<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="/~d/styles/atom10full.xsl"?><?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="http://feeds.feedburner.com/~d/styles/itemcontent.css"?><feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xmlns:openSearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/" xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:gd="http://schemas.google.com/g/2005" xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0" xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0" gd:etag="W/&quot;C0MNRnY6eip7ImA9WhRWF0g.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-4909850238866476470</id><updated>2012-01-05T15:18:17.812+07:00</updated><category term="Puisi" /><category term="Michael Schumacher" /><category term="Psikologi" /><category term="my grey area" /><category term="kesehatan" /><category term="Formula One" /><category term="Film" /><category term="Tokoh" /><category term="Cerpen" /><category term="Helen's Diary" /><category term="Jenson Button" /><category term="Review F1" /><category term="Pojok Sore" /><title>Air</title><subtitle type="html">Catatan pribadi berupa cerpen, puisi, artikel</subtitle><link rel="http://schemas.google.com/g/2005#feed" type="application/atom+xml" href="http://hernyyahya.blogspot.com/feeds/posts/default" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://hernyyahya.blogspot.com/" /><link rel="next" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/4909850238866476470/posts/default?start-index=26&amp;max-results=25&amp;redirect=false&amp;v=2" /><author><name>Air</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05208012449922042078</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="16" height="16" src="http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif" /></author><generator version="7.00" uri="http://www.blogger.com">Blogger</generator><openSearch:totalResults>404</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>25</openSearch:itemsPerPage><atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="self" type="application/atom+xml" href="http://feeds.feedburner.com/blogspot/ZJkJ" /><feedburner:info uri="blogspot/zjkj" /><atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="http://pubsubhubbub.appspot.com/" /><feedburner:browserFriendly></feedburner:browserFriendly><entry gd:etag="W/&quot;C0QGR3w7fSp7ImA9WhRWE08.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-4909850238866476470.post-5323707535399814712</id><published>2011-12-31T15:19:00.002+07:00</published><updated>2011-12-31T15:48:46.205+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2011-12-31T15:48:46.205+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="my grey area" /><title>Setitik Fiksi Dalam Realita</title><content type="html">&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;div class="MsoNormalCxSpFirst" style="line-height: normal; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0cm; mso-add-space: auto;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: 15px;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;div class="MsoNormalCxSpFirst" style="line-height: normal; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0cm; mso-add-space: auto;"&gt;&lt;span style="color: #cccccc; font-size: 11.5pt;"&gt;Hercule Poirot, salah satu tokoh detektif&amp;nbsp; terkenal ciptaan Agatha Christie, kerap berkata, "Gunakanlah sel-sel kelabumu yang kecil," kepada sahabatnya, dr Watson setiap kali menghadapi kasus yang pelik.&lt;/span&gt;&lt;span style="color: #cccccc; font-size: 11.5pt;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;span style="color: #cccccc; font-size: 11.5pt;"&gt;Otak yang disebut Poirot dengan sel-sel kelabu yang kecil ini memang salah satu keajaiban karya Sang Pencipta. Ada yang pernah mengatakan, otak merupakan dasar kehidupan, bukannya jantung, karena saat sel-sel neuron dalam otak mati maka sel-sel itu tak lagi bisa menyampaikan perintah ke seluruh anggota tubuh lainnya untuk bekerja, akibatnya jantung pun berhenti berdetak dan saat jantung berhenti bekerja maka suplai darah sebagai inti kehidupan pun berhenti mengalir, tapi masalah kebenarannya, entahlah.&lt;/span&gt;&lt;span style="color: #cccccc; font-size: 11.5pt;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;span style="color: #cccccc; font-size: 11.5pt;"&gt;Bahkan seorang atheis pun pernah mengungkapkan retorika aneh mengenai hubungan otak dengan Tuhan dengan bertanya, "Mana yang benar? Otak yang menciptakan Tuhan ataukah Tuhan yang menciptakan otak?"&lt;/span&gt;&lt;span style="color: #cccccc; font-size: 11.5pt;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;span style="color: #cccccc; font-size: 11.5pt;"&gt;Apa pun itu, otak memang merupakan masterpiece Sang Pencipta yang kusebut sebagai Tuhan. Aku pernah membaca, memori dan daya kerja otak manusia konon jauh lebih besar dari motherboard komputer sebesar lapangan bola sekalipun. Ajaib kan?&lt;/span&gt;&lt;span style="color: #cccccc; font-size: 11.5pt;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;span style="color: #cccccc; font-size: 11.5pt;"&gt;Ketika sahabatku mengusulkan untuk membuat project menuangkan apa yang ada dalam pikiran kami masing-masing setiap harinya dalam bentuk tulisan, aku pun langsung antusias. Berpikir dan menulis memang merupakan hal yang sulit dipisahkan. Meski penulis bukanlah pemikir apalagi penemu yang jenius, walau ada pula penulis yang juga merupakan penemu, tapi menurutku tak ada penulis di dunia ini yang tak suka berpikir. Bagiku pribadi, sebuah karya tulis sebenarnya merupakan hasil pemikiran mendalam seorang penulis, jadi bisa dibilang berpikir merupakan modal utama seorang penulis.&lt;/span&gt;&lt;span style="color: #cccccc; font-size: 11.5pt;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;span style="color: #cccccc; font-size: 11.5pt;"&gt;Tapi tanpa harus menjadi penulis apalagi penemu, seorang manusia sejak lahirnya sebenarnya sudah ditakdirkan untuk selalu berpikir, bermain-main dengan sel-sel kelabunya yang kecil.&lt;/span&gt;&lt;span style="color: #cccccc; font-size: 11.5pt;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;span style="color: #cccccc; font-size: 11.5pt;"&gt;Aku pernah membaca dalam sebuah buku yang mengatakan, "Pikiran dapat menciptakan neraka menjadi surga dan surga menjadi neraka." Bagiku inilah keajaiban daya pikir, keajaiban sel-sel kelabu kita yang kecil ini. Karena itulah aku melabeli project ini dengan "my grey area", karena dalam "my grey area" ini, ingin kuungkapkan semua yang sempat melintas dalam pikiranku, dalam sel-sel kelabuku yang kecil ini.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc; font-size: medium;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: 15px;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: normal; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0cm; mso-add-space: auto;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: #cccccc; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 11.5pt;"&gt;1 Desember 2011&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: normal; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0cm; mso-add-space: auto;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: normal; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0cm; mso-add-space: auto;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: #cccccc; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 11.5pt;"&gt;Siang:&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: normal; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0cm; mso-add-space: auto;"&gt;&lt;span style="color: #cccccc; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 11.5pt;"&gt;Tingkat pendidikan tak serta-merta membuat seseorang menjadi cerdas. Karena cerdas yang sesungguhnya bukanlah mengenai betapa hebatnya seseorang yang dengan mudahnya memecahkan soal-soal pelik eksakta. Tapi kecerdasan seseorang seharusnya diimbuhi dengan kebesaran jiwanya untuk menghayati kehidupan lain di sekitarnya. Karena cerdas adalah tingkatan yang seharusnya bukan melulu soal peningkatan sel-sel otak, tapi juga jiwa. Karena tanpa perkembangan jiwa, bagaimana orang itu bisa disebut sebagai manusia?&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: normal; margin-bottom: 12.0pt; mso-add-space: auto;"&gt;&lt;b&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: normal; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0cm; mso-add-space: auto;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: #cccccc; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 11.5pt;"&gt;Sore menjelang malam:&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: normal; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0cm; mso-add-space: auto;"&gt;&lt;span style="color: #cccccc; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 11.5pt;"&gt;Tiba-tiba terpikir olehku, manusia, betapapun dingin seseorang dan bagaimanapun datarnya ekspresi seseorang, tapi kenyataannya tak pernah ada manusia yang miskin emosi, apalagi ekspresi. Karena emosi dan ekspresi adalah bagian dari jati dirinya sebagai makhluk hidup. Tanpa emosi, maka ia tak bisa dikatakan sebagai makhluk hidup. Karena sebagai makhluk hidup, ia memiliki hati yang menggerakkan emosinya dalam merasa, tersentuh, dan tenggelam dalam gelombang yang disebut sebagai kehidupan. Jadi hidup adalah soal menggerakkan hati dalam berpikir, bergerak, menggali kedalaman jiwa dalam perjalanan menuju kepada Sang Pencipta.&amp;nbsp;&lt;br style="mso-special-character: line-break;" /&gt; &lt;br style="mso-special-character: line-break;" /&gt; &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: normal; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0cm; mso-add-space: auto;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: #cccccc; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 11.5pt;"&gt;2 Desember 2011&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: normal; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0cm; mso-add-space: auto;"&gt;&lt;span style="color: #cccccc; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 11.5pt;"&gt;Si kaya dan si miskin = simbiosis ironisme. Si miskin berpikir bagaimana menjadi kaya. Si kaya berpikir bagaimana memanfaatkan si miskin untuk membuatnya semakin kaya.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: normal; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0cm; mso-add-space: auto;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: normal; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0cm; mso-add-space: auto;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: #cccccc; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 11.5pt;"&gt;3 Desember 2011&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: normal; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0cm; mso-add-space: auto;"&gt;&lt;span style="color: #cccccc; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 11.5pt;"&gt;"Challenge yourself and you'll be amaze with how much will you get." Kalimat tenar yang entah diciptakan oleh siapa. But for me: "Challenge yourself and you'll be drown in dehidrate."&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: normal; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0cm; mso-add-space: auto;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: normal; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0cm; mso-add-space: auto;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: #cccccc; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 11.5pt;"&gt;4 Desember 2011&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: normal; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0cm; mso-add-space: auto;"&gt;&lt;span style="color: #cccccc; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 11.5pt;"&gt;Yeah! Michael Schumacher win the RoC National Cup for Germany team with Sebastian Vettel. Kemenangan ke-5 buat tim Jerman di RoC. Hopefully this is the good sign for next year. Really miss to see Michael win the Formula One race again.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: normal; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0cm; mso-add-space: auto;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: normal; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0cm; mso-add-space: auto;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: #cccccc; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 11.5pt;"&gt;5 Desember 2011&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: normal; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0cm; mso-add-space: auto;"&gt;&lt;span style="color: #cccccc; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 11.5pt;"&gt;Sebel banget, ada anak abg tanggung nan songong. Ngerokok dalam angkot, ditegor malah ngepulnya makin jadi. Ngga keselek rokoknya tuh, biar nyaho!&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: normal; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0cm; mso-add-space: auto;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: normal; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0cm; mso-add-space: auto;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: #cccccc; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 11.5pt;"&gt;6 Desember 2011&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="color: #cccccc; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 11.5pt;"&gt;&lt;br style="mso-special-character: line-break;" /&gt; &lt;br style="mso-special-character: line-break;" /&gt; &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: normal; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0cm; mso-add-space: auto;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: #cccccc; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 11.5pt;"&gt;Menjelang tengah hari:&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="color: #cccccc; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 11.5pt;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: normal; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0cm; mso-add-space: auto;"&gt;&lt;span style="color: #cccccc; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 11.5pt;"&gt;Langit Jakarta terus diliputi mendung, cuaca terasa lembab, dan otakku serasa membeku. Aku lelah berpikir. Orang bilang, hidup untuk dinikmati. Apa itu artinya mengistirahatkan otak? Jadi, tiba-tiba terpikir, bagaimana rasanya menjadi katatonik? Apakah otaknya juga terasa membeku? Ataukah sel-sel otaknya yang lebih suka berdiam?&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: normal; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0cm; mso-add-space: auto;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: normal; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0cm; mso-add-space: auto;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: #cccccc; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 11.5pt;"&gt;7 Desember 2011&amp;nbsp;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: normal; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0cm; mso-add-space: auto;"&gt;&lt;span style="color: #cccccc; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 11.5pt;"&gt;Ada banyak yang ingin kuungkapkan pada dunia, tapi sayangnya walaupun dunia begitu luas, tak cukup banyak yang bisa kunyatakan pada dunia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;8 Desember 2011&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Ada sejuta kata yang bertebaran di sepanjang atmosfir, tapi hanya satu yang mampu kuungkapkan saat ini. KALUT...&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: normal; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0cm; mso-add-space: auto;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: normal; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0cm; mso-add-space: auto;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: #cccccc; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 11.5pt;"&gt;9 Desember 2011&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="color: #cccccc; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 11.5pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: normal; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0cm; mso-add-space: auto;"&gt;&lt;span style="color: #cccccc; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 11.5pt;"&gt;Christopher Melky,juara olimpiade sains dibunuh pengangguran. Ironis. Ada begitu banyak anak berbakat di Indonesia yang kemungkinan besar bisa memberi perubahan bagi bangsa ini tapi sayangnya angka kemiskinan di negeri ini jauh lebih tinggi. Ironisnya, kalau saja Melky tak tewas dibunuh, ada kemungkinan saat dewasa nanti ia bisa memberi perubahan bagi negeri ini yang bisa saja berimbas pada naiknya nilai kehidupan si pengangguran kalau saja ia tak membunuh si anak cerdas itu.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: normal; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0cm; mso-add-space: auto;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: normal; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0cm; mso-add-space: auto;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: #cccccc; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 11.5pt;"&gt;10 Desember 2011&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="color: #cccccc; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 11.5pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: normal; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0cm; mso-add-space: auto;"&gt;&lt;span style="color: #cccccc; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 11.5pt;"&gt;Beberapa hari ini otakku rasanya blank. Rasanya pingin cepat-cepat berganti tahun, ngga sabar pingin nonton F1 lagi. Menatap layar tv dengan perasaan tegang sepanjang balapan sambil komat-kamit berdoa semoga jagoanku, Michael Schumacher bisa juara F1 lagi dan lebih gembira lagi kalo Schumi bisa nyabet gelar ke-8nya bersama Mercedes AMG.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: normal; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0cm; mso-add-space: auto;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: normal; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0cm; mso-add-space: auto;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: #cccccc; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 11.5pt;"&gt;11 Desember 2011&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="color: #cccccc; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 11.5pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: normal; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0cm; mso-add-space: auto;"&gt;&lt;span style="color: #cccccc; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 11.5pt;"&gt;Aku tahu pikiranku bisa menipu dan ketakutanku mungkin saja hanya salah satu permainan pikiranku, tapi aku tetap tak bisa mengenyahkan ketakutanku, karena aku tak bisa berhenti berpikir, karena aku lebih takut membayangkan apa yang terjadi padaku saat aku berhenti berpikir.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: normal; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0cm; mso-add-space: auto;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: normal; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0cm; mso-add-space: auto;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: #cccccc; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 11.5pt;"&gt;12 Desember 2011&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="color: #cccccc; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 11.5pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: normal; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0cm; mso-add-space: auto;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: normal; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0cm; mso-add-space: auto;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: #cccccc; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 11.5pt;"&gt;Sore:&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="color: #cccccc; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 11.5pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: normal; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0cm; mso-add-space: auto;"&gt;&lt;span style="color: #cccccc; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 11.5pt;"&gt;Langit mendung, angin kencang, hujan mengintai, dan nyatanya tetes-tetes pertama hujan benar-benar turun menetesi keningku. Menyegarkan, tapi sekaligus meresahkan, membuatku dan kebanyakan orang-orang di sekelilingku, mempercepat langkah kami agar tak sampai basah kuyup diguyur hujan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: normal; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0cm; mso-add-space: auto;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: normal; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0cm; mso-add-space: auto;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: #cccccc; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 11.5pt;"&gt;13 Desember 2011&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="color: #cccccc; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 11.5pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: normal; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0cm; mso-add-space: auto;"&gt;&lt;span style="color: #cccccc; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 11.5pt;"&gt;New day has come. Langit cerah, cuaca hangat nyaris terik siap menyengat, mengikis sisa-sisa hujan kemarin. Ah, very lovely day.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: normal; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0cm; mso-add-space: auto;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: normal; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0cm; mso-add-space: auto;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: #cccccc; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 11.5pt;"&gt;14 Desember 2011&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: normal; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0cm; mso-add-space: auto;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc; font-family: Arial;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: normal; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0cm; mso-add-space: auto;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: #cccccc; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 11.5pt;"&gt;Siang:&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="color: #cccccc; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 11.5pt;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: normal; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0cm; mso-add-space: auto;"&gt;&lt;o:p&gt;&amp;nbsp;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc; font-family: Arial;"&gt;Matahari bersinar terang, cukup panas meski tak terlalu terik. Tapi ditambah kemacetan dan lalu lintas Jakarta yang semrawut lumayan bikin mangkel. Ngga heran RSJ di Jakarta full booked. Hehe.&lt;/span&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: normal; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0cm; mso-add-space: auto;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: normal; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0cm; mso-add-space: auto;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: #cccccc; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 11.5pt;"&gt;15 Desember 2011&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: normal; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0cm; mso-add-space: auto;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc; font-family: Arial;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: normal; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0cm; mso-add-space: auto;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: #cccccc; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 11.5pt;"&gt;Siang:&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: normal; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0cm; mso-add-space: auto;"&gt;&lt;span style="color: #cccccc; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 11.5pt;"&gt;Apa yang seharusnya terkubur mungkin memang seharusnya terkubur. Kebenaran memang selalu menyakitkan dan ada kalanya tak mengetahui jauh lebih baik, seperti seorang bayi yang terjaga kemurniannya dalam ketidakmengertian dan ketidakberdayaannya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: normal; margin-bottom: 12.0pt; mso-add-space: auto;"&gt;&lt;b&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: normal; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0cm; mso-add-space: auto;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: #cccccc; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 11.5pt;"&gt;Sore:&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: normal; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0cm; mso-add-space: auto;"&gt;&lt;span style="color: #cccccc; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 11.5pt;"&gt;Dalam hidup mungkin ada banyak persimpangan jalan tapi semua jalan mengarah ke depan. Tak ada jalan mundur menuju ke arah belakang. Jalan mana yang kita pilih hari ini, mungkin baru akan kita ketahui ujungnya di masa depan dan saat itu pula baru kita rasakan dampak dari pilihan kita. Saat itu terjadi, mungkin kita akan menyesali jalan yang kita pilih dan mungkin kita akan menangisi jalan yang sudah kita pilih, lalu berharap waktu bisa diputar ulang. Berharap kita memiliki kesempatan memilih jalan yang berbeda, tapi sekalipun kita sampai mencucurkan air mata darah, kita takkan mungkin kembali ke belakang dan hanya bisa terus berjalan ke depan. Karena hidup merupakan proses perjalanan seorang manusia ke arah Sang Penciptanya.&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: normal; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0cm; mso-add-space: auto;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: normal; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0cm; mso-add-space: auto;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: #cccccc; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 11.5pt;"&gt;16 Desember 2011&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="color: #cccccc; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 11.5pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: normal; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0cm; mso-add-space: auto;"&gt;&lt;span style="color: #cccccc; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 11.5pt;"&gt;Saat terbangun kupikir semua akan berbeda, tapi ternyata tidak. Semua masih sama hanya apa yang baru kuketahui yang membuatku merasa berbeda dari biasanya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: normal; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0cm; mso-add-space: auto;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: normal; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0cm; mso-add-space: auto;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: #cccccc; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 11.5pt;"&gt;17 Desember 2011&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="color: #cccccc; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 11.5pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: normal; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0cm; mso-add-space: auto;"&gt;&lt;span style="color: #cccccc; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 11.5pt;"&gt;Otak dan hati tak selalu berjalan seiring, meski kadang hati membius nalar namun logika pada akhirnya mampu memaksa hati kembali berpijak.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: normal; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0cm; mso-add-space: auto;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: normal; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0cm; mso-add-space: auto;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: #cccccc; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 11.5pt;"&gt;18 Desember 2011&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="color: #cccccc; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 11.5pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: normal; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0cm; mso-add-space: auto;"&gt;&lt;span style="color: #cccccc; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 11.5pt;"&gt;"Sebelum Aku membentuk engkau dalam rahim ibumu, Aku telah mengenal engkau." (Yer1:5)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: normal; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0cm; mso-add-space: auto;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: normal; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0cm; mso-add-space: auto;"&gt;&lt;span style="color: #cccccc; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 11.5pt;"&gt;Belakangan ini aku benar-benar tertegun dengan semua yang terjadi dalam hidupku. Semua doa yang kupikir takkan pernah terjawab ternyata terjawab secara ajaib. Aku benar-benar tertegun menyadari sesungguhnya Tuhan memiliki rencana pada setiap ciptaan-Nya bahkan sejak ciptaan itu belum terbentuk. And I really really feel blessed by His grace.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: normal; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0cm; mso-add-space: auto;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: normal; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0cm; mso-add-space: auto;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: #cccccc; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 11.5pt;"&gt;19 Desember 2011&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="color: #cccccc; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 11.5pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: normal; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0cm; mso-add-space: auto;"&gt;&lt;span style="color: #cccccc; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 11.5pt;"&gt;Satu hari berlalu lagi dan satu hari baru siap menyapa. Cuaca pagi ini sedikit aneh. Sedikit terasa hangat berkat matahari yang bersinar cerah tapi angin yang berhembus kencang membuat cuaca terasa dingin dan lembab. Seaneh cuaca pagi ini begitu pula perasaanku yang terasa aneh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;20 Desember 2011&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Lidah anatomi sederhana tanpa tulang. Terletak tersembunyi dalam rangka bernama mulut. Namun lidah begitu ajaib. Pada satu orang lidah bisa menggemakan kidung indah, bagai embun menenteramkan hati, tapi pada gema lidah yang sama bisa pula mengorekkan luka. Lidah, anatomi yang benar-benar ajaib.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: normal; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0cm; mso-add-space: auto;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: normal; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0cm; mso-add-space: auto;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: #cccccc; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 11.5pt;"&gt;21 Desember 2011&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="color: #cccccc; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 11.5pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: normal; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0cm; mso-add-space: auto;"&gt;&lt;span style="color: #cccccc; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 11.5pt;"&gt;Sepuluh hari menjelang berakhirnya tahun 2011. Ada banyak yang bersliweran dalam benakku, tapi aku kesulitan mengumpulkan kepingan-kepingan semangatku yang rasanya makin menciut mengiringi waktu yang serasa bagaikan sprinter olympiade.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: normal; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0cm; mso-add-space: auto;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: normal; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0cm; mso-add-space: auto;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: #cccccc; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 11.5pt;"&gt;22 Desember 2011&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="color: #cccccc; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 11.5pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: normal; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0cm; mso-add-space: auto;"&gt;&lt;span style="color: #cccccc; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 11.5pt;"&gt;Berapa persenkah kadar kewarasan yang dibutuhkan seseorang untuk dicap sebagai manusia waras?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;23 Desember 2011&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Hari ini rasanya lemes banget. Makin dekat ke akhir tahun, rasanya makin nelangsa. Lelah berusaha mengais semangat demi mewujudkan resolusi yang belum terpenuhi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;24 Desember 2011&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Ada kalanya kumulai pagiku dengan sepatah kata yang menyeruak dalam benakku seperti pagi ini. Dari sepatah kata ini, tiba-tiba menyeruak untaian kata-kata lain yang membentuk barisan kalimat. Saat untaian kata ini makin bergemuruh bagaikan lautan kata yang kupikir akan segera menenggelamkanku, segera kuambil sehelai kertas dan pena, bersiap menuangkan lautan kata dalam benakku sebelum aku benar-benar tenggelam, tapi saat aku sudah bersiap menulis, aku hanya bisa terpaku menatap kertas putih di depanku. Kuhela nafasku, mencoba menuangkan satu kata pertama, tapi sia-sia. Satu menit berlalu, dua menit, tiga menit, empat menit, lima menit. Aku masih termangu menatap lembaran putih bersih di depanku. Akhirnya aku menyerah. Kuhembuskan nafasku dan segera bangkit, menyambar handuk dan berlari ke kamar mandi, bersiap memulai rutinitas pagiku yang membosankan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;25 Desember 2011&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&amp;nbsp;It;s Christmas time!&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;26 Desember 2011&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Lima hari lagi menjelang berakhirnya tahun 2011. Heran, karena setiap menjelang akhir tahun aku suka sekali menghitung hari-hari yang tersisa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;27 Desember 2011&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Sakit kepala kembali menderaku, sakit umum yang amat biasa tapi terasa mengganggu. Entah apa yang bisa disalahkan atas sakit kepalaku. Terlalu banyak berpikir? Kurasa tidak. Mungkin karena cuaca aneh yang tidak jelas hari ini. Hari dimulai dengan mendung, tapi siang ini panas terik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;28 Desember 2011&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Hari ini langit cerah, matahari lumayan terik. Meski aku sebenarnya lebih suka hujan, tapi setelah hujan lebat semalam rasanya cuaca hangat siang ini jauh lebih nyaman.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: normal; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0cm; mso-add-space: auto;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: normal; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0cm; mso-add-space: auto;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: #cccccc; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 11.5pt;"&gt;29 Desember 2011&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="color: #cccccc; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 11.5pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: normal; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0cm; mso-add-space: auto;"&gt;&lt;span style="color: #cccccc; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 11.5pt;"&gt;Alarm memaksa mataku terbuka. Ingin rasanya berbaring lebih lama dan terlelap kembali hingga kantukku terpuaskan, tapi waktu tak pernah cukup bermurah hati. Seandainya Tuhan menciptakan malam jauh lebih panjang.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: normal; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0cm; mso-add-space: auto;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: normal; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0cm; mso-add-space: auto;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: #cccccc; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 11.5pt;"&gt;30 Desember 2011&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="color: #cccccc; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 11.5pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: normal; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0cm; mso-add-space: auto;"&gt;&lt;span style="color: #cccccc; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 11.5pt;"&gt;Emosi benar-benar menguras energi, tapi manusia tanpa emosi? Mungkinkah? Waraskah?&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: normal; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0cm; mso-add-space: auto;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: normal; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0cm; mso-add-space: auto;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: #cccccc; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 11.5pt;"&gt;31 Desember 2011&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="color: #cccccc; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 11.5pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: normal; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0cm; mso-add-space: auto;"&gt;&lt;span style="color: #cccccc; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 11.5pt;"&gt;Saat terjaga, hujan sudah turun. Saat tersadar, ada sesuatu yang aneh bergejolak dalam hati. Hari terakhir di tahun 2011. Rintik-rintik hujan yang terus turun mengiringi matahari yang makin meninggi. Kelabu, tapi memberikan secercah harapan? Kebetulankah? Ataukah ini syarat dari Tuhan akan penyertaan-Nya di tahun mendatang? Sebuah janji Sang Khalik akan hari depan yang sekelabu apa pun akan tetap diiringi harapan. Selamat menjelang tahun baru.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: normal;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4909850238866476470-5323707535399814712?l=hernyyahya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://hernyyahya.blogspot.com/feeds/5323707535399814712/comments/default" title="Poskan Komentar" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4909850238866476470&amp;postID=5323707535399814712&amp;isPopup=true" title="0 Komentar" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/4909850238866476470/posts/default/5323707535399814712?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/4909850238866476470/posts/default/5323707535399814712?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://hernyyahya.blogspot.com/2011/12/setitik-fiksi-dalam-realita.html" title="Setitik Fiksi Dalam Realita" /><author><name>Air</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05208012449922042078</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="16" height="16" src="http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif" /></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry gd:etag="W/&quot;D0cGSHgyeSp7ImA9WhRQFU0.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-4909850238866476470.post-2680028479360833197</id><published>2011-12-10T15:10:00.002+07:00</published><updated>2011-12-10T15:17:09.691+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2011-12-10T15:17:09.691+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Michael Schumacher" /><title>Schumacher &amp; Vettel, Duet Lintas Generasi</title><content type="html">&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://www.france24.com/en/files/imagecache/aef_ct_wire_image_lightbox/images/afp/photo_1322950784977-1-0.jpg?1323305183" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="204" src="http://www.france24.com/en/files/imagecache/aef_ct_wire_image_lightbox/images/afp/photo_1322950784977-1-0.jpg?1323305183" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;Sejak Michael Schumacher kembali ke ajang balap Formula One pada 2010 silam, ia memang belum sempat lagi satu kali pun menginjak podium F1, meski timnya Mercedes GP yang pada tahun depan akan berganti nama menjadi Mercedes AMG, bukanlah tim sembarangan. Penampilan terbaik Schumacher bersama Mercedes sepanjang dua tahun ini adalah hasil finish ke-4 di GP Kanada tahun ini.&lt;br /&gt;
&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Berbanding terbalik dengan Schumacher, sementara itu pamor bintang baru Jerman, Sebastian Vettel tengah terang benderang. Keberhasilan Vettel mempertahankan gelar dunianya tahun ini untuk yang kedua kalinya menjadikannya pebalap pertama yang berhasil meraih dua gelar dunia berturut-turut sejak tahun 2006 yang diraih Fernando Alonso bersama Renault. Sejak tahun 2006 juara dunia Formula One terus berganti, diawali oleh Raikkonen pada tahun 2007, setahun berikutnya Hamilton yang menyabet gelar dan pada tahun 2009, Jenson Button bersama Brawn GP yang sukses meraih gelar dunia dari tangan Hamilton.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Namun bagaimana bila dua juara dunia asal Jerman itu disatukan dalam satu tim? Hasilnya adalah kemenangan yang mereka raih di ajang RoC pada hari Sabtu, 3 Desember yang lalu untuk tim Jerman. Memang duet mereka di ajang RoC atau Race of Champions ini bukanlah kali pertama. Dan kemenangan mereka pada hari Sabtu lalu ini juga bukanlah yang pertama kalinya. Di ajang RoC awal Desember silam, Schumacher dan Vettel berhasil mempersembahkan gelar dunia RoC bagi tim Jerman untuk yang kelima kalinya.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Race of Champions adalah ajang balap yang diikuti pebalap-pebalap dari berbagai ajang balap mobil. Untuk tahun 2011, ajang RoC yang digelar di Dusseldorf, Jerman ini setidaknya ada sembilan pebalap F1 yang ikut berpartisipasi di ajang ini. Selain Michael Schumacher dan Sebastian Vettel yang membela tim Jerman, tercatat pula nama Jenson Button yang mendukung tim Great Britain. Selain itu ada pula Romain Grosjean yang berpasangan dengan Sebastian Ogier membela tim Prancis. Bahkan terdapat pula pebalap veteran F1, David Coulthard.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Duet pebalap Jerman ini berhasil melaju ke final setelah berhasil mengalahkan tim Inggris (Great Britain) yang diisi oleh Jenson Button dan Andy Priaulx. Saat melawan Button, Schumacher sempat kalah tapi kemudian Vettel berhasil menumbangkan Button setelah pebalap Inggris itu melintir yang mengantarkan tim Jerman melaju ke final menghadapi tim Nordic yang dipunggawai oleh Tom Kristensen dan Juho Hanninen dan sukses merebut gelar juara RoC bagi tim Jerman untuk kelima kalinya.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Kemenangan di RoC mungkin tak semeriah saat menjuarai ajang F1, tapi tetap saja kemenangan ini pastinya amat berarti, terlebih lawan-lawan mereka merupakan pebalap-pebalap yang berasal dari berbagai ajang balap mobil dan pastinya bukanlah pebalap sembarangan.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Bagi Michael sendiri kemenangannya bersama Vettel di ajang RoC ini amat istimewa terlebih kemenangannya di RoC ini merupakan salah satu dari sedikit kemenangan yang diraihnya belakangan ini. Ia juga mengungkapkan Sebastian Vettel dan dirinya merupakan rekan setim yang klop dan bisa saling mendukung dan bekerja sama hingga akhirnya berhasil meraih kemenangan bagi tim nasional Jerman.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div&gt;"It's always a pleasure for us to be here and especially to win it. Sebastian and I are good mates and we work well each other and help each other. In the end it worked out right for us," ujar Michael Schumacher usai meraih kemenangan.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div&gt;"Unlike him (Sebastian Vettel), this is one of the few wins I've had this year- apart from a few in karts," lanjut juara dunia F1 tujuh kali ini.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div&gt;"There are so many great drivers here and we are all good in our own area. So this is just a nice competition and the social moments that we get to spend together behind the scenes are very special."&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Sehari setelah kemenangan beregu mereka, keduanya lalu kembali harus berhadapan di kategori perorangan. Bila sebelumnya mereka bertanding secara tim, di hari Minggu, mereka harus saling bertarung satu sama lain. Di babak perdelapan final, Michael Schumacher berhasil mengalahkan juniornya, Sebastian Vettel dan melaju ke babak semi final. Sayangnya langkah Schumacher untuk bisa menuju babak final terhenti setelah di babak semifinal ia dikalahkan oleh pebalap Le Mans, Tom Kristensen. Namun di babak final, Kristensen harus mengakui keunggulan pebalap Rally, Sebastian Ogier.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Meski kalah dari Ogier tapi rupanya Kristensen tetap berbangga hati, karena ia berhasil mengalahkan dua pebalap Jerman, Schumacher dan Vettel di hadapan publik mereka sendiri. Dan bagi Kristensen bisa mengalahkan duo pebalap Jerman itu terlebih di tanah mereka sendiri merupakan pencapaian yang luar biasa baginya. "It's almost better than Christmas," seru Kristensen.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Gambar dipinjam dari : &lt;a href="http://www.france24.com/en/files/imagecache/aef_ct_wire_image_lightbox/images/afp/photo_1322950784977-1-0.jpg?1323305183" style="text-decoration: none;"&gt;France24&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4909850238866476470-2680028479360833197?l=hernyyahya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://hernyyahya.blogspot.com/feeds/2680028479360833197/comments/default" title="Poskan Komentar" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4909850238866476470&amp;postID=2680028479360833197&amp;isPopup=true" title="0 Komentar" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/4909850238866476470/posts/default/2680028479360833197?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/4909850238866476470/posts/default/2680028479360833197?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://hernyyahya.blogspot.com/2011/12/schumacher-vettel-duet-lintas-generasi.html" title="Schumacher &amp; Vettel, Duet Lintas Generasi" /><author><name>Air</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05208012449922042078</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="16" height="16" src="http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif" /></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry gd:etag="W/&quot;CEcGQHkyfyp7ImA9WhdQGU8.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-4909850238866476470.post-246495458810929634</id><published>2011-08-17T17:00:00.001+07:00</published><updated>2011-08-21T17:20:21.797+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2011-08-21T17:20:21.797+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Pojok Sore" /><title>Indonesiaku</title><content type="html">&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_MwMyGUK4SxY/TLsIMG9vrPI/AAAAAAAAAOU/TAWlm9IyoR0/s1600/indonesia-jaya.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="240" src="http://2.bp.blogspot.com/_MwMyGUK4SxY/TLsIMG9vrPI/AAAAAAAAAOU/TAWlm9IyoR0/s320/indonesia-jaya.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Hari ini genap 66 tahun Indonesia menjadi sebuah negara merdeka. Negara yang memiliki kedaulatan penuh dalam menentukan arah tujuan bagi bangsa dan rakyatnya. Enam puluh enam tahun yang lalu, nama Indonesia berkumandang ke seluruh dunia sebagai negara merdeka dan berdaulat lewat proklamasi kemerdekaan yang diserukan oleh Bung Karno didampingi Bung Hatta dan disaksikan oleh beberapa tokoh perintis kemerdekaan Indonesia.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sebagai bagian dari negara merdeka bernama Indonesia ini tentunya nama Indonesia begitu fasih baik dalam lafal maupun pikiran kita. Tapi tahukah kita apa Indonesia itu? Sejarah perjuangan Indonesia mungkin pula begitu lekat dalam hafalan tapi bagaimana Indonesia tercipta, mungkin tak sedikit dari kita yang tak mengetahuinya.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Akupun semula sama sekali tak mengetahui sejarah nama Indonesia ini dan bagaimana nama ini menjadi sebuah identitas negara merdeka. Suatu hari di tengah kemacetan pagi yang sepertinya sudah menjadi menu sarapan sebagian besar warga Jakarta, ibukota Republik Indonesia, aku yang tak berniat merusak &lt;i&gt;mood&lt;/i&gt;-ku dengan menggerutui kemacetan yang sudah terasa sebagai kelumrahan sebuah kota besar macam Jakarta, mencoba menikmati kemacetan dengan mengamati sekelilingku.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pandanganku langsung terpaku pada tulisan dengan huruf kapital berwarna merah pada stiker yang tertempel di kaca depan sebuah Colt Diesel kuning di dekat mobil yang kutumpangi. Tulisan itu sangat sederhana tapi memiliki arti yang mendalam. &lt;b&gt;&lt;i&gt;INDONESIAKU&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Aku tersenyum dalam hati saat membaca tulisan super nasionalis itu. Aku tak tahu apakah aku termasuk kategori orang yang kurang nasionalis karena senyum sinisku yang tersungging saat membaca tulisan itu. Dalam hatiku, tetap menyala semangat besar saat melihat, menyaksikan, atau mendengar hal-hal luarbiasa sehubungan dengan Indonesia (kecuali soal korupsinya yang juga super luar biasa) tapi sebagai sebuah bagian dari negeri ini, mungkin aku bukan satu-satunya yang miris dan sinis melihat masa depan negeri bernama Indonesia.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Namun tulisan ini terasa membekas dalam benakku, hingga iseng-iseng dan setengah skeptis aku membuka google dan mengetikkan kata Indonesia. Sebenarnya aku hanya penasaran saja, apa kira-kira yang bisa kudapatkan tentang Indonesia.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tapi ternyata aku malah mendapat materi yang sama sekali tak pernah kuduga. Asal muasal nama Indonesia. Sejarah yang tak pernah tercantum dalam buku-buku sejarah maupun pelajaran kenegaraan selama aku sekolah padahal sejarah lahirnya nama Indonesia amat luar biasa dan bagaimana nama ini diperjuangkan oleh para perintis kemerdekaan sebagai identitas bangsa kita, bisa jadi akan membangkitkan kembali semangat nasionalisme kita sebagai warga negara Indonesia.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ada pepatah, tak kenal maka tak sayang, maka tak ada salahnya di hari perayaan kemerdekaan negeri tercinta kita yang ke-66 tahun ini, kita mulai menggali kembali kecintaan kita pada negeri ini dan membangkitkan lagi semangat nasionalisme kita (yang mungkin hancur lebur berkat sikap sewenang-wenang beberapa pihak ditambah budaya tak tahu malu para politisi kita yang sama sekali jauh dari sikap negarawan sejati) dengan mengenal sejarah nama Indonesia hingga menjadi identitas sebuah negara merdeka. Identitas kita semua, bangsa Indonesia.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Nama Indonesia ternyata memiliki sejarah perjalanan yang cukup berliku, seperti sejarah bangsa ini dalam memperebutkan kemerdekaannya dari pemerintahan kolonialisme Belanda dan Jepang.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Adalah James Richardson Logan, seorang pengacara kelahiran Berwickshire-Skotlandia, 10 April 1819 yang menciptakan nama Indonesia ini. Nama yang begitu akrab di telinga kita, rakyat Indonesia, tapi sama sekali tak kita ketahui sejarah kelahiran nama ini dan betapa berartinya nama ini bagi para pendiri negara kita dalam memperjuangkan kemerdekaan negeri ini. Kemerdekaan untuk kita semua, warga negara Indonesia.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Saat berumur 20 tahun, James Richardson Logan, lulusan sekolah hukum di Edinburg ini bersama saudara kandungnya, Abraham meninggalkan negeri mereka dan tiba di Penang, Malaysia pada tahun 1840. Mereka sempat pindah ke Singapura pada 1842 tapi James memutuskan kembali ke Penang pada 1853. Ia lalu membeli dan menjadi penyunting Penang Gazette, sebuah majalah journal ilmiah sementara Abraham tetap tinggal di Singapura dan mendirikan Singapore Free Press.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pada tahun 1849 George Samuel Windsor Earl bergabung dengan majalah journal ini. Sebenarnya pula ide dasar nama Indonesia lahir dari pemikiran Windsor Earl (1813-1865), seorang etnolog asal Inggris yang juga merupakan mentor sekaligus kolega James Logan.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;George Samuel Windsor Earl juga dikenal sebagai penulis buku &lt;i&gt;The Eastern Seas&lt;/i&gt; dimana terminologi "&lt;i&gt;Eastern Seas&lt;/i&gt;" mengacu pada kepulauan yang sekarang bernama Indonesia, Singapura, Brunei, Filipina, dan Malaysia. Pada 1939 Earl juga pernah menulis buku yang menjadi panduan pelayaran di Laut Arafura. Observasinya atas laut dalam ini bahkan digunakan oleh Charles Darwin dan Alfred Russel Wallace.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pada tahun 1850, George Windsor Earl tengah mencari terminologi etnografis untuk menerangkan penduduk di kepulauan Hindia atau kepulauan Melayu. "... &lt;i&gt;that branch of the Polynesian race inhabiting the Indian Archipelago&lt;/i&gt;" atau "&lt;i&gt;the brown race of the Indian Archipelago&lt;/i&gt;."&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ia lalu menciptakan nama "Indunesia" dan menuangkannya dalam artikel &lt;i&gt;On the Leading Characteristics of the Papuan, Australian And Malay-Polynesian Nations&lt;/i&gt; di majalah JIAEA (&lt;i&gt;Journal of the Indian Archipelago and Eastern Asia&lt;/i&gt;) volume IV.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Menurut Earl sudah saatnya bagi penduduk di kepulauan Hindia atau Kepulauan Melayu untuk memiliki nama tersendiri karena sebutan Hindia dinilainya kurang tepat dan seringkali menimbulkan kerancuan dengan penyebutan India yang lain.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Nama Indunesia ciptaan Earl ini merupakan gabungan dua kata, "Indu" atau "Hindu" dan "Nesos" yang berasal dari bahasa Yunani, artinya "Pulau." Tapi Earl kurang sreg dengan terminologi ciptaannya ini karena ia menganggap kata "Indunesia" terlalu umum. Earl lalu menawarkan terminologi lain, "Malayunesians" yang dianggapnya lebih tepat karena penduduknya yang merupakan ras Melayu. Sementara istilah Indunesia dinilainya bisa digunakan untuk Ceylon (Srilanka) dan Maldives (Maladewa).&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Logan menanggapi serius usulan koleganya ini. Ia juga menilai kepulauan ini memang harus memiliki nama yang khas karena istilah "&lt;i&gt;Indian Archipelago&lt;/i&gt;" terlalu membingungkan. Tapi ia menilai istilah Malayunesia, usulan Earl juga kurang tepat dan lebih suka dengan nama Indunesia tapi ia mengubah sebutan itu menjadi "Indonesia". Menurut Logan istilah "Indonesian" lebih tepat dibanding kata "Malayunesians", terutama untuk pemahaman geografis dibanding secara etnologi.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Nama Indonesia pun lahir lewat tulisan Logan yang tercantum di halaman 254 pada majalah jurnal yang sama yaitu majalah JIAEA volume IV.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;"&lt;i&gt;Mr Earl suggests the ethnographical term Indunesian, but I reject it in favour of Malayunesian. I prefer the purely geographical term &lt;/i&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;Indonesia&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;i&gt;, which is merely a shorter synonym for the Indian islands or the Indian Archipelago. We thus get Indonesian for Indian Archipelagian or Archipelagic, and Indonesians for Indian Archipelagians or Indian Islanders&lt;/i&gt;."&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sejak itu pula, James Logan konsisten menggunakan nama Indonesia ini dalam tulisan-tulisannya hingga nama ini meluas ke kalangan ilmuwan etnologi dan geografi.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;R. E. Elson dalam bukunya yang berjudul &lt;i&gt;The Idea of Indonesia&lt;/i&gt; menulis bahwa James Logan adalah orang pertama yang menggunakan kata "&lt;i&gt;&lt;b&gt;Indonesia&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;" untuk menerangkan kawasan ini. Logan menggunakan kata "&lt;b&gt;&lt;i&gt;Indonesia&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;" atau "&lt;i&gt;&lt;b&gt;Indonesians&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;" untuk menerangkan penduduk yang tinggal di kawasan ini. Dia membagi "&lt;b&gt;&lt;i&gt;Indonesia&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;" dalam empat daerah, dari Sumatera hingga Formosa.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Namun nama "&lt;i&gt;&lt;b&gt;Indonesia&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;" ini tak langsung populer. Terminologi ciptaan Logan ini baru terkenal saat Logan sudah tutup usia dalam usianya yang ke-50 tahun pada tanggal 20 Oktober 1869 di Penang dan dimakamkan di sana. Begitu pula dengan mentornya, George Windsor Earl yang tutup usia pada tahun 1965 dan dimakamkan di Penang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Beberapa tahun setelah kematian Logan dan Earl, nama "&lt;i&gt;&lt;b&gt;Indonesia&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;" mulai digunakan beberapa ilmuwan sosial meski nama ini masih belum terkenal luas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
R.E. Elson mencatat bahwa pada tahun 1877, E.T. Hamy, seorang antropolog Perancis menggunakan kata "&lt;b&gt;&lt;i&gt;Indonesians&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;" untuk menerangkan kelompok-kelompok pra-Melayu di kepulauan ini. Pada tahun 1880 seorang antropolog Inggris A.H. Keane mengikuti jejak Hamy menggunakan istilah "&lt;i&gt;&lt;b&gt;Indonesia&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;."&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"&lt;i&gt;&lt;b&gt;Indonesia&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;" baru mulai terkenal secara luas setelah seorang ahli etnografi terkenal dari Berlin, Jerman bernama Adolf Bastian menggunakan terminologi hasil buah pikir Logan ini. Bastian setuju dengan pendapat James Logan dan ia pun menggunakan nama "&lt;i&gt;Indonesia&lt;/i&gt;" dalam karya klasiknya, &lt;i&gt;&lt;b&gt;Indonesien Oder die Inseln des Malayischen Archipel&lt;/b&gt;&lt;/i&gt; yang terdiri atas 5 jilid dan diterbitkan pada1884-1894.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bastian yang merupakan salah satu tokoh akademisi terkemuka Eropa membuat nama Indonesia populer di kawasan itu. Bahkan ia mendorong professor-professor di Belanda untuk menggunakan terminologi ini. G.A. Wilken, professor di Universitas Leiden dan merupakan pengagum Bastian pada tahun 1885 pun menggunakan nama "&lt;b&gt;&lt;i&gt;Indonesia&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;" untuk menerangkan Hindia Belanda. Selain Wilden, beberapa professor lain pun mulai mengikuti jejaknya dan turut mempopulerkan nama "&lt;b&gt;&lt;i&gt;Indonesia&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;" ini termasuk H. Kern (ahli bahasa kuno), G.K. Nemann, C.M. Pleyte, Christiaan Snouck Hurgronje maupun A.C. Kruyt.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan meluasnya nama "Indonesia" di Belanda, maka terminologi ciptaan Logan ini pun sampai pula ke telinga para tokoh pejuang kemerdekaan Hindia Belanda yang tengah dibuang ke negeri kincir angin itu. Bahkan pada awal abad 20 istilah "&lt;i&gt;&lt;b&gt;Indonesier&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;" sebagai kata benda dan "&lt;i&gt;&lt;b&gt;Indonesich&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;" untuk kata sifatnya, sudah tenar digunakan oleh para pemrakarsa politik etis, baik di Belanda maupun di negeri jajahannya, Hindia Belanda.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebelum nama Indonesia digunakan para pendiri negeri ini sempat muncul usulan dari Eduard Douwes Dekker (1820-1887) atau yang juga dikenal dengan nama samarannya, Multatuli, sempat mengajukan nama "&lt;i&gt;Insulinde&lt;/i&gt;" artinya "Kepulauan Hindia". Nama ini berasal dari bahasa latin &lt;i&gt;Insula &lt;/i&gt;yang berarti pulau, tapi nama ini kurang populer.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Puluhan tahun kemudian, cucu keponakan Multatuli, Ernest Francois Eugene Douwes Dekker (1879-1950) atau yang juga dikenal dengan nama Dr. Setiabudi mengusulkan nama yang sama sekali tak ada unsur "India". Dia mengajukan nama "Nusantara" sebagai nama negeri ini menggantikan nama Hindia Belanda. Nama "Nusantara" ini sebenarnya bukanlah istilah baru bagi sejarah bangsa ini karena nama ini diambil Dr. Setiabudi dari kitab Pararaton yang dikenal merupakan catatan sejarah pada jaman Kerajaan Majapahit. Kitab ini ditemukan di Bali pada akhir abad 19 lalu diterjemahkan oleh J.L.A. Brandes dan diterbitkan oleh Nicholaas Johannes Krom pada tahun 1920.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun istilah Nusantara pada masa Majapahit sebenarnya ditujukan bagi pulau-pulau di luar pulau Jawa mengingat istilah ini berasal dari bahasa Sansekerta yang berarti luar atau seberang dan menjadi lawan kata dari Jawadwipa (pulau Jawa).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena itu pula Dr. Setiabudi memberikan arti baru bagi istilah "Nusantara" ini yaitu "nusa di antara dua benua dan dua samudra." Jadi dengan definisi "Nusantara" ala Dr. Setiabudi ini mencakup pula pulau Jawa di dalamnya sehingga istilah ini pun jadi sesuai secara letak geografis negara kepulauan ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun rupanya nama Indonesia yang dipopulerkan Adolf Bastian-lah yang jauh lebih populer terutama pertama kali oleh kalangan tokoh pemuda Hindia Belanda yang berada di negeri Belanda. Karena nama "&lt;b&gt;&lt;i&gt;Indonesia&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;" populer lewat Bastian maka sempat pula timbul kesalahan pada masa itu yang mengira bahwa Bastian merupakan orang yang telah menciptakan nama "&lt;i&gt;&lt;b&gt;Indonesia&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;" padahal bukan. Tapi memang tak bisa dipungkiri, Adolf Bastian merupakan orang yang telah membawa nama "&lt;i&gt;&lt;b&gt;Indonesia&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;" terkenal. Indonesia yang pertama kali muncul dalam jurnal regional lewat tulisan Logan mendunia lewat Bastian hingga akhirnya nama inipun digunakan sebagai identitas sebuah negara merdeka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Soewardi Soerjaningrat atau yang lebih dikenal dengan sebutan Ki Hadjar Dewantara merupakan orang pribumi pertama yang menggunakan nama "&lt;b&gt;&lt;i&gt;Indonesia&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;" saat ia dibuang ke negeri Belanda pada tahun 1913. Ia dibuang ke sana karena tulisannya yang mengkritisi sikap pemerintah Hindia Belanda yang memaksa warga di negeri jajahan mereka itu memberikan sumbangan sebagai dana bagi perayaan kemerdekaan Belanda dari Perancis. Sikap pemerintah Hindia Belanda ini tentu saja menimbulkan reaksi keras dari kalangan nasionalis, salah satunya adalah Soewardi Soerjaningrat. Ia menulis "&lt;i&gt;Een voor Allen maar Ook Allen voor Een&lt;/i&gt;" yang artinya "Satu untuk semua, tetapi semua untuk satu juga." Namun tulisan paling kritis Ki Hadjar yang paling terkenal hingga membuat telinga para pejabat Hindia Belanda panas adalah "&lt;i&gt;Als ik eens Nederlander was&lt;/i&gt;" yang artinya "Seandainya Aku Seorang Belanda." Tulisannya ini dimuat dalam surat kabar &lt;i&gt;De Expres&lt;/i&gt; pimpinan Douwes Dekker pada tahun 1913.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ki Hadjar dalam tulisannya itu menulis antara lain, " Sekiranya aku seorang Belanda, aku tidak akan menyelenggarakan pesta-pesta kemerdekaan di negeri yang telah kita rampas sendiri kemerdekaannya. Sejajar dengan jalan pikiran itu, bukan saja tidak adil, tetapi juga tidak pantas menyuruh si Inlander memberikan sumbangan untuk dana perayaan itu. Ide untuk menyelenggarakan perayaan itu saja sudah menghina mereka, dan sekarang kita keruk pula kantongnya. Ayo teruskan saja penghinaan lahir dan batin itu! Kalau aku seorang Belanda, hal yang terutama menyinggung perasaanku dan kawan-kawan sebangsaku ialah kenyataan bahwa Inlander diharuskan ikut mengongkosi suatu kegiatan yang tidak ada kepentingan sedikitpun baginya."&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena tulisannya ini Ki Hadjar pun ditangkap dan atas persetujuan Gubernur Jenderal Idenburg, ia diasingkan ke Pulau Bangka (atas permintaan Ki Hadjar sendiri) tapi kedua rekannya, Douwes Dekker dan Tjipto Mangoenkoesoemo protes hingga akhirnya mereka bertiga diasingkan ke Belanda pada tahun 1913. Usia Ki Hadjar saat itu baru 24 tahun.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di Negeri Belanda, Ki Hadjar seperti tokoh-tokoh pemuda Hindia Belanda lainnya aktif dalam kelompok pergerakan demi memperjuangkan kemerdekaan di tanah air yang terhimpun dalam wadah bernama &lt;i&gt;Indische Vereeniging&lt;/i&gt; (Perhimpunan Hindia) belakangan dengan populernya nama "&lt;i&gt;&lt;b&gt;Indonesia&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;" ciptaan Logan di kalangan nasionalis maka nama kelompok pergerakan ini pun berubah menjadi &lt;b&gt;&lt;i&gt;Perhimpunan Indonesia&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat di Negeri Belanda, Ki Hadjar Dewantara yang waktu itu masih bernama Soewardi Soerjaningrat mendirikan biro pers dengan nama &lt;i&gt;Indonesische Pers-Bureau&lt;/i&gt; di Den Haag pada bulan Nopember 1913. Biro pers ini semula didirikan Ki Hadjar sebagai mata pencaharian pribadi karena tunjangan dari pemerintah Belanda kepada keluarga Ki Hadjar kurang memadai. Belakangan kantor berita ini pun digunakan sebagai alat propaganda dan perjuangan pergerakan kemerdekaan para tokoh muda Indonesia di negeri Belanda.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Langkah Ki Hadjar ini pun menjadi tonggak baru para tokoh Indonesia dalam merebut kemerdekaan. Tiga tahun setelah Ki Hadjar mengelola kantor berita ini, &lt;i&gt;Indische Vereeniging&lt;/i&gt; (Perhimpunan Hindia) juga menerbitkan media perjuangannya, berupa majalah bulanan bernama &lt;i&gt;Hindia Poetera&lt;/i&gt; yang kelak berubah nama menjadi &lt;b&gt;&lt;i&gt;Indonesia Merdeka&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Empat tahun setelah IP, biro pers bentukan Ki Hadjar ini, lahir pula kantor berita pertama di Indonesia bernama &lt;i&gt;ANETA &lt;/i&gt;(&lt;i&gt;Algemeen Nieuwsen Telegraaf-Agentscbap atau Keagenan Umum Berita dan Telegraf&lt;/i&gt;) yang didirikan pada tahun 1917 oleh wartawan Belanda, Dominique W. Berretty.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah Ki Hadjar Dewantara mendirikan biro pers dengan menggunakan nama "&lt;b&gt;&lt;i&gt;Indonesia&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;", tokoh-tokoh pergerakan perjuangan Indonesia lainnya yang ada di negeri Belanda pun mulai menggunakan terminologi ciptaan Logan ini. Nama "&lt;i&gt;&lt;b&gt;Indonesia&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;" pun mulai menjadi salah satu alat perjuangan para nasionalis muda dalam meraih kemerdekaan di tanah air.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada tahun 1922 atas inisiatif Mohammad Hatta, yang kala itu masih merupakan seorang mahasiswa &lt;i&gt;Handels Hoogeschool&lt;/i&gt; (Sekolah Tinggi Ekonomi) di Rotterdam, Belanda menjadi ketua organisasi pelajar dan mahasiswa Hindia di Negeri Belanda, &lt;i&gt;Indische Vereeniging&lt;/i&gt; mengubah majalah mereka &lt;i&gt;Hindia Poetera&lt;/i&gt; menjadi &lt;b&gt;&lt;i&gt;Indonesia Merdeka&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dalam tulisannya, Bung Hatta menegaskan, "Negara Indonesia merdeka yang akan datang (&lt;i&gt;de toekomstige vrije Indonesische staat&lt;/i&gt;) mustahil disebut 'Hindia Belanda'. Juga tidak 'Hindia' saja karena dapat menimbulkan kekeliruan dengan India yang asli. Bagi kami nama Indonesia menyatakan suatu tujuan politik (een politiek doel), karena melambangkan dan mencita-citakan suatu tanah air di masa depan, dan untuk mewujudkannya tiap orang Indonesia (&lt;i&gt;Indonesier&lt;/i&gt;) akan berusaha dengan segala tenaga dan kemampuannya."&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sementara itu di tanah air, nama Indonesia pun mulai digunakan oleh tokoh-tokoh pergerakan di dalam negeri. Dr. Soetomo mendirikan &lt;i&gt;Studie Club&lt;/i&gt; pada tahun 1924. Kelompok-kelompok organisasi masyarakat yang semula menggunakan nama Hindia pun mulai menggantinya dengan nama Indonesia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Puncaknya pada tanggal 28 Oktober 1928 nama Indonesia pun secara resmi ditetapkan sebagai nama negara yang akan merdeka ini dalam rapat pemuda-pemudi Indonesia yang terkenal dengan tiga keputusannya yaitu &lt;i&gt;Sumpah Pemuda&lt;/i&gt;. Indonesia dan pergerakan perjuangannya atas penjajahan Belanda mulai memasuki babak baru. Indonesia kini telah memiliki nama sebagai salah satu dasar utama dalam pembentukan sebuah negara. Nama yang mencirikan identitas. Terbebas dari embel-embel nama negara kolonialis penjajahnya. Bahkan dalam rapat pemuda-pemudi Indonesia pada tahun 1928 itu selain penetapan nama Indonesia dinyatakan pula bahasa Indonesia sebagai bahasa pemersatu bangsa. Sebuah ikatan yang akan mempersatukan gugusan pulau di negeri kepulauan ini menjadi satu kesatuan utuh dalam memperjuangkan sebuah negara merdeka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meski begitu, pemerintah Hindia Belanda, saat itu masih tak mengakui nama baru ini. Sebelum Indonesia memproklamirkan kemerdekaannya, tiga orang anggota &lt;i&gt;Volksraad &lt;/i&gt;(Dewan Rakyat atau DPR jaman pemerintahan kolonialis Hindia Belanda) yakni Muhammad Husni Thamrin, Wiwoho Purbohadidjojo, dan Sutardjo Kartohadikusumo, mengajukan mosi kepada pemerintah Belanda agar nama "&lt;b&gt;&lt;i&gt;Indonesia&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;" diresmikan sebagai pengganti nama "&lt;i&gt;Nederlandsche Indie&lt;/i&gt;", tapi tentu saja mosi ini ditolak pemerintah Belanda.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tiga tahun kemudian, pada tanggal 8 Maret 1942, Indonesia jatuh ke tangan Jepang. Nama Hindia Belanda pun tak lagi digunakan. Jepang memberikan istilah To-Indo (Hindia Timur) bagi negeri jajahan baru mereka ini. Usia pendudukan Jepang di bumi Indonesia tak berlangsung lama. Setelah Jepang kalah dalam Perang Dunia Kedua, kekosongan politik di tanah air digunakan oleh tokoh-tokoh pemuda dengan "memaksa" dua tokoh utama perjuangan Indonesia, Ir. Soekarno dan Drs. Moh. Hatta untuk memproklamirkan kemerdekaan pada tanggal 17 Agustus 1945. Nama Indonesia sebagai sebuah negara merdeka resmi berdiri dan lagu Indonesia Raya yang pertama kali sempat diperdengarkan dalam kongres pemuda tahun 1928 akhirnya secara resmi pula berkumandang ke seluruh dunia sebagai lagu kebangsaan negara baru bernama Republik Indonesia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tahun ini negeri tercinta kita ini telah memasuki usia ke-66 tahun kemerdekaannya. Usia yang mungkin masih belia bagi sebuah negara, tapi usia ini terbilang matang bagi seorang manusia secara pribadi. Usia emas seorang manusia yang telah melalui begitu banyak kisah dalam perjalanan hidupnya. Usia yang membuat seorang manusia menjadi pribadi yang kaya akan pengalaman hidup.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sama seperti negeri ini, usia 66 tahun merupakan usia yang sudah cukup matang bagi bangsa ini untuk bisa benar-benar menikmati kemerdekaannya. Kemerdekaan yang harus direbut dengan susah payah oleh para pahlawan negeri ini tak selayaknya dihancurkan oleh segelintir pihak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Para pendiri negeri ini telah susah payah mengumandangkan nama Indonesia ke seluruh penjuru dunia sebagai sebuah negara merdeka dan berdaulat bukan sebagai negara kacau balau yang diisi oleh elite politiknya yang rakus dan korup hingga membuat Indonesia terkenal menjadi salah satu negara terkorup di dunia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Para pendiri bangsa ini rela memberikan segala yang mereka miliki bahkan nyawa mereka sekalipun demi melihat negeri dan rakyat yang mereka cintai hidup di alam merdeka. Hidup di negeri yang berdaulat penuh lepas dari tindasan kaum imperialis dan kolonialis. Dan seharusnyalah pula para elite politik masa kini kembali berkaca ke masa lalu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sejarah bukanlah sekadar dongeng masa lalu pengantar tidur. Sejarah bukan pula untuk dilupakan karena sejarah seharusnya menjadi cermin bagi langkah kita di masa depan. Sebenarnya pula, langkah kita masa kini merupakan sejarah bagi masa depan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
John F. Kennedy memang pernah berkata, "Jangan tanyakan apa yang bisa negara berikan untukmu, tapi tanyakan apa yang bisa kau berikan bagi negaramu," tapi seharusnya pula negara memberikan kedamaian dan ketenangan dan keadilan sosial dalam arti sebenar-benarnya bagi rakyatnya. Karena tanpa rakyat, mustahil suatu negara bisa berdiri. Sama sulitnya dengan rakyat tanpa keberadaan negara.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kurasa di antara dua ratus juta lebih penduduk negeri ini pastinya ada juga beberapa gelintir yang masih memiliki kecintaan yang murni pada negeri ini. Kecintaan yang bukan didasarkan pada materi, kedudukan, apalagi arogansi pribadi. Pada segelintir orang inilah nasib negara ini berada. Dan pada segelintir orang inilah kurasa masih ada harapan bagi berdirinya sebuah negara yang merdeka dan berdaulat, Indonesia Raya seprti yang dicita-citakan para pahlawan dan pendiri negeri ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bukankah terlalu ironis bila negeri yang kemerdekaannya diperjuangkan dengan susah payah di atas tetesan darah dan air mata para pahlawan kita justru malah hancur di tangan anak negerinya sendiri?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan bersama mereka inilah, orang-orang yang masih memiliki hati tulus murni demi tegaknya Indonesia Merdeka seperti yang dicita-citakan para pendiri bangsa kita ini, aku ingin dengan bangganya menyebut negeri ini sebagai Indonesiaku. Indonesia yang merdeka dan berdaulat. Indonesia yang bebas dari intrik-intrik politik kotor nan menjijikan. Indonesia yang bebas korupsi. Indonesia yang mampu mensejahterakan rakyatnya dan bukan para elite dan kelompoknya saja. Indonesia yang cerdas dan cermat dalam mengelola dan menjaga alamnya yang berlimpah. Indonesia yang mampu berdiri setara dengan bangsa-bangsa besar lainnya di dunia seperti impian para pendiri negeri ini. Indonesia yang sejahtera. Indonesia yang bisa menjadi kebanggaan setiap anak negerinya sehingga tanpa rasa malu bisa menyebut tanah airnya dengan penuh kebanggaan. Indonesiaku. Indonesiamu. Indonesia Raya. Dan semoga semua ini bukanlah mimpi di siang bolong.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Gambar dipinjam dari &lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_MwMyGUK4SxY/TLsIMG9vrPI/AAAAAAAAAOU/TAWlm9IyoR0/s1600/indonesia-jaya.jpg"&gt;sini&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4909850238866476470-246495458810929634?l=hernyyahya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://hernyyahya.blogspot.com/feeds/246495458810929634/comments/default" title="Poskan Komentar" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4909850238866476470&amp;postID=246495458810929634&amp;isPopup=true" title="1 Komentar" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/4909850238866476470/posts/default/246495458810929634?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/4909850238866476470/posts/default/246495458810929634?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://hernyyahya.blogspot.com/2011/08/indonesiaku.html" title="Indonesiaku" /><author><name>Air</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05208012449922042078</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="16" height="16" src="http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif" /></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://2.bp.blogspot.com/_MwMyGUK4SxY/TLsIMG9vrPI/AAAAAAAAAOU/TAWlm9IyoR0/s72-c/indonesia-jaya.jpg" height="72" width="72" /><thr:total>1</thr:total></entry><entry gd:etag="W/&quot;DkUMRHg7fCp7ImA9WhdQFUo.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-4909850238866476470.post-4595491480525858233</id><published>2011-08-17T16:44:00.000+07:00</published><updated>2011-08-17T16:44:45.604+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2011-08-17T16:44:45.604+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Michael Schumacher" /><title>Spa Francorchamps 2011, Akankah Michael Kembali Bersinar?</title><content type="html">&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://autoweek.com/storyimage/CW/20110105/F1/110109969/AR/Michael-Schumacher.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="192" src="http://autoweek.com/storyimage/CW/20110105/F1/110109969/AR/Michael-Schumacher.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Sebagai fans berat Michael Schumacher tentu saja penampilan Michael Schumacher sejak dua tahun terakhir ini amat merisaukan. Di musim balap tahun ini, secercah harapan sempat muncul di GP Kanada saat melihat Michael Schumacher memperlihatkan kembali pesonanya seperti di masa lalu, harapan akan melihat kembalinya Super Schumi pun kembali menyeruak, tapi apa mau dikata, di race-race berikutnya, Schumi malah kembali mengalami kesulitan. Dewi Fortuna rupanya masih terlalu enggan menghampiri juara dunia tujuh kali ini. Serangkaian insiden kembali membuatnya keteteran hingga pebalap berumur 42 tahun yang telah meraih 91 kemenangan GP ini pun masih harus terus menelan pil pahit akibat bersinggungan dengan junior-juniornya.&amp;nbsp;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Meski Michael Schumacher masih belum memperlihatkan penampilan gemilangnya tapi sebagai salah satu fans-nya, aku hanya berharap Michael Schumacher bisa kembali tampil cemerlang, karena aku percaya Michael Schumacher masih memiliki pesona itu dan bakat membalapnya kurasa masih belum pudar meski usianya telah menua.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Race selanjutnya akan digelar di sirkuit Spa Francorchamps, Belgia. Bila ditelusuri, sirkuit Spa Francorchamps ini bisa dibilang salah satu sirkuit keberuntungan Michael Schumacher. Begitu banyak memori manis diciptakan Michael Schumacher di sirkuit yang berpemandangan cantik ini. Debut F1-nya dimulai di sirkuit ini pada tahun 1991 bersama tim Jordan menggantikan&amp;nbsp;Bertrand Gachot, yang harus mendekam di penjara Inggris&amp;nbsp;atas penyerangan yang dilakukannya terhadap seorang supir taxi di London.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Usai GP Belgia, nama tim Jordan menjadi headline berbagai surat kabar kala itu, mengulas aksi cemerlang pebalap baru asal Jerman, Michael Schumacher yang walau gagal finish karena mobilnya bermasalah namun sempat menarik perhatian saat ia meraih P7 saat sesi kualifikasi.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Spa Francorchamps makin mengesankan bagi Michael Schumacher saat ia berhasil meraih kemenangan gp F1 pertamanya di sirkuit ini setahun setelah debutnya.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Di GP Belgia 1992 Michael dengan Benetton-Ford-nya berhasil meraih kemenangan atas duo Williams, Nigel Mansell dan Riccardo Patrese.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Namun yang paling mengesankan adalah aksi Michael Schumacher di GP Belgia 1995. Meski aksinya memblok Damon Hill terbilang kontroversial dan menjadi salah satu noda dalam karir balapnya yang cemerlang, tapi tak bisa dipungkiri, penampilannya di GP Belgia 1995 itu merupakan salah satu aksinya yang paling spektakuler. Ia memulai balapan dari grid 16 tapi berhasil meraih kemenangan mengalahkan Hill dan Brundle di atas sirkuit Spa Francorchamps yang basah oleh hujan.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Memang hampir di semua sirkuit lama, Michael Schumacher mencatat rekor sebagai pebalap yang paling banyak menang, tak terkecuali di sirkuit Spa Francorchamps ini, di mana ia berhasil menorehkan 6 kali kemenangan mengalahkan rekor lima kali kemenangan Ayrton Senna di Spa Francorchamps.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Mengingat banyaknya kenangan manis yang ditorehkan Michael Schumacher di Spa Francorchamps ini, maka tak berlebihan pula bila para penggemarnya berharap Spa Francorchamps di tahun 2011 ini bisa menjadi titik balik kembalinya sang legenda, Michael Schumacher yang sudah kerap kali menaklukkan sirkuit sepanjang 308.302 km ini.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Sumber gambar dari : &lt;a href="http://autoweek.com/storyimage/CW/20110105/F1/110109969/AR/Michael-Schumacher.jpg"&gt;Autoweek&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4909850238866476470-4595491480525858233?l=hernyyahya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://hernyyahya.blogspot.com/feeds/4595491480525858233/comments/default" title="Poskan Komentar" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4909850238866476470&amp;postID=4595491480525858233&amp;isPopup=true" title="0 Komentar" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/4909850238866476470/posts/default/4595491480525858233?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/4909850238866476470/posts/default/4595491480525858233?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://hernyyahya.blogspot.com/2011/08/spa-francorchamps-2011-akankah-michael.html" title="Spa Francorchamps 2011, Akankah Michael Kembali Bersinar?" /><author><name>Air</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05208012449922042078</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="16" height="16" src="http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif" /></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry gd:etag="W/&quot;C0ADRHY6cSp7ImA9WhdQFUo.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-4909850238866476470.post-3921943201203296544</id><published>2011-08-17T16:02:00.000+07:00</published><updated>2011-08-17T16:02:55.819+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2011-08-17T16:02:55.819+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Michael Schumacher" /><title>Schumacher Still Full Of Passion</title><content type="html">&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://www.autoevolution.com/images/news/german-fans-pessimistic-about-schumacher-s-2010-title-chances-28980_1.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="213" src="http://www.autoevolution.com/images/news/german-fans-pessimistic-about-schumacher-s-2010-title-chances-28980_1.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Michael Schumacher akhirnya mengeluarkan pernyataannya, menanggapi rumor yang beredar bahwa ia akan meninggalkan F1 sebelum kontraknya dengan Mercedes GP berakhir tahun depan.&amp;nbsp;Sebelumnya di awal bulan ini sempat muncul berita bahwa Michael Schumacher tengah mempertimbangkan kembali keberadaannya di tim Mercedes mengingat sejak 2 tahun kebersamannya dengan tim pabrikan Jerman ini ia gagal tampil cemerlang dan lebih sering finish di belakang rekan setimnya.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Penampilannya yang jauh dari mengesankan bersama tim Mercedes ini beberapa kali menimbulkan spekulasi bahwa Michael tidak akan menyelesaikan kontraknya bersama Mercedes yang akan berakhir pada akhir tahun depan terlebih hingga kini Mercedes masih belum berhasil menciptakan mobil yang kompetitif.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;Corriere dello Sport&lt;/i&gt; pada awal bulan ini memberitakan bahwa juara dunia tujuh kali ini merasa dirinya sebagai beban bagi tim Mercedes dan ia tengah mempertimbangkan apakah akan tetap bertahan atau meninggalkan F1.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tapi berita ini langsung mendapat bantahan dari mantan jubir Michael yang kini menjadi tim manajemen pebalap yang telah meraih 91 kemenangan gp ini, menyatakan bahwa sejak kembali membalap di F1, Michael Schumacher tidak pernah melakukan wawancara dengan satu orang pun di &lt;i&gt;Corriere dello Sport&lt;/i&gt;.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kehm juga menegaskan bahwa berita yang dilansir media itu bohong belaka dan menegaskan Michael Schumacher masih tetap penuh semangat dalam melakukan tugasnya membalap untuk tim Mercedes.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;"&lt;i&gt;He is full of passion for the cause and continues to see the task of build something big at Mercedes as an exciting challenge&lt;/i&gt;," ujar Kehm pada media Jerman, Bild.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;"&lt;i&gt;The fact that sometimes it doesn't work only spurs him on. Someone who will soon celebrate their 20th anniversary in Formula One know that perseverance can make a difference&lt;/i&gt;," imbuh Kehm.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pernyataan Kehm ini pun makin diperkuat oleh Michael Schumacher. Lewat situs resmi tim Mercedes, Michael Schumacher menegaskan bahwa ia akan tetap mengisi grid F1 tahun depan bersama Mercedes dan menganggap rumor seputar dirinya baru-baru ini merupakan rumor yang konyol dan tidak benar.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;"&lt;i&gt;Despite some funny rumours and stupid untruthful stories, I keep repeating myself that you will have to see me in 2012, wheter you like it or don't like it,&lt;/i&gt;" tegas Schumacher dalam wawancaranya dengan &lt;i&gt;website &lt;/i&gt;Mercedes.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Meski Michael masih belum berhasil meraih podium bersama Mercedes namun ia menyatakan bahwa ia masih mendapat banyak dukungan terutama dari pabrikan dan timnya hingga memacunya untuk tetap bertahan.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Michael juga menegaskan bahwa ia masih cukup fit dan secara mental ia siap untuk tetap membalap.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;"&lt;i&gt;I'm still fit enough. I'm mentally ready for it. And I like a challenge&lt;/i&gt;."&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Michael Schumacher juga menyatakan prospek timnya, Mercedes GP dalam memperebutkan gelar dunia melawan tim-tim favorit macam Red Bull, dan Ferrari masih jauh dari jangkauan. Meski peluang timnya musim depan masih diragukan namun peluang timnya di musim depan pantas dinanti untuk melihat seberapa jauh pengembangan yang dilakukan tim.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sumber gambar dari &lt;a href="http://www.autoevolution.com/images/news/german-fans-pessimistic-about-schumacher-s-2010-title-chances-28980_1.jpg"&gt;situs &lt;/a&gt;ini.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4909850238866476470-3921943201203296544?l=hernyyahya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://hernyyahya.blogspot.com/feeds/3921943201203296544/comments/default" title="Poskan Komentar" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4909850238866476470&amp;postID=3921943201203296544&amp;isPopup=true" title="0 Komentar" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/4909850238866476470/posts/default/3921943201203296544?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/4909850238866476470/posts/default/3921943201203296544?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://hernyyahya.blogspot.com/2011/08/schumacher-still-full-of-passion.html" title="Schumacher Still Full Of Passion" /><author><name>Air</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05208012449922042078</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="16" height="16" src="http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif" /></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry gd:etag="W/&quot;A0cDRH07eip7ImA9WhdTGE0.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-4909850238866476470.post-490392908740416920</id><published>2011-07-16T16:32:00.001+07:00</published><updated>2011-07-16T16:37:55.302+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2011-07-16T16:37:55.302+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Michael Schumacher" /><title>GP Jerman, Mercedes, dan Michael Schumacher</title><content type="html">&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://cdn2.worldcarfans.co/2010/10/10/medium/490376481064929871.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="212" src="http://cdn2.worldcarfans.co/2010/10/10/medium/490376481064929871.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;Michael bersama Ralf, adiknya dan Norbert Haug, vice president Mercedes sport&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
Setelah tampil mengesankan di Montreal, Kanada, ternyata dua balapan berikutnya tak terlalu menggembirakan untuk Michael Schumacher. Di Valencia, juara dunia tujuh kali ini kembali harus bertabrakan dengan Vitaly Petrov dan di Silverstone, Inggris, pekan lalu, Michael Schumacher yang tampil meyakinkan saat start dengan merebut P10 dari posisi start-nya di P13, lagi-lagi Michael harus mengalami nasib naas. Kali ini ia bersinggungan dengan Kamui Kobayashi. Akibatnya, Michael terkena penalty 10 detik. Penalti yang dinilai Michael terlalu berat karena dengan pelanggaran ringan yang dilakukannya, Michael mengaku remnya tak bekerja dengan baik sehingga ia tak bisa menghindari mobil Kobayashi hingga mengakibatkan keduanya bertabrakan dan membuat Michael terpaksa masuk pit untuk mengganti front nose mobilnya yang rusak, menurut Michael setidaknya drive through penalty sudah cukup baginya dan tak perlu ia sampai dikenai penalti 10 detik sehingga membuat posisinya melorot jauh, padahal Michael menilai setidaknya ia bisa merebut finish di urutan keempat atau kelima. Terlebih setelah pit pertamanya usai insiden tabrakannya dengan Kobayashi sekaligus ia memakai kesempatan itu untuk mengganti ban, sekeluarnya dari pit, Michael beberapa kali berhasil mencatat fastest lap, hasil ini memicu para pebalap lainnya untuk segera masuk pit juga mengganti ban intermediate mereka.&lt;br /&gt;
&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Michael akhirnya harus puas finish ke-9 dan meraih dua poin. Namun rupanya diffuser baru Mercedes yang mulai dipasang tim ini di GP Inggris, pekan silam memberikan harapan baru bagi kubu Mercedes dalam menghadapi balapan selanjutnya yang akan berlangsung di negeri mereka, Jerman, pekan yang akan datang.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Dalam sejarah GP Jerman, Mercedes pernah tampil merajai sirkuit Nurburgring di masa sebelum perang dunia kedua, masa sebelum F1 yang baru dimulai pada tahun 1950. Pada balapan pra perang dunia kedua, Rudolf Caracciola, yang adalah juga pebalap Jerman merupakan pebalap yang paling banyak menangguk kesuksesan di GP Jerman. Pebalap Jerman yang di masa sebelum perang dunia kedua, sempat membalap dengan bendera bergambar swastika, lambang Nazi, pimpinan Hitler ini meraih enam kemenangan di GP Jerman dan enam di antaranya direbutnya bersama tim Mercedes-Benz.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Sementara Mercedes-Benz sendiri sebelum perang dunia kedua merupakan kontruktor unggulan yang merajai GP Jerman dan berhasil merebut tujuh kemenangan. Namun tim konstruktor yang paling banyak meraup kemenangan di GP Jerman adalah Ferrari yang tercatat berhasil menorehkan dua puluh kali kemenangan. Sedangkan Mercedes hanya meraup delapan kali kemenangan. Tujuh kemenangan sebelum masa perang dunia kedua sementara satu kali lagi kemenangan atas nama Mercedes diraih pada tahun 1954 bersama Juan Manuel Fangio, sementara saat bertandem dengan McLaren, Mercedes sempat meraih dua kali kemenangan. Pada tahun 1998 bersama Mika Hakkinen, sedangkan yang kemenangan di GP Jerman terakhir diraih Mercedes bersama McLaren lewat Lewis Hamilton pada tahun 2008 silam.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Setelah perang dunia kedua, baik pebalap maupun pabrikan Jerman dilarang terlibat dalam balapan. Sirkuit Nurburgring yang biasa menggelar balapan pun tak lagi digunakan. GP Jerman kembali digelar pada thaun 1950 yang dimenangkan oleh Alberto Ascari bersama Ferrari. Ascari menjuarai GP Jerman tiga kali berturut-turut sejak tahun 1950 hingga 1952.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Mercedes baru kembali meraih kemenangan di kandang mereka pada tahun 1954 lewat Juan Manuel Fangio sementara fastest lap dicatat oleh Karl Kling yang juga merupakan pebalap Mercedes. Setelah tahun 1954, Mercedes tak pernah lagi meraih kemenangan di negerinya sendiri. Sementara Fangio masih dua kali lagi meraih kemenangan di Jerman. Pada tahun 1956 Fangio meraih kemenangan bersama Ferrari, sementara pada tahun 1957 pebalap Argentina ini mencatat kemenangan untuk Maserati.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Bertahun-tahun lamanya, akhirnya Jerman kembali bisa menyaksikan pebalap mereka meraih kemenangan di negeri mereka sendiri. Dan ia adalah Michael Schumacher yang berhasil mengembalikan kejayaan pebalap Jerman di negerinya sendiri. Schumacher meraih kemenangan pertamanya di GP Jerman, yang kali ini digelar di Hockenheim, pada tahun 1995 lewat Benetton-Renault. Meski Michael Schumacher belum bisa menyamai 6 kali rekor kemenangan di GP Jerman seperti yang ditorehkan oleh Rudolf Caracciola, namun Michael Schumacher merupakan pebalap F1 yang paling banyak meraih kemenangan di GP Jerman, setelah masa perang dunia kedua. Ia menorehkan empat kali kemenangan dan semuanya ditorehkannya di sirkuit Hockenheim. Sementara kebanyakan pebalap lainnya, seperti Ascari, Fangio, Stewart, Piquet, dan Senna hanya mampu menorehkan tiga kali kemenangan saja.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Kemenangan kedua Michael Schumacher di negerinya diraihnya pada tahun 2002 bersama Ferrari. Kiprah Michael Schumacher di negerinya sendiri memang terbilang cukup unik. Meski ia merupakan pebalap yang memiliki paket paling lengkap, tapi ia belum pernah berhasil mencatat hattrick di negerinya sendiri seperti yang pernah dilakukan oleh Ascari.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Saat ia telah bergabung dengan Ferrari pada tahun 1996, Michael belum jua meraih kemenangan di tanah airnya. Malahan, rekan setimnya, Irvine dan Barrichello yang lebih dulu meraih kemenangan yakni pada tahun 1999 dan 2000. Pada tahun 2001 Ralf Schumacher, adik kandung Michael Schumacher berhasil meraih kemenangan pertamanya di tanah airnya. Setahun kemudian, barulah Michael Schumacher yang berhasil kembali menaikkan bendera Jerman di negeri mereka sendiri. Pada tahun 2004, Michael mengalami kesulitan dan hanya mampu meraih finish ke-7 sementara yang meraih kemenangan adalah Juan Pablo Montoya yang membalap untuk tim Williams-BMW, pabrikan saingan Mercedes.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Pada tahun 2004 dengan paket Ferrari-nya yang sempurna, Michael Schumacher kembali berhasil meraih kemenangan di depan publiknya sendiri. Setahun berikutnya, Michael dan Ferrari kepayahan akibat perang ban yang dimenangkan oleh tim-tim lawannya pengguna Michellin. Kemenangan terakhir Michael Schumacher di GP Jerman, diraihnya pada tahun 2006.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Kini bersama Mercedes, Michael Schumacher masih belum juga tampil cemerlang kecuali di GP Kanada, yang merupakan penampilan terbaiknya sejak kembali ke arena F1, namun hingga kini Michael dan Mercedes belum pernah lagi meraih kemenangan. Tentunya hal ini merupakan motivasi paling kuat bagi mereka untuk tampil mengesankan di GP Jerman yang akan berlangsung pekan depan terlebih tim Mercedes makin optimis dengan diffuser baru mereka yang memperlihatkan hasil yang mengesankan di Silverstone, Inggris, pekan lalu. Optimisme ini diungkapkan oleh bos tim, Ross Brawn yang menilai positif perkembangan paket baru mobil mereka dengan sistem exhaust baru yang dipasang mereka di Silverstone dan berharap bisa memberikan kesempatan bagi kedua pebalap mereka tampil gemilang di hadapan publik mereka sendiri di Jerman nanti&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;"&lt;i&gt;Our car showed positive signs of improvement with the new upgrade package and exhaust system in Silverstone, and we have been working hard since then to further enhance our understanding of its performance capabilities&lt;/i&gt;," ujar Brawn dalam preview tim.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"&lt;i&gt;We are hopeful of continuing this progression and putting on a good performance next weekend, giving our drivers the opportunity to show what they can do in front of their own supporters.&lt;/i&gt;"&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div&gt;Hal positif senada juga diungkapkan oleh Michael Schumacher yang berharap beberapa pengembangan yang telah dilakukan di Silverstone dengan sistem exhaust baru bisa bersinergi dengan ban sehingga bisa memenuhi harapan para pendukungnya.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;"&lt;i&gt;We saw some improvements over the Silverstone weekend with our new exhaust system, along with improvements to how we work with the tyres, so we go to the next race weekend with a good feeling added to our fighting spirit&lt;/i&gt;," ujar Schumacher.&lt;br /&gt;
&lt;div&gt;&lt;br /&gt;
"&lt;i&gt;We definitely want to show our home crowds our best level of performance possible&lt;/i&gt;,&lt;i&gt;"&lt;/i&gt;&amp;nbsp;imbuh juara dunia tujuh kali ini.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;
Michael amat berharap perkembangan teknis terbaru yang dilakukan timnya bisa membuatnya tampil lebih baik, terlebih lagi tahun ini adalah kali pertama Michael akan melintasi tikungan yang dinamai dengan namanya sendiri yaitu tikungan 8 dan 9, jadi tentunya ia ingin sekali tampil kencang yang tentunya akan merupakan kebanggaan tersendiri bagi pebalap yang telah mengoleksi 91 kemenangan ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"&lt;i&gt;It will be the first time that I race through the corner which is named after me (Turns 8 and 9), and obviously I would like to believe that this is not only making me proud, but also even faster&lt;/i&gt;."&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;
Sumber gambar : &lt;a href="http://cdn2.worldcarfans.co/2010/10/10/medium/490376481064929871.jpg"&gt;worldcarfans&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4909850238866476470-490392908740416920?l=hernyyahya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://hernyyahya.blogspot.com/feeds/490392908740416920/comments/default" title="Poskan Komentar" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4909850238866476470&amp;postID=490392908740416920&amp;isPopup=true" title="0 Komentar" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/4909850238866476470/posts/default/490392908740416920?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/4909850238866476470/posts/default/490392908740416920?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://hernyyahya.blogspot.com/2011/07/gp-jerman-mercedes-dan-michael.html" title="GP Jerman, Mercedes, dan Michael Schumacher" /><author><name>Air</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05208012449922042078</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="16" height="16" src="http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif" /></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry gd:etag="W/&quot;D0UFRn8-cSp7ImA9WhdTGE0.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-4909850238866476470.post-1827845548644401259</id><published>2011-07-16T15:33:00.000+07:00</published><updated>2011-07-16T15:33:37.159+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2011-07-16T15:33:37.159+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Jenson Button" /><title>Jenson Button, Up And Down In F1</title><content type="html">&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://images.planetf1.com/11/07/496x259/JensonButtonSilverstone2011_2620440.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="167" src="http://images.planetf1.com/11/07/496x259/JensonButtonSilverstone2011_2620440.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Karir Jenson Button di Formula One bisa dibilang cukup unik. Sebelum memulai karir di F1, ia sempat mencicipi mobil McLaren-Mercedes namun pebalap Inggris ini malah masuk F1 lewat tim Williams pada tahun 2000. Kemunculan perdananya cukup mengesankan hingga ia dijuluki Wonder Boy. Tapi setelah setahun bersama Williams, ia terpaksa pergi meninggalkan Williams, meskipun sebenarnya tim Frank Williams itu masih suka dengan Button namun karena mereka memiliki kontrak dengan Juan Pablo Montoya maka terpaksalah Jenson Button dipijamkan ke tim Benetton.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Bersama Benetton, Jenson mengalami masa sulit. Namun meski penampilannya payah, ia tetap dipertahankan dan hasilnya ia tampil jauh lebih baik di tahun keduanya bersama Benetton yang kini berganti nama menjadi Renault. Tapi lagi-lagi Jenson harus didepak karena Renault yang saat itu dipimpin oleh Flavio Briatore yang juga merupakan manager Fernando Alonso menganggap sudah waktunya bagi anak asuhnya tampil setelah di tahun sebelumnya menjadi test driver Renault usai menjalani masa orientasi pengenalan F1 lewat tim gurem, Minardi. Untungnya saat itu Jenson mendapat perhatian dari David Richards yang menggantikan Craig Pollock memimpin tim BAR-Honda.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Ternyata pengamatan DR, panggilan khas untuk David Richards, terhadap Jenson Button tak keliru. Di tahun 2004 Jenson bersama BAR-Honda tampil gemilang dan merupakan satu-satunya pebalap yang mampu mengimbangi dominasi Michael Schumacher-Ferrari, tentu di samping rekan setimnya, Rubens Barrichello.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Penampilan cemerlang Button ini tentu saja membuatnya kembali naik ke bursa pebalap top hingga tim lamanya, Williams pun mulai meliriknya kembali. Tapi ternyata kesuksesan Jenson ini juga berimbas secara negatif. Ia bahkan harus terlibat masalah kekacauan kontrak antara Williams dan BAR-Honda.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Tahun berikutnya, BAR-Honda tak segemilang musim 2004. Namun meski Jenson memiliki opsi untuk kembali ke Williams, tapi ia memutuskan bertahan di BAR. Makin tahun, ternyata penampilan BAR-Honda yang kemudian berganti nama hanya Honda saja makin melempem. Nama Jenson Button pun kembali terbenam. Hingga akhirnya Honda memutuskan hengkang dari Formula One di akhir tahun 2008.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Tapi ternyata di balik segala macam kesulitan ini, karir Jenson rupanya perlahan mulai kembali naik ke atas. Di tahun 2009 tim Honda yang telah berganti nama menjadi Brawn GP tampil mendominasi paruh pertama musim balap tahun itu. Bahkan walau performa Jenson dan Brawn GP mulai menurun berkat pengembangan dari tim-tim lawan, namun Jenson Button dan Brawn GP berhasil merebut gelar dunia pertama mereka di akhir musim 2009 itu.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Setahun berikutnya, Jenson pindah ke McLaren-Mercedes, salah satu tim favoritnya saat ia masih kecil. Ia bahkan menyebut bergabungnya ia dengan tim asal Woking, Inggris itu bagaikan mimpi yang menjadi kenyataan.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Kini Jenson sudah memasuki tahun keduanya bersama McLaren-Mercedes. Ia juga sudah memberikan tiga kemenangan untuk McLaren-Mercedes. Tahun lalu ia meraih dua kemenangan di Australia dan China. &amp;nbsp;Sementara di tahun ini Jenson akhirnya berhasil kembali meraih podium tertinggi di Montreal, Kanada. Namun di GP Inggris, kemarin, di hadapan publik senegaranya Jenson yang dalam sejarah karir F1-nya selalu tampil buruk di Inggris, kembali harus mengalami nasib naas. Ban depannya terlepas akibat kecerobohan kru pit McLaren, akibatnya juara dunia 2009 ini gagal melanjutkan lomba dan tak mendapatkan tambahan poin.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Menjelang masa akhir kontraknya bersama McLaren yang akan berakhir tahun depan, nama Jenson Button kini bahkan kabarnya menjadi incaran tim-tim papan atas macam Ferrari dan Red Bull. Namun berita paling akhir, Red Bull menegaskan akan tetap diperkuat Sebastian Vettel dan Mark Webber di musim depan. Namun berita tentang Ferrari yang kabarnya ingin mengganti Felipe Massa dengan pebalap yang lebih mampu mengimbangi Fernando Alonso masih belum ada kejelasannya, dan Button menjadi salah satu pebalap yang diincar tim scuderia itu.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Jenson sendiri menanggapi positif mengenai dirinya yang menjadi incaran tim-tim papan atas dan menganggapnya sebagai berkah atas dirinya yang telah mengalami tahun-tahun sulit selama karir balapnya di F1. Dan bila kini ia termasuk salah satu pebalap top F1, maka semua itu dinilainya merupakan buah dari hasil kerja kerasnya selama ini.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div&gt;"Yeah, I've worked hard to get where I am and for what I've achieved, and I feel there is a lot more I can achieve in Formula One. That's probably one of the reasons why I'm being linked with other people, so it's nice to have positive comments written about you, and they're all exciting prospects. You could say I do feel in a privileged position. It's nice to be in that position."&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Mengenai kabar dirinya yang menjadi salah satu pebalap yang diincar Ferrari, Jenson mengungkapkan bahwa di masa ia masih kecil, ada tiga tim yang merajai F1 yaitu Williams, McLaren, dan Ferrari. Dan Jenson sudah membalap untuk dua tim besar yang menjadi idamannya saat kecil, yaitu Williams dan McLaren jadi tinggal satu tim besar lagi yang belum pernah dibelanya, yaitu Ferrari. Namun Jenson juga menambahkan bahwa ia menyadari tak semua impian bisa diraihnya.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div&gt;"As a kid growing up there were three teams that really excited me, and they were the three fighting for the world title in Williams, McLaren, and Ferrari. I've driven for Williams and McLaren, one of the start of my career and one now, but your dreams as a kid don't always come true."&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Masa depan Jenson di F1 saat ini bisa dibilang cukup cerah. Ia telah meraih gelar dunia dan kini tengah membalap untuk salah satu tim besar yang merupakan salah satu tim impiannya saat kecil dan ia juga tengah diminati tim besar lainnya, tapi Jenson tetap menganggap bahwa masa depan tetap merupakan misteri. Ia tak tahu pasti masa depannya, tapi yang jelas saat ini ia hanya ingin terus menggali potensinya dan terus berusaha meraih kemenangan. Meski begitu ia tetap berharap ada pilihan baginya di masa depan tapi ia juga menegaskan bahwa yang penting adalah apa yang terjadi di saat ini. Menjalani hidup dan menikmati apa yang dilakukannya di saat ini meski ia tak tahu apa yang akan terjadi di masa yang akan datang.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div&gt;"I don't know where my future is, other than in a car that is definitely fighting for victories, which is exactly what I want at this moment in time after what I've achieved. So, it's a case of never say never. You've got to keep your option open, never burn any bridges. But I don't think you want to look too far in the future either. You have to live the moment and enjoy what you're doing, and I don't know what's going to happen in the future at the moment."&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Mengenai kemungkinan bila ia bergabung dengan Ferrari, artinya ia harus membalap berdampingan dengan Fernando Alonso yang pernah membuatnya terdepak dari Renault. Alonso yang pernah membalap untuk McLaren dan mengalami masa yang buruk saat bertandem dengan Lewis Hamilton namun Button yang hingga kini masih bermitra dengan Hamilton di McLaren dan keduanya tak mengalami pertikaian tajam seperti yang terjadi ketika Hamilton berpasangan dengan Alonso di tim Woking itu.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Meski hubungan Jenson dan Hamilton di McLaren terkesan adem ayem, namun Jenson pun pernah memiliki pertikiaian dengan rekan setim saat ia bergabung dengan BAR mendampingi Jacques Villeneuve. Mengenai hubungannya dengan JV yang sempat menjadi sorotan media, Jenson menyatakan bahwa awalnya memang hubungannya dengan JV tak terlalu baik. JV bahkan kerap membicarakan dirinya di depan media dan bukannya menghadapinya secara langsung, tapi belakangan, Jenson mengaku hubungannya dengan JV membaik, bahkan katanya belakangan mereka berteman baik.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Bila Button akan bergabung dengan Ferrari yang artinya menjadi rekan setim Alonso, maka Button telah menjadi rekan setim tiga juara dunia. Di BAR, Jenson berpasangan dengan JV yang merupakan juara dunia 1997 sementara di McLaren, Jenson menjadi rekan setim Lewis Hamilton yang adalah juara dunia 2008. Mengenai masalah rekan setim, Jenson menyatakan bahwa ia tak terlalu mengkhawatirkan siapa yang akan menjadi rekan setimnya. Ia hanya ingin membalap untuk tim yang memiliki pebalap yang kompetitif karena ia amat menikmati pertarungan itu. "But I've no worries being anyone's team-mate. I relish racing for a team that has a competitive driver. I enjoy the fight."&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Mengenai nasib apesnya di GP Inggris, pekan lalu, Jenson menyatakan bahwa yang paling penting baginya saat ini adalah ia ingin meraih kemenangan. Menikmati setiap balapan dan terus berusaha menanti peluang baik datang dan tidak memikirkan mengenai gelar dunia. Akibat hasil balap di GP Inggris minggu lalu, di mana ia gagal finish dan terpaksa tidak mendapat tambahan poin, padahal usai kemenangannya di Kanada, poin Jenson dengan pemimpin klasemen, Sebastian Vettel hanya terpaut 75 poin dan membawa Jenson mengisi urutan kedua di klasemen, tapi akibat kecerobohan kru pit McLaren di Silverstone, Inggris, maka kini poin Jenson dengan Vettel terpaut 95 poin dan posisinya di klasemen pun melorot ke urutan ke-5 di belakang rekan setimnya, Lewis Hamilton.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Sumber gambar : &lt;a href="http://images.planetf1.com/11/07/496x259/JensonButtonSilverstone2011_2620440.jpg"&gt;planetf1&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4909850238866476470-1827845548644401259?l=hernyyahya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://hernyyahya.blogspot.com/feeds/1827845548644401259/comments/default" title="Poskan Komentar" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4909850238866476470&amp;postID=1827845548644401259&amp;isPopup=true" title="0 Komentar" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/4909850238866476470/posts/default/1827845548644401259?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/4909850238866476470/posts/default/1827845548644401259?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://hernyyahya.blogspot.com/2011/07/jenson-button-up-and-down-in-f1.html" title="Jenson Button, Up And Down In F1" /><author><name>Air</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05208012449922042078</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="16" height="16" src="http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif" /></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry gd:etag="W/&quot;DkQER3g7fCp7ImA9WhZbEUk.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-4909850238866476470.post-3824115544233351621</id><published>2011-06-15T20:24:00.001+07:00</published><updated>2011-06-15T20:25:06.604+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2011-06-15T20:25:06.604+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Michael Schumacher" /><title>Haug Memuji Penampilan Schumi di Kanada</title><content type="html">&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://www.yallaf1.com/wp-content/uploads/2011/01/d10mal1425.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="213" src="http://www.yallaf1.com/wp-content/uploads/2011/01/d10mal1425.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;a href="http://static.arsipberita.com/images/cached/wp-content/uploads/2011/04/Gp_Malesia_2011_schumi-460x306.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;i&gt;&lt;b&gt;Michael Schumacher is back&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;?! Melihat aksi spektakuler Michael Schumacher di Kanada kemarin mungkin bisa dijadikan awal dari kembalinya Michael yang berhasil memperlihatkan kembali bakat istimewanya. Di atas trek basah sirkuuit Gilles Villeneuve, Michael Schumacher yang berada di P12 saat restart usai balapan sempat dihentikan hampir dua jam lamanya, seperti terbang hingga berhasil merambat ke P2. Bahkan aksinya saat menyalip Massa dan Kobayashi (yang selama ini dianggap seperti mimpi buruk-nya Schumi karena juara dunia tujuh kali ini kerap mengalami kesulitan saat menyalip pebalap Jepang ini) sekaligus di lap 51 untuk merebut P2 yang sayangnya gagal dipertahankannya hingga akhir race karena Mercedes W02-nya tak mampu mengimbangi kekuatan peranti DRS milik Button dan Webber.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Nama Michael Schumacher pun kembali muncul ke permukaan setelah sebelumnya juara dunia tujuh kali ini selalu dihujani kritik dan cemooh dari berbagai pihak karena penampilannya yang tak mengesankan sejak kembali ke ajang olahraga ini tahun lalu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menjadi Michael Schumacher memang tak mudah. Saat ia tampil luar biasa seperti kemarin, segala puja puji akan segera dilambungkan padanya tapi begitu penampilannya buruk, maka kritikan super pedas (lebih pedas dari cabe rawit paling seribu kilo) akan segera menghujamnya. Bahkan tak jarang mantan pebalap yang numpang tampil untuk mengkritiknya dan menyuruhnya untuk segera mundur. Tapi untungnya, Michael Schumacher yang sudah cukup kenyang dengan segala macam situasi seperti ini, bisa mengatasinya dengan tetap berkepala dingin dan tetap fokus pada apa yang ingin dicapainya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Semua hujan kritik yang menderanya sejak tahun lalu akhirnya berhasil dibungkam Schumi di Kanada hari Minggu kemarin. Bahkan David Coulthard, mantan rekan setim Michael yang kini menjadi komentator tv, usai GP Turki sempat mengkritik Schumi dan menyuruhnya untuk segera pensiun, balik memberikan ucapan yang menyejukkan bagi Schumi saat mengomentari aksi sang juara dunia tujuh kali ini di Kanada.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Penampilan spektakuler Schumi di Kanada kemarin itu tentu saja mendapat respon positif dari vice president Mercedes, Norbert Haug. "&lt;i&gt;This is what happens in sport - you can turns thing around quickly&lt;/i&gt;," ujar Haugh kepada Autosport mengomentari penampilan gemilang Schumacher di Montreal, Kanada yang beberapa minggu sebelumnya mendapat hujan kritik atas penampilannya di Turki.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dalam kesempatan itu Haug juga mengemukakan bahwa di DTM, Ralf Schumacher yang merupakan adik kandung Michael, yang juga membalap untuk Mercedes sebelumnya mendapat kritikan tapi kini telah memetik hasil yang lebih baik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Haug juga menegaskan bahwa timnya tengah melakukan pengembangan dan itu membutuhkan kerja sama semua pihak di dalam tim. Dan Michael akhirnya bisa memberikan penampilan terbaiknya dan jika saja tim bisa memberikan mobil yang tepat maka Michael pastinya akan mampu tampil cemerlang seperti yang diperlihatkannya di Kanada hari Minggu kemarin.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"&lt;i&gt;Our team is composed, it stays together and everyone is helping each other. This was Michael at his best. It shows that he can do it, and that if we give him the right car he will deliver&lt;/i&gt;."&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Peningkatan performa Michael dibanding tahun lalu belum lama ini menimbulkan spekulasi bahwa juara dunia tujuh kali ini akan memperpanjang kontraknya bersama Mercedes sehubungan dengan komentarnya mengenai pentingnya kontinuitas dalam meraih kesuksesan. Saat itu Michael mengungkapkan bahwa setidaknya dibutuhkan waktu tiga tahun untuk membuat sebuah tim menjadi sukses. Michael menyebutkan bahwa ia membutuhkan waktu 5 tahun bersama Ferrari sebelum akhirnya berhasil meraih gelar dunia pertamanya bersama tim Italia itu yang juga merupakan gelar dunia ketiganya karena sebelumnya, Michael telah meraih dua gelar dunia bersama Benetton sebelum bergabung di Ferrari pada tahun 1996.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kontrak Michael sendiri dengan Mercedes hanya tiga tahun dan akan berakhir pada tahun 2013 yang akan datang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di Kanada kemarin dalam rangkaian GP Kanada yang baru saja usai itu, Schumi memberikan penjelasan atas interpretasi yang muncul berdasarkan komentarnya. Ia menyatakan bahwa komentarnya itu tak memiliki maksud tersembunyi mengenai kemungkinan akan memperpanjang kontraknya dengan Mercedes dan menegaskan bahwa saat ini ia memiliki kontrak tiga tahun dengan Mercedes namun pembicaraan mengenai perpanjangan kontraknya dengan Mercedes belum tertutup dan akan dibicarakan di saat yang tepat. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"&lt;i&gt;I have heard the speculation-and how it was interpreted into my comments. But that wasn't the meaning of my comment-let me put it that way. We have said that I have a three-year deal and at the right moment in time we will talk about what will happen in the future&lt;/i&gt;," terang Michael Schumacher.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bila melihat penampilan gemilang Schumi di Kanada kemarin, rasanya terlalu mubazir bagi tim Mercedes bila sampai menyia-nyiakan bakat luar biasa dan pengalaman Schumi yang segudang ini. Schumi merupakan aset berharga bagi tim manapun. Apapun yang akan terjadi di masa mendatang. Apakah kontrak Schumi akan diperpanjang ataupun tidak, bagiku pribadi, aku hanya berharap bisa melihat Michael kembali meraih kemenangan sebelum ia kembali harus pensiun dari F1 entah karena faktor usia ataupun karena sebab lainnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sumber gambar dari &lt;a href="http://www.yallaf1.com/wp-content/uploads/2011/01/d10mal1425.jpg"&gt;situs &lt;/a&gt;ini.&amp;nbsp;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4909850238866476470-3824115544233351621?l=hernyyahya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://hernyyahya.blogspot.com/feeds/3824115544233351621/comments/default" title="Poskan Komentar" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4909850238866476470&amp;postID=3824115544233351621&amp;isPopup=true" title="0 Komentar" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/4909850238866476470/posts/default/3824115544233351621?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/4909850238866476470/posts/default/3824115544233351621?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://hernyyahya.blogspot.com/2011/06/haug-memuji-penampilan-schumi-di-kanada.html" title="Haug Memuji Penampilan Schumi di Kanada" /><author><name>Air</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05208012449922042078</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="16" height="16" src="http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif" /></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry gd:etag="W/&quot;C0YMSHcyeip7ImA9WhZbEUk.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-4909850238866476470.post-6587366914696477780</id><published>2011-06-15T19:33:00.000+07:00</published><updated>2011-06-15T19:33:09.992+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2011-06-15T19:33:09.992+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Michael Schumacher" /><title>GP Kanada 2011 Mengharu Biru Schumacher</title><content type="html">&lt;div align="justify"&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-gdREusgKyvs/TfV_z4PWGzI/AAAAAAAANd8/MyLz-_qJK3s/s320/610x+%252815%2529.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://4.bp.blogspot.com/-gdREusgKyvs/TfV_z4PWGzI/AAAAAAAANd8/MyLz-_qJK3s/s320/610x+%252815%2529.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&amp;nbsp;&lt;i&gt;Meski mobilnya kalah kencang, tapi Schumi sempat membuat Webber keteteran&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
Michael Schumacher dan sirkuit Gilles Villeneuve sepertinya memang memiliki hubungan yang amat istimewa. Schumi merupakan pebalap tersukses di sirkuit ini dengan tujuh kali kemenangan dan pada balapan GP Kanada hari Minggu kemarin, kenangan manis Schumacher di sirkuit bernama ayah dari mantan rival beratnya saat perebutan gelar dunia 1997 ini makin bertambah.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Menjelang GP Kanada, Schumi telah banyak menerima kritikan atas performanya yang dinilai belum juga terlihat istimewa dan kerap kalah dari rekan setimnya yang jauh lebih muda. Mulai dari Alain Prost, juara dunia F1 empat kali yang menyatakan bahwa usia Schumi sudah terlalu tua dan tak mungkin lagi bisa mencapai peak perform-nya seperti di masa lalu hingga komentar mantan dua rekan setimnya, Coulthard dan Herbert yang dengan arogannya mengusulkan Schumacher untuk segera pensiun ... lagi.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Tapi bukan Michael Schumacher namanya kalau ia langsung menyerah begitu saja hanya karena berbagai komentar kejam yang ditujukan padanya itu. Di balapan pada GP Kanada hari Minggu kemarin akhirnya Michael Schumacher kembali mempertontonkan aksi briliannya yang telah membuatku dan mungkin jutaan penggemar Michael Schumacher jatuh hati pada pebalap Jerman peraih tujuh gelar dunia ini.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Kecepatan Mercedes W02 memang sudah tampak sejak sesi latihan bebas pertama di hari Jum' at di mana saat itu Rosberg, rekan setim Schumi berhasil menjadi pebalap tercepat pertama sementara Michael berada di urutan ketiga di belakang Fernando Alonso.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Namun pada sesi latihan bebas kedua, duo Mercedes berada jauh di belakang. Rosberg berada di urutan 19 disusul Schumi di urutan ke-20. Namun hasil ini bukan menandakan performa Mercedes W02 mulai merosot. Hasil ini dikarenakan kedua pebalap Mercedes ini membawa bahan bakar penuh sehingga waktu yang ditorehkan mereka tak terlalu mengesankan. Tapi semua ini merupakan strategi Mercedes untuk mendapatkan data yang cukup yang bisa dianalisa dalam menghadapi lomba di hari Minggu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"&lt;i&gt;We covered quite a lot of work today, obviously we didn't do any times on lower fuel and just concentrated on high fuel due to the red flags shortening our programme this afternoon&lt;/i&gt;," ujar Michael Schumacher usai sesi latihan bebas kedua pada hari Jum'at menjelang race di GP Kanada.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"&lt;i&gt;That's why we are at the opposite end of the timesheets to this morning, when it looked encouraging for a weekend that we did not enter with the highest expectations. We will now sit and analyse our performance and hope for another encouraging day tomorrow,&lt;/i&gt;" juara dunia tujuh kali ini menjelaskan sebab musabab dari hasil yang dicapai tim Mercedes dari sesi latihan bebas hari Jum'at.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hari Sabtu. Saat sesi latihan bebas terakhir, Rosberg, rekan setim Michael kembali mencatat waktu tercepat ketiga di belakang Vettel dan Alonso sementara Michael hanya mencatat waktu tercepat ketujuh di belakang duo McLaren, Button dan Hamillton.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat sesi kualifikasi, seperti biasa kedua pebalap Mercedes hanya melakukan one run saja untuk menghemat ban. Hasilnya kedua pebalap Mercedes dan McLaren saling bersilangan. Rosberg merebut P6 tepat di belakang Hamilton sementara Schumacher berada di urutan ke-8 di belakang Button.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"&lt;i&gt;We can be quite happy with today's qualifying. I had lost drive momentarily after turn 4 during my last lap but otherwise I had a clean lap. We will have to analyse why that happened, but all went pretty well other than that. We have developed our set-up-in the right direction over the weekend, and the long runs looked quite good this morning, so we should be ok in the race&lt;/i&gt;," ujar Michael usai sesi kualifikasi mengemukakan bahwa ia sempat kehilangan momentum di turn 4 saat sesi kualifikasi hampir berakhir, meski ia mengaku cukup puas dengan pengembangan sepanjang minggu yang dilakukan timnya dan berharap bisa meraih hasil yang cukup memuaskan di balapan.&amp;nbsp; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hari Minggu sebelum lomba dimulai hujan sudah mulai turun membasahi sirkuit Gilles Villeneuve. Menjelang start hujan tak jua berhenti hingga akhirnya balapan dipandu oleh Safety Car. Balapan di Montreal, Kanada hari Minggu kemarin mungkin merupakan salah satu balapan F1 yang paling menarik. Penuh drama dan menegangkan hingga akhir lomba. Safety Car berkali-kali bolak balik ke trek. Balapan sempat ditunda hingga hampir dua jam lamanya tapi toh tak mengendurkan syaraf mataku untuk tetap menatap layar kaca menanti apa yang akan terjadi selanjutnya, meski itu artinya aku harus begadang sepanjang malam, dan hanya sempat tidur dua jam setengah saja, akibatnya hari Senin-nya aku memilih bolos kerja.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di awal lomba Michael Schumacher sudah memperlihatkan suguhan yang menarik kala ia tak gentar menghadapi tekanan dari Lewis Hamilton. Sebelumnya, pada balapan di Monaco, Schumi dan Hamilton pun sempat terlibat insiden yang turut mempengaruhi kinerja W02 Schumi di Monte Carlo hingga akhirnya juara dunia tujuh kali itu terpaksa retired. Meski begitu, Schumi termasuk salah satu orang yang tak ikut menghujat Hamilton atas berbagai insiden yang dilakukannya di Monaco. Sebaliknya Schumi malah membela Hamilton dan menyatakan bahwa trek di Monaco memang sempit, sehubungan dengan insiden yang menimpa Hamilton dengan Massa di mana saat itu Hamilton dinilai sengaja menempatkan mobilnya hingga separuh trek dan membuat Massa berada di posisi yang sulit. Tapi Schumi sebagai pebalap yang sudah amat berpengalaman ini mengemukakan pandangannya dan menyatakan bahwa apa yang dilakukan oleh Hamilton itu bukanlah suatu kesalahan karena keadaan trek di Monaco yang sempit amat menyulitkan pebalap manapun termasuk Hamilton.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di Kanada, pada lap-lap awal Lewis telah lebih dulu menghadapi insiden dengan Webber hingga membuat posisinya melorot dan saat ia mencoba menyalip Michael, juara dunia 2008 ini malah mendapat pelajaran berharga dari seniornya ini. Lewis sempat melintir saat mencoba menyalip Michael.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Selanjutnya terjadi insiden antara Hamilton dengan rekan setimnya sendiri, Button yang membuat SC kembali ke trek. Cuaca ternyata makin tak bersahabat sehingga beberapa pebalap termasuk Michael yang sebelumnya telah masuk pit terpaksa masuk pit kembali untuk mengganti ban intermediate mereka dengan ban basah. SC lagi-lagi harus masuk trek untuk memandu balapan karena hujan ternyata makin deras.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di lap 25 akhirnya balapan dihentikan karena hujan yang turun makin deras dan di beberapa areal sirkuit terdapat genangan air. Kesempatan ini digunakan para pebalap untuk kembali ke pit mereka masing-masing dan membahas ulang strategi balap mereka termasuk Schumi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah hampir dua jam akhirnya balapan kembali digelar dengan dipandu Safety Car. Schumi yang sebelum red flag berada di P12 tepat di belakang rekan setimnya, mulai tampil mengesankan. Setelah SC kembali ke pit, Schumi berhasil menyalip rekan setimnya dan pebalap-pebalap di depannya dan terus mencatat waktu tercepat.&amp;nbsp; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Penampilan Michael makin luar biasa setelah ia keluar dari pit untuk mengganti ban full wet-nya. Ia terus mencatat waktu tercepat hingga ia berada di P4 tepat di belakang Kobayashi dan Massa yang tengah bertarung merebut P2 di belakang Vettel. Dengan seluruh bakat balap Schumi yang sudah teruji, Michael berhasil mengambil kesempatan di tengah pertarungan antara Massa dan Kobayashi dan langsung menyalip kedua pebalap itu untuk merebut P2 di lap 51. Hebatnya lagi, semua aksi overtaking yang dilakukan Michael itu tanpa menggunakan peranti DRS karena saat itu FIA masih melarang penggunaan DRS sehubungan dengan kondisi trek di sirkuit yang dinilai masih basah dan licin. Tapi Michael, The Rain Man sejati ini mampu membawa Mercedes W02-nya yang sebenarnya tak terlalu tangguh tapi bisa terlihat luar biasa. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Michael nyaris meraih podium kedua di belakang Vettel, tapi kondisi di trek mulai mengering. DRS pun mulai diperbolehkan. Sementara itu Webber dan Button mulai memperkecil jarak dan menekan juara dunia tujuh kali ini yang mulai terlihat kesulitan mengatasi kekuatan DRS milik Webber dan Button. Meski begitu, Michael tetap memperlihatkan semangat juangnya. Ia sempat membuat Webber kewalahan menghadapi pebalap Jerman berusia 42 tahun ini hingga pebalap Red Bull itu melakukan kesalahan dan melebar memotong chicane, akibatnya ia harus melambatkan mobilnya dan memberikan tempatnya kembali kepada Michael. Di lap berikutnya, Webber kembali melakukan kesalahan di chicane yang sama hingga membuat Button berhasil menyalipnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Schumi berusaha mempertahankan posisinya di tempat kedua demi merebut podium pertamanya sejak kembali ke ajang F1 pada tahun 2010 lalu. Tapi akhirnya Schumi terpaksa menyadari Mercedes W02-nya bukanlah lawan yang sepadan dengan MP4-26 milik Button hingga akhirnya pebalap McLaren-Mercedes itu berhasil menyalipnya. Tak lama kemudian, lima lap menjelang akhir race, Schumi tak lagi mampu menahan gempuran RB7 milik Webber yang memiliki sistem DRS lebih mumpuni dibanding yang ada dalam Mercedes W02-nya Schumi. Akhirnya Schumi pun terpaksa harus puas finish di P4.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meski gagal meraih podium, tapi aksi Michael Schumacher di Kanada kemarin membuktikan bahwa usianya yang tak muda lagi itu ternyata bukanlah sebab musabab dari penampilan buruknya selama ini. Aksinya di Montreal, Kanada hari Minggu kemarin itu menunjukkan bahwa Michael Schumacher masih memiliki kemampuan untuk tampil cemerlang seperti di masa keemasannya dulu kalau saja ia mendapatkan mobil yang sepadan yang bisa mengakomodir bakat balapnya itu. Penampilan spektakuler Schumi kemarin itu juga menunjukkan bahwa analisa Mr. Alain Prost yang menyatakan bahwa Schumi yang sudah tak muda lagi ini takkan lagi bisa mencapai puncak performanya seperti di masa lalu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Berkat aksi briliannya di Montreal, Kanada hari Minggu kemarin itu, nama Michael Schumacher pun kembali menjulang. Bahkan situs &lt;a href="http://www.planetf1.com/race-features/6986756/Canadian-GP-Winners-Losers"&gt;planetf1.com&lt;/a&gt; menganugrahi aksi Schumi itu sebagai overtaking move of the race sehubungan dengan aksinya saat menyalip Massa dan Kobayashi sekaligus untuk merebut P2. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Michael sendiri seusai race di Kanada mengaku perasaannya campur aduk dan tak tahu apakah ia harus gembira atau menangis. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"&lt;i&gt;I am leaving this race with one eye laughing and one eye crying, as I am not sure if I should be excited or sad about it&lt;/i&gt;," ujar Schumi kepada pers usai race di Kanada hari Minggu lalu. Ia sudah tampil amat luar biasa dan nyaris meraih podium tapi sayangnya mobilnya tak mampu mengimbangi bakat cemerlangnya itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;i&gt;"Having been in 2nd place towards the end, I would obviously have loved to finish there and be on the podium again. But even if it did not work out in the very end, we can be happy about the result and the big fight we put in,"&lt;/i&gt; imbuh Michael meski gagal meraih podium tapi merasa cukup puas dengan hasil balapan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pebalap yang telah mengoleksi 91 kemenangan ini pun menyatakan rasa puasnya pada kerja keras tim-nya dan strategi mereka. Dan berbanding terbalik dengan opini publik yang selama ini menggambarkan Michael Schumacher sebagai sosok yang arogan, tapi nyatanya juara dunia tujuh kali ini dalam kesempatan itu justru dengan rendah hati-nya mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada para pendukungnya yang tetap memberikan support dalam masa-masa sulitnya dan lewat aksi briliannya di Kanada kemarin itu,&amp;nbsp; untuk itu aksi Michael di Kanada itu seperti pelipur lara bagi para fans-nya yang pastinya sudah amat menanti juara dunia tujuh kali ini kembali memperlihatkan performa terbaiknya seperti di era keemasannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"&lt;i&gt;A good strategy after the red flag it possible, and I am very happy for our team. I would also like to send a big compliment out to the spectators who stayed with us in those difficult circumstances for so long and even cheered us up. That was impressive, and I am glad that I could play my part in entertaining them&lt;/i&gt;," kata juara dunia tujuh kali ini mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada tim dan para penggemarnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ross Brawn, bos tim Mercedes yang juga merupakan orang di balik kesuksesan Michael Schumacher sejak di Benetton dan Ferrari juga amat gembira dengan aksi brilian Schumi di Kanada kemarin itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"&lt;i&gt;It was a thrilling race and Michael drove beautifully in the second part, he did a strong job on the intermediates and the option tyres, but was unable to hold off Jenson and Mark's faster cars, particularly when the had the use of DRS&lt;/i&gt;," ujar Brawn memuji penampilan luar biasa Schumi yang sayangnya harus menyerah pada Jenson dan Mark yang memiliki mobil lebih cepat darinya terutama saat mereka menggunakan DRS.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"&lt;i&gt;Even so, it was a fantastic drive to climb eight places and finish fourth. Overall, it was an exciting and extremely challenging but ultimately positive race for our team,&lt;/i&gt;" tegas Brawn yang tetap memuji Schumi yang meski gagal meraih podium tapi Schumi telah tampil luar biasa hingga meraih finish di urutan keempat. Bagaimanapun hasil yang dicapai Michael ini memberikan nilai positif bagi tim mereka terlebih rekan setim Michael mengalami balapan yang sulit dan gagal meraih poin setelah hanya mampu finish di urutan ke-11 di belakang pebalap Toro Rosso, Sebastian Buemi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sumber gambar dari &lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-gdREusgKyvs/TfV_z4PWGzI/AAAAAAAANd8/MyLz-_qJK3s/s320/610x+%252815%2529.jpg"&gt;situs &lt;/a&gt;ini.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4909850238866476470-6587366914696477780?l=hernyyahya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://hernyyahya.blogspot.com/feeds/6587366914696477780/comments/default" title="Poskan Komentar" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4909850238866476470&amp;postID=6587366914696477780&amp;isPopup=true" title="0 Komentar" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/4909850238866476470/posts/default/6587366914696477780?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/4909850238866476470/posts/default/6587366914696477780?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://hernyyahya.blogspot.com/2011/06/gp-kanada-2011-mengharu-biru-schumacher.html" title="GP Kanada 2011 Mengharu Biru Schumacher" /><author><name>Air</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05208012449922042078</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="16" height="16" src="http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif" /></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://4.bp.blogspot.com/-gdREusgKyvs/TfV_z4PWGzI/AAAAAAAANd8/MyLz-_qJK3s/s72-c/610x+%252815%2529.jpg" height="72" width="72" /><thr:total>0</thr:total></entry><entry gd:etag="W/&quot;CEUGRHk6eyp7ImA9WhZbEEg.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-4909850238866476470.post-3023875345410692149</id><published>2011-06-14T18:47:00.003+07:00</published><updated>2011-06-14T18:50:25.713+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2011-06-14T18:50:25.713+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Jenson Button" /><title>Hamilton Tersungkur, Vettel Melintir, dan Button Juara</title><content type="html">&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://i.okezone.com/content/2011/06/13/37/467499/sYiNrOVdAQ.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="400" src="http://i.okezone.com/content/2011/06/13/37/467499/sYiNrOVdAQ.jpg" width="327" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&amp;nbsp;&lt;i&gt;Entah apa yang ada di benak Vettel saat menatap Button yang tengah tersenyum lebar ini?&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Memasuki GP Kanada, kepercayaan diri Hamilton sangat besar untuk menyaingi Vettel dalam perebutan gelar dunia. Hamilton yang di race sebelumnya, di Monaco sempat menuai kritik akibat gaya balapnya yang dinilai membahayakan pebalap lain telah menuai buahnya dengan dua kali penalti dari empat insiden yang dialaminya. Insiden dengan Massa dan Maldonado menjadi insiden yang paling parah. Meski begitu Hamilton tetap berhasil mendapai poin dengan finish di urutan ke-6 sementara Massa harus retired dan Maldonado yang nyaris meraih poin pertamanya di F1 harus finish di urutan 18.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Walau race di Monaco telah tiga minggu usai tapi kritik dari berbagai pihak masih mendera juara dunia 2008 itu. Bahkan dua mantan juara dunia F1, Emerson Fitipaldi dan Niki Lauda memberikan kritik yang lumayan pedas dan keras. Hamilton sendiri mencoba melupakan tragedi di Monaco yang makin runyam dengan komentar bernada rasis yang dikutipnya dari film Ali G., dan bersiap memusatkan perhatiannya pada race selanjutnya di Kanada.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Sirkuit Gilles Villeneuve, Kanada semula dinilai merupakan tempat yang akan menguntungkan bagi McLaren-Mercedes dan dianggap merupakan salah satu titik kelemahan sang pemuncak klasemen, Red Bull Racing. Hal ini memang sudah terlihat sejak sesi latihan bebas. Red Bull tak terlalu bersinar, tapi menariknya pesaing berat Red Bull bukanlah McLaren melainkan Ferrari lewat Alonso yang tampil cemerlang di sepanjang sesi latihan bebas dan menjadi yang tercepat pada sesi latihan bebas kedua.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Vettel ternyata berhasil membalikkan keadaan. Di sesi latihan bebas yang terakhir ia tampil sebagai yang terkencang disusul Alonso dan Rosberg sementara dua pebalap McLaren-Mercedes, Button dan Hamilton berada di urutan kelima dan keenam. Di sesi kualifikasi, Vettel kembali meraih pole dan menjanjikan balapan yang amat ketat bila dilihat dari gap yang tak terlalu jauh dengan catatan waktu yang ditorehkan pebalap lain di belakangnya. Alonso dan Massa merebut P2 dan P3 disusul Webber di urutan ke-4. Sementara Hamilton berada di urutan ke-5 disusul Rosberg di P6, unggul dari Button yang menghuni grid ke-7 di depan Michael Schumacher yang berada di urutan ke-8.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Sebelum race dimulai, sirkuit Gilles Villeneuve, Kanada sudah menjanjikan balapan yang akan menegangkan berkat cuaca yang tak bersahabat. Hujan sudah mengguyur sejak sebelum start sehingga balapan dimulai dengan dipandu oleh Safety Car. Setelah SC mulai masuk pit, pertarungan mulai terjadi. Belum lama SC masuk pit, insiden sudah mulai terjadi antara Hamilton dan Webber hingga membuat Webber sempat melintir tapi keduanya masih bisa melanjutkan lomba. Tapi insiden yang berikutnya mengandaskan Hamilton.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Di lap 7 Hamilton yang berada di belakang Button mencoba menyalip rekan setimnya itu dari sisi dalam tapi Button segera menutup jalannya hingga tabrakan antara keduanya pun tak terhindarkan. Safety Car pun kembali masuk ke trek untuk menyingkirkan mobil Hamilton yang terparkir di Turn 5. Sementara Button masih bisa melanjutkan lomba.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Insiden ini kembali menuai kritik atas Hamilton tapi pebalap Inggris itu menganggap Button-lah yang telah menabraknya, tapi Button mengaku tak tahu menahu akan keberadaan Hamilton yang amat dekat dengannya saat itu. Button bahkan sampai bertanya pada kru McLaren lewat radio tim mengenai apa yang sebenarnya terjadi. Meski begitu Button tetap meminta maaf atas apa yang terjadi pada Hamilton. Meski rekan setim merupakan lawan utama yang harus dikalahkan tapi tentunya amat menyulitkan bila terjadi insiden antar rekan setim seperti yang terjadi pada skuad McLaren di Kanada hari Minggu kemarin.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Balapan Hamilton berakhir sementara balapan Button pun kacau balau. Setelah insiden dengan rekan setimnya, Button harus masuk pit dan kembali di urutan ke-12. Tak lama kemudian di lap 12 Button mendapat kabar dari timnya bahwa ia terkena drive through penalty tapi bukan karena insidennya dengan Hamilton melainkan karena melanggar batas kecepatan saat Safety Car berada di trek di awal lomba. Sebenarnya Hamilton pun terkena penalti yang sama dengan Button karena kedua pebalap McLaren itu melakukan kesalahan yang sama, tapi karena Hamilton telah keluar dari lomba maka hanya Button yang harus menjalankan hukuman itu. Saat kembali ke trek, posisi Button pun melorot ke urutan 14.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Hujan yang turun ternyata makin parah hingga membuat Safety Car kembali ke trek untuk memandu balapan, tapi tak lama kemudian di lap 25 FIA memutuskan untuk menghentikan sementara balapan karena situasi saat itu dinilai terlalu berbahaya. Vettel masih memimpin disusul Kobayashi dan Massa yang belum melakukan pit untuk mengganti ban.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah ditunda hampir dua jam, balapan kembali digelar dengan tetap dipandu SC dan perintah dari FIA bagi seluruh pebalap yang masih berada di trek untuk menggunakan ban basah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Balapan mulai kembali panas setelah SC kembali ke pit. Tapi SC harus kembali ke trek setelah Jenson Button dan Fernando Alonso bertabrakan di lap 44. Alonso langsung kandas dan menyusul Hamilton sementara Button harus kembali ke pit untuk mengganti bannya yang terkena serpihan mobil Alonso. Sekembalinya dari pit, posisi Button melorot jauh di P21.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menjelang akhir lomba, hujan mulai mereda. Sementara itu Button mulai menggila. Ia menyalip banyak pebalap di depannya hingga akhirnya ia berada di P4 tepat di belakang Webber yang tengah kesulitan menyalip Schumacher yang tampil cemerlang hingga nyaris meraih podium kedua di belakang Vettel.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Button akhirnya berhasil menyalip Webber saat pebalap Australia itu melakukan kesalahan di chicane yang sama dengan saat ia mencoba menyalip Schumacher. Selanjutnya adalah menyalip Michael Schumacher dan itu tak sulit bagi Button dengan MP4-26-nya yang lebih tangguh dibanding W02 milik juara dunia tujuh kali itu, maka Button pun bisa dengan mudahnya meraih P2 dari Schumi dan melesat mendekati Vettel yang sepanjang lomba tak menemui hambatan berarti untuk meraih kemenangan ke-6 di musim ini barulah mendapat lawan sepadan saat Button mulai mendekatinya. MP4-26 Button memang jauh lebih kencang dibanding RB7 milik Vettel. Mendapat tekanan dari Button akhirnya sang juara dunia bertahan ini melakukan kesalahan di final lap. Vettel melintir, Button pun segera mengambil kesempatan ini untuk merebut posisi Vettel dan meraih kemenangan pertamanya di musim ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tentu saja kemenangan Button ini terasa sangat istimewa terlebih juara dunia 2009 ini harus mengalami banyak kesulitan di sepanjang lomba. Dua kali mengalami tabrakan. Mendapat penalti dan harus masuk pit sampai lima kali. Tapi untungnya Button tak kenal menyerah. Ia terus berjuang hingga akhirnya berhasil meraih kemenangan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Walau mengalami insiden tak mengenakkan dengan rekan setimnya, tapi Button mengaku hal itu ternyata tak mempengaruhi hubungan mereka. Button yang berbeda dengan beberapa pihak yang menghujani Hamilton dengan kritikan, sebaliknya Button justru membela rekan setimnya ini. Lewis menurut Jenson merupakan tipe pebalap petarung dan itulah sebabnya Lewis kerap menjadi &lt;i&gt;headline&lt;/i&gt;. Jenson juga menilai Lewis merupakan pebalap yang amat berbakat dan salah satu pebalap terbaik di F1. Bahkan Jenson mengaku bahwa alasannya berada di McLaren adalah karena ingin bertarung dengan pebalap berbakat seperti Hamilton.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"Lewis is in the headlines a lot, and a lot of it is because he is bloody good," komentar Button membela rekan setimnya seperti dikutip oleh Press Association. "He's a race, a fighter. For me that is the reason why I wanted to be here against and with a driver that is super talented, one of the best drivers Formula 1 has ever seen," tegas Jenson seraya menambahkan ketidaksetujuannya dengan pernyataan Niki Lauda dan mengakui gaya membalap Lewis memang agresif tapi itu dinilainya karena Lewis mencoba mencari celah dan terkadang aksi Lewis tepat tapi ada kalanya juga Lewis salah langkah dan menurut Jenson semua pebalap juga seperti itu hanya saja Lewis kerap menempatkan dirinya di situasi yang tak menguntungkannya itu jauh lebih banyak dibanding yang lainnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Button bahkan mengaku Lewis merupakan salah satu orang pertama yang memberikan selamat padanya saat ia berhasil menjuarai GP Kanada hari Minggu kemarin. Dan hal ini sepertinya menegaskan bahwa insiden antara mereka di lap-lap awal balapan kemarin sudah berhasil diatasi keduanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sementara itu balapan di Kanada kemarin yang berhasil dimenangkannya dinilai Jenson merupakan balapan terbaiknya di F1. Bahkan bosnya di McLaren, Martin Whitmarsh menganggap kemenangan Jenson itu merupakan kemenangan terbaik dalam sejarah F1. Aksi Jenson dinilainya luar biasa. Jenson harus menerima berbagai masalah. Tabrakan dua kali sampai harus berkali-kali masuk pit untuk mengganti bannya yang terkena serpihan mobil usai bertabrakan dengan Alonso dan sebelumnya akibat insiden dengan rekan setimnya, ia terpaksa masuk pit untuk mengganti front wing-nya dan membuat posisinya melorot ke urutan 21 tapi Jenson tetap fokus dan secara luar biasa berhasil merangkak naik hingga merebut kemenangan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"I think it was one of the best wins in the history of F1," ujar Whitmarsh memuji Jenson. "I think it was incredible. Absolutely fantastic. There were puncture, he had to change the front wing and from 21st I don't know how many times he had to overtake people. He just drove fantastically well."&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kemenangan ini menurut Whitmarsh sepenuhnya merupakan hasil kerja keras dan bakat Jenson Button sendiri. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"He kept focused. He applied as much pressure as he had to to get past and really did a fantastic job. This was 90 per cent him and 10 per cent the car. He did a great, great, great job," tandas Whitmarsh yang bergembira atas kemenangan pebalapnya ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sumber gambar : &lt;a href="http://i.okezone.com/content/2011/06/13/37/467499/sYiNrOVdAQ.jpg"&gt;okezone.com&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4909850238866476470-3023875345410692149?l=hernyyahya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://hernyyahya.blogspot.com/feeds/3023875345410692149/comments/default" title="Poskan Komentar" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4909850238866476470&amp;postID=3023875345410692149&amp;isPopup=true" title="0 Komentar" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/4909850238866476470/posts/default/3023875345410692149?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/4909850238866476470/posts/default/3023875345410692149?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://hernyyahya.blogspot.com/2011/06/hamilton-tersungkur-vettel-melintir-dan.html" title="Hamilton Tersungkur, Vettel Melintir, dan Button Juara" /><author><name>Air</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05208012449922042078</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="16" height="16" src="http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif" /></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry gd:etag="W/&quot;DE4DRnYzeyp7ImA9WhZUGUg.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-4909850238866476470.post-370182854377282609</id><published>2011-06-13T16:07:00.002+07:00</published><updated>2011-06-13T16:22:57.883+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2011-06-13T16:22:57.883+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Tokoh" /><title>Audrey Hepburn = An Elegant Spirit</title><content type="html">&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Sebelumnya:&amp;nbsp;&lt;/b&gt;&lt;a href="http://hernyyahya.blogspot.com/2011/05/audrey-hepburn-life-through-war.html"&gt;&lt;b&gt;Audrey Hepburn = Life Through War&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;&lt;b&gt;, &lt;/b&gt;&lt;a href="http://hernyyahya.blogspot.com/2011/06/audrey-hepburn-road-to-hollywood.html"&gt;&lt;b&gt;Audrey Hepburn = Road to Hollywood&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;&lt;b&gt;, &lt;a href="http://hernyyahya.blogspot.com/2011/06/audrey-hepburn-theres-no-such-thing-as.html"&gt;Audrey Hepburn = &amp;nbsp; There's No Such Thing as Fairytale&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;* Tag dari &lt;a href="http://slusman.blogspot.com/"&gt;Selvia Lusman&lt;/a&gt;.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://www.unicef.org/people/images/people_hepburn_portrait.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="320" src="http://www.unicef.org/people/images/people_hepburn_portrait.jpg" width="252" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Menjelang akhir hidupnya, Audrey memang terkenal sebagai duta UNICEF setelah ia mengundurkan diri dari dunia layar lebar. Sebagai wujud syukur atas keberuntungannya selamat dari pendudukan Jerman saat ia masih kecil, Audrey mendedikasikan sisa hidupnya untuk membantu anak-anak di negara-negara miskin. Kefasihan Audrey dalam berbagai bahasa, di samping bahasa Inggris dan Belanda, Audrey juga fasih dalam berbahasa Perancis, Italia, Spanyol, dan Jerman. Kemampuannya dalam menguasai banyak bahasa ini amat membantu Audrey dalam melakukan tugas-tugasnya sebagai duta UNICEF.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Audrey sebenarnya sudah memantau UNICEF sejak tahun 1950-an, dimulai pada tahun 1954 saat melakukan presentasi di radio. Misi pertama Audrey di UNICEF adalah tugas lapangan ke Ethiopia pada tahun 1988. Ia mengunjungi panti asuhan di Mek'ele yang menampung 500 anak kelaparan dan membagikan makanan dari UNICEF. Mengenai perjalanannya ini Audrey menyatakan kesedihannya saat menyaksikan dua juta orang yang terancam mati kelaparan dan banyak anak-anak yang sakit sementara berton-ton makanan hanya menumpuk di Northern Port of Shoa dan tak bisa didistribusikan. Ia juga mengungkapkan pemandangan mengerikan akibat perang saudara di negara Afrika itu. Ketika ia memasuki daerah yang dikuasai oleh pemberontak, ia menyaksikan para ibu dan anak-anak mereka yang harus berjalan selama 10 hari, bahkan 3 minggu lamanya, untuk mencari makanan, berkemah di padang gurun di mana mereka mungkin akan tewas di sana. "Horrible. That image is too much for me,"ungkapnya akan pengalaman menyedihkan yang disaksikannya di negara miskin yang sarat konflik perang saudara yang pada akhirnya menyeret penderitaan bagi rakyat negeri tersebut. Audrey juga menyatakan ketidaksukaannya dengan penggunaan istilah "dunia ketiga" bagi negara-negara miskin seperti di Ethiopia itu, karena baginya kita semua hidup di satu dunia yang sama dan ia ingin semua orang tahu bahwa sebagian besar dari penduduk di bumi yang sama ini mengalami penderitaan (akan kelaparan dan kemiskinan). "The Third world' is a term I don't like very much, because we're all one world. I want people to know that the largest part of humanity is suffering."&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pada bulan Agustus 1988, Hepburn pergi ke Turki untuk kampanye imunisasi. Operasi di Turki ini disebutnya sebagai "The loveliest example" dari UNICEF. Di bulan Oktober 1988 Hepburn melakukan perjalanan ke Amerika Selatan. Pengalamannya di Venezuela dan Ekuador bahkan diungkapkan oleh Hepburn saat berbicara di depan kongres Amerika Serikat. "Saya menyaksikan perkampungan kecil di gunung, daerah gunung, dan pemukiman orang miskin di kota bisa menikmati air bersih untuk pertama kalinya berkat sedikit keajaiban - dan keajaiban itu bernama UNICEF. Saya menyaksikan sekelompok anak laki-laki bergotong-royong membangun sekolah dari batu bata dan semen yang disumbangkan UNICEF."&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Di bulan April 1989, Hepburn bersama Wolders mengunjungi Sudan sebagai bagian misi "Operation Lifeline". Akibat perang saudara jatah makanan dari lembaga bantuan terputus. Misi Hepburn adalah mengangkut makanan ke Sudan bagian selatan. "Saya hanya melihat satu fakta yang jelas. Semua ini bukanlah bencana yang dibuat oleh alam, melainkan tragedi yang diciptakan oleh manusia sendiri, dan hanya ada satu pemecahan yang bisa dilakukan oleh manusia - perdamaian," ujar Hepburn mengenai tragedi yang disaksikannya akibat perang saudara di salah satu negara Afrika itu.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Bulan Oktober di tahun yang sama, Hepburn dan Wolders pergi ke Bangladesh. John Isaac, seorang fotografer PBB berkomentar, "Sering anak-anak langsung mengerubunginya, tapi tanpa rasa sungkan, ia langsung memeluk mereka. Belum pernah aku menyaksikan pemandangan seperti itu. Orang lain mungkin punya rasa enggan memeluk mereka. Belum pernah aku menyaksikan pemandangan seperti itu. Orang lain mungkin punya rasa enggan dalam batas tertentu, tapi ia (Hepburn) langsung menarik mereka ke pelukannya. Anak-anak datang untuk memegang tangannya, menyentuhnya - ia bagaikan Peniup Seruling dari Hamelin."&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pada bulan Oktober 1990, Hepburn pergi ke Vietnam untuk melakukan program imunisasi dan penyediaan air bersih. Program ini merupakan kerjasama antara UNICEF dengan pemerintah Vietnam. Empat bulan menjelang kematiannya, Audrey masih melakukan misi UNICEF di Somalia. Melihat keadaan di sana yang mengerikan, Audrey sampai mengatakan keadaan di sana "seperti kiamat".&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;"Aku seperti berjalan menuju mimpi buruk. Aku telah melihat bencana kelaparan yang menimpa Ethiopia dan Bangladesh, tapi apa yang kusaksikan di sini - jauh lebih buruk dari apa yang bisa kubayangkan. Aku tidak siap untuk (keadaan) ini", ujar Hepburn mengenai apa yang disaksikannya di Somalia. Ia juga menyaksikan ada begitu banyak makam di mana-mana. Di sepanjang jalan raya, di sekitar jalan setapak yang dilaluinya, di tepi-tepi sungai, juga ada makam di dekat setiap perkemahan. Yang jelas di mana-mana terlihat makam. Dan tentu saja pemandangan ini amat mengerikan dan mengiris hati.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Meski ngeri dengan apa yang disaksikannya tapi Hepburn tetap memiliki harapan. "Orang yang tidak percaya dengan keajaiban bukanlah orang yang realistis. Aku pernah menyaksikan keajaiban yang dibuat oleh UNICEF, dalam bentuk air bersih. Di tempat selama berabad-abad gadis-gadis dan kaum wanita harus menempuh jalan berkilo-kilometer untuk mendapatkan air, kini air minum yang bersih bisa diperoleh di dekat rumah. Air adalah kehidupan, dan air bersih berarti kesehatan bagi anak-anak di desa ini," ujar Hepburn mengisahkan pengalamannya bersama UNICEF dan betapa berartinya setiap tindakan kemanusiaan yang dilakukan badan PBB ini demi memberikan kehidupan yang lebih baik di negara-negara miskin. "Masyarakat di tempat-tempat tersebut tidak kenal siapa itu Audrey Hepburn, tapi mereka mengenali nama UNICEF. Ketika mereka melihat UNICEF, wajah mereka menjadi cerah, karena mereka tahu bakal ada sesuatu. Di Sudan, misalnya mereka menyebut pompa air dengan sebutan 'UNICEF'".&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Setelah kembali ke Swiss dari kunjungannya di Somalia, Hepburn mulai mengeluh nyeri perut. Setelah memeriksakan diri ke spesialis, ia pun memutuskan untuk menjalani pengobatan dan pergi ke Los Angeles pada bulan Oktober. Tapi pada tanggal 1 Nopember, tim dokter yang melakukan operasi laparoskopi mendapati kanker di ususnya sudah menyebar. Beberapa hari kemudian ia pun dioperasi lagi. Pengobatan sudah tidak cukup ampuh untuk menekan sakit yang dideritanya; jadi pada tanggal 1 Desember ia melakukan operasi untuk kedua kalinya. Namun setelah satu jam, dokter akhirnya menyerah dan menyatakan bahwa kanker di tubuh Audrey Hepburn sudah menyebar terlalu jauh dan tak dapat diangkat.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Keadaan Hepburn yang sudah lemah ini tak memungkinkannya naik pesawat komersial. Hubert de Givenchy, perancang terkenal yang sudah menjadi sahabat Audrey sejak pembuatan film Sabrina meminta sahabatnya, Rachel Lambert "Bunny" Mellon (isteri Paul Mellon) untuk mengirimkan pesawat jet pribadi yang dipenuhi dengan bunga ke Los Angeles. Pesawat jet pribadi itu menerbangkan Hepburn dari California menuju kediaman Hepburn di Swiss. Pada sore hari di tanggal 20 Januari 1993 akhirnya Audrey Hepburn meninggal dunia dalam usia 63 tahun akibat kanker usus yang dideritanya di Tolochenaz, Vaud, Swiss dan dimakamkan di sana.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Saat pemakamannya, Gregory Peck, salah seorang lawan mainnya di Roman Holiday dan sempat digosipkan memiliki hubungan dengannya, sambil berlinangan air mata membacakan puisi kesukaan Hepburn, "Unending Love" karya Rabindranath Tagore.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Putra Audrey dalam bukunya yang ditulisnya sebagai penghormatan bagi ibunya menulis: "Audrey Hepburn, An Elegant Spirit: A Son Remembers"&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pada tahun 1992 Presiden Amerika, George H. W. Bush menganugerahkan Medal of Freedom sebagai wujud penghargaan atas pelayanannya bersama UNICEF. Academy Motion Picture Arts and Sciences juga menganugerahinya Jean Hersholt Humanitaria Award atas kontribusinya bagi kegiatan kemanusiaan. Penghargaan ini diterima oleh putra Audrey yang mewakilinya.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;"Taking care of children has nothing to do with politics. I think perhaps with time instead of there being a politicization of humanitarian aid, there will be a humanization of politics."&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Audrey Hepburn pernah dipilih sebagai "Wanita tercantik sepanjang masa" dalam sebuah polling yang dilakukan oleh Evian.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Meskipun Hepburn menikmati dunia fashion tapi ia tak terlalu menaruh perhatian terhadap hal ini. Ia malah lebih suka berpenampilan casual dan mengenakan pakaian yang nyaman dikenakan.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Audrey Hepburn dalam sebuah wawancara pada tahun 1959 bahkan sempat menyatakan bahwa ia dalam suatu masa pernah membenci dirinya sendiri dan melihat dirinya tak sempurna. Ia menilai dirinya terlalu gemuk atau terlalu tinggi. "You can even say that I hated myself at certain periods. I was too fat, or maybe too tall, or maybe just plain too ugly... you can say my definiteness stems from underlying feelings of insecurity and inferiority. I couldn't conquer these feelings by acting indecisive. I found the only way to get the better of them was by adopting a forceful, doncetrated drive."&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pada tahun 2000 sebuah film Amerika yang mengisahkan tentang hidup Audrey Hepburn pernah ditayangkan. Jennifer Love Hewitt yang juga merupakan co-producer film ini dipilih memerankan tokoh Audrey Hepburn.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Selain hasil karyanya dalam bidang film, nama Audrey di bidang kemanusiaan pun tidak akan pernah pudar dimakan waktu; sebuah organisasi amal Audrey Hepburn Children's Fund yang dibangun di New York tapi kemudian dipindahkan ke Los Angeles pada tahun 1998 yang hingga saat ini masih terdapat di sana.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Bahkan meski telah wafat, Audrey masih memiliki peranan bagi gerakan kemanusiaan. Gaun "little black dress" yang dikenakannya dalam film Breakfast at Tiffany's dan dirancang oleh sahabatnya, Givenchy dalam lelang yang diadakan oleh balai lelang Christie pada tanggal 5 Desember 2006 ini terjual seharga £467.200 (sekitar $920.000). Harga paling tinggi yang pernah dibayarkan bagi sebuah gaun dari sebuah film.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Hasil penjualan dari lelang itu diberikan kepada City of Joy Aid, sebuah yayasan kemanusiaan untuk anak-anak telantar di India. Kepala yayasan tersebut sangat terharu saat menerima dana tersebut dan menyatakan, "Mataku berlinangan air mata. Aku benar-benar tak percaya sehelai gaun yang pernah dikenakan oleh seorang aktris yang sangat luar biasa telah membantuku membeli batu bata dan semen untuk membantu semua anak telantar di dunia sehingga bisa bersekolah."&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Audrey Hepburn merupakan salah satu tokoh paling berharga bagi dunia. Kurasa sepanjang perjalanan sejarah peradaban manusia, nama Audrey Hepburn tidak akan pernah lekang dimakan waktu. Audrey Hepburn merupakan sebuah gambaran dari totalitas tanpa akhir. Ia selalu memberikan seluruh potensinya dalam setiap hal yang dikerjakannya. Sebagai balerina meski ia pada akhirnya tidak bisa melanjutkan kariernya sebagai seorang balerina karena malnutrisi yang dideritanya akibat Perang Dunia II namun Audrey sempat menjadikan balet sebagai pilihan kariernya dan ia benar-benar total dalam mewujudkan impiannya itu walau pada akhirnya harus kandas di tengah jalan.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Namun jalan hidupnya ternyata terbuka lebar di dunia peran. Dalam berakting, tak akan ada yang menyangkal kemampuan akting Audrey Hepburn yang selalu total dalam berakting. Dua piala Oscar merupakan bukti dari totalitasnya di dunia peran. Setelah meninggalkan dunia peran ternyata totalitas Hepburn tidak berhenti. Kali ini ia mengabdikan diri sepenuhnya bagi kemanusiaan lewat UNICEF. Baik lewat peran-perannya di dunia film maupun melalui kiprahnya saat terlibat di UNICEF merupakan jejak-jejak Audrey Hepburn yang senantiasa terekam dan hasil karyanya ini baik di bidang seni peran maupun dalam gerakan kemanusiaan adalah demi impiannya yang lebih besar dan tidak akan lekang yaitu menciptakan dunia yang jauh lebih baik. A better world.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;* Gambar dipinjam dari &lt;a href="http://www.unicef.org/people/images/people_hepburn_portrait.jpg"&gt;sini&lt;/a&gt;.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: arial; font-size: 13px;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4909850238866476470-370182854377282609?l=hernyyahya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://hernyyahya.blogspot.com/feeds/370182854377282609/comments/default" title="Poskan Komentar" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4909850238866476470&amp;postID=370182854377282609&amp;isPopup=true" title="0 Komentar" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/4909850238866476470/posts/default/370182854377282609?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/4909850238866476470/posts/default/370182854377282609?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://hernyyahya.blogspot.com/2011/06/audrey-hepburn-elegant-spirit.html" title="Audrey Hepburn = An Elegant Spirit" /><author><name>Air</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05208012449922042078</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="16" height="16" src="http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif" /></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry gd:etag="W/&quot;A0EMQXo_fip7ImA9WhZUF0o.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-4909850238866476470.post-7707640319280143823</id><published>2011-06-11T15:08:00.007+07:00</published><updated>2011-06-11T15:08:00.446+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2011-06-11T15:08:00.446+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Tokoh" /><title>Audrey Hepburn = There's No Such Thing As Fairytale</title><content type="html">&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: bold;"&gt;Tag dari &lt;a href="http://slusman.blogspot.com/"&gt;Selvia Lusman&lt;/a&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Sebelumnya &lt;a href="http://hernyyahya.blogspot.com/2011/05/audrey-hepburn-life-through-war.html"&gt;Audrey Hepburn = Life Through War&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://hernyyahya.blogspot.com/2011/06/audrey-hepburn-road-to-hollywood.html"&gt;Audrey Hepburn = Road to Hollywood&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sepanjang karirnya di dunia film, Audrey kerap disandingkan dengan sederet aktor terkenal seperti Cary Grant, Rex Harrison, hingga Sean Connery. Hubungan Audrey dengan para lawan mainnya kerap menjadi perbincangan. Bagi para lawan mainnya, Audrey disebut sebagai pribadi yang menyenangkan. Audrey bahkan sempat terlibat hubungan dengan beberapa lawan mainnya.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Rex Harrison yang bermain bersama Audrey dalam film My Fair Lady menyebut Audrey sebagai pemeran utama wanita favoritnya. Audrey sendiri dikabarkan berteman baik dengan Kay Kendall, aktris Inggris yang juga merupakan istri Rex Harrison.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Cary Grant yang sebelumnya sempat menolak membintangi Roman Holiday dan Sabrina namun akhirnya bisa juga menjadi lawan main Audrey dalam film Charade yang dirilis pada tahun 1963 dikabarkan amat menyukai selera humor Audrey hingga ia sempat mengatakan, "Satu-satunya hadiah Natal yang kuingin adalah main satu film lagi dengan Audrey Hepburn." Tapi sayangnya Charade merupakan satu-satunya film Grant bersama Hepburn. Kabarnya Grant yang sensitif atas perbedaan usia di antara mereka meminta perubahan di skrip atas usia karakter yang akan diperankan Hepburn.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Audrey juga pernah menjalin hubungan dengan Gregory Peck yang menjadi lawan mainnya di Roman Holiday. Meskipun hubungan mereka berakhir namun keduanya tetap berhubungan baik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Audrey Hepburn ternyata juga pernah menyanyikan lagu "Happy Birthday, Mr. President" untuk Presiden John F. Kennedy. Setelah Marilyn Monroe menyanyikan lagu itu untuk Kennedy, di tahun berikutnya, pada 29 Mei 1963, Hepburn menyanyikan "Happy Birthday, dear Jack" untuk Presiden Amerika tersebut yang beberapa bulan kemudian, pada 22 Nopember 1963 tewas tertembak di Dallas, Texas saat tengah melakukan kampanye untuk periode kedua masa kepresidenannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di awal tahun 1950-an, Audrey pernah berkencan dengan Michael Butler yang kemudian menjadi hair producer. Pada tahun 1952 Hepburn pernah bertunangan dengan James Hansonyang dikenang Audrey sebagai "cinta pada pandangan pertama". Namun Hepburn membatalkan pernikahan mereka padahal ia telah mengepas baju pengantin dan hari pernikahan pun telah ditetapkan, karena Audrey merasa tuntutan karier akan menyita waktunya bersama suaminya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Belakangan Audrey malah menikah sampai dua kali dan keduanya harus kandas dengan perceraian. Pernikahan pertama Audrey dengan aktor Mel Ferrer. Mereka bertemu pertama kali di pesta yang diadakan Ferrer dalam film Lili dan langsung tertarik dengan penampilannya. Ketika menerima naskah drama teater itu, dimulai pada tanggal 24 September di tahun yang sama.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hepburn sempat mengalami dua kali keguguran sebelum akhirnya melahirkan putra pertamanya, Sean pada tahun 1960. Yang pertama terjadi pada bulan Maret 1955 dan pada tahun 1959 Hepburn kembali mengalami keguguran saat tengah syuting film The Unforgiven. Audrey terjatuh dari atas kuda hingga perlu dirawat di rumah sakit selama berminggu-minggu. Sewaktu baru sembuh dan beristirahat di rumah, Mel Ferrer menghiburnya dengan membawakan anak rusa dari film Green Mansions. Anak rusa yang diberi nama Ip, singkatan dari Pippin. Hepburn memang sangat suka memelihara binatang. Selain Ip, si anak rusa, ia juga memelihara beberapa ekor anjing. Ketika Mr. Famous, anjing Yorkshire Terrier miliknya mati tertabrak mobil, Ferrer menghiburnya dengan memberi anjing Yorkshire Terrier lainnya yang diberi nama "Assam of Assam". Sean, putra Audrey dan Ferrer pun suka memelihara binatang dan memiliki anjing Cocker Spaniel bernama Cokey. Di usia lanjut, Hepburn memiliki dua ekor anjing Jack Russell Terrier.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meski sukses sebagai bintang tenar, namun Hepburn tetap rendah hati dan lebih suka hidup tenang bersama keluarga serta dekat dengan alam. Hepburn memiliki dua rumah yang tidak besar dan senang berkebun.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setahun kemudian Hepburn akhirnya melahirkan seorang anak dari pernikahannya dengan Ferrer yang diberi nama Sean. Yang menjadi ayah baptis Sean adalah A.J.Cronin, seorang novelis yang juga merupakan tetangga Hepburn di Lucerne.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kehidupan pernikhan Hepburn dan Ferrer tidak mudah. Kolom gosip bahkan meramalkan bahwa pernikahan mereka tak akan bertahan namun Hepburn menyatakan bahwa mereka sangat bahagia, namun akhirnya Hepburn mengakui juga bahwa suaminya memiliki perangai yang buruk.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ferrer dikabarkan terlalu mengontrol Hepburn. Salah seorang lawan main Audrey di Sabrina, William Holden bahkan sempat mengomentari hubungan Audrey dengan Ferrer dan mengatakan, "Kurasa Audrey memang membiarkan Mel mengira ia sangat berpengaruh bagi Audrey."&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pernikahan Hepburn dan Ferrer yang telah berjalan selama 14 tahun akhirnya berakhir pada 5 Desember 1968. Sean, putra mereka mengatakan bahwa Hepburn telah berupaya menpertahankan pernikahannya. Ferrer digosipkan memiliki kekasih, sementara Hepburn pun dikabarkan menjalin hubungan dengan Albert Finney yang jauh lebih muda. Hepburn sendiri membantah rumor tersebut, tapi menurut Stanley Donen, sutradara film tersebut, Audrey terlihat sangat menikmati kebersamaannya dengan Finney. Keduanya terlihat seperti sepasang anak kecil saat tengah bersama-sama. Keduanya saat itu tengah terlibat dalam film Two For The Road yang berkisah mengenai perceraian. Saat itu pernikahan Hepburn-Ferrer juga sedang di ambang perceraian. Bila Mel sedang tidak ada di lokasi, keduanya penuh semangat tapi bila Mel ada hubungan Audrey dan Albie jadi agak formal dan sedikit canggung. Namun keduanya berpisah sebelum perceraian antara Audrey dengan Ferrer, dan Hepburn menjadi kurus setelah sendirian.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada tahun 1967 sebelum mereka bercerai, Audrey dan Mel sempat terlibat dalam film yang sama. Audrey berperan sebagai wanita buta yang diteror dalam film Wait Until Dark dan Mel merupakan produser film tersebut. Di sini Audrey terhibur dengan Richard Crenna yang menurutnya sangat lucu. Hepburn juga suka bercanda dengan sutradara Terence Young yang pernah menjadi komandan lapis baja Angkatan Darat Inggris Raya dalam pertempuran di Amhem saat perang dunia II. Keduanya berkelakar soal kemungkinan Young pernah menembaki Hepburn saat perang di Amheim 23 tahun sebelumnya. Akting Hepburn dalam Wait Until Dark hanya menghasilkan nominasi Academy Award.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah bercerai dengan Ferrer, Audrey kembali menikah. Suami keduanya adalah psikiater asal Italia, Andrea Dotti. Mereka bertemu di kapal pesiar dalam perjalanan wisata di Yunani. Mereka menikah pada tanggal 18 Januari 1969. Audrey sangat menyukai Luca dan menyebut Luca merupakan orang yang menyenangkan. Ia bahkan merasa bisa memiliki anak dari Luca dan mungkin akan membuatnya berhenti bekerja. Dari pernikahan keduanya ini, ia kembali dikaruniai seorang putra yang diberi nama Luca. Sebelum mengandung Luca, lagi-lagi Audrey mengalami keguguran untuk terakhir kalinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Selain melukis, Audrey dikenal juga suka membaca puisi. Ia bahkan sering membacakan puisi "Time Tested Beauty Tips" untuk kedua putranya. Salah satu bait puisi itu berbunyi, "For beautiful hair, let a child run his or her fingers through it once a day" (Agar rambut indah, biarkanlah seorang anak kecil membelai rambutmu dengan jari-jari mungilnya sesekali) dan bait lainnya berbunyi, "For a slim figure, share your food with the hungry." (Untuk mendapatkan tubuh langsing, berbagilah makananmu dengan mereka yang lapar). Puisi yang terkenal berkat Audrey Hepburn ini aslinya ditulis oleh Sam Levenson.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
Pernikahan kedua Audrey ternyata juga tak bisa bertahan. Meski Dotti sangat mencintai Hepburn dan Sean, putra sulung Audrey dari pernikahan pertamanya juga sangat menyukai Dotti tapi ternyata Dotti memiliki affair dengan wanita-wanita yang lebih muda. Setelah Audrey merasa Luca dan Sean sudah cukup besar, pernikahan Hepburn dan Dotti yang sudah berjalan selama 13 tahun akhirnya berakhir pada tahun 1982. Meski begitu hubungan Audrey dengan Dotti tetap terjalin baik, berbeda dengan hubungan antara Audrey dengan Ferrer. Setelah bercerai, Audrey dan Ferrer hanya pernah berbicara dua kali yaitu saat upacara kelulusan dan pernikahan pertama Sean, putra mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://s11.bdbphotos.com/images/orig/d/5/d5a3m406vvuua5mu.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="240" src="http://s11.bdbphotos.com/images/orig/d/5/d5a3m406vvuua5mu.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Saat pernikahannya dengan Dotti hampir berakhir, Audrey kembali menemukan cinta dalam diri Robert Wolders, seorang aktor tampan asal Belanda yang juga merupakan suami aktris Merle Oberon. Hepburn mengenal Wolders lewat seorang teman di akhir pernikahannya dengan Dotti. Setelah perceraiannya dengan Dotti sudah pasti, Audrey tinggal bersama Wolders namun mereka tak pernah menikah. Pada 1989 setelah 9 tahun hidup bersama, Audrey menyatakan 9 tahun kebersamaannya dengan Wolders sebagai masa-masa paling bahagia dalam hidupnya. "Took me long enough" - perlu waktu lama untuk bertemu dengan Wolders, - demikian pernyataan Hepburn dalam wawancaranya dengan Barbara Walters. Saat ditanya alasan mereka tidak pernah menikah, Hepburn menjawab bahwa dirinya dan Wolders "sudah menikah" tapi tidak secara formal. Keduanya memang bersama-sama merencanakan perjalanan Hepburn sebagai duta UNICEF. Setiap kali Hepburn berpidato, Wolders selalu memperhatikannya dan kadang-kadang memandangnya sambil meneteskan air mata.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;to be continued...&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Setelah pensiun dari dunia film, Hepburn mendedikasikan seluruh hidupnya untuk kegiatan kemanusiaan bersama UNICEF. Kenangan pahit masa kecilnya saat perang dunia II turut berpengaruh dalam keputusannya ini.&amp;nbsp;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;* Gambar dipinjam dari &lt;a href="http://s11.bdbphotos.com/images/orig/d/5/d5a3m406vvuua5mu.jpg"&gt;sini&lt;/a&gt;.&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4909850238866476470-7707640319280143823?l=hernyyahya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://hernyyahya.blogspot.com/feeds/7707640319280143823/comments/default" title="Poskan Komentar" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4909850238866476470&amp;postID=7707640319280143823&amp;isPopup=true" title="0 Komentar" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/4909850238866476470/posts/default/7707640319280143823?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/4909850238866476470/posts/default/7707640319280143823?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://hernyyahya.blogspot.com/2011/06/audrey-hepburn-theres-no-such-thing-as.html" title="Audrey Hepburn = There's No Such Thing As Fairytale" /><author><name>Air</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05208012449922042078</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="16" height="16" src="http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif" /></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry gd:etag="W/&quot;DU4ERng6cSp7ImA9WhZUE0s.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-4909850238866476470.post-3972285292605487921</id><published>2011-06-06T18:45:00.000+07:00</published><updated>2011-06-06T20:45:07.619+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2011-06-06T20:45:07.619+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Michael Schumacher" /><title>Schumacher Siap Bertempur Kembali di Kanada</title><content type="html">&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://www.gpnow.com/wp-content/uploads/2011/03/michael_schumacher_mercedes_gp-285x280.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://www.gpnow.com/wp-content/uploads/2011/03/michael_schumacher_mercedes_gp-285x280.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;"&lt;i&gt;I know that good things come to those who wait. I am absolutely sure we are on the right track and that we are doing all we can to be successful in the end&lt;/i&gt;," pernyataan ini diungkapkan Michael Schumacher dalam wawancaranya dengan situs resmi F1 usai sesi kualifikasi di GP Spanyol tahun ini setelah mengalami akhir pekan yang buruk di Istanbul, Turki.&lt;br /&gt;
&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Sebagai salah seorang penggemar berat Michael Schumacher, tentu saja aku amat mengamini pernyataan jagoanku ini. Karenanya, meski performa Michael masih belum secemerlang aksinya di masa lalu, aku tak ingin putus harapan dan akan terus menanti mimpiku jadi kenyataan. Melihat Michael Schumacher kembali melompat di podium teratas Grand Prix Formula One.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Meski rasanya mustahil bisa melihat Schumacher meraih kemenangan di race berikutnya yaitu di Montreal, Kanada, tapi kurasa hal itu bukannya tak mungkin. Minggu lalu, aku berharap bisa melihat suatu mukjizat di Monaco, mengingat trek di Monaco tidak mudah dan balapan di Monaco selalu mengesankan, dan meski sejarah Schumi di Monaco tak selalu manis, tapi aku berharap mukjizat seperti yang dirasakan Olivier Panis di Monte Carlo, Monaco pada tahun 1996 bisa kembali terulang pada Michael Schumacher. Sayangnya harapan tinggal harapan. Walaupun di sesi kualifikasi, Michael berhasil meraih P5 mengalahkan rekan setimnya, tapi sayangnya saat race, Mercedes W02 Michael masih belum bisa mendukung juara dunia tujuh kali ini untuk kembali meretas kemenangan. Michael gagal melanjutkan lomba akibat &lt;i&gt;airbox&lt;/i&gt;-nya mengalami masalah, tapi aku tak ingin putus harapan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Race selanjutnya akan berlangsung di sirkuit Gilles Villeneuve, Kanada. Dan sepanjang sejarah karir balap F1 Michael Schumacher, sirkuit ini selalu bersikap ramah bagi Schumacher dan bahkan adik kandung Michael, Ralf Schumacher pun sempat merasakan manisnya &lt;i&gt;champagne &lt;/i&gt;di podium utama sirkuit yang dinamai seperti nama pebalap legendaris Ferrari asal Kanada, Gilles Villeneuve ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Michael sendiri telah menyatakan kesiapannya untuk kembali bertempur di Kanada pekan ini. FIA sebelumnya telah memutuskan memperbolehkan penggunaan DRS di dua tempat sekaligus di sirkuit Gilles Villeneuve, Kanada, hal ini merupakan yang pertama kalinya, karena pada enam balapan sebelumnya penggunaan DRS ditentukan hanya di satu zona saja. Hal ini tentunya akan membuat aksi salip-menyalip makin seru dan Michael menyambut baik keputusan FIA tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"&lt;i&gt;The circuit itself is very much a stop-and-go-scenario with much of the focus on top speed and braking&lt;/i&gt;," ujar Schumacher.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"&lt;i&gt;It is really difficult to have an idea of how our car will perform in Montreal&lt;/i&gt;," lanjut juara dunia tujuh kali ini seraya mengungkapkan hasil mengecewakan di Monaco minggu lalu yang dinyatakannya merupakan akhir pekan yang berat bagi timnya, tapi ia seperti biasa berusaha untuk tetap optimis dan meyakini bahwa timnya selalu memetik setiap pelajaran dari setiap &lt;i&gt;race &lt;/i&gt;yang mereka jalani. "&lt;i&gt;We will learn our lessons and be ready to fight again in Canada,&lt;/i&gt;" tegas pebalap yang telah mengoleksi 91 kali kemenangan ini. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Michael juga menambahkan bahwa Montreal merupakan kota yang luar biasa untuk dikunjungi dan baginya GP Kanada merupakan salah satu balapan yang memiliki atmosfir yang sangat baik. Pernyataan Michael ini memang bukan sekadar omong kosong belaka karena sepanjang sejarah pagelaran GP Kanada di Montreal, Michael Schumacher merupakan pebalap tersukses di negeri daun maple ini.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Montreal mulai menjadi tuan rumah perhelatan Formula One sejak tahun 1978. Sebelumnya, GP Kanada sempat digelar di Ontario dan Quebec. Sepanjang sejarah GP Kanada, Michael Schumacher berhasil meraih tujuh kali kemenangan di sirkuit Gilles Villeneuve ini sedangkan Ferrari merupakan tim konstruktor tersukses di Kanada dengan 13 kali kemenangan. Sementara pebalap F1 lainnya hanya bisa meraih kemenangan sebanyak tiga dan dua kali saja di Kanada ini. Nelson Piquet, mantan rekan setim Schumacher di Benetton pada tahun 1991, merupakan pebalap kedua setelah Michael Schumacher dalam rekor kemenangan di GP Kanada dengan menorehkan tiga kali kemenangan, sementara Jacky Ickx, Jackie Stewart, bahkan Senna hanya mampu menorehkan dua kali kemenangan saja.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Sedangkan Gilles Villeneuve, pebalap Kanada yang tewas dalam kecelakaan saat sesi kualifikasi di GP Belgia pada tahun 1982 merupakan pebalap pertama yang meraih kemenangan di Montreal. Untuk menghormatinya, maka namanya diabadikan sebagai nama sirkuit di Montreal ini.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Berikut adalah jejak-jejak kenangan Michael Schumacher di Sirkuit Gilles Villeneuve, Kanada.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;b&gt;Montreal, Kanada 1992&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Kenangan manis pertama Michael Schumacher di Montreal, Kanada. Ia memulai balapan dari grid ke-5 tapi sukses meraih podium kedua mendampingi Berger (McLaren-Honda) dan Alesi yang membalap untuk Ferrari.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Ayrton Senna yang membalap untuk McLaren-Honda berhasil meraih pole didampingi Riccardo Patrese di &lt;i&gt;front row&lt;/i&gt;. Di barisan kedua ada Nigel Mansell, rekan setim Patrese di Williams-Renault berdampingan dengan Gerhard Berger yang mengisi grid ke-4 sementara Michael Schumacher berada di P5.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Pada lap 14 Mansell mencoba menyalip Senna di tikungan terakhir tapi mobilnya melintir dan mogok di jalur utama. Mansell pun terpaksa keluar dari balapan sementara Senna masih selamat tapi hal itu tak berlangsung lama. Di lap 37 Senna, sang pemimpin lomba harus &lt;i&gt;retired &lt;/i&gt;karena masalah elektrik di mobilnya. Mangsa berikutnya adalah Patrese yang harus &lt;i&gt;retired &lt;/i&gt;akibat kegagalan &lt;i&gt;gearbox&lt;/i&gt;-nya. Gerhard Berger, rekan setim Senna pun langsung melenggang memimpin lomba hingga akhir balapan disusul oleh Michael Schumacher yang membalap untuk Benetton-Ford dan Alesi dari Ferrari melengkapi di podium ketiga.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;b&gt;Montreal, Kanada 1993&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Lagi-lagi Schumi hanya mampu meraih podium kedua.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Schumi memulai balapan dari grid ketiga di belakang Alain Prost yang membela Williams-Renault dan Damon Hill, rekan setim Prost. Saat start Hill berhasil mengalahkan Prost dan mengambil alih posisi terdepan dari tangan pebalap Perancis itu sementara mobil Benetton Schumi mendadak melambat hingga disalip oleh Berger dan Senna yang memulai balapan dari grid ke-8 dan sukses menyalip Brundle lalu Alesi. Sedangkan Hill masih memimpin. Tak lama kemudian, Schumi akhirnya berhasil pulih dan sukses menyalip Berger. Sementara di barisan depan, pertarungan juga tengah memanas. Prost kembali berhasil mengambil alih posisi terdepan dari tangan Hill. Posisi kini Prost memimpin diikuti Hill, Senna, Schumacher, Patrese, dan Berger.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Di tengah race mendadak Williams-nya Hill mengalami masalah hingga akhirnya ia disalip Senna. Tak lama mobil Senna mengalami &lt;i&gt;electrical &lt;/i&gt;problem hingga memaksanya &lt;i&gt;retired&lt;/i&gt;, Schumi pun segera mengambil alih posisi Senna. Balapan akhirnya dimenangkan oleh Prost yang finish terdepan disusul Michael Schumacher dan Damon Hill di urutan kedua dan ketiga.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div&gt;GP Kanada 1993 ini juga merupakan balapan terakhir yang dikomentatori oleh mantan juara dunia F1 James Hunt yang setelah pensiun dari F1 beralih profesi menjadi komentator F1. Hunt meninggal karena serangan jantung sekitar 48 jam setelah balapan di GP Kanada 1993 ini.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;b&gt;Montreal, Kanada 1994&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Trivia kesuksesan pertama Michael Schumacher di Montreal, Kanada. Tahun 1994 ini Schumi sukses meraih pole, fastest lap, dan podium pertamanya di Montreal, Kanada.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Di sesi kualifikasi, Schumi sukses mengungguli Alesi dan Berger yang membalap untuk Ferrari dan meraih pole pertamanya di Kanada. Sementara pesaing terdekat Schumi dalam perebutan gelar musim itu, Damon Hill berada di grid ke-4 disusul rekan setimnya, David Coulthard di P5.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Penampilan Benetton-Ford saat itu memang tengah cemerlang. Schumi pun tampil kencang di atas Benetton B194-nya tanpa bisa terkejar. Ia pun sukses meraih kemenangan pertamanya di Montreal, Kanada disusul Hill dan Alesi di urutan kedua dan ketiga.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div&gt;"&lt;i&gt;The car performed fantastic. I had all the gears this time and I could do what I wanted. I think it would be good for Formula One if Nigel (Mansell) returned. It would bring more competition and I would like that,&lt;/i&gt;" ujar Michael setelah meraih kemenangan pertamanya di GP Kanada bersama Benetton-Ford seraya mengungkapkan kesediaannya agar Nigel Mansell kembali ke trek F1 mengingat setelah kematian Ayrton Senna di San Marino, Imola pada tahun 1994 itu praktis tak ada juara dunia yang mengisi grid F1 berhubung Mansell dan Prost yang meraih gelar dunia pada 1992 dan 1993 sudah pensiun.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;b&gt;Sirkuit Gilles Villeneuve, Montreal, Kanada 1995&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Michael Schumacher kembali meraih pole dan mencetak &lt;i&gt;fastest lap&lt;/i&gt; tapi sayangnya masalah &lt;i&gt;gearbox&lt;/i&gt; menenggelamkan harapannya untuk mengulang kesuksesannya meraih kemenangan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat kualifikasi Michael berhasil mengalahkan pesaing terdekatnya, Damon Hill. Ia merebut pole disusul Hill di P2 sementara David Coulthard dan Jean Alesi di urutan ketiga dan keempat. Selepas start Michael langsung memimpin dari pole hingga ia didera masalah dengan dengan &lt;i&gt;gearbox&lt;/i&gt;-nya. Namun Schumacher bisa dibilang beruntung, karena ia masih bisa finish kelima sementara rival utamanya, Damon Hill yang juga mengalami masalah dengan &lt;i&gt;gearbox &lt;/i&gt;gagal menyelesaikan lomba dan harus &lt;i&gt;retired &lt;/i&gt;di lap 50.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Balapan hari itu akhirnya dimenangkan oleh Jean Alesi yang membalap untuk Ferrari. Kemenangan Alesi ini langsung disambut meriah oleh fans yang langsung menyerbu ke dalam trek begitu Ferrari-nya Alesi menyentuh garis finish, padahal saat itu semua pebalap masih melaju di trek sehingga penyelenggara lomba pun segera mengibarkan &lt;i&gt;black flag&lt;/i&gt;. Semua pebalap pun segera menghentikan mobil mereka. Pada balapan ini terjadi peristiwa yang selamanya akan terus dikenang. Alesi tengah melakukan &lt;i&gt;victory lap&lt;/i&gt;-nya ketika mobilnya kehabisan bensin. Ia keluar dari mobilnya dan berdiri di atas mobilnya. Schumacher yang berada di belakangnya segera menghentikan mobilnya dan memberikan tumpangan bagi Alesi. Sambil membawa Alesi di atas mobil Benetton-Renault-nya, Schumacher menyupiri Alesi kembali ke pit.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada hari Minggu sore itu, rumor yang menyatakan bahwa Michael telah menandatangani kontrak jutaan dolar dengan Ferrari untuk menggantikan Alesi pada musim balap 1996 sudah ramai terdengar. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Montreal, Kanada 1996&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Tahun pertama Schumi bersama Ferrari tapi kali ini Kanada memberikan kenangan pahit bagi Michael. Start dari P3 tapi harus &lt;i&gt;retired&lt;/i&gt;. &lt;i&gt;No podium for Schumacher&lt;/i&gt;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Michael meraih P3 di kualifikasi, kalah kencang dari duo Williams. Hill meraih pole disusul rekan setimnya, Jacques Villeneuve, putra dari Gilles Villeneuve. Namun mobilnya mengalami masalah sejak &lt;i&gt;warm-up lap&lt;/i&gt;. Schumi yang saat itu sudah mengantongi dua gelar dunia bersama Benetton pun terpaksa &lt;i&gt;retired &lt;/i&gt;di lap 41 karena mengalami masalah dengan as mobilnya sementara rekan setimnya, Eddie Irvine telah lebih dahulu &lt;i&gt;retired &lt;/i&gt;di lap pertama karena masalah suspensi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Montreal, Kanada 1997&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Kanada tersenyum lagi pada Michael Schumacher. Dari pole Schumi melesat meraih kemenangan keduanya di sirkuit Gilles Villeneuve, Kanada ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Balapan hari itu sempat diwarnai kecelakaan parah yang menimpa Olivier Panis hingga membuat kaki pebalap asal Perancis itu patah dan tak bisa membalap di tujuh race berikutnya. Balapan hari itu diakhiri oleh kibaran &lt;i&gt;red flag&lt;/i&gt; pada lap 54 akibat kecelakaan hebat yang menimpa Panis.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sementara Schumi meski sempat kehilangan posisi terdepan yang direbut oleh Coulthard namun akhirnya berhasil merebut kembali kepemimpinan lomba dari tangan DC dan mempertahankannya hingga akhir &lt;i&gt;race&lt;/i&gt;. Sedangkan DC yang sempat mempimpin mengalami koplingnya bermasalah sejak pit keduanya. Meski begitu DC berhasil finish ketujuh dan bahkan sempat mencatat &lt;i&gt;fastest lap&lt;/i&gt;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Montreal, Kanada 1998&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Lagi Schumi meraih kesuksesan besar di Kanada.Walau gagal meraih pole, namun Schumi sukses mencetak &lt;i&gt;fastest lap&lt;/i&gt;, dan akhirnya ... meraih kemenangan ketiganya di Kanada.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat kualifikasi, McLaren-Mercedes memperlihatkan tunggangan mereka jauh lebih kencang dari Ferrari. David Coulthard sukses meraih pole disusul rekan setimnya, Mika Hakkinen di P2. Sementara Michael Schumacher hanya meraih P3. Meski begitu hasil ini cukup mengejutkan Schumi yang tak menyangka dengan karena Ferrari saat itu memang bukan tandingan McLaren tapi lap time yang dibuat Schumi hanya selisih 0.2 detik dari waktu tercepat yang ditorehkan Coulthard. Malam sebelum sesi kualifikasi, Irvine, rekan setim Schumi sempat mengeluarkan pernyataan bahwa GP Kanada merupakan momen yang amat krusial bagi Ferrari. Pernyataan Irvine ini pun diamini oleh Schumi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Balapan di Kanada 1998 ini menjadi balapan yang dikenang akibat kecelakaan hebat di lap pertama yang melibatkan Alexander Wurz (Benetton) dan Jean Alesi (Sauber) yang merembet ke Johnny Herbert dan Jarno Trulli. Mobil Wurz bahkan samapi berputar sebanyak tiga kali namun untungnya pebalap Austria ini tak mengalami cedera. Bendera merah pun dikibarkan. Balapan dihentikan sejenak. Alesi, Wurz, dan Trulli pun terpaksa menggunakan mobil cadangan sementara kru tim Sauber berhasil memperbaiki mobil Herbert hingga pebalap Inggris ini tak perlu menggunakan mobil cadangan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat start diulang, kali ini kubu McLaren yang ditimpa apes. &lt;i&gt;Gearbox &lt;/i&gt;Hakkinen macet sementara tak jauh di belakangnya terjadi kecelakaan. Mobil Ralf Schumacher, adik kandung Michael yang membela tim Jordan melintir di tengah trek hingga membuat kecelakaan beruntun di belakangnya. Mobil Trulli terlempar ke atas mobil Alesi. Total ada 5 mobil yang terpaksa &lt;i&gt;retired &lt;/i&gt;di start bagian kedua ini: Hakkinen &lt;i&gt;retired &lt;/i&gt;karena &lt;i&gt;gearbox&lt;/i&gt;, Ralf akibat melintir, Alessi dan Trulli, keduanya terpaksa keluar dari balapan akibat kecelakaan, pebalap terakhir yang &lt;i&gt;retired &lt;/i&gt;di start kedua ini adalah Toranosuke Takagi yang membalap untuk tim Tyrell-Ford retired karena masalah transmisi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Balapan hari itu memang diwarnai begitu banyak insiden.&lt;i&gt; Safety car&lt;/i&gt; pun sempat harus masuk ke trek akibat kecelakaan yang melibatkan antara Salo dan Herbert. Sementara sang &lt;i&gt;pole sitter&lt;/i&gt;, David Coulthard pun terpaksa menyerah setelah mengalami masalah transmisi. Keluarnya &lt;i&gt;safety car&lt;/i&gt; yang ketiga kalinya ini digunakan Michael Schumacher untuk masuk pit. Ketika ia kembali, &lt;i&gt;yellow flag&lt;/i&gt; dikibarkan yang artinya tak boleh ada overtaking tapi Schumacher sempat berseteru memperebutkan tempat dengan rekan senegaranya, Heinz-Harald Frentzen yang berbuah penalti 10 detik &lt;i&gt;stop and go &lt;/i&gt;untuk Schumacher. Saat kembali ke trek, Schumacher berada di belakang Hill tapi Schumi berhasil menyalip seteru abadinya ini untuk merebut posisi kedua di lap 38. Schumi berhasil merebut posisi terdepan saat Giancarlo Fisichella melakukan strategi satu kali pit stop-nya di lap 45. Meski Schumi melakukan strategi dua kali pit tapi ia tetap berhasil mengamankan 16 detik dan finish di depan Fisichella. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Montreal, Kanada 1999&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Meraih pole tapi terpaksa &lt;i&gt;retired &lt;/i&gt;akibat menabrak tembok.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di race kali ini terjadi peristiwa bersejarah yang amat unik dan menjadi kenangan pahit sekaligus menggelikan bagi para mantan juara dunia. Damon Hill, Michael Schumacher, dan Jacques Villeneuve, ketiga mantan juara dunia ini sama-sama menghantam tembok yang semula memiliki slogan &lt;i&gt;Bienvenue au Quebec&lt;/i&gt; yang artinya Selamat Datang di Quebec. Tapi tembok itu kemudian lebih dikenal sebagai "&lt;i&gt;Wall of Champions&lt;/i&gt;"- tembok para juara dunia. Tiga juara dunia F1 ditambah seorang juara dunia FIA GT Champion ditaklukkan oleh tembok ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebelumnya Ricardo Zonta, sang juara dunia FIA GT Champion terlebih dahulu melintir dan menabrak "&lt;i&gt;Wall of Champion"&lt;/i&gt; ini hingga membuat safety car masuk trek. Tak lama Damon Hill yang membalap untuk tim Jordan pun membawa mobilnya ngusruk menabrak sang tembok perkasa ini di lap 14. Beberapa saat kemudian, di lap 29 giliran sang juara dunia dua kali, Michael Schumacher yang takluk di depan "Wall of Champion". Di lap 34 Jacques Villeneuve melengkapi jumlah korban para juara dunia yang bertekuk lutut di hadapan sang "&lt;i&gt;wall of champion&lt;/i&gt;s" ini dan membuat &lt;i&gt;Safety Car&lt;/i&gt; kembali ke trek untuk ketiga kalinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Montreal, Kanada 2000&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Pole Schumacher yang kelima dan kemenangan yang keempat di Kanada.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di sesi kualifikasi Schumacher berhasil mengungguli McLaren dan merebut pole. DC mengisi grid kedua disusul Rubens Barrichello, rekan setim Schumi dan Hakkinen ada di grid keempat. Namun Schumi tak mendapat banyak hambatan dari rival-rivalnya. Saat parade lap sebelum start, mobil Coulthard macet. DC bukannya start dari belakang tapi ia memilih tetap membawa mobilnya ke posisi startnya saat balapan akan dimulai sehingga menimbulkan sedikit kekacauan karena mobil-mobil yang berada di urutan belakang dari posisi startnya telah siap di tempat mereka masing-masing sementara DC yang karena mengalami macet menjadi mobil terakhir yang mengisi grid. Akibatnya DC pun terkena penalti 10 detik&lt;i&gt; stop and go&lt;/i&gt; di lap 11 sehingga membuat posisinya pun melorot ke urutan urutan 10. DC masih harus mengalami musibah lain. Ketika ia mencoba menyalip Jos Verstappen, posisi keduanya terlalu dekat sehingga mobil mereka saling bersentuhan. Verstappen pun melintir dan posisinya melorot ke urutan 19 sementara DC pun terpaksa merumput sebelum akhirnya berhasil kembali ke trek di urutan ke-12.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sementara itu rekan setim Michael, Barrichello mengalami pertarungan yang cukup seru dengan Jacques Villeneuve. Saat start JV melakukakan start yang cukup bagus. Ia berhasil menyalip Hakkinen dan Barrichello untuk merebut posisi ketiga di belakang Schumi dan DC. Barrichello berusaha untuk menyalip Villeneuve kembali tapi ternyata posisinya tak terlalu menguntungkan. Alih-alih berhasil menyalip JV, Barrichello malah disalip Hakkinen sementara JV tetap berhasil mengamankan posisinya di P3. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Barrichello akhirnya berhasil menyalip JV di lap 17 tapi ia sudah ketinggalan 19 detik di belakang Schumi. Di lap 44 hujan mulai turun. Pit Ferrari sempat kacau ketika kedua pebalap mereka sama-sama masuk pit. Schumi masuk pit lebih dulu, Rubens menyusulnya sehingga mengakibatkan antrian di pit Ferrari. Schumi berhasil mengamankan posisinya saat kembali dari pit sementara Rubens &lt;i&gt;rejoin &lt;/i&gt;di belakang Fisichella namun tetap di depan Hakkinen. Pada lap 50 Fisichella melakukan kesalahan, Rubens pun segera menyambar tempatnya dan finish kedua di belakang Schumacher.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Montreal, Kanada 2001&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Sejarah baru. Finish satu-dua untuk kakak beradik, Schumacher bersaudara. Tapi kali ini Ralf yang lebih unggul dari kakaknya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Perseteruan Schumacher bersaudara sudah dimulai sejak sesi kualifikasi. Michael lebih unggul di sesi kualifikasi dan merebut pole sementara Ralf meraih P2. Saat start, Michael sempat mengambil alih posisi terdepan dari tangan adiknya namun saat Michael masuk pit, Ralf langsung merebut kembali posisi terdepan dari kakaknya. Ralf berhasil mempertahankan posisinya hingga akhir race dan meraih kemenangan mengungguli kakaknya. Sementara Michael cukup puas berada di podium kedua mendampingi adiknya. Hakkinen melengkapi kegembiraan Schumacher bersaudara di podium ketiga. Usai &lt;i&gt;race&lt;/i&gt;, Hakkinen sempat berseloroh dan menyatakan kalau saja ada tiga Schumacher maka bukan tak mungkin, podium akan direbut oleh tiga Schumacher bersaudara.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Montreal, Kanada 2002&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Kalah kencang dari JPM saat kualifikasi tapi di &lt;i&gt;race&lt;/i&gt;, Schumi berhasil mengungguli rekan setim adiknya itu dan merebut kemenangannya yang kelima di Kanada.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Safety Car sempat masuk trek saat mobil JV mogok dan berhenti di tempat yang dinilai berbahaya. Sementara itu persaingan merebut podium pertama antara Schumi dengan Montoya sangat sengit. Montoya akhirnya harus menyerah dan mengakui keunggulan F2002 Michael Schumacher. Di lap 56 JPM &lt;i&gt;retired&lt;/i&gt; akibat masalah mesin. Schumi pun melenggang menuju podium utama tanpa hambatan. DC menyusul di urutan kedua dan Barrichello melengkapi di podium ketiga. Sementara Schumacher yang satunya lagi, Ralf hanya mampu finish ketujuh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Montreal, Kanada 2003&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Ralf kembali sukses mengungguli kakaknya di kualifikasi dan meraih pole, tapi saat race, Michael menaklukkan adiknya dan merebut kemenangan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat sesi kualifikasi duet Williams amat tangguh. Ralf sukses merebut pole disusul rekan setimnya, Juan Pablo Montoya mengisi grid kedua. Sementara Michael berada di urutan ketiga.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat race pengereman Michael sempat terganggu tapi tak menghalanginya untuk menaklukkan duo Williams. Michael berhasil merebut posisi terdepan dari tangan adiknya dan meraih kemenangannya yang keenam di Kanada disusul adik kandungnya sendiri, Ralf Schumacher di urutan kedua dan Montoya finish di belakang Ralf.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Finish 1-2 bagi Schumacher bersaudara ini merupakan yang kedua kalinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Montreal, Kanada 2004&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Lagi-lagi Ralf berhasil merebut pole tapi di race Michael sukses merebut kemenangan dari tangan adiknya sendiri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Akhir musim yang tak mengesankan untuk Williams. Ralf Schumacher kembali sukses merebut pole disusul Jenson Button dan Jarno Trulli di P2 dan P3 sementara Michael hanya mampu meraih P6. Namun tim Williams didiskualifikasi dari lomba karena saluran rem milik mereka dianggap ilegal. Selain Williams, tim Toyota pun terkena diskualifikasi. Hasil ini tentu saja mengecewakan. Terlebih meski Ralf gagal merebut kemenangan karena kalah dari kakaknya yang kembali berhasil merebut kemenangan dari tangannya, namun podium kedua Ralf terpaksa melayang akibat timnya didiskualifikasi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kalau saja tim Williams tak didiskualifikasi, maka Kanada akan kembali mencetak sejarah finish satu-dua yang ketiga kalinya bagi Schumacher bersaudara ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Montreal, Kanada 2005&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Di kualifikasi kalah kencang dari Jenson tapi tetap berhasil mempertahankan podium kedua.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jenson Button yang membalap untuk BAR-Honda sukses merebut pole dari tangan Michael Schumacher yang harus puas mengisi grid kedua. Sementara duet Renault, Alonso dan Fisichella mengisi grid ketiga dan keempat, tapi saat race keduanya terpaksa &lt;i&gt;retired&lt;/i&gt;. Fisichella karena masalah hidrolik sementara Alonso, suspensinya yang bermasalah setelah ia melebar saat melewati chicane dan kemudian menabrak "&lt;i&gt;wall of champions&lt;/i&gt;."&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sementara itu sang pole sitter, Jenson Button pun terpaksa mengakhiri balapannya di lap 46 karena kecelakaan. Saat itu Button yang mendapat tekanan dari Schumi melakukan kesalahan di &lt;i&gt;chicane &lt;/i&gt;terakhir. Ia melibas &lt;i&gt;kerb &lt;/i&gt;terlalu keras hingga memaksanya menabrak "&lt;i&gt;wall of champions&lt;/i&gt;". Kecelakaan Jenson ini membuat Safety Car masuk trek. Kesempatan ini langsung dipergunakan semua pebalap untuk masuk pit kecuali Montoya yang tetap bertahan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Beberapa saat kemudian, ketika Safety Car masih berada di trek, barulah Montoya masuk pit padahal lampu merah di pintu pit masih menyala yang menandakan larangan bagi pebalap untuk masuk pit. Akibatnya Montoya yang tengah berada di urutan kedua di belakang Raikkonen pun terkena &lt;i&gt;black flag &lt;/i&gt;alias didiskualifikasi. Sementara Schumi yang semula berada di belakang Montoya mendapat keuntungan dengan finish kedua di belakang Raikkonen. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Montreal, Kanada 2006&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Start dari P5 tapi sukses merebut podium kedua di antara dua rivalnya yang jauh lebih muda, Alonso dan Raikkonen.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di sesi kualifikasi Alonso sukses merebut pole disusul rekan setimnya, Fisichella, sementara Raikkonen menempati P3 dan Michael ada di grid kelima di belakang Trulli yang membalap untuk Toyota. Schumi sempat tertahan lama di belakang Trulli sebelum akhirnya ia berhasil menyalip pebalap Italia itu, tapi sayangnya jaraknya dengan Alonso yang memimpin lomba sudah terlalu jauh. Alonso memimpin disusul Raikkonen, tapi menjelang dua lap terakhir, Schumi berhasil menyalip Raikkonen untuk merebut podium kedua.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Montreal, Kanada 2010&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Meski tak berhasil tampil secemerlang tahun-tahun sebelumnya, tapi Schumi sempat mencatat waktu tercepat kedua di belakang Jenson Button saat sesi latihan bebas kedua sementara rekan setimnya, Rosberg berada di urutan keempat di belakang pebalap McLaren lainnya, Hamilton.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah tiga tahun absen dari Formula One, Michael Schumacher kembali meramaikan jagat F1 lewat tim Mercedes GP. Namun kali ini Schumi belum berhasil memperlihatkan performa terbaiknya. Sepanjang tahun kemarin, Schumi mengalami kesulitan dengan mobilnya yang tak mampu bersinergi dengan ban Bridgestone. Meski sempat mencatat waktu tercepat kedua di sesi latihan bebas tapi Schumi kembali harus kecewa dengan performa mobilnya. Di sesi kualifikasi Schumi gagal menembus Q3. Ia hanya mampu meraih P13 sementara rekan setimnya, Rosberg sukses merebut P10. Usai sesi kualifikasi, Schumi menyatakan kekecewaannya atas hasil yang diraihnya di sesi kualifikasi tersebut. Ia mengaku tak mendapat grip dan mengalami serangkaian masalah. "&lt;i&gt;I am obviously dissapointed after today's qualifying. We simply did not have the balance or grip and overall we had a lot of problems with braking and handling. The car was just not performing as we expected&lt;/i&gt;," ujar juara dunia tujuh kali ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat race Schumi sempat mengalami &lt;i&gt;puncture &lt;/i&gt;usai pit pertamanya dan terjebak &lt;i&gt;traffic &lt;/i&gt;hingga ia pun hanya mampu finish ke-11 dan gagal mendapat poin sementara Rosberg berhasil finsih ke-6. Hasil yang lagi-lagi mengecewakan Schumi. "&lt;i&gt;At the start, everything went great and we made up places as we had been hoping for. The first stop was perfectly timed so it was looking quite promising. Then I had puncture on the front right tyre after my first pitstop, I stuck on traffic and nothing mre to do because today our weapon weren't very sharp&lt;/i&gt;," demikian ungkapan kekecewaan sang peraih 91 gelar juara GP F1 ini. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di tahun keduanya bersama Mercedes kali ini pun, Michael belum juga memiliki kesempatan memperlihatkan aksi luar biasanya seperti di masa lalu. Namun semoga saja, GP Kanada tahun 2011 ini akan menjadi titik balik dari kebangkitan Michael Schumacher kembali. Dengan serangkaian kenangan manis yang pernah diukir Michael di sirkuit kebanggaan rakyat Kanada ini, semoga saja Montreal kembali berbaik hati dan menambah deretan panjang kenangan manis Michael Schumacher di sirkuit Gilles Villeneuve ini. Seperti yang diungkapkan Michael. Hal yang baik pasti akan datang bagi yang tekun menantinya. Michael telah lama menanti momen emasnya saat ia bisa kembali memecahkan rekor dan menambah koleksi kemenangan grand prix-nya. Dan semoga saja hal itu bisa terjadi di Kanada pekan ini. &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4909850238866476470-3972285292605487921?l=hernyyahya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://hernyyahya.blogspot.com/feeds/3972285292605487921/comments/default" title="Poskan Komentar" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4909850238866476470&amp;postID=3972285292605487921&amp;isPopup=true" title="0 Komentar" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/4909850238866476470/posts/default/3972285292605487921?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/4909850238866476470/posts/default/3972285292605487921?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://hernyyahya.blogspot.com/2011/06/schumacher-siap-bertempur-kembali-di.html" title="Schumacher Siap Bertempur Kembali di Kanada" /><author><name>Air</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05208012449922042078</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="16" height="16" src="http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif" /></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry gd:etag="W/&quot;DUYHRnwzcSp7ImA9WhZUEUo.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-4909850238866476470.post-2314764461159883172</id><published>2011-06-04T15:45:00.001+07:00</published><updated>2011-06-04T15:45:37.289+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2011-06-04T15:45:37.289+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Michael Schumacher" /><title>Michael Schumacher dan GP Monaco</title><content type="html">&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://www.planetbenz.com/wp-content/plugins/wp-o-matic/options/6de5f_f1-monte-carlo-sun-michael-schumacher-4.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="199" src="http://www.planetbenz.com/wp-content/plugins/wp-o-matic/options/6de5f_f1-monte-carlo-sun-michael-schumacher-4.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Usai hasil mengecewakan di Turki, seperti yang dijanjikan Haug, Michael Schumacher bisa kembali tersenyum lebar di Barcelona, Spanyol dimana ia berhasil mengungguli rekan setimnya meski memulai start dari grid 10 sementara Rosberg start dari P7. Selepas start, seperti biasa Michael berhasil melakukan start yang mengesankan. Sepanjang lomba walau ia mendapat tekanan dari rekan setimnya, namun Michael berhasil mempertahankan posisi ke-6 hingga akhir race meski penampilan ini masih memiliki sedikit cacat dan belum bisa dianggap merupakan kegemilangan Schumi karena Rosberg mengalami masalah dengan DRS-nya yang dianggapnya sebagai penyebab hingga akhirnya ia mengendurkan perlawanannya terhadap rekan setimnya yang lebih senior itu. Bagaimanapun hasil finish ke-6 dan ke-7 yang diraih duo Mercedes ini merupakan hasil yang sudah maksimal bagi tim pabrikan Jerman ini.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div&gt;"&lt;i&gt;We managed to make the most out of our race possibilities today which is good news, especially for our guys who I am happy for," ujar Schumacher setelah meraih hasil yang cukup menggembirakan di GP Spanyol. &amp;nbsp;"I had a good start; going right through the middle was tight but fortunately it worked out. Then the race was about holding position from there. We can be happy with the result but other than that, it was just tricky with oversteer, tyre degradation and poor balance to deal with. Still we achieved what we could have, and I look forward to going to Monaco&lt;/i&gt;," imbuh Schumi. Namun sayangnya, hasil di Monaco malah tak sesuai harapan.&lt;br /&gt;
&lt;div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Sepekan berselang setelah GP Spanyol, Mercedes kembali terpuruk dalam mimpi buruk di GP Monaco. Padahal penampilan kedua pebalap tim pabrikan Jerman ini sudah cukup meyakinkan di sepanjang sesi latihan bebas dan kualifikasi. Di sesi kualifikasi, Michael berhasil meraih P5 sementara rekan setimnya, Rosberg yang sempat hampir mengalami kecelakaan saat sesi latihan bebas, meraih P7.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Saat start, tak seperti biasanya, start Michael tak berjalan mulus akibat anti stall di mobilnya tak bekerja dengan maksimal hingga akhirnya ia malah disalip rekan setimnya dan melorot ke urutan 10 tapi Michael sempat memperlihatkan aksi menarik saat ia berhasil menyalip Hamilton sayangnya aksinya itu harus dibayar mahal, karena akibat bersinggungan dengan Hamilton, sayap depannya rusak hingga membuatnya terpaksa masuk pit lebih cepat dan terjebak di deretan tengah. Sementara itu balapan rekan setimnya pun tak terlalu memuaskan. Seperti Schumi, Rosberg pun harus masuk pit lebih cepat.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Schumacher gagal melanjutkan lomba akibat masalah airbox di W02-nya. Sementara Rosberg pun gagal meraup poin dan hanya mampu finish di urutan ke-11. Akhir pekan kelabu bagi kubu Mercedes.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Balapan di Monaco kemarin memang benar-benar mengecewakan bagi Schumacher yang di masa lalu telah menorehkan lima kemenangan di sirkuit Monte Carlo ini, jumlah kemenangan yang sama seperti yang ditorehkan oleh Mr. Monaco, Graham Hill. Namun Ayrton Senna merupakan pebalap tersukses di Monaco yang telah menorehkan 6 kemenangan.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Bagi Schumi sendiri, meski telah mengoleksi lima kemenangan dan lima pole position di sirkuit jalan raya yang terkenal ini, namun Monaco memang tak selalu bersikap ramah pada juara dunia tujuh kali ini. Beberapa kali Schumi harus terjerembab di sirkuit ini.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Empat kali Schumi harus retired dari balapan di sirkuit ini dan dua di antaranya saat ia memulai balapan dari posisi pole sitter.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Prestasi Michael di Monaco memang dibilang unik. Hasil Schumacher di Monaco selalu saja meninggalkan kesan dan kisah yang sulit untuk dilupakan.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Pada tahun 1992 bersama Benetton-Ford, Schumi memulai balapan dari grid ke-6 sementara Mansell yang bersama Williams-Renault tampil mendominasi musim itu sukses meraih pole. Sebelum Monaco, Mansell telah mengantongi lima kemenangan musim itu dan saat itu pun Mansell nyaris menambah satu kali lagi kemenangan kalau saja ia tak mengalami masalah kehilangan baut rodanya, seperti yang dialami Schumacher di GP Malaysia tahun lalu, hingga memaksa Mansell kembali ke pit dan Senna pun segera mengambil alih posisi Mansell dan meraih kemenangan kelimanya di Monaco, menyamai rekor Graham Hill. Sementara Schumi yang saat itu bisa dibilang masih anak baru di F1 sukses finish ke-4 disusul rekan setimnya, Martin Brundle.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Setahun berikutnya, pada tahun 1993, Schumi masih bersama tim Benetton sukses meraih P2 saat kualifikasi sementara posisi pole disabet Prost yang menggantikan Mansell di Williams-Renault. Saat start Prost melakukan jump start hingga membuatnya mendapat penalti stop and go yang mengakibatkannya kehilangan waktu. Balapan Prost makin menyedihkan saat ia mencoba keluar dari pit, mobilnya mogok dan saat masalahnya telah berhasil diatasi kru Williams, ia telah kehilangan banyak waktu dan posisinya pun melorot ke urutan 22. Schumacher yang start dari grid kedua di belakang Prost pun segera mengambil alih pimpinan lomba dari tangan Prost dan nyaris meraih kemenangan pertamanya di Monaco kalau saja mobilnya tak mengalami masalah hidrolik di lap 33 yang membuatnya terpaksa gagal melanjutkan lomba.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Michael Schumacher baru berhasil menaklukan Monaco pada tahun 1994. Saat itu balapan di Monaco masih diliputi kabut duka akibat kematian Ayrton Senna di Imola beberapa pekan sebelum GP Monaco. Schumi yang telah tampil mendominasi dengan menyabet empat kemenangan sejak awal musim sebelum GP Monaco sukses meraih pole pertamanya di Monaco. Tapi untuk menghormati kematian dua pebalap F1 sebelum race di Monaco, yaitu Senna dan Ratzenberger, maka FIA mengosongkan dua grid posisi terdepan dan mewarnainya dengan warna bendera negara kedua pebalap tersebut yakni bendera Brazil untuk Senna dan bendera Austria untuk Ratzenberger.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: normal;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;GP Monaco 1994 memiliki kenangan memilukan lainnya dimana saat kualifikasi, pebalap Sauber Mercedes, Karl Wendlinger mengalami kecelakaan parah hingga membuatnya koma selama beberapa minggu. Akibat kecelakaan ini, Mercedes sampai shock dan sempat mundur dari F1 selama bertahun-tahun lamanya.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Sementara itu di tengah berbagai kisah memilukan ini, Schumacher sukses mencatat sejarah manis bagi karir balapnya. Setelah dua pesaingnya, Damon Hill dan Mika Hakkinen tabrakan hingga membuat keduanya gagal melanjutkan lomba, maka jalan Schumi meraih kemenangan pertamanya di Monaco pun berjalan mulus. Schumi sukses menyabet kemenangan pertama di Monaco yang sekaligus juga menorehkannya sebagai pebalap pertama yang berhasil meraih kemenangan di Monaco selain Senna dan Prost yang merajai Monaco sejak tahun 1983 dimana kedua pebalap ini saling bergantian meraih kemenangan di Monaco namun Senna meraih kemenangan lebih banyak dibanding Prost.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div&gt;"This is the great day for me and I am so glad to achieve this for my loyal and patient fans. Today was one of the best days in my racing career. I made a perfect start and had a faultless race. It has been a very difficult time. When your five-year-old daughter asks you if it's true (Ayrton) Senna is dead it is difficult to reconcile things," ujar Schumacher usai balapan mengungkapkan kegembiraannya meraih kemenangan pertamanya di Monaco sekaligus juga menyatakan dukacitanya atas kematian Senna.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Kesuksesan Schumi berlanjut di tahun berikutnya pada 1995 dimana ia kembali sukses meraih kemenangan dari grid kedua akibat Hill dan Williams salah strategi. Schumi dengan strategi 1 pit stopnya berhasil menaklukkan Hill yang melakukan dua kali pit stop. Saat Hill melakukan pit pertamanya, Schumi langsung mengambil alih posisi Hill dan tetap mempertahankannya hingga akhir lomba dan unggul 30 detik di depan Hill.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Sayangnya setahun berikutnya pada 1996 Schumi yang berhasil memulai balapan dari pole position gagal melanjutkan lomba akibat menghantam tembok di lap pertama. Olivier Panis yang membalap untuk tim Ligier yang akhirnya berhasil meraih kemenangan. Satu-satunya kemenangan Panis di sepanjang karir balap F1-nya setelah pebalap-pebalap di tim-tim papan atas berguguran.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Kemenangan ketiga Schumi di Monaco diraihnya pada tahun 1997 berkat settingan ban basah yang dipilihnya sebelum balapan dimulai. Schumi memulai balapan dari grid kedua sementara pole sitter dipegang oleh rekan senegaranya, Heinz-Harald Frentzen yang membalap untuk Williams-Renault menggantikan Hill yang hengkeang dari Williams usai meraih gelar dunia pada akhir musim 1996. Sekitar 30 menit sebelum start, hujan mulai turun, kedua pebalap Williams memilih menggunakan ban kering karena mengira cuaca akan segera cerah, tapi nyatanya cuaca malah makin memburuk. Schumi dengan pilihan ban yang lebih tepat langsung melesat. Ia memimpin dengan selisih 22 poin di lap 5 disusul duo Jordan dimana salah satunya disupiri oleh adik kandungnya sendiri, Ralf Schumacher. Sementara duo Williams tampil berantakan. Frentzen, sang pole sitter menabrak barrier pada lap 39 sementara Jacques Villeneuve menghantam tembok di lap 17. Kedua pebalap Williams pun retired. Posisi Schumi di urutan terdepan pun aman hingga akhir race. Meski ia sempat melakukan kesalahan di lap 53 tapi hal itu tak mempengaruhi posisinya. Saat balapan dihentikan pada lap 62, Schumi telah unggul 53 detik dari Rubens Barrichello yang kala itu membalap untuk tim Stewart Ford dan Eddie Irvine, rekan setim Schumi di Ferrari yang berhasil finish ketiga setelah menyalip Panis, membalas kegagalannya di tahun sebelumnya dimana saat itu Panis menyalip Irvine.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Tahun 1999 Schumi meraih kemenangan keempatnya di Monaco. Berkat start yang cemerlang, Schumi berhasil mempecundangi rival beratnya, Mika Hakkinen yang meraih pole. Meski Hakkinen sangat kencang di atas mobil McLaren-nya namun ia tak berhasil menghambat laju Schumi meraih kemenangan keempatnya di sirkuit favorit para pebalap F1 itu.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Setahun berikutnya Schumi kembali tampil jeblok padahal Schumi memulai balapan dari posisi pole tapi akibat suspensinya jebol di lap 55 maka Schumi pun terpaksa keluar dari balapan padahal saat itu ia tengah memimpin lomba.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Hasil buruk di GP Monaco 2000 segera dibalas oleh Schumi dan Ferrari setahun berikutnya. Meski di sesi kualifikasi Schumi kalah kencang dari David Coulthard yang membela McLaren-Mercedes, namun saat start, mobil DC stall hingga akhirnya Schumi sukses melenggang meraih kemenangan kelimanya di Monaco.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Michael nyaris meraih kemenangan keenamnya di Monaco pada tahun 2004, menyamai rekor Senna kalau saja ia tak disundul oleh Juan Pablo Montoya. Saat itu meski Schumi hanya meraih grid ke-4, sebenarnya saat kualifikasi Schumi hanya mampu meraih P5 namun setelah adiknya, Ralf yang meraih P2 terkena penalti akibat mengganti mesin hingga membuat posisinya diturunkan ke P10, memberi keuntungan bagi Schumi yang naik satu peringkat ke P4 sementara yang berhasil meraih pole position kala itu adalah Jarno Trulli yang membalap untuk Renault. Schumi sudah sempat meraih P3 di belakang duet Renault, Trulli dan Alonso saat Safety Car masuk trek akibat kecelakaan yang melibatkan Ralf, adik kandung Michael dengan Alonso. Saat itulah, ketika balapan tengah dipandu oleh Safety Car, mobil Schumi disundul oleh JPM hingga membuat Schumi gagal mencatat sejarah menyamai rekor kemenangan Senna di Monaco.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div&gt;GP Monaco 2006 selamanya akan menjadi lembaran hitam dalam karir balap Schumi. Kala itu, Schumi tengah berseteru dengan Alonso dalam perebutan gelar. Setelah di tahun sebelumnya, Alonso berhasil merebut gelar dunia dari tangannya, Schumi bermaksud merebutnya kembali terlebih di musim itu Ferrari tampil bagus setelah di tahun sebelumnya Ferrari dan Schumi tampil memalukan. Schumi pun bertekad meraih kemenangan keenamnya di Monaco, menyamai rekor Senna. Saat kualifikasi menjelang detik-detik terakhir sesi kualifikasi, tiba-tiba saja Ferrari-nya Schumi terparkir di tikungan Rascasse. Schumi berdalih bahwa mobilnya tiba-tiba mengalami masalah tapi para pengamat terlebih para bekas pebalap F1 menilai Schumi sengaja memarkir mobilnya untuk menahan laju Alonso yang memang akhirnya gagal mengalahkan catatan waktu Schumacher akibat bendera kuning yang langsung dikibarkan setelah mobil Schumi terpaksa parkir di tengah jalan. Akibat tindakan ini Schumi pun dikenai hukuman dengan menurunkan posisi startnya ke urutan paling buncit. Schumi dan Ferrari memutuskan memulai balapan dari pit.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Bila aksinya di kualifikasi bisa dibilang memalukan, maka aksi Schumi saat race amat luar biasa. Dari posisi paling buncit, Schumi berhasil finish kelima, padahal sirkuit di Monaco yang amat sempit terkenal merupakan sirkuit yang paling sulit bagi para pebalap untuk melakukan overtaking. Tapi Schumi sukses mematahkan opini itu, tapi tentu saja semua itu berkat dukungan performa Ferrari yang luar biasa berpadu dengan bakat balap Schumi, maka juara dunia tujuh kali ini pun sukses menyalip setidaknya 17 mobil untuk bisa meraih finish kelima.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Semua itu memang kini hanya merupakan bagian dari sejarah. Sejak kehadiran Schumacher kembali ke ajang balap F1, juara dunia tujuh kali ini memang belum lagi berhasil memperlihatkan performa terbaiknya seperti yang ditampilkannya di masa lalu, tapi bila menilik sejarah. Schumi yang amat mempercayai pentingnya kontinuitas dalam meraih kesuksesan ini memang membutuhkan setidaknya tiga tahun dalam membentuk sebuah tim juara. Schumi memerlukan waktu tiga tahun setengah bersama Benetton sebelum akhirnya ia meraih gelar dunia pertamanya pada tahun 1994 yang dipertahankannya pada tahun berikutnya.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Bersama Ferrari, sebelum mencapai masa-masa keemasan bersama tim Maranello itu, Schumi bahkan membutuhkan waktu yang lebih lama. Bahkan Schumi sempat patah arang dengan tim legendaris dalam sejarah F1 ini sebelum akhirnya ia berhasil membawa Ferrari menjadi tim tersukses sepanjang sejarah Formula One. Schumi mulai membalap untuk tim Scuderia Ferrari pada tahun 1996 dan ia baru berhasil meraih gelar dunia pertamanya bersama Ferrari tapi gelar dunia ketiga baginya secara pribadi, pada tahun 2000 jadi ia membutuhkan waktu sekitar lima tahun bersama Ferrari untuk meraih gelar dunia.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Seperti yang dibilang Schumi sebelum GP Monaco, hal-hal yang baik pastinya akan datang bagi mereka yang sabar menanti. Michael memiliki semua komponen yang dibutuhkan untuk menjadi juara. Meski usianya bisa dibilang sudah tidak lagi muda, tapi Michael tak kalah fit dengan para juniornya. Dengan pengalamannya yang segudang dan talentanya yang tak mungkin disangsikan, pastinya Michael Schumacher tetap merupakan aset berharga bagi Mercedes. Jadi kuharap, Mercedes akan tetap mempertahankan Schumacher di musim mendatang, walaupun penampilan Schumi di tahun keduanya bersama Mercedes ini belum juga mengesankan, &amp;nbsp;tapi bila Mercedes bisa mempersembahkan mobil yang mumpuni bagi Schumi, jangan heran apabila Schumacher akan kembali merajai jagat Formula One. Dan kuharap saat itu akan segera tiba.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Sumber gambar dari : &lt;a href="http://www.planetbenz.com/wp-content/plugins/wp-o-matic/options/6de5f_f1-monte-carlo-sun-michael-schumacher-4.jpg"&gt;planetbenz&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4909850238866476470-2314764461159883172?l=hernyyahya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://hernyyahya.blogspot.com/feeds/2314764461159883172/comments/default" title="Poskan Komentar" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4909850238866476470&amp;postID=2314764461159883172&amp;isPopup=true" title="0 Komentar" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/4909850238866476470/posts/default/2314764461159883172?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/4909850238866476470/posts/default/2314764461159883172?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://hernyyahya.blogspot.com/2011/06/michael-schumacher-dan-monaco.html" title="Michael Schumacher dan GP Monaco" /><author><name>Air</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05208012449922042078</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="16" height="16" src="http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif" /></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry gd:etag="W/&quot;D0EDRng9fSp7ImA9WhZUE0g.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-4909850238866476470.post-4255720837996053245</id><published>2011-06-04T15:42:00.004+07:00</published><updated>2011-06-06T17:21:17.665+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2011-06-06T17:21:17.665+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Tokoh" /><title>Audrey Hepburn = Road to Hollywood</title><content type="html">&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: bold;"&gt;Tag dari &lt;a href="http://slusman.blogspot.com/"&gt;Selvia Lusman&lt;/a&gt;.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Sebelumnya &lt;a href="http://hernyyahya.blogspot.com/2011/05/audrey-hepburn-life-through-war.html"&gt;Audrey Hepburn = Life Through War&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://images.worldgallery.co.uk/i/prints/rw/lg/3/3/Mini-Posters-Audrey-Hepburn--Breakfast-at-Tiffany-s--330317.jpg" imageanchor="1" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="320" src="http://images.worldgallery.co.uk/i/prints/rw/lg/3/3/Mini-Posters-Audrey-Hepburn--Breakfast-at-Tiffany-s--330317.jpg" width="255" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Karier akting Hepburn dimulai dari film pendidikan berjudul Dutch in Seven Lessons yang dilanjutkan dengan drama musikal High Button Shoes dan Sauce Piquante. Sementara peran layar lebar pertama Audrey adalah sebagai resepsionis hotel dalam film Inggris berjudul One Wild Oat. Setelah itu, Audrey mendapat peran kecil dalam beberapa film seperti Young Wives' Tale, Laughter in Paradise, The Lavender Hill Mob, dan Monte Carlo Baby.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kiprah Audrey berlanjut di dunia layar lebar. Pada tahun 1952 ia bermain sebagai balerina di Secret People. Film ini merupakan peran utama pertamanya di dunia layar lebar. Mengingat Audrey adalah seorang penari balet maka seluruh adegan menari balet dalam film ini tak memerlukan peran pengganti.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ternyata aksi Audrey di Secret People ini mendapat perhatian dari William Wyler yang akan menyutradarai salah satu film Audrey yang paling sukses, "Roman Holiday". wyler yang terkesan dengan kecantikan alami Audrey merasa kepolosan dan kecantikan Audrey yang alamiah amat sempurna dengan Putri Inggris yang menghabiskan waktu seharian di Roma, peran utama yang akan dimainkan Audrey di Roman Holiday. Di film ini Audrey akan dipasangkan dengan aktor terkenal masa itu, Gregory Peck.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Awalnya produser Roman Holiday ingin memasang Elizabeth Taylor sebagai peran utama, tapi sutradara William Wyler sudah telanjur terkesan dengan hasil screen test Audrey. Saat audisi, kamera dibiarkan terus merekam sementara Audrey menjawab pertanyaan dengan santai tanpa menyadari bahwa ia masih direkam untuk melihat bakatnya. Wyler memuji penampilan Audrey dan berkata, "Ia (Audrey) memiliki semua yang saya cari, mempesona, murni, dan berbakat. Ia juga sangat lucu. Benar-benar menawan hati, dan kami berkata, 'ini dia yang kita cari!'" Peran utama pun jatuh ke tangan Audrey namun sebagai syaratnya nama Gregory Peck harus ditulis besar-besar di atas judul film, sedangkan nama Audrey tertera di bawahnya dengan kalimat, "memperkenalkan Audrey Hepburn."&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Namun ternyata penampilan Audrey membuat lawan mainnya, Gregory Peck terkesan hingga akhirnya saat produksi selesai, Peck meminta agar nama Hepburn ditulis sejajar dengan namanya. Peck bahkan mengungkapkan keyakinannya bahwa Audrey akan menyabet Oscar dan ternyata ramalan Peck ini menjadi kenyataan. Audrey meraih piala Oscar pertamanya lewat penampilan apiknya di film Roman Holiday ini. Setelah film Roman Holiday diputar, Audrey mendadak populer hingga menjadi gambar sampul TIME pada tanggal 7 September 1953.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Hubungan Hepburn dan Peck yang dekat selama proses syuting berlangsung pun sempat menjadi bahan gosip. Mereka dikabarkan terlibat hubungan asmara namun keduanya membantah hal ini. Meski begitu, Audrey menyatakan, "Sebenarnya, Anda harus sedikit jatuh cinta pada pria yang menjadi lawan main Anda dan begitu pula sebaliknya. Bila Anda ingin mengekspresikan cinta, Anda harus merasakannya. Tidak ada cara lain lagi. Tapi itu tidak perlu dibawa keluar lokasi."&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Film Roman Holiday sendiri meraih kesuksesan dan penampilan Audrey dalam film ini mendapat banyak pujian dari pengamat film. Audrey dinilai berhasil memainkan perannya sebagai Princess Ann, gadis langsing yang imut, cantik, namun sayu. "... in her profound appreciation of newly found, simple pleasures love. Although she bravely smiles her acknowledgement of the end of that affair. She remains a pitifully lonely figure facing a stuffy future." - A. H. Weiler, New York Times, 28 Agustus 1953.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Audrey sendiri mengakui Roman Holiday sebagai film favoritnya karena film ini telah mengantarkannya menjadi bintang terkenal. Bahkan lewat film ini, Audrey diganjar dua penghargaan sekaligus. Ia mendapat penghargaan sebagai aktris terbaik versi Golden Globe dan Academy Award. Enam minggu setelah ia menerima piala Oscar, Hepburn kembali meraih penghargaan. Kali ini dari Tony Award atas perannya dalam drama musical Ondine sehingga menjadikan Audrey Hepburn sebagai salah satu dari ketiga aktris yang menerima piala bergengsi Oscar dan Tony Award di tahun yang sama. Dua aktris lainnya adalah Shirley Booth dan Ellen Burstyn.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Meski Audrey meraih kesuksesan besar di dunia layar lebar namun ia tetap tak bisa meninggalkan teater. Setelah empat bulan pengambilan gambar Roman Holiday, Audrey kembali ke New York dan tampil dalam drama musikalnya yang terkenal, Gigi selama delapan bulan. Pada bulan terakhir, pertunjukan dibawa ke Los Angeles dan San Fransisco. Bahkan saat Paramount mengontrak Audrey untuk membintangi tujuh film, perusahaan film ini harus memberikan Audrey masa istirahat 12 bulan untuk masing-masing film sehingga Audrey bisa tampil di panggung teater.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Setelah Roman Holiday, Audrey tampil bersama Humprey Bogart dan William Holden dalam Sabrina. Di film arahan sutradara Billy Wilder ini Audrey berperan sebagai Sabrina Fairchild, wanita muda yang jatuh cinta pada David Larrabee (William Holden) namun David seorang pria playboy dan tak terlalu mengacuhkan Sabrina hingga akhirnya Sabrina pergi ke Paris, di sana ia mengambil kelas kuliner. Ketika kembali dari Paris, Sabrina telah menjelma menjadi sosok wanita modern yang cantik hingga David awalnya tak mengenalinya dan jatuh cinta pada Sabrina. Namun David kala itu telah bertunangan dengan seorang gadis dari keluarga kaya-raya. Melihat kemungkinan pernikahan David bisa batal yang artinya juga membahayakan kontrak bisnis dengan keluarga calon mempelai David yang kaya-raya ini maka Linus (Humprey Bogart), saudara kandung David segera bertindak. Ia mengalihkan perhatian Sabrina tapi akhirnya Linus jadi benar-benar jatuh cinta pada Sabrina.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Di film Sabrina ini, Audrey terlibat cinta lokasi dengan William Holden, pemeran David Larrabee. Bahkan Hepburn berniat menikah dengan Holden karena ia ingin segera mempunyai anak tapi setelah Audrey mengetahui bahwa Holden sudah divasektomi maka Audrey pun langsung memutuskan hubungan mereka.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Selain cinta lokasi, film Sabrina juga telah mempertemukan Audrey dengan Hubert de Givenchy, perancang busana yang mengurus kostum para pemain di film tersebut. Saat itu Givenchy masih merupakan desainer muda. Ketika Givenchy mendengar ia akan mengurus busana "Miss Hepburn" ia menyangka orang yang dimaksud adalah Katherine Hepburn; karenanya ketika yang datang ternyata Audrey Hepburn, artis pendatang baru maka ia pun kecewa dan mengatakan pada Audrey bahwa ia tak punya banyak waktu untuk mengurus Audrey tapi ia menghadapi Givenchy dengan tenang dan meminta waktu sebentar untuk mengepas beberapa kostum yang akan digunakan untuk Sabrina. Belakangan Givenchy dan Audrey malah berteman dan hubungan persahabatan mereka tetap abadi hingga Audrey meninggal dunia. Bahkan di salah satu film Audrey yang paling sukses, Breakfast at Tiffany's, Audrey bekerjasama dengan Givenchy dalam rancangan kostum yang akan digunakannya di film tersebut.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Karier Audrey di dunia layar lebar makin bersinar. Film-film Audrey Hepburn menjadi jaminan box office dan Audrey sendiri menjadi ikon busana wanita di seluruh dunia. Gaya busana Audrey banyak ditiru oleh wanita di seluruh dunia.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pada tahun 1959 Audrey bermain sebagai seorang biarawati dalam film The Nun's Story. Peran Audrey sebagai Sister Luke di film ini mendapat apresiasi dan bahkan Films in Review menulis bahwa akting Audrey di film ini telah membungkam orang-orang yang semula meragukan akting Audrey dan menganggapnya selama ini tak lebih dari seorang gadis yang berpenampilan modis. Bahkan akting Audrey sebagai Sister Luke dipuji sebagai salah satu akting terhebat dalam sejarah layar lebar.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Peran Audrey sebagai Holly Golightly dalam Breakfast at Tiffany's (1961) selamanya akan dikenang sebagai simbol sinema Amerika Serikat abad ke-20. Audrey sendiri menyebut perannya di film itu sebagai "the jazziest of my career." Dalam sebuah wawancara Audrey mengakui bahwa ia merupakan seorang yang introvert sehingga berakting menjadi gadis yang ekstrovert seperti perannya sebagai Holly Golightly merupakan salah satu peran yang paling sulit untuknya. Untuk menghayati perannya di film ini kabarnya Audrey sehari-hari berpenampilan seperti perannya di film ini yaitu dengan memberikan aksen pirang pada rambutnya yang cokelat.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dalam film ini Audrey bekerjasama dengan sahabatnya yang perancang, Givenchy dalam merancang busana untuk film Breakfast at Tiffany's ini. Salah satu gaun yang dikenakan Audrey di film ini, "little black dress" rancangan Givenchy terjual hampir lima juta poundsterling di rumah lelang Christie's pada bulan Desember 2006, harga yang paling tinggi yang dibayarkan untuk sepotong gaun dari sebuah film. Namun lelang ini bertujuan mulia mengingat Audrey di akhir hidupnya amat lekat dengan gerakan sosial UNICEF. Hasil penjualan dari lelang gaunnya ini diberikan kepala sebuah badan amal, City of Joy Aid untuk membantu anak-anak telantar di India. Kepala badan amal itu sampai terharu dan menyatakan ia sampai menangis tak percaya bahwa sepotong gaun yang pernah dikenakan oleh seorang aktris luar biasa telah membantunya hingga bisa membeli batu bata dan semen untuk membangun sekolah bagi anak-anak telantar.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pada tahun 1964 Audrey terpilih menjadi Eliza Doolitle, peran utama dalam film My Fair Lady. Film ini dinilai banyak pengamat film sebagai film terbaik setelah Gone with The Wind. Pemilihan peran ini menjadi pembicaraan saat itu karena peran ini jatuh ke tangan Hepburn dan bukannya diberikan kepada Julie Andrews yang biasa memainkan peran ini di panggung Broadway tapi tak memiliki pengalaman di film dan keputusan untuk tidak mengkasting Julie Andrews telah ditetapkan sebelum Audrey Hepburn terpilih. Audrey sendiri awalnya menolak peran Eliza Doolitle ini dan meminta Jack Warner memberikan peran ini pada Andrews tapi begitu ia mendengar bahwa Elizabeth Taylor mengincar peran ini, barulah Hepburn menerimanya. Julie Andrews akhirnya mendapat peran utama dalam Mary Poppins yang dirilis di tahun yang sama dengan My Fair Lady.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Awalnya semua lagu di My Fair Lady akan dinyanyikan sendiri oleh Audrey tapi ternyata lagu My Fair Lady diisi oleh penyanyi profesional, Marni Nixon. Begitu mengetahui suaranya tidak akan dipakai, Audrey pun protes dan langsung meninggalkan lokasi syuting. Tapi esoknya, Audrey kembali dan meminta maaf atas kelakuannya. Di luar kekurangan soal dubbing, pengamat film menilai akting Hepburn luar biasa. Gene Ringgold bahkan mengatakan, "Audrey Hepburn luar biasa. Dia adalah Eliza untuk selamanya."&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Namun sayangnya My Fair Lady kalah bersaing dengan Mary Poppins yang diperankan oleh Julie Andrews yang berhasil menyabet Oscar dalam film pertamanya ini sementara Audrey Hepburn bahkan tidak masuk nominasi.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;to be continued...&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Hidup Audrey Hepburn terasa sangat sempurna. Wajah cantik, terkenal, memiliki karier yang amat cemerlang. Kecantikan Hepburn membuatnya dikabarkan memiliki hubungan dengan beberapa pria tampan yang kebanyakan merupakan lawan mainnya. Namun ternyata semua gambaran kesuksesan Audrey ini tak seirama dengan kehidupan cintanya. Dua kali pernikahannya kandas dengan perceraian. Berikutnya adalah kisah kehidupan cinta dan pernikahan Audrey Hepburn.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;* Gambar dipinjam dari &lt;a href="http://images.worldgallery.co.uk/i/prints/rw/lg/3/3/Mini-Posters-Audrey-Hepburn--Breakfast-at-Tiffany-s--330317.jpg"&gt;sini&lt;/a&gt;.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4909850238866476470-4255720837996053245?l=hernyyahya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://hernyyahya.blogspot.com/feeds/4255720837996053245/comments/default" title="Poskan Komentar" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4909850238866476470&amp;postID=4255720837996053245&amp;isPopup=true" title="0 Komentar" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/4909850238866476470/posts/default/4255720837996053245?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/4909850238866476470/posts/default/4255720837996053245?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://hernyyahya.blogspot.com/2011/06/audrey-hepburn-road-to-hollywood.html" title="Audrey Hepburn = Road to Hollywood" /><author><name>Air</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05208012449922042078</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="16" height="16" src="http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif" /></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry gd:etag="W/&quot;CUUFQHY6eyp7ImA9WhZVFUo.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-4909850238866476470.post-5170032378397902095</id><published>2011-05-28T15:41:00.001+07:00</published><updated>2011-05-28T16:00:11.813+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2011-05-28T16:00:11.813+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Tokoh" /><title>Audrey Hepburn = Life Through War</title><content type="html">&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Tag dari &lt;a href="http://slusman.blogspot.com/"&gt;Selvia Lusman&lt;/a&gt;.&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://www.basicfamouspeople.com/pictures/732.jpg" imageanchor="1" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="320" src="http://www.basicfamouspeople.com/pictures/732.jpg" width="260" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Bagi penggemar film, khususnya film-film klasik, pastinya nama Audrey Hepburn tak asing. Begitu banyak film-film Audrey Hepburn yang hingga saat ini masih dikenang para penikmat film seperti Breakfast at Tiffany's dan Roman Holiday. Audrey Hepburn, aktris cantik yang pada masa itu kerap menjadi ikon mode dunia juga terkenal sebagai duta UNICEF, profesi yang ditekuninya hingga akhir hayatnya.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Di balik wajah cantiknya, Audrey Hepburn memiliki masa kecil yang amat kelam. Ia hidup di masa perang dunia kedua, di mana hal ini sebagian besar mempengaruhi pandangannya sehingga ia hingga akhir hayatnya terlibat secara penuh sebagai duta UNICEF. Audrey merupakan gambaran sempurna dunia bintang glamour Hollywood namun rela meninggalkan gaya hidup glamour ala bintang dan mengabdikan sisa hidupnya sebagai duta UNICEF demi menciptakan kehidupan yang lebih baik bagi anak-anak miskin di negara-negara yang lebih baik bagi anak-anak miskin di negara-negara yang tingkat kehidupannya masih jauh dari sejahtera.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Audrey Hepburn lahir pada tanggal 4 Mei 1929 di Ixelles, Belgia dengan nama Audrey Kathleen Ruston. Ayahnya, Joseph Victor Anthony Ruston (1889-1980) adalah keturunan Irlandia sementara ibunya, Ella, baroness van Heemstra (1900-1984) adalah seorang bangsawan Belanda. Kakek Audrey, Aarnoud Jan Anne Aleid, baron van Heemstra (1871-1957) pernah menjadi gubernur Dutch Guiana. Belakangan, ayah Audrey menambahkan nama belakangnya dengan nama keluarga dari neneknya, Kathleen Hepburn sehingga nama belakang Audrey pun berubah menjadi Hepburn-Ruston.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ibu Audrey, Ella sebelum menikah dengan ayah Audrey pernah menikah dengan seorang bangsawan Belanda, Jonkheer Hendrik Gustaaf Adolf Quarles van Ufford (1854-1955). Dari pernikahan pertamanya ini, ia dikaruniai dua orang anak, Jonkheer Arnoud Robert Alexander "Alex" Quarles van Ufford dan Jonkheer Ian Edgar Bruce Quarles van Ufford.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Meskipun Audrey lahir di Belgia, namun Hepburn memiliki kewarganegaraan Inggris. Ayah Audrey bekerja sebagai agen asuransi di perusahaan Inggris sehingga Audrey dan keluarganya seringkali melakukan perjalanan antara Brussel, Inggris dan Belanda. Audrey sendiri saat kecil bersekolah di Inggris. Sejak tahun 1953-1938 Audrey bersekolah di "Miss Ridgen's School", sebuah sekolah keputrian di Elham, Kent yang terletak di bagian tenggara Inggris.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pada tahun 1953 orang tua Audrey bercerai karena ayahnya menjadi simpatisan Nazi. Ayahnya lalu meninggalkan Audrey dan ibunya. Perpisahan orang tuanya disebut Audrey sebagai masa paling traumatis dalam hidupnya. Meski ayahnya telah menelantarkannya namun Audrey tetap menyayangi ayahnya. Ia bahkan membantu ayahnya secara finansial hingga akhir hayatnya dan dengan bantuan Palang Merah, ia memindahkan ayahnya ke sebuah tempat di Dublin, Irlandia.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pada tahun 1939 seiring dengan meletusnya Perang Dunia II, ibu Audrey membawanya beserta kedua kakak tirinya pindah ke rumah kakek mereka di Amheim, Belanda karena mengira Belanda aman dari serangan Jerman. Namun ternyata pada tahun 1940 Jerman menginvasi Belanda. Selama masa pendudukan Jerman, Audrey menggunakan nama Edda van Heemstra, nama ini merupakan modifikasi dari nama ibunya, Ella karena ibunya merasa nama Audrey terlalu berbau Inggris dan hal ini amat berbahaya karena bisa menarik perhatian tentara Jerman yang bukannya tak mungkin akan berujung pada penahanan atau bahkan deportasi.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Di Amheim, Audrey belajar di Konservatorium Amheim dan di samping mendapatkan pelajaran sesuai kurikulum sekolah, ia juga belajar balet. Pada tahun 1944 Audrey mulai menjadi ballerina dan sering tampil secara sembunyi-sembunyi untuk mengumpulkan dana bagi gerakan bawah tanah melawan Nazi.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Setelah sekutu mendarat di mana peristiwa ini dikenal dengan istilah "D-day" pada tahun 1944 ternyata keadaan di Belanda malah makin buruk. Tentara Jerman yang sudah hampir kalah perang melawan sekutu memblokir jalur suplai sehingga banyak yang mati kelaparan dan kedinginan di jalan. Kondisi ini masih pula ditambah dengan aksi kekerasan di mana penembakan terhadap masyarakat lokal di mana kerap terjadi. Keadaan yang memprihatinkan ini pun menimpa keluarga Audrey. Hepburn dan beberapa orang lainnya sampai membuat kue dan biskuit dengan tepung yang berasal dari bunga tulip. Bahkan Audrey yang saat itu masih amat belia ini harus menyaksikan paman dan sepupu ibunya ditembak oleh orang Jerman. Sementara Audrey sendiri akibat perang mengalami kekurangan gizi. Ia bahkan sampai menderita anemia akut dan gangguan pernafasan.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Salah satu cara Audrey melewati waktu adalah dengan menggambar. Ketika Belanda akhirnya berhasil dibebaskan dari pendudukan Jerman, truk-truk dari PBB pun segera masuk untuk memberikan bantuan makanan bagi rakyat di sana. Dalam sebuah wawancara, Audrey mengatakan bahwa ia menghabiskan sekaleng condensed milk sehingga ia jatuh sakit akibat ia menaruh terlalu banyak gula di oatmeal-nya.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pengalamannya saat perang inilah yang mendasari Audrey untuk terlibat dengan UNICEF. "I can testify to what UNICEF means to children, because was among these who received food and medical relief right after World War II," ujarnya menjelaskan mengapa UNICEF amat berarti bagi anak-anak yang pernah mengalami kelaparan akibat perang seperti dirinya. Belakangan Audrey menemukan pengalaman yang dialaminya saat perang ternyata sama seperti dirinya. Belakangan Audrey menemukan pengalaman yang dialaminya saat perang ternyata sama seperti yang dirasakan oleh Anne Frank yang tertuang dalam buku hariannya pada tahun 1946 yang kemudian diterbitkan. Saat buku harian Anne Frank ini akan difilmkan pada tahun 1959 dengan judul "The Diary of Anne Frank" kakek Anne, Otto Frank sempat meminta Audrey untuk memerankan cucunya di film itu namun ia menolaknya karena ia lahir di tahun yang sama dengan Anne sehingga otomatis saat film itu dibuat usianya sudah 30 tahun dan ini tentu saja tak cocok dengannya yang dinilai sudah terlalu tua untuk berperan sebagai seorang remaja. Peran Anne Frank kemudian jatuh kepada Millie Perkins.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Setelah perang usai, Audrey meninggalkan Konservatorium Amheim pada tahun 1945 dan pindah ke Belanda. Di sini ia belajar balet pada Sonia Gaskell yang kemudian memperkenalkan Audrey pada Marie Rambert. Hepburn lalu pergi ke London untuk belajar di sekolah balet Rambert yang juga merupakan guru dari pebalet pria, Vaslav Nijinsky. Saat itu Audrey bekerja sampingan sebagai model.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Semula Audrey bermaksud serius menekuni balet dan ingin menjadikan balet sebagai pilihan kariernya hingga ia pun bertanya pada Rambert mengenai masa depannya senagai balerina. Rambert menjawab bahwa Hepburn bisa terus menari dan masa depannya cerah. Namun malnutrisi yang diderita Audrey akibat perang bisa menjadi penghalang bagi Audrey untuk menjadi prima ballerina (penari balet utama). Audrey yang frustasi dengan pernyataan Rambert ini kemudian mengalihkan pandangannya ke dunia akting. Saat itu kehidupan ekonomi keluarga Audrey amat sulit. Ibu Audrey bahkan sampai harus melakukan pekerjaan kasar. Dan Audrey yang butuh uang melihat akting sebagai karier yang cerah terlebih bayaran untuk berakting tiga poundsterling lebih besar dibanding menari balet.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;to be continued....&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Berikutnya Audrey mulai merambah ke Hollywood dan meraih kesuksesan.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;* Gambar dipinjam dari &lt;a href="http://www.basicfamouspeople.com/pictures/732.jpg"&gt;sini&lt;/a&gt;.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4909850238866476470-5170032378397902095?l=hernyyahya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://hernyyahya.blogspot.com/feeds/5170032378397902095/comments/default" title="Poskan Komentar" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4909850238866476470&amp;postID=5170032378397902095&amp;isPopup=true" title="0 Komentar" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/4909850238866476470/posts/default/5170032378397902095?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/4909850238866476470/posts/default/5170032378397902095?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://hernyyahya.blogspot.com/2011/05/audrey-hepburn-life-through-war.html" title="Audrey Hepburn = Life Through War" /><author><name>Air</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05208012449922042078</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="16" height="16" src="http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif" /></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry gd:etag="W/&quot;Dk4NRno7cSp7ImA9WhZWE0U.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-4909850238866476470.post-3084927997417516800</id><published>2011-05-14T21:56:00.000+07:00</published><updated>2011-05-14T21:56:37.409+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2011-05-14T21:56:37.409+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Michael Schumacher" /><title>Rekam Jejak Michael Schumacher di GP Spanyol</title><content type="html">&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://autoweek.com/storyimage/CW/20110105/F1/110109969/AR/Michael-Schumacher.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="192" src="http://autoweek.com/storyimage/CW/20110105/F1/110109969/AR/Michael-Schumacher.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Penampilan Schumacher di GP Turki kemarin memang tak berjalan sebaik yang diharapkan. Namun semua itu kini sudah berlalu. Perhatian semua pebalap F1 dan publik pecinta olahraga motorsport ini kini beralih ke race selanjutnya di Barcelona, Spanyol.&amp;nbsp;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Fernando Alonso boleh saja menjadi pebalap kebanggaan rakyat Spanyol, tapi hingga saat ini Michael Schumacher merupakan pebalap tersukses di sepanjang sejarah perhelatan grand prix F1 di negeri matador ini. Michael Schumacher merupakan pebalap yang paling banyak meraih kemenangan di GP Spanyol ini. Ayah Mick dan Gina Schumacher ini tercatat telah memenangi GP Spanyol sebanyak 6 kali &amp;nbsp;sementara kebanyakan pebalap macam Mansel, Stewart, Prost, dan bahkan Hakkinen hanya mampu meraih tiga kali kemenangan di GP Spanyol ini. Sementara Senna, pebalap Brazil yang telah melegenda hanya berhasil meraih dua kali kemenangan saja di negeri matador ini.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Tahun lalu di saat Michael Schumacher habis-habisan dicerca akibat terus menerus dikalahkan oleh rekan setimnya yang lebih muda, juara dunia tujuh kali ini berhasil melakukan serangan balik pertamanya di tahun lalu atas rekan setimnya yang lebih muda itu di GP Spanyol ini setelah tim Mercedes melakukan perubahan dengan memperpanjang wheel base mobilnya.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Kini dengan hasil buruk yang diraih Schumi di empat balapan perdana musim ini, tentu saja ia berharap bisa kembali memetik hasil mengesankan di salah satu sirkuit keberuntungannya ini.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Sekadar refreshing menjelang GP Spanyol yang akan diselenggarakan pekan depan, tak ada salahnya bila menyimak kembali kiprah Michael Schumacher di GP Spanyol.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;a href="http://www.formula1.com/results/season/1991/212/"&gt;GP Spanyol 1991&amp;nbsp;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Balapan perdana Michael Schumacher di GP Spanyol sebagai pebalap F1 setelah ia memulai debutnya yang gemilang bersama Benetton, Schumi langsung "diculik" oleh Benetton. Sebagai rookie kala itu, penampilan Michael di GP Spanyol 1991 ini cukup mengesankan. Saat itu Gerhard Berger dari McLaren-Honda meraih pole sementara Michael Schumacher, si anak baru ini meraih P5 di sesi kualifikasi. Saat race, menjelang akhir lap 1 Schumacher bertarung dengan para pebalap kawakan kala itu yakni Ayrton Senna, Nigel Mansell, dan Jean Alesi untuk memperebutkan posisi ketiga. Menjelang akhir lap pertama, Michael mengejutkan Mansell karena berhasil merebut posisi ketiga. Hujan yang turun membasahi sirkuit Catalunya kala itu sempat memberikan tontonan dramatis yang menarik kala Senna melintir di tikungan terakhir hingga membuat posisinya melorot dari P2 ke urutan ke-5 sementara Schumi berhasil menyalip Prost untuk merebut P3 dan memberikan tekanan pada Berger yang harus kehilangan posisinya sebagai &lt;i&gt;race leader&lt;/i&gt; karena "dicuri" oleh Mansell. Pertarungan berakhir setelah Schumi melintir saat mencoba menyalip Berger dan membuat posisinya melorot ke urutan ke-6 sementara Berger pun mengalami akhir pekan yang tak menyenangkan karena tak lama ia terpaksa mengakhiri balapannya karena mobilnya mengalami kegagalan elektronik.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Untuk balapan F1 perdananya di GP Spanyol, finish ke-6 tidaklah terlalu buruk bagi Schumi. Terbukti di masa-masa mendatang, GP Spanyol menorehkan banyak kenangan manis bagi pebalap Jerman ini.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;a href="http://www.formula1.com/results/season/1992/185/"&gt;GP Spanyol 1992&lt;/a&gt;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Di tahun penuh pertamanya bersama Benetton, Schumi mencatat hasil yang cukup menggembirakan. Di sesi kualifikasi ia berhasil meraih P2, kalah kencang dari Nigel Mansell yang membalap bersama Williams-Renault. Musim itu Mansell dan Williams memang amat luar biasa dan nyaris tak terkalahkan.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Start berlangsung di atas trek yang basah oleh hujan dan memberikan suguhan menarik bagi penonton. Jean Alesi dari Ferrari melakukan start yang bagus dan berhasil melakukan lompatan dari posisi 8 saat start menuju urutan ke-3 menggusur Senna dan membuat pebalap Brazil itu melorot ke urutan ke-7. Sementara Schumi pun harus kehilangan posisi keduanya yang "disabotase oleh Patrese. Namun di lap ke-7 Schumi berhasil memenangi pertarungan melawan Alesi hingga membuat Berger pun ingin mengikuti jejaknya dan mencoba menyalip Alesi.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Di lap 20 Patrese melintir dan membuat Michael berhasil merebut posisi kedua di belakang Mansell. Di belakang Schumi menyusul Senna, Berger, Capelli, dan Alesi. Saat pit, Alesi berhasil menyalip Capelli dan saat kembali ke trek ia pun sukses merebut P4 dari Berger dan Schumi menjadi target Alesi yang berikutnya. Namun ia terlalu terburu-buru. Schumi berhasil mempertahankan posisinya di urutan kedua tepat dibelakang Nigel Mansell yang berhasil meraih kemenangan keempatnya di musim itu sementara Alesi cukup puas meraih podium ketiga di belakang Schumi.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;a href="http://www.formula1.com/results/season/1993/88/"&gt;GP Spanyol 1993&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Di musim ini Williams merupakan skuad terkuat kala itu lewat duet Alain Prost dan Damon Hill. Di sesi kualifikasi Prost sukses merebut pole disusul rekan setimnya, Hill di urutan kedua sementara Schumacher hanya mampu merebut P4 tepat di belakang Senna. Namun saat start, Hill berhasil menyalip Prost.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Balapan Hill berhakhir di lap 41 akibat kegagalan mesin membuat posisi Prost posisi pertama tetap aman hingga akhir race. Sementara pertarungan di tempat kedua amat ketat antara Schumacher dan Senna, namun pertarungan itu akhirnya dimenangkan Senna (McLaren-Ford) setelah Schumi melintir keluar trek di tikungan akhir. Schumi pun cukup puas merebut podium ketiga di belakang Prost dan Senna. Meski hanya berhasil merebut podium ketiga namun Michael berhasil mencatat fastest lap yang ditorehkannya di lap 61.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;a href="http://www.formula1.com/results/season/1994/104/"&gt;GP Spanyol 1994&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Awal masa keemasan Michael Schumacher. Di musim 1994 ini Schumi bersama Benetton tampil cemerlang. Di empat seri perdana musim itu sebelum GP Spanyol, Schumacher berhasil meraih kemenangan membuatnya berada di puncak klasemen. Awal dominasi Schumacher ini sempat meresahkan Senna yang hengkang dari McLaren dan bergabung dengan Williams di awal tahun 1994 itu dan menyebabkan Prost memilih mengundurkan diri dari F1 karena kecewa atas keputusan Williams merekrut seteru abadinya, Senna.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Duka akibat kematian Senna di Imola, awal Mei tahun itu, masih terasa menggayuti menjelang GP Spanyol yang kala itu digelar pada akhir Mei.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Sementara itu Schumi dan Benetton masih tampil luar biasa dan berhasil meraih pole disusul Damon Hill yang menjadi pengharapan kubu Williams yang masih berduka akibat kematian tragis Senna, dan Mika Hakkinen yang memulai awal kemitraannya dengan McLaren mengisi grid ketiga.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Saat race, Schumi mengalami masalah. Transmisinya stuck di gigi lima. Menyadari ia mengalami masalah yang serius, Michael pun mencoba beradaptasi dengan mengubah gaya menyetirnya. Pengalamannya saat ia bertanding di ajang World Sports Car bersama tim Sauber amat membantunya dalam mengontrol mobil. Keadaan ini membuat Michael cukup puas dengan merebut podium kedua di belakang Hill yang berhasil meraih kemenangan dan memberikan penghiburan bagi kubu Williams. Tentu saja kemenangan Hill ini menjadi momen emosionil bagi tim Williams mengingat pebalap terbaik mereka, Ayrton Senna tewas hanya beberapa minggu sebelum GP Spanyol tersebut.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;a href="http://www.formula1.com/results/season/1995/119/"&gt;GP Spanyol 1995&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Menjelang GP Spanyol 1995 pertarungan memperebutkan gelar dunia antara Schumacher dan Hill berlangsung ketat. Pada awal musim, Schumacher berhasil meraih kemenangan di Brazil namun upayanya mempertahankan gelar dunia tak mudah karena Damon Hill memberikan perlawanan kuat. Di dua race menjelang GP Spanyol, yaitu di GP Argentina dan San Marino, Hill berhasil menyabet dua kemenangan berturut-turut hingga Schumacher harus membalasnya di GP Spanyol.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Usaha Schumacher untuk merebut kembali posisi di puncak teratas klasemen pebalap dari tangan Hill terbuka lebar setelah pebalap Benetton ini berhasil meraih pole disusul duet Ferrari, Jean Alesi dan Gerhard Berger sementara Damon Hill hanya mampu merebut P5 di belakang rekan setimnya, David Coulthard yang menyabet P4.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Balapan Schumacher tak mengalami hambatan berarti. Ia tampil solid dan terus memimpin hingga akhir race terlebih setelah pesaingnya di klasemen pebalap, Hill mengalami masalah dengan gearbox-nya di final lap hingga akhirnya ia terpaksa merelakan podium kedua kepada Johnny Herbert, rekan setim Schumi dan cukup puas bisa finish di urutan keempat tepat di belakang Berger yang mengisi podium ketiga.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Kemenangan Schumi tersebut membawanya kembali berada di posisi puncak klasemen pebalap dengan 24 poin, selisih tipis atas Hill yang mengumpulkan 23 poin.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;a href="http://www.formula1.com/results/season/1996/137/"&gt;GP Spanyol 1996&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Tahun pertama Schumi bersama Ferrari. Di musim ini Michael kembali mengalami pertarungan sengit dengan Hill. Musim itu Williams-Renault tampil luar biasa dan bukan tandingan Ferrari. Sebelum GP Spanyol, duet Williams, Hill dan Villeneuve saling bergantian meraih kemenangan sementara Schumi yang telah merebut dua gelar dunia belum memenangi satu kemenangan pun.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Di sesi kualifikasi duet Williams kembali merajalela. Hill sukses meraih pole disusul rekan setimnya, Jacques Villeneuve, sementara Schumi berada di grid ketiga. Namun keberuntungan mulai berpihak kepada Michael. Saat race, hujan mengguyur sirkuit, Michael yang terkenal dengan julukan Regenmeister atau dalam bahasa Inggrisnya Rainmaster ini tampil cemerlang. Meski startnya jelek namun Schumi akhirnya berhasil menyalip Villeneuve dan meraih kemenangan pertamanya untuk Ferrari. Sementara Hill yang meraih pole, saat start sempat melintir dua kali hingga membuat posisinya melorot ke urutan ke-8 dan memaksa pebalap Inggris itu akhirnya retired di lap sepuluh.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;a href="http://www.formula1.com/results/season/1997/152/"&gt;GP Spanyol 1997&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Setelah Hill "terusir" dari Williams meski ia telah berhasil mempersembahkan gelar dunia pertamanya dan satu-satunya membuat posisi Villeneuve di tahun keduanya bersama tim asal Inggris itu makin kokoh. Pebalap Kanada itu memimpin puncak klasemen berkat dua kemenangannya di Brazil dan Argentina sementara rekan setimnya yang baru, Heinz-Harald Frentzen meraih kemenangan di GP San Marino. Sementara Schumacher baru meraih satu kali kemenangan di Monaco, dua pekan sebelum GP Spanyol.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Sayangnya momen kemenangan yang telah diraih Schumi di Monaco tak berlanjut di Spanyol. Di sesi kualifikasi ia terpaksa mengakui keunggulan Williams yang berhasil menyabet pole lewat Villeneuve disusul rekan setimnya, Frentzen di urutan kedua sementara Schumi harus puas mengisi grid ke-7 di belakang Berger yang musim itu tampil membela bekas timnya, Benetton-Renault.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Saat balapan, start Schumi amat gemilang dan berhasil melompat dari grid ke-7 menuju P2 namun sayangnya Ferrari-nya kala itu tak mampu menandingi Williams-Renault milik Villeneuve. Di lap 13 ia ketinggalan sekitar 20 detik dari Villeneuve yang tampil tangguh hingga akhir race dan merebut kemenangan sementara Schumi terpaksa puas finish di urutan ke-4 di belakang Olivier Panis dan Jean Alesi.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Schumi akhirnya berhasil melakukan "pembalasan" atas Villeneuve dengan meraih kemenangan di negeri Villeneuve, Kanada.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;a href="http://www.formula1.com/results/season/1998/168/"&gt;GP Spanyol 1998&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Di musim ini upaya Michael meraih gelar dunia ketiganya mendapat hambatan dari Mika Hakkinen yang tampil solid bersama McLaren-Mercedes. Di sesi kualifikasi Michael terpaksa mengakui keunggulan tim asuhan Ron Dennis itu yang menempatkan dua pebalapnya di posisi teratas. Mika meraih pole disusul rekan setimnya, Coulthard sementara Schumi mengisi grid ketiga di belakang duo McLaren itu.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Selepas start Mika Hakkinen melesat di urutan terdepan dan tak tertandingi. Michael pun harus puas meraih podium ketiga di belakang Mika dan DC mengingat duet McLaren itu terlalu tangguh.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;a href="http://www.formula1.com/results/season/1999/72/"&gt;GP Spanyol 1999&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Pertarungan memperebutkan gelar dunia antara Schumi dan Mika kembali berlanjut di musim 1999 ini. Schumi yang sangat berambisi meraih gelar dunia pertamanya untuk Ferrari (dua gelar sebelumnya direbut bersama Benetton pada 1994 dan 1995) sementara Mika pun amat bersemangat mempertahankan gelar dunianya yang berhasil direbutnya di akhir tahun 1998.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Sebelum GP Spanyol, Schumi telah mengantongi dua kemenangan yakni di San Marino dan Monaco sementara Mika baru meraih satu kemenangan di Brazil.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Mika membuka peluang meraih kemenangan di Spanyol setelah ia berhasil meraih pole disusul Eddie Irvine, rekan setim Schumi sementara Schumi hanya mampu meraih P4 di belakang DC. Saat race, duet McLaren kembali tampil dominan. Mika lagi-lagi sukses meraih kemenangan Spanyol. Kemenangan keduanya di Spanyol dari total tiga kemenangan yang ditorehkannya di sirkuit Catalunya ini. Sementara Schumi meski sukses mencatat fastest lap tapi ia lagi-lagi harus puas hanya meraih podium ketiga di belakang duet McLaren itu.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;a href="http://www.formula1.com/results/season/2000/55/"&gt;GP Spanyol 2000&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Memasuki musim 2000, Schumi dan Ferrari tampil mengesankan dengan meraih kemenangan di tiga race perdana yakni di Australia, Brazil, dan San Marino. Di race keempat yang berlangsung di Inggris, McLaren melakukan serangan balik lewat DC yang sukses meraih kemenangan.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Peluang Schumi untuk kembali menjuarai GP Spanyol terbuka setelah ia sukses meraih pole disusul Mika Hakkinen di P2 sementara Rubens Barrichello, rekan setim Schumi yang baru di Ferrari menggantikan Irvine yang hengkang ke Jaguar mengisi grid ke-3 disusul DC di urutan ke-4.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Pole yang diraih Schumi itu merupakan pole pertamanya di musim itu. Perang strategi ban terasa kental mewarnai GP Spanyol ini. Mika yang gagal merebut pole memilih bahan bakar yang lebih berat dari beban normal. Michael sebenarnya bisa saja menjuarai GP Spanyol musim itu kalau saja ia tak mengalami masalah di pit.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Selepas start meski mobilnya melambat namun ia berhasil menghadang laju Hakkinen dan mempertahankan posisinya sebagai race leader tapi petaka mulai menimpanya saat ia masuk pit. Kala itu ia meninggalkan gap 3 detik di depan Hakkinen. Namun pitnya berantakan. Saat itu sebenarnya selang pengisi bahan bakar di mobil Schumi sudah dicabut sehingga pebalap Jerman ini pun segera melaju untuk kembali ke trek namun ternyata salah satu kru pit Ferrari, Nigel Stepney masih belum dalam posisi siap hingga akhirnya ia terjatuh dan hampir tergilas ban belakang Schumi. Ia pun segera dilarikan ke bagian medis dan untungnya ia tak mengalami luka yang serius.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Pit pertama Schumi yang berantakan itu membuat Mika berhasil memperpendek jarak dengannya. Di lap 41 Schumi dan Mika masuk pit berbarengan. Lagi-lagi Schumi harus mengalami pit yang berantakan. Ia mengalami masalah yang mengakibatkannya tertahan di pit hingga 17 detik sementara Mika hanya membutuhkan waktu 10 detik di pit.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Kemenangan sudah hampir pasti direbut Mika. Sementara balapan Schumi hari itu benar-benar kacau balau. Bahkan ia sampai berseteru dengan adik kandungnya sendiri, Ralf Schumacher. Di lap 51 Ralf mencoba menyalip Schumi tapi kakaknya itu langsung memblokir jalannya. Perseteruan keduanya ini dimanfaatkan oleh Rubens yang langsung menyalip mereka. Akibat kelakuan Michael ini sempat terjadi perang dingin antara dua Schumacher bersaudara ini.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Kebocoran ban yang dialami Michael memaksanya kembali ke pit dan kembali ke trek di urutan ke-5 tepat di belakang adiknya, Ralf sementara Mika meraih kemenangan pertamanya di musim itu sekaligus menandai kemenangan ketiganya di GP Spanyol.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;a href="http://www.formula1.com/results/season/2001/38/"&gt;GP Spanyol 2001&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Di sesi kualifikasi Michael sukses meraih pole dan seharusnya ia bisa terus memimpin kalau saja mobilnya tak mengalami mysterious tyre vibration usai pit keduanya hingga membuat Mika Hakkinen melaju merebut posisinya sebagai race leader. Tapi ternyata dewi fortuna masih bermurah hati pada Michael. Di lap terakhir tiba-tiba saja mobil Mika meleduk dan Schumi yang berada sedetik di belakang Mika pun langsung melaju menuju podium pertama meninggalkan Mika yang jengkel setengah mati. Posisi Mika pun langsung melorot ke urutan ke-9 dan gagal mendapatkan tambahan poin (tahun itu poin hanya diberikan kepada urutan finish dari satu hingga posisi enam saja).&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;a href="http://www.formula1.com/results/season/2002/9/"&gt;GP Spanyol 2002&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Salah satu musim tersukses Michael bersama Ferrari. Menjelang GP Spanyol, Schumi sudah tampil dominan sejak race pembuka musim di Australia. Hanya di Malaysia saja ia kehilangan kesempatan meraih kemenangan yang akhirnya direbut oleh adik kandungnya sendiri, Ralf Schumacher.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Tahun 2002 sendiri sepertinya sudah ditakdirkan sebagai salah satu tahun tersukses Schumi dan Ferrari. Langkahnya tak terbendung. Di sesi kualifikasi Schumi berhasil meraih pole disusul Rubens di P2 dan Ralf di urutan ketiga. Namun saat race, Rubens terpaksa retire akibat masalah gear box sehingga memuluskan Schumi meraih kemenangan tanpa hambatan yang berarti. Podium kedua dan ketiga diisi oleh Juan Pablo Montoya dan David Coulthard. Secara total Michael menyabet 11 kemenangan di musim 2002 itu.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;a href="http://www.formula1.com/results/season/2003/22/"&gt;GP Spanyol 2003&amp;nbsp;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Kebijakan Ferrari yang memilih menggunakan mobil tahun sebelumnya F2002 sempat membuat Ferrari keteteran di tiga race perdana awal musim. Ferrari sempat mencuri kemenangan di San Marino, dua pekan sebelum GP Spanyol.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Di GP Spanyol, untuk pertama kalinya mobil baru FA2003-GA digunakan. Inisial GA merupakan penghargaan Ferrari untuk Gianni Agnelli, bos grup Fiat, induk perusahaan Ferrari, yang meninggal hanya beberapa saat sebelum peluncuran mobil baru tim asal Italia tersebut.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Dengan mobil baru Ferrari itu, Schumi berhasil meraih pole disusul rekan setimnya, Barrichello di P2 dan Alonso di urutan ketiga. Posisi Schumi di tempat terdepan tak tergoyahkan hingga akhir race dan ia pun sukses meraih kemenangan disusul Alonso dan Barrichello di urutan kedua dan ketiga.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;a href="http://www.formula1.com/results/season/2004/718/"&gt;GP Spanyol 2004&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Puncak masa keemasan Schumi dan Ferrari. Sejak awal musim Michael dan Ferrari meraih nilai sempurna. GP Spanyol di musim itu &amp;nbsp;merupakan race kelima dan berbekal dominasi F2004 dan Michael Schumacher di race-race sebelumnya, tim kuda jingkrak ini kembali tampil terlalu tangguh menjelang GP Spanyol. Di sesi kualifikasi, Michael meraih pole disusul Juan Pablo Montoya dan Takuma Sato di P2 dan P3 sementara rekan setimnya, Rubens Barrichello mengisi grid kelima di belakang Trulli.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Saat race Michael sempat mendapat tekanan dari Trulli yang kala itu membela Renault tapi Michael Schumacher dan Ferrari saat itu terlalu tangguh. Ia berhasil mengatasi tekanan dan meninggalkan gap yang amat besar. Schumi finish di urutan pertama dengan selisih 13 detik lebih dari rekan setimnya, Barrichello yang finsih kedua disusul Jarno Trulli di tempat ketiga. Kemenangan Schumi ini merupakan kemenangan ke-6 nya di GP Spanyol dan menjadikannya sebagai pebalap tersukses di ajang GP Spanyol ini.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;a href="http://www.formula1.com/results/season/2005/736/"&gt;GP Spanyol 2005&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Salah satu musim tersulit Michael Schumacher dan Ferrari. Di musim ini FIA mengeluarkan regulasi baru dengan alasan membuat F1 jauh lebih menarik akibat dominasi Michael Schumacher dan Ferrari yang dinilai sebagian pihak membosankan. Nyatanya upaya FIA itu membuahkan hasil. Tahun 2005 bisa dibilang salah satu musim tersulit Schumi dan Ferrari.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Aturan baru yang mengharuskan tiap tim tak boleh mengganti ban selama race nyatanya membuat Ferrari yang menjadi satu-satunya tim besar konsumen Bridgestone keteteran menghadapi para pengguna ban Michelin.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Musim 2005 itu merupakan masa awal munculnya bintang muda Alonso dan Raikkonen sementara Schumi dan Ferrari terus berjibaku menghadapi payahnya Bridgestone dalam melakukan serangan atas Michelin. Serangkaian kekalahan demi kekalahan harus dialami Schumi dan Barichello sementara sebagian publik yang tak menyukai dominasi Schumi dan Ferrari akhirnya bersorak melihat sang juara dunia tujuh kali itu terseok-seok.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Di sesi kualifikasi GP Spanyol, Schumi hanya mampu meraih grid ke-8 sementara Barrichello harus memulai balapan dari grid paling belakang, yaitu urutan ke-18. Saat race, Raikkonen yang meraih pole langsung memimpin, meski sempat mendapat hambatan dari Alonso namun ia tetap berhasil mempertahankan posisinya di urutan pertama hingga akhir race disusul Alonso yang finish kedua dan Trulli di tempat ketiga. Sementara Michael retired di lap 46 akibat puncture padahal ia sempat berada di urutan ketiga sebelum akhirnya kebocoran ban menghadangnya di dua lap menjelang balapan berakhir. Sedangkan Rubens Barrichello finish di urutan ke-9.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;a href="http://www.formula1.com/results/season/2006/756/"&gt;GP Spanyol 2006&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Setelah mengalami musim yang buruk, Ferrari dan Schumacher akhirnya bangkit kembali di tahun 2006 berkat aturan baru FIA yang kembali mengijinkan penggantian ban saat race. Namun musim ini Michael harus menghadapi serangan dari pebalap muda, Alonso yang telah sukses merebut gelar dunia pertamanya di musim 2005 bersama Renault.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Sebagai juara dunia asal Spanyol, pastinya membuat Alonso berniat meraih kemenangan di hadapan publiknya sendiri. Alonso sukses meraih pole disusul rekan setimnya, Giancarlo Fisichella di urutan kedua sementara Michael Schumacher mengisi grid ketiga.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Saat race Schumi akhirnya berhasil mendekati Alonso meski awalnya ia sempat tertahan di belakang Fisichella. Walau tak berhasil merebut posisi pertama dari tangan Alonso, namun Schumi cukup puas finish kedua disusul Fisichella di urutan ketiga.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;a href="http://www.formula1.com/results/season/2010/828/"&gt;GP Spanyol 2010&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Tahun pertama kembalinya Michael Schumacher ke arena Formula One setelah sempat berhenti dari F1 selama tiga tahun. Kali ini ia kembali bersama tim Mercedes dan berpasangan dengan pebalap muda Jerman, Nico Rosberg.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Debut kedua Schumi di F1 ternyata tak berjalan sesuai harapan. Ia kewalahan menghadapi rekan setimnya dan seringkali keteteran hingga membuatnya menjadi bahan cercaan. Tapi menjelang GP Spanyol, timnya melakukan perubahan pada settingan mobil mereka dengan memperpanjang wheel base. Hasilnya Schumi pun &amp;nbsp;bisa sedikit bernafas lega dan melakukan serangan balik.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Di sesi kualifikasi ia berhasil meraih grid ke-6 di belakang Jenson Button yang membalap untuk McLaren-Mercedes sementara rekan setimnya, Nico Rosberg berada di P8. Saat race, Schumi nyaris meraih podium tapi sayangnya mobilnya tak cukup kencang menghadapi laju Red Bull. Ia pun terpaksa puas finish di urutan ke-4 di belakang Webber, Alonso, dan Vettel sementara rekan setimnya, Nico Rosberg hanya mampu finish di urutan ke-13 dan gagal meraup poin.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div&gt;sumber gambar : &lt;a href="http://autoweek.com/storyimage/CW/20110105/F1/110109969/AR/Michael-Schumacher.jpg"&gt;autoweek&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4909850238866476470-3084927997417516800?l=hernyyahya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://hernyyahya.blogspot.com/feeds/3084927997417516800/comments/default" title="Poskan Komentar" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4909850238866476470&amp;postID=3084927997417516800&amp;isPopup=true" title="0 Komentar" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/4909850238866476470/posts/default/3084927997417516800?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/4909850238866476470/posts/default/3084927997417516800?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://hernyyahya.blogspot.com/2011/05/rekam-jejak-michael-schumacher-di-gp.html" title="Rekam Jejak Michael Schumacher di GP Spanyol" /><author><name>Air</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05208012449922042078</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="16" height="16" src="http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif" /></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry gd:etag="W/&quot;CkEFSHg8eyp7ImA9WhZWE0o.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-4909850238866476470.post-7016444704810783290</id><published>2011-05-14T17:56:00.000+07:00</published><updated>2011-05-14T17:56:59.673+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2011-05-14T17:56:59.673+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Michael Schumacher" /><title>Setitik Asa Bagi Schumacher</title><content type="html">&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://www.berita-f1.co.cc/wp-content/uploads/2010/07/Schumacher.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://www.berita-f1.co.cc/wp-content/uploads/2010/07/Schumacher.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Perkembangan baru Mercedes menjelang GP Spanyol di Barcelona pekan depan telah membangkitkan kembali harapan Michael Schumacher yang remuk redam akibat hasil buruk yang didapatnya di GP Turki hari Minggu kemarin.&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div&gt;"&lt;i&gt;While I was not happy with my weekend in Turkey, there have been clear signs of improvements for us as a team, which obviously push and re-boost my motivation even more&lt;/i&gt;," ujar peraih 91 kali kemenangan GP sepanjang karirnya di F1 ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"&lt;i&gt;It's more than encouraging to see that the hard work of the team is starting to pay off. We are all determined to make progress&lt;/i&gt;," lanjut juara dunia tujuh kali ini memuji kerja keras yang dilakukan timnya.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Michael yang sempat mencurahkan kekecewaannya kepada media Inggris, BBC usai balapan di Turki kini memiliki semangat lagi menghadapi balapan di Barcelona. Bagi Michael Schumacher, sirkuit Catalunya yang hingga tahun 2010 silam telah 52 kali menggelar perhelatan GP Spanyol ini merupakan salah satu sirkuit favorit Schumi. Tercatat Michael Schumacher merupakan pebalap tersukses yang telah meraih 6 kali kemenangan di sirkuit langganan ajang ujicoba pra musim balap setiap tahunnya. Di sesi terakhir ujicoba pra musim 2011 Michael bahkan sempat mencatatkan waktu tercepat di sirkuit ini.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Michael sendiri mengungkapkan bahwa GP Spanyol yang biasanya merupakan balapan perdana di benua Eropa tiap tahunnya merupakan ajang yang amat berkesan bagi juara dunia tujuh kali ini mengingat begitu banyak kenangan manis yang diraihnya di GP Spanyol ini. Selain itu Sirkuit Catalunya di Barcelona ini sendiri bisa dibilang bagaikan rumah kedua bagi semua pebalap mengingat sirkuit ini kerap dijadikan sebagai tempat sesi ujicoba hingga membuat semua pebalap amat mengenal sirkuit ini.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;"&lt;i&gt;The Spanish GP is traditionally where it really feels like the European season gets underway and holds a lot of good memories for me&lt;/i&gt;," ujar Schumi. Namun ia juga menyatakan bahwa meski sirkuit Catalunya sudah amat dikenal karena kerap dijadikan tempat sesi ujicoba namun dengan penggunaan KERS dan DRS serta ban Pirelli tak membuat overtaking jadi lebih mudah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"&lt;i&gt;Of course, we know the Circuit de Catalunya very well from testing, but it will be interesting to see the effect of KERS, the DRS and the Pirelli tyres on a track where overtaking is always difficult&lt;/i&gt;."&lt;div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div&gt;sumber gambar : &lt;a href="http://www.berita-f1.co.cc/wp-content/uploads/2010/07/Schumacher.jpg"&gt;berita-f1&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4909850238866476470-7016444704810783290?l=hernyyahya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://hernyyahya.blogspot.com/feeds/7016444704810783290/comments/default" title="Poskan Komentar" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4909850238866476470&amp;postID=7016444704810783290&amp;isPopup=true" title="0 Komentar" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/4909850238866476470/posts/default/7016444704810783290?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/4909850238866476470/posts/default/7016444704810783290?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://hernyyahya.blogspot.com/2011/05/setitik-asa-bagi-schumacher.html" title="Setitik Asa Bagi Schumacher" /><author><name>Air</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05208012449922042078</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="16" height="16" src="http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif" /></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry gd:etag="W/&quot;A0cNRHs6eip7ImA9WhZWE0s.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-4909850238866476470.post-2606636283664300474</id><published>2011-05-14T17:31:00.000+07:00</published><updated>2011-05-14T17:31:35.512+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2011-05-14T17:31:35.512+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Michael Schumacher" /><title>Haug: Schumi Will Have "Fun" Again In Barcelona</title><content type="html">&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://images.planetf1.com/10/03/800x600/Michael-Schumacher-and-Norbert-Haug_2435217.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="240" src="http://images.planetf1.com/10/03/800x600/Michael-Schumacher-and-Norbert-Haug_2435217.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Setelah curhatan terdalam Michael atas kekecewaannya di GP Turki, Minggu lalu hingga membuat juara dunia tujuh kali ini menyatakan tak lagi bisa merasakan "&lt;i&gt;the big joy&lt;/i&gt;" dan menimbulkan spekulasi akan kelangsungan pebalap berumur 42 ini bersama Mercedes yang kontraknya baru akan habis akhir tahun depan.&lt;div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Norbert Haug, sang bos di bagian motorsport Mercedes langsung merespon dengan menjanjikan bahwa Michael Schumacher akan kembali merasakan "kegembiraan" yang dirasanya telah hilang itu di balapan mendatang yang akan berlangsung di sirkuit Catalunya, Barcelona, Spanyol pekan depan.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Haug menyatakan untuk seorang pebalap sekelas Michael yang di masa silam telah menorehkan begitu banyak prestasi dalam sejarah F1 tentu saja membuat Michael dituntut lebih banyak dibanding pebalap lainnya. Dan ketika Michael gagal mewujudkan hasil seperti yang telah ditorehkannya di masa lalu, tentu saja hal ini membuat Michael menjadi bahan kritikan. "&lt;i&gt;When success is missing, then criticism is a fact of life. When a seven-time world champion like Michael Schumacher doesn't achieve success, criticism rains down upon him&lt;/i&gt;," ujar Haug kepada Autosport.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div&gt;"&lt;i&gt;I understand why: people expect the very hightest level of performance from Michael and Mercedes, which is fully in line with our targets&lt;/i&gt;," lanjut bos Mercedes bidang motorsport ini.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Meski begitu Haug juga mengingatkan bahwa penampilan Michael di GP Turki hari Minggu lalu meski ia hanya mampu meraih urutan finish ke-12 dan gagal meraup poin namun sebenarnya penampilan Michael di Istanbul itu tak sepenuhnya buruk. Di sesi latihan bebas, catatan waktu Michael amat bagus, bahkan di sesi latihan bebas ketiga Michael memiliki kecepatan yang hampir setara dengan Red Bull-nya Vettel dan mencatat waktu tercepat kedua di belakang rekan senegaranya yang jauh lebih muda itu. Masih menurut Haug, sebenarnya saat race Michael telah memperlihatkan bahwa ia masih memiliki kecepatan yang bagus dan kalau saja ia tak mengalami insiden dengan Petrov di lap dua yang membuat Michael terpaksa masuk pit untuk mengganti sayap depan mobilnya, sebenarnya Michael bisa saja finish di urutan ke-6 atau tujuh.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Ross Brawn, team principal tim Mercedes pun memberikan komentar yang hampir sama dengan Haug dan menyatakan bahwa Michael hanya kurang beruntung saja karena sepanjang race ia harus terjebak dalam &lt;i&gt;traffic &lt;/i&gt;di deretan tengah.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Haug juga menambahkan bahwa ia tak terkejut dengan kekecewaan Schumi yang dinyatakannya kepada BBC saat akhir race di Turki. Pernyataan yang kemudian menimpulkan spekulasi bahwa Schumi tak lagi menikmati F1 dan bahwa Mercedes GP akan mempertimbangkan lagi keberadaan juara dunia tujuh kali ini di dalam tim mereka terlebih sebelumnya Haug sempat memuji-muji Paul di Resta, pebalap Irlandia yang merupakan pebalap binaan Mercedes dan kini menjadi &lt;i&gt;rookie &lt;/i&gt;di tim Force India. Penampilan di Resta yang di tahun pertamanya di F1 ini memang cukup mengesankan hingga tak heran bila kemudian muncul perbincangan bahwa di Resta akan direkrut oleh tim Mercedes GP hingga membuat keberadaan Schumi di tim pabrikan Jerman ini mulai dipertanyakan.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Namun lewat media Autosport itu, Mercedes GP menyatakan bahwa tim ini tetap mendukung penuh Schumacher dan meyakini bahwa juara dunia tujuh kali ini masih memiliki kemampuan dan ia masih berharap pada pria yang telah menorehkan rangkaian kesuksesan yang luar biasa dalam sejarah F1. Haug pun menjanjikan bahwa Schumi akan bisa menemukan kembali "kegembiraan"-nya di Barcelona.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div&gt;"&lt;i&gt;I can understand that Michael didn't have much fun on Sunday, racing so hard for 12th position knowing that, without his clash, he could have done better. I'm convinced he will (have fun) in Barcelona&lt;/i&gt;," janji petinggi Mercedes ini.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div&gt;sumber gambar dari: &lt;a href="http://images.planetf1.com/10/03/800x600/Michael-Schumacher-and-Norbert-Haug_2435217.jpg"&gt;planetf1&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4909850238866476470-2606636283664300474?l=hernyyahya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://hernyyahya.blogspot.com/feeds/2606636283664300474/comments/default" title="Poskan Komentar" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4909850238866476470&amp;postID=2606636283664300474&amp;isPopup=true" title="0 Komentar" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/4909850238866476470/posts/default/2606636283664300474?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/4909850238866476470/posts/default/2606636283664300474?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://hernyyahya.blogspot.com/2011/05/haug-schumi-will-have-fun-again-in.html" title="Haug: Schumi Will Have &quot;Fun&quot; Again In Barcelona" /><author><name>Air</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05208012449922042078</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="16" height="16" src="http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif" /></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry gd:etag="W/&quot;DEICSH4_fCp7ImA9WhZWE0s.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-4909850238866476470.post-4939431663851079972</id><published>2011-05-14T16:49:00.000+07:00</published><updated>2011-05-14T16:49:29.044+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2011-05-14T16:49:29.044+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Michael Schumacher" /><title>Michael Schumacher Is Still A Fighter</title><content type="html">&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://www.f1fanatic.co.uk/wp-content/uploads/2011/02/schu_merc_barc_2011-4.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="213" src="http://www.f1fanatic.co.uk/wp-content/uploads/2011/02/schu_merc_barc_2011-4.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Setelah mengalami akhir pekan yang berat di Istanbul di mana Michael Schumacher memulai balapan dari grid ke-8 sementara rekan setimnya berada di grid ke-3 di belakang duet Red Bull, padahal sebelumnya di sesi latihan bebas ketiga pada hari Sabtu pagi sebelum sesi kualifikasi, Michael Schumacher sempat memberikan harapan segar setelah ia berhasil mencatat waktu tercepat kedua di belakang rekan senegaranya, Sebastian Vettel yang kerap disebut-sebut sebagai pengganti Schumi. Namun sayangnya di sesi kualifikasi Michael gagal mengulang kesuksesannya di babak final latihan bebas itu dan hanya mampu mencatat waktu tercepat ke-8.&amp;nbsp;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Meski harus start dari grid ke-8 di belakang Petrov, Michael Schumacher yang terkenal memiliki catatan start yang sangat bagus sempat naik satu posisi menyalip Petrov hingga berada di P7, namun sayangnya di lap 2 ia dan Petrov sempat bersinggungan hingga membuat Michael terpaksa masuk pit untuk mengganti front wing mobilnya yang rusak. Michael sendiri setelah balapan dengan besar hati mengakui bahwa insidennya dengan Petrov itu merupakan kesalahannya sendiri.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Sekeluarnya dari pit, Michael kembali ke trek dan posisinya melorot ke urutan 22 namun perlahan Schumi berhasil menembus deretan tengah. Sayangnya meski Michael memiliki kecepatan dan walau ia telah berupaya melakukan berbagai usaha untuk meraih posisi yang lebih baik namun ia terpaksa harus puas hanya finish di urutan ke-12 dan gagal meraup poin sementara rekan setimnya, Nico Rosberg berhasil finish kelima.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Seusai balapan, Michael mengungkapkan kekecewaannya atas hasil yang dicapainya di GP Turki itu kepada media Inggris, BBC. Michael yang sejak kehadirannya kembali di arena F1 belum berhasil memperlihatkan performa gemilangnya seperti ketika ia berada di masa keemasaannya bersama Ferrari mengungkapkan kekecewaannya atas hasil buruk yang diraihnya dan menyatakan bahwa "&lt;i&gt;the big joy&lt;/i&gt;" yang diharapkannya saat ia memutuskan kembali ke ajang balap Formula One kini tak lagi bisa dirasakannya."&lt;i&gt;The big joy is not there right now,&lt;/i&gt;" demikian ungkap sang juara dunia tujuh kali ini kepada BBC.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Pernyataan Michael ini amat kontras dengan ucapannya saat ia mengumumkan keputusannya untuk kembali ke arena F1 pada awal tahun 2010 silam. Kala itu Michael menyatakan keputusannya kembali ke F1 karena ia ingin kembali merasakan "kegembiraan" di F1 yang notabene adalah masa-masa keemasannya di F1. Namun sayangnya setelah setahun lebih ia kembali ke F1 Michael Schumacher belum jua berhasi menemukan "kegembiraan" seperti yang diharapkannya itu. Michael terus menerus didera masalah dan kerap harus berjibaku dengan pebalap-pebalap junior di tim papan tengah macam Kobayashi dan Petrov.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div&gt;GP Turki hari Minggu kemarin mungkin merupakan puncak dari kekecewaan Michael atas akumulasi hasil buruk yang diterimanya sejak kehadirannya kembali di F1. Masih di media yang sama, BBC, Michael menyatakan kekecewaannya itu. Ia mengaku telah berupaya keras melakukan banyak aksi namun semua usaha dan upayanya itu nihil. Ada begitu banyak aksi namun semuanya sia-sia. "&lt;i&gt;There was lots of fighting and lots of action, but all for nothing&lt;/i&gt;," curhat sang juara dunia tujuh kali ini. "&lt;i&gt;Mostly I was able to go forward but the big joy is not there right now&lt;/i&gt;," lanjut Michael yang hingga saat ini secara statistik masih merupakan pebalap tersukses dalam sejarah F1.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Atas pernyataan Michael ini segera saja banyak pihak yang menilai ucapan Michael ini sebagai pertanda bahwa sang juara dunia tujuh kali ini sudah mulai putus asa dan mungkin sang pemegang rekor kemenangan terbanyak dalam sejarah F1 yakni 91 kali kemenangan GP ini akan mengakhiri kontraknya dengan Mercedes lebih cepat dari yang seharusnya seperti yang diramalkan oleh dua mancan rekan setim Schumacher.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div&gt;David Coulthard, mantan rekan setim Michael yang di masa silam beberapa kali sempat terlibat dalam pertarungan seru dengan sang juara dunia tujuh kali ini, dalam tulisannya di media Inggris, &lt;i&gt;The Daily Telegrap&lt;/i&gt;h menyatakan bahwa Michael tidak lagi bisa menikmati F1 dan meski menurutnya Michael masih memiliki kualitas seperti ketika ia berhasil meraih tujuh gelar dunianya namun pebalap Skotlandia itu menganjurkan Michael untuk menyerah. DC, sapaan untuk mantan rekan setim Mika Hakkinen di McLaren-Mercedes ini, menyatakan bahwa apa yang dirasakan Michael saat ini adalah hal yang sama seperti yang dirasakannya menjelang akhir karir F1-nya bersama Red Bull hingga akhirnya ia memutuskan pensiun di awal tahun 2008. "&lt;i&gt;I wasn't as competitive as I felt I should be, I wasn't enjoying the races as much as I used to, and then that's the moment&lt;/i&gt;."&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Senada dengan DC, mantan rekan setim Schumi yang lain, Johnny Herbert yang sempat menjadi rekan setim Michael di Benetton pada tahun 1994 dan 1995 dalam tulisannya di surat kabar Abu Dhabi, &lt;i&gt;The Nation&lt;/i&gt; juga mengungkapkan analisanya yang intinya menganjurkan Schumi untuk menyerah dan mundur dari F1.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Sama seperti pernyataan DC, Herbert yang dalam sejarah karir balapnya di F1 hanya mampu mengoleksi tiga kemenangan saja ini menyatakan bahwa Schumi sebenarnya masih amat fit dan belum kehilangan kemampuannya yang telah mengantarkannya meraih tujuh gelar dunia tapi masanya sudah berakhir. Menurut Herbert, saat ini merupakan era-nya pebalap muda dan standard di F1 kini sudah berbeda dengan di masa kejayaan Michael. "&lt;i&gt;Schumacher has not lost any of his skill - the new generation of young drivers are just better than him. It is a case that the level required to win in F1 has gone up and he is not at that standard anymore&lt;/i&gt;," demikian pernyataan Herbert dalam kolomnya di &lt;i&gt;The National.&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Mengenai usianya yang telah memasuki 42 tahun yang kerap dianggap merupakan kenala bagi kembalinya performa Schumi seperti di masa kejayaannya, Herbert menampiknya dan menganggap bahwa di usianya yang sudah menginjak 42 tahun, Michael dinilainya masih amat fit dan dianggapnya masih tetap kencang tapi sekarang ini F1 bukan lagi merupakan masanya Schumi.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Herbert juga mengemukakan pandangannya bahwa tujuan Michael kembali ke F1 sebenarnya bukan hanya sekadar untuk membalap tapi ia meyakini Schumi memiliki ambisi untuk meraih gelar dunia lagi dan membawa Mercedes meraih kemenangan tapi sayangnya menurut Herbert ambisi itu gagal dicapai Michael dan karenanya ia mengaku akan terkejut bila Michael memutuskan untuk tetap bertahan.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Pernyataan dua mantan rekan setim Michael ini segera saja mendapat tanggapan dari Sabine Kehm, juru bicara resmi sang juara dunia tujuh kali itu mengungkapkan bahwa seharusnya mereka mengenal Michael jauh lebih baik. Michael memang kecewa dengan hasil balap di Istanbul hari Minggu kemarin tapi aksinya di GP Turki itu sekaligus memperlihatkan bahwa Michael masih merupakan seorang pebalap yang memiliki semangat juang yang tinggi. &lt;i&gt;Michael still the fighter&lt;/i&gt;.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Sebagai salah seorang fans berat Michael Schumacher, tentu saja pernyataan Sabine Kehm ini menenangkanku dan mungkin fans Michael di seluruh dunia. Mungkin analisa DC dan Herbert ada benarnya, tapi mereka tentunya tak lupa, betapa buruknya hasil yang diraih Michael di tahun-tahun pertamanya bersama Ferrari tapi nyatanya Michael berhasil membawa Ferrari mengalami masa keemasannya di awal tahun 2000-an silam.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Jaman memang sudah berubah. Di masanya dulu, Michael merupakan pebalap tangguh berkat berbagai sesi ujicoba yang dilakukannya dan tak ada yang menyangkal etos kerja dan tingkat disiplin Michael. Tapi di masa kini di mana sesi ujicoba konvensional mulai dibatasi demi penghematan biaya sehingga kemajuan teknologi menjadi jawaban untuk pengembangan kinerja tiap tim dan hal ini sepertinya belum bisa dijalani Michael dengan baik. Michael sempat diberitakan mengalami kesulitan dengan simulator, sistem ujicoba jaman teknologi untuk mengakali minimnya sesi ujicoba.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Ya, di jaman &lt;i&gt;play station&lt;/i&gt; ini Michael mungkin memang terlalu tua untuk bisa mengikuti perkembangan jaman dan beradaptasi dengan peranti teknologi yang begitu akrab dengan pebalap-pebalap muda masa kini macam rekan setimnya yang sekarang ini, tapi di setiap masa takkan ada yang bisa menyangkal bahwa setiap usaha dan kerja keras layak mendapatkan imbalan. Aku pribadi yakin Michael yang memiliki semangat juang tinggi takkan menyerah dengan kekurangannya dalam beradaptasi dengan jaman teknologi ini, dan karenanya aku berharap Michael bisa mencatat kemenangan lagi dan kali ini bersama Mercedes. &amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Dan Mr. Coulthard, memang benar di empat balapan perdana musim ini penampilan Mr. Schumacher amat buruk tapi sebagai pebalap tentunya Coulthard tak lupa bahwa pertarungan di musim ini masih amat panjang. Masih ada banyak race yang harus ditempuh di musim ini. Aku pribadi berharap Michael tak menyerah karena yang membuatku menjadi salah satu penggemar berat Schumi adalah karena daya juangnya yang tinggi &amp;nbsp;dan tak pernah mengenal kata menyerah. &lt;i&gt;His great spirit that makes me admire him so much. So, please Michael, don't ever give up&lt;/i&gt;. Kalaupun Michael akhirnya harus kembali pensiun mengingat usianya yang tak lagi muda, aku sungguh berharap bisa melihat Michael kembali meraih kemenangan dan melompat di podium tertinggi seperti kebiasaannya selama ini.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div&gt;sumber gambar dari &lt;a href="http://www.f1fanatic.co.uk/wp-content/uploads/2011/02/schu_merc_barc_2011-4.jpg"&gt;f1fanatic&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4909850238866476470-4939431663851079972?l=hernyyahya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://hernyyahya.blogspot.com/feeds/4939431663851079972/comments/default" title="Poskan Komentar" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4909850238866476470&amp;postID=4939431663851079972&amp;isPopup=true" title="0 Komentar" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/4909850238866476470/posts/default/4939431663851079972?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/4909850238866476470/posts/default/4939431663851079972?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://hernyyahya.blogspot.com/2011/05/michael-schumacher-is-still-fighter.html" title="Michael Schumacher Is Still A Fighter" /><author><name>Air</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05208012449922042078</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="16" height="16" src="http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif" /></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry gd:etag="W/&quot;D0YER384fCp7ImA9WhZXEUg.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-4909850238866476470.post-8629590260376568834</id><published>2011-04-30T16:18:00.000+07:00</published><updated>2011-04-30T16:18:26.134+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2011-04-30T16:18:26.134+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Puisi" /><title>Bingkai Waktu</title><content type="html">&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: left;"&gt;&lt;a href="http://us.cdn4.123rf.com/168nwm/imagevixens/imagevixens0808/imagevixens080800048/3427674-man-walking-on-a-sunset-beach.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="215" src="http://us.cdn4.123rf.com/168nwm/imagevixens/imagevixens0808/imagevixens080800048/3427674-man-walking-on-a-sunset-beach.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;malam berlalu secepat pagi&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;menyapa&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;menyisakan kantuk yang masih&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;manja menggayut dan&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;lelah&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;yang belum terlepas sempurna&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;memaksa&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;langkah berbaur dalam lingkaran&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;rutinitas&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;menderap&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;dalam irama syair kehidupan&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;waktu ...&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;butir-butir waktu bergulir&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;seringan&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;angin yang berhembus&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;menembus segala imajinasi&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;dalam benak yang terus bertanya&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;apakah arti kehidupan?&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;di antara kanak-kanak yang riang&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;tertawa&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;bermain lepas seolah tak ada hari&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;esok&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;bertanya hati di antara senyum kecut&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;penyesalan&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;di manakah masa muda&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;yang terhempas dalam kesia-siaan?&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;Sumber gambar dari: &amp;nbsp;&lt;a href="http://us.cdn4.123rf.com/168nwm/imagevixens/imagevixens0808/imagevixens080800048/3427674-man-walking-on-a-sunset-beach.jpg"&gt;sini&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4909850238866476470-8629590260376568834?l=hernyyahya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://hernyyahya.blogspot.com/feeds/8629590260376568834/comments/default" title="Poskan Komentar" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4909850238866476470&amp;postID=8629590260376568834&amp;isPopup=true" title="0 Komentar" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/4909850238866476470/posts/default/8629590260376568834?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/4909850238866476470/posts/default/8629590260376568834?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://hernyyahya.blogspot.com/2011/04/bingkai-waktu.html" title="Bingkai Waktu" /><author><name>Air</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05208012449922042078</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="16" height="16" src="http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif" /></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry gd:etag="W/&quot;CU4CQXc6eyp7ImA9WhZXEUg.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-4909850238866476470.post-8974699317831882635</id><published>2011-04-30T15:59:00.000+07:00</published><updated>2011-04-30T15:59:20.913+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2011-04-30T15:59:20.913+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Michael Schumacher" /><title>Rosberg: Michael's Performs At a High Level</title><content type="html">&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://www.f1fanatic.co.uk/wp-content/uploads/2011/03/rosb_schu_merc_melb_2011.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em; text-align: justify;"&gt;&lt;img border="0" height="217" src="http://www.f1fanatic.co.uk/wp-content/uploads/2011/03/rosb_schu_merc_melb_2011.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Musim lalu Nico Rosberg, pebalap muda Mercedes GP berhasil menaklukan sang legenda Jerman, Michael Schumacher hingga ia pun menjadi perhatian publik. Tahun 2011 ini Nico lagi-lagi sukses tampil lebih baik di sesi kualifikasi pada tiga balapan awal musim 2011 ini. Kala Rosberg berhasil menembus top ten di sesi kualifikasi, Michael selama tiga penampilan perdana musim 2011 ini belum berhasil memperlihatkan performa terbaiknya di sesi kualifikasi. Juara dunia tujuh kali ini selalu gagal menembus top ten di babak kualifikasi tapi saat race, Michael menebus kegagalannya di sesi kualifikasi dengan melakukan start yang brilian.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Di Australia, kedua mobil Mercedes memang gagal menyelesaikan balapan. Michael terpaksa retired setelah mobilnya mengalami masalah akibat bersenggolan dengan Jaime Alguersuari dari Toro Rosso sementara Rosberg harus mengakhiri balapannya setelah bersinggungan dengan Rubens Barrichello yang membela tim Williams.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Penampilan buruk Mercedes berlanjut di Sepang, Malaysia. Mercedes lagi-lagi gagal memperlihatkan performa terbaik mereka seperti yang ditampilkan mereka di sesi ujicoba pra musim di Barcelona. Meski mengalami kesulitan terutama menghadapi gempuran Kamui Kobayashi dari Sauber namun Michael Schumacher berhasil mempersembahkan poin pertama bagi Mercedes di tahun 2011 ini usai ia berhasil finish ke-9 sementara Rosberg belum berhasil mendulang poin.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Mercedes akhirnya berhasil memperlihatkan kualitasnya di Shanghai, China. Meski gagal meraih podium padahal Rosberg sempat memimpin balapan selama beberapa lap tapi akibat salah kalkukasi bahan bakar, Rosberg terpaksa mengendurkan perlawanannya dan hanya berhasil finish ke-5 sementara Michael Schumacher finish di urutan ke-8 tepat di belakang Alonso.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Namun penampilan kedua pebalap Mercedes ini menarik perhatian. Bukan saja karena Rosberg sempat memimpin balapan namun Michael pun akhirnya bisa memiliki tunggangan yang bisa membuatnya kembali bertarung secara adil dengan Fernando Alonso. Bahkan di lap-lap akhir menjelang finish, Michael berhasil memperkecil gap antara dirinya dengan pebalap Ferrari itu.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Gagalnya Michael menembus top ten di tiga sesi kualifikasi awal musim ini membuat kemampuan pebalap yang telah berumur 42 tahun ini kembali dipertanyakan namun Rosberg, rekan setim Michael justru menganggap bahwa penampilan Michael di tahun ini justru jauh lebih kuat dibanding musim lalu.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Rosberg menganggap Michael masih berada di tingkat yang tinggi dan menganggap hasil yang dicapai Michael di tiga GP awal musim ini memang belum mencerminkan tingkat kemampuan yang dimiliki Michael tapi Rosberg mengakui bahwa ia mengalami kesulitan untuk bisa mengalahkan Michael.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;"&lt;i&gt;Performa Michael ada di tingkat yang tinggi - ia merupakan lawan yang tangguh&lt;/i&gt;," aku pebalap berumur 25 tahun ini pada media Jerman bild am Sonntag. "&lt;i&gt;His current results do not reflect how good he is. To beat him, I have to get everything right - he's closer than last year,&lt;/i&gt;" imbuh Rosberg lagi.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #333333; font-family: verdana; font-size: small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: 11px; line-height: 13px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: black; font-family: 'Times New Roman'; font-size: medium;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: 16px; line-height: normal;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Balapan berikutnya akan berlangsung di Istanbul, Turki, mengingat sirkuit ini merupakan salah satu dari sirkuit yang baru yang belum sempat dijuarai Michael tentunya hal ini bisa menjadi motivasi bagi legenda Jerman ini. Tahun lalu Michael nyaris meraih podium di sirkuit ini namun sayangnya kekuatan Mercedes tahun lalu belum bisa menyaingi McLaren dan Red Bull. Bila menilik kecepatan dan kekuatan yang dimiliki Mercedes pada GP China lalu, mestinya Michael bisa meraih hasil yang lebih baik di sirkuit ini pekan ini.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Namun tentu saja usia kini menjadi kendala bagi Michael dan hal ini pun diakui oleh juara dunia tujuh kali ini. Ia mengakui usia 42 tentunya takkan sama dengan kekuatan yang dimiliki pebalap berumur 25 tahun tapi ia menyatakan bahwa ia akan menyelesaikan kontrak tiga tahunnya bersama Mercedes. Michael juga menyatakan ingin mencapai hasil yang lebih baik dan bertempur untuk hanya memperebutkan posisi kesepuluh bukanlah hal yang menyenangkan.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;“&lt;i&gt;Chasing for tenth place is not fun,” &lt;/i&gt;ungkap Michael dalam wawancara dengan Bunte&lt;i&gt;, “but that's why I'm fighting with Mercedes. Forty-two [years-old] is not the same as 25, [but] I will fulfil my three-year contract with Mercedes and afterwards work as a representative of the brand.&lt;/i&gt;"&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;“&lt;i&gt;It is always exciting when the calendar returns to Europe and the racing schedule becomes more intense. After returning from the first three races, I have enjoyed spending some time with my family in the short break, and I am now really looking forward to the action getting underway again&lt;/i&gt;."&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Michael juga mengungkapkan bahwa sirkuit di Istanbul Park merupakan trek yang menarik dan amat menantang bagi pebalap. Dengan pengembangan yang dilakukan tim Mercedes usai akhir pekan yang menggembirakan di China, Michael berharap bisa menikmati akhir pekan yang positif di Istanbul dan meraih hasil optimal di sirkuit yang keberadaannya di kalender balap F1 untuk musim depan masih menjadi perbincangan.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;i&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;“Istanbul Park is a great track and provides a good challenge for the drivers. It's anti-clockwise and has a lot of gradient changes and different corner layouts, so it's quite nice to drive. I know that the team have been working very hard to continue the progress that we made during the last race weekend in China and, with the help of some developments planned for Istanbul, I am confident that we can enjoy an equally positive weekend.”&lt;/div&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sumber gambar dari: &lt;a href="http://www.f1fanatic.co.uk/wp-content/uploads/2011/03/rosb_schu_merc_melb_2011.jpg"&gt;f1fanatic&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4909850238866476470-8974699317831882635?l=hernyyahya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://hernyyahya.blogspot.com/feeds/8974699317831882635/comments/default" title="Poskan Komentar" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4909850238866476470&amp;postID=8974699317831882635&amp;isPopup=true" title="0 Komentar" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/4909850238866476470/posts/default/8974699317831882635?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/4909850238866476470/posts/default/8974699317831882635?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://hernyyahya.blogspot.com/2011/04/rosberg-michaels-performs-at-high-level.html" title="Rosberg: Michael's Performs At a High Level" /><author><name>Air</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05208012449922042078</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="16" height="16" src="http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif" /></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry gd:etag="W/&quot;C0YMQnk6fSp7ImA9WhZXEUg.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-4909850238866476470.post-9018715599378574039</id><published>2011-04-30T15:13:00.000+07:00</published><updated>2011-04-30T15:13:03.715+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2011-04-30T15:13:03.715+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Jenson Button" /><title>McLaren Pelabuhan Terakhir Button</title><content type="html">&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_Yjpc_eruYBo/THIjm1A_gnI/AAAAAAAAFy0/669cus-7RHs/s1600/4465.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="213" src="http://3.bp.blogspot.com/_Yjpc_eruYBo/THIjm1A_gnI/AAAAAAAAFy0/669cus-7RHs/s320/4465.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: left;"&gt;Pernyataan ini disampaikan Jenson Button dalam wawancara ekslusifnya dengan majalah &lt;a href="http://www.autosport.com/news/report.php/id/90961"&gt;Autosport&lt;/a&gt;. Bagi Jenson McLaren merupakan tim impiannya sejak lama karenanya menjadi pebalap tim yang bermarkas di Woking, Inggris ini tentunya menjadi kebanggaan bagi juara dunia 2009 ini. Meski pintu masuk Jenson ke dunia Formula One lewat tim Williams saat ia menjadi pebalap tim asuhan Sir Frank Williams ini pada tahun 2000 silam namun sebenarnya karir balap F1 Jenson dimulai lewat McLaren. Saat itu Jenson sempat menjajal mobil F1 McLaren sebagai hadiah atas keberhasilannya menjuarai &lt;i&gt;McLaren Autosport BRDC Young Driver Award&lt;/i&gt; pada tahun 1998. Namun sayangnya test Jenson bersama McLaren saat itu tak terlalu mengesankan. Jenson tak menyelesaikan jumlah lap yang ditentukan karena mobilnya terlalu buruk sehingga Jenson menilai percuma saja jika diteruskan seperti seharusnya.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;Dalam sejarah Formula One, Jenson memang bukan merupakan satu-satunya pebalap yang sempat mengalami kekisruhan soal kontrak. Tapi mungkin Jenson merupakan satu-satunya pebalap F1 yang harus mengalami kisruh masalah kontrak ini sampai dua kali. Hal ini dialaminya saat ia bergabung dengan tim BAR-Honda yang berseteru memperebutkan Jenson dengan tim lama Jenson, Williams. Saat itu Jenson masih terikat kontrak dengan BAR tapi ternyata Williams pun memiliki opsi atas Jenson, kisruh kontrak yang diberi judul &lt;i&gt;Buttongate &lt;/i&gt;I ini berhasil diselesaikan. BAR berhasil mempertahankan Jenson selama satu tahun lagi dengan opsi Jenson bisa hengkang ke Williams di tahun berikutnya bila kinerja BAR tak mengesankan.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;Setahun berikutnya saat Jenson seharusnya pindah ke Williams dan BAR sudah merelakan kepergian pebalap Inggris ini karena performa mereka tak mampu memenuhi harapan, tapi kali ini malah Jenson yang berulah hingga menimbulkan kisruh &lt;i&gt;Buttongate &lt;/i&gt;II. Button memilih untuk tetap tinggal di BAR hingga membuat Sir Frank berang dan akhirnya memberi pelajaran pada Button dengan mengganjar denda yang harus dibayarkan pebalap kelahiran Sommerset, 19 Januari 1980 ini.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;Tapi ternyata keputusan Button untuk tetap bertahan di BAR-Honda merupakan langkah yang tepat. Meskipun Honda akhirnya tak mampu melanjutkan keikutsertaan mereka di F1 dan memilih menjual tim mereka ke Ross Brawn, Nick Fry dan beberapa tokoh BAR-Honda lainnya yang kemudian membentuk tim baru bertajuk Brawn GP pada 2009 tapi justru tahun itu merupakan masa terindah dalam karir balap F1 Jenson. Sejak awal musim 2009 Button dan tim Brawn GP berhasil membuat gebrakan dan tampil mendominasi. Meski di pertengahan musim performa mereka surut menyusul keberhasilan tim-tim besar lainnya yang berhasil mengejar ketertinggalan mereka, namun Jenson dan Brawn berhasil menggondol gelar dunia ganda di akhir tahun 2009 itu.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;Walau berhasil meraih gelar dunia bersama Brawn tapi di akhir tahun Jenson memilih hengkang ke McLaren-Mercedes, tim impiannya sejak lama. Hingga sekarang, Jenson masih bersama McLaren dan pada Autosport, Jenson mengaku akan mengakhiri karir balapnya bersama tim impiannya ini dan menyatakan ia tak tertarik lagi membalap di F1 bila ia sudah tak lagi bersama McLaren.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;"&lt;i&gt;When I finish racing here (McLaren), I won't be racing in Formula One anymore&lt;/i&gt;," ujar Button seraya menambahkan ia sangat senang dan amat menikmati keberadaannya di tim berjuluk &lt;i&gt;Silver Arrows&lt;/i&gt; ini. McLaren bagi Jenson merupakan tim terbaik di dunia yang pastinya merupakan impian banyak pebalap lainnya sehingga ia tak melihat adanya alasan baginya untuk berpaling dari tim ini.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;"&lt;i&gt;I &lt;/i&gt;&lt;i&gt;very happy here. I want to enjoy my racing and I'm really enjoying my time here. I can't see any reason to be anywhere else."&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;i&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;i&gt;"I'm driving for one of the best teams in the world. It's a position that most drivers would love to be in and I've worked very hard for it. I might be around for 3 years, 5 years... I don't know&lt;/i&gt;," imbuh Jenson.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;Tentu saja pernyataan Jenson ini ditanggapi dengan baik oleh bos McLaren, Martin Whitmarsh yang menilai perlu menindaklanjuti keputusan Jenson ini dengan mengikat pebalap Inggris ini agar tetap bersama tim ini.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;"&lt;i&gt;If Jenson says he is totally committed and wants to do x more years, then I suspect that we could quickly come to an agreement&lt;/i&gt;," ujar team principal McLaren ini pada Autosport seraya menambahkan dengan pujiannya atas Jenson yang dinilainya merupakan aset berharga bagi McLaren. "&lt;i&gt;He's a tremendous asset to the team and when we get around to that, I hope that it will be quick and easy conversation&lt;/i&gt;."&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;Saat ini Jenson terlibat kontrak dengan McLaren selama tiga tahun sejak awal tahun 2010 silam. Namun bila menilik ucapan Jenson dan Whitmarsh mungkin saja kebersamaan Jenson bersama McLaren bisa diperpanjang lebih lama lagi. Terlebih bila Jenson bisa meraih gelar dunia bersama McLaren tentunya hal ini bisa makin mempermanis kenangannya bersama tim impiannya ini.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;sumber gambar dari &lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_Yjpc_eruYBo/THIjm1A_gnI/AAAAAAAAFy0/669cus-7RHs/s1600/4465.jpg"&gt;situs &lt;/a&gt;ini.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4909850238866476470-9018715599378574039?l=hernyyahya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://hernyyahya.blogspot.com/feeds/9018715599378574039/comments/default" title="Poskan Komentar" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4909850238866476470&amp;postID=9018715599378574039&amp;isPopup=true" title="0 Komentar" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/4909850238866476470/posts/default/9018715599378574039?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/4909850238866476470/posts/default/9018715599378574039?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://hernyyahya.blogspot.com/2011/04/mclaren-pelabuhan-terakhir-button.html" title="McLaren Pelabuhan Terakhir Button" /><author><name>Air</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05208012449922042078</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="16" height="16" src="http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif" /></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://3.bp.blogspot.com/_Yjpc_eruYBo/THIjm1A_gnI/AAAAAAAAFy0/669cus-7RHs/s72-c/4465.jpg" height="72" width="72" /><thr:total>0</thr:total></entry><entry gd:etag="W/&quot;C0IMQXw5eip7ImA9WhZRF0s.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-4909850238866476470.post-8271316047280517203</id><published>2011-04-14T13:13:00.015+07:00</published><updated>2011-04-14T13:13:00.222+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2011-04-14T13:13:00.222+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Tokoh" /><title>Ratu Kalinyamat = Wanita Pemberani dari Jepara</title><content type="html">&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_95xluwrXVG8/TFpbw_OEMhI/AAAAAAAAAQU/YPtT2wf9anw/s400/Ratu+Kalinyamat.jpeg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="320" src="http://4.bp.blogspot.com/_95xluwrXVG8/TFpbw_OEMhI/AAAAAAAAAQU/YPtT2wf9anw/s320/Ratu+Kalinyamat.jpeg" width="248" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Berbicara tentang Jepara tentunya pikiran kita tak bisa dialihkan dari kiprah seorang wanita asal kota ini yang amat melegenda dalam sejarah Indonesia. Ya dia adalah Raden Ajeng Kartini yang berkat surat-suratnya menjadi inspirasi dalam memajukan gerakan emansipasi kaum wanita Indonesia. Namun yang kita bicarakan kali ini adalah tokoh wanita lainnya dari Jepara yang kiprahnya tak kalah heroik. Dia adalah Ratu Kalinyamat yang memiliki nama asli Retna Kencana.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Retna Kencana merupakan putri dari Sultan Trenggana, raja Demak yang memerintah sejak 1521-1546. Pada saat ia masih remaja, ayahnya menikahkan Retna Kencana dengan Pangeran Kalinyamat yang oleh masyarakat Jepara dipanggil dengan nama Win-tang. Mengenai hal ihwal Pangeran Kalinyamat ini ada beberapa versi.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pada versi pertama mengisahkan bahwa Win-tang atau Pangeran Kalinyamat ini merupakan saudagar Tiongkok yang mengalami kecelakaan di laut. Ia kabarnya terdampar di pantai Jepara dan kemudian berguru pada Sunan Kudus. Namun versi lain menyatakan bahwa Win-tang berasal dari Aceh. Nama aslinya adalah Pangeran Toyib, putra Sultan Mughayata Syah, raja Aceh yang memerintah pada 1514-1528. Toyib lalu berkelana ke Tiongkok dan menjadi anak angkat seorang menteri bernama Tjie Hwio Gwan. Nama Win-tang sendiri merupakan ejaan Jawa untuk Tjie Bin Thang, nama baru Toyib. Dalam versi ini dikisahkan Win-tang dan ayah angkatnya lalu pindah ke Jawa dan mendirikan desa Kalinyamat yang saat ini berada di wilayah kota Tegal sehingga ia pun dikenal dengan nama Pangeran Kalinyamat.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Setelah menikahi Retna Kencana, putri raja Demak maka Pangeran Kalinyamat pun menjadi anggota keluarga Kesultanan Demak dan mendapat gelar Pangeran Hadiri. Nama Retna Kencana pun kemudian dikenal sebagai Ratu Kalinyamat. Mereka pun memerintah bersama di Jepara. Sementara Tjie Hwio Gwan, sang ayah angkat dijadikan patih bergelar Sungging Badar Duwung, konon ia pulalah yang telah mengajarkan seni ukir pada penduduk Jepara.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Akibat kematian kakaknya yang merupakan pewaris takhta kerajaan Demak membuat Ratu Kalinyamat terlibat dalam intrik politik di kerajaan Islam pertama di Jawa ini. Setelah kematian Sultan Trenggana, maka Sunan Prawata, kakak Ratu Kalinyamat naik takhta menjadi raja ke-4 Demak. Namun belum lama ia memerintah, pada tahun 1549 ia tewas dibunuh oleh utusan Raya Penangsang, bupati Jipang yang sebenarnya merupakan sepupunya sendiri. Ratu Kalinyamat menemukan keris Kyai Betok milik Sunan Kudus menancap pada mayat kakaknya itu. Hal ini membawa Pangeran dan Ratu Kalinyamat menemui Sunan Kudus untuk meminta penjelasan atas kematian kakaknya.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Namun Sunan Kudus yang pernah menjabat sebagai panglima perang untuk Kesultanan Demak ini memberikan penjelasan yang menyakitkan bagi Ratu Kalinyamat. Seperti yang telah diketahui oleh umum, Sunan Kudus merupakan guru dari Arya Penangsang dan pada masa pemerintahan Sunan Prawoto ia menjadi penasehat Arya Penangsang dan menjadi pendukung Arya Penangsang dalam konflik perebutan takhta sepeninggal Sultan Trenggana pada tahun 1546. Saat Ratu Kalinyamat menuntut keadilan atas kematian kakaknya. Sunan Kudus malah mengatakan bahwa apa yang dialami oleh Sunan Prawoto, kakak Ratu Kalinyamat adalah balasan yang setimpal karena ia semasa mudanya pernah membunuh Pangeran Sekar Seda yang merupakan ayah Arya Penangsang.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tentu saja pernyataan Sunan Kudus ini menyakitkan hati Ratu Kalinyamat. Ia dan suaminya akhirnya memutuskan kembali ke Jepara. Namun di tengah jalan mereka dikeroyok oleh anak buah Arya Penangsang hingga menyebabkan Pangeran Kalinyamat tewas. Ratu Kalinyamat lalu meneruskan perjalanan sambil membawa jenazah suaminya sampai pada sebuah sungai. Konon menurut cerita darah yang berasal dari jenazah Pangeran Kalinyamat menjadikan air sungai itu berwarna ungu sehingga daerah tersebut pun lalu dikenal dengan nama Kaliwungu.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ratu Kalinyamat sendiri berhasil meloloskan diri dari serangan anak buah Arya Penangsang namun kematian kakak dan suaminya membuat dendamnya pada Arya Penangsang pun jadi berlipat ganda hingga membuatnya bertapa telanjang di Gunung Danaraja dan bersumpah tidak akan berpakaian sebelum berkeset kepala Arya Penangsang. Namun kabarnya hanya Hadiwijaya atau Jaka Tingkir saja yang memiliki kesaktian yang setara dengan Arya Penangsang. Maka Ratu Kalinyamat pun menggantungkan harapannya pada adik iparnya ini untuk membalaskan dendamnya. Tapi Hadiwijaya yang merupakan bupati Pajang ini merasa segan menghadapi Arya Penangsang secara langsung karena mereka sama-sama anggota keluarga Kesultanan Demak. Ia lalu mengadakan sayembara dan menjanjikan tanah Mataram dan Pati sebagai hadiah bagi siapapun yang berhasil membunuh Arya Penangsang. Sayembara itu dimenangi oleh Ki Ageng Pemanahan dan Ki Penjawi.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kisah kematian Arya Penangsang sendiri sangat tragis. Ia tewas di tangan Sutawijaya, putra Ki Ageng Pemanahan berkat siasat cerdik Ki Juru Martani, putra Ki Ageng Saba atau Ki Ageng Madepandan yang merupakan putra dari Sunan Kidul, putra Sunan Giri, anggota walisanga, pendiri Giri Kedaton. Sementara ibu Ki Juru Martani adalah putri Ki Ageng Sela yang masih merupakan keturunan Brawijaya, raja terakhir Majapahit (menurut versi Babad).&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ki Juru Martani sendiri merupakan orang yang sangat cerdik dan pandai dalam mengatur siasat. Ketika Hadiwijaya mengadakan sayembara untuk membunuh Arya Penangsang, ia pun meyakinkan Ki Penjawi dan Ki Ageng Pemanahan untuk mengikuti sayembara itu namun sejak semula ia telah mengatur strategi dengan menempatkan Sutawijaya, putra Ki Ageng Pemanahan untuk membunuh Arya Penangsang. Karena Sutawijaya merupakan anak angkat Hadiwijaya maka ia pun tak tega pada putra angkatnya ini dan memberikan pasukan Pajang untuk mengawal Sutawijaya sementara pasukan Ki Ageng Pemanahan dan Ki Penjawi yang terdiri atas gabungan orang Pajang dan Sela berangkat dan menunggu di sebelah barat Sungai Bengawan Solo tapi karena sungai tersebut telah dimantrai Sunan Kudus maka Ki Juru Martani melarang mereka menyebrang sungai tersebut. Lalu bagaimana caranya membuat Arya Penangsang keluar menghadapi mereka. Ki Juru Martani pun menjalankan siasat cerdiknya. Ia menangkap tukang kuda Arya Penangsang yang tengah mencari rumput dan memotong telinga orang itu lalu menempelinya dengan surat tantangan atas nama Hadiwijaya karena ia tahu Arya Penangsang hanya mau meladeni tantangan dari Hadiwijaya yang kesaktiannya dinilai setara dengannya.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Benar saja. Demi melihat surat tantangan atas nama Hadiwijaya itu, Arya Penangsang pun langsung keluar menghadapi tantangan itu. Namun karena ia imgat pesan gurunya, Sunan Kudus untuk tak menyebrangi Sungai Bengawan Sore maka ia pun hanya berteriak-teriak memanggil nama Hadiwijaya dari seberang sungai. Ki Juru Martani pun melancarkan siasat cerdiknya yang lain untuk membuat Arya Penangsang menyebrangi sungai maka ia pun memerintahkan Sutawijaya mengendarai kuda betina yang sudah dipotong ekornya akibatnya kuda jantan yang dinaiki oleh Arya Penangsang pun bisa melihat langsung alat vital kuda betina yang ditunggangi Sutawijaya. Kuda jantan Arya Penangsang yang diberi nama Gagak Rimang ini pun menjadi liar dan tidak terkendali sehingga membawa Arya Penangsang menyebrangi sungai mengejar kuda betina milik Sutawijaya.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ketika Arya Penangsang baru saja mencapai tepi barat, Sutawijaya langsung menusuk perut Arya Penangsang dengan menggunakan tombak pusaka Kyai Plered. Perut Arya Penangsang robek dan ususnya terburai. Namun rupanya ia masih bisa bertahan. Ususnya itu disampirkan pada pangkal keris pusakanya. Arya Penangsang yang sudah terluka parah ini bahkan masih bisa menaklukkan musuhnya. Meski dalam keadaan sedemikian parahnya, namun Arya Penangsang ini masih bisa mencekik Sutawijaya hingga membuatnya tak berdaya. Menyadari Sutawijaya masih bukan merupakan tandingan kesaktian Arya Penangsang maka Ki Juru Martani pun dengan cerdiknya menggiring Arya Penangsang menemui ajalnya akibat kearoganannya.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Melihat Sutawijaya sudah kepayahan dan hampir saja tewas di tangan Arya Penangsang maka Ki Juru Martani pun meneriaki Arya Penangsang agar bertarung secara adil. Karena Sutawijaya menusuk perutnya dengan tombak pusaka maka Ki Juru Martani pun meminta Arya Penangsang membunuh Sutawijaya dengan keris pusakanya. Tanpa pikir panjang Arya Penangsang pun menyetujui usul Ki Juru Martani ini dan langsung mencabut keris pusaka Kyai Setan Kober yang terselip di pinggangnya, tak ingat bahwa ususnya yang terburai tersampir di keris pusaka itu akibatnya saat ia menarik keris pusakanya maka ususnya yang tersampir di pangkal keris pusaka itu terpotong sehingga Arya Penangsang pun menemui ajalnya.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Namun Ki Juru Martani yang cerdik ini lalu menyusun laporan palsu bahwa Arya Penangsang tewas dikeroyok oleh Ki Ageng Pemanahan dan Ki Panjawi karena apabila Hadiwijaya tahu kalau pembunuh sebenarnya adalah Sutawijaya tentu ia akan lupa memberi hadiah tanah Mataram dan Pati seperti janjinya karena Sutawijaya adalah anak angkat Hadiwijaya.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Setelah Arya Penangsang tewas maka dendam Ratu Kalinyamat atas kematian suami dan kakaknya pun terbalaskan. Namun kisah heroik Ratu Kalinyamat masih berlanjut.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Setelah kematian Arya Penangsang pada tahun 1549 wilayah Demak, Jepara, dan Jipang menjadi bawahan Pajang yang dipimpin Sultan Adiwijaya sebagai raja. Meski begitu Sultan tetap memperlakukan Ratu Kalinyamat sebagai tokoh senior yang dihormati. Ratu Kalinyamat kembali menjadi bupati Jepara namun seperti pendahulunya, Pati Unus yang antipati pada Portugis, Ratu Kalinyamat pun tak menyukai keberadaan bangsa Eropa ini yang menjajah nusantara. Pada tahun 1550 ia mengirim 4000 tentara Jepara dalam 40 buah kapal memenuhi permintaan Sultan Kerajaan Johor untuk membebaskan Malaka dari kekuasaan bangsa Eropa itu.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pasukan Jepara itu lalu bergabung dengan pasukan Persekutuan Melayu hingga mencapai 200 kapal perang. Pasukan gabungan tersebut menyerang dari utara dan berhasil merebut sebagian Malaka. Namun Portugis berhasil melakukan serangan balik dan memukul mundur Pasukan Melayu sementara Pasukan Jepara masih bertahan. Setelah pemimpinnya gugur barulah pasukan Jepara ditarik mundur.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pertempuran selanjutnya masih terjadi di pantai dan laut yang menewaskan 2000 prajurit Jepara. Badai datang menerjang sehingga 2 buah kapal Jepara terdampar kembali ke pantai Malaka dan menjadi mangsa bangsa Portugis. Prajurit Jepara yang berhasil kembali ke Jawa tak lebih dari setengah dari yang berhasil meninggalkan Malaka. Meski mengalami kekalahan yang menyesakkan namun hal ini tak membuat Ratu Kalinyamat jera dalam mengusir bangsa Portugis dari bumi nusantara.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ratu Kalinyamat tetap memenuhi permintaan raja-raja di nusantara untuk membantu mereka menghalau Portugis seperti pada tahun 1565 ia memenuhi permintaan orang-orang Hitu di Ambon untuk menghadapi gangguan Portugis dan kaum Hative. Meski ia telah mengalami kekalahan yang amat parah pada serangan pertamanya melawan Portugis tapi rupanya hal itu tak membuat Ratu Kalinyamat kapok. Ia kembali mengirimkan pasukannya ke Aceh untuk memerangi pasukan Portugis atas permintaan Sultan Ali Riayat Syah dari Kesultanan Aceh. Pada tahun 1564 Sultan Aceh ini meminta bantuan Demak untuk menyerang Portugis di Demak. Namun saat itu Demak dipimpin oleh seorang bupati yang mudah curiga bernama Arya Pangiri, putra Sunan Prawata (keponakan Ratu Kalinyamat yang dibesarkannya). Bukannya memenuhi permintaan Sultan Aceh ini malahan utusan Aceh itu dibunuhnya.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Meski tak mendapat bantuan dari tanah Jawa namun Aceh tetap menyerang Malaka pada tahun 1567. Sayangnya serangan itu gagal. Maka pada tahun 1573 Sultan Aceh meminta bantuan Ratu Kalinyamat untuk menyerang Malaka kembali. Ratu Kalinyamat menyanggupi permintaan Sultan Aceh ini dan mengirimkan 300 kapal berisi 15.000 prajurit Jepara dengan dipimpin Ki Demang Laksamana. Namun pasukan Jepara ini baru tiba di Malaka pada bulan Oktober 1574, saat itu pasukan Aceh sudah dipukul mundur oleh Portugis. Meski begitu pasukan Jepara yang datang terlambat ini langsung menembaki Malaka dari Selat Malaka. Esoknya, mereka mendarat dan membangun pertahanan. Tapi pertahanan itu dapat ditembus pihak Portugis. 30 kapal Jepara terbakar. Pihak Jepara mulai terdesak tapi tetap menolak perundingan damai karena terlalu menguntungkan Portugis.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sementara itu sebanyak 6 kapal perbekalan yang dikirim Ratu Kalinyamat direbut Portugis sehingga membuat pihak Jepara semakin lemah dan akhirnya memutuskan pulang. Dari jumlah awal yang dikirimkan Ratu hanya sepertiganya saja yang berhasil kembali ke Jawa.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Walaupun telah dua kali gagal menghadapi serangan Portugis namun Ratu Kalinyamat tetap menunjukkan dirinya sebagai seorang wanita yang gagah berani. Tak heran bila Portugis pun mengapresiasi keberanian bupati Jepara ini dan bahkan mencatatnya sebagai rainha de Japara, senhora poderosa e rica, de Kranige Dame yang artinya "Ratu Jepara, seorang wanita yang kaya dan berkuasa, seorang perempuan pemberani."&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ratu Kalinyamat meninggal sekitar tahun 1579 dan dimakamkan di dekat makam Pangeran Kalinyamat di desa Mantingan. Semasa hidupnya, Ratu Kalinyamat membesarkan tiga orang pemuda. Yang pertama adalah adiknya yaitu Pangeran Timur Rangga Jumena, putra bungsu Sultan Trenggana yang kemudian menjadi bupati Madiun.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Yang kedua adalah keponakannya yaitu Arya Pangiri, putra Sunan Prawata yang kemudian menjadi penguasa Demak. Namun sebelum itu ia sempat menjadi Raja Pajang dengan gelar Sultan Ngawantipura. Saat itu dengan bantuan Panembahan Kudus pada tahun 1583 ia berhasil naik takhta atas kerajaan Pajang menggantikan Sultan Hadiwijaya yang meninggal dunia akibat sakit sepulang dari perang dengan Mataram melawan anak angkatnya sendiri, Sutawijaya. Sepeninggal Hadiwijaya, terjadi perebutan takhta antara Pangeran Benawa yang merupakan putra dari Sultan Hadiwijaya sendiri dengan Arya Pangiri, menantunya yang dimenangkan oleh Arya Pangiri. Namun pemerintahan Arya Pangiri hanya disibukkan dengan usaha balas dendam terhadap Mataram sehingga kehidupan rakyat Pajang terabaikan. Hal ini kemudian membuat Pangeran Benawa yang tersingkir ke Jipang prihatin. Pada 1586 ia lalu bersekutu dengan Sutawijaya menyerbu Pajang. Arya Pangiri kalah. Ia lalu dikembalikan ke negeri asalnya yaitu Demak.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sedangkan yang ketiga adalah sepupunya yakni Pangeran Arya Jepara, putra Ratu Ayu Kirana (adik Sultan Trenggana). Ayah Pangeran Arya Jepara adalah Maulana Hasanuddin, raja pertama Banten. Ketika Maulana Yusuf, raja ke-2 Banten meninggal pada tahun 1580, putra mahkotanya masih kecil. Pangeran Arya Jepara berniat merebut takhta. Pertempuran pun terjadi di Banten. Namun Pangeran Jepara terpaksa mundur setelah Ki Demang Laksamana, panglimanya gugur di tangan Patih Mangkubumi Kesultanan Banten.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kiprah Ratu Kalinyamat dalam menghadapi Portugis memberikan pelajaran berarti bagi bangsa ini akan arti persatuan dan kesatuan. Meski saat itu Pancasila belum ditetapkan secara resmi sebagai lambang negara ini dan Bhinneka Tunggal Ika pun belum secara sah menjadi semboyan negara namun Ratu Kalinyamat telah memperlihatkan semangat dan arti sesungguhnya dari semboyan pengikat semua elemen bangsa yang majemuk ini. Walaupun ia seorang wanita namun Ratu Kalinyamat dapat bersikap jauh lebih arif dibanding penguasa Demak yang bukannya memenuhi permintaan Sultan Aceh namun malah membunuh utusannya. Ratu Kalinyamat memberikan contoh kearifan bagi pemimpin di negeri ini. Dua kali ia mengirimkan bantuan untuk memerangi Portugis di Malaka namun dua kali pula ia gagal tapi kegagalan ini tak menyurutkan keberaniannya dalam menghadapi bangsa Eropa ini. Walaupun Aceh terletak jauh dari daerahnya namun Ratu Kalinyamat dengan besar hati mau memberikan bantuan kepada Sultan Aceh memerangi Portugis.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;* Gambar dipinjam dari &lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_95xluwrXVG8/TFpbw_OEMhI/AAAAAAAAAQU/YPtT2wf9anw/s400/Ratu+Kalinyamat.jpeg"&gt;sini&lt;/a&gt;.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4909850238866476470-8271316047280517203?l=hernyyahya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://hernyyahya.blogspot.com/feeds/8271316047280517203/comments/default" title="Poskan Komentar" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4909850238866476470&amp;postID=8271316047280517203&amp;isPopup=true" title="0 Komentar" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/4909850238866476470/posts/default/8271316047280517203?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/4909850238866476470/posts/default/8271316047280517203?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://hernyyahya.blogspot.com/2011/04/ratu-kalinyamat-wanita-pemberani-dari.html" title="Ratu Kalinyamat = Wanita Pemberani dari Jepara" /><author><name>Air</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05208012449922042078</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="16" height="16" src="http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif" /></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://4.bp.blogspot.com/_95xluwrXVG8/TFpbw_OEMhI/AAAAAAAAAQU/YPtT2wf9anw/s72-c/Ratu+Kalinyamat.jpeg" height="72" width="72" /><thr:total>0</thr:total></entry><entry gd:etag="W/&quot;CUYFSX06fSp7ImA9WhZRFkw.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-4909850238866476470.post-9045330836107453828</id><published>2011-04-12T19:58:00.000+07:00</published><updated>2011-04-12T19:58:38.315+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2011-04-12T19:58:38.315+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Michael Schumacher" /><title>Mercedes Ups and Downs</title><content type="html">&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://static.guim.co.uk/sys-images/Sport/Pix/pictures/2010/3/25/1269509767015/Michael-Schumacher-blocks-001.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="192" src="http://static.guim.co.uk/sys-images/Sport/Pix/pictures/2010/3/25/1269509767015/Michael-Schumacher-blocks-001.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Hasil di GP Malaysia hari Minggu kemarin memang tak terlalu menggembirakan bagi tim Mercedes tapi setidaknya penampilan mereka masih jauh lebih baik dibanding saat di Australia dua pekan silam. Di Sepang, Malaysia kemarin Mercedes GP akhirnya berhasil meraih poin meski hanya dua poin saja lewat Michael Schumacher yang finish ke-9 di depan rookie Force India, Paul di Resta sementara Nico Rosberg finish ke-12 tepat di belakang pebalap Force India yang lainnya, Adrian Sutil.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Saat sesi latihan bebas menjelang GP Malaysia, tim Mercedes sempat memberikan harapan dengan penampilan Michael Schumacher yang di sesi latihan bebas hari Jum'at pagi berhasil mencatatkan waktu tercepat ketiga di belakang Mark Webber dan Lewis Hamilton sementara Rosberg berada di urutan ke-10 di belakang Alonso.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Sorenya, Michael masih tampil cemerlang dengan mencatat waktu tercepat kelima sementara Rosberg ada di urutan ke-7. Hasil ini tentu saja membanggakan kubu Mercedes yang belum bisa memberikan penampilan terbaik mereka seperti yang diperlihatkan pada ujicoba pra musim di Barcelona, awal Maret silam. Dan penampilan Mercedes di sesi latihan bebas menjelang GP Malaysia itu tentu saja menggembirakan kedua pebalap tim pabrikan Jerman ini.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;"We definitely made a step, more to what we had in Barcelona (testing)", ujar Schumacher memuji kinerja mobil barunya, W02 usai sesi latihan bebas hari Jum'at menjelang GP Malaysia, meski masih ada yang harus dibenahi tapi penampilan W02-nya hari itu telah membuat juara dunia tujuh kali ini merasa senang. Ketika ditanya apakah mobilnya sudah sebagus seperti saat sesi ujicoba di Barcelona, Schumacher menjawab meski belum sesempurna seperti yang ditampilkan tunggangan barunya di sesi ujicoba di Barcelona tapi Michael menilai penampilan mobilnya sudah mendekati ke arah sana.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Pernyataan Michael ini pun diamini oleh rekan setimnya, Nico Rosberg yang merasa mobilnya sudah jauh lebih baik dibanding saat race perdana di Melbourne. "It's a step forward and when you take everything into consideration, we are definitely closer to where we need to be," ujar putra juara dunia, Keke Rosberg ini pada Autosport. Seperti Michael, pebalap muda asal Jerman ini juga mengungkapkan masih banyak yang harus dibenahi oleh tunggangan barunya.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Penampilan Mercedes GP mulai sedikit melemah di sesi latihan bebas ketiga pada Sabtu pagi menjelang sesi kualifikasi meski keduanya masih berada di urutan sepuluh besar. Michael mencatat waktu tercepat ke-9 dengan 1:38.300 disusul rekan setimnya, Rosberg di urutan ke-10 selisih tipis 0.007 detik dari Michael.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Di sesi kualifikasi mercedes berantakan akibat Drag Reduction System (DRS) yang membuat kinerja moveable rear wing kedua pebalap mereka bekerja tak sempurna. Di akhir sesi Q2 Michael terpaksa terhempas dan gagal melaju ke Q3 dan harus puas memulai balapan dari grid 11 sementara rekan setimnya, Rosberg masih melaju hingga Q3 namun apa yang dialami Michael di Q2 akhirnya dirasakan juga oleh Rosberg, rear wingnya bermasalah dan tk bisa menutup secara sempurna seperti yang dialami oleh Michael di Q2 sehingga catatan waktu Rosberg hanya mampu menempatkanny di grid 9 tepat di depan Kobayashi dari Sauber-Ferrari.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Saat race, start Michael berjalan sempurna. Dari grid 11 Michael langsung melesat ke posisi 8 sementara Rosberg yang memulai start dari P9 malah melorot ke posisi 13. Sepanjang lomba kedua pebalap Mercedes ini mengalami kesulitan bahkan Michael harus kalah bertarung dengan pebalap Sauber, Kamui Kobayashi, Michael juga sempat melebar menjelang pit stop terakhirnya. Sekeluar dari pit terakhirnya Michael kembali ke trek di urutan ke-11 dan nyaris tak mendapatkan poin tapi Michael berhasil memperpendek jarak dengan pebalap Force India, Paul di Resta dan sukses menyalipnya untuk merebut P9 usai Petrov retired dan memberikannya dua poin.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;"I had a straightforward race today which was even a bit exciting towards the end but really full of ups and downs before," ujar Schumacher usai race dan menambahkan dua poin yang dipersembahkannya hari itu merupakan nilai maksimal yang bisa diberikan mengingat performa mobilnya yang masih memiliki banyak masalah dan tidak konsisten.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;"The start was quite good and then it was mainly about managing the tyres. We probably couldn't have expected to take more than two points today and we certainly have to work on our race pace which is not yet where we want it to be. We are all aware of that and we are more than ready to keep working hard to make the necessary steps forward," imbuh Schumi.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Michael juga menilai performa mobilnya bisa diharapkan bila tunggangannya bekerja sempurna karenanya masih diperlukan kerja keras untuk membenahi performa tunggangan barunya ini. "Over one lap, we can alread be at a good level when the car is working well, but we need to continue to work on our race performance."&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Atas hasil akhir yang mengecewakan di Malaysia, Rosberg juga mengakui hari Minggu kemarin itu merupakan akhir minggu yang sulit baginya. "I had a poor start and very lost positions which made it very difficult to try and get into the points."&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Senada dengan Michael, Rosberg pun mengakui kecepatan Mercedes tak terlalu mengesankan dan ia pun merasa sulit sekali memacu mobilnya sheingga ia tak bisa menampilkan performa seperti yang diharapkannya.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Pernyataan kedua pebalap ini mendapatkan pengesahan dari team principal Mercedes, Ross Brawn yang mengakui bahwa mobil mereka tak terlalu kencang meski begitu Brawn tetap memberikan pujian bagi kedua pebalap dan tim yang dinilainya telah bekerja maksimal di GP Malaysia, dua hari lalu walaupun hasilnya jauh dari harapan mereka. "The team and drivers did a great job today but obviously we are not fast enough at the moment," aku Brawn.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Gambar dipinjam dari &lt;a href="http://static.guim.co.uk/sys-images/Sport/Pix/pictures/2010/3/25/1269509767015/Michael-Schumacher-blocks-001.jpg"&gt;situs &lt;/a&gt;ini.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4909850238866476470-9045330836107453828?l=hernyyahya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://hernyyahya.blogspot.com/feeds/9045330836107453828/comments/default" title="Poskan Komentar" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4909850238866476470&amp;postID=9045330836107453828&amp;isPopup=true" title="0 Komentar" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/4909850238866476470/posts/default/9045330836107453828?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/4909850238866476470/posts/default/9045330836107453828?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://hernyyahya.blogspot.com/2011/04/mercedes-ups-and-downs.html" title="Mercedes Ups and Downs" /><author><name>Air</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05208012449922042078</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="16" height="16" src="http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif" /></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>

