<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:blogger='http://schemas.google.com/blogger/2008' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd="http://schemas.google.com/g/2005" xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-4225623321371070205</id><updated>2024-08-28T04:04:30.293-07:00</updated><category term="artikel"/><category term="Informasi"/><title type='text'>MY LIFE</title><subtitle type='html'></subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://respusih-mylife.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4225623321371070205/posts/default'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://respusih-mylife.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Anonymous</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16787645885578223656</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>20</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>25</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4225623321371070205.post-7027439994687067358</id><published>2013-07-04T05:05:00.000-07:00</published><updated>2013-07-04T05:05:03.328-07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="artikel"/><title type='text'>7 Penyebab Kualitas Pendidikan di Indonesia Rendah</title><content type='html'>&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh7St5zlxkQt0tXaBJefBBiqTREeex8zgFTKqp0lElAiayGBA2eYPhHtPdfn5PmdZPt7LNzkBvLfnpyTU5HgEfsXPojl7IGDv5N8VIusxv3S2NMQ3pYHhLXzYI7ffAzz-tTxX2otel9wV8/s135/images+r.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;188&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh7St5zlxkQt0tXaBJefBBiqTREeex8zgFTKqp0lElAiayGBA2eYPhHtPdfn5PmdZPt7LNzkBvLfnpyTU5HgEfsXPojl7IGDv5N8VIusxv3S2NMQ3pYHhLXzYI7ffAzz-tTxX2otel9wV8/s320/images+r.jpg&quot; width=&quot;320&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;post-meta&quot;&gt;
 
 
 
&lt;/div&gt;
&lt;strong&gt;7 Penyebab Kualitas Pendidikan di Indonesia Rendah&lt;/strong&gt; – Satuan pendidikan
 di Indonesia, mulai tahap SD hingga SMA, dianggap masih lemah dalam 
banyak hal dibanding negara lain. Mulai dari sarana prasarana, tenaga 
pendidik dan kependidikan serta kompetensi para lulusannya.&lt;br /&gt;
&lt;a name=&#39;more&#39;&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;

“Di tingkat SD/MI/SMP dan SMA hampir semua sekolah yang terakreditasi
 memiliki titik lemah pada standar kelulusan, standar sarana dan prasana
 dan tenaga pendidik dan kependidikan,”
 tutur Ketua BAN-S/M, Abdul Mukti, dalam konferensi pers mengenai 
Analisa Hasil Akreditasi 2008-2012, di Badan Akreditasi Nasional 
Sekolah, di Gedung Mandikdasmen Kemdikbud, Jalan RS Fatmawati, Jakarta Selatan, Rabu (26/12). Ini ada tujuh penyebab kenapa mutu pendidikan di Indonesia berkurang&lt;br /&gt;

&lt;strong&gt;1. Pembelajaran hanya pada buku paket&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;

Di indonesia telah berganti beberapa kurikulum dari KBK menjadi KTSP.
 Hampir setiap menteri mengganti kurikulum lama dengan kurikulum yang 
baru. Namun adakah yang berbeda dari kondisi pembelajaran di 
sekolah-sekolah? Tidak, karena pembelajaran di sekolah sejak zaman dulu 
masih memakai kurikulum buku paket. Sejak era 60-70an, pembelajaran di 
kelas tidak jauh berbeda dengan sebelumnya. Apapun kurikulumnya, guru 
hanya mengenal buku paket. Materi dalam buku paketlah yang menjadi acuan
 dan guru tidak mencari sumber referensi lain.&lt;br /&gt;

&lt;strong&gt;2. Mengajar Satu Arah&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;

Metode pembelajaran yang menjadi favorit guru mungkin hanya satu, 
yaitu metode berceramah satu arah. Karena berceramah itu mudah dan 
ringan, tanpa modal, tanpa tenaga, tanpa persiapan yang rumit.&amp;nbsp; Metode 
ceramah menjadi metode terbanyak yang dipakai guru karena memang hanya 
itulah metode yang benar-benar dikuasai sebagain besar guru. Pernahkah 
guru mengajak anak berkeliling sekolahnya untuk belajar ? Pernahkah guru
 membawa siswanya melakukan percobaan di alam lingkungan sekitar ? Atau 
pernahkah guru membawa seorang ilmuwan langsung datang di kelas untuk 
menjelaskan profesinya?&lt;br /&gt;

&lt;strong&gt;3. Kurangnya Sarana Belajar&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;

Sebenarnya, perhatian pemerintah itu sudah cukup, namun masih kurang 
cukup. Masih banyak sarana belajar di beberapa sekolah khususnya daerah,
 tertinggal jauh dibandingkan sarana belajar di sekolah-sekolah yang 
berada di kota.&lt;br /&gt;

&lt;strong&gt;4. Aturan yang Mengikat&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;

Ini tentang Kurikulum Tingkat Satuan &lt;span style=&quot;color: black;&quot;&gt;Pendidikan&lt;/span&gt; &lt;span style=&quot;color: black;&quot;&gt;&lt;/span&gt;(KTSP). Sekolah seharusnya memiliki kurikulum sendiri sesuai dengan karakteristiknya.&lt;br /&gt;

&lt;strong&gt;5. Guru tak Menanamkan Diskusi Dua Arah&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;

Lihatlah pembelajaran di ruang kelas. Sepertinya sudah diseragamkan. 
Anak duduk rapi, tangan dilipat di meja, mendengarkan guru menjelaskan. 
seolah-olah Anak “Dipaksa” mendengar dan mendapatkan informasi sejak 
pagi sampai siang, belum lagi ada sekolah yang menerapkan Full Days. 
Anak diajarkan cara menyimak dan mendengarkan penjelasan guru, sementara
 kompetensi bertanya tak disentuh. Anak-anak dilatih sejak TK untuk diam
 saat guru menerangkan, untuk mendengarkan guru. Akibatnya Siswa tidak 
dilatih untuk bertanya. Siswa tidak dibiasakan bertanya, akibatnya siswa
 tidak berani bertanya. Selesai mengajar, guru meminta anak untuk 
bertanya. Heninglah suasana kelas. Yang bertanya biasanya anak-anak itu 
saja.&lt;br /&gt;

&lt;strong&gt;6. Metode Pertanyaan Terbuka tak Dipakai&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;

Contoh negara yang menggunakan pertanyaan terbuka adalah Finlandia. 
Dalam setiap ujian, siwa boleh menjawab soal dengan membaca buku. Guru 
Indonesia belum siap menerapkan ini karena masih kesulitan membuat soal 
terbuka.&lt;br /&gt;

&lt;strong&gt;7. Budaya Mencontek&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;

Siswa menyontek itu biasa terjadi. Tapi apakah kita tahu kalau “guru 
juga menyontek” ? Ini lebih parah. Lihatlah tes-tes yang diikuti guru, 
tes pegawai negeri yang diikuti guru, menyontek telah menjadi budaya 
sendiri.&lt;br /&gt;

&lt;div style=&quot;margin: 0in 0in 0.0001pt;&quot;&gt;
&lt;strong&gt;penulis: &lt;span lang=&quot;IN&quot;&gt;Dede Fauzan, AMd (Guru &lt;/span&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot;&gt;SMKN 1 Pandeglang dan SMKN 10 Pandeglang)&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;margin: 0in 0in 0.0001pt;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://respusih-mylife.blogspot.com/feeds/7027439994687067358/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://respusih-mylife.blogspot.com/2013/07/7-penyebab-kualitas-pendidikan-di.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4225623321371070205/posts/default/7027439994687067358'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4225623321371070205/posts/default/7027439994687067358'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://respusih-mylife.blogspot.com/2013/07/7-penyebab-kualitas-pendidikan-di.html' title='7 Penyebab Kualitas Pendidikan di Indonesia Rendah'/><author><name>Anonymous</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16787645885578223656</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh7St5zlxkQt0tXaBJefBBiqTREeex8zgFTKqp0lElAiayGBA2eYPhHtPdfn5PmdZPt7LNzkBvLfnpyTU5HgEfsXPojl7IGDv5N8VIusxv3S2NMQ3pYHhLXzYI7ffAzz-tTxX2otel9wV8/s72-c/images+r.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4225623321371070205.post-495878686005702420</id><published>2013-07-04T04:13:00.004-07:00</published><updated>2013-07-04T04:13:58.759-07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="artikel"/><title type='text'>Cara Penanggulangan Kepadatan Penduduk</title><content type='html'>&lt;h3 class=&quot;post-title entry-title&quot;&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;/h3&gt;
&lt;div class=&quot;post-header&quot;&gt;

&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;post-body entry-content&quot; id=&quot;post-body-7966575989762055693&quot;&gt;
&lt;style&gt;.fullpost { display: inline; }&lt;/style&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjIeLmqqwHutrsxo8F7LF7suqp69FiK5-LK1ozxSeTBEGBtaRTNPJpZQgNMBVrkVULiMyiMGhSGF-QeHXxA_L8684B0v0FPEDB6WwGRWQ1Kdk4TXYQ7PvzBj4DJEGkfBGyrp2AbXEX1et4/s1600/pembagian-zakat.jpg&quot; style=&quot;clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;&quot; border=&quot;0&quot; height=&quot;121&quot; id=&quot;BLOGGER_PHOTO_ID_5761138329659545554&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjIeLmqqwHutrsxo8F7LF7suqp69FiK5-LK1ozxSeTBEGBtaRTNPJpZQgNMBVrkVULiMyiMGhSGF-QeHXxA_L8684B0v0FPEDB6WwGRWQ1Kdk4TXYQ7PvzBj4DJEGkfBGyrp2AbXEX1et4/s200/pembagian-zakat.jpg&quot; style=&quot;float: left; height: 194px; margin: 60px 10px 10px 0pt; width: 320px;&quot; width=&quot;200&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div align=&quot;justify&quot;&gt;
&lt;br /&gt;Adapun kebijakan dan usaha pemerintah dalam menanggulangi  kepadatan penduduk yaitu:&lt;br /&gt;1. Kebijakan yang diambil pemerintah Indonesia dalam upaya mengatasi masalah jumlah penduduk, yaitu:&lt;/div&gt;
&lt;a name=&#39;more&#39;&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;a).
 Mencanangkan program Keluarga Berencana (KB) sebagai gerakan nasional, 
dengan cara memperkenalkan tujuan-tujuan program KB melalui jalur 
pendidikan, mengenalkan alat-alat kontrasepsi kepada pasangan usia 
subur, dan menepis anggapan yang salah tentang anak. Meski program ini 
cenderung bersifat persuasif ketimbang dipaksakan. Program ini dinilai 
berhasil menekan tingkat pertumbuhan penduduk Indonesia.&lt;span class=&quot;fullpost&quot;&gt;&lt;br /&gt;b). Menetapkan Undang-Undang Perkawinan yang di dalamnya mengatur serta  menetapkan tentang batas usia nikah. &lt;br /&gt;c). Membatasi pemberian tunjangan anak bagi PNS/ABRI hanya sampai anak kedua. &lt;br /&gt;2. Usaha-usaha yang dilakukan pemerintah dalam menekan laju pertumbuhan penduduk antara lain meliputi hal-hal berikut ini:&lt;br /&gt;a). Meningkatkan pelayanan kesehatan dan kemudahan dalam menjadi akseptor  Keluarga Berencana. &lt;br /&gt;b).  Mempermudah dan meningkatkan pelayanan dalam bidang pendidikan, sehingga keinginan untuk segera menikah dapat dihambat. &lt;br /&gt;c). Meningkatkan wajib belajar pendidikan dasar bagi masyarakat, dari 6 tahun menjadi 9 tahun.         &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://respusih-mylife.blogspot.com/feeds/495878686005702420/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://respusih-mylife.blogspot.com/2013/07/cara-penanggulangan-kepadatan-penduduk.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4225623321371070205/posts/default/495878686005702420'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4225623321371070205/posts/default/495878686005702420'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://respusih-mylife.blogspot.com/2013/07/cara-penanggulangan-kepadatan-penduduk.html' title='Cara Penanggulangan Kepadatan Penduduk'/><author><name>Anonymous</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16787645885578223656</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjIeLmqqwHutrsxo8F7LF7suqp69FiK5-LK1ozxSeTBEGBtaRTNPJpZQgNMBVrkVULiMyiMGhSGF-QeHXxA_L8684B0v0FPEDB6WwGRWQ1Kdk4TXYQ7PvzBj4DJEGkfBGyrp2AbXEX1et4/s72-c/pembagian-zakat.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4225623321371070205.post-1120387533756506027</id><published>2013-07-04T03:41:00.000-07:00</published><updated>2013-07-04T03:41:04.899-07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="artikel"/><title type='text'>Besarnya Jumlah Penduduk</title><content type='html'>&lt;br /&gt;


&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhUR0Qgd-8rw-fENRgQQ8kUfMrM3JxtN39_bbppUbC15RDvl1yKWGx3j-P-tmIE_htgBJdkLQVzj7llT2gipneit3mZOmpIDJUU5u63epThxemtYLGZOofHEy8TPKt5rXcDNF7u6j86UE0/s1600/penduduk.jpg&quot; style=&quot;clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;320&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhUR0Qgd-8rw-fENRgQQ8kUfMrM3JxtN39_bbppUbC15RDvl1yKWGx3j-P-tmIE_htgBJdkLQVzj7llT2gipneit3mZOmpIDJUU5u63epThxemtYLGZOofHEy8TPKt5rXcDNF7u6j86UE0/s320/penduduk.jpg&quot; width=&quot;320&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: normal; mso-margin-bottom-alt: auto; mso-margin-top-alt: auto; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;&quot;&gt;Jumlah
penduduk Indonesia berada di urutan ke empat terbesar di dunia setelah
berturut-turut China, India, Amerika Serikat dan keempat adalah Indonesia.
Jumlah penduduk Indonesia dari hasil Sensus 2010 mencapai angka 237.641.326 (www.bps.go.id).
Dari tahun ke tahun jumlah penduduk Indonesia semakin bertambah. Dari sensus
tahun 1971-2010, jumlah penduduk Indonesia semakin bertambah.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;a name=&#39;more&#39;&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: normal; mso-margin-bottom-alt: auto; mso-margin-top-alt: auto;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;&quot;&gt;Dari data yang saya ambil dari
Kabupaten Kepulaun Selayar akan mewakili jumlah penduduk Indonesia, di bawah
ini dapat dilihat bagaimana jumlah penduduk di Kepualuan Kepulauan Selayar dari
tahun ke tahun semakin bertambah. Hal ini tentunya memberikan berbagai dampak
baik postif dan negatif. Sebelum membahas tentang masalah kependudukan, ada
baiknya kita mengetahui dampak positifnya lebih dahulu antara lain sebagai
penyediaan tenaga kerja dalam masalah sumber daya alam, mempertahankan keutuhan
negara dari ancaman yang berasal dari bangsa lain, dsb.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: normal; mso-margin-bottom-alt: auto; mso-margin-top-alt: auto; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;&quot;&gt;Akan
tetapi &lt;/span&gt;&lt;a href=&quot;http://www.bkkbn.go.id/Home.aspx&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color: windowtext; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; text-decoration: none; text-underline: none;&quot;&gt;permasalahan
kependudukan&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;&quot;&gt; terkait dengan jumlah penduduk yang
besar menjadi sebuah masalah yang tidak dapat dihindarkan. Indonesia memiliki
berbagai potensi terjadinya konfik. Benturan antara berbagai kepentingan dengan
berbagai organisasi masa lainnya membuat masalah besarnya populasi menjadi
hambatan. Selain itu yang terpenting terkait dengan permasalahan penyediaan
sumber daya alam dan berbagai kebutuhan penting lainnya. Adanya tekanan
penduduk terhadap daya dukung lingkungan menjadi masalah yang sangat rumit.
Kepentingan untuk membangun tempat tinggal dan ruang gerak sangatlah penting
namun di sisi lain terdapat kepentingan yang terkait dengan permasalah
lingkungan seperti halnya sebagai daerah aliran sungai, daerah resapan air,
pertanian, penyediaan sumber daya alam, dll. Kedua hal tersebut tidak dapat
dipisahkan dan keduanya perlu mendapatkan perhatian yang sama demi keseimbangan
alam. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: normal; mso-margin-bottom-alt: auto; mso-margin-top-alt: auto; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;&quot;&gt;Selain
itu, masalah yang muncul terkait dengan jumlah penduduk yang besar adalah dalam
penyedian lapangan pekerjaan. Kebutuhan akan bahan pokok menuntut orang untuk
berkerja dan encari nafkah. Namun, penyedia lapangan kerja sangatlah minim.
Yang menjadi masalah adalah penduduk lebih senang untuk menggantungkan diri
terhadap pekerjaan dan cenderung mencari pekerjaan daripada membuka lapangan
pekerjaan. Hal ini menyebabkan masalah baru yaitu pengangguran. Apabila jumlah
pengangguran ini tinggi, maka rasio ketergantungan tinggi sehingga negara
memiliki tanggungan yang besar untuk penduduknya yang dapat menghambat
pembangunan dan menyebabkan tingkat kemiskinan menjadi tinggi.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: normal; mso-margin-bottom-alt: auto; mso-margin-top-alt: auto; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;&quot;&gt;Jumlah
penduduk yang besar memiliki andil dalam berbagai permasalahan lingkungan dan
aspek lainnya. Jumlah penduduk yang besar tentunya membutuhkan ruang yang lebih
luas dan juga kebutuhan yang lebih banyak namun lahan dan juga wilayah
Indonesia tidaklah bertambah. Oleh karena itu, perencaan yang matang sangatlah
diperlukan guna penentuan kebijakan terkait dengan besarnya jumlah penduduk
Indonesia.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://respusih-mylife.blogspot.com/feeds/1120387533756506027/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://respusih-mylife.blogspot.com/2013/07/besarnya-jumlah-penduduk.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4225623321371070205/posts/default/1120387533756506027'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4225623321371070205/posts/default/1120387533756506027'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://respusih-mylife.blogspot.com/2013/07/besarnya-jumlah-penduduk.html' title='Besarnya Jumlah Penduduk'/><author><name>Anonymous</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16787645885578223656</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhUR0Qgd-8rw-fENRgQQ8kUfMrM3JxtN39_bbppUbC15RDvl1yKWGx3j-P-tmIE_htgBJdkLQVzj7llT2gipneit3mZOmpIDJUU5u63epThxemtYLGZOofHEy8TPKt5rXcDNF7u6j86UE0/s72-c/penduduk.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4225623321371070205.post-2177499435087950359</id><published>2013-07-04T03:31:00.003-07:00</published><updated>2013-07-04T03:34:17.044-07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="artikel"/><title type='text'>PANCASILA SEBAGAI KESEJAHTERAAN  RAKYAT INDONESIA </title><content type='html'>&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;font-family: inherit; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://fbcdn-sphotos-a.akamaihd.net/hphotos-ak-ash3/c0.0.403.403/p403x403/556227_3107919669317_1604078675_2102865_2071507741_n.jpg&quot; style=&quot;clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: x-small;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot; style=&quot;font-family: inherit; line-height: 115%;&quot;&gt; 1 Juni ini tepatnya 1 Juni 1945 itu merupakan hari 
kelahiran Pancasila, di mana pada saat itu 1 Juni 1945 Bung Karno menyampaikan
 satu Pidato dan situlah tercetus tentang Pancasila, maka dinilai adalah
 hari Lahir Pancasila. kemudian pada bulan Juni ini juga, tepatnya&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;6 Juni 1901 Bung Karno lahir di Dunia ini dan wafat pada tanggal 21 Juni 1970&lt;/span&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot; style=&quot;font-family: inherit; line-height: 115%;&quot;&gt; dalam usia 69 tahun.&lt;a name=&#39;more&#39;&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;font-family: inherit; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot; style=&quot;line-height: 115%;&quot;&gt;maka
 orang-orang dari jawa menyebutnya Haul, sehinga bulan ini menyebutkanya
 bulan Bung Karno. karena ada tiga tanggal yang menjadi bagian yang 
sangat tidak terpisahkan dari Bung Karno yaitu &lt;/span&gt;1 Juni sebagai 
hari lahir-nya Pancasila 1945, kemudian 6 Juni 1901 sebagai hari 
lahirnya Bung Karno dan 21 Juni 1970 sebagai hari wafatnya Bung Karno.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;font-family: inherit; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;

&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;font-family: inherit; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot; style=&quot;font-family: inherit; line-height: 115%;&quot;&gt;Apa
 yang kita bisa bincangkan dengan 1 Juni hari kelahiran Pancasila. 
Apakah Pancasila menjadi sesuatu yang sangat melekat di dalam diri kita 
atau-kah Pancasila hanya sekedar satu dasar Negara, yang kita tidak 
pernah peduli, yang tidak pernah hayati, bahwa ini adalah bagian yang 
tidak terpisahkan dari kehidupan berBangsa dan Negara.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;br style=&quot;font-family: inherit;&quot; /&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot; style=&quot;font-family: inherit; line-height: 115%;&quot;&gt;Tetapi kita harus betul-betul mencoba mempelajari, menghayati atau mungkin mengamalkanya walaupun belum sepenuh hati,&amp;nbsp; tetapi
 paling tidak kita bisa memahami terus, tentang apa itu Pancasila dan 
sebagainya. sehinga kalau kita terus mengali dan memahami. paling tidak 
untuk menghayati.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br style=&quot;font-family: inherit;&quot; /&gt;
&lt;span lang=&quot;IN&quot; style=&quot;font-family: inherit; font-size: 11pt; line-height: 115%;&quot;&gt;Ini bisa kita bincangkan, masih aktualkan Pancasila&lt;/span&gt;.
 Masih adakah di dalam diri kita tentang Pancasila, masih adakah di 
dalam Pikiran kita tentang Pancaasila. Apakah kita tetap akan seperti 
ini, membiarkan Pancasila entah pergi ke mana dan kita dengan tenang 
mengabaikan Pancasila sebagai bagian yang sebenarnya tidak bisa 
terpisahkan dari ber-Bangsa dan ber-Negara.&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Patut kita syukuri oleh kita semua, 
Bangsa Indoensia yang memiliki sebuah Pancasila yaitu sebagai tujuan 
Indonesia. Pancasila yang tidak pernah di miliki oleh Negara lain, namun
 patut kita tanyakan juga, kenapa Negara lain yang tidak memiliki 
Pancasila, tapi bisa Sejahteta Rakyatnya. Banyak orang-orang yang 
mengatakan bahwa Pancasila adalah Ideologi ber-Bangsa dan ber-Negara 
Indonesia dan ada pula yang menentang bahwa Pancasila bukan Ideologi 
Negara Indonesia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kalau memang Pancasila sudah tidak bermakna lagi.! Agama sudah tidak 
bermakna lagi.! lantas apa yang menjadi landasan Bangsa ini, &lt;b&gt;Hedonisme-kah, Nepotisme-kah, Korupsi-pisme&lt;/b&gt; atau &lt;b&gt;Serakah-hisme&lt;/b&gt;.
 Dalam membuat bangunan-pun harus mempunyai pondasi dan kalau tidak 
mempunyai pondasi, maka runtuh lah bangunan itu ataupun sebaliknya 
Indonesia juga harus mempunyai Pondasi ber-Negara, dan kalau tidak 
mempunyai pondasi ber-Negara maka runtuhlah Indonesia, kalau saya pahami
 bahwa pondasi ber-Negara Indonesia adalah Pancasila dan UUD 45.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
Berbicara tentang Pancasila 
tentu di antara kita semua sudah saling mengetahui, sudah saling 
membaca. permasalahanya memahami atau tidak. Pancasila tanpa di sadari 
telah kita lakukan dan tidak sesuai lagi dengan Ideologi Pancasila, jika
 Perjuangan mereka tidak di teruskan oleh genrasi selanjutkanya, 
terlebih melihat para petingingi-petingi, para pemimpin-pemimpin, para 
pejabat-pejabat tinggi Negeri saling memperebutkan kekuasan. Kasus 
Korupsi yang kian marak, Pelanggaran HAM yang tidak pernah di usut 
tuntas, Pendidikan yang mahal, kemiskinan dan penganguran yang kian 
bertambah tentu ini merupakan PR bagi penyelenggara Negara. Pancasila 
yang di dalamnya memiliki banyak makna, dan kalau di jalankan dengan 
baik dan benar maka kami mempunyai keyakinan yang sangat besar bahwa 
Indonesia akan membaik.</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://respusih-mylife.blogspot.com/feeds/2177499435087950359/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://respusih-mylife.blogspot.com/2013/07/pancasila-sebagai-kesejahteraan-rakyat.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4225623321371070205/posts/default/2177499435087950359'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4225623321371070205/posts/default/2177499435087950359'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://respusih-mylife.blogspot.com/2013/07/pancasila-sebagai-kesejahteraan-rakyat.html' title='PANCASILA SEBAGAI KESEJAHTERAAN  RAKYAT INDONESIA '/><author><name>Anonymous</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16787645885578223656</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4225623321371070205.post-7848430604382503865</id><published>2013-07-04T03:11:00.003-07:00</published><updated>2013-07-04T03:11:24.694-07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="artikel"/><title type='text'>ASAL-USUL NENEK MOYANG BANGSA INDONESIA</title><content type='html'>&lt;div class=&quot;post-body entry-content&quot; id=&quot;post-body-1456529288378360763&quot; style=&quot;background-color: #e9edfb; font-family: Arial, Tahoma, Helvetica, FreeSans, sans-serif; font-size: 14px; line-height: 19px; position: relative; width: 520px;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Arial, sans-serif; line-height: normal; text-align: justify;&quot;&gt;Beberapa pendapat para ahli tentang asal-usul nenek moyang bangsa Indonesia antara lain sebagai berikut:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: normal; margin-bottom: 0cm; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: normal; margin-bottom: 0cm;&quot;&gt;
&lt;b&gt;&lt;span lang=&quot;FI&quot; style=&quot;font-family: Arial, sans-serif;&quot;&gt;1. Prof.Dr.H.Kern&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span lang=&quot;FI&quot; style=&quot;font-family: Arial, sans-serif;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Arial, sans-serif;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: normal; margin-bottom: 0cm; text-align: justify; text-indent: 36pt;&quot;&gt;
&lt;span lang=&quot;FI&quot; style=&quot;font-family: Arial, sans-serif;&quot;&gt;Menyatakan bahwa bangsa Indonesia berasal dari&amp;nbsp;&lt;b&gt;daratan Asia&lt;/b&gt;&amp;nbsp;.Hal ini didukung dengan bukti bukti penggunaan bahasa. Bahasa-bahasa yang dipergunakan di&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;Indonesia&lt;a href=&quot;http://harunarcom.blogspot.com/2012/09/asal-usul-nenek-moyang-bangsa-indonesia.html&quot; style=&quot;color: #0505e3; text-decoration: none;&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;,&lt;/a&gt;&amp;nbsp;Polynes&lt;a href=&quot;http://harunarcom.blogspot.com/2012/09/asal-usul-nenek-moyang-bangsa-indonesia.html&quot; style=&quot;color: #0505e3; text-decoration: none;&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;i&lt;/a&gt;a, Melanesia berasal dari satu akar&amp;nbsp;&amp;nbsp;bahasa yang sama yaitu bahasa&amp;nbsp;&lt;b&gt;&lt;i&gt;Austronesia,&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&amp;nbsp;penelitian Kern ini terutama ditujukan pada kesamaan nama-nama binatang dan alat perang.&lt;/span&gt;&lt;span lang=&quot;FI&quot; style=&quot;font-family: Arial, sans-serif;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: normal; margin-bottom: 0cm; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: normal; margin-bottom: 0cm; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: normal; margin-bottom: 0cm;&quot;&gt;
&lt;b&gt;&lt;span lang=&quot;FI&quot; style=&quot;font-family: Arial, sans-serif;&quot;&gt;2. Prof.Dr.Kroom&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span lang=&quot;FI&quot; style=&quot;font-family: Arial, sans-serif;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Arial, sans-serif;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: normal; margin-bottom: 0cm; text-align: justify; text-indent: 36pt;&quot;&gt;
&lt;span lang=&quot;FI&quot; style=&quot;font-family: Arial, sans-serif;&quot;&gt;Asal-usul bangsa Indonesia adalah dari&amp;nbsp;&lt;b&gt;Asia Tengah&lt;/b&gt;, pendapat ini didasarkan pada bukti bahwa didaerah&amp;nbsp;&amp;nbsp;C&lt;a href=&quot;http://harunarcom.blogspot.com/2012/09/asal-usul-nenek-moyang-bangsa-indonesia.html&quot; style=&quot;color: #0505e3; text-decoration: none;&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;i&lt;/a&gt;na tengah banyak terdapat sungai-sungai yang besar yang menjadi sumber kehidupan manusia.Dari sini mereka menyebar ke Indonesia pada sekitar tahun 2000 SM sampai tahun 1500 SM.&lt;/span&gt;&lt;span lang=&quot;FI&quot; style=&quot;font-family: Arial, sans-serif;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: normal; margin-bottom: 0cm; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: normal; margin-bottom: 0cm; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: normal; margin-bottom: 0cm;&quot;&gt;
&lt;b&gt;&lt;span lang=&quot;IT&quot; style=&quot;font-family: Arial, sans-serif;&quot;&gt;3. Hogen&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Arial, sans-serif;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: normal; margin-bottom: 0cm; text-align: justify; text-indent: 36pt;&quot;&gt;
&lt;span lang=&quot;IT&quot; style=&quot;font-family: Arial, sans-serif;&quot;&gt;Bangsa yang mendiami daerah pessisir Melayu berasal dari&amp;nbsp;&lt;b&gt;Sumatera&lt;/b&gt;. Bangsa ini bercampur&amp;nbsp;&amp;nbsp;dengan bangsa Mongol kemudian d&lt;a href=&quot;http://harunarcom.blogspot.com/2012/09/asal-usul-nenek-moyang-bangsa-indonesia.html&quot; style=&quot;color: #0505e3; text-decoration: none;&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;i&lt;/a&gt;sebut sebagai bangsa&lt;i&gt;Proto Melayu dan Deutro Melayu.&lt;a name=&#39;more&#39;&gt;&lt;/a&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;span lang=&quot;IT&quot; style=&quot;font-family: Arial, sans-serif;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: normal; margin-bottom: 0cm; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: normal; margin-bottom: 0cm; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: normal; margin-bottom: 0cm;&quot;&gt;
&lt;b&gt;&lt;span lang=&quot;IT&quot; style=&quot;font-family: Arial, sans-serif;&quot;&gt;4. Dr.Brandes&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Arial, sans-serif;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: normal; margin-bottom: 0cm; text-align: justify; text-indent: 36pt;&quot;&gt;
&lt;span lang=&quot;IT&quot; style=&quot;font-family: Arial, sans-serif;&quot;&gt;Bangsa yang bermukim di Indonesia memiliki banyak persamaan dengan bangsa-bangsa yang mendiami daerah-daerah yang membentang dari sebelah utara pulau Formosa sampai sebelah barat daerah Madagaskar&lt;a href=&quot;http://harunarcom.blogspot.com/2012/09/asal-usul-nenek-moyang-bangsa-indonesia.html&quot; style=&quot;color: #0505e3; text-decoration: none;&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;,&lt;/a&gt;&amp;nbsp;sebelah selatan Jawa-Bali, dan sebelah timur sampai ketepi pantai barat Amerika, Brandes juga mendasarkan penelitiannya kepada perbandingan bahasa.&lt;/span&gt;&lt;span lang=&quot;IT&quot; style=&quot;font-family: Arial, sans-serif;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: normal; margin-bottom: 0cm; text-align: justify; text-indent: 36pt;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: normal; margin-bottom: 0cm; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: normal; margin-bottom: 0cm;&quot;&gt;
&lt;b&gt;&lt;span lang=&quot;IT&quot; style=&quot;font-family: Arial, sans-serif;&quot;&gt;5. Prof.Muhammad Yamin.&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Arial, sans-serif;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: normal; margin-bottom: 0cm; text-align: justify; text-indent: 36pt;&quot;&gt;
&lt;span lang=&quot;IT&quot; style=&quot;font-family: Arial, sans-serif;&quot;&gt;Bangsa Indonesia berasal dari&amp;nbsp;&lt;a href=&quot;http://harunarcom.blogspot.com/2011/04/perpisahan-2008.html&quot; style=&quot;color: #0505e3; text-decoration: none;&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;&lt;b&gt;Indonesia&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;&amp;nbsp;sendiri, hal ini dibuktikan dengan penemuan-penemuan Fos&lt;a href=&quot;http://harunarcom.blogspot.com/2012/09/asal-usul-nenek-moyang-bangsa-indonesia.html&quot; style=&quot;color: #0505e3; text-decoration: none;&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;i&lt;/a&gt;l dan Artefak tertua dengan jumlah yang lebih banyak dan lebih lengkap di Indonesia.&lt;/span&gt;&lt;span lang=&quot;IT&quot; style=&quot;font-family: Arial, sans-serif;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: normal; margin-bottom: 0cm; text-align: justify; text-indent: 36pt;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: normal; margin-bottom: 0cm; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: normal; margin-bottom: 0cm;&quot;&gt;
&lt;b&gt;&lt;span lang=&quot;IT&quot; style=&quot;font-family: Arial, sans-serif;&quot;&gt;6. Drs.Moh.Ali&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Arial, sans-serif;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: normal; margin-bottom: 0cm; text-align: justify; text-indent: 36pt;&quot;&gt;
&lt;span lang=&quot;IT&quot; style=&quot;font-family: Arial, sans-serif;&quot;&gt;Bangsa Indonesia berasal dari&amp;nbsp;&lt;b&gt;daerah Yunan&lt;/b&gt;, pendapatnya dipengaruhi oleh pendapat Moens yang berpendapat bahwa bangsa Indonesia&amp;nbsp;&amp;nbsp;berasal dari Mongol dan terdesak oleh bangsa-bangsa yang lebih kuat,dan akh&lt;a href=&quot;http://harunarcom.blogspot.com/2012/09/asal-usul-nenek-moyang-bangsa-indonesia.html&quot; style=&quot;color: #0505e3; text-decoration: none;&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;i&lt;/a&gt;rnya menyebar ke wilayah Indonesia,menurutnya nenek moyang bangsa Indonesia berasal dari hulu-hulu sungai besar di Asia&amp;nbsp;&amp;nbsp;dan kedatangannya&amp;nbsp;&amp;nbsp;di Indonesia secara bergelombang&amp;nbsp;&amp;nbsp;tahun 3000 SM-1500 SM sampai tahun 1500 SM-500 SM. Pendapatnya didukung oleh suatu pernyataan tentang&amp;nbsp;&lt;i&gt;Blod und Breden Unchro&lt;/i&gt;yang berarti darah dan tanah&amp;nbsp;&amp;nbsp;bangsa Indonesia&amp;nbsp;&amp;nbsp;berasal dari Indonesia sendiri.&lt;/span&gt;&lt;span lang=&quot;IT&quot; style=&quot;font-family: Arial, sans-serif;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: normal; margin-bottom: 0cm; text-align: justify; text-indent: 36pt;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: normal; margin-bottom: 0cm;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: normal; margin-bottom: 0cm;&quot;&gt;
&lt;span lang=&quot;IT&quot; style=&quot;font-family: Arial, sans-serif;&quot;&gt;7.&amp;nbsp;&lt;b&gt;Mayumdar.&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Arial, sans-serif;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: normal; margin-bottom: 0cm; text-align: justify; text-indent: 36pt;&quot;&gt;
&lt;span lang=&quot;IT&quot; style=&quot;font-family: Arial, sans-serif;&quot;&gt;Bangsa –bangsa yang berbahasa Austronesia berasal dari&amp;nbsp;&lt;b&gt;India&lt;/b&gt;, kemudian menyebar ke Indho-China terus ke daerah Indonesia dan Pas&lt;a href=&quot;http://harunarcom.blogspot.com/2012/09/asal-usul-nenek-moyang-bangsa-indonesia.html&quot; style=&quot;color: #0505e3; text-decoration: none;&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;i&lt;/a&gt;fik, pendapatnya didukung oleh penelitiannya berdasarkan bahasa Austria yang merupakan bahasa muda di India Timur.&lt;/span&gt;&lt;span lang=&quot;IT&quot; style=&quot;font-family: Arial, sans-serif;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: normal; margin-bottom: 0cm; text-align: justify; text-indent: 36pt;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: normal; margin-bottom: 0cm; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: normal; margin-bottom: 0cm;&quot;&gt;
&lt;b&gt;&lt;span lang=&quot;IT&quot; style=&quot;font-family: Arial, sans-serif;&quot;&gt;8. Max.Muller&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Arial, sans-serif;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: normal; margin-bottom: 0cm; text-align: justify; text-indent: 36pt;&quot;&gt;
&lt;span lang=&quot;IT&quot; style=&quot;font-family: Arial, sans-serif;&quot;&gt;Menyatakan bahwa&amp;nbsp;&amp;nbsp;asal dari bangsa Indonesia adalah daerah&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;b&gt;Asia Tenggara&lt;/b&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: normal; margin-bottom: 0cm; text-align: justify; text-indent: 36pt;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: normal; margin-bottom: 0cm; text-align: justify; text-indent: 36pt;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: normal; margin-bottom: 0cm;&quot;&gt;
&lt;b&gt;&lt;span lang=&quot;IT&quot; style=&quot;font-family: Arial, sans-serif;&quot;&gt;9. Van Heine Geldren&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Arial, sans-serif;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: normal; margin-bottom: 0cm; text-align: justify; text-indent: 36pt;&quot;&gt;
&lt;span lang=&quot;IT&quot; style=&quot;font-family: Arial, sans-serif;&quot;&gt;Bangsa Indonesia berasal dari&amp;nbsp;&lt;b&gt;daerah Asia&lt;/b&gt;, pendapatnya didukung&amp;nbsp;&amp;nbsp;oleh artefak-artefak yang ditemukannya di Indonesia memiiki persamaan dengan yang ditemukan di daratan Asia&lt;/span&gt;&lt;span lang=&quot;IT&quot; style=&quot;font-family: Arial, sans-serif;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: normal; margin-bottom: 0cm; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: normal; margin-bottom: 0cm; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: normal; margin-bottom: 0cm;&quot;&gt;
&lt;b&gt;&lt;span lang=&quot;IT&quot; style=&quot;font-family: Arial, sans-serif;&quot;&gt;10. Prof.Dr.Aswan Mutakin, M.P.d&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span lang=&quot;IT&quot; style=&quot;font-family: Arial, sans-serif;&quot;&gt;dan&amp;nbsp;&lt;b&gt;Drs.R.Gunawan Kamil Pasya, M.S.i&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Arial, sans-serif;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: normal; margin-bottom: 0cm; text-align: justify; text-indent: 36pt;&quot;&gt;
&lt;span lang=&quot;IT&quot; style=&quot;font-family: Arial, sans-serif;&quot;&gt;Gelombang migrasi pertama berlangsung sekitar tahun 3000 SM,yaitu berpindahnya&amp;nbsp;&lt;b&gt;ras Kaukasoid&lt;/b&gt;&amp;nbsp;dari laut tangah melalui lembah sungai kuning di Cina utara, disana mereka bercampur dengan suku Aborigin&lt;a href=&quot;http://harunarcom.blogspot.com/&quot; style=&quot;color: #0505e3; text-decoration: none;&quot;&gt;,&lt;/a&gt;&amp;nbsp;sehingga dihasilkan karakteristik Mongoloid.Setelah itu sebagian dari mereka mamasuki dan bermukin dikepulauan Indonesia bagian barat dan tengah.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: normal; margin-bottom: 0cm;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: normal; margin-bottom: 0cm;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div align=&quot;center&quot; class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: normal; margin-bottom: 0cm; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;b&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Comic Sans MS&#39;; font-size: 14pt;&quot;&gt;KESIMPULAN TENTANG ASAL-USUL BANGSA INDONESIA&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: normal; margin-bottom: 0cm;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: normal; margin: 0cm 0cm 0cm 21.3pt; text-indent: -21.3pt;&quot;&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin-bottom: 0cm;&quot;&gt;
&lt;span lang=&quot;IT&quot; style=&quot;font-family: Arial, sans-serif;&quot;&gt;Dari beberapa pendapat para ahli diatas maka dapat disimpulkan sebagai berikut:&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: normal; margin: 0cm 0cm 0cm 21.3pt; text-indent: -21.3pt;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: normal; margin: 0cm 0cm 0cm 21.3pt; text-align: justify; text-indent: -21.3pt;&quot;&gt;
&lt;span lang=&quot;IT&quot; style=&quot;font-family: Arial, sans-serif;&quot;&gt;1.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;Pendapat yang didasarkan pada penemuan-penemuan fosil dan artefak bahwa bangsa Indonesia berasal dari&amp;nbsp;&lt;b&gt;Indonesia&lt;/b&gt;&amp;nbsp;sendiri dan kemudian&lt;b&gt;menyebar&lt;/b&gt;&amp;nbsp;ke Asia lainnya Pendapat ini di dukung oleh penemuan fosil di Cina yang kemudian disebut dengan&amp;nbsp;&lt;i&gt;Sinanthropus Pekeninsis&amp;nbsp;&lt;/i&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;yang diperkirakan h&lt;a href=&quot;http://harunarcom.blogspot.com/&quot; style=&quot;color: #0505e3; text-decoration: none;&quot;&gt;i&lt;/a&gt;dup sezaman dengan&amp;nbsp;&lt;i&gt;Pithecanthropus Erectus&amp;nbsp;&lt;/i&gt;Indonesia.&lt;/span&gt;&lt;span lang=&quot;IT&quot; style=&quot;font-family: Arial, sans-serif;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span lang=&quot;IT&quot; style=&quot;font-family: Arial, sans-serif;&quot;&gt;Di wilayah&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span lang=&quot;FI&quot; style=&quot;font-family: Arial, sans-serif;&quot;&gt;Asia lainnya belum berhasil ditemukan fosil manusia purba.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: normal; margin: 0cm 0cm 0cm 21.3pt; text-indent: -21.3pt;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: normal; margin: 0cm 0cm 0cm 21.3pt; text-indent: -21.3pt;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: normal; margin: 0cm 0cm 0cm 21.3pt; text-align: justify; text-indent: -21.3pt;&quot;&gt;
&lt;span lang=&quot;FI&quot; style=&quot;font-family: Arial, sans-serif;&quot;&gt;2.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;Bahwa penduduk yang mendiami daerah kepulauan Indonesia diperkirakan dari&amp;nbsp;&lt;b&gt;daratan Asia&lt;/b&gt;. Melaui jejak sejarah yang diteliti ,bangsa Indonesia diperkirakan berasal dari daerah Yunan&amp;nbsp;&amp;nbsp;selatan kemudian menyebar kearah selatan hingga sampai ke Indonesia.&lt;/span&gt;&lt;span lang=&quot;FI&quot; style=&quot;font-family: Arial, sans-serif;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: normal; margin: 0cm 0cm 0cm 21.3pt; text-align: justify; text-indent: -21.3pt;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: normal; margin: 0cm 0cm 0cm 21.3pt; text-align: justify; text-indent: -21.3pt;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Arial, sans-serif;&quot;&gt;3.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;Bahwa masyarakat awal yang menempati wilayah Indonesia termasuk rumpun bangsa&amp;nbsp;&lt;i&gt;Melayu,&lt;/i&gt;bangsa ini merupakan nenek moyang bangsa Indonesia,yang terdiri dari 2 rumpun, yaitu :&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: normal; margin: 0cm 0cm 0cm 42.55pt; text-indent: -42.55pt;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Arial, sans-serif;&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;1).&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;Bangsa Proto Melayu (melayu tua) bangsa ini masuk ke Indonesia melalui dua jalan / route,yaitu&amp;nbsp;&lt;b&gt;&lt;i&gt;:&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: normal; margin: 0cm 0cm 0cm 42.55pt; text-indent: -42.55pt;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: normal; margin: 0cm 0cm 0cm 42.55pt; text-indent: -42.55pt;&quot;&gt;
&lt;i&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Arial, sans-serif;&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;Jalan Barat&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Arial, sans-serif;&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;:melalui semenanjung Melayu,terus ke Sumatera dan menyebar ke seluruh Indonesia.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: normal; margin: 0cm 0cm 0cm 42.55pt; text-indent: -42.55pt;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: normal; margin: 0cm 0cm 0cm 42.55pt; text-indent: -42.55pt;&quot;&gt;
&lt;i&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Arial, sans-serif;&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;Jalan Timur&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Arial, sans-serif;&quot;&gt;:melalui Filipina terus ke Sulawesi selanjutnya keseluruh Indonesia Keturunan bangsa Proto Melayu yang masih ada sampai sekarang :&amp;nbsp;&lt;i&gt;Suku bangsa Dayak,Toraja,Batak dan Papua .&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: normal; margin: 0cm 0cm 0cm 42.55pt; text-indent: -42.55pt;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: normal; margin: 0cm 0cm 0cm 42.55pt; text-indent: -42.55pt;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: normal; margin: 0cm 0cm 0cm 42.55pt; text-align: justify; text-indent: -42.55pt;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Arial, sans-serif;&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;2).&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;i&gt;Bangsa Deutro Melayu&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;/i&gt;(Melayu Muda) Memasuki&amp;nbsp;&amp;nbsp;wilayah Indonesia secara bergelombang melalui&amp;nbsp;&lt;i&gt;jalur barat&lt;/i&gt;&amp;nbsp;: dari semenanjung Melayu terus ke Sumatera dan selanjutnya tersebar keseluruh Indonesia,keturunan bangsa Indonesia yang masih&amp;nbsp;&amp;nbsp;ada sampai sekarang diantaranya adalah :&amp;nbsp;&lt;i&gt;suku bangsa Jawa&lt;a href=&quot;http://harunarcom.blogspot.com/2012/09/asal-usul-nenek-moyang-bangsa-indonesia.html&quot; style=&quot;color: #0505e3; text-decoration: none;&quot;&gt;,&lt;/a&gt;Bugis,Minang dan Melayu&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: normal; margin: 0cm 0cm 0cm 42.55pt; text-indent: -42.55pt;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: normal; margin-bottom: 0cm;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: normal; margin-bottom: 0cm; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span class=&quot;fullpost&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Arial, sans-serif;&quot;&gt;Dari ketiga kesimpulan pendapat para ahli tersebut diatas yang paling banyak dipakai/diyakini dan menjadi&amp;nbsp;&lt;a href=&quot;http://harunarcom.blogspot.com/2012/09/12-manusia-purba-indonesia.html&quot; style=&quot;color: #0505e3; text-decoration: none;&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;&lt;b&gt;bahan acuan pelajaran Sejarah&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;&amp;nbsp;di sekolah adalah teori yang ke 3 (tiga) yang menyatakan&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Arial, sans-serif;&quot;&gt;bahwa :&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: normal; margin-bottom: 0cm;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: normal; margin: 0cm 0cm 0cm 21.3pt;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Arial, sans-serif;&quot;&gt;masyarakat awal yang menempati wilayah Indonesia termasuk rumpun bangsa&amp;nbsp;&lt;i&gt;Melayu,&amp;nbsp;&lt;/i&gt;yang merupakan&amp;nbsp;&lt;a href=&quot;http://harunarcom.blogspot.com/2012/09/asal-usul-nenek-moyang-bangsa-indonesia.html&quot; style=&quot;color: #0505e3; text-decoration: none;&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;&lt;b&gt;nenek moyang bangsa Indonesia&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;, yang terdiri dari 2 rumpun,yaitu :&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: normal; margin: 0cm 0cm 0cm 21.3pt;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: normal; margin: 0cm 0cm 0cm 21.3pt;&quot;&gt;
&lt;b&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Arial, sans-serif;&quot;&gt;1)&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;Bangsa Proto Melayu&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; (melayu tua)&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: normal; margin: 0cm 0cm 0cm 21.3pt;&quot;&gt;
&lt;b&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Arial, sans-serif;&quot;&gt;2).&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;i&gt;Bangsa Deutro Melayu&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;/i&gt;(Melayu Muda)&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;b&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Arial, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://respusih-mylife.blogspot.com/feeds/7848430604382503865/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://respusih-mylife.blogspot.com/2013/07/asal-usul-nenek-moyang-bangsa-indonesia.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4225623321371070205/posts/default/7848430604382503865'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4225623321371070205/posts/default/7848430604382503865'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://respusih-mylife.blogspot.com/2013/07/asal-usul-nenek-moyang-bangsa-indonesia.html' title='ASAL-USUL NENEK MOYANG BANGSA INDONESIA'/><author><name>Anonymous</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16787645885578223656</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4225623321371070205.post-2474176951853993566</id><published>2013-07-04T03:10:00.001-07:00</published><updated>2013-07-04T03:10:12.697-07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Informasi"/><title type='text'>SEJARAH DAN ASAL MULA NAMA NEGARA INDONESIA</title><content type='html'>&lt;h3 class=&quot;post-title entry-title&quot; itemprop=&quot;name&quot; style=&quot;color: #2c2c2c; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 20px; line-height: 20px; margin: 0px 0px 10px; padding: 0px; text-transform: uppercase;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiE20WDnoOjEi86vW6ZjfKfqAvUZQTaeXox-aopH8qhm1Oj4kzcaUNpkGmLUrcIVzPtxxe_PdNFErohCCko_Bi4-kNZjhYpxvG9laxhPCtPtJbCqg_Y1yWjTS8FTz-NEKirWextN5_CnaY/s1600/negara-indonesia_globe_boytriks.png&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear: left; color: #017db0; display: inline !important; font-size: 12px; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em; outline: none; text-align: center; text-decoration: none;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiE20WDnoOjEi86vW6ZjfKfqAvUZQTaeXox-aopH8qhm1Oj4kzcaUNpkGmLUrcIVzPtxxe_PdNFErohCCko_Bi4-kNZjhYpxvG9laxhPCtPtJbCqg_Y1yWjTS8FTz-NEKirWextN5_CnaY/s1600/negara-indonesia_globe_boytriks.png&quot; style=&quot;border: none; padding: 0px;&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/h3&gt;
&lt;div class=&quot;post-body entry-content&quot; id=&quot;post-body-774048415209388110&quot; itemprop=&quot;articleBody&quot; style=&quot;color: #343333; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 12px; line-height: 20px; margin: 0px; padding: 0px 10px 0px 0px;&quot;&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Saya sebagai admin&amp;nbsp;&lt;a href=&quot;http://boytriks.blogspot.com/2012/06/cara-membuat-blog-di-blogspot.html&quot; style=&quot;color: #017db0; outline: none; text-decoration: none;&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;blog&lt;/a&gt;&amp;nbsp;ini akan sedikit membahas dan menguak tentang asal mula dan sejarah penamaan Negara &quot;Indonesia&quot;. Sejarah dalam penamaan tanah air ini memang tak banyak orang yang mengetahuinya tapi dengan artikel ini hendaknya dapat menambah ilmu pengetahuan sobat.&amp;nbsp;Yang dimaksud dengan Indonesia ialah&amp;nbsp;&lt;a href=&quot;http://boytriks.blogspot.com/2012/07/kenapa-orang-sunda-tidak-ada-yang-jadi.html&quot; style=&quot;color: #017db0; outline: none; text-decoration: none;&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;Indonesia&lt;/a&gt;&amp;nbsp;dalam pengertian geografis dan bangsa. Menurut pengertian geogiafis, Indonesia berarti bagian bumi yang membentang.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href=&quot;&quot; name=&quot;more&quot;&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Yaitu terbentang dari 95°-141° Bujur Timur, dan 6° Lintang Utara sampai 11 Lintang Selatan.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Sedangkan Indonesia dalam arti bangsa yang secara politik, ekonomi, dan sosial budaya dalam wilayah tersebut.&lt;a name=&#39;more&#39;&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Istilah Indonesia untuk pertama kalinya ditemukan oleh seorang ahli etnologi Inggris bernama James Richardson Logan pada tahun 1850 dalam ilmu bumi. Istilah Indonesia digunakan juga oleh G.W. Earl dalam bidang etnologi. G.W. Earl menyebut Indonesians dan Melayunesians bagi penduduk Kepulauan Melayu.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Pada tahun 1862 istilah Indonesia digunakan oleh orang Inggris bemama Maxwell dalam karangannya berjudul The Island of Indonesia dalam hubungannya dengan ilmu bumi. Istilah Indonesia semakin&amp;nbsp;&lt;a href=&quot;http://boytriks.blogspot.com/2012/05/10-game-pc-terbaik-2012.html&quot; style=&quot;color: #017db0; outline: none; text-decoration: none;&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;populer&lt;/a&gt;&amp;nbsp;ketika seorang ahli etnologi Jerman bernama Adolf Bastian menggunakan istilah Indonesia pada tahun 1884 dalam hubungannya dengan etnologi.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Kata Indonesia berasal dari kata Latin indus yang berarti Hindia dan kata Yunani nesos yang berarti pulau, nesioi berarti pulau-pulau. Dengan demikian, kata Indonesia berarti pulau-pulau Hindia.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Indonesia dikenal pula dengan sebutan Nusantara. Kata Nusantara berasal dari bahasa Jawa Kuno, yaitu nusa yang berarti pulau dan antara yang berarti hubungan. Jadi, Nusantara berarti rangkaian pulau-pulau.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Bangsa Indonesia pertama kali menggunakan nama Indonesia secara politik. Istilah Indonesia untuk pertama kalinya digunakan oleh Perhimpunan Indonesia, yaitu organisasi yang didirikan oleh pelajar-pelajar Indonesia di Negeri Belanda pada tahun 1908. Organisasi tersebut pertama kali bemama Indische Vereeniging. Kemudian nama itu diganti menjadi Indonesische Vereeniging pada tahun 1922. Selanjutnya pada tahun 1922 juga namanya diganti Perhimpunan Indonesia.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Pada tahun 1928 Kongres Pemuda II di Jakarta menggunakan istilah Indonesia dalam hubungan dengan persatuan bangsa. Kongres Pemuda tersebut pada &amp;nbsp;tanggal 28 Oktober 1928 menghasilkan Sumpah Pemuda yang di dalamnya tercantum nama Indonesia. Istilah Indonesia secara resmi &amp;nbsp;digunakan sebagai nama negara kita pada tanggal 17 Agustus 1945 dengan &amp;nbsp;proklamasi kemerdekaan Indonesia.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://respusih-mylife.blogspot.com/feeds/2474176951853993566/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://respusih-mylife.blogspot.com/2013/07/sejarah-dan-asal-mula-nama-negara_4.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4225623321371070205/posts/default/2474176951853993566'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4225623321371070205/posts/default/2474176951853993566'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://respusih-mylife.blogspot.com/2013/07/sejarah-dan-asal-mula-nama-negara_4.html' title='SEJARAH DAN ASAL MULA NAMA NEGARA INDONESIA'/><author><name>Anonymous</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16787645885578223656</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiE20WDnoOjEi86vW6ZjfKfqAvUZQTaeXox-aopH8qhm1Oj4kzcaUNpkGmLUrcIVzPtxxe_PdNFErohCCko_Bi4-kNZjhYpxvG9laxhPCtPtJbCqg_Y1yWjTS8FTz-NEKirWextN5_CnaY/s72-c/negara-indonesia_globe_boytriks.png" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4225623321371070205.post-1045773172005799769</id><published>2013-07-04T02:55:00.003-07:00</published><updated>2013-07-04T02:55:08.345-07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="artikel"/><title type='text'>KERAJINAN TANGAN ANYAMAN LOMBOK</title><content type='html'>

&lt;div style=&quot;background: none repeat scroll 0% 0% white; line-height: 150%; margin: 0in; text-align: justify; text-indent: 0.5in;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Agency FB&#39;,sans-serif; font-size: 16pt; line-height: 150%;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg3Cye4zpC_byLNhfgd4tMFB1TtvnmVGh3yYzksJBoW_QtZ2BAbum_KqVY6_qSPkkQaxcLTRic4sTB5ZoJBhtAhQYTdK6_9-TaHV4YCDA7a4T8naqQGa0a8h86prrEC_1zEUxJlzV6Nd_pa/s1600/anyaman1.jpg&quot; style=&quot;clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;255&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg3Cye4zpC_byLNhfgd4tMFB1TtvnmVGh3yYzksJBoW_QtZ2BAbum_KqVY6_qSPkkQaxcLTRic4sTB5ZoJBhtAhQYTdK6_9-TaHV4YCDA7a4T8naqQGa0a8h86prrEC_1zEUxJlzV6Nd_pa/s400/anyaman1.jpg&quot; width=&quot;400&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background: none repeat scroll 0% 0% white; line-height: 150%; margin: 0in; text-align: justify; text-indent: 0.5in;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Agency FB&#39;,sans-serif; font-size: 16pt; line-height: 150%; text-indent: 0.5in;&quot;&gt;Nusa Tenggara Barat (NTB) yang terdiri dari Pulau Lombok, Sumba
dan Sumbawa merupakan bagian gugusan pulau di wilayah kepulauan Nusa Tenggara
yang sangat kaya akan seni budaya yang khas dan unik. Selain dikenal karena
berbagai upacara adatnya yang khas, provinsi NTB juga dikenal memiliki potensi
yang sangat besar dalam bidang industri kerajinan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background: none repeat scroll 0% 0% white; line-height: 150%; margin: 0in; text-align: justify; text-indent: 0.5in;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Agency FB&#39;,sans-serif; font-size: 16pt; line-height: 150%;&quot;&gt;Salah satu produk kerajinan khas NTB yang kini sudah mulai banyak
dikenal kalangan pecinta barang seni dan produk kerajinan adalah kerajinan
anyaman Lombok yang terbuat dari berbagai jenis bahan baku seperti bambu, rotan
dan ate atau keta (sejenis rumput gunung). Perpaduan antara seni kerajinan
anyaman bambu, rotan atau rumput gunung yang dikombinasikan dengan bahan kayu
menghasilkan kombinasi berupa barang kerajinan yang sangat serasi dan indah.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background: none repeat scroll 0% 0% white; line-height: 150%; margin: 0in; text-align: justify; text-indent: 0.5in;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Agency FB&#39;,sans-serif; font-size: 16pt; line-height: 150%;&quot;&gt;Sentuhan bahan pewarna yang umumnya mirip dengan warna alami dari
komponen bahan bakunya semakin menambah keindahan barang kerajinan khas Pulau
Lombok, provinsi NTB itu. Tidak mengherankan apabila kalangan pecinta barang
kerajinan dan barang seni selalu memburu barang kerajinan anyaman khas Pulau
Lombok, NTB itu, baik di berbagai ajang pameran barang kerajinan maupun
bertandang langsung ke sentra-sentra industri kerajinan anyaman di NTB.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://respusih-mylife.blogspot.com/feeds/1045773172005799769/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://respusih-mylife.blogspot.com/2013/07/kerajinan-tangan-anyaman-lombok_8036.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4225623321371070205/posts/default/1045773172005799769'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4225623321371070205/posts/default/1045773172005799769'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://respusih-mylife.blogspot.com/2013/07/kerajinan-tangan-anyaman-lombok_8036.html' title='KERAJINAN TANGAN ANYAMAN LOMBOK'/><author><name>Anonymous</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16787645885578223656</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg3Cye4zpC_byLNhfgd4tMFB1TtvnmVGh3yYzksJBoW_QtZ2BAbum_KqVY6_qSPkkQaxcLTRic4sTB5ZoJBhtAhQYTdK6_9-TaHV4YCDA7a4T8naqQGa0a8h86prrEC_1zEUxJlzV6Nd_pa/s72-c/anyaman1.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4225623321371070205.post-2978169350805386470</id><published>2013-07-04T02:35:00.007-07:00</published><updated>2013-07-04T02:35:31.302-07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="artikel"/><title type='text'>Berbagai macam seni budaya Indonesia yang pantas kita lestarikan</title><content type='html'>&lt;br /&gt;
&lt;div id=&quot;articleParagraph&quot; style=&quot;background-color: white; font-family: Georgia, &#39;Times New Roman&#39;, Times, serif; font-size: 12px; line-height: 22.796875px; overflow: hidden; padding: 10px 0px; width: 659.6875px;&quot;&gt;
&lt;div id=&quot;pm_resizer&quot; style=&quot;overflow: hidden; padding: 10px 0px; width: 659.6875px;&quot;&gt;
&lt;table&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td&gt;&lt;div id=&quot;kategori&quot;&gt;
&lt;div id=&quot;article-content&quot;&gt;
&lt;div id=&quot;article-text&quot;&gt;
Kita tau ber&lt;span style=&quot;font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: x-small;&quot;&gt;Macam-macam budaya Indonesia sudah terkenal unik di seluruh &amp;nbsp;dunia. Selain itu, Indonesia juga mendapat julukan Zamrud Khatulistiwa. &amp;nbsp;Budayanya pun sudah mendunia, ditambah dengan semakin bertambahnya &amp;nbsp;provinsi di Indonesia yang sampai saat ini sudah berjumlah 33 provinsi. &amp;nbsp;Ini tentu saja membuat semakin beragamnya budaya kita.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: x-small;&quot;&gt;Dewasa ini memang dibutuhkan kerja keras agar macam-macam budaya &amp;nbsp;Indonesia bisa tetap lestari. Luasnya wilayah Indonesia dari Sabang &amp;nbsp;sampai Merauke membuat kita kaya akan budaya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: x-small;&quot;&gt;Uniknya, &amp;nbsp;budaya Indonesia bisa kita lihat saat berkunjung ke Taman Mini &amp;nbsp;Indonesia Indah (TMII). Di sana terdapat&amp;nbsp;&lt;strong&gt;macam-macam budaya &amp;nbsp;Indonesia&lt;/strong&gt;, mulai dari rumah adat, pakaian adat, dll. Tapi, &amp;nbsp;tidak ada salahnya sewaktu-waktu kita pun mengunjungi daerah di &amp;nbsp;Indonesia untuk melihat secara langsung macam-macam budaya Indonesia.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: x-small;&quot;&gt;Untuk lebih mengenal macam-macam budaya Indonesia, marilah kita &amp;nbsp;berkunjung ke tiap pulau di Indonesia. Budaya Indonesia sebetulnya tidak &amp;nbsp;kalah dengan budaya dari luar, tetapi sangat disayangkan sebagian &amp;nbsp;penduduk Indonesia lebih merasa bangga dengan budaya luar.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: x-small;&quot;&gt;Sebelum &amp;nbsp;mengetahui macam-macam budaya Indonesia, ada baiknya kita ketahui apa &amp;nbsp;itu budaya dan kebudayaan. Dalam bahasa sehari-hari, kebudayaan artinya &amp;nbsp;terbatas pada hal-hal yang indah seperti candi, tari-tarian, seni rupa, &amp;nbsp;seni suara, kesusastraan, dan filsafat.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;a name=&#39;more&#39;&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: x-small;&quot;&gt;Definisi &amp;nbsp;ilmu antropologi jauh lebih luas sifat dan ruang lingkupnya. Menurut &amp;nbsp;ilmu antropologi, kebudayaan adalah keseluruhan sistem gagasan, tindakan &amp;nbsp;dan hasil karya manusia dalam rangka kehudupan masyarkat yang dijadikan &amp;nbsp;milik diri manusia dengan belajar.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: x-small;&quot;&gt;Sementara itu, budaya itu &amp;nbsp;sendiri artinya ide dari budi dan daya seseorang untuk melakukan &amp;nbsp;sesuatu.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;h2 style=&quot;color: #333333; font-family: Geneva, Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 2.3em; font-weight: normal; line-height: 1.2em; margin: 0px; padding: 5px 0px;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: x-small;&quot;&gt;BerMacam-macam Budaya &amp;nbsp;Indonesia&lt;/span&gt;&lt;/h2&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: x-small;&quot;&gt;Indonesia adalah negara &amp;nbsp;yang sangat kaya kebudayaan. Setiap pulau yang terdiri atas beberapa &amp;nbsp;provinsi mempunyai kebudayaan yang berbeda. Tiap suku bangsa memiliki &amp;nbsp;bahasa, rumah adat, tarian, lagu daerah, pakaian adat, upacara adat, &amp;nbsp;makanan tradisional, dll. Seperti yang tertulis di bawah ini, kita akan &amp;nbsp;coba bahas macam-macam budaya Indonesia.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;h3 style=&quot;color: #009900; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 1.7em; font-weight: 100; letter-spacing: -1px; margin: 0px; padding: 10px 0px;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: x-small;&quot;&gt;1. &amp;nbsp;Macam-macam Budaya di Pulau Sumatera&lt;/span&gt;&lt;/h3&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: x-small;&quot;&gt;Pulau &amp;nbsp;yang mendapat julukan Suwarnadwipa (pulau emas) atau Suwarnabhumi &amp;nbsp;(tanah emas), keunikan macam-macam budayanya bisa kita lihat di bawah &amp;nbsp;ini.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;h4&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: x-small;&quot;&gt;a. Rumah Adat&lt;/span&gt;&lt;/h4&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: x-small;&quot;&gt;Aceh: &amp;nbsp;Rumoh Aceh&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: x-small;&quot;&gt;Sumatera Utara: Jabo &amp;nbsp;Balon&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: x-small;&quot;&gt;Sumatera Barat: Rumah &amp;nbsp;Gadang&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: x-small;&quot;&gt;Sumatera Selatan: Rumah &amp;nbsp;Limas&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: x-small;&quot;&gt;Riau: Rumah Adat Melayu &amp;nbsp;Selaso Jatuh Kembar, Lontiok&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: x-small;&quot;&gt;Jambi: Rumah Panggung&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: x-small;&quot;&gt;Lampung: &amp;nbsp;Nuwo Sesaat&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: x-small;&quot;&gt;Bengkulu: Bubungan Limas&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;h4&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: x-small;&quot;&gt;b. &amp;nbsp;Tarian&lt;/span&gt;&lt;/h4&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: x-small;&quot;&gt;Aceh: Tari Bines, Didong, &amp;nbsp;Tari Guel, Tari Mesekat, Tari Ratéb Meuseukat, Tari Saman, Tari &amp;nbsp;Seudati, Tari Laweut, Tari Likok Pulo, Tari Pho, Tari Rapa&#39;i Geleng, &amp;nbsp;Tari Ula-ula Lembing, dan Tari Pukat.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: x-small;&quot;&gt;Sumatera &amp;nbsp;Utara: Tortor, Tari Sapu Tangan, Tari Adok, Tari Anak, Tari Pahlawan, &amp;nbsp;Tari Lagu Duo, Tari Perak, dan Famaena.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: x-small;&quot;&gt;Sumatera &amp;nbsp;Barat: Tari Piring, Tari Payung, Tari Indang, Tari Pasambahan, dan Tari &amp;nbsp;Lilin.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: x-small;&quot;&gt;Riau: Zapin, Rentak &amp;nbsp;Bulian dan Serampang Dua Belas.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: x-small;&quot;&gt;Kepulauan Riau: Madah &amp;nbsp;Gurindam&#39;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: x-small;&quot;&gt;Jambi: Sekapur Sirih, &amp;nbsp;Selampit Delapan, dan Rangguk.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: x-small;&quot;&gt;Bengkulu: &amp;nbsp;Tari Andun, Bidadei Teminang, dan Tari Kejei.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: x-small;&quot;&gt;Sumatera &amp;nbsp;Selatan: Gending Sriwijaya, Bekhusek, Tanggai&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: x-small;&quot;&gt;Kepulauan &amp;nbsp;Bangka Belitung: Tari Campak.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: x-small;&quot;&gt;Lampung: &amp;nbsp;Bandana, Sembah, Tayuhan, Sigegh, dan Labu Kayu.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;h4&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: x-small;&quot;&gt;c. &amp;nbsp;Lagu&lt;/span&gt;&lt;/h4&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: x-small;&quot;&gt;Aceh: B&lt;/span&gt;&lt;em&gt;&lt;span style=&quot;font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: x-small;&quot;&gt;ungong &amp;nbsp;Jeumpa dan Lembah Alas.&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: x-small;&quot;&gt;Sumatera &amp;nbsp;Utara:&lt;/span&gt;&lt;em&gt;&lt;span style=&quot;font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: x-small;&quot;&gt;&amp;nbsp;Piso Surit, Anju Ahu, &amp;nbsp;Bungo Bangso, Cikala Le Pongpong, Bungo Bangso, Butet, Dago Inang Sarge, &amp;nbsp;Lisoi, Madekdek Magambiri, Mariam Tomong, Nasonang Dohita Nadua, &amp;nbsp;Rambadia, Sengko-Sengko, Siboga Tacinto, Sinanggar Tulo, Sing Sing So,&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span style=&quot;font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: x-small;&quot;&gt;dan&lt;/span&gt;&lt;em&gt;&lt;span style=&quot;font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: x-small;&quot;&gt;&amp;nbsp;Tapian Nauli.&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: x-small;&quot;&gt;Riau:&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;em&gt;&lt;span style=&quot;font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: x-small;&quot;&gt;Soleram, Kebangkitan Melayu, Tanjung Katung, Bungo &amp;nbsp;Cempako, Lancang kuning, Ayam Putih Pungguk, Makan Sirih, Uyang Bagan &amp;nbsp;Tak Ondak Belaya, Mak Long, Tuanku Tambusai, Pak Ngah Balek, Puteri &amp;nbsp;Tujuh, Dedap Durhaka,&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span style=&quot;font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: x-small;&quot;&gt;&amp;nbsp;dan&lt;/span&gt;&lt;em&gt;&lt;span style=&quot;font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: x-small;&quot;&gt;&amp;nbsp;Kutang Barendo.&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: x-small;&quot;&gt;Sumatera &amp;nbsp;Barat:&lt;/span&gt;&lt;em&gt;&lt;span style=&quot;font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: x-small;&quot;&gt;&amp;nbsp;Ayam Den Lapeh, Barek &amp;nbsp;Solok, Dayung Palinggam, Kambanglah Bungo, Kampuang Nan Jauh Di Mato, Ka &amp;nbsp;Parak Tingga, Malam Baiko, Kampuang nan Jauh di Mato, Kambanglah Bungo, &amp;nbsp;Indang Sungai Garinggiang,&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span style=&quot;font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: x-small;&quot;&gt;&amp;nbsp;dan&lt;/span&gt;&lt;em&gt;&lt;span style=&quot;font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: x-small;&quot;&gt;&amp;nbsp;Rang &amp;nbsp;Talu.&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: x-small;&quot;&gt;Sumatera Selatan:&lt;/span&gt;&lt;em&gt;&lt;span style=&quot;font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: x-small;&quot;&gt;&amp;nbsp;Cuk &amp;nbsp;Mak Ilang, Dek Sangke, Gending Sriwijaya, Kabile-bile,&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span style=&quot;font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: x-small;&quot;&gt;dan&lt;/span&gt;&lt;em&gt;&lt;span style=&quot;font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: x-small;&quot;&gt;&amp;nbsp;Tari Tanggai.&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: x-small;&quot;&gt;Jambi:&lt;/span&gt;&lt;em&gt;&lt;span style=&quot;font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: x-small;&quot;&gt;&amp;nbsp;Batanghari, Soleram, Injit-Injit Semut, Pinang Muda,&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span style=&quot;font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: x-small;&quot;&gt;dan&lt;/span&gt;&lt;em&gt;&lt;span style=&quot;font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: x-small;&quot;&gt;&amp;nbsp;Selendang Mayang.&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: x-small;&quot;&gt;Bengkulu:&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;em&gt;&lt;span style=&quot;font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: x-small;&quot;&gt;Lalan Belak.&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: x-small;&quot;&gt;Lampung:&lt;/span&gt;&lt;em&gt;&lt;span style=&quot;font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: x-small;&quot;&gt;&amp;nbsp;Lipang Lepangdang.&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;h3 style=&quot;color: #009900; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 1.7em; font-weight: 100; letter-spacing: -1px; margin: 0px; padding: 10px 0px;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: x-small;&quot;&gt;2. &amp;nbsp;Macam-macam Budaya di Pulau Jawa dan Bali&lt;/span&gt;&lt;/h3&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: x-small;&quot;&gt;Pulau &amp;nbsp;Jawa mendapat julukan Jawadwipa (pulau padi). Terdapat beberapa &amp;nbsp;provinsi di pulau tersebut dan banyak keanegaraman budayanya.&amp;nbsp;&lt;em&gt;Macam-macam &amp;nbsp;budaya Indonesia&lt;/em&gt;&amp;nbsp;di Pulau Jawa dan Bali adalah sebagai berikut.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;h4&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: x-small;&quot;&gt;a. &amp;nbsp;Berbagai Rumah Adat&lt;/span&gt;&lt;/h4&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: x-small;&quot;&gt;Jawa Tengah: Joglo&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: x-small;&quot;&gt;Jawa &amp;nbsp;Timur: Joglo&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: x-small;&quot;&gt;DI Yogyakarta: Joglo&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: x-small;&quot;&gt;Jawa &amp;nbsp;Barat: Kasepuhan&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: x-small;&quot;&gt;Bali: Natar&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;h4&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: x-small;&quot;&gt;b. &amp;nbsp;Tari-Tarian&lt;/span&gt;&lt;/h4&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: x-small;&quot;&gt;DKI Jakarta: Topeng dan &amp;nbsp;Yapong.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: x-small;&quot;&gt;Jawa Barat: Bangbarongan, &amp;nbsp;Bengberokan, Jaipongan, Tari Cikeruhan, Tari Topeng Cirebon, Tari &amp;nbsp;Topeng Priangan, Kuda lumping, dan Reog (Sunda).&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: x-small;&quot;&gt;Jawa &amp;nbsp;Tengah: Ebeg, Topeng Ireng, Kuda lumping, Tari Topeng Sinok, Tari &amp;nbsp;Topeng Brebes, dan Reog (Banjarharjo).&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: x-small;&quot;&gt;Jawa &amp;nbsp;Timur: Tari Remo, Kuda lumping, Reog (Ponorogo)&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: x-small;&quot;&gt;Yogyakarta: &amp;nbsp;Tari Golek Menak dan Kuda lumping.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: x-small;&quot;&gt;Bali: &amp;nbsp;Joged Bumbung, Gambuh, Kecak, Legong, Sanghyang, Tari Bali, Tari &amp;nbsp;Jangger, Tari Pendet, dan Tari Rejang.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;h4&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: x-small;&quot;&gt;c&lt;/span&gt;. &amp;nbsp;Berbagai macam&amp;nbsp;&lt;span style=&quot;font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: x-small;&quot;&gt;Lagu&lt;/span&gt;&lt;/h4&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: x-small;&quot;&gt;Jakarta:&amp;nbsp;&lt;em&gt;Kicir-kicir, &amp;nbsp;Jali-jali, Lenggang Kangkung, Keroncong Kemayoran, Surilang,&amp;nbsp;&lt;/em&gt;dan&lt;em&gt;&amp;nbsp;Terang Bulan&lt;/em&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: x-small;&quot;&gt;Jawa Barat:&amp;nbsp;&lt;em&gt;Bubuy &amp;nbsp;Bulan, Cing Cangkeling, Es Lilin, Karatagan Pahlawan, Manuk Dadali, &amp;nbsp;Panon Hideung, Peuyeum Bandung, Pileuleuyan,&amp;nbsp;&lt;/em&gt;dan&lt;em&gt;Tokecang.&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: x-small;&quot;&gt;Banten: &amp;nbsp;&lt;em&gt;Dayung Sampan.&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: x-small;&quot;&gt;Jawa &amp;nbsp;Timur:&amp;nbsp;&lt;em&gt;Keraban Sape dan Tanduk Majeng.&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: x-small;&quot;&gt;Jawa &amp;nbsp;Tengah:&amp;nbsp;&lt;em&gt;Gambang Suling, Gek Kepriye, Gundul Pacul, Ilir-ilir, &amp;nbsp;Jamuran, Bapak Pucung, Yen Ing Tawang Ono Lintang, Stasiun Balapan.&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: x-small;&quot;&gt;Yogyakarta: &amp;nbsp;&lt;em&gt;Pitik Tukung, Sinom, Suwe Ora Jamu, Te Kate Dipanah.&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: x-small;&quot;&gt;Bali:&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;em&gt;&lt;span style=&quot;font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: x-small;&quot;&gt;Mejangeran&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span style=&quot;font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: x-small;&quot;&gt;dan&lt;/span&gt;&lt;em&gt;&lt;span style=&quot;font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: x-small;&quot;&gt;&amp;nbsp;Ratu &amp;nbsp;Anom.&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;h3 style=&quot;color: #009900; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 1.7em; font-weight: 100; letter-spacing: -1px; margin: 0px; padding: 10px 0px;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: x-small;&quot;&gt;3. BerMacam-macam Budaya di&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: x-small;&quot;&gt;&amp;nbsp;Pulau Kalimantan dan Nusa Tenggara&lt;/span&gt;&lt;/h3&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: x-small;&quot;&gt;Pulau &amp;nbsp;ini mendapat julukan Warunadwipa yang artinya &#39;Pulau Dewa Laut&#39;. &amp;nbsp;Beberapa istilah yang dulu digunakan untuk Pulau Kalimantan.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: x-small;&quot;&gt;Tidak &amp;nbsp;kalah dengan dua pulau yang telah kita bicarakan di atas, Kalimantan &amp;nbsp;memiliki ciri khas budaya sendiri.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;h4&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: x-small;&quot;&gt;a. &amp;nbsp;Berbagai macam Rumah Adat&lt;/span&gt;&lt;/h4&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: x-small;&quot;&gt;Kalimantan Barat: Rumah &amp;nbsp;Panjang&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: x-small;&quot;&gt;Kalimantan Timur: Rumah &amp;nbsp;Lamin&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: x-small;&quot;&gt;Kalimantan Tengah: Rumah &amp;nbsp;Bentang&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: x-small;&quot;&gt;Kalimantan Selatan: Rumah &amp;nbsp;Banjar&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: x-small;&quot;&gt;Nusa Tenggara Barat: &amp;nbsp;Dalam Loka Samawa&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: x-small;&quot;&gt;Nusa Tenggara Timur: Sao &amp;nbsp;Ata Nusa Lakitana&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;h4&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: x-small;&quot;&gt;b. Tari-Tarian&lt;/span&gt;&lt;/h4&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: x-small;&quot;&gt;Nusa &amp;nbsp;Tenggara Timur: Caci, Caci Melo, Likurai, Bidu, Tebe, Bonet, Pado&#39;a, &amp;nbsp;dan Rokatenda.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: x-small;&quot;&gt;Kalimantan: Tari Banjar, &amp;nbsp;Tari Kanjar, Manasai, Tari Pedang, Tari Giring-Giring, Tari Pala, Tari &amp;nbsp;Pinggan, dan Tari Hudog.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: x-small;&quot;&gt;Nusa Tenggara Barat: &amp;nbsp;Oncer Batu Gandrung.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: x-small;&quot;&gt;Nusa Tenggara Timur: Oha &amp;nbsp;dan Lego-lego.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;h4&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: x-small;&quot;&gt;c. Berbagai mancam Lagu&lt;/span&gt;&lt;/h4&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: x-small;&quot;&gt;Kalimantan &amp;nbsp;Barat:&amp;nbsp;&lt;em&gt;Cik-Cik Periuk, Cak Uncang, Batu Ballah, Alok Galing, Tandak &amp;nbsp;Sambas&lt;/em&gt;,&amp;nbsp;&lt;em&gt;Sungai Sambas Kebanjiran,&amp;nbsp;&lt;/em&gt;dan&amp;nbsp;&lt;em&gt;Alon-Alon&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;em&gt;.&lt;/em&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: x-small;&quot;&gt;Kalimantan &amp;nbsp;Timur:&amp;nbsp;&lt;em&gt;Indung-Indung.&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: x-small;&quot;&gt;Kalimantan Tengah:&amp;nbsp;&lt;em&gt;Kalayar &amp;nbsp;dan Pulau Lempang&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;em&gt;.&lt;/em&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: x-small;&quot;&gt;Kalimantan &amp;nbsp;Selatan:&amp;nbsp;&lt;em&gt;Ampar-Ampar Pisang, Paris Barantai,&amp;nbsp;&lt;/em&gt;dan&lt;em&gt;&amp;nbsp;Saputangan Bapuncu Ampat&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;em&gt;.&lt;/em&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: x-small;&quot;&gt;Nusa &amp;nbsp;Tenggara Barat:&amp;nbsp;&lt;em&gt;Helele U Ala De Teang, Moree, Orlen-Orlen, Pai Mura &amp;nbsp;Rame, Tebe Onana,&lt;/em&gt;&amp;nbsp;dan&lt;em&gt;&amp;nbsp;Tutu Koda&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;em&gt;.&lt;/em&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: x-small;&quot;&gt;Nusa &amp;nbsp;Tenggara Timur:&amp;nbsp;&lt;em&gt;Anak Kambing Saya, Oras Loro Malirin, Sonbilo, Tebe &amp;nbsp;Onana, Ofalangga, Do Hawu, Bolelebo, Lewo Ro Piring Sina, Bengu Re Le &amp;nbsp;Kaju, Aku Retang, Gaila Ruma Radha, Desaku, Flobamora,&amp;nbsp;&lt;/em&gt;dan&lt;em&gt;Potong Bebek Angsa&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;em&gt;.&lt;/em&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;h3 style=&quot;color: #009900; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 1.7em; font-weight: 100; letter-spacing: -1px; margin: 0px; padding: 10px 0px;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: x-small;&quot;&gt;4. &amp;nbsp;berMacam-macam Budaya di&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: x-small;&quot;&gt;&amp;nbsp;Pulau Sulawesi dan &amp;nbsp;Maluku&lt;/span&gt;&lt;/h3&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: x-small;&quot;&gt;Sulawesi konon berasal &amp;nbsp;dari kata&amp;nbsp;&lt;em&gt;sula&lt;/em&gt;&amp;nbsp;yang berarti &#39;pulau dan besi&#39;, sedangkan orang &amp;nbsp;Arab menyebut Sulawesi dengan nama Sholibis.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: x-small;&quot;&gt;Maluku &amp;nbsp;memiliki nama asli “Jazirah al-Mulk” yang artinya &#39;kumpulan/semenanjung &amp;nbsp;kerajaan yang terdiri dari kerajaan-kerajaan kecil&#39;. Maluku dikenal &amp;nbsp;dengan kawasan Seribu Pulau serta memiliki keanekaragaman sosial budaya &amp;nbsp;dan kekayaan alam yang berlimpah.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: x-small;&quot;&gt;Orang Belanda &amp;nbsp;menyebutnya sebagai ‘the three golden from the east’ (tiga emas dari &amp;nbsp;timur) yakni Ternate, Banda, dan Ambon. Sebelum kedatangan Belanda, &amp;nbsp;penulis dan tabib Portugis, Tome Pirez menulis buku ‘Summa Oriental’ &amp;nbsp;yang telah melukiskan tentang Ternate, Ambon, dan Banda sebagai ‘the &amp;nbsp;spices island’.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: x-small;&quot;&gt;Berikut budaya-budaya di &amp;nbsp;Sulawesi dan Maluku.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;h4&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: x-small;&quot;&gt;a. Berbagai macam Rumah Adat&lt;/span&gt;&lt;/h4&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: x-small;&quot;&gt;Sulawesi &amp;nbsp;Utara: Baolaang Mongandow.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: x-small;&quot;&gt;Sulawesi Tenggara: &amp;nbsp;Laikos.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: x-small;&quot;&gt;Sulawesi Tengah: Sauraja.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: x-small;&quot;&gt;Sulawesi &amp;nbsp;Selatan: Tongkonan (Tana Toraja), Bola Soba (Bugis Bone), dan Balla &amp;nbsp;Lompoa (Makassar Gowa).&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: x-small;&quot;&gt;Maluku: Baileo&lt;/span&gt;.&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;h4&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: x-small;&quot;&gt;b. &amp;nbsp;tari-Tarian&lt;/span&gt;&lt;/h4&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: x-small;&quot;&gt;Sulawesi Utara: Maengket &amp;nbsp;dan Polopalo.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: x-small;&quot;&gt;Sulawesi Tengah: Dero.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: x-small;&quot;&gt;Sulawesi &amp;nbsp;Selatan: Pajoge, Tari Pakarena, Tarian Anging Mamiri, dan Tari &amp;nbsp;Padduppa.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: x-small;&quot;&gt;Sulawesi Tenggara: Tari &amp;nbsp;Malulo.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: x-small;&quot;&gt;Gorontalo: Tari Saronde, &amp;nbsp;Tari Elengge, Tari Dana-Dana, Tari Polopalo, dan Tari Pore-Pore.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: x-small;&quot;&gt;Maluku &amp;nbsp;dan Maluku Utara: Cakalele, Orlapei, dan Katreji.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;h4&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: x-small;&quot;&gt;c. &amp;nbsp;Lagu&lt;/span&gt;&lt;/h4&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: x-small;&quot;&gt;Sulawesi Tengah:&amp;nbsp;&lt;em&gt;Tondok &amp;nbsp;Kadadingku, Tope Tugu&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: x-small;&quot;&gt;Sulawesi Barat:&amp;nbsp;&lt;em&gt;Bulu &amp;nbsp;Londong, Malluya, Io-Io, Ma&#39;pararuk&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: x-small;&quot;&gt;Sulawesi &amp;nbsp;Selatan:&amp;nbsp;&lt;em&gt;Angin Mamiri, Pakarena, Sulawesi Parasanganta, Ma Rencong.&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: x-small;&quot;&gt;Sulawesi &amp;nbsp;Utara:&amp;nbsp;&lt;em&gt;Esa Mokan, O Ina Ni Keke, Si Patokaan,&amp;nbsp;&lt;/em&gt;dan&amp;nbsp;&lt;em&gt;Sitara &amp;nbsp;Tillo.&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: x-small;&quot;&gt;Sulawesi Tenggara:&amp;nbsp;&lt;em&gt;Peia &amp;nbsp;Tawa-Tawa&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: x-small;&quot;&gt;Gorontalo:&amp;nbsp;&lt;em&gt;Hulondalo &amp;nbsp;li Pu&#39;u , Bulalo Lo Limutu&amp;nbsp;&lt;/em&gt;, dan&amp;nbsp;&lt;em&gt;Wanu Mamo Leleyangi&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: x-small;&quot;&gt;Maluku:&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;em&gt;&lt;span style=&quot;font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: x-small;&quot;&gt;Rasa Sayang-sayange, Ayo Mama, Buka Pintu, Burung &amp;nbsp;Tantina, Goro-Gorone, Huhatee, Kole-Kole, Mande-Mande, Ole Sioh, O &amp;nbsp;Ulate, Sarinande,&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span style=&quot;font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: x-small;&quot;&gt;dan&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;em&gt;&lt;span style=&quot;font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: x-small;&quot;&gt;Tanase&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;h3 style=&quot;color: #009900; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 1.7em; font-weight: 100; letter-spacing: -1px; margin: 0px; padding: 10px 0px;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: x-small;&quot;&gt;5. &amp;nbsp;Macam-macam Budaya di&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: x-small;&quot;&gt;&amp;nbsp;Papua&lt;/span&gt;&lt;/h3&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: x-small;&quot;&gt;Meski &amp;nbsp;dari segi kebudayaan Papua memang sedikit berbeda dengan pulau lainnya, &amp;nbsp;tetapi eksistensi kebudayaannya cukup menarik dan unik.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;h4&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: x-small;&quot;&gt;a. &amp;nbsp;Rumah Adat&lt;/span&gt;&lt;/h4&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: x-small;&quot;&gt;Honai, Rumah Kariwari&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;h4&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: x-small;&quot;&gt;b. &amp;nbsp;Tarian&lt;/span&gt;&lt;/h4&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: x-small;&quot;&gt;Perang, Musyoh, dan Yosim &amp;nbsp;Pancar&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;h4&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: x-small;&quot;&gt;c. Lagu&lt;/span&gt;&lt;/h4&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: x-small;&quot;&gt;Apuse dan Yamko Rambe Yamko&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: x-small;&quot;&gt;Budaya daerah ini merupakan ciri khas setiap daerah yang &amp;nbsp;seharusnya menjadi tangggung jawab kita bersama untuk bisa &amp;nbsp;melestarikannya karena macam-macam budaya Indonesia ini bisa saja punah. &amp;nbsp;Bahkan, budaya ini mungkin saja diakui oleh negara lain sebagai &amp;nbsp;budayanya. Mulai dari sekarang marilah kita lestarikan&lt;span style=&quot;text-decoration: underline;&quot;&gt;macam-macam budaya indonesia&lt;/span&gt;&amp;nbsp;demi kelestarian budaya di masa yang akan datang.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://respusih-mylife.blogspot.com/feeds/2978169350805386470/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://respusih-mylife.blogspot.com/2013/07/berbagai-macam-seni-budaya-indonesia_1878.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4225623321371070205/posts/default/2978169350805386470'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4225623321371070205/posts/default/2978169350805386470'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://respusih-mylife.blogspot.com/2013/07/berbagai-macam-seni-budaya-indonesia_1878.html' title='Berbagai macam seni budaya Indonesia yang pantas kita lestarikan'/><author><name>Anonymous</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16787645885578223656</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4225623321371070205.post-770224597991433196</id><published>2013-07-04T02:32:00.003-07:00</published><updated>2013-07-04T02:32:43.912-07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="artikel"/><title type='text'>Macam-Macam Budaya Indonesia</title><content type='html'>&lt;span style=&quot;background-color: white; color: #375362; font-family: inherit; font-size: 13px; font-style: inherit; line-height: 1.6;&quot;&gt;&lt;b&gt;B&lt;/b&gt;ila dilihat dari&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;b style=&quot;background-color: white; color: #375362; font-family: inherit; font-size: 13px; font-style: inherit; line-height: 1.6;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://www.anneahira.com/macam-macam-budaya.htm&quot; style=&quot;-webkit-transition: all 0.3s linear; border: 0px; color: #00a6cc; font-family: inherit; font-style: inherit; font-weight: inherit; margin: 0px; outline: 0px; padding: 0px; text-decoration: none; transition: all 0.3s linear; vertical-align: baseline;&quot; title=&quot;macam-macam budaya&quot;&gt;macam-macam budaya&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style=&quot;background-color: white; color: #375362; font-family: inherit; font-size: 13px; font-style: inherit; line-height: 1.6;&quot;&gt;nya, mungkin Indonesia adalah negara paling kaya dibandingkan dengan negara lain. Bagaimana tidak? Indonesia adalah negara yang terdiri dari banyak pulau, di mana tiap pulau memiliki suku bangsa yang berbeda-beda pula. Hal ini membuat kebudayaan Indonesia benar-benar beraneka ragam.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class=&quot;entry-content&quot; style=&quot;background-color: white; border: 0px; color: #375362; font-family: Verdana, &#39;Helvetica Neue&#39;, Helvetica, Arial, sans-serif; font-size: 1.3rem; line-height: 1.6; margin: 1.667em 0px 0px; outline: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-size: 13px; font-style: inherit; margin-bottom: 1.667em; outline: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
Budaya erat kaitannya dengan bagaimana manusia menjalani kehidupannya. Dari cara pandang, cara bersosialisasi dengan masyarakat sekitar, cara memnuhi kebutuhan hidupnya sampai cara masyarakat mengekspresikan perasaan dalam dirinya. Jadi budaya tak semata hanya berkaitan dengan seni belaka.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-size: 13px; font-style: inherit; margin-bottom: 1.667em; outline: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
Letak Indonesia juga menjadi penyumbang kenapa terdapat beraneka ragam budaya di Indonesia. Wilayah Indonesia yang terbentang dari Sabang sampai merauke memang menyimpan begitu banyak budaya.&lt;/div&gt;
&lt;a name=&#39;more&#39;&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-size: 13px; font-style: inherit; margin-bottom: 1.667em; outline: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
Selain aspek wilayah ini, aspek sejarah juga mempengaruhi timbulnya bermacam-maca budaya di Indonesia. Bagaimana dulu Indonesia adalah sebuah wilayah dari kerajaan besar Mataran dan Kerajaan Sriwijaya? Bagaimana pengaruh penyebaran agama Hindu-Budha juga mempengaruhi&amp;nbsp; budaya yang dihasilkan? Sampai akhirnya agama Islamlah yang banyak dipeluk oleh sebagian besar masyarakat Indonesia. Ini juga menjadi faktor penentu beragamnya budaya di Indonesia.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-size: 13px; font-style: inherit; margin-bottom: 1.667em; outline: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
Indonesia memang banyak dikenal dengan keanekaragaman budaya yang ada. Terdapat begitu banyak budaya yang ada. Kebudayaan itu sendiri sangat bermacam-macam, mulai dari teknologi, bahasa, kesenian, dongeng, atau tradisi daerah yang beragam. Setiap daerah di Indonesia, memiliki kebudayaan-kebudayaan itu dengan ciri khas masing-masing.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-size: 13px; font-style: inherit; margin-bottom: 1.667em; outline: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
&lt;b&gt;Macam-macam budaya di Indonesia&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-size: 13px; font-style: inherit; margin-bottom: 1.667em; outline: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
Macam-macam budaya yang ada di Indonesia dipengaruhi oleh banyak hal, diantaranya:&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-size: 13px; font-style: inherit; margin-bottom: 1.667em; outline: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
&lt;b&gt;1. Sosial&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-size: 13px; font-style: inherit; margin-bottom: 1.667em; outline: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
Macam-macam budaya Indonesia dipengaruhi oleh keadaan sosial yangada. Keadaan sosial ini berkaitan erat dengan ras dan suku bangsa. Banyaknya pulau menjadikan Indonesia menjadi negara yang memiliki banyak ras dan suku. Misalnya suku Batak di Sumatera, suku Dayak di Kalimantan, suku Betawi di Jawa, atau suku Asmat di Papua.&lt;br /&gt;Masih banyak suku-suku yang lain dan menjadi saudara sebangsa kita.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-size: 13px; font-style: inherit; margin-bottom: 1.667em; outline: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
Tiap suku punya ciri khas yang memiliki kecantikan masing-masing, begitu pula dengan tradisi sosialnya. Semua aspek kehidupan tiap suku adalah akar budaya nasional Indonesia.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-size: 13px; font-style: inherit; margin-bottom: 1.667em; outline: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
Kehidupan sosial jelaslah akan menghasilkan budaya. Bagaimana masyarakat berinteraksi tentulah membentuk polea interksi yang berbeda antara suku dan ras yang berbeda.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-size: 13px; font-style: inherit; margin-bottom: 1.667em; outline: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
&lt;b&gt;2. Teknologi&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-size: 13px; font-style: inherit; margin-bottom: 1.667em; outline: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
Teknologi adalah semua hal yang diciptakan manusia sebagai alat untuk mempermudah kehidupan. Kebudayaan teknologi yang dimaksud adalah budaya masyarakat dalam menemukan beberapa hal penting sebagai penunjang hidup.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-size: 13px; font-style: inherit; margin-bottom: 1.667em; outline: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
Setiap teknologi yang dibuat disesuaikan dengan tingkat kecerdasan otak manusia. Tentulah kita masih ingat bagaimana perkembangan teknologi atau alat-alat yang dibuat oleh manusia purba yang terus meningkat sejalan dengan meingkatnya tingkat keceradasan otaknya.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-size: 13px; font-style: inherit; margin-bottom: 1.667em; outline: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
Begitu juga dengan yang ada dalam masyarakat. Masyarakat akan selalu mencari dan menciptakan teknologi yang lebih maju lagi sejalan dengan perkembangan otak yang terus meningat juga sejalan dengan meningkatnya kebutuhan hidupnya dimana membutuhkan pemenuhan. Dan teknologi ini diperlukan manusia untuk membantu pemenuhan kebutuhan hidupya.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-size: 13px; font-style: inherit; margin-bottom: 1.667em; outline: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
Macam-macam budaya teknologi adalah:&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-size: 13px; font-style: inherit; margin-bottom: 1.667em; outline: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
&lt;i&gt;Senjata.&amp;nbsp;&lt;/i&gt;Senjata adalah teknologi ciptaan manusia yang berfungsi untuk melukai, digunakan baik dalam hal menyerang ataupun melindungi diri dari ancaman. Di Indonesia sendiri, tiap daerahnya punya senjata dengan ciri khas bentuk masing-masing. Misalnya, rencong dari Aceh, keris dari Jawa Tengah, atau Mandau dari Kalimantan.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-size: 13px; font-style: inherit; margin-bottom: 1.667em; outline: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
Selain itu, senjata juga diperlukan untuk membantu manusia menjalankan aktivitas sehari-hari misalnya untuk memotong kayu. Senjata mungkin dikenal dengan kemampuannya untuk melukai namun senjata yang dihasilkan oleh masing-masing daerah yang ada di Indonesia justru menjadi hasil budaya yang memperkaya budaya Indonesia.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-size: 13px; font-style: inherit; margin-bottom: 1.667em; outline: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
&lt;i&gt;Pakaian&lt;/i&gt;. Pakaian merupakan salah satu teknologi ciptaan manusia yang berfungsi menutup atau melindungi tubuh. Setiap daerah di Indonesia punya pakaian adat yang memiliki keunikan sendiri-sendiri. Contoh macam-macam budaya pakaian adalah baju bodo dari Sulawesi atau kebaya dari Jawa.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-size: 13px; font-style: inherit; margin-bottom: 1.667em; outline: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
Pakaian yang memang memiliki fungsi dasar untuk menutupi tubuh manusia juga dipengaruhi oleh sistem masyarakat yang ada. Sebut saja sebagai baju bodo yang berasal dari Sulawesi masih menunjukkan pengaruh agama Islam dimana memang pada jaman dahulu kebanyakan masyarakat Sulawesi memeluk agama Islam.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-size: 13px; font-style: inherit; margin-bottom: 1.667em; outline: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
Lain halnya dengan pakaian traisional dari Bali dimana bentuknya sangat dipengaruhi oleh agama Hindu. Hal ini menunjukkan bahwa penciptaan pakaian banyak dipengaruhi oleh hal-hal lain dalam kehidupan manusia.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-size: 13px; font-style: inherit; margin-bottom: 1.667em; outline: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
Tak hanya pakaian itu sendiri, Indonesia memiliki beragam kain unik yang menjadi bahan utama pakaian. Misalnya saja kain batik atau kain songket, semua kain memiliki corak dan cara pembuatan yang berbeda-beda.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-size: 13px; font-style: inherit; margin-bottom: 1.667em; outline: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
Indonesia memang dikenal sangat kaya dengan hasil budaya pakaian ini. Sebut saja batik dengan beragam motif dan corak yang telah dikenal dunia internasional dan mengharumkan nama Indopnesia.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-size: 13px; font-style: inherit; margin-bottom: 1.667em; outline: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
Oleh karena itu, hendaknya kita melestarikan budaya yang satu ini agar tak semakin tenggelam. Salah satu bentuk melestarikan pakaian tradidional ini adalah dengan terus memakainya dalam beberapa acara tertentu.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-size: 13px; font-style: inherit; margin-bottom: 1.667em; outline: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
Kebanyakan anak muda sekarang sudah tak mengenal atau tak menu menggunakan pakaian tradisional ini. Mereka lebih suka untuk memakai pakaian yang mereka sebut dengan mengikuti mode dan tren yang ada sdangkan pakaian tradisional ini disebut telah ketinggalan jaman.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-size: 13px; font-style: inherit; margin-bottom: 1.667em; outline: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
&lt;i&gt;Sistem transportasi.&amp;nbsp;&lt;/i&gt;Teknologi yang satu ini diciptakan untuk memudahkan manusia untuk mencapai suatu tempat tujuan dengan lebih mudah. Di Indonesia ada beberapa kendaraan khas, misalnya perahu pinisi dan andong/dokar yang menggunakan tenaga kuda.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-size: 13px; font-style: inherit; margin-bottom: 1.667em; outline: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
Bentuk-bentuk alat transportasi yang ada juga mengikuti kondisi alam yang ada di daerah setempat. Misalnya daerah kalimantan yang bentuk geografisnya banyak memiliki sungai maka kebanyakan alat transportasi yang diciptakan dan digunakan adalah bentuk perahu atau kapal.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-size: 13px; font-style: inherit; margin-bottom: 1.667em; outline: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
Sedangkan di daerah istimewa Yogyakarta yang berupa dataran rendah maka alat tarnaspotrasinya andong. Selain dipengaruhi oleh letak geografis, bentuk alat transortasi ini pun juga dipengaruhi oleh&amp;nbsp; faktor kepercayan dan tradisi masyarakat yang ada.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-size: 13px; font-style: inherit; margin-bottom: 1.667em; outline: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
&lt;i&gt;Rumah/bangunan.&amp;nbsp;&lt;/i&gt;Indonesia memiliki begitu banyak rumah adat dengan ciri khas masing-masing daerah. Macam-macam budaya rumah adat misalnya rumah joglo dari Jawa, rumah gadang dari Sumatera Barat, atau tongkonan dari Sulawesi Selatan. Itu hanyalah sebagian contoh, dan masih banyak rumah-rumah adat yang lainnya di Indonesia yang digunakan sebagai tempat tinggal.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-size: 13px; font-style: inherit; margin-bottom: 1.667em; outline: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
Bentuk dan motif rumah juga dipengaruhi oleh letak geogrrafis daerah masing-masing. Sebut saja rumah Panggunng yang dibuat bertingkat untuk menghindari serangan hewan buas dan datangnya banjir.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-size: 13px; font-style: inherit; margin-bottom: 1.667em; outline: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
Selain itu, bentuk rumah juga dipengaruhi oleh tradisi dan kepercayaan yang ada. Sebut saja rumah Lamin yang dibuat besar untuk seluruh anggota kampung karena&amp;nbsp; beranggapan bahwa semua anggota kampung adalah satu keluarga yang harus tinggal dalam satu rumah.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-size: 13px; font-style: inherit; margin-bottom: 1.667em; outline: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
&lt;b&gt;3. Kesenian&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-size: 13px; font-style: inherit; margin-bottom: 1.667em; outline: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
Budaya Indonesia tak lepas dari aspek kesenian daerah. Kesenian itu sendiri adalah ekspresi manusia yang bisa dinikmati oleh mata dan telinga. Di Indonesia, ada bermacam-macam kesenian, berikut contohnya :&lt;/div&gt;
&lt;ul style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-size: 13px; font-style: inherit; list-style-image: initial; list-style-position: initial; margin: 0px 0px 1.667em 4em; outline: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
&lt;li style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-style: inherit; margin: 0px; outline: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;Sastra (bahasa)&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-size: 13px; font-style: inherit; margin-bottom: 1.667em; outline: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
Bahasa adalah alat komunikasi manusia. Di Indonesia, kita bisa menemukan macam-macam budaya bahasa, seperti bahasa Jawa, bahasa Bali, dan masih banyak lagi. Semua memiliki pengucapan yang berbeda-beda dan disatukan oleh bahasa nasional Indonesia.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-size: 13px; font-style: inherit; margin-bottom: 1.667em; outline: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
Seni sastra juga mencakup cerita atau dongeng rakyat, biasanya berkaitan erat dengan asal-usul suatu daerah atau cerita kerajaan zaman dahulu. Misalnya cerita Tangkuban Perahu, Timun Mas, atau cerita Malin Kundang yang sangat sarat akan pesan moral.&lt;/div&gt;
&lt;ul style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-size: 13px; font-style: inherit; list-style-image: initial; list-style-position: initial; margin: 0px 0px 1.667em 4em; outline: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
&lt;li style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-style: inherit; margin: 0px; outline: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;Lagu&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-size: 13px; font-style: inherit; margin-bottom: 1.667em; outline: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
Pernah dengar lagu Apuse? Ampar-Ampar Pisang atau Cing Cangkeling? Semua lagu-lagu dengan bahasa daerah itu merupakan budaya kesenian yang melekat hampir di seluruh penduduk Indonesia.&lt;/div&gt;
&lt;ul style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-size: 13px; font-style: inherit; list-style-image: initial; list-style-position: initial; margin: 0px 0px 1.667em 4em; outline: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
&lt;li style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-style: inherit; margin: 0px; outline: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;Tarian&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-size: 13px; font-style: inherit; margin-bottom: 1.667em; outline: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
Di berbagai daerah, terdapat kesenian berupa tari-tarian sebagai wujud ekspresi manusia terhadap berbagai hal. Misalnya terhadap perang, penyambutan tamu, atau rasa syukur saat panen tiba. Contoh macam-macam budaya tari adalah tari saman dari Aceh, tari pendet dari Bali, atau tari lulo dari Sulawesi Tenggara.&lt;/div&gt;
&lt;ul style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-size: 13px; font-style: inherit; list-style-image: initial; list-style-position: initial; margin: 0px 0px 1.667em 4em; outline: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
&lt;li style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-style: inherit; margin: 0px; outline: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;Alat musik&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-size: 13px; font-style: inherit; margin-bottom: 1.667em; outline: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
Lagu dan tarian tak akan lengkap tanpa musik. Di Indonesia, musik-musik daerah dimainkan oleh beragam alat musik yang memiliki suara indah. Contohnya adalah angklung yang terbuat dari bambu, gamelan yang dibuat dari besi, atau sasando yang merupakan alat musik petik dengan suara indah.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-size: 13px; font-style: inherit; margin-bottom: 1.667em; outline: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
Itu adalah beberapa contoh dari macam-macam budaya yang ada di Indonesia. Kekayaan kita yang berharga ini hendaknya dilestarikan agar tidak tenggelam oleh perkembangan zaman.&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://respusih-mylife.blogspot.com/feeds/770224597991433196/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://respusih-mylife.blogspot.com/2013/07/macam-macam-budaya-indonesia_4.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4225623321371070205/posts/default/770224597991433196'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4225623321371070205/posts/default/770224597991433196'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://respusih-mylife.blogspot.com/2013/07/macam-macam-budaya-indonesia_4.html' title='Macam-Macam Budaya Indonesia'/><author><name>Anonymous</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16787645885578223656</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4225623321371070205.post-7311328069181783517</id><published>2013-07-04T02:21:00.003-07:00</published><updated>2013-07-04T02:21:39.459-07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="artikel"/><title type='text'>Pancasila Sebagai Ideologi dan Sumber Moral bangsa</title><content type='html'>&lt;h2 class=&quot;title&quot; style=&quot;background-color: white; font-family: Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif; line-height: 17px; margin-top: 20px; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjYR-I7zTNIiqQC4a0VKntI3RfiLChH3Gigb58D6H4Qrex7hMlyAZK8OYF8hWSfUPD4eQqup-TrCrGix9c9Q_bGXv6S0xj799PNmn1vZHyJD0Fn5cEV8HIy1PV8tmMaU69sdjEZxLvzL8DH/s1600/ilustrasi+pancasila+(ipabionline).gif&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear: left; color: #861b8f; display: inline !important; font-size: 11px; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em; outline: none; text-align: center; text-decoration: none;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;193&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjYR-I7zTNIiqQC4a0VKntI3RfiLChH3Gigb58D6H4Qrex7hMlyAZK8OYF8hWSfUPD4eQqup-TrCrGix9c9Q_bGXv6S0xj799PNmn1vZHyJD0Fn5cEV8HIy1PV8tmMaU69sdjEZxLvzL8DH/s320/ilustrasi+pancasila+(ipabionline).gif&quot; width=&quot;320&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/h2&gt;
&lt;div class=&quot;post-body entry-content&quot; style=&quot;background-color: white; font-family: Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 11px; line-height: 17px; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
&lt;b&gt;Pancasila Sebagai Ideologi dan Sumber Moral bangsa.&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
&lt;b&gt;Pengertian Ideologi&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Ideologi berasal dari kata yunani yaitu iden yang berarti melihat, atau idea yang berarti raut muka, perawakan, gagasan buah pikiran dan kata logi yang berarti ajaran. Dengan demikian ideologi adalah ajaran atau ilmu tentang gagasan dan buah pikiran atau science des ideas (AL-Marsudi, 2001:57). Puspowardoyo (1992 menyebutkan bahwa ideologi dapat dirumuskan sebagai komplek pengetahuan dan nilai secara keseluruhan menjadi landasan seseorang atau masyarakat untuk memahami jagat raya dan bumi seisinya serta menentukan sikap dasar untuk mengolahnya. Berdasarkan pemahaman yang dihayatinya seseorang dapat menangkap apa yang dilihat benar dan tidak benar, serta apa yang dinilai baik dan tidak baik.&amp;nbsp;&lt;a name=&#39;more&#39;&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Pancasila merupakan satu ideologi yang dianut oleh Negara atau pemerintah dan rakyat Indonesia secara keseluruhan, bukan milik atau monopoli seseorang ataupun sesuatu golongan tertentu. Sebagai filsafat atau dasar kerohanian Negara, yang meruapakn cita-cita bangsa, Pancasila harus dilaksanakan atau diamalkan, yang mewujudkan kenyataan dalam penyelenggaraan hidup kenegaraan kebangsaan dan kemasyarakatan kita. Bila terjadi kesenjangan dalam kehidupan kenegaraan dan kemasyarakatan, kita harus kembali kepada filsafat Negara Republik Indonesia untuk mencari jalan keluarnya atau untuk meluruskan kembali.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;b&gt;Pancasila Sebagai Sumber Moral bangsa&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;b&gt;Moral Negara&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Penetapan Pancasila sebagai dasar Negara mengamanatkan bahwa moral Pancasila juga sebagai moral Negara, artinya Negara tunduk pada moral, Negara wajib mengamalkan moral Pancasila. &amp;nbsp;Seluruh tindakan kebijakan Negara harus sesuai dengan Pancasila. Seluruh perundang-undangan harus mengacu pada pancasila. Nilai-nilai Pancasila menjadi pembimbing dalam pembuatanpolicy. Sebagai moral Negara, Pancasila mengandung kewajiban-kewajiban moral bagi Negara Indonesia, yaitu antara lain :&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
a. Sila Ketuhanan Yang Maha Esa.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
b. Sila Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
c. Sila Persatuan Indonesia.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
d. Sila Kerakyatan Yang Dipimpin OLeh Hikmat Kebijaksanaanm Dalam Permusyawaratan/Perwakilan.&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://respusih-mylife.blogspot.com/feeds/7311328069181783517/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://respusih-mylife.blogspot.com/2013/07/pancasila-sebagai-ideologi-dan-sumber.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4225623321371070205/posts/default/7311328069181783517'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4225623321371070205/posts/default/7311328069181783517'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://respusih-mylife.blogspot.com/2013/07/pancasila-sebagai-ideologi-dan-sumber.html' title='Pancasila Sebagai Ideologi dan Sumber Moral bangsa'/><author><name>Anonymous</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16787645885578223656</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjYR-I7zTNIiqQC4a0VKntI3RfiLChH3Gigb58D6H4Qrex7hMlyAZK8OYF8hWSfUPD4eQqup-TrCrGix9c9Q_bGXv6S0xj799PNmn1vZHyJD0Fn5cEV8HIy1PV8tmMaU69sdjEZxLvzL8DH/s72-c/ilustrasi+pancasila+(ipabionline).gif" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4225623321371070205.post-3004289856795088191</id><published>2013-07-04T02:19:00.000-07:00</published><updated>2013-07-04T02:19:10.132-07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="artikel"/><title type='text'>Kerajinann Tangan Rakyat Indonesia</title><content type='html'>&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin: 0in 0in 0.0001pt; padding: 0px;&quot;&gt;

&lt;div style=&quot;line-height: 24px; margin: 0px; padding: 0px; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;b style=&quot;margin: 0px; padding: 0px;&quot;&gt;&lt;u style=&quot;margin: 0px; padding: 0px;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/u&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;b style=&quot;margin: 0px; padding: 0px;&quot;&gt;&lt;div style=&quot;line-height: 24px; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-weight: normal;&quot;&gt;&lt;b style=&quot;margin: 0px; padding: 0px;&quot;&gt;&lt;u style=&quot;margin: 0px; padding: 0px;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;line-height: 22px; margin: 0px; padding: 0px;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;&quot;&gt;Anyaman Buluh&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/u&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 24px; margin: 0in 0in 0.0001pt; padding: 0px;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjwpkyGYFrb2z8SOmw0thh1voly3stNgf4FtiPBAmTUnscj7qPm0S19Wj5YytcjOXUlRn8-Adkwu_wTQgmWkhgy30snvHIrjxluvDZn1ocK0JRsJ4rgW3hraOD4GagVEJ_sPS1yziM_plQ/s1600/1.jpg&quot; style=&quot;clear: left; float: left; margin: 0px 1em 1em 0px; padding: 0px; text-align: justify; text-decoration: none;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjwpkyGYFrb2z8SOmw0thh1voly3stNgf4FtiPBAmTUnscj7qPm0S19Wj5YytcjOXUlRn8-Adkwu_wTQgmWkhgy30snvHIrjxluvDZn1ocK0JRsJ4rgW3hraOD4GagVEJ_sPS1yziM_plQ/s1600/1.jpg&quot; style=&quot;border-style: none; margin: 0px; padding: 0px;&quot; /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot; style=&quot;line-height: 22px; margin: 0px; padding: 0px;&quot;&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;line-height: 24px;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot; style=&quot;line-height: 22px; margin: 0px; padding: 0px;&quot;&gt;Gambar disamping merupakan seni rupa tiga dimensi. Termasuk jenis anyaman buluh. Buluh atau biasa disebut bambu atau aur.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot; style=&quot;line-height: 22px; margin: 0px; padding: 0px;&quot;&gt;Buluh merupakan salah satu spesis rumput, sama seperti lalang, jagung dan padi.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin: 0in 0in 0.0001pt; padding: 0px;&quot;&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;line-height: 24px;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; margin: 0px; padding: 0px; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjbQXAGswlqVs54WDmxOa4TotOnClekt6E-tSEtjlh2zEqvLR0IUFLzFopvUWs1YfuDTMNyyo9YsRsWlQZ06mc997O-lq-RL8Fkf8Z8s6eH8wQg2Bj0s8qGRmIeMBrHHh1PL7R8gFGiKew/s1600/2.jpg&quot; style=&quot;clear: left; float: left; margin: 0px 1em 1em 0px; padding: 0px; text-align: justify; text-decoration: none;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjbQXAGswlqVs54WDmxOa4TotOnClekt6E-tSEtjlh2zEqvLR0IUFLzFopvUWs1YfuDTMNyyo9YsRsWlQZ06mc997O-lq-RL8Fkf8Z8s6eH8wQg2Bj0s8qGRmIeMBrHHh1PL7R8gFGiKew/s1600/2.jpg&quot; style=&quot;border-style: none; margin: 0px; padding: 0px;&quot; /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 24px; margin: 0in 0in 0.0001pt; padding: 0px;&quot;&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot; style=&quot;line-height: 22px; margin: 0px; padding: 0px;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 24px; margin: 0in 0in 0.0001pt; padding: 0px;&quot;&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot; style=&quot;line-height: 22px; margin: 0px; padding: 0px;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 24px; margin: 0in 0in 0.0001pt; padding: 0px;&quot;&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot; style=&quot;line-height: 22px; margin: 0px; padding: 0px;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 24px; margin: 0in 0in 0.0001pt; padding: 0px;&quot;&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot; style=&quot;line-height: 22px; margin: 0px; padding: 0px;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 24px; margin: 0in 0in 0.0001pt; padding: 0px;&quot;&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot; style=&quot;line-height: 22px; margin: 0px; padding: 0px;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 24px; margin: 0in 0in 0.0001pt; padding: 0px;&quot;&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot; style=&quot;line-height: 22px; margin: 0px; padding: 0px;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 24px; margin: 0in 0in 0.0001pt; padding: 0px;&quot;&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot; style=&quot;line-height: 22px; margin: 0px; padding: 0px;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 24px; margin: 0in 0in 0.0001pt; padding: 0px;&quot;&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot; style=&quot;line-height: 22px; margin: 0px; padding: 0px;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 24px; margin: 0in 0in 0.0001pt; padding: 0px;&quot;&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot; style=&quot;line-height: 22px; margin: 0px; padding: 0px;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 24px; margin: 0in 0in 0.0001pt; padding: 0px;&quot;&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot; style=&quot;line-height: 22px; margin: 0px; padding: 0px;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 24px; margin: 0in 0in 0.0001pt; padding: 0px;&quot;&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot; style=&quot;line-height: 22px; margin: 0px; padding: 0px;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 24px; margin: 0in 0in 0.0001pt; padding: 0px;&quot;&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot; style=&quot;line-height: 22px; margin: 0px; padding: 0px;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 24px; margin: 0in 0in 0.0001pt; padding: 0px;&quot;&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot; style=&quot;line-height: 22px; margin: 0px; padding: 0px;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 24px; margin: 0in 0in 0.0001pt; padding: 0px;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 24px; margin: 0in 0in 0.0001pt; padding: 0px; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;b style=&quot;margin: 0px; padding: 0px;&quot;&gt;&lt;u style=&quot;margin: 0px; padding: 0px;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot; style=&quot;line-height: 22px; margin: 0px; padding: 0px;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;&quot;&gt;Kata&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/u&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 24px; margin: 0in 0in 0.0001pt; padding: 0px; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span lang=&quot;IN&quot; style=&quot;line-height: 22px; margin: 0px; padding: 0px;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;&quot;&gt;Keranjang
 yang dianyam dari daun kelapa, dilengkapi dengan tali gantung pikulan, 
sebagai tempat untuk mengisi hasil ladang, ayam dll. Ada beberapa jenis 
keranjang yaitu kata mapa, kata kowe, kata rabha, kata manu, kata rembi 
dll. Termasuk jenis seni rupa terapan yang berbentuk tiga dimensi.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 24px; margin: 0in 0in 0.0001pt; padding: 0px; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;&quot;&gt;&lt;br style=&quot;margin: 0px; padding: 0px;&quot; /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 24px; margin: 0in 0in 0.0001pt; padding: 0px; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;&quot;&gt;&lt;br style=&quot;margin: 0px; padding: 0px;&quot; /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 24px; margin: 0in 0in 0.0001pt; padding: 0px; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;&quot;&gt;&lt;br style=&quot;margin: 0px; padding: 0px;&quot; /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 24px; margin: 0in 0in 0.0001pt; padding: 0px; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;&quot;&gt;&lt;br style=&quot;margin: 0px; padding: 0px;&quot; /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 24px; margin: 0in 0in 0.0001pt; padding: 0px; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;&quot;&gt;&lt;br style=&quot;margin: 0px; padding: 0px;&quot; /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 24px; margin: 0in 0in 0.0001pt; padding: 0px; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;&quot;&gt;&lt;br style=&quot;margin: 0px; padding: 0px;&quot; /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 24px; margin: 0in 0in 0.0001pt; padding: 0px; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;&quot;&gt;&lt;br style=&quot;margin: 0px; padding: 0px;&quot; /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 24px; margin: 0in 0in 0.0001pt; padding: 0px; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;&quot;&gt;&lt;br style=&quot;margin: 0px; padding: 0px;&quot; /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; margin: 0px; padding: 0px; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjlOuVy4L932vQs0oKkiRk3E7y9UkJSkN17N7dZz7KdXNLkPQRPrKnreZJaZmBkh3H2w1IBQTaXgmOjU3IpP1VKg-LrT0ydXLzPVuIgZj6M0toydJNgbxZyezQRdPUXEcZV9tYq1p4_B_E/s1600/3.jpg&quot; style=&quot;clear: left; float: left; margin: 0px 1em 1em 0px; padding: 0px; text-align: justify; text-decoration: none;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;242&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjlOuVy4L932vQs0oKkiRk3E7y9UkJSkN17N7dZz7KdXNLkPQRPrKnreZJaZmBkh3H2w1IBQTaXgmOjU3IpP1VKg-LrT0ydXLzPVuIgZj6M0toydJNgbxZyezQRdPUXEcZV9tYq1p4_B_E/s320/3.jpg&quot; style=&quot;border-style: none; margin: 0px; padding: 0px;&quot; width=&quot;320&quot; /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 24px; margin: 0in 0in 0.0001pt; padding: 0px; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span lang=&quot;IN&quot; style=&quot;line-height: 22px; margin: 0px; padding: 0px;&quot;&gt;&lt;b style=&quot;margin: 0px; padding: 0px;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 24px; margin: 0in 0in 0.0001pt; padding: 0px; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span lang=&quot;IN&quot; style=&quot;line-height: 22px; margin: 0px; padding: 0px;&quot;&gt;&lt;b style=&quot;margin: 0px; padding: 0px;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 24px; margin: 0in 0in 0.0001pt; padding: 0px; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 24px; margin: 0in 0in 0.0001pt; padding: 0px; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;b style=&quot;margin: 0px; padding: 0px;&quot;&gt;&lt;u style=&quot;margin: 0px; padding: 0px;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot; style=&quot;line-height: 22px; margin: 0px; padding: 0px;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;&quot;&gt;Tikar&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/u&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 24px; margin: 0in 0in 0.0001pt; padding: 0px; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span lang=&quot;IN&quot; style=&quot;line-height: 22px; margin: 0px; padding: 0px;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;&quot;&gt;Tikar
 dianyam dari daun lontar, dianyam dua lapis digunakan untuk alas tidur 
sedangkan tikar besar digunakan untuk menjemur padi, jagung, dll. Selain
 untuk tempat tidur dan alas jemuran, juga digunakan untuk alas duduk 
bagi tamu agung atau tamu yang sangat dihormati.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 24px; margin: 0in 0in 0.0001pt; padding: 0px; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;&quot;&gt;&lt;br style=&quot;margin: 0px; padding: 0px;&quot; /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 24px; margin: 0in 0in 0.0001pt; padding: 0px; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;&quot;&gt;&lt;br style=&quot;margin: 0px; padding: 0px;&quot; /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 24px; margin: 0in 0in 0.0001pt; padding: 0px; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;&quot;&gt;&lt;br style=&quot;margin: 0px; padding: 0px;&quot; /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 24px; margin: 0in 0in 0.0001pt; padding: 0px; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;&quot;&gt;&lt;br style=&quot;margin: 0px; padding: 0px;&quot; /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; margin: 0px; padding: 0px; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgW1lcfxVryGEBEvwKBvKj_xmjfkZZKpwt6XTeIOZinGj7dRkfoMaBf_b3_QGczXPYlHOVQYBYAlIO85tmiURu_a2u98zdhlepWQjRGstxVA8x34oSY9dqFAYqc3MnKGoz0RphV8z_zl4o/s1600/4.jpg&quot; style=&quot;clear: left; float: left; margin: 0px 1em 1em 0px; padding: 0px; text-align: justify; text-decoration: none;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;240&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgW1lcfxVryGEBEvwKBvKj_xmjfkZZKpwt6XTeIOZinGj7dRkfoMaBf_b3_QGczXPYlHOVQYBYAlIO85tmiURu_a2u98zdhlepWQjRGstxVA8x34oSY9dqFAYqc3MnKGoz0RphV8z_zl4o/s320/4.jpg&quot; style=&quot;border-style: none; margin: 0px; padding: 0px;&quot; width=&quot;320&quot; /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 24px; margin: 0in 0in 0.0001pt; padding: 0px; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 24px; margin: 0in 0in 0.0001pt; padding: 0px; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;&quot;&gt;&lt;b style=&quot;margin: 0px; padding: 0px;&quot;&gt;&lt;u style=&quot;margin: 0px; padding: 0px;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot; style=&quot;line-height: 22px; margin: 0px; padding: 0px;&quot;&gt;Anyaman Datar&lt;/span&gt;&lt;/u&gt;&lt;/b&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot; style=&quot;line-height: 22px; margin: 0px; padding: 0px;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 24px; margin: 0in 0in 0.0001pt; padding: 0px; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span lang=&quot;IN&quot; style=&quot;line-height: 22px; margin: 0px; padding: 0px;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;&quot;&gt;Gambar
 di samping adalah pembatas dinding yang merupakan jenis anyaman datar. 
Anyaman datar dibuat datar pipih dan lebar. Selain sebagai pembatas 
ruangan, jenis kerajinan ini banyak digunakan untuk tikar, dinding rumah
 tradisional, atau yang lainnya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 24px; margin: 0in 0in 0.0001pt; padding: 0px; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;&quot;&gt;&lt;br style=&quot;margin: 0px; padding: 0px;&quot; /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 24px; margin: 0in 0in 0.0001pt; padding: 0px; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;&quot;&gt;&lt;br style=&quot;margin: 0px; padding: 0px;&quot; /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 24px; margin: 0in 0in 0.0001pt; padding: 0px; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;&quot;&gt;&lt;br style=&quot;margin: 0px; padding: 0px;&quot; /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 24px; margin: 0in 0in 0.0001pt; padding: 0px; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;&quot;&gt;&lt;br style=&quot;margin: 0px; padding: 0px;&quot; /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 24px; margin: 0in 0in 0.0001pt; padding: 0px; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;b style=&quot;margin: 0px; padding: 0px;&quot;&gt;&lt;u style=&quot;margin: 0px; padding: 0px;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot; style=&quot;line-height: 22px; margin: 0px; padding: 0px;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;&quot;&gt;Lampion&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/u&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 24px; margin: 0in 0in 0.0001pt; padding: 0px; text-align: justify; text-indent: 0.25in;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEigund6pt3q5LRTT4BOXL8pJNS3ChqiTr5YOL3fg05rTB-0ubmtQ_xdWxO-kF33acRnSJ9YTBUVfmOovbEb68SJEGqfr3AwNoPhUlRQw4xYhEL0R59oggpQUl4nZSkPF4CQuUu0YKWLYIo/s1600/5.jpg&quot; style=&quot;clear: left; float: left; margin: 0px 1em 1em 0px; padding: 0px; text-decoration: none;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;320&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEigund6pt3q5LRTT4BOXL8pJNS3ChqiTr5YOL3fg05rTB-0ubmtQ_xdWxO-kF33acRnSJ9YTBUVfmOovbEb68SJEGqfr3AwNoPhUlRQw4xYhEL0R59oggpQUl4nZSkPF4CQuUu0YKWLYIo/s320/5.jpg&quot; style=&quot;border-style: none; margin: 0px; padding: 0px;&quot; width=&quot;260&quot; /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot; style=&quot;line-height: 22px; margin: 0px; padding: 0px;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;&quot;&gt;Gambar
 di samping termasuk anyaman rotan. Merupakan seni rupa tiga dimensi dan
 merupakan seni terapan. Sesuai perkembangan zaman, seni anyaman rotan 
juga kian popular dengan berbagai bentuk dan ukuran. Seperti gambar 
lampu lampion di atas.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 24px; margin: 0in 0in 0.0001pt; padding: 0px; text-align: justify; text-indent: 0.25in;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 24px; margin: 0in 0in 0.0001pt; padding: 0px; text-align: justify; text-indent: 0.25in;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 24px; margin: 0in 0in 0.0001pt; padding: 0px; text-align: justify; text-indent: 0.25in;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 24px; margin: 0in 0in 0.0001pt; padding: 0px; text-align: justify; text-indent: 0.25in;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 24px; margin: 0in 0in 0.0001pt; padding: 0px; text-align: justify; text-indent: 0.25in;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 24px; margin: 0in 0in 0.0001pt; padding: 0px; text-align: justify; text-indent: 0.25in;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 24px; margin: 0in 0in 0.0001pt; padding: 0px; text-align: justify; text-indent: 0.25in;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 24px; margin: 0in 0in 0.0001pt; padding: 0px; text-align: justify; text-indent: 0.25in;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 24px; margin: 0in 0in 0.0001pt; padding: 0px; text-align: justify; text-indent: 0.25in;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; margin: 0px; padding: 0px; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhOLpeheOgQ44RwzHXIM34XBfIRAgqDJC3CKmwsYL_ZZwhnOfsf3f_v-b-7a-y2danAb91-FGZ3wGqrYIAgV9ljLwAL2LBNW86C4dg8OECQwwUuPAUJKIcAJ5z0fOP49INfgwiYwGm-kHI/s1600/6.jpg&quot; style=&quot;clear: left; float: left; margin: 0px 1em 1em 0px; padding: 0px; text-align: justify; text-decoration: none;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;320&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhOLpeheOgQ44RwzHXIM34XBfIRAgqDJC3CKmwsYL_ZZwhnOfsf3f_v-b-7a-y2danAb91-FGZ3wGqrYIAgV9ljLwAL2LBNW86C4dg8OECQwwUuPAUJKIcAJ5z0fOP49INfgwiYwGm-kHI/s320/6.jpg&quot; style=&quot;border-style: none; margin: 0px; padding: 0px;&quot; width=&quot;206&quot; /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 24px; margin: 0in 0in 0.0001pt; padding: 0px; text-align: justify; text-indent: 0.25in;&quot;&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot; style=&quot;line-height: 22px; margin: 0px; padding: 0px;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 24px; margin: 0in 0in 0.0001pt; padding: 0px; text-align: justify; text-indent: 0.25in;&quot;&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot; style=&quot;line-height: 22px; margin: 0px; padding: 0px;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 24px; margin: 0in 0in 0.0001pt; padding: 0px; text-align: justify; text-indent: 0.25in;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 24px; margin: 0in 0in 0.0001pt; padding: 0px; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;b style=&quot;margin: 0px; padding: 0px;&quot;&gt;&lt;u style=&quot;margin: 0px; padding: 0px;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot; style=&quot;line-height: 22px; margin: 0px; padding: 0px;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;&quot;&gt;Anyaman Tiga Dimensi&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/u&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 24px; margin: 0in 0in 0.0001pt; padding: 0px; text-align: justify; text-indent: 17.85pt;&quot;&gt;
&lt;span lang=&quot;IN&quot; style=&quot;line-height: 22px; margin: 0px; padding: 0px;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;&quot;&gt;Gambar
 di samping juga termasuk seni anyaman tiga dimensi namun, bersifat 
murni. Hanya sebagai hiasan saja. Semakin berkembangnya seni rupa 
anyaman. Hingga tidak hanya sebagai seni rupa terapan saja. Namun dapat 
menjadi seni rupa murni.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 24px; margin: 0in 0in 0.0001pt; padding: 0px; text-indent: 17.85pt;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 24px; margin: 0in 0in 0.0001pt; padding: 0px; text-indent: 17.85pt;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 24px; margin: 0in 0in 0.0001pt; padding: 0px; text-indent: 17.85pt;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 24px; margin: 0in 0in 0.0001pt; padding: 0px; text-indent: 17.85pt;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 24px; margin: 0in 0in 0.0001pt; padding: 0px; text-indent: 17.85pt;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 24px; margin: 0in 0in 0.0001pt; padding: 0px; text-indent: 17.85pt;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 24px; margin: 0in 0in 0.0001pt; padding: 0px; text-indent: 17.85pt;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 24px; margin: 0in 0in 0.0001pt; padding: 0px; text-indent: 17.85pt;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; margin: 0px; padding: 0px; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; margin: 0px; padding: 0px; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj9eQsOUGxO-qc-UQ46VDeuS5oGdr-rdqc49491Z8EptotjxlREbRN4xYOvqklo-l8_rAn4VV5B2s1_b-suXFCJtaI6Nfpb5ZEU1oe6LBdph230SrNe5fw_u7LOYHNBKbxYnPTPPbS3Cjk/s1600/7.jpg&quot; style=&quot;clear: left; float: left; margin: 0px 1em 1em 0px; padding: 0px; text-align: justify; text-decoration: none;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj9eQsOUGxO-qc-UQ46VDeuS5oGdr-rdqc49491Z8EptotjxlREbRN4xYOvqklo-l8_rAn4VV5B2s1_b-suXFCJtaI6Nfpb5ZEU1oe6LBdph230SrNe5fw_u7LOYHNBKbxYnPTPPbS3Cjk/s1600/7.jpg&quot; style=&quot;border-style: none; margin: 0px; padding: 0px;&quot; /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 24px; margin: 0in 0in 0.0001pt; padding: 0px; text-indent: 17.85pt;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 24px; margin: 0in 0in 0.0001pt; padding: 0px; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;b style=&quot;margin: 0px; padding: 0px;&quot;&gt;&lt;u style=&quot;margin: 0px; padding: 0px;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot; style=&quot;line-height: 22px; margin: 0px; padding: 0px;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;&quot;&gt;Tas Anyaman&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/u&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 24px; margin: 0in 0in 0.0001pt; padding: 0px; text-align: justify; text-indent: 0.25in;&quot;&gt;
&lt;span lang=&quot;IN&quot; style=&quot;line-height: 22px; margin: 0px; padding: 0px;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;&quot;&gt;Kebanyakan
 produk tas terbuat dari bahan daun pandan. Anyaman pandan diminati oleh
 konsumen dari Jepang dan Eropa. Produk-produk yang terbuat dari bahan 
dasar pandan, banyak diminati oleh konsumen mancanegara, berkaitan 
dengan sifat produk yang mudah didaur ulang (renewable). Sampah produk 
yang berbahan baku pandan tidak mengganggu fungsi lingkungan hidup.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 24px; margin: 0in 0in 0.0001pt; padding: 0px; text-align: justify; text-indent: 0.25in;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 24px; margin: 0in 0in 0.0001pt; padding: 0px; text-align: justify; text-indent: 0.25in;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 24px; margin: 0in 0in 0.0001pt; padding: 0px; text-align: justify; text-indent: 0.25in;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; margin: 0px; padding: 0px; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 24px; margin: 0in 0in 0.0001pt; padding: 0px; text-align: justify; text-indent: 0.25in;&quot;&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot; style=&quot;line-height: 22px; margin: 0px; padding: 0px;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 24px; margin: 0in 0in 0.0001pt; padding: 0px; text-align: justify; text-indent: 0.25in;&quot;&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot; style=&quot;line-height: 22px; margin: 0px; padding: 0px;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 24px; margin: 0in 0in 0.0001pt; padding: 0px; text-align: justify; text-indent: 0.25in;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 24px; margin: 0in 0in 0.0001pt; padding: 0px; text-align: justify; text-indent: 17.85pt;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 24px; margin: 0in 0in 0.0001pt; padding: 0px; text-align: justify; text-indent: 17.85pt;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 24px; margin: 0in 0in 0.0001pt; padding: 0px; text-align: justify; text-indent: 17.85pt;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 24px; margin: 0in 0in 0.0001pt; padding: 0px; text-align: justify; text-indent: 17.85pt;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; margin: 0px; padding: 0px; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhW1W0iO0GD9e3uDweW4Nkl2orSr_nkDb5hLscxMqE9anPX-wxqlpQ-cJJ98ikqFWZR_fAKy_6L47OgFSaIaTFQlS4OVvt6gtIxfyVlcsBLbUqXSiVMv50Br2DW0CFlASk2ilABrfgeC9o/s1600/9.jpg&quot; style=&quot;clear: left; float: left; margin: 0px 1em 1em 0px; padding: 0px; text-align: justify; text-decoration: none;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhW1W0iO0GD9e3uDweW4Nkl2orSr_nkDb5hLscxMqE9anPX-wxqlpQ-cJJ98ikqFWZR_fAKy_6L47OgFSaIaTFQlS4OVvt6gtIxfyVlcsBLbUqXSiVMv50Br2DW0CFlASk2ilABrfgeC9o/s1600/9.jpg&quot; style=&quot;border-style: none; margin: 0px; padding: 0px;&quot; /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 24px; margin: 0in 0in 0.0001pt; padding: 0px; text-align: justify; text-indent: 17.85pt;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 24px; margin: 0in 0in 0.0001pt; padding: 0px; text-align: justify; text-indent: 17.85pt;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 24px; margin: 0in 0in 0.0001pt; padding: 0px; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;&quot;&gt;&lt;b style=&quot;margin: 0px; padding: 0px;&quot;&gt;&lt;u style=&quot;margin: 0px; padding: 0px;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot; style=&quot;line-height: 19px; margin: 0px; padding: 0px;&quot;&gt;Anyaman Rotan&lt;/span&gt;&lt;/u&gt;&lt;/b&gt;&lt;b style=&quot;margin: 0px; padding: 0px;&quot;&gt;&lt;u style=&quot;margin: 0px; padding: 0px;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot; style=&quot;margin: 0px; padding: 0px;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/u&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 24px; margin: 0in 0in 0.0001pt; padding: 0px; text-align: justify; text-indent: 0.25in;&quot;&gt;
&lt;span lang=&quot;IN&quot; style=&quot;line-height: 22px; margin: 0px; padding: 0px;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;&quot;&gt;Gambar
 di samping merupakan gambar seseorang yang sedang menganyam rotan 
menjadi barang yang bisa bermanfaat bagi kehidupan. Rotan tumbuh di 
hutan-hutan liar di Nusantara. Rotan dianggap paling baik untuk dipakai 
sebagai bahan baku anyaman.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 24px; margin: 0in 0in 0.0001pt; padding: 0px; text-align: justify; text-indent: 0.25in;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; margin: 0px; padding: 0px; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjAbqVKHsok6GTndszn60lmAN_Ha0a9njreE3iCmJfr4JMkz6xvUbza0T_ZAV_rdE0t4vWcCazkKU6BijVMt4EglJQLnI9hOIcfG9X-fa5BiAsIQEyzACKHZA5oDMafUT1GG5o2zx-lhCA/s1600/10.jpg&quot; style=&quot;clear: left; float: left; margin: 0px 1em 1em 0px; padding: 0px; text-align: justify; text-decoration: none;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjAbqVKHsok6GTndszn60lmAN_Ha0a9njreE3iCmJfr4JMkz6xvUbza0T_ZAV_rdE0t4vWcCazkKU6BijVMt4EglJQLnI9hOIcfG9X-fa5BiAsIQEyzACKHZA5oDMafUT1GG5o2zx-lhCA/s1600/10.jpg&quot; style=&quot;border-style: none; margin: 0px; padding: 0px;&quot; /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 24px; margin: 0in 0in 0.0001pt; padding: 0px; text-align: justify; text-indent: 0.25in;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 24px; margin: 0in 0in 0.0001pt; padding: 0px; text-align: justify; text-indent: 0.25in;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 24px; margin: 0in 0in 0.0001pt; padding: 0px; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;&quot;&gt;&lt;b style=&quot;margin: 0px; padding: 0px;&quot;&gt;&lt;u style=&quot;margin: 0px; padding: 0px;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot; style=&quot;line-height: 22px; margin: 0px; padding: 0px;&quot;&gt;Anyaman Ribu&lt;/span&gt;&lt;/u&gt;&lt;/b&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot; style=&quot;line-height: 22px; margin: 0px; padding: 0px;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 24px; margin: 0in 0in 0.0001pt; padding: 0px; text-align: justify; text-indent: 0.25in;&quot;&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot; style=&quot;line-height: 22px; margin: 0px; padding: 0px;&quot;&gt;Gambar di samping juga merupakan gambar seseorang yang menganyam menggunakan teknik anyaman ribu.&lt;/span&gt;&amp;nbsp;&lt;span lang=&quot;IN&quot; style=&quot;line-height: 22px; margin: 0px; padding: 0px;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 24px; margin: 0in 0in 0.0001pt; padding: 0px; text-align: justify; text-indent: 0.25in;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 24px; margin: 0in 0in 0.0001pt; padding: 0px; text-align: justify; text-indent: 0.25in;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 24px; margin: 0in 0in 0.0001pt; padding: 0px; text-align: justify; text-indent: 0.25in;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 24px; margin: 0in 0in 0.0001pt; padding: 0px; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;b style=&quot;margin: 0px; padding: 0px;&quot;&gt;&lt;u style=&quot;margin: 0px; padding: 0px;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot; style=&quot;line-height: 22px; margin: 0px; padding: 0px;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/u&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 24px; margin: 0in 0in 0.0001pt; padding: 0px; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;b style=&quot;margin: 0px; padding: 0px;&quot;&gt;&lt;u style=&quot;margin: 0px; padding: 0px;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot; style=&quot;line-height: 22px; margin: 0px; padding: 0px;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/u&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 24px; margin: 0in 0in 0.0001pt; padding: 0px; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;b style=&quot;margin: 0px; padding: 0px;&quot;&gt;&lt;u style=&quot;margin: 0px; padding: 0px;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot; style=&quot;line-height: 22px; margin: 0px; padding: 0px;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/u&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 24px; margin: 0in 0in 0.0001pt; padding: 0px; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;b style=&quot;margin: 0px; padding: 0px;&quot;&gt;&lt;u style=&quot;margin: 0px; padding: 0px;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot; style=&quot;line-height: 22px; margin: 0px; padding: 0px;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/u&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 24px; margin: 0in 0in 0.0001pt; padding: 0px; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;b style=&quot;margin: 0px; padding: 0px;&quot;&gt;&lt;u style=&quot;margin: 0px; padding: 0px;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot; style=&quot;line-height: 22px; margin: 0px; padding: 0px;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/u&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 24px; margin: 0in 0in 0.0001pt; padding: 0px; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;b style=&quot;margin: 0px; padding: 0px;&quot;&gt;&lt;u style=&quot;margin: 0px; padding: 0px;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot; style=&quot;line-height: 22px; margin: 0px; padding: 0px;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/u&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 24px; margin: 0in 0in 0.0001pt; padding: 0px; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgAzRtYnwVU5zc2V44D3XFFxCSxnt6S_FDSMgMs-xnmna2Rq7Z6RPIiLgm1WWRptP49IcttilALC8QRenaeucfK5smtObzvxcTBTp1p6DaCtIEcA6R8vUebtUcXrbskowMxg5qBGq5Wydw/s1600/11.jpg&quot; style=&quot;clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;137&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgAzRtYnwVU5zc2V44D3XFFxCSxnt6S_FDSMgMs-xnmna2Rq7Z6RPIiLgm1WWRptP49IcttilALC8QRenaeucfK5smtObzvxcTBTp1p6DaCtIEcA6R8vUebtUcXrbskowMxg5qBGq5Wydw/s200/11.jpg&quot; style=&quot;border-style: none; margin-top: 0px; padding: 0px;&quot; width=&quot;200&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;b style=&quot;margin: 0px; padding: 0px;&quot;&gt;&lt;u style=&quot;margin: 0px; padding: 0px;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot; style=&quot;line-height: 22px; margin: 0px; padding: 0px;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;&quot;&gt;Anyaman Lidi&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/u&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 24px; margin: 0in 0in 0.0001pt; padding: 0px; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;b style=&quot;margin: 0px; padding: 0px;&quot;&gt;&lt;u style=&quot;margin: 0px; padding: 0px;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot; style=&quot;line-height: 22px; margin: 0px; padding: 0px;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/u&gt;&lt;/b&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;line-height: normal;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgAzRtYnwVU5zc2V44D3XFFxCSxnt6S_FDSMgMs-xnmna2Rq7Z6RPIiLgm1WWRptP49IcttilALC8QRenaeucfK5smtObzvxcTBTp1p6DaCtIEcA6R8vUebtUcXrbskowMxg5qBGq5Wydw/s1600/11.jpg&quot; style=&quot;clear: left; display: inline ! important; margin: 0px 1em 1em 0px; padding: 0px; text-align: justify; text-decoration: none;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;line-height: 22px; margin: 0px; padding: 0px;&quot;&gt;Po&lt;/span&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot; style=&quot;line-height: 22px; margin: 0px; padding: 0px;&quot;&gt;hon&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;line-height: 22px; margin: 0px; padding: 0px;&quot;&gt;kelapa dikenali sebagai po&lt;/span&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot; style=&quot;line-height: 22px; margin: 0px; padding: 0px;&quot;&gt;hon&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;line-height: 22px; margin: 0px; padding: 0px;&quot;&gt;&amp;nbsp;serbaguna k&lt;/span&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot; style=&quot;line-height: 22px; margin: 0px; padding: 0px;&quot;&gt;arena&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;line-height: 22px; margin: 0px; padding: 0px;&quot;&gt;&amp;nbsp;semua bagian po&lt;/span&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot; style=&quot;line-height: 22px; margin: 0px; padding: 0px;&quot;&gt;hon&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;line-height: 22px; margin: 0px; padding: 0px;&quot;&gt;&amp;nbsp;ini&lt;/span&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot; style=&quot;line-height: 22px; margin: 0px; padding: 0px;&quot;&gt;dapat&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;line-height: 22px; margin: 0px; padding: 0px;&quot;&gt;digunakan. Salah satu bagian&lt;/span&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot; style=&quot;line-height: 22px; margin: 0px; padding: 0px;&quot;&gt;yang dapat dijadikan kerajinan tangan adalah lidi kelapa. Misalnya, lekar,&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;line-height: 22px; margin: 0px; padding: 0px;&quot;&gt;bakul, tempat simpan telur, bekas buah-buahan dan raga gubahan bunga&lt;/span&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot; style=&quot;line-height: 22px; margin: 0px; padding: 0px;&quot;&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 24px; margin: 0in 0in 0.0001pt; padding: 0px; text-indent: 0.25in;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 24px; margin: 0in 0in 0.0001pt; padding: 0px; text-indent: 0.25in;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 24px; margin: 0in 0in 0.0001pt; padding: 0px; text-indent: 0.25in;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 24px; margin: 0in 0in 0.0001pt; padding: 0px; text-indent: 0.25in;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; margin: 0px; padding: 0px; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; margin: 0px; padding: 0px; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;clear: left; color: black; float: left; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;112&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiBju49GEcrd0on1VaAl3_BLlYePgbtYg9YdMkae6IJWc1MYdbmOlPX3rBvG4w71WJN_YCUgNnaK4YoQ4Wy3E8Twtt1jmxhlnwokPXz9Mr5QrK_zS0iBKtY99jNk5op-NlLriNIqecpVHA/s200/12.jpg&quot; style=&quot;border-style: none; margin: 0px; padding: 0px;&quot; width=&quot;200&quot; /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 24px; margin: 0in 0in 0.0001pt; padding: 0px; text-align: justify; text-indent: 0.25in;&quot;&gt;
&lt;span lang=&quot;IN&quot; style=&quot;margin: 0px; padding: 0px;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;&quot;&gt;Gambar
 di tersebut adalah macam-macam jenis karya seni anyaman. Anyaman ini 
berbentuk tiga dimensi, berwujud benda tiga dimensi sebuah produk 
kerajinan. Sifatnya sebagai seni rupa terapan. Kerajinan ini telah 
berkembang bukan hanya berbentuk kerajinan tradisional tetapi telah 
berkembang jenis produknya dan lebih bernilai&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; margin: 0px; padding: 0px; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;clear: left; color: black; float: left; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;150&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhap0j2VL2YdIO1EqdqI0TVn-Rb_7ljO-S1zHHgYHQWPjNMUQQXK2xAe5ZaFSwY0Y6BWmMqp2b1DaFo97pFvZMUFPSPsM42b-w6qXwy0sNMXWQdZub2ukUrL01fNCE_MEdBHtdo2pn5qb4/s200/13.jpg&quot; style=&quot;border-style: none; margin: 0px; padding: 0px;&quot; width=&quot;200&quot; /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 24px; margin: 0in 0in 0.0001pt; padding: 0px; text-indent: 0.25in;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 24px; margin: 0in 0in 0.0001pt; padding: 0px; text-align: justify; text-indent: 0.25in;&quot;&gt;
&lt;span lang=&quot;IN&quot; style=&quot;line-height: 22px; margin: 0px; padding: 0px;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;&quot;&gt;Rotan
 tidak hanya di buat untuk seni anyaman yang bersifat terapan saja. 
Rotan juga dapat digunakan sebagai seni murni. Seperti yang ada pada 
gambar di atas. Gambar di atas merupakan anyaman bunga rotan. Dapat 
digunakan sebagai hiasan pada dinding atau yang lainnya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 24px; margin: 0in 0in 0.0001pt; padding: 0px; text-align: justify; text-indent: 0.25in;&quot;&gt;
&lt;span lang=&quot;IN&quot; style=&quot;line-height: 22px; margin: 0px; padding: 0px;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 24px; margin: 0in 0in 0.0001pt; padding: 0px; text-align: justify; text-indent: 0.25in;&quot;&gt;
&lt;span lang=&quot;IN&quot; style=&quot;line-height: 22px; margin: 0px; padding: 0px;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 24px; margin: 0in 0in 0.0001pt; padding: 0px; text-indent: 0.25in;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEguJkQsnimoHbIMWqATb188KZnH3DpQ4rWS3VXXwhIdEsjSTqAV_wCeAr42o9CPjVjdRFTWKaV3XjtOYpUJNsaeHbjFX7E_LCNwjzKaPi9iiMvKp38OhsO8UdKCc3KVN3PCOg4F8M10AK0/s1600/14.jpg&quot; style=&quot;clear: left; float: left; margin: 0px 1em 1em 0px; padding: 0px; text-align: justify; text-decoration: none;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;clear: left; color: black; float: left; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;185&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEguJkQsnimoHbIMWqATb188KZnH3DpQ4rWS3VXXwhIdEsjSTqAV_wCeAr42o9CPjVjdRFTWKaV3XjtOYpUJNsaeHbjFX7E_LCNwjzKaPi9iiMvKp38OhsO8UdKCc3KVN3PCOg4F8M10AK0/s200/14.jpg&quot; style=&quot;border-style: none; margin: 0px; padding: 0px;&quot; width=&quot;200&quot; /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 24px; margin: 0in 0in 0.0001pt; padding: 0px; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;b style=&quot;margin: 0px; padding: 0px;&quot;&gt;&lt;u style=&quot;margin: 0px; padding: 0px;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot; style=&quot;line-height: 22px; margin: 0px; padding: 0px;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;&quot;&gt;Anyaman Lidi&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/u&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 24px; margin: 0in 0in 0.0001pt; padding: 0px; text-indent: 0.25in;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;height: 265px; left: 0px; margin: 95px 0px 0px; padding: 0px; position: absolute; text-align: justify; width: 340px; z-index: 1;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot; style=&quot;line-height: 22px; margin: 0px; padding: 0px;&quot;&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;line-height: 24px;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot; style=&quot;line-height: 22px; margin: 0px; padding: 0px;&quot;&gt;Gambar di samping merupakan seni rupa terapan.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;line-height: 22px; margin: 0px; padding: 0px;&quot;&gt;Cara menganyam lidi tida&lt;/span&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot; style=&quot;line-height: 22px; margin: 0px; padding: 0px;&quot;&gt;k jauh beda&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;line-height: 22px; margin: 0px; padding: 0px;&quot;&gt;&amp;nbsp;daripada cara menganyam rotan&lt;/span&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot; style=&quot;line-height: 22px; margin: 0px; padding: 0px;&quot;&gt;.&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;line-height: 22px; margin: 0px; padding: 0px;&quot;&gt;. Untuk membuat lekar atau bakul, misalnya, bagian&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot; style=&quot;line-height: 22px; margin: 0px; padding: 0px;&quot;&gt;dasar&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;line-height: 22px; margin: 0px; padding: 0px;&quot;&gt;&amp;nbsp;disusun terlebih dahulu didalam satu bingkai supaya bilah-bilah lidi tidak mudah terungkai.&lt;/span&gt;&amp;nbsp;&lt;span style=&quot;line-height: 22px; margin: 0px; padding: 0px;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 24px; margin: 0in 0in 0.0001pt; padding: 0px; text-indent: 0.25in;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 24px; margin: 0in 0in 0.0001pt; padding: 0px; text-indent: 0.25in;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 24px; margin: 0in 0in 0.0001pt; padding: 0px; text-indent: 0.25in;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 24px; margin: 0in 0in 0.0001pt; padding: 0px; text-indent: 0.25in;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 24px; margin: 0in 0in 0.0001pt; padding: 0px; text-indent: 0.25in;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 24px; margin: 0in 0in 0.0001pt; padding: 0px; text-indent: 0.25in;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 24px; margin: 0in 0in 0.0001pt; padding: 0px; text-indent: 0.25in;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjxAE1b1SfvFg39wDTqgH_m_xlgeYmFsXbw2V-Z97SaDMZ0NTXtuUJa52uxC4ryxJRri4y5u6kx27XUfItCDbP9WtkcihvPDWtG2cDIy78vRtrCJmXCBjXfdfHagFr2k9_apnqTwentfo4/s1600/15.jpg&quot; style=&quot;clear: left; float: left; margin: 0px 1em 1em 0px; padding: 0px; text-align: justify; text-decoration: none;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;clear: left; color: black; float: left; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;134&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjxAE1b1SfvFg39wDTqgH_m_xlgeYmFsXbw2V-Z97SaDMZ0NTXtuUJa52uxC4ryxJRri4y5u6kx27XUfItCDbP9WtkcihvPDWtG2cDIy78vRtrCJmXCBjXfdfHagFr2k9_apnqTwentfo4/s200/15.jpg&quot; style=&quot;border-style: none; margin: 0px; padding: 0px;&quot; width=&quot;200&quot; /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 24px; margin: 0in 0in 0.0001pt; padding: 0px; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;b style=&quot;margin: 0px; padding: 0px;&quot;&gt;&lt;u style=&quot;margin: 0px; padding: 0px;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot; style=&quot;line-height: 22px; margin: 0px; padding: 0px;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;&quot;&gt;Anyaman Kete&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/u&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 24px; margin: 0in 0in 0.0001pt; padding: 0px; text-align: justify; text-indent: 0.25in;&quot;&gt;
&lt;span lang=&quot;IN&quot; style=&quot;line-height: 22px; margin: 0px; padding: 0px;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;&quot;&gt;Merupakan jenis anyaman kete. Berbentuk dua dimensi. Merupakan seni rupa murni. Bahan yang biasa digunakan biasanya dari kertas.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 24px; margin: 0in 0in 0.0001pt; padding: 0px; text-indent: 0.25in;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 24px; margin: 0in 0in 0.0001pt; padding: 0px; text-indent: 0.25in;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 24px; margin: 0in 0in 0.0001pt; padding: 0px; text-indent: 0.25in;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 24px; margin: 0in 0in 0.0001pt; padding: 0px; text-indent: 0.25in;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 24px; margin: 0in 0in 0.0001pt; padding: 0px; text-indent: 0.25in;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 24px; margin: 0in 0in 0.0001pt; padding: 0px; text-indent: 0.25in;&quot;&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; margin: 0px; padding: 0px; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiSKL-QfxR_n1x-xB09RHw_0azufxOW28NQCEIEziEQmdRImqS3YnE2lrRvcGEVc81W0jhbAtxUMSYvjVA6s8F-xT4_QhkCjCnVnyJIpTNUernxs6fTZ1MR9K4eHMwI-BY_7umqUm_5Ke4/s1600/16.jpg&quot; style=&quot;clear: left; float: left; margin: 0px 1em 1em 0px; padding: 0px; text-align: justify; text-decoration: none;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;200&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiSKL-QfxR_n1x-xB09RHw_0azufxOW28NQCEIEziEQmdRImqS3YnE2lrRvcGEVc81W0jhbAtxUMSYvjVA6s8F-xT4_QhkCjCnVnyJIpTNUernxs6fTZ1MR9K4eHMwI-BY_7umqUm_5Ke4/s200/16.jpg&quot; style=&quot;border-style: none; margin: 0px; padding: 0px;&quot; width=&quot;148&quot; /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 24px; margin: 0in 0in 0.0001pt; padding: 0px; text-indent: 0.25in;&quot;&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot; style=&quot;line-height: 22px; margin: 0px; padding: 0px;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 24px; margin: 0in 0in 0.0001pt; padding: 0px; text-indent: 0.25in;&quot;&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot; style=&quot;line-height: 22px; margin: 0px; padding: 0px;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 24px; margin: 0in 0in 0.0001pt; padding: 0px; text-indent: 0.25in;&quot;&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot; style=&quot;line-height: 22px; margin: 0px; padding: 0px;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 24px; margin: 0in 0in 0.0001pt; padding: 0px; text-indent: 0.25in;&quot;&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot; style=&quot;line-height: 22px; margin: 0px; padding: 0px;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 24px; margin: 0in 0in 0.0001pt; padding: 0px; text-indent: 0.25in;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin: 0in 0in 0.0001pt; padding: 0px;&quot;&gt;
&lt;div style=&quot;line-height: 24px; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;line-height: 22px;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;&quot;&gt;Gambar di samping adalah gambar lampu kurungan. Merupakan jenis seni rupa tiga dimensi dan termasuk jenis seni rupa terapan.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; line-height: 24px; margin: 0px; padding: 0px; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiZVjKhZXPdxs6-3i0dEh-PFSdSnmMT92QMMdIdBM2GCqFeFkKllScyH6PhZbfxa94trll1q9K7_4vhmZ4x4ZfcueaUeT8_gChGVwjDFD1PfHjuiBL8mWQhdMOGvtbUmFqBfu0E9m9cduo/s1600/17.jpg&quot; style=&quot;clear: left; float: left; margin: 0px 1em 1em 0px; padding: 0px; text-align: justify; text-decoration: none;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;151&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiZVjKhZXPdxs6-3i0dEh-PFSdSnmMT92QMMdIdBM2GCqFeFkKllScyH6PhZbfxa94trll1q9K7_4vhmZ4x4ZfcueaUeT8_gChGVwjDFD1PfHjuiBL8mWQhdMOGvtbUmFqBfu0E9m9cduo/s200/17.jpg&quot; style=&quot;border-style: none; margin: 0px; padding: 0px;&quot; width=&quot;200&quot; /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot; style=&quot;line-height: 22px; margin: 0px; padding: 0px;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot; style=&quot;line-height: 22px; margin: 0px; padding: 0px;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 24px; margin: 0in 0in 0.0001pt 0.25in; padding: 0px; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span lang=&quot;IN&quot; style=&quot;line-height: 22px; margin: 0px; padding: 0px;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;&quot;&gt;Anyaman ini biasanya digunakan untuk para pemula untuk belajar. Bahan yang biasanya digunakan biasanya adalah kertas. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 24px; margin: 0in 0in 0.0001pt 0.25in; padding: 0px;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 24px; margin: 0in 0in 0.0001pt 0.25in; padding: 0px;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 24px; margin: 0in 0in 0.0001pt 0.25in; padding: 0px;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 24px; margin: 0in 0in 0.0001pt 0.25in; padding: 0px;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 24px; margin: 0in 0in 0.0001pt 0.25in; padding: 0px;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 24px; margin: 0in 0in 0.0001pt 0.25in; padding: 0px;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 24px; margin: 0in 0in 0.0001pt 0.25in; padding: 0px;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 24px; margin: 0in 0in 0.0001pt 0.25in; padding: 0px;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 24px; margin: 0in 0in 0.0001pt 0.25in; padding: 0px;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 24px; margin: 0in 0in 0.0001pt 0.25in; padding: 0px;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 24px; margin: 0in 0in 0.0001pt; padding: 0px; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;b style=&quot;margin: 0px; padding: 0px;&quot;&gt;&lt;u style=&quot;margin: 0px; padding: 0px;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot; style=&quot;line-height: 22px; margin: 0px; padding: 0px;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;&quot;&gt;Anyaman Buluh&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/u&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 24px; margin: 0in 0in 0.0001pt; padding: 0px; text-indent: 0.25in;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgny76zM2lMHoumyCqgyKGT-G1Hf80unKbz6azc8pRKDIG2tFqr4qgH-JRDhaBz68DHiGnYBGFivwzYpZkLY4TCPWQERUeluLE82ZgX66boaUp9l_lo_CXkREGjXt2-RvqyoVfhjzlfuDU/s1600/18.jpg&quot; style=&quot;clear: left; float: left; margin: 0px 1em 1em 0px; padding: 0px; text-align: justify; text-decoration: none;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style=&quot;height: 265px; left: 0px; margin: 47px 0px 0px 36px; padding: 0px; position: absolute; text-align: justify; width: 340px; z-index: 1;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot; style=&quot;line-height: 22px; margin: 0px; padding: 0px;&quot;&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;&quot;&gt;Gambar di atas merupakan jenis anyaman buluh. Gambar di atas adalah gambar nampan yang terbuat dari buluh atau aur.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 24px; margin: 0in 0in 0.0001pt; padding: 0px; text-indent: 0.25in;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 24px; margin: 0in 0in 0.0001pt; padding: 0px; text-indent: 0.25in;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 24px; margin: 0in 0in 0.0001pt; padding: 0px; text-indent: 0.25in;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 24px; margin: 0in 0in 0.0001pt; padding: 0px; text-indent: 0.25in;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 24px; margin: 0in 0in 0.0001pt; padding: 0px; text-indent: 0.25in;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 24px; margin: 0in 0in 0.0001pt; padding: 0px; text-indent: 0.25in;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 24px; margin: 0in 0in 0.0001pt; padding: 0px; text-indent: 0.25in;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; line-height: 24px; margin: 0px; padding: 0px; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgTB15Z0bNo61JyyiyIBMtJl8USSbf2qJyYLE98a3kNbFjKsbSa4852W7Xe5BVDns5SmQhrz5wSXJbjPLnRWiP0zcHS0EVC7TTtoCzJnAqwYtrS6vyEaNIWtdRs2yIQvByLKUspjmMKsrc/s1600/19.jpg&quot; style=&quot;clear: left; float: left; margin: 0px 1em 1em 0px; padding: 0px; text-align: justify; text-decoration: none;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;320&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgTB15Z0bNo61JyyiyIBMtJl8USSbf2qJyYLE98a3kNbFjKsbSa4852W7Xe5BVDns5SmQhrz5wSXJbjPLnRWiP0zcHS0EVC7TTtoCzJnAqwYtrS6vyEaNIWtdRs2yIQvByLKUspjmMKsrc/s320/19.jpg&quot; style=&quot;border-style: none; margin: 0px; padding: 0px;&quot; width=&quot;241&quot; /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 24px; margin: 0in 0in 0.0001pt; padding: 0px; text-align: justify; text-indent: 0.25in;&quot;&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot; style=&quot;margin: 0px; padding: 0px;&quot;&gt;Anyaman ini biasa digunakan sebagai wadah&lt;/span&gt;&amp;nbsp;&lt;span lang=&quot;IN&quot; style=&quot;margin: 0px; padding: 0px;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&amp;nbsp;&lt;span lang=&quot;IN&quot; style=&quot;margin: 0px; padding: 0px;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 24px; margin: 0in 0in 0.0001pt; padding: 0px; text-indent: 0.25in;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 24px; margin: 0in 0in 0.0001pt; padding: 0px; text-indent: 0.25in;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 24px; margin: 0in 0in 0.0001pt; padding: 0px; text-indent: 0.25in;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 24px; margin: 0in 0in 0.0001pt; padding: 0px; text-indent: 0.25in;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 24px; margin: 0in 0in 0.0001pt; padding: 0px; text-indent: 0.25in;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 24px; margin: 0in 0in 0.0001pt; padding: 0px; text-indent: 0.25in;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 24px; margin: 0in 0in 0.0001pt; padding: 0px; text-indent: 0.25in;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 24px; margin: 0in 0in 0.0001pt; padding: 0px; text-indent: 0.25in;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 24px; margin: 0in 0in 0.0001pt; padding: 0px; text-indent: 0.25in;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 24px; margin: 0in 0in 0.0001pt; padding: 0px; text-indent: 0.25in;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 24px; margin: 0in 0in 0.0001pt; padding: 0px; text-indent: 0.25in;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 24px; margin: 0in 0in 0.0001pt; padding: 0px; text-indent: 0.25in;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 24px; margin: 0in 0in 0.0001pt; padding: 0px; text-indent: 0.25in;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 24px; margin: 0in 0in 0.0001pt; padding: 0px; text-indent: 0.25in;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 24px; margin: 0in 0in 0.0001pt; padding: 0px; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;margin: 0px; padding: 0px;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot; style=&quot;line-height: 22px; margin: 0px; padding: 0px;&quot;&gt;Begitu
 Hebat dan berselera tinggi Para Seniman yang ada di Negara kita ini, 
mereka selalu mengeluarkan Ide-ide yang cemerlang, meskipun zaman sudah 
modren tapi hal-hal yang sepele pun masih bisa mereka manfaatkan, dan 
harganya juga tidak kalah menarik jika dibandingkan dengan barang-barang
 masa kini, selain menarik gambar-gambar diatas juga memiliki suatu ciri
 khas daerah masing-masing. Semoga Kita semua bisa menjaga dan 
membudidayakan Apapun yang udah da di Tanah Air Indonesia ini.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;margin: 0px; padding: 0px;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot; style=&quot;line-height: 22px; margin: 0px; padding: 0px;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;margin: 0px; padding: 0px;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot; style=&quot;line-height: 22px; margin: 0px; padding: 0px;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;margin: 0px; padding: 0px;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot; style=&quot;line-height: 22px; margin: 0px; padding: 0px;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;margin: 0px; padding: 0px;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot; style=&quot;line-height: 22px; margin: 0px; padding: 0px;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;margin: 0px; padding: 0px;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot; style=&quot;line-height: 22px; margin: 0px; padding: 0px;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;margin: 0px; padding: 0px;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot; style=&quot;line-height: 22px; margin: 0px; padding: 0px;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;margin: 0px; padding: 0px;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot; style=&quot;line-height: 22px; margin: 0px; padding: 0px;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;line-height: 24px; margin: 0px; padding: 0px;&quot;&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;/span&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot; style=&quot;line-height: 24px; margin: 0px; padding: 0px;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;span style=&quot;line-height: 22px; margin: 0px; padding: 0px;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot; style=&quot;line-height: 22px; margin: 0px; padding: 0px;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://respusih-mylife.blogspot.com/feeds/3004289856795088191/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://respusih-mylife.blogspot.com/2013/07/kerajinann-tangan-rakyat-indonesia.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4225623321371070205/posts/default/3004289856795088191'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4225623321371070205/posts/default/3004289856795088191'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://respusih-mylife.blogspot.com/2013/07/kerajinann-tangan-rakyat-indonesia.html' title='Kerajinann Tangan Rakyat Indonesia'/><author><name>Anonymous</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16787645885578223656</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjwpkyGYFrb2z8SOmw0thh1voly3stNgf4FtiPBAmTUnscj7qPm0S19Wj5YytcjOXUlRn8-Adkwu_wTQgmWkhgy30snvHIrjxluvDZn1ocK0JRsJ4rgW3hraOD4GagVEJ_sPS1yziM_plQ/s72-c/1.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4225623321371070205.post-8871202212274277319</id><published>2013-07-04T02:07:00.000-07:00</published><updated>2013-07-04T02:07:25.609-07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="artikel"/><title type='text'>PERAN MASYARAKAT DALAM PENGEMBANGAN PARIWISATA</title><content type='html'>&lt;h3 class=&quot;post-title entry-title&quot; itemprop=&quot;name&quot; style=&quot;background-image: url(http://www2.blogblog.com/rounders4/icon_arrow.gif); background-position: 10px 0.5em; background-repeat: no-repeat no-repeat; border-color: rgb(187, 187, 187); border-style: dotted; border-width: 0px 1px 1px; font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, Verdana, Arial, sans-serif; font-size: 17px; margin: 0px; padding: 2px 14px 2px 29px;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;background-color: white; font-size: 13px; line-height: 18.90625px;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color: #444444;&quot;&gt;Oleh : Drs. Ahmad Zacky Siradj**)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/h3&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;http://media3.picsearch.com/is?TQqqNCRflh8v734Kldl67KqhtFyU42WDcjz2s0AGohQ&amp;amp;height=255&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;238&quot; src=&quot;http://media3.picsearch.com/is?TQqqNCRflh8v734Kldl67KqhtFyU42WDcjz2s0AGohQ&amp;amp;height=255&quot; width=&quot;320&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div align=&quot;justify&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;background-color: white;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color: #444444;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masyarakat merupakan salah satu pilar utama dalam pengembangan pariwisata, karena pada dasarnya pilar pariwisata itu terdiri dari pertama pemerintah, kedua swasta dan ketiga masyarakat, yang sering disebut tiga pilar utama pariwisata. Misalnya, setelah pemerintah mengeluarkan kebijakan mengenai pengembangan pariwisata yang diiringi dengan regulasinya tentunya. Kemudian pihak swasta yang secara professional menyediakan jasa pelayanan bagi pengembangan pariwisata tersebut, maka tugas masyarakat adalah selain senantiasa membangkitkan kesadaran tentang pentingnya pariwisata juga menumbuh-kembangkan kreatifitas yang melahirkan berbagai kreasi segar yang mengundang perhatian untuk kemudian menjadi daya pikat pariwisata.&lt;a name=&#39;more&#39;&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengenai pengembangan atau menumbuhkan kesadaran pariwisata di kalangan masyarakat ini bukanlah hal yang mudah. Walaupun secara sosiologis keberadaan masyarakat Indonesia sesungguhnya sudah menjadi daya tarik tersendiri bagi pariwisata, baik dengan kekayaan adat istiadatnya, kreasi seni dalam berbagai segi kehidupannya juga khazanah lingkungan dan sejarahnya yang relative cukup kaya dan menjadi kebanggaan dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketidak mudahan menumbuh-kembangkan kreasi itu diantaranya terletak pada :&lt;br /&gt;Pertama, masih ada stigma pandangan bahwa pariwisata dapat mempengaruhi kehidupan yang kurang baik atau akan berpengaruh buruk pada proses pembentukkan moral masyarakat. Sebagaimana kita ketahui, bahwa melalui pariwisata terjadi proses akulturasi budaya yang sesungguhnya juga di balik itu semua banyak memberikan nilai tambah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua, masih adanya sikap yang berlebihan terhadap turis terutama wisman (wisatawan manca negara), baik dari sisi keamanan maupun dari sisi kesehatan. Sehingga kewaspadaan yang berlebihan dapat saja berakibat kurang kondusifnya bagi para turis tatkala mereka mengunjungi suatu obyek wisata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketiga, belum tumbuhnya sikap masyarakat untuk melindungi dan memberikan pelayanan kepada para turis minimal dengan mengucapkan selamat dan memberi senyuman sehingga masih terjadi insiden-insiden ketidak amanan di berbagai daerah yang menjadi obyek wisata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keempat, belum terbentuknya sikap dan cara pandang bahwa pariwisata, seperti banyak terbukti di berbagai Negara, menjanjikan pula bagi terwujudnya masyarakat yang sejahtera.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keempat hal tersebut sesungguhnya dapat terkurangi, bila tidak hilang sama sekali, dengan adanya proses sinergi antara pemerintah, swasta dan masyarakat, misalnya dengan ditunjukkannya komitmen yang kuat dari pemerintah untuk secara sungguh-sungguh membangun pariwisata maka dengan sendirinya akan secara spontanitas muncul pula partisipasi masyarakat. Dari sini dengan sendirinya akan lahir dan berkembang kreasi kepariwisataan sebagai bentuk partisipasi masyarakat, yang sekaligus juga sebagai bentuk komitmennya. Apalagi jika kemudian pada masyarakat tersebut telah terbangun suatu pandangan bahwa pariwisata merupakan salah satu sektor ekonomi yang dapat mendatangkan devisa negara, meningkatkan pendapatan daerah dan pendapatan masyarakat. Sehingga pariwisata dapat dilihat sebagai sektor yang sanggup mewujudkan kesejahtaraan masyarakat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk melangkah kearah itu masyarakat dapat memulainya dari rumah dan halamannya. Bagaimana rumah itu ditata secara rapi baik mulai dari ruang tamu maupun semua bagiannya siap menyambut dan menerima tamu yang datang agar merasa enak dan betah. Begitu pula halaman rumahnya dibikin demikian asri sehingga enak dipandang. Ilustrasi rumah dan halaman ini adalah negeri kita tercinta, masyarakat bangsa adalah tuan rumahnya. Memang ada beberapa daerah yang sudah siap untuk melakukan hal ini, tapi sebagian besar masyarakat harus terus dibina dan dikembangkan. Tentu agar tamu itu (baca wisman atau wisnus) dapat tinggal lebih lama dan betah maka perlu disuguhi aneka makanan yang enak dan khas, begitu pula agar menyenangkan kiranya perlu ditampilkan hiburan yang unik tetapi menyenangkan, begitu pula agar tinggal lebih lama perlu melihat berbagai koleksi khazanah yang ada. Hal-hal tersebut itu tentu saja yang dalam batas tertentu mungkin berbeda dengan di negerinya para wisatawan itu sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk itu semua jelas ditentukan oleh adanya daya cipta dan kreasi masyarakat yang bukan hanya dapat memelihara yang ada, tetapi juga dapat menciptakan berbagai kreasi baru sehingga berbagai jenis wisata mulai dari wisata budaya, belanja, alam, olah raga, riset dan lain sebagainya, dapat berkembang secara variatif dan terus berkelanjutan. Kesemuanya ini terletak dari bagaimana peran masyarakat dalam memajukan pariwisata. Sebab jika masyarakatnya pasif apalagi tidak punya kreatifitas maka kegiatan pariwisata akan sunyi senyap. Itu sebabnya peran masyarakat dalam memajukan pariwisata nasional bukan hanya penting tetapi juga strategis.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;post-body entry-content&quot; id=&quot;post-body-7783264776150241498&quot; itemprop=&quot;description articleBody&quot; style=&quot;border-color: rgb(187, 187, 187) rgb(187, 187, 187) rgb(68, 102, 102); border-style: dotted; border-width: 0px 1px; font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, Verdana, Arial, sans-serif; font-size: 13px; line-height: 18.90625px; margin: 0px 0px 0.75em; padding: 10px 14px 1px 29px;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://respusih-mylife.blogspot.com/feeds/8871202212274277319/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://respusih-mylife.blogspot.com/2013/07/peran-masyarakat-dalam-pengembangan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4225623321371070205/posts/default/8871202212274277319'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4225623321371070205/posts/default/8871202212274277319'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://respusih-mylife.blogspot.com/2013/07/peran-masyarakat-dalam-pengembangan.html' title='PERAN MASYARAKAT DALAM PENGEMBANGAN PARIWISATA'/><author><name>Anonymous</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16787645885578223656</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4225623321371070205.post-4102263148340201852</id><published>2013-07-04T01:59:00.003-07:00</published><updated>2013-07-04T01:59:21.026-07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Informasi"/><title type='text'>Tiga Seni Tradisional Kabupaten Cirebon Punah</title><content type='html'>&lt;img alt=&quot;HANDRIANSYAH/&amp;quot;PRLM&amp;quot;&quot; class=&quot;imagecache imagecache-625x350 imagecache-default imagecache-625x350_default&quot; src=&quot;http://www.pikiran-rakyat.com/ffarm/www/imagecache/625x350/ffarm/www/2013/06/22/2206seni-trasional.jpg&quot; style=&quot;background-color: whitesmoke; border-bottom-color: rgb(0, 37, 97); border-bottom-style: solid; border-top-color: rgb(0, 37, 97); border-top-style: solid; border-width: thin 0px; color: #002361; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 12px; line-height: 15px;&quot; title=&quot;PERTUNJUKAN seni tradisional pada Malam Apresiasi Budaya (Cultural Evening) 2013 di Keraton Kanoman Cirebon, beberapa waktu lalu mengundang decak kagum wisatawan mancanegara dan para perwakilan kedutaan besar negara-negara asing. Meski jumlahnya cukup banyak dan sudah diakui dunia internasional, seni tradisional di Cirebon semakin tergerus tayangan TV modern dan organ tunggal, sehingga banyak yang punah dan terancam punah.*&quot; /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class=&quot;content&quot; style=&quot;background-color: whitesmoke; clear: both; color: #002361; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 12px; line-height: 15px;&quot;&gt;
&lt;div class=&quot;field-item odd field-field-image&quot;&gt;
&lt;div id=&quot;sub_judul&quot; style=&quot;background-color: #f0f0f0; color: #002561; float: left; height: auto; margin-bottom: 20px; margin-top: -3px; width: 625px;&quot;&gt;
&lt;div class=&quot;fcaption&quot; style=&quot;color: #666666; float: left; height: auto; padding: 10px; width: 170px;&quot;&gt;
HANDRIANSYAH/&quot;PRLM&quot;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;ftitle&quot; style=&quot;background-color: #e5ebfb; border-left-color: rgb(0, 37, 97); border-left-style: solid; border-left-width: thin; float: left; min-height: 45px; padding: 10px; width: 413px;&quot;&gt;
PERTUNJUKAN seni tradisional pada Malam Apresiasi Budaya (Cultural Evening) 2013 di Keraton Kanoman Cirebon, beberapa waktu lalu mengundang decak kagum wisatawan mancanegara dan para perwakilan kedutaan besar negara-negara asing. Meski jumlahnya cukup banyak dan sudah diakui dunia internasional, seni tradisional di Cirebon semakin tergerus tayangan TV modern dan organ tunggal, sehingga banyak yang punah dan terancam punah.*&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;color: black; margin-bottom: 0.9em; margin-top: 0.9em;&quot;&gt;
SUMBER, (PRLM).- Hiburan organ tunggal dan tayangan televisi modern berdampak besar terhadap punahnya tiga kesenian tradisional Kabupaten Cirebon. Selain itu, modernisasi tersebut juga mengancam tujuh kesenian tradisional lainnya.&lt;/div&gt;
&lt;a name=&#39;more&#39;&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;color: black; margin-bottom: 0.9em; margin-top: 0.9em;&quot;&gt;
Demikian dikatakan Kepala Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Dispudparpora) Kabupaten Cirebon, Asullah, Jumat (21/6/13). “Organ tunggal harus diakui sedikit demi sedikit terus menggerus kesenian tradisional di Kabupaten Cirebon yang pada awalnya terdata sekitar 40 jenis,” katanya.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;color: black; margin-bottom: 0.9em; margin-top: 0.9em;&quot;&gt;
Asdullah menegaskan, saat ini masyarakat lebih memililih menonton tayangan TV daripada menyaksikan pertunjukan seni tradisional. Begitu pula masyarakat yang menggelar hajatan lebih suka mengundang organ tunggal daripada pelaku seni tradisional.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;color: black; margin-bottom: 0.9em; margin-top: 0.9em;&quot;&gt;
Menurut Asdullah, tiga seni tradisional yang sekarang sudah punah adalah Punil, Wayang Gong, dan Lais. Sementara seni tradisional yang statusnya terancam antara lain Wayang Golek Ceplak, Angklung Bungko, dan Tabuhan Renteng.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;color: black; margin-bottom: 0.9em; margin-top: 0.9em;&quot;&gt;
Kondisi tersebut membuat Dispudparpora mengambil langkah cepat untuk memasukan seni tradisional ke dalam mata pelajaran kesenian di tingkat sekolah dasar. “Dengan begitu, sejak dini anak dipaksa untuk mengenal dan mencintai seni tradisional. Jangan sampai mereka lebih mencintai seni dari luar negeri,” ujar Asdullah.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;color: black; margin-bottom: 0.9em; margin-top: 0.9em;&quot;&gt;
Seperti diberitakan sebelumnya, organ tunggal memang telah menjadi budaya baru yang menjadi tren di masyarakat. Namun, keberadaannya tanpa disadari telah mengikis seni tradisional yang sarat pesan moral. Seni Tarling juga termasuk salah satu seni yang sempat tergeser oleh organ tunggal. Beruntung, pewarisan Tarling saat ini terus digiatkan instansi terkait dari tingkat Kota/Kabupaten sampai Provinsi Jawa Barat.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;color: black; margin-bottom: 0.9em; margin-top: 0.9em;&quot;&gt;
Seniman dan budayawan Cirebon, Mustaqim Asteja mengatakan, tarling memang seringkali dikumandangkan hampir di seluruh wilayah pantura oleh organ tunggal. “Hampir 90 persen Tarling dimainkan oleh organ tunggal,” katanya.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;color: black; margin-bottom: 0.9em; margin-top: 0.9em;&quot;&gt;
Mustaqim tidak antipati terhadap organ tunggal. Namun ia berharap organ tunggal tidak menggunakan nama Tarling saat memainkan lagu-lagu Tarling. Sesuai dengan namanya, tarling asli dimainkan oleh dua alat musik utama yaitu gitar dan suling.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;color: black; margin-bottom: 0.9em; margin-top: 0.9em;&quot;&gt;
Selain itu, tambah Mustaqim, Tarling klasik juga memuat banyak pesan moral dalam liriknya. Begitu juga dalam musiknya, terdapat pakem-pakem yang selama ini tak pernah diperhatikan para pemain organ tunggal. Sementara itu Kepala Balai Pelestarian Sejarah dan Nilai Tradisional (BPSNT) Bandung Toto Sucipto pernah mengatakan, pihaknya terus berupaya menginventarisasi seni tradisional di Jawa Barat. Pasalnya, pelestarian sulit dilakukan jika seni tradisional yang ada tidak tercatat dalam basis data.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;color: black; margin-bottom: 0.9em; margin-top: 0.9em;&quot;&gt;
Menurut Toto, dari 293 seni budaya yang tercatat di Jawa Barat saja, saat ini 43 diantaranya sudah dinyatakan punah. Sementara itu puluhan lainnya juga terancam. Toto juga membenarkan pernyataan Asdullah bahwa salah satu seni tradisional yang kondisinya tengah kritis adalah Angklung Bungko. (A-178/A-108)***&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://respusih-mylife.blogspot.com/feeds/4102263148340201852/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://respusih-mylife.blogspot.com/2013/07/tiga-seni-tradisional-kabupaten-cirebon.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4225623321371070205/posts/default/4102263148340201852'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4225623321371070205/posts/default/4102263148340201852'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://respusih-mylife.blogspot.com/2013/07/tiga-seni-tradisional-kabupaten-cirebon.html' title='Tiga Seni Tradisional Kabupaten Cirebon Punah'/><author><name>Anonymous</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16787645885578223656</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4225623321371070205.post-3661777133361371670</id><published>2013-07-04T01:52:00.002-07:00</published><updated>2013-07-04T01:52:12.907-07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="artikel"/><title type='text'>Kuliner Indonesia yang tersohor sampai ke luar negeri</title><content type='html'>&lt;strong&gt;1. Sate&lt;/strong&gt;&lt;div id=&quot;mdk-body-newsarea&quot;&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px none; list-style: none outside none; margin: 0px; outline: medium none; padding: 0.5em 0px; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;img alt=&quot;Sate&quot; class=&quot;aligncenter  wp-image-652&quot; height=&quot;211&quot; src=&quot;http://begituunik.com/wp-content/uploads/2013/06/Sate-1024x675.jpg&quot; style=&quot;border: 1px solid rgb(203, 205, 204); clear: both; display: block; height: auto; list-style: none outside none; margin: 2px auto; max-width: 100%; outline: medium none; padding: 4px;&quot; title=&quot;Sate&quot; width=&quot;320&quot; /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px none; list-style: none outside none; margin: 0px; outline: medium none; padding: 0.5em 0px; text-align: justify;&quot;&gt;
Siapa
 yang tidak menyukai makanan yang satu ini. Sate adalah sebuah makanan 
yang berupa daging baik itu daging ayam ataupun kambing yang dipotong 
kecil lalu ditusukkan ke sebuah tusuk sate yang biasanya dibuat dari 
sebuah lidi tulang daun kelapa atau bambu. Yang kemudian dimasak dengan 
cara dibakar disebuah arang. Daging yang biasa dipakai untuk dijadikan 
sate pun beragam. Selain menggunakan daging ayam dan kambing, daging 
yang digunakan juga bisa berupa dagi domba, ikan, sapi dan lain-lain. 
Sebagai pelengkap, sate ini diberikan sebuah ketupat ataupun lontong 
serta taburan saus yang dimana saus sate ini pun juga beragam. Jika Anda
 membeli sate di Padang, tentu Anda tidak akan menemukan sate yang 
diberi bumbu kacang seperti di Madura.&lt;/div&gt;
&lt;a name=&#39;more&#39;&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;

&lt;div style=&quot;border: 0px none; list-style: none outside none; margin: 0px; outline: medium none; padding: 0.5em 0px; text-align: justify;&quot;&gt;
Dikutip
 dari Wikipedia, Kata &#39;sate&#39; atau &#39;satai&#39; diduga berasal dari bahasa 
Tamil. Diduga sate diciptakan oleh pedagang makanan jalanan di Jawa 
sekitar awal abad ke-19, berdasarkan fakta bahwa sate mulai populer 
sekitar awal abad ke-19 bersamaan dengan semakin banyaknya pendatang 
dari Arab dan pendatang Muslim Tamil dan Gujarat dari India ke 
Indonesia. Hal ini pula yang menjadi alasan populernya penggunaan daging
 kambing dan domba sebagai bahan sate yang disukai oleh warga keturunan 
Arab.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px none; list-style: none outside none; margin: 0px; outline: medium none; padding: 0.5em 0px; text-align: justify;&quot;&gt;
Sate
 ini kemudian populer ke negara Asia Tenggara lainnya seperti Malaysia, 
Singapura, Filipina, dan Thailand. Sate juga populer di Belanda yang 
dipengaruhi masakan Indonesia yang dulu merupakan koloninya.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px none; list-style: none outside none; margin: 0px; outline: medium none; padding: 0.5em 0px; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;strong&gt;2. Rendang&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px none; list-style: none outside none; margin: 0px; outline: medium none; padding: 0.5em 0px; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;img alt=&quot;Masakan Rendang&quot; class=&quot;aligncenter  wp-image-654&quot; height=&quot;233&quot; src=&quot;http://begituunik.com/wp-content/uploads/2013/06/Masakan-Rendang1-1024x748.jpg&quot; style=&quot;border: 1px solid rgb(203, 205, 204); clear: both; display: block; height: auto; list-style: none outside none; margin: 2px auto; max-width: 100%; outline: medium none; padding: 4px;&quot; title=&quot;Masakan Rendang&quot; width=&quot;320&quot; /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px none; list-style: none outside none; margin: 0px; outline: medium none; padding: 0.5em 0px; text-align: justify;&quot;&gt;
Tidak
 kalah dengan Sate, rendang juga merupakan sebuah makanan Indonesia yang
 tersohor di luar negeri. Makanan ini merupakan makanan yang berasal 
dari Padang. Menjamurnya rumah makan padang sekarang ini dengan 
menghidangkan menu utama rendang membuat berita luar negri menyampaikan 
bahwa masakan padang adalah salah satu masakan paling enak di dunia.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px none; list-style: none outside none; margin: 0px; outline: medium none; padding: 0.5em 0px; text-align: justify;&quot;&gt;
Catatan
 mengenai rendang sebagai kuliner tradisional Minang mulai ditulis 
secara massif pada awal abad ke-19. Namun, menurut sejarawan dari 
Universitas Andalas, Padang, Gusti Asnan, rendang patut diduga telah ada
 sejak abad ke-16.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px none; list-style: none outside none; margin: 0px; outline: medium none; padding: 0.5em 0px;&quot;&gt;
Ia
 menjelaskan beberapa literatur yang tertulis di abad ke-19 menyatakan, 
masyarakat Minang di wilayah darek (darat) biasa melakukan perjalanan 
menuju Selat Malaka hingga ke Singapura yang makan waktu sekitar satu 
bulan melewati sungai. Karena sepanjang perjalanan tidak ada 
perkampungan, para perantau menyiapkan bekal makanan yang tahan lama, 
yaitu rendang.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px none; list-style: none outside none; margin: 0px; outline: medium none; padding: 0.5em 0px; text-align: justify;&quot;&gt;
Rendang
 ini adalah makanan berupa masakan daging bercita rasa pedas yang 
menggunakan campuran dari berbagai bumbu dan rempah-rempah. Masakan ini 
dihasilkan dari proses memasak yang dipanaskan berulang-ulang dengan 
santan kelapa. Proses memasaknya memakan waktu berjam-jam (biasanya 
sekitar empat jam) hingga kering dan berwarna hitam pekat.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px none; list-style: none outside none; margin: 0px; outline: medium none; padding: 0.5em 0px; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;strong&gt;3. Nasi Goreng&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px none; list-style: none outside none; margin: 0px; outline: medium none; padding: 0.5em 0px; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;img alt=&quot;Nasi Goreng&quot; class=&quot;aligncenter  wp-image-655&quot; height=&quot;212&quot; src=&quot;http://begituunik.com/wp-content/uploads/2013/06/Nasi-Goreng.jpg&quot; style=&quot;border: 1px solid rgb(203, 205, 204); clear: both; display: block; height: auto; list-style: none outside none; margin: 2px auto; max-width: 100%; outline: medium none; padding: 4px;&quot; title=&quot;Nasi Goreng&quot; width=&quot;320&quot; /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px none; list-style: none outside none; margin: 0px; outline: medium none; padding: 0.5em 0px; text-align: justify;&quot;&gt;
Kuliner
 satu ini juga bisa dibilang adalah makanan merakyat. Anda bisa 
menemukan makanan ini di pinggir jalan. Untuk mendapatkan inipun tidak 
perlu mengeluarkan kocek yang dalam. kecuali jika Anda memesan makanan 
ini si sebuah resto ataupun hotel.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px none; list-style: none outside none; margin: 0px; outline: medium none; padding: 0.5em 0px; text-align: justify;&quot;&gt;
Dikutip
 dari Wikipedia, pada tahun 2011 sebuah polling Internet yang diadakan 
oleh CNN International dan diikuti oleh 35.000 orang menempatkan nasi 
goreng pada peringkat dua dalam daftar &#39;Makanan Terlezat di Dunia&#39; 
setelah rendang.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px none; list-style: none outside none; margin: 0px; outline: medium none; padding: 0.5em 0px; text-align: justify;&quot;&gt;
Nasi
 goreng adalah sebuah makanan berupa nasi yang digoreng dan diaduk dalam
 minyak goreng atau margarin, untuk menciptakan sebuah rasa yang mantap 
dilidah. Nasi goreng ini lalu diberi bumbu seperti kecap manis, bawang 
mewah, bawang putih dan lain-lainnya. Tidak ketinggalan, pelengkapnya 
adalah sebuah suiran ayam atau potongan daging lainnya.&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt; Nasi goreng adalah sebuah komponen penting dari masakan tradisional
 Tionghoa, menurut catatan sejarah sudah mulai ada sejak 4000 SM. Nasi 
Goreng sebenarnya muncul dari beberapa sifat dalam kebudayaan Tionghoa, 
yang tidak suka mencicipi makanan dingin dan juga membuang sisa makanan 
beberapa hari sebelumnya. Makanya, nasi yang dingin itu kemudian 
digoreng untuk dihidangkan kembali di meja makan. Nasi goreng kemudian 
tersebar ke Asia Tenggara dibawa oleh perantau-perantau Tionghoa yang 
menetap di sana dan menciptakan nasi goreng khas lokal yang didasarkan 
atas perbedaan bumbu-bumbu dan cara menggoreng.
&lt;div class=&quot;box_shortcut&quot; style=&quot;display: none;&quot;&gt;
&lt;a class=&quot;shortcut_paging&quot; href=&quot;http://www.merdeka.com/ireporters/gaya/%7Bpaging_prev_next%7D&quot;&gt;Mulai dengan nomor 1&lt;/a&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;a href=&quot;http://www.merdeka.com/ireporters/begituunik.html&quot;&gt; &lt;/a&gt; </content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://respusih-mylife.blogspot.com/feeds/3661777133361371670/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://respusih-mylife.blogspot.com/2013/07/kuliner-indonesia-yang-tersohor-sampai.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4225623321371070205/posts/default/3661777133361371670'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4225623321371070205/posts/default/3661777133361371670'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://respusih-mylife.blogspot.com/2013/07/kuliner-indonesia-yang-tersohor-sampai.html' title='Kuliner Indonesia yang tersohor sampai ke luar negeri'/><author><name>Anonymous</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16787645885578223656</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4225623321371070205.post-2591313810055485105</id><published>2013-07-04T01:52:00.001-07:00</published><updated>2013-07-04T01:52:12.502-07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="artikel"/><title type='text'>Kesenian dan Budaya Indonesia</title><content type='html'>&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;post-outer&quot; style=&quot;border: none; font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, Verdana, Helvetica; font-size: 11px; line-height: 18px; margin: 0px; padding: 0px;&quot;&gt;
&lt;div class=&quot;post hentry uncustomized-post-template&quot; itemprop=&quot;blogPost&quot; itemscope=&quot;itemscope&quot; itemtype=&quot;http://schema.org/BlogPosting&quot; style=&quot;border: none; margin: 0px; padding: 0px;&quot;&gt;
&lt;h3 class=&quot;post-title entry-title&quot; itemprop=&quot;name&quot; style=&quot;border: none; margin: 0px; padding: 0px;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;http://muritepakanton.blogspot.com/2009/04/seni-dan-budaya.html&quot; style=&quot;border: none; margin: 0px; padding: 0px; text-decoration: none;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color: black;&quot;&gt;Seni dan Budaya&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/h3&gt;
&lt;div class=&quot;post-header&quot; style=&quot;border: none; margin: 0px; padding: 0px;&quot;&gt;
&lt;div class=&quot;post-header-line-1&quot; style=&quot;border: none; margin: 0px; padding: 0px;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;post-body entry-content&quot; id=&quot;post-body-1421094778148370296&quot; itemprop=&quot;description articleBody&quot; style=&quot;background-image: url(http://photos1.blogger.com/blogger/5442/340/1600/line.png); background-position: 50% 100%; background-repeat: no-repeat no-repeat; border: none; margin: 0px; padding: 0px 0px 2px;&quot;&gt;
sebenarnya indonesia sangatlah kaya akan karya seni dan budaya yang tidak dimiliki oleh negara lain, tapi sayang akhir-akhir ini banyak karya seni dan budaya indonesia yang di klaim oleh negara lain, itu karena warga indonesia sendiri yang tidak mau menghargai karya seni dan budayanya, bahkan mereka cenderung menyukai produk negara lain atau luar negeri, padahal di luar sana banyak negara yang iri dengan kekayaan seni dan budaya indonesia sampai-sampai mereka berani mengklaim kesenian dan kebudayaan negara kita.&lt;div style=&quot;border: none; clear: both; margin: 0px; padding: 0px;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;post-footer&quot; style=&quot;border: none; margin: 0px; padding: 0px;&quot;&gt;
&lt;div class=&quot;post-footer-line post-footer-line-1&quot; style=&quot;border: none; margin: 0px; padding: 0px;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;http://muritepakanton.blogspot.com/2009/04/kesenian-wayang.html&quot; style=&quot;border: none; margin: 0px; padding: 0px; text-decoration: none;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color: black;&quot;&gt;Kesenian Wayang&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;post-body entry-content&quot; id=&quot;post-body-1053681624164026324&quot; itemprop=&quot;description articleBody&quot; style=&quot;background-image: url(http://photos1.blogger.com/blogger/5442/340/1600/line.png); background-position: 50% 100%; background-repeat: no-repeat no-repeat; border: none; margin-left: 1em; margin-right: 1em; margin-top: 0px; padding: 0px 0px 2px;&quot;&gt;
&lt;img height=&quot;200&quot; src=&quot;http://media3.picsearch.com/is?dIAfuNbHQ_fucWu512sDHTlr-A1XPf2fOAqAalLAJgY&amp;amp;height=240&quot; width=&quot;200&quot; /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;post-outer&quot; style=&quot;border: none; font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, Verdana, Helvetica; font-size: 11px; line-height: 18px; margin: 0px; padding: 0px;&quot;&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;post-body entry-content&quot; id=&quot;post-body-1053681624164026324&quot; itemprop=&quot;description articleBody&quot; style=&quot;background-image: url(http://photos1.blogger.com/blogger/5442/340/1600/line.png); background-position: 50% 100%; background-repeat: no-repeat no-repeat; border: none; margin-left: 1em; margin-right: 1em; margin-top: 0px; padding: 0px 0px 2px;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;color: black;&quot;&gt;Berasal dari kata wayangan, yaitu sumber ilham dalam menggambar wujud tokoh dan cerita.&lt;br style=&quot;border: none; margin: 0px; padding: 0px;&quot; /&gt;Wayang merupakan suatu karya bangsa yang telah dikenal sejak1500 SM dan dalam perkembanganya bersentuhan dengan unsur lain dan terus berkembang sehingga menciptakan wujud dan isinya seperti saat ini.&lt;br style=&quot;border: none; margin: 0px; padding: 0px;&quot; /&gt;Wayang berfungsi sebagai media penerangan, pendidikan, dan komunikasi masa,&lt;span style=&quot;border: none; font-family: Arial; font-size: 10pt; margin: 0px; padding: 0px;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;border: none; font-family: georgia; margin: 0px; padding: 0px;&quot;&gt;wayang dalam bentuknya yang asli timbul sebelum kebudayaan hindu masuk masuk di indonesia dan mulai berkembang pada masa hindu jawa.&lt;br style=&quot;border: none; margin: 0px; padding: 0px;&quot; /&gt;pertunjukan kesenian wayangmerupakan sisa- sisa upacara keagamaan orang jawa yaitu sisa-sisa dari kepercayaan animisme dan dinamisme.&lt;a name=&#39;more&#39;&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;border: none; font-family: georgia; margin: 0px; padding: 0px;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style=&quot;border: none; clear: both; margin: 0px; padding: 0px;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;post hentry uncustomized-post-template&quot; itemprop=&quot;blogPost&quot; itemscope=&quot;itemscope&quot; itemtype=&quot;http://schema.org/BlogPosting&quot; style=&quot;border: none; margin: 0px; padding: 0px;&quot;&gt;
&lt;div class=&quot;post-header&quot; style=&quot;border: none; margin: 0px; padding: 0px;&quot;&gt;
&lt;div class=&quot;post-header-line-1&quot; style=&quot;border: none; margin: 0px; padding: 0px;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;post-footer&quot; style=&quot;border: none; margin: 0px; padding: 0px;&quot;&gt;
&lt;div class=&quot;post-footer-line post-footer-line-1&quot; style=&quot;border: none; margin: 0px; padding: 0px;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;http://muritepakanton.blogspot.com/2009/04/batik.html&quot; style=&quot;border: none; margin: 0px; padding: 0px; text-decoration: none;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color: black;&quot;&gt;Batik&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;post-outer&quot; style=&quot;border: none; font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, Verdana, Helvetica; font-size: 11px; line-height: 18px; margin: 0px; padding: 0px;&quot;&gt;
&lt;div class=&quot;post hentry uncustomized-post-template&quot; itemprop=&quot;blogPost&quot; itemscope=&quot;itemscope&quot; itemtype=&quot;http://schema.org/BlogPosting&quot; style=&quot;border: none; margin: 0px; padding: 0px;&quot;&gt;
&lt;div class=&quot;post-header&quot; style=&quot;border: none; margin: 0px; padding: 0px;&quot;&gt;
&lt;div class=&quot;post-header-line-1&quot; style=&quot;border: none; margin: 0px; padding: 0px;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;post-body entry-content&quot; id=&quot;post-body-1026234081777553533&quot; itemprop=&quot;description articleBody&quot; style=&quot;background-image: url(http://photos1.blogger.com/blogger/5442/340/1600/line.png); background-position: 50% 100%; background-repeat: no-repeat no-repeat; border: none; margin: 0px; padding: 0px 0px 2px;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;color: black;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhAyDah4tkdlZD9p71KnVnBSG6gbCydAtw5BtiVHRHiKBKmmXLRGtuC8smNxzBLZwbi4noq-ilXMO23kyznRbJKTMtkdrV4-beWIIpiAu91iXGNN6SjGIPCk-yNpH9PBuAZ_9DduJZ2Ph8/s1600-h/by.jpg&quot; style=&quot;border: none; margin: 0px; padding: 0px; text-decoration: none;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;&quot; border=&quot;0&quot; id=&quot;BLOGGER_PHOTO_ID_5328473814333781890&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhAyDah4tkdlZD9p71KnVnBSG6gbCydAtw5BtiVHRHiKBKmmXLRGtuC8smNxzBLZwbi4noq-ilXMO23kyznRbJKTMtkdrV4-beWIIpiAu91iXGNN6SjGIPCk-yNpH9PBuAZ_9DduJZ2Ph8/s320/by.jpg&quot; style=&quot;border: none; cursor: pointer; float: left; height: 95px; margin: 0pt 10px 10px 0pt; padding: 0px; width: 125px;&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br style=&quot;border: none; margin: 0px; padding: 0px;&quot; /&gt;Batik adalah gambar atau lukisan yang di buwat pada kain dengan bahan lilin dan pewarna, yang menggunakan alat canting atau kuas serta teknik tutup celup. Batik dapat berupa gambar pola ragam hias atau lukisan yang ekspresif.&lt;br style=&quot;border: none; margin: 0px; padding: 0px;&quot; /&gt;sejarah batik indonesia berkaitan dengan perkembangan kerajaan majapahit dan kerajaan sesudahnya.&lt;br style=&quot;border: none; margin: 0px; padding: 0px;&quot; /&gt;batik merupakan karya seni budaya yang di kagumi dunia,di antara ragam tradisional yang di hasilkan dengan teknologi celup canting. Batik adalah kerajinan yang memiliki nilai seni tinggi dan telah menjadi bagian dari budaya Indonesia (khususnya Jawa) sejak lama. Ragam corak dan warna Batik dipengaruhi oleh berbagai pengaruh asing. Awalnya, batik memiliki ragam corak dan warna yang terbatas,Namun batik pesisir menyerap berbagai pengaruh luar, seperti para pedagang asing dan juga pada akhirnya, para penjajah.&lt;/span&gt;&lt;div style=&quot;border: none; clear: both; margin: 0px; padding: 0px;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;post-footer&quot; style=&quot;border: none; margin: 0px; padding: 0px;&quot;&gt;
&lt;div class=&quot;post-footer-line post-footer-line-1&quot; style=&quot;border: none; margin: 0px; padding: 0px;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;http://muritepakanton.blogspot.com/2009/04/kesenian-reog.html&quot; style=&quot;border: none; margin: 0px; padding: 0px; text-decoration: none;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color: black;&quot;&gt;Kesenian Reog&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;post-outer&quot; style=&quot;border: none; font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, Verdana, Helvetica; font-size: 11px; line-height: 18px; margin: 0px; padding: 0px;&quot;&gt;
&lt;div class=&quot;post hentry uncustomized-post-template&quot; itemprop=&quot;blogPost&quot; itemscope=&quot;itemscope&quot; itemtype=&quot;http://schema.org/BlogPosting&quot; style=&quot;border: none; margin: 0px; padding: 0px;&quot;&gt;
&lt;div class=&quot;post-header&quot; style=&quot;border: none; margin: 0px; padding: 0px;&quot;&gt;
&lt;div class=&quot;post-header-line-1&quot; style=&quot;border: none; margin: 0px; padding: 0px;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;post-body entry-content&quot; id=&quot;post-body-4917942319907531916&quot; itemprop=&quot;description articleBody&quot; style=&quot;background-image: url(http://photos1.blogger.com/blogger/5442/340/1600/line.png); background-position: 50% 100%; background-repeat: no-repeat no-repeat; border: none; margin: 0px; padding: 0px 0px 2px;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;color: black;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgu0T55bvgekZtB8QFgf3KAWrqiaxfa6C_lWmb_ZaltlZyuPVKgX2dYCvuBM2YXNJffMw-B-MeBVCrOyYsnxeb4BSNQ3vKqzBiT6YNLpMBzze3TQcTUZmPL8xMw2r12IJUdNMbuAifAEiM/s1600-h/reog.jpg&quot; style=&quot;border: none; margin: 0px; padding: 0px; text-decoration: none;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;&quot; border=&quot;0&quot; id=&quot;BLOGGER_PHOTO_ID_5328466138143598418&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgu0T55bvgekZtB8QFgf3KAWrqiaxfa6C_lWmb_ZaltlZyuPVKgX2dYCvuBM2YXNJffMw-B-MeBVCrOyYsnxeb4BSNQ3vKqzBiT6YNLpMBzze3TQcTUZmPL8xMw2r12IJUdNMbuAifAEiM/s320/reog.jpg&quot; style=&quot;border: none; cursor: pointer; float: left; height: 137px; margin: 0pt 10px 10px 0pt; padding: 0px; width: 103px;&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style=&quot;border: none; padding: 0px;&quot;&gt;
Adalah salah satu kesenian budaya yang berasal dari ponorogo jawa timur.Reog adalah salah satu budaya daerah di Indonesia yang masih sangat kental dengan hal-hal yang berbau mistik dan ilmu kebatinan yang kuat, reog terdiri dari topeng kepala harimau yang besar dan burung merak di atasnya, orang yang memainkan reog harus memakai topeng reog yang besar itu serta mengangkatnya.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;border: none; padding: 0px;&quot;&gt;
dalam pengalamanya seni reog merupakan cipta kreasi manusia yang terbentuk adanya aliran kepercayaan yang ada secara turun temurun dan terjaga. Seni reog terdiri dari beberapa rangkain 2 sampai 3 tarian pembuka. Berikutnya adalah tarian yang di bawakan oleh 6 - 8 gadisyang menaiki kuda.Reog masa kini biasanya di pentaskan dalam beberapa acara seperti pernikahan khitanan, hari-hari besar nasional dan lain- lain.&lt;/div&gt;
&lt;span style=&quot;border: none; font-family: &#39;; font-size: 12; margin: 0px; padding: 0px;&quot;&gt;.&lt;/span&gt;&lt;a href=&quot;http://muritepakanton.blogspot.com/2009/04/angklung.html&quot; style=&quot;border: none; margin: 0px; padding: 0px; text-decoration: none;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color: black;&quot;&gt;Angklung&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;post-outer&quot; style=&quot;border: none; font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, Verdana, Helvetica; font-size: 11px; line-height: 18px; margin: 0px; padding: 0px;&quot;&gt;
&lt;div class=&quot;post hentry uncustomized-post-template&quot; itemprop=&quot;blogPost&quot; itemscope=&quot;itemscope&quot; itemtype=&quot;http://schema.org/BlogPosting&quot; style=&quot;border: none; margin: 0px; padding: 0px;&quot;&gt;
&lt;div class=&quot;post-header&quot; style=&quot;border: none; margin: 0px; padding: 0px;&quot;&gt;
&lt;div class=&quot;post-header-line-1&quot; style=&quot;border: none; margin: 0px; padding: 0px;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;post-body entry-content&quot; id=&quot;post-body-5139318866811905053&quot; itemprop=&quot;description articleBody&quot; style=&quot;background-image: url(http://photos1.blogger.com/blogger/5442/340/1600/line.png); background-position: 50% 100%; background-repeat: no-repeat no-repeat; border: none; margin: 0px; padding: 0px 0px 2px;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;color: black;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhBf4nFiOldzgo28ZR4ECwDyhHxbQZ4ESi_8nrlTI0_Uvz4X7tow9aTT0aTTMP8iHnz0C-uv8l7IuaLLqWQCQs2Y8IL9Nphz57GL3wN0xQSZVf7W7k-z9-tq9FBIKBFTT7yHW6ZoOLPB8Y/s1600-h/ang.jpeg&quot; style=&quot;border: none; margin: 0px; padding: 0px; text-decoration: none;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;&quot; border=&quot;0&quot; id=&quot;BLOGGER_PHOTO_ID_5328192938924309842&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhBf4nFiOldzgo28ZR4ECwDyhHxbQZ4ESi_8nrlTI0_Uvz4X7tow9aTT0aTTMP8iHnz0C-uv8l7IuaLLqWQCQs2Y8IL9Nphz57GL3wN0xQSZVf7W7k-z9-tq9FBIKBFTT7yHW6ZoOLPB8Y/s320/ang.jpeg&quot; style=&quot;border: none; cursor: pointer; float: left; height: 121px; margin: 0pt 10px 10px 0pt; padding: 0px; width: 113px;&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br style=&quot;border: none; margin: 0px; padding: 0px;&quot; /&gt;Adalah alat musik tradisional dari daerah jawa barat, alat musik ini terbuat dari bambu, dapat di mainkan sendiri juga dapat di padukan dengan alat musik lain,namun umumnya di mainkan secara massal.&lt;br style=&quot;border: none; margin: 0px; padding: 0px;&quot; /&gt;instrumen angklung terdiri atas : angklung melody, angklung pengiring, dan angklung bass. musik angklung digunakan untuk sarana ronda malam, pesta panen, dan pesta perkawinan.&lt;br style=&quot;border: none; margin: 0px; padding: 0px;&quot; /&gt;&lt;br style=&quot;border: none; margin: 0px; padding: 0px;&quot; /&gt;Dalam perkembangannya, angklung berkembang dan menyebar ke seantero Jawa, lalu ke&amp;nbsp;&lt;st1:place st=&quot;on&quot; style=&quot;border: none; margin: 0px; padding: 0px;&quot;&gt;Kalimantan&lt;/st1:place&gt;&amp;nbsp;dan Sumatera. Pada 1908 tercatat sebuah misi kebudayaan dari Indonesia ke thailand, antara lain ditandai penyerahan angklung, lalu permainan musik bambu ini pun sempat menyebar di sana.Bahkan sejak 1966, udjo ngalagena tokoh angklung yang mengembangkan teknik permainan berdasarkan laras-laras pelog, salendro, dan madenda mulai mengajarkan bagaimana bermain angklung kepada banyak orang dari berbagai komunitas.&lt;o:p style=&quot;border: none; margin: 0px; padding: 0px;&quot;&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style=&quot;border: none; clear: both; margin: 0px; padding: 0px;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;post-footer&quot; style=&quot;border: none; margin: 0px; padding: 0px;&quot;&gt;
&lt;div class=&quot;post-footer-line post-footer-line-1&quot; style=&quot;border: none; margin: 0px; padding: 0px;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;http://muritepakanton.blogspot.com/2009/04/musik-lesung.html&quot; style=&quot;border: none; margin: 0px; padding: 0px; text-decoration: none;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color: black;&quot;&gt;Musik Lesung&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;post-outer&quot; style=&quot;border: none; font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, Verdana, Helvetica; font-size: 11px; line-height: 18px; margin: 0px; padding: 0px;&quot;&gt;
&lt;div class=&quot;post hentry uncustomized-post-template&quot; itemprop=&quot;blogPost&quot; itemscope=&quot;itemscope&quot; itemtype=&quot;http://schema.org/BlogPosting&quot; style=&quot;border: none; margin: 0px; padding: 0px;&quot;&gt;
&lt;div class=&quot;post-header&quot; style=&quot;border: none; margin: 0px; padding: 0px;&quot;&gt;
&lt;div class=&quot;post-header-line-1&quot; style=&quot;border: none; margin: 0px; padding: 0px;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;post-body entry-content&quot; id=&quot;post-body-5521309825710151836&quot; itemprop=&quot;description articleBody&quot; style=&quot;background-image: url(http://photos1.blogger.com/blogger/5442/340/1600/line.png); background-position: 50% 100%; border: none; margin: 0px; padding: 0px 0px 2px;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;color: black;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjJtKGi_wx1rT0BWOPs2PVQB677N-ZMJDaiuJopL0o6HmSmfrTQ-3pLj70dMjdF2mQIroD2HwmmQaG4KdO85PLvwmitos0VlC3pl6tpJ0hpcCuwn1FCoDZDOD6V9c2or0DY8s5HSh1xPyU/s1600-h/lesung.jpeg&quot; style=&quot;border: none; margin: 0px; padding: 0px; text-decoration: none;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;&quot; border=&quot;0&quot; id=&quot;BLOGGER_PHOTO_ID_5328188963960561266&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjJtKGi_wx1rT0BWOPs2PVQB677N-ZMJDaiuJopL0o6HmSmfrTQ-3pLj70dMjdF2mQIroD2HwmmQaG4KdO85PLvwmitos0VlC3pl6tpJ0hpcCuwn1FCoDZDOD6V9c2or0DY8s5HSh1xPyU/s320/lesung.jpeg&quot; style=&quot;border: none; cursor: pointer; float: left; height: 88px; margin: 0pt 10px 10px 0pt; padding: 0px; width: 127px;&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br style=&quot;border: none; margin: 0px; padding: 0px;&quot; /&gt;Berasal dari blora jawa tengah, lesung adalah alat untuk menumbuk padi. saat para ibu-ibu menumbuk padi mereka juga sambil berdendang (bernyanyi), lagu lagu yang di lantunkan biasanya lagu lagu jawa.&lt;br style=&quot;border: none; margin: 0px; padding: 0px;&quot; /&gt;instrumen lesung terdiri dari : alu lantan dengan lesung.&lt;br style=&quot;border: none; margin: 0px; padding: 0px;&quot; /&gt;Lesung sendiri sebenarnya hanya wadah cekung, biasanya dari kayu besar yang dibuang bagian dalamnya.Gabah yang akan diolah ditaruh di dalam lubang tersebut.Padi atau gabah lalu ditumbuk dengan alu, tongkat tebal dari kayu, berulang-ulang sampai beras terpisah dari sekam.&lt;br style=&quot;border: none; margin: 0px; padding: 0px;&quot; /&gt;Setelah zaman kian maju, membersihkan padi dengan lesung ditinggalkan, karena di nilai kurang dapat memperoleh hasil yang banyak.Kini lesung tetap di lestarikan sebagai kesenian tradisional.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://respusih-mylife.blogspot.com/feeds/2591313810055485105/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://respusih-mylife.blogspot.com/2013/07/kesenian-dan-budaya-indonesia.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4225623321371070205/posts/default/2591313810055485105'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4225623321371070205/posts/default/2591313810055485105'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://respusih-mylife.blogspot.com/2013/07/kesenian-dan-budaya-indonesia.html' title='Kesenian dan Budaya Indonesia'/><author><name>Anonymous</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16787645885578223656</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhAyDah4tkdlZD9p71KnVnBSG6gbCydAtw5BtiVHRHiKBKmmXLRGtuC8smNxzBLZwbi4noq-ilXMO23kyznRbJKTMtkdrV4-beWIIpiAu91iXGNN6SjGIPCk-yNpH9PBuAZ_9DduJZ2Ph8/s72-c/by.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4225623321371070205.post-3783750754704338603</id><published>2013-07-04T01:42:00.003-07:00</published><updated>2013-07-04T01:42:57.186-07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="artikel"/><title type='text'>Kesenian Tradisional Indonesia Terancam</title><content type='html'>&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhUO3qDCyayTlAHy3qeXHWyo_BWKJI6yTHBukvQh8gm8n-AWNLpNhIrneu5m31GInfkV91AtB6v4ziAKrGoRm71wJ0349Az7ay74HWU2WZwOktA5rOJF2iPurBR19K8dz7F1B-RgtIl_MA/s117/images.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;133&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhUO3qDCyayTlAHy3qeXHWyo_BWKJI6yTHBukvQh8gm8n-AWNLpNhIrneu5m31GInfkV91AtB6v4ziAKrGoRm71wJ0349Az7ay74HWU2WZwOktA5rOJF2iPurBR19K8dz7F1B-RgtIl_MA/s200/images.jpg&quot; width=&quot;200&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
Indonesia adalah negara yang memiliki berbagai macam suku bangsa dan memiliki berbagai macam kesenian. hampir di seluruh daerah Indonesia memiliki kesenian tradisional sendri yang menciri khaskan daerah masing-masing.&lt;br /&gt;
&lt;a name=&#39;more&#39;&gt;&lt;/a&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;
Tetapi keberadaan kesenian ini pada saat sekarang jarang sekali kita jumpai. Bahkan ada beberapa yang mengalami kepunahan. Contohnya saja tarian Reog yang di klaim sebagai tarian negara tetangga. inilah teguran untuk kita semua, teguran untuk lebih menghargai dan menghormati warisan dari orang-orang terdahulu kita.&lt;br /&gt;
Masih banyak lagi kesenian tradisional indonesia yang mulai hilang saat ini, mulai tidak terlihat lagi. karena banyaknya budaya luar yang meracuni generasi muda, sehingga generasi muda lebih tertarik untuk mempelajari kesenian dari luar daripada mempelajari kesenian di negara sendiri.&lt;br /&gt;
Tugas kita saat ini adalah untuk tetap mempertahankan kesenian-kesenian yang diwariskan nenek moyang kita.</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://respusih-mylife.blogspot.com/feeds/3783750754704338603/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://respusih-mylife.blogspot.com/2013/07/kesenian-tradisional-indonesia-terancam.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4225623321371070205/posts/default/3783750754704338603'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4225623321371070205/posts/default/3783750754704338603'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://respusih-mylife.blogspot.com/2013/07/kesenian-tradisional-indonesia-terancam.html' title='Kesenian Tradisional Indonesia Terancam'/><author><name>Anonymous</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16787645885578223656</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhUO3qDCyayTlAHy3qeXHWyo_BWKJI6yTHBukvQh8gm8n-AWNLpNhIrneu5m31GInfkV91AtB6v4ziAKrGoRm71wJ0349Az7ay74HWU2WZwOktA5rOJF2iPurBR19K8dz7F1B-RgtIl_MA/s72-c/images.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4225623321371070205.post-2310044671085609209</id><published>2013-07-03T21:13:00.001-07:00</published><updated>2013-07-03T21:13:52.867-07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="artikel"/><title type='text'>Kepadatan Penduduk</title><content type='html'>&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjpoCC1MNfLCKKAygKCjZkq8o5M8QPrDzgl7yzVWzEKlcRwG-JiR8fD4E5DsGnCn4TJ1gIHiOaylCZmhLytwx7BCOzpcH3l0eU4pzoYhaNGUMhg7Mi-qvzZIv3SB4442yLZTX8H6sN0K2w/s800/padat+penduduk.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;208&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjpoCC1MNfLCKKAygKCjZkq8o5M8QPrDzgl7yzVWzEKlcRwG-JiR8fD4E5DsGnCn4TJ1gIHiOaylCZmhLytwx7BCOzpcH3l0eU4pzoYhaNGUMhg7Mi-qvzZIv3SB4442yLZTX8H6sN0K2w/s320/padat+penduduk.jpg&quot; width=&quot;320&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot; style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Pertumbunah penduduk yang terus meningkat di Indonesia dari
pengumpulan data Sensus Penduduk 2010 &lt;span style=&quot;mso-spacerun: yes;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;telah
mencapai 90 persen. Badan Pusat Statistik (BPS) memperkirakan penduduk
Indonesia akan mencapai 240 juta. Jumlah tersebut lebih tinggi dari perkiraan
semula 235 juta.&lt;/div&gt;
&lt;a href=&quot;http://www.blogger.com/null&quot; name=&quot;more&quot;&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Penyebab padatnya penduduk adalah karna pemerintah gagal menjalankan program
KB, gagal melakukan program transmirgasi, tidak menggunakan lahan secara
optimal, pembangunan tidak merata.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Akibat dampak padatnya penduduk&lt;/b&gt; ini banyak mengakibatkan:&lt;a name=&#39;more&#39;&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
1. Terdapat pengangguran yang tinggi,&lt;br /&gt;
2. Sering terjadi tawuran,&lt;br /&gt;
3. Kelaparan pendudukan,&lt;br /&gt;
4. Kemiskinan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Cara-cara yang dapat dilakukan untuk mengimbangi pertambahan jumlah penduduk
adalah:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
1. Penambahan dan penciptaan lapangan kerja,&lt;br /&gt;
2. Meningkatkan kesadaran dan pendidikan kependudukan,&lt;br /&gt;
3. Mengurangi kepadatan penduduk dengan program transmigrasi,&lt;br /&gt;
4. Meningkatkan produksi dan pencarian sumber makanan.&lt;br /&gt;
Pertumbunah penduduk yang terus meningkat di Indonesia mengakibatkan menahan
lajunya tingkat pendidikan. Pastinya akan banyak anak-anak Indonesia, masa
depan Indonesia yang harus hilang sia – sia begitu saja..!!! untuk itu
pemerintah di harapkan mengatasi permasalahan tingkat pendidikan untuk warga
yang kurang mampu, contoh dari sebuah keluarga yang kurang mampu misalnya,
mereka mempunyai beberapa orang anak yang seharusnya masih melanjutkan tingkat
pendidikan di sekolah menengah pertama dan sekolah menengah atas, tapi apa daya
karena tidak memiliki cukup banyak uang untuk menyekolahkan anak mereka
tersebut, akhirnya anak mereka terpakasa putus sekolah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Penambahan penduduk yang cepat menyebabkan tingkat kepadatan penduduk menjadi
tinggi.Kalian telah mengetahui,bahwa manusia memiliki berbagai
kebutuhan.Manusia sebagai makhluk hidup membutuhkan makanan ,tempat tinggal
atau lahan ,air bersih dan udara bersih,serta kebutuhan sosial ekomomi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kepadatan penduduk ini juga menyebabkan:&lt;br /&gt;
1. Berkurangnya ketersediaan lahan,&lt;br /&gt;
2. Kerusakan lingkungan,&lt;br /&gt;
3. Kekurangan kebutuhan air bersih,&lt;br /&gt;
4 Kekuranganmakanan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dampak lingkungan yang terjadi akibat masalah ledakan penduduk adalah polusi.
Tingkat polusi bergerak naik seiring dengan semakin bertambahnya jumlah
penduduk disuatu area permukiman. Polusi ditimbulkan dari asap hasil pembuangan
kendaraan bermotor yang jumlahnya saat ini semakin meningkat tajam. Hal ini
terlihat semakin tingginya frekuensi kemacetan yang terjadi dijalan-jalan yang
membuat jalan di kota tidak lancar lagi di lalui.&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Dinamika Penduduk&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Jumlah penduduk dapat mengalami perubahan dari waktu ke waktu yaitu bertambah
atau berkurang. Dinamika penduduk atau perubahan jumlah penduduk dipengaruhi
oleh 3 (tiga) faktor yaitu :&lt;br /&gt;
a. Kelahiran (natalitas)&lt;br /&gt;
b. Kematian (mortalitas)&lt;br /&gt;
c. Migrasi (perpindahan)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jumlah kelahiran dan kematian sangat menentukan dalam pertumbuhan penduduk
Indonesia, oleh karena itu kita perlu mengetahui faktor-faktor yang
mempengaruhi kelahiran dan kematian.&lt;br /&gt;
Faktor Yang Menunjang Dan Menghambat Kelahiran (Natalitas) Di Indonesia Adalah
Sebagai Berikut:&lt;br /&gt;
a. Penunjang Kelahiran (&lt;b&gt;Pro Natalitas&lt;/b&gt;) antara lain :&lt;br /&gt;
1. Kawin usia muda&lt;br /&gt;
2. Pandangan “banyak anak banyak rezeki”&lt;br /&gt;
3. Anak menjadi harapan bagi orang tua sebagai pencari nafkah&lt;br /&gt;
4. Anak merupakan penentu status social&lt;br /&gt;
5. Anak merupakan penerus keturunan terutama anak laki-laki.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
b. Penghambat Kelahiran&lt;b&gt; (Anti Natalitas)&lt;/b&gt; antara lain :&lt;br /&gt;
1. Pelaksanan Program Keluarga Berencana (KB)&lt;br /&gt;
2. Penundaan usia perkawinan dengan alasan menyelesaikan pendidikan&lt;br /&gt;
3. Semakin banyak wanita karir.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Penggolongan angka kelahiran kasar &lt;b&gt;(CBR)&lt;/b&gt; :&lt;br /&gt;
1. angka kelahiran rendah apabila kurang dari 30 per 1000 penduduk&lt;br /&gt;
2. angka kelahiran sedang, apabila antara 30 – 40 per 1000 penduduk&lt;br /&gt;
3. angka kelahiran tinggi, apabila lebih dari 40 per 1000 penduduk&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Faktor Yang Menunjang Dan Menghambat Kematian&lt;/b&gt; (Mortalitas) Di Indonesia,
Adalah Sebagai Berikut :&lt;br /&gt;
a. Penunjang Kematian (Pro Mortalitas) antara lain :&lt;br /&gt;
1. Rendahnya kesadaran masyarakat akan pentingnya kesehatan&lt;br /&gt;
2. Fasilitas kesehatan yang belum memadai&lt;br /&gt;
3. Keadaan gizi penduduk yang rendah&lt;br /&gt;
4. Terjadinya bencana alam seperti gunung meletus, gempa bumi, banjir&lt;br /&gt;
5. Peparangan, wabah penyakit, pembunuhan&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;b. Penghambat Kematian (Anti Mortalitas) antara lain :&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
1. Meningkatnya kesadaran penduduk akan pentingnya kesehatan&lt;br /&gt;
2. Fasilitas kesehatan yang memadai&lt;br /&gt;
3. Meningkatnya keadaan gizi penduduk&lt;br /&gt;
4. Memperbanyak tenaga medis seperti dokter, dan bidan&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Penggolongan angka kelahiran kasar :&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
1. angka kematian rendah apabila kurang dari 10 per 1000 penduduk&lt;br /&gt;
2. angka kematian sedang, apabila antara 10 – 20 per 1000 penduduk&lt;br /&gt;
3. angka kematian tinggi, apabila lebih dari 20 per 1000 penduduk &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: 18.0pt; line-height: 115%;&quot;&gt;solusinya &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
Untuk mencapai pemerataan dan keseimbangan dalam penyebaran penduduk maka salah
satu jalan dalam mengatasi masalah kependudukan ialah dengan mengadakan
transmigrasi. Transmigrasi merupakan perpindahan penduduk dari satu daerah ke
daerah lain dalam wilayah Indonesia umumnya orang-orang yang mengikuti program
transmigrasi berasal dari Jawa, Madura, dan Bali, mereka biasanya ditempatkan
di Kalimantan, Sumatra, Sulawesi, Maluku, Irian Jaya, dan Nusantara.&lt;br /&gt;
Pulau Kalimantan yang merupakan salah satu pulau besar di Indonesia dan memilki
jumlah penduduk yang relatif sedikit menjadi salah satu tempat tujuan
transmigrasi. Wilayah ini mempunyai potensi yang sangat besar untuk mengembangkan
pertanian, dengan lahan yang masih luas dan tanah yang subur terbuka peluang
untuk memperoleh kehidupan yang lebih baik bagi para transmigran. &lt;br /&gt;
Pemerataan penduduk melalui transmigrasi dianggap penting mengingat kekayaan
alam yang merupakan modal pokok dalam pembangunan nasional, yang masih
terpendam dalam bumi Indonesia belum dapat dimanfaatkan secara optimal.
Pembangunan di bidang transmigrasi sangat erat hubungannya dengan pembangunan
daerah, baik di daerah asal maupun daerah penerima. Dari berbagai studi telah
didapatkan keterangan tentang keadaan para transmigran umum ketika di daerah
asal. Transmigrasi umum di Kalimantan Selatan misalnya, 61% tidak memiliki
tanah ketika di daerah asal ( hardjosoenarto dalam Friedrich, 1980:94 ).
Transmigrasi adalah perpindahan tempat, suatu gerakan yang mempunyai motivasi,
dengan berbagai factor yang melatarbelakanginya, ( Suyitno, 1980:116 ).&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Sumber :&amp;nbsp; &lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;Calibri&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 11.0pt; line-height: 115%; mso-ansi-language: EN-US; mso-ascii-theme-font: minor-latin; mso-bidi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-bidi-language: AR-SA; mso-bidi-theme-font: minor-bidi; mso-fareast-font-family: Calibri; mso-fareast-language: EN-US; mso-fareast-theme-font: minor-latin; mso-hansi-theme-font: minor-latin;&quot;&gt;http://tutorialterkini.blogspot.com&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://respusih-mylife.blogspot.com/feeds/2310044671085609209/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://respusih-mylife.blogspot.com/2013/07/kepadatan-penduduk.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4225623321371070205/posts/default/2310044671085609209'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4225623321371070205/posts/default/2310044671085609209'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://respusih-mylife.blogspot.com/2013/07/kepadatan-penduduk.html' title='Kepadatan Penduduk'/><author><name>Anonymous</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16787645885578223656</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjpoCC1MNfLCKKAygKCjZkq8o5M8QPrDzgl7yzVWzEKlcRwG-JiR8fD4E5DsGnCn4TJ1gIHiOaylCZmhLytwx7BCOzpcH3l0eU4pzoYhaNGUMhg7Mi-qvzZIv3SB4442yLZTX8H6sN0K2w/s72-c/padat+penduduk.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4225623321371070205.post-9073602567821864604</id><published>2013-07-03T21:06:00.000-07:00</published><updated>2013-07-03T21:06:32.712-07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="artikel"/><title type='text'>Kondisi Kesehatan</title><content type='html'>&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot; style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhbzCFrYgybigO9bcVwg92hZTM6I26cIRL6pgRFGQCqoq9k2A4-8BIXQGIIjrvpntzaULPXiU287UcQ1X4RQTsKbnIkFdACkLMIBZThOLBKzUQOVnBMNwD-6Nx7ySL0W16mZrPYsYMr7J8/s550/baksos.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;240&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhbzCFrYgybigO9bcVwg92hZTM6I26cIRL6pgRFGQCqoq9k2A4-8BIXQGIIjrvpntzaULPXiU287UcQ1X4RQTsKbnIkFdACkLMIBZThOLBKzUQOVnBMNwD-6Nx7ySL0W16mZrPYsYMr7J8/s320/baksos.jpg&quot; width=&quot;320&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot; style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot; style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;Masalah Kesehatan Masyarakat&lt;/span&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot; style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt; khususnya negara berkembang termasuk indonesia sangat
beragam dan harus segera diatasi dengan kerjasama yang kuat antara pemerintah
dan masyarakat itu sendiri. Sehat adalah kondisi optimal mental, fisik dan
sosial seseorang, terbebas dari bibit penyakit sehingga mencapai produktivitas.
Kesehatan masyarakat adalah ilmu dan seni untuk mencegah penyakit,
memperpanjang hidup, mempromosikan kesehatan dan efisiensi dengan menggerakkan
potensi masyarakat pemerintah.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;a name=&#39;more&#39;&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span lang=&quot;IN&quot; style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;&quot;&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot; style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;Masalah Kesehatan Masyarakat&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot; style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;b&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot; style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span lang=&quot;IN&quot; style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;&quot;&gt;Untuk mempermudah memahami Masalah Kesehatan Masyarakat
yang sering terjadi perlu dibagi menjadi beberapa kelompok, antara lain:
masalah perilaku kesehatan, lingkungan, genetik dan pelayanan kesehatan yang akan
meningkat ke masalah kesehatan ibu dan anak, masalah gizi dan beragam penyakit
baik menular atau tidak menular. Masalah Kesehatan ini bisa terjadi pada
masyarakat umum atau kelompok rawan (bayi, balita dan ibu), kelompok lanjut
usia dan para pekerja.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoListParagraphCxSpFirst&quot; style=&quot;text-align: justify; text-indent: -18pt;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;&quot;&gt;&lt;i style=&quot;text-indent: -18pt;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot; style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;Masalah Kesehatan Masyarakat yang disebabkan Perilaku
Kesehatan &lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot; style=&quot;font-size: 12pt; text-indent: -18pt;&quot;&gt;dipengaruhi
tingkat pendidikan, sehingga pengetahuan masyarakat untuk berperilaku sehat
sangat kurang. Proses terbentuknya perilaku hidup sehat harus diawali
pengetahuan dari pendidikan kesehatan.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;&quot;&gt;&lt;i style=&quot;text-indent: -18pt;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot; style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;Masalah
Kesehatan Lingkungan, &lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot; style=&quot;font-size: 12pt; text-indent: -18pt;&quot;&gt;merupakan keadaan lingkungan yang berpengaruh positif
terhadap kesehatan masyarakat secara maksimal. Masalah kesehatan lingkungan ini
terdiri dari: Kesehatan lingkungan pemukiman, penyediaan air bersih,
pengelolaan limbah dan sampah, pengolahan makanan dan pengelolaan scara umum
penunjang kesehatan.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;&quot;&gt;&lt;i style=&quot;text-indent: -18pt;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot; style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;Masalah
Pelayanan Kesehatan, &lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot; style=&quot;font-size: 12pt; text-indent: -18pt;&quot;&gt;yang bermutu akan menghasilkan kesehatan yang maksimal
untuk masyarakat. Pelayanan Kesehatan yang profesional harus sesuai standar
ketersediaan sumber daya (petugas kesehatan, bangunan, sarana pendukung) dan
prosedur pelayanan yang baik.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;&quot;&gt;&lt;i style=&quot;text-indent: -18pt;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot; style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;Petugas
kesehatan yang profesional, &lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot; style=&quot;font-size: 12pt; text-indent: -18pt;&quot;&gt;meliputi tenaga medis, keperawatan, paramedis non
keperawatan dan administrasi medis. Saat ini masyarakat sulit menerima
pelayanan kesehatan yang maksimal karena masalah petugas yang profesional masih
kurang dan tidak terdistribusi secara merata.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span lang=&quot;IN&quot; style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;&quot;&gt;Kurangnya pengetahuan dan motif ekonomi untuk mencari
keuntungan sering dijadikan alasan mengapa Masalahan Kesehatan Masyakat belum juda bisa terataso. Meskipun
saat in pemerintah telah banyak melakukan perbaikan mutu pelayanan kesehatan namun
masih ada perilaku petugas kesehatan yang menyimpang dari tujuan awal
keberadaannya untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Semoga suatu
saat Pelayanan Kesehatan lebih maksimal dan Masalah kesehatan masyarakat bisa
teratasi.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span lang=&quot;IN&quot; style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://respusih-mylife.blogspot.com/feeds/9073602567821864604/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://respusih-mylife.blogspot.com/2013/07/kondisi-kesehatan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4225623321371070205/posts/default/9073602567821864604'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4225623321371070205/posts/default/9073602567821864604'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://respusih-mylife.blogspot.com/2013/07/kondisi-kesehatan.html' title='Kondisi Kesehatan'/><author><name>Anonymous</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16787645885578223656</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhbzCFrYgybigO9bcVwg92hZTM6I26cIRL6pgRFGQCqoq9k2A4-8BIXQGIIjrvpntzaULPXiU287UcQ1X4RQTsKbnIkFdACkLMIBZThOLBKzUQOVnBMNwD-6Nx7ySL0W16mZrPYsYMr7J8/s72-c/baksos.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4225623321371070205.post-2491543505979711003</id><published>2013-07-03T20:55:00.000-07:00</published><updated>2013-07-03T20:55:07.896-07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="artikel"/><title type='text'>Pendidikan Wajib Militer Bagi Warga Negara</title><content type='html'>&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhvbAfHOCOb-WBSx4Ln0STPhq0wnv1xT8w0p4cET_x0mkEgRFaGK0fdrMULDhsEYIfsB1VcfzCBiQh6dfIq0G-iASp4fTyQ0BtZz-cw_XzpnukcEY0w7dPENRA5ksLi5hLrcoRwwqxgfkI/s400/wntZJbnrw3.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;176&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhvbAfHOCOb-WBSx4Ln0STPhq0wnv1xT8w0p4cET_x0mkEgRFaGK0fdrMULDhsEYIfsB1VcfzCBiQh6dfIq0G-iASp4fTyQ0BtZz-cw_XzpnukcEY0w7dPENRA5ksLi5hLrcoRwwqxgfkI/s320/wntZJbnrw3.jpg&quot; width=&quot;320&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;line-height: 150%;&quot;&gt;Kita ketahui bahwa Indonesia terdiri dari beribu-ribu pulau dan memiliki sumber daya alam yang luar biasa. Inilah sebabnya Pemerintah Indonesia merancang Undang-Undang mengenai Wajib Militer bagi setiap warga di Indonsia. RUU yang
memuat tentang wajib militer antara lain Pasal 6 Ayat 3 dan Pasal 8 Ayat 3. RUU
tersebut masih menjadi polemik berbagai pihak.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;a name=&#39;more&#39;&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;line-height: 150%;&quot;&gt;Entah karena alasan apa mereka menolak Pendidikan Wajib militer ini. Padahal menjaga, mempertahankan dan Keamanan Negara&amp;nbsp; bukan hanya tugas yang harus dijalankan oleh TNI saja. Tetapi Kewajiban itu adalah Kewajiban setiap warga negara untuk menjaga dan mempertahankan keamanan negara.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;line-height: 150%;&quot;&gt;Hal ini sudah jelas tercantum &lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;line-height: 150%;&quot;&gt;dalam Pembukaan Undang-undang Dasar 1945 alinea ke-4
disebutkan bahwa Negara melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah
darah Indonesia. Selain itu, dalam pasal 27 UUD 1945 juga disebutkan bahwa
setiap warga negara memiliki hak dan kewajiban membela negara.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;line-height: 150%;&quot;&gt;Jadi, mengapa kita tidak mau untuk menerima pendidikan wajib militer ini?.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;line-height: 150%;&quot;&gt;Jika wajib militer ini dapat terwujud dan dijalankan oleh seluruh warga negara, bukankah itu akan menguntungkan seluruh rakyat?. Indonesia akan lebih sigap untuk menerima perlawanan musuh apabila suatu saat da perlawanan dari luar. Selain itu, apabila wajib militer diterapkan pada generasi muda, akan menumbuhkan generasi-generasi muda yang lebih disiplin, berwibawa dan bertanggung jawab serta akan menumbuhkan jiwa akan cinta tanah air. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://respusih-mylife.blogspot.com/feeds/2491543505979711003/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://respusih-mylife.blogspot.com/2013/07/pendidikan-wajib-militer-bagi-warga.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4225623321371070205/posts/default/2491543505979711003'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4225623321371070205/posts/default/2491543505979711003'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://respusih-mylife.blogspot.com/2013/07/pendidikan-wajib-militer-bagi-warga.html' title='Pendidikan Wajib Militer Bagi Warga Negara'/><author><name>Anonymous</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16787645885578223656</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhvbAfHOCOb-WBSx4Ln0STPhq0wnv1xT8w0p4cET_x0mkEgRFaGK0fdrMULDhsEYIfsB1VcfzCBiQh6dfIq0G-iASp4fTyQ0BtZz-cw_XzpnukcEY0w7dPENRA5ksLi5hLrcoRwwqxgfkI/s72-c/wntZJbnrw3.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4225623321371070205.post-5101353631282423969</id><published>2013-07-03T20:16:00.002-07:00</published><updated>2013-07-03T20:16:27.715-07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Informasi"/><title type='text'>Kreatifitas Perkaya Identitas Indonesia</title><content type='html'>Sektor ekonomi kreatif dinilai mampu mempertegas dan memperkaya 
identitas nasional Bangsa Indonesia karena bisa memadukan ide, seni, dan
 inovasi berbasis teknologi dan budaya yang tumbuh di kalangan 
masyarakat lokal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&quot;Melalui dukungan ekonomi kreatif, bangsa 
kita memperoleh manfaat, yaitu pertumbuhan ekonomi yang pro-rakyat, 
pemanfaatan sumberdaya alam secara efektif serta penguatan identitas 
kultural yang justru akan mempertegas dan memperkaya identitas nasional 
bangsa kita,&quot; kata Deputi Bidang Pemasaran dan Jaringan Usaha 
Kementerian Koperasi dan UKM Neddy Rafinaldi Halim di Jakarta, Rabu.&lt;br /&gt;
&lt;a name=&#39;more&#39;&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ia mengatakan, sektor ekonomi kreatif sekaligus memiliki peran 
signifikan dalam mendorong penciptaan lapangan kerja dan meningkatkan 
kesejahteraan masyarakat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Selain itu mampu meningkatkan 
kemampuan teknologi tepat guna dan merupakan produk berbasis pro-green 
economy namun tetap bisa melestarikan warisan budaya dan kreativitas 
bangsa Indonesia yang khas dan unik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&quot;Kita harus bisa 
memanfaatkan kesempatan untuk mengoptimalkan ekonomi kreatif, apalagi 
ini sekarang sedang menjadi tren baik di Indonesia maupun di dunia,&quot; 
katanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Neddy sendiri menilai pengembangan ekonomi kreatif 
di tanah air sudah sejalan dengan arah pembangunan ekonomi rakyat yang 
mengedepankan peran nyata KUKM dengan prinsip berkeadilan dan 
bermartabat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&quot;Melalui prinsip ini, pertumbuhan dan 
stabilitas ekonomi dapat dinikmati secara lebih merata oleh seluruh 
kelompok komponen masyarakat sehingga angka pengangguran dan kemiskinan 
dapat kita turunkan,&quot; katanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pihaknya mencatat kinerja 
sektor ekonomi kreatif, kontribusinya mencapai Rp574 triliun atau 
sebesar 7 persen terhadap PDB 2012, dan mengalami peningkatan 21,35 
persen dibanding 2010 sebesar Rp473 triliun.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tercatat 5,4 
juta pelaku UMKM yang mengeluti sektor ini atau 9,72 persen dari jumlah 
pelaku usaha di Indonesia dan menyerap 11,8 juta tenaga kerja atau 10,65
 persen dari total tenaga kerja Indonesia. (*/hrb)</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://respusih-mylife.blogspot.com/feeds/5101353631282423969/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://respusih-mylife.blogspot.com/2013/07/kreatifitas-perkaya-identitas-indonesia.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4225623321371070205/posts/default/5101353631282423969'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4225623321371070205/posts/default/5101353631282423969'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://respusih-mylife.blogspot.com/2013/07/kreatifitas-perkaya-identitas-indonesia.html' title='Kreatifitas Perkaya Identitas Indonesia'/><author><name>Anonymous</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16787645885578223656</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>