<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" standalone="no"?><rss xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" xmlns:blogger="http://schemas.google.com/blogger/2008" xmlns:gd="http://schemas.google.com/g/2005" xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd" xmlns:openSearch="http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/" xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0" version="2.0"><channel><atom:id>tag:blogger.com,1999:blog-3086609359895091511</atom:id><lastBuildDate>Thu, 19 Dec 2024 03:21:42 +0000</lastBuildDate><title>اَلْمَرْأَةُالصَّلِحَة</title><description></description><link>http://solehah26.blogspot.com/</link><managingEditor>noreply@blogger.com (Almar atus Solehah n Muhammad Kamil)</managingEditor><generator>Blogger</generator><openSearch:totalResults>26</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>25</openSearch:itemsPerPage><language>en-us</language><itunes:explicit>no</itunes:explicit><itunes:subtitle/><itunes:category text="Religion &amp; Spirituality"><itunes:category text="Islam"/></itunes:category><itunes:owner><itunes:email>noreply@blogger.com</itunes:email></itunes:owner><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-3086609359895091511.post-1616609188215319673</guid><pubDate>Fri, 15 Jul 2011 09:46:00 +0000</pubDate><atom:updated>2011-07-15T17:04:23.157+07:00</atom:updated><title>Marhaban Ya Syahru Ramadhan</title><description>&lt;b&gt;Saat ini kita telah berada di bulan Sya’ban, beberapa minggu lagi insya  Allah kita akan memasuki bulan Ramadhan. Ramadhan merupakan tamu agung  yang senantiasa kita harapkan kedatangannya. Karena itu, tentu kita  jauh-jauh hari mesti mempersiapkan diri guna menyambutnya..&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Sudah kita ketahui bersama, bahwa manusia tidak akan melaksanakan  sesuatu dengan baik kecuali jika ia mempersiapkan diri dengan baik pula.  Begitupun agar kita mampu melaksanakan semua amalan di bulan Ramadhan;  sangat penting kita mempersiapkan diri untuk itu. Keberhasilan kita pada  bulan Ramadhan akan dipengaruhi sejauh mana kita mempersiapkan diri  untuk menyambutnya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Rasulullah saw dan para Sahabat sangat bersemangat menyambut datangnya  bulan Ramadhan. Mereka sangat serius mempersiapkan diri agar bisa  memasuki bulan Ramadhan dan melakukan segala amalan di dalamnya dengan  penuh keimanan, keikhlasan, semangat, giat dan tidak merasakannya  sebagai beban. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Berbagai persiapan dilakukan untuk menyambut Ramadhan, tamu yang  istimewa ini. Persiapan penting yang harus kita lakukan adalah persiapan  mental dan ilmu. Mempersiapkan diri secara mental tidak lain adalah  mempersiapkan ruhiah kita serta membangkitkan suasana keimanan dan  memupuk spirit ketakwaan kita. Cara paling manjur adalah dengan  memperbanyak amal ibadah. Dalam hal ini, Rasulullah saw. telah  memberikan contoh kepada kita semua. Nabi saw. memperbanyak puasa pada  bulan Sya’ban. Ummul Mukminin Aisyah ra. menuturkan: &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style="color: #274e13;"&gt;Aku tidak melihat Rasulullah berpuasa  sebulan penuh kecuali Ramadhan dan aku tidak melihat Beliau lebih banyak  berpuasa dibandingkan dengan pada bulan Sya’ban (HR al-Bukhari dan  Muslim).&lt;/span&gt; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bahkan Rasulullah saw. menyambung puasa pada bulan Sya’ban itu dengan puasa Ramadhan. Ummul Mukminin Aisyah ra. menuturkan: &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style="color: #274e13;"&gt;Bulan yang paling Rasul saw. sukai untuk  berpuasa di dalamnya adalah Sya’ban, kemudian Beliau menyambungnya  dengan (puasa) Ramadhan. (HR Abu Dawud, an-Nasa’i dan Ahmad).&lt;/span&gt; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Beberapa hadis di atas menjelaskan bahwa Rasulullah saw. banyak berpuasa  pada bulan Sya’ban. Puasa pada bulan Sya’ban itu demikian penting dan  memiliki keutamaan yang besar daripada puasa pada bulan lainnya, tentu  selain bulan Ramadhan. Sedemikian penting dan utamanya sampai ‘Imran bin  Hushain menuturkan, bahwa Rasul saw. pernah bertanya kepada seorang  Sahabat: &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style="color: #274e13;"&gt;“Apakah engkau berpuasa pada akhir bulan  ini (yakni Sya’ban)?” Laki-laki itu menjawab, “Tidak.” Lalu Rasulullah  saw. bersabda kepadanya, “Jika engkau telah selesai menunaikan puasa  Ramadhan, maka berpuasalah dua hari sebagai gantinya.” (HR Muslim).&lt;/span&gt; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hadis di atas menunjukkan dengan jelas keutamaan puasa sunnah pada bulan  Sya’ban. Lalu apa hikmah dari puasa pada bulan Sya’ban itu? &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Usamah bin Zaid pernah bertanya kepada Rasulullah saw.: &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style="color: #274e13;"&gt;“Ya Rasulullah, aku tidak melihat engkau  berpuasa pada bulan-bulan lain seperti engkau berpuasa pada bulan  Sya’ban.” Rasul menjawab, “Bulan itu (Sya’ban) adalah bulan yang  dilupakan oleh manusia, yaitu bulan di antara bulan Rajab dan Ramadhan.  Bulan itu adalah bulan diangkatnya amal-amal manusia kepada Tuhan  semesta alam. Aku suka amal-amalku diangkat, sementara aku sedang  berpuasa.” (HR Abu Dawud dan an-Nasa’i; disahihkan oleh Ibn Khuzaimah).&lt;/span&gt; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Rasul saw. juga memposisikan puasa pada bulan Sya’ban itu sebagai  persiapan untuk menjalani Ramadhan. Anas ra. menuturkan bahwa Nabi saw.  pernah ditanya: &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style="color: #274e13;"&gt;“Puasa manakah yang paling afdhal setelah  puasa Ramadhan?” Rasul menjawab, “Puasa Sya’ban untuk mengagungkan  Ramadhan.” (HR at-Tirmidzi).&lt;/span&gt; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Walhasil, puasa Sya’ban, di samping akan mendapatkan pahala yang besar  dan keutamaan di sisi Allah, juga merupakan sarana latihan guna  menyongsong datangnya Ramadhan. Al-Hafizh Ibn Rajab mengatakan,  “Dikatakan tentang puasa pada bulan Sya’ban, bahwa puasa seseorang pada  bulan itu merupakan latihan untuk menjalani puasa Ramadhan. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hal itu agar ia memasuki puasa Ramadhan tidak dengan berat dan beban.  Sebaliknya, dengan puasa Sya’ban, ia telah terlatih dan terbiasa  melakukan puasa. Dengan puasa Sya’ban sebelumnya, ia telah menemukan  lezat dan nikmatnya berpuasa. Dengan begitu, ia akan memasuki puasa  Ramadhan dengan kuat, giat dan semangat.” &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Para ulama salaf dulu sangat memperhatikan pelaksanaan semua  amalan-amalan kebaikan pada bulan Sya’ban. Mereka, sejak memasuki bulan  Sya’ban, telah memperbanyak membaca al-Quran, menelaah dan memahami  isinya dan mentadabburi kandungannya. Bahkan Habib ibn Abi Tsabit,  Salamah bin Kahil dan yang lain menyebut bulan Sya’ban ini sebagai Syahr  al-Qurâ. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bulan Sya’ban, Saatnya Intropeksi Diri&lt;br /&gt;
Marilah kita gunakan bulan Sya’ban ini untuk instrospeksi diri; sejauh  mana kita telah bertindak dan bermuamalah sesuai dengan syariah yang  telah Allah turunkan. Sudahkah kita pada bulan ini bergegas  mempersiapkan diri guna menyambut datangnya Ramadhan yang sebentar lagi  akan tiba? Ataukah kita malah termasuk orang yang melupakan bulan  penting ini sebagaimana yang disinggung oleh Rasul saw. dalam hadis di  atas?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saatnyalah kita segera mempersiapkan diri sendiri, keluarga dan  orang-orang yang ada di sekitar kita guna menyongsong datangnya  Ramadhan. Caranya adalah dengan memperbanyak puasa serta membaca  al-Quran sekaligus menelaah, memahami dan mentadabburi kandungannya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kita juga harus giat melakukan shalat malam serta memperbanyak sedekah  dan amalan-amalan kebaikan lainnya. Agar kita nanti mampu menjalani  Ramadhan dengan penuh makna, hendaknya kita pun menyiapkan  program-program amal kebaikan yang akan kita lakukan selama bulan  Ramadhan. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lebih dari itu, bulan Ramadhan adalah bulan ketaatan; di dalamnya setiap  Muslim dituntut untuk mengikatkan diri dengan seluruh syariah-Nya.  Bulan Ramadhan adalah bulan murâqabah. Sebab, shaum yang dilakukan di  dalamnya mengajari setiap Muslim untuk senantiasa merasa diawasi Allah. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ramadhan juga adalah bulan pengorbanan di jalan Allah. Di dalamnya  setiap Muslim dituntut untuk berkorban dengan menahan rasa lapar dan  haus demi meraih derajat ketakwaan kepada-Nya. Takwa adalah puncak  pencapaian ibadah shaum pada bulan Ramadhan. Perwujudan takwa secara  individu tidak lain adalah dengan melaksanakan semua perintah Allah dan  menjauhi semua larangan-Nya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Adapun perwujudan takwa secara kolektif adalah dengan menerapkan syariah  Islam secara total dalam seluruh aspek kehidupan oleh seluruh kaum  Muslim. Shaum Ramadhan tentu akan kurang bermakna jika tidak  ditindaklanjuti oleh pelaksanaan syariah secara total dalam kehidupan,  karena itulah wujud ketakwaan yang hakiki. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Terakhir, guna menambah kerinduan dan semangat kita mempersiapkan diri  menyongsong Ramadhan, hendaklah kita mengingat dan merenungkan kembali  pesan-pesan Rasul saw. yang pernah Beliau sampaikan pada akhir bulan  Sya’ban. Salman al-Farisi menuturkan, bahwa Rasulullah saw. pernah  berkhutbah pada akhir bulan Syaban demikian: &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Wahai manusia, kalian telah dinaungi bulan yang agung, bulan penuh  berkah, bulan yang di dalamnya terdapat satu malam yang lebih baik  daripada seribu bulan. Allah telah menjadikan puasa pada bulan itu  sebagai suatu kewajiban dan shalat malamnya sebagai sunnah. Siapa saja  yang ber-taqarrub di dalamnya dengan sebuah kebajikan, ia seperti  melaksanakan kewajiban pada bulan yang lain. Siapa saja yang  melaksanakan satu kewajiban di dalamnya, ia seperti melaksanakan 70  kewajiban pada bulan lainnya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bulan Ramadhan adalah bulan sabar; sabar pahalanya adalah surga. Ia juga  bulan pelipur lara dan ditambahnya rezeki seorang Mukmin. Siapa saja  yang memberikan makanan untuk berbuka kepada orang yang berpuasa, ia  akan diampuni dosa-dosanya dan dibebaskan lehernya dari api neraka. Ia  akan mendapatkan pahala orang itu tanpa mengurangi pahalanya sedikit  pun. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style="color: #274e13;"&gt;Para Sahabat berkata, “Kami tidak memiliki sesuatu untuk memberi makan orang yang berpuasa puasa?”&lt;/span&gt; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Rasulullah saw. menjawab: &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style="color: #274e13;"&gt;Allah akan memberikan pahala kepada orang  yang memberi makan untuk orang yang berbuka berpuasa meski dia hanya  memberi sebutir kurma, seteguk air minum atau setelapak susu.&lt;/span&gt; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style="color: #274e13;"&gt;Ramadhan adalah bulan yang awalnya adalah  rahmah, pertengahannya adalah maghfirah dan akhirnya adalah pembebasan  dari api neraka. Siapa saja yang meringankan hamba sahayanya, Allah akan  mengampuninya dan membebaskannya dari api neraka. Perbanyaklah pada  dalam Ramadhan empat perkara, dua perkara yang Tuhan ridhai dan dua  perkara yang kalian butuhkan. Dua perkara yang Tuhan ridhai adalah  kesaksian Lâ ilâha illâ Allâh Muhammad Rasûlullâh dan permohonan ampunan  kalian kepada-Nya. Adapun dua perkara yang kalian butuhkan adalah:  kalian meminta kepada Allah surga dan berlindung kepada-Nya dari api  neraka. (HR Ibn Khuzaimah dalam Shahih Ibn Khuzaimah dan al-Baihaqi di  dalam Syu’âb al-Imân).&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;</description><link>http://solehah26.blogspot.com/2011/07/marhaban-ya-syahru-ramadhan.html</link><author>noreply@blogger.com (Almar atus Solehah n Muhammad Kamil)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-3086609359895091511.post-8644942609902838862</guid><pubDate>Sun, 15 May 2011 06:31:00 +0000</pubDate><atom:updated>2011-05-15T13:31:30.580+07:00</atom:updated><title>Pengintaian Sang Maut</title><description>&lt;i&gt;Catatan tangan seorang guru untuk murid-muridnya tercinta..&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;
Sudahkah anda berintropeksi diri.. pernahkah kalian berfikir kalau hari ini hari terakhir anda melihat, mencium dan memandang wajah ibu anda..&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; Setiap detik dan menit maut mengintai, kematian akan datang&lt;br /&gt;
Setiap saat dia akan menyergap kita walaupun tanpa diundang&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Entah siang entah malam dia akan menghadang&lt;br /&gt;
Tak peduli matamu mendelik karena tercengang&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Apabila malaikat datang&lt;br /&gt;
Tidak ada tawar-menawar walaupun dirimu meradang&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena sangat pedihnya azab tuhan yang telah dijanjikan&lt;br /&gt;
Rasa takut yang mendalam akan menimbulkan rasa pengharapan&lt;br /&gt;
Berharap kepada Allah Ta’ala akan diberikan ampunan&lt;br /&gt;
Berderai air mata kesedihan karena takut akan penolakan &lt;br /&gt;
Karena hanyalah keridhoanNya menjadi tumpuan dan jaminan&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Marilah kita sadari wahai kawan, maut pasti akan datang&lt;br /&gt;
Datangnya pun secara tiba-tiba, secepat kilat dia menyerang&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bagaikan 1000 pedang menghujam tubuh, sangatlah menyakitkan&lt;br /&gt;
Maka dari itu beramallah untuk bekal menuju alam kematian&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://solehah26.blogspot.com/2011/05/pengintaian-sang-maut.html</link><author>noreply@blogger.com (Almar atus Solehah n Muhammad Kamil)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-3086609359895091511.post-1278390552162503203</guid><pubDate>Sun, 15 May 2011 06:20:00 +0000</pubDate><atom:updated>2011-05-15T13:41:03.536+07:00</atom:updated><title>Mengapa Harus Takut Menolong Orang</title><description>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&amp;nbsp;&lt;span class="arabic"&gt; &lt;span style="font-size: large;"&gt;بِسْمِ اﷲِالرَّحْمٰنِ الرَّحِيْم&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;b&gt;Mengapa kita harus takut menolong orang lain kalau memang di balik menolong ada suatu kebaikan, sebetulnya orang yang ditolong, menolong kita akan adanya pahala kebaikan. Mengapa kita harus takut, pada tamu yang meminta pertolongan.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Mengapa pula kita harus lari dari pahala yang Allah berikan. Lucu….&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;b&gt; Memang lucu kita beribadah untuk mencari pahala diberi lalu diabaikan&lt;br /&gt;
Setidaknya kita harus bergembira ada orang/tamu yang meminta tolong- kawan&lt;br /&gt;
Belum diberi kita sambut dengan hati senang saja, Allah beri ganjaran. Coba kau bayangkan seandainya Allah tidak mau memberi ganjaran dan ampunan. Ingatlah harta dan tubuh kita merupakan titipan, semua itu wajib dipertanggung jawabkan. Rasa memiliki itu hak Allah hak kita hanya titipan, sadarlah… kalau kau tau itu titipan mengapa kau memilikinya dan tidak kau berikan.&lt;br /&gt;
Ini bukan didalam hutan yang hidup sendirian, kita hidup bermasyarakat bukan di pengasingan dunia ini berputar tidak selamanya anda jaya, kawan. Kita sakit, sengsara didalam musibah perlu adanya keberadaan orang lain.&lt;br /&gt;
Kita hidup harus tolong menolong sesama seiman, bila mampu dengan harta bila tidak dengan nasihat, tenaga, maupun pikiran. Bersatu sesama islam membuat kuatnya satu ikatan.&lt;br /&gt;
Janganlah saling menjatuhkan dengan sesama satu iman karena bendera partai, harga diri, gengsi akibatnya agamamu harus dipertaruhkan. Terlalu mahal kau membayar akhiratmu, agamamu kau korbankan. Berapa lamakah umur kita didunia ini, bila dibandingkan di akhirat alam keabadian…???&lt;br /&gt;
Kehancuran kita memberikan kekuatan bagi orang kafir, kawan. Syetan-syetan pun berpesta pora bergembira mendapat kemenangan yang akan menghancurkan ikatan umat kalian. Ingatlah.. murtadnya iman seorang keluar dari islam karena kesengsaraan dan kebodohan karena yang seiman dan seagama tidak ada rasa tolong menolong (peduli) kamu sekalian. Cobalah engkau pikirkan kalau tidak mau islam ini tinggallah kenangan. Simaklah &lt;br /&gt;
firman Allah, QS. Al-Imron: 103&lt;br /&gt;
Dan berpeganglah kamu semuanya kepada tali (agama) Allah, dan janganlah kamu bercerai berai, dan ingatlah akan nikmat Allah kepadamu ketika kamu dahulu (masa Jahiliyah) bermusuh-musuhan, Maka Allah mempersatukan hatimu, lalu menjadilah kamu karena nikmat Allah, orang-orang yang bersaudara; dan kamu telah berada di tepi jurang neraka, lalu Allah menyelamatkan kamu dari padanya. Demikianlah Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepadamu, agar kamu mendapat petunjuk.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
QS. Al-Hujurat: 10-11 &lt;br /&gt;
10. Orang-orang beriman itu Sesungguhnya bersaudara. sebab itu damaikanlah (perbaikilah hubungan) antara kedua saudaramu itu dan takutlah terhadap Allah, supaya kamu mendapat rahmat.&lt;br /&gt;
11. Hai orang-orang yang beriman, janganlah sekumpulan orang laki-laki merendahkan kumpulan yang lain, boleh Jadi yang ditertawakan itu lebih baik dari mereka. dan jangan pula sekumpulan perempuan merendahkan kumpulan lainnya, boleh Jadi yang direndahkan itu lebih baik. dan janganlah suka mencela dirimu sendiri  dan jangan memanggil dengan gelaran yang mengandung ejekan. seburuk-buruk panggilan adalah (panggilan) yang buruk sesudah iman  dan Barangsiapa yang tidak bertobat, Maka mereka Itulah orang-orang yang zalim.&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://solehah26.blogspot.com/2011/05/mengapa-kita-harus-takut-menolong-orang.html</link><author>noreply@blogger.com (Almar atus Solehah n Muhammad Kamil)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-3086609359895091511.post-4703670017774574725</guid><pubDate>Tue, 28 Sep 2010 04:44:00 +0000</pubDate><atom:updated>2011-05-15T11:02:14.271+07:00</atom:updated><title>Kegelapan di Laut Dalam - Keajaiban Ilmiah Al Qur'an</title><description>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;div class="caption left w300"&gt;&lt;table align="center" cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="float: left; margin-right: 1em; text-align: left;"&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;img alt="Gambar 15. Antara 3 hingga 30 persen cahaya matahari dipantulkan oleh permukaan laut. Selanjutnya, hampir semua warna dari spektrum cahaya akan diserap secara berturut-turut pada 200 meter pertama, kecuali warna biru." class="w300" height="159" src="http://www.islam-guide.com/ch1-1-f-img1.jpg" style="margin-left: auto; margin-right: auto;" width="200" /&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;Gambar 15. Antara 3 hingga 30 persen cahaya matahari dipantulkan oleh permukaan laut. Selanjutnya, hampir semua warna dari spektrum cahaya akan diserap secara berturut-turut pada 200 meter pertama, kecuali warna biru. (Oceans, Elder dan Perneta, hal. 27)&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class="caption left w300"&gt;&lt;div style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em; text-align: left;"&gt;&lt;div style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img alt="Gambar 16. Ombak dalam pada batas pertemuan dua lapisan air yang berbeda kepekatan. Satu lapisan pekat (di bawah) dan yang lainnya lebih encer (di atas). (Oceanography, Gross, hal. 204)" class="w300" height="141" src="http://www.islam-guide.com/ch1-1-f-img2.jpg" width="200" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;Gambar 16. Ombak dalam pada batas pertemuan dua lapisan air yang berbeda kepekatan. Satu lapisan pekat (di bawah) dan yang lainnya lebih encer (di atas). (Oceanography, Gross, hal. 204)&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Allah berfirman di dalam Al Qur'an &lt;br /&gt;
&lt;div class="arabic"&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;أَوْ كَظُلُمَاتٍ فِي بَحْرٍ لُجِّيٍّ يَغْشَاهُ مَوْجٌ مِنْ فَوْقِهِ مَوْجٌ مِنْ فَوْقِهِ سَحَابٌ ۚ ظُلُمَاتٌ بَعْضُهَا فَوْقَ بَعْضٍ إِذَا أَخْرَجَ يَدَهُ لَمْ يَكَدْ يَرَاهَا ۗ وَمَنْ لَمْ يَجْعَلِ اللَّهُ لَهُ نُورًا فَمَا لَهُ مِنْ نُورٍ&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;Atau seperti gelap gulita di lautan yang dalam, yang diliputi oleh ombak, yang di atasnya ombak (pula), di atasnya (lagi) awan; gelap gulita yang tindih-bertindih, apabila dia mengeluarkan tangannya, tiadalah dia dapat melihatnya, (dan) barangsiapa yang tiada diberi cahaya (petunjuk) oleh Allah tiadalah dia mempunyai cahaya sedikitpun. (Al Qur'an, An-Nuur, 24:40)&amp;nbsp; &lt;/div&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;
Ayat ini menyebutkan kegelapan yang dapat ditemukan di laut dalam, di mana jika seseorang menjulurkan tangan ia tak akan bisa melihatnya. Kegelapan di dalam lautan dan samudera ditemukan sekitar kedalaman 200 meter ke bawah. Pada kedalaman ini, hampir-hampir tidak ada cahaya lagi (lihat gambar 15). Di bawah kedalaman 1000 meter, tidak ada cahaya sama sekali. &lt;br /&gt;
Manusia tidak berkemampuan menyelam lebih dari kedalaman 40 meter tanpa bantuan kapal selam atau peralatan khusus. Manusia tak akan bertahan tanpa perlengkapan di bagian gelap dari lautan, semisal pada kedalaman 200 meter. &lt;br /&gt;
Gelapnya kedalaman laut ini hanya diketahui oleh para ilmuwan di masa sekarang melalui berbagai peralatan khusus dan kapal atau peralatan selam yang memungkinkan mereka menyelam ke kedalaman lautan. &lt;br /&gt;
Tanpa peralatan khusus, tidak mungkin manusia di jaman Nabi Muhammad mengetahui bagaimana bentuk kegelapan di dalam lautan. Ini membuktikan bahwa Al Qur'an diturunkan oleh Allah Yang Maha Mengetahui. &lt;br /&gt;
Kita juga melihat dalam penggalan kalimat dari ayat di atas yang berbunyi: "&lt;b&gt;...yang diliputi oleh ombak, yang di atasnya ombak (pula), di atasnya (lagi) awan;&lt;/b&gt;" bahwa air di laut yang dalam diliputi oleh ombak dan di atas ombak ini ada ombak lain. Sangat jelas bagi kita bahwa lapisan ombak yang ke dua ini adalah ombak di permukaan laut yang biasa kita lihat, karena ayat tersebut menyebutkan adanya awan di atasnya. Tetapi bagaimana dengan ombak yang disebutkan pertama? Adakah ombak lain di bawah permukaan laut? &lt;br /&gt;
Para ilmuwan telah menemukan pada masa sekarang adanya &lt;b&gt;ombak dalam (internal waves)&lt;/b&gt; yang "terjadi pada batas pertemuan dua lapisan air yang memiliki perbedaan kepekatan." (lihat gambar 16). &lt;br /&gt;
Ombak dalam terjadi pada permukaan lapisan air di kedalaman lautan karena ia memiliki kepekatan yang lebih tinggi dibandingkan dengan air di atasnya. Ombak dalam berperilaku mirip ombak permukaan. Ia juga bisa pecah seperti ombak di permukaan laut. Namun ombak dalam tidak bisa terlihat oleh mata biasa. Ia hanya bisa dideteksi melalui peralatan canggih dengan mempelajari perubahan suhu dan kandungan garam pada suatu lokasi tertentu. &lt;/div&gt;&lt;/span&gt;</description><link>http://solehah26.blogspot.com/2010/09/gambar-15.html</link><author>noreply@blogger.com (Almar atus Solehah n Muhammad Kamil)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-3086609359895091511.post-2272275911891219898</guid><pubDate>Tue, 14 Sep 2010 03:20:00 +0000</pubDate><atom:updated>2011-05-15T11:05:25.994+07:00</atom:updated><title>Mumpung Masih Diberi Waktu</title><description>&lt;b&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style="color: orange;"&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;Oleh: Gede Prama&amp;nbsp;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;meta content="text/html; charset=utf-8" http-equiv="Content-Type"&gt;&lt;/meta&gt;&lt;meta content="Word.Document" name="ProgId"&gt;&lt;/meta&gt;&lt;meta content="Microsoft Word 12" name="Generator"&gt;&lt;/meta&gt;&lt;meta content="Microsoft Word 12" name="Originator"&gt;&lt;/meta&gt;&lt;link href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5CEVAN%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_filelist.xml" rel="File-List"&gt;&lt;/link&gt;&lt;b&gt;&lt;o:smarttagtype name="place" namespaceuri="urn:schemas-microsoft-com:office:smarttags"&gt;&lt;/o:smarttagtype&gt;&lt;o:smarttagtype name="City" namespaceuri="urn:schemas-microsoft-com:office:smarttags"&gt;&lt;/o:smarttagtype&gt;&lt;/b&gt;&lt;link href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5CEVAN%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_themedata.thmx" rel="themeData"&gt;&lt;/link&gt;&lt;link href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5CEVAN%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_colorschememapping.xml" rel="colorSchemeMapping"&gt;&lt;/link&gt;    &lt;m:smallfrac m:val="off"&gt;    &lt;m:dispdef&gt;    &lt;m:lmargin m:val="0"&gt;    &lt;m:rmargin m:val="0"&gt;    &lt;m:defjc m:val="centerGroup"&gt;    &lt;m:wrapindent m:val="1440"&gt;    &lt;m:intlim m:val="subSup"&gt;    &lt;m:narylim m:val="undOvr"&gt;   &lt;/m:narylim&gt;&lt;/m:intlim&gt; &lt;/m:wrapindent&gt;&lt;style&gt;
&lt;!--
 /* Font Definitions */
 @font-face
	{font-family:"Cambria Math";
	panose-1:2 4 5 3 5 4 6 3 2 4;
	mso-font-charset:1;
	mso-generic-font-family:roman;
	mso-font-format:other;
	mso-font-pitch:variable;
	mso-font-signature:0 0 0 0 0 0;}
 /* Style Definitions */
 p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal
	{mso-style-unhide:no;
	mso-style-qformat:yes;
	mso-style-parent:"";
	margin:0cm;
	margin-bottom:.0001pt;
	mso-pagination:widow-orphan;
	font-size:12.0pt;
	font-family:"Times New Roman","serif";
	mso-fareast-font-family:"Times New Roman";}
.MsoChpDefault
	{mso-style-type:export-only;
	mso-default-props:yes;
	font-size:10.0pt;
	mso-ansi-font-size:10.0pt;
	mso-bidi-font-size:10.0pt;}
@page Section1
	{size:612.0pt 792.0pt;
	margin:72.0pt 72.0pt 72.0pt 72.0pt;
	mso-header-margin:36.0pt;
	mso-footer-margin:36.0pt;
	mso-paper-source:0;}
div.Section1
	{page:Section1;}
--&gt;
&lt;/style&gt;  &lt;/m:defjc&gt;&lt;/m:rmargin&gt;&lt;/m:lmargin&gt;&lt;/m:dispdef&gt;&lt;/m:smallfrac&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;Setiap mengakhiri sebuah tahun, semua orang dihadang oleh sebuah kenyataan betapa cepatnya sang waktu berputar dan berlalu. Dan secara tiba-tiba, baru sadar ketika ada sahabat atau kerabat yang dipanggil kematian. Di situ kita baru merenung, kita masih diberi sisa waktu. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;Mungkin Anda punya kenangan tersendiri dengan tahun 2001, demikian juga saya. &lt;st1:city w:st="on"&gt;&lt;st1:place w:st="on"&gt;Ada&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt; sejumlah catatan dan jejak waktu yang tertulis dalam sejarah saya di tahun 2001. &lt;st1:city w:st="on"&gt;&lt;st1:place w:st="on"&gt;Ada&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt; kejadian diangkat menjadi presiden direktur sebuah perusahaan swasta dengan dua ribuan karyawan di awal tahun, dan di akhir tahun diangkat lagi oleh sang kehidupan untuk menjadi presiden direktur sebuah perusahaan dengan empat puluh ribuan karyawan. &lt;st1:city w:st="on"&gt;&lt;st1:place w:st="on"&gt;Ada&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt; juga catatan-catatan yang menyedihkan seperti pernah diteror orang, didatangi karyawan yang marah sambil mengancam manajernya dibunuh di depan saya. Dan masih ada lagi catatan lain yang terlalu panjang untuk diceritakan. Boleh saja ada orang yang berdecak kagum, atau menyimpan kebencian setelah melihat catatan ini. Namun, bagi saya pribadi ada yang jauh lebih membanggakan dari diangkatnya saya oleh sang kehidupan dua kali di tahu 2001 di posisi tertinggi. Setelah mencoba beberapa kali di tahun-tahun sebelumnya, baru di tahun 2001 saya berhasil menemani sahabat-sahabat muslim berpuasa sebulan penuh. Inilah prestasi yang paling saya banggakan di tahun 2001. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;Mirip dengan kejadian sebelumnya, di mana sejumlah sahabat mengira saya seorang kristiani ketika banyak menulis soal cinta dan kasih sayang, ada juga yang mengira saya seorang buddis ketika mereka tahu kalau saya seorang vegetarian, demikian juga dengan kegiatan berpuasa sebulan tadi. Bawahan di kantor yang biasa melayani saya membelikan makan siang, ada yang berbisik kalau saya sudah menjadi seorang muslim. Tentu saja semuanya hanya saya jawab dengan senyuman. Dan ada yang lebih penting dari sekadar memasukkan kegiatan-kegiatan membanggakan ini ke dalam kotak dan judul tertentu. Yakni, bagaimana sang waktu diisi. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;Kadang ada anggota keluarga – terutama isteri – yang kasihan melihat saya menempuh jalan-jalan kehidupan seperti ini. Dulu, ketika berada pada kehidupan yang amat di bawah dan amat jarang bisa membeli daging, bermimpi bisa makan daging setiap hari. Sekarang, ketika membeli daging bukan lagi menjadi sebuah kegiatan yang teramat sulit untuk dilakukan, tiba-tiba saya memutuskan hubungan dengan kegiatan makan daging. Dulu, ketika makan adalah sebuah kemewahan dan hiburan yang amat menyenangkan. Sekarang ketika membeli makanan adalah sebuah perkara kecil, malah berpuasa dalam waktu sebulan. Demikianlah kira-kira isteri saya kadang mengeluh di rumah. Dan semua keluhan ini hanya saya jawab dengan senyuman sederhana plus kalimat sederhana : mumpung masih diberi waktu. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;Serupa dengan lagu indah Ebiet G. Ade yang berjudul ‘Masih ada waktu’, hidup memang sebuah perjalanan abadi. Hanya karena kehendakNya, kita masih bisa melihat matahari. Ebiet memberikan kita sebuah alternatif yang layak untuk direnungkan : bersujud. Satu spirit dengan saran bersujud ala Ebiet, Kahlil Gibran dalam The Prophet pernah menulis : ‘your daily life is your temple and your religion’. Kehidupan sehari-hari Anda adalah tempat sembahyang sekaligus ‘agama’ Anda. Sulit membayangkan, bagaimana seseorang yang menyebut dirinya beragama tetapi setiap hari pekerjaannya hanya menyakiti hati orang lain. &lt;st1:place w:st="on"&gt;Susah&lt;/st1:place&gt; dimengerti, kalau ada orang yang datang ke tempat ibadah demikian rajinnya, atau menyumbangkan dana besar untuk pembuatan tempat ibadah, tetapi hampir setiap hari mencuri uang orang lain. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;Dalam bingkai-bingkai Ebiet dan Gibran, mungkin lebih menyentuh hati orang-orang biasa yang tidak pernah menyumbang, tidak pernah menyebutkan agamanya, tetapi mengisi waktu-waktunya dengan cinta dan kasih sayang. Atau orang-orang yang namanya tidak pernah menghiasi media, tidak dikenal siapapun, namun mengisi hari-harinya dengan senyuman buat kehidupan. Atau orang yang tidak pernah menduduki satu kursi jabatanpun, tidak menyandang gelar apapun, namun menunjukkan keteladanan-keteladanan kehidupan yang mengagumkan. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;Terinspirasi dari pemikiran-pemikiran orang seperti Ebiet dan Gibran inilah, saya merelakan diri hidup dalam jalur-jalur yang oleh kebanyakan orang disebut menyengsarakan. Tidak untuk gagah-gagahan, tidak juga karena haus akan pujian, akan tetapi melalui solidaritas, disiplin diri, kesederhanaan saya sedang mengukir sang hidup dengan catatan-catatan waktu. Dan ketika suatu waktu putera puteri saya, atau orang lain membuka serta membacanya, mereka akan tahu, pernah ada seorang ayah atau seorang penulis yang hidup dengan tingkat solidaritas dan disiplin diri tenrtentu. Kemudian, membuahkan kehidupan yang hanya mengenal bersujud di depan Tuhan. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: black; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;Sebagai orang yang bergaul ke mana-mana, kerap saya diberikan banyak kartu nama oleh banyak orang, lengkap dengan jabatan mentereng di bawah nama yang bersangkutan. Ini membuat saya berimajinasi, kalau suatu saat saya bisa memiliki sebuah kartu nama, di mana di bawah nama saya ada jabatan yang bisa mewakili kesukaan saya untuk bersujud di depan Tuhan. Mimpi ini muncul di kepala karena teringat oleh salah satu tulisan Gibran dalam The Prophet : ‘beauty is life when life unveils her holy face (kecantikan adalah kehidupan yang wajah sucinya terungkap). Dan saya berterimakasih bisa mengetahuinya ketika Tuhan masih memberi cukup waktu.&lt;/span&gt;&lt;i&gt; &lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;</description><link>http://solehah26.blogspot.com/2010/09/mumpung-masih-diberi-waktu.html</link><author>noreply@blogger.com (Almar atus Solehah n Muhammad Kamil)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-3086609359895091511.post-8628212100552405804</guid><pubDate>Tue, 14 Sep 2010 03:18:00 +0000</pubDate><atom:updated>2011-05-15T11:17:59.485+07:00</atom:updated><title>Menemukan Harta Karun Termahal</title><description>&lt;b&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style="color: orange;"&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;Oleh: Gede Prama&amp;nbsp;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;link href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5CEVAN%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_filelist.xml" rel="File-List"&gt;&lt;/link&gt;&lt;b&gt;&lt;o:smarttagtype name="place" namespaceuri="urn:schemas-microsoft-com:office:smarttags"&gt;&lt;/o:smarttagtype&gt;&lt;o:smarttagtype name="City" namespaceuri="urn:schemas-microsoft-com:office:smarttags"&gt;&lt;/o:smarttagtype&gt;&lt;/b&gt;&lt;link href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5CEVAN%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_themedata.thmx" rel="themeData"&gt;&lt;/link&gt;&lt;link href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5CEVAN%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_colorschememapping.xml" rel="colorSchemeMapping"&gt;&lt;/link&gt;    &lt;m:smallfrac m:val="off"&gt;    &lt;m:dispdef&gt;    &lt;m:lmargin m:val="0"&gt;    &lt;m:rmargin m:val="0"&gt;    &lt;m:defjc m:val="centerGroup"&gt;    &lt;m:wrapindent m:val="1440"&gt;    &lt;m:intlim m:val="subSup"&gt;    &lt;m:narylim m:val="undOvr"&gt;   &lt;/m:narylim&gt;&lt;/m:intlim&gt; &lt;/m:wrapindent&gt;&lt;style&gt;
&lt;!--
 /* Font Definitions */
 @font-face
	{font-family:"Cambria Math";
	panose-1:2 4 5 3 5 4 6 3 2 4;
	mso-font-charset:1;
	mso-generic-font-family:roman;
	mso-font-format:other;
	mso-font-pitch:variable;
	mso-font-signature:0 0 0 0 0 0;}
 /* Style Definitions */
 p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal
	{mso-style-unhide:no;
	mso-style-qformat:yes;
	mso-style-parent:"";
	margin:0cm;
	margin-bottom:.0001pt;
	mso-pagination:widow-orphan;
	font-size:12.0pt;
	font-family:"Times New Roman","serif";
	mso-fareast-font-family:"Times New Roman";}
.MsoChpDefault
	{mso-style-type:export-only;
	mso-default-props:yes;
	font-size:10.0pt;
	mso-ansi-font-size:10.0pt;
	mso-bidi-font-size:10.0pt;}
@page Section1
	{size:612.0pt 792.0pt;
	margin:72.0pt 72.0pt 72.0pt 72.0pt;
	mso-header-margin:36.0pt;
	mso-footer-margin:36.0pt;
	mso-paper-source:0;}
div.Section1
	{page:Section1;}
--&gt;
&lt;/style&gt;  &lt;/m:defjc&gt;&lt;/m:rmargin&gt;&lt;/m:lmargin&gt;&lt;/m:dispdef&gt;&lt;/m:smallfrac&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;Salah satu jenis film tontonan yang kerap saya lihat dulu ketika berumur masih amat muda, adalah perjalanan sejumlah orang mencari harta karun di tempat yang amat jauh. Menarik, seru dan menegangkan, itulah alasan kami ketika itu duduk di bioskop atau di depan tv ber jam-jam. Menarik, karena menghadirkan pengalaman perjalanan yang disertai pemandangan daerah pedalaman yang indah. Seru, sebab disertai adegan-adegan yang susah ditebak arahnya. Menegangkan, terutama karena serangkaian tantangan berat senantiasa menghadang di depan mata. &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;Ketika itu, tidak pernah terbayangkan sedikitpun kalau perjalanan hidup ini amat serupa dengan perjalanan mencari harta karun. Menarik, tentu saja karena pemandangan-pemandangan yang hadir di depan mata demikian bervariasi. Demikian menarik dan asiknya, sampai-sampai ada banyak sekali orang yang tidak sadar kalau satu tahun sudah berlalu. Atau tiba-tiba baru sadar kalau umur sudah tua, terutama setelah melihat putera-puteri beranjak dewasa. Disamping mengasikkan, ada tidak sedikit manusia yang amat takut kematian. Apa lagi sebabnya kalau bukan karena daya tarik sang hidup yang demikian memikat. Disamping menarik, perjalanan sang hidup juga seru, sebab tidak jarang terjadi kita harus ‘berperang’ dengan banyak kekuatan. &lt;st1:city w:st="on"&gt;&lt;st1:place w:st="on"&gt;Ada&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt; perang melawan diri sendiri, ada perang melawan ketidakjujuran, ada perang melawan ketertindasan, dan masih banyak lagi perang lainnya. Dan terakhir tentu saja juga menantang, secara lebih khusus karena tidak seorangpun tahu bagaimana persisnya wajah masa depan. Tiba-tiba tanpa persiapan memadai ia hadir di depan mata. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;Bedanya, kalau dalam film-film di atas, jelas dan tegas harta karunlah yang digunakan sebagai sasaran buruan. Dalam perjalanan kehidupan, sasaran buruannya disamping berbeda dari satu orang ke orang yang lain, juga bergerak dan berubah sejalan dengan kedalaman renungan masing-masing. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;b&gt;&lt;st1:city w:st="on"&gt;&lt;st1:place w:st="on"&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;Ada&lt;/span&gt;&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt;&lt;span style="color: black;"&gt; memang sekumpulan manusia yang seluruh hidupnya hanya digunakan mencari harta dan tahta. Dan bahkan sampai di ujung kehidupanpun masih menangisi harta yang ditinggalkan. Di bagian lain, ada juga manusia yang sama sekali tidak perduli akan harta dan tahta. Satu-satunya yang ia perdulikan hanyalah perjalanan menuju Tuhan. Di antara dua kutub ekstrim ini, kadang ada sisa-sisa renungan yang tercecer. Sekaligus menghadirkan pertanyaan mendasar, apakah yang kita cari dalam perjalanan hidup yang demikian melelahkan ini ? &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;Bagaimana tidak melelahkan, saya menghabiskan hampir dua puluh tahun duduk di bangku sekolah formal. Bergelut dengan kehidupan kerja hampir enam belas tahun. Berkelana dalam kehidupan pernikahan yang banyak godaan telah delapan belas tahun. Tidak sedikit di antaranya diwarnai air mata kesedihan, perang hati nurani, bahkan kadang mengancam nyawa. Dalam rangkaian perjalanan seperti ini, sangat layak kalau bertanya ulang, apa yang kita cari ? &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;Entah sampai di tataran pemahaman mana perjalanan Anda sejauh ini, tetapi semakin saya selami dan dalami, semakin saya tahu kalau hidup adalah sebuah perjalanan ke dalam diri. Berbeda dengan harta karun yang harus kita cari, dan membawa kemungkinan terbukanya sebuah penemuan, harta karun kehidupan ada pada proses belajar. Ya sekali lagi ada pada proses belajar. Bukan pada tujuan akhirnya. Ini penting untuk dipahami dan didalami, karena perjalanan menemukan diri sendiri adalah sejenis perjalanan yang tidak mengenal garis finish. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;Karena tidak ada titik akhirnya inilah, maka saya menaruh banyak hormat kepada sejumlah pilosopi timur yang menekankan pentingnya hidup di hari ini (living in the now). Tidak sekadar hidup berfoya-foya dan menghabiskan kenikmatan tentunya. Melainkan, hidup penuh kesadaran dan rasa syukur. Pada kesempatan lain, saya memang pernah mengutip tingkatan-tingkatan manusia ala seorang sahabat pengusaha. Dari manusia bodoh, pintar, licik sampai dengan manusia beruntung. Dan konon manusia beruntunglah yang tidak bisa dikalahkan oleh manusia licik. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;Bercermin pada pentingnya hidup penuh kesadaran di hari ini, ada manusia yang lebih berbahagia dibandingkan manusia yang beruntung, yakni manusia yang tidak lagi terikat pada apapun. Ketika dipuja karena berada di atas, ia yakin harta dan tahtalah yang dipuja orang. Tatkala dihina karena jatuh ke lumpur kehidupan, ketiadaan harta dan tahta yang membuatnya jadi demikian. Dengan kata lain, diri ini yang sebenarnya tidaklah pernah disentuh pujian dan makian. Oleh karena itu, kenapa mesti gembira ketika dipuji dan menangis ketika dimaki ? Demikianlah pilihan sikap manusia-manusia langka yang sudah bebas dari keterikatan. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;Tidak ada satu kekuatanpun yang bisa mendikte orang jenis terakhir. Ketika sibuk dalam kerja ia menikmati kerjanya dengan suka cita. Tatkala PHK menghadang ia habiskan waktunya untuk belajar pilosopi dan agama. Mana kala anak-anak masih kecil, kita ajak mereka hidup dalam tawa dan canda. Dan bila mereka sudah besar dan mandiri, kalau dibantu hidup syukur, kalau tidak dibantu bisa jadi jalan hidup sudah seperti itu. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: black; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;Dalam hidup yang tidak lagi dibelenggu keterikatan, yang ada hanyalah kebebasan dan keikhlasan di depan Tuhan. Entah Anda setuju entah tidak, sampai dengan perjalanan hidup saya sekarang, inilah berkah dan harta karun terbesar yang pernah diberikan ke saya. Dengan kerendahan hati di depan Tuhan, saya hanya bisa berucap lirih : ‘terima kasih Tuhan !’.&lt;/b&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;span style="color: black; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt; &lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;</description><link>http://solehah26.blogspot.com/2010/09/menemukan-harta-karun-termahal.html</link><author>noreply@blogger.com (Almar atus Solehah n Muhammad Kamil)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-3086609359895091511.post-3420074621445682764</guid><pubDate>Tue, 14 Sep 2010 03:14:00 +0000</pubDate><atom:updated>2011-05-15T11:19:33.729+07:00</atom:updated><title>Meraih Harta Dengan Cinta</title><description>&lt;b&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style="color: orange;"&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;Oleh: Gede Prama&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: orange;"&gt;&lt;link href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5CEVAN%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_filelist.xml" rel="File-List"&gt;&lt;/link&gt;&lt;b&gt;&lt;o:smarttagtype name="place" namespaceuri="urn:schemas-microsoft-com:office:smarttags"&gt;&lt;/o:smarttagtype&gt;&lt;o:smarttagtype name="City" namespaceuri="urn:schemas-microsoft-com:office:smarttags"&gt;&lt;/o:smarttagtype&gt;&lt;o:smarttagtype name="country-region" namespaceuri="urn:schemas-microsoft-com:office:smarttags"&gt;&lt;/o:smarttagtype&gt;&lt;/b&gt;&lt;link href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5CEVAN%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_themedata.thmx" rel="themeData"&gt;&lt;/link&gt;&lt;link href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5CEVAN%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_colorschememapping.xml" rel="colorSchemeMapping"&gt;&lt;/link&gt;    &lt;m:smallfrac m:val="off"&gt;    &lt;m:dispdef&gt;    &lt;m:lmargin m:val="0"&gt;    &lt;m:rmargin m:val="0"&gt;    &lt;m:defjc m:val="centerGroup"&gt;    &lt;m:wrapindent m:val="1440"&gt;    &lt;m:intlim m:val="subSup"&gt;    &lt;m:narylim m:val="undOvr"&gt;   &lt;/m:narylim&gt;&lt;/m:intlim&gt; &lt;/m:wrapindent&gt;&lt;style&gt;
&lt;!--
 /* Font Definitions */
 @font-face
	{font-family:"Cambria Math";
	panose-1:2 4 5 3 5 4 6 3 2 4;
	mso-font-charset:1;
	mso-generic-font-family:roman;
	mso-font-format:other;
	mso-font-pitch:variable;
	mso-font-signature:0 0 0 0 0 0;}
 /* Style Definitions */
 p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal
	{mso-style-unhide:no;
	mso-style-qformat:yes;
	mso-style-parent:"";
	margin:0cm;
	margin-bottom:.0001pt;
	mso-pagination:widow-orphan;
	font-size:12.0pt;
	font-family:"Times New Roman","serif";
	mso-fareast-font-family:"Times New Roman";}
.MsoChpDefault
	{mso-style-type:export-only;
	mso-default-props:yes;
	font-size:10.0pt;
	mso-ansi-font-size:10.0pt;
	mso-bidi-font-size:10.0pt;}
@page Section1
	{size:612.0pt 792.0pt;
	margin:72.0pt 72.0pt 72.0pt 72.0pt;
	mso-header-margin:36.0pt;
	mso-footer-margin:36.0pt;
	mso-paper-source:0;}
div.Section1
	{page:Section1;}
--&gt;
&lt;/style&gt;  &lt;/m:defjc&gt;&lt;/m:rmargin&gt;&lt;/m:lmargin&gt;&lt;/m:dispdef&gt;&lt;/m:smallfrac&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;Tidak sedikit manusia sepanjang sejarah, dan mungkin sepanjang zaman, dihadang pertanyaan mendasar : bisakah harta diraih melalui jalan-jalan cinta ? Pertanyaan ini tidak saja menghadang Anda, sayapun dihadang pertanyaan serupa dulu. Tidak sedikit manusia yang ragu, dan bahkan skeptis. Lebih menyedihkan lagi, ada yang meletakkan harta dan cinta dalam posisi berseberangan. Bila mau harta, cinta harus dikorbankan. Jika mau cinta, maka harta akan menjauh. Paling tidak, demikianlah keyakinan banyak orang. &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;Tanpa bermaksud berseberangan dengan banyak orang, premis dasar saya agak berbeda. Antara harta di satu sisi, dan cinta di lain sisi, tidaklah selalu berada pada posisi berseberangan. Tidak sedikit kehidupan manusia bertutur, keduanya bisa dilakukan secara bersama-sama. Kehidupan sejumlah orang mengagumkan bahkan menunjukkan, harta juga bisa diraih melalui jalur-jalur cinta. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;Sebut saja serangkaian kehidupan sejumlah orang yang mengagumkan seperti Konosuke Matsushita dan Mahatma Gandhi. Yang pertama wakil kehidupan yang tinggi di dunia material, yang kedua adalah wakil kehidupan yang tinggi di dunia spiritual. Keduanya adalah wakil dari kehidupan di mana harta (baik material maupun spiritual) bisa berjalan bersama-sama dengan cinta. Matsushita melalui prinsip Man Does Not Live With Bread Alone, tidak saja membuat pemilik prinsipnya menjadi kaya raya secara materi, tetapi juga memberikan inspirasi spiritual pada banyak sekali kehidupan korporasi. Gandhi juga serupa, prinsip anti kekerasan tidak saja membuat sejarah kemerdekaan &lt;st1:country-region w:st="on"&gt;&lt;st1:place w:st="on"&gt;India&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:country-region&gt; jadi legendaris, tetapi menjadi sumber air kejernihan bagi banyak sekali perjuangan umat manusia di seluruh kaki langit. &lt;st1:city w:st="on"&gt;&lt;st1:place w:st="on"&gt;Ada&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt; yang menyebut dua kasus di atas sebagai kebetulan yang tidak representatif. Dan saya hargai mereka yang berkeyakinan demikian. Dan kehidupan saya maupun kehidupan sejumlah orang lain bertutur sebaliknya. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;Setiap kali pulang sekolah ketika masih kelas satu dan dua SD, saya ambil tempat duduk kecil dan meminta Ibu duduk di &lt;st1:city w:st="on"&gt;&lt;st1:place w:st="on"&gt;sana&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt;. Sambil tersenyum Ibu duduk dan memangku saya. Dan dimulailah kegiatan konyol yang membuat banyak sahabat kecil saya berteriak : ‘malu, sudah besar masih menetek !’. Dan ketika Ibu masih hidup, dan menyaksikan bagaimana saya yang memiliki banyak kekurangan ini menggapai sejumlah ketinggian, Ibu berbisik ke saya : ‘kamu pantas sampai di tempat tinggi dalam kehidupan, karena menetek sampai umur delapan tahun’. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;Ketika itu, saya hanya menjawabnya dengan senyum, hanya untuk membahagiakan hati Ibu. Namun sekian lama setelah Ibu meninggal, kekuatan-kekuatan cinta Ibu tidak habis sampai ketika saya berhenti menetek. Kekuatan cinta ini menembus batas waktu. Dalam banyak kejadian bahkan terbukti, kehidupan saya ditarik ke tempat-tempat tinggi melalui energi-energi cinta. Salah satunya cinta almarhumah Ibu saya. &lt;br /&gt;
Cerita kedua adalah cerita Rich Teerlink sebagai komandan Harley Davidson dalam melakukan turn around. Sebagaimana kita tahu, Teerlink berhasil memutar balikkan sejarah Harley Davidson dari produsen sepeda motor yang jadi pecundang, kembali berdiri tegak menjadi pemenang. Sebagaimana ia tuturkan dalam buku More Than Motor Cycle, kekuatan terbesar yang mendorongnya untuk senantiasa teguh dan kuat mengomandani Harley Davidson adalah pesan Ibunya : ‘semua manusia pada dasarnya sama baiknya’. Ini juga yang membuat banyak negosiasi Teerlink dengan serikat pekerja, serta negosiasi-negosiasi berat lainnya berjalan relatif lancar. Energinya hanya satu : cinta. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;Cerita serupa juga menjadi catatan hidup Lee Iacocca, Konosuke Matsushita, Mahatma Gandhi sampai dengan Dalai Lama. Di mana, harta juga bisa digapai melalui jalan-jalan cinta. Catatan ini mengingatkan saya pada seorang penulis jernih bernama Chao-Hsiu Chen. Penulis buku The Bamboo Oracle serta The Body Feng Shui ini pernah menulis : ‘Look at your own life and that your roots, your trunks, your branches and your leaves will live as long as your character is noble. Therefore you can be lucky’. Lihatlah kehidupan Anda. Akar, batang, cabang dan daun-daun Anda akan hidup sejauh Anda memiliki sifat-sifat mulia. Dan karenanya, Anda juga bisa hidup penuh keberuntungan. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;Tadinya, saya pikir apa yang disebut dengan The Body Feng Shui adalah bagaimana menyisir rambut, mengenakan pakaian, atau merawat tubuh saja. Ternyata ia lebih mendalam : mengembangkan sifat-sifat mulia. Dan kemuliaan terakhir ini tidak saja bisa membuat orang bisa jadi pendeta, melainkan juga bisa membuat orang hidup penuh keberuntungan. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;Sebuah tesis yang menjawab keraguan banyak orang, melalui cinta sebagai awal dari banyak hal-hal mulia, harta juga bisa diraih dalam jumlah yang tidak terbatas. Lebih dari sekadar meraih harta, orang-orang yang meraih harta dengan jalan cinta, bisa meraih dua sukses sekaligus : sukses di perjalanan sukses di tempat tujuan, sukses di dunia sukses juga di surga. Bukankah indah sekali kehidupan yang diwarnai dua sukses sekaligus ? &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;Anda bebas memilih, akankah dibiarkan cinta berseberangan dengan harta, atau akan meraih harta dengan jalan-jalan cinta. Apapun pilihan Anda saya hargai. Dan sejalan dengan Chao-Hsiu Chen melalui kearifan-kearifan bambunya yang menyebutkan bahwa the greatest peace in modesty, the greatest modesty in silence, ketika tulisan ini sedang dibuat saya sedang merangkum dua kontroversi ini dalam inti sari keheningan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;</description><link>http://solehah26.blogspot.com/2010/09/meraih-harta-dengan-cinta.html</link><author>noreply@blogger.com (Almar atus Solehah n Muhammad Kamil)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-3086609359895091511.post-8227997140022053941</guid><pubDate>Tue, 14 Sep 2010 03:02:00 +0000</pubDate><atom:updated>2011-05-15T11:24:51.502+07:00</atom:updated><title>Memaafkan Itu Menyembuhkan</title><description>&lt;i style="color: orange;"&gt;&lt;b&gt;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style="color: orange;"&gt;&lt;link href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5CEVAN%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_filelist.xml" rel="File-List"&gt;&lt;/link&gt;&lt;link href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5CEVAN%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_themedata.thmx" rel="themeData"&gt;&lt;/link&gt;&lt;link href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5CEVAN%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_colorschememapping.xml" rel="colorSchemeMapping"&gt;&lt;/link&gt;    &lt;m:smallfrac m:val="off"&gt;    &lt;m:dispdef&gt;    &lt;m:lmargin m:val="0"&gt;    &lt;m:rmargin m:val="0"&gt;    &lt;m:defjc m:val="centerGroup"&gt;    &lt;m:wrapindent m:val="1440"&gt;    &lt;m:intlim m:val="subSup"&gt;    &lt;m:narylim m:val="undOvr"&gt;   &lt;/m:narylim&gt;&lt;/m:intlim&gt; &lt;/m:wrapindent&gt;&lt;style&gt;
&lt;!--
 /* Font Definitions */
 @font-face
	{font-family:"Cambria Math";
	panose-1:2 4 5 3 5 4 6 3 2 4;
	mso-font-charset:1;
	mso-generic-font-family:roman;
	mso-font-format:other;
	mso-font-pitch:variable;
	mso-font-signature:0 0 0 0 0 0;}
 /* Style Definitions */
 p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal
	{mso-style-unhide:no;
	mso-style-qformat:yes;
	mso-style-parent:"";
	margin:0cm;
	margin-bottom:.0001pt;
	mso-pagination:widow-orphan;
	font-size:12.0pt;
	font-family:"Times New Roman","serif";
	mso-fareast-font-family:"Times New Roman";}
.MsoChpDefault
	{mso-style-type:export-only;
	mso-default-props:yes;
	font-size:10.0pt;
	mso-ansi-font-size:10.0pt;
	mso-bidi-font-size:10.0pt;}
@page Section1
	{size:612.0pt 792.0pt;
	margin:72.0pt 72.0pt 72.0pt 72.0pt;
	mso-header-margin:36.0pt;
	mso-footer-margin:36.0pt;
	mso-paper-source:0;}
div.Section1
	{page:Section1;}
--&gt;
&lt;/style&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 10pt;"&gt;Oleh: Gede Prama&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/m:defjc&gt;&lt;/m:rmargin&gt;&lt;/m:lmargin&gt;&lt;/m:dispdef&gt;&lt;/m:smallfrac&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: orange;"&gt;&lt;link href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5CEVAN%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_filelist.xml" rel="File-List"&gt;&lt;/link&gt;&lt;o:smarttagtype name="place" namespaceuri="urn:schemas-microsoft-com:office:smarttags"&gt;&lt;/o:smarttagtype&gt;&lt;o:smarttagtype name="City" namespaceuri="urn:schemas-microsoft-com:office:smarttags"&gt;&lt;/o:smarttagtype&gt;&lt;link href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5CEVAN%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_themedata.thmx" rel="themeData"&gt;&lt;/link&gt;&lt;link href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5CEVAN%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_colorschememapping.xml" rel="colorSchemeMapping"&gt;&lt;/link&gt;    &lt;m:smallfrac m:val="off"&gt;    &lt;m:dispdef&gt;    &lt;m:lmargin m:val="0"&gt;    &lt;m:rmargin m:val="0"&gt;    &lt;m:defjc m:val="centerGroup"&gt;    &lt;m:wrapindent m:val="1440"&gt;    &lt;m:intlim m:val="subSup"&gt;    &lt;m:narylim m:val="undOvr"&gt;   &lt;/m:narylim&gt;&lt;/m:intlim&gt; &lt;/m:wrapindent&gt;&lt;style&gt;
&lt;!--
 /* Font Definitions */
 @font-face
	{font-family:"Cambria Math";
	panose-1:2 4 5 3 5 4 6 3 2 4;
	mso-font-charset:1;
	mso-generic-font-family:roman;
	mso-font-format:other;
	mso-font-pitch:variable;
	mso-font-signature:0 0 0 0 0 0;}
 /* Style Definitions */
 p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal
	{mso-style-unhide:no;
	mso-style-qformat:yes;
	mso-style-parent:"";
	margin:0cm;
	margin-bottom:.0001pt;
	mso-pagination:widow-orphan;
	font-size:12.0pt;
	font-family:"Times New Roman","serif";
	mso-fareast-font-family:"Times New Roman";}
.MsoChpDefault
	{mso-style-type:export-only;
	mso-default-props:yes;
	font-size:10.0pt;
	mso-ansi-font-size:10.0pt;
	mso-bidi-font-size:10.0pt;}
@page Section1
	{size:612.0pt 792.0pt;
	margin:72.0pt 90.0pt 72.0pt 90.0pt;
	mso-header-margin:36.0pt;
	mso-footer-margin:36.0pt;
	mso-paper-source:0;}
div.Section1
	{page:Section1;}
--&gt;
&lt;/style&gt;  &lt;/m:defjc&gt;&lt;/m:rmargin&gt;&lt;/m:lmargin&gt;&lt;/m:dispdef&gt;&lt;/m:smallfrac&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;Kolam kebencian tidak bertepi, mungkin itu sebutan yang cocok untuk tahun 2001. Ada kebencian terhadap Amerika karena menyerang Afghanistan, ada kebencian terhadap Osama karena dituduh menghancurkan gedung WTC New York, ada kebencian terhadap pemerintah karena tidak menunjukkan kinerja yang meyakinkan, ada kebencian terhadap DPR karena tidak habis-habisnya dilanda skandal, ada kebencian terhadap suku atau agama lain karena terlibat perang dan kerusuhan, ada kebencian terhadap pengusaha besar karena dicurigai mencuri uang negara, ada kebencian terhadap oknum aparat yang tidak berhenti-berhenti korupsi, dan masih banyak lagi daftar kebencian lainnya. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;Apa yang bisa diproduksi oleh kebencian ?&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; Kita bisa lihat sendiri disamping pengangguran yang berjumlah puluhan juta orang, juga secara amat meyakinkan kita sedang memproduksi masa depan yang amat menakutkan. Tidak hanya pernikahan yang beranak pinak, kebencian bahkan bisa menghasilkan anak, cucu, cicit dengan wajah-wajah yang lebih menakutkan. Lihatlah sejarah, di &lt;st1:city w:st="on"&gt;&lt;st1:place w:st="on"&gt;sana&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt; sudah tertulis banyak sekali catatan tentang kebencian yang beranak pinak, dan kemudian menghasilkan kehidupan yang mengerikan. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;Mirip dengan sebuah cerita Zen tentang dua orang pendeta yang mau berenang menyeberangi sungai. Tiba-tiba ada wanita cantik yang berteriak di belakang meminta digendong. Dan pendeta lebih tuapun menyanggupinya. Dua jam setelah kejadian itu berlalu, pendeta yang lebih muda bertanya : ‘kenapa abang sebagai pendeta mau menggendong wanita cantik tadi ?’. Dengan sedikit kesal pendeta tua berucap : ‘saya sudah menurunkan tubuh wanita tadi dua jam yang lalu, namun kamu menggendongnya sampai dengan sekarang’. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;Demikianlah cara kerja kebencian. Oleh karena sebuah atau beberapa kejadian yang sudah lewat di masa lalu – sebagian bahkan sudah lewat ratusan tahun yang lalu – sebagian orang menggendong kebencian bahkan sampai ketika dipanggil sang kematian. Sehingga praktis seumur hidup orang-orang seperti itu isi waktunya hanya kebencian, kebencian dan hanya kebencian. Anda pasti sudah tahu sendiri akibat yang ditimbulkan oleh semua itu. Jangankan doa dan perjalanan menuju Tuhan, tubuh dan jiwanya sendiri pasti dikunjungi berbagai macam penyakit. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;Dalam keadaan begini, tidak ada pilihan lain terkecuali belajar dan mendidik diri untuk melupakan kebencian serta mulai memaafkan orang lain. Ya sekali lagi memaafkan orang lain. Inilah sebuah kegiatan yang amat sulit di zaman ini. Berat, sulit, tidak mungkin, tidak bisa itulah rangkaian stempel yang diberikan kepada seluruh upaya untuk memaafkan orang lain. Saya bahkan menemukan orang-orang dengan beban tidak bisa memaafkan dalam jumlah yang tidak terhitung. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;Sehingga ini semua menyisakan pekerjaan rumah yang besar bagi saya (dan mungkin juga Anda), terutama bagaimana berjalan dalam hidup dengan sesedikit mungkin beban kebencian. Di titik ini, mungkin ada manfaatnya mengutip apa yang pernah ditulis Rabindranath Tagore dalam The Heart of God : ‘when the far and the near will kiss each other, and life will be one in love’. Bila yang jauh berciuman dengan yang dekat, maka kehidupan menyatu dalam cinta. Mungkin kedengarannya puitis sekaligus mengundang alis berkerut. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;Yang jauh, setidaknya menurut saya, adalah kejadian-kejadian di masa lalu sekaligus harapan-harapan kita akan masa depan. Yang dekat adalah kehidupan kita yang riil dan nyata di hari ini. Dan keduanya tidak mungkin disatukan oleh kebencian. Ia jauh lebih mungkin dijembatani oleh kesediaan untuk memaafkan. Dan dari sinilah lahir bibit-bibit unggul cinta buat sang kehidupan. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;Dan bibit-bibit unggul cinta ini, mungkin saja bisa menyembuhkan orang yang dimaafkan. Tetapi yang jelas, kegiatan memaafkan pasti menyembuhkan siapa saja yang mau dan rela memaafkan. Seperti baru saja meletakkan beban berat yang lama tergendong di bahu, demikianlah rasanya ketika kita rela memaafkan orang lain. Keyakinan ini bukannya tanpa bukti, Bernie Siegel dalam karya best seller-nya yang berjudul Love, Medicine and Miracles mengajukan sebuah bukti meyakinkan. Sebagaimana ia tulis secara amat percaya diri di halaman 202 bukunya, Siegel telah mengkoleksi 57 kasus keajaiban kanker. Di mana ke &lt;st1:city w:st="on"&gt;&lt;st1:place w:st="on"&gt;lima&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt; puluh tujuh orang ini sudah positif terkena kanker, dan begitu mereka menghentikan secara total dan radikal kebencian, depresinya menurun drastis, dan yang paling penting tumornya mulai menyusut. Sebagai kesimpulan, Siegel menulis : ‘when you give love, you receive it at the same time. And letting go of the past and forgiving everyone and everything sure helps you not to be afraid’. Ketika Anda memberi maaf, Anda juga menerimanya pada saat yang sama. Dan kesediaan untuk melepas masa lalu dengan cara memaafkan, secara meyakinkan membantu Anda keluar dari kekhawatiran. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;&lt;b&gt;Dan mohon dicatat kalau kesimpulan ini datang dari Berni Siegel yang nota bene salah seorang ahli bedah di Amerika &lt;st1:city w:st="on"&gt;&lt;st1:place w:st="on"&gt;sana&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt;. Kembali ke cerita awal tentang lautan kebencian yang tidak bertepi, bila kita sepakat agar republik ini secepat mungkin mengalami penyembuhan, bisa jadi saran Siegel ini layak direnungkan kembali. Saya dan Anda mungkin bukan penentu di republik ini, tetapi kita bisa memulainya dengan kehidupan kita masing-masing. Entah itu memaafkan isteri, suami, musuh, diri sendiri, atau siapa saja. Seperti telah diingatkan Rabindranath Tagore, bukankah itu bisa membuat sang kehidupan menyatu dalam cinta ? &lt;/b&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 10pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;</description><link>http://solehah26.blogspot.com/2010/09/memaafkan-itu-menyembuhkan.html</link><author>noreply@blogger.com (Almar atus Solehah n Muhammad Kamil)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-3086609359895091511.post-1106709262433941522</guid><pubDate>Tue, 14 Sep 2010 02:54:00 +0000</pubDate><atom:updated>2011-05-15T11:27:03.004+07:00</atom:updated><title>Jatuh Cinta Sebagai Kejadian Spiritual</title><description>&lt;link href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5CEVAN%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_filelist.xml" rel="File-List"&gt;&lt;/link&gt;&lt;b&gt;&lt;o:smarttagtype name="date" namespaceuri="urn:schemas-microsoft-com:office:smarttags"&gt;&lt;/o:smarttagtype&gt;&lt;o:smarttagtype name="place" namespaceuri="urn:schemas-microsoft-com:office:smarttags"&gt;&lt;/o:smarttagtype&gt;&lt;o:smarttagtype name="City" namespaceuri="urn:schemas-microsoft-com:office:smarttags"&gt;&lt;/o:smarttagtype&gt;&lt;o:smarttagtype name="country-region" namespaceuri="urn:schemas-microsoft-com:office:smarttags"&gt;&lt;/o:smarttagtype&gt;&lt;/b&gt;&lt;link href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5CEVAN%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_themedata.thmx" rel="themeData"&gt;&lt;/link&gt;&lt;link href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5CEVAN%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_colorschememapping.xml" rel="colorSchemeMapping"&gt;&lt;/link&gt;    &lt;b&gt;&lt;m:smallfrac m:val="off"&gt;    &lt;m:dispdef&gt;    &lt;m:lmargin m:val="0"&gt;    &lt;m:rmargin m:val="0"&gt;    &lt;m:defjc m:val="centerGroup"&gt;    &lt;m:wrapindent m:val="1440"&gt;    &lt;m:intlim m:val="subSup"&gt;    &lt;m:narylim m:val="undOvr"&gt;   &lt;/m:narylim&gt;&lt;/m:intlim&gt; &lt;/m:wrapindent&gt;&lt;style&gt;
&lt;!--
 /* Font Definitions */
 @font-face
	{font-family:"Cambria Math";
	panose-1:2 4 5 3 5 4 6 3 2 4;
	mso-font-charset:1;
	mso-generic-font-family:roman;
	mso-font-format:other;
	mso-font-pitch:variable;
	mso-font-signature:0 0 0 0 0 0;}
 /* Style Definitions */
 p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal
	{mso-style-unhide:no;
	mso-style-qformat:yes;
	mso-style-parent:"";
	margin:0cm;
	margin-bottom:.0001pt;
	mso-pagination:widow-orphan;
	font-size:12.0pt;
	font-family:"Times New Roman","serif";
	mso-fareast-font-family:"Times New Roman";}
.MsoChpDefault
	{mso-style-type:export-only;
	mso-default-props:yes;
	font-size:10.0pt;
	mso-ansi-font-size:10.0pt;
	mso-bidi-font-size:10.0pt;}
@page Section1
	{size:612.0pt 792.0pt;
	margin:72.0pt 90.0pt 72.0pt 90.0pt;
	mso-header-margin:36.0pt;
	mso-footer-margin:36.0pt;
	mso-paper-source:0;}
div.Section1
	{page:Section1;}
--&gt;
&lt;/style&gt;  &lt;/m:defjc&gt;&lt;/m:rmargin&gt;&lt;/m:lmargin&gt;&lt;/m:dispdef&gt;&lt;/m:smallfrac&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;&lt;u&gt;&lt;span style="color: black; font-size: 10pt;"&gt;Oleh: Gede Prama&lt;/span&gt;&lt;/u&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="color: black;"&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;Setiap orang pernah jatuh cinta. Umumnya, jatuh cinta itu terjadi pada orang dengan lawan jenis. Tidak ada satupun kata-kata yang bisa mewakili perasaan jatuh cinta. Sebutlah kata senang, gembira, bahagia, bergetar, berdebar, takut kehilangan, cemburu, ingin selalu bersama, semua terlihat bersinar dan menyenangkan, tetap saja tidak bisa mewakili seluruh nuansa jatuh cinta. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;Biasanya yang lama diingat orang melalui kejadian-kejadian jatuh cinta adalah perasaan-perasaan yang ada di dalam. Memegang tangan pasangan saja membuat jantung berdebar. Melihat matanya yang dibalut senyum bisa membuat terkenang-kenang selamanya. Kata-kata pertama yang menunjukkan lawan jenis kita tertarik dan jatuh cinta pada kita, bisa menjadi satu rangkaian kalimat yang terdengar di telinga setiap hari. Memperhatikan rambut, tata krama, cara berpakaian, cara bicara lawan jenis kita, semuanya tampak pas dan sempurna. Dan pada akhirnya membuat kita seperti memiliki dunia ini seorang diri. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;Inilah rangkaian hal yang membuat cinta diidentikkan dengan perasaan (feeling). Banyak sudah lagu, film, sinetron, novel, syair, puisi yang lahir dari sumber cinta sebagai perasaan. Kalau kemudian banyak yang memberikan kesan cinta itu cengeng, lemah, tangisan dan sejenisnya, itu hanyalah sepenggal pemahaman tentang cinta sebagai perasaan. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;b&gt;&lt;st1:city w:st="on"&gt;&lt;st1:place w:st="on"&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;Ada&lt;/span&gt;&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt;&lt;span style="color: black;"&gt; dimensi kedua dari cinta yang layak dicermati setelah cinta sebagai perasaan, yakni cinta sebagai sebuah kekuatan (power). Coba perhatikan pengalaman jatuh cinta kita masing-masing. &lt;st1:city w:st="on"&gt;&lt;st1:place w:st="on"&gt;Ada&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt; kekuatan maha dahsyat yang ada di dalam diri, yang membuat badan dan jiwa ini demikian perkasanya. Seolah-olah disuruh memindahkan gunungpun rasanya bisa. Hampir tidak ada penugasan dari lawan jenis yang kita cintai yang tidak bisa diselesaikan. Mulut ini seperti dengan cepatnya berteriak : bisa ! &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;Bermula dari pemahaman seperti inilah maka Deepak Chopra dalam The Path To Love, menyebut bahwa jatuh cinta adalah sebuah kejadian spiritual. Ia tidak semata-mata bertemunya dua hati yang cocok kemudian menghasilkan jantung yang berdebar-debar. Ia adalah tanda-tanda hadirnya sebuah kekuatan yang dahsyat. Persoalannya kemudian, untuk apa kekuatan dahsyat tadi dilakukan. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;Kaum agamawan nan bijaksana menggunakan kekuatan terakhir sebagai sarana untuk bertemu Tuhan. Usahawan yang berhasil menggunakan tenaga maha besar ini untuk menekuni seluruh pekerjaannya. Ibu yang mencintai keluarganya mengabdikan seluruh tenaganya untuk mencintai anak dan suaminya. Pekerja yang menyadari kekuatan ini menggunakannya untuk bekerja mencari harta di jalan-jalan cinta. Banyak orang yang dijemput keajaiban karena kemampuan untuk membangkitkan tenaga maha dahsyat ini. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;Anda bisa bayangkan, tentara Inggris yang demikian perkasa harus pergi dari &lt;st1:country-region w:st="on"&gt;&lt;st1:place w:st="on"&gt;India&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:country-region&gt; karena kekuatan cinta Mahatma Gandhi beserta pejuang lainnya. Negeri ini dideklarasikan secara amat gagah berani melalui cinta duet Sukarno-Hatta. Demokrasi Amerika berutang amat banyak pada cinta George Washington. Raksasa elektronika Matsushita Electric dibangun di atas tiang-tiang cinta Konosuke Matsushita. Microsoft sampai sekarang masih dipangku oleh kecintaan manusia luar biasa yang bernama Bill Gates. Sulit membayangkan bagaimana seorang Jenderal besar Sudirman bisa memimpin pasukan melawan Belanda dengan badan yang sakit-sakitan, kalau tanpa modal cinta yang mengagumkan. Wanita perkasa dengan nama Kartini mengambil resiko yang demikian tinggi untuk mengangkat derajat kaumnya, apa lagi yang ada di baliknya kalau bukan kekuatan-kekuatan cinta. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;Boleh saja Anda menyebut rangkaian bukti ini sebagai serangkaian kebetulan, tetapi saya lebih setuju dengan Deepak Chopra yang menyebut bahwa jatuh cinta adalah sebuah kejadian spiritual. Dari sinilah sang kehidupan kemudian menarik kita tinggi-tinggi ke rangkaian realita yang oleh pikiran biasa disebut luar biasa. Di bagian lain bukunya, Chopra menulis : ‘merging with another person is an illusion, merging with the Self is the supreme reality’. Bergabung dengan orang lain hanyalah sebuah ilusi, tapi bergabung dengan sang Diri yang sejati, itulah sebuah realita yang maha utama. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;Jatuh cinta sebagai kejadian spiritual, yang dituju adalah bergabungnya diri kita dengan Diri yang sejati. &lt;st1:city w:st="on"&gt;&lt;st1:place w:st="on"&gt;Ada&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt; yang menyebut Diri sejati terakhir dengan sebutan Tuhan, ada yang memberinya sebutan kebenaran, ada yang menyebutnya dengan inner life, dan masih banyak lagi sebutan lainnya. Apapun nama dan sebutannya, ketika Anda menemukannya, kata manapun tidak bisa mewakilinya. Yang ada hanya : ahhhhh ! &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;Serupa dengan pengalaman jatuh cinta ketika kita masih muda, di mana semua unsur badan dan jiwa ini demikian kuat dan perkasanya, demikian juga dengan jatuh cinta sebagai kejadian spiritual. Ia mendamaikan, menggembirakan, mencerahkan, mengagumkan dan menakjubkan. Dan yang paling penting, semuanya kelihatan serba sempurna. Air sungai, daun di pohon, desir angin, suara ombak, wajah pegunungan, demikian juga dengan pekerjaan, keluarga, atasan, bawahan. Seorang sahabat yang kerap jatuh cinta seperti ini, pernah mengungkapkan, dalam keadaan jatuh cinta, setiap lembar daun di pohon apapun terlihat seperti sehalaman buku suci yang penuh inspirasi. Setiap hembusan angin adalah pelukan-pelukan tangan kekasih yang amat menyentuh. Setiap suara air adalah nyanyian-nyanyian rindu yang menyentuh kalbu. Anda tertarik ?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
</description><link>http://solehah26.blogspot.com/2010/09/jatuh-cinta-sebagai-kejadian-spiritual_14.html</link><author>noreply@blogger.com (Almar atus Solehah n Muhammad Kamil)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-3086609359895091511.post-1705463000474357414</guid><pubDate>Wed, 28 Jul 2010 01:38:00 +0000</pubDate><atom:updated>2011-05-15T11:30:25.762+07:00</atom:updated><title>SARAN SEORANG TEMAN</title><description>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Setelah berhasil menaklukkan Sultan Yazid Khan dan pasukannya, kelaliman&lt;br /&gt;
Timurleng semakin merajalela. Setiap kali singgah disuatu kota,dia dan anak buahnya&lt;br /&gt;
pasti akan membikin keonaran. Mereka merampas harta benda penduduk dengan&lt;br /&gt;
sesukanya,bahkan tidak segan-segan membunuh siapa saja yang berani melawan mereka.&lt;br /&gt;
Beruntung sekali Nasrudin mempunyai hubungan yang biak dengan sang tiran,&lt;br /&gt;
sehingga kotanya selamat dari kejahatan dan pengrusakan.&lt;br /&gt;
Pernah suatu hari,&lt;span class="fullpost"&gt; nasrudin bermaksud menghadiahi Timurleng tiga butir buah&lt;br /&gt;
semangka yang tampak segar. Setelah meletakkannya di atas nampan, nasrudin lalu&lt;br /&gt;
membawanya kekediaman Timurleng. Di tengah jalan, tiga butir buah semangka tersebut&lt;br /&gt;
selalu bergerak-gerak di atas nampan.&lt;br /&gt;
“Hai, tenanglah di tempatmu, Kalau tidak akan ku makan kamu,” kata nasrudin&lt;br /&gt;
kesal.&lt;br /&gt;
Tetapi setiap kali Nasrudin melangkah, buah semangka itu selalu bergerak-gerak,&lt;br /&gt;
karena tidak sabar, nasrudin akhirnya memakan yang dua butir. Dengan demikian, hanya&lt;br /&gt;
tinggal sebutir yang akan dia berikan kepada Timurleng, ditambah dengan sekeranjang&lt;br /&gt;
tebu.&lt;br /&gt;
Di tengah perjalanan nasrudin bertemu dengan temannya, yang kemudian&lt;br /&gt;
menyarankan supaya mengganti tebu dengan buah tin.&lt;br /&gt;
Menurut temannya, buah tin lebih pantas diberikan kepada Timurleng daripada&lt;br /&gt;
tebu.&lt;br /&gt;
Setelah dipikir-pikir, akhirnya nasrudin menyetujui saran temannya tersebut dan&lt;br /&gt;
menggantinya dengan buah tin.&lt;br /&gt;
Celaka, ternyata si tiran tidak suka hadiah yang diberikan Nasrudin. Dia bahkan&lt;br /&gt;
merasa merasa terhina oleh hadiah tersebut, maka dia perintahkan pengawalnya untuk&lt;br /&gt;
menghantamkan buah tin tersebut kepada kepala dan wajah Nasrudin.&lt;br /&gt;
Sambil menahan rasa sakit, Nasrudin mencoba berkata dengan suara lirih : “Syukur&lt;br /&gt;
alhamdulillah”&lt;br /&gt;
Rupanya Timurleng mendengarnya, dia tersentak kaget&lt;br /&gt;
“Hai! Dalam keadaan demikian mengapa kamu malah bersyukur ?” tanya&lt;br /&gt;
Timurleng&lt;br /&gt;
“Benar, baginda”, jawab Nasrudin, “Ketika berangkat dari rumah, aku membawa&lt;br /&gt;
hadiah untuk baginda sekeranjang tebu dan tiga butir semangka matang, yang kemudian&lt;br /&gt;
hanya tinggal satu butir, kemudian di tengah jalan, aku bertemu temanku dan&lt;br /&gt;
menyarankan mengganti buah semangka tersebut dengan buah tin,beruntung aku mau&lt;br /&gt;
menuruti sarannya, coba kalau tidak kepalaku akan memar, mataku akan buta, dan&lt;br /&gt;
hidungku akan pecah dihantam batang-batang tebu. Jadi sudah seharusnya aku bersyukur&lt;br /&gt;
pada Allah atas pertolonganNya yang aneh ini.”&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;</description><link>http://solehah26.blogspot.com/2010/07/saran-seorang-teman.html</link><author>noreply@blogger.com (Almar atus Solehah n Muhammad Kamil)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-3086609359895091511.post-2566088867737846706</guid><pubDate>Wed, 28 Jul 2010 01:30:00 +0000</pubDate><atom:updated>2011-05-15T12:24:52.164+07:00</atom:updated><title>Management Waktu</title><description>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;link href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5CEVAN%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_filelist.xml" rel="File-List" style="font-weight: bold;"&gt;&lt;/link&gt;&lt;link href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5CEVAN%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_themedata.thmx" rel="themeData" style="font-weight: bold;"&gt;&lt;/link&gt;&lt;link href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5CEVAN%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_colorschememapping.xml" rel="colorSchemeMapping" style="font-weight: bold;"&gt;&lt;/link&gt;&lt;style&gt;
 &lt;!--  /* Font Definitions */  @font-face 	{font-family:Wingdings; 	panose-1:5 0 0 0 0 0 0 0 0 0; 	mso-font-charset:2; 	mso-generic-font-family:auto; 	mso-font-pitch:variable; 	mso-font-signature:0 268435456 0 0 -2147483648 0;} @font-face 	{font-family:"Cambria Math"; 	panose-1:2 4 5 3 5 4 6 3 2 4; 	mso-font-charset:1; 	mso-generic-font-family:roman; 	mso-font-format:other; 	mso-font-pitch:variable; 	mso-font-signature:0 0 0 0 0 0;} @font-face 	{font-family:"Bookman Old Style"; 	panose-1:2 5 6 4 5 5 5 2 2 4; 	mso-font-charset:0; 	mso-generic-font-family:roman; 	mso-font-pitch:variable; 	mso-font-signature:647 0 0 0 159 0;} @font-face 	{font-family:"Comic Sans MS"; 	panose-1:3 15 7 2 3 3 2 2 2 4; 	mso-font-charset:0; 	mso-generic-font-family:script; 	mso-font-pitch:variable; 	mso-font-signature:647 0 0 0 159 0;}  /* Style Definitions */  p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal 	{mso-style-unhide:no; 	mso-style-qformat:yes; 	mso-style-parent:""; 	margin:0cm; 	margin-bottom:.0001pt; 	text-align:justify; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:10.0pt; 	mso-bidi-font-size:12.0pt; 	font-family:"Bookman Old Style","serif"; 	mso-fareast-font-family:"Times New Roman"; 	mso-bidi-font-family:"Times New Roman";} h2 	{mso-style-unhide:no; 	mso-style-qformat:yes; 	mso-style-link:"Heading 2 Char"; 	mso-style-next:Normal; 	margin-top:6.0pt; 	margin-right:0cm; 	margin-bottom:6.0pt; 	margin-left:36.0pt; 	text-align:justify; 	text-indent:-18.0pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	page-break-after:avoid; 	mso-outline-level:2; 	mso-list:l3 level1 lfo1; 	font-size:14.0pt; 	mso-bidi-font-size:12.0pt; 	font-family:"Bookman Old Style","serif"; 	mso-no-proof:yes;} h3 	{mso-style-unhide:no; 	mso-style-qformat:yes; 	mso-style-link:"Heading 3 Char"; 	mso-style-next:Normal; 	margin-top:6.0pt; 	margin-right:0cm; 	margin-bottom:6.0pt; 	margin-left:18.0pt; 	text-align:justify; 	text-indent:-18.0pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	page-break-after:avoid; 	mso-outline-level:3; 	mso-list:l3 level2 lfo1; 	font-size:12.0pt; 	font-family:"Bookman Old Style","serif"; 	text-transform:uppercase;} h4 	{mso-style-unhide:no; 	mso-style-qformat:yes; 	mso-style-link:"Heading 4 Char"; 	mso-style-next:Normal; 	margin-top:6.0pt; 	margin-right:0cm; 	margin-bottom:6.0pt; 	margin-left:25.2pt; 	text-align:justify; 	text-indent:-25.2pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	page-break-after:avoid; 	mso-outline-level:4; 	mso-list:l3 level3 lfo1; 	font-size:10.0pt; 	mso-bidi-font-size:12.0pt; 	font-family:"Bookman Old Style","serif"; 	text-transform:uppercase; 	mso-no-proof:yes;} h5 	{mso-style-unhide:no; 	mso-style-qformat:yes; 	mso-style-link:"Heading 5 Char"; 	mso-style-next:Normal; 	margin-top:6.0pt; 	margin-right:0cm; 	margin-bottom:0cm; 	margin-left:36.0pt; 	margin-bottom:.0001pt; 	text-align:justify; 	text-indent:-32.4pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	mso-outline-level:5; 	mso-list:l3 level4 lfo1; 	font-size:10.0pt; 	mso-bidi-font-size:13.0pt; 	font-family:"Bookman Old Style","serif"; 	mso-bidi-font-weight:normal; 	text-decoration:underline; 	text-underline:words;} h6 	{mso-style-unhide:no; 	mso-style-qformat:yes; 	mso-style-link:"Heading 6 Char"; 	mso-style-next:Normal; 	margin-top:0cm; 	margin-right:0cm; 	margin-bottom:0cm; 	margin-left:36.0pt; 	margin-bottom:.0001pt; 	text-align:justify; 	text-indent:-39.6pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	mso-outline-level:6; 	mso-list:l3 level5 lfo1; 	tab-stops:36.0pt; 	font-size:11.0pt; 	font-family:"Times New Roman","serif"; 	font-style:italic;} p.MsoHeader, li.MsoHeader, div.MsoHeader 	{mso-style-unhide:no; 	mso-style-link:"Header Char"; 	margin:0cm; 	margin-bottom:.0001pt; 	text-align:justify; 	mso-pagination:widow-orphan; 	tab-stops:center 216.0pt right 432.0pt; 	font-size:10.0pt; 	mso-bidi-font-size:12.0pt; 	font-family:"Bookman Old Style","serif"; 	mso-fareast-font-family:"Times New Roman"; 	mso-bidi-font-family:"Times New Roman";} p.MsoBodyText, li.MsoBodyText, div.MsoBodyText 	{mso-style-unhide:no; 	mso-style-link:"Body Text Char"; 	margin:0cm; 	margin-bottom:.0001pt; 	text-align:center; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:10.0pt; 	mso-bidi-font-size:12.0pt; 	font-family:"Bookman Old Style","serif"; 	mso-fareast-font-family:"Times New Roman"; 	mso-bidi-font-family:"Times New Roman";} p.MsoBodyTextIndent2, li.MsoBodyTextIndent2, div.MsoBodyTextIndent2 	{mso-style-unhide:no; 	mso-style-link:"Body Text Indent 2 Char"; 	margin-top:0cm; 	margin-right:0cm; 	margin-bottom:0cm; 	margin-left:18.0pt; 	margin-bottom:.0001pt; 	text-align:justify; 	mso-pagination:widow-orphan; 	tab-stops:list 18.0pt; 	font-size:10.0pt; 	mso-bidi-font-size:12.0pt; 	font-family:"Bookman Old Style","serif"; 	mso-fareast-font-family:"Times New Roman"; 	mso-bidi-font-family:"Times New Roman";} p.MsoBodyTextIndent3, li.MsoBodyTextIndent3, div.MsoBodyTextIndent3 	{mso-style-unhide:no; 	mso-style-link:"Body Text Indent 3 Char"; 	margin-top:0cm; 	margin-right:0cm; 	margin-bottom:0cm; 	margin-left:72.0pt; 	margin-bottom:.0001pt; 	text-align:justify; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:10.0pt; 	mso-bidi-font-size:12.0pt; 	font-family:"Times New Roman","serif"; 	mso-fareast-font-family:"Times New Roman";} span.Heading2Char 	{mso-style-name:"Heading 2 Char"; 	mso-style-unhide:no; 	mso-style-locked:yes; 	mso-style-link:"Heading 2"; 	mso-ansi-font-size:14.0pt; 	mso-bidi-font-size:12.0pt; 	font-family:"Bookman Old Style","serif"; 	mso-ascii-font-family:"Bookman Old Style"; 	mso-hansi-font-family:"Bookman Old Style"; 	font-weight:bold; 	mso-no-proof:yes;} span.Heading3Char 	{mso-style-name:"Heading 3 Char"; 	mso-style-unhide:no; 	mso-style-locked:yes; 	mso-style-link:"Heading 3"; 	mso-ansi-font-size:12.0pt; 	mso-bidi-font-size:12.0pt; 	font-family:"Bookman Old Style","serif"; 	mso-ascii-font-family:"Bookman Old Style"; 	mso-hansi-font-family:"Bookman Old Style"; 	text-transform:uppercase; 	font-weight:bold;} span.Heading4Char 	{mso-style-name:"Heading 4 Char"; 	mso-style-unhide:no; 	mso-style-locked:yes; 	mso-style-link:"Heading 4"; 	mso-bidi-font-size:12.0pt; 	font-family:"Bookman Old Style","serif"; 	mso-ascii-font-family:"Bookman Old Style"; 	mso-hansi-font-family:"Bookman Old Style"; 	text-transform:uppercase; 	font-weight:bold; 	mso-no-proof:yes;} span.Heading5Char 	{mso-style-name:"Heading 5 Char"; 	mso-style-unhide:no; 	mso-style-locked:yes; 	mso-style-link:"Heading 5"; 	mso-bidi-font-size:13.0pt; 	font-family:"Bookman Old Style","serif"; 	mso-ascii-font-family:"Bookman Old Style"; 	mso-hansi-font-family:"Bookman Old Style"; 	font-weight:bold; 	mso-bidi-font-weight:normal; 	text-decoration:underline; 	text-underline:words;} span.Heading6Char 	{mso-style-name:"Heading 6 Char"; 	mso-style-unhide:no; 	mso-style-locked:yes; 	mso-style-link:"Heading 6"; 	mso-ansi-font-size:11.0pt; 	mso-bidi-font-size:11.0pt; 	font-weight:bold; 	font-style:italic;} span.HeaderChar 	{mso-style-name:"Header Char"; 	mso-style-unhide:no; 	mso-style-locked:yes; 	mso-style-link:Header; 	mso-bidi-font-size:12.0pt; 	font-family:"Bookman Old Style","serif"; 	mso-ascii-font-family:"Bookman Old Style"; 	mso-hansi-font-family:"Bookman Old Style";} span.BodyTextChar 	{mso-style-name:"Body Text Char"; 	mso-style-unhide:no; 	mso-style-locked:yes; 	mso-style-link:"Body Text"; 	mso-bidi-font-size:12.0pt; 	font-family:"Bookman Old Style","serif"; 	mso-ascii-font-family:"Bookman Old Style"; 	mso-hansi-font-family:"Bookman Old Style";} span.BodyTextIndent2Char 	{mso-style-name:"Body Text Indent 2 Char"; 	mso-style-unhide:no; 	mso-style-locked:yes; 	mso-style-link:"Body Text Indent 2"; 	mso-bidi-font-size:12.0pt; 	font-family:"Bookman Old Style","serif"; 	mso-ascii-font-family:"Bookman Old Style"; 	mso-hansi-font-family:"Bookman Old Style";} span.BodyTextIndent3Char 	{mso-style-name:"Body Text Indent 3 Char"; 	mso-style-unhide:no; 	mso-style-locked:yes; 	mso-style-link:"Body Text Indent 3"; 	mso-bidi-font-size:12.0pt;} .MsoChpDefault 	{mso-style-type:export-only; 	mso-default-props:yes; 	font-size:10.0pt; 	mso-ansi-font-size:10.0pt; 	mso-bidi-font-size:10.0pt;} @page Section1 	{size:612.0pt 792.0pt; 	margin:72.0pt 90.0pt 72.0pt 90.0pt; 	mso-header-margin:35.4pt; 	mso-footer-margin:35.4pt; 	mso-paper-source:0;} div.Section1 	{page:Section1;}  /* List Definitions */  @list l0 	{mso-list-id:612370406; 	mso-list-type:hybrid; 	mso-list-template-ids:-1735212466 67698689 67698691 67698693 67698689 67698691 67698693 67698689 67698691 67698693;} @list l0:level1 	{mso-level-number-format:bullet; 	mso-level-text:; 	mso-level-tab-stop:36.0pt; 	mso-level-number-position:left; 	text-indent:-18.0pt; 	font-family:Symbol;} @list l0:level2 	{mso-level-number-format:bullet; 	mso-level-text:o; 	mso-level-tab-stop:72.0pt; 	mso-level-number-position:left; 	text-indent:-18.0pt; 	font-family:"Courier New";} @list l1 	{mso-list-id:621227788; 	mso-list-type:hybrid; 	mso-list-template-ids:329650782 67698703 67698691 67698693 67698689 67698691 67698693 67698689 67698691 67698693;} @list l1:level1 	{mso-level-tab-stop:36.0pt; 	mso-level-number-position:left; 	text-indent:-18.0pt;} @list l1:level2 	{mso-level-number-format:bullet; 	mso-level-text:o; 	mso-level-tab-stop:72.0pt; 	mso-level-number-position:left; 	text-indent:-18.0pt; 	font-family:"Courier New";} @list l2 	{mso-list-id:1048459824; 	mso-list-type:hybrid; 	mso-list-template-ids:-1642713358 -1836047978 2004241254 -350030152 -2085592798 67698713 67698715 67698703 67698713 67698715;} @list l2:level1 	{mso-level-number-format:roman-upper; 	mso-level-tab-stop:54.0pt; 	mso-level-number-position:left; 	margin-left:54.0pt; 	text-indent:-36.0pt;} @list l2:level2 	{mso-level-number-format:bullet; 	mso-level-text:; 	mso-level-tab-stop:72.0pt; 	mso-level-number-position:left; 	text-indent:-18.0pt; 	font-family:Symbol; 	mso-fareast-font-family:"Times New Roman"; 	mso-bidi-font-family:"Times New Roman";} @list l2:level3 	{mso-level-tab-stop:117.0pt; 	mso-level-number-position:left; 	margin-left:117.0pt; 	text-indent:-18.0pt;} @list l2:level4 	{mso-level-number-format:alpha-upper; 	mso-level-tab-stop:144.0pt; 	mso-level-number-position:left; 	text-indent:-18.0pt;} @list l2:level5 	{mso-level-number-format:alpha-lower; 	mso-level-tab-stop:180.0pt; 	mso-level-number-position:left; 	text-indent:-18.0pt;} @list l3 	{mso-list-id:1172141608; 	mso-list-template-ids:109329928;} @list l3:level1 	{mso-level-number-format:roman-upper; 	mso-level-style-link:"Heading 2"; 	mso-level-suffix:none; 	mso-level-text:"%1\. "; 	mso-level-tab-stop:none; 	mso-level-number-position:right; 	text-indent:-18.0pt;} @list l3:level2 	{mso-level-style-link:"Heading 3"; 	mso-level-suffix:none; 	mso-level-text:"%2\. "; 	mso-level-tab-stop:none; 	mso-level-number-position:left; 	margin-left:144.0pt; 	text-indent:-18.0pt;} @list l3:level3 	{mso-level-number-format:alpha-lower; 	mso-level-style-link:"Heading 4"; 	mso-level-text:"%2\.%3\. "; 	mso-level-tab-stop:36.0pt; 	mso-level-number-position:left; 	margin-left:25.2pt; 	text-indent:-25.2pt;} @list l3:level4 	{mso-level-number-format:roman-lower; 	mso-level-style-link:"Heading 5"; 	mso-level-suffix:none; 	mso-level-text:"%2\.%3\.%4\. "; 	mso-level-tab-stop:none; 	mso-level-number-position:left; 	margin-left:86.4pt; 	text-indent:-32.4pt;} @list l3:level5 	{mso-level-style-link:"Heading 6"; 	mso-level-text:"%2\.%3\.%4\.%5\. "; 	mso-level-tab-stop:144.0pt; 	mso-level-number-position:left; 	margin-left:111.6pt; 	text-indent:-39.6pt;} @list l3:level6 	{mso-level-text:"%1\.%2\.%3\.%4\.%5\.%6\."; 	mso-level-tab-stop:180.0pt; 	mso-level-number-position:left; 	margin-left:136.8pt; 	text-indent:-46.8pt;} @list l3:level7 	{mso-level-text:"%1\.%2\.%3\.%4\.%5\.%6\.%7\."; 	mso-level-tab-stop:216.0pt; 	mso-level-number-position:left; 	margin-left:162.0pt; 	text-indent:-54.0pt;} @list l3:level8 	{mso-level-text:"%1\.%2\.%3\.%4\.%5\.%6\.%7\.%8\."; 	mso-level-tab-stop:234.0pt; 	mso-level-number-position:left; 	margin-left:187.2pt; 	text-indent:-61.2pt;} @list l3:level9 	{mso-level-text:"%1\.%2\.%3\.%4\.%5\.%6\.%7\.%8\.%9\."; 	mso-level-tab-stop:270.0pt; 	mso-level-number-position:left; 	margin-left:216.0pt; 	text-indent:-72.0pt;} @list l4 	{mso-list-id:1407874594; 	mso-list-type:hybrid; 	mso-list-template-ids:1789710308 67698703 -730453402 67698715 67698703 67698713 67698715 67698703 67698713 67698715;} @list l4:level1 	{mso-level-tab-stop:36.0pt; 	mso-level-number-position:left; 	text-indent:-18.0pt;} @list l4:level2 	{mso-level-tab-stop:72.0pt; 	mso-level-number-position:left; 	text-indent:-18.0pt;} @list l5 	{mso-list-id:1604529678; 	mso-list-type:hybrid; 	mso-list-template-ids:903890098 67698703 -1662992464 -886944324 67698703 -1092595164 67698715 67698703 67698713 67698715;} @list l5:level1 	{mso-level-tab-stop:36.0pt; 	mso-level-number-position:left; 	text-indent:-18.0pt;} @list l5:level2 	{mso-level-tab-stop:72.0pt; 	mso-level-number-position:left; 	text-indent:-18.0pt;} @list l5:level3 	{mso-level-number-format:bullet; 	mso-level-text:-; 	mso-level-tab-stop:117.0pt; 	mso-level-number-position:left; 	margin-left:117.0pt; 	text-indent:-18.0pt; 	font-family:"Times New Roman","serif"; 	mso-fareast-font-family:"Times New Roman";} @list l5:level4 	{mso-level-tab-stop:144.0pt; 	mso-level-number-position:left; 	text-indent:-18.0pt;} @list l5:level5 	{mso-level-number-format:alpha-lower; 	mso-level-tab-stop:36.0pt; 	mso-level-number-position:left; 	margin-left:36.0pt; 	text-indent:-18.0pt;} @list l5:level6 	{mso-level-number-format:roman-lower; 	mso-level-tab-stop:216.0pt; 	mso-level-number-position:right; 	text-indent:-9.0pt;} @list l6 	{mso-list-id:1676767979; 	mso-list-type:hybrid; 	mso-list-template-ids:577417618 -1102408510 -746414040 67698715 67698703 67698713 67698715 67698703 67698713 67698715;} @list l6:level1 	{mso-level-text:"%1\)"; 	mso-level-tab-stop:54.0pt; 	mso-level-number-position:left; 	margin-left:54.0pt; 	text-indent:-18.0pt;} @list l6:level2 	{mso-level-tab-stop:90.0pt; 	mso-level-number-position:left; 	margin-left:90.0pt; 	text-indent:-18.0pt;} @list l7 	{mso-list-id:1866552975; 	mso-list-type:hybrid; 	mso-list-template-ids:110107678 391701726 1741309296 67698693 67698689 67698691 67698693 67698689 67698691 67698693;} @list l7:level1 	{mso-level-number-format:bullet; 	mso-level-text:; 	mso-level-tab-stop:144.0pt; 	mso-level-number-position:left; 	margin-left:144.0pt; 	text-indent:-18.0pt; 	font-family:Wingdings;} @list l7:level2 	{mso-level-number-format:bullet; 	mso-level-text:; 	mso-level-tab-stop:90.0pt; 	mso-level-number-position:left; 	margin-left:90.0pt; 	text-indent:-18.0pt; 	font-family:Symbol; 	color:windowtext;} @list l7:level3 	{mso-level-number-format:bullet; 	mso-level-text:; 	mso-level-tab-stop:126.0pt; 	mso-level-number-position:left; 	margin-left:126.0pt; 	text-indent:-18.0pt; 	font-family:Wingdings;} @list l8 	{mso-list-id:1989704690; 	mso-list-type:hybrid; 	mso-list-template-ids:-733847550 1443129734 1741309296 67698715 67698703 67698713 67698715 67698703 67698713 67698715;} @list l8:level1 	{mso-level-tab-stop:36.0pt; 	mso-level-number-position:left; 	text-indent:-18.0pt;} @list l8:level2 	{mso-level-number-format:bullet; 	mso-level-text:; 	mso-level-tab-stop:72.0pt; 	mso-level-number-position:left; 	text-indent:-18.0pt; 	font-family:Symbol; 	color:windowtext;} @list l8:level3 	{mso-level-number-format:roman-lower; 	mso-level-tab-stop:108.0pt; 	mso-level-number-position:right; 	text-indent:-9.0pt;} ol 	{margin-bottom:0cm;} ul 	{margin-bottom:0cm;} --&gt; 
&lt;/style&gt;  &lt;/div&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;1.a.  Mengapa Waktu Harus di Manage ??? &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-weight: bold; text-align: justify;"&gt;Pentingnya me-&lt;i&gt;manage&lt;/i&gt; waktu : &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-weight: bold; margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;1)&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;    &lt;/span&gt;Agar dapat mencapai tujuan hidup saya&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-weight: bold; margin-left: 18pt; text-align: justify;"&gt;      Modal waktu setiap manusia adalah sama, yang berbeda adalah cara mengisi waktunya. Orang yang sukses akan mengisi waktunya dengan sesuatu yang tidak disukai oleh orang yang gagal. Maka makna dari suatu waktu akan tergantung dengan apa kita mengisi waktu tersebut.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-weight: bold; margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;2)&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;    &lt;/span&gt;Agar dapat menunaikan hak-hak orang lain yang ada dalam diri saya&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoBodyTextIndent3" style="font-weight: bold; margin-left: 18pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;;"&gt;      Allah memiliki hak atas diri kita, orang tua memiliki hak atas diri kita, muslim lain memiliki hak atas diri kita, keluarga kita memiliki hak atas diri kita, tubuh kita memiliki hak atas diri kita. Seorang Muslim adalah orang yang dapat menunaikan seluruh hak-hak tersebut diatas.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;h4 style="font-weight: bold; text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="FR" style="font-style: italic;"&gt;1.b. &lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Prinsip-prinsip Dasar Pemanfaatan &lt;/span&gt;&lt;span lang="FR"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Waktu&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/h4&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="font-weight: bold; margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span lang="FR" style="font-family: Symbol;"&gt;·&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;         &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="FR"&gt;Disiplin Waktu&lt;/span&gt;&lt;span lang="FR"&gt;. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-weight: bold; text-align: justify; text-indent: 18pt;"&gt;&lt;span lang="FR"&gt;Yaitu ketepatan waktu dalam kehadiran dan penyelesaian tugas.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-weight: bold; margin-left: 36pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;;"&gt;o&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;    &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Ketidak disiplinan waktu adalah sumber kegagalan&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-weight: bold; margin-left: 36pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;;"&gt;o&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;    &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Ketidak disiplinan waktu akan membebani orang lain&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-weight: bold; margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Symbol;"&gt;·&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;         &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Meningkatkan Kualitas Pengisian Waktu&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-weight: bold; margin-left: 18pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="ES-TRAD"&gt;Cobalah selalu bekerja lebih keras. Kita bisa meningkatkan hasil antara 10 hingga 15 % dengan melakukan usaha sedikit lebih. Jika Anda berencana untuk membaca sejumlah halaman tertenu atau bekerja hingga jam tertentu, Anda bisa memaksa diri melakukan sesuatu lebih sedikit dari itu. Kebiasaan ini dapat meningkatkan produksi dan membantu keberhasilan. Karena tugas selalu lebih banyak dari waktu yang tersedia, kebiasaan ini bisa membuat kita lebih produktif dan menguntungkan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-weight: bold; margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Symbol;"&gt;·&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;         &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Jangan tangguhkan pekerjaan hingga esok&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoBodyTextIndent2" style="font-weight: bold; text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="ES-TRAD"&gt;Jika Anda menangguhkan suatu pekerjaan, tugas Anda akan bertimbun. Anda tidak tahu apakah yang akan terjadi pada esok hari. Adalah sesuatu yang melegakan jika Anda memulai kerja hari ini tanpa ada pekerjaan kemarin yang masih tertinggal. Latihan yang baik adalah melakukan tugas dengan serta merta jika tugas itu hanya 5 menit atau kurang. Jika tugas itu lebih dari 5 menit, jadwalkan menurut prioritasnya. Coba bayangkan Anda dapat melakukan dua belas tugas dalam satu jam. Jika ada sepuluh orang seperti Anda dalam organisasi, efektivitas tugas Anda sungguh menakjubkan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-weight: bold; margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Symbol;"&gt;·&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;         &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Prioritas Waktu&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-weight: bold; margin-left: 18pt; text-align: justify;"&gt;Jika ada lebih dari satu &lt;i&gt;schedule task &lt;/i&gt;yang harus dikerjakan dalam satu waktu apa yang harus kita lakukan ? Berikut ini arahan-arahan dalam memilih prioritas waktu :&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-weight: bold; margin-left: 36pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Wingdings;"&gt;Ø&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Prinsip Patero 80/20&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoBodyTextIndent2" style="font-weight: bold; margin-left: 36pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="ES-TRAD"&gt;Bahwa 80% dari nilai suatu kelompok kegiatan biasanya hanya terpusat pada 20% saja dari seluruh kegiatan tersebut.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-weight: bold; margin-left: 36pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="ES-TRAD"&gt;Bila anda memiliki sebuah daftar pekerjaan harian yang berisi sepuluh pekerjaan, maka berarti anda dapat berharap untuk memperoleh efektifitas sebesar 80% dengan hanya berhasil menyelesaikan dua hal yang paling penting dari daftar anda !&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-weight: bold; margin-left: 36pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span lang="ES-TRAD" style="font-family: Wingdings;"&gt;Ø&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="ES-TRAD"&gt;Di mana kekuatan Anda lebih dibutuhkan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-weight: bold; margin-left: 36pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="ES-TRAD"&gt;Kita biasanya bekerja bersama TIM. Maka kajilah pada TIM yang mana kekuatan Anda lebih dibutuhkan. Lalu perkuatlah kekuatan TIM yang (terpaksa) Anda tinggalkan (secara psikologi atau Anda dapat meminta tugas-tugas yang dapat Anda selesaikan untuk meringankan beban TIM yang Anda tinggalkan)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoBodyTextIndent2" style="font-weight: bold; text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="ES-TRAD"&gt;INGAT !!!! Aktivitas manapun yang Anda pilih; Anda tetap tidak boleh melalaikan aktivitas lain yang Anda tinggalkan !&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-weight: bold; margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Symbol;"&gt;·&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;         &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Multi Tasking : Memanfaatkan waktu yang terluang&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-weight: bold; text-align: justify; text-indent: 18pt;"&gt;Bagaimana waktu berlalu ??? (simulasi)&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoBodyTextIndent2" style="font-weight: bold; text-align: justify;"&gt;Apa yang Anda lakukan pada menit-menit yang terluang, yaitu waktu yang Anda sebut sebagai waktu lebih? Adakah Anda sadar bahwa buku-buku dapat dihasilkan, Qur’an dan Hadis dapat dihafal sepenuhnya?&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-weight: bold; margin-left: 18pt; text-align: justify;"&gt;Waktu yang terluang itu mungkin beberapa menit sewaktu menunggu. Apakah anda menamakan waktu yang terluang ini sebagai waktu yang kreatif? 15 menit sehari bermakna sebelas hari setahun, 30 menit sehari bermakna 22 hari setahun.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-weight: bold; margin-left: 18pt; text-align: justify;"&gt;Simulasi :&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoBodyText" style="font-weight: bold; margin-left: 36pt; text-align: justify;"&gt;BERHARGANYA WAKTU YANG BERLALU : Kita semua tentu memiliki suatu keinginan untuk mengerjakan suatu aktivitas tertentu yang mungkin selama ini belum dapat kita laksanakan dengan alasan kita tidak memiliki waktu untuk mengerjakannya.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-weight: bold; margin-left: 36pt; text-align: justify;"&gt;Tetapi bayangkan, jika Anda memiliki waktu kosong selama  260 jam dalam setahun, aktivitas apa saja yang ingin Anda kerjakan selama waktu tersebut ?&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-weight: bold; margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: 18pt;"&gt;&lt;span lang="ES-TRAD"&gt;(Mintalah peserta untuk membayangkan dan menuliskannya)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-weight: bold; margin-left: 18pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="ES-TRAD"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoBodyText" style="font-weight: bold; margin-left: 36pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="ES-TRAD"&gt;Anda akan dapat menyelesaikan kegiatan-kegiatan yang besar dalam jangka waktu seperti itu: Anda dapat&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoBodyText" style="font-weight: bold; margin-left: 90pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Symbol;"&gt;·&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;         &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Menghafal sebagian besar ayat-ayat Qur’an&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoBodyText" style="font-weight: bold; margin-left: 90pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Symbol;"&gt;·&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;         &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Mempelajari teknik-teknik membaca cepat&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoBodyText" style="font-weight: bold; margin-left: 90pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Symbol;"&gt;·&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;         &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Memperoleh keterampilan khusus&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoBodyText" style="font-weight: bold; margin-left: 90pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Symbol;"&gt;·&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;         &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Membuat lingkungan Anda paling indah untuk dilihat&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoBodyText" style="font-weight: bold; margin-left: 90pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Symbol;"&gt;·&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;         &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Mempelajari bahasa asing&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoBodyText" style="font-weight: bold; margin-left: 90pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Symbol;"&gt;·&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;         &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Menulis buku&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoBodyText" style="font-weight: bold; margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: 18pt;"&gt;Darimanakah Anda dapat memperoleh waktu 260 jam tersebut ?&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoBodyText" style="font-weight: bold; margin-left: 36pt; text-align: justify;"&gt;Sebagai contoh, dengan mengabaikan satu jam pada setiap hari bekerja, Anda memperoleh 260 jam setahun atau sama dengan 32 hari bekerja penuh.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoBodyText" style="font-weight: bold; margin-left: 18pt; text-align: justify;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoBodyText" style="font-weight: bold; margin-left: 36pt; text-align: justify;"&gt;BAGAIMANA WAKTU BERLALU : Renungkanlah aktivitas rutin yang Anda kerjakan setiap hari lalu tuliskanlah beserta waktu yang Anda gunakan untuk mengerjakan aktivitas tersebut (Terutama aktivitas-aktivitas kosong, seperti menunggu kedatangan guru dikelas, menunggu waktu masuk sekolah, dll). Jika sudah, kalikan setiap waktu tersebut dengan 356. Itulah waktu yang Anda perlukan dalam setiap tahun untuk mengerjakan aktivitas tersebut.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;h4 style="font-style: italic; font-weight: bold; text-align: justify;"&gt;1.c. &lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt; &lt;/span&gt;Mengisi Waktu&lt;/h4&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;h5 style="font-weight: bold; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="text-decoration: none;"&gt;1.c.i. &lt;/span&gt;&lt;span lang="ES-TRAD"&gt;Untuk apa saja waktu kita gunakan ?? &lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: normal;"&gt;(mungkin seperti ini :)&lt;/span&gt;&lt;/h5&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-weight: bold; margin-left: 36pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;1.&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;    &lt;/span&gt;Ibadah dan peningkatan ketaqwaan&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-weight: bold; margin-left: 36pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;2.&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;    &lt;/span&gt;Penunaian hak-hak keluarga&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-weight: bold; margin-left: 36pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span lang="ES-TRAD"&gt;3.&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;    &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="FR"&gt;Belajar. Belajar dari apa sih ??? &lt;/span&gt;&lt;span lang="ES-TRAD"&gt;Apakah hanya pelajaran sekolah saja ???&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-weight: bold; margin-left: 36pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;4.&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;    &lt;/span&gt;Aktivitas di KRM &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-weight: bold; margin-left: 36pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;5.&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;    &lt;/span&gt;Penunaian hak-hak tubuh dan istirahat. Bentuk istirahat yang baik itu bagaimana sih?&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;h5 style="font-weight: bold; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="text-decoration: none;"&gt;1.c.ii. &lt;/span&gt;Bagaimana cara memaksimalkan pemanfaatannya ??&lt;/h5&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-weight: bold; margin-left: 36pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;1.&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;    &lt;/span&gt;Ibadah – peningkatan ketaqwaan&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-weight: bold; margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span lang="ES-TRAD" style="font-family: &amp;quot;;"&gt;-&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;          &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Hadirkan &lt;i&gt;ikhlas&lt;/i&gt; dan &lt;i&gt;khusyu&lt;/i&gt; dalam ibadah. &lt;span lang="ES-TRAD"&gt;Inilah sumber kualitas dan buah dari ibadah&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-weight: bold; margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;;"&gt;-&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;          &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="ES-TRAD"&gt;Biasakan beribadah secara berjama’ah (shalat secara berjama’ah, berada di lingkungan ahli ibadah, dll). &lt;/span&gt;Hal ini akan lebih memotivasi dan menjaga keimanan diri&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-weight: bold; margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;;"&gt;-&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;          &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Lakukan &lt;i&gt;musyaratah &lt;/i&gt;dalam beribadah, sehingga amalan kita terpelihara. Siapkan “amunisi” agar mudah menggunakannya disaat luang&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-weight: bold; margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;;"&gt;-&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;          &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Selalu alokasikan waktu secara rutin untuk mempelajari al-Islam. Ilmulah pembangkit amal.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-weight: bold; margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;;"&gt;-&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;          &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Pastikan untuk setiap hari menyisihkan sebagian waktu untuk berpikir (muhasabah), mengadakan refleksi dan membuat rencana (musyaratah). Barangkali, salah satu alasan mengapa anda sedemikian sibuk adalah bahwa anda tidak mengambil waktu untuk merencanakan.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-weight: bold; margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span lang="ES-TRAD" style="font-family: &amp;quot;;"&gt;-&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;          &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="ES-TRAD"&gt;Jadikan setiap aktivitas kita menjadi ibadah dengan cara :&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-weight: bold; margin-left: 72pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span lang="ES-TRAD"&gt;1.&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;    &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="ES-TRAD"&gt;Niatkan karena Allah (biasakan memulai dengan do’a)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-weight: bold; margin-left: 72pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;2.&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;    &lt;/span&gt;Jangan melakukan yang haram atau bid’ah&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-weight: bold; margin-left: 36pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;2.&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;    &lt;/span&gt;Penunaian hak-hak keluarga&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-weight: bold; margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;;"&gt;-&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;          &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Perbagus akhlak !!! Hidup terlalu singkat untuk diisi dengan akhlak yang buruk. Gembirakan orang tua dan keluarga dengan akhlak yang baik. Tip-tipsnya lihat &lt;i&gt;Birrul Walidain&lt;/i&gt;.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-weight: bold; margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;;"&gt;-&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;          &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Sering-sering memberi perhatian kepada anggota keluarga yang lain. Jadilah pribadi yang hangat.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-weight: bold; margin-left: 36pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;3.&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;    &lt;/span&gt;Belajar :&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-weight: bold; margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;;"&gt;-&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;          &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="ES-TRAD"&gt;Belajarlah secara berkelompok dan manfaatkan keberadaan senior. &lt;/span&gt;Jangan membiarkan waktu terbuang hanya untuk memusingkan suatu soal&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-weight: bold; margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span lang="FR" style="font-family: &amp;quot;;"&gt;-&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;          &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="FR"&gt;Ketahui prioritas yang dipelajari (cari soal-soal contoh tahun lalu) Ingat prinsip 80-20.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-weight: bold; margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;;"&gt;-&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;          &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Manfaatkan metode-metode &lt;i&gt;Quantum Learning&lt;/i&gt; untuk mengi-ngat, membaca dan mencatat.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-weight: bold; margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span lang="FR" style="font-family: &amp;quot;;"&gt;-&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;          &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="FR"&gt;Mulai belajar dari materi yang sulit baru yang mudah. Karena di awal tubuh kita masih segar untuk memperlajari materi yang sukar.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-weight: bold; margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span lang="FR" style="font-family: &amp;quot;;"&gt;-&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;          &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="FR"&gt;Banyak cari tahu cara belajar orang lain. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-weight: bold; margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span lang="FR" style="font-family: &amp;quot;;"&gt;-&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;          &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="FR"&gt;Yang dipelajari di bangku sekolah hanyalah sebagian dari yang harus kamu pelajari untuk menjalani hidup kelak. Maka, beraktivitaslah di ROHANI untuk mendapatkan pelajaran yang tidak kamu pelajari di bangku sekolah&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-weight: bold; margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span lang="FR" style="font-family: &amp;quot;;"&gt;-&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;          &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="FR"&gt;Beradalah di lingkungan orang-orang yang berprestasi !&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-weight: bold; margin-left: 36pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;4.&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;    &lt;/span&gt;Aktivitas di ROHANI&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-weight: bold; margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;;"&gt;-&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;          &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;i&gt;No comment&lt;/i&gt;. &lt;i&gt;It’s our world man !!!!&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-weight: bold; margin-left: 36pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;5.&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;    &lt;/span&gt;Penunaian hak-hak tubuh dan istirahat&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-weight: bold; margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;;"&gt;-&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;          &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Istirahat tidak harus selalu tidur. Yang penting adalah re-kreasi, yaitu kita menjadi segar kembali untuk melanjutkan aktivitas selanjutnya.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-weight: bold; margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;;"&gt;-&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;          &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Orang dapat ber-re-kreasi dengan melakukan hobi. &lt;i&gt;And remember : &lt;/i&gt;ROHANI, Bertualang dalam berbagai pengalaman. Tapi yang penting : usahakan re-kreasi yang bermanfaat.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-weight: bold; margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;;"&gt;-&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;          &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Hak-hak tubuh meliputi : &lt;i&gt;gizi yang cukup &lt;/i&gt;(jangan telat makan !), &lt;i&gt;istirahat yang cukup &lt;/i&gt;dan &lt;i&gt;olahraga yang cukup&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;h4 style="font-style: italic; font-weight: bold; text-align: justify;"&gt;1.d. &lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt; &lt;/span&gt;Cara Scheedulling Waktu&lt;/h4&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-weight: bold; margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;1.&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;    &lt;/span&gt;Turunkan tujuan hidup kamu (baik skala jangka panjang atau menengah)&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-weight: bold; margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;2.&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;    &lt;/span&gt;Turunkan misi apa saja yang harus kamu lakukan untuk mencapai tujuan hidup kamu itu. Kalau bisa temukan cara terbaik menyelesaikan misi tersebut.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-weight: bold; margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;3.&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;    &lt;/span&gt;Tentukan kapan saja misi itu harus sudah terlaksana (dalam domain waktu) :&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-weight: bold; margin-left: 18pt; text-align: justify;"&gt;Cara-cara scheeduling domain waktu :&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-weight: bold; margin-left: 36pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;;"&gt;o&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;    &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Penjadwalan waktu mingguan : &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-weight: bold; margin-left: 36pt; text-align: justify;"&gt;Catat tujuan terpenting yang harus dicapai selama minggu tersebut.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-weight: bold; margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: 18pt;"&gt;PERENCANAAN MINGGUAN&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;table border="1" cellpadding="0" cellspacing="0" class="MsoNormalTable" style="border-collapse: collapse; border: medium none; font-weight: bold; margin-left: 0px; margin-right: 0px; text-align: left;"&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt;   &lt;td style="border: 1pt solid windowtext; padding: 0cm 5.4pt; width: 54pt;" valign="top" width="72"&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Waktu&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td style="border-color: windowtext windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-style: solid solid solid none; border-width: 1pt 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 54pt;" valign="top" width="72"&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Senin&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td style="border-color: windowtext windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-style: solid solid solid none; border-width: 1pt 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 54pt;" valign="top" width="72"&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Selasa&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td style="border-color: windowtext windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-style: solid solid solid none; border-width: 1pt 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 54pt;" valign="top" width="72"&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Rabu&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td style="border-color: windowtext windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-style: solid solid solid none; border-width: 1pt 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 54pt;" valign="top" width="72"&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Kamis&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td style="border-color: windowtext windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-style: solid solid solid none; border-width: 1pt 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 54pt;" valign="top" width="72"&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Jum’at&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td style="border-color: windowtext windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-style: solid solid solid none; border-width: 1pt 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 54pt;" valign="top" width="72"&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Sabtu&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;   &lt;td style="border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext; border-style: none solid solid; border-width: medium 1pt 1pt; padding: 0cm 5.4pt; width: 54pt;" valign="top" width="72"&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;8.00&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td style="border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-style: none solid solid none; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 54pt;" valign="top" width="72"&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/td&gt;   &lt;td style="border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-style: none solid solid none; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 54pt;" valign="top" width="72"&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/td&gt;   &lt;td style="border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-style: none solid solid none; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 54pt;" valign="top" width="72"&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/td&gt;   &lt;td style="border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-style: none solid solid none; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 54pt;" valign="top" width="72"&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/td&gt;   &lt;td style="border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-style: none solid solid none; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 54pt;" valign="top" width="72"&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/td&gt;   &lt;td style="border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-style: none solid solid none; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 54pt;" valign="top" width="72"&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;   &lt;td style="border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext; border-style: none solid solid; border-width: medium 1pt 1pt; padding: 0cm 5.4pt; width: 54pt;" valign="top" width="72"&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;8.30&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td style="border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-style: none solid solid none; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 54pt;" valign="top" width="72"&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/td&gt;   &lt;td style="border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-style: none solid solid none; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 54pt;" valign="top" width="72"&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/td&gt;   &lt;td style="border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-style: none solid solid none; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 54pt;" valign="top" width="72"&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/td&gt;   &lt;td style="border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-style: none solid solid none; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 54pt;" valign="top" width="72"&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/td&gt;   &lt;td style="border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-style: none solid solid none; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 54pt;" valign="top" width="72"&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/td&gt;   &lt;td style="border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-style: none solid solid none; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 54pt;" valign="top" width="72"&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;   &lt;td style="border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext; border-style: none solid solid; border-width: medium 1pt 1pt; padding: 0cm 5.4pt; width: 54pt;" valign="top" width="72"&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;……&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td style="border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-style: none solid solid none; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 54pt;" valign="top" width="72"&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/td&gt;   &lt;td style="border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-style: none solid solid none; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 54pt;" valign="top" width="72"&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/td&gt;   &lt;td style="border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-style: none solid solid none; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 54pt;" valign="top" width="72"&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/td&gt;   &lt;td style="border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-style: none solid solid none; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 54pt;" valign="top" width="72"&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/td&gt;   &lt;td style="border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-style: none solid solid none; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 54pt;" valign="top" width="72"&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/td&gt;   &lt;td style="border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-style: none solid solid none; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 54pt;" valign="top" width="72"&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;   &lt;td style="border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext; border-style: none solid solid; border-width: medium 1pt 1pt; padding: 0cm 5.4pt; width: 54pt;" valign="top" width="72"&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;5.00&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td style="border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-style: none solid solid none; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 54pt;" valign="top" width="72"&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/td&gt;   &lt;td style="border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-style: none solid solid none; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 54pt;" valign="top" width="72"&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/td&gt;   &lt;td style="border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-style: none solid solid none; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 54pt;" valign="top" width="72"&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/td&gt;   &lt;td style="border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-style: none solid solid none; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 54pt;" valign="top" width="72"&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/td&gt;   &lt;td style="border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-style: none solid solid none; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 54pt;" valign="top" width="72"&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/td&gt;   &lt;td style="border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-style: none solid solid none; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 54pt;" valign="top" width="72"&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;   &lt;td style="border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext; border-style: none solid solid; border-width: medium 1pt 1pt; padding: 0cm 5.4pt; width: 54pt;" valign="top" width="72"&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;5.30&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td style="border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-style: none solid solid none; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 54pt;" valign="top" width="72"&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/td&gt;   &lt;td style="border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-style: none solid solid none; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 54pt;" valign="top" width="72"&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/td&gt;   &lt;td style="border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-style: none solid solid none; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 54pt;" valign="top" width="72"&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/td&gt;   &lt;td style="border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-style: none solid solid none; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 54pt;" valign="top" width="72"&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/td&gt;   &lt;td style="border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-style: none solid solid none; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 54pt;" valign="top" width="72"&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/td&gt;   &lt;td style="border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-style: none solid solid none; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 54pt;" valign="top" width="72"&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-weight: bold; margin-left: 36pt; text-align: justify;"&gt;Tujuan no. 1 : _____________________________________________&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-weight: bold; margin-left: 36pt; text-align: justify;"&gt;Minggu ke : ______________________________________________&lt;span style="font-family: &amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-weight: bold; margin-left: 36pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span lang="ES-TRAD" style="font-family: &amp;quot;;"&gt;o&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;    &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="ES-TRAD"&gt;Penjadwalan aktivitas harian : Menentukan aktivitas apa saja yang harus diselesaikan hari ini&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-weight: bold; margin-left: 36pt; text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;“Tuliskan enam tugas yang paling penting yang harus anda lakukan besok pagi dan berilah nomor urut berdasarkan urutan kepentingannya. Masukkan kertas ini ke dalam saku anda dan besok pagi, hal pertama yang harus anda kerjakan adalah melihat pada tugas pertama dan segeralah mulai mengerjakannya sampai selesai. Kemudian kerjakan tugas kedua dan seterusnya. Lakukan hal ini sampai waktu pulang tiba dan jangan perduli apakah anda hanya dapat menyelesaikan satu atau dua tugas saja. Selanjutnya pada daftar baru untuk hari esoknya, cantumkan hal-hal yang belum terselesaikan di urutan paling atas dan tambahkan tugas-tugas penting yang berikutnya pada daftar tersebut sampai anda memiliki enam tugas lagi yang paling penting pada daftar harian anda. Dengan cara ini anda hanya akan selalu mengerjakan tugas yang penting-penting saja.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoHeader" style="font-weight: bold; margin-left: 36pt; text-align: justify;"&gt;Berikan prioritas terhadap pekerjaan yang pokok.&lt;span style="font-family: &amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-weight: bold; margin-left: 18pt; text-align: justify;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-weight: bold; text-align: justify;"&gt;Contoh : &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-weight: bold; margin-left: 36pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;1.&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;    &lt;/span&gt;Tujuan hidup saya jangka menengah : (6 bulan ini)&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-weight: bold; margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;a.&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;    &lt;/span&gt;Lulus dari semester ini dengan rangking termasuk dalam 10 besar&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-weight: bold; margin-left: 72pt; text-align: justify; text-indent: -72pt;"&gt;&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;                          &lt;/span&gt;i.&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;    &lt;/span&gt;Saya harus berusaha mengerjakan sebanyak mungkin soal-soal MT dan IPA&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-weight: bold; margin-left: 72pt; text-align: justify; text-indent: -72pt;"&gt;&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;                        &lt;/span&gt;ii.&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;    &lt;/span&gt;Saya harus belajar &lt;i&gt;Quantum Learning&lt;/i&gt; sebagai modal saya untuk menghafal materi-materi mata pelajaran hafalan&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-weight: bold; margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;b.&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;    &lt;/span&gt;Tetap terbimbing dalam jalan Islam&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-weight: bold; margin-left: 72pt; text-align: justify; text-indent: -72pt;"&gt;&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;                          &lt;/span&gt;i.&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;    &lt;/span&gt;Saya harus mendapat lingkungan yang Islami (Kharisma, ROHANI, DT, dll)&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-weight: bold; margin-left: 72pt; text-align: justify; text-indent: -72pt;"&gt;&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;                        &lt;/span&gt;ii.&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;    &lt;/span&gt;Dalam seminggu saya harus meluangkan waktu minimal 2 jam untuk mempelajari Islam (mentoring, mendengar khutbah, dll)&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-weight: bold; margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;c.&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;     &lt;/span&gt;Melancarkan kemampuan saya berbahasa Inggris&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-weight: bold; margin-left: 72pt; text-align: justify; text-indent: -72pt;"&gt;&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;                          &lt;/span&gt;i.&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;    &lt;/span&gt;Jika orang tua saya berkecukupan, saya ingin les bahasa Inggris&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-weight: bold; margin-left: 72pt; text-align: justify; text-indent: -72pt;"&gt;&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;                        &lt;/span&gt;ii.&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;    &lt;/span&gt;Jika tidak saya harus menciptakan lingkungan yang membiasakan berbahasa Inggris atau karena saya memiliki alumni saya akan sesering mungkin mengajaknya berbahasa Inggris atau saya meminjam saja buku-buku berbahasa Inggris.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-weight: bold; margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;d.&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;    &lt;/span&gt;Telah memiliki berbagai pengalaman berorganisasi agar mampu memimpin dan bekerjasama dengan orang lain =&amp;gt; bekal saya untuk kerja kelak.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-weight: bold; margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span lang="ES-TRAD"&gt;e.&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;     &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="ES-TRAD"&gt;Saya harus memilih organisasi dimana saya dapat mencurahkan kemampuan saya sebaik mungkin.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;h4 style="font-style: italic; font-weight: bold; text-align: justify;"&gt;1.e. &lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;  &lt;/span&gt;Sebuah Renungan tentang Waktu&lt;/h4&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-weight: bold; margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;1.&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;    &lt;/span&gt;Bagaimana saya memboroskan waktu saya ? Apa yang dapat dilakukan untuk mencegah atau mengurangi pemborosan waktu dimasa mendatang ?&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-weight: bold; margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;2.&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;    &lt;/span&gt;Bagaimana saya memboroskan waktu orang-orang lain ? Waktu siapakah yang saya boroskan ? Bagaimana saya dapat mencegah terjadinya hal ini ?&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-weight: bold; margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;3.&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;    &lt;/span&gt;Kegiatan-kegiatan apakah yang kini saya lakukan yang dapat dikurangi, dihilangkan atau diberikan untuk dikerjakan oleh orang lain ?&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-weight: bold; margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;4.&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;    &lt;/span&gt;Apakah yang dilakukan orang lain yang memboroskan waktu saya? Apakah ada sesuatu yang dapat dilakukan untuk mengurangi atau menghilangkan kejadian-kejadian di masa mendatang? Bila demikian apakah itu ?&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-weight: bold; margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span lang="ES-TRAD"&gt;5.&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;    &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="ES-TRAD"&gt;Apa saja yang telah saya lakukan secara mendesak tetapi tidak penting artinya ?&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-weight: bold; margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span lang="ES-TRAD"&gt;6.&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;    &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="ES-TRAD"&gt;Apakah yang saya lakukan yang mempunyai arti penting dipandang dari segi tujuan-tujuan saya?&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-weight: bold; margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;7.&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;    &lt;/span&gt;Apakah saya mempergunakan waktu saya untuk mengejar hal-hal yang penting bagi diri saya? Bila tidak, mengapa? Bila ya, bagaimana ?&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-weight: bold; text-align: justify;"&gt;Jawaban terhadap pertanyaan-pertanyaan tersebut harus dapat memberikan kepada anda banyak gagasan-gagasan yang akan memungkinkan anda dapat mempergunakan waktu anda secara lebih baik lagi&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-weight: bold; text-align: justify;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-weight: bold; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;Maraji’&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-weight: bold; text-align: justify;"&gt;Jack Collis, &lt;i&gt;Work Smarter not Harder&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-weight: bold; text-align: justify;"&gt;Hisham Al-Talib, &lt;i&gt;Training Guide for Islamic Worker&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-weight: bold; text-align: justify;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;</description><link>http://solehah26.blogspot.com/2010/07/management-waktu.html</link><author>noreply@blogger.com (Almar atus Solehah n Muhammad Kamil)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-3086609359895091511.post-8892225191818090601</guid><pubDate>Wed, 07 Jul 2010 05:39:00 +0000</pubDate><atom:updated>2011-05-15T13:54:16.285+07:00</atom:updated><title>إِنَّمَا اْلأَعْمَالُ بِالنِّيَّاتِ</title><description>&lt;div style="text-align: right;"&gt;&lt;span style="font-size: large; font-weight: bold;"&gt;عَنْ أَمِيْرِ الْمُؤْمِنِيْنَ أَبِيْ حَفْصٍ عُمَرَ بْنِ الْخَطَّابِ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ قَالَ : سَمِعْتُ&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: large; font-weight: bold;"&gt;رَسُوْلَ اللهِ صلى الله عليه وسلم يَقُوْلُ : إِنَّمَا اْلأَعْمَالُ بِالنِّيَّاتِ وَإِنَّمَا لِكُلِّ امْرِئٍ مَا&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: large; font-weight: bold;"&gt;نَوَى . فَمَنْ آَانَتْ هِجْرَتُهُ إِلَى اللهِ وَرَسُوْلِهِ فَهِجْرَتُهُ إِلَى اللهِ وَرَسُوْلِهِ، وَمَنْ آَانَتْ&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: large; font-weight: bold;"&gt;هِجْرَتُهُ لِدُنْيَا يُصِيْبُهَا أَوْ امْرَأَةٍ يَنْكِحُهَا فَهِجْرَتُهُ إِلَى مَا هَاجَرَ إِلَيْهِ .&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: large; font-weight: bold;"&gt;[رواه إماما المحدثين أبو عبد الله محمد بن إسماعيل بن إبراهيم بن المغيرة بن بردزبة البخاري وابو الحسين مسلم بن&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: large; font-weight: bold;"&gt;الحجاج بن مسلم القشيري النيسابوري في صحيحيهما اللذين هما أصح الكتب المصنفة]&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Kosa kata / &lt;span style="font-size: large;"&gt;مفردات&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;الأعمال/العمل&lt;/span&gt; : Perbuatan &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;امرء&lt;/span&gt; : Seseorang&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;نوى &lt;/span&gt;: (Dia) niatkan &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;b&gt;امرأة &lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;: seorang wanita&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Arti Hadits / &lt;span style="font-size: large;"&gt;ترجمة الحديث&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Dari Amirul Mu’minin, Abi Hafs Umar bin Al Khottob radiallahuanhu, dia berkata: Saya&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;mendengar Rasulullah ε bersabda : Sesungguhnya setiap perbuatan(1) tergantung&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;niatnya(2). Dan sesungguhnya setiap orang (akan dibalas)berdasarkan apa yang dia&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;niatkan. Siapa yang hijrahnya (3) karena (ingin mendapatkan keridhaan) Allah dan Rasul-&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Nya, maka hijrahnya kepada (keridhaan) Allah dan Rasul-Nya. Dan siapa yang hijrahnya&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;karena dunia yang dikehendakinya atau karena wanita yang ingin dinikahinya maka&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;hijrahnya (akan bernilai sebagaimana) yang dia niatkan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;(Riwayat dua imam hadits, Abu Abdullah Muhammad bin Isma’il bin Ibrahim bin Al&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Mughirah bin Bardizbah Al Bukhori dan Abu Al Husain, Muslim bin Al Hajjaj bin&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Muslim Al Qusyairi An Naishaburi dan kedua kita Shahihnya yang merupakan kitab&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;yang paling shahih yang pernah dikarang) .&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Catatan :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;1. Hadits ini merupakan salah satu dari hadits-hadits yang menjadi inti ajaran Islam. Imam&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Ahmad dan Imam syafi’i berkata : Dalam hadits tentang niat ini mencakup sepertiga&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;ilmu. Sebabnya adalah bahwa perbuatan hamba terdiri dari perbuatan hati, lisan dan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;anggota badan, sedangkan niat merupakan salah satu dari ketiganya. Diriwayatkan dari&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Imam Syafi’i bahwa dia berkata : Hadits ini mencakup tujuh puluh bab dalam fiqh.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Sejumlah ulama bahkan ada yang berkata : Hadits ini merupakan sepertiga Islam.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;2. Hadits ini ada sebabnya, yaitu: ada seseorang yang hijrah dari Mekkah ke Madinah&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;dengan tujuan untuk dapat menikahi seorang wanita yang konon bernama : “Ummu&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Qais” bukan untuk mendapatkan keutamaan hijrah. Maka orang itu kemudian dikenal&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;dengan sebutan “Muhajir Ummi Qais” (Orang yang hijrah karena Ummu Qais).&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;1. Yang dimaksud perbuatan disini adalah amal ibadah yang membutuhkan niat. Adapun perbuatan buruk niat baiknya tidak&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;akan merubah buruknya menjadi baik&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;2. Niat adalah keinginan dan kehendak hati.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;1. Hijrah secara bahasa artinya : meninggalkan, sedangkan menurut syariat artinya : meninggalkan negri kafir menuju negri&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Islam dengan maksud menyelamatkan agamanya. Yang dimaksud dalam hadits ini adalah perpindahan dari Mekkah ke&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Madinah sebelum Fathu Makkah (Penaklukan kota Mekkah th. 8 H).&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;</description><link>http://solehah26.blogspot.com/2010/07/blog-post.html</link><author>noreply@blogger.com (Almar atus Solehah n Muhammad Kamil)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-3086609359895091511.post-2724342685383002401</guid><pubDate>Tue, 06 Jul 2010 03:48:00 +0000</pubDate><atom:updated>2011-06-15T12:54:41.347+07:00</atom:updated><title>Mengungkap Rahasia Al-Quran</title><description>&lt;span style="color: lime; font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;I&lt;/span&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;SLAMIC MEDIA 2008&lt;/span&gt;&lt;br style="color: black;" /&gt;&lt;span style="color: black;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;     &lt;span style="color: yellow; font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;Tampilan PC, Desain &amp;amp; File Berasal Dari      Pakdenono&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;span style="color: lime; font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;Posting Oleh Islamic      Media&lt;/span&gt;&lt;br style="color: black;" /&gt;&lt;span style="color: black;"&gt; Untuk Lebih Silahkan&lt;/span&gt; &lt;a href="http://izlamic.xtgem.com/decompile/mengungkap_rahasia_alquran/bab1_001.htm"&gt;Klik Disini&lt;/a&gt; &lt;span style="color: black;"&gt;Untuk membaca artikelnya&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;</description><link>http://solehah26.blogspot.com/2010/07/mengungkap-rahasia-al-quran.html</link><author>noreply@blogger.com (Almar atus Solehah n Muhammad Kamil)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-3086609359895091511.post-3632459400727945123</guid><pubDate>Fri, 11 Jun 2010 04:53:00 +0000</pubDate><atom:updated>2011-05-15T14:11:32.870+07:00</atom:updated><title>Detik - detik Saat Rasulullah Wafat</title><description>&lt;iframe allowfullscreen='allowfullscreen' webkitallowfullscreen='webkitallowfullscreen' mozallowfullscreen='mozallowfullscreen' width='320' height='266' src='https://www.blogger.com/video.g?token=AD6v5dzJwAf0JebUbRa0jbH_hvuvEiUtuH14ZhnuvyGqTHPe3zR5kOb-MLtsAI4KyXzdDaGig1JShxeTiK3lw5qr4A' class='b-hbp-video b-uploaded' frameborder='0'&gt;&lt;/iframe&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;a class="addthis_button" href="http://www.addthis.com/bookmark.php?v=250&amp;amp;username=solehah"&gt;&lt;img alt="Bookmark   and Share" height="16" src="http://s7.addthis.com/static/btn/v2/lg-share-en.gif" style="border: 0pt none;" width="125" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;i&gt;Berita kematian menggemparkan&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
NABI telah memilih Handai Tertinggi di rumah Aisyah dengan kepala di pangkuannya. Kemudian Aisyah meletakkan kepalanya di atas bantal. Ia berdiri, dan bersama-sama dengan wanita-wanita lain - yang segera datang begitu berita sampai kepada mereka - ia memukul-mukul mukanya sendiri. Dengan peristiwa itu kaum Muslimin yang sedang berada dalam mesjid sangat terkejut sekali, sebab ketika paginya mereka melihat Nabi dari segalanya menunjukkan, bahwa ia sudah sembuh. Itu pula sebabnya Abu Bakr pergi mengunjungi isterinya Bint Kharija di Sunh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Umar tidak percaya Rasul wafat&lt;br /&gt;
Setelah mengetahui hal itu cepat-cepat Umar ke tempat jenazah disemayamkan. Ia tidak percaya bahwa Rasulullah sudah wafat. Ketika dia datang, dibukanya tutup mukanya. Ternyata ia sudah tidak bergerak lagi. Umar menduga bahwa Nabi sedang pingsan. Jadi tentu akan siuman lagi. Dalam hal ini sia-sia saja, Mughira hendak meyakinkan Umar atas kenyataan yang pahit ini. Ia tetap berkeyakinan, bahwa Muhammad tidak mati. Oleh karena Mughira tetap juga mendesak, ia berkata:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"Engkau dusta!"&lt;br /&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;
Kemudian ia keluar ke mesjid bersama-sama sambil berkata: "Ada orang dari kaum munafik yang mengira bahwa Rasulullah s.a.w. telah wafat. Tetapi, demi Allah sebenarnya dia tidak meninggal, melainkan ia pergi kepada Tuhan, seperti Musa bin 'Imran. Ia telah menghilang dari tengah-tengah masyarakatnya selama empat puluh hari, kemudian kembali lagi ke tengah mereka setelah dikatakan dia sudah mati. Sungguh, Rasulullah pasti akan kembali seperti Musa juga. Orang yang menduga bahwa dia telah meninggal, tangan dan kakinya harus dipotong!"&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Teriakan Umar yang datang bertubi-tubi ini telah didengar oleh kaum Muslimin di mesjid. Mereka jadi seperti orang kebingungan. Memang, kalau memang benar Muhammad telah berpulang, alangkah pilunya hati! Alangkah gundahnya perasaan mereka yang pernah melihatnya, pernah mendengarkan tutur katanya, orang-orang yang beriman kepada Allah Yang telah mengutusnya membawa petunjuk dan agama yang benar! Rasa gundah dan kesedihan yang sungguh membingungkan, sungguh menyayat kalbu! Apabila Muhammad telah pergi menghadap Tuhan - seperti kata Umar - ini sungguh membingungkan. Dan menunggu dia kembali lagi seperti kembalinya Musa, lebih-lebih lagi ini mengherankan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka semua datang mengerumuni Umar, lebih mempercayainya dan lebih yakin, bahwa Rasulullah tidak meninggal. Belum selang lama tadi mereka bersama-sama, mereka melihatnya dan mendengar suaranya yang keras dan jelas, mendengar doanya dan pengampunan yang dimohonkannya. Betapa ia akan meninggal, padahal dia adalah Khalilullah yang dipilihNya untuk menyampaikan risalah, risalah yang sekarang sudah dianut oleh Arab se]uruhnya, tinggal lagi Kisra dan Heraklius yang akan menganut Islam! Betapa ia akan meninggal, padahal dengan kekuatannya itu selama duapuluh tahun terus-menerus ia telah menggoncangkan dunia dan telah menimbulkan suatu revolusi rohani yang paling hebat yang pernah dikenal sejarah!&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tetapi di sana wanita-wanita masih juga memukul-mukul muka sendiri sebagai tanda, bahwa ia telah meninggal. Sungguh pun begitu Umar di mesjid masih juga terus menyebutkan bahwa dia tidak wafat, dia sedang pergi kepada Tuhan seperti Musa bin 'Imran, dan mereka yang berpendapat bahwa ia sudah meninggal, mereka itu golongan orang-orang munafik, orang munafik, yang tangan dan kakinya oleh Muhammad nanti akan dihantamnya setelah ia kembali. Mana yang mesti dipercaya oleh kaum Muslimin? Mula-mula mereka cemas sekali. Kemudian kata-kata Umar itu masih menimbulkan harapan dalam hati mereka, karena Muhammad masih akan kembali. Hampir saja angan-angan mereka itu mereka percayai, menggambarkan dalam hati mereka sendiri hal-hal yang hampir-hampir pula membawa mereka jadi puas karenanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kedatangan Abu Bakr&lt;br /&gt;
Sementara mereka dalam keadaan begitu tiba-tiba Abu Bakr datang. Ia segera kembali dari Sunh setelah berita sedih itu diterimanya. Ketika dilihatnya Muslimin demikian, dan Umar sedang berpidato, ia tidak berhenti lama-lama di tempat itu melainkan terus ke rumah Aisyah tanpa menoleh lagi ke kanan-kiri. Ia minta ijin akan masuk, tapi dikatakan kepadanya, orang tidak perlu minta ijin untuk hari ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bila ia masuk, dilihatnya Nabi di salah satu bagian dalam rumah itu sudah diselubungi dengan burd hibara.1 Ia menyingkapkan selubung itu dari wajah Nabi dan setelah menciumnya ia berkata:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"Alangkah sedapnya di waktu engkau hidup, alangkah sedapnya pula di waktu engkau mati."&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kemudian kepala Nabi diangkatnya dan diperhatikannya paras mukanya, yang ternyata memang menunjukkan ciri-ciri kematian.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"Demi ibu-bapakku.2 Maut yang sudah ditentukan Tuhan kepadamu sekarang sudah sampai kaurasakan. Sesudah itu takkan ada lagi maut menimpamu!"&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kemudian dikembalikannya kepala itu ke bantal, ditutupkannya kembali kain burd itu kemukanya. Sesudah itu ia keluar. Ternyata Umar masih bicara dan mau meyakinkan orang bahwa Muhammad tidak meninggal. Orang banyak memberikan jalan kepada Abu Bakr.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"Sabar, sabarlah Umar!" katanya setelah ia berada di dekat Umar. "Dengarkan!"&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tetapi Umar tidak mau diam dan juga tidak mau mendengarkan. Ia terus bicara. Sekarang Abu Bakr menghampiri orang-orang itu seraya memberi isyarat, bahwa dia akan bicara dengan mereka. Dan dalam hal ini siapa lagi yang akan seperti Abu Bakr! Bukankah dia Ash-Siddiq yang telah dipilih oleh Nabi dan sekiranya Nabi akan mengambil orang sebagai teman kesayangan tentu dialah teman kesayangannya?! Oleh karena itu cepat-cepat orang memenuhi seruannya itu dan Umar ditinggalkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Barangsiapa akan menyembah Muhammad, Muhammad sudah meninggal&lt;br /&gt;
Setelah mengucapkan puji syukur kepada Tuhan Abu Bakr berkata: "Saudara-saudara! Barangsiapa mau menyembah Muhammad, Muhammad sudah meninggal. Tetapi barangsiapa mau menyembah Tuhan, Tuhan hidup selalu tak pernah mati."&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Abu Bakr membacakan ayat Qur'an - Pendapatnya meyakinkan Muslimin&lt;br /&gt;
Kemudian ia membacakan firman Tuhan: "Muhammad hanyalah seorang rasul. Sebelum dia pun telah banyak rasul-rasul yang sudah lampau. Apabila dia mati atau terbunuh, apakah kamu akan berbalik ke belakang? Barangsiapa berbalik ke belakang, ia tidak akan merugikan Tuhan sedikit pun. Dan Tuhan akan memberikan balasan kepada orang-orang yang bersyukur." (Qur'an, 3:144)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketika itu Umar juga turut mendengarkan tatkala dilihatnya orang banyak pergi ke tempat Abu Bakr. Setelah didengarnya Abu Bakr membacakan ayat itu, Umar jatuh tersungkur ke tanah. Kedua kakinya sudah tak dapat menahan lagi, setelah ia yakin bahwa Rasulullah memang sudah wafat. Ada pun orang banyak, yang sebelum itu sudah terpengaruh oleh pendapat Umar, begitu mendengar bunyi ayat yang dibacakan Abu Bakr, baru mereka sadar; seolah mereka tidak pernah mengetahui, bahwa ayat ini pernah turun. Dengan demikian segala perasaan yang masih ragu-ragu bahwa Muhammad sudah berpulang ke rahmat Allah, dapat dihilangkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sudah melampaui bataskah Umar ketika ia berkeyakinan bahwa Muhammad tidak mati, ketika mengajak orang lain supaya juga yakin seperti dia? Tidak! Para sarjana sekarang mengatakan kepada kita, bahwa matahari akan terus memercik sepanjang abad sebelum tiba waktunya ia habis hilang sama sekali. Akan percayakah orang pada pendapat ini tanpa ia ragukan lagi kemungkinannya? Matahari yang memancarkan sinar dan kehangatan sehingga karenanya alam ini hidup, bagaimana akan habis, bagaimana akan padam sesudah itu kemudian alam ini masih akan tetap ada? Muhammad pun tidak kurang pula dari matahari itu sinarnya, kehangatannya, kekuatannya. Seperti matahari yang telah melimpahkan jasa, Muhammad pun telah pula melimpahkan jasa. Seperti halnya dengan matahari yang telah berhubungan dengan alam, jiwa Muhammad pun telah pula berhubungan dengan semesta alam ini, dan selalu sebutan Muhammad s.a.w. mengharumkan alam ini keseluruhannya. Jadi tidak heran apabila Umar yakin bahwa Muhammad tidak mungkin akan mati. Dan memang benar ia tidak mati, dan tidak akan mati.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pasukan Usama kembali ke Medinah&lt;br /&gt;
Usama b. Zaid yang telah melihat Nabi pagi itu pergi ke mesjid, seperti orang-orang Islam yang lain dia pun menduga bahwa Nabi sudah sembuh. Bersama-sama dengan anggota pasukan yang hendak diberangkatkan ke Syam yang sementara itu pulang ke Medinah, sekarang ia kembali menggabungkan diri dengan markas yang di Jurf. Perintah sudah dikeluarkan supaya pasukannya itu siap-siap akan berangkat. Tetapi dalam pada itu, tiba-tiba ada orang yang datang menyusulnya, dengan membawa berita sedih tentang kematian Nabi. Ia membatalkan niatnya akan berangkat dan pasukannya diperintahkan kembali semua ke Medinah. Ia pergi ke rumah Aisyah dan ditancapkannya benderanya di depan pintu rumah itu, sambil menantikan keadaan Muslimin&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebenarnya Muslimin sendiri dalam keadaan bingung. Setelah mereka mendengar pidato Abu Bakr dan yakin sudah bahwa Muhammad sudah wafat, mereka lalu terpencar-pencar. Golongan Anshar lalu menggabungkan diri kepada Said b. 'Ubada di Saqifa3 Banu Sa'ida; Ali b. Abi Talib, Zubair ibn'l-'Awwam dan Talha b. 'Ubaidillah menyendiri pula di rumah Fatimah; pihak Muhajirin, termasuk Usaid b. Hudzair dari Banu 'Abd'l-Asyhal menggabungkan diri kepada Abu Bakr.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sementara Abu Bakr dan Umar dalam keadaan demikian, tiba-tiba ada orang datang menyampaikan berita kepada mereka, bahwa Anshar telah menggabungkan diri kepada Sa'd b. 'Ubada, dengan menambahkan bahwa: Kalau ada masalah yang perlu diselesaikan dengan mereka, segera susullah mereka, sebelum keadaan jadi berbahaya. Rasulullah s.a.w. masih di dalam rumah, belum lagi selesai (dimakamkan) dan keluarganya juga sudah menutupkan pintu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"Baiklah," kata Umar menujukan kata-katanya kepada Abu Bakr. "Kita berangkat ke tempat saudara-saudara kita dari Anshar itu, supaya dapat kita lihat keadaan mereka."&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sambutan Abu Bakr kepada Anshar&lt;br /&gt;
Ketika di tengah perjalanan, mereka bertemu dengan dua orang baik-baik dari kalangan Anshar, yang kemudian menceritakan kepada pihak Muhajirin itu tentang adanya orang-orang yang sedang mengadakan persepakatan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"Tuan-tuan mau ke mana?" tanya dua orang itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah diketahui bahwa mereka akan menemui orang-orang Anshar, kedua orang itu berkata: "Tidak ada salahnya tuan-tuan tidak mendekati mereka. Saudara-saudara Muhajirin, selesaikanlah persoalan tuan-tuan."&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"Tidak, kami akan menemui mereka," kata Umar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lalu mereka meneruskan perjalanan sampai di Serambi Banu Sa'ida. Di tengah-tengah mereka itu ada seorang laki-laki yang sedang berselubung.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"Siapa ini?" tanya Umar bin'l-Khattab.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"Sa'd b. 'Ubada," jawab mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"Dia sedang sakit."&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah pihak Muhajirin duduk, salah seorang dari Anshar berpidato. Sesudah mengucapkan syukur dan puji kepada Tuhan ia berkata:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"Kemudian daripada itu. Kami adalah Ansharullah dan pasukan Islam, dan kalian dari kalangan Muhajirin sekelompok kecil dari kami yang datang ke mari mewakili golongan tuan-tuan. Ternyata mereka itu mau menggabungkan kami dan mengambil hak kami serta mau memaksa kami."&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yang demikian ini memang merupakan jiwa Anshar sejak masa hidup Nabi. Oleh karena itu, begitu Umar mendengar kata-kata tersebut ia ingin segera menangkisnya. Tetapi oleh Abu Bakr ditahan, sebab sikapnya yang keras sangat dikuatirkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"Sabarlah, Umar!" katanya. Kemudian ia memulai pembicaraannya, ditujukan kepada Anshar:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"Saudara-saudara! Kami dari pihak Muhajirin orang yang pertama menerima Islam, keturunan kami baik-baik, keluarga kami terpandang, kedudukan kami baik pula. Di kalangan Arab kamilah yang banyak memberikan keturunan, dan kami sangat sayang kepada Rasulullah. Kami sudah Islam sebelum tuan-tuan dan di dalam Qu'ran juga kami didahulukan dari tuan-tuan; seperti dalam firman Tuhan: 'Orang-orang yang terdahulu dan mula-mula (masuk Islam), dari Muhajirin dan Anshar serta orang-orang yang mengikuti mereka dalam melakukan kebaikan.' (Qur'an, 9:100)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jadi kami Muhajirin dan tuan-tuan adalah Anshar, saudara-saudara kami seagama, bersama-sama menghadapi rampasan perang dan mengeluarkan pajak serta penolong-penolong kami dalam menghadapi musuh. Apa yang telah tuan-tuan katakan, bahwa segala kebaikan ada pada tuan-tuan, itu sudah pada tempatnya. Tuan-tuanlah dari seluruh penghuni bumi ini yang patut dipuji. Dalam hal-ini orang-orang Arab itu hanya mengenal lingkungan Quraisy ini. Jadi dari pihak kami para amir dan dari pihak tuan-tuan para wazir."4&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketika itu salah seorang dari kalangan Anshar ada yang marah, lalu berkata: "Saya tongkat lagi senjata.5 Saudara-saudara Quraisy, dari kami seorang amir dan dari tuan-tuan juga seorang amir."&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"Dari kami para amir dan dari tuan-tuan para wazir," kata Abu Bakr. "Saya menyetujui salah seorang dari yang dua ini untuk kita. Berikanlah ikrar tuan-tuan kepada yang mana saja yang tuan-tuan sukai."&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lalu ia mengangkat tangan Umar bin'l-Khattab dan tangan Abu 'Ubaida bin'l-Jarrah, sambil dia duduk di antara dua orang itu. Lalu timbul suara-suara ribut dan keras. Hal ini dikuatirkan akan membawa pertentangan. Ketika itu Umar lalu berkata dengan suaranya yang lantang: "Abu Bakr, bentangkan tanganmu!"&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Abu Bakr membentangkan tangan dan dia diikrarkan seraya kata Umar: "Abu Bakr, bukankah Nabi sudah menyuruhmu, supaya engkaulah yang memimpin Muslimin bersembahyang? Engkaulah penggantinya (khalifah). Kami akan mengikrarkan orang yang paling disukai oleh Rasulullah di antara kita semua ini."&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kata-kata ini ternyata sangat menyentuh hati Muslimin yang hadir, karena benar-benar telah dapat melukiskan kehendak Nabi sampai pada hari terakhir orang melihatnya. Dengan demikian pertentangan di kalangan mereka dapat dihilangkan. Pihak Muhajirin datang memberikan ikrar, kemudian pihak Anshar juga memberikan ikrarnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bilamana keesokan harinya Abu Bakr duduk di atas mimbar, Umar ibn'l-Khattab tampil berbicara sebelum Abu Bakr, dengan mengatakan - setelah mengucapkan syukur dan puji kepada Tuhan:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ikrar Umum&lt;br /&gt;
"Kepada saudara-saudara kemarin saya sudah mengucapkan kata-kata yang tidak terdapat dalam Kitabullah, juga bukan suatu pesan yang diberikan Rasulullah kepada saya. Tetapi ketika itu saya berpendapat, bahwa Rasulullah yang akan mengurus soal kita, sebagai orang terakhir yang tinggal bersama-sama kita. Tetapi Tuhan telah meninggalkan Qu'ran buat kita, yang juga menjadi penuntun RasulNya. Kalau kita berpegang pada Kitab itu Tuhan menuntun kita, yang juga telah menuntun Rasulullah. Sekarang Tuhan telah menyatukan persoalan kita di tangan sahabat Rasulullah s.a.w. yang terbaik di antara kita dan salah seorang dari dua orang, ketika keduanya itu berada dalam gua. Maka marilah kita ikrarkan dia."&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketika itu orang lalu memberikan ikrarnya kepada Abu Bakr sebagai Ikrar Umum setelah Ikrar Saqifa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pidato Khulafa'ur-Rasyidin yang pertama&lt;br /&gt;
Selesai ikrar kemudian Abu Bakr berdiri. Di hadapan mereka itu ia mengucapkan sebuah pidato yang dapat dipandang sebagai contoh yang sungguh bijaksana dan sangat menentukan. Setelah mengucap puji syukur kepada Tuhan Abu Bakr r.a. berkata:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"Kemudian, saudara-saudara. Saya sudah dijadikan penguasa atas kamu sekalian, dan saya bukanlah orang yang terbaik di antara kamu. Kalau saya berlaku baik, bantulah saya. Kebenaran adalah suatu kepercayaan, dan dusta adalah pengkhianatan. Orang yang lemah di kalangan kamu adalah kuat di mata saya, sesudah haknya nanti saya berikan kepadanya - insya Allah, dan orang yang kuat, buat saya adalah lemah sesudah haknya itu nanti saya ambil - insya Allah. Apabila ada golongan yang meninggalkan perjuangan di jalan Allah, maka Allah akan menimpakan kehinaan kepada mereka. Apabila kejahatan itu sudah meluas pada suatu golongan, maka Allah akan menyebarkan bencana pada mereka. Taatilah saya selama saya taat kepada (perintah) Allah dan RasulNya. Tetapi apabila saya melanggar (perintah) Allah dan Rasul maka gugurlah kesetiaanmu kepada saya. Laksanakanlah salat kamu, Allah akan merahmati kamu sekalian."&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sementara kaum Muslimin sedang berlainan pendapat - kemudian kembali sependapat lagi dalam melantik Abu Bakr dalam Ikrar Saqifa kemudian Ikrar Umum - jenazah Nabi masih tetap ditempatnya di atas ranjang kematian dikelilingi oleh kerabat-kerabat dan pihak keluarga.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di mana Rasul akan dimakamkan?&lt;br /&gt;
Selesai memberikan ikrar kepada Abu Bakr orang segera bergegas lagi hendak menyelenggarakan pemakaman Rasulullah. Dalam hal di mana akan dimakamkan, orang masih berbeda pendapat. Kalangan Muhajirin berpendapat akan dimakamkan di Mekah, tanah tumpah darahnya dan di tengah-tengah keluarganya. Yang lain berpendapat supaya dimakamkan di Bait'l-Maqdis (Yerusalem} karena para nabi sebelumnya di sana dimakamkan. Saya tidak tahu bagaimana orang-orang ini berpendapat demikian, padahal Bait'l-Maqdis pada waktu itu masih di tangan Rumawi dan sejak kejadian Mu'ta dan Tabuk, Rumawi dengan pihak Islam sedang dalam permusuhan, sehingga Rasulullah menyiapkan pasukan Usama untuk mengadakan pembalasan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kaum Muslimin tak dapat menyetujui pendapat ini, juga mereka tidak setuju Nabi dimakamkan di Mekah. Mereka ini berpendapat supaya Nabi dimakamkan di Medinah, kota yang telah memberikan perlindungan dan pertolongan, dan kota yang mula-mula bernaung di bawah bendera Islam. Mereka berunding, di mana akan dimakamkan? Satu pihak mengatakan: dimakamkan di mesjid, tempat dia memberi khotbah dan bimbingan serta memimpin orang sembahyang, dan menurut pendapat mereka supaya dimakamkan ditempat mimbar atau di sampingnya. Tetapi pendapat demikian ini kemudian ditolak, mengingat adanya keterangan berasal dari Aisyah, bahwa ketika Nabi sedang dalam sakit keras, ia mengenakan kain selubung hitam, yang sedang ditutupkan di mukanya, kadang dibukakan sambil ia berkata: "Laknat6 Tuhan kepada suatu golongan yang mempergunakan pekuburan nabi-nabi sebagai mesjid."&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kemudian Abu Bakr tampil memberikan keputusan kepada orang ramai itu dengan mengatakan: "Saya dengar Rasulullah s.a.w. berkata Setiap ada nabi meninggal, ia dimakamkan di tempat dia meninggal."&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lalu diambil keputusan, bahwa pada letak tempat tidur ketika Nabi meninggal itu, di tempat itulah akan digali.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Nabi dimandikan&lt;br /&gt;
Selanjutnya yang bertindak memandikan Nabi ialah keluarganya yang dekat. Yang pertama sekali Ali b. Abi Talib, lalu 'Abbas b. 'Abd'l-Muttalib serta kedua puteranya, Fadzl dan Qutham serta Usama b. Zaid. Usama b. Zaid dan Syuqran, pembantu Nabi, bertindak menuangkan air sedang Ali yang memandikannya berikut baju yang dipakainya. Mereka tidak mau melepaskan baju itu dari (badan) Nabi. Dalam pada itu mereka juga mendapatkan Nabi begitu harum, sehingga Ali berkata: "Demi ibu bapaku! Alangkah harumnya engkau di waktu hidup dan di waktu mati."&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena itu juga beberapa Orientalis ada yang berpendapat, bahwa bau harum itu disebabkan Nabi selama hidupnya biasa memakai wangi-wangian. Ia menganggap wangi-wangian itu sudah menjadi barang kesukaannya dalam kehidupan dunia ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Selesai dimandikan dengan mengenakan baju yang dipakainya itu, Nabi dikafani dengan tiga lapis pakaian: dua Shuhari7 dan satu pakaian jenis burd hibara dengan sekali dilipatkan. Selesai penyelenggaraan dengan cara demikian, jenazah dibiarkan di tempatnya. Pintu-pintu kemudian dibuka untuk memberikan kesempatan kepada kaum Muslimin, yang memasuki tempat itu dari jurusan mesjid, untuk mengelilingi serta melepaskan pandangan perpisahan dan memberikan doa selawat kepada Nabi. Kemudian mereka keluar lagi dengan membawa perasaan duka dan kepahitan yang dalam sekali, yang sangat menekan hati.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ruangan itu telah menjadi penuh kembali tatkala kemudian Abu Bakr dan Umar masuk melakukan sembahyang bersama-sama Muslimin yang lain, tanpa ada yang bertindak selaku imam dalam sembahyang itu. Setelah orang duduk kembali dan keadaan jadi sunyi, Abu Bakr berkata:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"Salam kepadamu ya Rasulullah, beserta rahmat dan berkah Tuhan.8 Kami bersaksi, bahwa Nabi dan Rasulullah telah menyampaikan risalah Tuhan, telah berjuang di jalan Allah sampai Tuhan memberikan pertolongan untuk kemenangan agama. Ia telah menunaikan janjinya, dan menyuruh orang menyembah hanya kepada Allah tidak bersekutu."&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada setiap kata yang diucapkan oleh Abu Bakr disambut oleh Muslimin dengan penuh syahdu dan khusyu: Amin! Amin!&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Perpisahan dengan jenazah yang suci&lt;br /&gt;
Selesai bagian laki-laki melakukan sembahyang, setelah mereka keluar, masuk pula kaum wanita, dan setelah mereka, kemudian masuk pula anak-anak. Semua mereka itu, masing-masing membawa hati yang pedih, perasan duka dan sedih menekan kalbu, karena mereka harus berpisah dengan Rasulullah, penutup para nabi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Detik-detik yang khidmat dalam sejarah&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di hadapan saya sekarang - setelah lampau seribu tiga ratus tahun yang lalu - terbentang sebuah lukisan peristiwa khidmat dan syahdu yang telah memenuhi hati saya, dengan segala kerendahan hati dan hormat. Tubuh yang terbungkus kini terletak dalam sebuah sudut, dalam ruangan yang nantinya akan menjadi sebuah makam, dan ruangan yang tadinya dihuni oleh orang yang mengenal makna hidup, orang yang penuh rahmat, penuh cahaya. Tubuh yang suci ini, yang telah mengajak dan membimbing orang ke jalan yang benar, dan yang buat mereka telah menjadi teladan tertinggi tentang arti kebaikan dan kasih sayang, tentang ketangkasan dan harga diri, tentang keadilan dan kesadaran dalam menghadapi kekejaman serta segala tindakan tirani.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Orang yang banyak itu kini lalu dengan perasaan yang sudah remuk-redam, dengan hati yang sendu, hati yang tersayat pilu. Setiap pria, setiap wanita, setiap anak-anak - terhadap laki-laki yang sekarang memilih tempatnya di sisi Tuhan itu - mengenangkannya sebagai ayah, sebagai kawan setia dan sahabat, sebagai Nabi dan Rasulullah. Betapakah perasaan yang sekarang sedang rimbun memenuhi kalbu yang penuh semarak iman itu, kalbu yang penuh prihatin akan rahasia hari esok setelah Rasui wafat?! Lukisan peristiwa khidmat inilah yang sekarang terbentang di hadapan saya. Saya lihat diri saya sedang tercengang menatapnya, dengan sepenuh hati akan keagungan yang penuh syahdu dan khidmat ini; hampir-hampir saya tak dapat melepaskan diri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Keguncangan orang-orang yang lemah iman&lt;br /&gt;
Sudah sepantasnya pula apabila kaum Muslimin jadi kuatir. Sejak diumumkannya berita kematian Nabi di Medinah dan kemudian tersebar pula sampai kepada kabilah-kabilah Arab di sekitar kota, pihak Yahudi dan Nasrani segera memasang mata dan telinga, sifat-sifat munafik mulai timbul, iman orang-orang Arab yang masih lemah mulai pula guncang. Dalam pada itu orang-orang Mekah juga sudah siap-siap akan berbalik dari Islam, bahkan sudah mau bertindak demikian, sehingga 'Attab b. Asid wakil Nabi di Mekah merasa kuatir dan tidak menampakkan diri kepada mereka. Tepat sekali Suhail b. 'Amr yang berada di tengah-tengah mereka itu ketika ia tampil dan berkata - setelah menerangkan kematian Nabi - bahwa Islam sekarang sudah bertambah kuat, dan siapa yang masih menyangsikan kami, kami penggal lehernya. Kemudian katanya lagi:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"Penduduk Mekah! Kamu adalah orang yang terakhir masuk Islam, maka janganlah jadi orang yang pertama murtad! Demi Allah. Tuhanlah yang akan menyelesaikan soal ini. Seperti kata Rasulullah s.a.w. - Belum jugakah mereka sadar dari kemurtadan mereka itu?"&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Nabi dikebumikan&lt;br /&gt;
Ada dua cara orang-orang Arab ketika itu dalam menggali kuburan: pertama cara orang Mekah yang menggali kuburan dengan dasarnya yang rata; kedua cara orang Medinah yang menggali kuburan dengan dasarnya yang dilengkungkan. Abu 'Ubaidah bin'l-Jarrah misalnya, ia menggali cara orang Mekah, sedang Abu Talha Zaid b. Sahl menggali kuburan cara orang Medinah. Keluarga Nabi juga memperbincangkan cara mana kuburan itu akan digali. 'Abbas paman Nabi segera mengutus dua orang, masing-masing supaya memanggil Abu 'Ubaida dan Abu Talha. Yang diutus kepada Abu 'Ubaida kembali tidak bersama dengan yang dipanggil, sedang yang diutus kepada Talha datang bersama-sama. Maka makam Rasulullah digali menurut cara Medinah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bilamana hari sudah senja, dan setelah kaum Muslimin selesai menjenguk tubuh yang suci itu serta mengadakan perpisahan yang terakhir, keluarga Nabi sudah siap pula akan menguburkannya. Mereka menunggu sampai tengah malam. Kemudian sehelai syal berwarna merah yang biasa dipakai Nabi dihamparkannya di dalam kuburan itu. Lalu ia diturunkan dan dikebumikan ke tempatnya yang terakhir oleh mereka yang telah memandikannya. Di atas itu lalu dipasang bata mentah kemudian kuburan itu ditimbun dengan tanah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dalam hal ini Aisyah berkata: "Kami mengetahui pemakaman Rasulullah s.a.w. ialah setelah mendengar suara-suara sekop pada tengah malam itu."&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fatimah juga berkata seperti itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Upacara pemakaman itu terjadi pada malam Rabu 14 Rabiulawal, yakni dua hari setelah Rasul berpulang ke rahmatullah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aisyah di ruangan sebelah makam&lt;br /&gt;
Sesudah itu Aisyah tinggal menetap di rumahnya dalam ruangan yang berdampingan dengan ruangan makam Nabi. Ia merasa bahagia di samping tetangga yang sangat mulia itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah Abu Bakr wafat ia dimakamkan di samping Nabi, demikian juga Umar menyusul dimakamkan di sebelahnya lagi. Ada disebutkan, bahwa Aisyah berziarah ke ruangan makam itu tidak mengenakan kudung, sebab sebelum Umar dimakamkan, di sana hanya ayah dan suaminya. Tetapi setelah juga Umar dimakamkan, setiap ia masuk selalu berkudung dengan mengenakan pakaian lengkap.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menyelamatkan pasukan Usama&lt;br /&gt;
Begitu selesai kaum Muslimin menyelenggarakan pemakaman Rasulullah, Abu Bakr memerintahkan pasukan Usama yang akan menyerbu Syam segera diteruskan sebagai pelaksanaan apa yang telah diperintahkan oleh Rasulullah. Ada juga kaum Muslimin yang merasa tidak setuju dengan itu, seperti yang pernah terjadi ketika Nabi sedang sakit. Umar termasuk orang yang tidak setuju. Ia berpendapat supaya kaum Muslimin tidak bercerai-berai. Mereka harus tetap di Medinah, sebab dikuatirkan akan terjadi hal-hal yang kurang menyenangkan. Tetapi dalam melaksanakan perintah Rasul Abu Bakr tidak pernah ragu-tagu. Dia pun menolak pendapat orang yang mengusulkan supaya mengangkat seorang komandan yang lebih tua usianya dari Usama dan lebih berpengalaman dalam perang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan demikian pasukan di Jurf itu tetap disiapkan di bawah pimpinan Usama, dan Abu Bakr pergi melepaskannya. Ketika itu dimintanya kepada Usama supaya Umar dibebaskan dari tugas itu. Ia perlu tinggal di Medinah supaya dapat memberi nasehat kepada Abu Bakr.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Belum selang duapuluh hari setelah tentara berangkat, pihak Muslimin sudah dapat menyerang Balqa'. Usama telah dapat mengadakan pembalasan buat kaum Muslimin dan ayahnya yang telah terbunuh di Mu'ta dulu. Dalam peristiwa yang gemilang itu semboyan perang yang diucapkan ialah: "Untuk kemenangan, matilah!"9&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan demikian baik Abu Bakr mau pun Usama telah dapat melaksanakan perintah Nabi. Ia kembali dengan pasukannya itu ke Medinah didahului panji yang oleh Rasulullah dulu diserahkan di tangannya dengan menunggang kuda yang juga dulu dipakai ayahnya di Mu'ta sampai tewasnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Para nabi tidak diwariskan&lt;br /&gt;
Setelah Nabi berpulang, Fatimah puterinya minta kepada Abu Bakr tanah peninggalan Nabi di Fadak dan di Khaibar diberikan kepadanya. Tetapi Abu Bakr menjawab dengan kata-kata ayahnya: "Kami para nabi tidak mewariskan.10 Apa yang kami tinggalkan buat sedekah." Kemudian kata Abu Bakr kepada Fatimah:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"Kalau ayahmu dulu memang sudah menghibahkan harta ini kepadamu, maka usulmu itu saya terima, dan saya laksanakan apa yang dimintanya itu." Tetapi Fatimah menjawab bahwa tentang itu ayahnya tidak berkata apa-apa kepadanya hanya Umm Aiman yang mengatakan kepadanya bahwa yang demikian itulah yang dimaksudkan. Dalam hal ini Abu Bakr menekankan supaya Fadak dan Khaibar tetap dikembalikan ke baitulmal untuk kaum Muslimin.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Warisan rohani terbesar&lt;br /&gt;
Demikianlah, Muhammad pergi melepaskan dunia ini dengan tiada meninggalkan sesuatu kekayaan dunia yang fana kepada siapa pun. Ia pergi melepaskan dunia ini seprti ketika ia datang. Sebagai peninggalan ia telah memberikan agama yang lurus ini kepada umat manusia. Ia telah merintis jalan kebudayaan Islam yang maha besar, yang telah menaungi dunia sebelumnya, dan akan menaungi dunia kemudian. Ia telah menanamkan ajaran Tauhid, menempatkan ajaran Tuhan yang tinggi di atas dan ajaran orang-orang kafir yang rendah di bawah. Kehidupan paganisma dalam segala bentuk dan penampilannya telah dikikis habis. Manusia sekarang diajaknya melakukan perbuatan yang baik dan takwa, bukan perbuatan dosa dan permusuhan. Kemudian ia meninggalkan Kitabullah buat manusia, sebagai rahmat dan petunjuk. Ia meninggalkan teladan yang tinggi, contoh nan indah. Contoh terakhir diberikannya kepada umat manusia, ketika dalam sakit, ia berkata kepada orang banyak:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"Wahai manusia! Barangsiapa punggungnya pernah kucambuk, ini punggungku, balaslah! Barangsiapa kehormatannya pernah kucela, ini kehormatanku, balaslah! Dan barangsiapa hartanya pernah kuambil, ini hartaku, ambillah! Jangan ada yang takut permusuhan, itu bukan bawaanku."&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bilamana ada orang yang pernah menuntut uang tiga dirham kepadanya, kepada orang itu diberikan pula gantinya. Kemudian ia melepaskan dunia ini dengan meninggalkan warisan rohani yang agung, yang selalu memancar di semesta dunia ini. Tuhan akan menyempurnakan ajaranNya, akan menolong agamaNya di atas semua agama, sekali pun oleh orang-orang kafir tidak diakui.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Semoga Allah memberi rahmat dan kedamaian kepadanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Shallallahu 'alaihi wa sallam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b style="color: orange;"&gt;&lt;i&gt;Thanks to http://rasulullahsaw.atwiki.com&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Catatan kaki:&lt;br /&gt;
1 Sejenis kain bersulam buatan Yaman.&lt;br /&gt;
2 Diucapkan sebagai tanda cinta dan mendoakan. Lihat halaman 326 (A).&lt;br /&gt;
3 Saqifa berarti 'serambi beratap' (N) (LA) atau 'ruangan besar beratap' (LA), semacam balairung (A).&lt;br /&gt;
4 Umara' jamak amir, harfiah 'yang memerintah,' pemimpin-pemimpin, dapat diartikan kepala-kepala negara; wuzana' jamak wazir 'yang memberi dukungan' (N), yakni 'para menteri' (A).&lt;br /&gt;
5 Harfiah 'Saya kayu pasak tempat ternak bergerak dan setandan kurma yang bertopang,' yakni 'saya tempat orang yang mencari pengobatan dengan pendapatnya, seperti unta mengobati sakit gatalnya dengan bergaruk-garuk pada kayu pasak.' (N). Perumpamaan Melayu di atas berarti, saya yang memberi dua pertolongan dalam satu perjalanan.' (A)&lt;br /&gt;
6 Dalam teks Hadis digunakan kata 'la'ana' dan 'qatala,' yang menurut (N) dapat diartikan sama (A).&lt;br /&gt;
7 Shuhari dan Shuhar nama sebuah desa di Yaman. Juga dikatakan dari kata shuhra, yakni warna merah muda.&lt;br /&gt;
8 Assalamu'alaika, ya Rasulullah wa rahmatullahi wa barakatuhu&lt;br /&gt;
9 'Ya manshur, amit!,' Harfiah: 'O yang menang, matilah' Menurut (N). ini berarti perintah mati sebagai optimisma kemenangan yang akan dicapai, juga dipakai sebagai sandi untuk saling kenal-mengenal dalam gelap malam (A).&lt;br /&gt;
10 Aslinya dalam bentuk penderita atau obyek = tidak diwarisi (A)&lt;/span&gt;</description><link>http://solehah26.blogspot.com/2010/06/detik-detik-saat-rasulullah-wafat.html</link><author>noreply@blogger.com (Almar atus Solehah n Muhammad Kamil)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-3086609359895091511.post-504421255255802522</guid><pubDate>Mon, 24 May 2010 02:21:00 +0000</pubDate><atom:updated>2011-05-15T12:31:37.822+07:00</atom:updated><title>ciri wanita muslimah ahli syurga</title><description>&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Tentunya setiap wanita Muslimah ingin menjadi ahli Surga. Pada hakikatnya wanita ahli Surga adalah wanita yang taat kepada Allah dan Rasul-Nya. Seluruh ciri-cirinya merupakan cerminan ketaatan yang dia miliki. Di antara ciri-ciri wanita ahli Surga adalah :&lt;br /&gt;
&lt;div&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;
1. 1. Bertakwa.&lt;br /&gt;
2. 2. Beriman kepada Allah, Malaikat-Malaikat-Nya, Kitab-Kitab-Nya, Rasul-Rasul-Nya, hari kiamat, dan beriman kepada takdir yang baik maupun yang buruk.&lt;br /&gt;
3. Bersaksi bahwa tiada ilah yang berhak disembah kecuali Allah, bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba dan Rasul-Nya, mendirikan shalat, menunaikan zakat, berpuasa di bulan Ramadlan, dan naik haji bagi yang mampu.&lt;br /&gt;
4. Ihsan, yaitu beribadah kepada Allah seakan-akan melihat Allah, jika dia tidak dapat melihat Allah, dia mengetahui bahwa Allah melihat dirinya.&lt;br /&gt;
5. Ikhlas beribadah semata-mata kepada Allah, tawakkal kepada Allah, mencintai Allah dan Rasul-Nya, takut terhadap adzab Allah, mengharap rahmat Allah, bertaubat kepada-Nya, dan bersabar atas segala takdir-takdir Allah serta mensyukuri segala kenikmatan yang diberikan kepadanya.&lt;br /&gt;
6. Gemar membaca Al Qur’an dan berusaha memahaminya, berdzikir mengingat Allah ketika sendiri atau bersama banyak orang dan berdoa kepada Allah semata.&lt;br /&gt;
7. Menghidupkan amar ma’ruf dan nahi mungkar pada keluarga dan masyarakat.&lt;br /&gt;
8. Berbuat baik (ihsan) kepada tetangga, anak yatim, fakir miskin, dan seluruh makhluk, serta berbuat baik terhadap hewan ternak yang dia miliki.&lt;br /&gt;
9. Menyambung tali persaudaraan terhadap orang yang memutuskannya, memberi kepada orang, menahan pemberian kepada dirinya, dan memaafkan orang yang mendhaliminya.&lt;br /&gt;
10. Berinfak, baik ketika lapang maupun dalam keadaan sempit, menahan amarah dan memaafkan manusia.&lt;br /&gt;
11. Adil dalam segala perkara dan bersikap adil terhadap seluruh makhluk.&lt;br /&gt;
12.  Menjaga lisannya dari perkataan dusta, saksi palsu dan menceritakan kejelekan orang lain (ghibah).&lt;br /&gt;
13. Menepati janji dan amanah yang diberikan kepadanya.&lt;br /&gt;
14. Berbakti kepada kedua orang tua.&lt;br /&gt;
15. Menyambung silaturahmi dengan karib kerabatnya, sahabat terdekat dan terjauh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Demikian beberapa ciri-ciri wanita Ahli Surga yang kami sadur dari kitab Majmu’ Fatawa karya Syaikhul Islam Ibnu Tamiyyah juz 11 halaman 422-423. Ciri-ciri tersebut bukan merupakan suatu batasan tetapi ciri-ciri wanita Ahli Surga seluruhnya masuk dalam kerangka taat kepada Allah dan Rasul-Nya. Allah Ta’ala berfirman : “ … dan barangsiapa taat kepada Allah dan Rasul-Nya, niscaya Allah memasukkannya ke dalam Surga yang mengalir di dalamnya sungai-sungai sedang mereka kekal di dalamnya dan itulah kemenangan yang besar.” (QS. An Nisa’ : 13)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Wallahu A’lam Bis Shawab.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Possibly related posts: (automatically generated)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* wanita penghuni surga&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Posted in IBADAH&lt;br /&gt;
« Al Qur’an : Menyimpan Berjuta Pahala&lt;br /&gt;
Shalat Berjamaah di Mata Para Sahabat &amp;amp; Ulama »&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;a class="addthis_button" href="http://www.addthis.com/bookmark.php?v=250&amp;amp;username=solehah"&gt;&lt;img src="http://s7.addthis.com/static/btn/v2/lg-share-en.gif" alt="Bookmark   and Share" style="border: 0pt none;" width="125" height="16" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;</description><link>http://solehah26.blogspot.com/2010/05/ciri-wanita-muslimah-ahli-syurga.html</link><author>noreply@blogger.com (Almar atus Solehah n Muhammad Kamil)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-3086609359895091511.post-2303313368417174627</guid><pubDate>Thu, 29 Apr 2010 13:34:00 +0000</pubDate><atom:updated>2011-05-15T12:34:23.297+07:00</atom:updated><title>Sungai Bawah Laut Mexico</title><description>&lt;iframe src="http://www.vivanews.com/embed/video/7893/" allowtransparency="true" style="border: 1px solid rgb(204, 204, 204);" width="300" frameborder="0" height="400" scrolling="no"&gt;&lt;/iframe&gt;&lt;iframe allowfullscreen='allowfullscreen' webkitallowfullscreen='webkitallowfullscreen' mozallowfullscreen='mozallowfullscreen' width='320' height='266' src='https://www.blogger.com/video.g?token=AD6v5dyGtLlTL96CyTR67qWbeOsbyEajlwL6tVY-LqvD3syADY_aYuK-jXllFx5dN4-gzMUbGWFevYaMRZM7JyNwuQ' class='b-hbp-video b-uploaded' frameborder='0'&gt;&lt;/iframe&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div&gt;&lt;script type="text/javascript" src="http://s7.addthis.com/js/250/addthis_widget.js#username=solehah"&gt;&lt;/script&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Membaca sekilas judul diatas pasti bertanya-tanya kenapa kok ada sungai dibawah laut?&lt;/div&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; Sesuatu yang mustahil untuk ditemukan di dunia fana ini. Namun hal ini terjadi adanya ketika ada penjelajahan bawah laut di Meksiko. Jika Anda termasuk orang yang gemar menonton rancangan TV `Discovery’ pasti kenal Mr.Jacques Yves Costeau , ia seorang ahli oceanografer dan ahli selam terkemuka dari Perancis. Orang tua yang berambut putih ini sepanjang hidupnya menyelam ke perbagai dasar samudera di seantero dunia d&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;an membuat filem dokumentari tentang keindahan alam dasar laut untuk ditonton di seluruh dunia.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pada suatu hari ketika sedang melakukan eksplorasi di bawah laut, tiba-tiba ia menemui beberapa kumpulan mata air tawar segar yang sangat sedap rasanya kerana tidak bercampur/tidak melebur dengan air laut yang masin di sekelilingnya, seolah-olah ada dinding atau membran yang membatasi keduanya. Fenomena ganjil itu memeningkan Mr. Costeau dan mendorongnya untuk mencari penyebab terpisahnya air tawar dari air asin di tengah-tengah lautan. Ia mulai berfikir, jangan-jangan itu hanya halusinan&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;si atau khalayan sewaktu menyelam. Waktu pun terus berlalu setelah kejadian tersebut, namun ia tak kunjung mendapatkan jawaban yang memuaskan tentang fenomena ganjil tersebut.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Sampai pada suatu hari ia bertemu dengan seorang profesor Muslim, kemudian ia pun menceritakan fenomena ganjil itu. Profesor itu teringat pada ayat Al Quran tentang bertemunya dua lautan ( surat Ar-Rahman ayat 19-20) yang&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt; sering diidentikkan dengan Terusan Suez . Ayat itu berbunyi “Marajal bahraini yaltaqiyaan, bainahumaa barzakhun laa yabghiyaan.. .”Artinya: “Dia biarkan dua lautan bertemu, di antara keduanya ada batas yang tidak boleh ditembus.” Kemudian dibacakan surat Al Furqan ayat 53 di atas.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Selain itu, dalam beberapa kitab tafsir, ayat tentang bertemunya dua lautan tapi tak bercampur airnya diartikan sebagai lokasi muara sungai, di mana terjadi pertemuan antara air tawar dari sungai dan air masin dari laut. Namun tafsir itu tidak menjelaskan ayat berikutnya dari surat Ar-Rahman ayat 22 yang berbunyi “Yakhruju minhuma lu’lu`u wal marjaan” artinya “Keluar dari keduanya mutiara dan marjan.” Padahal di muara sungai tidak&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;ditemukan mutiara.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Terpesonalah Mr. Costeau mendengar ayat-ayat Al Qur’an itu, melebihi kekagumannya melihat keajaiban pemandangan yang pernah dilihatnya di lautan yang dalam. Al Qur’an ini mustahil disusun oleh Muhammad yang hidup di abad ke tujuh, suatu zaman saat belum ada peralatan selam yang canggih untuk mencapai lokasi yang jauh terpencil di kedalaman samudera. Benar-benar suatu mukjizat, berita tentang fenomena ganjil 14 abad yang silam.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;a class="addthis_button" href="http://www.addthis.com/bookmark.php?v=250&amp;amp;username=solehah"&gt;&lt;img src="http://s7.addthis.com/static/btn/v2/lg-share-en.gif" alt="Bookmark  and Share" style="border: 0pt none;" width="125" height="16" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;</description><link>http://solehah26.blogspot.com/2010/04/blog-post.html</link><author>noreply@blogger.com (Almar atus Solehah n Muhammad Kamil)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-3086609359895091511.post-2501643547333980068</guid><pubDate>Wed, 28 Apr 2010 05:20:00 +0000</pubDate><atom:updated>2011-05-15T12:52:47.606+07:00</atom:updated><title>Perahu Nabi Nuh Ditemukan di Turki?</title><description>&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhISUsdlldjA6gMEyu9jStn7viz1v2sNTcbehpt6W8nD5csJmesV6UDvUGa8ILrduSvoenlPWDE5A-0tsMRnCLVY6ZDScL1V1IHQrrqzomh5whIN9vaJNZRkPEFaRi4Ve0WZR8MTqio5Jnw/s1600/88838_ilustrasi_perahu_nabi_nuh_300_225.jpg" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}"&gt;&lt;img alt="" border="0" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5465044579147832274" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhISUsdlldjA6gMEyu9jStn7viz1v2sNTcbehpt6W8nD5csJmesV6UDvUGa8ILrduSvoenlPWDE5A-0tsMRnCLVY6ZDScL1V1IHQrrqzomh5whIN9vaJNZRkPEFaRi4Ve0WZR8MTqio5Jnw/s320/88838_ilustrasi_perahu_nabi_nuh_300_225.jpg" style="cursor: pointer; float: left; height: 225px; margin: 0pt 10px 10px 0pt; width: 300px;" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;a href="http://dunia.vivanews.com/news/read/147115-perahu_nabi_nuh_ditemukan_di_turki_"&gt;VIVAnews&lt;/a&gt; - Dikisahkan, sekitar 4.800 tahun lalu, banjir bandang menerjang Bumi. Sebelum bencana mahadahsyat itu terjadi, Nabi Nuh -- nabi tiga agama, Islam, Kristen, dan Yahudi, diberi wahyu untuk membuat kapal besar -- demi  menyelamatkan umat manusia dan mahluk Bumi lainnya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Untuk membuktikan kebenaran cerita tersebut, kelompok peneliti dari China dan Turki yang tergabung dalam 'Noah's Ark Ministries International' selama bertahun-tahun mencari sisa-sisa perahu legendaris tersebut.&lt;/span&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Kemarin, 26 April 2010 mereka mengumumkan mereka menemukan  perahu Nabi Nuh di Turki. Mereka mengklaim menemukan sisa-sisa perahu Nabi Nuh berada di ketinggian 4.000 meter di Gunung Agri atau Gunung Ararat, di Turki Timur.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Mereka bahkan mengklaim berhasil masuk ke dalam perahu itu, mengambil foto dan beberapa specimen untuk membuktikan klaim mereka.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Menurut para peneliti, specimen yang mereka ambil memiliki usia karbon 4.800 tahun, cocok dengan apa yang digambarkan dalam sejarah.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Jika klaim mereka benar, para peneliti Evangelis itu telah menemukan perahu paling terkenal dalam sejarah.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;"Kami belum yakin 100 persen bahwa ini benar perahu Nuh, tapi keyakinan kami sudah 99 persen," kata salah satu anggota tim yang bertugas membuat film dokumenter, Yeung Wing, seperti dimuat laman berita Turki, National Turk, 27 April 2010.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhsTKlosz6PeUEtzEm6Fb_-VEV7E0LVgTOawie4zmo03fTw4XJlCmZTIyNSTnE7KVbm9dXO1Y2ns9ViAWrFjuhA23bYvcNqk74trZoz71izSr29PR7bz3D8TH0o7YyiVhQhUa2VHiQ9XbaX/s1600/88854_spesimen_temuan_peneliti_turki_dan_china_di_ararat.jpg" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}"&gt;&lt;img alt="" border="0" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5465537801871658466" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhsTKlosz6PeUEtzEm6Fb_-VEV7E0LVgTOawie4zmo03fTw4XJlCmZTIyNSTnE7KVbm9dXO1Y2ns9ViAWrFjuhA23bYvcNqk74trZoz71izSr29PR7bz3D8TH0o7YyiVhQhUa2VHiQ9XbaX/s320/88854_spesimen_temuan_peneliti_turki_dan_china_di_ararat.jpg" style="cursor: pointer; display: block; height: 240px; margin: 0px auto 10px; text-align: center; width: 320px;" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Grup yang beranggotakan 15 orang dari Hong Kong dan Turki hadir dalam konferensi pers yang diadakan Senin 26 April 2010 lalu.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Kepada media yang hadir saat itu, mereka juga memamerkan specimen fosil kapal yang diduga perahu Nuh, berupa tambang, paku, dan pecahan kayu.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Seperti yang dijelaskan para peneliti, tambang dan paku diduga digunakan untuk menyatukan kayu-kayu hingga menjadi kapal. Tambang juga digunakan untuk mengikat hewan-hewan yang diselamatkan dari terjangan bah -- begitu juga dengan potongan kayu yang dibuat bersekat untuk menjaga keamanan hewan-hewan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Penemuan besar ini jadi amunisi untuk mendorong pemerintah Turki mendaftarkan situs ini ke UNESCO -- agar lembaga PBB itu ikut menjaga kelestarian perahu Nuh.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Awalnya, direncananya para arkeolog akan menggali perahu itu dan memisahkannya dari gunung. Namun, hal tersebut tak mungkin dilakukan, meski nilai sejarah penemuan ini sangat tinggi.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjFO2hzoyd7dw2LDn-Rr-956Ftryutx79g9nETbZLrphvNqmDiZ5PD3ROEMnCFciyxFxJ_tnaw2vHoor0eBAcD-_ssucdWvh5OnVga844knmLn-nvinQiiuRUeMR60cZyCdUEWYojbI_zv5/s1600/88837_gunung_ararat__lokasi_penemuan_perahu_nabi_nuh.jpg" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}"&gt;&lt;img alt="" border="0" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5465044785815335426" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjFO2hzoyd7dw2LDn-Rr-956Ftryutx79g9nETbZLrphvNqmDiZ5PD3ROEMnCFciyxFxJ_tnaw2vHoor0eBAcD-_ssucdWvh5OnVga844knmLn-nvinQiiuRUeMR60cZyCdUEWYojbI_zv5/s320/88837_gunung_ararat__lokasi_penemuan_perahu_nabi_nuh.jpg" style="cursor: pointer; display: block; height: 240px; margin: 0px auto 10px; text-align: center; width: 320px;" /&gt;&lt;/a&gt;***&lt;br /&gt;
&lt;div style="font-weight: bold; text-align: justify;"&gt;Gunung Ararat, lokasi penemuan perahu Nabi Nuh&lt;br /&gt;
Diyakini, ketika air surut, perahu Nuh berada di atas Gunung. Meski tiga agama besar mengabarkan mukjizat Nabi Nuh, tak ada penjelasan sama sekali, di mana persisnya perahu itu menyelesaikan misinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sejak lama penduduk lokal Turki yang tinggal di pegunungan maupun kota-kota lain percaya bahwa perahu Nabi Nuh berada di Gunung Ararat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Apalagi, pilot pesawat temput Turki dalam sebuah misi pemetaan NATO, mengaku melihat benda besar seperti perahu di Dogubayazit, Turki.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada 2006, citra satelit secara detil menunjukan benda mirip kapal yang diduga perahu Nuh itu adalah gunung yang dilapisi salju.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Beberapa ahli lain berpendapat bahwa sisa-sisa perahu Nuh menjadi bagian dari pemukiman manusia -- yang selamat dari bencana banjir bah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, peneliti yang mengklaim penemu perahu Nuh membantahnya. "Kami tak pernah menemukan ada manusia yang bermukim di ketinggian 3.500 meter dalam sejarah umat manusia."&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Cuaca yang sangat dingin di ketinggian 4.000 meter itu oleh para penemu diyakini menjaga kondisi perahu Nuh selama ribuan tahun.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;a class="addthis_button" href="http://www.addthis.com/bookmark.php?v=250&amp;amp;username=solehah"&gt;&lt;img alt="Bookmark and Share" height="16" src="http://s7.addthis.com/static/btn/v2/lg-share-en.gif" style="border: 0pt none;" width="125" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;script src="http://s7.addthis.com/js/250/addthis_widget.js#username=solehah" type="text/javascript"&gt;
&lt;/script&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;</description><link>http://solehah26.blogspot.com/2010/04/perahu-nabi-nuh-ditemukan-di-turki.html</link><author>noreply@blogger.com (Almar atus Solehah n Muhammad Kamil)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhISUsdlldjA6gMEyu9jStn7viz1v2sNTcbehpt6W8nD5csJmesV6UDvUGa8ILrduSvoenlPWDE5A-0tsMRnCLVY6ZDScL1V1IHQrrqzomh5whIN9vaJNZRkPEFaRi4Ve0WZR8MTqio5Jnw/s72-c/88838_ilustrasi_perahu_nabi_nuh_300_225.jpg" width="72"/><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-3086609359895091511.post-2122481025901548573</guid><pubDate>Mon, 26 Apr 2010 06:47:00 +0000</pubDate><atom:updated>2011-05-15T12:58:47.672+07:00</atom:updated><title>7 Sunnah Rasulullah SAW yang terbaik</title><description>&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: lucida grande; font-weight: bold; margin: 0in 0in 0pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 130%;"&gt;“&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_0"&gt;Cerdasnya&lt;/span&gt;  &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1"&gt;orang&lt;/span&gt; yang &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_2"&gt;beriman&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_3"&gt;adalah&lt;/span&gt;, &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_4"&gt;dia&lt;/span&gt; yang &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_5"&gt;mampu&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_6"&gt;mengolah&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_7"&gt;hidupnya&lt;/span&gt; yang &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_8"&gt;sesaat&lt;/span&gt;,  yang &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_9"&gt;sekejap&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_10"&gt;untuk&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_11"&gt;hidup&lt;/span&gt; yang &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_12"&gt;panjang&lt;/span&gt;. &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_13"&gt;Hidup&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_14"&gt;bukan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_15"&gt;untuk&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_16"&gt;hidup&lt;/span&gt;, &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_17"&gt;tetapi&lt;/span&gt;  &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_18"&gt;hidup&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_19"&gt;untuk&lt;/span&gt; Yang &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_20"&gt;Maha&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_21"&gt;Hidup&lt;/span&gt;. &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_22"&gt;Hidup&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_23"&gt;bukan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_24"&gt;untuk&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_25"&gt;mati&lt;/span&gt;, &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_26"&gt;tapi&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_27"&gt;mati&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_28"&gt;itulah&lt;/span&gt;  &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_29"&gt;untuk&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_30"&gt;hidup&lt;/span&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div face="lucida grande" style="font-weight: bold; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: lucida grande; font-weight: bold; margin: 0in 0in 0pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 130%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div face="lucida grande" style="font-weight: bold; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: lucida grande; font-weight: bold; margin: 0in 0in 0pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 130%;"&gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_31"&gt;Kita&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_32"&gt;jangan&lt;/span&gt;  &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_33"&gt;takut&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_34"&gt;mati&lt;/span&gt;, &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_35"&gt;jangan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_36"&gt;mencari&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_37"&gt;mati&lt;/span&gt;, &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_38"&gt;jangan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_39"&gt;lupakan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_40"&gt;mati&lt;/span&gt;, &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_41"&gt;tapi&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_42"&gt;rindukan&lt;/span&gt;  &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_43"&gt;mati&lt;/span&gt;. &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_44"&gt;Kerana&lt;/span&gt;, &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_45"&gt;mati&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_46"&gt;adalah&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_47"&gt;pintu&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_48"&gt;berjumpa&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_49"&gt;dengan&lt;/span&gt; Allah &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_50"&gt;SWT&lt;/span&gt;. &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_51"&gt;Mati&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_52"&gt;bukanlah&lt;/span&gt;  &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_53"&gt;cerita&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_54"&gt;dalam&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_55"&gt;akhir&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_56"&gt;hidup&lt;/span&gt;, &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_57"&gt;tapi&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_58"&gt;mati&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_59"&gt;adalah&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_60"&gt;awal&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_61"&gt;cerita&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_62"&gt;sebenarnya&lt;/span&gt;, &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_63"&gt;maka&lt;/span&gt;  &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_64"&gt;sambutlah&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_65"&gt;kematian&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_66"&gt;dengan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_67"&gt;penuh&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_68"&gt;ketakwaan&lt;/span&gt;. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: lucida grande; font-weight: bold; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: lucida grande; font-weight: bold; margin: 0in 0in 0pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 130%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: lucida grande; font-weight: bold; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: lucida grande; font-weight: bold; margin: 0in 0in 0pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 130%;"&gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_69"&gt;Hendaknya&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_70"&gt;kita&lt;/span&gt;  &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_71"&gt;selalu&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_72"&gt;menjaga&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_73"&gt;tujuh&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_74"&gt;sunnah&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_75"&gt;Nabi&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_76"&gt;setiap&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_77"&gt;hari&lt;/span&gt;. &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_78"&gt;Ketujuh&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_79"&gt;sunnah&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_80"&gt;Nabi&lt;/span&gt; SAW  &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_81"&gt;itu&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_82"&gt;adalah&lt;/span&gt;: &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: lucida grande; font-weight: bold; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: lucida grande; font-weight: bold; margin: 0in 0in 0pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 130%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: lucida grande; font-weight: bold; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: lucida grande; font-weight: bold; margin: 0in 0in 0pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 130%;"&gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_83"&gt;Pertama&lt;/span&gt;:&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_84"&gt;tahajjud&lt;/span&gt;,  &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_85"&gt;kerana&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_86"&gt;kemuliaan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_87"&gt;seorang&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_88"&gt;mukmin&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_89"&gt;terletak&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_90"&gt;pada&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_91"&gt;tahajjudnya&lt;/span&gt;. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: lucida grande; font-weight: bold; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: lucida grande; font-weight: bold; margin: 0in 0in 0pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 130%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: lucida grande; font-weight: bold; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: lucida grande; font-weight: bold; margin: 0in 0in 0pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 130%;"&gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_92"&gt;Kedua&lt;/span&gt;:&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_93"&gt;membaca&lt;/span&gt;  Al-&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_94"&gt;Qur&lt;/span&gt;’an &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_95"&gt;sebelum&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_96"&gt;terbit&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_97"&gt;matahari&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_98"&gt;Alangkah&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_99"&gt;baiknya&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_100"&gt;sebelum&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_101"&gt;mata&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_102"&gt;melihat&lt;/span&gt;  &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_103"&gt;dunia&lt;/span&gt;, &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_104"&gt;sebaiknya&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_105"&gt;mata&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_106"&gt;membaca&lt;/span&gt; Al-&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_107"&gt;Qur&lt;/span&gt;’an &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_108"&gt;terlebih&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_109"&gt;dahulu&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_110"&gt;dengan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_111"&gt;penuh&lt;/span&gt;  &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_112"&gt;pemahaman&lt;/span&gt;. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: lucida grande; font-weight: bold; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: lucida grande; font-weight: bold; margin: 0in 0in 0pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 130%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: lucida grande; font-weight: bold; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: lucida grande; font-weight: bold; margin: 0in 0in 0pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 130%;"&gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_113"&gt;Ketiga&lt;/span&gt;:&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_114"&gt;jangan&lt;/span&gt;  &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_115"&gt;tinggalkan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_116"&gt;masjid&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_117"&gt;terutama&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_118"&gt;di&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_119"&gt;waktu&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_120"&gt;shubuh&lt;/span&gt;. &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_121"&gt;Sebelum&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_122"&gt;melangkah&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_123"&gt;kemana&lt;/span&gt; pun  &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_124"&gt;langkahkan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_125"&gt;kaki&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_126"&gt;ke&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_127"&gt;masjid&lt;/span&gt;, &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_128"&gt;kerana&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_129"&gt;masjid&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_130"&gt;merupakan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_131"&gt;pusat&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_132"&gt;keberkahan&lt;/span&gt;,  &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_133"&gt;bukan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_134"&gt;kerana&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_135"&gt;panggilan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_136"&gt;muadzin&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_137"&gt;tetapi&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_138"&gt;panggilan&lt;/span&gt; Allah yang &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_139"&gt;mencari&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_140"&gt;orang&lt;/span&gt;  &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_141"&gt;beriman&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_142"&gt;untuk&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_143"&gt;memakmurkan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_144"&gt;masjid&lt;/span&gt; Allah. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: lucida grande; font-weight: bold; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: lucida grande; font-weight: bold; margin: 0in 0in 0pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 130%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: lucida grande; font-weight: bold; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: lucida grande; font-weight: bold; margin: 0in 0in 0pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 130%;"&gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_145"&gt;Keempat&lt;/span&gt;:&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_146"&gt;jaga&lt;/span&gt;  &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_147"&gt;solat&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_148"&gt;dhuha&lt;/span&gt;, &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_149"&gt;kerana&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_150"&gt;kunci&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_151"&gt;rezeki&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_152"&gt;terletak&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_153"&gt;pada&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_154"&gt;solat&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_155"&gt;dhuha&lt;/span&gt;. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: lucida grande; font-weight: bold; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: lucida grande; font-weight: bold; margin: 0in 0in 0pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 130%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: lucida grande; font-weight: bold; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: lucida grande; font-weight: bold; margin: 0in 0in 0pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 130%;"&gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_156"&gt;Kelima&lt;/span&gt;: &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_157"&gt;jaga&lt;/span&gt;  &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_158"&gt;sedekah&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_159"&gt;setiap&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_160"&gt;hari&lt;/span&gt;. Allah &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_161"&gt;menyukai&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_162"&gt;orang&lt;/span&gt; yang &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_163"&gt;suka&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_164"&gt;bersedekah&lt;/span&gt;, &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_165"&gt;dan&lt;/span&gt; &lt;span class="yshortcuts"&gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_166"&gt;malaikat&lt;/span&gt; Allah&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_167"&gt;selalu&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_168"&gt;mendoakan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_169"&gt;kepada&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_170"&gt;orang&lt;/span&gt;  yang &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_171"&gt;bersedekah&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_172"&gt;setiap&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_173"&gt;hari&lt;/span&gt;. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: lucida grande; font-weight: bold; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: lucida grande; font-weight: bold; margin: 0in 0in 0pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 130%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: lucida grande; font-weight: bold; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: lucida grande; font-weight: bold; margin: 0in 0in 0pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 130%;"&gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_174"&gt;Keenam&lt;/span&gt;: &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_175"&gt;jaga&lt;/span&gt;  &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_176"&gt;wudhu&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_177"&gt;terus&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_178"&gt;menerus&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_179"&gt;kerana&lt;/span&gt; Allah &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_180"&gt;menyayangi&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_181"&gt;hamba&lt;/span&gt; yang &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_182"&gt;berwudhu&lt;/span&gt;. Kata  &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_183"&gt;khalifah&lt;/span&gt; Ali bin &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_184"&gt;Abu&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_185"&gt;Thalib&lt;/span&gt;, “&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_186"&gt;Orang&lt;/span&gt; yang &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_187"&gt;selalu&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_188"&gt;berwudhu&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_189"&gt;senantiasa&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_190"&gt;ia&lt;/span&gt;  &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_191"&gt;akan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_192"&gt;merasa&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_193"&gt;selalu&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_194"&gt;solat&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_195"&gt;walau&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_196"&gt;ia&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_197"&gt;sedang&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_198"&gt;tidak&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_199"&gt;solat&lt;/span&gt;, &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_200"&gt;dan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_201"&gt;dijaga&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_202"&gt;oleh&lt;/span&gt;  &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_203"&gt;malaikat&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_204"&gt;dengan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_205"&gt;dua&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_206"&gt;doa&lt;/span&gt;, &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_207"&gt;ampuni&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_208"&gt;dosa&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_209"&gt;dan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_210"&gt;sayangi&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_211"&gt;dia&lt;/span&gt; ya Allah”. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: lucida grande; font-weight: bold; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: lucida grande; font-weight: bold; margin: 0in 0in 0pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 130%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: lucida grande; font-weight: bold; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: lucida grande; font-weight: bold; margin: 0in 0in 0pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 130%;"&gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_212"&gt;Ketujuh&lt;/span&gt;:&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_213"&gt;amalkan&lt;/span&gt;  &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_214"&gt;istighfar&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_215"&gt;setiap&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_216"&gt;saat&lt;/span&gt;.. &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_217"&gt;Dengan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_218"&gt;istighfar&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_219"&gt;masalah&lt;/span&gt; yang &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_220"&gt;terjadi&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_221"&gt;kerana&lt;/span&gt;  &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_222"&gt;dosa&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_223"&gt;kita&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_224"&gt;akan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_225"&gt;dijauhkan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_226"&gt;oleh&lt;/span&gt; Allah. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: lucida grande; font-weight: bold; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: lucida grande; font-weight: bold; margin: 0in 0in 0pt; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: lucida grande; font-weight: bold; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: lucida grande; font-weight: bold; margin: 0in 0in 0pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 130%;"&gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_227"&gt;Zikir&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_228"&gt;adalah&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_229"&gt;bukti&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_230"&gt;syukur&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_231"&gt;kita&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_232"&gt;kepada&lt;/span&gt; Allah.  &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_233"&gt;Bila&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_234"&gt;kita&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_235"&gt;kurang&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_236"&gt;bersyukur&lt;/span&gt;, &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_237"&gt;maka&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_238"&gt;kita&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_239"&gt;kurang&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_240"&gt;berzikir&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_241"&gt;pula&lt;/span&gt;, &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_242"&gt;oleh&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_243"&gt;kerana&lt;/span&gt;  &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_244"&gt;itu&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_245"&gt;setiap&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_246"&gt;waktu&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_247"&gt;harus&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_248"&gt;selalu&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_249"&gt;ada&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_250"&gt;penghayatan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_251"&gt;dalam&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_252"&gt;melaksanakan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_253"&gt;ibadah&lt;/span&gt;  ritual &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_254"&gt;dan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_255"&gt;ibadah&lt;/span&gt; &lt;span class="yshortcuts"&gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_256"&gt;ajaran&lt;/span&gt; Islam&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_257"&gt;lainnya&lt;/span&gt;.  &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_258"&gt;Zikir&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_259"&gt;juga&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_260"&gt;merupakan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_261"&gt;makanan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_262"&gt;rohani&lt;/span&gt; yang paling &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_263"&gt;bergizi&lt;/span&gt;, &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_264"&gt;dan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_265"&gt;dengan&lt;/span&gt;  &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_266"&gt;zikir&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_267"&gt;berbagai&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_268"&gt;kejahatan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_269"&gt;dapat&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_270"&gt;ditangkal&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_271"&gt;sehingga&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_272"&gt;jauhlah&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_273"&gt;umat&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_274"&gt;manusia&lt;/span&gt;  &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_275"&gt;dari&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_276"&gt;sifat&lt;/span&gt;-&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_277"&gt;sifat&lt;/span&gt; yang &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_278"&gt;berpangkal&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_279"&gt;pada&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_280"&gt;materialisme&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_281"&gt;dan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_282"&gt;hedonisme&lt;/span&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: lucida grande; font-weight: bold; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: lucida grande; font-weight: bold; margin: 0in 0in 0pt; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: lucida grande; font-weight: bold; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" face="lucida grande" style="font-weight: bold; margin: 0in 0in 0pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 130%;"&gt;&lt;span style="color: navy;"&gt;“When the going gets tough, the tough get going”, n “Quitters  never win and winners&lt;/span&gt;&lt;span style="color: navy;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="color: navy;"&gt;never  quit”&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: lucida grande; font-weight: bold; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" face="lucida grande" style="font-weight: bold; margin: 0in 0in 0pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 130%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: lucida grande; text-align: justify;"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 130%;"&gt;&lt;span style="color: navy; font-weight: bold;"&gt;(&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt; &lt;span class="cgselectablecgselectable-over"&gt;Ismail &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_283"&gt;Mohd&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_284"&gt;Najib&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: navy;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;span style="color: navy;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;span style="color: navy;"&gt;&lt;a class="addthis_button" href="http://www.addthis.com/bookmark.php?v=250&amp;amp;username=solehah"&gt;&lt;img alt="Bookmark and Share" height="16" src="http://s7.addthis.com/static/btn/v2/lg-share-en.gif" style="border: 0pt none;" width="125" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;script src="http://s7.addthis.com/js/250/addthis_widget.js#username=solehah" type="text/javascript"&gt;
&lt;/script&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;span style="color: navy;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
</description><link>http://solehah26.blogspot.com/2010/04/7-sunnah-rasulullah-saw-yang-terbaik.html</link><author>noreply@blogger.com (Almar atus Solehah n Muhammad Kamil)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-3086609359895091511.post-586590471910734108</guid><pubDate>Mon, 26 Apr 2010 06:40:00 +0000</pubDate><atom:updated>2010-04-29T20:22:33.972+07:00</atom:updated><title>"..Seperti Yang Kau Minta.."</title><description>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhG5s63ua_-zhN6wgPs1DZg3GsO2WXjlTBtDBh4JYE3wZh4qFyIcDBvLFnEWqq_RobDUbo9ZxM6npetc2amwasKeGB9nN6wfthyphenhyphenAH9dudgXcj1q1c3-Gq6jJX3lVstxXw0A0xk8BomguDX2/s1600/wanita+solehah.jpg"&gt;&lt;img style="display: block; margin: 0px auto 10px; text-align: center; cursor: pointer; width: 241px; height: 300px;" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhG5s63ua_-zhN6wgPs1DZg3GsO2WXjlTBtDBh4JYE3wZh4qFyIcDBvLFnEWqq_RobDUbo9ZxM6npetc2amwasKeGB9nN6wfthyphenhyphenAH9dudgXcj1q1c3-Gq6jJX3lVstxXw0A0xk8BomguDX2/s320/wanita+solehah.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5464332692784320178" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; margin: 0in 0in 0pt; color: rgb(255, 153, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="text-decoration: underline;"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 51, 153);"&gt;&lt;span style=""&gt;Seperti Yang Kau Minta&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; margin: 0in 0in 0pt; color: rgb(255, 153, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="text-decoration: underline;"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 51, 153);"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; margin: 0in 0in 0pt; color: rgb(255, 153, 0);"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 51, 153);font-size:130%;" &gt;&lt;span style="font-family:'Times New Roman';"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; margin: 0in 0in 0pt; color: rgb(255, 153, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 51, 153);"&gt;&lt;span style="font-family:'Times New Roman';"&gt;maafkan aku tak bisa&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; margin: 0in 0in 0pt; color: rgb(255, 153, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 51, 153);"&gt;&lt;span style="font-family:'Times New Roman';"&gt;memahami maksud amarahmu&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; margin: 0in 0in 0pt; color: rgb(255, 153, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 51, 153);"&gt;&lt;span style="font-family:'Times New Roman';"&gt;membaca dan mengerti isi hatimu&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; margin: 0in 0in 0pt; color: rgb(255, 153, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 51, 153);"&gt;&lt;span style="font-family:'Times New Roman';"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; margin: 0in 0in 0pt; color: rgb(255, 153, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 51, 153);"&gt;&lt;span style="font-family:'Times New Roman';"&gt;ampuni aku yang telah&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; margin: 0in 0in 0pt; color: rgb(255, 153, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 51, 153);"&gt;&lt;span style="font-family:'Times New Roman';"&gt;memasuki kehidupan kalian&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; margin: 0in 0in 0pt; color: rgb(255, 153, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 51, 153);"&gt;&lt;span style="font-family:'Times New Roman';"&gt;mencoba mencari celah dalam  hatimu&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; margin: 0in 0in 0pt; color: rgb(255, 153, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 51, 153);"&gt;&lt;span style="font-family:'Times New Roman';"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; margin: 0in 0in 0pt; color: rgb(255, 153, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 51, 153);"&gt;&lt;span style="font-family:'Times New Roman';"&gt;aku tahu ku takkan bisa&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; margin: 0in 0in 0pt; color: rgb(255, 153, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 51, 153);"&gt;&lt;span style="font-family:'Times New Roman';"&gt;menjadi seperti yang engkau  minta&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; margin: 0in 0in 0pt; color: rgb(255, 153, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 51, 153);"&gt;&lt;span style="font-family:'Times New Roman';"&gt;namun selama nafas berhembus&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; margin: 0in 0in 0pt; color: rgb(255, 153, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 51, 153);"&gt;&lt;span style="font-family:'Times New Roman';"&gt;aku kan mencoba&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; margin: 0in 0in 0pt; color: rgb(255, 153, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 51, 153);"&gt;&lt;span style="font-family:'Times New Roman';"&gt;menjadi seperti yang kau minta&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; margin: 0in 0in 0pt; color: rgb(255, 153, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 51, 153);"&gt;&lt;span style="font-family:'Times New Roman';"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; margin: 0in 0in 0pt; color: rgb(255, 153, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 51, 153);"&gt;&lt;span style="font-family:'Times New Roman';"&gt;aku tahu dia yang bisa&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; margin: 0in 0in 0pt; color: rgb(255, 153, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 51, 153);"&gt;&lt;span style="font-family:'Times New Roman';"&gt;menjadi seperti yang engkau  minta&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; margin: 0in 0in 0pt; color: rgb(255, 153, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 51, 153);"&gt;&lt;span style="font-family:'Times New Roman';"&gt;namun selama aku bernyawa&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; margin: 0in 0in 0pt; color: rgb(255, 153, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 51, 153);"&gt;&lt;span style="font-family:'Times New Roman';"&gt;aku kan mencoba&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; margin: 0in 0in 0pt; color: rgb(255, 153, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 51, 153);"&gt;&lt;span style="font-family:'Times New Roman';"&gt;menjadi seperti yang kau minta&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; margin: 0in 0in 0pt;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 51, 153);"&gt;&lt;span style="font-family:'Times New Roman';"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 153, 0);"&gt;~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; margin: 0in 0in 0pt;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 51, 153);"&gt;&lt;span style="font-size:small;"&gt;&lt;span style="font-family:'Times New Roman';"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; margin: 0in 0in 0pt;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 51, 153);"&gt;&lt;span style="font-size:small;"&gt;&lt;span style="font-family:'Times New Roman';"&gt;&lt;div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;a class="addthis_button" href="http://www.addthis.com/bookmark.php?v=250&amp;amp;username=solehah"&gt;&lt;img src="http://s7.addthis.com/static/btn/v2/lg-share-en.gif" alt="Bookmark and Share" style="border: 0pt none;" width="125" height="16" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;script type="text/javascript" src="http://s7.addthis.com/js/250/addthis_widget.js#username=solehah"&gt;&lt;/script&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;</description><link>http://solehah26.blogspot.com/2010/04/seperti-yang-kau-minta.html</link><author>noreply@blogger.com (Almar atus Solehah n Muhammad Kamil)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhG5s63ua_-zhN6wgPs1DZg3GsO2WXjlTBtDBh4JYE3wZh4qFyIcDBvLFnEWqq_RobDUbo9ZxM6npetc2amwasKeGB9nN6wfthyphenhyphenAH9dudgXcj1q1c3-Gq6jJX3lVstxXw0A0xk8BomguDX2/s72-c/wanita+solehah.jpg" width="72"/><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-3086609359895091511.post-8841773583880018547</guid><pubDate>Mon, 26 Apr 2010 05:54:00 +0000</pubDate><atom:updated>2010-04-29T20:28:34.332+07:00</atom:updated><title>all about love</title><description>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj7CKDPrZmTltVQUHQzYtRz5ROdGJP7fbZsjDMIC2XC8xePe12vtMVbDLqHzij44P-gwaIZNgNhURxMfTVbqA7NYJyWlkQU-Tv01Lbln2EuMurFttS2v4VRdDC-ymxwAJT8rt5leeryWuEr/s1600/luv.jpg"&gt;&lt;img style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt; cursor: pointer; width: 118px; height: 113px;" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj7CKDPrZmTltVQUHQzYtRz5ROdGJP7fbZsjDMIC2XC8xePe12vtMVbDLqHzij44P-gwaIZNgNhURxMfTVbqA7NYJyWlkQU-Tv01Lbln2EuMurFttS2v4VRdDC-ymxwAJT8rt5leeryWuEr/s320/luv.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5465550767014752434" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Sekali-kali ngomongin cinta ahhh… Ga papa kan? heuheuh…Itulah enaknya  jadi Remaja, kalo ngomongin cinta gak ada yang protes. Paling-paling  komentarnya: “halah, biasalah anak muda”. Coba kalo orang dewasa yang  cerita, pasti dibilang udah kebelet pengen nikah (padahal, ah biasa  aja!). Lagian ngomongin cinta gak akan ada habisnya. Sampe jadi  engkong-engkong pun cinta tetep asyik buat dibahas. Tul nggak??&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Well, CINTA…&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;5 huruf ini punya kekuatan yang : S-U-P-E-R !! (pake gayanya Om Mario  Teguh). Gimana nggak? karena cinta, seorang raja bisa jadi hamba sahaya.  Karena cinta, yang lemah bisa jadi pahlawan. Karena cinta, kita lahir  ke dunia. Karena cinta, kita ada di  jalan dakwah. Semua karena cinta….semua karena cinta….(loh koq jadi  nyanyi??)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Ehem..mau cerita…&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Ada loh orang yang takut jatuh cinta. Dia tuh takut banget yang namanya  mencintai dan dicintai. Tanya kenapa?? Usut punya usut, ternyata dia  takut menyakiti dan takut tersakiti.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Kalo  dipikir-pikir, ngapain juga takut mencintai, toh ga ada satu pun  makhluk di dunia ini kecuali Alloh sudah menanamkan rasa cinta di  hatinya. Kenapa juga takut menyakiti? Kalo memang kekhilafan dalam diri  qta ngebuat orang lain tersakiti, maka Alloh adalah sebaik-baik pemberi  maaf dan Maha luas ampunanNya. Trus kenapa takut tersakiti? Jadikan  sabar dan sholat sebagai penolong, karena para Anbiya’ dan Rasul pun  juga disakiti oleh kaumnya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Tapi Alhamdulillah sekarang dia dah sadar, kalo mencintai dan dicintai  itu fitrah. Menyakiti dan tersakiti itu juga dah biasa. Hidup kan memang  gak selalu berjalan mulus. Akan ada kerikil-kerikil tajam yang sakit  kalo keinjek. Makanya, kalo qta ada salah en nyakitin seseorang ya  buru-buru minta maaf. Trus kalo kitanya yang disakitin, alangkah  indahnya kalo kita ikhlas memaafkan. Gitu kali ya teorinya? Tapi, susah  nerapinnya…Huuff…But, susah bukan berarti gak bisa kan??? InsyaAlloh….&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Lagian  nieh, kalo cinta kita itu murni KARENA ALLOH, gak akan ada tuh takut  mencintai, takut dicintai, takut menyakiti or takut tersakiti (banyak  amat yak takutnya??). Karena, yang dia harapkan cuma CINTA ALLOH.  Muaranya itu Alloh, PEMILIK SEGALA CINTA. Andaikan yang dikejar itu  cinta makhluk, kalo gak kesampean bakal kecewa, sengsara, merana,  menderita, patah hati (bahkan ada yang sampe bunuh diri.  iihh…Na’udzubillah banget!). Tapi, kalo cinta sama Alloh, DIJAMIN  BAKALAN DIBALES!! Alloh itu cintanya luaaaassss….Bisa ngasih ke semua  makhluknya dengan ADIL!! Lha, kalo manusia??? Pasti ada  kecenderungannya, pilih kasihnya, ato sering bertepuk sebelah tangannya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Trus,  gak boleh cinta ke manusia??? Ya boleh laaaah. Tapi alangkah indahnya  kalo semua cinta dibingkai hanya karenaNYA saja. KENAPA? Karena kita  akan dapet BANYAAAAK CINTA!! Selain dapet cinta Allah, Allah akan  menggerakkan hati orang yang kita cintai itu untuk mencintai kita. Yang  lebih keren lagi neh, Alloh akan ngumumin pada makhluk langit dan bumi  kalo Allah mencintai kita. Benerah loh!!&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Dalam sebuah Hadits Qudsy yang diriwayatkan oleh Imam Muslim dari  sahabat Abu Hurairah RA, Rasulullah SAW bersabda, “Allah, bila mencinta  seorang hamba, Dia akan memanggil malaikat Jibril AS lalu berfirman; Aku  mencintai si Fulan, maka cintailah dia! Malaikat Jibril pun  mencintainya dan menyeru dari batang arasy ke langit dunia, katanya,  Allah mencinta si Fulan, kalian semua cintailah dia. Maka penghuni  langit pun mencintainya.” Rasulullah melanjutkan, “Kemudian diletakkan  penerimaan baginya di dunia.” Tuh, DAHSYAT kann??&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Alloh-lah sebenarnya aktor cinta paling ulung, pencinta yang mampu  membuat langit terpecah, menyebabkan segenap malaikat sibuk luar biasa  dan raungan menghunjam bumi.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;“Sesungguhnya Allah pada Hari Kiamat berseru, ‘Di mana orang-orang yang  saling mencintai karena keagungan-Ku? Pada hari ini akan Aku lindungi  mereka dalam lindungan-Ku, pada hari yang tidak ada perlindungan,  kecuali per-lindungan-Ku.” (HR. Muslim) Dari Mu’adz bin Jabal, ia  berkata, “Aku mendengar Rasulullah Shalallaahu alaihi wasalam bersabda, Allah Tabaraka wa Ta’ala  berfirman, “Wajib untuk mendapatkan kecintaan-Ku orang-orang yang saling  mencintai karena Aku dan yang saling berkunjung karena Aku dan yang  saling berkorban karena Aku.” (HR. Ahmad).&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Seperti apa  sih cinta karena Allah itu? InsyaAlloh, cinta karena Alloh itu mencintai  seseorang lantaran ketaatannya pada Alloh Azza wa Jalla, istilahnya,  cinta di jalan Alloh. Biasanya seseorang cinta sama lawan jenis karena  memang orang itu suka ato tertarik pada pasangan jenisnya saja (misalnya  neh, karena kecantikan/ketampanan, pinter, kaya, ato hal lain yang  menarik baginya. Dan tidak didasarkan cinta karena Alloh Tabaaroka wa  Ta’aalaa). Hal itu bisa dilihat dari motif dasar dia mencintainya.  Apakah dasarnya agama dan keshalihannya ataukah yang ‘dalem kurung’  tadi?&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Trus, gimana cara ngedapetin cinta Alloh??? “Katakanlah! Jika kamu  [benar-benar] mencinta Allah, ikutilah aku [Muhammad] niscaya Allah  mencintai serta mengampuni dosa-dosamu. Allah Maha Pengampun dan Maha  Penyayang. Katakanlah! Taatilah Allah dan Rasul-Nya, jika kamu  berpaling, sesungguhnya Allah tidak mencinta orang-orang kafir” [QS: Ali  Imron: 31-32]. Cintai Dia dengan sebenar-benarnya cinta, kemurnian  cinta dan ketulusan cinta, seindah-indahnya cinta, cinta teristimewa,  cinta yang paling sempurna, tanpa cacat, tanpa noda, tanpa henti, tak  bertepi.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Karena Maha Tahu, maka Allah Subhaanahu wa Ta’aalaa dengan amat mudah  dapat membedakan hamba yang benar-benar mencintai-Nya dengan hamba yang  cuma pura-pura cinta karena pamrih. Bila kita cinta Dia, maka seluruh  penghuni langit dan bumi akan memperlakukan kita sebagai kekasih mereka  sendiri.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 128);"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;a class="addthis_button" href="http://www.addthis.com/bookmark.php?v=250&amp;amp;username=solehah"&gt;&lt;img src="http://s7.addthis.com/static/btn/v2/lg-share-en.gif" alt="Bookmark and Share" style="border: 0pt none;" width="125" height="16" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;script type="text/javascript" src="http://s7.addthis.com/js/250/addthis_widget.js#username=solehah"&gt;&lt;/script&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;</description><link>http://solehah26.blogspot.com/2010/04/all-about-love.html</link><author>noreply@blogger.com (Almar atus Solehah n Muhammad Kamil)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj7CKDPrZmTltVQUHQzYtRz5ROdGJP7fbZsjDMIC2XC8xePe12vtMVbDLqHzij44P-gwaIZNgNhURxMfTVbqA7NYJyWlkQU-Tv01Lbln2EuMurFttS2v4VRdDC-ymxwAJT8rt5leeryWuEr/s72-c/luv.jpg" width="72"/><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-3086609359895091511.post-4368240534643005823</guid><pubDate>Mon, 26 Apr 2010 05:51:00 +0000</pubDate><atom:updated>2010-04-29T20:27:22.571+07:00</atom:updated><title>Sampaikanlah Walau Hanya Satu Ayat</title><description>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiRLtbVeWa0G08yT2jFVNEnFOx8njNlJTZCMjnpsS2cF-SXKMIUTbyfZlLqi_iNReGYNrwkrnY3nNYeahiSzDYSqI6UppQD1idkjHt1R8cMTgUXqobIHaIJ4VNXrWQCPrDM83kdAoQYRxKm/s1600/alqur'an.jpg"&gt;&lt;img style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt; cursor: pointer; width: 122px; height: 107px;" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiRLtbVeWa0G08yT2jFVNEnFOx8njNlJTZCMjnpsS2cF-SXKMIUTbyfZlLqi_iNReGYNrwkrnY3nNYeahiSzDYSqI6UppQD1idkjHt1R8cMTgUXqobIHaIJ4VNXrWQCPrDM83kdAoQYRxKm/s320/alqur'an.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5464320541866298098" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Dia lelaki sederhana yang tidak belajar ilmu agama. Namun, bilik  hatinya dipenuhi kecintaan terhadap Allah swt dan kegemaran membela  agama Allah. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;p style="font-weight: bold; text-align: justify;"&gt;Suatu hari, ia menghadiri pengajian yang disampaikan oleh salah  seorang dai. Di saat membawakan pengajian, si dai berkata, “Rasulullah  saw bersabda, ‘Dua kalimat ringan di lidah, tetapi berat di timbangan  dan disukai Yang Maha Pengasih; Subhanallah wa bihamdihi, Subhanallahal  azhim (Mahasuci Allah dan segala puji bagi-Nya, Mahasuci Allah dan  Mahamulia).’” (HR. Al-Bukhari)&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="font-weight: bold; text-align: justify;"&gt;Hati lelaki sederhana ini tergerak mendengar kalimat itu. Setelah  pengajian selesai, ia keluar dan bertekad untuk berdakwah menyampaikan  hadits tersebut.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="font-weight: bold; text-align: justify;"&gt;Mulailah ia menemui pedagang sayur dan berkata, “Dua kalimat ringan  di lidah…”  kemudian menemui tukang jagal.Satu-satunya keinginan dia  adalah mengajarkan hadits ini kepada seluruh manusia.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="font-weight: bold; text-align: justify;"&gt;Suatu ketika, orang tersebut menderita sakit keras sampai harus  menjalani operasi. Dokter yang menanganinya kebetulan tidak shalat dan  tidak pula mengenal masjid. Setelah operasi, tiba-tiba orang itu bangun,  padahal ia masih dalam pengaruh anestasi. Ia berkata, “Wahai dokter.”  Si dokter bertanya, “Apakah engkau menginginkan sesuatu?” Ia berkata,  “Dua kalimat ringan di lidah, tetapi berat di timbangan dan disukai Yang  Maha Pengasih; Subhanallah wa bihamdihi, Subhanallahal azhim (Mahasuci  Allah dan segala puji bagi-Nya, Mahasuci Allah dan Mahamulia),” kemudian  lelaki itu meninggal.&lt;/p&gt;&lt;div style="font-weight: bold; text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="font-weight: bold; text-align: justify;"&gt;Si dokter merasa heran orang itu bisa bangun di bawah pengaruh obat  bius sekadar untuk menyampaikan hadits ini. Menyaksikan peristiwa itu,  dokter itu pun bertaubat, kemudian pergi untuk menuntut ilmu agama  sampai akhirnya sekarang menjadi dai terkemuka. Semua itu masuk ke dalam  timbangan kebaikan lelaki sederhana yang tidak belajar ilmu agama,  tetapi ikhlas berdakwah mengajak manusia kepada Allah swt meskipun  sekadar dengan satu hadits.&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;/p&gt;&lt;div&gt;&lt;a class="addthis_button" href="http://www.addthis.com/bookmark.php?v=250&amp;amp;username=solehah"&gt;&lt;img src="http://s7.addthis.com/static/btn/v2/lg-share-en.gif" alt="Bookmark and Share" style="border: 0pt none;" width="125" height="16" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;script type="text/javascript" src="http://s7.addthis.com/js/250/addthis_widget.js#username=solehah"&gt;&lt;/script&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;</description><link>http://solehah26.blogspot.com/2010/04/sampaikanlah-walau-hanya-satu-ayat.html</link><author>noreply@blogger.com (Almar atus Solehah n Muhammad Kamil)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiRLtbVeWa0G08yT2jFVNEnFOx8njNlJTZCMjnpsS2cF-SXKMIUTbyfZlLqi_iNReGYNrwkrnY3nNYeahiSzDYSqI6UppQD1idkjHt1R8cMTgUXqobIHaIJ4VNXrWQCPrDM83kdAoQYRxKm/s72-c/alqur'an.jpg" width="72"/><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-3086609359895091511.post-6624409193912940539</guid><pubDate>Mon, 26 Apr 2010 05:29:00 +0000</pubDate><atom:updated>2010-04-26T14:21:24.306+07:00</atom:updated><title>Mutiara Hikmah</title><description>&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family:Georgia;"&gt;Sy&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgTRtIsEaiQhAuyMzzq9lgzJ5h0QLewJ_H_U1svY6C5_jHYJFwO40tU3MNEb29jo-WzQ55fupVADQh5d_yIG31wip8II03ZP5ZKe9d2e9qwRTa1GnVN-MXBT_5EUjm2iVKsu77LSeF2LqTq/s1600/kata+mutiara.jpg"&gt;&lt;img style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt; cursor: pointer; width: 261px; height: 350px;" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgTRtIsEaiQhAuyMzzq9lgzJ5h0QLewJ_H_U1svY6C5_jHYJFwO40tU3MNEb29jo-WzQ55fupVADQh5d_yIG31wip8II03ZP5ZKe9d2e9qwRTa1GnVN-MXBT_5EUjm2iVKsu77LSeF2LqTq/s320/kata+mutiara.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5464316385426823666" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family:Georgia;"&gt;aqiq Al-Balkhi berkata, “Ada lima perkara yang harus kalia&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family:Georgia;"&gt;n  kerjakan, yaitu:&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt; &lt;p style="margin-left: 0.75in; text-indent: -0.25in; text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family:Georgia;"&gt;  Beribadahlah kepada A&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family:Georgia;"&gt;llah, sebab kalian  pasti membutuhkan-Nya.&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;div&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="margin-left: 0.75in; text-indent: -0.25in; text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family:Georgia;"&gt;Ambillah harta duniawi sekadar cukup untuk  memenuhi hidup kalian.&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="margin-left: 0.75in; text-indent: -0.25in; text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family:Georgia;"&gt;Berbuatlah maksiat jika kalian memang kuat  merasakan siksaan Allah.&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="margin-left: 0.75in; text-indent: -0.25in; text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family:Georgia;"&gt;Persiapkan bekal di duni&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family:Georgia;"&gt;a menurut ukuran  lamanya kalian tinggal di dalam kubur dan sesudahnya.&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="margin-left: 0.75in; text-indent: -0.25in; text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family:Georgia;"&gt;Beramallah untuk meraih surga sesuai  dengan tingkatan tempat yang kalian inginkan.&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-left: 0.75in; text-indent: -0.25in; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-left: 0.75in; text-indent: -0.25in; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-left: 0.75in; text-indent: -0.25in; text-align: left;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family:Georgia;"&gt;&lt;div&gt;&lt;a class="addthis_button" href="http://www.addthis.com/bookmark.php?v=250&amp;amp;username=solehah"&gt;&lt;img src="http://s7.addthis.com/static/btn/v2/lg-share-en.gif" width="125" height="16" alt="Bookmark and Share" style="border:0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;script type="text/javascript" src="http://s7.addthis.com/js/250/addthis_widget.js#username=solehah"&gt;&lt;/script&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;</description><link>http://solehah26.blogspot.com/2010/04/sy-aqiq-al-balkhi-berkata-ada-lima.html</link><author>noreply@blogger.com (Almar atus Solehah n Muhammad Kamil)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgTRtIsEaiQhAuyMzzq9lgzJ5h0QLewJ_H_U1svY6C5_jHYJFwO40tU3MNEb29jo-WzQ55fupVADQh5d_yIG31wip8II03ZP5ZKe9d2e9qwRTa1GnVN-MXBT_5EUjm2iVKsu77LSeF2LqTq/s72-c/kata+mutiara.jpg" width="72"/><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-3086609359895091511.post-6502930997848868676</guid><pubDate>Mon, 26 Apr 2010 05:26:00 +0000</pubDate><atom:updated>2010-04-29T20:29:24.168+07:00</atom:updated><title>Mutiara Hikmah</title><description>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEipqvzYw3AnKOF5SOmnbCAnQmoaW-Hjw7TquspKUmMnorT0DQgCmppq57poM9FewS8rda2iQ6q7M9WTa-p4nlMRHJPN9W1XO959RPj10I2k7ySurlJBa0L9Osa16dbEE_1A_7dZaDV19jfF/s1600/raja.gif"&gt;&lt;img style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt; cursor: pointer; width: 217px; height: 224px;" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEipqvzYw3AnKOF5SOmnbCAnQmoaW-Hjw7TquspKUmMnorT0DQgCmppq57poM9FewS8rda2iQ6q7M9WTa-p4nlMRHJPN9W1XO959RPj10I2k7ySurlJBa0L9Osa16dbEE_1A_7dZaDV19jfF/s320/raja.gif" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5464313987848479170" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-family:georgia;" &gt;- Nafsu dapat mengubah raja menjadi budak, sedangkan kesabaran dapat  mengubah budak menjadi raja.&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="font-family: georgia; font-weight: bold; text-align: justify;"&gt;- Barangsiapa yang meninggalkan perbuatan dosa maka hatinya menjadi  lembut.&lt;br /&gt;Barangsiapa yang meninggalkan barang haram dan hanya memakan yang halal,  maka akal pikirannya menjadi jernih.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="font-family: georgia; font-weight: bold; text-align: justify;"&gt;- Orang yang berilmu tidak akan merasa asing dimanapun dia berada,  sedangkan orang yang tidak berilmu akan merasa asing dimanapun dia  berada.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="font-family: georgia; font-weight: bold; text-align: justify;"&gt;(Imam Nawawi Al-Bantani dalam kitab &lt;em&gt;Nashaihul Ibad&lt;/em&gt;)&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: georgia;"&gt;&lt;/p&gt;&lt;div&gt;&lt;a class="addthis_button" href="http://www.addthis.com/bookmark.php?v=250&amp;amp;username=solehah"&gt;&lt;img src="http://s7.addthis.com/static/btn/v2/lg-share-en.gif" alt="Bookmark and Share" style="border: 0pt none;" width="125" height="16" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;script type="text/javascript" src="http://s7.addthis.com/js/250/addthis_widget.js#username=solehah"&gt;&lt;/script&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;</description><link>http://solehah26.blogspot.com/2010/04/mutiara-hikmah.html</link><author>noreply@blogger.com (Almar atus Solehah n Muhammad Kamil)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEipqvzYw3AnKOF5SOmnbCAnQmoaW-Hjw7TquspKUmMnorT0DQgCmppq57poM9FewS8rda2iQ6q7M9WTa-p4nlMRHJPN9W1XO959RPj10I2k7ySurlJBa0L9Osa16dbEE_1A_7dZaDV19jfF/s72-c/raja.gif" width="72"/><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-3086609359895091511.post-6699607031260403769</guid><pubDate>Mon, 26 Apr 2010 05:22:00 +0000</pubDate><atom:updated>2010-04-29T20:30:09.377+07:00</atom:updated><title>DIALOG IBLIS DENGAN RASULULLAH S.A.W</title><description>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg6oFedik-krc05YDIrvyWmPXO0dx3VX8wfYGKDuiAglXK17RkwZlx06DiXbHDHVOqWOMG1UqjfMVvL7XlCTWap3ot0DTsERNQDRZv25Hyjy5Ne3mLKM6VFoytQedyLbrHbm5bYx9rN5H7O/s1600/iblis.jpg"&gt;&lt;img style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt; cursor: pointer; width: 150px; height: 142px;" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg6oFedik-krc05YDIrvyWmPXO0dx3VX8wfYGKDuiAglXK17RkwZlx06DiXbHDHVOqWOMG1UqjfMVvL7XlCTWap3ot0DTsERNQDRZv25Hyjy5Ne3mLKM6VFoytQedyLbrHbm5bYx9rN5H7O/s320/iblis.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5464313173849066834" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;Oleh:Abdul Mun’im, S.Pd.I&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="font-weight: bold; text-align: justify;"&gt;Allah SWT telah memerintahkan seorang Malaikat menemui Iblis supaya  dia mendatangi Rasulullah SAW untuk memberitahu segala rahasianya;  tentang hal – hal yang disukai maupun dibencinya. Maksudnyanya ialah  untuk meninggikan derajat Nabi Muhammad SAW dan juga sebagai peringatan  dan perisai kepada umat manusia.&lt;/p&gt;&lt;div style="font-weight: bold; text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="font-weight: bold; text-align: justify;"&gt;Maka Malaikat itu pun berjumpa Iblis dan berkata, “Hai Iblis! Allah  Yang Maha Mulia dan Maha Besar menyuruh engkau menghadap Rasullullah  SAW. Hendaklah engkau buka segala rahasia engkau dan apa-apa yang  ditanyakan oleh Rasulullah hendaklah engkau jawab dengan  sebenar-benarnya. Jikalau engkau berdusta walau satu perkataan pun,  niscaya akan diputuskan semua bagian anggota badanmu, uratmu serta  disiksa dengan azab yang amat keras.”&lt;span id="more-306"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="font-weight: bold; text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="font-weight: bold; text-align: justify;"&gt;Demi mendengar kata Malaikat yang dahsyat itu, Iblis sangat  ketakutan. Maka segeralah dia menghadap Rasulullah SAW dengan menyamar  sebagai seorang tua yang buta sebelah matanya dan berjanggut putih 10  helai; panjangnya seperti ekor lembu. Iblis pun memberi salam, sehingga 3  kali tidak juga dijawab oleh Rasulullah SAW.&lt;/p&gt;&lt;div style="font-weight: bold; text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="font-weight: bold; text-align: justify;"&gt;Maka sembah Iblis (laknatullah), “Ya Rasulullah! Mengapa tuan tidak  menjawab salam hamba? Bukankah salam itu sangat mulia di sisi Allah?”&lt;/p&gt;&lt;div style="font-weight: bold; text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="font-weight: bold; text-align: justify;"&gt;Maka jawab Nabi dengan marah, “Hai Aduwullah seteru Allah! Kepada aku  engkau menunjuk baikmu? Jangan engkau mencoba menipu aku sebagaimana  engkau menipu Nabi Adam a.s sehingga keluar dari syurga, Habil mati  teraniaya dibunuh Qabil disebabkan hasutanmu, Nabi Ayub kau tiup dengan  asap racun pada saat ia sedang sujud hingga dia sengsara beberapa lama,  kisah Nabi Daud dengan perempuan Urya, Nabi Sulaiman meninggalkan  kerajaannya karena engkau menyamar sebagai isterinya dan begitu juga  beberapa Nabi dan pendeta yang telah menanggung sengsara akibat  hasutanmu. Hai Iblis! Sebenarnya salam itu sangat mulia di sisi Allah  azza wajalla, cuma salammu saja yan tidak aku jawab karena diharamkan  Allah. Maka aku kenal baik-baik engkaulah Iblis, raja segala iblis,  syaitan dan jin yang menyamar diri. Apa maumu hingga menemui aku?”&lt;/p&gt;&lt;div style="font-weight: bold; text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="font-weight: bold; text-align: justify;"&gt;Sembah Iblis, “Ya Nabi Allah! Janganlah tuan marah. karena tuan  adalah Khatamul Anbiya maka tuan dapat mengenali hamba. Kedatangan hamba  adalah disuruh Allah untuk memberitahu segala tipu daya hamba terhadap  umat tuan dari zaman Nabi Adam hingga akhir zaman. Ya Nabi Allah! Setiap  apa yang tuan tanyakan akan hamba terangkan satu persatu dengan  sebenarnya, tak satupun hamba berani menyembunyikannya.”&lt;/p&gt;&lt;div style="font-weight: bold; text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="font-weight: bold; text-align: justify;"&gt;Maka Iblis pun bersumpah menyebut nama Allah dan berkata, “Ya  Rasulullah! Sekiranya hamba berdusta barang sepatah pun niscaya hancur  leburlah badan hamba menjadi abu.”&lt;/p&gt;&lt;div style="font-weight: bold; text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="font-weight: bold; text-align: justify;"&gt;Setelah mendengar sumpah Iblis itu, Nabi pun tersenyum dan berkata  dalam hatinya, inilah satu peluang untuk menyiasati segala perbuatannya  agar didengar oleh sekalian sahabat yang ada di majlis ini dan menjadi  perisai kepada sekalian umatku.&lt;/p&gt;&lt;div style="font-weight: bold; text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="font-weight: bold; text-align: justify;"&gt;Pertanyaan Nabi (1): “Hai Iblis! Siapakah musuh engkau yang paling  besar dan bagaimana aku terhadap engkau?” Jawab Iblis: “Ya Nabi Allah!  Tuanlah musuh hamba yang paling besar di antara segala musuh hamba di  muka bumi ini.”&lt;/p&gt;&lt;div style="font-weight: bold; text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="font-weight: bold; text-align: justify;"&gt;Maka Nabi pun memandang muka Iblis, dan Iblis pun mengeletar karena  ketakutan. Sambung Iblis, “Ya Khatamul Anbiya! Ada pun hamba dapat  merupakan diri hamba seperti sekalian manusia, binatang dan lain-lain  hingga rupa dan suara punsama seperti aslinya, kecuali hanya diri tuan  yang tidak dapat hamba tiru karena dicegah oleh Allah. Seandainya hamba  menyerupai diri tuan, maka terbakarlah diri hamba menjadi abu. Hamba  cabut itikad anak Adam supaya menjadi kafir karena tuan berusaha memberi  nasihat dan pengajaran supaya mereka kuat untuk memeluk agama Islam;  begitu jugalah hamba berusaha menarik mereka kepada kafir, murtad atau  munafik. Hamba akan tarik sekalian umat Islam dari jalan benar kepada  jalan yang salah supaya masuk ke dalam neraka dan kekal di dalamnya  bersama hamba.”&lt;/p&gt;&lt;div style="font-weight: bold; text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="font-weight: bold; text-align: justify;"&gt;Pertanyaan Nabi (2):&lt;/p&gt;&lt;div style="font-weight: bold; text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="font-weight: bold; text-align: justify;"&gt;“Hai Iblis! Bagaimana perbuatanmu terhadap makhluk Allah?” Jawab  Iblis: “Adalah satu kemajuan bagi perempuan yang merenggangkan kedua  pahanya kepada lelaki yang bukan suaminya, setengahnya hingga  mengeluarkan benih yang bukan pada tempatnya. Hamba goda segala manusia  supaya meninggalkan sembahyang, suka dengan makan minum, berbuat  durhaka, hamba lalaikan dengan harta benda seperti emas, perak dan  permata, rumahnya, tanahnya, ladangnya supaya hasilnya dibelanjakan ke  jalan haram. Demikian juga ketika tamasya yang bercampur lelaki  perempuan. Di situ hamba lepaskan sebesar-besar godaan supaya hilang  rasa malu dan minum arak. Apabila terminum arak itu maka hilanglah akal,  fikiran dan malunya. Lalu hamba hulurkan tali cinta dan terbukalah  beberapa pintu maksiat yang besar, datang perasaan hasad dengki hingga  kepada pekerjaan zina. Apabila terjadi kasih antara mereka, terpaksalah  mereka mencari uang hingga menjadi penipu, peminjam dan pencuri. Apabila  mereka teringat akan salah mereka lalu hendak bertaubat atau amal  ibadat, hamba akan tahan mereka supaya mereka menangguhkannya. Bertambah  keras hamba goda supaya menambahkan maksiat dan mengambil isteri orang.  Bila kena goda hatinya, datanglah rasa ria, takabur, megah, sombong dan  menyia – nyiakan amalnya. Bila pada lidahnya, mereka akan gemar  berdusta, mencela dan mengumpat. Demikianlah hamba goda mereka setiap  saat.”&lt;/p&gt;&lt;p style="font-weight: bold; text-align: justify;"&gt;Pertanyaan Nabi (3):&lt;/p&gt;&lt;div style="font-weight: bold; text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="font-weight: bold; text-align: justify;"&gt;“Hai Iblis! Mengapa engkau bersusah payah melakukan pekerjaan yang  tidak mendatangkan faedah bahkan menambahkan laknat yang besar serta  siksa yang besar di neraka yang paling bawah? Hai kutuk Allah! Siapa  yang menjadikanmu ? Siapa yang memanjangkan usiamu? Siapa yang  menerangkan matamu? Siapa yang memberi pendengaranmu? Siapa yang memberi  kekuatan anggota badanmu?”&lt;/p&gt;&lt;div style="font-weight: bold; text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="font-weight: bold; text-align: justify;"&gt;Jawab Iblis: “Semua itu adalah anugerah daripada Tuhan Yang Maha  Besar juga. Tetapi hawa nafsu dan takabur menjadikan hamba menjadi  sejahat – jahatnya. Tuan lebih tahu bahwa hamba telah beribu-ribu tahun  menjadi ketua kepada seluruh Malaikat dan pangkat hamba telah dinaikkan  dari satu langit ke satu langit yang tinggi. &lt;span id="more-315"&gt;&lt;/span&gt;Kemudian  hamba tinggal di dunia ini beribadat bersama sekalian Malaikat beberapa  lama. Tiba-tiba datang firman Allah SWT hendak menjadikan seorang  Khalifah di dunia ini, maka hamba pun membantah. Lalu Allah menjadikan  lelaki (Nabi Adam) lalu dititahkan sekalian Malaikat memberi hormat  kepada lelaki itu, kecuali hamba yang ingkar. Oleh itu Allah murka  kepada hamba dan muka hamba yang cantik molek dan bercahaya itu bertukar  menjadi keji dan bodoh. Hamba merasa sakit hati. Kemudian Allah  menjadikan Adam raja di syurga dan dikurniakan seorang permaisuri (Siti  Hawa) yang memerintah sekalian bidadari. Hamba bertambah dengki dan  dendam kepada mereka. Akhirnya hamba berhasil menipu melalui Siti Hawa  yang menyuruh Adam memakan buah, lalu keduanya diusir dari syurga ke  dunia. Kedua mereka berpisah beberapa tahun dan kemudian dipertemukan  Allah (di Padang Arafah), hingga mereka mendapat beberapa orang anak.  Kemudian kami hasut anak lelakinya Qabil supaya membunuh saudaranya  Habil. Itu pun hamba masih tidak puas hati dan berbagai tipu daya hamba  lakukan hingga Hari Kiamat. Sebelum tuan lahir ke dunia, hamba serta  bala tentera hamba dengan mudah dapat naik ke langit untuk mencuri  segala rahasia serta tulisan yang menyuruh manusia berbuat ibadat serta  balasan pahala dan syurga mereka. Kemudian hamba turun ke dunia, dan  memberitahu manusia yang lain daripada apa yang sebenarnya hamba dapat (  dari berita langit ), dengan berbagai tipu daya hingga tersesat dengan  berbagai kitab bid’ah dan kacau balau. Tetapi pada saat tuan lahir ke  dunia ini, maka hamba tidak dibenarkan oleh Allah untuk naik ke langit  serta mencuri rahasia, karena banyak Malaikat yang menjaga di setiap  lapisan pintu langit. Jika hamba berkeras juga hendak naik, maka  Malaikat akan melontarkan anak panah dari api yang menyala. Sudah banyak  bala tentera hamba yang terkena lontaran Malaikat itu dan semuanya  terbakar menjadi abu. Maka besarlah kesusahan hamba dan tentera hamba  untuk menjalankan tugas hasutan.”&lt;/p&gt;&lt;div style="font-weight: bold; text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="font-weight: bold; text-align: justify;"&gt;Pertanyaan Nabi (4):&lt;/p&gt;&lt;div style="font-weight: bold; text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="font-weight: bold; text-align: justify;"&gt;“Hai Iblis! Apakah yang pertama kali engkau tipu pada manusia?”&lt;/p&gt;&lt;div style="font-weight: bold; text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="font-weight: bold; text-align: justify;"&gt;Jawab Iblis: “Pertama sekali hamba palingkan niatnya, imannya kepada  kafir  dari segi perbuatan, perkataan, kelakuan atau hatinya. Jika tidak  berhasil juga, hamba akan tarik dengan cara mengurangkan pahala.  Lama-kelamaan mereka akan terjerumus mengikut kemauan jalan hamba”&lt;/p&gt;&lt;div style="font-weight: bold; text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="font-weight: bold; text-align: justify;"&gt;Pertanyaan Nabi (5):&lt;/p&gt;&lt;div style="font-weight: bold; text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="font-weight: bold; text-align: justify;"&gt;“Hai Iblis! Jika umatku sembahyang karena Allah, apa yang terjadi  pada dirimu?”&lt;br /&gt;Jawab Iblis: “Sebesar-besar kesusahan kepada hamba. Gemetarlah badan  hamba dan lemah tulang sendi hamba. Maka hamba kerahkan berpuluh-puluh  iblis datang menggoda seorang manusia, pada setiap anggota badannya.  Setengah-setengahnya datang pada setiap anggota badannya supaya malas  sembahyang, was-was, terlupa bilangan rakaatnya, bimbang pada pekerjaan  dunia yang ditinggalkannya, senantiasa hendak cepat habis sholat,  hilangkan khusyuknya – matanya senantiasa menjeling ke kiri kanan,  telinganya senantiasa mendengar orang bercakap serta bunyi-bunyi yang  lain. Setengah Iblis duduk di belakang badan orang yang sembahyang itu  supaya dia tidak kuasa sujud lama-lama, penat atau duduk tahiyat dan  dalam hatinya senantiasa hendak cepat habis sembahyang, itu semua  membawa kepada kurang pahala. Jika para Iblis itu tidak dapat menggoda  manusia itu, maka hamba sendiri akan menghukum mereka seberat-beratnya.”&lt;/p&gt;&lt;div style="font-weight: bold; text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="font-weight: bold; text-align: justify;"&gt;Pertanyaan Nabi (6):&lt;/p&gt;&lt;div style="font-weight: bold; text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="font-weight: bold; text-align: justify;"&gt;“Jika umatku membaca Al-Quran karena Allah, apa yang terjadi pada  dirimu?”&lt;/p&gt;&lt;div style="font-weight: bold; text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="font-weight: bold; text-align: justify;"&gt;Jawab Iblis: “Jika mereka membaca Al-Quran karena Allah, maka rasa  terbakarlah tubuh hamba, putus-putus segala urat hamba lalu hamba lari  daripadanya.”&lt;/p&gt;&lt;div style="font-weight: bold; text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="font-weight: bold; text-align: justify;"&gt;Pertanyaan Nabi (7):&lt;/p&gt;&lt;div style="font-weight: bold; text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="font-weight: bold; text-align: justify;"&gt;“Jika umatku mengerjakan haji karena Allah, apa yang terjadi pada  dirimu?”&lt;/p&gt;&lt;div style="font-weight: bold; text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="font-weight: bold; text-align: justify;"&gt;Jawab Iblis: “Binasalah diri hamba, gugurlah daging dan tulang hamba  karena mereka telah mencukupkan rukun Islamnya.”&lt;/p&gt;&lt;div style="font-weight: bold; text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="font-weight: bold; text-align: justify;"&gt;Pertanyaan Nabi (8):&lt;/p&gt;&lt;div style="font-weight: bold; text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="font-weight: bold; text-align: justify;"&gt;“Jika umatku berpuasa karena Allah, apa yang terjadi pada dirimu?”&lt;br /&gt;Jawab Iblis: “Ya Rasulullah! Inilah bencana yang paling besar bahayanya  kepada hamba. Apabila masuk awal bulan Ramadhan, maka memancarlah cahaya  Arasy dan Kursi, bahkan sekalian Malaikat menyambut dengan suka cita.  Bagi orang yang berpuasa, Allah akan mengampunkan segala dosa yang lalu  dan digantikan dengan pahala yang amat besar serta tidak dicatatkan  dosanya selama dia berpuasa. Yang menghancurkan hati hamba ialah segala  isi langit dan bumi; yakni Malaikat, bulan, bintang, burung dan  ikan-ikan semuanya siang malam mendoakan keampunan orang yang berpuasa.&lt;br /&gt;Satu lagi kemuliaan orang berpuasa ialah dimerdekakan pada setiap masa  dari azab neraka. Bahkan semua pintu neraka ditutup manakala semua pintu  syurga dibuka seluas-luasnya, serta dihembuskan angin dari bawah Arasy  yang bernama Angin Syirah yang amat lembut ke dalam syurga. Pada hari  umat tuan mula berpuasa, dengan perintah Allah datanglah sekalian  Malaikat dengan garangnya menangkap hamba dan tentara hamba; jin,  syaitan dan ifrit lalu dipasung kaki dan tangan dengan besi panas dan  dirantai serta dimasukkan ke bawah bumi yang amat dalam. Di sana pula  beberapa azab yang lain telah menunggu kami.” “Setelah habis umat tuan  berpuasa barulah hamba dilepaskan dengan perintah agar tidak mengganggu  umat tuan. Umat tuan sendiri telah merasa ketenangan berpuasa seperti  mana mereka bekerja dan sahur seorang diri di tengah malam tanpa rasa  takut dibandingkan dengan bulan biasa.”&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;/p&gt;&lt;div&gt;&lt;a class="addthis_button" href="http://www.addthis.com/bookmark.php?v=250&amp;amp;username=solehah"&gt;&lt;img src="http://s7.addthis.com/static/btn/v2/lg-share-en.gif" alt="Bookmark and Share" style="border: 0pt none;" width="125" height="16" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;script type="text/javascript" src="http://s7.addthis.com/js/250/addthis_widget.js#username=solehah"&gt;&lt;/script&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;</description><link>http://solehah26.blogspot.com/2010/04/dialog-iblis-dengan-rasulullah-saw.html</link><author>noreply@blogger.com (Almar atus Solehah n Muhammad Kamil)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg6oFedik-krc05YDIrvyWmPXO0dx3VX8wfYGKDuiAglXK17RkwZlx06DiXbHDHVOqWOMG1UqjfMVvL7XlCTWap3ot0DTsERNQDRZv25Hyjy5Ne3mLKM6VFoytQedyLbrHbm5bYx9rN5H7O/s72-c/iblis.jpg" width="72"/><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-3086609359895091511.post-3485792769552603156</guid><pubDate>Mon, 26 Apr 2010 05:19:00 +0000</pubDate><atom:updated>2010-04-29T20:30:35.022+07:00</atom:updated><title>Sejarah Hari Valentine dan Hukum Merayakannya</title><description>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhaGwwCellcDi9vR92e0QMOQWvzE-A0soGBcyEFaF8VXECslYZzgZCMOJ-xuZP9os1MyxD-TPaYLhmbP-ea3H0DjDdLO6GC6z3HkquPJIBxfJwrBnMMfcdDp-Fuzt2hTiyC1TlV2TDodtc9/s1600/valentine.jpg"&gt;&lt;img style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt; cursor: pointer; width: 242px; height: 181px;" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhaGwwCellcDi9vR92e0QMOQWvzE-A0soGBcyEFaF8VXECslYZzgZCMOJ-xuZP9os1MyxD-TPaYLhmbP-ea3H0DjDdLO6GC6z3HkquPJIBxfJwrBnMMfcdDp-Fuzt2hTiyC1TlV2TDodtc9/s320/valentine.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5464312259099324338" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;img src="file:///C:/DOCUME%7E1/EVAN/LOCALS%7E1/Temp/moz-screenshot.png" alt="" /&gt;&lt;strong style="font-weight: bold; font-family: georgia;"&gt;&lt;em&gt;Oleh: Yasir Maqosid, Lc&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="font-weight: bold; text-align: justify;"&gt;Saat ini media-media informasi mulai marak membuat program guna  menyambut Hari Valentine yang jatuh setiap tanggal 14 Februari. Bahkan  beberapa stasiun televisi sudah menyiapkan acara khusus untuk  menyemarakkan hari yang oleh sebagian orang disebut sebagai hari kasih  sayang ini. Padahal, sebenarnya peringatan Hari Valentine tidak lain  merupakan perbuatan menyimpang yang dampaknya membawa kepada perbuatan  mesum yang dipoles dengan kata “kasih sayang”.&lt;/p&gt;&lt;div style="font-weight: bold; text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="font-weight: bold; text-align: justify;"&gt;Adapun asal muasal hari Valentine memiliki beberapa versi. Dalam &lt;em&gt;The  World Book Encyclopedia (1998) &lt;/em&gt;dilukiskan banyaknya versi mengenai  Valentine’s Day salah satunya adalah festival Romawi yang disebut  Lupercalia.  Perayaan Lupercalia adalah rangkaian upacara pensucian di  masa Romawi Kuno (13-18 Februari). Dua hari pertama, dipersembahkan  untuk dewi cinta (&lt;em&gt;queen of feverish love&lt;/em&gt;) Juno Februata. Pada  hari ini, para pemuda mengundi nama-nama gadis di dalam kotak. Lalu  setiap pemuda mengambil nama secara acak dan gadis yang namanya keluar  harus menjadi pasangannya selama setahun untuk senang-senang dan objek  hiburan. Pada 15 Februari, mereka meminta perlindungan dewa Lupercalia  dari gangguan srigala. Selama upacara ini, kaum muda melecut (&lt;em&gt;whiplash&lt;/em&gt;)  orang dengan kulit binatang dan wanita berebut untuk dilecut karena  anggapan lecutan itu akan membuat mereka menjadi lebih subur.&lt;/p&gt;&lt;div style="font-weight: bold; text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="font-weight: bold; text-align: justify;"&gt;Ketika agama Kristen Katolik masuk Roma, mereka mengadopsi upacara  ini dan mewarnainya dengan nuansa Kristiani, antara lain mengganti  nama-nama gadis dengan nama-nama Paus atau Pastor. Di antara  pendukungnya adalah Kaisar Konstantine dan Paus Gregory I&lt;/p&gt;&lt;div style="font-weight: bold; text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="font-weight: bold; text-align: justify;"&gt;Dalam versi yang lain disebutkan bahwa peringatan Valentine dilakukan  untuk menghormati seorang pendeta bernama St. Valentine. Dalam &lt;em&gt;The  Catholic Encyclopedia Vol. XV Sub Judul St. Valentine &lt;/em&gt;dituliskan  ada 3 nama Valentine yang mati pada 14 Februari, seorang di antaranya  dilukiskan sebagai yang mati pada masa Romawi. Namun demikian tidak  pernah ada penjelasan siapa “St. Valentine” termaksud, juga dengan  kisahnya yang tidak pernah diketahui ujung-pangkalnya karena tiap sumber  mengisahkan cerita yang berbeda.&lt;/p&gt;&lt;div style="font-weight: bold; text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="font-weight: bold; text-align: justify;"&gt;Menurut versi pertama, Kaisar Claudius II memerintahkan menangkap dan  memenjarakan St. Valentine karena menyatakan tuhannya adalah Isa  Al-Masih dan menolak menyembah tuhan-tuhan orang Romawi. Maha Tinggi  Allah dari apa yang mereka persekutukan. Orang-orang yang mendambakan  doa St.Valentine lalu menulis surat dan menaruhnya di terali penjaranya.&lt;/p&gt;&lt;div style="font-weight: bold; text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="font-weight: bold; text-align: justify;"&gt;Versi kedua menceritakan bahwa Kaisar Claudius II menganggap tentara  muda bujangan lebih tabah dan kuat dalam medan peperangan dari pada  orang yang menikah. Kaisar lalu melarang para pemuda untuk menikah,  namun St.Valentine melanggarnya dan diam-diam menikahkan banyak pemuda  sehingga iapun ditangkap dan dihukum gantung pada 14 Februari 269 M.&lt;/p&gt;&lt;div style="font-weight: bold; text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="font-weight: bold; text-align: justify;"&gt;Setelah mengetahui sejarah Valentine, sebagai seorang muslim  hendaknya kita tidak ikut-ikutan merayakannya, sebab asal-muasalnya  adalah tradisi orang-orang non-muslim. Padahal, kita diperintahkan agar  tidak meniru tradisi orang-orang non-muslim. Rasulullah saw bersabda, &lt;em&gt;“Barangsiapa  yang menyerupai suatu kaum, maka dia termasuk golongan kaum tersebut.”&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="font-weight: bold; text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="font-weight: bold; text-align: justify;"&gt;Selain itu, dalam perayaan Valentine juga kerap diwarnai dengan  perbuatan-perbuatan maksiat, seperti berpacaran, bergandeng tangan,  berpelukan, berciuman, bahkan hubungan seksual di luar nikah. Perbuatan  semacam itu sebenarnya tidak mencerminkan kasih sayang, karena hanya  memperturutkan nafsu belaka. Oleh karena itu, haram hukumnya bagi setiap  umat Islam merayakan hari ini karena bertentangan dengan syariat dan  membawa kepada hal-hal yang dilarang agama. &lt;em&gt;Wallahu A’lam&lt;/em&gt;.&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;/p&gt;&lt;div&gt;&lt;a class="addthis_button" href="http://www.addthis.com/bookmark.php?v=250&amp;amp;username=solehah"&gt;&lt;img src="http://s7.addthis.com/static/btn/v2/lg-share-en.gif" alt="Bookmark and Share" style="border: 0pt none;" width="125" height="16" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;script type="text/javascript" src="http://s7.addthis.com/js/250/addthis_widget.js#username=solehah"&gt;&lt;/script&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;</description><link>http://solehah26.blogspot.com/2010/04/sejarah-hari-valentine-dan-hukum.html</link><author>noreply@blogger.com (Almar atus Solehah n Muhammad Kamil)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhaGwwCellcDi9vR92e0QMOQWvzE-A0soGBcyEFaF8VXECslYZzgZCMOJ-xuZP9os1MyxD-TPaYLhmbP-ea3H0DjDdLO6GC6z3HkquPJIBxfJwrBnMMfcdDp-Fuzt2hTiyC1TlV2TDodtc9/s72-c/valentine.jpg" width="72"/><thr:total>0</thr:total></item></channel></rss>