<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" standalone="no"?><rss xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" xmlns:blogger="http://schemas.google.com/blogger/2008" xmlns:gd="http://schemas.google.com/g/2005" xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd" xmlns:openSearch="http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/" xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0" version="2.0"><channel><atom:id>tag:blogger.com,1999:blog-8131108839941305096</atom:id><lastBuildDate>Fri, 01 Nov 2024 07:54:50 +0000</lastBuildDate><category>Seks</category><category>KESEHATAN</category><category>TIPS</category><category>HUMOR</category><category>FASHION</category><category>RILEK</category><category>UMUM</category><title>KONSULTASI PASUTRI</title><description></description><link>http://konselingpasutri.blogspot.com/</link><managingEditor>noreply@blogger.com (Anonymous)</managingEditor><generator>Blogger</generator><openSearch:totalResults>39</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>25</openSearch:itemsPerPage><language>en-us</language><itunes:explicit>no</itunes:explicit><itunes:subtitle/><itunes:owner><itunes:email>noreply@blogger.com</itunes:email></itunes:owner><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-8131108839941305096.post-1226422748347146209</guid><pubDate>Wed, 04 Jul 2012 16:44:00 +0000</pubDate><atom:updated>2012-07-04T09:44:42.123-07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">FASHION</category><title>Lingerie-Lingerie Putih Sexy</title><description>&lt;h3 style="text-align: center;"&gt;

Lingerie-Lingerie Putih Sexy&lt;/h3&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="http://female.store.co.id/?ref=mawanstone@gmail.com" target="_blank"&gt;&lt;img border="0" height="200" src="http://img.store.co.id/images/0/GWEN_Baby_Doll_Putih_Allsize_prod28061.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: center;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: center;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="http://female.store.co.id/?ref=mawanstone@gmail.com" target="_blank"&gt;&lt;img border="0" height="320" src="http://img.store.co.id/images/thumb/URITTA_Kostum_Lingerie_Putih_Allsize_prod36423.jpg" width="210" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: center;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="http://female.store.co.id/?ref=mawanstone@gmail.com" target="_blank"&gt;&lt;img border="0" height="320" src="http://img.store.co.id/images/thumb/RYLLA_Kostum_Lingerie_Putih_Allsize_prod28069.jpg" width="210" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: center;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="http://female.store.co.id/?ref=mawanstone@gmail.com" target="_blank"&gt;&lt;img border="0" height="320" src="http://img.store.co.id/images/thumb/AILSA_Baby_Doll_Putih_Allsize_prod36371.jpg" width="210" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: center;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://konselingpasutri.blogspot.com/2012/07/lingerie-lingerie-putih-sexy.html</link><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-8131108839941305096.post-7254826743436222309</guid><pubDate>Tue, 26 Jun 2012 17:35:00 +0000</pubDate><atom:updated>2012-06-26T10:35:01.678-07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">KESEHATAN</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Seks</category><title>Ciri Masturbasi Yang Tidak Normal</title><description>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;
&lt;span&gt;&lt;/span&gt;

&lt;br /&gt;
&lt;div class="blog-posts hfeed"&gt;



          &lt;div class="date-outer"&gt;

        

          &lt;div class="date-posts"&gt;

        
&lt;div class="post-outer"&gt;

&lt;div class="post hentry"&gt;

&lt;a href="" name="963898834794462588"&gt;&lt;/a&gt;
&lt;h3 class="post-title entry-title"&gt;

Ciri Masturbasi Yang Tidak Normal
&lt;/h3&gt;
&lt;div class="post-header"&gt;

&lt;span class="post-timestamp" rel="bookmark" title="permanent link"&gt;
&lt;/span&gt; -

&lt;span class="post-author"&gt;
&lt;/span&gt;
&lt;span class="post-comment-link"&gt;
&lt;/span&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class="post-body entry-content" id="post-body-963898834794462588"&gt;

&lt;div class="separator" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em; text-align: center;"&gt;

&lt;img border="0" height="176" src="http://2.bp.blogspot.com/-JcLylqGvM9c/T7Lpr18YuVI/AAAAAAAAQaM/xJ-sm1WQsvQ/s200/Ciri+Masturbasi+Yang+Tidak+Normal.jpg" width="200" /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;b&gt;Masturbasi &lt;/b&gt;merupakan aktivitas rangsangan seksual yang wajar dan 
normal dilakukan pria maupun wanita. Bahkan menurut pakar seksolog, 
masturbasi dianjurkan sebagai salah satu cara untuk mengatasi masalah 
sulit orgasme pada pasangan. Beberapa manfaat lainnya&amp;nbsp;masturbasi untuk 
perempuan dan jika ada yang belum tau apa itu masturbasi silahkan baca penjelasan lengkapnya &lt;a href="http://luvseks.blogspot.com/2011/03/kupas-tuntas-seputar-masturbasi.html"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi perlu diwaspadai jika masturbasi mulai dilakukan secara kompulsif, 
yang artinya, kemampuan untuk menahan hasrat seksual tak bisa lagi 
dibendung sehingga timbul perilaku seksual yang negatif dan merugikan 
bahkan muncul risiko iritasi dan infeksi penyakit kelamin.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Berikut ini ciri jika kebiasaan masturbasi seseorang sudah masuk dalam batas tidak normal dan menimbulkan risiko berbahaya:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Masturbasi Sampai Melukai Diri Sendiri&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Frekuensi berapa kali dalam seminggu melakukan masturbasi, bukan ukuran 
apakah perilaku seksual mereka normal atau over. Tapi jika aktivitas 
mendapatkan kepuasan seksual sendiri itu sudah mencapai tahap melukai 
diri sendiri, maka itu bisa dibilang tidak normal atau berlebihan. 
Misalnya saja, memasukkan benda-benda asing dan tajam ke dalam vagina 
(botol atau bohlam) atau menggesek-gesekkan alat kelamin ke sebuah benda
 sampai menimbulkan lecet atau memar. Itu tandanya dia sudah melakukan 
masturbasi secara kompulsif dan memerlukan bantuan psikitar atau 
psikoseksolog.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Merasa Perlu Masturbasi Berkali-kali&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Dalam keadaan normal, orang hanya perlu melakukan masturbasi sesekali 
sebagai pelepasan kebutuhan secara biologis. Tapi jika dia merasa harus 
melakukan 3,4 sampai 10 kali dalam periode waktu yang berdekatan, itu 
mengindikasikan bahwa dia menggunakan masturbasi untuk mengobati masalah
 emosi atau sebagai pelarian dari stres atau depresi. Jika mendapati 
tanda-tanda ini, seseorang harus introspeksi atau meminta bantuan 
psikiater.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Mengganggu Hubungan Asmara&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Apakah Anda wanita single dan menggunakan masturbasi sebagai cara untuk 
mendapatkan keintiman? Atau Anda sudah menikah tapi menggunakan 
masturbasi sebagai cara agar aktivitas seksual lebih memuaskan? Apakah 
pasangan mulai mengeluhkan tentang kebiasaan masturbasi Anda? Jika ya, 
itu berarti perilaku masturbasi Anda sudah bermasalah. Jika seseorang 
lebih memilih melakukan masturbasi daripada terlibat dalam keintiman 
bersama pasangan, merasa takut akan penolakan dan diabaikan, maka secara
 tak sadar ia sudah membuat hubungan asmara maupun pernikahan berada di 
ujung tanduk. Sebaiknya konsultasikan keadaan Anda dengan psikolog, 
konselor pernikahan dan seksolog.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Mempengaruhi Hubungan Interpersonal Secara Negatif&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Saat masturbasi, apakah Anda merasa lebih terhubung dengan tubuh 
sendiri, merasakan sensasi menyenangkan atau lebih percaya diri? Atau 
sebaliknya, merasa mati rasa, kesepian dan tidak nyaman. Jika Anda lebih
 sering merasa tidak terkoneksi dengan fisik dan mental setelah 
masturbasi, maka ada masalah psikis yang harus segera diatasi. Karena 
kemungkinan mastrubasi hanya sebagai bentuk pelampiasan ketidakpuasan 
akan suatu hubungan maupun terhadap diri sendiri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Merasa Malu Melakukannya&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Apakah karena kepercayaan akan suatu agama tertentu, pandangan 
masyarakat atau nilai-nilai tertentu yang ditanamkan keluarga, merasa 
malu tapi tetap melakukan masturbasi bisa berdampak merusak pada 
kesehatan mental. Sangat penting untuk membicarakannya pada orang lain 
karena bisa jadi itu merupakan indikasi dari gangguan mental.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Berusaha Menghentikan Kebiasaan Masturbasi Tapi Gagal&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Salah satu indikator kebiasaan masturbasi sudah jadi kecanduan adalah 
hilangnya kontrol untuk membatasi aktivitas tersebut. Jika berkali-kali 
Anda berusaha untuk menghentikan masturbasi dan gagal, ada kemungkinan 
Anda jadi ketergantungan dan bisa berefek buruk pada hubungan 
suami-istri jika Anda sudah menikah nantinya. Cara terbaik adalah 
konsultasi dengan seorang yang profesional untuk mencari solusinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Jadi Terobsesi dengan Masturbasi&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Anda jadi terobsesi dan merasa asyik sendiri dengan masturbasi. Jika 
dalam keseharian atau saat beraktivitas yang Anda pikirkan hanya apakah 
bisa masturbasi malam nanti atau dengan cara apa untuk bermasturbasi 
hari ini, kemungkinan besar Anda memiliki perilaku yang bermasalah.

&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;</description><link>http://konselingpasutri.blogspot.com/2012/06/ciri-masturbasi-yang-tidak-normal.html</link><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="http://2.bp.blogspot.com/-JcLylqGvM9c/T7Lpr18YuVI/AAAAAAAAQaM/xJ-sm1WQsvQ/s72-c/Ciri+Masturbasi+Yang+Tidak+Normal.jpg" width="72"/><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-8131108839941305096.post-289553607515643909</guid><pubDate>Tue, 26 Jun 2012 17:30:00 +0000</pubDate><atom:updated>2012-06-26T10:30:19.206-07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">KESEHATAN</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">TIPS</category><title>Agar Seks bisa tahan lama</title><description>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;
&lt;span&gt;&lt;/span&gt;

&lt;br /&gt;
&lt;div class="blog-posts hfeed"&gt;



          &lt;div class="date-outer"&gt;

        

          &lt;div class="date-posts"&gt;

        
&lt;div class="post-outer"&gt;

&lt;div class="post hentry"&gt;

&lt;a href="" name="1948085999920994118"&gt;&lt;/a&gt;
&lt;h3 class="post-title entry-title"&gt;

Tips agar Seks bisa tahan lama
&lt;/h3&gt;
&lt;div class="post-header"&gt;

&lt;span class="post-timestamp" rel="bookmark" title="permanent link"&gt;
&lt;/span&gt; -

&lt;span class="post-author"&gt;
&lt;/span&gt;
&lt;span class="post-comment-link"&gt;
&lt;/span&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class="post-body entry-content" id="post-body-1948085999920994118"&gt;

&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="https://lh6.googleusercontent.com/-AA1ctgp7aNw/TYQ6r11uGuI/AAAAAAAAAqY/BqjV5B3cIzw/s1600/Tips+agar+Seks+bisa+tahan+lama.jpg" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="https://lh6.googleusercontent.com/-AA1ctgp7aNw/TYQ6r11uGuI/AAAAAAAAAqY/BqjV5B3cIzw/s1600/Tips+agar+Seks+bisa+tahan+lama.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
Lamanya
 waktu bercinta memang bukan ukuran untuk mendapatkan kepuasan dalam 
seks. Seperti yang sudah dibahasa sebelumnya bahwa tungkat kekuatan atau
 lama waktu seks itu berbeda beda .
 Namun tidak sedikit pasangan baik pria atau wanita yang menyukai 
bercinta dalam waktu yang relatif panjang, mungkin untuk mencapai 
klimaks yang maksimal, kadang waktu bercinta diperlukan. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jika berbicara waktu bercinta tentu saja tidak lepas dari lamanya daya 
tahan ereksi pada penis pria, karena dalam hubungan seks pria lah yang 
sebagian besar menjadi penentu lama sesi bercinta di ranjang. Daripada 
menghabiskan uang anda untuk membeli obat-obatan penambah daya atau 
penguat ereksi, ada baiknya bagi anda yang ingin seks bisa tahan lama 
mengikuti beberapa tips berikut ini :&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Konsumi Makanan yang Bagus&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Menumbuhkan ereksi secara besar-besaran merupakan masalah bagi tubuh 
Anda. Darah dan horomon menafsirkan nutrisi yang bermanfaat. Jadi 
nutrisi yang bagus merupakan kunci untuk mendapatkan seks berlipat 
ganda. Karbohidrat, bermnafaat untuk membangun balok energi, yang 
esensial. Seksual kita membutuhkan makanan karbohidrat dan beragam dari 
jenis ini. Pasta dan roti merupakan sumber karbohidrat penuh. Anda juga 
perlu mengkonsumsi zat besi setiap hari. Zat besi merupakan bahan vital 
dalam testosterone, cairan air mani dan sperma. Anda dapat menemukan 
sumber mineral ini dari seafood, kacang polong dan kacang-kacangan. Atau
 untuk lebih praktisnya Anda dapat membeli suplemen zat besi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hidari makan berlebih sebelum melakukan hubungan seks. Jika Anda makan 
malam berdua, jangan menyantap menu makanan dari daging dan minum anggur
 plus makanan penutup, setidaknya jika Anda berencana melakukan hubungan
 seks setelah acara makan malam. Usahan menyantap makanan sejam sebelum 
melakukan hubungan seks supaya proses pencernaan berjalan dengan 
sempurna.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Cari Posisi Seks Yang Tepat dan Pas untuk berdua&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Posisi dalam melakukan hubungan seks dimana pihak pria yang berada di 
atas - seperti posisi missionary dan doggy style - memberikan keuntungan
 lebih pada pria, lantaran posisi ini memacu aliran darah dan memberikan
 ereksi yang tahan lama dan kuat. Jadi jangan lakukan posisi dimana 
wanita di atas pada sesi awal hubungan seksual. Sentakan gravitasinya 
akan mengeluarkan aliran darah dari ereksi Anda. Posisi wanita diatas 
juga membuatnya mengendalikan gerakan, jadi juga dan ini bisa membuat 
pria kehilangan kontrol yang lebih baik pada penetrasi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Kurangi Kepekaan Agar Tahan Lama&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Cara klasik untuk mengurangi kepekaan berlebih adalah menggunakan 
kondom. Tapi jika Anda tak ingin menggunakan kondom saat melakukan 
hubungan intim dengan pasangan, Anda dapat mencoba cara lain. Sesekali 
keluarkan Penis dari Vagina saat Anda merasa akan mencapai klimaks. Trik
 ini berguna untuk mengalihkan pikiran Anda sejanak untuk menghindari 
ejakulasi terlalu awal, namun tak mengurangi kekuatan ereksi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Jika sakit, Atur Pengobatan Yang Sedang Anda Jalani&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Pengobatan untuk beberapa penyakit seperti depersi, phobia social, OCD, 
dan kegelisahan saat ini biasa digunakan oleh doketr. namun, pengobatan 
semacam ini bisa mengakibatkan sulitnya ereksi. Jika Anda mengkonsumsi 
obat semacam ini, konsultasikan dengan dokter untuk memastikan Anda 
tidak mendapat resep berlebih, yang mengakibatkan matinya kehidupan 
seksual Anda.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Biasakan menyimpan Kekuatan&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Ketika sang Istri atau wanita sudah memperlihatkan lekuk keindahan 
tubuhnya, tidak sedikit pria langsung memberikan dan mengeluarkan 
seluruh hasrat seksualnya dengan menggebu-gebu, melihat payudara montok 
atau Vagina yang indah, pria kadang tidak bisa mengendalikan diri dan 
langsung menghabiskan tenaga nya di bagian tersebut. Jangan membuat diri
 Anda kelelahan di sesi awal saat melakukan hubungan intim. Terlalu 
lelah disesi awal dapat mengakibatkan ereksi jadi lembek. Jadi ukur 
batas kekuatan Anda.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Tidak Perlu Gugup Dalam Seks&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Terlalu gelisah dan gugup justru dapat membuat ereksi Anda melembek. 
Namun sayangnya, seks seringkali berhubungan dengan hasil yang 
menggelisahkan, jika itu terkait dengan image tubuh yang negatif. 
Seperti saat Anda pertama kali melakukan hubungan seksual dengan 
pasangan, sudah tentu Anda dihantui kegelisahan. Sebaiknya temukan cara 
untuk membuat diri Anda merasa nyaman jika Anda dihinggapai rasa gugup 
saat hendak melakukan hubungan seksual.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Sering Latihan&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Lakukan latihan perut. Gerakan ini memiliki andil dalam membantu otot 
perut Anda mempertahankan ereksi. Selain itu, dengan postur tubuh yang 
bagus percaya diri Anda semakin bertambah. Selian latihan perut, Anda 
juga bisa melakukan latihan kegel untuk Penis. Meski hal ini tak 
terbukti dapat memperbesar ukurannya, tetapi bisa membantu 
mempertahankan ereksi berlangsung lebih lama.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Jika Seks Ingin Tahan Lama, Hindari Rokok dan Alkohol&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Merokok membuat sirkulasi darah jadi buruk, dan saat Anda ingin 
melakukan hubungan seksual, sangat dibutuhkan aliran darah yang lancar. 
Jadi jika Anda ingin kehidupan seks yang selalu panas, ini sebuah alasan
 kuat untuk menghentikan kebiasaan merokok. Minum minuman beralkohol 
terlalu banyak juga berpengaruh pada prostate dan kualitas sperma
 Anda.&amp;nbsp;Apapun resepnya, sebenarnya pola hidup sehat juga akan memberi 
kemampuan luar biasa dalam kehidupan seksual Anda. Selamat mencoba
&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;</description><link>http://konselingpasutri.blogspot.com/2012/06/agar-seks-bisa-tahan-lama.html</link><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://lh6.googleusercontent.com/-AA1ctgp7aNw/TYQ6r11uGuI/AAAAAAAAAqY/BqjV5B3cIzw/s72-c/Tips+agar+Seks+bisa+tahan+lama.jpg" width="72"/><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-8131108839941305096.post-8067437438307717919</guid><pubDate>Tue, 26 Jun 2012 17:28:00 +0000</pubDate><atom:updated>2012-06-26T10:28:01.093-07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">KESEHATAN</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">TIPS</category><title>Konsumsi Asam Folat untuk Normalkan Sperma</title><description>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;
&lt;div align="left"&gt;
&lt;h2&gt;
Konsumsi Asam Folat untuk Normalkan Sperma&lt;/h2&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;span&gt;&lt;strong&gt;&lt;img align="left" alt="Konsumsi Asam Folat untuk Normalkan Sperma" border="0" height="200" hspace="10" src="http://solusisuamiistri.com/img/944.jpg" vspace="0" width="220" /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;

    
      &lt;span style="color: #333333; font-family: Verdana; font-size: x-small;"&gt;ASAM folat selain bermanfaat melindungi janin agar tidak cacat saat lahir, juga berfungsi membuat sperma normal. Betulkah?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;

Selama ini asam folat banyak dikonsumsi ibu hamil untuk mencegah janin 
mengalami cacat saat lahir. Namun, para ilmuwan dari Universitas 
California, Amerika Serikat (AS), menemukan bahwa asam folat bermanfaat 
membuat sperma tetap subur dan normal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;

"Kami menemukan adanya hubungan yang kuat antara kebiasaan mengonsumsi 
asam folat yang tinggi dan gangguan sperma tidak normal. Pria yang biasa
 mengonsumsi asam folat diketahui bisa memperbaiki kondisi sperma 
menjadi normal," papar Brenda Eskenazi, peneliti dari Universitas 
California, seperti dilansir jurnal Human Repoduction pada pekan ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;

Dalam penelitian itu, Brenda melakukan pengujian dengan memberikan 
asupan asam folat berbagai takaran, dari 722 hingga 1.150 mikrogram 
kepada sejumlah pria. Hasilnya, pria yang diberikan suplemen asam folat 
dengan kadar tinggi atau banyak mengonsumsi makanan yang mengandung asam
 folat tinggi, seperti sayuran hijau, kondisi spermanya lebih normal. 
Hal itu disimpulkan bisa memperbaiki kondisi sperma pria yang tidak 
normal karena adanya kromosom yang rusak atau hilang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;

Biasanya kondisi sperma yang tidak normal ini dikenal dengan istilah 
aneuploidity. Gangguan gejala aneuploidity pada sperma tak bisa dianggap
 enteng.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;

Sperma yang mengalami kerusakan kromosom atau jumlah kromosomnya tidak 
lengkap diduga bisa menyebabkan terjadinya keguguran dan janin lahir 
mengalami down syndrome dan chromosomal syndromes. Jadi, dengan 
mengonsumsi asam folat, pria bukan hanya mendapatkan manfaat memperbaiki
 kualitas sperma. Mereka bisa ikut membantu mendapatkan calon anak yang 
sehat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;

"Pria yang mengonsumsi asam folat lebih tinggi, sekitar 1.150 mikrogram,
 bisa memperbaiki kondisi sperma lebih baik sebanyak 25 persen. 
Sebaliknya, yang konsumsi asam folat lebih rendah, sekitar 722 
mikrogram, hanya memperbaiki sekitar 20 persen kondisi spermanya,"" 
papar Eskenazi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;

Eskenazi dan timnya memperkirakan, pada pria normal dan sehat ada 
sekitar 1-4 persen sperma yang mengalami gejala aneuploidity. Namun, 
jumlahnya bisa bervariasi lagi tergantung kebiasaan dan pola hidup 
sehari-hari. Estimasi itu berdasarkan analisis Eskenazi terhadap contoh 
sperma dari 89 pria dari berbagai usia yang sehat dan tidak merokok.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;

Selain itu, Eskenazi menanyakan kebiasaan pola makan, seperti sering 
mengonsumsi zat seng, asal folat, vitamin C, vitamin E, betakarotin, 
baik berupa suplemen maupun yang terkandung dalam berbagai jenis 
makanan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;

Dari penelitian itu diketahui bahwa pria akan lebih subur dan kualitas 
spermanya lebih baik, jika suka mengonsumsi berbagai jenis vitamin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;

"Penelitian ini semakin menguatkan bahwa kebiasaan pola makan yang sehat
 berpengaruh sangat luas, termasuk menjaga kondisi sperma," ujar 
Eskenazi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;

Untuk itu, para ilmuwan merekomendasikan kepada para pria yang berusia 
19 tahun ke atas mengonsumsi asam folat sekitar 400 mikrogram per hari. 
Selain itu, para pria disarankan banyak mengonsumsi makanan yang 
mengandung zat seng dan betakarotin. Sementara itu, bagi seorang calon 
ayah sebaiknya mengonsumsi dalam jumlah lebih besar lagi, untuk 
menghindari terjadinya aneuploidity. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://konselingpasutri.blogspot.com/2012/06/konsumsi-asam-folat-untuk-normalkan.html</link><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-8131108839941305096.post-1477509931285488668</guid><pubDate>Tue, 26 Jun 2012 17:23:00 +0000</pubDate><atom:updated>2012-06-26T10:23:35.212-07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">TIPS</category><title>Latihan kegel yuk</title><description>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;
&lt;h2 style="text-align: left;"&gt;
Latihan kegel &lt;/h2&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-size: x-large;"&gt;M&lt;/span&gt;asalah kehamilan lain sering kita alami 
adalah sulit menahan kencing ketika usia kehamilan yang semakin 
bertambah, tentunya anda akan setuju bila hal ini menyiksa. Cara 
mengatasinya cukup mudah, cobalah melakukan gerakan/senam kegel. Ada 
yang masih asing dengan istilah senam kegel? Tujuan dari latihan kegel 
adalah untuk memperkuat otot panggul. Otot-otot yang bekerja saat buang 
air kecil, buang air besar, hubungan seksual dan pastinya saat 
melahirkan.&lt;span id="more-373"&gt;&lt;/span&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Sebenarnya latihan kegel bisa dilakukan 
untuk berbagai tujuan, tidak hanya masalah hamil dan melahirkan. Semua 
keluhan yang disebabkan melemahnya di daerah dasar panggul bisa diterapi
 dengan latihan yang satu ini. Pada pria, melemahnya panggul juga bisa 
menyebabkan gangguan (ejakulasi dini).&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Tidak bisa menahan kencing 
(inkontinensia), sering terjadi ketika anda tertawa, bersin atau batuk. 
Kejadian ini memang bisa terjadi pada siapapun, tetapi yang paling umum 
terjadi pada wanita selama hamil, saat persalinan atau setelah operasi 
caesar. Otot-otot dasar panggul menjadi lemah saat proses melahirkan 
normal, akibat dari meningkatnya tekanan pada daerah tersebut selama 
kehamilan dan juga dapat dipengaruhi oleh pernah melakukan operasi 
sesar.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Latihan kegel sangat dianjurkan bagi anda
 yang tengah hamil untuk mempersiapkan panggul khususnya pada tahap 
akhir kehamilan dan persalinan vagina. Latihan kegel juga dianjurkan 
pada anda yang memasuki masa menopause, saat menopause jalan lahir 
mengalami atrofi dan otot dasar panggul melemah. Hal ini mengakibatkan 
prolaps uteri(rahim keluar).&lt;/div&gt;
Bagaimana caranya? Mungkin itu menjadi pertanyaan anda.&lt;strong&gt; Sangat mudah&lt;/strong&gt;.
 Anda &amp;nbsp;hanya melakukan gerakan di daerah dasar panggul seperti merasakan
 kontraksi. Istilah gampangnya, gerakan seperti memutus be-Abe yang 
keras. Lakukan gerakan ini sesering mungkin, karena tidak ada bahaya 
yang ditimbulkan jika melakukan latihan ini seserin mungking. Jadi, ayo 
mencoba!&lt;/div&gt;</description><link>http://konselingpasutri.blogspot.com/2012/06/latihan-kegel-yuk.html</link><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-8131108839941305096.post-5229969523402710639</guid><pubDate>Tue, 26 Jun 2012 17:22:00 +0000</pubDate><atom:updated>2012-06-26T10:22:16.874-07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Seks</category><title>Mengenal Ejakulasi pada Wanita</title><description>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;
&lt;span&gt;&lt;/span&gt;

&lt;br /&gt;
&lt;div class="blog-posts hfeed"&gt;



          &lt;div class="date-outer"&gt;

        

          &lt;div class="date-posts"&gt;

        
&lt;div class="post-outer"&gt;

&lt;div class="post hentry"&gt;

&lt;a href="" name="4645022074959481256"&gt;&lt;/a&gt;
&lt;h2 class="post-title entry-title" style="text-align: left;"&gt;

Mengenal Ejakulasi pada Wanita
&lt;/h2&gt;
&lt;div class="post-header"&gt;

&lt;span class="post-timestamp" rel="bookmark" title="permanent link"&gt;
&lt;/span&gt; -

&lt;span class="post-author"&gt;
&lt;/span&gt;
&lt;span class="post-comment-link"&gt;
&lt;/span&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class="post-body entry-content" id="post-body-4645022074959481256"&gt;

&lt;div class="separator" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em; text-align: center;"&gt;
&lt;img border="0" height="202" src="https://lh6.googleusercontent.com/-T0OpwzAuc9U/TYD97jz3CVI/AAAAAAAAApg/K8Gb3AhcGE8/s320/Mengenal+Ejakulasi+pada+Wanita.jpg" width="320" /&gt;&lt;/div&gt;
Umumnya &lt;b&gt;ejakulasi &lt;/b&gt;dikenal
 dengan pelepasan sperma pada kelamin laki-laki sebagai akibat adanya 
ereksi pada penis. Namun&amp;nbsp;Ejakulasi atau pelepasan cairan dari organ 
seksual bisa terjadi juga pada wanita. Cairan yang dikeluarkan sewaktu 
wanita berejakulasi adalah cairan kelenjar skene, yang keluarkan melalui
 Uretra atau saluran kencing.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dalam berhubungan seks tidak semua wanita menyadari ejakulasi, karena 
sangat sulit membedakan mana cairan urine (air kencing) dan mana cairan 
alkaline (air ejakulasi. Banyak wanita sering mengalami ejakulasi tetapi
 menahannya karena takut akan keluarnya air seni. Berdasarkan analisa 
kimia, cairan tersebut memiliki komposisi yang sama dengan cairan yang 
diproduksi oleh kelenjar prostat pria dan secara kimia tidak ada 
hubungannya dengan air seni. Namun yang perlu diingat adalah bahwa tidak
 semua wanita memiliki kemampuan berejakulasi. Kemudian, tidak semua 
wanita yang mampu berejakulasi mengalaminya setiap kali mereka orgasme.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Cairan yang dikeluarkan Vagina saat berejakulasi merupakan cairan 
alkaline yang disimpan oleh kelenjar para uretrha. Kelenjar para uretrha
 menghasilkan enzim prostatic ACID phphatase (PAP) dan glukosa (gula), 
zat yang banyak ditemui saat wanita mengalami ejakulasi dibandingkan 
cairan urine.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Cairan yang keluar dari kelenjar para uretrha dikeluarkan saat mengalami
 orgasme sebagai hasil kontraksi otot panggul. Perangsangan pada g-spot 
atau kelenjar para uretrha tak dibutuhkan untuk menghasilkan ini karena 
hal tersebut bisa terjadi tanpa orgasme, kelenjar-kelenjar ini akan 
dipenuhi dengan cairan dan akhirnya akan merambat keluar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Berapa banyak cairan yang keluar saat wanita berejakulasi?&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Beberapa wanita membuktikan mereka bisa mengeluarkan cairan ejakulasi 
lebih dari satu cangkir gelas. Hal tersebut terbukti karena&amp;nbsp;jumlah 
cairan yang dikeluarkan oleh kelenjar parauretrhal berubah-ubah dari 
pasangan mengeluarkan hampir 2 gelas; 15 ons (444 ml). Kelenjar 
paraurethral glands yang mengelilingi urethra dalam area sekitar 
setengah inci (1,25 cm) untuk diameter dan 1,5 inci (3,8 cm) untuk 
panjangnya. Dalam area yang berukuran seperti ini ketika diisi dengan 
air dapat mencapai 0.163 ons (4,8 ml). Sekalipun kelenjar membesar untuk
 mengisi area 1 inci (2,5 cm) untuk diameter dan 2 inci (5 cm) untuk 
panjang mereka masih hanya dapat menahan 0,87 ons (26 ml).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebuah studi mendapatkan wanita bisa menghasilkan 30 sampai 50 cc (207 
sampai 444 ml), untuk menghasilkan cairan yang banyak ini kelenjar perlu
 diisi dan kosong sesekali atau lebih per detik. Ini berarti kelenjar 
paraurethral akan menghasilkan 3 sampai 5 cc (6.9 sampai 8.9 ml) 
rata-rata perdetik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jika kelenjar paraurethral mempunyai kemampuan untuk mengisi dan 
mengosongkan dengan kecepatan tinggi, itu akan menjelaskan volume cairan
 yang diukur oleh beberapa peneliti, artinya semakim lama orgamse 
berakhir, dia akan berejakulasi seperti yang sering terjadi. Tetapi 
menurut Paul Jenner atau Ernst Grafenberg &amp;nbsp;(Penemu G-SPOT) jika cairan lebih banyak keluar maka sebagian besar adalah urine atau air kencing.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Masih menurut pemaparan Paul, daerah G-spot ada di langit-langit vagina.
 Pada sebagian besar wanita G-spot sebenarnya berada tepat di dalam 
jalan masuk. Setelah menekankan jari untuk membuka jalan masuk, G-spot 
berada di sebelah jari Anda yang berada di langit-langit. Anda akan 
mengetahuinya dengan segera karena rasanya sedikit bergelombang. 
'Kekasaran' ini meningkat seiring dengan gairah seksual. Saat Anda tak 
menemuinya, tunggu sampai sehalanya menjadi agak sedikit panas. Masuklah
 ke dalam spot itu dan vagina akan terasa sangat lembut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Wanita yang sangat antusias dengan keberadaan area G-spot merupakan 
orang-orang yang mengalami ejakulasi dengan jumlah cairan yang sangat 
banyak. Kaum hawa yang mengalami hal ini mengatakan bahwa ejakulasi 
wanita membawa seks ke puncak baru bagi diri mereka dan pasangannya. 
Mereka mengatakan bahwa ejakulasi membuat sensasi fisik dan emosi yang 
sangat hebat.
&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;</description><link>http://konselingpasutri.blogspot.com/2012/06/mengenal-ejakulasi-pada-wanita.html</link><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://lh6.googleusercontent.com/-T0OpwzAuc9U/TYD97jz3CVI/AAAAAAAAApg/K8Gb3AhcGE8/s72-c/Mengenal+Ejakulasi+pada+Wanita.jpg" width="72"/><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-8131108839941305096.post-3116620686874934272</guid><pubDate>Sun, 24 Jun 2012 18:03:00 +0000</pubDate><atom:updated>2012-06-24T11:03:29.368-07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">TIPS</category><title>Teknik Ciuman</title><description>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;
&lt;span class="post-labels"&gt;&lt;span&gt;&lt;/span&gt;
&lt;/span&gt;


&lt;br /&gt;
&lt;div class="post hentry"&gt;

&lt;a href="" name="615330416695050392"&gt;&lt;/a&gt;
&lt;h2 class="post-title entry-title" style="text-align: left;"&gt;

Teknik Ciuman Bangkitkan Libido Seks
&lt;/h2&gt;
&lt;i&gt;&lt;br /&gt;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;

&lt;div class="post-body entry-content"&gt;

&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj1hV982TSp4Glaiwu9FBW8HnaDJGD2pcRq3ivslKKkp2-Ptp81zbR6lWD7wxU93ppPHDKEV8j0iRUVohXLYpcSVq8b8JyWYgDA1Aus0zHV__-piExgkm5sO4jBvLIxvAI3CQyA532nepXE/s1600/Hot-Kiss.jpg" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="235" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj1hV982TSp4Glaiwu9FBW8HnaDJGD2pcRq3ivslKKkp2-Ptp81zbR6lWD7wxU93ppPHDKEV8j0iRUVohXLYpcSVq8b8JyWYgDA1Aus0zHV__-piExgkm5sO4jBvLIxvAI3CQyA532nepXE/s320/Hot-Kiss.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;strong&gt;Teknik Ciuman Bangkitkan Libido Seks&lt;/strong&gt;
 – Ciuman selalu  menjadi langkah awal yang paling menggiurkan untuk 
membangkitkan libido  seks. Tanpa ciuman tentu kegiatan berhubungan seks
 akan terasa hambar  dan tak bergairah. Meski ciuman tak pernah absen 
dalam kegiatan bercinta  anda bersama pasangan, tak tak sedikit pasangan
 merasa bosan jika  ciuman hanya sebagai sebuah kewajiban.&lt;br /&gt;
Untuk menghilangkan rasa bosan, tentu Anda harus memiliki strategi  
khusus menciptakan kreasi setiap ciuman dengan kemasan yang berbeda.  
Strategi variasi ciuman penambah sensasi bisa Anda pelajari dari buku  
Kamasutra &amp;amp; Kecerdasan Seks Modern yang ditulis oleh Ki Guno Osmoro,
  bisa Anda ikuti:&lt;br /&gt;
&lt;strong&gt;Ciuman sensasi potongan es&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;
Ciuman yang dilakukan oleh pria atau wanita yang terlebih dahulu  
mengulum sepotong es kecil. Ketika kedua bibir bertemu, antara bibir  
Anda dengan bibir pasangan, berikan&amp;nbsp; sepotong es kecil ke dalam mulut  
pasangan seraya tetap berciuman. Agar gairah semakin memuncak,  
pasangannya dapat mengembalikan es potong itu dengan kedua bibir tetap  
erat bersatu.&lt;br /&gt;
&lt;strong&gt;Cuman sensasi buah&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;
Awali dengan kegiatan mengulum buah-buahan kecil seperti sepotong  jeruk
 tanpa kulit atau buah anggur, kemudian cium pasangan Anda. Ketika  
menciumnya, segera berikan buah tersebut dalam mulut pasangan, maka  
sensasi baru pun akan segera Anda berdua rasakan.&lt;br /&gt;
&lt;strong&gt;Ciuman sensasi rasa manis&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;
Sebelum mencium pasangan, kulumlah sesuatu yang manis terlebih  dahulu, 
seperti permen atau kembang gula. Ketika bibir Anda dan pasangan  telah 
bertaut, segera berikan rasa manis itu kepada pasangan.&lt;br /&gt;
Setelah sejenak mengulum, pasangan Anda kembali memberikan sesuatu yang dikulumnya dengan posisi masih saling berciuman.&lt;br /&gt;
&lt;strong&gt;Ciuman sensasi lelehan&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;
Ciuman gaya seperti ini dapat dilakukan oleh seseorang dengan  mengulum 
atau memakan sesuatu yang dapat meleleh seperti cokelat, madu,  susu 
manis atau es krim.&lt;br /&gt;
Ketika Anda telah mendekatkan bibirnya, sesuatu yang dikulumnya  segera 
diratakan dengan lidah pasangan pada bibirnya sendiri. Anda pun  bisa 
menyedot bibirnya kemudian saling memainkan lidah untuk saling  berebut 
mendapatkan sesuatu yang berada di mulut pasangan.&lt;br /&gt;
&lt;strong&gt;Ciuman sensasi lipstik&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;
Lipstik atau perona bibir bisa menjadi bahan penambah sensasi ketika  
berciuman. Sebelum berciuman baik perempuan atau Anda bisa mengoleskan  
perona bibir pada bibir masing-masing. Untuk menambah sensasi, gunakan  
lipstik dengan warna berbeda.&lt;br /&gt;
Setelah puas mencium bibir, bisa pula diteruskan dengan ciuman gaya  
meluncur dengan mencium bagian leher, dada maupun payudara. Bekas-bekas 
 perona bibir yang menempel di berbagai bagian tubuh tentu akan  
menimbulkan sensasi baru yang menggemaskan.&lt;br /&gt;
&lt;strong&gt;Ciuman sensasi di anggota tubuh&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;
Mencium anggota tubuh pasangan memang kegiatan yang menyenangkan dan  
mengasyikan. Untuk mendapatkan sensasi baru pada anggota tubuh pasangan 
 sebelumnya anda bisa mengoleskan sesuatu yang enak semisal madu atau es
  krim. Kini Anda pun bisa mencium, menjilat bagian-bagian tubuh 
tersebut  untuk mendapatkan sensasi baru.&lt;br /&gt;
&lt;strong&gt;Ciuman sensasi di tempat basah&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;
Makna tempat basah ini bisa berupa kamar mandi atau kolam renang  
pribadi. Meski sepintas terlihat seperti ciuman biasa, namun jika di  
tempat-tempat unik tersebut ditambah dengan cara memercikkan air atau  
saling mengguyur tubuh pasangannya, sensasi rasa ciuman baru tentu akan 
 kalian dapatkan&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;</description><link>http://konselingpasutri.blogspot.com/2012/06/teknik-ciuman.html</link><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj1hV982TSp4Glaiwu9FBW8HnaDJGD2pcRq3ivslKKkp2-Ptp81zbR6lWD7wxU93ppPHDKEV8j0iRUVohXLYpcSVq8b8JyWYgDA1Aus0zHV__-piExgkm5sO4jBvLIxvAI3CQyA532nepXE/s72-c/Hot-Kiss.jpg" width="72"/><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-8131108839941305096.post-4390754824764341406</guid><pubDate>Sun, 24 Jun 2012 17:57:00 +0000</pubDate><atom:updated>2012-06-24T10:57:15.212-07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Seks</category><title>Alasan Pria Menyukai Desahan Seksi</title><description>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;
&lt;span class="post-labels"&gt;&lt;span&gt;&lt;/span&gt;
&lt;/span&gt;


&lt;br /&gt;
&lt;div class="post hentry"&gt;

&lt;a href="" name="8630013097824912909"&gt;&lt;/a&gt;
&lt;h2 class="post-title entry-title" style="text-align: left;"&gt;

Ini Alasan Pria Menyukai Desahan Seksi Perempuan Saat Bercinta
&lt;/h2&gt;
&lt;i&gt;Posted by
&lt;span class="fn"&gt;ADMIN&lt;/span&gt; on Wednesday&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;

&lt;div class="post-body entry-content"&gt;

&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;

&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjlvRwoLd6dzdtEg2pVsa4xOReROv94vXbFtkvZ1UIvsipvBfcprawHU31BdFL1OqGCsQdVvQg5E1fWzzCtNZ_6rViH8JrPnycNx1MQyB4mKuQfdhEdPfmZh0YSP0rbOK9_jMXCJExL0WAH/s1600/12706-pria-benci-keluhan--tapi-suka-desahan.jpg" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="160" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjlvRwoLd6dzdtEg2pVsa4xOReROv94vXbFtkvZ1UIvsipvBfcprawHU31BdFL1OqGCsQdVvQg5E1fWzzCtNZ_6rViH8JrPnycNx1MQyB4mKuQfdhEdPfmZh0YSP0rbOK9_jMXCJExL0WAH/s320/12706-pria-benci-keluhan--tapi-suka-desahan.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
Sebagian pria mengaku menikmati film dewasa karena beberapa hal, salah 
satu di antaranya adalah suara desahan pemeran wanitanya. Tapi kenapa 
ya?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebuah studi dilakukan di University of Central Lancashire tentang 
hal-hal yang dilakukan saat sedang berhubungan intim. Ditemukan bahwa 
desahan yang dikeluarkan wanita saat hampir mencapai orgasme, turut 
memancing pria mencapai klimaks.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Penelitian ini dilakukan pada 71 koresponden dengan range usia 22 tahun.
 Tujuan penelitian tersebut adalah untuk mencari korelasi antara 
ekspresi kenikmatan yang dimunculkan lewat desahan suara wanita, mulai 
intercourse hingga mencapai orgasme.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Para koresponden diminta mengisi sebuah polling, di mana beberapa 
pertanyaan mengarah pada hasil penelitian. Dan dari hasil polling 
ditemukan bahwa sebagian besar wanita mengalami orgasme pada saat 
foreplay, dan pada saat itulah secara otomatis, desahan suara menjadi 
ekspresi kenikmatan yang dirasakan. Namun, dalam penelitian ini pula, 
sebenarnya wanita tidak hanya mendesah untuk menunjukkan ekspresi 
kenikmatannya, tetapi juga untuk memancing pasangannya mencapai klimaks.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"Suara desahan sepanjang berhubungan intim tersebut sebenarnya bukan 
hanya sebuah ekspresi kenikmatan saja, tetapi juga untuk membantu pria 
mencapai klimaksnya," tutur Dr. John Grohol, founder website Psych 
Central.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Perilaku tersebut cukup menjawab pertanyaan 'mengapa pria menyukai 
desahan pemeran wanita di video film dewasa'. "Tampaknya perilaku wanita
 dan pria saat berhubungan intim, secara alami sudah saling membantu dan
 memberikan manfaat satu sama lain," tutup Dr, John Grohol, seperti 
dikutip dari Indiatimes.&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;</description><link>http://konselingpasutri.blogspot.com/2012/06/alasan-pria-menyukai-desahan-seksi.html</link><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjlvRwoLd6dzdtEg2pVsa4xOReROv94vXbFtkvZ1UIvsipvBfcprawHU31BdFL1OqGCsQdVvQg5E1fWzzCtNZ_6rViH8JrPnycNx1MQyB4mKuQfdhEdPfmZh0YSP0rbOK9_jMXCJExL0WAH/s72-c/12706-pria-benci-keluhan--tapi-suka-desahan.jpg" width="72"/><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-8131108839941305096.post-7741769001487162602</guid><pubDate>Sun, 24 Jun 2012 17:51:00 +0000</pubDate><atom:updated>2012-06-24T10:51:44.111-07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">TIPS</category><title>Jadilah Istri Idaman bagi suami</title><description>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;
&lt;span class="post-labels"&gt;&lt;span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;/span&gt;


&lt;br /&gt;
&lt;div class="post hentry"&gt;

&lt;a href="" name="4543195800263385677"&gt;&lt;/a&gt;


&lt;h2 style="text-align: left;"&gt;
&lt;i&gt;Istri Idaman bagi suami &lt;/i&gt;&lt;/h2&gt;
&lt;div class="post-body entry-content"&gt;

&lt;div class="separator" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em; text-align: center;"&gt;
&lt;img border="0" height="320" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjEWs0lbiY8LmEUH8b42mpNBaiDFEvfuwOQbLREDqkcxTHvb8kz_WQxMT9200WMNBcYrUHMdkwXFOc5v_uBlF506W5-wUtluj6qoG6_K-crlArNDFtLPMljY5Vto5_gOTa3gWEU0XsuKMtP/s320/Sensual_1.jpg" width="278" /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;blockquote class="tr_bq"&gt;
&lt;span style="font-size: x-large;"&gt;S&lt;/span&gt;eks banyak dicari para pria tipe petualang. 
Sebagian pria suka kepada  wanita sensual yang maniak seks. Diharapkan 
semua keinginan dan fantasi  pria bisa terpenuhi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meski setiap wanita pada dasarnya sama dan bisa memenuhi keinginan pria,
  tetapi kadar kualitas, tingkat ketrengginasan, kebringasan, kenakalan,
  ataupun keliaran wanita berbeda-beda. Wanita yang lemah-lembut dan  
cenderung alim soal seks, tentu tidak sehebat servis yang diberikan oleh
  wanita tipe trengginas atau maniak seks.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bagi pria model moderat dan menginginkan permainan seks yang wajar-wajar
  saja, tentu tidak menuntut banyak kepada wanita. Bagi pria yang suka  
berfantasi dan cenderung hiperseks, biasanya mendambakan tipe wanita  
yang “liar” dalam seks.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Terlebih buat pria yang suka nonton film blue, tentu mendambakan  
hubungan intim mirip seperti di film blue. Untuk mendapatkan sesuai yang
  didambakan, silakan inilah dia ciri khas wanita maniak seks berikut  
ini....&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;1. Mampu Mengobarkan Gairah Seks Sendiri&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Wanita jenis ini mampu mengobarkan api asmaranya sendiri tanpa lama-lama
  menunggu dirangsang pria. Survei menunjukkan wanita jenis ini mampu  
berfantasi yang mengundang gairah. Misalkan, mengandaikan diri telanjang
  atau setengah telanjang di tempat umum atau di mana saja, sehingga 
mata  lelaki menjadi jelalatan atau penasaran.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;2. Tubuhku Istana Kenikmatanku&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Slogan ini merupakan keyakinan diri wanita jenis ini. Ia memandang  
dirinya sebagai tambang kenikmatan. Bilamana pria tidak atau kurang  
mampu memuaskan, ia akan membimbing menunjukkan tempat-tempat yang harus
  dirangsang dan dioptimalkan. Misalnya menunjukkan tempat G-spot. 
Bahkan  ia suka mengambil inisiatif .&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;3. Akulah Dewi Seks&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Dengan pengakuan sebagai Dewi Seks, ia suka striptis atau tarian erotis 
 di depan pria sebelum hubungan intim. Ia mau melakukan apa saja demi  
kepuasan bersama. Terkadang ia mengelabuhi sesuatu yang pada akhirnya  
ingin hubungan intim dengan pria. Ia suka pura-pura meminta sesuatu  
tetapi tersirat ajakan hubungan intim.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;b&gt;4. Memberikan Desahan Erotis&lt;/b&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Biasanya suka menjerit atau teriak ketika dirangsang. Ia pun tidak  
segan-segan mendesah sambil minta dicium organnya. Misal, payu dara,  
kaki, leher, telinga, dll. Ekspresi erotis banyak diungkapkan oleh tipe 
 wanita ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;5. Berorientasi Pada Proses Menuju Orgasme&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Biasanya wanita tipe ini tidak berorientasi pada orgasme, tetapi pada  
proses menuju Orgasme. Wanita yang berupaya semaksimal mungkin mencapai 
 titik klimaks, tidak menganggap orgasme sebagai bonus. Ia beranggapan  
rangkaian menuju orgasme penuh dengan kenikmatan dan keasyikan. Orgasme 
 atau tidak sebenarnya tergantung pada keyakinan wanita sendiri. Dengan 
 beranggapan dan yakin akan orgasme, maka apa pun rangkaian hubungan  
intim akan membuahkan orgasme.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;6. Punya Resep Khas Merangsang Pria&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Sebagian besar wanita tahu bahwa cara menyenangkan dan memuaskan pria  
adalah langsung memberikan rangsangan ke area bawah pusar. Namun  
sebagian wanita punya resep khusus selain itu. Misalnya, menciumi  
tengkuk pria atau cara lain yang bisa membakar gairah pria.&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;br /&gt;
7. Tahu Apa Yang Pria Mau&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Selain memberikan servis yang memuaskan, wanita jenis ini tahu apa yang 
 diinginkan pria pasangannya. Terkadang sebagian pria tidak mendambakan 
 yang aneh-aneh, tetapi cukup di-karaoke saja. Dengan penguasaan teknik 
 oral sex, wanita jenis ini mampu memberikan sensasi kenikmatan hubungan
  intim yang luar biasa. Ia tak segan-segan memenuhi segala keinginan  
pria.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;8. Suka Bereksperimen Posisi dan Jenis Foreplay&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Meluangkan waktu untuk bereksperimen dengan posisi baru dan foreplay  
baru merupakan kesukaan wanita jenis ini. Selain menemukan kenikmatan  
baru, jiwa petualang bisa terakomodasi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;9. Selalu Membuat Hubungan Intim Penuh Gairah dan Penuh Nuansa Baru&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Wanita tipe ini selalu memberikan gairah baru dan nuansa baru dalam  
hubungan intim. Adakalanya ia mencari inspirasi dengan menyewa video  
blue agar gairah seks bertambah. Bilamana gairah menurun, ada saja  
siasat yang dimiliki wanita ini. Misal, hubungan intim di tempat baru,  
foreplay dengan aneka variasi baru, membaca majalah porno, dll.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;10. Menggairahkan Setiap Saat&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Wanita model ini rela bangun lebih pagi guna mempersiapkan diri lebih  
menggairahkan. Misal, pagi-pagi sudah mandi sehingga badan sudah bersih,
  wangi, dan menggairahkan. Hubungan intim pagi hari pun siap dilakukan 
 jika memang dikehendaki. Pria pun tidak enggan atau sungkan. Wanita ini
  sepanjang siang dan malam selalu tampak menggairahkan. Ia pun suka  
merayu pasangan seakan baru pertama kali.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;11. Seks Merupakan Prioritas Utama&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Wanita tipe ini tidak pernah enggan atau menolak hubungan intim. Tidak  
ada kata-kata, “Saya sedang capai,” ataupun ungkapan lain yang senada.  
Ia tahu bahwa seks merupakan obat pertama sebagai penawar capai, stress,
  enggan, dll. Meskipun sedang ogah-ogahan melayani suami, wanita jenis 
 ini mampu mengatasinya dengan baik dan memberikan pelayanan yang  
memuaskan. Keengganan dapat diubah menjadi kenikmatan.&lt;/blockquote&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;</description><link>http://konselingpasutri.blogspot.com/2012/06/jadilah-istri-idaman-bagi-suami.html</link><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjEWs0lbiY8LmEUH8b42mpNBaiDFEvfuwOQbLREDqkcxTHvb8kz_WQxMT9200WMNBcYrUHMdkwXFOc5v_uBlF506W5-wUtluj6qoG6_K-crlArNDFtLPMljY5Vto5_gOTa3gWEU0XsuKMtP/s72-c/Sensual_1.jpg" width="72"/><thr:total>1</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-8131108839941305096.post-2891757889937707004</guid><pubDate>Sun, 24 Jun 2012 17:49:00 +0000</pubDate><atom:updated>2012-06-24T10:49:12.601-07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">HUMOR</category><title>Naik Gaji</title><description>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;
&lt;h2 style="text-align: left;"&gt;
&lt;span class="post-labels"&gt;&lt;span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;
Naik Gaji&lt;/h2&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhaL6jq5KYcqdgLe4LwtTHZ6S86_F7v_Eob18QjqLYj6fypPWt0QNoX2IH8VeLTfa46m7iEshsO4Uklo-gNX1T1oLkB6ZjPhfhICOMie2137lt3V4nsa5z2CBXjCT6AN_7cRSE5z1I1jC7U/s1600/sexs+lucu.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhaL6jq5KYcqdgLe4LwtTHZ6S86_F7v_Eob18QjqLYj6fypPWt0QNoX2IH8VeLTfa46m7iEshsO4Uklo-gNX1T1oLkB6ZjPhfhICOMie2137lt3V4nsa5z2CBXjCT6AN_7cRSE5z1I1jC7U/s1600/sexs+lucu.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;h2 style="text-align: left;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/h2&gt;
&lt;div class="post hentry" style="text-align: left;"&gt;

&lt;div class="post-body entry-content"&gt;
&lt;blockquote class="tr_bq"&gt;
&lt;b&gt;Pembantu :&lt;/b&gt; "Nyonya, saya mau minta naik gaji...!"&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Nyonya :&lt;/b&gt; "kenapa saya harus naikkan gaji kamu?"&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Pembantu :&lt;/b&gt; "ada 3 alasan nyonya..! Pertama saya membersihkan rumah lebih bersih daripada nyonya."&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Nyonya :&lt;/b&gt; "Siapa yang bilang?".&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Pembantu :&lt;/b&gt; "Tuan yang bilang".&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Nyonya :&lt;/b&gt; Oh? (sambil menahan amarah)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Pembantu :&lt;/b&gt; "Kedua, saya memasak lebih enak daripada nyonya".&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Nyonya :&lt;/b&gt; "Siapa yg bilang?".&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Pembantu :&lt;/b&gt; "Tuan yg bilang".&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Nyonya :&lt;/b&gt; oh? (..ggrrrrrkkk..!!!..)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Pembantu :&lt;/b&gt; "Ketiga, saya di ranjang lebih hebat daripada nyonya".&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Nyonya :&lt;/b&gt; oh?! "Tuan juga yang bilang?".&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Pembantu :&lt;/b&gt; "Bukan nyonya.. Tuan sebelah rumah yang bilang, katanya nyonya kurang hebat di ranjang"&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Nyonya :&lt;/b&gt; "ssssstt!!! Kamu minta naik berapa?"&lt;/blockquote&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;</description><link>http://konselingpasutri.blogspot.com/2012/06/naik-gaji.html</link><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhaL6jq5KYcqdgLe4LwtTHZ6S86_F7v_Eob18QjqLYj6fypPWt0QNoX2IH8VeLTfa46m7iEshsO4Uklo-gNX1T1oLkB6ZjPhfhICOMie2137lt3V4nsa5z2CBXjCT6AN_7cRSE5z1I1jC7U/s72-c/sexs+lucu.jpg" width="72"/><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-8131108839941305096.post-2948284525722070819</guid><pubDate>Tue, 05 Jun 2012 15:39:00 +0000</pubDate><atom:updated>2012-06-05T08:39:53.124-07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">KESEHATAN</category><title>Petunjuk Teknis Jaminan Persalinan</title><description>&lt;br /&gt;
&lt;h3&gt;
Petunjuk Teknis Jaminan Persalinan&lt;/h3&gt;
&lt;span style="font-size: x-large;"&gt;P&lt;/span&gt;ada tanggal 27 Desember 2011, Menteri Kesehatan telah menandatangani Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) Nomor 2562/Menkes/Per/XII/2011 tentang Petunjuk Teknis Jaminan Persalinan.&lt;br /&gt;
Dengan demikian secara resmi Petunjuk Teknis Jaminan Persalinan (Juknis Jampersal) Tahun 2012 telah diterbitkan dan kegiatan Jampersal telah siap dilaksanakan per 1 Januari 2012. (file Juknis Jampersal 2012 dapat diunduh pada website ini pada menu Download atau Jampersal).&lt;br /&gt;
Secara umum ketentuan dan skema Jampersal pada tahun 2012 tidak jauh berbeda dengan tahun 2011. Beberapa hal yang menjadi catatan pada pelaksanaan Jampersal tahun 2011 menjadi perhatian dan telah diupayakan untuk dilakukan pembenahan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Terdapat beberapa pembenahan pada skema Jampersal tahun 2012 ini, di antaranya:&lt;br /&gt;
Perluasan pelayanan kesehatan yang dijamin&lt;br /&gt;
Peningkatan besaran tarif pelayanan yang ditanggung&lt;br /&gt;
Pembenahan pada pengorganisasian di tingkat pusat, provinsi, dan kabupaten/kota&lt;br /&gt;
Mekanisme pengelolaan keuangan/dana baik di tingkat dasar maupun tingkat lanjutan&lt;br /&gt;
Hal yang tidak boleh dilupakan adalah bahwa Jampersal merupakan paket pelayanan termasuk di dalamnya pelayanan KB pasca persalinan. Sehingga setiap pasien penerima manfaat Jampersal, setelah melahirkan harus mengikuti program KB pasca persalinan. Dengan demikian, program Jampersal ini akan sejalan dengan program KB.&lt;br /&gt;
Dengan dukungan Jampersal diharapkan makin mengurangi hambatan finansial (financial barrier) yang dihadapi masyarakat yang selama ini tidak memiliki jaminan pembiayaan persalinan, agar mereka dapat mengakses pelayanan kesehatan ibu yang berkualitas, dalam upaya percepatan penurunan Angka Kematian Ibu di Indonesia.&lt;br /&gt;
&lt;a href="http://www.kesehatanibu.depkes.go.id/archives/363#more-363"&gt;Sumber&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;</description><link>http://konselingpasutri.blogspot.com/2012/06/petunjuk-teknis-jaminan-persalinan.html</link><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-8131108839941305096.post-2416160580673844239</guid><pubDate>Sat, 02 Jun 2012 13:47:00 +0000</pubDate><atom:updated>2012-06-24T10:42:18.669-07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">HUMOR</category><title>Reimburse Konsultasi Seks !</title><description>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;
&lt;h3 style="text-align: left;"&gt;

Reimburse Konsultasi Seks !&lt;/h3&gt;
&lt;div style="text-align: left;"&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgN_GZYK8n3BSqdxSYJr1x39WoAhUDJS0WU9JjBcyGSPJfofnggtTP1cN0xP1lTlsZWMsbAVUDTKwDoj3d0maBI7nniwPnEOGDzcEBQrLglVUzbd5fyqIjEJnz4XflLc1VQEIohFZOf8nOa/s1600/joys-of-sex-hear296.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="200" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgN_GZYK8n3BSqdxSYJr1x39WoAhUDJS0WU9JjBcyGSPJfofnggtTP1cN0xP1lTlsZWMsbAVUDTKwDoj3d0maBI7nniwPnEOGDzcEBQrLglVUzbd5fyqIjEJnz4XflLc1VQEIohFZOf8nOa/s200/joys-of-sex-hear296.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
Seorang pria ditemani seorang wanita cantik mendatangi ruang praktek dokter ahli Sexologi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
' Ada yang bisa saya bantu?', tanya si dokter.&lt;br /&gt;
'Dok', sahut si pria, 'Tolong dokter perhatikan sementara kami melakukan seks, nanti tolong beritahu apa ada yang salah'&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun agak heran, si dokter setuju. Pasangan itu melepas pakaian dan&lt;br /&gt;
mulai melakukan seks di depan sang dokter. Sesudahnyadokter itu berkata,&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
'Hm...tak ada yang salah dengan kalian'.&lt;br /&gt;
Mereka membayar, lalu beranjak pergi. Minggu depannya pasangan itu muncul lagi, dan kembali meminta dokter melakukan hal yang sama. Tidak ada kelainan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka membayar 100 ribu dan pergi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketika minggu ketiga mereka muncul lagi, si dokter berkata,&lt;br /&gt;
'Saya tidak habis pikir. Kan sudah saya bilang tak ada problem yang saya temukan,&lt;br /&gt;
kenapa Anda berdua masih mendatangi saya?'&lt;br /&gt;
Dengan malu-malu si pria berkata, 'Ehm...sebenarnya begini Dok. Dia ini selingkuhan saya.&lt;br /&gt;
Kami nggak mungkin melakukannya di rumah masing-masing&lt;br /&gt;
Trus kalo di hotel kena 300 ribu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di sini kami cuma bayar 100 ribu, dan bisa di-reimburse lagi kwitansinya ke HRD'........ ..!&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;</description><link>http://konselingpasutri.blogspot.com/2012/06/reimburse-konsultasi-seks.html</link><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgN_GZYK8n3BSqdxSYJr1x39WoAhUDJS0WU9JjBcyGSPJfofnggtTP1cN0xP1lTlsZWMsbAVUDTKwDoj3d0maBI7nniwPnEOGDzcEBQrLglVUzbd5fyqIjEJnz4XflLc1VQEIohFZOf8nOa/s72-c/joys-of-sex-hear296.jpg" width="72"/><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-8131108839941305096.post-916115227274979087</guid><pubDate>Sat, 02 Jun 2012 13:42:00 +0000</pubDate><atom:updated>2012-06-02T06:42:54.200-07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">HUMOR</category><title>MAKAN MALAM</title><description>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada sepasang pengantin baru yang lagi mesra-mesranya. Suatu pagi sang suami hendak berangkat kekantornya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suami : Ma, aku pergi dulu!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Istri : Nggak sarapan dulu?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suami : Nggak, aku belum lapar!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu
 sang suami mencium bibir istrinya dengan mesra sambil berkata “ini 
makan pagiku!”, sang istri pun tersenyum. Karena ada sesuatu yang 
tertinggal, pada siang harinya sang suami balik kerumah dan bertemu 
istrinya lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Istri : Ada apa mas koq balik kerumah?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suami : Ada sesuatu yang tertinggal!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Istri : Nggak makan siang dulu?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suami : Nggak, aku masih belum lapar!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu
 dengan mesranya sang suami menghampiri istrinya dan menciumi 
“(.)(.)-nya” (breast) sambil berkata “ini makan siangku!” sang istri pun
 senang campur bahagia. Ketika sore hari menjelang malam sang suami pun 
pulang kerumah, dengan kagetnya ia melihat tingkah laku sang istri, lalu
 bertanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suami : “Sedang apa kamu!?”, karena ia melihat 
istrinya sedang duduk diatas rice cooker yang hidup dan panas tanpa 
celana dalam. Dengan ungkapan yang senang sang istri menjawab.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Istri : Ngangetin makan malam, mas! ………..&lt;/div&gt;</description><link>http://konselingpasutri.blogspot.com/2012/06/makan-malam.html</link><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-8131108839941305096.post-3114028582973337828</guid><pubDate>Sat, 02 Jun 2012 13:37:00 +0000</pubDate><atom:updated>2012-06-02T06:37:21.051-07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">HUMOR</category><title>BENAR KALI</title><description>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;
Ada seorang pemuda di daerah sumatera utara sana, kebetulan sedang 
nonton film di bioskop di daerahnya. Salah satu adegan di film itu 
adalah seorang gadis bahenol yang sedang berusaha membuka bajunya….. 
setelah itu dilanjutkan dengan membuka kaos dalamnya…. dan tibalah pada 
adegan dimana gadis itu harus membuka juga BH-nya. Namun sebelum gadis 
itu berhasil membuka BH-nya …. Tiba-tiba ada Kereta api yang lewat dan 
menutupi si gadis. Setelah kereta api berlalu si gadis ternyata sudah 
berpakaian lengkap kembali. Kecewalah ucok, setelah beberapa saat sempat
 menahan detak jantungnya. Esoknya, si Ucok datang lagi, beli karcis 
lagi, nonton lagi film yg sama. Dan…..kecewa lagi. Tanpa kenal kata 
menyerah, esoknya pun dia masih nonton lagi.. sampai beberapa hari. 
Tukang karcis yang melihat ucok, sampai2 hapal wajah si ucok, karena 
penasaran maka di tanyalah ucok kita ini. “Hey Lay…. Kalo tidak salah, 
sudah kau tonton pilem ini berkali-kali..? Kenapa masih datang juga ? ” 
“Ah benar kali itu bang….., tapi aku yakin bang …..suatu saat, kereta 
api keparat itu pastilah terlambat ” Jawab si Ucok penuh nafsu.&lt;/div&gt;</description><link>http://konselingpasutri.blogspot.com/2012/06/benar-kali.html</link><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-8131108839941305096.post-8161919283982888892</guid><pubDate>Sat, 02 Jun 2012 13:36:00 +0000</pubDate><atom:updated>2012-06-02T06:36:57.984-07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">HUMOR</category><title>BAJU TIDUR</title><description>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;
&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;
 &lt;w:WordDocument&gt;
  &lt;w:View&gt;Normal&lt;/w:View&gt;
  &lt;w:Zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;
  &lt;w:TrackMoves/&gt;
  &lt;w:TrackFormatting/&gt;
  &lt;w:PunctuationKerning/&gt;
  &lt;w:ValidateAgainstSchemas/&gt;
  &lt;w:SaveIfXMLInvalid&gt;false&lt;/w:SaveIfXMLInvalid&gt;
  &lt;w:IgnoreMixedContent&gt;false&lt;/w:IgnoreMixedContent&gt;
  &lt;w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;false&lt;/w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;
  &lt;w:DoNotPromoteQF/&gt;
  &lt;w:LidThemeOther&gt;EN-US&lt;/w:LidThemeOther&gt;
  &lt;w:LidThemeAsian&gt;X-NONE&lt;/w:LidThemeAsian&gt;
  &lt;w:LidThemeComplexScript&gt;X-NONE&lt;/w:LidThemeComplexScript&gt;
  &lt;w:Compatibility&gt;
   &lt;w:BreakWrappedTables/&gt;
   &lt;w:SnapToGridInCell/&gt;
   &lt;w:WrapTextWithPunct/&gt;
   &lt;w:UseAsianBreakRules/&gt;
   &lt;w:DontGrowAutofit/&gt;
   &lt;w:SplitPgBreakAndParaMark/&gt;
   &lt;w:DontVertAlignCellWithSp/&gt;
   &lt;w:DontBreakConstrainedForcedTables/&gt;
   &lt;w:DontVertAlignInTxbx/&gt;
   &lt;w:Word11KerningPairs/&gt;
   &lt;w:CachedColBalance/&gt;
  &lt;/w:Compatibility&gt;
  &lt;w:BrowserLevel&gt;MicrosoftInternetExplorer4&lt;/w:BrowserLevel&gt;
  &lt;m:mathPr&gt;
   &lt;m:mathFont m:val="Cambria Math"/&gt;
   &lt;m:brkBin m:val="before"/&gt;
   &lt;m:brkBinSub m:val="--"/&gt;
   &lt;m:smallFrac m:val="off"/&gt;
   &lt;m:dispDef/&gt;
   &lt;m:lMargin m:val="0"/&gt;
   &lt;m:rMargin m:val="0"/&gt;
   &lt;m:defJc m:val="centerGroup"/&gt;
   &lt;m:wrapIndent m:val="1440"/&gt;
   &lt;m:intLim m:val="subSup"/&gt;
   &lt;m:naryLim m:val="undOvr"/&gt;
  &lt;/m:mathPr&gt;&lt;/w:WordDocument&gt;
&lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;
 &lt;w:LatentStyles DefLockedState="false" DefUnhideWhenUsed="true"
  DefSemiHidden="true" DefQFormat="false" DefPriority="99"
  LatentStyleCount="267"&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="0" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Normal"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="heading 1"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 2"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 3"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 4"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 5"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 6"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 7"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 8"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 9"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 1"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 2"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 3"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 4"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 5"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 6"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 7"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 8"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 9"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="35" QFormat="true" Name="caption"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="10" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Title"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="1" Name="Default Paragraph Font"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="11" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Subtitle"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="22" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Strong"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="20" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Emphasis"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="59" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Table Grid"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" UnhideWhenUsed="false" Name="Placeholder Text"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="1" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="No Spacing"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 1"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 1"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 1"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 1"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 1"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 1"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" UnhideWhenUsed="false" Name="Revision"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="34" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="List Paragraph"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="29" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Quote"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="30" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Intense Quote"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 1"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 1"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 1"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 1"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 1"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 1"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 1"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 1"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 2"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 2"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 2"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 2"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 2"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 2"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 2"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 2"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 2"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 2"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 2"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 2"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 2"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 2"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 3"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 3"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 3"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 3"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 3"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 3"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 3"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 3"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 3"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 3"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 3"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 3"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 3"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 3"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 4"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 4"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 4"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 4"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 4"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 4"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 4"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 4"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 4"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 4"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 4"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 4"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 4"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 4"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 5"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 5"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 5"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 5"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 5"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 5"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 5"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 5"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 5"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 5"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 5"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 5"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 5"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 5"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 6"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 6"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 6"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 6"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 6"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 6"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 6"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 6"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 6"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 6"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 6"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 6"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 6"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 6"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="19" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Subtle Emphasis"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="21" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Intense Emphasis"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="31" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Subtle Reference"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="32" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Intense Reference"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="33" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Book Title"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="37" Name="Bibliography"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" QFormat="true" Name="TOC Heading"/&gt;
 &lt;/w:LatentStyles&gt;
&lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 10]&gt;
&lt;style&gt;
 /* Style Definitions */
 table.MsoNormalTable
 {mso-style-name:"Table Normal";
 mso-tstyle-rowband-size:0;
 mso-tstyle-colband-size:0;
 mso-style-noshow:yes;
 mso-style-priority:99;
 mso-style-qformat:yes;
 mso-style-parent:"";
 mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt;
 mso-para-margin-top:0cm;
 mso-para-margin-right:0cm;
 mso-para-margin-bottom:10.0pt;
 mso-para-margin-left:0cm;
 line-height:115%;
 mso-pagination:widow-orphan;
 font-size:11.0pt;
 font-family:"Calibri","sans-serif";
 mso-ascii-font-family:Calibri;
 mso-ascii-theme-font:minor-latin;
 mso-fareast-font-family:"Times New Roman";
 mso-fareast-theme-font:minor-fareast;
 mso-hansi-font-family:Calibri;
 mso-hansi-theme-font:minor-latin;}
&lt;/style&gt;
&lt;![endif]--&gt;

&lt;br /&gt;
&lt;div style="margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0cm; text-align: justify;"&gt;
Seorang
kakek 70-an pergi ke pertokoan untuk membeli hadiah ulang tahun buat istrinya
tercinta.&lt;/div&gt;
&lt;div style="margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0cm; text-align: justify;"&gt;
Si kakek
kebingungan karena seingatnya tidak ada satupun barang keperluan wanita yang
belum&amp;nbsp;dimiliki istrinya. Ketika si kakek melewati sebuah toko pakaian
dalam, timbul keinginannya untuk membelikan baju tidur yang transparan dan
seksi agar istrinya senang dan merasa muda kembali.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div style="margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0cm; text-align: justify;"&gt;
Si kakek
masuk dan disambut oleh seorang pramuniaga. “Saya ingin membeli baju tidur yang
paling&amp;nbsp;seksi dan paling transparan,” kata si kakek.&lt;/div&gt;
&lt;div style="margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0cm; text-align: justify;"&gt;
Si
pramuniaga mengangguk, mengambilkan apa yang diinginkan si kakek dan
membungkusnya dengan rapi.&lt;/div&gt;
&lt;div style="margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0cm; text-align: justify;"&gt;
Si kakek
pun pulang dan memberikan kadonya ke istrinya. “Selamat ulang tahun. Bukalah di
kamar.”&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div style="margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0cm; text-align: justify;"&gt;
Si istri
membawa kadonya ke kamar dan membukanya. Dengan penuh suka cita dicobanya baju
tidur transparan tersebut. Saking transparannya, seolah-olah dia tidak berbaju
sama sekali.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div style="margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0cm; text-align: justify;"&gt;
Tiba-tiba
timbul ide di kepalanya untuk memberi kejutan kepada suaminya dengan tampil
tanpa memakai apapun. “Sayang ke sini deh,” katanya memanggil suaminya.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div style="margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0cm; text-align: justify;"&gt;
“Ya
ampunnn* Baju begitu mahal kok nggak disetrika,” jerit sang suami kaget.&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0cm; text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;</description><link>http://konselingpasutri.blogspot.com/2012/06/baju-tidur.html</link><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-8131108839941305096.post-1672959512535428415</guid><pubDate>Sat, 02 Jun 2012 13:28:00 +0000</pubDate><atom:updated>2012-06-02T06:28:39.255-07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">HUMOR</category><title>PALING HEBAT</title><description>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;
PALING HEBAT&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dua anak kecil bertengkar mengenai ayah siapa yang lebih hebat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anaknya Irsan: “Papaku lebih hebat daripada papamu”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anaknya Jimmy: “Kalo gitu, mamaku lebih hebat daripada mamamu”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anaknya Irsan mengingat-ingat: “rasanya kamu benar, papaku selalu bilang begitu.”&lt;/div&gt;</description><link>http://konselingpasutri.blogspot.com/2012/06/paling-hebat.html</link><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-8131108839941305096.post-7605451897392088916</guid><pubDate>Fri, 25 May 2012 16:36:00 +0000</pubDate><atom:updated>2012-05-25T09:36:43.572-07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">RILEK</category><title>Kenangan Manis di Rumah Ririn (Part I)</title><description>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;
&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;
 &lt;w:WordDocument&gt;
  &lt;w:View&gt;Normal&lt;/w:View&gt;
  &lt;w:Zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;
  &lt;w:TrackMoves/&gt;
  &lt;w:TrackFormatting/&gt;
  &lt;w:PunctuationKerning/&gt;
  &lt;w:ValidateAgainstSchemas/&gt;
  &lt;w:SaveIfXMLInvalid&gt;false&lt;/w:SaveIfXMLInvalid&gt;
  &lt;w:IgnoreMixedContent&gt;false&lt;/w:IgnoreMixedContent&gt;
  &lt;w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;false&lt;/w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;
  &lt;w:DoNotPromoteQF/&gt;
  &lt;w:LidThemeOther&gt;EN-US&lt;/w:LidThemeOther&gt;
  &lt;w:LidThemeAsian&gt;X-NONE&lt;/w:LidThemeAsian&gt;
  &lt;w:LidThemeComplexScript&gt;X-NONE&lt;/w:LidThemeComplexScript&gt;
  &lt;w:Compatibility&gt;
   &lt;w:BreakWrappedTables/&gt;
   &lt;w:SnapToGridInCell/&gt;
   &lt;w:WrapTextWithPunct/&gt;
   &lt;w:UseAsianBreakRules/&gt;
   &lt;w:DontGrowAutofit/&gt;
   &lt;w:SplitPgBreakAndParaMark/&gt;
   &lt;w:DontVertAlignCellWithSp/&gt;
   &lt;w:DontBreakConstrainedForcedTables/&gt;
   &lt;w:DontVertAlignInTxbx/&gt;
   &lt;w:Word11KerningPairs/&gt;
   &lt;w:CachedColBalance/&gt;
  &lt;/w:Compatibility&gt;
  &lt;w:BrowserLevel&gt;MicrosoftInternetExplorer4&lt;/w:BrowserLevel&gt;
  &lt;m:mathPr&gt;
   &lt;m:mathFont m:val="Cambria Math"/&gt;
   &lt;m:brkBin m:val="before"/&gt;
   &lt;m:brkBinSub m:val="--"/&gt;
   &lt;m:smallFrac m:val="off"/&gt;
   &lt;m:dispDef/&gt;
   &lt;m:lMargin m:val="0"/&gt;
   &lt;m:rMargin m:val="0"/&gt;
   &lt;m:defJc m:val="centerGroup"/&gt;
   &lt;m:wrapIndent m:val="1440"/&gt;
   &lt;m:intLim m:val="subSup"/&gt;
   &lt;m:naryLim m:val="undOvr"/&gt;
  &lt;/m:mathPr&gt;&lt;/w:WordDocument&gt;
&lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;
 &lt;w:LatentStyles DefLockedState="false" DefUnhideWhenUsed="true"
  DefSemiHidden="true" DefQFormat="false" DefPriority="99"
  LatentStyleCount="267"&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="0" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Normal"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="heading 1"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 2"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 3"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 4"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 5"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 6"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 7"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 8"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 9"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 1"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 2"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 3"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 4"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 5"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 6"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 7"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 8"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 9"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="35" QFormat="true" Name="caption"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="10" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Title"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="1" Name="Default Paragraph Font"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="11" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Subtitle"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="22" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Strong"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="20" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Emphasis"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="59" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Table Grid"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" UnhideWhenUsed="false" Name="Placeholder Text"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="1" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="No Spacing"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 1"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 1"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 1"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 1"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 1"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 1"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" UnhideWhenUsed="false" Name="Revision"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="34" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="List Paragraph"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="29" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Quote"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="30" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Intense Quote"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 1"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 1"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 1"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 1"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 1"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 1"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 1"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 1"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 2"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 2"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 2"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 2"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 2"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 2"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 2"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 2"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 2"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 2"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 2"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 2"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 2"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 2"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 3"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 3"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 3"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 3"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 3"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 3"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 3"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 3"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 3"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 3"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 3"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 3"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 3"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 3"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 4"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 4"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 4"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 4"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 4"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 4"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 4"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 4"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 4"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 4"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 4"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 4"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 4"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 4"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 5"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 5"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 5"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 5"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 5"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 5"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 5"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 5"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 5"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 5"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 5"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 5"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 5"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 5"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 6"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 6"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 6"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 6"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 6"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 6"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 6"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 6"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 6"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 6"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 6"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 6"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 6"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 6"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="19" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Subtle Emphasis"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="21" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Intense Emphasis"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="31" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Subtle Reference"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="32" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Intense Reference"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="33" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Book Title"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="37" Name="Bibliography"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" QFormat="true" Name="TOC Heading"/&gt;
 &lt;/w:LatentStyles&gt;
&lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 10]&gt;
&lt;style&gt;
 /* Style Definitions */
 table.MsoNormalTable
 {mso-style-name:"Table Normal";
 mso-tstyle-rowband-size:0;
 mso-tstyle-colband-size:0;
 mso-style-noshow:yes;
 mso-style-priority:99;
 mso-style-qformat:yes;
 mso-style-parent:"";
 mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt;
 mso-para-margin-top:0cm;
 mso-para-margin-right:0cm;
 mso-para-margin-bottom:10.0pt;
 mso-para-margin-left:0cm;
 line-height:115%;
 mso-pagination:widow-orphan;
 font-size:11.0pt;
 font-family:"Calibri","sans-serif";
 mso-ascii-font-family:Calibri;
 mso-ascii-theme-font:minor-latin;
 mso-fareast-font-family:"Times New Roman";
 mso-fareast-theme-font:minor-fareast;
 mso-hansi-font-family:Calibri;
 mso-hansi-theme-font:minor-latin;}
&lt;/style&gt;
&lt;![endif]--&gt;

&lt;br /&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;
Ria,adalah nama panggilan sayang
yang diberikan padaku oleh suamiku umurku sekarang 25 tahun,aku dikarunia
seorang anak laki-laki yang sekarang baru berumur 2 tahun.&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;
Suamiku seorang pengusaha yang
sangat menyayangi kami.kehidupan rumah tangga kami sangat bahagia,walaupun kami
tidak tergolong berperekonomian berlimpah tapi saya sangat bahagia,karena
suamiku selalu dekat denganku walaupun dibilang suamiku sering berpindah-pindah
tempat dalam bisnisnya,tapi selalu membawaku kemana saja dia bekerja. &lt;/div&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgR_S8gesshoY_wNp7h9lQ7ne7NMYG_sFIPh71wH1h-Y_Htj04b5rcdDu6VI5cNAX4Vy_MghYR8qMVNSmOjKYTlYk5uHjVWuf-62UHn-XYcIoVxea2Z-LS3yyGFp8ITWz0JGJc-c6T9whT4/s1600/aA.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgR_S8gesshoY_wNp7h9lQ7ne7NMYG_sFIPh71wH1h-Y_Htj04b5rcdDu6VI5cNAX4Vy_MghYR8qMVNSmOjKYTlYk5uHjVWuf-62UHn-XYcIoVxea2Z-LS3yyGFp8ITWz0JGJc-c6T9whT4/s1600/aA.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;
Dua minggu yang lalu kami baru
saja pindah dari suatu kota B ke sebuah kota kecil&amp;nbsp; S.&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;
Sebelum pindah ke kota s kami
sempatkan untuk mampir dulu ke rumah orangtuaku.tapi sebelum itu kami sempatkan
mampir dulu ketempat seoarang teman sekolahku dulu yang tinggal disebuah kota
transit sebelum aku pulang ke rumah orangtuaku dan langsung ke tempat usaha
baru suamiku.&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;
Singkat cerita pagi-pagi kami
baru sampai kerumah temanku setelah melalui perjalan semalaman.&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;
huh capet sekali
rasanya. Kebetulan temanku dirumah,sebut saja ririn namanya sedangkan suaminya bernama
roby. Ohnya lupa nama suamiku adji. Tapi saya sudah biasa panggil papa.&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;
Setelah sedikit basa-basi kami
diantar oleh ririn ke kamar tamu dilantai 2 yang lumayan luas.entah karena
kecapekan kami bertiga langsung ketiduran sampai sekitar jam satu siang.ketika
saya turun saya lihat suami ririn sudah ada dirumah,mungkin ditelp ririn supaya
cepat pulang.&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;
Suamiku masih tidur diatas dia
capek sekali kelihatannya karena harus bawa mobil semalaman.kami bertiga
ngobrol dibawah sama ririn dan suaminya.hingga suamiku juga turun keruang tamu
saat sudah terbangun.Anak kami masih nyenyak juga diatas.. &lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;
Kami berencana makan malam diluar
sekalian jalan-jalan mumpung ada kesempatan.kami berlima menuju sebuah rumah
makan yang ditunjuk oleh ririn karena mereka biasa makan disitu kareana
tempatnya asik katanya.&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;
selepas kami makan malam kami habiskan mala mini untuk
muter-muter sampai sekitar jam 8 malam. Oh ya ririn belum dikaruniai anak…&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;
Anakku sudah tidur sebelum sampai
rumah,tapi ketika masuk kerumah dia terbangun dan minta ditemani tidur lagi.aku
langsung masuk kamar menemani dia.Sedangkan suamiku masih dibawah
ngobrol-ngobrol sama suami ririn.&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;
Aku ketiduran ketika menidurkan
anakku sampai sekitar jam setengah sepuluhan.ketika ku turun keruang keluarga
kulihat bertigaa masih asik ngobrol dan ketawa-ketawa.aku duduk disamping
suamiku yang duduk berhadapan dengan roby dan ririn.sexy sekali si ririn malam
itu entah kapan ia udah berganti baju dengan memakai linguari transparan warna
merah marun dengan cd dan BH warna hitam.suamiku pasti nggak kedip ngeliatin
siririn.aku harus cari cara untuk bisa tukar pakaian juga..aku tawarkan kopi
untuk suamiku.dan langsung diiyakan kuajak ririn untuk kedapur membuat
kopi.sebelum mengatar kedepan aku ijin naik dulu sebentar.aku turun dengan baju
butih transparan dengan dalaman warna gelap..tubuhku nggak kalah dengan ririn
walaupun aku sudah beranak satu..untuk kulit sedikit lebih putih aku dari pada
ririn.Payudaraku juga lebih besar dari ririn .tapi payudara ririn Nampak lebih
sekel mungkin karena belum menyusui anak. Untuk badan memang badanku lebih
besar sedikit dari pada dia. Kok malam reoni ini jadi lomba seksi-seksian ya…&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;
Suami ririn umurnya lebih muda
tiga tahun dari ririn jadi sekarang umurnya baru 21 tahun sedang ririn 24 tahun
tepat bulan kemarin dia berulang tahun..badannya atletis rambut cepat rapi
kulit kuning bersih.cocok sekali penampilan seorang marketing alat-alat
kesehatan.malam itu paki jean gelap dengan kaos warna hitam ,Nampak maco
sekali.&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;
Sesampainya diruang tamu kaget
juga suamiku melihatku sudah berganti baju..kami ngobrol sampai tengah malam.
Hingga ririn mengusulkan kami pindah ke ruang satu lagi yang lebih hangat
karena memang disini agak terbuka sehingga udara malam yang dingin mulai terasa
mensusuk ketulang.&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;
Kami pindah keruang tv yang agak
tertutup dengan sofa didepannya.&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;
kami sekarang duduk berempat walaupun demikian
masih terasa longgar karena sofanya cukup besar.disini terpsa lebih hangat
karena lantai dan dinidng berlapis karpet yang tebal.ririn pencet-pencet remot
untuk cari siaran namun acara malam ini tidak ada yang bagus ,,dia menawarkan
untuk nonton film.dia&lt;span style="mso-spacerun: yes;"&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;keluarkan bebrapa keeping
cd dari dalam laci dan menawarkan film apa yang mau diputar…&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;
Gimana kalau film
yang HOT katanya..&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;
Hot apa ? tanyaku.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;
Aku baru dapat
kiriman film bagus dari temenku yang diaustrali jawabnya,belum semapt kami mengiyakan
dia sudah memasang CD itu dan segera duduk disamping suaminya..&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;
Rupanya film blue yang dia putar.lama-lama
ririn mulai makin nempel ke suaminya nafasnay mulai tidak teratur ketika
dilayar seoarang bule cantik sedang dijilmek akupun mulai gerah suamikupun
demikian tangannya sudah mulai piknik kepahaku,namun kami masih canggung karena
disamping kami ada ririn dan robby.sekilas kulihat mereka udah berpagutan bibir
aja.. sial ririn nggak ada segannya pikirku..&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;
Kamipun akhirnya lebih berani
ketika lampu penerangan diruang ini dimatikan tinggal cahaya dari layar tv yang
juga lagi seru-serunya.&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;
Kutarik tangan suamiku kuarhkan
kememekku yang mulai terasa menguluarkan pelicinnya…sementara tangannku sudah
menyelinap didalam celananya.kontinya belum terlalu tegang sekali namun kulihat
mukanya sangat menikmati elusan dan pijatan dariku.kami masih duduk dengan rapi
seolah kami tidak melakukan apa-apa.sesekali kulirik ririn dan roby yang
kayaknya sudah mulai tidak bisa menahan diri,maklum mereka terhitung juga masih
pasangan baru.tangan ririn ririn sibuk memainkan pentil robby begitu juga
tangan roby sudah sukses masuk dibalik BH ririn.&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;
Ria kalau mau pakai kamar yang
itu saja sambil menunjuk kamar disamping ruang ini,jangan diatas ntar bangun
sikecil katanya sambil tertawa…kayaknya ririn memeberi kode untuk kami pindah
karena mungkin dia sudah tidak tahan lagi.akhirnya kuajak suamiku masuk kekamar
aku berbaring dikasur sedang suamiki membuka celana panjang dan bajunya.tinggal
celana dalamnya yang melekat setelah itu langsung meluncur menuju
payudaraku.putingku dihisap bergantian kiri dan kanan smabil tangannya kembali
nakal lagi di miss v ku.aku tidak mau kalah tangannku tidak mau lepas dari
kontinya..&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;
Augh…nakal sekali tangan suamiku
jemarinya terus memainkan klitorisku hingga aku sudah mulai basah
rasanya.gairahku begitu menggelora.entah karena tempat baru dan tadi sempat
pengalaman baru juga dicumbui dan mencumbui nerdekatan dengan orang lain. Aku sudah
tidak tahan lagi segela kupelorotka Cd suamiku ,segera kukulum kontinya yang
sudah tegak menantang.kugosok ujungnya dengan dinding dalam pipiku.tangannya terus
meremas payudaraku..rupanya suamiku juga bergairah sekali ditahan kepalaku dan
ditariknya dibaringkan aku disampingnya.dia siap –siap memasukkan kontinya….BLesss
auh…ah..ah.. kontinya yang sangat tegang sudah masuk keliang
kenikmatanku,terasa begitu nikmat ketika dia mulai memompa naik turun….ah….ahhh.ahhh
terus pah terus jeritku lirih.makin semangta suamiku memompa..hingga aku mulai
sesuatu akan segera meledak dalam dalam liang kenikmatanku…auh—ah..ah sedikit
lagi pa…ayo pa…aku sudah mau nyampai….ahhhhhhhhhh jiwaku melayang kenikmatanku
sudah tercapaiaku klimak….suamiku terus menggenjotku dana makin menjadi….oh
nikmat sekali…..hingga akhirnya suamiku dapat juga… dipeluk erat tubuhku dicium
pipi dan payudaraku…itulah cirikhas suamiku ketika kami sama-sama udah dapat,. Kami
beristirahat sebentar…untuk melanjutkan babak kedua sebentar lagi.&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;</description><link>http://konselingpasutri.blogspot.com/2012/05/kenangan-manis-di-rumah-ririn-part-i.html</link><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgR_S8gesshoY_wNp7h9lQ7ne7NMYG_sFIPh71wH1h-Y_Htj04b5rcdDu6VI5cNAX4Vy_MghYR8qMVNSmOjKYTlYk5uHjVWuf-62UHn-XYcIoVxea2Z-LS3yyGFp8ITWz0JGJc-c6T9whT4/s72-c/aA.jpg" width="72"/><thr:total>2</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-8131108839941305096.post-9167029478137510861</guid><pubDate>Fri, 25 May 2012 14:55:00 +0000</pubDate><atom:updated>2012-05-25T07:55:33.703-07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Seks</category><title>Hubungan Intim Lancar, Stress Hilang</title><description>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em; text-align: center;"&gt;

&lt;img border="0" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgfCSmGrRDOYWsiAT-w9yDWWchUS-omwH-KXMTk-MUGax9kvroDb8ej7bxwP30M8WkzsLnWz9jx03MqAB-wNc4oifJNjI5P3ncgpx3_8wzH9x-dHg5qImrB4GTE3-pzy1XkagC66sGqfu-5/s1600/A.jpg" /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;h3 class="post-title entry-title"&gt;

Hubungan Intim Lancar, Stress Hilang
&lt;/h3&gt;
&lt;div class="post-header"&gt;


&lt;/div&gt;
&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;

Coba hitung berapa jam Anda bekerja dalam seminggu? Jika jawabannya 
adalah lebih dari 50 jam, berarti Anda termasuk orang yang beresiko 
mengalami gangguan seksual. Tahukah Anda bahwa stress merupakan pembunuh
 utama hasrat seksual?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;

Namun Anda tak perlu panik, karena jika Anda bersedia mengubah gaya 
hidup yang kurang baik dan mengurangi stress serta menyisihkan lebih 
banyak waktu untuk menikmati sex, kemampuan seksual Anda pasti akan 
kembali seperti semula.&lt;br /&gt;
&lt;span id="more-275"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
Nah, bagi Anda yang sudah terbiasa bekerja, tentu tidak mudah mengubah 
gaya hidup Anda yang serba sibuk. Karena itu kami coba rangkum beberapa 
tips berikut agar dapat membantu Anda :&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;

&lt;b&gt;1. Carilah cara agar bisa rileks secara teratur&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Berjalan-jalanlah tiap sore, boleh sambil membawa anjing, di seputar 
rumah sebelum tidur atau menonton film komedi yang benar-benar dapat 
membuat Anda tertawa agar beban stress Anda dapat sedikit berkurang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;

&lt;b&gt;2. Bila sedang lelah, hindari seks kalau Anda tak ingin mengalami frustasi&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Anda tidak perlu merasa harus menggunakan sisa-sisa energi Anda untuk 
berhubungan seks setelah sehari penuh bekerja. Kami justru menyarankan 
Anda menyediakan waktu khusus untuk itu. Kedengarannya memang tidak 
spontan. Tapi untuk jangka panjang, cara itu bisa menambah indah 
hubungan Anda. Sebab dengan begitu hubungan seks Anda lakukan dengan 
lebih bergairah. Bukankah lebih baik menjaga kualitas acara bercinta 
lebih baik daripada hanya sekedar memperhatikan kuantitasnya?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;

&lt;b&gt;3. Bila Anda gagal ereksi saat berhubungan seksual jangan frustasi&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Setiap pria, bahkan yang sangat berpengalaman pun, sekali waktu pernah 
mengalaminya. Jangan terus-menerus memikirkan kegagalan itu kalau Anda 
tak ingin dihinggapi gangguan serupa setiap kali berhubungan seks. 
Sekali gagal ereksi dalam berhubungan seks bukanlah persoalan besar.
&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;</description><link>http://konselingpasutri.blogspot.com/2012/05/hubungan-intim-lancar-stress-hilang.html</link><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgfCSmGrRDOYWsiAT-w9yDWWchUS-omwH-KXMTk-MUGax9kvroDb8ej7bxwP30M8WkzsLnWz9jx03MqAB-wNc4oifJNjI5P3ncgpx3_8wzH9x-dHg5qImrB4GTE3-pzy1XkagC66sGqfu-5/s72-c/A.jpg" width="72"/><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-8131108839941305096.post-3632783864043073813</guid><pubDate>Fri, 25 May 2012 14:54:00 +0000</pubDate><atom:updated>2012-05-25T07:54:24.516-07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Seks</category><title>Terapi Hormon Seks bikin wanita kembali muda</title><description>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: left; color: black; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em; text-align: center;"&gt;

&lt;img border="0" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi_hfwZLz-wNZN1oMBYTTAK33cefY227msmdNDIEtOy3CcOHHlTIUxMLMXS7sZfmly57_xUJoPMmob1fbdGzkaWotSikn3KOwu-SNpnMXFv6MsJgbDoULIsTQIGsKjRk6TkoP87gj5dpJQM/s1600/terapi+hormon+seks.jpg" /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;h3 class="post-title entry-title"&gt;

Terapi Hormon Seks bikin wanita kembali muda
&lt;/h3&gt;
&lt;div class="post-header"&gt;


&lt;/div&gt;
&lt;div style="color: black;"&gt;

&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="border-collapse: separate; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: normal; orphans: 2; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 2; word-spacing: 0px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 22px; text-align: left;"&gt;Terapi
 hormon seks yang dilakukan oleh wanita pasca menopause ternyata dapat 
membuat otak wanita kembali muda dan semakin baik berfungsi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebuah penelitian yang dilakukan peneliti dari Durham University, 
Inggris ini menemukan wanita yang mendapatkan terapi hormon pasca 
menopause mempunyai cara kerja otak yang lebih baik dan lebih muda, 
hingga koordinasi motorik mereka pun berjalan semakin lancar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Penelitian ini melibatkan 62 wanita paska menopause berusia antara 46 
dan 71 tahun. Kemudian mereka dibagi menjadi dua kelompok. Sebanyak 36 
wanita kelompok pertama diberikan terapi hormon, sedangkan sisanya 
berada di kelompok kontrol sehingga tidak diberikan terapi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah proses terapi, kedua kelompok diminta untuk melaksanakan 
tugas-tugas koordinasi motorik halus. Seperti menekan tombol dengan jari
 yang berbeda atau menggunakan kedua tangan kiri dan kanan secara 
bersamaan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hasilnya pada wanita yang menjalankan terapi hormon kedua tangannya 
dapat bekerja sama dengan baik. Pertanda dari interaksi kedua belah otak
 kiri maupun kanan berjalan sangat baik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"Tes-tes yang dijalani wanita paska menopause menunjukkan bahwa terapi 
hormon dapat membantu kedua sisi otak berfungsi semakin baik. Otak juga 
dapat kembali mengorganisasi dirinya sendiri sama seperti wanita muda 
sebelum menopause," jelas pemimpin universitas Dr Daryl O'Connor.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Connor menambahkan kalau penelitian tentang terapi hormon ini barulah 
tahap awal yang bisa dikerjakan. Sebab masih banyak manfaat terapi 
hormon yang belum terungkap.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"Salah satunya bagaimana hormon seks bisa membuat otak menjadi kebal terhadap cedera otak akibat stroke" tutup Connor.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;</description><link>http://konselingpasutri.blogspot.com/2012/05/terapi-hormon-seks-bikin-wanita-kembali.html</link><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi_hfwZLz-wNZN1oMBYTTAK33cefY227msmdNDIEtOy3CcOHHlTIUxMLMXS7sZfmly57_xUJoPMmob1fbdGzkaWotSikn3KOwu-SNpnMXFv6MsJgbDoULIsTQIGsKjRk6TkoP87gj5dpJQM/s72-c/terapi+hormon+seks.jpg" width="72"/><thr:total>2</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-8131108839941305096.post-2245495411716389951</guid><pubDate>Fri, 25 May 2012 14:49:00 +0000</pubDate><atom:updated>2012-05-25T07:49:51.765-07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Seks</category><title>Geografi Sex</title><description>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;

&lt;div class="post-header"&gt;


&lt;/div&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;

&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgMtHqq5HKkH89RQ_CjCBWmz9DZkdT_uqMv-Ctfchm4b9TAfagar1RxvVoNPnuM8wtymg0rtPREjENypd5Yv_N4gXm7-mhNFtrURzAnBzFdWmBaRVoa-2ZAJOiJuIxBtTaDKLT38_I-_tpS/s1600/aA.jpg" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgMtHqq5HKkH89RQ_CjCBWmz9DZkdT_uqMv-Ctfchm4b9TAfagar1RxvVoNPnuM8wtymg0rtPREjENypd5Yv_N4gXm7-mhNFtrURzAnBzFdWmBaRVoa-2ZAJOiJuIxBtTaDKLT38_I-_tpS/s1600/aA.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;

&lt;i&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: x-large;"&gt;G&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;eografi seks bukanlah pelajaran yang membutuhkan waktu lama untuk 
mempelajarinya. Anda hanya memerlukan pasangan Anda (untuk praktek 
langsung) dan keberanian untuk merubah cara pandang Anda tentang seks.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;i&gt;Geografi seks hanya terdiri dari 4 tingkat :&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;1. Penjelajahan&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Anggaplah tubuh pasangan Anda adalah suatu wilayah asing yang belum 
pernah Anda jelajahi. Sedang jari-jari merupakan alat sensor Anda. 
Pancing reaksi pasangan Anda dengan mengatakan sensasi yang Anda rasakan
 ketika Anda menjelajahi tubuhnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kulit adalah organ tubuh paling peka, baik untuk lelaki dan 
perempuan. Jadi jangan hanya terfokus pada alat vital saja. Anda akan 
terkejut ketika pasangan Anda merasa bergairah ketika Anda hanya 
menyentuh pergelangan tangan atau bulu matanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;2. Kreativitas&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Merangsang pasangan tidak hanya dengan jari-jari Anda. Setelah Anda 
mengenal landscape tubuh pasangan Anda maksimalkan rangsangan dengan 
menggunakan bagian tubuh lain Anda. Anda bisa memanfaatkan lidah, mulut,
 atau benda-benda seperti bulu, scarf, atau es. Variasikan area sentuhan
 Anda agar tidak selalu di tempat yang sama sehingga pasangan Anda akan 
terus penasaran.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;3. Lakukan Terapi&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Jika Anda pernah mendengar istilah pijat refleksi, Anda akan tahu 
bahwa sebenarnya tubuh terbentuk dari ikatan-ikatan saraf yang saling 
berhubungan. Saraf ini mengontrol performa kerja dari organ-organ tubuh.
 Artinya jika Anda memberikan rangsangan di bagian tubuh tertentu, maka 
bagian tubuh lain yang terkait akan bereaksi.&lt;br /&gt;
Anda juga bisa melakukan hal serupa untuk kepuasan seksual Anda. Kuncinya adalah memberikan rangsangan pada area yang tepat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;4. Ubah sudut pandang Anda&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Satu hal lagi yang cukup penting adalah otak Anda. Otak Anda adalah 
bagian terpenting dari seluruh organ tubuh dan mengendalikan semua. 
Membicarakan aktivitas seksual dengan pasangan Anda seperti dimana Anda 
ingin disentuh, adalah salah satu rangsangan yang paling kuat. Kekuatan 
pikiran sangat mempengaruhi keintiman dan dapat meningkatkan gairah 
aktivitas seksual Anda berdua. Jadi jangan lupa untuk merangsang organ 
Anda yang satu itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Selamat Mencoba
&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;</description><link>http://konselingpasutri.blogspot.com/2012/05/geografi-sex.html</link><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgMtHqq5HKkH89RQ_CjCBWmz9DZkdT_uqMv-Ctfchm4b9TAfagar1RxvVoNPnuM8wtymg0rtPREjENypd5Yv_N4gXm7-mhNFtrURzAnBzFdWmBaRVoa-2ZAJOiJuIxBtTaDKLT38_I-_tpS/s72-c/aA.jpg" width="72"/><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-8131108839941305096.post-6046499415454855449</guid><pubDate>Fri, 25 May 2012 14:47:00 +0000</pubDate><atom:updated>2012-05-25T07:47:17.060-07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Seks</category><title>Inilah Yang Terjadi Pada Otak Perempuan Saat Orgasme</title><description>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;

&lt;div class="post-header"&gt;


&lt;/div&gt;
&lt;div class="post-body entry-content" id="post-body-4550552988789647495"&gt;

&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;

&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-JAMMo9HR8gs/TvSTeT2cjvH/AAAAAAAAAO4/ttI6grVGkIA/s1600/A.jpg" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjIjSXrsHKZpowWLf8gKjyd_dvsYsANAuVgxs3lZtR0HlLSdGUGFobGuMZ3qInHFmyF4XuQWOpzyJG_0REYqZNyQJOIkkd9TaXLG9dEGk9JC9si7WOV8WhpocQe8CHozdKCWggmmPKwGPLR/s1600/A.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;

Masalah orgasme pada perempuan adalah sesuatu yang rumit dan 
misterius. Para peneliti sudah banyak melakukan penelitian mengenai 
fenomena orgasme perempuan. Di antaranya, melakukan MRI scanning untuk 
mengetahui apa yang sebenarnya sedang terjadi pada otak perempuan pada 
saat orgasme.&lt;/div&gt;
&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;

Dr Barry Komisaruk, penulis The Science Of Orgasm, 
mengakui bahwa ada banyak hal mengenai seksualitas perempuan yang belum 
sepenuhnya dipahami. Namun metode MRI scanner ini memberikan banyak 
informasi. Misalnya saja, scanner tidak hanya menunjukkan area mana di 
bagian otak yang aktif selama orgasme, tetapi juga bagian mana yang 
tidak aktif. Terlihat juga bahwa perempuan mengalami orgasme secara 
berbeda daripada pria.&lt;/div&gt;
&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;

“Salah satunya, orgasme perempuan ternyata 
berlangsung lebih lama daripada pria, yang membuatnya lebih mudah untuk 
dipelajari,” kata Dr Komisaruk.&lt;/div&gt;
&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;

Otak pria cenderung berfokus pada 
stimulasi fisik yang dikaitkan dengan kontak seksual, namun kunci dari 
gairah pada perempuan adalah kondisi yang rileks. Hasil scanning 
menunjukkan bahwa selama bercinta, bagian dari otak perempuan yang 
memproses rasa takut, kegelisahan, dan emosi, semakin rileks. Hal ini 
mencapai puncaknya ketika orgasme, dimana kegelisahan dan emosi pada 
otak perempuan secara efektif menutup untuk menghasilkan suatu keadaan 
nyaris trance.&lt;/div&gt;
&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;

Fenomena yang terjadi saat perempuan orgasme 
sungguh luar biasa. Detak jantungnya berlipat ganda, sensitivitasnya 
pada rasa sakit berkurang, aliran darah ke otak meningkat, dan perasaan 
senang, bahagia, dan cinta juga meningkat.&lt;/div&gt;
&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;

Menurut terapis seks 
Paula Hall, perempuan butuh merasa rileks dan aman supaya dapat 
berpasrah dan menikmati seks secara total. Jadi jika Anda tegang, 
terlalu memikirkan bahwa Anda harus mencapai klimaks, hal itu bisa 
mengacaukan kemampuan otak untuk mengalami orgasme.&lt;/div&gt;
&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;

Namun Paula 
mengingatkan, seks itu juga melibatkan manusia lain, sehingga mencapai 
orgasme sebenarnya bukan satu-satunya hal penting. “Jika Anda terlalu 
berfokus pada bagaimana mencapai klimaks, dan membuat hal itu sebagai 
tujuan utama, maka fokus Anda berdua bisa terpecah satu sama lain. 
Akhirnya, seks menjadi sangat egois,” katanya.&lt;/div&gt;
&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;

Di lain pihak, Dr 
Komisaruk mencoba untuk lebih melihat sisi positifnya. Baginya, 
mendapatkan kenikmatan dari orgasme bisa menguatkan relasi pria dan 
wanita, dan membuat seks menjadi lebih berarti. Dengan mengusahakan 
orgasme dengan berbagai cara, perempuan juga tidak lantas diartikan 
terlalu memikirkan diri sendiri. Bila itu membuat perempuan bahagia dan 
lebih mencintai relasi berpasangannya, kenapa tidak?&lt;/div&gt;
&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;

Sumber: The Daily Mail, &lt;a href="http://www.urlshorting.com/?kompas" target="_blank"&gt;kompas.com&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;</description><link>http://konselingpasutri.blogspot.com/2012/05/inilah-yang-terjadi-pada-otak-perempuan.html</link><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjIjSXrsHKZpowWLf8gKjyd_dvsYsANAuVgxs3lZtR0HlLSdGUGFobGuMZ3qInHFmyF4XuQWOpzyJG_0REYqZNyQJOIkkd9TaXLG9dEGk9JC9si7WOV8WhpocQe8CHozdKCWggmmPKwGPLR/s72-c/A.jpg" width="72"/><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-8131108839941305096.post-2764144857039441573</guid><pubDate>Thu, 24 May 2012 15:35:00 +0000</pubDate><atom:updated>2012-05-24T08:39:29.601-07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Seks</category><title>Membuat Wanita Muncrat Saat Orgasme [Pria Harus Baca]</title><description>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;
&lt;h3 style="text-align: left;"&gt;


Membuat Wanita Muncrat Saat Orgasme&lt;/h3&gt;
&lt;div style="text-align: left;"&gt;
Jika dia merasa ingin buang air kecil, 
minta dia mengabaikannya karena rasa itu hanyalah sensasi dan bukan 
keinginan sebenarnya. Meskipun keinginan buang air kecilnya tak bisa 
dibendung, yakinkan dia sekali lagi dengan mengatakan, "Saya tidak bisa 
menunggu untuk membuatmu 'basah kuyup' dengan tangan saya."&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
Sebagian wanita tidak tahu bagaimana meraih orgasme. Wanita lainnya butuh lebih banyak rangsangan untuk mencapainya, sementara ada pula wanita yang dengan mudah menyemprotkan "jus" mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jika Anda dan pasangan termasuk sangat mudah tune in dengan rangsangan seksual, dan dia ingin Anda mengeksplor Miss V-nya sampai ejakulasi, tip berikut akan membuatnya semakin "basah", seperti dilansir Askmen.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebelumnya, bedakan makna orgasme dengan ejakulasi. Sama seperti pria, ejakulasi wanita juga diawali dengan orgasme. Bedanya, pada wanita muncul pula istilah squirting. Ada yang menyamakan squirting dengan ejakulasi, sementara beberapa lainnya membedakan. Tapi yang pasti keduanya sama-sama mengeluarkan cairan dari dalam tubuh, dan yang pasti bukan urin.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebelum dia mulai squirting&lt;br /&gt;
Cairan saat wanita ejakulasi dikeluarkan dari bagian urethra, tempat yang sama di mana urin berasal. Cairan jernih yang keluar dari saluran tersebut tidak selalu urin. Jika pasangan tidak mampu mengendalikan otot PC (pubococcygeus), ada kemungkinan dia sebenarnya mengeluarkan urin. Cairan urin memang kerap keluar bersamaan dengan cairan ejakulasi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Santai saja dan jangan memaksanya untuk menahan keinginan buang air 
kecil. Khawatirnya dia menolak ejakulasi dan berlalu begitu saja. 
Sekeras apapun usaha Anda merangsang area vitalnya, jika pasangan 
menghalangi, kemungkinan sulit baginya meraih puncak kenikmatan seksual.
 Jadi pastikan dia memang menginginkannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ada baiknya Anda temukan cara membuatnya mudah ejakulasi, seperti dibeberkan di bawah ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Gunakan jari jemari&lt;br /&gt;
&lt;div style="margin: 5px 20px 20px;"&gt;
&lt;div class="smallfont" style="margin-bottom: 2px;"&gt;
&lt;b&gt;Spoiler&lt;/b&gt;: &lt;input onclick="if (this.parentNode.parentNode.getElementsByTagName('div')[1].getElementsByTagName('div')[0].style.display != '') { this.parentNode.parentNode.getElementsByTagName('div')[1].getElementsByTagName('div')[0].style.display = ''; this.innerText = ''; this.value = 'Close'; } else { this.parentNode.parentNode.getElementsByTagName('div')[1].getElementsByTagName('div')[0].style.display = 'none'; this.innerText = ''; this.value = 'Open'; }" style="font-size: 11px; margin: 0px; padding: 0px; width: 55px;" type="button" value="Open" /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="alt2" style="border: 1px inset; margin: 0px; padding: 6px;"&gt;
&lt;div style="display: none;"&gt;
&lt;img src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgF-bFDYgXp2dKBMdduBZI-YzWBxSS6RwbzG89exJxBmhmI9vg05hPmDvL91jPnu_ABmoZfHW3QV-CJggCCbraTE26oTLkap3ViPKy0r95tYDR6PWqlEzSzcUidXJC6eGkL3e7fvB2Eq4Mh/s1600/kegel2.gif" /&gt;

&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
Sebagian wanita bisa ejakulasi lewat rangsangan klitoris, atau lewat permainan seks lainnya (penetrasi Mr P ataupun rangsangan payudara). Padahal, jalan paling efektif untuk meningkatkan rangsangan G-spotnya adalah jari Anda.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Awali dengan beberapa aksi foreplay sebelum Anda menyentuh daerah klitorisnya. Saat dia mulai menggeliat nikmat, masukkan dua jari Anda ke dalam Miss V-nya. Telapak tangan Anda pun bukan tidak berguna karena sentuhan pada area di luar Miss V-nya juga memberi sensasi luar biasa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Masukkan dua jari sedalam satu hingga dua inci. Di sana Anda akan menyerang sebuah bola bundar di kulitnya. Itulah area G-spotnya. Serang terus daerah ini dengan tekanan dan lihat reaksi pasangan atas apa yang tengah Anda lakukan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Caranya, gunakan tangan lainnya untuk menekan ke bawah dengan lembut area di antara pusar dan mons pubis-nya. Aksi ini untuk meningkatkan rangsangan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jika dia merasa ingin buang air kecil, minta dia mengabaikannya karena rasa itu hanyalah sensasi dan bukan keinginan sebenarnya. Meskipun keinginan buang air kecilnya tak bisa dibendung, yakinkan dia sekali lagi dengan mengatakan, "Saya tidak bisa menunggu untuk membuatmu 'basah kuyup' dengan tangan saya."&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: left;"&gt;
&lt;br /&gt;
Saat dia sudah orgasme dan mulai ejakulasi, siapkan diri Anda untuk menyambut keduanya dengan semburan cairan bening darinya. Jangan lupa untuk menyiapkan handuk atau tisu untuk melap cairan tersebut.&lt;br /&gt;
Setelah itu, kemungkinan dia akan meminta waktu rehat karena Miss V-nya akan menjadi sangat sensitif (sama seperti kepala Mr P Anda usai ejakulasi). Jadi, jangan berlalu untuk sementara waktu menunggunya mengatakan ingin merasakan kenikmatan itu lagi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;i&gt;&lt;b&gt;Vibrator jika diperlukan&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;
Mencapai puncak kenikmatan memerlukan beberapa eksperimen, pendekatan, dan posisi berbeda. Anda mungkin ingin coba merangsang bagian lain tubuhnya, sementara kepala Mr P Anda berada di dalam Miss V-nya. Jika semua cara tidak juga berhasil membuatnya orgasme ataupun ejakulasi, Anda bisa menyarankannya untuk menggunakan vibrator.&lt;br /&gt;
Pada dasarnya, setiap wanita mampu orgasme. Semua terpulang pada bagaimana Anda meyakinkannya bahwa dia bisa menghalau semua rintangan dan menyemprotkan "jus" ke area vital Anda.&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;</description><link>http://konselingpasutri.blogspot.com/2012/05/membuat-wanita-muncrat-saat-orgasme.html</link><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgF-bFDYgXp2dKBMdduBZI-YzWBxSS6RwbzG89exJxBmhmI9vg05hPmDvL91jPnu_ABmoZfHW3QV-CJggCCbraTE26oTLkap3ViPKy0r95tYDR6PWqlEzSzcUidXJC6eGkL3e7fvB2Eq4Mh/s72-c/kegel2.gif" width="72"/><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-8131108839941305096.post-6757168207551753836</guid><pubDate>Thu, 24 May 2012 15:19:00 +0000</pubDate><atom:updated>2012-05-24T08:19:55.436-07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">TIPS</category><title>Tips bercinta di malam pertama</title><description>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;
&lt;h3 style="text-align: left;"&gt;

Tips bercinta di malam pertama&lt;/h3&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEibE-B8ZhPEdG0V7VvPAMchnT2HbGSkgYGp13wZ_EydM7ENeJxZ9-uRrurGqEwHNdbdtkdLF5ARLF1gAMUp_fYDT0TmsYyoEtXfnS3s5xILZoDXRON4Bkl5kPT4VpWw0d0Zec9dxmBK91CD/s1600/multi.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="200" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEibE-B8ZhPEdG0V7VvPAMchnT2HbGSkgYGp13wZ_EydM7ENeJxZ9-uRrurGqEwHNdbdtkdLF5ARLF1gAMUp_fYDT0TmsYyoEtXfnS3s5xILZoDXRON4Bkl5kPT4VpWw0d0Zec9dxmBK91CD/s200/multi.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;i&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: x-large;"&gt;B&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;ercinta di malam pertama biasanya cukup membuat tertekan pasangan, sebab banyak hal yang dikhawatirkan tidak akan&lt;br /&gt;
terlaksana dengan baik saat berhubungan seks.&lt;br /&gt;
Namun Anda kini bisa menyimak tips bercinta di malam pertama&lt;br /&gt;
seperti yang dilansir dari India Times&amp;nbsp; berikut ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Kondom&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Tentukan apakah Anda memang ingin memakai kondom ketika bercinta untuk yang pertama kalinya bersama pasangan di malam pertama. Siapa tahu sebenarnya pasangan Anda tidak ingin terburu-buru hamil meskipun Anda sudah saling mencintai.&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Harapan&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Jangan berharap terlalu tinggi ketika bercinta di malam pertama. Meskipun banyak orang berpendapat bahwa malam pertama harus spesial, namun belajar agar semakin hebat di atas ranjang bisa dilakukan kemudian.&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Foreplay&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Meskipun Anda sudah tidak sabar ingin segera bercinta dengan pasangan, namun cobalah untuk melakukan foreplay terlebih dahulu. Anggap foreplay sebagai pemanasan untuk mengenal bagian-bagian sensitif pasangan.&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Rangsangan&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Pastikan Anda sudah cukup terangsang ketika akan bercinta. Sebab jika tidak, maka hubungan seks yang akan Anda lakukan akan terasa menyakitkan.&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Pasangan&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Jangan menganggap bahwa pasangan Anda sudah ahli dan pasti bisa memuaskan Anda. Sebab hal ini merupakan sama-sama hal pertama yang Anda dan pasangan lakukan.&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Orgasme&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Anda pun tidak perlu memaksakan diri untuk orgasme jika tidak bisa mencapai kepuasan. Jangan sampai memalsukan orgasme apabila Anda memang benar-benar mengalami kesulitan untuk mencapai klimaks.&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Pikiran&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Banyak pertanyaan yang akan mengganggu Anda ketika bercinta di malam pertama, seperti "Apakah rasanya akan sakit?" atau "Apakah aku bisa memuaskannya?". Lakukan saja dan biarkan malam pertama Anda berjalan dengan alami.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Semua orang pasti memiliki pengalaman melakukan hubungan seks untuk yang pertama kalinya. Anda pun tidak perlu khawatir apabila melakukan kesalahan, sebab pada nantinya Anda akan terbiasa.&lt;/div&gt;</description><link>http://konselingpasutri.blogspot.com/2012/05/tips-bercinta-di-malam-pertama.html</link><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEibE-B8ZhPEdG0V7VvPAMchnT2HbGSkgYGp13wZ_EydM7ENeJxZ9-uRrurGqEwHNdbdtkdLF5ARLF1gAMUp_fYDT0TmsYyoEtXfnS3s5xILZoDXRON4Bkl5kPT4VpWw0d0Zec9dxmBK91CD/s72-c/multi.jpg" width="72"/><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-8131108839941305096.post-1575145067132097256</guid><pubDate>Thu, 24 May 2012 14:59:00 +0000</pubDate><atom:updated>2012-05-24T07:59:40.492-07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Seks</category><title>Posisi Bercinta yang Saling Memuaskan Pasangan</title><description>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;
&lt;h3 style="text-align: left;"&gt;
&lt;strong&gt;Posisi Bercinta yang Saling Memuaskan Pasangan&lt;/strong&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&amp;nbsp;&lt;/h3&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg0QedxEqy52Ia1UcuKL7MAyyXUxG_-JCFUCb3JArdOVl3fZc4MvRxoIzw1fsNiSgBADsWEWV5ayxC7L_dzXZCB37MR7f-S1eNO74zNr16OrR6y3j7OJddFXQEAAjnc-WRBvnwBm3G_eCSg/s1600/100804dforeplay.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="200" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg0QedxEqy52Ia1UcuKL7MAyyXUxG_-JCFUCb3JArdOVl3fZc4MvRxoIzw1fsNiSgBADsWEWV5ayxC7L_dzXZCB37MR7f-S1eNO74zNr16OrR6y3j7OJddFXQEAAjnc-WRBvnwBm3G_eCSg/s200/100804dforeplay.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: left;"&gt;
&lt;i&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: x-large;"&gt;B&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;eberapa orang memiliki masalah dalam mengatur posisi untuk bercinta agar tahan lama. Sementara yang lainnya memiliki kesulitan dengan pasangannya dalam mencapai klimaks. Nah, kami telah mengumpulkan daftar beberapa posisi seks yang fantastis. Posisi-posisi seks ini diyakini dapat memenuhi misi tertentu seksual Anda, yang harus mencakup untuk memberikan wanita beberapa kesenangan yang murni.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: left;"&gt;
 &lt;br /&gt; Sekadar informasi, posisi-posisi seks ini tidak menjadi posisi yang paling menarik, sebenarnya ini masih cukup mendasar dan anda tidak perlu menjadi seorang ahli yoga untuk bisa mahir dalam posisi seks. Berikut tips menarik untuk membahagiakan pasangan anda:&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;i&gt;&lt;b&gt;1. Posisi Wanita di Atas&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt; Posisi ini sangat sempurna saat istri Anda merasa energik dan periang. Ketika wanita mengambil kendali, dia bisa memutuskan apakah dia ingin orgasme via klitoris atau G-spot, karena kedua jenis orgasme ini dapat dicapai melalui posisi ini. Untuk orgasme klitoral, minta ia untuk menyandarkan tubuhnya ke depan, melengkungkan punggung, dan selangkangannya mendekati pangkal penis Anda. Untuk membuatnya tidak biasa, cobalah kagetkan dengan benar-benar memukul spot dan sensitivitas secara meningkat. Tarik diri Anda agar tegak lurus dan peluk dia erat-erat.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;i&gt;&lt;b&gt;2. Posisi Duduk&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt; Untuk memulai posisi seks ini, angkatlah isteri anda ke atas meja dan biarkan dia merentangkan kakinya. Sekarang, Anda harus berdiri di depannya dengan gaya sudut. Hubungan seksual dalam posisi seks ini harus membuatnya bergairah dengan cepat dan merangsang G-spot. Meskipun banyak kesempatan Anda untuk merabanya, ingatlah bahwa Anda akan rentan terhadap ejakulasi dini. Karena posisi ini, kepala penis Anda akan menggosok organ bagian dalamnya sehingga akan sulit untuk mengendalikan orgasme.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;i&gt;&lt;b&gt;3. Posisi Misionaris&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt; Posisi misionaris adalah posisi yang paling konvensional dan, jangan menyangkal hal ini bahwa kita semua menyukai gaya lama yang sangat bagus ini. Posisi seks ini memungkinkan untuk memiliki perasaan khusus kedekatan antara Anda dan pasangan Anda. Posisi ini memang sangat biasa tapi itu tidak berarti bahwa ia tidak dapat menjadi luar biasa. Gunakan beberapa putaran di pinggul Anda ketika masuk dan keluar. Ingatlah bahwa sudut Anda benar-benar akan membuat perbedaan antara kinerja yang mengesankan.&lt;br /&gt; &lt;i&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt; 4. Posisi Doggy Style&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt; Secara umum, kebanyakan pria lebih suka posisi Doggy Style. Pria dan wanita mengeluarkan naluri binatang mereka sangat baik ketika posisi dari belakang. Tingkatkan kekuatan perasaan Anda sehingga pasangan Anda tidak terluka. Akhirnya, Doggy Style biasanya lebih baik untuk menyentuh G-spot, karena itu, usahakan memijat klitorisnya untuk menggandakan sensasi.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;i&gt;&lt;b&gt;5. Posisi Saling Berhadapan&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt; Posisi ini sangat menguntungkan bagi pria yang cenderung ejakulasi prematur. Posisi ini akan membatasi keleluasaan gerak, karena itu perlu sesi foreplay lebih panjang. Melakukan posisi ini akan membutuhkan sebuah gerakan konstan panggul Anda, dan akan menimbulkan sensasi serta menghindari hilangnya ereksi. Ini adalah posisi terbaik untuk membelai dan merayu istri Anda dengan pujian lisan. Mudah-mudahan sebagian besar dari Anda akan mencoba beberapa posisi yang menarik dan memaksimalkan kesenangan pasangan Anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.forumkami.net/aneh-tapi-nyata/79579-dia-posisi-posisi-bercinta-saling-memuaskan-pasangan.html#ixzz1vnbb1XF2"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;</description><link>http://konselingpasutri.blogspot.com/2012/05/posisi-bercinta-yang-saling-memuaskan.html</link><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg0QedxEqy52Ia1UcuKL7MAyyXUxG_-JCFUCb3JArdOVl3fZc4MvRxoIzw1fsNiSgBADsWEWV5ayxC7L_dzXZCB37MR7f-S1eNO74zNr16OrR6y3j7OJddFXQEAAjnc-WRBvnwBm3G_eCSg/s72-c/100804dforeplay.jpg" width="72"/><thr:total>1</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-8131108839941305096.post-2455077455788268001</guid><pubDate>Thu, 24 May 2012 14:46:00 +0000</pubDate><atom:updated>2012-05-24T07:46:48.254-07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Seks</category><title>Jenuh Dengan Hubungan Intim yang Biasa</title><description>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;
&lt;h3 style="text-align: left;"&gt;
Jenuh Dengan Hubungan Intim yang Biasa&lt;/h3&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEivDmc9bSkbM-mO8pb330RE1TfvE3dmDeTNNfGQ3Xyc-e5xjIIwbJ93CrHb6M5zX4mwo4Mx9-hCXnG9uEEW7aYyQqZFJL_2ksQv65WqQaTsI4Unrr5Ly3kp6Xawr-zrLgoVnPVUH1msQFx4/s200/DEWASA.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEivDmc9bSkbM-mO8pb330RE1TfvE3dmDeTNNfGQ3Xyc-e5xjIIwbJ93CrHb6M5zX4mwo4Mx9-hCXnG9uEEW7aYyQqZFJL_2ksQv65WqQaTsI4Unrr5Ly3kp6Xawr-zrLgoVnPVUH1msQFx4/s200/DEWASA.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;span&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: x-large;"&gt;S&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;eks memang merupakan aktivitas paling 
menyenangkan, namun bila dilakukan dengan "begitu-begitu" saja, 
lama-kelamaan akan menjadi aktivitas paling membosankan. Ubahlah 
kebiasaan ini agar seks tidak sekadar menjadi rutinitas. Eksperimen 
seksual adalah kunci untuk menjaga hubungan jangka panjang yang segar, 
menyenangkan, dan saling memuaskan. Menyampaikan apa yang menjadi 
harapan dan kebutuhan Anda akan membuat hubungan Anda dan pasangan 
semakin dekat. "Saling bereksperimen membutuhkan kesediaan untuk 
menerima (keinginan pasangan), yang akan meningkatkan keintiman," ujar 
Mort Fertel, konsultan pernikahan di Baltimore dan pencipta Marriage 
Fitness Program.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;
Bila Anda ingin mendobrak rutinitas tersebut, 13 tipe hubungan seksual ini bisa Anda coba.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;b&gt;Holiday Sex&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Libur sehari, atau libur long weekend, menjadi momen yang pas untuk 
melaksanakan "kewajiban" Anda. Apalagi jika pada hari-hari sebelumnya 
Anda rajin menolak ajakan bercinta dari suami dengan alasan kelelahan. 
Jangan membuat janji apa pun pada hari libur ini, termasuk ke mal 
bersama suami. Manfaatkan waktu kosong tersebut untuk bersantai di 
rumah, pesan makanan yang enak, nonton film di kamar, lalu akhiri dengan
 bercinta.&lt;br /&gt; &lt;b&gt;&lt;br /&gt;
Make-Up Sex&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Banyak pasangan yang mendadak ingin bercinta usai bertengkar dan 
berbaikan. Mengapa demikian? Sebab bertengkar melepaskan hormon dopamin,
 dan meningkatkan adrenalin, sehingga membuat Anda dan pasangan lebih 
bergairah. Maka, Anda tak perlu resah jika sedang berantem dengan si 
dia. Hubungan seks yang dilakukan usai perbedaan pendapat ini akan 
menjadi cara yang menyenangkan untuk baikan. "Ketika Anda dan pasangan 
saling kesal, Anda harus bisa melupakannya. Seks mengubah momentum 
sesuai argumentasi tersebut," jelas Fertel.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;b&gt;Vacation Sex&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Liburan bisa menjadi kesempatan baik bagi Anda untuk rileks dan 
menghidupkan kembali hubungan Anda dengan si dia. "Salah satu keuntungan
 dari liburan adalah Anda bisa memperbaharui keintiman seksual Anda," 
kata Fertel. Jika Anda biasanya merencanakan semua detail perjalanan, 
pastikan Anda juga menjadualkan acara bercinta. Contohnya, tetaplah 
berdiam di dalam kamar sampai waktunya makan siang, atau kembalilah ke 
kamar usai makan malam untuk menghabiskan waktu untuk bersantai.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;b&gt;Animalistic Sex&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Rasa ketergesa-gesaan juga dapat dilihat dengan cara yang positif. Si 
dia menjadi agresif, dan hal ini menyenangkan, karena Anda tidak tahu 
apa yang akan diperbuatnya. Misalnya, si dia tak lagi mempedulikan 
apakah Anda telah melepas pakaian atau tidak, atau apakah ruangan di 
sekitar rapi atau berantakan, gelap atau terang. Yang dia inginkan semua
 berjalan dengan alami.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;b&gt;Comfort Sex&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Kadang-kadang, Anda juga membutuhkan sesuatu yang simpel, nyaman, dan 
memuaskan. Seks semacam ini dapat menjadi momen untuk mencurahkan rasa 
sayang satu sama lain, atau Anda mendukung si dia setelah mengalami hari
 yang berat di kantornya. Anda bisa menerapkan posisi yang menjadi 
favorit Anda berdua sehingga bisa saling memuaskan.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;b&gt;Hope-We-Don't-Get-Caught Sex&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Pernah mengalami ketika Anda terjebak dalam acara dimana tamu-tamunya 
tak ada yang Anda kenal, atau pertemuan keluarga yang membosankan? Anda 
bisa mengusir kebosanan dengan menyelinap ke kamar hotel, kamar ganti, 
atau ruang pribadi apa pun. Temui si dia di sana. Kemungkinan untuk 
dipergoki orang lain membuat suasana menjadi mendebarkan, namun menambah
 kegairahan pada Anda.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;b&gt;Fulfill-Your-Fantasy Sex&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Setiap orang pasti memiliki fantasi seksual. Sekali-sekali, Anda perlu 
menyampaikan fantasi seksual Anda pada suami, dan lihat bagaimana 
reaksinya. Bila ia excited, coba tanyakan apa fantasi seksualnya. Lalu, 
ajaklah ia untuk mempraktekkannya. "Sebaiknya kita memang mencoba 
melakukan fantasi kita, sejauh itu masih bisa dilakukan," ujar Fertel.&lt;br /&gt; &lt;b&gt;&lt;br /&gt;
Quickie Sex&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Karena harus dilakukan dengan cepat, Anda harus mengabaikan acara 
foreplay-nya. Karena itu, pastikan Anda juga menginginkannya. Jika Anda 
enggan, namun bersedia melakukan hanya untuk menyenangkan suami, hm.... 
Anda membuat kesalahan. Begitu Anda setuju, Anda bisa melakukannya kapan
 saja. Dari sekadar menerima ajakan si dia bercinta sesaat sebelum ke 
kantor, mencuri waktu di fitting room saat Anda sedang mencoba pakaian, 
atau menyelinap keluar di sela-sela coffee break saat seminar. &lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;b&gt;Romantic, Sensual Sex&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Menyisihkan waktu (bukan menyisakan waktu) untuk dapat menikmati seks 
tanpa terburu-buru, bisa menjadi kesempatan "mewah". Lakukan seolah Anda
 baru pertama melakukannya dengan suami: semua dipersiapkan dengan 
matang, perlahan-lahan, dengan suasana yang ditata romantis, musik yang 
lembut, dengan aromaterapi yang menenangkan. Dengan demikian Anda akan 
menikmati setiap momen kebersamaan yang membuat hubungan intim makin 
terasa.&lt;br /&gt; &lt;b&gt;&lt;br /&gt;
All-Over-the-House Sex&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Daerah "jajahan" Anda baru tempat tidur dan ruang tamu saja? Cobalah 
melakukannya di ruangan-ruangan lain di rumah Anda. Inti dari seks 
semacam ini sebenarnya lebih pada spontanitas dalam hubungan. 
"Spontanitas itu indah, menyenangkan, dan mendebarkan," kata Fertel. 
Seringkali, menurutnya, orang terjebak dalam rutinitas dimana mereka 
melakukan hubungan intim pada waktu yang sama, tempat yang sama, bahkan 
posisi yang sama. Hal ini akan menyebabkan aktivitas seks menjadi 
membosankan.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;b&gt;Outdoor Sex &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Minta anak-anak bermain di tempat lain, atau tunggu hingga mereka 
terlelap. Setelah itu, tiba giliran Anda untuk "bermain-main" di 
halaman, di garasi, atau di kamar atas yang menghadap ke balkon. Biarkan
 pintu terbuka. Tentu, Anda tidak mungkin melakukan intercourse saat di 
teras rumah, di pinggir pantai, atau di tempat-tempat dimana akan ada 
banyak orang. Cukup dengan saling membelai bagian-bagian sensitif Anda 
dan si dia.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;b&gt;Position of the Week Sex&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Mencoba posisi baru memberikan kesempatan bagi Anda untuk mengenali apa 
yang nyaman dan menyenangkan bagi Anda dan pasangan. Siapa tahu Anda 
yang belum pernah mencapai orgasme dapat menemukan posisi yang 
memungkinkan Anda untuk mendapatkannya? Hal ini akan membuat Anda 
bahagia dan lega karena ternyata ada cara untuk mendapatkan kesenangan 
tersebut, dan apa yang tidak berhasil untuk Anda. Lakukan sebagai 
selingan untuk membuat hubungan intim tetap fresh, dan mencegahnya 
menjadi rutin.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;b&gt;Marathon Sex&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Hujan turun tak begitu deras, namun merata di segala tempat. Biasanya 
hujan semacam ini akan berlangsung lama. Tak ada kegiatan lain yang enak
 dilakukan kecuali mendekam seharian di kamar dan meringkuk dalam 
pelukannya. Bercintalah dengan santai seolah waktu tak akan pernah 
berlalu. Hitung berapa kali Anda mencapai puncak. Ketika energi seksual 
Anda telah dicurahkan sepenuhnya, Anda berdua akan merasa begitu lelah 
namun puas.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style="background-color: white; border: medium none; color: black; overflow: hidden; text-align: left; text-decoration: none;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;</description><link>http://konselingpasutri.blogspot.com/2012/05/jenuh-dengan-hubungan-intim-yang-biasa.html</link><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEivDmc9bSkbM-mO8pb330RE1TfvE3dmDeTNNfGQ3Xyc-e5xjIIwbJ93CrHb6M5zX4mwo4Mx9-hCXnG9uEEW7aYyQqZFJL_2ksQv65WqQaTsI4Unrr5Ly3kp6Xawr-zrLgoVnPVUH1msQFx4/s72-c/DEWASA.jpg" width="72"/><thr:total>0</thr:total></item></channel></rss>