<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="/~d/styles/atom10full.xsl"?><?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="http://feeds.feedburner.com/~d/styles/itemcontent.css"?><feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xmlns:openSearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/" xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:gd="http://schemas.google.com/g/2005" xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0" gd:etag="W/&quot;CkQBSXs7fyp7ImA9WhVTGE0.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-7983610763382966391</id><updated>2012-03-04T01:45:58.507+07:00</updated><category term="SEJARAH" /><category term="PENDIDIKAN" /><category term="PSB" /><category term="UNAS" /><category term="HUKUM" /><title>Media Scanter - Pusat Koreksi Lembar Jawab Komputer</title><subtitle type="html" /><link rel="http://schemas.google.com/g/2005#feed" type="application/atom+xml" href="http://tpmunas.blogspot.com/feeds/posts/default" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://tpmunas.blogspot.com/" /><link rel="next" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/7983610763382966391/posts/default?start-index=26&amp;max-results=25&amp;redirect=false&amp;v=2" /><author><name>Daroil</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="32" height="24" src="http://3.bp.blogspot.com/_v2j-MUhBRmY/SxXKS2_QPHI/AAAAAAAAACE/JaVIiI4S8gg/S220/PIC_0028.JPG" /></author><generator version="7.00" uri="http://www.blogger.com">Blogger</generator><openSearch:totalResults>72</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>25</openSearch:itemsPerPage><atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="self" type="application/atom+xml" href="http://feeds.feedburner.com/blogspot/ZVYd" /><feedburner:info xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0" uri="blogspot/zvyd" /><atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="http://pubsubhubbub.appspot.com/" /><entry gd:etag="W/&quot;DkcHRHw5fCp7ImA9WhRbFk0.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-7983610763382966391.post-595666722174324531</id><published>2012-02-07T15:40:00.002+07:00</published><updated>2012-02-07T15:40:35.224+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2012-02-07T15:40:35.224+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="UNAS" /><title>Hasil Tes Pendalaman Materi UN Tak Memuaskan</title><content type="html">&lt;div style="text-align: justify;"&gt;YOGYA (KRjogja.com) - Hasil tes pendalaman materi ujian nasional tahap pertama tingkat sekolah menengah pertama di Kota Yogyakarta yang dilakukan pekan lalu oleh Dinas Pendidikan setempat masih di bawah rata-rata.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;"Ada sekolah yang hasilnya sangat baik, tetapi ada pula sekolah yang hasilnya kurang baik. Secara rata-rata, hasilnya kurang baik, tetapi hal itu masih bisa dipahami karena belum semua materi yang diujikan diajarkan di sekolah," kata Kepala Dinas Pendidikan Kota Yogyakarta Edy Heri Suasana di Yogyakarta, Minggu (5/2/2012).&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Menurut dia, rata-rata hasil nilai ujian nasional dari tes pendalaman materi (TPM) tahap pertama tersebut adalah 6,47 padahal rata-rata nilai ujian nasional (UN) untuk tingkat SMP di Kota Yogyakarta bisa mencapai lebih dari 7,00. Materi yang diujikan dalam tes pendalaman materi tahap pertama tersebut merupakan materi dari semester satu hingga semester enam.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Selain belum semua materi diajarkan di sekolah, Edy menilai, masih rendahnya rata-rata nilai hasil tes pendalaman materi tersebut juga disebabkan bobot soal yang diberikan juga cukup tinggi.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;"Soal memang sengaja dibuat dengan bobot yang tinggi. Supaya anak-anak pun bisa semakin meningkatkan persiapan mereka menghadapi ujian nasional,"imbuhnya.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Edy menambahkan, mata pelajaran Bahasa Indonesia dan Matematika merupakan dua mata pelajaran yang perlu mendapatkan perhatian lebih karena hasilnya juga tidak terlalu baik bila dibanding mata pelajaran lain yaitu Bahasa Inggris dan Ilmu Pengetahuan Alam.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;"Nilai untuk mata pelajaran Bahasa Indonesia biasanya lebih rendah dibanding nilai untuk mata pelajaran Bahasa Inggris," katanya.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Edy berharap, hasil tes pendalaman materi tersebut bisa digunakan sebagai evaluasi untuk sekolah dalam menyiapkan siswanya menghadapi UN yang sebenarnya pada April 2012. Dan, akan kembali menggelar tes pendalaman materi untuk SMP pada 20-23 Januari. "Tes pendalaman materi untuk SMP dilakukan dua kali, sedang untuk SMA/SMK dilakukan satu kali. Tetapi ada beberapa latihan yang juga digelar oleh masing-masing sekolah," tandasnya.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7983610763382966391-595666722174324531?l=tpmunas.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/7983610763382966391/posts/default/595666722174324531?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/7983610763382966391/posts/default/595666722174324531?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://tpmunas.blogspot.com/2012/02/hasil-tes-pendalaman-materi-un-tak.html" title="Hasil Tes Pendalaman Materi UN Tak Memuaskan" /><author><name>Daroil</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17932193319980166743</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="16" height="16" src="http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif" /></author></entry><entry gd:etag="W/&quot;Ak8NR347fip7ImA9WhRbEEg.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-7983610763382966391.post-7611525595969645002</id><published>2012-02-01T08:14:00.002+07:00</published><updated>2012-02-01T08:14:56.006+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2012-02-01T08:14:56.006+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="UNAS" /><title>Soal-soal UN Dilengkapi Kode Rahasia</title><content type="html">&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;JAKARTA, KOMPAS.com&lt;/strong&gt; - Menteri Pendidikan dan  Kebudayaan M Nuh mengatakan, soal-soal pada ujian nasional (UN) tahun  ini akan dilengkapi dengan kode-kode rahasia. Hal ini dilakukan untuk  mengantisipasi kebocoran. Jika terjadi kebocoran soal, maka akan dikaji  dengan kode tersebut. Demikian dikatakan Nuh dalam rapat kerja dengan  Komisi X DPR, di Gedung DPR, Jakarta, Senin (30/1/2012).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ia mengungkapkan, dari kode tersebut akan diketahui dari mana asal percetakan yang mencetak soal itu.  &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;"Sehingga  jika terjadi kebocoran, bisa dilihat dari kode soalnya dan  dari  kodenya bisa dilihat percetakannya apa itu dari percetakan A, atau  B,  dan sebagainya," kata Nuh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk pencetakan soal UN, percetakan yang ditunjuk harus memenuhi syarat kualifikasi &lt;em&gt;security printing&lt;/em&gt;, sehingga tidak semua percetakan bisa mencetaknya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebelumnya,  Nuh juga mengatakan bahwa persiapan UN tahun ini dilakukan lebih matang  dibandingkan tahun sebelumnya. Kemdikbud juga melakukan sosialisasi ke  sekolah-sekolah mengenai UN yang jujur dan berprestasi. Ia berharap,  pada penyelenggaraan UN tahun ini ditemukan lagi kecurangan.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;"Dengan  sosialisasi tersebut, ke depannya tidak ada lagi kebocoran dan   ketidakcermatan dalam UN, karena telah kami antisipasi itu dari awal,"  ujar Nuh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seperti diketahui, pelaksanaan UN tahun 2011 lalu  diwarnai hal yang menyita perhatian publik, terutama mengenai dugaan  kecurangan yang diorganisir pihak sekolah. Salah satunya diungkapkan  Siami, seorang orangtua siswa SDN Gadel melaporkan bahwa anaknya diminta  oknum guru untuk memberikan jawaban kepada siswa lainnya.                              &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7983610763382966391-7611525595969645002?l=tpmunas.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/7983610763382966391/posts/default/7611525595969645002?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/7983610763382966391/posts/default/7611525595969645002?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://tpmunas.blogspot.com/2012/02/soal-soal-un-dilengkapi-kode-rahasia.html" title="Soal-soal UN Dilengkapi Kode Rahasia" /><author><name>Daroil</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17932193319980166743</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="16" height="16" src="http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif" /></author></entry><entry gd:etag="W/&quot;DUIHSXw_eCp7ImA9WhRUGUU.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-7983610763382966391.post-5075169435303316017</id><published>2012-01-31T12:25:00.000+07:00</published><updated>2012-01-31T12:25:38.240+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2012-01-31T12:25:38.240+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="UNAS" /><title>Proses UN Harus Baik dan Kredibel</title><content type="html">&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ujian Nasional (UN) tahun ajaran 2011-2012 akan dilaksanakan pada bulan April-Mei 2012. Perdebatan mengenai perlu atau tidak UN dilaksanakan dianggap sudah selesai. Persoalan utama penyelenggaraan UN bukan lagi seputar perdebatan itu, melainkan langkah-langkah peningkatan pelaksanaan UN yang lebih baik dan kredibel dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;“UN tahun 2012 halal dilaksanakan,” kata menteru Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Mohammad Nuh, kepada wartawan di gedung Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud), Jakarta, Rabu (30 November 2011). Hadir dalam acara itu: Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Kemdikbud, Khairil Anwar Notodiputro, dan Kepala Badan Standar Nasional Pendidikan, Djemari Mardapi.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ia menjelaskan, terdapat empat hal penting yang menjadi focus agar proses penyelenggaraan UN menjadi baik dan kredibel. Pertama adalah, tingkat keamanan yang tinggi dan kerahasiaan yang kuat. Apabila soal UN bocor ke public, maka nilai UN sendiri hilang. Ini berarti UN sudah tidak bisa dikatakan kredibel dari sisi soalnya. Maka dari itu, Kemdikbud dan jajaran terkait akan berupaya keras untuk terus meningkatkan kemanan terhadap proses penyelenggaraan UN.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kedua, distribusi harus tepat dari sisi waktu, jumlah, bahan/materi yang akan diujikan. Dalam artian, waktu tepat, jumlah soal yang masuk ke kelas sesuai dengan jumlah siswa (tidak boleh ada kekurangan), dan materi yang diujikan sesuai dengan jadwal yang ditentukan. Jangan sampai jadwal mata pelajaran yang diujikan, misalnya bahasa Indonesia, tetapi yang dibagikan soal bahasa inggris.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ketiga, pada saat prosesi pelaksanaannya sendiri harus sudah ada jaminan. Mulai dari soal, jumlah soal, bahkan sampai kemanan dan kenyamanan anak didik dalam mengerjakan soal. “Jangan sampai pada saat ujian, suasananya tidak nyaman dan banyak kegaduhan, yang dapat mengakibatkan anak didik tidak konsentrasi mengikuti ujian,” kata Mendikbud.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dan yang keempat, ujar Mendikbud, itu pada system evaluasinya. Kebijakan UN sebagai penentu kelulusan tetap dengan menggunakan porsi 60:40, persentase dari nilai ujian dan rapor. Dalam hal ini, nilai rapor dijamin. Artinya, nilai rapor memang nilai kemampuan belajar anak yang bersangkutan, tidak ada manipulasi, mencekungkan atau menggelembungkan nilai. Rapor berfungsi untuk mengukur kompetensi siswa dalam ranah kognitif, afektif, dan psikomotorik, yang melekat pada diri murid selama mengikuti proses belajar di belajar di sekolah.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Apabila keempat hal tersebut sudah dapat dipenuhi, maka UN akan memberikan makna, yaitu pertama, ada pemetaan kualitas sekolah. Kedua, ujar Mendikbud, kita bisa mendapatkan data tentang kualitas si anak, yang selanjutnya menentukan anak tersebut lulus atau tidak.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Mendikbud mengatakan, kriteria UN 2011-2012 sama dengan UN 2010-2011, yaitu syarat kelulusan setiap anak didik tetap dilakukan oleh satuan pendidikan, dengan didasarkan pada hasil ujian yang dilakukan oleh sekolah, kelakuan/akhlak siswa di sekolah, dan hasil UN. Ketiga hal inilah yang diberlakukan satuan pendidikan yang nantinya akan menentukan anak tersebut lulus atau tidak.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sedangkan yang membedakan UN 2011-2012 dengan UN 2010-2011 adalah saat penggandaan.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;“Untuk soal tahun 2011-2012, kami akan menggunakan system sentralisasi. Kalau dulu digandakan oleh setiap provinsi, dimana kami memberi wewenang kepada pemenang tender, yang kemudian dilakukan penggandaan. Tahun ini, untuk UN SMP/MTS, SMA/MA, soalnya akan terpusat,” katanya. “Terpusat dalam artian bukan hanya satu percetakan yang mencetak, melainkan lebih dari satu. Dalam artian, semua soal di-cover dan dimonitor oleh pusat,” lanjut Mendikbud.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Mengapa menggunakan system sentralisasi? Mendikbud mengatakan, “Pertama, sistem sentralitas cakupan kontrolnya sempit, sehingga bisa lebih konsentrasi untuk melakukan pengawasan, keamanan, bahkan sampai dengan kualitas percetakannya”. Ia menambahkan, “Hal ini dilakukan bukan berarti kami sudah tidak mempercayai pihak provinsi. Tetapi lebih pada bagaimana kita meningkatkan penjaminan atau keamanannya lebih baik”.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kedua, dari aspek ekonomi, lebih efisien. Karena jika ada 30 percetakan, cetak 100, dengan 3 percetakan, cetak 100, dengan 3 percetakan cetak 1.000, pasti harga yang cetak 1.000 lebih murah. Jadi, biaya bisa ditekan.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ketiga, walaupun sentralisasi, Kemdikbud akan mengatur pendistribusian soal sehingga tidak akan terjadi keterlambatan. “Nanti kami akan membagi per-regional pendistribusian soal tersebut. Namun, untuk percetakan sendiri, tidak harus dari Jakarta. Jika ada percetakan daerah yang sesuai dengan standar yang telah ditentukan, maka dia berhak untuk mencetak soal UN. Namun, tetap dalam pengawasan dari pusat,” jelas Kemdikbud.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Salah satu standar kualitas percetakan yang ditentukan, yaitu menggunakan security printing, dengan menggunakan simbol atau kode-kode tertentu. Dari setiap naskah yang keluar ada symbol atau kode rahasia yang hanya diketahui oleh tim dari kementerian. Jadi, jika ada kebocoran dapat lebih dengan mudah mengidentifikasi dari mana mata rantai kebocoran tersebut. Diharapkan dengan pola seperti ini dapat menjamin kerahasiaannya. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Untuk mata pelajaran yang akan diujikan pada hari pertama, yaitu Bahasa Indonesia. Sebagai symbol bahwa UN ini diselenggarakan di negara Indonesia. Adapun kisi-kisi untuk seluruh mata pelajaran sudah disebar. Oleh karena itu, seluruh anak didik yang akan mengikuti UN nanti bisa banyak belajar dari kisi-kisi yang sudah dibuat.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;“Untuk itu, marilah kita kawal bersama, mudah-mudahan penyelenggaraan UN dapat berjalan aman, lancer, dengan menghasilkan lulusan yang lebih baik,” kata Mendikbud.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sedangkan hasil UN tingkat SMA/MA dan SMK akan diumumkan pada 24 Mei 2012. Tingkat SMP/MTs, SMPLB dan SMALB pada 2 Juni 2012. Sedangkan untuk pengumuman kelulusan UN tingkat SD, diserahkan pada provinsi.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;em&gt;Diambil dari Majalah Diknas edisi November 2011&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7983610763382966391-5075169435303316017?l=tpmunas.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/7983610763382966391/posts/default/5075169435303316017?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/7983610763382966391/posts/default/5075169435303316017?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://tpmunas.blogspot.com/2012/01/proses-un-harus-baik-dan-kredibel.html" title="Proses UN Harus Baik dan Kredibel" /><author><name>Daroil</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17932193319980166743</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="16" height="16" src="http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif" /></author></entry><entry gd:etag="W/&quot;CkcHQH0-fSp7ImA9WhRUE0o.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-7983610763382966391.post-886843485624379533</id><published>2012-01-24T08:53:00.001+07:00</published><updated>2012-01-24T08:53:51.355+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2012-01-24T08:53:51.355+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="PENDIDIKAN" /><title>Sertifikasi Guru Harus Lalui Uji Kompetensi Awal</title><content type="html">&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;YOGYA (KRjogja.com)&lt;/strong&gt; - Sebanyak 3.245 guri dari 48.913  guru yang layak sertifikasi, pada tahun ini akan mengikuti proses  sertifikasi. Namun demikian, aturan sertifikasi sedikit berbeda dengan  tahun sebelumnya dimana para guru harus mengikuti uji kompetensi awal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kepala Seksi (kasi) Program dan Sistem Evaluasi Lembaga Penjaminan Mutu  Pendidikan (LPMP) DIY, Joko Saroso mengungkapkan, sertifikasi guru  sebelumnya hanya melalui proses Pendidikan dan Latihan Profesi Guru  (PLPG) dan portofolio. Sementara tahun ini, guru yang tidak lulus uji  kompetensi nantinya tidak bisa mengikuti PLPG.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"Mereka harus  mengulang ujian tersebut tahun depan untuk bisa kembali ikut PLPG. Uji  kompetensi sendiri diselenggarakan di tiap kabupaten/kota. Hasil uji  kompetensi akan dikirim ke pusat pengembangan profesi pendidik untuk  dinilai layak tidaknya guru ikut PLPG," ujarnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menurutnya,  uji kompetensi awal rencananya akan digelar pada akhir Februari nanti.  LPMP yang mendapatkan naskah soal dari tim konsorsium sertifikasi guru  sebagai pembuat naskah soal bertugas menggandakan soal tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Guru yang lulus uji kompetensi tersebut, lanjutnya, baru bisa mengikuti  PLPG. Diakui, berbeda dari tahun-tahun sebelumnya ketika masa kerja  menjadi syarat utama, maka tahun ini usia guru menjadi kriteria pertama  pemrosesan sertifikasi, yakni guru yang berpendidikan S1/D4 atau belum  S1 namun sudah berusia 50 tahun dan memiliki masa kerja lebih dari 20  tahun atau mencapai golongan IV/a.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Selanjutnya pangkat dan  golongan menjadi syarat sertifikasi. Guru yang dapat mengikuti proses  tersebut juga memiliki masa kerja sebelum tahun 2005. "Dengan jumlah  tersebut, maka hingga saat ini jumlah guru di DIY yang belum  tersertifikasi mencapai 21.010 orang. Guru yang belum lulus S1 namun  mengikuti proses sertifikasi harus menyelesaikan studinya sebelum 2015,"  imbuhnya.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7983610763382966391-886843485624379533?l=tpmunas.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/7983610763382966391/posts/default/886843485624379533?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/7983610763382966391/posts/default/886843485624379533?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://tpmunas.blogspot.com/2012/01/sertifikasi-guru-harus-lalui-uji.html" title="Sertifikasi Guru Harus Lalui Uji Kompetensi Awal" /><author><name>Daroil</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="32" height="24" src="http://3.bp.blogspot.com/_v2j-MUhBRmY/SxXKS2_QPHI/AAAAAAAAACE/JaVIiI4S8gg/S220/PIC_0028.JPG" /></author></entry><entry gd:etag="W/&quot;CEUNRnY6fyp7ImA9WhRUEE4.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-7983610763382966391.post-8602398647826978834</id><published>2012-01-20T11:04:00.001+07:00</published><updated>2012-01-20T11:04:57.817+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2012-01-20T11:04:57.817+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="UNAS" /><title>BSNP Ubah POS UN</title><content type="html">&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;YOGYA (KRjogja.com) -&lt;/strong&gt; Badan Standar Nasional Pendidikan  (BSNP) mengubah aturan dalam Prosedur Operasional Standar Ujian  Nasional (POS UN) terutama jadwal dan regulasi lainnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koordinator UN DIY, Baskara Aji mengungkapkan, perubahan POS UN tersebut  disampaikan dalam surat edaran Nomor 0001/BSNP/SDAR/I/2012 yang dikirim  ke daerah. Dalam edaran tersebut tercantum setidaknya empat ralat dalam  POS UN 2012 ini seperti jadwal ujian teori kejuruan SMK yang sedianya  akan digelar pada 22 Maret diajukan menjadi 19 Maret. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lalu,  kata Aji hasil dari ujian teori tersebut nantinya digabung dengan ujian  praktek kejuruan yang dilaksanakan paling lambat pada 16 Maret. Kedua  nilai ujian tersebut nantinya akan menjadi salah satu syarat kelulusan  siswa SMK&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"BSNP tidak memberitahu alasan perubahan POS ini.  Tahun lalu saja POS UN berubah sampai lima kali. Sampai saat ini pun  kami masih menunggu dan bersiap jika ada perubahan lain," ujarnya Selasa  (17/1).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aji menyebutkan, selain perubahan jadwal ujian untuk  SMK, perubahan juga terjadi pada jadwal UN SD/MI/SDLB. Yakni yang semula  pada 8-10 Mei menjadi 7-9 Mei. Sedangkan pengumuman ujiannya justru  diundur dari semula 4 Juni menjadi 16 Juni.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"Selain jadwal,  terdapat pula perubahan kebijakan untuk peserta UN tuna netra dan low  vision. Yakni diperbolehkan membawa alat bantu khusus ke dalam ruangan  kelas seperti kaca pembesar atau alas huruf braille agar mereka tidak  mengalami kesulitan teknis dalam mengerjakan soal ujian," tuturnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meski masih memungkinkan adanya perubahan lain, pihaknya mengaku akan  segera melakukan sosialisasi pada dinas di kabupaten dan kota. "Kami  akan segera mensosialisasikan surat edaran ini ke dinas kabupaten dan  kota agar sekolah juga mengetahui perubahan POS UN dan bisa  mempersiapkan diri," tandasnya.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7983610763382966391-8602398647826978834?l=tpmunas.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/7983610763382966391/posts/default/8602398647826978834?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/7983610763382966391/posts/default/8602398647826978834?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://tpmunas.blogspot.com/2012/01/bsnp-ubah-pos-un.html" title="BSNP Ubah POS UN" /><author><name>Daroil</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17932193319980166743</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="16" height="16" src="http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif" /></author></entry><entry gd:etag="W/&quot;DkIFQHw8eCp7ImA9WhRVGUg.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-7983610763382966391.post-3490180786777019995</id><published>2012-01-19T13:28:00.000+07:00</published><updated>2012-01-19T13:28:31.270+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2012-01-19T13:28:31.270+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="UNAS" /><title>Strategi Persiapkan Psikologis Siswa Jelang UN</title><content type="html">&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;JAKARTA, KOMPAS.com &lt;/strong&gt;— Pelaksanaan ujian nasional (UN)  memang masih tiga bulan lagi. Pada April mendatang, siswa SMA akan  menghadapi ujian yang menjadi penentu kelulusan mereka dari jenjang  pendidikan menengah. Meski masih akan berlangsung dalam hitungan bulan,  sejumlah sekolah sudah melakukan berbagai persiapan. Ada yang sudah  menggelar uji coba alias &lt;em&gt;try out&lt;/em&gt;, ada pula yang sudah mengadakan bimbingan belajar bagi para siswa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di  luar persiapan yang bersifat akademis, SMA Negeri 24, Jakarta, ternyata  punya strategi lain yang dinilai perlu dipersiapkan untuk mendukung  kesuksesan siswa dalam pelaksanaan UN. Apa persiapannya?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;strong&gt;Persiapan psikologis siswa&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sejak  awal semester, di seluruh ruang kelas tiga (kelas XII) SMAN 24 sudah  diatur tempat duduk yang akan diduduki siswa pada ujian nasional.  Pemberitahuan nomor dan lokasi ujian memang sudah diberitahukan  jauh-jauh hari dengan tujuan agar siswa tidak kaget dengan posisi yang  pasti berbeda dengan yang didiami sehari-hari. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"Dengan begitu,  saat ujian nanti tidak kaget, siswa akan merasakan suasana seperti  sekolah sehari-hari,” ujar Wirda, Wakil Sarana Prasarana dan Humas SMAN  24, Jakarta, saat dijumpai &lt;em&gt;Kompas.com, &lt;/em&gt;Rabu (18/1/2012).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mengetahui  sejak awal posisi duduk saat ujian, diakui salah seorang siswa kelas  XII IPA 1, Aditya Dwi R, sangat membantu persiapannya menghadapi ujian  nasional. Selain lebih siap mental, ia juga lebih mengenal teman-teman  yang akan berada pada ruangan yang sama pada saat ujian.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"Yang  tadinya kami tidak terlalu kenal dekat, menjadi akrab dengan teman  sebangku yang baru. Atau, misalnya dengan saya diabsen awal harus duduk  di bangku depan, yang tadinya di duduk dibelakang menjadi enggak kaget  lagi saat harus duduk di depan nantinya," ujar Adit.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Secara  psikologis, menurut dia, hal ini membuat suasana lebih nyaman dan  percaya diri.&amp;nbsp; "Makanya dari sekarang dibiasakan supaya terbiasa.  Sehingga percaya dirinya sudah ada,” jelas Wirda.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Selain itu,  sekolah yang berlokasi di kawasan Lapangan Tembak, Jakarta Selatan, ini  juga mengadakan penyuluhan yang bisa memotivasi semangat dan spiritual  siswa. Program ini dinamakan Bina Mental Spiritual. Orangtua siswa juga  berkontribusi dalam program motivasi ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"Mendekati UN nanti  kita lebih sering mengadakan penyuluhan itu dengan mengundang orang  (motivator). Misalnya kita pernah melakukan penyuluhan motivasi dari  perguruan tinggi UI oleh Marta Rizal,” ungkap Ida Febriyani, wakil  kesiswaan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat ditanya mengenai persiapan apa saja yang sudah  dilakukan untuk menyambut UN tahun ini, Aditya mengungkapkan, dirinya  sudah memasuki tahap "waspada".&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"Persiapan UN sudah memasuki  tahap waspada. Mulai dari bimbel-bimbel diikuti semua, latihan-latihan  dari guru-guru maupun dari soal yang kita buat sendiri. Kita juga harus  pelajari materi-materi di kelas X dan XI, mempelajari dan hafalkan  rumus-rumus eksakta," ujarnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aditya juga mengaku &lt;em&gt;nervous&lt;/em&gt; dalam menghadapi UN. "Deg-degan, tapi ada juga perasaan senang karena mau lulus. Kita nanti &lt;em&gt;dapetin&lt;/em&gt;  perguruaan tinggi apa, dan ada juga perasaan aneh dalam diri setelah  lulus nanti apa yang akan kita jalanin, bagaimana menjalaninya. Karena  kan kita semua enggak sama. Ada yang prospek kedepannya mau langsung  lulus langsung kuliah, ada yang mau kerja, atau kerja sambil kuliah,  bahkan ada yang mau menikah,” papar Aditya.                              &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7983610763382966391-3490180786777019995?l=tpmunas.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/7983610763382966391/posts/default/3490180786777019995?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/7983610763382966391/posts/default/3490180786777019995?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://tpmunas.blogspot.com/2012/01/strategi-persiapkan-psikologis-siswa.html" title="Strategi Persiapkan Psikologis Siswa Jelang UN" /><author><name>Daroil</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="32" height="24" src="http://3.bp.blogspot.com/_v2j-MUhBRmY/SxXKS2_QPHI/AAAAAAAAACE/JaVIiI4S8gg/S220/PIC_0028.JPG" /></author></entry><entry gd:etag="W/&quot;Ck8ERHc4fSp7ImA9WhRVGEo.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-7983610763382966391.post-7562298866289752063</id><published>2012-01-18T13:46:00.000+07:00</published><updated>2012-01-18T14:13:25.935+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2012-01-18T14:13:25.935+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="UNAS" /><title>SALAH PAKET SOAL</title><content type="html">Bidang studi dan paket soal sangat berpengaruh besar terhadap kunci jawaban. Tips agar siswa tidak salah dalam memilih paket adalah :&lt;br /&gt;
&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Pengawas harus mengawasi dengan standar baku pengawasan Ujian Nasional&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Paket soal diusahakan tidak teralu beda jauh antara paket yang ada. Misal 01 dan 02, 11 dan 12&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Jika nama/nomor paket terlalu jauh digitnya akan sangat rawan terhadap kekeliruan dalam pengisian &amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; nama/nomor paket. Misal Paket 01 dan 14, maka jika ada siswa yang mengisi paket 04 tidak dapat &amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; terdeteksi paket salah, namun jika paketnya 01 dan 02, jika ada siswa yang mengisi 03 maka dianggap&amp;nbsp; paket kelirru dan operator bisa membantu untuk mengedit, karena jika peket itu tetap dibiarkan salah&amp;nbsp; maka nilai siswa yang bersangkutan menjadi jelek.&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;Berikut beberapa sekolah yang salah dalam pengisian paketnya :&lt;br /&gt;
1. &lt;a href="http://www.4shared.com/folder/OpLp_d69/SMP_MUH_2_MINGGIR.html" target="blank"&gt;SMP Muh 2 Minggir&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
2.&lt;a href="http://www.4shared.com/folder/PA5RcfHo/SMP_BM_2_MINGGIR.html" target="blank"&gt; SMP Budia Mulia 2 Minggir&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
3. &lt;a href="http://www.4shared.com/folder/xARYEXIv/MTs_IBNUL_QOYIM.html" target="blank"&gt;MTs Ibnul Qoyim Berbah&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
Untuk password sama ketika mendownload hasil Latihan UN. &lt;br /&gt;
Semoga pengalaman ini menjadi bahan evaluasi&amp;nbsp; pada pelaksanaan berikutnya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7983610763382966391-7562298866289752063?l=tpmunas.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/7983610763382966391/posts/default/7562298866289752063?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/7983610763382966391/posts/default/7562298866289752063?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://tpmunas.blogspot.com/2012/01/salah-paket-soal.html" title="SALAH PAKET SOAL" /><author><name>Daroil</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="32" height="24" src="http://3.bp.blogspot.com/_v2j-MUhBRmY/SxXKS2_QPHI/AAAAAAAAACE/JaVIiI4S8gg/S220/PIC_0028.JPG" /></author></entry><entry gd:etag="W/&quot;DEUGRHg4eip7ImA9WhRVGEs.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-7983610763382966391.post-5611729318758362300</id><published>2012-01-18T12:57:00.003+07:00</published><updated>2012-01-18T12:57:05.632+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2012-01-18T12:57:05.632+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="UNAS" /><title>BSNP Ralat Jadwal UN SD</title><content type="html">&lt;strong style="background-color: white; color: #333333; font-family: Helvetica, Arial, FreeSans, sans-serif; font-size: 12px; line-height: 16px; text-align: justify;"&gt;JOGJA&lt;/strong&gt;&lt;span style="background-color: white; color: #333333; font-family: Helvetica, Arial, FreeSans, sans-serif; font-size: 12px; line-height: 16px; text-align: justify;"&gt;&amp;nbsp;- Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) meralat sejumlah aturan dalam Prosedur Operasional Standar Ujian Nasional (POS UN) tahun ini. Salah satunya adalah perubahan jadwal UN sekolah dasar yang dimajukan.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br style="background-color: white; color: #333333; font-family: Helvetica, Arial, FreeSans, sans-serif; font-size: 12px; line-height: 16px; text-align: justify;" /&gt;&lt;span style="background-color: white; color: #333333; font-family: Helvetica, Arial, FreeSans, sans-serif; font-size: 12px; line-height: 16px; text-align: justify;"&gt;Koordinator UN DI Jogjakarta Baskara Aji kepada wartawan di kantor Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Dikpora) DIJ mengungkap Surat Edaran Nomor 0001/BSNP/SDAR/I/2012 yang dikirim ke daerah.&lt;/span&gt;&lt;br style="background-color: white; color: #333333; font-family: Helvetica, Arial, FreeSans, sans-serif; font-size: 12px; line-height: 16px; text-align: justify;" /&gt;&lt;span style="background-color: white; color: #333333; font-family: Helvetica, Arial, FreeSans, sans-serif; font-size: 12px; line-height: 16px; text-align: justify;"&gt;Dalam surat itu, BSNP mengubah sejumlah jadwal ujian bagi peserta UN. ”BSNP tidak memberitahu alasan perubahan ini. Tahun lalu saja POS UN berubah sampai lima kali," ujarnya kemarin (17/1).&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br style="background-color: white; color: #333333; font-family: Helvetica, Arial, FreeSans, sans-serif; font-size: 12px; line-height: 16px; text-align: justify;" /&gt;&lt;span style="background-color: white; color: #333333; font-family: Helvetica, Arial, FreeSans, sans-serif; font-size: 12px; line-height: 16px; text-align: justify;"&gt;Ada empat ralat dalam POS UN 2012 yang dicantumkandi surat edaran tersebut. Yaitu jadwal ujian teori kejuruan SMK yang sedianya digelar 22 Maret dimajukan menjadi 19 Maret.&lt;/span&gt;&lt;br style="background-color: white; color: #333333; font-family: Helvetica, Arial, FreeSans, sans-serif; font-size: 12px; line-height: 16px; text-align: justify;" /&gt;&lt;span style="background-color: white; color: #333333; font-family: Helvetica, Arial, FreeSans, sans-serif; font-size: 12px; line-height: 16px; text-align: justify;"&gt;Nilai ujian teori tersebut nantinya digabung dengan ujian praktik kejuruan yang dilaksanakan paling lambat 16 Maret. Kedua nilai ini menjadi salah satu syarat kelulusan siswa SMK.&lt;/span&gt;&lt;br style="background-color: white; color: #333333; font-family: Helvetica, Arial, FreeSans, sans-serif; font-size: 12px; line-height: 16px; text-align: justify;" /&gt;&lt;span style="background-color: white; color: #333333; font-family: Helvetica, Arial, FreeSans, sans-serif; font-size: 12px; line-height: 16px; text-align: justify;"&gt;Perubahan lain adalah jadwal pelaksanaan UN SD/MI/SDLB yang awalnya 8-10 Mei maju menjadi 7-9 Mei. Sedangkan pengumuman ujiannya justru diundur dari 4 Juni menjadi 16 Juni.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br style="background-color: white; color: #333333; font-family: Helvetica, Arial, FreeSans, sans-serif; font-size: 12px; line-height: 16px; text-align: justify;" /&gt;&lt;span style="background-color: white; color: #333333; font-family: Helvetica, Arial, FreeSans, sans-serif; font-size: 12px; line-height: 16px; text-align: justify;"&gt;Sementara untuk peserta UN tuna netra dan low vision nantinya dibolehkan membawa alat bantu khusus ke ruangan kelas. Alat itu seperti kaca pembesar atau alas huruf braille. Dengan demikian, mereka tidak mengalami kesulitan teknis ketika mengerjakan soal ujian. ”Kami masih menunggu jika ada perubahan lain,” ujarnya.&lt;/span&gt;&lt;br style="background-color: white; color: #333333; font-family: Helvetica, Arial, FreeSans, sans-serif; font-size: 12px; line-height: 16px; text-align: justify;" /&gt;&lt;span style="background-color: white; color: #333333; font-family: Helvetica, Arial, FreeSans, sans-serif; font-size: 12px; line-height: 16px; text-align: justify;"&gt;Pihaknya akan segera menyosialisasikan perubahan ini ke dinas kabupaten dan kota melalui surat edaran agar sekolah mengetahui perubahan POS UN.&lt;/span&gt;&lt;br style="background-color: white; color: #333333; font-family: Helvetica, Arial, FreeSans, sans-serif; font-size: 12px; line-height: 16px; text-align: justify;" /&gt;&lt;span style="background-color: white; color: #333333; font-family: Helvetica, Arial, FreeSans, sans-serif; font-size: 12px; line-height: 16px; text-align: justify;"&gt;Terkait pendistribusian naskah soal UN yang rencananya dilakukan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) pada akhir Maret ke masing-masing daerah, Aji tidak mempermasalahkan. Distribusi harus sudah didapatkan pokja UN H-2 dengan jumlah soal yang pas.&lt;/span&gt;&lt;br style="background-color: white; color: #333333; font-family: Helvetica, Arial, FreeSans, sans-serif; font-size: 12px; line-height: 16px; text-align: justify;" /&gt;&lt;span style="background-color: white; color: #333333; font-family: Helvetica, Arial, FreeSans, sans-serif; font-size: 12px; line-height: 16px; text-align: justify;"&gt;Pihaknya akan mengirimkan satu atau dua orang panitia yang akan menjadi tim UN pusat di daerah. Selanjutnya BSNP akan menyerahkan naskah soal UN ke masing-masing kepala dinas pendidikan provinsi untuk diserahkan ke perusahaan percetakan.&lt;/span&gt;&lt;br style="background-color: white; color: #333333; font-family: Helvetica, Arial, FreeSans, sans-serif; font-size: 12px; line-height: 16px; text-align: justify;" /&gt;&lt;span style="background-color: white; color: #333333; font-family: Helvetica, Arial, FreeSans, sans-serif; font-size: 12px; line-height: 16px; text-align: justify;"&gt;”Kami berharap naskah soal tidak terlalu lama di pokja karena harus ada pengawasan ketat,” jelasnya.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br style="background-color: white; color: #333333; font-family: Helvetica, Arial, FreeSans, sans-serif; font-size: 12px; line-height: 16px; text-align: justify;" /&gt;&lt;span style="background-color: white; color: #333333; font-family: Helvetica, Arial, FreeSans, sans-serif; font-size: 12px; line-height: 16px; text-align: justify;"&gt;Secara terpisah Kepala SMAN 10 Jogja Timbul Mulyono menegaskan sekolah sudah siap menghadapi UN. Selain mengadakan sosialisasi kepada 168 siswa peserta UN maupun orang tua murid, juga menggelar pendalaman materi sejak kelas X.&lt;/span&gt;&lt;br style="background-color: white; color: #333333; font-family: Helvetica, Arial, FreeSans, sans-serif; font-size: 12px; line-height: 16px; text-align: justify;" /&gt;&lt;span style="background-color: white; color: #333333; font-family: Helvetica, Arial, FreeSans, sans-serif; font-size: 12px; line-height: 16px; text-align: justify;"&gt;”Kami memberikan pendalaman materi mata pelajaran yang diujikan dalam UN pada pukul 06.30 sampai 07.30 untuk siswa sejak kelas X,” jelasnya.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br style="background-color: white; color: #333333; font-family: Helvetica, Arial, FreeSans, sans-serif; font-size: 12px; line-height: 16px; text-align: justify;" /&gt;&lt;span style="background-color: white; color: #333333; font-family: Helvetica, Arial, FreeSans, sans-serif; font-size: 12px; line-height: 16px; text-align: justify;"&gt;Timbul menambahkan, mendekati pelaksanaan UN kali ini, sekolah menyelenggarakan empat kali latihan UN dimulai 30 Januari. Latihan ujian dilaksanakan di tingkat sekolah, tingkat Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) Kota Jogja, dan MKKS Provinsi DIY.&lt;/span&gt;&lt;br style="background-color: white; color: #333333; font-family: Helvetica, Arial, FreeSans, sans-serif; font-size: 12px; line-height: 16px; text-align: justify;" /&gt;&lt;span style="background-color: white; color: #333333; font-family: Helvetica, Arial, FreeSans, sans-serif; font-size: 12px; line-height: 16px; text-align: justify;"&gt;”Hasil dari latihan UN ini akan kami laporkan kepada orang tua pada 4 Februari untuk kemudian dievaluasi,” imbuhnya.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7983610763382966391-5611729318758362300?l=tpmunas.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/7983610763382966391/posts/default/5611729318758362300?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/7983610763382966391/posts/default/5611729318758362300?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://tpmunas.blogspot.com/2012/01/bsnp-ralat-jadwal-un-sd.html" title="BSNP Ralat Jadwal UN SD" /><author><name>Daroil</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="32" height="24" src="http://3.bp.blogspot.com/_v2j-MUhBRmY/SxXKS2_QPHI/AAAAAAAAACE/JaVIiI4S8gg/S220/PIC_0028.JPG" /></author></entry><entry gd:etag="W/&quot;C0IFRHwyeSp7ImA9WhRVF0o.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-7983610763382966391.post-7541414072828211550</id><published>2012-01-17T10:38:00.001+07:00</published><updated>2012-01-17T10:38:35.291+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2012-01-17T10:38:35.291+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="PENDIDIKAN" /><title>UU Guru dan Dosen Tetap Dijalankan</title><content type="html">&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;JAKARTA (KRjogja.com)&lt;/strong&gt; - Kementerian Pendidikan dan  Kebudayaan (Kemendikbud) menyatakan akan tetap menjalankan Undang-undang  (UU) no 14 tahun 2005 tentang guru dan dosen sampai proses sertifikasi  selesai dilaksanakan di tahun 2015 nanti.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Demikian Disampaikan  Ketua Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Peningkatan  Mutu Pendidikan BP PSDM Kemendikbud, Syawal Goeltom di Jakarta Jumat  (13/1). Setelah guru diakui sebagai profesi unggulan maka akan ada  tuntutan terhadap kinerjanya. Untuk mengetahui apakah seorang guru  berlaku profesional atau tidak maka caranya melalui uji kompetensi.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;"Yang  dimaksud dengan guru profesional adalah mereka yang menguasai bahan  ajar dan perancangan pembelajaran. Jika tidak diuji bagaimana kita bisa  tahu mereka menguasai atau tidak," kata Syawal .&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Meski amanat  undang-undang menyebutkan sertifikasi harus selesai di tahun 2015 namun  bukan berarti semua guru yang turut serta mendapatkan sertifikasi.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Jika  seorang guru tidak lulus di tahun 2012 maka guru tersebut diperbolehkan  untuk mengikuti uji kompetensi lagi di dua tahun berikutnya. "Mereka  yang tidak lulus istirahat dulu setahun dan tetap mengajar. Dua tahun  tahun berikutnya baru ikut lagi. Ini aspek keadilan demi memberikan  kesempatan kepada yang lain," papar Syawal.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Meskipun ada yang  tidak lulus uji kompetensi, yang penting adalah amanat undang-undang  sudah dipenuhi. Amanatnya kan bukan semua guru lulus sertifikasi. Di  antara mereka ada yang layak dan tidak layaknya. Pemerintah ingin  membenahi empat lapisan yang berkaitan dengan peningkatan mutu guru.  Mulai dari perekrutan mahasiswa di perguruan tinggi, proses pendidikan  mereka, rekrutmen guru hingga pengurusan kepangkatan dan distribusi guru  yang selama ini dinilai masih bermasalah.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;"Tidak bisa kami biarkan seperti ini terus, bagaimana bisa sekolah menjadi pusat peradaban kalau dibiarkan terus," katanya.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tahun  2013 nanti kinerja guru akan dinilai sesuai dengan Peraturan  Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara Reformasi dan Birokrasi No 16  Tahun 2009. Sesuai dengan tuntutan guru yang ingin diakui secara  profesional, maka standar kerja mereka pun harus ada.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;"Mereka yang  meminta (untuk diakui profesional), maka harus ada standar kinerja  mereka. Ini bisa diukur dari uji kompetensi dan observasi," kata Syawal.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7983610763382966391-7541414072828211550?l=tpmunas.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/7983610763382966391/posts/default/7541414072828211550?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/7983610763382966391/posts/default/7541414072828211550?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://tpmunas.blogspot.com/2012/01/uu-guru-dan-dosen-tetap-dijalankan.html" title="UU Guru dan Dosen Tetap Dijalankan" /><author><name>Daroil</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="32" height="24" src="http://3.bp.blogspot.com/_v2j-MUhBRmY/SxXKS2_QPHI/AAAAAAAAACE/JaVIiI4S8gg/S220/PIC_0028.JPG" /></author></entry><entry gd:etag="W/&quot;C0MFRnY7fip7ImA9WhRVF0o.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-7983610763382966391.post-2701651594546318545</id><published>2012-01-17T10:36:00.001+07:00</published><updated>2012-01-17T10:36:57.806+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2012-01-17T10:36:57.806+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="PENDIDIKAN" /><title>Dinas Pendidikan Purworejo Bebaskan SPP</title><content type="html">&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;PURWOREJO (KRjogja.com) -&lt;/strong&gt; Kepala Dinas Pendidikan dan  kebudayaan (P &amp;amp; K) Kabupaten Purworejo, Bambang Aryawan melarang  pungutan Sumbanan Penyelenggaraan Pendidikan (SPP) mulai tahun 2012  karena sudah ditanggung Bantuan Operasional Sekolah (BOS) yang  disalurkan melalui ABPD.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menurut Bambang jika ada temuan  pungutan, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (P &amp;amp; K) Kabupaten  Purworejo melakukan verifikasi dan meminta mengembalikan kepada siswa.  Kebijakan ini akan disosialisasikan kepada seluruh SD dan SD melalui  surat edaran setelah menghitung biaya operasional satuan pendidikan  (BOSP).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hasilnya, kata Bambang untuk SD/MI, BOSP terhitung Rp  608.164 persiswa pertahun, SMP/MTs Rp 814.493 per siswa per tahun dan  SMA/MA Rp 1.398.668 persiswa pertahun. Sedangkan BOSP SD sudah terpenuhi  oleh BOS pusat sebesar Rp 580.000 persiswa pertahun dan dampingan BOS  Provinsi Jateng Rp 30.000 persiswa pertahun.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, BOS SMP  dari pemerintah pusat Rp 710.000 persiswa pertahun dan dampingan  provinsi Rp 50.000 persiswa pertahun belum mencukupi BOSP. Pemerintah  Kabupaten Purworejo mengalokasikan APBD untuk BOS daerah Rp 40.000  persiswa pertahun. &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7983610763382966391-2701651594546318545?l=tpmunas.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/7983610763382966391/posts/default/2701651594546318545?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/7983610763382966391/posts/default/2701651594546318545?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://tpmunas.blogspot.com/2012/01/dinas-pendidikan-purworejo-bebaskan-spp.html" title="Dinas Pendidikan Purworejo Bebaskan SPP" /><author><name>Daroil</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="32" height="24" src="http://3.bp.blogspot.com/_v2j-MUhBRmY/SxXKS2_QPHI/AAAAAAAAACE/JaVIiI4S8gg/S220/PIC_0028.JPG" /></author></entry><entry gd:etag="W/&quot;C0QFRXk7eyp7ImA9WhRVF0o.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-7983610763382966391.post-8540096838014757314</id><published>2012-01-17T10:35:00.000+07:00</published><updated>2012-01-17T10:35:14.703+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2012-01-17T10:35:14.703+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="UNAS" /><title>Penggandaan Soal UN Harus 'Diperjelas'</title><content type="html">&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;YOGYA (KRjogja.com)&lt;/strong&gt; - Dinas Pendidikan Pemuda dan Olah  Raga (Disdikpora) DIY berharap, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan  bisa segera mengeluarkan aturan pasti mengenai pengadaan soal untuk  Ujian Nasionall (UN). Hal tersebut dimaksudkan agar bisa dilakukan  persiapan lebih matang dan fokus.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kepala Disdikpora DIY,  Baskara Aji mengungkapkan, sebelumnya sempat muncul adanya aturan yang  menyebut bahwa pengadaan soal UN akan dilakukan di percetakan regional.  Yakni satu percetakan di wilayah tertentu yang akan menggandakan soal UN  untuk beberapa daerah di regionalnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, dalam  perkembangannya, muncul adanya wacana untuk menggunakan security  printing atau pencetakan rahasia yang langsung dilakukan oleh pusat.  Kebijakan tersebut dilakukan untuk mengantisipasi terjadinya kebocoran  naskah soal di percetakan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"Sebenarnya kami tidak  mempermasalahkan munculnya kebijakan penggadaan soal diluar daerah.  Bahkan bila benar penggandaan naskah soal UN dilakukan di luar DIY, maka  Disdikpora bisa lebih konsentrasi dalam mempersiapkan hal-hal lainnya  terkait UN di DIY," ujarnya, Minggu (15/1).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meski demikian,  belum adanya keputusan dari pusat terkait penggandaan soal membuat DIY  harus mempersiapkan berbagai skenario dan rencana lain. Terutama jika  terjadi keterlambatan pendistribusian soal UN. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"Kami berharap  kebijakan penggandaan soal dan pendistribusian soal tersebut bisa  diperjelas sehingga kami bisa lebih fokus mempersiapkan hal lain.  Persiapan matang diperlukan agar tidak merugikan peserta ujian,"  tuturnya.&lt;br /&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;br /&gt;
UN DIY di tingkat SMA/MA/SMK akan digelar pada  16-19 April mendatang. Sedangkan di tingkat SMP/MTs pada 23-26 April dan  SD/MI pada 8-10 Mei. Berdasarkan Daftar Nominasi Sementara (DNS)  peserta UN SMA/MA pada 2012 ini mencapai 18.850 siswa, dan SMK 23.893  siswa. Sementara di tingkat SMP/MTs sebanyak 49.475 dan tingkat SD  sebanyak 50.210 siswa. &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7983610763382966391-8540096838014757314?l=tpmunas.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/7983610763382966391/posts/default/8540096838014757314?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/7983610763382966391/posts/default/8540096838014757314?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://tpmunas.blogspot.com/2012/01/penggandaan-soal-un-harus-diperjelas.html" title="Penggandaan Soal UN Harus 'Diperjelas'" /><author><name>Daroil</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="32" height="24" src="http://3.bp.blogspot.com/_v2j-MUhBRmY/SxXKS2_QPHI/AAAAAAAAACE/JaVIiI4S8gg/S220/PIC_0028.JPG" /></author></entry><entry gd:etag="W/&quot;DEcDQ348fyp7ImA9WhRVE0g.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-7983610763382966391.post-2603468431838656024</id><published>2012-01-12T15:14:00.001+07:00</published><updated>2012-01-12T15:14:32.077+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2012-01-12T15:14:32.077+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="UNAS" /><title>Sekolah Mulai Gelar Penjajakan UN</title><content type="html">&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;SEMARANG, suaramerdeka.com - &lt;/strong&gt;Menjelang pelaksanaan  Ujian Nasional (UN) April 2012 mendatang, sekolah mulai melakukan  penjajakan atau uji coba soal kepada para siswanya. Langkah ini  dilakukan agar para siswa lebih siap dan sukses dalam menghadapi ujian  kedepannya.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMA Kota  Semarang Bambang Nianto Mulyo mengatakan, untuk jenjang SMA, MKKS  berinisiatif melaksanakan lima kali penjajakan UN kepada siswa. "Lima  kali uji coba tersebut terbagi, dua diselenggarakan oleh MKKS, sedangkan  tiga lainnya dilakukan oleh sekolah," ungkapnya, Rabu (11/1).&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pelaksanaan  penjajakan soal itu dilakukan dengan periode dua minggu sekali di  sekolah masing-masing, baik negeri atau swasta. Materi yang diujikan  juga sesuai dengan petunjuk pelaksanaan UN 2012, yakni dengan mekanisme  dan jadwal yang sama.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;"Harapannya, dengan penjajakan yang  dilakukan sebelum UN ini, hasil ujian siswa nanti akan lebih baik.  Apalagi aturan dan petunjuk sudah disosialisasikan ke masing-masing  sekolah sejak saat ini," katanya.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sementara itu, penjajakan UN  juga sudah dilakukan di jenjang SMP. Bagi jenjang SMP penjajakan  dilaksanakan selama empat hari dengan jadwal ujian secara berurutan,  Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Matematika, dan IPA. Sedangkan,  jenjang SMA juga dilaksanakan selama empat hari, dan jadwal disesuaikan  dengan masing-masing program IPA, IPS, Bahasa, atau Keagamaan.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ujian  Nasional untuk tingkat SMA/MA akan dilaksanakan pada 16-19 April 2012,  UN susulan pada 23-26 April. Untuk jenjang&amp;nbsp;&amp;nbsp; SMP/MTs dan SMPLB,  dilaksanakan pada 23-26 April 2012, dan UN susulan akan berlangsung 30- 4  Mei 2012. Untuk jenjang&amp;nbsp;&amp;nbsp; SD/MI/SDLB UN akan digelar pada 7-9 Mei 2012,  dan UN susulan pada 14-16 Mei 2012&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7983610763382966391-2603468431838656024?l=tpmunas.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/7983610763382966391/posts/default/2603468431838656024?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/7983610763382966391/posts/default/2603468431838656024?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://tpmunas.blogspot.com/2012/01/sekolah-mulai-gelar-penjajakan-un.html" title="Sekolah Mulai Gelar Penjajakan UN" /><author><name>Daroil</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="32" height="24" src="http://3.bp.blogspot.com/_v2j-MUhBRmY/SxXKS2_QPHI/AAAAAAAAACE/JaVIiI4S8gg/S220/PIC_0028.JPG" /></author></entry><entry gd:etag="W/&quot;D04MRX48eCp7ImA9WhRVE0g.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-7983610763382966391.post-2713337232234980443</id><published>2012-01-12T15:13:00.000+07:00</published><updated>2012-01-12T15:13:04.070+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2012-01-12T15:13:04.070+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="UNAS" /><title>Cegah Kebocoran, Pola Jawaban UN akan Dianalisis</title><content type="html">&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;YOGYA (KRjogja.com) &lt;/strong&gt;- Untuk menekan kebocoran soal  dalam Ujian Nasional (UN) dan mencegah aksi contek massal, Dinas  Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) DIY akan menerapkan  formulasi baru dengan analisis pola jawaban siswa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kepala Dinas  Pendidikan Pemuda dan Olah Raga (Disdikpora) DIY, Baskara Aji  mengungkapkan, kebijakan pengawasan pola jawaban tersebut seperti yang  digulirkan pula oleh Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).  Analisis pola jawaban dilakukan untuk mengetahui secara cepat jika ada  kasus contek massal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"Pola jawaban UN selama ini sudah kami analisis dan DIY mendukung penuh untuk kesuksesan penyelenggaraan UN&lt;br /&gt;
mendatang. Ini juga merupakan bentuk antisipasi dan evaluasi pasca  terjadinya kasus contek massal pada UN 2011 lalu di SDN Gadel Surabaya,  Jawa Timur," ujarnya, Selasa (20/12).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menurutnya, Disdikpora  DIY akan bekerjasama dengan Perguruan Tinggi (PT) dan Lembaga Penjamin  Mutu Pendidikan (LPMP) DIY dalam pelaksanaan kebijakan tersebut. Pola  pengawasannya nanti, PTN yang bekerjasama dengan Disdikpora&lt;br /&gt;
DIY akan memvalidasi Lembar Jawab Ujian Nasional (LJUN) di tiap jenjang pendidikan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"Hasil dari validasi itu nantinya dikirim ke Badan Standar Nasional  Pendidikan (BSNP) sebagai penyelenggara UN di tingkat pusat. Selama ini  UN DIY sudah dilaksanakan dengan baik dengan kemitraan LPMP dan  perguruan tinggi melalui pengawas satuan pendidikan," katanya.&lt;br /&gt;
�&lt;br /&gt;
Dengan munculnya kebijakan tersebut, pihaknya berharap sekolah bisa  mempersiapkan peserta didiknya semaksimal mungkin. "Sekolah tidak perlu  ragu untuk mempersiapkan UN karena sudah jelas dilaksanakan. Bagi DIY,  UN perlu dilaksanakan untuk mengetahui daya serap siswa dan pemetaan  kompetensi sekolah," tandasnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
UN tingkat SMA/MA/SMK akan  dimulai 16-19 April tahun depan. Di tingkat SMP MTs, UN akan digelar  pada 23-26 April dan tingkat SD/MI, UN akan digelar pada 7-9 Mei. Ujian  susulan dilaksanakan seminggu setelahnya. Sedangkan&lt;br /&gt;
pengumuman ujian nasional untuk SMA/SMK rencananya pada 26 Mei dan SMP pada 2 Juni. &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7983610763382966391-2713337232234980443?l=tpmunas.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/7983610763382966391/posts/default/2713337232234980443?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/7983610763382966391/posts/default/2713337232234980443?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://tpmunas.blogspot.com/2012/01/cegah-kebocoran-pola-jawaban-un-akan.html" title="Cegah Kebocoran, Pola Jawaban UN akan Dianalisis" /><author><name>Daroil</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="32" height="24" src="http://3.bp.blogspot.com/_v2j-MUhBRmY/SxXKS2_QPHI/AAAAAAAAACE/JaVIiI4S8gg/S220/PIC_0028.JPG" /></author></entry><entry gd:etag="W/&quot;D04ER3Y6fyp7ImA9WhRVE0g.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-7983610763382966391.post-2257646884615308075</id><published>2012-01-12T15:11:00.001+07:00</published><updated>2012-01-12T15:11:46.817+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2012-01-12T15:11:46.817+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="PENDIDIKAN" /><title>UGM Tolak Nilai UN Untuk PMB</title><content type="html">&lt;strong&gt;YOGYA (KRjogja.com) &lt;/strong&gt;- Universitas Gadjah Mada (UGM)  menegaskan, tidak akan menggunakan nilai hasil Ujian Nasional (UN)  tingkat SMA tahun depan sebagai salah satu syarat Penerimaan Mahasiswa  Baru (PMB). UGM menilai, masih banyak hal yang harus dikaji untuk  menerapkan kebijakan tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Rektor UGM, Prof. Sudjarwadi  mengungkapkan, nilai UN tidak serta merta bisa dijadikan tes masuk ke  Perguruan Tinggi Negri (PTN) karena tujuan pelaksanaan UN dan tes masuk  PTN berbeda satu sama lain. Alasan itu pula yang melatarbelakangi UGM  untuk tidak menerapkan nilai UN menjadi syarat PMB.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menurutnya,  UN diselenggarakan untuk mengukur hasil pembelajaran peserta didik  selama tiga tahun. Sedangkan tes masuk PTN digelar untuk menjaring  mahasiswa baru yang cocok dengan PT tersebut. Yakni dengan menggunakan  tes multiobyektif yang saling menyatu.&lt;br /&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;br /&gt;
"Dari pandangan  akademik, hasil UN tidak bisa jadi tes masuk PTN karena selain tujuannya  penyelenggaraannya yang berbeda, tes masuk perguruan tinggi menggunakan  soal yang multiobyektif," ujarnya di gedung rektorat UGM, Kamis  (29/12).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Rektor menegaskan, meski memungkinkan, kebijakan itu  tidak bisa diterapkan tergesa-gesa, termasuk dalam pembobotan tes masuk  PTN yang merupakan penggabungan nilai UN dengan tes mandiri PTN. UGM  saat ini hanya menggunakan nilai UN sebagai salah satu pelengkap  tambahan pada penerimaan mahasiswa baru mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"Perlu kajian  lebih lanjut yang intesif untuk mempersiapkannya. Tidak dalam waktu  dekat ini kebijakan itu bisa diterapkan. Kami belum confident (percaya  diri-red) karena masih banyak yang harus diteliti," katanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Rektor menambahkan, selama ini UGM menggunakan nilai ujian nasional  sebagai pelengkap pada penjaringan mahasiswa baru dari jalur undangan  atau penelurusan bibit unggul. "Tapi kalau jadi syarat masuk PTN secara  keseluruhan, belum bisa kami terapkan," tuturnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebelumnya  anggota Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP), Prof. Djemari Mardapi  menuturkan, Kemendikbud berencana menjadikan nilai UN tingkat SMA pada  2012 sebagai salah satu kriteria masuk PTN jika kredibel. Hal itu sesuai  dengan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 19 Tahun 2005.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"Kredibilitas pelaksanaan UN nantinya akan diukur melalui beberapa  indikator, mulai dari laporan dari pengawas, guru dan PT yang ditunjuk  hingga perbandingan hasil UN antar daerah. Kami akan membentuk tim  evaluasi untuk melihat kredibilitas pelaksanaan UN di masing-masing  daerah," tandasnya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7983610763382966391-2257646884615308075?l=tpmunas.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/7983610763382966391/posts/default/2257646884615308075?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/7983610763382966391/posts/default/2257646884615308075?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://tpmunas.blogspot.com/2012/01/ugm-tolak-nilai-un-untuk-pmb.html" title="UGM Tolak Nilai UN Untuk PMB" /><author><name>Daroil</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="32" height="24" src="http://3.bp.blogspot.com/_v2j-MUhBRmY/SxXKS2_QPHI/AAAAAAAAACE/JaVIiI4S8gg/S220/PIC_0028.JPG" /></author></entry><entry gd:etag="W/&quot;D08DRH4ycCp7ImA9Wx9VGEQ.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-7983610763382966391.post-8833992999346585718</id><published>2011-02-05T15:46:00.000+07:00</published><updated>2011-02-05T15:51:15.098+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2011-02-05T15:51:15.098+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="UNAS" /><title>Catatan Untuk Peserta Tes Pendalaman Materi UNAS/Latihan Ujian Nasional</title><content type="html">&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pengoreksian Lembar jawab komputer pada pelaksanaan Tes Pendalaman Materi UNAS/Latihan Ujian Nasional di beberapa wilayah masih dijumpai pengisian Lembar jawab komputer yang perlu dibenahi. Menjawab soal yang kemudian dipindah/disalin ke lembar jawab komputer itu juga penting, namun jauh lebih penting adalah biodata yang ada di lembar jawab komputer juga harus lengkap. Kelengkapan dari pengisian Lembar jawab komputer sebelum menyalin jawaban adalah :&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;1) Nama peserta (nama ini harus sesuai dengan nama yang ada dalam kartu peserta/absensi siswa)&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;2) Nomor peserta (nomor dengan model xx-xxx-xxx-x, nomor ini pun harus penuh terisi, minimal terisi pada xx-xxx-xxx satu digit terakhir pada saat even latihan boleh kosong, tapi dalam event ujian nasional yang sebenarnya tidak boleh kosong)&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;3) Tanggal ujian (ini pun harus terisi, ini untuk mendeteksi apakah ujiannya bersamaan dengan teman-teman yang lain atau saat susulan)&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;4) Bidang Studi (ini sangat harus terisi, terkait dengan kunci jawaban yang ada dalam system komputer)&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;5) Paket Soal (jika ada, ini fungsinya dengan bidang studi, yakni untuk mengambil sub kunci dalam system komputer)&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Setelah biodata tersebut terisi dengan lengkap, baru mengisi/menyalin jawaban ke dalam lembar jawab komputer. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Semoga berguna bagi para peserta tes.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7983610763382966391-8833992999346585718?l=tpmunas.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/7983610763382966391/posts/default/8833992999346585718?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/7983610763382966391/posts/default/8833992999346585718?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://tpmunas.blogspot.com/2011/02/catatn-untuk-peserta-tes-pendalaman.html" title="Catatan Untuk Peserta Tes Pendalaman Materi UNAS/Latihan Ujian Nasional" /><author><name>Daroil</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="32" height="24" src="http://3.bp.blogspot.com/_v2j-MUhBRmY/SxXKS2_QPHI/AAAAAAAAACE/JaVIiI4S8gg/S220/PIC_0028.JPG" /></author></entry><entry gd:etag="W/&quot;CkQHQH49eCp7ImA9Wx5UFEg.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-7983610763382966391.post-7119354963229157850</id><published>2010-10-19T08:05:00.001+07:00</published><updated>2010-10-19T08:05:31.060+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2010-10-19T08:05:31.060+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="UNAS" /><title>Manjurkah 3 Opsi Perbaikan UN dari DPR?</title><content type="html">&lt;div class="isi_berita pt_5"&gt;&lt;strong&gt;JAKARTA, KOMPAS.com&lt;/strong&gt; -  Panitia Kerja Ujian Nasional (UN) DPR RI menawarkan tiga opsi terkait  banyaknya kelemahan pada pelaksanaan UN tahun lalu. Ketiga opsi   tersebut diharapkan bisa dijadikan solusi untuk mengatasi titik-titik  lemah tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;div class="quote"&gt;                 &lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;Dipaparkan oleh Ketua Panja UN Rully Chairul  Azwar dalam Lokakarya Ujian Nasional, di Jakarta, Jumat (15/10/2010),  opsi pertama tersebut adalah, UN tetap berjalan seperti tahun lalu  dengan fungsi sebagai penentu kelulusan siswa dan untuk pemetaan standar  mutu pendidikan di Indonesia.&lt;br /&gt;
"Opsi kedua, UN tetap berjalan  seperti saat ini dengan syarat penyempurnaan terhadap beberapa hal. Kita  harus mencari formula terbaik UN sesuai fungsinya sebagai penentu  kelulusan dan metode pemetaan mutu pendidikan nasional," imbuh Wakil  Ketua Komisi X DPR RI ini.&lt;br /&gt;
Opsi ketiga, lanjut dia, UN dapat  dilanjutkan hanya sebagai sarana pemetaan standar mutu satuan pendidikan  di tanah air. Artinya, UN tidak lagi menjadi penentu syarat kelulusan.&lt;br /&gt;
"Opsi  terbaik harus memenuhi beberapa faktor, yaitu rasa keadilan, mengatasi  kecurangan, meningkatkan standar mutu satuan pendidikan dan standar mutu  pendidikan di tanah air, serta mengurangi resistensi masyarakat akibat  berbagai kelemahan dari penyelenggaraan UN," ucap Rully.&lt;br /&gt;
Diberitakan  sebelumnya, Rully mengungkapkan, Panja UN DPR RI menyatakan telah  menemukan sejumlah kelemahan pelaksanaan evaluasi akhir siswa tersebut.  Kelemahan tersebut di antaranya terkait standar mutu yang belum merata  antarsatuan pendidikan sehingga tidak adil jika UN dilakukan dalam  kondisi belum seragamnya mutu pendidikan.&lt;br /&gt;
"Evaluasi akhir belajar  bagi siswa SMP/Mts, SMA/MA, SMA Luar Biasa dan SMK tidak dilaksanakan  secara serentak dan diseragamkan antara satu daerah dan daerah lain,  karena masih ditemukan sejumlah kelemahan dalam pelaksanaannya," kata  Rully.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7983610763382966391-7119354963229157850?l=tpmunas.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/7983610763382966391/posts/default/7119354963229157850?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/7983610763382966391/posts/default/7119354963229157850?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://tpmunas.blogspot.com/2010/10/manjurkah-3-opsi-perbaikan-un-dari-dpr.html" title="Manjurkah 3 Opsi Perbaikan UN dari DPR?" /><author><name>Daroil</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="32" height="24" src="http://3.bp.blogspot.com/_v2j-MUhBRmY/SxXKS2_QPHI/AAAAAAAAACE/JaVIiI4S8gg/S220/PIC_0028.JPG" /></author></entry><entry gd:etag="W/&quot;C0MEQXw8eSp7ImA9Wx5VE0k.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-7983610763382966391.post-7193625618677187043</id><published>2010-10-06T12:03:00.000+07:00</published><updated>2010-10-06T12:03:20.271+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2010-10-06T12:03:20.271+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="SEJARAH" /><title>Mengapa Perlu ada Pengakuan Tertulis Belanda</title><content type="html">&lt;div class="bd" style="text-align: justify;"&gt;&lt;div class="content"&gt;VIVAnews - Kendati sudah 65 tahun merdeka, Indonesia merasa  berkepentingan untuk mendapat pengakuan tertulis dari Belanda.  Penerimaan dari Belanda itu akan tercantum dalam Perjanjian Kemitraan  Komprehensif yang akan diresmikan kedua pemerintah di tengah lawatan  Presiden Susilo Bambang Yudhoyono ke Belanda, 5-7 Oktober 2010.&lt;br /&gt;
Demikian ungkap juru bicara Kementrian Luar Negeri Indonesia, Teuku  Faizasyah, dalam wawancara dengan Radio Nederland siaran Indonesia, yang  disiarkan Senin 4 Oktober 2010. Menurut Faizasyah pengakuan tertulis  ini tidak hanya penting bagi Indonesia, namun juga bagi Belanda.&lt;br /&gt;
"Ini penting bagi kedua negara, karena bagi Indonesia dan Belanda  tidak ada lagi keragu-raguan atas sisi sejarah kedua negara. Dalam  melihat masa lalu, kita bisa berangkat dari starting point yang sama,"  kata Faizasyah, yang juga merangkap sebagai juru bicara kepresidenan  untuk urusan luar negeri.&lt;br /&gt;
Menurut dia, memang secara de facto sudah ada pengakuan dari Belanda  dengan hadirnya Menteri Luar Negeri saat itu, Bernard Bot, pada  peringatan 17 Agustus di Jakarta lima tahun lalu. "Namun dalam konteks  tertulis, dokumen [kemitraan komprehensif] ini bisa merepresentasikan  adanya pengakuan bahwa penerimaan kemerdekaan Indonesia tahun 1945,  dapat diterima secara moral dan politik oleh pihak Belanda," kata  Faizasyah.&lt;br /&gt;
Dengan pengakuan baik secara de facto maupun secara tertulis, maka  tidak akan ada lagi distorsi sejarah maupun keragu-raguan dari kedua  belah pihak. "Kita bisa menatap hubungan ke depan tanpa perlu direcoki  oleh perbedaan persepsi di masa lalu," kata Faizasyah.&lt;br /&gt;
Sebelumnya, kepada Radio Netherland pihak Kementrian Luar Negeri  Belanda menegaskan bahwa pemerintahnya sudah mengakui kemerdekaan  Indonesia pada 27 Desember 1949, sehingga mereka tidak bisa mengakui dua  kali.&lt;br /&gt;
Namun, menurut Faizasyah, dokumen nanti sifatnya lebih menerima  suatu realitas sejarah bahwa Indonesia pada tahun 1945 memproklamasikan  kemerdekaan. Maka ada baiknya bila penerimaan itu dikonkritkan melalui  "hitam di atas putih" sehingga tidak ada keraguan lagi dari kedua pihak  bahwa hal-hal yang masih menjadi ganjalan bagi hubungan kedua pihak  sudah bisa diselesaikan secara bermartabat.&lt;br /&gt;
Dia menilai masih banyak pelaku sejarah dari kedua negara yang  memiliki persepsi masing-masing atas kemerdekaan Indonesia dan bagaimana  sudut pandang Belanda atas kemerdekaan itu.&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7983610763382966391-7193625618677187043?l=tpmunas.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/7983610763382966391/posts/default/7193625618677187043?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/7983610763382966391/posts/default/7193625618677187043?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://tpmunas.blogspot.com/2010/10/mengapa-perlu-ada-pengakuan-tertulis.html" title="Mengapa Perlu ada Pengakuan Tertulis Belanda" /><author><name>Daroil</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="32" height="24" src="http://3.bp.blogspot.com/_v2j-MUhBRmY/SxXKS2_QPHI/AAAAAAAAACE/JaVIiI4S8gg/S220/PIC_0028.JPG" /></author></entry><entry gd:etag="W/&quot;D04GSHs-fip7ImA9Wx5TE0s.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-7983610763382966391.post-7820426155928562215</id><published>2010-07-29T08:12:00.000+07:00</published><updated>2010-07-29T08:12:09.556+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2010-07-29T08:12:09.556+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="PENDIDIKAN" /><title>Mendiknas: RSBI Perlu Dievaluasi Bukan Dibubarkan</title><content type="html">&lt;div class="content" style="text-align: justify;"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;   &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Padang (ANTARA) - Menteri Pendidikan Nasional (Mendiknas) Mohammad  Nuh menyatakan Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional (RSBI) perlu  dibenahi dan bukan dibubar.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;"RSBI merupakan upaya menuju SBI yang diamanat Undang-undang Sistem  Pendidikan Nasional (Sisdiknas) 2003. Maka perlu dievaluasi yang menjadi  keluhan di masyarakat," katanya di Padang, Rabu.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Mendiknas melakukan kunjungan kerja ke Sumatera Barat selama dua  hari (Selasa-Rabu), dengan agenda meresmikan dua SDN yang hancur  diguncang gempa 30 September 2009 dan kembali dibangun asal dana  donatur.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Selain itu, menggelar pertemuan dengan unsur pendidikan se-Sumatera  Barat, serta melihat rumah mahasiswa penerima beasiswa di Padang.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;SBI sudah menjadi tuntutan UU yang setiap Pemerintah Daerah, setidaknya ada satu SBI dengan rentang waktu yang dimulai 2006.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Justru itu, kata Mendiknas, untuk memenuhi amanat UU pemerintah  daerah memulai dengan RSBI dengan tenggat waktu empat sampai lima tahun.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kendati demikian, apakah bagi yang belum ada atau belum berjalan  dengan semestinya dibiarkan begitu saja?, tentu tidak, makanya harus  dirintis sehingga satu saat menjadi SBI.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Oleh karenanya, Kemendiknas sudah memprogram evaluasi secara  menyeluruh RSBI yang ada di Indonesia, dimana kelemahan akan dibenahi.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Jika, berkaitan dengan pembiayaan yang dinilai menjadi kekhawatiran penyimpangan, hal itu yang harus dievaluasi dan dirubah.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Terkait, amanat UU harus dijalankan sehingga ke depan sesuai dengan semestinya dan bukan harus dihentikan/dibubarkan.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;"Makanya mulai Juli 2010 Kemendiknas sudah mulai melakukan evaluasi  secara menyeluruh sehingga ditargetkan Agustus mendatang sudah keluar  kebijakan baru tentang RSBI," katanya.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kesempatan itu, Mendiknas juga menyampaikan, ruang lingkup  Kemendiknas cukup luar biasa banyak sehingga mau tidak mau harus  meriform sistem pendidikan nasional.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Oleh karena itu, tambah Nuh, harus bisa dimaklumi sehingga ke depan  dalam perjalanan reformasi birokrasi sesuai harapan, dan jangan ditambah  lagi persoalannya ada.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Menyinggung anggaran pendidikan nasional, Mendiknas menyampaikan,  pada 2010 sebesar Rp225 triliun, dari jumlah tersebut senilai Rp141  triliun habis untuk tunjangan guru dan dosen.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sedangkan sampai 2014, tambahnya, simulasi anggaran pendidikan  nasional sebesar Rp330 triliun, dengan alokasi gaji guru dan dosen  mencapai Rp243 triliun.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Namun, sisanya masih tetap sekitar Rp70 triliun - Rp80 triliun untuk sarana pendidikan dan peningkatan mutunya.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Jadi, kata Mendiknas, meski naik anggaran pendidikan tetapi yang  tersisa tetap tidak jauh berbeda dengan kondisi sekarang. Sementara  masyarakat di tanah air ini menunggu kontribusi besar dari yang sudah  mendapatkan komposisi lebih banyak.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Justru itu, reformasi pendidikan nasional dimulai dengan dimulai dengan pendataan organisasi dan tata laksana.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Selain itu, perlu reformasi penguatan SDM dan budaya kerja, serta  pemanfaatan teknologi. Berikutnya, pemulihan Penilai Tahap Kecakapan  (PTK) yang bekaitan dengan profesionalisme (kualifikasi, sertifikasi,  kompetensi dan karir).&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Mendiknas menyebutkan, berikutnya dilakukan upaya pemenuhan sarana  dan prasarana, serta diperlukan reformasi sistem pembelajaran (isi,  metodologi dan evaluasi) sehingga tujuannya tercipta pendidikan  berkualitas, merata dan terjangkau.&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7983610763382966391-7820426155928562215?l=tpmunas.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/7983610763382966391/posts/default/7820426155928562215?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/7983610763382966391/posts/default/7820426155928562215?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://tpmunas.blogspot.com/2010/07/mendiknas-rsbi-perlu-dievaluasi-bukan.html" title="Mendiknas: RSBI Perlu Dievaluasi Bukan Dibubarkan" /><author><name>Daroil</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="32" height="24" src="http://3.bp.blogspot.com/_v2j-MUhBRmY/SxXKS2_QPHI/AAAAAAAAACE/JaVIiI4S8gg/S220/PIC_0028.JPG" /></author></entry><entry gd:etag="W/&quot;A0cGSHg7eSp7ImA9WxFRFE8.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-7983610763382966391.post-7764245688371780060</id><published>2010-04-28T11:30:00.000+07:00</published><updated>2010-04-28T11:30:29.601+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2010-04-28T11:30:29.601+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="UNAS" /><title>BSNP: Mungkin, Tiga Hal Ini Penyebabnya</title><content type="html">&lt;div class="isi_berita pt_5"&gt;&lt;strong&gt;JAKARTA, KOMPAS.com&amp;nbsp;&lt;/strong&gt;—  Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) menetapkan tiga faktor utama  yang dimungkinkan menjadi&amp;nbsp;penyebab tingginya angka ketidaklulusan pada  pelaksanaan ujian nasional tahun ini di hampir seluruh wilayah  Indonesia.&lt;br /&gt;
&lt;div class="quote"&gt;                 &lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="font20 c_abu pd_10"&gt;                   &lt;strong&gt;Faktor pertama adalah semakin seriusnya  obyektifitas UN dengan keterlibatan PTN. Inilah konsekuensinya agar UN  menjadi lebih kredibel. &lt;/strong&gt;                 &lt;/div&gt;&lt;div class="font12 pl_10 c_abu"&gt;-- Jemari Mardapi&lt;/div&gt;&lt;div align="right"&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;Demikian diungkapkan Ketua Badan Standar Nasional  Pendidikan (BSNP) Jemari Mardapi kepada &lt;em&gt;Kompas.com &lt;/em&gt;di Jakarta,  Selasa (27/4/2010). "Faktor pertama adalah semakin seriusnya  obyektivitas UN dengan keterlibatan PTN. Artinya, inilah konsekuensinya  agar UN menjadi lebih kredibel sebagai salah satu syarat masuk PTN yang  kita cita-citakan bersama selama ini," ujar Mardapi.&lt;br /&gt;
Kedua, kata  Mardapi, BSNP akan menelusuri kemungkinan terlambatnya faktor  sosialisasi UN yang dimulai dari provinsi, kemudian ke kabupaten, lalu  ke sekolah-sekolah. Adapun faktor ketiga, lanjut dia, adalah kualifikasi  atau kompetensi guru yang kemungkinan besar belum memenuhi persyaratan.&lt;br /&gt;
"BSNP  akan melihat langsung ke daerah-daerah yang banyak  mengalami persoalan  ketidaklulusan yang tinggi. Hasil penelusuran itu akan direkomendasikan  ke Kementerian Pendidikan  Nasional untuk dicarikan pemecahannya," ujar  Mardapi.&lt;br /&gt;
Selain itu, berdasarkan evaluasi itu pula BSNP akan  melihat sekolah-sekolah yang bisa mencetak prestasi angka kelulusan  hingga 100 persen. "Kenapa bisa begitu, strategi mereka kami harapkan  bisa dibagikan ke sekolah-sekolah lain," ujarnya.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7983610763382966391-7764245688371780060?l=tpmunas.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/7983610763382966391/posts/default/7764245688371780060?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/7983610763382966391/posts/default/7764245688371780060?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://tpmunas.blogspot.com/2010/04/bsnp-mungkin-tiga-hal-ini-penyebabnya.html" title="BSNP: Mungkin, Tiga Hal Ini Penyebabnya" /><author><name>Daroil</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="32" height="24" src="http://3.bp.blogspot.com/_v2j-MUhBRmY/SxXKS2_QPHI/AAAAAAAAACE/JaVIiI4S8gg/S220/PIC_0028.JPG" /></author></entry><entry gd:etag="W/&quot;Ak4DQ3oyeyp7ImA9WxFRFE8.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-7983610763382966391.post-8283449032477719628</id><published>2010-04-28T11:29:00.000+07:00</published><updated>2010-04-28T11:29:32.493+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2010-04-28T11:29:32.493+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="UNAS" /><title>Mendiknas: Tak Mungkin Lulus 100 Persen</title><content type="html">&lt;strong&gt;JAKARTA, KOMPAS.com&lt;/strong&gt; — Mengenai tingkat kelulusan yang  menurun pada 2010, Menteri Pendidikan Nasional Mohammad Nuh mengatakan   bahwa memang tidak mungkin tingkat kelulusan UN mencapai 100 persen.  Tingkat kelulusan UN diperlukan oleh pemerintah  sebagai peta untuk  mengetahui daerah-daerah yang memerlukan penguatan  dalam bidang  pendidikan melalui ujian berstandar sama di seluruh Indonesia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Nuh  mengatakan, bisa saja seorang siswa lulus ujian perguruan tinggi  negeri, tetapi tidak lulus UN karena mata pelajaran yang diajukan  bisa  jadi berbeda.     "Harus dicek dulu prosedur atau teknis yang dipakai  PTN itu, apakah  berbeda atau sama dengan UN," kata Nuh di Jakarta,  Selasa (27/4/2010).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk siswa yang tidak lulus UN, Mendiknas  mengingatkan masih ada  kesempatan mengikuti ujian ulangan pada 10-14  Mei 2010.     Ujian ulangan itu, menurut M Nuh, tetap menggunakan  standar yang  sama dengan UN sebelumnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sementara itu, untuk  mengatasi para siswa yang stres akibat tidak lulus UN, Mendiknas  mengimbau pihak  sekolah agar mengaktifkan bimbingan penyuluhan dan  bekerja sama dengan  perguruan tinggi yang memiliki jurusan Psikologi  guna memberikan  konseling kepada para siswa.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7983610763382966391-8283449032477719628?l=tpmunas.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/7983610763382966391/posts/default/8283449032477719628?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/7983610763382966391/posts/default/8283449032477719628?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://tpmunas.blogspot.com/2010/04/mendiknas-tak-mungkin-lulus-100-persen.html" title="Mendiknas: Tak Mungkin Lulus 100 Persen" /><author><name>Daroil</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="32" height="24" src="http://3.bp.blogspot.com/_v2j-MUhBRmY/SxXKS2_QPHI/AAAAAAAAACE/JaVIiI4S8gg/S220/PIC_0028.JPG" /></author></entry><entry gd:etag="W/&quot;DE4CQn84eSp7ImA9WxFTF0o.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-7983610763382966391.post-8267636064208476738</id><published>2010-04-09T08:34:00.000+07:00</published><updated>2010-04-09T08:36:03.131+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2010-04-09T08:36:03.131+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="PSB" /><title>Alur PSB Online</title><content type="html">&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt; Calon siswa mempersiapkan diri.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt; Calon siswa mengambil formulir pendaftaran di loket yang  disediakan.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt; Calon siswa mengantri sambil mengisi formulir pendaftaran dan  menyiapkan berkas-berkas yang dibutuhkan.&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt; Calon siswa menyerahkan berkas pendaftaran untuk dilakukan  verifikasi oleh Panitia Pendaftaran.          Selanjutnya Panitia melakukan proses entri data pendaftaran  pilihan sekolah calon siswa melalui komputer secara online.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt; Calon siswa menunggu penyerahan Tanda Bukti Pendaftaran dari  Panitia Pendaftaran.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt; Calon siswa menerima Tanda Bukti Pendaftaran dari Panitia.&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_v2j-MUhBRmY/S76EDkGYuFI/AAAAAAAAAYw/V79P-zJTWt8/s1600/alur_pendaftaran.png" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="320" src="http://3.bp.blogspot.com/_v2j-MUhBRmY/S76EDkGYuFI/AAAAAAAAAYw/V79P-zJTWt8/s320/alur_pendaftaran.png" width="229" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7983610763382966391-8267636064208476738?l=tpmunas.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/7983610763382966391/posts/default/8267636064208476738?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/7983610763382966391/posts/default/8267636064208476738?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://tpmunas.blogspot.com/2010/04/alur-psb-online.html" title="Alur PSB Online" /><author><name>Daroil</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="32" height="24" src="http://3.bp.blogspot.com/_v2j-MUhBRmY/SxXKS2_QPHI/AAAAAAAAACE/JaVIiI4S8gg/S220/PIC_0028.JPG" /></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://3.bp.blogspot.com/_v2j-MUhBRmY/S76EDkGYuFI/AAAAAAAAAYw/V79P-zJTWt8/s72-c/alur_pendaftaran.png" height="72" width="72" /></entry><entry gd:etag="W/&quot;D0EDQHo7fyp7ImA9WxBaGEk.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-7983610763382966391.post-3933381633293209998</id><published>2010-03-29T13:54:00.001+07:00</published><updated>2010-03-29T13:54:31.407+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2010-03-29T13:54:31.407+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="UNAS" /><title>UN SMP - CCTV Bantu Pengawasan UN di SMP 15 Yogya</title><content type="html">YOGYA (KRjogja.com) - Ujian Nasional (UN) di SMPN 15 Yogyakarta pada hari pertama dilaksanakan dengan pengawasan cukup ketat. Beberapa sudut sekolah sengaja dipasang dengan kemera CCTV untuk mengawasi seluruh aktivitas siswa didalam maupun di luar kelas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Wakil Kepala SMPN 15 Yogyakarta, Tyas Ismullah mengungkapkan, kamera CCTV yang dipasang di sekolah tersebut adalah berjumlah 4 buah. Pemasangan kamera ini dimaksudkan untuk mempermudah pengawasan kepada siswa mengingat lokasi kelas yang cukup luas dan 2 lantai.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"Ini selain untuk keamanan juga dimanfaatkan untuk pengawasan. Dimana jika kita hanya menggunakan pandangan mata sepintas saja maka akan kurang maksimal dan tidak bisa menjangkau seluruh tempat. Karena itu kamera ini sangat membantu," terangnya ketika ditemui di kantornya, Senin (29/3).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menurutnya, selain memanfaatkan fasilitas kamera CCTV, untuk keamanan pelaksanaan UN kali ini juga diberlakukan sistem satu pintu masuk. "Jadi saat siswa datang ke sekolah sudah diperiksa di pentu depan dan ditanyakan apakah yang bersangkutan membawa HP ke sekolah atau tidak sehingga yang ingin berbuat curang sudah bisa dicegah sejak awal," katanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sementara itu, anggota Tim Pengawas Independen (TPI) UN DIY, Rudi Eka Siswanto menyatakan, dalam pelaksanaan UN kali ini pihaknya juga ikut membantu kelancaran dan keamanan. "Kami ikut mengawasi bagi siswa maupun pengawas yang akan menuju kamar mandi atau keluar ruangan akan dikawal dan diawasi. Termasuk ditunggu hingga selesai aktivitasnya sehingga semua akses dapat terpantau," imbuhnya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7983610763382966391-3933381633293209998?l=tpmunas.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/7983610763382966391/posts/default/3933381633293209998?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/7983610763382966391/posts/default/3933381633293209998?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://tpmunas.blogspot.com/2010/03/un-smp-cctv-bantu-pengawasan-un-di-smp.html" title="UN SMP - CCTV Bantu Pengawasan UN di SMP 15 Yogya" /><author><name>Daroil</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="32" height="24" src="http://3.bp.blogspot.com/_v2j-MUhBRmY/SxXKS2_QPHI/AAAAAAAAACE/JaVIiI4S8gg/S220/PIC_0028.JPG" /></author></entry><entry gd:etag="W/&quot;CEICQ305fCp7ImA9WxBaGEk.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-7983610763382966391.post-196315249181405844</id><published>2010-03-29T12:58:00.000+07:00</published><updated>2010-03-29T13:02:42.324+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2010-03-29T13:02:42.324+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="PENDIDIKAN" /><title>KUNCI UM UGM 2010</title><content type="html">KEMAMPUAN DASAR&lt;br /&gt;
KODE : 462&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
MTK  DASAR  &lt;br /&gt;
1. B &lt;br /&gt;
2. E &lt;br /&gt;
3. B &lt;br /&gt;
4. D &lt;br /&gt;
5. B &lt;br /&gt;
6. D &lt;br /&gt;
7. D &lt;br /&gt;
8. B &lt;br /&gt;
9. D &lt;br /&gt;
10. B &lt;br /&gt;
11. A &lt;br /&gt;
12. D &lt;br /&gt;
13. C &lt;br /&gt;
14. A &lt;br /&gt;
15. B&lt;br /&gt;
16. E&lt;br /&gt;
17. C&lt;br /&gt;
18. B&lt;br /&gt;
19. C&lt;br /&gt;
20. D&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
B. INDONESIA&lt;br /&gt;
21. B &lt;br /&gt;
22. B &lt;br /&gt;
23. D &lt;br /&gt;
24. E &lt;br /&gt;
25. A &lt;br /&gt;
26. B &lt;br /&gt;
27. D &lt;br /&gt;
28. B &lt;br /&gt;
29. C &lt;br /&gt;
30. B &lt;br /&gt;
31. A &lt;br /&gt;
32. A &lt;br /&gt;
33. D &lt;br /&gt;
34. A &lt;br /&gt;
35. C &lt;br /&gt;
36. A&lt;br /&gt;
37. E&lt;br /&gt;
38. B&lt;br /&gt;
39. E&lt;br /&gt;
40. E&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
B. INGGRIS &lt;br /&gt;
41.  B &lt;br /&gt;
42.  D&lt;br /&gt;
43.  E&lt;br /&gt;
44.  C&lt;br /&gt;
45.  C&lt;br /&gt;
46.  C/E&lt;br /&gt;
47.  C&lt;br /&gt;
48.  A&lt;br /&gt;
49.  B&lt;br /&gt;
50.  D&lt;br /&gt;
51.  C&lt;br /&gt;
52.  A&lt;br /&gt;
53.  E&lt;br /&gt;
54.  B&lt;br /&gt;
55.  A&lt;br /&gt;
56. B&lt;br /&gt;
57. A&lt;br /&gt;
58. E&lt;br /&gt;
59. D&lt;br /&gt;
60. D &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
KEMAMPUAN IPA&lt;br /&gt;
KODE : 452&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
MTK IPA &lt;br /&gt;
1. D &lt;br /&gt;
2. E &lt;br /&gt;
3. B &lt;br /&gt;
4. C &lt;br /&gt;
5. C &lt;br /&gt;
6. B &lt;br /&gt;
7. B &lt;br /&gt;
8. D &lt;br /&gt;
9. A &lt;br /&gt;
10. D &lt;br /&gt;
11. C &lt;br /&gt;
12. D &lt;br /&gt;
13. D &lt;br /&gt;
14. D &lt;br /&gt;
15. B &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
FISIKA&lt;br /&gt;
16. B&lt;br /&gt;
17. E&lt;br /&gt;
18. E &lt;br /&gt;
19. B &lt;br /&gt;
20. A &lt;br /&gt;
21. D &lt;br /&gt;
22. A &lt;br /&gt;
23. E &lt;br /&gt;
24. A &lt;br /&gt;
25. B&lt;br /&gt;
26. B&lt;br /&gt;
27. D&lt;br /&gt;
28. A&lt;br /&gt;
29. D&lt;br /&gt;
30. C&lt;br /&gt;
31. C&lt;br /&gt;
32. D&lt;br /&gt;
33. B&lt;br /&gt;
34. B&lt;br /&gt;
35. A&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
KIMIA&lt;br /&gt;
36. B&lt;br /&gt;
37. B&lt;br /&gt;
38. A&lt;br /&gt;
39. B&lt;br /&gt;
40. D&lt;br /&gt;
41. E&lt;br /&gt;
42. B&lt;br /&gt;
43. D&lt;br /&gt;
44. E&lt;br /&gt;
45. C&lt;br /&gt;
46. B&lt;br /&gt;
47. C&lt;br /&gt;
48. A&lt;br /&gt;
49. D&lt;br /&gt;
50. C&lt;br /&gt;
51.  D&lt;br /&gt;
52.  D &lt;br /&gt;
53.  D &lt;br /&gt;
54.  C &lt;br /&gt;
55.  A&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
BIOLOGI&lt;br /&gt;
56. B&lt;br /&gt;
57. C&lt;br /&gt;
58. D&lt;br /&gt;
59. C&lt;br /&gt;
60. A&lt;br /&gt;
61. A&lt;br /&gt;
62. B&lt;br /&gt;
63. D&lt;br /&gt;
64. E&lt;br /&gt;
65. D&lt;br /&gt;
66. C&lt;br /&gt;
67. B&lt;br /&gt;
68. D&lt;br /&gt;
69. A&lt;br /&gt;
70. E&lt;br /&gt;
71. A&lt;br /&gt;
72. E&lt;br /&gt;
73. B&lt;br /&gt;
74. D&lt;br /&gt;
75. A &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
KEMAMPUAN IPS&lt;br /&gt;
KODE : 471&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
SEJARAH &lt;br /&gt;
1. B &lt;br /&gt;
2. D &lt;br /&gt;
3. D &lt;br /&gt;
4. B &lt;br /&gt;
5. D &lt;br /&gt;
6. B &lt;br /&gt;
7. B &lt;br /&gt;
8. D &lt;br /&gt;
9. D &lt;br /&gt;
10. C &lt;br /&gt;
11. C &lt;br /&gt;
12. D &lt;br /&gt;
13. E &lt;br /&gt;
14. A &lt;br /&gt;
15. E &lt;br /&gt;
16. A&lt;br /&gt;
17. A&lt;br /&gt;
18. C&lt;br /&gt;
19. C&lt;br /&gt;
20. A&lt;br /&gt;
21. A&lt;br /&gt;
22. E&lt;br /&gt;
23. E&lt;br /&gt;
24. B&lt;br /&gt;
25. A&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
GEOGRAFI&lt;br /&gt;
26. A&lt;br /&gt;
27. C&lt;br /&gt;
28. B &lt;br /&gt;
29. A &lt;br /&gt;
30. C &lt;br /&gt;
31. D &lt;br /&gt;
32. E &lt;br /&gt;
33. D &lt;br /&gt;
34. B &lt;br /&gt;
35. D&lt;br /&gt;
36. D&lt;br /&gt;
37. A&lt;br /&gt;
38. A&lt;br /&gt;
39. A&lt;br /&gt;
40. A&lt;br /&gt;
41. A&lt;br /&gt;
42. C&lt;br /&gt;
43. A&lt;br /&gt;
44. D&lt;br /&gt;
45. B&lt;br /&gt;
46. A&lt;br /&gt;
47. B&lt;br /&gt;
48. A&lt;br /&gt;
49. B&lt;br /&gt;
50. B&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
EKONOMI&lt;br /&gt;
51.  A&lt;br /&gt;
52.  D &lt;br /&gt;
53.  D &lt;br /&gt;
54.  B &lt;br /&gt;
55.  A&lt;br /&gt;
56. B&lt;br /&gt;
57. C&lt;br /&gt;
58. B&lt;br /&gt;
59. C&lt;br /&gt;
60. B/D&lt;br /&gt;
61. A&lt;br /&gt;
62. E&lt;br /&gt;
63. A&lt;br /&gt;
64. C&lt;br /&gt;
65. B&lt;br /&gt;
66. B&lt;br /&gt;
67. C&lt;br /&gt;
68. E&lt;br /&gt;
69. C&lt;br /&gt;
70. B&lt;br /&gt;
71. B&lt;br /&gt;
72. C&lt;br /&gt;
73. B&lt;br /&gt;
74. E&lt;br /&gt;
75. D&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7983610763382966391-196315249181405844?l=tpmunas.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/7983610763382966391/posts/default/196315249181405844?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/7983610763382966391/posts/default/196315249181405844?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://tpmunas.blogspot.com/2010/03/kunci-um-ugm-2010.html" title="KUNCI UM UGM 2010" /><author><name>Daroil</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="32" height="24" src="http://3.bp.blogspot.com/_v2j-MUhBRmY/SxXKS2_QPHI/AAAAAAAAACE/JaVIiI4S8gg/S220/PIC_0028.JPG" /></author></entry><entry gd:etag="W/&quot;DEIFQHs4cSp7ImA9WxBaGE8.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-7983610763382966391.post-1765574795215198597</id><published>2010-03-29T08:07:00.000+07:00</published><updated>2010-03-29T08:35:11.539+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2010-03-29T08:35:11.539+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="UNAS" /><title>Percetakan Bocorkan UN Diblack-list</title><content type="html">JAKARTA (KRjogja.com) - Menteri Pendidikan Nasional akan mem-blacklist bagi percetakan yang membocorkan naskah soal Ujian Nasional (UN) karena termasuk dalam dokumen rahasia negara.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"Jika terbukti ceroboh dalam mengamankan dokumen rahasia negara akan menjadi catatan khusus dan dimasukkan ke dalam blacklist. Tahun depan tidak boleh ikut tender lagi" kata Mendiknas saat inspeksi mendadak (sidak) persiapan pelaksanaan ujian nasional (UN) SMP ke SMPN 30, SMPN244, SMPN 246, dan SMPN 45 Jakarta.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mendiknas menjelaskan pengamanan soal UN SMP juga diperketat dimana siswa tidak diperkenankan membawa ponsel ke ruang ujian. Dan, berdasarkan laporan  muara kebocoran di percetakan. Karena itu, Kemendiknas akan melakukan evaluasi dan sanksi kepada pihak yang melakukan tindakan kriminal. Selain itu, mengirim surat kepada dinas daerah untuk mewaspadai lokasi terjadinya kebocoran.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"Saat ini setiap provinsi diberikan wewenang untuk membuka tender pada percetakan. Mungkin ada baiknya masalah percetakan disentralisir atau ditunjuk. Tidak lagi terdistribusi ke provinsi," tuturnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sementara Anggota BSNP Djaali mengatakan kategori penyimpangan yang dicermati seperti isu kebocoran, beredarnya kunci jawaban palsu, kesalahan distribusi oleh percetakan hingga usaha pelanggaran .&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
”Dari pengalaman UN SMA kemarin, seketat apapun pengawasan, ternyata tetap ada titik rawan. Untuk UN SMP kita akan perbaiki dan tingkatkan. Kami berharap siswa tidak tergoda untuk mempercayai bocoran UN," tandasnya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7983610763382966391-1765574795215198597?l=tpmunas.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/7983610763382966391/posts/default/1765574795215198597?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/7983610763382966391/posts/default/1765574795215198597?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://tpmunas.blogspot.com/2010/03/percetakan-bocorkan-un-diblack-list.html" title="Percetakan Bocorkan UN Diblack-list" /><author><name>Daroil</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="32" height="24" src="http://3.bp.blogspot.com/_v2j-MUhBRmY/SxXKS2_QPHI/AAAAAAAAACE/JaVIiI4S8gg/S220/PIC_0028.JPG" /></author></entry><entry gd:etag="W/&quot;D0EEQ3c9cSp7ImA9WxBbEEQ.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-7983610763382966391.post-5500595947543809710</id><published>2010-03-09T07:46:00.000+07:00</published><updated>2010-03-09T07:46:42.969+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2010-03-09T07:46:42.969+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="PENDIDIKAN" /><title>1,3 Juta Guru Belum Penuhi Kualifikasi Untuk Mendidik</title><content type="html">&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_v2j-MUhBRmY/S5WaZfQtKuI/AAAAAAAAASM/2lbEKAcChz4/s1600-h/4baccea85fbb0714bbf34451ae5cf63b.JPG" imageanchor="1" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="143" src="http://2.bp.blogspot.com/_v2j-MUhBRmY/S5WaZfQtKuI/AAAAAAAAASM/2lbEKAcChz4/s200/4baccea85fbb0714bbf34451ae5cf63b.JPG" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;strong&gt;BANJARMASIN (KRjogja.com) &lt;/strong&gt;- Banyak guru di Indonesia yang belum memenuhi standar kualifikasi mengajar di lembaga pendidikan. Hal ini dikarenakan aturan penerimaan guru pada tahun-tahun sebelumnya masih sangat longgar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sekitar 1,3 juta atau 50 persen dari 2,7 juta guru di tanah air belum layak mengajar karena kurang memenuhi standar kualifikasi maupun sertifikasi yang telah ditentukan pemerintah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hal itu disampaikan Ketua Pusat Ikatan Guru Indonesia (IGI), Satria Dharma, pada acara seminar nasional IGI di Gedung Mahligai Pancasila Banjarmasin, Senin (8/3).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"Pemerintah sebelumnya asal menerima guru, tanpa ada syarat maupun aturan yang jelas, sehingga sekarang banyak guru yang pendidikannya tidak sampai sarjana," katanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kondisi tersebut, kata dia, tentu menjadi salah satu kendala yang cukup besar untuk peningkatan mutu pendidikan di Indonesia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat ini, kata Satria, langkah-langkah yang ditempuh pemerintah antara lain dengan terus melakukan pelatihan dan pemberian program beasiswa pendidikan terhadap guru.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"Pemerintah menargetkan 2013 standarisasi kualifikasi dan sertifikasi guru tuntas. Namun, saya kira target tersebut sulit dicapai," katanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menurut dia, masih sangat banyak kendala yang harus dilalui oleh pemerintah untuk penataan kualifikasi guru ini, apalagi bila menyangkut kualifikasi guru di daerah pedalaman atau terpencil hingga daerah perbatasan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dibanding daerah Jawa, kata dia, kualifikasi guru di luar Jawa seperti Kalimantan, Sumatera dan lainnya jauh lebih memprihatinkan lagi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"Guru-guru perkotaan saja masih banyak yang belum memenuhi kualifikasi, apalagi di daerah perbatasan atau daerah terpencil," katanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sementara itu, Gubernur Kalsel Rudy Ariffin mengatakan, sejak 2009 Pemprov Kalsel berkomitmen untuk menuntaskan wajib belajar 12 tahun atau hingga SMA.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Komitmen tersebut, kata Rudy, juga diiringi dengan keinginan pemerintah daerah untuk meningkatkan kualitas guru baik dari segi mutu pendidikan guru hingga sertifikasi guru.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat ini, kata dia, Pemprov Kalsel telah melakukan kerja sama dengan FKIP Universitas Lambung Mangkurat (Unlam) Banjarmasin untuk peningkatan kualitas guru dengan biaya APBD.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"Bila KFIP menyiapkan dana Rp600 juta, kita juga menyiapkan Rp600 juta. Jadi biayanya seimbang," katanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Selain itu, tambah Rudy, pihaknya juga menyiapkan asrama bagi para guru yang datang dari berbagai daerah di Kalsel yang ingin melanjutkan kuliah S-I.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ditargetkan, peningkatan standar kualifikasi guru tersebut akan tuntas pada 2013.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7983610763382966391-5500595947543809710?l=tpmunas.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/7983610763382966391/posts/default/5500595947543809710?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/7983610763382966391/posts/default/5500595947543809710?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://tpmunas.blogspot.com/2010/03/13-juta-guru-belum-penuhi-kualifikasi.html" title="1,3 Juta Guru Belum Penuhi Kualifikasi Untuk Mendidik" /><author><name>Daroil</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="32" height="24" src="http://3.bp.blogspot.com/_v2j-MUhBRmY/SxXKS2_QPHI/AAAAAAAAACE/JaVIiI4S8gg/S220/PIC_0028.JPG" /></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://2.bp.blogspot.com/_v2j-MUhBRmY/S5WaZfQtKuI/AAAAAAAAASM/2lbEKAcChz4/s72-c/4baccea85fbb0714bbf34451ae5cf63b.JPG" height="72" width="72" /></entry></feed>

