<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" standalone="no"?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><rss xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd" version="2.0"><channel><title>Blogku-007 Cybernews</title><description>situs berita online di era digital</description><managingEditor>noreply@blogger.com (kurcaci pribumi)</managingEditor><pubDate>Tue, 31 Mar 2026 04:41:13 +0700</pubDate><generator>Blogger http://www.blogger.com</generator><openSearch:totalResults xmlns:openSearch="http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/">132</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex xmlns:openSearch="http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/">1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage xmlns:openSearch="http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/">25</openSearch:itemsPerPage><link>http://blogku-007.blogspot.com/</link><language>en-us</language><itunes:explicit>no</itunes:explicit><itunes:subtitle>situs berita online di era digital</itunes:subtitle><itunes:owner><itunes:email>noreply@blogger.com</itunes:email></itunes:owner><item><title>8 Tanda yang Terjadi Pada Tubuh Manusia Ketika Akan Meninggal</title><link>http://blogku-007.blogspot.com/2015/11/8-tanda-yang-terjadi-pada-tubuh-manusia.html</link><category>kesehatan</category><category>tanda akan meninggal</category><category>tanda kematian</category><author>noreply@blogger.com (kurcaci pribumi)</author><pubDate>Thu, 26 Nov 2015 13:28:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4336628676759234663.post-1411153377781187130</guid><description>&lt;br /&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg0I071DmvJjPTerVZVPwQiyIChxKoK7eS5oTGIMcmvUXbBvjwtm09QyjgBVjlCAhETDt3-jJYk9oFfFJV6If0Alcs2CLKOwVhM9AmCtbphhO-jHwyY4rhJdZu4jkrA5G18HtNQRlkJ9vQ/s1600/Vena+bernoda%252C+warna+kulit+semakin+pucat.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="255" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg0I071DmvJjPTerVZVPwQiyIChxKoK7eS5oTGIMcmvUXbBvjwtm09QyjgBVjlCAhETDt3-jJYk9oFfFJV6If0Alcs2CLKOwVhM9AmCtbphhO-jHwyY4rhJdZu4jkrA5G18HtNQRlkJ9vQ/s400/Vena+bernoda%252C+warna+kulit+semakin+pucat.jpg" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
Sebagai keluarga terdekat tentu membuat anda tak ingin melewatkan detik-detik terakhir dari orang yang anda cintai. Ingin selalu berada didekatnya dan mengetahui keadaannya setiap saat merupakan salah satu bentuk ungkapan rasa cinta anda untuknya. Jika tak bisa bersama orang tercinta di saat terakhirnya rasanya ada penyesalan tersendiri yang sulit terobati. Apalagi bila belum memenuhi apa yang dia inginkan akan semakin bertambah penyesalan itu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, apadaya waktu tidak bisa diputar kembali dan kehidupan terus berjalan ke depan maka, lanjutkan hidupmu walau tanpa yang terkasih. Bila belum bisa memenuhi janji sebelum dia meninggal maka, segeralah penuhi setelah sepeninggalannya. Jangan hanya menyesal saja, tetapi berusahalah untuk memenuhi janji tersebut. Hindari merenung kelamaan, karena dapat memperburuk kesehatan, lebih baik do’akan saja orang yang anda cintai.&amp;nbsp; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelum orang meninggal akan ada beberapa tanda-tanda yang ditunjukkan pada tubuhnya. Sehingga anda tahu bahwa ketika mengalami kondisi itu berarti saatnya mendampinginya. Nah, berikuti ini 8 tanda yang terjadi pada tubuh manusia ketika akan meninggal, yaitu :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Kehilangan nafsu makan&lt;/b&gt;Tanda pertama yang dialami orang yang akan meninggal adalah kehilangan nafsu makan. Apabila anda mencoba untuk memberikan sesuap nasi, dia akan menolaknya. Banyak alasan yang dia ungkapkan agar tidak jadi makan. Mungkin dia sudah merasa kalau dirinya akan menemui ajalnya. Sudah tak ada lagi rasa lapar yang dirasakan olehnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika seperti itu jangan memaksanya untuk makan, namun biarkanlah dia ingin melakukan apa. Jangan sampai gara-gara anda memintanya untuk makan, dia malah marah lalu menyuruh anda untuk meninggalkannya. Tak usah juga memberinya obat perangsang nafsu makan. Menurut Hospice Pasien Alliance, tidak dianjurkan memaksa seseorang yang sedang sekarat untuk makan. Tubuh perlu diberikan izin untuk mengakhiri sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Merasa kelelahan yang berlebihan, kebanyakan tidur serta menarik diri dari kehidupan sosial&lt;/b&gt;Dia yang akan meninggal lebih banyak tidur daripada melakukan kegiatan. Menjadikan dirinya sedikit berbicara dibandingkan biasanya, dia juga lebih pendiam dan merasa cepat lelah. Ini merupakan peringatan untuk anda orang terdekatnya agar lebih siap dan tidak kehilangan waktu untuk berkomunikasi serta menangkap beberapa pesannya. Umumnya orang yang akan meninggal mempunyai beberapa pesan penting bagi orang terdekatnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin saja saat dia hidup di dunia belum bisa melaksanakan sesuatu yang sangat diharapkannya maka, ia menyuruh ahli waris untuk melakukan hal tersebut atau pesan lainnya. Menurut pendapat para ahli, kita tidak diperbolehkan memaksanya supaya tetap terjaga atau sekedar berbicara. Membiarkannya untuk tetap beristirahat sangatlah penting, karena dia sudah memesarahkan hidupnya kepada Tuhan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Kelemahan fisik&lt;/b&gt;anda berikutnya adalah terjadi kelemahan terhadap fisiknya. Dia akan berusaha menahan rasa sakitnya yang diikuti melemahnya anggota tubuh. Dia mungkin saja kesulitan bergerak, bangun dari tempat tidur atau sulit melakukan apa yang dia inginkan. Tubuhnya seakan-akan merasa lemas, butuh banyak energi untuk bisa mengangkat salah satu anggota tubuhnya. Untuk menyentuh orang yang akan meninggal anda harus mampu menguatkan diri, terlebih lagi saat menyentuh bagian wajah dan kepala. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Kebingungan mental&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Ada beberapa orang yang merasakan kebingungan mental saat proses menemui ajalnya. Dia merasa bingung terhadap orang-orang yang ada di sekitarnya. Terkadang dia salah mengira keluarganya atau mencari orang terdekatnya yang telah meninggal dulu. Yah, dia sudah samar dengan ingatannya, bahkan jika didengarkan omongannya kadang bisa membuat anda tertawa sendiri karena saking ngelantur bicaranya.&amp;nbsp; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Sulit untuk bernafas&lt;/b&gt;Kemudian dia akan merasa sulit bernafas, sebab ruh secara perlahan mulai meninggalkan tubuhnya. Nafasnya jadi&amp;nbsp; terengah-engah, betapa sulitnya dia menarik lalu menghembuskan nafasnya secara tidak teratur. Apabila dilihat nafasnya nampak seperti terputus-putus, tak bisa lagi kembali tenang. Dengan keadaan yang seperti ini anda harus lebih banyak menuntunnya menyebut nama Tuhan daripada mengajaknya berbicara yang tak ada gunanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesulitan bernafas membuatny sulit berbicara apalagi untuk mengingat apa yang seharusnya diucapkan sebelum meninggal. Untuk itu, dia perlu tuntunan anda agar dapat melafalkan Asma Allah dengan baik. ucapkanlah secara perlahan didekat telinganya supaya dia mudah mendengar lalu mengucapkannya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Ada perubahan buang air kecil&lt;/b&gt;Karena dia telah berhenti minum, ginjalnya menjadi tertekan. Akibatnya urin yang keluar hanya sedikit dan berwarna kuning kecoklatan gelap. Biasanya proses ini ditandai oleh penurunan tekanan darah. Jika dia tidak bisa berjalan ke kamar mandi lebih baik siapkan wadah untuk dia pipis. Rawatlah sebaik mungkin di menit terakhirnya supaya anda tidak ada penyesalan sedikitpun serta merasa lebih siap ditinggalkan olehnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Badannya menjadi dingin&lt;/b&gt;Dalam proses orang yang akan meninggal suhu tubuh dan peredaran menurun. Hal ini berefek pada tubuh terutama di bagian jari tangan dan kaki orang tersebut rasanya dingin. Membuat oksigen banyak yang keluar dari tubuhnya serta sebagian anggota tubuh mulai pasif. Meskipun orang yang akan meninggal masih mempunyai semangat hidup tinggi namun, tetap saja tidak mampu melawan takdir Tuhan untuk dirinya. Hidup di dunia tidak ada yang kekal, ada kelahiran ada juga kematian. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Vena bernoda, warna kulit semakin pucat&lt;/b&gt;Tanda terakhir adalah vena bernoda sehingga warna kulitnya menjadi pucat. Umumnya berwarna keunguan/ kemerahan/ timbul bintik biru pada tubuhnya. Matanya telah menutup, tubuhnyapun terbujur kaku. Dia telah tiada sekarang, yang dibutuhkannya banyak do’a dari orang-orang yang dicintainya. Bukan hanya tangisan serta ratapan sedih saja karena sulit melepaskannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itulah&amp;nbsp; 8 tanda yang terjadi pada tubuh manusia ketika akan meninggal, dengan mengetahui tanda ini anda harus mencurahkan seluruh perhatian padanya.&lt;br /&gt;</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg0I071DmvJjPTerVZVPwQiyIChxKoK7eS5oTGIMcmvUXbBvjwtm09QyjgBVjlCAhETDt3-jJYk9oFfFJV6If0Alcs2CLKOwVhM9AmCtbphhO-jHwyY4rhJdZu4jkrA5G18HtNQRlkJ9vQ/s72-c/Vena+bernoda%252C+warna+kulit+semakin+pucat.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Semarak  Ayam Ketawa di Kota Semarang</title><link>http://blogku-007.blogspot.com/2015/11/semarak-ayam-ketawa-di-kota-semarang.html</link><category>ayam ketawa</category><category>gaya hidup</category><category>kopakas</category><author>noreply@blogger.com (kurcaci pribumi)</author><pubDate>Mon, 23 Nov 2015 21:50:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4336628676759234663.post-1102398264737569600</guid><description>&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;
 &lt;w:WordDocument&gt;
  &lt;w:View&gt;Normal&lt;/w:View&gt;
  &lt;w:Zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;
  &lt;w:TrackMoves/&gt;
  &lt;w:TrackFormatting/&gt;
  &lt;w:PunctuationKerning/&gt;
  &lt;w:ValidateAgainstSchemas/&gt;
  &lt;w:SaveIfXMLInvalid&gt;false&lt;/w:SaveIfXMLInvalid&gt;
  &lt;w:IgnoreMixedContent&gt;false&lt;/w:IgnoreMixedContent&gt;
  &lt;w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;false&lt;/w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;
  &lt;w:DoNotPromoteQF/&gt;
  &lt;w:LidThemeOther&gt;EN-US&lt;/w:LidThemeOther&gt;
  &lt;w:LidThemeAsian&gt;X-NONE&lt;/w:LidThemeAsian&gt;
  &lt;w:LidThemeComplexScript&gt;X-NONE&lt;/w:LidThemeComplexScript&gt;
  &lt;w:Compatibility&gt;
   &lt;w:BreakWrappedTables/&gt;
   &lt;w:SnapToGridInCell/&gt;
   &lt;w:WrapTextWithPunct/&gt;
   &lt;w:UseAsianBreakRules/&gt;
   &lt;w:DontGrowAutofit/&gt;
   &lt;w:SplitPgBreakAndParaMark/&gt;
   &lt;w:DontVertAlignCellWithSp/&gt;
   &lt;w:DontBreakConstrainedForcedTables/&gt;
   &lt;w:DontVertAlignInTxbx/&gt;
   &lt;w:Word11KerningPairs/&gt;
   &lt;w:CachedColBalance/&gt;
  &lt;/w:Compatibility&gt;
  &lt;w:BrowserLevel&gt;MicrosoftInternetExplorer4&lt;/w:BrowserLevel&gt;
  &lt;m:mathPr&gt;
   &lt;m:mathFont m:val="Cambria Math"/&gt;
   &lt;m:brkBin m:val="before"/&gt;
   &lt;m:brkBinSub m:val="--"/&gt;
   &lt;m:smallFrac m:val="off"/&gt;
   &lt;m:dispDef/&gt;
   &lt;m:lMargin m:val="0"/&gt;
   &lt;m:rMargin m:val="0"/&gt;
   &lt;m:defJc m:val="centerGroup"/&gt;
   &lt;m:wrapIndent m:val="1440"/&gt;
   &lt;m:intLim m:val="subSup"/&gt;
   &lt;m:naryLim m:val="undOvr"/&gt;
  &lt;/m:mathPr&gt;&lt;/w:WordDocument&gt;
&lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;br /&gt;
&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;
 &lt;w:LatentStyles DefLockedState="false" DefUnhideWhenUsed="true"
  DefSemiHidden="true" DefQFormat="false" DefPriority="99"
  LatentStyleCount="267"&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="0" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Normal"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="heading 1"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 2"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 3"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 4"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 5"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 6"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 7"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 8"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 9"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 1"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 2"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 3"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 4"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 5"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 6"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 7"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 8"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 9"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="35" QFormat="true" Name="caption"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="10" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Title"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="1" Name="Default Paragraph Font"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="11" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Subtitle"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="22" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Strong"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="20" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Emphasis"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="59" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Table Grid"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" UnhideWhenUsed="false" Name="Placeholder Text"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="1" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="No Spacing"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 1"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 1"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 1"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 1"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 1"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 1"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" UnhideWhenUsed="false" Name="Revision"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="34" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="List Paragraph"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="29" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Quote"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="30" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Intense Quote"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 1"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 1"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 1"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 1"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 1"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 1"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 1"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 1"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 2"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 2"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 2"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 2"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 2"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 2"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 2"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 2"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 2"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 2"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 2"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 2"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 2"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 2"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 3"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 3"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 3"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 3"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 3"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 3"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 3"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 3"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 3"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 3"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 3"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 3"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 3"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 3"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 4"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 4"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 4"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 4"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 4"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 4"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 4"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 4"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 4"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 4"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 4"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 4"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 4"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 4"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 5"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 5"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 5"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 5"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 5"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 5"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 5"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 5"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 5"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 5"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 5"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 5"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 5"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 5"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 6"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 6"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 6"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 6"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 6"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 6"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 6"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 6"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 6"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 6"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 6"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 6"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 6"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 6"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="19" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Subtle Emphasis"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="21" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Intense Emphasis"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="31" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Subtle Reference"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="32" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Intense Reference"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="33" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Book Title"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="37" Name="Bibliography"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" QFormat="true" Name="TOC Heading"/&gt;
 &lt;/w:LatentStyles&gt;
&lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 10]&gt;
&lt;style&gt;
 /* Style Definitions */
 table.MsoNormalTable
 {mso-style-name:"Table Normal";
 mso-tstyle-rowband-size:0;
 mso-tstyle-colband-size:0;
 mso-style-noshow:yes;
 mso-style-priority:99;
 mso-style-qformat:yes;
 mso-style-parent:"";
 mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt;
 mso-para-margin-top:0in;
 mso-para-margin-right:0in;
 mso-para-margin-bottom:10.0pt;
 mso-para-margin-left:0in;
 line-height:115%;
 mso-pagination:widow-orphan;
 font-size:11.0pt;
 font-family:"Calibri","sans-serif";
 mso-ascii-font-family:Calibri;
 mso-ascii-theme-font:minor-latin;
 mso-fareast-font-family:"Times New Roman";
 mso-fareast-theme-font:minor-fareast;
 mso-hansi-font-family:Calibri;
 mso-hansi-theme-font:minor-latin;
 mso-bidi-font-family:"Times New Roman";
 mso-bidi-theme-font:minor-bidi;}
&lt;/style&gt;
&lt;![endif]--&gt;

&lt;br /&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;
Ayam yang berasal dari dari Sulawesi ini kini menjadi
fenomena baru di Indonesia, khususnya di kota Semarang. Semarak ayam ketawa di
kota semarang tak lepas dari berdirinya sebuah komunitas ayam ketawa. Komunitas
yang didirikan oleh 4 sekawan (Satria, Andi, Irwan dan Yunus) yang diberi nama
Komunitas Pecinta Ayam Ketawa Semarang (KOPAKAS).&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal"&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiUBBibu6rKatO1PhUsyO-_HyFHyNi3PriO0eLQNEpV80_ikOMMO85IAiNx2ZtxfWLMyw_nlKzV9h-qojDO4Q0WCJxU6xtX6JJlTmNzHdRiXUJCtMJtq3hIuVvioOCOSmQ6gqNrG8me1O4/s1600/pendiri+kopakas.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="246" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiUBBibu6rKatO1PhUsyO-_HyFHyNi3PriO0eLQNEpV80_ikOMMO85IAiNx2ZtxfWLMyw_nlKzV9h-qojDO4Q0WCJxU6xtX6JJlTmNzHdRiXUJCtMJtq3hIuVvioOCOSmQ6gqNrG8me1O4/s320/pendiri+kopakas.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;
Komunitas ini berdiri sejak
September 2013 yg awalnya Cuma kumpul-kumpul sesama penghobi ayam ketawa dan
akhirnya terbentuklah sebuah komunitas ini. Dari awal terbentuknya Komunitas
Pecinta Ayam Ketawa Semarang ini bertujuan untuk menghimpun dan mempersatukan
para penghobi maupun para peternak ayam ketawa di wilayah Semarang dan
sekitarnya. Hingga saat ini anggota KOPAKAS sudah tersebar di beberapa daerah
di sekitar &lt;span style="mso-spacerun: yes;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;Semarang, antara lain Kendal,
Gubug, Salatiga, Ungaran, Pati, Tasikmalaya dan bahkan ada perwakilan Kopakas
di Jakarta.&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&amp;nbsp;&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhm8ukyA-gIKapfCzxooUwKAUlcSIHd64kkY8FwSHVFjyDITTlfgAxH7YPpPM4BBqcE0DvlSBujGMvv0gOBWa4zqy5hApRBBJvrYPmxgZM5TPnP9Gi05DsBBFVCfKwUGGBaiMXmuZWaLtU/s1600/kebersamaan.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="344" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhm8ukyA-gIKapfCzxooUwKAUlcSIHd64kkY8FwSHVFjyDITTlfgAxH7YPpPM4BBqcE0DvlSBujGMvv0gOBWa4zqy5hApRBBJvrYPmxgZM5TPnP9Gi05DsBBFVCfKwUGGBaiMXmuZWaLtU/s640/kebersamaan.jpg" width="640" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;
&amp;nbsp;Beberapa prestasi di ajang Kontes ayam ketawa tingkat
nasional juga sudah berhasil didapatkan. Yang baru saja diikuti yaitu kontes
ayam ketawa nasional di Wonosobo. Dari Kopakas sendiri ada Pak Nono, Dede, Satria juga Tores yg berhasil membawa pulang tropy.&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEicFMEVnGG3uHdi8J8fGGI0ie1vD6IEOLNf6SDdmmCQkLkAHB93RUxGeFrp1Tq_k-xVFHSNVHVUimd5iuSWHiO5aRHCRu1da0EYVfdUMjUEC_vlFybS-ATSWsmKJOv8n2511-zAouMtDBA/s1600/prestasi.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="512" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEicFMEVnGG3uHdi8J8fGGI0ie1vD6IEOLNf6SDdmmCQkLkAHB93RUxGeFrp1Tq_k-xVFHSNVHVUimd5iuSWHiO5aRHCRu1da0EYVfdUMjUEC_vlFybS-ATSWsmKJOv8n2511-zAouMtDBA/s640/prestasi.jpg" width="640" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal"&gt;
&amp;nbsp; &lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Kegiatan rutin lainnya yang dilakukan komunitas ini adalah acara ngumpul dan nengger bareng di jalan Pahlawan Semarang setiap minggu pagi yg dihadiri oleh para anggota Komunitas Pecinta Ayam Ketawa Semarang (KOPAKAS).&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj3HgTomeaZnWiRbFnEzZQAC1Z0KF-oIgy5z0EHOv6pkXIWUoXf2diB8pBhWzf-UzvN8tY1hDuth7_nTwkwyypmSW5RzlukIoEbYL8nCoqm4U0riXDEd7PK2_2c6kSJ4Y6OUtyEU7pbaRc/s1600/1900798_845955088754258_337674046_o.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="480" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj3HgTomeaZnWiRbFnEzZQAC1Z0KF-oIgy5z0EHOv6pkXIWUoXf2diB8pBhWzf-UzvN8tY1hDuth7_nTwkwyypmSW5RzlukIoEbYL8nCoqm4U0riXDEd7PK2_2c6kSJ4Y6OUtyEU7pbaRc/s640/1900798_845955088754258_337674046_o.jpg" width="640" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal"&gt;
&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiuIWffY7yvtdKemwl1fL3-R75g3SBPnT9Szvv7cDn96nbLiEz4qA_GOTYwbWohkH8m95ZfEIFB3nM_wAnXBatspkmBZgSA4brfBiBlLRpAfftKA2fWjlLLaLehKrj-Pl8xWPoe0L6DDck/s1600/smiley-face-clip-art-thumbs-up-clipart-two-thumbs-up-happy-smiley-emoticon-512x512-eec6.png" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="167" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiuIWffY7yvtdKemwl1fL3-R75g3SBPnT9Szvv7cDn96nbLiEz4qA_GOTYwbWohkH8m95ZfEIFB3nM_wAnXBatspkmBZgSA4brfBiBlLRpAfftKA2fWjlLLaLehKrj-Pl8xWPoe0L6DDck/s200/smiley-face-clip-art-thumbs-up-clipart-two-thumbs-up-happy-smiley-emoticon-512x512-eec6.png" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;BRAVO AYAM KETAWA INDONESIA....&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal"&gt;
&lt;b&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal"&gt;
&lt;b&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;BRAVO KOPAKAS......&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiUBBibu6rKatO1PhUsyO-_HyFHyNi3PriO0eLQNEpV80_ikOMMO85IAiNx2ZtxfWLMyw_nlKzV9h-qojDO4Q0WCJxU6xtX6JJlTmNzHdRiXUJCtMJtq3hIuVvioOCOSmQ6gqNrG8me1O4/s72-c/pendiri+kopakas.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Persib Bandung Juara Piala Presiden 2015</title><link>http://blogku-007.blogspot.com/2015/10/persib-bandung-juara-piala-presiden-2015.html</link><category>liga indonesia</category><category>sepakbola</category><category>sepakbola indonesia</category><author>noreply@blogger.com (kurcaci pribumi)</author><pubDate>Sun, 18 Oct 2015 21:51:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4336628676759234663.post-5345769595249399236</guid><description>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjO0uhkW_CgR_M3zkIoFIV8UCL31wmSasVz3PkrCCJjOM9bRL1QVPvqhMZ5WiQQY2A2lpsalYRyOsKQxb9EzhiGRfChzXGPj-DkWS7XFedFgakihyphenhyphenunbT8OI9kXER2AgRZ7SH827gubNjM/s1600/konateisi.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="218" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjO0uhkW_CgR_M3zkIoFIV8UCL31wmSasVz3PkrCCJjOM9bRL1QVPvqhMZ5WiQQY2A2lpsalYRyOsKQxb9EzhiGRfChzXGPj-DkWS7XFedFgakihyphenhyphenunbT8OI9kXER2AgRZ7SH827gubNjM/s320/konateisi.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;b&gt;Jakarta &lt;/b&gt;- Persib Bandung berhasil menjuarai turnamen Piala Presiden setelah di babak final, Minggu (18/10/2015) malam, mengalahkan Sriwijaya FC dengan skor 2-0. Gol-gol juara ISL 2014 itu tercipta di babak pertama. Gol pertama dicetak Achmad Jufriyanto saat pertandingan baru berjalan tujuh menit, melalui tendangan bebas dari luar kotak penalti. Gol kedua dihasilkan Makan Konate di menit 45, lewat tendangan keras kaki kiri dari jarak dekat.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;
Sriwijaya FC, walaupun lebih mendominasi babak kedua, gagal memaksimalkan sejumlah peluangnya untuk menjadi gol. Mereka pun harus mengakui keunggulan Persib di final turnamen yang digelar oleh Mahaka Sports &amp;amp; Entertainment itu.&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Selain mendapat trofi, tim juara berhak atas hadiah uang total sebesar Rp 3 miliar . Sedangkan tim runner-up diganjar Rp 2 miliar. Pertandingan yang dihelat di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, ini disaksikan langsung oleh Presiden RI Joko Widodo, Ketua DPR RI Setya Novanto, Menpora Imam Nahrawi, Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama, Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan, Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin, dan Walikota Bandung Ridwan Kamil.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;
Jalannya pertandingan SFC membuat peluang pertama di menit ketiga. Dari serangan balik, Titus Bonai melepaskan crossing dari sayap kiri, yang bisa disambar Musafri di tian jauh. Namun tendangan voli Musafri keras menerpa sisi luar gawang I Made Wirawan. Empat menit berselang Persib melakukan serangan dan memperoleh hadiah tendangan bebas di depan kotak penalti SFC. Jufriyanto melakukan free kick langsung dengan mengarahkan tendangan datar. Bola menembus pagar betis SFC, membentur kaki seorang pemain, sehingga arahnya berbelok, yang mengakibatkan Dian Agus terlanjur salah antisipasi. Walaupun sudah berusaha, tapi ia tak berhasil mencegah bola masuk ke gawangnya.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;
Unggul 1-0 membuat Persib semakin nyaman untuk mendominas permainan. Di menit 14, sebuah tendangan bebas Firman Utina dapat disambar dengan leluasa oleh Jufri di depan gawang, tapi tandukannya sedikit melenceng. Lima menit kemudian, tembakan Zulham Zamrun dari sisi kiri gawang SFC, masih bisa ditepis Dian Agus.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;
"Laskar Wong Kito" perlahan-lahan bangkit dan mulai menguasai permainan di 15 menit terakhir babak pertama. Tibo kerap membahayakan pertahanan Persib lewat crossing-crossing-nya di sayap kiri. Mereka mengombinasi serangannya dari tengah. Namun, sampai babak pertama selesai mereka tak bisa membongkar pertahanan Persib.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgXk-zvUdDUayh3rWg9-relXnhUTxnDYuStQ3ccsDrOC6FhGtQeCzs_F1IPLeNYjTLC6GthQATm5x5v82_b5yKrtlOxQA_wmX3p9-o22LOoxfgRtv9zdL5K7hpM5U3RPN8RckZpVlRDNAQ/s1600/finalPP02.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="208" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgXk-zvUdDUayh3rWg9-relXnhUTxnDYuStQ3ccsDrOC6FhGtQeCzs_F1IPLeNYjTLC6GthQATm5x5v82_b5yKrtlOxQA_wmX3p9-o22LOoxfgRtv9zdL5K7hpM5U3RPN8RckZpVlRDNAQ/s320/finalPP02.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Di babak kedua permainan SFC semakin baik. Mereka mengubah strateginya secara signifikan. Tim asuhan Benny Dollo ini sangat baik dalam melakukan intersep untuk melakukan serangan balasan ke wilayah pertahanan Persib. Di menit 48 Patrich Wanggai melepaskan tembakan, tapi arahnya melambung. Di menit 56, giliran tendangan Wildansyah dapat diredam kiper I Made Wirawan. Semenit kemudian, sundulan Syakir Sulaiman masih melebar di sisi kanan gawang Persib.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;
Sriwijaya terus menekan Persib dan balik mendominasi lawannya itu sampai pertengahan babak kedua. Hanya saja, barisan belakang Persib terlanjut solid, dan semakin memahami gaya penyerangan Sriwijaya.&lt;br /&gt;
Permainan mengendur di 10 menit terakhir. Persib sempat membuat sebuah peluang melalui tendangan jarak jauh Zulham yang masih bisa ditepis kiper Dian Agus. Namun, hingga peluit panjang berbunyi, tak ada gol lagi yang tercipta. Skor akhir 2-0 untuk Persib.&lt;/div&gt;
</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjO0uhkW_CgR_M3zkIoFIV8UCL31wmSasVz3PkrCCJjOM9bRL1QVPvqhMZ5WiQQY2A2lpsalYRyOsKQxb9EzhiGRfChzXGPj-DkWS7XFedFgakihyphenhyphenunbT8OI9kXER2AgRZ7SH827gubNjM/s72-c/konateisi.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Bisikan ‘Maut’ Bikin Pria Makin Garang</title><link>http://blogku-007.blogspot.com/2015/02/bisikan-maut-bikin-pria-makin-garang.html</link><category>entertainment</category><author>noreply@blogger.com (kurcaci pribumi)</author><pubDate>Fri, 27 Feb 2015 07:00:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4336628676759234663.post-8896438564515097320</guid><description>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgkPZUuJhJaBM7IAzoVKW1U_oiT-t4oOv715kqWIJFVVIUoIUSF6YotIzVmGeQPpxkDoOUsM-nSrJq-mzlgb45UxoVx5BckERp5_qfQi02QfYaF_8qDZdyVhuCt9HoyPdbVeodFPlasqT0/s1600/6-cara-memuaskan-pria-tanpa-seks.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgkPZUuJhJaBM7IAzoVKW1U_oiT-t4oOv715kqWIJFVVIUoIUSF6YotIzVmGeQPpxkDoOUsM-nSrJq-mzlgb45UxoVx5BckERp5_qfQi02QfYaF_8qDZdyVhuCt9HoyPdbVeodFPlasqT0/s1600/6-cara-memuaskan-pria-tanpa-seks.jpg" height="160" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;b&gt;Banyak &lt;/b&gt;yang berpikir penampilan fisik adalah faktor utama yang membuat hubungan seksual menarik. Padahal, kata-kata mesra yang sederhana juga cukup ampuh untuk membangkitkan gairah pasangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Berbicara atau mendengar kata-kata erotis bisa merangsang transmisi dopamin, yang memainkan peran besar dalam rangsangan seksual,” kata Ian Kerner, PhD, penulis ‘Passionista’. “Kata-kata menggoda ini bisa meningkatkan intensitas emosional dan fisik.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selama ini, wanita cenderung tidak percaya diri mengumbar kalimat menggoda terhadap pasangannya. Khawatir membuat pasangan hilang rasa, mereka cenderung lebih memilih diam saat memulai gerakan mesra dengan suami.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti dikutip dari laman Cosmopolitan, Logan Levkoff, PhD, seksolog asal New York City mencontohkan kalimat mesra yang bisa diumbar: “Aku datang.” Ia menyarankan pengucapan itu dengan intonasi menggoda seperti berbisik sambil melakukan gerakan mesra menuju pasangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara Kerner menyarankan kalimat-kalimat jujur atas apa yang diinginkan dari pasangan. Menurutnya, pria merasa dihargai dengan kalimat seperti, “Aku suka kalau kamu … (sebut keinginan Anda).”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kerner mengatasi, kemesraan verbal cukup ampuh untuk memaksimalkan kenikmatan seksual. “Ini seperti makan makanan lezat, berbicara tentang bagaimana lezatnya suatu menu istimewa melalui bagian tubuh pasangan. Ini juga bisa membuat fantasi bekerja,” ujarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;sumber: http://berita.suaramerdeka.com/entertainment/&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;
</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgkPZUuJhJaBM7IAzoVKW1U_oiT-t4oOv715kqWIJFVVIUoIUSF6YotIzVmGeQPpxkDoOUsM-nSrJq-mzlgb45UxoVx5BckERp5_qfQi02QfYaF_8qDZdyVhuCt9HoyPdbVeodFPlasqT0/s72-c/6-cara-memuaskan-pria-tanpa-seks.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Titik Sensitif Pembakar Gairah Wanita</title><link>http://blogku-007.blogspot.com/2015/02/titik-sensitif-pembakar-gairah-wanita.html</link><category>entertainment</category><author>noreply@blogger.com (kurcaci pribumi)</author><pubDate>Fri, 27 Feb 2015 06:49:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4336628676759234663.post-4579481099988066856</guid><description>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;b&gt;&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjP4aUGu-X6BT9sEYEsteIvt1HZ7hnCr3xQTfeFoEiDMuFne8ngNO0Jyc2qLLd4wfpN55DBanJa-vXUjeI8tV2N2iQWRKcWqwZsN-hWyK6pGtDzPYafamm2qhtGUwYw6LyozVX6gGBeAIg/s1600/wanita.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjP4aUGu-X6BT9sEYEsteIvt1HZ7hnCr3xQTfeFoEiDMuFne8ngNO0Jyc2qLLd4wfpN55DBanJa-vXUjeI8tV2N2iQWRKcWqwZsN-hWyK6pGtDzPYafamm2qhtGUwYw6LyozVX6gGBeAIg/s1600/wanita.jpg" height="320" width="289" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;b&gt;TIDAK&lt;/b&gt; hanya area kewanitaan atau payudara saja Bagian sensitif wanita, Ada titik-titik lain yang bisa membuat wanita bergairah saat mendapat sentuhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketahui beberapa titik-titik tersebut dan arahkan pasangan agar menyentuhnya secara lembut untuk meningkatkan kualitas hubungan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Rambut&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Wanita memang sangat menyukai jika pasangan membelai rambut dengan lembut. Sentuhan hangat pada kepala dan rambut bisa menghilangkan stres dengan sangat efektif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Tengkuk&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Pada zaman Jepang kuno, bagian belakang leher wanita dianggap sangat menarik oleh pria. Karena bagian tersebut merupakan area erotis yang tidak tertutup kimono yang rumit. Saat ini area tengkuk sudah jarang dieksplorasi oleh kaum adam, padahal sentuhan dan ciuman di bagian tersebut sangat menggairahkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Punggung&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Mayoritas wanita menyukai sentuhan di bagian punggung, apalagi jika disertai dengan gerakan mengusap yang lembut. Hal ini bisa sangat menenangkan sekaligus menggairahkan. Jadi, mengapa tidak memasukkan gerakan ini ke dalam rutinitas foreplay. Ciuman dan sentuhan pada punggung dengan lembut dan menggoda bisa membakar gairah wanita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Daun telinga&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Telinga adalah bagian paling erotis dari tubuh wanita. Sentuhan dan ciuman di telinga akan membuat gairah bercinta meningkat drastis. Apalagi jika hal itu disertai dengan bisikan kata-kata manis yang tulus dari pasangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;sumber: http://berita.suaramerdeka.com/entertainment/&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjP4aUGu-X6BT9sEYEsteIvt1HZ7hnCr3xQTfeFoEiDMuFne8ngNO0Jyc2qLLd4wfpN55DBanJa-vXUjeI8tV2N2iQWRKcWqwZsN-hWyK6pGtDzPYafamm2qhtGUwYw6LyozVX6gGBeAIg/s72-c/wanita.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Dikalahkan Malaga, Barcelona Gagal Dekati Real Madrid</title><link>http://blogku-007.blogspot.com/2015/02/dikalahkan-malaga-barcelona-gagal.html</link><category>berita sepakbola</category><category>liga spanyol</category><category>sepakbola</category><author>noreply@blogger.com (kurcaci pribumi)</author><pubDate>Sun, 22 Feb 2015 06:46:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4336628676759234663.post-6307806580079835194</guid><description>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;b&gt;&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjLdouoirUrsqmO4OtYuH4ZyZImQ_n-7ILiiV_IdDps2UVbPP0dIUhOS3Ov9TppMs7w9V1g5VAxXLzsGCDeLIfT95-JWzBJCLU8aJcnoD7UTkf5hQJGht4huFYFcRYBu_NDFKpOQwLSXBE/s1600/bar-mal.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjLdouoirUrsqmO4OtYuH4ZyZImQ_n-7ILiiV_IdDps2UVbPP0dIUhOS3Ov9TppMs7w9V1g5VAxXLzsGCDeLIfT95-JWzBJCLU8aJcnoD7UTkf5hQJGht4huFYFcRYBu_NDFKpOQwLSXBE/s1600/bar-mal.jpg" height="192" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;b&gt;BARCELONA, blogku-007&lt;/b&gt; – Hasil mengecewakan harus diterima Barcelona dalam lanjutan La Liga usai kalah tipis 0-1 kala menjamu Malaga di Camp Nou, Sabtu (21/2). Tampil dominan, Barcelona harus kalah melalui gol tunggal Malaga yang dicetak Juanmi pada menit ketujuh babak pertama.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bermain di kandang sendiri, Barcelona dikejutkan Malaga pada menit ketujuh dan langsung berbuah gol yang dibuat oleh Juanmi. Diawali bola panjang dari Idriss Kameni mengarah ke pertahanan Barca dan gagal dihalau Dani Alves dengan sempurna. Hal itu langsung dimaksimalkan Juanmi guna membobol gawang Barcelona kawalan Claudio Bravo.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tertinggal gol cepat, Barca berupaya membombardir pertahanan tim tamu namun selalu gagal karena Malaga langsung bertahan total, dengan menempatkan nyaris 10 pemain di dekat kotak penalti. Menit 33, umpan Ricardo Horta nyaris dikonversi menjadi gol kembali oleh Juanmin, dan untungnya, Bravo bisa menepis sepakan Juanmi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Malaga punya peluang lagi di menit ke-37 lewat sepakan akrobatik Rosales Roberto tapi Bravo mampu mengamankannya. Skor 1-0 bertahan untuk keunggulan Malaga di babak pertama. Di babak kedua Barca masih tetap kesulitan mengembangkan permainan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Peluang yang membahayakan gawang Malaga baru tercipta di menit ke-86 ketika umpan terobosan Ivan Rakitic disambut sepakan Pedro Rodriguez, tapi masih menyamping di sisi gawang. Suarez punya kans di menit ke-91 tapi tembakan kerasnya masih tepat di pelukan Kameni.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hingga peluit panjang wasit berbunyi, skor 1-0 tetap untuk kemenangan Malaga. Kekalahan kedua di kandang musim ini membuat Barca gagal menyalip Real Madrid di puncak klasemen.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pasukan Luis Enrique masih tertahan di posisi kedua dengan selisih satu poin, yang mana bisa melebar andaikan Madrid mengalahkan Elche besok. Sementara itu tambahan tiga angka membuat Malaga kokoh di posisi ketujuh dengan 38 poin.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;i&gt;sumber: http://berita.suaramerdeka.com/bola/&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjLdouoirUrsqmO4OtYuH4ZyZImQ_n-7ILiiV_IdDps2UVbPP0dIUhOS3Ov9TppMs7w9V1g5VAxXLzsGCDeLIfT95-JWzBJCLU8aJcnoD7UTkf5hQJGht4huFYFcRYBu_NDFKpOQwLSXBE/s72-c/bar-mal.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Akhiri Puasa Gol, Ronaldo Samai Rekor Raul dan Messi</title><link>http://blogku-007.blogspot.com/2015/02/akhiri-puasa-gol-ronaldo-samai-rekor.html</link><category>berita sepakbola</category><category>sepakbola</category><author>noreply@blogger.com (kurcaci pribumi)</author><pubDate>Thu, 19 Feb 2015 19:55:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4336628676759234663.post-6494501907839897683</guid><description>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;b&gt;&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjOwJyyf1_93vpX6-kaahRyLVxuX4VU12REWELroF4DIe56gr8CSm1uAsomvehf39-h7tBpDYLZ8tOZ4cB8WOH6-uJQgFxSEfW0oc40YmFOUDeIj75oewHFlrH_-GhCG1LVu1-ouMqmxqU/s1600/ronaldo-AP.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjOwJyyf1_93vpX6-kaahRyLVxuX4VU12REWELroF4DIe56gr8CSm1uAsomvehf39-h7tBpDYLZ8tOZ4cB8WOH6-uJQgFxSEfW0oc40YmFOUDeIj75oewHFlrH_-GhCG1LVu1-ouMqmxqU/s1600/ronaldo-AP.jpg" height="192" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;b&gt;GELSENKIRCHEN, blogku-007&lt;/b&gt; – Puasa gol Cristiano Ronaldo akhirnya berakhir setelah dia mencetak satu gol ke gawang Schalke 04 di leg pertama babak 16 Besar Liga Champions. Satu gol itu membuat Ronaldo mencetak 76 gol di seluruh kompetisi Eropa yang membuatnya sejajar dengan Messi dan Raul.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Dia bikin gol, dia bermain baik, dan mencetak assist. Cristiano is back. Hari ini kami butuh pertandingan seperti ini, dengan sikap para pemain seperti itu, pertandingan yang bagus. Segalanya berjalan baik,” puji pelatih Madrid, Carlo Ancelotti, seperti dikutip Reuters.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam laga di Veltins Arena, Kamis (19/2) dini hari, gol Ronaldo terjadi usai dia mengonversi bola crossing Dani Carvajal di menit ke-26 dengan tandukannya. Gol kedua Madrid dibuat di menit ke-79 lewat kaki Marcelo meneruskan umpan Ronaldo.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Satu gol dan satu assist Ronaldo seperti membayar tuntas segala kritik yang mengarah kepadanya, terutama setelah pemain 30 tahun itu puasa gol selama nyaris lima jam atau tepatnya 4 jam 59 menit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terakhir kali Ronaldo bikin gol sebelum ini adalah ke gawang Getafe pada 18 Januari atau sebulan lalu di mana dua gol dibuatnya dalam kemenangan Madrid dengan skor 3-0.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Satu gol itu juga membuat Ronaldo membukukan sejumlah rekor yakni menjadi pemain dengan jumlah gol terbanyak di fase gugur Liga Champions yakni 35, serta sudah membuat 58 gol dari 58 penampilan bersama Los Merengues di kompetisi ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;i&gt;sumber: http://berita.suaramerdeka.com/bola/&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjOwJyyf1_93vpX6-kaahRyLVxuX4VU12REWELroF4DIe56gr8CSm1uAsomvehf39-h7tBpDYLZ8tOZ4cB8WOH6-uJQgFxSEfW0oc40YmFOUDeIj75oewHFlrH_-GhCG1LVu1-ouMqmxqU/s72-c/ronaldo-AP.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Busyro Yakin Penyidikan Kasus BG Tidak Akan Berhenti</title><link>http://blogku-007.blogspot.com/2015/02/busyro-yakin-penyidikan-kasus-bg-tidak.html</link><category>nasional</category><author>noreply@blogger.com (kurcaci pribumi)</author><pubDate>Thu, 19 Feb 2015 19:44:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4336628676759234663.post-1676543646868679720</guid><description>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;b&gt;&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiRv40gIeumvwxK-6P8AjaeZ89_Jw4R5F3-asQC7YCYcp8tQej6sKFd7XFAG2-8m16F0dd8xbhv951W9KfGaE71VyztwADrCyxtOfZdY5nCziw5Cn2PMWoDEEJMVEGb_uZ0M9L4UM1z_T4/s1600/bg.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiRv40gIeumvwxK-6P8AjaeZ89_Jw4R5F3-asQC7YCYcp8tQej6sKFd7XFAG2-8m16F0dd8xbhv951W9KfGaE71VyztwADrCyxtOfZdY5nCziw5Cn2PMWoDEEJMVEGb_uZ0M9L4UM1z_T4/s1600/bg.jpg" height="192" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;b&gt;SLEMAN, blogku-007&lt;/b&gt; – Mantan pimpinan KPK, Busyro Muqoddas meyakini penyidikan kasus yang menjerat Komjen Budi Gunawan tidak akan berhenti hanya karena putusan praperadilan. Apalagi unsur ketidakprofesionalan dalam putusan itu sangat kentara, sehingga tidak akan sulit bagi MA untuk menganulirnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Saya yakin KPK akan segera mengajukan PK. Saya ikut terlibat dalam penyusunan kode etik yang menjadi komitmen antara KY dan MA, sehingga bisa menilai unsur tidak profesional dalam putusan itu sangat kelihatan,” tegas Busyro, usai acara diskusi Institute for Research and Empowerment (IRE) di Joglo Winasis Sleman, Kamis (19/2).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penyelesaian kasus BG itu, menurut dia, menjadi bagian dari tanggung jawab Plt pimpinan KPK yang baru saja ditunjuk oleh Presiden. Di lain sisi, putusan praperadilan BG itu membuktikan masih kokohnya mafia peradilan sehingga menjadi tugas KY dan MA untuk menyelesaikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menyikapi konflik antara KPK dan Polri yang terus berulang, Busyro menilai ke depan perlu dipertimbangkan pembagian tugas yang jelas antara dua institusi itu, khususnya menyangkut penanganan kasus korupsi. Tujuannya tidak hanya untuk menjaga marwah kepolisian tapi juga lembaga penegak hukum dalam lingkup yang luas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Sebaiknya perkara korupsi diserahkan saja kepada kejaksaan dan KPK. Itu pun perlu kluster, minimal seperti yang sudah berjalan sekarang yakni KPK menangani kasus yang nilai kerugiannya diatas Rp 1 miliar,” kata Busyro.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;i&gt;sumber: http://berita.suaramerdeka.com/&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiRv40gIeumvwxK-6P8AjaeZ89_Jw4R5F3-asQC7YCYcp8tQej6sKFd7XFAG2-8m16F0dd8xbhv951W9KfGaE71VyztwADrCyxtOfZdY5nCziw5Cn2PMWoDEEJMVEGb_uZ0M9L4UM1z_T4/s72-c/bg.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Kutu Vespa Tebarkan Virus Safety Riding di Touring Perdana</title><link>http://blogku-007.blogspot.com/2015/01/kutu-vespa-tebarkan-virus-safety-riding.html</link><category>gaya hidup</category><author>noreply@blogger.com (kurcaci pribumi)</author><pubDate>Wed, 21 Jan 2015 10:36:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4336628676759234663.post-6026438854412209459</guid><description>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;b&gt;&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiywxXqowMqeUpODAbrtvBKq6cUnKkKbEPpnIJD68mdaDEbUk8a-h7IHV05VjMGJmfy5gAIy4H-ts-Odj7JuqxCAUFPC8NIBJhYqoYiRzBl0Z0PA-sKDh8RCBKvqr9BZVBDWx6WH7VMoCs/s1600/Bromo11.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiywxXqowMqeUpODAbrtvBKq6cUnKkKbEPpnIJD68mdaDEbUk8a-h7IHV05VjMGJmfy5gAIy4H-ts-Odj7JuqxCAUFPC8NIBJhYqoYiRzBl0Z0PA-sKDh8RCBKvqr9BZVBDWx6WH7VMoCs/s1600/Bromo11.jpg" height="192" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;b&gt;blogku-007&lt;/b&gt; - Lahir dari rasa bosan akan kemacetan ibukota Jakarta, membuat komunitas Kutu Vespa (Kuves) kompak menggunakan vespa sebagai alat transportasi sehari-hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahkan, Kuves yang berdiri pada tanggal 17 Agustus 2014 lalu, baru saja menyelesaikan misi mereka. Yakni touring dengan waktu tempuh 1.100 km, mengambil rute Madura – Surabaya – Bromo – Malang – Madiun – Sarangan – Tawangmangu – Karanganyar – Solo – dan berakhir di Semarang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Touring ini sebenarnya untuk menambah kekompakan dari teman-teman Kuves sendiri sekaligus silaturahmi kepada komunitas vespa di kota-kota yang kami singgahi. Namun visi misi kami yang utama ialah ingin mengajarkan keselamatan dalam berkendara kepada masyarakat dan komunitas apapun,” ujar Sentot.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Melalui kampanye ini, diharapkan dapat meningkatkan kesadaran berlalu lintas yang baik bagi para pencinta otomotif dan masyarakat pada umumnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Sebab, saat ini angka kecelakaan lalu lintas para pengguna sepeda motor masih cukup tinggi,” jelas Kapten Soe.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak ada kendala berlebih yang dialami 20 peserta selama lima hari perjalanan. Sebab Kuves dibantu satu mobil mekanik dari Motratifo, bengkel khusus vespa dari Pamulang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Mesin tidak ada masalah. Kendala paling cuaca, ya. Kita sempat menginap di salah satu kota karena hujan deras. Itu yang bikin molor di jalan, selebihnya lancar,” ujar Sentot, salah seorang Leader Kuves.&lt;br /&gt;Kesan bangga juga dirasakan para penggemar scooter Italia itu, tatkala mereka sukses menjadi yang pertama sanggup naik ke Bromo menggunakan motor matic.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Bangga, karena semua orang belum tentu bisa sampai puncak Bromo naik vespa modern ini,” tambah Sentot.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sentot juga mengungkapkan terima kasih kepada komunitas vespa di Semarang, salah satunya Modern Vespa (MOVE) Semarang atas sambutannya. Bahkan, dari silaturahmi ini Kuves berencana akan membuka chapter-chapter di tiap kota.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;i&gt;sumber: http://berita.suaramerdeka.com/&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiywxXqowMqeUpODAbrtvBKq6cUnKkKbEPpnIJD68mdaDEbUk8a-h7IHV05VjMGJmfy5gAIy4H-ts-Odj7JuqxCAUFPC8NIBJhYqoYiRzBl0Z0PA-sKDh8RCBKvqr9BZVBDWx6WH7VMoCs/s72-c/Bromo11.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Sidang Perdana FPI Vs Ahok, Habib Novel Dijerat Pasal Berlapis</title><link>http://blogku-007.blogspot.com/2015/01/sidang-perdana-fpi-vs-ahok-habib-novel.html</link><category>nasional</category><author>noreply@blogger.com (kurcaci pribumi)</author><pubDate>Wed, 21 Jan 2015 10:07:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4336628676759234663.post-4875840837933763035</guid><description>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;b&gt;&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjOvceQeNS9YadwCeLWHstSxOdIMKIZ7Sf2oxxDBAnPZCN5O_tb8PYFkbCzN-R8tIrItKIn33hbYHeyHF3qDVtp6aOPnoHJWMz35MT_L_vCX0stkkwxWgpeBxZcdJtS0ape5KlYtMUPiOA/s1600/massa-fpi-saat-berunjuk-rasa-di-depan-istana-negara.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjOvceQeNS9YadwCeLWHstSxOdIMKIZ7Sf2oxxDBAnPZCN5O_tb8PYFkbCzN-R8tIrItKIn33hbYHeyHF3qDVtp6aOPnoHJWMz35MT_L_vCX0stkkwxWgpeBxZcdJtS0ape5KlYtMUPiOA/s1600/massa-fpi-saat-berunjuk-rasa-di-depan-istana-negara.jpg" height="231" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;b&gt;Jakarta&lt;/b&gt; - Pengadilan Negeri Jakarta Pusat (PN Jakpus) akan menggelar sidang kerusuhan FPI Vs Ahok dengan terdakwa Habib Novel Bamukmin yang diduga sebagai dalang kerusuhan. Habib dijerat pasal berlapis dalam dakwaannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Pasalnya ada banyak, untuk primernya pasal 170 KUHP tentang Pengeroyokan, selanjutnya pasal 160 KUHP tentang Penghasutan dan Provokasi. Ada juga pasal 214 tentang Perlawanan terhadap Petugas," ujar Kasie Pidum Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat (Kejari Jakpus), Agus Setiadi, saat dikonfirmasi, Rabu (21/1/2015).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurutnya pasal yang diterapkan kepada Habib Novel dan tersangka lainnya berbeda. Alasannya, Habib Novel dituduh bersama Habib Syahab dituduh sebagai pihaknya paling bertanggung jawab atas kerusuhan FPI Vs Ahok Oktober 2014 lalu. Dalam kerusuhan itu, polisi menetapkan 17 tersangka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Berkas untuk Habib NB dengan tersangka lain berbeda," ucapnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terkait pengamanan sidang hari ini, Agus mengatakan pihaknya sudah koordinasi dengan kepolisian. Dia berharap agar sidang berjalan lancar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kita sudah koordinasikan dengan kepolisian untuk pengamanan. Apakah penambahan pasukan itu tergantung kondisi di lapangan," ujarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sidang Habib Novel sedianya akan digelar pukul 10.00 WIB, hari ini di ruang utama sidang PN Jakpus. Ketua majelis rencananya akan dipimpin hakim Iim Nurohim.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam perkara ini, para tersangka dijerat dengan Pasal 170 KUHP tentang pengeroyokan secara bersama-sama terhadap orang atau barang, dan atau Pasal 160 KUHP tentang penghasutan dan atau Pasal 214 KUHP tentang melawan petugas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;i&gt;sumber: http://detik.com/&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjOvceQeNS9YadwCeLWHstSxOdIMKIZ7Sf2oxxDBAnPZCN5O_tb8PYFkbCzN-R8tIrItKIn33hbYHeyHF3qDVtp6aOPnoHJWMz35MT_L_vCX0stkkwxWgpeBxZcdJtS0ape5KlYtMUPiOA/s72-c/massa-fpi-saat-berunjuk-rasa-di-depan-istana-negara.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Nasib 3 Klub Peserta ISL 2015 Ditentukan Akhir Bulan</title><link>http://blogku-007.blogspot.com/2015/01/nasib-3-klub-peserta-isl-2015.html</link><category>liga indonesia</category><category>sepakbola</category><author>noreply@blogger.com (kurcaci pribumi)</author><pubDate>Wed, 21 Jan 2015 09:51:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4336628676759234663.post-8295513696952846209</guid><description>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;b&gt;&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh_GZtbCD3bN_CxlincczTDGcllbkCwJFhNceuqC5lyku9BwmkO9HplO2opGH4VMRV9my6JHA20m0TaZvcVOOEwSTNVdXBc4WqVDugAYr1O8nLkb9fdnvlctHuOTsfFkcUHMiIBqGBeK3E/s1600/liga-nusantara-1.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh_GZtbCD3bN_CxlincczTDGcllbkCwJFhNceuqC5lyku9BwmkO9HplO2opGH4VMRV9my6JHA20m0TaZvcVOOEwSTNVdXBc4WqVDugAYr1O8nLkb9fdnvlctHuOTsfFkcUHMiIBqGBeK3E/s1600/liga-nusantara-1.jpg" height="192" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;b&gt;JAKARTA, blogku-007&lt;/b&gt; - PT Liga Indonesia (LI) belum memutuskan nasib Persebaya Surabaya, PSM Makassar dan Persija Jakarta, apakah diikutkan kompetisi Indonesia Super League (ISL) 2015 atau tidak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hasil rapat pleno PT LI yang digelar di Jakarta, Selasa (20/1), nasib ketiga klub itu akan dibawa pada Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) pada 31 Januari mendatang. Operator kompetisi tersebut tak berani mengambil putusan tegas, padahal sudah melakukan verifikasi mulai finansial sampai infrastruktur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Ketiga klub ini masih butuh pendalaman lagi. Putusannya akan diambil melalui RUPS (Rapat Umum Pemegang Saham) PT Liga pada 31 Januari nanti,” ujar Sekretaris PT LI Tigorshalom Boboy.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Tigor, putusan dilimpahkan pada RUPS yang akan dihadiri peserta ISL 2015 karena ketiga klub tersebut memiliki masalah berbeda. PSM bermasalah dengan adanya pergantian manajemen baru. PT LI dan PSSI tak bisa langsung menerima perubahan manajemen tanpa adanya dokumen legalitas sebelumnya. Apalagi, status PSM sudah menjadi PT. Untuk kasus PSM, PT LI akan menyurati agar masalah mereka segera diselesaikan dalam waktu satu pekan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara, Persebaya dan Persija belum menyerahkan laporan rinci terkait utang kepada pemain dan ofisial tim. Persebaya masih memiliki utang sebesar Rp 2,7 miliar. Adapun untuk Persija, laporan ke PT LI tidak memiliki utang. Namun informasi yang berkembang, Macan Kemayoran masih menunggak utang kepada pemain dan ofisial musim lalu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Persija akhirnya mengakui ada utang setelah kami konfirmasi. Persoalan ini akan kami bawa ke RUPS. Begitu juga dengan Persebaya yang janji akan melunasi awal Februari. Di RUPS, akan buka-bukaan. Utang mereka berapa, kontribusi komersial mereka berapa,” ujar Tigor.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pihaknya sudah menyiapkan opsi jika mereka tidak bisa menyelesaikan masalah, mulai sanksi pembatasan pemain asing, pendaftaran pemain dikurangi, sampai tidak boleh berkompetisi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Untuk penerapannya, kami akan lihat nilai kontrak pemain termasuk jumlah utang, pendapatan mereka musim ini plus kontribusi komersial. Eliminasi dilakukan jika nanti ditemukan ketidakmampuan finansial secara umum seperti utang tinggi sementara dari pemasukan tidak bisa menutupi,” tegasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;i&gt;sumber: http://berita.suaramerdeka.com/&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh_GZtbCD3bN_CxlincczTDGcllbkCwJFhNceuqC5lyku9BwmkO9HplO2opGH4VMRV9my6JHA20m0TaZvcVOOEwSTNVdXBc4WqVDugAYr1O8nLkb9fdnvlctHuOTsfFkcUHMiIBqGBeK3E/s72-c/liga-nusantara-1.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Soal Tim Sembilan, Menpora Imam Nahrawi Dikeroyok Anggota DPR</title><link>http://blogku-007.blogspot.com/2015/01/soal-tim-sembilan-menpora-imam-nahrawi.html</link><category>berita sepakbola</category><category>sepakbola</category><author>noreply@blogger.com (kurcaci pribumi)</author><pubDate>Wed, 21 Jan 2015 09:47:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4336628676759234663.post-2357660968509054269</guid><description>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;b&gt;&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhWEjENIcxvHvn_CRada9mDoJwEfaUdPZ8lie_L45S7aKUnBWNPYWN7vO6w8p-UWJRzfRb2y0Yf48i2nSV26FUOYg_QzoS59Zskor7DEr5mRsxqeH-D25bV6PJMeDMfUHtRsc2sVD2UDBo/s1600/QEMUTHKtWu.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhWEjENIcxvHvn_CRada9mDoJwEfaUdPZ8lie_L45S7aKUnBWNPYWN7vO6w8p-UWJRzfRb2y0Yf48i2nSV26FUOYg_QzoS59Zskor7DEr5mRsxqeH-D25bV6PJMeDMfUHtRsc2sVD2UDBo/s1600/QEMUTHKtWu.jpg" height="229" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;b&gt;JAKARTA, blogku-007&lt;/b&gt; - Tim Sembilan bentukan Kemenpora mendapat sorotan tajam dari kalangan Dewan. Hal itu terlihat saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) antara Kemenpora dengan Komisi X DPR RI di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (20/1) malam. Bahkan, Tim Sembilan yang dipimpin mantan Wakapolri Oegroseno tersebut diminta agar dibubarkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, Menpora Imam Nahrawi memastikan bahwa Tim Sembilan sudah bekerja sesuai jalur dan dilindungi Undang-undang Sistem Keolahragaan Nasional (UU SKN). “Pemerintah punya hak mengawasi seluruh cabang olahraga. Kita dilindungi oleh Undang-undang. Maka kita lakukan sesuai Undang-undang,” ujar Imam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anggota Dewan yang menyoroti pembentukan Tim Sembilan adalah Jefri Riwu Kore dan Muslim. Dua politikus asal Demokrat tersebut meminta Kemenpora tak usah membentuk tim dan langsung tunjuk siapa mafia sepak bola. Mereka juga mempertanyakan dana operasional Tim Sembilan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Tim Sembilan ini bubarkan saja sementara. Bila ada mafia sepak bola, tunjuk saja orangnya, kemudian diproses secara hukum,” kata Jefri Riwu.&amp;nbsp; “Apa Tim Sembilan ini punya anggaran? Pos anggarannya dari mana? Nomenklaturnya dari mana??” tambah Muslim.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara, Imam Nahrawi mengemukakan, pihaknya butuh anggaran sekitar Rp 800 juta untuk membiayai Tim Sembilan. Dana tersebut diambilkan dari pos anggaran di program peningkatan kapasitas organisasi keolahragaan. “Tidak sampai Rp 800 juta?. Itu pun kami awasi dengan ketat,” jelasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Politikus PKB ini juga menjelaskan asal muasal pembentukan Tim Sembilan. Menurut Imam, ada tuntutan publik yang menginginkan adanya reformasi di PSSI akibat skandal sepak bola gajah antara PSIS Semarang dan PSS Sleman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu, Timnas Indonesia tak mampu berprestasi pada Piala AFF 2014 di Vietnam. Bahkan, tuntutan publik sudah ke arah pembekuan PSSI. “Tendensinya bahkan cukup ekstrem yakni pembekuan PSSI,” ujarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut dia, memang sudah saatnya untuk memperbaiki sepak bola Indonesia, mulai dari penyelenggaraan hingga operatornya. Selain itu, transparansi keuangan juga menjadi alasan kenapa Tim Sembilan dibentuk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;i&gt;sumber: http://berita.suaramerdeka.com/&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhWEjENIcxvHvn_CRada9mDoJwEfaUdPZ8lie_L45S7aKUnBWNPYWN7vO6w8p-UWJRzfRb2y0Yf48i2nSV26FUOYg_QzoS59Zskor7DEr5mRsxqeH-D25bV6PJMeDMfUHtRsc2sVD2UDBo/s72-c/QEMUTHKtWu.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Ronaldo Jadikan Persaingan dengan Messi Sebagai Motivasi</title><link>http://blogku-007.blogspot.com/2015/01/ronaldo-jadikan-persaingan-dengan-messi.html</link><category>berita sepakbola</category><category>sepakbola</category><author>noreply@blogger.com (kurcaci pribumi)</author><pubDate>Wed, 21 Jan 2015 09:40:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4336628676759234663.post-8020222717507797042</guid><description>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;b&gt;&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjw46tlYDVzRL-2AvBypYuY1K6BYr2b_HBK2A7f9RmseMYsln9YGHDPBogQbDr8KqxEjGA23kzYrMvLaqCONxellgjSZ4Voh8EFdVhlP6yOqCGbTIv9pE3d93_FcHoxEruLCSN98iPH1SA/s1600/messi-ronaldo.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjw46tlYDVzRL-2AvBypYuY1K6BYr2b_HBK2A7f9RmseMYsln9YGHDPBogQbDr8KqxEjGA23kzYrMvLaqCONxellgjSZ4Voh8EFdVhlP6yOqCGbTIv9pE3d93_FcHoxEruLCSN98iPH1SA/s1600/messi-ronaldo.jpg" height="192" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;b&gt;MADRID, blogku-007&lt;/b&gt; - Cristiano Ronaldo mengakui, jika keberadaan Lionel Messi sebagai rival abadinya selalu dijadikannya motivasi. Maklum Ronaldo selalu mencari motivasi-motivasi baru demi meningkatkan performanya, di samping dia tak pernah puas dengan apa yang sudah didapatnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Mungkin Messi juga berperan dalam memotivasi saya, hal saya terjadi pada pemain lain yang membuat Anda meningkatkan level permainan karena Anda berusaha untuk jadi lebih baik dari mereka. Apapun jenis kompetisinya, itu menambah motivasi saya,” sahut Ronaldo dalam wawancara dengan Majalah France Football.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti diketahui, Messi dan Ronaldo terus terlibat dalam persaingan yang sepertinya tidak akan pernah selesai, kendati keduanya membantah anggapan sudah ada perseteruan abadi.&amp;nbsp; Selain gol-gol dan terpecahkannya rekor-rekor, yang terkini keduanya bersaing sengit dalam pengumpulan gelar pemain terbaik dunia alias FIFA Ballon d’Or.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Messi yang sempat unggul dalam pengumpulan gelar Ballon d’Or kini mulai didekati Ronaldo, di mana skor keduanya adalah 4-3 masih untuk keunggulan si bintang Argentina. Ronaldo sendiri tak menyangkal, persaingan dengan Messi turut menjadi motivasi baginya, sehingga membuat performanya yang luar biasa di tahun 2014, yang berujung didapatnya Ballon d’Or&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Saya pikir kompetisi yang melibatkan kami berdua juga memotivasi dia (Messi), dan juga untuk pemain lain yang ingin berkembang. Messi punya empat Ballon d’Or dan saya punya tiga. Ini semua hal yang positif untuk dunia sepak bola,” tandasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dapat rival yang dengan level sangat tinggi memaksa Ronaldo untuk terus berkembang. Kondisi serupa diyakini Ronaldo terjadi pada Messi. Persaingan antara keduanya disebut mega bintang Real Madrid itu akan terus membuat mereka lebih baik lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Apa yang ada di pikiran saya sederhana saja. Saya tidak memikirkan tahun depan (menyamai jumlah Ballon d’Or Messi). Sekarang ini saya harus melupakan soal Ballon d’Or dan mulai bekerja lagi,” tegasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;sumber: http://berita.suaramerdeka.com/&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;
</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjw46tlYDVzRL-2AvBypYuY1K6BYr2b_HBK2A7f9RmseMYsln9YGHDPBogQbDr8KqxEjGA23kzYrMvLaqCONxellgjSZ4Voh8EFdVhlP6yOqCGbTIv9pE3d93_FcHoxEruLCSN98iPH1SA/s72-c/messi-ronaldo.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Pemerintah Tak Perlu Ambil Pusing, Reaksi Penarikan Duta Besar Pasca-eksekusi Mati</title><link>http://blogku-007.blogspot.com/2015/01/pemerintah-tak-perlu-ambil-pusing.html</link><category>nasional</category><author>noreply@blogger.com (kurcaci pribumi)</author><pubDate>Tue, 20 Jan 2015 06:09:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4336628676759234663.post-1070136242610525742</guid><description>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;b&gt;&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgQb_WOLIiFD4Fnu2cKq7zUZJoQuv4SHQ1kDRUJHFbCYDzlAOr3BrERJwDoxenP2u1Ui_qacLkCV4yLqp7HaeFTtYFXaatK68yaWEJEq3BLZrQB5zoXx1Iynzg8NjNJrwKK2xkCC7Fki7s/s1600/hukuman-mati.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgQb_WOLIiFD4Fnu2cKq7zUZJoQuv4SHQ1kDRUJHFbCYDzlAOr3BrERJwDoxenP2u1Ui_qacLkCV4yLqp7HaeFTtYFXaatK68yaWEJEq3BLZrQB5zoXx1Iynzg8NjNJrwKK2xkCC7Fki7s/s1600/hukuman-mati.jpg" height="231" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;b&gt;Jakarta&lt;/b&gt; - Guru Besar Hukum Internasional Universitas Indonesia (UI) Hikmahanto Juwana mengatakan pemerintah Indonesia tak perlu memusingkan langkah Brazil dan Belanda menarik duta besarnya di Indonesia pascaeksekusi hukuman mati yang melibatkan warga kedua negara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Pascapelaksanaan hukuman mati, Brazil menarik Dubesnya di Indonesia untuk berkonsultasi, demikian juga pemerintah Belanda akan melakukan hal yang sama. Pemerintah Indonesia tidak perlu khawatir yang berlebihan atas tindakan ini," kata Hikmahanto melalui keterangan tertulis di Jakarta, Minggu (18/1/2015).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia meminta pemerintah Indonesia tidak lantas kendur dalam pelaksanaan hukuman mati untuk terpidana mati berikutnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut dia, penarikan mundur Dubes harus dipahami sebagai ketidak-sukaan negara sahabat terhadap kebijakan pelaksanaan hukuman mati. Namun demikian, negara tersebut sangat paham mereka tidak mungkin melakukan intervensi terhadap kebijakan hukuman mati Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu penarikan Dubes merupakan respons pemerintah Brazil atau Belanda terhadap tuntutan publik dalam negerinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Publik dalam negeri layaknya Indonesia pasti akan menuntut pemerintah untuk memrotes keras kebijakan pelaksanaan hukuman mati," kata dia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia memperkirakan penarikan Dubes tidak akan lama mengingat saat ini banyak negara yang justru membutuhkan Indonesia. Misalnya, dalam hal ekonomi, Brazil memiliki kepentingan yang lebih tinggi terhadap Indonesia dibandingkan sebaliknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Indonesia tidak akan diisolasi atas pelaksanaan hukuman mati," ucap dia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan untuk memitigasi dampak, Hikmahanto mengusulkan agar Menlu dan Kepala Perwakilaan melakukan pendekatan dengan berbagai negara dan menjelaskan pelaksanaan hukuman mati karena Indonesia mengalami darurat Narkoba.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Negara-negara tersebut, kata dia, tidak seharusnya melakukan protes yang berlebihan bila generasi muda Indonesia yang terancam dengan Narkoba atas tindakan warganya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada Minggu dini hari, Kejaksaan Agung telah melaksanakan eksekusi terhadap enam orang terpidana mati, yang masing-masing merupakan warga negara Indonesia, Brazil, Belanda, Malawi, Vietnam dan Nigeria.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lima terpidana mati dieksekusi di Pulau Nusakambangan, Cilacap, antara lain Marco Archer Cardoso Moreira (WN Brasil), Rani Andriani alias Melisa Aprilia (WNI), Namaona Denis (WN Malawi), Daniel Enemuo alias Diarrassouba Mamadou (WN Nigeria), serta Ang Kiem Soei alias Kim Ho alias Ance Tahir alias Tommi Wijaya (WN Belanda).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara seorang lainnya yakni Tran Thi Bich Hanh (WN Vietnam) dieksekusi di Boyolali, Jawa Tengah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Eksekusi keenam terpidana mati ini dilaksanakan, setelah grasi yang diajukan ke enam terpidana mati tersebut, ditolak Presiden Joko Widodo.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;i&gt;sumber: http://wartaekonomi.co.id/&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgQb_WOLIiFD4Fnu2cKq7zUZJoQuv4SHQ1kDRUJHFbCYDzlAOr3BrERJwDoxenP2u1Ui_qacLkCV4yLqp7HaeFTtYFXaatK68yaWEJEq3BLZrQB5zoXx1Iynzg8NjNJrwKK2xkCC7Fki7s/s72-c/hukuman-mati.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Sriwijaya FC Menangkan Derby Andalas</title><link>http://blogku-007.blogspot.com/2015/01/sriwijaya-fc-menangkan-derby-andalas.html</link><category>liga indonesia</category><category>sepakbola</category><author>noreply@blogger.com (kurcaci pribumi)</author><pubDate>Tue, 20 Jan 2015 05:55:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4336628676759234663.post-4105728115157418104</guid><description>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;b&gt;&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgYh_esvt_KgTD7I52J0CzuJzaKQbGdZmrdM6X5_Tb7UOPy8uenKF2XjCQepVimfuf0qk6Tr90Yoa3SJYac_u69pvKeQeeLU0TpFboo64KXKS3HwH9x2mNhSBUim13eXfn4GoJa18nkE_g/s1600/spvcsfc.jpeg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgYh_esvt_KgTD7I52J0CzuJzaKQbGdZmrdM6X5_Tb7UOPy8uenKF2XjCQepVimfuf0qk6Tr90Yoa3SJYac_u69pvKeQeeLU0TpFboo64KXKS3HwH9x2mNhSBUim13eXfn4GoJa18nkE_g/s1600/spvcsfc.jpeg" height="264" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;b&gt;Padang&lt;/b&gt; -&amp;nbsp; Tim Sriwijaya FC berhasil memenangkan pertandingan yang bertajuk derby andalas melawan Semen Padang FC ajang SCM Cup 2015 di Stadion Haji Agus Salim Padang, Sumatera Barat (Sumbar), Senin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Duel dua tim asal Sumatera itu berakhir dengan kemenangan anak asuh Beni Dolo itu dengan skor 2-1. Gol kemenangan "laskar wong kito" tersebut dicetak oleh Ferdinand Sinaga pada menit 85 dan Mauri Makan pada menit 89.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara gol bagi Semen Padang FC dihasilkan lewat kaki pemain Airlangga Stujipto pada menit 75.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semen Padang yang pada pertandingan pertama menderita kekalahan atas Persebaya Surabaya, langsung menekan barisan pertahanan Sriwijaya pada awal babak pertama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa peluang berhasil diciptakan tim "kabau sirah" julukan Semen Padang FC melalui kaki pemain depan Nur Iskandar dan Esteban Viscarra.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada menit ke-28, Esteban yang mendapatkan ruang tembak berhasil melesatkan bola kearah gawang Sriwijaya, namun tendangan pemain asing Semen Padang asal Argentina itu hanya membentur mistar gawang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sriwijaya yang kembali menurunkan pemain Titus Bonai dan Ferdinand Sinaga dibarisan depan, bangkit menekan barisan pertahanan Semen Padang FC yang diisi Seftia Hadi, Ricky Ohorela, Gamal dan Aldi Rinaldi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meski sama-sama "jual beli" serangan sepanjang babak pertama dan memperagakan permainan terbuka, namun tidak ada peluang emas yang berhasil dikonversi menjadi gol pada babak pertama tersebut. Skor 0-0 bertahan sampai turun minum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memasuki babak kedua, tempo permainan mulai meningkat. Pada menit 75 serangan Semen Padang FC berhasil membuahkan gol. Berawal dari umpan Hendra Bayauw dari sayap kanan, bola lambung itu berhasil disudahi oleh sebuah tendangan salto oleh Airlangga. skor 0-1 bagi Semen Padang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keunggulan Semen Padang tidak bertahan lama, sepuluh menit kemudian, lewat serangan cepat, Titus Bonai berhasil memberikan umpan matang bagi Ferdinand. Lewat sundulan apik, bola berhasil masuk kegawang Semen Padang FC. Skorpun berubah 1-1.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Skor imbang itu juga tidak bertahan lama, memanfaatkan blunder kiper Semen Padang yang gagal menangkap bola dengan sempurna, Laskar wong kito berbalik unggul. Bola blunder tersebut berhasil diceploskan Mauri Makan dengan sekali sentuhan. Skor 2-1.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meski terus melakukan serangan disisa menit akhir pertandingan, namun Semen Padang tidak mampu menyamakan kedudukan. Skor 2-1 bertahan sampai akhir pertandingan.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;i&gt;sumber: http://wartaekonomi.co.id/&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgYh_esvt_KgTD7I52J0CzuJzaKQbGdZmrdM6X5_Tb7UOPy8uenKF2XjCQepVimfuf0qk6Tr90Yoa3SJYac_u69pvKeQeeLU0TpFboo64KXKS3HwH9x2mNhSBUim13eXfn4GoJa18nkE_g/s72-c/spvcsfc.jpeg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>OJK: Sudah Saatnya Lembaga Keuangan Syariah Tumbuh Besar</title><link>http://blogku-007.blogspot.com/2015/01/ojk-sudah-saatnya-lembaga-keuangan.html</link><category>ekonomi</category><author>noreply@blogger.com (kurcaci pribumi)</author><pubDate>Tue, 20 Jan 2015 05:41:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4336628676759234663.post-957366268417660986</guid><description>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;b&gt;&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjQviXrzFq_IS38Mr3h17QdRywxd9VM6xSyXQCdE_kuQ0p_uYHg41gbgxkw14ZrzvdAg8gMuisiGUPrSRYVlG9w5-sIUJLekU-egEjiLk1anCtSWAWKZjAtwacDqqxunLnaZnofvDYetjs/s1600/Muliaman.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjQviXrzFq_IS38Mr3h17QdRywxd9VM6xSyXQCdE_kuQ0p_uYHg41gbgxkw14ZrzvdAg8gMuisiGUPrSRYVlG9w5-sIUJLekU-egEjiLk1anCtSWAWKZjAtwacDqqxunLnaZnofvDYetjs/s1600/Muliaman.jpg" height="189" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;b&gt;Jakarta&lt;/b&gt; - Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Muliaman D Hadad mendorong agar lembaga keuangan syariah bisa tumbuh besar layaknya lembaga keuangan konvensional.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurutnya, kehadiran Komite Pembangunan Jasa Keuangan Syariah diharapkan dapat memberikan masukan kepada OJK, pemerintah, dan instansi terkait lainnya untuk mendukung peran industri keuangan syariah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, antara lain melalui peningkatan akses keuangan dan penyediaan pembiayaan infrastruktur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Saya berpendapat rasanya sudah waktunya juga bagi kita untuk memiliki sebuah bank syariah yang lebih besar yang mampu meningkatkan akses," kata Muliaman di Jakarta, akhir pekan kemarin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tentunya, lanjut Muliaman, dengan memiliki bank syariah yang besar dapat memberikan alternatif pembiayaan termasuk pembiayaan infrastruktur. "Kehadiran bank syariah besar mampu menyediakan berbagai model pembiayaan termasuk pembiayaan infrastruktur dengan permodalan yang lebih besar," sambungnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Muliaman menambahkan bahwa untuk mendorong pertumbuhan di sektor jasa keuangan syariah, OJK melihat perlu adanya peningkatan inovasi dalam pengembangan produk keuangan, perluasan jaringan melalui sinergi dengan lembaga keuangan konvensional, serta meningkatkan kualitas dan kuantitas sumber daya manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Tidak kalah pentingnya adalah upaya untuk melakukan edukasi tentang keuangan syariah kepada masyarakat," sahutnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;i&gt;sumber: http://wartaekonomi.co.id/&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjQviXrzFq_IS38Mr3h17QdRywxd9VM6xSyXQCdE_kuQ0p_uYHg41gbgxkw14ZrzvdAg8gMuisiGUPrSRYVlG9w5-sIUJLekU-egEjiLk1anCtSWAWKZjAtwacDqqxunLnaZnofvDYetjs/s72-c/Muliaman.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Pakar: Subsidi Elpiji Harus Diubah agar Proporsional</title><link>http://blogku-007.blogspot.com/2015/01/pakar-subsidi-elpiji-harus-diubah-agar.html</link><category>ekonomi</category><author>noreply@blogger.com (kurcaci pribumi)</author><pubDate>Tue, 20 Jan 2015 05:28:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4336628676759234663.post-800554825701216313</guid><description>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;b&gt;&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj5SIR9zZn-D1ZS-iBf9RZA_R5ghwIsgn8AzahBLmt283-WGL3AST7m6VXjEpx-9zXp4B39s32cSTdbwgPOPkaXGZHx3MBr9u_OH8-AHVjplNDAtQLuIuUcWQ6t4nNzXlISXLMtMPL5R7E/s1600/elpiji.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj5SIR9zZn-D1ZS-iBf9RZA_R5ghwIsgn8AzahBLmt283-WGL3AST7m6VXjEpx-9zXp4B39s32cSTdbwgPOPkaXGZHx3MBr9u_OH8-AHVjplNDAtQLuIuUcWQ6t4nNzXlISXLMtMPL5R7E/s1600/elpiji.jpg" height="183" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;b&gt;Jakarta&lt;/b&gt; - Pakar ekonomi Iman Sugema mengimbau pemerintah untuk mengubah subsidi Liquid Petroleum Gas (Elpiji) agar lebih proporsional dalam penentuan alokasi subsidi dan harga jualnya di masyarakat. "Mayoritas beban RAPBN-P bukan karena solar, tapi Elpiji. Dari 80 triliun subsidi BBM di 2014, 46 triliunnya dialokasikan untuk Elpiji," kata pakar ekonomi IPB, Bogor itu, Senin (19/1/2015).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurutnya, alokasi subsidi ke gas masih terlalu besar, oleh sebab itu pemerintah harus mengubah skemanya menjadi proportional subsidi. "Misalkan harga gas dunia naik-turun 50 persen, proporsi subsidi pemerintah 50 persen. Maka harganya dikalikan 50 persen juga," kata Iman dalam Rapat Dengar Pendapat dengan anggota Komisi XI DPR RI di Jakarta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Melalui skema tersebut akan mempermudah pemerintah dalam penghitungan beban Anggaran Pendapatan dan Belanja Nasional (APBN), ujarnya. Selama ini pemerintah selalu kesulitan dalam merancang alokasi subsidi akibat konsumsi masyarakat yang tidak bisa dipastikan dan sulit dikendalikan. "Secara tidak kita sadari beban subsidi BBM bukan hanya ditentukan oleh harga minyak, tetapi juga karena konsumsi yang semakin meningkat," ujarnya menegaskan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Agar mampu menjaga keamanan fiskal dalam jangka panjang, katanya, skema subsidi harus ditata dengan baik, sekaligus memanfaatkan momentum harga gas yang tengah turun. "Kemarin harga gas 12 kg juga diturunkan pemerintah, karena memang harga beli gas dunia juga sedang turun. Ini waktu yang baik untuk reformasi subsidi migas," kata Iman.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;sumber: http://wartaekonomi.co.id/&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;
</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj5SIR9zZn-D1ZS-iBf9RZA_R5ghwIsgn8AzahBLmt283-WGL3AST7m6VXjEpx-9zXp4B39s32cSTdbwgPOPkaXGZHx3MBr9u_OH8-AHVjplNDAtQLuIuUcWQ6t4nNzXlISXLMtMPL5R7E/s72-c/elpiji.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Dongeng Pada Anak Tanamkan Nilai Moral dan Karakter</title><link>http://blogku-007.blogspot.com/2015/01/dongeng-pada-anak-tanamkan-nilai-moral.html</link><category>gaya hidup</category><author>noreply@blogger.com (kurcaci pribumi)</author><pubDate>Mon, 19 Jan 2015 22:50:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4336628676759234663.post-723136377972774960</guid><description>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;b&gt;&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjHm5c9oQH_SsqJmXp_pDhfyaL7n_Lxk7jtMAEOdEy-Vql8eeBAIF49DChUdhxkDAzhfL95IinyKC7g01EidWIdXHW5Uv1g8eCaPmmob7ofDDK6235uZzxh9MVfko801NW1DgnHNM-skz4/s1600/mendongeng-untuk-anak.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjHm5c9oQH_SsqJmXp_pDhfyaL7n_Lxk7jtMAEOdEy-Vql8eeBAIF49DChUdhxkDAzhfL95IinyKC7g01EidWIdXHW5Uv1g8eCaPmmob7ofDDK6235uZzxh9MVfko801NW1DgnHNM-skz4/s1600/mendongeng-untuk-anak.jpg" height="212" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;b&gt;blogku-007&lt;/b&gt; - Sajian dongeng atau cerita khayalan kepada anak dianggap menjadi salah satu cara efektif menanamkan nilai moral dan karakter. Sebab, setiap anak dapat mengambil hikmah maupun pesan moral yang sangat kuat didasari antusiasme mendengarkan sebuah cerita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Setiap pendongeng harus mampu menunjukan nilai positif dalam cerita. Meski bercerita tentang kancil nyolong timun, namun tidak menggambarkan kelicikannya akan menjadi baik. Sebab, setiap cerita itu bagus,” kata sekretaris Disdikpora Karanganyar, Agus Haryanto dalam sambutan saat acara Indonesia Mendongeng di Masjid Agung Karanganyar, Kamis (25/12).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Acara yang serentak digelar di 16 kota besar Tanah Air tersebut diikuti 1.500 anak TPQ dari berbagai wilayah Bumi Intanpari seperti Tasikmadu, Karangpandan, Jaten, maupun Mojogedang. Dalam gelaran kedua tersebut, juga bersamaan berlangsung di 28 titik se-Solo Raya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Agus menjelaskan, dengan penerapan yang benar, sebuah dongeng menjadi media menanamkan nilai karakter dalam diri anak secara alami. Sebab itu, setiap keluarga maupun tenaga pendidik perlu membudayakan dan menciptakan suasana dongeng setiap saat kepada sang anak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lanjut Agus, dongeng bisa menarik lantaran anak mengambil pelajaran saat senang dan merasa terhibur. Sebab, anak yang cerdas tidak hanya masalah intelektual saja tapi juga budi luhur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Dongeng adalah sesuatu yang penting bagi anak, namun sayang saat ini banyak orang tua yang tak lagi mendongeng untuk anaknya. Sehingga kami berharap budaya mendongeng kembali ditingkatkan, minimal di dalam keluarga,” tuturnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perwakilan Indonesia Mendongeng Karanganyar, Iswadi berharap ada perhatian dari pemerintah terhadap keberadaan Indonesia Mendongeng. Sebab, selama ini kegitan berjalan dari swadaya anggota dan para relasi yang turut membantu agar acara tersebut dapat terlaksana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Selain sebagai ajang silaturahmi anak dan mengasah kreativitas anak, karena selain ada dongeng anak-anak juga unjuk kebolehan seni teater juga,” pungkas Iswadi.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;i&gt;sumber: http://berita.suaramerdeka.com/&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjHm5c9oQH_SsqJmXp_pDhfyaL7n_Lxk7jtMAEOdEy-Vql8eeBAIF49DChUdhxkDAzhfL95IinyKC7g01EidWIdXHW5Uv1g8eCaPmmob7ofDDK6235uZzxh9MVfko801NW1DgnHNM-skz4/s72-c/mendongeng-untuk-anak.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Pengusaha Nyentrik Bob Sadino Meninggal Dunia</title><link>http://blogku-007.blogspot.com/2015/01/pengusaha-nyentrik-bob-sadino-meninggal.html</link><category>nasional</category><author>noreply@blogger.com (kurcaci pribumi)</author><pubDate>Mon, 19 Jan 2015 20:15:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4336628676759234663.post-2022387356656452336</guid><description>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;b&gt;&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEil7O0fxFhyQOwNL2JYuOFN4pSCckzsgnVcbwfFTc4shw7kv-1pdkWN4fSGENCr1x3UZaGeRnMQDUjc9ZS_-eeU7NEBaO8uY3GYbBUilrERo19k4f6n5Ax_jPsl0quvdcG6wCvv75x-vsg/s1600/bob+sadino.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEil7O0fxFhyQOwNL2JYuOFN4pSCckzsgnVcbwfFTc4shw7kv-1pdkWN4fSGENCr1x3UZaGeRnMQDUjc9ZS_-eeU7NEBaO8uY3GYbBUilrERo19k4f6n5Ax_jPsl0quvdcG6wCvv75x-vsg/s1600/bob+sadino.jpg" height="213" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;b&gt;Jakarta&lt;/b&gt; - Bambang Mustari Sadino alias Bob Sadino meninggal. Pengusaha nyentrik itu menghembuskan nafas terakhir di Rumah Sakit Pondok Indah, Jakarta Selatan, Senin (19/1/2015) sekitar pukul 17.30 WIB.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Om Bob, begitu sapaan akrabnya, adalah pengusaha sukses di bidang pangan dan peternakan. Ia adalah pemilik dari jaringan usaha Kemfood dan Kemchick. Dalam banyak kesempatan, ia sering terlihat santai dengan mengenakan kemeja lengan pendek dan celana pendek yang menjadi ciri khasnya sehari-hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perjalan hidup Om Bob sangat menarik dan menginspirasi banyak orang. Ia adalah anak bungsu dari lima bersaudara. Saat berumur 19 tahun, orangtuanya meninggal. Dia pun mewarisi seluruh harta kekayaan keluarganya karena saudara kandungnya yang lain sudah dianggap hidup mapan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bob sempat menghabiskan sebagian hartanya untuk berkeliling dunia dan menetap di Belanda selama kurang lebih sembilan tahun. Di sana, ia bekerja di Djakarta Lylod di Kota Amsterdam. Ketika tinggal di Belanda itu, Bob bertemu dengan pasangan hidupnya, Soelami Soejoed.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada 1967, Bob dan keluarga kembali ke Indonesia. Ia membawa serta dua mobil Mercedes keluaran 1960-an. Salah satunya ia jual untuk membeli sebidang tanah di Kemang, Jakarta Selatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah beberapa lama tinggal dan hidup di Indonesia, Bob memutuskan untuk keluar dari pekerjaannya karena ia memiliki tekad untuk bekerja secara mandiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pekerjaan pertama yang dilakoni Om Bob setelah keluar dari perusahaan adalah menyewakan mobil Mercedes miliknya. Ia sendiri yang menjadi sopir. Namun sayang, suatu ketika ia kecelakaan yang mengakibatkan mobilnya rusak parah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena tak punya uang untuk memperbaikinya, Bob beralih pekerjaan menjadi kuli bangunan dengan upah harian Rp100.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu hari, seorang teman menyarankan Bob memelihara dan berbisnis telur ayam negeri untuk melawan depresi yang dialaminya. Bob tertarik dan mulai mengembangkan usaha peternakan ayam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika itu, di Indonesia, ayam kampung masih mendominasi pasar. Bob, orang pertama yang memperkenalkan ayam negeri beserta telurnya ke Indonesia. Bob menjual telur-telurnya dari pintu ke pintu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika itu, telur ayam negeri belum populer di Indonesia sehingga barang dagangannya tersebut hanya dibeli oleh ekspatriat-ekspatriat yang tinggal di daerah Kemang, serta beberapa orang Indonesia yang pernah bekerja di luar negeri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam beberapa kesempatan, dia mengaku sempat jualan telur ayam di Pasar Mampang, Jakarta Selatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun seiring berjalannya waktu, telur ayam negeri mulai dikenal sehingga bisnis Bob semakin berkembang. Bob kemudian melanjutkan usahanya dengan berjualan daging ayam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain memperkenalkan telur ayam negeri, ia juga merupakan orang pertama yang menggunakan perladangan sayur sistem hidroponik di Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Catatan awal tahun 1985 menyebutkan, rata-rata per bulan perusahaan Bob menjual 40-50 ton daging segar, 60-70 ton daging olahan, dan sayuran segar 100 ton.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain sibuk bisnis, dia juga sering diundang menjadi dosen tamu di beberapa perguruan tinggi. Dia mengaku tak ingin mendidik anaknya menjadi manja. Bahkan, dia meminta anaknya berjualan pecel lele agar bisa mandiri dan mengarungi usaha dari nol.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;i&gt;sumber: http://news.metrotvnews.com/&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEil7O0fxFhyQOwNL2JYuOFN4pSCckzsgnVcbwfFTc4shw7kv-1pdkWN4fSGENCr1x3UZaGeRnMQDUjc9ZS_-eeU7NEBaO8uY3GYbBUilrERo19k4f6n5Ax_jPsl0quvdcG6wCvv75x-vsg/s72-c/bob+sadino.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Heboh Pria Lamar Kekasih dengan Uang Tunai Rp 17 M di Keranjang</title><link>http://blogku-007.blogspot.com/2015/01/heboh-pria-lamar-kekasih-dengan-uang.html</link><category>internasional</category><author>noreply@blogger.com (kurcaci pribumi)</author><pubDate>Mon, 19 Jan 2015 19:02:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4336628676759234663.post-7904850248414094022</guid><description>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;b&gt;&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhxoS4yOLSPl7QS7GvtmzElwLhGwfinKg6hT2eldjpR7mnG86VB0JENNP8A5vaGthndske6EebGXEI1JTMtc7KRy0ZggbGhVF111YJUFwagHN2LIPRwRuEBMkQfyJV6AqkclZeGLoWsX2U/s1600/duit.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhxoS4yOLSPl7QS7GvtmzElwLhGwfinKg6hT2eldjpR7mnG86VB0JENNP8A5vaGthndske6EebGXEI1JTMtc7KRy0ZggbGhVF111YJUFwagHN2LIPRwRuEBMkQfyJV6AqkclZeGLoWsX2U/s1600/duit.jpg" height="177" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;b&gt;Zhejiang&lt;/b&gt; - Pria muda China yang kaya raya ini membuat pengguna internet mengangkat alis. Heran. Sebab ia memberikan hantaran nikah untuk calon istrinya, berupa uang sebanyak 8,88 juta yuan atau sekitar Rp 17,8 miliar. Tunai!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Konon, dua calon pengantin datang dari keluarga berpunya asal Provinsi Zhejiang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua keluarga menyepakati jumlah serba delapan tersebut. Sebab, 8 diyakini sebagai angka keberuntungan di China.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Baik pria dan tunangannya bermarga Huang dan berusia 20-an tahun. Mereka hanya pacaran 3 bulan lalu memutuskan untuk menikah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Foto yang beredar di media sosial menunjukkan, tumpukan uang bernilai 100 yuan dalam keranjang-keranjang bambu yang berat totalnya 102 kilogram.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebanyak 18 porter disewa tenaganya untuk mengangkut uang-uang kertas itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Insiden tersebut menjadi topik panas di media sosial China sepanjang Kamis. Mengumpulkan 200 ribu komentar di situs mikroblog Sina Weibo.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;i&gt;sumber: http://news.liputan6.com/&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhxoS4yOLSPl7QS7GvtmzElwLhGwfinKg6hT2eldjpR7mnG86VB0JENNP8A5vaGthndske6EebGXEI1JTMtc7KRy0ZggbGhVF111YJUFwagHN2LIPRwRuEBMkQfyJV6AqkclZeGLoWsX2U/s72-c/duit.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Pacar Gaston Hamil, Jupe Nyaris Akhiri Hidup</title><link>http://blogku-007.blogspot.com/2015/01/pacar-gaston-hamil-jupe-nyaris-akhiri.html</link><category>artis</category><category>entertainment</category><author>noreply@blogger.com (kurcaci pribumi)</author><pubDate>Mon, 19 Jan 2015 18:13:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4336628676759234663.post-8141087700723802683</guid><description>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;b&gt;&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjTIalqH_o4Qy9AgZSO2czIqV9oz0j_9z3bRgk0rywAeXbwfb8KJ9mimi6BxpY9ohsFBAkHay9n6yZjXAO8W3PTvsGDuSgK0g0CVWjGVjOfObldetNbG8SW85ovkBsbsLGI6Gdl-TgpGuY/s1600/jupe.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjTIalqH_o4Qy9AgZSO2czIqV9oz0j_9z3bRgk0rywAeXbwfb8KJ9mimi6BxpY9ohsFBAkHay9n6yZjXAO8W3PTvsGDuSgK0g0CVWjGVjOfObldetNbG8SW85ovkBsbsLGI6Gdl-TgpGuY/s1600/jupe.jpg" height="160" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;b&gt;blogku-007&lt;/b&gt; - Artis seksi Julia Perez ternyata sempat terpukul pasca perpisahan dengan Gaston Castano yang ia pacari selama 8 tahun. Efek dari perpisahan itu masih tetap terasa hingga berbulan-bulan pasca keduanya berpisah. Bahkan ketika Jupe tengah menjalani proses operasi untuk pengangkatan ovarium.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah operasi, Jupe sempat membuka hape dan mengecek pesan yang ia terima. Saat itu ia mendapat pesan dari Gaston dan wanita yang saat ini menjadi kekasih Gaston.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Itu adalah hantaman terbesar saat saya lagi berjuang. Aku bener-benar dikhianati sama orang yang aku cintai. Akhirnya ditelen aja," ucap Jupe ditemui di Anjungan Bengkulu, TMII, Jakarta Timur, Minggu (18/01).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;Mendapat pesan dari wanita yang menjadi kekasih baru Gaston dan meminta dirinya meninggalkan pria itu, Jupe tentu merasa sakit. Apalagi ketika perempuan itu mengatakan hampir memiliki anak dari pesepakbola asal Argentina tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Satu titik mau mati, bayangin laki gua gitu. Tapi gue sadar kita nggak bisa hidup yang indah-indah saja. Kemarin gua kehilangan Papa itu bener-bener kejiwaannya kalau aku nggak kuat bisa gila," katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meski mendapat tekanan yang cukup berat dari mantan dan pacarnya, hal itu malah jadi motivasi Julia Perez. Ia bahkan memberikan selamat karena pacar Gaston tengah hamil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Aku nggak mau Gaston menang. Aku tunjukin ke dia, nih aku sembuh sekarang. Aku tunjukin ke dia sama tuh cewek, aku sembuh. Aku yakin pasti nanti ada laki-laki lain yang pasti lebih baik dari dia," tandasnya.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;i&gt;sumber: http://www.kapanlagi.com/&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjTIalqH_o4Qy9AgZSO2czIqV9oz0j_9z3bRgk0rywAeXbwfb8KJ9mimi6BxpY9ohsFBAkHay9n6yZjXAO8W3PTvsGDuSgK0g0CVWjGVjOfObldetNbG8SW85ovkBsbsLGI6Gdl-TgpGuY/s72-c/jupe.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Alasan Pemerintahan Jokowi Rombak APBN Warisan SBY di Awal Tahun 2015</title><link>http://blogku-007.blogspot.com/2015/01/alasan-pemerintahan-jokowi-rombak-apbn.html</link><category>nasional</category><author>noreply@blogger.com (kurcaci pribumi)</author><pubDate>Mon, 19 Jan 2015 17:38:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4336628676759234663.post-4993296210737864805</guid><description>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;b&gt;&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjGtHYIB08LPaZYgdwXrT-4tCgna9jfO_Bpd4ib-kUhQBaQJqvl8UOqo6ivsw2UJ0_1F7qaZZsCPzKhC7VEyIFxgmEl8Z5OBqJb4y4VKwXg_0XNCe28viidg_I-7Otvq2Cw-PHqbc016HQ/s1600/sidang-pari-purna-dpr-ri.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjGtHYIB08LPaZYgdwXrT-4tCgna9jfO_Bpd4ib-kUhQBaQJqvl8UOqo6ivsw2UJ0_1F7qaZZsCPzKhC7VEyIFxgmEl8Z5OBqJb4y4VKwXg_0XNCe28viidg_I-7Otvq2Cw-PHqbc016HQ/s1600/sidang-pari-purna-dpr-ri.jpg" height="189" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;b&gt;Jakarta&lt;/b&gt; -Pemerintah dan DPR telah memulai proses pembahasan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara-Perubahan (RAPBN-P) 2015. Hari ini, 6 menteri dan Gubernur Bank Indonesia (BI) rapat dengan Badan Anggaran DPR untuk membahas hal tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada 6 menteri yang hadir dalam rapat ini yaitu Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro, Menteri Hukum dan HAM Yasona H Laoly, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Andrinof Chaniago, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa, serta Menteri ESDM Sudirman Said.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Bambang, pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) punya alasan yang cukup kuat untuk mengubah APBN warisan pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ini pada awal tahun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Alasan utama perubahan APBN karean adanya pemerintah baru, di mana tentunya harus segera memulai visi dan misinya. APBN 2015 yang ada sekarang bersifat baseline (hanya untuk menjalankan fungsi-fungsi dasar pemerintahan) dan disusun oleh pemerintahan lama. Jadi belum masuk agenda pemerintahan baru," jelas Bambang di ruang rapat Badan Anggaran DPR, Jakarta, Senin (19/1/2015).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain menampung program-program Jokowi, lanjut Bambang, saat ini kondisi perekonomian juga sudah banyak berubah. Sejumlah asumsi makro dinilai sudah kurang relevan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Seperti ICP (harga minyak Indonesia), perubahannya begitu cepat. Jadi angka US$ 105/barel yang disampaikan tidak relevan lagi. Nilai tukar juga yang sebelumnya kurang relevan," papar Bambang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perubahan asumsi makro, tambah Jokowi, tidak lepas dari perkembangan ekonomi global. Tahun ini, perekonomian dunia diperkirakan masih sangat dinamis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ada normalisasi ekonomi dari Amerika Serikat (AS), sehingga negara seperti Indonesia akan ikut terkena dampak bersama dengan negara-negara lain. Prediksi pertumbuhan ekonomi global di kisaran 3,8%, itu sudah turun dari yang sebelumnya 4%," terang Bambang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak hanya AS, menurut Bambang, pelemahan ekonomi di Tiongkok pun patut diwaspadai. Sampai saat ini, Tiongkok merupakan pasar ekspor utama Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan faktor-faktor tersebut, asumsi makro yang diajukan pemerintah dalam RAPBN-P 2015 adalah:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Pertumbuhan ekonomi 5,8%.&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Inflasi 5%.&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; ICP US$ 70/barel.&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Nilai tukar rupiah Rp 12.200/US$.&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Suku bunga Surat Perbendaraan Negara (SPN) 3 bulan 6,2%&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Produksi siap jual (lifting) minyak 849.000 barel/hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Paling signifikan perubahan terjadi di ICP. Ini karena perang harga, yang kita tidak akan tahu berapa lama dan berapa jauh harga minyak tersebut," kata Bambang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;i&gt;sumber: http://detik.com&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjGtHYIB08LPaZYgdwXrT-4tCgna9jfO_Bpd4ib-kUhQBaQJqvl8UOqo6ivsw2UJ0_1F7qaZZsCPzKhC7VEyIFxgmEl8Z5OBqJb4y4VKwXg_0XNCe28viidg_I-7Otvq2Cw-PHqbc016HQ/s72-c/sidang-pari-purna-dpr-ri.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Luar Biasa Ada Ayam KETAWA Terjual Seharga 120 Juta</title><link>http://blogku-007.blogspot.com/2015/01/luar-biasa-ada-ayam-ketawa-terjual.html</link><category>gaya hidup</category><author>noreply@blogger.com (kurcaci pribumi)</author><pubDate>Sun, 18 Jan 2015 17:38:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4336628676759234663.post-495352782060895748</guid><description>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;b&gt;&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiGx6qNDdJ7x0PdcOkBfbAR9nNHXR43_UEKP9r6v9fC2CCQWXeiCBWv44femdFvjQhjTqWNGBrw2JlTAKgQC6dCFWJ7L2MTt4-QKj7IdspxXtgd3G_VlZAS3Emq6rxHKeGljQEchDBE8pY/s1600/lady+gaga.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiGx6qNDdJ7x0PdcOkBfbAR9nNHXR43_UEKP9r6v9fC2CCQWXeiCBWv44femdFvjQhjTqWNGBrw2JlTAKgQC6dCFWJ7L2MTt4-QKj7IdspxXtgd3G_VlZAS3Emq6rxHKeGljQEchDBE8pY/s1600/lady+gaga.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;b&gt;GRESIK, blogku-007&lt;/b&gt; - Lomba ayam ketawa di Kodim 0817 Gresik mendapat penghargaan dari Museum Rekor Indonesia (MURI) nomor 5835, sebab diikuti 437 ayam dari seluruh Indonesia. Penerima penghargaan museum rekor MURI yaitu Bupati Gresik, Sambari Halim Radianto, Komandan Kodim 0817 Gresik, Letkol Awang Pramila Loviantara dan Slamet Ketua Komunitas Penggemar Ayam Ketawa (Kompak) Gresik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam lomba ayam ketawa juga dihadiri Ketua DPRD Gresik Zulfan Hasyim dan perwakilan MURI yang menyerahkan piagam rekor.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kegiatan ini sebagai bentuk melestarikan dan mengenalkan budaya Indonesia bahwa ayam ketawa patut dibanggakan, tidak hanya ayam Bangkok dan Ayam Thailand. Dengan lomba ini pecinta ayam dan peternak dapat menikmati hasilnya. Biasanya lomba ayam ketawa diikuti kurang dari 250 ayam, kali ini diikuti 437 ayam dari seluruh Indonesia," kata Komandan Kodim 0817 Gresik, Letkol Awang Pramila Loviantara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terdapat beberapa kategori lomba ayam ketawa, yaitu kategori slow dangdut remaja, slow remaja, slow dangdut rajin bunyi dan slow dewasa. "Ada satu ayam ketawa dari Sulawesi yang harganya Rp 120 juta, ikut perlombaan ini. Dari Sulawesi yang ikut lebih dari 30 ayam," kata Slamet ketua Kompak Gresik.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Sumber: http://ayamseramajambi.blogspot.com/&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiGx6qNDdJ7x0PdcOkBfbAR9nNHXR43_UEKP9r6v9fC2CCQWXeiCBWv44femdFvjQhjTqWNGBrw2JlTAKgQC6dCFWJ7L2MTt4-QKj7IdspxXtgd3G_VlZAS3Emq6rxHKeGljQEchDBE8pY/s72-c/lady+gaga.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">1</thr:total></item><item><title>Kejuaraan Tinju Piala Presiden Digelar</title><link>http://blogku-007.blogspot.com/2015/01/kejuaraan-tinju-piala-presiden-digelar.html</link><category>berita</category><category>sport</category><author>noreply@blogger.com (kurcaci pribumi)</author><pubDate>Sun, 18 Jan 2015 13:10:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4336628676759234663.post-7382157662526511392</guid><description>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;b&gt;&amp;nbsp; &lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;b&gt;&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgvAcd-fRZzzkbr9FTIbLtbecQ9PCNhPrGEd4B3tM6KKdf0dC-sDsorzff3111afLJybqamhdIrf89Igv1eQ20UmsXWVDlUYB_x9XXZcI41jpO8qoHg-udfC5GFO7cYUj2AB1lghn_XpBI/s1600/10itinju-k18.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgvAcd-fRZzzkbr9FTIbLtbecQ9PCNhPrGEd4B3tM6KKdf0dC-sDsorzff3111afLJybqamhdIrf89Igv1eQ20UmsXWVDlUYB_x9XXZcI41jpO8qoHg-udfC5GFO7cYUj2AB1lghn_XpBI/s1600/10itinju-k18.jpg" height="192" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;b&gt;JAKARTA, blogku-007&lt;/b&gt; - PB Pertina bakal menggelar kejuaraan tinju Piala Presiden 2015 di Palembang, 19-25 April mendatang. Induk cabang olahraga tinju Tanah Air telah mengundang 26 negara untuk mengirim para atlet terbaiknya. Pada ajang nanti, Indonesia akan menurunkan tiga tim.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tim pertama diisi para petinju pelatnas SEA Games 2015 yang berjumlah 10 orang, sedangkan tim kedua dan ketiga akan diambilkan dari daerah-daerah denganketentuan mereka memiliki prestasi yang cukup bagus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketua Umum PB Pertina Reza Ali berharap petinju Indonesia bisa mendapat pengalaman berharga dari kejuaraan tersebut. Reza belum berani menargetkan juara umum ataupun meraih medali emas pada Piala Presiden. Sebab selama 22 kali menggelar ajang itu, para petinju yang diturunkan selalu kandas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kami akan menurunkan sekitar 36 petinju yangdibagi menjadi tiga tim. Tim pertama adalah mereka yang menghuni pelatnas,sedangkan tim kedua dan ketiga adalah pelapisnya. Kami hanya berharap, petinju pelatnas bisa memperoleh pengalaman karena ini menjadi bekal mereka sebelumtampil di SEA Games Singapura,” kata Reza Ali di Jakarta, Rabu (14/1).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adapun negara-negara yang diundang, sampai saat ini belum memberikan konfirmasi. Biasanya, mereka akan melakukan konfirmasi sebulan sebelum pertandingan digelar. Negara-negara yang diundang, antara lain Jepang, Korea Selatan, Thailand, Malaysia, Filipina, Vietnam, Kamboja dan pecahan Uni Soviet.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semula, panitia menujuk Makassar sebagai tuan rumah kejuaraanPiala Presiden. Namun, sarana dan prasarana di Makassar kurang memadai, selanjutnya dipindah ke Palembang. “Venue di Palembang bertaraf internasional dan Gubernur Sumsel sangat mendukung kejuaraan digelar di sana,” ujar Ketua Panitia Saifudin Aswari Rivai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelum tampil di Piala Presiden, para atlet akan dikumpulkan di sebuah sasana yang berlokasi di Kabupaten Lahat, Sumatera Selatan. Mereka akan digembleng dalam pemusatan latihan paling lambat akhir bulan ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kami tidak ingin menjadi penonton pada Piala Presiden nanti.Karena itu, atlet-atlet akan masuk pelatnas supaya bisa mempersiapkan diridengan baik. Apalagi, persaingan diperkirakan cukup ketat mengingat petinju luar negeri cukup bagus,” kata pria yang juga Bupati Lahat, itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;(Kurcaci Pribumi)&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;
</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgvAcd-fRZzzkbr9FTIbLtbecQ9PCNhPrGEd4B3tM6KKdf0dC-sDsorzff3111afLJybqamhdIrf89Igv1eQ20UmsXWVDlUYB_x9XXZcI41jpO8qoHg-udfC5GFO7cYUj2AB1lghn_XpBI/s72-c/10itinju-k18.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Serena Williams Menjadi Model Iklan Pakaian Dalam Wanita</title><link>http://blogku-007.blogspot.com/2015/01/new-york-blogku-007-petenis-nomor-satu.html</link><category>raket</category><category>sport</category><author>noreply@blogger.com (kurcaci pribumi)</author><pubDate>Sun, 18 Jan 2015 12:55:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4336628676759234663.post-4378573981296494435</guid><description>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg_71Z4phAHIrtRA0FkibGK-0SLSbiHRAzUB5zKO9nB3vKUa5QM6KkOJJGW2vMvOMGZmvXlZntXIYf56ZtWnBN12uyTzx-0tcA9w0nh9wQYU1RnWAkUbr7TCspPJXAT-36T8jcXxI7xUC4/s1600/Serena-300x180.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg_71Z4phAHIrtRA0FkibGK-0SLSbiHRAzUB5zKO9nB3vKUa5QM6KkOJJGW2vMvOMGZmvXlZntXIYf56ZtWnBN12uyTzx-0tcA9w0nh9wQYU1RnWAkUbr7TCspPJXAT-36T8jcXxI7xUC4/s1600/Serena-300x180.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;b&gt;NEW YORK,&lt;/b&gt;&lt;b&gt; blogku-007 -&lt;/b&gt; Petenis nomor satu dunia, Serena Williams mulai merambah ke dunia model. Baru-baru ini, peraih 18 kali gelar Grand Slam (tunggal) itu menjadi model iklan pakaian dalam wanita, yakni bra sport.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dalam video iklan berdurasi 30 detik, Serena dan beberapa model lainnya melakukan berbagai aktivitas olahraga. Seperti, tenis, basket, tenis meja, hingga bermain trampolin. Hal ini dilakukan untuk menunjukkan bra tersebut memang mampu mengurangi guncangan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Secara tampilan, penyangga sekaligus menutup payudara itu terkesan aneh. Karena sama sekali tidak memberikan kesan seksi, seperti kebanyakan yang diinginkan kaum wanita pada umumnya. Namun, dari segi kenyamanan, Berlei berani diadu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bra ini diklaim mampu mengurangi guncangan hingga 60 persen. Jadi, untuk para wanita yang kegiatan sehari-harinya banyak bergerak (melompat), bra ini mampu meminimalisir guncangan pada payudaranya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ibu saya pertama kali menemukan (Bra) Berlei saat berlibur ke Australia, hampir 10 tahun lalu. Dan sejak saat itu, saya selalu mengenakan bra mereka (Berlei) di setiap pertandingan tenis dan tidak pernah mengalami pengalaman buruk,” ujar Serena.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Selain jadi model di iklan BerleiSports Bra, atlet wanita 33 tahun itu juga menghadiri acara peluncuran bra di Australia, Kamis (15/1) lalu. Sehari sebelumnya, Serena diumumkan sebagai unggulan pertama pada ajang Australia Open 2015, yang dimulai akhir pekan ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jadi, ketika mereka meminta saya untuk bergabung dengan iklan mereka untuk 2015, saya langsung menerimanya. Saya juga mengalami pengalaman yang luar biasa saat syuting pertama Iklan TV saya untuk merk ini. Ini sangat menarik, dan saya bangga menjadi bagiannya,” tandasnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;i&gt;(kurcaci Pribumi)&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;
</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg_71Z4phAHIrtRA0FkibGK-0SLSbiHRAzUB5zKO9nB3vKUa5QM6KkOJJGW2vMvOMGZmvXlZntXIYf56ZtWnBN12uyTzx-0tcA9w0nh9wQYU1RnWAkUbr7TCspPJXAT-36T8jcXxI7xUC4/s72-c/Serena-300x180.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item></channel></rss>