<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:blogger='http://schemas.google.com/blogger/2008' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd="http://schemas.google.com/g/2005" xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-37935592</id><updated>2026-07-23T22:53:52.899-07:00</updated><category term="Integiritas"/><category term="pantang menyerah"/><category term="Fitnah"/><category term="kejujuran"/><category term="ketekunan"/><category term="keuletan"/><category term="pencobaan"/><category term="Kegigihan"/><category term="Ucapan Mulut"/><category term="iman"/><category term="kebaikan hati"/><category term="ketaatan"/><category term="pengharapan"/><category term="waspada"/><category term="Anugerah"/><category term="Integritas"/><category term="Karakter"/><category term="Kasih"/><category term="Kebijaksanaan"/><category term="Kepemimpinan"/><category term="Keraguan"/><category term="Kerendahan Hati"/><category term="Kesabaran"/><category term="Kesempatan"/><category term="Kesetiaan"/><category term="Kesuksesan"/><category term="Komitmen."/><category term="Motivasi"/><category term="Motivasi."/><category term="Pekerjaan"/><category term="Pengharapan."/><category term="Ucapan Syukur"/><category term="fokus"/><category term="gosip"/><category term="harta"/><category term="iri hati"/><category term="keberanian"/><category term="kecerdikan"/><category term="kemarahan"/><category term="kepedulian"/><category term="konsentrasi"/><category term="malaikat"/><category term="meremehkan"/><category term="misionaris"/><category term="pelit"/><category term="penginjilan"/><category term="perlindungan Tuhan"/><category term="sakit hati"/><category term="tuduhan"/><title type='text'>Kisah Inspiratif</title><subtitle type='html'>Kisah-kisah dari tokoh dunia yang menyentuh hati dan menggugah semangat</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://kisah-inspiratif.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/37935592/posts/default?redirect=false'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kisah-inspiratif.blogspot.com/'/><link rel='next' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/37935592/posts/default?start-index=26&amp;max-results=25&amp;redirect=false'/><author><name>Purnawan Kristanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10878734805173160190</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi8INXNeFnPYkvqucbiaJyd7cMklFDE9gY0zIcx8DrpmSGhWhkC38ObQTZYLW5H4KC6XI-lTNWctSBehCti_p-xMufjUt63O5zKWgAjxsPohnJze7_Zu4MYcDXiZBoQ5e4/s220/Purnawan+Kristanto.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>149</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>25</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-37935592.post-518455800441203457</id><published>2011-12-05T06:59:00.001-08:00</published><updated>2011-12-05T06:59:04.870-08:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Kasih"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Motivasi"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Pengharapan."/><title type='text'>Murid Bandel Bernama Mark Eklund</title><content type='html'>&lt;div class=&#39;posterous_autopost&#39;&gt;&lt;p&gt;&lt;img src=&quot;http://www.samscorner.org/wp-content/uploads/2010/12/Mark-Eklund-classmates.jpg&quot; alt=&quot;Mark&quot; style=&quot;height: 194px;&quot; /&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Anak ini adalah salah satu murid kelas 3 di SD Saint Mary di Morris, Minnesota. Saya ditugasi mengajar di kelas ini. Dari &amp;nbsp;34 murid, semuanya patuh pada saya, kecuali seorang murid bernama Mark Eklund.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Penampilannya anak ini sangat rapi, tapi dia sangat aktif. Mark senang sekali ngobrol ketika diajar. Saya berkali-kali harus menegur dia. Yang membuat saya terkesan adalah reaksinya setiap kali saya tegur. Dengan wajah tulus dia berkata,&quot;Terimakasih, Bu karena telah menegur saya.&quot; Pertama kali, saya terkejut mendapat tanggapan seperti itu, tetapi lama-kelamaan saya terbiasa mendengarnya.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Suatu hari kesabaran saya habis ketika melihat Mark bicara terus dan saya pun melakukan kesalahan yang biasa dilakukan oleh guru yang masih pemula. &amp;nbsp;Saya berkata pada Mark, &quot;kalau kamu ngomong lagi, maka saya akan memplester mulutmu.&quot; Belum ada sepuluh detik, ketika Chuck melapor, &quot;Bu, Mark ngomong lagi.&quot; Saya sebenarnya tidak menyuruh murid lain untuk mengawasi Mark, tapi karena saya sudah menyebutkan hukuman di depan kelas, maka saya harus konsisten. Saya berjalan ke meja saya, menarik laci dan mengambil gulungan plester. Tanpa berkata sepatah kata pun saya menuju ke meja Mark, menyobek dua lembar plester dan menempelkan di mulut Mark hingga membentuk huruf &quot;X&quot;. Saya kembali ke meja saya sambil melirik ke arah Mark. Dari sudut mata saya melihat Mark mengedipkan mata kepada saya. Seketika itu juga saya tidak bisa menahan tawa saya. &amp;nbsp;Saya berbalik ke meja Mark dan membuka plesternya sambil menggeleng-gelengkan kepala. &amp;nbsp;Kata pertama yang keluar dari mulut Mark, &quot;Terimakasih, Bu, karena sudah menegur saya.&quot;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Di akhir tahun, saya diminta mengajar matematika di tingkat &amp;nbsp;SMP. Beberapa tahun kemudian, Mark kembali menjadi murid saya lagi. Dia tampak lebih tampan dan semakin sopan. Dia mendengarkan pelajaran dengan tekun dan tidak banyak ngomong. Pada hari Jum&#39;at, kami mengalami hari yang berat. Saya mengajarkan konsep yang baru yang sangat rumit. Saya merasakan suasana yang tegang. Siswa tampak frustasi. Maka saya memutuskan menghilangkan suasana yang tidak enak ini.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Saya lalu minta siswa melupakan sejenak pelajaran yang sedang dihadapi. Saya minta mereka mengambil selembar kertas, lalu menuliskan nama teman-teman mereka dengan memberi jarak di antara nama itu. Kemudian saya meminta mereka menuliskan hal-hal baik yang dimiliki teman-temannya. Setelah itu menuliskan di bawah namanya. Saya lalu minta kertas-kertas itu dikumpulkan kepada saya. Saat menyerahkan kertas itu, Mark berkata,&quot;terimakasih karena sudah mengajar saya, Bu. Selamat berakhir pekan.&quot;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Hari Sabtu, saya menuliskan nama setiap murid pada setiap lembar kertas yang terpisah. &amp;nbsp;Saya lalu menuliskan kebaikan-kebaikan yang dikatakan teman-temannya tentang dirinya. Hari Senin saya membagikan lembaran itu pada murid-murid. &amp;nbsp;Semua murid tampak senang. Berbagai komentar muncul: &quot;Benarkah?&quot;, &quot;Saya tidak menyadari kalau disenangi teman&quot;, &quot;Saya tidak tahu kalau punya hal baik seperti ini.&quot;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;img src=&quot;http://spirituallifecoach.us/web_images/39__mark_eklund__who_died_in_vietnam__while_in_the_u.s._army._-_copia.jpg&quot; alt=&quot;Mark e&quot; style=&quot;height: 479px;&quot; /&gt;&lt;p /&gt; &lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Beberapa tahun berlalu, saya sudah melupakan hal itu. &amp;nbsp;Suatu hari, ketika saya pulang dari berlibur, ayah dan ibu saya menjemput di bandara. Tidak seperti biasanya, sikap kedua orangtuaku terlihat aneh. Ibu memberi kode sesuatu pada ayah. &amp;nbsp;Ayah lalu berdehem. Saya berdebar-debar karena tahu kebiasaan ini dilakukan Ayah sebelum berbicara masalah yang sangat penting. &quot;Tadi malam keluarga Eklund menelepon kita,&quot; katanya. &quot;Benarkah? Wah, saya lama sekali tidak berjumpa Mark. &amp;nbsp;Bagaimana kabarnya, ya?&quot; tanya saya. Sekali lagi Ayah berdehem. &quot;Mark terbunuh di Vietnam,&quot; jelas Ayah pelan. &quot;Pemakamannya besok pagi dan orangtuanya minta kamu untuk datang.&quot;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Saat melayat, saya melihat wajah Mark yang sangat gagah dan dewasa dengan seragam militernya. &quot;Mark, saya mau memberikan semua plester di dunia asalkan kamu mau bicara lagi,&quot; kata saya dalam hati sambil mengamati wajahnya. Banyak teman-teman Mark yang datang melayat. Selesai penguburan mantan teman-teman sekelas Mark dan saya berkunjung ke rumah orangtuanya. Ayah dan ibunya terlihat sengaja menunggu kedatangan saya. &quot;Kami ingin menunjukkan sesuatu pada Anda,&quot; kata ayah Mark. Dia mengeluarkan sesuatu dari dompetnya. &quot;Benda ini selalu dibawa Mark kemana-mana. Saya kira Anda mengenalnya&quot; Dengan hati-hati dia membuka lipatan kertas yang mulai lusuh itu. Tampaknya kertas itu sudah dibuka dan dilipat berkali-kali. Saya segera mengenali kertas itu yang berisi daftar hal-hal baik yang dipunyai Mark. Saya yang menuliskannya di kertas itu berdasarkan tulisan teman-temannya.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&amp;nbsp;&quot;Terimakasih untuk hal ini,&quot; kata ibu Mark. &quot;Mark sangat &amp;nbsp;menghargai benda ini.&quot; Teman-teman sekelas Mark ikut berkumpul. &quot;Saya masih punya daftar itu. Saya meletakannya di dalam laci meja saya,&quot; kata Charlie sambil tersenyum. Istri Chuck berkata,&quot;Chuck minta saya menaruh daftar itu di dalam album pernikahan kami.&quot; &quot;Saya juga masih menyimpan. Saya simpan di buku harian.&quot; Kemudian Vicki membuka buku sakunya dan menunjukkan kertas yang berisi daftar kebaikannya. &quot;Saya yakin, kita semua menyimpan daftar itu,&quot; kata Vicki dengan mata berbinar-binar.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Saya menjadi sangat terharu. &amp;nbsp;Saya duduk dan menangis.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kisah-inspiratif.blogspot.com/feeds/518455800441203457/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment/fullpage/post/37935592/518455800441203457' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/37935592/posts/default/518455800441203457'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/37935592/posts/default/518455800441203457'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kisah-inspiratif.blogspot.com/2011/12/murid-bandel-bernama-mark-eklund.html' title='Murid Bandel Bernama Mark Eklund'/><author><name>Purnawan Kristanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10878734805173160190</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi8INXNeFnPYkvqucbiaJyd7cMklFDE9gY0zIcx8DrpmSGhWhkC38ObQTZYLW5H4KC6XI-lTNWctSBehCti_p-xMufjUt63O5zKWgAjxsPohnJze7_Zu4MYcDXiZBoQ5e4/s220/Purnawan+Kristanto.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-37935592.post-1206516929091226391</id><published>2011-12-04T06:54:00.001-08:00</published><updated>2011-12-04T06:54:06.525-08:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Anugerah"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Keraguan"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Kerendahan Hati"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Kesempatan"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Ucapan Syukur"/><title type='text'>Kepercayaan yang Tak Sia-sia</title><content type='html'>&lt;div class=&#39;posterous_autopost&#39;&gt;&lt;p&gt;&lt;img src=&quot;http://www2.wheaton.edu/bgc/archives/images/PFs/Riggs-Charlie/004.jpg&quot; alt=&quot;ChELIE&quot; style=&quot;height: 560px;&quot; /&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Apakah Anda pernah mendengar kisah Charlie Riggs? Lebih dari lima puluh tahun lalu, dia menyerahkan hidup pada Kristus. Dia lalu dimuridkan oleh orang muda bernama Lorne Sanny, yang pernah dimuridkan oleh Dawson Trotman, pendiri Navigator.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Charlie rindu sekali bertumbuh dalam Kristus, tetapi kemajuannya sangat lambat dan tidak cocok menjadi pemimpin. Suatu saat Lorne menulis surat pada Dawson Trotman. Dia mengeluh karena hanya punya Charlie Riggs sebagai rekan kerja, dan menilai bahwa Charlie tidak punya bakat. Trotman membalas surat,&amp;ldquo;tetaplah bersama dia. &amp;nbsp;Anda tidak tahu rencana Tuhan bagi dia.&quot; Maka Lorne Sanny tetap bekerja bersama Charlie Riggs.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Beberapa tahun kemudian, ada seorang pengkotbah muda bernama Billy Graham yang namanya mulai terkenal. Tahun 1952, Navigator &amp;ldquo;meminjamkan&amp;rdquo; Charlie Riggs pada tim Billy Graham untuk melakukan pelayanan follow-up dari setiap KKR yang diadakan Billy Graham. Charlie mempunyai rencana untuk segera kembali ke Navigator begitu tugasnya di tim Billy Graham sudah selesai. Namun rupanya dia dinilai bekerja dengan baik, sehingga diminta tetap bergabung.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Tahun 1957, Billy Graham akan mengadakan KKR di tempat yang sangat terkenal di New York, yaitu di Madison Square Garden. &amp;nbsp;Tiba-tiba ketua panitia KKR harus diganti. Siapa yang bisa menggantikannya? Ketua jemaat menyarankan agar posisi itu diserahkan pada Charlie Riggs, tetapi Billy Graham masih ragu-ragu. &amp;ldquo;Yang bisa dia lakukan adalah berdoa dan mengutip ayat Alkitab,&amp;rdquo; kata Billy Graham.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Tapi ketua jemaat berhasil meyakinkan Billy Graham, sehingga Charlie Riggs dipercaya mengisi posisi itu. Charlie tidak menyia-siakan kepercayaan itu. Dia bekerja dengan sungguh-sungguh. Hasilnya, acara KKR di &amp;nbsp;New York itu berlangsung sukses, bahkan menjadi model bagi penyelenggaraan acara KKR di tempat-tempat lain selama bertahun-tahun. Billy Graham berkata, &amp;ldquo;Saya semula tidak menyangka dia &amp;nbsp;bisa melakukannya. &amp;nbsp;Tetapi saya yakin-bahwa Charlie sangat bergantung pada Roh Kudus, yang saya tahu Tuhan melakukannya melalui Charlie.&amp;rdquo;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Charlie Riggs pensiun setelah puluhan tahun melayani Tuhan secara efektif. Apa rahasianya? Bagaimana mungkin orang yang hanya punya sedikit pendidikan formal bisa mencapai posisi setinggi itu dan demikian lama?&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Charlie Riggs berkata, &amp;ldquo;Saya selalu minta Tuhan masuk ke dalam kepala saya. Itulah sebabnya, ketika saya mendapat tugas, kalau tidak ditolong oleh Tuhan maka saya tidak bisa apa-apa.&quot;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kisah-inspiratif.blogspot.com/feeds/1206516929091226391/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment/fullpage/post/37935592/1206516929091226391' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/37935592/posts/default/1206516929091226391'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/37935592/posts/default/1206516929091226391'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kisah-inspiratif.blogspot.com/2011/12/kepercayaan-yang-tak-sia-sia.html' title='Kepercayaan yang Tak Sia-sia'/><author><name>Purnawan Kristanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10878734805173160190</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi8INXNeFnPYkvqucbiaJyd7cMklFDE9gY0zIcx8DrpmSGhWhkC38ObQTZYLW5H4KC6XI-lTNWctSBehCti_p-xMufjUt63O5zKWgAjxsPohnJze7_Zu4MYcDXiZBoQ5e4/s220/Purnawan+Kristanto.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-37935592.post-1920657441155706218</id><published>2011-12-03T06:47:00.001-08:00</published><updated>2011-12-03T06:47:05.239-08:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Karakter"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Kegigihan"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Kesabaran"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Kesuksesan"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Motivasi."/><title type='text'>Lukisan Terindah</title><content type='html'>&lt;div class=&#39;posterous_autopost&#39;&gt;&lt;p&gt;  &lt;p&gt;&lt;div class=&#39;p_embed p_image_embed&#39;&gt; &lt;img alt=&quot;Timanthes&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;http://getfile5.posterous.com/getfile/files.posterous.com/temp-2011-12-02/nwkhplCIwBtwbnsbafjEbjfugarnJssrfBsEivcFuekcGhBkGedbEJmrrthI/timanthes.jpg.scaled696.jpg&quot; width=&quot;392&quot; /&gt; &lt;/div&gt; &lt;/p&gt;  &lt;/p&gt;  &lt;p&gt;  &lt;p&gt;Lebih dari dua ribu tahun lalu, ada seorang seniman muda bernama Timanthes yang belajar melukis di bawah bimbingan guru ternama. Setelah bertahun-tahun belajar, Timanthes berhasil menghasilkan lukisan yang sangat indah. Sayangnya, setelah itu Timanthes lebih suka duduk berlama-lama sambil mengagumi hasil karyanya itu.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Suatu pagi, ketika dia datang lagi untuk menikmati karyanya, dia terkejut karena lukisannya itu sudah berlepotan dengan cipratan cat. &amp;nbsp;Dengan marah dia mendatangi gurunya. &amp;nbsp;Gurunya mengakui bahwa dia sengaja mengotori lukisan Timanthes itu. &quot;Saya melakukannya demi kebaikanmu sendiri. Lukisan itu telah menghambat kemajuanmu. Sekarang mulailah melukis lagi. Coba lihat apakah kamu bisa bikin yang lebih baik lagi, atau tidak!&quot;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Timanthes menuruti nasihat gurunya. &amp;nbsp;Dia membuat lukisan lagi yang diberi judul &quot;Pengorbanan Iphigenia&quot;. Lukisan ini termasuk salah satu karya klasik yang terbaik.&lt;/p&gt;  &lt;/p&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kisah-inspiratif.blogspot.com/feeds/1920657441155706218/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment/fullpage/post/37935592/1920657441155706218' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/37935592/posts/default/1920657441155706218'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/37935592/posts/default/1920657441155706218'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kisah-inspiratif.blogspot.com/2011/12/lukisan-terindah.html' title='Lukisan Terindah'/><author><name>Purnawan Kristanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10878734805173160190</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi8INXNeFnPYkvqucbiaJyd7cMklFDE9gY0zIcx8DrpmSGhWhkC38ObQTZYLW5H4KC6XI-lTNWctSBehCti_p-xMufjUt63O5zKWgAjxsPohnJze7_Zu4MYcDXiZBoQ5e4/s220/Purnawan+Kristanto.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-37935592.post-125149823041928331</id><published>2011-12-02T06:46:00.001-08:00</published><updated>2011-12-02T06:46:34.728-08:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Integritas"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="kejujuran"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Pekerjaan"/><title type='text'>Inspeksi Mendadak</title><content type='html'>&lt;div class=&#39;posterous_autopost&#39;&gt;&lt;p&gt;&lt;div class=&#39;p_embed p_image_embed&#39;&gt; &lt;img alt=&quot;Robert&quot; height=&quot;270&quot; src=&quot;http://getfile1.posterous.com/getfile/files.posterous.com/temp-2011-12-02/pijkADlvjxHuxArbxgEdJcvIArHCadBabbnIHvCjleoqeFlxEkcJAbnJDyzm/robert.jpg&quot; width=&quot;270&quot; /&gt; &lt;/div&gt;   &lt;p&gt;Robert Wood Johnson, pimpinan perusahaan Johnson &amp;amp; Johnson, sering membuat anak buahnya kalang kabut karena gemar mengadakan inspeksi mendadak ke kantor-kantor cabang.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Suatu hari, seorang manajer di kantor cabang mengetahui bahwa setengah jam lagi Johnson akan menginspeksi kantornya. Dengan panik dia segera memerintahkan anak buahnya agar menyembunyikan beberapa gulungan besar kertas di atas atap kantor.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Ketika Johnson tiba di kantor cabang itu, wajahnya terlihat marah sekali.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&amp;ldquo;Mengapa banyak sekali sampah di atap kantor ini?&quot; tanyanya dengan geram.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Olala....rupanya manajer itu tidak menyangka kalau Johnson akan datang dengan helikopter pribadi dan mendarat di atap kantor.&lt;/p&gt;  &lt;/p&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kisah-inspiratif.blogspot.com/feeds/125149823041928331/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment/fullpage/post/37935592/125149823041928331' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/37935592/posts/default/125149823041928331'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/37935592/posts/default/125149823041928331'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kisah-inspiratif.blogspot.com/2011/12/inspeksi-mendadak.html' title='Inspeksi Mendadak'/><author><name>Purnawan Kristanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10878734805173160190</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi8INXNeFnPYkvqucbiaJyd7cMklFDE9gY0zIcx8DrpmSGhWhkC38ObQTZYLW5H4KC6XI-lTNWctSBehCti_p-xMufjUt63O5zKWgAjxsPohnJze7_Zu4MYcDXiZBoQ5e4/s220/Purnawan+Kristanto.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-37935592.post-7354266648830058562</id><published>2011-12-02T06:39:00.001-08:00</published><updated>2011-12-02T06:39:10.460-08:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Kebijaksanaan"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Kepemimpinan"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Kesetiaan"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="ketaatan"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Komitmen."/><title type='text'>Jika Raja Letih Memerintah</title><content type='html'>&lt;div class=&#39;posterous_autopost&#39;&gt;&lt;p&gt;&lt;div class=&#39;p_embed p_image_embed&#39;&gt; &lt;img alt=&quot;Henri&quot; height=&quot;295&quot; src=&quot;http://getfile1.posterous.com/getfile/files.posterous.com/temp-2011-12-02/HCcwlzqFdgIjEgIJqzBnaxnhGaagEqIBdyJevhyaCnqpGfcdAabuyhohHdda/Henri.jpg&quot; width=&quot;236&quot; /&gt; &lt;/div&gt;   &lt;p /&gt;  &lt;/p&gt;  &lt;table align=&quot;left&quot;&gt;    &lt;tr&gt;  &lt;td align=&quot;left&quot; valign=&quot;top&quot;&gt;  &lt;p&gt;Pada abad kesebelas, raja Henry III yang memerintah Bavaria merasa letih menjadi raja. Dia mendatangi biara dan menemui Prior Richard untuk meminta ijin supaya boleh tinggal di biara itu selama sisa umurnya.&lt;/p&gt;  &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;    &lt;/table&gt;  &lt;p&gt;  &lt;p&gt;&amp;nbsp;&amp;ldquo;Yang Mulia,&amp;rdquo; kata Prior Richard, &amp;ldquo;apakah Anda mengerti bahwa salah satu sumpah untuk bisa tinggal di sini adalah ketaatan. Saya kira sumpah ini akan menyulitkan Anda karena Anda adalah seorang raja.&amp;rdquo;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&amp;ldquo;Saya bisa mengerti,&amp;rdquo; kata Henry, &amp;ldquo;selama sisa hidup, saya akan taat pada Anda, sebagaimana Kristus telah memimpin Anda.&quot;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&amp;ldquo;Kalau begitu, saya akan memberikan perintah pada Anda,&quot; kata Prior Richard. &amp;ldquo;Kembalilah ke istana dan bekerjalah sebagai raja dengan setia dimana Tuhan telah menempatkan Anda.&quot;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Henry menaati perintah itu. Dia kembali bertahta.&lt;/p&gt;  Ketika raja Henry meninggal, dalam surat wasiatnya dia menulis: &quot;Raja telah belajar memerintah di dalam ketaatan.&quot;&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kisah-inspiratif.blogspot.com/feeds/7354266648830058562/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment/fullpage/post/37935592/7354266648830058562' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/37935592/posts/default/7354266648830058562'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/37935592/posts/default/7354266648830058562'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kisah-inspiratif.blogspot.com/2011/12/jika-raja-letih-memerintah.html' title='Jika Raja Letih Memerintah'/><author><name>Purnawan Kristanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10878734805173160190</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi8INXNeFnPYkvqucbiaJyd7cMklFDE9gY0zIcx8DrpmSGhWhkC38ObQTZYLW5H4KC6XI-lTNWctSBehCti_p-xMufjUt63O5zKWgAjxsPohnJze7_Zu4MYcDXiZBoQ5e4/s220/Purnawan+Kristanto.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-37935592.post-2105957410824583878</id><published>2010-05-04T00:41:00.000-07:00</published><updated>2010-05-04T04:42:54.396-07:00</updated><title type='text'>KONSER NIKTA</title><content type='html'>&lt;p&gt;&lt;a href=&quot;http://s233.photobucket.com/albums/ee291/purnawankristanto/?action=view&amp;current=brosurNikita.jpg&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;Poster Konser&quot; src=&quot;http://i233.photobucket.com/albums/ee291/purnawankristanto/brosurNikita.jpg&quot; border=&quot;0&quot; height=&quot;640&quot; width=&quot;520&quot;&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Saksikan Konser Nikita yang terakhir&lt;/p&gt;   &lt;!-- multiply:no_crosspost --&gt;&lt;p class=&#39;multiply:no_crosspost&#39;&gt;&lt;/p&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kisah-inspiratif.blogspot.com/feeds/2105957410824583878/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment/fullpage/post/37935592/2105957410824583878' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/37935592/posts/default/2105957410824583878'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/37935592/posts/default/2105957410824583878'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kisah-inspiratif.blogspot.com/2010/05/konser-nikta.html' title='KONSER NIKTA'/><author><name>Purnawan Kristanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10878734805173160190</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi8INXNeFnPYkvqucbiaJyd7cMklFDE9gY0zIcx8DrpmSGhWhkC38ObQTZYLW5H4KC6XI-lTNWctSBehCti_p-xMufjUt63O5zKWgAjxsPohnJze7_Zu4MYcDXiZBoQ5e4/s220/Purnawan+Kristanto.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-37935592.post-3057424409809555410</id><published>2010-02-25T17:18:00.000-08:00</published><updated>2010-02-25T22:20:01.332-08:00</updated><title type='text'>Peta A La Kirana</title><content type='html'>&lt;p&gt;Suatu siang , kami kedatangan tamu yaitu hamba Tuhan dari Gresik. Mereka sedang mencari keluarga yang pernah menjadi anggota jemaatnya dan sekarang pindah ke kota kami.&lt;br&gt; Kami memberikan nomor handphone keluarga tersebut, namun nampaknya nomornya sudah ganti.  Tamu kami lalu memutuskan untuk langsung mengunjungi keluarga itu saja. Untuk mempermudah pencarian, maka isteriku menggambar denah arah menuju rumah keluarga itu di atas selembar kertas.&lt;br&gt; ***&lt;br&gt; Sorenya, Kirana mengajakku main ke toko buku. Sebenarnya aku senang karena Kirana sekarang lebih senang mengajak main ke toko buku daripada ke mal. Akan tetapi saat itu, masih ada pekerjaan yang harus diselesaikan.  &quot;Nanti malam saja ya,&quot; jawabku.&lt;br&gt; &quot;Kalau nanti malam, tokonya keburu tutup Pa. Ayolah, kita ke sana sekarang,&quot; desaknya sambil menari-narik tanganku.&lt;br&gt; &quot;Oke, Papa menyelesaikan pekerjaan dulu,&quot; kataku. &quot;Pakai jaketmu dulu!&quot;&lt;br&gt; Kirana lalu pergi.&lt;br&gt; Selesai mematikan laptop, aku segera mengeluarkan sepeda motor dan bersiap pergi. Tapi Kirana justru tidak muncul-muncul juga. Mulai tak sabar, aku masuk ke rumah lagi dan mendapati Kirana sedang corat-coret di atas selembar kertas HVS.&lt;/p&gt; &lt;p style=&quot;text-align: center;&quot; mce_style=&quot;text-align: center;&quot;&gt; &lt;img class=&quot;aligncenter&quot; src=&quot;http://i233.photobucket.com/albums/ee291/purnawankristanto/corat-coret.jpg&quot; mce_src=&quot;http://i233.photobucket.com/albums/ee291/purnawankristanto/corat-coret.jpg&quot; alt=&quot;Corat coret&quot; border=&quot;0&quot; height=&quot;239&quot; width=&quot;317&quot;&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Kamu gimana sih? Tadi buru-buru mengajak Papa ke toko buku, sekarang malah nggambar-nggambar,&quot; kataku jengkel.&lt;br&gt; &quot;Kirana sedang menggambar peta Pa,&quot; jawabnya sambil mengangkat kertas. &quot;Nanti kalau ke toko buku kita lewat jalan ini ya,&quot; lanjutnya sambil menyerahkan &quot;peta&quot; buatannya.&lt;br&gt; Aku terrdiam sesaat dan memeluk tubuhnya. &quot;Maafkan, papamu telah salah sangka.&quot;&lt;br&gt; ***&lt;br&gt; Rupanya ketika mamanya menggambar denah untuk tamu, Kirana mengamati lalu menirunya.  Anak-anak belajar dengan berbagai cara, bahkan ada yang tak terduga oleh orangtua.&lt;/p&gt;&lt;!-- multiply:no_crosspost --&gt;&lt;p class=&#39;multiply:no_crosspost&#39;&gt;&lt;/p&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kisah-inspiratif.blogspot.com/feeds/3057424409809555410/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment/fullpage/post/37935592/3057424409809555410' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/37935592/posts/default/3057424409809555410'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/37935592/posts/default/3057424409809555410'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kisah-inspiratif.blogspot.com/2010/02/peta-la-kirana.html' title='Peta A La Kirana'/><author><name>Purnawan Kristanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10878734805173160190</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi8INXNeFnPYkvqucbiaJyd7cMklFDE9gY0zIcx8DrpmSGhWhkC38ObQTZYLW5H4KC6XI-lTNWctSBehCti_p-xMufjUt63O5zKWgAjxsPohnJze7_Zu4MYcDXiZBoQ5e4/s220/Purnawan+Kristanto.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-37935592.post-3022651266469489821</id><published>2010-02-21T12:09:00.000-08:00</published><updated>2010-02-21T17:11:19.572-08:00</updated><title type='text'>Sok Kenal, Sok Dekat [SKSD]</title><content type='html'>&lt;div class=&quot;content&quot;&gt; &lt;p&gt;&lt;img src=&quot;http://www.clipartguide.com/_named_clipart_images/0511-0811-1015-4071_Journalist_Interviewing_Someone_clipart_image.jpg&quot; mce_src=&quot;http://www.clipartguide.com/_named_clipart_images/0511-0811-1015-4071_Journalist_Interviewing_Someone_clipart_image.jpg&quot; alt=&quot;&quot; align=&quot;left&quot; height=&quot;190&quot;&quot; width=&quot;133&quot;&gt;Kata orang, wartawan yang baik itu harusnya hasil blasteran antara ilmuwan dan wartawan. Maksudnya, wartawan itu harus memiliki otak yang berpikir kritis seperti ilmuwan. Setiap informasi tidak ditelan mentah-mentah tetapi diverfikasi, diuji dan diperiksa kebenarannya. Di sisi lain, meski bersikap kritis [bahkan kadang skeptis], tapi wartawan harus mahir menjalin hubungan pribadi dengan narasumber, luwes dalam pergaulan dan tidak boleh malu-malu. Akan tetapi kalau terlalu sok kenal dan sok dekat juga dapat membuat malu. Inilah yang saya alami. Begini ceritanya.&lt;br&gt; Waktu itu, kami akan mengangkat laporan utama tentang tulisan apokrif &quot;Injil&quot; Tomas. Kami mendapat informasi bahwa ada narasumber yang sangat berkompeten yang sedang berkunjung di Jogja. Namanya romo V Indra Sanjaya pr. Beliau adalah lulusan Universitas di Roma dan mendalami tentang kitab-kitab apokrif. Informasi itu juga menyebutkan bahwa romo Indra sedang berada di asrama mahasiswa Realino yang bertetangga dengan kantor redaksi.&lt;br&gt; Ini kesempatan bagus. Maka pak Xaiver lalu menugaskan saya dan Lily Halim untuk mengejar sang narasumber. Saya menyiapkan kamera foto, semantara Lily Halim menyiapkan tape dan kaset. Mengendarai sepeda motor Yamaha milik kantor, kami segera meluncur ke asrama Realino. Bagi Liliy Halim, tempat ini bukan asing lagi baginya karena dia pernah kuliah di IKIP Sanata Darma [sekarang menjadi Universitas].&lt;br&gt; Saat berjalan masuk, saya bertanya pada Lily Halim, &quot;Mbak Lily sudah mengenal romo Indra?&quot;&lt;br&gt; &quot;Belum,&quot; jawabnya. Blaik! Semula saya menyangka dia sudah tahu yang mana romo Indra. Selain lebih senior daripada saya, dia juga pernah kuliah di sini.&lt;br&gt; Suasana asrama sangat lengang. Kami bingung harus menemui siapa. Lalu tiba-tiba melintas sosok pria dewasa. Dari postur dan cara berjalannya, sepertinya sih seperti imam katolik. Maka kami menyimpulkan dia pasti romo Indra. Toh, tak banyak orang yang ada di sini.&lt;br&gt; Segera saja Lily Halim menyodorkan tape dan mengajukan rekaman. Saya segera bersiap memotret sang &quot;narasumber&quot;. Namun ada keanehan. Sang &quot;narasumber&quot; kelihatan &lt;i&gt; plenggang-plenggong&lt;/i&gt;, tidak tahu harus menjawab apa. Maka kami mulai sadar, jangan-jangan kami salah sangka.&lt;br&gt; &quot;Bapak yang namanya romo Indra Sanjaya, bukan?&quot; tanya saya dengan senyum kecut.&lt;br&gt; &quot;Bukan. Saya petugas administrasi di sini,&quot; jawabnya. Maka meledaklah tawa kami. Dengan rasa malu, kami minta maaf dan menjelaskan maksud kedatangan kami.&lt;br&gt; Untunglah bapak itu tidak marah, Dia lalu menjelaskan bahwa romo Indra sudah pergi ke Seminari Kentungan di jalan Kaliurang. Dengan wajah memerah, akhirnya kami pun pamitan.&lt;br&gt; ***&lt;br&gt; Keesokan harinya, barulah kami berhasil mewawancarai romo Indra yang &quot;asli&quot;&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;   &lt;!-- multiply:no_crosspost --&gt;&lt;p class=&#39;multiply:no_crosspost&#39;&gt;&lt;/p&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kisah-inspiratif.blogspot.com/feeds/3022651266469489821/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment/fullpage/post/37935592/3022651266469489821' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/37935592/posts/default/3022651266469489821'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/37935592/posts/default/3022651266469489821'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kisah-inspiratif.blogspot.com/2010/02/sok-kenal-sok-dekat-sksd.html' title='Sok Kenal, Sok Dekat [SKSD]'/><author><name>Purnawan Kristanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10878734805173160190</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi8INXNeFnPYkvqucbiaJyd7cMklFDE9gY0zIcx8DrpmSGhWhkC38ObQTZYLW5H4KC6XI-lTNWctSBehCti_p-xMufjUt63O5zKWgAjxsPohnJze7_Zu4MYcDXiZBoQ5e4/s220/Purnawan+Kristanto.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-37935592.post-7941972326538062608</id><published>2009-03-04T15:55:00.000-08:00</published><updated>2009-03-04T21:06:15.676-08:00</updated><title type='text'>Pindahan Blog</title><content type='html'>&lt;span class=&quot;insertedphoto&quot;&gt;&lt;/span&gt;Blog yang ada di sini sudah tidak akan diupdate lagi. Untuk mengetahui perkembangan terbaru dari blog saya, silakan berkunjung ke &lt;a href=&quot;http://purnawan.web.id/&quot;&gt;blog pribadi &lt;/a&gt;saya:&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;div style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://purnawan.web.id&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;&lt;img src=&quot;http://i379.photobucket.com/albums/oo239/PrasadaKirana/screenshot_blog_wawan.jpg&quot; alt=&quot;Photobucket&quot; border=&quot;0&quot;&gt;&lt;/a&gt;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class=&quot;insertedphoto&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://purnawan.web.id&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;&lt;img class=&quot;aligncentre&quot; src=&quot;http://images.purnawankristanto.multiply.com/image/1/photos/upload/300x300/Sa9cgAoKCJAAAArAhKE1/go-blog-purnawan.gif?et=FNTuymQj%2CuXvuxHajOJSMg&amp;nmid=0&quot; border=&quot;0&quot;&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;br&gt;&lt;a href=&quot;http://purnawan.web.id&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;   &lt;/a&gt;&lt;!-- multiply:no_crosspost --&gt;&lt;p class=&#39;multiply:no_crosspost&#39;&gt;&lt;/p&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kisah-inspiratif.blogspot.com/feeds/7941972326538062608/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment/fullpage/post/37935592/7941972326538062608' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/37935592/posts/default/7941972326538062608'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/37935592/posts/default/7941972326538062608'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kisah-inspiratif.blogspot.com/2009/03/pindahan-blog.html' title='Pindahan Blog'/><author><name>Purnawan Kristanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10878734805173160190</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi8INXNeFnPYkvqucbiaJyd7cMklFDE9gY0zIcx8DrpmSGhWhkC38ObQTZYLW5H4KC6XI-lTNWctSBehCti_p-xMufjUt63O5zKWgAjxsPohnJze7_Zu4MYcDXiZBoQ5e4/s220/Purnawan+Kristanto.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-37935592.post-2127070171786729630</id><published>2008-12-08T09:25:00.000-08:00</published><updated>2008-12-08T14:28:25.479-08:00</updated><title type='text'>Pak Karyono</title><content type='html'>&lt;p&gt; Pemazmur berkata bahwa rata-rata masa hidup manusia adalah tujuh puluh tahun. Jika kuat maka dapat sampai delapan puluh tahun. Hari ini saya menyaksikan orang-orang yang mendapat ‘bonus’ umur dari Tuhan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Setiap bulan Desember, gereja kami mengadakan acara Christmas Carol. Namun berbeda dengan tradisi barat yang menyanyikan lagu-lagu Natal di keramaian atau ke rumah-rumah untuk mendapatkan sedekah, kami memodifikasinya dengan mengunjungi anggota-anggota jemaat yang karena mengalami keterbatasan fisik mereka tidak dapat merayakan Natal. Kami menghadirkan perayaan Natal ke rumah mereka.&lt;/p&gt; &lt;div&gt;Bertepatan dengan hari Idul Adha, kami membagi diri ke dalam lima kelompok, masing-masing dengan dua mobil menuju tempat-tempat yang telah ditetapkan. Salah satu tujuan rombongan saya adalah rumah pak Karyono. Hari ini dia merayakan ulang tahun yang ke 102 tahun! Wow, umurnya sudah lebih dari satu abad. Dan yang lebih mengherankan, dalam usia sebanyak itu, kesehatannya masih sangat baik. Pendengarannya masih sangat baik, pandangannya masih sangat jernih dan yang lebih dahsyat adalah ingatannya masih sangat kuat. Kepikunan belum menyentuhnya sama sekali.&lt;/div&gt; &lt;p&gt;&lt;a title=&quot;Pak Karyono by Aktivitas GKI Klaten, on Flickr&quot; href=&quot;http://www.flickr.com/photos/31374381@N03/3091361997/&quot;&gt;&lt;img height=&quot;247&quot; alt=&quot;Pak Karyono&quot; hspace=&quot;5&quot; src=&quot;http://farm4.static.flickr.com/3085/3091361997_e2e3a4731c.jpg&quot; width=&quot;176&quot; align=&quot;left&quot; vspace=&quot;5&quot; border=&quot;2&quot;&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt; &lt;div&gt;Sebagian dari anggota rombongan kami adalah mantan-mantan murid pak Karyono di SMP Kristen Klaten. Begitu ketemu, pak Karyono langsung mengingat wajah-wajah mereka. “Kamu dulu ‘kan yang jadi mbok emban,” kata pak Karyono kepada bu Diah, pensiunan guru Petra Surabaya. Pak Karyono teringat pada pementasan wayang orang yang sebagian dimainkan oleh orang-orang keturunan Tionghoa di Klaten. Pak Karyono yang melatih mereka.&lt;/div&gt; &lt;div&gt;Ketika melihat pak Komardiyanto, pak Karyono segera memeluknya dengan erat-erat. Pak Komardiyanto bercerita, ketika menjadi dia menjadi murid SMP Kristen, dia senang bermain ke rumah pak Karyono sebab di sana sering mendapat wejangan-wejangan tentang kehidupan. Pak Ko, demikian panggilan akrab pak Komardiyanto, mengagumi kesederhanaan pa Karyono. Meski bergaji pas-pasan, tetapi pak Karyono tidak pernah mengeluh. Setiap tugas diterimanya dengan ikhlas dan penuh sukacita.&lt;/div&gt; &lt;div&gt;“Pada hari ulang tahun ini, apa doa permintaan pak Karyono?” tanya bu Diah.&lt;a title=&quot;Pak Karyono by Aktivitas GKI Klaten, on Flickr&quot; href=&quot;http://www.flickr.com/photos/31374381@N03/3091361995/&quot;&gt;&lt;img height=&quot;239&quot; alt=&quot;Pak Karyono&quot; hspace=&quot;5&quot; src=&quot;http://farm4.static.flickr.com/3199/3091361995_0b9ea74279.jpg&quot; width=&quot;179&quot; align=&quot;right&quot; vspace=&quot;5&quot; border=&quot;2&quot;&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt; &lt;div&gt;“Saya tidak minta umur panjang. Saya hanya minta kesehatan yang baik,” kata pak Karyono dengan lantang. Menurutnya, umur manusia merupakan misteri dari Allah. Sebelum berdoa, pak Karyono bercerita bahwa dia sebenarnya masih berdarah biru. Dia adalah keturunan dari sultan Cirebon.&lt;/div&gt; &lt;div&gt;“Saya bersyukur karena memiliki bapak tiri,” kata pak Karyono dengan suara bergetar, “sebab berkat dia, saya bisa mengenal Kristus.” Dia dibaptis oleh pendeta Belanda yang ada di Klaten. Namun karena sebagian besar jemaatnya tidak bisa berbahasa Belanda, maka gereja yang menjadi cikal bakal GKI Klaten itu lalu dilayani oleh pendeta berdarah Ambon yang berbahasa Indonesia.&lt;/div&gt; &lt;div&gt;Hari itu, saya baru pertama kali bertatapan muka langsung pak Karyono. “Saya suami pendeta Pelangi, pak” kata saya memperkenalkan. “Wah, Anda tambah gemuk,” kata pak Karyono dengan spontan.&lt;/div&gt; &lt;div&gt;“Lho tahu dari mana, pak?” tanya saya.&lt;/div&gt; &lt;div&gt;“Ketika kalian menikah, saya datang kok,” sahut pak Karyono, ”waktu itu, Anda memakai pakaian Jawa.”&lt;/div&gt; &lt;div&gt;Saya mengangguk penuh kekaguman. Peristiwa empat tahun yang lalu itu masih diingatnya dengan baik.&lt;/div&gt; &lt;div align=&quot;center&quot;&gt;***&lt;/div&gt; &lt;div&gt;Selain mengunjungi pak Karyono, kami juga mengunjungi mak Kuat. Usianya sudah mencapai 85 tahun, tapi tubuhnya masih kuat. Karena osteoporosis, tubuhnya mulai bungkuk. Tapi dia masih kuat berjalan ke &lt;a title=&quot;Mak Kuat by Aktivitas GKI Klaten, on Flickr&quot; href=&quot;http://www.flickr.com/photos/31374381@N03/3091361985/&quot;&gt;&lt;img height=&quot;184&quot; alt=&quot;Mak Kuat&quot; hspace=&quot;5&quot; src=&quot;http://farm4.static.flickr.com/3051/3091361985_7fa731d40d.jpg&quot; width=&quot;203&quot; align=&quot;right&quot; vspace=&quot;5&quot; border=&quot;2&quot;&gt;&lt;/a&gt;gereja menempuh jarak lebih dari dua kilometer. Dia selalu ikut kebaktian pagi, pukul enam.&lt;/div&gt; &lt;div&gt;Ketika yang orang-orang yang lebih muda, selalu datang terlambat, mak Kuat selalu datang awal. Setengah jam sebelumnya, dia sudah duduk manis di bangku gereja. “Saya malu kalau datang terlambat ke gereja” kata mak Kuat.&lt;/div&gt; &lt;div&gt;Kami juga mengunjungi ibu Tan Lay Tjie (80 tahun), mak Yun dan pak Kamto.&lt;/div&gt; &lt;div align=&quot;center&quot;&gt;***&lt;/div&gt; &lt;div&gt;Dalam perjalanan pulang, saya mengagumi kesetiaan iman mereka. Dalam usia senja dan keringkihan tubuh, mereka tetap memiliki pengharapan yang kuat di dalam Kristus. Semoga saya dapat meneladani iman sederhana mereka.&lt;/div&gt; &lt;div&gt; &lt;/div&gt; &lt;div class=&quot;rtecenter&quot;&gt; &lt;/div&gt; &lt;p class=&quot;rtecenter&quot;&gt;&lt;a title=&quot;Christmas Carol by Aktivitas GKI Klaten, on Flickr&quot; href=&quot;http://www.flickr.com/photos/31374381@N03/3091361981/&quot;&gt;&lt;img height=&quot;225&quot; alt=&quot;Christmas Carol&quot; src=&quot;http://farm4.static.flickr.com/3026/3091361981_c3163609d7.jpg&quot; width=&quot;290&quot; align=&quot;middle&quot;&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;!-- multiply:no_crosspost --&gt;&lt;p class=&#39;multiply:no_crosspost&#39;&gt;&lt;/p&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kisah-inspiratif.blogspot.com/feeds/2127070171786729630/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment/fullpage/post/37935592/2127070171786729630' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/37935592/posts/default/2127070171786729630'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/37935592/posts/default/2127070171786729630'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kisah-inspiratif.blogspot.com/2008/12/pak-karyono.html' title='Pak Karyono'/><author><name>Purnawan Kristanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10878734805173160190</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi8INXNeFnPYkvqucbiaJyd7cMklFDE9gY0zIcx8DrpmSGhWhkC38ObQTZYLW5H4KC6XI-lTNWctSBehCti_p-xMufjUt63O5zKWgAjxsPohnJze7_Zu4MYcDXiZBoQ5e4/s220/Purnawan+Kristanto.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://farm4.static.flickr.com/3085/3091361997_e2e3a4731c_t.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-37935592.post-1308932564443965118</id><published>2008-12-03T03:50:00.000-08:00</published><updated>2008-12-03T08:53:29.965-08:00</updated><title type='text'>Lelaku Jalan Salib</title><content type='html'> &lt;p class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;Akibat dari reformasi gereja yang dilakukan oleh Martin Luther, John Calvin dan kawan-kawan, gereja protestan cenderung ‘lebih miskin’ dalam hal laku spritualitas, seperti yang dimiliki oleh gereja katolik. Ketika akan merayakan hari-hari besar gerejawi, pegiat gereja protestan kadang menemui kesulitan dalam merancang kegiatan. Sebagai contoh, pada saat menggelar ibadah Rabu Abu sebagai penanda masa pra paskah, gereja kami kesulitan merancang liturgi ibadah karena belum pernah memiliki tradisi ibadah ini.&lt;/p&gt;  &lt;p class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;Kegagapan serupa juga ditemui ketika Panitia Paskah akan merencang prosesi Jalan Salib pada ibadah Jum’at Agung tahun depan.&lt;span style=&quot;&quot;&gt;  &lt;/span&gt;Atas dasar itu, maka gereja kami memutuskan untuk belajar dari gereja Katolik yang telah lama memiliki tradisi ini. Kami memilih untuk berkunjung dan berziarah ke gereja katolik di Pohsarang.&lt;/p&gt;  &lt;p class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;Fajar hari Sabtu, tanggal 29 Nopember, belum menyingsing, namun kami sudah berkumpul di gereja. Setelah berdoa meminta pertolongan Tuhan, tiga mobil yang mengangkut 15 orang ke arah Solo. Jalan masih sepi. Sesekali kami menyalib truk-truk besar yang berjalan lambat. Sesampai di Pakis, mobil yang dikemudikan pak Bambang Murnanto berbelok kanan menuju arah Baki. Mereka akan lebih dulu mengantar Ny. Budi Nugroho Sulaiman ke Solo Baru. Sementara itu mobil yang saya tumpangi dan mobil yang dikemudikan pak Wim Seimahuira memilih lurus ke arah Kartasura dengan perhitungan jarak yang lebih dekat. Kami bersepakat untuk bertemu lagi di wilayah Perhutani Mantingan, untuk beristrahat sambil sarapan pagi. Namun perhitungan kami meleset. Ketika sampai di wilayah Palur, jalanan sudah sangat ramai oleh anak sekolah dan buruh pabrik. Akibatnya mobil hanya bisa merayap lambat. Rombongan pak Bambang Murnanto justru sampai lebih dulu di titik pertemuan.&lt;/p&gt;  &lt;p class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;Usai sarapan pagi, tanpa membuang waktu, kami melanjutkan perjalanan melewati Ngawi, Nganjuk, Madiun, &lt;st1:city&gt;&lt;st1:place&gt;Kediri&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt;, kemudian berbelok ke kanan ke arah Puhsarang. Sampai di lokasi, jarum jam menunjuk 11 (sebelas). Sebelumnya kami membayar retribusi Rp. 6.000,- untuk tiga mobil. Dari tempat parkir, kami harus berjalan meniti tangga sejauh 500 meter sebelum masuk pintu gerbang pertama. Pada bagian luar, berjajar warung sederhana. Yang unik, beberapa warung memutar lagu-lagu rohani dengan suara yang keras. Mungkin ini sebagai alat promosi untuk menarik minat pengunjung. Setelah itu, terdapat kios-kios yang menjual aksesoris kerohanian seperti salib, patung keluarga kudus, lilin, dan jerigen plastik. Untuk apa jerigen plastik? Untuk menampung air yang keluar di gua Maria Lourdess. Mungkin ini semacam air dari sumur Zam-zam yang diyakini umat muslim.&lt;/p&gt;  &lt;p class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;Kios itu juga menjual kaset, CD dan VCD rohani. Ketika saya amati sekilas, semua CD dan VCD yang dijual di &lt;st1:city&gt;&lt;st1:place&gt;sana&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt;, semuanya bajakan! Saya bertanya dalam hati:”Apakah orang-orang yang membeli CD atau VCD itu tidak tahu kalau perbuatan mereka ini termasuk pencurian? Lalu apa gunanya mereka beribadah di tempat ini?” Saya tidak menyalahkan para pedagang, sebab sesuai hukum ekonomi ‘ada permintaan maka ada penawaran.’ Seandainya setiap peziarah menyadari bahwa kesalehan yang mereka lakoni juga harus ditunjukkan dalam kehidupan sehari-hari, —dalam hal ini mengemohi barang bajakan—tentunya tidak ada orang yang berminat menggandakan dan menjual barang bajakan itu.&lt;/p&gt;  &lt;p class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;Di ujung deretan kios, kami disambut oleh pintu gerbang yang terbuat dari batu kali. Bagian atas melengkung dan tergantung tulisan “Gua Maria Lourdess”. Begitu masuk, langsung terlihat atap bangunan yang mencolok. Bangunannya mirip pendopo dalam arsitektur Jawa, tetapi setelah diamati lebih dekat ternyata ada perbedaan dan keunikan. Berbeda dengan pendopo yang memiliki empat tiang (soko guru) di tengah, tiang pada bangunan ini justru ada keempat pojok bangunan. Atapnya ditutup menggunakan genting. Uniknya tidak diletakkan di atas kayu usuk, tetapi disusun di atas jaring-jaring kawat baja yang ditarik dan ditembatkan pada keempat tiang besi besar di setiap pojok. Dengan kata lain, bangunan ini mirip sekali dengan tenda di Timur Tengah. Rupanya perancang bangunan ini mendapat inspirasi dari kemah Tabernakel umat &lt;st1:country-region&gt;&lt;st1:place&gt;Israel&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:country-region&gt;. Jika dilihat dari bawah, atap bangunan ini seperti menggelantung pada bagian tengah (Jawa: &lt;i style=&quot;&quot;&gt;ngelendhong&lt;/i&gt;). Mirip sekali kain tenda yang ditarik pada keempat ujungnya.&lt;/p&gt;  &lt;p class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;Setelah beristirahat sejenal di gedung serbaguna ini, kami berjalan ke area gua Maria. Pada sisi kiri terdapat tebing batu buatan yang sangat tinggi. Pada bagian paling kanan di tebing tersebut, terpasang patung bunda Maria yang snagat besar. Beberapa orang terlihat sedang berdoa dengan khusyuk. &lt;st1:city&gt;&lt;st1:place&gt;Ada&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt; pemandangan yang cukup menarik. Saya melihat beberapa perempuan memakai jilbab ada di &lt;st1:city&gt;&lt;st1:place&gt;sana&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt;. Entah untuk tujuan apa mereka di &lt;st1:city&gt;&lt;st1:place&gt;sana&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt;. Mungkin sekadar &lt;i style=&quot;&quot;&gt;plesiran&lt;/i&gt;; atau mencari mukjizat kesembuhan; atau untuk tujuan lain. Entahlah, saya tidak sempat berbincang untuk bertanya maksudnya. Tapi setidak-tidaknya saya menangkap aura perdamaian dan cinta kasih di &lt;st1:city&gt;&lt;st1:place&gt;sana&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt;.&lt;/p&gt;  &lt;p class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;Tidak lama kami ada di sini, karena tujuan kami adalah ke lokasi Jalan Salib Bukit Golgota, yang ada di paling ujung. Lokasi ini diawali dengan gapura serupa di pintu masuk gua Maria. Begitu masuk lokasi, kami segera menyiapkan diri dalam keheningan. Gemerisik daun bambu yang tertiup angin dan bunyi batang-batang bambu yang bergesekan mewarnai keheningan. Kami memulai prosesi pada perhentian pertama: Yesus Dihukum Mati. Pada setiap perhentian, terdapat sebuah adegan yang menggambarkan peristiwa tersebut. Adegan-adegan yang digambarkan di tempat ini terbilang istimewa. Pada tempat-tempat peziarah yang lain, prosesi jalan salib biasanya digambarkan dalam wujud dua dimensi atau relief, namun di sini, penggambarannya dalam rupa tiga dimensi. Figur-figur dibuat dalam bentuk patung dengan ukuran yang sebenarnya.&lt;/p&gt;  &lt;p class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;&lt;st1:city&gt;&lt;st1:place&gt;Ada&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt; &lt;st1:city&gt;&lt;st1:place&gt;lima&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt; belas perhentian yang harus dijalani dalam prosesi jalan salib ini. &lt;/p&gt;  &lt;p class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;Perhentian I: Yesus Dihukum Mati;&lt;/p&gt;  &lt;p class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;Perhentian II:Yesus Memanggul Salib-Nya;&lt;/p&gt;  &lt;p class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;Perhentian III: Yesus Jatuh untuk Pertama kalinya di Bawah Salib;&lt;/p&gt;  &lt;p class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;Perhentian IV: Yesus Berjumpa dengan Ibu-Nya;&lt;/p&gt;  &lt;p class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;Perhentian V: Yesus Ditolong Simon dari Kirene;&lt;/p&gt;  &lt;p class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;Perhentian VI: Veronika Mengusap Wajah Yesus;&lt;/p&gt;  &lt;p class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;Perhentian VII: Yesus Jatuh untuk Kedua kalinya di Bawah Salib;&lt;/p&gt;  &lt;p class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;Perhentian VIII: Wanita-wanita Yerusalem Meratapi Yesus;&lt;/p&gt;  &lt;p class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;Perhentian IX: Yesus Jatuh untuk Ketiga kalinya di Bawah Salib;&lt;/p&gt;  &lt;p class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;Perhentian X: Pakaian Yesus Ditanggalkan;&lt;/p&gt;  &lt;p class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;Perhentian XI: Yesus Dipaku di Kayu Salib;&lt;/p&gt;  &lt;p class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;Perhentian XII: Yesus wafat di Kayu Salib;&lt;/p&gt;  &lt;p class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;Perhentian XIII: Yesus Diturunkan dari Salib;&lt;/p&gt;  &lt;p class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;Perhentian XIV: Yesus Dimakamkan;&lt;/p&gt;&lt;embed allowscriptaccess=&quot;never&quot; allowfullscreen=&quot;true&quot; src=&quot;http://www.beoscope.com/embed/player.swf?stream=059126179262138299262259283297160260150256104210293183198180109214163115152102102086078239248294182120193298121138168299190044277112046230241194240193163104172069276299140121172082053229082166209146&amp;video_id=101293112116240103105289122120429105999222118102406497897419108108266115199332122106311101115206114122178497105378120102288799101339118116297121117249122104213699113252102102204113113232118114414111101339104122179109101399116118266117105155114110342105103309114118339101119140102116267117119327122102261105997146118100197299109271120122368897111370114104355121899350100114287109105381498114290899119227120114351101117265108110321105499264112100167105101228108114356107105191108118293115101180120898285897101199100102173103599189108116198115117148112106305115113194110108263109101314118108460115&amp;rel=1&quot; quality=&quot;high&quot; pluginspage=&quot;http://www.macromedia.com/go/getflashplayer&quot; type=&quot;application/x-shockwave-flash&quot; width=&quot;460&quot; height=&quot;370&quot;&gt;  &lt;p class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;Perhentian XV: Yesus Bangkit.&lt;/p&gt;  &lt;p class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;Arah prosesi ini melingkar searah jarum jam dan mendaki ke atas bukit. Pada puncak bukit terdapat Perhentian Keduabelas, yaitu Yesus tergantung di atas kayu salib. Setelah itu, arah pejalanan menurun hingga perhentian terakhir. Pada semua perhentian terdapat patung-patung seukuran manusia dewasa di Timur Tengah, namun pada perhentian terakhir hanya terdapat sebuah goa kuburan yang kosong. Di sampingnya ada batu besar penutup goa yang telah terguling.&lt;/p&gt;  &lt;p class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; align=&quot;center&quot;&gt;****&lt;/p&gt;  &lt;p class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;Dokter Hendropriyono mengaku terkesan dengan prosesi jalan salib ini. Dia sudah lebih dari satu kali berziarah di Pohsarang ini. Tapi setiap kali datang, dia mengaku mendapatkan berkat rohani yang baru. Hal senada diungkapkan oleh ibu Roestanto. Janda pendeta ini juga sudah pernah berziarah di sini, tapi dia selalu merasa mendapat pembaharuan iman setiap kali berziarah di sini. Meski usianya sudah lanjut dan fisiknya sudah lemah, tapi ibu Roestanto masih bersemangat mengikuti proses ini hingga tuntas. Pada perhentian tertentu, dia terlihat menitikkan air mata.&lt;/p&gt;  &lt;p class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; align=&quot;center&quot;&gt;***&lt;/p&gt;  &lt;p class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;Sekitar pukul dua siang, rombongan kami bergerak pulang. Sebelumnya kami mampir di &lt;st1:city&gt;&lt;st1:place&gt;kota&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt; &lt;st1:city&gt;&lt;st1:place&gt;Kediri&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt; untuk membeli oleh-oleh khas &lt;st1:city&gt;&lt;st1:place&gt;kota&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt; ini, yaitu Tahu Pong dan Tahu Takwa. Harganya Rp.1.000,-/besek, isinya 10 potong tahu. Oleh-oleh lain yang juga khas &lt;st1:city&gt;&lt;st1:place&gt;kota&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt; ini adalah kopi bubuk, gethuk pisang dan krupuk &lt;st1:city&gt;&lt;st1:place&gt;padang&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt; pasair (krupuk yang digoreng menggunakan pasir panas)..&lt;/p&gt;  &lt;p class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;Setelah menyantap makan siang, rombongan bergegas menuju &lt;st1:city&gt;&lt;st1:place&gt;kota&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt; Klaten. Perjanlanan pulang lebih lancar daripada keberangkatan. Selepas Maghrib, kami sudah memasuki &lt;st1:city&gt;&lt;st1:place&gt;kota&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt; Solo. Maki beristirahat sejenak untuk makan malam di lesehan Kotta Barat. Setelah itu meluncur ke Klaten. Sampai di rumah sekitar pukul delapan malam.&lt;/p&gt;&lt;!-- multiply:no_crosspost --&gt;&lt;p class=&#39;multiply:no_crosspost&#39;&gt;&lt;/p&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kisah-inspiratif.blogspot.com/feeds/1308932564443965118/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment/fullpage/post/37935592/1308932564443965118' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/37935592/posts/default/1308932564443965118'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/37935592/posts/default/1308932564443965118'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kisah-inspiratif.blogspot.com/2008/12/lelaku-jalan-salib.html' title='Lelaku Jalan Salib'/><author><name>Purnawan Kristanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10878734805173160190</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi8INXNeFnPYkvqucbiaJyd7cMklFDE9gY0zIcx8DrpmSGhWhkC38ObQTZYLW5H4KC6XI-lTNWctSBehCti_p-xMufjUt63O5zKWgAjxsPohnJze7_Zu4MYcDXiZBoQ5e4/s220/Purnawan+Kristanto.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-37935592.post-3448472277491043164</id><published>2008-09-13T03:30:00.000-07:00</published><updated>2008-09-13T03:54:57.168-07:00</updated><title type='text'>Kepakkan Sayapmu: Buku yang Inspiratif</title><content type='html'>&lt;div  style=&quot;font-family:georgia;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size:100%;&quot;&gt;Saya ingin membagikan suacita. Telah terbit lagi  buku karya saya yang terbaru!&lt;/span&gt;&lt;a onblur=&quot;try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}&quot; href=&quot;http://www.sabdaspace.org/besar/emoticon_a87.gif&quot;&gt;&lt;img style=&quot;margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 71px; height: 53px;&quot; src=&quot;http://www.sabdaspace.org/besar/emoticon_a87.gif&quot; alt=&quot;&quot; border=&quot;0&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt; &lt;div  style=&quot;font-family:georgia;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size:100%;&quot;&gt; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div  style=&quot;font-family:georgia;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size:100%;&quot;&gt;Judul: &lt;span style=&quot;color: rgb(255, 0, 0); font-weight: bold;&quot;&gt;&quot;Kepakkan Sayapmu; Kisah-kisah Inspiratif  yang Membangkitkan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-size:100%;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color: rgb(255, 0, 0); font-weight: bold;&quot;&gt; Semangat.&quot;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div  style=&quot;font-family:georgia;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size:100%;&quot;&gt;Penerbit: &lt;span style=&quot;font-weight: bold; color: rgb(255, 0, 0);&quot;&gt;Manna Media Publishing&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div  style=&quot;font-family:georgia;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size:100%;&quot;&gt; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div  style=&quot;font-family:georgia;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size:100%;&quot;&gt;Berikut saya kutipkan kata  pengantarnya:&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div  style=&quot;font-family:georgia;&quot;&gt; &lt;p class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin: 0cm 0cm 0pt;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size:100%;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;table style=&quot;width:auto;&quot;&gt;&lt;tr&gt;&lt;td&gt;&lt;a href=&quot;http://picasaweb.google.com/lh/photo/j0OE6E-phxHfZ3g9w4mMWg&quot;&gt;&lt;img src=&quot;http://lh6.ggpht.com/purnawank/SMuYg-4ThBI/AAAAAAAAATE/PE8E_ll57jM/s144/kepakkan_sayapmu.gif&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style=&quot;font-family:arial,sans-serif; font-size:11px; text-align:right&quot;&gt;From &lt;a href=&quot;http://picasaweb.google.com/purnawank/CoverBuku&quot;&gt;Cover Buku&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/table&gt;&lt;br /&gt;Sebuah nasihat bijak mengatakan,  &quot;Belajarlah dari kesalahan orang lain, karena kamu tidak akan hidup selama itu  melakukan semua kesalahan itu.&quot;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin: 0cm 0cm 0pt;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size:100%;&quot;&gt;Manusia adalah makhluk yang  cerdas. Dia belajar dari kesalahan supaya tidak melakukan lagi kesalahan yang  serupa. Lebih dari itu, manusia juga dapat belajar dari orang lain. Tidak hanya  dari kesalahan yang dilakukan oleh orang lain, tetapi juga dari  keberhasilannya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin: 0cm 0cm 0pt;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size:100%;&quot;&gt;Buku ini menyajikan kisah-kisah  singkat kehidupan yang menyentuh hati. Sebagian besar dari cerita ini adalah  penggalan kehidupan tokoh-tokoh dunia, yang sungguh-sungguh beriman&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-size:100%;&quot;&gt; kepada  Kristus. Setiap cerita mengandung kebijaksanaan (wisdom). Di sini kita dapat  melihat bagaimana tokoh-tokoh iman tersebut menerapkan prinsip-prinsip  alkitabiah dalam pelayanan dan kehidupannya sehari-hari.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin: 0cm 0cm 0pt;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size:100%;&quot;&gt;Saya mengumpulkan cerita-cerita  ini dalam rangka mencari ilustrasi renungan, yang saya sampaikan dalam  persekutuan kelompok dan kebaktian remaja di gereja saya. Ketika saya amati,  ternyata pendengar renungan mendapatkan berkat cerita-cerita ini. Saya berharap,  dengan membaca buku ini, Anda pun ikut terinspirasi oleh cerita ini. Anda  mendapatkan kekuatan baru untuk menjalani hidup ini. Seumpama rajawali yang naik  terbang dengan kekuatan sayapnya; Anda berlari dan tidak menjadi lesu, Anda  berjalan dan tidak menjadi lelah (Yes. 40:31).&lt;/span&gt;&lt;a onblur=&quot;try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}&quot; href=&quot;http://www.shamanconnections.co.za/wp-content/uploads/2007/12/african_fish_eagle_flying_cropped.jpg&quot;&gt;&lt;img style=&quot;margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px;&quot; src=&quot;http://www.shamanconnections.co.za/wp-content/uploads/2007/12/african_fish_eagle_flying_cropped.jpg&quot; alt=&quot;&quot; border=&quot;0&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin: 0cm 0cm 0pt;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-size:100%;&quot;&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kisah-inspiratif.blogspot.com/feeds/3448472277491043164/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment/fullpage/post/37935592/3448472277491043164' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/37935592/posts/default/3448472277491043164'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/37935592/posts/default/3448472277491043164'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kisah-inspiratif.blogspot.com/2008/09/kepakkan-sayapmu-buku-yang-inspiratif.html' title='Kepakkan Sayapmu: Buku yang Inspiratif'/><author><name>Purnawan Kristanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10878734805173160190</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi8INXNeFnPYkvqucbiaJyd7cMklFDE9gY0zIcx8DrpmSGhWhkC38ObQTZYLW5H4KC6XI-lTNWctSBehCti_p-xMufjUt63O5zKWgAjxsPohnJze7_Zu4MYcDXiZBoQ5e4/s220/Purnawan+Kristanto.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://lh6.ggpht.com/purnawank/SMuYg-4ThBI/AAAAAAAAATE/PE8E_ll57jM/s72-c/kepakkan_sayapmu.gif" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-37935592.post-6788883679321245006</id><published>2008-09-13T03:16:00.000-07:00</published><updated>2008-09-13T03:50:06.762-07:00</updated><title type='text'>Buku Humorku Terbaru</title><content type='html'>Telah terbit Buku Humorku jilid 7 dan 8. Setelah menunggu sekitar tiga tahun, akhirnya buku humorku terbit juga.&lt;a onblur=&quot;try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}&quot; href=&quot;http://www.sabdaspace.org/besar/emoticon_a34.gif&quot;&gt;&lt;img style=&quot;margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 77px; height: 67px;&quot; src=&quot;http://www.sabdaspace.org/besar/emoticon_a34.gif&quot; alt=&quot;&quot; border=&quot;0&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Naskah ini sebenarnya sudah diserahkan ke penerbit pada bulan September 2005, namun karena berbagai alasan, akhirnya baru terbit sekarang.&lt;a onblur=&quot;try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}&quot; href=&quot;http://www.sabdaspace.org/besar/emoticon_a54.gif&quot;&gt;&lt;img style=&quot;margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 73px; height: 56px;&quot; src=&quot;http://www.sabdaspace.org/besar/emoticon_a54.gif&quot; alt=&quot;&quot; border=&quot;0&quot; /&gt;&lt;/a&gt; Naskah ini memegang rekor terlama dalam hal proses penerbitan bukuku. Tapi rekor ini masih akan terpecahkan. Soalnya, buku ini sebenarnya satu buku besar yang dipecah menjadi 3 judul buku kecil. Masih ada bagian ketiga yang masih belum terbit.&lt;br /&gt;Covernya gaul banget dengan warna-warni ngejreng. Finishing menggunakan metode laminating plastik sehingga kelihatan mengkilap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;table style=&quot;width: auto;&quot;&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr align=&quot;center&quot;&gt;&lt;td&gt;&lt;a href=&quot;http://picasaweb.google.com/lh/photo/PS-NHtOWsAO5QEEO_NKPIA&quot;&gt;&lt;img src=&quot;http://lh3.ggpht.com/purnawank/SMuYhE4nvfI/AAAAAAAAATU/T3oblDgiSkA/s144/humor_ceria1.jpg&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style=&quot;font-family: arial,sans-serif; font-size: 11px; text-align: right;&quot;&gt;From &lt;a href=&quot;http://picasaweb.google.com/purnawank/CoverBuku&quot;&gt;Cover Buku&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;br /&gt;Berikut Pengantar Tawa buku tersebut:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-style: italic;font-size:85%;&quot; &gt;&quot;Dokter, telinga saya seperti mendengar bunyi deringan.&quot;&lt;br /&gt;&quot;Jangan diangkat!&quot;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa penelitian menunjukkan bahwa tertawa itu berpengaruh baik untuk kesehatan. Artikel berjudul Science of Laughter, yang dimuat dalam Situs Discovery Health menulis: &quot;Ketika kita tertawa, sel pembunuh alami yang membasmi tumor dan virus mengalami peningkatan, termasuk juga pertambahan Gamma-interferon (sebuah protein yang melawan penyakit), Sel-T (penting untuk sistem kekebalan tubuh) dan sel-B (yang meningkatkan antibodi). Selain menurunkan tekanan darah, tertawa juga dapat mempercepat proses penyembuhan.&quot;&lt;br /&gt;Humor dapat meringankan sakit. Seorang yang tertawa akan melepaskan painkiller alami yang disebut endorphin. Sementara itu, guyonan baik yang dilakukan secara teratur dapat membantu pikiran fokus pada sesuatu dan mengesampingkan rasa sakit.&lt;br /&gt;Manfaat tertawa paling spektakuler dialami oleh Norman Cousins. Dia menderita penyakit langka dan terbaring tak berdaya di rumah sakit. Ketika dokter mengatakan  penyakitnya tak mungkin tersembuhkan, Cousins keluar dari Rumah Sakit. Dia berpikir, jika hati yang sedih berpengaruh buruk bagi kesehatan, maka hati yang gembira pasti punya efek sebaliknya. Maka, dia pun menyewa proyektor dan film-film lucu.&lt;br /&gt;Tak berapa lama, dia segera mendapat manfaatnya. Hanya dengan tertawa selama 10 menit, ternyata dapat membuatnya tidur nyenyak selama dua jam. Secara ajaib, penyakitnya juga mulai mengalami kesembuhan. Setelah kisah hidupnya ini dimuat di New England Journal of Medicine, Cousins menerima lebih 3000 surat kekaguman dari para dokter di seluruh dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-style: italic;font-size:85%;&quot; &gt;Dokter berkata, &quot;Anda akan hidup sampai usia 60 tahun.&quot;&lt;br /&gt;&quot;Sekarang saya berumur 60 tahun.!&quot;&lt;br /&gt;&quot;Nah, betul &#39;kan kata saya?&quot;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;table style=&quot;width: auto;&quot;&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr align=&quot;center&quot;&gt;&lt;td&gt;&lt;a href=&quot;http://picasaweb.google.com/lh/photo/7laU3LxCZlirvOqgI5wALA&quot;&gt;&lt;img src=&quot;http://lh6.ggpht.com/purnawank/SMuYhEn6ohI/AAAAAAAAATc/wi2uUJpGAao/s144/humor_ceria2.jpg&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style=&quot;font-family: arial,sans-serif; font-size: 11px; text-align: right;&quot;&gt;From &lt;a href=&quot;http://picasaweb.google.com/purnawank/CoverBuku&quot;&gt;Cover Buku&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tertawa juga bermanfaat bagi kesehatan mental karena dapat mengurangi tingkat stress, memadamkan amarah dan merukunkan keluarga pada masa-masa susah. Menertawakan diri sendiri atau sebuah kejadian dapat membantu kita melihat sebuah permasalahan dari sudut pandang yang berbeda. Hal ini akan meningkatkan objektivitas dan pemahaman dalam memandang sebuah peristiwa.&lt;br /&gt;Tertawa merupakan jarak terpendek di antara dua orang. Demikian kata pepatah lama. Tertawa bersama dapat mempererat ikatan di antara dua orang. Pernikahan dan keluarga membutuhkan humor dalam kehidupan sehari-hari. Selain untuk mengakrabkan, humor juga dapat meringankan hati pada saat keluarga itu menjalani masa-masa kehidupan yang berat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-style: italic;font-size:85%;&quot; &gt;Seorang laki-laki bercakap-cakap dengan temannya.&lt;br /&gt;“Aku baru saja bertengkar dengan istriku.”&lt;br /&gt;“Oh, ya?  Lalu bagaimana akhirnya?” tanya temannya.&lt;br /&gt;“Begitu selesai bertengkar, istriku mendatangiku sambil berlutut dan menundukkan kepalanya.”&lt;br /&gt;“Wah hebat, dong,” ujar temannya kagum, “lalu dia bilang apa?”&lt;br /&gt;“Dia berkata begini: ‘Hei keluar dari bawah ranjang, pengecut!’”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam kehidupan sosial, humor dapat digunakan untuk memecahkan suasana kebekuan dalam sebuah pertemuan. Sebuah rapat yang semula berlangsung alot, panas dan menuju pada deadlock, akhirnya menjadi cair dan mengalami kemajuan berkat campur tangan humor. Pengkhotbah, pembicara dan pendidik dapat memanfaatkan humor untuk memancing perhatian khalayak.&lt;br /&gt;Saya berharap buku kecil ini dapat memancing inspirasi untuk selalu bersukacita dalam kehidupan sehari-hari. Hidup ini indah! Hidup ini terlalu singkat dan terlalu berharga untuk dijalani dengan muka cemberut. Bersukacitalah! Terimakasih saya kepada penerbit Metanoia yang setia menebarkan benih-benih sukacita ini pada semua orang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&quot;Hati yang gembira menyehatkan badan; hati yang murung mematahkan semangat.&quot; --&lt;br /&gt;Amsal 17:22&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Purnawan Kristanto&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;****&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan tulisan berikut ini terpampang di sampul belakangnya:&lt;br /&gt;Kapan terakhir kali anda tertawa lepas tanpa terganggu oleh masalah yang sedang Anda hadapi ? rutinitas yang kita jalani setiap hari terkadang membuat kita lupa bahwa sekadar tertawa pun perlu kita lakukan setiap hari karena tertawa bisa membuat kita tetap gembira, lepas dari ketegangan, dan jauh stress. Tertawa tidak hanya memunculkan kegembiraan, tetapi juga bermanfaat dalam penyembuhan berbagai penyakit. Banyak penelitian menunjukkan bahwa tertawa memberikan efek positif pada kesehatan seseorang. Jadi sudahkah Anda tertawa hari?</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kisah-inspiratif.blogspot.com/feeds/6788883679321245006/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment/fullpage/post/37935592/6788883679321245006' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/37935592/posts/default/6788883679321245006'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/37935592/posts/default/6788883679321245006'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kisah-inspiratif.blogspot.com/2008/09/buku-humorku-terbaru.html' title='Buku Humorku Terbaru'/><author><name>Purnawan Kristanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10878734805173160190</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi8INXNeFnPYkvqucbiaJyd7cMklFDE9gY0zIcx8DrpmSGhWhkC38ObQTZYLW5H4KC6XI-lTNWctSBehCti_p-xMufjUt63O5zKWgAjxsPohnJze7_Zu4MYcDXiZBoQ5e4/s220/Purnawan+Kristanto.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://lh3.ggpht.com/purnawank/SMuYhE4nvfI/AAAAAAAAATU/T3oblDgiSkA/s72-c/humor_ceria1.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-37935592.post-5887703203109441318</id><published>2008-05-07T23:51:00.000-07:00</published><updated>2008-05-07T23:49:57.012-07:00</updated><title type='text'>Hanya Pelayan Kecil</title><content type='html'>Hudson Taylor diundang sebagai pembicara di gereja Presbyterian yang besar di Melbourne, Australia. Sang moderator dalam acara itu mengenalkan missionaris dengan bersemangat. Kepada jemaat, dia mengatakan bahwa Taylor berhasil menjadi penginjil di negeri Cina. Dia menyebut Hudson Taylor sebagai &amp;quot;tamu kita yang termasyhur&amp;quot;. &lt;p&gt;     Ketika tiba giliran untuk berbicara, Taylor berdiri dan berdiam sejenak. Dia memulai khotbahnya dengan berkata, &amp;quot;Teman-teman yang terhormat, perkenalkan saya adalah pelayan kecil milik Tuhan yang termasyhur.&amp;quot;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kisah-inspiratif.blogspot.com/feeds/5887703203109441318/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment/fullpage/post/37935592/5887703203109441318' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/37935592/posts/default/5887703203109441318'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/37935592/posts/default/5887703203109441318'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kisah-inspiratif.blogspot.com/2008/05/hanya-pelayan-kecil.html' title='Hanya Pelayan Kecil'/><author><name>Purnawan Kristanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10878734805173160190</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi8INXNeFnPYkvqucbiaJyd7cMklFDE9gY0zIcx8DrpmSGhWhkC38ObQTZYLW5H4KC6XI-lTNWctSBehCti_p-xMufjUt63O5zKWgAjxsPohnJze7_Zu4MYcDXiZBoQ5e4/s220/Purnawan+Kristanto.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-37935592.post-9163867371576935592</id><published>2008-05-07T23:50:00.000-07:00</published><updated>2008-05-07T23:49:52.634-07:00</updated><title type='text'>Menginjili itu Sederhana</title><content type='html'>Dr. Lewis Sperry Chafer, penginjil dan pendiri Dallas Theological Seminary, sedang berjalan sendirian ketika dia melihat penjaga lintasan kereta api yang duduk sendirian di posnya. Dia memerhatikan bahwa pria itu sedang membaca Alkitab ukuran besar untuk keluarga. Meskipun ada tulisan &amp;quot;Dilarang Masuk,&amp;quot; terpampang di pintu pos itu, tapi Dr. Chafer tetap saja masuk pos itu untuk menyapa pria itu.&lt;p&gt;     &amp;quot;Sedang apa, Pak?&amp;quot; tanya Dr. Chafer.&lt;p&gt;     &amp;quot;Sedang membaca Alkitab,&amp;quot; jawab pria itu.&lt;p&gt;     &amp;quot;Apakah Bapak sudah diselamatkan?&amp;quot;&lt;p&gt;     &amp;quot;Rasanya saya tidak pantas untuk diselamatkan.&amp;quot;&lt;p&gt;     Dr. Chafer berkata,&amp;quot;Pak, jika Tuhan bersedia memberi pengecualian pada Anda dan memberikan keselamatan, apakah Anda mau menerima pemberian itu?&amp;quot; &lt;p&gt;     &amp;quot;Tentu Anda akan menganggap saya sebagai orang bodoh jika menolak pemberian seperti itu,&amp;quot; jawab penjaga lintasan kereta api itu.&lt;p&gt;     Chafer lalu meminta pria itu untuk membaca Yohanes 10:28. Cukup lama pria ini mencari ayat yang dimaksud, tapi akhirnya ketemu juga. Dia membaca, &amp;quot;Aku memberikan hidup yang kekal kepada mereka dan mereka pasti tidak akan binasa sampai selama-lamanya dan seorangpun tidak akan merebut mereka dari tangan-Ku&amp;quot;&lt;p&gt;     Lalu Chafer meminta dia membaca Roma 6:23,&amp;quot;Sebab upah dosa ialah maut; tetapi karunia Allah ialah hidup yang kekal dalam Kristus Yesus, Tuhan kita&amp;quot;&lt;p&gt;     Pria ini terpana. Dia berkata,&amp;quot;Hai, orang asing. Saya tidak mengenal siapa Anda, tetapi Anda telah melakukan hal yang besar kepada saya.&amp;quot; &lt;p&gt;     Dengan lembut Chafer menjawab,&amp;quot;Apa yang saya lakukan kepada Anda? Saya sebenarnya telah menjebak Anda. Tadi Anda mengatakan bahwa jika pemberian itu ada, maka Anda mau menerimanya. Sekarang bagaimana?&amp;quot;&lt;p&gt;     &amp;quot;Saya akan menerimanya sekarang juga&amp;quot; jawab penjaga lintasan itu. Maka Dr. Chafer mengajaknya berdoa bersama untuk mengundang Yesus sebagai Juruselamat pribadinya.&lt;p&gt;     Ternyata mengabarkan Injil bisa dilakukan dengan sederhana, dalam kehidupan sehari-hari kita.</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kisah-inspiratif.blogspot.com/feeds/9163867371576935592/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment/fullpage/post/37935592/9163867371576935592' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/37935592/posts/default/9163867371576935592'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/37935592/posts/default/9163867371576935592'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kisah-inspiratif.blogspot.com/2008/05/menginjili-itu-sederhana.html' title='Menginjili itu Sederhana'/><author><name>Purnawan Kristanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10878734805173160190</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi8INXNeFnPYkvqucbiaJyd7cMklFDE9gY0zIcx8DrpmSGhWhkC38ObQTZYLW5H4KC6XI-lTNWctSBehCti_p-xMufjUt63O5zKWgAjxsPohnJze7_Zu4MYcDXiZBoQ5e4/s220/Purnawan+Kristanto.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-37935592.post-6316522113094394321</id><published>2008-05-07T20:08:00.000-07:00</published><updated>2008-05-07T23:49:49.312-07:00</updated><title type='text'>Pertobatan Ayah Howard Hendricks</title><content type='html'>Howard Hendricks, seorang hamba Tuhan kenamaan di Amerika Serikat menceritakan pertobatan ayahnya, sebagai berikut:&lt;p&gt;Telepon berbunyi. Pendeta muda dari Arlington, Virginia menelepon saya.&lt;p&gt;     &amp;quot;Sedang apa, nih?&amp;quot; tanyanya.&lt;p&gt;     &amp;quot;Sedang belajar,&amp;quot; jawab saya.&lt;p&gt;     &amp;quot;Apakah kamu sedang duduk?&amp;quot;&lt;p&gt;     &amp;quot;Ya, kenapa?&amp;quot;&lt;p&gt;     &amp;quot;Sore ini, ayahmu menerima Kristus.&amp;quot;&lt;p&gt;     &amp;quot;Apa? Jangan bercanda, ah!&amp;quot; teriak saya.&lt;p&gt;     Saya hampir tidak percaya pada ucapannya mengingat pengalaman selama bertahun-tahun dengan ayah saya. Sejak saya menerima Kristus, ketika masih anak-anak, keinginan terbesar saya adalah supaya seluruh anggota keluarga saya ikut diselamatkan. Berkali-kali saya mengajak ayah berbicara tentang Injil, tetapi tanggapannya selalu tidak antusias. Saya sebenarnya tidak begitu dekat dengan ayah saya, tapi bagaimanapun juga dialah yang membentuk saya hingga menjadi seperti sekarang ini.&lt;p&gt;&lt;br&gt;     Ayah saya adalah seorang tentara. Dia telah bertempur di berbagai tempat di dunia. Setiap kali dia berangkat berperang, saya sangat mengkhawatirkan kepada kebutuhan rohaninya. Saya bersama keluarga saya selalu mendoakan dia. Namun setiap saat sikapnya selalu sama saja: &amp;quot;Nak, jangan mengkhawatirkan ayah. Ayah nanti akan bekerja sama dengan Tuhan&amp;quot;(dia merasa seolah-olah Tuhan itu bisa dimanipulasi seperti pegawai di Pentagon).&lt;p&gt;     Tuhan lalu mengirimkan seseorang ke dalam hidupnya. Namanya Butch Hardman. Suatu hari, Butch sedang menunggu keberangkatan pesawat di Detroit. Seorang teman Butch menghadiahkan kaset yang isinya adalah khotbah saya. Temannya berkata pada Butch,&amp;quot;Pernah mendengar khotbah Hendricks? Sebaiknya kamu mendengarkan ini.&amp;quot;&lt;p&gt;     Di dalam kaset itu saya mengatakan tentang kebutuhan rohani ayah saya. Ketika mendengarkan itu Butch teringat pada ayahnya sendiri. Sebelum ayahnya meninggal, Butch bersyukur punya kesempatan membagikan kasih Kristus kepada ayahnya.&lt;p&gt;     Beberapa bulan kemudian Butch menghadiri konferensi para pendeta di Philadelphia dimana saya diundang sebagai pembicara. Dia menjabat tangan saya setelah saya berbicara. Dari sinilah menjadi awal dari sebuah peristiwa luar biasa di Arlington.&lt;p&gt;     Butch kembali ke Arlington. Ketika sedang menyopiri bis gereja setelah mengantar semua penumpangnya, Butch melihat ada seorang pria yang berdiri di sudut jalan. Wajah orang itu mengingatkannya pada wajah saya (Howard Hendricks). Dia meminggirkan bis dan menghampiri pria itu. &lt;p&gt;     &amp;quot;Maaf kalau saya salah, tapi apakah Anda ayah dari Howard Hendricks?&amp;quot;&lt;p&gt;     Pria itu terpana,&amp;quot;Hmmm...ya...apakah Anda murid anak saya?&amp;quot;&lt;p&gt;     &amp;quot;Tidak. Tapi dia sudah membantu saya. Apakah Anda punya waktu untuk minum kopi sebentar saja?&amp;quot;&lt;p&gt;     Pertemuan yang diatur oleh Roh Kudus itu segera berlanjut dengan persahabatan. Tapi Butch merasakan ayah saya menjadi curiga ketika mengetahui bahwa dia berteman dengan pendeta. Untuk itu, Butch tidak segera mengundang ayah saya untuk datang ke gerejanya. Dia hanya mampir ke tempat tinggalnya sepulang dari kantor untuk minum kopi. Meskipun tidak tahan pada asap rokok ayah saya, tapi dia berusaha menyabarkan diri. Termasuk ketika harus mendengarkan pengalamannya bertempur yang seolah tak ada habis-habisnya. Lama-kelamaan Butch mengetahui bahwa ayah saya ternyata menderita kanker tenggorokan yang sudah parah.&lt;p&gt;     Beberapa bulan berikutnya, Butch berada di sisi tempat tidur ayah. &amp;quot;Pak. Hendricks, Saya akan pergi untuk beberapa lama ke Tanah Suci di Yerusalem. Sebelum itu, bolehkah saya menceritakan sesuatu pada Anda?&amp;quot;&lt;p&gt;     Ayah setuju. Butch mulai menceritakan percakapan antara Yesus dengan Nikodemus yang ditulis dalam kitab Yohanes. Singkat kata, ayah menerima ajakan Butch untuk menerima Kristus sebagai Juruselamatnya. Tiba-tiba ayah saya bangun dari tempat tidurnya dan berdiri dengan sempurna sambil memberi hormat. &amp;quot;Sekarang saya berada di bawah Komandan yang baru!&amp;quot; Malam itu juga Butch menelepon saya di Dallas, memberitakan kabar gembira ini.&lt;p&gt;     Terakhir kali saya melihat ayah, saya hampir tidak percaya bahwa dia adalah pria yang saya kenal dulu. Meskipun tubuhnya sudah kurus kering, tetapi wajahnya bersinar mencerminkan rohnya yang menyala-nyala. &lt;p&gt;     Saat ayah saya meninggal, dia berpesan supaya Butch Hardman yang memimpin upacara penguburun dengan cara kemiliteran di Arlington . Dalam khotbahnya, Butch menyampaikan Injil Yesus kepada anggota keluarga dan militer yang melayat. Saat tembakan salvo dilepaskan, saya tahu bahwa Tuhan telah mendengar doa saya selama 42 tahun.&lt;p&gt;     &lt;p&gt;::+::+::+::+::+::+::+::+::+::+::+::+::+::+::+::+::+::+::+::+&lt;br&gt;Blog: &lt;a href=&quot;http://purnawan-kristanto.blogspot.com&quot;&gt;http://purnawan-kristanto.blogspot.com&lt;/a&gt;&lt;br&gt;&amp;gt;&amp;gt;&amp;gt;Lihat video karya saya di sini&amp;gt;&amp;gt;&amp;gt;&amp;gt;&amp;gt;&lt;br&gt;&lt;a href=&quot;http://www.beoscope.com/purnawan/index.php&quot;&gt;http://www.beoscope.com/purnawan/index.php&lt;/a&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kisah-inspiratif.blogspot.com/feeds/6316522113094394321/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment/fullpage/post/37935592/6316522113094394321' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/37935592/posts/default/6316522113094394321'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/37935592/posts/default/6316522113094394321'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kisah-inspiratif.blogspot.com/2008/05/pertobatan-ayah-howard-hendricks.html' title='Pertobatan Ayah Howard Hendricks'/><author><name>Purnawan Kristanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10878734805173160190</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi8INXNeFnPYkvqucbiaJyd7cMklFDE9gY0zIcx8DrpmSGhWhkC38ObQTZYLW5H4KC6XI-lTNWctSBehCti_p-xMufjUt63O5zKWgAjxsPohnJze7_Zu4MYcDXiZBoQ5e4/s220/Purnawan+Kristanto.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-37935592.post-5002567394836401125</id><published>2008-04-25T00:02:00.002-07:00</published><updated>2008-04-25T00:02:04.093-07:00</updated><title type='text'>Seorang Pemuda dengan Ransel di Punggungnya</title><content type='html'>Ttidak biasanya udara dingin berembus pada bulan Mei. Musim semi sebenarnya sudah datang. Akan tetapi hawa dingin Utara telah membuat Indiana, Amerika Serikat mengalami musim dingin lagi. Saya sedang duduk di dalam restoran dekat jendela bersama bersama dua teman. Makanannya lumayan enak.&lt;p&gt;     Saat kami sedang asyik ngobrol, tiba-tiba perhatian saya beralih ke seberang jalan. Saya melihat ada seorang pria yang menggendong Ransel di punggungnya. Dia membawa sebuah tulisan yang berbunyi, &amp;quot;Saya mau bekerja untuk mendapat makanan.&amp;quot; Batin saya tersentak. Saya menunjukkan itu pada teman-teman saya. Mereka berhenti makan sejenak untuk memerhatikan arah yang saya tunjukkan. Mereka menggeleng-gelengkan kepala sambil menunjukkan rasa iba. Kami meneruskan makan, tapi bayangan orang itu masih menggelitik pikiran saya. Usai makan, kami lalu berpisah jalan.&lt;p&gt;     Saya buru-buru membayar makan dan keluar dari restoran, lalu menjalankan mobil pelan-pelan untuk mencari-cari pemuda asing itu, tetapi saya tidak menemukannya. Saya memutuskan untuk mampir di toko untuk membeli sesuatu. Saat kembali ke mobil, Roh Kudus berbisik: &amp;quot;Jangan kembali ke kantor dulu. Jelajahi kota ini sekali lagi.&amp;quot; Begitulah, dengan penasaran saya kembali ke kota. Ketika saya sampai di simpang empat yang ketiga, saya melihat pria itu berdiri di tangga depan gereja sambil meletakkan ranselnya.&lt;p&gt;     Saya memparkirkan mobil dan menemuinya. &amp;quot;Apakah Anda mencari pendeta?&amp;quot; tanya saya.&lt;p&gt;     &amp;quot;Nggak juga,&amp;quot; jawabnya,&amp;quot; saya hanya beristirahat.&amp;quot;&lt;p&gt;     &amp;quot; Apakah Anda sudah makan?&amp;quot;&lt;p&gt;     &amp;quot;Tadi pagi sudah sarapan.&amp;quot;&lt;p&gt;      &amp;quot;Mau nggak makan siang bersama saya?&amp;quot;&lt;p&gt;     &amp;quot;Apakah Anda punya pekerjaan untuk saya?&amp;quot;&lt;p&gt;     &amp;quot;Nggak ada, karena saya me-neglaju di kota ini untuk bekerja, tapi saya ingin mengajak Anda makan siang.&amp;quot;&lt;p&gt;     &amp;quot;Boleh,&amp;quot; jawabnya sambil tersenyum.&lt;p&gt;     Dalam perjalanan ke rumah makan, saya bertanya, &amp;quot;darimana asal Anda?&amp;quot;&lt;p&gt;      &amp;quot;St. Louis.&amp;quot;&lt;p&gt;      &amp;quot;Sudah kemana saja?&amp;quot; &lt;p&gt;     &amp;quot;Oh, kemana saja. Tapi kebanyakan di Florida.&amp;quot;&lt;p&gt;     &amp;quot;Sudah berapa lama berkelana seperti ini?&amp;quot;&lt;p&gt;     &amp;quot;Empat belas tahun,&amp;quot; jawabnya.&lt;p&gt;     Saya yakin bertemu dengan orang yang luar biasa.  Kami duduk berhadap-hadapan di restoran yang saya kunjungi tadi. Dari wajahnya, menandakan usianya sekitar 38 tahun. Tatapan matanya cerah. Dia berbicara dengan bersemangat. Saat membuka jaketnya, tampaklah tulisan di kaosnya:&amp;quot;Yesus adalah Kisah Tiada Akhir.&amp;quot;&lt;p&gt;     Namanya Daniel. Dia lalu menceritakan kisah hidupnya. Ketika masih muda dia telah membuat pilihan hidup yang keliru, sehingga harus mengalami banyak penderitaan. Namun hidupnya berubah ketika ketika sedang berkelana dan sampai di pantai Daytona. Dia mencoba minta pekerjaan pada seorang pria yang sedang mendirikan tenda besar. Dia pikir, orang itu sedang menyiapkan konser musik. Dia mendapat pekerjaan.tapi sesungguhnya tenda itu bukan untuk konser, melainkan untuk Kebaktian Kebangunan Rohani (KKR). Dalam kebaktian itu, dia bertobat dan menyerahkan hidup pada Kristus. &lt;p&gt;     &amp;quot;Sejak saat itu, saya berubah, &amp;quot;katanya,&amp;quot; tapi saya merasa Tuhan menghendaki saya tetap berkelana. Dan itulah yang saya lakukan selama empat belas tahun ini.&amp;quot;&lt;p&gt;     &amp;quot;Apakah pernah terpikirkan untuk berhenti?&amp;quot; tanya saya.&lt;p&gt;     &amp;quot;Pernah sekali. Saat itu saya merasa cocok sekali dengan tempat itu. Tapi Tuhan memberiku panggilan ini. Saya membagi-bagikan Alkitab. Sebenarnya itulah yang ada di dalam ransel saya. Saya bekerja apa saja supaya bisa membeli makanan dan Alkitab. Saya membagikan Alkitab ini menurut pimpinan Roh Kudus.&amp;quot;&lt;p&gt;     Saya terpana. Orang yang kelihatan seperti gelandangan ini ternyata bukan tunawisma. Pria ini punya misi dan hidup dengan pilihan itu.  Saya terdiam beberapa saat. Kemudian saya bertanya lagi, &amp;quot;Bagaimana rasanya, sih?&amp;quot;&lt;p&gt;     &amp;quot;Rasanya, apa?&amp;quot;&lt;p&gt;     &amp;quot;Berjalan-jalan di kota sambil membawa semua barang Anda sambil membawa tulisan itu.&amp;quot;&lt;p&gt;     &amp;quot;Awalnya saya merasa malu sekali. Orang-orang menatap saya dengan aneh, lalu saling berbisik. Suatu kali ada orang yang melemparkan roti bekas gigitannya pada saya. Dari raut mukanya, saya melihat dia merasa jijik pada saya.  Akan tetapi dia berubah menjadi baik sekali saat tahu bahwa saya sedang dipakai Tuhan untuk menjangkau dan mengubah orang-orang  yang hidupnya seperti saya dulu.&amp;quot;&lt;p&gt;     Kami selesai makan. Di pintu keluar, dia berhenti sejenak. Dia berpaling pada saya dan berkata: &amp;quot;Mari, hai kamu yang diberkati oleh Bapa-Ku, terimalah Kerajaan yang telah disediakan bagimu sejak dunia dijadikan. Sebab ketika Aku lapar, kamu memberi Aku makan; ketika Aku haus, kamu memberi Aku minum; ketika Aku seorang asing, kamu memberi Aku tumpangan&amp;quot;&lt;p&gt;     Saya terharu.&lt;p&gt;     &amp;quot;Apakah Anda memakai Alkitab versi lain?&amp;quot; tanya saya. Dia mengaku cenderung memilih terjemahan tertentu karena tidak terlalu tebal sehingga ringan dibawa berpergian. Dia menunjukkan Alkitab pribadinya. &amp;quot;Saya sudah membacanya sebanyak 14 kali,&amp;quot;katanya.&lt;p&gt;     &amp;quot;Bagaimana Anda bisa sampai di kota ini?&amp;quot;&lt;p&gt;     &amp;quot;Saya melihat ada peta kecil di balik karcis parkir.&amp;quot;&lt;p&gt;     &amp;quot;Apakah Anda punya tujuan untuk bekerja di sini?&amp;quot;&lt;p&gt;     &amp;quot;Nggak juga. Saya cuma merasa mendapat dorongan harus datang ke sini.  Saya merasa bahwa ada seseorang di kota ini yang membutuhkan Alkitab.&amp;quot; Dia tersenyum penuh kehangatan. Wajahnya memancarkan roh ketulusan dalam pelayanannya. Saya mengantarnya kembali ke tempat kami bertemu tadi. Hujan mulai turun. Ketika saya memarkirkan mobil, dia mengambil sesuatu dari ranselnya. &amp;quot;Maukah Anda menanda-tangani buku catatan saya,&amp;quot; katanya,&amp;quot;buku ini berisi tulisan kesan-pesan orang-orang yang saya temui.&amp;quot;&lt;p&gt;     Saya menuliskan di buku kecilnya bahwa komitmen dan panggilannya telah menyentuh hidup saya. Saya mendorongnya untuk tetap kuat dalam pelayanan.  Saya lalu menuliskan ayat dari Yeremia:  &amp;quot;Sebab Aku ini mengetahui rancangan-rancangan apa yang ada pada-Ku mengenai kamu,&amp;quot; demikianlah firman TUHAN, &amp;quot;yaitu rancangan damai sejahtera dan bukan rancangan kecelakaan, untuk memberikan kepadamu hari depan yang penuh harapan.&amp;quot;&lt;p&gt;     &amp;quot;Terimakasih sobat,&amp;quot; katanya &amp;quot;saya tahu kita baru saja berkenalan dan kita belum begitu saling mengenal, tapi saya mengasihi Anda&amp;quot;&lt;p&gt;     &amp;quot;Saya tahu,&amp;quot; kata saya,&amp;quot; saya mengasihi Anda juga.&lt;p&gt;     &amp;quot;Tuhan itu baik.&amp;quot;&lt;p&gt;     &amp;quot;Tepat sekali. Saya ingin memeluk Anda.&amp;quot;&lt;p&gt;     Maka di pojokan jalan yang sibuk dan di bawah hujan lebat, saya berpelukan dengan teman baru saya. &lt;p&gt;     Dia lalu menggendong ranselnya sambil berkata,&amp;quot;Sampai jumpa di Yerusalem Baru.&amp;quot; &amp;quot;Ya, saya pasti ada di sana,&amp;quot; jawab saya.&lt;p&gt;     Dia mulai perjalanan lagi. Dia berhenti sejenak dan berpaling pada saya. &amp;quot;Jika Anda melihat sesuatu dan teringat pada saya, maukah Anda berdoa untuk saya?&amp;quot; teriaknya dari kejauhan.&lt;p&gt;     &amp;quot;Ya, itu pasti,&amp;quot; jawab saya sambil berteriak. &lt;p&gt;     &amp;quot;Tuhan memberkati.&amp;quot;&lt;p&gt;     &amp;quot;Tuhan memberkati.&amp;quot;&lt;p&gt;     Itulah terakhir saya melihat dia.&lt;p&gt;     *******&lt;p&gt;     Malam itu saat saya pulang dari kantor, angin berhembus dengan kuat.  Hawa dingin menerpa wajah saya.  Saya buru-buru masuk mobil saya.  Ketika saya meraih rem tangan, saya melihat ada sepasang sarung tangan coklat yang tergeletak di tongkat rem itu.  Saya tahu ini milik Daniel.&lt;p&gt;     Saya teringat kata-katanya: &amp;quot;Jika Anda melihat sesuatu dan teringat pada saya, maukah Anda berdoa untuk saya?&amp;quot; Saat ini, sepasang sarung tangan itu berada di meja kantor saya.  Benda itu selalu mengingatkan saya paada teman saya yang unik itu dan berdoa untuk pelayanannya: &amp;quot;Sampai jumpa di Yerusalem Baru.&amp;quot; Ya, Daniel, kita pasti bertemu di sana.</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kisah-inspiratif.blogspot.com/feeds/5002567394836401125/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment/fullpage/post/37935592/5002567394836401125' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/37935592/posts/default/5002567394836401125'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/37935592/posts/default/5002567394836401125'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kisah-inspiratif.blogspot.com/2008/04/seorang-pemuda-dengan-ransel-di.html' title='Seorang Pemuda dengan Ransel di Punggungnya'/><author><name>Purnawan Kristanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10878734805173160190</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi8INXNeFnPYkvqucbiaJyd7cMklFDE9gY0zIcx8DrpmSGhWhkC38ObQTZYLW5H4KC6XI-lTNWctSBehCti_p-xMufjUt63O5zKWgAjxsPohnJze7_Zu4MYcDXiZBoQ5e4/s220/Purnawan+Kristanto.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-37935592.post-4136054911339660621</id><published>2008-04-25T00:02:00.000-07:00</published><updated>2008-04-25T00:01:54.522-07:00</updated><title type='text'>Cerita di Balik Layar Ben Hur</title><content type='html'>Jika Anda lahir sekitar tahun 1950-an, mungkin Anda mengenal kisah Ben Hur. Karya klasik ini ditulis oleh seorang Jenderal bernama Lew Wallace, tahun 1899. Kemudian diangkat ke layar lebar dan dibintangi oleh Charleton Heston, yang memenangkan piala Oscar untuk film terbaik pada tahun 1959. Film yang mengharukan ini menceritakan tentang kasih, penderitaan, dan pergumulan antara kebaikan melawan kejahatan.&lt;p&gt;     Ceritanya, Judah Ben Hur, yang menjadi tokoh utama dalam film ini sejak kecil bersahabat dengan, Marsalla. Judah adalah keturunan Yahudi, sedangkan Marsalla, tidak. Judah berasal dari keluarga yang sangat kaya di Jerusalem. Sedangkan Marsalla adalah tentara Romawi yang punya karir cemerlang. Dia kembali ke Yerusalem sebagai perwira.  Saat itu Romawi sudah menguasai Yerusalem. &lt;p&gt;     Suatu hari, tentara Romawi mengadakan pawai untuk unjuk kekuatan. Kemudian terjadi insiden yang akan mengubah hidup Judah Ben Hur. Tiba-tiba ada bata yang jatuh dari lantai atas rumah Judah Ben Hur. Celakanya, bata itu mengenai penguasa Roma. Kontan saja, tentara Romawi menyerbu masuk dan menggelandang keluar Judah Ben Hur. Dia dipaksa menjadi budak di sebuah kapal perang Romawi. Marsalla sebenarnya tahu bahwa peristiwa itu bukan kesengajaan dan dia bisa membebaskan sahabatnya itu.  Akan tetapi Marsalla sudah dibutakan oleh kekuasaan.  Sementara itu, ibu dan adik perempuan Judah juga dijebloskan ke dalam penjara di Yerusalem. &lt;p&gt;     Judah menjadi sangat membenci Marsalla. Selama di dalam lambung kapal, sambil mengayuh dayung dia bersumpah untuk bertahan hidup dan kembali ke Yerusalem. Dia bertekad akan membebaskan ibu dan adiknya. Menjadi budak di dalam kapal biasanya berlangsung bertahun-tahun. Judah sudah mendayung selama tiga tahun, ketika terjadi pertempuran di laut yang hebat.  Kapalnya tenggelam. Dia bisa bertahan hidup, bahkan bisa menyelamatkan Komandan kapal. Sebagai ucapan terimakasih, komandan itu membebaskan dia dari perbudakan dan mengangkatnya sebagai anak. Komandan ini adalah seorang Perwira laut tingkat tinggi dan sangat kaya. &lt;p&gt;     Ben Hur kembali ke Yerusalem sebagai seorang pemuda yang kaya. Dia mencari Marsalla, yang mengira dirinya sudah mati. Ben Hur menuntut Marsalla supaya membebaskan ibu dan adiknya. Marsalla pergi ke penjara, tetapi mendapati bahwa mereka terkena penyakit kusta. Karena itu, dia lalu membawa kedua wanita itu ke tempat pengasingan untuk orang kusta di luar Yerusalem. Marsalla berbohong pada Ben Hur dengan mengatakan bahwa ibu dan adiknya sudah mati. Hal ini membuat kebencian Ben Hur pada Marsalla semakin besar. Di dalam sebuah balapan kereta, yang diikuti oleh dua orang yang dulu bersahabat ini, terjadi persaingan sengit antara Marsalla dan Judah Ben Hur. Akhirnya, Marsalla terbunuh. Sebelum meninggal dia mengaku pada Ben Hur tentang keadaan ibu dan adik Ben Hur.&lt;p&gt;     Kebencian Judah sudah tidak jelas ditujukan pada siapa lagi. Dia hidup dalam kepahitan. Akhinya dengan putus asa, dia menemui ibu dan adiknya dan membawanya pergi pada Yesus.  Saat itu Yesus melakukan banyak mukjizat.  Akan tetapi ketika sampai di Yerusalem, mereka mendapati Yesus sudah disalib. Pupus sudah harapan mereka. Mereka sudah pasrah. Tapi tiba-tiba terjadi gemba bumi di kota itu dan secara ajaib ibu dan adik Ben Hur sembuh dari penyakit lepra. Mengalami hal itu, Judah bersama ibu dan adiknya menjadi beriman kepada Yesus.&lt;p&gt;     Hmmm...sebuah kisah yang menggetarkan bukan? Tapi masih ada kisah di balik layar film ini yang tidak kalah menggetarkan juga. Penulis kisah ini, Lew Wallace, sebelumnya sebenarnya adalah penentang kekristenan. Dia lalu bertekad mempelajari kehidupan Kristus, bukan untuk menjadi Kristen, melainkan justru untuk mencari kelemahan-kelemahannya. Dia bermaksud membuktikan bahwa Yesus bukanlah Tuhan, melainkan hanya manusia biasa. Dia ingin mencari fakta bahwa Yesus tidak pernah bangkit dari kematian-Nya.&lt;p&gt;     Karena itulah dia melakukan penelitian dengan sungguh-sungguh. Dia begitu asyik mencari bukti-bukti hingga akhirnya justru bukti-bukti itu yang berbalik meyakinkan dia bahwa Yesus memang Tuhan. Dia berlutut dan meminta Yesus menjadi Tuhan dan Juruselamatnya. Dia batal menulis buku yang membuktikan Yesus itu bukan Tuhan. Dia justru menulis kisah Ben Hur, untuk membuktikan bahwa Yesus memang Tuhan.</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kisah-inspiratif.blogspot.com/feeds/4136054911339660621/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment/fullpage/post/37935592/4136054911339660621' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/37935592/posts/default/4136054911339660621'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/37935592/posts/default/4136054911339660621'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kisah-inspiratif.blogspot.com/2008/04/cerita-di-balik-layar-ben-hur.html' title='Cerita di Balik Layar Ben Hur'/><author><name>Purnawan Kristanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10878734805173160190</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi8INXNeFnPYkvqucbiaJyd7cMklFDE9gY0zIcx8DrpmSGhWhkC38ObQTZYLW5H4KC6XI-lTNWctSBehCti_p-xMufjUt63O5zKWgAjxsPohnJze7_Zu4MYcDXiZBoQ5e4/s220/Purnawan+Kristanto.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-37935592.post-6658786208451870578</id><published>2008-04-01T10:03:00.000-07:00</published><updated>2008-04-08T01:11:58.849-07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="kejujuran"/><title type='text'>Ujian Matematika dan Ujian kejujuran</title><content type='html'>&lt;a onblur=&quot;try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}&quot; href=&quot;http://thesituationist.files.wordpress.com/2007/05/math-exam-pepperdine.jpg&quot;&gt;&lt;img style=&quot;margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 200px;&quot; src=&quot;http://thesituationist.files.wordpress.com/2007/05/math-exam-pepperdine.jpg&quot; alt=&quot;&quot; border=&quot;0&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Dr. Madison Sarratt mengajar matakuliah matematika di Universitas Vanderbilt selama bertahun-tahun. Dia punya kebiasaan unik. Sebelum memberikan ujian, dia selalu berkata seperti ini kepada mahasiswanya: &quot;Hari ini saya akan memberikan dua buah ujian. Pertama ujian trigonometri dan kedua ujian kejujuran. Saya berharap kalian lulus ujian keduanya. Namun jika kalian terpaksa gagal salah satu, saya berharap kalian  gagal dalam ujian trigonometri. Ada banyak orang besar di dunia ini yang gagal dalam ujian trigonometri, tapi tidak ada orang besar di dunia ini yang gagal dalam ujian kejujuran.&quot;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kisah-inspiratif.blogspot.com/feeds/6658786208451870578/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment/fullpage/post/37935592/6658786208451870578' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/37935592/posts/default/6658786208451870578'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/37935592/posts/default/6658786208451870578'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kisah-inspiratif.blogspot.com/2008/04/ujian-matematika-dan-ujian-kejujuran.html' title='Ujian Matematika dan Ujian kejujuran'/><author><name>Purnawan Kristanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10878734805173160190</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi8INXNeFnPYkvqucbiaJyd7cMklFDE9gY0zIcx8DrpmSGhWhkC38ObQTZYLW5H4KC6XI-lTNWctSBehCti_p-xMufjUt63O5zKWgAjxsPohnJze7_Zu4MYcDXiZBoQ5e4/s220/Purnawan+Kristanto.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-37935592.post-8272773695592291733</id><published>2008-04-01T10:02:00.001-07:00</published><updated>2008-04-08T01:09:05.680-07:00</updated><title type='text'>Peramal Cuaca Gadungan</title><content type='html'>&lt;a onblur=&quot;try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}&quot; href=&quot;http://www.tbs.co.jp/weather/jpg/pressure.jpg&quot;&gt;&lt;img style=&quot;margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 200px;&quot; src=&quot;http://www.tbs.co.jp/weather/jpg/pressure.jpg&quot; alt=&quot;&quot; border=&quot;0&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Bob Harris, punya cita-cita yang kuat untuk menjadi peramal cuaca. Meskipun pernah kuliah di jurusan matematika, fisika dan geologi, tetapi tidak satu pun yang diselesaikannya. &lt;p&gt;     Suatu kali dia nekat menelepon stasiun TV WCBS dan mengenalkan diri sebagai pemegang gelar Ph.D. di bidang geofisika dari Universitas Columbia. Pengakuan palsunya itu ternyata membuka jalan baginya. Setelah masa percobaan selama dua bulan, dia diterima sebagai staf yang bertugas membuat prakiraan cuaca bagi WCBS. &lt;/p&gt;&lt;p&gt;     Sepuluh tahun kemudian, karirnya semakin cemerlang. Dia menjadi terkenal dan dijului dengan nama &quot;Dr. Bob.&quot; Dia juga diminta harian New York Times sebagai konsultan di bidang meteorologi. &lt;/p&gt;&lt;p&gt;     Dia juga menjadi konsultan cuaca bagi perusahaan kereta api Long Island dan Komisi Baseball Bowie Kuhn. Pada usia empat puluh tahun, ketika hidup sudah dia mengalami peristiwa yang sangat memalukan. Ada seseorang yang mengirim surat kaleng yang isinya meminta manajemen WCBS agar menyelidiki keabsahan gelar akademik Bob. Saat mendapati bahwa gelar itu ternyata  palsu, stasiun TV dan harian New York Times memecat dia.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;     Kontan peristiwa ini menjadi berita nasional. Kisahnya diangkat di Today Show, Tomorrow Show, dan People Weekly. Bob merasa karirnya sudah tamat. Namun beberapa hari kemudian perusahaan kereta Long Island dan Bowie Kuhn mengumumkan bahwa mereka tidak akan memecat Bob. Tak lama kemudian stasiun TV  WNEW menawarkan pekerjaan kepadanya.  &lt;/p&gt;&lt;p&gt;     Bob mengakui telah melakukan kesalahan,&quot;saya mengambil jalan pintas dari jalan panjang yang seharusnya ditempuh, dan suatu saat saya harus menebus kesalahan itu. Saya akan menyesali ini sepanjang hidup saya.&quot;&lt;/p&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kisah-inspiratif.blogspot.com/feeds/8272773695592291733/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment/fullpage/post/37935592/8272773695592291733' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/37935592/posts/default/8272773695592291733'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/37935592/posts/default/8272773695592291733'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kisah-inspiratif.blogspot.com/2008/04/peramal-cuaca-gadungan.html' title='Peramal Cuaca Gadungan'/><author><name>Purnawan Kristanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10878734805173160190</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi8INXNeFnPYkvqucbiaJyd7cMklFDE9gY0zIcx8DrpmSGhWhkC38ObQTZYLW5H4KC6XI-lTNWctSBehCti_p-xMufjUt63O5zKWgAjxsPohnJze7_Zu4MYcDXiZBoQ5e4/s220/Purnawan+Kristanto.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-37935592.post-8986126798954290489</id><published>2008-03-26T10:20:00.000-07:00</published><updated>2008-04-08T00:07:42.087-07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Integiritas"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="kejujuran"/><title type='text'>Peternak yang Jujur</title><content type='html'>&lt;a onblur=&quot;try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}&quot; href=&quot;http://www.whitehousehistory.org/04/subs_pph/images/uploads/26/56.jpg&quot;&gt;&lt;img style=&quot;margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 200px;&quot; src=&quot;http://www.whitehousehistory.org/04/subs_pph/images/uploads/26/56.jpg&quot; alt=&quot;&quot; border=&quot;0&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Saat masih menjadi peternak, Theodore Roosevelt bersama beberapa anak buahnya sedang memberi tanda pada sapi-sapi mereka dengan besi panas. Sapi-sapi itu sengaja dilepas di padang luas, sehingga mereka harus memberi tanda kepemilikan pada ternak-ternak itu. &lt;p&gt;     Mereka sudah menyalakan api unggun. Salah satu koboi menangkap seekor sapi dengan tali laso, dan siap mengecap sapi itu dengan besi panas. Tiba-tiba Roosevelt menyadari kalau mereka sudah memasuki wilayah peternakan Gregor Lang, tetangga Roosevelt.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;     Menurut aturan yang disepakati sesama peternak, seharusnya sapi itu milik Lang. Ketika koboi bersiap menancapkan besi panas, Roosevelt berkata, &quot;Tunggu dulu, bukankah itu seharusnya menjadi milik Gregor Long?&quot; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;     &quot;Betul, bos,&quot; jawab koboi itu.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;     &quot;Tapi kamu tetap akan memberikan tanda milikku pada sapi itu?&quot; lanjut Roosevelt.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;     &quot;Ya,&quot; kata anak buahnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;     &quot;Letakkan besi itu!&quot; perintah Roosevelt &quot;lalu pergilah dari sini. Saya tidak memperkerjakan kamu lagi. Orang yang mau mencuri untukku, suatu saat akan mencuri dariku juga.&quot;&lt;/p&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kisah-inspiratif.blogspot.com/feeds/8986126798954290489/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment/fullpage/post/37935592/8986126798954290489' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/37935592/posts/default/8986126798954290489'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/37935592/posts/default/8986126798954290489'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kisah-inspiratif.blogspot.com/2008/03/peternak-yang-jujur.html' title='Peternak yang Jujur'/><author><name>Purnawan Kristanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10878734805173160190</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi8INXNeFnPYkvqucbiaJyd7cMklFDE9gY0zIcx8DrpmSGhWhkC38ObQTZYLW5H4KC6XI-lTNWctSBehCti_p-xMufjUt63O5zKWgAjxsPohnJze7_Zu4MYcDXiZBoQ5e4/s220/Purnawan+Kristanto.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-37935592.post-647454041250138203</id><published>2008-03-26T10:19:00.001-07:00</published><updated>2008-04-08T00:12:19.827-07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="keberanian"/><title type='text'>Seekor Gajah Bernama Bozo</title><content type='html'>&lt;a onblur=&quot;try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}&quot; href=&quot;http://www.gutenberg.org/files/18045/18045-h/images/img-front.jpg&quot;&gt;&lt;img style=&quot;margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 200px;&quot; src=&quot;http://www.gutenberg.org/files/18045/18045-h/images/img-front.jpg&quot; alt=&quot;&quot; border=&quot;0&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Ratusan tahun lalu, ada seekor gajah sirkus bernama Bozo yang sangat populer di Inggris. Anak-anak senang mengerumuni kadangnya dan melemparkan kacang kepadanya. Tapi tiba-tiba terjadi perubahan sifat pada gajah itu. Beberapa kali dia berusaha membunuh pawangnya. Ketika anak-anak mendekati kandangnya, dia menunjukkan sikap agresif pada pengunjung. Hal ini memaksa pemilik sirkus untuk membunuh gajah itu. Namun dasar orang yang tamak, dia masih tetap ingin mendapatkan uang di akhir hidup gajah itu. Dia akan membuat pertunjukkan untuk mengeksekusi gajah itu dan menjual tiket pada pengunjung.&lt;p&gt;     Pada hari pertunjukkan, tenda sirkus itu sudah dipenuhi pengunjung. Bozo, berada di dalam sangkar di tengah-tengah tempat pertunjukkan. Di dekatnya, ada orang berdiri sambil membawa senapan berkekuatan tinggi sudah bersiap menembak. Sang manajer berdiri di dekat kandang, siap untuk memberi tanda pada penembak. Tiba-tiba ada seorang pria yang berjalan dari antara penonton dan menghampiri si manajer. &quot;Saya kira penembakan ini tidak pelu dilakukan,&quot; katanya pada manajer. &lt;/p&gt;&lt;p&gt;     &quot;Gajah ini bertingkah buruk. Dia harus dibunuh sebelum mencelakai orang,&quot; jawab manajer. &quot;Anda salah,&quot; kata pria ini,&quot;Izinkan saya untuk masuk ke kandang itu selama selama dua menit saja, dan saya akan membuktikan kalau Anda salah,&quot; kata pria itu.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;     Manajer memandang pria itu dengan wajah keheranan. &quot;Anda bisa terbunuh, di sana,&quot; katanya. &lt;/p&gt;&lt;p&gt;     &quot;Saya kira tidak,&quot; tukas pria itu, &quot;boleh nggak nih saya masuk?&quot;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;     Manajer berpikir sejenak. Dia mencium bau uang karena hal ini bisa menjadi pertunjukan yang spektakuler. Sekalipun jika pria ini nanti dibunuh oleh binatang itu, publisitas yang didapat dari liputan media akan menghasilkan pemasukan yang besar. Dia setuju mengizinkan pria ini masuk. &quot;Tapi sebelum masuk, Anda harus menanda-tangani perjanjian bahwa pihak pengelola sirkus tidak harus bertanggung jawab jika terjadi apa-apa pada Anda.&quot;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;     Pria itu setuju dan menanda-tangani surat perjanjian, lalu bersiap untuk masuk kandang. Manajer mengumumkan pada penonton apa yang akan dilakukan oleh pria ini. Pengunjung melihat dengan tegang, saat pria itu masuk ke dalam kandang. Melihat ada orang asing masuk kandangnya, gajah itu mengangkat belalainya dan mengeluarkan suara yang keras. Dia bersiap melakukan penyerangan. Pria itu tetap tenang. Dia malah tersenyum dan berbicara pada bintang. Suasana sangat hening sehingga sebagian orang bisa mendengar suara pria itu. Tampaknya dia berbicara dengan bahasa asing. Saat pria itu terus berbicara, pelan-pelan gajah itu mulai menunjukkan sikap bersahabat. Dengan penih keyakinan, pria itu lalu menghampiri gajah dan menyentuh belalainya. Gajah itu membalas dengan melingkarkan belalainya di pinggang pria, lalu bersama-sama berjalan berkeliling. Penonton bertepuk tangan. &lt;/p&gt;&lt;p&gt;     Pria itu lalu mengucapkan salam perpisahan pada gajah dan keluar dari kandang.&quot;Dia sudah baikan,&quot;kata pria ini pada manajer,&quot;Dia itu gajah India dan tidak ada orang yang bicara dengannya dalam bahasa Hindustan. Dia  cuma kangen rumahnya, kok.&quot; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;     Pria itu lalu pergi, diikuti tatapan mata heran sang manajer. Manajer mengambil kertas perjanjian dan mencari tahu nama pria itu. Namanya Rudyard Kipling.&lt;/p&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kisah-inspiratif.blogspot.com/feeds/647454041250138203/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment/fullpage/post/37935592/647454041250138203' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/37935592/posts/default/647454041250138203'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/37935592/posts/default/647454041250138203'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kisah-inspiratif.blogspot.com/2008/03/seekor-gajah-bernama-bozo.html' title='Seekor Gajah Bernama Bozo'/><author><name>Purnawan Kristanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10878734805173160190</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi8INXNeFnPYkvqucbiaJyd7cMklFDE9gY0zIcx8DrpmSGhWhkC38ObQTZYLW5H4KC6XI-lTNWctSBehCti_p-xMufjUt63O5zKWgAjxsPohnJze7_Zu4MYcDXiZBoQ5e4/s220/Purnawan+Kristanto.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-37935592.post-5336265172203525197</id><published>2008-03-26T10:19:00.000-07:00</published><updated>2008-04-08T01:02:09.269-07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="waspada"/><title type='text'>Mengabaikan Peringatan</title><content type='html'>&lt;a onblur=&quot;try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}&quot; href=&quot;http://www.picture-newsletter.com/fishermen/ship-fishing-03td.jpg&quot;&gt;&lt;img style=&quot;margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 200px;&quot; src=&quot;http://www.picture-newsletter.com/fishermen/ship-fishing-03td.jpg&quot; alt=&quot;&quot; border=&quot;0&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebuah angin badai menyapu Inggris, tahun 1881. Hal ini membuat nelayan di sana tidak bisa melaut. Termasuk juga nelayan-nelayan yang berjemaat di sebuah gereja di Evemouth. Sudah seminggu mereka terpaksa hanya tinggal di rumah saja.&lt;p&gt;     Suatu hari, tiba-tiba matahari bersinar cerah di langit yang biru. Tampaknya badai sudah berlalu, sehingga para nelayan mulai melaut lagi. Empat puluh kapal bersiap meninggalkan dermaga. Sebelum berangkat, kepala dermaga memperingatkan mereka bahwa badai akan datang lagi. Dia meminta mereka supaya mengurungkan niatnya untuk melaut. Namun mereka mengabaikan peringatan itu dan tetap melaut juga. &lt;/p&gt;&lt;p&gt;     Beberapa jam kemudian, angin badai menyapu laut itu dan hanya sedikit nelayan yang kembali. Ada sekitar lima atau enam nelayan di tiap kapal, dan hampir semuanya tewas dalam bencana angin badai itu. Akibatnya gereja di tempat itu tinggal memiliki jemaat sebanyak tiga orang.&lt;/p&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kisah-inspiratif.blogspot.com/feeds/5336265172203525197/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment/fullpage/post/37935592/5336265172203525197' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/37935592/posts/default/5336265172203525197'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/37935592/posts/default/5336265172203525197'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kisah-inspiratif.blogspot.com/2008/03/mengabaikan-peringatan.html' title='Mengabaikan Peringatan'/><author><name>Purnawan Kristanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10878734805173160190</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi8INXNeFnPYkvqucbiaJyd7cMklFDE9gY0zIcx8DrpmSGhWhkC38ObQTZYLW5H4KC6XI-lTNWctSBehCti_p-xMufjUt63O5zKWgAjxsPohnJze7_Zu4MYcDXiZBoQ5e4/s220/Purnawan+Kristanto.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-37935592.post-3174020649245483500</id><published>2008-03-26T10:18:00.000-07:00</published><updated>2008-04-08T01:05:02.620-07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="waspada"/><title type='text'>Selalu Waspadalah!</title><content type='html'>&lt;a onblur=&quot;try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}&quot; href=&quot;http://www.retina.ar/2001_ocean/localtours/Fangio01.jpg&quot;&gt;&lt;img style=&quot;margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 200px;&quot; src=&quot;http://www.retina.ar/2001_ocean/localtours/Fangio01.jpg&quot; alt=&quot;&quot; border=&quot;0&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur=&quot;try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}&quot; href=&quot;http://images.google.co.id/imgres?imgurl=http://www.retina.ar/2001_ocean/localtours/Fangio01.jpg&amp;amp;imgrefurl=http://www.retina.ar/2001_ocean/localtours/tour4.htm&amp;amp;h=399&amp;amp;w=400&amp;amp;sz=21&amp;amp;hl=id&amp;amp;start=2&amp;amp;um=1&amp;amp;tbnid=Q5CsMo9g72-OrM:&amp;amp;tbnh=124&amp;amp;tbnw=124&amp;amp;prev=/images%3Fq%3DJuan%2BManuel%2BFangio%2B%26um%3D1%26hl%3Did%26client%3Dfirefox-a%26rls%3Dorg.mozilla:en-US:official%26sa%3DG&quot;&gt;&lt;img style=&quot;margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 200px;&quot; src=&quot;http://images.google.co.id/imgres?imgurl=http://www.retina.ar/2001_ocean/localtours/Fangio01.jpg&amp;amp;imgrefurl=http://www.retina.ar/2001_ocean/localtours/tour4.htm&amp;amp;h=399&amp;amp;w=400&amp;amp;sz=21&amp;amp;hl=id&amp;amp;start=2&amp;amp;um=1&amp;amp;tbnid=Q5CsMo9g72-OrM:&amp;amp;tbnh=124&amp;amp;tbnw=124&amp;amp;prev=/images%3Fq%3DJuan%2BManuel%2BFangio%2B%26um%3D1%26hl%3Did%26client%3Dfirefox-a%26rls%3Dorg.mozilla:en-US:official%26sa%3DG&quot; alt=&quot;&quot; border=&quot;0&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Pembalap Argentina, Juan Manuel Fangio selamat dari kecelakaan pada balapan Grand Prix di Monaco (1950) karena dia cermat dalam melihat ketidak-beresan. Setelah putaran pertama, ketika dia akan melewati tikungan yang rawan kecelakaan untuk kedua kalinya, dia memperhatikan ada yang aneh. Dia melihat wajah para penonton tidak melihat ke arah mobilnya, namun berpaling ke arah lain.&lt;p&gt;     &quot;Jika mereka tidak melihat saya, pasti mereka melihat sesuatu yang lebih menarik di tikungan itu,&quot; demikian pikir Fangio. Maka dia memutuskan untuk mengurangi gas, menginjak pedal rem dan berbelok di tikungan dengan hati-hati. Keputusannya sangat tepat karena setelah belokan, jalur balap itu dipenuhi benda-benda yang berserakan akibat tabrakan kecelakaaan sebelumnya.&lt;/p&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kisah-inspiratif.blogspot.com/feeds/3174020649245483500/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment/fullpage/post/37935592/3174020649245483500' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/37935592/posts/default/3174020649245483500'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/37935592/posts/default/3174020649245483500'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kisah-inspiratif.blogspot.com/2008/03/selalu-waspadalah.html' title='Selalu Waspadalah!'/><author><name>Purnawan Kristanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10878734805173160190</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi8INXNeFnPYkvqucbiaJyd7cMklFDE9gY0zIcx8DrpmSGhWhkC38ObQTZYLW5H4KC6XI-lTNWctSBehCti_p-xMufjUt63O5zKWgAjxsPohnJze7_Zu4MYcDXiZBoQ5e4/s220/Purnawan+Kristanto.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-37935592.post-5583927819613727211</id><published>2008-03-26T10:17:00.000-07:00</published><updated>2008-04-08T00:53:32.207-07:00</updated><title type='text'>Peluru Kendali dari Sahabat</title><content type='html'>&lt;a onblur=&quot;try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}&quot; href=&quot;http://www.royal-navy.mod.uk/upload/img_400/FKD_000064.jpg&quot;&gt;&lt;img style=&quot;margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px;&quot; src=&quot;http://www.royal-navy.mod.uk/upload/img_400/FKD_000064.jpg&quot; alt=&quot;&quot; border=&quot;0&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Dalam perangan antara Inggris vs Argentina memperebutkan kepulauan Falkland (1982), kapal perang Inggris, &quot;HMS Sheffield&quot; yang berobobot mati  3.500 ton, tenggelam oleh rudal yang ditembakkan pesawat jet Argentina.&lt;p&gt;     Ini membuat heran banyak orang karena kapal perang modern ini sangat rawan terhadap serangan peluru kendali yang canggih. Penelitian lebih lanjut menyingkapkan misteri ini. Ternyata sistem pertahanan di kapal itu sebenarnya sudah mengetahui tentang datangnya serangan rudal itu. Komputer di kapal itu mengenalinya sebagai rudal Exocet buatan Perancis. Namun karena komputer itu sudah diprogram untuk menganggap Exocet sebagai rudal yang &quot;bersahabat&quot;, maka komputer itu mengabaikan datangnya serangan itu. Akibatnya sungguh fatal.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;     Beberapa orang sebenarnya mengetahui bahwa perbuatan dosa itu sangat berbahaya. Akan tetapi karena mereka &quot;memprogram&quot; untuk menganggap &quot;ruda dosa&quot; itu sebagai &quot;sahabat&quot;, maka akibatnya sungguh fatal.&lt;/p&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kisah-inspiratif.blogspot.com/feeds/5583927819613727211/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment/fullpage/post/37935592/5583927819613727211' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/37935592/posts/default/5583927819613727211'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/37935592/posts/default/5583927819613727211'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kisah-inspiratif.blogspot.com/2008/03/peluru-kendali-dari-sahabat.html' title='Peluru Kendali dari Sahabat'/><author><name>Purnawan Kristanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10878734805173160190</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi8INXNeFnPYkvqucbiaJyd7cMklFDE9gY0zIcx8DrpmSGhWhkC38ObQTZYLW5H4KC6XI-lTNWctSBehCti_p-xMufjUt63O5zKWgAjxsPohnJze7_Zu4MYcDXiZBoQ5e4/s220/Purnawan+Kristanto.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>