<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" standalone="no"?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><rss xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd" version="2.0"><channel><title>BELAJAR ASYIK DI IPA</title><description></description><managingEditor>noreply@blogger.com (DEWA PUTU AGASTYA DALEM)</managingEditor><pubDate>Fri, 13 Sep 2024 00:46:22 -0700</pubDate><generator>Blogger http://www.blogger.com</generator><openSearch:totalResults xmlns:openSearch="http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/">5</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex xmlns:openSearch="http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/">1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage xmlns:openSearch="http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/">25</openSearch:itemsPerPage><link>http://dewaputuagastya.blogspot.com/</link><language>en-us</language><itunes:explicit>no</itunes:explicit><copyright>SELAMAT DATANG DI BLOG KU</copyright><itunes:subtitle/><itunes:category text="Science &amp; Medicine"><itunes:category text="Medicine"/></itunes:category><itunes:author>DEWA</itunes:author><itunes:owner><itunes:email>DEWAGASTYA@YAHOO.CO.ID</itunes:email><itunes:name>DEWA</itunes:name></itunes:owner><item><title>BAHASA INGGRIS</title><link>http://dewaputuagastya.blogspot.com/2011/11/bahasa-inggris.html</link><pubDate>Fri, 25 Nov 2011 04:12:00 -0800</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-171175445362537896.post-6830300158364044814</guid><description>&lt;h2&gt;&lt;a href="http://bahasainggris.net/kosakata-pinjaman-dalam-bahasa-inggris.html" rel="bookmark" title="Kosakata Pinjaman dalam Bahasa Inggris"&gt;Kosakata Pinjaman dalam Bahasa Inggris&lt;/a&gt;&lt;/h2&gt;Salah satu karakteristik utama dari bahasa Inggris adalah  kosakata yang padat. Sekitar 80% kata dalam bahasa Inggris berasal dari  bahasa lain! Hal ini menjadikan bahasa Inggris modern benar-benar sangat  kompleks. Hal ini jugalah yang menjadikan bahasa Inggris tidak mudah  untuk dikuasai.  Pengadopsian bahasa asing ini sudah muncul sejak berabad-abad yang lalu,  yaitu sejak pengguna bahasa Inggris mulai mengadakan kontak dengan  bangsa dari budaya yang lain; terlebih saat bangsa Inggris dijajah...&lt;br /&gt;
Baca Selengkapnya » &lt;a href="http://bahasainggris.net/kosakata-pinjaman-dalam-bahasa-inggris.html" rel="bookmark" title="Permanent Link to Kosakata Pinjaman dalam Bahasa Inggris"&gt;Kosakata Pinjaman dalam Bahasa Inggris&lt;/a&gt;</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total><author>DEWAGASTYA@YAHOO.CO.ID (DEWA)</author></item><item><title>KIMIA</title><link>http://dewaputuagastya.blogspot.com/2011/11/kimia.html</link><pubDate>Fri, 25 Nov 2011 03:52:00 -0800</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-171175445362537896.post-2395458119346515368</guid><description>&lt;h3 id="post-7120"&gt;&lt;a href="http://www.chem-is-try.org/materi_kimia/kimia_fisika1/termokimia/persamaan-termokimia/" rel="bookmark" title="Persamaan Termokimia"&gt;Persamaan Termokimia&lt;/a&gt;&amp;nbsp;&lt;/h3&gt;&lt;h3 id="post-7120" style="font-weight: normal;"&gt;Persamaan  reaksi yang mengikutsertakan perubahan entalpinya disebut persamaan  termokimia. Nilai ΔH yang dituliskan pada persamaan termokimia  disesuaikan dengan stokiometri reaksi. Artinya jumlah mol zat yang  terlibat dalam reaksi sama dengan koefisien reaksinya.Oleh karena  entalpi reaksi juga bergantung pada wujud zat harus dinyatakan, yaitu  dengan membubuhkan indeks s untuk zat padat ...&lt;/h3&gt;&lt;a href="http://www.chem-is-try.org/materi_kimia/kimia_fisika1/termokimia/persamaan-termokimia/" title="Persamaan Termokimia"&gt;Baca Selengkapnya&lt;/a&gt;</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total><author>DEWAGASTYA@YAHOO.CO.ID (DEWA)</author></item><item><title>TIK (RAHASIA BLOG)</title><link>http://dewaputuagastya.blogspot.com/2011/11/tik-rahasia-blog.html</link><pubDate>Fri, 25 Nov 2011 03:38:00 -0800</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-171175445362537896.post-9098764099138332352</guid><description>&lt;h2&gt;&lt;a href="http://membuatblog.net/rahasia-blogging" rel="bookmark" title="Rahasia Blogging"&gt;Rahasia blog &lt;/a&gt;&lt;/h2&gt;&lt;small&gt;&lt;/small&gt;            Rahasia Blogging adalah tempat dimana anda bia belajar untuk  mengubah blog Anda dari blog rata-rata yang tidak begitu dikenal menjadi  blog dahsyat yang paling sukses dan diperhitungkan. Website Rahasia  Blogging ini adalah milik pak Joko Susilo, dibuat berdasarkan pengalaman  beliau pribadi dan strategi yang dibeberkan telah terbukti mampu  meningkatkan 7000 lebih pengunjung setia setiap harinya....       Selengkapnya » &lt;a href="http://membuatblog.net/rahasia-blogging" rel="bookmark" title="Rahasia Blogging"&gt;Rahasia Blogging&lt;/a&gt;</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total><author>DEWAGASTYA@YAHOO.CO.ID (DEWA)</author></item><item><title>CARA MUDAH BELAJAR MATEMATIKA</title><link>http://dewaputuagastya.blogspot.com/2011/11/cara-mudah-belajar-matematika.html</link><pubDate>Fri, 25 Nov 2011 03:32:00 -0800</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-171175445362537896.post-4171264908885869740</guid><description>1.Belajar dengan giat dan memahami apa yang disampaikan guru&lt;br /&gt;
2.Jangan terlalu terpaku pada kalkultor karna saat ujian tidak menggunkan kalkulator nah dari sekarang mulai&lt;br /&gt;
lah untuk tidak terpaku pada kalkulator&lt;br /&gt;
3.rajin mengerjakan soal-soal yang ada dibuku&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
4.dst</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total><author>DEWAGASTYA@YAHOO.CO.ID (DEWA)</author></item><item><title>FISIKA ALAT OPTIK</title><link>http://dewaputuagastya.blogspot.com/2011/10/fisika-alat-optik.html</link><category>FISIKA ASYIK</category><pubDate>Tue, 25 Oct 2011 05:36:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-171175445362537896.post-4917573770981643538</guid><description>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: x-large;"&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: Verdana; font-size: xx-small;"&gt;&lt;span style="font-size: x-large;"&gt;ALAT OPTIK&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: Verdana; font-size: xx-small;"&gt;&amp;nbsp;KAMERA TERCANGGIH DI JAGAT RAYA&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;span style="font-family: Verdana; font-size: xx-small;"&gt;&lt;img alt="" height="197" src="http://www.e-dukasi.net/file_storage/materi_pokok/MP_297/Image/hal1.gif" width="223" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-family: Verdana; font-size: xx-small;"&gt;Kemajuan teknologi telah membawa dampak  yang positif bagi kehidupan manusia, berbagai peralatan elektronik  diciptakan untuk dapat menggantikan berbagai fungsi organ atau  menyelidiki fungsi dan penyimpangan pada organ tubuh manusia. Salah  satunya adalah kamera. Kemajuan teknologi telah merevolusi berbagai  alat&amp;nbsp;elektronik dari ukuran besar menjadi ukuran yang sangat kecil.  Teknologi ini dikenal dengan teknologi nano (teknologi nano adalah  teknologi yang bergerak atau dibuat dalam scala nanometer). Selain  praktis dan ekonomis, ukuran yang sangat kecil, sangat multi guna. Salah  satu hasil teknologi nano adalah pembuatan kamera. Karena kecilnya maka  kamera ini dapat masuk ke dalam pembuluh darah. Tahukah kamu bahwa  salah satu organ tubuh kita adalah alat optik berupa kamera yang  tercanggih dan terpraktis di jagat raya? Bagaimanakah kamera yang ada di  dalam tubuh kita itu dikatakan praktis? Untuk mengetahui lebih banyak  tentang fungsi organ ini, maka ikutilah seluruh kegiatan berikut dengan  sungguh-sungguh.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana; font-size: xx-small;"&gt;Apakah yang dimaksud dengan alat optik?&lt;br /&gt;
Alat  optik adalah alat-alat yang salah satu atau lebih komponennya  menggunakan benda optik, seperti: cermin, lensa, serat optik atau  prisma. Prinsip kerja dari alat optik adalah dengan memanfaatkan prinsip  pemantulan cahaya dan pembiasan cahaya. Pemantulan cahaya adalah  peristiwa pengembalian arah rambat cahaya pada reflektor. Pembiasan  cahaya adalah peristiwa pembelokan arah rambat cahaya karena cahaya  melalui bidang batas antara dua zat bening yang berbeda kerapatannya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana; font-size: xx-small;"&gt;Beberapa jenis alat optik yang akan kita pelajari dalam konteks ini adalah:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-family: Verdana; font-size: xx-small;"&gt;Mata&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style="font-family: Verdana; font-size: xx-small;"&gt;Kamera&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style="font-family: Verdana; font-size: xx-small;"&gt;Lup (kaca pembesar)&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style="font-family: Verdana; font-size: xx-small;"&gt;Teropong (teleskop)&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style="font-family: Verdana; font-size: xx-small;"&gt;Mikroskop&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;&lt;br /&gt;
&lt;a href="http://www.blogger.com/post-edit.g?blogID=171175445362537896&amp;amp;postID=4917573770981643538" name="more"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;table border="0" cellpadding="0" cellspacing="0"&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td align="left" style="color: #666666; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; font-size: 18px; padding: 5px;"&gt;Mata&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td bgcolor="#cccccc" height="1"&gt;&lt;img src="http://www.e-dukasi.net/images/blank.gif" /&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td style="padding: 5px;"&gt;&lt;span style="font-family: Verdana; font-size: xx-small;"&gt;&lt;b&gt;Fungsi Mata&lt;/b&gt; sebagai Alat Optik&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana; font-size: xx-small;"&gt;Mata merupakan salah satu contoh  alat optik, karena dalam pemakaiannya mata membutuhkan berbagai  benda-benda optik seperti lensa.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana; font-size: xx-small;"&gt;Berikut ini adalah &lt;b&gt;bagian-bagian mata&lt;/b&gt; dan fungsinya:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div align="center"&gt;&lt;span style="font-family: Verdana; font-size: xx-small;"&gt;&lt;img alt="" height="280" src="http://www.e-dukasi.net/file_storage/materi_pokok/MP_297/Image/hal03.jpg" width="350" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-family: Verdana; font-size: xx-small;"&gt;&lt;b&gt;Cornea&lt;/b&gt; adalah bagian mata yang melindungi permukaan mata dari kontak dengan udara luar.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style="font-family: Verdana; font-size: xx-small;"&gt;&lt;b&gt;Iris&lt;/b&gt; adalah selaput tipis yang berfungsi untuk mengatur kebutuhan cahaya dalam pembentukan bayangan. &lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style="font-family: Verdana; font-size: xx-small;"&gt;&lt;b&gt;Lensa&lt;/b&gt; adalah bagian mata yang berfungsi untuk memfokuskan bayangan pada retina.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style="font-family: Verdana; font-size: xx-small;"&gt;&lt;b&gt;Retina&lt;/b&gt; berfungsi sebagai layar dalam menangkap bayangan benda, di tempat ini terdapat simpul-simpul syaraf optik.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style="font-family: Verdana; font-size: xx-small;"&gt;&lt;b&gt;Otot siliar&lt;/b&gt; berfungsi untuk mengatur daya akomodasi mata.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana; font-size: xx-small;"&gt;Bagaimana mata bekerja? Secara sederhana sebagai alat optik mata membentuk bayangan &lt;b&gt;nyata&lt;/b&gt;, &lt;b&gt;terbalik&lt;/b&gt;, dan &lt;b&gt;diperkecil&lt;/b&gt;  pada retina. Pemfokusan dilakukan dengan mengubah jarak fokus lensanya.  Benda akan nampak jelas jika bayangan tepat jatuh pada permukaan  retina. Hal ini akan terjadi jika lensa mata dengan kemampuan  akomodasinya dapat selalu menempatkan bayangan pada retina. Karena  berbagai hal, kadang-kadang bayangan tidak terbentuk tepat di retina.  Hal ini terjadi jika mata mengalami cacat atau objek berada diluar  jangkauan penglihatan. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana; font-size: xx-small;"&gt;Bagaimanakah pembentukan bayangan pada mata?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div align="center"&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-family: Verdana; font-size: xx-small;"&gt;Lensa positif, membiaskan cahaya dan membentuk bayangan pada retina. &lt;br /&gt;
Iris mengatur jumlah cahaya yang masuk ke dalam mata dengan mengubah ukuran pupilnya.&lt;br /&gt;
Retina merupakan media yang menangkap bayangan nyata yang dibentuk oleh lensa.&lt;br /&gt;
Agar  bayangan selalu jatuh pada retina karena letak benda yang berubah, maka  dapat diatur dengan mengubah jarak fokus lensa matanya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana; font-size: xx-small;"&gt;&lt;b&gt;Jangkauan penglihatan mata:&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana; font-size: xx-small;"&gt;Kemampuan penglihatan manusia  terbatas pada jangkauan tertentu atau disebut jangkauan penglihatan  yaitu daerah di depan mata yang dibatasi oleh dua buah titik.&amp;nbsp;Titik  terjauh (&lt;b&gt;punctum remotum&lt;/b&gt; disingkat &lt;b&gt;PR&lt;/b&gt;) dan titik terdekat (&lt;b&gt;punctum proximum&lt;/b&gt; disingkat &lt;b&gt;PP&lt;/b&gt;). &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana; font-size: xx-small;"&gt;PR adalah titik terjauh didepan mata,  dimana benda masih nampak dengan jelas. PP adalah titik terdekat didepan  mata, dimana benda masih nampak dengan jelas.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana; font-size: xx-small;"&gt;Objek akan nampak jelas jika objek  berada pada jangkauan penglihatan, dan objek tidak akan nampak dengan  jelas jika objek ada diluar jangkauan penglihatan (terlalu dekat dengan  mata atau terlalu jauh dari mata).&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana; font-size: xx-small;"&gt;Cacat mata terjadi karena jangkauan penglihatan berubah. Hal ini diakibatkan oleh kemampuan &lt;b&gt;daya akomodasi&lt;/b&gt;  mata yang berubah. Daya akomodasi adalah kemampuan lensa mata untuk  mengubah jarak fokusnya agar bayangan jatuh di retina mata. Berikut ini  akan diuraikan berbagai jenis cacat mata yang di dasarkan pada kemampuan  daya akomodasinya. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana; font-size: xx-small;"&gt;&lt;b&gt;Cacat Mata&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana; font-size: xx-small;"&gt;Setidaknya ada tiga jenis cacat  mata yang diakibatkan oleh kemampuan daya akomodasinya yaitu: miopia,  hipermetropia dan presbiopia. Berikut ini adalah gambar masing-masing  cacat mata dan jangkauan penglihatannya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-family: Verdana; font-size: xx-small;"&gt;&lt;b&gt;Mata normal (Emetropia)&lt;/b&gt;  : memiliki titik jauh (PR) pada jarak jauh tak berhingga dan titik  dekat (PP) = 25 cm, mata ini jangkauan penglihatannya paling lebar.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style="font-family: Verdana; font-size: xx-small;"&gt;&lt;b&gt;Rabun jauh (Miopia)&lt;/b&gt; : memiliki titik jauh (PR) terbatas/kurang dari tak berhingga dan titik dekat (PP) = 25 cm.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style="font-family: Verdana; font-size: xx-small;"&gt;&lt;b&gt;Rabun dekat (Hipermetropia)&lt;/b&gt; : memiliki titik jauh (PR) tak berhingga, tetapi titik dekat (PP) &amp;gt; 25 cm.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style="font-family: Verdana; font-size: xx-small;"&gt;&lt;b&gt;Rabun jauh dan dekat (Presbiopia)&lt;/b&gt;  : memiliki titik jauh (PR) kurang dari tak berhingga dan titik dekat  (PP) &amp;gt; 25 cm, cacat mata ini merupakan gabungan dari hipermetropi dan  miopi, sering disebut sebagai cacat mata tua.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div align="center"&gt;&lt;img alt="" height="690" src="http://www.e-dukasi.net/file_storage/materi_pokok/MP_297/Image/hal06.jpg" width="580" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana; font-size: xx-small;"&gt;&lt;b&gt;Cacat Mata Miopi&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana; font-size: xx-small;"&gt;Cacat mata miopi terjadi jika pada  penglihatan tak berakomodasi bayangan jatuh di depan retina, hal ini  terjadi karena lensa mata tidak dapat menjadi sangat pipih (terlalu  cembung). Agar dapat melihat jelas benda yang jauh maka perlu dibantu  dengan lensa &lt;b&gt;divergen&lt;/b&gt; (lensa cekung). Lensa divergen adalah lensa yang dapat menyebarkan berkas cahaya. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana; font-size: xx-small;"&gt;Berikut ini adalah bagan pembentukan bayangan pada cacat mata miopi sebelum dan sesudah memakai lensa.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana; font-size: xx-small;"&gt;&lt;i&gt;Keterangan gambar:&lt;br /&gt;
Gambar  sebelum memakai kaca mata. Cahaya yang berasal dari tempat jauh (diluar  jangkauan penglihatan) oleh lensa mata dibiaskan di depan retina sedang  cahaya dari tempat dekat (dalam jangkauan penglihatan) tepat dibiaskan  di retina.&lt;br /&gt;
Gambar sesudah memakai kaca mata. Lensa negatif mengubah  arah rambat cahaya sejajar menjadi menyebar sehingga seolah-olah cahaya  berasal dari daerah jangkauan penglihatan.&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana; font-size: xx-small;"&gt;Dalam perhitungan:&lt;br /&gt;
So = letak benda sebenarnya (~)&lt;br /&gt;
Si = - PR (batas maksimum jangkauan penglihatan) tanda (-) menggambarkan bayangan di depan lensa.&lt;br /&gt;
Dari persamaan : &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana; font-size: xx-small;"&gt;&lt;img alt="" height="48" src="http://www.e-dukasi.net/file_storage/materi_pokok/MP_297/Image/h7a.png" width="90" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana; font-size: xx-small;"&gt;diperoleh bahwa:f = - PR&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana; font-size: xx-small;"&gt; &lt;br /&gt;
Ukuran lensa yang digunakan adalah : &lt;br /&gt;
&lt;img alt="" height="45" src="http://www.e-dukasi.net/file_storage/materi_pokok/MP_297/Image/h7b.png" width="56" /&gt;&lt;br /&gt;
P = kekuatan lensa dalam satuan dioptri (D) &lt;br /&gt;
f = jarak fokus lensa kaca mata dalam satuan meter (m)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana; font-size: xx-small;"&gt;&lt;b&gt;Cacat Mata Hipermetropi&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana; font-size: xx-small;"&gt;Cacat mata hipermetropi terjadi  jika penglihatan pada jarak baca normal mengakibatkan bayangan dari  lensa mata jatuh di belakang retina, hal ini karena lensa mata tidak  dapat menjadi sangat cembung (terlalu pipih). Agar dapat melihat jelas  benda-benda pada jarak baca normal (Sn) maka cacat mata ini perlu  dibantu dengan menggunakan lensa &lt;b&gt;konvergen&lt;/b&gt; (lensa cembung). Lensa konvergen adalah lensa yang dapat mengumpul berkas cahaya. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana; font-size: xx-small;"&gt;Berikut ini adalah bagan pembentukan bayangan pada hipermetropi sebelum dan sesudah memakai lensa.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana; font-size: xx-small;"&gt;&lt;i&gt;Keterangan gambar: &lt;br /&gt;
Gambar  sebelum memakai kaca mata: Berkas cahaya dari jarak baca normal (cahaya  kuning) akan dibiaskan oleh lensa mata di belakang retina, berkas cahaya  baru akan dibiaskan tepat di retina jika benda lebih jauh dari jarak  baca normal (yaitu titik dekatnya).&lt;br /&gt;
Gambar sesudah memakai kaca mata:  lensa positif mengubah arah rambat cahaya yang berasal dari jarak baca  normal seolah-olah berasal dari titik dekatnya (PP), kemudian lensa mata  mengubah arah rambat cahaya ini menuju retina.&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana; font-size: xx-small;"&gt;Dalam perhitungan:&lt;br /&gt;
So = Sn (jarak baca normal = 25 cm)&lt;br /&gt;
Si = - PP (titik dekat hipermetropi), tanda minus menunjukkan bahwa bayangan maya yang terletak &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana; font-size: xx-small;"&gt;di titik dekatnya &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&amp;nbsp;&lt;img alt="" height="45" src="http://www.e-dukasi.net/file_storage/materi_pokok/MP_297/Image/h8.png" width="106" /&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana; font-size: xx-small;"&gt;&lt;b&gt;Cacat Mata Presbiopi&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana; font-size: xx-small;"&gt;Cacat mata &lt;b&gt;presbiopi&lt;/b&gt;  (mata tua atau rabun dekat dan rabun jauh diakibatkan karena melemahnya  daya akomodasi) terjadi karena bayangan jatuh di belakang retina pada  saat melihat dekat dan bayangan jatuh di depan retina pada saat melihat  jauh, hal ini terjadi karena daya akomodasi lensa mata lemah. Agar dapat  melihat jelas baik benda yang dekat maupun yang jauh maka perlu dibantu  dengan menggunakan gabungan lensa cembung (&lt;b&gt;konvergen&lt;/b&gt;) dan cekung (&lt;b&gt;divergen&lt;/b&gt;).  Cacat mata ini sering juga dikenal dengan nama cacat mata tua. Berapa  ukuran lensa yang digunakan? Untuk menjawab pertanyaan ini maka titik  jauh maupun titik dekatnya harus diketahui. Selanjutnya dengan  menggunakan cara sebagaimana pada cacat miopi dan cacat hipermetropi,  ukuran lensa dapat diketahui. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div align="center"&gt;&lt;span style="font-family: Verdana; font-size: xx-small;"&gt;&lt;span style="font-family: Verdana; font-size: xx-small;"&gt;&lt;img alt="" height="210" src="http://www.e-dukasi.net/file_storage/materi_pokok/MP_297/Image/hal09.jpg" width="500" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-family: Verdana; font-size: xx-small;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;table border="0" cellpadding="0" cellspacing="0"&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td align="left" style="color: #666666; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; font-size: 18px; padding: 5px;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td bgcolor="#cccccc" height="1"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td style="padding: 5px;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total><author>DEWAGASTYA@YAHOO.CO.ID (DEWA)</author></item></channel></rss>