<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" standalone="no"?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><rss xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd" version="2.0"><channel><title>HITAM PUTIH KITA</title><description>* Sharing musics, articles, stories, poems, myth, astronomy, software, science, technology, etc *</description><managingEditor>noreply@blogger.com (Unknown)</managingEditor><pubDate>Fri, 25 Oct 2024 17:15:51 +0700</pubDate><generator>Blogger http://www.blogger.com</generator><openSearch:totalResults xmlns:openSearch="http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/">106</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex xmlns:openSearch="http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/">1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage xmlns:openSearch="http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/">25</openSearch:itemsPerPage><link>http://hitamputih-kita.blogspot.com/</link><language>en-us</language><itunes:explicit>no</itunes:explicit><itunes:subtitle>* Sharing musics, articles, stories, poems, myth, astronomy, software, science, technology, etc *</itunes:subtitle><itunes:owner><itunes:email>noreply@blogger.com</itunes:email></itunes:owner><item><title>Melly Goeslaw – Risau</title><link>http://hitamputih-kita.blogspot.com/2008/01/melly-goeslaw-risau.html</link><category>Music Lyrics</category><category>Musics</category><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><pubDate>Sun, 20 Jan 2008 07:34:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-8404471829089205531.post-2011125372281270408</guid><description>&lt;center&gt;&lt;object width="300" height="80"&gt;&lt;param name="movie" value="http://media.imeem.com/m/qkXWtMSUou/aus=false/"&gt;&lt;/param&gt;&lt;param name="wmode" value="transparent"&gt;&lt;/param&gt;&lt;embed src="http://media.imeem.com/m/qkXWtMSUou/aus=false/" type="application/x-shockwave-flash" width="300" height="80" wmode="transparent"&gt;&lt;/embed&gt;&lt;/object&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hingga malam semakin larut&lt;br /&gt;Aku masih tak penat juga&lt;br /&gt;Menekur jalan yang kita tempuh&lt;br /&gt;Sekedar menepis rasa gelisah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Walau diri berhias senyum&lt;br /&gt;Namun hati tak pernah tentram&lt;br /&gt;Dan sering datang perasaan lain&lt;br /&gt;Tentang kejujuranmu kepadaku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Setinggi apa kita mampu mendaki&lt;br /&gt;Rasa cinta kasih dan kesungguhan&lt;br /&gt;Namun bila hati jadi terpisah&lt;br /&gt;Beri kepastian agar ku lebur semua&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ku akui kesalahanku&lt;br /&gt;Selalu ingin memiliki&lt;br /&gt;Dan engkaupun tak pernah terbuka&lt;br /&gt;Untuk menghalau segala prasangka&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;repeat *&lt;/center&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;partner-pub-9068102599343067&lt;/div&gt;</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Luka itu terkoyak lagi - Jupiter</title><link>http://hitamputih-kita.blogspot.com/2008/01/luka-itu-terkoyak-kembali-jupiter.html</link><category>Coretan Kita</category><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><pubDate>Sun, 20 Jan 2008 07:28:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-8404471829089205531.post-4348567646997044666</guid><description>&lt;center&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;LUKA ITU TERKOYAK LAGI&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Ditulis oleh : Jupiter&lt;/center&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjt652v18YKyAiXvpBFXMkI372K7jBr0f0OiLPwdmD_zYhWwjNaAg4S_XEEOapKJcAdt0lqXCAkPVjpmIxStUheTuXBVYmGSJbABb4T8wcqzE1sp6INEU6w2IaIHJ3L_8ck9MBvmg8rp8Q/s1600-h/sadness-14.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjt652v18YKyAiXvpBFXMkI372K7jBr0f0OiLPwdmD_zYhWwjNaAg4S_XEEOapKJcAdt0lqXCAkPVjpmIxStUheTuXBVYmGSJbABb4T8wcqzE1sp6INEU6w2IaIHJ3L_8ck9MBvmg8rp8Q/s320/sadness-14.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5157350246698228610" /&gt;&lt;/a&gt;Perempuan malam itu duduk terpekur di depan kotak ajaib kesayangannya. Sesekali matanya tepejam, keningnya berkerut. Sedetik kemudian jemarinya mulai menari, meliukkan tarian hati yang selalu lekat dengan sunyi. Terkadang tatapan matanya menatap kosong ke lantai, jemari lincahnya menangkup wajah, kemudian dia menarik nafas sangat dalam, sebelum menghembuskannya kembali menjadi satu dengusan yang sangat berat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam usianya yang sudah melewati seperempat abad, untuk kesekian kalinya tamparan kehidupan kembali meluluh lantakkan jiwanya. Perjalanan cinta yang selalu menjadi pemacu harapan hidupnya, kembali menorehkan luka yang sangat dalam, tepat di atas lukanya yang belum sempat mengering. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Luka itu terkoyak kembali, darah mengalir deras membasahi sekujur tubuhnya. Perlahan dia mulai berdiri, langkahnya terseok menahan beban tubuh yang kembali kehilangan keseimbangan. Bau amis seketika langsung menyebar, membuat orang-orang yang lalu lalang di dalam kotak ajaibnya langsung menghindar. Tatapan mereka dipenuhi mimik muka kasihan, namun begitu, tak ada seorangpun yang dengan tulus bersedia membantu membasuh darah yang mulai mengering di kedua sudut matanya. &lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Tubuh si perempuan malam yang sangat malang itu mulai menggigil, lukanya semakin mengangga, memperlihatkan warna putih daging tubuhnya. Darah yang mengalir mulai merembes membasahi lantai yang dipijaknya, meninggalkan jejak kaki yang diseret paksa. Tangannya menggapai mencari pegangan. Beberapa orang sahabat mengulurkan tangan mereka dari balik kotak ajaib kesayangannya, mencoba meraih tubuhnya yang mulai limbung. Namun si perempuan malam sudah terlanjur kehabisan darah. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa detik kemudian dia terjatuh luruh di atas lantai, menimbulkan suara “gedebuk” yang cukup keras. Kedua telapak tangannya menangkup di dada, mencoba menahan aliran darah yang terus keluar dari lubang yang semakin melebar. Kedua matanya terpejam pasrah, bibirnya yang mulai membiru bergetar hebat, menahan isak tangis darah yang menyertai rasa perih di jiwanya yang sudah tidak tertahankan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika detak jantungnya mulai melemah, tiba-tiba bayangan masa lalu mulai menari dan melayang-layang di depannya. Senyum, tawa serta canda bersama sahabat-sahabat di masa lalu perlahan memacu kembali detak jantungnya yang hampir terhenti, membangkitkan kembali semangat hidupnya yang sempat padam. Masa lalu yang hampir setahun ini selalu ditepisnya itu, ternyata menjadi obat yang sangat mujarab. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Darah  yang mengalir dari luka di dadanya mulai berkurang, detak jantungnyapun berangsur normal, tatapan matanya yang memerah mulai berbinar, kedua tangannya bertumpu pada dinding kamar. .Dengan mengandalkan sisa-sisa tenaga, perlahan tapi pasti, pada akhirnya dia berhasil menopang kembali berat tubuhnya yang mulai dirasakan menjadi lebih ringan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanpa menghiraukan darah yang mulai mengering di sekujur tubuhnya, perempuan malam kembali duduk di depan kotak ajaibnya. Diselipkannya sebatang rokok putih di sela-sela bibirnya yang masih bergetar. Dengan nafas yang masih memburu, ditarik dan dihembuskannya kuat-kuat, asap yang selama ini selalu menjadi sahabat setianya itu. Tatapan matanya nanar, melihat rangkaian slide yang menampilkan gambar orang-orang yang telah mencabik-cabik hatinya dan hampir membuatnya kehilangan gairah hidupnya itu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jiwa pendendam yang selama ini selalu berusaha untuk dikekangnya, seketika keluar kembali. Dengan geram di hapusnya segala yang menyangkut orang-orang yang sebelumnya sangat di kasihinya itu dari dalam memorynya. Dia sama sekali tidak mau lagi melihat mereka, kenangan indah bersama mereka hanya akan membuat luka di hatinya semakin bertambah parah. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jiwa penulis yang mampu membaca segala yang tidak pernah diucapkan, membuatnya menjadi selalu mawas diri. Hanya dari obrolan ringan bersama orang-orang yang berseliweran di sekitarnya, imajinasinya langsung bisa memainkan karakter masing-masing dari mereka. Segala kepalsuan yang disuguhkan tidak akan pernah mampu bertahan lama berdiri di hadapannya, hanya ketulusan hati yang bisa menyentuh jiwanya yang sudah diselimuti oleh gumpalan darah yang sudah mengering. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika dia hendak menyapu bersih segala kenangan yang telah menorehkan luka di hatinya itu, sesaat dia tertegun, jemarinya tertahan di atas tombol “Delete”. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Haruskah aku menghapus mereka untuk selamanya? Keningnya berkerut, kelopaknya terpejam rapat, seolah mencoba konsentrasi untuk mencari jawaban paling jujur yang tersimpan jauh di dalam hatinya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa detik kemudian, dia menarik nafas panjang, perlahan senyum mulai mengembang di kedua sudut bibirnya. Kerut di keningnya seketika menghilang berganti cahaya yang mulai memancar pada raut wajahnya. Selanjutnya jemari yang tertahan tadi, kemudian dengan lincah memainkan “mouse”. Dibuatnya satu “folder” yang di beri nama “black memories”. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesaat kemudian, semua data yang berhubungan dengan orang-orang yang pernah menorehkan luka di hatinya itu langsung berpindah ke dalam folder baru tersebut. Setelah memindahkan folder tersebut jauh kedalam folder yang tidak pernah tersentuh, kemudian dia membuat kode protect pada folder tersebut. Selesai! Gumamnya sambil menarik nafas lega.    &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan senyum yang mengembang di bibir serta gairah hidup yang mulai menyala kembali, di bukanya lembaran putih baru yang siap menampung kembali segala petualangan hidupnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Laksana warna pelangi, begitulah perjalanan hidupnya. Segala kisah pahit ataupun manis yang menyapa, selamanya akan selalu tersimpan di dalam memorynya.  Tidak perduli seberapa dalam dia menyimpannya, pada saatnya nanti, memory itu akan berubah menjadi pelajaran yang sangat berharga untuk di kenang. Dan menjadikan jiwanya selalu bisa bersyukur, karena telah di beri kesempatan untuk merasakan segala macam tamparan maupun sentuhan lembut yang belum tentu bisa dirasakan oleh orang lain. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lembaran baru telah terpampang dihadapannya, darah yang mengering di tubuhnyapun telah dibasuhnya. Meski luka di dada masih mengangga, namun tekad perempuan malam telah kembali untuk melanjutkan petualangannya, dalam mengumpulkan kembali harapan hidupnya yang sempat tercecer. (&lt;span style="font-style:italic;"&gt;hpk doc/Jan/08&lt;/span&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*** &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;partner-pub-9068102599343067&lt;/div&gt;</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjt652v18YKyAiXvpBFXMkI372K7jBr0f0OiLPwdmD_zYhWwjNaAg4S_XEEOapKJcAdt0lqXCAkPVjpmIxStUheTuXBVYmGSJbABb4T8wcqzE1sp6INEU6w2IaIHJ3L_8ck9MBvmg8rp8Q/s72-c/sadness-14.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">1</thr:total></item><item><title>Krisdayanti - Memang Terasa berat</title><link>http://hitamputih-kita.blogspot.com/2008/01/krisdayanti-memang-terasa-berat.html</link><category>Music Lyrics</category><category>Musics</category><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><pubDate>Sun, 20 Jan 2008 07:27:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-8404471829089205531.post-3330002364969162456</guid><description>&lt;center&gt;&lt;object width="300" height="80"&gt;&lt;param name="movie" value="http://media.imeem.com/m/DMi71mMuVb/aus=false/"&gt;&lt;/param&gt;&lt;param name="wmode" value="transparent"&gt;&lt;/param&gt;&lt;embed src="http://media.imeem.com/m/DMi71mMuVb/aus=false/" type="application/x-shockwave-flash" width="300" height="80" wmode="transparent"&gt;&lt;/embed&gt;&lt;/object&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memang ini saatnya untuk berpisah&lt;br /&gt;Setelah sekian lama berjalan&lt;br /&gt;Tak ada lagi yang bisa disatukan&lt;br /&gt;Karena telah berbeda arah tujuan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Semakin lama dipertahankan&lt;br /&gt;Semakin menyiksa diri...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memang ini terasa berat&lt;br /&gt;Tuk meninggalkan dirimu&lt;br /&gt;Karena kita masih saling mencinta&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memang ini yang terbaik&lt;br /&gt;Untuk berdua kita tempuh&lt;br /&gt;Meski kita masih saling mencinta&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak ada lagi yang bisa disatukan&lt;br /&gt;Bila hanya saling sakiti hati...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;repeat *&lt;/center&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;partner-pub-9068102599343067&lt;/div&gt;</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Kisah Dewi Bulan dan Dewi Pajar</title><link>http://hitamputih-kita.blogspot.com/2008/01/kisah-dewi-bulan-dan-dewi-pajar.html</link><category>Myth Stories</category><category>Mythos</category><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><pubDate>Sun, 20 Jan 2008 07:22:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-8404471829089205531.post-3165808413027722068</guid><description>&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Luna (Selene)&lt;/span&gt;&lt;br&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgecZbNP8hJLB0npYkROOroy4KM1BZ2dEJbcGt-gO0TAe-x8aKsVr4NB4FvmqlRPo2vopfnLaUYmZzRYJ_pov7PoKjIb1KRgDBjecUaJrkr_6w6wlXUf_3S_WwcjNjF1MmXiwMla8m4vZo/s1600-h/selene.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgecZbNP8hJLB0npYkROOroy4KM1BZ2dEJbcGt-gO0TAe-x8aKsVr4NB4FvmqlRPo2vopfnLaUYmZzRYJ_pov7PoKjIb1KRgDBjecUaJrkr_6w6wlXUf_3S_WwcjNjF1MmXiwMla8m4vZo/s200/selene.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5157348099214580578" /&gt;&lt;/a&gt;Luna, dewi bulan yang pucat, tiap malam melintasi angkasa dari istana emasnya di timur dengan mengendarai keretanya yang dihela dua ekor sapi jantan bertanduk sabit. Dia memberikan cahayanya yang lembut keperakan bagi bumi di malam hari. Dalam perjalanan dia selalu disertai bintang-bintang yang dipimpin oleh Vesper, Bintang Senja. Kala fajar menyingsing, bersama mereka dia akan menuju ke Sungai Ocean di sebelah barat dan kembali ke istananya di timur dengan mengendarai perahu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di wajah Luna yang cantik dan murni selalu membayang kabut duka. Konon suatu malam, saat dia sedang menjalankan tugasnya menerangi bumi, dia berjumpa seorang pemuda gembala yang tampan bernama Endymion di Gunung Latmos. Luna jatuh cinta pada Endymion. Namun sayang Endymion yang dianugerahi keabadian oleh Jupiter juga memohon agar diizinkan tidur selamanya. Maka dia tak akan pernah terbangun oleh sentuhan lembut jemari Luna yang membelai wajahnya untuk mengatakan pada Luna bahwa dia juga mencintainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Luna dilukiskan sebagai wanita cantik bergaun dan berkerudung keperakan, wajahnya pucat oleh duka.&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Aurora (Eos)&lt;/span&gt;&lt;br&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj5DlmXa2DWMUIh5lbZPq4-U-CfeI9Y06EN951Hgc7gmom-YenXus6Yw1wPV0qS_oOl8_ndjTvR9P7aWE4Bt0k_XNwIUwm_cGdbECGQwg1iOod9CJhQwazyeB5j19Eu7uTe-zZwEWkMwPk/s1600-h/dewi+pajar+-Aurora.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj5DlmXa2DWMUIh5lbZPq4-U-CfeI9Y06EN951Hgc7gmom-YenXus6Yw1wPV0qS_oOl8_ndjTvR9P7aWE4Bt0k_XNwIUwm_cGdbECGQwg1iOod9CJhQwazyeB5j19Eu7uTe-zZwEWkMwPk/s200/dewi+pajar+-Aurora.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5157348236653534066" /&gt;&lt;/a&gt;Aurora adalah dewi fajar keemasan yang berjari-jari merah bagai mawar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiap pagi, saat Luna hampir menuntaskan perjalanannya, Aurora akan membuka gerbang istana emasnya di timur lalu terbang dengan sayap-sayapnya yang bercahaya redup namun makin lama makin terang, diikuti oleh Lucifer, Bintang Fajar, melintasi angkasa dari timur ke barat sambil menghalau bintang-bintang memasuki Sungai Ocean, kecuali rasi Ursa Mayor dan Minor yang tak pernah tenggelam dan terbit di ufuk saat fajar menyingsing maupun senja menjelang. Aurora membawa sekendi air dingin dalam perjalanannya dan memercikkan air tersebut ke atas permukaan rerumputan, dedaunan, dan bunga-bunga sebagai embun pagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meski menikah dengan Aeolus, dewa angin, Aurora juga menjalin cinta dengan Orion. Orion adalah seorang pemburu bangsa Boetia yang tampan dan perkasa. Ketika menjalin cinta dengan Aurora, Orion pernah sesumbar akan memusnahkan semua hewan buas di muka bumi dan mempersembahkannya bagi Aurora. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apollo yang mendengar hal tersebut kemudian mengirim seekor kalajengking raksasa untuk membunuh Orion. Aurora memohon bantuan Diana agar menyelamatkan Orion. Diana yang menyanyangi Orion sebagai sesama pemburu bersedia menyelamatkan Orion. Pada saat Orion sedang dikejar-kejar oleh kalajengking raksasa tersebut, Diana bersiap-siap membidikkan panahnya untuk membunuh kalajengking tersebut. Tiba-tiba Apollo muncul dan mengaburkan pandangan Diana sehingga anak panahnya meleset, justru mengenai Orion yang tewas seketika. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diana yang berduka karena tak dapat menepati janjinya pada Aurora kemudian menempatkan Orion di angkasa sebagai rasi bintang Orion, sedangkan kalajengking rakasasa tersebut oleh Apollo juga ditempatkan di angkasa sebagai rasi bintang Scorpio dalam posisi sedang memburu Orion.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain Orion, Aurora juga pernah menjalin cinta dengan Tithonus, putra Raja Laomedon dari Troy. Tithonus yang mencintai Aurora selalu bangun saat fajar merekah untuk menyaksikan kekasihnya tersebut menjalankan tugasnya mengumumkan kepada bumi bahwa sebentar lagi matahari akan kembali memberikan cahaya dan kehangatan bagi bumi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari hasil hubungan mereka lahirlah seorang putra bernama Memnon. Sayang sekali saat Jupiter menganugerahkan keabadian bagi Tithonus, Aurora lupa memohon kemudaan abadi bagi kekasihnya tersebut, sehingga seiring berjalannya waktu Tithonus menjadi renta sementara ajalnya tak kunjung tiba. Akhirnya karena iba melihat Tithonus yang telah semakin lemah dalam kerentaannya, Aurora mengubahnya menjadi belalang, makhluk yang selalu bangun di saat fajar menyingsing.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aurora dilukiskan sebagai wanita jelita berambut keemasan dengan jari-jari yang berwarna kemerahan bagai mawar serta bersayap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Sumber; The Golden Age of Classical Myths/hpk doc/Jan/08&lt;/span&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;partner-pub-9068102599343067&lt;/div&gt;</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgecZbNP8hJLB0npYkROOroy4KM1BZ2dEJbcGt-gO0TAe-x8aKsVr4NB4FvmqlRPo2vopfnLaUYmZzRYJ_pov7PoKjIb1KRgDBjecUaJrkr_6w6wlXUf_3S_WwcjNjF1MmXiwMla8m4vZo/s72-c/selene.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Meneguhkan Kemarahan Impresif - Robby H. Abror</title><link>http://hitamputih-kita.blogspot.com/2008/01/meneguhkan-kemarahan-impresif-robby-h.html</link><category>pencerahan</category><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><pubDate>Sun, 20 Jan 2008 07:16:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-8404471829089205531.post-3197739175512962551</guid><description>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgyyr7CgrxjwaXTezX1GFBLaPqICTe_N46hpi1wKgDqNmUd_LYCNrI9A2IvanHWKYyg68lqSYkPqvRNRepUUPg-F2Lo0v8tfnu_MweklP3pHe2OZzHj961wpRA98lm_OIphmlUBEWSg9BQ/s1600-h/fire+%26+ice+lady.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgyyr7CgrxjwaXTezX1GFBLaPqICTe_N46hpi1wKgDqNmUd_LYCNrI9A2IvanHWKYyg68lqSYkPqvRNRepUUPg-F2Lo0v8tfnu_MweklP3pHe2OZzHj961wpRA98lm_OIphmlUBEWSg9BQ/s200/fire+%26+ice+lady.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5157347291760728914" /&gt;&lt;/a&gt;Sepanjang sejarah hidup manusia, kemarahan merupakan sifat yang inheren dalam dirinya. Kemarahan seringkali menjadi masalah jika tak terkendali dan berdampak buruk. Apalagi jika kemarahan menjadi masalah bagi orang-orang penting atau terdekat kita. Sesuatu yang sebenarnya tidak kita kehendaki, tetapi akhirnya memaksa untuk menanganinya juga. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemarahan sesungguhnya adalah sebentuk emosi yang sangat manusiawi yang berkolaborasi dengan nafsu sehingga bisa berdampak positif atau negatif. Kemarahan dapat memproduksi energi positif untuk meluruskan kesalahan, memperjuangkan kebenaran atau mengangkat isu-isu penting dalam hubungan seseorang yang sangat pribadi. Tidak heran bila sesuatu yang dilakukan ketika marah akan sangat menentukan apakah kemarahan itu merupakan sumber energi yang produktif atau sebaliknya, merupakan sumber ketegangan dan konflik dalam kehidupan seseorang. Tetapi yang jelas, kemarahan umumnya menjadi masalah. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada kenyataannya, kemarahan seringkali datang secara mendadak dan meniadakan begitu saja kemungkinan untuk bisa mengendalikannya. Kemarahan selalu terejawantahkan disebabkan adanya pemicu, pikiran yang berkecamuk, ekspresi, pasif-agresif, serta perasaan gaduh. &lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Proyek manajemen kemarahan Robert Nay yang tertuang secara brilian dalam buku ini menuturkan bahwa seseorang perlu mengenali kelima penyebab tersebut yang terakumulasi dalam fisiologi kemarahan. Ada tanda dan gejala kemarahan yang memungkinkan kita untuk mempelajari dan menemukan faktor kemarahan dalam diri kita. Kita bisa mendeteksi detak jantung dan perubahan tekanan darah, laju pernapasan yang meningkat, respons lambung dan darah, respons otot-otot tubuh, perubahan temperatur kulit, indra yang menajam serta perubahan kimiawi darah dan adrenalin. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pusparagam bentuk fisiologis kemarahan itu dapat memudahkan kita untuk mengidentifikasi karakter kemarahan melalui multiwajah kemarahan. Misalnya sarkasme, wajah kemarahan tampak dari cara orang melontarkan "banyolan" atau sindiran yang menyakitkan orang lain; membuka aib seseorang di hadapan orang lain atau mempermalukannya di depan umum; mengeraskan suara dan sikap yang dapat membuat orang muak atau tidak senang. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam konteks kehidupan sehari-hari, terkadang kita sulit membedakan antara berkelakar dan mengolok-olok. Hanya sejumput orang saja yang sangat mahir mengombinasikan kecerdasan dan sindiran tajam sebagai suatu cara melepaskan kemarahan lewat sebuah manuver intelektual. Oleh karenanya, jika menjadi salah satu korban sarkasme, kita mungkin terluka, tetapi tidak tahu cara menafsirkan ucapan yang telah ditujukan kepada kita atau bagaimana menanggapinya. Memang kita bisa saja merasa bahwa kitalah yang memiliki masalah karena tidak cukup memiliki selera humor atau karena kita ternyata gampang tersinggung. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap bentuk sarkasme tak perlu direspons secara berlebihan, tetapi yang sebaiknya dipilih jalan untuk memuntahkan kemarahan secara lebih bermakna. Lewat risetnya yang cerdas dan jeli, penulis memaparkan perlunya manajemen kemarahan. Kita perlu memahami dan mengenali kemarahan dengan cara belajar mengidentifikasi apakah kemarahan itu merupakan masalah bagi kita dan orang lain. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian bersiap-siaplah menghadapi pemicu kemarahan yang merangsang kemarahan. Menyadari kemarahan sejak dini dan berusaha meredakan gejolak. Mengubah berbagai pikiran yang memperparah kemarahan. Tetap bersikap tenang dalam situasi panas. Dan akhirnya, mempertahankan perilaku baru untuk menghadapi rintangan yang menghadang. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebenarnya memang bukan soal mudah untuk mengelola dan membangun kebiasaan marah yang baru. Tetapi, paling tidak, kita bisa memahami dari faktor penyulut kemarahan. Misalnya, mungkin kita pernah mengalami kondisi fisik yang sudah tidak sanggup menjalankan tugas dengan baik yang bisa saja membuat kita marah. Atau ketika pekerjaan kurang memuaskan. Atau ketika kita menyaksikan orang lain yang bertingkah laku kurang sopan, kurang terpelajar, dan gayanya memuakkan. Atau saat kita melihat orang lain tidak bisa berlaku adil, gagal menghargai pekerjaan atau mendapat imbalan yang tidak setimpal. Banyak faktor yang bisa memicu kemarahan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak cara bisa dilakukan untuk membangun kebiasaan marah yang baru. Kata pepatah, bisa karena biasa. Selalu berlatih untuk mengucapkan selamat tinggal pada wajah kemarahan yang lama. Anggaplah bahwa kemarahan tak ada bedanya dengan beratnya beban masalah di atas punggung. Jadi, segera buang jauh-jauh beban berat itu dengan cara belajar marah dalam keadaan sadar diri serta memahami betul risiko yang ditimbulkannya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemarahan yang ditumpahkan dengan penuh makna secara produktif dapat membentuk aura kejiwaan yang lebih mencerahkan yang pada gilirannya menggiring kepribadian seseorang pada kondisi yang lebih tersanjung dan terhormat. Sebaliknya, kemarahan yang membuncah diatapi nirkesadaran dan nihil perasaan justru bisa menghancurkan persahabatan dan keharmonisan keluarga. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh sebab itu, agar dapat memberikan manfaat bagi kehidupan dan orang-orang terdekat, kita perlu membangun kebiasaaan marah yang baru. Saat di mana kemarahan kita arahkan untuk menghalau kemungkaran demi kebenaran dan perjuangan hak. Di situlah terpatri momentum peneguhan moralitas kemarahan secara positif, estetis, dan impresif. Maka, tidak berlebihan jika buku ini akan dapat mengantarkan kemarahan seseorang menjadi lebih bermakna. Semoga! (*)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Judul Buku : Mengelola Kemarahan: Terampil Menangani Konflik, Melanggengkan Hubungan, dan Mengekspresikan Diri Tanpa Lepas Kendali &lt;br /&gt;Penulis : W. Robert Nay, Ph.D. &lt;br /&gt;Penerjemah : Leinovar Bahfein &lt;br /&gt;Penerbit : Serambi, Jakarta &lt;br /&gt;Cetakan : I, Januari 2007 &lt;br /&gt;Tebal : 398 halaman &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;*) Robby H. Abror, Staf Pengajar Ilmu Filsafat, Fakultas Ushuluddin, UIN Sunan Kalijaga, Jogjakarta&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;partner-pub-9068102599343067&lt;/div&gt;</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgyyr7CgrxjwaXTezX1GFBLaPqICTe_N46hpi1wKgDqNmUd_LYCNrI9A2IvanHWKYyg68lqSYkPqvRNRepUUPg-F2Lo0v8tfnu_MweklP3pHe2OZzHj961wpRA98lm_OIphmlUBEWSg9BQ/s72-c/fire+%26+ice+lady.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Utopia - Lelah</title><link>http://hitamputih-kita.blogspot.com/2008/01/utopia-lelah.html</link><category>Music Lyrics</category><category>Musics</category><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><pubDate>Tue, 8 Jan 2008 20:50:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-8404471829089205531.post-6701090649784872669</guid><description>&lt;center&gt;&lt;br /&gt;&lt;object width="250" height="80"&gt;&lt;param name="movie" value="http://media.imeem.com/m/KmwHu9NV26/aus=false/"&gt;&lt;/param&gt;&lt;param name="wmode" value="transparent"&gt;&lt;/param&gt;&lt;embed src="http://media.imeem.com/m/KmwHu9NV26/aus=false/" type="application/x-shockwave-flash" width="300" height="80" wmode="transparent"&gt;&lt;/embed&gt;&lt;/object&gt;&lt;br /&gt;Intro : Gm  F D#C# &lt;br /&gt;        Cm  A# Am D &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gm   F     D#  Dm &lt;br /&gt;bertahun kumenanti &lt;br /&gt;Cm    A#  Am   D &lt;br /&gt;cinta ini terbalas &lt;br /&gt;   Gm    F      D#  Dm &lt;br /&gt;tanpa syarat ku memuja &lt;br /&gt;   Cm      A#   Am  D &lt;br /&gt;dengan segenap jiwaku &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gm  F D#Dm &lt;br /&gt;Cm  A# Am  D &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gm    F   D#      Dm &lt;br /&gt;penantian yang panjang &lt;br /&gt;  Cm      A#    Am   D &lt;br /&gt;seperti takkan berakhir &lt;br /&gt;   Gm    F      D#  Dm &lt;br /&gt;ku telah sampai di ujung &lt;br /&gt;Cm       A#  Am   D  &lt;br /&gt;batas kesabaran ini &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;RFff: &lt;br /&gt; Gm  F   D# Dm &lt;br /&gt;aku   lelah  &lt;br /&gt; Cm     A#   Am  D &lt;br /&gt;aku sungguh lelah &lt;br /&gt; Gm      F      D#     Dm &lt;br /&gt;adakah cahaya menerangiku &lt;br /&gt;  Cm       A#         Am        D &lt;br /&gt;kala kulintasi jalan tanpa dirimu &lt;br /&gt; Gm         F        D#    Dm &lt;br /&gt;adakah sang malam mengasihiku &lt;br /&gt;    Cm       A#         Am     D &lt;br /&gt;kan kupeluk dia dengan segala cemasku &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Int. Em C D C &lt;br /&gt;     Gm Am A# D# &lt;br /&gt;     Gm F D# &lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Gm  F    D#    Dm &lt;br /&gt;saatnya telah datang &lt;br /&gt;Cm    A#    Am    D &lt;br /&gt;untuk meninggalkanmu &lt;br /&gt; Gm     F     D#  Dm &lt;br /&gt;aku kan pergi menjauh &lt;br /&gt;  Cm    A#   Am  D  &lt;br /&gt;untuk selama-lamanya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(&lt;span style="font-style:italic;"&gt;hpk doc&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;)&lt;/center&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;partner-pub-9068102599343067&lt;/div&gt;</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>PUISI - HUJAN</title><link>http://hitamputih-kita.blogspot.com/2008/01/puisi-hujan.html</link><category>Coretan Kita</category><category>Poem's</category><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><pubDate>Sat, 5 Jan 2008 08:24:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-8404471829089205531.post-8656096549477386119</guid><description>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiyo1gZcKNmY1NfXbSVqLq2ET3t3sS0nT5GGFwvK1MZlzKnA7tJxw6pYesSlsD7jIxeB8-KUPJL9IThpj0g1Mh0fGIgTe2GwufoVYNHxbJvOO2jKhdMwDRjAxq57SpaTeimGjnSrgzPW6s/s1600-h/hujan.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiyo1gZcKNmY1NfXbSVqLq2ET3t3sS0nT5GGFwvK1MZlzKnA7tJxw6pYesSlsD7jIxeB8-KUPJL9IThpj0g1Mh0fGIgTe2GwufoVYNHxbJvOO2jKhdMwDRjAxq57SpaTeimGjnSrgzPW6s/s320/hujan.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5151801221966240562" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;center&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;H U J A N&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menatap awan yang berarak&lt;br /&gt;Sepintas hanya nampak gumpalan putih semata&lt;br /&gt;Tak terlihat satupun yang istimewa&lt;br /&gt;Begitu kucermati mereka ternyata sangat menarik&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka terlihat seperti bernyawa&lt;br /&gt;Gumpalan awan putih perlahan saling mendekatkan diri&lt;br /&gt;Lambat laun mereka mulai bersatu&lt;br /&gt;Menjadi hamparan putih yang sangat memukau&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedetik kemudian sekelompok gumpalan hitam datang&lt;br /&gt;Bagai pasukan perang mereka ramai rasuki putihmu&lt;br /&gt;Sesaat kemudian hamparan putihmu hilang dari pandangan&lt;br /&gt;Berganti gumpalan hitam yang sangat menakutkan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gumpalan hitam bersiap tuk segera serang lawan&lt;br /&gt;Diawali gelegar dan kilatan cahaya nan menyilaukan&lt;br /&gt;Mereka langsung menggempur tanpa memberi ampun&lt;br /&gt;Sesaat kehidupan menjadi lumpuh tanpa ada perlawanan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semburan peluru yang dihamburkannya serentak membuatku sadar&lt;br /&gt;Aku langsung lari tunggang langgang mencari perlindungan&lt;br /&gt;Namun terlambat...&lt;br /&gt;Seluruh tubuhku sudah terlanjur kuyup&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Jupiter poems collection)&lt;/center&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;partner-pub-9068102599343067&lt;/div&gt;</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiyo1gZcKNmY1NfXbSVqLq2ET3t3sS0nT5GGFwvK1MZlzKnA7tJxw6pYesSlsD7jIxeB8-KUPJL9IThpj0g1Mh0fGIgTe2GwufoVYNHxbJvOO2jKhdMwDRjAxq57SpaTeimGjnSrgzPW6s/s72-c/hujan.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>The Golden Age of Classical Myths - Part. 6</title><link>http://hitamputih-kita.blogspot.com/2008/01/golden-age-of-classical-myths-part-6.html</link><category>Myth Stories</category><category>Mythos</category><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><pubDate>Sat, 5 Jan 2008 08:11:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-8404471829089205531.post-4012422622889030886</guid><description>&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Ceres (Demeter)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgE-82IgksD3jwngsrKyhLBzvm8JA0Qeb3WUR1CumfWTXVzr7i7xvi0nzO8q_K9GWFNzXct_Vwzygf8N0gUTJIDQSubn7lekLf9Lp546C6G5WF_PbJevQirUrFgTS7OSugaWSOwhNEuViU/s1600-h/demeter.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgE-82IgksD3jwngsrKyhLBzvm8JA0Qeb3WUR1CumfWTXVzr7i7xvi0nzO8q_K9GWFNzXct_Vwzygf8N0gUTJIDQSubn7lekLf9Lp546C6G5WF_PbJevQirUrFgTS7OSugaWSOwhNEuViU/s200/demeter.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5151796639236135698" /&gt;&lt;/a&gt;Ceres adalah dewi pertanian, putri Saturn dan Cybele, dan istri Jupiter. Ketika Jupiter naik tahta Olympus, kehancuran akibat perang melawan para titan selama sepuluh tahun terjadi di mana-mana. Bumi tak lagi ditumbuhi tanaman sehingga kelaparan merajalela. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tersentuh oleh penderitaan umat manusia, Ceres kemudian mohon pada Jupiter agar diizinkan menumbuhkan lagi tanaman yang memberi pangan kepada umat manusia dan memeliharanya. Jupiter mengizinkannya, maka sejak saat itu Ceres menjadi dewi pertanian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perkawinannya dengan Jupiter memberinya seorang putri, yaitu Proserpine yang diculik oleh Pluto menjadi permaisurinya di Hades.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ceres sangat berduka kehilangan putrinya sehingga menolak menumbuhkan tanaman pangan lagi. Akibatnya sekali lagi bencana kelaparan mengancam. Akhirnya Jupiter memutuskan agar Proserpine kembali pada ibunya dengan syarat Proserpine belum memakan sesuatu yang berasal dari Hades. Ternyata Proserpine telah memakan enam butir delima, maka dia hanya boleh kembali pada ibunya selama enam bulan dalam setahun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Pada saat Proserpine kembali padanya, Ceres bersukacita sehingga bersedia menumbuhkan tanaman pangan bagi umat manusia (yaitu musim semi dan panas). Tetapi pada saat Proserpine harus kembali ke Hades, Ceres berduka sehingga tanaman pangan tidak tumbuh (saat inilah musim gugur dan dingin menjelang). Konon upacara pemberkatan lilin yang diadakan Gereja Katolik berasal dari kebiasaan Romawi Kuno yang memasang lilin selama musim dingin untuk memperingati Ceres mencari putrinya yang diculik oleh Pluto.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tugas Ceres berat namun mulia, yakni memelihara kelangsungan hidup umat manusia di dunia. Oleh karena itu hukuman berat akan menimpa barang siapa yang berani menghina dan menentangnya. Erisichthon, seorang raja yang meremehkan Ceres dengan menebang pohon oak kesayangannya dihukumnya dengan mengirimkan Kelaparan, putri Nox, pada Erisichthon, sehingga dia menderita kelaparan selalu sampai akhirnya mati karena memakan tubuhnya sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ceres dilukiskan sebagai seorang wanita keibuan yang bermahkotakan rangkaian bulir-bulir gandum keemasan di atas kepalanya dan menggenggam setangkai padi di tangannya. Jali dan tanaman pangan lainnya dipersembahkan baginya dalam upacara-upacara di kota sucinya, Eleusis. Konon dalam pengembaraannya mencari Proserpine, Ceres pernah singgah di kota yang diperintah oleh Celeus beserta istrinya, Metaneira, tersebut dan diterima dengan ramah. Oleh karena itu dia mengajarkan cara bercocok tanam yang baik pada Triptolemus, putra Celeus, agar diajarkan pada seluruh umat manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Vesta (Hestia)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgkY8JAkzoaR5Fe56PPBfkB_eu2SwibpNxTYvsjtKUfTALfBx_JnGigHonA4iOUmDMCIEuDG0WhtGwVev-0PsoV3lzKAFr2Ux29e29SINd5Jh1r7GWkcKpIf_kCKEjKkUN7KmhBWmvhpgk/s1600-h/Hestia+or+Vesta.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgkY8JAkzoaR5Fe56PPBfkB_eu2SwibpNxTYvsjtKUfTALfBx_JnGigHonA4iOUmDMCIEuDG0WhtGwVev-0PsoV3lzKAFr2Ux29e29SINd5Jh1r7GWkcKpIf_kCKEjKkUN7KmhBWmvhpgk/s200/Hestia+or+Vesta.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5151797115977505570" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Vesta adalah putri Saturn dan Cybele, saudari sulung Jupiter, Juno, Ceres, Neptune, dan Pluto. Dia adalah dewi perapian dan kehangatan keluarga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak ada kisah menakjubkan mengenai dirinya. Tak ada pengalaman mengesankan yang dialaminya tercatat dalam mitologi. Namun demikian dia menjadi dewi yang paling dicintai umat manusia. Keinginannya sederhana, yaitu menjaga dan memelihara kehangatan hati dalam keluarga. Altarnya yang disebut pritaneion selalu ada dalam tiap rumah, yaitu perapian keluarga. Apabila manusia mempersembahkan korban pada dewa-dewi namanyalah yang pertama kali terucap di bibir. Apabila suatu keluarga meninggalkan pemukiman yang lama untuk menetap di tempat yang baru, maka api dari pritaneion yang lama akan dinyalakan di pritaneion yang baru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti Minerva dan Diana, Vesta juga merupakan dewi yang tetap perawan. Oleh karena itu pendeta wanita yang melayani di kuilnya juga harus perawan seperti pendeta wanita Minerva dan Diana. Mereka disebut vestalia. Seorang vestalia harus menjaga keperawanannya sampai masa pelayanannya selesai. Konon karena hal inilah Rhea Sylvia yang melahirkan Remus dan Romulus, pendiri Roma, dihukum bakar karena mengandung anak dari Mars. (hpk/doc)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;to be continued...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;center&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;The Greek names of the classical deities:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Jupiter: Zeus&lt;br /&gt;Juno: Hera&lt;br /&gt;Minerva: Pallas Athena&lt;br /&gt;Mars: Ares&lt;br /&gt;Venus: Aphrodite&lt;br /&gt;Vulcan: Hephaestus&lt;br /&gt;Mercury: Hermes&lt;br /&gt;Diana: Artemis&lt;br /&gt;Latona: Leto&lt;br /&gt;Aesculapius: Asclepius&lt;br /&gt;Meditrina: Epione&lt;br /&gt;Juventus: Ivy/Hebe&lt;br /&gt;Lucina: Eileithyia&lt;br /&gt;Ceres: Demeter&lt;br /&gt;Vesta: Hestia&lt;br /&gt;Neptune: Poseidon&lt;br /&gt;Pluto/Dis: Hades&lt;br /&gt;Proserpine: Persephone/Kore&lt;br /&gt;Mors: Thanatos&lt;br /&gt;Somnus: Hypnos&lt;br /&gt;Morpheus: Oneiros&lt;br /&gt;Cupid: Eros&lt;br /&gt;Hermione: Harmonia&lt;br /&gt;Discordia: Eris&lt;br /&gt;Sol: Helios&lt;br /&gt;Luna: Selene&lt;br /&gt;Aurora: Eos&lt;br /&gt;Lucifer: Phosphor&lt;br /&gt;Vesper: Hesperus&lt;br /&gt;Bacchus: Dionysus&lt;br /&gt;Saturn: Chronos&lt;br /&gt;Cybele: Rhea&lt;br /&gt;Caelus: Uranus&lt;br /&gt;Terra/Tellus: Gaia/Gea&lt;br /&gt;Amor: Agape&lt;br /&gt;Dia: Emera&lt;br /&gt;Justitia: Themis&lt;br /&gt;Pax: Irene&lt;br /&gt;Victoria: Nike&lt;br /&gt;Fortis: Bia&lt;br /&gt;Fury: Eumenides/Erinnies&lt;br /&gt;Parcae/Fata: Moirae&lt;br /&gt;Grace: Charites&lt;br /&gt;Felicitas/Fortuna: Tyche&lt;br /&gt;Ver: Thallo (Tunas)&lt;br /&gt;Aestas: Auxo (Tumbuh)&lt;br /&gt;Autumna: Karpo (Masak)&lt;br /&gt;Hyem: Chionia (Salju)&lt;br /&gt;Aquilo: Boreas&lt;br /&gt;Favonius: Zephyr&lt;br /&gt;Eurus: Argestes&lt;br /&gt;Auster: Notus&lt;br /&gt;Catamite: Ganymede&lt;br /&gt;Hercules: Heracles/Alcides&lt;br /&gt;Arianna: Ariadne&lt;/center&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Sumber:Forum KG/Legenda Dewa&amp;Dewi Yunani/Hansel/hpk doc/Dec/07&lt;/span&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;partner-pub-9068102599343067&lt;/div&gt;</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgE-82IgksD3jwngsrKyhLBzvm8JA0Qeb3WUR1CumfWTXVzr7i7xvi0nzO8q_K9GWFNzXct_Vwzygf8N0gUTJIDQSubn7lekLf9Lp546C6G5WF_PbJevQirUrFgTS7OSugaWSOwhNEuViU/s72-c/demeter.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Watak berdasarkan tanggal lahir_January</title><link>http://hitamputih-kita.blogspot.com/2008/01/watak-berdasarkan-tangglal-lahirjanuary.html</link><category>Psychology</category><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><pubDate>Sat, 5 Jan 2008 07:47:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-8404471829089205531.post-5972720842940257426</guid><description>&lt;center&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;WATAK BERDASARKAN TANGGAL LAHIR &lt;/span&gt;&lt;/center&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg_5cgIqPy5L4hEKkv866xHWmkxbS42TJiIB8AjkFzW0w0zpIJfl12jTtwdUsGzOyZSPC89_0dGTUL8a-Py5dOj3s65YuLt6i7W-Wb1JmOxP0DQMWL1XAnlrpeYQojH8DhLPQSd6EURvMc/s1600-h/psychology1.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg_5cgIqPy5L4hEKkv866xHWmkxbS42TJiIB8AjkFzW0w0zpIJfl12jTtwdUsGzOyZSPC89_0dGTUL8a-Py5dOj3s65YuLt6i7W-Wb1JmOxP0DQMWL1XAnlrpeYQojH8DhLPQSd6EURvMc/s320/psychology1.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5151792984218966786" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;1 Januari &lt;br /&gt;Mudah tersinggung perasaannya, pemikirannya cerdas dan manis budi bahasanya dan memiliki sifat-sifat aneh dan ada kemungkinan mengembara. Karena sifatnya yang murah hati dan kalau kurang waspada mudah menjadi korban penipuan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2 Januari &lt;br /&gt;Mudah menjadi tegang, suka melamun, perasaannya peka dan idealis serta kadang-kadang bersifat melankolik (gampang merasa sedih atau bermuram durja). Dalam bidang pekerjaan yang legal atau halal bisa mencapai sukses. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3 Januari &lt;br /&gt;Cerdik pandai, mudah tersinggung dan mudah naik darah karena terpengaruh oleh perasaannya yang sangat peka, suka mengkritik dan bersifat artistik, artinya suka akan kesenian atau hal-hal yang bersifat seni. Sesekali bisa tertipu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;4 Januari &lt;br /&gt;Berpikiran tajam dan banyak inisiatifnya, suka menyelidiki segala sesuatu dengan teliti. Dalam bidang asamara bisa tidak beruntung dan bisa mengalami hal-hal yang kurang menyenangkan serta harus berhati-hati terhadap musuh dalam selimut. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5 Januari &lt;br /&gt;Memiliki inteligensi cukup tinggi, pandai menganalisa segala sesuatu, bisa memperoleh kehormatan dan penghargaan dan bisa sukses dalam karir kemiliteran dan dalam bidang Angkatan Laut. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6 Januari &lt;br /&gt;Sangat aktif dan penuh kegiatan, welas kasih dan penuh semangat dalam melakukan segala macam pekerjaan. Bisa sukses dalam bidang usaha dagang sebab ulet dan sabar dalam menanti hasil yang diharapkan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7 Januari &lt;br /&gt;Gerak-geriknya cepat, otaknya jernih dan ambisius, bragasan dan mudah sekali tersinggung, suka mengecam orang tanpa khawatir akan akibatnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8 Januari &lt;br /&gt;Cerdas, tangkas, materialistis, sering cerewet, mau menang sendiri dan keras kepala serta semangat berjuangnya tinggi dalam menempuh penghidupan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;9 Januari &lt;br /&gt;Tindak tanduknya sangat berhati-hati, suka menaruh curiga atau berprasangka, tidak suka bergurau dan berangan-angan hidup bebas serta tidak mau bergantung pada orang lain dan oleh kecerdikannya mereka bisa mencapai sukses tetapi kurang beruntung dalam bidang percintaan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;10 Januari &lt;br /&gt;Agak ambisius, suka mengejar kedudukan dan kehormatan, pandangannya luas dan sering tepat mengenai sasaran sehingga bisa terkenal dan dihormati serta pandai mengatur organisasi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;11 Januari&lt;br /&gt;Gemar belajar, sangat pandai, ulet dan teladan dalam menuntut ilmu sehingga bisa menjadi seorang sarjana yang ahli. .. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;12 Januari &lt;br /&gt;Biasanya berhati-hati, tenang, teliti dan banyak segan tetapi bicaranya sungguh-sungguh serta mengenal disiplin sehingga bisa sukses dalam mencapai kedudukan terhormat. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;13 Januari &lt;br /&gt;Cerdas dan sangat kuat pemusatan pikirannya. Dalam menuntut ilmu yang disukainya, ia bisa bersungguh-sungguh. Jika bekerja di lingkungan pemerintahan, maka bisa berhasil. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;14 Januari &lt;br /&gt;Memiliki pembawaan yang baik, cerdas, pikirannya asli, bisa menguasai ilmu kebatinan yang tinggi, sayangnya mereka agak malas dan suka acuh tak acuh meskipun selalu berhati-hati dalam setiap langkah yang dilakukannya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;15 Januari &lt;br /&gt;Agak pandai, memiliki penglihatan luas, dalam menempuh penghidupan bisa memperoleh penolong-penolong baik yang akan mengangkat kehormatan dirinya.Sayangnya kesehatannya kurang baik. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;16 Januari &lt;br /&gt;Sangat aktif, sifatnya mudah tersinggung, suka bermuram durja, kurang memperhatikan keadaan jasmaninya dan memiliki kecenderungan untuk berkelana jauh dari tempat kelahirannya. &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;17 Januari &lt;br /&gt;Sangat sukar untuk dirawat karena badannya lemah sehingga memerlukan banyak perhatian, memiliki otak yang cukup terang sehingga mudah memahami apa saja yang dipelajarinya dan gemar akan seni musik dan segala sesuatu yang bersifat artistik. &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;18 Januari &lt;br /&gt;Meskipun tampak lemah-lembut tetapi kemauannya besar, murah hati, suka berkorban, senang bergotong royong, artistik dan musikal serta pandai dan cakap di berbagai bidang. &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;19 Januari &lt;br /&gt;Memiliki firasat yang tajam dan luar biasa pandai, bisa berhasil gemilang dalam bidang ilmu pengetahuan dan umumnya bergaul di kalangan orang-orang cerdik pandai. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;20 Januari &lt;br /&gt;Pandai berdiplomasi, panjang akal dan berani, artistik dan musikal serta bisa sukses di bidang politik dan ketatanegaraan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;21 Januari &lt;br /&gt;Pada umumnya bersemangat, cerdik, gagah berani, suka sekali mengejar ilmu pengetahuan yang luas, bisa memperoleh kemajuan berkat dukungan orang-orang yang berpengaruh, tetapi dalam kisah-kisah cinta bisa mengalami keadaan bahaya yang merugikan dan mengecewakan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;22 Januari &lt;br /&gt;Memiliki sifat ramah tamah, simpatik, berakal, banyak disukai orang, bisa tertarik pada politik dan masalah sosial dan bisa sukses berkat bantuan orang-orang yang lebih tua serta bisa mengalami perkawinan yang bahagia dan sejahtera. &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;23 Januari &lt;br /&gt;Baik, ramah, dermawan dan sangat aktif tetapi kadangkala murung. Ia bisa memperoleh keuntungan tanpa diduga. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;24 Januari Memiliki firasat yang tajam, agak pemalu dan banyak segan serta tidak mudah mempercayai orang sebab sering menaruh prasangka terhadap orang lain. &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;25 Januari &lt;br /&gt;Emosional, suka gugup, tampaknya sibuk saja bergerak kian kemari, memiliki kemauan yang keras, ulet dan berani menghadapi segala kemungkinan. &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;26 Januari &lt;br /&gt;Ingin hidup bebas dan tidak mau di bawah perintah orang lain. Dalam hal kepercayaan ia memegang teguh peraturan dan ia bisa berhasil dari banyak berkelana. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;27 Januari &lt;br /&gt;Amat pandai menyesuaikan diri dengan kalangan apapun, artistik, musikal, suka akan kesusasteraan, ia mampu menguasai filsafat dan kebatinan serta bisa sukses dalam dunia karang-mengarang. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;28 Januari Suka akan pemandangan yang indah, tenang, keras kepala, bakatnya ditujukan pada ilmu pengetahuan, kesenian dan karang-mengarang atau karir lain yang menguntungkan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;29 Januari &lt;br /&gt;Memiliki gerak-gerik yang amat gesit, meskipun sangat lamban dalam memperhatikan sesuatu yang menarik perhatiannya. Ia bisa sukses dalam bidang seni dan karang-mengarang. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;30 Januari &lt;br /&gt;Ramah-tamah, wataknya halus, pandangannya luas dan suka menjauhkan segala pertikaian. Umumnya cocok kalau menjadi pendeta, sosiawan atau seniman.&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;31 Januari &lt;br /&gt;Memiliki otak tajam dan kemauannya keras, dapat menemukan pendapat-pendapat baru yang banyak menguntungkan, gagah berani dan suka bertualang serta cocok kalau bergerak di bidang teknik dan mekanik. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;partner-pub-9068102599343067&lt;/div&gt;</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg_5cgIqPy5L4hEKkv866xHWmkxbS42TJiIB8AjkFzW0w0zpIJfl12jTtwdUsGzOyZSPC89_0dGTUL8a-Py5dOj3s65YuLt6i7W-Wb1JmOxP0DQMWL1XAnlrpeYQojH8DhLPQSd6EURvMc/s72-c/psychology1.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Kisah Seekor Anak Elang - Kau Tak Akan Tahu!</title><link>http://hitamputih-kita.blogspot.com/2008/01/kau-tak-akan-tahu.html</link><category>pencerahan</category><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><pubDate>Sat, 5 Jan 2008 07:37:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-8404471829089205531.post-2245523763261266857</guid><description>&lt;center&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Kau Tak Akan Tahu!&lt;/span&gt;&lt;/center&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgMyGjqrpCypLv5l3xwfIrgyNx1anWKRQXzgzKs-GWb_DZuVzuHcWufrQYLKi9J2y4_k_T3QLRAZZ-vKABchF1ZZik7_S0v_GRNVGSssK0oqkxXgDlyJbVsLZaGKs8N5kzCOhgRL729tPA/s1600-h/burung+elang.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgMyGjqrpCypLv5l3xwfIrgyNx1anWKRQXzgzKs-GWb_DZuVzuHcWufrQYLKi9J2y4_k_T3QLRAZZ-vKABchF1ZZik7_S0v_GRNVGSssK0oqkxXgDlyJbVsLZaGKs8N5kzCOhgRL729tPA/s320/burung+elang.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5151787516725598962" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Alkisah di suatu negeri burung, tinggallah bermacam-macam keluarga burung. Mulai dari yang kecil hingga yang besar. Mulai dari yang bersuara lembut hingga yang bersuara menggelegar. Mereka tinggal di suatu pulau nun jauh di balik bukit pegunungan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebenarnya selain jenis burung masih ada hewan lain yang hidup di sana. Namun sesuai namanya negeri burung, yang berkuasa dari kelompok burung. Semua jenis burung ganas, seperti, burung pemakan bangkai, burung Kondor, burung elang dan rajawali adalah para penjaga yang bertugas melindungi dan menjaga keselamatan penghung negeri burung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Burung-burung kecil bersuara merdu, bertugas sebagai penghibur. Kicau mereka selalu terdengar sepanjang hari, selaras dengan desau angin dan gesekan daun. Burung-burung berbulu warna warni, pemberi keindahan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Mereka bertugas bekeliling negri melebarkan sayapnya, agar warna-warni bulunya terlihat semua penghuni. Keindahan warnanya menimbulkan kegembiraan. Dan rasa gembira bisa menular bagai virus, sehingga semua penghuni merasa senang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada suatu ketika, seekor induk elang tengah mengerami telur-telurnya. Setiap pagi elang jantan datang membawa makanan untuk induk elang. Akhirnya, di satu pagi musim dingin telur-telur mulai menetas. Ada 3 anak elang yang nampak kuat berdiri. Dua anak elang hanya mampu mengeluarkan kepalanya dari cangkang telur harus berakhir dalam paruh sang ayah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan tangkas, elang jantan mengoyak cangkang telur lalu mematuk-matuk calon anak yang tak jadi. Perlahan-lahan sang induk memberikan potongan-potongan tubuh anaknya ke dalam paruh mungil anak-anak elang. Kejam...? Ini hanya masalah kepraktisan. Untuk apa terbang dan mencari makan jauh-jauh jika ada daging bangkai di dalam sarang. Sebagai hewan, elang hanya mempunyai naluri dan akal tanpa nurani. Inilah yang membedakan manusia dan hewan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Waktu berjalan terus, hari berganti hari. Anak-anak elang yang berbentuk jelek karena tak berbulu, kini mulai menampakkan keasliannya. Bulu-bulu halus mulai menutupi daging di tubuh masing-masing. Kaki kecil anak-anak elang sudah mampu berdiri tegak. Walau kedua sayapnya belum tumbuh sempurna.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Induk elang dan elang jantan, bergantian menjaga sarang. Memastikan tak ada ular yang mengincar anak-anak elang dan memastikan anak-anak elang tak jatuh dari sarang yang berada di ketinggian pohon.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu pagi, saat induk elang akan mencari makan dan bergantian dengan elang jantan menjaga sarang. Salah seekor anak elang bertanya:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Kapankah aku bisa terbang seperti ayah dan ibu?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Induk elang dan elang jantan tersenyum, bertukar pandang lalu elang jantan berkata: ”Waktunya akan tiba, anakku. Jadi sebelum waktu itu tiba, makanlah yang banyak dan pastikan tubuhmu sehat serta kuat”. Usai sang elang jantan berkata, induk elang merentangkan sayapnya lalu mengepakkan kuat-kuat. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hanya dalam hitungan yang cepat, induk elang tampak menjauhi sarang. Terlihat bagai sebilah papan berawarna coklat melayang di awan. Anak-anak elang, masuk di bawah sayap elang jantan. Mencari kehangatan kasih sang jantan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Waktu berjalan terus, musim telah berganti dari musim dingin ke musim semi. Seluruh permukaan pulau mulai menampakan warna-warni dedaunan. Bahkan sinar mentari memberi sentuhan warna yang indah. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anak-anak elang pun sudah semakin besar dan sayapnya mulai ditumbuhi bulu-bulu kasar. Suatu ketika seeor anak elang berdiri di tepi sarang, ketika ada angin kencang, kakinya tak kuat mencengkram tepi sarang sehingga ia meluncur ke bawah. Induk elang langsung merentangkan sayang dan mendekati sang anak seraya berkata: ”Rentangkan dan kepakan sayapmu kuat-kuat!”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi rasa takut dan panik menguasai si anak elang karenanya ia tak mendengar apa yang dikatakan ibunya. Elang jantan menukik cepat dari jauh dan membiarkan sayapnya terentang tepat sebelum si anak mendarat di tanah. Sayap elang jantan menjadi alas pendaratan darurat si anak elang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Si anak elang yang masih diliputi rasa panik dan takut tak mampu bergerak. Tubuhnya bergetar hebat. Induk elang, dengan kasih memeluk sang anak. Menyelipkan di bawah sayapnya dan memberikan kehangatan. Sesudah si anak tenang dan tak gemetar, induk elang dan elang jantan membawa si anak kembali ke sarang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Peristiwa itu menimbulkan rasa trauma pada si anak elang. Jangankan berlatih terbang dengan merentangkan dan mengepakkan sayap. Berdiri di tepi sarang saja ia sangat takut. Kedua saudaranya sudah mulai terbang dalam jarak pendek. Hal pertama yang diajarkan induk dan elang dan elang jantan adalah berusaha agar tidak mendarat keras di dataran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lama berselang setelah melihat e dua saudaranya berlatih, si elang yang pernah jatuh bertanya pada ibunya:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Adakah jaminan aku tidak akan jatuh lagi?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Selama aku dan ayahmu ada, kamilah jaminanmu!” jawab si induk elang dengan penuh kasih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Tapi aku takut!’ ujar si anak&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Kami tahu, karenanya kami ta memaksa.” Jawab si induk elang lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Lalu apa yang harus kulakukan agar aku beraai?” tanya si anak&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Untuk berani, kamu harus menghilangkan rasa takut!”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Bagaimana caranya?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Percayalah pada kami!” Ujar elang jantan yang tiba-tiba sudah berada di tepi sarang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Si anak diam dan hanya memandang jauh ke tengah lautan. Tiba-tiba si anak elang bertanya lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Menurut ibu dan ayah, apakah aku mampu terbang keseberang lautan?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan tenang si elang jantan berkata: ”Anakku kalau kau tak pernah merentangkan dan mengepakkan sayapmu, kami tidak pernah tahu, apakah kamu mampu atau tidak. Karena yang tahu hanya dirimu sendiri!”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu si induk elang menambahkan: ”Mulailah dari sekarang, karena langkah kecilmu akan menjadi awal perubahan hidupmu. Semua perubahan di mulai dari langkah awal, anakku!”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Si anak elang diam tertegun, memandang takjub pada induk elang dan elang jantan. Kini ia sadar, tak ada yang tahu kemampuan dirinya selain dirinya sendiri. Kedua orang tuanya hanya memberikan jaminan mereka ada dan selalu ada, jika si anak memerlukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Didorong rasa bahagia akan cinta kasih orang tuanya, si elang kecil berjanji akan berlatih dan mencoba. Ketika akhirnya ia menggantikan elang jantan menjadi pemimpin keselamatan para penghuni negeri burung, maka tahulah ia, bahwa kesuksesan yang diraihnya adalah di mulai saat tekad terbangun untuk melangkah. Sukses itu tak pernah ada kalau hanya sebatas tekad. Tapi tekad itu harus diwujudan dengan tindakan nyata walau di mulai dari langkah yang kecil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;center&gt;Awal mula pohon ialah benih.&lt;br /&gt;Hidup memerlukan pengorbananan.&lt;br /&gt;Pengorbanan memerlukan perjuangan.&lt;br /&gt;Perjuangan memerlukan ketabahan. &lt;br /&gt;Ketabahan memerlukan keyakinan.&lt;br /&gt;Keyakinan pula menentukan kejayaan.&lt;br /&gt;Kejayaan pula akan menentukan kebahagiaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perjalanan seribu batu, bermula dari satu langkah. &lt;br /&gt;(Lao Tze)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(HPK doc/Pencerahan/Jan08)&lt;/center&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;partner-pub-9068102599343067&lt;/div&gt;</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgMyGjqrpCypLv5l3xwfIrgyNx1anWKRQXzgzKs-GWb_DZuVzuHcWufrQYLKi9J2y4_k_T3QLRAZZ-vKABchF1ZZik7_S0v_GRNVGSssK0oqkxXgDlyJbVsLZaGKs8N5kzCOhgRL729tPA/s72-c/burung+elang.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Tips &amp; Trik Berpacaran (2)</title><link>http://hitamputih-kita.blogspot.com/2008/01/tips-trik-berpacaran-2.html</link><category>pencerahan</category><category>Tips  and Triks</category><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><pubDate>Sat, 5 Jan 2008 07:21:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-8404471829089205531.post-2816601486249033851</guid><description>&lt;center&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Is My Love Blind?&lt;/span&gt;&lt;/center&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiqYCQGK4kECYxVw5MGSzlHp4kgnjSMCQmxSoC6qSn2Z6st-yR_cLci4DJWmYN8wNN3TegjMM84aMZXPqFePDsDxtC6Lp8YYMa6P62GOTyFVB-uPjibwQaw3jd-ILfwswO0khOsxBF9hw8/s1600-h/Love+is+blind.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiqYCQGK4kECYxVw5MGSzlHp4kgnjSMCQmxSoC6qSn2Z6st-yR_cLci4DJWmYN8wNN3TegjMM84aMZXPqFePDsDxtC6Lp8YYMa6P62GOTyFVB-uPjibwQaw3jd-ILfwswO0khOsxBF9hw8/s320/Love+is+blind.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5151784660572347106" /&gt;&lt;/a&gt;Banyak alasan yang membuat anda jatuh cinta seperti terpesona pada pandangan pertama sehingga anda merasa jatuh cinta tanpa anda bisa menyebutkan alasannya. Cinta terkadang tumbuh karena terbiasa sering melakukan pekerjaan secara bersama. Hal yang sering terjadi adalah jatuh cinta tidak pernah ada pilihan lain. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebenarnya semua alasan itu normal-normal saja tapi anda harus ingat bahwa jatuh cinta terkadang menjadi suatu hal yang membutakan akal sehat. Saat anda menyukai seseorang, apapun yang anda lakukan kepada pasangan, semua berdasarkan pertimbangan cinta. Jangan anda terburu-buru jatuh cinta karena jika terlalu cepat maka anda akan dibutakan oleh cinta itu sendiri. Untuk itu, ada baiknya anda kenali ciri-ciri saat anda terkena cinta buta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Selalu menelpon dan mengirim sms. Setiap menit anda selalu menghujani dia dengan telepon dan sms. Hal ini akan membuat dia bukan semakin cinta kepada anda tetapi malah merasa jenuh karena terganggu. Sehingga bisa-bisa dia lari dari samping anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selalu menelpon dan mengirim sms. Setiap menit anda selalu menghujani dia dengan telepon dan sms. Hal ini akan membuat dia bukan semakin cinta kepada anda tetapi malah merasa jenuh karena terganggu. Sehingga bisa-bisa dia lari dari samping anda. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memberikan hadiah setiap waktu. Hadiah yang besar dan mahal yang anda berikan kepada pasangan anda. Sebenarnya uang dan perhatian seperti itu tidak bisa membeli cinta. Memang dia akan merasa senang menerimanya tetapi bukan berarti dia akan membalas cinta anda loh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menyebut dia pacar anda. Jika beberapa kali anda jalan bareng bersamanya dan sudah menganggap dirinya sebagai kekasih. Memang kebutuhan akan rasa aman terkadang membuat anda terbutu-buru dalam menjalin hubungan. Padahal hubungan yang sedang anda jalin belum tentu cukup kuat untuk menentukan akan berkembang ke arah yang anda inginkan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menjadi public enemy. Hati dan kepala anda yang dipenuhi cinta, pasti akan mempengaruhi pekerjaan dan persahabatan anda. Teman-teman dekat yang biasanya jalan bareng akan anda abaikan karena sibuk berduaan dengan dia. Kualitas pekerjaan anda juga menurun drastis karena anda tidak bisa konsentrasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi cobalah anda mulai saat ini, jangan anda libatkan emosi tapi gunakan logika juga. Jika anda bisa menggabungkan keduanya maka dijamin cinta anda tidak akan buta dan tak akan ada penyesalan nantinya. Goodluck girls. p2t&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;The Older, The Better&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam menjalin hubungan dengan seseorang yang lebih tua dari anda, ada beberapa kondisi yang menurun seiring dengan bertambahnya usia. Kondisi yang membaik merupakan hal-hal yang sering dianggap lelaki sebagai kelemahan perempuan yang usianya lebih muda. Simak beberapa kondisi tersebut, dibawah ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perempuan yang lebih tua seringkali lebih terbuka dalam masalah sex dan lebih mampu menikmatinya daripada perempuan yang lebih muda. Berdasarkan beberapa penelitian, puncak energi seksual perempuan justru dicapai pada usia pertengahan 30-an hingga 40-an. Hasrat sex akan lebih besar jika sang perempuan sudah mencapai puncak karirnya dan mapan secara finansial. Sehingga perempuan berumur merupakan pasangan sex yang tepat bagi lelaki muda yang memuncak hasratnya pada usia yang relatif lebih muda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengalaman kaum perempuan yang lebih tua cenderung memiliki pandangan dan sikap hidup yang lebih positif serta lebih bijak daripada perempuan muda. Sikap ini sangat menguntungkan karena lelaki muda sedang menggebu-gebu semangatnya mengejar impiannya sehingga membutuhkan tempat berlabuh. Lelaki muda membutuhkan seseorang yang selalu mendengarkan impian dan harapannya serta memberi simpati bahkan dukungan saat dia mengalami kegagalan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bertambahnya usia sering mengingatkan seseorang betapa semakin dekatnya dia dengan saat terakhir dalam hidupnya. Sehingga membuat perempuan lebih tua semakin menghargai hidupnya dan setiap pengalaman yang dialaminya. Dengan begitu mereka lebih dapat menghargai cinta yang diberikan seorang lelaki, apalagi usianya lebih muda maka dia akan membalasnya dengan sepenuh hati. Karena biasanya perempuan muda yang masih lajang cenderung mereka tidak mampu membalas cinta lelaki sebesar perempuan yang lebih tua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada beberapa cara untuk menjaga hubungan cinta dengan lelaki yang lebih muda. Yang pertama adalah anda harus menjaga penampilan anda. Buang jauh-jauh perasaan negatif terhadap penampilan fisik anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tonjolkan kelebihan anda yang terpendam karena pasti anda tidak bisa menyaingi daya tarik perempuan usia muda. Dengan menunjukkan perhatian dan dukungan penuh pada ambisis pasangan anda yang lebih muda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jangan memaksakan diri untuk mengikuti gaya hidup atau aktivitas pasangan bila anda tidak menyukainya. Anda bisa perlihatkan bahwa anda bisa memberinya ruang untuk berekspresi sesuai usianya meski anda kurang berminat. Jadi jangan menyerah dulu sebelum anda mencobanya. p2t (&lt;span style="font-style:italic;"&gt;hpk doc&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;partner-pub-9068102599343067&lt;/div&gt;</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiqYCQGK4kECYxVw5MGSzlHp4kgnjSMCQmxSoC6qSn2Z6st-yR_cLci4DJWmYN8wNN3TegjMM84aMZXPqFePDsDxtC6Lp8YYMa6P62GOTyFVB-uPjibwQaw3jd-ILfwswO0khOsxBF9hw8/s72-c/Love+is+blind.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Capricorn Girl (Dec 22 - Jan 19)</title><link>http://hitamputih-kita.blogspot.com/2007/12/capricorn-girl.html</link><category>Astrologi</category><category>Horoscope</category><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><pubDate>Thu, 27 Dec 2007 09:16:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-8404471829089205531.post-3650711827338631427</guid><description>&lt;center&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;WANITA CAPRICORN&lt;/span&gt;&lt;/center&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgtP4qVNio57PQDMshbDlrRoKXzUuGMSDxZCmd7NQVJGCcQlcsnc-vFTCfQupgnhqTDwcpShxPkKPoUz7m6umqAYmOlYImy87mIFfU_gX04OBd6R3ilzqg3VbsU93-aXaPVsFF8n50R5Cw/s1600-h/capricorn+girl.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgtP4qVNio57PQDMshbDlrRoKXzUuGMSDxZCmd7NQVJGCcQlcsnc-vFTCfQupgnhqTDwcpShxPkKPoUz7m6umqAYmOlYImy87mIFfU_gX04OBd6R3ilzqg3VbsU93-aXaPVsFF8n50R5Cw/s320/capricorn+girl.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5148473167772687042" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Wanita yang jangkung, langsing, dan tenang. Begitu marah, ia akan sangat galak. Ia akan dapat bekerja dengan lebih baik daripada beberapa pria, dan ia adalah wanita yang sangat percaya diri. Menurut pendapatnya, wanita bukanlah sekedar bunga untuk penghias rumah atau kantor, dan jelas bukan gender yang lemah yang membutuhkan pertolongan saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia suka mengendalikan dan menyembunyikan emosi pada yang lemah. Ia tidak akan pernah mencoba untuk mengubah siapapun, dan dia akan berusaha menerima mereka apa adanya. Jika ia tidak menyukai seseorang, maka ia tidak akan akan mengkritik atau memberi komentar, ia akan sama sekali tidak memperdulikan orang itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia benci bunga plastik dan bunga buatan karena hal itu terkesan tidak tulus. Ia menyukai bunga hidup dan baunya. Ia juga menyukai cowok yang memakai pewangi after shave. Jika anda adalah tipe orang yang akan memakai Jeans anda sampai sebulan, baru kemudian mencucinya, atau orang yang memakai sepatu lama, lebih baik anda segera melupakannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Ia mencintai musik dan alam, walaupun terkadang muncul juga kasus langka, (tidak menyukainya) . Ia suka berpiknik di alam bebas, maka, jika anda tidak punya banyak waktu untuknya, anda lebih baik mengajaknya dalam perjalanan memancing. Dia tidak sepencemburu wanita Leo atau Aquarius, tetapi jangan pernah melintasi batas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lebih baik anda tidak melihat dia marah, terutama didepan publik dimana dia dapat merasa dipermalukan secara umum. Ia suka berdandan dan memakai baju dengan sempurna dan sangat rapi, maka jangan pernah memaksa dia cepat-cepat melakukan hal ini. Ia memiliki tujuan sendiri dalam hidupnya, dan tidak perduli apakah anda memiliki gelar doktor atau tidak, jika ia menanggap anda tidak cerdas, maka dia tidak akan peduli&lt;br /&gt;tentang anda sama sekali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia suka bertemu dengan karakter orang cerdas, bukan karena sertifikat yang menyatakan bahwa ia cerdas. Jika memang anda tidak mampu menunjukkan bahwa anda cerdas, lebih baik anda segera menyingkir pergi. Ia tidak pernah menyukai pemimpi yang membicarakan mengenai mimpinya, tetapi tidak pernah berusaha mewujudkan mimpinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jangan pernah mengatakan kepadanya "semua orang melakukannya, maka kamu sebaiknya juga", atau "rasanya lebih baik kamu lakukan, karena itu baik buat kamu", karena ia hanya akan mau melakukan apa yang ia mau lakukan. Ia adalah orang yang rapi, jadi jika kamar anda mirip kandang babi, jangan pernah ajak dia masuk kedalam kamar anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika anda pergi kencan, cobalah tampil serapi dan sebersih mungkin, kuku juga bersih, atau kalau tidak, kencan itu akan menjadi kencan terakhir anda. Ia adalah tipe cewek yang 'cool' dan tidak akan merengek-rengek, begitu menyenangkan di telinga anda. Ia adalah tipe yang pelan tapi pasti. Ia akan selalu menghormati dan menghargai anda dan tidak akan pernah membuat anda malu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika ia mencintai anda, ia akan selalu membantu anda melakukan apapun yang anda lakukan. Ia suka membantu orang tanpa pamrih. Jika ia meminta anda melakukan sesuatu, dan anda tidak membantu, maka ia akan merasa sangat kecewa. Ia memiliki harapan yang tinggi dan percaya diri yang tinggi, ia lebih mempercayai kemampuan diri dan kepercayaan dirinya daripada "keberuntungan. "&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika istri anda adalah capricornus, maka anda akan memiliki rumah yang indah dan nyaman, dan makanan yang enak. Jika orang tua anda mengunjungi rumah anda, mereka akan merasa puas. Ia adalah seorang 3 in 1, ibu, istri, dan wanita rumah tangga sempurna, dan anda pun dapat mengatakan "bahagia selamanya." (hpk doc)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;partner-pub-9068102599343067&lt;/div&gt;</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgtP4qVNio57PQDMshbDlrRoKXzUuGMSDxZCmd7NQVJGCcQlcsnc-vFTCfQupgnhqTDwcpShxPkKPoUz7m6umqAYmOlYImy87mIFfU_gX04OBd6R3ilzqg3VbsU93-aXaPVsFF8n50R5Cw/s72-c/capricorn+girl.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Aku adalah Perempuan Malam oleh Jupiter</title><link>http://hitamputih-kita.blogspot.com/2007/12/aku-adalah-perempuan-malam-oleh-jupiter.html</link><category>Coretan Kita</category><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><pubDate>Thu, 27 Dec 2007 08:53:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-8404471829089205531.post-1451462408009152777</guid><description>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjv0MW4YRRfdBzSIOOkyIylYT4-cL4j_rF9ZjR1YKuDt2a_R3EGYPjryE_SngzPZIVrPYeLRvo6XXptJWkHqLUBFu3nuuXc3KsDJZtUiAAg1a4Cy4kVtrFezBpA9pyX5aCB1_IpW6tgf5c/s1600-h/angry+lady.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjv0MW4YRRfdBzSIOOkyIylYT4-cL4j_rF9ZjR1YKuDt2a_R3EGYPjryE_SngzPZIVrPYeLRvo6XXptJWkHqLUBFu3nuuXc3KsDJZtUiAAg1a4Cy4kVtrFezBpA9pyX5aCB1_IpW6tgf5c/s320/angry+lady.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5148470397518781106" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;center&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Aku adalah Perempuan Malam&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Ditulis oleh : Jupiter&lt;br /&gt;Pada tanggal : 27 Desember 2007&lt;/center&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku adalah perempuan pencinta malam dengan selaksa kelam. Sukma dan ragaku menyatu menyongsong fajar, dan berulang disetiap hembusan nafas, disetiap aliran darah, disetiap pandangan mata. Gelap dan sunyi terus menemaniku dalam pencarian makna. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari setiap gerakan jiwa yang tak terbaca, jiwa yang kosong ini mencoba merenungi kehidupan yang telah berlalu. Mencari arti dari kesadaran diri pada setiap kenyataan pahit yang harus dihadapi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku melihat para pencinta siang tengah tertidur di dalam sarangnya. Meringkuk pulas berselimut kulit berbulu tebal dengan mata terpejam rapat, sementara napasnya mendengkur halus melalui rongga hidung.  Taring-taringnya yang tajam tersimpan rapi di dalam mulutnya yang sedikit terbuka. Seringai buasnya berdamai dengan peredaran semesta alam yang senyap tak bersuara. Sejenak mereka melupakan buruan yang telah didapatnya tadi siang. Menjinakan diri dan meleburkan segalanya dalam keheningan dan gulitanya sang malam. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Aku selalu terjaga untuk menikmati keindahan jutaan bintang, yang bertaburan menghiasi angkasa yang luas membentang. Memandangi kumpulan titik-titik berkilauan terang dan redup di kejauhan. Berkedip mengerjapkan seberkas cahayanya yang menggantung berserak jauh tinggi, di hamparan langit yang menghitam. Meresapi keindahan malam purnama, yang berbeda dengan keindahan malam tanpa cahaya rembulan. Keindahan alam yang sangat menawan hati. Keindahan yang bernuansa kegelapan yang merambah dan menutupi seluruh permukaan bumi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika seluruh kehidupan penghuni dunia menunduk dan memasrahkan diri kepada sang malam. Aku tersadar dan mencoba menggugah hati, kemudian tertegun bersama pekatnya kisah yang tak bermakna, yang menyelimuti diri sehingga menjadi gundah karena tak mengerti dan mulai menduga-duga. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebaris kalimat berputar-putar dalam kepala. Entah disengaja ataupun tidak, sebaris kalimat tajam ini, kupandang dan terus aku cerna. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku adalah perempuan malam yang selalu bersahabat dengan keheningan alam. Meski jarang sekali bersuara, namun aku selalu bisa menangkap setiap makna dari rangkaian kata yang berbisa, yang dilontarkan dengan mengandalkan sebuah manuver intelektual. Rangkaian kata yang mencerminkan multiwajah kemarahan yang dengan sengaja telah dikaburkan dalam rangkaian sapaan yang bersahabat. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku memang tidak melihat, namun aku mampu mendeteksi detak jantung dan perubahan tekanan darah, laju pernapasan yang meningkat, respons lambung dan darah, respons otot-otot tubuh, perubahan temperatur kulit, indra yang menajam serta perubahan kimiawi darah dan adrenalin yang terus meningkat yang merupakan pusparagam bentuk fisiologis kemarahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku adalah perempuan malam, yang sedang berlatih untuk menumpahkan kemarahan secara produktif, dengan membentuk aura kejiwaan yang lebih mencerahkan, mengumpulkan setiap kata yang bertaburan di kepala dan menyusunnya hingga menjadi rangkaian kalimat yang berkesinambungan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku tengah membiasakan diri menikmati  keindahan pagi hari yang berbeda dengan keindahan sore hari. Keindahan waktu terbit yang berbeda dengan keindahan waktu terbenam. Keindahan langit cerah yang berbeda dengan keindahan langit yang diliputi awan. Bahkan keindahan yang berbeda pada jam tertentu dengan jam yang lain, pandangan tertentu dengan pandangan yang lain, dari kamar tertentu dengan kamar yang lain. Seluruhnya kujadikan sebagai bentuk lain dari keindahan yang dikaburkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesadaran yang menyibakkan kegelapan dimalam-malam yang pekat akan terus kunikmati. Sampai gelap malam bukan lagi gelapnya hati. Tapi cahaya terang yang selalu mengajakku untuk bertemu Cahaya Abadi dari kehidupan yang tak tahu sampai kapan akan dilalui. (hpk doc/Jupiter)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;partner-pub-9068102599343067&lt;/div&gt;</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjv0MW4YRRfdBzSIOOkyIylYT4-cL4j_rF9ZjR1YKuDt2a_R3EGYPjryE_SngzPZIVrPYeLRvo6XXptJWkHqLUBFu3nuuXc3KsDJZtUiAAg1a4Cy4kVtrFezBpA9pyX5aCB1_IpW6tgf5c/s72-c/angry+lady.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Penunggu Rumah Sofie oleh Naomi (Bag.2)</title><link>http://hitamputih-kita.blogspot.com/2007/12/penunggu-rumah-sofie-oleh-naomi-bag2.html</link><category>Cerber</category><category>Coretan Kita</category><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><pubDate>Thu, 27 Dec 2007 08:32:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-8404471829089205531.post-8454516539889187009</guid><description>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgdCPpbAeY9Bj5Nzg_aXYVajdnCSoI_IIpeltnvTFOIR0MWolHJNb4lKT7s50NfOZGKnRObpp9LGVLjLfTMINXWYcZ_btlGq69sis8wmDnZcIp2VGJSUIS3idy45gfVJT7ABwDoW1hTzWU/s1600-h/dark+angel.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgdCPpbAeY9Bj5Nzg_aXYVajdnCSoI_IIpeltnvTFOIR0MWolHJNb4lKT7s50NfOZGKnRObpp9LGVLjLfTMINXWYcZ_btlGq69sis8wmDnZcIp2VGJSUIS3idy45gfVJT7ABwDoW1hTzWU/s320/dark+angel.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5148462292915493538" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;center&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;PENUNGGU RUMAH SOFIE (2)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Ditulis oleh : Naomi Firenzee&lt;br /&gt;Pada tanggal : 27 Desember 2007&lt;/center&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siang itu, suasana kampus terlihat begitu lengang. Aku melihat Sofie sedang duduk santai, di salah satu bangku beton yang terdapat di depan ruangan dosen. Sesekali anak rambutnya melambai, dipermainkan oleh angin yang berhembus sepoi-sepoi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; “Hai, Fie...! Ngapain bengong sendirian?” teriakku sambil berjalan menghampirinya. Sofie hanya melirikku dari sudut matanya dan tersenyum aneh. Sofie tersenyum sinis. Kemudian dia menoleh ke arah yang berlawanan, menatap aneh pada sosok laki-laki yang bernama Dean. Laki-laki yang selama ini berusaha untuk menarik perhatian dan mendapatkan cinta Sofie.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; “Heh! Napa, lo?” ujarku sambil menghenyakkan pantat duduk di sebelahnya. Sofie menoleh menatapku, tapi ada yang lain dengan tatapan matanya. Aneh! Tak biasanya Sofie bersikap begini terhadapku. Sofie yang manja dan centil kenapa bisa tiba-tiba jadi cool gitu ya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt; “Eh, itu... laki-laki itu, siapa ya namanya?” tiba-tiba saja dia mengajukan pertanyaan yang membuatku terheran-heran. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt; “Heh?” aku menjadi kebingungan. Ku ikuti arah pandangan Sofie yang tertuju pada Dean.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; “Dia?” celetukku lagi. Sofie mengangguk. Keherananku semakin memuncak. Masa sih dia nggak kenal Dean yang hampir tiap malam ngapelin dia? Masa sih dia nggak ingat dengan Dean yang mau melakukan apapun, demi cintanya terhadap Sofie? Waduh! Ada yang nggak beres, nih!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; “Eh, lo sehat nggak, sih?” aku malah balas bertanya.&lt;br /&gt; “Masa sih lo nggak tau dia?” lanjutku.&lt;br /&gt; “Eh–uh, itu... aku lupa,” jawabnya gugup. Kecurigaanku mulai bertambah. Aku ingin tahu ada apa gerangan dengan Sofie.&lt;br /&gt; “Lo ingat nama gue, nggak?” selidikku, penasaran.&lt;br /&gt; “Yaa—ingat... kamu...” Dia mulai kelimpungan menjawab pertanyaanku. Sekarang aku mulai mengerti.&lt;br /&gt; “Kamu siapa? Mana Sofie?” desisku tajam. Dia semakin salah tingkah.&lt;br /&gt; “Aduh... kamu... aku… aku Sofie...” tangkisnya.&lt;br /&gt; “Jawab!” aku terus mendesaknya. Mungkin karena tidak tahan dengan desakanku, atau mungkin juga karena telah ketahuan, akhirnya dia mengaku.&lt;br /&gt; “Aku, Anna.” ujarnya pelan, namun cukup untuk membuatku terkesiap hebat.&lt;br /&gt; “Apa!” Terlontar teriakan tertahan dari mulutku. Heran bercampur takjub. Ini adalah pengalaman pertamaku berbicara dengan makhluk yang berasal dari lain dunia.&lt;br /&gt; “Ya, aku Anna. Penunggu rumahnya Sofie. Maaf tempo hari aku dan adikku telah membuatmu ketakutan.” Jelasnya.&lt;br /&gt; “Ka—kamu... Adikmu... Hah?” Aku tergugu.&lt;br /&gt; “Iya. Kami di sana satu keluarga. Aku, orang tuaku dan adik-adikku. Kami bertujuh sudah lama mendiami rumah itu.”&lt;br /&gt; “Mana Sofie! Ngapain kamu ada di tubuhnya?” ujarku sedikit ketus, ketika sudah bisa menguasai keadaan. Aku tidak lagi takut kepadanya, malah geram.&lt;br /&gt; “Sofie kutitipkan di Sedona, dia nggak bakalan kenapa-napa. Aku hanya meminjam sebentar tubuhnya. Aku tidak menyukai laki-laki itu. Laki-laki yang sering bertandang kerumahnya.” Suara Anna terdengar bersahabat. &lt;br /&gt;“Dean?” tanyaku hati-hati, ia mengangguk pelan sambil tersenyum. Timbul sedikit rasa nyaman, ketika aku mencoba berbincang lebih jauh dengannya. Dia cukup terbuka dan santai. Usianya jauh lebih dewasa dariku, sehingga aku menambahkan embel-embel ‘Mbak’ didepan namanya. &lt;br /&gt; “Mbak Anna, panggil Sofie, dong... Udah waktunya kuliah, nih!” Terlihat Sofie menyapukan kedua telapak tangan kewajahnya. Ia menggeliat kecil dan tersentak. Seketika muncul lah raut wajah Sofie yang sebenarnya.&lt;br /&gt; “Hai Naooo...” Ujarnya ceria, aku hanya kembali terheran-heran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;******&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejujurnya, aku merasa aneh karena berteman dengan makhluk yang tak kasat mata. Benar-benar aneh! Makin hari aku makin mengenal pribadi mbak Anna. Ia bercerita bahwa ia kasihan melihat Sofie yang selalu kesepian. Ia ingin melindungi Sofie dari rayuan gombal para lelaki. Ia juga bercerita tentang keluarganya, bagaimana ia bisa ada disana, tentang ia yang takut anjing, dan tentang kakek-kakek yang menghadangnya ketika ia kuundang untuk bermain kerumahku di tengah malam. Kakek-kakek yang berdiam di rumahku, terangnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Pernah aku bertanya kepadanya, mengapa ia tak pernah menunjukkan wajah aslinya. Namun ia tak pernah menjawab dan selalu saja mengalihkan pembicaraan. Aku semakin bertanya-tanya dan menduga, apa wajahnya mengerikan seperti sinetron mistis yang kerap ditayangkan di TV? Tapi aku tak berani memaksanya untuk bercerita tentang hal-hal yang ada diluar batas. Aku cukup tahu diri untuk hal itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Tak begitu banyak yang mengetahui perihal mbak Anna, yang sering memakai tubuh Sofie sebagai media. Namun, lambat laun hal itu tercium juga oleh keluarganya Sofie. Sofie kerap bertingkah aneh di hadapan keluarganya. Selidik punya selidik, akhirnya mereka tahu, bahwa Anna dan keluarganya adalah penunggu rumah tersebut. Mereka memang tidak mengganggu kenyamanan keluarganya Sofie, malah mereka turut menjaga rumah tersebut dari orang yang berniat iseng.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Lama aku tak mendengar lagi kabarnya mbak Anna. Entah bagaimana ceritanya dia, aku juga tidak tahu. Ketika hal itu kutanyakan Sofie hanya bilang, bahwa tubuhnya letih jika harus digunakan mbak Anna terus. Banyak kudengar cerita dari Sofie tentang mereka. Tentang mereka yang tidak mau lagi mencampuri urusan dunia, dan tentang permintaan aneh mereka. Mereka minta dikirimi pakaian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; “Hah? Jadi mereka naked?” Bisikku tak percaya. Sofie mengangguk.&lt;br /&gt; “Waktu itu secara tak sengaja Om-ku mendapati mereka dikamar mandi belakang, tanpa sehelai benang pun yang melekat ditubuh mereka.” &lt;br /&gt; “Jadi itu sebabnya dia tak berani menampakan wujud aslinya…” gumamku pelan.&lt;br /&gt; “Dia malu.” lanjut Sofie.&lt;br /&gt; “Makanya dia minta Om untuk mengirimi mereka beberapa pasang pakaian bekas.”&lt;br /&gt; “Caranya?” keningku berkerut mendengar penjelasan Sofie.&lt;br /&gt; “Dengan bantuan Kyai, Om bakalan melemparkan semua pakaian itu dijembatan besar dekat rumah. Biar mereka sendiri yang mengambilnya.” jelasnya lagi. Aku menggaruk-garuk hidung kebingungan. Aku tak mengerti!&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;******&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cerita tentang mbak Anna menguap begitu saja, seiring kesibukan kami dengan tugas-tugas perkuliahan yang menumpuk. Waktu libur pun tiba, kusempatkan diri untuk bermain ke rumah Sofie. Sudah lama aku tidak berkunjung ke rumahnya. Tidak ada yang berubah, kecuali cat rumahnya yang kelihatan baru. Sambil duduk santai, aku menebar pandangan. Mencoba mencari-cari bayangan mbak Anna. Tapi nihil, tak sedikitpun ada tanda-tanda menunjukkan keberadaan mbak Anna. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt; “Fie... ada cemilan, nggak?” celetukku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; “Coba lihat di kulkas deh, Nao... Perasaan masih ada Dunkin Donut disana.”&lt;br /&gt;Dengan malas kuseret kakiku ke arah dapur. Entah mengapa, tiba-tiba saja pandanganku tertuju pada kamar mandi yang ada disana. Sudut bibirku bergerak melengkung naik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; “Eh, mbak Anna, udah punya baju baru, toh?” Aku tersenyum menggoda, menatap sosok perempuan berbaju daster batik di pojok dapur. Sosok tak kasat mata, Anna…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Tamat&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;partner-pub-9068102599343067&lt;/div&gt;</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgdCPpbAeY9Bj5Nzg_aXYVajdnCSoI_IIpeltnvTFOIR0MWolHJNb4lKT7s50NfOZGKnRObpp9LGVLjLfTMINXWYcZ_btlGq69sis8wmDnZcIp2VGJSUIS3idy45gfVJT7ABwDoW1hTzWU/s72-c/dark+angel.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>The Golden Age of Classical Myths - Part. 5</title><link>http://hitamputih-kita.blogspot.com/2007/12/golden-age-of-classical-myths-part-5.html</link><category>Cerber</category><category>Myth Stories</category><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><pubDate>Thu, 27 Dec 2007 08:18:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-8404471829089205531.post-5180790273341018428</guid><description>&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Mercury (Hermes) and Iris&lt;/span&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjGujl4eVe0N6-zvvPyD5lBYLW-X7mtOhmHnO63ycVPLC25Ca6mYIamMbpCr7sIk8vYh-SsOrliG6qh3Ng0fKSo9piye3fWxtWAuigPylbqxBAW7D1bf38ri6S3cmunbyn8e3jkRNWFWKA/s1600-h/Hermes+%26+Iris.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjGujl4eVe0N6-zvvPyD5lBYLW-X7mtOhmHnO63ycVPLC25Ca6mYIamMbpCr7sIk8vYh-SsOrliG6qh3Ng0fKSo9piye3fWxtWAuigPylbqxBAW7D1bf38ri6S3cmunbyn8e3jkRNWFWKA/s200/Hermes+%26+Iris.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5148459118934661778" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Mercury adalah duta dewata, dewa pelindung perdagangan, penggembala, bahkan pencuri, putra Jupiter dari Maia, putri Atlas, dewi padang-padang bunga. Bagaimana kisahnya sampai dia menjadi dewa pelindung pencuri adalah sebagai berikut:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Konon saat berada dalam buaiannya setelah dilahirkan, Mercury telah memikirkan bagaimana mencuri ternak ayahnya yang digembalakan oleh Apollo, dewa terang dan musik, di Pyrrhea. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Niatnya tersebut kemudian memang dilaksanakannya dan sempat membuat Apollo kebingungan mencari ternak yang dipercayakan kepadanya karena Mercury memasang sepatu-sepatu ternak tersebut secara terbalik sehingga berlawanan arah dengan tempatnya menyembunyikan hasil curiannya di Peloponnesus. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya Apollo tahu bahwa pencurinya adalah dewa kecil yang baru saja dilahirkan itu. Segera dia membawa Mercury ke hadapan Jupiter dan melaporkan ulahnya kepada Bapa Semesta Alam tersebut. Di hadapan ayahnya Mercury tidak berani menyangkali perbuatannya. Dia menunjukkan tempat persembunyian hasil curiannya kepada Apollo.&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Hampir saja Apollo murka ketika mengetahui dirinya telah tertipu oleh seorang bayi yang baru lahir, namun Mercury kemudian memberikan lira ciptaannya kepada Apollo untuk meredakan amarahnya karena dia tahu betapa Apollo mencintai musik. Apollo begitu gembira menerima hadiah tersebut. Amarahnya pada Mercury langsung mereda berganti rasa sayang. Sejak saat itu jarang sekali orang melihat Apollo tanpa lira pemberian Mercury tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun demikian Mercury tidak jera-jeranya melakukan pencurian. Pernah dia mencuri tombak Mars, trisula Neptune, bahkan petir ayahnya. Untung saja Mercury segera mengembalikannya begitu melihat murka ayahnya, kalau tidak tentu dia menjadi sasaran amarah Jupiter. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meskipun begitu kebiasaan Mercury tersebut tidak selamanya merugikan. Pernah dia menyelamatkan ayahnya yang urat-uratnya dipotong oleh monster Typhoon dengan mencuri dan menyerahkannya kembali pada Jupiter.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah dewasa Mercury diangkat menjadi duta dewata karena kefasihannya berbicara dan bersilat lidah. Apollo memberikan tongkat berujung ular berkepala dua yang disebut caduceus yang menambah kemampuannya tersebut. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk memperlancar tugasnya, para dewa memberinya helm dan sandal bersayap agar dapat bergerak cepat melaksanakan perintah-perintah para dewa. Mercurylah yang bertugas menyampaikan amanat para dewa kepada umat manusia. Dia jugalah yang bertugas menghantar jiwa-jiwa menuju ke Hades.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila para dewa mempunyai Mercury sebagai duta, maka para dewi pun memiliki seorang duta, yaitu Iris, dewi pelangi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Iris adalah putri Thaumas dan Electra dan cucu Terra dan Pontus. Iris menjadi duta para dewi, khususnya Juno, karena memiliki sayap sehingga dapat terbang secepat kilat dan tak seorangpun yang menyadari bahwa Iris telah lewat jika tidak meninggalkan jejak berupa cahaya berwarna-warni di udara. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Konon Iris pulalah yang ditugasi menjaga harta benda dewa-dewi Olympus, sehingga orang sering mengatakan ada guci emas di ujung pelangi. Iris dicintai oleh segenap penghuni Olympus karena dia begitu cermat dalam melaksanakan tugasnya melayani mereka. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Iris dilukiskan sebagai wanita muda jelita berambut keemasan, bermata biru, pipinya berseri bagaikan mahkota bunga mawar merah muda, mengenakan gaun putih serta bersayap, seperti bidadari dalam seni Kristen. (hpk/doc)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;to be continued...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;center&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;The Greek names of the classical deities:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Jupiter: Zeus&lt;br /&gt;Juno: Hera&lt;br /&gt;Minerva: Pallas Athena&lt;br /&gt;Mars: Ares&lt;br /&gt;Venus: Aphrodite&lt;br /&gt;Vulcan: Hephaestus&lt;br /&gt;Mercury: Hermes&lt;br /&gt;Diana: Artemis&lt;br /&gt;Latona: Leto&lt;br /&gt;Aesculapius: Asclepius&lt;br /&gt;Meditrina: Epione&lt;br /&gt;Juventus: Ivy/Hebe&lt;br /&gt;Lucina: Eileithyia&lt;br /&gt;Ceres: Demeter&lt;br /&gt;Vesta: Hestia&lt;br /&gt;Neptune: Poseidon&lt;br /&gt;Pluto/Dis: Hades&lt;br /&gt;Proserpine: Persephone/Kore&lt;br /&gt;Mors: Thanatos&lt;br /&gt;Somnus: Hypnos&lt;br /&gt;Morpheus: Oneiros&lt;br /&gt;Cupid: Eros&lt;br /&gt;Hermione: Harmonia&lt;br /&gt;Discordia: Eris&lt;br /&gt;Sol: Helios&lt;br /&gt;Luna: Selene&lt;br /&gt;Aurora: Eos&lt;br /&gt;Lucifer: Phosphor&lt;br /&gt;Vesper: Hesperus&lt;br /&gt;Bacchus: Dionysus&lt;br /&gt;Saturn: Chronos&lt;br /&gt;Cybele: Rhea&lt;br /&gt;Caelus: Uranus&lt;br /&gt;Terra/Tellus: Gaia/Gea&lt;br /&gt;Amor: Agape&lt;br /&gt;Dia: Emera&lt;br /&gt;Justitia: Themis&lt;br /&gt;Pax: Irene&lt;br /&gt;Victoria: Nike&lt;br /&gt;Fortis: Bia&lt;br /&gt;Fury: Eumenides/Erinnies&lt;br /&gt;Parcae/Fata: Moirae&lt;br /&gt;Grace: Charites&lt;br /&gt;Felicitas/Fortuna: Tyche&lt;br /&gt;Ver: Thallo (Tunas)&lt;br /&gt;Aestas: Auxo (Tumbuh)&lt;br /&gt;Autumna: Karpo (Masak)&lt;br /&gt;Hyem: Chionia (Salju)&lt;br /&gt;Aquilo: Boreas&lt;br /&gt;Favonius: Zephyr&lt;br /&gt;Eurus: Argestes&lt;br /&gt;Auster: Notus&lt;br /&gt;Catamite: Ganymede&lt;br /&gt;Hercules: Heracles/Alcides&lt;br /&gt;Arianna: Ariadne&lt;/center&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Sumber:Forum KG/Legenda Dewa&amp;Dewi Yunani/Hansel/hpk doc/Dec/07&lt;/span&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;partner-pub-9068102599343067&lt;/div&gt;</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjGujl4eVe0N6-zvvPyD5lBYLW-X7mtOhmHnO63ycVPLC25Ca6mYIamMbpCr7sIk8vYh-SsOrliG6qh3Ng0fKSo9piye3fWxtWAuigPylbqxBAW7D1bf38ri6S3cmunbyn8e3jkRNWFWKA/s72-c/Hermes+%26+Iris.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Tips &amp; Trik Berpacaran (1)</title><link>http://hitamputih-kita.blogspot.com/2007/12/tips-trik-berpacaran-1.html</link><category>Tips  and Triks</category><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><pubDate>Thu, 27 Dec 2007 08:04:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-8404471829089205531.post-502225259254844018</guid><description>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiaCA8f1kYYMBaK_lzhprbTrV6aIFssqM7obJeXEIigM9BrniGrlwqCkYaJUDC_eU8ltNKSEpf9L9ZVgv6FVzsLCJgMCLms2MNp6kdyQV1hXfAPIejDTv68ld5BxBmMrdpgXc9LR51iuDU/s1600-h/CAEREPA3.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiaCA8f1kYYMBaK_lzhprbTrV6aIFssqM7obJeXEIigM9BrniGrlwqCkYaJUDC_eU8ltNKSEpf9L9ZVgv6FVzsLCJgMCLms2MNp6kdyQV1hXfAPIejDTv68ld5BxBmMrdpgXc9LR51iuDU/s200/CAEREPA3.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5148455837579647618" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Siasati Pasangan Pencemburu&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memang cemburu sering didefinisikan sebagai ketakutan berpindahnya rasa kasih sayang terhadap orang lain atau ketidakpercayaan akan kesetiaan orang yang dicintai. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terkadang cemburu perlu sebagai petunjuk rasa sayang terhadap pasangan tetapi saat cemburu mulai berlebihan maka tidak sedikit pasangan yang merasa terganggu. Untuk mengatasinya, ada baiknya anda ikuti petunjuk dibawah ini. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alasan pasangan merasa cemburu. Alasan seseorang cemburu adalah merasa tidak aman. Seperti saat masa kanak-kanak, dia merasa terabaikan atau pernah dikhianati mantan kekasih sehingga dia menjadi posesif pada anda. Tapi apapun alasannya, cemburu bisa menjadi hal yang serius jika tidak ditangani segera.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda harus memperhatikan tanda-tanda cemburu. Pasangan yang cemburu sering berkomentar tentang hal-hal yang dapat mengikis kepercayaan diri anda seperti mengritik penampilan fisik atau kemampuan intelektual anda.&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Perhatikan ucapan atau tindakannya. Hal ini dia lakukan untuk membuat anda merasa membutuhkan atau menggantungkan diri padanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal terbaik yang harus anda lakukan adalah tidak ikut larut dalam situasi yang diciptakan oleh pasangan. Tetaplah tenang dan arahkan pasangan untuk berpikir logis. Setelah dia mulai rasional dan tenang maka berilah jaminan bahwa anda menghargai hubungan dengannya serta tidak akan mengambil risiko yang membahayakan hubungan tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebenarnya cemburu dapat diatasi jika masih dalam batas kewajaran. Jadi anda bantulah pasangan anda membangun rasa percaya diri. Katakan padanya bahwa bersikap realitis dan saling pengertian adalah poin penting yang harus dijaga dalam sebuah hubungan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Waktunya berpisah. Jika kecemburuan mendorong pasangan menjadi semakin irasional bahkan cenderung keras maka hal terbaik yang harus dilakukan untuk melindungi diri anda adalah segera memutuskan hubungan dengannya. Semoga berhasil. p2t&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;br /&gt;Meningkatkan Kedekatan dengan Pasangan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat anda telah menjalin hubungan khusus dengan seseorang maka salah satu yang perlu dijaga adalah soal kedekatan (intimacy) antara anda dengan dia. Kedekatan di sini bukan hanya menyangkut soal kedekatan secara fisik, tetapi juga kedekatan secara emosional.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kualitas kedekatan akan sangat berpengaruh terhadap hubungan anda dan dia secara keseluruhan. Banyak faktor mempengaruhi tingkat kedekatan ini. Berbagai keputusan yang anda buat serta berbagai tindakan yang anda dan dia lakukan akan menentukan apakah anda akan makin dekat dengan dia atau justru sebaliknya akan makin renggang yang akhirnya berujung pada keputusan bubar jalan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saling pengertian, komunikasi yang baik, kejujuran dan keterbukaan adalah hal-hal yang perlu dijadikan landasan atau fondasi bila ingin tetap menjaga kedekatan antara anda dan dia. Terdapat paling tidak empat hal yang dapat anda lakukan untuk meningkatkan kedekatan anda dengan pasangan anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang pertama adalah senantiasa luangkan waktu untuk memberi perhatian kepada dia. Dalam hal ini, anda mungkin harus rela mengorbankan waktu anda beberapa saat untuknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua adalah senantiasa menunjukkan perasaan kasih sayang yang tanpa pamrih. Anda bisa menunjukkan perasaan kasih sayang ini dengan cara-cara romantis yang tentunya dia sukai.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal ketiga adalah jangan egois. Buatlah dia selalu senang dan nyaman serta memberikan dia sesuatu yang terbaik. Pepatah mengatakan bahwa orang yang memberi akan mendapat lebih sebagai gantinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Point terakhir adalah tetap menjaga komunikasi dua arah. Dengan begitu, anda diharapkan senantiasa selalu tahu apa yang diinginkannya. Selain itu, berusahalah untuk senantiasa jujur. Jangan mengatakan atau melakukan sesuatu yang dirasa menurut anda baik hanya sebatas untuk memuaskan perasaan diri sendiri. (Djoko Subinarto/p2t)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Sayang, Katakan Dengan Jujur Dong...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memang tidak enak rasanya bila pasangan yang sangat anda sayangi berlaku tidak jujur dan main belakang. Siapapun akan merasakan sakit hati atas ketidakjujuran pasangannya. Tapi jika kondisi seperti ini tidak segera ditangani maka akan berpotensi merusak hubungan kepercayaan yang sudah lama terjalin. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk melupakan dan menganggap tidak pernah terjadi sesuatu pasti tidak mungkin. Bila anda merasa hubungan tersebut layak untuk dipertahankan maka ada baiknya anda lakukan beberapa langkah berikut ini setelah pengkhianatan yang dilakukannya. Simak langkah-langkah berikut ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terima dan kontrol emosi. Anda mungkin merasa lepas kendali, dingin, sakit hati, marah dan ingin membalas dendam. Tindakan tersebut merupakan respon yang normal setelah mengetahui ketidakjujuran yang dilakukan oleh pasangan anda. Tapi akan lebih baik jika anda tidak bertindak berlebihan pada keadaan tersebut, cobalah anda intropeksi dan lakukan perenungan dalam hati. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cari dukungan dari orang lain. Anda bisa pikirkan siapa yang akan anda pilih untuk diajak bicara karena affair ini sangat mudah menjadi sebuah rumor. Pilih seseorang yang dapat mendukung dan mendengar anda tanpa berargumen. Tapi jika orang tersebut tidak membantu anda secara emosi, lebih baik anda coba bicara dengan orang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jangan pernah menyalahkan diri anda sendiri. Yang melakukan kesalahan bukan anda, jadi jangan anda salahkan diri anda. Karena perselingkuhan biasanya dianggap sebagai gejala masalah dalam hubungan suatu pasangan. Penting bagi anda untuk tidak menyalahkan diri sendiri atas affair pasangan anda. Bahkan jika pasangan anda merasa tidak senang maka affair adalah suatu pilihan untuk keluar dari hubungan meskipun ada alasan lain seperti emosi, seksual dan sosial yang tidak terkait dengan hubungan pasangan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cobalah anda pertimbangkan pilihan secara hati-hati. Jika anda belum siap memutuskan sebaiknya anda jangan terburu-buru dalam menetapkan putus atau jalan terus. Sisihkan waktu untuk mengkaji segala kemungkinan dan pilihan tersedia. Jika pada akhirnya kata 'pisah' adalah jawabannya maka pastikan hal itu anda buat dengan kepala dingin dan akal sehat. Semoga berhasil. p2t&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Sumber; berbagai sumber/hpk doc&lt;/span&gt;)&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;partner-pub-9068102599343067&lt;/div&gt;</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiaCA8f1kYYMBaK_lzhprbTrV6aIFssqM7obJeXEIigM9BrniGrlwqCkYaJUDC_eU8ltNKSEpf9L9ZVgv6FVzsLCJgMCLms2MNp6kdyQV1hXfAPIejDTv68ld5BxBmMrdpgXc9LR51iuDU/s72-c/CAEREPA3.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Bersahabat Dengan Alam oleh Jupiter</title><link>http://hitamputih-kita.blogspot.com/2007/12/menyatu-dengan-alam-oleh-jupiter.html</link><category>Coretan Kita</category><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><pubDate>Wed, 12 Dec 2007 06:02:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-8404471829089205531.post-3369617015555863615</guid><description>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhUNmMTL7lTJqSTLwkWEfC7YJFRxyFpL6MobsF5ey66suCCo3POpqo1jCUR0mRt8S_OUNpOW9inupunR3cmMK7HPwWvGD6Bl6-dtsUXDV4cGWnvcSabG_2ODBOSr5nrnYmoWpsztvnFvxA/s1600-h/sadness-20.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhUNmMTL7lTJqSTLwkWEfC7YJFRxyFpL6MobsF5ey66suCCo3POpqo1jCUR0mRt8S_OUNpOW9inupunR3cmMK7HPwWvGD6Bl6-dtsUXDV4cGWnvcSabG_2ODBOSr5nrnYmoWpsztvnFvxA/s200/sadness-20.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5142856444743458530" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;center&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Bersahabat Dengan Alam&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Ditulis oleh : Jupiter&lt;br /&gt;Pada tanggal : 12 Desember 2007&lt;/center&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam diam kupejamkan mata, mencoba meresapi merdunya suara alam. Dentuman-dentuman kecil sang ombak yang menghantam kokohnya batu karang, disertai sentuhan lembut angin laut pada lapisan teratas kulit tubuh, seakan menina bobokan jiwaku. Begitu nyaman, begitu tenang. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasa penat yang akhir-akhir ini tidak pernah berhenti menyelimuti galaunya hati sepertinya telah mulai memudar, berganti dengan satu rasa damai yang melenakan. Dari jutaan keindahan alam yang disuguhkan oleh sang pencipta, keindahan tepian samudera selalu sanggup mematahkan jeruji pengap yang selalu menghimpit nafasku. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diantara merdunya suara alam, samar kudengar irama music hip hop menyentuh gendang telingaku. Perlahan kubuka kelopak mata. Setelah menengok ke kanan dan kiri, aku bisa yakin kalau suara itu bukan berasal dari pantai ini. Iramanya timbul tenggelam, tak ubahnya dengan suara ombak yang tengah aku nikmati. &lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Dengan enggan, ku tebar pandangan ke sekitar. Disana, di tengah samudera, kulihat ada satu titik kecil yang semakin lama semakin membesar. Dengan dibantu teropong yang selalu kubawa, aku mengamati benda di tengah samudera tersebut. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebuah kapal besar, sepertinya sebuah kapal pesiar. Semakin lama kapal pesiar itu nampak semakin besar. Sekarang aku yakin dari mana datangnya sumber suara yang mengusik ketenanganku tadi. Irama music hip hop yang dibawa oleh sang bayu tadi, ternyata berasal dari kapal pesiar megah tersebut. Mereka mungkin sedang menyelenggarakan sebuah pesta, pesta yang tentunya di ramaikan dengan gelak tawa dan senyum bahagia. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada rasa miris di dalam diri, ketika membayangkan kemeriahan pesta tersebut. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku pernah merasakan kemeriahan di beberapa pesta. Saat seperti itu semua penat disulap menjadi tawa, tawa yang membahana. Tawa yang sebagian besar keluar dari kepura-puraan. Tawa yang memabukkan sehingga lupa pada kenyataan yang sebenarnya timpang. Tawa  yang selalu diakhiri dengan sedu sedan karena di campakkan oleh teman-teman, yang sebagian besar ternyata jelmaan dari ular berkepala dua dan serigala berbulu domba. Tawa yang selalu berganti dengan seringai yang sangat mengerikan. Seringai kemenangan karena bisa mematahkan pertahanan lawan. Pertahanan yang berlandaskan kepercayaan yang telah diberikan. Kepercayaan yang selalu berakhir dengan penyesalan yang sangat menyakitkan.  &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Sampai disini, aku berhenti mengamati kapal pesiar yang tengah berpesta tersebut. Kenangan pahit itu membuat sesak nafasku lagi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perlahan kubaringkan kembali tubuhku di atas hamparan pasir yang sangat bersahabat. Ku tengadahkan kepala. Sesaat indahnya sunset telah memukau penglihatanku. Keajaiban yang disuguhkan sang pencipta benar-benar menjadi teraphy yang sangat ampuh. Dalam sekejap, rasa damai itu kembali penuhi sukmaku. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seandainya saat ini riak-riak kecil ombak itu tiba-tiba berubah menjadi badai Tsunami, sedikitpun aku tidak akan mencoba menghindar. Kurelakan tubuh yang lemah ini menjadi  santapan badai ganas tersebut. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Harapanku hanya satu, aku ingin menyatu dengan alam dan menjadi bagian dari riak kecil ombak yang selalu bersahabat dengan batu karang. Batu karang yang sangat kokoh, yang tidak mudah patah walau dihantam oleh ribuan badai. (&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Jupiter/hpk doc.&lt;span style="font-style:italic;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;partner-pub-9068102599343067&lt;/div&gt;</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhUNmMTL7lTJqSTLwkWEfC7YJFRxyFpL6MobsF5ey66suCCo3POpqo1jCUR0mRt8S_OUNpOW9inupunR3cmMK7HPwWvGD6Bl6-dtsUXDV4cGWnvcSabG_2ODBOSr5nrnYmoWpsztvnFvxA/s72-c/sadness-20.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Penunggu Rumah Sofie oleh Naomi (Bag.1)</title><link>http://hitamputih-kita.blogspot.com/2007/12/penunggu-rumah-sofie-oleh-naomi-bag1.html</link><category>Cerber</category><category>Coretan Kita</category><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><pubDate>Wed, 12 Dec 2007 05:53:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-8404471829089205531.post-352629704005827947</guid><description>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEikDn4n1Ur0HiHuq1kl68T6NE00u0gtHdNxuVP5WIct6nEtk8jFj0Ey2883sF1YGxOdHliV_WZV1QA6hGMuUjAx7y2l0emnEMcT6uQeQK4_KCgvuHFQziROV67BxwrKE4Nl1px6At7CAkw/s1600-h/angel+sad..jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEikDn4n1Ur0HiHuq1kl68T6NE00u0gtHdNxuVP5WIct6nEtk8jFj0Ey2883sF1YGxOdHliV_WZV1QA6hGMuUjAx7y2l0emnEMcT6uQeQK4_KCgvuHFQziROV67BxwrKE4Nl1px6At7CAkw/s200/angel+sad..jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5142854151230922450" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;center&gt;PENUNGGU RUMAH SOFIE&lt;br /&gt;Ditulis oleh : Naomi Firenzee&lt;br /&gt;Pada tanggal : 11 Desember 2007&lt;/center&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aneh! Itulah kesan pertama yang kutangkap ketika menjejakkan kaki untuk yang pertama kalinya di rumah itu. Rumah yang di cat berwarna putih itu kelihatan sepi, seperti tak pernah ditempati. Itulah rumah Sofie, teman sekampusku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Jadi lo tinggal disini, Fie?” Celetukku memecahkan kesunyian. Kuedarkan pandangan mata mengitari rumah tersebut. Ada bangunan bertingkat dua disebelahnya, namun masih dalam satu pekarangan rumah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Iya, Nao,” dengan susah payah Sofie menjejalkan anak kunci kedalam pintu tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; “Sendirian?” Tanyaku lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; “Enggak, bareng kakak.” Klik! Terdengar bunyi pintu terbuka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; “Mari, Nao. Ayo masuk.” Lanjutnya.&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Rumah itu tidak terlalu luas. Tapi menurutku cukup besar juga untuk ditempati oleh Sofie yang tinggal hanya berdua dengan kakak perempuannya. Tidak terlalu banyak perabot. Satu set sofa ruangan tamu beserta lemari pajangan yang dipenuhi keramik kecil-kecil. Ruangan tengahnya pun hanya dilengkapi dengan sederetan peralatan elektonik terbaru yang canggih, tanpa kursi, hanya dihiasi permadani biru yang lembut ditambah dengan bantal-bantal besar yang berbentuk kotak. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun ada satu pemandangan yang mengganjal mata. Ayunan santai itu! Ayunan yang terletak berseberangan dengan ruangan tengah rumahnya. Entah mengapa, perasaan aneh tadi mulai menggelayuti hati ini kembali. Tiba-tiba saja bulu kudukku merinding dan perasaan dingin mulai menjalari tubuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; “Fie, apa kamu nggak takut tinggal berdua?” ujarku sekedar mengenyahkan rasa aneh yang menghinggapi diri. Sofie berjalan menuju kamarnya yang kuikuti dari belakang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; “Enggak tuh! Kan ada anak kost juga,” jawabnya santai sembari melemparkan tas ketempat tidurnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; “Oh, jadi yang di sebelah tempat kost, ya?” tanyaku semangat. Sofie hanya tersenyum sambil menganggukkan kepalanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; “Eh, ada yang keren, nggak?” tanyaku lagi sambil mengedipkan mata, sekedar melumerkan suasana hati yang diliputi perasaan ngeri. Dia tertawa ngakak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; “Kenapa?” selidiknya genit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; “Yaa… siapa tau aja…” elakku sambil menghempaskan tubuh pada kasur yang empuk itu.&lt;br /&gt; “Hahaha… dasar! Emang satu belum cukup, apa?” Ledeknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; “Yee… orang cuma nanyain apa ada yang cakep? Buat cuci mata, gitu loh!”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; “Hehehe… kirain… Udah, ah! Aku mau mandi dulu, gerah, nih! Lagian, aku jarang ketemu mereka. Pada sibuk, gitu… Oh, iya… anggap seperti rumah sendiri aja ya, Nao!” Jelasnya sambil masuk ke kamar mandi yang terdapat di pojokan kamar. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kucoba untuk membiasakan diri dengan situasi. Namun aku heran dan berpikir, mengapa ayunan itu begitu mengganggu penglihatanku? Ku coba untuk bersikap santai. Kusambar sebuah majalah. Tapi udara panas dan rasa kering di tenggorokan memaksaku untuk mencari sesuatu yang dingin.  Kulangkahkan kaki keluar menuju ke lemari pendingin yang terletak di dapurnya yang bergaya moderen itu, sambil menggamit sebuah majalah Misteri. Aku haus! &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orange juice yang terdapat di dalam lemari pendingin itu, sungguh menggugah hati. Kuteguk dengan segera setelah terlebih dahulu menuangkannya kedalam gelas. Namun baru beberapa tegukan, suatu kejadian aneh telah membuatku tersedak. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesaat aku tertegun, menatap satu bayangan yang tak kasat mata, melesat melintasi pintu kamar mandi yang terletak di ujung dapur tersebut. Namun ketika otakku kembali berfungsi dan dapat mencerna bayangan yang telah ditangkap oleh mataku. Spontan, aku langsung terbirit lari. Wanita itu? dia menatapku! sekarang aku jadi tahu,  perasaan aneh yang sejak tadi menghinggapiku, ternyata sebuah Penampakan!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bulu kudukku merinding! Aku duduk meringkuk, di salah satu sofa yang ada di ruangan tengah, sambil menutupi wajah dengan sebuah majalah yang sejak tadi aku genggam. Ketika aku mencoba mengintip ke arah datangnya Penampakan tadi, secara tidak sengaja, mataku menangkap sebaris tulisan yang ada di majalah Misteri  yang ada di tanganku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; “Sialan! Mistis banget, sih!” umpatku kesal bercampur ngeri, seraya melemparkan majalah tersebut. Untuk mengusir ketakutan, kunyalakan TV dengan volume yang sengaja aku besarkan. Beberapa saat kemudian, ketakutanku mulai berkurang. Perasaan tegang yang tadi menyerangku berangsur hilang. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesaat kemudian aku mulai larut dalam satu suguhan musik, yang ditayangkan oleh saluran TV favoriteku. Ketika hatiku sudah mulai tenang kembali, tiba-tiba telingaku dikagetkan oleh suara berderit pelan. Reflek kepalaku menoleh ke sumber suara itu. Mataku langsung terpaku pada ayunan yang begerak perlahan, terayun sendiri. Samar-samar aku melihat, seorang anak perempuan tengah duduk di ayunan tersebut. Kepalanya terpekur, seakan menatap lantai yang ada dibawahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; “Astaghfirullah… ada yang aneh dengan rumah ini.”  gumamku lirih. (Naomi/hpk.doc)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;bersambung...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;partner-pub-9068102599343067&lt;/div&gt;</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEikDn4n1Ur0HiHuq1kl68T6NE00u0gtHdNxuVP5WIct6nEtk8jFj0Ey2883sF1YGxOdHliV_WZV1QA6hGMuUjAx7y2l0emnEMcT6uQeQK4_KCgvuHFQziROV67BxwrKE4Nl1px6At7CAkw/s72-c/angel+sad..jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Spice Girls Awali Tur Reuninya di Kanada</title><link>http://hitamputih-kita.blogspot.com/2007/12/spice-girls-awali-tur-reuninya-di.html</link><category>Artist Bio</category><category>Musics</category><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><pubDate>Wed, 12 Dec 2007 05:49:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-8404471829089205531.post-4879324106855336001</guid><description>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjsdadpV6khBv2lmhJarhMV1TI8SezhW5KHX2yhz9p5VBTqP1EQ-eHTjtaLGcjFfRqs3IO1XD96vPF_JIrdv6RKRVhrAKINezgJOeiRyArdJoswB62PpXuXzynOKCaIhcKSfhKwG5ZKtxg/s1600-h/Spice+Girl-Tour+Reuni.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjsdadpV6khBv2lmhJarhMV1TI8SezhW5KHX2yhz9p5VBTqP1EQ-eHTjtaLGcjFfRqs3IO1XD96vPF_JIrdv6RKRVhrAKINezgJOeiRyArdJoswB62PpXuXzynOKCaIhcKSfhKwG5ZKtxg/s200/Spice+Girl-Tour+Reuni.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5142851947912699586" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;center&gt;TUR REUNI: Para personil Spice Girls (dari kiri) Melanie Chisholm, Victoria Beckham, Geri Halliwell, Melanie Brown, dan Emma Bunton, beraksi di Vancouver, Kanada, Minggu (2/12) waktu setempat.&lt;/center&gt;&lt;br /&gt;Girl Power telah kembali, Minggu (2/12), ketika kelompok Spice Girls dari Inggris memulai tur reuni mereka yang sudah lama ditunggu-tunggu, dengan penampilan yang lebih istimewa ketimbang saat pertama kali menyerbu dunia pop pada akhir dekade 1990-an.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kelima anggota kelompok itu, yang lebih dikenal dengan nama panggilan mereka Posh, Baby, Sporty, Ginger dan Scary, membuka show mereka di depan 20.000 penggemarnya di Vancouver dengan tiga mega-hit mereka, antara lain Spice Up Your Life.&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;"Apa kabar?" kata Melanie ‘Sporty’ Chisolm kepada para penonton pada awal konser mereka, yang juga dilengkapi dengan tayangan video mengenai sejarah kelompok tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para pesohor yang hadir pada malam itu antara lain bintang sepak bola David Beckham, suami Victoria ‘Posh’ Beckham dan penyanyi Avril Lavigne.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Konser di Vancouver ini merupakan peluncuran tur keliling mereka yang meliputi Kanada, AS, dan Eropa selama tiga bulan mendatang. Show mereka kemungkinan akan diperluas dengan konser di Afrika Selatan dan Amerika Selatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Spice Girls menaklukkan dunia musik pada akhir dasawarsa 1990-an, dengan lagu-lagu yang enak didengar dan gaya yang disukai remaja serta slogan Girl Power yang membuat mereka menjadi fenomena pop terhadap saingannya Beatles.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para penonton di Vancouver sebagian besar adalah kaum remaja putri dan wanita yang ketika kelompok itu berada di puncak kejayaannya masih berusia remaja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pergelaran keliling terakhir mereka berlangsung hampir 10 tahun silam, namun pada saat itu pula, tanggal 31 Mei 1998, Geri ‘Ginger’ Halliwell mengumumkan pengunduran dirinya. Keempat anggota yang tersisa mengeluarkan album ketiga pada tahun 2000 sebelum mereka bubar secara resmi pada Pebruari 2001.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Spice Girls, yang terdiri atas Victoria Beckham (Posh), Melanie Brown (Scary), Melanie Chisholm (Sporty), Gerri Halliwell (Ginger) dan Emma Bunton (Baby), dibentuk pada 1994 setelah perusahaan manajemen mereka memasang iklan di sebuah koran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hit pertama mereka, Wannabe muncul pada 1996, yang kemudian disusul dengan beberapa lagu lainnya, antara lain Stop, Spice Up Your Life, dan Say You'll Be There.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka yang kini berusia di atas 30-an dengan jumlah anak tujuh orang, kemudian merintis karir solo dengan tingkat keberhasilan yang berbeda-beda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Konser di Vancouver menandai tampilnya dalam satu pentas kelompok asli tersebut dalam hampir satu dekade, demikian menurut promotor mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hingga sejauh ini mereka telah menjual 50 juta keping rekaman di seluruh dunia dan mencapai prestasi dengan sembilan single mereka berada di urutan puncak lagu-lagu Inggris pada dekade 1990-an. (&lt;span style="font-style:italic;"&gt;hpk doc.&lt;/span&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Sumber; Media Indonesia&lt;/span&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;partner-pub-9068102599343067&lt;/div&gt;</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjsdadpV6khBv2lmhJarhMV1TI8SezhW5KHX2yhz9p5VBTqP1EQ-eHTjtaLGcjFfRqs3IO1XD96vPF_JIrdv6RKRVhrAKINezgJOeiRyArdJoswB62PpXuXzynOKCaIhcKSfhKwG5ZKtxg/s72-c/Spice+Girl-Tour+Reuni.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Bermula dari Catatan Harian</title><link>http://hitamputih-kita.blogspot.com/2007/12/bermula-dari-catatan-harian.html</link><category>Tips  and Triks</category><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><pubDate>Wed, 12 Dec 2007 05:33:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-8404471829089205531.post-99492637114319892</guid><description>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEib2P3leQ90rSigYWGFSfxKokwDDooJixiPqRMO4yKGg7AKIUHbDDyl_ioxhLwfK-_Oevbcd2EqhVDN9Age7FOGT7I747fihY3imt7m6V_LzVfwE_At3smeVFlnHnfFy_GDpEhzU0F5MCc/s1600-h/diary+book.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEib2P3leQ90rSigYWGFSfxKokwDDooJixiPqRMO4yKGg7AKIUHbDDyl_ioxhLwfK-_Oevbcd2EqhVDN9Age7FOGT7I747fihY3imt7m6V_LzVfwE_At3smeVFlnHnfFy_GDpEhzU0F5MCc/s200/diary+book.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5142850990134992562" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Menulis itu mudah. Begitu kata Bang Arswendo. Nggak percaya? Cobalah mulai dari diari. Buat permulaan, diari bisa jadi tempat latihan paling murah dan tidak banyak menuntut. Materinya tentu terserah kita. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertama-tama, bisa mulai dari menuliskan perasaan kita tentang apa saja. Tidak perlu takut salah, yang penting bebaskan pikiran, menulislah sesuka hati. Seorang guru pembimbing penulisan, namanya William Forrester pernah bilang, “Menulislah - pada saat awal - dengan hati. Setelah itu, perbaiki tulisan dengan pikiran. Kunci pertama dalam menulis adalah bukan berpikir, melainkan mengungkapkan apa saja yang anda rasakan.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Buku harian tentu jadi tempat yang cocok untuk menampung gagasan-gagasan hati ini. Banyak penulis yang memulai karir kepenulisannya lewat catatan harian. J.K.Rowling, penulis fiksi Harry Potter yang terkenal itu mulai corat-coret pertama dari diari. Muhamad Yamin, salah satu founding father kita yang menggagas teks Sumpah Pemuda, menjadi terkenal salah satunya adalah berkat latihan dan kesetiaan menulis diari.&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Selain itu, sebagian kita mungkin juga pernah mendengar nama Soe Hok Gie. Beliau adalah salah satu tokoh kunci gerakan mahasiswa angkatan enampuluhan. Aktivis keturunan Cina tapi lebih Indonesia dari orang Indonesia ini menulis catatan harian sejak ia berumur 15 tahun, sewaktu masih duduk di SMP. Tradisi menulis catatan harian ini ia pelihara terus, bahkan hingga menjelang wafatnya. Banyak hal yang ia ungkapkan di situ. Mulai dari yang lucu (tentang teman-teman dan gurunya di sekolah), yang dramatis (tentang ketidakadilan, tentang aktivitas pergerakan di lapangan demonstrasi, dan pengucilan dirinya dari kawan-kawan sepergerakan) hingga hal-hal yang romantis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berkat latihan dan ketekunan menulis catatan harian, ia jadi mudah mengekspresikan gagasan-gagasan dan kegelisahannya waktu itu di gelanggang yang lebih luas. Tulisan-tulisannya juga menyebar ke media publik nasional. Bukan hanya aktivitas pergerakannya di lapangan demonstrasi, tulisan-tulisannya juga membikin ciut nyali banyak pihak, termasuk kawan-kawannya sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah wafat, catatan-catatannya itu kemudian dikumpulkan dan dibukukan dengan judul “Catatan Seorang Demonstran”. Buku kumpulan catatan harian Hok Gie ini, konon jadi salah satu penanda penting tentang sejarah gerakan mahasiswa angkatan 66. Saat ini kabarnya Mira Lesmana sedang bersiap-siap meluncurkan film biografi Soe Hok Gie, judulnya “Gie”. Buku “Catatan Seorang Demonstran” inilah yang menjadi sumber rujukan utama Mira.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jauh setelah generasi Hok Gie, kita mengenal Dyan Nuranindya, pengarang novel remaja “Dealove”. Seangkatan dengan Dyan, ada Laire Siwi yang mengarang novel “Nothing but Love” dan Maria Ardella, pengarang novel “Me Versus High Heels!”. Ketiganya mengaku mulai menulis dari diari. Hasilnya kita bisa lihat. Novel-novel mereka dibaca dan diburu, sebagian malah mengalami cetak ulang. Konon, dari royalti penerbitan buku-buku mereka, mengalir duit jutaan ke kocek masing-masing.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika di Indonesia kita mengenal Gie, Dyan, Laire, dan Maria, dari buku catatan harian kita juga bisa mengenal Anne Frank. Anne adalah salah satu generasi penulis perempuan Jerman yang terusir dari negerinya akibat kebijakan penghapusan ras Yahudi oleh Hitler. Catatan harian Anne Frank ini adalah kesaksian dramatis bagaimana ia melarikan diri dari kejaran Nazi, kekejaman Nazi, dan bagaimana ia mempertahankan catatan hariannya itu dari serdadu Nazi. Kisahnya juga sudah difilmkan dengan judul yang sama dengan nama penulisnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu, kenapa catatan harian? Anais Nin, seorang penulis Prancis dan banyak menulis catatan harian, pernah berujar “orang yang kembali ke buku harian adalah orang yang mencari dirinya, penyusuran jalan menuju pengembangan dan kesadaran, jalan menuju kreativitas.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jalan menuju kreativitas dan penemuan diri. Dua hal itulah yang bisa kita peroleh ketika mulai menulis dan menekuni penulisan catatan harian. Dua hal itu pula yang kita perlukan untuk merintis jalan sebagai penulis. Terlebih saat ini, begitu banyak ruang yang terbuka bagi penulis-penulis muda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi, tunggu apa lagi? raihlah kesempatan!(&lt;span style="font-style:italic;"&gt;hpk doc.&lt;/span&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Sumber: Penulislepas.com/Denny Y. F. Nasution&lt;/span&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;partner-pub-9068102599343067&lt;/div&gt;</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEib2P3leQ90rSigYWGFSfxKokwDDooJixiPqRMO4yKGg7AKIUHbDDyl_ioxhLwfK-_Oevbcd2EqhVDN9Age7FOGT7I747fihY3imt7m6V_LzVfwE_At3smeVFlnHnfFy_GDpEhzU0F5MCc/s72-c/diary+book.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Perjalanan Hidup Kerang</title><link>http://hitamputih-kita.blogspot.com/2007/12/mengulas-arti-dari-kata-benar-baik.html</link><category>pencerahan</category><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><pubDate>Wed, 12 Dec 2007 05:00:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-8404471829089205531.post-9183138854973606113</guid><description>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjXuZa5sfa49bSuvjOrKFZEQ-WEQZegvgB3dBPZtguU-UQNERD_w3J_bub9DK6SmpCb1uS3yfZaNmSORXIG0Nci-P46cZ1PVU6eAQ_-tBcB6Y43IVIWkTvolIgSN6XKsOAoy7ap2o3szPc/s1600-h/kerang.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjXuZa5sfa49bSuvjOrKFZEQ-WEQZegvgB3dBPZtguU-UQNERD_w3J_bub9DK6SmpCb1uS3yfZaNmSORXIG0Nci-P46cZ1PVU6eAQ_-tBcB6Y43IVIWkTvolIgSN6XKsOAoy7ap2o3szPc/s200/kerang.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5142867177866731250" /&gt;&lt;/a&gt;Pada suatu hari seekor anak kerang di dasar laut mengadu dan mengaduh pada ibunya sebab sebutir pasir tajam memasuki tubuhnya yang merah dan lembek.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Anakku," kata sang ibu sambil bercucuran air mata, "Tuhan tidak memberikan pada kita bangsa kerang sebuah tangan pun, sehingga Ibu tak bisa menolongmu. Sakit sekali, aku tahu anakku. Tetapi terimalah itu sebagai takdir alam." "Kuatkan hatimu. Jangan terlalu lincah lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kerahkan semangatmu melawan rasa ngilu dan nyeri yang menggigit. Balutlah pasir itu dengan getah perutmu. Hanya itu yang bisa kau perbuat", kata ibunya dengan sendu dan lembut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anak kerang pun melakukan nasihat bundanya. Ada hasilnya, tetapi rasa sakit bukan alang kepalang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kadang di tengah kesakitannya, ia meragukan nasihat ibunya. Dengan air mata ia bertahan, bertahun-tahun lamanya. Tetapi tanpa disadarinya sebutir mutiara mulai terbentuk dalam dagingnya. Makin lama makin halus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasa sakit pun makin berkurang. Dan semakin lama mutiaranya semakin besar. Rasa sakit menjadi terasa lebih wajar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya sesudah sekian tahun, sebutir mutiara besar, utuh mengkilap, dan berharga mahal pun terbentuk dengan sempurna.Penderitaannya berubah menjadi mutiara ; air matanya berubah menjadi sangat berharga. Dirinya kini, sebagai hasil derita bertahun-tahun, lebih berharga daripada sejuta kerang lain yang cuma disantap orang sebagai kerang rebus di pinggir jalan. (&lt;span style="font-style:italic;"&gt;hpk doc.&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;partner-pub-9068102599343067&lt;/div&gt;</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjXuZa5sfa49bSuvjOrKFZEQ-WEQZegvgB3dBPZtguU-UQNERD_w3J_bub9DK6SmpCb1uS3yfZaNmSORXIG0Nci-P46cZ1PVU6eAQ_-tBcB6Y43IVIWkTvolIgSN6XKsOAoy7ap2o3szPc/s72-c/kerang.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Another Secret Between Moon And Earth - (The Anger of Aunt Gwendolyn - Episode.2) by Naomi Firenzee</title><link>http://hitamputih-kita.blogspot.com/2007/12/another-secret-between-moon-and-earth.html</link><category>Cerber</category><category>Coretan Kita</category><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><pubDate>Sun, 2 Dec 2007 16:39:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-8404471829089205531.post-1928039505048867535</guid><description>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgCIpLkolgO0_YirFeIQj4jXSoK6gqbIDFoOKdwBCISzLeEiuFPAFM2hrq6KH_uT_blmenenSNHHB98fVBY7GBbq8iOEQ9FUtvrwL-Cbdh9KJAq7FxpyEHLi_mIRG75oSD0f65t2LcSjA8/s1600-r/another+secret.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiAIVOMLfurYnIViaUkvgetZnYUaUesXlt0ozzaiNxcuSUIATWuTQYqLlqBfK_SEKFR_9Iyvk_E-ouE_ZUKKPiHbcSN8vwDj11b1oU1YVoSLiOM0amuMYjBAfZJ_WAgmMYu4Jy8u1FVtoI/s320/another+secret.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5139316948881982402" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;center&gt;ANOTHER SECRET BETWEEN MOON AND EARTH&lt;br /&gt;(The Anger of Aunt Gwendolyn - Episode.2)&lt;br /&gt;Ditulis oleh : Naomi Firenzee&lt;br /&gt;Pada tanggal : 2 Desember 2007&lt;/center&gt;&lt;br /&gt;Dengan terengah-engah Zweeth mencoba menerobos pintu gudang yang terletak agak jauh dari rumahnya. Gudang itu ruang penyimpanan, penuh dengan benda-benda yang sudah lama tak terpakai. Diletakkannya sapu terbang itu perlahan, kemudian mulai mengatur nafas. Ia berusaha menyingkirkan debu dan jaring laba-laba yang menempel di kepalanya. Lalu mencoba berdiam diri, mendengarkan dengan seksama. Tidak ada kejadian apa-apa. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan mengendap-ngendap, Zweeth mulai melangkah keluar. Mengamati keadaan rumah dengan matanya yang bulat indah. Terlihat olehnya bibi Gween yang sedang asyik dengan tanamannya yang ada di kebun. Buru-buru ia melangkahkan kaki menuju rumah melewati pintu belakang. Perlahan-lahan dibukanya pintu itu dan melesat masuk. Zweeth ceroboh telah membiarkan pintu itu terbanting dengan sendirinya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Krieettt... Brak! Bunyi hempasan pun terdengar keras sampai keluar rumah. Benar saja, sesaat kemudian terdengarlah suara bibi Gwendolyn membahana disiang yang terik itu.&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;“Zweeth... is that you, my dear?” teriak bibi Gwendolyn sambil melangkah masuk. Sepatunya terdengar mengetuk-ngetuk lantai rumah yang terbuat dari kayu pilihan. Zweeth yang tadinya hendak melangkah menaiki tangga menuju kamarnya dilantai atas, mendadak berhenti. Jantungnya berdebar kencang, keringat dingin mulai mengucur deras dari pelipisnya. Ia kelihatan pucat. Sambil meremas-remas jemarinya, ia berbalik. Dilihatnya bibi Gwen berjalan menghampirinya sambil menyeka tangan ke celemek yang melilit ditubuhnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; “Ye... yeah... It’s me, Aunt Gwen”. Ujar Zweeth gugup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; “Are you all right, honey? You are look so pale...” bibi Gwen cemas melihat keadaan keponakan satu-satunya. Dirabanya dahi Zweeth dengan punggung tangannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; “I am fine, aunty. Just a little bit tired.” Jawab Zweeth menepis tangan bibi Gwen,  mencoba menghindari tatapan mata bibinya yang memandangnya penuh dengan rasa khawatir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; “May be a cup of a hot tea could return your strength and make you a little bit fresh.” Ujar bibi Gween sambil berjalan menuju dapur dan menyalakan kompor. Zweeth tak berani membantah. Ia mengikuti bibi Gwen dari belakang. Dengan gugup, dihenyakkan lah  pantatnya pada kursi yang berada dibelakang meja makan tersebut. Ia gelisah, sama sekali tidak merasa nyaman. Ingin rasanya ia berlari kekamarnya dan membenamkan diri didalam selimut dan kasurnya yang hangat serta empuk. Matanya menatap punggung bibi Gwen, namun pikirannya melayang entah kemana. Tiba-tiba saja bibi Gwen telah berada didepannya, meletakkan secangkir teh hangat. Langsung saja diambilnya cangkir itu dan mulai menyeruput isinya sedikit demi sedikit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Zweeth! Whose shirt is that?” Selidik bibi Gwen curiga. Zweeth tersedak, ia terbatuk-batuk. Seketika wajahnya merah padam. Ia menggeleng-geleng sambil memegangi dadanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; “Could you explain it to me? Where did you get that shirt? It wasn’t belongs to you, I reckon.” bibi Gwen kembali bertanya ketika batuk Zweeth telah mereda. Zweeth makin gelisah, meremas ujung kemeja bagian bawah milik Kent yang sedang dipakainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; “Zweeth, I’m waiting for your answer!” ulang bibi Gween dingin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; “Well... it’s belong to...” Zweeth kebingungan. Berpaling menatap cangkir tehnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; “Zweeth!” suara bibi Gween terdengar lebih keras dan tegas yang membuat Gween tersentak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; “ini kepunyaannya! Dan aku tidak tahu siapa namanya!” Zweeth berteriak,ia terkejut mendengar ucapan yang keluar dari mulutnya sendiri. Ia ternganga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; “Sopan sedikit, Zweeth! Dan jangan membentakku! Aku ini lebih tua darimu!” bibi Gwen menggeram marah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; “Tapi aku benar-benar tidak tau, Aunt Gwen! Aku tidak bermaksud membentakmu...”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; “Dan aku tidak tau siapa namanya? Setelah ia yang begitu baik yang telah memberikan aku tempat bernaung, berbagi kehangatan dalam semalam...” bathinnya berujar. Bagaikan tersambar petir, Zweeth mendadak teringat kejadian malam itu dengan Kent. Semua begitu jelas, bagaikan sebuah gambar bergerak yang diputar persis didepan matanya. Malam yang dilewatinya bersama sentuhan lembut orang itu. Sebuah pelukan hangat yang telah menentramkan hatinya. Pergumulan mereka... Ya! Pergumulan mereka yang telah menghantarkan Zweeh pada sebuah pengalaman yang sensasional yang sama sekali belum pernah ia rasakan. Pengalaman yang membuatnya seperti disengat ribuan jarum yang mengalirkan kejutan-kejutan listrik yang sama sekali tidak menyakitkan, justru membuatnya terlena. Malam yang membuatnya terbang melayang sampai ke bulan tanpa bantuan sapu terbang. So sensational!  Semuanya... ia ingat semuanya... ada perasaan lain menyelip dihatinya ketika ia mengingat semua itu. Perasaan yang belum pernah dimilikinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Bahkan, namanya pun tak sempat kutanyakan...” ia berujar sendu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; “Konyol! Benar-benar kedengaran konyol! Bagaimana mungkin kamu bisa memakai pakaian orang yang sama sekali tidak kamu kenal?” mata bibi Gwen mendelik. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt; “why don’t you ask your magic crystal, aunt Gwen!” Zweeth mulai terpancing emosinya, ia menjawab bibinya dengan ketus. Serta merta ia mulai berdiri dan berjalan meninggalkan Bibinya yang tengah menahan amarah sendirian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; “Aku  belum selesai denganmu, Zweeth! Mau kemana kamu!”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; “ Ah, sudahlah, Bi! Aku sudah lelah!”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; “Bagaimana dengan Bunny!” Bibi Gwen mendesis tajam yang membuat Zweeth mendadak berhenti dan terpaku pada kakinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; “Mengapa kamu tak menjawabku, Zweeth!”, raut wajah bibi Gwen berubah sangar. Tak biasanya bibi bersikap seperti itu terhadapnya. Takut-takut ia berbalik, namun tak berani menatap langsung pada kedua mata bibinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; “B-Bunny... Bunny... he’s gone, aunt Gwenn... I... I’m sorry... I...” terbata Zweeth menjawab pertanyaan bibinya. Ia mematut-matut ujung sepatunya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; “APA?!?” bibi Gwen terkesiap mendengar ucapan Zweeth.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; “Bukan salahku, Bi! Bukan salahku kalau Bunny menghilang! Salahkan dia! Salahkan mereka yang menghalangi terbangku! Salahkan Sang Bayu yang menamparku hingga tubuhku membeku! SALAHKAN MEREKA!” ujar Zweeth, mencoba mencari kambing hitam atas kegagalannya dalam mengemban mandat dari bibi Gween yang mulai dikuasai amarah itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; “Zweeth!!! Kamu sadar, apa yang telah kamu lakukan?!” tatapan tajam mata bibi Gween begitu dingin menghunus jantung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; “But I...” Zweeth mulai kehabisan kata-kata dan mulai terisak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; “Kamu telah gagal, Zweeth...” Bibi Gween mengalihkan pandangannya keluar  jendela.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; “Aku...mereka...”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; “Tahukah kamu apa artinya itu...?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; “Bibi... aku...“&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; “Kegelapan... Tidak akan ada lagi malam yang tenang...”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Bibi, aku sudah berusaha...”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; “Kamu telah mengecewakan bibimu, Zweeth... kamu telah mengecewakan kaum kita!”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; “Sudah kukatakan bukan sa...“&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; “Pergi kamu! PERGI! DAN TEMUKAN KELINCI ITU!” sorot tajam mata bibi Gwen mengandung kemarahan yang teramat sangat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; “Bibi...!” Zweeth berlari menghampiri bibi Gween kemudian berlutut dan memeluk kedua kaki bibinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; “Kemana akan kucari, Bi...” tangis Zweeth mulai meledak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; “Aku tak peduli! JANGAN PERNAH KEMBALI SAMPAI KAU MENEMUKANNYA!” Bibi Gween mendorong tubuh Zweeth. Zweeth jatuh terduduk. Wajahnya bersimbah air mata. Ia tak percaya bibinya akan memperlakukannya sekejam itu. Ia tak sanggup lagi berkata-kata. Ia mulai membenci bibinya. Ditatapnya bibinya sinis untuk yang terakhir kalinya dan mulai bangkit dari jatuhnya. Dengan penuh kebencian ia berbalik dan pergi meninggalkan bibinya sendirian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Tak terasa jatuhlah buliran air mata itu, air mata kesedihan bibi Gwen... ia menatap kepergian Zweeth dengan hati yang meratap pilu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; “Maafkan bibi, sayang...”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;center&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;The End&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Coming soon! &lt;br /&gt;Another Secret between Moon and Earth &lt;br /&gt;(Olympus in Love; Janji Bumi pada Bulan)&lt;/center&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;partner-pub-9068102599343067&lt;/div&gt;</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiAIVOMLfurYnIViaUkvgetZnYUaUesXlt0ozzaiNxcuSUIATWuTQYqLlqBfK_SEKFR_9Iyvk_E-ouE_ZUKKPiHbcSN8vwDj11b1oU1YVoSLiOM0amuMYjBAfZJ_WAgmMYu4Jy8u1FVtoI/s72-c/another+secret.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Watak berdasarkan tanggal lahir - Desember</title><link>http://hitamputih-kita.blogspot.com/2007/12/watak-berdasarkan-tanggal-lahir.html</link><category>Antropologi</category><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><pubDate>Sun, 2 Dec 2007 16:31:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-8404471829089205531.post-545882461683441179</guid><description>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhpcqv7yHeVZdJrhjkd47dYTJ3flWIUXS53z1TmC60jNfycmG2GyZIF_bf4AKhWvYLtIiYw9MwGtCkskdwVu44EFFqu-NGZ_MRDr45qg6fpNlcuBEW2vPfiWPs8AmCb1CfpsdxxHIfhkX4/s1600-r/secret1.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEitCJtQz8IR09qjh1I67_dR0B_sI1T8JFxxxSawB6ZzDY4LHnYh5auNY8vIag_GV3hbS2HjDK4QjQrVrTBkgxQgkX1RY-kG0Z07-xLME9NcLCYDTuF38jNkWwHF9hmFeOVH_Io5vNLxCxc/s320/secret1.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5139306868593738658" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;1 Desember &lt;br /&gt;Ramah-tamah, bersemangat dan ambisius. Ia banyak disukai oleh kalangan tua maupun muda. Ia bisa beruntung dalam penghidupannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2 Desember &lt;br /&gt;Luar biasa pandai dan mempunyai gagasan yang asli. Ia suka berdiam dirumah dan hubungan kekeluargaannya dengan orang tua amat erat. Ia bisa mendapatkan banyak pertolongan dari teman-temannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3 Desember &lt;br /&gt;Sangat pandai, mempunyai gagasan asli sehingga bisa mendapatkan penemuan baru. Ia suka bekerja keras tampa mengenal lelah. Ia bisa berhasil baik dibidang kesenian dan kesusasteraan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4 Desember &lt;br /&gt;Sosial, berperikemanusaiaan, artistik, musikal, perasaannya amat peka. Ia bisa berkelana jauh dari tempat kelahirannya dan bisa berhasil dalam pekerjaan yang berhubungan dengan ketentaraan.&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;5 Desember &lt;br /&gt;Tenang, suka akan perdamaian dan hal-hal yang bersifat keagamaan dan mudah menaruh kepercayaan kepada orang lain tanpa diselidiki secara mendalam sehingga kalau tidak berhati-hati bisa tertipu. Ia bisa berhasil kalau bekerja di bidang karang-mengarang atau ketentaraan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6 Desember &lt;br /&gt;Suka akan kesenian dan musik, perasaannya mudah tersinggung dan suka bekerja grasa-grusu. Ia bisa berhasil dari hal-hal yang tak terduga. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7 Desember &lt;br /&gt;Otaknya dan firasatnya tajam, bisa berkelana jauh dari tempat kelahirannya dan di mana-mana namanya bisa populer.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;8 Desember &lt;br /&gt;Mulia, agung, mempesona orang-orang di sekelilingnya, aktif dalam segala hal. Ia bisa sukses kalau bekerja sebagai seorang arsitek, pengarang atau prajurit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;9 Desember &lt;br /&gt;Giat dalam segala hal, berjiwa bebas, gagah berani dan suka berfilsafat. Ia bisa berhasil di bidang kemiliteran atau sebagai pemimpin perusahaan.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;10 Desember &lt;br /&gt;Moderat, bisa berhasil dalam kalangan kemiliteran dan kurang beruntung dalam hal surat-menyurat. Dalam kehidupannya ia bisa mengalami perubahan secara mendadak.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;11 Desember &lt;br /&gt;Emosinya sangat kuat sehingga penghidupannya kurang bisa menyenangkan. Dalam melakukan segala usaha harus berhaati-hati supaya pikirannya tidak mudah tegang.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;12 Desember &lt;br /&gt;Budi bahasanya manis, banyak mengalah, suka berfilsafah dan suka bersemedi. Ia tidak bersikap fanatik terhadap agama yang dianutnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;13 Desember &lt;br /&gt;Pandai, cerdik, jujur, suka keadilan, sifatnya welas kasih dan suka menolong sesamanya sehingga tua muda sangat menyukainya.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;14 Desember &lt;br /&gt;Pandai, cerdik, pandai berusaha apa saja, artistik dan musikal dan agak ambisius. Ia bisa berhasil di bidang kesusasteraan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;15 Desember &lt;br /&gt;Banyak pikirannya dan berpandangan ingin merdeka. Ia mempunyi rejeki yang besar dan bisa memperoleh dari pihak orng tua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;16 Desember &lt;br /&gt;Aktif dalam segala hal dan agak ambisius. Ia bisa berhasil dalam segala bidang usaha yang digemarinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;17 Desember &lt;br /&gt;Wataknya kuat, pandangannya luas dan bisa memperoleh kebahagiaan dalam penghidupannya. Namanya pun bisa terkenal di kalangan masyarakat luas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;18 Desember &lt;br /&gt;Pikirannya tetap mantap, keputusan yang diambilnya tegas, suka berdikari dan tidak mau di bawah perintah orang. Ia bisa hidup beruntung di hari tuanya, akan tetapi harus berhati-hati terhadap musuh yang tersembunyi.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;19 Desember &lt;br /&gt;Keras, berani mati, suka bepergian dan surat-menyurat. Ia harus berhati-hati terhadap beberapa hal ini sebab banyak bahayanya.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;20 Desember &lt;br /&gt;Tulus hati, banyak pikir, suka berhati-hati dan bersahaja. Terhadap agamanya ia bisa bersikap fanatik dan berpegang teguh kepada tradisi kuno. Ia harus waspada terhadap penipuan yang dapat membuat dirinya menderita atau mengalami kerugian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;21 Desember &lt;br /&gt;Aktif dan giat dalam banyak hal, sangat berani, ramah tamah, pandai bergaul, dapat menyesuaikan diri dengan keadaan, agak ambisius dan adatnya keras, sekali waktu bisa luwes serta bisa menikmati kehidupan yang senang dan banyak rejeki di hari tuanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;22 Desember &lt;br /&gt;Suka berdebat, suka mengkritik, baik hati, artistik, musikal, perasaannya amat peka dan dapat sukses dalam bidang usaha yang digemarinya serta bisa memperoleh pertolongan dari orang lain yang usianya lebih tua.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;23 Desember &lt;br /&gt;Suka melamun dan berfantasi, hatinya baik, welas kasih, kurang aktif dalam melakukan usahnya. Ia bisa mencapai sukses dalam penghidupannya yang penuh pergulatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;24 Desember &lt;br /&gt;Iri hati dan menyukai barang antik. Ia bisa berhasil dalam mengerjakan perusahaan asuransi. Supaya tidak merugikan diri sendiri, ia harus menjauhkan diri dari tindakan spekulasi atau adu untung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;25 Desember &lt;br /&gt;Suka berkorban untuk perikemanusiaan dan bersifat sangat jujur. Dengan keuletan dan kesungguhan hatinya, ia bisa mengatasi kesulitan-kesulitan yang dihadapinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;26 Desember &lt;br /&gt;Baik dan suka beramal serta ia tidak mengalami kekurangan sahabat yang suka menolong dan memberi dorongan semangat demi kemajuannya.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;27 Desember &lt;br /&gt;Murah hati, terbuka atau suka terus terang dan suka berangan-angan tinggi tetapi sedikit sekali yang bisa tercapai. Ia berhasil sebagai seorang pengarang yang baik atau juga seorang penyair atau ahli musik.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;28 Desember &lt;br /&gt;Berotak cerdas, aktif, rajin, pandangannya luas, suka akan filsafat dan banyak penemuannya serta agak ambisius. Ia bisa menjadi pengarang atau wartawan dan namanya menjadi terkenal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;29 Desember &lt;br /&gt;Suka berhati-hati, banyak pikir dan bermuram durja serta terlalu mengkhawatirkan akan masa depannya padahal kalau mereka bisa sabar, ulet dan bersikap bijaksana, maka segala kesulitan hidupnya bisa diatasi.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;30 Desember &lt;br /&gt;Ulet, rajin dan dapat berhemat serta pandangannya luas. Ia bisa berhasil dihari tuanya dan memperoleh kedudukan baik tanpa menerima warisan.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;31 Desember &lt;br /&gt;Kemanusiaan, banyak pikir, artistik dan musikal serta suka akan sopan santun dan kesusasteraaan. Ia bisa hidup senang dalam kehidupan perkawinannya.(&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;hpk/doc&lt;span style="font-style:italic;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;partner-pub-9068102599343067&lt;/div&gt;</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEitCJtQz8IR09qjh1I67_dR0B_sI1T8JFxxxSawB6ZzDY4LHnYh5auNY8vIag_GV3hbS2HjDK4QjQrVrTBkgxQgkX1RY-kG0Z07-xLME9NcLCYDTuF38jNkWwHF9hmFeOVH_Io5vNLxCxc/s72-c/secret1.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Mengenal Karakter Wanita Sagitarius</title><link>http://hitamputih-kita.blogspot.com/2007/12/mengenal-karakter-wanita-sagitarius.html</link><category>Antropologi</category><category>Horoscope</category><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><pubDate>Sun, 2 Dec 2007 16:27:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-8404471829089205531.post-6017262470853915669</guid><description>&lt;center&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;WANITA SAGITARIUS&lt;/span&gt;&lt;/center&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiFPDsRaPIWMaPGA7rfLyQsFD3gFjxRurCiRndWDZBDoN9v1lFv4frvntz48-I2YrzZFqt4R-zFXCMkRKm71hfh14F_8YivnAhYKhYXqqSZlYHiyfxZFU0DjzIMdsABZct8iXUDLSqgJeY/s1600-r/sagitarius+girl.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiPxb1sBhHiDX5iDAaYNt_HTAJeqGrz56t2OnUC0vtYEfBjT1JedH9Wtb46fcBBeDLi-2ojfvJPfbVK4eIDglEBTe5kVLuvB8cDFePI1S4xowQaY1N4RT1bSwwf4GHz_UNpA6Y8dWzSeBI/s320/sagitarius+girl.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5139305348175315858" /&gt;&lt;/a&gt;Wanita jangkung, langsing dan anggun, yang akan berjalan dengan penuh kebanggaan bagaikan sedang berjalan di panggung kontes kecantikan. Jika ia terpeleset, atau hampir jatuh, ia akan menutupinya dengan manis dan melanjutkan langkahnya dengan anggun dan meyakinkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia pandai menggunakan make-up untuk mempercantik dirinya. Ia selalu bisa melihat dunia secara positif, maka wajahnya selalu nampak bahagia. Ia tidak akan menyerah dengan mudah. Tipe wanita penuh percaya diri yang percaya pada penampilan dan gaya sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia tidak akan mengikuti mode, tetapi selalu berusaha tampil dengan gaya yang berada diantara sederhana dan terlalu modern. Ia adalah orang yang sangat terbuka, bahkan terkadang terlalu apa adanya. Orangnya jujur, dan tidak pernah mencoba mencari masalah dengan orang lain. Ia terkadang mengatakan hal yang tidak semestinya anda ingin dengar.&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Tapi dia juga bisa mengatakan banyak hal yang menyenangkan pada saat yang sama. Misalnya, ia mungkin akan berkata "Rasanya pengen deh kamu bisa dapet duit lebih banyak, jadi kamu bisa beli baju lebih bagusan, tapi mending tetep deh. Abis, kalau kamu terus mikirin dapet duit banyak, ntar malah jadi rakus."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda mungkin akan bingung mendengar kata-kata ini, apakah anda akan marah atau anda akan malah semakin menyatanginya. Ia juga memiliki jiwa yang bebas dan tidak suka tinggal di rumah. Ia suka dilindungi, tetapi bukan berarti dia mau diperintah-perintah. Ia tidak bisa menghargai pria lemah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika ia berusaha mengungguli anda, maka anda harus tenang dan mencoba mengendalikan dia dengan membatasinya, dengan cara melakukan hal yang sama kepadanya. Ia akan mau mendengar anda jika ia menghormati anda. Ia suka menjadi diri sendiri dan menyukai cowok yang menjadi dirinya sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia adalah wanita yang tidak suka banyak tingkah, jadi anda tidak akan mendengar dia akan berkata "Tebak, abis ini aku mau ngapain," atau "tebak, aku lagi mikir apa", karena ia selalu mengatakan apa yang ada dipikirannya secara terbuka. Jika anda tidak bisa mengerti dirinya mengenai hal ini, maka anda akan sangat mudah putus dengannya. Ia melihat masalah dalam hidupnya sebagai suatu episode lucu saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia cenderung ceroboh, tetapi itu adalah sifat alaminya. Anda mungkin berpikir hal ini manis, tetapi mungkin bagi beberapa cowok tipe rapi, hal ini sangat mengesalkan. Ia sangat ramah, maka ia dapat dengan mudah membuat musuh menjadi teman akrab. Ia memiliki selera yang baik dalam hal makanan, pakaian, dan layanan-layanan kelas satu. Bahkan mereka yang tergolong miskin dalam zodiak ini, akan selalu berusaha untuk mendapat yang terbaik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia dapat membelanjakan uangnya seakan ia tidak mengerti susahnya mencari uang. Jika anda berpikir untuk meminjaminya uang, pikirkan ulang. Mereka cenderung paranoid. Jika anda merasa menyukainya, dia mungkin sudah berpikir bahkan mengenai pernikahan, kehilangan kebebasan, dan seterusnya. Ia adalah wanita yang sangat menyukai sport.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia adalah wanita biasa yang mungkin saja berdandan seperti cewek tomboy. Ia memiliki lebih banyak teman cowok daripada teman cewek, dan terkadang bertingkah seperti cowok diantara temannya. Ia tidak memperdulikan gosip, maka ia terkadang pulang malam, dan tidak peduli apa yang digosipkan tetangga mengenai dirinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia berpikir mengenai kedua sisi dari segala permasalahan sekaligus, anda akan tahu sendiri, maka anda tidak perlu peduli apa yang dipikirkan orang. Penampilan yang polos dan kecerdikannya adalah pesona utamanya. Ia seringkali terluka oleh cinta, tetapi tidak pernah takut untuk mencari cinta yang baru, seakan ia menyanyikan "Do that to me one more time."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia suka jujur dan terbuka Ia tidak akan berputar-putar untuk mengatakan apa yang ia ingin katakan. Jika anda menemuinya dan mengatakan apa yang anda pikirkan langsung, maka ia akan mengagumi anda. (&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;HPK/doc&lt;span style="font-style:italic;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;partner-pub-9068102599343067&lt;/div&gt;</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiPxb1sBhHiDX5iDAaYNt_HTAJeqGrz56t2OnUC0vtYEfBjT1JedH9Wtb46fcBBeDLi-2ojfvJPfbVK4eIDglEBTe5kVLuvB8cDFePI1S4xowQaY1N4RT1bSwwf4GHz_UNpA6Y8dWzSeBI/s72-c/sagitarius+girl.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Orpheus &amp; Eurydice - Part 5 (The End)</title><link>http://hitamputih-kita.blogspot.com/2007/12/orpheus-eurydice-part-5-end.html</link><category>Cerber</category><category>Myth Stories</category><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><pubDate>Sun, 2 Dec 2007 13:43:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-8404471829089205531.post-171010837492934402</guid><description>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgwst-OE85YFL9003To1itwjRzi5E4mMNUo2pN8gleRpu6ddn7o064JcLJAh0edVIyuAOtdC_qREaJZZ6kYiEZbLUVbwCRuxlb0sNwaer6iTmqHCwVcs6VcsJInZrJ-112Q6WUK_J8upzA/s1600-r/orpheus+loses+his+wife.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgJYL6gLxtPzBJHOvmTmPOSTw-p27BhotQF_Abru_Divl6CCYJK_fCDN6RD8vTCanWAOI2WAxQkzfk9QtHH52YCPK_81aaW6WDobN3kqWIn2xJBG-pxKuloK23pgzcH0jOEd6BE0ltYYHM/s200/orpheus+loses+his+wife.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5139263708467381106" /&gt;&lt;/a&gt;Orpheus menyanggupi syarat yang tampaknya ringan tersebut. Kemudian pasangan kekasih tersebut meninggalkan Hades.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gerbang Hades yang dijaga Cerberus telah mereka lewati, demikian pula Sungai Styx telah mereka seberangi. Sejauh itu Orpheus sanggup menahan diri untuk tidak menengok ke belakang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun semakin jauh mereka meninggalkan kegelapan di belakang, semakin gelisahlah hati Orpheus diusik keragu-raguan. Apakah jiwa Eurydice mengikutinya? Apakah raungan Cerberus tidak membuat gentar jiwa Eurydice melangkah keluar dari gerbang Hades? Apakah Charon tidak menolak menyeberangkan jiwa Eurydice? Oh dewa! Kalau saja dia boleh yakin bahwa Eurydice ada bersamanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertanyaan-pertanyaan tersebut mengusik batin Orpheus. Semakin jauh langkahnya menuju terang, semakin gelaplah pikirannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya, tak tahan oleh keragu-raguan yang mengusik hatinya, Orpheus melanggar syarat yang diberikan oleh penguasa Hades. Dia menoleh ke belakang untuk melihat jiwa Eurydice.&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;"...pantang bagimu menengok ke belakang, ke arahnya, selama kau berada dalam kegelapan Hades...."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Orpheus, ah, Orpheus! Ketidaksabaranmukah? Keragu-raguanmukah? Atau takdir kejamkah yang mengkhianati cinta kita dan membuatmu melanggar syarat yang telah diberikan padamu atas kesempatan bagi kita untuk bersatu kembali? Kuulurkan tanganku padamu namun kutahu aku tak mungkin lagi menjadi milikmu di dunia atas sana?" desah jiwa Eurydice memilukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan Orpheus melihat bayangan Eurydice memudar dalam kegelapan Hades. Sia-sia lengannya terulur mencoba menggapai jiwa Eurydice. Bayangan Eurydice telah sirna.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia berlari kembali mencoba mengejarnya. Sampai di tepian Sungai Styx dia memohon dengan ratapan, pada Charon agar bersedia menyeberangkannya. Namun kesempatan kedua tak pernah ada bagi Orpheus. Charon menulikan telinganya terhadap permohonan Orpheus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya karena lelah meratap dan memohon Orpheus kembali ke tempatnya kehilangan Eurydice untuk kedua kalinya. Sungguh kehilangan yang sekali ini lebih berat dirasanya daripada kehilangan yang pertama. Dan sungguh ironis! Ditemukannya liranya menggeletak hanya dua langkah dari tempat yang disinari matahari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orpheus kembali ke dunianya. Hari-harinya dijalaninya dengan murung dan penuh duka. Tak ada lagi yang mampu mengembalikan gairah hidupnya. Bahkan bayangan Eurydice pun tak mampu membuatnya bersemangat kembali, karena dia tahu betapa sia-sia mengharapkan kemurahan dewata agar Eurydice kembali ke sisinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia memutuskan untuk tidak kembali ke Thrace melainkan mengembara membawa luka di hatinya. Seolah ingin disuarakannya kepedihan hatinya dan ketidakadilan dewata terhadapnya ke seluruh pelosok dunia. Dan dawai-dawai liranya pun tak pernah lagi mengalunkan lagu suka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgZQzUIoO31SyXv1ZXx_N95mIcneSMdko_F4FP8uS5PO2r4m_WeDQS3Eb4bPB9ujt-5DWkP3y055x1donBq1oVYCglIfLse2ib7Us64kHqPiAQOfDhbJe8LdTHQeOuaa6ZFeV8SbFfcvwA/s1600-r/orpheus+death+2.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhuzzk9T_mQzmESgIDpDKcJosLN58phwOviAgZrhnKJfycY19yjFelGGcdOgyLc19p3ggQpIye688sprem152oNYWYR3KZKIVXSHxGWX4Hg4jSrH45gU_GTATrQSOiCZkwPiFxH4laYwpI/s200/orpheus+death+2.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5139263923215745922" /&gt;&lt;/a&gt;Suatu ketika tibalah Orpheus di suatu desa yang sedang merayakan festival untuk menghormati Bacchus, dewa anggur dan keriangan. Para wanita yang hadir dalam festival tersebut membujuk Orpheus agar memainkan liranya untuk mengiringi hymne suci bagi Bacchus. Dalam dukanya Orpheus menolak. Rupanya penolakan tersebut menimbulkan amarah bagi wanita-wanita pemuja Bacchus. Dalam keadaan mabuk oleh anggur yang mereka minum dalam festival, mereka menyerang Orpheus dengan golok dan sabit dan mencabik-cabiknya beramai-ramai. Terlalu berat dibebani duka di hatinya Orpheus tidak berusaha melawan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika sadar para wanita tersebut terkejut dengan apa yang telah mereka perbuat. Namun terlambat! Orpheus telah mereka bunuh, kepalanya hanyut dibawa arus Sungai Hebrus sementara bibirnya masih terus menggumamkan sebuah nama. Nama yang hidup abadi dalam hatinya, Eurydice. Para peri yang menemukan kepala Orpheus kemudian menguburkannya di Libethra di lereng Olympus Di sana burung-burung penyanyi berkicau lebih merdu daripada burung-burung di tempat lain sejak saat itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jiwa Orpheus yang meninggalkan tubuhnya meluncur ke kegelapan Hades. Di sana jiwanya bertemu dan bersatu dengan jiwa Eurydice. Meskipun kegembiraan dan keceriaan tak dikenal di Hades yang suram, namun jiwa Orpheus berbahagia dengan jiwa Eurydice, sebab cinta mereka telah mengalahkan maut itu sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan lira Orpheus? Lira tersebut terbawa ombak sampai ke Pulau Lesbos dan terdampar di pantainya. Berhari-hari bahkan berbulan-bulan alat musik itu tergeletak di sana. Ketika debur ombak terus menyentuh dawai-dawainya dengan berirama, terciptalah melodi-melodi indah yang mengalun sampai ke telinga Apollo yang lalu memungut lira putranya tersebut dan meletakkannya di angkasa, di antara bintang-bintang, menjadi rasi bintang Lira.(&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;hpk doc&lt;span style="font-style:italic;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;) &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Sumber:Forum KG/Legenda Dew&amp;/Dewi Yunani/Hansel&lt;/span&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;The End&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;partner-pub-9068102599343067&lt;/div&gt;</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgJYL6gLxtPzBJHOvmTmPOSTw-p27BhotQF_Abru_Divl6CCYJK_fCDN6RD8vTCanWAOI2WAxQkzfk9QtHH52YCPK_81aaW6WDobN3kqWIn2xJBG-pxKuloK23pgzcH0jOEd6BE0ltYYHM/s72-c/orpheus+loses+his+wife.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item></channel></rss>