<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" standalone="no"?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><rss xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd" version="2.0"><channel><title>Kicau Tamblang</title><description></description><managingEditor>noreply@blogger.com (Anonymous)</managingEditor><pubDate>Tue, 5 Nov 2024 19:03:42 -0800</pubDate><generator>Blogger http://www.blogger.com</generator><openSearch:totalResults xmlns:openSearch="http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/">11</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex xmlns:openSearch="http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/">1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage xmlns:openSearch="http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/">25</openSearch:itemsPerPage><link>http://kicau-tamblang.blogspot.com/</link><language>en-us</language><itunes:explicit>no</itunes:explicit><itunes:subtitle/><itunes:owner><itunes:email>noreply@blogger.com</itunes:email></itunes:owner><item><title>Manfaat Embun Pagi Dan Sinar Matahari Bagi Burung Piaraan</title><link>http://kicau-tamblang.blogspot.com/2015/04/manfaat-embun-pagi-dan-sinar-matahari.html</link><category>Manfaat Embun Pagi Dan Sinar Matahari Bagi Burung Piaraan</category><category>Murai Batu Medan</category><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><pubDate>Tue, 28 Apr 2015 17:36:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-8386239418871897383.post-3340355816035331579</guid><description>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjit9ZL6UM_uocLBVZTt97zb8h3JsVR_Y9Tg5E4hlpUgl9B_h_sEAa6qW3B8gGLWLX04yeefkc6uHYbh7yqKiNsYKnNlRol1SfB2X51cS-_4RuA4jLcTOpOVAotnmdo_3qHksy9S_uB4_HT/s1600/3xr31mO2r4naSYG6QdAPa8ZFX1DbWKO4eGKMNOxrXNp65kH1k4hBF2PZSbwmMSHMq.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjit9ZL6UM_uocLBVZTt97zb8h3JsVR_Y9Tg5E4hlpUgl9B_h_sEAa6qW3B8gGLWLX04yeefkc6uHYbh7yqKiNsYKnNlRol1SfB2X51cS-_4RuA4jLcTOpOVAotnmdo_3qHksy9S_uB4_HT/s1600/3xr31mO2r4naSYG6QdAPa8ZFX1DbWKO4eGKMNOxrXNp65kH1k4hBF2PZSbwmMSHMq.jpg" height="320" width="319" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
Pagi hari adalah waktu yang tepat untuk mengeluarkan burung dari rumah. Embun pagi dan sinar matahari adalah sumber kehidupan bagi kehidupan mahluk yang berada di bumi, terutama bagi manusia dan hewan / burung. Ketika bangun pagi dan udara berganti dengan cuaca yang cerah tak menutup kemungkinan kita akan menghirup udara yang segar dan menghangatkan kulit dan bulu pada burung peliharaan kita.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
Mari kita tengok manfaat sinar matahari bagi kesehatan tubuh kita dan burung peliharaan kita ;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
- MATAHARI PAGI&lt;br /&gt;
- MENGANDUNG VITAMIN D (berkas sinar ultraviolet disaring dikulit merubah kolesterol menjadi vitamin D)&lt;br /&gt;
- MEMBENTUK DAN MEMPERBAIKI TULANG&lt;br /&gt;
- PENAWAR INFEKSI DAN PEMBUNUH BAKTERI&lt;br /&gt;
- MENINGKATKAN KEBUGARAN PERNAFASAN BAGI MANUSIA DAN BURUNG.&lt;br /&gt;
- MEMBUAT KEKEBALAN PADA TUBUH DAN BURUNG PIARAN&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menerima sengatan matahari selama 5 menit sama artinya dengan memberikan 400 unit vitamin D pada tubuh manusia dan burung piaraan. Pengembunan juga bermanfaat bagi burung yang macet berbunyi, serta bermanfaat bagi burung yang hanya ngeriwik saja.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Beberapa pendapat lain mengatakan pengembunan kurang cocok bagi burung paruh bengkok, seperti lovebird, parkit,dll serta burung cucak ijo yang tergantung karakter dan kebiasaan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tips perawatan harian dan tehnik pengembunan pada burung&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pengembunan akan lebih efektif untuk burung kicauan dari jenis anis atau punglor, tledekan kacer, murai batu, cucak ijo dalam kondisi tertentu dan kebiasaan.&lt;br /&gt;
Waktu yang tepat mengeluarkan burung untuk diembunkan sejak pukul 05.00 pagi hingga mendapatkan cahaya pertama sinar matahari dst.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mengeluarkan semua makanan dan minum saat melakukan pengembunan, jangan memberi makan dan minum, terutama pemberian EBOD VIT &amp;amp; EBOD JOSS saat penjemuran.&lt;br /&gt;
Jika ingin memberikan EF hendaklah diberikan sebelum pengembunan atau saat sebelum penjemuran.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tempatkan burung yang diembunkan pada lokasi yang aman, nyaman.&lt;br /&gt;
Setelah tehnik pengembunan &amp;amp; penjemuran bersihkan kandang harian dengan memakai JATI JAJAR yang bermanfaat membunuh kuman serta bakteri yang biasanya menempel pada sela-sela sangkar yang tak terlihat oleh kasat mata.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mandikan burung jika terliahat ingin mandi, campurkan JATI JAJAR sesuai takaran yang tertera di kemasan botol, agar burung terhindar dari kutu yang bisa merusak kantung suara melewati pori-pori kulit.&lt;br /&gt;
Gantilah air minum setiap hari dan usahakan air minum yang digunakan adalah air kemasan, minimal air yang sudah di masak, lalu berikan 5 tetes EBOD VIT yang mengandung banyak vitamin dan bermanfaat pada kesehatan burung serta fisik burung pada saat dilombakan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Berikan juga 5 tetes EBOD JOSS agar burung lebih aktif berbunyi /gacor.&lt;br /&gt;
Selanjutnya mengenai tehnik dan pemberian EF / extra foding tergantung dari setelan serta kebiasaan pada burung anada sendiri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sumber :&amp;nbsp;www.mediaronggolawe.com</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjit9ZL6UM_uocLBVZTt97zb8h3JsVR_Y9Tg5E4hlpUgl9B_h_sEAa6qW3B8gGLWLX04yeefkc6uHYbh7yqKiNsYKnNlRol1SfB2X51cS-_4RuA4jLcTOpOVAotnmdo_3qHksy9S_uB4_HT/s72-c/3xr31mO2r4naSYG6QdAPa8ZFX1DbWKO4eGKMNOxrXNp65kH1k4hBF2PZSbwmMSHMq.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">19</thr:total></item><item><title>Menjaga karakter dan mental cendet yang baru dibeli</title><link>http://kicau-tamblang.blogspot.com/2015/03/menjaga-karakter-dan-mental-cendet-yang.html</link><category>Cendet</category><category>Desa Tamblang</category><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><pubDate>Fri, 27 Mar 2015 17:42:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-8386239418871897383.post-3751326341760387301</guid><description>Namun tidak sedikit pemula yang mengeluhkan cendet yang baru dibelinya ternyata berubah sifat dan karakternya. Misalnya, saat dipantau rajin bunyi, setiba di rumah menjadi jarang bunyi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Umumnya setiap burung yang baru dibeli, baik dari kios / pasar burung maupun take-over dari rekan, cenderung mengalami apa yang disebut stres lingkungan. Dibutuhkan waktu beberapa hari bagi burung untuk bisa beradaptasi dengan lingkungan barunya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Berikut ini beberapa tips untuk mempercepat proses adaptasi, sekaligus menjaga karakter dan mental cendet yang dibeli.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
Ketika membeli cendet di kios / pasar burung, biasanya pedagang memberikan wadah berupa besek atau kantong semen untuk membawa burung tersebut. Karena itu, sebelum hunting cendet, sebaiknya Anda menyiapkan sangkar harian yang nanti bisa digunakan jika burung sudah sampai di rumah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sangkar dicuci dulu dengan air hingga bersih. Lebih dianjurkan lagi kalau dibilas menggunakan FreshAves (5 gram serbuk Fresh Aves dilarutkan dalam 1 liter air). Tindakan preventif ini diperlukan untuk mencegah bakteri, jamur, dan parasit (tungau, kutu, cacing) yang kemungkinan menempel pada tubuh cendet selama berada di pasar burung.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Begitu tiba di rumah, pindahkan cendet yang baru dibeli ke dalam sangkar yang sudah disiapkan. Setelah itu berikan pakan dan air minum yang bersih. Untuk mencegah stres pada tahap awal adaptasinya, Anda bisa melarutkan Bird First Aid (BFA) ke dalam air minumnya selama 4-7 hari.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Selain itu, masukkan 2 ekor jangkrik ke dalam cepuk pakannya. Jangan berikan jangkrik menggunakan tangan kita, terutama untuk burung yang baru dibeli. Setelah itu, gantang sangkarnya di tempat sejuk, baik dikerodong maupun tidak (tergantung ramai-tidaknya suasana di sekitar rumah Anda).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Note: Anda juga bisa membawa sangkar harian dari rumah. Begitu terjadi transaksi di pasar / kios burung, cendet bisa langsung dipindahkan ke dalam sangkar tersebut. Namun, sangkar juga harus dibersihkan dulu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kalau cendet sudah berada di rumah selama 1 minggu, silakan cek apakah burung sudah nagen di atas tangkringan, tidak nakal / salton. Kalau memang sudah anteng, sebaiknya tenggeran yang ada dalam sangkar dipertahankan. Ini untuk menjaga agar karakter dan mentalnya tidak berubah,&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pasalnya, tenggeran dianggap nyaman oleh burung sehingga dia betah nangkring di atasnya. Dalam beberapa kasus, perubahan karakter dan gaya bertarung pada cendet muncul ketika ia dipindah ke sangkar baru dan menggunakan tenggeran baru pula.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk mempercepat bunyi, cendet bisa menjalani terapi mandi malam. Ini dilakukan sehari setelah burung tiba di rumah. Setelah itu berikan kroto (1 sendok teh) dan 1 ekor jangkrik saat burung dikeringkan dalam ruangan dengan cahaya terang. Selanjutnya dikerodong, dan biarkan cendet beristirahat hingga esok harinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hal lain yang dapat mempercepat cendet bunyi adalah memberikan voer dengan kadar protein tinggi, atau berikan tahu sebagai pakan tambahan, pada waktu burung diembunkan. Setelah matahari terbit dan cendet dijemur, pakan voer bisa diganti dengan yang biasa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menjaga karakter dan mental cendet yang baru dibeli juga bisa dilakukan dengan rutin memandikannya pada pagi dan sore hari. Selain itu, untuk mencegah stres, sebaiknya durasi penjemuran tidak lebih dari 2 jam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Selama masa adaptasi, cendet harus rutin mendapatkan pakan berkadar protein tinggi seperti jangkrik, belalang, ulat hongkong, atau kroto setiap harinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah burung bisa beradaptasi, yang terlihat dari perilaku yang anteng, tidak gelisah, dan mulai rajin berbunyi, maka perawatan harian bisa mulai diterapkan. Perawatan harian ini disesuaikan dengan karakter cendet. Jika Anda membelinya dari rekan, sebaiknya tanyakan setelan hariannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itulah beberapa cara menjaga karakter cendet yang baru dibeli agar tetap rajin berbunyi, tidak nakal / salto, serta punya mental yang lebih baik daripada sebelumnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Semoga bermanfaat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sumber : www.omkicau.com</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>TIPS MEMILIH MASTERAN YANG TEPAT UNTUK BURUNG KACER</title><link>http://kicau-tamblang.blogspot.com/2015/03/tips-memilih-masteran-yang-tepat-untuk.html</link><category>Desa Tamblang</category><category>Kacer</category><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><pubDate>Mon, 23 Mar 2015 16:35:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-8386239418871897383.post-4124122972318976741</guid><description>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiAJFVF6URcdtmGEYdrVuXt6-2G6N7-_On8JTlO926m9XXB_rWBSWTRD2nMnTCZrQ6BGU3tzULQ6_JcqCYQBb4InBCkd5cQ02i9vS85kY-IHJfuF6LJz3iC9oMzL7DPLaQyv0LxvsUsNyDx/s1600/kacer.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiAJFVF6URcdtmGEYdrVuXt6-2G6N7-_On8JTlO926m9XXB_rWBSWTRD2nMnTCZrQ6BGU3tzULQ6_JcqCYQBb4InBCkd5cQ02i9vS85kY-IHJfuF6LJz3iC9oMzL7DPLaQyv0LxvsUsNyDx/s1600/kacer.jpg" height="212" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
Ada banyak tujuan memaster pada burung kacer, diantaranya agar si burung memiliki materi lagu yang beragam bahkan mempunyai suara yang lebih tajam, Burung Kacer merupakan salah satu burung yang cukup digemari bagi kalangan pelomba, gaya tarung eksotis, menari–nari di atas pangkringan seakan menjadi daya tarik tersendiri bagi seorang pelomba untuk mengoleksi jenis burung ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Burung kacer bisa dikatakan komplit sebagai pelomba bila burung tersebut mempunyai materi lagu yang mumpuni, dimana selain gaya tarung, materi lagu yang ditonjolkan burung dalam suatu lomba menjadi hal yang paling mendasar pada sistem penilaian.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lalu burung apa saja yang baik untuk memaster Kacer, beberapa pelomba asal Yogyakarta menggemari beberapa burung yang menurut mereka cocok untuk dijadikan Master bagi burung Kacer diantara sebagai berikut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
Burung Cililin&lt;br /&gt;
Burung yang satu ini memang menempati urutan pertama burung yang wajib dimiliki sebagai burung Masteran, Cililin mempunyai suara tembakan yang sangat baik yang dibawakan secara kontinyu dan panjang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Burung Lovebird&lt;br /&gt;
Sebaiknya pelihara burung Lovebird lebih dari 1 dan diletakan berjauhan agar saling bersautan, suara burung Lovebird diyakini bisa membuat kasar apabila dapat di tangkap dan dibawakan oleh burung kacer.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Burung jalak Suren&lt;br /&gt;
Suara jalak suren bisa menjadi pembeda apabila berhasil di tangkap oleh memori burung Kacer, suara kasar patah–patah apabila dibawakan oleh kacer bisa menjadi kredit tersendiri bagi gaco tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Burung Greja&lt;br /&gt;
Suara burung greja memiliki speed yang sangat rapat apalagi bila dibawakan pada saat bertarung, Suara burung greeja tarung apabila mampu terekam dan dibawakan oleh burung kacer dengan suara yang keras diyakini bisa menjadi speed pada pembawaan lagu burung kacer terasa istimewa.&lt;br /&gt;
Semua Jenis Burung Madu&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Burung Madu mempunyai suara Crecetan yang pedas dan kasar, suara seperti itu sangat digemari para Kacer Mania untuk dijadikan suara burung Masteran.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Berikan suara burung Masteran minimal 1 bulan 1 burung terus meningkat, contohnya di bulan pertama berikan suara masteran burung cililin, bulan berikutnya berikan suara masteran burung Lovebird dan seterusnya, tujuannya agar burung kacer tidak bingung karena mendengar banyak suara Masteran.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebaiknya burung mulai di master sejak usia dini, diyakini pada waktu usia tersebut Auditory Memory pada burung kacer masih kosong dan belum banyak menyimpan suara–suara di sekitar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Proses pemasteran lebih optimal pada saat burung kacer mabung, diyakini pada saat mabung itulah burung cenderung diam dan lebih banyak menyimak, sedangkan waktu yang pas untuk proses master dilakukan pada siang hari antara pukul 10. 00–14. 00.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dalam proses pemasteran usahakan burung dalam keadaan di krodong dan tidak melihat burung sejenis biar lebih fokus dalam memperdengarkan suara burung masteran serta tempatkan burung kacer di tempat yang aman dan kondusif.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk dapat menyerap suara master dengan baik di butuhkan tingkat kecerdasan burung yang optimal, selain kebutuhan pakan yang tepat pemberikan Multivitamin yang baik dan pola perawatan yang teratur berdampak posistif dalam perkembangan otak burung.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kandungan setiap Vitamin pada Ebod Vit selain berkhasiat untuk menjaga kebugaran pada tubuh burung juga bisa merangsang tingkat kecerdasan kala burung sedang dalam proses master serta bisa mengurangi strees pada burung.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pendengarkan kembali suara Masteran yang pernah diperdengarkan kepada burung kacer agar lagu burung tersebut tetap terjaga dan Auditory Memory pada burung kacer semakin baik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sumber : www.mediaronggolawe.com</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiAJFVF6URcdtmGEYdrVuXt6-2G6N7-_On8JTlO926m9XXB_rWBSWTRD2nMnTCZrQ6BGU3tzULQ6_JcqCYQBb4InBCkd5cQ02i9vS85kY-IHJfuF6LJz3iC9oMzL7DPLaQyv0LxvsUsNyDx/s72-c/kacer.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Cara Agar Kacer Tidak Terlalu Giras</title><link>http://kicau-tamblang.blogspot.com/2015/03/cara-agar-kacer-tidak-terlalu-giras.html</link><category>Desa Tamblang</category><category>Kacer</category><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><pubDate>Tue, 17 Mar 2015 20:18:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-8386239418871897383.post-5443906951344813397</guid><description>Burung kacer adalah salah satu burung ocehan yang ditahun 2014 lalu menajadi salah satu burung yang banyak diminati kicau mania hingga saat ini, Hal ini dapat dilihat dari jumlah peserta disetiap event atau lomba burung, kelas kacer yang dibuka bisa lebih dari 3 kelas dan peserta di kelas burung berbulu hitam inipun bisa lebih dari 35 gantangan bahkan bisa lebih banyak lagi atau full gantangan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Maka tak ayal jika banyak kicau mania terutama dari kalangan pemula ingin memiliki burung ini meski dengan harga yang lumayan mahal, padahal burung kacer yang dibelinya bisa dikatagorikan burung kacer yang masih liar atau bisa disebut kacer giras, pasti kicau mania pemula akan dibikin pusing tujuh keliling dibuatnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
Sebenarnya sebelum membeli burung kacer para pemula ada baiknya menggali informasi yang lebih tentang karakter burung yang menjadi salah satu primadona burung kelas lomba ini. Bagi para pemula yang ingin mendapatkan pengetahuan atau informasi tentang ciri-ciri burung kacer yang giras. Mari kita simak bersama-sama.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Berikut ini adalah ciri-ciri kacer yang giras&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Biasanya berbunyi kalau disekitarnya dalam keadaan sepi&lt;br /&gt;
namun jika ada aktifitas manusia disekitarnya maka burung akan diam tidak mau berkicau.&lt;br /&gt;
Burung yang giras biasanya adalah dari hasil tangkapan hutan.&lt;br /&gt;
Untuk mengatasi kegirasan burung kacer tangkapan hutan agar menjadi jinak perlu di latih melalui perawatan dan tentunya kesabaran.&lt;br /&gt;
Banyak macam cara untuk menjinakkan burung kacer yang dilakukan oleh para pemelihara burung. Berikut ini ada beberapa tips penjinakkannya yang kami peroleh dari berbagai pengalaman para penghobi dan jawara burung kacer.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tips #1&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pagi hari, buka kerodong sangkar kacer dengan perlahan serta hati-hati.&lt;br /&gt;
Ambil tempat makan dan minum.&lt;br /&gt;
Biarkan sangkar berada di tanah dalam beberapa menit agar terbiasa dengan lalu lalang manusia, Dalam proses ini burung selalu diawasi. Setelah beberapa menit baru diangin-anginkankan agar burung tenang kembali.&lt;br /&gt;
Beri makan Extra Fooding jangkrik langsung melalui tangan kita, untuk melakukan ini perlu kesabaran karena burung belum terbiasa memakan langsung dari tangan manusia jadi perlu disiasati dengan cara jangkrik di tusuk pakai lidi. (Awas, Jangan sampai batang lidi melukai si burung)&lt;br /&gt;
Sangkar dikerodong dengan bahan kain tipis dan gantang ditempat yang sering dilalui orang agar burung terbiasa dan tidak takut sama manusia. Jika kacer sudah mulai tenang dengan kondisi sekitar maka kerodong lebih baik dibuka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
TIPS #2&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jam 07.00 burung diangin-anginkan di teras.&lt;br /&gt;
Jam 07.30 burung dimandikan dikramba atau disemprop dengan spray. Denga air bersih yang sudah dicampur dengan SHAMPO JATI JAJAR.&lt;br /&gt;
Bersihkan sangkar/kandang harian. Disarankan sewaktu membersihkan sangkar/kandang harian, sebaiknya mengunakan air bersih yang bercmpor dengan SHAMPO JATI JAJAR, jangan pernah membersihkan sangkar &amp;nbsp;/ kandang harian mengunakan diterjen.&lt;br /&gt;
Ganti makanan dengan makanan yang baru.&lt;br /&gt;
Bersihkan tempat air minum ganti dengan air minum yang bersih dan baru. Jangan lupa memberikan EBOD VIT.&lt;br /&gt;
Berikan Jangkrik 3 ekor. Sebelum membrikan jangkrik, biasakan membersihkan bagian kaki-kaki jangkrik terlebih dahulu.&lt;br /&gt;
Penjemuran dapat dilakukan selama 1-2 jam/hari mulai pukul 08.00-11.00. Selama penjemuran, Mengingat karakter burung kacer adalah tipe burung petarung, sebaiknya burung tidak melihat burung kacer lainnya.&lt;br /&gt;
Setelah dijemur, angin-anginkan kembali burung tersebut diteras selama 10-20 menit, lalu sangkar dikerodong.&lt;br /&gt;
Siang hari sampai sore (jam 10.00-15.00) burung dapat di Master dengan suara Master atau burung-burung Master.&lt;br /&gt;
Jam 15.30 burung diangin-anginkan kembali diteras.&lt;br /&gt;
Berikan Jangkrik 2 ekor pada cepuk&lt;br /&gt;
Jam 18.00 burung bisa dimandikan. Usahakan si burung mandi sendiri (jangan diseprot) dikerambah atau cepuk tempat mandi kembali.&lt;br /&gt;
Diangin-anginkan sampai benar-benar kering setelah itu dikerodong dan di perdengarkan suara Master selama masa istirahat sampai pagi harinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sumber : www.mediaronggolawe.com</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Seputar kenari gacor : Soal umur, kandang, kerodong, dan pemasteran</title><link>http://kicau-tamblang.blogspot.com/2015/03/seputar-kenari-gacor-soal-umur-kandang.html</link><category>Desa Tamblang</category><category>Kenari Loper</category><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><pubDate>Sun, 15 Mar 2015 17:15:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-8386239418871897383.post-3340102800272276886</guid><description>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Ternyata kenari masih menjadi trending topic bagi sebagian besar kicaumania di Indonesia. Selain bisa dilihat dari hasil searching tentang burung di Mbah Google, maupun fasilitas searching di omkicau.com, banyak sekali pertanyaan dari pembaca setia Om Kicau yang terkait dengan perawatan kenari, khususnya bagaimana agar burungnya bisa cepat rajin bunyi. Om Kicau memilahnya menjadi lima pertanyaan besar, yaitu masalah umur, kandang, kerodong, kurus dan gemuknya burung, hingga pemasteran.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhC1VT6J7pD9c8KeyeYtlLBl5wPm47Qr_K2a6GgEBNGjTlSU-uKQRhAg6cTy-zuRoeGrwWXNmUSeLpy2qQ1ryRTXDn_a96uklBpbJIgVhUqNiFajYIilStRLxYMdfzCUnVyotXdjr3R1Wqz/s1600/kenari-bakalan.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhC1VT6J7pD9c8KeyeYtlLBl5wPm47Qr_K2a6GgEBNGjTlSU-uKQRhAg6cTy-zuRoeGrwWXNmUSeLpy2qQ1ryRTXDn_a96uklBpbJIgVhUqNiFajYIilStRLxYMdfzCUnVyotXdjr3R1Wqz/s1600/kenari-bakalan.jpg" height="215" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: justify;"&gt;
Sebenarnya Om Kicau sudah beberapa kali mengupas masalah perawatan burung kenari. Berikut ini beberapa artikel yang bisa Anda buka kembali untuk melengkapi referensi mengenai perawatan kenari :&lt;/div&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: justify;"&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: justify;"&gt;
Perawatan kenari yang berusia kurang dari 1 bulan&lt;/div&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: justify;"&gt;
Solusi kenari macet bunyi setelah mabung&lt;/div&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: justify;"&gt;
Penyebab kenari membisu dan pengobatannya&lt;/div&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: justify;"&gt;
Solusi untuk kenari yang cuma ngeriwik&lt;/div&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: justify;"&gt;
10 Tips perawatan kenari untuk pemula&lt;/div&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: justify;"&gt;
Beberapa alasan kenari tidak mau berkicau&lt;/div&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: justify;"&gt;
Karena halaman blog / website, juga media cetak, selalu tunduk pada keterbatasan ruang, selalu saja ada hal-hal yang terlewatkan, atau tidak semua materi bisa ditulis secara utuh. Karena itu, artikel kali ini bisa menjadi pelengkap beberapa referensi di atas.&lt;/div&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: justify;"&gt;
Artikel ini disusun untuk menjawab berbagai pertanyaan dari para kenari mania, yang terpencar dalam boks komentar di beberapa artikel, pertanyaan di Kolom Curhat, juga di forum Facebook Burung. Silakan disimak lebih lanjut.&lt;/div&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: justify;"&gt;
Pada dasarnya, merawat kenari agar mau berkicau ditentukan oleh beberapa faktor, antara lain usia, kandang, menjaga suhu (termasuk pengerodongan), rutinitas dalam melakukan pemasteran, serta kondisi fisik burung itu sendiri.&lt;/div&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: justify;"&gt;
Menentukan usia burung kenari&lt;/div&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: justify;"&gt;
Usia merupakan salah satu faktor penentu apakah burung akan mulai berkicau dengan lantang, atau sekadar mempelajari lagu-lagunya (ngeriwik) saja.&lt;/div&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: justify;"&gt;
Banyak penggemar kenari yang sengaja membeli kenari bakalan, dengan umur di bawah 5 bulan. Sebab lebih murah daripada membeli kenari yang umurnya sudah lebih dari 7 bulan, atau sudah rajin berbunyi. Tetapi ada konsekuensinya, yaitu diperlukan kesabaran dan waktu dalam perawatannya.&lt;/div&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: justify;"&gt;
Pada umumnya, kenari yang sudah pasti berjenis kelamin jantan tidak akan berkicau sampai mereka berusia lebih dari 6 bulan. Mereka akan berkicau setelah berumur 6 bulan.&lt;/div&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: justify;"&gt;
Pada umur tersebut, burung sudah mampu mengeluarkan suara ngerolnya, meski dengan kicauan pendek. Sebab, pada umur tersebut, burung harus tetap dilatih agar nantinya bisa memiliki suara kicauan panjang.&lt;/div&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: justify;"&gt;
Pelatihan biasanya berkaitan dengan daya tahan tubuh dan stamina burung. Metode pelatihan dalam kandang umbaran dan penjemuran yang cukup bisa membuat kenari memiliki suara kicauan cukup panjang.&lt;/div&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: justify;"&gt;
Lalu, apa yang terjadi jika burung masih saja ngeriwik atau bahkan tidak mau berkicau sama sekali, meski umurnya sudah mencapai 6 bulan. Untuk itu, silakan diperiksa kembali jenis kelaminnya. Selain itu, diamati pula secara lebih cermat apakah ada gangguan kesehatan, khususnya gangguan pernafasan.&lt;/div&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: justify;"&gt;
Gunakan kandang individu dan terpisah dari burung sejenis&lt;/div&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: justify;"&gt;
Jika Anda memiliki beberapa kenari bakalan di rumah, usahakan agar mereka menempati kandang individu masing-masing, atau jangan ditempatkan bersamaan dalam satu kandang.&lt;/div&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: justify;"&gt;
Khusus untuk burung yang mau disiapkan ke lomba, atau burung yang didesain sebagai kenari isian, kandang sampai berdekatan dengan kenari standar, bahkan jangan sampai mendengar suara kenari standar. Banyak sekali kasus kegagalan dalam memaster kenari isian, hanya karena tetangga memiliki kenari standar yang gacor, sehingga sampai terdengar oleh kenari yang sedang dimaster.&lt;/div&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: justify;"&gt;
Burung kenari, khususnya yang berkelamin jantan, akan lebih mudah terangsang untuk berkicau jika mereka ditempatkan sendirian dan tidak melihat burung kenari lain di sekitarnya.&lt;/div&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: justify;"&gt;
Penempatan kandang / sangkar yang digunakan juga turut mempengaruhi apakah burung mau mulai berkicau atau tidak. Misalnya, dengan membiasakan menggantung sangkarnya lebih tinggi di tempat teduh atau dalam cahaya remang-remang.&lt;/div&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: justify;"&gt;
Menjaga suhu lingkungan dan mengerodongnya pada malam hari&lt;/div&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: justify;"&gt;
Mempertahankan suhu lingkungan agar tetap sejuk, khususnya pada malam hari, bisa mempercepat burung rajin bunyi. Dalam hal ini, sebaiknya kita membatasi paparan cahaya buatan (lampu penerang) pada malam hari, dalam ruangan tempat kandang burung digantung.&lt;/div&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: justify;"&gt;
Kenari memiliki masa mabung setahun sekali, dan biasanya akan terjadi pada musim kemarau. Saat mabung, kenari jatnan akan berhenti berkicau sampai masa mabung berjalan sempurna (sekitar 2 bulan).&lt;/div&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: justify;"&gt;
Perlu diperhatikan pula, mabung kenari juga bisa dipicu suhu yang terlalu panas atau pencahayaan di malam hari. Dalam hal ini, karena lampu selalu dinyalakan, burung akan menganggap waktu siang lebih panjang. Hal ini akan membuat siklus mabungnya muncul lebih cepat.&lt;/div&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: justify;"&gt;
Karena itu, dalam penempatan di dalam ruangan atau rumah pada malam hari, sebaiknya kenari tidak diberi cahaya lampu yang sangat terang. Lebih baik jika kita membiasakan untuk mengerodongnya setelah matahari terbenam, untuk memberi kesempatan istirahat yang cukup untuknya, sekaligus melancarkan metabolisme tubuhnya.&lt;/div&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: justify;"&gt;
Selain itu, penempatan kenari di tempat sejuk / teduh pada siang hari juga sangat dianjurkan. Dengan begitu, kenari tidak akan mengalami gangguan dalam proses berkicaunya, baik akibat pengaruh suhu maupun masa mabung di luar siklus normalnya.&lt;/div&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: justify;"&gt;
Konsistensi dalam program pemasteran&lt;/div&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: justify;"&gt;
Umur ideal kenari untuk menjalani program pemasteran adalah 25 – 30 hari. Sebagian besar pengorbit kenari jawara menggunakan acuan seperti ini, seperti yang biasa dilakukan Om Likin Solusindo Canary Klaten, Om Helmy Asalvo, dan sebagainya.&lt;/div&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: justify;"&gt;
Persoalannya, karena berbagai faktor, kita belum tentu bisa mendapatkan kenari bahan dengan umur semuda itu. Bagaimana solusinya? Jika Anda kebetulan hanya bisa memperpleh kenari bahan dengan umur 1-2 bulan, maka tips pemasteran seperti yang dilakukan Om Likin dan Om Helmy masih bisa diterapkan.&lt;/div&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: justify;"&gt;
Tetapi jika Anda memperoleh kenari yang umurnya lebih tua, misalnya 4 – 5 bulan, maka pemasterannya bisa dilakukan dengan memancingnya dengan audio mp3, yang bisa diperdengarkan melalui handphone, audio CD, atau MP3 Player. Rutin memutar audio mp3 bisa merangsang burung agar rajin bunyi, mulai bocor (ngeplong) pada umur 6 bulan.&lt;/div&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: justify;"&gt;
Suara kenari yang diputarkan bisa saja dari kenari sejenis maupun kenari jenis lain, selama hal tersebut di lakukan secara rutin misalnya pagi hari pada waktu dijemur diputar selama 1- 2 jam , lalu pada sore hari sewaktu istirahat diputarkan lagi selama 1 – 2 jam bisa mempengaruhi gacor tidaknya &amp;nbsp;mereka nanti serta mudah merangsang mereka untuk segera berbunyi.&lt;/div&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: justify;"&gt;
Suara kicauan kenari dalam format mp3 sangat mudah didapatkan, termasuk melalui Om Kicau yang banyak menyediakan suara-suara kicauan kenari, baik untuk masteran atau untuk merangsang kenari muda supaya cepat bunyi.&lt;/div&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: justify;"&gt;
Tahukah Anda, suara lain yang bisa mempengaruhi kenari cepat berkicau selain suara kenari itu sendiri? &amp;nbsp;Ya, boleh percaya boleh tidak, alunan musik klasik pun bisa mempercepat kenari menjadi gacor. Selama ini, musik klasik kerap digunakan untuk terapi penenang, juga terapi bagi ibu hamil agar anaknya memiliki kecerdasan tinggi.&lt;/div&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: justify;"&gt;
Rupanya, musik klasik juga bermanfaat untuk merangsang burung cepat bunyi. Bukan hanya bermanfaat bagi kenari, tetapi juga bagi burung kicauan lain, agar cepat bunyi. Hal ini dibuktikan dari banyaknya kicaumania di mancanegara yang menggunakan musik klasik sebagai terapi agar burungnya rajin bunyi.&lt;/div&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: justify;"&gt;
Terlalu kurus, burung pun ogah bunyi&lt;/div&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: justify;"&gt;
Ada juga kenari jantan yang sudah berumur 6 bulan lebih, namun belum mau bunyi juga. Dalam kasus ini, ada kemungkinan burung mengalami gangguan kesehatan, mulai dari gangguan pernafasan, mental drop, atau bisa juga burung terlalu kurus (dada nyilet).&lt;/div&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: justify;"&gt;
Burung yang mentalnya drop antara lain ditandai dengan ketidaknyamanan di tangkringan, sehingga sering ke dasar kandang, bisa juga gedubrak-gedubrak menabrak jeruji kandang, nafsu makan turun, dan sebagainya.&lt;/div&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: justify;"&gt;
Untuk memastikan burung mengalami gangguan pernafasan, silakan cek panduannya di sini. Sedangkan untuk mengecek apakah kenari berdada nyilet, Anda bisa memegang burung, kemudian raba bagian dadanya dengan jari Anda.&lt;/div&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: justify;"&gt;
Jika terasa lancip, dengan tulang rusuk yang menonjol, itu menandakan kenari berdada nyilet. Penyebab dada nyilet bervariasi, ada yang karena mengalami malnutrisi, atau terkait dengan penyakit dan kondisi tertentu. Anda bisa melihat referensinya di sini. Meski panduan ini ditujukan pada lovebird, sebagian materinya berlaku pula untuk burung kicauan lainnya, terutama mengenai faktor penyebab dan beberapa penyakit terkait.&lt;/div&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: justify;"&gt;
Sebaliknya, burung yang gemuk juga cenderung malas bunyi. Kasusnya seperti pada manusia, di mana kurus dan gemuk selalu menimbulkan masalah, he.. he.. he.. Atasi kegemukan dengan berbagai macam latihan dan terapi, atau bisa menggunakan cara-cara seperti yang pernah disebutkan disini.&lt;/div&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: justify;"&gt;
Itulah beberapa hal yang paling mendasar untuk perkembangan burung kenari, khususnya kenari bakalan, agar bisa berkicau sebagaimana mestinya.&lt;/div&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: justify;"&gt;
Semoga bemanfaat.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Sumber : www.omkicau.com&lt;/div&gt;
</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhC1VT6J7pD9c8KeyeYtlLBl5wPm47Qr_K2a6GgEBNGjTlSU-uKQRhAg6cTy-zuRoeGrwWXNmUSeLpy2qQ1ryRTXDn_a96uklBpbJIgVhUqNiFajYIilStRLxYMdfzCUnVyotXdjr3R1Wqz/s72-c/kenari-bakalan.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Resep pakan cendet dari Shama Club Singapore</title><link>http://kicau-tamblang.blogspot.com/2015/03/kalau-sebelumnya-om-kicau-pernah.html</link><category>Cendet</category><category>Desa Tamblang</category><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><pubDate>Sat, 14 Mar 2015 21:05:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-8386239418871897383.post-918552646989348968</guid><description>Kalau sebelumnya Om Kicau pernah berbagi resep pakan cendet dari Beijing Bird Society / BBS (silakan cek di sini), kali ini ada resep serupa tetapi dari Shama Club Singapore. Resep pakan cendet dari Shama Club Singapore ini diyakini mampu meningkatkan stamina, sekaligus membantu menguatkan mental, burung cendet kesayangan Anda.&lt;br /&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhEREIu2mfWqFDeCLVRGIF1Yq05xU5ompOOwJ76LdMJ-4N4Dy_ZB6bX3s7vRCabiQYhZtBPpa4jBpkA3ylJoBmLdqI8KYnojNxTeKbqGjCZrU5xdl-m6CdmNptVRqANJofMakkZuZ_utik_/s1600/cendet-makan-daging-sapi.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhEREIu2mfWqFDeCLVRGIF1Yq05xU5ompOOwJ76LdMJ-4N4Dy_ZB6bX3s7vRCabiQYhZtBPpa4jBpkA3ylJoBmLdqI8KYnojNxTeKbqGjCZrU5xdl-m6CdmNptVRqANJofMakkZuZ_utik_/s1600/cendet-makan-daging-sapi.jpg" height="215" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: justify;"&gt;
Cendet merupakan burung predator yang sangat aktif. Di alam liar, cendet mencari mangsa berupa hewan-hewan kecil seperti tikus, katak, kadal, juga burung jenis lainnya untuk mendukung aktivitas hariannya.&lt;/div&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: justify;"&gt;
Ketika cendet dalam perawatan manusia, alias dipelihara di dalam sangkar, kita sering mengabaikan makanan alami tersebut, karena pakan yang diberikan umumnya voer sebagai pakan utama, serta beberapa jenis pakan tambahan / extra fooding (EF) seperti jangkrik, ulat, dan kroto.&lt;/div&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: justify;"&gt;
Tentu saja hal ini tidak menjadi masalah besar. Sebab, bukankah hampir semua burung kicauan yang dipelihara juga tak perlu diberi pakan yang sama persis seperti di alam liar. Bukankah murai batu, kacer, cendet, maupun burung-burung predator lainnya juga bisa juara, meski pakannya tidak sama persis di alam liar?&lt;/div&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: justify;"&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: justify;"&gt;
Kalau ada yang menganggap cendet mudah manja (miyik), atau berubah galak, hanya karena tidak diberi makanan seperti di alam liar, tentu mereka kurang memahami fisiologis tubuh unggas, termasuk burung seperti cendet.&lt;/div&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: justify;"&gt;
Sifat miyik jelas tidak berkaitan dengan jenis pakan, melainkan lebih dipengaruhi faktor lain seperti kedekatannya dengan pemilik / perawat, suasana kandang kurang nyaman, kekurangan protein, dan sebagainya. Sebab, seperti dijelaskan di atas, banyak cendet jawara yang hanya diberi pakan voer dan EF seperti jangkrik, ulat, dan kroto.&lt;/div&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: justify;"&gt;
Untuk mengatasi kekurangan protein, juga beberapa jenis vitamin dan mineral, kita bisa membuat pakan tambahan seperti yang akan dijelaskan dalam artikel ini. Pakan yang resepnya bersumber dari Shama Club Singapore ini dapat membantu menambah stamina dan meningkatkan mental cendet.&lt;/div&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: justify;"&gt;
Bahan baku pakan tambahan untuk cendet&lt;/div&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: justify;"&gt;
Daging sapi segar yang telah dipotong kecil-kecil.&lt;/div&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: justify;"&gt;
1 butir tablet vitamin B-kompleks yang telah ditumbuk hingga menjadi serbuk.&lt;/div&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: justify;"&gt;
1 butir kapsul minyak ikan kod (cod liver oil). Alternatifnya adalah minyak gandum (wheat germ oil).&lt;/div&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: justify;"&gt;
Pakan khusus burung lolohan yang mengandung antibiotik dan enzim pencernaan, misal Kaytee Handfeeding, atau merek lain.&lt;/div&gt;
&lt;span style="background-color: #effced; color: #0f140f; font-family: 'Open Sans', Helvetica, Arial, sans-serif; font-size: 14px; line-height: 22.3999996185303px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh4HpcpnNQ3tkPTBiTOif_6S1UgWUzVOnlKdesFp4QoBQVcWPYCHsBH2cr8Uhbr5-_Z9SiCHvpQ5ZsHPHyjz06vHFmatIwwMbswKvdXQuoAo8h2VHh-mI474087iBL-YTuVkEHtnT6Ctgdo/s1600/bahan-bahan.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh4HpcpnNQ3tkPTBiTOif_6S1UgWUzVOnlKdesFp4QoBQVcWPYCHsBH2cr8Uhbr5-_Z9SiCHvpQ5ZsHPHyjz06vHFmatIwwMbswKvdXQuoAo8h2VHh-mI474087iBL-YTuVkEHtnT6Ctgdo/s1600/bahan-bahan.jpg" height="320" width="305" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: justify;"&gt;
Proses pembuatan&lt;/div&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: justify;"&gt;
Campurkan semua bahan dalam satu wadah, kemudian diaduk hingga merata.&lt;/div&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: justify;"&gt;
Pakan tambahan bisa langsung diberikan kepada cendet kesayangan Anda.&lt;/div&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: justify;"&gt;
Berikan pakan ini dengan frekuebsu 3-4 kali seminggu. Berikan secukupnya pada pagi dan sore hari.&lt;/div&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: justify;"&gt;
Untuk mencegah basi, pakan sebaiknya disimpan dalam lemari pendingin sebelum digunakan.&lt;/div&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: justify;"&gt;
Sumber : www.omkicau.com&lt;/div&gt;
</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhEREIu2mfWqFDeCLVRGIF1Yq05xU5ompOOwJ76LdMJ-4N4Dy_ZB6bX3s7vRCabiQYhZtBPpa4jBpkA3ylJoBmLdqI8KYnojNxTeKbqGjCZrU5xdl-m6CdmNptVRqANJofMakkZuZ_utik_/s72-c/cendet-makan-daging-sapi.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Tips Membedakan Jenis Kelamin Burung Pleci</title><link>http://kicau-tamblang.blogspot.com/2015/03/tips-membedakan-jenis-kelamin-burung.html</link><category>Desa Tamblang</category><category>Pleci</category><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><pubDate>Sun, 8 Mar 2015 18:08:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-8386239418871897383.post-2908370631527474873</guid><description>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiW6fPyX2vkWcqBShqUHmUFT4_EBqkBvqVE-7qC-gF-r9wLnJx21LfBKrJkXaykS5s-KIOB8uJtFl7hIZILXsm_u0fB3dZfKddNM0z7R9t-DpoCLnL_GnvJoIfeokj5Zm8U3OkbvG954Jht/s1600/pleciok.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiW6fPyX2vkWcqBShqUHmUFT4_EBqkBvqVE-7qC-gF-r9wLnJx21LfBKrJkXaykS5s-KIOB8uJtFl7hIZILXsm_u0fB3dZfKddNM0z7R9t-DpoCLnL_GnvJoIfeokj5Zm8U3OkbvG954Jht/s1600/pleciok.jpg" height="262" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;blockquote style="background: url(http://www.mediaronggolawe.com/wp-content/themes/_stylebook/framework/images/blockquote_gray.gif) 0px 20px no-repeat rgb(255, 255, 255); border: none !important; clear: both; color: #555555; font-family: HelveticaNeue-Light, 'Helvetica Neue Light', 'Helvetica Neue', Helvetica, Arial, 'Lucida Grande', sans-serif; font-size: 15px; font-style: italic; line-height: 22px; margin: 0px 0px 15px; padding: 10px 20px 10px 50px;"&gt;
&lt;h3 style="color: inherit; font-family: 'Open Sans', 'Franklin Gothic Medium', 'Arial Narrow Bold', Arial, sans-serif; font-size: 24.5px; font-weight: normal; line-height: 1; margin: 0px 0px 0.3em; text-rendering: optimizelegibility;"&gt;
&lt;/h3&gt;
&lt;/blockquote&gt;
&lt;div style="background-color: white; color: #444444; font-family: HelveticaNeue-Light, 'Helvetica Neue Light', 'Helvetica Neue', Helvetica, Arial, 'Lucida Grande', sans-serif; font-size: 15px; line-height: 22px; margin-bottom: 15px;"&gt;
Burung kacamata atau yang sekarang lebih dikenal dengan sebutan burung pleci, merupakan jenis burung kecil yang hidupnya selalu berkelompok atau berkoloni, dan kita akan dengan mudah menjumpainya di pepohonan yang ada di sekitar rumah, taman-taman kota, dan di hutan-hutan. Di tahun 1996-2003-an penulis sering memelihara burung ini untuk dipelihara dikandang yang agak besar (Volier) semata-mata hanya sebagai burung hias, dan terkadang menaruh beberapa burung pleci jantan yang sudah gacor di sangkar soliter dengan maksud untuk memaster burung kenari. Pada waktu itu harganya terbilang cukup murah, yaitu berkisar di harga Rp.500 untuk burung pleci bahan yang sudah full makan voer, sedangkan untuk pleci jantan yang sudah gacor berkisar di harga Rp.3000-5000-an.&lt;/div&gt;
&lt;div style="background-color: white; color: #444444; font-family: HelveticaNeue-Light, 'Helvetica Neue Light', 'Helvetica Neue', Helvetica, Arial, 'Lucida Grande', sans-serif; font-size: 15px; line-height: 22px; margin-bottom: 15px;"&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style="background-color: white; color: #444444; font-family: HelveticaNeue-Light, 'Helvetica Neue Light', 'Helvetica Neue', Helvetica, Arial, 'Lucida Grande', sans-serif; font-size: 15px; line-height: 22px; margin-bottom: 15px;"&gt;
Lain dulu lain sekarang, dengan beriringnya waktu burung mungil ini sekarang sedang banyak digandrungi dan sudah mempunyai kelas khusus di arena lomba burung berkicau, dan tentunya harganyapun ikut melambung tinggi terutama untuk harga burung-burung pleci yang sudah meraih juara di arena lomba burung berkicau. Burung lincah dengan warna dominan hijau dan besar badannya tidak lebih dari ukuran jempol orang dewasa, mempunyai bulu melingkar dilingkaran mata yang berwarna keputihan sepintas mirip berkacamata dan mempunyai ekor cabang merupakan ciri tersendiri dari burung pleci ini.&lt;/div&gt;
&lt;div style="background-color: white; color: #444444; font-family: HelveticaNeue-Light, 'Helvetica Neue Light', 'Helvetica Neue', Helvetica, Arial, 'Lucida Grande', sans-serif; font-size: 15px; line-height: 22px; margin-bottom: 15px;"&gt;
Perlu diketahui, sebenarnya burung pleci dibagi-bagi lagi dalam beberapa jenis antara lain kacamata jawa (zosterops flavus), kacamata Sulawesi (zosterops consobrinorum), kacamata laut (zosterops chloris), kacamata tual (zosterops uropygialis) dan masih banyak lagi lainnya. Pada saat ini sudah semakin jarang kita jumpai burung ini berterbangan di sekitar rumah kita, semua ini dikarenakan banyaknya yang melakukan penangkapan terhadap burung pleci, baik dengan menggunakan jaring ataupun perangkap lainnya.&lt;/div&gt;
&lt;div style="background-color: white; color: #444444; font-family: HelveticaNeue-Light, 'Helvetica Neue Light', 'Helvetica Neue', Helvetica, Arial, 'Lucida Grande', sans-serif; font-size: 15px; line-height: 22px; margin-bottom: 15px;"&gt;
Burung ini mempunyai sifat yang lincah, nada panggil yang khas dan suara ngerol dengan berbagai variasi lagu, juga pandai meniru suara burung lain tetapi dengan volume yang agak kecil. Burung ini sering menyanyikan suara ngerolnya saat pagi hari, waktu gerimis atau hujan dan pada saat itulah pleci akan berkicau dengan berbagai variasi suaranya. Di alam bebas makanan utama burung ini adalah buah-buahan, nectar dari bunga, serangga kecil, ulat, larva, telur semut (kroto)dll.&lt;/div&gt;
&lt;div style="background-color: white; color: #444444; font-family: HelveticaNeue-Light, 'Helvetica Neue Light', 'Helvetica Neue', Helvetica, Arial, 'Lucida Grande', sans-serif; font-size: 15px; line-height: 22px; margin-bottom: 15px;"&gt;
Untuk membedakan jenis kelamin burung pleci kita bisa melakukannya dengan cara melihat bentuk fisiknya, dan dengan pengamatan yang seksama. Adapun perbedaan pleci jantan dan betina adalah sebagai berikut :&lt;/div&gt;
&lt;div style="background-color: white; color: #444444; font-family: HelveticaNeue-Light, 'Helvetica Neue Light', 'Helvetica Neue', Helvetica, Arial, 'Lucida Grande', sans-serif; font-size: 15px; line-height: 22px; margin-bottom: 15px;"&gt;
&lt;strong&gt;Ciri-ciri burung pleci jantan:&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;
&lt;ol style="background-color: white; color: #444444; font-family: HelveticaNeue-Light, 'Helvetica Neue Light', 'Helvetica Neue', Helvetica, Arial, 'Lucida Grande', sans-serif; font-size: 15px; line-height: 22px; list-style: none; margin: 0px 0px 15px 10px; padding: 0px 0px 0px 20px;"&gt;
&lt;li style="line-height: 20px; list-style: decimal; margin: 0px; padding: 0px;"&gt;Secara umum ekor lebih panjang dengan ujung ekor berbentuk huruf “V” atau lancip di ujung, kepala cenderung lebih besar dan bulat, paruh lebih besar dan panjang serta postur tubuh lebih panjang dengan kaki jenjang dan warna bulunya lebih tajam.&lt;/li&gt;
&lt;li style="line-height: 20px; list-style: decimal; margin: 0px; padding: 0px;"&gt;Alat kelamin (vent/dubur) lebih panjang dan menonjol tegak 30-80 derajat terhadap perut, banyak ditumbuhi bulu dan memiliki warna bulu yang bersih.&lt;/li&gt;
&lt;li style="line-height: 20px; list-style: decimal; margin: 0px; padding: 0px;"&gt;Bola matanya besar dan agak sedikit menonjol keluar dengan garis melingkar atau kacamata yang lebih tebal.&lt;/li&gt;
&lt;li style="line-height: 20px; list-style: decimal; margin: 0px; padding: 0px;"&gt;Memiliki nada panggil yang keras lantang disertai gerakannya lincah dan gesit.&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;
&lt;div style="background-color: white; color: #444444; font-family: HelveticaNeue-Light, 'Helvetica Neue Light', 'Helvetica Neue', Helvetica, Arial, 'Lucida Grande', sans-serif; font-size: 15px; line-height: 22px; margin-bottom: 15px;"&gt;
&lt;strong&gt;Ciri-ciri burung pleci betina:&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;
&lt;ol style="background-color: white; color: #444444; font-family: HelveticaNeue-Light, 'Helvetica Neue Light', 'Helvetica Neue', Helvetica, Arial, 'Lucida Grande', sans-serif; font-size: 15px; line-height: 22px; list-style: none; margin: 0px 0px 15px 10px; padding: 0px 0px 0px 20px;"&gt;
&lt;li style="line-height: 20px; list-style: decimal; margin: 0px; padding: 0px;"&gt;Ekor relatif pendek dan bagian ujung rata, kepala lebih kecil dibanding yang jantan, tubuh lebih pendek dan terkesan bulat serta bentuk paruh pendek dan kecil.&lt;/li&gt;
&lt;li style="line-height: 20px; list-style: decimal; margin: 0px; padding: 0px;"&gt;Vent/dubur lebih kecil dan hanya ditumbuhi sedikit bulu, dan warna bulu cenderung kusam.&lt;/li&gt;
&lt;li style="line-height: 20px; list-style: decimal; margin: 0px; padding: 0px;"&gt;Bola matanya berukuran lebih kecil serta terlihat sayu dengan garis kacamatanya yang lebih tipis.&lt;/li&gt;
&lt;li style="line-height: 20px; list-style: decimal; margin: 0px; padding: 0px;"&gt;Nada panggilnya tidak nyaring serta gerakannya kurang lincah dan kelihatan lebih kalem.&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;
&lt;div style="background-color: white; color: #444444; font-family: HelveticaNeue-Light, 'Helvetica Neue Light', 'Helvetica Neue', Helvetica, Arial, 'Lucida Grande', sans-serif; font-size: 15px; line-height: 22px; margin-bottom: 15px;"&gt;
Demikian sobat Ronggolawer’s artikel tentang “Tips Membedakan Jenis Kelamin Burung Pleci” semoga bisa bermanfaat…&lt;/div&gt;
Sumber : www.omkicau.com</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiW6fPyX2vkWcqBShqUHmUFT4_EBqkBvqVE-7qC-gF-r9wLnJx21LfBKrJkXaykS5s-KIOB8uJtFl7hIZILXsm_u0fB3dZfKddNM0z7R9t-DpoCLnL_GnvJoIfeokj5Zm8U3OkbvG954Jht/s72-c/pleciok.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Membuat pakan bergizi agar pleci dan ciblek makin sehat dan gacor</title><link>http://kicau-tamblang.blogspot.com/2015/03/membuat-pakan-bergizi-agar-pleci-dan.html</link><category>Desa Tamblang</category><category>Gacor</category><category>Pakan bergizi untuk burung</category><category>Pleci</category><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><pubDate>Sat, 7 Mar 2015 19:00:00 -0800</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-8386239418871897383.post-1149918972433419777</guid><description>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhlIzOCKdq62EUcY9U68sj41gSyKtYNy6gn4a-ke18DJvC3ARNgz2tdcRFPgKLNNteC8I677r7n5s_NCaKIuCEVR7NsGepAyt8-zlbPtLRRbyGOWK3X891WPb93AFmzWDtdju6OCmgURRn4/s1600/pleci.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhlIzOCKdq62EUcY9U68sj41gSyKtYNy6gn4a-ke18DJvC3ARNgz2tdcRFPgKLNNteC8I677r7n5s_NCaKIuCEVR7NsGepAyt8-zlbPtLRRbyGOWK3X891WPb93AFmzWDtdju6OCmgURRn4/s1600/pleci.jpg" height="221" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: justify;"&gt;
Banyak cara yang bisa dilakukan untuk mempertahankan kondisi burung kicauan agar tetap sehat dan rajin bunyi (gacor), salah satunya adalah menyediakan pakan bergizi. Burung kicauan seperti pleci dan ciblek sangat mobile / aktif, sehingga membutuhkan asupan energi untuk mendukung aktivitas hariannya, dan asupan protein agar makin gacor.&lt;/div&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: justify;"&gt;
Sebelumnya, Om Kicau pernah menulis panduan tentang cara membuat pakan bergizi untuk pleci dan ciblek, antara lain:&lt;/div&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: justify;"&gt;
Membuat tepung udang sebagai EF alternatif untuk pleci dan ciblek&lt;/div&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: justify;"&gt;
Pakan racikan berbahan buah wolfberry untuk burung pleci&lt;/div&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: justify;"&gt;
Tetapi resep kali ini berbeda dari dua resep di atas, meski proses pembuatannya juga menggunakan udang dan buah wolfberry. Bahan lain yang digunakan dalam membuat pakan bergizi agar pleci dan ciblek makin sehat dan gacor kali ini adalah pollen / bee pollen.&lt;/div&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: justify;"&gt;
Seperti diketahui, wolfberry / gojiberry dan bee pollen sangat bermanfaat untuk burung pleci dan ciblek. Wolfberry berkhasiat mendongkrak stamina burung, sementara bee pollen memiliki kandungan nutrisi cukup lengkap.&lt;/div&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: justify;"&gt;
Kedua bahan ini akan dikombinasi dengan bahan baku lainnya, seperti wortel, tepung kacang kedelai, udang tawar kering, dan telur rebus. Hasilnya adalah pakan bergizi yang bisa membuat burung peliharaan selalu aktif dan sehat, bisa meningkatkan sistem kekebalan tubuh, dan yang terpenting burung bertambah gacor.&lt;/div&gt;
&lt;div style="background-color: #effced; border: 0px; color: #0f140f; font-family: 'Open Sans', Helvetica, Arial, sans-serif; font-size: 14px; font-stretch: inherit; line-height: 22.3999996185303px; margin-bottom: 1.25rem; padding: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;
&lt;span style="line-height: 22.3999996185303px;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style="background-color: #effced; border: 0px; font-stretch: inherit; margin-bottom: 1.25rem; padding: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;
&lt;span style="color: #0f140f; font-family: Open Sans, Helvetica, Arial, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 14px; line-height: 22.3999996185303px;"&gt;Kedua bahan ini akan dikombinasi dengan bahan baku lainnya, seperti wortel, tepung kacang kedelai, udang tawar kering, dan telur rebus. Hasilnya adalah pakan bergizi yang bisa membuat burung peliharaan selalu aktif dan sehat, bisa meningkatkan sistem kekebalan tubuh, dan yang terpenting burung bertambah gacor.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="background-color: #effced; border: 0px; color: #0f140f; font-family: 'Open Sans', Helvetica, Arial, sans-serif; font-size: 14px; font-stretch: inherit; line-height: 22.3999996185303px; margin-bottom: 1.25rem; padding: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;
&lt;strong style="border: 0px; font-family: inherit; font-size: inherit; font-stretch: inherit; font-style: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;Bahan baku pembuatan:&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="background-color: #effced; border: 0px; color: #0f140f; font-family: 'Open Sans', Helvetica, Arial, sans-serif; font-size: 14px; font-stretch: inherit; line-height: 22.3999996185303px; margin-bottom: 1.25rem; padding: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;
&lt;strong style="border: 0px; font-family: inherit; font-size: inherit; font-stretch: inherit; font-style: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;span style="font-weight: normal; line-height: 22.3999996185303px;"&gt;1. Wortel 50 gram&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjF3i2XdFVU9VqoW7DXngI1gK17aOwU9lEw1jotYlDfJCU82q7W2q9UXTpAPNFf0JR54JctoJ3FkPuJKT8rsU-K5oySW8WynD1kDDm9S40ymlZLjiOykV-2nKb_eBeTBWrsH2dSuBY7Tra6/s1600/wortel.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjF3i2XdFVU9VqoW7DXngI1gK17aOwU9lEw1jotYlDfJCU82q7W2q9UXTpAPNFf0JR54JctoJ3FkPuJKT8rsU-K5oySW8WynD1kDDm9S40ymlZLjiOykV-2nKb_eBeTBWrsH2dSuBY7Tra6/s1600/wortel.jpg" height="171" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="background-color: #effced; border: 0px; color: #0f140f; font-family: 'Open Sans', Helvetica, Arial, sans-serif; font-size: 14px; font-stretch: inherit; line-height: 22.3999996185303px; margin-bottom: 1.25rem; padding: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;
&lt;strong style="border: 0px; font-family: inherit; font-size: inherit; font-stretch: inherit; font-style: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="background-color: #effced; border: 0px; color: #0f140f; font-family: 'Open Sans', Helvetica, Arial, sans-serif; font-size: 14px; font-stretch: inherit; line-height: 22.3999996185303px; margin-bottom: 1.25rem; padding: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;
&lt;strong style="border: 0px; font-family: inherit; font-size: inherit; font-stretch: inherit; font-style: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;span style="font-weight: normal; line-height: 22.3999996185303px;"&gt;2. Tepung kacang kedelai atau kacang kedelai yang ditumbuk, takaran&amp;nbsp;250 gram&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjzg6NUSlER5KzedoOqkF3DeL_wYELpyD9UhbPjkcqEwGbZhxchG0mdw1VlcJ9s7rXaJZTiVAGr1Uq4FHwqFkxbUFbYdhKprFrbMePfgjOuFzXQVnxA3cvNxf5aCi13fCsKfyGXElM3HMX9/s1600/kacang-kedelai.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjzg6NUSlER5KzedoOqkF3DeL_wYELpyD9UhbPjkcqEwGbZhxchG0mdw1VlcJ9s7rXaJZTiVAGr1Uq4FHwqFkxbUFbYdhKprFrbMePfgjOuFzXQVnxA3cvNxf5aCi13fCsKfyGXElM3HMX9/s1600/kacang-kedelai.jpg" height="184" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="background-color: #effced; color: #0f140f; font-family: 'Open Sans', Helvetica, Arial, sans-serif; font-size: 14px; line-height: 22.3999996185303px; text-align: start;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="background-color: #effced; color: #0f140f; font-family: 'Open Sans', Helvetica, Arial, sans-serif; font-size: 14px; line-height: 22.3999996185303px; text-align: start;"&gt;3. Tepung wolfberry atau wolfberry yang ditumbuk menjadi tepung, takaran 25 gram&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjRfODbYX2nirGwkDCBa-IpbQPkULq5zrzNXM-oKhea1D6HTsDiT3u1qwitKB8C133L9777WZU_09Md3DaFveLUkRR5p6Ck5dwUUZjJeXpbvx3tgrmxsN2Y04iB-Yru9ZbVvobt4KMBSz9t/s1600/wolfberry.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjRfODbYX2nirGwkDCBa-IpbQPkULq5zrzNXM-oKhea1D6HTsDiT3u1qwitKB8C133L9777WZU_09Md3DaFveLUkRR5p6Ck5dwUUZjJeXpbvx3tgrmxsN2Y04iB-Yru9ZbVvobt4KMBSz9t/s1600/wolfberry.jpg" height="151" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="background-color: #effced; color: #0f140f; font-family: 'Open Sans', Helvetica, Arial, sans-serif; font-size: 14px; line-height: 22.3999996185303px; text-align: start;"&gt;4. Pollen atau&amp;nbsp; bee pollen 25 gram&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiSQuCWsstrND164IDUyDvSqkuIxb8SJFu7FDAYLQxOVHH9gPzbblHHyzLoHfu1TvCWfIWroczUV5DV5bR9Da3lebDTdCb6n3X7Ty7ZA01pOQqxXYzeRQanw_3NZHQT0MBrCjWOqTt_5xnc/s1600/pollen.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiSQuCWsstrND164IDUyDvSqkuIxb8SJFu7FDAYLQxOVHH9gPzbblHHyzLoHfu1TvCWfIWroczUV5DV5bR9Da3lebDTdCb6n3X7Ty7ZA01pOQqxXYzeRQanw_3NZHQT0MBrCjWOqTt_5xnc/s1600/pollen.jpg" height="162" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="background-color: #effced; color: #0f140f; font-family: 'Open Sans', Helvetica, Arial, sans-serif; font-size: 14px; line-height: 22.3999996185303px; text-align: start;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="background-color: #effced; color: #0f140f; font-family: 'Open Sans', Helvetica, Arial, sans-serif; font-size: 14px; line-height: 22.3999996185303px; text-align: start;"&gt;5.Udang tawar kering (bukan udang asin) 25 gram&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgU4CWNcMlOnyPovqy1SsdkAl8EjW2f2lMFDQkxLh79-QmgRGOTWFi_v53Ogug-XI7NQNdkNE8K1kHouixj0ZJOPq3h6713Tkk_4275NsOqgRVr6EHx7ag6GUKzswpqLHZocyFaDXvCz0bU/s1600/udang.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgU4CWNcMlOnyPovqy1SsdkAl8EjW2f2lMFDQkxLh79-QmgRGOTWFi_v53Ogug-XI7NQNdkNE8K1kHouixj0ZJOPq3h6713Tkk_4275NsOqgRVr6EHx7ag6GUKzswpqLHZocyFaDXvCz0bU/s1600/udang.jpg" height="173" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="background-color: #effced; color: #0f140f; font-family: 'Open Sans', Helvetica, Arial, sans-serif; font-size: 14px; line-height: 22.3999996185303px; text-align: start;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="background-color: #effced; color: #0f140f; font-family: 'Open Sans', Helvetica, Arial, sans-serif; font-size: 14px; line-height: 22.3999996185303px; text-align: start;"&gt;6. Telur rebus 10 butir, diambil bagian kuningnya saja&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgAw19KtRU3ljEp_zg41O1dgLIxfZxirne69CyeoqD7KOjZYB5oMtbCbWFf8wSlz_aE9-Y3KdqDW27Suvl3lUv2k40BeCUqH0H7pXb7Zb_y4AR162LGhru1h9Y-KpiVXaKN7iBZNXs4IUUp/s1600/kuning-telur.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgAw19KtRU3ljEp_zg41O1dgLIxfZxirne69CyeoqD7KOjZYB5oMtbCbWFf8wSlz_aE9-Y3KdqDW27Suvl3lUv2k40BeCUqH0H7pXb7Zb_y4AR162LGhru1h9Y-KpiVXaKN7iBZNXs4IUUp/s1600/kuning-telur.jpg" height="155" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="background-color: #effced; border: 0px; color: #0f140f; font-family: 'Open Sans', Helvetica, Arial, sans-serif; font-size: 14px; font-stretch: inherit; line-height: 22.3999996185303px; margin-bottom: 1.25rem; padding: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;
&lt;span style="border: 0px; color: #993300; font-family: inherit; font-size: inherit; font-stretch: inherit; font-style: inherit; font-variant: inherit; font-weight: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;em style="border: 0px; font-family: inherit; font-size: inherit; font-stretch: inherit; font-variant: inherit; font-weight: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;Catatan: Untuk jumlah atau porsinya bisa disesuaikan sesuai kebutuhan&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="background-color: #effced; border: 0px; color: #0f140f; font-family: 'Open Sans', Helvetica, Arial, sans-serif; font-size: 14px; font-stretch: inherit; line-height: 22.3999996185303px; margin-bottom: 1.25rem; padding: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;
&lt;strong style="border: 0px; font-family: inherit; font-size: inherit; font-stretch: inherit; font-style: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;Cara membuat pakan pleci dan ciblek&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="background-color: #effced; border: 0px; color: #0f140f; font-family: 'Open Sans', Helvetica, Arial, sans-serif; font-size: 14px; font-stretch: inherit; line-height: 22.3999996185303px; margin-bottom: 1.25rem; padding: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;
Semua bahan disatukan dalam satu wadah, kemudian diaduk-aduk hingga semua bahan tercampur merata. Setelah itu, keringkan dengan menggunakan oven /&amp;nbsp;microwave selama beberapa menit.&lt;/div&gt;
&lt;div style="background-color: #effced; border: 0px; color: #0f140f; font-family: 'Open Sans', Helvetica, Arial, sans-serif; font-size: 14px; font-stretch: inherit; line-height: 22.3999996185303px; margin-bottom: 1.25rem; padding: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;
Jika tidak memiliki oven atau microwave, bahan-bahan bisa dijemur di bawah terik matahari dengan menggunakan alas kertas koran dan seng.&lt;/div&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiMsALrsWT6upx-zdTgqz3-5HByhiJBdrM9y81OS8ZCa6L9jIfpcyytxZo5NFLm8HoI1f35zTDDrc454C8NY4N6HvL1d6NorlkxvAe1FQinBgYw-rH8Ko2PxQO4MgKM1hLvTtSMVAJHEGn7/s1600/campur.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiMsALrsWT6upx-zdTgqz3-5HByhiJBdrM9y81OS8ZCa6L9jIfpcyytxZo5NFLm8HoI1f35zTDDrc454C8NY4N6HvL1d6NorlkxvAe1FQinBgYw-rH8Ko2PxQO4MgKM1hLvTtSMVAJHEGn7/s1600/campur.jpg" height="132" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="background-color: #effced; border: 0px; color: #0f140f; font-family: 'Open Sans', Helvetica, Arial, sans-serif; font-size: 14px; font-stretch: inherit; line-height: 22.3999996185303px; margin-bottom: 1.25rem; padding: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="background-color: #effced; border: 0px; color: #0f140f; font-family: 'Open Sans', Helvetica, Arial, sans-serif; font-size: 14px; font-stretch: inherit; line-height: 22.3999996185303px; margin-bottom: 1.25rem; padding: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;
&lt;span style="line-height: 22.3999996185303px;"&gt;Setelah kering, pakan siap disajikan untuk burung peliharaan Anda.Sisanya bisa disimpan sebagai persediaan untuk beberapa hari ke depan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhOCFKkhOkAbe5TRSIvXGxmphz211vMmd1d1afHpbV4wmygusNGPjKbHfePb6CDS3yAFwZGAEujl8vOJDAeRjmVYR2Bc8xNjS7WJbs3NuzxnDVcAgZd3fNQSxGjn_cKg6Us3luC3Du9iofA/s1600/siap-saji.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhOCFKkhOkAbe5TRSIvXGxmphz211vMmd1d1afHpbV4wmygusNGPjKbHfePb6CDS3yAFwZGAEujl8vOJDAeRjmVYR2Bc8xNjS7WJbs3NuzxnDVcAgZd3fNQSxGjn_cKg6Us3luC3Du9iofA/s1600/siap-saji.jpg" height="135" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="background-color: #effced; border: 0px; color: #0f140f; font-family: 'Open Sans', Helvetica, Arial, sans-serif; font-size: 14px; font-stretch: inherit; line-height: 22.3999996185303px; margin-bottom: 1.25rem; padding: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;
&lt;span style="line-height: 22.3999996185303px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="background-color: #effced; border: 0px; color: #0f140f; font-family: 'Open Sans', Helvetica, Arial, sans-serif; font-size: 14px; font-stretch: inherit; line-height: 22.3999996185303px; margin-bottom: 1.25rem; padding: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;
&lt;em style="border: 0px; font-stretch: inherit; line-height: 22.3999996185303px; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;Semoga bermanfaat.&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="background-color: #effced; border: 0px; color: #0f140f; font-family: 'Open Sans', Helvetica, Arial, sans-serif; font-size: 14px; font-stretch: inherit; line-height: 22.3999996185303px; margin-bottom: 1.25rem; padding: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;
&lt;em style="border: 0px; font-stretch: inherit; line-height: 22.3999996185303px; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;Sumber : www.omkicau.com&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="background-color: #effced; color: #0f140f; font-family: 'Open Sans', Helvetica, Arial, sans-serif; font-size: 14px; line-height: 22.3999996185303px; text-align: start;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="background-color: #effced; color: #0f140f; font-family: 'Open Sans', Helvetica, Arial, sans-serif; font-size: 14px; line-height: 22.3999996185303px; text-align: start;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhlIzOCKdq62EUcY9U68sj41gSyKtYNy6gn4a-ke18DJvC3ARNgz2tdcRFPgKLNNteC8I677r7n5s_NCaKIuCEVR7NsGepAyt8-zlbPtLRRbyGOWK3X891WPb93AFmzWDtdju6OCmgURRn4/s72-c/pleci.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Merawat Lovebird Biar Ngekek Panjang</title><link>http://kicau-tamblang.blogspot.com/2015/03/merawat-lovebird-biar-ngekek-panjang.html</link><category>Desa Tamblang</category><category>Love Bird</category><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><pubDate>Fri, 6 Mar 2015 15:58:00 -0800</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-8386239418871897383.post-4673076260527449617</guid><description>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj-_XoPphXLeQht4t3QvvkJod3oipKe1o7KKYPHj3Kmh3439szAWFLB6SXn3xZUWbLdmjRwEY2dxRnShIwBhCCsoYdCicZNStlQDcSfMmPxK96sLb2bOTpxfimh3MeMrV7uAwj09GVqtwd9/s1600/lb.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj-_XoPphXLeQht4t3QvvkJod3oipKe1o7KKYPHj3Kmh3439szAWFLB6SXn3xZUWbLdmjRwEY2dxRnShIwBhCCsoYdCicZNStlQDcSfMmPxK96sLb2bOTpxfimh3MeMrV7uAwj09GVqtwd9/s1600/lb.jpg" height="207" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="background-color: white; color: #444444; font-family: HelveticaNeue-Light, 'Helvetica Neue Light', 'Helvetica Neue', Helvetica, Arial, 'Lucida Grande', sans-serif; font-size: 15px; line-height: 22px; margin-bottom: 15px;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="background-color: white; color: #444444; font-family: HelveticaNeue-Light, 'Helvetica Neue Light', 'Helvetica Neue', Helvetica, Arial, 'Lucida Grande', sans-serif; font-size: 15px; line-height: 22px; margin-bottom: 15px;"&gt;
Lovebird atau sering juga disebut burung cinta, merupakan burung yang berasal dari Afrika dan merupakan salah satu anggota burung paruh bengkok dari keluarga Psittacidae. Adapun perihal sebutan burung cinta yang disandangnya, ini disebabkan karena kebiasaan burung yang sudah cukup umur (Dewasa) dan mempunyai pasangan selalu bercumbu hampir setiap saat.&lt;/div&gt;
&lt;div style="background-color: white; color: #444444; font-family: HelveticaNeue-Light, 'Helvetica Neue Light', 'Helvetica Neue', Helvetica, Arial, 'Lucida Grande', sans-serif; font-size: 15px; line-height: 22px; margin-bottom: 15px;"&gt;
Awal mulanya, Lovebird dibudidayakan oleh negara-negara di Eropa dan atas keuletan bangsa Eropa lah bisa muncul farian atau jenis-jenis baru yang tidak ada dihabitat aslinya. Adapun di Indonesia, Lovebird ini pun sudah banyak yang berhasil membudidayakannya, terutama di pulau Jawa, Bali, dan Sumatera. Penangkarannya terus meluas ke berbagai kota dan daerah. Melihat potensinya, masa depan Lovebird tidak hanya dijadikan sebagai burung pendamping atau pemaster suara burung lain. Namun, Lovebird sudah djadikan sebagai burung kontes dan mempunyai kelas tersendiri.&lt;/div&gt;
&lt;div style="background-color: white; color: #444444; font-family: HelveticaNeue-Light, 'Helvetica Neue Light', 'Helvetica Neue', Helvetica, Arial, 'Lucida Grande', sans-serif; font-size: 15px; line-height: 22px; margin-bottom: 15px;"&gt;
Di Eropa, Amerika, dan negara-negara timur tengah Lovebird juga dikonteskan. Hanya saja, yang dikonteskan adalah warna bulunya, bukan suaranya. Peraturan yang dibuat pun sangat ketat. Sementara di negara kita yang dikonteskan itu adalah suaranya.&lt;/div&gt;
&lt;div style="background-color: white; color: #444444; font-family: HelveticaNeue-Light, 'Helvetica Neue Light', 'Helvetica Neue', Helvetica, Arial, 'Lucida Grande', sans-serif; font-size: 15px; line-height: 22px; margin-bottom: 15px;"&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;
&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;strong&gt;Cara Membuat Lovebird Bersuara Panjang&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style="background-color: white; color: #444444; font-family: HelveticaNeue-Light, 'Helvetica Neue Light', 'Helvetica Neue', Helvetica, Arial, 'Lucida Grande', sans-serif; font-size: 15px; line-height: 22px; margin-bottom: 15px;"&gt;
Untuk membuat Lovebird bersuara Panjang (Ngekek) dipengaruhi beberapa faktor, Tips berikut ini akan mengungkap faktor kunci yang mempengaruhi suara Lovebird dalam melantunkan kicauan suaranya supaya ngekek panjang. Setiap kicau mania pasti menginginkan Lovebirdnya punya suara ngekek yang panjang dan menyabet gelar juara. Dari pengalaman beberapa breeder, penghobi lomba burung yang sudah sering membesut Lovebirdnya menjadi Lovebird dengan suara ngekek yang panjang dan ditambah sedikit pengalaman pribadi dari penulis dapat kita simpulkan seperti ulasan berikut ini.&lt;/div&gt;
&lt;div style="background-color: white; color: #444444; font-family: HelveticaNeue-Light, 'Helvetica Neue Light', 'Helvetica Neue', Helvetica, Arial, 'Lucida Grande', sans-serif; font-size: 15px; line-height: 22px; margin-bottom: 15px;"&gt;
Secara garis besarnya penilaian dalam lomba suara atau kontes Lovebird adalah dipengaruhi oleh variasi lagu, panjangnya suara dan frekwensi bunyi yang sering. Jadi yang ideal adalah Lovebird yang ngekek tidak terlalu panjang sekali dengan frekwensi bunyi yang sering atau tidak kelamaan masa diamnya (ngetem) dan memiliki lagu. Ngekek panjang yang terlalu lama misalnya sekitar 1 menitan atau lebih maka biasanya masa diamnya lama, karena burung tersebut membutuhkan waktu yang lama pula untuk mengumpulkan tenaganya kembali setelah digunakan untuk bunyi selama 1 menitan tadi. Burung yang sering juara pada akhirnya yang lagunya tidak terlalu panjang sekali, tapi gacor atau rajin berbunyi (aktif) dan tiap bunyi panjangnya cenderung stabil atau hampir sama, misalnya berkisar diantara 30 detik-an.&lt;/div&gt;
&lt;div style="background-color: white; color: #444444; font-family: HelveticaNeue-Light, 'Helvetica Neue Light', 'Helvetica Neue', Helvetica, Arial, 'Lucida Grande', sans-serif; font-size: 15px; line-height: 22px; margin-bottom: 15px;"&gt;
Ada 2 faktor pengaruh yang paling dominan untuk membuat Lovebird bersuara ngekek panjang, faktor yang pertama adalah garis keturunan dan yang kedua adalah Faktor lingkungan termasuk didalamnya latihan sejak dini.&lt;/div&gt;
&lt;div style="background-color: white; color: #444444; font-family: HelveticaNeue-Light, 'Helvetica Neue Light', 'Helvetica Neue', Helvetica, Arial, 'Lucida Grande', sans-serif; font-size: 15px; line-height: 22px; margin-bottom: 15px;"&gt;
&lt;strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;
&lt;strong&gt;1. Faktor garis keturunan&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;
Adapun untuk melihat faktor genetik secara utuh, orang awam seperti kita bisa dibilang sulit untuk melakukannya, karena setidaknya kita dituntut harus memiliki perlengkapan sebagaimana yang dimiliki para peneliti (misalnya uji DNA, RNA, dan sebagainya). Jadi kita hanyalah bisa melihat faktor genetik seekor burung dari penampilan luarnya, atau fenotipnya, seperti warna bulu, kualitas suara, bentuk serta ukuran badan dan sebagainya.&lt;/div&gt;
&lt;div style="background-color: white; color: #444444; font-family: HelveticaNeue-Light, 'Helvetica Neue Light', 'Helvetica Neue', Helvetica, Arial, 'Lucida Grande', sans-serif; font-size: 15px; line-height: 22px; margin-bottom: 15px;"&gt;
Memprediksi kualitas genetik dari anakan Lovebird, misalnya, hanya bisa dilakukan jika kita membelinya dari penangkaran. Setidaknya, kita bisa melihat performa kedua induknya saat dipenangkaran, terutama performa suaranya. Meski tidak akurat 100%, karena hanya mengandalkan sifat fenotip, bukan genotip yang harus melalui uji DNA, setidaknya prediksi tersebut tidak terlalu ngawur, atau masih punya landasan ilmiah.&lt;/div&gt;
&lt;div style="background-color: white; color: #444444; font-family: HelveticaNeue-Light, 'Helvetica Neue Light', 'Helvetica Neue', Helvetica, Arial, 'Lucida Grande', sans-serif; font-size: 15px; line-height: 22px; margin-bottom: 15px;"&gt;
&lt;strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;
&lt;strong&gt;2. Faktor lingkungan&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;
Adapun faktor lingkungan mencakup aspek perkandangan, pengaturan pola kesehatan, pengaturan pola pakan, suhu atau cuaca, hingga perawatan berikut latihan dan pemasteran. Menurut beberapa sumber, faktor genetik hanya berperan sekitar 30% terhadap performa burung. Selebihnya ditentukan faktor lingkungan, terutama pakan berkualitas dan pola perawatan.&lt;/div&gt;
&lt;div style="background-color: white; color: #444444; font-family: HelveticaNeue-Light, 'Helvetica Neue Light', 'Helvetica Neue', Helvetica, Arial, 'Lucida Grande', sans-serif; font-size: 15px; line-height: 22px; margin-bottom: 15px;"&gt;
&lt;strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;
&lt;strong&gt;Tips Perawatan Love bird&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="background-color: white; color: #444444; font-family: HelveticaNeue-Light, 'Helvetica Neue Light', 'Helvetica Neue', Helvetica, Arial, 'Lucida Grande', sans-serif; font-size: 15px; line-height: 22px; margin-bottom: 15px;"&gt;
&lt;strong&gt;1.Kandang&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;
Kita semua pasti sudah tahu banyak tentang jenis sangkar Lovebird, sangkar Lovebird biasanya dikelilingi oleh jeruji yang terbuat dari kawat dan didasari oleh bahan plastik. Saya merekomendasikan kandang Lovebird memiliki ukuran diameter setidaknya 30-32 cm dengan dua atau lebih tempat bertengger, usahakan tempat bertenggernya memiliki diameter yang pas dengan ukuran kaki Lovebird jadi jangan menggunakan tempat bertengger (Tangkringan) yang berukuran terlalu besar dan pakailah kayu alami, karena itu akan lebih bagus. Jagalah kandang / sangkar tetap bersih, beberapa penyakit Lovebird seperti penyakit mata atau snot pembunuh Lovebird terfamiliar diakibatkan oleh kandang yang kotor. Selain kita harus membersihkan kandangnya secara rutin tiap hari (Membuang kotoran dan sisa-sisa pakannya), minimal 1 minggu sekali kita juga harus mencuci kandang berikut tangkringan, tempat pakan, tempat minum, dan juga kerodongnya. Salah satu cara yang biasa penulis lakukan adalah mencucinya dengan menggunakan shampo merk JATI JAJAR yang sudah terbukti mampu membunuh kutu, kuman atau pun bakteri lainnya. Dikarenakan shampoo JATI JAJAR sudah mengandung Desinpektan.&lt;/div&gt;
&lt;div style="background-color: white; color: #444444; font-family: HelveticaNeue-Light, 'Helvetica Neue Light', 'Helvetica Neue', Helvetica, Arial, 'Lucida Grande', sans-serif; font-size: 15px; line-height: 22px; margin-bottom: 15px;"&gt;
&lt;strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;
&lt;strong&gt;2. Makanan&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;
Makanan adalah aspek penting dalam merawat Lovebird seperti binatang lainya Lovebird pun mempunyai beberapa makanan yang baik untuk dikonsumsi, kita tidak usah repot–repot membeli beberapa jenis bahan makan Lovebird dan mencampurnya sendiri dengan perbandingan yang belum tentu pas. Karena sudah banyak pakan Lovebird dalam kemasan buatan pabrik, salah satunya adalah pakan merk Ebod Lovebird produksi Ebod Jaya yang terbuat dari bahan bijian berkualitas super. Sebenarnya Lovebird bisa diberikan banyak varian makanan bahkan makanan-makanan yang sering kita makan juga, tetapi disarankan untuk memberikan makanan biji-bijian campur, beri banyak kangkung terlebih lagi jika lovebird sedang dikawinkan, jagung dan masih banyak lagi. Perhatikan makanan yang diberikan setidaknya sudah dibersihkan dahulu sebelumnya.&lt;/div&gt;
&lt;div style="background-color: white; color: #444444; font-family: HelveticaNeue-Light, 'Helvetica Neue Light', 'Helvetica Neue', Helvetica, Arial, 'Lucida Grande', sans-serif; font-size: 15px; line-height: 22px; margin-bottom: 15px;"&gt;
&lt;br /&gt;
Mengenai pakan tambahan (Extra Fooding) lovebird, Jagung muda, misalnya, terbukti kerap mengantar sejumlah Lovebird menjuarai lomba atau latber. Pemberian multivitamin yang mampu merangsang pembentukan hormon testosteron, seperti EBOD-JOSS, juga bisa membuat Lovebird gacor, daya tahan prima, dan mental tidak mudah anjlok.&lt;/div&gt;
&lt;div style="background-color: white; color: #444444; font-family: HelveticaNeue-Light, 'Helvetica Neue Light', 'Helvetica Neue', Helvetica, Arial, 'Lucida Grande', sans-serif; font-size: 15px; line-height: 22px; margin-bottom: 15px;"&gt;
Sedangkan pola perawatan yang baik akan memberikan dampak lebih dahsyat jika diterapkan pada Lovebird sejak anakan, atau setidaknya masih muda (1-3 bulan). Itu sebabnya, latihan dan pemasteran Lovebird pun menjadi lebih joss jika dilakukan pada usia dini, karena akan terekam lebih kuat dalam memori burung.&lt;/div&gt;
&lt;div style="background-color: white; color: #444444; font-family: HelveticaNeue-Light, 'Helvetica Neue Light', 'Helvetica Neue', Helvetica, Arial, 'Lucida Grande', sans-serif; font-size: 15px; line-height: 22px; margin-bottom: 15px;"&gt;
&lt;br /&gt;
Dalam hal pemasteran, untuk master yang paling cocok bagi Lovebird adalah burung yang punya lagu tidak terlalu rapat. Suara rapat seperti burung cililin tidak begitu pas karena akan membuat Lovebird menjadi gampang lelah dan tidak bisa mengeluarkan suara panjang nantinya. Anda dapat melakukan pemasteran terhadap Lovebird muda, dengan menempelkan sangkar didekat burung masteran (Burung gereja, cucak jenggot, kenari, jalak suren dll) .&lt;/div&gt;
&lt;div style="background-color: white; color: #444444; font-family: HelveticaNeue-Light, 'Helvetica Neue Light', 'Helvetica Neue', Helvetica, Arial, 'Lucida Grande', sans-serif; font-size: 15px; line-height: 22px; margin-bottom: 15px;"&gt;
Anda juga bisa menggunakan CD / MP3 yang berisikan rekaman suara burung masteran. Lakukan secara rutin, setiap hari. Pemasteran Lovebird sejak kecil sangat berpengaruh pada besutan Lovebird yang akan diikutkan kontes. selain perlu melakukan pemasteran secara rutin, pemilihan awal bakalan Lovebird juga sangat menentukan hasil Lovebird dalam arena perlombaan.&lt;/div&gt;
&lt;div style="background-color: white; color: #444444; font-family: HelveticaNeue-Light, 'Helvetica Neue Light', 'Helvetica Neue', Helvetica, Arial, 'Lucida Grande', sans-serif; font-size: 15px; line-height: 22px; margin-bottom: 15px;"&gt;
&lt;strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;
&lt;strong&gt;3. Kesehatan&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;
&lt;strong&gt;Beberapa hal yang harus diperhatikan dalam menjaga Lovebird supaya tetap sehat&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;
&lt;ul style="background-color: white; color: #444444; font-family: HelveticaNeue-Light, 'Helvetica Neue Light', 'Helvetica Neue', Helvetica, Arial, 'Lucida Grande', sans-serif; font-size: 15px; line-height: 22px; list-style: none; margin: 0px 0px 15px 10px; padding: 0px 0px 0px 20px;"&gt;
&lt;li style="line-height: 20px; list-style: disc; margin: 0px; padding: 0px;"&gt;Lakukan pembersihan kandang sehari sekali atau dua hari sekali tergantung tingkat kekotoran kandang tersebut.&lt;/li&gt;
&lt;li style="line-height: 20px; list-style: disc; margin: 0px; padding: 0px;"&gt;Jangan terlalu berlebihan memberikan makanan pada Lovebird, karena Lovebird adalah termasuk burung yang rakus jadi jangan heran jika kita akan melihat mereka selalu makan, usahakan burung ini tidak terlalu gemuk oleh karena itu kita harus atur jumlah makanan yang diberikan.&lt;/li&gt;
&lt;li style="line-height: 20px; list-style: disc; margin: 0px; padding: 0px;"&gt;Setiap hari cek apakah tempat air minum dikandang sudah kotor atau tidak, jika sudah kotor lalukan pembersihan lalu ganti dengan air bersih.&lt;/li&gt;
&lt;li style="line-height: 20px; list-style: disc; margin: 0px; padding: 0px;"&gt;Usahakan memandikan Lovebird sesering mungkin.&lt;/li&gt;
&lt;li style="line-height: 20px; list-style: disc; margin: 0px; padding: 0px;"&gt;Berikan multivitamin dan nutrisi agar Lovebird tetap fit, kita bisa memberikan Ebod Vit untuk vitamin hariannya.&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;div style="background-color: white; color: #444444; font-family: HelveticaNeue-Light, 'Helvetica Neue Light', 'Helvetica Neue', Helvetica, Arial, 'Lucida Grande', sans-serif; font-size: 15px; line-height: 22px; margin-bottom: 15px;"&gt;
&lt;strong&gt;4. Rawatan Rutin Harian&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;
&lt;ul style="background-color: white; color: #444444; font-family: HelveticaNeue-Light, 'Helvetica Neue Light', 'Helvetica Neue', Helvetica, Arial, 'Lucida Grande', sans-serif; font-size: 15px; line-height: 22px; list-style: none; margin: 0px 0px 15px 10px; padding: 0px 0px 0px 20px;"&gt;
&lt;li style="line-height: 20px; list-style: disc; margin: 0px; padding: 0px;"&gt;Keluarkan burung dipagi hari dan digantung diteras atau lebih bagus dibawah pohon, setelah ada sinar matahari pagi sekitar pukul 6.30 hingga pukul 7.00. Hal ini dilakukan supaya Lovebird mendapatan udara segar dipagi hari dan memperbanyak asupan oksigen yang masih bebas dari polusi.&lt;/li&gt;
&lt;li style="line-height: 20px; list-style: disc; margin: 0px; padding: 0px;"&gt;Setelah burung dijemur dipagi hari, kira-kira setengah jam kemudian mandikan burung dengan cara disemprot menggunakan sprayer dengan setelan lembut sampai basah kuyup agar bugar dan segar. Jangan lupa campurkan shampoo khusus merk JATI JAJAR ke dalam air mandinya dengan perbandingan 2 tutup botol untuk 1 liter air mandinya, hal ini dilakukan supaya burung terbebas dari kuman dan kutu sekaligus untuk menghaluskan bulu burung.&lt;/li&gt;
&lt;li style="line-height: 20px; list-style: disc; margin: 0px; padding: 0px;"&gt;Setelah beres dimandikan, lalu jemur burung selama -+ 2 jam-an. Dimulai sekitar jam 8.00 sampai jam 10.00-an.&lt;/li&gt;
&lt;li style="line-height: 20px; list-style: disc; margin: 0px; padding: 0px;"&gt;Setelah dijemur angin-anginkan sepuluh sampai limabelas menit ditempat yang teduh,lalu Krodong sambil diperdengarkan suara masteran hingga pukul 15.00.&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;ul style="background-color: white; color: #444444; font-family: HelveticaNeue-Light, 'Helvetica Neue Light', 'Helvetica Neue', Helvetica, Arial, 'Lucida Grande', sans-serif; font-size: 15px; line-height: 22px; list-style: none; margin: 0px 0px 15px 10px; padding: 0px 0px 0px 20px;"&gt;
&lt;li style="line-height: 20px; list-style: disc; margin: 0px; padding: 0px;"&gt;Sore hari angin-anginkan kembali sekitar 30 menit, bila cuaca mendukung bisa dimandikan lagi.&lt;/li&gt;
&lt;li style="line-height: 20px; list-style: disc; margin: 0px; padding: 0px;"&gt;Malam hari masukan burung didalam rumah dan perdengarkan suara masteran mp3&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;div style="background-color: white; color: #444444; font-family: HelveticaNeue-Light, 'Helvetica Neue Light', 'Helvetica Neue', Helvetica, Arial, 'Lucida Grande', sans-serif; font-size: 15px; line-height: 22px; margin-bottom: 15px;"&gt;
Selain perawatan tadi, supaya Lovebird mempunyai suara panjang. Kita bisa masukan burung pada kandang umbaran supaya nafasnya panjang.&lt;/div&gt;
&lt;div style="background-color: white; color: #444444; font-family: HelveticaNeue-Light, 'Helvetica Neue Light', 'Helvetica Neue', Helvetica, Arial, 'Lucida Grande', sans-serif; font-size: 15px; line-height: 22px; margin-bottom: 15px;"&gt;
Untuk makanan : Selain pakan utama berupa biji-bijian, perlu juga diberikan Extra fooding berupa jagung muda, kangkung, toge, apel dll. Pemberian grit juga sangat perlu untuk burung pemakan bijian seperti Lovebird.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div style="background-color: white; color: #444444; font-family: HelveticaNeue-Light, 'Helvetica Neue Light', 'Helvetica Neue', Helvetica, Arial, 'Lucida Grande', sans-serif; font-size: 15px; line-height: 22px; margin-bottom: 15px;"&gt;
Sumber : www.mediaronggolawe.com&lt;/div&gt;
</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj-_XoPphXLeQht4t3QvvkJod3oipKe1o7KKYPHj3Kmh3439szAWFLB6SXn3xZUWbLdmjRwEY2dxRnShIwBhCCsoYdCicZNStlQDcSfMmPxK96sLb2bOTpxfimh3MeMrV7uAwj09GVqtwd9/s72-c/lb.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Cara Pintar Memilih C. Hijau Bakalan Jantan Dan Cara Perawatannya Agar Cepat Gacor</title><link>http://kicau-tamblang.blogspot.com/2015/03/cara-pintar-memilih-c-hijau-bakalan_5.html</link><category>Cucak Ijo</category><category>Desa Tamblang</category><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><pubDate>Thu, 5 Mar 2015 19:46:00 -0800</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-8386239418871897383.post-4620014109231549768</guid><description>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiKi8AyvTcrbGzBX1Zm_tee_VrTYOGj85sHkowxFp5Rclu8BM5Lom93qogiH5EaDLqT1SYT4AkPygEqXJPyvB-8AkRHtJ_aDsy8o2ywVYs-8mpG5jocg91cnxuupsDQSAEVgBIhq-Cl2XDd/s1600/cak+ijo1.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiKi8AyvTcrbGzBX1Zm_tee_VrTYOGj85sHkowxFp5Rclu8BM5Lom93qogiH5EaDLqT1SYT4AkPygEqXJPyvB-8AkRHtJ_aDsy8o2ywVYs-8mpG5jocg91cnxuupsDQSAEVgBIhq-Cl2XDd/s1600/cak+ijo1.jpg" height="224" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg5oQNlBFXYDlO-bv5CV8_pLu8eaxU5NLuzEGDzB9zOC7VT8JVmWqlTL6iw6bX02XVnmae3f6zfLZiaCApZRNzCK2hgwp2oiRfye7DUW63aDNAvMFGjMFY4Imbc5y6N1BCp1InEyou38ESR/s1600/cak+ijo2.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg5oQNlBFXYDlO-bv5CV8_pLu8eaxU5NLuzEGDzB9zOC7VT8JVmWqlTL6iw6bX02XVnmae3f6zfLZiaCApZRNzCK2hgwp2oiRfye7DUW63aDNAvMFGjMFY4Imbc5y6N1BCp1InEyou38ESR/s1600/cak+ijo2.jpg" height="225" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;nbsp;&lt;strong&gt;(BANYUWANGI–KALIMANTAN) Serta Cara Perawatanya Agar Cepat Gacor&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;
&lt;strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style="background-color: white; color: #444444; font-family: HelveticaNeue-Light, 'Helvetica Neue Light', 'Helvetica Neue', Helvetica, Arial, 'Lucida Grande', sans-serif; font-size: 15px; line-height: 22px; margin-bottom: 15px;"&gt;
C.Hijau burung yang lagi naik daun dan difavoritkan banyak kalangan pemain Pemula maupun papan atas sejatinya banyak di buru dipasaran, Terlebih C.Hijau yang berasal dari BANYUWANGI adalah salah satu Favorit bagi para Pecinta C.Hijau mania, Hingga kini populasi C.Hijau BANYUWANGI kian surut habitatnya dan sangat sulit diketemukan keberadaanya dialam bebas maupun pasar burung karna ulah pemburu yang kian merajalela menangkap untuk dijual dipasaran hanya demi kelangsungan hidupnya sendiri tanpa melihat dampak dari perburuanya dapat merusak ekosistem Alam.&lt;/div&gt;
&lt;div style="background-color: white; color: #444444; font-family: HelveticaNeue-Light, 'Helvetica Neue Light', 'Helvetica Neue', Helvetica, Arial, 'Lucida Grande', sans-serif; font-size: 15px; line-height: 22px; margin-bottom: 15px;"&gt;
Dengan peraturan dan penjagaan yang ketat dari petugas kehutanan dengan Hukuman pidana 5 tahun Penjara dan denda jutaan rupiah, Kini C.Hijau BANYUWANGI menjadi salah satu binatang yang di Lindungi Negara karena populasinya yang hampir punah. Dan faktanya sekarang dipasar burung bisa dibilang C.Hijau yang banyak dijual berasal dari kepulauan KALIMANTAN bukan berasal dari BANYUWANGI.&lt;/div&gt;
&lt;div style="background-color: white; color: #444444; font-family: HelveticaNeue-Light, 'Helvetica Neue Light', 'Helvetica Neue', Helvetica, Arial, 'Lucida Grande', sans-serif; font-size: 15px; line-height: 22px; margin-bottom: 15px;"&gt;
&lt;strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;strong&gt;Ciri ciri C. Hijau BANYUWANGI dan KALIMANTAN&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="background-color: white; color: #444444; font-family: HelveticaNeue-Light, 'Helvetica Neue Light', 'Helvetica Neue', Helvetica, Arial, 'Lucida Grande', sans-serif; font-size: 15px; line-height: 22px; margin-bottom: 15px;"&gt;
&lt;strong&gt;BANYUWANGI&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;
Postur tubuh lebih panjang dengan tubuh agak melengkung, Tidak semua cucak ijo BANYUWANGI bertubuh besar ada juga yang bertubuh kecil tapi postur tetap panjang, Saat ngentrok jambulnya terlihat lebih Jegrik, Warna hijau pada bulunya terlihat lebih jelas, Ekor lebih panjang apabila bunyi, lagunya bervariasi dan tajam.&lt;/div&gt;
&lt;div style="background-color: white; color: #444444; font-family: HelveticaNeue-Light, 'Helvetica Neue Light', 'Helvetica Neue', Helvetica, Arial, 'Lucida Grande', sans-serif; font-size: 15px; line-height: 22px; margin-bottom: 15px;"&gt;
&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;
&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;strong&gt;KALIMANTAN&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;
Postur tubuh dominan agak pendek, Saat ngentrok jambulnya kurang Jegrik, Warna hijau pada bulunya kurang jelas dan kekuningan, Ekor sedang dan Jika diamati ekor cenderung lebih kaku, Apabila bunyi lagunya kurang bervariasi dan kurang tajam.&lt;/div&gt;
&lt;div style="background-color: white; color: #444444; font-family: HelveticaNeue-Light, 'Helvetica Neue Light', 'Helvetica Neue', Helvetica, Arial, 'Lucida Grande', sans-serif; font-size: 15px; line-height: 22px; margin-bottom: 15px;"&gt;
Jika pun dipasaran ada C.Hijau BANYUWANGI yang kita jumpai itu bisa jadi burung Stok lama / sudah tua “dilihat dari sisik kaki” dan Ciri cirinya .Namun apa pun itu semua yang namanya C. Hijau mania tak akan membandingkan Daerah maupun asal C. Hijau tersebut .&lt;/div&gt;
&lt;div style="background-color: white; color: #444444; font-family: HelveticaNeue-Light, 'Helvetica Neue Light', 'Helvetica Neue', Helvetica, Arial, 'Lucida Grande', sans-serif; font-size: 15px; line-height: 22px; margin-bottom: 15px;"&gt;
Sekarang kita bakal memberikan&amp;nbsp;Tips Pintar memilih C. Hijau Bakalan yang bagus dipasar burung dan mungkin anda sering kecewa setelah membeli C.Hijau Bakalan yang banyak tersedia dipasar karna ternyata C. Hijau yang kita beli Betina setelah dirawat berbulan bulan. Sebenarnya perbedaan C. Hijau jantan dan betina mudah dikenali, karena C. Hijau termasuk dalam jenis burung mudah diperbedaan fisik jantan dan betina sangat jelas. Tetapi bagi anda yang baru mengenal C. Hijau, alangkah baiknya anda membaca tips berikut ini.&lt;/div&gt;
&lt;div style="background-color: white; color: #444444; font-family: HelveticaNeue-Light, 'Helvetica Neue Light', 'Helvetica Neue', Helvetica, Arial, 'Lucida Grande', sans-serif; font-size: 15px; line-height: 22px; margin-bottom: 15px;"&gt;
&lt;strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;strong&gt;Ciri Ciri C. Hijau Jantan Bakalan&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="background-color: white; color: #444444; font-family: HelveticaNeue-Light, 'Helvetica Neue Light', 'Helvetica Neue', Helvetica, Arial, 'Lucida Grande', sans-serif; font-size: 15px; line-height: 22px; margin-bottom: 15px;"&gt;
– Alis mata yang melingkar berwarna kuning&lt;br /&gt;
– Leher dibawah paruh berwarna kuning dan ada bintik hitam&lt;br /&gt;
– Warna paruh bagian bawah pada burung berwarna coklat tua&lt;/div&gt;
&lt;div style="background-color: white; color: #444444; font-family: HelveticaNeue-Light, 'Helvetica Neue Light', 'Helvetica Neue', Helvetica, Arial, 'Lucida Grande', sans-serif; font-size: 15px; line-height: 22px; margin-bottom: 15px;"&gt;
&lt;strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;strong&gt;Ciri Ciri C. Hijau Betina Bakalan&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="background-color: white; color: #444444; font-family: HelveticaNeue-Light, 'Helvetica Neue Light', 'Helvetica Neue', Helvetica, Arial, 'Lucida Grande', sans-serif; font-size: 15px; line-height: 22px; margin-bottom: 15px;"&gt;
– Alis mata melingkar berwarna putih&lt;br /&gt;
– Paruh bagian bawah berwarna putih&lt;br /&gt;
– Leher dibawah paruh berwarna kuning dan ada bintik putih&lt;/div&gt;
&lt;div style="background-color: white; color: #444444; font-family: HelveticaNeue-Light, 'Helvetica Neue Light', 'Helvetica Neue', Helvetica, Arial, 'Lucida Grande', sans-serif; font-size: 15px; line-height: 22px; margin-bottom: 15px;"&gt;
Cukup mudah bukan sobat Ronggolawers, kini kita juga akan memberi tips untuk memilih C. Hijau jantan Bakalan yang bagus menurut Postur Katurangganya bagus untuk Lomba.&lt;/div&gt;
&lt;div style="background-color: white; color: #444444; font-family: HelveticaNeue-Light, 'Helvetica Neue Light', 'Helvetica Neue', Helvetica, Arial, 'Lucida Grande', sans-serif; font-size: 15px; line-height: 22px; margin-bottom: 15px;"&gt;
&lt;strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;strong&gt;Katuranggan C. Hijau Jantan Yang Bagus&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="background-color: white; color: #444444; font-family: HelveticaNeue-Light, 'Helvetica Neue Light', 'Helvetica Neue', Helvetica, Arial, 'Lucida Grande', sans-serif; font-size: 15px; line-height: 22px; margin-bottom: 15px;"&gt;
– Tubuh besar dan panjang Profesional&lt;br /&gt;
– Ekor panjang dan melengkung&lt;br /&gt;
– Mata tajam dan melotot&lt;br /&gt;
– Paruh agak panjang dan jangan terlalu tebal maupun tipis&lt;br /&gt;
– Warna bulu agak gelap hijau lumut&lt;br /&gt;
– Kaki kering panjang namun agak melengkung&lt;br /&gt;
– Lidah bagian dalam berwarna hitam&lt;br /&gt;
– Kuku runcing dan melengkung&lt;br /&gt;
– Bulu mengkilap&lt;br /&gt;
– Kepala tepak / cepak&lt;br /&gt;
– Kalo bunyi volume keras dan ekor aktif gerak serta tubuhnya&lt;/div&gt;
&lt;div style="background-color: white; color: #444444; font-family: HelveticaNeue-Light, 'Helvetica Neue Light', 'Helvetica Neue', Helvetica, Arial, 'Lucida Grande', sans-serif; font-size: 15px; line-height: 22px; margin-bottom: 15px;"&gt;
Sekarang kita akan ngasih Tips agar burung Bakalan yang baru kita beli dipasar cepat bunyi aktif Gacor dan cara perawatan hariannya.&lt;/div&gt;
&lt;div style="background-color: white; color: #444444; font-family: HelveticaNeue-Light, 'Helvetica Neue Light', 'Helvetica Neue', Helvetica, Arial, 'Lucida Grande', sans-serif; font-size: 15px; line-height: 22px; margin-bottom: 15px;"&gt;
&lt;strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;strong&gt;Cara Perawatan&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="background-color: white; color: #444444; font-family: HelveticaNeue-Light, 'Helvetica Neue Light', 'Helvetica Neue', Helvetica, Arial, 'Lucida Grande', sans-serif; font-size: 15px; line-height: 22px; margin-bottom: 15px;"&gt;
– Sediakan sangakar berukuran 40×45 beserta Tangkringan nya bagian bawah dan atas membentuk sejajar, Diameter Tangkringan 1,5 cm&lt;br /&gt;
– Pemberian Extra Foding seperti Jangkrik, Kroto, Ulat Hongkong dan Cacing&lt;br /&gt;
– Pemberian Buah segar seperti Pisang, Apel dan buah Pir&lt;br /&gt;
– Voer yang berkadar Protein 10-18 % Voer mahal belum tentu bagus&lt;br /&gt;
– Pemberian Nutrisi dan Vitamin pada burung, Bisa menggunakan EbodVit, Karena EbodVit Mengandung Vit A, Vit D3, Vit B1, Vit B2, Vit B6, Vit B12, Vit C dan Filic Acid, Ca-d-pantothenate, Nicotinamide dan Electrolyte Sangat bagus untuk Nutrisi dan Vitamin pada burung&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style="background-color: white; color: #444444; font-family: HelveticaNeue-Light, 'Helvetica Neue Light', 'Helvetica Neue', Helvetica, Arial, 'Lucida Grande', sans-serif; font-size: 15px; line-height: 22px; margin-bottom: 15px;"&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;strong&gt;Stelan Harian&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style="background-color: white; color: #444444; font-family: HelveticaNeue-Light, 'Helvetica Neue Light', 'Helvetica Neue', Helvetica, Arial, 'Lucida Grande', sans-serif; font-size: 15px; line-height: 22px; margin-bottom: 15px;"&gt;
&lt;div style="margin: 0px;"&gt;
– Pagi pukul 06.30 burung diembun hingga pukul 07.30 lalu jemur selama 2 jam antara jam 08.00 sampai jam 10.00 lalu anginkan 15 menit taruh ditempat yang teduh (Hindari kontak langsung dengan sesama jenis burung)&lt;/div&gt;
&lt;div style="margin: 0px;"&gt;
– Extra Foding jangkrik pagi jam 08.00-3 ekor siang jam 13.00-3 ekor dan sore jam 16.00-3 ekor setiap hari&lt;/div&gt;
&lt;div style="margin: 0px;"&gt;
– Extra Foding Kroto tiap Hari Selasa dan Jum’at takaran 1 sendok makan&lt;/div&gt;
&lt;div style="margin: 0px;"&gt;
– Buah bisa diberi secara bergantian bisa menggunakan Pisang, Apel dan Buah Pir setiap harinya wajib diganti&lt;/div&gt;
&lt;div style="margin: 0px;"&gt;
– Pemberian Nutrisi yang bagus agar burung gacor bisa menggunakan Ebod Joos Karena Ebod Joss Mengandung Vit A, Vit D3, Vit B1, Vit B2, Vit B6, Vit B12, Vit C dan Filic Acid, Ca-d-pantothenate , Nicotinamide dan Electrolyte berfungsi menggacorkan burung dan menjaga kekebalan tubuh&lt;/div&gt;
&lt;div style="margin: 0px;"&gt;
– Mandi teratur bisa dengan cara keramba maupun Semprot Embun, Pentingnya menggunakan Shampo Jati Jajar bertujuan untuk menghilangkan kutu Shampo Jati Jajar juga berfungsi untuk melembutkan Bulu agar tetap mengkilap dan bersih&lt;/div&gt;
&lt;div style="margin: 0px;"&gt;
– Kebersihan wajib kita perhitungkan, karena Bakteri yang kasat mata bisa membuat burung sakit bahkan membunuh burung kesayangan anda. Untuk itu setiap hari kita wajib membersikan sisa-sisa makanan atau kotoran yang ada disela-sela sangkar dan juga pentingnya untuk setiap minggu nya kita cuci Sangkar maupun Krodong harian, Guna menghindari efek dari Sabun cuci kita bisa mengunakan Shampo Jati Jajar selain berfungsi untuk perawatan mandi burung Shampo Jati Jajar ternyata bisa juga kita gunakan untuk mencuci Krodong maupun sangkar harian kita.&lt;/div&gt;
&lt;div style="margin: 0px;"&gt;
– Teknik Tenggaran juga berpengaruh untuk burung kita bertujuan agar nafas menjadi panjang, Teknik tenggaran bisa kita lakukan sehari 4 jam setelah penjemuran bisa kita Tenggar hingga Sore menjelang malam kita masukkan lagi ke dalam sangkar harian lalu kerodong sampai menjelang pagi&lt;/div&gt;
&lt;div style="margin: 0px;"&gt;
– Pemasteran wajib agar variasi lagu burung makin banyak isian, Bisa menggunakan burung Master Greja, Love Bird, Kenari, Cililin, Parkit dan C. Jenggot.&lt;/div&gt;
&lt;div style="margin: 0px;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="background-color: white; color: #444444; font-family: HelveticaNeue-Light, 'Helvetica Neue Light', 'Helvetica Neue', Helvetica, Arial, 'Lucida Grande', sans-serif; font-size: 15px; line-height: 22px; margin-bottom: 15px;"&gt;
&lt;strong&gt;Penting&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;
– Bila burung Over Birahi kita bisa kurangi Extra Foding Jangkrik menjadi 1 ekor pagi lalu 1 ekor siang dan 1 ekor sore, Untuk buah kita bisa menggunakan Pepaya&lt;br /&gt;
– Bila burung kurang birahi kita bisa tambah Extra Foding Jangkrik menjadi 5 ekor pagi lalu 5 ekor siang dan 5 ekor sore, Untuk buah kita bisa menggunakan Apel&lt;br /&gt;
– Jangan sekali kali memandikan burung saat Lomba karena kondisi burung akan Drop&lt;br /&gt;
– Bila burung Drop / Sakit segera beri Obat tetas bisa menggunakan E-Bodre adalah obat untuk burung sakit produk Ebod Jaya yang ampuh untuk mengobati burung yang menderita sakit&lt;br /&gt;
– seperti : infeksi saluran pernafasan “Serak, batuk-batuk, sesak nafas” serangan Mikroorganisme yang menyerang saluran pencernaan dan infeksi saluran pencernaan pada burung “Snot, berak kapur, berak hijau, mencret ”Juga mengobati burung yang mengalami gejala kurang sehat lainnya&lt;/div&gt;
&lt;div style="background-color: white; color: #444444; font-family: HelveticaNeue-Light, 'Helvetica Neue Light', 'Helvetica Neue', Helvetica, Arial, 'Lucida Grande', sans-serif; font-size: 15px; line-height: 22px; margin-bottom: 15px;"&gt;
Semoga Artikel ini bisa membantu kita agar berusaha dan belajar karena pengalaman sendiri, Burung bagus tak harus mahal, Perawatan dengan ketekunan yang menjadikan kita berhasil, Bagaimana kita bisa dan mengerti karakter burung yang kita miliki kunci dari segala kesuksesan didunia Perburungan ini. Selamat Mencoba salam sejahtera untuk semua sahabat Ronggolawe Nusantara.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div style="background-color: white; color: #444444; font-family: HelveticaNeue-Light, 'Helvetica Neue Light', 'Helvetica Neue', Helvetica, Arial, 'Lucida Grande', sans-serif; font-size: 15px; line-height: 22px; margin-bottom: 15px;"&gt;
&lt;br /&gt;
Sumber : &amp;nbsp;www.mediaronggolawe.com&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiKi8AyvTcrbGzBX1Zm_tee_VrTYOGj85sHkowxFp5Rclu8BM5Lom93qogiH5EaDLqT1SYT4AkPygEqXJPyvB-8AkRHtJ_aDsy8o2ywVYs-8mpG5jocg91cnxuupsDQSAEVgBIhq-Cl2XDd/s72-c/cak+ijo1.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>ARTIKEL ANIS MERAH DAN KATEGORI ANIS MERAH</title><link>http://kicau-tamblang.blogspot.com/2015/03/menu-artikel-anis-merahkategori-anis.html</link><category>Anis Meah</category><category>Desa Tamblang</category><category>Punglor</category><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><pubDate>Wed, 4 Mar 2015 19:59:00 -0800</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-8386239418871897383.post-5465158878771978997</guid><description>&lt;span style="color: #0f140f; font-family: 'Open Sans', Helvetica, Arial, sans-serif; font-size: 14px; line-height: 22.3999996185303px;"&gt;Umum&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="color: #0f140f; font-family: Open Sans, Helvetica, Arial, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 14px; line-height: 22.3999996185303px;"&gt;Habitat Anis Merah&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="color: #0f140f; font-family: Open Sans, Helvetica, Arial, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 14px; line-height: 22.3999996185303px;"&gt;Kehidupan Anis Merah di Bali&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="color: #0f140f; font-family: Open Sans, Helvetica, Arial, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 14px; line-height: 22.3999996185303px;"&gt;Ciri jantan dan betina Anis Merah&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="color: #0f140f; font-family: Open Sans, Helvetica, Arial, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 14px; line-height: 22.3999996185303px;"&gt;Cara memilih Anis Merah&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="color: #0f140f; font-family: Open Sans, Helvetica, Arial, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 14px; line-height: 22.3999996185303px;"&gt;Cara perawatan Anis Merah&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="color: #0f140f; font-family: Open Sans, Helvetica, Arial, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 14px; line-height: 22.3999996185303px;"&gt;Penanganan Anis Merah untuk lomba&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="color: #0f140f; font-family: Open Sans, Helvetica, Arial, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 14px; line-height: 22.3999996185303px;"&gt;Perawatan anis merah mabung&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="color: #0f140f; font-family: Open Sans, Helvetica, Arial, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 14px; line-height: 22.3999996185303px;"&gt;Penangkaran anis merah&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="color: #0f140f; font-family: Open Sans, Helvetica, Arial, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 14px; line-height: 22.3999996185303px;"&gt;PROBLEM UTAMA ANIS MERAH&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="color: #0f140f; font-family: Open Sans, Helvetica, Arial, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 14px; line-height: 22.3999996185303px;"&gt;BURUNG ANIS MERAH&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="color: #0f140f; font-family: Open Sans, Helvetica, Arial, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 14px; line-height: 22.3999996185303px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style="color: #0f140f; font-family: Open Sans, Helvetica, Arial, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 14px; line-height: 22.3999996185303px;"&gt;Scientific classification&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="color: #0f140f; font-family: Open Sans, Helvetica, Arial, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 14px; line-height: 22.3999996185303px;"&gt;Kingdom: Animalia&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="color: #0f140f; font-family: Open Sans, Helvetica, Arial, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 14px; line-height: 22.3999996185303px;"&gt;Phylum: Chordata&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="color: #0f140f; font-family: Open Sans, Helvetica, Arial, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 14px; line-height: 22.3999996185303px;"&gt;Class: Aves&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="color: #0f140f; font-family: Open Sans, Helvetica, Arial, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 14px; line-height: 22.3999996185303px;"&gt;Order: Passeriformes&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="color: #0f140f; font-family: Open Sans, Helvetica, Arial, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 14px; line-height: 22.3999996185303px;"&gt;Family: Turdidae&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="color: #0f140f; font-family: Open Sans, Helvetica, Arial, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 14px; line-height: 22.3999996185303px;"&gt;Genus: Zoothera&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="color: #0f140f; font-family: Open Sans, Helvetica, Arial, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 14px; line-height: 22.3999996185303px;"&gt;Species: Z. citrina&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="color: #0f140f; font-family: Open Sans, Helvetica, Arial, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 14px; line-height: 22.3999996185303px;"&gt;Binomial name&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="color: #0f140f; font-family: Open Sans, Helvetica, Arial, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 14px; line-height: 22.3999996185303px;"&gt;Zoothera citrina innotata&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="color: #0f140f; font-family: Open Sans, Helvetica, Arial, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 14px; line-height: 22.3999996185303px;"&gt;Zoothera citrina gibsonhilli&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="color: #0f140f; font-family: Open Sans, Helvetica, Arial, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 14px; line-height: 22.3999996185303px;"&gt;Zoothera citrina aurata&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="color: #0f140f; font-family: Open Sans, Helvetica, Arial, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 14px; line-height: 22.3999996185303px;"&gt;Zoothera citrina rubecula&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="color: #0f140f; font-family: Open Sans, Helvetica, Arial, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 14px; line-height: 22.3999996185303px;"&gt;Zoothera citrina orientis&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="color: #0f140f; font-family: Open Sans, Helvetica, Arial, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 14px; line-height: 22.3999996185303px;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="color: #0f140f; font-family: Open Sans, Helvetica, Arial, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 14px; line-height: 22.3999996185303px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style="color: #0f140f; font-family: 'Open Sans', Helvetica, Arial, sans-serif; font-size: 14px; line-height: 22.3999996185303px;"&gt;Anis merah atau punglor merah atau punglor cacing, yang sering juga disebut anis bata atau punglor bata (Zoothera citrina) tak pelak lagi merupakan burung yang sangat populer di antara para penghobi kicauan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="color: #0f140f; font-family: Open Sans, Helvetica, Arial, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 14px; line-height: 22.3999996185303px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style="color: #0f140f; font-family: Open Sans, Helvetica, Arial, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 14px; line-height: 22.3999996185303px;"&gt;Dengan gaya telernya, anis merah mampu memberi pesona dan daya pikat tinggi.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="color: #0f140f; font-family: Open Sans, Helvetica, Arial, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 14px; line-height: 22.3999996185303px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style="color: #0f140f; font-family: Open Sans, Helvetica, Arial, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 14px; line-height: 22.3999996185303px;"&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: #0f140f; font-family: 'Open Sans', Helvetica, Arial, sans-serif; font-size: 14px; line-height: 22.3999996185303px;"&gt;+Habitat&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="color: #0f140f; font-family: Open Sans, Helvetica, Arial, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 14px; line-height: 22.3999996185303px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style="color: #0f140f; font-family: Open Sans, Helvetica, Arial, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 14px; line-height: 22.3999996185303px;"&gt;Anis Merah tidak hanya dapat ditemukan di Indonesia, tetapi juga di banyak negara lain, seperti Bangladesh, Bhutan, Cambodia, China, India, Laos, Malaysia, Myanmar, Nepal, Pakistan, SriLanka, Thailand, dan Vietnam. Jumlah Anis Merah di seluruh tempat hidupnya diperkirakan tidak mengalami penurunan lebih dari 30% dalam 10 tahun terakhir, sehingga salah satu lembaga pelestari burung internasional (Birdlife international) masih merekomendasikan burung ini dicatat dengan status belum terancam punah (Least Concern) pada daftar burung-burung terancam punah di seluruh dunia (IUCN Red List) tahun 2008.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="color: #0f140f; font-family: Open Sans, Helvetica, Arial, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 14px; line-height: 22.3999996185303px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style="color: #0f140f; font-family: Open Sans, Helvetica, Arial, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 14px; line-height: 22.3999996185303px;"&gt;Meski demikian, jumlah Anis Merah di Jawa diperkirakan telah menurun dengan sangat tajam akibat maraknya penjaringan burung untuk dijual sebagai burung peliharaan (http://www.reference.com/browse/all/Orange-headed).&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="color: #0f140f; font-family: Open Sans, Helvetica, Arial, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 14px; line-height: 22.3999996185303px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style="color: #0f140f; font-family: Open Sans, Helvetica, Arial, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 14px; line-height: 22.3999996185303px;"&gt;Sementara itu di seluruh daratan asia tenggara jumlahnya dikhawatirkan akan terus menurun akibat semakin sedikitnya daerah berpohon.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="color: #0f140f; font-family: Open Sans, Helvetica, Arial, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 14px; line-height: 22.3999996185303px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style="color: #0f140f; font-family: Open Sans, Helvetica, Arial, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 14px; line-height: 22.3999996185303px;"&gt;Secara internasional, anis merah pertama kali dideskripsikan atau diberi nama ilmiah oleh John Latham pada tahun 1790 dengan nama Turdus citrinus. Perbedaan kenampakan Anis Merah yang terdapat di berbagai tempat membuat para ahli burung membedakan jenis ini menjadi beberapa ras, namun Rasmussen dan Anderton (2005) menyatakan bahwa terdapat kemungkinan adanya beberapa jenis dalam 12 ras.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="color: #0f140f; font-family: Open Sans, Helvetica, Arial, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 14px; line-height: 22.3999996185303px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style="color: #0f140f; font-family: Open Sans, Helvetica, Arial, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 14px; line-height: 22.3999996185303px;"&gt;Di Indonesia, anis merah terdapat di Sumatra, Kalimantan, Jawa, dan Bali. Di Sumatra diperkirakan merupakan pendatang (migran) dari daratan Asia dan kemungkinan terdapat dua ras yaitu ras Zoothera citrina innotata dan ras Zoothera citrina gibsonhilli. Di Kalimantan bagian utara merupakan burung penetap di daerah pegunungan, antara 1000 – 1500 meter di atas permukaan laut dan hanya diketahui dari sedikit catatan di G.Kinabalu dan Trus Madi yang merupakan ras Zoothera citrina aurata. Di Jawa dan Bali dapat ditemukan sampai ketinggian 1500 meter diatas permukaan laut. Ras yang terdapat di Jawa bagian barat adalah&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="color: #0f140f; font-family: Open Sans, Helvetica, Arial, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 14px; line-height: 22.3999996185303px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style="color: #0f140f; font-family: Open Sans, Helvetica, Arial, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 14px; line-height: 22.3999996185303px;"&gt;Zoothera citrina rubecula&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="color: #0f140f; font-family: Open Sans, Helvetica, Arial, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 14px; line-height: 22.3999996185303px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style="color: #0f140f; font-family: Open Sans, Helvetica, Arial, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 14px; line-height: 22.3999996185303px;"&gt;Zoothera citrina rubeculadan yang ada di Jawa bagian timur dan Bali adalah Zoothera citrina orientis. Kedua ras ini hanya dibedakan dari panjang sayapnya. Penamaan ras Zoothera citrina rubecula dilakukan oleh Gould pada tahun 1836, sementara itu nama ras Zoothera citrina orientis diberikan oleh Bartels Jr. pada tahun 1938. Beberapa ahli burung meragukan perbedaan ras anis merah yang terdapat di Jawa bagian barat dengan Jawa bagian timur dan Bali ini.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="color: #0f140f; font-family: Open Sans, Helvetica, Arial, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 14px; line-height: 22.3999996185303px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style="color: #0f140f; font-family: Open Sans, Helvetica, Arial, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 14px; line-height: 22.3999996185303px;"&gt;Anis merah mencari makan di atas tanah dengan tanaman bawah pohon yang rapat. Sangat aktif mencari makan di bawah bayang-bayang sinar matahari dengan membongkar-bongkar seresah dedaunan untuk mencari serangga, laba-laba, cacing dan buah-buahan yang telah jatuh di tanah. Di Malaysia, anis merah sering teramati memakan buah beringin.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="color: #0f140f; font-family: Open Sans, Helvetica, Arial, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 14px; line-height: 22.3999996185303px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style="color: #0f140f; font-family: Open Sans, Helvetica, Arial, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 14px; line-height: 22.3999996185303px;"&gt;Sarang anis merah berbentuk seperti mangkuk yang dangkal dan tersusun dari akar pohon, daun, dan seresah. Kedua induk aktif membangun sarang yang seringkali dibangun pada ketinggian lebih dari 4,5 meter dan diletakkan pada pohon kecil atau semak. Telur sebanyak dua sampai empat, seringkali tiga, dierami selama 13-14 hari sampai menetas. Setelah menetas, anak dirawat sekitar 12 hari sampai dapat keluar dari sarang. (http://www.reference.com/browse/all/Orange-headed). Terry Gonsolvis (seorang penangkar di Bristol, Inggris) telah berhasil menangkarkan anis merah dari ras Zoothera citrina cyanotus. Arkum (seorang penangkar di Depok, Bogor) telah berhasil menangkarkan anis merah dengan menitipkan telurnya pada burung anis kembang (http://www.kicaumania.or.id)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style="color: #0f140f; font-family: 'Open Sans', Helvetica, Arial, sans-serif; font-size: 14px; line-height: 22.3999996185303px;"&gt;+Anis Merah di Bali&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="color: #0f140f; font-family: Open Sans, Helvetica, Arial, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 14px; line-height: 22.3999996185303px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style="color: #0f140f; font-family: Open Sans, Helvetica, Arial, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 14px; line-height: 22.3999996185303px;"&gt;Saat ini anis merah merupakan salah satu jenis burung yang paling banyak dipelihara oleh masyarakat di Indonesia. Menurut hasil penelitian tim peneliti dari BURUNG INDONESIA, anis merah menempati urutan ketiga dari jenis-jenis burung yang paling banyak dipelihara oleh masyarakat di Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Semarang, Surabaya, dan Denpasar. Penelitian ini dilakukan pada tahun 2006 melalui wawancara terhadap 1781 keluarga.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="color: #0f140f; font-family: Open Sans, Helvetica, Arial, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 14px; line-height: 22.3999996185303px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style="color: #0f140f; font-family: Open Sans, Helvetica, Arial, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 14px; line-height: 22.3999996185303px;"&gt;Popularitas anis merah sebagai burung peliharaan tidak lepas dari maraknya lomba burung berkicau yang saat ini diselenggarakan minimal setiap satu bulan sekali dan latihan bersama (latber) yang diselenggarakan minimal setiap satu minggu sekali di setiap kota. Selain volume, variasi, dan irama suara, perilaku “teler” merupakan salah satu faktor utama yang dinilai dalam lomba burung.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="color: #0f140f; font-family: Open Sans, Helvetica, Arial, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 14px; line-height: 22.3999996185303px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style="color: #0f140f; font-family: Open Sans, Helvetica, Arial, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 14px; line-height: 22.3999996185303px;"&gt;Persebaran dan tempat hidup&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="color: #0f140f; font-family: Open Sans, Helvetica, Arial, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 14px; line-height: 22.3999996185303px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style="color: #0f140f; font-family: Open Sans, Helvetica, Arial, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 14px; line-height: 22.3999996185303px;"&gt;Secara administratif, berdasarkan informasi dari berbagai sumber, survey cepat dan wawancara tidak terstruktur yang dilakukan selama 10 hari berkeliling Bali, anis merah dapat ditemukan di empat kabupaten yaitu Jembrana, Buleleng, Tabanan, dan Karangasem.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="color: #0f140f; font-family: Open Sans, Helvetica, Arial, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 14px; line-height: 22.3999996185303px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style="color: #0f140f; font-family: Open Sans, Helvetica, Arial, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 14px; line-height: 22.3999996185303px;"&gt;Anis merah sering terlihat di kebun-kebun kopi dan hutan (alas gedhe) yang berada di dekat aliran sungai, termasuk sungai-sungai kecil dan di lembah-lembah yang jarang terkena sinar matahari langsung. Meski demikian tidak di semua kebun kopi dan tidak di semua hutan terdapat sarang anis merah.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="color: #0f140f; font-family: Open Sans, Helvetica, Arial, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 14px; line-height: 22.3999996185303px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style="color: #0f140f; font-family: Open Sans, Helvetica, Arial, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 14px; line-height: 22.3999996185303px;"&gt;Di beberapa daerah seperti Labuanaji, Telage, Kekeran, dan Pelapuan yang juga terdapat sedikit perkebunan kopi dan di areal berhutan disebelah barat daya Penataranbujak tidak ditemukan sarang anis merah. Satu kesamaan yang dimiliki daerah-daerah ini adalah terletak pada ketinggian kurang dari 400 meter di atas permukaan laut.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="color: #0f140f; font-family: Open Sans, Helvetica, Arial, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 14px; line-height: 22.3999996185303px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style="color: #0f140f; font-family: Open Sans, Helvetica, Arial, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 14px; line-height: 22.3999996185303px;"&gt;Kembali ke MENU ARTIKEL&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="color: #0f140f; font-family: Open Sans, Helvetica, Arial, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 14px; line-height: 22.3999996185303px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style="color: #0f140f; font-family: Open Sans, Helvetica, Arial, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 14px; line-height: 22.3999996185303px;"&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: #0f140f; font-family: 'Open Sans', Helvetica, Arial, sans-serif; font-size: 14px; line-height: 22.3999996185303px;"&gt;+Ciri jantan dan betina&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="color: #0f140f; font-family: Open Sans, Helvetica, Arial, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 14px; line-height: 22.3999996185303px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style="color: #0f140f; font-family: Open Sans, Helvetica, Arial, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 14px; line-height: 22.3999996185303px;"&gt;Karena anis merah adalah burung monomorfik, maka perbedaan jantan dan betina tidak bisa dibedakan dengan melihat ciri-ciri fisik yang terlihat.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="color: #0f140f; font-family: Open Sans, Helvetica, Arial, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 14px; line-height: 22.3999996185303px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style="color: #0f140f; font-family: Open Sans, Helvetica, Arial, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 14px; line-height: 22.3999996185303px;"&gt;Banyak “mitos” yang menyebutkan ciri fisik tertentu adalah menandakan jenis kelamin anis merah. Namun sesungguhnya sangat sulit menentukan jenis kelamin anis merah dewasa hanya berdasar pengamatan.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="color: #0f140f; font-family: Open Sans, Helvetica, Arial, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 14px; line-height: 22.3999996185303px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style="color: #0f140f; font-family: Open Sans, Helvetica, Arial, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 14px; line-height: 22.3999996185303px;"&gt;Meski demikian ada patokan yang sering digunakan orang untuk memilihnya meski tidak akurat 100%. Misalnya, anis merah jantan memiliki warna merah yang lebih terang dan tajam ketimbang anis merah betina. demikian pula dengan warna hitamnya lebih legam.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="color: #0f140f; font-family: Open Sans, Helvetica, Arial, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 14px; line-height: 22.3999996185303px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style="color: #0f140f; font-family: Open Sans, Helvetica, Arial, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 14px; line-height: 22.3999996185303px;"&gt;Ada juga cara menentukan jenis kelamin anis merah dengan meraba kloaka untuk mengetahui kerapatan tulang supitnya. Jika rapat dan terasa runcing, jantan. Jika agak lebar dan lembek, betina.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="color: #0f140f; font-family: Open Sans, Helvetica, Arial, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 14px; line-height: 22.3999996185303px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style="color: #0f140f; font-family: Open Sans, Helvetica, Arial, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 14px; line-height: 22.3999996185303px;"&gt;Sementara perbedaan lain bisa dilihat dari perilakunya. Anis merah jantan akan terluhat mendongak-dongakkan kepala jika bertemu anis merah lain. Sedangkan anis merah betina tidak menunjukkan perilaku demikian. Kalau anis merah betina sedang birahi, maka jika bertemu anis merah jantan yang sedang bernyanyi atau teler, dia akan mengetar-getarkan sayap dan mendongak sembari bersiul ciiirrr….&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="color: #0f140f; font-family: Open Sans, Helvetica, Arial, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 14px; line-height: 22.3999996185303px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style="color: #0f140f; font-family: Open Sans, Helvetica, Arial, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 14px; line-height: 22.3999996185303px;"&gt;Kembali ke MENU ARTIKEL&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="color: #0f140f; font-family: Open Sans, Helvetica, Arial, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 14px; line-height: 22.3999996185303px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style="color: #0f140f; font-family: Open Sans, Helvetica, Arial, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 14px; line-height: 22.3999996185303px;"&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: #0f140f; font-family: 'Open Sans', Helvetica, Arial, sans-serif; font-size: 14px; line-height: 22.3999996185303px;"&gt;+Memilih anis merah&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="color: #0f140f; font-family: Open Sans, Helvetica, Arial, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 14px; line-height: 22.3999996185303px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style="color: #0f140f; font-family: Open Sans, Helvetica, Arial, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 14px; line-height: 22.3999996185303px;"&gt;Karena sulitnya memilih anis merah jantan dan betina bakalan, maka jika memilih anis merah bakalan kita perlu menambah budget pembelian. Datanglah ke pedagang burung yang sudah mapan di pasar manapun atau kepada pengepul. Pedagang atau pengepul yang sudah mapan tidak akan mengambil risiko kehilangan pelanggan yang mau mengeluarkan uang lebih.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="color: #0f140f; font-family: Open Sans, Helvetica, Arial, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 14px; line-height: 22.3999996185303px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style="color: #0f140f; font-family: Open Sans, Helvetica, Arial, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 14px; line-height: 22.3999996185303px;"&gt;Sementara itu untuk patokan secara umum dalam meilih anis merah adalah sebagai berikut:&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="color: #0f140f; font-family: Open Sans, Helvetica, Arial, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 14px; line-height: 22.3999996185303px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style="color: #0f140f; font-family: Open Sans, Helvetica, Arial, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 14px; line-height: 22.3999996185303px;"&gt;Berkelamin jantan, ciri-ciri burung Anis Merah berjenis kelamin jantan dapat dilihat dari postur tubuh yang panjang serasi, ekor lebih panjang, tulang belakang dan supit kecil rapat, warna bulu lebih tegas, paruh berwarna lebih gelap, warna bulu dibawah paruh bagian bawah lebih pudar, mata besar melotot, bentuk kepala lebih besar dan bergerak lincah.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="color: #0f140f; font-family: Open Sans, Helvetica, Arial, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 14px; line-height: 22.3999996185303px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style="color: #0f140f; font-family: Open Sans, Helvetica, Arial, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 14px; line-height: 22.3999996185303px;"&gt;Bentuk paruh, sebaiknya pilih bentuk paruh yang berpangkal lebar, tebal, besar dan panjang. Paruh bagian bawah harus lurus. Jangan memilih bahan burung Anis Merah yang memiliki paruh bengkok. Posisi lubang hidung pilih sedekat mungkin dengan posisi mata.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="color: #0f140f; font-family: Open Sans, Helvetica, Arial, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 14px; line-height: 22.3999996185303px;"&gt;Postur badan, pilihlah bahan Anis Merah yang berpostur sedang dengan panjang leher, badan dan ekor serta kaki yang serasi. Jangan memilih bahan yang berleher dan berbadan pendek.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="color: #0f140f; font-family: Open Sans, Helvetica, Arial, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 14px; line-height: 22.3999996185303px;"&gt;Sayap mengepit rapat dan kaki mencengkram kuat, ini menandakan bahan tersebut sehat.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="color: #0f140f; font-family: Open Sans, Helvetica, Arial, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 14px; line-height: 22.3999996185303px;"&gt;Warna kaki tidak berpengaruh terhadap mental burung.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="color: #0f140f; font-family: Open Sans, Helvetica, Arial, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 14px; line-height: 22.3999996185303px;"&gt;Lincah dan bernafsu makan besar. Ini merupakan ciri-ciri bahan yang bermental baik.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="color: #0f140f; font-family: Open Sans, Helvetica, Arial, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 14px; line-height: 22.3999996185303px;"&gt;Berdiri pada posisi kepala mendangak 45 derajat. Boleh percaya boleh tidak, apabila anda mendapatkan bahan yang seperti ini, dijamin umur 7 bulan sudah ngerol dan mulai teler.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="color: #0f140f; font-family: Open Sans, Helvetica, Arial, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 14px; line-height: 22.3999996185303px;"&gt;Kembali ke MENU ARTIKEL&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="color: #0f140f; font-family: Open Sans, Helvetica, Arial, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 14px; line-height: 22.3999996185303px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style="color: #0f140f; font-family: Open Sans, Helvetica, Arial, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 14px; line-height: 22.3999996185303px;"&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: #0f140f; font-family: 'Open Sans', Helvetica, Arial, sans-serif; font-size: 14px; line-height: 22.3999996185303px;"&gt;+Cara perawatan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="color: #0f140f; font-family: Open Sans, Helvetica, Arial, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 14px; line-height: 22.3999996185303px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style="color: #0f140f; font-family: Open Sans, Helvetica, Arial, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 14px; line-height: 22.3999996185303px;"&gt;-Tempat: Anis merah bisa dipelihara dengan sangkar bulat maupun kotak ukuran 40 x 40 x 60 cm atau bisa juga bulat dengan diameter 30 cm. Sementara tenggeran atau pangkringan bisa dibuat dengan diameter 1,5 cm, dengan bahan cabang kayu asam yang keras, permukaan kulit yang agak kasar sehingga bisa untuk mengasah paruh agar tidak runcing. Untuk perawatan harian, anis merah tidak perlu dikerodng dan hanya dikeorodng malam hari agar tidak kedinginan.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="color: #0f140f; font-family: Open Sans, Helvetica, Arial, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 14px; line-height: 22.3999996185303px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style="color: #0f140f; font-family: Open Sans, Helvetica, Arial, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 14px; line-height: 22.3999996185303px;"&gt;- Pakan: Hal utama yang perlu diperhatikan dalam hal pakan adalah menu yang variatif sehingga kecukupan nutrisi, vitamin dan mineralnya. Pakan yang bagus, selain lengkap nutrisinya seperti protein, karbohidrat, juga lengkap vitaminnya seperti vitamin A, D3, E, B1, B2, B3 (Nicotimanide) B6, B12, C dan K3. Selain itu, perlu pula mengandung zat esensial seperti D-L Methionine, I-Lisin HCl, Folic Acid (sesungguhnya adalah salah satu bentuk dari Vitamin B) dan Ca-D&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="color: #0f140f; font-family: Open Sans, Helvetica, Arial, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 14px; line-height: 22.3999996185303px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style="color: #0f140f; font-family: Open Sans, Helvetica, Arial, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 14px; line-height: 22.3999996185303px;"&gt;Di samping vitamin, perlu juga kecukupan mineral. Mineral dibutuhkan dalam pembentukan darah dan tulang, keseimbangan cairan tubuh, fungsi syaraf yang sehat, fungsi sistem pembuluh darah jantung dan lain-lain. Seperti vitamin, mineral berfungsi sebagai ko-enzim, memungkinkan tubuh melakukan fungsinya seperti memproduksi tenaga, pertumbuhan dan penyembuhan.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="color: #0f140f; font-family: Open Sans, Helvetica, Arial, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 14px; line-height: 22.3999996185303px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style="color: #0f140f; font-family: Open Sans, Helvetica, Arial, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 14px; line-height: 22.3999996185303px;"&gt;Yang termasuk mineral yang diperlukan burung anis merah adalah Calcium, Phosphor, Iron, Manganase, Iodium, Cuprum, Zinccum, Magnesium, Sodium Chlorin dan Kalium.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="color: #0f140f; font-family: Open Sans, Helvetica, Arial, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 14px; line-height: 22.3999996185303px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style="color: #0f140f; font-family: Open Sans, Helvetica, Arial, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 14px; line-height: 22.3999996185303px;"&gt;Makanan yang sesuai untuk burung anis merah&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="color: #0f140f; font-family: Open Sans, Helvetica, Arial, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 14px; line-height: 22.3999996185303px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style="color: #0f140f; font-family: Open Sans, Helvetica, Arial, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 14px; line-height: 22.3999996185303px;"&gt;Voer (sebaiknya pilih yang berkadar protein sedang yaitu: 12%-18%, belum tentu Voer yang berharga mahal akan cocok dengan sistem metabolisme setiap burung Anis Merah. Voer harus selalu tersedia didalam cepuknya. Selalu ganti dengan Voer yang baru setiap dua hari sekali.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="color: #0f140f; font-family: Open Sans, Helvetica, Arial, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 14px; line-height: 22.3999996185303px;"&gt;Buah Segar, burung ini sangat menyukai buah Pepaya, Pisang Kepok Putih, Apel, Pir, Tomat dan beberapa buah lainnya. Sebaiknya perbanyak pemberian buah Pepaya, karena buah Pepaya mengandung vitamin C yang tinggi sehingga membantu meningkatkan daya tahan tubuh. Disamping itu, buah Pepaya sangat mudah dicerna dan sangat cocok dengan sistem metabolisme rata-rata burung pemakan buah.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="color: #0f140f; font-family: Open Sans, Helvetica, Arial, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 14px; line-height: 22.3999996185303px;"&gt;EF (Extra Fooding), pakan tambahan yang sangat baik buat burung Anis Merah yaitu: Jangkrik, Orong-orong, Kroto, Cacing, Ulat Hongkong, Ulat Bambu, Kelabang, Belalang dan lainnya. Pemberian EF harus selalu disesuaikan dengan karakter pada masing-masing burung dan juga harus mengetahui dengan pasti dampak klausal dari pemberiannya EF tersebut.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="color: #0f140f; font-family: Open Sans, Helvetica, Arial, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 14px; line-height: 22.3999996185303px;"&gt;Kembali ke MENU ARTIKEL&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="color: #0f140f; font-family: Open Sans, Helvetica, Arial, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 14px; line-height: 22.3999996185303px;"&gt;REFERENSI TENTANG PERAWATAN BURUNG SECARA UMUM BISA DILIHAT DI SINI&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="color: #0f140f; font-family: Open Sans, Helvetica, Arial, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 14px; line-height: 22.3999996185303px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style="color: #0f140f; font-family: Open Sans, Helvetica, Arial, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 14px; line-height: 22.3999996185303px;"&gt;Perawatan dan setelan harian burung anis merahPerawatan harian untuk burung Anis Merah relatif sama dengan burung berkicau jenis lainnya, kunci keberhasilan perawatan harian yaitu rutin dan konsisten.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="color: #0f140f; font-family: Open Sans, Helvetica, Arial, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 14px; line-height: 22.3999996185303px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style="color: #0f140f; font-family: Open Sans, Helvetica, Arial, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 14px; line-height: 22.3999996185303px;"&gt;Pola Perawatan Harian dan Stelan Harian untuk burung Anis Merah:&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="color: #0f140f; font-family: Open Sans, Helvetica, Arial, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 14px; line-height: 22.3999996185303px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style="color: #0f140f; font-family: Open Sans, Helvetica, Arial, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 14px; line-height: 22.3999996185303px;"&gt;Jam 07.00 burung diangin-anginkan di teras. Jam 07.30 burung dimandikan (karamba mandi atau semprot, tergantung pada kebiasaan masing-masing burung).&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="color: #0f140f; font-family: Open Sans, Helvetica, Arial, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 14px; line-height: 22.3999996185303px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style="color: #0f140f; font-family: Open Sans, Helvetica, Arial, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 14px; line-height: 22.3999996185303px;"&gt;Bersihkan kandang harian. Ganti atau tambahkan Voer, Air Minum dan buah segar.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="color: #0f140f; font-family: Open Sans, Helvetica, Arial, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 14px; line-height: 22.3999996185303px;"&gt;Berikan Jangkrik 2 ekor pada cepuk EF. Jangan pernah memberikan Jangkrik secara langsung pada burung.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="color: #0f140f; font-family: Open Sans, Helvetica, Arial, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 14px; line-height: 22.3999996185303px;"&gt;Penjemuran dapat dilakukan selama 1-2 jam/hari mulai pukul 08.00-11.00. Selama penjemuran, sebaiknya burung tidak melihat burung sejenis.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="color: #0f140f; font-family: Open Sans, Helvetica, Arial, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 14px; line-height: 22.3999996185303px;"&gt;Setelah dijemur, angin-anginkan kembali burung tersebut diteras selama 10 menit, lalu sangkar dikerodong.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="color: #0f140f; font-family: Open Sans, Helvetica, Arial, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 14px; line-height: 22.3999996185303px;"&gt;Siang hari sampai sore (jam 10.00-15.00) burung dapat di Master dengan suara Master atau burung-burung Master.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="color: #0f140f; font-family: Open Sans, Helvetica, Arial, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 14px; line-height: 22.3999996185303px;"&gt;Jam 15.30 burung diangin-anginkan kembali diteras, boleh dimandikan bila perlu.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="color: #0f140f; font-family: Open Sans, Helvetica, Arial, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 14px; line-height: 22.3999996185303px;"&gt;Berikan Jangkrik 1 ekor pada cepuk EF.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="color: #0f140f; font-family: Open Sans, Helvetica, Arial, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 14px; line-height: 22.3999996185303px;"&gt;Jam 18.00 burung kembali dikerodong dan di perdengarkan suara Master selama masa istirahat sampai pagi harinya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="color: #0f140f; font-family: Open Sans, Helvetica, Arial, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 14px; line-height: 22.3999996185303px;"&gt;Penting&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="color: #0f140f; font-family: Open Sans, Helvetica, Arial, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 14px; line-height: 22.3999996185303px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style="color: #0f140f; font-family: Open Sans, Helvetica, Arial, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 14px; line-height: 22.3999996185303px;"&gt;Kroto segar diberikan 1 sendok teh maksimal 2x seminggu. Contoh setiap hari Senin pagi dan hari Kamis pagi.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="color: #0f140f; font-family: Open Sans, Helvetica, Arial, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 14px; line-height: 22.3999996185303px;"&gt;Pemberian Cacing diberikan 2 ekor 1x seminggu. Contoh setiap hari Senin pagi.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="color: #0f140f; font-family: Open Sans, Helvetica, Arial, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 14px; line-height: 22.3999996185303px;"&gt;Buah Segar diberikan rutin setiap hari, dengan format: Hari Senin sampai hari Kamis berikan buah Pepaya, hari Jum’at dan hari Sabtu berikan Apel atau Pisang atau buah lainnya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="color: #0f140f; font-family: Open Sans, Helvetica, Arial, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 14px; line-height: 22.3999996185303px;"&gt;Berikan Multivitamin yang dicampur pada air minum seminggu sekali.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="color: #0f140f; font-family: Open Sans, Helvetica, Arial, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 14px; line-height: 22.3999996185303px;"&gt;Penanganan burung anis merah over birahi&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="color: #0f140f; font-family: Open Sans, Helvetica, Arial, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 14px; line-height: 22.3999996185303px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style="color: #0f140f; font-family: Open Sans, Helvetica, Arial, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 14px; line-height: 22.3999996185303px;"&gt;Pangkas porsi Jangkrik menjadi 1 pagi dan 1 sore.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="color: #0f140f; font-family: Open Sans, Helvetica, Arial, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 14px; line-height: 22.3999996185303px;"&gt;Lakukan pengembunan (jam 05.30-06.00).&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="color: #0f140f; font-family: Open Sans, Helvetica, Arial, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 14px; line-height: 22.3999996185303px;"&gt;Berikan Cacing 1 ekor 2x seminggu.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="color: #0f140f; font-family: Open Sans, Helvetica, Arial, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 14px; line-height: 22.3999996185303px;"&gt;Frekuensi mandi dibuat lebih sering, misalnya pagi-siang dan sore.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="color: #0f140f; font-family: Open Sans, Helvetica, Arial, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 14px; line-height: 22.3999996185303px;"&gt;Lamanya penjemuran dikurangi menjadi 30 menit/hari saja.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="color: #0f140f; font-family: Open Sans, Helvetica, Arial, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 14px; line-height: 22.3999996185303px;"&gt;Burung sebaiknya diisolasi, jangan melihat dan mendengar suara burung Anis Merah lain dahulu untuk sementara waktu.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="color: #0f140f; font-family: Open Sans, Helvetica, Arial, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 14px; line-height: 22.3999996185303px;"&gt;Penanganan burung anis merah ngedrop&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="color: #0f140f; font-family: Open Sans, Helvetica, Arial, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 14px; line-height: 22.3999996185303px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style="color: #0f140f; font-family: Open Sans, Helvetica, Arial, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 14px; line-height: 22.3999996185303px;"&gt;Tingkatkan porsi pemberian Jangkrik menjadi 3 pagi dan 3 sore.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="color: #0f140f; font-family: Open Sans, Helvetica, Arial, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 14px; line-height: 22.3999996185303px;"&gt;Tingkatkan porsi pemberian Kroto menjadi 3x seminggu.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="color: #0f140f; font-family: Open Sans, Helvetica, Arial, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 14px; line-height: 22.3999996185303px;"&gt;Tingkatkan porsi pemberian Cacing menjadi 2 ekor 3x seminggu.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="color: #0f140f; font-family: Open Sans, Helvetica, Arial, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 14px; line-height: 22.3999996185303px;"&gt;Mandi dibuat 2 hari sekali saja.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="color: #0f140f; font-family: Open Sans, Helvetica, Arial, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 14px; line-height: 22.3999996185303px;"&gt;Burung segera diisolasi, jangan melihat dan mendengar burung Anis Merah lain dahulu.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="color: #0f140f; font-family: Open Sans, Helvetica, Arial, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 14px; line-height: 22.3999996185303px;"&gt;Lamanya penjemuran ditambah menjadi 2-3 jam/hari.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="color: #0f140f; font-family: Open Sans, Helvetica, Arial, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 14px; line-height: 22.3999996185303px;"&gt;Kembali ke MENU ARTIKEL&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="color: #0f140f; font-family: Open Sans, Helvetica, Arial, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 14px; line-height: 22.3999996185303px;"&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="color: #0f140f; font-family: 'Open Sans', Helvetica, Arial, sans-serif; font-size: 14px; line-height: 22.3999996185303px;"&gt;+PENANGANAN ANIS MERAH UNTUK LOMBA&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="color: #0f140f; font-family: Open Sans, Helvetica, Arial, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 14px; line-height: 22.3999996185303px;"&gt;Perawatan dan setelan burung anis merah untuk lombaPerawatan lomba sebenarnya tidak jauh berbeda dengan perawatan harian. Tujuan perawatan pada tahap ini yaitu mempersiapkan burung agar mempunyai tingkat birahi yang diinginkan dan memiliki stamina yang stabil. Kunci keberhasilan perawatan lomba yaitu mengenal baik karakter dasar masing-masing burung.Berikut ini Pola Perawatan dan Stelan Lomba untuk burung Anis Merah:&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="color: #0f140f; font-family: Open Sans, Helvetica, Arial, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 14px; line-height: 22.3999996185303px;"&gt;H-3 sebelum lomba, Jangkrik bisa dinaikkan menjadi 2 ekor pagi dan 2 ekor sore.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="color: #0f140f; font-family: Open Sans, Helvetica, Arial, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 14px; line-height: 22.3999996185303px;"&gt;H-2 sebelum lomba, burung sebaiknya dijemur maksimal 30 menit saja.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="color: #0f140f; font-family: Open Sans, Helvetica, Arial, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 14px; line-height: 22.3999996185303px;"&gt;1 Jam sebelum di gantang lomba, burung di mandikan dan berikan Jangkrik 1 ekor saja.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="color: #0f140f; font-family: Open Sans, Helvetica, Arial, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 14px; line-height: 22.3999996185303px;"&gt;Apabila burung akan turun lomba kembali, berikan Jangkrik 1 ekor lagi.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="color: #0f140f; font-family: Open Sans, Helvetica, Arial, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 14px; line-height: 22.3999996185303px;"&gt;Penting&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="color: #0f140f; font-family: Open Sans, Helvetica, Arial, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 14px; line-height: 22.3999996185303px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style="color: #0f140f; font-family: Open Sans, Helvetica, Arial, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 14px; line-height: 22.3999996185303px;"&gt;Jangan memberikan Ulat Hongkong dalam menggenjot birahi pada burung Anis Merah. karena dapat membuat birahi burung tersebut menjadi sangat meningkat dan menjadi tidak stabil.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="color: #0f140f; font-family: Open Sans, Helvetica, Arial, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 14px; line-height: 22.3999996185303px;"&gt;Sebaiknya, Joki lapangan adalah orang yang tidak pernah terlibat di dalam perawatan harian pada burung Anis Merah tersebut.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="color: #0f140f; font-family: Open Sans, Helvetica, Arial, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 14px; line-height: 22.3999996185303px;"&gt;Perawatan setelan burung anis merah pasca lomba&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="color: #0f140f; font-family: Open Sans, Helvetica, Arial, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 14px; line-height: 22.3999996185303px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style="color: #0f140f; font-family: Open Sans, Helvetica, Arial, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 14px; line-height: 22.3999996185303px;"&gt;Perawatan pasca lomba sebenarnya berfungsi memulihkan stamina dan mengembalikan kondisi fisik burung.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="color: #0f140f; font-family: Open Sans, Helvetica, Arial, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 14px; line-height: 22.3999996185303px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style="color: #0f140f; font-family: Open Sans, Helvetica, Arial, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 14px; line-height: 22.3999996185303px;"&gt;Berikut ini Pola Perawatan dan Stelan pasca Lomba untuk burung Anis Merah:&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="color: #0f140f; font-family: Open Sans, Helvetica, Arial, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 14px; line-height: 22.3999996185303px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style="color: #0f140f; font-family: Open Sans, Helvetica, Arial, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 14px; line-height: 22.3999996185303px;"&gt;Porsi EF dikembalikan ke Stelan Harian.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="color: #0f140f; font-family: Open Sans, Helvetica, Arial, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 14px; line-height: 22.3999996185303px;"&gt;Berikan Multivitamin pada air minum pada H+1 setelah Lomba.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="color: #0f140f; font-family: Open Sans, Helvetica, Arial, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 14px; line-height: 22.3999996185303px;"&gt;Sampai H+3 setelah Lomba, penjemuran maksimal 30 menit saja.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="color: #0f140f; font-family: Open Sans, Helvetica, Arial, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 14px; line-height: 22.3999996185303px;"&gt;Kembali ke MENU ARTIKEL&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="color: #0f140f; font-family: Open Sans, Helvetica, Arial, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 14px; line-height: 22.3999996185303px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style="color: #0f140f; font-family: Open Sans, Helvetica, Arial, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 14px; line-height: 22.3999996185303px;"&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: #0f140f; font-family: 'Open Sans', Helvetica, Arial, sans-serif; font-size: 14px; line-height: 22.3999996185303px;"&gt;+Perawatan dan setelan anis merah mabung&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="color: #0f140f; font-family: Open Sans, Helvetica, Arial, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 14px; line-height: 22.3999996185303px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style="color: #0f140f; font-family: Open Sans, Helvetica, Arial, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 14px; line-height: 22.3999996185303px;"&gt;Masa mabung (moulting) merupakan masa yang sangat menuntut perhatian penghobi burung. Bulu yang hilang dan digantikan selama masa mabung atau meranggas ini menyerap 25% dari total protein yang ada di dalam tubuh burung. Inilah mengapa selama masa mabung perlu ditambahkan juga protein sebesar seperempat total protein dalam tubuh burung.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="color: #0f140f; font-family: Open Sans, Helvetica, Arial, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 14px; line-height: 22.3999996185303px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style="color: #0f140f; font-family: Open Sans, Helvetica, Arial, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 14px; line-height: 22.3999996185303px;"&gt;Bulu-bulu dan selongsong bulu terdiri atas lebih dari 90% protein, khususnya protein yang disebut keratins. Protein bulu berbeda dengan protein pada tubuh dan telur serta memerlukan jumlah proporsional yang berbeda atas asam amino (pembangun sel atau blok protein). Burung harus mengonsumsi makanan dengan kandungan asam amino jenis ini kemudian menyerap dan disimpan sebagai protein (keratin) khusus bagi keperluan pertumbuhan bulu. Proses ini sangat penting bagi burung dan tubuh burung harus bekerja ekstra untuk mendapatkan gizi yang cukup untuk membentuk bulu secara sempurna.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="color: #0f140f; font-family: Open Sans, Helvetica, Arial, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 14px; line-height: 22.3999996185303px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style="color: #0f140f; font-family: Open Sans, Helvetica, Arial, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 14px; line-height: 22.3999996185303px;"&gt;Ketika burung mabung, mereka juga memerlukan energi yang besar untuk memproduksi bulu baru. Keperluan energi yang diperlukan untuk memenuhi kebutuhan protein, menyebabkan burung harus mengonsumsi lebih banyak makanan selama meranggas untuk dapat mempertahankan pertumbuhan bulu baru. Untuk diketahui saja, energi yang diperlukan burung selama masa mabung sebesar dua setengah kali lebih banyak ketimbang burung yang sedang memproduksi telur (lihat misalnya penjelasan pada “Moulting in Bird” di situs vetafarm.com yang menjadi referensi utama untuk tulisan mengenai masalah mabung ini).&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="color: #0f140f; font-family: Open Sans, Helvetica, Arial, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 14px; line-height: 22.3999996185303px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style="color: #0f140f; font-family: Open Sans, Helvetica, Arial, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 14px; line-height: 22.3999996185303px;"&gt;Faktor-faktor yang berpengaruh pada masa mabung tidak bisa sepenuhnya dipahami, karena sangat kompleks. Umur burung, musim saat mabung, cuaca harian, kadar hormon dan siklus perkembangbiakan, semua menjadi faktor penentu bagi keberhasilan atau kegagalan burung melewati masa mabung.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="color: #0f140f; font-family: Open Sans, Helvetica, Arial, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 14px; line-height: 22.3999996185303px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style="color: #0f140f; font-family: Open Sans, Helvetica, Arial, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 14px; line-height: 22.3999996185303px;"&gt;Hal yang paling utama untuk diingat adalah bahwa pada saat burung mabung, Anda harus memberikan suplai pakan yang cukup sehingga mereka bisa mengembangkan bulu-bulu sesempurna mungkin.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="color: #0f140f; font-family: Open Sans, Helvetica, Arial, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 14px; line-height: 22.3999996185303px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style="color: #0f140f; font-family: Open Sans, Helvetica, Arial, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 14px; line-height: 22.3999996185303px;"&gt;Untuk menyediakan protein yang diperlukan untuk peningkatan produksi bulu, Anda harus meningkatkan asam amino yang mengandung sulfur seperti metionin dan sistin. Protein seperti itu bisa ditemukan di dalam daging hewan. Daging dapat diberikan kepada kebanyakan burung yang sedang mabung dalam jumlah kecil plus pemberian suplemen makanan yang baik. Suplemen multivitamin dan multimineral yang baik seharusnya mengandung berbagai vitamin dan mineral serta asam amino untuk memungkinkan tumbuhnya bulu secara normal.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="color: #0f140f; font-family: Open Sans, Helvetica, Arial, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 14px; line-height: 22.3999996185303px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style="color: #0f140f; font-family: Open Sans, Helvetica, Arial, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 14px; line-height: 22.3999996185303px;"&gt;Meskipun pada umumnya mabung berjalan normal, ada beberapa hal yang sering mengganggu masa mabung burung, khususnya tumbuhnya bulu yang tidak merata atau bahkan ada bulu yang tidak rontok (sekadar nyulam).&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="color: #0f140f; font-family: Open Sans, Helvetica, Arial, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 14px; line-height: 22.3999996185303px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style="color: #0f140f; font-family: Open Sans, Helvetica, Arial, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 14px; line-height: 22.3999996185303px;"&gt;Penggangu tersebut antara lain:&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="color: #0f140f; font-family: Open Sans, Helvetica, Arial, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 14px; line-height: 22.3999996185303px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style="color: #0f140f; font-family: Open Sans, Helvetica, Arial, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 14px; line-height: 22.3999996185303px;"&gt;* Penyakit - Penyakit yang disebabkan virus circovirus (Beak and Feather Disease) dan virus polyoma adalah penyakit paling umum yang menyebabkan burung kesulitan memproduksi bulu. Psittacosis kronis, gangguan parasit dan infeksi bakteri pada usus dapat pula menyebabkan bulu burung sulit tumbuh.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="color: #0f140f; font-family: Open Sans, Helvetica, Arial, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 14px; line-height: 22.3999996185303px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style="color: #0f140f; font-family: Open Sans, Helvetica, Arial, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 14px; line-height: 22.3999996185303px;"&gt;* Gizi buruk – Sebagaimana digambarkan di atas, persyaratan untuk berlangsungnya produksi bulu secara normal memang sangat banyak, dan karenanya makanan yang kurang gizi bisa menyebabkan tumbuhnya bulu yang tidak berkualitas (mudah patah, mudah kusam, melintir/ keriting dan sebagainya).&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="color: #0f140f; font-family: Open Sans, Helvetica, Arial, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 14px; line-height: 22.3999996185303px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style="color: #0f140f; font-family: Open Sans, Helvetica, Arial, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 14px; line-height: 22.3999996185303px;"&gt;* Kimiawi – penggunaan bahan kimiawi sering menyebabkan bulu tumbuh tidak sempurna atau bahkan merusak bulu. Salah satu contohnya adalah zat pembasmi cacing pada merpati yang dikenal sebagai Mebendazole. Bahan kimia ini akan menyebabkan bulu burung melintir jika diberikan semasa burung mabung.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="color: #0f140f; font-family: Open Sans, Helvetica, Arial, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 14px; line-height: 22.3999996185303px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style="color: #0f140f; font-family: Open Sans, Helvetica, Arial, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 14px; line-height: 22.3999996185303px;"&gt;* Stres – Hal ini terjadi terutama untuk burung yang disuapi/loloh dengan tangan manusia. Tangan manusia menyebabkan bulu baru tidak bisa berkembang sempurna dan sebagainya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="color: #0f140f; font-family: Open Sans, Helvetica, Arial, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 14px; line-height: 22.3999996185303px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style="color: #0f140f; font-family: Open Sans, Helvetica, Arial, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 14px; line-height: 22.3999996185303px;"&gt;Apa yang perlu Anda lakukan agar burung dapat memiliki bulu baru sebaik mungkin?&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="color: #0f140f; font-family: Open Sans, Helvetica, Arial, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 14px; line-height: 22.3999996185303px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style="color: #0f140f; font-family: Open Sans, Helvetica, Arial, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 14px; line-height: 22.3999996185303px;"&gt;Pertama-tama menyingkirkan segala cacing, kutu, mikroba pengganggu dan parasit lainnya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="color: #0f140f; font-family: Open Sans, Helvetica, Arial, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 14px; line-height: 22.3999996185303px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style="color: #0f140f; font-family: Open Sans, Helvetica, Arial, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 14px; line-height: 22.3999996185303px;"&gt;Kedua, pastikan tidak satu pun dari burung Anda menjadi pembawa virus bibit penyakit, misalnya Polyoma.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="color: #0f140f; font-family: Open Sans, Helvetica, Arial, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 14px; line-height: 22.3999996185303px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style="color: #0f140f; font-family: Open Sans, Helvetica, Arial, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 14px; line-height: 22.3999996185303px;"&gt;Ketiga, berikan gizi yang cukup selama burung meranggas/mabung dengan pakan yang bagus. Hanya saja perlu diingat bahwa pakan yang bagus bukan berarti pakan yang banyak, sebab terlalu banyak pakan yang hanya mengandung karbohidrat misalnya, hanya akan membuat burung kekurangan gizi meski secara fisik terlihat gemuk.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="color: #0f140f; font-family: Open Sans, Helvetica, Arial, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 14px; line-height: 22.3999996185303px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style="color: #0f140f; font-family: Open Sans, Helvetica, Arial, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 14px; line-height: 22.3999996185303px;"&gt;Jika Anda telah melakukan semua hal di atas dan masih mengalami masalah dengan kualitas bulu Anda perlu berbicara dengan dokter hewan khusus burung.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="color: #0f140f; font-family: Open Sans, Helvetica, Arial, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 14px; line-height: 22.3999996185303px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style="color: #0f140f; font-family: Open Sans, Helvetica, Arial, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 14px; line-height: 22.3999996185303px;"&gt;Cara Smart menggunakan BirdVit&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="color: #0f140f; font-family: Open Sans, Helvetica, Arial, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 14px; line-height: 22.3999996185303px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style="color: #0f140f; font-family: Open Sans, Helvetica, Arial, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 14px; line-height: 22.3999996185303px;"&gt;Dalam kaitan dengan persoalan mabung inilah disarankan kepada penghobi burung untuk memberikan burung asupan tambahan, misalnya BirdMolting atau juga BirdVit untuk burung yang sedang mabung. Cara ini lebih smart” sebab BirdVit adalah multivitamin dan multimineral yang sangat diperlukan burung selama masa mabung.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="color: #0f140f; font-family: Open Sans, Helvetica, Arial, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 14px; line-height: 22.3999996185303px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style="color: #0f140f; font-family: Open Sans, Helvetica, Arial, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 14px; line-height: 22.3999996185303px;"&gt;BirdVit mengandung hampir semua vitamin dan mineral yang diperlukan burung, seperti:&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="color: #0f140f; font-family: Open Sans, Helvetica, Arial, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 14px; line-height: 22.3999996185303px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style="color: #0f140f; font-family: Open Sans, Helvetica, Arial, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 14px; line-height: 22.3999996185303px;"&gt;Vitamin utama, yakni A, D3, E, B1, B2, B3 (Nicotimanide) B6, B12, C dan K3.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="color: #0f140f; font-family: Open Sans, Helvetica, Arial, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 14px; line-height: 22.3999996185303px;"&gt;Zat esensial seperti D-L Methionine, I-Lisin HCl, Folic Acid (sesungguhnya adalah salah satu bentuk dari Vitamin B) dan Ca-D Pantothenate.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="color: #0f140f; font-family: Open Sans, Helvetica, Arial, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 14px; line-height: 22.3999996185303px;"&gt;Mineral utama seperti potasium chlorida, sodium chlorida, magnesium sulfate, mangan sulfate, iron sulfate, zinc sulfate, copper sulfate dan cobalt sulfate.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="color: #0f140f; font-family: Open Sans, Helvetica, Arial, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 14px; line-height: 22.3999996185303px;"&gt;Dengan demikian, selama kita menggunakan BirdVit untuk menangani burung mabung, maka kita cukup memberikan porsi pakan seperti sediakala tanpa khawatir burung kekurangan “energi masa mabung”. Sebab, memang benar energi yang diperlukan burung ketika mabung bukanlah energi yang hanya akan mengumpul menjadi lemak tetapi energi untuk pertumbuhan bulu seperti asam amino yang mengandung sulfur seperti metionin dan sistin.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="color: #0f140f; font-family: Open Sans, Helvetica, Arial, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 14px; line-height: 22.3999996185303px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style="color: #0f140f; font-family: Open Sans, Helvetica, Arial, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 14px; line-height: 22.3999996185303px;"&gt;Anis merah bermasalah&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="color: #0f140f; font-family: Open Sans, Helvetica, Arial, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 14px; line-height: 22.3999996185303px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style="color: #0f140f; font-family: Open Sans, Helvetica, Arial, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 14px; line-height: 22.3999996185303px;"&gt;Untuk burung-burung yang sangat bermasalah misalnya bulu mudah patah atau burung sakit-sakitan seusai masa mabung, biasanya dikarenakan asupan mineralnya yang kurang. Selain digunakan BirdVit, Anda bisa menyertakan pula BirdMineral.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="color: #0f140f; font-family: Open Sans, Helvetica, Arial, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 14px; line-height: 22.3999996185303px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style="color: #0f140f; font-family: Open Sans, Helvetica, Arial, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 14px; line-height: 22.3999996185303px;"&gt;Apa beda BirdMineral dan BirdVit?&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="color: #0f140f; font-family: Open Sans, Helvetica, Arial, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 14px; line-height: 22.3999996185303px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style="color: #0f140f; font-family: Open Sans, Helvetica, Arial, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 14px; line-height: 22.3999996185303px;"&gt;Untuk diketahui, ada mineral dan vitamin tertentu yang tidak efektif jika digunakan bersamaan. Akan saling melemahkan. Karena keduanya sama-sama dibutuhkan burung dalam jumlah yang proporsional, maka mineral dan vitamin tertentu hanya bisa dicampur dengan komposisi dan volume tertentu.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="color: #0f140f; font-family: Open Sans, Helvetica, Arial, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 14px; line-height: 22.3999996185303px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style="color: #0f140f; font-family: Open Sans, Helvetica, Arial, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 14px; line-height: 22.3999996185303px;"&gt;Seperti diketahui di dalam BirdVit ada sejumlah mineral yang sangat diperlukan burung. Namun kandungan mineral di dalam BirdVit tidak sebesar di dalam BirdMineral karena selain sebagai penjaga vitalitas burung, BirdMineral juga bersifat mengcover atau mengobati.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="color: #0f140f; font-family: Open Sans, Helvetica, Arial, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 14px; line-height: 22.3999996185303px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style="color: #0f140f; font-family: Open Sans, Helvetica, Arial, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 14px; line-height: 22.3999996185303px;"&gt;Pola perawatan anis merah masa mabung:&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="color: #0f140f; font-family: Open Sans, Helvetica, Arial, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 14px; line-height: 22.3999996185303px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style="color: #0f140f; font-family: Open Sans, Helvetica, Arial, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 14px; line-height: 22.3999996185303px;"&gt;Tempatkan burung di tempat yang sepi, jauh dari lalu lintas manusia. Sebaiknya burung lebih banyak dalam kondisi dikerodong.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="color: #0f140f; font-family: Open Sans, Helvetica, Arial, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 14px; line-height: 22.3999996185303px;"&gt;Mandi cukup 1x seminggu saja dan jemur maksimal 30 menit/hari atau kalau untuk penanganan ekstrim burung mabung, bisa dilakukan perawatan ekstem mabung.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="color: #0f140f; font-family: Open Sans, Helvetica, Arial, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 14px; line-height: 22.3999996185303px;"&gt;Jika Anda tidak menggunakan BirdVit atau BirdMineral, pemberian porsi EF diberikan lebih banyak karena sangat diperlukan untuk pembentukan sel-sel baru dan untuk pertumbuhan bulu baru. Misalnya: stelan jangkrik dibuat 4 ekor pagi dan 4 ekor sore, kroto 1 sendok makan setiap pagi dan cacing 2 ekor 3x seminggu&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="color: #0f140f; font-family: Open Sans, Helvetica, Arial, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 14px; line-height: 22.3999996185303px;"&gt;Meski tidak menggunakan BirdVit dan/atau BirdMineral, pemberian multivitamin yang berkualitas yang dicampur di air minum 2x seminggu sangat perlu.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="color: #0f140f; font-family: Open Sans, Helvetica, Arial, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 14px; line-height: 22.3999996185303px;"&gt;Jika Anda tidak menggunakan BirdVit, perlu perbanyak pemberian buah pepaya, karena buah pepaya sangat mudah dicerna sehingga melancarkan proses metabolisme tubuh burung. Di samping itu buah pepaya banyak mengandung vitamin C yang akan membantu meningkatkan daya tahan tubuh burung.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="color: #0f140f; font-family: Open Sans, Helvetica, Arial, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 14px; line-height: 22.3999996185303px;"&gt;Lakukan pemasteran&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="color: #0f140f; font-family: Open Sans, Helvetica, Arial, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 14px; line-height: 22.3999996185303px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style="color: #0f140f; font-family: Open Sans, Helvetica, Arial, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 14px; line-height: 22.3999996185303px;"&gt;Masa mabung membuat burung lebih banyak pada kondisi diam dan mendengar. Inilah saat yang tepat untuk mengisi variasi suara sesuai dengan yang kita inginkan. Lakukan pemasteran dengan tepat, sesuaikan karakter dan tipe suara burung dengan suara burung master.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="color: #0f140f; font-family: Open Sans, Helvetica, Arial, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 14px; line-height: 22.3999996185303px;"&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="color: #0f140f; font-family: Open Sans, Helvetica, Arial, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 14px; line-height: 22.3999996185303px;"&gt;+Penangkaran Anis Merah:&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="color: #0f140f; font-family: Open Sans, Helvetica, Arial, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 14px; line-height: 22.3999996185303px;"&gt;Penangkaran anis merah di rumahan belum banyak dilakukan. Namun demikian, ada pula yang sudah berhasil. Namun di habitat aseli anis merah di Bali, sudah sejak lama dilakukan penangkaran alam anis merah. Untuk referensi masalah ini bisa dibaca di dalam artikel “Penangkaran Alam Anis Merah di Bali”.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="color: #0f140f; font-family: Open Sans, Helvetica, Arial, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 14px; line-height: 22.3999996185303px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style="color: #0f140f; font-family: Open Sans, Helvetica, Arial, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 14px; line-height: 22.3999996185303px;"&gt;Kembali ke MENU ARTIKEL&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="color: #0f140f; font-family: Open Sans, Helvetica, Arial, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 14px; line-height: 22.3999996185303px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style="color: #0f140f; font-family: Open Sans, Helvetica, Arial, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 14px; line-height: 22.3999996185303px;"&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: #0f140f; font-family: 'Open Sans', Helvetica, Arial, sans-serif; font-size: 14px; line-height: 22.3999996185303px;"&gt;+PROBLEM UTAMA ANIS MERAH&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="color: #0f140f; font-family: Open Sans, Helvetica, Arial, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 14px; line-height: 22.3999996185303px;"&gt;1. Suka ngecir&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="color: #0f140f; font-family: Open Sans, Helvetica, Arial, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 14px; line-height: 22.3999996185303px;"&gt;2. Mabung lama&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="color: #0f140f; font-family: Open Sans, Helvetica, Arial, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 14px; line-height: 22.3999996185303px;"&gt;3. Gampang rontok bulu&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="color: #0f140f; font-family: Open Sans, Helvetica, Arial, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 14px; line-height: 22.3999996185303px;"&gt;4. Galak&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="color: #0f140f; font-family: Open Sans, Helvetica, Arial, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 14px; line-height: 22.3999996185303px;"&gt;5. Teler tidak tuntas&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="color: #0f140f; font-family: Open Sans, Helvetica, Arial, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 14px; line-height: 22.3999996185303px;"&gt;6. Turun tangkringan bila ketemu majikannya&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="color: #0f140f; font-family: Open Sans, Helvetica, Arial, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 14px; line-height: 22.3999996185303px;"&gt;7. Nyekukruk tidak semangat&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="color: #0f140f; font-family: Open Sans, Helvetica, Arial, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 14px; line-height: 22.3999996185303px;"&gt;8. Tidak juga segera teler&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="color: #0f140f; font-family: Open Sans, Helvetica, Arial, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 14px; line-height: 22.3999996185303px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style="color: #0f140f; font-family: Open Sans, Helvetica, Arial, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 14px; line-height: 22.3999996185303px;"&gt;1. Suka ngecir&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="color: #0f140f; font-family: Open Sans, Helvetica, Arial, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 14px; line-height: 22.3999996185303px;"&gt;Jantan betina anakan anis merah suka ngecir. Jantan anis merah dewasa ngecir pertanda burung tidak fit. Betina dewasa ngecir tanda birahi. Untuk membuat fit, pastikan kecukupan asupan nutrisi, vitamin, mineral dan bebas parasit. Baik parasit di luar tubuh maupun di dalam tubuh. Pastikan kecukupan jemurnya untuk hilangkan parasit dan kecukupan vitamin D.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="color: #0f140f; font-family: Open Sans, Helvetica, Arial, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 14px; line-height: 22.3999996185303px;"&gt;JIka masih bermasalah dalam asupan pakan dan vitamin, gunakan BirdVit sehingga burung benar-benar fit.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="color: #0f140f; font-family: Open Sans, Helvetica, Arial, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 14px; line-height: 22.3999996185303px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style="color: #0f140f; font-family: Open Sans, Helvetica, Arial, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 14px; line-height: 22.3999996185303px;"&gt;2. Mabung lama&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="color: #0f140f; font-family: Open Sans, Helvetica, Arial, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 14px; line-height: 22.3999996185303px;"&gt;Pertumbuhan bulu baru lambat. Burung perlu energi tinggi untuk mabung, tetapi bukan dalam bentuk karbohidrat. Penambahan pakan masa mabung yang hanya berupa karbohidrat, hanya membuat burung gemuk tetapi bulu tidak juga tumbuh. Untuk masa pertumbuhan bulu ini diperlukan asam amino yang mengandung sulfur seperti metionin dan sistin. Sumber mentionin dan sistin bisa diperoleh pada BirdVit dan BirdMolt.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="color: #0f140f; font-family: Open Sans, Helvetica, Arial, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 14px; line-height: 22.3999996185303px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style="color: #0f140f; font-family: Open Sans, Helvetica, Arial, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 14px; line-height: 22.3999996185303px;"&gt;3. Gampang mabung/rotok.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="color: #0f140f; font-family: Open Sans, Helvetica, Arial, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 14px; line-height: 22.3999996185303px;"&gt;Penyebabnya antara lain (1) Makanan mengandung lemak dan/atau kalori tinggi sehingga membuka pori-pori kulit; (2) Bulu belum kuat sudah banyak diadu/ditrek; (3) Selama masa mabung tidak mendapat asupan nutrisi yang baik, terutama mineral. Untuk masalah asupan mineral, bisa gunakan Bird Mineral selama masa mabung atau pasca mabung (ketika mulai terlihat tanda rontok padahal baru saja tuntas mabung).&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="color: #0f140f; font-family: Open Sans, Helvetica, Arial, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 14px; line-height: 22.3999996185303px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style="color: #0f140f; font-family: Open Sans, Helvetica, Arial, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 14px; line-height: 22.3999996185303px;"&gt;4. Galak/ birahi tidak terukur: Bisa dikurangi dengan cara banyak mandi, berikan cacing, atau lakukan tips menurunkan birahi anis merah secara cepat.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="color: #0f140f; font-family: Open Sans, Helvetica, Arial, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 14px; line-height: 22.3999996185303px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style="color: #0f140f; font-family: Open Sans, Helvetica, Arial, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 14px; line-height: 22.3999996185303px;"&gt;5. Teler tidak tuntas. Penyebabnya adakah adanya gangguan parasit, terutama air sac mite, yakni tungau kantung udara yang kasat mata. Burung sepertinya tidak kutuan, tetapi sesungguhnya membawa tungau di kantung udaranya. Bisa diatasi dengan penyemnprotan Fresh Aves dibarengi pengolesan BirdFresh.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="color: #0f140f; font-family: Open Sans, Helvetica, Arial, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 14px; line-height: 22.3999996185303px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style="color: #0f140f; font-family: Open Sans, Helvetica, Arial, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 14px; line-height: 22.3999996185303px;"&gt;6. Nyekukruk tidak semangat, biasanya dikarenakan cacingan. Atasi dengan AscariStop.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="color: #0f140f; font-family: Open Sans, Helvetica, Arial, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 14px; line-height: 22.3999996185303px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style="color: #0f140f; font-family: Open Sans, Helvetica, Arial, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 14px; line-height: 22.3999996185303px;"&gt;7. Turun tangkringan bila ketemu tuannya: Jangan dibiasakan memberi pakan langsung dari tangan. Jangan suka menggoda burung. Pakai kacamata atau asesoris lain sehingga burung “tidak mengenali” Anda ketika di arena loimba.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="color: #0f140f; font-family: Open Sans, Helvetica, Arial, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 14px; line-height: 22.3999996185303px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style="color: #0f140f; font-family: Open Sans, Helvetica, Arial, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 14px; line-height: 22.3999996185303px;"&gt;8. Tidak juga segera teler biasanya disebabkan burung masih terlalu muda, kurang cas sehingga masih juga galak naik turun tangkringan ketika digantang, dan hal utama adalah burung tidak fit. Perlama masa cas/ ditemukan bareng-bareng anis merah lainnya, pastikan burung fit dengan menggunakan produk rawatan harian BirdVit.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="color: #0f140f; font-family: Open Sans, Helvetica, Arial, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 14px; line-height: 22.3999996185303px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style="color: #0f140f; font-family: Open Sans, Helvetica, Arial, sans-serif;"&gt;&lt;span style="background-color: #effced; font-size: 14px; line-height: 22.3999996185303px;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="color: #0f140f; font-family: Open Sans, Helvetica, Arial, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 14px; line-height: 22.3999996185303px;"&gt;ENJOY AJA….&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="color: #0f140f; font-family: Open Sans, Helvetica, Arial, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 14px; line-height: 22.3999996185303px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style="color: #0f140f; font-family: Open Sans, Helvetica, Arial, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 14px; line-height: 22.3999996185303px;"&gt;Sumber : www.omkicau.com&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item></channel></rss>