oleh Kepala Desa dengan disaksikan oleh aparatur Negara. Dimana kegiatan tersebut dimulai dengan pembentukan posko atau pos-pos keamanan pada setiap masing-masing lingkungan. Tindak lanjut dari pembentukan posko ini adalah dalam bentuk:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Hansip (Pertahanan Sipil) pada masing-masing lingkungan yang kegiatannya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat sekitar dengan maksud agar rakyat merasakan keamanan lahir dan ketenangan batin, bebas dari kecemasan akan gangguan dari dalam.&lt;br /&gt;2.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Ronda atau jaga malam dimana masing-masing warga mendapat giliran untuk ronda atau jaga malam.&lt;br /&gt;3.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Pembentukan seksi-seksi keamanan pada setiap lingkungan.&lt;br /&gt;4.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Pada setiap posko yang ada tersebut dibentuk juga satpam atau satuan pengamanan &lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;b&gt;2.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Ronda Malam&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pos ronda atau pos kamling (pos keamanan dan lingkungan) atau gardu ronda diwilayah Rukun Tetangga (RT) dikota adalah contoh untuk melihat dan mengurangi arsitektur sebagai fenomena kontrol kekuasaan atas ruang hidup masyarakat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemunculan dan keberadaan pos ronda sebagai bagian dari sistem keamanan lingkungan (sisikamling), jelas bersifat politis dan militeralistik. Menurut analisis Bourchier dalam Barker (1998;9), munculnya kebijakan sisikamling dilatar belakangi perpecahan dua kubu di tubuh Orde Baru yang militeristik pada awal tahun 1980-an. Kebijakan itu menjadi representasi penganjur atau pendukung pendekatan jalur hukum, sedangkan pihak yang lain, yaitu pendukung pendekatan ekstrayuridis (diluar jalur hukum).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebuah pos ronda harus didirikan ditempat strategis misalnya area masuk wilayah kampung, dipersilangan antar gang, atau ditempat yang lebih leluasa agar bisa memandang dari segala arah. Menurut ketentuan seperti disebutkan didalam buku petunjuk sisikamling, setiap wilayah rukun tetangga(RT) minimal harus memiliki gardu ronda, bahkan idealnya setiap wilayah RT mempunya dua pos ronda.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;---------------------------------------------------------------------------------------------------------
Jika artikel ini bermanfaat tolong komentarnya dan jangan lupa share ya  :)&lt;/div&gt;</description><link>http://ras-eko.blogspot.com/2013/05/siskamling-dan-ronda-malam.html</link><author>eko_siji91@yahoo.com (Ras Eko)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4072617408084222141.post-5796106702061228749</guid><pubDate>Tue, 14 May 2013 17:05:00 +0000</pubDate><atom:updated>2013-05-14T10:05:10.059-07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">pendidikan</category><title>pengertian peranan</title><description>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Peranan berasal dari kata peran. Peran memiliki makna yaitu seperangkat tingkat diharapkan yang dimiliki oleh yang berkedudukan di masyarakat. (Kamus Besar Bahasa Indonesia, 2007: 845) “peranan adalah bagian dari tugas utama yang harus dilksanakan”.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;Soekanto (1984: 237) “Peranan merupakan aspek yang dinamis dari kedudukan (status)”. Apabila seseorang yang melakukan hak dan kewajiban sesuai dengan kedudukannya, maka dia menjalankan suatu peranan.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;Nasution (1994: 74 ) menyatakan bahwa “peranan adalah mencakup kewajiban hak yang bertalian kedudukan”. Lebih lanjut Setyadi (1986 : 29 ) berpendapat ”peranan adalah suatu aspek dinamika berupa pola tindakan baik yang abstrak maupun yang kongkrit dan setiap status yang ada dalam organisasi”.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;Usman (2001 : 4 ) mengemukakan “ peranan adalah terciptanya serangkaian tingkah laku yang saling berkaitan yang dilakukan dalam suatu situasi tertentu serta berhubungan dengan kemajuan perubahan tingkah laku.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;Berdasarkan beberapa pendapat diatas dapat disimpulkan bahwa peranan adalah suatu pola tindakan yang dilakukan oleh aparat desa&amp;nbsp; baik secara individual maupun secara bersama-sama yang dapat menimbulkan suatu peristiwa. &lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;Menurut (Berlo1961: 153) Analisis terhadap perilaku peranan dapat dilakukan melalui tiga pendekatan : (1)ketentuan peranan, (2) gambaran peranan, dan (3) harapan peranan. Ketentuan peranan adalah pernyataan formal dan terbuka tentang perilaku yang harus ditampilkan oleh seseorang dalam membawa perannya&lt;/div&gt;
&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;---------------------------------------------------------------------------------------------------------
Jika artikel ini bermanfaat tolong komentarnya dan jangan lupa share ya  :)&lt;/div&gt;</description><link>http://ras-eko.blogspot.com/2013/05/pengertian-peranan.html</link><author>eko_siji91@yahoo.com (Ras Eko)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4072617408084222141.post-1347395635541569573</guid><pubDate>Tue, 14 May 2013 17:02:00 +0000</pubDate><atom:updated>2013-05-14T10:02:55.362-07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">pendidikan</category><title>Latihan Dasar Kepemimpinan ( LDK)</title><description>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Latihan Dasar Kepemimpinan ( LDK) adalah sebuah pelatihan dasar tentang segala hal yang berkaitan dengan kepemimpinan. Pelatihan ini biasanya yang diberikan oleh Pengurus OSIS lama kepada calon Pengurus OSIS baru, baik untuk tingkat Sekolah Menengah Pertama maupun Sekolah Menengah Atas (untuk Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK) tingkat sekolah menengah). Pelatihan dasar yang diberikan ini bertujuan untuk memberikan bekal kepemimpinan kepada Pengurus OSIS baru yang nantinya akan menjadi pemimpin dari seluruh kesatuan OSIS dari sekolah yang bersangkutan.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK) biasanya diberikan dalam 2 bagian yaitu Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK) Fisik dan Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK) Mental. Pemberian materi dari kedua jenis LDK ini biasanya diberikan di waktu dan tempat yang berbeda. Untuk Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK) Mental, yang menjadi pemberi materi bukanlah lagi para Pengurus OSIS lama melainkan Dewan Guru, Pembina OSIS, Kepala Sekolah serta Guru Psikologi dan Konseling dari sekolah yang bersangkutan, atau bisa juga dengan cara menyewa dari suatu Lembaga Psikologi Independen. &lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;Dalam Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK) Fisik ini peserta dituntut untuk memiliki kedisiplinan yang tinggi, terlebih selama mengikuti 3-5 hari Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK). Beberapa peraturan yang pada umumnya diterapkan dalam Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK) ialah : Selama pelaksanaan Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK), peserta harus hadir di tempat tepat waktu,&lt;br /&gt;Kebersamaan ialah hal yang amat diperhatikan selama pelaksanaan Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK). Jika ada 1 peserta saja yang tidak membawa air minum, saputangan, topi, ataupun atribut-atribut lainnya yang telah ditetapkan, maka seluruh pesertalah yang akan menanggung hukumannya,Setiap peserta wajib mematuhi seluruh peraturan dan perintah yang diberikan oleh tim pemberi Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK). &lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;Jika tidak, maka kepadanya akan diberikan hukuman, dan kebersamaan juga diterapkan apabila ada salah satu peserta Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK) yang melakukan kesalahan.Hukuman dalam Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK) Fisik biasanya berupa push-up untuk pria atau scott jump untuk wanita. Jumlahnya tergantung perintah dari pemberi Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK).&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;Untuk Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK) Mental pada umumnya, materi yang diberikan secara garis besar ialah dalam bentuk Penyuluhan Mental Kepemimpinan. Materi tersebut biasa disampaikan melalui permainan-permainan yang memiliki nilai kepemimpinan, seperti :&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;Memasukkan paku dalam botol dengan mata tertutup. Salah seorang yang lain memberikan aba-aba agar paku tersebut masuk. Dibutuhkan kemampuan untuk menganalisa segala macam kemungkinan dan kemampuan untuk memerintah secara hati-hati dan terpertimbangkan agar bisa mencapai goal dari permainan ini yaitu memasukkan paku dalam botol.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;Dibutuhkan kemampuan sebagai pendengar sekaligus penyampai pesan yang baik agar dapat menyampaikan pesan yang benar dari awal hingga akhir. Pemberian materi kepemimpinan yang dibagi dalam beberapa sessi, seperti :&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;a). Sessi Kepemimpinan : Penyuluhan mengenai karakter pemimpin yang benar.&lt;br /&gt;b). Sessi Komunikasi : Penyuluhan mengenai cara-cara berkomunikasi yang benar sebagai layaknya seorang pemimpin.&lt;br /&gt;c). Sessi Problem Solving / Challange : Penyuluhan mengenai cara-cara seorang&amp;nbsp; pemimpin memecahkan masalah secara efektif dan benar.&lt;br /&gt;d). Sessi Dinamika Kelompok : Berupa permainan.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;---------------------------------------------------------------------------------------------------------
Jika artikel ini bermanfaat tolong komentarnya dan jangan lupa share ya  :)&lt;/div&gt;</description><link>http://ras-eko.blogspot.com/2013/05/latihan-dasar-kepemimpinan-ldk.html</link><author>eko_siji91@yahoo.com (Ras Eko)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4072617408084222141.post-714074102519669959</guid><pubDate>Tue, 14 May 2013 17:01:00 +0000</pubDate><atom:updated>2013-05-14T10:01:16.366-07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">pendidikan</category><title>pengertian Kegiatan ekstrakurikuler</title><description>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Dewa Ketut Sukardi (1990:98) menyatakan bahwa “ Kegiatan ekstrakurikuler merupakan bentuk kegiatan yang dilakukan siswa / peserta didik diluar jam tatap muka, dilaksanakan di sekolah maupun di luar sekolah”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kegiatan ekstrakurikuler adalah kegiatan tambahan. Kegiatan ini tidak termasuk dalam kegiatan intrakurikuler dan kokurikuler. Hal ini sejalan dengan pendapat W.S Winkel (1991:529) yang mengemukakan bahwa :“kegiatan ekstrakurikuler yang mencakup aktivitas -&amp;nbsp; aktivitas yang tidak termasuk kegiatan intrakurikuler dan kokurikuler”. Menurut Suharsimi Arikunto (1988:57) ,” Kegiatan Ekstrakurikuler adalah kegiatan tambahan, diluar struktur program yang pada umumnya merupakan kegiatan pilihan”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Definisi kegiatan ekstrakurikuler menurut Direktorat Pendidikan Menengah Kejuruan (Dekdikbud, 1984: 6) adalah : ”Kegiatan yang dilakukan diluar jam pelajaran tatap muka, dilaksanakan di sekolah ataupunn diluar sekolah agar lebih memperkaya dan memeperluas wawasan pengetahuan dan kemampuan yang telah dipelajari dari berbagai mata pelajaran dalam kurikulum”.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;---------------------------------------------------------------------------------------------------------
Jika artikel ini bermanfaat tolong komentarnya dan jangan lupa share ya  :)&lt;/div&gt;</description><link>http://ras-eko.blogspot.com/2013/05/pengertian-kegiatan-ekstrakurikuler.html</link><author>eko_siji91@yahoo.com (Ras Eko)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4072617408084222141.post-5172853227908088606</guid><pubDate>Tue, 14 May 2013 16:59:00 +0000</pubDate><atom:updated>2013-05-14T09:59:57.162-07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">pendidikan</category><title>pengertian tanggung jawab</title><description>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Manusia Indonesia memiliki kebebasan dan tanggung jawab tertentu terhadap dirinya sendiri, terhadap sesamanya, dan juga dalam hubungannya dengan Tuhan Yang Maha Esa. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengertian tanggung jawab dalam demokrasi Pancasila adalah kesediaan dan kerelaan dalam menetapkan dan melaksanakan keputusan musyawarah serta akibat atas prilaku yang dilakukan demi kebajikan, kebenaran, keadilan terhadap diri sendiri, sesama atau masyarakat, bangsa dan negara, serta terhadap Tuhan Yang Maha Esa, (63 : 2003). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut kamus besar bahasa Indonesia tanggung jawab merupakan suatu kesediaan dan kerelaan untuk menanggung akibat atas prilaku yang dilakukan. Kebebasan yang bertanggung jawab berarti bahwa kebebasan seseorang harus selalu memperhatikan batas-batas penghargaan terhadap orang lain, serta mengindahkan nilai-nilai dan norma-norma kesusilaan hukum negara dan adat istiadat. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang yang bertanggung jawab akan melaksanakan hak dan kewajibannya dengan sebaik-baiknya. Seorang siswa yang bertanggung jawab akan belajar dengan sungguh-sungguh serta memanfaatkan waktunya semaksimal mungkin untuk menuntut ilmu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sikap tanggung jawab sangat penting dalam kehidupan karena orang yang bertanggung jawab tidak akan melepaskan dan melalaikan tugas maupun kewajibannya selalu konsekuen dan konsisten dalam sikap serta perbuatannya. &lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Adapun ciri sikap tanggung jawab pelajar&amp;nbsp; ( Depertemen pendidikan Dasar dan Menengah, 2001:65) adalah sebagai berikut:&lt;br /&gt;a.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Para siswa selalu memanfaatkan waktunya dengan seoptimal mungkin untuk belajar. &lt;br /&gt;b.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Para siswa mengerjakan tugas yang diberikan guru dengan sebaik-baiknya. &lt;br /&gt;c.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Para siswa menunaikan kewajibannya seperti melaksanakan tugas piket dan upacara bendera. &lt;br /&gt;d.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Melaksanakan sepenuhnya hasil musyawarah OSIS tentang kegiatan siswa. &lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;---------------------------------------------------------------------------------------------------------
Jika artikel ini bermanfaat tolong komentarnya dan jangan lupa share ya  :)&lt;/div&gt;</description><link>http://ras-eko.blogspot.com/2013/05/pengertian-tanggung-jawab.html</link><author>eko_siji91@yahoo.com (Ras Eko)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4072617408084222141.post-8731183849474203406</guid><pubDate>Tue, 14 May 2013 16:55:00 +0000</pubDate><atom:updated>2013-05-14T09:55:47.345-07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">pendidikan</category><title>pengertian persepsi</title><description>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-rruloiag40U/UZJsZiQDaFI/AAAAAAAAC4M/J5FRUPjeCao/s1600/persepsi.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="188" src="http://1.bp.blogspot.com/-rruloiag40U/UZJsZiQDaFI/AAAAAAAAC4M/J5FRUPjeCao/s200/persepsi.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Menurut Bimo Walgito (2010:99), “persepsi adalah suatu proses yang didahului oleh proses penginderaan, yaitu merupakan proses diterimanaya stimulus oleh individu melalui alat indera atau proses sensoris”. Sedangkan menurut Kartini dalam Leny Hastuti (2012:12), bahwa “persepsi adalah pandangan dan interprestasi seseorang atau individu terhadap suatu kesan objek yang diinformasikan kepada dirinya dan lingkungan tempat ia berada sehingga dapat menentukan tindakannya”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pendapat lain dikemukakan oleh Sarlito Wirawan Sarwono (2009:86), “persepsi adalah kemampuan untuk membeda-bedakan, mengelompokkan, memfokuskan dan sebagainya itu yang selanjutnya di interpretasi”.&amp;nbsp; Selain itu, menurut Irwanto dalam Leny Hastuti (2012:12), persepsi adalah “proses diterimanya ransangan (objek, kualitas, hubungan antara gejala maupun pristiwa) sampai disadari dan dimengerti”. &lt;/div&gt;
&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;---------------------------------------------------------------------------------------------------------
Jika artikel ini bermanfaat tolong komentarnya dan jangan lupa share ya  :)&lt;/div&gt;</description><link>http://ras-eko.blogspot.com/2013/05/pengertian-persepsi_14.html</link><author>eko_siji91@yahoo.com (Ras Eko)</author><media:thumbnail url="http://1.bp.blogspot.com/-rruloiag40U/UZJsZiQDaFI/AAAAAAAAC4M/J5FRUPjeCao/s72-c/persepsi.jpg" height="72" width="72" /><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4072617408084222141.post-2692403936580448577</guid><pubDate>Tue, 30 Apr 2013 14:36:00 +0000</pubDate><atom:updated>2013-04-30T07:45:51.710-07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Dunia Kampus</category><title>s2 (pasca sarjana) unila</title><description>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;a href="http://pascasarjanaunila.files.wordpress.com/2013/04/pengumuman-simaster-pasca-copy.jpg?w=637&amp;amp;h=645" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="200" src="http://pascasarjanaunila.files.wordpress.com/2013/04/pengumuman-simaster-pasca-copy.jpg?w=637&amp;amp;h=645" width="196" /&gt;&lt;/a&gt;Telah di buka Penerimaan Mahasiswa Baru Program Pascasarjana 
Universitas Lampung Tahun Ajaran 2013/2014 Gelombang 2 mulai 15 April 
2013 s/d 30 Juni 2013&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;b&gt;SYARAT MINIMUM CALON MAHASISWA UNTUK DAPAT DIPERTIMBANGKAN 
PENERIMAANNYA SEBAGAI MAHASISWA PROGRAM MAGISTER ADALAH MEMILIKI GELAR 
SARJANA S1 PADA BIDANG TERKAIT DENGAN IPK MINIMAL 2,50 PADA SKALA 0-4.&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;b&gt;Prosedur Pendaftaran Sebagai Berikut:&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
1. Membayar biaya pendaftaran sebesar Rp. 600.000 (enam ratus ribu 
rupiah) disetor ke Rekening an. Rektor Unila pada PT BNI Capem 
Tanjungkarang Unila No. Rek. 0071059451&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
2. Mendownload Formulir Pendaftaran Program Pascasarjana di &lt;b&gt;&lt;a href="http://www.pascasarjanaunila.wordpress.com/"&gt;http://www.pascasarjanaunila.wordpress.com&lt;/a&gt;&lt;/b&gt; atau di &lt;b&gt;&lt;a href="http://www.unila.ac.id/"&gt;http://www.unila.ac.id&lt;/a&gt;.&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
3. Formulir pendaftaran harus di isi lengkap dengan lampiran yang 
diperlukan, diserahkan langsung ke sekretariat program&amp;nbsp; pascasarjana 
Unila atau dikirim melalui pos di alamatkan Ke&amp;nbsp; Pascasarjana Unila Jln. 
Prof. Dr. Soemantri Brojonegoro No.1 Bandar Lampung, Gedung Rektorat&amp;nbsp; 
Lantai IV R.404&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;b&gt;Lampiran Formulir Pendaftaran:&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
1. Salinan ijazah sarjana S1 dan transkip akademik yang telah dilegalisasi.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
2. Surat keterangan sehat dari dokter.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
3. Surat izin belajar bagi pegawai negeri sipil atau pegawai swasta (dari atasan langsung).&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
4. Pas Foto Berwarna 2×3 cm dan 3×4 masing-masing 5 lembar (tulis nama di belakang).&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
5. Bukti pembayaran pendaftaran mahasiswa baru program pascasarjana.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
6. Semua persyaratan pendaftaran dibuat rangkap 3 (1 asli &amp;amp; 2 copy) dalam map biola&lt;br /&gt;
warna merah maron.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Pilih File Type dan klik Link gambar di Bawah Ini untuk Mendownload Formulirnya.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Download folmulir Klik disini&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
PDF Klik &lt;a href="http://pascasarjanaunila.files.wordpress.com/2013/04/formulir-s2-20132.pdf" target="_blank"&gt;Disini&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Word Klik &lt;a href="http://pascasarjanaunila.files.wordpress.com/2013/04/formulir-s2-20132.docx" target="_blank"&gt;Disini&amp;nbsp;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sumber : http://pascasarjanaunila.wordpress.com/ &lt;/div&gt;
&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;---------------------------------------------------------------------------------------------------------
Jika artikel ini bermanfaat tolong komentarnya dan jangan lupa share ya  :)&lt;/div&gt;</description><link>http://ras-eko.blogspot.com/2013/04/s2-pasca-sarjana-unila.html</link><author>eko_siji91@yahoo.com (Ras Eko)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4072617408084222141.post-3378034330076274458</guid><pubDate>Thu, 11 Apr 2013 00:57:00 +0000</pubDate><atom:updated>2013-04-10T17:57:45.981-07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">facebook</category><title>Timeline baru facebook</title><description>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: justify;"&gt;
&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-kIrjdCQdL94/UWYKWxW8kOI/AAAAAAAACyA/AQEeL4b5teg/s1600/Screenshot_4.png" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="122" src="http://1.bp.blogspot.com/-kIrjdCQdL94/UWYKWxW8kOI/AAAAAAAACyA/AQEeL4b5teg/s200/Screenshot_4.png" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Sebelumnya ada rumor facebook digugat oleh pihak timeline atas tuduhan menggunakan hak cipta time line, mungkin perubahan timeline ini merupakan jawaban dari facebook. kurang lebih seperti ini tampilan FB yang baru.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-GA3UxSHucX8/UWYJWZ9sDyI/AAAAAAAACxw/gEYbjYIjCcU/s1600/Screenshot_3.png" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="208" src="http://3.bp.blogspot.com/-GA3UxSHucX8/UWYJWZ9sDyI/AAAAAAAACxw/gEYbjYIjCcU/s400/Screenshot_3.png" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Lumayan sih tapi apa daya unggulnya yah??&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
bisa sahabat baca di https://www.facebook.com/about/timeline keunggulan dari timeline baru ini.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
1. Your Cover&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Fill this wide, open space with a unique image that represents you best. It's the first thing people see when they visit your timeline.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
2. Your Stories&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Share and highlight your most memorable posts, photos and life events on your timeline. This is where you can tell your story from beginning, to middle, to now.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
3. Your Apps&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
The movies you quote. The songs you have on repeat. The activities you love. Now there's a new class of social apps that let you express who you are through all the things you do.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;---------------------------------------------------------------------------------------------------------
Jika artikel ini bermanfaat tolong komentarnya dan jangan lupa share ya  :)&lt;/div&gt;</description><link>http://ras-eko.blogspot.com/2013/04/timeline-baru-facebook.html</link><author>eko_siji91@yahoo.com (Ras Eko)</author><media:thumbnail url="http://1.bp.blogspot.com/-kIrjdCQdL94/UWYKWxW8kOI/AAAAAAAACyA/AQEeL4b5teg/s72-c/Screenshot_4.png" height="72" width="72" /><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4072617408084222141.post-6764192510799316913</guid><pubDate>Tue, 09 Apr 2013 17:08:00 +0000</pubDate><atom:updated>2013-04-09T10:08:57.240-07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">pendidikan</category><title>Jenis-Jenis Media Pembelajaran</title><description>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-lu5r6sn48NY/UWRLAp2aAeI/AAAAAAAACtc/7jWEbxPlrtw/s1600/media-blajar.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="200" src="http://1.bp.blogspot.com/-lu5r6sn48NY/UWRLAp2aAeI/AAAAAAAACtc/7jWEbxPlrtw/s200/media-blajar.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Media yang digunakan dalam pembelajaran beraneka ragam. Seseorang guru harus dapat memilih salah satu media pembelajaran yang akan digunakan. Penggunaan atau pemilihan media harus disesuaikan dengan materi dan tujuan pembelajaran yang akan dicapai&lt;/div&gt;
&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Menurut (Djamarah, 2002:140) menggolongkan media pembelajaran menjadi tiga yaitu:&lt;br /&gt;1)&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Media auditif yaitu media yang mengandalkan kemampuan suara saja, seperti radio,&amp;nbsp; kaset rekorder. &lt;br /&gt;2)&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Media visual adalah media yang hanya mengandalkan indera penglihatan karena hanya menampilkan gambar diam seperti film bingkai, foto, gambar, atau lukisan.&lt;br /&gt;3)&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Media audiovisual adalah media yang mempunyai unsur suara dan unsur gambar. Jenis media ini mempunyai kemampuan yang lebih baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selanjutnya (Sadiman, 2008:28) membagi media pembelajaran menjadi 3 golongan kelompok besar :&lt;br /&gt;1)&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Media Grafis termasuk media visual seperti gambar/foto, sketsa, diagram, bagan/chart, grafik, kartun, poster, peta, dan globe.&lt;br /&gt;2)&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Media Audio berkaitan dengan indera pendengaran. Seperti radio, alat perekam piata magnetik, piringan laboratorium bahasa&lt;br /&gt;3)&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Media Proyeksi Diam seperti film bingkai (slide), film rangkai (film strip), media transparan, film, televisi,&amp;nbsp; video.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari beberapa pendapat di atas, dapat penulis simpulkan bahwa jenis-jenis media pembelajaran sebagai berikut :&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;b&gt;Media Audio&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Media Audio adalah media yang isi pesannya hanya diterima melalui indera pendengaran. Dilihat dari sifat pesan yang diterima, media audio dapat menyampaikan pesan verbal (bahasa lisan atau kata-kata) maupun non verbal (bunyi-bunyian dan vokalisasi).&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;b&gt;Media Visual&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Media visual adalah media yang hanya mengandalkan indra penglihatan. Media visual menampilan materialnya dengan menggunakan alat proyeksi atau proyektor, karena melalui media ini perangkat lunak (soft ware) yang melengkapi alat proyeksi ini akan dihasilkan suatu bias cahaya atau gambar yang sesuai dengan materi yang diinginkan. &lt;br /&gt;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;b&gt;Media Audio-Visual&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Media audio-visual disebaut juga sebagai media video. Video merupakan media yang digunakan untuk menyampaikan pesan pembelajaran. Dalam media video terdapat dua unsur yang saling bersatu yaitu audio dan visual. Adanya unsur audio memungkinkan siswa untuk dapat menerima pesan pembelajaran melalui pendengaran, sedangkan unsur visual memungkinkan penciptakan pesan belajar melalui bentuk visualisasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber : Skripsi Tony Susetyo&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;---------------------------------------------------------------------------------------------------------
Jika artikel ini bermanfaat tolong komentarnya dan jangan lupa share ya  :)&lt;/div&gt;</description><link>http://ras-eko.blogspot.com/2013/04/jenis-jenis-media-pembelajaran.html</link><author>eko_siji91@yahoo.com (Ras Eko)</author><media:thumbnail url="http://1.bp.blogspot.com/-lu5r6sn48NY/UWRLAp2aAeI/AAAAAAAACtc/7jWEbxPlrtw/s72-c/media-blajar.jpg" height="72" width="72" /><thr:total>0</thr:total></item><language>en-us</language><media:credit role="author">Ras Eko</media:credit><media:rating>nonadult</media:rating><media:description type="plain">Langganan Artikel ?</media:description></channel></rss>
