<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:blogger='http://schemas.google.com/blogger/2008' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd="http://schemas.google.com/g/2005" xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-7408027425873792122</id><updated>2024-11-01T18:02:11.230+07:00</updated><title type='text'>Islamic Center</title><subtitle type='html'>IPTEK Untuk Menambah IMTAQ Anda,,..</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://islamicwayzone.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7408027425873792122/posts/default?redirect=false'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://islamicwayzone.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><link rel='next' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7408027425873792122/posts/default?start-index=26&amp;max-results=25&amp;redirect=false'/><author><name>Andriansyah, S.Sos</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02675274231482412966</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhEz-oViqBcJloQAWK2JQATOdUTU8mMo45AAiCP1mDt_y4fZu0eXgR_x8GR7zGp9BAkl8vDEFSWCWcx5EEMrh3eIXdrRMyEbnXruIdeJD9AMH4-pLlDzkh_J6cVMfc/s113/16rr.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>423</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>25</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7408027425873792122.post-6138934323930924189</id><published>2013-04-26T23:18:00.001+07:00</published><updated>2013-04-26T23:18:53.641+07:00</updated><title type='text'>Islamic Science | Sains Dalam Islam&#xa;&#xa;&#xa;</title><content type='html'>&lt;p&gt;&lt;br&gt;
ISLAMIC SCIENCE Islamic Scienceternyata sudah mendahului kajian science jaman sekarang .1400 Tahun yang lalu, Allah Swt telah menu&amp;#8208;runkan Kitab Suci Al-Quran kepada Umat Manusia sebagai satu Kitab Panduan. Allah Swt menyeru Manusia agar berpegang kepada kitab ini sebagai jalan untukmendapatkan kebenaran.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Bermulasaatdiwahyukan sehingga kesaatpengadilan kelak, kitab suci ini akan kekal sebagai satu-satunya panduan bagi umat manusia. Pembaharuan Berfikir secara Saintifikdi dalam membuktikan kebenaran Islam sebenarnya adalah satu trend yang sehatsebagai satu lagi Wadah Dakwah yang mencer&amp;#8208;minkan budaya UmatIslam Berfikir sudah berubah.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Sudah tentu Al-Quran bukanlah sebuah Kitab Sains tetapi banyak fakta-fakta saintifik yang dinyatakan secara jelas dan dengan cara yang amatmendasar dalam surat2nya hanya mampu disingkap melalu kecanggihan teknologi abad ke 20. Semua Fakta ini tidak diketahui ketika masa Penurunan Wahyu dan ini juga adalah Bukti bahwa Al-Qur&amp;#8217;an adalah Kalam Allah.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;PENEMUAN-PENEMUAN islamicscience masa kini banyak menam&amp;#8208;pakkan Keunggulan Al-Quran. TerdapatbanyakAyat-Ayat berkaitan dengan Alam dan Sainsdi dalam Al-Quran yang baru dipahami maknanya pada abad ini. Diantaranyaayatyang berkaitan dengan Sifat Alam Semesta yang mengembang.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Sebagai contoh, Allah Swttelah berfirman dalam Surah Az-ZariyatAyat 47,: &amp;#8220;Dan langit Kami bangun dengan kekuasaan Kami dan sesungguhnya Kami benar-benar meluaskannya&amp;#8221;. Dan Ahli Sains pada zaman ini membuktikan bahawa Alam Semesta ini sememangnya mengembang dan membesardari masa ke masa, Ini adalah diantara banyak contoh-contoh yang dapat kita temui pada hari ini.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;pernyataan cendekiawan muslim. Jamaluddin al Afghani seo&amp;#8208;rang tokoh pembaharu misalnya mengatakan, &amp;#8221;Barang siapa melarang belajar sains dan ilmu pengetahuan dengan alasan untukmenjaga agama Islam, maka ia adalah musuh agama yang sebenarnya.&amp;#8221;.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Islamic Science&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Islam adalah agama yang paling dekat dengan sainsdan ilmu pengetahuan bahkan tidak ada ketidaksesuaian dengan ilmu pengetahuan dasar-dasar agama. Sebagaimana yang disinyalir oleh al Afgani di atas.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Dalam Islam pengetahuan tentang realitas itu tidakhanya berdasarkan akal saja, tapi juga wahyu, instuisi dan pengalaman. Tapi dalam sains Baratakal diletakkan lebih tinggi dari pada wahyu. Sehingga sainstidak berhubungan harmonis dengan agama bahkan meninggalkan agama.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Cara Pandang islamic science Terhadap Kosmos, Menurut pan&amp;#8208;dangan hidup islamic science, alam semesta ini adalah great book, kitab ciptaan Tuhan oleh karenanya alam harus dipahami, dilihat, diamati dan diteliti dengan pandangan hidup Islam. Zaidi Ismail membahas bagaimana Islam memandang alam sebagai obyek utama sains.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Cara pandang islamicscienceyang di refleksikan oleh pandan&amp;#8208;gan hidup Islam dapat di lacak dari peristilahan yang di gunakan dalam Alquran dan hadits. Istilah ilmu (&amp;#8216;ilm), ilmuwan (al &amp;#8216;alim), dan alam (al &amp;#8216;alam) merupakan derivasi dari akar katayang sama dengan moralitas manusia.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Ini menunjukan bahwa memahami objekilmu yang merupakan ciptaan Tuhan itu mesti menggunakan etika dan moralitas. Kai&amp;#8208;tan antara ilmu, ilmuwan, dan alam semesta dapatdengan mudah dipahami karena ketiganya mempunyai indikasi-indikasi kuat.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Korelasi ketiganya bagi orang yang mau berpikir akan menun&amp;#8208;jukan tuhan adalah penciptanya. Integralitas seperti yang digam&amp;#8208;barkan di atas berdampak terhadap orientasi sainsmasyarakat muslim dann itu adalah sebagian dari world view Islam yang dapat menjadi basis bagi lahirnya tradisi intelektual Islam.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Islamic Science, sumber : www.facebook.com/DSLQUOTES&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Islamic Science.Wallahu a&amp;#8217;lam bish-shawabi&lt;/p&gt;
</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://islamicwayzone.blogspot.com/feeds/6138934323930924189/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://islamicwayzone.blogspot.com/2013/04/islamic-science-sains-dalam-islam.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7408027425873792122/posts/default/6138934323930924189'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7408027425873792122/posts/default/6138934323930924189'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://islamicwayzone.blogspot.com/2013/04/islamic-science-sains-dalam-islam.html' title='Islamic Science | Sains Dalam Islam&#xa;&#xa;&#xa;'/><author><name>Andriansyah, S.Sos</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02675274231482412966</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhEz-oViqBcJloQAWK2JQATOdUTU8mMo45AAiCP1mDt_y4fZu0eXgR_x8GR7zGp9BAkl8vDEFSWCWcx5EEMrh3eIXdrRMyEbnXruIdeJD9AMH4-pLlDzkh_J6cVMfc/s113/16rr.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7408027425873792122.post-3227155879949867964</id><published>2013-04-26T23:08:00.001+07:00</published><updated>2013-04-26T23:08:18.847+07:00</updated><title type='text'>SAINS DAN TEKNOLOGI DALAM PANDANGAN ISLAM</title><content type='html'>&lt;p&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;SAINS DAN TEKNOLOGI DALAM PANDANGAN ISLAM Sejarah Kedudukan Sains dan Teknologi di Dalam Islam Kalau melihat sejarah, sering ada dugaan bahwa kemunduran dunia riset Islam dimulai ketika iklim kebebasan berpikir &amp;#8211; yang sering dianggap direpresentasikan kaum mu&amp;#8217;tazilah &amp;#8211; berakhir, dan digantikan oleh iklim fiqh yang skripturalis dan kaku. Teori ini terbukti bertentangan dengan fakta bahwa munculnya ilmu-ilmu fiqh dan ilmu-ilmu sains dan teknologi berjalan beriringan. Bahkan ketika ilmu dasar ummat musim mulai kendur, teknologi mereka masih cukup tinggi untuk bertahan lebih lama. Hunke dengan cukup baik melukiskan latar belakang masyarakat Islam di masa khilafah Islam sehingga keberhasilan pengembangan teknologi terjadi, dan ini bisa diklasifikasikan menjadi dua hal : Pertama adalah paradigma yang berkembang di masyarakat Islam, yang akibat faktor teologis menjadikan ilmu &amp;#8220;saudara kembar&amp;#8221; dari iman, menuntut ilmu sebagai ibadah, salah satu jalan mengenal Allah (ma&amp;#8217;rifatullah), dan ahli ilmu sebagai pewaris para nabi, sementara percaya tahayul adalah sebagian dari sirik. Paradigma ini menggantikan paradigma jahiliyah, atau juga paradigma di Romawi, Persia atau India kuno yang menjadikan ilmu sesuatu privilese kasta tertentu dan rahasia bagi awam. Sebaliknya, Hunke menyebut &amp;#8220;satu bangsa pergi sekolah&amp;#8221;, untuk menggambarkan bahwa paradigma ini begitu revolusioner sehingga terjadilah kebangkitan ilmu dan teknologi. Para konglomeratpun sangat antusias dan bangga bila berbuat sesuatu untuk peningkatan taraf ilmu atau pendidikan masyarakat, seperti misalnya membangun perpustakaan umum, observatorium ataupun laboratorium, lengkap dengan menggaji pakarnya. Kedua adalah peran negara yang sangat positif dalam menyediakan stimulus-stimulus positif bagi perkembangan ilmu. Walaupun kondisi politik bisa berubah-ubah, namun sikap para penguasa muslim di masa lalu terhadap ilmu pengetahuan jauh lebih positif dibanding penguasa muslim sekarang ini. Sekolah yang disediakan negara ada di mana-mana dan bisa diakses masyarakat dengan gratis. Sekolah ini mengajarkan ilmu tanpa dikotomi ilmu agama dan sains yang bebas nilai. Rasulullah pernah mengatakan &amp;#8220;Antum a&amp;#8217;lamu umuri dunyaakum&amp;#8221; (Kalian lebih tahu urusan dunia kalian) &amp;#8211; dan hadits ini secara jelas berkaitan dengan masalah teknologi &amp;#8211; waktu itu teknologi penyerbukan kurma. Ini adalah dasar bahwa teknologi bersifat bebas nilai. Bahkan Rasulullah telah menyuruh umat Islam untuk berburu ilmu sampai ke Cina, yang saat itu pasti bukan negeri Islam. Namun demikian, dalam pencarian ilmu, Islam memberikan sejumlah motivasi dan guideline. Motivasi pencarian ilmu dimulai dari hadits-hadits seperti &amp;#8220;Mencari ilmu itu hukumnya fardhu atas muslim laki-laki dan muslim perempuan&amp;#8221;, &amp;#8220;Carilah ilmu dari buaian sampai liang lahad&amp;#8221;, &amp;#8220;Carilah ilmu, walaupun sampai ke negeri Cina&amp;#8221;, &amp;#8220;Orang yang belajar dan mendapatkan ilmu sama pahalanya dengan sholat sunat semalam suntuk&amp;#8221; dan masih banyak lagi hadits yang lain. Sedang guideline bisa dibagi dalam tiga kelompok sesuai pembagian dalam filsafat ilmu, yaitu dalam kelompok yaitu : Ontologi menyangkut masalah mengapa suatu hal perlu dipelajari atau diteliti. Qur&amp;#8217;an memuat cukup banyak ayat-ayat yang merangsang pembacanya untuk menyelidiki alam, seperti &amp;#8220;Apakah tidak kalian perhatikan, bagaimana unta diciptakan, atau langit ditinggikan, &amp;#8230;&amp;#8221; (al-Ghasiyah 17-18). Maka tidak heran bahwa di masa al-Makmun, para pelajar tafsir menyandingkan buku Almagest karya Ptolomeus (astronom Mesir kuno) sebagai &amp;#8220;syarah&amp;#8221; surat al-Ghasiyah tersebut. Kaidah &amp;#8220;Ma laa yatiimul waajib illaa bihi, fahuwa wajib&amp;#8221; (Apa yang mutlak diperlukan untuk menyempurnakan sesuatu kewajiban, hukumnya wajib pula) juga memiliki peran yang besar. Maka ketika kaum muslimin melihat bahwa untuk menyempurnakan jihad melawan adikuasa Romawi memerlukan angkatan laut yang kuat, maka mereka &amp;#8211; berpacu dengan waktu &amp;#8211; mempelajari teknik perkapalan, navigasi dengan astronomi maupun kompas, mesiu dsb. Dan bila untuk mempelajari ini mereka harus ke Cina yang waktu itu lebih dulu mengenal kompas atau mesiu, merekapun pergi ke sana, sekalipun menempuh perjalanan yang berat, dan harus mempelajari sejumlah bahasa asing. Dengan ontologi syariah ini, kaum muslim di masa lalu berhasil mendudukkan skala prioritas pembelajaran dan penelitian secara tepat, sesuai dengan ahkamul khomsah (hukum yang lima: wajib-sunnah-mubah-makruh-haram) dari perbuatannya Epistemologi menyangkut metode suatu ilmu dipelajari. Epistemologi Islam mengajarkan bahwa suatu ilmu harus dipelajari tanpa melanggar satu hukum syara&amp;#8217;pun. Maka beberapa eksperimen dilarang, karena bertentangan dengan syara&amp;#8217;, misalnya cloning manusia. Di sisi lain, ilmu dipelajari dengan mempraktekkannya. Karena itu, ilmu seperti sihir menjadi haram dipelajari, karena konteks epistemologinya adalah dipelajari sambil dipraktekkan. Namun di sisi lain, ilmu-ilmu seperti kedokteran, fisika, namun juga ilmu sosiologi atau hukum (fiqh) menjadi tumbuh pesat karena setiap yang mempelajarinya punya gambaran yang jelas bagaimana nanti ilmu itu digunakan. Berbeda dengan sekarang ketika banyak mahasiswa di &amp;#8220;menara gading&amp;#8221;, dan ketika turun ke masyarakat ternyata tidak mampu harus mulai dari mana dalam menggunakan ilmunya. Aksiologi menyangkut bagaimana suatu ilmu diterapkan. Ilmu atau teknologi adalah netral, sedang akibat penggunaannya tergantung pada peradaban (hadharah) manusia / masyarakat yang menggunakannya. Banyak hasil riset yang walaupun dibungkus dengan suatu metode statistik, namun dipakai hanya untuk membenarkan suatu model yang bias ideologis ataupun kepentingan tertentu. Pada masyarakat muslim penggunaan teknologi dibatasi hukum syara&amp;#8217;. Teknologi hanya akan digunakan untuk memanusiakan manusia, bukan memperbudaknya. Teknologi digunakan untuk menjadikan Islam rahmat seluruh alam, bukan menjajah negeri-negeri lain. Karena itu kebuntuan untuk mencapai kemajuan pada negeri-negeri miskin&amp;#8211; seperti yang terjadi dewasa ini di Afrika &amp;#8211; akan bisa didobrak dengan aksiologi syariah. Qur&amp;#8217;an sebagai Sumber Inspirasi Ilmu Obsesi menjadikan Qur&amp;#8217;an sebagai sumber inspirasi segala ilmu tentu suatu hal yang positif, karena ini bukti keyakinan seseorang bahwa Qur&amp;#8217;an memang datang dari Zat Yang Maha Tahu. Namun, obsesi ini bisa jadi kontra produktif jika seseorang mencampuradukkan hal-hal yang inspiratif dengan sesuatu yang empiris, atau memaksakan agar kaidah hukum empiris sesuai penafsiran inspiratifnya. Contoh ketika ada seseorang yang menafsirkan ayat: &amp;#8220; &amp;#8230; Dan Kami ciptakan besi yang padanya terdapat kekuatan yang hebat dan berbagai manfaat bagi manusia &amp;#8230;&amp;#8221; (QS 57-al Hadid: 25) Karena tidak bisanya memahami tafsirannya akan menggugat Hukum Kekekalan Energi dengan landasan ayat ini, seraya mengajukan proposal untuk membuat energy multiplier. Energy Multiplier adalah pengganda energi. Alat semacam ini &amp;#8211; kalau ada &amp;#8211; akan memiliki konsekuensi yang sangat jauh, karena dengan rangkaian beberapa multiplier, teoretis energi 1 watt saja akan mampu memberi energi untuk seluruh dunia. Tentu saja alat semacam ini secara fisika maupun teknis mustahil. Namun perancangnya yakin 100% bahwa dia benar, karena rancangan mesinnya diyakininya di-backup oleh ayat al-Hadid tadi. Tentu saja ini penafsiran yang sembrono. Bagi orang yang menekuni sains dan al-Quran, akan didapatkan banyak ayat yang menyentuh suatu cabang sains &amp;#8211; yang baru bisa dikenali sebagai sains setelah zaman modern. Contoh ditemukannya korelasi ayat dibawah ini dengan penemuan dalam sains dan teknologi : Dan kamu lihat gunung-gunung itu, kamu sangka dia tetap di tempatnya, padahal ia berjalan sebagai jalannya awan&amp;#8230;(QS 27 &amp;#8211; an-Naml:88). Sains dan Teknologi menemukan pada abad 20 bahwa fakta pergerakan benua beserta gunung-gunung di atasnya beberapa decimeter pertahun. Darimana Rasulullah, yang hidup 14 abad yang lalu, bisa mengetahui fenomena ini, kalau bukan Yang Maha Berilmu yang memberitahunya? Hal serupa akan ditemui oleh orang astronomi, biologi, oceanologi, kedokteran dan sebagainya. Integrasi Sains Teknologi &amp;amp; Islam dalam Kehidupan Dengan mengetahui seluruh &amp;#8220;duduk perkara&amp;#8221; sains dan Islam di atas, tampak bahwa hakekat persoalannya adalah memadukan agar pada setiap aktivitas kita, setelah ada kerja keras dari kekuatan tubuh kita, ada kerja cerdas berdasarkan sains dan kerja ikhlas berdasarkan Islam. Contoh dalam dunia pendidikan, yang biasanya akan dikembangkan pada seorang anak didik adalah olah fikirnya (kognitif), sikapnya (afektif) dan life-skill-nya (psikomotorik). Di sinilah perlu penelaahan yang mendalam agar di setiap aspek ada muatan sains dan Islam secara sinergi. Bahkan lebih jauh lagi, beberapa mata pelajaran bisa dipadukan sehingga tercipta suatu fokus yang berguna secara praktis. Sebagai contoh ketika mengajarkan tentang &amp;#8220;AIR&amp;#8221; Kita bisa membahas mulai dari soal siklus air (IPA/fisika). Agar terkesan, bahasan bisa dilakukan di tepi kolam atau sungai. Di situ sekaligus ada pengetahuan tentang IPS/geografi. Kemudian bagaimana manusia berbagi air (matematika). Lalu bagaimana hukum-hukum Islam yang berkait dengan air (thaharah, hadits &amp;#8220;manusia berserikat dalam air, api dan padang gembalaan&amp;#8221;). Dan terakhir siswa diminta membuat karangan tentang bagaimana menjaga sumberdaya air (bahasa Indonesia / bahasa Inggris). Dalam cakupan yang lebih mikro, kita bisa pula memasukkan motivasi Islam ke dalam semua kajian sains. Konon Imam al-Khawarizmi ingin mengembangkan persamaan-persamaan aljabar karena ingin menyelesaikan persoalan pembagian waris dalam Islam yang akurat. Seorang pendidik muslim dapat membuat contoh-contoh yang amat relevan dengan sisi peran murid sebagai siswa/siswi muslim. Misalnya: untuk matematika geometri, bisa dibuatkan contoh untuk menghitung tinggi masjid atau luas areal yang diperlukan untuk membangun masjid. Untuk pelajaran kimia titrasi bisa dibuat soal berapa cc larutan yang harus disediakan &amp;#8211;sampai warnanya berubah &amp;#8211; untuk mendeteksi adanya lemak babi. Demikianlah, sains dan teknologi dalam pandangan Islam, sains dan teknologi dipelajari untuk menjadi ontologi, epistemologi dan aksiologi dengan tujuan untuk menerapkan Syariat Islam, sehingga akan terasa keterkaitannya dengan aktifitas sehari-hari, bukan justru mengintegrasikan sains dan teknologi dalam Islam dengan penafsiran yang sembrono. Wallahu a&amp;#8217;alam&lt;/p&gt;
</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://islamicwayzone.blogspot.com/feeds/3227155879949867964/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://islamicwayzone.blogspot.com/2013/04/sains-dan-teknologi-dalam-pandangan.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7408027425873792122/posts/default/3227155879949867964'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7408027425873792122/posts/default/3227155879949867964'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://islamicwayzone.blogspot.com/2013/04/sains-dan-teknologi-dalam-pandangan.html' title='SAINS DAN TEKNOLOGI DALAM PANDANGAN ISLAM'/><author><name>Andriansyah, S.Sos</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02675274231482412966</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhEz-oViqBcJloQAWK2JQATOdUTU8mMo45AAiCP1mDt_y4fZu0eXgR_x8GR7zGp9BAkl8vDEFSWCWcx5EEMrh3eIXdrRMyEbnXruIdeJD9AMH4-pLlDzkh_J6cVMfc/s113/16rr.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7408027425873792122.post-4655941441684374897</id><published>2013-04-26T22:41:00.003+07:00</published><updated>2013-04-26T22:41:23.932+07:00</updated><title type='text'>Ibnu Batutah Sang Penjelajah Mengalahkan Columbus&#xa;&#xa;</title><content type='html'>&lt;p&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;TRIBUNNEWS.COM - Hidup tokoh Islam ini dihabiskan untuk berkelana keliling dunia. Ibnu Batutah Berkeliling dunia sambil menyebarkan agama Islam.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Tokoh yang memiliki nama lengkap Muhammad bin Abdullah bin Muhammad bin Ibrahim at-Tanji dan bergelar Syamsudin bin Batutah menyukai dunia penjelajahan. Tak hanya menyebarkan agama Islam, beliau berkelana juga untuk mengenal budaya yang beragam dari berbagai negara.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Karena pengalamannya itu, beliau menjadi terkenal dan hidup sebagai pengembara.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Ibnu Batutah berkebangsaan Arab, ia lahir di Tanger, Maroko, pada 25 Februari 1304.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Penjelajahan beliau untuk pertama kali diawali dengan menunaikan ibadah haji. Saat itu, ia masih sangat muda dan berusia 21 tahun.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Mesir adalah negeri pertama yang dikunjungi Ibnu Batutah. Dalam perjalanan itu, ia takjub dengan pengalamannya berkelana.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Ibnu Batutah bertemu dengan banyak orang di berbagai tempat. Karena itulah, ia bersumpah untuk mengunjungi tempat sebanyak mungkin sepanjang hidupnya.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Tak cukup dengan pengalaman menjelajahnya, ia pun memutuskan untuk melalui jalan yang berbeda dengan yang sudah pernag dilaluinya.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Ibnu Batutah pun semakin terkenal! Bahkan, kisahnya ini disebut-sebut mengalahkan kehebatan Columbus sang penjelajah Benua Amerika.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Tidak hanya itu, penjelajahan beliau pun sampai ke Pulau Sumatera. Ibnu Batutah membuat buku tentang perjalanannya di Sumatera. Ia menyebut Pulau Sumatera sebagai &quot;Pulau Jawa yang Menghijau&quot;&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Nilai buku itu baru tersaingi oleh catatan perjalanan yang dibuat pengembara Italia, Marcopolo (1254-1324).&lt;/p&gt;
</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://islamicwayzone.blogspot.com/feeds/4655941441684374897/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://islamicwayzone.blogspot.com/2013/04/ibnu-batutah-sang-penjelajah.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7408027425873792122/posts/default/4655941441684374897'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7408027425873792122/posts/default/4655941441684374897'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://islamicwayzone.blogspot.com/2013/04/ibnu-batutah-sang-penjelajah.html' title='Ibnu Batutah Sang Penjelajah Mengalahkan Columbus&#xa;&#xa;'/><author><name>Andriansyah, S.Sos</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02675274231482412966</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhEz-oViqBcJloQAWK2JQATOdUTU8mMo45AAiCP1mDt_y4fZu0eXgR_x8GR7zGp9BAkl8vDEFSWCWcx5EEMrh3eIXdrRMyEbnXruIdeJD9AMH4-pLlDzkh_J6cVMfc/s113/16rr.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7408027425873792122.post-6244973083250627668</id><published>2013-04-26T22:41:00.001+07:00</published><updated>2013-04-26T22:41:15.988+07:00</updated><title type='text'>Abul Wafa, Ilmuwan Muslim Penemu Rumus Dasar Trigonometri</title><content type='html'>&lt;p&gt;TRIBUNNEWS.COM - Matematika bukanlah hal yang sulit tapi menyenangkan bagi ilmuwan muslim bernama Abul Wafa. Bahkan matematika juga yang membuat namanya dikenal di dunia Barat. Abul Wafa adalah seorang ilmuwan serba bisa.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Selain jago di bidang matematika, ia pun terkenal sebagai insinyur dan astronom terkenal pada zamannya.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Ia terlahir di Buzjan, Khurasan (Iran) pada tanggal 10 Juni 940/328H. Ia belajar matematika dari pamannya, Abu Umar al Maghazali dan Abu Muhammad Ibn Ataba.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Salah satu peran terbesar Abul Wafa dalam Matematika adalah menemukan rumus dasar Trigonometri.Trigonometri berasal dari kata trigonon yang artinya tiga sudut dan metro; mengukur.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Ilmu tersebut merupakan cabang matematika yang berhadapan dengan sudut segi tiga dan fungsi trigonometrik seperti sinus, cosinus dan tangen.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Rumus-rumus yang dihasilkan oleh Abul Wafa, hingga kini masih bertahan. Kemampuannya menciptakan rumus-rumus baru matematika membuktikan bahwa Abul Wafa adalah seorang ahli matematika yang jenius!&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Pantas, jika ilmuwan Islam ini dianggap sebagai orang jenius. Pengetahuannya begitu luas, termasuk dalam bidang astronomi. Karena kemampuannya itulah, Organisasi Astronomi Internasional (IAU) pun mengabadikan namanya di kawah bulan!&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Abul Wafa menjadi salah satu dari 24 ilmuwan Islam yang namanya diabadikan tanpa menggunakan nama barat. Jadi, nama yang tertulis di kawah bulan itu benar-benar nama aslinya, Abul Wafa.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Lokasi kawah bulan bertuliskan nama Abul Wafa ada di dekat ekuator bulan. Letaknya berdekatan dengan sepasang kawah Ctesibius dan Heron di sebelah timur.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Begitulah dunia astronomi moderen mengakui jasanya sebagai seorang astronom di abad ke-10&lt;/p&gt;
</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://islamicwayzone.blogspot.com/feeds/6244973083250627668/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://islamicwayzone.blogspot.com/2013/04/abul-wafa-ilmuwan-muslim-penemu-rumus_26.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7408027425873792122/posts/default/6244973083250627668'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7408027425873792122/posts/default/6244973083250627668'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://islamicwayzone.blogspot.com/2013/04/abul-wafa-ilmuwan-muslim-penemu-rumus_26.html' title='Abul Wafa, Ilmuwan Muslim Penemu Rumus Dasar Trigonometri'/><author><name>Andriansyah, S.Sos</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02675274231482412966</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhEz-oViqBcJloQAWK2JQATOdUTU8mMo45AAiCP1mDt_y4fZu0eXgR_x8GR7zGp9BAkl8vDEFSWCWcx5EEMrh3eIXdrRMyEbnXruIdeJD9AMH4-pLlDzkh_J6cVMfc/s113/16rr.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7408027425873792122.post-4098663583240371623</id><published>2013-04-26T22:40:00.001+07:00</published><updated>2013-04-26T22:40:46.658+07:00</updated><title type='text'>Abul Wafa, Ilmuwan Muslim Penemu Rumus Dasar Trigonometri</title><content type='html'>&lt;p&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;TRIBUNNEWS.COM - Matematika bukanlah hal yang sulit tapi menyenangkan bagi ilmuwan muslim bernama Abul Wafa. Bahkan matematika juga yang membuat namanya dikenal di dunia Barat. Abul Wafa adalah seorang ilmuwan serba bisa.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Selain jago di bidang matematika, ia pun terkenal sebagai insinyur dan astronom terkenal pada zamannya.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Ia terlahir di Buzjan, Khurasan (Iran) pada tanggal 10 Juni 940/328H. Ia belajar matematika dari pamannya, Abu Umar al Maghazali dan Abu Muhammad Ibn Ataba.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Salah satu peran terbesar Abul Wafa dalam Matematika adalah menemukan rumus dasar Trigonometri.Trigonometri berasal dari kata trigonon yang artinya tiga sudut dan metro; mengukur.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Ilmu tersebut merupakan cabang matematika yang berhadapan dengan sudut segi tiga dan fungsi trigonometrik seperti sinus, cosinus dan tangen.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Rumus-rumus yang dihasilkan oleh Abul Wafa, hingga kini masih bertahan. Kemampuannya menciptakan rumus-rumus baru matematika membuktikan bahwa Abul Wafa adalah seorang ahli matematika yang jenius!&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Pantas, jika ilmuwan Islam ini dianggap sebagai orang jenius. Pengetahuannya begitu luas, termasuk dalam bidang astronomi. Karena kemampuannya itulah, Organisasi Astronomi Internasional (IAU) pun mengabadikan namanya di kawah bulan!&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Abul Wafa menjadi salah satu dari 24 ilmuwan Islam yang namanya diabadikan tanpa menggunakan nama barat. Jadi, nama yang tertulis di kawah bulan itu benar-benar nama aslinya, Abul Wafa.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Lokasi kawah bulan bertuliskan nama Abul Wafa ada di dekat ekuator bulan. Letaknya berdekatan dengan sepasang kawah Ctesibius dan Heron di sebelah timur.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Begitulah dunia astronomi moderen mengakui jasanya sebagai seorang astronom di abad ke-10&lt;/p&gt;
</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://islamicwayzone.blogspot.com/feeds/4098663583240371623/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://islamicwayzone.blogspot.com/2013/04/abul-wafa-ilmuwan-muslim-penemu-rumus.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7408027425873792122/posts/default/4098663583240371623'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7408027425873792122/posts/default/4098663583240371623'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://islamicwayzone.blogspot.com/2013/04/abul-wafa-ilmuwan-muslim-penemu-rumus.html' title='Abul Wafa, Ilmuwan Muslim Penemu Rumus Dasar Trigonometri'/><author><name>Andriansyah, S.Sos</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02675274231482412966</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhEz-oViqBcJloQAWK2JQATOdUTU8mMo45AAiCP1mDt_y4fZu0eXgR_x8GR7zGp9BAkl8vDEFSWCWcx5EEMrh3eIXdrRMyEbnXruIdeJD9AMH4-pLlDzkh_J6cVMfc/s113/16rr.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7408027425873792122.post-6502151305824309721</id><published>2013-04-26T22:39:00.001+07:00</published><updated>2013-04-26T22:39:57.075+07:00</updated><title type='text'>Al Farabi, Kepandaiannya Melebihi Aristoteles&#xa;</title><content type='html'>&lt;p&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;TRIBUNNEWS.COM - Satu lagi sosok ilmuwan Islam yang sangat pandai. Dia adalah Al Farabi. Orang yang pertama kali memasukkan ilmu logika ke dalam kebudayaan Arab adalah al-Farabi. Kepandaiannya di bidang ini jauh melebihi Aristoteles.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Nama lengkapnya adalah Abu Nasr Muhammad bin Muhammad bin Tarkhan bin Uzlag al-Farabi. Ia dilahirkan pada 870 M di Desa Wasiji, Transoxiana. Sejak kecil, al Farabi dikenal sebagai anak yang cerdas.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Ketika dewasa, ia pindah ke Baghdad dan memperdalam berbagai macam ilmu, antara lain filsafat, logika, matematika, ilmu politik, dan musik.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Dari Baghdad, ia lalu pindah ke Harran (Iran) dan belajar filsafat Yunani setelah itu, ia kembali lagi ke Baghdad.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Al-Farabi mencerminkan sifat guru sejati yang diidealkan pada saat itu. Sekalipun ia tinggal di istana, hidupnya sederhana.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Sebagian besar waktunya digunakan untuk mengkaji ilmu dan menulis. Ratusan karya telah dihasilkannya antara lain buku berjudul Intisari Buku Metafisika.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Di samping itu, ia juga terus menghabiskan waktunya untuk mengajar.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Al Farabi juga dikenal sebagai pakar musik. Ia pandai bermain musik. Suatu hari, Amir Syayf ad-Dawlah mengajak Al farabi mendengarkan musik yang dimainkan oleh para pemusik yang sudah jago.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Ketika pemusik itu mengeluarkan suara musik, Al farabi menemukan kesalahan dan diungkapkannya ke pada Amir. Lalu, Amir meminta Al Farabi untuk memainkan sendiri alat musiknya.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Ketika Al Farabi memainkan alat musiknya, orang-orang yang hadir lalu tertawa. Lalu, ia menggubah komposisi musiknya, tiba-tiba, semua yang mendengarkan pun menangis.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Kemudian ia gubah lagi, semua yang mendengarkan pun tertidur. Permainan musiknya sungguh luar biasa! Ia bisa membuat pendengar tertawa, menangis dan akhirnya tertidur.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Al Farabi memang pantas disebut pemain musik ulung!&lt;/p&gt;
</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://islamicwayzone.blogspot.com/feeds/6502151305824309721/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://islamicwayzone.blogspot.com/2013/04/al-farabi-kepandaiannya-melebihi_26.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7408027425873792122/posts/default/6502151305824309721'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7408027425873792122/posts/default/6502151305824309721'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://islamicwayzone.blogspot.com/2013/04/al-farabi-kepandaiannya-melebihi_26.html' title='Al Farabi, Kepandaiannya Melebihi Aristoteles&#xa;'/><author><name>Andriansyah, S.Sos</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02675274231482412966</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhEz-oViqBcJloQAWK2JQATOdUTU8mMo45AAiCP1mDt_y4fZu0eXgR_x8GR7zGp9BAkl8vDEFSWCWcx5EEMrh3eIXdrRMyEbnXruIdeJD9AMH4-pLlDzkh_J6cVMfc/s113/16rr.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7408027425873792122.post-7015135363704917267</id><published>2013-04-26T22:38:00.001+07:00</published><updated>2013-04-26T22:38:57.994+07:00</updated><title type='text'>Al Farabi, Kepandaiannya Melebihi Aristoteles&#xa;</title><content type='html'>&lt;p&gt;&lt;br&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;TRIBUNNEWS.COM - Satu lagi sosok ilmuwan Islam yang sangat pandai. Dia adalah Al Farabi. Orang yang pertama kali memasukkan ilmu logika ke dalam kebudayaan Arab adalah al-Farabi. Kepandaiannya di bidang ini jauh melebihi Aristoteles.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Nama lengkapnya adalah Abu Nasr Muhammad bin Muhammad bin Tarkhan bin Uzlag al-Farabi. Ia dilahirkan pada 870 M di Desa Wasiji, Transoxiana. Sejak kecil, al Farabi dikenal sebagai anak yang cerdas.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Ketika dewasa, ia pindah ke Baghdad dan memperdalam berbagai macam ilmu, antara lain filsafat, logika, matematika, ilmu politik, dan musik.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Dari Baghdad, ia lalu pindah ke Harran (Iran) dan belajar filsafat Yunani setelah itu, ia kembali lagi ke Baghdad.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Al-Farabi mencerminkan sifat guru sejati yang diidealkan pada saat itu. Sekalipun ia tinggal di istana, hidupnya sederhana.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Sebagian besar waktunya digunakan untuk mengkaji ilmu dan menulis. Ratusan karya telah dihasilkannya antara lain buku berjudul Intisari Buku Metafisika.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Di samping itu, ia juga terus menghabiskan waktunya untuk mengajar.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Al Farabi juga dikenal sebagai pakar musik. Ia pandai bermain musik. Suatu hari, Amir Syayf ad-Dawlah mengajak Al farabi mendengarkan musik yang dimainkan oleh para pemusik yang sudah jago.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Ketika pemusik itu mengeluarkan suara musik, Al farabi menemukan kesalahan dan diungkapkannya ke pada Amir. Lalu, Amir meminta Al Farabi untuk memainkan sendiri alat musiknya.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Ketika Al Farabi memainkan alat musiknya, orang-orang yang hadir lalu tertawa. Lalu, ia menggubah komposisi musiknya, tiba-tiba, semua yang mendengarkan pun menangis.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Kemudian ia gubah lagi, semua yang mendengarkan pun tertidur. Permainan musiknya sungguh luar biasa! Ia bisa membuat pendengar tertawa, menangis dan akhirnya tertidur.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Al Farabi memang pantas disebut pemain musik ulung!&lt;/p&gt;
</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://islamicwayzone.blogspot.com/feeds/7015135363704917267/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://islamicwayzone.blogspot.com/2013/04/al-farabi-kepandaiannya-melebihi.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7408027425873792122/posts/default/7015135363704917267'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7408027425873792122/posts/default/7015135363704917267'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://islamicwayzone.blogspot.com/2013/04/al-farabi-kepandaiannya-melebihi.html' title='Al Farabi, Kepandaiannya Melebihi Aristoteles&#xa;'/><author><name>Andriansyah, S.Sos</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02675274231482412966</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhEz-oViqBcJloQAWK2JQATOdUTU8mMo45AAiCP1mDt_y4fZu0eXgR_x8GR7zGp9BAkl8vDEFSWCWcx5EEMrh3eIXdrRMyEbnXruIdeJD9AMH4-pLlDzkh_J6cVMfc/s113/16rr.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7408027425873792122.post-7909450243661750571</id><published>2013-04-26T22:37:00.003+07:00</published><updated>2013-04-26T22:37:14.102+07:00</updated><title type='text'>Ibnu Sina, Si Raja Obat&#xa;</title><content type='html'>&lt;p&gt;TRIBUNNEWS.COM - Saat usianya 5 tahun, Ibnu Sina sudah pandai menghafal Al-Quran! Luar biasa! Sejak kecil, ia memang telah memperlihat sebagai sosok yang cerdas dan jenius.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Semangat belajar dan mencari ilmu pengetahuan adalah salah satu karakter yang terlihat jelas dari ilmuwan bernama lengkap Abu Ali al-Husain bin Abdullah.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Begitu jeniusnya tokoh yang satu ini, sampai-sampai guru di sekolahnya pun meminta pada ayah Ibnu Sina agar ia berhenti dari sekolah dan belajar sendiri secara otodidak.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Gurunya yakin, jika Ibnu Sina punya lebih banyak waktu untuk belajar sendiri, ia akan tumbuh menjadi manusia yang lebih hebat dan bermanfaat bagi ilmu pengetahuan.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Wah, apa yang disarankan guru Ibnu Sina itu pun terbukti! Ia banyak belajar dari berbagai buku tentang matematika, agama, metafisika hingga kedokteran.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Ia sangat menyukai dunia kedokteran. Tidak tanggung-tanggung, ia juga belajar bagaimana cara merawat orang sakit.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Hasilnya? Di usia 16 tahun, ia berhasil menguasai ilmu kedokteran dan mulai praktek sebagai dokter ketika berusia 18 tahun.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Kehebatan Ibnu Sina pun kian terdengar dan dikenal sebagai dokter di Bukhara. Suatu hari, seorang penguasa Dinasti Samaniah, Nuh bin Mansur yang tengah sakit keras mengundangnya ke istana.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Nuh meminta Ibnu Sina untuk mengobatinya. Ia pun berhasil! Akhirnya, Ibnu Sina diangkat menjadi dokter istana. Orang-orang yang datang berobat padanya semakin banyak.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Petinggi negara lain pun berhasil disembuhkan, speerti Ratu Sayyidah, Sultan Majdud dari Rayy, Syamsu Dawla dari Hamdan dan masih banyak lagi.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Karena keahliannya di bidang kedokteran, ia dijuluki Raja Obat.&lt;/p&gt;
</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://islamicwayzone.blogspot.com/feeds/7909450243661750571/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://islamicwayzone.blogspot.com/2013/04/ibnu-sina-si-raja-obat_26.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7408027425873792122/posts/default/7909450243661750571'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7408027425873792122/posts/default/7909450243661750571'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://islamicwayzone.blogspot.com/2013/04/ibnu-sina-si-raja-obat_26.html' title='Ibnu Sina, Si Raja Obat&#xa;'/><author><name>Andriansyah, S.Sos</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02675274231482412966</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhEz-oViqBcJloQAWK2JQATOdUTU8mMo45AAiCP1mDt_y4fZu0eXgR_x8GR7zGp9BAkl8vDEFSWCWcx5EEMrh3eIXdrRMyEbnXruIdeJD9AMH4-pLlDzkh_J6cVMfc/s113/16rr.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7408027425873792122.post-2307125559791126236</id><published>2013-04-26T22:37:00.001+07:00</published><updated>2013-04-26T22:37:08.128+07:00</updated><title type='text'>Abdus Salam, Penerima Nobel Pertama&#xa;</title><content type='html'>&lt;p&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;TRIBUNNEWS.COM - Sebuah prestasi yang cemerlang diraih oleh Abdus Salam. Ia adalah penerima pertama hadiah Nobel di tahun 1979. Saat itu ia menerima penghargaan bersama dengan dua ilmuwan lainnya, Sheldon Glashow dan Steven Wein Berg.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Sejak kecil, Salam telah memperlihatkan kejeniusan. Ia giat mempelajari ilmu pengetahuan terutama tentang fisika. Sampai akhirnya ia meraih penghargaan nobel berkat risetnya tentang elektro lemah.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Melalui risetnya itu, ia menemukan partikel W dan Z yang kemudian menjadi model standar penelitian di bidang fisika energi tinggi.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Abdus Salam lahir dari keluarga sederhana. Ayahnya, seorang pegawai negeri biasa. Meski begitu, Abdus Salam tak mau menyerah.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Ia berhasil mendapat beasiswa untuk kuliah di St.John&#39;s College, Cambridge, Inggris hingga meraih gelar doktor. Ia bercita-cita mendirikan lembaga riset fisika di Pakistan.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Namun, usahanya belum berhasil karena pemerintah setempat belum sanggup membiayai dana penelitiannya. Salam lalu kembali ke Cambridge, untuk mengajar di sana dan beberapa universitas lainnya di Eropa.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Kemudian ia berhasil mewujudkan cita-citanya mendirikan lembaga riset di tahun 1993 di negara Italia. Lembaga itu dinamai ICTP (International Centre for Theoretical Physics).&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Lembaga itu tentu berjasa untuk perkembangan dunia fisika sampai saat ini.&lt;/p&gt;
</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://islamicwayzone.blogspot.com/feeds/2307125559791126236/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://islamicwayzone.blogspot.com/2013/04/abdus-salam-penerima-nobel-pertama.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7408027425873792122/posts/default/2307125559791126236'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7408027425873792122/posts/default/2307125559791126236'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://islamicwayzone.blogspot.com/2013/04/abdus-salam-penerima-nobel-pertama.html' title='Abdus Salam, Penerima Nobel Pertama&#xa;'/><author><name>Andriansyah, S.Sos</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02675274231482412966</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhEz-oViqBcJloQAWK2JQATOdUTU8mMo45AAiCP1mDt_y4fZu0eXgR_x8GR7zGp9BAkl8vDEFSWCWcx5EEMrh3eIXdrRMyEbnXruIdeJD9AMH4-pLlDzkh_J6cVMfc/s113/16rr.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7408027425873792122.post-7923174636427777511</id><published>2013-04-26T22:35:00.001+07:00</published><updated>2013-04-26T22:35:47.141+07:00</updated><title type='text'>Ibnu Sina, Si Raja Obat&#xa;</title><content type='html'>&lt;p&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;TRIBUNNEWS.COM - Saat usianya 5 tahun, Ibnu Sina sudah pandai menghafal Al-Quran! Luar biasa! Sejak kecil, ia memang telah memperlihat sebagai sosok yang cerdas dan jenius.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Semangat belajar dan mencari ilmu pengetahuan adalah salah satu karakter yang terlihat jelas dari ilmuwan bernama lengkap Abu Ali al-Husain bin Abdullah.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Begitu jeniusnya tokoh yang satu ini, sampai-sampai guru di sekolahnya pun meminta pada ayah Ibnu Sina agar ia berhenti dari sekolah dan belajar sendiri secara otodidak.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Gurunya yakin, jika Ibnu Sina punya lebih banyak waktu untuk belajar sendiri, ia akan tumbuh menjadi manusia yang lebih hebat dan bermanfaat bagi ilmu pengetahuan.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Wah, apa yang disarankan guru Ibnu Sina itu pun terbukti! Ia banyak belajar dari berbagai buku tentang matematika, agama, metafisika hingga kedokteran.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Ia sangat menyukai dunia kedokteran. Tidak tanggung-tanggung, ia juga belajar bagaimana cara merawat orang sakit.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Hasilnya? Di usia 16 tahun, ia berhasil menguasai ilmu kedokteran dan mulai praktek sebagai dokter ketika berusia 18 tahun.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Kehebatan Ibnu Sina pun kian terdengar dan dikenal sebagai dokter di Bukhara. Suatu hari, seorang penguasa Dinasti Samaniah, Nuh bin Mansur yang tengah sakit keras mengundangnya ke istana.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Nuh meminta Ibnu Sina untuk mengobatinya. Ia pun berhasil! Akhirnya, Ibnu Sina diangkat menjadi dokter istana. Orang-orang yang datang berobat padanya semakin banyak.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Petinggi negara lain pun berhasil disembuhkan, speerti Ratu Sayyidah, Sultan Majdud dari Rayy, Syamsu Dawla dari Hamdan dan masih banyak lagi.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Karena keahliannya di bidang kedokteran, ia dijuluki Raja Obat.&lt;/p&gt;
</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://islamicwayzone.blogspot.com/feeds/7923174636427777511/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://islamicwayzone.blogspot.com/2013/04/ibnu-sina-si-raja-obat.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7408027425873792122/posts/default/7923174636427777511'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7408027425873792122/posts/default/7923174636427777511'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://islamicwayzone.blogspot.com/2013/04/ibnu-sina-si-raja-obat.html' title='Ibnu Sina, Si Raja Obat&#xa;'/><author><name>Andriansyah, S.Sos</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02675274231482412966</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhEz-oViqBcJloQAWK2JQATOdUTU8mMo45AAiCP1mDt_y4fZu0eXgR_x8GR7zGp9BAkl8vDEFSWCWcx5EEMrh3eIXdrRMyEbnXruIdeJD9AMH4-pLlDzkh_J6cVMfc/s113/16rr.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7408027425873792122.post-4236347682387825887</id><published>2013-04-26T22:34:00.001+07:00</published><updated>2013-04-26T22:34:28.185+07:00</updated><title type='text'>Ibnu Haitam, Bapak Optik yang Cerdas&#xa;</title><content type='html'>&lt;p&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;TRIBUNNEWS.COM - Nama lengkapknya Abu Ali Hasan al-Haitam atau Ibnu Haitam. Ia membuat banyak penemuan di bidang fisika dan optika yang bermanfaat untuk kehidupan manusia!&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Di dunia barat, ia lebih dikenal dengan sebutan Alhazen atau bapak optik. Ibnu Haitam lahir di Basra, Irak tahun 956. Ia terus giat menimba ilmu hingga menjadi ilmuwan terkenal.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Ibnu Haitam sempat menjalani profesi sebagai pegawai pemerintahan. Namun, ia tidak betah karena ingin mengembangkan pengetahuan di bidang, fisika, optik, matematika dan lainnya.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Haitam pun berhenti dari pekerjaannya. Ia pergi ke Spanyol, tempat yang dikenal sebagai peradaban ilmu pengetahuan Eropa di masa itu.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Di sana,ia tertarik mempelajari optika hingga membuat namanya semakin dikenal. Penemuan Haitam di bidang optika yang terkenal adalah &quot;hukum refraksi&quot;.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Hukum tersebut merupaan hukum fisika yang menyatakan bahwa sudut refleksi dalam pancaran cahaya sama dengan sudut masuk.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Ibnu Haitam juga berhasil menemukan sebuah Teori Penglihatan Manusia. Ia menolak teori Ptolemaeus dan Euclides yang mengatakan bahwa manusia melihat benda melalui pancaran cahaya yang keluar dari matanya.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Menurut Haitam, bukan mata yang memberikan cahaya justru benda yang terlihat itulah yang memantulkan cahaya ke mata manusia.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Ibnu Haitam juga memberikan sumbangan besar bagi dunia ilmu pengetahuan moderen. Tak hanya tentang optika tapi juga mengenai astronomi.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Pendapatnya di bidang astronomi tentang lapisan atmosfer dan perkiraanya mengenai jarak matahari dengan benda-benda angkasa lainnya dipercaya mempercepat temuan-temuan ilmuwan Barat tentang kosmologi moderen.&lt;/p&gt;
</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://islamicwayzone.blogspot.com/feeds/4236347682387825887/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://islamicwayzone.blogspot.com/2013/04/ibnu-haitam-bapak-optik-yang-cerdas.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7408027425873792122/posts/default/4236347682387825887'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7408027425873792122/posts/default/4236347682387825887'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://islamicwayzone.blogspot.com/2013/04/ibnu-haitam-bapak-optik-yang-cerdas.html' title='Ibnu Haitam, Bapak Optik yang Cerdas&#xa;'/><author><name>Andriansyah, S.Sos</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02675274231482412966</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhEz-oViqBcJloQAWK2JQATOdUTU8mMo45AAiCP1mDt_y4fZu0eXgR_x8GR7zGp9BAkl8vDEFSWCWcx5EEMrh3eIXdrRMyEbnXruIdeJD9AMH4-pLlDzkh_J6cVMfc/s113/16rr.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7408027425873792122.post-3886524772809051542</id><published>2013-04-26T22:31:00.001+07:00</published><updated>2013-04-26T22:31:01.968+07:00</updated><title type='text'>Ibnu Khaldun, Cendekia Muslim Penemu Ilmu Sosiologi&#xa;</title><content type='html'>&lt;p&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;TRIBUNNEWS.COM - Tokoh Islam banyak melahirkan ilmuwan dan cendekiawan yang cerdas. Berbagai ilmu pengetahuan dan sosial pun dipelajari dengan baik oleh cendekia muslim bernama Ibnu Khaldun. Tokoh ini tercatat sebagai penemu ilmu sosial khususnya sosiologi.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Ibnu Khaldun yang memiliki nama panjang, Waliuddin Abdurrahman bin Muhammad bin Abi Bakar Muhammad bin al-Hasan. Tokoh ini lahir di bulan Ramadhan, tepatnya 1 Ramadhan 732 (27 Mei 1332) di Tunisia. Di tanah kelahirannya itu, ia tertarik mempelajari berbagai ilmu seperti syariat, bahasa, fisika, dan matematika.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Al quran pun sudah dihapalnya sedari kecil. Sejak kecil pula, ia sudah tertarik mengikuti kegiatan politik.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Bahkan ketika ia mulai tumbuh dewasa, beberapa dinasti kecil sudah memberikannnya jabatan penting di kalangan pemerintahan.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Namun, kemudian ia sebagai sejarawan dan ahli filsafat Islam lebih memilih untuk memberikan perhatian pada kegiatan menulis dan mengajar.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Dalam semua bidang pelajaran, ia mendapatkan nilai yang sangat memuaskan dari para gurunya.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Namun pendidikannya sempat terhenti karena penyakit pes telah melanda selatan Afrika pada tahun 749 H.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Penyakit itu merenggut ribuan nyawa termasuk ayahnya dan sebagian besar gurunya. Beberapa karya hebatnya telah dikenal dunia. Ia pun dijuluki sebagai Bapak Sosiologi Dunia.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Salah satu karyanya, kitab al-&#39;ibar (tujuh jilid) ini pernah diterjemahkan dan diterbitkan oleh De Slane pada tahun 1863, dengan judul Les Prolegomenes d&#39;Ibn Khaldoun .&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Kitab ini ini pun dijadikan dasar dalam ilmu sosiologi oleh sosiolog-sosiolog German dan Austria yang memberikan pencerahan bagi para sosiolog modern di tahun 1890.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Karya-karya lain Ibnu Khaldun yang bernilai sangat tinggi diantaranya, at-Ta&#39;riif bi Ibn Khaldun (sebuah kitab autobiografi, catatan dari kitab sejarahnya); Muqaddimah (pendahuluan atas kitabu al-&#39;ibar yang bercorak sosiologis-historis, dan filosofis).&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Isi Muqadimmah ini adalah pembahasan tentang ilmu sosial dan politik, dasar-dasar pembangunan masyarakat, dan pembidangan ilmu pengetahuan.&lt;/p&gt;
</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://islamicwayzone.blogspot.com/feeds/3886524772809051542/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://islamicwayzone.blogspot.com/2013/04/ibnu-khaldun-cendekia-muslim-penemu.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7408027425873792122/posts/default/3886524772809051542'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7408027425873792122/posts/default/3886524772809051542'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://islamicwayzone.blogspot.com/2013/04/ibnu-khaldun-cendekia-muslim-penemu.html' title='Ibnu Khaldun, Cendekia Muslim Penemu Ilmu Sosiologi&#xa;'/><author><name>Andriansyah, S.Sos</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02675274231482412966</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhEz-oViqBcJloQAWK2JQATOdUTU8mMo45AAiCP1mDt_y4fZu0eXgR_x8GR7zGp9BAkl8vDEFSWCWcx5EEMrh3eIXdrRMyEbnXruIdeJD9AMH4-pLlDzkh_J6cVMfc/s113/16rr.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7408027425873792122.post-1477744129849738045</id><published>2013-04-26T22:28:00.001+07:00</published><updated>2013-04-26T22:28:41.254+07:00</updated><title type='text'>TEORI SOSIOLOGI IBNU KHALDUN</title><content type='html'>&lt;p&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;TEORI SOSIOLOGI IBNU KHALDUN IBNU Khaldun, nama lengkapnya adalah Abdu al-Rahman ibn Muhamad&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Muhamad ibn Muhamad ibn al-Hasan ibn Jabir&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; Khalid&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; ibn&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; Ibrahim&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; ibn&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; Muhamad&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; ibn&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Utsman ibn Hani ibn Khattab ibn Kuraib ibn Ma`dikarib ibn al-Harits ibn Wail ibn Hujar atau lebih dikenal dengan sebutan&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Rahman Abu Zayd Muhamad ibnu Khaldun. Abdurrahman Zaid Waliuddin bin Khaldun, lahir di Tunisia pada tanggal 1 Ramadhan 732 H, bertepatan dengan tanggal 27 Mei 1332 M. Nama kecilnya adalah Abdurrahman, sedangkan Abu Zaid adalah nama panggilan keluarga, karena dihubungkan dengan anaknya yang sulung. Waliuddin adalah kehormatan dan kebesaran yang dianugerahkan oleh Raja&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; menjadi&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; diangkat&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; ia&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; sewaktu&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; Mesir&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Pengadilan di Mesir. Ibnu Khaldun menisbatkan&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; utsman&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; Ibn&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; Khalid&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; kepada&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;dirinya&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Khalid adalah nenek moyangnya yang pertama kali memasuki Andalusia bersama&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;penakluk berkebangsaan Arab lainnya pada abad ke-8 masehi. Ibnu Khaldun adalah seorang yang memiliki prestasi yang gemilang, beliau sangat mahir dalam menyerap segala pelajaran yang diterimanya. Sejak masa kanak-kanak ia sudah terbiasa dengan filsafat, ilmu alam, seni dan kesusastraan yang dengan mudahnya ia padukan dengan bidang kenegaraan, perjalanan, dan pengalamannya. Ibn Khaldun,nama ini begitu&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;dikalangan pemikir dan Ilmuwan Barat. Ia adalah pemikir dan Ilmuwan Muslim yang pemikiranya dianggap murni dan baru pada zamannya. Tak heran ide-idenya tentang masyarakat Arab seperti&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; fenomenalnya&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; buku&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; dalam&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; tertuang&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; yang&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; &amp;#8220;muqaddimah&amp;#8221; dianggap sebagai bibit&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; Penelitiannya tentang&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; Sosiologi.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; Ilmu&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;kelahiran&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; sejarah dengan menggunakan metode&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;berbeda dari penelitian Ilmuwan pada saat itu juga&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; kemunculan&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; dari&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; bibit&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; sebagai&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; disebut&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Sejarah seperti yang ada sekarang. Kehidupannya yang malang melintang di Tunisia (Afrika) dan Andalusia, serta hidup dalam dunia politik tak ayal&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; Politik&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; tentang&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; pemikirannya&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; mendukung&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Sosiologi tajam dan mampu memberikan sumbangsih yang besar pada Ilmu Pengetahuan. Asal Mula Negara (daulah) Menurut Ibn Khaldun manusia diciptakan sebagai makhluk politik atau sosial, yaitu makhluk yang selalu membutuhkan orang lain&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; sehingga&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; kehidupannya,&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;mempertahankan&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; kehidupannya dengan masyarakat dan organisasi sosial merupakan sebuah keharusan (dharury)&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; Pendapat ini agaknya&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; (Muqaddimah: 41).&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;dengan pendapat Al-Mawardi dan Abi Rabi&amp;#8217;. Lebih lanjut, manusia hanya mungkin bertahan untuk hidup dengan bantuan makanan. Sedang untuk memenuhi makanan yang sedikit dalam waktu satu hari saja memerlukan banyak pekerjaan. Sebagai contoh dari butir-butir gandum untuk menjadi potongan roti memerlukan proses yang panjang. Butir-butir gandum tersebut harus ditumbuk dulu, untuk kemudian dibakar sebelum&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; untuk semuanya&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; dan&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; untuk dimakan,&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; siap&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;dibutuhkan alat-alat yang untuk mengadakannya membutuhkan kerjasama dengan pandai kayu atau besi. Begitu juga gandum-gandum yang ada, tidak serta merta ada, tetapi dibutuhkan seorang petani. Artinya, manusia dalam mempertahankan hidupnya dengan makanan membutuhkan manusia yang lain. (Muqaddimah: 42). Selain kebutuhan makanan&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; Khaldun&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; Ibn&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; menurut&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; hidup,&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;mempertahankan&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; manusia memerlukan bantuan dalam&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;pembelaan diri terhadap ancaman bahaya. Hal ini karena Allah ketika menciptakan alam semesta&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; makhluk-&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; antara&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; kekuatan&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; membagi-bagi&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; telah&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;makhluk hidup, bahkan banyak hewan-hewan yang mempunyai kekuatan lebih dari yang dimiliki oleh manusia. Dan watak agresif adalah sesuatu yang alami bagi setiap makhluk. Oleh karenanya Allah&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; makhluk&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; masing-masing&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; kepada&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; memberikan&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; hidup suatu anggota badan yang khusus untuk membela diri. Sedang manusia diberikan akal atau kemampuan berfikir dan dua buah tangan oleh Tuhan. Dengan akal dan tangan ini manusia bisa mempertahankan hidup dengan berladang,&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; kegiatan&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; melakukan&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; ataupun&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;mempertahankan hidup lainya. Tetapi sekali lagi untuk mempertahankan hidup tersebut manusia tetap saling membutuhkan bantuan dari yang lainnya, sehingga organisasi&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; keharusan.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; sebuah&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; merupakan&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; kemasyarakatn&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; Tanpa organisasi tersebut eksistensi manusia tidak akan lengkap, dan kehendak Tuhan untuk mengisi dunia ini dengan ummat manusia dan membiarkannya berkembang biak sebagai khalifah tidak akan terlaksana (Muqaddimah: 43). Setelah organisasi masyarakat terbentuk, dan&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; memerlukan&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; masyarakat&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; maka&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;peradaban,&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; seseorang yang dengan pengaruhnya&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;betindak sebagai penengah dan pemisah antara&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; manusia&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; karena&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; Ini&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; masyarakat.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; anggota&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; mempunyai watak agresif dan tidak adil, sehingga dengan akal dan tangan yang diberikan Tuhan padanya tidak memungkinkan&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;mempertahankan diri dari serangan manusia yang lain karena setiap manusia mempunyai akal dan tangan pula. Untuk itulah diperlukan sesuatu yang lain untuk menangkal watak agresif manusia terhadap lainnya. Ia adalah seseorang dari masyarakat itu sendiri, seorang yang berpengaruh kuat&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; otoritas&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; mempunyai&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; masyarakat,&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;anggota&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;kekuasaan atas mereka sebagai pengendali/ wazi&amp;#8217;&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; &amp;#1575;&amp;#65247;&amp;#65262;&amp;#1575;&amp;#1586;&amp;#1593; ). Dengan demikian tidak akan ada anggota&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; (&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; masyarakat yang menyerang sesama anggota masyarakat lain. Kebutuhan akan&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; dan&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; otoritas&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; mempunyai&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; yang&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;seseorang&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;mengendalikan ini kemudian meningkat. Didukung dengan rasa kebersamaan yang terbentuk bahwa seorang pemimpin (rais) dalam mengatur&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; bekerja&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; dapat&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; tidak&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; penengah&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;menjadi&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;sehingga membutuhkan tentara yang kuat dan loyal, perdana Menteri, serta pembantu-pembantu&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; sebuah&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; terbentuklah&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; hingga&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; lain&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; yang&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;(daulah) atau kerajaan (mulk). (Muqaddimah: 139). Pemikiran Ibn Khaldun dalam&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; mirip dengan yang dikemukakan oleh&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;agaknya&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; Aristoteles, Farabi, Ibn Abi Rabi&amp;#8217;, al-Mawardi. Sehingga pemikirannya dalam hal ini bukan hal&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; mengatakan&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; sendiri&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; ia&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; meskipun&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; baru,&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;teorinya ini adalah yang baru. Tetapi&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;membedakannya bahwa penelitian yang dilakukan Ibn Khaldun dalam Muwaddimahnya&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;sekadar kajian filososif, melainkan kajian yang&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; Inderawi&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; pengamatan&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; pada&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; berdasarkan&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;analisis perbandingan data-data yang obyektif, sebagai upaya untuk memahami manusia pada masa lampau dan kini untuk meramalkan masa depan dengan berbagai kecenderungannya.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Sosiologi Masyarakat: Peradaban Badui, Orang Kota, dan Solidaritas Sosial Selain apa yang telah dipaparkan diatas, Ibn Khaldun berpendapat bahwa ada faktor lain&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; &amp;#8216;ashabiyah&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; yaitu&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; (daulah),&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; Negara&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; pembentuk&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; ( &amp;#65268;&amp;#1617;&amp;#65172; &amp;#1600; &amp;#1575;&amp;#65247;&amp;#65228;&amp;#65212;&amp;#65170; ). Teorinya tentang &amp;#8216;ashabiyah inilah yang melambungkan namanya dimata para&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;modern, teori yang membedakannya dari pemikir Muslim lainnya. &amp;#8216;Ashabiyah mengandung makna Group feeling, solidaritas kelompok, fanatisme&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; sentimen&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; atau&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; nasionalisme,&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; kesukuan,&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Yaitu cinta dan kasih sayang seorang manusia kepada saudara atau tetangganya ketika salah satu darinya diperlakukan tidak adil atau disakiti. Ibn Khaldun dalam hal ini memunculkan dua kategori&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; Badawah&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; yaitu&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; fundamental&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; sosial&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;(komunitas pedalaman, masyarakat primitif, atau&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; &amp;#65187;&amp;#65216;&amp;#65166;&amp;#1585;&amp;#1577; )(kehidupan&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; daerah gurun) dan Hadharah (&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; kota, masyarakat beradab). Keduanya merupakan fenomena yang alamiah dan Niscaya (dharury) (Muqaddimah: 120).&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; menurutnya&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; kota&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; Penduduk&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;berurusan dengan hidup enak. Mereka terbiasa hidup mewah dan banyak mengikuti hawa nafsu. Jiwa mereka telah dikotori oleh berbagai macam akhlak tercela. Sedangkan orang-orang&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;meskipun juga berurusan dengan dunia, namun masih dalam batas kebutuhan, dan bukan dalam kemewahan, hawa nafsu dan kesenangan&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; yang&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; Daerah&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; 123).&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; (Muqaddimah:&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;berpengaruh terhadap persoalan agama. Orang-orang Badui yang hidup sederhana dibanding orang-orang kota serta hidup berlapar-lapar dan meninggalkan makanan yang mewah lebih baik dalam beragama dibandingkan dengan orang yang hidup mewah dan berlebih. Orang-orang yang taat beragama sedikit sekali yang tinggal di kota-kota karena kota telah dipenuhi kekerasan dan masa bodoh. Oleh karena itu, sebagian orang yang hidup di padang pasir adalah orang zuhud. Orang Badui&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; kota.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; penduduk&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; daripada&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; berani&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; lebih&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;penduduk kota malas dan suka yang&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; kenikmatan&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; dalam&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; larut&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; Mereka&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;mudah.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;kemewahan. Mereka mempercayakan&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; penguasa.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; kepada&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; harta&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; dan&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; diri&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;keamanan&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; Sedangkan orang Badui hidup memencilkan diri dari masyarakat. Mereka hidup liar di tempat-&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; tak&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; dan&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; kota&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; luar&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; di&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; jauh&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;tempat&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; Karena&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; tentara.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; pengawasan&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;mendapatkan&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;mereka sendiri yang mempertahankan diri mereka sendiri dan tidak minta bantuan pada orang lain (Muqaddimah: 125). Untuk bertahan hidup masyarakat&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; kelompok&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; sentimen&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; memiliki&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; harus&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; pedalaman&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; (&amp;#8216;ashabiyyah) yang merupakan kekuatan&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; manusia,&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; sejarah&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; perjalanan&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; dalam&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; pendorong&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; memiliki&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; yang&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; Klan&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; klan.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; suatu&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; pembangkit&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; &amp;#8216;ashabiyyah kuat tersebut dapat berkembang menjadi sebuah negeri (Muqaddimah: 120). Sifat kepemimpinan selalu dimiliki orang yang memiliki&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; biasanya terikat&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; solidaritas sosial. Setiap suku&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; pada keturunan yang bersifat khusus (khas) atau umum (&amp;#8216;aam). Solidaritas pada keturunan yang bersifat khusus ini lebih mendarah-daging daripada solidaritas dari keturunan yang bersifat umum. Oleh karena itu, memimpin hanya dapat dilaksanakan dengan kekuasaan. Maka solidaritas sosial yang dimiliki oleh pemimpin harus lebih kuat daripada solidaritas lain yang ada, sehingga dia memperoleh kekuasaan dan sanggup memimpin&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; Solidaritas&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; sempurna.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; dengan&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; rakyatnya&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;menjadi syarat kekuasaan (Muqaddimah: 131). Di dalam memimpin kaum, harus ada satu solidaritas&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; solidaritas&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; atas&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; di&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; berada&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; yang&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; sosial&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;masing-masing individu. Sebab, apabila solidaritas masing-masing individu mengakui keunggulan solidaritas sosial sang pemimpin, maka akan siap&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; mengikutinya&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; patuh&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; dan&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; tunduk&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; untuk&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; (Muqaddimah: 132). Bangsa-bangsa liar&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; daripada&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; kekuasaan&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; memiliki&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;mampu&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;lainnya. Kehidupan padang pasir merupakan sumber keberanian. Tak ayal lagi, suku liar lebih berani dibanding yang lainnya. Oleh karena itulah,&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; kekuasaan&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; memiliki&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; mampu&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; lebih&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; mereka&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;merampas segala sesuatu yang berada&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;genggaman bangsa lain. Sebabnya, adalah karena&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; keberanian&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; melalui&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; dimiliki&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; kekuasaan&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;kekerasan. Apabila di antara golongan ini ada yang lebih hebat terbiasa hidup di padang pasir dan lebih liar, dia akan lebih mudah memiliki kekuasaan daripada golongan lain (Muqaddimah: 138). Pendapat Ibn khaldun dalam hal ini tidak mengherankan, karena beliau melakukan penelitian&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; khususnya&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; Barbar&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; dan&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; &amp;#8216;Arab&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; masyarakat&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; pada&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; yang memang menjalani kehidupan&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;dipadang pasir. Tujuan terakhir solidaritas adalah kedaulatan. Karena solidaritas sosial itulah yang mempersatukan tujuan; mempertahankan diri dan mengalahkan musuh. Begitu solidaritas&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;memperoleh kedaulatan atas golongannya, maka ia akan mencari solidaritas golongan lain yang tak ada hubungan dengannya. Jika solidaritas sosial itu setara, maka orang-orang yang berada&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;bawahnya akan sebanding. Jika solidaritas sosial dapat menaklukan solidaritas lain, keduanya akan bercampur yang secara bersama-sama menuntun tujuan yang lebih tinggi dari kedaulatan. Akhirnya, apabila suatu negara sudah tua umurnya dan para pembesarnya yang terdiri dari solidaritas sosial sudah tidak lagi mendukungnya, maka solidaritas sosial yang baru akan merebut kedaulatan negara. Bisa juga ketika negara sudah berumur tua, maka butuh solidaritas lain.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; negara&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; demikian,&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; situasi&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; Dalam&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;memasukkan para pengikut solidaritas sosial yang&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; dijadikan&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; dan&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; kedaulatannya&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; dalam&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; ke&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; kuat&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; sebagai alat untuk mendukung negara. Inilah yang terjadi pada orang-orang Turki yang masuk ke kedaulatan Bani Abbas (Muqaddimah: 139-140). Aka tetapi hambatan jalan mencapai kedaulatan adalah kemewahan. Semakin besar kemewahan dan kenikmatan mereka semakin dekat mereka dari&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; memperoleh&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; tambah&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; bukan&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; kehancuran,&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; kedaulatan. Kemewahan telah menghancurkan dan melenyapkan solidaritas sosial. Jika suatu negara sudah hancur, maka ia akan digantikan oleh orang yang memiliki solidaritas yang campur di dalam solidaritas sosial (Muqaddimah: 140). Menurut Ibn&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; itu&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; bangsa&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; suatu&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; apabila&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; Khaldun&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;kedaulatannya akan sangat luas. Karena bangsa yang demikian lebih mampu memperoleh kekuasaan dan mengadakan kontrol secara penuh dalam menaklukan golongan lain (Muqaddimah: 145). Tujuan akhir dari solidaritas&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;(&amp;#8216;ashabiyyah) adalah kedaulatan. &amp;#8216;Ashabiyyah&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; manusia&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; watak&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; pada&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; terdapat&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; tersebut&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;dasarnya bisa bermacam-macam; ikatan&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; tempat&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; keTuhanan,&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; persamaan&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;atau&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;berdekatan atau bertetangga, persekutuan&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;aliansi, dan hubungan antara pelindung dan yang&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; menurut&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; Arab&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; bangsa&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; Khusus&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; dilindungi.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Khaldun, persamaan Ketuhananlah yang membuat mereka berhasil mendirikan Dinasti.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; Bangsa yang&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; Bangsa Arab adalah&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;menurutnya,&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; paling tidak mau tunduk satu sama lain, kasar, angkuh, ambisius dan masing-masing&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;menjadi pemimpin. &amp;#8216;Ashabiyyah yang ada hanya&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; yang&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; kesukuan/qabilah&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; &amp;#8216;ashabiyyah&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;memungkinkan mendirikan sebuah dinasti karena sifat mereka. Hanya karena Agama yang dibawa oleh Nabi mereka akhirnya bisa dipersatukan dan dikendalikan (Muqaddimah: 151).&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; Agama&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; motivasi&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; bahwa&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; pula,&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;menurutnya&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;tidak cukup sehingga tetap dibutuhkan solidaritas kelompok (&amp;#8216;ashabiyyah). Agama&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;memperkokoh solidaritas kelompok tersebut dan&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; tetap&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; tetapi&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; keampuhannya,&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; menambah&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;membutuhkan motivasi-mativasi lain&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; diluar&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; hal-hal&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; pada&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;bertumpu&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;(Muqaddimah: 159). Homogenitas juga berpengaruh&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;pembentukan sebuah Dinasti yang besar. Adalah jarang sebuah Dinasti dapat berdiri di kawasan&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; suku,&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; aneka&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; beragam&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; mempunyai&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; yang&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;dalam keadaan demikian masing-masing&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;mempunyai kepentingan, aspirasi, dan pandangan yang berbeda-beda sehingga kemungkinan untuk membentuk sebuah Dinasti yang besar merupakan hal yang sulit. Hanya dengan hegemonitas akan menimbulkan solidaritas yang kuat sehingga tercipta sebuah Dinasti yang besar (Muqaddimah: 163). Dalam kaitannya tentang &amp;#8216;ashabiyyah, Ibn&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; Raja haruslah&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; seorang&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; bahwa&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; Khaldun menilai&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; berasal dari solidaritas kelompok yang&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; mengendalikan&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; dalam&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; Sebab&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;dominan.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;negara, menjaga ketertiban, serta melindungi negara dari ancaman musuh baik dari luar maupun dalam dia membutuhkan dukungan, loyalitas yang besar dari rakyatnya. Dan hal ini hanya bisa terjadi jika ia berasal dari kelompok yang dominan. Khilafah, Imamah, Sulthanah Khilafah menurut Ibn Khaldun&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; Agama&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; berlandaskan&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; yang&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;pemerintahan&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;memerintahkan rakyatnya sesuai dengan petunjuk Agama baik dalam hal keduniawian atau akhirat. Maka pemerintahan yang dilandaskan pada Agama disebut dengan Khilafah, Imamah atau Sulthananh. Sedang pemimpinnya disebut Khalifah, Imam atau&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; pengganti&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; adalah&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; Khilafah&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; Sulthan.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Muhammad dengan tugas mempertahankan&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; kepemimpinan&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; menjalankan&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; dan&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; agama&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Lembaga imamah adalah wajib menurut hukum agama, yang dibuktikan dengan dibai&amp;#8217;atnya Abu Bakar sebagai khalifah. Tetapi ada juga&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;berpendapat, imamah wajib karena akal/ perlunya&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; sosial.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; organisasi&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; terhadap&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; manusia&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;hukum wajibnya adalah fardhu&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;(Muqaddimah: 191-193). Ibn Khaldun sendiri menetapkan 5 syarat&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; Imam, ataupun Sulthan, yaitu:&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; bagi khalifah,&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Memiliki pengetahuan. 2. Memiliki sifat &amp;#8216;adil. 3. Mempunyai kemampuan. 4. Sehat Panca indera dan badannya. 5. Keturunan Quraisy. Berdasarkan teori &amp;#8216;ashabiyah, Ibn Khaldun berpendapat sama&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; sebelumnya&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; Muslim&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; Pemikir&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; dengan&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;keutamaan keturunan Quraisy. Ia mengemukakan bahwa orang-orang Quraisy adalah pemimpin-pemimpin terkemuka, original dan tampil dari bani&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; banyak&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; yang&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; jumlahnya&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; Dengan&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; Mudhar.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;solidaritas kelompoknya yang kuat, dan dengan keanggunannya suku Quraisy memiliki&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;yang tinggi. Maka tidak heran jika kepemimpinan Islam dipercayakan kepada mereka, sebab seluruh bangsa Arab mengakui kenyataan&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;kewibawaannya, serta mereka hormat&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;keunggulan suku Quraisy. Dan jika kepemimpinan dipegang oleh suku lain, maka yang terjadi adalah pembangkangan serta berujung pada kehancuran. Padahal Nabi menginginkan persatuan, solidaritas, dan persaudaraan (Muqaddimah: 194). Tetapi menurut Ibn Khaldun hal ini jangan diartikan bahwa kepemimpinan itu dimonopoli oleh&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; keturunan&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; syarat&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; atau&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; Quraisy,&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; suku&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;didahulukan daripada kemampuan. Ini&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;didasarkan pada kewibawaan dan solidaritas yang tinggi pada suku Quraisy pada saat itu, hingga ketika suku Quraisy telah dalam keadaan tidak berwibawa, atau ada suku lain yang mempunyai &amp;#8216;ashabiyyah yang tinggi dan kebibawaan yang tinggi, dan juga kepemimpinan dari suku Quraisy&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; diharapkan,&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; lagi&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; dapat&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; tidak&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; sudah&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;kepemimpinan dapat berpindah ke suku&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; kewibawaan,&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; mempunyai&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; yang&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; lain&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;kelompok&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; solidaritas, dan kemampuan yang lebih. Pemikiran Ibn Khaldun dalam hal ini mirip dengan pemikiran Al-Mawardi ataupun Ghazali, bahwa&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;haruslah dari golongan Quraisy. Tetapi Ibn Khaldun merealisasikannya dengan teori &amp;#8216;Ashabiyyah seperti dijelaskan diatas. Bentuk-Bentuk Pemerintahan Ibn Khaldun berpendapat&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;pemerintahan ada 3: 1. Pemerintahan yang natural (siyasah thabi&amp;#8217;iyah), yaitu pemerintahan&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;membawa masyarakatnya sesuai dengan tujuan nafsu. Artinya, seorang raja dalam memerintah&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; kehendak dan&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; mengikuti&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; lebih&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; (mulk)&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; kerajaan&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; hawa nafsunya sendiri dan tidak memperhatikan kepentingan rakyat yang akibatnya rakyat sukar mentaati akibat timbulnya terror, penindasan, dan&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; pada&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; ini&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; jenis&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; Pemerintahan&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; anarki.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;sekarang menyerupai pemerintahan&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; inkonstitusional.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; atau&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; otokrasi,&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;individualis,&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Pemerintahan yang berdasarkan nalar (siyasah&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; membawa&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; yang&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; pemerintahan&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; yaitu&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; &amp;#8216;aqliyah),&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; rakyatnya sesuai dengan rasio dalam mencapai kemaslahatan duniawi dan mencegah&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; berasaskan&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; yang&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; Pemerintahan&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; kemudharatan.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; Undang-undang yang dibuat oleh&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; pandai.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; orang&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; dan&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;cendekiawan&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Pemerintahan seperti ini dipuji disatu sisi tetapi dicela disatu sisi. Pemerintahan jenis ini pada&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;sekarang serupa dengan pemerintahan Republik, atau kerajaan insitusional yang dapat mewujudkan keadilan sampai batas tertentu. 3. Pemerintahan yang berlandaskan Agama (siyasah Diniyyah),&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; membawa&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; yang&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; pemerintahan&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; yaitu&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;rakyatnya sesuai dengan tuntunan agama, baik yang bersifat keduniawian maupun keukhrawian. Menurut Ibn Khaldun model pemerintahan seperti inilah yang terbaik, karena dengan hukum yang bersumber dari ajaran Agama akan terjamin tidak saja keamanan dan kesejahteraan di dunia tetapi juga di akhirat. Dan karena yang dipakai sebagai&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; itu&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; pemerintahan&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; kebijaksanaan&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; asas&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;ajaran Agama, khususnya Islam, maka&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Negara disebut Khalifah dan Imam. Khalifah, oleh karena ia adalah pengganti Nabi dalam memelihara kelestarian Agama dan kesejahteraan&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;rakyatnya. Imam, karena sebagai pemimpin dia ibarat Imam Shalat yang harus diikuti&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;rakyatnya sebagai makmum (Muqaddimah: 191).&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; nampak&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; diatas,&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; pemerintahan&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; pembagian&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; Dari&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; bahwa Ibn Khaldun menempuh jalur&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; Rabi&amp;#8217;&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; Abi&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; Ibn&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; dan&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; Al-Farabi&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;dibanding&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;pengklasifikasian pemerintahan. Ia&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;memandang pada sisi personalnya, juga&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;jabatan Imam itu sendiri, melainkan pada makna fungsional keimamahan itu sendiri. Sehingga menurutnya substansi setiap pemerintahan adalah undang-undang yang menjelaskan karakter suatu sistem pemerintahan. Tahapan Timbul Tenggelamnya Peradaban&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; &amp;#8216;ashabiyyah,&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; teorinya&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; Berdasarkan&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Khaldun membuat teori tentang tahapan timbul tenggelamnya suatu Negara atau&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; tahap,&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; lima&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; menjadi&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;peradaban&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;(Muqaddimah: 175). 1.Tahap sukses atau tahap konsolidasi, dimana otoritas negara didukung oleh masyarakat (`ashabiyyah) yang&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;menggulingkan kedaulatan dari&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;sebelumnya. 2.Tahap tirani, tahap&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;penguasa berbuat sekehendaknya pada rakyatnya.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; memimpin&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; ini, orang yang&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; Pada tahap&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;senang mengumpulkan dan memperbanyak pengikut. Penguasa menutup pintu bagi mereka&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; pemerintahannya.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; ingin turut serta dalam&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; yang&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; Maka segala perhatiannya ditujukan&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;kepentingan mempertahankan dan memenangkan keluarganya. 3.Tahap sejahtera, ketika kedaulatan&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; penguasa&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; perhatian&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; Segala&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; dinikmati.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; telah&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; tercurah pada usaha membangun negara. 4.Tahap kepuasan hati, tentram dan damai. Pada tahap ini, penguasa merasa puas dengan segala sesuatu yang telah dibangun para pendahulunya. 5.Tahap&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; tahap&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; Pada&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; berlebihan.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; dan&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; boros&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; hidup&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;penguasa menjadi perusak warisan pendahulunya, pemuas hawa nafsu dan kesenangan. Pada tahap ini, negara tinggal menunggu kehancurannya. Tahap-tahap itu menurut Ibnu Khaldun&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; Generasi&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; 1.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; generasi, yaitu:&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; tiga&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; memunculkan&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; Pembangun, yang dengan segala kesederhanaan dan solidaritas yang tulus tunduk dibawah otoritas&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; Generasi&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; 2.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; didukungnya.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; yang&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; kekuasaan&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; Penikmat, yakni mereka yang karena diuntungkan secara ekonomi dan politik dalam&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; terhadap&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; lagi&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; peka&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; tidak&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; menjadi&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;kekuasaan,&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; kepentingan bangsa dan negara. 3. Generasi yang tidak lagi memiliki hubungan emosionil dengan negara. Mereka dapat melakukan apa saja yang mereka sukai tanpa mempedulikan nasib negara. Jika suatu bangsa sudah sampai pada generasi&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; negara&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; keruntuhan&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; maka&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; ini,&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; ketiga&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;sunnatullah sudah di ambang pintu, dan menurut Ibnu Khaldun proses ini berlangsung sekitar satu abad. Ibn Khaldun juga menuturkan bahwa sebuah Peradaban besar dimulai dari masyarakat yang telah ditempa dengan kehidupan keras, kemiskinan dan penuh perjuangan. Keinginan hidup dengan makmur dan terbebas dari kesusahan&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; diantara&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; &amp;#8216;Ashabiyyah&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; dengan&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;ditambah&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;membuat mereka berusaha keras&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;mewujudkan cita-cita mereka dengan perjuangan&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; kemudian&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; tercapai&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; yang&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; Impian&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; keras.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; yang&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; memunculkan sebuah peradaban baru.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; biasanya&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; pula&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; ini&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; baru&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; peradaban&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;kemunculan&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; diikuti dengan kemunduran suatu peradaban lain (Muqaddimah: 172). Tahapan-tahapan&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;kemudian terulang lagi, dan begitulah seterusnya hingga teori ini dikenal dengan Teori Siklus.&lt;/p&gt;
</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://islamicwayzone.blogspot.com/feeds/1477744129849738045/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://islamicwayzone.blogspot.com/2013/04/teori-sosiologi-ibnu-khaldun.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7408027425873792122/posts/default/1477744129849738045'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7408027425873792122/posts/default/1477744129849738045'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://islamicwayzone.blogspot.com/2013/04/teori-sosiologi-ibnu-khaldun.html' title='TEORI SOSIOLOGI IBNU KHALDUN'/><author><name>Andriansyah, S.Sos</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02675274231482412966</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhEz-oViqBcJloQAWK2JQATOdUTU8mMo45AAiCP1mDt_y4fZu0eXgR_x8GR7zGp9BAkl8vDEFSWCWcx5EEMrh3eIXdrRMyEbnXruIdeJD9AMH4-pLlDzkh_J6cVMfc/s113/16rr.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7408027425873792122.post-3920698287224216230</id><published>2013-04-26T22:27:00.001+07:00</published><updated>2013-04-26T22:27:37.744+07:00</updated><title type='text'>Jaringan Informasi Lumba-Lumba vs. Internet</title><content type='html'>&lt;p&gt;Temuan-temuan seorang ahli zologi telah memandu para insinyur yang membangun jaringan-jaringan rumit seperti World Wide Web dan jejaring kisi-kisi listrik ke arah baru: lumba-lumba.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;David Lusseau dari Universitas Otago memelajari suatu kelompok yang terdiri atas 64 lumba-lumba hidung botol selama rentang masa tujuh tahun (David Lusseau, &quot;The Emergent Properties of a Dolphin Social Network&quot;). Ia menemukan di antara mereka adanya suatu tatanan sosial yang mirip dengan yang ada pada manusia dan jaringan buatan manusia. Telaah matematis Lusseau diterbitkan dalam jurnal Proceedings of the Royal Society (Lusseau, 2003 The emergent properties of a dolphin social network. Proceedings of the Royal Society of London-Series B (Supplement): DOI 10.1098/rsbl.2003.0057).&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Banyak jaringan rumit, termasuk masyarakat manusia, memiliki ciri-ciri yang memungkinkan pertukaran cepat informasi di kalangan anggotanya.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Kajian oleh peneliti Selandia Baru ini menunjukkan bahwa masyarakat binatang juga tersusun sedemikian rupa sehingga memungkinkan penerusan informasi secara cepat dan efisien. Makhluk-makhluk berumur panjang seperti gorila, kijang, gajah, dan lumba-lumba hidung botol bergantung pada lingkungan mereka dalam penyampaian informasi.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Dalam pengamatan-pengamatannya, Lusseau memusatkan diri pada anggota-anggota kawanan yang lebih sering tampak bersama. Ia menyadari bahwa kelompok ini terdiri sebagian besar atas betina-betina dewasa, dan mereka berfungsi sebagai pusat-pusat penyampaian informasi bagi masyarakatnya.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Untuk mengukur aliran informasi dalam sebuah sistem, cukuplah dengan melihat pada titik-titik pusat yang dilalui aliran informasi itu dan menghitung jumlah unsur yang diperlukan dalam perjalanan itu dari titik pangkal hingga titik ujung. Lusseau menggunakan teknik pengukuran ini, yang disebut dengan &amp;#8220;diameter&amp;#8221;. Ketika hasil-hasil yang diperolehnya menggunakan cara ini dibandingkan dengan data yang diungkapkan oleh Internet, ia mendapati dirinya berhadapan dengan kenyataan yang menakjubkan.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Lamanya penyampaian informasi bertambah ketika sejumlah besar titik yang membentuk hubungan-hubungan pada Internet dibuang. Ketika hanya 2% simpul dengan kaitan terbanyak pada Internet dikeluarkan dari sistem, diperlukan dua kali jauhnya untuk berjalan dari satu unsur ke unsur lainnya. Akan tetapi, di kalangan lumba-lumba, keadaannya berbeda.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Lusseau memantau lumba-lumba menggunakan tanda-tanda pada sirip-sirip punggung dan mengamati bahwa ketika anggota-anggota yang bertindak sebagai pusat komunikasi meninggalkan kelompoknya, masyarakat lumba-lumba menunjukkan daya tahan yang besar. Kepaduan masyarakat lumba-lumba tidak terpengaruh oleh ketiadaan anggota-anggota kunci. Daya tahan ini memungkinkan masyarakat lumba-lumba tetap terus berada dalam keadaan sehat bahkan jika sepertiga anggotanya hilang.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Sang peneliti menyatakan bahwa berkat sistem ini, jaringan dapat tetap bertahan bahkan di hadapan bencana kematian. Lebih lagi, ia berpendapat bahwa sifat-sifat ini dapat diterapkan pada jaringan buatan manusia seperti World Wide Web.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Sebagaimana kita lihat, ada penataan pada lumba-lumba yang terlindung lebih baik daripada jaringan komunikasi yang membangun Internet dan berfungsi lebih ampuh pada saat simpul-simpul utama tercerabut. Adanya ciri seperti itu pada lumba-lumba berarti bahwa aneka syarat mesti diperhitungkan. Misalnya, beberapa tahap, seperti menghitung beban yang akan ditimpakan pada titik-titik hubungan dalam rangka menata Internet dan menaksir di awal bagaimana keseluruhan jaringan akan terpengaruh jika titik-titik itu tercerabut dari sistem, dilakukan oleh para insinyur jaringan dan ini membuat informasi berjalan dalam sistem seefisien mungkin. Keberadaan para insinyur yang menghitung dan menata aliran informasi pada Internet menunjukkan adanya kecerdasan unggul yang mengatur jaringan informasi pada lumba-lumba dan banyak mahluk hidup lain sejenisnya di alam. Tidak dapat diragukan bahwa kecerdasan unggul ini adalah Allah yang Mahatahu, Mahakuasa.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Penciptaan jaringan informasi pada lumba-lumba ini adalah perwujudan dari namaNya yang Maha Pengasih. Kasih Allah diwujudkan dalam jaringan informasi ini sebagaimana berikut:&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Cara makhluk-makhluk hidup seperti lumba-lumba, yang tinggal dalam perairan terbuka dan dekat dengan permukaan, berperilaku sebagai satu kelompok amatlah penting. Gaya hidup ini memberikan keuntungan dalam hal bersiaga terhadap pemangsa, maupun ketika berburu.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Berkat arus informasi yang sinambung di kalangan betina-betina dewasa di dalam kelompok, anggota-anggota lain dipasok dengan informasi tentang kedudukan mangsa dan pemangsa, yang akibatnya kelompok ini dibantu dalam berperilaku secara padu. Jika aliran informasi pada lumba-lumba ini menjadi timpang karena kehilangan satu lumba-lumba yang diakibatkan oleh pemangsa, maka larinya lumba-lumba lain akan tidak berarti, dan anggota-anggota yang tak berpeluang berkomunikasi akan terpaksa menyebar dan akhirnya menjadi santapan pemangsa-pemangsa lainnya. Akan tetapi, jaringan informasi yang diciptakan pada lumba-lumba oleh Allah tidak terputus pada saat-saat seperti itu, dan membuat para anggota kawanan bertahan hidup dengan menjaga kepaduan kelompok.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Allah mewahyukan hal berikut ini dalam salah satu ayat Al Qur&#39;an: &amp;#1575;&amp;#65247;&amp;#65198;&amp;#64608;&amp;#65187;&amp;#1616;&amp;#65268;&amp;#65250;&amp;#1615; &amp;#1615; &amp;#1575;&amp;#65247;&amp;#1618;&amp;#65228;&amp;#1614;&amp;#65200;&amp;#1616;&amp;#65267;&amp;#65200; &amp;#1614; &amp;#65247;&amp;#1614;&amp;#65260;&amp;#1615;&amp;#65262; &amp;#1614; &amp;#1585;&amp;#1614;&amp;#65169;&amp;#64608;&amp;#65242; &amp;#1617;&amp;#1614; &amp;#1608;&amp;#1614;&amp;#1573;&amp;#1616;&amp;#1606;&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&quot;Dan sesungguhnya Tuhanmu benar-benar Dialah yang Maha Perkasa lagi Maha Penyayang.&quot; (QS Asy Syu&#39;araa 26:9)&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;#Sumber HarunYahya.com&lt;/p&gt;
</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://islamicwayzone.blogspot.com/feeds/3920698287224216230/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://islamicwayzone.blogspot.com/2013/04/jaringan-informasi-lumba-lumba-vs.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7408027425873792122/posts/default/3920698287224216230'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7408027425873792122/posts/default/3920698287224216230'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://islamicwayzone.blogspot.com/2013/04/jaringan-informasi-lumba-lumba-vs.html' title='Jaringan Informasi Lumba-Lumba vs. Internet'/><author><name>Andriansyah, S.Sos</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02675274231482412966</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhEz-oViqBcJloQAWK2JQATOdUTU8mMo45AAiCP1mDt_y4fZu0eXgR_x8GR7zGp9BAkl8vDEFSWCWcx5EEMrh3eIXdrRMyEbnXruIdeJD9AMH4-pLlDzkh_J6cVMfc/s113/16rr.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7408027425873792122.post-6395497119194620470</id><published>2013-04-26T22:14:00.001+07:00</published><updated>2013-04-26T22:14:44.979+07:00</updated><title type='text'>Teknologi Capung Untuk Penerbangan</title><content type='html'>&lt;p&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Manusia telah mencoba berbagai macam cara untuk dapat terbang. Sejak pesawat terbang pertama dibuat kira-kira seratus tahun yang lalu, ribuan model pesawat udara yang berbeda telah dirancang. Ilmuwan yang tak terhitung jumlahnya telah mencoba membuat mesin terbang yang lebih baik sampai akhirnya mereka mampu membuat mesin terbang terkini dengan disainnya yang mengagumkan.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Lebih Hebat dari Helikopter&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Terbang adalah keahlian yang hebat, tapi kegunaannya tergantung pada sejauh mana ia dapat dikendalikan. Sebenarnya, untuk dapat melayang pada posisi tetap di udara atau mendarat di tempat yang diinginkan adalah sama pentingnya dengan kemampuan terbang itu sendiri. Untuk itulah, manusia merancang pesawat terbang dengan kemampuan manuver yang tinggi, yaitu helikopter. Helikopter mampu melayang di udara pada posisi tetap dan lepas landas secara tegak lurus. Karena keuntungan militer inilah, berbagai negara telah menyediakan dana dalam jumlah tak terbatas untuk pengembangan helikopter. Akan tetapi, penelitian terkini telah menemukan fakta yang sangat mencengangkan. Teknologi penerbangan helikopter modern ternyata sangat tertinggal jauh dibanding dengan seekor makhluk mungil yang mampu terbang. Makhluk ini adalah capung.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Sistem penerbangan capung adalah sebuah keajaiban disain dengan teknologi terbang yang mengalahkan semua mesin buatan manusia. Dengan alasan inilah, disain model terakhir helikopter Sikorsky yang terkenal di dunia, dibuat menggunakan disain capung sebagai model. Dalam proyek ini, perusahaan IBM membantu mendisain Sikorsky dengan memuat gambar-gambar capung dalam komputer khusus.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Setelah itu, dengan mengambil contoh capung, ribuan ilustrasi dibuat dalam komputer. Kemudian, dengan mencontoh teknologi terbang capung, dibuatlah model helikopter Sikorsky.&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Teknologi Capung Untuk Penerbangan&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Singkatnya, tubuh seekor serangga kecil memiliki disain lebih unggul dari rancangan manusia. Teknologi penerbangan capung dan disain sayapnya mengemukakan suatu fakta bahwa makhluk kecil ini memperlihatkan kepada kita disain menakjubkan pada ciptaan Allah. Capung memiliki dua pasang sayap yang ditempatkan secara diagonal pada tubuhnya, ini memungkinkannya melakukan manuver sangat cepat.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Capung dapat mencapai kecepatan lima puluh kilometer per jam dalam waktu sangat singkat, hal yang sungguh luar biasa bagi seekor serangga. Seorang atlit olimpiade dalam perlombaan lari seratus meter, hanya mampu berlari tiga puluh sembilan kilometer per jam.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Giroskop Alami pada Capung&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Ada satu persyaratan lagi bagi penerbangan yang baik. Penerbangan sangatlah berbahaya jika tidak didukung oleh sistem penglihatan yang baik. Untuk itulah, pesawat terbang dan helicopter modern memiliki sistem visual canggih. Capung juga memiliki sistem visual teramat canggih: ia memiliki mata mikro berjumlah keseluruhan tiga puluh ribu buah, dan setiap mata mengarah ke titik yang berbeda. Semua informasi dari mata-mata mikro ini diteruskan ke otak capung, yang kemudian mengolahnya seperti komputer. Dengan sistem ini, capung memiliki kemampuan melihat yang luar biasa.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Kemampuan manuver capung lebih unggul dari yang dimiliki helikopter. Misalnya, dengan satu manuver cepat di menit terakhir, capung berhasil menyelamatkan diri dari truk yang datang dari arah berlawanan.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Bahkan capung mampu meloloskan diri dari dua bahaya, yakni ketika ia harus menghindar dari menabrak kaca depan mobil yang sedang melaju ke arahnya dan harus lolos dari burung yang memburunya. Ia berhasil menyelamatkan diri dengan satu manuver cerdas.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Satu permasalahan yang dihadapi pilot, yang seringkali harus melakukan manuver, adalah bahwa setelah suatu manuver, pilot mengalami kesulitan dalam menentukan posisi pesawat relatif terhadap permukaan bumi. Jika pilot kebingungan menentukan posisi bagian atas dan bawah pesawat setelah melakukan manuver, maka pesawat ini dapat mengalami kecelakaan. Para teknisi telah mengembangkan suatu alat untuk mengatasi hal ini, yakni giroskop. Alat ini menunjukan pilot pada garis horisontal yang menandakan posisi horison. Pilot membandingkan garis horisontal ini dengan horison sesungguhnya, dan dengan demikian ia dapat menentukan posisi pesawat dengan cepat. Selama jutaan tahun, capung telah memakai perlengkapan yang mirip dengan yang dikembangkan oleh para teknisi ini. Di depan mata capung terdapat garis horisontal maya pada posisi tetap. Tak menjadi masalah, pada sudut berapa pun ia terbang, ia selalu memposisikan kepalanya sejajar dengan garis horisontal ini.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Ketika posisi tubuh capung berubah selama penerbangan, rambut-rambut di antara badan dan kepalanya menjadi terangsang. Sel-sel saraf pada akar rambut ini mengirimkan informasi ke otot-otot terbang capung tentang posisinya di udara. Hal ini memungkinkan otot-otot tersebut secara otomatis mengatur jumlah dan kecepatan gerak sayap. Dengan demikian, dalam manuver paling sulit sekalipun, capung tidak pernah kehilangan arah atau kendali. Sistem ini sungguh merupakan suatu keajaiban teknik.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Disini, manusia yang berakal akan berpikir. Capung sendiri tidak mengetahui akan sistem luar biasa yang ia miliki. Lalu, siapakah yang meletakan pada tubuh serangga ini sistem penerbangan yang sedemikian kompleks, yang bahkan para insinyur ahli telah menggunakannya sebagai model? Siapakah yang melengkapi serangga ini dengan sayap sempurna, motor yang menggerakkan sayap dan sistem penglihatan yang prima? Siapakah Pencipta disain yang luar biasa ini?&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Capung: Diciptakan Sudah Sempurna dan Lengkap&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Teori evolusi Darwin, yang mencoba menjelaskan kehidupan dengan peristiwa kebetulan, tak mampu berbicara ketika dihadapkan dengan pertanyaan-pertanyaan ini. Mustahil bahwa sistem dalam tubuh capung dapat terbentuk melalui evolusi, yakni pembentukan tahap demi tahap secara kebetulan. Hal ini dikarenakan bahwa agar suatu makhluk hidup dapat hidup, semua sistem ini harus ada pada saat yang bersamaan dan telah lengkap. Capung paling pertama di dunia juga pasti muncul dengan mekanisme yang sama mengagumkannya dengan yang dimiliki capung zaman sekarang. Hal ini telah dibuktikan oleh catatan fosil tentang sejarah alam. Catatan fosil menunjukan bahwa capung-capung muncul di bumi pada saat bersamaan secara serentak. Fosil capung tertua yang diketahui ini berusia tiga ratus dua puluh juta tahun. Pada lapisan-lapisan fosil periode lebih awal, tidak dijumpai sesuatu pun yang menyerupai seekor capung. Tambahan lagi, sejak pertama kali capung muncul, catatan fosil menunjukan bahwa ia tidak mengalami evolusi.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Fosil capung tertua benar-benar sama dengan capung-capung yang hidup sekarang. Antara fosil berusia seratus empat puluh juta tahun dengan capung masa kini di sebelahnya tidak ada perbedaan sama sekali. Kenyataan ini sekali lagi membuktikan kekeliruan teori evolusi sekaligus menunjukan dengan sebenarnya bagaimana capung dan semua makhluk hidup di dunia ini muncul menjadi ada. Adalah Allah, Tuhan seluruh alam, yang menciptakan semua makhluk hidup, dan masing-masing dari mereka adalah bukti keberadaan-Nya. Di samping Allah, tak ada kekuatan lain yang mampu menciptakan seekor lalat sekali pun. Fakta ini dinyatakan oleh Allah dalam Alquran: &amp;#1583;&amp;#1615;&amp;#1608;&amp;#1606;&amp;#1616; &amp;#1618; &amp;#65251;&amp;#1616;&amp;#65254; &amp;#1614; &amp;#65175;&amp;#1614;&amp;#65194;&amp;#1618;&amp;#65227;&amp;#1615;&amp;#65262;&amp;#1606; &amp;#1614; &amp;#1575;&amp;#65247;&amp;#64608;&amp;#65196;&amp;#1616;&amp;#65267;&amp;#65254; &amp;#1617;&amp;#1614; &amp;#1573;&amp;#1616;&amp;#1606; &amp;#1615; &amp;#65247;&amp;#1614;&amp;#65258;&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&amp;#65275;&amp;#1614; &amp;#65207;&amp;#1614;&amp;#65268;&amp;#1618;&amp;#65164;&amp;#1611;&amp;#65166; &amp;#1615; &amp;#1575;&amp;#65247;&amp;#65196;&amp;#64609;&amp;#65169;&amp;#1614;&amp;#65166;&amp;#1576; &amp;#1615; &amp;#65267;&amp;#1614;&amp;#65204;&amp;#1618;&amp;#65248;&amp;#1615;&amp;#65170;&amp;#1618;&amp;#65260;&amp;#1615;&amp;#65250; &amp;#1618; &amp;#1608;&amp;#1614;&amp;#1573;&amp;#1616;&amp;#1606; &amp;#1615; &amp;#65247;&amp;#1614;&amp;#65258;&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&amp;#1608;&amp;#1614;&amp;#1575;&amp;#65247;&amp;#1618;&amp;#65252;&amp;#1614;&amp;#65220;&amp;#1618;&amp;#65248;&amp;#1615;&amp;#65262;&amp;#1576;&amp;#1615; &amp;#1615; &amp;#1575;&amp;#65247;&amp;#65220;&amp;#64608;&amp;#65166;&amp;#65247;&amp;#1616;&amp;#65168; &amp;#1614; &amp;#65215;&amp;#1614;&amp;#65228;&amp;#1615;&amp;#65234; &amp;#1615; &amp;#65251;&amp;#1616;&amp;#65256;&amp;#1618;&amp;#65258; &amp;#1615;&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Artinya : &quot;Hai manusia, telah dibuat perumpamaan, maka dengarkanlah olehmu perumpamaan itu. Sesungguhnya segala yang kamu seru selain Allah sekali-kali tidak dapat menciptakan seekor lalatpun, walaupun mereka bersatu menciptakannya. Dan jika lalat itu merampas sesuatu dari mereka, tiadalah mereka dapat merebutnya kembali dari lalat itu. Amat lemahlah yang menyembah dan amat lemah (pulalah) yang disembah.&quot; (QS Al-Hajj : 73)&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;#Sumber HarunYahya.com&lt;/p&gt;
</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://islamicwayzone.blogspot.com/feeds/6395497119194620470/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://islamicwayzone.blogspot.com/2013/04/teknologi-capung-untuk-penerbangan.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7408027425873792122/posts/default/6395497119194620470'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7408027425873792122/posts/default/6395497119194620470'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://islamicwayzone.blogspot.com/2013/04/teknologi-capung-untuk-penerbangan.html' title='Teknologi Capung Untuk Penerbangan'/><author><name>Andriansyah, S.Sos</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02675274231482412966</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhEz-oViqBcJloQAWK2JQATOdUTU8mMo45AAiCP1mDt_y4fZu0eXgR_x8GR7zGp9BAkl8vDEFSWCWcx5EEMrh3eIXdrRMyEbnXruIdeJD9AMH4-pLlDzkh_J6cVMfc/s113/16rr.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7408027425873792122.post-7684486126489009190</id><published>2013-04-26T22:09:00.001+07:00</published><updated>2013-04-26T22:09:59.624+07:00</updated><title type='text'>Batang Tenggorokan Bukti Kuasa Allah</title><content type='html'>&lt;p&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Struktur tenggorokan adalah contoh dari sistem yang sempurna dalam tubuh manusia.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Dinding tenggorokan didukung oleh C-tulang rawan berbentuk cincin. Hal ini memungkinkan pergerakan ke arah yang berbeda.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Jika pipa saluran udara hanya terbuat dari daging, maka kelembutan yang dihasilkan akan menyebabkan penyumbatan konstan, yang akan membuat kita sulit untuk bernapas.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Jika terbuat dari sesuatu yang keras seperti tulang, maka gerakan kita sebagian besar akan terbatas.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Namun struktur yang terdiri dari tulang rawan yang membentuk pipa saluran udara sangat cocok untuk semua jenis gerakan, dan selalu tetap terbuka karena fleksibilitasnya.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Ada lagi sistem yang sangat khusus tepat di pintu masuk ke batang tenggorokan. Sistem ini menyelamatkan hidup kita setiap kali kita memakan sesuatu. Bagaimana?&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Kerongkongan dan batang tenggorok berdampingan di tenggorokan. Satu kemungkinan bahwa ketika memakan makanan akan terjebak dalam tenggorokan dan tercekik sendiri. Namun tidak demikian. Meskipun kita terus makan dan bernapas, makanan tidak pernah tersangkut dalam tenggorokan kita. Jadi apa yang melindungi kita ketika makan?&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Ada lipatan kecil dari tulang rawan elastis yang disebut kelep lekum kanan di pintu masuk ke batang tenggorokan.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;flap ini secara otomatis menutup pintu masuk ke tenggorokan saat menelan.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Selama ribuan makanan yang kita makan, dari masa bayi sampai saat ini, kita telah menelan puluhan ribu kali. Dan setiap kali flap kecil menutup jalan masuk ke tenggorokan kita di saat yang tepat. Meskipun kita tidak menyadari keberadaannya dan tidak mampu mengendalikan hal itu ,flap kecil telah menyelamatkan hidup kita dengan menutup pintu masuk ke tenggorokan Anda pada saat yang tepat.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Dengan tidak adanya sistem itu, seorang manusia akan tercekik saat pertama ia menggigit makanan. Ini adalah satu lagi bukti bahwa Allah menciptakan semua fitur yang dimiliki oleh manusia.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;#Sumber HarunYahya.com&lt;/p&gt;
</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://islamicwayzone.blogspot.com/feeds/7684486126489009190/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://islamicwayzone.blogspot.com/2013/04/batang-tenggorokan-bukti-kuasa-allah.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7408027425873792122/posts/default/7684486126489009190'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7408027425873792122/posts/default/7684486126489009190'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://islamicwayzone.blogspot.com/2013/04/batang-tenggorokan-bukti-kuasa-allah.html' title='Batang Tenggorokan Bukti Kuasa Allah'/><author><name>Andriansyah, S.Sos</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02675274231482412966</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhEz-oViqBcJloQAWK2JQATOdUTU8mMo45AAiCP1mDt_y4fZu0eXgR_x8GR7zGp9BAkl8vDEFSWCWcx5EEMrh3eIXdrRMyEbnXruIdeJD9AMH4-pLlDzkh_J6cVMfc/s113/16rr.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7408027425873792122.post-5140181796090430724</id><published>2013-04-26T22:07:00.001+07:00</published><updated>2013-04-26T22:08:23.639+07:00</updated><title type='text'>Ibnu Khaldun (1332-1406 ) tokoh sosiologi islam</title><content type='html'>&lt;p&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;A. Latar Belakang Pendidikan Ibnu Khaldun&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Seorang sarjana sosiologi dari Italia, Gumplowiez melalui penelitiannya yang cukup panjang, berpendapat, &amp;#8221;Kami ingin membuktikan bahwa sebelum Auguste Comte (1798-1857M) dan Giovani Vico (1668-1744M) telah datang seorang muslim yang tundukpada ajaran agamanya. Dia telah mempelajari gejala-gejala sosial dengan akalnya yang cemerlang. Apa yang ditulisnya itulah yang kini disebut sosiologi. (Gumplowiez, Ibnu Khaldun, Arabischersoziologe des 14 jahrundert. Dalam &amp;#8216;SociologigscheEssays:PP.201-202). Sejarawan dan BapakSosiologi Islam ini dari Tunisia. Ia keturunan Yaman dengan nama lengkapnya Waliuddin bin Muhammad bin Abi Bakar Muhammad bin Al Hasn. Namun ia lebih dikenal dengan nama Ibnu Khaldun. Keluarganya berasal dari Hadramaut (kini Yaman) dan silsilahnya sampai pada seorang sahabatNabi Muhammad Nabi Muhammad SAW. bernama Wail bin Hujr dari kabilah Kindah, salah seorang cucu Wail, Khalid bin Usman, memasuki daerah Andalusia bersama orang-orang arab penaklukpada tahun ke-3 H(9 M). Anak cucu Khalid bin Usman membentuk satu keluarga besar bernama Bani Khaldun, dari bani inilah asal nama Ibnu Khaldun. Ia lahir di Tunisia pada tanggal 27 Mei 1332 M (1 Ramadhan 732 H), tetapi sebenarnya ia dari Seville,Spanyol. Sejak kecil, ia sudah hafal Al-Qur&amp;#8217;an. Di tanah kelahirannya itu ia mempelajari syari&amp;#8217;at (tafsir, hadits, tauhid, fiqih) fisika dan matematika. Saatitu Tunisia telah menjadi pusat perkembangan ilmu di Afrika Utara. Sejak usia muda,ia sudah mengikuti kegiatan politik praktis. Situasi politikyang tidakmenentu di Tunisia, menyebabkan Ibnu Khaldun melakukan pengembaraan dari Maroko sampai Spanyol. Pada tahun 1375, beliau pindah keGranada, Spanyol. Karena keadaan politikGranada tidakstabil ia menetap di Qal&amp;#8217;at Ibnu Salamah di daerah Tilmisan,ibukota Maghrib Tengah (Aljazair) dan meninggalkan dunia politik praktis. Tahun 746 H, studinya terhenti akibat terjangkitnya penyakitPes di sebagian besar belahan dunia bagian timur dan bagian barat. Banyakkorban akibat dari penyakit yang sedang melanda itu. Karena situasinya berubah, akhinya Ibnu Khaldun mencari kesibukan kerja serta mengikuti jejak kakeknya untukterjun ke dunia politik. Berkat komunikasinya dengan tokoh-tokoh dan ulama terkemuka setempattelah banyak membantunya mencapai jabatan tinggi.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;B. Pemikiran Ibnu Khaldun&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Ibnu Khaldun mengemukakan pemikiran baru yang menyatakan bahwa sistem sosial manusia dapat berubah seiring dengan kemampuan pola berpikir mereka, keadaan muka bumi di sekitar mereka, pengaruh iklim, makanan, emosi serta jiwa manusia itu sendiri. Beliau juga berpendapat bahwa pola pemikiran masyarakat berkembang secara bertahap yang dimulai dari tahap primitif, pemilikan, peradaban, kemakmuran dan kemunduran (keterpurukan). Pemikiran Ibnu Khaldun dikagumi oleh tokoh sejarah keturunan Yahudi, Prof. Emeritus, Dr. Bernerd Lewis yang mengukuhkan tokoh ilmuwan itu sebagai ahli sejarah arab yang hebatpada abad pertengahan. Felo Amat Utama Akademik Institut Antarbangsa Pemikiran dan Ketamadunan (ISTAC), University Islam Antarbangsa Malaysia (UIAM), Muhammad Uthman El-Muhammady juga melihat pendekatan (pemikiran) Ibnu Khaldun secara mendunia. Karya Ibnu Khaldun yang menakjubkan (Mukaddimah) membuat beliau mendapat gelar Prolegomena atau pengenalan pada berbagai ilmu perkembangan kehidupan manusia di kalangan ilmuwan barat. Dari situ, Ibnu Khaldun mengutarakan pandangannya untuk memperbaiki kesalahan dalam kehidupan, menjadikan karya beliau seperti ensiklopedia yang mengisahkan berbagai perkara dalam kehidupan sosial manusia. Kajian yang dilakukan Ibnu Khaldun tidak hanya mencakup kisah kehidupan masyarakat saat itu, tetapi juga merangkum sejarah umat terdahulu. Selain sebagai ilmuwan dalam bidang ilmu sosial, Ibnu Khaldun mampu menjalankan tugasdengan baik saatdilantik sebagai kadi (wali agama)ketika menetap di Mesir. Kebijaksanaan beliau mendorong Sultan Burquq yaitu Sultan Mesir pada waktu itu, memberi gelar Waliuddin kepadaIbnu Khaldun. Ibnu Khaldun juga memajukan konsep ekonomi, perdagangan, kebebasan, beliau terkenal karena hasil kerjanya dalam bidang sosiologi, astronomi, numerologi, kimia serta sejarah. Beliau berpendapat bahwa tugas kerajaan hanya mempertahankan rakyatnya dari kejahatan, melindungi harta rakyat, memberantas penipuan dalam perdagangan dan mengurus pemasukan kas negara (upeti/pajak). Pemerintah juga melaksanakan kepemimpinan politik yang bijaksana dengan keterpaduan sosial dan kekuasaan tanpa adanya paksaan. Dari segi ekonomi, Ibnu Khaldun memajukan teori nilai dan keterkaitan hubungan dengan tenaga kerja, mengenalkan pembagian kerja, membantu pemasaran terbuka,menyadari kesan dinamik permintaan dan modal penjualan serta keuntungan. Wacana atau pemikiran Ibnu Khaldun juga diterapkan dalam kehidupan masyarakaat modern yang ingin mengimbangi pembangunan fisik dan spiritual. Secara teori,ilmu itu dikaitkan dengan persoalan manusia dalam masyarakat dan para ahli sosiologi berharap ilmu itu dapatmenjalin keterpaduan serta membentukpembenahan krisis moral yang dihadapi masyarakat saatini. Walaupun istilah sosiologi ditemukan oleh tokoh sosiologi kelahiran Perancis abad ke 19 yaitu AugusteComte, tetapi kajian mengenai kehidupan sosial manusia sudah diurai oleh Ibnu Khaldun dalam kitabnya Mukaddimah, 500 tahun lebih awal, pada usianya 36 tahun.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;C. Karya-karyaIbnu Khaldun&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Sebagai sejarawan dan filsuf, ia memusatkan perhatiannya pada kegiatan menulis dan mengajar. Saatitulah karya besar lahir dari tangannya, yaitu : 1. Sebuah kitab Al-Ibrar wa Diwan Al-Mubtada&amp;#8217; wa Al-Khabar fi Ayyamal Al-&amp;#8216;Arab wa Al-Ajam wa al-Barbar atau yang sering disebutAl-Ibrar (Sejarah Umum), terbitan Kairo tahun 1284. Kitab ini terdiri atas 7 jilid yang berisi tentang kajian sejarah yang didahului oleh Muqaddimah (jilid I), yang berisi tentang pembahasan masalah-masalah sosial manusia. 2. Muqaddimah (yang sebenarnya merupakan pembuka kitab Al-Ibrar)popularitasnya melebihi kitab itu sendiri. Muqaddimah membuka jalan menuju pembahasan ilmu-ilmu sosial. Menurut pendapatnya, politik tidak bisa dipisahkan dari kebudayaan, dan masyarakat dibedakan atas masyarakat desa (hadarah)dan kota (badawah). Oleh karena itu Ibnu Khaldun dianggap sebagai peletakdasar ilmu-ilmu sosial dan politik Islam. 3. Sejumlah kitab yang bernilai tinggi diantaranya At-Ta&amp;#8217;rifbi Ibn Khaldun (autobiografi, catatan dan kitab sejarahnya)dan kitab teologi yaitu Lubabal Al-Muhassal Afkar Usul Ad-Din (ringkasan dari kitab Muhassal Afkar Al-Muttaqaddimin wa Al-Muta&amp;#8217;akhirin karya Imam Fakhrudi Ar-Razi dan memuat pendapatnya tentang masalah teologi).&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;D. Pengertian Sosiologi&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Dalam Muqaddimah ini pula Ibnu Khaldun menampakkan diri sebagai ahli sosiologi dan sejarah. Menurutnya sosiologi adalah ilmu yang mempelajari tentang solidaritassosial. Teori pokoknya dalam sosiologi umum dan politik adalah konsep ashabiyah (solidaritassosial). Asal-usul solidaritas sosial adalah ikatan darah yang disertai kedekatan hidup bersama. Hidup bersama juga dapatmewujudkan solidaritas yang sama kuat dengan ikatan darah. Menurutnya, solidaritassosial sangat kuat terlihat dalam masyarakatpengembara, karena corak kehidupan mereka yang unikdan kebutuhan mereka untuksaling membantu. Relevansi teori ini misalnya dapatditemukan pada teori-teori tentang konsiliasi kelompok-kelompok sosial dalam menyelesaikan konfliktantangan tertentu. Relevansi teori Khaldun, misalnya juga dapatditemukan dalam teori Ernest Renan tentang kelahiran bangsa. Tantangan yang dihadapi masyarakat pengembara dalam teori Khaldun tampaknya,meski tidak semua, paralel dengan &amp;#8220;kesamaan sejarah&amp;#8221; embrio bangsa dalam teori ErnestRenan. Kebutuhan untuk saling membantu mengatasi tantangan ini jugame miliki relevansi dalam kajian psikologi sosial terutama berkenaan dengan kebutuhan untuk mengikatkan diri dengan borang lain atau kelompoksosial yang lazim disebut afiliasi.&lt;/p&gt;
</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://islamicwayzone.blogspot.com/feeds/5140181796090430724/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://islamicwayzone.blogspot.com/2013/04/ibnu-khaldun-1332-1406-tokoh-sosiologi.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7408027425873792122/posts/default/5140181796090430724'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7408027425873792122/posts/default/5140181796090430724'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://islamicwayzone.blogspot.com/2013/04/ibnu-khaldun-1332-1406-tokoh-sosiologi.html' title='Ibnu Khaldun (1332-1406 ) tokoh sosiologi islam'/><author><name>Andriansyah, S.Sos</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02675274231482412966</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhEz-oViqBcJloQAWK2JQATOdUTU8mMo45AAiCP1mDt_y4fZu0eXgR_x8GR7zGp9BAkl8vDEFSWCWcx5EEMrh3eIXdrRMyEbnXruIdeJD9AMH4-pLlDzkh_J6cVMfc/s113/16rr.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7408027425873792122.post-3289292395425155835</id><published>2013-04-26T22:04:00.001+07:00</published><updated>2013-04-26T22:04:29.192+07:00</updated><title type='text'>Apakah Nyamuk Memakan Darah?</title><content type='html'>&lt;p&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Semua makhluk hidup dan tak hidup di jagat raya ini dipenuhi &quot;ayat&quot; yang menunjukkan bahwa alam semesta seisinya telah diciptakan. Di samping itu alam ini adalah pencerminan dari ke-Mahakuasaan, Ilmu dan Kreasi Penciptanya. Adalah wajib bagi manusia untuk memahami ayat-ayat ini melalui akalnya, sehingga ia pun pada akhirnya menjadi hamba yang tunduk patuh di hadapan Allah.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Kendatipun semua makhluk hidup adalah ayat Allah, uniknya ada sejumlah binatang yang secara khusus disebut dalam Alqur&#39;an. Satu diantaranya adalah nyamuk:&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; &amp;#65169;&amp;#1614;&amp;#65228;&amp;#1615;&amp;#65262;&amp;#65215;&amp;#1614;&amp;#65172; &amp;#65251;&amp;#1614;&amp;#65166;&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; &amp;#65235;&amp;#1614;&amp;#65156;&amp;#1614;&amp;#65251;&amp;#64608;&amp;#65166; &amp;#65235;&amp;#1614;&amp;#65262;&amp;#1618;&amp;#65239;&amp;#1614;&amp;#65260;&amp;#1614;&amp;#65166; &amp;#65235;&amp;#1614;&amp;#65252;&amp;#1614;&amp;#65166; &amp;#1611;&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&amp;#65243;&amp;#1614;&amp;#65236;&amp;#1614;&amp;#65198;&amp;#1615;&amp;#1608;&amp;#1575; &amp;#1614; &amp;#1575;&amp;#65247;&amp;#64608;&amp;#65196;&amp;#1616;&amp;#65267;&amp;#65254; &amp;#1608;&amp;#1614;&amp;#1571;&amp;#1614;&amp;#65251;&amp;#64608;&amp;#65166; &amp;#1618; &amp;#1585;&amp;#1614;&amp;#65169;&amp;#64610;&amp;#65260;&amp;#1616;&amp;#65250; &amp;#1618; &amp;#65251;&amp;#1616;&amp;#65254; &amp;#1617;&amp;#1615;&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&amp;#65243;&amp;#1614;&amp;#65180;&amp;#1616;&amp;#65268;&amp;#65198;&amp;#1611;&amp;#1575; &amp;#1616; &amp;#65169;&amp;#1616;&amp;#65258; &amp;#1608;&amp;#1614;&amp;#65267;&amp;#1614;&amp;#65260;&amp;#1618;&amp;#65194;&amp;#1616;&amp;#1610; &amp;#65243;&amp;#1614;&amp;#65180;&amp;#1616;&amp;#65268;&amp;#65198;&amp;#1611;&amp;#1575; &amp;#1616; &amp;#65169;&amp;#1616;&amp;#65258; &amp;#1617;&amp;#1615;&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&amp;#1575;&amp;#65247;&amp;#1618;&amp;#65236;&amp;#1614;&amp;#65166;&amp;#65203;&amp;#1616;&amp;#65240;&amp;#1616;&amp;#65268;&amp;#65254;&amp;#1614; &amp;#1573;&amp;#1616;&amp;#65275;&amp;#64608; &amp;#1616; &amp;#65169;&amp;#1616;&amp;#65258; &amp;#1617;&amp;#1615; &amp;#65267;&amp;#1615;&amp;#65216;&amp;#1616;&amp;#65246; &amp;#1608;&amp;#1614;&amp;#65251;&amp;#1614;&amp;#65166;&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&quot;Sesungguhnya Allah tiada segan membuat perumpamaan berupa nyamuk atau yang lebih rendah dari itu. Adapun orang-orang yang beriman, maka mereka yakin bahwa perumpamaan itu benar dari Rabb mereka, tetapi mereka yang kafir mengatakan: &quot;Apakah maksud Allah menjadikan ini untuk perumpamaan?&quot; Dengan perumpamaan itu banyak orang yang disesatkan Allah, dan dengan perumpamaan itu (pula) banyak orang yang diberi-Nya petunjuk. Dan tidak ada yang disesatkan Allah kecuali orang-orang yang fasik.&quot; (QS. Al-Baqarah, 2:26).&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Daftar Isi 1. Pemakan madu bunga 2. Perubahan warna 3. Hidup sebagai larva 4. Saat meninggalkan kepompong&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Mungkin banyak di antara kita yang menganggap nyamuk sebagai serangga yang biasa saja, atau bahkan menjengkelkan karena suka mengganggu orang tidur. Akan tetapi pernyataan: &quot;Sesungguhnya Allah tiada segan membuat perumpamaan berupa nyamuk atau yang lebih rendah dari itu&quot; semestinya mendorong kita untuk memikirkan keajaiban binatang yang satu ini.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Pemakan madu bunga&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Anggapan banyak orang bahwa nyamuk adalah penghisap dan pemakan darah tidaklah sepenuhnya benar. Hanya nyamuk betina yang menghisap darah dan bukan yang jantan. Di samping itu, nyamuk betina menghisap darah bukan untuk kebutuhan makan mereka. Sebab baik nyamuk jantan maupun betina, keduanya hidup dengan memakan &quot;nectar&quot;, yakni cairan manis yang disekresikan oleh bunga tanaman (sari madu bunga). Satu-satunya alasan mengapa nyamuk betina, dan bukan jantan, menghisap darah adalah karena darah mengandung protein yang dibutuhkan untuk perkembangan dan pertumbuhan telur nyamuk. Dengan kata lain, nyamuk betina menghisap darah untuk mempertahankan kelangsungan hidup spesiesnya.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Perubahan warna&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;perkembangan nyamuk merupakan peristiwa yang paling menakjubkan. Di bawah ini uraian singkat tentang metamorfosis nyamuk dimulai dari larva mungil melalui sejumlah fase perkembangan yang berbeda hingga pada akhirnya menjadi nyamuk dewasa.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Nyamuk betina menaruh telurnya, yang diberi makan berupa darah agar dapat tumbuh dan berkembang, pada dedaunan lembab atau kolam-kolam yang tak berair di musim panas atau gugur. Sebelumnya, nyamuk betina ini menjelajahi wilayah yang ada dengan sangat teliti menggunakan reseptornya yang sangat peka yang terletak pada perutnya. Setelah menemukan tempat yang cocok, nyamuk mulai meletakkan telur-telurnya. Telur yang panjangnya kurang dari 1 mm ini diletakkan secara teratur hingga membentuk sebuah barisan teratur. Beberapa spesies nyamuk meletakkan telur-telurnya sedemikian hingga berbentuk seperti sebuah sampan. Beberapa koloni telur ini ada yang terdiri dari 300 buah telur.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Telur-telur yang berwarna putih ini kemudian berubah warna menjadi semakin gelap, dan dalam beberapa jam menjadi hitam legam. Warna gelap ini berfungsi untuk melindungi telur-telur tersebut agar tidak terlihat oleh serangga maupun burung pemangsa. Sejumlah larva-larva yang lain juga berubah warna, menyesuaikan dengan warna tempat di mana mereka berada, hal ini berfungsi sebagai kamuflase agar tidak mudah terlihat oleh pemangsa.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Larva-larva ini berubah warna melalui berbagai proses kimia yang terjadi pada tubuhnya. Tidak diragukan lagi bahwa telur, larva maupun nyamuk betina bukanlah yang menciptakan sendiri ataupun mengendalikan berbagai proses kimia yang mengakibatkan perubahan warna tersebut seiring dengan perjalanan metamorfosis nyamuk. Mustahil pula jika sistem yang kompleks ini terjadi dengan sendirinya. Kesimpulannya adalah nyamuk telah diciptakan secara lengkap beserta dengan sistem perkembangbiakannya sejak pertama kali ia ada. Dan Pencipta yang Maha Sempurna ini adalah Allah.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Hidup sebagai larva&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Ketika periode inkubasi telur telah berlalu, para larva lalu keluar dari telur-telur mereka dalam waktu yang hampir bersamaan. Larva (jentik nyamuk) yang makan terus-menerus ini tumbuh sangat cepat hingga pada akhirnya kulit pembungkus tubuhnya menjadi sangat ketat dan sempit. Hal ini tidak memungkinkan tubuhnya untuk tumbuh membesar lagi. Ini pertanda bahwa mereka harus mengganti kulit. Pada tahap ini, kulit yang keras dan rapuh ini dengan mudah pecah dan mengelupas. Para larva tersebut mengalami dua kali pergantian kulit sebelum menyelesaikan periode hidup mereka sebagai larva.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Jentik nyamuk mendapatkan makanan dengan cara yang menakjubkan. Mereka membuat pusaran air kecil dalam air dengan menggunakan bagian ujung dari tubuh mereka yang ditumbuhi bulu sehingga mirip kipas. Kisaran air tersebut menyebabkan bakteri dan mikro-organisme lainnya tersedot dan masuk ke dalam mulut larva nyamuk. Proses pernapasan jentik nyamuk, yang posisinya terbalik di bawah permukaan air, terjadi melalui sebuah pipa udara yang mirip dengan &quot;snorkel&quot; (pipa saluran pernapasan) yang biasa digunakan oleh para penyelam. Tubuh jentik mengeluarkan cairan yang kental yang mampu mencegah air untuk memasuki lubang tempat berlangsungnya pernapasan. Sungguh, sistem pernapasan yang canggih ini tidak mungkin dibuat oleh jentik itu sendiri. Ini tidak lain adalah bukti ke-Mahakuasaan Allah dan kasih sayang-Nya pada makhluk yang mungil ini, agar dapat bernapas dengan mudah.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Saat meninggalkan kepompong&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Pada tahap larva (jentik), terjadi pergantian kulit sekali lagi. Pada tahap ini, larva tersebut berpindah menuju bagian akhir dari perkembangan mereka yakni tahap kepompong (pupal stage). Ketika kulit kepompong terasa sudah sempit dan ketat, ini pertanda bagi larva untuk keluar dari kepompongnya.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;menghadapi tantangan yang membahayakan jiwanya, yakni masuknya air yang dapat menyumbat saluran pernapasan. Hal ini dikarenakan lubang pernapasannya, yang dihubungkan dengan pipa udara dan menyembul di atas permukaan air, akan segera ditutup. Jadi sejak penutupan ini, dan seterusnya, pernapasan tidak lagi melalui lubang tersebut, akan tetapi melalui dua pipa yang baru terbentuk di bagian depan nyamuk muda. Tidak mengherankan jika dua pipa ini muncul ke permukaan air sebelum pergantian kulit terjadi (yakni sebelum nyamuk keluar meninggalkan kepompong). Nyamuk yang berada dalam kepompong kini telah menjadi dewasa dan siap untuk keluar dan terbang. Binatang ini telah dilengkapi dengan seluruh organ dan organelnya seperti antena, kaki, dada, sayap, abdomen dan matanya yang besar.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Kemunculan nyamuk dari kepompong diawali dengan robeknya kulit kepompong di bagian atas. Resiko terbesar pada tahap ini adalah masuknya air ke dalam kepompong. Untungnya, bagian atas kepompong yang sobek tersebut dilapisi oleh cairan kental khusus yang berfungsi melindungi kepala nyamuk yang baru &quot;lahir&quot; ini dari bersinggungan dengan air. Masa-masa ini sangatlah kritis. Sebab tiupan angin yang sangat lembut sekalipun dapat berakibatkan kematian jika nyamuk muda tersebut jatuh ke dalam air. Nyamuk muda ini harus keluar dari kepompongnya dan memanjat ke atas permukaan air dengan kaki-kakinya sekedar menyentuh permukaan air.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Begitulah, seringkali hati kita tertutupi dari memahami kebesaran Allah pada makhluknya yang tampak kecil dan tak berarti. Kalau nyamuk yang kecil ternyata menyimpan keajaiban ciptaan Allah yang begitu besar, bagaimana dengan makhluk-Nya yang lebih besar dan lebih sering kita saksikan dalam kehidupan sehari-hari? Wallaahu a&#39;lam.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;#Sumber HarunYahya.com&lt;/p&gt;
</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://islamicwayzone.blogspot.com/feeds/3289292395425155835/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://islamicwayzone.blogspot.com/2013/04/apakah-nyamuk-memakan-darah.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7408027425873792122/posts/default/3289292395425155835'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7408027425873792122/posts/default/3289292395425155835'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://islamicwayzone.blogspot.com/2013/04/apakah-nyamuk-memakan-darah.html' title='Apakah Nyamuk Memakan Darah?'/><author><name>Andriansyah, S.Sos</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02675274231482412966</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhEz-oViqBcJloQAWK2JQATOdUTU8mMo45AAiCP1mDt_y4fZu0eXgR_x8GR7zGp9BAkl8vDEFSWCWcx5EEMrh3eIXdrRMyEbnXruIdeJD9AMH4-pLlDzkh_J6cVMfc/s113/16rr.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7408027425873792122.post-3065568799145048459</id><published>2013-04-26T21:54:00.001+07:00</published><updated>2013-04-26T21:54:00.643+07:00</updated><title type='text'>Keajaiban Penciptaan Pada Unta</title><content type='html'>&lt;p&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;membakar. Itulah cuaca panas di gurun pasir, daerah yang tampak tak bertepi dan terhampar luas hingga di kejauhan. Di sini terdapat badai pasir yang menelan apa saja yang dilaluinya, dan yang sangat mengganggu pernafasan. Padang pasir berarti kematian yang tak terelakkan bagi seseorang tanpa pelindung yang terperangkap di dalamnya. Hanya kendaraan yang secara khusus dibuat untuk tujuan ini saja yang dapat bertahan dalam kondisi gurun ini.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Kendaraan apapun yang berjalan di kondisi yang panas menyengat di gurun pasir, harus didisain untuk mampu menahan panas dan terpaan badai pasir. Selain itu, ia harus mampu berjalan jauh, dengan sedikit bahan bakar dan sedikit air. Mesin yang paling mampu menahan kondisi sulit ini bukanlah kendaraan bermesin, melainkan seekor binatang, yakni unta.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Unta telah membantu manusia yang hidup di gurun pasir sepanjang sejarah, dan telah menjadi simbul bagi kehidupan di gurun pasir. Panas gurun pasir sungguh mematikan bagi makhluk lain. Selain sejumlah kecil serangga, reptil dan beberapa binatang kecil lainnya, tak ada binatang yang mampu hidup di sana. Unta adalah satu-satunya binatang besar yang dapat hidup di sana. Allah telah menciptakannya secara khusus untuk hidup di padang pasir, dan untuk melayani kehidupan manusia. Allah mengarahkan perhatian kita pada penciptaan unta dalam ayat berikut: &amp;#65191;&amp;#1615;&amp;#65248;&amp;#1616;&amp;#65240;&amp;#1614;&amp;#65174;&amp;#1618; &amp;#1614; &amp;#65243;&amp;#1614;&amp;#65268;&amp;#1618;&amp;#65234; &amp;#1616; &amp;#1575;&amp;#65273;&amp;#1618;&amp;#1616;&amp;#65169;&amp;#1616;&amp;#65246; &amp;#1573;&amp;#1616;&amp;#65247;&amp;#1614;&amp;#65264; &amp;#1614;&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Artinya : &quot;Maka apakah mereka tidak memperhatikan unta bagaimana ia diciptakan.&quot; (QS. Al-Ghaasyiyah, 88:17)&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Jika kita amati bagaimana unta diciptakan, kita akan menyaksikan bahwa setiap bagian terkecil darinya adalah keajaiban penciptaan. Yang sangat dibutuhkan pada kondisi panas membakar di gurun adalah minum, tapi sulit untuk menemukan air di sini. Menemukan sesuatu yang dapat dimakan di hamparan pasir tak bertepi juga tampak mustahil. Jadi, binatang yang hidup di sini harus mampu menahan lapar dan haus, dan unta telah diciptakan dengan kemampuan ini.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Unta dapat bertahan hidup hingga delapan hari pada suhu lima puluh derajat tanpa makan atau minum. Ketika unta yang mampu berjalan tanpa minum dalam waktu lama ini menemukan sumber air, ia akan menyimpannya. Unta mampu meminum air sebanyak sepertiga berat badannya dalam waktu sepuluh menit. Ini berarti seratus tiga puluh liter dalam sekali minum; dan tempat penyimpanannya adalah punuk unta. Sekitar empat puluh kilogram lemak tersimpan di sini. Hal ini menjadikan unta mampu berjalan berhari-hari di gurun pasir tanpa makan apapun.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Kebanyakan makanan di gurun pasir adalah kering dan berduri. Namun sistem pencernaan pada unta telah diciptakan sesuai dengan kondisi yang sulit ini. Gigi dan mulut binatang ini telah dirancang untuk memungkinkannya memakan duri tajam dengan mudah.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Perutnya memiliki disain khusus tersendiri sehingga cukup kuat untuk mencerna hampir semua tumbuhan di gurun pasir. Angin gurun yang muncul tiba-tiba biasanya menjadi pertanda kedatangan badai pasir. Butiran pasir menyesakkan nafas dan membutakan mata. Tapi, Allah telah menciptakan sistem perlindungan khusus pada unta sehingga ia mampu bertahan terhadap kondisi sulit ini. Kelopak mata unta melindungi matanya dari dari debu dan butiran pasir. Namun, kelopak mata ini juga transparan atau tembus cahaya, sehingga unta tetap dapat melihat meskipun dengan mata tertutup. Bulu matanya yang panjang dan tebal khusus diciptakan untuk mencegah masuknya debu ke dalam mata. Terdapat pula disain khusus pada hidung unta. Ketika badai pasir menerpa, ia menutup hidungnya dengan penutup khusus.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Salah satu bahaya terbesar bagi kendaraan yang berjalan di gurun pasir adalah terperosok ke dalam pasir. Tapi ini tidak terjadi pada unta, sekalipun ia membawa muatan seberat ratusan kilogram, karena kakinya diciptakan khusus untuk berjalan di atas pasir. Telapak kaki yang lebar menahannya dari tenggelam ke dalam pasir, dan berfungsi seperti pada sepatu salju. Kaki yang panjang menjauhkan tubuhnya dari permukaan pasir yang panas membakar di bawahnya. Tubuh unta tertutupi oleh rambut lebat dan tebal. Ini melindunginya dari sengatan sinar matahari dan suhu padang pasir yang dingin membeku setelah matahari terbenam. Beberapa bagian tubuhnya tertutupi sejumlah lapisan kulit pelindung yang tebal. Lapisan-lapisan tebal ini ditempatkan di bagian-bagian tertentu yang bersentuhan dengan permukaan tanah saat ia duduk di pasir yang amat panas. Ini mencegah kulit unta agar tidak terbakar. Lapisan tebal kulit ini tidaklah tumbuh dan terbentuk perlahan-lahan; tapi unta memang terlahir demikian. Disain khusus ini memperlihatkan kesempurnaan penciptaan unta.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Marilah kita renungkan semua ciri unta yang telah kita saksikan. Sistem khusus yang memungkinkannya menahan haus, punuk yang memungkinkannya bepergian tanpa makan, struktur kaki yang menahannya dari tenggelam ke dalam pasir, kelopak mata yang tembus cahaya, bulu mata yang melindungi matanya dari pasir, hidung yang dilengkapi disain khusus anti badai pasir, struktur mulut, bibir dan gigi yang memungkinkannya memakan duri dan tumbuhan gurun pasir, sistem pencernaan yang dapat mencerna hampir semua benda apapun, lapisan tebal khusus yang melindungi kulitnya dari pasir panas membakar, serta rambut permukaan kulit yang khusus dirancang untuk melindunginya dari panas dan dingin.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Tak satupun dari ini semua dapat dijelaskan oleh logika teori evolusi, dan kesemuanya ini menyatakan satu kebenaran yang nyata: Unta telah diciptakan secara khusus oleh Allah untuk hidup di padang pasir, dan untuk membantu kehidupan manusia di tempat ini.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Begitulah, kebesaran Allah dan keagungan ciptaan-Nya tampak nyata di segenap penjuru alam ini, dan Pengetahuan Allah meliputi segala sesuatu. Allah menyatakan hal ini dalam ayat Al-quran: &amp;#65227;&amp;#1616;&amp;#65248;&amp;#1618;&amp;#65252;&amp;#1611;&amp;#65166; &amp;#1613; &amp;#65207;&amp;#1614;&amp;#65266;&amp;#1618;&amp;#1569; &amp;#1617;&amp;#1614; &amp;#65243;&amp;#1615;&amp;#65246; &amp;#1614; &amp;#1608;&amp;#1614;&amp;#65203;&amp;#1616;&amp;#65226; &amp;#1614; &amp;#65259;&amp;#1615;&amp;#65262; &amp;#1573;&amp;#1616;&amp;#65275;&amp;#64608; &amp;#1614; &amp;#1573;&amp;#1616;&amp;#65247;&amp;#1614;&amp;#65258; &amp;#65275;&amp;#1614;&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Artinya : &quot;Sesungguhnya, Tuhanmu hanyalah Allah, yang tidak ada Tuhan selain Dia. Pengetahuan &amp;#8211;Nya meliputi segala sesuatu.&quot; (QS. Thaahaa, 20:98)&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;#Sumber HarunYahya.com&lt;/p&gt;
</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://islamicwayzone.blogspot.com/feeds/3065568799145048459/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://islamicwayzone.blogspot.com/2013/04/keajaiban-penciptaan-pada-unta.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7408027425873792122/posts/default/3065568799145048459'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7408027425873792122/posts/default/3065568799145048459'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://islamicwayzone.blogspot.com/2013/04/keajaiban-penciptaan-pada-unta.html' title='Keajaiban Penciptaan Pada Unta'/><author><name>Andriansyah, S.Sos</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02675274231482412966</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhEz-oViqBcJloQAWK2JQATOdUTU8mMo45AAiCP1mDt_y4fZu0eXgR_x8GR7zGp9BAkl8vDEFSWCWcx5EEMrh3eIXdrRMyEbnXruIdeJD9AMH4-pLlDzkh_J6cVMfc/s113/16rr.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7408027425873792122.post-3152046444684101204</id><published>2013-04-26T21:50:00.001+07:00</published><updated>2013-04-26T21:50:47.921+07:00</updated><title type='text'>FAKTA SAINS DAN ISLAM tentang Lebah Madu</title><content type='html'>&lt;p&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&quot;Dan Tuhanmu mewahyukan kepada lebah, &quot;Buatlah sarang-sarang di bukit-bukit, di pohon-pohon kayu, dan di tempat-tempat yang dibikin manusia,&quot; kemudian makanlah dari tiap-tiap (macam) buah-buahan dan tempuhlah jalan Tuhanmu yang telah dimudahkan (bagimu). Dari perut lebah itu keluar minuman (madu) yang bermacam-macam warnanya, di dalamnya terdapat obat yang menyembuhkan bagi manusia. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda (kebesaran Tuhan) bagi orang-orang yang memikirkan.&quot; (QS. An-Nahl: 68-69)&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Hampir semua orang tahu bahwa madu adalah sumber makanan penting bagi tubuh manusia, tetapi sedikit sekali manusia yang menyedari sifat-sifat luar biasa dari penghasilnya, iaitu lebah madu.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Sebagaimana kita ketahui, sumber makanan lebah adalah nektar, yang tidak dijumpai pada musim dingin. Oleh kerana itulah, lebah mencampur nektar yang mereka kumpulkan pada musim panas dengan cairan khusus yang dikeluarkan tubuh mereka. Campuran ini menghasilkan zat bergizi yang baru-iaitu madu dan menyimpannya untuk musim dingin yang akan datang.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Sungguh menarik untuk diketahui bahawa lebah menyimpan madu jauh lebih banyak dari yang sebenarnya. Pertanyaan pertama yang muncul pada benak kita adalah: mengapa lebah tidak menghentikan produksi berlebih ini, yang tampaknya hanya membuang-buang waktu dan energi? Jawaban untuk pertanyaan ini tersembunyi dalam kata &quot;wahyu&quot; yang telah diberikan kepada lebah, seperti disebutkan dalam ayat tadi.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Lebah memproduksi madu bukan untuk diri mereka sendiri, melainkan juga untuk manusia. Sebagaimana makhluk lain di alam, lebah juga mengabdikan diri untuk melayani manusia; sama seperti ayam yang bertelur setidaknya sebutir setiap hari kendatipun tidak membutuhkannya dan sapi yang memproduksi susu jauh melebihi kebutuhan anak-anaknya.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Organisasi Yang Luar Biasa Dalam Sarang Lebah&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Kehidupan lebah di sarang dan produksi madunya sangatlah menakjubkan. Tanpa membahas terlalu terperinci, marilah kita amati ciri-ciri utama &quot;kehidupan sosial&quot; lebah. Lebah harus melaksanakan banyak &quot;tugas&quot; dan mereka mengatur semua ini dengan organisasi yang luar biasa.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Pengaturan kelembapan dan ventilasi: Kelembapan sarang, yang membuat madu memiliki kualitas perlindungan tinggi, harus dijaga pada batas-batas tertentu. Pada kelembapan di atas atau di bawah batas ini, madu akan rusak serta kehilangan kualitas perlindungan dan gizinya. Begitu juga, suhu sarang harus 35 C selama sepuluh bulan pada tahun tersebut. Untuk menjaga suhu dan kelembapan sarang ini pada batas tertentu, ada kelompok khusus yang bertugas menjaga ventilasi.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Jika hari panas, terlihat lebah sedang mengatur ventilasi sarang. Jalan masuk sarang dipenuhi lebah. Sambil menempel pada struktur kayu, mereka mengipasi sarang dengan sayap. Dalam sarang standar, udara yang masuk dari satu sisi terdorong keluar pada sisi yang lain. Lebah ventilator yang lain bekerja di dalam sarang, mendorong udara ke semua sudut sarang.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Sistem ventilasi ini juga bermanfaat melindungi sarang dari asap dan pencemaran udara.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Sistem kesihatan: Lebah menjaga kualiti madu tidak terbatas hanya pada pengaturan kelembapan dan panas. Di dalam sarang terdapat sistem pemeliharaan kesihatan yang sempurna untuk mengendalikan segala peristiwa yang mungkin menimbulkan bakteria. Tujuan utama sistem ini adalah menghilangkan zat-zat yang mungkin menimbulkan bakteria. Prinsipnya adalah mencegah zat-zat asing memasuki sarang. Untuk itu, dua penjaga selalu ditempatkan pada pintu sarang. Jika suatu zat asing atau serangga memasuki sarang walau sudah ada tindakan pencegahan ini, semua lebah berusaha untuk mengusirnya dari sarang.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Sudah jelas lebah tidak memiliki pengetahuan apa pun tentang ini, apalagi laboratorium. Lebah hanyalah seekor serangga yang panjangnya 1-2 cm dan ia melakukan ini semua dengan apa yang telah diilhamkan Tuhannya&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Penyimpanan Maksima Dengan Bahan Minima&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Sarang yang dibangun lebah dapat menampung 80 ribu lebah yang hidup dan bekerja bersama-sama, dengan menggunakan sedikit bagian dari lilin lebah.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Sarang tersebut tersusun atas sarang madu berdinding lilin lebah, dengan ratusan sel-sel kecil pada kedua permukaannya. Semua sel sarang madu berukuran sama persis. Keajaiban teknik ini dicapai melalui kerja kolektif ribuan lebah. Lebah menggunakan sel-sel ini untuk menyimpan makanan dan memelihara lebah muda.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Selama jutaan tahun, lebah telah menggunakan struktur segi enam untuk membangun sarangnya. (Sebuah fosil lebah yang berusia 100 juta tahun telah ditemukan). Sungguh menakjubkan bahwa mereka memilih struktur segi enam, bukan segi delapan atau segi lima. Ahli matematik memberikan alasannya: &quot;struktur segi enam adalah bentuk geometris yang paling sesuai untuk memanfaatkan setiap bahagian unit secara maksimum&quot;. Jika sel-sel sarang madu dibangun dengan bentuk lain, akan terdapat bahagian yang tidak terpakai, sehingga lebih sedikit madu yang bisa disimpan dan lebih sedikit lebah yang mendapatkan manfaatnya.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Pada kedalaman yang sama, bentuk sel segi tiga atau segi empat dapat menampung jumlah madu yang sama dengan sel segi enam. Akan tetapi, dari semua bentuk geometris tersebut, segi enam memiliki keliling yang paling pendek.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Kesimpulannya: sel berbentuk segi enam memerlukan jumlah lilin paling sedikit dalam pembangunannya, dan menyimpan madu paling banyak. Lebah tentu tidak akan mampu menghitung ini, yang hanya dapat dilakukan manusia dengan perhitungan geometris yang rumit. Haiwan kecil ini menggunakan bentuk segi enam secara fitrah, hanya karena mereka diajari atau &quot;diilhami&quot; oleh Tuhan mereka.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Cara Menentukan Arah&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Lebah biasanya harus terbang menempuh jarak jauh dan menjajagi wilayah luas untuk menemukan makanan. Mereka mengumpulkan serbuk sari bunga dan bahan pembuat madu dalam jarak 800 m dari sarang. Seekor lebah, yang telah menemukan bunga, terbang kembali ke sarangnya untuk memberi tahu lebah lain tentang tempat bunga tersebut. Bagaimana lebah ini menjelaskan lokasi bunga kepada lebah lain di sarang?&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Dengan menari!&amp;#8230; Lebah yang kembali ke sarangnya mulai menari. Tarian ini adalah untuk memberi tahu lebah lain tentang lokasi bunga. Tarian yang diulang-ulang lebah tersebut mengandung semua informasi tentang sudut, arah, jarak, dan informasi perincian lain tentang sumber makanan, sehingga lebah lain dapat mencapai tempat itu.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Tarian ini berbentuk angka &quot;8&quot; yang diulang terus-menerus oleh lebah tersebut (lihat gambar di atas). Lebah tersebut membentuk bagian tengah angka &quot;8&quot; dengan mengibas-ngibaskan ekor dan bergerak zig-zag. Sudut antara gerakan zig-zag dan garis matahari-sarang menunjukkan arah sumber makanan dengan tepat (lihat gambar di atas).&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Akan tetapi, sekadar mengetahui arah sumber makanan tidaklah cukup. Lebah pekerja juga harus &quot;mengetahui&quot; seberapa jauh mereka harus menempuh perjalanan mengumpulkan bahan pembuat madu. Jadi, lebah dari sumber bunga tersebut memberitahukan jarak serbuk bunga dengan gerakan tubuh tertentu, yakni dengan menggoyangkan bahagian bawah tubuhnya dan menimbulkan aliran udara. Misalnya, untuk &quot;menjelaskan&quot; jarak 250 m, ia mengibaskan bagian bawah tubuhnya lima kali dalam setengah minit. Dengan demikian, lokasi pasti sumber makanan tersebut dapat dijelaskan dengan terperinci, baik tentang jarak maupun arahnya.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Keajaiban Madu&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Tahukah Anda, betapa madu merupakan sumber makanan penting yang disediakan Allah untuk manusia melalui serangga kecil ini?&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Madu tersusun atas beberapa senyawa gula seperti glukosa dan fruktosa serta sejumlah mineral seperti magnesium, kalium, kalsium, natrium, klor, belerang, besi, dan fosfat. Madu juga mengandung vitamin B1, B2, C, B6 dan B3 yang komposisinya berubah-ubah sesuai dengan kualitas nektar dan serbuk sari. Di samping itu, dalam madu terdapat pula sejumlah kecil tembaga, yodium, dan seng, serta beberapa jenis hormon.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Dan Dia menundukkan untukmu apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi semuanya, (sebagai rahmat) daripada-Nya. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda kekuasaan Allah bagi kaum yang berpikir. (QS. Al Jatsiyah, 45: 13)&lt;/p&gt;
</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://islamicwayzone.blogspot.com/feeds/3152046444684101204/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://islamicwayzone.blogspot.com/2013/04/fakta-sains-dan-islam-tentang-lebah-madu.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7408027425873792122/posts/default/3152046444684101204'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7408027425873792122/posts/default/3152046444684101204'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://islamicwayzone.blogspot.com/2013/04/fakta-sains-dan-islam-tentang-lebah-madu.html' title='FAKTA SAINS DAN ISLAM tentang Lebah Madu'/><author><name>Andriansyah, S.Sos</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02675274231482412966</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhEz-oViqBcJloQAWK2JQATOdUTU8mMo45AAiCP1mDt_y4fZu0eXgR_x8GR7zGp9BAkl8vDEFSWCWcx5EEMrh3eIXdrRMyEbnXruIdeJD9AMH4-pLlDzkh_J6cVMfc/s113/16rr.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7408027425873792122.post-6544703857910237250</id><published>2013-04-22T14:29:00.004+07:00</published><updated>2013-04-22T14:29:49.451+07:00</updated><title type='text'>Biografi tokoh pendidikan Islam di Indonesia</title><content type='html'>&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: left;&quot; trbidi=&quot;on&quot;&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;

&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;post-header-line-1&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;post-body entry-content&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh1KZadzWgJyJKgbZdZjia3Vya_1DgkWILrodmylFrbGenaQwyIKCVu2ZyxOUEniSmx0aST05GNwYs3sSw-h2gc0k2KvZO7zv4IYt91HYF5fUrKzZITonhsVoujlBoAPkibM-m611SmCC1H/s1600/images.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;200&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh1KZadzWgJyJKgbZdZjia3Vya_1DgkWILrodmylFrbGenaQwyIKCVu2ZyxOUEniSmx0aST05GNwYs3sSw-h2gc0k2KvZO7zv4IYt91HYF5fUrKzZITonhsVoujlBoAPkibM-m611SmCC1H/s200/images.jpg&quot; width=&quot;173&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;BIOGRAFI TOKOH PENDIDIKAN ISLAM DI INDONESIA&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Adapun tokoh-tokoh pendidikan Islam di Indonesia antara lain :&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;i&gt;Kyai Haji Ahmad Dahlan (1869-1923)&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
K.H Ahmad Dahlan dilahirkan di Yogyakarta pada tahun 1869 M dengan nama kecilnya Muhammad Darwis, putra dari K.H Abu Bakar Bin Kyai Sulaiman, khatib di Masjid besar (Jami’) kesultanan Yogyakarta. Ibunya adalah putri Haji Ibrahim, seorang penghulu Setelah beliau menamatkan pendidikan dasarnya di suatu Madrasah dalam bidang Nahwu, Fiqih dan Tafsir di Yogyakarta beliau pergi ke Makkah pada tahun 1890 dan beliau menuntut ilmu disana selama satu tahun. Salah seorang gurunya Syekh Ahmad Khatib. Sekitar tahun 1903 beliau mengunjungi kembali ke Makkah dan kemudian menetap di sana selama dua tahun&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Beliau adalah seorang yang alim luas ilmu pengetahuanya dan tiada jemu-jemunya beliau menambah ilmu dan pengalamanya. Dimana saja ada kesempatan sambil menambah atau mencocokan ilmu yang telah diperolehnya. Observation lembaga pernah beliau datangi untuk mencocokan tentang ilmu hisab. Beliau ada keahlian dalam ilmu itu. Perantauanya kelauar pulau jawa pernah sampai ke Medan. Pondok pesantren yang besar-besar di Jawa pada waktu itu banyak dikunjungi.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Cita-cita K.H Ahmad Dahlan sebagai seorang ulama adalah tegas, beliau hendak memperbaiki masyarakat Indonesia berlandaskan cita-cita agama Islam. Usaha-usahanya ditujukan hidup beragama, keyakinan beliau ialah bahwa untuk membangun masyarakat bangsa harus terlebih dahulu dibangun semangat bangsa. K.H Ahmad Dahlan pulang ke Rahmatullah pada Tahun 1923 M Tanggal 23 Pebruari dalam usia 55 Tahun dengan meninggalkan sebuah organisasi Islam yang cukup besar dan di segani karena ketegaranya.&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;i&gt;K.H Hasim Asy’ari (1971-1947)&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
K.H Hasim Asy’ari dilahirkan pada tanggal 14 Februari tahun 1981 M di Jombang Jawa Timur mula-mula beliau belajar agama Islam pada ayahnya sendiri K.H Asy’ari kemudian beliau belajar di pondok pesantren di Purbolinggo, kemudian pindah lagi ke Plangitan Semarang Madura dan lain-lain.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Sewaktu beliau belajar di Siwalayan Panji (Sidoarjo) pada tahun 1891, K.H Ya’kub yang mengajarnya tertarik pada tingkahlakunya yang baik dan sopan santunya yang harus, sehingga ingin mengambilnya sebagai menantu, dan akhirnyabeliau dinikahkan dengan putri kiyainya itu yang bernama Khadijah (Tahun 1892). Tidak lama kemudian beliau pergi ke Makkah bersama istrinya untuk menunaikan ibadah haji dan bermukim selama setahun, sedang istrinya meninggal di sana.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Pada kunjunganya yang kedua ke Makkah beliau bermukim selama delapan tahun untuk menuntut ilmu agama Islam dan bahasa Arab. Sepulang dari Makkah beliau membuka pesantren Tebuiring di Jombang (pada tanggal 26 Rabiul’awal tahun 1899 M)&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Jasa K.H Hasim Asya’ari selain dari pada mengembangkan ilmu di pesantren Tebuireng ialah keikutsertaanya mendirikan organisasi Nahdatul Ulama, bahkan beliau sebagai Syekul Akbar dalam perkumpulan ulama terbesar di Indonesia.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Sebagai ulama beliau hidup dengan tidak mengharapkan sedekah dan belas kasihan orang. Tetapi beliu mempunyai sandaran hidup sendiri yaitu beberapa bidang sawah, hasil peninggalanya. Beliau seorang salih sungguh beribadah, taat dan rendah hati. Beliau tidak ingin pangkat dan jabatan, baik di zaman Belanda atau di zaman Jepang kerap kali beliau deberi pangkat dan jabatan, tetapi beliau menolaknya dengan bijaksana.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Banyak alumni Tebuiring yang bertebarang di seluruh Indonesia, menjadi Kyai dan guru-guru agama yang masyhur dan ada diantra mereka yang memegang peranan penting dalam pemerintahan Republik Indonesia, seperti mentri agama dan lain-lain (K.H A. Wahid Hasyim, dan K.H Ilyas).&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
K.H Asy’ari wafat kerahmatullah pada tanggal 25 Juli 1947 M dengan meninggalkan sebuah peninggalan yang monumental berupa pondok pesantren Tebuiring yang tertua dan terbesar untuk kawasan jawa timur dan yang telah mengilhami para alumninya untuk mengembangkanya di daerah-daerah lain walaupun dengan menggunakan nama lain bagi pesantren-pesantren yang mereka dirikan.&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;i&gt;K.H Abdul Halim (1887-1962)&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
K.H Abdul Halim lahir di Ciberelang Majalengka pada tahun 1887. beliau adlah pelopor gerakan pembeharuan di daerah Majalengka Jawa Barat yang kemudian berkembang menjadi Perserikatan Ulama, dimulai pada tahun 1911. yang kemudian berubah menjadi Persatuan Umat Islam (PUI) pada tanggal 5 April 1952 M. Kedua orang tuanya berasal dari keluarga yang taat beragama (ayahnya adalah seorang penghulu di Jatiwangi), sedangkan famili-familinya tetap mempunyai hubungan yang erat secara keluarga dengan orang-orang dari kalangan pemerintah.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
K.H Abdul Halim memperoleh pelajaran agama pada masa kanak-kanak dengan belajra diberbagai pesantren di daerah Majalengka sampai pada umur 22 Tahun. Ketika beliau pergi ke Makkah untuk naik haji dan untuk melanjutkan pelajaranya.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Pada umumnya K.H Abdul Halim berusaha untuk menyebarkan pemikiranya dengan toleransi dan penuh pengertian. Dikemukakan bahwa beliau tidak pernah mengecam golongan tradisi ataupun organisasi lain yang tidak sepaham dengan beliau, tablignya lebih banyak merupakan anjuran untuk menegakan etika di dalam masyarakat dan bukan merupak kritik tentang pemikiran ataupun pendapat orang lain.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Pada tanggal 7 Mei 1962 K.H Abdul Halim pulang kerahmatullah di Majalengka Nawa Barat dalam usia 75 Tahun dan dalam keadaan tetap teguh berpegang pada majhab Safi’i.&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://islamicwayzone.blogspot.com/feeds/6544703857910237250/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://islamicwayzone.blogspot.com/2013/04/biografi-tokoh-pendidikan-islam-di.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7408027425873792122/posts/default/6544703857910237250'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7408027425873792122/posts/default/6544703857910237250'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://islamicwayzone.blogspot.com/2013/04/biografi-tokoh-pendidikan-islam-di.html' title='Biografi tokoh pendidikan Islam di Indonesia'/><author><name>Andriansyah, S.Sos</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02675274231482412966</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhEz-oViqBcJloQAWK2JQATOdUTU8mMo45AAiCP1mDt_y4fZu0eXgR_x8GR7zGp9BAkl8vDEFSWCWcx5EEMrh3eIXdrRMyEbnXruIdeJD9AMH4-pLlDzkh_J6cVMfc/s113/16rr.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh1KZadzWgJyJKgbZdZjia3Vya_1DgkWILrodmylFrbGenaQwyIKCVu2ZyxOUEniSmx0aST05GNwYs3sSw-h2gc0k2KvZO7zv4IYt91HYF5fUrKzZITonhsVoujlBoAPkibM-m611SmCC1H/s72-c/images.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7408027425873792122.post-7100871038398881716</id><published>2013-04-22T14:28:00.001+07:00</published><updated>2013-04-22T14:28:13.673+07:00</updated><title type='text'>Nama-nama tokoh Islam Berpengaruh di Indonesia</title><content type='html'>&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: left;&quot; trbidi=&quot;on&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;Islam sebagai agama, berkembang pesat di nusantara semenjak kedatangannya pada abad ke 8 M di pesisir utara Sumatera, lalu di pulau Jawa pada abad 15. Penyebaran Islam, terutama yang dipulau jawa selalu melibatkan nama-nama tokoh Islam yang selalu di kenang. Ini&amp;nbsp; tidak lepas dari para pengembannya yang ikhlas dalam menyampaikan risalah Islam ke tengah-tengan masyarakat.&amp;nbsp; Karena tentu Anda bisa membayangkan bahwa para juru dakwah ini, bukan asli Indonesia, bukan orang Indonesia yang lantas pergi jauh berkelana dan membawa ajaran agama baru, seperti halnya kedatangan Budha ke Indonesia, yang memang di ajarkan oleh penganut Budha asal Nusantara sendiri. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;Keberadaan para pengemban risalah Islam ini datang dari negeri jauh, terutama dari pelabuhan Gujarat, yang memang ramai dengan pelbagai bangsa yang menganut agama Islam, dari bangsa Arab sebagai origin kelahiran Agama Islam, orang Persia, Mongolia, China, India, Avar, Russia, Bulgaria, Turki, Danubia, Khawrizmi, dsb. Penyebaran agama Islam di Indonesia secara umum dikategorikan damai, dan menjadi konflik ketika bersinggungan dengan corak kekuasaan pada masa itu. Pengemban utama dakwah Islam, di Jawa di kenal sebagai Wali Songo, asalnya sebagaimana yang diakui sejarah berasal dari Samarkand dinasti Timurid Mongol. Yakni Syaikh Maulana Malik Ibrahim al Samarkandi.&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;Dari para pengemban risalah Islam ini tentunya dikenal nama-nama tokoh Islam yang berpengaruh di masyarakat luas. Mereka mempunyai kemampuan menjelaskan dan memahamkan inti ajaran Islam kepada pengikutnya. Beragam nama-nama tokoh, tanpa pengecualian dalam jasa besarnya membimbing ummat Islam nusantara, sebagai ummat Islam yang relatif damai. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;Nama-nama tokoh Islam Berpengaruh di Indonesia &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;Berikut ini adalah profil singkat nama-nama tokoh Islam dalam berbagai macam kapasitasnya, tentu saja penulis akan menyertakan tokoh modern selepas kemerdekaan Indonesia. Yang ikhlas mengisikan Islam sebagai ruh dari bangsa ini, bersama sama dengan ajaran lainnya.Diantara nama-nama tokoh Islam tersebut adalah&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;KH. Hasyim Asy’ari&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;Yang juga di juluki sebagai Hadratussyaikh Indonesia. Keilmuan yang dimilikinya sangat mumpuni, termasuk sudut pandangnya tentang KeIndonesiaan&amp;nbsp; yang modernis. Jiwa dan semangat yang dimiliki beliau pula telah membukakan bangsa Indonesia kepada gerbang kemerdekaan, apalagi kalau bukan resolusi Jihad yang beliau teken, untuk mempertahankan Indonesia dari kedatangan agresor penjajah Belanda. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;Hadratussyaikh juga merupakan tokoh utama dibalik kelahiran Komite Hijaz, komitenya para ulama untuk menyelamatkan ummat Islam dari kebingungan dan kebimbangan, ketika kekhalifahan Turki lepas kuasa atas Makkah Mukaromah. Pada akhirnya komite Hijaz ini menjadi gerakannya para ulama Ahlussunah wal Jamaah di Indonesia, yang dinamakan sebagai Nadhlatul Ulama. Organisasi ini, merupakan organisasi muslim terbesar seIndonesia, bahkan dunia dengan anggota lebih dari 80 juta orang. Mewakili kaum tradisionalis muslim Indonesia. NU meruakan perpanjangan sejarah Wali Sanga yang mengabarkan Islam penuh dengan bahasa ahsan. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;KH. Ahmad Dahlan. &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;Siapa tak kenal KH. Ahmad Dahlan. Ya, siapa pun dari berbagai kalangan pasti mengenal beliau, walaupun hanya sekadar nama saja. Beliau mempunyai nama kecil Muhammad Darwisy dan berasal dari Yogyakarta. Beliau lahir di Yogyakarta pada 1 Agustus 1868. Sejak kecil, KH. Ahmad Dahlan dididik dalam lingkungan yang agamis di pondok pesantren. Beliau belajar banyak mengenai ilmu agama dan bahasa Arab. Sehingga, Islam telah mendarah daging dalam dirinya sedari kecil.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;KH. Ahmad Dahlan dikenal sebagai pendiri organisasi massa terbesar di Indonesia, Muhammadiyah. Beliau mendirikan Muhammadiyah dengan cita-cita ingin menumbuhkan masyarakat Islam. Cita-cita itu akhirnya diwujudkan dengan didirikannya Muhammadiyah pada 1912.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;Melalui Muhammadiya, beliau ingin mengadakan suatu pembaruan Islam di Indonesia dalam cara berpikir umat dan beramal sesuai dengan ajaran Islam yang mulia. Beliau mewujudkan kegiatan organisasinya dengan aksi-aksi sosial dan pengembangan pendidikan, seperti mendirikan sekolah-sekolah dan pelayanan kesehatan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;Dr. Hamka&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;Semua nama-nama tokoh Islam bisa di absen. Dan bisa diselorohkan, ‘berdosalah’ orang yang tidak menyebut Hamka sebagai tokoh Islam bagi bangsa Indonesia. Beliau sang pejuang, keluar masuk penjara, karena mempertahankan suatu ideologi khas, mereka yang ingin melihat Islam sebagai sebuah susunan yang utuh dan lengkap. Semua orang pasti mengenal sosok beliau. Haji Abdul Malik bin Abdul Karim Amrullah atau dikenal dengan sebutan Hamka, adalah sosok yang dikenal memiliki pemikiran dan menyuarakan perjuangan mengimplementasikan Islam agar dijadikan aturan kehidupan bagi masyarakat di Indonesia. Hamka lahir di Sumatera Barat pada 17 Februari 1908. Beliau adalah ulama besar yang membawa arus perubahan bagi pembaruan pemikiran Islam di Indonesia. Beliau memperjuangkan agar Islam dapat diterapkan sebagai aturan dalam kehidupan bernegara.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;Untuk memperjuangkan apa yang beliau yakini itu, beliau bergabung dengan partai politik Sarekat Islam (SI) pada 1925. Yak hanya berhenti di situ, perjuangan Hamka memperjuangkan Islam juga dilakukan melalui idenya yang menyerukan formalisasi syariah Islam dalam hukum di Indonesia.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;Dr. M. Natsir&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;Pak Natsir, begitulah beliau disapa, di antara nama-nama tokoh Islam dalam bidang politik. Merupakan tokoh Islam politik terkemuka pada saat kemerdekaan.&amp;nbsp; Beliau pernah menjabat sebagai menteri keungan RI, dan bahkan Perdana Menteri RI. Pandangan politikna mewakili pandangan politik Pan Islamisme yang pada saat itu tengah mendunia. Beliau merupakan putra daerah yang berasal dari Minangkabau, Sumatera Barat. Sejak kecil, beliau sangat dekat dengan lingkungan keagamaan. Beliau sekolah di sekolah agama Islam yang dipimpin oleh para pengikut Haji Rasul. Beliau menyelesaikan pendidikannya di AMS Bandung pada 1930.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;Kemudian, beliau berguru kepada Ahmad Hassan, yang merupakan tokoh organisasi Islam Persis. M. Natsir banyak bergaul dengan para aktivis pergerakan nasional seperti Sutan Syahrir. Interaksi ini membawanya pada pemikiran mendasar mengenai hakikat berislam dan bernegara. Beliau meyakini bahwa agama dan negara tidak dapat dipisahkan dalam menegakkan agama Allah. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;KH. Abdurrahman Wahid&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;Menyebut nama-nama tokoh Islam, akan selalu hampa tanpa menyebut nama KH. Abdurrahman Wahid. Gusdur panggilannnya, adalah cucu dari Hadratussyaikh Hasyim Asy’ari, sempat pula dua periode memipin NU, dan merupakan tokoh Islam satu satunya bergelar Kyai yang pernah menduduki posisi puncak di Republik Indonesia sebagai Presiden Indonesia keempat menggantikan B.J Habibie. Kepemimpinannya mewakili muslim moderat dan muslim yang sangat demokratis. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;Terbukti dengan gebrakannya, melepas semua sekat belenggu kecurigaan antar sesama bangsa Indonesia, dimulai dari pelepasan tapol napol Komunisme, pemulihan hak hak minoritas, termasuk pula mengakui etnis China sebagai bagian dari Republik Indonesia. Hal ini menjadikan Gusdur sebagai tokoh Islam satu satunya di dunia yang sebanding dengan tokoh pembesar agama lain di millenium ini. Gusdur pun menjadi wajah dari Muslim Subtantif. Yakni mereka yang tidak mempermasalahkan formalisme dalam beragama. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;Baginya, ungkapan formal dalam salam pun bisa di lokalisasi, berdasarkan situasi Maqoshid wal Makan, yang bermakan subtansi tempat. Hal ini sempat memicu kontroversi terutama pertentangan dari mereka yang senang dengan formalitas Agama. Di kecam namun dikasihi, adalah pertanda seorang tokoh hebat, tokoh ummat, dan pejuang Islam yang mengabarkan pada dunia, bahwa Islam adalah agama damai. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;Prof. Dr. Nurcholish Madjid&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;Akhirnya adalah nama-nama tokoh Islam dari sudut kecendikiawanan. Adalah Nurcholish Madjid, tokoh Islam yang membawakan konsep Islam rasional, Islam berdasarkan prinsip pemikiran nonetif. Barangkali inilah versi pembacaan sekulerisasi Islam versi Indonesia. Konsep Islam sekulernya tentu saja mendapat tantangan hebat dari umumnya ummat Islam yang masih berada disimpang jalan transformasi. Apa yang dilakukan oleh Nurcholish Madjid, pada akhirnya mencoba menjelaskan kondisi muslim sendiri di tengah negara, sebagai WNI, yang harus lebih merah putih, dibanding lebih hijau. Slogannya Islam Yes Partai Islam No, menjelaskan hal itu. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;Pemikirannya yang pada akhirnya cenderung kepada Liberalisme, digambarkan sebagai terlalu jauh atau keliwat lari ke depan dari pakem situasi keilmuan Indonesia. Sebagai tokoh yang mewakili Cendikiawan Islam, gebrakan Nurcholish Madjid tidak main main, karena berhasil merangkul mereka yang abangan, utamanya para intelektual, untuk tekun mempelajari Agama Islam. Buah karyanya, peninggalannya, adalah Universitas Paramadina. Salah satu kampus yang giat melakukan kajian terhadap keIslaman dari sudut pandang modern. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;Demikianlah nama-nama tokoh tokoh Islam, yang dengan keikhlasan mereka akhirnya Islam dapat dipeluk oleh masyarakat luas. Oleh karena itu, perjuangan mereka dapat kita teladani sebagai motivasi untuk terus menuntut ilmu agama, agar Islam dapat tersebar lebih luas lagi.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://islamicwayzone.blogspot.com/feeds/7100871038398881716/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://islamicwayzone.blogspot.com/2013/04/nama-nama-tokoh-islam-berpengaruh-di.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7408027425873792122/posts/default/7100871038398881716'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7408027425873792122/posts/default/7100871038398881716'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://islamicwayzone.blogspot.com/2013/04/nama-nama-tokoh-islam-berpengaruh-di.html' title='Nama-nama tokoh Islam Berpengaruh di Indonesia'/><author><name>Andriansyah, S.Sos</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02675274231482412966</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhEz-oViqBcJloQAWK2JQATOdUTU8mMo45AAiCP1mDt_y4fZu0eXgR_x8GR7zGp9BAkl8vDEFSWCWcx5EEMrh3eIXdrRMyEbnXruIdeJD9AMH4-pLlDzkh_J6cVMfc/s113/16rr.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7408027425873792122.post-1186388783781862152</id><published>2013-04-22T14:25:00.002+07:00</published><updated>2013-04-22T14:25:50.916+07:00</updated><title type='text'>TOKOH-TOKOH ISLAM INDONESIA TERKEMUKA Sejak pertama kali Islam datang di </title><content type='html'>&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: left;&quot; trbidi=&quot;on&quot;&gt;
&lt;br /&gt;
Nusantara, Allah telah melahirkan tokoh-tokoh besar, para ulama, cendekiawan,
panglima perang, serta pemimpin yang berjasa bagi negeri ini. Mereka berjuang dengan segenap ilmu, tenaga dan
kemampuannya untuk kemajuan Islam dan kemaslahatan ummat. Sangat banyak bila harus dituliskan satu persatu,
karenanya, yang dicantumkan di halaman ini hanya sebagian kecil saja diantara mereka.
Para da’i pertama di Nusantara
Fathahillah (Fadhillah Khan Al-Pasai)
Nuruddin Ar-Raniri
Syaikh Yusuf Makassar
Pangeran Diponegoro
Tuanku Imam Bonjol
Teuku Umar
Syaikh Nawawi Al-Bantani
Syaikh Ahmad Khatib Minangkabau
Syaikh Hasyim Asy’ari
Oemar Said Cokroaminoto
K.H. Ahmad Dahlan
K.H. A. Hassan
Buya HAMKA
Muhammad Natsir
Muhammad Amien Rais&lt;/div&gt;
</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://islamicwayzone.blogspot.com/feeds/1186388783781862152/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://islamicwayzone.blogspot.com/2013/04/tokoh-tokoh-islam-indonesia-terkemuka.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7408027425873792122/posts/default/1186388783781862152'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7408027425873792122/posts/default/1186388783781862152'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://islamicwayzone.blogspot.com/2013/04/tokoh-tokoh-islam-indonesia-terkemuka.html' title='TOKOH-TOKOH ISLAM INDONESIA TERKEMUKA Sejak pertama kali Islam datang di '/><author><name>Andriansyah, S.Sos</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02675274231482412966</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhEz-oViqBcJloQAWK2JQATOdUTU8mMo45AAiCP1mDt_y4fZu0eXgR_x8GR7zGp9BAkl8vDEFSWCWcx5EEMrh3eIXdrRMyEbnXruIdeJD9AMH4-pLlDzkh_J6cVMfc/s113/16rr.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7408027425873792122.post-8301374988165386028</id><published>2013-04-22T14:25:00.000+07:00</published><updated>2013-04-22T14:25:17.535+07:00</updated><title type='text'>15 Tokoh Indonesia Masuk Daftar Muslim Berpengaruh Dunia </title><content type='html'>&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: left;&quot; trbidi=&quot;on&quot;&gt;
&lt;br /&gt;
JAKARTA--Tokoh-tokoh Islam dari Indonesia ternyata cukup diperhitungkan di mata dunia. Hal itu terbukti dengan masuknya sejumlah tokoh dalam daftar 500 muslim paling berpengaruh di dunia.&lt;div class=&quot;article-content&quot;&gt;
&lt;br /&gt;
Dalam buku&lt;i&gt; The 500 Most Influential Muslims in The World &lt;/i&gt;yang diterbitkan oleh &lt;i&gt;The Royal Islamic Strategic Studies Centre &lt;/i&gt;(RISSC), terdapat delapan nama tokoh Indonesia yang masuk kategori muslim paling berpengaruh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bahkan tiga tokoh Indonesia termasuk ke dalam 50 besar, yaitu Ketua Umum PBNU, Hasyim Muzadi (18), Ketua Umum PP Muhammadiyah, Din Syamsudin (35), dan ulama kondang, Abdullah Gymnastiar (Aa Gym) (48).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hasyim Muzadi disebutkan sebagai pemimpin NU, organisasi muslim independen terbesar di Indonesia dan salah satu organisasi islam paling berpengaruh di dunia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hasyim juga disebutkan sebagai orang yang menentang fatwa keras MUI yang seringkali bertentangan dengan hukum Islam yang toleran. Fatwa yang ditentang Hasyim di antaranya adalah larangan merokok dan pengharaman Facebook.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sementara itu, Din Syamsudin disebutkan sebagai pemimpin organisasi sosio-religius terbesar kedua di Indonesia, Muhammadiyah, dan wakil ketua MUI.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ia disebutkan sebagai tokoh yang sering melawan pluralisme agama serta tokoh yang membawa Muhammadiyah ke dalam jalur yang lebih konservatif dengan penegasan pada ijtihad dan hadits. Ia juga disebutkan sebagai seorang reformis.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sedangkan Aa Gym disebutkan sebagai ulama paling populer di Indonesia. Ia dikatakan telah membangun sebuah kerajaan media dengan gaya modern, muda, dan menyenangkan. Meskipun demikian disebutkan popularitasnya turun setelah ia menikah untuk kedua kalinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Selain itu, Aa Gym juga disebutkan sebagai ulama muda yang karismatik dan atraktif. Ia dianggap telah mampu memperkenalkan Islam dengan pendekatan sehari-hari kepada umat muslim di Indonesia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sementara itu, orang Indonesia di luar 50 besar di antaranya adalah Azyumardi Azra, Susilo Bambang Yudhoyono, Abdurrahman Wahid (Gus Dur), dan Prof Syafi&#39;i Ma&#39;arif, dan Helvy Tiana Rosa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sementara itu, dalam kategori wanita, terdapat empat tokoh wanita Indonesia yang masuk, yakni Menteri Negara Peranan Wanita di Era Presiden Soeharto, Tuti Alawiyaah; tokoh NU, Siti Musdah Mulia; pendiri sekaligus Direktur Pusat Studi Pesantren dan Demokrasi, Lily Zakiyah Munir; serta penghafal Alquran, Hajjah Maria Ulfah, yang juga masuk di kategori seni dan budaya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dalam kategori pengembangan, masuk nama Direktur Eksekutif International Center for Islam and Pluralism, Syafi&#39;i Anwar. Ia disebutkan bersuara lantang menentang fatwa MUI yang menyatakan pluralisme merupakan bagian dari agama yang tidak sah. Organisasinya juga disebutkan mempromosikan hak asasi manusia kepada anak-anak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sementara, di bidang seni dan budaya, orang Indonesia yang masuk dalam daftar adalah Helvy Tiana Rosa, penulis dan seorang dosen leteratur Univesitas Negeri Jakarta (UNJ), dan Hajjah Maria Ulfah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di bidang media, nama Haidar Bagir mencuat. Pendiri dan direktur Mizan itu disebutkan sebagai pengajar di berbagai institusi pendidikan serta banyak berkontribusi dalam bidang pengembangan masyarakat. Ia juga disebutkan banyak menulis tentang sufisme.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sementara di kategori radikal, muncul nama Abu Bakar Ba&#39;asyir. Selain disebutkan sebagai pemimpin pondok pesantren Ngruki,ia juga disebutkan sebagai pemimpin Majelis Mujahidin Indonesia (MMI).Ia dikatakan orang yang tidak percaya keberadaan Jamaah Islamiyah di Indonesia, meskipun banyak tuduhan mengarah kepadanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Berada dalam lima besar dalam daftar tersebut adalah raja Arab Saudi King Abdullah bin Abdul Aziz, Pemimpin tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei, raja Maroko King Mohammed VI, raja Yordania King Abdullah II bin Al Hussein, dan Perdana Menteri Turki, Recep Tayyip Erdogan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pemimpin oposisi Malaysia, Anwar Ibrahim, berada di urutan ke-105. Ia dianggap berjasa terhadap perubahan Malaysia dalam bidang politik. Mantan deputi PM Malaysia itu juga dikenal sebagai orang yang berani mengkritik pemerintahan PM Mahathir Muhammad. Ia pun populer di kalangan para pemuda Malaysia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Musisi mallaf Inggris, Yusuf Islam, juga masuk dalam daftar. Pria yang sebelum masuk Islam bernama Cat Stevens itu berada di urutan 152. Pengaruhnya adalah untuk para penggemarnya yang dari berbagai latar belakang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sementara itu, peraih Hadiah Perdamaian Nobel, Mohammad Yunus, berada di peringkat ke 140 dalam kategori pembangunan dan berada di peringkat 166 dalam kategori persoalan kekinian. Yunus adalah pelopor usaha mikrofinansial dan pengembangan komunitas perbankan yang bertujuan untuk mengembangkan sistem perbankan untuk orang-orang miskin.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mantan PM Malaysia, Mahathir Mohammad, pemimpin muslim Uighur di Cina, Rebiya Kadeer, dan Pemimpin Hamas, Ismail Haniyah, juga masuk dalam daftar tersebut. Begitu juga dengan kelompok nasyid asal Malaysia, Raihan. nan/ahi&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://islamicwayzone.blogspot.com/feeds/8301374988165386028/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://islamicwayzone.blogspot.com/2013/04/15-tokoh-indonesia-masuk-daftar-muslim.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7408027425873792122/posts/default/8301374988165386028'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7408027425873792122/posts/default/8301374988165386028'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://islamicwayzone.blogspot.com/2013/04/15-tokoh-indonesia-masuk-daftar-muslim.html' title='15 Tokoh Indonesia Masuk Daftar Muslim Berpengaruh Dunia '/><author><name>Andriansyah, S.Sos</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02675274231482412966</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhEz-oViqBcJloQAWK2JQATOdUTU8mMo45AAiCP1mDt_y4fZu0eXgR_x8GR7zGp9BAkl8vDEFSWCWcx5EEMrh3eIXdrRMyEbnXruIdeJD9AMH4-pLlDzkh_J6cVMfc/s113/16rr.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7408027425873792122.post-4521142538956233811</id><published>2013-04-22T14:18:00.002+07:00</published><updated>2013-04-22T14:18:18.530+07:00</updated><title type='text'>Riwayat Hidup Kartini</title><content type='html'>&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: left;&quot; trbidi=&quot;on&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;http://formulapurbalingga.files.wordpress.com/2012/04/collectie_tropenmuseum_gesigneerd_portret_van_raden_ajeng_kartini_tmnr_10018775.jpg&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;&quot; class=&quot;aligncenter size-full wp-image-244&quot; src=&quot;http://formulapurbalingga.files.wordpress.com/2012/04/collectie_tropenmuseum_gesigneerd_portret_van_raden_ajeng_kartini_tmnr_10018775.jpg?w=690&quot; title=&quot;COLLECTIE_TROPENMUSEUM_Gesigneerd_portret_van_Raden_Ajeng_Kartini_TMnr_10018775&quot; /&gt;&lt;/a&gt;Pembicaraan tentang Kartini seakan-akan tidak pernah habis-habisnya. Berbagai penulis di luar dan dalam negeri menyorotinya dari berbagai aspek dengan berbeda perspektif dan kepentingan.&lt;div class=&quot;entry-content&quot;&gt;
Raden Adjeng Kartini atau sebenarnya lebih tepat disebut Raden Ayu Kartini, (lahir di Jepara, Jawa Tengah, 21 April 1879 – wafat di Rembang, Jawa Tengah, 17 September 1904 pada umur 25 tahun). Raden Adjeng Kartini adalah seseorang dari kalangan priyayi atau kelas bangsawan Jawa, putri Raden Mas Sosroningrat, bupati Jepara. Beliau putri R.M. Sosroningrat dari istri pertama, tetapi bukan istri utama. Kala itu poligami adalah suatu hal yang biasa.&lt;span id=&quot;more-242&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
Kartini lahir dari keluarga ningrat Jawa. Ayahnya, R.M.A.A Sosroningrat, pada mulanya adalah seorang wedana di Mayong. Ibunya bernama M.A. Ngasirah, putri dari Nyai Haji Siti Aminah dan Kyai Haji Madirono, seorang guru agama di Telukawur, Jepara. Peraturan Kolonial waktu itu mengharuskan seorang bupati beristerikan seorang bangsawan. Karena M.A. Ngasirah bukanlah bangsawan tinggi, maka ayahnya menikah lagi dengan Raden Ajeng Woerjan (Moerjam), keturunan langsung Raja Madura. Setelah perkawinan itu, maka ayah Kartini diangkat menjadi bupati di Jepara menggantikan kedudukan ayah kandung R.A. Woerjan, R.A.A. Tjitrowikromo.&lt;br /&gt;
Kartini adalah anak ke-5 dari 11 bersaudara kandung dan tiri. Dari kesemua saudara sekandung, Kartini adalah anak perempuan tertua. Beliau adalah keturunan keluarga yang cerdas. Kakeknya, Pangeran Ario Tjondronegoro IV, diangkat bupati dalam usia 25 tahun. Kakak Kartini, Sosrokartono, adalah seorang yang pintar dalam bidang bahasa.&lt;br /&gt;
Sampai usia 12 tahun, Kartini diperbolehkan bersekolah di ELS (Europese Lagere School). Di sini antara lain Kartini belajar bahasa Belanda. Tetapi setelah usia 12 tahun, ia harus tinggal di rumah karena sudah bisa dipingit.&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;wp-caption alignright&quot; id=&quot;attachment_245&quot; style=&quot;width: 310px;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;http://formulapurbalingga.files.wordpress.com/2012/04/collectie_tropenmuseum_kabinetfoto_met_gesigneerde_portretten_van_de_drie_zussen_kartini_kardinah_en_roekmini_tmnr_60033327.jpg&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;&quot; class=&quot;size-medium wp-image-245&quot; height=&quot;188&quot; src=&quot;http://formulapurbalingga.files.wordpress.com/2012/04/collectie_tropenmuseum_kabinetfoto_met_gesigneerde_portretten_van_de_drie_zussen_kartini_kardinah_en_roekmini_tmnr_60033327.jpg?w=300&amp;amp;h=188&quot; title=&quot;COLLECTIE_TROPENMUSEUM_Kabinetfoto_met_gesigneerde_portretten_van_de_drie_zussen_Kartini_Kardinah_en_Roekmini_TMnr_60033327&quot; width=&quot;300&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;wp-caption-text&quot;&gt;
Kartini, Kardinah, Rukmini&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
Karena Kartini bisa berbahasa Belanda, maka di rumah ia mulai belajar sendiri dan menulis surat kepada teman-teman korespondensi yang berasal dari Belanda. Salah satunya adalah Rosa Abendanon yang banyak mendukungnya. Dari buku-buku, koran, dan majalah Eropa, Kartini tertarik pada kemajuan berpikir perempuan Eropa. Timbul keinginannya untuk memajukan perempuan pribumi, dimana kondisi sosial saat itu perempuan pribumi berada pada status sosial yang rendah.&lt;br /&gt;
Kartini banyak membaca surat kabar Semarang De Locomotief yang diasuh Pieter Brooshooft, ia juga menerima leestrommel (paket majalah yang diedarkan toko buku kepada langganan). Di antaranya terdapat majalah kebudayaan dan ilmu pengetahuan yang cukup berat, juga ada majalah wanita Belanda De Hollandsche Lelie. Kartini pun kemudian beberapa kali mengirimkan tulisannya dan dimuat di De Hollandsche Lelie. Dari surat-suratnya tampak Kartini membaca apa saja dengan penuh perhatian, sambil membuat catatan-catatan. Kadang-kadang Kartini menyebut salah satu karangan atau mengutip beberapa kalimat. Perhatiannya tidak hanya semata-mata soal emansipasi wanita, tapi juga masalah sosial umum. Kartini melihat perjuangan wanita agar memperoleh kebebasan, otonomi dan persamaan hukum sebagai bagian dari gerakan yang lebih luas. Di antara buku yang dibaca Kartini sebelum berumur 20, terdapat judul Max Havelaar dan Surat-Surat Cinta karya Multatuli, yang pada November 1901 sudah dibacanya dua kali. Lalu De Stille Kraacht (Kekuatan Gaib) karya Louis Coperus. Kemudian karya Van Eeden yang bermutu tinggi, karya Augusta de Witt yang sedang-sedang saja, roman-feminis karya Nyonya Goekoop de-Jong Van Beek dan sebuah roman anti-perang karangan Berta Von Suttner, Die Waffen Nieder (Letakkan Senjata). Semuanya berbahasa Belanda.&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;wp-caption alignleft&quot; id=&quot;attachment_247&quot; style=&quot;width: 221px;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;http://formulapurbalingga.files.wordpress.com/2012/04/541px-raden_adjeng_kartini.jpg&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;&quot; class=&quot;size-medium wp-image-247&quot; height=&quot;300&quot; src=&quot;http://formulapurbalingga.files.wordpress.com/2012/04/541px-raden_adjeng_kartini.jpg?w=211&amp;amp;h=300&quot; title=&quot;541px-Raden_Adjeng_Kartini&quot; width=&quot;211&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;wp-caption-text&quot;&gt;
Kartini bersama suami&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
Oleh orangtuanya, Kartini disuruh menikah dengan bupati Rembang, K.R.M. Adipati Ario Singgih Djojo Adhiningrat, yang sudah pernah memiliki tiga istri. Kartini menikah pada tanggal 12 November 1903. Suaminya mengerti keinginan Kartini dan Kartini diberi kebebasan dan didukung mendirikan sekolah wanita di sebelah timur pintu gerbang kompleks kantor kabupaten Rembang, atau di sebuah bangunan yang kini digunakan sebagai Gedung Pramuka.&lt;br /&gt;
Anak pertama dan sekaligus terakhirnya, RM Soesalit, lahir pada tanggal 13 September 1904. Beberapa hari kemudian, 17 September 1904, Kartini meninggal pada usia 25 tahun. Kartini dimakamkan di Desa Bulu, Kecamatan Bulu, Rembang.&lt;br /&gt;
Berkat kegigihannya Kartini, kemudian didirikan Sekolah Wanita oleh Yayasan Kartini di Semarang pada 1912, dan kemudian di Surabaya, Yogyakarta, Malang, Madiun, Cirebon dan daerah lainnya. Nama sekolah tersebut adalah “Sekolah Kartini”. Yayasan Kartini ini didirikan oleh keluarga Van Deventer, seorang tokoh Politik Etis.&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Agama Kartini&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Aspek spiritual keagamaan tokoh emansipasi ini mendapatkan berbagai ragam penilaian dan pandangan, dengan presfektif dan kepentingan yang beragam, bisa dilihat dari sisi kejawen, komunis, Islam, dan Kristiani. Sebagaimana terlihat dari tiga buku yang ditulis tentang Kartini.&lt;br /&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;Pertama, &lt;b&gt;Panggil Aku Kartini Saja&lt;/b&gt;, karya Pramoedya Ananta Toer (1962, cetak ulang tahun 2000);&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;b&gt;Menemukan Sejarah&lt;/b&gt;: Wacana Pergerakan Islam di Indonesia yang ditulis Ahmad Mansur Suryanegara (1995); dan&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;b&gt;Tuhan dan Agama dalam Pergulatan Batin Kartini&lt;/b&gt; oleh Th Sumartana (1993). Tulisan ini juga menyinggung artikel St Sunardi, Ginonjing: Emansipasi Kartini pada majalah Kalam (No 21, 2004).&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;b&gt;Sinkretisme&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Ada usaha untuk menggambarkan figur Kartini sebagai wanita yang menganut faham sinkretisme. Kartini mengatakan bahwa ia anak Budha, dan sebab itu pantang daging. Suatu waktu ia sakit keras, dokter yang dipanggil tak bisa menyembuhkan. Lalu datanglah seorang narapidana Cina yang menawarkan bantuan mengobati Kartini. Ayah Kartini setuju. Ia disuruh minum abu lidi dari sesaji yang biasa dipersembahkan kepada patung kecil dewa Cina. Maka ia dianggap sebagai anak dari leluhur Santik-kong dari Welahan. Setelah minum abu lidi persembahan untuk patung Budha itu, Kartini memang sembuh. Ia sembuh bukan karena dokter, tapi oleh obat dari ”dukun” Budha. Sejak itu Kartini merasa sebagai ”anak” Budha dan pantang makan daging.&lt;br /&gt;
Pramoedya menulis, ”Bagi Kartini semua agama sama, sedangkan nilai manusia terletak pada amalnya pada sesamanya, yaitu masyarakatnya.” Kartini menemukan dan mengutamakan isi lebih daripada bentuk-bentuk dan syariat-syariat, yaitu kemuliaan manusia dengan amalnya pada sesama manusia seperti dibacanya dalam rumusan Multatuli: ”Tugas manusia adalah menjadi Manusia, tidak menjadi dewa dan juga tidak menjadi setan”.&lt;br /&gt;
Menurut Kartini, ”Tolong-menolong dan tunjang-menunjang, cinta- mencintai, itulah nada dasar segala agama. Kalau saja pengertian ini dipahami dan dipenuhi, agama akan menguntungkan kemanusiaan, sebagaimana makna asal dan makna keilahian daripadanya: karunia.” (hlm 235). Sebelumnya Kartini telah menegaskan, ”Agama yang sesungguhnya adalah kebatinan dan agama itu bisa dipeluk baik sebagai Nasrani maupun sebagai Islam, dan lain-lain.” (hlm 234)&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Kartini dan Alquran &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Di dalam buku Menemukan Sejarah: Wacana Pergerakan Islam di Indonesia terdapat sebuah bab yang berjudul ‘Pengaruh Al Quran terhadap Perjuangan Kartini’. Pandangan Kartini tentang Islam disoroti secara positif. ”Segenap perempuan bumiputra diajaknya kembali ke jalan Islam. Tidak hanya itu, Kartini bertekad berjuang, untuk mendapatkan rahmat Allah, agar mampu meyakinkan umat agama lain memandang agama Islam, agama yang patut dihormatinya” (surat kepada Ny van Kol, 21 Juli 1902.)&lt;br /&gt;
Menurut Ahmad Mansur Suryanegara, Ny. Van Kol berusaha mengajak Kartini beralih kepada agama Kristen. Namun hal ini ditolak oleh sang putri Bupati Jepara itu. Bahkan ia mengingatkan zending Protestan agar menghentikan gerakan Kristenisasinya. Jangan mengajak orang Islam memeluk agama Nasrani.&lt;br /&gt;
Sejak lama Kartini resah sebab tidak mampu mencintai Alquran karena Alquran terlalu suci, tiada boleh diterjemahkan ke dalam bahasa manapun. Di sini tiada seorang pun tahu bahasa Arab. Orang di sini diajarkan membaca Alquran, tetapi yang dibacanya tiada yang ia mengerti. Demikian pengakuan dirinya tentang kebutaannya terhadap Alquran kepada Stella Zeehandelaar (18 Agustus 1899). Kartini merindukan tafsir Alquran agar dapat dipelajari.&lt;br /&gt;
Betapa bahagianya Kartini setelah mendapat penjelasan kandungan isi Alquran, seperti digambarkannya kepada EC Abendanon, ”Alangkah bebalnya, bodohnya kami, kami tiada melihat, tiada tahu, bahwa sepanjang hidup ada gunung kekayaaan di samping kami”. Dirasakannya ada semacam perintah Allah kepada dirinya, ”Barulah sekarang Allah berkehendak membuka hatimu, mengucap syukurlah!”&lt;br /&gt;
”Sekarang ini kami tiada mencari penghibur hati pada manusia, kami berpegang teguh teguh di tangan-Nya. Maka hari gelap gulita pun menjadi terang dan angin ribut pun menjadi sepoi-sepoi”. Kata habis gelap terbitlah terang selain tercetus 17 Agustus 1902 juga karena pengaruh cahaya yang menerangi lubuknya hatinya. Minazh zhulumati ilan nur Ini tafsiran Ahmad Mansur Suryanegara.&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Akrab dengan Ajaran Kristen&lt;br /&gt;
&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Di dalam buku yang ditulis Th. Sumartana diakui bahwa Kartini lahir dan meninggal sebagai muslimat (hlm 67). Namun ia memiliki kedekatan dengan ajaran Kristen. Bagaimana pendapatnya tentang zending? Berbeda dengan uraian Ahmad Mansur Suryanegara, Th Sumartana melihat dari sudut pandang lain. Menurutnya, Kartini menganggap tidak jujur apabila zending memancing di air keruh dan mempropagandakan agama Kristen di tengah-tengah orang Jawa yang miskin, penuh penyakit dan bodoh, tanpa lebih dulu mendidik mereka, mengobati dan menolong mereka dari kemiskinan. Iman dan kepercayaan yang benar menurut Kartini hanya bisa dimiliki oleh orang-orang yang sudah benar-benar sadar memilih, dan mereka yang sudah dewasa (hlm 47). Jadi bagi Th Sumartana, persoalannya bukankah masalah mengkristenkan orang Islam, sebagaimana yang disoroti oleh banyak ulama.&lt;br /&gt;
Kartini menggambarkan bahwa ada hubungan yang dekat dan intim antara dirinya dengan Tuhannya. Kedekatannya dengan Tuhan tersebut pada gilirannya memperoleh gambaran tertentu yang diambil dari kehidupan keluarganya sendiri, yaitu hubungan antara bapak dan anak. Ia sendiri amat dekat dengan ayahnya, sekalipun dalam banyak perkara mereka tidak sependapat, hal itu tidak mengurangi rasa kasih sayang dan saling menghormati di antara mereka berdua.&lt;br /&gt;
Sebab itu ketika Ny van Kol mengintroduksi ungkapan ”Tuhan sebagai Bapa”, Kartini segera menyambutnya dengan semangat. Ungkapan tersebut dianggap tepat, sebagai cetusan pengalaman batinnya sendiri. Dengan demikian, dapat dipahami jikalau dalam surat-surat Kartini ungkapan Tuhan sebagai Bapa yang penuh kasih sayang tersebar di sana-sini. Dalam suratnya kepada Ny. van Kol tanggal 20 Agustus 1902, ia menulis: ”Ibu sangat gembira… beliau ingin sekali bertemu dengan Nyonya agar dapat mengucapkan terima kasih secara pribadi kepada Nyonya atas keajaiban yang telah Nyonya ciptakan pada anak-anaknya; Nyonya telah membuka hati kami untuk menerima Bapa Cinta Kasih!”&lt;br /&gt;
Pada surat lain, Kartini menulis ”Agama dimaksudkan supaya memberi berkah. Untuk membentuk tali persaudaraan di antara semua makhluk Allah, berkulit putih dan cokelat. Tidak pandang pangkat, perempuan atau lelaki, kepercayaan semuanya kita ini anak Bapa yang Satu itu, Tuhan yang Maha Esa!”&lt;br /&gt;
Dari Ny. van Kol pula Kartini belajar membaca Bibel dan mengerti sebagian dari beberapa prinsip teologis dari ajaran Kristen. Malahan turut pula mengambil alih beberapa kata yang punya arti tertentu dalam cerita Al-Kitab, seperti Taman Getsemani, tempat Yesus berdoa dan menderita sengsara.&lt;br /&gt;
Dalam surat kepada Ny. van Kol, Agustus 1901, Kartini menyebutkan bahwa derita neraka yang dialami oleh kaum perempuan itu disebabkan oleh ajaran Islam yang disampaikan oleh para guru agama pada saat itu. Agama Islam seolah membela egoisme lelaki. Menempatkan lelaki dalam hubungan yang amat enak dengan kaum perempuan, sedangkan kaum perempuan harus menanggungkan segala kesusahannya. Perkawinan cara Islam yang berlaku pada masa itu, dianggap tidak adil oleh Kartini. (hlm 41).&lt;br /&gt;
Itu bukan dosa, bukan pula aib; ajaran Islam mengizinkan kaum lelaki kawin dengan empat orang wanita sekaligus. Meskipun hal ini seribu kali tidak boleh disebut dosa menurut hukum dan ajaran Islam, selama-lamanya saya tetap menganggapnya dosa. Semua perbuatan yang menyebabkan sesama manusia menderita, saya anggap sebagai dosa. Dosa ialah menyakiti makhluk lain; manusia atau binatang. (hlm 41)&lt;br /&gt;
Kritik Kartini yang keras terhadap poligami mengesankan ia anti-Islam. “Tetapi sebetulnya tidak demikian,” ujar Haji Agus Salim. ”Suara itu haruslah menjadi peringatan kepada kita bahwa besar utang kita dan berat tanggungan kita akan mengobati kecelakaan dan menolak bahaya itu. Kepada marhumah yang mengeluarkan suara itu, tidaklah mengucapkan cela dan nista, melainkan doa mudah-mudahan diampuni Allah kekurangan pengetahuannya karena kesempurnaan cintanya kepada bangsanya dan jenisnya.” (hlm 43).&lt;br /&gt;
St. Sunardi, dosen Universitas Sanata Dharma, Yogyakarta mengulas aspek emansipasi yang dilancarkan oleh Kartini yang mencakup emansipasi kelembagaan dalam bidang pendidikan, emansipasi keluarga, bahasa, dan olah rasa. Ginonjing adalah nama gending kegemaran Kartini dan adik-adiknya yang menggambarkan pengalaman batin yang tidak menentu. Ada suasana muram saat Kartini mengunyah ide emansipasi di Eropa dan membandingkan dengan keadaan di Jepara saat itu. ”Siapa pun yang terpilih oleh nasib menjadi ibu ruhani untuk melahirkan yang baru harus menanggung derita. Ini adalah hukum alam siapa yang melahirkan harus menanggung kesakitan saat melahirkan bayi yang teramat sangat kami cintai.”&lt;br /&gt;
Ternyata kemudian Kartini tidak jadi belajar ke negeri Belanda. Ia menerima lamaran Bupati Rembang yang sudah beristri tiga dan punya anak tujuh. Kartini memang manusia biasa dengan segala keterbatasannya. Namun wacana tentang perempuan yang satu ini masih tetap hidup, baik di kalangan penganut aliran kepercayaan, Islam, Protestan, Katholik, dan komunis, dengan berbagai versi dan beraneka kepentingan.&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Kartini dan Theosofi&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Dalam catatan Ridwan Saidi, orang-orang Belanda gagal mengajak Kartini berangkat studi ke negeri Belanda. Karena gagal, maka mereka menyusupkan ke dalam kehidupan Kartini seorang gadis kader Zionis bernama Josephine Hartseen. Hartseen, menurut Ridwan adalah nama keluarga Yahudi.&lt;br /&gt;
Siapa yang berperan penting merekatkan hubungan Kartini dengan para elit Belanda? Adalah Christian Snouck Hurgronje orang yang mendorong J.H Abendanon agar memberikan perhatian lebih kepada Kartini bersaudara. Hurgronje adalah sahabat Abendanon yang dianggap oleh Kartini mengerti soal-soal hukum agama Islam. Atas saran Hurgronje agar Abendanon memperhatikan Kartini bersaudara, sampailah pertemuan antara Abendanon dan Kartini di Jepara.&lt;br /&gt;
Sebagai seorang orientalis, aktivis Gerakan Politik Etis, dan penasihat pemerintah Hindia Belanda, Snouck Hurgronje juga menaruh perhatian kepada kepada anak-anak dari keluarga priyayi Jawa lainnya. Hurgronje berperan mencari anak-anak dari keluarga terkemuka untuk mengikuti sistem pendidikan Eropa agar proses asimilasi berjalan lancar.&lt;br /&gt;
Langkah ini persis seperti yang dilakukan sebelumnya oleh gerakan Freemasonry lewat lembaga ”Dienaren van Indie” (Abdi Hindia) di Batavia yang menjaring anak-anak muda yang mempunyai bakat dan minat untuk memperoleh beasiswa. Kader-kader dari ”Dienaren van Indie” kemudian banyak yang menjadi anggota Theosofi dan Freemasonry.&lt;br /&gt;
Surat-surat Kartini kepada Ny. Abendanon, orang yang dianggap satu-satunya sosok yang boleh tahu soal kehidupan batinnya, dan surat-surat Kartini lainya para humanis Eropa keturunan Yahudi di era 1900-an sangat kental nuansa Theosofinya. Seperti ditulis dalam surat-suratnya, Kartini mengakui ada orang yang mengatakan bahwa dirinya tanpa sadar sudah masuk kedalam alam pemikiran Theosofi.&lt;br /&gt;
Bahkan, Kartini mengaku diperkenalkan kepada kepercayaan dengan ritual-ritual memanggil roh, seperti yang dilakukan oleh kelompok Theosofi. Selain itu, semangat pemikiran dan perjuangan Kartini juga sama sebangun dengan apa yang menjadi pemikiran kelompok Theosofi. Inilah yang kemudian, banyak para humanis yang menjadi sahabat karib Kartini begitu tertarik kepada sosok perempuan ini.&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Episode akhir hidup Raden Adjeng Kartini &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;i&gt;“Kyai, perkenankanlah saya menanyakan, bagaimana hukumnya apabila seorang yang berilmu, namun menyembunyikan ilmunya?“&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;
Pertanyaan ini diajukan Kartini kepada Kyai Haji Muhammad Sholeh bin Umar, atau lebih dikenal dengan Kyai Sholeh Darat, ketika berkunjung ke rumah pamannya Pangeran Ario Hadiningrat, Bupati Demak. Waktu itu sedang berlangsung pengajian bulanan khusus untuk anggota keluarga dan Kartini ikut mendengarkan bersama para raden ayu lainnya dari balik tabir. Karena tertarik pada materi pengajian tentang tafsir Al-Fatihah, setelah selesai Kartini mendesak pamannya agar bersedia menemaninya untuk menemui Kyai tersebut.&lt;br /&gt;
Tertegun mendengar pertanyaan Kartini, Kyai balik bertanya,&lt;br /&gt;
&lt;i&gt;“Mengapa Raden Ajeng bertanya demikian?“&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;
&lt;i&gt;“Kyai, selama hidupku baru kali inilah aku sempat mengerti makna dan arti surat pertama (Al-Fatihah), dan induk Al-Quran yang isinya begitu indah menggetarkan sanubariku. Maka bukan buatan rasa syukur hati aku kepada Allah, namun aku heran tak habis-habisnya, mengapa selama ini para ulama kita melarang keras penerjemahan dan penafsiran Al-Quran dalam bahasa Jawa. Bukankah Al-Quran itu justru kitab pimpinan hidup bahagia dan sejahtera bagi manusia?“&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;
Ibu Kartini muda yang di kala itu belajar Islam dari seorang guru mengaji, memang telah lama merasa tidak puas dengan cara mengajar guru itu karena bersifat dogmatis dan indoktrinatif. Walaupun kakeknya Kyai Haji Madirono dan neneknya Nyai Haji Aminah dari garis ibunya, M. A. Ngasirah adalah pasangan guru agama, Kartini merasa belum bisa mencintai agamanya. Betapa tidak? Beliau hanya diajar bagaimana membaca dan menghapal Al-Qurâ’an dan cara melakukan shalat, tapi tidak diajarkan terjemahan, apalagi tafsirnya. Pada waktu itu penjajah Belanda memang memperbolehkan orang mempelajari Al-Qurâ’an asal jangan diterjemahkan.&lt;br /&gt;
Tergugah dengan kritik itu, Kyai Sholeh Darat kemudian menterjemahkan Al-Qurâ’an dalam bahasa Jawa dan menuliskannya dalam sebuah buku berjudul Faidhir Rahman Fit Tafsiril Quran jilid pertama yang terdiri dari 13 juz, mulai dari surat Al-Fatihah hingga surat Ibrahim. Buku itu dihadiahkan kepada Ibu Kartini saat beliau menikah dengan R. M Joyodiningrat, Bupati Rembang pada tanggal 12 November 1903.&lt;br /&gt;
Kyai Sholeh Darat keburu meninggal pada tanggal 18 Desember 1903 pada saat baru menterjemahkan satu jilid tersebut. Namun dari informasi Ilahi yang tampaknya terbatas itu pun sudah cukup membuka pikiran Ibu Kartini mengenai Islam dan ajaran-ajarannya.&lt;br /&gt;
Salah satu hal yang memberikan kesan mendalam pada beliau adalah ketika membaca tafsir Surat Al-Baqarah. Dari situlah tercetus kata-kata beliau dalam bahasa Belanda, Door Duisternis Tot Licht. Ungkapan itu sebenarnya terjemahan bahasa Belanda dari petikan firman Allah Subhanahu wa Ta`ala yaitu &lt;i&gt;Minadz Dzulumaati Ilan Nuur &lt;/i&gt;yang terdapat dalam Surat Al-Baqarah ayat 257. Oleh Armijn Pane, ungkapan itu diterjemahkan dalam bahasa Melayu atau Indonesia sebagai &lt;b&gt;Habis Gelap Terbitlah Terang&lt;/b&gt;. Padahal jika berangkat dari petikan firman Allah Subhanahu wa Ta`ala tersebut lebih tepat dimaknai sebagai Dari Kegelapan Menuju Cahaya, yang dapat ditafsirkan sebagai â€?dari pemikiran yang tak terarah menuju pemikiran yang dilandasi hidayah Iman dan Islamâ€?.&lt;br /&gt;
Petikan firman Allah Subhanahu wa Ta`ala dalam Surat Al-Baqarah ayat 257 tersebut sebenarnya untuk menggambarkan kondisi kejiwaan seseorang yang mendapat hidayah Iman dan Islam, di mana dia mendapatkan informasi yang sangat terang dan masuk dalam kalbunya mengenai kebenaran yang hakiki dari Tuhannya. Kondisi seperti itulah yang dialami oleh Ibu Kartini menjelang akhir hidupnya.&lt;br /&gt;
Oleh sebab itu penulis membagi perjalanan hidup Ibu Kartini yang mengalami pencerahan dalam dua fase, yaitu fase pra dan selama-pasca mendapat hidayah. Momen perubahannya adalah pada saat beliau menghadiri pengajian tafsir Al-Qurâ an yang diberikan oleh Kyai Sholeh Darat tersebut.&lt;br /&gt;
Dalam fase pertama, yaitu fase pra-hidayah, Ibu Kartini mendapat pencerahan tentang perlunya mendobrak adat-adat lokal, baik perilaku yang mengistimewakan keturunan ningrat daripada keturunan rakyat biasa maupun yang mengekang hak-hak wanita pada umumnya. Menurut beliau, setiap manusia adalah sederajat dan mereka berhak mendapat perlakuan yang sama. Sedangkan khusus untuk wanita, mereka memiliki hak misalnya untuk memperoleh pendidikan sekolah, hak untuk melakukan aktivitas keluar rumah, hak untuk memilih calon suami. Namun di lain pihak Ibu Kartini juga berusaha untuk menghindar dari pengaruh budaya Barat walaupun juga mengakui bahwa perlu belajar dari Barat karena lebih maju dalam bidang pendidikan dan ilmu pengetahuan. Dalam fase ini Ibu Kartini juga mengajukan kritik dan saran kepada Pemerintahan Hindia Belanda.&lt;br /&gt;
Dalam fase kedua, yaitu selama dan pasca mendapatkan hidayah, beliau mendapat pencerahan tentang agama yang dianutnya, yaitu Islam. Bahwa Islam, jika ajaran-ajarannya diikuti dengan benar sesuai dengan Al-Qurâ€™an, ternyata membawa kehidupan yang lebih baik dan memiliki citra baik di mata umat agama lain. Ibu Kartini menulis dalam surat-suratnya, bahwa beliau mengajak segenap perempuan bumiputra untuk kembali ke jalan Islam. Tidak hanya itu, Kartini bertekad berjuang untuk mendapatkan rahmat Allah, agar mampu meyakinkan umat lain memandang agama Islam sebagai agama yang patut dihormati.&lt;br /&gt;
&lt;i&gt;“Moga-moga kami mendapat rahmat, dapat bekerja membuat umat agama lain memandang agama Islam patut disukai”&lt;/i&gt; [Surat Kartini kepada Ny. Van Kol, 21 Juli 1902].&lt;br /&gt;
Klimaksnya, nur hidayah itu membuatnya bisa merumuskan arti pentingnya pendidikan untuk wanita, bukan untuk menyaingi kaum laki-laki seperti yang diyakini oleh kebanyakan pejuang feminisme dan emansipasi, namun untuk lebih cakap menjalankan kewajibannya sebagai ibu. Ibu Kartini menulis: &lt;i&gt;“Kami di sini memohon diusahakan pengajaran dan pendidikan anak perempuan, bukan sekali-kali karena kami menginginkan anak-anak perempuan itu menjadi saingan laki-laki dalam perjuangan hidupnya. Tapi karena kami yakin akan pengaruhnya yang besar sekali bagi kaum wanita, agar wanita lebih cakap melakukan kewajibannya, kewajiban yang diserahkan alam sendiri ke dalam tangannya: menjadi ibu, pendidik manusia yang pertama-tama.&lt;/i&gt;” [Surat Kartini kepada Prof. Anton dan Nyonya, 4 Oktober 1902].&lt;br /&gt;
Pikiran beliau ini mengalami perubahan bila dibandingkan dengan pada waktu fase sebelum hidayah, yang lebih mengedepankan keinginan akan bebas, merdeka, dan berdiri sendiri. Ibu Kartini menulis: &lt;i&gt;“Jika saja masih anak-anak ketika kata-kata “Emansipasi” belum ada bunyinya, belum berarti lagi bagi pendengaran saya, karangan dan kitab-kitab tentang kebangunan kaum putri masih jauh dari angan-angan saja, tetapi dikala itu telah hidup di dalam hati sanubarai saya satu keinginan yang kian lama kian kuat, ialah keinginan akan bebas, merdeka, berdiri sendiri.&lt;/i&gt;” [Surat Kartini kepada Nona Zeehandelaar, 25 Mei 1899].&lt;br /&gt;
Tidak hanya itu, nur hidayah itu juga bisa menyebabkan perubahan sikap beliau terhadap Barat yang tadinya dianggap sebagai masyarakat yang paling baik dan dapat dijadikan contoh. Ibu Kartini menulis, “Sudah lewat masanya, tadinya kami mengira bahwa masyarakat Eropa itu benar-benar satu-satunya yang paling baik, tiada taranya. Maafkan kami, tetapi apakah ibu sendiri menganggap masyarakat Eropa itu sempurna? Dapatkah ibu menyangkal bahwa di balik hal yang indah dalam masyarakat ibu terdapat banyak hal-hal yang sama sekali tidak patut disebut sebagai peradaban?” [Surat Kartini kepada Ny. Abendanon, 27 Oktober 1902].&lt;br /&gt;
Dan yang lebih penting lagi, beliau menjadi sadar terhadap upaya kristenisasi secara terselubung yang dilakukan oleh teman-temannya. Ibu Kartini menulis, “Bagaimana pendapatmu tentang Zending, jika bermaksud berbuat baik kepada rakyat Jawa semata-mata atas dasar cinta kasih, bukan dalam rangka kristenisasi?… Bagi orang Islam, melepaskan keyakinan sendiri untuk memeluk agama lain, merupakan dosa yang sebesar-besarnya. Pendek kata, boleh melakukan Zending, tetapi jangan mengkristenkan orang. Mungkinkah itu dilakukan?” [Surat Kartini kepada E. E. Abendanon, 31 Januari 1903].&lt;br /&gt;
***&lt;br /&gt;
Allah Subhanahu wa Ta`ala Maha Berkehendak dengan menggariskan hidup Ibu Kartini yang terbilang cukup pendek, 25 tahun, yaitu empat hari setelah melahirkan putranya, R. M. Soesalit. Dia juga mentakdirkan hidup Kyai Sholeh Darat tidak cukup panjang untuk menuntaskan buku tafsir Al-Qurâ’an dalam bahasa Jawanya, sehingga informasi mengenai Al-Qurâ’an yang diterima oleh Ibu Kartini masih terbatas. “Manusia itu berusaha, Allah-lah yang menentukan” [Surat Kartini kepada Ny. Ovink Soer, Oktober 1900].&lt;br /&gt;
Namun sebenarnya itu sudah cukup untuk memberikan gambaran bagaimana sebenarnya visi Ibu Kartini sebagai sosok muslimah, terutama pada masa-masa akhir hidupnya, yaitu fase selama dan pasca hidayah. Itu pun juga cukup bagi kita untuk bisa memahami mengapa beliau pada akhirnya merasa ikhlas menjadi isteri keempat Bupati Rembang, yang kemudian justru mendukung semua cita-cita perjuangannya dalam pendidikan terhadap kaum wanita, yaitu dengan mendirikan sekolah wanita di Kabupaten Rembang. Kartini menulis mengenai suaminya,&lt;b&gt; “Akan lebih banyak lagi yang saya kerjakan untuk bangsa ini bila saya ada di samping seseorang laki-laki yang cakap, yang saya hormati, yang mencintai rakyat rendah sebagai saya juga. Lebih banyak, kata saya, daripada yang dapat kami usahakan sebagai perempuan yang berdiri sendiri. “&lt;/b&gt; ? [Habis Gelap Terbitlah Terang, hlm. 187].&lt;br /&gt;
Dan itu juga cukup untuk dapat kita bayangkan, bahwa (semoga) Ibu Kartini wafat dalam keadaan husnul khotimah, setelah sebelumnya diombang-ambingkan oleh berbagai pemikiran teman-temannya, dan walaupun banyak orang mengulas kumpulan tulisannya dari berbagai sudut pandang dan agama.&lt;br /&gt;
Namun yang juga sangat penting buat kita muslimah generasi penerusnya adalah pesan-pesan beliau secara tersirat agar kembali kepada fitrahnya dan selalu berpegang pada Al-Qur’an (dan Hadits). Al-Qur’an harus selalu dibaca, dipelajari, dihapalkan, dimengerti maknanya, dan diamalkan, agar benar-benar meninggalkan kegelapan menuju cahaya. Ajakan beliau ini lebih mendasar dan tentu lebih bermanfaat daripada mengedepankan isu-isu tentang feminisme dan kesetaraan gender, misalnya yang pada dasarnya merupakan konsep Barat. Lagipula, sikap yang mempercayai bahwa sesuatu yang berasal dari Barat itu paling baik, justru digugat oleh Ibu Kartini sendiri.&lt;br /&gt;
Allah Yang Maha Bijaksana menurunkan Al-Qurâ’an, di mana salah satu kehendak-Nya adalah justru untuk mengangkat harkat dan martabat wanita. Pada dasarnya, gerakan emansipasi perempuan dalam sejarah peradaban manusia sebenarnya dipelopori oleh risalah yang dibawa oleh Nabi Muhammad Shalallaahu Alaihi wa Sallam tersebut.&lt;br /&gt;
Hingga di sini, marilah kita merenung kembali, apakah kita semua telah mengikuti pesan dan teladan Ibu Kartini tersebut?&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;“&lt;i&gt;Ingin benar saya menggunakan gelar tertinggi, yaitu Hamba Allah”.&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;i&gt; (surat Kartini ke Ny Abendanon, bertanggal 1 Agustus 1903)&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;
&lt;i&gt;dari berbagai sumber&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;
sumber buku : &lt;b&gt;Seabad Kontroversi Sejarah&lt;/b&gt;, Asvi Warman Adam, Ombak, 2007, hal 14 – 20.&lt;br /&gt;
serbasejarah.wordpress.com&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://islamicwayzone.blogspot.com/feeds/4521142538956233811/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://islamicwayzone.blogspot.com/2013/04/riwayat-hidup-kartini.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7408027425873792122/posts/default/4521142538956233811'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7408027425873792122/posts/default/4521142538956233811'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://islamicwayzone.blogspot.com/2013/04/riwayat-hidup-kartini.html' title='Riwayat Hidup Kartini'/><author><name>Andriansyah, S.Sos</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02675274231482412966</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhEz-oViqBcJloQAWK2JQATOdUTU8mMo45AAiCP1mDt_y4fZu0eXgR_x8GR7zGp9BAkl8vDEFSWCWcx5EEMrh3eIXdrRMyEbnXruIdeJD9AMH4-pLlDzkh_J6cVMfc/s113/16rr.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>