<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="/~d/styles/atom10full.xsl"?><?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="http://feeds.feedburner.com/~d/styles/itemcontent.css"?><feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xmlns:openSearch="http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/" xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:gd="http://schemas.google.com/g/2005" xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0" xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0"><id>tag:blogger.com,1999:blog-788548740341417534</id><updated>2012-04-03T23:19:29.850+07:00</updated><category term="Puisi" /><category term="Sejarah" /><category term="Buku" /><category term="Nasyid" /><category term="Download" /><category term="Travel" /><category term="Pernyataan Sikap" /><category term="Artikel" /><category term="Hikmah" /><category term="Cerpen" /><category term="Hadits dan Atsar" /><category term="Galery" /><category term="Sumpah Pemuda" /><category term="News" /><category term="Akhsan" /><title type="text">Hasan Blog Area</title><subtitle type="html" /><link rel="http://schemas.google.com/g/2005#feed" type="application/atom+xml" href="http://akh-san.blogspot.com/feeds/posts/default" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://akh-san.blogspot.com/" /><link rel="next" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/788548740341417534/posts/default?start-index=26&amp;max-results=25" /><author><name>Hasan:)</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01624908798939316658</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="24" height="32" src="http://2.bp.blogspot.com/_5FphrKMa5Tw/TNjpqBHjF4I/AAAAAAAAATs/4dABfOD4Rgc/S220/hasan.jpg" /></author><generator version="7.00" uri="http://www.blogger.com">Blogger</generator><openSearch:totalResults>74</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>25</openSearch:itemsPerPage><atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="self" type="application/atom+xml" href="http://feeds.feedburner.com/blogspot/akh-san" /><feedburner:info uri="blogspot/akh-san" /><atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="http://pubsubhubbub.appspot.com/" /><feedburner:emailServiceId>blogspot/akh-san</feedburner:emailServiceId><feedburner:feedburnerHostname>http://feedburner.google.com</feedburner:feedburnerHostname><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-788548740341417534.post-784731940771187299</id><published>2012-03-31T20:46:00.004+07:00</published><updated>2012-03-31T21:06:17.725+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Akhsan" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Hadits dan Atsar" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Artikel" /><title type="text">Hukum Demo</title><content type="html">&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;&lt;div style="font-family: inherit; text-align: justify;"&gt;&lt;a href="http://www.akh-san.blogspot.com/"&gt;Hasan Blog Area&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: inherit; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: inherit; text-align: justify;"&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://images.detik.com/content/2012/03/29/473/Demo-Ricuh-1.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="221" src="http://images.detik.com/content/2012/03/29/473/Demo-Ricuh-1.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Dewasa ini marak sekali demo, berdemo mulai marak diindonesia terlihat sejak tahun 1998. Sejak orde reformasi, Demo seperti sebuah hobi atau bisa dibilang sudah menjadi hal biasa bagi kalangan aktifis baik aktifis kiri ataupun kanan, bahkan aktifis Islampun tak ketinggalan.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: inherit; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: inherit; text-align: justify;"&gt;Lalu pernahkah terbesit dalam fikiran kita, sebagai umat islam tentunya patut bertanya serta menelisik apakah islam membolehkan berdemo? memang saat ketika masih mahasiswa saya sempat mencari tahu hukumnya, namun tak ada jawaban bulat mengenai keputusanya.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: inherit; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: inherit; text-align: justify;"&gt;&amp;nbsp;Dalam konteks ini paling tidak ada 2 fatwa ang bisa dijadikan rujukan, yaitu antara Mesir dan Arab Saudi.  Lembaga fatwa otoritatif kedua negara memiliki kesimpulan yang berbeda  menyikapi hukum demonstrasi.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: inherit; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;Menurut Lembaga Fatwa Mesir, &lt;i&gt;Dar Al-Ifta Al-Mishriyyah&lt;/i&gt;,  berdemonstrasi adalah bagian dari upaya menuntut perkara yang  diharuskan dan membatalkan perkara yang mungkar. Bila demonstrasi  didefinisikan sebagai media, itu boleh dilakukan. Sesuai dengan kaidah  fikih, yaitu &lt;i&gt;lil wasilah hukmu al-maqashid&lt;/i&gt;, media atau perantara memiliki hukum yang sama dengan tujuan.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: inherit; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: inherit; text-align: justify;"&gt;Islam menyuruh agar para pemegang kebijakan dalam pemerintahan  memenuhi hak dan kebutuhan masyarakat. Bahkan, sejumlah hadis memberikan  ancaman bagi pemimpin yang mangkir menjalankan kewajiban mereka kepada  rakyat. Diriwayatkan dari Ahmad dan Dawud, Rasulullah pernah bersabda, &lt;i&gt;"Barangsiapa  yang memegang urusan publik dan tidak memberikan hak yang lemah dan  membutuhkan, Allah akan meletakkan hijab dari-Nya pada hari kiamat."&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sama  halnya dengan unjuk rasa, hukum menduduki suatu lokasi sebagai bentuk  demonstrasi, menurut lembaga yang resmi berdiri pada 1895 M itu,  diperbolehkan. Namun, ada beberapa syarat diperbolehkannya demonstrasi  atau pendudukan, yaitu: Pertama, tuntutan bukan untuk melegalkan perkara  yang dilarang syariat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua, demonstrasi harus menggunakan  slogan dan kata-kata yang diperbolehkan syariat. Dan ketiga, terhindar  dari anarkisme, penjarahan, atau perkara mudharat lainnya. Apabila  syarat-syarat tersebut tak terpenuhi, hukum berdemonstrasi dilarang  karena mudharat yang akan ditimbulkan jauh lebih besar. &lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: inherit; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: inherit; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: inherit; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: inherit; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: inherit; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: inherit; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: inherit; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: inherit; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: inherit; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: inherit; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: inherit; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;Itulah pendapat dari Lembaga Fatwa Mesir, berbeda dengan Mesir, Lembaga Fatwa Otoritatif di Kerajaan Arab Saudi, &lt;i&gt;Hait Kibar Al-Ulama&lt;/i&gt;, mengharamkan segala bentuk demonstrasi. Pasalnya, bentuk penyampaian aspirasi semacam itu tidak sesuai dengan kaidah syariat. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam  Islam, cara yang tepat untuk mengungkapkan aspirasi adalah dengan cara  saling nasihat-menasihati, bukan dengan berdemonstrasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut  lembaga yang beranggotakan ulama-ulama terkemuka dan diketuai oleh Syekh  Abdul Aziz bin Abdullah bin Muhmmad Alu Syekh itu, penyampaian aspirasi  melalui nasihat dan saling berwasiat menekan risiko kerusakan dan  mudarat di tengah-tengah masyarakat.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: inherit; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: inherit; text-align: justify;"&gt;Allah SWT berfirman, &lt;i&gt;“Dan apabila datang kepada mereka suatu berita  tentang keamanan atau pun ketakutan, mereka lalu menyiar kannya. Dan  kalau mereka menyerahkannya kepada Rasul dan Ulil Amri di antara mereka,  tentulah orang-orang yang ingin mengetahui kebenarannya (akan dapat)  mengetahuinya dari mereka (Rasul dan Ulil Amri). Kalau tidaklah karena  karunia dan rahmat Allah kepada kamu, tentulah kamu mengikut syaitan,  kecuali sebagian kecil saja (di antaramu)."&lt;/i&gt; (QS. An- Nisaa’: 83).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pendapat  yang dikeluarkan oleh lembaga ini pada prinsipnya adalah pandangan  serupa ulama-ulama masa dulu dan kini. Di antara dalil rujukannya ialah  hadits yang diriwayatkan oleh Muslim. Rasulullah bersabda, &lt;i&gt;"Nasihat  merupakan inti penting dalam agama. Dan, nasihat tersebut diperuntukkan  bagi Allah SWT, Kitab dan Rasul-Nya, serta para pemimpin dan umat Islam  secara umum."&amp;nbsp;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: inherit; text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;&lt;br /&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: inherit; text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;Itulah sekiranya Fatwa yang dikeluarkan terkait urusan Demo, beda Mesir, beda Arab Saudi. Lalu bagaimana dengan Ulama di Indonsia?&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: inherit; text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;&lt;br /&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: inherit; text-align: justify;"&gt;Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Ma’ruf Amin, mengatakan hukum  berunjuk rasa diperbolehkan untuk menyampaikan aspirasi. Namun, hukum  kebolehan tersebut dibatasi dengan beberapa syarat, di antaranya selama  demonstrasi yang dilakukan tidak menimbulkan anarkis dan perusakan.  “Kalau syarat itu terpenuhi, demonstrasi tak masalah,” katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebaliknya,  kata Ma'ruf, bila demonstrasi berujung rusuh dan hanya mencari  keributan hingga mengakibatkan mudarat, status hukumnya bisa beralih  menjadi haram.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi, ia menegaskan, MUI belum pernah  mengeluarkan fatwa khusus terkait demonstrasi. Hanya saja, pendapat  tersebut bisa menjadi sikap umum dari lembaga yang dianggap otoritatif  dalam berfatwa di Indonesia itu. “Kalau anarkis, ya bisa haram,”  tegasnya.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: inherit; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: inherit; text-align: justify;"&gt;Singkatnya, mengenai hukum berdemo ada 2 pendapat, ulama Arab Saudi berpendapat berdemo adalah HARAM, sedangan ulama Mesir dan Indonesia (MUI) berendapat boleh. Namun MUI sendiri belum pernah mengeluarkan Fatwa tentang Demo.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: inherit; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: inherit; text-align: justify;"&gt;MUI melalui ketuanya KH Ma’ruf Amin berpendapat demo itu boleh dengan tujuan untuk menyampaikan aspirasi asal tidak anarkis. Jika anarkis maka jatuhnya bisa HARAM.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: inherit; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: inherit; text-align: justify;"&gt;Melihat dari 3 pendapat mengenai hukum berdemo, ternyata berdemo besar kemungkinanya jatuh pada hal-hal haram. Mungkin saya gambarkan demo yang dibolehkan oleh ketua MUI adalah demo-demo yang likakukan seperti oleh PKS (Demo Munasoroh Palesrtin), demo FUI (Demo Anti Ahmadiyah) selain dari tujuanya yang baik juga cara pelaksanaanya tertib santun dan tidak anarkis.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: inherit; text-align: justify;"&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://www.eramuslim.com/fckfiles/image/aksi-pks/aksi-pks6-%28massa%29.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="150" src="http://www.eramuslim.com/fckfiles/image/aksi-pks/aksi-pks6-%28massa%29.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://muslimdaily.net/file/images/demo_pks_dome_rock.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="133" src="http://muslimdaily.net/file/images/demo_pks_dome_rock.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: inherit; text-align: justify;"&gt;Lalu bagaimana dengan demo-demo yang dilakukan teman-teman mahasiswa/buruh atau masyarakat yang berujung rusaknya fasilitas umum, pemblokiran, pembakaran serta amukan masa yang berujung pada hal-hal anarkistis, yang tak jarang akhirnya selepas demo beberapa orang harus dilarikan kerumah sakit?&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: inherit; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: inherit; text-align: justify;"&gt;Beramal dengan niat baik serta tujuan baik tak cukup tetapi jika dilakukan dengan cara yang salah&amp;nbsp; semua sia-sia. Bukanya pahala didapat tetapi dosa yang akan dituai.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: inherit; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: inherit; text-align: justify;"&gt;&lt;a href="http://data.tribunnews.com/foto/bank/images/FUI-Demo-Ahmadiyah.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="123" src="http://data.tribunnews.com/foto/bank/images/FUI-Demo-Ahmadiyah.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;Sebagai Catatan saja, dikala Khilafah Utsman bin Affan, beliau pernah didemo oleh umat islam kala itu yang menyambangi rumahnya dengan masa yang banyak. niatan untuk memprotes kebijakan-kebijakan sang khalifah tetapi hasilnya adalah kudeta yang berujung pada syahidnya sang khalifah (Utsman bin Affan) belakangan masa/aktor intelektual dibalik demo itu bermetamorfosa sebagai khawarij dan identik dengan Syiah.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: inherit; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: inherit; text-align: justify;"&gt;Sekiranya itulah catatan yang saya buat mengenai hukum berdemo. untuk lebih jelasnya silahkan merujuk pada Ulama-ulama yang terercaya untuk menghindari salah pendapat. Sesungguhnya salah dan hilaf&amp;nbsp; dari saya pribadi sedangkan kebenaran hanya dari Allah. Semoga tulisan ini membawa manfaat. Amien.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: inherit; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: inherit; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.republika.co.id/berita/dunia-islam/fatwa/12/03/21/m18hnc-fatwa-hukum-unjuk-rasa-1" target="_blank"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: inherit; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/788548740341417534-784731940771187299?l=akh-san.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/blogspot/akh-san/~4/R57Zfb8Lpxs" height="1" width="1"/&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://akh-san.blogspot.com/feeds/784731940771187299/comments/default" title="Poskan Komentar" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://akh-san.blogspot.com/2012/03/hukum-demo.html#comment-form" title="0 Komentar" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/788548740341417534/posts/default/784731940771187299" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/788548740341417534/posts/default/784731940771187299" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/blogspot/akh-san/~3/R57Zfb8Lpxs/hukum-demo.html" title="Hukum Demo" /><author><name>Hasan:)</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01624908798939316658</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="24" height="32" src="http://2.bp.blogspot.com/_5FphrKMa5Tw/TNjpqBHjF4I/AAAAAAAAATs/4dABfOD4Rgc/S220/hasan.jpg" /></author><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://akh-san.blogspot.com/2012/03/hukum-demo.html</feedburner:origLink></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-788548740341417534.post-540225050870147603</id><published>2011-10-28T13:50:00.004+07:00</published><updated>2011-10-28T17:00:20.243+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Sumpah Pemuda" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Akhsan" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Artikel" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Sejarah" /><title type="text">Sejarah Sumpah Pemuda dan Realitas Saat ini</title><content type="html">&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;&lt;a href="http://www.akh-san.blogspot.com/"&gt;Hasan Blog Area&lt;/a&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-rizMttXAQdc/TqpYc1j1-JI/AAAAAAAAAVo/5BaIEUveX6U/s1600/Kongres+Pemoeda2.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://3.bp.blogspot.com/-rizMttXAQdc/TqpYc1j1-JI/AAAAAAAAAVo/5BaIEUveX6U/s1600/Kongres+Pemoeda2.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Sumpah Pemuda, tentunya semua orang khususnya rakyat Indonesia tahu mengenai Sumpah Pemuda. Namun sebagian besar dari yang tahu mengenai Sumpah pemuda tak lebih dari sekedar tahu kalimatnya saja, tetapi makna serta isi sumpahnya dewasa ini banyak yaang tidak tahu, mungkin salah satunya anda sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika kita mau nelihat sejarah Sumpah Pemoeda, maka kita harus menelisik Sejarah Kongres Pemoeda. Kongres Pemoeda pertama kali diadakan pada 2 Mei 1926 M, dan Kongres Pemoeda 2 diadakan pada 28 Oktober 1928 M.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menelisik latarbelakang adanya Kongres Pemoeda 2 kita mesti melihat hasil keputusan kongres ke-2 Jong Islamieten Bond pada23-27 Desember 1927 yang memutuskan untuk memperjuangkan Cita-cita persatuan dan Kebangsaan, selain itu beberapa hari sebelumnya juga sudah didirikan pada 17 Desember 1927 yaitu Perhimpoenan Pemoefakatan Politik Kebangsaan Indonesia (PPPKI) yang bertujuan sama dengan Hasil Kongres JIB ke-2.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keputusan itu ternyata mendapatkan reaksi keras dari Keputusan Kongres Boedi Oetomo di surakarta pada 6-9 April 1928 yang menolak pelaksanaan Cita-cit persatuan Indonesia, yang kemudian diikuti oleh Jong Java yang setia menginduk kepada Boedi Oetomo mengembangkan bahasa Jawa, Kesenian Jawa, dan Agama Djawa (Kebatinan) dalam lingkup Djawa Radja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk menjawab hasil kongres Boedi Oetomo ini, 7 bulan setelahnya PPPI&amp;nbsp;(Perhimpoenan Pejadjar-Peladjar Indonesia) dan Jong Indonesia segera menyelenggarakan Kongres Pemoeda II pada 28 Oktober 1928 atau Ahad Wage, 13 Jumadil Awwal 1347 H di kramat raya 106 Jakarta. &amp;nbsp;Kongres Pemuda II kala itu dipimpin oleh Soegondo Djojopoespito dari PPPI, dan Sumpah Pemuda dirumuskan oleh Moehammad Yamin yang waktu itu mewakili Jong Soematraen Bond. Kongres Pemuda II melahirkan 3 keputusan yaitu:&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;1. Sumpah Pemuda&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Satu : "Kami poetra dan poetri Indonesia Mengakoe Bertoempah Darah Jang Satoe, Tanah Indonesia"&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dua : "Kami poetra dan poetri Indonesia Mengakoe Berbangsa Satoe, Bangsa Indonesia"&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tiga : "Kami poetra dan poetri Indonesia Mendjoenjoeng Bahasa Persatoean, Bahasa Indonesia"&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;2. Lagu Indonesia Raya Menjadi Lagu Kebangsaan Indonesia&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;3. Sang Saka Merah Putih sebagai Bendera Nasional Indonesia&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-peHpT-gPuSI/TqpZWQwMbjI/AAAAAAAAAV8/EtP7esdM7pw/s1600/sumpah+pemuda+wr+soepratman.jpeg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://3.bp.blogspot.com/-peHpT-gPuSI/TqpZWQwMbjI/AAAAAAAAAV8/EtP7esdM7pw/s1600/sumpah+pemuda+wr+soepratman.jpeg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Sumpah Pemuda bagi rakyat Indonesia merupakan sebuah moment yang sangat bersejarah, karena dari sinilah yang mempengaruhi ruh, jiwa rakyat Indonesia untuk memperjuangkan dirinya agar terbebas dari penjajah Belanda yang sudah 350 menguasai Indonesia demi menjadi sebuah Bangsa yang merdeka. Sumpah Pemuda menjadi titik dimana kebangkitan nasional menemui ruh kebersamaan atau persatuan nasional.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Bahasa Indonesia&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dalam salah satu butir isi Sumpah Pemuda yaitu Bahasa Indonesia menjadi Bahasa Persatuan Bangsa Indonesia, bukan Bahasa Jawa atau bahasa lainya. Karena pada dasarnya bisa saja saat itu bahasa Jawa menjadi bahasa yang disepakati, karena mayoritas pemuda elit kala itu dari Jawa.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dalam catatan Kongres kala S.M. Kartosoewirjo yang kala itu masih berusia 23 Tahun dari Partai Sjarikat Islam Indonesia mengungkapkan pendapatnya ke forum bahwa bahasa asing berfungsi sebagai bahasa pergaulan internasional, dan menekankan bahwa bahasa Indonesia harus menjadi bahasa penghubung persatuan pemuda, selanjutnya, pergerakan nasional harus diserahkan kepada perkumpulan yang beradasarkan nasionalisme.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Penekanan yang dituturkan S.M. Karto Soewirjo cukup beralasan, dimana 6 bulan sebelumnya kongres Boedi Oetomo menolak pelaksanaan cita-cita persatuan Indonesia. Hal ini menyadarkanya bahasa apa yang dapat digunakan untuk menyampaikan aspirasi Nasional dan Organisasi apa yang harus diamanati untuk memimpin pergerakan Nasional.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Asal tahu saja dahulu rakyat Indonesia dilarang oleh Belanda untuk berbicara dengan bahasa Belanda, hanya orang-orang pribumi tertentu yang diperbolehkan untuk menggunakan Bahasa Belanda. Sehingga rakyat Indonesia terbiasa menggunakan bahasa Melayu sebagai bahasa komunikasinya tentunya selain bahasa daerahnya masing-masing. Sehingga dipasar-pasar kala itu sangat populer bahasa Melayu yang mana akhirnya Bahasa Melayu menjadi bahasa Pasar atau Bahasa Melayu Pasar. Hal ini bisa terjadi karena para saudagar dari pasar kepasar menggunakan bahasa melayu sebagai alat komunikasinya. Alhasil wajar jika bahasa Melayu menyebar ke seantero Nusantara.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Bahasa Melayu dahulu selain biasa digunakan di Pasar juga digunakan di Pesantren-pesantren sebagai Bahasa ilmunya, dan juga digunakan oleh Kerajaan atau kesultanan sebagai bahasa Diplomatiknya. Yang kemudian Media-Media Islam seperti Syarikat Dagang Islam, Mehamadiyah, Hajatul Qulub/Persyarikatan Ulama, Djamiah Nahdatul Wathon/Nahdatul Ulama, Persatuan Islam/Persis, Jong Islamiten Bond, Tarbiyah Islamiyah/Perti. menggunakan Bahasa Melayu sebagai Bahasa Jurnalistiknya. Berbeda dengan Oganisasi kalangan priyayi Jawa yang menggunakan Bahasa Jawa seperti Boedi Oetomo, Jong Java dll.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Awalnya Bahasa Indonesia dikenal dengan nama Bahasa Melayu, kemudian dikenal dengan nama bahasa Melayu Pasar karena memang sangat populer dipasar-pasar, setelah itu sekarang dikenal dengan Bahasa Indonesia. Pada umumnya dulu bahasa melayu ditulis dalam huruf arab melayu dan huruf arab jawa.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Jadi Rakrat Indonesia harus bangga dan menghargai bahasanya yaitu Bahasa Indonesia, karena bahasa inilah yang mampu menyatukan perjuangan dahulu dalam melawan penjajah. Peran Pedagang/Saudagar sangat penting dalam penyebaran bahasa melayu ini ke seluruh nusantara dan juga Ulama yang mana dahulu mereka juga menjadi pedagang/Saudagar. Dari Pasar, Pesantren, Kesultanan, Media akhirnya sekarang menjadi Bahasa Resmi Bangsa Indonesia.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Catatan: Wajar saja kalau bahasa Belanda tidak populer di Indonesia dibandingkan bahasa Penjajah lainya diwilayah bekas jajahanya seperti Inggris, dan Portugis serta Spanyol (Bahasa Inggris Populer d Malaysia, Portugis populer di Timor-timur dan Spanyol populer di Filipina), hal ini dikarenakan Belanda sejak awal melarang orang Indonesia menggunakan Bahasa Belanda sebagai bahasa keseharianya, Belanda hanya memperbolehkan orang pribumi menggunakan bahasa indonesia pada kalangan priyayi/bangsawan.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Kata "Indonesia"&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Selain Bahasa, yang menjadi point penting sumpah pemuda adalah Bangsa Indonesia, yah kata Indonesia menjadi nama bangsa kita. Mungkin diantara kita bertanya-tanya asal mula kata Indonesia, siapa yang mengenalkanya pada kita. karena tidak ada suku Indonesia sebelumnya, kerajaan Indonesia juga tidak ada.&amp;nbsp;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dalam menelusuri sejara kata Indonesia kita bisa telusuri dari nama-nama Organisasi kala itu, dari keputusan-keputusan kongresnya. dari situ kita bisa melihat latar belakang kata Indonesia digunakan sebagan penamaan bangsa kita.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Mungkin saat ini orang ketika ditanya awal mula penggunaan kata Indonesia akan tertuju ke organisasi PNI(Perserikatan Nasional Indonesia) karena disana ada pemimpinya yaitu Ir. Soekarno. tetapi sebenarnya sebelum berdirinya PNI tahun 1927, sudah ada organisasi yang menggunakan kata indonesia sebagai nama organisasinya yaitu Indonesische Eenheids Comitee pada bulan Agustus 1926 di Bandung dan Comite Persatoean Indonesia pada bulan September 1926 di Surabaya.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Jadi bisa dikatakan yang mempelopori penggunaan nama Indonesia adalah Indonesische Eenheids Comite dan Comite Persatuan Indonesia yaitu pada tahun 1926, sedangkan PNI didirikan setahun setelahnya pada tahun 1927 Baru pada tahun 1928 Kata Indonesia diikrarkan menjadi nama Bangsa kita yaitu Bangsa Indonesia, dan pada 17 Agustus 1945 Indonesia diresmikan menjadi nama Bangsa sekaligus Negara Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itu dari segi Organisasi, lalu siapa orangnya yang mengenalkan Indonesi? Dr. Soekiman Wirjosandjojo. Ketika Dr. Soekiman Wirjosandjojo menjadi ketua Indische Vereniging di Belanda pada 11 Januari 1925, Dr. Soekiman Wirjosandjojo mengubah nama &amp;nbsp; Indische Vereniging menjadi Perhimpoenan Indonesia. Setelah itu mulailah kata Indonesia dikenal dan kemudian Organisasi-organisasi muncul dengan kata Indonesia sebagai nama Organisasinya, diantaranya; Indonesische Eenheids Comitee (`1926), Comite Persatoean Indonesia (1926), Perhimpoenan Peldjar-Peladjar Indonesia (1926), Jong Indonesia (1927), Perserikatan Nasional Indonesia (1927), Perhimpoenan Pemoefakatan Politik Indonesia (PPPKI) tahun 1927 , Madjlis Oelama Indonesia (September 1928), Partai Sjarikat Islam Indonesia (1928), Perikatan Prerempoean Indonesia (Des 1928) dll.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun Sejarah Indonesia, nama Dr. Soekirman Wirjosandjojo tidak dituliskan sebagai pelopor penggunaan kata Indonesia di Belanda dan Indonesia, demikian pula setelah menjadi Perdana Menteri NKRI tidak dituliskan &amp;nbsp;bahwa yang mengesahkan Lambang Garuda Pancasila pada 1951 M adalah Dr. Soekirman Wirjosandjojo.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dalam Artikel saya selanjutnya akan bahas mengenai latar belakang berdirinya organisasi-organisasi yang menggunakan kata Indonesia khususnya sebelum tahun 1928 dan Organisasi-organisasi yang berpengaruh terhadap lahirnya Kongres Pemoeda II untuk melengkapi artikel ini.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kembali lagi ke hari Sumpah Pemuda, kalaulah Soempah Boekit Sigeontang (683 M) melahirkan kerajaan Sriwjaya (Abad 5-13), Soempah Palapa/Patih Gajah Mada di kaki Pegenoengan Pananggoengan pada 1331 M melahirkan Madjapahit, maka Soempah Pemoeda melahirkan Negara Republik Indonesia (1945) begitulah yang dituturkan Moehammad Yamin.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sriwijaya berdiri dengan agama Budhanya dan Majapahit lahir dengan agama Hindu, sedangkan Indonesia Lahir karena Perjuangan umat Islam dan pada akhirnya sejengkal demi sejengkal setelah Negara Republik Indonesia Lahir Umat Islam disisihkan serta disingkirkan dari percaturan politik negara dengan antiklimaksnya pada peristiwa Pembubaran Masyumi pada tahun 1960 oleh presiden kala itu Ir. Soekarno dan setelah itu sejarah menyaksikan Umat Islam menjadi bulan-bulanan rezim yang berkuasa, bahkan sampai masa reformasipun, Umat Islam masih menjadi bulan-bulanan dengan stigma yang terus dipaksakan yaitu Terorisme sehingga Negara/Polisi khususnya Densus 88 bisa leluasa menangkap serta membunuh ditempat, siapa saja yang dianggap teroris tanpa memperbolehknya untuk membela diri didepan pengadilan, Ironi...Sejarah sekarang mencatat Umat Islam tak dapat memetik jerih payah pengorbananya demi sebuah kata yaitu NKRI, lebih jelasnya mengenai sejarah ini, baca sejara awal kemerdekaan indonesia 1945-1955 sampai akhirnya lahir sebuah keputusan yang kontroversial yaitu Dekrit Presiden Tahun 1955 dan Kepres pembubaran Masyumi tahun 1960.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Lalu setelah mengetahu sejarah ini, masihkah mereka tega mengatakan Umat Islam mementingkan dirinya yang mayoritas dibandingkan umat yang lain yang minoritas? masihkah mereka tega berkata bahwa Mentang-mentang Mayoritas umat Islam bisa Menindas yang Mayoritas? Seharusnya umat lain yang menjust seperti itu mau menengok negara dimana umatnya berkuasa di belahan dunia lain, bagaimana mereka memperlakukan Umat Islam yang lemah dan Minorotas disana? Kalau anda orang baik maka anda akan memahami letak ketidak adilanya. dan menghargai serta mengerti betapa baik hatinya Umat Islam diindonesia rela berkorban demi Damai dan bersatunya Indonesia. Mengertilaaaaaaah........!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan Indonesia saat ini bagaikan Pohon Besar yang hampir&amp;nbsp; tercerabut dari Akarnya. Nilai, Semangat serta Cita-cita dahulu ketika diperjuangkan tak lagi sama dengan Nilai, semangat serta cita-cita Indonesia saat ini. Sehingga Indonesia bak Pohon yang tertiup badai sedangkan akarnya hampir saja lepas dari tanah. Janganlah musuhi Umat Islam di Indonesia karena Umat Islam Indonesialah yang menjaga Akar tetap terhujam ketanah agar Indonesia tetap bersatu, utuh tidak becerai berai kemudian tumbang. Dan Yakinlah ketika suatu saat nanti Indonesia membutuhkan darah-darah pengorbanan demi keutuhanya, dunia akan menyaksikan bahwa darah itu adalah darah Umat Islam, maju terdepan seperti yang dilakukan para pendahulunya. Sedangkan Umat yang lain entah kemana, entah itu bersembunyi atau menunggu...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Mari kita menjadi Pemuda yang tahu sejarah sehingga kita tidak mudah ditipu serta diadu domba dan agar kita tidak salah orang untuk mengucapkan kata terima kasih kepada para pejuang sebelumnya. Bangkitlah Pemuda Jayalah Indonesia dan Membumilah Islam dengan luhurnya ajaranya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-gHo26UGUWXY/TqpZCF3Nw5I/AAAAAAAAAVw/jNz9YKncJ1A/s1600/sumpah+pemoeda+bendera.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://1.bp.blogspot.com/-gHo26UGUWXY/TqpZCF3Nw5I/AAAAAAAAAVw/jNz9YKncJ1A/s1600/sumpah+pemoeda+bendera.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/788548740341417534-540225050870147603?l=akh-san.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/blogspot/akh-san/~4/pSYeJjkGKUM" height="1" width="1"/&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://akh-san.blogspot.com/feeds/540225050870147603/comments/default" title="Poskan Komentar" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://akh-san.blogspot.com/2011/10/sejarah-sumpah-pemuda-dan-realitas-saat.html#comment-form" title="0 Komentar" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/788548740341417534/posts/default/540225050870147603" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/788548740341417534/posts/default/540225050870147603" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/blogspot/akh-san/~3/pSYeJjkGKUM/sejarah-sumpah-pemuda-dan-realitas-saat.html" title="Sejarah Sumpah Pemuda dan Realitas Saat ini" /><author><name>Hasan:)</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01624908798939316658</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="24" height="32" src="http://2.bp.blogspot.com/_5FphrKMa5Tw/TNjpqBHjF4I/AAAAAAAAATs/4dABfOD4Rgc/S220/hasan.jpg" /></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://3.bp.blogspot.com/-rizMttXAQdc/TqpYc1j1-JI/AAAAAAAAAVo/5BaIEUveX6U/s72-c/Kongres+Pemoeda2.jpg" height="72" width="72" /><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://akh-san.blogspot.com/2011/10/sejarah-sumpah-pemuda-dan-realitas-saat.html</feedburner:origLink></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-788548740341417534.post-2196881713813067679</id><published>2011-10-25T01:28:00.001+07:00</published><updated>2011-10-25T01:41:16.699+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="News" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Akhsan" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Artikel" /><title type="text">Polemik Status Keislaman Khadafy</title><content type="html">&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a href="http://www.akh-san.blogspot.com/"&gt;Hasan Blog Area&lt;/a&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ghadafy, ketika hidup menjadi pertentangan, ketika sudah meninggal pun masih menjadi pertentangan. dan pertentngan yang terjadi setelah dia meninggal adalah seseuatu yang sangat prinsipil, yaitu ghadafy masih bergama islam atau tidak sehingga jenazahnya boleh dimandikan dan dishalati atau tidak.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sampai saat ini mayat ghadafy masih tergletak di lemari pendingin sebuah toko daging (berita yang saya baca), dan menjadi tontonan rakyatnya sehingga terjadi antrian yang panjang hanya untuk melihat serta memfoto mayat ghadafy.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Saya sendiri bertanya-tanya, terlepas dari sudah kafir atau belum ghadafy, apakah pantas umat islam memperlakukan sebuah mayat. memang kelemahan manusia adalah terlalu mencintai dan terlalu membenci. membenci ghadafy yang memerintah dengan penuh diktator menzolimi rakyatnya adalah sebuah keniscayaan. tetapi apakah separah itu rasa benci? kalaupun ghadafy sudah kafir, apakah islam membolehkan untuk mempertontonkan mayat di halayak publik.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Setelah melihat sejarah hidupnya, wajar kalau beberapa ulama mengkafirkan dia. karena begitu banyak kata-kata statment serta sikapnya yang terkesan anti islam atau melecehkan islam. Apalagi ditambah atas pembantaian terhadap rakyatnya yang kebanyakan adalah mujahidin. Sangat lumrah jika rakyatnya sangat membencinya bahkan mufty libya sendiri mengkafirkan khadafy sekaligus melarang untuk menshalati jenazahnya.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Hemat saya, tujuan telah tercapai, maka jangan lupakan hal yang penting yaitu berdamai dengan kebencian agar tidak berlaku berlebihan. tidak ada gunanya membenci mayat, memuaskan dendam dengan menghinakanya. Urusan ghadafy semua sudah berakhir, biarlah malaikat yang menanyakan perihal perbuatanya. Kebencian hanya akan melahirkan kebencian selanjutnya, bencilah manusia karena perbuatanya bukan karena orangnya, jika orang itu sudah taubat atau meninggal maka kebencian itu berlalu bersamanya. Jika sikap menghinakan mayat ghadafy terus berlanjut maka dikhawatirkan ini akan melahirkan kebencian baru yang mana kelak akan menjadi pemicu kejadian yang sama. hanya saja peranya yang berbalik. yang membenci jadi dibenci dan yang dibenci menjadi pembenci. tak ada habisnya. Tutuplah buku kebencian bersama hilangnya alasan untuk membenci, tidak ada artinya membenci orang yang sudah mati, yang ada adalah menjadikan kita menjadi pantas untuk dibenci.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ghadafy kafir, ingkar sunah, pembunuh mujahidin, dll, itulah stigma dirinya yang dilontarkan banyak pihak khususnya dunia islam, apapun itu ia telah meninggal, catatanya sudah ditutup tak bisa berubah. kita tidak tahu apakah hari-hari, minggu-minggu bulan atau tahun sebelum kematianya ia telah berubah. memperbaiki diri merenung menyesali semuanya kemudian kembali ke jalan islam yang sebenarnya, kita tidak tahu, yang kebanyakan orang tahu bahwa dahulu ia begitu apakah ketika selama ia dikudeta dan diserang NATO ia berubah atau tidak entahlah, kita serahkan kepada Allah yang maha tahu. yang jelas antara dia dan rakyat serta dunia kelak akan dipersidangkan oleh Allah sehingga orang-orang yang dizholmi ghadafy terbayarkan dan orang-orang yang menzholimi ghadafy terbayarkan. Sehingga semuanya terbayar impas.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kita bukanlah hakim tetapi kita adalah saksi, ingatlah.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Lahirkan Persepsi kita terhadap semuanya adalah buah dari melihat realitas, yang kemudian kita fikirkan dengan pengetahuan yang kita miliki sehingga persepsi kita bukanlah sesuatu yang menduga. Realitas mendidik kita menjadi pengetahuan terhadap kebenaran dan pengetahuan melahirkan pandangan atau persepsi kita terhadap kehidupan.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tugas seorang saksi bukanlah menduga tetapi tugas seorang saksi adalah memberikan pandangan (persepsi) atas pengetahuan kita terhadap kenyataan (realitas). Bukan sok tahu atau sok menjadi analis handal.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Saya tidak melampirkan sumber terkait status keislaman khadafy, jika ingin mencari silahkan search diinternet karena sudah banyak. atau cari di eramuslim.com, al-ikhwan.net atau situs islam terkait lainya. karena tujuan artikel ini bukan untuk menyatakan sikap atas statusnya islam ghadafy. Karena saya bukan siapa-siapa, tak tahu ghadafy dan juga bukan seorang yang faqih atas hal ini. Mohon maaf jika ada yang salah semoga sudi untuk meluruskanya.&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/788548740341417534-2196881713813067679?l=akh-san.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/blogspot/akh-san/~4/-7ufWOR240E" height="1" width="1"/&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://akh-san.blogspot.com/feeds/2196881713813067679/comments/default" title="Poskan Komentar" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://akh-san.blogspot.com/2011/10/polemik-status-keislaman-khadafy.html#comment-form" title="0 Komentar" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/788548740341417534/posts/default/2196881713813067679" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/788548740341417534/posts/default/2196881713813067679" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/blogspot/akh-san/~3/-7ufWOR240E/polemik-status-keislaman-khadafy.html" title="Polemik Status Keislaman Khadafy" /><author><name>Hasan:)</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01624908798939316658</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="24" height="32" src="http://2.bp.blogspot.com/_5FphrKMa5Tw/TNjpqBHjF4I/AAAAAAAAATs/4dABfOD4Rgc/S220/hasan.jpg" /></author><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://akh-san.blogspot.com/2011/10/polemik-status-keislaman-khadafy.html</feedburner:origLink></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-788548740341417534.post-4966587739291308759</id><published>2011-10-24T10:45:00.001+07:00</published><updated>2011-10-24T10:53:28.935+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="News" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Akhsan" /><title type="text">Menelaah Kematian Moammar Khadafy</title><content type="html">&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a href="http://www.akh-san.blogspot.com/"&gt;Hasan Blog Area&lt;/a&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/--1QS7i8Q52A/TqTcPpxmQvI/AAAAAAAAAVg/3YNkVUZKPgc/s1600/khadafy.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="160" src="http://4.bp.blogspot.com/--1QS7i8Q52A/TqTcPpxmQvI/AAAAAAAAAVg/3YNkVUZKPgc/s320/khadafy.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kita sudah tahu semua bahwa Moammar Khadafy presiden Libya (Sebelum dikudeta) sudah meninggal di Sirte, Libya. Meninggal setelah diamuk Rakyatnya sendiri. Dari Otopsi Dokter forensik yang memeriksanya khadafy meninggal diakibatkan luka tembak dikepalanya dan perutnya. pada awalnya dia ditangkap, khadafy masih hidup namun ketika terkabarkan bahwa khadafy ditemukan, serentak &amp;nbsp;pasukan NTC atau Dewan Peralihan Libya yang ada disitu merangsek mendekati khadafy yang tengah terluka guna melampiaskan kemarahanya terhadap mantan presiden libya itu. alhasil pukulan, tendangan, hantaman senjata mendarat di tubuh khadafy. Beberapa orang dari pasukan NTC melndungi khadafy agar tidak menjadi korban amukan namun tanpa disangka sebuh tembakan meledak mengagetkan semua yang mengakibatkan sesosok tubuh khadafy itu terjerembab ketanah. Khadafy dibunuh oleh rakyatnya sendiri. Sayup-sayup terdengar berita bahwa yang menembak khadafy adalah pemuda berumur 18 Tahun menggunakan senjata emas milik khadafy.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kita semua bisa melihat dari rekaman video amatir yang ditayangkan di media TV nasional, ditengah mayat khadafy rakyatnya bergembira bersorak sorai bahagia akhirnya pemimpin yang mereka benci itu berhasil mereka bunuh. Ironi..... Alhamdulillah sejarah tidak pernah atau tidak mencatat bahwa di indonesia tidak ada Pemimpin yang dibunuh oleh rakyatnya; Rakyat indonesia memang rakyat yang terlampau pemaaf, baik hati serta sabar. Jika tidak begitu mungkin tahun 98 kmarin sejarah akan mencatat Soeharto dibunuh rakyat indonesia, tetapi itu tidak terjadi, saking baiknya bahkan memenjarakan soeharto saja rakyat indonesia tidak tega? Ironi... memang... Ternyata khadafy tidak beruntung tidak memiliki rakyat seperti rakyat indonesia, yang penyabar, pemaaf dan tidak tegaan he....&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Berikut &lt;a href="http://akh-san.blogspot.com/2011/10/surat-wasiat-moammar-khadafy.html"&gt;Surat Wasiat Khadafy&lt;/a&gt;, sebuah catatan penting untuk menjadi renungan.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Terlepas dari apa yang dilakukan khadafy ketika dia memimpin libya, kejadian kudeta serta pembunuhan ini akan menjadi sebuah persidangan yang berat di yaumil mahsyar nanti. Itu nanti diakhirat, lalu bgaimana hukum dunia? melihat dari kejadian itu menurut saya khadafy seharusnya menjadi tawanan perang dan membunuh tawanan perang adalah termasuk kejahatan perang yang bisa di adili di mahkamah militer internasional. Entahlah itu pendapat saya pribadi. Maka wajar kalau Istrinya khadafy menuntut PBB untuk menyelidiki pembunuhan suaminya itu. Tetapi mungkin dunia akan mengabaikan atau memaklumi kejadian itu karena mereka diuntungkan oleh kejadian itu, orang yang selama ini menentang mereka (Amerika dkk) telah berhasil dlenyapkan. Dan harta rapamasn yang ditunggu bisa segera didapatkan yaitu Minyak yang melimpah, karena Libya termasuk negara penghasil minyak terbesar didunia khususnya di Afrika. Selain itu aset Libya yang dibekukan di Bank-bank eropa dan amerika bisa mencapai 40 lebih milyar dolar, nilai yang fantastis...&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dilain pihak para pemimpin negara-negara Arab melihat terbunuhnya khadafy menjadi pelajaan penting untuk para pemimpin-pemimpin otoriter. Beberapa tahun ini dunia mempersaksikan pembunuhan atau terbunuhnya pemimpin-pemimpin yang membenci Barat diantaranya ; Sadam Husein (Presiden Irak Terguling Oleh Amerika ditangkap dan dihukum gantung oleh pengadilan internasional), Osama Bin Laden (Disergap oleh Amerika dengan pasukan SWATnya yang terkenal hebat itu dengan pesenjataan canggihnya kemudian dibuang mayatnya di Laut Arab tanpa mempersilahkan rakyatnya/umat islam melihat mayat dan memandikanya), Moammar Khadafy (Presiden terguling Libya, Diprotes Rakyatnya &amp;nbsp;dibantu oleh NATO dengan restu PBB, dikejar dan dibunuh oleh rakkyatnya). Dari 3 sejarah ini, ada yang aneh?&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Para pimpinan Non negara islam yang menentang Barat/As masih leluasa memerintah didunia ini tengok saja di Timur Lee Myung-bak presiden Korea Utara, di barat Hugo Chavez presiden Venezuela dan Fidel Castro presiden Kuba. Semuanya telah lama menentang tetapi sepertinya AS dkk lebih bernafsu untuk menggulingkan dan menginvansi Irak, Afganistan dan Libya hanya karena mereka adalah negara-negara mayoritas islam.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kalau kita perhatikan lebih teliti, pemimpin negara yang ginjang-ganjing saat ini yang masih aman diantaranya Yaman, Bahrain dan Suriah. Mereka belum terguling, Yaman dan Suriah mereka penentang Barat tetapi mereka masih aman dari Barat karena dibelakang mereka ada Iran dan Bahrain juga masih Aman karena Ada Iran. Yaitu mereka adalah pemimpin-pemimpin pemerintahan yang berideologi Syiah yang tentunya sejiwa dengan Iran Yang dikomandoi oleh Mahmod Ahmadined yang terang-terangan membenci dan menentang AS. Dunia menyaksikan mereka semua aman dari sentuhan AS Dkk, Ada apa ini?&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kesimpulan Analisa Saya kalau mau aman untuk menentang AS jadilah and pemimpin atau negara yang berideologi Sosialis/Komunis dan Syiah. Kalau anda pemimpin/negara yang berideologi Islam non Syiah lantas keras menentang As dkk maka bersiap-siaplah kalau suatu saat mereka menginvansi.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Lalu Indonesia bagaimana aman ga yah dari invansi mereka (AS dkk), tenang aja saat ini indonesia aman karena pemimpin dan pemerintah indonesia sangat kooperatif dengan AS bahkan saking kooperatifnya mereka diijinkan untuk mengeruk kekayaan Alam indonesia sepuas-puasnya yang tentunya dengan bayaran yang murah. Itulah Indonesia... Terlalu baik kepada siapapun. bahkan terhadap penjajah yang menyengsarakan rakyat 350 tahun lebih saja masih mau bersahabat dan bahkan banyak rakyat indonesia yang mengidolakan dan menyukai negara kincir Angin itu. Lagi-lagi ironi..... Entah karena kearifanya atau karena kebodohanya... Indonesia.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/788548740341417534-4966587739291308759?l=akh-san.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/blogspot/akh-san/~4/zTK9vk6cuaQ" height="1" width="1"/&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://akh-san.blogspot.com/feeds/4966587739291308759/comments/default" title="Poskan Komentar" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://akh-san.blogspot.com/2011/10/menelaah-kematian-moammar-khadafy.html#comment-form" title="0 Komentar" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/788548740341417534/posts/default/4966587739291308759" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/788548740341417534/posts/default/4966587739291308759" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/blogspot/akh-san/~3/zTK9vk6cuaQ/menelaah-kematian-moammar-khadafy.html" title="Menelaah Kematian Moammar Khadafy" /><author><name>Hasan:)</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01624908798939316658</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="24" height="32" src="http://2.bp.blogspot.com/_5FphrKMa5Tw/TNjpqBHjF4I/AAAAAAAAATs/4dABfOD4Rgc/S220/hasan.jpg" /></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://4.bp.blogspot.com/--1QS7i8Q52A/TqTcPpxmQvI/AAAAAAAAAVg/3YNkVUZKPgc/s72-c/khadafy.jpg" height="72" width="72" /><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://akh-san.blogspot.com/2011/10/menelaah-kematian-moammar-khadafy.html</feedburner:origLink></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-788548740341417534.post-165370973828542397</id><published>2011-10-24T10:25:00.002+07:00</published><updated>2011-10-24T11:13:38.898+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Pernyataan Sikap" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="News" /><title type="text">Surat Wasiat Moammar Khadafy</title><content type="html">&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;&lt;a href="http://www.akh-san.blogspot.com/"&gt;Hasan Blog Area&lt;/a&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dikutip dari Laman resmi Moammar Khadafy Seven Days News.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dokumen tersebut dilaporkan telah diserahkan kepada tiga kerabatnya. Satu di antara mereka tewas, yang kedua terbunuh, dan yang ketiga berhasil lolos saat pertempuran di Sirte.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beginilah isi surat wasiat itu:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Inilah surat wasiat saya. Saya, Moammar bin Mohammad bin Abdussalam bi Humayd bin Abu Manyar bin Humayd bin Nayil al Fuhsi Gaddafi, bersumpah bahwa tidak ada Tuhan selain Allah dan bahwa Muhammad adalah Rasul Allah. Saya bersumpah akan mati sebagai Muslim.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika saya terbunuh, saya ingin dikuburkan sesuai ritual Islam, dalam baju yang saya kenakan saat saya meninggal, tubuh saya tidak dimandikan, di pekuburan di Sirte, di samping keluarga dan kerabat saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya minta keluarga saya, terutama anak-anak dan perempuan, diperlakukan dengan baik setelah kematian saya. Rakyat Liba harus melindungi identitasnya, prestasinya, sejarah, serta citra terhormat leluhur dan pahlawannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rakyat Libya tidak boleh mengabaikan pengorbanan orang-orang bebas dan terbaik. Saya mengajak para pendukung untuk melanjutkan perlawanan dan melawan agresor asing terhadap Libya, hari ini, esok, dan selamanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Biarkan warga bebas dunia mengetahui bahwa kita bisa saja melakukan tawar-menawar dan menjual perkara kita dengan imbalan kehidupan pribadi yang aman dan mapan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita menerima banyak tawaran sampai saat ini, tapi kita memilih berdiri di garis depan pertempuran sebagai lambang kewajiban dan kehormatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Meskipun jika kita tidak serta-merta menang, kita akan memberi pelajaran pada generasi mendatang bahwa memilih melindungi negara adalah kehormatan dan menjualnya merupakan pengkhianatan terbesar dalam sejarah yang akan dikenang selamanya, meskipun ada upaya dari yang untuk melakukan sebaliknya&lt;/b&gt;."&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/--1QS7i8Q52A/TqTcPpxmQvI/AAAAAAAAAVg/3YNkVUZKPgc/s1600/khadafy.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="160" src="http://4.bp.blogspot.com/--1QS7i8Q52A/TqTcPpxmQvI/AAAAAAAAAVg/3YNkVUZKPgc/s320/khadafy.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;&lt;br /&gt;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;Setelah membaca isi surat wasiat khadafy ini, ada catatan penting yang menarik saya untuk difikirkan dalam-dalam, yaitu bahwa khadafi mengajak pendukungnya untuk melawan Agresor yang notebanenya adalah NATO, dan menyampaikan sebuah prinsip yang sangat dalam maknanya bahwa Apapun yang terjadi didalam negeri terlepas dari semua itu melindungi negara dari Agresor Asing serta menyerahkanya kepadanya&amp;nbsp; adalah sebuah penghianatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya bukanlah penndukung khadafy dan juga NATO. Saya hanya peduli pada Libya yang mana ia adalah negara yang berakyatkan Islam. Saya khawatir Libya seakan-akan keluar dari mulut singa namun masuk ke mulut buaya. Dihancurkan kehormatanya, disengsarakan rakyatnya, dikuras Sumber dayanya, dirampok kekayaanya, dan yang paling ditakutkan dihancurkan tatanan sosial islamnya. Sehingga libya sengsara dunia akhirat. Semoga itu tidak terjadi, Semoga Libya lahir kembali dengan pemimpin Islam yang Adil yang mencintai rakyatnya. Bukan lahir dengan pemimpin Boneka yang bisa dimainkan sesukanya guna menyenangkan mereka (AS-NATO). kalau begitu apa artinya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Ref: &lt;a href="http://internasional.kompas.com/read/2011/10/24/08223536/Inilah.Surat.Wasiat.Khadafy"&gt;Kompas&lt;/a&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/788548740341417534-165370973828542397?l=akh-san.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/blogspot/akh-san/~4/sX4cxJjGdEI" height="1" width="1"/&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://akh-san.blogspot.com/feeds/165370973828542397/comments/default" title="Poskan Komentar" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://akh-san.blogspot.com/2011/10/surat-wasiat-moammar-khadafy.html#comment-form" title="0 Komentar" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/788548740341417534/posts/default/165370973828542397" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/788548740341417534/posts/default/165370973828542397" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/blogspot/akh-san/~3/sX4cxJjGdEI/surat-wasiat-moammar-khadafy.html" title="Surat Wasiat Moammar Khadafy" /><author><name>Hasan:)</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01624908798939316658</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="24" height="32" src="http://2.bp.blogspot.com/_5FphrKMa5Tw/TNjpqBHjF4I/AAAAAAAAATs/4dABfOD4Rgc/S220/hasan.jpg" /></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://4.bp.blogspot.com/--1QS7i8Q52A/TqTcPpxmQvI/AAAAAAAAAVg/3YNkVUZKPgc/s72-c/khadafy.jpg" height="72" width="72" /><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://akh-san.blogspot.com/2011/10/surat-wasiat-moammar-khadafy.html</feedburner:origLink></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-788548740341417534.post-8603419207020376312</id><published>2011-10-19T10:49:00.002+07:00</published><updated>2011-10-19T11:39:56.995+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Artikel" /><title type="text">Yue Yue Sikecil Yang Terlindas Degredasi Nilai Kemanusiaan</title><content type="html">&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;&lt;a href="http://www.akh-san.blogspot.com/"&gt;Hasan Blog Area&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemarin ketika aku jalan-jalan di forum kaskus, tiba-tiba saja mataku tertarik untuk membuka sebuah thread yang berjudul "Anak kecil dilindas mobil dibiarin" &amp;nbsp;setelah membaca dan melihat video yang diunggah aku hanya terdiam, rrasa tidak percaya terus muncul dalam hatiku, bagaimana mungkin semua ini bisa terjadi, sepertinya nyawa manusia tak ada harganya serta belas kasih sepertinya telah lenyap dar orang-orang yang ada disana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukan karena kecelakaanya, sekali lagi bukan tetapi karena sikap yang dipertontonkan orang-orang yang melihat kecelakaan itu, mereka hanya melihat tanpa ada rasa iba yang mendorongnya untuk menolong, jangankan untuk membawanya kerumah sakit, hanya sekedar menyetop jalan agar tak ada mobil yang lewat saja tidak atau hanya dengan memindahkanya kepinggir jalan agar tidak dilindas mobil lain saja tidak. Bagaimana ini? Apakah mereka mengira bahwa itu hanyalah seonggok bangkai tikus dijalan? Hei bukan itu manusia!!! apa kalian tak mampu membedakan Tikus sama manusia? bahkan bangkai tikus yang ada dijalan saja dipindahkan lalu kenapa yang terlindas manusia kalian hanya berlalu seakan-akan tak terjadi apa-apa. Asstagfirullah dunia apa ini?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah puluhan Tahun menjalani hidup tak mampu mengajarkan kita rasa welas asih terhada sesama? Apakah kehidupan modern/kota telah memusnahkan nilai kemanusiaan dari rongga dada kita, sepertinya kasih sayang yang Allah tanamkan dalam hati kita telah terkubur oleh sikap materialis yang sekarang banyak menjangkiti penduduk kota. Sepertinya Nilai-nilai agama tak mampu memelihara kasih sayang di hati kita, ataukah surutnya atau hilangnya rasa percaya terhadap Tuhan telah melenyapkan nilai kemanusian dari fikiran dan nurani kita. Sehingga tak ada bedanya dengan kita melihat bangkai Tikus dijalan dengan Dengan manusia yang dilindas dijalan. &amp;nbsp;Sepertinya tak ada bedanya, karena sikap kalian telah menjadi saksi atas semua itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yue-Yue, aku tidak mengenalmu, aku juga tak pernah bertemu denganmu, Namun darimu Tuhan persaksikan kepada penduduk dunia yang angkuh ini bahwa tak berharganya mereka jangankan manusia menghargai penciptanya menghargai sesamanya saja mereka tak mampu, Bagaimana mungkin mereka menyayangi manusia lainya bahkan terhadap anak kecil saja mereka tak peduli. Lantas Apa artinya kita menjadi manusia, bahkan hewan saja masih sayang terhadap sesamanya, Lalu sebenarnya kita itu mahluk apa?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu siapa yang menolong? Pemulung! ternyata yang menolongnya adalah seorang pemulung, dari 10 orang yang berlalu tak peduli ternyata seorang ibu-ibu berhati mulia yang kebanyakan orang memicingkan mata terhadapny karena dia seorang pemulunglah yang lebih mulia dibandingkan mereka. Momentum kepahlawanan telah ia dapatkan serta kemuliaan hati telah ia tumbuhkan didalam dadanya sehingga ketika orang-orang tak peduli ia sendirilah yang peduli, mengangkatnya kepinggir sembari berteriak minta tolong sehingga ibu dan ayahnya keluar mengangkat tubuh kecil itu membawanya kerumhah sakit. Semoga Allah berkahi kehidupan Ibu pemulung itu, Amien.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berita terakhir Sikecil Yue-Yue sedang koma dirumah sakit, semoga Allah berikan kebaikan kepadanya. Semoga saja keajaiban terjadi. Amien.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berikut beberapa sumber berita dan unduhan Video kejadianya, semoga ini bisa menjadi pengingat diri kita, sehingga suatu saat nanti kita mampu bersikap seperti ibu-ibu itu. Hatinya semulia intan, memancarkan sinar welas asih, kasih sayang serta cinta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-Jv4scv1c-6c/Tp5UgT2A5oI/AAAAAAAAAVY/egEfMEdjmf4/s1600/yueyue.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="160" src="http://1.bp.blogspot.com/-Jv4scv1c-6c/Tp5UgT2A5oI/AAAAAAAAAVY/egEfMEdjmf4/s320/yueyue.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;a href="http://www.kaskus.us/showthread.php?t=11011881"&gt;Kaskus&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;a href="http://id.berita.yahoo.com/bocah-balita-terlindas-mobil-orang-tak-peduli-084945423.html"&gt;Yahoo&amp;nbsp;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;a href="http://www.youtube.com/watch?v=gVvmT9SKgrQ&amp;amp;feature=player_embedded"&gt;Video Youtube&lt;/a&gt;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="left"&gt;INILAH.COM, Foshan – Dua kali gadis cilik berusia dua tahun asal China ini dilindas mobil, namun orang-orang di sekelilingnya malah lalu lalang dan tak ada yang menolong. Sungguh tega!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gadis cilik yang kemudian diketahui bernama Yueyue ini berjalan sendirian, menyebrangi jalan di Kota Foshan, Provinsi Guangdong. Sebuah van putih melintas dan menabraknya. Si pengemudi sempat berhenti, tapi kemudian meneruskan perjalanannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat si pengemudi meneruskan jalan, Yueyue kembali terlindas oleh mobil yang sama. Hal ini saja sudah cukup mengejutkan. Namun, anda akan lebih terkejut saat melihat 18 orang melintasi Yueyue yang berdarah-darah tanpa ada satupun yang menolong!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mulai dari pejalan kaki biasa, orang naik sepeda dan bahkan seorang ibu hanya melewatinya seakan Yueyue hanya berbaring-baring biasa. Sebuah van yang lebih besar kemudian melintas dan Yueyue lagi-lagi dilindas dan masih saja tak ada yang menolong.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya seorang wanita melihat dan menolong si gadis cilik, memanggil bantuan dan ibunda Yueyue sebelum membawanya ke rumah sakit. Gadis cilik ini sedang dalam kondisi kritis di ruang perawatan intensif rumah sakit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Insiden ini tak hanya membuat masyarakat China terkejut, namun pengguna internet di seluruh dunia. Ayah Yueyue langsung mengamuk di televisi nasional.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Apa yang terjadi dengan orang-orang? Mereka membuat begitu banyak alasan untuk membutakan mata sendiri. Masyarakat cuek, tak punya hati. Saya tak bisa berpikir lagi, hanya berharap putri kecil saya akan bangun dan memanggil saya ayah lagi,” ujar pria itu.&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;Lalu bagaimana jika and berada disana? menjadi pecundang atau pahlawan?&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/788548740341417534-8603419207020376312?l=akh-san.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/blogspot/akh-san/~4/kSpk_wGzxZU" height="1" width="1"/&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://akh-san.blogspot.com/feeds/8603419207020376312/comments/default" title="Poskan Komentar" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://akh-san.blogspot.com/2011/10/yue-yue-sikecil-yang-terlindas.html#comment-form" title="0 Komentar" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/788548740341417534/posts/default/8603419207020376312" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/788548740341417534/posts/default/8603419207020376312" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/blogspot/akh-san/~3/kSpk_wGzxZU/yue-yue-sikecil-yang-terlindas.html" title="Yue Yue Sikecil Yang Terlindas Degredasi Nilai Kemanusiaan" /><author><name>Hasan:)</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01624908798939316658</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="24" height="32" src="http://2.bp.blogspot.com/_5FphrKMa5Tw/TNjpqBHjF4I/AAAAAAAAATs/4dABfOD4Rgc/S220/hasan.jpg" /></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://1.bp.blogspot.com/-Jv4scv1c-6c/Tp5UgT2A5oI/AAAAAAAAAVY/egEfMEdjmf4/s72-c/yueyue.jpg" height="72" width="72" /><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://akh-san.blogspot.com/2011/10/yue-yue-sikecil-yang-terlindas.html</feedburner:origLink></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-788548740341417534.post-7255525887080892195</id><published>2011-09-30T15:33:00.000+07:00</published><updated>2011-09-30T16:37:55.671+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Akhsan" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Puisi" /><title type="text">Puisi Kenangan Dahulu Kala</title><content type="html">&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;&lt;a href="http://www.akh-san.blogspot.com/"&gt;Hasan Blog Area&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lagi ngerjain proyek tulisan, terserang bad mood, sembari iseng buka-buka file dahulu ternyata ketemu file yang berisikan puisi ini, ane&amp;nbsp; lupa kapan menulisnya, dimana dll. Tapi setelah membacanya jadi ingat moment-moment kala itu, dengan sedikit tersenyum rasanya kejadian itu sesuatu hal yang unik. Entahlah apa akan ada moment yang seperti itu atau tidak, yang jelas semua telah memaknai hidup ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Puisi ini ane persembahkan untuk rekan-rekan DS angkatan 2008-2010 BADARIS.&lt;br /&gt;Semoga Tulisan ini bisa menjadi pengingat semasa dulu... masa yang telah berlalu itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;strong&gt;Kenangan &amp;nbsp;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="mso-ansi-language: EN-US;"&gt;Kini masa-masa &lt;span style="mso-spacerun: yes;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;perjuangan kita telalah berlalu&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="mso-ansi-language: EN-US;"&gt;Meninggalkan&lt;span style="mso-spacerun: yes;"&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;mimpi-mimpi serta harapan-harapan&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="mso-ansi-language: EN-US;"&gt;Yang coba dirangkai menjadi sebuah kenyataan yang dicita-citakan&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="mso-ansi-language: EN-US;"&gt;Kini masa memikul beban amanah itu telah berlalu&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="mso-ansi-language: EN-US;"&gt;Berlalu meningalkankan masa-masaa kebersamaan kita&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="mso-ansi-language: EN-US;"&gt;Tatkala sore kita berkumpul bersama&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="mso-ansi-language: EN-US;"&gt;Tatkala malam kita berkumpul bersama&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="mso-ansi-language: EN-US;"&gt;Semua itu telah menjadi kenangan diantara kita&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="mso-ansi-language: EN-US;"&gt;Yang tak terlupakan dan tak tergantikan&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="mso-ansi-language: EN-US;"&gt;Begitu banyak pelajaran yang dapat diambil&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="mso-ansi-language: EN-US;"&gt;Begitu banyak hikmah yang dapat dipetik&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="mso-ansi-language: EN-US;"&gt;Kesemuanya itu telah mentarbiyah kita bersama&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="mso-ansi-language: EN-US;"&gt;Taktakala suka mengiringinya, tatkala duka mengiringinya&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="mso-ansi-language: EN-US;"&gt;Begitupun dengan tangis, tawa serta letih atawpun lelah yang setia menemaninya&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="mso-ansi-language: EN-US;"&gt;Sesekali riuh canda coba dilakukan&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="mso-ansi-language: EN-US;"&gt;Tuk hilangkan penatnya keadaan&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="mso-ansi-language: EN-US;"&gt;&lt;span style="mso-spacerun: yes;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;Tapi apapun semuanya itu&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="mso-ansi-language: EN-US;"&gt;Aku tak menyesal, aku tak merugi&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="mso-ansi-language: EN-US;"&gt;Walaupun semua itu hanya tinggal kenangan, mimpi serta harapan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="mso-ansi-language: EN-US;"&gt;Karena 4wi telah memilih kita untuk menjadi rekan-rekan&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="mso-ansi-language: EN-US;"&gt;Dalam mengemban amanah dakwah &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="mso-ansi-language: EN-US;"&gt;Dan biarlah 4wi yang kan membalas atas semua yang telah kita lakukan&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="mso-ansi-language: EN-US;"&gt;Entah itu dengan pahala ataupun dengan ampunan&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="text-align: center;"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="mso-ansi-language: EN-US; mso-bidi-font-weight: bold;"&gt;“Dan berjihadlah kamu pada jalan Allah dengan jihad yang sebenar-benarnya. dia Telah &lt;b&gt;memilih kamu&lt;/b&gt; dan dia sekali-kali tidak menjadikan untuk kamu dalam agama suatu kesempitan.…..”.(Q.S. Al-Hajj:78)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="text-align: center;"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="mso-ansi-language: EN-US; mso-bidi-font-weight: bold;"&gt;Dari Ibnu Mas’ud ra Dia berkata:&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="text-align: center;"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="mso-ansi-language: EN-US; mso-bidi-font-weight: bold;"&gt;“Sesungguhnya Allah telah melihat hati semua hamba, lalu memilih muhammad saw, mengutus beliau dengan risalahnya, memilih beliau berdasarkan ilmunya. Kemudian dia melihat hati manusia setelah itu dan memilih &lt;b&gt;rekan-reka&lt;/b&gt;n bagi beliau, lalu menjadikan mereka sebagai penolong agamanya dan pembantu nabinya.”&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="mso-ansi-language: EN-US;"&gt;Saudaraku, sebuah penghargaan bagi hidupku&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="mso-ansi-language: EN-US;"&gt;Bahwa kalian telah mengisinya dengan begitu banyak kenangan&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="right" class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="mso-ansi-language: EN-US;"&gt;&lt;o:p&gt;Jakarta, 08 Maret 2010&amp;nbsp;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&amp;nbsp; &lt;br /&gt; &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/788548740341417534-7255525887080892195?l=akh-san.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/blogspot/akh-san/~4/TZNTWmbDLsg" height="1" width="1"/&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://akh-san.blogspot.com/feeds/7255525887080892195/comments/default" title="Poskan Komentar" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://akh-san.blogspot.com/2011/09/puisi-kenangan-dahulu-kala.html#comment-form" title="3 Komentar" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/788548740341417534/posts/default/7255525887080892195" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/788548740341417534/posts/default/7255525887080892195" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/blogspot/akh-san/~3/TZNTWmbDLsg/puisi-kenangan-dahulu-kala.html" title="Puisi Kenangan Dahulu Kala" /><author><name>Hasan:)</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01624908798939316658</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="24" height="32" src="http://2.bp.blogspot.com/_5FphrKMa5Tw/TNjpqBHjF4I/AAAAAAAAATs/4dABfOD4Rgc/S220/hasan.jpg" /></author><thr:total>3</thr:total><feedburner:origLink>http://akh-san.blogspot.com/2011/09/puisi-kenangan-dahulu-kala.html</feedburner:origLink></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-788548740341417534.post-5327809524032701934</id><published>2011-09-22T14:53:00.000+07:00</published><updated>2011-09-30T16:39:47.942+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Akhsan" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Puisi" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Artikel" /><title type="text">Catatan Perjalanan Jomblo Journey Road to Tasikmalaya (2)</title><content type="html">&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;&lt;a href="http://www.akh-san.blogspot.com/"&gt;Hasan Blog Area&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 12.0pt; line-height: 115%;"&gt;Road To at-Ta’awun&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-ul9GHWFrbgU/TnrmwSCydzI/AAAAAAAAAVU/90MSTlMi6aY/s1600/start.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="150" src="http://1.bp.blogspot.com/-ul9GHWFrbgU/TnrmwSCydzI/AAAAAAAAAVU/90MSTlMi6aY/s200/start.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size: 12.0pt; line-height: 115%;"&gt;Setelah jenuh menunggu sedari jam 22:00 akhirnya kamipun memulai perjalanan kami, Jomblo Journey Road to Tasikmalaya dimulai, Lets to the triiip, make be enjoy lets Gooooooooooooo....&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 12.0pt; line-height: 115%;"&gt;Tak lupa sebelum berangkat ritual ala depok narsisme pun tak ketinggalan yaitu jeprat-jepret/foto-foto dengan formasi motor berjajar, aku pribadi cukup tahu saja atas kelakuan mereka, yah cukup tau aja he...&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 12.0pt; line-height: 115%;"&gt;Depok-Cibinong-Bogor-Ciawi-Cisarua-At-Ta’wun, rute itulah yang kami lalui dengan formasi yang sudah disepakati sebelumnya yaitu yang terdepan akh Andry diikuti dibelakangnya Ade, Indra, afrijal, Fikri, Vicko dan Azis itulah para rider ke at-Ta’wun. akh andry membonceng pathun, Afrijal membonceng akh Budi dan Aziz membonceng Ane (hasan) sisanya yaitu Ade, Indra dan Vicko sebagai single rider. Selama perjalanan menuju at-Ta’awun alhamdulillah tak ada halangan serta rintangan yang berarti selain dari curahan rahmat dari Allah sebagai pengiring perjalanan kami yaitu guyuran hujan yang membuat perjalanan kami semakin ramai, seramai suara tetesan langit yang menghujam ke jas hujan yang kami kenakan. Sepertinya Tuhan masih menyayangi kami para jomblo/bujangan yang menyendiri ditengah ramainya kehidupan yang mencoba mencari kesenangan dijalanan ditengah kekosongan hati kami dari siraman kasih dari mereka yang diciptakan dari rusuk yang membengkok, Terima kasih Tuhan Semoga perjalanan ini mampu menempa kematangan hati kami untuk menampung bidadari yang akan kau semayamkan nanti dihati kami, siapapun itu semoga ia menjadi penyenang hati kami ditengah kegalauan serta kebimbangan hidup karena dunia begitu naif yang menampung para muda mudi dengan begitu congkaknya, bagaimana tidak? coba tengok para jomblo yang mencari jalan keluar dengan mengingkari pernikahan demi mengais kenikmatan ditengah gelapnya malam serta ditengah suasana sepi yang memabukan. Hanya sedikit para Jomblo yang tetap setia menjaga harga dirinya sampai nanti yang menanti berhasil ditemui dalam lantunan janji yang mengokohkan sekokoh janji Allah dengan Rosulnya. Duh mulai kebawa suasana neh jadi keluar topik deh, sepertinya sudah terlalu jauh menyimpang dari tema tulisan ini, intinya just be fun n make be Strong with a pray to Allah para kesatria Jomblo. Terus berjuang.... Semangaaaaaaaaaaaaat....Just Do its... dont be long time angel your heart wait you&lt;span style="mso-spacerun: yes;"&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;(maaf klo bahasa inggrisnya salah gramer, maklum bukan orang inggris tapi wong Bejo alias betawi jowo he...)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 12.0pt; line-height: 115%;"&gt;Kembali ke topik Jomblo Journey Road to Tasikmalaya, seperti yang aku katakan tadi, selama kami menyusuri jalan sepanjang depok-puncak, alhamdulillah tidak ada masalah namun ada moment yang lucu yaitu perihal kondisi seorang rider kami yaitu akh Afrijal, di tengah jalan yaitu di jalan raya cisarua persis di jalur setelah melewati ciawi dijalur tanjakan yang panjang sepertinya motornya akh afrijal kesulitan untuk menanjak yang akhirnya ia sempat tesendat motornya beberapa kali khususnya ketika akan mengoper gigi mesin, membuat para rider dibelakanya serta para pengendara lain agak aneh melihatnya mungkin beberapa orang berpikir ‘neh orang bisa naik motor ga seh?, baru bisa naik motor aja belagu pergi ke puncak dasar aneh...’ itu hanya tebakanku karena aku lihat beberapa orang sempat menggelengkan kepalanya, tahu tidak sebenarnya motornya akh afrijal kesulitan menanjak karena kelelahan serta keberatan harus menanggung berat badan afrijal ditambah akh Budi he... mungkin klo coba kita kira-kira jumlah total berat mereka berdua kisaran 150 kg. Duh beratnya ha... kasihan yah motornya sampe-sampe harus terengah-engah dijalan dasar tak berprikemotoran neh afrijal ha...., padahal sedari rumah pathun aku sudah menasihatinya untuk tidak membonceng akh Budi agar ia sendiri saja menaiki motornya tetapi nasihatku ia anggap ejekan akibatnya ya gitu deh.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 12.0pt; line-height: 115%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 12.0pt; line-height: 115%;"&gt;Akhirnya karena tanjakan masih panjang dan begitu lamban motornya berjalan, maka akh Budi dipindahkan ke akh Ade. Temon-temon eh maksudnya Afrijal-afrijal makanya dengerin nasihat orang sok hebat seh pake ngebonceng orang ditambah bawa sekardus kornet lagi padahal motornya ga kuku.....jangan diulangi yah jadilah orang yang penyayang kepada kuda besinya asal jangan kelebihan sayangnya kayak akh indra sampe-sampe kerenya motornya ngalahin dirinya, sampai-sampai rela mengeringkan kantong demi si motor kesayanganya padahal dia belum walimah-walimah juga, aduh... neh kayanya jomblo yang satu ini mesti di uji kelayakan atas setatus jomblonya, jangan sampe jabatan jomblo dijadikan jalan hidupnya karena jomblo sejati adalah mereka yang terus berjuang menuju ujung jalan raya jomblo untuk berbelok ke jalan pelaminan dengan terus mencari sesuatu yang bisa menghibur dan menyenangkan hatinya agar hati terus bersinar dengan penuh harapan untuk menatap masa depan yang masih tertutup tabir gaib kehidupan, bukanya menjadikanya ideologi yang harus dipegang sampai tubuh mengejang dan Rohpun melayang, mang mau meninggal tanpa meninggalkan jejak keturunan atau paling tidak membuktikan kualitas diri dalam membahagiakan mahluk yang tercipta dari bagian tubuhnya (Rusuk) atau membuktikan apakah bisa meluruskan rusuk itu yang bengkok tanpa harus mematahkanya? atau... atau... atau... pikir aja sendiri yah, bisa mabok ntar klo terus ngetik atau-atau-atau..., sebelum beralih paragraf, maaf yah buat akh indra n afrijal yang jadi bulan bulanan di paragrap ini he...piiiiis.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 12.0pt; line-height: 115%;"&gt;Selain itu, Suasana Puncak dimalam hari yaitu kira-kira pukul 02:30 terasa fantastis, ditengah guyuran gerimis kami memacu kuda besi kami menyusuri hamparan aspal disaksikan rimbunan kebun teh yang tak jelas terlihat tertutup gelapnya malam dan diselubungi pekatnya kabut yang turun sampai-sampai jarak pandang kurang terlihat jauh akibat kabut yang menutupi puncak malam itu, seakan akan kalau aku amati sekeliling kami depan kanan kiri dan belakang laksana menaiki motor diatas awan, he... bukan lebay tetapi memang kalau disorot dengan lampu yang terang pasti akan terlihat kabut itu bagaikan asap bahkan ketika kuhirup dalam-dalam udara kala itu paru-paru terasa begitu dingin seakan-akan kabut itu menelusuk jauh kedalam rongga-rongga paru-paruku namun aku tidak melakukan itu terus, karena diingingatkan akh aziz karena udara malam dikhawatirkan mengakibatkan paru-paru basah apalagi&lt;span style="mso-spacerun: yes;"&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;ditengah suhu yang dingin dan kabut yang pekat.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-QDB6qb8N1_s/TnrlStcRJMI/AAAAAAAAAU8/4TQKqIC3eMU/s1600/341382_1950220725752_1549625269_31572772_778881643_o.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="240" src="http://3.bp.blogspot.com/-QDB6qb8N1_s/TnrlStcRJMI/AAAAAAAAAU8/4TQKqIC3eMU/s320/341382_1950220725752_1549625269_31572772_778881643_o.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 12.0pt; line-height: 115%;"&gt;Kamipun sampai masjid at-Ta’awun kira-kira jam 2:30 malam, setelah memarkirkan motor kamipun segera menuju lt.2 masjid untuk mencari tempat merebahkan tubuh kami, tak banyak waktu yang kami miliki untuk beristirahat tak kurang dari 2 jam sebelum subuh, aku terus saja memejamkan mata untuk membantu melelapkan fikiran dari keterjagaan agar mimpi menggantikanya namun itu sepertinya sia-sia, aku sibuk untuk membolak-balik posisi tidurku karena kedinginan, mencoba mengurangi dingin dengan mempergilirkan bagian tubuh yang menapak ke lantai begitu tubuh mulai menggigil akupun merubah posisi, maklum saja puncak saat itu sangat dingin ditambah kami tak mendapati karpet untuk alas tidur padahal aku sudah mengenakan kaus kaki dan penutup kepala yang menjuntai menutupi telinga dan menyelimuti badan dengan 3 lapis pakaian tapi itu ternyata belum cukup untuk melindungi dinginya malam masuk ke tubuh melewati pori-pori.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-49drR67GS8Q/TnrmmTSShYI/AAAAAAAAAVQ/j6ctu_s-IjA/s1600/ata%2527awun+tidur.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="300" src="http://1.bp.blogspot.com/-49drR67GS8Q/TnrmmTSShYI/AAAAAAAAAVQ/j6ctu_s-IjA/s400/ata%2527awun+tidur.jpg" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-49drR67GS8Q/TnrmmTSShYI/AAAAAAAAAVQ/j6ctu_s-IjA/s1600/ata%2527awun+tidur.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 12.0pt; line-height: 115%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 12.0pt; line-height: 115%;"&gt;‘Audzubillahiminasyathonirozim....&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 12.0pt; line-height: 115%;"&gt;Suara Tilawah menyeruak menggatikan sunyinya malam, dalam hati aku berpikir ‘duh dah mau subuh mana belum tidur lagi...’ &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 12.0pt; line-height: 115%;"&gt;“Alif laaaaaammmmm......” dzalikal kitabu....&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 12.0pt; line-height: 115%;"&gt;Sepertinya ada yang aneh dari lantunan tilawah itu? yah kok mimmmnya ga ada? padahalkan itu surat al-baqqarah? hm... aku yang salah dengar atau memang begitulah adanya? aku tidak tahu jawaban pertanyaan itu sampai aku membuat tulisan inipun belum terjawab pertanyaan itu, semoga saja aku yang salah dengar.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 12.0pt; line-height: 115%;"&gt;Akupun langsung membangunkan tubuhku dari pembaringan yang gagal menidurkanku, teman-teman lainpun telah terbangun, epertinya mereka juga susah tidur, kamipun segera turun untuk bersiap shalat. dinginya... air terasa bagaikan lelehan es apalagi ketika kupenuhi mulutku denganya ‘ngilu...’ dan sepertinya lubang-lubang kulitku juga membeku aku menyegerakan wudhuku karena memang dinginya air memaksaku untuk menyegerakanya tanpa mengurangi kesempurnaanya tentunya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-KvITDi5JtvM/TnrlyzdU44I/AAAAAAAAAVE/P4psLzmKfTI/s1600/ata%2527awun+breakfast.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="300" src="http://2.bp.blogspot.com/-KvITDi5JtvM/TnrlyzdU44I/AAAAAAAAAVE/P4psLzmKfTI/s400/ata%2527awun+breakfast.jpg" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 12.0pt; line-height: 115%;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12.0pt; line-height: 115%;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 12.0pt; line-height: 115%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 12.0pt; line-height: 115%;"&gt;Setelah shalat, kami berkumpul didepan pintu ruang utama guna mengganjal perut dengan beberapa snack dan cemilan yang kami bawa; roti, coklat, madu sepertinya tidak cukup untuk mengenyangkan perut kami, tetapi lumayanlah untuk melindungi lambung kami agar tidak terisi angin yang dingin. selepas menghabiskanya seperti biasa kebiasaan anak depok yaitu menyebarkan teror wabah narsisme pun tak ketinggalan sudut-sudut ruang yang menarik serta unik menjadi korban kenarsisan. Jeprat-jepret entahlah berapa kali dilakukan lelah kalau harus menghitungnya, dari sekian banyak jepretan foto kala itu aku pikir ada satu yang seharusnya menjadi pemenang foto teraneh plus nyeleneh yaitu fotonya indra dengan pose akan memasukan lembaran uang 10 ribu ke kotak amal besar yang teronggok disamping pintu utama tentunya dengan gaya-gaya sok dermawanya plus ditambah dengan senyumnya yang melenakan kedalam jurang kepalsuan he...lebaay maaf ya ndra.(tak kasih bocoran neh, tapi jangan bilang siapa-siapa yah, janji ok, gini ternyata setelah foto selesai tuh duit tidak jadi masuk ke kotak amal tetapi masuk ke kekotak kantongnya. inget yah jangan bilang-bilang siapa-siapa!) dasar indra aneh bin nyeleneh bisa aja tingkahmu itu bikin dunia tambah aneh...he... bercanda bro indra just kiding.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-HRroAAhmClw/Tnrlf3-3bfI/AAAAAAAAAVA/vhSrJ5BnJ-o/s1600/ata%2527awun+amal.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="308" src="http://3.bp.blogspot.com/-HRroAAhmClw/Tnrlf3-3bfI/AAAAAAAAAVA/vhSrJ5BnJ-o/s400/ata%2527awun+amal.jpg" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 12.0pt; line-height: 115%;"&gt;Tidak sampai disitu saja, ternyata dengan menyebarkan wabah di teras mesjidpun belum mampu memuaskan para narsiser sehingga penyebaran teror wabahpun menjalar ke halaman masjid at-Ta’awun ternyata disitu terdapat lebih banyak korban; wajah masjid at-Ta’awun yang menawan, lembah-lembah hijau daun teh yang laksana karpet , serta bukit-bukit yang indah dengan hiasan putihnya kabut dipuncaknya semua menjadi jajahan para penebar virus narsisme dep..tiiiiit(sensor) he..., dan yang tak kalah menariknya adalah kala itu bulan masih bertengger dilangit dengan selimut cahaya yang masih terang bahkan ada satu rider yang mengiyakan ketika aku katakan bahwa itu matahari? dasar g dipikir dulu&lt;span style="mso-spacerun: yes;"&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;apa yah mana mungkin matahari dah tinggi pagi-pagi gini, sebagai etika aku sembunyikan tersangkanya biar ini jadi rahasia kecil diantara kami he... so sweet, lebay mode on...&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;img border="0" height="240" src="http://1.bp.blogspot.com/-XxxsBeN5F7E/TnrmfHITOqI/AAAAAAAAAVM/GoNzOfMhsIk/s320/ata%2527awun+pagi.jpg" width="320" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 12.0pt; line-height: 115%;"&gt;Setelah puas jeprat-jepret, walaupun tidak 100% puas karena memang kameranya kehabisan baterai jadi disudahi sesi pemotretanya, tapi syukurlah coba kalau baterainya masih penuh mau sampai kapan sesi pemotretanya kasihan kecapean nanti masjid, kebun teh, serta bukit-bukitnya meladeni kenarsisan kami (dep...tiiit(sesnsor lagi) takut ada yg ngamuk, bisa dikeroyok ntar he...) kayaknya mesti buat pasukan khusus pengawal presiden neh(paspamres) maksudnya pengawal aku kalau-kalau terjadi tindak kekerasan oleh-pihak-pihak yang merasa tersinggung oleh tulisan ini ha....&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 12.0pt; line-height: 115%;"&gt;kamipun segera menuju pelatar parkiran dengan menuruni anak tangga yang bertingat dua, bergegas menyiapkan kuda-kuda kami serta menghangatkanya karena semalaman harus kedinginan. setelah dirasa cukup, maka kami bergegas meninggalkan masjid at-Ta’awun menyusuri sisa jalanan menanjak puncak sebelum tepat menuju puncak pas yang selepasnya turunanlah yang akan kami dapati, dan sebelumnya kamipun berpamitan mengucap salam perpisahan dengan akh Fikri yang harus pergi menuju jakarta karena ada agenda disana.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 12.0pt; line-height: 115%;"&gt;Kamipun memacu kuda besi kami menuju cianjur dengan tujuan Tasikmalaya, akupun melanjutkan perjalanan tanpa ditemani tudung kepalaku karena raib selepas sesi pemotretan tadi, tapi sudahlah usaha untuk mencari sudah dilakukan namun takdir menentukan lain.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 12.0pt; line-height: 115%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 12.0pt; line-height: 115%;"&gt;Kamipun memulai Track yang sesungguhnya yaitu langsung menuju ke Tasik tanpa harus menginap ditempat lain kecuali tasik, kabut yang menipis masih bisa melepas kepergian kami meninggalkan puncak sedangkan matahari malu-malu untuk melepas kepergian kami hanya sayup-sayup cahayanya yang sedikit mengurangi dingin yang menerpa tubuh kami.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormalCxSpMiddle" style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 12.0pt; line-height: 115%;"&gt;Puncak Idamanku&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormalCxSpMiddle" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormalCxSpMiddle" style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 9.0pt; line-height: 115%;"&gt;Puncak...&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormalCxSpMiddle" style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 9.0pt; line-height: 115%;"&gt;Malam ini engkau tak ramah terhadapku&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormalCxSpMiddle" style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 9.0pt; line-height: 115%;"&gt;Dinginya sikapmu membuatku tak bisa tidur, resah dan gundah&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormalCxSpMiddle" style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 9.0pt; line-height: 115%;"&gt;Bahkan Anggunya at-Ta’awunpun tak bisa meninabobokan aku&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormalCxSpMiddle" style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 9.0pt; line-height: 115%;"&gt;Mungkin engkau merajut karena aku hanya sebentar mengunjungimu&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormalCxSpMiddle" style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 9.0pt; line-height: 115%;"&gt;Janganlah begitu&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormalCxSpMiddle" style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 9.0pt; line-height: 115%;"&gt;Bukankah engkaulah pegunungan yang tersering didunia ini yang kukunjungi&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormalCxSpMiddle" style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 9.0pt; line-height: 115%;"&gt;Engkaulah saksi jalan Tarbiyahku&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormalCxSpMiddle" style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 9.0pt; line-height: 115%;"&gt;Dan Engkaulah Yang menghiburku dikala kejenuhan dan letih perjalanan liburanku&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormalCxSpMiddle" style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 9.0pt; line-height: 115%;"&gt;Dulu....dulu dikala aku masih kecil&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormalCxSpMiddle" style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 9.0pt; line-height: 115%;"&gt;Setahun sekali aku melewatimu dengan tunggangan besi yang mengantarku&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormalCxSpMiddle" style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 9.0pt; line-height: 115%;"&gt;Engkau telah memikatku, menawan hatiku sedari dulu&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormalCxSpMiddle" style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 9.0pt; line-height: 115%;"&gt;Dulu...dulu dikala aku masih kecil&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormalCxSpMiddle" style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 9.0pt; line-height: 115%;"&gt;Sehingga akupun sulit mencintai gunung-gunung lainya&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormalCxSpMiddle" style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 9.0pt; line-height: 115%;"&gt;Padahal sesungguhnya mereka lebih indah darimu&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormalCxSpMiddle" style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 9.0pt; line-height: 115%;"&gt;dan sepertinya engkau telah mencuri hatiku&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormalCxSpMiddle" style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 9.0pt; line-height: 115%;"&gt;Sedari dulu&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormalCxSpMiddle" style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 9.0pt; line-height: 115%;"&gt;Ketika liburan sekolahku &lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormalCxSpMiddle" style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 9.0pt; line-height: 115%;"&gt;Akupun liburan kejakarta terlebih dahulu mengunjungimu&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormalCxSpMiddle" style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 9.0pt; line-height: 115%;"&gt;Masih ingat dalam ingatanku&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormalCxSpMiddle" style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 9.0pt; line-height: 115%;"&gt;Tatkala aku berada dipundakmu, sinar matahari menyinarimu&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormalCxSpMiddle" style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 9.0pt; line-height: 115%;"&gt;Dengan cahaya jingganya dan keemasanya memikat hatiku&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormalCxSpMiddle" style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 9.0pt; line-height: 115%;"&gt;membuatmu bersinar laksana dewi dari kayangan&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormalCxSpMiddle" style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 9.0pt; line-height: 115%;"&gt;Matahari menatapku diujung sana dengan memerah kepadaku&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormalCxSpMiddle" style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 9.0pt; line-height: 115%;"&gt;Karena aku lebih terpikat kepadamu&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormalCxSpMiddle" style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 9.0pt; line-height: 115%;"&gt;Dikala aku berada dalam bus yang mengantarkan aku&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormalCxSpMiddle" style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 9.0pt; line-height: 115%;"&gt;Engkau suka mengayunku kekanan dan kiri dengan kelokanmu&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormalCxSpMiddle" style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 9.0pt; line-height: 115%;"&gt;Engkau Ayunkan aku keatas dan kebawah dengan Tanjakan dan Turunanmu&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormalCxSpMiddle" style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 9.0pt; line-height: 115%;"&gt;Hatikupun Senang setiap kutemui kau, akupun menanti ayunanmu&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormalCxSpMiddle" style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 9.0pt; line-height: 115%;"&gt;Itu Dulu.... Sekarang kenangan itu masih tak layu&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormalCxSpMiddle" style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 9.0pt; line-height: 115%;"&gt;Segar dalam ingatanku walaupun itu Dulu...&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormalCxSpMiddle" style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 9.0pt; line-height: 115%;"&gt;Dulu...dulu dikala aku masih kecil&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormalCxSpMiddle" style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 9.0pt; line-height: 115%;"&gt;Ku harap sikapmupun tetap sama&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormalCxSpMiddle" style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 9.0pt; line-height: 115%;"&gt;Dan akupun masih mengagumimu&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormalCxSpMiddle" style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 9.0pt; line-height: 115%;"&gt;Dengan segala apa yang ada padamu&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormalCxSpMiddle" style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 9.0pt; line-height: 115%;"&gt;Walaupun Ayunan itu sulit tuk kudapatkan&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormalCxSpMiddle" style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 9.0pt; line-height: 115%;"&gt;Karena kepadatan pengagummu&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormalCxSpMiddle" style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 9.0pt; line-height: 115%;"&gt;Sehingga Kelokanmu tak mampu mengayunku&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormalCxSpMiddle" style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 9.0pt; line-height: 115%;"&gt;Inilah puisi yang kutujukan untukmu&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormalCxSpMiddle" style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 9.0pt; line-height: 115%;"&gt;Karena kegundahanku dimalam itu&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormalCxSpMiddle" style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 9.0pt; line-height: 115%;"&gt;Aku takut kau merubah dihadapanku&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormalCxSpMiddle" style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 9.0pt; line-height: 115%;"&gt;Tak seperti dulu...&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormalCxSpMiddle" style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 9.0pt; line-height: 115%;"&gt;Bahkan menantangnya malangbongpun tak mampu memalingkan aku&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormalCxSpMiddle" style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 9.0pt; line-height: 115%;"&gt;Itulah janjiku.... asal kau tak merubah sikapmu&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormalCxSpMiddle" style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 9.0pt; line-height: 115%;"&gt;Kepadaku oh Puncaku&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormalCxSpMiddle" style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 9.0pt; line-height: 115%;"&gt;Semoga namamu mengejawantahkan impian dan harapanku&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormalCxSpMiddle" style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 9.0pt; line-height: 115%;"&gt;Menanjak memuncak... menuju Puncak&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormalCxSpMiddle" style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 9.0pt; line-height: 115%;"&gt;Menuju puncak kebaikan hidupku &lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormalCxSpMiddle" style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 9.0pt; line-height: 115%;"&gt;Tuk bekal menemui pengutusku&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormalCxSpMiddle" style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 9.0pt; line-height: 115%;"&gt;Ya Rabbal ‘alamin.&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;To be Continue ...Road to Bandung&amp;nbsp;&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/788548740341417534-5327809524032701934?l=akh-san.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/blogspot/akh-san/~4/HCXN-XMckoM" height="1" width="1"/&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://akh-san.blogspot.com/feeds/5327809524032701934/comments/default" title="Poskan Komentar" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://akh-san.blogspot.com/2011/09/catatan-perjalanan-jomblo-journey-road_22.html#comment-form" title="4 Komentar" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/788548740341417534/posts/default/5327809524032701934" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/788548740341417534/posts/default/5327809524032701934" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/blogspot/akh-san/~3/HCXN-XMckoM/catatan-perjalanan-jomblo-journey-road_22.html" title="Catatan Perjalanan Jomblo Journey Road to Tasikmalaya (2)" /><author><name>Hasan:)</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01624908798939316658</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="24" height="32" src="http://2.bp.blogspot.com/_5FphrKMa5Tw/TNjpqBHjF4I/AAAAAAAAATs/4dABfOD4Rgc/S220/hasan.jpg" /></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://1.bp.blogspot.com/-ul9GHWFrbgU/TnrmwSCydzI/AAAAAAAAAVU/90MSTlMi6aY/s72-c/start.jpg" height="72" width="72" /><thr:total>4</thr:total><feedburner:origLink>http://akh-san.blogspot.com/2011/09/catatan-perjalanan-jomblo-journey-road_22.html</feedburner:origLink></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-788548740341417534.post-8201477068414252077</id><published>2011-09-22T01:34:00.000+07:00</published><updated>2011-09-30T16:29:30.160+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Akhsan" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Artikel" /><title type="text">Catatan Perjalanan Jomblo Journey Road to Tasikmalaya</title><content type="html">&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;&lt;a href="http://www.akh-san.blogspot.com/"&gt;Hasan Blog Area&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 12.0pt; line-height: 115%;"&gt;Waiting List Road to Tasikmalaya&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 12.0pt; line-height: 115%;"&gt;Aku agak kesulitan untuk memulai cerita jomblo journey road to Tasikmalaya kemarin, bukanya tak ada yang menarik untuk diceritakan tetapi aku sulit untuk memilih dari mana untuk memulai cerita ini. Jujur saja perjalanan kemarin tak terlupakan senangnya walaupun rasa lelah mengikuti sampai rumah. Banyak kejadian-kejadian yang menyenangkan, memalukan serta mendebarkan dan yang tak ketinggalan adalah moment ketegangan diantara kami. Semua akan kuceritakan sebagai tulisan kenangan perjalanan kami, mungkin banyak foto-foto sebagai saksi perjalanan kami tetapi sekiranya sebuah catatan perjalanan tak kalah menariknya untuk melukiskanya. Kalaulah foto sebagai saksi yang tersirat maka tulisan ini adalah sebagai saksi yang tersurat. Semoga catatan ini mampu memelihara kenangan perjalanan ini yang terasa indah, manis, dan menyenangkan dan juga semoga catatan ini mampu mengungkap hikmah pelajaran hidup yang tersirat didalamnya. Catatan ini aku persembahkan untuk teman seperjalanan Jomblo Journey road to Tasikmalaya dan para pembaca lainya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 12.0pt; line-height: 115%;"&gt;Aku mulai kisah ini dari awal saja agar tak terjadi lompatan-lompatan cerita sekaligus agar mudah diikuti alurnya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 12.0pt; line-height: 115%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 12.0pt; line-height: 115%;"&gt;Jum’at 22.00 dirumah pathun masih sepi, aku dan kedua temanku (Pathun, Aziz) saja yang terlihat, dan tak lama hadir Andry, Afrijal dan Fikri hadir meramaikan suasana khususnya akh fikri teman lama yang sudah lama tak bersua, lama kami berbincang kesana kemari sembari menunggu 4 teman yang belum juga terlihat, khususnya membicarakan perihal apakah akan pergi ke at-Ta’awun puncak malam ini juga atau membatalkan perihal perjalanan ke at-Ta’awun tetapi berangkat pagi-pagi langsung ke tasik tanpa singgah ke puncak tetapi lansung menuju cianjur lewat jonggol.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 12.0pt; line-height: 115%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 12.0pt; line-height: 115%;"&gt;Waktu hampir menuju ke tengah malam tinggal 2 orang Vicko dan indra yang belum hadir karena ade dan akh budi telah hadir. aku sendiri mulai resah menunggu mereka yang tak muncul juga apalagi menurutkku melakukan perjalanan ke at-Ta’awun larut malam kemudian paginya pergi ke tasik dari sana cukup beresiko, aku khawatir kami tidak cukup beristirahat di at-Ta’awun dan juga aku khawatir kami tidak bisa tidur disana mengingat tempat yang kurang nyaman dan suhu yang dingin yang akhirnya stamina serta tenaga kami kurang vit untuk melakukan perjalanan ke tasik paginya. Dan yang paling aku khawatirkan adalah perjalanan ke tasik digelayuti rasa kantuk yang akan menambah resiko perjalanan kami, mengingat waktu ke tasik tak sebentar dan track nya pun belum dikenal oleh sebagian besar kami, kalau aku dan ade sudah sering lewat jalur itu mengingat ade kampungnya ditasik dan aku di ciamis yang masih satu jalur dengan tasik. Aku kira kekhawatiranku sangat beralasan mengingat jalur ke tasik dipenuhi tikungan dan tanjakan khususnya di jalur setelah cianjur dan malangbong (selepas nagrek) aku khawatir kantuk akan mengurangi kewaspadaan para rider kami yang terbilang masih sangat kurang pengalaman diluar kota, Bagiku keselamatan perjalanan harus diutamakan dibanding kesenangan lainya bener ga?.....&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 12.0pt; line-height: 115%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 12.0pt; line-height: 115%;"&gt;Akhirnya datang juga 2 kawan yang lama sekali ditunggu, terhitung mereka telat 2 jam dari jadwal yang ditetapkan duh.... kalau bukan karena rasa kasih serta hub dekat diantara kami maka aku yakin mereka akan menjadi bulan-bulanan kekesalan kami. Bagai mana tidak mereka(khususnya akh indra) yang menjadi PJ touring dia yang mengagendakan tetapi dia sendiri yang mengacaukan scedule tournya. dan yang bikin menggelitik kekesalan hati ini adalah bukan karena uzur yang syar’i tetapi karena belanja perlengkapan tournya (pelindung badan, sepatu dll) dalam hati ‘kaya ga da hari lain aja, mang kemarin kemana aja hari gini baru belanja cape dahhhhhhhh’. Tapi apa boleh dikata dasar indra, dia hadir dengan menebar senyum dengan langsung ngalor ngidul ngebahas belanjaanya, dan semua pun terbawa suasana yang dibawanya dengan seakan melupakan perihal suasana hati karena lama menunggu kehadiranya, aku sindiri pun awalnya ingin marah karena mangkir dari jadwal tetapi hal itu urung karena suasana telah berubah menjadi cerah.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 12.0pt; line-height: 115%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 12.0pt; line-height: 115%;"&gt;Waktu hampir mendekati pukul 12.30 sedangkan kami masih mendebatkan perihal akan ke at-Ta’awun atau tidak, khususnya aku, aku yang menentang kalau malam itu juga berangkat ke at-Ta’wun selain karena dalam hitungan analisaku itu akan beresiko ke perjalanan tasik&lt;span style="mso-spacerun: yes;"&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;paginya tetapi juga karena rasa kesal menunggu lama itu yang membuat aku malas untuk kesana karena menurutku waktu untuk ke at-Ta’awun yang direncanakan jam 22:00 berangkat sudah habis dirampas oleh keterlambatan akh indra dan Vicko. Duh... sampai ngetik neh tulisan juga kayaknya keinginan untuk ngomel masih terasa, dari pada jadi penyakit dalam dada mending aku ngomel disini saja ; ‘Eh nte kemana aja akh, jam segini baru dateng, mang niat jalan ga seh, rumahnya deket juga ga malu apa ama yang jauh (fikri n hasan) nte kan PJ masa ga bertanggung jawab seh..huh dasar sanguinisssssssssss’ legaaaaa rasanya plong rasanya akhirnya lepas juga ha....puaaas.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 12.0pt; line-height: 115%;"&gt;Melihat dari situasi pendapat di syuro sebelum berangkat di rumah pathun yang sepertinya sensus mengarah pada untuk setuju berangkat ke at-Ta’wun dan sebagai pertimbangan lainya yaitu bahwa akh Fikri hanya ikut sampai at-Ta’awun karena esoknya ada agenda sehingga tidak bisa ikut ke Tasik maka akupun mengalah dengan mencoba menguras kolam kekesalan hatiku, aku tak mau berangkat dengan hati yang tidak enak dikhawatirkan akan menggangu perjalanan nantinya. Akhirnya akh Andri selaku mas’ul Jomblo Journey memutuskan untuk malam ini juga berangkat ke At-Ta’awun untuk bermalam disana dan berangkat ke Tasik sehabis Shalat Subuh.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 12.0pt; line-height: 115%;"&gt;Akhirnya Syuropun ditutup dengan doa yang dipimpin PJ Tour yaitu akh indra dengan gaya-gaya khasnya yaitu ngaco Abis alias Jayuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuus n Lebaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaay abiiis :-b&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-ri5MYKYJ2tI/Tnoq7Vz2KiI/AAAAAAAAAU0/fqfSaQ9yZ0w/s1600/make+pray.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="300" src="http://3.bp.blogspot.com/-ri5MYKYJ2tI/Tnoq7Vz2KiI/AAAAAAAAAU0/fqfSaQ9yZ0w/s400/make+pray.jpg" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&amp;nbsp;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;Akh Indra (red T Shirt) memimpin doa dengan gaya khotib jum'at yang ngawur, aneh de el el&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 12.0pt; line-height: 115%;"&gt;Setelah jenuh menunggu sedari jam 22:00 akhirnya kamipun memulai perjalanan kami, Jomblo Journey Road to Tasikmalaya dimulai, Lets to the triiip, make be enjoy lets Gooooooooooooo....&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-ayzZ7kLVuKY/Tnor3yGjuXI/AAAAAAAAAU4/mmPrUhTEfUY/s1600/start.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="300" src="http://2.bp.blogspot.com/-ayzZ7kLVuKY/Tnor3yGjuXI/AAAAAAAAAU4/mmPrUhTEfUY/s400/start.jpg" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&amp;nbsp;Biasa kelakuan dep..tiiiiit (sensor :-)) sebelum jalan ritual dulu narsisme disorder&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;To be Continue Road to at-Ta'awun Mosque @Puncak......&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/788548740341417534-8201477068414252077?l=akh-san.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/blogspot/akh-san/~4/2kTwbCyy7TE" height="1" width="1"/&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://akh-san.blogspot.com/feeds/8201477068414252077/comments/default" title="Poskan Komentar" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://akh-san.blogspot.com/2011/09/catatan-perjalanan-jomblo-journey-road.html#comment-form" title="0 Komentar" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/788548740341417534/posts/default/8201477068414252077" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/788548740341417534/posts/default/8201477068414252077" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/blogspot/akh-san/~3/2kTwbCyy7TE/catatan-perjalanan-jomblo-journey-road.html" title="Catatan Perjalanan Jomblo Journey Road to Tasikmalaya" /><author><name>Hasan:)</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01624908798939316658</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="24" height="32" src="http://2.bp.blogspot.com/_5FphrKMa5Tw/TNjpqBHjF4I/AAAAAAAAATs/4dABfOD4Rgc/S220/hasan.jpg" /></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://3.bp.blogspot.com/-ri5MYKYJ2tI/Tnoq7Vz2KiI/AAAAAAAAAU0/fqfSaQ9yZ0w/s72-c/make+pray.jpg" height="72" width="72" /><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://akh-san.blogspot.com/2011/09/catatan-perjalanan-jomblo-journey-road.html</feedburner:origLink></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-788548740341417534.post-6521823532515811321</id><published>2011-06-21T14:14:00.000+07:00</published><updated>2011-06-21T14:14:01.185+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="News" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Akhsan" /><title type="text">TKW Ruyati dihukum Pancung dan Dimakamkan Samping makam Siti Khadijah</title><content type="html">&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;&lt;a href="http://www.akh-san.blogspot.com/"&gt;Hasan Blog Area&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Siang-siang buka laptop sembari browsing sana-sini, seperti biasa buka-buka web langganan terutama blog pribadiku ini. kebetulan beberapa hari ini mulai aktif lagi jadi kaskuser cek-sana cek sini thread dari yang hot thread sampe yang biasa-biasa aja. Eh tau taunya ketetemu thread tentang berita Ruyati, ituloh TKW indonesia yang lagi ramai diberiakan media kita. Sampe-sampe banyak aksi simpatik sampai demo protes yang dilakukan. Ruyati kemarin dieksekusi pancung oleh pengadilan Arab Saudi, tetapi yang luar biasa anehnya pemerintah tidak tahu perihal eksekusi ini. Padahal mereka sudah tahu bahwa Ruyati dovonis mati sejak januari lalu. Entahlah... Apakah pemerintahan kita yang memang tidak peduli dan memperhatikan nasib Warganya sehingga tidak memonitor perkembangan kasusnya atau memang pemerintahan Arab Saudi yang lalai untuk menyampaikan berita Eksekui ini(Sebelum dieksekusi).&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Oke apapun itu, Ruyati sudah dipancung dan sekarang efeknya memblunder ke dalam negeri, dan ini harus disikapi oleh pemerintah dengan seger walaupun sudah terlambat. tetapi ada hal yang membuat saya terkejut sampai-sampai menganggap Thread yg dibuat kaskuser ini hanyalah isu agar threadnya ramai. &lt;a href="http://www.kaskus.us/showthread.php?t=9301673"&gt;(Forum Kaskus&lt;/a&gt;)&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Beritanya adalh bahwa Ruyati dimakamkan disamping kuburan Siti Khadijah. saya seakan tidak percaya, tetapi setelah membac beritanya dan membaca juga dari sumberlain yg kebetulan dilampirkan oleh pembuat thread, salah satunya dari kompas: &lt;a href="http://nasional.kompas.com/read/2011/06/20/20034167/Makam.Ruyati.Dekat.Makam.Siti.Khadijah"&gt;( Link&lt;/a&gt;). Ternyata benar.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Alasanya kenapa dimakamkan disana adalah karena pengadilan Arab Saudi menganggap setiap orang yang dihukum mati itu suci, sudah dampuni dosa-dosanya. Begitu juga Ruyati, yang katanya sebelum dieksekusi pengadilan sudah memfasilitasi ruyati untuk meminta ampunan dari keluarga korban (Khairiya binti Hamid Mijlid) yang dibunuh ruyati tahun 2010 lalu, namun keluarga korban tidak memberikan pengampunan yang akhirnya pengadilan harus menunaikan hukum yang disana disebut hukum Qishas.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Memang ada hal yg membuat saya dan juga mungkin Seluruh rakyat indonesia, mengapa sampai Ruyati yang notebannya adalah ibu-ibu, jauh dari keluarga, bekerja dinegara orang bisa berani membunuh majikanya? mengapa? ada berita yg mengatakan Ruyati sebelumnya dipelakukan tidak manusiawi, namun inipun belum jelas dan menurut saya ini harus disampaikan kepada public perihal sebab sampai hati Ruyati membunuh, saya yakin ada sebab yang besar yang membuat ruyati melakukan itu, semog pemerintah segera mencari kebenaranya.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Terkait apapun alasan ruyati membunuh, dan ruyati juga sudah mengakui perbuatanya didepan pengadilan, maka bagi hukum Qishas yang diterapkan diarab Saudi adalah hukumanya nyawa dibayar nyawa yaitu mati, hukuman ini bisa dibatalkan jika keluarga korban atau ahli waris memaafkan. karena tidak dimaafkan maka hakim harus mengeksekusi Ruyati.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Memang islam mengajarkan hukum Qishas yaitu pelaku dzolim dihukum dengan hukuman yang sama dengan apa yang dilakukanya, khususnya untuk urusan menghilangkan nyawa orang lain, islam mengajarkan ini tidak lain adalah untuk kebaikan umat manusia demi menjaga hidup umatnya agar orang tidak dengan mudah dan berani membunuh karena barang siapa yg membunuh manusia yg diharamkan untuk membunuhnya maka bayaranya adalah nyawanya, "Barang siapa yang membunuh satu nyawa tanpa hak, maka ia seakan-akan membunuh seluruh manusia" luar biasa ini adalah ajaran islam. sangat melarang umatnya untuk saling membunuh tanpa kebenaran.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;table border="0" cellpadding="2" cellspacing="1" class="forumline"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;  &lt;td align="center" class="row1" height="28" valign="center"&gt; &lt;span class="gen"&gt;&lt;em&gt;Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu qishaash berkenaan dengan  orang-orang yang dibunuh; orang merdeka dengan orang merdeka, hamba dengan  hamba, dan wanita dengan wanita. Maka barangsiapa yang mendapat suatu pema'afan  dari saudaranya, hendaklah (yang mema'afkan) mengikuti dengan cara yang baik,  dan hendaklah (yang diberi ma'af) membayar (diat) kepada yang memberi ma'af  dengan cara yang baik (pula). Yang demikian itu adalah suatu keringanan dari  Tuhan kamu dan suatu rahmat. Barangsiapa yang melampaui batas sesudah itu, maka  baginya siksa yang sangat pedih. &lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="gen"&gt;&lt;em&gt;Dan dalam qishaash itu ada (jaminan kelangsungan) hidup bagimu, hai orang-orang  yang berakal, supaya kamu bertakwa&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="gen"&gt;&lt;em&gt;(Al-Baqarah:178-179)&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;em&gt; &lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;table border="0" cellpadding="2" cellspacing="1" class="forumline"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;/td&gt;&lt;em&gt; &lt;/em&gt;&lt;/tr&gt;&lt;em&gt; &lt;/em&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;em&gt; &lt;/em&gt;&lt;/table&gt;&lt;em&gt; &lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;em&gt;&amp;nbsp; &amp;nbsp;&lt;/em&gt;&lt;em&gt; &lt;/em&gt;&lt;span class="gen"&gt;&lt;em&gt;Dan janganlah kamu membunuh jiwa yang diharamkan Allah (membunuhnya), melainkan  dengan suatu (alasan) yang benar. Dan barangsiapa dibunuh  secara zalim, maka sesungguhnya Kami telah memberi  kekuasaan kepada ahli warisnya, tetapi janganlah ahli  waris itu melampaui batas dalam membunuh. Sesungguhnya ia adalah orang yang  mendapat pertolongan(al-Israa:33)&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;table border="0" cellpadding="2" cellspacing="1" class="forumline"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;em&gt;  &lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;em&gt;  &lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;table border="0" cellpadding="2" cellspacing="1" class="forumline"&gt;&lt;em&gt;  &lt;/em&gt;&lt;tbody&gt;&lt;em&gt;  &lt;/em&gt;&lt;tr&gt;&lt;em&gt;  &lt;/em&gt;&lt;td align="center" class="row1" height="28" valign="center"&gt;&lt;em&gt; &lt;/em&gt;&lt;span class="gen"&gt;&lt;em&gt;Dan tidak layak bagi seorang mukmin membunuh seorang mukmin (yang lain),  kecuali karena tersalah (tidak sengaja), dan barangsiapa  membunuh seorang mukmin karena tersalah (hendaklah) ia memerdekakan seorang  hamba sahaya yang beriman serta membayar diat&amp;nbsp;yang  diserahkan kepada keluarganya (si terbunuh itu), kecuali jika mereka (keluarga  terbunuh) bersedekah. Jika ia (si terbunuh) dari kaum  (kafir) yang ada perjanjian (damai) antara mereka dengan kamu, maka (hendaklah  si pembunuh) membayar diat yang diserahkan kepada keluarganya (si terbunuh)  serta memerdekakan hamba sahaya yang beriman. Barangsiapa yang tidak  memperolehnya, maka hendaklah ia (si pembunuh) berpuasa  dua bulan berturut-turut untuk penerimaan taubat dari pada Allah. Dan adalah  Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana(An-Nisaa:92)&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="justify" class="row1" height="28" valign="center"&gt;&lt;span class="gen"&gt;&lt;em&gt;&amp;nbsp;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="left" class="row1" height="28" valign="center"&gt;&lt;span class="gen"&gt;&lt;em&gt;&amp;nbsp;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="left" class="row1" height="28" valign="center"&gt;&lt;span class="gen"&gt;&lt;em&gt;&amp;nbsp;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;em&gt; &lt;/em&gt;&lt;/td&gt;&lt;em&gt; &lt;/em&gt;&lt;/tr&gt;&lt;em&gt; &lt;/em&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;em&gt; &lt;/em&gt;&lt;/table&gt;&lt;em&gt; &lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;em&gt;&amp;nbsp; &amp;nbsp;&lt;/em&gt;&lt;span class="gen"&gt;&lt;em&gt;Barangsiapa yang membunuh seorang manusia, bukan karena orang itu (membunuh)  orang lain, atau bukan karena membuat kerusakan dimuka  bumi, maka seakan-akan dia telah membunuh manusia  seluruhnya. Dan barangsiapa yang memelihara kehidupan  seorang manusia, maka seolah-olah dia telah memelihara kehidupan manusia  semuanya. Dan sesungguhnya telah datang kepada mereka rasul-rasul Kami dengan  (membawa) keterangan-keterangan yang jelas, kemudian banyak diantara mereka  sesudah itu sungguh-sungguh melampaui batas dalam berbuat  kerusakan dimuka bumi.(Al-Ma'idah:5)&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;span class="gen"&gt;&lt;em&gt;&amp;nbsp;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span class="gen"&gt;Begitulah Islam sangat mengharamkan pembunuhan, sampai-sampai ahli waris diberikan kekuasaan oleh Allah untuk memaafkan atau menghukum orang yang membunuh saudara/keluarganya balas membunuh. &amp;nbsp;Karena islam sangat melindungi arti sebuah kehidupan "&lt;/span&gt; &lt;span class="gen"&gt;dalam qishaash itu ada (jaminan kelangsungan) hidup bagimu, hai orang-orang  yang berakal, supaya kamu bertakwa&lt;/span&gt; &lt;span class="gen"&gt;", yah islam menghendaki dengan Qishas ini adanya jaminan kelangsungan kehidupan bagi umatnya(manusia agar orang-orang tidak berani atau harus berfikir seribu kali jika mau membunuh orang tanpa kebenaran.karena balasanya adalah nyawanya sendiri selain itu dosanyapun sangat besar.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span class="gen"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span class="gen"&gt;Kembali lagi pada kasus Ruyati, sejak ia divonis sampai dia dieksekusi hampir ada jeda kurang lebih 6 bulan, dan selama proses ini ia sudah meminta maaf ke keluarga korban walaupun ternyata mereka tidak memaafkan, dan juga saya yakin Ruyati juga sudah meminta ampunan kepada Allah, dan juga semoga saja dan mudah-mmudahan Ruyati dalam menerima eksekusi matinya ia dengan ikhlas menerimanya karena Allah, apalagi kalau ruyati juga sudah melakukan puasa 2 bulan berturut-turut untuk penerimaan taubatnya dari Allah, maka tak lain balasanya adalah Syurga. Amien.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span class="gen"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span class="gen"&gt;Saya jadi teringan sebuah kisah mengenai seorang wanita yang berzina dan kemudian hamil dan meminta dihad kepada Rosul:&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;em&gt;&lt;span class="gen"&gt;Dari Abu Nujaki Imran bin Al-Husain Al-Khuza`iy ra., ia berkata :”Ada seorang wanita dari Juhainah datang kepada Rasulullah SAW, sedangkan ia sedang hamil karena berzina dan berkata:”Ya Rasulullah, saya telah melakukan kesalahan, dan saya harus di had(hukum), maka laksanakanlah had itu pada diri saya. ”Kemudian Nabi SAW memanggil walinya seraya bersabda: “perlakukanlah baik-baik wanita ini, apabila sudah melahirkan, bawalah kemari.”Maka dilaksanakan perintah itu oleh walinya. Kemudian setelah wanita itu&lt;br /&gt;melahirkan, dibawalah ke hadapan Rasulullah SAW Dan memerintahkan untuk wanita, maka diikatkanlah pakaiannya untuk dirajam.&lt;br /&gt;Setelah ia mati, maka Rasulullah SAW menyalatkannya. Namun Umar berkata kepada beliau: ”Ya Rasulullah, mengapa engkau menyalatkan wanita itu, padahal ia telah berzina.” Beliau menjawab : “Wanita itu benar-benar bertaubat, dan seandainya taubatnya dibagi pada tujuh puluh penduduk Madinah, niscaya masih cukup. Pernahkah kamu mendapatkan orang yang lebih utama daripada seseorang yang telah menyerahkan diri sepenuhnya kepada Allah Tang Maha Mulia lagi Maha Agung?” ( H.R Muslim)&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;em&gt;&lt;span class="gen"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;span class="gen"&gt;Kita doakan saja semoga Ruyati seperti wanita dalam hadis diatas, yang menyerahkan dirinya kepada Allah untuk bertaubat, sehingga ia layak diberikan ampunan dari Allah Subhanahu wa'ta'ala. Amien.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;span class="gen"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;span class="gen"&gt;Makanya wajar saja ketika pengadilan menguburkan Ruyati disamping kuburan Siti Khadijah. &amp;nbsp;Semoga saja Ruyati termasuk orang yang tersebut oleh rosul:&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;span class="gen"&gt;"Pernahkah kamu mendapatkan orang yang lebih utama daripada seseorang yang telah menyerahkan diri sepenuhnya kepada Allah Tang Maha Mulia lagi Maha Agung?".&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;span class="gen"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;span class="gen"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;em&gt;&lt;span class="gen"&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt; &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;table border="0" cellpadding="2" cellspacing="1" class="forumline"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt; &lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt; &lt;/table&gt;&lt;script src="http://adsensecamp.com/show/?id=2dxGfHFmtp4%3D&amp;amp;cid=TlffQoaJN%2F0%3D&amp;amp;chan=wuMzNyVJjPI%3D&amp;amp;type=12&amp;amp;title=CC0000&amp;amp;text=FFFF66&amp;amp;background=000000&amp;amp;border=000000&amp;amp;url=000000" type="text/javascript"&gt;&lt;/script&gt; &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/788548740341417534-6521823532515811321?l=akh-san.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/blogspot/akh-san/~4/YzBShvN5rAQ" height="1" width="1"/&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://akh-san.blogspot.com/feeds/6521823532515811321/comments/default" title="Poskan Komentar" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://akh-san.blogspot.com/2011/06/tkw-ruyati-dihukum-pancung-dan.html#comment-form" title="1 Komentar" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/788548740341417534/posts/default/6521823532515811321" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/788548740341417534/posts/default/6521823532515811321" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/blogspot/akh-san/~3/YzBShvN5rAQ/tkw-ruyati-dihukum-pancung-dan.html" title="TKW Ruyati dihukum Pancung dan Dimakamkan Samping makam Siti Khadijah" /><author><name>Hasan:)</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01624908798939316658</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="24" height="32" src="http://2.bp.blogspot.com/_5FphrKMa5Tw/TNjpqBHjF4I/AAAAAAAAATs/4dABfOD4Rgc/S220/hasan.jpg" /></author><thr:total>1</thr:total><feedburner:origLink>http://akh-san.blogspot.com/2011/06/tkw-ruyati-dihukum-pancung-dan.html</feedburner:origLink></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-788548740341417534.post-5725021976713711312</id><published>2011-06-17T00:05:00.000+07:00</published><updated>2011-06-17T00:14:53.737+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Akhsan" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Buku" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Artikel" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Hikmah" /><title type="text">Dakwah Ilallah dan Da'inya</title><content type="html">&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;&lt;a href="http://www.akh-san.blogspot.com/"&gt;Hasan Blog Area&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-5mV_3raD9hI/Tfo1pDzG8GI/AAAAAAAAAUo/dCboLohp-f4/s1600/dakwah+ilallah+book.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="200" src="http://4.bp.blogspot.com/-5mV_3raD9hI/Tfo1pDzG8GI/AAAAAAAAAUo/dCboLohp-f4/s200/dakwah+ilallah+book.jpg" width="142" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Tidak ada kalimat yang lebih indah daripada menyeru kepada Allah;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;“Dan siapakah yang lebih baik perkataaanya dari pada orang yang menyeru kepada Allah, mengerjakan kebajikan dan berkata, ‘Sungguh, aku termasuk orang-orang muslim (yang berserah diri)?’”(Fushshilat[41]:33)&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;b style="mso-bidi-font-weight: normal;"&gt;Tidak ada orang yang lebih kuat dibandingkan dengan orang yang membawa risalah Allah untuk disampaikan kepada seluruh umat manusia&lt;/b&gt;. Mahabenar Allah,&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;“(Yaitu) orang-orang yang menyampaikan risalah-risalah Allah, mereka takut kepada-nya dan tidak merasa takut kepada siapapun selain kepada Allah. Dan cukuplah Allah sebagai pembuat perhitungan.” (Al-Ahzab[33]:39)&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;b style="mso-bidi-font-weight: normal;"&gt;Mereka adalah orang-orang yang dipilih dan diutamakan diatas manusia seluruh alam&lt;/b&gt;. Allah berfirman,&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;“Allah memilih para utusan(-nya) dari malaikat dan dari manusia. Sesungguhnya, Allah maha mendengar maha melihat.”(al-Hajj[22]:75)&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;“Sesungguhnya, Allah telah memilih Adam, Nuh, keluarga Ibrahim, dan keluarga Imran melebihi segala umat (dimasa masing-masing)”(Ali Imran[3]:33)&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;“Kemudian kitab itu kami wariskan kepada orang-orang yang kami pilih diantara hamba-hamba kami...”(Fathir[35]:32)&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;“Dan ingatlah hamba-hamba kami: Ibrahim, Ishaq, dan Ya’kub yang mempunyai kekuatan-kekuatan yang besar dan ilmu-ilmu (yang tinggi). Sungguh, kami telah mensucikan mereka dengan (Menganugrahkan) akhlak yang tinggi kepadanya yaitu selalu mengingatkan (Manusia) kepada negeri akhirat. Dan Sungguh, disisi kami mereka termasuk orang-orang pilihan yang paling baik.” (Shad[38]:45-47)&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;b style="mso-bidi-font-weight: normal;"&gt;Kemuliaan ucapan tergantung pada kemuliaan yang diucapkan&lt;/b&gt;. Secara khusus, ucapan itu dianggap indah karena membawa dakwah yang paling mulia, menyampaikan petunjuk paling utama; dakwah yang mendapatkan kemuliaan intisab(melekat) kepada Allah Subhanahu wa ta’ala; hidayah yang bebas dari kesalahan, noda, dan pembelokan,&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;“...Jika datang kepadamu petunjuk daripadaku, maka (ketahuilah) barang siapa mengikuti petunjukku, dia tidak akan sesat dan tidak akan celaka.” (Thaha[20]:123)&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;b style="mso-bidi-font-weight: normal;"&gt;Pemilihan dan seleksi para da’i didasarkan pada sikap rabbaniyahnya, kemampuan dan kecermatanya mengemban amanah, dan kesabaranya dalam menyampaikan risalah&lt;/b&gt;,&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;“Diantara orang-orang mukmin itu ada orang-orang yang menepati apa yang telah mereka janjikan kepada Allah. Dan diantara mereka ada yang gugur, dan diantara mereka ada (pula) yang menunggu-nunggu dan mereka sedikitpun tidak mengubah (janjinya).” (al-Ahzab[33]:23)&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;b style="mso-bidi-font-weight: normal;"&gt;Allah subhanahu wa ta‘ala telah memilih Muhammad Shlallahu ‘alaihi wa sallam&lt;/b&gt; untuk membawa dakwah terbesar, petunjuk yang paling bersih, risalah yang paling lengkap, kitab paling abadi, dan syariat paling kekal ini. &lt;b style="mso-bidi-font-weight: normal;"&gt;Allah telah memilih umat-nya&lt;/b&gt; untuk menyampaikan kitab yang paling suci, menerangkan jalan yang paling lurus, dan mengajarkan sasaran paling agung serta tujuan paling tinggi . Allah berfirman,&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;“Katakanlah (Muhammad), ‘inilah jalanku, aku dan orang-orang yang mengikutiku mengajak (kamu) kepada Allah dengan yakin, mahasuci Allah, dan aku tidak termasuk orang-orang musyrik.’” (Yusuf[12]:108)&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;b style="mso-bidi-font-weight: normal;"&gt;Dengan dasar itu, Umat islam hari ini wajib untuk segera mengemban amanah ini, menyampaikan risalah, meninggikanya pada posisinya, memenuhi cakrawala, menampakan matahari kebenaran agar gelapnya kebatilan dan kesesatan segera sirna.&lt;/b&gt; Bila ini terjadi berguguranlah senandung setan&lt;span style="mso-spacerun: yes;"&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;dan golonganya, kesesatan para pembual dan dustanya. Manusia hari ini kaum muslimin secara khusus sangat membutuhkan cahaya kebenaran, pancaran iman, sejuknya keyakinan sehingga mereka dapat berjaya, mulia, bahagia, dan aman. Mahabenar Allah yang telah berfirman,&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;“Sungguh al-Qur’an ini memberi petunjuk ke(jalan) yang paling lurus dan memberi kabar gembira kepada orang-orang mukmin yang mengerjakan kebajikan, bahwa mereka akan mendapat pahala yang besar.” (al-Isra’[17]:9)&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;b style="mso-bidi-font-weight: normal;"&gt;Hari ini, kitab suci kita telah memberikanpanduan langkah dijalan dakwah&lt;/b&gt;, memberi cahaya untuk kita dalam memikul tugas mulia ini, yang telah Allah khususkan bagi umat Muhammad Shlallahu ‘alaihi wa sallam, sebagaimana ia telah menerangkan sebagian dari tanjakan dan biaya yang harus dibayar. Kitab ini juga telah menerangkan metode dakwah yang harus diikuti dan dilalui agar seorang da’i senantiasa berdzikir dan berfikir, paham, dan bijak.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Kita memohon kepada Allah agar senantiasa menolong para aktivis dakwah yang ikhlas dalam menuju tempat terbaik yang dicintai dan diridhainya. Amin.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="right" class="MsoNormal" style="line-height: normal; text-align: right;"&gt;Dr. Taufik al- Wa’iy&lt;/div&gt;&lt;div align="right" class="MsoNormal" style="line-height: normal; text-align: right;"&gt;(Dikutip dari mukadimah buku Dakwah Ilallah)&lt;/div&gt;&lt;div align="right" class="MsoNormal" style="line-height: normal; text-align: right;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; text-align: justify;"&gt;Sengaja saya mengutip mukadimah buku yang berjudul Dakwah Ilallah, karya Dr. Taufik al-Wa’iy dengan harapan dapat dibaca serta diambil nilai-nilai pesan yang ada didalamnya serta mudah-mudahan dapat memotivasi para da’i yg tengah berjuang dan para da’i yang tengah setapak demi setapat menjauh dari dakwah agar mengurungkan niat serta tersadarkan akan pentingnya dakwah dalam kehidupanya yang tidaklah pantas bagi kita yang mengatakan setiap harinya “Hanya kepadamulah kami menyembah, dan hanya kepamulah kami meminta pertolongan” dan yang senantiasa memohon kepadanya dengan do’a setiap hari “Tunjukilah kami jalan yang lurus, &lt;span class="gen"&gt;(yaitu) Jalan orang-orang yang telah Engkau beri nikmat kepada mereka, bukan (jalan) mereka yang dimurkai dan bukan (pula jalan) mereka yang sesat&lt;/span&gt;”.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; text-align: justify;"&gt;Pantaskah? Setiap hari kita berjanji untuk hanya menyembah dan meminta tolong kepada Allah dan setiap hari pula kita yang terus meminta kepada Allah untuk diberi petunjuk menuju jalan yang lurus (jalan yang Allah ridhoi) dengan doa itu agar kita tidak masuk kejalan yang dimurkai dan sesat. Lantas ditengah jalan, tiba-tiba kita setapak demi setapak menjauh dari dakwah, dahulu kita begitu semangat namun sekarang biasa-biasa saja, dahulu kita rasakan keletihan dalam dakwah sekarang letih itu telah berubah, letih oleh hiruk pikuk dunia, bahkan dahulu kita tidak bisa tidur karena memikirkan beban serta tanggung jawab dakwah yang kita pikul tapi sekarang kita tidak bisa tidur karena memikirkan problem-problem kehidupan pribadi kita. Dahulu kita Semangat sekarang biasa-biasa saja, bagaimana ini? Bukankah bertambahnya umur, pengalaman serta ilmu seharusnya menjadikan kita semakin kokoh dan mantap dalam mengarungi jalan dakwah ini. Apakah waktu yang terus berlalu tengah menggerus komitmen dakwah kita? Pemahaman kita? Serta memalingkan kita dari dakwah yang mulia ini menuju indahnya dunia dipandangan kita? Ya Rabb... Tolonglah aku dari pesona dunia yang merayuku tuk lalai terhadapmu... Ya Allah... Jangan biarkan aku barang setapak pun untuk menjauh darimu hanya karena aku menginginkan sesuatu dari selainmu... Jadikanlah aku tetap setia terhadapmu walaupun semua harapan, mimpi dan cita-citaku tak kudapatkan didunia ini, asalkan engkau tetap disisiku menjagaku, menunjukiku serta menyayangiku sehingga aku dapat hidup dengan rahmat dan cintamu dan engkau hadirkan dalam hatiku segunung cinta dan sesamudra kerinduan sehingga aku engkau bebaskan dari penyakit Cinta Dunia dan Takut akan kematian, Kalau aku boleh bermohon, takdirkan aku ya Allah seperti hambamu yang telah engkau beri nikmat namun ia meminta dihidupkan kembali didunia agar bisa meninggal kembali seperti kematianya sebelumnya. Amien.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; text-align: justify;"&gt;Bagaimana pandangan kita terhadap orang yang setiap hari berjanji kepada kita dengan mengulang kalimat janji yang sama setiap harinya kemudia ia lupa, lupa terhadap janjinya sehingga ia tak mampu mengupayakan untuk menunaikanya? Pembual, pembohong serta penipu... itulah kata yang mungkin terlintas dalam benak kita, Lalu bagaimana jika janji itu tertuju terhada Allah? Bagaimana kedudukan orang itu dihadapanya yang setiap hari membual, berbohong serta menipunya...? Lalu bagaimana dengan kita?&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: normal; text-align: justify;"&gt;Apakah kesibukan kita dalam menuntut ilmu dunia telah menyita waktu serta tenaga kita untuk dakwah?&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: normal; text-align: justify;"&gt;Apakah hiruk pikuknya pekerjaan kita telah menjauhkan serta melupakan kita terhadap amal-amal dakwah kita?&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: normal; text-align: justify;"&gt;Apakah indahnya berkeluarga telah memalingkan kita dari dakwah dan keutamaanya?&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: normal; text-align: justify;"&gt;Apakah keturunan yang Allah karuniakan telah menggantikan dakwah dalam tujuan hidup kita?&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: normal; text-align: justify;"&gt;Apakah Semua harta yang diraih dan kumpulkan telah menjauhkan kita darinya?&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; text-align: justify;"&gt;Entahlah...&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; text-align: justify;"&gt;Semoga saja seluruh hari-hariku dapat menjawabnya dengan berkata tidak. Semua pertanyaan itu terjawab dengan realitas hidup kita. dengan jawaban yang mantab bahwa semua itu tidak sama sekali menghambatku serta menahanku dalam dakwah justru denganya dakwahku semakin kokoh, mantab dan penuh dengan semangat serta penuh ambisi untuk mengejarnya hingga penghujung hidupku aku masih sibuk denganya. Dakwah.....!!!&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; text-align: justify;"&gt;Adakah jalan yang lurus yang didalamnya tidak ada tuntutan dakwah ilallah? Kalau ada tunjukanah!&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&amp;nbsp; &lt;br /&gt;&lt;script src="http://adsensecamp.com/show/?id=2dxGfHFmtp4%3D&amp;amp;cid=TlffQoaJN%2F0%3D&amp;amp;chan=wuMzNyVJjPI%3D&amp;amp;type=12&amp;amp;title=CC0000&amp;amp;text=FFFF66&amp;amp;background=000000&amp;amp;border=000000&amp;amp;url=000000" type="text/javascript"&gt;&lt;/script&gt; &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/788548740341417534-5725021976713711312?l=akh-san.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/blogspot/akh-san/~4/4aBMwKvvhBM" height="1" width="1"/&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://akh-san.blogspot.com/feeds/5725021976713711312/comments/default" title="Poskan Komentar" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://akh-san.blogspot.com/2011/06/dakwah-ilallah-dan-dainya.html#comment-form" title="1 Komentar" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/788548740341417534/posts/default/5725021976713711312" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/788548740341417534/posts/default/5725021976713711312" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/blogspot/akh-san/~3/4aBMwKvvhBM/dakwah-ilallah-dan-dainya.html" title="Dakwah Ilallah dan Da'inya" /><author><name>Hasan:)</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01624908798939316658</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="24" height="32" src="http://2.bp.blogspot.com/_5FphrKMa5Tw/TNjpqBHjF4I/AAAAAAAAATs/4dABfOD4Rgc/S220/hasan.jpg" /></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://4.bp.blogspot.com/-5mV_3raD9hI/Tfo1pDzG8GI/AAAAAAAAAUo/dCboLohp-f4/s72-c/dakwah+ilallah+book.jpg" height="72" width="72" /><thr:total>1</thr:total><feedburner:origLink>http://akh-san.blogspot.com/2011/06/dakwah-ilallah-dan-dainya.html</feedburner:origLink></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-788548740341417534.post-7392392843838653166</id><published>2011-06-16T10:21:00.000+07:00</published><updated>2011-06-16T10:35:06.014+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Pernyataan Sikap" /><title type="text">Pernyataan Sikap Bersama Ahlussunnah Indonesia Terhadap Syiah Imamiyyah Itna’asyariyyah di Indonesia</title><content type="html">&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;a href="http://www.akh-san.blogspot.com/"&gt;Hasan Blog Area&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Pernyataan Sikap Bersama Ahlussunnah Indonesia&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoNormal"&gt;Kami Ahlussunnah Indonesia menyatakan sikap bersama tentang keberadaaan Syiah Imamiyyah Itna’asyariyyah di Indonesia sebagai berikut:&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;b&gt;MENIMBANG&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoNormal"&gt;Ajaran Ahlussunnah adalah Ajaran dan jalan Rosulullah Shollallahu ‘alaihi wasallam, keluarga dan Sahabatnya hingga hari kiamat. (QS. An-Nisa 115 dan Al-Hasyr : 7)&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoNormal"&gt;Siapapun yang tidak sesuai dan bahkan menyelisihi Ahlussunnah wal jama’ah, berarti menyelisihi kebenaran, maka dia tersesat. (Q.S Yunus : 32 dan Al An’am 55)&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoNormal"&gt;Ahlussunnah meyakini bahwa Al Qur’anul Karim adalah Kitab yang diturunkan kepada Rosulullah Shollallahu ‘alaihi wa sallam, tetap terjaga dari penambahan dan pengurangan hingga hari kiamat (Q.S Al Hirr :9). Sedangkan syi’ah meyakini bahwa Al- Qur’an yang ada terdapat pengurangan dan tidak otentik. Ulama besar Syi’ah Husein bin Muhammad Taqi An Nuri At Tabarsi dalam kitabnya “Fashlul Khithob fi Itsbat Tahrif Kitab Rabbil arbab” berkata : “Ahlun Naqli Wal Atsar dari kalangan khusus (Syi’ah) dan umum (Ahlussunnah) sepakat bahwa Al Qur’an yang ditangan ummat Islam saat ini bukanlah Al Qur’an seutuhnya”. Dan Al-Qur’an versi Syi’ah disebut dengan mushhaf Fathimah berjumlah 17.000 ayat dan akan dibawa oleh Imam Mahdi (AlKafi juz, 2 hal. 597, cet Beirut danFaslul Khithab hal 235).&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoNormal"&gt;Syi’ah menyelisihi Ahlussunnah dalam rukun iman. Ahlussunnah meyakini Rukun Iman ada Enam yaitu Iman kepada Allah, Iman kepada Malaikat, Iman Kitab-kitab Allah, Iman kepada para Rosul Allah, Iman kepada Hari Kebangkitan, dan Iman kepada Qadar-Nya, baik ataupun buruk. Sedangkan Syi’ah meyakini bawa Rukun Iman ada 5 yaitu At Tauhid, An Nubuwwah, Al Imamah, Al Adl, Al Ma’ad.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoNormal"&gt;Syi’ah menyelisihi Ahlussunnah dalam rukun Islam. Ahlussunnah meyakini Rukun Islam ada 5 yaitu Dua kalimat Syahadat, Shalat, Zakat, Puasa, dan Haji. Sedangkan Syi’ah meyakini bawa Rukun Islam ada 5 yaitu Shalat, Puasa, Zakat, Haji, dan wilayah, bahkan Al wilayah lebih utama di banding rukun Islam lainnya dalam kitab Ushul Kafi.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoNormal"&gt;Ahlussunnah telah sepakat bahwa Manusia yang terbaik dari Ummat ini setelah Rosulullah adalah Sayyidina Abu Bakar Ash Shiddiq dan Sayyidina Umar Rodhiyallahu ‘anhuma. Sedangkan menurut syi’ah mereka berdua adalah kafir dan dilaknat oleh Allah, para malaikat dan manusia. (Al Kafi juz 8 hal. 246, Haqqul Yaqin hal. 367 dan 519)&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoNormal"&gt;Ahlussunnah sepakat bahwa Mut’ah hukumnya Haram. Sedang Syiah menghalalkan Mut’ah.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoNormal"&gt;Ahlussunnah meyakini bahwa ‘Ishmah (kema’shuman) hanya dimiliki oleh para Nabi dan Rosul. Sedangkan syi’ah meyakini bahwa ‘Ishmah juga dimiliki oleh para Imam yang dua belas.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoNormal"&gt;Syi’ah Imamiyyah Itsna ‘asyariyah telah berdusta atas nama ahlul bait dalam hal menetapkan pokok-pokok ajaran.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoNormal"&gt;Ahlussunnah dimata orang syi’ah adalah kafir (Murtad), anak zina, halal darah dan hartanya.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoNormal"&gt;Majelis Ulama Indonesia dalam Rapat Kerja Nasional bulan Jumadil Akhir 1404 H./Maret 1984 M merekomendasikan tentang faham Syi’ ah sebagai berikut:&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoNormal"&gt;Faham Syi’ah sebagai salah satu faham yang terdapat dalam dunia Islam mempunyai perbedaan-perbedaan pokok dengan mazhab Sunni (Ahlus Sunnah Wal Jamm’ah) yang dianut oleh Umat Islam Indonesia. Mengingat perbedaan-perbedaan pokok antara Syi’ah dan Ahlus Sunnah wal Jama’ah seperti tersebut di atas, terutama mengenai perbedaan tentang “Imamah” (pemerintahan)”, Majelis Ulama Indonesia menghimbau kepada umat Islam Indonesia yang berfaham ahlus Sunnah wal Jama’ah agar meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan masuknya faham yang didasarkan atas ajaran Syi’ah.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoNormal"&gt;Surat Edaran Departemen Agama Nomor D/BA.01/4865/1983, tanggal 5 Desember 1983 perihal “Hal Ikhwal Mengenai Golongan Syi’ah”&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoNormal"&gt;Pada poin ke-5 tentang Syi’ah Imamiyah (yang di Iran dan juga merembes ke Indonesia, red) disebutkan sejumlah perbedaannya dengan Islam. Lalu dalam Surat Edaran Departemen Agama itu dinyatakan sbb: “Semua itu tidak sesuai dan bahkan bertentangan dengan ajaran Islam yang sesungguhnya. Dalam ajaran Syi’ah Imamiyah pikiran tak dapat berkembang, ijtihad tidak boleh. Semuanya harus menunggu dan tergantung pada imam. Antara manusia biasa dan Imam ada gap atau jarak yang menganga lebar, yang merupakan tempat subur untuk segala macam khurafat dan takhayul yang menyimpang dari ajaran Islam.” (Surat Edaran Departemen Agama No: D/BA.01/4865/1983, Tanggal: 5 Desember 1983, Tentang: Hal Ikhwal Mengenai Golongan Syi’ah, butir ke 5).&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;b&gt;MENYATAKAN&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoNormal"&gt;Berdasarkan pertimbangan-pertimbangan di atas dan pandangan dari para nara sumber, yang mewakili ormas-ormas Islam, mengambil kesimpulan dan menyatakan bahwa:&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoNormal"&gt;Ahlussunnah tidak dapat dipersatukan dengan Syiah, karena berbeda dalam Ushuluddin (Aqidah/Tauhid).&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Syiah berbahaya bagi agama, bangsa dan negara.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoNormal"&gt;Mendesak MUI untuk mengeluarkan fatwa lagi tentang sesatnya Syi’ah secara tegas.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoNormal"&gt;Menedesak Pemerintah agar melarang Syi’ah dan aktifitasnya di seluruh wilayah Indonesia, Agar tidak timbul konflik seperti di Irak, Yaman, Pakistan dan Negara lain.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoNormal"&gt;Kami Ahlussunnah (Muslimin Indonesia) sangat menolak keras MUHSIN (Forum Ukhuwah Sunni-Syiah) yang digagas beberapa waktu yang lalu oleh aktivis aktivis syiah dan oknum yang mengatas namakan Muslimin Indonesia di Jakarta.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="right" class="MsoNormal"&gt;Jakarta, Jum’at 8 Rojab 1432 H/10 Juni 2011&lt;/div&gt;&lt;div align="right" class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="right" class="MsoNormal"&gt;Ahlussunnah Indonesia&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Yang Membuat Pernyataan:&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;PP Muhammadiyah (Agus Tri Sundani)&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Nahdlatul ‘Ulama(M. Idrus Ramli)&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia (DDII) (Amlir Syaifa Yasin)&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Badan Kerjasama Pondok Pesantren se-Indonesia (BKSPPI) (KH. A. Cholil Ridwan, Lc.)&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Persis (Persatuan Islam) (Tiar Anwar Bakhtiar)&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Perhimpunan Al-Irsyad (Aminullah)&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Al-Bayyinat (Achmad Zein Alkaf)&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Lembaga Tarbiyah Islamiyyah (Arif Munandar R.)&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Gema Salam(Abdurrahman Humaidan)&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Pemuda Al-Irsyad Al-Islamiyah (Fahmi.B.)&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Hidayatullah (P Gadiman Djojonegoro)&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Harakah Sunniyyah untuk Masyarakat Islami (HASM) (Aby Fadel)&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;KOEPAS (M Rizal)&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;PP. Jum’iyyah An-Najat (Muhammad Faisal, S Pd. M.MPd)&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;PP. Jam’iyah Ukhuwah Islamiyah (Abdul Malik Akbar)&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Wahdah Islamiyyah&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Robithoh ‘Alawiyyah&lt;/div&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Calibri&amp;quot;, &amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 11pt; line-height: 115%;"&gt;Forum Kajian Aliran Agama (FKAA) Bandun&lt;/span&gt; &amp;nbsp; &lt;br /&gt;&lt;script src="http://adsensecamp.com/show/?id=2dxGfHFmtp4%3D&amp;amp;cid=TlffQoaJN%2F0%3D&amp;amp;chan=wuMzNyVJjPI%3D&amp;amp;type=12&amp;amp;title=CC0000&amp;amp;text=FFFF66&amp;amp;background=000000&amp;amp;border=000000&amp;amp;url=000000" type="text/javascript"&gt;&lt;/script&gt; &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/788548740341417534-7392392843838653166?l=akh-san.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/blogspot/akh-san/~4/MG9HDKMkKMk" height="1" width="1"/&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://akh-san.blogspot.com/feeds/7392392843838653166/comments/default" title="Poskan Komentar" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://akh-san.blogspot.com/2011/06/pernyataan-sikap-bersama-ahlussunnah.html#comment-form" title="0 Komentar" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/788548740341417534/posts/default/7392392843838653166" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/788548740341417534/posts/default/7392392843838653166" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/blogspot/akh-san/~3/MG9HDKMkKMk/pernyataan-sikap-bersama-ahlussunnah.html" title="Pernyataan Sikap Bersama Ahlussunnah Indonesia Terhadap Syiah Imamiyyah Itna’asyariyyah di Indonesia" /><author><name>Hasan:)</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01624908798939316658</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="24" height="32" src="http://2.bp.blogspot.com/_5FphrKMa5Tw/TNjpqBHjF4I/AAAAAAAAATs/4dABfOD4Rgc/S220/hasan.jpg" /></author><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://akh-san.blogspot.com/2011/06/pernyataan-sikap-bersama-ahlussunnah.html</feedburner:origLink></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-788548740341417534.post-7981365108822724825</id><published>2011-06-13T13:44:00.000+07:00</published><updated>2011-06-19T01:00:17.147+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Akhsan" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Buku" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Cerpen" /><title type="text">Lanjutan Cerita...(Surat Kecil Untuk Tuhan)</title><content type="html">&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;&lt;a href="http://www.akh-san.blogspot.com/"&gt;Hasan Blog Area&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wah... Dah lama rasanya ga online, jadi baru sempet deh update blog. Jadi telat lanjutin cerita novel yang kemaren tak baca, tapi walaupun telat gpp, ngetiknya seh dah lama tapi baru sempet posting, karena udah janji ya mesti ditepati. berikut lanjutan ceritanya:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;***&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Sesuai dengan janjiku sebelumnya bahwa aku akan melanjutkan ceritaku mengenai sebuah novel yang berjudul Surat Kecil untuk Tuhan, ya walaupun sudah berlalu beberapa hari setelah menulis cerita mengenai novel “KEYDO”, tapi insyaallah kisah seorang bocah kecil “Keke” masih cukup aku ingat ceritanya.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Awalnya aku pergi ke mall puri indah bukan untuk mencari novel itu, tetapi memang aku pergi ke mall itu untuk mencari referensi novel baru yang mana untuk menambah ilmu mengenai gaya2 tulis para novelis dalam membuat karyanya. Akupun tak tahu akan mencari novel apa, tapi yang aku tahu saat itu adalah pergi ke toko buku gramedia, selain karena gramedia puri tempatnya nyaman dan difasilitasi tempat membaca(duduk), tetapi memang setiap pergi ke mall tempat tujuanku ya hanya toko buku. &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Setelah sampai di toko buku yang kutuju, seperti biasa tempat yang kudatangi dulu adalah rak-rak buku-buku baru dan best seller, setelah puas disana baru aku pergi ke rak buku-buku novel yang berada dirak terdalam bersama dgn rak-rak komik.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Cukup lama aku disana, melihat-lihat novel yang dipajang disana, bingung mau membeli atau membaca yg mana, paling novel2 yang selama ini aku tahu seperti novel-novelnya tere liye, asma nadia, serta habiburahman dan andre hirata,&lt;span style="mso-spacerun: yes;"&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;aku mengenal nama-nama novelis dan judul-judul novelnya, tetapi asal tau saja, tak satupun novel mereka yg pernah kubeli dan kubaca, hahaaa.... aneh memang... akupun baru menyadarinya. Mungkin bukan rejeeki mereka aku membeli novelnya hhe... &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Mungkin hal itu terjadi bukan karena aku tak mampu membeli, tetapi seperti yg pernah aku terangkan sebelumnya, bahwa selama ini atau sebelum ini aku enggan membaca2 buku novel, salah satu alasanya karena banyak novel yg berkisa sedih2, seperti novel yg pernah kubaca sebelumnya yaitu Tenggelamnya kapal Van Der Wick dan Dibawah Naungan Ka’bah, akibat membaca novel itu aku jadi agak malas membaca novel, karena aku malas kalau terus baca2 kisah sedih walaupun efeknya hati kita kan tersentuh dan hati kita menjadi lebih halus dan perasa, tetapi ga bagus juga kalau kita terlalu banyak memenuhi diri dengan kesedihan.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Kembali lagi ketopik awal, setelah melihat dan membaca ringkasan keterangan novel2 dirak itu, tak ada satupun yg aku niatkan tuk dibeli, akhirnya aku beralih ke rak komik, tau ga ap yang aku cari? yang aku cari hanya satu, yaitu komik Naruto, memang sejak aku membaca komik itu aku jatuh hati dgn ceritanya yg penuh imaginasi dan inspirasi,tak ayal aku tak ketinggalan membaca komik itu sejak seri 1 sampai terakhir saat ini seri ke 56, hehe...Tapi.... jangan kaget yah... lagi lagi tak satupun dirumahku ada komik naruto hahah..... aneh yah...memang, aku saja sembari cekikikan mengetik cerita ini, baca getol tapi kok ga pernah beli... parah.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Ayo ada yang tau ga triknya.... ga ketinggalan ceritanya tapi ga perlu beli juga. He... begini... aku memang dari dulu suka dateng ke toko buku, bahkan waktu aku masih SMP tempat nongkrongku ya perpustakaan sekolah, dan kalo diluar juga sama, aku bisa seharian di perpustakaan umum atau di toko buku,ga tau kenapa dengan benda yang satu ini sepetinya aku tak bisa jauh-jauh, kalau saja lama tak memegangnya atau membacanya aku didera rindu, makanya wajar aja klo aku memakai kaca mata, mungkin efek dari hobiku ini.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Ya aku membaca setiap seri komik naruto dengan gratis di tokobuku gramedia karena pasti dari tumpukan komiknya yg diplastik pasti ada 1-2 yang sudah terbuka, entah memang sengaja dibuka atau memang ada yg nakal membukanya, tapi aku tak mau ambil pusing yang penting aku tak pernah melakukan hal itu selama aku pergi ketoko buku, bisa dibilang aku pengunjung setia yang baik hati he..., tetapi jarang beli haha.....&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Kembali lagi ke topik, yah dirak buku komik aku menemukan komik naruto, tapi ternyata seri barunya belum keluar, jadi aku tak membacanya karena sebelumnya aku sudah baca, memang cukup lama untuk menunggu seri selanjutnya kira-kira satu bulan, karena setiap seri keluar satu setiap bulanya.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Akhirnya akupun beralih kerak-rak lainya yang akhirnya aku tertarik ke rak buku psikologi, nah disana aku melihat novel itu yaitu “Surat Kecil Untuk Tuhan”. Aku baca keterangan sampul depan dan belakang, dan aku kaget bukunya ternyata juara tulisan seasia pasifik, selain itu juga best seller, aku tak tahu persisnya buku novel yg sedang kupegang ini cetakan keberapa, yang ku ingat novel itu dicetak pertama kali tahun 2008, dan sekarang tahun 2011, ditahun 2011 saja sudah dicetak kurang lebih 3 kali bisa dibilang ditahun 2011 ini dicetak setiap bulan walaupun sudah 3 tahun lamanya... wah.. pasti neh bukan novel biasa, gumamku dalam hati.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Seperti biasa, ide kreatifku mulai mucul, yah... cari yang sudah kebuka bungkusnya he.... Tapi aku sedikit kecewa ternyata ga ada yang kebuka bungkusnya, yang bisa kulakukan hanya baca keteranganya saja di sampul belakang... aku makin penasaran... tapi aku tak menyerah, aku beralih ke rak sebelahnya yg masih rak psikologi, ternyata disana aku menemukannya dan sudah terbuka plastiknya, langsung saja ku ambil, tetapi ada yg aneh, kok Cuma satu? Dan juga letaknya terselip? Wah wah... ada yg nakal.... pikirku.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Langsung saja aku cari tempat duduk kosong, akhirnya aku dapat bangku kosong disamping ibu2 persisnya nenek2 kalau dilihat dari wajahnya sepertinya dia orang cina. Hebatnya juga, dah uzur tapi masih semangat baca, udah gitu dia baca cukup lama, satu jam lebih saya bersebelahan dengan dia sama-sama baca buku yang akhirnya nenek itu pergi berlalu.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Langsung saja kubuka bab 1, disana penulis memulai ceritanya dengan pengenalan diri karakter yg sedang diceritakan persisnya seperti gaya tulisnya buku diary, yang ternyata memang tulisan-tulisanya banyak diambil dari buku diarynya gadis kecil ini “keke”,&lt;span style="mso-spacerun: yes;"&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;dia mengenalkan mulai dari nama aslinya yg cukup panjang, kemudian orang-orang didekatnya sampai ke sekolahnya. Semua ia ceritakan seolah-olah ia sedang berbicara dengan seseorang, sehingga para pembaca merasa dekat dengan sipenulis atau si keke ini.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Waktu itu ia masih smp, gadis dengan umur 13 tahun, gadis yang cerdas, kreatif serta memiliki banyak teman, selain karena baik hati ia juga cantik, dan juga ternyata gadis ini adalah anak dari salah satu petinggi sekolah tempat ia berada yaitu sekolah Al-Kamal. Namun begitu ia tak serta merta sombong dan bertingkah layaknya seorang anak yang punya pengaruh disekolah itu dan inilah yang semakin teman-temanya suka, bahkan ia rela dihukum keliling lapangan jika bersalah/dihukum oleh guru.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Dalam kehidupan keluarganya ia tinggal bersama kedua kakak lelakinya, serta ayahnya tentunya dengan pembantu dan supir pribadi ayahnya. Sedangkan ibunya tak tinggal bersama, karena sejak mereka kecil kedua orang tuanya bercerai entah disebabkan apa karena tidak diceritakan oleh penulisnya. Tetapi akibat perceraian itu ketiga anaknya ngambek dan kecewa dan salah satu sikap protes mereka adalah tidak mau lagi melanjutkan sekolah, tetapi itu tak berlangsung lama, karena mereka sendiri merasa bosan terus tinggal dirumah.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Keke terus saja menceritakan kehidupanya yang bahagia, khususnya kehidupanya disekolah dengan ditemani sahabat-sahabatnya yang sangat ia sayangi bahkan mereka membentuk sebuah geng, karena saking dekatnya, mereka berjanji untuk terus bersama bahkan jika nanti mereka masuk ke sma pun mereka ingin tetap bersama. Selain itu keke juga menceritakan kisah cintanya, ya, disekolah itu ia menemukan lelaki yang ia cintai, yah cinta-cinta monyet gitu degh... hm...(jangan ditiru yah... pacaran ga bagus loh buat kesehatan ckckck..) padahal seinget saya waktu itu dia belum baligh, alias belum menstruasi. Karena nantinya kalau kita baca terus alurnya keke akan menceritakan pengalaman pertamanya dengan kejadian yg dia anggap aneh dan membuat dia bingung, bingung karena ia harus bertanya pada siapa, ia malu, karena ibunya tak ada dirumah atau tak dekat dgn ibunya, akhirnya ia menceritakan kepada ayahnya dengan malu-malu, tetapi ayahnya hanya tertawa dan menyuruh tetangganya yg seumuran sma untuk menemani keke membeli pembalut dan menjelaskan perihal kejadian yg akan ia alami setiap bulanya.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Suatu malam di acara makan malam keluarganya, salah satu kakanya ada yg kena sakit mata, karena tertular temanya disekolah, waktu itu kakanya sudah SMA, dan keke masih SMP serta kakak tertuanya sudah kuliah. Keke meledek kakanya yg sakit mata salah satunya dengan mengatakan klo orang sakit mata tandanya suka ngintip he....&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Paginya ketika bangun dari tidurnya, ia merasa ada yang aneh dengan matanya kemudian ia bercermin dan mendapati matanya merah, wah...dia kaget jangan-jangan ia kewalat karena meledek kakanya semalam, akhirnya ia tertular degh..., dan akhirnya ketika makan pagipun keke memakai kacamata hitam agar tidak ketahuan, kakaknya yg penasaranpun bertanya tapi keke berkilah dgn alasan lain, namun kakanya tak percaya, ketika keke sedang lengah kakaknya mencopot kacamatanya, tak ayal kakanya tertawa ternyata adiknya ikut-ikutan sakit mata, yang kemudian ayahnya menengahi ledekan kakanya itu. Bahkan ketika kesekolahpun keke tetap memakai kaca mata hitam, yg membuat teman-temanya terheran-heran.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Singkat cerita ternyata sakitnya mata keke bukanlah sakit mata biasa, karena tak lama setelah itu keke mulai mimisan yang membuat ia kaget, masa sakit mata kok bisa mimisan, akhirnya ayahnya mengajak keke kedokter praktek di daerah tomang, yang mana dokter hanya memberikan obat dan menyarankan untuk ke rumah sakit nanti jika keadaanya tak membaik setelah 5 hari. Dan ternyata keadaan kekepun tak membaik, matanya suka mengeluarkan air mata tiba-tiba dan juga ia mulai mendapati benjolan dibawah mata kirinya. Akhirnya ia dibawa oleh ayahnya kerumah sakit untuk diperiksa. Dan ternyata, dari hasil test itu, keke divonis kanker jaringan lunak oleh dokter, dan ternyata kanker itu adalah kanker yang paling ganas dan juga keke adalah pasien/orang indonesia pertama yg kena kanker jenis ini. Dan dokter mengatakan untuk segera dioperasi paling tidak 5 hari dari sekarang, karena jika tidak kanker ini akan cepat menjalar kebagian tubuh yang lain. Kanker yang diderita keke terdapat di wajahnya tepatnya di bagian bawah mata kirinya.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Semua informasi itu dirahasiakan oleh dokter dan ayahnya dari keke, jadi pada saat itu keke tidak tahu apa-apa, ayahnya tidak tega mengatakan hal ini kepada putri yang sangat ia cintai itu. Bahkan ia sendiripun terpukul, menangis ketika mendengar penuturan dokter. Selama perjalanan pulang dari rumah sakitpun ayahnya terus termenung diam tak berkata-kata, biasanya ia dan anaknya terus bercerita ketika bersama. Dan akhirnya keke merasa ada yg aneh, akhirnya ia bertanya kepada ayahnya perihal hasil test dokter, namun ayahnya hanya mengatakan keke ga sakit apa apa kok...keke pasti akan baik-baik saja... &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Satu hari dua hari keke mulai merasa penyakitnya tak kunjung membaik, bahkan lebih parah, benjolan kecil dibawah matanya mulai membesar dan terasa sakit, dia jadi tambah bingung sebenarnya ia sakit apa? Sedangkan ayahnya terus berpikir, bahwa keke kata dokter harus segera dioperasi, sebenarnya bukanya tidak punya biaya tetapi ia tidak mau anaknya dioperasi karena kata dokter akibat dari operasi itu keke akan kehilangan sebagian wajahnya dan juga bahhkan ia bisa kehilangan satu matanya, ayahnya tak tega jika gadis kecilnya akan mengalami hal seperti itu, ia berjanji untuk mencarikan pengobatan lain asal bukan operasi. Ia tidak bisa membayangkan jika aanaknya kelak hidup dengan wajah yang cacat.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Suatu ketika disekolah keke mengalami kejadian yg membuat ia sedih, ketika ia mendapati anak kecil disekolahnya ia menggoda anak itu dengan menanyakan namanya... tetapi anak itu lari meninggalkanya, anak itu lari menghampiri ibunya,keke mendekat ke arah ibunya namun anak itu ketakukan, dan berujar “bu takut, wajah kakak itu kayak monster”, , seketika keke kaget anak yang sepolos itu mengatakan hal itu, bahwa dirinya seperti monster. Memang saat itu wajah keke membesar yaitu terdapat benjolat sebesar bola kasti kurang lebih. Ia berpikir jangan-jangan semua teman-temanya berpikir seperti itu, tetapi mereka tak mau mengatakanya. Kemudian ibu itu bertanya “ memang kamu sakit apa nak?” keke menjawab tidak tahu, mungkin kamu terkena tumor! Kata ibu itu... keke kaget mendengar ucapan itu, jadi ia terkena tumor? Ia sedih kenapa ayahnya merasahasiakan hal ini darinya? &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Keke akhirnya menanyakan penyakitnya, dan bertanya apakah ia terkena Tumor? Dan ayahnya dengan berat mengatakan ia keke kena tumor, padahal ayahnya tau persis bahwa keke bukan terkena tumor tetapi kanker,kemudian ayahnya mengatakan kepada keke perihal bahwa keke harus dioperasi tetapi ayahnya tdk mau keke dioperasi tanpa mengatakan alasanya, dan ayahnyapun berjanji untuk berusaha mencari pengobatan terbaik tanpa harus operasi yaitu mencari pengobatan-pengobatan alternatif.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Sejak saat itu dimulailah perjuangan seorang ayah untuk berusaha mencari pengobatan-pengobatan alternatife bersama anaknya yaitu keke, karena untuk pegi ke pengobatan alternatif pasien harus dibawa, alhasil mereka mondar-mandir kesetiap pengobatan alternatife yang diketahui ayahnya dan saran-saran dari teman teman lainya. dalam proses itu penyakit keke sudah cukup parah, dan keke harus menahan sakit yang luar biasa selama pencarian pengobatan alternatife itu, tetapi ia tetap bersabar dan berusaha kuat menghadapinya asalkan ayahnya tetap berada disampingnya. namun dari semua usahanya tak ada yg membuahkan hasil.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Suatu ketika ayahnya mendapat informasi ada seorang yang mampu mengobati penyakit seperti keke, akhirnya ayahnya mengundang dokter alternatife itu kerumah, dengan membawa berbagai macam tanaman serta bahan-bahan aneh lainya.dan ternyata semua bahan-bahan itu harus dimakan oleh keke, tentunya semua bahan itu tak enak, ada yg seperti bawah bombay yang rasanya sangat pahit dan keke harus menahan muntah untuk memakanya bahkan ia sempat menolak untuk memakanya lagi, namun ayahnya terus menyemangati gadis kecilnya ituagar keke mau menghabiskanya. akhirnya keke mau untuk memakanya bahkan ia sampai mengeluarkan air mata karena menahan rasa tidak enak itu. Ayahnya tak tega melihat putrinya seperti itu, akhirnya sang ayah dengan perasaan sedih yg ia tahan, ia ikut memakannya demi untuk menghibur dan menemani keke bahwa ia tak sendiri bahkan sempat ayahnya berkata, “Enak yah ke...” keke hanya diam padahal ia tahu betul bagaimana rasanya, tetapi dengan melihat ayahnya yang rela ikut makan keke menjadi lebih bersemangat untuk memakan semua ramuan itu, yah selama ini memang keke sangat mencintai ayahnya, ayah yang terus berjuang demi dia, bahkan saking sayangnya ia mengganggap ayahnya layaknya pacar... ia merasa kuat asal ayahnya berada disampingnya.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Setelah pengobatan itu, ternyata tak membuahkan hasil, ayahnya tak menyerah, ia terus mencari informasi yang kemudian ia dapati ada pengobatan alterntife di daerah banten, langsunglah ia bawa anaknya keke kesana, dan&lt;span style="mso-spacerun: yes;"&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;pada saat itu keke ditemani teman-teman sekollahnya untuk menemani keke. Setibanya ditempat itu keke tidak bisa langsung diperiksa, karena ia harus antre, ayahnyalah yangikut &lt;span style="mso-spacerun: yes;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;mengantri, sedangkan keke dan teman-temanya menunggu di mobil, setelah menunggu 2 jam, akhirnya tiba giliran keke, tetapi waktu jam praktek sudah habis dan tempat itu sudah mau tutup ayahnya keke hanya disuruh datang lagi besok, namun ayahnya keke tak mau, ia sudah jauh-jauh dan lama-lama megantri, ia terus memohon agar dokter itu mau sekiranya melihaat keadaan anaknya, akhirnya dokter itu mau dan sembari mereka berjalan menuju keke dimobil, ayahnya menyampaikan perihal keadaan keke kedokter itu. &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Pintu mobil dibuka, keke dan teman-temanya terbangun mendengar pintu mobil dibuka, spontan saja dokter alternatife itu terkaget melihat kondisi keke saat itu seraya mengatakan “ini bukan tumor pa, tetapi kanker....bapa harusnya bawa kedokter bukan kesini.” &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Langsung saja ayahnya keke menarik dokter itu menjauh untuk melarang mengatakan hal itu didepan anaknya. Namun akhirnya dokter alternatif itu tak bisa menolong. Dan pada saat itu keke yang akhirnya tahu penyakit sebenarnya apa sangat terpukul, ia hanya menutupi dirinya dengan jaket dan seketika pula ia menangis, yang membuat seluruh orang dimobil itu menangis, menangis karena sedih, melihat sahabatnya menangis mendapati sahabatnya terkena penyakit yang mematikan itu. Selama perjalanan pulang tak ada sepatah kata yang tedengar, sepertinya semuanya paham apa yg ada didalam hati mereka masing-masing...kesedihan.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Beberapa saat dari kejadian itu, ayahnya diberi informasi mengenai seorang prof yang ahli dibidang kanker, dan ia adalah dokter terbaik diindonesia. Langsung saja ayahnya menemui profesor itu, dan dokter menyuruh ayahnya membawa keke untuk diperiksa, setelah dilakukan pemeriksaan sang profesor kaget, kaget karena ternyata keke masih mampu bertahan dari penyakitnya selama ini, apalagi ia dibawa keliling untuk mencari pengobatan alternatif. kemudian sang profesor menyarankan keke untuk segera dioperasi, sama seperti dokter sebelumnya.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Ayahnya keke kecewa, ia tak mau kalau anaknya harus dioperasi, ia terus menanyakan perihal pengobatan selain lewat operasi, sang profesor menyarankan untuk mencoba dengan cara kemoterapi dan radiologi. Ayahnya setuju untuk mengobati keke dengan cara itu.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Nanti disambung lagi yah.... soalnya ceritanya masih cukup banyak... nanti kepanjangan halamanya.Setelah ini nanti ceritanya akan masuk ke inti dari cerita ini yaitu proses penyembuhan yang dialami keke khususnya mengenai pengalamanya merasakan sakitnya dan tersiksanya menjalani pengobatan yg namanya kemo....sampai-sampai seluruh bulu yang menempel ditubuhnya rontok semua dari ujung kepala sampai ujung kaki dan rasa dingin yang amat sangat yang dirasakanya setiap obat-obat kemo itu dimasukan ketubuhnya.&lt;/div&gt;&amp;nbsp; &lt;br /&gt;&lt;script src="http://adsensecamp.com/show/?id=2dxGfHFmtp4%3D&amp;amp;cid=TlffQoaJN%2F0%3D&amp;amp;chan=wuMzNyVJjPI%3D&amp;amp;type=12&amp;amp;title=CC0000&amp;amp;text=FFFF66&amp;amp;background=000000&amp;amp;border=000000&amp;amp;url=000000" type="text/javascript"&gt;&lt;/script&gt; &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/788548740341417534-7981365108822724825?l=akh-san.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/blogspot/akh-san/~4/3baFic6CAPw" height="1" width="1"/&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://akh-san.blogspot.com/feeds/7981365108822724825/comments/default" title="Poskan Komentar" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://akh-san.blogspot.com/2011/06/lanjutan-cerita.html#comment-form" title="3 Komentar" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/788548740341417534/posts/default/7981365108822724825" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/788548740341417534/posts/default/7981365108822724825" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/blogspot/akh-san/~3/3baFic6CAPw/lanjutan-cerita.html" title="Lanjutan Cerita...(Surat Kecil Untuk Tuhan)" /><author><name>Hasan:)</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01624908798939316658</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="24" height="32" src="http://2.bp.blogspot.com/_5FphrKMa5Tw/TNjpqBHjF4I/AAAAAAAAATs/4dABfOD4Rgc/S220/hasan.jpg" /></author><thr:total>3</thr:total><feedburner:origLink>http://akh-san.blogspot.com/2011/06/lanjutan-cerita.html</feedburner:origLink></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-788548740341417534.post-5764968776310894823</id><published>2011-05-10T08:21:00.000+07:00</published><updated>2011-06-19T00:59:57.299+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Akhsan" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Buku" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Cerpen" /><title type="text">Sekedar Cerita...(KEYDO)</title><content type="html">&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;&lt;a href="http://www.akh-san.blogspot.com/"&gt;Hasan Blog Area&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Malam sudah cukup larut, tapi sepertinya kantuk belum juga hinggap dikepalaku, sepertinya terus membaringkan tubuh tak membantu untuk segera menghadirkanya untuk melewati malam yang sunyi ini, yah lagi-lagi kali ini aku tak bisa tidur lagi.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Langsung saja aku ambil laptopku yang teronggok di atas meja, mencoba menuangkan apa yang terbayang dalam lamunanku malam ini, itung-itung terus melatih kemampuanku menulis, melancarkan proses penuangan isi otak kedalam sebuah deretan kata agar bisa dibaca dan dimengerti persis seperti apa yg kupikirkan, kupilih kata-kata yang tepat untuk memaknai setiap kalimatnya.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Malam ini aku teringak dan masih ingat 2 buah kisah yang belum lama ini persisnya satu minggu ini kubaca, memang&amp;nbsp;bukan dari sebuah buku ilmiah atau sejarah, tepatnya dari sebuah buku novel tetapi aku memaknainya dengan sebuah buku sejarah karena sarat dengan pengalaman hidup yg bermakna, cukup besar diriku mengambil hikmah dari kedua novel itu.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Kalau diingat2 sudah cukup lama aku tak membaca novel, terakhir kalau tidak salah ketika masih di SMA, masih ingat sekali waktu itu novelnya&lt;span style="mso-spacerun: yes;"&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;atau romanya Buya Hamka yang berjudul Tenggelamnya kapal Van der Wick satu lagi agak lupa judulnya kalau tidak salah Berada di Bawah Naungan Ka’bah, masih karangan Buya Hamka, keduanya memberikan effeck yang cukup besar waktu itu selain kisahnya yang penuh dengan pelajaran hidup tetapi bagiku waktu itu yg masih remaja novel itu terlalu sedih sehingga cukup lama untuk melupkanan atau menghilangan rasa haru yg ditimbulkanya setelah membaca 2 novel itu. Yah bisa dibilang sejak itu aku coba menghindari bacaan novel khususnya novel yang bercerita sedih bukan trauma tapi sepertinya agak malas kalau mengisi hati atau otak dgn kisah sedih terus. Apa sebagian besar penulis novel itu melankolis yah? Habis sepertinya seluruh novel diindonesia didominasi oleh cerita2 sedih.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Kembali lagi pada topik awal yaitu 2 novel yg baru kubaca sepekan ini, sejak SMA itu 2 novel inilah yg kubaca lagi, entah knp sepertinya ada dorongan untuk membaca-baca novel kali ini, yah mungkin karena dorongan untuk coba mengasah kemampuan menulisku, mencoba memahami gaya menulis para novelis,&lt;span style="mso-spacerun: yes;"&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;mungkin keinginan belajar menulis mulai timbl lagi setelah bertemu Tere Liye atau mas Darwis waktu itu di IBF kemarin.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Langsung saja 2 novel yang baru kubaca adalah “KEYDO” dan “Surat Kecil Untuk Tuhan”&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Novel&lt;span style="mso-spacerun: yes;"&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;1 “KEYDO”&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Novel yang pertama adalah Keydo yg kubaca pekan ini. Bisa dibilang salah beli nih waktu itu, tak kira Keydo itu Laki-Laki eh tau taunya Perempuan, dan tak kira juga tuh nama keydo adalah nama orang jepang, al hasil ketika pertama kali lihat tuh novel yah yang tersirat dalam otaku ya Novelnya orang jepang atau novel yg mengisahkan orang jepang. Dan di kutipan sampulnya ada kalimat bertuliskan, bercerita tentang perempuan, perjuangan dan.... tak kira neh perjuangan keydo untuk memperjuangan perempuan yg dicintainya... ya ternyata tebakanya 100% gagal alias salah, maklum bukan tukang judi jadi wajar klo salah hehe.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Intinya Novel keydo ini bercerita tentang kisah hidup seorang perempuan dan keydo adalah nama perempuan itu atau nama aslinya Qurrota ‘ain(Yang menyejukan Mata), keren namanya... Dan novel itu berlatar belakang budaya minang/padang. Tuh kan bener2 salah beli, masa baca novel cewe ih... seumur2 baru baca neh novel cewe. Yah karena dah terlanjur dibeli ya udah mau ga mau dibaca walaupun ilfeel .&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Satu bab, dua bab, 3 bab, sepertinya neh novel mulai menarik apalagi pas masuk kisah mengenai perjalanan Zamrud khatulistiwa yang berlatar belakang khidupan para aktifis dahulu.awal tahun 80an, mungkin klo dibilang modelnya kaya kegiatan FSLDKN sekarang.tapi klo dilihat dari kisahnya Zamrud khatulistiwa lebih berkesan dan penuh dgn pengalaman bayangkan saja melakukan kegiatan diatas kapal militer, selama 3 minggu mengarungi lautan indonesia dari sabang sampe jayapura.... kebayang ga tuh asyiknya... dah gitu berkumpul dengan para aktifis seindonesia dari perwakilan kampus2 ternama...... wah pokoknya ketika baca neh kisah sedikit membuat iri, coba saja sekarang masih ada kegiatan seperti ini, memang aku pernah ikut FSLDKN kemarin dilampung tahun 2007 selama satu pekan, tapi sepertinya kurang berkesan kalau dibandingkan dengan Zamrud khatulistiwa pasti kalah deh FSLDKN, maaf buat yang alumni FSLDKN klo menyinggung he.. .&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Saya kira novel ini inti ceritanya bermula dari pelayaran Zamrud khatulistiwa ini, memang masih ada bab2 lain yang ceritanya tak terkait dgn kisah Zamrud ini, seperti kisah masa kecilnya keydo di rumah gadang, dengan cerita2 budaya minangnya dan keluhanya atas orang2 yang tidak suka atau mencemooh dirinya karena kidal, yang akhirnya banyak orang memanggilnya dengan sebutan keda/kidal yang kemudian jadilah keydo... banyak orang yg tak suka denganya karena kekidalanya waktu itu. Selain itu ada kisahnya kehidupan orang memphis di pedalaman amerika yg menolak adanya teknologi dalam kedhidupanya&lt;span style="mso-spacerun: yes;"&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;atau kisah pedalaman suku di papua yang berperang karena hasutan seorang jurnalis perempuan asal belanda. Tapi inti kisah novel ini menurutku adalah &lt;span style="mso-spacerun: yes;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;mengkisahkan kehidupan keydo dengan seorang lelaki yang namanya kinang yg ia kenal ketika di kapal waktu pelayaran zamrud khatulistiwa.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Yah bisa dibilang juga neh novel menceritakan kehdupan cinta seorang aktifis perempuan kepada aktifis laki-laki. Atau cinta&lt;span style="mso-spacerun: yes;"&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;antara ikhwan dengan akhwat.&lt;span style="mso-spacerun: yes;"&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;Kalau bisa tak ceritakan intinya dalam kisah itu awalnya penuh dengan kesinisan atau pertengkaran kecil2an khususnya yang dilakukan oleh si akhwat semua itu dilakukan demi menjaga prinsip2 atau nilai hidupnya agar sesuai islam. Walaupun dalam relung hatinya dia benar2 mencintai ikhwan itu. Alhasil karena akhwatnya bersikap seperti ini si ikhwan yang sebenarnya juga mencintai akhwat ini/keydo dia perlu kerja ekstra demi memperjuangkan cintanya itu. Sampai2 ia perlu meminta bantuan temannya farid mahasiswa ITB untuk menjembantani cintanya ini. Yaitu ketika ia ingin memulai proses ta’aruf. Yah walaupun kinang sempat dicela dan di omelin farid karena kelakuanya yg ga jelas terhadap keydo yaitu menggantungkan asanya selama bertahun2 alih-alih kinang adalah mencari strategi atau cara untuk mendekati keydo tetapi ia tak pernah mau mengutarakan cintanya yang akhirnya serba tidak jelas.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Ceritanya kinang dan farid pergi berkunjung ke kosanya keydo, dan disana mereka membicarakan mengenai hal2 yang lebih serius, tentunya yang menakodai pembicaraan itu adalah farid yg entunya atas pesanan kinang, disana farid menanyakan konsep rumah tangga dan proses berhubungan ala islam namun dialog itu tak merujuk pada komitment hubungan hanya menyamakan persepsi... ga jelas emang neh prosesnya...&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Ohya hampir lupa keydo ini mahasiswi Fakultas kedokteran UI, sedangkan kinang anak Fakultas kedokteran UGM. &lt;span style="mso-spacerun: yes;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;Kinang 2 tahun diatas keydo.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Dari keseluruhn proses perjuangan cintanya itu saya agak kurang suka dengan cara2 atau kelakuan ikhwanya/kinang karena terkesan bukan aktifis dakwah, saya kurang paham juga dia sebenarnya aktifis dakwah atau aktifis sosialis. Habis dari mulai dikenalkan oleh penulisnya sudah dikesankan dia itu playboy, alias tukang rayu dan kerjaanya adalh menarik perhatian para wanita dengan keahlianya dalam berorasi atau dalam bercerita. &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Memang pas mengikuti alur ceritanya saya ikut terbawa suasana maklumlah saya masih bujang juga alias jomblo jadi ada ikatan batin juga ketika membaca kisah ini. Soalnya kisah nya penuh dengan adegan2 yang kalau saya bilang sih norak-noraknya aktifis pas kena VMJ khususnya sebelum kisahnya masuk ke tahap pernikahan,&lt;span style="mso-spacerun: yes;"&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;dan ada juga adegan yang&lt;span style="mso-spacerun: yes;"&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;jarang terjadi yaitu kejadian kinang ketika tak sengaja mendapati keydo tak berkrudung dirumahnya, dalam kisah itu keydo marah terhadap dirinya yang tak awas dalam bersikap dan marah kepada kinang yang telah berani melihat auratnya itu walaupun ia tak sengaja, setelah kejadin itu proses minta maaf kinang terhadap keydo cukup&lt;span style="mso-spacerun: yes;"&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;menarik dibaca apalagi ternyata dimbumbui oleh tangisan keydo&lt;span style="mso-spacerun: yes;"&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;ketika kinang memaksa untuk berbicara agar ia dimaafkan walaupun dari pengkisahanya kurang syar’i cara ia meminta maaf.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Mungkin kalian bertanya2 kok kinang bisa tahu rumah kakeknya dikampung dan bahkan bisa berada dirumah itu? Jadi setelah pelayaran zamrud khtulistiwa itu, kinang diajak sumi untuk PKL di kampungnya merden, nah kinang tahu betul bahwa meerden adlah kampungnya keydo, kesempatan ini ia gunakan untuk mendekati keluarga besar keydo dimerden alhasil ia sukses besar bukan hanya bisa mengenal bahkan ia sudah sangat dekat dengan keluarganya. Maka tak heran kalau kinang bisa leluasa main kerumah kakeknya itu.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="mso-spacerun: yes;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;tapi setelah masuk ketahap pernikahan atau menjelang pernikahan ceritanya agak sedikit berubah khususnya ketika kinang mau melamar keydo tepat di hari raya idul fitri di kampung ayahnya merden jawa tengah.&lt;span style="mso-spacerun: yes;"&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;Namun ada insiden yang membuat keydo melarikan diri dari rumah kakeknya itu yaitu ketika saudaranya sumi (mahasiswa UGM teman fakultas kinang) jatuh dirumah dan kakinya terluka oleh pcahan piring yang dibawanya waktu itu, yang kemudian ditolong oleh kinang. awalnya kejadian ini tak masalah buat keydo, tapi apa yang terjadi? Ketika sumi dibawa kekamarnya dan keydo juga masuk kekamar sumi, dia terkejut oleh gambar2/lukisan2 sumi yang disana banyak terpampang lukisanya kinang, hatinya gundah ketika melihat lukisan2 itu, dia bertanya2 apa hubunganya sumi dengan kinang? Belum saja hatinya menyimpulkan sesuatu insiden itu akhirnya terjadi, sumi tiba tiba memeluk kinang yang berada didekatnya ketika ia siuman, wah... tak pelak lagi keydo cemburu dan marah tak habis fikir setan apa yang merasuki sumi main peluk lelaki orang lantas ia kabur ke kamar mandi untuk menuangkan tangisanya agar tak dilihat oleh orang kalau ia menangis karena tak tahan lelaki yg ia cintai dipeluk wanita lain, apalagi yg memeluknya adalah saudara yg ia kagumi sejak kecil.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Intinya setelah kejadian itu, masih dihari yg sama keydo kabur kejakarta/kekosanya dijakarta tepatnya di menteng, dekat stasiun cikini/megaria. Dan dari sana ia langsung pergi ke padang dengan membawa kegalauan dan kesedihan hatinya itu. Dan disisi lainya kinang setelah membawa sumi kerumah sakit kaget tak mendapati keydo dirumah kakenya, dan kata kakeknya keydo pergi kejakarta karena sebelumnya ia pamit kepada kakeknya itu. Bagi kinang kejadian ini sangat tidak ia duga, rencana lamaranya itu bisa dikatakan gagal, padahal ia sebelumnya sudah merencanakanya dan dia sudah minta ijin kepada kakeknya itu.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Namun takdir sepertinya punya jalanya sendiri, buku harian keydo tertinggal dan ditemukan oleh kinang ketika ia mencari2 keydo dirumah kakeknya ia temukan buku itu diatas mejanya. Dengan cepat ia pergi ke purwokerto mengejar kereta, berharap ia bisa mencegah keydo pergi sebelum keydo naik kereta ke jakarta, tapi ia terlambat keretanya telah berangkat persis ketika kinang tiba di stasiun itu. Dengan perasaan putus asanya dan lelahnya karena waktu itu ia sedang berpuasa ramadhan ia&lt;span style="mso-spacerun: yes;"&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;mulai membuka selembar demi selembar buku harian keydo yg ia bawa, sebenarnya ia gamang membuknya tapi kinang sudah tak peduli nasihat ibunya bahwa laki-laki dilarang membuka-buka buku harian orang lain. ia mulai membaca buku harian itu, dari situlah kinang tahu bahwa ternyata keydo yg selama ini galak terhadapnya, cuek terhadapnya bahkan bisa dibilang sinis terhadpnya ternyata ia menyimpan cinta yg dalam kepadanya. Hatinya mulai berbunga2 asa itu berubah menjadi harapan, ia terus saja menciumi buku harian itu dan tak henti2nya bersyukur. Akhirnya Tuhan menjawab harapan-harapanya.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Setelah itu kinang berketetapan untuk mengejar keydo ke jakarta demi memperjuangkan cintanya itu, namun ia tak dapati keydo disana kata ibu kosnya keydo memang sempat datang tapi ia langsung pergi kepadang. Langsung saja kinang merubah strategi lamaranya, ia langsung telpon kedua orang tuanya di jayapura (kinang orang papua) untuk memberitahukan niat lamaranya dan memintanya untuk segera pergi kepadang.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Yah bisa ditebak, kinang mengejar keydo sampai kepadang, dan ia tiba duluan karena keydo naik kapal laut, sedangkan kinang naik pesawat. Karena ia tiba duluan di rumah orang tua keydo, maka kinang langsung melamar keydo kepada ayahnya tanpa sepengetahuanya.&lt;span style="mso-spacerun: yes;"&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;Singkat cerita terjadilah proses ijab kabul disana dengan sangat sederhana saking sederhananya baju pengantin yang dipakainya adalah bekas kedua orang tua keydo dulu waktu menikah, karena memang prosesnya serba mendadak bahkan saking mendadaknya keydo tak tahu klo dia dilamar yang keydo lakukan ketika itu adalah pasrah terhadap takdir yang Allah gariskan ia menikmati ujian2 yang berada didepanya...hm... kacau juga neh cerita tapi keren seh... nikah expres...&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Nah... setelah ijab kabul ini kisahnya menjadi lebih menarik dan mungkin disinilah kenapa novel ini dilabelkan novel dewasa, yup, kisah2 romantis dari mulai shalat sunah 2 rakaatnya&lt;span style="mso-spacerun: yes;"&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;sampai dialog2 malam pertama dikisahkan oleh penulisnya, yah walaupun tidak detile, tapi cukup membuat para pembaca yg belum menikah tersihir oleh suasana romantismenya dari mulai tebak-tebakannya kinang terhadap rambut keydo nyanyi-nyanyian yg merka nyanyikan bersama dsb..ga sah diceritain ribet ceritanya mending baca sendiri, tapi jangan ngeres dulu penulisnya menceritakanya dengan elegan masih menggunakan norma-norma kesopanan tanpa mengurangi nilai romantisme didalamnya.&lt;span style="mso-spacerun: yes;"&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Aduh kalo keseringan baca novel beginian bisa berabe juga...bisa kacau dunia persilatan. Tapi ga papa kayanya itung-itung nambah ilmu.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Pokoknya setelah menikah penulisnya makin menjadi2 mengkisahkan 2 sejoli ini yg dimabuk asmara maklumlah,,,, keduanya sudah memendam cinta lama, bahkan si ikhwan/kinang rela membujang sampe umur 32 tahun demi memperjuangkan cintanya kepada keydo... parah emang neh ikhwan... jangan ditiru deh... pokoknyya ane agak kurang suka sama neh&lt;span style="mso-spacerun: yes;"&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;ikhwanya, ga tau apa emang kelakuan asli ikhwanya begini atau penulisnya aja yang sengaja menambhkan gaya-gaya nakal ala ikhwan zaman dulu...hehee... dulu ya bukan sekarang...&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Pokoknya yang belum menikah dibuat iri sama neh penulis pas masuk ke cerita ini... saya masih ingat betul adegan di bandara tabing padang, ketika mereka hendak pulang ke jakarta, namun mereka tdk bisa satu psawat karena tiketnya habis/penuh. Dimana ketika kinang hendak pergi duluan beberapa kali berbalik kebelakang memeluk istrinya itu... dan ketika kinang terus melangkah pergi keydo pun tak mau kalah, ia berlari mengejar kinang, dengan gaya bahasa yang manja ia membisikan minta digendong kepada suaminya walaupun ia sekedar bercanda, namun dasar orang dah mabuk cinta dah ga mikir lagi malu ap ngga, kinang menggendong isterinya dengan berputar sebanyak 2kali padahal ia dilihat banyak orang di bandara.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Kisah main gendong dibandara ini bagi saya sangat berkesan, karena disinilah titik balik dari semua kisah bahagia sebelumnya. Setibanya kinang di bandara kemayoran jakarta ia menunggu kedatangan istrinya, seharusnya istrinya tiba setengah jam setelah ia tiba, tapi istrinya tak kunjung tiba, berjam2 kinang menunggu keydo namun pesawat keydo tak kunjung mendarat di kemayoran...&lt;span style="mso-spacerun: yes;"&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;pesawat yang keydo tumpangi hilang dari radar setelah 50 menit lepas landas dari bandara tabing. Bisa ditebak, keydo meninggal dalam kecelakaan pesawat.&lt;span style="mso-spacerun: yes;"&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;Dan semua kebahagian yg tengah mereka nikmati tinggal kenangan, padahal mereka baru 2 minggu menikah, bisa dibayangkan bagaimana sedihnya...saya sempat menutup buku novelnya ketika masuk keceerita ini... dalam hati bergumam, asem juga neh penulis, menjebak para pembacanya kedalam rasa sedih yg dalam... bagaimana tidak lagi asik2nya membaca kisah2 bahagia penuh dengan romantisme eh tau2nya di putarbalikan kepada rasa yg penuh dgn kesedihan, apalagi setelah disuguhi oleh ceritanya yang cukup panjang sebelumnya, dari mulai marah2an, cuek2an sampai mesra2an... ternyata semuanya ditutup dengan kisah yang memilukan. Lagi-lagi saya membaca novel yang intinya ceritanya membawa efek sedih.... huh&lt;span style="mso-spacerun: yes;"&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;sengaja mengindari cerita2 sedih ternyata apes juga....emang dah taktdir &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Bab-bab selanjutnya setelah ini adalah penjabaran sikap serta rasa sedih yang dirasakan kinang karena ia ditinggal oleh kekasih yang sangat ia cintai ia mati2an mendapatkan kinang, &lt;span style="mso-spacerun: yes;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;tetapi Tuhan mengambilnya ketika ia tengah bahagia2nya menikmati buah perjuanganya itu. Tersentak? Pasti. kehidupan kinang berubah total sejak di bandara kemayoran ketika mendapati berita kecelakaan istrinya..saya agak males ngelanjutin ceritanya&lt;span style="mso-spacerun: yes;"&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;soalnya melo abis ala2 ikhwan gitu... saking sedihnya ia rela tidak menikah lagi sampai masa tuanya, padahal sudah banyak yang menasihati untuk segera menikah lagi, dari ibunya sampe nenek keydo segala membujuknya untuk menikah lagi bahkan tak sedikit yg mnjodoh-jodohkanya dgn wanita lain... tapi dasar ikhwan melo... dia berdalih untuk tetap setia kepada janjinya kepada keydo&lt;span style="mso-spacerun: yes;"&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;yaitu ketika ia mengucapkan janji nikah, kinang sangat menghormat janji itu karena janji itu setara dengan janji para nabi dan rosul kepada Tuhanya, dan ia berdalih pula kepada ibunya tak mau menikah lagi agar tak bingung memilih2 bidadari di Akhirat kelak, ia hanya ingin keydo yg menjadi bidadarinya saja nanti disana, dan juga ia berdalih, bahwa keydo senantiasa berada dalam hatinya... duuuh baca neh kisah bikin merana ... ga bagus nih kalo banyak2 baca kisah beginian....bisa merana terus....ckckckckck&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Yah intinya tuh kinang jomblo seumur hidup setelah ditinggal pergi istrinya...ga nyunah banget kan?...&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Kinang mengisi hidup kesendirianya dengan menjalani hidup yang keydo cita2kan yaitu menjadi dokter sepesialis anak, dan mengabdikan dirinya untuk anak2 papua, sepertinya yg pernah keydo tuturkan dimalam pengantinya. &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Secara keseluruhan... Novel ini bagus... namun sayang ada beberapa yg tidak syar’i apa emang ikhwan dulu nakal2 yah? Beda ama ikhwan sekarang... beda banget...:? preet... makin aneh. Hhahaaha...&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;The End... klo penasaran atau pingin cerita lengkapnya beli sendirilah bukunya... itung2 bantu promo hehehe...... ohya neh penulisnya baru buat novel pertama kali jadi wajar klo kisah2 dibab lainya agak ga nyambung alias dalam satu novel terblok2 ceritanya. Tapi karena kisahnya emang bagus semua kekurangan dalam menceritakanya tertutupi oleh kisah hidup keydo yang kaya permen nano2; norak, bahagia, sedih.... campur aduk.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Komen terakhir, harusnya judulnya bukan keydo, tapi keydo dan kinang.... soalnya di bab2 terakhir cuman ngisahin hidupnya kinang.... tapi salut buat mba taty elmir yang dah buat novelnya.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Suka sesama aktifis ga salah...&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Mencintai seseorang juga ga da yang salah...&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Tapi yang menentukan salah atau tidaknya bukan cintanya tapi orangnya...&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Apa yang ia lakukan setelah ia mencintai seseorang? Itulah yang menentukan salah atau tidaknya...&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Apakah ia mau mengambil jalan Syar’i &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Atau mengambil jalan Syaitani&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Atau ia akan mengambil jalan mendiamkanya tanpa pernah memperjuangkanya...&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;So... Just Do It, Lakukan yang terbaik kalau memang itu berarti...&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Ohya untuk novel yang kedua yaitu Surat kecil untuk Tuhan, nanti aja nyeritainya... abis dah larut malm neh... ga nyangka ngetik tulisan ini dah hampir dua jam... dan sekarang dah jam setengah 2 malam...ya walaupun mata belum sepet, tapi bisa berabe klo diterusin bisa-bisa ampe subuh ga tidur.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Tapi ininya novel yang kedua ga kalah sedih nya... dan sedihnya lebih berkualitas karena langsung berhubungan dengan Allah, yaitu kisahnya seorang gadis perempuan umur 13 tahun yang terkena kanker jarngan lunak... divonis 5 hari tetapi ternyata ia mampu bertahan selama 3 tahun...banyak belajar dh pokoknya dari kisah ini, sikap pasrahnya luarbiasa, gadis kecil yang baru balig dah diuji dengan ujian berat, yang akhirnya menjadikanya sosok yang bisa memaknai hidup penuh dengan kesabaran, cinta dan kepasrahan...&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;To be Continue...&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&amp;nbsp; &lt;br /&gt;&lt;script src="http://adsensecamp.com/show/?id=2dxGfHFmtp4%3D&amp;amp;cid=TlffQoaJN%2F0%3D&amp;amp;chan=wuMzNyVJjPI%3D&amp;amp;type=12&amp;amp;title=CC0000&amp;amp;text=FFFF66&amp;amp;background=000000&amp;amp;border=000000&amp;amp;url=000000" type="text/javascript"&gt;&lt;/script&gt; &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/788548740341417534-5764968776310894823?l=akh-san.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/blogspot/akh-san/~4/LlYdoXP9t-0" height="1" width="1"/&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://akh-san.blogspot.com/feeds/5764968776310894823/comments/default" title="Poskan Komentar" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://akh-san.blogspot.com/2011/05/sekedar-ceritasekalian-belajar-nulis.html#comment-form" title="0 Komentar" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/788548740341417534/posts/default/5764968776310894823" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/788548740341417534/posts/default/5764968776310894823" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/blogspot/akh-san/~3/LlYdoXP9t-0/sekedar-ceritasekalian-belajar-nulis.html" title="Sekedar Cerita...(KEYDO)" /><author><name>Hasan:)</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01624908798939316658</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="24" height="32" src="http://2.bp.blogspot.com/_5FphrKMa5Tw/TNjpqBHjF4I/AAAAAAAAATs/4dABfOD4Rgc/S220/hasan.jpg" /></author><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://akh-san.blogspot.com/2011/05/sekedar-ceritasekalian-belajar-nulis.html</feedburner:origLink></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-788548740341417534.post-2839139718746248391</id><published>2011-05-09T14:13:00.000+07:00</published><updated>2011-05-09T14:13:33.992+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Artikel" /><title type="text">Ajari Aku Memeluk Landak</title><content type="html">&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;&lt;a href="http://www.akh-san.blogspot.com/"&gt;Hasan Blog Area&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b style="mso-bidi-font-weight: normal;"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-size: 14.0pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Cassie menunggu dengan antusias. Kaki kecilnya bolak-balik melangkah&lt;br /&gt;dari ruang tamu ke pintu depan. Diliriknya jalan raya depan rumah.&lt;br /&gt;Belum ada. Cassie masuk lagi. Keluar lagi. Belum ada. Masuk lagi.&lt;br /&gt;Keluar lagi. Begitu terus selama hampir satu jam. Suara si Mbok yang&lt;br /&gt;menyuruhnya berulang kali untuk makan duluan, tidak dia gubris.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Pukul 18.30. Tinnn… Tiiiinnnnn…!! Cassie kecil melompat girang!&lt;br /&gt;Mama pulang! Papa pulang! Dilihatnya dua orang yang sangat dia cintai&lt;br /&gt;itu masuk ke rumah.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Yang satu langsung menuju ke kamar mandi. Yang satu mengempaskan diri&lt;br /&gt;di sofa sambil mengurut-urut kepala. Wajah-wajah yang letih sehabis&lt;br /&gt;bekerja seharian, mencari nafkah bagi keluarga.&lt;br /&gt;Bagi si kecil Cassie juga, yang tentunya belum mengerti banyak. Di&lt;br /&gt;otaknya yang kecil,&lt;br /&gt;Cassie cuma tahu, ia kangen Mama dan Papa, dan ia girang Mama dan&lt;br /&gt;Papa pulang.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;“Mama, mama…. Mama, mama….” Cassie menggerak-gerakkan&lt;br /&gt;tangan. “Mama….” Mama diam saja. Dengan cemas Cassie&lt;br /&gt;bertanya, “Mama sakit ya? Mana yang sakit? Mam, mana yang sakit?”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Mama tidak menjawab. Hanya mengernyitkan alis sambil memejamkan mata.&lt;br /&gt;Cassie makin gencar bertanya, “Mama, mama… mana yang sakit? Cassie&lt;br /&gt;ambilin obat ya? Ya? Ya?”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Tiba-tiba… “Cassie!! Kepala mama lagi pusing! Kamu jangan berisik!”&lt;br /&gt;Mama membentak dengan suara tinggi.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Kaget, Cassie mundur perlahan. Matanya menyipit. Kaki kecilnya&lt;br /&gt;gemetar. Bingung. Cassie salah apa? Cassie sayang Mama… Cassie&lt;br /&gt;salah apa? Takut-takut, Cassie menyingkir ke sudut ruangan. Mengamati&lt;br /&gt;Mama dari jauh, yang kembali mengurut-ngurut kepalanya. Otak kecil&lt;br /&gt;Cassie terus bertanya-tanya: Mama, Cassie salah apa? Mama tidak suka&lt;br /&gt;dekat-dekat Cassie? Cassie mengganggu Mama?&lt;br /&gt;Cassie tidak boleh sayang&lt;br /&gt;Mama, ya? Berbagai peristiwa sejenis terjadi. Dan&lt;br /&gt;otak kecil Cassie merekam semuanya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Maka tahun-tahun berlalu. Cassie tidak lagi kecil. Cassie bertambah&lt;br /&gt;tinggi. Cassie remaja. Cassie mulai beranjak menuju dewasa.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Tin.. Tiiinnn… ! Mama pulang. Papa pulang. Cassie menurunkan kaki&lt;br /&gt;dari meja. Mematikan TV. Buru-buru naik ke atas, ke kamarnya, dan&lt;br /&gt;mengunci pintu. Menghilang dari pandangan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;“Cassie mana?”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;“Sudah makan duluan, Tuan, Nyonya.”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Malam itu mereka kembali hanya makan berdua.&lt;br /&gt;Dalam kesunyian berpikir dengan hati terluka: Mengapa anakku sendiri, yang&lt;br /&gt;kubesarkan dengan susah payah, dengan kerja keras, nampaknya&lt;br /&gt;tidak suka menghabiskan waktu bersama-sama denganku? Apa salahku?&lt;br /&gt;Apa dosaku? Ah, anak jaman sekarang memang tidak tahu hormat sama&lt;br /&gt;orangtua! Tidak seperti jaman dulu.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Di atas, Cassie mengamati dua orang yang paling dicintainya dalam&lt;br /&gt;diam. Dari jauh. Dari tempat di mana ia tidak akan terluka. “Mama,&lt;br /&gt;Papa, katakan padaku, bagaimana caranya&lt;br /&gt;memeluk seekor landak?”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;script src="http://adsensecamp.com/show/?id=2dxGfHFmtp4%3D&amp;amp;cid=TlffQoaJN%2F0%3D&amp;amp;chan=wuMzNyVJjPI%3D&amp;amp;type=12&amp;amp;title=CC0000&amp;amp;text=FFFF66&amp;amp;background=000000&amp;amp;border=000000&amp;amp;url=000000" type="text/javascript"&gt;&lt;/script&gt; &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/788548740341417534-2839139718746248391?l=akh-san.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/blogspot/akh-san/~4/unbf-1DZrOk" height="1" width="1"/&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://akh-san.blogspot.com/feeds/2839139718746248391/comments/default" title="Poskan Komentar" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://akh-san.blogspot.com/2011/05/ajari-aku-memeluk-landak.html#comment-form" title="0 Komentar" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/788548740341417534/posts/default/2839139718746248391" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/788548740341417534/posts/default/2839139718746248391" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/blogspot/akh-san/~3/unbf-1DZrOk/ajari-aku-memeluk-landak.html" title="Ajari Aku Memeluk Landak" /><author><name>Hasan:)</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01624908798939316658</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="24" height="32" src="http://2.bp.blogspot.com/_5FphrKMa5Tw/TNjpqBHjF4I/AAAAAAAAATs/4dABfOD4Rgc/S220/hasan.jpg" /></author><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://akh-san.blogspot.com/2011/05/ajari-aku-memeluk-landak.html</feedburner:origLink></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-788548740341417534.post-1083113102368755</id><published>2011-02-10T10:47:00.000+07:00</published><updated>2011-02-10T10:58:50.944+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Artikel" /><title type="text">Valentine's Day Dalam Pandangan Islam</title><content type="html">&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a href="http://www.akh-san.blogspot.com/"&gt;Hasan Blog Area&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;table border="0" cellpadding="0" style="margin-left: 0px; margin-right: 0px; text-align: left;"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;br /&gt;&lt;table border="0" cellpadding="0" style="margin-left: 0px; margin-right: 0px; text-align: left;"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td valign="top"&gt;&lt;/td&gt;    &lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;       &lt;td width="75"&gt;&lt;/td&gt;       &lt;td valign="top"&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-fEpv6gnl7fs/TVNeP2vokLI/AAAAAAAAAUU/oR1_Kna_Z8E/s1600/4350289508_bddf95d9b2_o.jpg" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="200" src="http://3.bp.blogspot.com/-fEpv6gnl7fs/TVNeP2vokLI/AAAAAAAAAUU/oR1_Kna_Z8E/s200/4350289508_bddf95d9b2_o.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-fEpv6gnl7fs/TVNeP2vokLI/AAAAAAAAAUU/oR1_Kna_Z8E/s1600/4350289508_bddf95d9b2_o.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt; &lt;/a&gt;&lt;/div&gt;"Dan janganlah kamu mengikuti apa yang kamu             tidak mempunyai pengetahuan tentangnya. Sesungguhnya             pendengaran, penglihatan dan hati, semuanya itu akan             diminta pertanggungan jawabnya." (QS. Al-Isro: 36)&lt;/blockquote&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Hari Valentine (St. Valentine's Day) atau biasa disebut          sebagai hari kasih sayang jatuh pada tanggal 14 Febuari.          Hari tersebut sangat populer di negara-negara Eropa dan          Amerika. Pada hari itu terutama kaum remaja merayakan dengan          hura-hura. Mereka datang ke pesta-pesta, berdansa semalam          suntuk, saling memberi hadiah coklat, dan kegiatan-kegiatan          yang berbau maksiat lainnya. Bahkan hal-hal yang hanya boleh          dikerjakan oleh pasangan suami-istri juga mereka lakukan.          (Naudzubillah min dzalik)&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Bagaimana di Indonesia? Tampaknya tidak jauh berbeda          dengan remaja-remaja luar negeri sana. Mereka yang          notabenenya muslim-muslimah, menjiplak habis-habisan          perilaku permisif dan serba halal yang dilakukan oleh orang          barat. Hal ini, tentu saja sangat memprihatinkan karena          kalau dilihat dari latar belakang sejarah perayaan Valentine          bukan bersal dari ajaran Islam. Tapi bukan hanya itu          masalahnya. Akan tetapi perayaan Valentine selalu dibarengi          dengan kegiatan-kegiatan yang mubazir, berbau jahiliah dan          cenderung kepada kemaksiatan.&lt;/div&gt;Secara etimologis Valentine berasal dari kata Valentinus          yang artinya adalah suatu kartu ucapan selamat yang          dikirimkan kepada orang-orang yang disayangi, baik yang          benar-benar disayangi atau pura-pura disayangi.&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Berdasarkan yang dikutip dari Webster's New 20th Century          Dictionary perayaan Valentine berasal dari perayaan          Lupercali. Yaitu upacara ritual yang dilakukan oleh          orang-orang Romawi kuno setiap tanggal 15 Februari sebagai          penghormatan kepada Lupercus dewa padang rumput yang          dideskripsikan mempunyai tanduk, kaki, dan telinga seperti          kambing. Pada perayaan itu nama-nama wanita dimasukkan          kedalam jambangan bunga. Setiap pria yang hadir mengambil          secarik kertas. Wanita yang namanya tertera dalam kertas itu          menjadi teman kencannya semalam suntuk.&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_5FphrKMa5Tw/TVNeUAhbUqI/AAAAAAAAAUY/8rSvd6o_NqI/s1600/StValentinemosaic.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;span id="goog_1921922111"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span id="goog_1921922112"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kemudian pada tahun 469 pihak gereja yakni Paus Celecius          merubah menjadi tanggal 14 Februari untuk mengenang kematian          seorang pendeta yang bernama Saint Valentine yang tewas          sebagai martir pada abad III (martir adalah istilah yang          dipakai untuk orang-orang yang mati mempertahankan          prinsip-prinsipnya) dan menetapkan menjadi Saint Valentine's          Day. Pastor Valentine ditangkap dan dipenjara karena          menentang kebijakan kaisar Romawi (Cladius II) yang melarang          pemuda-pemudi untuk menikah. Sang kaisar menginginkan          pemuda-pemuda yang lajang untuk menjadi tentara dan pergi          berperang. Tetapi sang pastor malah dengan diam-diam          menikahkan sepasang muda-mudi. Hal ini diketahui oleh sang          kaisar. Bukan main marahnya sang kaisar, akibatnya sang          pastor mengakhiri hidupnya dengan tanpa kepala (dipancung)          pada tanggal 14 Februari 269.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ketika pastor Valentine dipenjara, banyak surat-surat          simpati dari para pemuda yang sedang kasmaran yang ditujukan          kepadanya. Melalui surat itulah mereka mengungkapkan          perasaan sayangnya kepada kekasihnya dan berharap mereka          bila menikah.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sebenarnya kalau kita menyadari apa yang sebenaranya          terjadi dibalik perayaan Valentine tentulah kita tidak akan          berminta. Allah telah berfirman dalam Al Baqoroh: 120.&lt;/div&gt;&lt;blockquote&gt;"Orang-orang Yahudi dan Nasrani tidak akan             senang kepada kamu hingga kamu mengikuti agama mereka.             Katakanlah: "Sesungguhnya petunjuk Allah itulah petunjuk             (yang benar)". Dan sesungguhnya jika kamu mengikuti             kemauan mereka setelah pengetahuan datang kepadamu, maka             Allah tidak lagi menjadi pelindung dan penolong bagimu."             ( QS. Al- Baqaroh: 120)&lt;/blockquote&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Jelas sudah bahwa mereka senantiasa benci kepada kita          kecuali kita berpartisipasi pada acara ritual mereka, model          pakaian dan pola pikir yang mereka miliki. Dan perayaan          Valentine adalah salah satu sarana mereka untuk memurtadkan          kita tanpa kita sadari. Dan media massa seperti koran,          tabloid, televisi, radio, majalah dan lain-lain, adalah          sarana yang sangat efektif untuk kampanye program-program          mereka. Jika terlibat didalamnya kita akan dijerumuskan          kedalam kemaksiatan tanpa kita sadari.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Valentine adalah kegiatan ritual yang bukan berasal dari          Islam. Dalam pemahaman Islam, kegiatan ritual yang bukan          berdasarkan syariat Islam dan tidak dicontohkan Rasulullah          SAW seperti halnya Natal, Tahun baru Masehi, Imlek dan          sebagainya maka harus kita sikapi seperti Rasulullah          mensikapi tawaran kaum Quraisy untuk sama-sama melaksanakan          ibadah secara Islam dan ibadah jahiliah secara bergantian.          Tawaran tersebut dijawab oleh Allah dengan firmannya:&lt;/div&gt;&lt;blockquote&gt;"Untukmulah agamamu dan untukkulah agamaku".             (QS. Al Kaafirun: 6)&lt;/blockquote&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dalam masalah aqidah dan ibadah, Islam mengajarkan kita          untuk bersikap tegas. Dengan begitu kemuliaan Islam dan          umatnya akan terjaga. Dinul Islam sarat dengan nilai kasih          sayang. Bahkan tegaknya Dinul Islam atas dasar kasih sayang.          Coba simak firman Allah SWT berikut:&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;blockquote&gt;"Muhammad itu adalah utusan Allah dan             orang-orang yang bersama dengan dia adalah keras terhadap             orang-orang kafir, tetapi berkasih sayang sesama mereka,             kamu lihat mereka rukuk dan sujud mencari karunia Allah             dan keridhaan-Nya, tanda-tanda mereka tampak pada muka             mereka dari bekas sujud. Demikianlah sifat-sifat mereka             dalam Taurat dan sifat-sifat mereka dalam Injil, yaitu             seperti tanaman yang mengeluarkan tunasnya maka tunas itu             menjadikan tanaman itu kuat lalu menjadi besarlah dia dan             tegak lurus di atas pokoknya; tanaman itu menyenangkan             hati penanam-penanamnya karena Allah hendak menjengkelkan             hati orang-orang kafir (dengan kekuatan orang-orang             mukmin). Allah menjanjikan kepada orang-orang yang             beriman dan mengerjakan amal yang saleh di antara mereka             ampunan dan pahala yang besar." (QS. Al-Fath:29)&lt;/blockquote&gt;&lt;/div&gt;Sejalan dengan itu Rasulullah juga pernah          menyampaikan:&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;"Belum sempurna iman seseorang hingga ia             mencintai saudaranya sebagaimana ia mencintai dirinya             sendiri"&lt;/blockquote&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kasih sayang dalam Islam bersifat Universal. Ia tidak          dibatasi oleh ruang dan waktu, ia juga tidak dibatasi oleh          objek dan motif. Kasih sayang diwujudkan dalam bentuk yang          nyata seperti silaturahmi, menjenguk yang sakit, meringankan          beban tetangga yang sedang ditinpa musibah, mendamaikan          orang yang berselisih, mengajak kepada kebenaran (amar          ma'ruf) dan mencegah dari perbuatan munkar.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sudah saatnya pemuda Islam sadar dari keterpurukan dan          bangkit menyongsong masa depan yang sudah berada di tangan          Islam. Kalau tidak sekarang kapan lagi, kalau bukan kita,          lalu siapa lagi.&lt;/div&gt;&lt;div align="right"&gt;Sumber: Sejahtera Bersama Umat (SBI)&lt;br /&gt;&lt;a href="http://luk.staff.ugm.ac.id/kmi/antar/etc/Valentine1.html"&gt;ref&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-fEpv6gnl7fs/TVNeP2vokLI/AAAAAAAAAUU/oR1_Kna_Z8E/s1600/4350289508_bddf95d9b2_o.jpg" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/a&gt; &lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&amp;nbsp; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;script src="http://adsensecamp.com/show/?id=2dxGfHFmtp4%3D&amp;amp;cid=TlffQoaJN%2F0%3D&amp;amp;chan=wuMzNyVJjPI%3D&amp;amp;type=12&amp;amp;title=CC0000&amp;amp;text=FFFF66&amp;amp;background=000000&amp;amp;border=000000&amp;amp;url=000000" type="text/javascript"&gt;&lt;/script&gt; &lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/788548740341417534-1083113102368755?l=akh-san.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/blogspot/akh-san/~4/S2cM3LldtXo" height="1" width="1"/&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://akh-san.blogspot.com/feeds/1083113102368755/comments/default" title="Poskan Komentar" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://akh-san.blogspot.com/2011/02/valentines-day-dalam-pandangan-islam.html#comment-form" title="2 Komentar" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/788548740341417534/posts/default/1083113102368755" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/788548740341417534/posts/default/1083113102368755" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/blogspot/akh-san/~3/S2cM3LldtXo/valentines-day-dalam-pandangan-islam.html" title="Valentine's Day Dalam Pandangan Islam" /><author><name>Hasan:)</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01624908798939316658</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="24" height="32" src="http://2.bp.blogspot.com/_5FphrKMa5Tw/TNjpqBHjF4I/AAAAAAAAATs/4dABfOD4Rgc/S220/hasan.jpg" /></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://3.bp.blogspot.com/-fEpv6gnl7fs/TVNeP2vokLI/AAAAAAAAAUU/oR1_Kna_Z8E/s72-c/4350289508_bddf95d9b2_o.jpg" height="72" width="72" /><thr:total>2</thr:total><feedburner:origLink>http://akh-san.blogspot.com/2011/02/valentines-day-dalam-pandangan-islam.html</feedburner:origLink></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-788548740341417534.post-9076782975701598499</id><published>2010-11-07T14:53:00.000+07:00</published><updated>2010-11-07T14:58:41.311+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Artikel" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Hikmah" /><title type="text">Pantaskah kalian Marah Ketika Al-Qur'an Dibakar?</title><content type="html">&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;a href="http://www.akh-san.blogspot.com/"&gt;Hasan Blog Area&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="photo photo_left" style="font-family: Verdana,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;div class="photo_img" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img class="img" src="http://photos-g.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-ash2/hs318.ash2/59884_1543639505223_1062042975_1561737_2778882_a.jpg" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-family: Verdana,sans-serif;"&gt;Pembatalan pembakaran Al-Quran hanya omong kosong belaka. Faktanya, dua pendeta justru melakukannya. Yang melakukan bukan Pendeta Terry Jones, tapi kedua pengikutnya. Pendeta Bob Old bersumpah melaksanakan aksinya membakar Al-Quran. Bersama Pendeta Danny Allen, Old melakukan aksinya di hadapan sekelompok orang yang sebagiannya merupakan awak media, Sabtu (11/9) lalu, sama persis pada hari yang dideklarasikan Terry Jones.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif; text-align: justify;"&gt;Kedua pendeta itu menyiram dua buah mushaf dan sebuah teks Islam lainnya dengan cairan pembakar, lalu menyulutnya dengan api. Mereka menyaksikan bersama-sama kitab suci umat Islam itu menjadi abu.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif; text-align: justify;"&gt;Aksi dua pendeta itu dilakukan di pekarangan belakang kediaman Old. Mereka mengatakan aksinya merupakan pesan dari Tuhan. Old mengatakan gereja telah mengecewakan banyak orang karena tidak mendukung aksinya. “Saya yakin bahwa sebagai negara kita berada dalam bahaya,” ujarnya sebagaimana dikutip media online Tennessean (12/10).&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif; text-align: justify;"&gt;“Ini adalah buku berisi kebencian, bukan cinta,” katanya sambil memegang Al-Quran sebelum kemudian membakarnya. “Ini adalah kitab palsu, Nabi Muhammad adalah nabi palsu dan itu merupakan wahyu palsu,” tambahnya.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif; text-align: justify;"&gt;Kedua pendeta itu lantas melakukan apa yang disebutnya sebagai “demonstrasi damai” dengan sedikit gegap gempita. Delapan orang wartawan ikut menyaksikan aksi kedua rohaniwan gereja itu. [&lt;a href="http://www.metrotvnews.com/index.php/metromain/news/2010/09/15/28947/Gila-Alquran-Ternyata-Jadi-Dibakar/" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this), &amp;quot;e45fb&amp;quot;, event);" rel="nofollow" target="_blank" title="http://www.metrotvnews.com/index.php/metromain/news/2010/09/15/28947/Gila-Alquran-Ternyata-Jadi-Dibakar/"&gt;Gila, Al-Quran Ternyata Jadi Dibakar, metrotvnews.com&lt;/a&gt;]&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif; text-align: justify;"&gt;“Anjing!” rutuk saya sesaat setelah membaca berita itu, “Ini gila! Kita harus perang! Terkutuklah mereka!” Umpatan-umpatan dan caci-maki saya keluar tanpa kontrol.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif; text-align: justify;"&gt;“Setan!” teriak saya sekali lagi.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif; text-align: justify;"&gt;Tiba-tiba Tuan Setan muncul di hadapan saya! Wajahnya penuh kemarahan. “Bakarlah Al-Quranmu!” kata Tuan Setan tiba-tiba.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif; text-align: justify;"&gt;Jelas saya berang mendengar ucapannya. Emosi saya naik pitam. Dada saya turun naik. Dan seketika kutuk dan serapah membrudal dari mulut saya. “Percuma selama ini aku mulai menaruh rasa simpati kepadamu! Kau ternyata memang pantas dilaknat dan dimusuhi! Terkutuklah kau!”&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif; text-align: justify;"&gt;“Bakarlah Al-Quranmu!” katanya sekali lagi, dengan nada yang lebih tegas. Matanya nyalang. Gigi-giginya gemertak. Lalu telunjuknya mengarah tepat ke wajah saya. “Bakar!” ia berteriak, “Bakarlah kalau memang selama ini ia hanya menjadi kertas, bakarlah! Bakarlah!”&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif; text-align: justify;"&gt;Napas saya turun naik, mata saya memerah, tangan saya mengepal. “Terkutuklah kau!” teriak saya.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif; text-align: justify;"&gt;“Mana Al-Quranmu!?” bentak Tuan Setan.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif; text-align: justify;"&gt;Tiba-tiba saya tersintak. Tiba-tiba saya merasa harus menemukan Al-Quran milik saya yang entah saya simpan di mana, sementara Tuan Setan terus menerus berteriak “Bakar! Bakarlah Al-Quranmu!” Saya terus mencari. &amp;nbsp;&lt;i&gt;Di manakah saya menyimpan Al-Quran saya?&lt;/i&gt; Saya membongkar isi lemari, mengeluarkan buku-buku, berkas-berkas, tumpukan kliping koran, dan kertas-kertas apa saja dari dalam lemari. &lt;i&gt;Di manakah Al-Quran saya?&lt;/i&gt; Saya mulai resah mencari di mana Al-Quran saya. Saya ke ruang tamu, ke ruang tengah, ke dapur, ke seluruh penjuru rumah. Saya memeriksa ke belakang lemari, ke sela-sela tumpukan kaset dan CD-CD, ke mana-mana. Tetapi, saya tak menemukan Al-Quran saya! &lt;i&gt;Di manakah saya menyimpan Al-Quran saya?&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif; text-align: justify;"&gt;“Bakarlah Al-Quranmu!” sementara Tuan Setan terus-menerus berteriak, “Bakar!”&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif; text-align: justify;"&gt;Saya mulai panik dan resah, kemarahan saya mulai pudar, ternyata saya tak bisa menemukan Al-Quran saya sendiri.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif; text-align: justify;"&gt;“Bakarlah Al-Quranmu kalau itu hanya menjadi kertas usang yang kausia-siakan!” kata Tuan Setan tiba-tiba.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif; text-align: justify;"&gt;Dada saya berguncang hebat. Pelan-pelan tapi pasti saya mulai menangis—tetapi saya belum menyerah untuk terus mencari Al-Quran saya. Di mana Al-Quran saya? Ada sebuah buku tebal berwarna hijau di atas lemari tua di kamar belakang, saya kira itulah Al-Quran saya, setelah saya ambil ternyata bukan: &lt;i&gt;Life of Mao&lt;/i&gt;. Saya kecewa. Saya terus mencari sambil diam-diam air mata saya mulai meluncur di tebing pipi.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif; text-align: justify;"&gt;“Bakarlah Al-Quranmu!” suara Tuan Setan kembali memenuhi ruang kesadaran saya. Tetapi kini saya tak bisa marah lagi, ada perasaan sedih dan kecewa mengaduk-aduk dada saya. Ada sesak yang tertahan, semantara isak tangis tak sanggup saya tahan.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif; text-align: justify;"&gt;Akhirnya saya menyerah. Saya tak menemukan Al-Quran saya di mana-mana di setiap sudut rumah saya!&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif; text-align: justify;"&gt;Kemudian Tuan Setan tersenyum menang, ia menyeringai dan menatap saya dengan sinis. “Jadi, kenapa kau mesti marah saat ada orang yang membakar dan menginjak-injak Al-Quran?” kemudian ia tertawa. “Lucu! Ini lucu! Mengapa kau mesti marah sedangkan kau sendiri tak memperdulikannya selama ini?”&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif; text-align: justify;"&gt;Saya terus menangis. Dada saya berguncang. Tuan Setan tertawa. “Jadi, mengapa kau mesti mengutuk mereka yang menyia-nyiakan dan merendahkan Al-Quran sementara kau sendiri melakukannya—diam-diam?” katanya sekali lagi. Ada perih yang mengaliri dada saya, mendesir gamang ke seluruh persendian saya.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif; text-align: justify;"&gt;Tiba-tiba saya ingat sebuah tempat: gudang belakang rumah. &lt;i&gt;Barangkali Al-Quran saya ada di situ!&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif; text-align: justify;"&gt;Saya bergegas bangkit dari tubuh saya yang tersungkur, saya berlari menuju gudang belakang, membuka pintunya, lalu menyaksikan tumpukan barang-barang bekas yang usang dan berdebu. Sebuah kotak tersimpan di sudut ruang gudang, saya segera ingat di situlah saya menaruh buku-buku bekas yang sudah tua dan tak terbaca. Seketika saya hamburkan isi kotak itu, membersihkannya dari debu, dan akhirnya… saya mendapatkannya: Al-Quran saya!&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif; text-align: justify;"&gt;Saya menatap Al-Quran saya dengan tatap mata rasa bersalah. Saya mengusap-usapnya, meniupnya, membersihkannya dari debu yang melekat di mushaf tua itu. Kemudian Saya mendekapnya erat-erat—mengingat masa kecil saya belajar mengeja huruf &lt;i&gt;hijaiyyah&lt;/i&gt;, menghafal surat Al-Fatihah… “&lt;i&gt;Astagfirullahaladzhim…&lt;/i&gt;” tiba-tiba dada saya bergemuruh, air mata saya menderas.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif; text-align: justify;"&gt;Tuan Setan tertawa lepas. “Bakar saja Al-Quranmu!” katanya sekali lagi, “Bukankah ia tak berguna lagi bagimu?” nada bicaranya mengejek.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif; text-align: justify;"&gt;Saya masih mendekap Al-Quran saya, tergugu dengan dada seolah tersayat sembilu.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif; text-align: justify;"&gt;“Jika pendeta yang membakar Al-Quran itu mengatakan bahwa Al-Quran adalah buku yang penuh kebencian, bukankah mereka hanya menilainya dari perilaku yang kalian tunjukkan? Bila mereka mengira Al-Quran hanyalah kitab omong kosong dan Muhammad yang membawanya hanya nabi palsu yang berbohong tentang firman, bukankah itu karena kau—kalian semua—tak pernah sanggup menunjukkan keagungan dan keindahannya? Kau, kalian semua, harus menjelaskannya!&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif; text-align: justify;"&gt;“Jangankan menunjukkan keindahan dan keagungan Al-Quran, membacanya pun kau tak! Jangankan menaklukkan musuh Tuhan sementara menaklukkan dirimu sendiri pun kau tak sanggup! Apa &lt;i&gt;sih&lt;/i&gt; maumu? Al-Quran tak pernah mengajarkan permusuhan dan kebencian, Al-Quran tak pernah mengajarkan hal-hal yang buruk, lalu kenapa kau terus-menerus melakukannya? Al-Quran selalu mengajarimu kebaikan, mengapa kau tak pernah mau mengikutinya? Heh, ya, aku baru ingat, jangankan mengikuti petunjuknya, memahami dan membacanya pun kau tak!&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif; text-align: justify;"&gt;“Lalu kenapa kau harus marah ketika Al-Quran dibakar? Mengapa kau tak memarahi dirimu sendiri saat kau menyia-nyiakan Al-Quranmu? Ini bukan semata-mata soal pendeta yang membakar Al-Quran, ini bukan semata-mata soal pelecehan terhadap institusi agamamu, ini bukan semata-mata soal permulaan dari sebuah peperangan antar-agama, ini semua tentang kau yang selama ini menyia-nyiakan Al-Quran, tentang kau yang secara laten dan sistematis menyiapkan api dan bensin dari perilaku burukmu untuk menunggu Al-Quran dibakar lidah waktu yang meminjam tangan orang-orang yang membenci agamamu! Mereka tak akan berani membakar Al-Quran, kitab sucimu itu, kalau saja selama ini kau sanggup menunjukkan nilai-nilai agung yang dibawa Nabimu, nilai-nilai kebaikan yang termaktub dalam teks suci kitab yang difirmankan Tuhanmu! Maka bila kau tak sanggup menggemakan Quran amanat nabimu ke segala penjuru, tak sanggup menerima cahayanya dengan hatimu, bakarlah Al-Quranmu! ”&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif; text-align: justify;"&gt;Lalu seketika terbayang, Al-Quran yang teronggok sia-sia di rak-rak buku tak terbaca, Al-Quran yang diletakkan di paling bawah tumpukkan buku-buku dan majalah, Al-Quran yang kesepian tak tersentuh di masjid dan langgar-langgar, Al-Quran yang tak terbaca dan (di)sia-sia(kan)!&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif; text-align: justify;"&gt;Saya menangis; memanggil kembali hapalan yang entah hilang kemana, mengeja kembali satu-satu &lt;i&gt;alif-ba-ta&lt;/i&gt; yang semakin asing dari kosakata hidup saya. Saya melacaknya dalam ingatan saya yang terlanjur dijejali kebohongan, kebebalan, penipuan, dan pengkhiatan-pengkhiantan. &lt;i&gt;Di manakah Al-Quran dalam diri saya?&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif; text-align: justify;"&gt;“Maka, bakarlah Al-Quran oleh tanganmu sendiri!” kata Tuan Setan, “Hentikan airmata sinetronmu, hentikan amarah palsumu, hentikan aksi solidaritas penuh kepentinganmu, hentikan rutuk-serapah politismu, sebab kenyataannya kau tak pernah mencintai Al-Quran! Bakarlah!”&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif; text-align: justify;"&gt;Tuan Setan tertawa lepas.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif; text-align: justify;"&gt;“Maafkan…” suara saya tiba-tiba pecah menjelma tangis, “Maafkan…,” lalu saya bergegas pergi dengan Al-Quran yang kugamit di lengan kananku.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif; text-align: justify;"&gt;“Bakar saja Al-Quranmu!” teriak Tuan Setan yang kutinggalkan di gelap ruangan gudang. Lamat-lamat tawanya masih ku dengar di ujung jalan.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif; text-align: justify;"&gt;Saya mencari masjid, saya ke mal, saya ke pasar, saya ke terminal, saya ke sekolah, saya ke mana-mana… Saya ingin mencari mushaf-mushaf Al-Quran yang disia-siakan. Saya ingin membersihkannya dari debu dan mengajak sebanyak mungkin orang membacanya. Saya masih bergegas dengan langkah yang galau. Saya ingin mengabarkan keagungan dan keindahan Al-Quran, tapi bagaimana caranya? Sedangkan saya sendiri tak memahaminya? Saya ingin menggaungkannya di mana-mana, tapi bagaimana caranya?&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif; text-align: justify;"&gt;Saya terus bertanya-tanya bagaimana agar Al-Quran tak dibakar? Bagaimana agar Al-Quran tak terbakar? Bagaimana?&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;blockquote style="font-family: Verdana,sans-serif;"&gt;&lt;i&gt;Ya, Tuhan akukah insan yang bertanya-tanya? &lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Ataukah aku Mukmin yang sudah tahu jawabnya?&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Kulihat tetes diriku dalam muntahan isi bumi&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Aduhai, akan kemanakah kiranya aku bergulir&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Di antara tumpukan maksiat yang kutimbun saat demi saat&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Akankah kulihat sezarah saja kebaikan yang pernah kubuat?&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Ya Tuhan, nafasku gemuruh, diburu firmanmu!&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[KH. Mustafa Bisri, Tadarus]&lt;/blockquote&gt;&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif; text-align: justify;"&gt;Saya terus menangis dalam langkah-langkah gelisah yang bergegas, haruskan saya melawan semua ini dengan amarah dan kebencian? Ataukah saya harus menunjukkan kepada mereka semua yang membenci Al-Quran bahwa sungguh mereka telah keliru? Haruskah saya kembali marah dan membakar kitab suci mereka di mana-mana, atau akan lebih baikkah jika saya jawab mereka dengan cinta dan kasih sayang—meneladani Muhammad dengan menunjukkan kepada mereka kebaikan cahaya Al-Quran karena sesungguhnya mereka hanya belum tahu!?&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif; text-align: justify;"&gt;“Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.&lt;i&gt; &lt;/i&gt;Bacalah!” tiba-tiba suara Tuan Setan datang lagi, “Biarkanlah mereka membakar mushaf sebab Al-Quran bukanlah kertas yang bisa mereka bakar. Bacalah Al-Quran hingga suaranya terdengar oleh hatimu, bergema di seluruh ruang kesadaranmu, maka kau tak akan kecewa mendapati mushaf-mushaf yang terbakar atau ayat-ayat yang teronggok di ruangan-ruangan tua berdebu buku. Sebab Al-Quran bukanlah mushaf, Al-Quran adalah semesta, nama di luar kata! Maha benar Allah dengan segala firman-Nya.”&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif; text-align: justify;"&gt;Saya terdiam mendengar kata-kata Tuang Setan yang terakhir, “Tuan Setan, sebenarnya siapakah kamu? Apa agamamu?”&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif; text-align: justify;"&gt;Ia terkekeh, bahunya berguncang, “Akulah yang kau lihat dalam tidurmu: berlarian atau terbang atau tertawa tanpa suara, sesuatu yang lama kau idamkan tetapi lupa kau sapa. Akulah yang membakar Al-Quranmu!”&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif; text-align: justify;"&gt;Ia terus terkekeh, terbatuk, lalu menghilang.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Fahd Djibran&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;Serpong, 16 September 2010&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&amp;nbsp; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;script src="http://adsensecamp.com/show/?id=2dxGfHFmtp4%3D&amp;amp;cid=TlffQoaJN%2F0%3D&amp;amp;chan=wuMzNyVJjPI%3D&amp;amp;type=12&amp;amp;title=CC0000&amp;amp;text=FFFF66&amp;amp;background=000000&amp;amp;border=000000&amp;amp;url=000000" type="text/javascript"&gt;&lt;/script&gt; &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/788548740341417534-9076782975701598499?l=akh-san.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/blogspot/akh-san/~4/Z_sRzLwzXlE" height="1" width="1"/&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://akh-san.blogspot.com/feeds/9076782975701598499/comments/default" title="Poskan Komentar" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://akh-san.blogspot.com/2010/11/pantaskah-kalian-marah-ketika-al-qurn.html#comment-form" title="0 Komentar" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/788548740341417534/posts/default/9076782975701598499" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/788548740341417534/posts/default/9076782975701598499" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/blogspot/akh-san/~3/Z_sRzLwzXlE/pantaskah-kalian-marah-ketika-al-qurn.html" title="Pantaskah kalian Marah Ketika Al-Qur'an Dibakar?" /><author><name>Hasan:)</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01624908798939316658</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="24" height="32" src="http://2.bp.blogspot.com/_5FphrKMa5Tw/TNjpqBHjF4I/AAAAAAAAATs/4dABfOD4Rgc/S220/hasan.jpg" /></author><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://akh-san.blogspot.com/2010/11/pantaskah-kalian-marah-ketika-al-qurn.html</feedburner:origLink></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-788548740341417534.post-5555616532149163659</id><published>2010-11-03T15:18:00.000+07:00</published><updated>2010-11-03T15:18:59.123+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Artikel" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Hikmah" /><title type="text">Ketika Akhwat Memperjuangkan Cintanya?</title><content type="html">&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;a href="http://www.akh-san.blogspot.com/"&gt;Hasan Blog Area&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: justify;"&gt;&lt;a href="http://t2.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcQ507imG9sgejP-Cj4wUPBTYLviBwx2kTxY6xhcW9FZ-RYwaWM&amp;amp;t=1&amp;amp;usg=__-bnF4J9kaDMYWs_EL-EVc38w_DI=" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://t2.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcQ507imG9sgejP-Cj4wUPBTYLviBwx2kTxY6xhcW9FZ-RYwaWM&amp;amp;t=1&amp;amp;usg=__-bnF4J9kaDMYWs_EL-EVc38w_DI=" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt; &lt;/b&gt;“Wahai Abu Utsman,” kata perempuan itu, “Sungguh aku mencintaimu.”&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;Suasana hening sejenak. “Aku memohon, atas nama Allah, agar sudilah kiranya engkau menikahiku,” lanjutnya.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;Lelaki yang bernama lengkap Abu Utsman An Naisaburi itu diam. Ada  keterkejutan dan kegamangan dalam dirinya tatkala mendengar perkataan  perempuan yang datang kepadanya itu. Ia tidak mengenal perempuan ini  dengan baik. Namun, tiba-tiba saja perempuan ini datang menemuinya dan  menyatakan rasa cintanya yang dalam kepadanya. Bahkan saat itu pula,  atas nama Allah, perempuan itu meminta pada Abu Utsman untuk  menikahinya. Seakan keterkejutan yang dirasakan Abu Utsman  bertumpuk-tumpuk di atmosfir hatinya.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;Abu Utsman diam. Memikirkan keputusan apa yang hendak diambilnya.  Sebagai seorang pemuda, ia dihadapkan pada sebuah keputusan besar dalam  hidupnya. Sebuah keputusan yang mungkin akan dijalaninya selama lebih  dari separuh usianya dan separuh imannya. Selama ini keluarganya  senantiasa mendorongnya untuk segera meminang salah seorang perempuan  shalihah di wilayah itu. Namun, ia selalu menolak dorongan dari  keluarganya itu hingga hari ini. Maka, sampai sekarang ia masih juga  membujang. Ia akan mengambil sebuah keputusan besar dalam hidupnya,  termasuk segala konsekuensi yang menyertainya.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;Imam Abul Faraj Abdurahman ibnu Al Jauzi menuliskan dalam salah satu kitabnya, &lt;i&gt;Shaidul Khathir,&lt;/i&gt;  bahwa Abu Utsman kemudian datang ke rumah si perempuan. Ia mendapati  orangtua si perempuan adalah orang yang miskin. Namun, keputusannya  tetaplah bulat untuk meminang si perempuan yang datang menyatakan cinta  kepadanya itu. Terlebih lagi karena perempuan itu memintanya untuk  menikahinya. Ia menyaksikan kebahagiaan yang berlimpah pada orangtua si  perempuan mendengar bahwa putrinya dipinang oleh Abu Utsman, lelaki yang  berilmu, tampan, shalih, penyabar, setia, jujur, tulus, dan terhormat.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;Mereka pun menikah. Hingga akhirnya sang istri itu meninggal dunia  lima belas tahun kemudian. Namun, sejak malam pengantin mereka ada kisah  yang baru terungkap setelah kematian sang istri. “Ketika perempuan itu  datang menemuiku,” kisahnya, “Barulah aku tahu kalau matanya juling dan  wajahnya sangat jelek dan buruk. Namun, ketulusan cintanya padaku telah  mencegahku keluar dari kamar. Aku pun terus duduk dan menyambutnya tanpa  sedikit pun mengekspresikan rasa benci dan marah. Semua demi menjaga  perasaannya. Walaupun aku bagai berada di atas panggang api kemarahan  dan kebencian.”&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;Ah, kita jangan marah pada Abu Utsman yang mengharapkan istri yang  cantik dan sempurna, tapi kemudian hanya mendapatkan istri juling dan  buruk wajah. Itu merupakan sisi manusiawi dari lelaki yang menginginkan  kecantikan  dan kesempurnaan dari pendamping hidupnya. “Begitulah  kulalui lima belas tahun dari hidupku bersamanya hingga dia meninggal,”  lanjutnya berkisah. “Maka, tiada amal yang paling kuharapkan pahalanya  di akhirat, selain masa-masa lima belas tahun dari kesabaran dan  kesetiaanku menjaga perasaannya dan ketulusan cintanya.” Kesetiaan itu  adalah bintang di langit kebesaran jiwa, kata Anis Matta.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;Sungguh, saya sangat kagum dengan sepasang suami istri ini. Meskipun  cinta di antara mereka tidak pernah benar-benar ada dalam masa-masa lima  belas tahun perkawinan itu, tapi perjuangan cinta si perempuan sangat  luar biasa di mata saya. Meskipun sang perempuan itu tahu bahwa ia  bermata juling, meskipun ia tahu bahwa ia hanya anak orang miskin,  meskipun ia tahu bahwa ia bukan perempuan berwajah cantik satin, tapi ia  memperjuangkan cintanya untuk membersamai orang yang dicintainya itu.  Ia berhasil membersamainya dalam masa lima belas tahun hingga maut  datang menjemput. Ia memang tidak tahu bahwa selama masa itu sang suami,  Abu Utsman An Naisaburi, tidak pernah benar-benar mencintainya. Namun,  Abu Utsman membuktikan bahwa ia adalah lelaki yang setia, tulus, sabar,  dan senantiasa menjaga perasaan sang istri yang demikian tulus  mencintainya. Bagi saya, semua hal itu adalah bagian dari cintanya,  hanya saja bentuknya yang sedikit berbeda. Sungguh, saya sangat kagum  dengan sepasang suami istri ini. Semua bermula tatkala si perempuan itu  menyatakan dan memperjuangkan cintanya.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;Ada pula kisah lain dari shahabiyah Rasulullah. Namanya Khansa’ binti  Khaddam Al Anshariyah. Ia adalah salah seorang perempuan Madinah dari  Bani Aus yang berstatus janda. Khaddam, sang ayah Khansa’,  mengawinkannya dengan seorang lelaki yang juga berasal dari Bani Aus.  Namun, ia tidak menyukai lelaki itu dan sebenarnya ia telah menyukai  lelaki lain. Maka, berangkatlah Khansa’ menemui Rasulullah. Ia  menceritakan kasus perselisihannya dengan sang ayah dan mengutarakan  hasrat hatinya bahwa ia mencintai lelaki lain itu. Rasulullah pun  memanggil sang ayah dan memerintahkan kepadanya untuk memberikan  kebebasan kepada putrinya dalam memilih calon suaminya sendiri.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;“Sesungguhnya,” tutur para imam hadits dalam kitab mereka, “Ayahnya  menikahkan dia, sedangkan dia seorang janda maka ia tidak suka  pernikahan itu, kemudian datang kepada Rasulullah. Maka Rasulullah  menolak pernikahannya.” Hanya Imam Muslim yang tidak mencatat riwayat  dari Khansa’ binti Khaddam Al Anshariyah ini.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;Khansa’ binti Khaddam Al Anshariyah pun memilih. Ia memutuskan untuk  meninggalkan perkawinan paksaan sang ayah dan menginginkan dinikahi oleh  orang yang dicintainya. Dalam &lt;i&gt;Shahifah Amru bin Syaibah&lt;/i&gt;,  disebutkan bahwa lelaki itu terlebih dahulu meminang Khansa’ dan sudah  diterima Khansa’. Nama lelaki itu adalah Abu Lubabah bin Abdil Mundzir.  Ia adalah salah seorang sahabat utama yang menghadiri Bai’atul Aqabah  kedua, ia adalah wakil Rasulullah di Madinah saat Perang Badar untuk  menjaga keamanan dan ketertiban penduduk kota Madinah, anak-anak, kaum  perempuan, kebun buah-buahan. Ia juga ditugasi untuk memberi makanan  pada warga yang kelaparan dan memenuhi kebutuhan semua warga yang ada,  baik anak-anak maupun orang tua sampai pasukan yang berada di jalan  Allah itu kembali. Dengan lelaki mulia inilah Khansa’ menjatuhkan  pilihannya, ia menikah dengan lelaki yang dicintainya. Ia menikah dengan  lelaki yang diperjuangkannya hingga melibatkan keputusan Rasulullah  atas pemaksaan sang ayah. Dari pernikahan mereka itu lahirlah seorang  perempuan bernama Lubabah.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;Pada Khansa’ binti Khaddam Al Anshariyah pula kita berterimakasih  atas pelajaran penting tentang larangan pemaksaan menikah dari orang tua  jika sang putri tidak menyukai calon suaminya. Dari Khansa’ pula kita  belajar tentang hak-hak perempuan dalam syariat Islam dan menjalankan  hidupnya sebagai bagian dari sistem struktur masyarakat madani. Semua  bermula tatkala si perempuan itu menyatakan dan memperjuangkan cintanya.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;Kisah hidup perempuan paling mulia di zamannya pun melakoni episode perjuangan cinta ini.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;“Sebenarnya ia orang biasa,” kata perempuan mulia itu. Dr Thaha  Husain menuliskan fragmen ini dalam saduran kisahnya yang dinukil oleh  Saefulloh Muhammad Satori dalam &lt;i&gt;Romantika Rumah Tangga Nabi&lt;/i&gt;.  Perempuan mulia ini bernama Khadijah binti Khuwailid. Sedangkan orang  yang dibicarakannya adalah Muhammad bin Abdullah yang kala itu berusia  sekitar dua puluh lima tahun. “Saya kenal ibunya. Saya kenal ayahnya,  dan saya turut hadir pada waktu ia baru lahir,” terangnya.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;Dalam pandangan Khadijah, sosok Muhammad muda adalah sosok dengan  kebaikan yang melimpah, kewibawaan lelaki, kepercayaan amanah, dan  pesona jiwa yang tak mampu tersembunyikan oleh kerasnya hidup yang  dilaluinya. Sebentuk empati pada Muhammad muda menunas di hatinya.  Segala kabar miring yang pernah didengarnya dari orang-orang yang  mengatakan bahwa kedudukan Muhammad hanyalah seorang penggembala kambing  penduduk Mekah tertepis dengan sendirinya menyaksikan amanahnya pada  lelaki itu terlaksana dengan gemilang.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;Rasa empati di dalam hati Khadijah bertransformasi, lembut, lambat  dan menumbuh pelan, pasti. Rasa empati itu semakin lama berbunga cinta.  Ia merasakan perasaan manusiawi terhadap lelaki mulia yang menjadi  pekerjanya itu. Dan seperti bentuk cinta jiwa lainnya, cinta yang  dirasakannya menginginkan balasan dan penghalalan di singgasana  pernikahan. Namun, ia masih merasakan keraguan di dalam dirinya untuk  membersamai sang lelaki mulia itu. Sebelumnya, ia telah menikah dengan  Atiq bin Aid bin Abdullah Al Makhzumi dan Abu Halah Hindun bin Zarrah At  Tamimi. Bahkan ia telah memiliki putri yang sudah berada di usia nikah  dan seorang putra lagi. Saat itu Khadijah berusia sekitar empat puluh  tahun. Selisih usianya dengan Muhammad sekitar lima belas tahun.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;Dalam kebimbangan itu, datanglah kawan karibnya yang bernama Nafisah  binti Munayyah. Ia adalah kawan Khadijah dimana ia banyak mendengarkan  keinginan-keinginan hati Khadijah. Dan kali ini termasuk tentang rasa  cintanya terhadap Muhammad dan hasrat hatinya untuk menjadi istri dari  lelaki yang dicintainya itu. Nafisah pun mengerti. Ia menawarkan  bantuannya untuk menjadi utusan rindu antara Khadijah dan Muhammad.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;Segera ditemuinya Muhammad. Ditanyalah lelaki mulia ini alasan-alasan  mengapa ia belum juga menikah. Ia juga menjelaskan kepada Muhammad  tentang keutamaan-keutamaan bagi orang yang menikah yang didampingi  seorang istri yang setia. Muhammad muda termangu membayangkan idealisme  yang dijabarkan nafisah dan realita yang dihadapinya di masa lalu dan  kini.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;“Aku tidak tahu dengan apa aku dapat beristri…?” jawab Muhammad dengan pertanyaan retoris.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;“Jika ada seorang perempuan cantik, hartawan, dan bangsawan yang  menginginkan dirimu, apakah engkau bersedia menerimanya?” tanya Nafisah  balik.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;Syaikh Shafiyurahman Al Mubarakfuri dalam &lt;i&gt;Rahiq Al Makhtum &lt;/i&gt;menyebutkan  bahwa Nafisah binti Munayyah bergegas menemui Muhammad muda  dan  membeberkan rahasia Khadijah tersebut dan menganjurkannya untuk menikahi  Khadijah. Muhammad pun menyetujuinya dan merundingkan hal itu dengan  paman-pamannya. Kemudian mereka mendatangi paman Khadijah untuk  melamarnya bagi Muhammad. Pernikahan pun segera berlangsung dengan  dihadiri oleh Bani Hasyim dan para pemimpin suku Mudhar. Muhammad  menyerahkan mahar sebanyak dua puluh ekor unta muda.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;“Muhammad,” kata Abu Thalib, sang paman, dalam &lt;i&gt;Romantika Rumah Tangga Nabi&lt;/i&gt;,  “Adalah seorang pemuda yang mempunyai beberapa kelebihan dan tidak ada  bandingannya di kalangan kaum Quraisy. Ia melebihi semua pemuda dalam  hal kehormatan, kemuliaan, keutamaan, dan kecerdasan. Walaupun ia bukan  termasuk orang kaya, tapi kekayaan itu dapat lenyap. Sebab setiap  titipan atau pinjaman pasti akan diminta kembali. Sesungguhnya Muhammad  mempunyai keinginan khusus terhadap Khadijah binti Khuwailid, begitu  pula sebaliknya…”&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;Tentu saja kisah cinta Khadijah – Muhammad adalah kisah yang sarat  dengan hikmah dan berlimpah berkah. Dua orang mulia bertemu dalam  singgasana pernikahan yang sama. Bergemuruh oleh kerja-kerja cinta di  antara keduanya. Saling melengkapi di antara keduanya. Dan kematangan  serta sikap keibuan Khadijah adalah energi gerak dan penenang jiwa  tatkala sang suami memikul amanah langit dan menyampaikan dua kalimat  keadilan. Penyiksaan psikis pun bisa dikikis oleh rasa kasih dan sayang  Khadijah pada Muhammad, Rasulullah.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;Kita tidak tahu apa yang akan terjadi seandainya Khadijah hanya  berdiam diri menunggu takdir cintanya kepada Muhammad. Bisa jadi  Rasulullah tetap akan meminang Khadijah. Namun, bisa jadi hal lain yang  terjadi, yakni tidak terjadi apa-apa di antara keduanya. Dan tentu  ceritanya akan lain jika Khadijah tidak menikah dengan Muhammad. Namun,  sejarah cukup membuktikan bahwa takdir telah diciptakan oleh Khadijah  dengan mengutarakan rasa cintanya melalui kawan karibnya, dan takdir  ciptaannya itu pun berjodoh dengan takdir ilahi. Khadijah memang  perempuan mulia, dan kemuliaannya itu tidak mengurangi kekuatan dirinya  untuk memperjuangkan rasa cintanya. Dan cinta Khadijah – Muhammad pun  mengabdi di langit jiwa sejarah manusia. Semua bermula tatkala perempuan  mulia itu menyatakan dan memperjuangkan cintanya.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;Kita seringkali tidak memahami bahwa kehidupan berjalan dalam siklus  pilihan, keputusan, dan konsekuensi.  Kisah-kisah hidup  perempuan-perempuan ini memang berakhir bahagia dalam perjuangan  cintanya untuk membersamai lelaki yang dicintainya. Namun, ada juga  kisah yang tidak gemilang, bahkan berkesan coretan buram menghitam dalam  sejarah perjuangan cinta, jika boleh kita sebut cinta. Mari kita simak  kisahnya sebagaimana dituturkan Salim A Fillah dalam &lt;i&gt;Jalan Cinta&lt;/i&gt; dengan menukil dari &lt;i&gt;Raudhatul Muhibbin&lt;/i&gt; dan &lt;i&gt;Taujih Ruhiyah&lt;/i&gt;.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;Ini kisah tentang seorang gadis yang sebegitu cantiknya. Dialah sang  bunga di sebuah kota yang harumnya semerbak hingga negeri-negeri  tetangga. Tak banyak yang pernah melihat wajahnya, sedikit yang pernah  mendengar suaranya, dan bisa dihitung jari orang yang pernah berurusan  dengannya. Dia seorang pemilik kecantikan yang terjaga bagaikan bidadari  di taman surga.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;Sebagaimana wajarnya, sang gadis juga memendam cinta. Cinta itu  tumbuh, anehnya, kepada seorang pemuda yang belum pernah dilihatnya,  belum pernah dia dengar suaranya, dan belum tergambar wujudnya dalam  benak. Hanya karena kabar. Hanya karena cerita yang beredar. Bahwa  pemuda ini tampan bagai Nabi Yusuf zaman ini. Bahwa akhlaqnya suci.  Bahwa ilmunya tinggi. Bahwa keshalihannya membuat iri. Bahwa  ketaqwaannya telah berulang kali teruji. Namanya kerap muncul dalam  pembicaraan dan doa para ibu yang merindukan menantu.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;Gadis pujaan itu telah kasmaran sejak didengarnya sang bibi berkisah  tentang pemuda idaman. Tetapi begitulah, cinta itu terpisah oleh jarak,  terkekang oleh waktu, tersekat oleh rasa asing dan ragu. Hingga hari itu  pun tiba. Sang pemuda berkunjung ke kota si gadis untuk sebuah urusan.  Dan cinta sang gadis tak lagi bisa menunggu. Ia telah terbakar rindu  pada sosok yang bayangannya mengisi ruang hati. Meski tak pasti adakah  benar yang ia bayangkan tentang matanya, tentang alisnya, tentang lesung  pipitnya, tentang ketegapannya, tentang semuanya. Meski tak pasti  apakah cintanya bersambut sama.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;Maka ditulisnyalah surat itu, memohon bertemu. Dan ia mendapat jawaban. ”Ya”, katanya.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;Akhirnya mereka bertemu di satu tempat yang disepakati. Berdua saja.  Awal-awal tak ada kata. Tapi bayangan masing-masing telah merasuk jauh  menembus mata, menghadirkan rasa tak karuan dalam dada. Dan sang gadis  yang mendapati bahwa apa yang ia bayangkan tak seberapa dibanding  aslinya; kesantunannya, kelembutan suaranya, kegagahan sikapnya. Ia  berkeringat dingin. Tapi diberanikannya bicara, karena demikianlah  kebiasaan yang ada pada keluarganya.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;”Maha Suci Allah”, kata si gadis sambil sekilas kembali memandang, ”Yang telah menganugerahi engkau wajah yang begitu tampan.”&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;Sang pemuda tersenyum. Ia menundukkan wajahnya. ”Andai saja kau lihat  aku”, katanya, ”Sesudah tiga hari dikuburkan. Ketika cacing berpesta  membusukkannya. Ketika ulat-ulat bersarang di mata. Ketika hancur wajah  menjadi busuk bernanah. Anugerah ini begitu sementara. Janganlah kau  tertipu olehnya.”&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;”Betapa inginnya aku”, kata si gadis, ”Meletakkan jemariku dalam genggaman tanganmu.”&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;Sang pemuda berkeringat dingin mendengarnya. Ia menjawab sambil tetap  menunduk memejamkan mata. ”Tak kurang inginnya aku berbuat lebih dari  itu. Tetapi coba bayangkan, kulit kita adalah api neraka; yang satu bagi  yang lainnya. Tak berhak saling disentuhkan. Karena di akhirat kelak  hanya akan menjadi rasa sakit dan penyesalan yang tak berkesudahan.”&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;Si gadis ikut tertunduk. ”Tapi tahukah engkau”, katanya melanjutkan,  ”Telah lama aku dilanda rindu, takut, dan sedih. Telah lama aku  merindukan saat aku bisa meletakkan kepalaku di dadamu yang berdegup.  Agar berkurang beban-beban. Agar Allah menghapus kesempitan dan  kesusahan.”&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;”Jangan lakukan itu kecuali dengan haknya”, kata si pemuda. ”Sungguh  kawan-kawan akrab pada hari kiamat satu sama lain akan menjadi seteru.  Kecuali mereka yang bertaqwa.”&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;Ah, perjuangan cinta si perempuan itu tampak nyata tidak indah.  Memang benar ia orang yang romantis dan memiliki daya khayal yang tinggi  serta kemampuan merangkai kata yang indah. Namun, semuanya berbau aroma  syaitan dan nafsu. Kesucian cinta yang seharusnya ada di dalam hatinya  dan mengejawantah di dalam laku juangnya ternyata tergerus oleh badai  hawa nafsu. Selain persoalan &lt;i&gt;ikhtilath&lt;/i&gt; yang terjadi di antara  mereka, si perempuan itu tidak menunjukkan juang cintanya dalam bentuk  yang halal. Semuanya di luar bingkai pernikahan. Begitu hitam dan  memalukan yang mendengar kisahnya. Semua bermula tatkala si perempuan  mulia itu menyatakan dan memperjuangkan cintanya.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;“Di kota Kufah,” tulis Ibnul Qayyim dalam &lt;i&gt;Raudhatul Mubibbin&lt;/i&gt;,  “Ada seorang pemuda yang tampan sekali wajahnya, rajin beribadah, dan  berijtihad. Suatu hari dia singgap di suatu kaum dari An Nakha’. Di sana  pandangannya terpapas dengan seorang gadis yang cantik jelita dari kaum  itu, sehingga dia langsung jatuh cinta kepadanya. Dia pun berpikir  untuk menikahinya. Dia singgah di tempat yang lebih dekat dengan rumah  gadis itu, lalu mengirim utusan untuk menyampaikan pinangan kepada ayah  sang gadis. Namun, dia dikabari ayahnya, bahwa gadis itu sudah dipinang  oleh anak pamannya sendiri.”&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;Lelaki shalih dan perempuan itu ternyata telah saling mencinta. Dan  status si perempuan yang telah dipinang membuat mereka tidak bisa  bersatu. Gelora cinta dan asmara begitu menggebu di antara keduanya.  Tatkala si perempuan sudah demikian merasa berat, maka ia mengirim  utusan kepada lelaki itu.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;“Aku sudah mendengar tentang besarnya cintamu kepadaku. Aku pun sedih  karenanya. Jika kamu mau, aku bisa menemuimu. Atau jika kamu mau, maka  aku bisa mengatur cara agar kamu bisa masuk ke dalam rumahku,” kata  utusan itu menirukan pesan si perempuan.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;Lagi-lagi, pernyataan cinta dan perjuangan untuk dapat membersamai  ini kembali dicoret dengan warna buram menghitam. Keindahan cintanya di  antara sepasang manusia itu ternodai oleh niat yang tidak lempang.  Terpesong dari jalan cinta rabbani. Namun, ada yang indah dari kisah  ini. Tatkala mendengar tawaran dari si perempuan yang sedang mabuk  kepayang oleh cinta itu, sang pemuda malah menjawab, “Tidak adakah  pilihan di antara dua hal yang dicintai ini? Sesungguhnya aku takut azab  hari yang besar  jika aku mendurhakai Tuhanku. Sesungguhnya aku takut  api neraka yang baranya tidak pernah padam dan tidak surut jilatannya.”&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;Mendengar jawaban dari lelaki yang dicintainya itu, si perempuan  meluncur di titik balik. Ia tersadar atas khilafnya dalam perjuangan  cinta yang ia lakukan. Ia sadar dan bertobat. Ia mengabdikan dirinya  pada Allah dan hanya beribadah semata. Memisahkan diri dari keluarganya.  Namun begitu, ia tetap tidak mampu memadamkan rasa cintanya dan  kerinduannya kepada sang pemuda hingga meninggal dalam keadaan seperti  itu. Mereka memang akhirnya tidak pernah saling membersamai dalam  singgasana pernikahan, tapi masih terasa indah akhirnya. Kesucian diri  dari maksiat atas nama cinta. Kisah serupa juga dialami oleh Abdurahman  bin Abu Ammar yang dicintai oleh seorang perempuan Mekah yang menyatakan  cintanya dan mengajaknya berbuat mesum. Namun, cintanya pada Allah  menuntunnya tetap menjaga kesucian diri. Semua bermula tatkala si  perempuan itu menyatakan dan memperjuangkan cintanya.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;Memperjuangkan cinta bagi seorang perempuan adalah keputusan yang  sulit. Di sana dibutuhkan keberanian yang berlipat-lipat dibandingkan  dengan perjuangan cinta seorang lelaki. Ada adat, tradisi, dan karakter  jiwa yang harus dilawan untuk mampu mengambil keputusan besar itu:  memperjuangkan cinta. Rasa malu yang dimiliki perempuan dalam urusan  cinta sangatlah mendalam. Oleh karena itu, Rasulullah menjelaskan bahwa  kemauan seorang perempuan akan pinangan seorang lelaki adalah dengan  diamnya, dalam arti tidak menolak, tanpa perlu mengiyakan dengan  rangkaian kata-kata. Namun, kekuatan cinta memang dahsyat dan  menggerakkan.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;Dalam &lt;i&gt;Shahih&lt;/i&gt;-nya, Imam Bukhari meriwayatkan bahwa ketika  berada dalam sebuah majelis Rasulullah, seorang perempuan berdiri dan  berkata kepadanya, “Ya Rasulullah, apakah engkau mau kepadaku?” Dalam  kesempatan lain, perempuan yang lain datang pada Rasulullah dan berkata,  “Wahai Rasulullah saya datang untuk menghibahkan diriku kepadamu.”&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;Hadits tentang perempuan yang pertama diriwayatkan oleh Tsabit Al Bunani dalam Bab &lt;i&gt;Seorang Perempuan Menawarkan Dirinya Kepada Lelaki Shalih&lt;/i&gt;.  Sedangkan hadits tentang perempuan kedua diriwayatkan dari Sahal bin  Sa’ad. Meskipun kedua bentuk penghibahan diri perempuan ini adalah hal  yang khusus bagi Rasulullah sebagaimana dicantumkan dalam Surat Al Ahzab  ayat 50, tapi menawarkan diri untuk dinikahi lelaki shalih adalah hukum  umum yang berlaku untuk semua lelaki shalih.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;“Di antara kehebatan Bukhari di sini,” kata Ibnu Al Munir, sebagaimana dinukil Ibnu Hajar dalam &lt;i&gt;Fathul Bari&lt;/i&gt;,  “Adalah dia tahu bahwa kisah perempuan yang menyerahkan dirinya ini  bersifat khusus. Maka, dia beristinbath (menyimpulkan hukum) dari hadits  ini untuk kasus yang tidak bersifat khusus, yaitu diperbolehkannya  seorang perempuan menawarkan dirinya kepada lelaki yang shalih karena  menginginkan keshalihannya. Hal itu boleh dilakukan.”&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;“Hadits tadi memuat dalil bolehnya seorang perempuan menawarkan  dirinya kepada laki-laki shalih. Perempuan itu juga boleh memberitahukan  bahwa ia mencintai laki-laki tersebut karena keshalihannya, keutamaan  yang dimilikinya, keilmuannya, dan kemuliannya. Sungguh ini bukan suatu  perangai jelek. Bahkan, ini menunjukkan keutamaan yang dimiliki  perempuan itu,” kata Imam Al ‘Aini.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;Masih dari &lt;i&gt;Fathul Bari&lt;/i&gt;, dalam &lt;i&gt;Kitab Tafsir,&lt;/i&gt;  diterangkan bahwa perempuan yang menawarkan diri itu adalah Khaulah  binti Hakim,  dan ada yang mengatakan Ummu Syarik atau Fathimah binti  Syuraih. Dalam riwayat lain disebutkan bahwa perempuan itu adalah Laila  binti Hathim, Zainab binti Khuzaimah, dan Maimunah bintul Harits.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;“Dari hadits tentang seorang perempuan yang menyerahkan dirinya  kepada Rasulullah ini,” kata Ibnu Hajar, “Dapat disimpulkan bahwa  barangsiapa dari kaum perempuan yang ingin menikah dengan orang yang  lebih tinggi darinya, tidak ada yang harus dirasakan malu sama sekali.  Apalagi kalau niatnya baik dan tujuannya benar. Katakanlah, umpamanya  karena lelaki yang ingin dia tawarkan itu mempunyai kelebihan dalam soal  agama, atau karena rasa cinta yang apabila didiamkan saja dikhawatirkan  dapat membuatnya terjerumus pada hal-hal yang dilarang.”&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;Bagi kebanyakan kita, mungkin juga termasuk saya dan Anda, jika  mendengar seorang perempuan yang menawarkan diri untuk dinikahi oleh  seorang lelaki shalih, mungkin kita akan berkata seperti yang dikatakan  oleh putri Anas yang kala itu menyaksikan sebentuk perjuangan cinta itu,  “Alangkah sedikit rasa malunya. Sungguh memalukan! Sungguh memalukan!”&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;Namun, saya lebih suka perkataan yang disampaikan oleh sang ayah,  Anas, kepada putrinya itu, “Dia lebih baik daripada kamu. Dia mencintai  Rasulullah, lalu dia menawarkan dirinya untuk beliau.”&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;(hdn)&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://t0.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcQUiRYP-vcMIiRqwKJSAzEPeyzwWznjv9BuWUW3A7h126jvTBQ&amp;amp;t=1&amp;amp;usg=__k6k83uL-XPB3ft7R8cv0gcvpkjw=" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://t0.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcQUiRYP-vcMIiRqwKJSAzEPeyzwWznjv9BuWUW3A7h126jvTBQ&amp;amp;t=1&amp;amp;usg=__k6k83uL-XPB3ft7R8cv0gcvpkjw=" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: xx-small;"&gt;Ref. Dakwatuna.com&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&amp;nbsp; &lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;script src="http://adsensecamp.com/show/?id=2dxGfHFmtp4%3D&amp;amp;cid=TlffQoaJN%2F0%3D&amp;amp;chan=wuMzNyVJjPI%3D&amp;amp;type=12&amp;amp;title=CC0000&amp;amp;text=FFFF66&amp;amp;background=000000&amp;amp;border=000000&amp;amp;url=000000" type="text/javascript"&gt;&lt;/script&gt; &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/788548740341417534-5555616532149163659?l=akh-san.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/blogspot/akh-san/~4/ugb5bdhpoh8" height="1" width="1"/&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://akh-san.blogspot.com/feeds/5555616532149163659/comments/default" title="Poskan Komentar" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://akh-san.blogspot.com/2010/11/ketika-akhwat-memperjuangkan-cintanya.html#comment-form" title="0 Komentar" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/788548740341417534/posts/default/5555616532149163659" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/788548740341417534/posts/default/5555616532149163659" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/blogspot/akh-san/~3/ugb5bdhpoh8/ketika-akhwat-memperjuangkan-cintanya.html" title="Ketika Akhwat Memperjuangkan Cintanya?" /><author><name>Hasan:)</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01624908798939316658</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="24" height="32" src="http://2.bp.blogspot.com/_5FphrKMa5Tw/TNjpqBHjF4I/AAAAAAAAATs/4dABfOD4Rgc/S220/hasan.jpg" /></author><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://akh-san.blogspot.com/2010/11/ketika-akhwat-memperjuangkan-cintanya.html</feedburner:origLink></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-788548740341417534.post-8839513846877409474</id><published>2010-10-27T12:22:00.000+07:00</published><updated>2011-06-17T00:29:30.400+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Akhsan" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Artikel" /><title type="text">Mbah Marijan Meninggal Ketika sedang Shalat?</title><content type="html">&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a href="http://www.akh-san.blogspot.com/"&gt;Hasan Blog Area&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&amp;nbsp;Rabu pagi terdengar kabar baha gunung merapi meletus. Sontak saja berita2 beredar luas baik lewat TV maupun cetak bahkan di situs jejaring sosialpun ramai dibicarakan.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Namun ada satu berita yang menggugah rasa penasaran saya. Saya masih ingat tahun 2006 lalu mengenai&amp;nbsp; kondisi merapi yang akan meletus dari situ terkenal sesosok orang tua yang kita kenal sekarang sebagah Mbah Marijan yang langsung menjadi bintang iklan di salah satu produk minuman berenergi.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tahun 2006 mbah marijan menolak untuk diungsikan, karena dia yakin gunung merapi tidak akan meletus. Maklum katanya dia itu Kuncen/Juru kunci Gunung Merapi. Tapi sekarang 27 Oktober 2010 kurang lebih 4 tahun setelah kejadian itu Gunung merapi benar-benar meletus. Apa yang terjadi?&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Mbah marijan ternyata tetap tidak turun Gunung alias ngungsi dari desanya yaitu Desa Kinaherjo. Apa yang terjadi, Terberitakasn bahwa Sang kuncen mbah marijan Meninggal, mungkin yang menjadi bahan pemikiran saya lebih jauhnya adalah diberitakan dia meninggal dalam keadaan sujud seperti yang ada di foto yang saya upload dari detik.com. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: justify;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_5FphrKMa5Tw/TMe0QzINyxI/AAAAAAAAATg/NDteASlph88/s1600/mbah+marijan+meninggal.jpg" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://1.bp.blogspot.com/_5FphrKMa5Tw/TMe0QzINyxI/AAAAAAAAATg/NDteASlph88/s1600/mbah+marijan+meninggal.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Jujur saja saya katakan saya adalah orang yang tidak simpati dengan status dia sebagai Juru kuncen yang bagi saya sarat dengan kesyirikan. Lalu bvagaimana dengan ternyata kondisi meninggalnya ketika dia sedang sholat. Wallahu'alam saya hanya bisa ber husnudzon saja. semoga di akhir hidupnya itu merupakan akhir yang baik buatnya.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tak ad artinya berburuk sangka terhadap hal ini. kalaupun toh dia ternyata nanti masuk surga, ngapain saya berburuk sangka dengan penghuni surga. kalaupun dia ternyata masuk neraka, ngapain juga. yang ad juga kasihan kalau ternyata dia penghuni neraka.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tapi ada satu hal yang saya khawatirkan sepeninggal mbah marijan apalagi dengan image bak pahlawan yang dielu-elukan banyak orang. Yaitu pembenaran oleh mayoritas masyarakat mengenai apa yang telah ia lakukan semasa hidupnya menjadi juru kunci. yang akhirnya masyarakat akan terseret kedalam jurang kesyirikan, ini yang sangat membahayakan. meletusnya gunung merapi bukan hanya menjadi bencana alam&amp;nbsp; mungkin akan menjadi bencana kesyirikan. Maka pantas saja kalau Allah murka terhadap hambanya yang berbuat syirik dan membenarkanya dan membiarkanya.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ketika ada seorang hamba yang mendekati zina saja bumi akan memanas apalagi dengan hamba yang berbuat syirik, membenarkan dan membiarkanya, dan ini dilakukan bukan oleh satu orang tetapi oleh banyak orang. Apa yang akan terjadi dengan bumi? apa yang akan Allah perintahkan kepada bumi, "muntahkanlah apa yang ada dalam isi perutmu hai bumi!" mungkin itu perintahnya.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Semoga kebaikan-kebaikan, amal Soleh, Orang-orang yang beriman&amp;nbsp; yang ada di negeri ini mampu menahan murka Allah, Semoga.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&amp;nbsp; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;script src="http://adsensecamp.com/show/?id=2dxGfHFmtp4%3D&amp;amp;cid=TlffQoaJN%2F0%3D&amp;amp;chan=wuMzNyVJjPI%3D&amp;amp;type=12&amp;amp;title=CC0000&amp;amp;text=FFFF66&amp;amp;background=000000&amp;amp;border=000000&amp;amp;url=000000" type="text/javascript"&gt;&lt;/script&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/788548740341417534-8839513846877409474?l=akh-san.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/blogspot/akh-san/~4/s7LlP1OlMo8" height="1" width="1"/&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://akh-san.blogspot.com/feeds/8839513846877409474/comments/default" title="Poskan Komentar" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://akh-san.blogspot.com/2010/10/hasan-blog-area-pagi-terdengar-kabar.html#comment-form" title="0 Komentar" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/788548740341417534/posts/default/8839513846877409474" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/788548740341417534/posts/default/8839513846877409474" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/blogspot/akh-san/~3/s7LlP1OlMo8/hasan-blog-area-pagi-terdengar-kabar.html" title="Mbah Marijan Meninggal Ketika sedang Shalat?" /><author><name>Hasan:)</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01624908798939316658</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="24" height="32" src="http://2.bp.blogspot.com/_5FphrKMa5Tw/TNjpqBHjF4I/AAAAAAAAATs/4dABfOD4Rgc/S220/hasan.jpg" /></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://1.bp.blogspot.com/_5FphrKMa5Tw/TMe0QzINyxI/AAAAAAAAATg/NDteASlph88/s72-c/mbah+marijan+meninggal.jpg" height="72" width="72" /><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://akh-san.blogspot.com/2010/10/hasan-blog-area-pagi-terdengar-kabar.html</feedburner:origLink></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-788548740341417534.post-2428032861741218604</id><published>2010-10-20T14:35:00.000+07:00</published><updated>2010-10-20T15:15:09.109+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="News" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Travel" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Artikel" /><title type="text">Lokasi Menyelam Terbaik Di Indonesia</title><content type="html">&lt;a href="http://www.akh-san.blogspot.com/"&gt;Hasan Blog Area&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Lebih dari 5 juta meter persegi perairan mengelilingi negara kepulauan Indonesia. Tidak diragukan lagi, Indonesia menjadi tempat bernaung bagi ratusan bahkan ribuan spesies makhluk bawah air dan gugusan karang yang indah dan berwarna-warni. Pastinya negara ini menawarkan banyak lokasi penyelaman yang merupakan impian kebanyakan penyelam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akibat keadaan politik yang sering bergejolak dan peringatan untuk wisatawan yang biasanya terlalu berlebihan, Anda akan jarang menemukan negara ini dalam daftar perjalanan kebanyakan turis. Untungnya bagi wisatawan yang berani dan berjiwa petualang, ini berarti lebih sedikit turis dan lebih banyak ketenangan, sehingga Anda lebih dapat menikmati keindahan sesuka Anda. Berikut adalah daftar dari delapan tempat menyelam yang menakjubkan di Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://a323.yahoofs.com/ymg/inspirationsid__1/inspirationsid-881665334-1284430585.jpg?ym57GxDDUpPVGICO" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="135" src="http://a323.yahoofs.com/ymg/inspirationsid__1/inspirationsid-881665334-1284430585.jpg?ym57GxDDUpPVGICO" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;b&gt;Pulau Bintan, Riau&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;Mungkin ini adalah pulau yang paling mudah dicapai dari luar Indonesia, tempat penyelaman ini hanya satu jam dari kebisingan Singapura. Pulau ini memiliki hamparan pantai berpasir putih sepanjang 18 km dengan kehidupan lautnya yang kaya, serta beragam lokasi menyelam untuk Anda nikmati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak jauh dari garis pantai sebelah utara, terdapat ngarai kecil sedalam 8 meter dengan dasar yang rata, sangat cocok untuk Anda yang baru pertama kali belajar scuba diving. Tempat unik lainnya adalah lokasi kapal karam, Anda dapat mengeksplorasi sisa-sisa kapal tanker tua yang karam bertahun-tahun lalu di kedalaman laut.&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://a323.yahoofs.com/ymg/inspirationsid__1/inspirationsid-571803952-1284430586.jpg?ym77GxDDPtPbNvm." imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="135" src="http://a323.yahoofs.com/ymg/inspirationsid__1/inspirationsid-571803952-1284430586.jpg?ym77GxDDPtPbNvm." width="320" /&gt;&amp;nbsp;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;b&gt;Kepulauan Seribu, Jakarta&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Area unik ini terdiri dari ratusan pulau kecil (makanya dilebih-lebihkan jadi 'Kepulauan Seribu'), adalah tempat wajib bagi penyelam asal Jakarta. Dari bermacam pulau tersebut, beberapa yang terkenal yaitu Pulau Kotok Besar, Pulau Kotok Kecil, Karang &lt;br /&gt;Bongkok, Pulau Sepa dan Pulau Pantara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pulau Seribu sangat mudah dicapai, Anda hanya perlu menyewa speedboat dari Marina atau kapal nelayan dari satu dari sekian pelabuhan. Hanya sekitar satu atau dua jam dari Jakarta, Anda akan bisa menyelam sepuasnya. Beberapa pulau yang lebih besar &lt;br /&gt;menyediakan akomodasi lebih baik sekelas resort dan villa, tetapi Anda butuh menyewa kapal untuk mencapai pulau-pulau kecil – tempat karang-karang indah berada!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://a323.yahoofs.com/ymg/inspirationsid__1/inspirationsid-3763328-1284430586.jpg?ym67GxDDIydqs8uh" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="135" src="http://a323.yahoofs.com/ymg/inspirationsid__1/inspirationsid-3763328-1284430586.jpg?ym67GxDDIydqs8uh" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;b&gt;&amp;nbsp;Karimun Jawa, Jawa Tengah&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;Bagian lain dari Laut Jawa yang juga merupakan surga bagi para penyelam adalah sebuah pulau di seberang laut dari Semarang, Jawa Tengah. Tempat ini, disebut Karimun Jawa, merupakan rangkaian 27 pulau kecil dikelilingi oleh laut yang kaya akan gugus karang biru Acropora. Para penyelam dapat menjelajahi sisa-sisa dari Indonour, sebuah kapal pedagang kuno yang karam pada 1955. Suguhan tambahan di sini adalah beragam penyu laut yang ditetaskan di taman perlindungan alam.&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://a323.yahoofs.com/ymg/inspirationsid__1/inspirationsid-216889350-1284430586.jpg?ym67GxDDRSZz8eoP" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="135" src="http://a323.yahoofs.com/ymg/inspirationsid__1/inspirationsid-216889350-1284430586.jpg?ym67GxDDRSZz8eoP" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;b&gt;&amp;nbsp;Pulau Derawan, Kalimantan Selatan&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;Sekitar 50 mil dari Tanjung Redeb, Ibu Kota Provinsi Berau, sebuah area yang meliputi pulau-pulau kecil. Tempat ini dipenuhi dengan gugusan koral spektakuler dan gua bawah laut untuk penjelajah berjiwa petualang. Derawan memiliki lebih dari 17 lokasi penyelaman, tiap lokasi memiliki atraksi unik tersendiri untuk Anda nikmati. Beberapa tempat yang terkenal adalah Pulau Sangalaki, Pulau Kakaban dan Pulau Maratua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di Pulau Sangalaki Anda dapat menemukan pari elang, pari, hiu macan dan sotong. Setiap malam Anda bisa melihat penyu hijau raksasa menetaskan telur di pulau ini. Atraksi utama Pulau Kakaban adalah danau air asin yang dihuni oleh ubur-ubur yang tak menyengat dan ikan gobi. Sementara di Pulau Maratua, Anda akan menemukan banyak ikan berukuran besar seperti barakuda, tuna dan mackerel. Turis bahkan sempat melihat hiu kepala martil dan sampai delapan spesies paus di sini.&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://a323.yahoofs.com/ymg/inspirationsid__1/inspirationsid-71732073-1284430586.jpg?ym67GxDDS0KNyecw" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="135" src="http://a323.yahoofs.com/ymg/inspirationsid__1/inspirationsid-71732073-1284430586.jpg?ym67GxDDS0KNyecw" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;&amp;nbsp;Pulau Komodo, Flores&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;Pulau ini biasanya dikenal karena menjadi tempat bermain bagi komodo, spesies kadal raksasa. Untuk scuba diving, Pulau Komodo juga memiliki sejumlah lokasi penyelaman terbaik di negeri ini. Dari Sebayour Kecil, Pulau Tengah Kecil dan Pantai Merah menawarkan beragam atraksi bawah laut seperti beragam mackerel, kod dan ikan kerapu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di Pantai Merah, tidak jauh dari pantai, Anda akan menemukan 5 meter turunan penuh ikan berwarna-warni. Terdapat lebih banyak lokasi penyelaman di pantai bagian barat dari Flores seperti, Pulau Tatawa, Pulau Tatawa Kecil, Pulau Rinca dan Pulau Nusa Node.&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://a323.yahoofs.com/ymg/inspirationsid__1/inspirationsid-183788849-1284430586.jpg?ym67GxDDuXp1eWRR" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="135" src="http://a323.yahoofs.com/ymg/inspirationsid__1/inspirationsid-183788849-1284430586.jpg?ym67GxDDuXp1eWRR" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;&amp;nbsp;Nusa Penida, Bali&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;Pulau Nusa Penida, berlokasi di timur Bali, merupakan lokasi terkenal untuk penyelam lokal maupun internasional. Sekitar satu jam dari Bali, pulau ini memiliki beberapa gugusan karang yang sangat sehat, yang jelas terlihat pada kedalaman 15 sampai 30 meter.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi pemula, trdapat bermacam lokasi penyelaman di pantai sebelah timur pulau ini yang cocok untuk dijelajahi. Pada pantai sebelah selatan terdapat Blue Corner, Nusa Lembongan dan Gamat, lebih tepat untuk penyelam berpengalaman yang mencari tantangan. Ikan matahari sering terlihat di Teluk Crystal sementara manta birostris merupakan pemandangan biasa di Manta Point.&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://a323.yahoofs.com/ymg/inspirationsid__1/inspirationsid-38279451-1284430586.jpg?ym67GxDDfte8Vbjg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="135" src="http://a323.yahoofs.com/ymg/inspirationsid__1/inspirationsid-38279451-1284430586.jpg?ym67GxDDfte8Vbjg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;Bunaken, Sulawesi Utara&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;Tempat ini merupakan lokasi penyelaman terkenal yang memiliki reputasi internasional lebih baik dari lainnya, terdiri atas pulau-pulau kecil seperti Pulau Sialdoen, Gangga, Mantehage, Nine dan sebuah gunung tua di tengah laut, Manado Tua. Snorkeling dan &lt;br /&gt;menyelam sangat terkenal di sini dengan lebih dari enam belas titik penyelaman tersebar di seluruh area pulau-pulau. Bunaken memiliki lekukan sedalam 30 meter, tempat tinggal beragam spesies ikan dan kehidupan laut lainnya. Penampakan hiu adalah hal yang biasa, jadi berhati-hatilah!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://a323.yahoofs.com/ymg/inspirationsid__1/inspirationsid-116498274-1284430587.jpg?ym77GxDDuWFiG_mG" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="135" src="http://a323.yahoofs.com/ymg/inspirationsid__1/inspirationsid-116498274-1284430587.jpg?ym77GxDDuWFiG_mG" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;Selat Lembeh, Sulawesi Utara&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;Masih di Sulawesi Utara ada ikon lain dunia penyelaman, Selat Lembeh. Lokasi ini terkenal secara internasional dengan keragaman biota lautnya yang hanya ada di tempat itu. Di sini anda akan dapat menemukan gurita mimic, kuda laut pygmy, sotong, dan frogfish berambut. Tempat ini merupakan surga untuk fotografi bawah laut dan sering disebut “Kiblat dari Fotografi Makro”. Bagaimanapun juga tetap waspada, keindahan Selat Lembeh diperuntukkan bagi penyelam yang berpengalaman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="left" class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size: xx-small;"&gt;&lt;em&gt;Ref: Yahoo.com&amp;nbsp;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;script src="http://adsensecamp.com/show/?id=2dxGfHFmtp4%3D&amp;amp;cid=TlffQoaJN%2F0%3D&amp;amp;chan=wuMzNyVJjPI%3D&amp;amp;type=12&amp;amp;title=CC0000&amp;amp;text=FFFF66&amp;amp;background=000000&amp;amp;border=000000&amp;amp;url=000000" type="text/javascript"&gt;&lt;/script&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/788548740341417534-2428032861741218604?l=akh-san.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/blogspot/akh-san/~4/bfRdvfoCrX8" height="1" width="1"/&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://akh-san.blogspot.com/feeds/2428032861741218604/comments/default" title="Poskan Komentar" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://akh-san.blogspot.com/2010/10/lokasi-menyelam-terbaik-di-indonesia.html#comment-form" title="0 Komentar" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/788548740341417534/posts/default/2428032861741218604" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/788548740341417534/posts/default/2428032861741218604" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/blogspot/akh-san/~3/bfRdvfoCrX8/lokasi-menyelam-terbaik-di-indonesia.html" title="Lokasi Menyelam Terbaik Di Indonesia" /><author><name>Hasan:)</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01624908798939316658</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="24" height="32" src="http://2.bp.blogspot.com/_5FphrKMa5Tw/TNjpqBHjF4I/AAAAAAAAATs/4dABfOD4Rgc/S220/hasan.jpg" /></author><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://akh-san.blogspot.com/2010/10/lokasi-menyelam-terbaik-di-indonesia.html</feedburner:origLink></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-788548740341417534.post-31614821672224294</id><published>2010-09-13T17:11:00.000+07:00</published><updated>2010-09-13T17:14:10.674+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Artikel" /><title type="text">Analisa Kwik Kian Gie</title><content type="html">&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a href="http://www.akh-san.blogspot.com/"&gt;Hasan Blog Area&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;h2 class="judul" id="title" style="font-weight: normal; text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Oleh: &lt;b&gt;Kwik Kian Gie&lt;/b&gt; *&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/h2&gt;&lt;h2 class="judul" id="title" style="font-weight: normal; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;b&gt;Mungkinkah Sri Mulyani Membentuk Pemerintahan Dipengasingan?&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/h2&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="body-content" id="detail" style="text-align: justify;"&gt;Mundurnya Sri Mulyani Indrawati (SMI) sebagai Menteri Keuangan RI menimbulkan kehebohan dan banyak pertanyaan tentang penyebab yang sebenarnya. Ada yang mengatakan bahwa perpindahannya pada pekerjaan yang baru di World Bank (WB) adalah hal yang membanggakan. Tetapi ada yang berpendapat, bahkan berkeyakinan tidak wajar, terutama kalau dikaitkan dengan skandal Bank Century (Century).&lt;br /&gt;Saya termasuk yang berpendapat, bahkan yakin sangat tidak wajar. Alasan-alasan saya sebegai berikut.&lt;br /&gt;Beberapa ungkapan dan pernyataan dalam berbagai pidato perpisahannya mengandung teka-teki dan mengundang banyak pertanyaan, yaitu : “Jangan ada pemimpin yang mengorbankan anak buahnya.” “Saya tidak bisa didikte”. “Saya menang”. “Saya tidak minggat, saya akan kembali”.&lt;br /&gt;Dalam pidato serah terimanya kepada Menkeu yang baru menangisnya tidak wajar, berkali-kali dan sangat-sangat sedih. Lucu, menyatakan menang kok menangis sampai seperti itu. Juga sangat tidak wajar adanya sikap yang demikian fanatiknya dari staf Departemen Keuangan dengan ungkapan belasungkawa, seolah-olah SMI sudah meninggal.&lt;br /&gt;SMI sedang diperiksa oleh KPK sebagai tindak lanjut dari penyelidikan tentang skandal Century. Dalam proses yang sedang berjalan, Bank Dunia menawarkan jabatan dengan dimulainya efektif pada tanggal 1 Juni 2010. Bank Dunia yang selalu mengajarkan good governance dan supremasi hukum ternyata sama sekali tidak mempedulikan adanya proses hukum yang sedang berlangsung terhadap diri SMI.&lt;br /&gt;Menurut Jakarta Post, yang memberitakan melalui siaran pers tentang pengangkatan SMI sebagai managing director di WB adalah WB sendiri. Setelah itu, melalui wawancara barulah SMI mengakui bahwa berita itu benar. Itu terjadi pada tanggal 4 Mei 2010.&lt;br /&gt;Juru bicara Presiden memberi pernyataan bahwa Presiden SBY akan memberi konperensi pers setelah memperoleh ketegasan dari Presiden WB Robert Zoelick. Namun sehari kemudian diberitakan bahwa SBY telah menerima surat dari Presiden WB pada tanggal 25 April 2010. Mengapa SBY merasa perlu berpura-pura seperti ini ?&lt;br /&gt;Dalam konperensi persnya, SBY memuji SMI sebagai salah seorang menteri terbaiknya yang disertai dengan rincian prestasi dan capaian-capaiannya. Tetapi justru dengan bangga melepaskan SMI supaya tidak melanjutkan baktinya kepada bangsa Indonesia.&lt;br /&gt;SMI diberi waktu 72 jam untuk memberikan jawabannya menerima atau menolak tawaran WB. Tetapi SMI tidak membutuhkan waktu itu, karena dalam 24 jam langsung saja memberikan jawaban bahwa dirinya menerima tawaran itu. Dan antara penerimaan tawaran dan efektifnya dia berfungsi di WB hanya 25 hari. Seorang sopir saja membutuhkan waktu transisi yang lebih lama untuk majikannya perorangan. Tetapi SMI dan SBY merasa tidak apa-apa kalau jangka waktu tersebut hanyalah 25 hari.&lt;br /&gt;Mustahil bahwa WB yang mempunyai kantor perwakilan di Indonesia tidak mengetahui dan tidak mengikuti bekerjanya Pansus Century di DPR. Mustahil juga bahwa kantor perwakilan WB di Jakarta dan kantor pusatnya tidak mengetahui isi dari Laporan BPK. Dengan sendirinya juga mustahil bahwa WB tidak mengetahui bahwa sampai dibuktikan sebaliknya, SMI memang belum bersalah, tetapi jelas bermasalah yang masih dalam proses penyelesaian dan kejelasan oleh KPK.&lt;br /&gt;Tetapi WB yang di seluruh dunia mengumandangkan dan mengajarkan Good Governance dan jagoan dalam menegakkan supremasi hukum melakukan penginjak-injakan proses hukum yang sedang berjalan di KPK.&lt;br /&gt;Ketika itu, tindakan WB jelas melecehkan dan bahkan menganggap keseluruhan proses yang telah berjalan di Pansus Century DPR RI sebagai tidak ada atau hanya dagelan saja. Maka sangatlah menyedihkan bahwa sikap yang demikian oleh WB didukung oleh Presiden RI, sedangkan SMI bersikap tidak akan ada siapapun di Indonesia yang bisa menyentuhnya selama WB ada di belakangnya.&lt;br /&gt;Ketika berita itu meledak, banyak orang termasuk saya sendiri yang bertanya-tanya, apakah pengangkatannya ini tidak akan menimbulkan gejolak. Ternyata sama sekali tidak. Dalam waktu 10 hari sudah tidak ada lagi yang berbicara dengan nada kritis. Sebaliknya, banyak sekali yang berbicara dengan nada memuji.&lt;br /&gt;Yang lebih mengejutkan lagi iyalah praktis tidak ada elit politik Indonesia yang marah kepada WB. Sebaliknya, dalam konperensi persnya Presiden RI SBY merasa berterima kasih kepada WB yang telah memberikan penghargaan kepada Indonesia, karena telah sudi memungut SMI menduduki jabatan yang terhormat di WB sebagai Managing Director.&lt;br /&gt;Ada suara dari DPR, terutama dari Faisal Akbar (Hanura) yang menyerukan agar SMI dicekal sebelum pemeriksaannya oleh KPK tuntas dengan kesimpulan bahwa SMI memang bersih dalam kebijakannya bailout Century. Namun pernyataan yang sangat logis ini tidak bergaung. Respons dari KPK justru mengatakan bahwa pemeriksaan dapat dilanjutkan di Washington, DC. Langsung saja muncul reaksi yang mengatakan bahwa pemeriksaan semacam ini akan sangat mahal, karena jaraknya yang jauh, dan juga akan terkendala oleh tersedianya dokumen-dokumen yang dibutuhkan. Saya sendiri tidak dapat membayangkan bahwa WB akan mengizinkan adanya seorang managing director–nya diperiksa oleh KPK di markas WB di Washington, DC.&lt;br /&gt;Tadinya saya berpikir bahwa kalau dilakukan, pemeriksaan seorang managing director oleh KPK di Washington, DC pasti akan menarik perhatian pers internasional. Ternyata salah. Kenyataan adanya pengangkatan seorang MD WB yang bermasalah sama sekali tidak menarik perhatian pers internasional, terutama pers AS. Masih segar dalam ingatan kita betapa hebohnya reaksi pers internasional ketika Paul Wlfowitz terlibat skandal, sehingga memaksanya mengundurkan diri. Apa artinya ? Begitu hebatkah SMI, atau begitu remehnya bangsa Indonesia di mata pers internasional, sehingga peristiwa Century yang sedang berlangsung dianggap tidak ada ?&lt;br /&gt;Episode paling akhir dari hijrahnya SMI ke WB adalah penampilan SMI dalam pertemuan-pertemuan perpisahan. Pidatonya yang mendapat tepuk tangan sambil berdiri (standing ovation) dari orang-orang seperti Gunawan Mohammad, Marsilam Simanjuntak, Wimar Witoelar mengundang renungan apa gerangan yang ada di belakang ucapannya yang hanya sepotong tanpa penjelasan lanjutannya itu ? Yaitu : “Saya menang”, “Jangan lagi ada pemimpin yang tidak melindungi atau mengorbankan anak buahnya.” “I will come back” yang sangat mirip dengan ucapan Mac Arthur : “ I shall return”. Akankah SMI membentuk semacam pemerintahan in exile yang akan kembali menjadi Presiden RI ? Sudah ada yang menyuarakan bahwa SMI-lah yang paling cocok untuk menjadi Presiden RI di tahun 2014.&lt;br /&gt;Di satu pihak demikian gagah beraninya sikap yang ditunjukkan oleh SMI dalam beberapa pidatonya, tetapi beliau menangis berkali-kali dengan wajah yang sangat-sangat sedih ketika berpidato dalam acara serah terima jabatan kepada Menteri Keuangan yang baru. Ada apa ? Sedihkah ? Menurut SMI sendiri tidak, dia menangis karena merasa “plong”, merasa lega. Bukankah orang menangis karena sedih atau karena terharu ? Kalau lega, apalagi “plong” biasanya bersorak sorai.&lt;br /&gt;Apa pula yang menyebabkan Presiden SBY menghapus pengangkatan Anggito Abimanyu sebagai Wakil Menteri Keuangan tanpa yang bersangkutan diberitahu sebelumnya. Anggito mengetahuinya dari media massa seperti kita semua. Maka demi harga diri profesional, dia mengundurkan diri, membuang semua karir cemerlang yang dijalaninya. Demikian kejam, manipulatif, raja tega, main diktator, ataukah ada kekuatan besar, ada big stream that Presdient SBY can not resist ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Metaforsa Berkeley Mafia Menjadi Organisasi Tanpa Bentuk (OTB)&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fenomena adanya sekelompok ekonom yang dikenal dengan sebutan Berkeley Mafia sudah kita ketahui. Aliran pikiran yang dihayati oleh kelompok ini juga sudah kita kenali. Komitmennya membela rakyat Indonesia ataukah membela kepentingan-kepentingan yang diwakili oleh 3 lembaga keuangan internasional (Bank Dunia, Bank Pembangunan Asia dan IMF) juga sudah diketahui oleh masyarakat luas.&lt;br /&gt;Pembentukan kelompok yang terkenal dengan nama Berkeley Mafia sudah dimulai sejak lama. Namanya menjadi terkenal dalam Konperensi Jenewa di bulan November 1967 yang akan diuraikan lebih lanjut pada bagian akhir tulisan ini.&lt;br /&gt;Awalnya kelompok ini adalah para ekonom dari FE UI yang disekolahkan di Universitas Berkeley untuk meraih gelar Ph.D. Tetapi lambat laun menjadi sebuah Organisasi Tanpa Bentuk (OTB) yang sangat kompak dan kokoh ideologinya. Ideologinya mentabukan campur tangan pemerintah dalam kehidupan ekonomi.&lt;br /&gt;Afiliasinya dengan kekuatan asing yang diwakili oleh Bank Dunia, Bank Pembangunan Asia dan IMF, sehingga sangat sering memenangkan kehendak mereka yang merugikan bangsanya sendiri. Lambat laun para anggotanya meluas dari siapa saja yang sepaham. Banyak ekonom yang tidak pernah belajar di Universitas Berkeley, bahkan tidak pernah belajar di UI menjadi anggota.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Mereka membentuk keturunan-keturunannya.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anggotanya ditambah dengan para sarjana ilmu politik dari Ohio State University dengan Prof. Bill Liddle sebagai tokohnya, karena dia merasa dirinya “Indonesianist” dan diterima oleh murid-muridnya sebagai akhli tentang Indonesia. Paham dan ideologi yang dihayatinya sama.&lt;br /&gt;Kemudian diperkuat dengan orang-orang yang merasa dirinya paling pandai di Indonesia, sedangkan rakyatnya masih bodoh. Sikapnya seperti para pemimpin dan kader Partai Sosialis Indonesia (PSI) dahulu, yang dipimpin oleh Sutan Sjahrir. Kecenderungannya memandang rendah dan sinis terhadap bangsanya sendiri, dengan sikap yang selalu tidak mau menjawab kritikan terhadap dirinya, melainkan disikapi dengan senyum yang khas, bagaikan dewa yang sedang tersenyum sinis.Sikap ini terkenal dengan sikap “senyum dewata”. Dengan senyum dewata banyak masalah sulit yang sedang menggantung memang menjadi lenyap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Dengan demikian sebutan Berkeley Mafia sebaiknya diganti dengan Organisasi  Tanpa Bentuk (OTB).&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ilustratif tentang adanya OTB ini adalah pidato Dorodjatun Kuntjorojakti yang pertama kali dalam forum CGI sebagai Menko Perekonomian dalam kabinet Megawati. Kepada sidang CGI diberikan gambaran tentang perekonomian Indonesia. Setelah itu dikatakan olehnya bahwa dia mengetahui kondisi perekonomian Indonesia dengan cepat karena dia selalu asistennya Prof. Ali Wardhana dan dekat dengan Prof. Widjojo Nitisastro. Selanjutnya dikatakan bahwa “dirinya bukan anggota partai politik. Tetapi kalau toh harus menyebut organisasinya, sebut saja Partai UI Depok”. Setengah bercanda, setengah bangga, secara tersirat Dorodjatun mengakui bahwa OTB memang ada, pandai, profesional dan berkuasa.&lt;br /&gt;Kaitan Sri Mulyani Indrawati (SMI), Peran Kelompok “Berkeley Mafia” danPengangkatannya sebagai Managing Director di Bank Dunia&lt;br /&gt;Jauh sebelum SMI menjadi “orang”, Berkeley Mafia sudah lahir dan sangat instrumental buat kekuatan asing. SMI adalah salah satu kader yang berkembang menjadi “Don”.&lt;br /&gt;Marilah kita telusuri sejarahnya. Pencuatan Berkeley Mafia yang pertama kali dan fenomenal terjadi di Jenewa di bulan November 1967, ketika mereka mendukung atau lebih tepat “mengendalikan” pimpinan delegasi RI, yaitu Sri Sultan Hamengkubuwono IX dan Adam Malik. Tentang hal ini akan saya kemukakan pada bagian akhir tulisan ini dengan mengutip John Pilger, Jeffrey Winters dan Bradley Simpson yang akan diuraikan pada bagian akhir tulisan ini. Kita fokus terlebih dahulu pada jejak dan track record SMI.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Jejak SMI dan Track Recordnya sebagai Kader OTB yang sangat Gigih dan  Militan&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SMI adalah orang yang sejak awal sudah disiapkan sebagai kader yang militan dari OTB. Seperti yang lain-lainnya, karir dimulai dari FE-UI. Karirnya yang menonjol tidak sebagai dosen, tetapi sebagai Direktur Lembaga Penelitian Ekonomi dan Masyarakat UI (LPEM UI). Tidak berlebihan kalau dikatakan bahwa FE UI dan Departemen Keuangan adalah pusat pengkaderan OTB.&lt;br /&gt;Ketika sudah terlihat jelas bahwa PDI-P akan menang dalam pemilu tahun 1999, dan Ketua Umumnya Megawati diperkirakan pasti akan menjadi Presiden, Kongres-nya di Bali menarik perhatian dari seluruh dunia. Saya terkejut melihat SMI, Dr. Sjahrir almarhum dan teknokrat Berkeley Mafia lainnya hadir dalam Kongres tersebut yang mendapat tempat khusus di stadion berlangsungnya pidato pembukaan oleh Megawati, yaitu duduk di kursi di bawah panggung.Tidak berdiri di depan panggung bersama-sama dengan massa yang mendengarkan pidato Ketua Umum PDI-P.&lt;br /&gt;Buat saya sangat mengherankan karena Berkeley Mafia adalah arsitek pembangunan ekonomi di era Soeharto yang dengan sendirinya bersikap berseberangan dan sangat melecehkan serta memandang rendah PDI-P. Mengapa mereka sekarang hadir dalam Kongres PDI-P ? Ternyata mereka dibawa oleh orang yang ketika itu sangat dekat dengan Megawati. Mereka diperkenalkan kepada Megawati sebagai calon-calon menteri dalam Kabinet Mega nantinya.&lt;br /&gt;Dari sini sangatlah jelas bahwa buat OTB, yang penting memegang kekuasaan ekonomi tanpa peduli siapa Presidennya dan tanpa peduli apa ideologi Presidennya. Mereka mempunyai organisasi sendiri yang saya sebut OTB tadi dengan kekuatan dan pengaruh yang sangat besar. Sepanjang 32 tahun rezim Soeharto, mereka selalu memegang tampuk kekuasaan ekonomi.&lt;br /&gt;Ketika pak Harto mengundurkan diri dan digantikan oleh Habibie, walaupun sudah tidak 100% lagi, kekuasaan ekonomi ada di tangan para menteri OTB.&lt;br /&gt;Sejak pak Harto berkuasa sampai dengan Megawati, dua Don dari OTB, Widjojo Nitisastro dan Ali Wardhana selalu secara resmi penasihat Presiden atas dasar Keputusan Presiden.&lt;br /&gt;Habibie digantikan oleh Gus Dur sebagai Presiden. Dalam kabinet Gus Dur tidak ada satupun menteri dari OTB. Menko EKUIN dipegang oleh Kwik Kian Gie (KKG), Menteri Keuangannya Bambang Sudibyo, Menteri Perdagangan dan Industri Jusuf Kalla. Tiga orang ini jelas tidak ada sangkut pautnya dengan OTB dan sama sekali tidak dapat dipengaruhi oleh OTB.&lt;br /&gt;Dalam waktu singkat Gus Dur ditekan oleh kekuatan internasional dan kekuatan para pengusaha besar di dalam negeri untuk memecat KKG. Karena sudah lama bersahabat, Gus Dur menceriterakannya terus terang kepada KKG, sambil mengatakan bahwa beliau telah mencapai kompromi dibentuk Dewan Ekonomi Nasional (DEN) dengan Emil Salim sebagai Ketua dan SMI sebagai sekretarisnya. Di dalamnya ada beberapa anggota yang hanya berfungsi sebagai embel-embel.&lt;br /&gt;Mereka tidak pernah aktif kecuali SMI dan Emil Salim. DEN berhak menghadiri setiap rapat koordinasi oleh Menko EKUIN. Sebelum dan setelah KKG menjabat Menko EKUIN DEN tidak pernah ada. Jadi DEN memang khusus diciptakan untuk menjaga, mengawasi dan memata-matai KKG supaya jangan neko-neko terhadap OTB dan kepentingan World Bank, Bank Pembangunan Asia dan IMF.&lt;br /&gt;Dalam rapat koordinasi yang pertama KKG mengatakan kepada para menteri yang ada dalam koordinasinya bahwa kita sedang berhadapan dengan IMF yang mengawasi dengan ketat pelaksanaan Letter of Intent (LoI). Banyak dari butir-butir dalam LoI yang merugikan bangsa Indonesia, antara lain, bea masuk untuk impor beras dan gula harus nol persen, sedangkan ketika itu produksi dalam negeri melimpah.&lt;br /&gt;Maka KKG mengatakan supaya para menteri bersikap membela kepentingan bangsa Indonesia, kalau perlu menelikung, menghambat atau menyiasati LoI yang merugikan bangsa kita. Kalau mereka menghadapi persoalan KKG sebagai Menko EKUIN akan bertanggung jawab. Beberapa hari kemudian Emil Salim mendatangi KKG menegur dengan keras bahwa KKG tidak boleh bersikap seperti itu. KKG harus taat melaksanakan semua butir yang ada di dalam LoI, karena KKG sendirilah sebagai Menko EKUIN yang menandatangani LoI.&lt;br /&gt;Beberapa hari lagi setelah itu, Bambang Sudibyo (Menkeu), KKG dan Emil Salim dipanggil oleh Gus Dur. Gus Dur mempersilakan Emil Salim mengkuliahi KKG dan Bambang Sudibyo yang isinya tiada lain adalah butir-butir dari LoI.&lt;br /&gt;Mungkin dirasakan tidak mempan, sidang kabinet diselenggarakan secara khusus yang agendanya tunggal, yaitu membahas LoI. Kepada setiap menteri diberikan selembar formulir yang isinya butir-butir LoI yang harus dilaksanakan oleh masing-masing menteri yang bersangkutan, dan kemudian harus ditandatangani. Menteri-menteri menggerutu diperlakukan seperti anak SD.&lt;br /&gt;Dalam sidang kabinet itu, Mensesneg Bondan Gunawan membacakan uraiannya tentang butir-butir LoI yang mutlak harus dilaksanakan oleh setiap menteri, lengkap dengan slides. SMI hadir dalam sidang kabinet itu. Seusai membacakannya, Bondan sambil berkeringat menggerutu kepada KKG sambil mengatakan “diamput” bahwa dirinya tidak mengerti ekonomi kok disuruh memaparkan hal-hal seperti itu. Ketika KKG menanyakannya siapa yang membuatnya, dijawab singkat : SMI.&lt;br /&gt;Sebagai Menko EKUIN KKG ex officio menjabat Ketua KKSK yang memimpin dan memutuskan tentang rekapitalisasi bank-bank seperti yang tercantum dalam LoI. Dalam rapat tentang rekap BNI sebesar Rp. 60 trilyun, LoI mengatakan bahwa rekap dilakukan dalam dua tahap. Tahap pertama sebesar Rp. 30 trilyun, seluruh Direksi diganti dan dipantau apakah bekerja dengan baik menurut ukuran IMF. Kalau ya, maka Rekap. kedua sebesar Rp. 30 trilyun dilakukan.&lt;br /&gt;Darmin Nasution yang ketika itu Direktur di Kementerian Keuangan hadir mewakili Depkeu. Dia mengusulkan supaya Rekap. dilakukan sekaligus saja sebesar Rp. 60 trilyun, agar pemerintah tidak perlu dua kali minta izin/melaporkan kepada DPR. SMI yang hadir protes, mengatakan bahwa dalam LoI tercantum Rekap. dalam dua tahap. KKG merasa usulan Darmin Nasution masuk akal. Maka diputuskan olehnya bahwa Rekap. dilakukan sekaligus. Terlihat SMI sibuk dengan HP-nya.&lt;br /&gt;Seusai rapat, begitu KKG tiba di ruang kerjanya dari ruang rapat, telpon berdering dari John Dordsworth, Kepala Perwakilan IMF di Jakarta yang marah-marah karena KKG memutuskan tentang Rekap. BNI yang bertentangan dengan ketentuan LoI. Begitu telpon diletakkan telpon bordering lagi dari Bambang Sudibyo yang menceriterakan bahwa dirinya baru dimarah-marahi oleh Mark Baird, Kepala Perwaklian Bank Dunia di Jakarta tentang hal yang sama.&lt;br /&gt;Sangat jelas tugas SMI ternyata melaporkan segala sesuatu yang dilakukan oleh Pemerintah dan dianggap menyimpang dari yang dikehendaki oleh IMF, walaupun yang dikehendaki oleh IMF merugikan bangsa Indonesia.&lt;br /&gt;Peristwa selanjutnya adalah ketika KKSK harus merekap Bank Danamon. Bank Danamon diwakili oleh Dirutnya, seorang Amerika bernama Milan Schuster dan Direkturnya puteranya Ali Wardhana, Mahendra Wardhana. Mereka mengemukakan bahwa Bank Danamon menderita kerugian setiap bulannya dan CAR-nya juga di bawah 8%. KKG bertitik tolak dari jumlah kerugian setiap bulannya.&lt;br /&gt;Untuk menutup kerugian ini, surat utang pemerintah yang bernama Obligasi Rekapitalisasi Perbankan (OR) yang harus diinjeksikan haruslah Rp. X yang harus memberikan pendapatan bunga sebesar kerugian Bank Danamon. Maka keluarlah angka Rp. 18 trilyun.&lt;br /&gt;Dengan pendapatan bunga sebesar 1% sebulan dari OR yang Rp. 18 trilyun, kerugian Bank Danamon akan tertutup, atau Bank Danamon tidak akan bleeding lagi. SMI langsung protes mengatakan bahwa menginjeksi OR sebesar Rp. 18 trilyun berarti menjadikan CAR-nya sebesar 36%, sedangkan LoI memerintahkan merekap bank-bank sampai CAR-nya menjadi 8% saja.&lt;br /&gt;KKG tidak peduli, karena yang hendak dicapai adalah supaya Bank berhenti merugi. Kalau rekap dilakukan dengan jumlah yang hanya cukup untuk menjadikan CAR 8% saja, pendapatan bunganya akan jauh lebih kecil daripada kerugiannya, sehingga rekapitalisasi tidak akan menghentikan kerugian-nya (masih tetap bleeding).&lt;br /&gt;Kebijakan KKG yang menyimpang dari LoI, tetapi jelas-jelas lebih logis ini ternyata dilaporkan kepada IMF oleh SMI. Saya mengetahui tentang hal ini, karena ketika melakukan kunjungan kehormatan pada Menteri Keuangan Larry Summers di kantornya di Washington, DC, saya diterima oleh Larry Summers sendiri sebagai Menteri Keuangan, didampingi oleh Timothy Geithner selalu Deputy-nya plus beberapa pejabat tinggi lainnya yang memarahi KKG bahwa KKG selalu menelikung LoI-nya IMF. Ketika saya tanyakan tentang apa konkretnya sebagai contoh, dia menceriterakan persis seperti yang dikatakan oleh SMI dalam rapat KKSK.&lt;br /&gt;Selaku Menko EKUIN KKG harus memimpin delegasi RI ke Paris Club untuk berunding tentang penjadwalan kembali pembayaran hutang yang sudah jatuh tempo, karena Pemerintah tidak mampu membayarnya. KKG diundang ke Departemen Keuangan guna menerima penjelasan-penjelasan tentang jalannya perundingan, dan juga diberikan arahan-arahan oleh 3 perusahaan konsultan asing yang terkenal dengan nama “Troika”.&lt;br /&gt;Saya lupa nama dari masing-masing perusahaan konsultan tersebut. Dikatakan juga bahwa KKG beserta delegasinya (Dono Iskandar dari BI dan Jusuf Anwar dari Depkeu) harus siap bahwa lamanya perundingan 24 jam non stop tanpa dapat tidur, yaitu dari jam 10.00 pagi sampai jam 10.00 pagi keesokan harinya.&lt;br /&gt;KKG mengatakan bahwa dia tidak mau mengikuti skenario yang seperti itu. KKG minta kepada para petinggi Depkeu yang hadir agar mempersiapkan gambaran menyeluruh tentang posisi hutang luar negeri RI. KKG akan mengatakan bahwa jumlah hutang yang demikian besarnya adalah kesalahan negara-negara pemberi hutang juga, yang sejak tahun 1967 menggerojok hutang kepada Indonesia melalui IGGI/CGI.&lt;br /&gt;Setelah mengucapkan pidato singkat ini KKG akan tidur, dan mempersilakan mereka berunding sesukanya. Apa yang merekaputuskan akan dipenuhi oleh KKG kalau dianggap reasonable dan fair, tetapi kalau dianggap tidak fair akan ditolak dan KKG akan segera terbang kembali ke Indonesia sambil mengatakan akan berani menghadapi resiko apapun.&lt;br /&gt;Beberapa hari kemudian Marsilam Simanjuntak (Mensesneg) menelpon KKG memberitahukan bahwa Presiden Gus Dur telah menerbitkan Keputusan Presiden yang membentuk Tim Asistensi pada Menko EKUIN yang harus mengawal (baca mengawasi dan mengendalikan) Menko EKUIN selama perundingan Paris Club.&lt;br /&gt;Ketuanya Widjojo Nitisastro dan Sekretarisnya SMI. Memang selama perundingan Widjojo N. dan SMI mengapit KKG dan Bambang Sudibyo selama 24 jam, supaya mereka menjaga bahwa KKG benar-benar menanggapi pasal demi pasal dari para anggota Paris Club.&lt;br /&gt;Ketika Megawati menjabat Presiden, diberitakan di Kompas bahwa SMI akan menjabat sebagai anggota Board of Directors IMF di Washington mewakili Indonesia. KKG menanyakan hal itu kepada Mega. Beliau terkejut sambil mengatakan : “kok enak saja, kan harus dengan persetujuan saya ?”, sambil mengatakan juga bahwa beliau tidak pernah mengetahuinya dan tidak pernah menandatangani Keppres untuk itu.&lt;br /&gt;Beberapa hari kemudian diberitakan lagi di Kompas bahwa SMI sudah akan efektif menjabat per tanggal tertentu. KKG menanyakan hal itu lagi kepada Megawati, dan dijawab bahwa Keppresnya memang sudah ditandatangani dengan alasan “…daripada, daripada ….”&lt;br /&gt;Konon kabarnya, sebelum susunan Kabinet Indonesia Bersatu (KIB) I terbentuk, SBY didatangi oleh Dubes AS Ralph Boyce dan Kepala Perwakilan Bank Dunia di Jakarta Andrew Steer. Mereka mengatakan bahwa kendali ekonomi hendaknya diberikan kepada SMI, Boediono dan Mari Pangestu. Boediono menolak yang bisa dipahami.&lt;br /&gt;Seusai sidang kabinet Megawati terakhir Boediono berpamitan dengan rekan-rekan menterinya. Dia mengatakan bahwa salah satu dari kita bisa saja diminta lagi oleh SBY untuk duduk dalam kabinetnya. Tetapi dia (Boediono) tidak akan mau duduk dalam pemerintahan. Dia sudah fed up dan akan kembali ke kampus saja. Saya termasuk yang diberitahu tentang hal ini.&lt;br /&gt;Maka saya tidak heran mendengar bahwa Boediono menolak tawaran SBY untuk duduk dalam KIB-nya. Namun ketika SBY tidak tahan tekanan publik, beliau mengumumkan akan melakukan reshuffle kabinet.&lt;br /&gt;Saya mendengar bahwa Boediono sedang “digarap” habis-habisan untuk mau menjadi Menko Perekonomian, dan terjadilah itu. Ini saya gambarkan betapa mutlak pengaruh kekuatan internasional dalam mengendalikan kebijakan ekonomi Indonesia.&lt;br /&gt;Lebih hebat lagi, Jakarta Post tanggal 25 Mei 2009 memberitakan bahwa ketika Boediono ditanya, faktor apa yang mendorongnya mau menerima pencalonan dirinya sebagai Wakil Presiden dijawab olehnya : “because of a big stream that I can not resist”, yang berarti karena arus (kekuatan) besar yang tidak dapat ditahannya.&lt;br /&gt;Saya merasa perlu menceriterakan ini karena hubungannya antara SMI dan Boediono yang sama-sama anggota senior OTB dan sama-sama disodorkan kepada SBY agar mereka dan Mari Pangestu memegang kekuasaan ekonomi di Indonesia.&lt;br /&gt;Kenyataan-kenyataan ini jelas relevan dalam menjelaskan mengapa pengangkatan SMI sebagai managing director WB yang sangat tidak wajar dan menghina bangsa Indonesia itu berjalan demikian mulusnya.&lt;br /&gt;Di tengah-tengah menjalankan tugas sebagai Menkeu yang dalam proses pemeriksaan oleh KPK sebagai tindak lanjut dari hasil kerja Pansus DPR tentang Bank Century, SMI mengumumkan pengunduran dirinya untuk menjabat sebagai managing director di WB mulai tanggal 1 Juni 2010, seperti yang kita ketahui bersama.&lt;br /&gt;Saya mempunyai pengalaman yang menyangkut SMI dan Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta. Ceriteranya sebagai berikut : hibah dari Uni Eropa kepada Indonesia menurut investigasi WB dikorup. Karena pelaksananya Bappenas, maka saya “diperiksa” oleh Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta.&lt;br /&gt;Yang dipermasalahkan bukan KKG mengkorup, tetapi mengapa KKG membayar kembali hibah yang dituntut oleh WB sebesar USD 500 juta sedangkan yang dikorup hanyalah sekitar USD 30.000. Mengembalikan hibah seluruhnya sebesar USD 500 juta dianggap merugikan keuangan negara.&lt;br /&gt;Tetapi ketika salah paham, bahwa justru KKG yang berkelahi tidak mau membayar dan SMI yang sebagai Menteri Keuangan yang membayarnya, SMI-nya tidak diapa-apakan. KKG juga tidak diapa-apakan, tetapi sempat diperiksa. Berkaitan dengan ini ada hal sejenis yang terpublikasikan secara luas. Indonesia menerima hutang dari WB sebesar USD 4,7 juta untuk membangun proyek infra struktur. Menurut WB lagi sebagian dikorup, dan karena itu minta supaya seluruh hutang yang USD 4,7 juta dikembalikan.&lt;br /&gt;Tidak jelas dikembalikan atau tidak. Rasanya dikembalikan dan tidak ada konsekwensinya, walaupun dianggap merugikan dan mengacaukan perencanaan keuangan negara. Saya kemukakan ini karena ada kecenderungan segala sesuatunya akan kebal hukum apabila WB ada di belakangnya.&lt;br /&gt;Jelas ini merupakan faktor yang bisa menjelaskan mengapa pengangkatan SMI oleh WB langsung saja mematikan urusannya dengan KPK tentang Century yang sebelumnya demikian gegap gempitanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;SMI, Berkeley Mafia, Kekuatan Asing dan Sejarah Pekembangannya&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kekuatan asing yang boleh dikatakan menentukan semua kebijakan ekonomi dan keuangan Indonesia diwakili oleh tiga lembaga keuangan internasional, yaitu Bank Dunia, Bank Pembangunan Asia dan IMF.&lt;br /&gt;Ketika KKG sebagai Menko EKUIN pertama kali harus mengucapkan pidato di depan CGI dalam pembukaan rapat tahunannya, kepada KKG disodorkan naskah pidato oleh staf yang jelas anggota OTB. Isinya sama sekali tidak disetujui oleh KKG, dan dia minta kepada staf yang bersangkutan supaya diubah dengan arahan dari KKG.&lt;br /&gt;Dia menolak sambil mengatakan bahwa sudah menjadi tradisi sejak dahulu kala bahwa pidato pembukaan IGGI/CGI oleh Ketua Delegasi RI haruslah dibuat oleh WB melalui staf Menko EKUIN. Akhirnya saya membuatnya sendiri yang isinya sesuai dengan hati nurani dan keyakinan saya, yang ternyata isinya mengejutkan pimpinan sidang, Wakil Presiden WB Dr. Kasum.&lt;br /&gt;Pidato yang saya ucapkan mengandung tiga inti. Yang pertama, kalau Indonesia tidak mampu membayar cicilan pokok utang beserta bunga yang jatuh tempo, negara-negara IGGI/CGI ikut bersalah, karena barang siapa memberi utang harus mengevaluasi apakah yang diberi utang akan mampu membayar cicilan utang pokoknya beserta bunganya tepat waktu.&lt;br /&gt;Kalau ternyata tidak bisa, negara-negara pemberi utang harus ikut bertanggung jawab dalam bentuk hair cut. Bukan hanya penundaan pembayaran cicilan utang pokoknya saja, yang sifatnya menggeser beban di kemudian hari, sedangkan bunganya pembengkak.&lt;br /&gt;Kedua, KKG protes penggunaan istilah “negara donor”, dan minta supaya istilah yang sudah dibakukan oleh WB bersama-sama dengan para ekonom OTB itu diganti dengan istilah “negara kreditur” atau “negara pemberi utang”. Ketiga, KKG juga protes digunakannya istilah “aid” atau bantuan, dan minta diganti dengan “loan” atau kredit. Kesemuanya tidak dihiraukan. Belakangan saya mendengar dari Dr. Satish Mishra yang khusus diperbantukan pada Indonesia oleh PBB selama krisis.&lt;br /&gt;Dia memberitahukan kepada saya bahwa walaupun segala sesuatu yang saya katakan masuk akal, para ekonom OTB sendiri bersama-sama dengan WB, Bamk Pembangunan Asia dan IMF menyikapinya dengan “let him talk”. Biarlah dia bicara, tidak akan ada dampaknya sama sekali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Sejarah Penguasaan Ekonomi Indonesia oleh Kekuatan Asing dan Kelompok  Berkeley Mafia&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mari sekarang kita telaah bagaimana beberapa ahli dan pengamat asing melihat peran kekuatan asing dan kelompok Berkeley Mafia dalam perekonomian Indonesia sejak tahun 1967.&lt;br /&gt;Saya kutip apa yang ditulis oleh John Pilger dalam bukunya yang berjudul “The New Rulers of the World.” Saya terjemahkan seakurat mungkin ke dalam bahasa Indonesia sebagai berikut :&lt;br /&gt;“Dalam bulan November 1967, menyusul tertangkapnya ‘hadiah terbesar’, hasil tangkapannya dibagi. The Time-Life Corporation mensponsori konperensi istimewa di Jenewa yang dalam waktu tiga hari merancang pengambil alihan Indonesia. Para pesertanya meliputi para kapitalis yang paling berkuasa di dunia, orang-orang seperti David Rockefeller.&lt;br /&gt;Semua raksasa korporasi Barat diwakili : perusahaan-perusahaan minyak dan bank, General Motors, Imperial Chemical Industries, British Leyland, British American Tobacco, American Express, Siemens, Goodyear, The International Paper Corporation, US Steel. Di seberang meja adalah orang-orangnya Soeharto yang oleh Rockefeller disebut “ekonoom-ekonom Indonesia yang top”.&lt;br /&gt;“Di Jenewa, Tim Sultan terkenal dengan sebutan ‘the Berkeley Mafia’, karena beberapa di antaranya pernah menikmati beasiswa dari pemerintah Amerika Serikat untuk belajar di Universitas California di Berkeley. Mereka datang sebagai peminta-minta yang menyuarakan hal-hal yang diinginkan oleh para majikan yang hadir. Menyodorkan butir-butir yang dijual dari negara dan bangsanya, Sultan menawarkan : …… buruh murah yang melimpah….cadangan besar dari sumber daya alam ….. pasar yang besar.”&lt;br /&gt;Di halaman 39 ditulis : “Pada hari kedua, ekonomi Indonesia telah dibagi, sektor demi sektor. ‘Ini dilakukan dengan cara yang spektakuler’ kata Jeffrey Winters, guru besar pada Northwestern University, Chicago, yang dengan mahasiwanya yang sedang bekerja untuk gelar doktornya, Brad Simpson telah mempelajari dokumen-dokumen konperensi.&lt;br /&gt;‘Mereka membaginya ke dalam lima seksi : pertambangan di satu kamar, jasa-jasa di kamar lain, industri ringan di kamar lain, perbankan dan keuangan di kamar lain lagi; yang dilakukan oleh Chase Manhattan duduk dengan sebuah delegasi yang mendiktekan kebijakan-kebijakan yang dapat diterima oleh mereka dan para investor lainnya.&lt;br /&gt;Kita saksikan para pemimpin korporasi besar ini berkeliling dari satu meja ke meja yang lain, mengatakan : ini yang kami inginkan : ini, ini dan ini, dan mereka pada dasarnya merancang infra struktur hukum untuk berinvestasi di Indonesia. Saya tidak pernah mendengar situasi seperti itu sebelumnya, di mana modal global duduk dengan para wakil dari negara yang diasumsikan sebagai negara berdaulat dan merancang persyaratan buat masuknya investasi mereka ke dalam negaranya sendiri.&lt;br /&gt;Freeport mendapatkan bukit (mountain) dengan tembaga di Papua Barat (Henry Kissinger duduk dalam board). Sebuah konsorsium Eropa mendapat nikel Papua Barat. Sang raksasa Alcoa mendapat bagian terbesar dari bauksit Indonesia. Sekelompok perusahaan-perusahaan Amerika, Jepang dan Perancis mendapat hutan-hutan tropis di Sumatra, Papua Barat dan Kalimantan.&lt;br /&gt;Sebuah undang-undang tentang penanaman modal asing yang dengan buru-buru disodorkan kepada Soeharto membuat perampokan ini bebas pajak untuk lima tahun lamanya. Nyata dan secara rahasia, kendali dari ekonomi Indonesia pergi ke Inter Governmental Group on Indonesia (IGGI), yang anggota-anggota intinya adalah Amerika Serikat, Canada, Eropa, Australia dan, yang terpenting, Dana Moneter Internasional dan Bank Dunia.”&lt;br /&gt;Demikian gambaran yang diberikan oleh Brad Simpson, Jeffrey Winters dan John Pilger tentang suasana, kesepakatan-kesepakatan dan jalannya sebuah konperensi yang merupakan titik awal sangat penting buat nasib ekonomi bangsa Indonesia selanjutnya.&lt;br /&gt;Kalau baru sebelum krisis global berlangsung kita mengenal istilah “korporatokrasi”, paham dan ideologi ini sudah ditancapkan di Indonesia sejak tahun 1967. Delegasi Indonesia adalah Pemerintah. Tetapi counter part-nya captain of industries atau para korporatokrat.&lt;br /&gt;Para Perusak Ekonomi Negera-Negara Mangsa Benarkah sinyalemen John Pilger, Joseph Stiglitz dan masih banyak ekonom AS kenamaan lainnya bahwa hutanglah yang dijadikan instrumen untuk mencengkeram Indonesia ?&lt;br /&gt;Dalam rangka ini, saya kutip buku yang menggemparkan. Buku ini ditulis oleh John Perkins dengan judul : “The Confessions of an Economic Hit man”, atau “Pengakuan oleh seorang Perusak Ekonomi”. Buku ini tercantum dalam New York Times bestseller list selama 7 minggu.&lt;br /&gt;Saya kutip sambil menterjemahkannya ke dalam bahasa Indonesia sebagai berikut.&lt;br /&gt;Halaman 12 : “Saya hanya mengetahui bahwa penugasan pertama saya di Indonesia, dan saya salah seorang dari sebuah tim yang terdiri dari 11 orang yang dikirim untuk menciptakan cetak biru rencana pembangunan pembangkit listrik buat pulau Jawa.” Halaman 13 : “Saya tahu bahwa saya harus menghasilkan model ekonometrik untuk Indonesia dan Jawa”. “Saya mengetahui bahwa statistik dapat dimanipulasi untuk menghasilkan banyak kesimpulan, termasuk apa yang dikehendaki oleh analis atas dasar statistik yang dibuatnya.”&lt;br /&gt;Halaman 15 : “Pertama-tama saya harus memberikan pembenaran (justification) untuk memberikan hutang yang sangat besar jumlahnya yang akan disalurkan kembali ke MAIN (perusahaan konsultan di mana John Perkins bekerja) dan perusahan-perusahaan Amerika lainnya (seperti Bechtel, Halliburton, Stone &amp;amp; Webster, dan Brown &amp;amp; Root) melalui penjualan proyek-proyek raksasa dalam bidang rekayasa dan konstruksi.&lt;br /&gt;Kedua, saya harus membangkrutkan negara yang menerima pinjaman tersebut (tentunya setelah MAIN dan kontraktor Amerika lainnya telah dibayar), agar negara target itu untuk selamanya tercengkeram oleh kreditornya, sehingga negara penghutang (baca : Indonesia) menjadi target yang empuk kalau kami membutuhkan favours, termasuk basis-basis militer, suara di PBB, atau akses pada minyak dan sumber daya alam lainnya.”&lt;br /&gt;Halaman 15-16 : “Aspek yang harus disembunyikan dari semua proyek tersebut ialah membuat laba sangat besar buat para kontraktor, dan membuat bahagia beberapa gelintir keluarga dari negara-negara penerima hutang yang sudah kaya dan berpengaruh di negaranya masing-masing. Dengan demikian ketergantungan keuangan negara penerima hutang menjadi permanen sebagai instrumen untuk memperoleh kesetiaan dari pemerintah-pemerintah penerima hutang.&lt;br /&gt;Maka semakin besar jumlah hutang semakin baik. Kenyataan bahwa beban hutang yang sangat besar menyengsarakan bagian termiskin dari bangsanya dalam bidang kesehatan, pendidikan dan jasa-jasa sosial lainnya selama berpuluh-puluh tahun tidak perlu masuk dalam pertimbangan.”&lt;br /&gt;Halaman 15 : “Faktor yang paling menentukan adalah Pendapatan Domestik Bruto (PDB). Proyek yang memberi kontribusi terbesar terhadap pertumbuhan PDB harus dimenangkan. Walaupun hanya satu proyek yang harus dimenangkan, saya harus menunjukkan bahwa membangun proyek yang bersangkutan akan membawa manfaat yang unggul pada pertumbuhan PDB.”&lt;br /&gt;Halaman 16 : “Claudia dan saya mendiskusikan karakteristik dari PDB yang menyesatkan. Misalnya pertumbuhan PDB bisa terjadi walaupun hanya menguntungkan satu orang saja, yaitu yang memiliki perusahaan jasa publik, dengan membebani hutang yang sangat berat buat rakyatnya. Yang kaya menjadi semakin kaya dan yang miskin menjadi semakin miskin. Statistik akan mencatatnya sebagai kemajuan ekonomi.”&lt;br /&gt;Halaman 19 : “Sangat menguntungkan buat para penyusun strategi karena di tahun-tahun enam puluhan terjadi revolusi lainnya, yaitu pemberdayaan perusahaan-perusahaan internasional dan organisasi-organisasi multinasional seperti Bank Dunia dan IMF.”&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Penutup&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Fokus tulisan ini adalah peran SMI dalam perpspektif sejarah dan kaitannya dengan hubungan yang sangat erat dan subordinatif pada kekuatan-kekuatan asing, mungkin kekuatan corporatocracy yang diwakili oleh tiga lembaga keuangan internasional, yaitu Bank Dunia, Bank Pembangunan Asia dan IMF.&lt;br /&gt;Sejak Konperensi Jenewa bulan November 1967 yang digambarkan oleh John Pilger, dalam tahun itu juga lahir UU no. 1 tahun 1967 tentang Penanaman Modal Asing, yang disusul dengan UU No. 6 tahun 1968 tentang Penanaman Modal Dalam Negeri, dan serangkaian perundang-undangan dan peraturan beserta kebijakan-kebijakan yang sangat jelas menjurus pada liberalsasi.&lt;br /&gt;Dalam berbagai perundang-undangan dan peraturan tersebut, kedudukan asing semakin lama semakin bebas, sehingga akhirnya praktis sama dengan kedudukan warga negara Indonesia. Kalau kita perhatikan bidang-bidang yang diminati dalam melakukan investasi besar di Indonesia, perhatian mereka tertuju pada pertumbuhan PDB Indonesia yang produknya untuk mereka, sedangkan bangsa Indonesia hanya memperoleh pajak dan royalti yang sangat minimal.&lt;br /&gt;Bidang-bidang ini adalah pertambangan dan infra struktur seperti listrik dan jalan tol yang dari tarif tinggi yang dikenakan pada rakyat Indonesia mendatangkan laba baginya.&lt;br /&gt;Bidang lain adalah memberikan kredit yang sebesar-besarnya dengan tiga sasaran : pertama, memperoleh pendapatan bunga, kedua, proyek yang dikaitkan dengan hutang yang diberikan di mark up, dan dengan hutang kebijakan Indonesia dikendalikan melalui anak bangsa sendiri, terutama yang termasuk kelompok OTB untuk ekonomi dan kelompok The Ohio Boys untuk bidang politik.&lt;br /&gt;Keseluruhan ini sendiri merupakan ceritera yang menarik dan bermanfaat sebagai bahan renungan introspeksi betapa kita sejak tahun 1967 sudah dijajah kembali dengan cara dan teknologi yang lebih dahsyat.&lt;br /&gt;Para penjajah Belanda dahulu menanam berbagai pohon yang buahnya bernilai tinggi. Kekejaman mereka terletak pada eksploitasi manusia Indonesia bagaikan budak. Kebun-kebunnya sampai sekarang menjadi PTP yang masih menguntungkan.&lt;br /&gt;Sejak tahun 1967, pengerukan dan penyedotan kekayaan alam Indonesia oleh kekuatan asing, terutama mineral yang sangat mahal harganya dan sangat vital itu dilakukan secara besar-besaran dengan modal besar dan teknologi tinggi. Para pembantunya adalah bangsa sendiri yang berhasil dijadikan kroni-kroninya. Apakah pengangkatan SMI menjadi managing director WB merupakan bagian dari skenario ini saya tidak tahu.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: xx-small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: xx-small;"&gt;&lt;i&gt;*) Kwik Kian Gie, Menko Ekonomi Kabinet Persatuan Nasional 1999-2000 dan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional &amp;amp; Ketua Bappenas Kabinet Gotong-Royong 2001-2004&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&amp;nbsp; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;script src="http://adsensecamp.com/show/?id=2dxGfHFmtp4%3D&amp;amp;cid=TlffQoaJN%2F0%3D&amp;amp;chan=wuMzNyVJjPI%3D&amp;amp;type=12&amp;amp;title=CC0000&amp;amp;text=FFFF66&amp;amp;background=000000&amp;amp;border=000000&amp;amp;url=000000" type="text/javascript"&gt;&lt;/script&gt; &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/788548740341417534-31614821672224294?l=akh-san.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/blogspot/akh-san/~4/2HaGfu7ep_g" height="1" width="1"/&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://akh-san.blogspot.com/feeds/31614821672224294/comments/default" title="Poskan Komentar" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://akh-san.blogspot.com/2010/09/analisa-kwik-kian-gie.html#comment-form" title="0 Komentar" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/788548740341417534/posts/default/31614821672224294" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/788548740341417534/posts/default/31614821672224294" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/blogspot/akh-san/~3/2HaGfu7ep_g/analisa-kwik-kian-gie.html" title="Analisa Kwik Kian Gie" /><author><name>Hasan:)</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01624908798939316658</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="24" height="32" src="http://2.bp.blogspot.com/_5FphrKMa5Tw/TNjpqBHjF4I/AAAAAAAAATs/4dABfOD4Rgc/S220/hasan.jpg" /></author><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://akh-san.blogspot.com/2010/09/analisa-kwik-kian-gie.html</feedburner:origLink></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-788548740341417534.post-5309073432320674028</id><published>2010-08-26T16:25:00.000+07:00</published><updated>2010-08-26T16:37:43.959+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Artikel" /><title type="text">Negara Terkaya di Dunia</title><content type="html">&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;a href="http://www.akh-san.blogspot.com/"&gt;Hasan Blog Area&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="color: #4c4c4c; font-family: &amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 13.5pt;"&gt;Banyak sebenarnya yang tidak tahu dimanakah negara terkaya di planet bumi   ini, ada yang mengatakan &lt;span class="yshortcuts" id="lw_1282812310_10" style="-moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; background: transparent none repeat scroll 0% 0%; cursor: pointer;"&gt;Amerika&lt;/span&gt;, ada juga yang mengatakan negera-negara di   timur tengah. tidak salah sebenarnya, contohnya amerika. negara super power   itu memiliki tingkat kemajuan teknologi yang hanya bisa disaingi segelintir   negara, contoh lain lagi adalah negara-negara di timur tengah. rata-rata   negara yang tertutup gurun pasir dan cuaca yang menyengat itu mengandung   jutaan barrel minyak yang siap untuk diolah. tapi itu semua belum cukup untuk   menyamai negara yang satu ini. bahkan Amerika, Negara-negara timur tengah   serta Uni Eropa-pun tak mampu menyamainya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="color: #4c4c4c; font-family: &amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 13.5pt;"&gt;dan inilah negara terkaya di planet bumi yang luput dari   perhatian warga bumi lainya. warga negara ini pastilah bangga jika mereka   tahu. tapi sayangnya mereka tidak sadar "berdiri di atas berlian"   langsung saja kita lihat profil negaranya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="color: #4c4c4c; font-family: &amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 13.5pt;"&gt;"INDONESIA" &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="color: #4c4c4c; font-family: &amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 13.5pt;"&gt;Wooww... Apa yang terjadi? apakah penulis (saya) salah? tapi   dengan tegas saya nyatakan bahwa negara itulah sebagai negara terkaya di   dunia. tapi bukankah negara itu sedang dalam kondisi terpuruk? hutang   dimana-mana, kemiskinan, korupsi yang meraja lela, kondisi moral bangsa yang   kian menurun serta masalah-masalah lain yang sedang menyelimuti negara itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;baiklah mari kita urai semuanya satu persatu sehingga kita bisa melihat   kekayaan negara ini sesungguhnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Negara ini punya pertambangan emas terbesar dengan kualitas emas terbaik   di dunia. namanya PT Freeport.&lt;/span&gt;&lt;span style="color: #4c4c4c; font-family: &amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 13.5pt;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: #4c4c4c; font-family: &amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 13.5pt;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="-moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; background: white none repeat scroll 0% 0%; text-align: center; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;span style="color: #4c4c4c; font-family: &amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;&lt;span style="border: 1pt none windowtext; color: #027aac; font-size: 13.5pt; padding: 0in; text-decoration: none;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="-moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; background: white none repeat scroll 0% 0%; text-align: center; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;span style="color: #4c4c4c; font-family: &amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;&lt;span style="border: 1pt none windowtext; color: #027aac; font-size: 13.5pt; padding: 0in; text-decoration: none;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="-moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; background: white none repeat scroll 0% 0%; text-align: center; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;span style="color: #4c4c4c; font-family: &amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;&lt;span style="border: 1pt none windowtext; color: #027aac; font-size: 13.5pt; padding: 0in; text-decoration: none;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="-moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; background: white none repeat scroll 0% 0%; text-align: center; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;span style="color: #4c4c4c; font-family: &amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;&lt;span style="border: 1pt none windowtext; color: #027aac; font-size: 13.5pt; padding: 0in; text-decoration: none;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="-moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; background: white none repeat scroll 0% 0%; text-align: center; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;span style="color: #4c4c4c; font-family: &amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;&lt;span style="border: 1pt none windowtext; color: #027aac; font-size: 13.5pt; padding: 0in; text-decoration: none;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="-moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; background: white none repeat scroll 0% 0%; text-align: center; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;span style="color: #4c4c4c; font-family: &amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;&lt;span style="border: 1pt none windowtext; color: #027aac; font-size: 13.5pt; padding: 0in; text-decoration: none;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="-moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; background: white none repeat scroll 0% 0%; text-align: center; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;span style="color: #4c4c4c; font-family: &amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_C18iLUi5ccw/TGezl1apMCI/AAAAAAAAAXQ/zVHJfjujeMs/s1600/mining.jpg" rel="nofollow" target="_blank"&gt;&lt;span style="border: 1pt none windowtext; color: #027aac; font-size: 13.5pt; padding: 0in; text-decoration: none;"&gt;&lt;img border="0" height="311" id="_x0000_i1026" src="http://us.mg2.mail.yahoo.com/ya/download?mid=1%5f1434928%5fADsmvs4AAEEtTHXyUQBTBh1JFZA&amp;amp;pid=3&amp;amp;fid=Inbox&amp;amp;inline=1" width="400" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp; &lt;span style="color: #4c4c4c; font-family: &amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 13.5pt;"&gt;Apa saja kandungan yang di tambang di Freeport? ketika   pertambangan ini dibuka hingga sekarang, pertambangan ini telah mengasilkan   7,3 JUTA ton tembaga dan 724,7 JUTA ton emas. lalu siapa yang mengelola   pertambangan ini? bukan negara itu tapi AMERIKA! prosentasenya adalah 1%   untuk negara pemilik tanah dan 99% untuk amerika sebagai negara yang memiliki   teknologi untuk melakukan pertambangan disana. bahkan ketika emas dan tembaga   disana mulai menipis ternyata dibawah lapisan emas dan tembaga tepatnya di   kedalaman 400 meter ditemukan kandungan mineral yang harganya 100 kali lebih   mahal dari pada emas, ya.. dialah URANIUM! bahan baku pembuatan bahan bakar   nuklir itu ditemukan disana. belum jelas jumlah kandungan uranium yang   ditemukan disana, tapi kabar terakhir yang beredar menurut para ahli   kandungan uranium disana cukup untuk membuat pembangkit listrik Nuklir dengan   tenaga yang dapat menerangi seluruh bumi hanya dengan kandungan uranium   disana. Freeport banyak berjasa bagi segelintir pejabat negeri ini, para jenderal   dan juga para politisi busuk, yang bisa menikmati hidup dengan bergelimang   harta dengan memiskinkan bangsa ini. Mereka ini tidak lebih baik daripada   seekor lintah!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Negara ini punya cadangan gas alam TERBESAR DI DUNIA! tepatnya di Blok   &lt;span class="yshortcuts" id="lw_1282812310_11" style="border-bottom: 2px dotted rgb(54, 99, 136); cursor: pointer;"&gt;Natuna&lt;/span&gt;.&lt;/span&gt;    &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="-moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; background: white none repeat scroll 0% 0%; text-align: center; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;span style="color: #4c4c4c; font-family: &amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_C18iLUi5ccw/TGezzJrXDdI/AAAAAAAAAXU/5_h75gIEROQ/s1600/2sbv7o1.jpg" rel="nofollow" target="_blank"&gt;&lt;span style="border: 1pt none windowtext; color: #027aac; font-size: 13.5pt; padding: 0in; text-decoration: none;"&gt;&lt;img border="0" height="400" id="_x0000_i1027" src="http://us.mg2.mail.yahoo.com/ya/download?mid=1%5f1434928%5fADsmvs4AAEEtTHXyUQBTBh1JFZA&amp;amp;pid=4&amp;amp;fid=Inbox&amp;amp;inline=1" width="300" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="-moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; background: white none repeat scroll 0% 0%; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;span style="border: 1pt none windowtext; color: #027aac; font-size: 13.5pt; margin-left: 1em; margin-right: 1em; padding: 0in; text-decoration: none;"&gt;&lt;img border="0" height="320" id="_x0000_i1028" src="http://us.mg2.mail.yahoo.com/ya/download?mid=1%5f1434928%5fADsmvs4AAEEtTHXyUQBTBh1JFZA&amp;amp;pid=5&amp;amp;fid=Inbox&amp;amp;inline=1" width="288" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="-moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; background: white none repeat scroll 0% 0%; text-align: justify; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;span style="color: #4c4c4c; font-family: &amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="color: #4c4c4c; font-family: &amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 13.5pt;"&gt;Berapa kandungan gas di blok natuna? Blok Natuna D Alpha   memiliki cadangan gas hingga 202 TRILIUN kaki kubik!!&amp;nbsp;dan masih banyak   Blok-Blok penghasil tambang dan minyak seperti Blok Cepu dll. DIKELOLA SIAPA?   EXXON MOBIL! dibantu sama Pertamina.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: #4c4c4c; font-family: &amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 13.5pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: #4c4c4c; font-family: &amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 13.5pt;"&gt;3. Negara ini punya Hutan Tropis terbesar di dunia. hutan tropis ini memiliki   luas 39.549.447 Hektar, dengan keanekaragaman hayati dan plasmanutfah   terlengkap di dunia.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: #4c4c4c; font-family: &amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 13.5pt;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: #4c4c4c; font-family: &amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 13.5pt;"&gt;   &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;span style="border: 1pt none windowtext; color: #027aac; font-size: 13.5pt; margin-left: 1em; margin-right: 1em; padding: 0in; text-decoration: none;"&gt;&lt;img border="0" height="300" id="_x0000_i1029" src="http://us.mg2.mail.yahoo.com/ya/download?mid=1%5f1434928%5fADsmvs4AAEEtTHXyUQBTBh1JFZA&amp;amp;pid=6&amp;amp;fid=Inbox&amp;amp;inline=1" width="400" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="-moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; background: white none repeat scroll 0% 0%; text-align: justify; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;span style="color: #4c4c4c; font-family: &amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="-moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; background: white none repeat scroll 0% 0%; margin-bottom: 12pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: #4c4c4c; font-family: &amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 13.5pt;"&gt;letaknya di pulau sumatra, kalimantan dan sulawesi. sebenarnya   jika negara ini menginginkan kiamat sangat mudah saja buat mereka. tebang   saja semua pohon di hutan itu makan bumi pasti kiamat. karena bumi ini sangat   tergantung sekali dengan hutan tropis ini untuk menjaga keseimbangan iklim   karena hutan hujan amazon tak cukup kuat untuk menyeimbangkan iklim bumi. dan   sekarang mereka sedikit demi sediki telah mengkancurkanya hanya untuk   segelintir orang yang punya uang untuk perkebunan dan lapangan Golf. sungguh   sangat ironis sekali.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: #4c4c4c; font-family: &amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 13.5pt;"&gt;4. Negara ini punya Luatan terluas di dunia. dikelilingi dua samudra, yaitu   Pasific dan Hindia hingga tidak heran memiliki jutaan spesies ikan yang tidak   dimiliki negara lain.&lt;/span&gt;&lt;span style="color: #4c4c4c; font-family: &amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 13.5pt;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;span style="border: 1pt none windowtext; color: #027aac; font-size: 13.5pt; margin-left: 1em; margin-right: 1em; padding: 0in; text-decoration: none;"&gt;&lt;img border="0" height="320" id="_x0000_i1030" src="http://us.mg2.mail.yahoo.com/ya/download?mid=1%5f1434928%5fADsmvs4AAEEtTHXyUQBTBh1JFZA&amp;amp;pid=7&amp;amp;fid=Inbox&amp;amp;inline=1" width="320" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="-moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; background: white none repeat scroll 0% 0%; text-align: justify; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;span style="color: #4c4c4c; font-family: &amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;span style="border: 1pt none windowtext; color: #027aac; font-size: 13.5pt; margin-left: 1em; margin-right: 1em; padding: 0in; text-decoration: none;"&gt;&lt;img border="0" height="224" id="_x0000_i1031" src="http://us.mg2.mail.yahoo.com/ya/download?mid=1%5f1434928%5fADsmvs4AAEEtTHXyUQBTBh1JFZA&amp;amp;pid=8&amp;amp;fid=Inbox&amp;amp;inline=1" width="320" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="-moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; background: white none repeat scroll 0% 0%; text-align: justify; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;span style="color: #4c4c4c; font-family: &amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="color: #4c4c4c; font-family: &amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 13.5pt;"&gt;Saking kaya-nya laut negara ini sampai-sampai negara lain pun   ikut memanen ikan di lautan negara ini.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: #4c4c4c; font-family: &amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 13.5pt;"&gt;5. Negara ini punya jumlah penduduk terbesar ke 4 didunia. dengan jumlah   penduduk segitu harusnya banyak orang-orang pintar yang telah dihasilkan   negara ini, tapi pemerintah menelantarkan mereka-mereka. sebagai sifat   manusia yang ingin bertahan hidup tentu saja mereka ingin di hargai. jalan   lainya adalah keluar dari negara ini dan memilih membela negara lain yang   bisa menganggap mereka dengan nilai yang pantas.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: #4c4c4c; font-family: &amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 13.5pt;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: #4c4c4c; font-family: &amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 13.5pt;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;span style="border: 1pt none windowtext; color: #027aac; font-size: 13.5pt; margin-left: 1em; margin-right: 1em; padding: 0in; text-decoration: none;"&gt;&lt;img border="0" height="262" id="_x0000_i1032" src="http://us.mg2.mail.yahoo.com/ya/download?mid=1%5f1434928%5fADsmvs4AAEEtTHXyUQBTBh1JFZA&amp;amp;pid=9&amp;amp;fid=Inbox&amp;amp;inline=1" width="400" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="-moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; background: white none repeat scroll 0% 0%; text-align: justify; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;span style="color: #4c4c4c; font-family: &amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="-moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; background: white none repeat scroll 0% 0%; margin-bottom: 12pt; text-align: justify;"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="-moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; background: white none repeat scroll 0% 0%; margin-bottom: 12pt;"&gt;&lt;span style="color: #4c4c4c; font-family: &amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: #4c4c4c; font-family: &amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 13.5pt;"&gt;6. Negara ini memiliki tanah yang sangat subur. karena   memiliki banyak &lt;span class="yshortcuts" id="lw_1282812310_12" style="-moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; background: transparent none repeat scroll 0% 0%; border-bottom: 2px dotted rgb(54, 99, 136); cursor: pointer;"&gt;gunung berapi&lt;/span&gt; yang aktif menjadikan tanah di negara ini   sangat subur terlebih lagi negara ini dilintasi garis katulistiwa yang banyak   terdapat sinar matahari dan hujan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;span style="border: 1pt none windowtext; color: #027aac; font-size: 13.5pt; margin-left: 1em; margin-right: 1em; padding: 0in; text-decoration: none;"&gt;&lt;img border="0" height="300" id="_x0000_i1033" src="http://us.mg2.mail.yahoo.com/ya/download?mid=1%5f1434928%5fADsmvs4AAEEtTHXyUQBTBh1JFZA&amp;amp;pid=10&amp;amp;fid=Inbox&amp;amp;inline=1" width="400" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="-moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; background: white none repeat scroll 0% 0%; text-align: justify; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;span style="color: #4c4c4c; font-family: &amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="-moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; background: white none repeat scroll 0% 0%; margin-bottom: 12pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: #4c4c4c; font-family: &amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 13.5pt;"&gt;Jika dibandingkan dengan negara-negara timur tengah yang   memiliki minyak yang sangat melimpah negara ini tentu saja jauh lebih kaya.   coba kita semua bayangkan karena hasil mineral itu tak bisa diperbaharui   dengan cepat. dan ketika seluruh minyak mereka telah habis maka mereka akan   menjadi negara yang miskin karena mereka tidak memiliki tanah sesubur negara   ini yang bisa ditanami apapun juga.&amp;nbsp;&lt;i&gt;&lt;span style="border: 1pt none windowtext; padding: 0in;"&gt;bahkan tongkat kayu dan batu jadi tanaman.&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: #4c4c4c; font-family: &amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 13.5pt;"&gt;7. Negara ini punya pemandangan yang sangat eksotis dan lagi-lagi tak ada   negara yang bisa menyamainya. dari puncak gunung hingga ke dasar laut bisa   kita temui di negara ini.&lt;/span&gt;&lt;span style="color: #4c4c4c; font-family: &amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 13.5pt;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="border: 1pt none windowtext; padding: 0in;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;   &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;span style="border: 1pt none windowtext; color: #027aac; font-size: 13.5pt; margin-left: 1em; margin-right: 1em; padding: 0in; text-decoration: none;"&gt;&lt;img border="0" height="298" id="_x0000_i1034" src="http://us.mg2.mail.yahoo.com/ya/download?mid=1%5f1434928%5fADsmvs4AAEEtTHXyUQBTBh1JFZA&amp;amp;pid=11&amp;amp;fid=Inbox&amp;amp;inline=1" width="400" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="-moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; background: white none repeat scroll 0% 0%; text-align: justify; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;span style="color: #4c4c4c; font-family: &amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="-moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; background: white none repeat scroll 0% 0%; margin-bottom: 12pt; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;span style="border: 1pt none windowtext; color: #027aac; font-size: 13.5pt; margin-left: 1em; margin-right: 1em; padding: 0in; text-decoration: none;"&gt;&lt;img border="0" height="321" id="_x0000_i1035" src="http://us.mg2.mail.yahoo.com/ya/download?mid=1%5f1434928%5fADsmvs4AAEEtTHXyUQBTBh1JFZA&amp;amp;pid=12&amp;amp;fid=Inbox&amp;amp;inline=1" width="400" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="-moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; background: white none repeat scroll 0% 0%; text-align: justify; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;span style="color: #4c4c4c; font-family: &amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="-moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; background: white none repeat scroll 0% 0%; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;span style="border: 1pt none windowtext; color: #027aac; font-size: 13.5pt; margin-left: 1em; margin-right: 1em; padding: 0in; text-decoration: none;"&gt;&lt;img border="0" height="300" id="_x0000_i1036" src="http://us.mg2.mail.yahoo.com/ya/download?mid=1%5f1434928%5fADsmvs4AAEEtTHXyUQBTBh1JFZA&amp;amp;pid=13&amp;amp;fid=Inbox&amp;amp;inline=1" width="400" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="-moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; background: white none repeat scroll 0% 0%; text-align: justify; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;span style="color: #4c4c4c; font-family: &amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="-moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; background: white none repeat scroll 0% 0%; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;span style="border: 1pt none windowtext; color: #027aac; font-size: 13.5pt; margin-left: 1em; margin-right: 1em; padding: 0in; text-decoration: none;"&gt;&lt;img border="0" height="271" id="_x0000_i1037" src="http://us.mg2.mail.yahoo.com/ya/download?mid=1%5f1434928%5fADsmvs4AAEEtTHXyUQBTBh1JFZA&amp;amp;pid=14&amp;amp;fid=Inbox&amp;amp;inline=1" width="400" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="-moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; background: white none repeat scroll 0% 0%; text-align: justify; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;span style="color: #4c4c4c; font-family: &amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="-moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; background: white none repeat scroll 0% 0%; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;span style="border: 1pt none windowtext; color: #027aac; font-size: 13.5pt; margin-left: 1em; margin-right: 1em; padding: 0in; text-decoration: none;"&gt;&lt;img border="0" height="321" id="_x0000_i1038" src="http://us.mg2.mail.yahoo.com/ya/download?mid=1%5f1434928%5fADsmvs4AAEEtTHXyUQBTBh1JFZA&amp;amp;pid=15&amp;amp;fid=Inbox&amp;amp;inline=1" width="400" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="-moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; background: white none repeat scroll 0% 0%; text-align: justify; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;span style="color: #4c4c4c; font-family: &amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="-moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; background: white none repeat scroll 0% 0%; text-align: justify; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;span style="border: 1pt none windowtext; color: #027aac; font-size: 13.5pt; margin-left: 1em; margin-right: 1em; padding: 0in; text-decoration: none;"&gt;&lt;img border="0" height="300" id="_x0000_i1039" src="http://us.mg2.mail.yahoo.com/ya/download?mid=1%5f1434928%5fADsmvs4AAEEtTHXyUQBTBh1JFZA&amp;amp;pid=16&amp;amp;fid=Inbox&amp;amp;inline=1" width="400" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="-moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; background: white none repeat scroll 0% 0%; text-align: justify; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;span style="color: #4c4c4c; font-family: &amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="-moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; background: white none repeat scroll 0% 0%; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;span style="border: 1pt none windowtext; color: #027aac; font-size: 13.5pt; margin-left: 1em; margin-right: 1em; padding: 0in; text-decoration: none;"&gt;&lt;img border="0" height="265" id="_x0000_i1040" src="http://us.mg2.mail.yahoo.com/ya/download?mid=1%5f1434928%5fADsmvs4AAEEtTHXyUQBTBh1JFZA&amp;amp;pid=17&amp;amp;fid=Inbox&amp;amp;inline=1" width="400" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="-moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; background: white none repeat scroll 0% 0%; text-align: justify; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;span style="color: #4c4c4c; font-family: &amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="-moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; background: white none repeat scroll 0% 0%; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="-moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; background: white none repeat scroll 0% 0%; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="-moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; background: white none repeat scroll 0% 0%; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;span style="border: 1pt none windowtext; color: #027aac; font-size: 13.5pt; margin-left: 1em; margin-right: 1em; padding: 0in; text-decoration: none;"&gt;&lt;img border="0" height="400" id="_x0000_i1041" src="http://us.mg2.mail.yahoo.com/ya/download?mid=1%5f1434928%5fADsmvs4AAEEtTHXyUQBTBh1JFZA&amp;amp;pid=18&amp;amp;fid=Inbox&amp;amp;inline=1" width="275" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="color: #4c4c4c; font-family: &amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 13.5pt;"&gt;Negara ini sangat amat kaya sekali, tak ada bangsa atau negara   lain sekaya&amp;nbsp;&lt;b&gt;&lt;span style="border: 1pt none windowtext; padding: 0in;"&gt;INDONESIA&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;!   tapi apa yang terjadi?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="-moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; background: white none repeat scroll 0% 0%; margin-bottom: 12pt; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="-moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; background: white none repeat scroll 0% 0%; text-align: center; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;span style="color: #4c4c4c; font-family: &amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_C18iLUi5ccw/TGe8jCmOrZI/AAAAAAAAAYc/ogi_HrVNin8/s1600/gelandangan.jpg" rel="nofollow" target="_blank"&gt;&lt;span style="border: 1pt none windowtext; color: #027aac; font-size: 13.5pt; padding: 0in; text-decoration: none;"&gt;&lt;img border="0" height="246" id="_x0000_i1042" src="http://us.mg2.mail.yahoo.com/ya/download?mid=1%5f1434928%5fADsmvs4AAEEtTHXyUQBTBh1JFZA&amp;amp;pid=19&amp;amp;fid=Inbox&amp;amp;inline=1" width="400" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="color: #4c4c4c; font-family: &amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 13.5pt;"&gt;untuk   EXXON MOBIL OIL, FREEPORT, SHELL, PETRONAS dan semua PEJABAT NEGARA yang   menjual kekayaan Bangsa untuk keuntungan negara asing, diucapkan &lt;span class="yshortcuts" id="lw_1282812310_13" style="-moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; background: transparent none repeat scroll 0% 0%; border-bottom: 2px dotted rgb(54, 99, 136); cursor: pointer;"&gt;TERIMA   KASIH&lt;/span&gt;.&lt;/span&gt;&lt;span style="color: #4c4c4c; font-family: &amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 13.5pt;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="border: 1pt none windowtext; color: #4c4c4c; font-family: &amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 13.5pt; padding: 0in;"&gt;Sebuah cerita mungkin akan bisa   menggambarkan indonesia saat ini silahkan disimak.&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="border: 1pt none windowtext; color: #4c4c4c; font-family: &amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 13.5pt; padding: 0in;"&gt;Judulnya Ketika Tuhan Menciptakan   Indonesia&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="border: 1pt none windowtext; color: #4c4c4c; font-family: &amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 13.5pt; padding: 0in;"&gt;Suatu hari Tuhan tersenyum puas   melihat sebuah planet yang baru saja diciptakan- Nya. Malaikat pun bertanya,   "Apa yang baru saja Engkau ciptakan, Tuhan?" "Lihatlah, Aku   baru saja menciptakan sebuah planet biru yang bernama Bumi," kata Tuhan   sambil menambahkan beberapa awan di atas daerah hutan hujan Amazon. Tuhan   melanjutkan, "Ini akan menjadi planet yang luar biasa dari yang pernah   Aku ciptakan. Di planet baru ini, segalanya akan terjadi secara   seimbang".&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="border: 1pt none windowtext; color: #4c4c4c; font-family: &amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 13.5pt; padding: 0in;"&gt;Lalu Tuhan menjelaskan kepada   malaikat tentang Benua Eropa. Di Eropa sebelah utara, Tuhan menciptakan tanah   yang penuh peluang dan menyenangkan seperti &lt;span class="yshortcuts" id="lw_1282812310_14" style="-moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; background: transparent none repeat scroll 0% 0%; border-bottom: 2px dotted rgb(54, 99, 136); cursor: pointer;"&gt;Inggris&lt;/span&gt;, Skotlandia dan Perancis.   Tetapi di daerah itu, Tuhan juga menciptakan hawa dingin yang menusuk tulang.&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="border: 1pt none windowtext; color: #4c4c4c; font-family: &amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 13.5pt; padding: 0in;"&gt;Di Eropa bagian selatan, Tuhan   menciptakan masyarakat yang agak miskin, seperti &lt;span class="yshortcuts" id="lw_1282812310_15" style="-moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; background: transparent none repeat scroll 0% 0%; border-bottom: 2px dotted rgb(54, 99, 136); cursor: pointer;"&gt;Spanyol&lt;/span&gt; dan Portugal, tetapi   banyak sinar matahari dan hangat serta pemandangan eksotis di Selat   Gibraltar.&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="border: 1pt none windowtext; color: #4c4c4c; font-family: &amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 13.5pt; padding: 0in;"&gt;Lalu malaikat menunjuk sebuah   kepulauan sambil berseru, "Lalu daerah apakah itu Tuhan?" "O,   itu," kata Tuhan, "itu Indonesia. Negara yang sangat kaya dan   sangat cantik di planet bumi. Ada jutaan &lt;span class="yshortcuts" id="lw_1282812310_16" style="-moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; background: transparent none repeat scroll 0% 0%; border-bottom: 2px dotted rgb(54, 99, 136); cursor: pointer;"&gt;flora dan fauna&lt;/span&gt; yang telah Aku   ciptakan di sana. Ada jutaan ikan segar di laut yang siap panen. Banyak sinar   matahari dan hujan. Penduduknya Ku ciptakan ramah tamah,suka menolong dan   berkebudayaan yang beraneka warna. Mereka pekerja keras, siap hidup sederhana   dan bersahaja serta mencintai seni."&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="-moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; background: white none repeat scroll 0% 0%; text-align: center; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="border: 1pt none windowtext; color: #4c4c4c; font-family: &amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 13.5pt; padding: 0in;"&gt;Dengan terheran-heran, malaikat pun   protes, "Lho, katanya tadi setiap negara akan diciptakan dengan   keseimbangan. Kok Indonesia baik-baik semua. Lalu dimana letak   keseimbangannya? "&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="-moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; background: white none repeat scroll 0% 0%; text-align: center; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="border: 1pt none windowtext; color: #4c4c4c; font-family: &amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 13.5pt; padding: 0in;"&gt;Tuhan pun menjawab dalam bahasa   Inggris, "Wait, until you see the idiots I put in the government."   (tunggu sampai Saya menaruh 'idiot2' di pemerintahannya)&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="-moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; background: white none repeat scroll 0% 0%; text-align: center; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="-moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; background: white none repeat scroll 0% 0%; text-align: center; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;span style="color: #4c4c4c; font-family: &amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 13.5pt;"&gt;Dan untuk rasa &lt;span class="yshortcuts" id="lw_1282812310_17" style="-moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; background: transparent none repeat scroll 0% 0%; cursor: pointer;"&gt;terima kasih&lt;/span&gt; untuk Kemerdekaan Indonesia yang   ke 65 tahun, kami pemuda-pemudi Indonesia memberikan penghargaan   sebesar-besarnya kepada pejuang yang telah mengorbankan darah dan air mata   mereka untuk bangsa yang tidak tahu terima kasih ini.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="color: #4c4c4c; font-family: &amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 13.5pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="border: 1pt none windowtext; color: #4c4c4c; font-family: &amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 13.5pt; padding: 0in;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="border: 1pt none windowtext; color: #4c4c4c; font-family: &amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 13.5pt; padding: 0in;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="border: 1pt none windowtext; color: #4c4c4c; font-family: &amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 13.5pt; padding: 0in;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="border: 1pt none windowtext; color: #4c4c4c; font-family: &amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 13.5pt; padding: 0in;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="border: 1pt none windowtext; color: #4c4c4c; font-family: &amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 13.5pt; padding: 0in;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="border: 1pt none windowtext; color: #4c4c4c; font-family: &amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 13.5pt; padding: 0in;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="color: #4c4c4c; font-family: &amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 13.5pt;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="color: #4c4c4c; font-family: &amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 13.5pt;"&gt;&lt;span class="yshortcuts" id="lw_1282812310_13" style="-moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; background: transparent none repeat scroll 0% 0%; border-bottom: 2px dotted rgb(54, 99, 136); cursor: pointer;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: #4c4c4c; font-family: &amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 13.5pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: #4c4c4c; font-family: &amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 13.5pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="-moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; background: white none repeat scroll 0% 0%; text-align: center; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;span style="color: #4c4c4c; font-family: &amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_C18iLUi5ccw/TGe6zsItn-I/AAAAAAAAAYU/aRGQqxb-XEY/s1600/veteran.jpg" rel="nofollow" target="_blank"&gt;&lt;span style="border: 1pt none windowtext; color: #027aac; font-size: 13.5pt; padding: 0in; text-decoration: none;"&gt;&lt;img border="0" height="400" id="_x0000_i1043" src="http://us.mg2.mail.yahoo.com/ya/download?mid=1%5f1434928%5fADsmvs4AAEEtTHXyUQBTBh1JFZA&amp;amp;pid=20&amp;amp;fid=Inbox&amp;amp;inline=1" width="267" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="-moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; background: white none repeat scroll 0% 0%; text-align: center; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="border: 1pt none windowtext; color: #4c4c4c; font-family: &amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 13.5pt; padding: 0in;"&gt;"Indonesia tanah air beta&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="-moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; background: white none repeat scroll 0% 0%; text-align: center; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="border: 1pt none windowtext; color: #4c4c4c; font-family: &amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 13.5pt; padding: 0in;"&gt;disana tempat lahir beta,&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="-moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; background: white none repeat scroll 0% 0%; text-align: center; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="border: 1pt none windowtext; color: #4c4c4c; font-family: &amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 13.5pt; padding: 0in;"&gt;dibuai dibesarkan bunda,&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="-moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; background: white none repeat scroll 0% 0%; text-align: center; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="border: 1pt none windowtext; color: #4c4c4c; font-family: &amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 13.5pt; padding: 0in;"&gt;Tempat berlindung di hari Tua...&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="-moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; background: white none repeat scroll 0% 0%; text-align: center; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="border: 1pt none windowtext; color: #4c4c4c; font-family: &amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 13.5pt; padding: 0in;"&gt;HIngga nanti menutup mata"&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="-moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; background: white none repeat scroll 0% 0%; text-align: center; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="-moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; background: white none repeat scroll 0% 0%; text-align: center; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;span style="color: #4c4c4c; font-family: &amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_C18iLUi5ccw/TGf9oHr7LBI/AAAAAAAAAYg/CTDOicH-EEQ/s1600/bendera-indonesia+%281%29.jpg" rel="nofollow" target="_blank"&gt;&lt;span style="border: 1pt none windowtext; color: #027aac; font-size: 13.5pt; padding: 0in; text-decoration: none;"&gt;&lt;img border="0" height="285" id="_x0000_i1044" src="http://us.mg2.mail.yahoo.com/ya/download?mid=1%5f1434928%5fADsmvs4AAEEtTHXyUQBTBh1JFZA&amp;amp;pid=21&amp;amp;fid=Inbox&amp;amp;inline=1" width="400" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="-moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; background: white none repeat scroll 0% 0%; margin-bottom: 12pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="-moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; background: white none repeat scroll 0% 0%; text-align: center; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="border: 1pt none windowtext; color: #4c4c4c; font-family: &amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 13.5pt; padding: 0in;"&gt;HIDUPLAH &lt;span class="yshortcuts" id="lw_1282812310_18" style="-moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; background: transparent none repeat scroll 0% 0%; border-bottom: 2px dotted rgb(54, 99, 136); cursor: pointer;"&gt;INDONESIA RAYA&lt;/span&gt;......!!!!!!&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="-moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; background: white none repeat scroll 0% 0%; text-align: center; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="border: 1pt none windowtext; color: #4c4c4c; font-family: &amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 13.5pt; padding: 0in;"&gt;Memperingati HUT RI ke 65 Tahun&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="-moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; background: white none repeat scroll 0% 0%; text-align: center; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="border: 1pt none windowtext; color: #4c4c4c; font-family: &amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 13.5pt; padding: 0in;"&gt;17 Agustus 1945 - 17 Agustus 2010&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="-moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; background: white none repeat scroll 0% 0%; text-align: center; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="-moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; background: white none repeat scroll 0% 0%; text-align: center; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="border: 1pt none windowtext; color: #4c4c4c; font-family: &amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 13.5pt; padding: 0in;"&gt;MERDEKA....!!!!!&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="-moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; background: white none repeat scroll 0% 0%; text-align: justify; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;script src="http://adsensecamp.com/show/?id=2dxGfHFmtp4%3D&amp;amp;cid=TlffQoaJN%2F0%3D&amp;amp;chan=wuMzNyVJjPI%3D&amp;amp;type=12&amp;amp;title=CC0000&amp;amp;text=FFFF66&amp;amp;background=000000&amp;amp;border=000000&amp;amp;url=000000" type="text/javascript"&gt;&lt;/script&gt; &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/788548740341417534-5309073432320674028?l=akh-san.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/blogspot/akh-san/~4/VjzayClJEO8" height="1" width="1"/&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://akh-san.blogspot.com/feeds/5309073432320674028/comments/default" title="Poskan Komentar" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://akh-san.blogspot.com/2010/08/negara-terkaya-di-dunia.html#comment-form" title="0 Komentar" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/788548740341417534/posts/default/5309073432320674028" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/788548740341417534/posts/default/5309073432320674028" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/blogspot/akh-san/~3/VjzayClJEO8/negara-terkaya-di-dunia.html" title="Negara Terkaya di Dunia" /><author><name>Hasan:)</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01624908798939316658</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="24" height="32" src="http://2.bp.blogspot.com/_5FphrKMa5Tw/TNjpqBHjF4I/AAAAAAAAATs/4dABfOD4Rgc/S220/hasan.jpg" /></author><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://akh-san.blogspot.com/2010/08/negara-terkaya-di-dunia.html</feedburner:origLink></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-788548740341417534.post-8705250162473612821</id><published>2010-07-14T16:19:00.000+07:00</published><updated>2010-07-14T16:29:27.769+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Artikel" /><title type="text">Kemenangan Matador dan Penaklukkan Andalusia</title><content type="html">&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a href="http://www.akh-san.blogspot.com/"&gt;Hasan Blog Area&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_5FphrKMa5Tw/TD1zQmqa57I/AAAAAAAAATE/FRsxJcYBuJE/s1600/spanyol.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="margin-10-10" id="tanggal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;a class="text-link" href="http://www.addthis.com/bookmark.php?url=http://www.eramuslim.com/suara-kita/pemuda-mahasiswa/owen-putra-mahasiswa-al-azhar-kairo-kemenangan-metador-dan-penaklukkan-andalusia.htm"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_5FphrKMa5Tw/TD2DD4XClAI/AAAAAAAAATM/9hEWsRARCcA/s1600/spanyol.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="133" src="http://1.bp.blogspot.com/_5FphrKMa5Tw/TD2DD4XClAI/AAAAAAAAATM/9hEWsRARCcA/s200/spanyol.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;Babak final Piala Dunia 2010 antara Spanyol dan Belanda berlalu  dengan begitu menegangkan. Kedua kesebelasan tampil dengan begitu baik,  hal itu tampak dari permainan spektakuler yang sarat dengan  maneuver-manuver cantiknya. Tim Metador maupun Tim Kincir Angin tidak  kalah ngotot untuk menyebol gawang lawannya.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sampai babak kedua berakhir, peluang kedua tim tak kunjung berhasil  membuahkan gol, bahkan sampai waktu pertama usai tak satu gol berhasil  disarangkan ke gawang lawan. Gol baru tercipta di menit 116, atau 4  menjelang turun minum usai 2x 15 menit perpanjangan waktu melalui  tendangan kanang Andres Iniesta, yang membukukan Spanyol sebagai The  Winner of FIFA World Cup 2010.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kemenangan Spanyol telah memupus harapan di babak final Belanda untuk  ketiga kalinya, 1974, 1978 dan 2010. Kemenangan Spanyol juga telah  menguak kebohongan ramalan dari sejumlah binatang dan paranormal yang  ikut meramaikan perhelatan dunia ini.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Mulai dari burung Mani`, Paul Gurita sampai mentalis Tanar Air, Dedy  Coubuser ikut ambil bagian dalam iven empat tahun sekali ini. Rating dan  harga jual Paul barangkali meroket seiring tebakan jitunya terkait  pemenang piala dunia 2010 terbukti.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Menurut saya, tebakan itu tidak lain adalah sebuah faktor kebetulan  dan permainan setan untuk menyesatkan bola mania dunia. Yach, itu  bisa-bisa saja sehingga nafsu membuat manusia tergila-gila dan percaya.  Dalam QS. An-Nisa':51 Allah berfirman: &lt;i&gt;"Tidakkah engkau  memperhatikan orang-orang yang diberi bagian dari al-Kitab? Mereka  percaya kepada jibt dan thaghut…."&lt;/i&gt;.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Di banyak hadist Rasulullah Saw melarang umatnya untuk mempercayai  pratek perdukunan, ramalan dan ahli nujum lainnya yang kebanyakannya  tidak lain adalah bagian dari rentetan kebohongan, rekaan dan penipuan.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kemenangan yang diraih Iker Casillas, Carles Puyol, Fernando Torres  Dkk. mengingatkan saya akan perjuangan tiga pahlawan Islam saat  menaklukan Spanyol (Andalusia) 1295 tahun silam, 705-715 M. Negara yang  berada di Semenanjung Iberia ini berhasil ditaklukan Islam pada zaman  Kekhalifah Al-Walid rahimahullah yang berpusat di Damaskus.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pada masa panaklukan itu, ada tiga pahlawan yang dianggap paling  berjasa antara lain, Tharif ibn Malik, Thariq ibn Ziyad, dan Musa ibn  Nushair rahimahullahum ajma`in.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pada Ramadan tahun 91 H Khalifah Walid mengutus seorang pemuda dari  bangsa Barbar bernama Thafiq bin Malik al-Mu`afiri atau dikenal dengan  Abu Zar`ah bersama satu satuan pasukan perang, 100 tentara berkuda, 400  tentara lain mengunakan 4 buah kapal menuju pantai Andalusia.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pendelegasian tersebut bertujuan menyelediki dan mengali informasi  dari kawasan tersebut sebagai langkah awal futuhat islamiyah. Perjalanan  Tharif berjalan mulus tanpa hadangan yang begitu berarti ketika itu, ia  berhasil membawa banyak harta rampasan dan kembali dengan selamat.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kemelut dan kekacauan di lingkungan Kerajaan Visigothic yang  menguasai Spanyol saat itu, dianggap Musa bin Nushair membuat peluang  untuk memperluas futuhat islamiyah. Akhinya, pada Rajab 92 H, Musa bin  Nushair mengirim 7000 pasukan yang dari bangsa Arab dan Babar yang  dipimpin oleh Thariq bin Ziyad rahimahullah.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Keberhasilan Thariq dalam misi ini membuat namanya sohor sebagai  Penakluk Andalusia. Kendatipun dalam perjuangan itu ia sempat meminta  pasukan tambahan sebaganyak 5000 personil, mayoritas pasukan berkuda.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Keberhasilan Thariq bin Ziyad berawal dari penaklukan sebuah daerah  pergunungan Giblatar atau lebih dikenal dengan Jabar Thariq.  Keberhasilannya menguasai daerah tersebut memudahkan pasukan Islam untuk  menguasai Spanyol dan daerah lainnya yang dahulunya bernama Andalusia.  Negara itu segara telah dipecah-pecah menjadi Negara Spanyol, Portugal  dan Prancis Selatan.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Selain didukung faktor militer, kemenangan Islam juga didorong oleh  faktor internal Spanyol, yang mana lingkungan di kekuasaan negara saat  itu tengah amburadul dan kacau. Kekacauan politik itulah akhirnya  mengiring Spanyol terpecah-pecah ke beberapa kubu, negera-negara kecil.  Kondisi ini pun berlarut sehingga berimbas kepada lumpuhnya  perekonomian, hancur lebur tatanan sosial masyarakat. Melalui pangkuang  Islam pun, kemerosotan itu pun secara berangsung mulai dipulihkan dan  berdenyut kembali.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Piala Dunia 2010 yang berhasil digondol oleh Spanyol diraih melalui  lika-liku perjuangan, terhitung dari babak penyisihan, perdelapan final,  semifinal dan berakhir dengan kemenangan laga final. Semua dilakukan  Casilas Dkk. penuh kekompakan dan kebersamaan.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Perjuangan pasukan Islam menaklukan negara berjulukan Metador ini pun  dimulai dari sejumlah kota atau daerah seperti, Cordova, Granada,  Toledo, Sidonia, Karmona, Seville, Merida, Theodomir di Orihuela dan  Kerajaan Gothic. Semua dapat dilakukan dengan sebuah berpadu di medan  perang yang dipimpin oleh Thariq bin Ziyad dan Musa ibn Nushair.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Yach, sebuah kesuksesan begitu terasa jika proses mendapatkannya  dengan mencurahkan semua potensi yang ada dan pengorbanan tiada henti.  Dalam kesuksesan sebuah tim atau perjuangan kolektif memang membutuhkan  sebuah kesatuan dan keperpaduan. Selain itu, ritme perjuangan juga harus  saling menguatkan satu dengan yang lainnya, tanpa mementingkan  keinginan personal atau golongan tertentu saja.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Perbedaan kesedihan dan kesenangan di akhir sebuah laga begitu sangat  kontras biasanya, namun itulah resiko dari pertandingan dan sebuah  laga. Menang dan kalah, harus diterima sportivitas yang tinggi.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Jubah kesedihan di tubuh Tim Orange dan jas keperkasaan yang diraih  Spain adalah sebuah ending yang berbeda, namun bukan untuk dibuat jurang  perbedaan sehingga berujung anarkisme dan korban. Semua ini, tentu  dapat menjadi pelajaran berharga bagi Persebakbolaan Indonesia yang  kerap berakhir dengan anarkis dan kecurangan.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ketegasan, kekompakan, strategi (perencanaan) dan kebersamaan sangat  kental dalam ajang persepakbolaan, yang patut dilihat oleh semua elemen  manusia, terkhusus bangsa ini. Bagaimana pun kesuksesan bersama harus  diusahakan secara berbarengan dengan mengisi dan menguat satu bagian  dengan lini yang lainnya. Selamat buat Spanyol dan Puyol. :-)&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: xx-small;"&gt;&lt;i&gt;Ditulis Oleh Owen Putra &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: xx-small;"&gt;&lt;i&gt;&lt;i&gt;Email: owen232putra@yahoo.co.id&lt;/i&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: xx-small;"&gt;&lt;i&gt;&lt;i&gt;Ref: Eramuslim.com &lt;/i&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&amp;nbsp; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;script src="http://adsensecamp.com/show/?id=2dxGfHFmtp4%3D&amp;amp;cid=TlffQoaJN%2F0%3D&amp;amp;chan=wuMzNyVJjPI%3D&amp;amp;type=12&amp;amp;title=CC0000&amp;amp;text=FFFF66&amp;amp;background=000000&amp;amp;border=000000&amp;amp;url=000000" type="text/javascript"&gt;&lt;/script&gt; &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/788548740341417534-8705250162473612821?l=akh-san.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/blogspot/akh-san/~4/sbUDMmq0S5Q" height="1" width="1"/&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://akh-san.blogspot.com/feeds/8705250162473612821/comments/default" title="Poskan Komentar" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://akh-san.blogspot.com/2010/07/kemenangan-matador-dan-penaklukkan.html#comment-form" title="0 Komentar" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/788548740341417534/posts/default/8705250162473612821" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/788548740341417534/posts/default/8705250162473612821" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/blogspot/akh-san/~3/sbUDMmq0S5Q/kemenangan-matador-dan-penaklukkan.html" title="Kemenangan Matador dan Penaklukkan Andalusia" /><author><name>Hasan:)</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01624908798939316658</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="24" height="32" src="http://2.bp.blogspot.com/_5FphrKMa5Tw/TNjpqBHjF4I/AAAAAAAAATs/4dABfOD4Rgc/S220/hasan.jpg" /></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://1.bp.blogspot.com/_5FphrKMa5Tw/TD2DD4XClAI/AAAAAAAAATM/9hEWsRARCcA/s72-c/spanyol.jpg" height="72" width="72" /><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://akh-san.blogspot.com/2010/07/kemenangan-matador-dan-penaklukkan.html</feedburner:origLink></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-788548740341417534.post-3694206703376313217</id><published>2010-07-03T13:05:00.000+07:00</published><updated>2011-06-17T00:31:11.843+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Buku" /><title type="text">Urgensi Tarbiyah Dzatiyah dalam Dakwah</title><content type="html">&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;&lt;a href="http://www.akh-san.blogspot.com/"&gt;Hasan Blog Area&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_5FphrKMa5Tw/TC7UD09x23I/AAAAAAAAAS0/y9HVt9NZqCc/s1600/tarbiyah+dzatiyah.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="178" src="http://1.bp.blogspot.com/_5FphrKMa5Tw/TC7UD09x23I/AAAAAAAAAS0/y9HVt9NZqCc/s200/tarbiyah+dzatiyah.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tabiat dakwah ini berkembang dan menyebar ke berbagai pelosok alam semesta. Karena misi dakwah ini adalah menyebarkan rahmat bagi dunia untuk seluruh umat manusia (Al Anbiya: 107).&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dengan begitu dakwah menjadi hak semua orang agar mereka meraih hidayah Allah SWT. Amatlah pantas semua kalangan mendapatkan nikmat dakwah. Atau paling tidak, semua manusia dapat merasakan rahmatnya ajaran ini. Akan tetapi kondisi semacam itu akan sangat dipengaruhi oleh kualitas kepribadian para penyeru dan aktivis dakwah.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Aktivis dakwah yang dapat memandu ajaran ini agar berkembang dan tersebar luas ke segenap pelosok bumi adalah mereka yang mampu meningkatkan integritas dirinya. Peningkatan diri kader dakwah selaras dengan berkembangnya dakwah yang menjadi tugas dan tanggung jawab mereka. Pengembangan dan peningkatan integritas diri bagi aktivis dakwah dikenal dengan sebutan &lt;i&gt;Tarbiyah Dzatiyah&lt;/i&gt; (Pembinaan Integritas diri).&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kemampuan &lt;i&gt;tarbiyah dzatiyah&lt;/i&gt; setiap kader akan menjadikan mereka mempunyai daya tahan terhadap berbagai ujian dan cobaan dakwah. Ia tidak mudah&amp;nbsp; &lt;i&gt;futur&lt;/i&gt; (malas-malasan), ia tidak mudah kendur semangat juangnya, ia tidak &lt;i&gt;jumud&lt;/i&gt; dalam pemikirannya, ia pun tidak bingung menjawab berbagai tuduhan miring bahkan ia mampu menyelesaikan berbagai persoalan yang menghadangnya. Ia tidak akan menjadi kader yang “keder” lantaran selalu bersikap menunggu ‘intruksi atasan’ atau ‘menurut petunjuk murabbi’.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dengan sikap itu kader dakwah tidak sangat bergantung pada &lt;i&gt;bayanat&lt;/i&gt; pusat atau &lt;i&gt;qararat qiyadah&lt;/i&gt;. Melainkan ia mampu mengembangkan dakwah sebagaimana mestinya. Dan dapat mengambil keputusan yang tepat.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span id="more-241"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Utusan-utusan Rasulullah SAW. telah membuktikan dirinya dalam mengembangkan dakwah di berbagai tempat. Mereka dapat bertahan sekalipun jauh dari Rasulullah SAW. dan komunitas muslim lainnya. Ja’far bin Abi Thalib diantaranya. Dia dan sahabat lainnya dapat tinggal di Habasyah dalam waktu yang cukup lama. Sekalipun mereka sangat merindukan berkumpul bersama dengan saudara muslim lainnya. Mereka dapat mempertahankan dirinya dalam keimanan dan ketaqwaan. Begitu kuatnya daya tahan mereka hidup bersama dakwah jauh dari saudara-saudaranya yang lain dalam waktu yang cukup lama. Hingga Rasulullah SAW. begitu bangga terhadap mereka di saat mereka pulang ke Madinah. Beliau menyatakan, ‘Aku bingung apa yang membuat senang diriku, apakah karena menangnya kita di Khaibar ataukah kembalinya kaum muslimin dari Habasyah?.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Demikian pula Mush’ab bin Umair sebagai duta Islam pertama dapat mengembangkan dakwah di Madinah dan berhasil membangun masyarakat di sana. Mush’ab sebagai guru pertama di Madinah dapat memperluas jaringan dakwah dan kadernya. Sehingga tempat itu menjadi basis komunitas umat Islam di kemudian hari. Dan menjadi mercusuar peradaban Islam.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Begitulah kepribadian kader dakwah yang mumpuni dalam mengemban amanah mulia. Mereka dapat menunaikan tugas tersebut dengan sebaik-baiknya. Lantaran &lt;i&gt;tarbiyah dzatiyah&lt;/i&gt; yang ada pada diri mereka. Malah banyak tugas-tugas lain dapat diselesaikannya dengan nilai cumlaude.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sebaliknya kader dakwah yang tidak mampu meningkatkan integritas dirinya cenderung linglung. Bahkan mungkin akan menimbulkan kegaduhan dalam kerja dakwah. Sebagaimana ungkapan pujangga lama&lt;/div&gt;&lt;i&gt;‘Al ‘Askarul ladzi tasuduhul bithalah yujidul musyaghabati,&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;kader yang tidak punya kemampuan untuk berbuat sesuatu sangat potensial membuat kegaduhan dalam kerja dakwah’.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;“Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengkhianati Allah dan Rasul (Muhammad) dan (juga) janganlah kamu mengkhianati amanat-amanat yang dipercayakan kepadamu, sedang kamu mengetahui”.&lt;/i&gt; (Al Anfal: 27)&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_5FphrKMa5Tw/TC7VcRkHcrI/AAAAAAAAAS8/8AplmXAdZ-k/s1600/tarbiyah+dzatiyah1.jpeg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://1.bp.blogspot.com/_5FphrKMa5Tw/TC7VcRkHcrI/AAAAAAAAAS8/8AplmXAdZ-k/s320/tarbiyah+dzatiyah1.jpeg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;b&gt;&amp;nbsp;Peran penting &amp;nbsp;Tarbiyah Dzatiyah bagi aktifis dakwah&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;1.) &amp;nbsp;Asy Syakhshiyah Al Islamiyah Al Mutaharikah&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;b&gt; (Kepribadian Aktifis Islam)&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tidak dipungkiri bahwa &lt;i&gt;Tarbiyah Dzatiyah&lt;/i&gt; menjadi kepribadian aktivis Islam. Bahkan Rasulullah SAW. menilai hal ini sebagai prasyarat untuk para duta Islam dalam mengembangkan dakwah. Karenanya hal ini menjadi point dalam fit and profer-test bagi mereka yang akan menjalani tugasnya. Sehingga seseorang yang diutus ke suatu tempat, Nabi SAW. mempertimbangkan kemampuannya dalam pengembangan integritas dirinya.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Hal ini sebagaimana yang dipertanyakan Rasulullah SAW. pada Mu’adz Bin Jabal saat akan diutus ke Yaman.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;‘Wahai Mu’adz, bila kamu berada di tempat yang baru nanti, jika menemukan suatu persoalan apa yang akan kamu putuskan. Mu’adz menjawab, aku akan putuskan berdasarkan kitab Allah. Rasulullah SAW. pun melanjutkan, bila tidak kamu temukan pada kitab Allah, dengan apa kau putuskan. Jawab Mu’adz, aku akan tetapkan berdasarkan Sunnah Rasulullah. Nabi SAW. kemudian menanyakan kembali, bila tidak juga kamu dapati di dalamnya, apa yang akan kamu lakukan. Mu’adz menjawab, aku akan putuskan dengan akal pikiranku (ijtihadku)’. Ternyata jawaban Mu’adz sangat memuaskan hati Rasulullah SAW. Malah beliau memandang bahwa kualitas Mu’adz sudah memadai untuk mengemban tugas mulia tersebut.&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kapabilitas yang semacam itu diharapkan mampu menyelesaikan setiap permasalahan yang selalu muncul di lapangan dakwah. Sehingga ia tidak selalu menyerahkan masalah itu pada &lt;i&gt;qiyadah dakwah&lt;/i&gt; ataupun kader lainnya. Dengan kemampuan itu kader dakwah tidak gamang dalam mensikapi berbagai urusan yang terkait dengan tanggung jawabnya.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Karena tanpa sikap itu persoalan dakwah akan bertambah pelik dan menambah beban qiyadah. Telah sering kita dengar &lt;i&gt;qiyadah dakwah&lt;/i&gt; mengarahkan agar kader tidak selalu mengandalkan jawaban dari pusat atau menunggu &lt;i&gt;bayanat&lt;/i&gt;nya. Melainkan mereka perlu mensikapi dengan cepat apa yang mesti diambil sikapnya untuk menuntaskan suatu permasalahan.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Meski demikian kitapun perlu melihat koridornya agar tidak terjebak dalam membebaskan diri untuk selalu bersikap di luar kendali &lt;i&gt;qiyadah&lt;/i&gt;. Karena ini pun akan menimbulkan kekisruhan dalam struktural kendali dakwah. Seperti sikap Huzaifah ibnul Yaman sewaktu ditugaskan Rasulullah SAW. masuk ke barisan musuh. Huzaifah mendapati Abu Sufyan sedang memanaskan tubuhnya karena udara dingin. Saat itu Huzaifah mampu untuk membunuhnya, akan tetapi ia teringat pesan Rasulullah SAW. bahwa tugasnya waktu itu adalah memperhatikan kondisi musuh dan mengabarinya kepada Rasul. Sehingga ia urung untuk membunuhnya walau kesempatan itu ada di hadapannya..Karena itu perlu menempatkan secara imbang terhadap permasalahan ini.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;b&gt;2.) Peningkatan integritas diri dan mematuhi rambu-rambu qiyadah. &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Yang lebih berbahaya lagi bagi kader dakwah adalah bila tidak memiliki keduanya. Syaikh Hamid ‘Asykariyah menegaskan, bahwa ‘mereka yang sudah tidak punyai kebaikan (peningkatan integritas diri dan mematuhi rambu-rambu qiyadah). Mereka telah kehilangan kesadaran terhadap kemuliaan dakwah dan kepunahan prilaku taat pada &lt;i&gt;qiyadah&lt;/i&gt;. Siapa yang telah kehilangan dua hal ini, maka mereka tidak ada gunanya tetap berada dalam barisan dakwah bersama kita.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;b&gt;3.) Ada’u Mutathallibatil Manhaj (Menyelesaikan Tuntutan Manhaj)&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Manhaj dakwah memberikan ruang yang banyak untuk sarana tarbiyah agar dapat merealisasikannya seoptimal mungkin. Baik melalui &lt;i&gt;liqaat tarbawiyah, daurah&lt;/i&gt;, seminar, &lt;i&gt;mukhayyam&lt;/i&gt; ataupun &lt;i&gt;tarbiyah dzatiyah.&lt;/i&gt; Untuk mengaplikasikan manhaj dakwah yang begitu banyak dan padat tidaklah memadai dengan sarana tarbiyah regular. Karena keterbatasan alokasi waktu maupun keterbatasan Murabbi dalam menyelesaikan tuntutan manhaj. Maka &lt;i&gt;tarbiyah dzatiyah&lt;/i&gt; menjadi sarana untuk menyelaraskan tuntutan manhaj tersebut.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Oleh karena itu perlulah dipahami dengan benar pada setiap kader dakwah agar dapat melakukan &lt;i&gt;tarbiyah dzatiyah&lt;/i&gt; dalam dirinya. Hal ini akan sangat membantu mengaplikasikan nilai-nilai &lt;i&gt;tarbawiyah&lt;/i&gt; secara maksimal. Dan dapat mencapai arahan manhaj yang menjadi acuan dakwah untuk mewujudkan kader yang siap meringankan perjalanan dakwah ini. Bila masing-masing kader sibuk untuk merealisaikan &lt;i&gt;manhaj&lt;/i&gt; dalam dirinya sebagaimana tuntutan &lt;i&gt;manhaj&lt;/i&gt; maka semua kader akan aktif dengan berbagai program dan kegiatannya.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Syaikh Abdul Halim Mahmud menyatakan bahwa &lt;i&gt;tarbiyah dzatiyah&lt;/i&gt; merupakan tuntutan manhaj dakwah ini. Baik dalam arahannya agar menjadi kader dakwah yang sigap dan tanggap dalam menyambut tugas dakwah. Juga dalam muatannya yang tidak dapat diberikan secara kolektif karena berbagai pertimbangan. Namun dituntaskan secara personal dengan peningkatan kemampuan &lt;i&gt;tarbiyah dzatiyah&lt;/i&gt;. Sehingga tampilah kader yang siap go publik dengan Allah SWT di jalan dakwah ini.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;b&gt;4.) Tarqiyatu Ath Thaqah Adz Dzatiyah (Peningkatan Potensi Diri)&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Peran serta kader terhadap dakwah sangatlah dimarakkan agar mereka dapat memberikan kontribusinya dan menjadi bagian dari dakwah. Kader yang dapat melakukan hal ini adalah mereka yang memahami betul potensi dirinya. Potensi yang dapat bermanfaat bagi perjalanan dakwah.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Menajamkan potensi diri kader menjadi aktivitas rutin. Seyogyanya semakin hari semakin tajam potensi yang dimilikinya. Grafik potensinya selalu naik seiring perjalanan waktu. Sebagaimana yang dialami para pendahulu dakwah. Mereka senantiasa berada dalam kondisi puncak setiap bergulirnya waktu.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Imam Ibrahim Al Harby selalu mengomentari sahabat-sahabatnya dengan ungkapan istimewa, katanya, ‘Aku sudah bergaul dengan fulan bin fulan beberapa waktu, siang dan malam. Dan tidak aku jumpai pada dirinya kecuali ia lebih baik dari kemarin’.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Layaknya aktivis dakwah dapat mengembangkan diri agar potensi yang dimilikinya betul-betul dapat didayagunakan seoptimal mungkin. Sehingga mereka bisa berada di garis terdepan. Bahkan sepatutnya dalam kondisi lebih baik dari hari-harinya yang telah lewat. Kondisi yang prima dan selalu lebih baik dari kemarin akan membuatnya &lt;i&gt;istijabah fauriyah&lt;/i&gt; (dapat memenuhi panggilan dakwah dengan cepat) yang semakin komplek tuntutannya. Dengan potensi yang demikian, kader dakwah dapat menempati lini yang beragam dalam tugas mulia ini. Karenanya &lt;i&gt;tarbiyah dzatiyah&lt;/i&gt; adalah upaya untuk meningkatkan dan menajamkan seluruh potensi kader dakwah yang beragam.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Aspek aspek Penting dalam Tarbiyah Dzatiyah&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;1.) Ar Ruhiyah&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;b&gt; (Spiritual)&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sudah menjadi kebiasaan bagi para kader untuk dapat meningkatkan ketahanan &lt;i&gt;ruhiyah&lt;/i&gt;nya. Sehingga ia tidak lemah dalam mengemban tugas mulia. &lt;i&gt;Ruhiyah&lt;/i&gt; yang kokoh menjadi variable yang sangat menentukan.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Bila perlu setiap kader memiliki program personal dalam menjaga ketahanan &lt;i&gt;ruhiyah&lt;/i&gt;. Seperti merutinkan diri untuk shalat berjamaah di mesjid, shaum sunnah, qiyamullail, sedekah, ziarah kubur ataupun aktivitas lainnya yang berdampak pada kesehatan ruhaninya.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dengan upaya itu insya Allah &lt;i&gt;maknawiyah&lt;/i&gt; kader tidak ringkih dan kendur. Kondisi&lt;i&gt; maknawiyah&lt;/i&gt; yang rapuh akan berdampak negatif bagi dirinya dalam menjalankan tugas dakwah. Disamping itu, tampaknya para kader perlu mencermati naik turunnya &lt;i&gt;ruhaniyah&lt;/i&gt; diri mereka sendiri. Bahkan sedapat mungkin mempunyai patokan yang terukur agar dapat dievaluasi dengan seksama baik melalui orang terdekat (murabbi, pasangan, teman) ataupun cukup diri sendiri.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ambillah pelajaran dari sikap para sahabat dalam men&lt;i&gt;tarbiyah ruhiyah&lt;/i&gt; mereka masing-masing. Ada yang selalu menjaga keadaan diri agar selalu dalam keadaan berwudlu’. Ada pula yang senantiasa mengunjungi orang yang sedang mengalami cobaan hidup. Ada juga yang berziarah ke makam, dan upaya lainnya.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Camkanlah nasehat Umar ibnul Khathtab, &lt;i&gt;“hitung-hitunglah dirimu sebelum kamu dihisab Allah SWT. di hari Perhitungan (akhirat)”.&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;2.) Al Fikriyah&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;b&gt; (Pemikiran)&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pada dasarnya pemikiran manusia senantiasa menuntut konsumsinya agar tidak mengalami kejumudan berpikir. Untuk memenuhi tuntutan tesebut tidaklah cukup mengandalkan muatan pemikiran dari &lt;i&gt;majlis liqaat&lt;/i&gt; &lt;i&gt;tarbiyah&lt;/i&gt; semata. Akan tetapi dapat mencari berbagai sumber penggalian berpikir. Bisa melalui penelaahan kitab, menghadiri acara kajian ilmiah ataupun kegiatan peningkatan wawasan lainnya.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Telah banyak paparan nash dari Al Qur’an ataupun Hadits yang menyuruh untuk memberdayakan kemampuan berpikir dengan melakukan pengamatan dan pengkajian. Sehingga pemikiran kader senantiasa dalam pencerahan bahkan ia selalu dapat mencari solusi yang pas. Bila demikian halnya pemikiran kader senantiasa berkembang dan menjadi pintu gerbang kemajuan intelektual.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Imam Hasan Al Banna dalam Majmu’atur Rasail menegaskan tentang kewajiban kader dakwah yang diantaranya adalah kewajiban membaca buku beberapa jam dalam setiap hari serta memiliki perpustakaan pribadi di rumahnya sekalipun kecil.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;3.) Al Maliyah&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;b&gt; (Material)&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dakwah juga dipengaruhi oleh kekuatan material. Tidak terkecuali para pengembannya. Karena itu setiap kader harus memiliki kemampuan interpreneurshipnya agar tidak menjadi beban orang lain.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Imam Hasan Al Banna menetapkan muwashafat kader yang diantaranya adalah memiliki kemampuan mencari penghidupan bagi dirinya (&lt;i&gt;qadirun alal kasabi&lt;/i&gt;).&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Para sahabat yang diridhai Allah SWT. telah memberikan pelajaran pada kita semua bahwa mereka tidak menjadi beban bagi saudara. Kaum Muhajirin yang datang ke Madinah tidak membawa apa-apa, namun mereka tidak mengandalkan bantuan kaum Anshar. Kaum Muhajirin mampu mengembangkan potensi &lt;i&gt;maaliyah&lt;/i&gt; dirinya. Mereka pun akhirnya dapat hidup sebagaimana layaknya malah ada yang lebih baik dari kehidupannya di Mekkah.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;4.) Al Maydaniyah&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;b&gt; (Penguasaan Lapangan)&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Penguasan lapangan juga hal sangat penting bagi perkembangan dakwah ini. Seorang kader mesti memahami medan yang dihadapinya dengan cepat. Penguasan lapangan yang cepat dan tangkap dapat memperoleh taktik dan strategi yang tepat untuk dakwah ini. Pengenalannya yang bagus dapat menentukan strategi apa yang cocok dan pas bagi wilayah tersebut.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Maka ketika para sahabat berada di tempat yang baru mereka mulai belajar untuk mengenal medan dan lingkungannya. Sehingga pejalanan dakwah mereka berkembang dengan pesat. Seperti dakwah di Madinah oleh Mush’ab bin Umair dan sahabat lainnya.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dari sinilah setiap kader perlu mengenal dengan betul wilayahnya. Sehingga dapat terdeteksi dengan cepat mana yang menjadi peluang dakwah dan mana pula yang menjadi hambatannya. Sehingga ia dapat mensikapinya dari keadaan tersebut. Bila menemui sumbatan ia cepat mengantisipasinya.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;5.) Al Harakiyah&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;b&gt; (Gerakan Dakwah)&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Penguasaan &lt;i&gt;harakiyah&lt;/i&gt; pun menjadi aspek tarbiyah dzatiyah yang perlu diperhatikan sehingga kader dakwah bisa mengikuti lajunya gerakan dakwah. Ini bisa terjadi apabila seorang kader dapat menyelami geliat dakwah dan pergerakannya. Pemahaman terhadap gerakan dakwah yang tepat melahirkan sikap kader yang mengerti benar tentang sikap apa yang harus dilakukan untuk kepentingan dakwah.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sebagaimana yang dilakukan Huzaifah Ibnul Yaman ketika masuk ke tengah barisan musuh. Saat kondisi malam yang gelap dan mencekam seperti itu, Abu Sufyan sangat khawatir pasukannya diinfiltrasi. Sehingga ia mengumumkan agar seluruh prajurit harus mengenal siapa yang ada di kiri kanannya. Setelah selesai memberikan komando itu Huzaifah lantas memegang tangan orang yang ada di sisi kanan dan kirinya sambil menanyakan siapa engkau. Tentu saja mereka menjawab saya fulan bin fulan. Dengan kesigapannya Huzaifah tidak ditanya orang.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Sasaran Tabiyah Dzatiyah dalam dakwah&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;1.). Al Munawaratul Al Harakiyah&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;b&gt; (Gerak Manuver Dakwah)&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sasaran &lt;i&gt;tarbiyah dzatiyah&lt;/i&gt; ini adalah untuk dapat mengembangkan gerak manuver dakwah ke berbagai wilayah dan pelosok. Sehingga banyak wilayah dan manusia lain yang mendapatkan sentuhan dari dakwah dan kadernya. Wilayah dakwah semakin hari semakin meluas dan kader dakwahnya semakin hari semakin bertambah tentu juga peningkatan mutu kualitasnya. Dalam kajian &lt;i&gt;Fiqhus Sirah&lt;/i&gt; Syaikh Munir Muhammad Ghadhban diungkapkan bahwa Rasulullah SAW. setiap tahun selalu mendapatkan informasi mengenai bertambahnya suku, kabilah atau orang yang tersentuh dakwah Islam dan menjadi pengikutnya yang setia. Ini tentu sangat terkait dengan para penyebar dakwahnya. Mereka adalah manusia-manusia yang selalu dalam kondisi meningkat iman dan taqwanya serta meningkat dalam merespon perintah dari Allah dan Rasul-Nya. Dengan kata lain bahwa &lt;i&gt;tarbiyah dzatiyah&lt;/i&gt;nya sudah sangat mapan.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;2.) &lt;i&gt;Al Matanah An Nafsiyah Ad Dakhiliyah&lt;/i&gt; (Soliditas Personal)&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;Tarbiyah dzatiyah&lt;/i&gt; juga untuk meningkatkan daya tahan kader. Kader yang tidak lemah mentalnya, tidak jumud pikirannya, tidak menjadi beban material kader lainnya, tidak bingung dengan sekitarnya dan tidak pula linglung atau ketinggalan jauh dari lajunya dakwah ini. Kader yang tidak menjadi beban bagi dakwah atau membuat bertambahnya beban pemikiran para qiyadah.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dengan begitu akan muncul kader-kader yang tangguh dalam menunaikan amanah dakwah. Kader yang prima staminanya dalam menjalankan tugas. Sehingga perjalanan ini semakin lancar dan mulus untuk meniti jalan kemenangan dakwah. Bila hal ini tercapai dakwah tidak disibukan dengan urusan internal dan konfliknya. Sebaliknya para kader akan sibuk dengan maneuver dakwahnya.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;4. Kiat Memulai Tarbiyah Dzatiyah Bagi Kader&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Untuk dapat menjalankan program tarbiyah dzatiyah hendaknya perlu mempertimbangkan kiat berikut:&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;1.) Buatlah fokus sasaran tarbiyah dzatiyah yang akan dilaksanakan oleh masing-masing individu. Misalnya, aspek ruhiyah seperti apa yang diinginkan dengan gambaran dan ukuran yang jelas seperti shalat lima waktu berjamaah di mesjid, selalu membaca 1 juz Al Qur’an dalam setiap hari. Demikian pula aspek fikriyah ataupun aspek yang lainnya. Sehingga semakin teranglah fokus yang hendak dicapai.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;2.) Setelah menentukan fokusnya maka mulailah memperhatikan sisi prioritas amal yang hendak dilakukan. Aspek mana saja yang akan dilakukan dengan segera. Hal ini tentu melihat pertimbangan kebutuhan saat ini. Misalnya aspek ruhiyah yang diprioritaskan maka buatlah program yang jelas untuk segera dikerjakan.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;3.) &amp;nbsp;Sesudah itu mulailah melaksanakan dari hal yang ringan dan mudah dari program yang telah ditetapkan agar dapat dilakukan secara berkesinambungan. Keempat, agar dapat menjadi program kegiatan yang jelas tekadkan untuk memulainya dari saat ini dan berdoalah pada Allah SWT. agar dimudahkan dalam menjalankan ikrarnya. Kelima, untuk dapat bertahan terus melakukannya upayakan untuk memberikan sangsi bila melanggar ketentuan yang telah diikrarkan.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Wallahu ‘alam bishshawwab.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&amp;nbsp; &lt;/div&gt;&lt;script src="http://adsensecamp.com/show/?id=2dxGfHFmtp4%3D&amp;amp;cid=TlffQoaJN%2F0%3D&amp;amp;chan=wuMzNyVJjPI%3D&amp;amp;type=12&amp;amp;title=CC0000&amp;amp;text=FFFF66&amp;amp;background=000000&amp;amp;border=000000&amp;amp;url=000000" type="text/javascript"&gt;&lt;/script&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/788548740341417534-3694206703376313217?l=akh-san.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/blogspot/akh-san/~4/eywvF47R0rs" height="1" width="1"/&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://akh-san.blogspot.com/feeds/3694206703376313217/comments/default" title="Poskan Komentar" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://akh-san.blogspot.com/2010/07/urgensi-tarbiyah-dzatiyah-dalam-dakwah.html#comment-form" title="0 Komentar" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/788548740341417534/posts/default/3694206703376313217" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/788548740341417534/posts/default/3694206703376313217" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/blogspot/akh-san/~3/eywvF47R0rs/urgensi-tarbiyah-dzatiyah-dalam-dakwah.html" title="Urgensi Tarbiyah Dzatiyah dalam Dakwah" /><author><name>Hasan:)</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01624908798939316658</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="24" height="32" src="http://2.bp.blogspot.com/_5FphrKMa5Tw/TNjpqBHjF4I/AAAAAAAAATs/4dABfOD4Rgc/S220/hasan.jpg" /></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://1.bp.blogspot.com/_5FphrKMa5Tw/TC7UD09x23I/AAAAAAAAAS0/y9HVt9NZqCc/s72-c/tarbiyah+dzatiyah.jpg" height="72" width="72" /><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://akh-san.blogspot.com/2010/07/urgensi-tarbiyah-dzatiyah-dalam-dakwah.html</feedburner:origLink></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-788548740341417534.post-8071403160907862835</id><published>2010-06-04T18:21:00.001+07:00</published><updated>2010-06-04T18:21:46.464+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Artikel" /><title type="text">Surat Dari Gaza Palestina</title><content type="html">&lt;a href="http://www.akh-san.blogspot.com/"&gt;Hasan Blog Area&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari ini jam 9:49&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk saudaraku di Indonesia,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya tidak tahu, mengapa saya harus menulis dan mengirim surat ini untuk kalian di Indonesia, Namun jika kalian tetap bertanya kepadaku, kenapa? Mungkin satu-satunya jawaban yang saya miliki Adalah karena Negeri kalian berpenduduk muslim terbanyak di punggung bumi ini, bukan demikian saudaraku?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Disaat saya menunaikan ibadah haji beberapa tahun silam, ketika pulang dari melempar jumrah, saya sempat berkenalan dengan salah seorang aktivis da'wah dari Jama'ah haji asal Indonesia, dia mengatakan kepadaku, setiap tahun musim haji ada sekitar 205 ribu jama'ah haji berasal dari Indonesia datang ke Baitullah ini. Wah, sungguh jumlah angka yang sangat fantastis dan membuat saya berdecak kagum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu saya mengatakan kepadanya, saudaraku, jika jumlah jama'ah Haji asal GAZA sejak tahun 1987 Sampai sekarang digabung, itu belum bisa menyamai jumlah jama'ah haji dari negeri kalian dalam satu musim haji saja. Padahal jarak tempat kami ke Baitullah lebih dekat dibanding kalian yah?. wah, pasti uang kalian sangat banyak yah?, apalagi menurut sahabatku itu ada 5% dari rombongan tersebut yang menunaikan ibadah haji untuk yang kedua kalinya, Subhanallah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wahai saudaraku di Indonesia,&lt;br /&gt;Pernah saya berkhayal dalam hati, kenapa saya dan kami yang ada di GAZA ini, tidak dilahirkan di negeri kalian saja. Wah, pasti sangat indah dan mengagumkan yah?. Negeri kalian aman, kaya dan subur, setidaknya itu yang saya ketahui Tentang negeri kalian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pasti para ibu-ibu disana amat mudah menyusui bayi-bayinya, susu formula bayi pasti dengan mudah kalian dapatkan di toko-toko dan para wanita hamil kalian mungkin dengan mudah bersalin di rumah sakit yang mereka inginkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini yang membuatku iri kepadamu saudaraku tidak seperti di negeri kami ini, saudaraku, anak-anak bayi kami lahir di tenda-tenda pengungsian. Bahkan tidak jarang tentara Israel menahan mobil ambulance yang akan mengantarkan istri kami Melahirkan di rumah sakit yang lebih lengkap alatnya di daerah Rafah, Sehingga istri-istri kami terpaksa melahirkan diatas mobil, yah diatas mobil saudaraku!.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Susu formula bayi adalah barang yang langka di GAZA sejak kami di blokade 2tahun lalu, namun isteri kami tetap menyusui bayi-bayinya dan menyapihnya hingga dua tahun lamanya, walau terkadang untuk memperlancar ASI mereka, isteri kami rela minum air rendaman gandum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, mengapa di negeri kalian, katanya tidak sedikit kasus pembuangan bayi yang tidak jelas siapa ayah dan ibunya, terkadang ditemukan mati di parit-parit, di selokan-selokan dan di tempat sampah, itu yang kami dapat dari informasi televisi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan yang membuat saya terkejut dan merinding, ternyata negeri kalian adalah negeri yang tertinggi kasus Abortusnya untuk wilayah ASIA, Astaghfirullah. Ada apa dengan kalian? Apakah karena di negeri kalian tidak ada konflik bersenjata seperti kami disini, sehingga orang bisa melakukan hal hina tersebut?, sepertinya kalian belum menghargai arti sebuah nyawa bagi kami di sini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memang hampir setiap hari di GAZA sejak penyerangan Israel, kami menyaksikan bayi-bayi kami mati, Namun, bukanlah diselokan-selokan, atau got-got apalagi ditempat sampah? saudaraku! Mereka mati syahid, saudaraku! mati syahid, karena serangan roket tentara Israel!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kami temukan mereka tak bernyawa lagi dipangkuan ibunya, di bawah puing-puing bangunan rumah kami yang hancur oleh serangan roket tentara Zionis Israel, Saudaraku, bagi kami nilai seorang bayi adalah Aset perjuangan perlawanan kami terhadap penjajah Yahudi. Mereka adalah mata rantai yang akan menyambung perjuangan kami memerdekakan Negeri ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perlu kalian ketahui, sejak serangan Israel tanggal 27 desember (2009) kemarin, Saudara-saudara kami yang syahid sampai 1400 orang, 600 diantaranya adalah anak-anak kami, namun sejak penyerangan itu pula sampai hari ini, kami menyambut lahirnya 3000 bayi baru Dijalur Gaza, dan Subhanallah kebanyakan mereka adalah anak laki-laki dan banyak yang kembar, Allahu Akbar!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wahai saudaraku di Indonesia,&lt;br /&gt;Negeri kalian subur dan makmur, tanaman apa saja yang kalian tanam akan tumbuh dan berbuah, namun kenapa di negeri kalian masih ada bayi yang kekurangan gizi, menderita busung lapar. Apa karena kalian sulit mencari rezki disana? apa negeri kalian sedang di blokade juga?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perlu kalian ketahui, saudaraku, tidak ada satupun bayi di Gaza yang menderita kekurangan gizi apalagi sampai mati kelaparan, walau sudah lama kami diblokade.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalian terlalu manja! Saya adalah pegawai Tata Usaha di kantor pemerintahan Hamas Sudah 7 bulan ini, gaji bulanan belum saya terima, tapi Allah SWT yang akan mencukupkan rezki untuk kami.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perlu kalian ketahui pula, bulan ini saja ada sekitar 300 pasang pemuda baru saja melangsungkan pernikahan. Yah, mereka menikah di sela-sela serangan agresi Israel, Mereka mengucapkan akad nikah, diantara bunyi letupan bom dan peluru saudaraku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan Perdana menteri kami, yaitu Ust Isma'il Haniya memberikan santunan awal pernikahan bagi semua keluarga baru tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wahai Saudaraku di Indonesia,&lt;br /&gt;Terkadang saya pun iri, seandainya saya bisa merasakan pengajian atau halaqoh pembinaan Di Negeri antum, seperti yang diceritakan teman saya tersebut, program pengajian kalian pasti bagus bukan, banyak kitab mungkin yang telah kalian baca, dan buku-buku pasti kalian telah lahap, kalian pun sangat bersemangat bukan, itu karena kalian punya waktu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kami tidak memiliki waktu yang banyak disini wahai saudaraku. Satu jam, yah satu jam itu adalah waktu yang dipatok untuk kami disini untuk halaqoh, setelah itu kami harus terjun langsung ke lapanagn jihad, sesuai dengan tugas yang Telah diberikan kepada kami.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kami di sini sangat menanti-nantikan hari halaqoh tersebut walau cuma satu jam saudaraku, tentu kalian lebih bersyukur, kalian lebih punya waktu untuk menegakkan rukun-rukun halaqoh, Seperti ta'aruf, tafahum dan takaful di sana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hafalan antum pasti lebih banyak dari kami, Semua pegawai dan pejuang Hamas di sini wajib menghapal surat al anfaal sebagai nyanyian perang kami, saya menghapal di sela-sela waktu istirahat perang, bagaimana Dengan kalian?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhir desember kemarin, saya menghadiri acara wisuda penamatan hafalan 30 juz anakku yang pertama, ia diantara 1000 anak yang tahun ini menghapal al-qur'an, umurnya baru 10 tahun, saya yakin anak-anak kalian jauh lebih cepat menghapal al-quran ketimbang anak-anak kami disini, di Gaza tidak ada SDIT seperti di tempat kalian, yang menyebar seperti jamur sekarang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka belajar di antara puing-puing reruntuhan gedung yang hancur, yang tanahnya sudah diratakan, diatasnya diberi beberapa helai daun pohon kurma, yah di tempat itulah mereka belajar saudaraku, bunyi suara setoran hafalan al-quran mereka bergemuruh diantara bunyi-bunyi senapan tentara Israel? Ayat-ayat Jihad paling cepat mereka hafal, karena memang didepan mereka tafsirnya. Langsung Mereka rasakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wahai Saudaraku di Indonesia,&lt;br /&gt;Oh, iya, kami harus berterima kasih kepada kalian semua, melihat aksi solidaritas yang kalian perlihatkan kepada masyarakat dunia, kami menyaksikan demo-demo kalian disini. Subhanallah, kami sangat terhibur, karena kalian juga merasakan apa yang kami rasakan disini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memang banyak masyarakat dunia yang menangisi kami di sini, termasuk kalian di Indonesia. Namun, bukan tangisan kalian yang kami butuhkan saudaraku biarlah butiran air matamu adalah catatan bukti nanti di akhirat yang dicatat Allah sebagai bukti ukhuwah kalian kepada kami. Doa-doa kalian dan dana kalian telah kami rasakan manfaatnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oh, iya hari semakin larut, sebentar lagi adalah giliran saya Untuk menjaga kantor, tugasku untuk menunggu jika ada telepon dan fax yang masuk Insya Allah, nanti saya ingin sambung dengan surat yang lain lagi Salam untuk semua pejuang-pejuang islam di Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhhuka…..Abdullah ( Gaza City ..1430 H)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber: Kiriman Grup FKI (Forum Kajian Islam)&lt;br /&gt;&amp;nbsp; &lt;br /&gt;&lt;script src="http://adsensecamp.com/show/?id=2dxGfHFmtp4%3D&amp;amp;cid=TlffQoaJN%2F0%3D&amp;amp;chan=wuMzNyVJjPI%3D&amp;amp;type=12&amp;amp;title=CC0000&amp;amp;text=FFFF66&amp;amp;background=000000&amp;amp;border=000000&amp;amp;url=000000" type="text/javascript"&gt;&lt;/script&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/788548740341417534-8071403160907862835?l=akh-san.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/blogspot/akh-san/~4/JE86fJCNRyo" height="1" width="1"/&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://akh-san.blogspot.com/feeds/8071403160907862835/comments/default" title="Poskan Komentar" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://akh-san.blogspot.com/2010/06/surat-dari-gaza-palestina.html#comment-form" title="0 Komentar" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/788548740341417534/posts/default/8071403160907862835" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/788548740341417534/posts/default/8071403160907862835" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/blogspot/akh-san/~3/JE86fJCNRyo/surat-dari-gaza-palestina.html" title="Surat Dari Gaza Palestina" /><author><name>Hasan:)</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01624908798939316658</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="24" height="32" src="http://2.bp.blogspot.com/_5FphrKMa5Tw/TNjpqBHjF4I/AAAAAAAAATs/4dABfOD4Rgc/S220/hasan.jpg" /></author><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://akh-san.blogspot.com/2010/06/surat-dari-gaza-palestina.html</feedburner:origLink></entry></feed>

