<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" standalone="no"?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><rss xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd" version="2.0"><channel><title>sharing dan informasi</title><description>Berita seputar Telekomunikasi, Broadband dan Televisi</description><managingEditor>noreply@blogger.com (Unknown)</managingEditor><pubDate>Fri, 1 Nov 2024 16:13:16 +0700</pubDate><generator>Blogger http://www.blogger.com</generator><openSearch:totalResults xmlns:openSearch="http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/">2318</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex xmlns:openSearch="http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/">1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage xmlns:openSearch="http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/">25</openSearch:itemsPerPage><link>http://chazwan.blogspot.com/</link><language>en-us</language><item><title>Flexi Bicara Sepuasnya Cuma Rp17.500 per Bulan</title><link>http://chazwan.blogspot.com/2009/12/flexi-bicara-sepuasnya-cuma-rp17500-per.html</link><category>Flexi</category><category>Telkom</category><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><pubDate>Sun, 27 Dec 2009 21:08:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4992739019293496823.post-1196909697125537392</guid><description>&lt;div align="justify"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_osZBV-GF40E/SzdqjI7L8YI/AAAAAAAADiQ/-SpRAP4G610/s1600-h/Flexi-logo.GIF"&gt;&lt;img style="MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 121px; FLOAT: left; HEIGHT: 57px; CURSOR: hand" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5419917828487377282" border="0" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_osZBV-GF40E/SzdqjI7L8YI/AAAAAAAADiQ/-SpRAP4G610/s200/Flexi-logo.GIF" /&gt;&lt;/a&gt;Jakarta, Investor Dialy (23/12/2009) – PT Telkom menggelar program Bebas Bicara Sesama Flexi dan telepon rumah pada enam kota. Pelanggan Flexi di enam daerah itu bisa berkomunikasi sepuasnya dengan tarif Rp5.500 untuk program mingguan dan Rp17.500 untuk bulanan.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" align="justify"&gt;&lt;br /&gt;“Program Bebas Bicara ke Flexi dan telepon rumah itu serempak di laksanakan pada 20 Desember 2009. Program ini akan berlangsung selama enam bulan,” kata &lt;em&gt;Executive General Manager &lt;/em&gt;PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (Telkom) Divisi Flexi Triana Mulyatsa di Jakarta, akhir pekan lalu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Triana mengatakan, keenam kota itu adalah Karawang, Purwakarta, Serang, Cilegon, Pandeglang, dan Rangkas Bitung. Untuk menikmati layanan itu, pelanggan cukup mengirim SMS ke 678 berisi BB Bulanan dan BB Mingguan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu, lanjut Triana, untuk program Bebas Bicara dengan Telepon Rumah (PSTN), pelanggan Flexi bisa berkomunikasi dengan maksimal tiga nomor telepon rumah. Caranya, pelanggan Flexi mengirim SMS ke 678 berisi BB no PSTN1 spasi No PSTN2 spasi No PSTN3. Pelanggan bisa juga mengubah nomor tujuan telepon rumah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;Penyempurnaan TRRT&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Selain itu, Telkom juga melanjutkan program poin reward Telepon Rumah Rejeki Tumpah (TRRT), bukan hanya bagi pelanggan telepon rumah, juga Speedy dan YesTV.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Vice President Public and Marketing Communication&lt;/em&gt; Telkom Eddy Kurnia mengatakan, pelanggan telepon rumah yang mendaftar ikut program TRRT mencapai 74% atau sekitar 5,8 juta pelanggan. Sedangkan jumlah poin yang terkumpul mencapai 11,18 miliar poin. Setiap menit menelepon mendapat satu poin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Besarnya jumlah pelanggan yang mengikutsertakan nomornya untuk mengikuti program TRRT menunjukkan bahwa program TRRT cukup diminati pelanggan,” ujar Eddy Kurnia di Jakarta, akhir pekan lalu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Program baru TRRT akan digelar mulai Januari 2010. Program ini untuk pelanggan telepon rumah, juga bagi pengguna TelkomNet Instan dan Sambungan Langsung Internasional (SLI-007), Speedy, YesTV, dan siturs e-commerce Plasa.com. &lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;(rz)&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt; &lt;/div&gt;</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="http://1.bp.blogspot.com/_osZBV-GF40E/SzdqjI7L8YI/AAAAAAAADiQ/-SpRAP4G610/s72-c/Flexi-logo.GIF" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Mobile-8 Modem Mobi Rp299 Ribu</title><link>http://chazwan.blogspot.com/2009/12/mobile-8-modem-mobi-rp299-ribu.html</link><category>Mobile-8</category><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><pubDate>Sun, 27 Dec 2009 21:06:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4992739019293496823.post-3209333296661610621</guid><description>&lt;div align="justify"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_osZBV-GF40E/SzdqEZL5jeI/AAAAAAAADiI/whujpCw_k30/s1600-h/Mobile-8.logo.jpg"&gt;&lt;img style="MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 138px; FLOAT: left; HEIGHT: 45px; CURSOR: hand" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5419917300276497890" border="0" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_osZBV-GF40E/SzdqEZL5jeI/AAAAAAAADiI/whujpCw_k30/s200/Mobile-8.logo.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;Jakarta, Investor Daily (23/12/2009) – PT Mobile-8 Telecom Tbk (Mobile-8) menawarkan Mobi Special Deal di lima lokasi Mobile-8 Center di Jakarta dan Bandung. Penawaran ini hanya berlaku pada Rabu, 23 Desember 2009.&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" align="justify"&gt;&lt;br /&gt;“Program Mobi Special Deal ini merupakan program penjualan paket modem Mobi yang menawarkan banyak pilihan modem dengan harga yang sangat terjangkau, yaitu mulai dari Rp299 ribu,” kata &lt;em&gt;Head of Communications &lt;/em&gt;Mobile-8 Yolanda Nainggolan di Jakarta, Selasa (22/12).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yolanda mengatakan, Mobi merupakan layanan akses internet berkecepatan tinggai 3.5G berteknologi CDMA yang diluncurkan pada Januari 2009. “Kami tidak hanya menawarkan modem yang murah dan tarif layanan internet yang sangat terjangkau, Mobi juga memberikan bonus pulsa tambahan sebesar 50% selama lima kali pengisian pulsa,” kata Yolanda. &lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;(rz)&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt; &lt;/div&gt;</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="http://4.bp.blogspot.com/_osZBV-GF40E/SzdqEZL5jeI/AAAAAAAADiI/whujpCw_k30/s72-c/Mobile-8.logo.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">1</thr:total></item><item><title>Operator diminta jaga jaringan pada akhir tahun</title><link>http://chazwan.blogspot.com/2009/12/operator-diminta-jaga-jaringan-pada.html</link><category>Regulator</category><category>Telekomunikasi</category><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><pubDate>Sun, 27 Dec 2009 21:04:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4992739019293496823.post-1060410955721837499</guid><description>&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Oleh &lt;strong&gt;Fita Indah Maulani&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Bisnis Indonesia&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;Jakarta (23/12/2009): Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI) meminta operator telekomunikasi untuk menjaga jaringannya agar tidak ada gangguan seperti beberapa tahun yang lalu.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Anggota BRTI Heru Sutadi mengungkapkan operator tetap dituntut memberikan layanan terbaik bagi konsumen yang merayakan Natal dan tahun baru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Menjelang Natal dan Tahun Baru 2010, walaupun secara statistik tingkat penggunaan layanan percakapan dan pengiriman SMS meningkat, tetapi tidak sebesar menjelang dan sesudah Idulfitri, regulator mengharapkan kepada para operator telekomunikasi menjaga kualitas pelayanan,” ujarnya kemarin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Pengalaman beberapa tahun terakhir menghadapi lonjakan trafik pada masa Lebaran, Natal dan tahun baru, membuat kami siap untuk menjaga kualitas jaringan dan layanan lebih baik lagi, baik untuk komunikasi suara, SMS maupun data,” ujar Adita Irawati, &lt;em&gt;Group Head Corporate Communication &lt;/em&gt;Indosat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Indosat tahun ini membarikan perhatian lebih untuk trafik komunikasi data dengan meningkatkan kapasitas hampir 4 kali lipat dibandingkan masa liburan Natal dan tahun baru lalu, atau sekitar 40 Tbyte per hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dita menjelaskan trafik komunikasi data pada masa Natal dan tahun baru tahun ini diperkirakan melonjak hampir 3 kali lipat dibandingkan tahun lalu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu, PT Excelcomindo Pratama juga mengungkapkan trafik suara pada Natal dan tahun baru akan mencapai 20% dari 755 juta panggilan pada hari biasa, SMS 21% dari 320 juta SMS/hari pada hari biasa, dan data/GPRS (&lt;em&gt;general packet radio services&lt;/em&gt;) 20% dari 3,8 Terabytes/hari pada hari biasa. &lt;/div&gt;</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Telkom rampungkan optik Speedy di Madura</title><link>http://chazwan.blogspot.com/2009/12/telkom-rampungkan-optik-speedy-di.html</link><category>Telkom</category><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><pubDate>Sun, 27 Dec 2009 21:00:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4992739019293496823.post-1719619516187411812</guid><description>&lt;div align="justify"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_osZBV-GF40E/SzdowdtUHII/AAAAAAAADiA/jjdxYUPhLzU/s1600-h/5-telkom-new.JPG"&gt;&lt;img style="MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 131px; FLOAT: left; HEIGHT: 76px; CURSOR: hand" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5419915858381380738" border="0" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_osZBV-GF40E/SzdowdtUHII/AAAAAAAADiA/jjdxYUPhLzU/s200/5-telkom-new.JPG" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Oleh &lt;strong&gt;Dwi Wahyuni&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Bisnis Indonesia&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;Surabaya (23/12/2009): PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (Telkom) merampungkan proyeksi jaringan serat optik berkapasitas 96 &lt;em&gt;core&lt;/em&gt; di Madura dengan memanfaatkan Jembatan Suramadu guna memacu pertumbuhan 3% pelanggan Speedy di wilayah itu pada tahun depan.&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Genaral Manager&lt;/em&gt; Telkom Surabaya Barat Subandrio mengatakan jaringan serat optik sepanjang 48.000 meter dan membentang dari Surabaya ke Pulau Madura tersebut dipersiapkan untuk mendukung kecepatan broadband Internet hingga 3 &lt;em&gt;megabite per second&lt;/em&gt; (Mbps).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut dia, jaringan broadband tersebut akan dapat meningkatkan kualitas layanan Internet.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Akses Speedy di Madura akan semakin cepat sehingga bisa menjadi momentum untuk menguatkan penetrasi pengguna Internet di Pulau itu,” ujar Subandrio di Surabaya, kemarin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Telkom, katanya, menargetkan pertumbuhan pelanggan Speedy di Madura sebesar 3% atau 13.000 pelanggan di Madura. Menurut dia semula kecepatan akses Speedy di Madura hanya mencapai 384 kilobite per second (kbps).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun dengan selesainya proyek jaringan serat optik kecepatan akses di Pulau Garam itu, kecepatan Internetnya akan sama yang di kota besar seperti Surabaya dan Jakarta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut catatan Telkom, kecepatan akses Internet Speedy di kedua kota tersebut bisa mencapai puncak 3 Mbps.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu, untuk memberikan informasi mengenai kesiapan jaringan akses Internet ataupun produk derivatif dari Speedy kepada konsumen di pulau itu, Telkom menggelar &lt;em&gt;Road Show Speedy Go To Faster &lt;/em&gt;di Madura. Perhelatan ini dilakukan secara bertahap mulai dari Bangkalan, Pamengkasan dan terakhir di Kabupaten Sumenep.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pameran itu diharapkan akan mampu menggenjot penetrasi pengguna Internet Speedy di pulau itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagaimana diketahui pemakai Internet baru tercatat 10.000 pelanggan, sementara total populasinya mencapai 6 juta jiwa. Dari total pelanggan Speedy tersebut, sekitar 4.000 di antaranya merupakan pelanggan dari segmen industri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kami optimis penambahan kapasitas akan membuat penetrasi pasar Speedy mudah dilakukan, sebab masyarakat sudah bisa merasakan fasilitasnya,” tegas Subandrio.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itulah sebabnya, lanjutnya, Telkom akan membidik semua segmen konsumen yakni mulai dari kalangan pendidikan hingga corporate lewat berbagai program kerja sama. &lt;/div&gt;</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="http://3.bp.blogspot.com/_osZBV-GF40E/SzdowdtUHII/AAAAAAAADiA/jjdxYUPhLzU/s72-c/5-telkom-new.JPG" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>‘BRTI harus dipertahankan’</title><link>http://chazwan.blogspot.com/2009/12/brti-harus-dipertahankan.html</link><category>Regulator</category><category>Telekomunikasi</category><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><pubDate>Sun, 27 Dec 2009 20:56:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4992739019293496823.post-8651738586476437166</guid><description>&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;Restrukturisasi Depkominfo efektif pertengahan 2010&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Oleh &lt;/span&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Arif Pitoyo&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;em&gt;Bisnis Indonesia&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jakarta (23/12/2009): Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI) dinilai perlu dipertahankan untuk menjaga persaingan yang sehat di industri telekomunikasi sekaligus untuk menjamin kepastian regulasi.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Anggota BRTI Iwan Krisnadi mengungkapkan regulator yang efektif diukur dengan seberapa besar independensinya. “&lt;em&gt;Task Force&lt;/em&gt; PBB mengenai ICT mengungkapkan adanya independensi regulator di suatu negara akan melapangkan investasi. Tren di dunia juga tengah menuju pemisahan operasional dan regulator,” ujarnya kepada &lt;em&gt;Bisnis&lt;/em&gt; kemarin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber &lt;em&gt;Bisnis&lt;/em&gt; yang dekat dengan BRTI menyebutkan keberadaan lembaga tersebut terancam dibubarkan menyusul restrukturisasi Depkominfo berupa penghilangan Ditjen Pos dan Telekomunikasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat ini keberadaan regulator tersebut dibahas di Badan Perencanaan dan Pembangunan Nasional (Bappenas), Kementerian Perekonomian, dan Depkominfo.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pentingnya keberadaan BRTI juga karena sudah ada organiasi regulasi telekomunikasi di tingkat regional Asean, seperti Telmin (Telecommunication Ministry) Asean, Telsom (Telecommunication Senior Officer Meeting), dan ATRC (Asean Telecommunication Regulatory Council). Iwan melanjutkan sejumlah regulator telekomunikasi di dunia sudah ada kecenderungan menuju regulator independen penuh seperti Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) di Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun untuk di Indonesia, tambahnya, BRTI sebaiknya tetap menginduk ke Departemen Komunikasi dan Informatika (Depkominfo) karena agar ada kesatuan jalur, tidak seperti di Thailand, di mana regulatornya sejajar dengan menteri yang malah menghasilkan kebijakan tidak sinergis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Berakhirnya era monopoli menuju leberalisasi perlu didukung oleh regulator yang kuat dengan kewenangan yang diperluas, meski masih di bawah Menkominfo. Pascarestrukturisasi Depkominfo, Ketua BRTI sebaiknya dijabat sekjen, mengingat fungsi telekomunikasi sudah menyebar di beberapa ditjen.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketua Umum Masyarakat Telematika Indonesia (Mastel) Setyanto P. Santosa mengaku kurang sependapat apabila BRTI dibubarkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Sebaiknya BRTI tetap dipertahankan sampai pengganti UU No. 36/1999 mengenai Telekomunikasi ditetapkan,” ujarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Direktur Lembaga Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat Informasi (LPPMI) Kamilov Sagala mengatakan BRTI sebaiknya setingkat menteri dan disahkan melalui UU seperti KPI.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;strong&gt;Restrukturisasi Depkominfo&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara (PAN) menyetujui proposal restrukturisasi Departemen Komunikasi dan Informatika. Setelah itu, akan segera diterbitkan peraturan presiden (perpres) mengenai struktur baru Depkominfo.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Dalam perpres tidak akan disebut mengenai BRTI. Keberadaan dan posisi BRTI baru dibicarakan di tingkat Depkominfo melalui permenkominfo. Yang jelas, lembaga tersebut tidak akan dihilangkan,” ujar Kapala Pusat Informasi dan Humas Depkominfo Gatot S. Dewa Broto.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gatot memperkirakan struktur baru Depkominfo, termasuk di dalamnya BRTI akan berjalan efektif mulai pertengahan 2010.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sarwoto Atmosutarno, Dirut PT Telkomsel, berpendapat dengan adanya konvergensi telekomunikasi dan informasi, media dan Internet maka masalah yang prioritas dibenahi adalah tumpang tindihnya kepengurusan regulator. &lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;strong&gt;(FITA INDAH MAULANI/RONI YUNIANTO) &lt;/strong&gt;&lt;em&gt;(&lt;a href="mailto:arif.pitoyo@bisnis.co.id"&gt;arif.pitoyo@bisnis.co.id&lt;/a&gt;)&lt;/em&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Regulator larang SMS gratis</title><link>http://chazwan.blogspot.com/2009/12/regulator-larang-sms-gratis.html</link><category>Regulator</category><category>SMS</category><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><pubDate>Sun, 27 Dec 2009 20:50:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4992739019293496823.post-5161329965757476989</guid><description>&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;strong&gt;ATSI tengah membahas SMS gratis secara intensif&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Oleh &lt;strong&gt;Fita Indah Maulani&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Bisnis Indonesia&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;Jakarta (23/12/2009): Beberapa operator telekomunikasi kembali melakukan penawaran SMS gratis lintas operator yang tahun lalu sempat diributkan hingga rgulator mengeluarkan surat imbauan karena menimbulkan persaingan tidak sehat.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Heru Sutadi, anggota Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI), mengatakan masalah ini tahun lalu sempat mendapat reaksi tegas dari regulator dengan keluarnya surat larangan adanya penawaran SMS gratis lintas operator.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Setelah keluarnya edaran tersebut, para operator meminta masalah ini diatur di antara mereka sendiri, semacam &lt;em&gt;self regulated.&lt;/em&gt; Mereka rencananya akan membuat&lt;em&gt; code of conduct,” &lt;/em&gt;ujarnya kepada &lt;em&gt;Bisnis&lt;/em&gt;, kemarin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aturan bisnis yang disusun antaroperator tersebut hingga kini belum diketahui apakah sudah ada atau belum karena belum dilaporkan kembali kepada regulator.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Guntur S. Siboro, &lt;em&gt;Chief Marketing Officer&lt;/em&gt; PT Indosat Tbk, mengakui ada beberapa operator yang kini kembali menawarkan SMS gratis lintas operator yang pdaa akhirnya dianggap membebankan jaringan operator lain, padahal dalam SMS tidak ada interkoneksi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kami melihat hal ini bisa terjadi karena memang belum ada aturan yang baku dan jelas sehingga sering ada operator yang memanfaatkan hal ini untuk meningkatkan jualan. Akhirnya operator lain juga melakukan hal serupa,” ujarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Skema tarif SMS sekarang berupa &lt;em&gt;sender keep all&lt;/em&gt; (SKA), sebaiknya diubah menjadi berbasis interkoneksi. SKA adala pola penarifan di mana biaya SMS diambil semuanya oleh operator pengirim. Sedangkan berbasis interkoneksi, ada &lt;em&gt;revenue sharing&lt;/em&gt; antara operator pengirim dan penerima SMS.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kalau sudah berbasis interkoneksi akan lebih adil. Mau dibanting harganya pun jaringan penerima SMS tetap mendapat pemasukan sehingga tidak ada pihak yang merasa dirugikan,” ujarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berdasarkan catatan, operator yang mulai menawarkan SMS gratis lintas operator saat ini adalah Three dan Axis. Three menawarkan gratis 100 SMS per hari ke semua operator dan Axis menawarkan bonus seribu rupiah yang dapat dimanfaatkan untuk SMS atau menelepon lintas operator.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketua Asosiasi Telekomunikasi Indonesia (ATSI) Sarwoto Atmosutarno, mengungapkan pihaknya bersama operator lainnya tengah membahas hal tersebut secara intensif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada 2006, ATSI pernah tersandung persoalan kartel tarif SMS saat mencoba mengatur tarif layanan tersebut hingga Rp250-Rp300 per SMS. Saat itu sejumlah operator juga menggelar layanan SMS gratis ke operator lainnya hingga kapasitas jaringan operator tujuan pengiriman menjadi penuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Harga Rp250 per SMS mulai muncul pada 2003 karena biaya produksi saat itu adalah sekitar Rp190, belum termasuk biaya promosi, dan lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;Kartel SMS&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Awalnya, penyeragaman tarif Rp250 merupakan perjanjian dua operator saja, tetapi pelaku industri saat itu melihat bila tarif SMS berbeda satu sama lainnya, maka akan muncul aliran SMS sampah yang tentunya akan mematikan jaringan operator tertentu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Heru menilai aksi &lt;em&gt;spamming&lt;/em&gt; itu bukan dipicu tarif SMS murah, tetapi oleh penyedia konten tidak bertanggung jawab. Dengan murahnya tarif SMS, lanjutnya, trafiknya akan meningkat, sehingga secara otomatis industri malah diuntungkan. &lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;(ARIF PITOYO)&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt; &lt;em&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;(&lt;a href="mailto:fita.indah@bisnis.co.id"&gt;fita.indah@bisnis.co.id&lt;/a&gt;)&lt;/span&gt;&lt;/em&gt; &lt;/div&gt;</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Israel dilarang masuki telekomunikasi</title><link>http://chazwan.blogspot.com/2009/12/israel-dilarang-masuki-telekomunikasi.html</link><category>Broadband - Internet</category><category>WiMax</category><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><pubDate>Wed, 16 Dec 2009 17:39:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4992739019293496823.post-110448692202614229</guid><description>&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Oleh &lt;strong&gt;Fita Indah Maulani&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Bisnis Indonesia&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jakarta (15/12/2009): Departemen Komunikasi dan Informatika mengancam akan mencabut izin penyelenggara telekomunikasi yang bekerja sama dengan negara yang tidak memiliki hubungan diplomatik dengan Indonesia, seperti Israel.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Menkominfo Tifatul Sembiring mengimbau agar penyelenggara telekomunikasi tidak menggunakan perangkat-perangkat dari negara yang tidak memiliki hubungan diplomatik dengan Indonesia seperti Israel,” ujar Tifatul Sembiring, Menteri Komunikasi dan Informatika di sela-sela pembukaan ICT Expo, kemarin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Depkominfo menegaskan kerja sama dengan negara yang tidak memiliki hubungan diplomatik melanggar Pasal 21 UU No36/1999 tentang Telekomunikasi dan diancam dengan penggelaran tender perangkat ulang sampai pencabutan lisensi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pasal tersebut kurang lebih berbunyi, penyelenggara telekomunikasi dilarang melakukan kegiatan yang dapat menimbulkan gangguan ketertiban umum, melanggar kesusilaan, dan mengganggu keamanan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal itu disampaikan terkait dengan penggelaran tender pengadaan perangkat billing system Telkomsel, di mana salah satu pesertanya adalah Amdocs yang sahamnya dimiliki oleh perusahaan asal Israel.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tifatul menambahkan masih banyak perusahaan penyedia layanan atau perangkat serupa dari negara yang memiliki hubungan diplomatik dengan Indonesia, seperti China, Amerika Serikat, dan beberapa negara asal Eropa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Jika tidak &lt;em&gt;ya&lt;/em&gt; dorong manufaktur dalam negeri, tetapi manufaktur lokal juga jangan menggandeng perusahaan dari negara yang tidak memiliki hubungan diplomatik seperti Israel,” ujarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dirut Telkomsel Sarwoto Atmosutarno tidak menanggapi pertanyaan &lt;em&gt;Bisnis&lt;/em&gt; ketika dikonfirmasi seputar penggelaran tender perangkat billing system tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Isu masuknya perusahaan asal Israel ke Industri telekomunikasi Indonesia juga tercium dalam penyediaan perangkat WiMax.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah satu perusahaan yang turut serta dalam penyediaan perangkat tersebut adalah Abhimata Cipta Abadi yang menggandeng Alvarion untuk menyediakan perangkat WiMax di frekuensi 3,3 GHz dengan standar nomadic.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal ini diakui oleh CEO PT Mediatama Anugrah Citra, induk perusahaan Abhimata, Supeno Lembang, pekan lalu. &lt;/div&gt;</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Telkom pulihkan jaringan kabel</title><link>http://chazwan.blogspot.com/2009/12/telkom-pulihkan-jaringan-kabel.html</link><category>Telkom</category><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><pubDate>Wed, 16 Dec 2009 17:37:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4992739019293496823.post-6475227016965714010</guid><description>&lt;div align="justify"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_osZBV-GF40E/Syi4oysiy-I/AAAAAAAADh4/CMGyJsXtc8Y/s1600-h/5-telkom-new.JPG"&gt;&lt;img style="MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 135px; FLOAT: left; HEIGHT: 76px; CURSOR: hand" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5415781562855902178" border="0" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_osZBV-GF40E/Syi4oysiy-I/AAAAAAAADh4/CMGyJsXtc8Y/s200/5-telkom-new.JPG" /&gt;&lt;/a&gt;Jakarta, Bisnis Indonesia (15/12/2009): PT Telkom Tbk menyelesaikan gangguan kabel primer yang mencatu STO (Sentral Telepon Otomat) Pasar Minggu, Jakarta Selatan.&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Siaran pers Telkom, kemarin, menyatakan Tim Jaringan Telkom Jakarta Selatan telah berhasil menyelesaikan gangguan massal kabel primer yang mencatu STO Pasar Minggu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Proses penyambungan sembilan kabel primer tuntas dilakukan. Sebanyak 3.352 sst saluran telepon dan 823 ssl layanan Speedy telah berhasil diaktifkan kembali pada Sabtu malam [12 Desember],” demikian bunyi siaran pers Telkom kemarin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gamas kabel primer yang terjadi sejak Selasa (8 Desember) lalu mengakibatkan putusnya sembilan kabel primer yang dicatu dari STO Pasar Minggu. &lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;(BISNIS/API)&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt; &lt;/div&gt;</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="http://4.bp.blogspot.com/_osZBV-GF40E/Syi4oysiy-I/AAAAAAAADh4/CMGyJsXtc8Y/s72-c/5-telkom-new.JPG" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Telkomsel sambut Natal</title><link>http://chazwan.blogspot.com/2009/12/telkomsel-sambut-natal.html</link><category>Telkomsel</category><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><pubDate>Wed, 16 Dec 2009 17:35:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4992739019293496823.post-889027736337521852</guid><description>&lt;div align="justify"&gt;&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj136oAlIFjbASxc65Av3BG__0MHXqlQND9tfHYfHXqWJIift2J6QvYKMbgrFxhlqpqSMLrH-JAEKgLqCner7LP31biGIPM4Bc4Yk2eDVcQ2Ubp9voK1-tNaEGYC-rf04U3FyN3L15ILF66/s1600-h/5-Telkomsel.jpg"&gt;&lt;img style="MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 75px; FLOAT: left; HEIGHT: 87px; CURSOR: hand" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5415781016590104994" border="0" alt="" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj136oAlIFjbASxc65Av3BG__0MHXqlQND9tfHYfHXqWJIift2J6QvYKMbgrFxhlqpqSMLrH-JAEKgLqCner7LP31biGIPM4Bc4Yk2eDVcQ2Ubp9voK1-tNaEGYC-rf04U3FyN3L15ILF66/s200/5-Telkomsel.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;Bandung, Bisnis Indonesia (15/12/2009): Telkomsel menghadirkan layanan konten religi dari Pendeta Gilbert Lumoindong untuk menyambut perayaan Natal 2009.&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Yunita Primastuti, &lt;em&gt;GM Community Management &amp;amp; New Segment&lt;/em&gt; Telkomsel, mengatakan pelanggan akan mendapatkan berbagai konten khas Kristiani seperti moving Bible, tips iman, renungan harian, wallpaper, ringtone, dan lain-lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kami berharap layanan ini dapat memudahkan pelanggan dari kalangan Kristiani dalam beribadah di bulan penuh kasih ini,” katanya dalam rilis yang diterima &lt;em&gt;Bisnis&lt;/em&gt;, kemarin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut dia, konten Kristiani Pendeta Gilbert ini merupakan langkah awal Telkomsel dalam memfasilitasi kebutuhan komunitas pendeta Gilbert. &lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;(BISNIS/K39)&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt; &lt;/div&gt;</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj136oAlIFjbASxc65Av3BG__0MHXqlQND9tfHYfHXqWJIift2J6QvYKMbgrFxhlqpqSMLrH-JAEKgLqCner7LP31biGIPM4Bc4Yk2eDVcQ2Ubp9voK1-tNaEGYC-rf04U3FyN3L15ILF66/s72-c/5-Telkomsel.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Perangkat 3,3 GHz lebih diminati</title><link>http://chazwan.blogspot.com/2009/12/perangkat-33-ghz-lebih-diminati.html</link><category>WiMax</category><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><pubDate>Wed, 16 Dec 2009 17:30:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4992739019293496823.post-7542935111634065138</guid><description>&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;Gelaran WiMax 16e tunggu 16d tuntas&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Oleh&lt;strong&gt; Fita Indah Maulani&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Bisnis Indonesia&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jakarta (15/12/2009): Vendor lokal penyedia perangkat teknologi pita lebar &lt;em&gt;worldwide interoperability for microwave access &lt;/em&gt;(WiMax) lebih memilih mengembangkan produk 16d untuk penggunaan di frekuensi 3,3 GHz dibandingkan dengan 2,3 GHz.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Padahal frekuensi 2,3 Ghz baru selesai ditenderkan oleh pemerintah untuk layanan WiMax menggunakan teknologi 16d, kini delapan perusahaan pemenang tender sudah memperoleh &lt;em&gt;type approval &lt;/em&gt;(TA) dan bisa mulai melakukan pembangunan jaringan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat ini baru ada dua perusahaan yang mengantongi sertifikasi Ditjen Postel dan memiliki perangkat dengan tingkat kandungan dalam negeri (TKDN) sebesar 30% untuk &lt;em&gt;subscriber station &lt;/em&gt;(SS) dan 40% bagi &lt;em&gt;base station &lt;/em&gt;(BS), yaitu PT Hariff Daya Tunggal Engineering dan PT Teknologi Riset Global (TRG).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;R.K. Harsiki, Direktur PT Airspan Networks Indonesia, mengatakan pihaknya menjadi mitra teknologi PT LEN Industri hanya untuk perangkat 16d yang akan dijual pada frekuensi 3,3 GHz, memenuhi kebutuhan operator existing di sana yaitu PT Telkom Tbk dan PT Indosat Mega Media (IM2).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kami mengadakan perangkat ini karena ada kebutuhan di sana, sementara untuk perangkat di frekuensi 2,3 GHz kami belum memiliki mitra,” ujarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kontrak kerja sama dilakukan selama operator di frekuensi 3,3 GHz membutuhkan perangkat 16d tersebut. Perangkat yang tersedia saat ini masih merupakan produk yang dirakit di Indonesia (&lt;em&gt;assembling&lt;/em&gt;) sembari pengembangan peranti lunak lokal dilakukan bertahap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;Dua perusahaan&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;LEN Industri pekan lalu dikabarkan sudah mengajukan &lt;em&gt;type approval&lt;/em&gt; (TA) kepada Ditjen Postel untuk perangkat 16d.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Sejauh ini pemerintah tetap berpegang pada standar nomadic. Apalagi saat ini sudah ada dua perusahaan yang mendapatkan sertifikasi perangkat sesuai dengan standar TKDN dan dua penyedia perangkat lagi sedang mengajukan TA,” ujar Direktur Standardisasi Ditjen Postel Azhar Hasyim.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diungkapkannya, dua perusahaan yang sudah memenuhi TKDN adalah PT Hariff Daya Tunggal Engineering dan PT Teknologi Riset Global (TRG). Adapun, dua perusahaan yang sedang mengajukan TA adalah PT Abhimata Citra Abadi (Abhimata) dan PT LEN Industri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Frekuensi 3,3 GHz saat ini dikuasai oleh Telkom dan IM2. dalam waktu dekat beberapa perusahaan yang berasal dari migrasi 3,5 GHz akan segera bergabung, yaitu PT Aplikanusa Lintasarta, PT Corbec Communication, PT Jasnikom Gemanusa, PT Reka Jasa Akses, PT Citra Sari Makmur, dan PT Indosat di mana masing-masing akan mendapatkan alokasi pita 12,5 MHz.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu, dari Bandung Basuki Yusuf Iskandar, Sekjen Depkominfo sekaligus Plt. Dirjen Postel Depkominfo, menegaskan pemerintah mempersilakan industri lokal memproduksi perangkat teknologi WiMax 16.e bahkan kalau bisa mengekspornya, tetapi jangan memaksakan segera diterapkan di Indonesia dalam waktu dekat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Delapan vendor lokal siap memproduksi teknologi 16e, yaitu PT Gema Teknologi Indonesia, PT Realta Chakradarma, PT Panggung Elektrik Citabuana, PT Berca Cakra Teknologi, PT Jetcoms Netindo, PT Xirca Dama Persada, PT LEN Industri Persero, dan PT Olex Cables Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dirjen Postel menegaskan gelaran WiMax 16e baru akan digelar pemerintah jika gelaran 16d dianggap sudah berhasil, baik secara komersial maupun efektif memberdayakan vendor manufaktur telekomunikasi lokal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Mengenai waktunya kapan, ikuti saja bersama-sama. Kalau memangoperator dan industri dibuat sehat, kami segara gelar tender 16e. Namun, sekarang, mari semuanya fokus dulu ke existing 16d.” &lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;(MUHAMMAD SUFYAN)&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt; &lt;em&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;(&lt;a href="mailto:fita.indah@bisnis.co.id"&gt;fita.indah@bisnis.co.id&lt;/a&gt;)&lt;/span&gt;&lt;/em&gt; &lt;/div&gt;</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Pemerintah Tetap Putuskan Wimax 16d</title><link>http://chazwan.blogspot.com/2009/12/pemerintah-tetap-putuskan-wimax-16d.html</link><category>WiMax</category><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><pubDate>Sat, 12 Dec 2009 23:27:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4992739019293496823.post-6784952751900741470</guid><description>&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Oleh &lt;/span&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Encep Saepudin&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Jakarta, Investor Daily (11/12/2009) – Sejumlah perusahaan menandatangani Piagam Kesiapan Industri Dalam Negeri untuk mengimplementasikan perangkat Wimax standar 16e atau Wimax &lt;em&gt;mobile&lt;/em&gt;. Tapi pemerintah tetap pada putusan semula, yang mewajibkan pemenang lisensi BWA menggunakan perangkat Wimax standar 16d.&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Kesepatakan itu dibuat oleh Asosiasi Pengusaha Komputer Indonesia (Apkomindo) dan Asosiasi Piranti Lunak Indonesia (Aspiluki) yang mewakili asosiasi, serta PT Panggung Electric Citrabuana, Olex Cables Indonesia, Gema Teknologi Indonesia, Berca Cakra Teknologi, Xirca Darma Persada, Realta Chakradarma, Jetcoms Netindo, dan LEN Industri Persero. Sedangkan Intel Corp Indonesia menjadi salah satu pendukung acara tersebut, sekaligus pendukung Wimax standar 16e.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Wimax standar 16e tentu memiliki kemampuan di atas seri 16d. Keunggulan lainnya dalah interoperabilitas yang lebih mudah,” ujar Ketua Masyarakat Telematika (Mastel) Setyanto P Santosa di sela acara penandatangan kerja sama di Jakarta, Kamis (10/12).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka yang bersepakat itu berharap pemerintah mengubah keputusan tentang penerapan Wimax standar 16d (&lt;em&gt;fixed&lt;/em&gt;) ke standar 16e (&lt;em&gt;mobile&lt;/em&gt;) bagi para pemegang lisensi &lt;em&gt;broadband wireless access &lt;/em&gt;(BWA). Kesepatakan itu tak memedulikan investasi miliaran yang sudah dibenamkan pemerintah dan beberapa vendor Wimax lokal untuk memproduksi dan menguji coba perangkat Wimax lokal standar 16d.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketua Wimax Forum cabang Indonesia Sylvia Sumarlin mengatakan, Wimax standar 16e saat ini sudah menjadi standar global dan sudah diproduksi secara massal. “Jadi kalau ingin mendapatkan support ketersediaan perangkat menjadi lebih mudah, gunakan 16e,” kata dia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sylvia, anak mantan Menkeu JB Sumarlin era pemerintah Soeharto itu, melalui Xyrka Darma Persada kabarnya tengah menyiapkan perangkat Wimax standar 16e bekerja sama dengan vendor asal Tiongkok, Huawei. Namun, hingga kini produk Wimax lokal itu belum ketahuan hasilnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;strong&gt;Tetap Wimax 16d&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;Untuk kesekian kalinya, Direktur Standardisasi Postel Azhar Hasyim menegaskan, pemerintah tidak akan mengubah keputusan untuk menggunakan Wimax standar 16d bagi para pemegang lisensi BWA. Keputusan penggunaan standar 16d itu merupakan pilihan industri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Sebelum memutuskan standar Wimax yang bakal digunakan, pemerintah telah mengundang para produsen perangkat. Dan, saat kita putusakan standar 16d, mereka juga setuju,” kata Azhar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Atas putusan itu, lanjut Azhar, pemerintah menggelar sejumlah riset dengan dana tak sedikit, sejak 2007. Disisi lain, perusahaan nasional juga mulai meneliti dan memproduksi perangkat Wimax lokal yang standar 16d, sekaligus mengujicobanya secara komersial.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekarang dua perusahaan nasional, PT Teknologi Riset Group (TRG) dan PT Hariff Daya Tunggal Engineering (Hariff), menyatakan produk mereka sudah siap diproduksi secara massal. PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (Telkom) dan PT Aplikanusa Lintasarta sudah menggunakan dua perangkat Wimax lokal itu secara komersial, serta PT Indosat Mega Media (IM2) segera menyusul.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu, Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan SDM Depkominfo Aizirman Djusman mengatakan, pemerintah telah membenamkan investasi besar untuk riset dan pengembangan Wimax lokal seri 16d itu. Program ini melibatkan tiga perguruan tinggi terpercaya, seperti Institut Teknologi Bandung (ITB), Institut Teknologi 10 Nopember Surabaya (ITS), dan Universitas Indonesia (UI).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Riset itu untuk kepentingan Industri Dalam Negeri (IDN) kita juga,” kata dia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Riset itu juga untuk menjawab kebijakan pemerintah mengenai syarat total kandungan dalam negeri (TKDN) dan &lt;em&gt;local content&lt;/em&gt;. Kebijkan ini sekaligus untuk memajukan IDN sehingga belanja modal perusahaan telekomunikasi tidak seluruhnya dibelanjakan untuk produk asing.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Bila implementasi Wimax standa 16d telah meluas, terbuka bagi pemegang lisensi BWA untuk melanjutkannya dengan menggunakan perangkat 16e,” kata Aizirman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengamat telekomunikasi Arnold Djiwatampu mengatakan, kebijakan pemerintah mengani penggunaan Wimax standar 16d tidak perlu diubah. Apalagi, sebelum kebijakan 16d dikeluarkan, industri diundang Depkominfo dan mereka yang minta 16d. “Kenapa sekarang harus diubah?” kata dia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Argumen Wimax standar 16e sudah dipakai secara global, menurut Arnold, tidak masuk akal, kecuali agar vendor asing bisa memasarkan produknya di dalam negeri secara masif dan dengan harga murah. Dengan melihat populasi penduduk dan demografi Indonesia, standar 16d adalah yang paling cocok dikembangakan di Indonesia. &lt;/div&gt;</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>XL Raih Markeing Award 2009</title><link>http://chazwan.blogspot.com/2009/12/xl-raih-markeing-award-2009.html</link><category>XLAxiata</category><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><pubDate>Sat, 12 Dec 2009 23:24:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4992739019293496823.post-9033352635031563747</guid><description>&lt;div align="justify"&gt;&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjAPqtWhNgFzL_XeyT3uq2rZ-hK9Iz1nYO9dndJfylhm3jlrnO3AWpv58Uum0bjAdQyQT8Rc6XAskeuNRuvoXDMfiCp030LIY90Gc0FhHGQCpp49gvZvQhVYHzq3EM4-Uo7wpGkF-S65jpN/s1600-h/5-XL.jpg"&gt;&lt;img style="MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 115px; FLOAT: left; HEIGHT: 81px; CURSOR: hand" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5414386667010071330" border="0" alt="" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjAPqtWhNgFzL_XeyT3uq2rZ-hK9Iz1nYO9dndJfylhm3jlrnO3AWpv58Uum0bjAdQyQT8Rc6XAskeuNRuvoXDMfiCp030LIY90Gc0FhHGQCpp49gvZvQhVYHzq3EM4-Uo7wpGkF-S65jpN/s200/5-XL.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;Jakarta, Investor Daily (11/12/2009) – PT Excelcomindo Pratama Tbk (XL) mendapat penghargaan Marketing Award 2009 untuk kategori The Best Innovation in Marketing. Ini adalah penghargaan keempat berturut-turut sejak 2006. Penghargaan dari Majalah Marketing ini diterima Head of Mobile Data Service XL Budi Harjono dan &lt;em&gt;General Manager Direct Sales&lt;/em&gt; XL Handono Warih.&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" align="justify"&gt;&lt;br /&gt;“Keberhasilan dalam memasarkan produk layanan mengharuskan kami untuk selalu mampu memberikan layanan yang terbaik bagi pelanggan. Ke depan, kami akan terus terpacu untuk mempertahankannya dengan mengembangkan inovasi-inovasi serta melakukan terobosan lain,” kata Budi Harjono di Jakarta, Rabu (9/12). &lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;(cep)&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjAPqtWhNgFzL_XeyT3uq2rZ-hK9Iz1nYO9dndJfylhm3jlrnO3AWpv58Uum0bjAdQyQT8Rc6XAskeuNRuvoXDMfiCp030LIY90Gc0FhHGQCpp49gvZvQhVYHzq3EM4-Uo7wpGkF-S65jpN/s72-c/5-XL.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Operator keberatan turunkan tarif</title><link>http://chazwan.blogspot.com/2009/12/operator-keberatan-turunkan-tarif.html</link><category>Telekomunikasi</category><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><pubDate>Sat, 12 Dec 2009 23:20:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4992739019293496823.post-4920109005024046941</guid><description>&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Oleh &lt;/span&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Arif Pitoyo&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;em&gt;Bisnis Indonesia&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;Jakarta (11/12/2209): Operator telekomunikasi keberatan menurunkan tarif sesuai dengan permintaan pemerintah mengingat besaran tarif di Indonesia sudah termasuk yang terendah di dunia.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Chief Marketing Officer&lt;/em&gt; PT Indosat Tbk Guntur S. Siboro mengatakan saat ini ARPM (&lt;em&gt;average revenue per minute&lt;/em&gt;) di Indonesia sudah sekitar Rp0,1-Rp0,2 sudah termasuk yang terendah di dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Mau turun berapa lagi? Sebaiknya pemerintah menjelaskan dan mengarahkan ARPM seharusnya diturunkan sampai berapa,” ujranya kepada &lt;em&gt;Bisnis&lt;/em&gt;, kemarin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Besaran rata-rata pendapatan operator per menit pada tahun ini adalah sekitar Rp0,1 – Rp0,2, turun sampai 1.000% dari Rp1 pada 2007.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Presdir PT XL Axiata Hasnul Suhaimi mendukung imbauan pemerintah untuk menurunkan tarif meski dari sisi &lt;em&gt;on-net&lt;/em&gt; sudah murah. “Namun, dari sisi &lt;em&gt;off-net&lt;/em&gt; masih mahal sehingga regulator seharusnya menurunkan tarif interkoneksi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menkominfo Tifatul Sembiring mengatakan tarif telekomunikasi dan Internet yang ditawarkan para penyelenggara telekomunikasi dirasa masih bisa ditekan dan operator pun diharapkan bisa menawarkan layanan yang lebih miring kepada masyarakat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Harapan tersebut, lanjutnya, bukan tanpa dasar, di antaranya dengan melihat ketersediaan infrastruktur yang makin meluas ke daerah-daerah dan banyaknya pemain di industri telekomunikasi sehingga membuat komptetisi semakin ketat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada 2008, regulator dan pemerintah menurunkan tarif interkoneksi yang berimbas pada penurunan tarif ritel 30%-70% dari tarif sebelumnya, bergantung pada produk, jenis layanan, dan jenis teknologi yang digunakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di sektor layanan pesan singkat, penurunan tarifnya bisa mencapai lebih dari 50% dari tarif sebelum pemberlakuan tarif interkoneksi berbasis biaya yang baru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;Turun 10%&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia mengungkpakan apabila dilihat saat ini, terminasi FWA (&lt;em&gt;fixed wireless access&lt;/em&gt;) atau telepon tetap nirkabel masih tinggi, sehingga dengan pertumbuhan FWA yang signifikan 3 tahun terakhir kemungkinan bisa turun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Besaran penurunannya bergantung pada perhitungan regulator dalam RFR [&lt;em&gt;regulatory financial report&lt;/em&gt;], tetapi mungkin sekitar 10%.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Heru mengungkapkan klaim operataor bahwa tarif di Indonesia saat ini sudah termasuk yang termurah di dunia bisa dikritisi metodenya. &lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;(FITA INDAH MAULAN)&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt; &lt;/div&gt;</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>XL Gelar Kompetisi 12Tweet</title><link>http://chazwan.blogspot.com/2009/12/xl-gelar-kompetisi-12tweet.html</link><category>XLAxiata</category><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><pubDate>Sat, 12 Dec 2009 19:31:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4992739019293496823.post-8920233012279929611</guid><description>&lt;div align="justify"&gt;&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg1TdTSGH2j0NRIVZ2iN0XpqfyWNfN3NaAB8CrHUsH81xz_IB1MqUbeoiaKAUJkYu3KzcA4h_BzPYRHmhqVDeOmVJWUnYjiV16KpcicviMVf39mOqgTPhmj2qTtLrNLoGmYRCdnT-Irxo4O/s1600-h/5-XL.jpg"&gt;&lt;img style="MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 115px; FLOAT: left; HEIGHT: 81px; CURSOR: hand" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5414326493651633506" border="0" alt="" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg1TdTSGH2j0NRIVZ2iN0XpqfyWNfN3NaAB8CrHUsH81xz_IB1MqUbeoiaKAUJkYu3KzcA4h_BzPYRHmhqVDeOmVJWUnYjiV16KpcicviMVf39mOqgTPhmj2qTtLrNLoGmYRCdnT-Irxo4O/s200/5-XL.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;Jakarta, Investor Daily (10/12/2009) – PT Excelcomindo Pratama (XL) menyerahkan hadiah utama program kompetisi 12Tweet, yang merupakan program kampanye digital untuk layanan single access *123#. Hadiah utama berupa satu unit sepeda motor Piagio Fly 150 diserahkan &lt;em&gt;Vice President Marketing Communcitaion &lt;/em&gt;XL Turina Farouk kepada Rosdiyani, salah seorang peserta kompetisi yang berasal dari Jakarta.&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" align="justify"&gt;&lt;br /&gt;“Kompetisi yang berlangsung 29 Oktober 2009 dan berakhir awal Desember itu diikuti 433 orang pengguna aktif Twitter, sedangkan tweet yang berhasil dikumpulkan mencapai 508.753,” kata Turina di Jakarta, Selasa (8/12).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Peluncurannya bertujuan untuk mempermudah pelanggan XL dalam memilih sendiri berbagai layanan bertaif murah dari XL yang mereka kehendaki. Selain itu, pelanggan bisa juga mengecek pulsa, masa aktif suatu program, serta sisa kuota atas paket yang dia ikuti. &lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;(cep)&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt; &lt;/div&gt;</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg1TdTSGH2j0NRIVZ2iN0XpqfyWNfN3NaAB8CrHUsH81xz_IB1MqUbeoiaKAUJkYu3KzcA4h_BzPYRHmhqVDeOmVJWUnYjiV16KpcicviMVf39mOqgTPhmj2qTtLrNLoGmYRCdnT-Irxo4O/s72-c/5-XL.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Kabel Primer Telkom di Pasar Minggu Putus</title><link>http://chazwan.blogspot.com/2009/12/kabel-primer-telkom-di-pasar-minggu.html</link><category>Telkom</category><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><pubDate>Sat, 12 Dec 2009 19:29:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4992739019293496823.post-7153237927430871251</guid><description>&lt;div align="justify"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_osZBV-GF40E/SyOM3jM_kwI/AAAAAAAADhY/7mfC7ZdHyO0/s1600-h/5-telkom-new.JPG"&gt;&lt;img style="MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 137px; FLOAT: left; HEIGHT: 73px; CURSOR: hand" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5414326062999900930" border="0" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_osZBV-GF40E/SyOM3jM_kwI/AAAAAAAADhY/7mfC7ZdHyO0/s200/5-telkom-new.JPG" /&gt;&lt;/a&gt;Jakarta, Investor Daily (10/12/2009) – Sembilan kabel primer milik PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (Telkom) yang mencatu Sentral Telepon Otomat (STO) Pasar Minggu putus. Akibatnya, sebanyak 3,316 pelanggan telepon serta 785 pelanggan Speedy terputus.&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Siaran pers Telkom yang diterima &lt;em&gt;Investor Daily&lt;/em&gt;, Rabu (9/12) menyebutkan, terputusnya kabel primer itu akibat pekerjaan booring untuk pembuatan saluran air oleh Dinas Pekerjaan Umum (PU). Kabel primer itu berada di Jalan Raya Ragunan Pasar Minggu (depan Kantor Depkes).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Saat ini proses perbaikan sedang dilakukan, estimasi penyelesaian akan memakan waktu maksmal 14 hari. Kami mengupayakan perbaikan itu secepatnya agar fasilitas telekomunikasi pelanggan berfungsi normal kembali,” demikian pernyataan Telkom. &lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;(rz)&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt; &lt;/div&gt;</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="http://3.bp.blogspot.com/_osZBV-GF40E/SyOM3jM_kwI/AAAAAAAADhY/7mfC7ZdHyO0/s72-c/5-telkom-new.JPG" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Operator Menilai Kualitas Lebih Penting</title><link>http://chazwan.blogspot.com/2009/12/operator-menilai-kualitas-lebih-penting.html</link><category>Telekomunikasi</category><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><pubDate>Sat, 12 Dec 2009 19:25:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4992739019293496823.post-6325672398856748603</guid><description>&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;Menkominfo Minta Tarif Telepon Turun Lagi&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Oleh &lt;strong&gt;Encep Saepudin&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jakarta (10/12/2009) – Menkominfo Tifatul Sembiring minta operator telekomunikasi menurunkan tarif telepon dan internet. Namun, operator menilai, tarif sekarang sudah teramat rendah, sehingga lebih baik fokus pada kualitas.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Saat berbicara di Workshop Nasional: Konvergensi Jaringan dan Layanan Telekomunikasi, di Jakarta, Rabu (9/12), Tifatul yang sudah hampir dua bulan menjabat Menkominfo itu mengatakan, “Operator diharapkan makin turunkan tarifnya.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Harapan mantan presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu didasarkan pada makin meluasnya ketersediaan infrastruktur yang kedaerah-daerah. Selain itu, pemain makin banyak, persaingan makin ketat, dan teknologi makin canggih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pernyataan Tifatul itu kontan saja mendapat tanggapan dari direktur perusahaan telekomunikasi yang hadir pada acara itu. Seperti berbalas pantun, Direktur Utama Telkom Rinaldi Firmansyah mengatkaan, “Mau turun berapa lagi?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tentu saja, yang dimaksud Rinaldi itu adalah mengenai tarif telepon. Hasil survei Deutsch Bank (2008), pada 2005, tarif telepon seluler di Indonesia termasuk termahal di Asia setelah Tiongkok, dengan tarif US$0,15 per menit (Rp1.500). pada 2008, tarif telepon di Indonesia menjadi US$0,015 per menit (Rp150) atau termurah di Asia. Bahkan, operator XL mengklaim, tarifnya sekarang Rp80 per menit, dan Flexi Rp49 per menit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ini bukan saya yang bilang, lho. Ini hasil survei sebuah lembaga yang diumumkan tahun lalu. Terus, harus turun berapa lagi?” kata Rinaldi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Rinaldi, tarif yang ditawarkan operator telekomunikasi saat ini sudah sangat rendah dan terjangkau bagi seluruh lapisan masyarakat. Oleh karena itu, tugas operator sekarang adalah bagaimana menghadirkan layanan telekomunikasi berkualitas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rinaldi mengakui, tren teknologi makin maju membuat harga makin turun. Tapi, tren tersebut tidak sepenuhnya berlaku bagi semua industri. Pada 1997, harga ponsel Nokia sampai Rp17 juta atau hampir setara dengan harga sebuah mobil (Toyota) Kijang, yang saat itu Rp25 juta. Sekarang, harga keduanya berbeda sangat jauh, yaitu harga ponsel cuma Rp 1 juta, dan harga modil Kijang mencapai Rp200 juta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan Sekjen Depkominfo yang juga Plt Dirjen Postel Depkominfo Basuki Yusuf Iskandar mengatakan, memang tarif seluler di Indonesia paling murah di Asia. “Perang tarif sesama operator pun sudah reda karena operator sekarang memasuki era menghadirkan layanan telekomunikasi berkualitas,” kata Basuki.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu, &lt;em&gt;Chief Commercial Officer&lt;/em&gt; PT Hutchison CP Telkom Indonesia (HCPTI) Suresh Reddy mengatakan, tarif yang diberlakukan oleh 3 masih belum menyentuh batas minimal. Program promosi tarif murah yang ditawarkan belum mengundang marah pelanggan. “Karena itu, masih dimungkinkan bagi kami untuk menurunkan tarif,” kata dia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;Konsolidasi Sesama Operator&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;Berbicara tentang konsolidasi sesama operator, Tifatul mengatakan, pemerintah tidak akan capur tangan atas rencana bisnis mereka. Tentunya masing-masing operator memiliki pertimbangan sendiri untuk melakukan akuisisi atau merger.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Natural saja. Nggak ada paksaan. Seperti orang mau kawin atau cerai, nggak ada yang paksa, bukan?” ujar Tifatul.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menyangkut rumor rencana akuisisi Telkom terhadap Bakrie Telecom, Rinaldi mengatakan, Telkom pada posisi pasif. Kalau pembicaraan bukan hanya pada satu operator, tapi juga dengan operator lain. Singkatnya, sesama operator pun sebenarnya terjadi saling kontak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan Departemen Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Indonesia dalam keterangan resminya mengutip hasil analisa kredit Standard &amp;amp; Poor’s, berdasarkan konsolidasi bisnis empat tahun belakangan, aktivitas akuisisi dan merger mulai tampak di pasar yang tengah berkembang, seperti India dan Indonesia. Hal ini terjadi karena adanya kekurangan likuiditas dan perhitungan skala ekonomi. &lt;/div&gt;</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>‘Menara bersama belum pacu industri lokal’</title><link>http://chazwan.blogspot.com/2009/12/menara-bersama-belum-pacu-industri.html</link><category>Menara</category><category>Telekomunikasi</category><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><pubDate>Sat, 12 Dec 2009 19:22:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4992739019293496823.post-3911544593718203864</guid><description>&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Oleh &lt;strong&gt;Muhammad Sufyan&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Bisnis Indonesia&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bandung (10/12/2009): Peraturan menara bersama di sejumlah daerah dinilai belum memengaruhi kapasitas produksi industri infrastruktur seluler dalam negeri.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Bambang Suprapto, Direktur Marketing PT Telehouse Engineering, mengungkapkan munculnya perda menara bersama di sejumlah kota/kabupaten memang sempat menurunkan permintaan pada awal implementasi aturan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahkan, pihaknya sempat mengalami penurunan permintaan hingga 30% dari operator. Akan tetapi, seiring dengan temuan aneka problem di lapangan, permintaan kembali datang dengan sendirinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Bagaimanapun, setiap BTS [&lt;em&gt;base transceiver station&lt;/em&gt;] itu ada kekhasannya masing-masing. Ada konfigurasi teknis tertentu yang harus diakomodasi disesuaikan dengan kondisi lapangan, sehingga tidak bisa dipukul rata,” katanya Senin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PT Telehouse Engineering merupakan perusahaan swasta produsen perangkat telekomuniaksi asal Bandung, yang berdiri sejak 2003, dengan spesialisasi bidang manufaktur menara telekomunikasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap bulannya, pabrikan tersebut bisa memproduksi hingga 30 menara telekomunikasi (baik statis maupun bergerak) atau 360 unit setiap tahunnya. Hingga kini, mereka telah menjual sedikitnya 568 mobile BTS di Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bambang mengungkapkan pihaknya tetap memperoleh pesanan karena kadangkala realisasi menara bersama tidak sesuai dengan harapan. Misalnya, masih ada penolakan warga atau transmisi sinyal tidak merata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam kondisi tertentu, kadangkala juga terjadi situasi tidak terduga seperti bencana alam yang merusak infrastruktur ataupun terjadi kecelakaan kerja, karenanya, operator masih tetap memesan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Jadi, belum tentu dengan adanya menara bersama, maka semua problem selesai. Tetap ada yang tidak bisa diprediksi, sehingga operator masih memesan menara kepada kami, khususnya menara bergerak.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Khairul Ummah, Peneliti Spesialis Bisnis Telecommunication, Management System dan IT Lembaga Riset Telematika Sharing Vision, menilai implementasi menara bersama belum sepenuhnya efektif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Colocation&lt;/em&gt; antara operator seluler yang sedang bersaing dan tidak satu perusahaan masih sangat timpang dengan operator yang satu induk perusahaan, misalnya TelkomFlexi dan Telkomsel yang telah memiliki 3.750 titik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Padahal, kalau mengacu negara lain, misalnya Malaysia, empat operator yang tengah bersaing keran (TM Cellular, Maxis Mobile, Celcom, dan DiGi) sudah menggabungkan menaranya sejak 2001. &lt;/div&gt;</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>‘Konvergensi total baru terjadi 2012’</title><link>http://chazwan.blogspot.com/2009/12/konvergensi-total-baru-terjadi-2012.html</link><category>Telekomunikasi</category><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><pubDate>Sat, 12 Dec 2009 19:18:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4992739019293496823.post-3071145579740646952</guid><description>&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;Pemerintah dorong konvergensi jaringan&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Oleh &lt;/span&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Fita Indah Maulani&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;em&gt;Bisnis Indonesia&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jakarta (10/12/2009): Konvergensi menyeluruh antara jaringan tetap dan bergerak yang bisa memberikan layanan kepada pelanggan telekomunikasi di mana saja diprediksi akan berjalan pada 2012, setelah regulasinya selesai tahun depan.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Ermady Dahlan, Direktur Network Solution Telkom, mengatakan konvergensi saat ini sudah terjadi, tetapi masih sangat terbatas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam konsep konvergensi menyeluruh, seseorang bisa menikmati konten dari semua perangkat yang dimilikinya mulai dari rumah, dalam perjalanan ke kantor, hingga sembari bekerja di kantor tanpa terputus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Seluruh hal tersebut diprediksi bisa berjalan mulai 2012 dengan beberapa syarat seperti adanya regulasi jelas, dilakukannya pemakaian bersama jaringan, serta tumbuhnya konten khususnya lokal untuk menghasilkan harga layanan yang terjangkau,” ujarnya kemarin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia menjelaskan ada banyak model konvergensi, bisa berbasis volume, waktu, &lt;em&gt;bug&lt;/em&gt;, atau bisa juga penggabungan di antaranya. Regulasi sendiri tidak perlu mengatur semuanya, cukup yang mendasar dan sisanya bisa melalui &lt;em&gt;B-to-B&lt;/em&gt; atau &lt;em&gt;bussiness to bussiness&lt;/em&gt; (mekanisme bisnis).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Regulasi yang dibuat seharusnya bisa memberikan manfaat yang besar bagi industri, pelanggan, dan pelaku usaha lokal konten. Semuanya itu harus melalui pemakaian bersama infrastruktur baik &lt;em&gt;backbone&lt;/em&gt; maupun akses lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Nantinya antara &lt;em&gt;fixed&lt;/em&gt; dan &lt;em&gt;mobile&lt;/em&gt; bisa saling berbagi. Sekarang dari Rp67 triliun pendapatan Telkom, sebanyak Rp37 triliun masuk ke pemerintah dalam bentuk pajak, biaya hak penyelenggaraan, deviden, dan lain sebagainya.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Telkom sendiri mulai melakukan &lt;em&gt;triple play&lt;/em&gt; (teleponi, video, dan teks) konvergensi pada semester I tahun depan melalui layanan IPTV di lima kota besar di Indonesia. Layanan ini bisa dimulai dari apartemen atau perumahaan tertentu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;Standar teknologi&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Basuki Yusuf Iskandar, Plt (pelaksana tugas) Dirjen Postel Departemen Komunikasi dan Informatika, mengatakan pola konvegensi harus disiapkan bersama-sama di antara para operator telekomunikasi untuk mengakomodasi model bisnis telekomunikasi masa depan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Standar teknologi saat ini sedang menuju ke arah sistem yang mendukung konvergen, tidak hanya jenis ragam layanan yang bisa disalurkan melalui satu jaeringan akses &lt;em&gt;broadband&lt;/em&gt;, tetapi juga bagaimana model, pola, dan skenario yang merupakan konvergen antarberbagai operator,” katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Basuki mengakui kemajuan dan perkembangan teknologi tidak dapat ditolak dan memang harus diadopsi. Pemerintah akan mengatur regulasi terkait dengan konvergensi pada tahun depan. Konvergensi tidak hanya dilakukan pada tingkat layanan, tetapi juga jaringan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemakaian sumber daya bersama tidak dapat dihindari karena biaya investasi menuju konvergen cukup besar mulai dari meningkatkan kemampuan jaringan, kontrol, dan aplikasi layanan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adanya konvergensi diharapkan dapat memberi peluang lebih lebar bagi konten-konten lokaluntuk berkembang. Industri konten memang memiliki tingkat kegagalan yang lebih tinggi, tetapi industri ini juga lebih cepat &lt;em&gt;booming&lt;/em&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menkominfo Tifatul Sembiring meminta pembangunan dibidang telematika ke depan melalui penguatan infrastruktur, layanan, kandungan inforamasi dapat menjangkau seluruh pelosok Nusantara. &lt;em&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;(&lt;a href="mailto:fita.indah@bisnis.co.id"&gt;fita.indah@bisnis.co.id&lt;/a&gt;)&lt;/span&gt;&lt;/em&gt; &lt;/div&gt;</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Bakkrie Telecom jajaki obligasi global</title><link>http://chazwan.blogspot.com/2009/12/bakkrie-telecom-jajaki-obligasi-global.html</link><category>BakrieTel</category><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><pubDate>Sat, 12 Dec 2009 19:14:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4992739019293496823.post-903342764934982505</guid><description>&lt;div align="justify"&gt;&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg6LYk3mQtgvpp0ZPpD7Zttq0nj-gjBQtu41bf85Wv2k7rhlxenrJNS2Cl8BXSW9ZSSfBvZwNMnzUQSmsybUzv9OKz1bONgQBSMGKew-cidvgihUvwcaC9T3afErByqs4WH-TyVbWk0r4ks/s1600-h/bakrietel.gif"&gt;&lt;img style="MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 134px; FLOAT: left; HEIGHT: 45px; CURSOR: hand" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5414322208378699490" border="0" alt="" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg6LYk3mQtgvpp0ZPpD7Zttq0nj-gjBQtu41bf85Wv2k7rhlxenrJNS2Cl8BXSW9ZSSfBvZwNMnzUQSmsybUzv9OKz1bONgQBSMGKew-cidvgihUvwcaC9T3afErByqs4WH-TyVbWk0r4ks/s200/bakrietel.gif" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Oleh &lt;strong&gt;Pudji Lestari&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Bisnis Indonesia&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;Jakarta (10/12/2009): PT Bakrie Telecom Tbk membuka kemungkinan untuk menerbitkan obligasi berdenominasi dolar AS tahun depan.&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" align="justify"&gt;&lt;br /&gt;“Penerbitan itu tidak terburu-buru dan masih menunggu saat yang tepat,” ujar Direktur Utama Bakrie Telecom Anindya Bakrie seperti dikutip &lt;em&gt;Bloomberg&lt;/em&gt;, kemarin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia mengatakan estimasi pendapatan ataupun laba bersih perseroan pada akhir tahun ini masih relatif tidak akan jauh dibandingkan dengan kinerja perseroan pada akhir triwulan III/2009.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada laporan keuangan terakhir itu, perusahaan berhasil membukukan pendapatan usaha sebesar Rp1,66 triwulan dan laba bersih sebesar Rp72,77 miliar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa analis berdasarkan survei &lt;em&gt;Bloomberg&lt;/em&gt; memprediksi pendaptan perusahaan mencapai Rp3,08 triliun pada akhir tahun ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Survei itu juga memproyeksikan laba bersih disesuaikan (&lt;em&gt;net income ajusted&lt;/em&gt;) emiten yang memiliki operator CDMA Esia itu pada level Rp145,52 miliar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anindya juga menyatakan sedang memantau pergerakan pasar modal untuk melanjutkan rencana penawaran umum (&lt;em&gt;initial public offering&lt;/em&gt;/IPO) PT Visi Media Asia pada tahun depan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Visi Media Asia merupakan induk usaha bisnis media Group Bakrie di antaranya yaitu ANTV, TV One, dan Vivanews.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kami sudah mengaudit induk perusahaan, dana dari IPO akan kami gunakan untuk ekspansi usaha.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;Tunjuk underwriter&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Secara terpisah, PT Bakrie &amp;amp; Brothers Tbk segera menunjuk penjamin emisi obligasi tukar senilai US$200 juta-US$250 juta yang akan dilaksanakan pada awal tahun depan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Direktur Keuangan Bakrie &amp;amp; Brothers Eddy Soeparno mengatakan saat ini menajemen telah mengerucut pada tiga nama penjamin emisi untuk kemudian akan menetapkan dua nama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kami akan pilih dua saja, yang penunjukannya dilakukan pada pekan depan,” ujarnya, pada Selasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada kesempatan itu dia mengoreksi soal pemberitaan &lt;em&gt;Bisnis&lt;/em&gt; sebelumnya, edisi 24 November dan 8 Desember 2009, yang menyebutkan perihal penunjukan Credit Lyonnaise Securities Asia (CLSA) sebagai penjamin emisi obligasi tukar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut dia, CLSA hanya menggandeng BNBR untuk menggelar&lt;em&gt; nondeal roadshow&lt;/em&gt; ke mancanegara, bukan sebagai penjamin emisi obligasi tukar tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia menyebutkan ada enam calon penjamin emisi yang diseleksi, tetapi tidak merincinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada 26 November, harian ini melaporkan enam penjamin emisi tersebut adalah Credit Suisse, Deutsche Bank Securities, JPMorgan, Merrill Lynch, Nomura, dan satu hedge fund asal AS. &lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;(21)&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt; &lt;/div&gt;</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg6LYk3mQtgvpp0ZPpD7Zttq0nj-gjBQtu41bf85Wv2k7rhlxenrJNS2Cl8BXSW9ZSSfBvZwNMnzUQSmsybUzv9OKz1bONgQBSMGKew-cidvgihUvwcaC9T3afErByqs4WH-TyVbWk0r4ks/s72-c/bakrietel.gif" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Pelanggan StarOne Anjlok Indosat Belum Putuskan Spin Off</title><link>http://chazwan.blogspot.com/2009/12/pelanggan-starone-anjlok-indosat-belum.html</link><category>StarOne</category><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><pubDate>Thu, 10 Dec 2009 17:39:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4992739019293496823.post-4010211260439711510</guid><description>&lt;div align="justify"&gt;&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjGaETCj7ErKlnpy5I8cgVOMfQT5PN7RoqByqSlPTghGJ3kyxuQ2XXpiHt1O2Td_justysXqT1ofP8sTfvE3WQBvpy2DBva2FqnTV38xjMogwDDvXcf2U3JUKczJ73oc0qmThu1ErFffqWB/s1600-h/StarOne-logo.jpg"&gt;&lt;img style="MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 95px; FLOAT: left; HEIGHT: 54px; CURSOR: hand" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5413555477581765058" border="0" alt="" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjGaETCj7ErKlnpy5I8cgVOMfQT5PN7RoqByqSlPTghGJ3kyxuQ2XXpiHt1O2Td_justysXqT1ofP8sTfvE3WQBvpy2DBva2FqnTV38xjMogwDDvXcf2U3JUKczJ73oc0qmThu1ErFffqWB/s200/StarOne-logo.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;Rakyat Merdeka (09/12/2009) – Hingga September 2009, jumlah pelanggan StarOne terjun bebas menjadi 543 ribu pelanggan. Jumlah pelanggan ini anjlok sekitar 39,4 persen setelah Indosat melakukan pembersihan pelanggan dalam triwulan kedua 2009. Sekalipun pelanggannya terus melorot, pihak Indosat mengaku belum berencana melakukan &lt;em&gt;spin off&lt;/em&gt; (pemecahan) terhadap StarOne.&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" align="justify"&gt;&lt;br /&gt;“Terlalu dini jika kia melakukan &lt;em&gt;spin off&lt;/em&gt; terhadap StarOne, kami akan terus memaksimalkan layanan pada pelanggan,” kata &lt;em&gt;Director and Chief Finance Officer&lt;/em&gt; Indosat Peter W Kuncewicz di sela acara Investor Summit and Capital Market Expo 2009 di Jakarta, baru-baru ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Peter, sektor seluler pelanggan Indosat saat ini berjumlah 28,7 juta pelanggan atau turun sebesar 19 persen dibandingkan periode sama tahun lalu. Hal ini disebabkan pengurangan pelanggan tipe &lt;em&gt;calling card&lt;/em&gt; dari pelanggan seluler. Padahal pada awal tahun, Indosat mengumumkan meraih sekitar 36,4 juta pelanggan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Indosat tetap melakukan sejumlah optimalisasi kapasitas jaringan termasuk StarOne. Hingga saat ini StarOne pun telah melayani sekitar 65 kota di Indonesia,” katanya. Adapun, &lt;em&gt;Average Revenue Per User&lt;/em&gt; (ARPU) seluler pelangan Indosat dalam 9 bulan terakhir mengalami penurunan sebanayk 8,9 persen dari Rp37 ribu pada awal tahun menjadi Rp36 ribu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selama ini layanan seluler memberikan kontribusi 75 persen terhadap pendapatan usaha. Sedangkan layanan data tetap (MIDI) dan layanan telepon berkontribusi sekitar 15 dan 10 persen. ■ &lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;NOV &lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjGaETCj7ErKlnpy5I8cgVOMfQT5PN7RoqByqSlPTghGJ3kyxuQ2XXpiHt1O2Td_justysXqT1ofP8sTfvE3WQBvpy2DBva2FqnTV38xjMogwDDvXcf2U3JUKczJ73oc0qmThu1ErFffqWB/s72-c/StarOne-logo.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Right Issue Rampung, EXCL Bersiap Membayar Utang</title><link>http://chazwan.blogspot.com/2009/12/right-issue-rampung-excl-bersiap.html</link><category>XLAxiata</category><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><pubDate>Thu, 10 Dec 2009 17:37:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4992739019293496823.post-379279251112415574</guid><description>&lt;div align="justify"&gt;&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh-b9N5Zx4Uaqn0F2O08IxAnu7hvr1yDslDxHxk1lGvu0e4Ow8I5OdHXGp7NcFv4mBJFGGAJd7iCjseUoaEVNbn7XrW6J2sgbx7JblRCYV1mz-4LWtZ64lyQ7zUYypFjRfO1MXP4KgHJltP/s1600-h/5-XL.jpg"&gt;&lt;img style="MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 115px; FLOAT: left; HEIGHT: 81px; CURSOR: hand" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5413554943465449346" border="0" alt="" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh-b9N5Zx4Uaqn0F2O08IxAnu7hvr1yDslDxHxk1lGvu0e4Ow8I5OdHXGp7NcFv4mBJFGGAJd7iCjseUoaEVNbn7XrW6J2sgbx7JblRCYV1mz-4LWtZ64lyQ7zUYypFjRfO1MXP4KgHJltP/s200/5-XL.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;Kontan (09/12/2009) – Pasca penerbitan saham baru (&lt;em&gt;rights issue&lt;/em&gt;), PT XL Axiata Tbk (EXCL) bakal membayar utang mereka. Wakil Presiden Senior Financial EXCL Johnson Chan menyatakan, hasil penjualan saham baru tersebut akan rampung pada Jumat pekan ini (11/12). “Dan hasilnya akan langsung kami gunakan untuk membayar utang,” kata dia, kemarin.&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Sekadar informasi, EXCL menerbitkan saham baru sebanyak 1,41 miliar saham dengan harga Rp2.000 per saham. Setiap lima pemegang saham lama memiliki hak membeli satu saham baru. Menurut prospektus, EXCL mengincar dana Rp2,83 triliun dari hajatan ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Presiden Direktur EXCL Hasnul Suhaimi mengatakan, hingga kini EXCL belum mengetahui berapa jumlah penawaran yang masuk. “Yang pasti, kami tidak sampai mengalami kelebihan permintaan (&lt;em&gt;over subscribed&lt;/em&gt;),” katanya. Dia memperkirakan, hasil &lt;em&gt;rights issue&lt;/em&gt; kali akan sesuai terget. Sehingga pembeli siaga alias &lt;em&gt;standing buyer,&lt;/em&gt; Axiata Group, tidak harus turun tangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari target dana Rp2,83 triliun itu, XL akan menggunakan Rp300 miliar untuk membayar utang jangka panjang yang jatuh tempo tahun ini. Sisanya akan digunakan XL untuk melunasi seluruh utang secara bertahap. Hingga kuartal ketiga 2009, utang jangka panjang EXCL mencapai Rp16,65 triliun. * &lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Vevy Mega&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt; &lt;/div&gt;</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh-b9N5Zx4Uaqn0F2O08IxAnu7hvr1yDslDxHxk1lGvu0e4Ow8I5OdHXGp7NcFv4mBJFGGAJd7iCjseUoaEVNbn7XrW6J2sgbx7JblRCYV1mz-4LWtZ64lyQ7zUYypFjRfO1MXP4KgHJltP/s72-c/5-XL.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Telkomsel Bundling Mito LuxBerry</title><link>http://chazwan.blogspot.com/2009/12/telkomsel-bundling-mito-luxberry.html</link><category>Telkomsel</category><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><pubDate>Thu, 10 Dec 2009 17:36:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4992739019293496823.post-3251796315917165860</guid><description>&lt;div align="justify"&gt;&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg0CHKzfL9M2tWePrjDbWK7Z7DRpCEZ1idjmq2WcuJghw9ntV6g-f8gnuE_9kSuSQhe4kDi8KHXzImXKTfE2-yxJ3bYsjsJTWkrOHeE3Cs5RVSmuSoVviS75o2mbqgDcYDaqMnak8QHMYOT/s1600-h/5-Telkomsel.jpg"&gt;&lt;img style="MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 75px; FLOAT: left; HEIGHT: 87px; CURSOR: hand" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5413554558824885602" border="0" alt="" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg0CHKzfL9M2tWePrjDbWK7Z7DRpCEZ1idjmq2WcuJghw9ntV6g-f8gnuE_9kSuSQhe4kDi8KHXzImXKTfE2-yxJ3bYsjsJTWkrOHeE3Cs5RVSmuSoVviS75o2mbqgDcYDaqMnak8QHMYOT/s200/5-Telkomsel.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;Surabaya, Investor Daily (09/12/2009) – Telkomsel menghadirkan paket &lt;em&gt;bundling&lt;/em&gt; ponsel Mito LuxBurry 838 seharga Rp999 ribu. Ponsel &lt;em&gt;bundling&lt;/em&gt; ini memiliki fitur lengkap, seperti &lt;em&gt;chatting, social networking,&lt;/em&gt; dan hiburan terlengkap serta gratis nelpon, SMS, dan internet selama enam bulan.&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Manager Marketing Telkomsel Area Jawa Bali Roeswandi mengatakan, selain dengan Mito, Telkomsel bekerja sama dengan delapan vendor ponsel berfitur jejaring sosial, browsing dan lain-lain. “Telkomsel terus berupaya menghadirkan ragam paket &lt;em&gt;bundling&lt;/em&gt; sesuai kebutuhan pelanggan,” kata Roeswandi di Surabaya, Senin (7/12).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu, Direktur Utama Mito Mobile Hansen Lie mengatakan, pihaknya terus berinovasi dengan meluncurkan berbagai produk yang memiliki fitur canggih, seperti aplikasi Facebook, Yahoo Messenger, E-Buddy, Opera Mini, Mobile Office, Google Map. “Kami berharap pelanggan bisa memanfaatkan fitur-fitur tersebut secara maksimal untuk aktivitasnya sehari-hari,” kata Hansen. &lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;(zal)&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt; &lt;/div&gt;</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg0CHKzfL9M2tWePrjDbWK7Z7DRpCEZ1idjmq2WcuJghw9ntV6g-f8gnuE_9kSuSQhe4kDi8KHXzImXKTfE2-yxJ3bYsjsJTWkrOHeE3Cs5RVSmuSoVviS75o2mbqgDcYDaqMnak8QHMYOT/s72-c/5-Telkomsel.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Operator 3 Bundling 3 Ponsel Taxco</title><link>http://chazwan.blogspot.com/2009/12/operator-3-bundling-3-ponsel-taxco.html</link><category>Tri</category><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><pubDate>Thu, 10 Dec 2009 17:34:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4992739019293496823.post-6115875741944900365</guid><description>&lt;div align="justify"&gt;&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgOfVVohT8fQIrqTmcRV5_U_36eT0fVMasJjgwpnN9ueCOAtRU9bgzpM6J_nDEcLACPsvwwBE2ikYO7erNDidXNGK493XB1KSrSy72ZjvUR-XDhnafJNgOTnskST3dPNRmhULIfpI1CU3CD/s1600-h/Tree-logo.jpg"&gt;&lt;img style="MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 57px; FLOAT: left; HEIGHT: 71px; CURSOR: hand" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5413554219999221442" border="0" alt="" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgOfVVohT8fQIrqTmcRV5_U_36eT0fVMasJjgwpnN9ueCOAtRU9bgzpM6J_nDEcLACPsvwwBE2ikYO7erNDidXNGK493XB1KSrSy72ZjvUR-XDhnafJNgOTnskST3dPNRmhULIfpI1CU3CD/s200/Tree-logo.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;Jakarta, Investor Daily (09/12/2009) – PT Hutchison CP Telecom Indonesia (HCPTI), operator 3, menawarkan tiga ponsel canggih keluaran Taxco seharga Rp678 ribu. Tiga ponsel Taxco itu adalah seri VX3, VX4, dan VX5.&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Chief Commercial Officer&lt;/em&gt; PT HCPTI Suresh Reddy mengatakan, kombinasi ini mampu memenuhi kebutuhan pelanggan akan kombinasi data yang terjangkau. “Kerja sama ini sejalan dengan komitmen kami untuk menghadirkan komunikasi hemat dan terjangkau bagi masyarakat,” kata dia di Jakarta, Selasa (8/12).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah mengisi ulang pulsa minimal Rp10 ribu, pelanggan memperoleh gratis telepon hingga 30 menit setelah lima kali telepon, gratis SMS setelah enam kali SMS, dan gratis MMS dan internetan hingga 1 MB. &lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;(cep)&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt; &lt;/div&gt;</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgOfVVohT8fQIrqTmcRV5_U_36eT0fVMasJjgwpnN9ueCOAtRU9bgzpM6J_nDEcLACPsvwwBE2ikYO7erNDidXNGK493XB1KSrSy72ZjvUR-XDhnafJNgOTnskST3dPNRmhULIfpI1CU3CD/s72-c/Tree-logo.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Pelanggan Flexi Tembus 15,5 juta</title><link>http://chazwan.blogspot.com/2009/12/pelanggan-flexi-tembus-155-juta.html</link><category>Flexi</category><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><pubDate>Thu, 10 Dec 2009 17:32:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4992739019293496823.post-482248339170549978</guid><description>&lt;div align="justify"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_osZBV-GF40E/SyDOTVWF-UI/AAAAAAAADgo/FXZqJQB_lQI/s1600-h/Flexi-logo.GIF"&gt;&lt;img style="MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 134px; FLOAT: left; HEIGHT: 64px; CURSOR: hand" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5413553583641983298" border="0" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_osZBV-GF40E/SyDOTVWF-UI/AAAAAAAADgo/FXZqJQB_lQI/s200/Flexi-logo.GIF" /&gt;&lt;/a&gt;Jakarta, Investor Daily (09/12/2009) – Pelanggan Flexi hingga November 2009 telah mencapai sekitar 15,5 juta pelanggan, atau tumbuh lebih dari 60% dibanding periode yang sama pada 2008. Melihat pertumbuhan Flexi yang mengesankan tersebut, menurutnya Telkom tetap fokus membesarkan Flexi.&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" align="justify"&gt;&lt;br /&gt;“Di tengah persaingan yang cukup ketat, Flexi terus memperlihatkan pertumbuhan yang cukup berarti,” ujar&lt;em&gt; Vice President Public and Marketing Communication&lt;/em&gt; Telkom Eddy Kurnia di Jakarta, Selasa (8/12).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Upaya pengembangan layanan Flexi, lanjut Eddy, antara lain dengan menawarkan &lt;em&gt;bundling handset,&lt;/em&gt; menawarkan tarif kompetitif, tarif data murah, pemasaran bersama dengan anak perusahaan dan memperkaya layanan nilai tambah (&lt;em&gt;value added service&lt;/em&gt;) dalam bentuk content.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat ini Telkom merupakan operator telepon berbasis CDMA terbesar dengan jumlah pelanggan 15,5 juta dan jumlah &lt;em&gt;base transceiver station&lt;/em&gt; (BTS) sebanyak 5.060 titik yang tersebar di seluruh Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;strong&gt;Tarif Flexi Rp300&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;Salah satu upaya memberikan nilai tambah kepada pelanggan Flexi, Telkom meluncurkan Program Bulan Crita Flexi, yang tak lain kepanjangan dari ‘bicara irit tiga ratus rupiah sepuasnya’. Program ini memungkinkan pelanggan Flexi menghemat panggilan ke sesama Flexi tanpa syarat pada pukul 23.00 hingga 09.00 dengan biaya Rp300 sekali bicara. Adapun pembicaraan enam menit pertama dikenakan tarif normal Rp49 per menit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Program ini, menurut Eddy, berlaku pada Desember 2009 hingga Februari 2010. “Kami yakin Program Bulan Crita Flexi ini akan disambut baik oleh pelanggan seperti halnya program-program Flexi lain,” kata Eddy.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Flexi adalah operator yang hingga kini masih mempertahankan tarif percakapan lokal yang flat, yakni Rp49 per menit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat ke luar kota, pelanggan Flexi cukup menghubungi *777 di tempat kota tujuan untuk mengaktifkan layanan Combo. &lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;(cep)&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt; &lt;/div&gt;</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="http://1.bp.blogspot.com/_osZBV-GF40E/SyDOTVWF-UI/AAAAAAAADgo/FXZqJQB_lQI/s72-c/Flexi-logo.GIF" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Mengintip layanan WiMax di negeri jiran</title><link>http://chazwan.blogspot.com/2009/12/mengintip-layanan-wimax-di-negeri-jiran.html</link><category>WiMax</category><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><pubDate>Thu, 10 Dec 2009 15:18:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4992739019293496823.post-2700556019439165725</guid><description>&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;Tarif layanan relatif sejajar dengan Internet HSDPA&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Oleh &lt;strong&gt;Sutarno &lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Wartawan Bisnis Indonesia&lt;/em&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;(08/12/2009): Ribut-ribut soal mangkirnya tiga pemegang lisensi WiMax (&lt;em&gt;worldwide interoperability for microwave access&lt;/em&gt;) untuk membayar kewajiban serta kesiapan vendor lokal membuat bimbang masyarakat untuk dapat segera menikmati teknologi Internet cepat nirkabel itu. &lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Tiga ‘calon’ operator WiMax yang mendapat sorotan itu adalah PT Berca Hardayaperkasa, Konsorsium Wireless Telecom Universal, dan Konsorsium Comtronics Systems &amp;amp; Adiwarta Perdania. Hingga batas waktu 20 November, ketiga pemegang lisensi WiMax tersebut belum membayar &lt;em&gt;up front fee&lt;/em&gt; (biaya dibayar di muka) masing-masing Rp70,35 miliar, Rp2,7 miliar, dan Rp66,01 miliar. Selain &lt;em&gt;up front fee&lt;/em&gt;, mereka juga harus membayar BHP (biaya hak penggunaan) frekuensi tahun pertama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pekan lalu Berca akhirnya menyetorkan &lt;em&gt;up front fee&lt;/em&gt; Rp70,35 miliar plus denda serta BHP ke Depkominfo, kendati diberi batas waktu hingga 20 Desember.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adapun, dua konsorsium operator sepertinya masih mencoba memaksimalkan tenggat yang diberikan, yaitu hingga 26 Januari 2010.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masalahnya belum selesai disitu. Yang justru membuat delapan operator pemegang lisensi WiMax gundah adalah kesiapan vendor perangkat WiMax lokal untuk mendukung penggelaran jaringan WiMax di seluruh penjuru Tanah Air yang terkaveling ke dalam 15 zona WiMax.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesuai dengan ketentuan izin prinsip yang ditandatangani Menkominfo 6 November 2009, delapan pemegang lisensi WiMax diberi waktu paling lambat 1 tahun guna menggelar jaringan untuk selanjutnya melakukan uji layak operasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Delapan perusahaan pemegang lisensi WiMax itu adalah PT Telkom, PT Indosat Mega Media (IM2), PT First Media, PT Berca Hardayaperkasa, PT Internux, PT Jusanita Telekomindo, PT WTU (Konsorsium WiMax Indonesia), dan Konsorsium Comtronics Systems &amp;amp; Adiwarta Perdania.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka juga diwajibkan menggunakan perangkat WiMax dengan kandungan lokal 30% untuk &lt;em&gt;subscriber station&lt;/em&gt; (terminal pelanggan) dan 40% untuk &lt;em&gt;base station&lt;/em&gt; atau menara WiMax.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Inilah yang saat ini menjadi polemik, karena operator WiMax menilai produk perangkat WiMax lokal belum siap untuk digelar di 15 zona WiMax, sementara mereka diberi batas waktu hanya 1 tahun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana solusi masalah tersebut? Biarkanlah operator, produsen perangkat, dan regulator mencari solusinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang jelas, dari perspektif sebagai calon pelanggan, paling lambat akhir 2010 kita akan menikmati era baru-baru ber-Internet dengan kehadiran layanan Internet nirkabel WiMax.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sepadankah penantian tersebut dengan kelebihan yang didapatkan dari layanan Internet WiMax, yang menjanjikan kecepatan hingga 70 megabit per second (Mbps)?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekadar perbandingan layanan Internet cepat 3,5 G yang lebih dikenal dengan HSDPA (&lt;em&gt;high-speed downlink packet access&lt;/em&gt;) memiliki kapasitas 3,6-14,4 Mbps.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Artinya, WiMax lebih menjanjikan kenyamanan, karena secara teoritis kecepatannya lima kali lipat dari jaringan Internet nirkabel HSDPA, yang ditawarkan Telkomsel, Indosat, XL Axiata, dan penyelenggara jasa Internet IM2.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;Tarif tak menarik&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Kehadiran WiMax membuat masyarakat mempunyai dua pilihan untuk menggunakan layanan Internet cepat nirkabel: seluler broadband dan Internet WiMax.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau preferensinya adalah akses Internet yang lebih cepat, tentu pilihannya adalah WiMax. Namun, yang justru lebih krusial adalah perbandingan tarif berlangganan antara Internet seluler broadband dan Internet WiMax.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sayangnya, untuk saat ini kita tidak mempunyai pembanding tarif. Namun, kita dapat belajar dari negeri jiran atau tetangga, yaitu Malaysia, yang sudah memiliki layanan WiMax komersial sejak Juli 2008.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Packet One Networks (Malaysia) Sdn Bhd berhasil menorehkan sejarah sebagai operator pertama yang meluncurkan layanan Internet WiMax di negeri jiran tersebut dengan bendera dagang PacketOne (P1).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelum kehadiran P1, layanan Internet seluler broadband dilayani oleh tiga operator seluler, yaitu Maxis, Celcom Axiata, dan DiGi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adapun, layanan seluler broadband yang saat ini &lt;em&gt;head-to-head&lt;/em&gt; dengan P1 adalah Internet berbasis jaringan HSDPA yang dilayani Maxis dan Celcom. DiGi belum memiliki layanan HSDPA, karena layanan paling cepat baru sebatas teknologi EDGE (&lt;em&gt;enchanced data rates for GSM evolution&lt;/em&gt;) dengan kecepatan puncak 384 kilobit per second.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hingga saat ini, P1 baru membuka keran kecepatan paling tinggi di 10 Mbps dengan paket berlangganan RM149 (sekitar Rp416.000) dengan kuota data 10 gigabyte (GB).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Layanan dari kubu seluler broadband yang mendekati paket P1 tersebut adalah paket layanan 12 GB dari Maxis dengan banderol RM178 (Rp496.900) per bulan dengan teknologi HSDPA 7,2 Mbps.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Artinya, dengan tarif lebih murah sekitar Rp80.000, WiMax P1 menawarkan kecepatan 3 Mbps lebih tinggi dibandingkan dengan Internet HSDPA Maxis. Keunggulan Maxis terletak pada kuota data yang 2 GB lebih besar dibandingkan dengan P1, tetapi mungkin hal ini kurang signifikan untuk diperbandingakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana perbandingan paket &lt;em&gt;unlimited&lt;/em&gt; antara WiMax dan seluler broadband? Celcom merupakan satu-satunya operator seluler yang menawarkan Internet tanpa kuota data. ‘Saudara kandung’ PT XL Axiata Tbk itu membanderol tarif RM299 (Rp834.800) untuk paket &lt;em&gt;unlimited&lt;/em&gt; dengan kecepatan puncak 3,6 Mbps.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lawan tandingnya adalah paket &lt;em&gt;unlimited&lt;/em&gt; P1 dengan banderol RM339 (Rp946.400). P1 kalah bersaing dengan paket &lt;em&gt;unlimited&lt;/em&gt; Celcom, karena tarifnya lebih mahal sekitar Rp112.00 tetapi kecepatannya lebih lelet-hanya 2,4 Mbps.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Belajar dari pengalaman WiMax di Malaysia tersebut, sepertinya tidak ada yang istimewa dari kehadiran teknologi Internet cepat itu. Layanan WiMax dan Internet seluler HSDPA masih merupakan pilihan yang bersifat komplementer bukan substitusional.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana dengan nasib WiMax dari delapan pemegang lisensi di Tanah Air? Mudah-mudahan terjadi gebrakan, sehingga WiMax memberikan momentum bagi kita untuk menikmati akses Internet murah nan cepat. &lt;em&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;(sutarno@bisnis.co.id) &lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item></channel></rss>