<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="/~d/styles/rss2full.xsl"?><?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="http://feeds.feedburner.com/~d/styles/itemcontent.css"?><rss xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" xmlns:openSearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/" xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:gd="http://schemas.google.com/g/2005" xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0" xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0" version="2.0"><channel><atom:id>tag:blogger.com,1999:blog-29641447</atom:id><lastBuildDate>Thu, 02 Feb 2012 13:15:23 +0000</lastBuildDate><category>curhat cerbung</category><category>curhat cinta</category><category>curhat terapi</category><category>curhat bipolar</category><category>curhat informasi</category><category>curhat motivasi</category><category>curhat depresi</category><category>forum curhat</category><category>curhat tips</category><category>curhat idul fitri</category><category>curhat undangan</category><category>curhat religi</category><category>curhat skizofrenia</category><category>surhat tips</category><category>curhat ansietas</category><category>curhat buku</category><category>curhat remaja</category><category>curhat kisah</category><category>curhat rileks</category><category>curhat politik</category><category>lomba menulis pengalaman pribadi</category><category>curhat e-book</category><category>curhat lomba</category><category>curhat sahabat</category><category>curhat solusi</category><category>curhat testimoni</category><category>curhat inspirasi</category><category>curhatku</category><category>curhat spiritual</category><category>curhat cerpen</category><category>curhat forum</category><category>curhat puisi</category><category>curhat opini</category><category>curhat indigo</category><category>curhat isnpirasi</category><title>Curhatkita</title><description>Curhatkita.blogspot.com: media curhat online, tempat curhat, berbagi cerita dan pengalaman pribadi.</description><link>http://curhatkita.blogspot.com/</link><managingEditor>noreply@blogger.com (Tarjum)</managingEditor><generator>Blogger</generator><openSearch:totalResults>494</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>25</openSearch:itemsPerPage><atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="self" type="application/rss+xml" href="http://feeds.feedburner.com/blogspot/curhatkita" /><feedburner:info uri="blogspot/curhatkita" /><atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="http://pubsubhubbub.appspot.com/" /><feedburner:emailServiceId>blogspot/curhatkita</feedburner:emailServiceId><feedburner:feedburnerHostname>http://feedburner.google.com</feedburner:feedburnerHostname><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-29641447.post-8331566530282842357</guid><pubDate>Thu, 02 Feb 2012 13:00:00 +0000</pubDate><atom:updated>2012-02-02T20:15:23.734+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">curhatku</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">curhat bipolar</category><title>Rekaman Wawancara Tentang Bipolar Dengan Penyiar Radio Nederland Wereldomroep (RNW)</title><description>Oleh Tarjum&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-OQpFfY36hus/TyqKY0nFwsI/AAAAAAAACBY/naF9ovvhhQE/s1600/RNW.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 300px; height: 225px;" src="http://1.bp.blogspot.com/-OQpFfY36hus/TyqKY0nFwsI/AAAAAAAACBY/naF9ovvhhQE/s320/RNW.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5704524037062247106" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Selama ini, kita (saya dan anda sekalian) hanya saling menyapa, berbagi pengalaman dan informasi melalui deretan kata-kata di layar komputer. Saling memperlihatkan wajah kita melalui foto-foto profile di blog, facebook, twitter dan situs media sosial lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat chating di Yahoo Masangger atau Facebook, kita hanya bisa berimajinasi, membayangkan wajah, postur tubuh dan suara teman chating kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kali ini saya ingin memberikan sesuatu yang berbeda. Saya ingin berkomunikasi dengan anda melalui suara, walaupun hanya komunikasi satu arah.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;  &lt;br /&gt;Saya pernah diwawancara via telepon oleh Rina Sitorus, Programmamaker Radio &lt;a href="http://www.rnw.nl/bahasa-indonesia"&gt;Nederland Wereldomroep (RNW)&lt;/a&gt; siaran Indonesia di Belanda, dengan topik  pengalaman bipolar saya. Hasil wawancara tersebut selain diposting dalam format  tulisan (artikel) di website RNW dengan judul &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;“Gangguan Bipolar: Bisa Sembuh Dengan Curhat?”&lt;/span&gt;, juga ditampilkan dalam format audio.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda bisa mendengar suara saya melalui file audio rekaman wawancara tersebut. Suara saya tidak terlalu bagus, tapi itulah suara terbagus yang saya miliki dan saya syukuri :).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam rekaman wawancara ini juga ada selingan wawancara tentang gangguan bipolar antara Rina Sitorus dengan Fernie, seorang profesional keswa di Belanda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika anda ingin mendengarkan rekaman wawancara tersebut, silakan kirim email ke &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;sivalintar@yahoo.com&lt;/span&gt;, dengan subject &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;“Wawancara Bipolar”&lt;/span&gt; atau tuliskan alamat email anda di kolom komentar. File audio wawancaranya akan saya kirim via email.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin diantara anda ada yang bertanya-tanya dalam hati, "Mengapa file audio wawancaranya nggak diupload di blog, biar bisa langsung didengar?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nggak ah, nanti dikira mau pamer suara merdu (menurut ukuran saya)..he..he..&lt;br /&gt;Rekaman ini hanya untuk yang mau dengar aja. Yang gak mau ya jangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/29641447-8331566530282842357?l=curhatkita.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/blogspot/curhatkita/~4/RVGxhyOdIl8" height="1" width="1"/&gt;</description><link>http://feedproxy.google.com/~r/blogspot/curhatkita/~3/RVGxhyOdIl8/rekaman-wawancara-tentang-bipolar.html</link><author>noreply@blogger.com (Tarjum)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://1.bp.blogspot.com/-OQpFfY36hus/TyqKY0nFwsI/AAAAAAAACBY/naF9ovvhhQE/s72-c/RNW.jpg" height="72" width="72" /><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://curhatkita.blogspot.com/2012/02/rekaman-wawancara-tentang-bipolar.html</feedburner:origLink></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-29641447.post-2076782164020940913</guid><pubDate>Fri, 13 Jan 2012 15:32:00 +0000</pubDate><atom:updated>2012-01-13T22:46:26.677+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">curhat solusi</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">curhat tips</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">curhat inspirasi</category><title>Jangan Biarkan Kesulitan Hidup Membuat Anda Terfuruk, Sebaliknya Harus Membuat Anda Lebih Tangguh</title><description>&lt;span style="font-style:italic;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Saran Untuk Sobat Muda yang Kesulitan Menyelasaikan Kuliah Karena Keterbatasan Dana, Fasilitas dan Dukungan Orangtua&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh Tarjum&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-miqMCHF15Zs/TxBQkqBd55I/AAAAAAAACAg/Lo9tlXw4WZE/s1600/terfuruk.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 292px; height: 249px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-miqMCHF15Zs/TxBQkqBd55I/AAAAAAAACAg/Lo9tlXw4WZE/s320/terfuruk.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5697142119309633426" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Beberapa orang yang curhat via email atau &lt;a href="http://curhatkita.activeboard.com/"&gt;forum curhat&lt;/a&gt;, mengeluhkan masalah dan kesulitan yang sedang mereka hadapi saat ini. Kebanyakan dari mereka remaja dan kaum muda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masalah mereka beragam, mulai dari masalah cinta, keuangan, suasana keluarga yang tak harmonis, perceraian orang tua, kuliah yang terbengkalai karena kekurangan biaya, masalah di tempat kerja atau masalah persahabatan dan masalah-masalah lain yang terkait dengan kehidupan kaum muda yang sedang mencari jati diri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagian dari mereka cukup tegar menghadapi masalah dan tekanan. Namun sebagian lagi merasa frustasi dan merasa tak kuat lagi menanggung beban masalah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah diantara anda ada yang permah mengalami apa yang mereka alami?&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;   &lt;br /&gt;Syukurlah, kalau tanda tak pernah mengalaminya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau pernah! Tak usah berkecil hati karena anda tak sendiri. Jangan mudah menyerah, selalu ada solusi dari setiap masalah jika anda mau berusaha.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berikut saya akan berbagi dengan anda tentang satu masalah. Ini saran yang saya sampaikan kepada seseorang yang kesulitan menyelesaikan kuliah karena masalah biaya dan dukungan orang tua yang kurang memadai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masalah berat yang dia alami membuatnya terfuruk dan kehilangan semangat hidup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun dia masih punya harapan dan keinginan untuk bangkit dan memperbaiki keadaan. Karena dia punya impian, ingin membahagiakan orang tua dan adik-adiknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Berikut saran saya untuknya :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa pun yang terjadi pada kita adalah atas kehendak-Nya. Anda harus yakini itu. Tapi Tuhan sudah memberi kita sumber daya dan fasilitas untuk mengubah keadaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap kejadian pasti ada hikmah dan pelajaran yang bisa kita ambil. Tapi yang terpenting tindakan apa yang kita lakukan dengan pelajaran yang kita dapatkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai manusia kita juga akan banyak berbuat salah selama hidup kita. Kesalahan bukan untuk disesali, tapi untuk diperbaiki. Jangan terus menengok ke belakang, pandanglah ke depan, apa yang bisa anda lakukan dan perbaiki dengan diri anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Syukuri anugerah Tuhan apa yang anda miliki saat ini.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Coba perhatikan di sekitar anda, banyak sekali orang yang hidupnya jauh lebih menderita dibanding anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anak-anak muda yang tak punya kesempatan mengenyam pendidikan tinggi karena masalah biaya. Anak-anak dan remaja yang sudah harus bekerja untuk memenuhi kebutuhan hidup keluarga, disaat teman sebayanya duduk nyaman di dalam kelas. Mereka yang harus menjalani kerasnya kehidupan jalanan di kota-kota besar hanya demi mendapatkan sesuap nasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Anda jauh lebih beruntung dari meraka!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Soal anda belum lulus kuliah karena faktor biaya, jangan kecil hati. Kirimkan proposal ke lembaga-lembaga pemberi beasiswa. Jangan patah semangat jika usaha-usaha anda belum membuahkan hasil. Jangan cepat menyerah jika proposal-proposal anda ditolak. Mungkin proposal anda yang kesepuluh, keseratus atau keseribu akan diterima. Jangan cepat menyerah! Coba dan coba lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika anda punya kemampuan berbahasa Inggris. Kenapa tidak memanfaatkan keahlian itu untuk mendapat penghasilan dengan menjual jasa terjemahan, jasa kursus atau les privat bahasa Inggris atau menjadi guide turis asing.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda juga bisa bekerja paruh waktu sesuai bidang keahlian anda. Bisa juga merintis usaha kecil-kecilan, jualan kebutuhan mahasiswa atau jualan jajanan mahasiswa di kampus misalnya. Yang penting jangan malu atau gengsi melakukannya. Jangan pedulikan omongan atau cemoohan orang selama anda melakukan hal yang benar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda juga harus punya &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;IMPIAN&lt;/span&gt; atau &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;TUJUAN HIDUP yang jelas dan kuat&lt;/span&gt;. Itu yang  akan membuat anda bertahan menghadapi berbagai halangan dan rintangan. Impian atau tujuan hidup yang sangat ingin anda capai bisa menjadi motivasi agar anda terus melangkah untuk mencapainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun seiring berjalannya waktu, berbagai halangan dan rintangan datang silih berganti, bisa membuat anda ragu, bahkan menghentikan langkah. Dan impian mulai tampak memudar. Itu hal yang wajar. Namun anda jangan berhenti, teruslah melangkah dan focus pada impian anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Impian ibarat nyala lilin di tengah lapangan, bisa saja padam oleh terpaan angin dari berbagai arah. Anda harus menjaga nyala lilin itu tetap menyala. Anda harus melindungi impian anda dari beragam sikap dan pikiran negative anda sendiri maupun orang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemenang kadang bukan yang paling kuat tapi yang mampu bertahan lebih lama. Prajurit Inggris dalam pertempuran Waterloo tidak lebih hebat dari pajurit Perancis. Mereka menang karena mampu bertahan lebih lama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jangan lupa, iringi ikhtiar dengan do’a. Mohon petunjuk dan pertolongan agar anda selalu diberi kekuatan dan kemudahan menempuh jalan yang anda pilih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengakhiri saran ini, coba anda baca dua cerita inspiratif berikut ini. Cerita tentang perjuangan menghadapi kerasnya kehidupan di tengah minimnya sarana dan sumberdaya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;a href="http://curhatkita.blogspot.com/2011/07/zhang-da-bocah-tangguh-yang-pantang.html"&gt;Zhang Da, Bocah Tangguh yang Pantang Menyerah!&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://curhatkita.blogspot.com/2011/12/pelajaran-berharga-dari-seorang-janda.html"&gt;Pelajaran Berharga dari Seorang Janda Tua&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikian saran saya, semoga bisa menjadi bahan renungan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda punya saran atau pengalaman bagaimana menyelesaikan kuliah dengan keterbatasan dana, fasilitas dan dukungan orangtua? Silakan berbagi di komentar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika menurut anda artikel ini cukup menarik dan bermanfaat silakan share di &lt;a href="https://twitter.com/tarjum"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;twitter&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; atau &lt;a href="http://www.facebook.com/tarjum"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;facebook&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;. Jika mau berlangganan artikel blog ini melalui email, silakan &lt;a href="http://feedburner.google.com/fb/a/mailverify?uri=blogspot/curhatkita&amp;amp;loc=en_US"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;subscribe disini&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-gYV8fr_9bfU/Ta0oiA_SRpI/AAAAAAAABnA/YKU8bhDS6Pc/s1600/tarjum-profile-penulis.JPG"&gt;&lt;img alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5597174476737496722" src="http://2.bp.blogspot.com/-gYV8fr_9bfU/Ta0oiA_SRpI/AAAAAAAABnA/YKU8bhDS6Pc/s400/tarjum-profile-penulis.JPG" style="cursor: hand; cursor: pointer; float: left; height: 71px; margin: 0 10px 10px 0; width: 56px;" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Tarjum&lt;/span&gt; adalah pendiri dan editor &lt;a href="http://curhatkita.blogspot.com/"&gt;Curhatkita&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://curhatkita.activeboard.com/"&gt;Forum Curhat&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://www.facebook.com/group.php?gid=155456174337"&gt;Grup Teman Curhat&lt;/a&gt; dan &lt;a href="http://www.facebook.com/group.php?gid=154156647948525"&gt;Solusi Bipolar Facebook&lt;/a&gt;. Penulis buku psikomemoar &lt;a href="http://curhatkita.blogspot.com/2011/03/telah-terbit-buku-mengubah-mimpi-buruk.html"&gt;"Mengubah Mimpi Buruk Menjadi Mimpi Indah"&lt;/a&gt;. Anda bisa kenal lebih dekat dengan Tarjum &lt;a href="http://curhatkita.blogspot.com/2009/11/kisah-bipolarku-dalam-rangkaian-foto.html"&gt;di sini&lt;/a&gt; dan ikuti Tarjum di &lt;a href="http://www.facebook.com/tarjum"&gt;Facebook&lt;/a&gt; dan &lt;a href="https://twitter.com/tarjum"&gt;Twitter&lt;/a&gt;.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/29641447-2076782164020940913?l=curhatkita.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/blogspot/curhatkita/~4/IdApehBEbag" height="1" width="1"/&gt;</description><link>http://feedproxy.google.com/~r/blogspot/curhatkita/~3/IdApehBEbag/jangan-biarkan-kesulitan-hidup-membuat.html</link><author>noreply@blogger.com (Tarjum)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://2.bp.blogspot.com/-miqMCHF15Zs/TxBQkqBd55I/AAAAAAAACAg/Lo9tlXw4WZE/s72-c/terfuruk.jpg" height="72" width="72" /><thr:total>2</thr:total><feedburner:origLink>http://curhatkita.blogspot.com/2012/01/jangan-biarkan-kesulitan-hidup-membuat.html</feedburner:origLink></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-29641447.post-3674577746653635747</guid><pubDate>Mon, 09 Jan 2012 11:19:00 +0000</pubDate><atom:updated>2012-01-13T08:49:36.079+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">curhat bipolar</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">curhat informasi</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">curhat sahabat</category><title>Bagaimana Anda Mendefinisikan Gangguan Bipolar yang Anda Alami?</title><description>Oleh Tarjum&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-SwSRSIRVMtM/TwrNeccnwSI/AAAAAAAAB_A/n1Upc7DrPyM/s1600/topeng%2Bbipolar3.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 218px; height: 294px;" src="http://1.bp.blogspot.com/-SwSRSIRVMtM/TwrNeccnwSI/AAAAAAAAB_A/n1Upc7DrPyM/s320/topeng%2Bbipolar3.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5695590601679421730" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Ada seorang pengunjung blog ini (Anonim) yang mengomentari artikel berjudul &lt;a href="http://www.blogger.com/%20http://curhatkita.blogspot.com/2011/06/tangan-saya-gemetar-ketika-menulis.html"&gt;“Tangan Saya Gemetar Ketika Menulis Sebuah Saran di Forum Curhat”&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini komentarnya :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Mas Tarjum, berarti pas tanganmu itu gemetar sampai berimajinasi hebat itu artinya kamu masih bipolar, tepatnya dalam kondisi manik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bipolar tidak dapat hilang sepenuhnya dari tubuh penderita. Saya bipolar 2 dan saya tahu kalau selamanya akan bipolar meskipun masih belum dapat menerima kenyataan itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bipolar memang hampir sama seperti skizo, akan tergantung selamanya dengan obat. Dan selamanya bipolar atau skizo hinggap di dalam diri sampai meninggal. Sori, tapi itu kenyataannya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berikut komentar balasan saya untuk sang Anonim tamu blog saya.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;  &lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Ini penjelasan saya untuk komentar (paragraf kedua) tentang pemulihan bipolar.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penjelasan ini bukan hanya untuk sang komentator, tapi untuk siapa saja yang mungkin sependapat dengannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;font-size:130%;" &gt;Definisi Pemulihan Bipolar&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya menghargai pemahaman dan keyakinannya tentang &lt;a href="http://curhatkita.blogspot.com/2008/10/apa-itu-gangguan-bipolar-manik-depresif.html"&gt;gangguan bipolar&lt;/a&gt; atau skizofrenia yang anda alami. Karena memang gangguan kejiwaan khususnya bipolar dan skizofrenia sangat personal, kompleks dan multi faktor. Tidak bisa digeneralisir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://curhatkita.blogspot.com/2009/11/kisah-bipolarku-dalam-rangkaian-foto.html"&gt;Apa yang saya alami&lt;/a&gt; mungkin berbeda dengan yang mereka alami. &lt;a href="http://curhatkita.blogspot.com/2009/07/terapi-fisik-mempercepat-proses.html"&gt;Cara penyembuhan&lt;/a&gt; yang cocok untuk saya belum tentu cocok untuk mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa orang memang meragukan pemulihan bipolar saya. Apalagi pemulihan saya tanpa &lt;a href="http://curhatkita.blogspot.com/2009/05/terapi-farmakologi-untuk-gangguan.html"&gt;pengobatan medis&lt;/a&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi, saya punya pendapat sendiri yang mungkin berbeda dengan anda, tentang arti pemulihan bipolar yang saya alami. Berikut akan saya jelaskan pengertian sembuh atau pulih dari bipolar menurut &lt;a href="http://curhatkita.blogspot.com/2010/02/3-kunci-penyembuhan-bipolar-saya.html"&gt;pengalaman dan pemahaman saya&lt;/a&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;font-size:130%;" &gt;Ibaratnya Saya Sakit Mag (Gangguan Lambung)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibaratnya saya sakit mag, lalu saya berobat dan sembuh. Apakah saya benar-benar sembuh? Mungkin tidak sepenuhnya sembuh. Sakit mag saya bisa kumat sewaktu-waktu jika saya telat atau salah makan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi, saya katakan pada diri saya dan kepada orang lain bahwa saya sudah sembuh dari sakit mag. Dan saya merasa diri saya sehat dan bebas dari sakit mag. Itu membuat saya berpikir, bersikap dan bertindak positip terhadap diri-sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;font-size:130%;" &gt;Menstigma Negatif Diri Sendiri&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya tak akan dan tak ingin mengatakan, “Saya masih sakit mag, saya tak akan pernah sembuh dari sakit mag, dan seumur hidup saya akan sakit mag. Karena itu seumur hidup saya harus minum obat mag.”&lt;br /&gt;Saya pikir anda juga tak akan mengatakan itu bukan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini sama dengan menstigma dan mensugesti negatif diri sendiri. Itu akan membuat saya berpikir, bersikap dan bertindak negatif terhadap diri sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu pula ketika saya mengatakan pada diri sendiri, “Saya sudah pulih dari bipolar”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu menurut saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya sudah menulis tentang proses pemulihan bipolar saya di artikel ini &lt;a href="http://curhatkita.blogspot.com/2010/02/apakah-sebuah-mukjijat-sembuh-dari.html"&gt;“Apakah Sebuah ‘Mukjizat’ Bisa Pulih dari Gangguan Bipolar?”&lt;/a&gt; dan beberapa artikel lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya juga sudah menjelaskan proses pemulihan bipolar saya lebih detail dan mendalam di &lt;a href="http://curhatkita.blogspot.com/2011/03/telah-terbit-buku-mengubah-mimpi-buruk.html"&gt;buku psikomemoar&lt;/a&gt; dan &lt;a href="http://curhatkita.blogspot.com/2012/01/ebook-berdamai-dengan-bipolar-rilis.html"&gt;ebook Berdamai dengan Bipolar&lt;/a&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Ini penjelasan saya untuk komentar paragraf pertama, tentang tangan saya yang gemetar, luapan emosi dan imajinasi sebagai pertanda manik.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;font-size:130%;" &gt;Luapan Emosi dan Imajinasi Sesaat, Bukan Manik&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Soal tangan saya yang gemetar dan berimajinasi saat menulis. menurut saya itu bukan pertanda saya sedang manik/hypomanik. Itu hanya perasaan dan imajinasi normal karena terharu yang bisa dirasakan oleh siapa saja. Dan itu hanya berlangsung sesaat, bukan terus-menerus dalam jangka waktu tertentu dan tak terkontrol.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memang kadang saya terbawa emosi ketika sedang menulis artikel, membalas email, membalas komentar di blog atau di forum. Saya kira penulis lain pun akan merasakan hal yang sama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;font-size:130%;" &gt;Menulis dengan Emosi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi seorang penulis (fiksi atau non fiksi), melibatkan emosi saat menulis adalah hal yang lumrah bahkan perlu agar artikel atau cerita yang ditulis tidak kering dan datar. Sehingga para pembaca pun akan merasakan emosi dan imajinasi penulisnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bayangkan ketika anda membaca sebuah artikel atau novel, anda tak merasakan emosi apa pun. Apakah tulisan itu menarik menurut anda? tentu tidak bukan! Artikel, novel atau buku akan terasa hambar dan membosankan jika tak ada getaran emosi yang bisa dirasakan pembacanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu pula dengan tulisan non fiksi, jika tak ada getaran emosi didalamnya akan menjadi tulisan yang kering dan tak menarik bagi pembacanya. Tapi ini bukan berarti artikel non fiksi direkayasa atau didramatisir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap tulisan, baik fiksi atau non fiksi bukan hanya deretan kata-kata, tapi harus punya ruh atau jiwa. Begitu menurut saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itulah penjelasan saya untuk sang Anonym tamu blog saya. Semoga bisa difahami.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika anda tidak sependapat dengan saya tentang apa yang saya tulis di artikel ini atau anda punya pendapat lain, silakan berbagi di komentar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika menurut anda artikel ini cukup menarik dan bermanfaat silakan share di &lt;a href="https://twitter.com/tarjum"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;twitter&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; atau &lt;a href="http://www.facebook.com/tarjum"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;facebook&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;. Jika mau berlangganan artikel blog ini melalui email, silakan &lt;a href="http://feedburner.google.com/fb/a/mailverify?uri=blogspot/curhatkita&amp;amp;loc=en_US"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;subscribe disini&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-gYV8fr_9bfU/Ta0oiA_SRpI/AAAAAAAABnA/YKU8bhDS6Pc/s1600/tarjum-profile-penulis.JPG"&gt;&lt;img alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5597174476737496722" src="http://2.bp.blogspot.com/-gYV8fr_9bfU/Ta0oiA_SRpI/AAAAAAAABnA/YKU8bhDS6Pc/s400/tarjum-profile-penulis.JPG" style="cursor: hand; cursor: pointer; float: left; height: 71px; margin: 0 10px 10px 0; width: 56px;" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Tarjum&lt;/span&gt; adalah pendiri dan editor &lt;a href="http://curhatkita.blogspot.com/"&gt;Curhatkita&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://curhatkita.activeboard.com/"&gt;Forum Curhat&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://www.facebook.com/group.php?gid=155456174337"&gt;Grup Teman Curhat&lt;/a&gt; dan &lt;a href="http://www.facebook.com/group.php?gid=154156647948525"&gt;Solusi Bipolar Facebook&lt;/a&gt;. Penulis buku psikomemoar &lt;a href="http://curhatkita.blogspot.com/2011/03/telah-terbit-buku-mengubah-mimpi-buruk.html"&gt;"Mengubah Mimpi Buruk Menjadi Mimpi Indah"&lt;/a&gt;. Anda bisa kenal lebih dekat dengan Tarjum &lt;a href="http://curhatkita.blogspot.com/2009/11/kisah-bipolarku-dalam-rangkaian-foto.html"&gt;di sini&lt;/a&gt; dan ikuti Tarjum di &lt;a href="http://www.facebook.com/tarjum"&gt;Facebook&lt;/a&gt; dan &lt;a href="https://twitter.com/tarjum"&gt;Twitter&lt;/a&gt;.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/29641447-3674577746653635747?l=curhatkita.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/blogspot/curhatkita/~4/7R02QlVlQAI" height="1" width="1"/&gt;</description><link>http://feedproxy.google.com/~r/blogspot/curhatkita/~3/7R02QlVlQAI/bagaimana-anda-mendefinisikan-gangguan.html</link><author>noreply@blogger.com (Tarjum)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://1.bp.blogspot.com/-SwSRSIRVMtM/TwrNeccnwSI/AAAAAAAAB_A/n1Upc7DrPyM/s72-c/topeng%2Bbipolar3.jpg" height="72" width="72" /><thr:total>4</thr:total><feedburner:origLink>http://curhatkita.blogspot.com/2012/01/bagaimana-anda-mendefinisikan-gangguan.html</feedburner:origLink></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-29641447.post-6577395281133768828</guid><pubDate>Wed, 04 Jan 2012 04:29:00 +0000</pubDate><atom:updated>2012-01-04T13:50:37.621+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">curhat forum</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">curhat cinta</category><title>Jika Ditinggal Kekasih yang Sangat Dicintai lalu Ditinggal Sahabat, Apa yang akan Anda Lakukan?</title><description>&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-12VuT_brlMI/TwPaRShDCTI/AAAAAAAAB-0/DOs_tLaXVmk/s1600/patahhati.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 294px; height: 221px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-12VuT_brlMI/TwPaRShDCTI/AAAAAAAAB-0/DOs_tLaXVmk/s320/patahhati.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5693634344489519410" /&gt;&lt;/a&gt;Curhat ini dikutif dari &lt;a href="http://curhatkita.activeboard.com/t46689768/lg-galau-habis-putus/"&gt;Forum Curhat&lt;/a&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Curhat seorang cowok yang baru putus cinta dan ditinggalkan sahabatnya, Riki nama online-nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa penyebab dia ditinggalkan kekasih dan sahabatnya? Bagaimana dia bersikap dan bertindak untuk mengatasi masalah cinta dan persahabatannya? Apa yang sebaiknya dia lakukan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Silakan simak curhat dan beberapa nasihat untuknya di artikel ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Riki :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Numpang curhat ya. Ni kejadian sebelum gue putus sama cewek gue.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi gini, waktu dia pulang les, dia minta dijemput sama gue. Lah gue kebetulan capek pulang kerja. Gue gak bisa jemput, nah terus dia minta jemput orang laen. Dia sebar sms ke temen-temennya untuk minta jemput n’ nganterin dia pulang. Nah, sms-nya pun terkirim ke gue, dalam posisi itu gue marah banget kenapa dia minta jemput sama orang lain? Kenapa gak naek angkot aja, lagian masih sore juga.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Trus waktu gue marah gue gak sadar ngucapin kata-kata kasar ke dia, “Ngapain minta jemput sama orang laen? Kayak cewek panggilan aja.” Lalu cewek gue marah-marah. Gak hubungin gue selama satu minggu. Terakhir hari Selasa (seminggu kemudian), sore-sore dia telepon sambil nangis-nangis minta putus. Katanya dia sakit hati banget. Akhirnya kita putus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jujur aja gue masih sayang sama dia, tapi hari Sabtu kemarin (4 hari kemudian), gue mau ngajak jalan. Intinya mau balikan, tapi dia ngomong dia gak bisa. Gue tanya kenapa? Emang gak ada kesempatan kedua? Dia jawab, gak ada. Perasaan dia ke gue udah ilang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gue bingung kok dia bisa secepat itu ngelupain gue? Apa dia udah punya pengganti?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Tarjum :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Penyebab kamu putus sama dia emang salah kamu, kamu harus terima itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat dia minta jemput, kamu bilang gak bisa. Tapi saat dia minta jemput orang lain kamu marah sampe ngucapin kata-kara kasar yang menyakiti hatinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia minta jemput sebenarnya bukan tak bisa naik angkot, dia ingin diperhatiin. Makanya dia sms ke banyak orang karena kesel merasa gak diperhatiin. Eh, kamu bukannya minta maaf karena gak bisa jemput malah marah-marah, ya jelas dia tersinggung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau sekarang dia masih marah dan blom mau terima kamu, wajar. Mungkin bukan karena dia udah gak sayang sama kamu atau karena ada pria lain. Dia masih merasa sakit hati sama kamu. Gak mudah bagi seorang cewek ngelupain pacarnya. Saya percaya, dia masih sayang sama kamu. Tinggal bagaimana cara kamu pendekatan kembali ke dia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Misal, minta maaf dengan tulus atas kesalahan kamu. Bukan hanya dengan kata-kata, tapi dengan perbuatan. Ketika dia mau pulang les, jemput dia. Klo sekali dua kali dia nolak, jangan nyerah, coba lagi. Sampai dia tahu kesungguhan kamu untuk minta maaf dan memperbaiki hubungan dengan dia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gitu dulu bro sarannya, moga membantu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Riki : &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Oke , makasih ya masukannya :)&lt;br /&gt;Mungkin pelajaran aja buat gue biar lebih peka terhadap perasaan cewek.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Tarjum:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Yups!&lt;br /&gt;Pengalaman adalah guru terbaik :)&lt;br /&gt;Perkembangan selanjutnya dari hubungan kalian berdua, boleh dishare lagi di forum ini, untuk pembelajaran bagi teman-teman yang lain :)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Riki:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Gue udah minta balikan. Yang pertama ditolak, mungkin dia masih marah. Tapi yang kedua, gue kecewa banget, dia udah ada cowok pengganti. Ya, mungkin dia blom jadian, tapi kata dia perasaan dia nyaman banget kalo sama dia, n’ gak ada kesempatan lagi buat gue tuk perbaikin hubungan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku nyesel banget, coba waktu bisa diputar ulang, gue gak mungkin ngomong (kasar) kayak gitu :(&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Tarjum :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Putus cinta emang menyakitkan. apalagi dengan orang yang sangat dicintai. itu wajar dan manusiawi. tapi ingat satu hal, dan ini mutlak kebenarannya. JODOH URUSAN TUHAN.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Klo emang dia jodoh kamu, pada saatnya dia akan balik lagi sama kamu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekarang biarkan dengan orang lain. Dia akan membandingkan pacar barunya dengan kamu. Waktu yang akan menentukan, mana yang akan dia pilih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya juga pernah putus cinta dan merasakan sakitnya. Saat itu sepertinya tak ada harapan lagi sama dia. Saya menjauh darinya beberapa bulan. akhirnya dia yang minta balikan lagi, kerena sering sakit hati oleh sikap pacar barunya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kamu laki-laki yang harus berjiwa besar, bukan merengek-rengek atau memohon-mohon minta balikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tenang bro, dunia tak selebar daun kelor benar adanya. Sekarang saatnya untuk fokus pada diri kamu. menggali dan mengembangkan kualitas diri yang kamu punya. Pada saatnya cinta akan datang karena kamu punya kualitas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Riki :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Oke bang.&lt;br /&gt;Tapi sekarang ada cerita baru, disaat kita putus, datang lagi mantan n’ cinta pertama gue 3 tahun yang lalu. Dia sekarang mendekat dan perhatian banget sama gue.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gue tanya kenapa kok dia perhatian banget sampe-sampe telepon padahal beda operator, jualan pulsa sampe-sampe habis saldonya? N’ saya tanya kenapa perhatian banget n’ support gue sampe kayak gitu? hampir tiap saat dia sms-in gue.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia jawab "Aku masih sayang ma kamu makanya aku bisa perhatian kayak gini.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu gue tanya kalo masih sayang kenapa dulu ninggalin gue? Iya, kata mantan gue sih gara-gara sahabatnya gak suka sama gue. Dia milih sahabat dari pada pacar waktu itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gue bingung sama pola pikir cewek n’ harus bagaimana? Gue cuma jawab, Maaf gue gak bisa seperti yang dulu, gue udah trauma sakit hati sama dia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;N’ gue minta perasaan sayang dia ke gue hanya untuk sayang pada sahabat.&lt;br /&gt;Salah gak ya gue kayak gitu? Apa gue nyakitin dia?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gue binggung, setelah ditinggal sama pacar yang gue cintai, sekarang gue ditinggal sama sahabat gue…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gara-gara gue sering banget curhat tentang mantan gue dan jarang trima masukan dia. Dia pengen gue lupain mantan gue ‘n cari yang baru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi gue gak bisa lupain secepat itu, gue udah coba berhubungan sama cewek lain, tapi tetep aja bayang-bayang mantan gue masih ada. Gue kasian entar cewek yang mau gue deketin cuma sebagai pelampiasan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap OL facebook liat status-status mantan gue aja, gue jadi kangen banget. Bagaimana buat ngelupain dia? Sahabatku sampe kesel nasehatin buat lupain dia. ‘N sekarang sahabat gue ninggalin gue :(&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya Allah kenapa ini bisa terjadi? Kenapa semua orang yang gue sayangi pergi meninggalkan gue satu persatu? :( &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Gila Curhat (member forum):&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Kalo soal pacar kamu ninggalin kamu, ambil sisi positifnya, mungkin dia bukan jodoh kamu. Jadi, dikasih kesempatan pisah sekarang, karena kalo semakin lama kalian sama-sama semakin sakit lah. Atau mungkin dia bukan yang terbaik buat kamu, jadi dia ninggalin kamu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekarang kamu sedih, masih mikirin mantan kamu, emang mantan kamu mikirin kamu? Kok mau-maunya waktu kamu, kamu habisin buat mikirin orang yang mikirin kamu aja nggak?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mulailah belajar, buka hati kamu buat sayang sama orang lain, ikhlasin aja mantan kamu pergi. Percaya deh, kamu bakal dapet yang lebih baik dari dia. Jadi jangan berpikir kalo dia satu-satunya orang yang bisa kamu sayangin banget.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kamu kan belum ketemu orang lain. Siapin hati kamu dulu sebelum deketin atau nerima orang lain di hidup kamu, jangan sampe cari orang lain cuma buat pelarian.&lt;br /&gt;Hidup itu indah kok, jangan cuma disia-siain untuk mikirin satu orang aja. Soal sahabat kamu, cobalah ajak baikan sahabat kamu. Tapi kamu harus janji kalo pas kamu lagi sama dia, kamu akan ngurangin untuk ngomongin soal mantan kamu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hidup masih panjang, masih bakal ketemu banyak orang lagi kok di hidup kamu, siapa tau salah satunya ada jodoh kamu :)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Beberapa hari kemudian…&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Riki :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Sekarang gue udah baikan sama sahabat gue. Ternyata sahabat gue (cewek) sayang juga sama gue.&lt;br /&gt;Baru tahu deh. Tapi Sayangnya hanya sebatas  temen :D&lt;br /&gt;Ya gak apa-apa lah :)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Mentoz (member forum)&lt;/span&gt;, menulis saran khusus untuk mereka yang patah hati karena ditinggal sang kekasih, dengan gaya khasnya yang puitis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Untukmu yang merasa sendiri karena ditinggalkan...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sadarilah bahwa untuk beberapa saat engkau akan berlaku agak aneh, yaitu merasa bahwa engkau hanya sendiri di dalam hidup ini, dan bahwa dunia ini kosong dari apa pun yang bisa menggembirakanmu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cobalah ingat, betapa cerianya engkau dulu sebelum dia datang dan membuatmu jatuh cinta kepadanya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukankah engkau dulu mampu untuk hidup mandiri dan bebas untuk bergembira di mana pun dan dengan siapa pun?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah dia demikian hebatnya, sampai-sampai engkau berlaku menistakan nikmat Tuhan yang amat sangat luas ini?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sudahlah. Lupakanlah dia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dulu engkau berbahagia tidak mengenalnya, dan engkau bisa tetap berbahagia setelah pernah mengenalnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perlakukanlah dia sebagai yang pernah kau cintai, seperti keikhlasanmu menerima semua kehilanganmu selama ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pantaskanlah dirimu bagi belahan jiwa yang lebih baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sudahlah...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Janganlah kau teruskan menyalahkan dirimu ataupun menyalahkan dia,&lt;br /&gt;Kadang butuh kesalahan untuk buatmu bijaksana, karena dari sebuah kesalahan kamu memperoleh pelajaran terbaik tentang hidup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukankah penyesalannya sudah cukup menyiksamu?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka...&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Life must go on And Let's fight.....&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Perbaikilah hati dan dirimu untuk menanti cinta yg lebih baik lagi. Mudah-mudahan cinta yg lebih baik itu adalah jodohmu, Amin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda ingin membaca curhat dan nasihat cinta yang lain? Atau anda sendiri ingin curhat masalah cinta anda? Silakan gabung di &lt;a href="http://curhatkita.activeboard.com/"&gt;forum curhat&lt;/a&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/29641447-6577395281133768828?l=curhatkita.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/blogspot/curhatkita/~4/IjfFrDX92Is" height="1" width="1"/&gt;</description><link>http://feedproxy.google.com/~r/blogspot/curhatkita/~3/IjfFrDX92Is/jika-ditinggal-kekasih-yang-sangat.html</link><author>noreply@blogger.com (Tarjum)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://2.bp.blogspot.com/-12VuT_brlMI/TwPaRShDCTI/AAAAAAAAB-0/DOs_tLaXVmk/s72-c/patahhati.jpg" height="72" width="72" /><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://curhatkita.blogspot.com/2012/01/jika-ditinggal-kekasih-yang-sangat.html</feedburner:origLink></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-29641447.post-1486637164810882556</guid><pubDate>Sun, 01 Jan 2012 21:00:00 +0000</pubDate><atom:updated>2012-01-13T08:45:28.489+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">curhat informasi</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">curhat e-book</category><title>Ebook “BERDAMAI DENGAN BIPOLAR” Rilis Hari Ini!</title><description>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/-cAN8uXMJxkU/TvlOLLJR3oI/AAAAAAAAB8k/m-odwmVneLk/s1600/Book%2BCover%2BBipolar%2B3D-3.png"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 400px;" src="http://1.bp.blogspot.com/-cAN8uXMJxkU/TvlOLLJR3oI/AAAAAAAAB8k/m-odwmVneLk/s400/Book%2BCover%2BBipolar%2B3D-3.png" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5690665558036569730" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);font-size:130%;" &gt;Selamat Tahun Baru 2012!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengawali tahun baru 2012, dengan mengucap &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Bismilahirrahman nirrahim&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;, hari ini, Senin, tanggal 2 Januari 2012, &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;ebook &lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);font-size:130%;" &gt;“BERDAMAI DENGAN BIPOLAR”&lt;/span&gt; resmi saya rilis&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pertanyaan-Pertanyaan tentang Bipolar :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;ul style="font-weight: bold;"&gt;&lt;li&gt;Apa dan bagaimana sebenarnya Gangguan Bipolar?&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Seperti apa rasa (sakitnya) mengalami Gangguan Bipolar?&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Bagaimana mengenali dan mengatasi Gangguan Bipolar?&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Bagaimana cara orang lain mengatasi Gangguan Bipolar?&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Bagaimana meyakinkan orang terdekat bahwa anda mengalami Gangguan Bipolar?&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Jika anda Bipolar, bagaimana menanggapi sikap negatif orang-orang di sekitar anda?&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Jika anda Bipolar dan orang-orang terdekat tidak memahami anda, bagaimana menyikapinya?&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Jika orang yang anda cintai mengalami Gangguan Bipolar, Apa yang sebaiknya anda lakukan?&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;br /&gt;Ebook ini mencoba menjawab pertanyaan-pertanyaan di atas. Mencoba memberi solusi dari masalah-masalah yang dihadapi teman-teman ODB dan keluarganya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena, saya merasa selama ini apa yang saya sampaikan kepada mereka belum memadai, hanya penjelasan sepotong-sepotong.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah jawaban dan solusi yang diberikan ebook ini akan memuaskan? Saya tak akan mengumbar janji di sini. Anda sendiri yang bisa menilainya setelah membaca ebook ini&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;font-size:130%;" &gt;Materi Ebook&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ebook ini terdiri dari 5 bagian :&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Bagian 1&lt;/span&gt; : Devinisi Bipolar, menjelaskan secara singkat pengertian gangguan kejiwaan secara umum dan gangguan bipolar secara khusus.&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Bagian 2&lt;/span&gt; : Opini Bipolar, menampilkan beberapa opini tentang bipolar. &lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Bagian 3&lt;/span&gt; : Curhatku, menceritakan bagaimana saya mengenali, memahami, mengelola dan mengatasi bipolar. &lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Bagian 4&lt;/span&gt; : Curhat Sahabat, menceritakan pengalaman pribadi beberapa teman ODB mengelola dan mengatasi bipolar dengan caranya masing-masing yang unik dan inspiratif. &lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Bagian 5&lt;/span&gt; : Solusi Bipolar, menjelaskan beberapa solusi penanganan bipolar, baik solusi medis maupun non medis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Saya berharap, setelah membaca ebook ini, anda bisa memahami gangguan bipolar dari beberapa sudut pandang. Anda juga akan memiliki pemahaman yang lebih jernih dan proporsional tentang bipolar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-size:130%;" &gt;Tim Editor &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Prof. Dr. Ling Tan&lt;/span&gt;, Professor of Psychiatry di Pennsylvania Psychiatric Institute &amp;amp; Pennsylvania State University&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Yeni Rosa Damayanti&lt;/span&gt;, Ketua Umum PJS (Perhimpunan Jiwa Sehat)&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Bagus Utomo&lt;/span&gt;, Ketua Umum KPSI (Komunitas Peduli Skizofrenia Indonesia)&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;dr. Tika Prasetiawati&lt;/span&gt;, Aktivis Keswa&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Arie Dabo (Arie Qurniawan)&lt;/span&gt;, Penyandang Bipolar yang Tak Pandai Menyerah&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Aniek Wijaya&lt;/span&gt;, Teman Dekat Bipolar&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-size:130%;" &gt;Kata Pengantar&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengantar ahli untuk ebook ini ditulis oleh seorang psikiater yang sangat aktif menulis di berbagai media (online maupun offline), &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Dr. Andri, SpKJ&lt;/span&gt;, Penanggung Jawab Klinik Psikosomatik RS OMNI, Alam Sutera.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;font-size:130%;" &gt;Kontributor&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa teman facebooker dan blogger (tulisan, catatan, status fb, obrolan dan komentarnya) menjadi bagian dari ebook ini. Diantara mereka adalah :&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Juminten Larasati, Inilah Diriku, Dian Nugraha, Dee Wardani, Veronica, Robi Krucil, Arie Dabo, Heri Pureness, Islandria Gobed, Kristi Swastiani dan Elma Marviani, Ana Geboy, Michael Comes Back dan Anto SG&lt;/span&gt; (ilustrasi).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;font-size:130%;" &gt;Testimoni&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa pendapat ODB, keluarga ODB, Blogger, aktivis dan professional keswa tentang ebook ini?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/-S7nA3uJiO34/Tvv_w-_TYPI/AAAAAAAAB8w/aC_iGZskOu0/s1600/nurmiati3.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 100px; height: 140px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-S7nA3uJiO34/Tvv_w-_TYPI/AAAAAAAAB8w/aC_iGZskOu0/s320/nurmiati3.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5691423771120066802" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Saya sangat bangga dengan Anda yang bisa berdamai dengan Gangguan Bipolar, resiliensi. Menstigma diri sendiri tidak terdapat dalam kamus Anda, luar biasa. Anda mampu mengendalikan gangguan bipolar bukan sebaliknya (penyakit yang mengendalikan), salut untuk Anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda aktif membangun identitas yang positif sehingga Anda mempunyai perasaan positif terhadap diri sendiri, oh oh hebatnya. Anda gigih membuat tujuan atau aktivitas yang bermakna sehingga hidup Anda penuh makna, tidak sia-sia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selalulah yakin bahwa kehidupan yang berbahagia selalu milik Anda. Semoga sikap Anda menginspirasi teman-teman yang lain sehingga mereka mengikuti jejak Anda. Jangan pernah kehilangan harapan. Berusahalah selalu mengembangkan ketrampilan dan menggapai kesembuhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jangan lupa kontrol yang teratur ke dokter Anda he..he.. Anda tidak sendiri, Kami selalu bersama Anda. Saya ingin sekali berjumpa Anda. Selalu lah berada dalam kelompok karena dukungan dari teman kelompok yang berkesinambungan, besar manfaatnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berdoalah selalu kepada YMK, karena Dia lah Sang Penyembuh, Amiin.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;a href="http://www.facebook.com/profile.php?id=1178904902"&gt;Dr. dr. Nurmiati Amir SpKJ(K)&lt;/a&gt;,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Departemen Psikiatri Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia&lt;br /&gt;Rumah Sakit Umum Pusat Nasional Dr. Cipto Mangunkusumo, Jakarta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/-AN058VaUN_w/Tv1a-_1llxI/AAAAAAAAB9g/CTX1NGZ90XM/s1600/eka%2Bviora3.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 100px; height: 124px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-AN058VaUN_w/Tv1a-_1llxI/AAAAAAAAB9g/CTX1NGZ90XM/s400/eka%2Bviora3.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5691805542400759570" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Pertama-tama saya mengucapkan selamat dan apresiasi yang setinggi-tingginya atas karya Tarjum penulis ebook ini yang juga seorang yang mengalami gangguan bipolar atau dulu dikenal dengan gangguan manik depresif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini membuktikan bahwa orang dengan gangguan bipolar adalah luar biasa, orang jenius dan penuh talenta bila dia mendapatkan terapi yang komprehensif. Tidak hanya obat saja, tetapi juga terapi psikososial serta dukungan dari keluarga dan teman-teman yang mencintainya, maka dia akan mengalami pemulihan yang sempurna.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ebook ini informatif sekali dengan bahasa yang mudah dimengerti sehingga dapat menjadi solusi terhadap berbagai kebingungan, keputus-asaan bagi orang maupun keluarga yang sudah didiagnosis dengan gangguan bipolar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya berharap ebook ini juga dapat meningkatkan pemahaman, pengetahuan dan kesadaran orang dengan bipolar, keluarga maupun masyarakat luar, sehingga stigma yang selama ini melekat pada orang dengan gangguan bipolar semakin hari semakin berkurang.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.facebook.com/eka.viora"&gt;dr. Eka Viora, SpKJ&lt;/a&gt;,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Kepala Pusat Inteligensia Kesehatan, Kementerian Kesehatan RI&lt;br /&gt;Jln HR Rasuna Said Blok X5 Kav 4-9 Jakarta&lt;br /&gt;email: ekaviora@yahoo.com, HP: 08161464070&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/-3Kq9BrlNXZk/Tvv_xEH_j0I/AAAAAAAAB88/w8G8ICEwsg0/s1600/dr.%2Bandri3.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 100px; height: 127px;" src="http://1.bp.blogspot.com/-3Kq9BrlNXZk/Tvv_xEH_j0I/AAAAAAAAB88/w8G8ICEwsg0/s320/dr.%2Bandri3.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5691423772498693954" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Ebook ini bukan hanya penting dibaca oleh pasien dan keluarga pasien gangguan bipolar, tetapi juga oleh para profesional di kalangan kesehatan jiwa dan psikiatri agar lebih memahami apa yang dialami oleh para pasien gangguan bipolar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya yakin ebook ini akan sangat bermanfaat sebagai penambah khasanah pustaka terkait gangguan jiwa khususnya gangguan bipolar.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;a href="http://www.facebook.com/andri.andr1"&gt;Dr. Andri, SpKJ&lt;/a&gt;,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Penanggung jawab Klinik Psikosomatik RS. OMNI, Alam Sutera.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Andaikata boleh memilih, tidak ada seorangpun di dunia ini yang mau mengalami gangguan bipolar ataupun gangguan jiwa lainnya. Namun, jika kita memang telah digariskan untuk hidup dengan bipolar maka penyesalan, ratapan, keluh-kesah dan keputus-asaan bukanlah sebuah jawaban. Bangkit, berusaha pulih dengan ikhtiar maksimal dan menaikkan selaksa do'a kepada Tuhan Yang Maha Segala adalah solusi terbaik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ikhtiar maksimal tentunya harus dilandasi dengan pengetahuan tentang prosedur pemulihan yang benar. Saya, pernah kehilangan hampir seluruh hidup saya karena 'ketidaktahuan'. Saat itu saya dan orang terdekat saya tidak terpapar pengetahuan kesehatan jiwa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terapi medis adalah gerbang pemulihan. Tentu saja selanjutnya harus didukung dengan terapi-terapi lainnya seperti psikoterapi, pendekatan spiritual, aktivitas yang menyenangkan (kalau bisa) yang produktif juga, sosialisasi dan lain-lain. Selain itu, dukungan dan pendampingan yang dilakukan oleh keluarga ataupun orang terdekat sangatlah penting.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Melalui ebook ini saudara Tarjum berusaha berbagi pengetahuan mengenai gangguan bipolar. Juga tip-tip bagaimana berdamai dengannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi rekan-rekan sesama penyandang gangguan bipolar, ebook ini bisa dijadikan referensi untuk lebih mengenali diri dan belajar mengelola gejala-gejala yang dialami. Semoga bisa menjadi pemacu semangat untuk bangkit dan berusaha pulih maksimal.&lt;span style="font-style:italic;"&gt; We're not alone!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan bagi keluarga, pacar atau pasangan penyandang gangguan bipolar, ebook ini bisa membawa anda semakin memahami apa yang dialami dan dirasakan 'sang' penyandang. Sehingga selanjutnya bisa memberikan &lt;span style="font-style:italic;"&gt;'unconditional acceptance'&lt;/span&gt; alias menerima apa adanya. Memberikan motivasi bukan tuntutan, memberikan pendampingan bukan penghakiman. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Aniek Wijaya&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/-6MO0J3_U0hI/Tvv_xSLhUhI/AAAAAAAAB9E/fIayIOFtno0/s1600/bh3.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 100px; height: 137px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-6MO0J3_U0hI/Tvv_xSLhUhI/AAAAAAAAB9E/fIayIOFtno0/s320/bh3.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5691423776271585810" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Charles Baudelaire. Ludwig van Beethoven. Richard Dreyfuss. Paul Gascoigne. Mel Gibson. Linda Hamilton. Axl Rose. Sidney Sheldon. Frank Sinatra. Mike Tyson. Jean-Claude Van Damme. Vincent van Gogh. Catherine Zeta-Jones.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda tahu kesamaannya antara mereka? Mereka sama-sama didiagnosa penyandang bipolar. Mereka semua, kita tahu, adalah orang-orang yang hebat di bidang masing-masing.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang-orang penyandang bipolar hebat itu juga ada di sekitar kita. Dalam e-book ini Anda diajak menyelami perjuangan para penyandang bipolar di tanah air, termasuk Tarjum (sahabat saya) yang penulisnya sendiri, yang secara berani, jujur dan terbuka, telah bertutur tentang apa yang mereka alami sebagai penyandang bipolar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita dipandu untuk membuka wawasan dan pembelajaran betapa kondisi diri yang menakutkan dan kadang membingungkan itu, justru memacu mereka untuk mencari solusi. Tidak mudah, tetapi juga tidak mengenal kata menyerah. Akhirnya, mereka mampu membalikkan kondisi tersebut menjadi prestasi yang patut kita kagumi. Termasuk hadirnya e-book yang sarat inspirasi dan sarat manfaat ini.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;a href="http://www.facebook.com/bbharyanto"&gt;Bambang Haryanto&lt;/a&gt;,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Blogger dan penulis humor politik.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Menulis buku Komedikus Erektus : Dagelan Republik Kacau Balau&lt;/span&gt; (2010) dan &lt;span style="font-style:italic;"&gt;Komedikus Erektus : Dagelan Republik Semangkin Kacau Bala&lt;/span&gt;u (2012).&lt;br /&gt;Tinggal di Wonogiri. Blog : &lt;a href="http://komedian.blogspot.com/"&gt;komedian.blogspot.com&lt;/a&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Berapa Harga Ebook ini? Dan Bagaimana cara mendapatkannya?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;font-size:130%;" &gt;Harga ebook “Berdamai dengan Bipolar”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ebook dengan tebal 50 – 200 halaman biasanya dijual dengan harga antara &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Rp. 100.000,- s/d Rp. 500.000,-.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Tapi saya tak akan menjual ebook semahal itu. Ebook setebal 198 halaman ini saya jual dengan harga yang sangat terjangkau.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Anda hanya perlu membayar :&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);font-size:180%;" &gt;Rp. 50.000,- &lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-size:130%;" class="fullpost" &gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 153); font-style: italic;"&gt;(lima puluh ribu rupiah)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Meski dijual dengan harga yang murah, ebook ini bukan barang murahan lho :). Saya lebih mengutamakan kualitas ketimbang kuantitas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;font-size:130%;" &gt;Bagaimana cara mendapatkan ebook ini?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sangat mudah dan praktis!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda tinggal transfer ke rekening :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);font-size:130%;" &gt;BANK MANDIRI a/n TARJUM, No. Rek. 132-00-1097739-6.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;BCA a/n YANTI RAHAYU KOSMASARI, No. Rek. 2980384066.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lebih bagus kalau ditambah tiga angka terakhir nomor HP anda dibelakangnya untuk memudahkan pengecekan transfer. Misalnya &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Rp. 50.133,-&lt;/span&gt; (&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;133&lt;/span&gt; adalah tiga angka terakhir nomor HP anda).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah transfer, mohon konfirmasi ke email &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;sivalintar@yahoo.com&lt;/span&gt; atau sms ke &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;085221074133&lt;/span&gt;. Dengan subjek email atau sms : &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;“Pembayaran Ebook Bipolar”&lt;/span&gt;. Sertakan nama dan alamat email.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ebook akan dikirim via email paling lambat dalam waktu 2 x 24 jam setelah konfirmasi pembayaran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Praktis dan mudah bukan?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda bahkan tak perlu beranjak dari ruang kerja atau rumah anda.&lt;br /&gt;Anda bisa memesan, membayar dan membaca ebook ini langsung dari PC atau laptop anda!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya tunggu konfirmasi anda di &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;sivalintar@yahoo.com.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;br /&gt;Demikian pemberitahuannya, terima kasih.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Subang, 2 Januari 2012&lt;br /&gt;Salam Sehat Jiwa,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Tarjum&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Curhatkita &amp;amp; Solusibipolar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/29641447-1486637164810882556?l=curhatkita.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/blogspot/curhatkita/~4/1cj-wpoLpNw" height="1" width="1"/&gt;</description><link>http://feedproxy.google.com/~r/blogspot/curhatkita/~3/1cj-wpoLpNw/ebook-berdamai-dengan-bipolar-rilis.html</link><author>noreply@blogger.com (Tarjum)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://1.bp.blogspot.com/-cAN8uXMJxkU/TvlOLLJR3oI/AAAAAAAAB8k/m-odwmVneLk/s72-c/Book%2BCover%2BBipolar%2B3D-3.png" height="72" width="72" /><thr:total>9</thr:total><feedburner:origLink>http://curhatkita.blogspot.com/2012/01/ebook-berdamai-dengan-bipolar-rilis.html</feedburner:origLink></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-29641447.post-86305023215969867</guid><pubDate>Thu, 29 Dec 2011 14:12:00 +0000</pubDate><atom:updated>2011-12-30T11:11:31.089+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">curhatku</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">curhat inspirasi</category><title>Ada Apa di Tahun Baru 2012?</title><description>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/-eRN_i0yQ2BY/Tvx15OWNoXI/AAAAAAAAB9U/6WUqbCdqnK8/s1600/happy-new-year-2012.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 280px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-eRN_i0yQ2BY/Tvx15OWNoXI/AAAAAAAAB9U/6WUqbCdqnK8/s400/happy-new-year-2012.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5691553655053721970" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Ada harapan, optimisme, peluang dan tantangan.&lt;br /&gt;Tapi ada juga kekhawatiran, kecemasan dan ketakutan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semua itu sudah, sedang dan masih akan menjadi bagian dari diri anda.&lt;br /&gt;Tapi mana yang akan mendominasi diri anda, pikiran dan perasaan anda?&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Anda yang memilih. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Tuhan telah memberikan segala sumber daya dan fasilitas untuk anda.&lt;br /&gt;Apakah anda akan menggunakannya atau mengabaikannya?&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Anda yang memilih. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa harapan anda di 2012?&lt;br /&gt;Apa resolusi anda di 2012?&lt;br /&gt;Peluang apa yang akan anda ambil di 2012?&lt;br /&gt;Langkah apa yang akan anda lakukan di 2012?&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Anda yang memilih.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Karena Anda adalah penguasa untuk diri anda.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Tuhan menugaskan anda untuk menjadi pemimpin (khalifah) di muka bumi.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;font-size:180%;" &gt;"Selamat tahun baru 2012"&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;Semoga Tuhan memberi petunjuk, berkah, karunia dan ridhanya untuk kita semua.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Tarjum&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Curhatkita &amp;amp; Solusibipolar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/29641447-86305023215969867?l=curhatkita.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/blogspot/curhatkita/~4/99zBE9CCEbo" height="1" width="1"/&gt;</description><link>http://feedproxy.google.com/~r/blogspot/curhatkita/~3/99zBE9CCEbo/ada-apa-di-tahun-baru-2012.html</link><author>noreply@blogger.com (Tarjum)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://4.bp.blogspot.com/-eRN_i0yQ2BY/Tvx15OWNoXI/AAAAAAAAB9U/6WUqbCdqnK8/s72-c/happy-new-year-2012.jpg" height="72" width="72" /><thr:total>2</thr:total><feedburner:origLink>http://curhatkita.blogspot.com/2011/12/ada-apa-di-tahun-baru-2012.html</feedburner:origLink></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-29641447.post-1176428958771650537</guid><pubDate>Mon, 26 Dec 2011 06:26:00 +0000</pubDate><atom:updated>2011-12-26T13:35:28.970+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">curhat bipolar</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">curhat inspirasi</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">curhat sahabat</category><title>Haruskah Menceritakan Semua Masalah Kejiwaan yang Anda Rasakan Kepada Psikiater?</title><description>Oleh Tarjum&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/-I9u-ZreRC7A/TvgUZZh94iI/AAAAAAAAB8M/oMzxsL2_QH4/s1600/konsultasi2.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 192px;" src="http://1.bp.blogspot.com/-I9u-ZreRC7A/TvgUZZh94iI/AAAAAAAAB8M/oMzxsL2_QH4/s320/konsultasi2.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5690320555765260834" /&gt;&lt;/a&gt;Ada seorang gadis (sebut saja Ira) yang curhat via email. Berikut curhatnya :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Minggu kemarin saya kembali konsul kepada psikiater saya. Seperti biasa dokter selalu menanyakan bagaimana keadaan saya? Apa ada masalah? Masih suka BT? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kadang kalau ditanya dokter saya selalu ingin bilang kalau saya baik-baik saja. Walau ada unek-unek dihati saya, Pada akhirnya saya bercerita juga bahwa saya ada sedikit masalah akhir-akhir ini dengan ibu saya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya menceritakan panjang lebar pada dokter sambil sekuat tenaga menahan air mata yang memang selalu ingin menetes, Entah kenapa setiap saya bercerita pada dokter saya memang sering ingin nangis. Kadang masih bisa saya tahan, tapi kali ini agak sulit, sehingga dokter pun sadar kalau saya menangis.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Setelah selesai konsul saya diberi obat dengan dosis yang dinaikkan setengah, Saya sempat bertanya, “Dok, kok ditambah lagi dosisnya? Dokter bilang,soalnya sayanya masih nangis atau mungkin mudah terharu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, saya meminta pendapat dari mas Tarjum, Sebenarnya sebesar apa sih peran psikiater bagi ODB? Dan apakah kita tidak boleh menceritakan seluruh masalah kita sama psikiater jika alasannya karena takut di tambah dosis? Terus untuk apa kita konsul? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa yang dialami Ira, mungkin dialami juga oleh teman-teman ODB yang lain. Karena itu obrolan via email tersebut saya share di blog ini. Dengan harapan bisa menjadi bahan perbandingan dan pertimbangan jika anda mengalami hal yang sama.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Berikut jawaban saya untuk Ira :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Konsultasi dengan psikiater perlu untuk memantau kondisi psikis anda. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda harus menceritakan apa yang anda rasakan dengan jujur dan jelas, agar psikiater bisa menganalisa dan memahami kondisi psikis anda.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Tapi jangan menjadi ketergantungan, anda harus bisa mengenali dan mengelola kondisi psikis anda sendiri. Karena pada akhirnya anda harus bisa mandiri. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Waktu yang dimiliki psikiater pun tentunya sangat terbatas, tidak bisa mendengarkan semua keluh kesah anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Misalnya ketika anda punya masalah dengan ibu, anda harus belajar mengelola suasana hati. Anda harus belajar mengelola dan mengatasi konflik di lingkungan keluarga, lingkungan kerja atau lingkungan pergaulan anda. Untuk penanganan medisnya anda konsultasi dengan psikiater. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika anda merasa lebih dekat dengan ayah, komunikasikan masalah anda dengan ayah agar dia bisa memahami dan membantu. Lebih bagus jika anda juga punya teman atau seseorang untuk curhat dan berbagi. Karena kadang ada hal-hal yang tak bisa diceritakan kepada orang tua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda juga harus terus belajar tentang segala hal. Menambah pengetahuan dan wawasan tentang problem psikis yang anda alami, agar anda bisa mengelola suasana hati anda dengan lebih baik. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Intinya agar anda bisa mandiri, tidak tergantung kepada psikiater, orang tua, saudara, teman atau sahabat. Karena andalah yang paling mengerti kondisi psikis anda. Andalah yang paling bertanggung jawab terhadap pemulihan kondisi psikis anda. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini bukan berarti anda tak butuh bantuan orang lain. Karena sebagai mahluk sosial kita saling tergantung satu sama lain dalam batas-batas tertentu. Yang tak boleh adalah jika anda terlalu tergantung kepada orang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini memang butuh waktu. butuh ketekunan, kegigihan dan kesabaran. Anda harus menjalaninya setahap demi setahap. Nikmati saja prosesnya, cermati perkembangannya dan syukuri jika ada kemajuan, sekecil apa pun itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Soal dosis obat yang dinaikan, ikuti saja saran psikiater. Karena psikiater menurunkan atau menaikan dosis obat tentunya dengan analisa dan pertimbangan medis sesuai kondisi psikis anda. Dosis obat bisa dikurangi secara bertahap sesuai perkembangan kondisi psikis anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda punya saran untuk Ira? Silakan sampaikan di komentar. Saya akan meneruskan saran anda padanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika menurut anda artikel ini cukup menarik dan bermanfaat silakan share di &lt;a href="https://twitter.com/tarjum"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;twitter&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; atau &lt;a href="http://www.facebook.com/tarjum"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;facebook&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;. Jika mau berlangganan artikel blog ini melalui email, silakan &lt;a href="http://feedburner.google.com/fb/a/mailverify?uri=blogspot/curhatkita&amp;amp;loc=en_US"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;subscribe disini&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-gYV8fr_9bfU/Ta0oiA_SRpI/AAAAAAAABnA/YKU8bhDS6Pc/s1600/tarjum-profile-penulis.JPG"&gt;&lt;img alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5597174476737496722" src="http://2.bp.blogspot.com/-gYV8fr_9bfU/Ta0oiA_SRpI/AAAAAAAABnA/YKU8bhDS6Pc/s400/tarjum-profile-penulis.JPG" style="cursor: hand; cursor: pointer; float: left; height: 71px; margin: 0 10px 10px 0; width: 56px;" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Tarjum&lt;/span&gt; adalah pendiri dan editor &lt;a href="http://curhatkita.blogspot.com/"&gt;Curhatkita&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://curhatkita.activeboard.com/"&gt;Forum Curhat&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://www.facebook.com/group.php?gid=155456174337"&gt;Grup Teman Curhat&lt;/a&gt; dan &lt;a href="http://www.facebook.com/group.php?gid=154156647948525"&gt;Solusi Bipolar Facebook&lt;/a&gt;. Penulis buku psikomemoar &lt;a href="http://curhatkita.blogspot.com/2011/03/telah-terbit-buku-mengubah-mimpi-buruk.html"&gt;"Mengubah Mimpi Buruk Menjadi Mimpi Indah"&lt;/a&gt;. Anda bisa kenal lebih dekat dengan Tarjum &lt;a href="http://curhatkita.blogspot.com/2009/11/kisah-bipolarku-dalam-rangkaian-foto.html"&gt;di sini&lt;/a&gt; dan ikuti Tarjum di &lt;a href="http://www.facebook.com/tarjum"&gt;Facebook&lt;/a&gt; dan &lt;a href="https://twitter.com/tarjum"&gt;Twitter&lt;/a&gt;.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Foto Ilustrasi : http://www.guardian.co.uk/&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/29641447-1176428958771650537?l=curhatkita.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/blogspot/curhatkita/~4/0i2R60JpqqM" height="1" width="1"/&gt;</description><link>http://feedproxy.google.com/~r/blogspot/curhatkita/~3/0i2R60JpqqM/haruskah-menceritakan-semua-masalah.html</link><author>noreply@blogger.com (Tarjum)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://1.bp.blogspot.com/-I9u-ZreRC7A/TvgUZZh94iI/AAAAAAAAB8M/oMzxsL2_QH4/s72-c/konsultasi2.jpg" height="72" width="72" /><thr:total>4</thr:total><feedburner:origLink>http://curhatkita.blogspot.com/2011/12/haruskah-menceritakan-semua-masalah.html</feedburner:origLink></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-29641447.post-2725191887406752180</guid><pubDate>Mon, 19 Dec 2011 12:57:00 +0000</pubDate><atom:updated>2011-12-20T20:28:28.794+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">curhat informasi</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">curhat e-book</category><title>EBook tentang Gangguan Bipolar akan Rilis Januari 2012</title><description>Oleh Tarjum&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/-cJy5x-TZvkw/Tu81_q1C4nI/AAAAAAAAB7c/0j6VG-niCbI/s1600/ebooks-logo2.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 300px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-cJy5x-TZvkw/Tu81_q1C4nI/AAAAAAAAB7c/0j6VG-niCbI/s320/ebooks-logo2.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5687824222337032818" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Ebook ini saya beri judul &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;“Berdamai Dengan Bipolar”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk apa saya membuat ebook tentang gangguan bipolar?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berikut 2 alasan utamanya :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;1. Jawaban untuk Pertanyaan Teman-Teman ODB&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak teman ODB atau keluarganya yang bertanya tentang gangguan bipolar. Mereka biasanya bertanya via telepon, sms, email dan facebook (pesan, chat, status dan komentar).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang mereka tanyakan seputar gangguan bipolar yang pernah saya alami. Apa penyebabnya, bagaimana gejalanya, bagaimana cara saya mengatasinya, terapi apa yang saya jalani, obat apa yang pernah saya minum.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;  &lt;br /&gt;Saya jelaskan kepada mereka bahwa saya bukan psikiater, psikolog atau professional keswa. Saya hanya orang yang pernah mengalami gangguan bipolar dan ingin berbagi pengalaman dan pemahaman tentang bipolar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya berusaha menjawab pertanyaan mereka semampu saya. Apa yang saya tahu dan saya fahami tentang bipolar. Namun tentu saja jawaban saya hanya pokok-pokoknya saja, tidak mendetail dan mendalam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain jawaban langsung, biasanya si penanya saya arahkan ke salah satu artikel bipolar di blog.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, saya merasa apa yang saya sampaikan kepada mereka belum memadai, hanya penjelasan sepotong-sepotong. Kadang saya khawatir mereka tidak memahami apa yang saya maksud.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;2. Kesulitan Mendapatkan Buku Cetak&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kepada teman-teman ODB atau keluarganya yang ingin mendapatkan penjelasan lebih lengkap tentang bipolar, biasanya saya sarankan untuk membeli buku saya “Mengubah Mimpi Buruk Menjadi Mimpi Indah”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun bagi mereka yang tinggal di daerah, mengalami kesulitan untuk membeli buku tersebut. Karena bukunya hanya tersedia di TB. Gramedia dan toko-toko buku terkemuka yang ada di kota-kota besar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada juga beberapa orang teman yang belum bisa membeli buku tersebut karena stok buku di TB. Gramedia terdekat sudah habis. Mau tak mau dia harus mencari di tempat lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itulah 2 alasan utama, mengapa saya membuat ebook tentang gangguan bipolar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Kelebihan Ebook dari Buku Cetak&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah satu kelebihan ebook dibanding buku cetak adalah proses distribusinya yang mudah. Bisa dikirim langsung via email atau didownload di member area (jika dipasarkan dengan sistem affiliasi). Ebook bisa dikirim langsung kepada pembeli kapanpun dan dimanapun dia berada asal ada koneksi internet.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Proses transaksinya lebih mudah dan cepat. Proses pemesanan, pembayaran sampai pengiriman ebook bisa dilakukan secara online. si pembeli dan si penjual bahkan tak harus beranjak dari depan komputer.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi, ketika ada teman ODB, keluarga atau seseorang yang bertanya tentang bipolar, saya bisa mengarahkannya untuk membaca ebook ini. Sehingga mereka bisa mendapatkan penjelasan yang cukup lengkap dan memadai tentang gangguan bipolar. Saya pun tidak khawatir mereka salah faham dengan penjelasan yang hanya sepotong-sepotong.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Tim Editor&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk mengoreksi naskah ebook ini dari segi isi maupun redaksional, saya meminta bantuan kepada 6 orang yang memiliki pengalaman, pemahaman, pengetahuan dan wawasan yang luas tentang gangguan bipolar. Saya banyak belajar tentang bipolar dari 6 sahabat online yang saya hormati ini. Mereka adalah :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Prof. Dr. Ling Tan&lt;/span&gt;, Professor of    Psychiatry di Pennsylvania Psychiatric Institute &amp;amp; Pennsylvania State University&lt;br /&gt;2. &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Yeni Rosa Damayanti&lt;/span&gt;, Ketua Umum PJS (Perhimpunan Jiwa Sehat)&lt;br /&gt;3. &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Bagus Utomo&lt;/span&gt;, Ketua Umum KPSI (Komunitas Peduli Skizofrenia Indonesia)&lt;br /&gt;4. &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;dr. Tika Prasetiawati&lt;/span&gt;, Aktivis Keswa&lt;br /&gt;5. &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Arie Dabo (Arie Qurniawan)&lt;/span&gt;, Penyandang Bipolar yang Tak Pandai Menyerah&lt;br /&gt;6. &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Aniek Wijaya&lt;/span&gt;, Teman Dekat Bipolar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Kata Pengantar&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengantar ahli untuk ebook ini ditulis oleh seorang psikiater yang sangat aktif menulis di berbagai media (online maupun offline). &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Dr. Andri, SpKJ&lt;/span&gt;, Penanggung Jawab Klinik Psikosomatik RS OMNI, Alam Sutera.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;br /&gt;Teman Facebooker dan blogger di Ebook Bipolar&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ebook ini bukan hanya tulisan saya, ada beberapa teman facebooker dan blogger yang tulisannya menjadi bagian dari ebook ini. Diantara mereka adalah : &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Juminten Larasati, Inilah Diriku, Dian Nugraha, Dee Wardani, Veronica, Robi Krucil, Arie Dabo, Aniek Wijaya, Heri Pureness, Islandria Gobed, Kristi Swastiani&lt;/span&gt; dan &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Elma Marviani.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Konten EBook&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/-UmTPIuvUHcs/Tu82zRc7V7I/AAAAAAAAB7o/lqWmYHkl-Ok/s1600/e-book_logo.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 213px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-UmTPIuvUHcs/Tu82zRc7V7I/AAAAAAAAB7o/lqWmYHkl-Ok/s320/e-book_logo.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5687825108878186418" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Materi ebook ini merupakan 46 artikel pilihan di blog Curhatkita yang saya tulis selama 3 tahun (Oktober 2008 – Oktober 2011).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Segala hal yang saya alami, ketahui, pikirkan dan fahami tentang gangguan bipolar saya tuangkan dalam ebook.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada juga curhat dan artikel tentang bipolar dari beberapa teman ODB dan aktivis keswa yang menjadi bagian dari ebook ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa saja materi yang dibahas dalam ebook?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ebook ini terdiri dari 5 bagian. Setiap bagian terdiri dari beberapa sub bagian tulisan dengan topik yang berbeda namun saling terkait. Dari mulai definisi, opini, curhat saya, curhat beberapa teman ODB dan keluarga ODB. Bagian akhir dari ebook ini menjelaskan beberapa solusi penanganan bipolar, baik solusi medis maupun alternatif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tentu saja ebook ini tidak menjelaskan segala hal dari A sampai Z tentang gangguan bipolar. Tidak juga bisa menjawab semua pertanyaan atau memberi solusi atas semua permasalahan tentang bipolar. Tak ada satu pun buku atau ebook yang bisa melakukan semua itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi, paling tidak ebook ini bisa memberi sumbangan pemikiran dan pemahaman yang proporsional tentang apa dan bagaimana sebenarnya gangguan bipolar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda mungkin tidak sependapat dengan apa yang saya paparkan dalam ebook ini. Itu wajar, karena gangguan bipolar baik penyebab, gejala, tipe dan karakteristik gangguannya sangat personal, kompleks dan multi faktor.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gangguan bipolar yang saya alami mungkin berbeda dengan yang anda alami, baik penyebab, gejala maupun cara penanganannya. Terapi yang cocok untuk saya, belum tentu cocok untuk anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi, dari perbedaan itulah kita bisa saling belajar, membandingkan dan akhirnya bersama-sama mencari solusi terbaik penanganan bipolar. Dari pembelajaran itu kita bisa berbagi dengan yang lain tentang segala hal yang terkait dengan bipolar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Tema dan Format Tulisan yang Beragam&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Artikel-artikel dalam ebook ini ditulis dengan bahasa keseharian yang sederhana dan mudah difahami oleh siapa saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tema dan format tulisannya beragam. Selain membahas teori-teori tentang bipolar, juga menampilkan cerita pengalaman pribadi, cerita teman-teman ODB, cerita inspiratif, cerita cinta sampai catatan dan obrolan di facebook.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah satunya adalah cerita empat orang perempuan bipolar dengan latar belakang yang berbeda. Mereka menceritakan pengalaman bipolar dengan gaya bahasa masing-masing yang unik dan inspiratif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak kalah menarik, pernyataan seorang bipolar tentang cinta :&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;“Mencintai seorang bipolar harus siap untuk memberi memberi dan memberi. Tidak ada take and give. Dan selalu bersiap mengoreksi hati. Saya Robi, dan saya Bipolar... :)))”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ebook ini juga bukan hanya berisi deretan teks, tapi disertai ilustrasi-ilustrasi (gambar, lukisan, foto) yang menarik dan relevan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikian sekilas mengenai ebook &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;“Berdamai dengan Bipolar”&lt;/span&gt; yang akan segera rilis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana pendapat anda tentang ebook ini? Apakah anda berminat untuk memiliki ebook ini? Terima kasih jika anda berkenan menyampaikannya di komentar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika menurut anda artikel ini cukup menarik dan bermanfaat silakan share di &lt;a href="https://twitter.com/tarjum"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;twitter&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; atau &lt;a href="http://www.facebook.com/tarjum"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;facebook&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;. Jika mau berlangganan artikel blog ini melalui email, silakan &lt;a href="http://feedburner.google.com/fb/a/mailverify?uri=blogspot/curhatkita&amp;amp;loc=en_US"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;subscribe disini&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-gYV8fr_9bfU/Ta0oiA_SRpI/AAAAAAAABnA/YKU8bhDS6Pc/s1600/tarjum-profile-penulis.JPG"&gt;&lt;img alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5597174476737496722" src="http://2.bp.blogspot.com/-gYV8fr_9bfU/Ta0oiA_SRpI/AAAAAAAABnA/YKU8bhDS6Pc/s400/tarjum-profile-penulis.JPG" style="cursor: hand; cursor: pointer; float: left; height: 71px; margin: 0 10px 10px 0; width: 56px;" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Tarjum&lt;/span&gt; adalah pendiri dan editor &lt;a href="http://curhatkita.blogspot.com/"&gt;Curhatkita&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://curhatkita.activeboard.com/"&gt;Forum Curhat&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://www.facebook.com/group.php?gid=155456174337"&gt;Grup Teman Curhat&lt;/a&gt; dan &lt;a href="http://www.facebook.com/group.php?gid=154156647948525"&gt;Solusi Bipolar Facebook&lt;/a&gt;. Penulis buku psikomemoar &lt;a href="http://curhatkita.blogspot.com/2011/03/telah-terbit-buku-mengubah-mimpi-buruk.html"&gt;"Mengubah Mimpi Buruk Menjadi Mimpi Indah"&lt;/a&gt;. Anda bisa kenal lebih dekat dengan Tarjum &lt;a href="http://curhatkita.blogspot.com/2009/11/kisah-bipolarku-dalam-rangkaian-foto.html"&gt;di sini&lt;/a&gt; dan ikuti Tarjum di &lt;a href="http://www.facebook.com/tarjum"&gt;Facebook&lt;/a&gt; dan &lt;a href="https://twitter.com/tarjum"&gt;Twitter&lt;/a&gt;.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/29641447-2725191887406752180?l=curhatkita.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/blogspot/curhatkita/~4/PcgAGeBsEs8" height="1" width="1"/&gt;</description><link>http://feedproxy.google.com/~r/blogspot/curhatkita/~3/PcgAGeBsEs8/ebook-tentang-gangguan-bipolar-akan.html</link><author>noreply@blogger.com (Tarjum)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://2.bp.blogspot.com/-cJy5x-TZvkw/Tu81_q1C4nI/AAAAAAAAB7c/0j6VG-niCbI/s72-c/ebooks-logo2.jpg" height="72" width="72" /><thr:total>2</thr:total><feedburner:origLink>http://curhatkita.blogspot.com/2011/12/ebook-tentang-gangguan-bipolar-akan.html</feedburner:origLink></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-29641447.post-3882222769850102237</guid><pubDate>Tue, 06 Dec 2011 08:47:00 +0000</pubDate><atom:updated>2012-01-03T15:50:49.818+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">curhat inspirasi</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">curhat kisah</category><title>Pelajaran Berharga dari Seorang Janda Tua</title><description>Oleh Tarjum&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/-BLf8uIFwB4A/Tt3XHdEdcyI/AAAAAAAAB60/DhVa5bdNj4U/s1600/S.Rudiyanto%2BUnfinished%2BWomen%2B2008.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 240px; height: 320px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-BLf8uIFwB4A/Tt3XHdEdcyI/AAAAAAAAB60/DhVa5bdNj4U/s320/S.Rudiyanto%2BUnfinished%2BWomen%2B2008.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5682934827873825570" /&gt;&lt;/a&gt;Ketika suaminya meninggal, Bu Parmi (nama samaran) yang usianya sudah mendekati 60 tahun, kelihatan shok berat. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelum suaminya meninggal, Bu Parmi sudah sering sakit-sakitan. Mungkin dia berpikir, dengan kondisi tubuhnya yang lemah dan sudah berumur, bagaimana dia bisa mencukupi kebutuhan hidup sehari-hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemenuhan kebutuhan sehari-hari keluarganya sangat tergantung kepada penghasilan suaminya dari bertani dan berdagang buah-buahan yang tak seberapa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dua orang anaknya yang sudah berkeluarga dan punya anak, dari segi ekonomi juga belum mapan. Penghasilannya dari bertani dan berdagang hanya untuk mencukupi kebutuhan keluarganya sendiri.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Dengan kondisi fisik, mental dan ekonomi yang serba minus, bagaimana mungkin dia bisa hidup mandiri tanpa bergantung kepada saudara dan anak-anaknya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sepertinya, kondisi ini akan membuatnya semakin terfuruk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ternyata tidak!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia tak berlama-lama larut dalam kesedihan karena ditinggal pergi oleh pelindung dan penopang hidupnya. Sang suami tercinta yang telah mendampinginya selama puluhan tahun dalam suka maupun duka. Dia juga tak mau menjadi beban bagi saudara dan anak-anaknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan sisa uang yang dia miliki, dia belanja barang-barang perkakas rumah tangga seperti: katel, termos, piring, gelas, tempat nasi dan yang lainnya. Barang-barang itu ia tawarkan kepada saudara, tetangga, teman dan orang-orang yang dia kenal di kampungnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia berjalan kaki dari rumah ke rumah menawarkan barang dagangannya. Dia menjualnya dengan cara kredit atau bayar nyicil. Misalnya untuk tempat nasi, ia jual dengan harga Rp. 30.000, empat kali bayar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seminggu sekali dia berkeliling kampung menawarkan barang dagangannya. Sambil menagih uang cicilan barang, ia mambawa pesanan atau barang baru untuk ditawarkan kepada para pelanggannya yang sebagian besar ibu-ibu rumah tangga. Setiap kali dia membawa barang dagangan hampir selalu habis terjual.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keuntungannya memang tidak terlalu besar, namun sudah cukup untuk membiayai hidupnya sehari-hari. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semakin lama, semakin banyak saudara, tetangga dan orang-orang kampung yang memesan dan membeli perkakas rumah tangga darinya. Dengan semakin banyak pelanggan, semakin besar pula keuntungan yang dia peroleh. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bu Parmi semakin bersemangat menjalankan bisnis penjualan barang perkakas rumah tangganya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekarang dia tampak lebih sehat, segar dan ceria. Tanpa dia sadari, aktivitas jalan kaki yang dilakoninya seminggu sekali membuat tubuhnya lebih sehat. pertemuannya dengan para ibu rumah tangga menjadi media sosialisasi untuk mengobati kesedihannya ditinggal sang suami.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aktivitas bisnis kecil-kecilan yang ia jalani bukan hanya memberi keuntungan materi, tapi membuat jiwa dan raganya lebih sehat dan bahagia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada yang menarik dari cara Bu Parmi menawarkan barang dagangnya. Dia tidak seperti pedagang atau sales yang agresif menawarkan dagangannya. Ketika mampir ke rumah pelanggannya. Dia hanya menyimpan barang dagangannya di meja atau teras rumah. Dengan senyum ramah, dia menanyakan kabar yang punya rumah dan ngobrol-ngobrol seputar masalah sehari-hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pelangganya yang memilih sendiri barang apa yang dia butuhkan. Setelah menemukan barang yang dicarinya dan merasa cocok, dia bilang ke Bu Parmi, “Bu, yang ini saya ambil ya, harganya berapa?” Setelah tawar-menawar, terjadilah transaksi jual beli. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak jarang, ketika salah seorang anak pelanggannya merengek minta uang jajan kepada ibunya, tanpa ragu Bu Parmi merogoh dompetnya, lalu memberikan uang seribu atau dua ribu rupiah untuk si anak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sepertinya, bagi Bu Parmi, hubungan baik dan nilai-nilai persaudaraaan dengan pelanggan lebih penting ketimbang sekedar keuntungan materi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bersedih karena ditinggal oleh orang yang disayangi adalah hal yang wajar dan manusiawi. Tapi jika sedih berlebihan dan berlarut-larut, itu sudah tidak wajar dan tidak pada tempatnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hidup tidak selalu seperti yang kita harapkan, namun hidup harus tetap dijalani dengan tabah dan ikhlas. Selalu ada solusi dari setiap masalah. Jika ada kemauan pasti ada jalan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itulah pelajaran berharga yang bisa kita dipetik dari cerita Bu Parmi, janda tua yang tabah dan mandiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa hari yang lalu, saya bertemu Bu Parmi, yang walaupun sudah berumur namun masih tampak sehat dan ceria. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terima kasih untuk inspirasi dan pelajaran berharganya Bu Parmi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Inspirasi dan pelajaran apa yang anda petik dari cerita Bu Parmi? silakan berbagi di komentar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Ilustrasi : Foto lukisan karya S. Rudiyanto&lt;br /&gt;Berjudul “The Unfinished Women”&lt;br /&gt;Sumber foto : &lt;a href="http://christoperdonproject.blogspot.com/"&gt;http://christoperdonproject.blogspot.com/&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika menurut anda artikel ini cukup menarik dan bermanfaat silakan share di &lt;a href="https://twitter.com/tarjum"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;twitter&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; atau &lt;a href="http://www.facebook.com/tarjum"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;facebook&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;. Jika mau berlangganan artikel blog ini melalui email, silakan &lt;a href="http://feedburner.google.com/fb/a/mailverify?uri=blogspot/curhatkita&amp;amp;loc=en_US"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;subscribe disini&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-gYV8fr_9bfU/Ta0oiA_SRpI/AAAAAAAABnA/YKU8bhDS6Pc/s1600/tarjum-profile-penulis.JPG"&gt;&lt;img alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5597174476737496722" src="http://2.bp.blogspot.com/-gYV8fr_9bfU/Ta0oiA_SRpI/AAAAAAAABnA/YKU8bhDS6Pc/s400/tarjum-profile-penulis.JPG" style="cursor: hand; cursor: pointer; float: left; height: 71px; margin: 0 10px 10px 0; width: 56px;" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Tarjum&lt;/span&gt; adalah pendiri dan editor &lt;a href="http://curhatkita.blogspot.com/"&gt;Curhatkita&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://curhatkita.activeboard.com/"&gt;Forum Curhat&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://www.facebook.com/group.php?gid=155456174337"&gt;Grup Teman Curhat&lt;/a&gt; dan &lt;a href="http://www.facebook.com/group.php?gid=154156647948525"&gt;Solusi Bipolar Facebook&lt;/a&gt;. Penulis buku psikomemoar &lt;a href="http://curhatkita.blogspot.com/2011/03/telah-terbit-buku-mengubah-mimpi-buruk.html"&gt;"Mengubah Mimpi Buruk Menjadi Mimpi Indah"&lt;/a&gt;. Anda bisa kenal lebih dekat dengan Tarjum &lt;a href="http://curhatkita.blogspot.com/2009/11/kisah-bipolarku-dalam-rangkaian-foto.html"&gt;di sini&lt;/a&gt; dan ikuti Tarjum di &lt;a href="http://www.facebook.com/tarjum"&gt;Facebook&lt;/a&gt; dan &lt;a href="https://twitter.com/tarjum"&gt;Twitter&lt;/a&gt;.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/29641447-3882222769850102237?l=curhatkita.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/blogspot/curhatkita/~4/wrZ1fMt7WPQ" height="1" width="1"/&gt;</description><link>http://feedproxy.google.com/~r/blogspot/curhatkita/~3/wrZ1fMt7WPQ/pelajaran-berharga-dari-seorang-janda.html</link><author>noreply@blogger.com (Tarjum)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://2.bp.blogspot.com/-BLf8uIFwB4A/Tt3XHdEdcyI/AAAAAAAAB60/DhVa5bdNj4U/s72-c/S.Rudiyanto%2BUnfinished%2BWomen%2B2008.jpg" height="72" width="72" /><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://curhatkita.blogspot.com/2011/12/pelajaran-berharga-dari-seorang-janda.html</feedburner:origLink></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-29641447.post-3320855823283122378</guid><pubDate>Tue, 22 Nov 2011 00:28:00 +0000</pubDate><atom:updated>2011-12-01T19:23:56.301+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">curhat forum</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">curhat cinta</category><title>Tema “Cinta” Mendominasi Forum Curhat</title><description>Oleh Tarjum&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/-TqYQ768lxLQ/TsrwVdQSNKI/AAAAAAAAB5U/mNtObtXCprc/s1600/mawar2.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 298px; height: 316px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-TqYQ768lxLQ/TsrwVdQSNKI/AAAAAAAAB5U/mNtObtXCprc/s320/mawar2.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5677614531674780834" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Curhat tentang cinta dan problematikanya, sampai saat ini masih mendominasi &lt;a href="http://curhatkita.activeboard.com/" target="_blank"&gt;Forum Curhat&lt;/a&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jauh meninggalkan topik lain seperti tentang relasi pertemanan, keluarga, &lt;a href="http://curhatkita.activeboard.com/t46062224/have-no-convidence-kayaknya-aku-bakal-dipecat/" target="_blank"&gt;karier dan pengembangan diri&lt;/a&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cinta mungkin topik yang paling banyak dibicarakan orang, bukan hanya di forum curhat, tapi di beberapa media online (forum, blog, facebook dan situs jejaring sosial lainnya). Bahkan menjadi topik yang menarik di media cetak dan elektronik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Member forum yang sebagian besar remaja dan kaum muda ini, curhat tentang beragam masalah cinta yang mereka hadapi. Dari mulai &lt;a href="http://curhatkita.activeboard.com/t46031997/gmn-menghadapi-pacar-yang-pemarah/" target="_blank"&gt;pacar yang posesif&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://curhatkita.activeboard.com/t45848593/cinta-bertepuk-sebelah-tangan/" target="_blank"&gt;cinta bertepuk sebelah tangan&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://curhatkita.activeboard.com/t40909756/istri-orang-mencintai-aku/" target="_blank"&gt;cinta segitiga&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://curhatkita.activeboard.com/t37566964/sudah-ga-kuat-lagi-hidup-seperti-ini/" target="_blank"&gt;cinta beda agama&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://curhatkita.activeboard.com/t33428475/cinta-sejenis/" target="_blank"&gt;cinta sejenis&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://curhatkita.activeboard.com/t46130335/galau/" target="_blank"&gt;putus cinta&lt;/a&gt; dan problem cinta yang lainnya.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;  &lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Berbagi dan Saling Memberi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain admin, beberapa member forum aktif memberi komentar, saran dan dukungan sesuai pengalaman dan pemahaman masing-masing.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka yang curhat di forum, mungkin tidak serta-merta menemukan solusi dari masalah cinta yang mereka hadapi. Namun, dengan berbagi cerita di forum, paling tidak mereka bisa menumpahkan uneg-uneg yang membebani pikiran dan perasaannya. Sehingga masalah-masalah itu bisa ditemukan solusinya segera, tidak menggumpal menjadi bom waktu yang bisa meledak setiap saat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka juga bisa memperoleh inspirasi, pembelajaran dan perbandingan dari &lt;a href="http://curhatkita.blogspot.com/2011/08/bagaimana-meyakinkan-orangtua-bahwa.html" target="_blank"&gt;pengalaman cinta&lt;/a&gt; orang lain. Sehingga mereka tidak merasa sendiri atau merasa paling menderita karena didera masalah cinta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Media Curhat Online Jadi Pilihan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Media online menjadi pilihan orang-orang untuk curhat tentang masalah &lt;a href="http://curhatkita.blogspot.com/2011/04/5-saran-simpel-untuk-cowok-yang-sedang.html" target="_blank"&gt;cinta&lt;/a&gt; dan masalah lainnya, karena sifatnya yang praktis, efisien dan interaktif. Hanya dalam hitungan menit bahkan detik, curhat seseorang sudah mendapatkan respon (komentar, saran, masukan dan dukungan) dari member lain atau netter lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi, jika anda punya &lt;a href="http://curhatkita.blogspot.com/2011/04/pengorbanan-cinta_25.html" target="_blank"&gt;masalah cinta&lt;/a&gt; atau masalah pribadi lainnya, media online bisa menjadi pilihan untuk berbagi dan mencari solusi. Salah satunya adalah Forum Curhat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sampai saat ketika saya menulis artikel ini, Forum Curhat sudah memiliki 363 member, dengan 212 topik dan 816 posting. Dikunjungi lebih dari 200 orang perhari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di tengah hiruk-pikuk aktivitas online di situs jejaring sosial seperti Facebook dan Twitter, forum sebagai media online yang usianya lebih tua, ternyata masih punya tempat di hati para netter, blogger, facebooker dan twitter sebagai media komunikasi dan interaksi online.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah satu forum yang masih eksis sampai saat ini adalah Forum Curhat yang menjadi tema bahasan artikel ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Anda Mau Menjadi Member Forum Curhat?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana caranya? Mudah sekali!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda tinggal registrasi gratis dengan mengisi beberapa kolom biodata. Bisa menggunakan identitas asli atau samaran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah menjadi member, anda bisa curhat dan mengomentari curhat sesama member forum. Selain curhat terbuka di halaman forum, anda juga bisa curhat secara pribadi kepada sesama member melalui fasilitas pesan di forum (seperti mengirim pesan via email atau pesan facebook). Pesan anda akan masuk ke inbox member yang dituju. Pesan atau balasan dari member lain juga akan masuk ke inbox pesan anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi, di forum ini anda bisa curhat terbuka di halaman forum atau curhat tertutup kepada sesama member.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Anda Punya Masalah Cinta?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Atau masalah pribadi lainnya yang tak bisa anda ceritakan kepada setiap orang?&lt;br /&gt;Silakan curhat di forum. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika anda tak ingin identitas anda diketahui, anda bisa menggunakan identitas samaran. Anda tak perlu khawatir, tak ada yang tahu siapa anda. Yang diketahui hanya masalah anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mudah-mudahan anda bisa menemukan solusi. Atau paling tidak anda bisa menumpahkan uneg-uneg dan isi hati, agar tak membebani pikiran dan perasaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain bermanfaat untuk diri-sendiri, curhat anda juga bermanfaat untuk orang lain, bisa menjadi cermin dan bahan perbandingan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda sudah menjadi member Forum Curhat?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika belum, kami mengundang anda untuk &lt;a href="http://curhatkita.activeboard.com/forum.spark?aBID=29016&amp;amp;p=4" target="_blank"&gt;berbagung &lt;/a&gt;dan berbagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda punya pengalaman menarik berbagi cerita cinta di forum? Silakan sampaikan di komentar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika menurut anda artikel ini cukup menarik dan bermanfaat silakan share di &lt;a href="https://twitter.com/tarjum"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;twitter&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; atau &lt;a href="http://www.facebook.com/tarjum"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;facebook&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;. Jika mau berlangganan artikel blog ini melalui email, silakan &lt;a href="http://feedburner.google.com/fb/a/mailverify?uri=blogspot/curhatkita&amp;amp;loc=en_US"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;subscribe disini&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-gYV8fr_9bfU/Ta0oiA_SRpI/AAAAAAAABnA/YKU8bhDS6Pc/s1600/tarjum-profile-penulis.JPG"&gt;&lt;img alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5597174476737496722" src="http://2.bp.blogspot.com/-gYV8fr_9bfU/Ta0oiA_SRpI/AAAAAAAABnA/YKU8bhDS6Pc/s400/tarjum-profile-penulis.JPG" style="cursor: hand; cursor: pointer; float: left; height: 71px; margin: 0 10px 10px 0; width: 56px;" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Tarjum&lt;/span&gt; adalah pendiri dan editor &lt;a href="http://curhatkita.blogspot.com/"&gt;Curhatkita&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://curhatkita.activeboard.com/"&gt;Forum Curhat&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://www.facebook.com/group.php?gid=155456174337"&gt;Grup Teman Curhat&lt;/a&gt; dan &lt;a href="http://www.facebook.com/group.php?gid=154156647948525"&gt;Solusi Bipolar Facebook&lt;/a&gt;. Penulis buku psikomemoar &lt;a href="http://curhatkita.blogspot.com/2011/03/telah-terbit-buku-mengubah-mimpi-buruk.html"&gt;"Mengubah Mimpi Buruk Menjadi Mimpi Indah"&lt;/a&gt;. Anda bisa kenal lebih dekat dengan Tarjum &lt;a href="http://curhatkita.blogspot.com/2009/11/kisah-bipolarku-dalam-rangkaian-foto.html"&gt;di sini&lt;/a&gt; dan ikuti Tarjum di &lt;a href="http://www.facebook.com/tarjum"&gt;Facebook&lt;/a&gt; dan &lt;a href="https://twitter.com/tarjum"&gt;Twitter&lt;/a&gt;.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/29641447-3320855823283122378?l=curhatkita.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/blogspot/curhatkita/~4/lrNmSV9GbiU" height="1" width="1"/&gt;</description><link>http://feedproxy.google.com/~r/blogspot/curhatkita/~3/lrNmSV9GbiU/tema-cinta-mendominasi-forum-curhat.html</link><author>noreply@blogger.com (Tarjum)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://4.bp.blogspot.com/-TqYQ768lxLQ/TsrwVdQSNKI/AAAAAAAAB5U/mNtObtXCprc/s72-c/mawar2.jpg" height="72" width="72" /><thr:total>4</thr:total><feedburner:origLink>http://curhatkita.blogspot.com/2011/11/tema-cinta-mendominasi-forum-curhat.html</feedburner:origLink></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-29641447.post-4793461580725814371</guid><pubDate>Fri, 11 Nov 2011 10:25:00 +0000</pubDate><atom:updated>2011-11-11T19:39:29.427+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">curhat solusi</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">curhat inspirasi</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">curhat sahabat</category><title>Jangan Mengatakan, “Aku Tidak Mampu! Aku Bodoh!” Jangan Pernah!</title><description>Oleh Tarjum&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/-H-F-BN0x2pQ/Tr0Q89NAntI/AAAAAAAAB4U/R6pyPFs_k4k/s1600/FILE.JPG"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 223px; height: 320px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-H-F-BN0x2pQ/Tr0Q89NAntI/AAAAAAAAB4U/R6pyPFs_k4k/s320/FILE.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5673709744964017874" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Ada sebuah curhat yang cukup menarik di Forum Curhat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kali ini bukan curhat tentang cinta atau masalah keluarga, tapi curhat masalah pekerjaan. Menyangkut kemampuan diri di tempat kerja dan interaksi dengan sang atasan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Silakan simak curhatnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Have no convidence: Kayaknya aku bakal dipecat&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hi.. semuanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku Gie (Auggie) mau cerita tentang masalahku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebenarnya ini hal yang cukup memalukan untuk diceritakan, tapi aku gak punya media lain yang bisa aku jadikan tempat sharing.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;   &lt;br /&gt;Selama ini aku punya forum tempat sharing, namun forum tersebut hilang karena kerusakan jaringan. Aku jadi kehilangan tempat berbagi. Jadi disini aku sekarang. Berharap bisa berbagi sedikit beban dan syukur-syukur bisa dapat saran &amp;amp; jalan keluar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masalah yang aku hadapi bukan masalah cinta, atau persahabatan. masalah yang aku hadapi itu adalah masalah mengenai pekerjaan. dan saat ini masalah ini adalah momok dalam hidupku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi begini ceritanya :&lt;br /&gt;Aku baru bekerja di sebuah perusahaan multinasional, awalnya aku kira semua akan berjalan mulus tanpa halangan yang berarti. Namun inilah hidup. Manusia diciptakan untuk menghadapi masalah dalam hidupnya. Setelah masalah itu teratasi nantinya manusia itu akan jadi sosok yang lebih baik (hope so..).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kenyataannya, dari segi akademis aku bukanlah orang yang dikategorikan smart, dan dari segi verbal aku bukanlah orang yang pandai bicara. Aku adalah orang bodoh yang rajin dan tekun. yang bisa karena biasa. yang butuh proses lebih lama dari pada orang lain untuk jadi mahir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hasilnya adalah aku selalu berbuat salah. Selama enam bulan ini managerku selalu naik pitam gara-gara kebodohanku. Gara-gara aku nggak bisa cepat nangkap apa maunya. Gara-gara aku itu kalau bicara berputar-putar, complicated dan tidak simpel.&lt;br /&gt;Tapi aku selalu berusaha semampuku dan hasilnya aku sendiri merasa nggak yakin dengan kemampuanku. Aku bertanya apa aku layak berada disini? Aku mengambil kesimpulan aku nggak mampu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pekerjaan ini membuatku tertekan, nggak bisa makan, susah tidur dan tidak tenang. Aku sendiri khawatir aku akan jatuh sakit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Puncaknya kemarin, aku sampai bermimpi bosku memecatku. Ya tuhan begitu terbangun rasanya seperti mau tamat saja duniaku....asli lebay!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi paginya aku punya sedikit keyakinan, untuk menjalani n menghadapi apa yang terjadi, jika memang harus dipecat ya sudah, cari lagi, jalan terus, karena hidup masih panjang. Namun keyakinan itu habis total ketika mentari terbenam, dan hujan trun deras. Aku nggak tahan, aku cuma bisa menangisi kebodohanku, ketidakmampuanku dan kegagalanku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Satu hal yang aku ingat dari ucapan bosku, "Aku rasa harusnya ngerjain ini itu much more simple. Oke walau nggak simpel, tapi yang dihadapi sama2 government kan, harusnya yang dihadapi itu sama-sama satu tipe, paling 11-12 cara ngadepinnya, kenapa kamu ribet sekali?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semua yang dikatakan bos benar, aku yang nggak mampu berkata-kata, nggak bisa mencari celah. Dan ia mengatakan itu di depan semua orang, makin hancurlah percaya diriku....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekarang aku stuck dan ga punya jalan keluar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Dikejar deadline&lt;br /&gt;2. Aplikasi yang tak lengkap&lt;br /&gt;3. Dan rumitnya birokrasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku nggak tahu harus apa lagi. Hanya bisa nangis saja mengeluarkan perasaan sesak di dada. Meski nggak bisa menyelesaikan masalah, dan gak menyembuhkan luka, menangis cukup meringankan sedikit beban.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk saat ini aku hanya bisa berdoa, semoga datang keajaiban.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Saran dari Mentoz&lt;br /&gt;Member forum yang cukup aktif memberi masukan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Helo, ikut kasih masukan ya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ok, buat sahabatku auggie, permasalahan auggie begitu susah yah. Kita rasakan klo kita berada di posisi auggie sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hhmmmm.....ok saya sedikit sharing bahwa :&lt;br /&gt;Kesalahan itu bukan untuk diniatin tapi untuk dinikmati ketika dia datang. Syukuri aja klo pun itu sangat-sangat susah. Karena kesalahan yang auggie buat itu psti akan membimbing auggie ke jalan yang benar (ke jalan yang lebih baik)...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bersyukurlah orang yang punya kesalahan, karena dia pasti akan mencari kesalahan-kesalahannya itu ke tempat dimanapun yang ia tuju tanpa dia sadari....&lt;br /&gt;Contohnya, sahabatku auggie datang kesini lalu bertemu dengan saya, Tarjum (yang punya forum ini), dll, kan suatu anugerah juga kan he..he… Klopun manfaatnya mungkin gak begitu besar buat auggie.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Coba bayangkan, andai auggie gak punya salah, pasti auggie akan berada di lingkungan pribadi auggie saja tanpa harus keluar dari lingkungan pribadi auggie itu :) dan gak akan bertemu kami-kami semua di sini :p hahaha…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maaf tapi semua argumen di atas bukanlah jalan keluar atas permasalahan auggie. Itu cuma salah satu penyemangat buat auggie yang di mana auggie bisa lebih menikmati hidup ini dan semangat pula dalam menyelesaikan masalah di atas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah masuk ke permasalahan lagi. Tugasku bukanlah untuk berhasil,&lt;br /&gt;tapi untuk mencoba.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena di dalam mencoba itulah aku akan belajar dan menemukan kesempatan untuk berhasil. Maka dari itu auggie gak usah memikirkan "apakah entar ke depannya salah ato benar ya?".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa yang kita lakukan hari ini, akan menentukan jawaban untuk hari esok. terlepas apakah baik atau buruk, oleh karenanya berbuatlah sebaik mungkin hari ini, agar hari esok pun menjadi lebih baik pula.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita adalah pemilik proses, hasil itu kewenangan Tuhan........dan inget Tuhan gak pernah buat sampah lho....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Klo auggie menghindari kegagalan, itu berarti auggie menjauhi keberhasilan.... oh tidak!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasa percaya diri bukanlah untuk dimiliki,&lt;br /&gt;Rasa percaya diri adalah untuk dilakukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Syaratnya adalah melakukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang yang melakukan akan lebih mudah merasa percaya kepada&lt;br /&gt;kemampuan dirinya, daripada mereka yang hanya membayangkan&lt;br /&gt;kerja keras.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ok, sahabatku auggie, mungkin hanya itu masukan dari saya, semoga bermanfaat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oh iya, semangatmu itu gak diperlukan jika gak ada kesulitan. Maka dari itu tetep SMANGAT ya. Biasakan itu dan lihat apa yang terjadi dalam perubahan hidup auggie.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya mewakili doa dari temen-teman....semoga auggie cepet terselesaikan masalahnya.....amiiiin Ya Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Saran Saya :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jangan mengatakan, "Aku tidak mampu! Aku bodoh!" Jangan pernah!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/-08hwLyAUxcs/Tr0RW-KixeI/AAAAAAAAB4s/4vQNxVb06aA/s1600/berlari.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 299px; height: 235px;" src="http://1.bp.blogspot.com/-08hwLyAUxcs/Tr0RW-KixeI/AAAAAAAAB4s/4vQNxVb06aA/s320/berlari.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5673710191898707426" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Karena kita belum tahu batas kemampuan kita yang sebenarnya. Ukuran kecerdasan bukan hanya IQ (kecerdasan intelegency). Ada kecerdasan emosi, spiritual, sosial, linguistik dan kecerdasan lain yang bisa terus digali dan dikembangkan. Contohnya kemampuan komunikasi dan interaksi, itu bisa dipelajari dan dilatih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jangan percaya kalau boss anda mengatakan anda bodoh atau tidak mampu kerja!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Katakan, “Saya akan belajar dan saya bisa lebih baik, lebih cepat dan cekatan bekerja!”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kecerdasan dan kepintaran bukan segalanya. Bakat juga bukan segalanya. Banyak orang yang cerdas dan berbakat tapi hanya jadi orang biasa-biasa saja. Tapi, tidak sedikit orang biasa-biasa saja yang sukses bahkan sangat sukses dalam hidupnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi apa sebenarnya kunci kesuksesan itu?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kata seorang pakar motivasi dan pembicara publik kelas dunia Art Gardner, dalam bukunya Way Winner Win, kunci kesuksesan adalah ANTUSIASME. Tak ada yang bisa menggantikan ANTUSIASME, bakat dan kecerdasan pun tidak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gardner memberi gambaran, orang dengan tingkat kecerdasan biasa tapi punya antusiasme tinggi bisa mengalahkan orang dengan tingkat kecerdasan tinggi namun antusiasmenya rendah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Coba anda renungkan ini! Kalau anda faham, silakan laksanakan!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak ada yang akan memecat anda! Karena ANTUSIASME kerja anda yang luar biasa. Orang-orang seperti anda sangat dibutuhkan perusahaan. Jika boss anda memecat anda dia akan menyesal!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga sukses Auggie!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda punya saran untuk Auggie? Silakan sampaikan di komentar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika menurut anda artikel ini cukup menarik dan bermanfaat silakan share di &lt;a href="https://twitter.com/tarjum"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;twitter&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; atau &lt;a href="http://www.facebook.com/tarjum"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;facebook&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;. Jika mau berlangganan artikel blog ini melalui email, silakan &lt;a href="http://feedburner.google.com/fb/a/mailverify?uri=blogspot/curhatkita&amp;amp;loc=en_US"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;subscribe disini&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-gYV8fr_9bfU/Ta0oiA_SRpI/AAAAAAAABnA/YKU8bhDS6Pc/s1600/tarjum-profile-penulis.JPG"&gt;&lt;img alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5597174476737496722" src="http://2.bp.blogspot.com/-gYV8fr_9bfU/Ta0oiA_SRpI/AAAAAAAABnA/YKU8bhDS6Pc/s400/tarjum-profile-penulis.JPG" style="cursor: hand; cursor: pointer; float: left; height: 71px; margin: 0 10px 10px 0; width: 56px;" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Tarjum&lt;/span&gt; adalah pendiri dan editor &lt;a href="http://curhatkita.blogspot.com/"&gt;Curhatkita&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://curhatkita.activeboard.com/"&gt;Forum Curhat&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://www.facebook.com/group.php?gid=155456174337"&gt;Grup Teman Curhat&lt;/a&gt; dan &lt;a href="http://www.facebook.com/group.php?gid=154156647948525"&gt;Solusi Bipolar Facebook&lt;/a&gt;. Penulis buku psikomemoar &lt;a href="http://curhatkita.blogspot.com/2011/03/telah-terbit-buku-mengubah-mimpi-buruk.html"&gt;"Mengubah Mimpi Buruk Menjadi Mimpi Indah"&lt;/a&gt;. Anda bisa kenal lebih dekat dengan Tarjum &lt;a href="http://curhatkita.blogspot.com/2009/11/kisah-bipolarku-dalam-rangkaian-foto.html"&gt;di sini&lt;/a&gt; dan ikuti Tarjum di &lt;a href="http://www.facebook.com/tarjum"&gt;Facebook&lt;/a&gt; dan &lt;a href="https://twitter.com/tarjum"&gt;Twitter&lt;/a&gt;.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/29641447-4793461580725814371?l=curhatkita.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/blogspot/curhatkita/~4/m3_XpI90_Jg" height="1" width="1"/&gt;</description><link>http://feedproxy.google.com/~r/blogspot/curhatkita/~3/m3_XpI90_Jg/jangan-mengatakan-aku-tidak-mampu-aku.html</link><author>noreply@blogger.com (Tarjum)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://3.bp.blogspot.com/-H-F-BN0x2pQ/Tr0Q89NAntI/AAAAAAAAB4U/R6pyPFs_k4k/s72-c/FILE.JPG" height="72" width="72" /><thr:total>10</thr:total><feedburner:origLink>http://curhatkita.blogspot.com/2011/11/jangan-mengatakan-aku-tidak-mampu-aku.html</feedburner:origLink></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-29641447.post-8768355564645557619</guid><pubDate>Mon, 24 Oct 2011 12:30:00 +0000</pubDate><atom:updated>2011-11-11T20:20:53.358+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">curhatku</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">curhat inspirasi</category><title>Indah dan Uniknya Persahabatan di Dunia Maya</title><description>Oleh Tarjum&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/-AOj9v06UBs8/TqVa5G8I5YI/AAAAAAAABxQ/f4B_mNZfeVA/s1600/sahabat-online.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 214px; height: 275px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-AOj9v06UBs8/TqVa5G8I5YI/AAAAAAAABxQ/f4B_mNZfeVA/s400/sahabat-online.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5667035643277534594" /&gt;&lt;/a&gt;“Sahabat” adalah kata yang indah, Anda setuju?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kata yang memiliki makna positif, enak dibaca enak diucapkan dan enak didengar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi, sekarang ada kata-kata yang sangat pupuler di dunia maya, “Sahabat Online” atau “Teman Online”. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Persahabatan di dunia maya juga tak kalah indahnya dengan persahabatan di dunia nyata. Bahkan ada sisi unik dan menarik tersendiri di dalamnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kami tidak saling kenal sebelumnya. Tidak juga pernah saling ketemu. Namun kami punya minat, masalah atau tujuan yang sama. Kami bisa saling memahami satu sama lain. Kami bisa saling berbagi, saling mendukung dan menguatkan. Kami juga bisa saling memaklumi dan saling memaafkan.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;    &lt;br /&gt;Banyak diantara teman-teman online yang belum pernah bertemu sekalipun. Namun, kami merasa begitu dekat, begitu akrab. Kadang ada kerinduan ketika sang teman tak muncul di layar komputer atau handphone. Kadang terbersit kekhawatiran, apa gerangan yang terjadi dengan dia? Apakah dia sakit? Ataukah dia sedang dirundung masalah?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak ada keharusan untuk menyapa atau memberi komentar atas pernyataan sang teman di media online. Namun kadang ada dorongan yang kuat untuk menuliskan sesuatu, sekedar mengomentari, berbagi cerita, memberi saran dan masukan. Ikut berbahagia ketika dia bahagia. Memberinya dukungan ketika dia sedang didera masalah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya bisa memaklumi dan tak merasa sakit hati ketika seorang teman online mengatakan sesuatu yang menyinggung perasaan. Karena saya memahami suasana hati dan kondisi psikologisnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak jarang, setelah menyadari kekeliruannya, sang teman dengan tulus meminta maaf. Dan tentu saja saya memaafkannya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kami dipisahkan jarak dan waktu, juga tak saling terikat, namun kami merasa dekat seperti sahabat lama. Seperti kata pepatah, jauh di mata dekat di hati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Walaupun hanya berkomunikasi melalui deretan kata di layar komputer atau handphone, kami bisa saling merasakan getaran emosi masing-masing. Ada jiwa dalam deretan kata-kata itu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lewat kata-kata itu pula kami saling berempati dan memberi sugesti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Walaupun kami bisa berinteraksi di dunia maya dengan beragam fasilitas dan aplikasi yang tersedia, kapanpun dan di manapun, tetap saja kehadiran secara fisik tak tergantikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah sekian lama saling mengenal, saling memahami suasana hati dan pikiran masing-masing, saling mendukung dan saling menguatkan, kadang muncul kerinduan untuk bertemu dan bertatap muka. Membayangkan pertemuannya saja sudah merasa bahagia, apalagi jika bertemu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat bertemu, kami tidak merasa bertemu dengan orang asing yang baru dikenal, tapi seperti bertemu teman lama yang sudah sangat akrab. Ada kebahagiaan dan kehangatan yang tak bisa digambarkan dengan kata-kata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itulah indah dan uniknya persahabatan di dunia maya, yang kadang berlanjut ke dunia nyata. Persahabatan yang tulus tanpa pamrih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika anda punya teman atau sahabat online, jaga dan pupuk hubungan baik itu sebisa mungkin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda punya pengalaman unik dan menarik dengan sahabat online anda? Silakan berbagi di komentar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika menurut anda artikel ini cukup menarik dan bermanfaat silakan share di &lt;a href="https://twitter.com/tarjum"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;twitter&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; atau &lt;a href="http://www.facebook.com/tarjum"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;facebook&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;. Jika mau berlangganan artikel blog ini melalui email, silakan &lt;a href="http://feedburner.google.com/fb/a/mailverify?uri=blogspot/curhatkita&amp;amp;loc=en_US"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;subscribe disini&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-gYV8fr_9bfU/Ta0oiA_SRpI/AAAAAAAABnA/YKU8bhDS6Pc/s1600/tarjum-profile-penulis.JPG"&gt;&lt;img alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5597174476737496722" src="http://2.bp.blogspot.com/-gYV8fr_9bfU/Ta0oiA_SRpI/AAAAAAAABnA/YKU8bhDS6Pc/s400/tarjum-profile-penulis.JPG" style="cursor: hand; cursor: pointer; float: left; height: 71px; margin: 0 10px 10px 0; width: 56px;" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Tarjum&lt;/span&gt; adalah pendiri dan editor &lt;a href="http://curhatkita.blogspot.com/"&gt;Curhatkita&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://curhatkita.activeboard.com/"&gt;Forum Curhat&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://www.facebook.com/group.php?gid=155456174337"&gt;Grup Teman Curhat&lt;/a&gt; dan &lt;a href="http://www.facebook.com/group.php?gid=154156647948525"&gt;Solusi Bipolar Facebook&lt;/a&gt;. Penulis buku psikomemoar &lt;a href="http://curhatkita.blogspot.com/2011/03/telah-terbit-buku-mengubah-mimpi-buruk.html"&gt;"Mengubah Mimpi Buruk Menjadi Mimpi Indah"&lt;/a&gt;. Anda bisa kenal lebih dekat dengan Tarjum &lt;a href="http://curhatkita.blogspot.com/2009/11/kisah-bipolarku-dalam-rangkaian-foto.html"&gt;di sini&lt;/a&gt; dan ikuti Tarjum di &lt;a href="http://www.facebook.com/tarjum"&gt;Facebook&lt;/a&gt; dan &lt;a href="https://twitter.com/tarjum"&gt;Twitter&lt;/a&gt;.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/29641447-8768355564645557619?l=curhatkita.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/blogspot/curhatkita/~4/cDqv28Isfxo" height="1" width="1"/&gt;</description><link>http://feedproxy.google.com/~r/blogspot/curhatkita/~3/cDqv28Isfxo/indah-dan-uniknya-persahabatan-di-dunia.html</link><author>noreply@blogger.com (Tarjum)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://4.bp.blogspot.com/-AOj9v06UBs8/TqVa5G8I5YI/AAAAAAAABxQ/f4B_mNZfeVA/s72-c/sahabat-online.jpg" height="72" width="72" /><thr:total>11</thr:total><feedburner:origLink>http://curhatkita.blogspot.com/2011/10/indah-dan-uniknya-persahabatan-di-dunia.html</feedburner:origLink></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-29641447.post-12373504192500049</guid><pubDate>Mon, 17 Oct 2011 15:05:00 +0000</pubDate><atom:updated>2011-10-17T22:10:13.600+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">curhat bipolar</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">curhat sahabat</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">curhat puisi</category><title>Puisi Bipolar</title><description>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/-ajHmqIedxus/TpxFDPB8RPI/AAAAAAAABwQ/QyqQ2wk0mow/s1600/pin_up.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 300px; height: 220px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-ajHmqIedxus/TpxFDPB8RPI/AAAAAAAABwQ/QyqQ2wk0mow/s320/pin_up.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5664478353201841394" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Pria ini punya cara yang unik untuk mendevinisikan dan menceritakan pengalaman bipolarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Michael Comes Back, menuliskan pengalaman dan pemahaman bipolarnya melalui bait-bait puisi yang unik, mengundang senyum namun menyentuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Silakan simak dan renungkan bait-bait puisi bipolar berikut ini.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;   &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Bipolar! Oh Bipolar!&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh &lt;a href="http://www.facebook.com/profile.php?id=100000595460474"&gt;Michael Comes Back&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Bipolar! Oh bipolar!&lt;br /&gt;Setahuku kau bukan penyakit menular!&lt;br /&gt;Namun ada saat kumerasa emosiku menjalar!&lt;br /&gt;Dan membuat segala sesuatu yang kulihat memudar!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah yang kurasakan ini seperti bintang yang berpendar?&lt;br /&gt;Yang cahayanya terpancar namun terpisah lalu terpencar?&lt;br /&gt;Apakah jiwaku akan selalu terbagi dan berpencar?&lt;br /&gt;Hingga hidupkupun terasa sukar?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bipolar! Oh bipolar!&lt;br /&gt;memikirkanmu, dapatkah aku menggunakan nalar?&lt;br /&gt;Tanpa terasa pikiranku berjalan meliuk-liuk seperti ular!&lt;br /&gt;Tak pernah hidupku stabil bagai garis datar!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di dalam hati aku selalu berujar!&lt;br /&gt;Ayo mari kita selalu tegar!&lt;br /&gt;Namun yang terjadi hanyalah gusar!&lt;br /&gt;Gundah gulana dan berputar-putar!&lt;br /&gt;Kadang ku merasa ku terjun ke dalam jurang tak berdasar!&lt;br /&gt;Atau masuk ke dalam angin yang berpusar!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bipolar! Oh bipolar!&lt;br /&gt;Takkan lagi aku gemetar!&lt;br /&gt;Kukan memelukmu seperti pasangan di atas altar!&lt;br /&gt;Sampai ajalku mengantar!&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/29641447-12373504192500049?l=curhatkita.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/blogspot/curhatkita/~4/ph4ZJn7zYdI" height="1" width="1"/&gt;</description><link>http://feedproxy.google.com/~r/blogspot/curhatkita/~3/ph4ZJn7zYdI/puisi-bipolar.html</link><author>noreply@blogger.com (Tarjum)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://3.bp.blogspot.com/-ajHmqIedxus/TpxFDPB8RPI/AAAAAAAABwQ/QyqQ2wk0mow/s72-c/pin_up.jpg" height="72" width="72" /><thr:total>1</thr:total><feedburner:origLink>http://curhatkita.blogspot.com/2011/10/puisi-bipolar.html</feedburner:origLink></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-29641447.post-5334476098523334808</guid><pubDate>Tue, 11 Oct 2011 13:10:00 +0000</pubDate><atom:updated>2011-10-11T20:28:24.574+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">curhat bipolar</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">curhat inspirasi</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">curhat sahabat</category><title>Tidak Ingin Berkutat dengan Perasaan “Minder” dan “Tidak Mampu” ( Bagian 2, selesai)</title><description>Oleh Ema Amalia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/-rR-BmrIF_Eo/TpRAkanbhGI/AAAAAAAABwE/xMRjg_lC3Js/s1600/penantian-harapan.JPG"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 223px; height: 274px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-rR-BmrIF_Eo/TpRAkanbhGI/AAAAAAAABwE/xMRjg_lC3Js/s320/penantian-harapan.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5662221625875727458" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://curhatkita.blogspot.com/2011/10/tidak-ingin-berkutat-dengan-perasaan.html"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Curhat sebelumnya...&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat itu, di periode 1999-2001, hubungan dengan suami di rumah tidak sehat. Sementara di kampus saya ada masalah yang semakin membesar seperti bola salju, karena pola menyerang orang dengan kata-kata pedas juga diterapkan di lingkungan kampus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bayangkan, ini pada orang-orang yang baru kenal, pada orang-orang yang harusnya saya hormati. Saya juga membawa nama institusi tempat saya bekerja, almamater, dan negara karena saya ke sana dengan beasiswa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi, saat itu pun, kemampuan deteksi saya terhadap masalah sudah sangat bias. Apalagi kemampuan untuk menyelesaikannya. Inginnya menyelesaikan, yang terjadi malah menambah parah. Apalagi ada hambatan perbedaan pola komunikasi dan budaya.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;   &lt;br /&gt;Saat saya memutuskan untuk konsul ke &lt;a href="http://curhatkita.blogspot.com/2008/11/ke-manakah-berkonsultasi-ke-psikiater.html"&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;psikiater dan psikolog&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; (selalu jadi paket di sana), semua sudah terlambat. Saya mengalami mania pertama di musim dingin, akhir Januari 2001. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang tidak dilakukan adalah konsul ke orangtua. Sampai saat ini, hal ini yang sering saya sesali. Sementara, suami sudah lepas tangan, karena dimata dia, selain saya suka mengeluarkan kata-kata yang tajam, saya sudah “pindah ke lain hati” dengan seseorang di kampus saya. Kampus kami berjauhan sekali, berjarak 1,5 jam dengan kereta. Suami berangkat jam 6 pagi dan pulang jam 10 malam. Anak seharian di penitipan anak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dimata saya pun, waktu itu, seseorang di kampus itu adalah seseorang yang istimewa. Tetapi, kalau dipikir sekarang, mungkin nggak sampai segitu. At least, saya yang GR alias Gede Rasa. Mungkin yang tepat, saya senang dapat mentor dia. Kagum kalau dia ganteng kayak berdarah campuran, pintar dan kami ingin berteman baik. Dia sendiri, mungkin juga serba salah, karena satu hal yang kadang saya pikir remeh… ya, karena saya pakai jilbab. Sesuai maksudnya, saya bersyukur jilbab saya memang jadi “pelindung” untuk saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terus dengan segala pantangan yang datangnya dari agama yang saya anut. Tidak makan daging babi dan tidak minum alkohol. Sebagaimana diketahui, jika ada pesta tahunan laboratorium, suka ada acara “minum”, dan teman-teman di kampus maupun profesor baik, mereka selalu menanyakan apa yang nggak boleh dan menyediakan jus dan hidangan ikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi, suami saya mana juga bisa disalahkan, kalau dipikir sekarang, jika dia lebih lari lagi dan lebih “menyiapkan” untuk pergi di belakang saya. Saya suka cerita dengan antusias dan memperlihatkan foto-foto kegiatan bersama di kampus. Kalau difikir sekarang, setelah 11 tahun didiagnosis &lt;a href="http://curhatkita.blogspot.com/2008/10/apa-itu-gangguan-bipolar-manik-depresif.html"&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;bipolar disorder&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;, sikap saya ini jelas suatu gejala bipolar disorder.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada satu pameo di kalangan ODB (Orang dengan Bipolar Disorder), yaitu “bagaimana membedakan ini saya yang sejati dan ini saya yang lagi terganggu gejala bipolar disorder?” Ini sulit, bahkan untuk diri-sendiri. Apalagi bagi orang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya menulis inipun, bisa jadi sedang terganggu gejala hypomania. Tetapi, sekarang ini saya dibantu obat teratur. Dan, saya pernah membaca ada seorang schizophrenia sekalipun sembuh, karena kalau lagi “jadi” alias histeris, dia melepaskannya dengan berteriak sekuat tenaga ke bantal, menulis, dan tidak dengan menaikkan dosis obat. Dia akhirnya sembuh, sekolah lagi, dan menjadi profesor di bidang kesehatan jiwa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu pula yang terjadi pada Pak Tarjum, kan? Pak &lt;a href="http://curhatkita.blogspot.com/2009/11/kisah-bipolarku-dalam-rangkaian-foto.html"&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Tarjum pernah mengidap bipolar&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; dan berhasil sembuh. Saya ingin begitu, dan kelihatannya kuncinya adalah dengan berusaha melepas hal-hal negatif yang terperangkap di jiwa dengan cara yang positif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Singkat cerita, waktu di luar negeri itu, hubungan sosial di kampus jadi rusak. Karena saya sering marah-marah via email. Lalu, gejala megalomania mulai muncul. Gejala megalomania adalah waham kebesaran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang suka saya merasa miris, sekarang setelah lebih faham dan cukup berpengalaman hidup dengan bipolar adalah, penyakit ini merusak kesempatan saya untuk punya masa depan “cemerlang”. Energi saya di kampus hanya habis untuk bertengkar dengan orang, dan hubungan baik yang seharusnya terjalin, malah rusak dan nyaris permanen.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Upaya saya memperbaiki ini di periode 2003 – 2005 malah makin membuat &lt;a href="http://curhatkita.blogspot.com/2009/06/sebuah-harapan-dari-seorang-mantan.html"&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;bipolar disorder&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; saya lebih parah. Dan, hubungan baik di insitusi saya bekerja juga ikut rusak. Bagaimanapun, orang punya batas maklum dan sedikit banyak berita menyebar… Ada lho, kenalan lama yang kalau ketemu pura-pura nggak kenal dan melengos. Ada yang mengkritik dengan kata-kata yang tajam… Sekarang saya berusaha mengolah hal-hal demikian itu sebagai energi untuk memperbaiki diri agar bisa melakukan hal-hal yang positif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya tidak berhasil menyelesaikan tesis S2 di luar negeri karena keburu harus masuk rumah sakit akibat histeris di rumah pada tengah malam. Tapi saya bersyukur, tesis ini bisa diselesaikan di Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di luar negeri sana, tetangga berhak menelepon ambulan untuk membawa saya ke rumah sakit. Psikiater di sana mensyaratkan yang boleh menengok dan membawa saya pulang ke rumah sakit adalah orangtua saya. Orangtua saya datang ke sana, alih-alih menemani saya wisuda–rencananya sampai S3 dan udah lulus ujian masuknya–malah harus menjemput saya ke rumah sakit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelas tahun terakhir adalah masa guncangan yang luar biasa untuk keluarga kami. Ayah saya menua dengan cepat secara fisik, demikian juga Ibu saya. Masa mania adalah masa yang paling tidak diinginkan, karena saya tidak bisa kemana-mana, apalagi mengurus anak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tahun 2003, saya dan suami resmi bercerai. Dia nikah lagi dengan segera dan dia lulus S3 sesuai rencana kemudian bekerja jadi dosen di salah satu universitas terkemuka di Malaysia dan wafat tahun 2010 lalu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anak ikut saya, dan setelah dia baligh di usia 11 tahun, kalau ditanya, selalu dia bilang, ingin ikut saya dengan ditopang oleh Ayah saya dan Ibu saya.  Dia tidak merasa nyaman dengan Ayahnya almarhum maupun keluarga dari pihak Ayahnya. Buat saya, ini saya syukuri sekali, karena dengan wafatnya dia, anak saya tidak harus mengalami guncangan  berat karena memang sejak awal ikut saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya tidak menyangka bisa menulis sepanjang ini. Mudah-mudahan tidak apa-apa, ya, Pak Tarjum. Saya menulis ini dengan harapan ini suatu cara agar hal-hal negatif yang terus berkutat di jiwa saya mengalir keluar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya bersyukur, bahwa akhir-akhir ini hubungan saya dengan orang-orang masa lalu saya di luar negeri sudah bisa dibilang pulih. Kesalahfahaman sudah terurai dan hubungan secara profesional juga sudah terentang kembali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tugas berat yang menghadang di depan adalah menjaga kepercayaan dari rekan-rekan kerja yang sudah setahap demi setahap pulih. Juga, untuk lepas dari tanggung jawab orangtua sebagai seorang single mother. Selama ini sih, udah 5 tahun saya dibantu secara moril dan financial oleh ortu dan keluarga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikian pula, semoga saya tidak mengalami periode mania lagi agar tugas mendidik anak dan mengurus rumah tidak tertumpu pada Ibu saya dan pembantu rumah tangga yang udah semakin tua. Saya ingin lebih &lt;a href="http://curhatkita.blogspot.com/2009/06/menggali-dan-mengembangkan-potensi-diri.html"&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;mandiri&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; bahkan kalau bisa berkontribusi dalam kegiatan-kegiatan yang bermanfaat bagi orang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesuai judul tulisan ini, walaupun Sudah 6 tahun nyaris vakum karena trial and error untuk bisa hidup berkah dan produktif sebagai ODB (Orang dengan Bipolar), saya tidak ingin lagi merasa “tidak mampu” atau “minder” karena segala hal kekurangan berkaitan dengan Bipolar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya ingin semangat berjuang dan berikhtiar sampai saya pulih. Saya ingin percaya diri dengan menyandarkan pada &lt;a href="http://curhatkita.blogspot.com/2011/04/jangan-hanya-mencari-obat-tapi-cari.html"&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;keMaha Kuasaan Allah Swt&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;. Dan, sesudah berikhtiar, bersyukur dan bersabar pada tempatnya. Ini agar saya lulus pada pelajaran berat untuk menghayati “iman pada takdir” selama lebih kurang 15 tahun ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Iman pada takdir memang berat pada saat hal-hal yang tidak diharapkan dan tidak menyenangkan menimpa. Sementara, perasaan “tidak mampu” dan “minder” juga adalah bentuk tidak syukur pada banyak hal positif yang masih saya miliki dan masih bisa dimanfaatkan untuk menjadi solusi bagi masalah diri sendiri dan juga orang lain. Juga, kedua perasaan negatif itu bisa jadi bentuk pengamalan yang buruk dari &lt;a href="http://curhatkita.blogspot.com/2011/07/bagaimana-caranya-agar-ikhlas-menerima.html"&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;“iman pada takdir”&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mudah-mudahan kedepannya saya bisa melangkah lebih ringan dan hati saya dilapangkan oleh Allah Swt. untuk beraktivitas yang bermanfaat. Baik sebagai diri sendiri, sebagai ibu, sebagai anak, sebagai pekerja, dan sebagai anggota masyarakat. Dan, saya ingin eksis di tempat pekerjaan sebagai seorang yang profesional dan menjadi &lt;a href="http://curhatkita.blogspot.com/2009/09/cinta-kasih-ibu-tiada-duanya.html"&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;ibu yang profesional&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; juga di rumah. Amiin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Bandung, 08 Oktober 2011&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda sekalian bisa berkomunikasi langsung dengan &lt;br /&gt;penulis artikel ini via email dan akun fb nya.&lt;br /&gt;Penulis : Ema Amalia&lt;br /&gt;Email : ema.amalia@gmail.com&lt;br /&gt;Facebook :  &lt;a href="http://www.facebook.com/ema.amalia"&gt;http://www.facebook.com/ema.amalia&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/29641447-5334476098523334808?l=curhatkita.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/blogspot/curhatkita/~4/7XEMObbN4yI" height="1" width="1"/&gt;</description><link>http://feedproxy.google.com/~r/blogspot/curhatkita/~3/7XEMObbN4yI/tidak-ingin-berkutat-dengan-perasaan_11.html</link><author>noreply@blogger.com (Tarjum)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://3.bp.blogspot.com/-rR-BmrIF_Eo/TpRAkanbhGI/AAAAAAAABwE/xMRjg_lC3Js/s72-c/penantian-harapan.JPG" height="72" width="72" /><thr:total>5</thr:total><feedburner:origLink>http://curhatkita.blogspot.com/2011/10/tidak-ingin-berkutat-dengan-perasaan_11.html</feedburner:origLink></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-29641447.post-3133279658320517467</guid><pubDate>Mon, 10 Oct 2011 13:13:00 +0000</pubDate><atom:updated>2011-10-10T20:29:16.212+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">curhat bipolar</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">curhat inspirasi</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">curhat sahabat</category><title>Tidak Ingin Berkutat dengan Perasaan “Minder” dan “Tidak Mampu” (Bagian 1)</title><description>Oleh Ema Amalia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/-Zl3Yy4tA4fQ/TpLv7_RD2WI/AAAAAAAABv8/aTPNwL9YHHs/s1600/group_with_lamps.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 228px; height: 300px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-Zl3Yy4tA4fQ/TpLv7_RD2WI/AAAAAAAABv8/aTPNwL9YHHs/s320/group_with_lamps.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5661851495432444258" /&gt;&lt;/a&gt;Seorang teman online mengirim tulisan untuk Curhatkita. Tulisan tentang cerita perjuangannya mengatasi gangguan bipolar. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari penuturannya kita bisa tahu bagaimana cara dia menyikapi, mencari solusi dan mengatasi problem psikologisnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena cukup panjang, curhatnya saya posting menjadi dua bagian. Silakan simak curhatnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya kira tidak ada orang yang menginginkan atau membayangkan harus hidup dengan suatu penyakit, apalagi penyakit yang sulit dijelaskan pada orang lain semacam &lt;a href="http://curhatkita.blogspot.com/2008/10/bagaimana-rasanya-menderita-gangguan.html"&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;gangguan jiwa&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang jelas, kalau lagi kambuh, sedikit harapan untuk ada yang menengok apalagi kalau serangannya berulang. Pada akhirnya, &lt;a href="http://curhatkita.blogspot.com/2010/04/kekhawatiran-mendalam-seoerang-ibu.html"&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;dukungan dari keluarga&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; dan tetanggalah yang paling menolong.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;    &lt;br /&gt;Buat saya, setelah sekitar 11 tahun didiagnosis sebagai &lt;a href="http://curhatkita.blogspot.com/2008/10/apa-itu-gangguan-bipolar-manik-depresif.html"&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;bipolar disorder&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;, dan kalau diingat-ingat setelah 20 tahunan hidup dengan gejalanya, penyakit ini adalah suatu pelajaran besar untuk memperbaiki keimanan terutama &lt;a href="http://curhatkita.blogspot.com/2011/07/bagaimana-caranya-agar-ikhlas-menerima.html"&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;keimanan terhadap taqdir&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;. Juga, belajar keterampilan yang lebih tinggi untuk menempatkan syukur dan sabar pada tempatnya. Berat. Dan kisahnya kalau diceritakan, dramatis. Mungkin bisa dijadikan sinetron...:)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejak tahun 1991, saya sebenarnya sudah pernah beberapa kali ke psikolog. Tapi, memang nggak pernah &lt;a href="http://curhatkita.blogspot.com/2008/12/ke-psikiater-belum-tentu-sakit-jiwa.html"&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;ke psikiater&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;, karena waktu itu stigma orang pergi ke psikiater masih amat buruk. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gejala utama waktu itu adalah perasaan malas yang luar biasa untuk suatu periode, tapi biasanya hilang dengan berjalannya waktu. Lalu, saya ingat bahwa kemampuan berpikir saya menurun karena selalu ada periode “blank” dan saya inginnya tidur dan melamun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya memang dikenal sebagai orang yang rajin dan di sekolah berprestasi tinggi. Dari sejak remaja, saya selalu menyebut bahwa kekuatan saya adalah karena saya rajin dan bersemangat. Saya tidak merasa jenius, karena orang jenius biasanya hanya butuh sedikit waktu untuk belajar agar berprestasi tinggi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka, ketika semangat saya rusak oleh gejala kemalasan, yang di kemudian hari saya tahu bernama depresi, prestasi saya secara perlahan menurun. Tetapi, saya masih bisa meraih cum laude untuk S1 saya dan kemudian alhamdulillaah ditawari menjadi dosen di almamater saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya menikah muda saat masih kuliah, karena merasa mempunyai kebutuhan biologis yang tinggi (mudah-mudahan ini bukan hal yang tabu untuk diungkapkan, ya) dan saya pikir barangkali menikah adalah solusi dari perasaan malas yang luar biasa itu. Setidaknya itu yang saya yakini waktu itu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang saya ingat dari periode 1991-1995 adalah saya memang bermasalah dengan urusan antara laki-laki dan wanita. Teman-teman di SMP pernah ada yang menasehati bahwa saya tidak harus terlalu kaku, sebaiknya fleksibel dalam urusan sensitif yang satu itu. Ini menyangkut sikap saya yang tidak mau berpacaran kecuali sekedar perkenalan sebelum pernikahan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cuma, kalau dipikir sekarang, mungkin tidak usah jadi memutuskan pertemanan kalau emang nggak mau berpacaran. Di SMA sih, kebetulan saya sekolah di SMA yang persaingannya sangat ketat, sehingga prosentase siswa yang berpacaran memang relatif sedikit. Semua orang sibuk dengan target UMPTN masing-masing.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya menikah tahun 1995, saat kuliah tinggal sedikit, dengan kakak kelas di Jurusan yang sama. Ketemunya sebagai aktivis mesjid. Dua tahun pertama, semua berjalan baik sampai kami mempunyai anak satu, perempuan. Tetapi, ternyata menikah tidak bisa secara mudah dikatakan solusi untuk gejala depresi, yang kemudian bertambah gejala suka menyerang ego orang dengan kata-kata. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lulus S1 dengan cemerlang dan diterima sebagai dosen di almamater, ternyata membuat saya sombong dan membuat suami minder. Pada dasarnya, baru 5 tahun ini saya menyadari bahwa saya sudah kehilangan cinta suami sejak 1997, sejak saya diterima jadi dosen dan punya anak. Tetapi, saya tidak tahu saat itu bahwa ada penyakit yang namanya bipolar disorder. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengetahuan saya dari yang kadang berkunjung ke psikolog, hanya sampai depresi saja. Satu nasihat dari psikolog waktu itu—yang sekarang berusaha saya amalkan—adalah “Lebih banyaklah bersyukur”. Tetapi, untuk bisa mengamalkan itu dengan sepenuh kesadaran, saya memang &lt;a href="http://curhatkita.blogspot.com/2009/05/terapi-farmakologi-untuk-gangguan.html"&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;mengkonsumsi obat&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;. Dosisnya tidak tinggi, carbamezapine 200 mg (2x1) dan clozaril 25 mg (2x1), tapi lumayan juga harganya. Sebulan sekitar 400 ribu rupiah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebenarnya prestasi saya waktu S1 lebih banyak ditopang oleh landasan kuat 4 tahun pertama. Setahun sisanya sebenarnya saya sudah menderita bipolar dalam bentuk yang ringan. Artinya belum ada onset mania atau secara bahasa umum histeris atau marah-marah tidak jelas dalam periode tertentu sehingga mengganggu orang. Ada sih istilahnya, mungkin bipolar II. Sejak tahun 1998-an, sebenarnya saya sudah sangat terganggu dengan osilasi mood yang besar. Ini ditandai dengan kurang bisa berkonsentrasi dan hilangnya kemampuan multitasking.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya pikir di periode 1995-1998, saat rumah tangga kami relatif masih utuh, suami akan menolong dengan mau konsultasi ke konseling rumah tangga. Tetapi, di luar dugaan, dia amat resisten untuk ini dan di kemudian hari, sekitar 5 tahun kemudian setelah resmi bercerai, baru saya tahu kalau dia mungkin sudah punya cinta lain sejak sering diserang oleh saya dengan kata-kata yang tidak enak. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memang, tanda jelas dari saya mengidap bipolar adalah hilangnya kemampuan untuk berhubungan sosial dengan sehat. Istilah agamanya, kemampuan hablumminannas saya, rusak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya didiagnosis bipolar di luar negeri, ketika dengan segala upaya saya menyusul suami yang sekolah lebih dulu. Saya khawatir rumah tangga kami pecah, karena memang hubungan antara kami sudah tidak baik. Waktu itu kami berhasil berkumpul sebagai sebuah keluarga di sana. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengetahuan tentang bipolar di sana, waktu itu tahun 1999-2001, sudah lumayan. Saya malah tahunya istilah “bipolar disorder” atau “manic depressive” juga di sana. Ada banyak cerita waktu kami di luar negeri itu. Cuma, memang banyak stressor yang malah menambah masalah keluarga kami. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berkumpul fisik ternyata bukan solusi untuk mengutuhkan rumah tangga. Masalah yang berkaitan dengan studi saya dan interaksi dengan teman-teman serta profesor di Universitas amat terganggu oleh gejala bipolar saya, tanpa saya sadari. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bersambung...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/29641447-3133279658320517467?l=curhatkita.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/blogspot/curhatkita/~4/2ScNZNHi6r4" height="1" width="1"/&gt;</description><link>http://feedproxy.google.com/~r/blogspot/curhatkita/~3/2ScNZNHi6r4/tidak-ingin-berkutat-dengan-perasaan.html</link><author>noreply@blogger.com (Tarjum)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://3.bp.blogspot.com/-Zl3Yy4tA4fQ/TpLv7_RD2WI/AAAAAAAABv8/aTPNwL9YHHs/s72-c/group_with_lamps.jpg" height="72" width="72" /><thr:total>1</thr:total><feedburner:origLink>http://curhatkita.blogspot.com/2011/10/tidak-ingin-berkutat-dengan-perasaan.html</feedburner:origLink></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-29641447.post-4148078520821229392</guid><pubDate>Sun, 09 Oct 2011 21:19:00 +0000</pubDate><atom:updated>2011-10-10T04:19:01.465+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">curhat bipolar</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">curhat skizofrenia</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">curhat opini</category><title>Gangguan Bipolar dan Skizofrenia Bisa 'Sembuh Total'!</title><description>Oleh Tarjum&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/-QfmDBImTY5M/To7hUJiKR_I/AAAAAAAABv0/GgWT9jSiOmM/s1600/sembuh%2Btotal.JPG"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 288px; height: 255px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-QfmDBImTY5M/To7hUJiKR_I/AAAAAAAABv0/GgWT9jSiOmM/s320/sembuh%2Btotal.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5660709517924124658" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Judul artikel di atas mungkin akan mengundang kontroversi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada yang setuju, ada yang tidak setuju!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin lebih banyak yang tidak setuju. Mengapa?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sampai saat ini masih diyakini bahwa &lt;a href="http://curhatkita.blogspot.com/2008/10/apa-itu-gangguan-bipolar-manik-depresif.html"&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Gangguan Bipolar&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; dan &lt;a href="http://curhatkita.blogspot.com/2008/12/subtipe-skizofrenia.html"&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Skizofrenia&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; belum bisa disembuhkan namun bisa dikontrol.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu apa dasarnya saya menulis judul yang kontroversial di atas?&lt;br /&gt;Apakah hanya untuk menarik perhatian pembaca?&lt;br /&gt;Ataukah hanya untuk mengundang polemik dan perdebatan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukan! Bukan itu maksud saya!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mohon dibaca artikel ini sampai selesai agar tidak salah faham. Begini maksud saya.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Banyak pencapaian ilmu pengetahuan dan teknologi yang kita nikmati saat ini, beberapa dekade yang lalu dianggap hal yang mustahil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikian pula kemajuan dan penemuan-penemuan baru di dunia medis, menunjukan pencapaian yang luar biasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Berpikri Positif dan Optimis&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika saat ini kita masih menganggap bahwa Gangguan Bipolar dan Skizofrenia &lt;a href="http://curhatkita.blogspot.com/2010/11/benarkah-skizofrenia-dan-bipolar-tidak.html"&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;belum bisa disembuhkan dan hanya bisa dikontrol&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;, bagaimana kalau kita &lt;a href="http://curhatkita.blogspot.com/2011/09/bagaimana-menanggapi-sikap-negatif.html"&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;berpikir positif dan optimis&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; bahwa beberapa tahun ke depan, kedua jenis gangguan jiwa yang tergolong kronis ini bisa disembuhkan atau dipulihkan secara total.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukan mustahil beberapa tahun ke depan para ahli, praktisi, aktivis, professional dan pakar kesehatan jiwa yang sekarang sedang bekerja keras mengadakan penelitian, akan menemukan obat terbaik dan &lt;a href="http://curhatkita.blogspot.com/2009/05/terapi-farmakologi-untuk-gangguan.html"&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;metode terapi paling efektif&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; yang bisa menyembuhkan kedua jenis gangguan jiwa ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Tujuan yang Jelas dan Spesifik&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para motivator dan pelatih sukses mengatakan, jika kita ingin sukses di bidang apa pun, pertama-tama kita harus punya &lt;a href="http://curhatkita.blogspot.com/2008/11/ke-manakah-berkonsultasi-ke-psikiater.html"&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;tujuan yang jelas dan spesifik&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah tujuan ditetapkan dan jalan dipetakan, selanjutnya kita harus melangkah ke arah tujuan itu. Fokus pada tujuan yang sudah kita tetapkan melalui jalan yang sudah kita petakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam kaitanya dengan usaha-usaha mencari dan menemukan &lt;a href="http://curhatkita.blogspot.com/2010/02/3-kunci-penyembuhan-bipolar-saya.html"&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;metode terapi&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; dan pengobatan terbaik untuk pemulihan Bipolar dan Skizofrenia, kita juga harus punya tujuan yang jelas dan spesifik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Misalnya, bagaimana kalau kita tetapkan tujuan : Penyembuhan Total Gangguan Bipolar dan Skizofrenia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah kita tetapkan tujuan, selanjutnya kita mulai fokus melangkah ke arah tujuan itu. Kita melangkah bersama, saling mendukung, saling mengisi dan bahu-membahu mencari, meneliti dan menemukan obat, metode pengobatan dan metode terapi terbaik untuk menangani Bipolar dan Skizofrenia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Bukan Sesuatu yang Mustahil&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah tujuan ini terlalu berlebihan, muluk-muluk atau bahkan sesuatu yang mustahil?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin ya! Jika tolok ukurnya adalah situasi dan kondisi penanganan gangguan jiwa saat ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi, seperti yang saya jelaskan di atas, banyak hal yang dulu dianggap mustahil, saat ini sudah terwujud menjadi kenyataan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, begitu pula dengan upaya-upaya &lt;a href="http://curhatkita.blogspot.com/2009/07/terapi-fisik-mempercepat-proses.html"&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;pengobatan Bipolar&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; dan Skizofrenia, sangat mungkin apa yang saat ini dianggap mustahil, suatu saat nanti bisa diwujudkan menjadi kenyataan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti judul tulisan ini, sangat mungkin beberapa tahun ke depan “Gangguan Bipolar dan Skizofrenia Bisa Sembuh atau pulih Total”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Dunia yang Gelap Tanpa ‘Lampu Pijar’&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibaratnya, saat ini kita sedang berada di jaman kegelapan karena lampu pijar belum ditemukan. Saat Thomas Alva Edison masih berjibaku dengan ribuan kegagalanya menemukan formula paling tepat untuk menciptakan bola lampu pijarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika bola lampu itu berhasil diciptakan, bukan hanya bisa mengubah dunia yang gelap gulita menjadi terang benderang, namun memicu penemuan-penemuan besar lainnya yang mengubah dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin usaha-usaha kita saat ini banyak menemui kegagalan. Kita belum berhasil menemukan formula paling tepat untuk pengobatan Bipolar dan &lt;a href="http://curhatkita.blogspot.com/2010/10/gelombang-lautan-jiwa-sebuah.html"&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Skizofrenia&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika suatu saat formula itu ditemukan, &lt;a href="http://curhatkita.blogspot.com/2009/06/sebuah-harapan-dari-seorang-mantan.html"&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;kita berharap&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; bukan hanya dunia kesehatan jiwa yang akan menjadi terang benderang, namun akan memicu penemuan-penemuan besar lain yang akan mengubah dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena yang sedang kita pelajari dan kita teliti saat ini bukan sebuah alat atau benda. Tetapi sesuatu yang tak ternilai, yaitu &lt;a href="http://curhatkita.blogspot.com/2009/02/jangan-malu-jika-mengalamai-masalah.html"&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;jiwa&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; manusia, inti dari kehidupan di dunia ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi, jangan pernah berhenti berharap dan berusaha untuk menemukan &lt;a href="http://curhatkita.blogspot.com/2010/02/apakah-sebuah-mukjijat-sembuh-dari.html"&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;formula terbaik penyembuhan Bipolar&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; dan Skizofrenia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yakinkah anda bahwa suatu saat nanti &lt;a href="http://curhatkita.blogspot.com/2009/11/kisah-bipolarku-dalam-rangkaian-foto.html"&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Gangguan Bipolar&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; dan Skizofrenia bisa sembuh atau pulih total? Silakan sampaikan di komentar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika menurut anda artikel ini cukup menarik dan bermanfaat silakan share di &lt;a href="https://twitter.com/tarjum"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;twitter&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; atau &lt;a href="http://www.facebook.com/tarjum"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;facebook&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;. Jika mau berlangganan artikel blog ini melalui email, silakan &lt;a href="http://feedburner.google.com/fb/a/mailverify?uri=blogspot/curhatkita&amp;amp;loc=en_US"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;subscribe disini&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-gYV8fr_9bfU/Ta0oiA_SRpI/AAAAAAAABnA/YKU8bhDS6Pc/s1600/tarjum-profile-penulis.JPG"&gt;&lt;img alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5597174476737496722" src="http://2.bp.blogspot.com/-gYV8fr_9bfU/Ta0oiA_SRpI/AAAAAAAABnA/YKU8bhDS6Pc/s400/tarjum-profile-penulis.JPG" style="cursor: hand; cursor: pointer; float: left; height: 71px; margin: 0 10px 10px 0; width: 56px;" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Tarjum&lt;/span&gt; adalah pendiri dan editor &lt;a href="http://curhatkita.blogspot.com/"&gt;Curhatkita&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://curhatkita.activeboard.com/"&gt;Forum Curhat&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://www.facebook.com/group.php?gid=155456174337"&gt;Grup Teman Curhat&lt;/a&gt; dan &lt;a href="http://www.facebook.com/group.php?gid=154156647948525"&gt;Solusi Bipolar Facebook&lt;/a&gt;. Penulis buku psikomemoar &lt;a href="http://curhatkita.blogspot.com/2011/03/telah-terbit-buku-mengubah-mimpi-buruk.html"&gt;"Mengubah Mimpi Buruk Menjadi Mimpi Indah"&lt;/a&gt;. Anda bisa kenal lebih dekat dengan Tarjum &lt;a href="http://curhatkita.blogspot.com/2009/11/kisah-bipolarku-dalam-rangkaian-foto.html"&gt;di sini&lt;/a&gt; dan ikuti Tarjum di &lt;a href="http://www.facebook.com/tarjum"&gt;Facebook&lt;/a&gt; dan &lt;a href="https://twitter.com/tarjum"&gt;Twitter&lt;/a&gt;.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/29641447-4148078520821229392?l=curhatkita.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/blogspot/curhatkita/~4/wza4cnFVpHI" height="1" width="1"/&gt;</description><link>http://feedproxy.google.com/~r/blogspot/curhatkita/~3/wza4cnFVpHI/gangguan-bipolar-dan-skizofrenia-bisa.html</link><author>noreply@blogger.com (Tarjum)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://3.bp.blogspot.com/-QfmDBImTY5M/To7hUJiKR_I/AAAAAAAABv0/GgWT9jSiOmM/s72-c/sembuh%2Btotal.JPG" height="72" width="72" /><thr:total>6</thr:total><feedburner:origLink>http://curhatkita.blogspot.com/2011/10/gangguan-bipolar-dan-skizofrenia-bisa.html</feedburner:origLink></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-29641447.post-7250764957613873920</guid><pubDate>Mon, 03 Oct 2011 03:59:00 +0000</pubDate><atom:updated>2011-12-30T15:13:18.074+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">curhatku</category><title>Testimoni</title><description>&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Tanpa bermaksud membanggakan diri, saya menampilkan beberapa testimoni atas tulisan-tulisan saya di blog Curhatkita. Ini sebagai wujud penghargaan saya atas rekam jejak dan apresiasi positif mereka.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-m7WPUrTZEuE/TokrbiW0-jI/AAAAAAAABu8/fA-s93jsWbo/s1600/sarlito%2Bwirawan2.jpg" imageanchor="1" style="clear:left; float:left;margin-right:1em; margin-bottom:1em"&gt;&lt;img src="http://2.bp.blogspot.com/-m7WPUrTZEuE/TokrbiW0-jI/AAAAAAAABu8/fA-s93jsWbo/s320/sarlito%2Bwirawan2.jpg" border="0" height="206" width="156" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Tidak mudah untuk menjadi seorang penyandang Bipolar dengan tipe kepribadian introvert untuk mengatasi masalahnya, karena gangguan emosi memerlukan kemampuan utk berbagi emosi dengan orang lain, padahal Tarjum tidak punya kemampuan itu. Hanya dengan ayahnya ia dapat sedikit berbagi, sementara sebagai petani yang sederhana sang ayahpun tidak bisa ikut membantu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun justru di sinilah hikmah yang terkandung dalam kondisi psikologinya Tarjum. Dia jadinya belajar sendiri dari buku-buku, intrernet dan sumber-sumber lain, sehingga akhirnya dia bisa memahami "penyakit"nya sendiri, bahkan dia bisa membantu orang lain layaknya psikolog yang profesional.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Prof. Dr. Sarlito Wirawan Sarwono&lt;br /&gt;Guru Besar Psikologi&lt;br /&gt;Centre of Psychological Research, Univ. of Indonesia.&lt;br /&gt;Dekan Fakultas Psikologi. UPI/YAI.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-uXgCGEdk-_I/TokrbyoKnwI/AAAAAAAABvE/Pf4cjOAm4Tg/s1600/albert%2Bmaramis2.jpg" imageanchor="1" style="clear:left; float:left;margin-right:1em; margin-bottom:1em"&gt;&lt;img src="http://1.bp.blogspot.com/-uXgCGEdk-_I/TokrbyoKnwI/AAAAAAAABvE/Pf4cjOAm4Tg/s320/albert%2Bmaramis2.jpg" border="0" height="208" width="171" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Saudara Tarjum dengan beraninya membuka diri dan berbagi kisah hidupnya menggeluti salah satu jenis penyakit jiwa atau gangguan jiwa (mental) yang dikenal dengan gangguan bipolar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan mengikuti penuturannya, kita dapat memahami apa yang dialami, bagaimana perjalanan hidupnya, bagaimana pengaruh penyakit tersebut akan diri Saudara Tarjum, bagaimana dia mengatasi hal tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;dr. Albert Maramis Sp.KJ(K)&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-Uv-Ilx45S8w/Tokrb5kUbzI/AAAAAAAABvM/dcEOCQkuSKg/s1600/ling%2Btan2.jpg" imageanchor="1" style="clear:left; float:left;margin-right:1em; margin-bottom:1em"&gt;&lt;img src="http://3.bp.blogspot.com/-Uv-Ilx45S8w/Tokrb5kUbzI/AAAAAAAABvM/dcEOCQkuSKg/s320/ling%2Btan2.jpg" border="0" height="198" width="162" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Status anda ini sangat saya nikmati, demikian pula dengan foto-foto berserta uraian riwayat perjuangan mengatasi bipolar. Anda berhasil mencurahkannya dengan penuh ketabahan hati dan karya tulisan yang bernilai sastra...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya ingin mencurahkan kegembiraan saya menjadi kawan anda di FB, dan menyatakan rasa syukur dan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada anda dan Tuhan YME. Amien.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Prof. Dr. Ling Tan&lt;br /&gt;Professor of Psychiatry di Pennsylvania Psychiatric Institute&lt;br /&gt;Professor of Psychiatry di Pennsylvania State University&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-udRzFHCYr3c/TokrcMD94KI/AAAAAAAABvU/jKifwH9PSKM/s1600/lex%2Bdepraxis2.jpg" imageanchor="1" style="clear:left; float:left;margin-right:1em; margin-bottom:1em"&gt;&lt;img src="http://1.bp.blogspot.com/-udRzFHCYr3c/TokrcMD94KI/AAAAAAAABvU/jKifwH9PSKM/s320/lex%2Bdepraxis2.jpg" border="0" height="216" width="150" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Wah menarik ya, cinta memang bisa ditelusuri dari banyak sisi. Ada yang logis, ada yang puitis, ada yang romantis, ada juga yang agamis. Cara Anda menyampaikannya di atas terasa unik, pasti karena pengalaman pribadi Anda.. sama seperti pengalaman saya tentang cinta pada pandangan pertama.. :)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cinta selalu menarik perhatian orang. Mulai dari yang single jomblo, TTM alias Teman Tapi Mesra, sampai yang pacaran, tunangan, dan menikah. Sepertinya ada banyak misteri cinta yang belum terungkap, dan setiap kita manusia diberikan kebijaksanaan yang unik untuk dibagikan kephttp://www.blogger.com/img/blank.gifada orang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Lex dePraxis&lt;br /&gt;Profesional Love &amp;amp; Relationship Coach&lt;br /&gt;&lt;a href="http://hitmansystem.com/"&gt;http://HitmanSystem.com&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/-AWVACYTrR_0/Toq4aoaDOqI/AAAAAAAABvs/vW5UclyZbV0/s1600/maria%2Bhartiningsih2.JPG"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 152px; height: 173px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-AWVACYTrR_0/Toq4aoaDOqI/AAAAAAAABvs/vW5UclyZbV0/s320/maria%2Bhartiningsih2.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5659538649407240866" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;b&gt;Tarjum, Situs Kejiwaan Membuang Mimpi Buruk&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain yang berhubungan dengannya di ruang virtual, Tarjum menjadi teman berbagi dari beberapa teman yang sekarang mengalami gangguan kejiwaan. Keinginan Tarjum sangat kuat untuk membantu orang lain memupuk optimisme dalam hidup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;GANGGUAN kejiwaan, dalam banyak kasus, merupakan rahasia pribadi terbesar bagi seseorang yang pernah mengalaminya. Pun pada Tarjum. Obyek penelitian dan penulisan dalam situsnya adalah dirinya sendiri, pikiran, perasaan, dan pengalaman batinnya selama bertahun-tahun bergumul dengan depresi. Dengan demikian, pengalaman yang ia tuangkan dalam lembar-lembar situsnya itu pertama-tama adalah semacam terapi bagi diri sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Maria Hartiningsih&lt;br /&gt;Wartawan Senior Kompas&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/-UJ3IgJMnHjg/Toq4aR_Og4I/AAAAAAAABvk/p7YgYwjpx8g/s1600/anta-samsara2.JPG"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 120px; height: 157px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-UJ3IgJMnHjg/Toq4aR_Og4I/AAAAAAAABvk/p7YgYwjpx8g/s320/anta-samsara2.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5659538643389154178" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Luar biasa, Kang Tarjum. Saya juga berharap buku Kang Tarjum dapat segera terbit. Mengenai penolakan jangan pernah patah semangat, orang sehebat J.K. Rowling saja pernah ditolak oleh berbagai penerbit besar, tapi akhirnya meraih sukses besar setelah ada yang menerimanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya ingin deh seproduktif Kang Tarjum dalam menulis, akan tetapi penderita skizofrenia nampaknya memang agak tersendat-sendat dalam berkata-kata. Saya sangat menghargai usaha Kang Tarjum dalam membentuk blog psikologis. Usaha Akang layak diteladani oleh siapa saja yang peduli terhadap kesehatan jiwa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Anta Samsara&lt;br /&gt;Sekretaris Umum Perhimpunan Jiwa Sehat (PJS)&lt;br /&gt;Penulis Buku Psikomemoar “Gelombang Lautan Jiwa.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Resolusi Cerdas dari Seorang Penggembala Domba&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;DARI suatu padang gembala bisa lahir karya yang cerdas yang tidak saja berguna bagi penemu karya itu, tetapi juga masyarakat umum. Tarjum telah membuktikan hal tersebut dan dia keluar sebagai pemenang pertama Mandom Resolution Award 2004.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Willy Hangguman&lt;br /&gt;Wartawan Suara Pembaruan&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berawal dari hunting untuk melengkapi materi pelayanan rehabilitasi kepada ODS (Orang dengan Skizofrenia) kemudian nyangkut di blog Curhatkita yang banyak mengupas pengalaman masalah keseharian kesehatan jiwa berdasarkan orang yang langsung mengalaminya. Jadi deh referensi untuk menambah pengetahuan dan motivasi dalam terlibat proses pemberian pelayanan kepada mereka yang memerlukan pendampingan dari kami...&lt;br /&gt;Trims ya blog Curhatkita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Social Worker&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Konten di dalam situs Anda adalah menarik untuk dibaca dan kami berharap bahwa Anda mau mempertimbangkan kesempatan untuk bisa berbagi dengan kalangan pembaca dari media lain, yaitu kepada sejumlah pengguna ponsel dari Mobile Internet.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Sales Director BuzzCity&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.buzzcity.com/"&gt;www.buzzcity.com&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Singapore&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Jika anda berkenan atas apa yang saya tulis di blog ini, silakan kirim testimoni anda ke email : &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;sivalintar@yahoo.com&lt;/span&gt;.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/29641447-7250764957613873920?l=curhatkita.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/blogspot/curhatkita/~4/sLeMKe-w9kI" height="1" width="1"/&gt;</description><link>http://feedproxy.google.com/~r/blogspot/curhatkita/~3/sLeMKe-w9kI/testimoni.html</link><author>noreply@blogger.com (Tarjum)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://2.bp.blogspot.com/-m7WPUrTZEuE/TokrbiW0-jI/AAAAAAAABu8/fA-s93jsWbo/s72-c/sarlito%2Bwirawan2.jpg" height="72" width="72" /><thr:total>2</thr:total><feedburner:origLink>http://curhatkita.blogspot.com/2011/10/testimoni.html</feedburner:origLink></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-29641447.post-6989290576205551685</guid><pubDate>Wed, 28 Sep 2011 21:40:00 +0000</pubDate><atom:updated>2011-09-29T04:40:00.061+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">curhat bipolar</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">curhat tips</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">curhat inspirasi</category><title>Bagaimana Menaklukan dan Mengendalikan Jiwa yang Liar?</title><description>Oleh Tarjum&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/-20vHZmJHWT8/ToMXeZa_O3I/AAAAAAAABus/a8c8_uV_eB8/s1600/rodeo.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 365px; height: 226px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-20vHZmJHWT8/ToMXeZa_O3I/AAAAAAAABus/a8c8_uV_eB8/s400/rodeo.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5657391367895071602" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;“Apa yg kau kehendaki wahai jiwa? Kau ingin ke kanan kuikuti, kau ingin ke kiri kuikuti. Tapi mengapa kau tak pernah mau mengikuti apa yg kumau?...”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitulah &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Ana Geboy&lt;/span&gt;, seorang teman facebooker menulis statusnya, suatu sore.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sang teman menyebut statusnya sebagai renungan di sore hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Benar!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Status ini membuat saya merenung. Saya tak bisa menahan diri untuk memberi komentar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa teman facebooker lain mengomentari dengan candaan. Membuat status ini cukup meriah. Mereka saling melempar joke dan ledekan yang mengundang tawa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti itulah biasaya saya dan teman-teman menanggapi status seseorang. Meski dengan canda tawa, namun ada nilai-nilai positif yang bisa kami petik di dalamnya.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;   &lt;br /&gt;Dengan candaan, kami menanggapi hal-hal serius dengan rileks. Kami saling berbalas komentar dengan ungkapan-ungkapan yang ringan, menghibur dan mengundang tawa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi justru dengan cara seperti itu kami tidak merasa menggurui atau digurui.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena status ini cukup serius dan membuat saya merenung, saya menulis komentar yang agak serius,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Baiknya jiwa yang mengikuti kemana kita menuju. Kitalah yang mengendalikan jiwa, bukan kita yang dikendalikan jiwa atau malah terombang-ambing oleh jiwa...:)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ana Geboy, membalas komentar saya,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Tapi kadang-kadang terlalu liar itu si jiwa sehingga sulit untuk dikendalikan...”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sepakat!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jiwa kita kadang-kadang liar dan tak bisa dikendalikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu bagaimana caranya mengendalikan si jiwa yang kadang liar itu?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Menaklukan Jiwa yang Liar seperti Cowboy Menaklukan Kuda Liar&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya coba membandingkan usaha-usaha untuk mengandalikan jiwa dengan aksi para cowboy amrik di arena Rodeo.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;‎Anda mungkin pernah nonton tayangan Rodeo di televisi. Aksi para Cowboy amrik mengendalikan kuda liar. Menghibur sekaligus mendebarkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagian besar Cowboy gagal menaklukan sang kuda liar. Mereka terjatuh, terpelanting dan terlempar dari punggung kuda, bahkan ada yang terluka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi selalu ada yang berhasil mengendalikan kuda liar itu. Setelah ditaklukan, dikendalikan dan dilatih, si kuda bisa kita ajak kemana saja kita mau.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita bisa mengajak sang kuda berlari di padang rumput atau di arena pacuan kuda. Kita juga bisa mengajaknya berjalan, berlari, melompat atau menari-nari di arena lomba.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Menaklukan Jiwa yang Liar seperti Jake Sully Menaklukan Si Burung Ikran&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/-gsspzpquBjw/ToMXXPyVBdI/AAAAAAAABuk/o5rGNkx-PTI/s1600/avatar2.JPG"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 288px; height: 235px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-gsspzpquBjw/ToMXXPyVBdI/AAAAAAAABuk/o5rGNkx-PTI/s400/avatar2.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5657391245049529810" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Anda pernah nonton film “Avatar” karya sutradara ternama James Cameron?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam salah satu adegan dialog antara Neytiri (putri kepala suku Omaticaya, bangsa Na’vi di planet Pandora) dengan Jake Sully, sang “pengemudi” Avatar, ada sesuatu yang patut direnungkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Untuk menjadi seorang pemburu (penunggang burung raksasa bernama “Ikran”) kamu harus menemukan dan memilih Ikranmu sendiri,” kata Neytiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kapan aku bisa melakukan itu?” tanya Jake.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Jika saatnya sudah tiba,” kata Neytiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika saat itu tiba, Jake dan beberapa pemuda suku Omaticaya pergi ke tempat Ikran bersarang, di puncak sebuah pegunungan. Mereka harus mendaki pegunungan dan tebing-tebing terjal untuk mancapai sarang Ikran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesampainya di sarang para Ikran, Jake harus menemukan dan memilih Ikrannya sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Bagaimana aku bisa menemukan ikranku?” Tanya Jake.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kamu harus memilihnya dan diapun akan memilihmu,” jawab Neytiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Bagaimana aku tahu dia memilihku?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Dia akan berusaha membunuhmu.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Oh, begitu!? Baiklah,” kata Jake.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah menemukan Ikrannya, Jake berusaha dengan sekuat tenaga menaklukan sang Ikran. Jake terpelanting dan terlempar dari punggung sang ikran yang ganas dan liar. Jake hampir saja terlempar ke dalam jurang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun Jake belum mau menyerah, dia menggunakan semua daya dan kekuatannya untuk menaklukan Ikran. Usaha keras Jake tak sia-sia, setelah pergumulan yang melelahkan, sang Ikran bisa ditaklukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Satu langkah lagi yang harus Jake lakukan, membawa Ikran terbang dan mengendalikannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini pun tidak mudah. Ikran yang belum terbiasa ditunggangi, terbang meluncur dan meliuk-liuk tak terkendali. Jake yang berusaha mengendalikan arah terbang sang Ikran nyaris terpental dari punggungnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya, Jake bisa mengendalikan sang Ikran untuk terbang sesuai keinginannya. Jake bisa terbang dengan sang Ikran, menikmati pemandangan indah angkasa raya ditemani Neytiri sang kekasih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Daya upaya kita untuk mengendalikan jiwa yang kadang liar, ibarat sang Cowboy menaklukan kuda liar atau Jake Sully menaklukan Ikran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perlu kerja keras, kesungguhan, keuletan dan semangat pantang menyerah untuk mewujudkan sebuah keinginan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semua itu pun bukan jaminan keberhasilan. Tapi, setidaknya kita sudah berusaha.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda mau melakukannya atau menyerah. Itu adalah pilihan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana cara anda menaklukan dan mengendalikan jiwa yang kadang liar? saya tunggu cerita anda di komentar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-gYV8fr_9bfU/Ta0oiA_SRpI/AAAAAAAABnA/YKU8bhDS6Pc/s1600/tarjum-profile-penulis.JPG"&gt;&lt;img alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5597174476737496722" src="http://2.bp.blogspot.com/-gYV8fr_9bfU/Ta0oiA_SRpI/AAAAAAAABnA/YKU8bhDS6Pc/s400/tarjum-profile-penulis.JPG" style="cursor: hand; cursor: pointer; float: left; height: 71px; margin: 0 10px 10px 0; width: 56px;" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Tarjum&lt;/span&gt; adalah pendiri dan editor &lt;a href="http://curhatkita.blogspot.com/"&gt;Curhatkita&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://curhatkita.activeboard.com/"&gt;Forum Curhat&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://www.facebook.com/group.php?gid=155456174337"&gt;Grup Teman Curhat&lt;/a&gt; dan &lt;a href="http://www.facebook.com/group.php?gid=154156647948525"&gt;Solusi Bipolar Facebook&lt;/a&gt;. Penulis buku psikomemoar &lt;a href="http://curhatkita.blogspot.com/2011/03/telah-terbit-buku-mengubah-mimpi-buruk.html"&gt;"Mengubah Mimpi Buruk Menjadi Mimpi Indah"&lt;/a&gt;. Anda bisa kenal lebih dekat dengan Tarjum &lt;a href="http://curhatkita.blogspot.com/2009/11/kisah-bipolarku-dalam-rangkaian-foto.html"&gt;di sini&lt;/a&gt; dan ikuti Tarjum di &lt;a href="http://www.facebook.com/tarjum"&gt;Facebook&lt;/a&gt; dan &lt;a href="https://twitter.com/tarjum"&gt;Twitter&lt;/a&gt;.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/29641447-6989290576205551685?l=curhatkita.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/blogspot/curhatkita/~4/PRbS9aNJ4gA" height="1" width="1"/&gt;</description><link>http://feedproxy.google.com/~r/blogspot/curhatkita/~3/PRbS9aNJ4gA/bagaimana-menaklukan-dan-mengendalikan.html</link><author>noreply@blogger.com (Tarjum)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://2.bp.blogspot.com/-20vHZmJHWT8/ToMXeZa_O3I/AAAAAAAABus/a8c8_uV_eB8/s72-c/rodeo.jpg" height="72" width="72" /><thr:total>2</thr:total><feedburner:origLink>http://curhatkita.blogspot.com/2011/09/bagaimana-menaklukan-dan-mengendalikan.html</feedburner:origLink></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-29641447.post-1953452247745222194</guid><pubDate>Tue, 20 Sep 2011 00:36:00 +0000</pubDate><atom:updated>2011-09-27T17:12:58.821+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">curhat inspirasi</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">curhat kisah</category><title>Apa yang Bisa Kita Pelajari dari Pasukan Super Khusus Amerika Serikat, “Tim Enam” Navy SEAL?</title><description>Oleh Tarjum&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/-HcOsKyPc5kU/Tnfg4qW4DrI/AAAAAAAABuE/i6BTFGjaN8I/s1600/SEAL-Team-Six2.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 292px; height: 234px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-HcOsKyPc5kU/Tnfg4qW4DrI/AAAAAAAABuE/i6BTFGjaN8I/s320/SEAL-Team-Six2.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5654235121234480818" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;‘Tim Enam’&lt;/span&gt; berhasil menyelesaikan misi super penting: memburu dan menembak mati buronan teroris nomor satu, &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Usamah Bin Ladin&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka hanya membutuhkan waktu 40 menit untuk menyelesaikan misi sangat rahasia tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya tak bermaksud menyanjung pasukan khusus AS ini atau mendukung aksi-aksi mereka menumpas teroris. Saya hanya ingin melihat sisi positif dan mengambil pelajaran dari pasukan elite ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;‘Tim Enam' merupakan bagian dari &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Navy SEAL&lt;/span&gt; (Sea, Air and Land), pasukan elit Angkatan Laut Amerika Serikat. Bila di Indonesia Navy SEAL seperti Pasukan Katak Angkatan Laut, anggota Tim Enam adalah yang terunggul dari yang terbaik.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Tim enam dilatih secara khusus. Mereka dikabarkan terdiri dari 40 orang yang digembleng selama satu bulan di Afghanistan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nama resmi &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Tim Enam&lt;/span&gt; adalah &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Naval Special Warfare Development Group&lt;/span&gt;, disingkat menjadi &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;DevGru&lt;/span&gt;. Inilah pasukan Navy SEAL yang terhebat. Mereka terlatih untuk berperang dan menjalankan misi di darat, laut, bahkan udara. Demikian &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Tempo Interaktif&lt;/span&gt; menulis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pelajaran apa yang bisa kita ambil dari pasukan super elite yang tangguh ini?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Menetapkan Tujuan yang Jelas dan Spesifik&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejak dibentuk pada tahun 1980, mereka sudah memiliki tujuan yang sangat spesifik. Menjalankan misi-misi khusus dan rahasia. Misi-misi sangat berbahaya dengan resiko tinggi bahkan resiko kehilangan nyawa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena itu ‘Tim Enam’ dipilih yang terunggul dari yang terbaik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain memiliki fisik prima dengan kekuatan lebih dari pasukan biasa, Tim Enam juga menguasai bahasa asing. Mereka biasanya menguasai lebih dari tiga bahasa. Dalam operasi memburu Bin Ladin, hampir semua anggota yang turun menguasai bahasa Pashto atau Pashtun, salah satu bahasa di Pakistan. Mereka juga sudah teruji untuk beradaptasi di segala lingkungan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Mempersiapkan Diri dan Mulai Bertindak&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk sukses dalam kehidupan dan dalam hal apa pun, kita juga harus punya tujuan yang jelas dan spesifik. Setelah tujuan ditetapkan, kita harus mempersiapkan diri, lalu mulai bertindak utuk meraih tujuan tersebut. Langkah-langkah mencapai tujuan itu seperti menjalankan misi khusus yang berbahaya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam menjalankan misi hidup, akan banyak halangan dan rintangan yang harus kita atasi. Kita juga harus siap melakukan hal-hal beresiko tinggi dan berbahaya saat menjalani misi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena itulah kita perlu melakukan persiapan matang. Metatih fisik dan mental dengan disiplin tinggi. Kita juga perlu terus-menerus meningkatkan kemampuan diri untuk menghadapi setiap masalah yang akan menghadang di perjalanan. Mempelajari berbagai jenis keterampilan yang perlu dikuasai untuk melapangkan jalan mencapai tujuan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Melatih Diri dengan Disiplin Tinggi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Personil DevGru, dipilih dari personil Navy Seal dengan seleksi yang sangat ketat dan jadwal latihan yang sangat intensif dengan resiko tinggi (mengalami luka serius bahkan kematian). Ini menggambarkan betapa ketat dan berat seleksi dan latihan calon personil DevGru. Hal ini tentunya dilakukan agar setiap personil bisa menjalankan tugas-tugas berat dan berbahaya di segala medan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masalahnya, dalam menjalani misi kehidupan untuk mencapai tujuan, kita tak ada yang melatih dan mengawasi. Kita juga tak punya komandan yang akan memberi intruksi dan arahan. Kita sendiri yang harus menentukan apa tujuan yang ingin kita capai, langkah apa yang akan kita lakukan dan strategi apa yang akan kita jalankan untuk mencapai tujuan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita juga harus siap menghadapi segala kemungkinan dan bisa mengatasi segala masalah yang akan kita jumpai di lapangan. Untuk itu, kita harus melatih sekaligus mengawasi diri-sendiri dengan penuh disiplin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita adalah prajurit, pelatih, pengawas, sekaligus komandan untuk diri kita sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tentu saja, tidak semua hal akan berjalan sesuai rencana. Ada hal-hal yang bisa terjadi di luar perkiraan dan di luar kendali kita. Semua itu bisa membelokkan bahkan menghentikan langkah kita. Namun jika kita sudah menetapkan tujuan yang jelas dan pasti, kita bisa kembali ke jalur tujuan kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti personil pasukan khusus menghadapi resiko tinggi (luka serius atau kematian) saat menjalankan tugas, kita juga menghadapi resiko tinggi kegagalan bahkan kehancuran saat menjalankan misi mecapai tujuan. Namun dengan latihan intensif, perencanaan yang matang dan tindakan yang terarah, resiko bisa diminimalisir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Mengendalikan Rasa Takut&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah personil Tim Enam tidak memiliki rasa takut saat menjalani misi berbahaya? Mereka manusia yang juga memiliki rasa takut, bukan robot yang tak memiliki perasaan. Tapi, mereka bisa mengendalikan rasa takut, bukan sebaliknya dikendalikan rasa takut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tindakan apa yang akan anda lakukan untuk menyelesaikan misi khusus dan berbahaya anda di medan kehidupan? Silakan berbagi di komentar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-gYV8fr_9bfU/Ta0oiA_SRpI/AAAAAAAABnA/YKU8bhDS6Pc/s1600/tarjum-profile-penulis.JPG"&gt;&lt;img alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5597174476737496722" src="http://2.bp.blogspot.com/-gYV8fr_9bfU/Ta0oiA_SRpI/AAAAAAAABnA/YKU8bhDS6Pc/s400/tarjum-profile-penulis.JPG" style="cursor: hand; cursor: pointer; float: left; height: 71px; margin: 0 10px 10px 0; width: 56px;" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Tarjum&lt;/span&gt; adalah pendiri dan editor &lt;a href="http://curhatkita.blogspot.com/"&gt;Curhatkita&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://curhatkita.activeboard.com/"&gt;Forum Curhat&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://www.facebook.com/group.php?gid=155456174337"&gt;Grup Teman Curhat&lt;/a&gt; dan &lt;a href="http://www.facebook.com/group.php?gid=154156647948525"&gt;Solusi Bipolar Facebook&lt;/a&gt;. Penulis buku psikomemoar &lt;a href="http://curhatkita.blogspot.com/2011/03/telah-terbit-buku-mengubah-mimpi-buruk.html"&gt;"Mengubah Mimpi Buruk Menjadi Mimpi Indah"&lt;/a&gt;. Anda bisa kenal lebih dekat dengan Tarjum &lt;a href="http://curhatkita.blogspot.com/2009/11/kisah-bipolarku-dalam-rangkaian-foto.html"&gt;di sini&lt;/a&gt; dan ikuti Tarjum di &lt;a href="http://www.facebook.com/tarjum"&gt;Facebook&lt;/a&gt; dan &lt;a href="https://twitter.com/tarjum"&gt;Twitter&lt;/a&gt;.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/29641447-1953452247745222194?l=curhatkita.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/blogspot/curhatkita/~4/FbTCJGlwI4w" height="1" width="1"/&gt;</description><link>http://feedproxy.google.com/~r/blogspot/curhatkita/~3/FbTCJGlwI4w/apa-yang-bisa-kita-pelajari-dari.html</link><author>noreply@blogger.com (Tarjum)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://4.bp.blogspot.com/-HcOsKyPc5kU/Tnfg4qW4DrI/AAAAAAAABuE/i6BTFGjaN8I/s72-c/SEAL-Team-Six2.jpg" height="72" width="72" /><thr:total>1</thr:total><feedburner:origLink>http://curhatkita.blogspot.com/2011/09/apa-yang-bisa-kita-pelajari-dari.html</feedburner:origLink></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-29641447.post-4632993999406164329</guid><pubDate>Tue, 13 Sep 2011 12:41:00 +0000</pubDate><atom:updated>2011-09-14T07:12:04.990+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">curhat bipolar</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">curhat solusi</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">curhat tips</category><title>Bagaimana Menanggapi Sikap Negatif Orang-orang Terdekat Terhadap Gangguan Jiwa Anda?</title><description>Oleh Tarjum&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/-QFYppNndHpg/Tm9P_8TuTpI/AAAAAAAABt8/xECneiElcNc/s1600/berpikir%2Bpositif2.JPG"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 296px; height: 219px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-QFYppNndHpg/Tm9P_8TuTpI/AAAAAAAABt8/xECneiElcNc/s320/berpikir%2Bpositif2.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5651824017312468626" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Pada artikel sebelumnya saya sudah menjelaskan tentang &lt;a href="http://curhatkita.blogspot.com/2010/12/bagaimana-meyakinkan-orang-terdekat.html"&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Bagaimana Meyakinkan Orang Terdekat tentang Kondisi Psikologis yang Anda Alami&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika ternyata orang-orang terdekat anda belum juga bisa memahami keadaan anda atau malah bersikap negatif, langkah apa yang sebaiknya anda lakukan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak mudah meyakinkan orang lain, termasuk orang tua dan keluarga sendiri tentang gangguan jiwa yang kita alami, karena mereka tidak pernah merasakannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika pertama kali saya cerita tentang gangguan jiwa saya kepada orang tua (Bapak), beliau tak percaya begitu saja. Bahkan sampai beberapa lama Bapak menganggap apa yang saya alami hanya gangguan pikiran biasa. Butuh waktu dan kesabaran untuk meyakinkan orang-orang terdekat tentang kondisi psikologis yang kita alami.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;   &lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Memahami Orang tua yang Belum Bisa Memahami Kondisi Anda&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika orang tua belum bisa memahami sepenuhnya keadaan anda dan malah berpikir negatif, jangan berkecil hati apalagi sampai berpikir negatif kepada orang tua atau keluarga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk memahami sesuatu yang tak terlihat dan tak bisa dirasakan bukan hal yang mudah. Apalagi pehamaman orang tua, keluarga dan masyarakat tentang gangguan jiwa masih sangat terbatas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Coba cari alternatif lain, cari seseorang yang bisa jadi teman curhat. Orang yang bisa memahami kondisi mental anda. Bisa saudara, teman atau sahabat yang anda percaya. karena kita tak bisa memaksakan seseorang untuk bisa memahami diri kita. Lebih baik kalau anda kenal dengan seseorang yang sedang atau pernah mengalami gangguan jiwa yang sama dengan anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Sharing di Grup-grup Diskusi Online&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekarang banyak grup-grup diskusi online khusus masalah gangguan jiwa seperti skizofrenia, gangguan bipolar atau jenis gangguan jiwa lain. Salah satunya adalah &lt;a href="http://www.facebook.com/groups/107069990896/"&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Grup Facebook Bipolar Indonesia&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; dan &lt;a href="http://www.facebook.com/group.php?gid=38338153743"&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Komunitas Peduli Skizofrenia Indonesia (KPSI)&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;. Anda bisa gabung di grup ini untuk sharing pengalaman dan pengetahuan seputar masalah gangguan kejiwaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anggota grup-grup diskusi online ini terdiri dari ODMK (Orang dengan Masalah Kejiwaan), keluarga ODMK, psikolog, psikiater, aktivis keswa dan orang-orang yang peduli terhadap masalah-masalah gangguan kejiwaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Konsultasi dengan Psikiater&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain dua alternatif media curhat di atas, anda juga harus konsultasi dengan psikiater anda. Jika anda belum pernah konsultasi dengan psikiater karena berbagai alasan, cobalah beranikan diri untuk konsultasi. Agar anda mamahami kondisi mental anda lebih jelas dan akurat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Berpikir Positif Terhadap Orang-orang yang Berpikir Negatif&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu bagaimana sebaiknya menanggapi sikap orang tua, keluarga dan orang-orang terdekat yang belum bisa memahami anda atau malah berpikir negatif tentang kondisi mental anda?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketimbang berpikir, "Mengapa mereka tidak bisa mehami saya? Mengapa mereka menganggap saya hanya menjadikan penyakit sebagai alasan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cobalah berpikir, "Saya mengerti kalau mereka belum bisa memahami saya, saya menerima kalau mereka menganggap saya menjadikan penyakit sebagai alasan. Tapi saya tidak seperti yang mereka kira. Walaupun saya membutuhkan cinta dan perhatian mereka, saya akan memikul tanggung jawab pemulihan diri saya sendiri.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Saya akan menjadikan penyakit sebagai alasan untuk bangkit menjadi pribadi yang lebih baik dan lebih kuat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Walaupun saya membutuhkan uluran tangan mereka, saya tidak terlalu mengharap dukungan mereka. Saya akan berusaha mengatasi masalah saya dengan kemampuan yang saya miliki. Selain membantu diri-sendiri, saya juga akan berusaha membantu orang-orang yang mengalami masalah kejiwaan seperti yang saya alami.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Tanggung Jawab Pemulihan Kondisi Jiwa Anda&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda tak bisa terlalu mengharap dukungan dan bantuan orang lain, termasuk orang tua atau saudara sendiri. Berharap boleh tapi jangan jadi sebuah keharusan. Tanggung jawab pemulihan kondisi jiwa anda sepenuhnya ada di pundak anda sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadikan balok sandungan sebagai batu loncatan. Jangan biarkan gangguan jiwa membuat anda lemah, tapi harus membuat anda menjadi pribadi yang lebih tangguh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jangan terlalu berharap untuk menerima, tapi berusahalah untuk memberi. Semakin banyak memberi, anda akan semakin banyak menerima.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teruslah berjuang dan jangan pernah menyerah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana cara anda menanggapi sikap negatif orang tua dan keluarga? Silakan berbagi di komentar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-gYV8fr_9bfU/Ta0oiA_SRpI/AAAAAAAABnA/YKU8bhDS6Pc/s1600/tarjum-profile-penulis.JPG"&gt;&lt;img alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5597174476737496722" src="http://2.bp.blogspot.com/-gYV8fr_9bfU/Ta0oiA_SRpI/AAAAAAAABnA/YKU8bhDS6Pc/s400/tarjum-profile-penulis.JPG" style="cursor: hand; cursor: pointer; float: left; height: 71px; margin: 0 10px 10px 0; width: 56px;" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Tarjum&lt;/span&gt; adalah pendiri dan editor &lt;a href="http://curhatkita.blogspot.com/"&gt;Curhatkita&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://curhatkita.activeboard.com/"&gt;Forum Curhat&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://www.facebook.com/group.php?gid=155456174337"&gt;Grup Teman Curhat&lt;/a&gt; dan &lt;a href="http://www.facebook.com/group.php?gid=154156647948525"&gt;Solusi Bipolar Facebook&lt;/a&gt;. Penulis buku psikomemoar &lt;a href="http://curhatkita.blogspot.com/2011/03/telah-terbit-buku-mengubah-mimpi-buruk.html"&gt;"Mengubah Mimpi Buruk Menjadi Mimpi Indah"&lt;/a&gt;. Anda bisa kenal lebih dekat dengan Tarjum &lt;a href="http://curhatkita.blogspot.com/2009/11/kisah-bipolarku-dalam-rangkaian-foto.html"&gt;di sini&lt;/a&gt; dan ikuti Tarjum di &lt;a href="http://www.facebook.com/tarjum"&gt;Facebook&lt;/a&gt; dan &lt;a href="https://twitter.com/tarjum"&gt;Twitter&lt;/a&gt;.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/29641447-4632993999406164329?l=curhatkita.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/blogspot/curhatkita/~4/62DWBu7pJU4" height="1" width="1"/&gt;</description><link>http://feedproxy.google.com/~r/blogspot/curhatkita/~3/62DWBu7pJU4/bagaimana-menanggapi-sikap-negatif.html</link><author>noreply@blogger.com (Tarjum)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://3.bp.blogspot.com/-QFYppNndHpg/Tm9P_8TuTpI/AAAAAAAABt8/xECneiElcNc/s72-c/berpikir%2Bpositif2.JPG" height="72" width="72" /><thr:total>1</thr:total><feedburner:origLink>http://curhatkita.blogspot.com/2011/09/bagaimana-menanggapi-sikap-negatif.html</feedburner:origLink></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-29641447.post-7360930154526115040</guid><pubDate>Fri, 09 Sep 2011 00:26:00 +0000</pubDate><atom:updated>2011-10-07T18:27:26.631+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">curhat solusi</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">surhat tips</category><title>Satu Kunci Penting yang Sering Dilupakan oleh Pasangan Suami Istri Saat Mengarungi Bahtera Rumah Tangga</title><description>Oleh Tarjum&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-Ed1JF9XHzkw/Tmlbh1onteI/AAAAAAAABt0/21jl9yHgwg0/s1600/mendengar-dengan-hati.jpg" imageanchor="1" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"&gt;&lt;img src="http://2.bp.blogspot.com/-Ed1JF9XHzkw/Tmlbh1onteI/AAAAAAAABt0/21jl9yHgwg0/s320/mendengar-dengan-hati.jpg" border="0" height="241" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Masalah apa yang sering anda hadapi dengan pasangan selama menjalani kehidupan perkawinan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah bebarapa lama mengarungi bahtera rumah tangga, apakah anda merasakan hal-hal berikut ini: merasa tidak cocok dengan pasangan, cekcok karena hal-hal sepele, tidak saling terbuka, pasangan mulai enggan diajak komunikasi, atau masalah ekonomi keluarga?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selamat jika anda tidak mengalaminya! Berarti kehidupan perkawinan anda sangat harmonis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila anda mengalaminya, itu wajar! Banyak pasangan mengalami atau pernah mengalami masalah-masalah seperti itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang penting anda segera mencari solusi untuk mengatasinya. Karena kalau dibiarkan akan membuat kehidupan perkawinan anda semakin rumit. &lt;span class="fullpost"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Proses untuk saling memahami satu sama lain adalah proses tanpa akhir yang harus dijalani setiap pasangan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Satu hal yang harus anda ingat, jangan pernah berpikir untuk mengubah pasangan anda. yang bisa anda lakukan adalah saling memahami dan menyesuaikan diri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Satu kunci penting yang sering dilupakan oleh pasangan suami istri dalam mengatasi masalah-masalah yang muncul dalam kehidupan perkawinan adalah “kesediaan untuk mendengarkan.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maksudnya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cara terbaik untuk menyelesaikan masalah-masalah rumah tangga adalah komunikasi. Komunikasi seperti apa? Komunikasi intim dari hati ke hati untuk saling memahami pasangannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Inti dari komunikasi adalah mendengarkan. Mengapa harus mendengarkan? Pembicara yang baik adalah pendengar yang baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengapa pasangan anda seperti malas atau enggan ketika diajak bicara? Mungkin karena anda terlalu menuntut untuk didengar, bukan mendengar. Mungkin juga waktu dan suasananya yang tidak tepat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Coba anda bayangkan, ketika anda mencurahkan isi hati kepada pasangan anda, tapi dia malah asyik nonton TV atau mendengarkan tapi sambil terkantuk-kantuk, bagaimana perasaan anda? pastinya anda jengkel atau kecewa karena merasa tidak didengarkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut seorang ahli komunikasi, pada dasarnya setiap orang seribu kali lebih suka mendengarkan kata-katanya sendiri ketimbang mendengarkan lawan bicaranya. Jadi intinya setiap orang lebih suka didengarkan ketimbang mendengarkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, dari pada menuntut pasangan untuk mendengarkan keluh-kesah, keinginan atau harapan-harapan anda, lebih baik anda belajar dan berusaha untuk mendengarkan pasangan anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau anda berusaha mendengarkan pasangan anda, lalu kapan anda bisa menyampaikan keluh kesah anda sendiri? Kalau pasangan anda menilai dan merasa bahwa anda mau mendengarkan dia, dia pun akan dengan senang hati mendengarkan anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi, anda tidak lagi saling menuntut untuk didengarkan dan diperhatikan, sebaliknya anda akan berusaha untuk saling mendengarkan, saling memperhatikan, saling memahami dan pada akhirnya bisa saling menyesuaikan diri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Inilah yang saya maksud kunci penting dalam mengatasi masalah saat mengarungi bahtera rumah tangga dengan orang yang anda sayangi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mulailah untuk “mendengarkan” dengan penuh empati. Siapa yang harus memulai? Jangan menunggu pasangan anda yang memulai, mulailah dari diri sendiri. Dan lihat hasilnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah anda bersedia mendengarkan keluh-kesah pasangan anda? Silakan berbagi di komentar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika menurut anda artikel ini cukup menarik dan bermanfaat silakan share di &lt;a href="https://twitter.com/tarjum"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;twitter&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; atau &lt;a href="http://www.facebook.com/tarjum"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;facebook&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;. Jika mau berlangganan artikel blog ini melalui email, silakan &lt;a href="http://feedburner.google.com/fb/a/mailverify?uri=blogspot/curhatkita&amp;amp;loc=en_US"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;subscribe disini&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-gYV8fr_9bfU/Ta0oiA_SRpI/AAAAAAAABnA/YKU8bhDS6Pc/s1600/tarjum-profile-penulis.JPG"&gt;&lt;img alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5597174476737496722" src="http://2.bp.blogspot.com/-gYV8fr_9bfU/Ta0oiA_SRpI/AAAAAAAABnA/YKU8bhDS6Pc/s400/tarjum-profile-penulis.JPG" style="cursor: hand; cursor: pointer; float: left; height: 71px; margin: 0 10px 10px 0; width: 56px;" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Tarjum&lt;/span&gt; adalah pendiri dan editor &lt;a href="http://curhatkita.blogspot.com/"&gt;Curhatkita&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://curhatkita.activeboard.com/"&gt;Forum Curhat&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://www.facebook.com/group.php?gid=155456174337"&gt;Grup Teman Curhat&lt;/a&gt; dan &lt;a href="http://www.facebook.com/group.php?gid=154156647948525"&gt;Solusi Bipolar Facebook&lt;/a&gt;. Penulis buku psikomemoar &lt;a href="http://curhatkita.blogspot.com/2011/03/telah-terbit-buku-mengubah-mimpi-buruk.html"&gt;"Mengubah Mimpi Buruk Menjadi Mimpi Indah"&lt;/a&gt;. Anda bisa kenal lebih dekat dengan Tarjum &lt;a href="http://curhatkita.blogspot.com/2009/11/kisah-bipolarku-dalam-rangkaian-foto.html"&gt;di sini&lt;/a&gt; dan ikuti Tarjum di &lt;a href="http://www.facebook.com/tarjum"&gt;Facebook&lt;/a&gt; dan &lt;a href="https://twitter.com/tarjum"&gt;Twitter&lt;/a&gt;.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/29641447-7360930154526115040?l=curhatkita.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/blogspot/curhatkita/~4/Ddr_y1PShKY" height="1" width="1"/&gt;</description><link>http://feedproxy.google.com/~r/blogspot/curhatkita/~3/Ddr_y1PShKY/satu-kunci-penting-yang-sering.html</link><author>noreply@blogger.com (Tarjum)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://2.bp.blogspot.com/-Ed1JF9XHzkw/Tmlbh1onteI/AAAAAAAABt0/21jl9yHgwg0/s72-c/mendengar-dengan-hati.jpg" height="72" width="72" /><thr:total>3</thr:total><feedburner:origLink>http://curhatkita.blogspot.com/2011/09/satu-kunci-penting-yang-sering.html</feedburner:origLink></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-29641447.post-5244660398390399638</guid><pubDate>Mon, 29 Aug 2011 21:52:00 +0000</pubDate><atom:updated>2011-08-30T04:52:00.203+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">curhatku</category><title>Selamat Idul Fitri 1432 H</title><description>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/-s70USLHogUY/TlXxim9DfQI/AAAAAAAABtk/fjchFUofAZU/s1600/ketupat.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 155px; height: 300px;" src="http://1.bp.blogspot.com/-s70USLHogUY/TlXxim9DfQI/AAAAAAAABtk/fjchFUofAZU/s320/ketupat.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5644683284853259522" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;Sangat mungkin selama saya menulis dan berinteraksi di dunia maya melalui blog Curhatkita dan media online lainnya, ada kata-kata atau kalimat yang tak berkenan di hati anda sekalian.
&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;
&lt;br /&gt;Dengan setulus hati saya mengucapkan
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-size:130%;" &gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Selamat Idul Fitri 1432 H&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;font-size:130%;" &gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Mohon maaf lahir dan batin atas segala kesalahan dan kekhilafan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/-FRY0pvBZTTw/TlX1HyX3n2I/AAAAAAAABts/R7UsZcEW0NA/s1600/keluarga.JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 284px; height: 164px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-FRY0pvBZTTw/TlX1HyX3n2I/AAAAAAAABts/R7UsZcEW0NA/s320/keluarga.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5644687222108561250" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;
&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Tarjum &amp;amp; Keluarga&lt;/span&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/29641447-5244660398390399638?l=curhatkita.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/blogspot/curhatkita/~4/6mY57Sdoplo" height="1" width="1"/&gt;</description><link>http://feedproxy.google.com/~r/blogspot/curhatkita/~3/6mY57Sdoplo/selamat-idul-fitri-1432-h.html</link><author>noreply@blogger.com (Tarjum)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://1.bp.blogspot.com/-s70USLHogUY/TlXxim9DfQI/AAAAAAAABtk/fjchFUofAZU/s72-c/ketupat.jpg" height="72" width="72" /><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://curhatkita.blogspot.com/2011/08/selamat-idul-fitri-1432-h.html</feedburner:origLink></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-29641447.post-4978276117755355405</guid><pubDate>Sat, 27 Aug 2011 20:30:00 +0000</pubDate><atom:updated>2011-08-28T03:30:00.234+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">curhat cerbung</category><title>Pengorbanan Cinta #13</title><description>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/-mGPLJECIwrQ/TbqV7bveycI/AAAAAAAABnw/rh-6vvCffn4/s1600/icon-pengorbanan-cinta.JPG"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 77px; height: 71px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-mGPLJECIwrQ/TbqV7bveycI/AAAAAAAABnw/rh-6vvCffn4/s200/icon-pengorbanan-cinta.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5600953934880360898" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Cerbung
&lt;br /&gt;Curhatkita&lt;/span&gt;
&lt;br /&gt;Oleh Tarjum
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/-5nLYw7ugttk/TlTvwRIqSDI/AAAAAAAABtc/kS7QrGFHEkI/s1600/berlari2.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 241px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-5nLYw7ugttk/TlTvwRIqSDI/AAAAAAAABtc/kS7QrGFHEkI/s320/berlari2.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5644399845514561586" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://curhatkita.blogspot.com/2011/08/pengorbanan-cinta-12.html"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Cerita sebelumnya...&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Biasanya ketika Jaka pamit pulang, Rina seperti enggan berpisah. Tapi kali ini beda! Sikap Rina biasa-biasa saja, bahkan seperti tak peduli. Lagi-lagi membuat tanda-tanya di hati Jaka.&lt;/span&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;Pertanyaan-pertanyaan yang belum terjawab terus menumpuk di pikiran Jaka. Ia belum menemukan petunjuk yang mengarah pada jawaban meyakinkan dari pertanyaannya. Namun ia bertekad, akan menyelidiki dan mencari tahu apa penyebab perubahan sikap Rina padanya.
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;Jaka berpikir mungkin ada orang ketiga dalam hubungan mereka. Tapi, siapa orang ketiga itu? Ia  belum punya gambaran yang jelas.
&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;   
&lt;br /&gt;Jaka akan mencoba mencari tahu dari teman-teman Rina. Teman-teman sekolah dan teman-teman dekatnya. Ada tiga orang teman sekolah Rina yang masih satu desa. Bahkan yang dua orang teman sekelas. “Tapi apakah mereka mau membuka rahasia temannya sendiri?” pikirnya. “Apa pun hasilnya, yang jelas aku harus mencoba dengan segala cara. Mencari tahu apa yang sebenarnya terjadi dengan Rina.”
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Menekuni hoby untuk mengalihkan fokus pikiran&lt;/span&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;Agar tak terlalu fokus memikirkan sang kekasih. Jaka lebih banyak meluangkan waktu untuk menekuni hobynya, main bola voli dengan rekan-rekan setimnya. “Gak akan kubiarkan masalah cinta melemahkan pikiranku,” gumamnya. “Masalah harus jadi motivasi bagiku untuk menjadi lebih baik.”
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;Selain bermain di lapangan bersama rekan-rekannya, Jaka juga suka berlatih sendiri. Melatih kekuatan dan ketahanan fisiknya dengan berlari ditengah sengatan terik matahari. Menyusuri jalan-jalan desa atau mengitari lapangan sepak bola.
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;Untuk melatih kekuatan mentalnya, Jaka suka berlari melintasi keramaian seperti melewati perumahan atau pasar. Itu dilakukan atas instruksi pelatihnya. Untuk membiasakan diri mengatasi rasa malu dan canggung saat berada di tengah keramaian. jika sudah terbiasa dan merasa nyaman berada di keramaian, maka nantinya akan lebih tenang saat berada di arena permainan yang riuh oleh sorak-sorai supporter.
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;Jika saat berlari terlintas wajah sang kekasih, Jaka akan mempercepat langkah kakinya. Sambil berlari menggenjot kekuatan fisiknya, ia terus memotivasi dirinya, ia harus menjadi lebih baik  dan lebih baik lagi secara fisik dan mental. “Masalah apa pun, termasuk masalah cinta harus membuatku lebih tangguh fisik maupun mental. Aku tak akan membiarkan diriku menjadi lembek karena masalah cinta,” gumamnya penuh semangat.
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;Tak jarang Jaka menggenjot daya tahan fisiknya selama berjam-jam di tengah terik matahari, sampai energinya terkuras. Kalau sudah begitu biasanya ia akan berbaring terlentang di pinggir lapangan seperti orang yang kehabisan napas. Tak jarang ia sampai muntah dan terhuyung-huyung seperti orang mabuk minuman keras. Itu artinya dia sudah melewati puncak ketahanan fisiknya, seperti instruksi pelatihnya.
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;Untuk mencapai kondisi itu, bukan hanya butuh kondisi fisik yang prima, tapi butuh ketahanan mental. Karena saat melakukan aktivitas fisik biasanya orang akan berhenti sebelum mencapai puncak kelelahan, apalagi untuk melewatinya.
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;Untuk apa Jaka melakukan latihan fisik seberat itu seperti menyiksa diri? Menurut pelatihnya, ia akan mendapatkan dua manfaat sekaligus.
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;Pertama, manfaat secara fisik. Jika fisiknya terus dilatih untuk mencapai puncak kekuatan, maka daya tahan fisiknya secara bertahap akan terus meningkat, menjadi semakin kuat. Ketahanan fisik adalah modal utama bagi seorang pemain saat menjalani pertandingan berat yang menguras energi. Pemain dan tim yang lebih tangguh secara fisik biasanya akan keluar sebagai pemenang. Tentu saja harus didukung dengan penguasaan teknik yang mumpuni dan kekuatan mental yang kokoh juga.
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;Kedua, manfaat secara mental. Untuk menggenjot fisik sampai melewati batas ketahanan, perlu daya tahan mental, untuk mengalahkan bisikan dari diri-sendiri. Saat barada dalam kelelahan, pikiran kita seolah menyuruh kita berhenti, “Berhenti! Berhenti!  Jangan diteruskan! Kamu sudah terlalu lelah!” Jika bisa mengalahkan bisikan itu dan tak berhenti walaupun sudah merasa kepayahan, berarti kita sudah bisa mengalahkan diri sendiri.
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;Saat berada di arena permainan, selain kemampuan teknik dan ketahanan fisik, prima, kekuatan mental seorang pemain juga tak kalah pentingnya. Jika dua tim yang bertanding sama-sama unggul dari segi teknik maupun fisik, tim yang lebih kuat secara mental biasanya akan keluar sebagai pemenang.
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Percikan Bunga Api&lt;/span&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;Masalah cinta yang sedang dihadapi Jaka, seperti percikan bunga api yang membakar semangatnya untuk menjadi pribadi yang lebih baik. Masalah ia hadapi dengan sikap dan tindakan positif. Ia sudah terbiasa menghadapi tekanan. Ia sudah membiasakan diri untuk menyikapi setiap situasi dan masalah dengan sikap positif.
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;Jaka juga sudah melatih dan mengasah daya pikirnya agar mampu belajar dari pengalaman, baik pengalaman pribadi maupun pengalaman orang lain. Semua itu ia lakukan karena ia merasa punya keterbatasan pendidikan dan pengetahuan. Jaka yang hanya lulus SMA, harus memendam keinginannya untuk melanjutkan studi ke perguruan tinggi, karena keterbatasan biaya.
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;Jaka bisa cepat belajar dari pengalamannya sendiri maupun pengalaman orang lain. Ia juga tak segan untuk bertanya kepada orang yang ia anggap punya pengalaman dan pemahaman mendalam mengenai suatu masalah.
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;Dalam hal cinta, karena ia merasa belum punya pengalaman yang memadai, ia berusaha keras belajar dari pengalaman. Ia suka bertanya dan berdiskusi dengan Eka sahabatnya, yang ia anggap punya banyak pengalaman dalam urusan cinta. Tapi kali ini Jaka belum cerita kepada siapa pun, termasuk kepada Eka, tentang masalah cinta yang sedang dihadapinya.
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;Problem cinta yang kini sedang menderanya tak ia anggap sebagai beban, tapi ia jadikan sebagai tantangan sekaligus media pembelajaran.
&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Bersambung...&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;Jika menurut anda cerita ini cukup menarik dan memberi inspirasi silakan share di &lt;a href="https://twitter.com/tarjum"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;twitter&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; atau &lt;a href="http://www.facebook.com/tarjum"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;facebook&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;. Jika mau berlangganan artikel blog ini melalui email, silakan &lt;a href="http://feedburner.google.com/fb/a/mailverify?uri=blogspot/curhatkita&amp;amp;loc=en_US"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;subscribe disini&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;.
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/-gYV8fr_9bfU/Ta0oiA_SRpI/AAAAAAAABnA/YKU8bhDS6Pc/s1600/tarjum-profile-penulis.JPG"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 56px; height: 71px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-gYV8fr_9bfU/Ta0oiA_SRpI/AAAAAAAABnA/YKU8bhDS6Pc/s400/tarjum-profile-penulis.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5597174476737496722" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Tarjum&lt;/span&gt; adalah pendiri dan editor &lt;a href="http://curhatkita.blogspot.com/"&gt;Curhatkita&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://curhatkita.activeboard.com/"&gt;Forum Curhat&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://www.facebook.com/group.php?gid=155456174337"&gt;Grup Teman Curhat&lt;/a&gt; dan &lt;a href="http://www.facebook.com/group.php?gid=154156647948525"&gt;Solusi Bipolar Facebook&lt;/a&gt;. Penulis buku psikomemoar &lt;a href="http://curhatkita.blogspot.com/2011/03/telah-terbit-buku-mengubah-mimpi-buruk.html"&gt;"Mengubah Mimpi Buruk Menjadi Mimpi Indah"&lt;/a&gt;. Anda bisa kenal lebih dekat dengan Tarjum &lt;a href="http://curhatkita.blogspot.com/2009/11/kisah-bipolarku-dalam-rangkaian-foto.html"&gt;di sini&lt;/a&gt; dan ikuti Tarjum di &lt;a href="http://www.facebook.com/tarjum"&gt;Facebook&lt;/a&gt; dan &lt;a href="https://twitter.com/tarjum"&gt;Twitter&lt;/a&gt;.&lt;/span&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/29641447-4978276117755355405?l=curhatkita.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/blogspot/curhatkita/~4/iF5RfWTZ7KY" height="1" width="1"/&gt;</description><link>http://feedproxy.google.com/~r/blogspot/curhatkita/~3/iF5RfWTZ7KY/pengorbanan-cinta-13.html</link><author>noreply@blogger.com (Tarjum)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://4.bp.blogspot.com/-mGPLJECIwrQ/TbqV7bveycI/AAAAAAAABnw/rh-6vvCffn4/s72-c/icon-pengorbanan-cinta.JPG" height="72" width="72" /><thr:total>2</thr:total><feedburner:origLink>http://curhatkita.blogspot.com/2011/08/pengorbanan-cinta-13.html</feedburner:origLink></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-29641447.post-3427979402796362635</guid><pubDate>Mon, 22 Aug 2011 20:57:00 +0000</pubDate><atom:updated>2011-09-09T18:41:27.063+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">curhat bipolar</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">curhat inspirasi</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">curhat sahabat</category><title>Berdamai Dengan Depresi</title><description>Oleh Juminten Larasati&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/-hqSD2nk7ngk/TlJTvDTbfAI/AAAAAAAABtU/McfejsVFAzk/s1600/jejak-langkah.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 225px; height: 287px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-hqSD2nk7ngk/TlJTvDTbfAI/AAAAAAAABtU/McfejsVFAzk/s320/jejak-langkah.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5643665350854409218" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Tidak semua hal di dunia ini berjalan sesuai dengan apa yang kita inginkan. Seringkali kita harus berdamai dengan kenyataan yang berbeda jauh dengan apa yang kita cita-citakan. (miza, 2011)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi ODS (Orang Dengan Skizofrenia) atau ODB (Orang Dengan Bipoalar), masa-masa depresif adalah saat terberat yang mereka rasakan. Pada saat manic, mereka yang biasanya aktif dalam berbagai keggiatan, menjadi sangat lesu, lemah bahkan kelihatan.. maaf sedikit pandir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu pula yang saya rasakan pada saat-saat depresif. Saya bisa tidur selama berjam-jam. Tidak mau mengerjakan tugas. Tidak memikirkan apa pun. Ingin rasanya hanya berbaring di kamar dan menikmati kesendirian. Ditambah lagi kepala terasa sakit, badan susah digerakkan, dan seringkali kehilangan kata-kata.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;  &lt;br /&gt;Jika kondisi saya tidak terikat pada institusi apa pun. Saya hanya bertanggungjawab pada diri saya sendiri. Tidak menjadi beban bagi orang lain, hal itu tidak akan menjadi masalah besar. Namun kenyataannya, saya punya pekerjaan yang harus saya selesaikan. Dan saya bertanggung jawab atas tugas-tugas yang dibebankan kepada saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sempat saya berpikir, apakah saya harus menyerah dengan keadaan. Berhenti di tengah jalan. Dan tidak melakukan apa-apa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi itu bukan pilihan yang tepat. Menganggur sama halnya dengan merusak aspek kognisi otak secara perlahan-lahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara dunia terus berputar dan jam terus berdetak, saya ingin berhenti di satu titik, dan itu adalah hal yang mustahil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka saya merenung berkontemplasi, mencoba berpikir jernih dengan akal sehat se rasional mungkin dan dalam titik nadhir saya menemukan jawaban. Saya harus berdamai dengan kenyataan. Saya harus memahami dan memaklumi keadaan diri saya. Tidak perlu berhenti total, hanya perlu memperlambat langkah. Biarlah yang lain berjalan cepat. Tapi saya adalah siput yang cerdik. Yang bisa mendahului kancil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya mencoba menyederhanakan pemikiran. Mereduksikan tuntutan. Bahwa saya melakukan segala hal bukan untuk siapa-siapa dan bukan untuk mendapatkan apa pun. Hanya untuk ridho Illahi semuanya terasa ringan. Seperti bulu-bulu kapas yang beterbangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita tidak perlu menjadi pemenang setiap hari. Tapi setidaknya kita telah memberikan usaha kita yang terbaik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Marilah kita senantiasa berbenah diri hingga menjadi pribadi yang lebih baik dari hari ke hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana pendapat anda tentang pengakuan jujur, inspiratif dan menggugah ini? Silakan sampaikan di komentar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika menurut anda artikel ini cukup menarik dan bermanfaat silakan share di &lt;a href="https://twitter.com/tarjum"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;twitter&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; atau &lt;a href="http://www.facebook.com/tarjum"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;facebook&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;. Jika mau berlangganan artikel blog ini melalui email, silakan &lt;a href="http://feedburner.google.com/fb/a/mailverify?uri=blogspot/curhatkita&amp;amp;loc=en_US"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;subscribe disini&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Juminten Larasati&lt;/span&gt;, aktivis keswa yang aktif di &lt;a href="http://www.facebook.com/groups/skizofrenia/"&gt;KPSI (Komunitas Peduli Sekizofrenia Indonesia)&lt;/a&gt;. Anda bisa mengenal lebih dekat Juminten di &lt;a href="http://www.facebook.com/miza.aini"&gt;facebook&lt;/a&gt;.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/29641447-3427979402796362635?l=curhatkita.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/blogspot/curhatkita/~4/bqIf9XI9wzk" height="1" width="1"/&gt;</description><link>http://feedproxy.google.com/~r/blogspot/curhatkita/~3/bqIf9XI9wzk/berdamai-dengan-depresi.html</link><author>noreply@blogger.com (Tarjum)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://4.bp.blogspot.com/-hqSD2nk7ngk/TlJTvDTbfAI/AAAAAAAABtU/McfejsVFAzk/s72-c/jejak-langkah.jpg" height="72" width="72" /><thr:total>6</thr:total><feedburner:origLink>http://curhatkita.blogspot.com/2011/08/berdamai-dengan-depresi.html</feedburner:origLink></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-29641447.post-4333220645180303994</guid><pubDate>Sun, 21 Aug 2011 20:10:00 +0000</pubDate><atom:updated>2011-08-22T03:10:01.074+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">curhat sahabat</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">curhat cinta</category><title>Bagaimana Meyakinkan Orangtua bahwa Anda Sudah Siap Menikah?</title><description>Oleh Tarjum
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/-2iU7Hh3T0l0/Tk43eh2zKYI/AAAAAAAABtE/0Mj33MAKYzE/s1600/gagap-bicara.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 240px; height: 240px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-2iU7Hh3T0l0/Tk43eh2zKYI/AAAAAAAABtE/0Mj33MAKYzE/s320/gagap-bicara.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5642508380765628802" /&gt;&lt;/a&gt;Pagi itu, beberapa hari yang lalu, ketika membuka halaman “Forum Curhat”, saya membaca curhat seorang pemuda berjudul “Ayah Izinkan Aku Menikah”. Dia berniat nikah muda, namun ayahnya tidak menyetujui, mengapa?
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;Silakan baca curhatnya :
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Assalamualaikum,
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;Untuk mengawali semua,, sy cmn mo ngucapin syukur bisa nemu forum ini.. smg d forum ini sy bisa dapat masukan dr teman2. sy laki2 berusia 22 tahun. di forum ini sy mau menceritakan permasalahan yang sedang saya hadapi.. sy memiliki masalah dengan ayah mengenai niat sy untuk menikah muda.. ayah sy kurang setuju kalau sy menikah dalam waktu dekat ini.. beliau memiliki beberapa alasan :&lt;/span&gt;
&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;    
&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;1. karena keluarga kami masih memiliki masalah.. Perlu diketahui.. sy berasal dari keluarga yang broken home.. kehancuran keluarga saya bermula ketika ibu sy memiliki hutang yang besar kepada rentenir tanpa sepengetahuan ayah.. hal tersebut membuat ayah dan ibu pisah rumah.. saat ini ibu sy tinggal d rmh kerabat.. dan sampai saat ini hutang2 ibu sy belum bisa terlunaskan
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;2. Karena sy belum bisa menyelesaika kuliah sy.. (untuk masalah ini Insya Allah dalam waktu dekat ini sy akan sidang skripsi) akan tetapi  yang menjadi masalah adalah sy masih memiliki tunggakan biaya kuliah.. sehingga sy belum bisa mengikuti sidang.
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;3. Wanita yang menjadi pilihan sy pun saat ini masih bestatus mahasiswi semester 3 jadi orang tua sy takut jika sy menikah saat ini sy tidak bisa menghidupi istri dan keluarga sy. 
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;4. Dan masalah yang paling mengganjal bagi orangtua sy adalah saat ini sy masih belum memiliki pekerjaan tetap. sehingga orang tua sy belum mengizinkan sy untuk menikah.
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;Itu adalah alasan2 ayah sy melarang sy untuk menikah dalam waktu dekat ini.. sedangkan alasan sy kenapa tetap ingin menikah muda.. karena sy adalah orang yang sangat percaya jika Rizki Allah lah yang mengatur.. dan Sy pun bukan tanpa perhitungan.. sy yakin sy memiliki kemampuan untuk mencari pintu2 rizki yang Allah berikan.. dan sy niatkan pernikahan sy ini adalah Karena Allah.. pasti Allah sll bersama sy..  hal ini sudah pernah sy sampaikan kepada ayah tp malah mengatakan "ayah ga ngerti dengan jalan pikiran kamu..!!" beliau malah mengatakan sy aneh di tengah banyak'y maslah d keluarga sy.. sy malah ingin menikah..
&lt;br /&gt;	
&lt;br /&gt;kepada teman2 sy berharap bisa memberi sy masukan dan saran atas masalah yg sedang sy hadapi ini.. bagaimana sy harus menghadapi sikap ayah sy?? dan apakah sy menunda rencana sy?? walaupun hati sy terasa berat..??
&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Saran saya :&lt;/span&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;Menikah muda sebenarnya gak masalah klo memang anda berdua sudah benar-benar siap secara fisik, mental dan material. Klo niat anda menikah adalah kerena Allah, itu bagus. Dan jika anda yakin bisa menemukan pintu rizki yang sudah Allah atur, itu juga pemikiran yang benar. 
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;Namun anda tetap harus realistis, memandang segala hal bukan hanya dari satu sisi. Anda juga harus mencoba memandang rencana pernikahan anda dari sudut pandang ayah anda. Mengapa? Karena ayah sudah menjalani dan merasakan pahit getirnya kehidupan pernikahan, sedangkan anda baru merencanakannya. Wajar jika ayah menganggap anda aneh dan tak menyetujui keinginan anda. Karena memang situasi dan kondisinya tidak mendukung. 
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;Alangkah baiknya jika sebelum menikah anda sudah menemukan pintu-pintu rizki yang Allah sediakan untuk anda. Hingga setelah menikah nanti, anda bukan baru mencari-cari pintu rizki, tapi sudah bisa membukanya. Hingga anda akan merasa lebih tenang, karena sudah bisa menafkahi keluarga. Bukan hanya itu, anda juga bisa membantu mengatasi masalah ekonomi orang tua anda. 
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;Restu orang tua penting. Karena bukankah ridha Allah ada pada ridha kedua orang tua? Untuk meyakinkan orang tua terutama ayah, bukan hanya dengan kata-kata yang meyakinkan, tapi harus dengan bukti nyata. 
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;Buktikan pada ayah bahwa anda bisa diandalkan. Salah satu pembuktiannya dengan membantu mencari solusi untuk mengatasi masalah orang tua anda. 
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;Buktikan bahwa anda bisa mandiri dengan bisa mencari nafkah sendiri, membiayai kuliah dengan hasil keringat sendiri sampai anda meraih gelar sarjana. 
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;Buktikan bahwa anda bisa mendapatkan pekerjaan yang layak atau merintis usaha sendiri, sehingga setelah menikah nanti tidak membebani orang tua atau mertua. Ini berarti anda sudah menemukan pintu-pintu rejeki
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;Klo anda sudah bisa membuktikan itu semua, saya yakin ayah akan percaya pada kemampuan anda. Jika dia sudah percaya, dia akan merestui dan mendukung rencana pernikahan anda. Tak ada salahnya menunda sebuah keinginan jika itu bisa membuat segalanya lebih baik. 
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;Apakah anda punya pengalaman unik bagaimana meyakinkan orang tua tentang rencana pernikahan anda? silakan berbagi di komentar.
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;Jika menurut anda artikel ini cukup menarik dan bermanfaat silakan share di &lt;a href="https://twitter.com/tarjum"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;twitter&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; atau &lt;a href="http://www.facebook.com/tarjum"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;facebook&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;. Jika mau berlangganan artikel blog ini melalui email, silakan &lt;a href="http://feedburner.google.com/fb/a/mailverify?uri=blogspot/curhatkita&amp;amp;loc=en_US"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;subscribe disini&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;.
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/-gYV8fr_9bfU/Ta0oiA_SRpI/AAAAAAAABnA/YKU8bhDS6Pc/s1600/tarjum-profile-penulis.JPG"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 56px; height: 71px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-gYV8fr_9bfU/Ta0oiA_SRpI/AAAAAAAABnA/YKU8bhDS6Pc/s400/tarjum-profile-penulis.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5597174476737496722" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Tarjum&lt;/span&gt; adalah pendiri dan editor &lt;a href="http://curhatkita.blogspot.com/"&gt;Curhatkita&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://curhatkita.activeboard.com/"&gt;Forum Curhat&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://www.facebook.com/group.php?gid=155456174337"&gt;Grup Teman Curhat&lt;/a&gt; dan &lt;a href="http://www.facebook.com/group.php?gid=154156647948525"&gt;Solusi Bipolar Facebook&lt;/a&gt;. Penulis buku psikomemoar &lt;a href="http://curhatkita.blogspot.com/2011/03/telah-terbit-buku-mengubah-mimpi-buruk.html"&gt;"Mengubah Mimpi Buruk Menjadi Mimpi Indah"&lt;/a&gt;. Anda bisa kenal lebih dekat dengan Tarjum &lt;a href="http://curhatkita.blogspot.com/2009/11/kisah-bipolarku-dalam-rangkaian-foto.html"&gt;di sini&lt;/a&gt; dan ikuti Tarjum di &lt;a href="http://www.facebook.com/tarjum"&gt;Facebook&lt;/a&gt; dan &lt;a href="https://twitter.com/tarjum"&gt;Twitter&lt;/a&gt;.&lt;/span&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/29641447-4333220645180303994?l=curhatkita.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/blogspot/curhatkita/~4/XtCUktlv-8g" height="1" width="1"/&gt;</description><link>http://feedproxy.google.com/~r/blogspot/curhatkita/~3/XtCUktlv-8g/bagaimana-meyakinkan-orangtua-bahwa.html</link><author>noreply@blogger.com (Tarjum)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://2.bp.blogspot.com/-2iU7Hh3T0l0/Tk43eh2zKYI/AAAAAAAABtE/0Mj33MAKYzE/s72-c/gagap-bicara.jpg" height="72" width="72" /><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://curhatkita.blogspot.com/2011/08/bagaimana-meyakinkan-orangtua-bahwa.html</feedburner:origLink></item></channel></rss>

